20 HALAMAN
NOMOR 39 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
rabu kliwon, 27 september 2017
Jika Gunung Agung Erupsi
Terancam, Pasokan Air Bersih di Karangasem dan Klungkung Gunung Agung mengarah erupsi. Demikian penegasan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani (BP, 26/9). Alasannya, gempa dangkal semakin sering terjadi dan semakin kuat. Lalu apa yang terjadi bila benar itu terjadi. Apa saja dampak yang akan ditimbulkan?
Aliran Lahar dan Awan Panas
@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
KEPALA Balai Wilayah Sungai Bali Penida Ketut Jayada, Selasa (26/9) kemarin menegaskan, bila erupsi terjadi maka pasokan air bersih akan terganggu. Tidak hanya untuk masyarakat Karangasem, juga masyarakat di Klungkung. Mengingat ada sembilan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang akan terdampak erupsi. Salah satunya DAS Tukad Unda yang mengalir di Bumi Serombotan itu. ‘’Ada bahaya primer dan sekunder, yang bahaya primer terkait dengan letusannya, erupsi. Kalau sudah berbicara erupsi, ya… kita berpasrah kepada Tuhan mudah-mudahan tidak terlalu berbahaya. Kemudian setelah itu ada bahaya sekunder, bahaya lahar dingin,’’ ujarnya. Menurut Jayada, bahaya lahar dingin inilah yang perlu dikendalikan lantaran mengalir ke sungai yang berhulu di Gunung Agung. Infrastruktur yang terdampak berada dalam area sembilan DAS. Yakni Tukad Unda, Tukad Buhu, Tukad Jangga, Tukad Batuniti, Tukad Nusu, Tukad Sringin/ Daya, Tukad Ringuang, Tukad Peninggun-
Zona Merah
gan, dan Tukad Abu. Di DAS Unda khususnya, terdapat 4.270 hektar sawah yang akan terdampak. Selain 9 DAS, ada 12 embung di Baturinggit, Datah, Besakih, Muntig, Seraya, Badeg, Telung Buana, Datah II, Bukit, Dukuh, Untalan, dan Batu Dawa II. Kemudian, ada 8 buah bendung kewenangan pusat, pipa transmisi air baku sepanjang 78 km, 26 unit reservoir, 4 unit SPAB Pedesaan, 3 buah mata air/intake, dan 42 buah sumur bor. ‘’Embung kita ada 12, kemudian sistem mata air Telaga Waja, dan sistem air baku Rendang kemungkinan tidak berfungsi. Semuanya berada di daerah zona merah,’’ jelasnya. Jayada mengaku sudah mengantisipasi dengan membuat sumur bor di tiga titik. Masing-masing lokasi pengungsian di Ulakan, Pasar Manggis, dan di Perasi. ‘’Ini sudah ngebor yang di Manggis dan Ulakan. Sementara sebelum sumur-sumur ini jadi kita drop pakai tangki dari sumur-sumur pompa yang sudah ada. Kita lagi survei terus untuk memastikan titiktitiknya di mana kita bangun,’’ jelasnya. Menurut Jayada, pihaknya baru memastikan pasokan air aman untuk lokasi pengungsian. Mengingat, saat ini masih dalam kondisi siaga darurat. Hal. 19 10 Liter Jarak 6 Km Jarak 7,5 Km
Peduli Pengungsi Gunung Agung Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi Gunung Agung. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000. Keluarga Besar SMPN 2 Sukawati Rp 6.365.100 Klinik SOS Gatotkaca Rp 5.000.000 Tanis Lembongan Expres Rp 5.000.000 KSP Sari Sedana Mandiri, Pecatu Rp 2.500.000 I Wayan Srijaya Rp 1.250.000 SMK Pariwisata Dalung Rp 1.110.500 Ikamaha Bali Rp 1.000.000 I Nyoman Retha Aryana, Legian Kaja Rp 1.000.000 Hal. 19 Jumlah diterima kemarin Rp 30.524.600
Relawan Relawan dan masyarakat yang ingin membantu langsung dapat berkoordinasi dengan Posko Informasi Bali Post. Anda dapat menghubungi nomor 081 139 86 363, 081 338 418 044 atau telepon (0361) 225764.
Bali Post/edi
DITUTUP - Kawasan Pura Besakih, Selasa (26/9), terlihat sepi tanpa aktivitas. Bahkan warungwarung juga tutup. Kawasan Pura Besakih sudah ditutup sejak Gunung Agung berstatus awas.
Pulau Bali
(dalam jiwa)
Denpasar Badung Tabanan Jembrana Buleleng Bangli Karangasem Klungkung Gianyar
7.651 2.774 2.913 208 10.524 7.047 37.812 19.456 6.140
grafis:anggara/BP
Tinjau Pengungsi
Jokowi Minta Anak-anak Diperhatikan Amlapura (Bali Post) – Keberadaan anak-anak di pengungsian selalu menjadi perhatian Presiden Joko Widodo. Ketika berkunjung ke pos pengungsian di Lapangan Ulakan dan GOR Swecapura, Presiden yang didampingi Ibu Iriana Joko Widodo selalu berkesempatan bercengkerama dengan anak-anak pengungsi. Selain membagikan buku cerita, Jokowi juga memberi nasihat kepada mereka untuk terus belajar walaupun berada di pengungsian. I Ketut Agus Adnyana Putra, siswa kelas IV SDN 1 Ulakan, salah satu anak pengungsi yang diajak bicara oleh Presiden. ‘’Bapak Presiden berpesan agar kita semua tetap belajar. Meski berada di tempat pengungsian. Tadi diberikan buku tulis dan buku cerita bergambar. Katanya agar bisa dibaca di tempat pengungsian,’’ kata Adnyana Putra. Saat berada di pos Ulakan, Presiden menaruh perhatian banyak pada anak-anak di lokasi pengungsian. Presiden pun berbicara dengan mereka, memovitasi mereka agar tetap kuat menghadapi situasi sulit ini. Presiden juga menyalami pengungsi satu per satu dan sempat bertanya bagaimana
kondisi mereka di lokasi pengungsian ini. Presiden meminta warga tetap tegar dan tabah menghadapi ini. Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah sudah mengambil langkah-langkah penanganan. Usai berbicara dengan pengungsi, Jokowi melanjutkan pantauannya ke tempat penyimpanan logistik di sekitar lokasi pengungsian. Di sana, Presiden Jokowi nampak berbincang serius dengan Kepala BNPB Willem Rampangilei. Salah satu isi pembicaraannya adalah bagaimana kelengkapan logistik untuk para pengungsi. Hal. 19 Gangguan Kesehatan
BINCANG-BINCANG - Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo berbincang dengan anak-anak pengungsi di Lapangan Ulakan, Karangasem, Selasa (26/9) kemarin.
Kunjungan Presiden Jokowi di Buleleng
Bupati PAS Minta Kejelasan Proyek Bandara Internasional Bali Utara KESEMPATAN menerima kunjungan Presiden RI Joko Widodo di Buleleng membuat Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) memanfaatkan kesempatan langka itu dengan baik. Salah satu poin yang disampaikan Bupati di hadapan Presiden Jokowi, Selasa (26/9) kemarin, adalah kejelasan terkait rencana pemerintah pusat akan membangun Bandara Internasional Bali Utara. Saat membacakan pidato selamat datang kepada Presiden dan rombongan, Bupati dari Desa Banyuatis Kecamatan Banjar ini mengungkapkan, rencana pembangunan bandara
di daerahnya hingga sekarang masih simpang-siur. Bahkan, warga sempat dibuat bertanya-tanya terkait kebenaran rencana proyek prestisius tersebut. Apalagi, beredarnya kabar akan dimulainya pembangunan dengan upacara peletakan batu pertama pada Agustus lalu semakin membuat bingung warga yang memang menunggu kebenaran rencana proyek tersebut. ‘’Kejelasan bandara ini sudah saya sampaikan dan tadi di hadapan Pak Gubernur juga sudah dan Pak Presiden pada intinya meminta Gubernur untuk mengingatkan kembali terkait kejelasan bandara di
Buleleng,’’ katanya. Menurut Bupati, fasilitas seperti bandara di daerahnya jika memang benar bisa dibangun, diyakini akan memberikan multiplier effect yang luas terhadap masyarakat Buleleng. Bupati menyebut dampak itu seperti meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bali Utara, Bali Timur, dan Bali Barat. Bandara akan meningkatkan kunjungan wisatawan sesuai kebijakan pemerintah pusat menargetkan kunjungan wisatawan naik 20 persen setiap tahun. Sementara fakta Bandara Internasional Ngurah Rai, Tuban yang
dengan satu landasan pacu menjadi kendala untuk meningkatkan target kunjungan wisatawan tersebut. Selain itu, bandara baru akan menjawab carrying capacity di mana sekarang sudah terkoptasi kemacetan di Bali Selatan, kerusakan lingkungan dan persoalan sosial kemasyarakatan. ‘’Bandara ini mengacu regulasi tata ruang Provini Bali dan Kabupaten Buleleng dan kalau ini sudah jelas dan akan dibangun akan terjadi penyebaran investasi ke Bali Utara,’’ jelasnya. Hal. 19 Persoalan Pertanian
Berkunjung – Presiden RI Joko Widodo berkunjung ke Kabupaten Buleleng, Selasa (26/9) kemarin. Rombongan Presiden dan tamu negara disambut Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS). Hadir pula Gubernur Bali Made Mangku Pastika.
denpasar
2
Rabu Kliwon, 27 September 2017
figur Bali Post/eka
SEMANGKA Seorang pedagang tengah merapikan buah semangka yang dibeli dari petani di Renon, Denpasar. Buah semangka hasil pertanian setempat nantinya akan dikirim pembeli ke Pulau Jawa. Bali Post/rah
Kekuatan Strategis
POTENSI organisasi masyarakat memiliki kekuatan strategis. Apalagi kekuatan tersebut digerakkan dalam upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Anggota organisasi bisa terjun ke masyarakat untuk memberi informasi melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan dalam mengidentifikasi dan memprioritaskan kebutuhan-kebutuhan masyarakat. “Mereka sebenarnya mampu melakukan upaya-upaya untuk mencapai kebutuhan tersebut. Salah satunya memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Terutama organisasi yang selama ini bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi atau BNNP Bali,” tegas Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa seusai jadi narasumber acara penguatan lembaga dalam bentuk pembekalan training of trainer (TOT) P4GN yang digelar Gannas Bali di Denpasar, Selasa (26/9) kemarin. Brigjen Suastawa mengungkapkan, organisasi antinarkoba bisa memberikan informasi tentang bahaya narkoba kepada masyarakat. Terutama yang menyasar para guru dan saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Dikataka berbagai strategi dilakukan BNN dalam rangka pencegahan, pemberantasan serta rehabilitasi. Sedangkan peran serta masyarakat dalam upaya P4GN telah diatur dalam UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Kontribusi masyarakat terhadap perang melawan narkoba harus didukung semua elemen masyarakat. P4GN ini bukan hanya menjadi tanggung jawab BNN dan aparat penegak hukum saja, namun harus ada gerakan yang mengikat masyarakat dalam P4GN. Terutama digerakkan oleh organisasi masyarakat,” ujar mantan Direktur Binmas Polda Bali ini. (rah)
Fasilitasi Pendidikan Siswa Pengungsi
Disdikpora Rancang Sekolah Lapangan
Denpasar (Bali Post) –
Bertambahnya jumlah pengungsi akibat status Gunung Agung berada di level IV (awas), mulai berimbas ke beberapa sektor. Salah satunya sektor pendidikan. Terutama bagi pengungsi yang masih mengenyam pendidikan di tingkat sekolah dasar dan menengah, mengingat jumlah pelajar yang ikut mengungsi cukup banyak. Oleh karena itu, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar telah merancang sekolah sementara di sekitar areal pengungsian atau sekolah lapangan. Hal itu mengemuka dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Praja Madya Utama Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (26/9) kemarin. Pertemuan yang dipimpin Sekda AAN Rai Iswara
tersebut juga dihadiri Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, para perbekel, lurah, bendesa dan sejumlah pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemkot Denpasar. Kepala Disdikpora Denpasar
I Wayan Gunawan menegaskan pihaknya sudah menyampaikan instruksi kepada para kepala sekolah negeri maupun swasta untuk menerima siswa pengungsi. Mereka harus mendapat pendidikan di saat sedang menghadapi bencana seperti sekarang. “Semua kepala sekolah sudah kita harapkan menerima siswa yang sedang mengungsi,” katanya. Bukan hanya itu, pihaknya sudah merancang sekolah lapangan bila terjadi kendala dengan siswa yang berada di pengungsian. Misalnya saja jarak sekolah terlalu jauh atau kendala lainnya. “Kami
rancang membangun sekolah lapangan. Untuk guru-guru sudah ada yang bersedia membantu, karena sudah berkoordinasi dengan PGRI,” katanya. Menurut Gunawan, saat ini sejumlah sekolah di Denpasar sudah menampung siswa dari Karangasem yang sedang mengungsi. Data yang mereka terima hingga pagi kemarin menunjukkan sekitar 184 siswa sudah bisa belajar di sekolah terdekat. Siswa yang sudah masuk datanya ini pada tingkat SMP. Mereka ini tersebar di sejumlah sekolah negeri maupun swasta yang ada di Denpasar. “Data ini
akan terus bertambah, karena ini baru yang SMP saja,” katanya. Sementara itu, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra meminta semua sekolah wajib menerima siswa pengungsi tanpa syarat. Mereka harus mendapat pelajaran, karena proses ini diduga akan lama. “Pada intinya, siswa yang sedang mengungsi harus tetap bersekolah,” katanya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Soal Rencana RSUD Wangaya Pinjam Dana
Dewan akan Minta Penjelasan Eksekutif
Denpasar (BaliPost) Rencana Pemkot Denpasar melakukan pinjaman daerah Rp 200 miliar pada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk membangun gedung di RSUD Wangaya belum mendapat lampu hijau dari dewan. Pasalnya, pihak eksekutif belum memberikan penjelasan secara detail kepada dewan. Ditemui seusai rapat koordinasi Selasa (26/9) kemarin, Ketua Komisi I DPRD Denpasar I Ketut Suteja Kumara mengatakan dewan berencana kembali meminta penjelasan dari pihak eksekutif agar lebih detail terkait mekanisme pinjaman tersebut. ‘’Hasil rapim memang belum
menyetujui, bukan tidak menyetujui. Ini beda ya,’’ katanya. Menurut Suteja Kumara, dewan akan meminta penjelasan secara detail dari eksekutif terkait pemanfaatan dana tersebut. ‘’Dana ini rencananya untuk pembangunan gedung IGD dan Poliklinik RSUD Wangaya. Nah, apakah pembangunan itu akan memberikan pelayanan maksimal,’’ ujarnya. Suteja Kumara mengatakan, rencana peminjaman dana Rp 200 miliar itu masih perlu dikaji secara mendalam, karena peminjaman itu akan membebani generasi berikutnya. Apalagi bunga yang harus dibayarkan cukup tinggi. Begitu
juga dengan pola pengembaliannya sangat membebani daerah. ‘’Saya tetap mengharapkan rencana pinjaman daerah ini harus dikaji secara mendalam. Setidaknya ada semacam pembanding. Misalnya, bagaimana jika pembangunan gedung IGD dan Poliklinik RSUD Wangaya dilakukan dengan pola tahun jamak atau multiyears. Atau apakah tidak bisa dilakukan dengan pola kerja sama. Dengan pola itu, bagaimana nantinya struktur ABPD. Di sinilah perlunya ada pembanding,’’ kata politisi PDI Perjuangan itu. Anggota Komisi III DPRD Kota Denpasar A.A. Susruta Ngurah Putra men-
egaskan, pihaknya mendukung revitalisasi RSUD Wangaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Namun pihaknya masih ingin mengetahui kenapa bunga pinjaman yang ditawarkan PT SMI lebih rendah dibandingkan dengan BPD Bali. ‘’Berdasarkan surat yang kami terima, RSUD Wangaya cenderung ke PT SMI, karena bunganya lebih rendah dari BPD. Pertanyaannya, kenapa ini bisa? Padahal Pemkot Denpasar juga selaku pemilik saham. Belum lagi semua transaksi keuangan melalui BPD. Ini yang masih perlu penjelasan,’’ kata Susruta Ngurah Putra. (kmb12)
Dana Nasabah LPD Dijamin Aman
Bali Post/eka
BKS LPD Se-Bali Siap Dukung Likuiditas LPD di Karangasem
SAPI - Beberapa ternak sapi warga Karangasem yang masuk kawasan rawan bencana erupsi Gunung Agung.
Pengungsi Kewalahan Cari Pakan Ternak
TANGGAP bencana akibat meningkatnya status Gunung Agung ke level IV (awas) mengakibatkan arus gelombang pengungsi semakin banyak. Arus pengungsian kali ini bukan hanya warga semata. Namun tidak sedikit dari mereka memboyong ternak peliharaannya ke lokasi pengungsian. Terutama ternak sapi yang menjadi primadona untuk dipelihara warga Karangasem. Salah seorang pengungsi asal Banjar Pengalusan, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem, Ketut Siman, mengaku membawa lima ekor sapinya ke lokasi penampungan sementara. Mereka kini tinggal bersama ratusan warga Ban di posko pengungsian Jalan Danau Tempe, Sanur. “Lima sapi yang saya pelihara sudah dibawa ke sini (Sanur - red). Sebenarnya saya punya enam sapi, tapi sudah dijual satu,” kata Siman, Selasa (26/9) kemarin. Menurut Siman, pihaknya kini mulai kesulitan mendapatkan pakan ternak dan hanya mengandalkan meminta dari warga yang ada di sekitarnya. Terutama warga yang memiliki sawah. “Saya hanya minta pada warga yang sedang berada di sawah,” katanya. Sulitnya mencari pakan ternak juga diakui Perbekel Sanur Kauh I Made Ada saat rapat koordinasi penanganan pengungsi di Kantor Wali Kota, kemarin. Pihaknya mengaku sudah banyak warga pengungsi yang membawa hewan ternaknya di pengungsian. Mereka menyiapkan lahan di belakang posko yang digunakan warga. Made Ada menyebutkan, pihaknya mulai kesulitan dengan pakan ternak yang harus dipenuhi untuk kebutuhan sekitar 40 ekor sapi. Ia berharap instansi terkait bisa membantu dalam penyediaan pakan ternak di pengungsian. (ara)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : ALIH FUNGSI LAHAN RAMBAH DTW JATILUWIH Sampaikan opini Anda hari iniW di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
KOORDINASI - Suasana koordinasi LPD se-Bali dalam rangka mengantisipasi bencana Gunung Agung. BKS LPD Provinsi Bali bersama LP-LPD Provinsi Bali melakukan pertemuan di LPD Sukahet, Sidemen, Karangasem, Senin (25/9) lalu. Pertemuan tersebut dihadiri 80 kepala LPD di seluruh Bali dan pakar Litbang. Dalam rapat tersebut, BKS LPD menekankan untuk terus berkoordinasi dan saling membantu, khususnya LPD yang
ada di Karangasem mengingat adanya bencana Gunung Agung di Karangasem. Ketua BKS-LPD Provinsi Bali Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si. mengatakan dalam pertemuan tersebut telah disepakati beberapa hal yang mendukung keberlangsungan LPD di daerah rawan bencana. Untuk dapat
menjaga keberlangsungan LPD di daerah rawan bencana, pada tahap pertama BKS LPD Provinsi Bali memberikan bantuan dana Rp 500 juta untuk penguatan likuiditas. Di samping itu, melalui dana perlindungan, pejaminan serta penyangga likuiditas dari LP-LPD juga telah disiapkan hampir sekitar Rp 1 miliar. Cendikiawan juga mengimbau kepada seluruh LPD untuk memberikan bantuan likuiditas pada LPD di Karangasem. Bantuan bisa berupa penempatan dana sesuai jumlah aset yang dimiliki dan tidak mengganggu operasional LPD pemberi bantuan. Misalnya, LPD yang memiliki aset di bawah Rp 1 miliar bisa membantu dana Rp 1 juta. LPD yang memiliki aset Rp 1 miliar hingga Rp 10 miliar diharapkan bisa membantu Rp 2,5 juta. Selanjutnya LPD dengan aset Rp 10 miliar hingga Rp 50 miliar diharapkan membantu Rp 5 juta dan LPD dengan aset Rp 10 miliar ke atas dapat membantu
penguatan likuiditas senilai Rp 10 juta. “Dari keputusan rapat, masing-masing LPD kami juga akan membuatkan berita acara yang akan dibahas dalam rapat kabupaten/kota nanti, sehingga rekan-rekan LPD lainnya juga bisa ikut berpartisipasi,” katanya. Saat ini, kata Cendikiawan terdata sekitar 16 LPD terkena dampak rawan bencana Gunung Agung. Untuk itu pihaknya bersama anggota BKS LPD akan memberikan bantuan likuiditas pada LPD tersebut. Namun demikian, LPD di luar Kabupaten Karangasem juga bisa berdampak. Sehingga LPD yang nantinya membutuhkan bantuan dana juga akan diberikan. Cendikiawan berharap kepada tokoh masyarakat dan bendesa untuk ikut serta dalam keajegan LPD melalui sosialisasi kepada masyarakat, bahwa keadaan uang di LPD aman karena ditempatkan di bank besar milik pemerintah. “Harapan kami, tentu koordinasi ini terus bisa berlangsung sehing-
ga LPD ini selalu bisa menjadi tumpuan masyarakat,” imbuhnya. Dalam situasi saat ini, ia meminta agar tokoh masyarakat adat dan pihak pemerintah juga ikut mengimbau dan menenangkan masyarakat desa adat agar tidak menarik dana berlebihan di LPD. Mengingat LPD milik krama adat juga, masyarakat diharapkan tetap ajeg. Hal itu pun telah terbukti sejak LPD berdiri tahun 1984, LPD mampu menjadi tumpuan krama adat Bali dalam menopang perekonomian, seni, adat dan budaya berlandaskan Agama Hindu. Dalam kunjungan ini, kata Cendikiawan pihaknya juga memberi bantuan sosial kepada masyarakat yang terkena musibah. Tahap pertama bantuan yang diberikan berupa sembako. “Selanjutnya kami juga akan mengimbau seluruh LPD untuk ikut berpartisipasi dalam memberikan bantuan kepada korban bencana. Pengumpulan sembako akan dipusatkan di Gudang LPD Sukahet,” katanya. (ad1733)
Rai Mantra Serukan Konsep Tat Twam Asi Ajak Seluruh Komponen Masyarakat Bantu Kebutuhan Pengungsi
SEJAK status Gunung Agung dinyatakan naik ke level IV (awas), Pemerintah Kota Denpasar telah menyediakan posko pengungsian dan langsung menggelontor bantuan. Kawasan Jalan Danau Tempe, Lapangan Kompyang Sujana dan Desa Serangan menjadi kawasan posko pengungsian bagi warga Karangasem. Dari data yang dihimpun, secara keseluruhan tercatat 4.306 orang pengungsi berada di Kota Denpasar. Melihat kondisi ini, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra langsung meninjau posko-posko pengungsian yang ada di Denpasar. Di samping itu, persiapan dalam membantu pemenuhan kebutuhan pengungsi, Selasa (26/9) kemarin Wali Kota Rai Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar A.A.N. Rai Iswara langsung mengumpulkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), komunitas hingga para pengusaha Kota Denpasar di Ruang Praja Utama kantor setempat. Dalam kesempatan tersebut, Rai Mantra menyerukan konsep Tat Twam Asi. Dijelaskan, segenap komponen masyarakat dapat
saling bahu-membahu membantu sesama dalam keadaan kebencanaan saat ini. Menurut Rai Mantra, dari konsep Tat Twam Asi menjadikan kita bersama saling memiliki rasa kekeluargaan membantu sesama. Seperti dalam penyaluran bantuan dapat saling berkoordinasi di setiap kekurangan berbagai kebutuhan. ‘’Seperti halnya di suatu tempat posko pengungsian ada yang kelebihan bantuan bahan pokok dan bantuan lainnya dapat mengkoordinasikan dan menyumbangkan ke posko tempat lainnya yang membutuhkan,’’ ujar Rai Mantra. Lebih lanjut dikatakan, seluruh OPD terkait untuk memperhatikan dan memenuhi kebutuhan para pengungsi baik logistik maupun obat-obatan hingga kawasan bermain anakanak. Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar dapat turut mendata serta menerima anak-anak untuk mendapatkan pendidikan tambahan di sekolah negeri maupun swasta terdekat dengan tempat pengungsian. Seperti anak-anak kelas VI SD agar segera mendapatkan pendidikan
sehingga bisa mengikuti ujian. Rai Mantra menekankan kepada OPD untuk menyediakan tempat pengungsian yang layak huni dilengkapi tempat mandi, cuci dan kakus (MCK), dapur, penerangan yang memadai dan memenuhi kebutuhan para pengungsi, hingga tempat bermain anak-anak. Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Agung yang kemungkinan bisa mencapai waktu panjang, dengan intruski Wali Kota Rai Mantra kepada OPD terkait dapat segera menyusun program jangka menengah dan jangka panjang. Wali Kota Rai Mantra mengapresiasi masyarakat yang telah mendirikan posko mandiri dan posko yang dilaksanakan perbekel dan lurah. “Menanggulangi masalah ini harus dari unsur yang terbawah, yakni kepala dusun dan kepala lingkungan, perbekel dan lurah. Saya juga memberikan apresiasi kepada Kades Sanur Kauh dan Lurah Sanur, karena bersedia kantornya digunakan posko pengungsian,’’ katanya. Rai Mantra juga mengingatkan seluruh masyarakat Karangasem yang belum tersentuh bantuan
agar menghubungi Emergency Call, 112 BPBD Denpasar atau kontak Denpasar Cyber Monitor telepon 0361-8495715, WA 0812367344886. Melalui jalur ini, maka masyarakat bisa menyampaikan tempat pengungsian yang belum mendapatkan bantuan. Usai melakukan rapat, Wali
Kota Rai Mantra bersama seluruh OPD langsung meninjau posko-posko pengungsian yang ada di Kota Denpasar. Meliputi posko pengungsian mandiri Tarung Derajat di Kesambi, Posko di Jalan Gurita dan posko pengungsian di kawasan Jalan Danau Tempe. (ad1738)
MENINJAU - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya saat meninjau fasilitas bermain anak di posko kawasan pengunsian di Jalan Danau Tempe, Sanur, Denpasar.
BADUNG
Rabu Kliwon, 27 September 2017
3
Bupati Badung Serahkan Bantuan Rp 2,4 Miliar Pilih Tunai untuk Membeli Kebutuhan Lainnya
MENGUNJUNGI - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta diterima Bupati Karangsem IGA Mas Sumatri saat mengunjungi Pusat Komando Pengungsi di Tanah Ampo.
BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta memberikan bantuan kepada pengungsi erupsi Gunung Agung Karangsem berupa uang tunai sebesar Rp 2,4 miliar lebih. Dana bantuan ini diberikan kepada pemerintah diterima Bupati Karangsem IGA Mas Sumatri. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta saat meninjau pengungsi di Tanah Ampo, Karangsem, Selasa (26/9) kemarin, mengatakan siap memberikan bantuan penuh kepada warga pengungsi erupsi Gunung Agung. Bantuan yang diberikan kali ini berupa bantuan tunai agar
dapat dimanfaatkan untuk membeli perlengkapan yang belum tersedia. “Kami memilih untuk memberikan bantuan dana. Sehingga Bupati bisa menyalurkan dana ini untuk kebutuhan-kebutuhan warga Karangasem. Kalau semua bawa mi dan mi, maka akan numplek. Kebutuhan lainnya kosong,” katanya. Dengan bantuan tunai yang diberikan, Giri Prasta berharap kebutuhan warga pengungsi yang belum tersedia dapat dipenuhi dari bantuan yang diberikan oleh Pemkab Badung. “Saya tidak akan berhenti di sini. Pemkab
Badung akan terus membantu sesuai dengan kamampuan yang kami miliki,” tegas Bupati asal Desa Pelaga yang dikenal bares tersebut. Bupati Giri Prasta juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut merasakan penderitaan warga pengungsi akibat erupsi Gunung Agung yang kini telah berstatus Awas. “Ini adalah konsep manyama braya yang kita miliki. Dengan semakin banyak bantuan, maka akan semakin ringan beban warga karangasem,” ujarnya dalam kunjungan yang turut didampingi sang istri Nyonya
Terlibat Kasus Narkoba
PEMELIHARAAN - Dua orang petugas tengah memperbaiki jaringan kabel di wilayah Badung. Proses pemeliharaan jaringan ini merupakan kegiatan rutin dilakukan untuk menjaga kelancaran suplai listrik ke pelanggan.
Turis Rusia Dihukum Dua Tahun PEREMPUAN asal Rusia, terdakwa Goryaynova Anastasiya (30), akhirnya dihukum selama dua tahun oleh majelis hakim pimpinan I Gusti Ngurah Partha Bhargawa. Dalam sidang di PN Denpasar Selasa (26/9) kemarin, terdakwa dinyatakan terbukti bersalah, yakni sebagai penyalahgunaan narkotika untuk dirinya sendiri. Perbuatan terdakwa tersebut dijerat dengan Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Atas putusan majelis hakim itu, terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya Jero Ahmad Hadiana menyatakan menerima putusan hakim tersebut. Begitu juga pihak kejaksaan. Atas putusan itu, terdakwa terlihat sempat meneteskan air mata. Dalam kasus ini, JPU IGNA Kusumayasa Diputra yang diwakili Jaksa Cok Intan Melanie Dewie, sebelumnya menuntut terdakwa Anastasiya hukuman tiga tahun penjara. Terungkap juga bahwa awalnya terdakwa ditangkap tangan membawa sabu-sabu oleh petugas kepolisian Polresta Denpasar di Jalan Raya Kuta, Gang Bamboo, Banjar Abianbase, Kuta, Badung, tanggal 24 Maret 2017 lalu. Polisi menyita barang bukti sabu-sabu seberat 0,16 gram. Berdasarkan hasil pemeriksaan, terdakwa mengaku membeli sabu-sabu itu dari seseorang bernama Luki dengan cara membeli seharga Rp 500.000. Ia membeli dengan dalih menjadi pecandu narkoba sejak 2016 lalu. Selain sabu, terdakwa yang sempat menikah dengan pria lokal asal Buleleng ini juga sempat mengonsumsi ekstasi. (asa)
Belasan Kelurahan Diplot Jadi Desa Mangupura (Bali Post) – Belasan kelurahan di Kabupaten Badung akan diplot menjadi desa. Setidaknya ada 16 kelurahan yang diusulkan menjadi desa hingga akhir tahun ini. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Badung I Putu Gde Sridana mengharapkan belasan kelurahan di Gumi Keris telah resmi menyandang status desa per Januari 2018 mendatang. Dikatakan, perubahan status ini hampir selesai berproses di DPRD Badung. “Kami targetkan awal tahun depan 16 kelurahan ini sudah jadi desa. Sekarang Perda Perubahan Kelurahan menjadi Desa tinggal menunggu pleno (di DPRD Badung - red). Kalau sudah disetujui di rapat pleno, maka proses bisa kita teruskan ke provinsi dan pusat,” ujar Gde Sridana saat dikonfirmasi, Selasa (26/9) kemarin. Menurut Sridana, provinsi bertugas melakukan verifikasi terhadap kelurahankelurahan yang diusulkan menjadi desa. Bila dianggap tidak ada masalah dan memenuhi persyaratan, maka kelurahan akan dapat registrasi desa. “Kalau sudah resmi dapat kode desa, maka kelurahan tersebut otomatis sudah menyandang status sebagai sebuah desa. Kami optimis bisa, karena dari segi persyaratan sudah terpenuhi semua,” terangnya. Sridana menambahkan, komponen masyarakat di kelurahan juga sudah mulai mempersiapkan diri untuk membentuk sebuah pemerintahan desa. Seperti, dengan berancang-ancang membentuk Badan Permusyawarahan Desa (BPD) dan struktur pemerintahan yang baru. “Dengan pergantian status ini, tidak ada lurah lagi. Nanti desa akan dipimpin seorang perbekel. Yang jelas, mereka sudah siap jadi desa,” tegasnya. Kalangan DPRD Badung berjanji akan merampungkan Perda Perubahan Kelurahan menjadi Desa pada persidangan ketiga atau per Oktober 2017 mendatang. Ketua Pansus Perubahan Kelurahan menjadi Desa, DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti mengatakan filosofi pembuatan Perda ini adalah bagian dari kesejahteraan masyarakat. “Caranya dengan memberikan pemerataan Pendapatan Asli Daerah dari sektor Pajak Hotel dan Restoran (PHR) kepada semua desa-desa di Badung,” katanya. Anom Gumanti mengakui dalam pembahasan Ranperda muncul sejumlah permasalahan krusial, seperti syarat desa itu harus homogen. “Tapi kita kuatkan dari kajian pihak Unud dan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014, agar kelurahan di Badung ini bisa menjadi desa,” tegasnya. (kmb27)
Seniasih Giri Prasta. Bupati Giri Prasta menegaskan, pihaknya juga telah menginstruksikan kepada seluruh camat, perbekel, klian desa adat, klian banjar dan warga yang ada di Badung membuka pintu selebar-lebarnya bagi para pengungsi. “Walau diperkirakan 99,9 persen Gunung Agung akan meletus, tapi kami tetap berdoa supaya tidak terjadi letusan Gunung Agung. Semoga Ida Hyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Kuasa melindungi kita semua,” ujarnya seraya berdoa memohon lindungan Tuhan. (ad1731)
ORI Bali Telusuri Kasus SK Mutasi Palsu Sekda Ngaku Tak Terima Laporan
Mangupura (Bali Post) –
Kasus surat keputusan (SK) mutasi tak sah alias palsu di Kabupaten Badung mendapat atensi dari Ombudsman RI (ORI) Perwakilan Bali. Bahkan lembaga negara yang berwenang mengawasi penyelenggaraan pemerintahan ini menerjunkan tim untuk menelusuri kasus tersebut. Kepala Perwakilan ORI Provinsi Bali Umar Ibnu Alkhatab mengatakan pihaknya telah menghubungi pihak Inspektorat Badung guna meminta klarifikasi terkait kasus yang melibatkan sepuluh pegawai sipil tersebut. Tak hanya itu, pihaknya juga meminta hasil investigasi yang telah dilakukan pihak Inspektorat setempat. “Kami sudah
menghubungi Inspektorat untuk melakukan pendalaman kasus itu. Kalau memang ada permainan, kita akan mengambil langkah tegas,” ujar Umar Ibnu Alkhatab saat dikonfirmasi, Selasa (26/9) kemarin. Selain meminta hasil investigasi Inspektorat setempat, kata Umar Ibnu Alkhatab ORI Bali juga mengaku telah menurunkan
tim guna mengumpulkan faktafakta di lapangan. “Hari ini (kemarin - red) kami ada kunjungan di Badung untuk mengumpulkan bukti-bukti,” katanya. Umar Ibnu Alkhatab meminta pemerintah setempat segera mengakhiri kasus tersebut, sehingga tidak menjadi preseden buruk dalam tata kelola pemerintahan. “Harus ditindak tegas
supaya tidak terjadi lagi hal serupa. Kalau itu termasuk pelangaran berat, ya dipecat (pelaku pemalsuan - red),” tegasnya. Di sisi lain, Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I Wayan Adi saat dikonfirmasi terkait tindaklanjut kasus SK mutasi palsu tersebut, mengaku tidak menerima laporan hasil investigasi dari Inspektorat. “Tunggu, ya. Saya belum menerima laporan dari Inspektorat,” ujarnya singkat. Seperti diberitakan sebelumnya, Inspektorat Badung telah melaporkan seluruh hasil pemeriksaan SK mutasi tidak
sah alias palsu kepada Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Bupati Badung mulai menelusuri kasus tersebut dengan memanggil para penerima SK. “Semuanya kita sudah laporkan ke Bapak Bupati. Kita tinggal menunggu instruksi selanjutnya,” ujar Kepala Inspektorat Ni Luh Suryaniti. Namun, mantan Camat Mengwi ini tetap menolak memberikan keterangan terkait apa saja temuan setelah memeriksa pihak-pihak yang terkait dengan penerbitan SK Mutasi bodong tersebut. (kmb27)
Konsumsi Narkoba, Tamatan SMP Dituntut Tiga Tahun Penjara TERDAKWA Agus Susanto (33) dituntut pidana penjara selama tiga tahun, Selasa (26/9) kemarin. Terdakwa dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana narkotika jenis sabu-sabu, yakni menguasai dan mengkonsumi narkoba. JPU Mia Fida
dalam surat tuntutan yang dibacakan di depan majelis hakim pimpinan I Gede Ginarsa, juga menuntut terdakwa yang hanya tamatan SMP itu membayar biaya perkara Rp 2.000. Pertimbangan yang meringankan adalah terdakwa men-
gakui dan menyesali perbuatannya, bersikap sopan dan belum pernah dihukum. Sedangkan yang memberatkan perbuatan terdakwa, meresahkan masyarakat dan tidak mendukung program pemerintah. Terdakwa sendiri dibekuk
petugas Polres Badung di seputaran Jalan Nakula, Kuta. Saat ditangkap 22 Mei 2017 lalu, terdakwa sempat membuang kertas tissu. Namun polisi minta terdakwa mengambil tissu tersebut, dan ternyata di dalamnya terdapat benda berupa sabu-
sabu seberat 0,07 gram. Atas kasus itu, terdakwa dinyatakan terbukti bersalah sesuai dengan pasal 127 UU Narkotika. Terdakwa melalui kuasa hukumnya, Made Suardika akan mengajukan pembelaan dalam sidang berikutnya. (asa)
Terkait Kasus Pungli
Penyidik Periksa Bendesa Adat Tanjung Benoa
PENYIDIK Subdit I (Keamanan Negara) Direktorat Reskrimum Polda Bali mengembangkan kasus pungli perusahaan water sport di Desa Tanjung Benoa, Kuta Selatan dengan tersangka berinisial KR. Setelah 74
saksi, penyidik akan memeriksa Bendesa Adat Tanjung Benoa Made Wijaya alias Yonda. “Hari ini (kemarin - red), Bendesa Adat Tanjung Benoa diperiksa sebagai saksi. Kasus ini akan terus kami dalami,” tegas
Bali Post/rah
BARANG BUKTI - Petugas menunjukkan barang bukti kasus pungli di Desa Tanjung Benoa.
Direktur Reskrimum Kombes Pol. Sang Made Mahendrajaya, Selasa (26/9) kemarin. Walau ada pararem-nya, lanjut Mahendrajaya, pungli tersebut bertentangan dengan hukum positif dan hasil penggalian dana tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi Yonda. Saksi yang diperiksa itu terdiri dari pengelola wisata bahari, karyawan Gali Potensi Desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa Adat Tanjung Benoa, klian banjar dan prajuru adat Tanjung Benoa. Terkait kasus itu, barang bukti yang diamankan uang Rp 775 ribu, form daily report (laporan harian pungutan gali potensi desa) dan kuitansi tanda terima pembayaran, laporan bulanan Gali Potensi Desa dari April 2015 hingga Juli 2017, surat pernyataan pengusaha wisata bahari bersedia membayar uang sesuai dengan Pararem Tanjung Benoa, Pararem tanggal 25 April 2015 dan surat edaran berisi tentang pengusaha bahari
wajib membayar, sanksi apabila tidak membayar dan besarnya uang pungutan serta kuitansikuitansi pengeluaran uang hasil Gali Potensi Desa. “Tanggal 20 Desember 2014, baru disosialisasikan surat pemberitahuan kepada para pengusaha atau pengelola wisata bahari Tanjung Benoa. Substansinya agar pengusaha wisata bahari membayar kepada desa adat uang Rp 10 ribu per kepala atau per aktivitas. Permintaan uang tersebut dilakukan dengan tidak ada sosialisasi terlebih dulu,” tegasnya. Selanjutnya, tanggal 25 April 2015 baru disahkan pararem berdasarkan paruman empat banjar dan disepakati setiap perusahaan wajib membantu Desa Tanjung Benoa dalam memfasilitasi penitipan harga di atas nett price yang diatur berdasarkan kesepakatan internal perusahaan dalam wadah DPC Gahawisri, ditindaklanjuti dengan surat edaran berisi
besarnya nilai pungut adalah Rp 10 ribu per kepala atau per aktivitas. Di Tanjung Benoa ada 24 perusahaan water sport, tiga perusahaan penangkaran penyu di Tahura dan kapal Quiksilver yang dipungut biaya tersebut. “Sedangkan penumpang kapal Quiksilver dipungut Rp 5 ribu per bulan dan diambil tiap bulan. Uang hasil pungutan itu sekitar Rp 200 juta tiap bulan. Uang tersebut digunakan bayar fee pengacara untuk biaya operasional perkaranya di Polda Bali sekitar Rp 1 miliar lebih,” ungkapnya. Seperti diberitakan, tim Subdit I (Keamanan Negara) Direktorat Reskrimum Polda Bali dipimpin Kasubdit I AKBP Tri Kuncoro mengamankan seorang wanita berinisial KR di salah satu perusahaan water sport di Desa Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Badung, Rabu (2/8) lalu. KR diduga mengambil uang hasil pungli terhadap wisatawan yang datang ke sana. (rah)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L
FKG Unmas Perkuat Kerja Sama dengan Tiga PT di Jepang Menristek Dikti ’’Launching’’ Pusat Unggulan Teknologi Green Tourism PNB
PRASASTI – Menristek Dikti Mohamad Nasir menandatangani prasasti saat peluncuran Pusat Unggulan Teknologi Green Tourism di Politeknik Negeri Bali. ACARA Dies Natalis ke-30 Politeknik Negeri Bali (PNB), Senin (25/9) lalu, diisi peluncuran Pusat Unggulan Teknologi Green Tourism. Bertempat di kampus setempat, peluncuran ini dilakukan oleh Menristek Dikti Mohamad Nasir. Menristek Dikti pada kesempatan tersebut menyampaikan, dalam menyiapkan dosen-dosen vokasi, keberlangsungan green tourism diharapkan bisa lebih baik. Hal yang perlu dilakukan adalah meningkatkan akademik dosen. ‘’Proses pembelajaran juga jangan hanya banyak di kelas, tetapi lebih banyak praktik,’’ ujar Nasir. Ia mengharapkan pola akademik yang saat ini paling baik untuk
politeknik adalah pola 3-2-1, yaitu tiga semester teori di kelas, dua semester praktik di industri dan satu semester untuk tugas akhir. Masing-masing prodi harus disertifikasi oleh lembaga sertifikasi profesi, sehingga setiap politeknik mempunyai standar yang sama untuk kompetensi lulusannya. ‘’Dosen pun harus disertifikasi pada bidang vokasinya masing-masing,’’ ungkapnya. Dengan adanya pusat unggulan teknologi green tourism ini, mutu PNB diharapkan semakin baik, karena dengan konsep ini antara permintaan industri dan keluaran teknologi serta lulusan akan seimbang. ‘’Pusat unggulan teknologi
seperti inilah yang kita harapkan bersama, karena sesuai dengan perkembangan potensi daerah masing-masing,’’ tutur Menristek Dikti. Sementara itu, Direktur PNB Made Mudhina menjelaskan, saat ini jumlah mahasiswa PNB sekitar 4.600 orang, sedangkan rasio dosen 1:13, dengan beberapa program studi terapan untuk menyokong potensi lokal. Bali dikenal sebagai industri pariwisata yang sangat maju. Melihat potensi ini, perlu ada satu keunggulan khusus yang dimiliki. ‘’Kami ingin turut berpartisipasi dalam memberikan sumbangan penyiapan SDM yang betul-betul terampil di berbagai bidang dalam mendukung sektor pariwisata,’’ jelasnya. Sesuai arahan Menristek Dikti, setiap perguruan tinggi diharapkan memiliki pusat unggulan teknologi. Pola pembelajaran di PNB ke depan mesti lebih menyiapkan tenaga kerja yang berbasis keterampilan. ‘’Misi pengembangan dari green tourism adalah PNB mempunyai keunggulan dalam teknologi bidang kepariwisataan yang menjaga kearifan lokal,’’ terangnya. Ketua Panitia Dies Natalis I Gde Agus Jaya Sadguna, STT.Par., M.Par. menambahkan, rangkaian Dies Natalis ke-30 PNB dimulai sejak Juli lalu, diisi berbagai lomba dan seminar nasional. ‘’Poin penting dari kegiatan dies natalis ini adalah grand launching Pusat Unggulan Teknologi oleh Menteri Ristek Dikri,’’ ucapnya. (ad1730)
P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Rabu Kliwon, 27 September 2017
FAKULTAS Kedokteran Gigi (FKG) Unmas Denpasar semakin banyak mendapat tawaran kerja sama bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi (PT) dengan perguruan tinggi asing. Hal ini karena nama besar FKG Unmas sudah mengglobal. Belum lama ini FKG Unmas memperkuat kerja sama dengan tiga perguruan tinggi di Jepang masing-masing Showa University Shool of Dentistry Tokyo, Kindai University Faculty of Medicine Osaka dan sedang menjajaki kerja sama dengan Tokushima University Tokushima. Tim FKG Unmas dipimpin Dekan FKG Dr. drg. Dewa Made Wedagama, Sp.KG. didampingi Ketua Bidang Kerja Sama Luar Negeri drg. Dewi Farida, Sp.Pros. dan drg. Dewa Gede Budi Janana, Sp.Orto. yang juga alumni Tokushima disambut khusus di tiga perguruan tinggi tersebut karena program kerja samanya sudah teruji memiliki manfaat secara signifikan. Pada 19 September lalu, tim FKG Unmas diterima oleh Dekan School of Oral Sciences and Faculty of Dentistry Prof. Fumiaki Kawano. Kedua pimpinan FKG ini sepakat melakukan kerja sama pertukaran mahasiswa dan studi lanjut dosen ke S-3. Ketika mengunjungi Showa University, tim FKG Unmas diterima Dekan Dental School Showa University Prof. Takashi Miyazaki. Menurut Made Wedagama, kerja sama FKG Unmas dengan Showa University sudah berlangsung sejak empat tahun lalu, di antaranya berupa pertukaran mahasiswa dan dosen untuk studi lanjut khusus ke S-3. Selama ini seorang dosen FKG Unmas menjalani program pendidikan singkat, dan ke depan
KERJA SAMA - Tim FKG Unmas dipimpin Dewa Made Wedagama saat diterima di Showa University, Jepang. diberi lebih luas lagi berupa studi lanjut ke jenjang doktor. Kunjungan ke Kindai University dilakukan 20 September lalu. Tim FKG Unmas diterima Dekan Faculty of Medicine Prof. Masayuki Iki. Kerja sama FKG Unmas dengan Kindai sudah berjalan dua tahun. Program ini diisi kunjungan profesor ke FKG Unmas dan pertukaran mahasiswa. FKG Unmas setiap tahun mengirim seorang mahasiswa yang dibiayai penuh oleh sponsor dari Jepang. Kedua belah pihak sepakat kerja sama dalam penelitian bersama. Dewa Made Wedagama menegaskan, kerja sama dengan PT asing memberi implikasi positif terutama dalam menambah wawasan keilmuan dan transfer teknologi kedokteran gigi serta mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang seimbang dan berkualitas. Makanya FKG Unmas kini fokus pada peningkatan mutu dimulai dari mutu input, SDM dosen dan kualitas proses. Kerja sama ini sangat positif menaikkan grade dan
ranking FKG Unmas di pangkalan data Dikti serta berkontribusi untuk nilai akreditasi prodi-fakultas dan akreditasi institusi. Apalagi setahun lagi FKG Unmas akan reakreditasi di LAM PT Kes. dari B untuk mencapai nilai A. Menurut Dekan FKG yang sukses mengantarkan FKG Unmas meraih rekor Muri itu, para dosennya sangat antusias memilih studi lanjut ke tiga perguruan tinggi di Jepang. Alasannya kualitas dan kedekatan budaya Jepang dengan Bali. Mahasiswanya juga semangat mengikuti program pertukaran dengan jumlah pendaftar 20 orang tiap periode. Prestasi lain yang membanggakan FKF Unmas, yakni pada UKMP2DG (Uji Kompetensi Mahasiswa Program Pendidikan Dokter Gigi) tahun 2017 tingkat kelulusannya 72 persen atau di atas rata-rata nasional. FKG Unmas telah mencetak 1.122 dokter gigi dan 1.308 sarjana kedokteran gigi. Mahasiswa baru yang diterima tahun ini 70 orang dari 400 lebih pendaftar. (ad1729)
FH Unwar Gelar Studium Generale
Perkuat Hubungan Bilateral Indonesia-Australia
BANTUAN – General Manager PT PLN (Persero) UIP JBTB I Ir. Mayarudin dan istri menyerahkan bantuan untuk pengungsi bencana alam Gunung Agung.
PLN Serahkan Bantuan Sosial untuk Pengungsi Bencana Alam Gunung Agung
GENERAL Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP JBTB I Ir. Mayarudin beserta istri menyerahkan bantuan ke dua lokasi pengungsian bencana alam Gunung Agung pada Minggu (24/9) lalu, yakni di GOR Suwecapura, Desa Kamasan Kecamatan Klungkung Kabupaten Klungkung, dan Lapangan Manggis, Desa Ulakan Kecamatan Manggis Kabupaten Karangasem. Penyerahan bantuan berjalan
sangat simpatik. Pada kesempatan tersebut, Mayarudin menyampaikan kepada koordinator relawan bencana alam bahwa PLN turut merasa peduli dan sangat prihatin atas bencana alam Gunung Agung. Ia mengharapkan kejadian ini tidak berlangsung lama dan kondisinya tidak menjadi lebih buruk lagi, sehingga masyarakat di pengungsian serta masyarakat Bali bisa beraktivitas dengan nor-
mal kembali. Mayarudin selaku GM PT PLN (Persero) UIP JBTB I menyerahkan bantuan sosial bencana alam Gunung Agung berupa sembako dan kelengkapan kebutuhan untuk bayi ke masing-masing lokasi pengungsian. Menurutnya, menjadi berkah bagi PLN dapat meringankan beban para pengungsi dan semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan. (ad1728)
PT Astra Honda Motor
Kerja Sama Implementasi KTSM Astra Honda dengan SMKN 1 Denpasar
KERJA SAMA – PT Astra Honda Motor menjalin kerja sama program KTSM Astra Honda dengan SMKN 1 Denpasar. SEBAGAI bentuk penguatan Program Pendidikan Satu Hati yang diimplementasikan melalui Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) Astra Honda, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama main dealer Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan generasi muda Indonesia yang cerdas dan berdaya saing tinggi di industri otomotif. PT AHM melakukan perjanjian kerja sama (Memorandum of Understanding) program KTSM Astra Honda dengan SMKN 1 Denpasar. Penandatanganan kerja sama kurikulum ini dilakukan di sekolah setempat, Senin (25/9) lalu, bertepatan dengan ulang tahun ke-55 SMKN 1 Denpasar. Hadir perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Bali, perwakilan Satu Hati Educa-
tion Program PT AHM Gunardi, Tehnikal Service Manager Astra Motor Bali Anton Prihatno, Kepala SMKN 1 Denpasar Ketut Suparsa, jajaran dewan guru serta siswa. Ketut Suparsa mengatakan, kerja sama ini dapat memberikan manfaat tidak hanya teknik, namun juga dapat dikembangkan menjadi teknik bisnis sepeda motor Honda. Sementara, menurut Gunardi, melalui kerja sama link and match ini diharapkan bisa meningkatkan proses pembelajaran di SMKN 1 Denpasar. KTSM Honda ini nantinya diharapkan menghasilkan output yang kompeten serta dapat bersaing di dunia kerja. Tidak hanya fokus pada kuantitas tetapi juga akan meningkatkan kualitas implementasi KTSM Honda dengan mengoptimalkan pelatihan
teknik guru dan siswa serta meningkatkan status SMK KTSM Astra Honda yang ada di Bali. Setiap lulusan akan melalui tes atau sertifikasi uji kompetensi keterampilan teknik sebelum memasuki dunia kerja. Anton Prihatno mengungkapkan, program ini sebagai salah satu tanggung jawab sosial perusahaan di bidang pendidikan. Silabus KTSM Astra Honda ini dikembangkan dengan memadukan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dikeluarkan Dinas Pendidikan dengan materi pelatihan teknik Honda yang juga menjadi materi pelatihan dan uji kompetensi mekanik di bengkel Astra Honda Authorized Service Station (AHASS). Untuk menjamin kualitas lulusan SMK KTSM Astra Honda, secara periodik Astra Motor Bali menggelar pelatihan khusus kepada guru SMK KTSM Astra Honda dengan memberikan materi dan pengetahuan yang disesuaikan perkembangan teknologi terkini pada motor Honda. Selain itu, lulusan yang berkualitas memiliki peluang bekerja di jaringan bengkel resmi Honda dan dapat mengembangkan pengetahuan serta keterampilannya untuk berwirausaha dengan membuka bengkel khusus yang dibina langsung oleh jaringan AHASS. Penandatanganan MoU ini menambah jumlah KTSM Astra Honda di Pulau Dewata menjadi delapan sekolah, setelah sebelumnya SMK PGRI 2 Badung (2012), SMKN 1 Manggis Karangasem (2014), SMK Rekayasa Denpasar (2015), SMKN 1 Amlapura (2015), SMKN 1 Klungkung (2016), SMK 1 Gerokgak (2016) dan SMKN 2 Negara (2016). (bns1)
FAKULTAS Hukum Universitas Warmadewa (Unwar) menyelenggarakan studium generale membahas tentang ‘’AustraliaIndonesia Bilateral Relations Cultural and Academic Collaboration’’, Selasa (26/9) kemarin. Studium generale diisi oleh Dr. Helena Studdert, Konjen Australia di Bali. Helena, seorang akademisi sekaligus budayawan, kerap memberikan ceramah ke perguruan tinggi di Indonesia. Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. mengatakan, tujuan dari studium generale adalah memberikan wawasan terhadap mahasiswa bahwa hubungan internasional bilateral dan multilateral antarnegara sangat penting dilakukan dalam rangka penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Implementasinya sangat diperlukan berupa pertukaran mahasiwa dan dosen guna saling bertukar informasi dan pengetahuan untuk memperluas wawasan. Studium generale merupakan upaya untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak luar negeri khususnya Australia. Berbagai kerja sama dilakukan untuk menuju visi misi Unwar go international pada 2034. Selama ini FH Unwar telah bekerja sama dengan Australia seperti pertukaran mahasiswa dan dosen. ‘’Change student ke Australia di samping dosennya ada yang kuliah di Australia,’’ ujarnya. Melalui studium generale ini kebudayaan antara dua negara akan semakin diketahui seiring kemajuan pendidikan dan budaya masing-masing. Dengan demikian dapat meningkatkan intensitas kunjungan kedua negara dan tentunya berdampak pada ekonomi. Semakin banyaknya kunjungan antarkedua negara membuat
STUDIUM GENERALE – Fakultas Hukum Unwar mengadakan stadium generale yang diisi Konjen Australia di Bali Dr. Helena Studdert. hubungan ekonomi akan semakin membaik. ‘’Di satu sisi produkproduk lokal bisa kita pasarkan di tingkat internasional, begitu juga Australia memasarkan barangnya ke Indonesia. Ini adalah hubungan investasi dan perdagangan internasional,’’ ungkap Budhiarta. Khusus di bidang pendidikan, Unwar berkomitmen sesuai dengan visi-misi dalam rangka Unwar menjadi go public pada 2034. Oleh karena itu, FH Unwar menjalin kerja sama dengan pemerintah serta perguruan tinggi (PT) negeri maupun swasta yang ada di luar negeri terutama Australia. Kedatangan Konjen Australia ini yang didahului dengan mengundang Konjen Indonesia yang ada di Australia, membuahkan hasil, yakni Unwar bisa menempatkan mahasiswa magang di sana. ‘’Baru dua orang yang kami kirim magang di Darwin. Mungkin nanti mahasiswa lebih banyak mendapat informasi kemudian memahami betapa pentingnya hubungan internasional di samping mendapat pengetahuan
internasional, berbahasa internasional sehingga memudahkan komunikasi bilateral antarnegara,’’ beber Dekan FH Unwar. Wakil Rektor II Unwar Ni Putu Pertamawati, S.E., M.M. menyatakan secara umum Indonesia dan Australia telah memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan kerja sama ekonomi, kelautan, keamanan dan pendidikan. Selama menyangkut pendidikan, Indonesia berupaya merevitalisasi pendidikan kejuruan lebih tinggi, meningkatkan riset komersialisasi dan inovasi. Seiring ke depan ingin mempromosikan pendidikan kejuruan, Indonesia dapat belajar dari mitra internasionalnya. ‘’Australia adalah negara tetangga kita yang berhasil menerapkan pendidikan kejuruan. Sebanyak 4,5 juta dari 24 juta penduduk Australia lulus dari Australian Technical and Further Education (TAFE). Saya yakin kita bisa belajar banyak dari Australia dan saya berharap akan ada diskusi bagus mengenai topik ini,’’ jelasnya. (ad1725)
Hardys Peduli Bencana Alam Gunung Agung
HARDYSCORP & HardysRETAIL, perusahaan retail terbesar di Bali yang didirikan oleh putra Bali Gede Hardy, Founder Hardys, menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terkena bencana alam Gunung Agung melalui Hardys Peduli, 25 September lalu. Bantuan diserahkan serentak di tiga lokasi, yaitu Desa Les dan Desa Tembok, Singaraja, Kabupaten Buleleng serta Posko Utama Satgas Siaga Darurat Tanah Ampo Dermaga Cruises, Desa Manggis, Kabupaten Karangasem. Sumbangan yang disalurkan total Rp 57.576.600 berupa makanan, minuman, dan pakaian. Dana ini dikumpulkan dari HardysCORP & HardysFOUNDATION, AS CORP & HardysRETAIL, Arta Sedana Group, Arta Sedana Grosir, Arta Sedana Distribution, Super Grosir Indonesia, ROTI KU, 818 Property, POBAEPO Hardys OFFROAD TEAM, karyawan Hardys, dan donasi dari pelanggan setia Hardys. Rombongan yang turun langsung menyalurkan bantuan masing-masing Putu Gede Sedana (Komisaris Utama HardysRETAIL), Made Dian Dwiyanti (Komisaris HardysRETAIL),
PEDULI – HardysCORP & HardysRETAIL melalui Hardys Peduli menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terkena bencana alam Gunung Agung. Agoes P. Adhie (Direktur Utama HardysRETAIL), Wayan Gede Suci (Direktur Operasional HardysRETAIL), Nyoman Birawan (Direktur HardysCORP), Agus Sanjaya (Komisaris HardysCORP), Robert Annan (Direktur Arta Sedana Group) dan Ketut Artadi Putra (Manajer Operasional Arta Sedana Group).
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Bantuan diterima langsung oleh petugas dan relawan dari posko setempat. Pihak petugas dan relawan menyampaikan terima kasih atas bantuan dari berbagai pihak, termasuk kepedulian Hardys terhadap warga yang tertimpa musibah. ‘’Tentunya bantuan ini akan meringankan warga kami,’’ ungkapnya. (ad1727)
Rabu Kliwon, 27 September 2017
seremonial
FPAS Unhi Yudisium 87 Sarjana Pendidikan 47 Lulus ’’Cumlaude’’
FAKULTAS Pendidikan Agama dan Seni (FPAS) Universitas Hindu Indonesia (Unhi) kembali meyudisium lulusan. Pada yudisium ke-9 kali ini, FPAS melepas 87 orang sarjana pendidikan dari empat program studi (prodi) yang dimiliki, di Hotel Nikki Denpasar, Selasa (26/9) kemarin. Tema yang diangkat ‘’Melalui Yudisium ke-9 Kita Motivasi Prestasi Kelulusan Mahasiswa Masa Depan’’. Lulusan yang diyudisium meliputi 60 orang dari Prodi Pendidikan Agama Hindu, 12 orang dari Prodi Pendidikan Seni Tari Keagamaan Hindu, 11 orang dari Prodi Seni Kerawitan Keagamaan Hindu dan 4 orang dari Prodi Pendidikan Seni Rupa dan Ornamen Hindu. Lulusan terbaik diraih Ni Wayan Ayu Setya Dewi dari Prodi Pendidikan Seni Tari Keagamaan Hindu dengan IPK 3,81 (cumlaude). Dekan FPAS Unhi Dr. I Made Yudabakti, S.SP. menyatakan dari 87 lulusan yang diyudisium, sebanyak 47 orang lulus dengan predikat pujian atau cumlaude, selebihnya sangat memuaskan. ‘’Membanggakan, setengah lebih lulusan kali ini meraih predikat cumlaude. Ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran di FPAS Unhi berhasil dengan baik dan berkualitas. Capaian ini perlu ditingkatkan di masa-masa mendatang,’’ ujarnya.
YUDISIUM – Dekan FPAS Unhi, Wakil Dekan, Kaprodi dan lulusan terbaik foto bersama saat yudisium, Selasa (26/9) kemarin. Kepada para lulusan, Yudabakti berharap terus mengisi diri dengan belajar. Ia juga menyampaikan selamat kepada yudisiawan/yudisiawati karena telah mampu menyelesaikan pendidikan sehingga berhasil memperoleh gelar sarjana pendidikan. Ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah diharapkan dapat diabdikan kepada masyarakat. Perjuangan tak sampai di sini saja, tetapi akan menghadapi periode kehidupan yang penuh tantangan. Tunjukkan diri sebagai sarjana agama dan seni. ‘’Jadilah seperti lebah yang menghasilkan madu. Artinya, mampu memberikan kebaikan kepada sesama dan bermanfaat untuk kepentingan bersama. Ilmu yang diperoleh hendaknya diabdikan untuk kepentingan masyarakat,’’ ungkapnya.
Dikatakannya, kontribusi lulusan pendidikan agama dan seni sangatlah besar dalam pembentukan karakter generasi muda Hindu. Lulusan pendidikan agama Hindu dan seni juga memiliki peran strategis dalam melestarikan budaya dan seni melalui dunia pendidikan. Acara yudisium dihadiri Wakil Dekan I FPAS Unhi I Gde Widya Suksma, S.T., M.Ag., WD II Dr. Ni Made Sukrawati, S.Ag., M.Si., WD III Sindhu Gitananda, S.S., M.Hum., para dekan di lingkungan Unhi, Kaprodi Pendidikan Agama Hindu Dra. I Gusti Ayu Suasthi, M.Si., Kaprodi Pendidikan Kerawitan I Wayan Sukadana, S.Sn., M.Si., Kaprodi Seni Tari I Made Sugiarta, S.Sn., M.Si. dan Kaprodi Seni Rupa I Gede Satria Budhi Utama, S.Sn., M.Sn. (ad1723)
5
Setelah Berkali-kali Raih Juara
Kali Ini, Stikom Bali Juara II Lomba Hacking Nasional
SETELAH berkali-kali menjuarai lomba hacking tingkat nasional, kali ini Tim Airavata Stikom Bali yang terdiri atas Ida Bagus Budantara, Dewa Mahendara Putra dan Ketut Pasek Asmara Jaya keluar sebagai juara II dalam lomba hacking tingkat nasional yang digelar Departemen Ilmu Komputer Institut Pertanian Bogor (IPB), 16 September lalu. Ketua Tim Airavata Ida Bagus Budantara menjelaskan, lomba hacking bertajuk ‘’Hack to Day’’ ini diikuti tim-tim mahasiswa dan masyarakat umum dari seluruh Indonesia. Sekitar 90 tim turun yang kemudian diseleksi secara online untuk memilih 10 terbaik guna diadu lagi di babak final di IPB Bogor. ‘’Lomba yang kami ikuti adalah hacking atau capture the flag. Tahapan pertama seleksi secara online. Setelah itu kami dinyatakan lolos dan masuk 10 besar finalis untuk diadu di IPB Bogor,’’ kata Budantara. Dijelaskannya, dalam lomba ini kode hacking yang digunakan adalah attack defense seperti cyber waring di dunia nyata. ‘’Apabila berhasil mencuri flag, akan mendapat poin atau skor,
BERSAMA - Ketut Pasek Asmara Jaya (dua dari kiri), Ida Bagus Budantara (tiga dari kiri) dan Dewa Mahendra Putra (dua dari kanan) bersama Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan dan dosen pembimbingnya I Wayan Ardiyasa (paling kanan). sebaliknya jika kehilangan flag poin akan dikurangi. Kesimpulannya, setelah melakukan attac defense tersebut kami akhirnya mendapat nilai 1.100 dan dinyatakan sebagai juara II,’’ ujarnya. Ia mengaku mendapat kesulitan pada saat menghadapi grandfinal. Pihaknya harus harus mempelajari terlebih dahulu mekanisme soal sebelum menjawabnya. Toh akhirnya kendala itu dapat diatasi. ‘’Pasti-
nya kami merasa puas sekaligus senang bisa mengalahkan perguruan tinggi ternama karena kategori attack defense ini pertama kali dilombakan,’’ imbuh Budantara. Meski keluar sebagai juara kedua, Bagus Budantara, Mahendara Putra dan Pasek Asmara Jaya masih menyimpan penasaran. ‘’Masih ada soal yang belum bisa kami selesaikan. Itu yang membuat kami penasaran,’’ ungkap Pasek Asmara Jaya.
Dosen pembimbing Tim Airavata, I Wayan Ardiyasa, S.Kom., M.MSI. menyatakan sangat bangga atas prestasi ketiga mahasiswanya. ‘’Mereka lolos ke final bersama tim-tim dari universitas ternama. Ada ITB, UGM, UI, Binus, tapi mereka bisa keluar sebagai juara kedua,’’ jelasnya. Mengapreasiasi prestasi yang diukir mahasiswanya, Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan mengundang mereka untuk mengobrol di ruang kerjanya, Selasa (26/9) kemarin. Menurut Dadang, prestasi yang diraih Tim Airavata ini menunjukkan Stikom Bali sudah sejajar dengan perguruan tinggi ternama di Indonesia. ‘’Asal ada kemauan dan tekun belajar, pasti bisa bersaing di tingkat nasional,’’ sebutnya. Dadang juga mengingatkan ketiga mahasiswanya untuk tetap memegang etika. ‘’Walaupun sudah pintar hack, ilmu itu jangan dipakai untuk obok-obok sistem milik orang lain. Apalagi sekarang sudah ada Undang-undang ITE. Jadi, pergunakan ilmu yang Anda miliki untuk hal yang positif,’’ paparnya. (ad1735)
PT GIEB ’’Grand Opening’’ Produk PT FIRMAN Indonesia
Beri Diskon 30 Persen ’’All Product’’ Selama Seminggu Siswa SMAN 4 Denpasar Juara LKTI Wakili Bali ke Tingkat Nasional TAK hanya berprestasi pada ajang debat bahasa Inggris, siswa SMAN 4 Denpasar (Foursma) juga berjaya pada Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI). Belum lama ini siswa Foursma Ni Luh Gina Rahayu Angara Ningsih meraih juara I LKTI Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Kota Denpasar serta juara I LKTI Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Provinsi Bali. Kini, siswa sekolah di bawah kepemimpinan Dr. Wayan Rika itu akan berlaga pada ajang yang sama di tingkat nasional. Ni Luh Gina Rahayu Angara Ningsih didampingi Pembina LKTI Foursma Ni Made Margiani dan Wakasek Humas Foursma Dr. I Nyoman Miarta Putra, Selasa (26/9) kemarin menyampaikan, pada Agustus 2017 lalu, Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Kota Denpasar menyelenggaran LKTI yang pesertanya dari seluruh pelajar SMA/SMK se-Kota Denpasar. Foursma diwakili siswi kelas XI Ni Luh Gina Rahayu Angara Ningsih, dan siswi kelas XII Puspa Savitri. Mereka menjadi satu tim yang menciptakan sebuah aplikasi edukasi berbasis softwere untuk meningkatkan wawasan remaja terhadap lalu lintas. Melalui aplikasinya itu, tim SMAN 4 Denpasar yang dibina Ni Made Margiani berhasil merebut juara I pada ajang tersebut. Tidak berhenti di situ, pemenang pertama dan kedua mendapat kesempatan mewakili Kota Denpasar ke jenjang selanjutnya, yaitu LKTI tingkat Provinsi Bali pada September 2017. Masing-masing tim hanya boleh mengirimkan
JUARA LKTI – Siswa Foursma Ni Luh Gina Rahayu Angara Ningsih (kanan) bersama guru pembina saat ditetapkan sebagai juara I LKTI. satu orang anggota. Jadi, Kota Denpasar diwakili Ni Luh Gina Rahayu Angara Ningsih dan satu lagi pemenang kedua berasal dari SMAN 3 Denpasar. Ni Luh Gina Rahayu Angara Ningsih berhasil mengharumkan nama Kota Denpasar dengan menyabet juara pertama. Meraih juara I di Provinsi Bali, lagi-lagi siswa Foursma berkesempatan mewakili Bali ke ajang nasional yang dilangsungkan Oktober mendatang bersama pemenang kedua dari SMAN 1 Tabanan. ‘’Saya berharap semoga dapat kembali membanggakan Provinsi Bali. Keberhasilan meraih juara LKTI tingkat kota dan Bali, berkat bimbingan guru pembina, kepala sekolah dan dukungan semua pihak. Mohon doanya biar bisa tampil maksimal,’’ ujar Ni Luh Gina
Rahayu. Guru pembina Ni Made Margiani berharap siswa Foursma yang tampil mewakili Bali mampu berbicara di kancah nasional. Prestasi Gina Rahayu sebelumnya juga membanggakan. Ia menjadi juara I Karya Tulis Ilmiah SMP tingkat kabupaten dan Provinsi Bali. Sementara di jenjang SMA sukses mengukir prestasi menjadi salah satu dari duta pendidikan Provinsi Bali 2016, meraih juara II Karya Tulis Ilmiah Elektro Universitas Udayana, juara II Esai Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, finalis 10 besar karya tulis ilmiah Universitas Brawijaya dan Universitas Lampung, dan juara III Karya Tulis Ilmiah Fakultas Peternakan Universitas Udayana. (ad1724)
Yamaha Salurkan Bantuan Gunung Agung Bersama YRFI MENINGKATNYA aktivitas Gunung Agung saat ini membuat penduduk yang berada di sekitarnya terancam oleh letusan yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Ancaman letusan Gunung Agung tersebut membuat warga harus tinggal di posko pengungsian agar aman dari dampak bahaya letusan. Menurut catatan PVMBG, Gunung Agung terakhir meletus pada 1963. Gunung Agung berada di Kabupaten Karangasem, sebelah timur Pulau Bali, berjarak sekitar 71,9 kilometer atau dua jam perjalanan darat dari Pantai Kuta, Badung. Minggu (24/9) lalu, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing menyalurkan bantuan bersama YRFI (Yamaha Rider Federation Indonesia). Bantuan yang diserahkan berupa beras, masker, obat-obatan, air mineral dan mi instan. Titik pertama rombongan Yamaha memberikan bantuan ke Desa Sibetan kemudian menuju ke Posko Rendang. Sekitar 1.500 warga pengungsi sangat membutuhkan bantuan agar bisa bertahan selama berada di tempat pengungsian. Titik penyaluran terakhir di Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, yang belum menerima bantuan sama sekali.
BANTUAN – PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing menyalurkan bantuan bersama Yamaha Rider Federation Indonesia (YRFI) di Karangasem. Program CSR Yamaha dengan YRFI merupakan bentuk sinergi antara pabrikan dan komunitas motornya. ‘’Yamaha sebagai bagian dari keluarga besar bangsa Indonesia turut prihatin dan aktif membantu meringankan beban mereka yang terkena musibah dan bencana di Tanah Air. Kali ini di Karangasem, Yamaha bersama komunitas resminya YRFI sebagai kepanjangan tangan dan keluarga besar pengguna sepeda motor Yamaha, turun membantu,’’ ujar Andri Fistulariyanto, Promotion DDS Bali. Yamaha sebagai pabrikan sepeda motor juga memberikan
tips kepada pengguna motor di daerah-daerah yang terkena abu akibat letusan Gunung Agung. Pertama, sebelum digunakan pastikan motor dicuci bersih terutama ban karena lumpur dari bekas erupsi bisa menempel dan akan membuat motor licin. Kedua, bersihkan filter udara dari debu yang menempel karena akan menghambat aliran udara yang akan masuk ke ruang bakar. Ketiga, perhatikan juga rantai roda motor agar dalam kondisi bersih. Keempat, berkendaralah dengan hati-hati selama melewati jalan yang kondisinya tidak baik. (bns2)
PT GIEB Indonesia kini menjalin kerja sama dengan PT FIRMAN Indonesia. Perusahaan distribusi yang berdiri sejak tahun 1948 ini selanjutnya memasarkan produk dari PT FIRMAN di seluruh Bali, seperti alat-alat mesin pertanian, perkebunan, perikanan dan konstruksi. Selain display produk, PT GIEB juga melayani penjualan, spare part dan service. “Baru tahun 2017 ini kita diversifikasi usaha mengembangkan produk alat mesin pertanian, perikanan, perkebunan dan konstruksi dari pabrikan PT FIRMAN Indonesia,” ujar Direktur PT GIEB Indonesia Christyarsih, S.E., M.M. di sela-sela grand opening produk PT FIRMAN Indonesia di Kantor PT GIEB Denpasar, Selasa (26/9) kemarin. Christyarsih berharap pihaknya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, tokotoko, industri atau organisasi perangkat daerah di provinsi dan kabupaten/kota akan produk-produk dari PT FIRMAN, mengingat pertanian khususnya cukup berkembang di Bali dengan adanya Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Sistem Pertanian
GUNTING PITA - Pengguntingan pita menandai grand opening produk-produk PT FIRMAN Indonesia oleh perusahaan distribusi PT GIEB Indonesia di Showroom PT GIEB, Jalan Gatot Subroto No.66X, Denpasar. Terintegrasi (Simantri). “Jadi, ke tangan konsumen. apa pun kebutuhan berkaitan PT GIEB didukung enam dengan produk-produk yang kantor cabang di Bali untuk kami distribusikan, kami ada pemasaran dan pengiriman karena produk FIRMAN ban- produk-produk PT FIRMAN, yak sekali. Ada mesin penanam masing-masing dua di Denjagung, penanam padi, pemo- pasar (Jalan Gatot Subroto tong rumput, kemudian untuk No.66X dan Ubung), Tabanan, penyemprot hama, genset dan Gianyar, Klungkung dan Buletraktor,’’ jelasnya. leng. Showroom sekaligus penMenurutnya, produk-produk jualan spare part dan service PT FIRMAN juga memiliki center berada di Jalan Gatot kualitas yang bisa diadu den- Subroto (Denpasar), Kubutamgan produk lain. Selain itu, bahan (Buleleng) dan Gianyar. bisa dipertanggungjawabkan Chairman dan CEO PT sejak mulai keluar dari pabrik FIRMAN Indonesia Trisno di Balaraja, Tangerang hingga Widjaja menilai PT GIEB
telah memenuhi kriteria perusahaan untuk mendistribusikan produk-produk PT FIRMAN. Sebab, PT GIEB bersedia mengakomodir seluruh produk PT FIRMAN atau tidak hanya fokus pada satu jenis produk. Di sisi lain, pihaknya melihat potensi pasar yang sangat besar di Bali. “Potensi besar sekali. Sewaktu tim PT GIEB keliling untuk meninjau pasar, masyarakat mengetahui produk FIRMAN tapi belinya di mana, servicenya di mana. Itu yang selalu mereka tanya,” jelasnya. Trisno menambahkan, produk-produk PT FIRMAN sudah tersebar di seluruh Indonesia. Perusahaan yang berdiri sejak 1978 ini awalnya sangat kuat di generator, mesin pemotong rumput dan gergaji kayu saat pertama masuk ke Indonesia. Dalam tiga tahun terakhir, alat-alat pertanian yang lebih banyak dicari dari perusahaan ini. “Khusus hari ini selama seminggu, FIRMAN memberikan diskon khusus grand opening sebesar 30 persen all product,” tandasnya. Grand opening juga diisi penandatanganan sertifikat distributor dan pengguntingan pita pada showroom. (ad1736)
Antisipasi Letusan Gunung Agung
Telkom Group Siapkan Layanan Komunikasi PASCA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPBP) menyatakan terjadi peningkatan tingkat aktivitas vulkanik Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, menjadi level IV (Awas), Telkom Group sebagai salah satu institusi yang baik pegawai maupun infrastrukturnya berada di area terdampak, telah melakukan beberapa antisipasi. Antisipasi itu dilakukan baik terhadap pengamanan alat-alat produksi, sumber daya manusia maupun penyiapan bantuan tanggap darurat untuk warga yang terdampak bencana. “Kami memberikan prioritas utama terhadap pengamanan infrastruktur telekomunikasi di lokasi terdekat dengan Gunung Agung,” ungkap Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo di Jakarta, Selasa (26/9) kemarin. Menurutnya, pengamanan infrastruktur tersebut untuk menjamin terselenggaranya layanan telekomunikasi terutama untuk mendukung komunikasi dan koordinasi petugas penanggulangan bencana. Berbagai upaya preventif dan kuratif yang diperlukan untuk menjamin terselenggaranya layanan telah diambil. Begitu pula terhadap pengamanan infrastruktur telekomunikasi, Telkom Group sudah menyiapkan beberapa alternatif pemulihannya supaya layanan kepada
POSKO SIAGA – Salah satu Posko Siaga Telkom Group Bencana Erupsi Gunung Agung. pelanggan Telkom Group tetap terjaga. Jumlah infrastruktur telekomunikasi yang berada pada radius terdekat dari lokasi Gunung Agung di antaranya 36 site BTS (Base Tranceiver Station) Telkomsel, 4 STO (Sentral Telepon Otomat) di wilayah Amlapura, Candidasa, Kintamani dan Bangli, 4 site OLT (Optical Line Termination) sekaligus radio di wilayah Tulamben, Sidemen, Bukit tengah dan Bukit Penulisan. Arif Prabowo menambahkan, untuk mendukung penanggulangan bencana, Telkom Group telah menyiapkan BTS Combat
Telkomsel, Access Point Wifi.id, Indihome Fiber serta Telepon Kabel di lokasi posko untuk membantu petugas serta pengungsi. Telkom membentuk ‘’Posko Siaga TelkomGroup Bencana Erupsi Gunung Agung’’ di lokasi Kantor Telkom Klungkung untuk menjaga layanan telekomunikasi baik itu fixed broadband maupun seluler, sehingga masyarakat dapat melakukan komunikasi dengan cepat, mudah, dan nyaman. Di Posko Siaga dengan Semangat BUMN Hadir untuk Negeri, Telkom Group hadir menyiapkan sarana dan prasarana telekomunikasi yang berpusat di
tiga lokasi, yaitu Pos Komando Karangasem (Dermaga Tanah Ampo, Banjar Dinas Tanah Ampo, Desa Ulakan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem), Posko Tanggap Darurat di GOR Suwecapura, Klungkung, serta Pos Pantau Gunung Agung di Rendang, Karangasem. Di semua pos pantau atau pos pengungsian yang ada di daerah Karangasem, Klungkung dan Buleleng dipasang jaringan internet baik dari Telkomsel (Mobile BTS Telkomsel) maupun Indihome Fiber untuk memudahkan petugas posko di wilayah Bali Utara berkomunikasi. Sementara di lokasi-lokasi pengungsian, seperti di wilayah Klungkung, Karangasem, Abang, dan Buleleng, untuk memperlancar komunikasi, Telkomsel telah melakukan optimalisasi terhadap site eksisting. Sementara itu, guna membantu para pengungsi, Telkom Group telah mendisribusikan bantuan berupa makanan siap saji, alas tidur dan selimut. Bantuan lainnya akan disiapkan sesuai kebutuhan dan situasi kondisi Gunung Agung, termasuk tenaga medis dan obat-obatan. Telkom berharap langkah antisipasi yang disiapkan tersebut dapat membantu pihak-pihak yang berkepentingan sekaligus meminimalisir dampak bencana dampak meningkatkanya aktivitas vulkanik Gunung Agung. (bns3)
OPINI
6
Rabu Kliwon, 27 September 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Kedepankan Data Berkualitas PERNYATAAN tanpa data itu disebut opini. Data yang didukung dengan fakta akan menjadi argumentasi yang kuat. Makanya kini dikampanyekan program cinta data baik lewat lagu maupun lewat medsos. Implikasi data yang lengkap dan berkualitas memberi gambaran kepada kita apa yang terjadi sebenarnya. Contoh sederhana saja bisa dilihat dari nilai akuntansi di semua instansi. Akuntansi pada dasarnya adalah kumpulan data dan bukti kejujuran penerimaan dan pengeluaran. Makanya akuntansi yang baik mencerminkan baik tidaknya sebuah perusahaan. Sebaliknya, jika akuntansi sebuah perusahaan jelek mencerminkan perusahaan itu juga jelek. Kembali soal data, banyak memiliki kegunaan. Pertama, dengan data kita bisa membuat perecanaan dan pemetaan kondisi. Bagi seorang ilmuwan data adalah modal utama dalam menganalisis kondisi. Apalagi seorang dokter, data adalah rekaman medis yang harus ada sebelum memberikan treatmen yang tepat. Bagi seorang guru, data dan nilai tes diperlukan guna mengetahui perkembangan belajar siswa. Apalagi guru Bimbingan dan Konseling (BK) harus banyak memiliki data mulai dari akademik hingga data potensi siswa seperti bakat, minat, dan sikap. Termasuk data siswa soal masalahnya. Kedua, dengan data kita bisa menarik kesimpulan yang benar. Bayangkan apa yang kita simpulkan tanpa data kuantitatif karena semua data kualitatif pun harus didasari data kuantitatif. Banyak pihak menilai dari BPS tak mencerminkan kondissi sebenarnya. Lihat saja contoh tingkat pertumbuhan ekonomi yang dikatakan naik 5 persen atau inflasi hanya 0,6 persen, sementara di lapangan terjadi daya beli masyatakat menurun, harga sembako pun naik tajam. Apakah ada kepentingan politik, kita tak tahu. Namun, kita harus tetap berpikir positif bahwa apa yang diungkap BPS berdasarkan data kuantitatif. Untuk itulah diperlukan data yang berkualitas. Bila kita bicara tentang data berkualitas, muncul pertanyaan bagaimana kriteria agar data dapat dikatakan berkualitas? Dalam bukunya “Dictionary of Data Management”, Mark Moesley (2008) menyatakan data berkualitas adalah level data yang menyatakan data tersebut akurat (accurate), lengkap (complete), update (timely), konsisten (consistent) sesuai dengan kebutuhan bisnis dan relevan. Jika mengacu ke renstra BPS, data dianggap berkualitas jika memenuhi kriteria akurat, relevan, tepat waktu, koheren, dan mudah diinterpretasikan. Pada zaman sekarang ini, kesadaran masyarakat kita akan pentingnya data terus meningkat sejalan dengan itu permintaan terhadap ketersediaan data yang berkualitas juga terus meningkat. Hal ini harus dijadikan pemacu semangat BPS untuk terus berbenah memperbaiki diri agar tingkat kepercayaan masyarakat terus bertambah terhadap data yang dihasilkan. Apa pun latar belakangnya data ya biarkan berupa data yang objektif. Jangan dipaksakan menghasilkan sesuai dengan pesanan, kecuali dengan keselamatan dan keamanan negara. Sebab, data yang benar akan menghasilkan kebijakan dan keputusan yang benar dan bermanfaat bagi masyarakat. Contoh sederhana saja soal keperluan pengungsi Gunung Agung. Hasil survei menunjukkan kebutuhan utama mereka adalah susu bayi, selimut, dan bumbu masak serta sayur. Jika demikian datanya menjadi acuan bagi calon donatur untuk menyumbang sesuai kebutuhan. Persoalannya, mampukah kita mengabaikan kepentingan sendiri di balik data tersebut, ini semua tergantung pada pemikiran manusia.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Keputusan yang Sangat Tepat
Masalah parkir mirip dengan masalah sampah. Tampak sepele namun sering menjengkelkan. Lihat saja tulisan yang dipajang di depan pintu orang, berbunyi “Dilarang parkir di depan pintu’’. Nah, ini suatu pertanda si pemilik rumah sudah sangat jengkel makanya dibuat “permakluman” seperti itu. Membaca berita (BP, 20/9) di halaman 2, salah satu berjudul “Parkir Sembarangan, Dishub Gembok Enam Mobil’’. Terhadap keputusan dan langkah yang diambil Dinas Perhubungan Kota Denpasar sudah sangat tepat dan perlu diapresiasi serta diacungi jempol. Apa yang dilakukan itu sejatinya menyasar pada dua kepentingan yang kedua-duanya membuat rasa nyaman bagi mereka. Si pemilik mobil diingatkan bahwa yang bersangkutan melanggar aturan dan dengan peringatan seperti itu membuat yang bersangkutan merasa kapok untuk berbuat serupa. Tanpa disadari hal itu membuat rasa nyaman pada dirinya sebagai warga yang tidak akan mengulangi perbuatannya. Lalu yang kedua, bagi orang-orang lain, terutama pengendara lainnya, dibuat nyaman pula lantaran tidak ada penghalang sehingga perjalanan menjadi lancar. Yang penting lagi, kapan kabupatenkabupaten lain di Bali menerapkan aturan seperti Denpasar? Ketegasan dalam mengelola pemerintahan memang sangat perlu seperti yang pernah dilakukan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Romi Sudhita Jl. Srikandi, Singaraja
Momentum Hari Statistik Nasional 2017 Dua puluh satu tahun sudah masyarakat Indonesia memperingati Hari Statistik Nasional (HSN). Sejak dikeluarkannya surat nomor B.259/M.Sesneg/1996 pada tanggal 12 Agustus 1996, maka setiap tanggal 26 September diperingati sebagai HSN. Sayangnya, tidak cukup banyak masyarakat kita yang tahu sejarah panjang di balik penetapan HSN itu. Ternyata, kegiatan statistik resmi (official statistics) telah berlangsung cukup lama sebelum bangsa ini menemukan jati dirinya sebagai suatu negara merdeka bernama Indonesia. Dalam beberapa literatur disebutkan (Kadir, 2015), sejarah kegiatan statistik di Indonesia bermula ketika pada tahun 1920 didirikan sebuah kantor statistik di Bogor oleh Direktur Pertanian dan Perdagangan (Director van Landbouw Nijverheid en Hendel).
Oleh Achmad Ali, S.St., M.Agb. ada tahun 1924, lembaga ini kemudian berganti nama menjadi Kantor Pusat Statistik (Centraal Kantoor voor de Statistik) dan dipindahkan ke Batavia (Jakarta). Setelah melewati proses sejarah yang panjang, sejak 1 Juni 1957, Kantor Pusat Statistik kemudian diubah menjadi Biro Pusat Statistik (BPS) dengan Keputusan Presiden RI nomor 131 tahun 1957. Kemudian pada tahun 1961, sensus penduduk kembali dilakukan untuk memenuhi anjuran Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) agar setiap negara melakukan sensus penduduk secara serentak. Inilah sensus kali pertama yang dilakukan setelah Indonesia merdeka. Setahun sebelumnya, yakni pada tanggal 24 September 1960, payung hukum pelaksanaan sensus tersebut diundangkan melalui Undang-undang nomor 6 tahun 1960 tentang Sensus. Dua hari kemudian, yakni tanggal 26 September, payung hukum terkait penyelenggaraan
P
statistik secara luas dan menyeluruh --- tidak sebatas kegiatan sensus --- diundangkan. Maka, lahirlah Undang-undang nomor 7 tahun 1960 tentang Statistik, yang merupakan tonggak awal dan pijakan hukum atas penyelenggaraan statistik selepas Indonesia merdeka. Undangundang ini kemudian disempurnakan lagi dengan Undangundang nomor 16 tahun 1997 tentang Statistik. Bersamaan dengan itu pula, BPS yang semula Biro Pusat Statistik kemudian berganti nama menjadi Badan Pusat Statistik hingga saat ini. Ada dua hal yang pantas kita beri perhatian di balik momentum HSN kali ini. Pertama, HSN tahun ini mengambil tema “Kerja Bersama dengan Data”. Sebuah wujud semangat kerja pemerintah untuk secara bersama-sama dengan segenap elemen masyarakat Indonesia dalam membangun dan mewujudkan statistik (baca: data) yang lebih baik, lebih user friendly, dan lebih cerdas. Data statistik tak semata-mata milik BPS, tapi milik kita bersama,
masyarakat Indonesia dan bangsa ini. Apalagi kekinian statistik di tengah masyarakat milenia dan berbasis kinerja saat ini mutlak diperlukan. Tuntutan kebutuhan akan ukuran-ukuran kuantitatif untuk menilai perkembangan capaian kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat secara objektif pun semakin tak terelakkan. Kini, indikatorindikator ekonomi dan sosial, semisal saja data produksi pangan, ekspor-impor, inflasi, Produk Domestik Bruto (PDB), tingkat pengangguran, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Indeks Demokrasi Indonesia (IDI), hingga kemiskinan penduduk telah menjadi public goods yang kerap digunakan untuk menilai capaian kinerja pembangunan secara objektif. Dan tak dimungkiri pula, indikator-indikator tersebut memiliki kontribusi besar dalam membentuk impresi, pemahaman, dan opini publik tatkala mengukur capaian pembangunan di bidang ekonomi dan sosial. Inilah salah satu potret besar statistik, terutama statistik
resmi (official statistics), yang direkam BPS sebagai lembaga publik yang diberi tugas dan kewenangan untuk memproduksi dan menyebarluaskan statistik resmi sesuai amanat Undangundang nomor 16 tahun 1997 tentang Statistik. Sayangnya, di ruang publik, tak sedikit pengamat yang beranggapan bahwa data yang dikeluarkan BPS tidak independen. Lantaran dianggap sering menyenangkan penguasa, sejumlah pihak ragu dengan validitas data yang dikeluarkan BPS. Kualitas data dinilai rendah karena tidak sesuai dengan fakta yang ada. Tudingan miring pun bermunculan seakan-akan BPS seperti seorang pemain sulap, simsalabim, menyulap angka atau mengutak-atik data statistik. Misalnya saja soal data produksi pangan dan kemiskinan penduduk yang kerap menjadi isu publik dan sarat akan kepentingan politik (baca: dipolitisasi). Namun, di balik itu, tak banyak orang tahu bahwa dalam memproduksi statistik resmi, secara metodologi dan konsep yang digunakan, BPS senantiasa dikawal oleh lembaga independen yang mengkritisi dan mengawasi sepak terjang BPS, yakni Forum Masyarakat Statistik di level nasional dan lembaga PBB di level internasional. Sebagai lembaga statistik resmi, BPS juga harus memegang teguh dan patuh pada sepuluh prinsip pokok penyelenggaraan statistik resmi yang telah digariskan oleh PBB, yang disebut 10 Fundamental Principles of Official Statistics. Di antara prinsip-prinsip pokok itu adalah statistik resmi harus
Menjadikan Petani Panglima Ekonomi Keberadaan manusia di bumi dapat diselami di kedalaman Sloka III.10 Bhagavad-Gita (BG), yang menurut terjemahan Nyoman S. Pendit, bahwa Tuhan menciptakan manusia dengan kodrat dan iradat-Nya untuk berkembang biak, disertai Mahakasih-Nya berupa sapi perahan (kamadhuk) sebagai sumber daya bagi kelangsungan hidup manusia ciptaan-Nya. Dalam pemahaman penulis, kamadhuk tersebut adalah isi alam semesta meliputi lima unsur dasar yang disebut Panca-Mahabhuta (akasa, teja, bayu, apah, pertiwi). Apa pun yang sudah, sedang, dan akan kita nikmati; mulai dari makanan pokok kita setiap hari, peralatan rumah tangga, alat transportasi dan komunikasi, serta pakaian yang melekat di badan kita, hingga sarana hiburan seperti TV; semuanya itu berasal dari unsur panca mahabhuta. Ada empat kelompok menusia yang disebut Caturwarna, yang dikodratkan untuk mengelola Panca Mahabhuta guna mewarnai kelangsungan hidup manusia; yakni: Brahmana, Ksatria, Wesia, dan Sudra (BG. IV.13 dan BG.XVIII.41-44). Menurut catatan yang ada, di Bali, Caturwarna tersebut pada abad pertengahan difeodalisasi oleh pemerintahan Dalem (kerajaan) menjadi Triwangsa, yang keberadaannya dicirikan dari sebutan nama tempat tinggalnya masing-masing wangsa. Geria adalah tempat tinggal wangsa brahmana, puri adalah tempat tinggal wangsa kesatria, sedang yang tinggal di
Oleh I Wayan Sariasa luar geria/puri itu disebut sebagai wong jaba (sudra). Dalam konteks catur warna, wong jaba ini termasuk dalam kelompok wesia dan sudra, yang dalam praktis kesehariannya berprofesi sebagai pekerja atau pelayan dengan keterampilannya masing-masing seperti : petani, pedagang/ saudagar, serta fungsi pelayanan lainnya seperti buruh/kuli. Petani dalam kelompok wong jaba adalah penghasil produk hasil bumi melalui kegiatan bercocok tanam guna memenuhi kebutuhan pokok bagi kelangsungan hidup sehari-hari. Sedangkan saudagar dalam kelompok wong jaba adalah penjual produk yang dihasilkan oleh orang lain termasuk produk hasil petani untuk melayani kebutuhan pokok manusia yang bukan petani. Petani sebagai penghasil produk hasil bumi dan saudagar sebagai penjual produk hasil bumi yang dihasilkan petani, walau diposisikan sebagai wong jaba, justru karena dari hasil kerja petanilah yang membuat semua fungsi kehidupan menjadi bisa bekerja. Dalam segala kompleksitas kegiatan manusia, hasil kerja petani tidak boleh tidak ada dan harus selalu tersedia sepanjang waktu, apa pun caranya, harus ada demi kelangsungan hidup manusia. Barangkali karena hal ini Prof. Anwas Adiwilaga, Guru Besar Fakultas Perta-
nian Unpad, dalam bukunya berjudul ‘’Ilmu Usaha Tani’’ menyebutkan bahwa pertanian merupakan satu necessary evil belaka, karena bagaimanapun manusia setiap saat harus butuh bahan makanan, pakaian, kesehatan, dan tempat berteduh. Dan jauh sebelumnya, Sunan Kalijaga juga mengingatkan kita melalui Tembang Jawa berjudul “Gundul-gundul Pacul”, yang terkenal di kalangan masyarakat Jawa, dan apa artinya suatu kehidupan jika petani dan yang nyunggi wakul gembelengan. Juga, jika diperhatikan, walau “petani” hanya sebuah “kata”, tapi dia seperti sebuah kalimat yang sempurna, ber-SPOK, tidak hanya sebagai subjek tapi juga predikat, objek dan keterangan bagi semua manusia, yang menerangkan bahwa karena hasil kerja petanilah, hidup manusia terlangsungkan. Dalam konteks triwangsa ataupun caturwarna; eksistensi, subjektivitas dan predikat sebagai wangsa brahmana atau kesatria tidak akan ada artinya tanpa ada hasil kerja petani yang wong jaba. Oleh karena itu, produk hasil kerja petani seyogianya bisa dipandang sebagai nilai yang tak ternilai, kalaupun harus dinilai, sudah sepantasnya bernilai terhormat, tidak dimurahkan. Tapi dalam sejarah pembangunan pertanian, sejak zaman Orba hingga sekarang, petani semakin menjadi kelompok marginal.
apa adanya (objektif) dan tak memihak (independen). Keraguan publik terhadap statistik resmi sebetulnya bukan hanya terjadi di Indonesia. Di Inggris dan Prancis, misalnya, hanya sepertiga dari publik di kedua negara itu yang percaya terhadap statistik resmi yang dirilis pemerintah (Report by the Commission on the Measurement of Economic Performance and Social Progress, 2009 dalam Kadir, 2015). Kedua, menepis anggapan publik terhadap keraguan dan ketidakpercayaan akan statistik resmi merupakan sebuah tantangan yang mesti dijawab oleh BPS sebagai lembaga penghasil statistik resmi. Dalam konteks ini, upaya untuk meningkatkan kualitas statistik resmi harus terus dilakukan. Pasalnya, tidak hanya menunjukkan kinerja, data juga menyiratkan sejuta makna atas capaian-capaian hasil pembangunan dan pemerintahan yang tengah berkuasa. Karenanya tidak boleh ada intervensi dan bermain-main, apalagi dengan memanipulasi dan merekayasa data. Barangkali kita pun sependapat kalau data yang dikumpulkan berupa data “sampah”, maka akan menghasilkan statistik “sampah” yang berujung pada kebijakan yang tak jauh dari kebijakan “sampah” (garbage in, garbage out). Dan boleh jadi, saatnya kini, momentum HSN dijadikan sebagai tonggak sejarah kebangkitan perstatistikan di Indonesia. Selamat HSN 2017. Penulis, Kepala Seksi Statistik Pertanian, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali
POJOK Presiden Jokowi beri perhatian pada pengungsi anak-anak. - Lansia jangan diabaikan. *** Bila Gunung Agung erupsi, pasokan air di Klungkung terancam. - Ekonomi Bali juga terancam. *** Kata ekonom ADB, ekonomi Indonesia hadapi sejumlah risiko. - Semua ada risiko.
Penulis, pemerhati masalah budaya Bali, tinggal di Jakarta
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
TROTOAR - Sejumlah pekerja sedang mengerjakan pembuatan trotoar dan perbaikan saluran drainase di kawasan Banjarangkan Klungkung,Senin (25/9). Perbaikan drainase ini penting untuk kelancaran air pada saat musim hujan.
www.iklanbalipost.com balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
Balipost on Gadget
Rabu Kliwon, 27 September 2017
7
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Figur
Kepedulian Warga Sekolah DINAS Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar selain memastikan anak-anak pengungsi Gunung Agung mendapatkan pendidikan yang layak tanpa syarat di Denpasar, juga menggugah kepedulian warga sekolah. Seluruh jenjang pendidikan mulai SD dan SMP negeri/swasta di Denpasar dimohonkan untuk membuka kotak punia untuk membantu para pengungsi Gunung Agung. ‘’Kami mengajak pelajar untuk membuka kotak punia secara sukarela sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara kita dari Karangasem yang kini tengah mengungsi karena meningkatkan aktivitas Gunung Agung,’’ ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar Wayan Sukana, Selasa (26/9) kemarin. Sukana mengatakan, penggalangan dana itu dilakukan dengan cara meminta kerelaan warga sekolah untuk menyumbang dana. Bantuan dari warga sekolah itu nantinya akan disalurkan ke Dinas Sosial atau langsung ke posko pengungsian yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Denpasar. ‘’Kami harapkan melalui aksi kemanusian ini, tingkat kepedulian warga sekolah untuk membantu sesama terus meningkat. Bantuan yang disalurkan nanti setidaknya bisa meringankan beban yang mereka tanggung,’’ ujarnya. (kmb)
Bali Post/sos
BUNGA - Di tengah tingginya kebutuhan untuk sarana upacara, petani di Subak Sampalan, Kecamatan Dawan, Klungkung mengembangkan tanaman bunga gumitir. Hasilnya pun cukup menjanjikan. Pemetikan bunga dilakukan setiap enam hari sekali, seperti yang terlihat Selasa (26/9) kemarin.
Perusda Diandalkan Genjot PAD Denpasar (Bali Post) -
Menurunnya daya beli masyarakat terhadap kendaraan bermotor, mau tidak mau berpengaruh pada pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak kendaraan. Itu sebabnya, pemerintah daerah diminta berinovasi untuk menggali PAD dari sumber-sumber lain. Termasuk mulai menggerakkan perusahaan daerah (perusda) agar lebih banyak berkontribusi pada PAD.
Disbud Siapkan Tempat Penyimpanan Pusaka Denpasar (Bali Post) – Tim dari Dinas Kebudayaan Provinsi Bali sudah mulai menjemput bola pusakapusaka dan pratima di daerah Karangasem. Terutama yang berada di kawasan rawan bencana (KRB) Gunung Agung. Semua warga, klian banjar, pemangku dan para bendesa adat pakraman di KRB Gunung Agung juga diimbau untuk mengevakuasi benda-benda penting tersebut. “Kami imbau untuk tidak lupa mengevakuasi atau menyelamatkan naskahnaskah penting, lontar-lontar, prasastiprasati, dan pratima-pratima serta pusaka-pusaka lainnya yang sangat penting keberadaannya bagi keberlangsungan kebudayaan Bali,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha yang dikonfirmasi, Selasa (26/9) kemarin. Dewa Beratha menegaskan, pihaknya siap membantu proses evakuasi. Termasuk siap menyimpan sementara pusaka-pusaka tersebut di Dinas Kebudayaan jika memang diperlukan. Selain menurunkan tim, pihaknya juga bersinergi dengan Dinas Kebudayaan kabupaten/kota terutama Dinas Kebudayaan Karangasem. Dikatakan, sudah ada pusaka maupun pratima yang dititipkan di Dinas Kebudayaan. “Masyarakat yang memerlukan pelayanan dan penyelamatan dapat berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali,” jelasnya. (kmb32)
“Perusda ke depan ini, kita andalkan untuk men-support PAD lebih besar. Leader-nya nanti. Kita harapkan lebih kreatif, inovatif, tentu membutuhkan anggaran lebih dan sarana. Coba lihat kantornya sekarang saja kurang nyaman itu untuk kerja,” ujar Ketua Komisi II DPRD Bali I Ketut Suwandhi
yang dikonfirmasi, Selasa (26/9) kemarin. Menurut Suwandhi, ada kemungkinan Perusda akan disuntik penyertaan modal seperti halnya PT Jamkrida Bali Mandara. Akan tetapi, sangat tergantung dari program dan usulan yang diajukan Perusda kepada Komisi II. Selanjutnya, program
dan usulan itu akan dievaluasi lalu direkomendasikan kepada Pansus Ranperda APBD 2018 DPRD Bali. “Tergantung program dan usulan dia, kita dukung yang jadi skala prioritas. Dalam rapat kerja nanti, apa pun yang kita putuskan pasti ada evaluasi. Mungkin ada penambahan
atau pengurangan,” jelas politisi Golkar ini. Suwandhi menambahkan, Perusda di kota-kota besar lain seperti Surabaya patut dicontoh oleh Perusda Bali. Mengingat, Perusda di sana memiliki banyak usaha yang berjalan dengan baik. Seperti hotel, jalan, dan perkebunan. Sementara di Bali, Perusda belum banyak menghasilkan pendapatan bagi PAD. “Perusda di Bali sekarang kan hanya menjalankan warisan dari dulu. Artinya, program dulu yang juga tidak maksimal. Selain
itu, masih menanggung beban dari direksi yang dulu. Tapi apa pun itu, yang namanya halangan harus menjadi tantangan,” terangnya. Sebelumnya, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengakui kontribusi BUMD masih belum signifikan terhadap PAD provinsi. Kendati, evaluasi sudah sering dilakukan agar performance BUMD seperti Perusda bisa lebih baik lagi. BUMD dikatakan membutuhkan manajemen dan SDM yang benar agar bisa mengelola aset yang ada lebih baik lagi. (kmb32)
Melarikan Diri, Kaki Pembunuh Buruh Ditembak Denpasar (Bali Post) Kabur saat ditangkap, polisi terpaksa menembak betis kanan tersangka Lede Manu Padaka alias Arjen (21), pembunuh buruh proyek, Hadi Ikhwanto alias Eko (39). Sedangkan pelaku lain yang ditangkap yaitu Eston Bada Bolu (20) dan Agustinus Mongolepa (19). Terkait kasus itu, petugas mengamankan barang bukti pakaian korban dan HP. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo didampingi Kasat Reskrim Kompol Aris Purwanto, Selasa (26/9) kemarin, mengatakan, hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi, akhirnya petugas menangkap tersangka Eston di wilayah Sidakarya, Denpasar Selatan, Senin (25/9) pukul 07.00 Wita. Waktu itu, Eston sembunyi di kamar kos sepupunya. Setelah dikembangkan, giliran
tersangka Lede dibekuk di Jalan Pulau Ambon, Denpasar dan Agustinus di kamar kos temannya di Jalan Arjuna, Legian, Kuta. “Pisaunya dibuang di Jalan Pemingi, Kuta Selatan. Anggota kami masih mencarinya,” kata mantan Kapolres Gianyar ini. Pemicu kasus itu, lanjut Hadi, saat mereka pesta miras di lantai dua bedeng proyek di Jalan Trompong, Kuta Selatan, Raymon nelepon pacarnya. Mereka terganggu dan akhirnya ribut dengan Raymon. Selanjutnya, Raymon memukul pelaku menggunakan tripleks. “Mereka ribut sampai di lantai satu. Datang kedua korban untuk melerai tapi malah ditusuk dan dikeroyok. Hadi mengalami luka tusuk di dada dan paha. Kalau Panjono lukanya tidak separah Hadi dan masih dirawat di rumah sakit,” ungkapnya.
Kapolresta mengaku kecewa karena banyak buruh proyek kerja di Bali tidak melapor diri ke desa adat dan kepolisian. Apalagi satu proyek mempekerjakan ratusan buruh. “Mandor buruh proyek ini sudah dipanggil dan dimintai keterangan. Kami mengimbau kepada mandor agar melapor buruh yang dipekerjakan di suatu proyek. Apalagi banyak didatangkan buruh dari luar Bali,” ungkap Hadi. Diberitakan sebelumnya, kericuhan terjadi di bedang proyek di Jalan Trompong, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Sabtu (23/9) malam. Akibat kericuhan tersebut, buruh proyek, Handi Ikhwanto (39) asal Lamajang, Jawa Timur, luka parah dan meregang nyawa saat dirawat RSUP Sanglah. Sedangkan rekannya, Panjiono (25) asal Palembang, kritis dan dirawat di RSUP Sanglah. (kmb36)
Bali Post/eka
TERSANGKA - Dua tersangka memapah rekannya menuju ruang tahanan di Mapolresta Denpasar, Selasa (26/9) kemarin. Seorang tersangka penusukan buruh terpaksa ditembak kakinya karena berusaha melawan saat ditangkap polisi.
Penadah Barang Curian Ditangkap di Jakarta Denpasar (Bali Post) Kasus pencurian di rumah Zulqaiddah di Jalan Banyukuning, Denpasar, berhasil diungkap Polsek Denpasar Barat (Denbar). Selain menangkap pencurinya, Eka Prasetia (23), Rabu (21/9), juga mengamankan tiga penadahnya berinisial MBL (35), FMH (49) dan ESP (31). Tersangka MBL ditangkap di Jakarta, sedangkan FMH di Depok, Jawa Barat. Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena didampingi
Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra, Selasa (26/9) kemarin mengatakan, terungkapnya kasus ini cukup lama karena perlu penyelidikan intensif. Pada Kamis (29/6) lalu, korban melaporkan rumahnya dimasuki maling dan membawa kabur barang-barang berharga. Barang yang hilang di antaranya TV LED 32 inci, 2 Iphone, 2 laptop dan 1 PS 3. Hasil penyelidikan, terlacak jika Iphone milik korban dibawa seseorang di Jakarta
BARANG BUKTI - Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra menunjukkan barang bukti tersangka Eka Prasetya.
Barat. Selanjutnya tim dipimpin Iptu Aan langsung mengejar ke sana. Akhirnya petugas menangkap penadah barang tersebut, MBL di Jakarta. Berdasarkan pengakuan MBL, FMH dibekuk di Depok. ‘’Kedua tersangka mengakui membeli Iphone dari penadah di Bali,’’ ujarnya. Selanjutnya kedua tersangka dibawa ke Bali. Polisi langsung mengembangkan kasus itu dan memburu penadah lokal yang disebut kedua tersangka yaitu ESP. Akhirnya ESP dibekuk di Jalan Tangkuban Perahu Gang Bima Sena, Denpasar. Hasil interogasi, ESP mengaku
mendapat barang-barang tersebut dari Eka Prasetia asal Tangerang. ‘’Tersangka Eka Prasetya kerja di kafe di Jalan Dewi Sartika, Kuta. Rabu lalu pukul 19.00 Wita tersangka Eka Prasetya ditangkap di tempat kerjanya,’’ kata mantan Kapolsek Kintamani, Bangli ini. Polisi langsung mengembangkan kasus itu dan membawa tersangka ke tempat tinggalnya di hotel di Jalan Kubu Bene, Kuta, dan ditemukan sejumlah barang bukti hasil kejahatannya. Menurut Aan, ketiga penadah tersebut tidak ditahan tapi wajib lapor. (kmb36)
BANGLI
8
Rabu Kliwon, 27 September 2017
Perbedaan Penjelasan Soal KRB Resahkan Masyarakat Perbekel Desa Abang Batudinding Made Diksa, Selasa (26/9) kemarin, mengungkapkan perbedaaan penjelasan Bupati dan Wakil Bupati soal KRB, sangat membingungkan masyarakat. Tidak hanya masyarakat, dirinya selaku perbekel dan para klian pun akhirnya kebingungan dengan dualisme perintah itu.
‘’Saya terus menerima SMS, telepon dari masyarakat yang bingung terkait pernyataan tersebut. Mereka bingung mana yang harus dipakai pedoman,’’ ungkapnya. Diksa menjelaskan, yang membuat masyarakat bingung adalah karena Wabup Sedana Arta sempat menyatakan ada lima desa harus dikosongkan. Pernyataan soal pengoson-
gan desa itu bahkan sempat disampaikan langsung oleh BPBD dan Koordinator Museum Geopark Batur Desak Andariyani ke Desa Abang Batudinding yang kemudian ditindaklanjuti masyarakat dengan mengungsi. Namun, sehari kemudian, usai menggelar rapat koordinasi di Museum Geopark Batur, muncul pernyataan berbeda dari Bu-
pati yang mengatakan tidak ada desa di Bangli yang perlu dikosongkan karena tidak masuk KRB I. Bupati juga memerintahkan masyarakat yang selama ini mengungsi untuk kembali. ‘’Saya sangat menyayangkan adanya dualisme perintah. Sekarang meskipun sudah dinyatakan tidak ada desa yang masuk KRB I, masyarakat di tiga desa, yakni Abang Batudinding, Suter dan Abang Songan tetap memilih mengungsi selama Gunung Agung berstatus awas,’’ jelasnya. Wakil Ketua DPRD Bangli Nyoman Basma juga mengaku sangat menyayangkan perbedaan statement antara Bupati dan Wakil Bupati Bangli soal
BERTEMPAT di Bale Banjar Kawan Kelurahan Kawan, Bupati Bangli I Made Gianyar, S.H. M.Hum. didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga I Nyoman Suteja, S.Pd., M.Pd. menyer-
ahkan beasiswa berprestasi secara simbolis kepada siswa SMP se-Kabupaten Bangli dan SD se-Kelurahan Bangli Selasa (26/9) kemarin. Beasiswa diserahkan dengan tujuan memberikan penghargaan dan
motivasi atas prestasi yang diraih siswa yang memperoleh juara I, II dan III di setiap kelas pada setiap sekolah serta prestasi yang dicapai pada UN di tingkat SD dan SMP di Kabupaten Bangli. Sebanyak 288 siswa SD dan 258 siswa SMP menerima beasiwa untuk tahun pelajaran 2016/2017 dengan nilai total Rp 240.900.000. Untuk tingkat SD, beasiswa diberikan kepada masing-masing 96 siswa peraih juara I, II dan III dari 17 SD. Juara I meraih Rp 500.000 per orang, juara II Rp 450.000 per orang dan juara III Rp 350.000 per orang. Sedangkan untuk tingkat SMP, diberikan kepada masing-masing 86 siswa peraih juara I, II dan III dari 30 SMP. Untuk juara I mendapat Rp 500.000 per orang, juara Il Rp 450.000 per orang dan juara III Rp 400.000 per orang. Selain itu juga diserahkan beasiswa untuk siswa yang mendapatkan nilai sempurna pada UN, yakni untuk tingkat SD untuk 23 orang dengan nilai per orang Rp 1.500.000 dan untuk tingkat SMP se-
banyak lima orang dengan nilai Rp 2.000.000 per orang. Bupati Bangli I Made Gianyar dalam sambutannya mengajak para siswa untuk berbuat kebaikan, tidak bergaya hidup mewah, tidak bersifat serakah, berbudi pekerti yang baik, tulus hati dan cinta kepada sesama. ‘’Dengan demikian maka yakinlah kedamaian itu akan muncul sehingga menjadikan kita selalu berpikir yang positif. Kalau semua bisa mencontoh sifat Darmawangsa semua orang akan menjadi pintar,’’ katanya. Made Gianyar berkeinginan orang Bangli selalu unggul di manapun berada. Menurutnya, menjadi orang pintar dan baik tidak sulit untuk hidup, tidak sulit cari teman, dan selalu akan sukses hidupnya. Terkait penyerahan beasiswa kali ini, kegiatan ini adalah kali pertama dilaksanakan. Kegiatan ini didasarkan atas pengalaman bahwa di Kabupaten Bangli tidak pernah mendapatkan nilai sempurna pada UN. Muncullah ide untuk memberikan hadiah kepada siswa yang akan
Bangli (Bali Post) -
Bali Post/ina
Agus Solihin
Tidak Semua Daerah di Radius 12 Kilometer Harus Dikosongkan Bangli (Bali Post)Tidak semua daerah yang wilayahnya berada di radius 12 kilometer dari Gunung Agung harus dikosongkan selama Gunung Agung berstatus awas. Di Bangli misalnya, meski ada beberapa daerah yang masuk radius itu, namun tidak harus dikosongkan saat ini. Hal ini mengingat potensi dampak erupsi Gunung Agung di daerah tersebut diperkirakan tidak terlalu parah. Hal itu diungkapkan Kasubdit Mitigasi Gerakan Tanah Wilayah Timur PVMPG Kementerian ESDM Agus Solihin didampingi Bupati Bangli I Made Gianyar, Selasa (26/9) kemarin. Agus Solihin mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan surat rekomendasi terkait peningkatan aktivitas Gunung Agung dari siaga ke awas. Di mana dalam rekomendasi itu, wilayah yang berada di radius 9 dan 12 km harus dikosongkan selama status awas. Meski demikian, ada beberapa daerah di radius 12 km yang tidak harus dikosongkan seperti beberapa desa di Kabupaten Bangli. Menurutnya pengosongan tidak perlu dilakukan sekarang karena dampak yang dirasakan ketika erupsi terjadi hanya berupa hujan abu. Dijelaskannya, area terlarang untuk segala aktivitas manusia berada di radius 9 km dan perluasan sektoral sejauh 12 km ke arah utara-timur laut dan selatan-barat daya-tenggara. ‘’Mengenai adanya imbauan untuk mengosongkan lima desa di Bangli itu mungkin karena ada miskomunikasi dan misinformasi. Jadi tidak semua daerah yang ada di radius 12 km harus dikosongkan sekarang karena masih relatif aman,’’ tegasnya. Terkait pernyataan itu Bupati Bangli I Made Gianyar pun mengimbau warga Bangli khususnya yang berada di Desa Suter, Abang Batudinding, Abang Songan di Kintamani dan Desa Bangbang dan Peninjoan di Tembuku untuk tidak resah. Dia mengimbau warga untuk tetap beraktivitas seperti biasa. Bagi warga di Bangbang dan di perbatasan BangliKarangasem lainnya yang selama ini mengungsi diimbau untuk kembali dan bekerja seperti biasa. ‘’Untuk saat ini, warga yang tinggal di Bangbang dan di daerah perbatasan Karangasem tidak perlu mengungsi dulu. Karena di Karangasem pun seperti di Rendang dan Menanga warganya tidak perlu mengungsi,’’ katanya. (kmb40)
Belasan Pengungsi Dirawat di RSU Bangli
Bangli (Bali Post) – Rumah Sakit Umum (RSU) Bangli sejak Sabtu (23/9) lalu, terus kedatangan pasien pengungsi. Hingga saat ini tercatat sudah ada 53 orang pengungsi asal Karangasem yang berobat ke RSU Bangli. Belasan di antaranya masih menjalani rawat inap. Wadir Pelayanan RSU Bangli Ketut Darmaja didampingi Kasubag Hukum, Humas dan Pemasaran Purnamawati, Selasa (26/9) kemarin mengungkapkan, pasien pengungsi yang berobat ke RSU Bangli berasal dari sejumlah desa di Karangasem. Mereka datang dengan berbagai keluhan penyakit umum seperti gangguan pernapasan, gangguan pencernaan, batuk, migrain dan demam. ‘’Pasien yang dirawat ada yang anak-anak dan dewasa,’’ terangnya. Disebutkan Darmaja, dari 53 pasien yang berobat, 11 orang menjalani rawat inap. Sementara sisanya rawat jalan. ‘’Yang opname ada yang karena gangguan nafsu makan, cedera kepala ringan, hipertensi, migrain dan lainnya,’’ ujarnya. Diakui Darmaja, dari seluruh pasien yang berobat hanya beberapa yang bisa menunjukkan kartu jaminan kesehatan. Kendati demikian, pihaknya tetap memberikan pelayanan kepada pasien tersebut sesuai standar pelayanan. Mengenai persoalan biaya, pihaknya akan menyampaikannya ke Pemkab Bangli. ‘’Prinsipnya kami memberikan mereka pelayanan. Soal biaya, nanti akan dibahas kemudian,’’ katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli dr. Nengah Nadi mengatakan, potensi penyakit yang mungkin bisa diderita pengungsi seperti infeksi pernapasan akut, batuk, pilek, maag dan lainnya. ‘’Kalau demam berdarah, di mana-mana saja bisa terjangkit. Tidak mengungsi pun bisa kena,’’ kata Nadi. Menurutnya, sejauh ini tidak banyak pengungsi yang sakit. Kalaupun ada yang sakit dan harus berobat ke pelayanan kesehatan pemerintah seperti puskesmas, maka pasien pengungsi dijamin tidak akan dikenakan biaya. ‘’Biaya pengobatannya gratis. Karena sudah ditetapkan oleh Gubernur mengenai status siaga bencana,’’ imbuhnya. (kmb40)
Telepon Penting Bangli RSU Bangli
: 0366-91521/91002
Polsek Bangli
: 0366-91062
Polsek Susut
: 0366-51004
Polsek Tembuku
: 0366-5595484
Polsek Kintamani
: 0366- 51122
Damkar
: 0366-92869
PDAM
: 0366-91094
PLN
: 0366-91268
Telkom
: 0366-91108
BPBD
: 0366-91448
Kodim
: 0366-91024
Kantor Bupati
: 0366-91032
Kontradiksi penjelasan yang disampaikan Bupati Bangli I Made Gianyar dan Wakil Bupati Sang Nyoman Sedana Arta terkait desa di Bangli yang masuk Kawasan Rawan Bencana (KRB) 1 Gunung Agung menimbulkan kebingungan dan keresahan di masyarakat khususnya yang tinggal di lima desa yang sebelumnya dinyatakan masuk KRB I Gunung Agung. Meski dalam pernyataan terakhir, Bupati sudah mengimbau masyarakat Bangli agar kembali dari pengungsian, tak sedikit dari mereka memilih tetap mengungsi karena khawatir dengan kemungkinan terburuk dari dampak erupsi Gunung Agung.
KRB. Menurut Basma, sebelum mengeluarkan statement apalagi menyangkut bencana, pejabat daerah semestinya duduk bersama terlebih dahulu. ‘’Statement yang disampaikan pun harus berdasarkan PVMPG. Jangan sampai pernyataannya justru membuat masyarakat bingung dan tambah panik,’’ kata Basma. Menurut wakil rakyat asal Desa Suter ini, kalau memang ada desa di Bangli yang masuk zona tidak aman, pemerintah harus segera menyatakan apakah masyarakat harus mengungsi atau tidak. Jika memang harus mengungsi, maka pemerintah harus menyiapkan tempat, MCK, fasilitas kesehatan dan fasilitas lainnya. (kmb40)
mendapatkan nilai sempurna pada UN. “Nah sekarang terbukti banyak siswa dari SD dan SMP mendapatkan nilai sempurna,’’ tegasnya. Bupati berharap prestasi yang diperoleh dapat dipertahankan. Beasiswa jangan dilihat dari nilai uangnya, tapi yang paling utama adalah spirit untuk maju. Dia menambahkan, Bangli selama ini sudah bekerja sama dengan perguruan tinggi negeri yang ada di Bali maupun yang ada di luar Bali untuk memberikan beasiswa kepada siswa yang diterima. Bagi yang memperoleh IP bagus akan mendapatkan tunjangan pendidikan dari Pemkab Bangli sebesar Rp 1 juta per bulan. Lebih lanjut dia juga berpesan kepada anak-anak agar menjauhi sifat kekerasan yang merugikan teman lainnya justru kita harus peduli dengan sesama. Apalagi sekarang Kabupaten Bangli sebagai tempat pengungsian bencana gunung api yang sebagian warga yang mengungsi adalah anak-anak sekolah yang juga butuh pendidikan. (ad1734)
Bupati Bangli Serahkan Beasiswa untuk Siswa Berprestasi
SERAHKAN BEASISWA - Bupati Bangli I Made Gianyar saat menyerahkan beasiswa kepada siswa berprestasi.
Peringatan Bulan Gemar Membaca dan Hari Kunjung Perpustakaan
Bupati Made Gianyar Tegaskan Perpustakaan Wahana Belajar Sepanjang Hayat DALAM rangka menumb uhke m b a ng ka n b ud a y a membaca di masyarakat dan meningkatkan kualitas kepribadian Bangsa, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Bangli, Selasa (26/9) kemarin, menggelar peringatan Bulan Gemar Membaca dan Hari Kunjung Perpustakaan yang dirangkaikan dengan kegiatan Bangli Membaca Tahun 2017. Acara yang dipusatkan di depan Monumen Kapten Mudita itu di antaranya dihadiri Bupati Bangli I Made Gianyar beserta Ny. Erik Gianyar, Kabid Binwas Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali I.B. Yudi Dananjaya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli, unsur Muspida, pimpinan OPD Kabupaten Bangli serta pelajar di Kecamatan Bangli. Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Bangli Nyoman Sumantra mengatakan, pelaksanaan peringatan Bulan Gemar Membaca dan Hari kunjung Perpustakaan yang dirangkaikan dengan kegiatan Bangli Membaca dilaksanakan dengan maksud menumbuhkembangkan budaya membaca pada semua kalangan masyarakat serta meningkatkan kualitas kepribadian dan karakter generasi muda diisi dengan berbagai lomba. Lomba dimaksud di antaranya lomba membuat resume dengan tema Pancasila dan NKRI yang diikuti oleh seluruh SD se-Kabupaten Bangli yang akhirnya terkumpul 2.250 resume/rangkuman. Pelaksanaan waktu baca atau reading time serentak pada tanggal 28 September melalui instruksi Bupati. ‘’Kegiatan dilanjutkan peringatan hari ini merupakan kerja sama dengan lembaga perpustakaan seluruh Bali dengan biaya dibebankan sepenuhnya pada APBD Kabupaten Bangli tahun 2017,’’ katanya. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali dalam sambutannya yang dibacakan Kabid Binwas I.B. Yudi Dananjaya menyampaikan, dengan dige-
larnya peringatan Hari Kunjung Perpustakaan yang dirangkaikan dengan Bangli Membaca diharapkan masyarakat khususnya generasi muda menjadi lebih gemar membaca dan rajin mengunjungi perpustakaan. Sebab, kemampuan dan minat membaca yang tinggi adalah kunci keberhasilan anak-anak dalam berbagai bidang mata pelajaran di bangku sekolah. Persoalan minat membaca masyarakat yang masih rendah menjadi keprihatinan semua pihak. Padahal minat membaca merupakan hal yang sangat penting dalam dunia pendidikan. ‘’Hal itu dapat dibandingkan anak yang minat membacanya tinggi prestasinya akan berbeda dengan anak yang tidak gemar membaca,’’ katanya. Dikatakan, berbagai terobosan harus dilakukan dalam upaya meningkatkan minat baca, antara lain melengkapi perpustakaan dengan koleksi berkualitas serta mengikuti perkembangan teknologi. Pihaknya pun meyakini Pemkab Bangli sangat komit terhadap peningkatan dan
pengembangan perpustakaan dengan peningkatan kualitas koleksi dan layanannya. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan, dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana diamanatkan undang-undang, perpustakaan merupakan wahana belajar sepanjang hayat dan juga merupakan wahana pelestarian kekayaan seni dan budaya bangsa. Dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa perlu ditumbuhkan budaya gemar membaca melalui pendayagunaan perpustakaan. ‘’Sehingga kami di Kabupaten Bangli ke depan agar bergerak lebih maju lagi dalam menata pendidikan dalam arti luas, baik di keluarga sekolah dan masyarakat karena melalui pendidikan karakter kita dapat mewujudkan revolusi mental. Kaitannya dengan hal tersebut, indikator masyarakat berpendidikan adalah masyarakat harus memiliki kegemaran membaca yang tinggi. Sehingga, tugas kita adalah membudayakan masyarakat Bangli gemar membaca,’’ kata Made
GEMAR MEMBACA - Suasana peringatan Bulan Gemar Membaca dan Hari Kunjung Perpustakaan yang dirangkaikan dengan kegiatan Bangli Membaca Tahun 2017. Gianyar. Dijelaskannya, perpustakaan merupakan salah satu pintu menuju hal tersebut. ‘’Tidak semua masyarakat bisa mengakses ilmu pengetahuan melalui pendidikan formal, tetapi semua orang
bisa memanfaatkan perpustakaan karena perpustakaan merupakan tempat belajar sepanjang hayat. Oleh karena itu, jadikanlah perpustakaan sebagai sahabat terbaik bagi keluarga masyarakat Bangli,’’ tegasnya. (ad1732)
Rabu Kliwon, 27 September 2017
Pengungsi Mandiri Harapkan Bantuan Gianyar (Bali Post) Para pengungsi mandiri yang tersebar di Kabupaten Gianyar sangat memerlukan bantuan logistik. Hal ini, mengingat sejauh ini mereka belum tersentuh bantuan. Seperti yang diungkapkan I Nyoman Darma, pengungsi asal Banjar Kubu Kauh, Desa Kubu, Karangasem, Selasa (26/9) kemarin. Darma yang mengungsi di rumah kos di Desa Guwang, Kecamatan Sukawati itu mengaku sangat memerlukan bantuan seperti makanan. Guna memenuhi kebutuhan sehari-hari, dia harus membelinya. Dia pun mengaku tidak tahu berapa lama bisa bertahan selama mengungsi. Darma mengatakan, di kos tersebut ia tinggal bersama 6 KK atau sekitar 25 orang pengungsi lainnya. ‘’Saya bersama kerabat memilih kos, karena tidak tahu ada posko di Lapangan Sutasoma. Dan kami sudah kos sebelum ada posko,’’ ujar Darma. Pihaknya memilih mengungsi lebih awal, lantaran ketika letusan Gunung Agung pada 1963 lalu desanya terkena dampak cukup parah. ‘’Saya belum lahir, tapi penuturan orangtua, desa saya kena waktu itu,’’ ujar pria berusia 48 tahun itu. Dijelaskannya, selama tinggal di kos sudah ada petugas yang rutin mendata mereka, termasuk petugas kesehatan. Setelah bertanya ke petugas di posko Lapangan Sutasoma, Darma mengaku bingung bagaimana caranya mengakses bantuan. ‘’Kalau mau dapat bantuan harus ke posko. Tapi kami sudah kadung kos, gimana kos kami?’’ katanya. Pengungsi mandiri lainnya sebanyak delapan orang dari Dusun Geriana Kangin, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Karangasem. Delapan warga itu tinggal di rumah warga I Made Maji di Banjar Sungguan Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati. Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar Anak Agung Oka Digjaya menerangkan, penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab pemerintah, pengusaha dan masyarakat. ‘’Kalau masyarakat bisa membantu menampung ya.. bagus. Kalau tidak, ya mari, pemerintah sudah membuat posko di Lapangan Sutasoma, Sukawati,’’ katanya. Berdasarkan data jumlah pengungsi Gunung Agung yang berada di Gianyar hingga sore kemarin totalnya mencapai 6.140 orang yang tersebar di tujuh kecamatan. Pengungsi terbanyak berada di Kecamatan Sukawati dengan jumlah 2.306 orang. Disusul di Kecamatan Gianyar berjumlah 1.334 orang dan Blahbatuh 975 orang. Sisanya menyebar di kecamatan lainnya. Sementara di posko pengungsian di Lapangan Sutasoma yang menjadi pusat pengungsian baru ditempati 471 pengungsi. (kmb35)
GIANYAR
9
Hampir Semua Sekolah di Sukawati Tampung Siswa Pengungsi
Gianyar (Bali Post) -
Jumlah pelajar asal Karangasem yang terdata mengungsi ke Kabupaten Gianyar terus bertambah. Beberapa dari mereka tidak bisa bersekolah lantaran terkendala seragam dan alat tulis. Terkait kondisi ini, Pemkab Gianyar pun memberikan 100 pcs seragam sekolah untuk pelajar SD dan SMP yang mengungsi di Posko Lapangan Sutasoma Sukawati, Selasa (26/9) kemarin. Sementara hampir semua sekolah di Sukawati telah menampung siswa pengungsi. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar Made Suradnya mengatakan, hingga kemarin pihaknya masih melakukan perangkuman data pengungsi yang berstatus pelajar. Selain jumlah yang terus meningkat, para pengungsi ini juga tinggal menyebar sehingga menyulitkan petugas melakukan pendataan. ‘’Kini kami masih merekap data dari pengungsi yang mendaftar sendiri ke masing-masing sekolah,’’ jelasnya. Berdasarkan data di posko Lapangan Sutasoma, Sukawati, hingga pukul 15.00 Wita kemarin tercatat 476 pengungsi. Dari jumlah itu, lima di antaranya merupakan pelajar SMA, 30 pelajar SMP dan 56 siswa SD. ‘’Ada juga
tambahan 35 siswa SD yang tergolong pengungsi mandiri di Kecamatan Sukawati dan mereka juga sudah terdaftar di sejumlah sekolah terdekat,’’ katanya. Suradnya menjelaskan, hampir seluruh sekolah di Kecamatan Sukawati sudah menampung siswa pengungsi. Namun data terakhir menunjukkan, SD 2 Batuan menjadi sekolah yang paling banyak dipilih yakni oleh 17 pengungsi, diikuti SDN 3 Batuan dengan 14 pengungsi. Sementara di enam kecamatan lainnya masih dilakukan pendataan. Sementara bantuan seragam yang diserahkan Pemkab Gianyar kemarin, hanya diperuntukkan bagi pelajar yang belum memiliki seragam. ‘’Sementara mereka bisa
Bali Post/nik
SERAHKAN SERAGAM - Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya saat menyerahkan seragam kepada pelajar di posko pengungsian Lapangan Sutasoma, Sukawati. sekolah saja dulu, karena diperkirakan nanti ada lagi pengungsi yang belum memiliki seragam,’’ ucapnya. Di sisi lain, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
Kabupaten Gianyar juga bergerak ke posko Lapangan Sutasoma. Dua unit bus Perpustakaan turut dikerahkan. ‘’Kami mengerahkan armada bus Perpusatakaan,
jadi di sana para pengungsi bisa meminjam buku untuk dibaca,’’ kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gianyar I Dewa Gede Putra Amarta. (kmb35)
Penyerahan Hadiah bagi Pemenang Lomba Minat Baca
SETELAH hampir satu bulan melaksanakan kegiatan lomba pengembangan minat dan budaya baca, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gianyar menyerahkan hadiah kepada para pemenang di Balai Budaya Kabupaten Gianyar, Selasa (26/9) kemarin. Lomba yang diikuti ratusan pelajar dari seluruh sekolah negeri maupun swasta di Kabupaten Gianyar ini bertema ‘’Melalui Pengembangan Minat dan Budaya Baca Tahun 2017 bagi Generasi Muda Kita Rawat Toleransi dalam Menjaga Keutuhan NKRI’’. Ketua Panitia Lomba I Dewa Gede Putra Amarta dalam sambutannya mengatakan tujuan perlombaan ini menumbuh kembangkan minat membaca bagi masyarakat dan pelajar dengan meminjam koleksi yang dimiliki Perpustakaan Kabupaten Gianyar. Selain itu, menumbuh kembangkan minat menulis dan menumbuh kembangkan minat melestarikan budaya daerah melalui kegiatan bercerita, matembang dan ngartos serta resensi buku.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bali dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bali I Gusti Bagus Wiryanata mengatakan setiap September diperingati sebagai Bulan Gemar Membaca dan Hari Kunjung Perpustakaan yang dirangkaikan dengan kegiatan lomba di Kabupaten Gianyar. Melalui peringatan ini, diharapkan masyarakat khususnya anak-anak dari usia dini menjadi gemar membaca dan rajin mengunjungi perpustakaan, karena membaca merupakan kunci keberhasilan anak-anak di sekolah. Sementara itu, Bupati Gianyar dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat I Wayan Suardana, mengatakan hendaknya Perpustakaan dikelola secara professional, mengingat tingginya minat baca masyarakat dapat diukur dari frekuensi kunjungan Perpustakaan. Di samping itu, buku-buku koleksi perpustakaan haruslah lengkap dan sesuai perkem-
bangan saat ini. Pengembangan perpustakaan harus sejalan dengan perkembangan teknologi informasi di era yang serba digital. Perpustakaan ke depannya diharapkan mampu memberikan pelayanan yang berbasis teknologi informasi. Bupati juga berharap, melalui kegiatan pengembangan minat dan budaya baca, dapat mendorong dan memotivasi masyarakat khususnya para siswa, guru dan pegawai di lingkungan sekolah untuk meningkatkan minat dan budaya baca dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Sementara itu, lomba menggambar TK se-Kecamatan Blahbatuh yang diikuti oleh 96 peserta dimenangkan I Kadek Ariwiguna. Lomba bercerita Bahasa Bali se-Kabupaten Gianyar dimenangkan oleh I Made Mas Ari Sedana dari SDN 1 Tegallalang untuk kategori putra dan Ni Ketut Intan Giana Sari dari SDN 5 Keramas untuk putri. Juara lomba matembang kategori pu-
PENYERAHAN HADIAH - Suasana penyerahan hadiah kepada pemenang lomba oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Gianyar I Wayan Suardana. tra diraih I Putu Ari Wahyudi Putra dan Ni Putu Narishtya Candra Dewi. Sedangkan pemenang lomba ngartos tingkat SMP dimenangkan oleh Ni Made Dwi Yanti dan I Kadek Angga Wiraputra. Untuk lomba resensi buku tingkat SMA dimenangkan Ni Wayan Hilda Yani dari SMAN 1 Ubud. Acara penyerahan hadiah
kepada para pemenang lomba minat baca dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Gianyar I Wayan Tagel Winarta. Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Dinas Perpustakaan Provinsi Bali, Kapolres Gianyar, Ketua Pengadilan Negeri Gianyar, Danyonzipur 18/YKR, para Camat serta undangan lainnya. (ad1726)
Antisipasi Pencemaran Air
DLH Optimalkan Peran UPT Laboratorium
Bali Post/nik
PENGGEREBEKAN - Petugas kepolisian saat melakukan penggerebekan di salah satu warung minum di seputaran Sukawati.
Gerebek Lima Warung Minum
Polisi Amankan Ratusan Liter Tuak
Gianyar (Bali Post) Jajaran Sat. Narkoba Polres Gianyar menggerebek lima warung minum di Kabupaten Gianyar, Selasa (26/9) kemarin. Dari operasi ini polisi berhasil mengamankan 230 liter minuman beralkohol jenis tuak. Lima pelaku dikenakan tipiring. Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP Gusti Putu Dharmanatha, mengatakan di warung Wayan BL polisi berhasil mengamankan tiga jerigen besar miras jenis tuak dengan total 90 liter. Di warung I Made SU polisi berhasil mengamankan dua jerigen besar dan satu ember besar warna hitam tuak mencapai 120 liter. Di warung Ketut KJ di Banjar Gelumpang, Sukawati polisi mengamankan satu jerigen mikol jenis tuak. Sementara di warung Ni Nyoman SN di Sukawati polisi berhasil mengamankan satu gentong tuak. Sehari sebelumnya polisi juga menggerebek warung milik I Nyoman RU (41) yang berlokasi di Banjar Perangsada, Blahbatuh. Di warung tersebut diamankan tiga ember besar berisi tuak dengan jumlah 180 liter. Sehingga total tuak yang diamankan polisi mencapai total 230 liter. Dikatakannya, seluruh tuak tersebut diamankan di Mapolres Gianyar. Sementara para pelaku dikenakan wajib lapor. ‘’Para pelaku pastinya akan dikenakan tipiring,’’ tegasnya. (kmb35)
Gianyar (Bali Post) Banyaknya pabrik hingga industri rumahan di Kabupaten Gianyar berpotensi memicu pencemaran air. Guna mengantisipasi pencemaran, Pemkab Gianyar kini mengoptimalkan peranan UPT Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar. Salah satunya dengan menggandeng Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Bali dan Nusa Tenggara untuk memberikan pembinaan. Kepala DLH Gianyar I Wayan Kujus Pawitra didampingi UPT Labotarium Ni Luh Putu Diah Mantiasih menyatakan, sejauh ini air di Kabupaten Gianyar belum tercemar. Namun pencemaran mesti diantisipasi. Apalagi ada indikasi terjadinya pencemaran, mengingat begitu banyaknya pabrik yang sudah mulai membuang limbah ke sungai. Menurutnya, keberadaan
UPT Laboratorium diharapkan mampu mengantisipasi pencemaran sejak dini. Untuk itu, peranan UPT ini akan dioptimalkannya. ‘’Saya akan mengoptimalkan keberadaan lab ini dan akan membuat kajian dan telaahan, sehingga lab bisa berfungsi dengan maksimal. Nantinya pemilik hotel akan diarahkan menguji kualitas air di hotelnya pada lab yang dimiliki Pemkab Gianyar ini,’’ tegasnya, Selasa (26/9) kemarin. Lebih lanjut Kujus mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kebersihan sungai, sehingga sungai tidak tercemar dan kualitas air akan tetap terjaga. ‘’Saya meminta masyarakat untuk tidak mencemari sungai. Karena masih banyak warga yang memanfaatkan air sungai,’’ jelasnya. Sementara itu, Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas, Pusat Pengendalian Pemban-
Bali Post/nik
PENGECEKAN - Tim P3E saat melakukan pengecekan di UPT Laboratorium DLH Gianyar. gunan Ekoregion (P3E) Bali dan Nusa Tenggara Awang Erry Sofyar Irawan mengatakan pihaknya secara rutin melakukan pembinaan ke semua laboratorium daerah. ‘’Di Bali ada lima
kabupaten/kota yang potensial mengembangkan laboratorium air,’’ jelasnya. Guna mengoptimalkan keberadaan laboratorium di Bali, P3E kini membentuk
klaster-klaster. Untuk di Bali dibentuk lima klaster. Gianyar dijadikan klaster utama. ‘’Nah untuk mengetahui apa saja yang harus dilengkapi, kami akan turun lagi,’’ ujarnya. Dikatakannya lebih lanjut, ada 32 parameter dalam pengujian air. Hanya saja tidak harus sekaligus semua parameter itu ada. Pemenuhan parameter ini bisa dilakukan secara bertahap. ‘’Untuk Gianyar target awal tujuh parameter. Nantinya akan ditambah secara bertahap,’’ jelasnya. Baginya, laboratorium air sangatlah penting untuk menguji kualitas air dan juga untuk mengetahui gambaran kondisi air saat ini. ‘’Di Gianyar kualitas air masih di atas baku mutu. Kita harapkan dilakukan pengujian dua kali dalam setahun, sehingga kualitas air tetap terjaga,’’ harapnya. (kmb35)
KLUNGKUNG
10
Rabu Kliwon, 27 September 2017
Pengungsi Dirujuk ke RS Terus Bertambah, Didominasi Lansia Semarapura (Bali Post) Menginjak hari keenam, warga Karangasem yang mengungsi ke Kabupaten Klungkung seiring dengan status Gunung Agung awas, semakin deras. Hingga pukul 11.30 Wita pada Selasa (26/9) kemarin, sudah tercatat 20.510 jiwa (4.649 KK) yang tersebar di 130 titik. Seiring dengan itu, pengungsi yang harus dirujuk ke UGD RSUD Klungkung terus bertambah dan didominasi lansia. Sesuai informasi yang terhimpun, pengungsi yang dirujuk ke UGD rumah sakit yang berlokasi di Jalan Flamboyan ini sampai pukul 08.00 Wita sebanyak 142 orang. Dari jumlah itu, 27 orang menjalani rawat jalan dan 59 rawat inap. Sementara yang mendapat penanganan mendasar di posko kesehatan mencapai 5.321 jiwa. Kepala Dinas Kesehatan Klungkung dr. Ni Made Adi Swapatni menjelaskan, yang menjalani perawatan di RS sebagian besar lansia. Ditegaskan, itu sudah menderita sakit sebelum mengungsi ke bumi serombotan. “Usianya sudah tua. Sudah sakit sebelum mengungsi. Bukan sakit sejak baru di sini,” tegasnya. Meski demikian, pihaknya menyatakan tetap mengupayakan untuk meminimalisasi adanya pasien susulan. Caranya, dengan menggerakkan tenaga medis maupun para medis untuk sosialisasi ke pengungsi. “Sosialisasi sudah terus dilakukan. Disampaikan bagaimana menjaga kesehatan,” terangnya. Secara umum, sakit yang diderita pengungsi masih pada infeksi saluran pernapasan, maag dan hipertensi. (kmb45)
Pohon ”Kembar” di Goa Lawah Tumbang, Timpa ”Bale Pasandekan”
Semarapura (Bali Post) Pohon “kembar” di areal nista mandala Pura Goa Lawah, Desa Pesinggahan, Klungkung, roboh, Senin (25/9) malam. Tak ada korban jiwa dalam kejadian tumbangnya pohon tersebut. Hanya sebuah bale pasandekan yang berada di dekatnya hancur tertimpa pohon. Berdasarkan pantauan di lokasi, Selasa (26/9) pagi kemarin, pohon tersebut cukup besar, dengan diameter sekitar 50 cm dengan tinggi 30 meter. Pohon itu tumbang mengarah ke barat dan menimpa bale pasandekan hingga hancur. Hal itu sudah ditangani warga dan Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung. Panitia Pura Putu Juliadi mengatakan sebelum tumbang, sekitar pukul 12.30 Wita, pangkal pohon yang disakralkan itu telah retak cukup keras. Atas hal itu, ia berencana melakukan pemangkasan. Namun sangat sulit dilakukan. Akhirnya, sekitar pukul 19.50 Wita, pohon itu tumbang. “Saat itu tidak ada angin kencang. Kemungkinan karena sudah rapuh. Usianya sudah ratusan tahun,” katanya. Bangunan yang tertimpa hanya pada bale pasandekan. Akibat tumbangnya pohon tersebut, pangempon pura berencana menggelar upacara pacaruan. Namun, waktunya belum bisa dipastikan. “Untung tidak ada korban jiwa,” tandasnya. (kmb45)
Bali Post/win
KUNJUNGI - Menteri Kesehatan Republik Indonesia Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M(K). ketika mengunjungi posko pengungsian antisipasi erupsi Gunung Agung di GOR Swecapura, Klungkung, Selasa (26/9) kemarin.
Menkes Pastikan Persediaan Obat Para Pengungsi Aman
Semarapura (Bali Post) -
Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI), Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M(K)., Selasa (26/9) pagi mengunjungi posko pengungsian antisipasi erupsi Gunung Agung di GOR Swecapura. Dalam kunjungannya itu, Menkes yang didampingi Kadiskes Provinsi Bali, Kadiskes Kabupaten Klungkung, Bupati Klungkung meninjau pos pengungsian, pos makanan, pos kesehatan dan pos logistik. Disebutkan hingga saat ini persediaan obat-obatan untuk para pengungsi yang tersebar di wilayah Kabupaten Klungkung masih aman.
Bali Post/sos
BERSIHKAN - Pangempon Pura Goa Lawah, Selasa (26/9) pagi kemarin membersihkan puing-puing bangunan bale pasandekan yang hancur tertimpa pohon.
Pemkab Tunda Penyelenggaraan Festival Nusa Penida
Semarapura (Bali Post) Peningkatan aktivitas Gunung Agung berimbas pada pelaksanaan Festival Nusa Penida. Event yang rencananya berlangsung Oktober mendatang ini, terpaksa ditunda. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan itu, Selasa (26/9) kemarin. Sesuai rencana awal, event yang menginjak tahun ke-4 ini diselenggarakan 5 sampai 8 Oktober 2017, berlokasi di Desa Jungutbatu. Ini adalah ajang promosi pariwisata yang terus berkembang. ‘’Karena situasi Gunung Agung tak menentu, setelah rapat terbatas dengan Dinas Pariwisata, diputuskan Festival Nusa Penida ditunda sampai waktu yang tak bisa ditentukan. Jika dalam waktu dekat situasi sudah normal, langsung dilaksanakan,’’ tegas Suwirta. Pria asal Nusa Ceningan ini menyatakan, menyambut festival yang dianggarkan Rp 1,7 miliar itu, beberapa desa sudah melakukan persiapan pementasan kesenian. Meski demikian, penundaan tersebut tidak dipersoalkan. Malah justru dimaklumi masyarakat. ‘’Sebelum rapat terbatas, keputusan ini sudah dibicarakan dengan desa yang berpartisipasi. Sudah bisa diterima dan dimaklumi. Kita kan tidak enak juga pesta dalam situasi seperti ini. Perhatian juga terbagi,’’ katanya. Penyelenggaran event ini sudah dipromosikan ke pelaku pariwisata maupun masyarakat umum. Sejalan dengan adanya perubahan, Pemkab pun menyampaikan permakluman. ‘’Iklan yang sudah terpasang, akan diganti. Disampaikan ada penundaan,’’ katanya. Suwirta pun meyakini, keputusannya itu tak akan berdampak besar terhadap pariwisata Nusa Penida yang kini namanya telah mendunia. Sementara terkait program lain seperti city tour, dipastikan tetap berjalan. Tidak ada penundaan realisasi. ‘’Untuk program pokok terkait kepariwisataan, tetap jalan,’’ imbuhnya. Kepala Dinas Pariwisata Klungkung I Nengah Sukasta menyatakan perubahan tersebut segera disosialisasikan. ‘’Ini segera disosialisasikan. Kami tidak ingin kalau festival dipaksakan, menimbulkan pandangan negatif,’’ tegasnya. (kmb45)
“Stok obat aman, bahkan di Klungkung buffer stoknya cukup dan di provinsi juga sudah punya persediaan,” katanya. Moeloek mengatakan, sistem pelayanan dan ketersediaan obat di posko pengungsian juga telah terkoordinasi dengan baik antara RS Sanglah dengan RSUD di Bali dan pos-pos kesehatan. Untuk di Klungkung pos kesehatan tersebar di 114 titik. “Obat-obatan kami memang buffer stok. Karena baik dari provinsi, kabupaten dan pusat sudah saling berkoordinasi. Jadi insya allah obatobatannya cukup,” ucapnya.
Di samping itu, untuk meningkatkan kualitas pelayanan, Moeloek menjelaskan telah melakukan beberapa langkah antisipasi di titik-titik pengungsian. Salah satunya menambah tenaga kesehatan di setiap posko pengungsian. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan pelayanan, karena bencana erupsi Gunung Agung tidak ada yang tahu sampai kapan akan terjadi. Sampai saat ini, jumlah tenaga kesehatan yang dikerahkan sudah cukup banyak dan dipastikan aman untuk memberikan pelayanan kesehatan. “Tenaga kesehatan juga
sangat aman, sehingga shif pergantiannya betul-betul terkoordinasi dengan baik. Kami bukan hanya mengerahkan tenaga dokter, tetapi juga tenaga kesehatan lain. Bahkan mahasiswa dari kesehatan masyarakat, Poltekkes, dan utamanya dari Fakultas Kedokteran,” tandas wanita kelahiran Jakarta, 11 April 1949 ini. Berdasarkan pantauannya di RSUD Klungkung, Moeloek menerangkan, sebanyak 5.000 lebih pasien pengungsi yang dirujuk ke RSUD Klungkung untuk diberikan pelayanan dasar. Kebanyakan pasien tersebut mengalami penyakit
harian, seperti sakit perut dan kepala serta ada beberapa yang mengalami gangguan penyakit lainnya. Misalnya, infeksi paru-paru pada anak 3 orang dan gagal ginjal 7 orang. “Saya melihat di RSUD Klungkung riskan. Kebanyakan orangtua dan harus diungsikan ke rumah sakit agar tidak panik sehingga kemungkinan yang terjadi tidak lebih tinggi,” ucapnya. Melihat pelayanan pos kesehatan di posko pengungsian di GOR Swecapura sangat baik dan terkoordinasi, pihaknya belum memikirkan untuk membuka pos relawan untuk kesehatan. Apalagi, di Kementerian Kesehatan sudah mempunyai sistem 119 (Public Safety Center) yang digunakan sebagai wadah untuk menyebarkan informasi kesehatan ke masyarakat. “Kita sudah punya sistem. Jadi tidak usah membuka relawan kar-
ena kita sudah punya yang disebut 119. Di sini dengan mudah kita berinformasi dan Klungkung sudah punya itu,” terangnya. Selain itu, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini juga mengapresiasi dinas-dinas kesehatan yang ada di Bali yang telah secara terkoordinasi memberikan pelayanan kesehatan yang tanggap darurat kepada para pengungsi. Pihaknya juga akan memberikan bantuan kesehatan, jika sewaktu-waktu diperlukan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada para pengungsi antispasi erupsi Gunung Agung. “Kalau mereka memerlukan kami tentu akan mengirimnya (obat-obatan dan tenaga medis). Karena Pak Kadis (dr. Ketut Suarjaya) bilang cukup dulu agar tidak berlebihan karena pengaturannya nanti yang sulit,” imbuhnya. (win)
Jika Gunung Agung Erupsi
Diharapkan Tidak Ada Korban Jiwa Semarapura (Bali Post) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali beserta Satgas Siaga Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus melakukan upaya evakuasi antisipasi erupsi vulkanik Gunung Agung di Karangasem. Hal ini dilakukan agar tidak ada korban jiwa, apabila nantinya Gunung Agung mengalami erupsi. Sebab, sampai saat ini status Gunung Agung berada pada level IV (awas). “Tidak boleh ada yang meninggal karena erupsi (Gunung Agung). Untuk itu, harus ketat dilakukan persiapan mengantisipasi terjadinya erupsi,” kata Kepala BNPB Willem Rampangilei
saat meninjau posko pengungsian di GOR Swecapura, Selasa (26/9) kemarin. Berdasarkan data terakhir BPDB Bali, pengungsi yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten/kota di Bali mencapai 62.000 jiwa. Peningkatan jumlah pengungsi diperkirakan akan terus bertambah hingga mencapai 65.000 jiwa. Sebab, warga yang berada di zona merah (KRB III) mencapai 65.000 jiwa. “Sebetulnya apa yang kita lakukan sekarang adalah untuk menghadapi itu (erupsi Gunung Agung-red). Apabila erupsi terjadi kita sudah siap siaga. Yang penting tidak boleh ada yang meninggal karena erupsi,” tegas Willem. Selain itu, sebagai lembaga
pemerintah pusat yang mempunyai kewenangan mendampingi dan memberikan bantuan kebencanaan kepada Pemkab Karangasem, pihaknya juga telah melakukan koordinasi yang alot dengan pihak terkait. Bahkan, pemasangan sirine erupsi Gunung Agung juga telah dipasang, di samping pendirian posko-posko pengungsian dan membentuk satgas siaga darurat. “Pemerintah pusat hanya memberikan pendampingan dan bantuan yang dibutuhkan. Kita selalu ada di sini untuk meyakinkan semua sesuai dengan SOP dan prosedur. Pada akhirnya nanti kita mengharapkan yang terbaik dan apabila hal-hal buruk terjadi, maka
diharapkan tidak ada korban jiwa. Namun, di lapangan kami menghadapi kendala, yaitu masih ada masyarakat yang kembali ke rumahnya untuk mengurus ternak, yang seharusnya tidak boleh dilakukan. Karena kapan Gunung Agung erupsi tidak ada yang tahu,” terangnya. Terkait dengan bantuan bencana, BNPB telah memberikan bantuan Rp 1 miliar untuk mendukung bencana kedaruratan dan operasional posko pengungsian. “Kalau kurang kita akan tambah, tetapi yang paling penting tidak boleh ada keterlambatan dalam proses evakuasi dan pe-
layanan kepada masyarakat pengungsi,” harapnya. Sejauh ini pihaknya mengapresiasi kinerja dan pelayanan yang diberikan oleh semua relawan yang ada di posko pengungsian. Baik dari segi pemenuhan makanan, dukungan air bersih, fasilitas MCK, pelayanan kesehatan, proses pembelajaran bagi siswa-siswa yang mengungsi, dan kebutuhan hidup lainnya. “Kolaborasi antara kepala desa dan kepala dinas cukup bagus. Masyarakat terdampak juga sangat kooperatif dan mandiri. Partisipasi masyarakat dan dunia usaha juga cukup bagus,” pungkasnya. (win)
BULELENG
Rabu Kliwon, 27 September 2017
11
Perluas RSUD, Kantor Lurah Kendran Direlokasi
Singaraja (Bali Post) – Penataan dan perluasan areal RSUD Buleleng terus dilakukan. Setelah membangun Instalasi Gawat Darurat (IGD), kini pemkab kembali menata sekaligus memperluas areal rumah sakit berpelat merah tersebut. Perluasan ini pun harus memindahkan gedung kantor Kelurahan Kendran Kecamatan Buleleng. Wacana relokasi itu sebenarnya muncul sejak 2014 ketika pemerintah daerah akan membangun gedung IGD yang baru. Wacana itu akhirnya direalisasikan bertahap sejak tahun ini. Untuk mewujudkan hal itu, kantor Kelurahan Kendran di Jalan Yudistira, Singaraja persis di sebelah selatan RSUD Buleleng akan dipindahkan ke lokasi baru yang berjarak
Bali Post/kmb38
dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. sekitar 20 meter dari lokasi semula. Pembangunan gedung kantor kelurahan itu dialokasikan anggaran Rp 839,1 juta. Wakil Bupati Buleleng dr.
Nyoman Sutjidra, Sp.OG. belum lama ini membenarkan kantor Kelurahan Kendran akan dipindah. Rencananya, bangunan yang tersisa di sebelah selatan RSUD Buleleng akan dirobohkan. Untuk tahap awal, hanya Kantor Lurah Kendran saja yang akan direlokasi. Sedangkan gedung-gedung lainnya, seperti Markas Cabang PMI Buleleng dan asrama dokter muda akan direlokasi selanjutnya. Sutjidra menyebut lahan kosong di wilayah selatan RSUD Buleleng akan digunakan untuk membangun sekretariat terpadu. ‘’Semua bangunan yang tersisa di deretan kantor Kelurahan Kendran yang sekarang itu kita ratakan dan lahannya menjadi bagian rencana perluasan dan penataan RSUD Buleleng,’’ katanya.(kmb38)
Pengungsi Dihibur Joged Bumbung
SEKITAR 500 orang pengungsi asal Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem yang menempati Balai Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula, antusias menyaksikan penampilan joged bumbung, Selasa (26/9) kemarin. Hiburan tradisional ini sengaja dipentaskan oleh Sekaa Rindik Teja Mekar Desa Tejakula untuk memulihkan kondisi psikis para pengungsi. Suasana tampak berbeda di posko pengungsian di Balai Desa Tejakula. Suara gelak tawa pengungsi pecah saat penari joged bumbung mencari pengibing untuk ikut menari. Silih berganti pengungsi ikut menari bersama. Selain itu, pengungsi ini berbaur dengan warga Desa Tejakula menonton pementasan tari pergaulan tersebut. Klian Sekaa Rindik Teja Mekar Wayan Swasta men-
gatakan, kondisi psikis pengungsi setelah dievakuasi pascastatus awas Gunung Agung perlu dipulihkan. Kondisi ini jika tidak ditangani dikhawatirkan akan memicu persoalan yang lebih serius. Untuk itu, pihaknya berpartisipasi untuk memberikan hiburan kepada pengungsi dengan mementaskan joged bumbung. Dengan hiburan ini, Swasta yakin kalau beban pikiran pengungsi menjadi lebih baik dan bisa berpikir tenang. ‘’Kita berpartisipasi untuk menghibur pengungsi, karena kita ketahui kondisi pikiran tidak tenang setelah dievakuasi dan sekarang tinggal di pengungsian. Mudah-mudahan dengan hiburan ini bisa sedikit menenangkan pikiran warga pengungsi,’’ katanya. Sementara itu, salah seorang pengungsi Nyoman Sudiarta mengaku senang
setelah menyaksikan penampilan joged bumbung. Dia pun berterima kasih atas perhatian aparat desa dan warga yang membantunya di pengungsian. Tidak hanya itu, Sudiarta mengaku pasrah dengan nasib jika memang Gunung Agung akan mengalami erupsi. Dia pun merencanakan jika dampak erupsi akan menghilangkan semua usahanya di Desa Ban, maka dirinya akan mengadu nasib untuk bekerja serabutan di sekitar Desa Tejakula. ‘’Senang sekali ada hiburan seperti ini. Jika di rumah perasaan saya tidak karuan. Semua yang telah membantu selama di pengungsian, kami sudah diperhatikan dari makanan hingga hiburan. Kalau lama saya dalam pengungsian, sapi saya akan saya jual semua, dan saya akan mencari pekerjaan di sekitar sini,’’ tuturnya. (mud)
Bali Post/kmb38
BERSALAMAN – Warga berebut minta bersalaman dengan Presiden Joko Widodo saat penyerahan ribuan sertifikat tanah di Lapangan Umum Taman Kota Singaraja, Selasa (26/9) kemarin.
Presiden Serahkan Enam Ribu Sertifikat
Ingatkan Warga Jangan Gunakan Jaminan untuk Beli Kendaraan
Dalam kunjungannya di Bali Utara, Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi, Menteri Agraria Tata Ruang (ATR)/ BPN Sofyan Djalil, Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, Ketua DPRD Bali dan undangan lainnya. Presiden Jokowi mengatakan, beberapa tahun sebelumnya, realisasi penerbitan sertifikat tergolong rendah. Presiden mencontohkan, dalam setahun, sertifikat yang diterbitkan berkisar hanya 400 hingga 500 ribu sertifikat di seluruh Indonesia. Untuk itu, pemeritah pusat komit membantu masyarakat agar mendapatkan
sertifikat tanah. Tahun ini, target secara nasional ditetapkan lima juta sertifikat dan tahun 2018 naik menjadi tujuh juta, dan tahun 2019 sembilan juta sertifikat. ‘’Di Indonesia harusnya ada 126 juta sertifikat, tapi era sebelumnya yang terbit hanya 400 atau paling banyak 500 ribu sertifikat. Untuk itu, saya perintahkan Menteri, BPN di seluruh daerah terus bekerja keras untuk menambah target penerbitan sertifikat tanah yang memang untuk warga,’’ katanya. Khusus di Buleleng, pemerintah pusat menerbitkan enam ribu sertifikat. Tahun berikutnya, penerbitan sertifikat tanah
akan terus ditambah hingga sampai tahun 2019 mendatang seluruh tanah di Bali dan Buleleng memiliki sertifikat. ‘’Tahun ini, Buleleng saya kasi enam ribu sertifikat. Tahun depan, saya minta BPN mengawal dan kerja keras untuk bisa menuntaskan seluruh tanah di Bali dan Buleleng agar terbit sertifikat,’’ tegasnya. Di sisi lain, Presiden Jokowi menegaskan, sertifikat tanah ini merupakan bukti hukum atas kepemilikan tanah. Dengan semakin banyak tanah sudah bersertifikat, maka kemungkinan terjadinya konflik di daerah karena tanah akan dapat dicegah. Selain itu, den-
gan sertifikat, warga bisa menggunakan untuk mencari kredit perbankan. Namun, Presiden Jokowi secara khusus mengingatkan agar sertifikat jangan sampai dijadikan jaminan kredit hanya untuk membeli kendaraan. Sebaliknya, jika mencari kredit dengan jaminan sertifikat untuk modal usaha atau modal bertani, warga diminta menghitung dengan cermat. Jangan sampai, ketika mencari kredit saja mudah tetapi membayar kreditnya susah, sehingga bisa saja sertifikat akan hilang begitu saja. ‘’Kalau pakai beli mobil atau motor paling enaknya hanya enam bulan, lalu setelah itu kredit tidak dilunasi sertifikat bapak-ibu akan hilang. Untuk itu, kalau cari kredit dengan sertifikat tanah hitung dulu. Atau kalau untuk usaha jangan lupa keuntungannya ditabung dan kalau sudah untung banyak baru pakai beli mobil,’’ jelasnya. (kmb38)
TANAH yang belum bersertifikat di Provinsi Bali sampai tahun ini masih ada sekitar 33 persen. Hal itu disampaikan Menteri Agraria Tata Ruang (ATR)/BPN Sofyan Djalil saat mendampingi Presiden dalam kunjungan ke Buleleng, Selasa (26/9) kemarin. Karena itu, BPN Provinsi Bali dan jajarannya diperintahkan agar menuntaskan penyertifikatan tanah di Bali hingga 100 persen pada tahun 2019 mendatang. Sementara di Buleleng, pemerintah pusat menargetkan sebanyak 36 ribu sertifikat diterbitkan tahun ini. Dari jumlah itu, 15 ribu sertifikat sudah selesai diproses dan tahap awal diserahkan enam ribu sertifikat. Sedangkan sisanya masih dalam proses dan dipastikan akan terbit hingga akhir tahun 2017 ini. Selain itu, pemerintah pusat telah menyerahkan 1.554 sertifikat rumah murah bersubsidi. Sebanyak 70 sertifikat aset Pemkab Buleleng dan 18 sertifikat aset barang milik negara. ‘’Kami sudah perintahkan BPN di Bali dan jajarannya untuk menuntaskan sertifikat yang belum terbit dan sampai akhir tahun nanti, 36 ribu sertifikat
khusus untuk Buleleng akan diserahkan kepada warga,’ jelasnya.
siswa di Buleleng. Siswa ini berasal dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK dengan nilai Rp 24.395.325.000. Sedangkan untuk Program Kesetaraan tercatat 226 peserta didik Paket B dan Paket C dengan nilai Rp 206.000.000. Buleleng paling
banyak penerima KIP di Bali. Kepada penerima KIP ini, Presiden Jokowi mengingatkan jangan sampai disalahgunakan. Sebaliknya, KIP ini digunakan untuk menunjang kepentingan siswa dan perlengkapan sekolah. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Realisasi Program Nasional Agraria (Prona) di Buleleng mendapat pujian Presiden RI Joko Widodo. Saat menyerahkan enam ribu sertifikat di lapangan umum Taman Kota Singaraja Selasa (26/9) kemarin, Jokowi memuji kerja keras Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam menerbitkan sertifikat tanah. Namun, orang nomor satu di Indonesia itu mengingatkan kepada warga agar tidak menjadikan sertifikat tanah sebagai jaminan kredit untuk membeli mobil atau sepeda motor.
33 Persen Belum Bersertifikat
Bali Post/mud
JOGED BUMBUNG – Pengungsi asal Desa Ban Kecamatan Kubu, Karangasem dihibur dengan kesenian joged bumbung.
Realisasikan Program Pertanian
2018, Pemkab Beli Tiga Ekskavator Mini Singaraja (Bali Post) – Pemkab Buleleng mulai tahun 2018 merealisasikan program pertanian dalam arti luas. Guna merealisasikan program itu, pemkab akan membeli tiga unit ekskavator mini. Dengan alat tersebut, petani di Bali Utara dapat memanfaatkan untuk membuat lubang penimbunan limbah organik untuk pemupukan. Selain itu, ekskavator ini juga dimanfaatkan untuk menangani jika sewaktuwaktu terjadi bencana alam di perdesaan. Kepala Dinas Pertanian (Distan) Buleleng Nyoman Swatantra, Selasa (26/9) kemarin, mengatakan rencana pembelian ekskavator ini sudah masuk dalam perencanaan program dalam APBD Induk 2018. Dari perencanaan itu, diperkirakan satu unit ekskavator dibeli dengan harga sekitar Rp 900 juta. Nantinya, jika anggaran itu disetujui oleh DPRD Buleleng, maka Distan akan menempatkan satu unit ekskavator di Buleleng Timur, Buleleng Tengah, dan satu unit lagi di Buleleng Barat. Selain itu, pemkab juga mempersiapkan anggaran untuk operasional dan merekrut operatornya. ‘’Sesuai kebijakan pemerintah fokus pada pertanian tahun depan, salah satu program kami sudah susun untuk pembelian ekskavator. Ini tahap awal dan kalau disetujui, maka di tiga wilayah kita sasar dulu dan secara bertahap akan ditambah ke wilayah lain,’’ katanya.
kan infrastruktur pertanian atau jalan usaha tani akibat bencana. Sehingga saluran atau bendung yang rusak bisa diperbaiki dengan cepat dan usaha tani masyarakat pun tetap berjalan sambil menunggu perbaikan permanen,’’ tegasnya.
Bali Post/kmb38
Nyoman Swatantra
Menurut Swatantra, ekskavator berkapasitas mini ini keberadaannya sangat dibutuhkan oleh subak untuk membuat lubang di areal pertanian terutama tanaman hortikultura untuk menimbun limbah organik menjadi kompos. Dengan pupuk kompos dari limbah itu tidak saja menyuburkan tanaman, langkah ini untuk mengurangi ketergantungan petani menggunakan pupuk dan obat-obatan kimia yang belakangan mulai mengikis unsur hara tanah itu sendiri. Sasaran lainnya adalah ekskavator mini akan memudahkan pemerintah ketika akan terjadi bencana alam yang merusak infrastruktur irigasi pertanian, bendung, hingga jalan usaha tani. Dengan demikian, kerusakan infrastruktur irigasi pertanian akibat bencana alam itu dapat tertangani sedini mungkin. ‘’Memang sesuai rencana, alat berat ini juga dipersiapkan untuk penanganan kerusa-
Demplot Benih Unggul Satu lagi program di bidang pertanian akan direalisasikan mulai tahun depan adalah penyediaan benih unggul untuk mendongkrak produksi pertanian utamanya beras. Pertengahan tahun ini, Distan akan membuka demplot benih padi unggul bekerja sama dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional. Salah satu teknologi yang akan diterapkan dalam menciptakan benih padi unggul adalah teknologi Iradiasi Gama. Teknologi ini diaplikasikan untuk menghasilkan benih padi unggul dengan usia tanam dua bulan, tanaman sudah bisa panen. Teknologi ini akan diterapkan untuk padi varietas padi Cicih Gondrong yang banyak ditanam di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan. Selain itu, varietas padi beras merah yang cocok dibudidayakan di Desa Munduk, Gobleg, dan Desa Gesing, Kecamatan Banjar. ‘’Dua varietas padi lokal Bali ini akan coba kita uji coba sesuai kerja sama dengan Batan. Jika uji coba bisa dilakukan pertengahan tahun ini dan tahun 2018 kita akan kembangkan ke subak di daerah kita,’’ imbuh Swatantra. (kmb38)
Siswa Dijatah KIP Selain itu, pemerintah memberikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada 44.083
Bali Post/kmb38
SERTIFIKAT – Warga Buleleng menunjukkan sertifikat tanah setelah mengikuti Prona di Lapangan Umum Taman Kota Singaraja, Selasa (26/9) kemarin.
JEMBRANA
12
Rabu Kliwon, 27 September 2017
Selundupkan 200 Gram SS
Kurir Narkoba Divonis 15 Tahun Penjara
Negara (Bali Post) – Vonis berat dijatuhkan kepada terdakwa kasus narkoba yang dibekuk Polda Bali di Gilimanuk, Agus Suarna (40), Selasa (26/9) kemarin. Terdakwa asal Sumedang, Jawa Barat ini akhirnya divonis 15 tahun penjara karena membawa lebih dari 200 gram sabu-sabu (SS). Atas putusan itu, terdakwa nampak pasrah. Putusan hakim ini merupakan putusan terberat sepanjang terjadinya kasus narkoba di Kabupaten Jembrana. Sidang dengan Ketua Majelis Hakim R. Diah Poernomojekti ini, selain memutuskan vonis hukuman pidana penjara 15 tahun juga denda Rp 1 miliar. Bila terdakwa tak membayar, hukuman penjara ditambah atau subsider enam bulan. Putusan majelis hakim dengan dua anggota majelis Mohammad Hasanuddin Hefni dan Alfan Firdauzi Kurniawan itu sejatinya lebih ringan dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni 17 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan. Namun, vonis ini merupakan yang paling berat selama persidangan narkoba di Jembrana. Setelah pembacaan putusan itu, terdakwa langsung menyatakan menerimanya. Terdakwa ditangkap di Gilimanuk oleh tim dari Direktorat Narkoba Polda Bali , Jumat (28/7) malam. SS dengan berat lebih dari 200 gram dibungkus seperti nasi bungkus terbagi menjadi tiga. Bungkusan tersebut diletakkan di atas dashboard mobil Xenia DK 793 BH yang dikendarai terdakwa. Dalam pengiriman melalui jalur darat ini, pelaku diberikan imbalan Rp 5 juta. Sebelumnya pelaku sudah tiga kali mengirim dengan berat yang hampir sama. Saat pengiriman pertama, pelaku menumpang bus dari Jakarta menuju Denpasar. kasus ini merupakan yang kesekian kalinya pengiriman narkotika melalui Pelabuhan Gilimanuk. Dua kasus sebelumnya dengan barang bukti hampir 100 gram SS juga telah divonis PN Negara dengan hukuman masing-masing 10 tahun penjara dan 9 tahun penjara. (kmb26)
Bali Post/olo
JEBOL – Plafon bangunan SD di Batuagung yang jebol hingga kini belum ada penanganan. Dua unit bangunan di sekolah ini rusak dan dijanjikan akan segera diperbaiki.
Gedung SDN 4 Batuagung Rusak
Siswa Terpaksa Belajar di Ruang KKG Negara (Bali Post) Sejumlah gedung Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Jembrana hingga kini belum mendapat perbaikan. Salah satunya SDN 4 Batuagung, Kecamatan Jembrana. Gedung sekolah ini sampai saat ini belum mendapat penanganan perbaikan. Padahal belum lama ini konsultan sempat turun, namun kerusakan yang semakin parah itu belum tertangani. Para siswa terpaksa juga harus bergiliran masuk dengan shift pagi dan siang. Selain itu juga ada yang belajar sementara di ruangan Kelompok Kerja Guru (KKG) yang sebenarnya bukan ruang kelas.
Bali Post/olo
VONIS - Terdakwa kurir narkoba yang terbukti membawa SS seberat 200 gram SS divonis 15 tahun penjara di PN Negara, Selasa (26/9) kemarin.
Dari informasi yang dihimpun, Selasa (26/9) kemarin menyebutkan, sejumlah gedung SD rusak dan rata-rata mengalami keropos karena dimakan usia dan faktor cuaca. Saat ini selain plafon ruangan yang banyak jebol, sejumlah bagian tembok
juga mulai keropos, bahkan besi-besi terlihat menyembul keluar. Dengan kondisi itu, para siswa harus waspada ketika melintas di ruangan yang plafonnya jebol. Untuk keamanan, para siswa juga belajar berdesakdesakan. Sebab di ruangan
tersebut juga ditempatkan mebeler dan barang keperluan sekolah lainnya. Kini siswa SD tersebut berjumlah 112 orang. Siswa kelas 2 juga masuk bergiliran di kelas siang setelah murid kelas 1 selesai belajar. Ketua Komite Ida Bagus
Siwantara mengatakan, dari dua bangunan di sekolah tersebut, dua gedung di sisi barat dan utara sudah sangat memprihatikan. Informasinya tahun ini baru satu gedung yang akan mendapatkan perbaikan. “Sebelumnya sudah sempat dicek konsultan. Rencananya di sisi utara,” terangnya. Setelah konsultan turun, sempat dijanjikan perbaikan yang akan dilakukan saat liburan Juni lalu. Tetapi hingga menjelang tahun 2018, perbaikan itu dilakukan. “Kalaupun memang menda-
pat perbaikan, diharapkan segera. Kasihan juga anakanak belajar berdesakan,” ucapnya. Apalagi saat ini beberapa bagian gedung sudah keropos dan masih ditempati murid. Sementara itu, Kepala Sekolah Ida Ayu Komang Bintang mengaku sempat menanyakan terkait perbaikan sekolah ke Dinas. Diakui memang tahun ini akan diperbaiki, namun baru satu gedung yang diperbaiki. Tetapi kapan waktu pengerjaan belum ada informasi lanjut. (kmb26)
Cerita Pengungsi di Tegal Badeng Timur
Hewan Ternak Dijual Murah, Beberapa Dibawa ke Pengungsian Tak Menutup Kemungkinan Kasus Korupsi Retribusi Terminal Manuver
Ada Tersangka Lain
Negara (Bali Post) – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana saat ini telah rampung melakukan pemeriksaan terhadap puluhan saksi terkait kasus dugaan korupsi retribusi terminal manuver Gilimanuk. Setelah menetapkan satu tersangka dan melakukan pemberkasan, dari hasil penyidikan itu tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain. Saat ini, penyidik masih menunggu hasil laporan perhitungan kerugian negara dari BPKP. Kasi Pidsus Kejari Jembrana I Made Pasek Budiawan, Senin (25/9) lalu mengatakan, kasus dengan tersangka inisial D ini secepatnya akan dilimpahkan ke pengadilan. Penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap 42 saksi, termasuk tersangka. “Pemeriksaan tersangka terakhir dilakukan minggu lalu, berkas sudah kita buat. Tinggal menunggu laporan kerugian negara dari BPKP,” ujar Jaksa asal Karangasem ini. Kerugian negara yang ditimbulkan dari kasus dugaan korupsi retribusi ini mencapai Rp 400 juta lebih. Menurutnya, dari tersangka D, ada isyarat untuk mengembalikan uang kerugian yang digunakan ke negara melalui Kejari Jembrana. Tetapi tidak seluruhnya, hanya senilai yang terbukti dinikmati. Dari hasil penyidikan, kasus ini kemungkinan tidak akan berhenti hanya pada satu orang tersangka, tetapi akan merembet ke tersangka lain. Namun, kemungkinan itu masih didalami dan mengumpulkan bukti-bukti. “Kemungkinan akan ada tersangka lain. Kami harap pihak-pihak yang menikmati uang dari terminal manuver ini untuk mengembalikan kepada negara,” tandasnya. Ketika ada niat untuk mengembalikan, maka akan menjadi pertimbangan yang meringankan. Sebelumnya, kasus dugaan korupsi ini muncul lantaran ada uang retribusi yang tidak disetorkan ke kas daerah. Antara karcis dan uang yang disetorkan tidak sesuai sehingga ada selisih. Selisih itu menjadi kerugian negara. Retribusi yang menjadi objek pemeriksaan dari Januari 2016 hingga Maret 2017. (kmb26)
RATUSAN warga Karangasem mengungsi ke rumah kerabatnya di Jembrana. Dari ratusan warga itu, salah satunya Nengah Ciri Wijaya (40) asal Dusun Bantas, Desa Batu Ringgit, Kecamatan Kubu, Karangasem mempunyai cerita tersendiri ketika mengungsi. Ia mengaku terpaksa menjual sejumlah hewan ternaknya lantaran tidak mempunyai bekal untuk mengungsi. Selain dijual, ada juga hewan peliharaannya seperti sapi dan babi dibawa ke pengungsian supaya lebih mudah memeliharanya.
Ia mengungsi bersama istri dan dua anaknya ke rumah kerabatnya, Ketut Sukra, di Tegal Badeng Timur, Kecamatan Negara. Sebelumnya, Wijaya yang tinggal terpisah dengan orangtuanya di Kubu mengaku sempat panik. Sebab, ia memikirkan orangtuanya karena tidak mau mengungsi, bahkan sejak ditetapkannya Gunung Agung berstatus awas, Jumat (22/9) lalu. Sementara Komang Budiartini (44), istri Wijaya, menuturkan saat ditetapkan status awas itu, ia bersama anaknya sudah di Negara. Namun, suaminya nekat balik ke Karangasem untuk menjemput orangtuanya. “Mertua saya yang sudah tua tidak mau ngungsi. Katanya hidup-mati ada di rumah. Suami saya jadi ikut tidak mau ngungsi,” terangnya. Namun, syukurnya setelah didatangi petugas dari BPBD, mereka akhirnya mau, termasuk orangtuanya yang mengungsi ke Seririt. Saat mengungsi itulah,
orangtuanya mencarikan dua truk di Tegal Badeng Timur untuk menjemput dan mengangkut hewan peliharaan sapi dan babinya. Sayangnya saat evakuasi itu, dari enam ekor sapi (4 indukan), satu yang merupakan milik sang mertua kakinya patah sehingga dijual dengan harga murah. Demikian juga 3 induk babi dan 8 anaknya turut dijual murah. Ia mengaku selalu memikirkan orangtuanya. Sebab, tempat pengungsiannya berbeda. Saat ini
kedua anaknya yang ikut ngungsi ke Tegal Badeng, yakni Gede Rian Wiriadinata (9) dan Kadek Magaret Putri (5) sekolah di SDN 2 Tegal Badeng Barat dan TK Tunas Harapan Tegal Badeng Timur. Sementara itu dari data di BPBD Jembrana, pascapeningkatan status Gunung Agung dari siaga menjadi awas semakin bertambah. Hingga Selasa (26/9) siang jumlah pengungsi yang tersebar di lima kecamatan di Jembrana sudah mencapai 324 jiwa. (olo)
Bali Post/olo
SAPI - Tiga ekor sapi milik Nengah Ciri Wijaya asal Dusun Bantas, Desa Batu Ringgit, Kecamatan Kubu, Karangasem yang ikut dibawa ke pengungsian ke Jembrana.
Rabu Kliwon, 27 September 2017
KARANGASEM
13 Isi Waktu di Pengungsian
Ibu-ibu Bikin ’’Canang’’
Bali Post/kmb41
CANANG - Ibu-ibu membuat canang di posko pengungsain UPT Pertanian, Desa Menanga, Rendang, Karangasem.
Siswa di Pengungsian Mulai Bersekolah
Amlapura (Bali Post) Ratusan siswa selama ini sempat tidak bersekolah saat berada di pengungsian di Rendang, Karangasem. Tetapi sejak Senin (25/9) lalu, anak-anak itu sudah mulai menempuh pendidikan di SD, SMP, dan SMA terdekat. Salah seorang guru, Agung Putra, yang mengajar di SDN 4 Besakih, Rendang, Karangasem, Selasa (26/9) kemarin, mengatakan, anak-anak sekolah yang berada di pengungsian sudah didata oleh petugas mulai TK, SD, SMP, dan SMA. Pendataan itu dilakukan untuk memastikan berapa jumlah keseluruhan anak-anak yang ada di pengungsian yang akan sekolah. “Di sini ada sekitar 50-an anak-anak mulai TK sampai SMA. Anak-anak SD malah sudah mulai sekolah sejak kemarin (Senin, red). Mereka masuk di SDN 4 Rendang. Kalau SMP dan SMA, di sekolah yang ada di dekat sini yakni SMPN 1 Rendang dan SMAN 1 Rendang,” ungkapnya. Anak-anak memang perlu terus belajar. Selama berada di pengungsian, mereka sempat diliburkan. Dengan kembali bersekolah, setidaknya mereka bisa mengingat pelajaran yang diberikan sebelumnya, “Juga ada manfaat lainnya mengikuti pelajaran yakni bisa menghilangkan rasa shock yang dialami anak-anak pascaGunung Agung bergejolak. Dengan kembali bersekolah, kami percaya anak-anak bisa melupakan rasa ketakutan yang selama ini menghantui mereka,” tutur Agung. Disinggung peralatan sekolah yang digunakan untuk belajar, Agung menyatakan sudah disiapkan oleh pihak sekolah sendiri. Terkait seragam tidak diharuskan. Boleh saja menggunakan pakaian seadanya yang dibawa ke pengungsian. (kmb41)
Bali Post/kmb
BERAKTIVITAS BIASA - Pegawai Setwan Karangasem beraktivitas seperti biasa, Selasa (26/9) kemarin.
Toko dan Warung Mulai Buka
Aktivitas Perkantoran Setengah Normal Amlapura (Bali Post) – Setelah sempat sepi karena ditinggal penduduknya, Selasa (26/9) kemarin, Kota Amlapura mulai sedikit menggeliat. Semua perkantoran pemerintah buka, namun aktivitasnya setengah normal. Menjadi setengah normal karena tidak semua pegawai mengerjakan aktivitas rutinnya. Sebagian mendapat tugas merapikan arsip-arsip dan segala dokumen untuk rencana pemindahan lokasi perkantoran. “Kalau pegawai masuk seperti biasa, tetapi sebagian tugas merapikan arsip,” ungkap Kabag Humas Setwan Karangasem, Edy Setiadi. Kantor DPRD Karangasem dan kawasan di seputaran Jalan Ngurah Rai Amlapura sejatinya berada di zona aman. Namun, Pemkab Karangasem tak mau ambil risiko. Untuk memastikan aktivitas pemerintah pegawai memang perlu kondisi psikologis yang bagus, Sekda Gede Adnya Mulyadi telah mengeluarkan instruksi agar posisi semua perkantoran digeser ke daerah yang benar-benar aman. Sesuai surat edaran yang ditujukan ke semua OPD, Kantor DPRD diarahkan bergeser ke Wantilan Kantor Camat Manggis. Psikologis pegawai juga berangsur-angsur pulih. Umumnya mereka mengaku sedikit lega karena anggota keluarga mereka sudah diungsikan jauh dari zona kawasan rawan bencana (KRB). “Waktu muncul status awas semua panik. Saya juga ungsikan anak-istri ke Gianyar. Lagi pula kantor kami kan relatif aman,” ungkap staf Humas Dewan, Made Kardana, yang kemarin, bertugas merapikan berkas-berkas bersama beberapa staf lainnya. Pemkab Karangasem juga sudah melakukan pemetaan untuk OPD lain termasuk relokasi kantor kelurahan. Kantor Kelurahan Subagan dan Kelurahan Karangasem misalnya, diarahkan ke SDN 1 Nyuh Tebel, Manggis. “Kantor masih buka, pelayanan masih buka. Kalau sudah erupsi baru kita bergeser,” ungkap staf Kelurahan Subagan, I.B. Putra. Berbeda dengan Setwan yang masih terlihat landai, Dinas Kesehatan lebih agresif. Kemarin pegawainya sudah merampungkan persiapan untuk pindah, sebagian fungsi akan berkantor di Posko Induk Tanah Ampo dan sebagian ditempatkan di Puskesmas Manggis. Dinas Kesehatan segera digeser karena berada di KRB 1 atau akan terdampak erupsi Gunung Agung. Geliat aktivitas warga juga mulai terlihat, sejumlah toko, kios dan warung makan yang sempat tutup sudah kembali buka. Bahkan, ada yang sudah buka sejak Senin (25/9) pagi, salah satunya Warung Bencingah di Jalan A. Yani, Subagan. “Kemarin, kami buka sampai jam delapan malam. Yang beli lumayan ramai,” kata pemiliknya, Jero Putu. (kmb)
Amlapura (Bali Post) Banyak kegiatan yang dilakukan warga saat berada di pengungsian. Seperti tampak ibu-ibu rumah tangga dari Banjar Kesimpar, Desa Besakih. Mereka mengungsi di posko Kantor UPT Pertanian, Desa Menanga, Rendang, Karangasem. Untuk mengisi waktu di pengungsian itu, mereka membuat canang bersama teman-temannya. Ni Ketut Buktisari mengatakan, Selasa (26/9) kemarin, dirinya bersama ibu-ibu lainnya setiap hari membuat canang di pengungsian ini. Canang itu digunakan untuk persembahyangan sehari-hari dan juga dihaturkan di Padmasana tempat pengungsian ini. “Kebetulan besok Kajeng Kliwon. Canang yang kami buat ini juga akan dipakai mabanten di rumah masingmasing,” ungkap Buktiari. Lebih efisien membuat canang sendiri kata Buktisari, ketimbang membeli harganya di pasar relatif lebih mahal. Apalagi selama di pengungsian ini tidak ada kegiatan serius. Jadi, waktu lebih luang inilah dimanfaatkan bersama kerabatnya untuk membuat canang sendiri. “Kalau beli canang yang sudah jadi di pasar harganya mahal. Mendingan beli bahannya seperti janur, semat, bunga, kemudian canang-nya kita buat sendiri bersama kerabat di sini. Kebetulan mereka juga tidah ada kegiatan sangat berarti. Dengan bersama-sama, canang yang dibuat bisa selesai lebih cepat,” terangnya. (kmb41)
Kesulitan Sarana Transportasi Siswa Amlapura (Bali Post) –
Sebagian besar anak-anak pengungsi telah melaksanakan aktivitas belajarmengajar di sekolah yang dekat dengan tempat pengungsian mereka. Namun untuk kegiatan tersebut, beberapa posko pengungsian mengalami kendala transportasi. Mereka kesulitan ke sekolah akibat pemerintah tidak menyiapkan armada transportasi khusus yang memadai. Kondisi seperti itu salah satunya terjadi di Posko Pengungsi Pasar Seni Manggis. Senin lalu, anak-anak
pengungsi sempat diantarjemput bus Dinas Pendidikan Karangasem. Namun Selasa (26/9) kemarin, mer-
eka terpaksa naik pick-up karena bus yang ditunggutunggu tak kunjung datang. “Memang sih bisa, tapi agak
riskan untuk anak-anak,” ungkap Perbekel Manggis Wayan Partika Suyasa selaku koordinator posko. Elpiji juga menjadi barang yang sulit didapat. Sedangkan untuk logistik lainnya termasuk juru masak, kata Suyasa, tidak ada kendala berarti. Posko Pasar Seni Manggis yang berlokasi di sebelah timur
Pos Induk Tanah Ampo menampung 731 pengungsi. Sebanyak 82 orang siswa SD, 38 orang SMP dan 54 SMA. Armada khusus sangat dibutuhkan untuk mengangkut siswa SD dan SMP. “Untuk penyiapan logistik, setiap hari setidaknya ada 40 personel. Juga ada tambahan dari relawan,” jelas Suyasa. (kmb)
Warga Pengungsian di Rendang
Kesulitan Cari Tempat BAB, Mandi di ’’Telabah’’ KEHIDUPAN warga di lokasi pengungsian memang serbasusah. Selain mengalami tekanan psikologis akibat situasi tak menentu sejak status Gunung Agung ditetapkan awas, mereka juga susah mencari tempat BAB. Karena itu, mau tidak mau terpaksa harus BAB ke tegalan atau ke sungai. I Wayan Tedun, warga Besakih yang mengungsi di Banjar Segah, Nongan, Rendang, Karangasem, Selasa (26/9) kemarin, mengatakan kalau dirinya tinggal di pengungsian sejak beberapa hari lalu pascadinaikkannya status Gunung Agung dari siaga ke awas. Menurutnya, selama berada di pengungsian, dia bersama warga lainnya ada kesulitan mencari tempat BAB. Sebab, di lokasi pengungsian saat ini tidak ada toilet. Selain tak ada toilet, kamar mandi juga tidak ada. Karena itu, untuk BAB dan mandi, para pengungsi terpaksa memanfaatkan telabah serta sumber mata air yang ada di sekitar posko
pengungsian. Air untuk masak juga susah diperoleh dan harus mencari dari sumber air yang ada. “Tidak ada toilet. Jadi, susah cari tempat BAB, terpaksa di sungai. Kalau BAB di tegalan milik warga kami malu dengan pemiliknya. Untung saja jaraknya tidak terlalu jauh, sekitar 500 meter dari posko pengungsian,” ungkapnya. Meskipun dihadapkan pada situasi sulit, kata Tedun, pihaknya sudah merasakan kenyamanan berada di tempat ini. Sebab, bisa berkumpul bersama keluarga dan kerabat dekat. Sehingga rasa kekeluargaan lebih kental terasa. Termasuk saat memasak, kita lakukan gotong royong bersama-sama. “Saya dan kerabat lainnya sudah betah di sini, meski mengungsi di tempat sederhana seperti ini. Bagi kami, kenyamanan yang paling utama. Kalau sudah nyaman pasti bisa senang,” ucap Tedun. Disinggung masalah bantuan yang sudah diterima
Bali Post/kmb41
TEMPAT PENGUNGSIAN - Warga yang berada di tempat pengungsian di Banjar Segah, Rendang, Karangasem. selama berada di pengungsian? Sejauh ini, kata Tedun, bantuan sudah banyak berdatangan dari relawan-relawan. Mereka menyalurkan bantuan secara langsung.
Yang banyak diperlukan saat ini adalah alas tidur, telur dan kebutuhan lainnya. Saat ini mereka tidur di atas tanah beralaskan karpet tipis. “Relawan hampir tiap hari
mendistribusikan bantuan. Semoga bantuan seperti ini bisa terus diberikan kepada kami sehingga tidak sampai kami kekurangan logistik,” harap Wayan Tedun. (nan)
Diguyur Hujan di Tenda Pengungsian, Harus Pindah Lagi ke Rumah Warga Hidup di pengungsian memang sangat tidak nyaman. Istirahat tak tenang, makan juga tidak enak, serta tidur pun tak nyaman karena itu tidak bisa nyenyak. Kehidupan pengungsi di tempat pengungsian semakin diperparah manakala hujan menguyur, terutama saat malam hari. Ketika terjadi hujan, para pengungsi yang khusus berada di tenda-tenda seperti di Lapangan Ulakan, Kecamatan Manggis itu terpaksa harus mengungsi lagi ke tempat-tempat yang lebih teduh. Seperti di balai banjar dan rumah-rumah warga. Bagaimanakah kondisi mereka di tenda-tenda pengungsian saat hujan mengguyur?
Amlapura itu mengaku harus mengungsi karena khawatir terjadi letusan Gunung Agung. Dia mengakui kalau terjadi hujan, tenda-tenda memang bocor. Sehingga, warga harus pindah lagi ke tempat lainnya seperti balai banjar dan bale bengong serta rumah-rumah warga. “Sementara saya sekolah di sini di SMPN 1 Manggis. Mulai masuk sejak kemarin. Saya senang tetap bisa belajar kendati di tempat pengung-
LAPANGAN Umum Ulakan tampak becek, Selasa (26/9) siang kemarin. Kondisi becek itu masih tampak di beberapa tenda pengungsian di sebelah barat lapangan. Beberapa bagian yang becek juga diatasi dengan tanah uruk di beberapa titik. Lingkungan pengungsian seperti itu disebabkan karena beberapa kali turun hujan sejak Gunung Agung naik status ke level awas. “Hujan lebat memang sering turun di sini. Pengungsi di tenda ini sering mengaku tak nyaman, sehingga mereka memilih pindah sendiri ke lokasi aman di balai banjar maupun rumah-rumah warga,” kata Komang Suparta, dari Komando Relawan Rakyat Gunung Agung (Korrga) saat ditemui di Lapangan Ulakan, Selasa (26/9) siang kemarin.
TENDA-TENDA PENGUNGSIAN - Warga yang tinggal tenda-tenda pengungsian di Lapangan Ulakan, Kecamatan Manggis. Masalah bagi mereka ketika turun hujan. Warga pun memilih pindah ke rumah warga atau banjar-banjar terdekat.
Dia mengatakan, jumlah pengungsi di Lapangan Ulakan mencapai sekitar 2.000 orang. Sisanya sekitar 600 orang ditempatkan di balai banjar dan rumah-rumah warga sejak awal. Seperti di Balai Banjar Kodok, Balai Banjar Abaian Canang, Bangunan Yayasan Rage Angon dan beberapa tempat teduh lainnya. Tempat pengungsian ini dimanfaatkan warga lereng Gunung Agung dari berbagai daerah. Sebab, Lapangan Ulakan ini menjadi salah satu posko resmi pusat pengungsian yang ditetapkan Satgas Siaga Bencana. Salah satu pengungsi, Ni Komang Juni Arniti, mengaku sudah berada di tempat pengungsian ini sejak tiga hari lalu. Dia tinggal di tempat pengungsian tenda bersama lima orang keluarganya. Siswa SMPN 2
sian,” kata siswa kelas VIII asal Desa Pesagi ini. Pengungsi lainya, Mangku Sumerti, dari Tihingan Kangin, Bebandem, mengaku sudah empat hari ini berada di pengungsian. Selama ini, pelayanan yang diberikan cukup bagus. Baik masalah makan maupun MCK. Dia juga mengaku khawatir, kalau terjadi hujan lebat. Alasannya, dirinya harus mengungsi ke tempat lain lagi. Sebab, di da-
lam tenda hanya ada alas tidur yang menyatu dengan tanah. Sehingga, kalau terjadi hujan pasti sangat repot. Pemangku Pura Paibon Penataran Pande itu mengatakan, dia mengungsi bersama 64 anggota keluarganya sejak awal di tempat ini. Dikatakan, tempat di Lapangan Ulakan ini dinilai paling aman. Dia berharap situasi seperti ini agar cepat berlalu dan bisa lebih cepat pulang. (gik)
Bali Post/gik
TABANAN
14
Rabu Kliwon, 27 September 2017
Mengungsi dari Desa Buana Giri Bebandem ke Kerambitan
Bayi Pinti Meninggal Dalam Kandungan Tabanan (Bali Post) -
Bali Post/kmb28
ANAK BERBAUR - Salah seorang anak pengungsi (kaos putih tengah - red) berbaur bersama teman-teman barunya, di sekolah tempat di mana ia mengungsi.
Anak Pengungsi Mulai Sekolah di Marga Angga Menangis Minta Pulang
Tabanan (Bali Post) Sejumlah anak pengungsi di Kecamatan Marga sejak Selasa (26/9) kemarin sudah ada yang mulai melanjutkan pendidikannya di bangku sekolah, khususnya jenjang Sekolah Dasar. Misalnya saja di SDN 3 Marga. Di sekolah itu lima orang anak pengungsi mulai berbaur dengan para siswa lainnya. Mulai kelas II SD hingga kelas VI SD. Meski masih belum mengenakan baju seragam dan membawa perlengkapan sekolah lainnya, mereka tampak mulai diterima baik oleh siswa lainnya dalam satu kelas. Sayangnya satu siswa yakni I Nengah Angga Wira Adi Putra (10) yang tiba-tiba menangis saat ditanya kesan pertamanya bersekolah. Angga yang bersekolah di SD 3 Marga itu merupakan warga Banjar Gelundungan, Desa Ban, Kubu, Karangasem. Angga bersama orangtuanya mengungsi ke rumah kerabatnya di Kabupaten Tabanan. Angga yang duduk dikelas IV itu memang nampak lebih pendiam dibandingkan empat rekannya. Ketika mulai mengikuti mata pelajaran Agama Hindu di SDN 3 Marga, ia lebih banyak diam. Ia pun kemudian langsung menangis dan minta diantar mencari ayahnya di lokasi pengungsian yang tidak jauh dari sekolah. Padahal seluruh teman di kelas IV itu sangat senang menerima Angga sebagai kawan barunya. Teman-temannya terus mencoba menghibur Angga. “Mungkin dia masih sedih dengan keadaannya. Angga juga teringat kawan-kawannya di sekolah di Karangasem,” ujar Ni Made Mariati, salah satu guru di sekolah tersebut. Karena terus bersedih dan menangis, Angga pun diantar pulang ke rumah kerabatnya oleh salah seorang guru. Dengan harapan esok hari Angga bisa kembali mengikuti pelajaran di SDN 3 Marga dengan perasaan lebih tenang. Berbeda dengan Kadek Bayu Semarapura (7) yang belajar di kelas I, I Gede Aditya Novawan (9) yang belajar di kelas II, I Kadek Candra Wardana (11) di kelas V, dan Ni Luh Putu Desi (13) kelas VI yang sama-sama berasal dari Banjar Gelundungan, Desa Ban, Kubu, Karangasem, mereka nampak sangat menikmati kegiatan belajar mengajar di kelas masing-masing. Mereka mengaku senang bisa bersekolah sementara di SDN 3 Marga. “Senang bisa kenal teman-teman baru di sini,” ujar I Gede Aditya Novawan yang mengungsi dirumah neneknya di Marga. Selain di SDN 3 Marga, sejumlah pengungsi yang tersebar di Kecamatan Marga mulai Selasa kemarin juga telah belajar disejumlah sekolah yang ada di Marga. Sesuai imbauan Bupati Tabanan, agar masalah pendidikan dikoordinasikan oleh UPT Pendidikan yang ada di masing-masing Kecamatan, sehingga tidak ada pengungsi yang kehilangan hak mereka mendapatkan pendidikan. (kmb28)
Kesedihan menimpa keluarga pengungsi asal Banjar Dangin Sema, Desa Buana Giri, Bebandem, Karangasem, Ni Komang Pinti (38). Bayi yang ia kandung selama delapan bulan meninggal dalam kandungan. Mau tidak mau bayi itu harus segera dilahirkan. Karena itu, Pinti harus menjalani proses induksi di BRSU Tabanan, agar bayi yang dikandungnya itu bisa keluar secara normal. Ni Wayan Sriningsih, warga Banjar Yeh Malet Kaja, Desa Belumbang, Kerambitan adalah seorang bidan yang merupakan salah satu keluarga Pinti. Pinti merupakan saudara dari pihak ibu yang ia ajak mengungsi ke rumahnya. “Pinti saya jemput di Batubulan, Sabtu (23/9) malam. Sebab keluarga dari Karangasem itu mengungsi ke Klungkung dan di sana berdesakan. Karena itu bibi saya dan anak-anaknya saya bawa ke rumah,” terangnya, Selasa (26/9) kemarin. Ada total enam orang yang ia boyong ke Banjar Yeh Malet Kaja. Salah satunya Pinti yang sedang hamil tua ikut bersama dua orang anaknya. Keberadaan mereka pun sudah dilaporkan ke banjar untuk didata sebagai pengungsi dari Karangasem. Sriningsih sempat menanyakan kehamilan Pinti yang dijawab sehat dan baik-baik saja. Pinti juga sempat menyebutkan lupa membawa vitamin dan dijanjikan Sriningsih akan dibawakan kemudian. Sebelum berangkat kerja Selasa kemarin, Sriningsih memeriksa kandungan bibinya itu. Ia terkejut ketika menemukan pergerakan bayi dalam kandungan itu melemah. Dan setelah kartu kesehatan bibinya diperiksa selama kehamilannya ada riwayat darah tinggi saat
usia kandungan masuk lima bulan. “Bibi saya tidak bilang kalau dia darah tinggi saat hamil. Setelah periksa kartu kesehatannya, baru dia mengaku dan harusnya check-up rutin ke puskesmas. Saya cek tensinya 140,” ujar Sriningsih. Pagi itu juga Sriningsih membawa bibinya periksa ke Poliklinik BRSU Tabanan. Dari pemeriksaan USG bayi yang hanya memiliki berat 1.500 gram itu ternyata sudah meninggal di dalam kandungan, hingga harus segera menjalani proses mengeluarkan bayi itu. Hingga siang kemarin Pinti masih dalam perawatan di BRSU Tabanan. Sementara suami Pinti sendiri masih berada di kampung mengurus ternak. “Sudah diinfokan dan katanya mau ke sini,” ujar Sriningsih. Direktur BRSU Tabanan dr. Nyoman Susila membenarkan menerima pasien ibu hamil asal Karangasem yang mengungsi ke Kerambitan Tabanan. Menangani ibu hamil yang bayinya sudah meninggal dalam kandungan, pihak BRSU memberikan induksi. Proses itu harus dijalani agar bayi bisa keluar secara normal. “Kita prioritaskan keselamatan ibu. Karena ada riwayat hipertensi, kita usahakan bayi keluar secara normal,” ujarnya.
Bali Post/kmb24
PROSES INDUKSI - Pasien asal Karangasem Ni Komang Pitin (38) saat dirawat di BRSUD dan menunggu proses induksi untuk melahirkan bayinya yang meninggal dalam kandungan. Tetapi tidak menutup kemungkinan dilakukan proses caesar, jika dalam waktu yang ditentukan bayi itu tidak bisa keluar normal. “Kita lihat prosesnya. Pentingnya seka-
rang keselamatan ibunya,” imbuh Susila. Selain Komang Pinti, ada juga pasien ibu hamil yang hendak melahirkan dirawat di BRSU Tabanan. Pasien itu
bernama Ni Ketut Mariani (22), yang merupakan warga pengungsi Karangasem. Dia mengungsi di Banjar Kembangmerta, Desa Candi Kuning, Baturiti. (kmb24)
Lelang Jabatan Sepi Peminat Baru Daftar Satu Orang
Tabanan (Bali Post) Lelang jabatan yang dilakukan Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Tabanan sepi peminat, padahal masa pendaftaran sudah memasuki hari ketujuh. Lelang jabatan itu untuk mengisi sejumlah jabatan yang kosong di Pemkab Tabanan. Sepinya pelamar, diduga karena sejak awal muncul isu setiap jabatan yang kosong sudah disiapkan “putra mahkotanya”.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Tabanan I Wayan Sugatra mengatakan, Selasa (26/9) hingga seminggu diumunkan baru ada satu pendaftar memperebutkan posisi empat jabatan strategis yang kosong pada tingkat pejabat tinggi pratama. Pendaftar itu, yakni I Nyoman Hari Sujana yang saat ini menjabat Wakil Direktur Operasional BRSUD Tabanan. Sujana sendiri mengaju-
kan diri ikut seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) “Ya, baru hari ini (Selasa kemarin - red) jualan kami pecah telur,” sergah Sugatra. Disinggung sepinya jumlah pendaftar hingga seminggu dibukanya pendaftaran, mantan Kadis Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Tabanan ini mengatakan kemungkinan karena peserta masih melengkapi berkas
atau prasyarat yang diperlukan lainnya. “Masih ada waktu sampai penutupan pendaftaran 9 Oktober mendatang. Bisa jadi menjelang tanggal penutupan akan banyak yang pendaftar,” ucapnya. Disinggung adanya ‘putra mahkota’ yang disiapkan mengisi empat jabatan strategis tersebut, pejabat asal Luwus ini membantahnya. “Itu tidak benar. Biarkan berproses dulu. Apalagi masa pendaf-
Bali Post/kmb28
WayanSugatra
taran masih panjang. Jika toh sepi peminat, kami akan perpanjang masa pendaftarannya,” jelasnya. (kmb28)
Warung Global Bali Post/kmb28
PERATAAN TANAH - Petugas Satpol PP saat menyambangi adanya kegiatan perataan tanah di jalur hijau Jatiluwih.
Alih Fungsi Lahan Rambah DTW Jatiluwih
Tabanan (Bali Post) Berdalih penyediaan lahan parkir bagi wisatawan yang hendak melakukan wisata trekking di kawasan wisata DTW Jatiluwih, salah seorang warga asli Banjar Gunung Sari, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel meratakan areal tegalannya, padahal lahan itu masuk kawasan jalur hijau. Sayangnya Satpol PP tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka beralasan tidak ada aturan jelas, alias payung hukum untuk bisa dijadikan dasar bertindak. Mendapat informasi masyarakat terkait adanya kegiatan perataan lahan di areal jalur hijau seluas kurang lebih tiga are di kawasan penunjang DTW Jatiluwih, jajaran Satpol PP Tabanan, Selasa (26/9) kemarin bergerak melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Dan benar saja, satu unit alat berat bego tengah beroperasi mengeruk tanah di kawasan itu. Seseorang mengakui sebagai pemilik lahan hijau tersebut. Di hadapan petugas, pemilik lahan itu berdalih lahan pribadi miliknya itu seluas kurang lebih tiga are. Lahan itu akan dijadikan tempat parkir. Khususnya untuk parkir para wisatawan yang hendak melakukan kegiatan trekking. “Dia mengaku akan menyediakan lahan parkir, ketimbang kendaraan parkir di sepanjang pinggir jalan utama,” beber I Wayan Sarba, Kepala Satpol PP Tabanan, saat dikonfirmasi. Pejabat asal Marga ini pun mengaku tidak bisa berbuat banyak. Pihaknya hanya bisa memerintahkan pemilik lahan tersebut untuk menghentikan kegiatan pengerukan tanah itu. “Mau berbuat apa lagi, saat kita datangi lahannya itu sudah rata. Tapi tetap kita imbau agar tidak sampai merembet ke lahan lainnya. Sebab, itu termasuk kawasan lahan hijau di Jatiluwih,’’ ucapnya. Mantan Kabag Humas Pemkab Tabanan ini juga berharap ke depan aturan tentang zonasi di kawasan jalur hijau itu bisa segera rampung. Hal itu sebagai dasar melakukan pembinaan dan penindakan terhadap berbagai hal yang memang melanggar perda. “Saya harap segera disusun atau ditetapkan zonasi, baik di kawasan WBD maupun di kawasan penunjang. Itu penting sebagai payung hukum dan dasar Satpol PP untuk bisa bergerak. Apa yang kita pakai dasar kalau aturannya tidak ada,” tegasnya. (kmb28)
Cegah Radikalisme, Wajib Ada Gerakan ’’Characther Building’’ RADIKALISME itu memang susah dilacak. Karena hal itu didesain oleh beberapa oknum punya kepentingan di bidang politik. Tak salah jika radikalisme ini seolah sulit diberantas. Solusinya harus ada gerakan bersama membangun character building. Karena itu tepat arahan Presiden Jokowi harus ada revolusi mental. Untuk itu, mau tidak mau dosen yang akan mentransformasikan hal yang baik kepada mahasiswa terkait berbangsa dan bernegara, salah satunya memang harus bersih dan memiliki mental yang baik cinta tanah air. Demikian opini yang berkembang dalam acara Warung Global dengan topik “Tangkal Radikalisme, PT Harus Seleksi Dosen dan Pegawai’’ di Radio Global FM 96,5 Bali, Selasa (26/9) kemarin. Acara ini juga dipancarluaskan Genta Bali FM, Singaraja FM dan Swara Negara FM. Paham radikal biasanya bergerak secara sembunyi atau terselubung. Karena itu, tidak mungkin mereka akan terang-terangan. Demikian pengamatan Febri di Denpasar. Jadi, sepertinya sulit dilakukan meskipun dosen itu diseleksi. Menurutnya, radikalisme ini sangat erat hubungannya dengan ideologi yang merupakan paham yang bertentangan dengan falsafah negara Pancasila. Karena itu tepat harapan Presiden Jokowi, harus ada gerakan revolusi mental. Untuk itu, mau tidak mau dosen yang akan mentransformasikan hal yang baik terkait kepada mahasiswa berbangsa dan bernegara, salah satunya memang harus bersih dan memiliki mental yang baik cinta tanah air. Budiada di Tabanan mengharapkan, jika wawasan kebangsaan warga sudah kuat. Rasanya paham-paham dari luar yang tujuannya ingin menggoyahkan idiologi masyarakat sepertinya akan sulit masuk. Ia menilai gerakan paham radikalisme muncul akibat pendidikan wawasan kebangsaan itu
lemah. Karena itu, perlu disebarkan pendidikan karakter. Pendidikan karakter atau character building itu wajib dilakukan, sehingga warga
tidak terombang-ambing. Bagi yang terlibat radikalisme ia meminta mereka itu disadarkan dan dirangkul, jangan justru dimusuhi.
Fera di Tabanan dan Ayu di Petang setuju jika perguruan tinggi harus menyeleksi dosen dan pegawai. Idealnya. seleksi itu tidak hanya di kalangan perguruan tinggi. Sebab, radikalisme tidak pandang tempat dan orang. Harusnya mulai dari keluarga kecil memberikan contoh yang baik. Selanjutnya di bangun formal para tenaga pendidik dan kemudian diteruskan ke masyarakat. Secara umum, Nyoman
Mastra di Gianyar melihat sebenarnya konsep dalam lagu kebangsaan ‘‘Indonesia Raya’’ itu sudah jelas di sana tersirat dan tersurat. Melalui lagu kebangsaan itu, sudah ada tuntunan bagaimana menjadi warga yang baik. Radikalisme itu memang susah dilacak. Karena didesain oleh beberapa oknum punya berkepentingan di bidang politik. Tak salah jika radikalisme ini seolah sulit diberantas. (sikha)
15
Rabu Kliwon, 27 September 2017 Jadwal Pertandingan Liga Champions Kamis (28/9) dini hari Grup D Juventus vs Olympiakos Piraeus Sporting vs Barcelona Grup C Qarabag FK Atletico Madrid
vs AS Roma vs Chelsea
Grup B Anderlecht Paris St Germain
vs Celtic vs FC Bayern Munich
Uang Tak Bisa Hasilkan Gol Paris -
Grup A CSKA Moscow vs Manchester United FC Basel vs Benfica -------------------------------------------Hasil Liga Spanyol Real Betis vs Levante 4-0 -------------------------------------------1. Barcelona 6 6 0 0 20-2 18 2. Atletico Madrid 6 4 2 0 12-4 14 3. Sevilla 6 4 1 1 7-3 13 4. Valencia 6 3 3 0 12-5 12 5. Real Betis 6 4 0 2 10-7 12 6. Real Madrid 6 3 2 1 11-6 11 7. Leganes 6 3 1 2 5-3 10 8. Real Sociedad 6 3 0 3 13-13 9 9. Levante 6 2 3 1 8-8 9 10. Getafe 6 2 2 2 8-5 8 11. Athletic Club 6 2 2 2 7-6 8 12. Espanyol 6 2 2 2 7-9 8 13. Celta Vigo 6 2 1 3 10-8 7 14. Villarreal 6 2 1 3 6-9 7 15. Las Palmas 6 2 0 4 5-10 6 16. Eibar 6 2 0 4 3-14 6 17. Girona FC 6 1 2 3 3-8 5 18. Deportivo Coruna 6 1 1 4 7-15 4 19. Malaga 6 0 1 5 4-14 1 20. Alaves 6 0 0 6 1-10 0 Pencetak gol : 9 - Lionel Messi (Barcelona). --------------------------------------------Liga Inggris Arsenal vs West Bromwich 2-0 -------------------------------------------1. Manchester City 6 5 1 0 21-2 16 2. Manchester United 6 5 1 0 17-2 16 3. Chelsea 6 4 1 1 12-5 13 4. Tottenham Hotspur 6 3 2 1 10-5 11 5. Liverpool 6 3 2 1 12-11 11 6. Watford 6 3 2 1 9-10 11 7. Arsenal 6 3 1 2 9-8 10 8. Huddersfield Town 6 2 3 1 5-3 9 9. Burnley 6 2 3 1 6-5 9 9. Newcastle United 6 3 0 3 6-5 9 11. Southampton 6 2 2 2 4-5 8 12. West Bromwich 6 2 2 2 4-6 8 13. Brighton and HA 6 2 1 3 5-7 7 14. Everton 6 2 1 3 4-11 7 15. Swansea City 6 1 2 3 3-7 5 16. Stoke City 6 1 2 3 5-10 5 17. Leicester City 6 1 1 4 9-12 4 18. West Ham United 6 1 1 4 6-13 4 19. Bournemouth 6 1 0 5 4-11 3 20. Crystal Palace 6 0 0 6 0-13 0 Pencetak gol : 6 - Alvaro Morata (Chelsea), Sergio Aguero (Manchester City), Romelu Lukaku (Manchester United).
Perang bintang akan terjadi di Parc des Princes saat Paris St Germain (PSG) menjamu Bayern Munich pada pertandingan Grup B Liga Champions, Kamis (28/9) dini hari. Perang urat saraf telah dimulai sebelum kedua klub kaya itu bentrok. Pemain sayap Bayern Arjen Robben mengkritik kebijakan membeli pemain dengan harga mahal yang dilakukan PSG. Langkah semacam itu diyakini tidak akan menghasilkan tim yang berkualitas. ‘’Paris jelas mengeluarkan euro lebih banyak dibandingkan kami. Tapi uang tidak akan menghasilkan gol, kual-
itas di lapangan yang akan menciptakan gol, tim yang baik yang menghasilkan gol,’’ kata pemain asal Belanda sebelum meninggalkan Munich menuju Paris, Selasa (26/9) kemarin. Ucapan Robben mengarah pada pembelian Neymar yang
membuat PSG mengeluarkan dana 222 juta euro (264 juta dolar AS) untuk penyerang Brazil yang sebelumnya membela Barcelona itu. Melengkapi aksi tersebut, PSG juga meminjam pemain muda Kylian Mbappe dari AS Monaco dengan harga 180 juta euro sebelum dipermanenkan musim depan. Robben pun mengaku timnya tak takut dengan kualitas trio ujung tombak MCN (MbappeCavani-Neymar). ‘’Yang terpenting tim bukan pemain-pemain tertentu,’’ tegasnya. Lini belakang Bayern pantas mewaspadai ketajaman MCN setelah pekan lalu ditahan imbang Wolfsburg 2-2. Padahal pada laga tandang itu, Bayern sempat unggul dua gol lebih dahulu. ‘’Kami mengandalkan pengalaman,’’ jelas petinggi Bayern chairman Karl-Heinz Rummenigge yang yakin timnya bisa mencuri poin di Paris. Kubu PSG sendiri juga dilanda masalah setelah dua pekan lalu Neymar dan Edinson Cavani terlibat perebutan menendang penalti pada pertandingan Liga Prancis melawan Olympique Lyonn yang berakhir dengan kemenangan 2-0. Bahkan usai laga itu Neymar dikabarkan mengalami cedera kaki. ‘’Neymar akan masuk skuad
besok,’’ ungkap pelatih PSG Unay Emery memastikan keberadaan penyerang Brazil itu di timnya. Neymar gagal mencetak gol saat timnya ditahan imbang 0-0 Montpellier pekan lalu. PSG untuk pertama kali kehilangan poin penuh sepanjang awal musim ini di Liga Prancis. Emery seperti biasanya akan memainkan format 4-3-3 dengan mengandalkan trio MCN. PSG juga diuntungkan dengan telah bugarnya pemain sayap Angel Di Maria setelah tiga pekan istirahat. Tetapi kali ini Emery telah memberi instruksi khusus untuk eksekutor tendangan penalti. Pada musim-musim sebelumnya Cavani merupakan opsi utama. ‘’Saya sudah berbicara dengan mereka dan mereka faham dengan permasalahan yang terjadi,’’ ujar pelatih asal Spanyol itu. Pelatih Bayern Carlo Ancelotti justru lebih menaruh perhatian pada peran gelandang Marco Verratti dibandingkan trio penyerang PSG itu. Pemain asal Italia itu didatangkan dari klub Pescara saat dia masih melatih PSG dan faham betul perkembangannya. Ancelotti untuk pertama kali kembali ke PSG setelah meninggalkan klub Paris itu pada 2013. Sepanjang 18 bulan kepemimpinannya PSG untuk pertama kali gelar juara Liga Prancis setelah menunggu 20 tahun. (kmb39/ afp/rtr)
Duet ujung tombak Paris St Germain Edinson Cavani dan Neymar (kanan).
Gasly Gantikan Kvyat London Pembalap Prancis Pierre Gasly akan melakukan debutnya di Formula 1 di Grand Prix Malaysia akhir pekan ini, setelah didaftarkan oleh tim Toro Rosso untuk mengisi tempat pebalap Rusia yang penampilannya merosot Daniil Kvyat. Tim yang dimiliki Red Bull mengatakan perubahan itu untuk sejumlah balapan musim ini dan akan menguntungkan
tim demi masukan untuk menghadapi musim 2018. ‘’Ini bukan mengenai selamat tinggal untuk pembalap kami Daniil, sebab dia masih menjadi bagian keluarga Red Bull,’’ tambah tim dalam pernyataannya, Selasa (26/9) kemarin. Gasly, juara GP2 2016, saat ini membalap untuk seri Formula Super Jepang. Ia merupakan kandidat utama menggantikan Carlos Sainz Jr. ketika pembalap Spanyol itu meninggalkan
Toro Rosso untuk dipinjamkan ke Renault musim depan. Kvyat dapat dipertahankan namun ia hanya mencetak empat poin dari 14 balapan musim ini dibandingkan 48 poin yang didapat Sainz. Tim Toro Rosso terkunci di papan tengah. Secara keseluruhan mereka berada di posisi keenam, tertinggal tujuh poin dari Williams dan unggul sepuluh poin atas Renault. Renault berharap dapat mengamankan jasa Sainz sebelum akhir musim. Namun langkah Toro Rosso kemarin mengindikasikan kepergian Jolyon
Palmer. Toro Rosso, yang mengubah pasokan mesin dari Renault ke Honda pada tahun depan, dapat mengatasi kehilangan Sainz dengan enam balapan tersisa. Gasly saat ini dikontrak Red Bull yang menggunakan Toro Rosso sebagai tim pengumpan untuk tim pabrikan utama mereka. Balapan Jepang akan diselenggarakan setelah balapan di Malaysia dan merupakan teritori familiar untuk pembalap 21 tahun itu. Bagaimanapun, ia berpeluang absen pada Grand Prix AS yang berlangsung pada 22
Oktober, sebab balapan itu berbenturan dengan putaran terakhir kejuaraan Formula Super di Suzuka. ‘’Dia (Gasly) merupakan pebalap yang ada di daftar selanjutnya di Red Bull untuk kesempatan ini dan dia telah memperlihatkan bahwa ia layak atas hal itu,’’ kata bos tim Franz Tost. Kedatangan Gasly berarti Prancis akan memiliki tiga pembalap di Sepang akhir pekan ini. Sang pendatang baru bergabung dengan dua kompatriotnya yakni Romain Grosjean (Haas) dan Esteban Ocon (Force India). (kmb39/rtr/ant)
Laga Sarat Emosi di Wanda Metropolitano Bali Post/rtr
Manager Manchester United Jose Mourinho.
Mourinho Fokus Lini Tengah
Moskow Lini tengah menjadi titik lemah Manchester United (MU) saat menghadapi CSKA Moscow pada pertandingan Grup A Liga Champiosn, Kamis (28/9) dini hari. MU tidak memiliki banyak opsi dengan cedera yang menimpa sejumlah pemain kuncinya. M a n a j e r M U J o s e M o u r i n h o m engakui timnya kini hanya mengandalkan Nemanja Matic dan Ander Herrera di posisi lini tengah, menyusul cedera yang diderita Paul Pogba, Marouane Fellaini dan Michael Carrick. Kedua pemain itu dinilai sebagai pemain yang paling berpengalaman menghadapi laga melawan klub Rusia itu. ‘’Tapi kami tidak akan mefokuskan diri pada pertarungan individual atau areal secara spesifik pada laga nanti. Kami mencoba mefokuskan pada gambaran yang lebih besar. Jadi kami akan menurunkan tim dengan kualitas dan keseimbangannya pula,’’ jelas Mourinho. MU yang menang tipis 1-0 atas Southampton di Liga Inggris pekan lalu, menempati peringkat kedua klasemen. The Reds Devils belum terkalahkan dalam enam pertandingan di Liga. Melengkapi awal musim yang impresif, pasukan Mourinho juga memenangkan laga pertama Liga Champions dengan menggebuk Basel 3-0 di Old Trafford. Sementara CSKA menundukkan tuan rumah Benfica 2-1 di laga lainnya Grup A. CSKA Moscow menempati peringkat keempat Liga Rusia dengan mengoleksi 6 kemenangan dari 11 pertandingan. Tim asuhan Viktor Goncharenko belum sekalipun meraih kemenangan melawan MU dalam empat pertandingan dengan hasil dua kali seri dan dua kali kalah. ‘’Saya tak mau bicara tentang lawan (CSKA). Jika saya bicara tentang mereka, itu malah memotivasi mereka,’’ tambah Mourinho yang yakin akan mendapat perlawanan sengit dari tim tuan rumah. (kmb39/afp)
London Penyerang Spanyol Alvaro Morata tidak akan mendapatkan sambutan hangat ketika Chelsea melawat ke kandang Atletico Madrid di Stadion Wanda Metropolitano pada pertandingan Liga Champions, Kamis (28/9) dini hari. Laga sarat emosi ini melibatkan sejumlah pemain yang berpindah di antara kedua klub. Morata tak bisa dilepaskan dari masa lalunya sebagai penyerang Real Madrid, tetangga sekaligus rival Atletico. Pemain termahal Chelsea Morata didatangkan dari Real pada bursa transfer musim panas ini dan tampil gemilang untuk memulai kiprahnya di Stamford Bridge. Sang penyerang mengukir tiga gol pertamanya untuk klub ketika Chelsea menang 4-0 atas Stoke di Liga Inggris pekan lalu. Kiper Chelsea Thibaut Courtois yang sempat tiga musim membela Atletico, menyadari akan adanya sambutan berbeda akan diterima Morata bila dibandingkan den-
gan dirinya. Namun rekan-rekan setimnya akan mendukung dia dan mempersiapkan diri untuk ‘’pertandingan besar’’ di kandang baru Atletico. ‘’Dia akan mendapatkan (sambutan) yang berbeda dari saya. Alvaro memainkan banyak pertandingan melawan Atletico. Menurut saya dia mencetak gol maka bagi dia ini akan menjadi pertandingan besar melawan rival-rivalnya,’’ kata Courtois kepada situs resmi Chelsea (www. chelseafc.com). ‘’Bagi saya ini akan menjadi lebih bersahabat namun di antara 90 menit kami berlaga akan ada rivalitas juga untuk saya, karena mereka ingin timnya menang.’’ ‘’Kami tahu dia adalah penyerang papan atas. Kami tahu dia memiliki kemampuan ini dan kami sangat gembira untuk dia sebab dia mengemas tiga golnya. Penyerang hidup dari gol demi gol, dan dia telah mencetak beberapa gol penting musim ini.’’
Courtois tidak sabar untuk bertemu penyerang Diego Costa, yang belakangan meninggalkan Chelsea untuk bergabung kembali dengan Atletico setelah berseteru dengan manajer Antonio Conte. Costa akan dapat dimainkan untuk Atletico mulai 2 Januari ketika bursa transfer Spanyol dibuka dan larangan transfer untuk klub berakhir. FIFA telah menskors klub asal Madrid itu karena melakukan transfer ilegal terhadap pemainpemain junior. ‘’Dia merupakan kawan yang sangat baik dan akan menyenangkan untuk bertemu dia di sini. Saya gembira bahwa sampai Tahun Baru kami tidak perlu menghadapi dia dan saya berharap kami melaju terus di Liga Champions,’’ tambah kiper Belgia berusia 26 tahun itu. Chelsea menang 6-0 atas Qarabag pada pertandingan pembukaan Grup C Liga Champions, sedangkan Atletico ditahan imbang 0-0 di markas Roma di laga lainnya. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/rtr
LATIHAN - Ujung tombak Chelsea Alvaro Morata mengontrol bola saat latihan Selasa (26/9) kemarin.
Bali Post/rtr
DUA GOL - Penyerang Arsenal Alexandre Lacazette melakukan selebrasi usai mencetak dua gol ke gawang West Bromwich Albion pada pertandingan Liga Utama Inggris, Selasa (26/9) kemarin.
Dua Gol Lacazette Pertahankan Rekor the Gunners
London Arsenal mempertahankan rekor 100 persen tak terkalahkan di kandang sendiri musim ini setelah menundukan West Bromwich Albion 2-0, Selasa (26/9) kemarin pada kompetisi di Liga Utama Inggris. Pemain termahal yang direkrut klub London musim panas ini, Alexandre Lacazette, menjadi pencetak kedua gol tersebut. West Brom menelan kekakalahan pada enam lawatan terakhirnya ke markas ‘’the Gunners’’. Di laga kemarin tim tamu memulai pertandingan dengan perlawanan sengit bahkan permohonan penalti yang diabaikan wasit saat pertandingan baru berlangsung tujuh menit. Gareth Barry, yang tampil untuk ke-633 kalinya di Liga Inggris dan menjadi kapten ‘’The Baggies’’, mengumpankan bola ke Jay Rodriguez di kotak penalti dan kemudian dijatuhkan oleh pemain bertahan Shkodran Mustafi. Bagaimanapun, insiden itu tidak dinilai sebagai pelanggaran oleh wasit Bobby Madley dan membuat frustrasi manajer Tony Pulis dan Rodriguez sendiri. ‘’Bagi saya, saya merasakan kontak dan saya terjatuh dan saya menunggu untuk diberikan pelanggaran namun ternyata
tidak,’’ kata sang penyerang kepada Sky Sports. ‘’Bagi saya itu adalah penalti, namun Anda (terkadang) mendapatkannya dan (terkadang) tidak. Itu sulit ketika kedudukannya 0-0, dan jika Anda mendapatkan keputusan Anda mendapatkan gol yang mengubah permainan.’’ Pasukan Arsene Wenger membuka keunggulan pada menit ke-20, Lacazette menanduk bola setelah kiper Ben Foster menepis bola tendangan bebas Alexis Sanchez ke mistar gawang. Gol itu membuat Lacazette yang didatangkan dari Lyon pada bursa musim panas menjadi pemain Arsenal pertama yang mencetak gol pada tiga pertandingan kandang pembukaannya di Liga Inggris sejak 1988. Pemain Prancis itu mengemas gol keempatnya musim ini dan gol kedua Arsenal di laga ini dari titik penalti, pada pertengahan babak kedua, setelah hadangan keras yang dilakukan Allan Nyom terhadap Aaron Ramsey. Arsenal naik ke peringkat ketujuh di liga dengan sepuluh poin, tertinggal enam poin dari kedua klub Manchester yang memuncaki klasemen. West Brom turun ke peringkat ke-12. (kmb39/rtr/ant)
OLAHRAGA
16
Rabu Kliwon, 27 September 2017
Tabanan Tuan Rumah Kejurnas Petanque
Tabanan (Bali Post) Tabanan menjadi tuan rumah Kejurnas Petanque,yang akan digelar di Lapangan Debes, Tabanan mulai Rabu (27/9) ini sampai dengan Sabtu (30/9) mendatang. Para pemain petanque dari berbagai provinsi telah berdatangan, dan mereka bakal bertanding serta memperebutkan gelar di 10 nomor. Ketua Pengprov Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Bali Nyoman Yamadhiputra, di Tabanan, Selasa (26/9) kemarin menjelaskan, hajatan ini terselenggara berkat semangat gotong royong antara PB FOPI, FOPI Bali, KONI Tabanan, FOP Tabanan, serta Kemenpora RI. Dijelaskannya, perkembangan cabor petanque cukup menggeliat di Tabanan, sejak tiga tahun terakhir. Terbukti, tim petanque Tabanan yang berlaga di ajang Porprov Bali XIII/2017, yang digelar di Lapangan Astina Gianyar, mendapatkan 3 emas, 1 perak, dan 4 perunggu. ‘’Belasan atlet terbaik petanque yan berlaga di Porprov Bali, juga ambil bagian di ajang kejurnas ini,’’ sebut Yamadhiputra. Oleh sebab itu, kejurnas ini digelar juga sebagai persiapan FOPI Asian Games 2018 mendatang. Menurutnya, tercatat provinsi yang menyatakan ambil bagian seperti tuan rumah Bali, Sultra, Aceh, Jabar, Banten, Jateng, Sulbar, Sumsel, Kalbar, Kaltim, Sulut, DKI, Jatim, NTB, Sulsel, Sumbar, Sulut, Jatim, Jambi dan Papua. (022)
Aksi WO Tim Takraw Indonesia Masih Dibahas ASTAF
Jakarta (Bali Post) Aksi meninggalkan arena pertandingan atau walk out (WO) oleh tim beregu sepak takraw putri di SEA Games Kuala Lumpur, Malaysia pada Agustus lalu yang masih diproses oleh Federasi Sepak Takraw Asia (ASTAF) dan diharapkan tidak berbuntut pelarangan bertanding di Asian Games bagi Indonesia. ‘’Saat ini sedang diselidiki ASTAF. Mengenai sanksi yang bisa bermacam-macam, mulai teguran hingga yang terberat dilarang mengikuti kejuaraan internasional berikutnya, kami harap tidak sampai berbuntut pelarangan bertanding,’’ kata pelatih sepak takraw Indonesia Asri Syam, Selasa (26/9) kemarin. Asri juga menyebutkan jika nantinya sanksi terberat yang dikenakan pada Indonesia sehingga menyebabkan tidak bisa berlaga di Asian Games 2018, maka pihak Indonesia akan melayangkan banding terhadap keputusan tersebut. ‘’Pasalnya kami memiliki alasan kuat mengapa keputusan walk out tersebut kami ambil,’’ katanya menegaskan. Sebelumnya, tim beregu putri sepak takraw Indonesia melakukan walk out karena merasa dicurangi wasit saat tengah bertanding melawan tuan rumah Malaysia pada 20 Agustus lalu. Indonesia memutuskan hengkang dari arena pertandingan setelah beberapa kali servis mereka dinyatakan pelanggaran oleh wasit Muhammad Radi asal Singapura. Tidak hanya sampai di situ, keputusan tersebut juga berlanjut hingga keesokan harinya, di mana tim Indonesia tidak hadir dalam pertandingan melawan Filipina.(ant)
Bali Post/wan
GIRING BOLA - Penyerang Bali United Stefano Lilipaly menggiring bola dikawal sejumlah pemain Perseru Serui pada pertandingan Liga 1 Indonesia di stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Senin lalu. BU akan ditantang Bhayangkara FC, Jumat (29/9) mendatang, pada duel dua klub papan atas.
Jamu Bali United, Bhayangkara FC Andalkan Mental Juara
Bekasi (Bali Post) -
Laga perebutan posisi puncak klasemen Liga 1 musim 2017 yang mempertemukan Bhayangkara FC dengan Bali United, Jumat (29/9), diprediksi berlangsung ketat. ‘’Kami percaya bisa menjadi juara liga asalkan pemain mempunyai mental juara. Mental juara itu harus dipupuk dan didorong setiap waktu,’’ kata Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy di Bekasi, Selasa (26/9) kemarin. Menurutnya, perolehan poin 1 saat bertandang ke kandang Persib Bandung, Minggu (24/9), menghambat laju the Guardian untuk mendominasi posisi puncak klasemen sementara. ‘’Namun saya ingin Bhayangkara FC (BFC) harus fokus meladeni Bali United,’’
katanya. Menurutnya, pertemuan dua tim papan atas itu menjadi laga krusial mengingat BFC dan Bali United samasama ngotot memuncaki klasemen sementara Gojek Traveloka Liga 1 2017. Hasil seri di Bandung membuat the Guardian ma-
sih memimpin puncak klasemen dengan 53 poin. BU di posisi kedua dengan 52 poin setelah Serdadu Tridatu menggebuk Perseru Serui 2-0. Laga antara BFC dan Bali akan menjadi sangat krusial mengingat perjalanan kompetisi yang hanya menyisakan sembilan per-
tandingan hingga Desember 2017. Simon mengaku terus mendorong timnya agar selalu fokus dan konsentrasi jelang laga krusial itu. ‘’Saya ingin pemain mengingatkan di dalam pikiran dan menyimpannya dalam hati yang akan memunculkan semangat untuk meraih kemenangan,’’ katanya. Pelatih asal Skotlandia itu berharap timnya menganggap sisa pertandingan adalah final. ‘’Setiap pertandingan juga harus dimenangkan agar
target yang diusung sama-sama bisa tercapai. Saya masih yakin Bhayangkara FC akan juara,’’ katanya. BFC, kata Simon, saat ini punya modal bagus untuk meladeni Bali United, sebab di putaran pertama, Indra Kahfi dan kolega mempermalukan tuan rumah Bali dengan skor telak 1-3. ‘’Para pemain sudah melupakan hasil seri di Bandung yang seharusnya bisa kami menangkan. Kini kami bertekad untuk menang ketika bertemu Bali,’’ kata Indra Kahfi. (ant)
Piala Pangdam
Susila Putra Tantang FKPPI di Semifinal Bali Post/ist
MEDALI - Trio taekwondoin junior UTI Pro Bali yang juga siswa SMAN 7 Denpasar menyumbang medali. Mereka adalah Touryno Ellyas Oct Kasman (kiri -- peraih emas di kelas -78 kg), kemudian Taruna Yalasena merebut perak di kelas -59 kg, serta Ni Putu Dita Sri Wahyuni meraih perak di kelas -68 kg.
Taekwondoin UTI Pro Bali Sabet Dua Emas
Denpasar (Bali Post)Taekwondo UTI Pro Bali berkekuatan 18 atlet saat berlaga pada event internasional bertajuk The 1st Paku Alam Yogyakarta Taekwondo Internatinal Championship 2017, di GR Among Rogo, Yogyakarta, 23-24 September lalu. Alhasil, mereka membawa pulang 2 emas, 3 medal perak, dan 2 medali perunggu. Medali emas dipersembahkan Touryno Ellyas Oct Kasman (-78 kg), dan Jovan Diesel. Sedangkan medali perak diperoleh taekwondoin Taruna Yalasena, Kadek Wahyu Cristian, dan Ni Putu Dita Sri Wahyuni. Sementara dua medali perunggu direbut Kadek Jhodi Dwi AP dan Ni Made Gita Candradewi. Selama mereka bertanding didampingi trio pelatih yakni Sabeum Billy, Sabeum Rino, dan Sabeum Irawan. (022)
ITdBI 2017
Ajang Pertarungan Lima ’’Climber’’ Nasional
Banyuwangi (Bali Post) Lomba balap sepeda International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2017, 27-30 September, tak hanya menjadi ajang adu gengsi pembalap asing. Di kelas nasional, perebutan gelar juara individual alias general classification dipastikan makin ketat. Sedikitnya ada lima pembalap nasional yang akan bersaing menaklukan ganasnya lintasan lereng Ijen, mulai Rabu (27/9) pagi ini. Mereka, Dadi Suryadi (Terengganu Cycling Team), Aiman Cahyadi (Sapura Pro Cycling Team), Jamal Hibatullah (KFC Cycling Team), Hari Fitrianto (CCN Cycling Team), dan Bambang Suryadi (BRCC Banyuwangi). Kelima pembalap tersebut sama-sama memiliki peluang besar dengan predikat climber yang mereka sandang. ‘’Di etape ketiga ITdBI 2017, balapan memang ‘hanya’ melintasi 116,3 kilometer atau jarak terpendek kedua dibanding tiga etape lainnya. Tapi, lintasannya menantang, menaklukkan lereng Ijen di ketinggian 1.880 mdpl,’’ kata Chairman ITdBI Guntur Priambodo, Selasa (26/9) kemarin. Sementara itu, bagi para pembalap asing, lintasan ITdBI juga menjadi tantangan tersendiri. Apalagi, tahun ini para pembalap Eropa ikut turun laga. Tahun lalu, pembalap asal dari Kinan Cycling Team, Jepang, Jai Crawford sukses memboyong juara ITdBI. Crawford secara mengejutkan menjadi jawara setelah para juri mendiskualifikasi Peter Pouly di etape keempat akibat berat sepeda yang kurang standar. Tahun ini, Crawford tentu tak hanya ingin mempertahankan gelar. Tetapi, menunjukkan adalah pembalap yang bisa meraih gelar langsung dari arena balapan. Kepercayaan diri pembalap 34 tahun itu semakin kuat lantaran dia datang ke Banyuwangi dengan status sebagai penguasa Le Tour de Filipinas yang digelar Februari lalu. Di ajang balapan itu, Crawford hampir saja mengawinkan juara individual dengan gelar Raja Tanjakan, jika saja koleksi poinnya tak kalah dari Mario Vogt yang memimpin perolehan angka dengan selisih 5 poin.(kmb30)
Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Susila Putra Sibang Kaja, Abiansemal, Badung, menantang tim FKPPI Bali pada babak semifinal turnamen sepak bola memperebutkan Piala Pangdam IX/Udayana setelah kedua tim mengalahkan lawan-lawannya pada babak delapan besar, di Lapangan Makorem 163/Wirasatya, Selasa (26/9) kemarin. Susila Putra menekuk lawannya POR Celuk dengan skor tipis 2-1. Dalam laga yang dipimpin wasit Komang Indra, dua gol Susila Putra diborong Made Wira Jaksa di menit ke-8 dan 77, yang menggetarkan jala POR Celuk yang dikawal kiper Wayan Mariana. POR Celuk mampu mempertipis kekalahan pasca gocekan Rio yang mengarah ke gawang, gagal ditangkap kiper Susila Putra
Kadek Putra. Ketua PS Susila Putra Ida Bagus Purnaya mengakui skuad yang dipoles pelatih Gede Galung Setyadi ini, semangat juangnya berlipatlipat, karena disaksikan Bendesa Adat Ketut Narayana serta anggota DPRD Badung dari Sibang Kaja Nyoman Oka. ‘’Tim kami juga didukung Kades Ni Nyoman Sudani,’’ jelas IB Purnaya. Disinggung peluang melawan FKPPI, Purnaya menyatakan yang penting tampil ngotot, pertandingan berjalan fairplay dan menjunjung tinggi sportivitas. Sementara FKPPI melaju ke semifinal pascamencukur Singaraja FC dengan skor 4-0. Keempat gol kemenangan FKPPI hasil bidikan Laureksand (2 gol), kemudian Kadek Sentana dan Gede Sudarna
masing-masing sebiji gol. Usai mencetak gol di menit ke-51, Sudarna melepas kostum hinga diberi kartu kuning oleh wasit Komang Redita. Selang empat menit, Sudarna kembali melakukan pelanggaran hingga diusir wasit Redita. Manajer Tim FKPPI Ustav Shasa mengakui pemain FKPPI dominan karyawan, hingga sering terlambat datang ke lapangan. ‘’Namun, untuk babak semifinal kami akan menurunkan pemain muda,’’ tutur pria yang akrab disapa Wawan ini. Di sisi lain, pelatih Singaraja FC Budi Santoso mengakui asuhannya tampil ketakutan. ‘’Ya… biarlah mereka ini kan masih muda, masa depannya berkarier di sepak bola masih panjang,’’ ujarnya. (022)
Bali Post/ist
APIT — Pemain Susila Putra Sibang Kaja (tengah) menguasai bola diapit dua lawannya dari POR Celuk pada turnamen sepak bola Piala Pangdam IX/Udayana, di Lapangan Makorem 163/Wirasatya, Selasa (26/9) kemarin.
Pelatnas Panahan Juara Bertahan Rahmat Tumbang Dilanjutkan di Surabaya Catur PHRI-BHA-BTN
Denpasar (Bali Post) Juara bertahan Mahendra Rahmat dari The Jayakarta ditumbangkan lawannya Made Garjaya dari The Patra di meja kedua pada babak keempat dalam Kejuaraan Catur Antarkaryawan Hotel yang dihelat Bali Travel News (BTN) bekerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, serta Bali Hotels Association (BHA), di wantilan Prama Sanur Beach,
Selasa (26/9) kemarin. Kejutan lainnya, Sang Putu Sutarsa (The Jayakarta), runner-up tahun lalu, juga ditundukkan Ngakan Gede Astika di meja pertama. Atas hasil ini, babak kelima yang dimulai Rabu (27/9) ini, Ngakan Gede Astika bakal bertarung melawan Made Garjaya di papan pertama, sebab keduanya selama melakoni pertandingan hingga babak keempat senantisa menang terus, dan
meraup nilai sempurna 4. Di meja kedua, Made Ariana yang meraih poin 3,5 bakal menantang Iwan Setiawan yang meraup poin 3. Di meja ketiga, George (3) melawan Mardi (3), Heri Pamungkas (3) bertemu Tommy (3), kemudian Mano Andika (3) meladeni Khaerul Umam (3), Mahendra Rahmat (3) jumpa Sang Putu Suparsa (3), Ketut Rio Krisna Hadi (3) melawan Made Rustam (2,5). Kejuaraan olahraga asah otak yang melibatkan karyawan hotel ini dibuka Director Sport and Culture BHA Gunawan Cahya bersama tuan rumah General Manager Prama Beach Sanur Beach Steven Muller melakukan langkah buah catur. Government Relations and Event Manager BHA Andy menyebutkan, kejuaraan diikuti 37 pecatur dari 15 hotel, menggunakan sistem Swiss delapan babak. ‘’Babak kelima sampai dengan kedelapan, dituntaskan Rabu (27/9) ini,’’ jelas Andy. (022)
BUKA — Director Sport and Culture Bali Hotels Association (BHA) Gunawan Cahya (kanan) bersama General Manager Prama Sanur Beach Steven Muller (kiri) membuka Kejuaraan Catur Antarkaryawan Hotel di wantilan Prama Sanur Beach, Selasa (26/9) kemarin.
Jakarta (Bali Post) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) akan melanjutkan pemusatan pelatihan nasional di Surabaya, Jawa Timur, hingga Desember 2017 jelang Asian Games 2018. ‘’Kami menganggap satu bulan saja di Surabaya sudah membuktikan hasil yang baik dan kondusif dalam SEA Games 2017. Selain itu, di Surabaya ada mekanik yang siap memperbaiki peralatan jika ada yang rusak,’’ kata Manajer Tim Panahan Perpani Freddy Rosandi, di Jakarta, Selasa (26/9) kemarin. Tim Panahan Indonesia dalam SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, menyabet empat medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu. Tim MerahPutih pun menempati peringkat kedua di bawah tim tuan rumah Malaysia yang meraih lima medali emas, tiga medali perak, dan dua medali perunggu. ‘’Kami sementara baru menjalankan pelatnas untuk delapan atlet nomor recurve, yaitu empat atlet putra dan empat atlet putri. Semestinya ada 16 atlet, ditambah atlet-atlet nomor compound,’’ ujar Freddy. Freddy mengatakan atlet ideal untuk pelatnas Perpani sebanyak 24 orang yang terdiri dari 12 atlet compound dan 12 atlet recurve. ‘’Tapi, kami belum tahu apakah nomor compound akan dilombakan dalam Asian Games,’’ ujarnya.
Tim pelatnas Perpani, lanjut Freddy, mulai memfokuskan keikutsertaan dalam kejuaraan uji coba pada 2018 menyusul tiga bulan tersisa pada 2017 terlalu singkat selain persoalan teknis anggaran pemerintah. ‘’Mestinya kami ikut kejuaraan uji coba di Australia atau ke Belanda. Tapi, kami tidak permasalahkan itu dan konsentrasi untuk tahun depan. Kami akan minta tiga kali uji coba meskipun itu tetap tergantung pemerintah,’’ kata Freddy terkait rencana uji coba di Thailand, Cina, Turki, dan Italia. Freddy menambahkan, pelatihan pelatnas Perpani masih mengikuti program latihan yang telah disusun sebelum SEA Games 2017. ‘’Kami akan melatih atlet sebaik mungkin, mudah-mudahan kami cukup melakukan teknik yang sekarang dari para pelatih, atau jika dibutuhkan kami akan menggunakan pelatih asing,’’ tuturnya. Empat medali emas tim Panahan Indonesia dalam SEA Games 2017 masingmasing dipersembahkan Prima Wisnu Wardhana dalam nomor compound individu putra, Sri Ranti dalam nomor compound individu putri, Diananda Choirunisa dalam nomor recurve individual putri, dan tim recurve campuran yang terdiri dari Riau Ega Agatha dan Diananda Choirunisa. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Rabu Kliwon, 27 September 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Dcr Driver PT.QRG Resort 8480383
B.BP.001.09.17.0001527
Dcari u/bersih2 kost-san tinggal dlm Hp:081558069131
B.BP.001.09.17.0001690
Dcr Baker Pastry Pengalaman Bisa Buat Cake Hub.08123637000
Bth Cpt 10 SPG/SPB Event B.BP.001.09.17.0001706 Mall Rajin,Jujur, Komunikasi Dcr General Manager S1(Wnt), Baik Max.30Th Hub.08113999938 Exp.Money Changer,082341168381 B.BP.001.09.17.0001716 Dcr Sales Suka Tantangan 3700435
B.BP.004.09.17.0001659
Pembantu Apartemen Wanita Tgl dalam Gj1,7Jt,087861825975
B.BP.001.09.17.0001639
Dcr Karyawan/i bs Bhs.Inggris Lamaran ke:Jl.Kerobokan 96, Br.Taman (Toko Kenny Furniture) B.BP.001.09.17.0001654
B.BP.153.09.17.0001710
Dicari PRT Masak Part Time Seminyak, 081353001509 WA
B.BP.001.09.17.0001718
Urgent! Bar Waitress Sent CV to Mamas German Rest Telp.0361 754831/kadimamas@yahoo.co.id
B.BP.001.09.17.0001717
Dcari Kary Londry u /Renon Dps Hub.081337963921,081999098517
B.BP.001.09.17.0001703
!!!Segera Butuh 10 Therapist pria & wanita Canggu Dan Dps Gj menarik+Bnus Lembur,THR Hub.0811239621123
B.BP.001.09.17.0001420
*** Supir *** Hub: Jl.Gadung No.81, Kreneng Dps
B.BP.001.09.17.0001698
Cari Salesman/Girl pengalaman, ada Gaji,transport, komisi dan bonus Hb:082147591197 tidakSMS
B.BP.001.09.17.0000149
Cr Customer Service min.SMA,25 Pnampilan menarik, 081338251999
B.BP.001.09.17.0000844
Dcr Sales Otomotif umur max30 bawa lamaran ke Banoli Motor Jl.Buluh Indah 75 Dps Hub.(0361 418624/413964)
B.BP.001.09.17.0001678
BIRO JASA
Dcr Sekretaris bs Ms.Office & Photoshop Basic.Lamaran ke Jl.Kerobokan 96, Br.Taman (Toko Kenny Furniture)
B.BP.001.09.17.0001655
Dcr Sgr! Mknik Bengkel,Teknisi Elektro&Mrktng.usia Max 35Th, Min.SMA.Lam di Bw Lgsg ke PT. Liqtro Sanurbali, Jl.Pel.Benoa Gg.Sinar Mutiara Indah Pesanggaran Dps Tlp.710971-73,Email: marketing@liqtrasanurbali.com
B.BP.001.09.17.0001516
BIRO JASA
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Dcr T.jahit borongan harga diDcr petugas gudang pria, Dicr assiten RT/H.083114051980 Staf FO min.D1,DW Kitchen min. TOYOTA jaminbagus.U.Mkn,U.Hrd,U.Tran- tdk merokok,max25th,tmatan SMA Jl.Sekar Tunjung XVIII/99X Dps Inova’2007 Euro Silver AsBali SMK/SMA CV lkp,PuriCendana ReB.BP.001.09.17.0001682 sport,U.Kost,Bonus BPJS. Dcr T. lamaran ke PT.PKS Jl.Suli 102 sort Smnyak732947/081212886674 122Jt Bs Tukar H.085100856999 Dicari tukang perak siap B.BP.001.09.17.0001674 B.BP.141.09.17.0001712 potong kain berpglmn kerja di B.BP.001.09.17.0001705 Dcr sgr! salesman/girl gaji + Dilatih Hub.085 739 023 533 Rush 1.5SAT 2014 putih Panjer garment 0361754085/08123823758 The Griya Villas& Spa, Bunutan B.BP.001.09.17.0001681 fasilitas bagus Hub:PT.ASPP/ B.BP.154.09.17.0001720 192jt nego 081236502828 Amed,Kr.Asem Butuh Segera B.BP.001.09.17.0001700 kratingdaeng Jl.Tunjung Kuning Dcr supervisor lapangan pria Looking for Hotel Operational Rest.Manager,Chef De Partie HONDA min 30 th berpglman Hub.289104 No.1 Dps Ph:0361-467518/466447 Manager for Le Pirate B.BP.001.09.17.0001515 B.BP.001.09.17.0001694 Kirim CV:info@thegriya.com Jazz RS’2013 AT Putih Spt Baru Nusa Ceningan, 10 rooms Dcr supervisor, waiter/SS,kasir Dcr staff Acc(2) dan Kasir(2) B.BP.012.09.17.0001180 KM13Rb VR17 Hb.085100421453 Restaurant & Pool, speak cook u/resto di Renon unt tmp wisata DMZ Bali,wanita B.BP.001.09.17.0001711 Yamaha Bisma dcr:SMA/SMK,Supir English,min 5 years’ Hub:081916420095 max35th.Minat Hub.8496220/6221 SIM B1 Hub: T.Umar 142 Dnpsr SUZUKI experience in Hotel (F&B,HK,FO, B.BP.004.09.17.0001561 B.BP.001.09.17.0001615 B.BP.001.09.17.0001598 Swift GL’2006 Akhir,Htm Met AT operation).Accommodation & Dcr staff accounting minS1akunAsDK,Jl.P.Saelus10,08124634634 Transport, BPJS.Max 35 year old tansi umur max30 bawa lamaran B.BP.001.09.17.0001713 Send cv to hrd@lepirate.com, ke Banoli Motor Jl.Buluh Indah DICARI MOBIL phone 0361 487240 75 Dps Hub(0361)418624/413964 Cr Mbl:Avanza,Xenia, Rush,Yaris B.BP.004.09.17.0001663 B.BP.001.09.17.0001676 Jaz,dll,Cas/O.Krd, 085100880349 Looking for Villa Manager Di butuhkan sopir matik B.BP.164.09.17.0001565 /butler,Location Nusa pribadi Hub:081808830830 B.BP.001.09.17.0001693 Ceningan,Holiday Rental DIJUAL RUMAH Property, 4 Bedrooms, Dicari Marketing berpengalaman Dijual Rumah,SHM,2Lt,5Kmr Tdr, Swimming Pool,Clift Top, handal u/otomotif & oleh-oleh Ls .Tanah 2 Are,Sanur dekat RS. Accommodation & Scooter hubungi: 0811 386 7250 Bali Mandara Hub:081337785806 Provide,BPJS,max 33 year old, B.BP.001.09.17.0001622 B.BP.001.09.17.0001606 sent cv to hrd@lepirate.com, Dicari Sopir Pariwisata Rmh Kediri Tabanan LT.108m2 Phone 0361 487240 Hub.081999040400 tipe 54M.Harga BU.400jt B.BP.004.09.17.0001664 B.BP.154.09.17.0001719 sampai Deal 081236522166 Needed Housekeeping. Lam ke Dicari Staff Accounting berB.BP.004.09.17.0001578 reception@kutadeniaresidence. pengalaman Hub.081 999 220 111 Dcr Teknisi,Sales,Spv Mrktg DIJUAL MOBIL B.BP.001.09.17.0001624 Rumah 2Lt 5KM LT160m2 Jl.P.Adi com / Jl.Kubu Anyar 28 Kuta Gaji+Bonus+Komisi+BPJS,Lam Dicari Waitress Untuk Restoran No.153B Teuku Umar,08179785354 0361-8468828 DATSUN The Banyumas Villa Jln Tukad B.BP.154.09.17.0001714 B.BP.001.09.17.0001715 di Ubud.Bawa lamaran Ke Datsun Go Over Krdt 35Jt Angs. Banyumas No.1 Denpasar B.BP.821.09.17.0001403 Resto Kuta-Server,Chasier-ASAP 2,9Jt 17x Tnor4th,081936039292 Dijual Rmh/Tanah 1,5A Sesetan Atman Kafe Jl.Hanoman 38. B.BP.001.09.17.0001708 Dcr driver umur max 35th bawa SMA,Exp/Clever=Higner Salary Tlp/WA: 085100620505 Hub Notelp.081 236 788 598 B.BP.004.09.17.0001680 lamaran ke Banoli Motor B.BP.001.09.17.0001673 SMS,WA-HP:0812 3834 7428 TOYOTA B.BP.004.09.17.0001602 Dicari sgr Maid/PRT bisa Masak Jl.Buluh Indah 75 Dps Avanza G’2010 Silvr AsDK Tg 1 DIJUAL TANAH Sgr dcr kar.koperasi tugas Tinggal Dalam&Driver Pngalaman Istmwa bs Kredit 081246408899 Hub.(0361-418624/413964) BU dijual tnh 2A di GOR Buruan lapangan SMA/SMK SIM.C B.BP.001.09.17.0001704 utk Villa Pribadi di Berawa B.BP.001.09.17.0001677 Gianyar Hrg miring Hub.0819966 Hub:085337643965 Inova diesel MT’ 13(PMK) As DK Canggu.CV ke Jl.Pengubengan Dicari Staff Kitchen Jl.Tukad Petanu No.4C 77288 Maaf Tanpa pelantara Putih KM60Rb, 081236009045/Krd Kauh No.32 Kerobokan T.735590 Hub.0361 285892 B.BP.001.09.17.0001691
SERVICE
B.BP.001.09.17.0001605
B.BP.001.09.17.0001636
SERVICE
DIJUAL MOBIL
B.BP.001.09.17.0001687
BAJA RINGAN
B.BP.001.09.17.0001697
DIJUAL TANAH RUPA-RUPA Batubulan 325Jt ng JlMobil Viw B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815 Ketwl 200ng+230ng 087761245398 B.BP.001.09.17.0000991
*Tanah Dijual di Kota Negara 4,6Are hub: 082144128741
B.BP.166.09.17.0001722
B.BP.001.09.17.0001553
Interior kitchenset-Bedset-offIce Hpl FreeKonsul087761701745
B.BP.004.09.17.0001684
Dijual Tanah 1 Are Br.Sading Negara H:081236830088
B.BP.001.09.17.0001702
Djl Tanah 180m2 + Rumah Dalung Pengilian Hub:08113852944
B.BP.154.09.17.0001709
Kav.Mekar Kepaon Blok E.Pering Gianyar 2000m2.Hub.08123811103
B.BP.001.09.17.0001620
Tanah 5,7 Are Kediri Tabanan Global 350Jt 082144705888
B.BP.001.09.17.0001707
DIJUAL RUKO Djl Ruko 2Lt Tk.Yeh Aya+Tanah Jl.Tk.Balian Renon,0816576800
B.BP.164.09.17.0001721
Jual Ruko 3Lt Imam Bonjol Dps Lt:230M H: 081239716198 TP
B.BP.001.09.17.0001607
PEMBERITAHUAN Exotic Leather, Telah di buka toko kulit reptil bisa menyediakan cites Jl.Gn Soputan Ruko Sedana Teras Dewata No. 11 HP. 081236666745
B.BP.031.09.17.0001696
KEHILANGAN Hlg BPKB No.F1672292-O A/N. Sutrifno Taslim Jl.BR.Semer Gg Tunjung Mekar 43/36 Krbk Kuta
B.BP.001.09.17.0001675 KURSUS Hlg Buku Keur DK9866AI a/n H.M Kursus 2D/3Dcad/Max/Phtshp1Bln Syafei Nasution 082236440580 Mahir,FreeKonsul 087761701745 B.BP.001.09.17.0001688
B.BP.004.09.17.0001683
FURNITURE
RUPA-RUPA
AC
DIJUAL RUMAH
BENGKEL LAS
AC
ASTRA DAIHATSU GEBYAR PROMO AKHIR TAHUN READY XENIA STOCK
9Jt NEW AYLA
DP
7 6Jt
DP Jt PICK UP
DP
PROSES CEPAT & MUDAH
081339171818 / 081999220588 C.0002083-mbl
FOTOCOPY
SERVICE MAMPET
WC GARANSI
KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL
242389 / 081236774491
ATASI:
AHLI SUMBAT Atasi WC Mampet,
WC
GARANSI
Saluran Air, Wastavel Dll. Tanpa Bongkar Melayani Nguras
081337666135 082359392760 C.0001457-BRJ
SERVICE PANGGILAN KERJA DITEMPAT BERGARANSI
POMPA AIR KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER, KOMPOR GAS HUB. GARUDA SERVICE Jl. WR. Supratman No. 9, Denpasar
Telp. 085100493221 C.0001350-SRV
2 144 495 4 08SERVICE21 G
TV
A R A N S I
ALUMINIUM
PANGGILAN
08
1 54 7 0 96 97 SEGALA MERK
C.0001949SRV
CA
Candra Aluminium
Jl. Gatot Subroto Barat 334 Denpasar Mengerjakan & Service Box Mobil Alm. Kusen Alm. Harga
Rak Aluminium Bersaing dan Bergaransi
Roling Door Stainless Steel
Pagar Besi/Tralis Atap Canopy / Tenda Krey Kaca Untuk Proyek Pintu Harmonika Jual Bahan Aluminium dan Besi
413211-412051 C.0000860-ALM
EKONOMI
18
Rabu Kliwon, 27 September 2017
Sempat Lumpuh, Kota Amlapura Berangsur Pulih Amlapura (Bali Post) – Kota Amlapura sempat lumpuh pascapengumuman level awas Gunung Agung, Jumat (22/9) malam. Setelah memastikan kota Amlapura masih aman, aktivitas warga kota Amlapura berangsur-angsur pulih. ‘’Denyut nadi’’ kota Amlapura nampak mulai pulih, terlihat dari pedagang di Pasar Amlapura Timur yang mulai beroperasi seperti biasa. Seperti yang terlihat di Pasar Amlapura Timur, para pedagang mulai membuka lapak dagangannya. Meski tidak seramai biasanya, tetapi para pedagang mengaku mulai tenang. Pedagang juga baru sadar bahwa kabar yang membuat mereka panik waktu itu adalah kabar hoax. Gunung Agung tidak meletus dalam waktu 1 kali 24 jam usai naik level jadi awas. Meski mengaku masih waswas dengan perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Agung, tetapi para pedagang mengaku harus tetap berjualan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dari seluruh pedagang di pasar setempat, nampak banyak pula lapak yang masih tutup. ‘’Saya sempat mengungsi ke Klungkung, waktu ramai-ramai orang ngungsi itu. Ternyata info Gunung Agung mau meletus tidak benar, jadi saya balik berdagang seperti biasa,’’ kata salah satu pedagang Wayan Kisid, Senin (25/9). Toko-toko di sekitar pasar itu juga sudah mulai beraktivitas seperti biasa. Sementara aktivitas sekitar pasar ini sepenuhnya masih belum pulih sepenuhnya. Karena aktivitas Pasar Amlapura Barat juga belum pulih.
Berbeda dengan Pasar Amlapura Timur, Pasar Karangsokong Amlapura nampak masih terlihat lumpuh. Belum ada tandatanda para pedagang di sana akan berjualan lagi. Saat ini yang tersisa hanya ada lapaklapak sementara pedagang dan terpal kusut. Hingga Senin (25/9), nampak hanya ada dua pedagang yang membuka toko dan lapaknya serta tiga pedagang ayam. Tidak hanya pedagang, pembelinya juga sangat sepi. ‘’Hanya ada beberapa orang yang lewat, membeli canang, buah, jajan maupun sembako. Sepi sekali sejak dua hari lalu,’’ kata salah satu pedagang di Pasar Karangsokong Ni Wayan Sumiati di Toko Ari Puspa. Para pedagang di pasar ini nampak sudah mengevakuasi seluruh barang dagangannya ke tempat aman. Belum ada tanda-tanda pedagang di tempat ini akan berjualan lagi, menyusul situasi kota Amlapura sudah kembali kondusif. Sebelumnya, warga kota Amlapura yang tidak mengungsi sempat kebingungan memenuhi kebutuhan pokok. Sebab, saat itu tidak ada satu pun toko maupun pasar yang buka. Situasinya nyaris seperti hari raya Nyepi. Warga yang kebingungan sempat meminta beras ke tetangga. ‘’Tolong yang dipikirkan jangan hanya logistik untuk warga di pengungsian. Tetapi, kami yang tidak mengungsi bagaimana. Nyari beras saja susah,’’ keluh warga kota Amlapura, Putu Yasa. (gik) PEDAGANG - Sejumlah pedagang mulai membuka lapak dagangannya di Pasar Amlapura Timur.
Jika Gunung Agung Erupsi
48.223 Pelanggan PLN Terdampak Denpasar (Bali Post) Meningkatnya aktivitas Gunung Agung di Karangasem yang sudah berstatus awas sejak Jumat (23/9), turut menjadi perhatian bagi PLN. Sebagai perusahaan penyedia tenaga listrik, sejumlah antisipasi telah dilakukan oleh PLN guna menghadapi bencana Gunung Agung. Saat ini seluruh supply listrik di kawasan Karangasem dipasok melalui Gardu Induk Amplapura yang masuk pada kawasan rawan bencana Gunung Agung. ‘’Potensi gangguan telah diketahui, apabila suatu waktu terjadi letusan atau erupsi, listrik akan dipadamkan,’’ ungkap General Manager PLN Distribusi Bali Nyoman Suwarjoni Astawa, Selasa (26/9) kemarin. Berdasarkan pemetaan yang sudah dilakukan, diperkirakan terdapat 48.223 pelanggan yang akan terdampak pada
pemadaman listrik itu. Lama waktu pemadaman dikatakan tergantung dari situasi di lapangan. Namun pihaknya telah menyiapkan prosedur pengamanan pasokan listrik dan aset kelistrikan PLN melalui koordinasi antarunit PLN, untuk memastikan keamanannya. Tidak hanya melakukan kesiapan prosedur dalam pengamanan listrik saat bencana alam, PLN juga telah menyiapkan pasokan listrik di lokasi pengungsian warga. Total 13 unit genset telah disiagakan di kawasan Abang, Manggis, Sidemen, Klungkung, Rendang dan Tejakula. ‘’Petugas juga sudah kami siagakan untuk menjaga pasokan listrik dan membantu kebutuhan masyarakat di posko,’’ kata Astawa. Jumlah personel teknik dan pegawai yang disiapkan oleh PLN lebih dari 50 personel teknik dan tim penanggulangan bencana. Sebagai bentuk kepedulian PLN
terhadap bencana Gunung Agung telah diberikan bantuan bagi warga melalui PLN Peduli senilai Rp 30 juta. Tidak hanya PLN, Indonesia Power selaku anak perusahaan PLN turut memberikan bantuan senilai Rp 20 juta berupa kebutuhan logistik masyarakat yang mengungsi. Terkait kebutuhan kelistrikan di sekitar lokasi pelanggan tidak hanya dapat menghubungi PLN melalui contact center PLN 123, namun juga dapat menghubungi kantor PLN Rayon Klungkung di nomor (0366) 25499/25599, PLN Rayon Tejakula di nomor (0362) 3436356, PLN Rayon Karangasem atau petugas PLN Gardu Induk Amlapura, Irwanto di nomor 081339571522 atau Ardani di nomor 085238670557. ‘’Petugas kami terus siaga di seluruh posko untuk membantu masyarakat,’’ tutup Astawa. (kmb42)
Suku Bunga Perbankan di Bali Turun Denpasar (Bali Post) Penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI 7 Days Repo Rate dari 4,5 persen menjadi 4,25 persen, direspons cepat perbankan di Bali. Meskipun penurunan suku bunga yang dilakukan perbankan di Bali rendah yaitu dari Juli 2017 bunga kredit rata-rata per tahun 11,91 persen kini turun 11,88 persen. Demikian disampaikan Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan (KPw) Provinsi Bali Causa Iman Karana, Senin (25/9). Perbankan yang dimaksud baik perbankan yang berkantor pusat di Bali maupun bank umum yang berkantor cabang di Bali. ‘’Ini lebih cepat dari perkiraan kita. Kalau kantor pusat itu kan sekitar 3 bulan menyesuaikan, tapi bank-bank di Bali dalam waktu
satu bulan sudah merespons cepat kebijakan BI 7 Days Repo Rate, walaupun masih kecil,’’ ujarnya. Penurunan suku bunga tersebut dinilai akan menjadi lebih besar setelah dua bulan atau tiga bulan berikutnya. Namun efektifnya, penurunan suku bunga 7 days repo rate terhadap penurunan suku bunga kredit umumnya terlihat setelah enam bulan. Penurunan suku bunga perbankan ini ditransmisikan ke suku bunga simpanan terlebih dahulu baru penurunan suku bunga kredit. Idealnya penurunan suku bunga pada prinsipnya menguntungkan kedua pihak, baik perbankan maupun nasabah. Namun teorinya suku bunga kredit 5 persen di atas suku bunga simpanan. ‘’Misalnya suku bunga simpanan 6 persen, di atas
inflasi juga, artinya suku bunga kreditnya 11 persen-lah,’’ bebernya. Perhitungan 5 persen dari suku bunga simpanan digunakan untuk menutupi biaya margin, overhead (biaya operasional), hingga biaya risiko. Batas penurunan suku bunga itu pun tergantung dari suku bunga simpanan. ‘’Yang jelas suku bunga simpanan itu tidak di bawah inflasi,’’ tandasnya. Saat ini suku bunga simpanan yaitu deposito rata-rata 6,38 persen. Pihaknya berharap dari turunnya suku bunga kredit ini, sektor riil lebih berkembang, karena menerima penyaluran kredit dengan suku bunga rendah. Dengan demikian perekonomian dipercaya bisa tumbuh. Secara nasional target pertumbuhan kredit adalah 10-15 persen. (kmb42)
Kemenpar-Kemenkes Kembangkan Pariwisata Kesehatan Internasional
Jakarta (Bali Post) – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sepakat untuk mengembangkan Pariwisata Kesehatan Internasional melalui penandatanganan nota kesepahaman dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata III di Jakarta 26-27 September 2017. ‘’Pengembangan wisata kesehatan di Indonesia memiliki potensi yang besar, mengingat lokasi dan keunggulan Indonesia untuk menarik wisata kesehatan, dan juga jumlah orang Indonesia yang ke luar negeri untuk menjalankan perawatan kesehatan,’’ kata Sekretaris Kemenpar Ukus Kuswara dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (26/9) kemarin. Ukus mengatakan, pengembangan wisata kesehatan dan kebugaran memang merupakan salah satu fokus pengembangan untuk wisata minat khusus. Dalam pengembangannya memang harus terjalin koordinasi antara instansi terkait di pusat maupun di daerah. Kesepakatan yang dilakukan kedua kementerian tersebut meliputi koordinasi dan harmonisasi kebijakan serta program dalam pengembangan wisata kesehatan, peningkatan mutu wisata kesehatan, pengembangan promosi wisata kesehatan, pemberdayaan
masyarakat di lingkungan wisata kesehatan, pertukaran data dan informasi terkait pengembangan wisata kesehatan. ‘’Selain itu, juga ada bimbingan teknis, pemantauan dan evaluasi secara terpadu dalam pengembangan wisata kesehatan dan perlindungan kesehatan terhadap wisatawan,’’ jelas Ukus. Berdasarkan nota kesepahaman, Kemenpar memiliki tugas dan tanggung jawab untuk menyusun standar usaha pariwisata di bidang wisata kesehatan, melaksanakan sosialisasi wisata kesehatan yang bernuansa tradisional, unik, autentik, dan mudah diakses, dan menyusun kerja sama antara sektor swasta di bidang pariwisata dan fasilitas pelayanan kesehatan yang ditetapkan. ‘’Yang tak kalah pentingnya Kemenpar juga bertugas menyusun strategi pemasaran produk pelayanan kesehatan yang merupakan daya tarik dan daya saing wisata Indonesia dan melakukan identifikasi dan mengusulkan berbagai produk unggulan wisata kesehatan Indonesia untuk dipatenkan sebagai kekayaan intelektual di Indonesia dan dunia,’’ papar Ukus. Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Untung Suseno Sutarjo menjelaskan, tanggung jawab Kemenkes ialah menyusun dan menyosialisasikan kebijakan wisata kesehatan, mendorong sektor swasta untuk me-
nyelenggarakan rumah sakit unggulan (medical tourism) dan fasilitas kesehatan tradisional unggulan (wellness tourism). ‘’Kemudian memfasilitasi ketersediaan fasilitas pelayanan dan pelaksanaan upaya kesehatan lainnya untuk memberikan perlindungan kesehatan wisatawan di 10 destinasi pariwisata prioritas. Serta menetapkan rumah sakit unggulan (medical tourism) dan fasilitas kesehatan tradisional unggulan (wellness tourism) yang memiliki pelayanan unggulan dalam penyelenggaraan wisata kesehatan,’’ tutur Untung. Selanjutnya Kemenpar bersama dengan Kemenkes, perwakilan rumah sakit, spa dan asosiasi kesehatan akan membentuk tim kerja yang akan ditindaklanjuti dengan penyusunan rencana kerja bersama. Sebagai gambaran, pada 2006 diperkirakan bahwa ada sekitar 350.000 orang Indonesia yang melakukan pengobatan di luar negeri dengan pengeluaran hingga 500 juta dolar AS. Estimasi yang lebih baru memperkirakan bahwa ada sekitar 600.000 orang Indonesia yang melakukan pengobatan di luar negeri dengan nilai pengeluaran sekitar 1,4 miliar dolar AS. Sebagai perbandingan negara seperti Thailand yang relatif berhasil mengembangkan wisata kesehatan dapat memperoleh devisa hingga 3,2 miliar dolar AS pada tahun 2011. (ant)
Ekonomi Indonesia Hadapi Sejumlah Risiko Jakarta (Bali Post) – Ekonom Bank Pembangunan Asia (ADB) Emma Allen mengatakan ekonomi Indonesia masih menghadapi sejumlah risiko internal maupun global, meski berpotensi tumbuh kuat pada 2017 dan 2018. ‘’Masih terdapat sejumlah risiko atas proyeksi ekonomi Indonesia,’’ kata Emma dalam pemaparan di Jakarta, Selasa (26/9) kemarin. Emma menjelaskan, salah satu risiko domestik yang bisa mengganggu kinerja perekonomian untuk tumbuh sesuai potensinya pada 2017 dan 2018 adalah optimalisasi penerimaan pajak. ‘’Dengan defisit fiskal yang mendekati tiga persen, penerimaan pajak yang tidak tercapai bisa memengaruhi kinerja belanja pemerintah dan infrastruktur publik, serta target pertumbuhan secara keseluruhan,’’ katanya. Selain itu, risiko internal lainnya adalah terkait konsistensi dari pelaksanaan reformasi struktural serta pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah yang berlangsung pada 2017 dan 2018. Sedangkan risiko global yang dihadapi oleh ekonomi Indonesia pada 2017 dan 2018 antara lain fluktuasi harga komoditas global dan ketidakpastian kebijakan ekonomi di negara-negara maju. ‘’Ketidakpastian kebijakan ini salah satunya terkait dengan rencana penyesuaian suku bunga The Fed yang bisa menyebabkan capital outflow, namun komunikasi dari The Fed bisa membuat pasar untuk mengantisipasi rencana tersebut,’’ ujar Emma. Emma menambahkan, risiko eksternal lainnya terkait dengan gejolak yang terjadi di pasar finansial internasional dan iklim geopolitik yang terjadi di kawasan Asia. ‘’Risiko ini harus diantisipasi karena ekonomi Indonesia berpotensi tumbuh kuat didukung oleh kestabilan kurs rupiah serta laju inflasi yang relatif terkendali,’’ ujarnya. Dalam publikasi ekonomi terbaru Asian Development Outlook (ADO) 2017, Bank Pembangunan Asia (ADB) memproyeksikan ekonomi Indonesia masih mengalami penguatan dan berpotensi tumbuh sebesar 5,1 persen pada 2017 serta 5,3 persen pada 2018. Proyeksi per-
tumbuhan ekonomi Indonesia pada 2017 dan 2018 ini didukung oleh kinerja pembangunan infrastruktur publik dan membaiknya iklim investasi swasta yang terus berlanjut. Publikasi terbaru ini juga memproyeksikan bahwa belanja pemerintah dapat mendukung pertumbuhan ekonomi pada paruh kedua 2017. Sementara itu, investasi swasta meningkat secara perlahan selama periode ini, seiring mulai terlihatnya dampak positif dari reformasi kebijakan guna memperbaiki iklim usaha. Selain itu, keputusan lembaga pemeringkat Standard & Poors untuk menaikkan peringkat Indonesia ke level layak investasi (investment grade) ikut mempercepat arus modal masuk, termasuk investasi swasta. Kebijakan fiskal juga akan mendukung pertumbuhan melalui realokasi anggaran yang mampu memberikan pagu belanja lebih besar bagi infrastruktur publik, kesehatan dan pendidikan. Meskipun pemerintah telah mengurangi subsidi energi yang menyebabkan terjadinya kenaikan tarif dasar listrik, konsumsi rumah tangga diperkirakan masih tetap kuat. Keyakinan konsumen ini didukung oleh kestabilan kurs rupiah serta proyeksi laju inflasi yang lebih terkendali yaitu sebesar 4,0 persen pada 2017 dan 3,7 persen pada 2018. Tren penurunan inflasi ini karena adanya upaya pemerintah untuk menjaga harga pangan melalui pengelolaan logistik dan pusat distribusi pangan di daerah-daerah secara lebih baik. Publikasi ini menyatakan prospek perdagangan Indonesia mengalami ketidakpastian karena tidak meratanya tingkat pemulihan dan pertumbuhan para mitra perdagangan Indonesia serta pelemahan harga komoditas. (ant)
19
Rabu Kliwon, 27 September 2017
Bupati Kutai Masa Kerja Pansus Angket KPK Diperpanjang, Sejumlah Fraksi WO Ketanegara Tersangka Jakarta (Bali Post) Penyerahan berkas laporan pelaksanaan tugas Pansus Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) DPR-RI diwarnai aksi walk out (WO) fraksi-fraksi dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Selasa (26/9) kemarin. Aksi WO dilakukan setelah fraksi-fraksi penolak pansus merasa kecewa karena rapat paripurna memperpanjang masa tugas pansus untuk periode masa persidangan DPR berikutnya. Sebelum diputuskan diperpanjang, rapat paripurna mendengarkan laporan kerja pansus yang disampaikan Ketua Pansus Angket KPK DPR-RI Agun Gunadjar Sudarsa. Dalam laporannya, pansus menyatakan belum bisa memberikan rekomendasi karena pimpinan KPK belum menghadiri rapat-rapat dengan pansus. Oleh karena itu, pansus meminta persetujuan rapat paripurna untuk memperpanjang masa tugasnya dengan harapan bisa memanggil pimpinan KPK untuk menghadiri rapat pansus. ‘’Panitia angket telah memanggil pimpinan dan pejabat KPK guna membicarakan dan penyelidikan, tapi pimpinan KPK belum bisa memenuhi undangan karena menunggu judicial review dari MK,’’ tegas Agun.
Menurutnya, masih ada berbagai masalah yang harus diklarifikasi KPK untuk merampungkan rekomendasi tersebut. Karena masih harus melakukan langkah-langkah pengujian dan konfirmasi dengan pihak-pihak terkait dalam organisasi KPK. ‘’Termasuk langkahlangkah konfrontasi berbagai pihak terkait, bila dipandang perlu untuk didapatkan sebuah fakta dan keterangan,’’ tegasnya. Usai penyampaian laporan, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah selaku pimpinan rapat bertanya mengenai persetujuan peserta paripurna soal temuan pansus. ‘’Apakah laporan ini diterima atau tidak?’’ ujar Fahri. Hujan interupsi pun berdatangan dari peserta sidang. Salah satunya dari Sekretaris F-PAN Yandri Susanto. ‘’Kami Fraksi PAN mengatakan untuk kinerja pansus sudah sampai sini tidak perlu diperpanjang,’’ kata Yandri. Di sisi lain, para peserta paripurna lainnya menyetujui temuan pansus. Di saat perdebatan interupsi berlangsung, palu diketuk Fahri Hamzah tanda persetujuan diterima pansus dan diperpanjangnya masa kerja pansus. Karena kecewa, fraksi penolak pansus satu per satu melakukan aksi walk out (WO). Diawali Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), kemudian disusul Fraksi Demokrat, Fraksi PKS, dan Fraksi Gerindra. (kmb4)
Jakarta (Bali Post) DPP Partai Golkar telah menggelar rapat pleno harian partai pada Senin (25/9). Salah satu keputusan rapat pelno harian tersebut adalah meminta Ketua Umum Golkar Setya Novanto menunjuk pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Golkar. Ketua Koordinator Bidang Kepartaian DPP Golkar Kahar Muzakir mengatakan, keputusan rapat pleno harian itu akan disampaikan kepada Novanto melalui surat keputusan. Ketua Harian Golkar Nurdin Halid dan Sekjen Golkar Idrus Marham menjadi penyampai aspirasi. ‘’Surat ditujukan kepada kajian, hasil kajian menurut Pak Nurdin Halid akan bersama sekjen akan disampaikan kepada Pak Novanto nah kan masih nunggu apa kata Pak Novanto ya kan,’’ kata Kahar Muzakir di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (26/9) kemarin. Anggota DPR itu menjelaskan, salah satu
poin rekomendasi di rapat pleno harian yang meminta Novanto mundur lantaran terjadinya penurunan elektabilitas Golkar pascapenetapan Novanto sebagai tersangka dalam kasus e-KTP. ‘’Intinya kira-kira ada penurunan elektabilitas faktor penyebabnya karena tersandera kasus e-KTP. Oleh karena itu mereka berharap Pak Novanto mengundurkan diri,’’ ungkapnya. Kendati demikian, Kahar belum dapat memastikan apakah ke depannya Setya Novanto mau mundur dari posisinya sebagai Ketua Umum Golkar. Sebab, menurutnya, hasil rapat pleno harian ini baru akan ditindaklanjuti dalam rapat pleno Golkar yang akan digelar Kamis (28/9). Kahar enggan berandai-andai apakah keputusan pleno itu akan disetujui Novanto atau tidak untuk menunjuk Plt. ‘’Kan kewenangan Pak Novanto, kalaupun dia bilang saya tidak mau menununjuk Plt, itu kewenangan dia juga,’’ katanya. (kmb4)
Rapat Golkar Sarankan Novanto Mundur
Dari Hal. 1
Seperti di GOR Swecapura Klungkung, sudah ada sumur bor dengan debit air 10 liter per detik. Terdapat 50 keran umum yang dipasang untuk memenuhi kebutuhan air bersih para pengungsi. ‘’Ini kan kondisi (siaga) darurat, nanti tahap demi tahap kita akan permanenkan,’’ jelasnya. Sedangkan untuk mengatasi lahar dingin, lanjut Jayada, sudah ada 87 check dam di 9 DAS yang terdampak. Selain itu, ada pula 5 sand pocket (kantong pasir) yang kurang lebih bisa menampung 4 juta kubik material letusan (lahar dingin - red). ‘’Kemudian, sudah ada tanggul-tanggul pengarah yang melindungi perkampungan masyarakat,’’ pungkasnya. Diwawancarai terpisah,
10 Liter
Ahli Kegunungapian dan Geofisika Surono mengatakan, status awas tidak berarti Gunung Agung pasti akan meletus. Walaupun saat ini terjadi peningkatan aktivitas vulkanik yang salah satunya ditunjukkan melalui banyaknya gempa. Namun, tanda-tanda itu ibaratnya mendung yang menandakan mau hujan. ‘’Apakah jadi hujan betul, kan enggak juga. Jadi Gunung Agung bisa saja tidak meletus. Awas itu bukan harus pasti meletus,’’ ujarnya lewat sambungan telepon. Surono yang akrab disapa Mbah Rono mengaku tidak bisa berandai-andai tentang apa yang akan terjadi di Gunung Agung. Yang jelas, masyarakat di kawasan rawan bencana mesti mengikuti instruksi dari pemerintah. Kalau memang harus men-
gungsi, maka harus mengungsi ke tempat yang aman. ‘’Kalau ada mendung, bawa payung. Kalau enggak hujan kan enggak apa-apa, kalau hujan kan payungnya bisa dipakai. Kalau hujan ya… gimana nantilah, itu kan celaka. Kalau saya sih berharap tidak meletus, tapi kalau meletus orangnya sudah mengungsi ya… selamat,’’ jelasnya. Surono sendiri mengapresiasi kesadaran masyarakat yang sudah mau mengungsi. Mengingat letusan Gunung Agung terakhir tahun 1963 menelan begitu banyak korban lantaran masyarakat tidak mau mengungsi ke tempat yang lebih aman. ‘’Banyak meninggal kemungkinan karena awan panas. Sekarang sudah mau mengungsi ya… sudah bagus,’’ tandasnya. (kmb32)
Jakarta (Bali Post) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Kutai Kertanegara (Kukar) Rita Widyasari sebagai tersangka. Penetapan tersangka putri dari mantan Bupati Kukar Syaukani HR itu terkait gratifikasi. Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif mengakui penetapan tersangka terhadap Bupati Kukar. ‘’Ibu Rita Widyasari itu ditetapkan sebagai tersangka betul, tapi bukan OTT (operasi tangkap tangan),’’ kata Laode M. Syarif di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (26/9) kemarin. Laode menjelaskan, penetapan tersangka Rita Widyasari tersebut dilakukan melalui pengembangan penyelidikan yang dilakukan KPK. Ia juga membenarkan adanya penggeledahan di kantor Rita Widyasari. Saat ditanya kasus yang menjerat Rita, Laode enggan menjawab. Tim penyidik KPK telah melakukan penggeledahan di Seketariat Kantor Bupati Kutai Kartanegara, Jalan Woltermonginsidi, Tenggarong, Kutai Kartanegara. Saat penggeledahan Bupati Rita Widyasari tengah berada di luar kota. (kmb4)
Persoalan Pertanian
Dari Hal. 1
Di sisi lain, Bupati juga memohon dukungan kebijakan Presiden Jokowi dalam mendukung penanganan persoalan pertanian dalam arti luas di daerahnya. Salah satu persoalan itu adalah dalam penanganan pascapanen produksi pertanian, terutama buah dan hortikultura di Buleleng. Untuk itu, Bupati mengusulkan kepada Presiden Jokowi bisa membantu untuk membangun reaktor mini di Buleleng. Dukungan ini sangat dibutuhkan karena sekarang pemkab sudah menjalin kerja sama dengan Badan Teknologi Nuklir (BATAN) Nasional dalam menerapkan teknologi Iradiator Gama dalam bidang pertanian. ‘’Kami yakin kalau permohonan kami dipenuhi, maka persoalan pascapanen yang sangat tergantung dengan iklim yang sering tidak
menguntungkan petani akan bisa diatasi dengan reaktor mini tersebut,’’ jelasnya. Di akhir pidatonya, Bupati menyampaikan bahwa pembangunan shortcut Singaraja – Mengwitani (Badung) utamanya titik lima dan enam (Desa Wanagiri dan Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada) dimulai tahun 2018 mendatang. Dengan realisasi proyek shortcut itu, Bupati kembali memohon kepada Presiden agar setiap tahun Buleleng diberikan bantuan untuk satu titik pembangunan shortcut dari 10 titik shortcut yang dirancang pemerintah pusat. ‘’Shortcut ini akan menjawab persoalan aksibilitas dan ketimpangan pembangunan Bali Utara dan Bali Selatan, sehingga kami juga mengusulkan agar sudi kiranya Bapak Presiden memenuhi keinginan kami melalui kebijakan pemeirntah pusat,’’ tegasnya. (ad1737)
Gangguan Kesehatan Dari Hal. 1
Baik itu masalah makanan, alas tidur, selimut, hingga obatobatan jika nanti pengungsi mengalami gangguan kesehatan. Bahkan, Jokowi meminta salah satu bungkusan logistik dibongkar untuk memastikan kelayakan isinya. Sekitar 40 menit Presiden berada di lokasi, rombongan langsung meluncur ke Klungkung. Presiden asal Solo ini tiba sekitar pukul 18.10 Wita. Ia langsung masuk ke GOR Swecapura meninjau pengungsi bersama Gubernur Bali I Made Mangku Pastika dan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Peninjauan juga dilakukan terhadap pengungsi yang tertampung di tenda. Ia menyampaikan sampai saat ini belum ada kepastian kapan Gunung Agung meletus. Tidak bisa diprediksi secara akurat dan berapa besar intensitasnya. ‘’Dalam menangani letusan gunung merapi tidak ada kepastian kapan itu meletus. Apakah meletus atau tidak,’’ katanya. Meski demikian, katanya, pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten berupaya sekuat tenaga supaya kerugian masyarakat dapat diminimalisir,
termasuk sektor ekonomi. Selain itu, guna menghindari hal tak diinginkan, warga diminta untuk patuh kepada seluruh instruksi yang dikeluarkan pemerintah. ‘’Baik itu petugas, Gubernur, Bupati maupun BNPB,’’ tegasnya Jokowi. Sementara itu, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI Harry Hikmat menjelaskan, bantuan yang diserahkan Presiden untuk pengungsi yang tersebar di sejumlah kabupaten senilai Rp 7,2 miliar. Beberapa di antaranya matras, masker, beras, dan kidsware. ‘’Besarnya bantuan ini merupakan upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan terhadap para pengungsi terkait erupsi Gunung Agung, Bali. Bantuan itu distribusikan ke kantongkantong pengungsian. Selain mendirikan dapur umum, serta menyiapkan Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP),’’ tegasnya. Selain logistik, Kemensos juga sudah menyiapkan 42 kendaraan siaga bencana, 10 di antaranya adalah Mobil Dapur Umum Lapangan (Dumlap) yang ditempatkan di beberapa lokasi pengungsian yang dikelola Taruna Siaga Bencana. (gik/sos)
Jumlah diterima kemarin Rp 30.524.600 Dari Hal. 1 I Nyoman Wirata, Jl. Mertasari No. 17 Sanur Staf & Karyawan KSP Sari Sedana Mandiri, Pecatu Kuda-Kuda Jaindo (CV Karya Gedong), Jl. Tukad Musi 7X Renon Dps. GBTREKK I Putu Gde Sudiatmika, Jl. Dewata Gg. Panti Sari No. 3 Sidakarya I Wayan Mudita, SS, Pecatu I Gusti Ketut Bawa, Perum Nuansa Soka No. 23 Dps Angga Gde Agra Saputra, Jl. Nangka Utara Gg. Garuda II/6 IG Mandala Giri I Made Armawan, Sidemen Rama dan Sathya Ni Wayan Matrini Maryani Putri Ketut Sudirta, Jl. Padang Udayana Dps Ni Komang Rustiyanti, Dalung I Nyoman Gde Betha A, Gerih Ni Nengah Duli PT Kelapa Gading, Cargo Denpasar Ni Nyoman Beji Ida Bagus Wiramantra Jumlah diterima kemarin Jumlah sebelumnya Jumlah seluruhnya
Rp
1.000.000
Rp
1.000.000
Rp 1.000.000 Rp 999.000 Rp Rp
500.000 500.000
Rp Rp
300.000 300.000
Rp 250.000 Rp 250.000 Rp 200.000 Rp 200.000 Rp 200.000 Rp 200.000 Rp 100.000 Rp 100.000 Rp 100.000 Rp 100.000 10 dus air mineral, 10 dus mi instan 3 dus mi instan 2 dus pakaian, 1 dus mi instan Rp 30.524.600 Rp 55.805.000 Rp 86.329.600
Rabu, 27 September 2017
05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana
Karya Atma Wedana lan Manusa Yadnya (1) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun : Adi Parwa (2) 08.00 Bali Channel Tourist TV 09.05 Perspektif dan Solusi
10.05 Lejel Homeshopping 10.30 Ista Dewata Pura Kahyangan Jagat Taman Sari Besakih Pasar Agung 11.05 Bali Channel Tourist TV 12.05 Dharma Wacana Karya Atma Wedana lan
Manusa Yadnya (2) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Homeshopping 14.00 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Melati Nusa Penida (2)
15.30 Bali Channel Tourist TV 16.05 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 17.05 Healthy Life 17.30 Kartun : Adi Parwa (3) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali
19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 21.00 Puppet Show 21.30 Ajeg Bali Mapandes, Sebuah Ritus
Menuju Kedewasaan 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Waturenggong Klungkung (2) 23.00 Lila Cita Calonarang Bresela (1)
Ksatria-ksatria Kuru dan Pandava Baku Serang Sangat Sengit
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Keduapuluh)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
SANJAYA menjelaskan kepada Raja Dhristarashtra. Diterangkan kedua kubu berseteru itu baik Pandava maupun Kurava sedang bersiap-siap perang. Masing-masing didukung pasukan sangat besar. Namun kedua kelompok bertikai itu tidak merasakan kesedihan. Justru mereka bangga bisa ikut bertempur. Tidak heran ksatria-ksatria yang ada di medan perang itu begitu bergembira. Tampak para ksatria itu sangat gagah duduk di atas kereta-kereta indah, kudakuda dan gajah-gajah mereka. Tidak sedikit yang jalan kaki. Para pahlawan itu menyerupai kemegahan kaum surgawi dan kelompok para asura. Setelah mereka berada dalam jarak dekat, para ksatria itu pun mulai saling menyerang satu dengan lainnya. Ksatria-ksatria itu baik yang menggunakan kereta-kereta, kuda-kuda, gajah-gajah, serta serdadu-serdadu jalan-kaki itu didukung keberanian sangat dahsyat. Hal itu membuat pukulan-pukulannya sangat kuat menghancurkan tubuh-tubuh lawannya. Penampilan prajuritprajurit itu menyerupai bulan purnama dan juga matahari dalam kemegahan atau bahkan bunga lotus dalam keharuman.
Perang saudara itu sudah dimulai. Para pejuang memotong kepala-kepala pejuang lainnya menggunakan panah-panah berbentuk bulan sabit dan berkepala lebar. Banyak juga berseliweran anak-anak panah bermuka seperti pisau cukur. Demikian juga kampak-kampak. Lengan-lengan manusia yang panjang dan kokoh tampak banyak jatuh ke bumi. Lengan itu bersinar dihiasi senjata-senjata dan juga gelanggelang indah. Tampak juga lengan-lengan itu menggeliat dihiasi jari-jari berwarna merah, bumi kelihatan gemerlapan seolah-olah ditaburi ular-ular berkepala lima yang sedang dibantai Garuda. Dari gajah-gajah, kereta-kereta, kudakuda, para prajurit pemberani itu banyak sekali yang jatuh ke bumi. Mereka dipukul oleh musuhmusuh. Kelihatan seperti para penghuni surga menggunakan kereta-kereta surgawi pada saat habisnya pahala mereka. Para prajurit pemberani lainnya banyak yang jatuh. Jumlahnya ratusan, ribuan bahkan ratusan ribu setelah dihancurkan pada pertempuran itu. Para pejuang pemberani banyak menggunakan gada-gada berat, tongkat-tongkat berpaku, pemukul-pemukul pendek ter-
masuk kereta-kereta terlibat pertarungan menggemparkan. Banyak kereta dihancurkan oleh gajah-gajah yang marah. Penunggang kuda dihancurkan oleh penunggang kuda lainnya. Manusia dihancurkan oleh kereta-kereta. Juga penunggang kuda oleh serdadu-serdadu jalan-kaki. Prajurit-prajurit jalan-kaki dihancurkan gajah-gajah, keretakereta, kuda-kuda, gajah-gajah oleh serdadu-serdadu pejalankaki. Juga terjadi penyembelihan besar-besaran yang dibuat para prajurit kereta, kuda-kuda, gajah-gajah, manusia oleh manusia dan kuda-kuda, gajah-gajah dan para prajurit kereta. Mereka menggunakan tangan-tangan, kaki-kaki, senjata-senjata dan kereta-kereta mereka. Ketika kelompok itu diserang dan dibantai oleh prajurit-prajurit yang gagah perkasa. Para Partha yang dikepalai Vrikodara kemudian maju menyerang kubu Kuru. Ksatria-ksatria Pandava yang maju adalah Dhrishtadyumna, Shikhandi, kelima putra Draupadi, para Prabhadraka, Satyaki dan Chekitana dengan kekuatan pasukan Dravida. Ikut juga para Pandya, Chola, dan Kerala, yang dikelilingi oleh sebuah susunan barisan perkasa. Semua ksatria Pandava
itu memiliki dada-dada bidang, lengan-lengan panjang, sosok tinggi, dan mata besar. Mereka dihiasi perhiasan-perhiasan sangat gemerlapan, gigi-gigi berwarna merah. Semuanya dilengkapi keberanian seperti gajahgajah sedang marah. Ksatria itu memakai jubah-jubah yang warnanya beraneka ragam. Mereka juga diurapi bubuk wangi, bersenjatakan pedang-pedang dan jaring-jaring. Senjatanya itu mampu menahan gajah-gajah
yang perkasa. Juga dilengkapi kantong-kantong panah. Ksatria itu juga menahan busur-busur yang dihiasi rambut panjang. Mereka menyenangkan dalam berbicara. Para ksatria darat yang dipimpin Satyaki juga tidak kalah hebatnya. Pangeran ganteng itu memiliki kemampuan hebat setara Arjuna. Dia berasal dari suku Andhra. Satyaki juga dilengkapi roman muka kokoh. Dia juga memiliki energi sangat besar. (bersambung)
Sloka 15.7
Mamaivamso jiva-loke jiva-bhutah sanatanah manah-sasthanindriyani prakrti-sthani karsati Para makhluk hidup di dunia yang terikat ini adalah bagian-bagian percikan yang kekal dari Diri-Ku. Oleh karena kehidupan yang terikat, mereka berjuang dengan keras sekali melawan enam indria, termasuk pikiran.
16 Pages
180 Number 9th Year
3.000,-
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos
om. http://epaper.inte
ows lcano thrrdy g Bali vo Menacin plans into jeopa tourists’
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.intern
y, Septembe
UVW PDNHV ‍ۋ‏ ULQFH +DUU\ lfriend %ULWDLQ¡V 3 earance with gir public app , September Wednesday
Wednesda
27, 2017
made their WFKMeghan Markle DQGV DQG ZD girlfriend SOH KROGLQJ K and American Prince HarryU RQ 0RQGD\ ZLWK WKH FRX - Britain’s HV LQ 7RURQWR their relationship TORONTOXEOLF DSSHDUDQFH WRJHWKHQYLFWXV *DP the news of of stories about an in- after a stream British ¿UVW IRUPDO SKDLU WHQQLV PDWFK DW WKH , Games are actress in for sparked The Invictus comment LQJ D ZKHHOF
36-year-old sports competitionper- the including a racial stars in had actress who has been ternational and sick militaryHarry, newspapers, Markle, an he complained in 2014 by drama “Suits,â€? year. wounded the pieces of the TV legal for more than a sonnel founded of William, undertone. a divorcee, is a native the Invictus younger brotherthe British throne. is white dating Harry Markle, appeared at on the whose father can. line to public They both second in ceremony Los Angeles step into the and were not The couple’s likely fuel specula- and mother African-Ameri Games opening magazine but sat apart will Vanity Fair weekend, Markle told that she and Harry eye together is on the horizon together. in month FRPphotographed they both wore jeans tion that marriage earlier this media interest KHU ÂżUVW GLUHFW On Monday, but did not escape and only add to ZHUH LQ ORYH LQ relationship.Trevor which William’s about the and sunglasses, of the crowd, ap- Markle. William and the front ments former husband, Harry, the notice arrival. The pair working on Her a staple of and is reportedly cheered their and were seen lean- wife Kate are about divorce newspapers Engelson, peared relaxedwhispered comments pages of British which pore over a television comedycustody of chilsharing also turned gossip magazines, lives. ing in to share wife marries and about match, and of their during the chatted with spectators every aspect November criticized dren after the former family. (rtr) royal Harry last subjecting Markle to into the British around andbehind them. to 300 for in the row the press about 200 Blinch and harassmentâ€? REUTERS/Mark There were match, which was “a wave of abuse at the actress Meghan spectators Invictus free to attend. girlfriend the with during (R) sits 25, 2017. tennis event Prince Harry Britain’s watch a wheelchairCanada September Markle to Toronto, Ontario, Games in looks Warner Bros. for tracking Movieâ€? from its global like a miss, as it’s 4,047 locamillion of million from pegged ings and $9.2 strong $21.2 Earlier projections - “Kingsman: grosses. $30 million. tions. really a very LOS ANGELESis the new ruler where we is seeing “I think it’s opening above Circleâ€? We’re right Chris Ar- the the Lego franchise original The Golden FH opening. be,â€? said at Fox. And returns. The in 2014. RI WKH ER[ RIÂżfrom Fox is expected expected it to chief diminishing million The sequel million this week- onson, distribution open a sequel opened to $69.1 Movieâ€? you can That’s Lego Batman H RQWR milto earn $39 Then, “The this year to $53 ÂżUVW RQH \RXÂśU had “Anytime 4,003 locations. end from ELJJHU WKDQ WKH is connecting where tracking opened earlier in the $40 something.â€? LV EDVHG RQ lion. The latest movie slightly below young audience (somewhere IUDQFKLVH series, 7KH ÂżOP pegged it but above the original under the comic book Colin with an especially viewers were two, millions), movie, which earned -- 46% of Unlike the first on in the “Kingsmanâ€? a starry cast. 90% “Kingsmanâ€? when it opened and features Moore, and Taron age of 18. scored abovewere more $36.2 million Firth, Julianne the action com- which both critics topline 2015. is also launchRotten Tomatoes,“Ninjagoâ€? a 53%. 64 Egerton are joined by supporting “Kingsmanâ€? earning million from would have edy and played by Halle Berry, it mixed, $61 that $100 and a ing to about Keogh and am still “I was hoping giving it Jeff Bridges,John. The characters REUTERS/Eddie distribroad audience, opening. ted Channing Tatum, markets abroad, Dewan as notably, Elton of a more said Jeff Goldstein, who million worldwide Bros., with JennaThe Golden perhaps mostreunites the group hopeful,â€? was male-domina niche movie tailor shop bution chief at Warner Tatum stands audience 60% of viewers were is “a more movwho use a The The Channing premiere of “Kingsman: (58%) and and 34 years old. (a secret agents around they said “Ninjagoâ€? 18, 2017. previous Lego with Cast member This time for the world September between 18 States where storyâ€? than the stories as a cover. mixed reviews they arriveLondon, Britain Tomatoes), travel to the United American ies. “They’re different sequel received he said. (rtr) on Rotten Circleâ€? in with their a B+ who 51% score they team earned it Statesman) different potential,â€? No. 106 Dps and audienceswhich is the same counterpart (called whiskey distillers. Jl. Raya Puputan 148 CinemaScore, “Kingsman.â€? Imax pose as cowboy“The Lego Ninjago Renon No O %DOL 3RVW DW Sanur 28 Kopi MadeManan Jl. Raya Niti Mandala No. 148 Renon Meanwhile, as the original for $3.5 million UQDWLRQD Mandala earnaccounted Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 screens domestic Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama <RX FDQ ÂżQG ,QWHNo 68 19 Smirnof Cafee No.88 Renon of “Kingsman’sâ€? Subah Renon Jl. Merdeka
‘Kingsman:
The Golden
ts ‘It’ as ‘Lego
Circle’ Unsea
Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor
Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
points Ninjago’ Disap
Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
ationalbalipost.c
Menacing Bali volcano throws tourists’ plans into jeopardy
r 27, 2017
REUTERS/Darren
Whiteside
QGRQHVLD QG RI %DOL ,
H UHVRUW LVOD $PHG RQ WK
,QGRURXQG QHDU WKH WURSLFDO LQ WKH EDFNJ W DW DQ\ ERXW YLVLWLQJ DOHUW OHYHO R FRXOG HUXSXPEOLQJ G WKRXJKWV D JKHVW YROFDQ KDYLQJ VHFRQ DODUP JV WKDW LWV KLWURQJ YROFDQLF WUHPRUV U WRXULVWV DUH DWHG ZDUQLQ J KDYH UDLVHG 6(0 6RPH DOL DIWHU UHSHRUH WKDQ SHRSOH 60RXQW $JXQ OHV .$5$1*$ VFHQLF W LVODQG RI % NP PL RYHU WKH QHVLDQ UHVRU FHQWXU\ DIWHU LW NLOOHG P cancellations. RSOH ZLWKLQ ZKLWH VPRNH seen some DFW RQ WLPH KDOI D G DQG ELOORZLQJ DQ SH said it had QLWHO\ EH DQ LPS Japan. Airlines ³7KHUH ZLOO GH¿packages but we don’t XQGHUJURXQ KH HYDFXDWLRQ RI PRUH WK they China and Australia, and Singapore said SURPSWLQJ W (sales of) tour V \HW ´ VDLG $JXVWLQXV Pacific
WKH KLJKHVW
YROFDQR RQ
UNV LQ KLV ÂżH $ IDUPHU ZR26, 2017. September
The Ring
OG ZLWK 0RX
of Fire
volcanoes lines and band of fault of Fire. the Ring The horseshoe-shaped Ocean is dubbed the Pacific boundary Tectonic plate Ring of Fire
QW $JXQJ D
circling the
edges of
CANADA
RUSSIA U.S.
Pacific Plate Eurasia Plate
MEXICO
CHINA
Hawaii
Ring of fire Plate boundary
Pacific Ocean Nazca Plate INDONESIA AUSTRALIA
Australia
NEW ZEALAND
Antarctica Plate
Plate
Volcanism Sources: Global 25/09/2017 Staff; W. Foo,
Program,
Smithsonian
Institution;
in Australia Buana travel the so-called for any disruptions ZHUH NQRZ WKH ÂżJXUH of PT Bayu Widodo visnearly 130 preparing Sitting on Pake Seko Indonesia has any other were WLRQ EXW Ă€LJKWV President Joko Agung on Ring of Fire, more than for now. Mount near GXH WR DQ HUXS both agency. active volcanoes,Indonesians live shelters near residents to follow running normally and Jetstar, WUDOLD ited and urged reports Virgin Australia country. Many XVH ODYD Ă€RZV PDNH %DOL IURP $XV in Tuesday procedures after to YROFDQRHV EHFD soil and land fertile RI ZKLFK Ă€\ WR carry extra fuel evacuation people were reluctant course. they would nothing the surrounding Aus- said they needed to change d bud- that some homes because for farming.countries, including case leave their Singapore-base Several 6 Jetstar and and the United they had been to page of had happened. Scoot said advisories tralia, Singapore, Continued issued travelto the new get carrier by a small numbertheir States, have contacted looking to change in Bali also be heard alerting holidaymakers customers News can than 100 custom-a at Global a hotel operator risk. And the volcano had caused travel dates. “Less to a later date,â€? in “Bali Imageâ€? from 9.30 96.5 of rebook Radio FM am. Listen to said news ers chose to said. Singapore until 10.00 FM at http:// spokeswoman arm Silkcancellations. is getting low since m was Scoot its short-haul to Bali Global Radio “Business alert status Ketut Airlines and ten2myradio.co travelling at http:// globalfmbali.lis or request Mount Agung’s level,â€? said streaming Air said customers rebook http:// video highest could live the LJKWV or Dasawana until Oct. 2 li.com and li. raised to as $LU$VLD VDLG Ă€ manager of radioglobalfmbanel/global-fm-ba Purnawata, is in the same districtand D UHIXQG ZKLOH normally. ustream.tv/chan Resort, whichpopular with tourists travel agency were operating One Indonesian the volcano, YH PLOOLRQ SHRSOH YLVof them from KLNHUV 1HDUO\ Âż year - most ited Bali last
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
USGS.
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Rabu Kliwon, 27 September 2017
JEMUR PAKAIAN – Pengungsi di GOR Swecapura, Klungkung, Selasa (26/9) pagi kemarin disibukkan dengan kegiatan menjemur pakaian. Sejak pukul 24.00 hingga pukul 02.00 Wita, hujan sempat mengguyur kawasan tersebut.
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Bali Post/edi
AKTIVIS - Aktivis penyayang binatang memberikan makanan kepada anjing-anjing peliharaan warga di kawasan Besakih, Selasa (26/9) kemarin. Sejak ditinggal mengungsi oleh pemiliknya, anjing-anjing ini mulai tidak terurus.
Layanan Psikososial Pulihkan Mental Anak-anak Amlapura (Bali Post) –
Anak-anak perlu hiburan lebih-lebih situasi pengungsian dihuni banyak orang dari orang dewasa, lansia, dan anak-anak. Sudah pasti ratusan anak itu cukup stres dengan situasi sesak seperti ini. Untuk mencegah hal itu kian memburuk, Kementerian Sosial RI bersama para relawan mengisi waktu anak-anak dengan hiburan, layaknya di tempat pramuka. Tujuannya, memulihkan mental anakanak dari situasi terpuruk di pengungsian. Anak-anak dikumpulkan setiap hari di sebuah ruang terbuka. Mereka diajak bernyanyi. Mereka dihibur dengan permainan-permain-
an seru. Anak-anak cukup antusias dan terhibur dengan layanan psikososial dari Kementerian Sosial bersama para relawan ini.
“Selain masalah logistik, hiburan bagi anak-anak juga sangat penting. Sebetulnya, hal itu untuk memulihkan kondisi psikologis anak-
anak,� kata Dra. Sunarti, M.Si., Kasubdit Pemulihan dan Penguatan Sosial Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kementerian Sosial RI, Selasa (26/9) siang kemarin. Permainan-permainan layaknya anak pramuka itu mampu membuat anak-anak sejenak melupakan bencana yang telah memaksa mereka berada di pengungsian itu.
Selain hiburan, anak-anak juga diajarkan lagu-lagu nasional. Ini juga sebagai bentuk implementasi dari hak anak, yakni hak hidup, tumbuh kembang, perlindungan dan partisipasi. “Kita ingin anak-anak yang ada di lokasi pengungsian, tidak larut situasi berbahaya,� tegasnya. Kemensos sebagai koordinator cluster perlindu-
Bali Post/edi
Bali Post/kmb31
DIBINA - Anak-anak di lokasi pengungsian Lapangan Ulakan, Kecamatan Manggis, saat dibina tim dan relawan dari Kemensos RI.
Pangeran Harry-Meghan Markle
Tampil Bersama di ’’Invictus Games’’ PANGERAN Harry dan kekasihnya, Meghan Markle, untuk pertama kalinya tampil bersama di hadapan publik, Senin (25/9), sambil bergandengan tangan untuk menyaksikan pertandingan tenis kursi roda di Invictus Games Toronto. Mengenakan kaos polo hitam ‘’Invictus Games’’ dan celana jin, anggota Kerajaan Inggris dan aktris Amerika Markle yang mengenakan jin dan atasan putih bersamasama menyaksikan pertandingan tersebut. Sejak Merkle (36), aktris pemeran ‘’Suits’’, mengatakan kepada Vanity Fair bahwa mereka sedang jatuh cinta, para penggemar dan pers tidak sabar menunggu penampilan publik resmi mereka. Orang-orang bergegas mengambil foto saat keduanya dikawal ke acara itu. ‘’Kami, dua orang yang sangat bahagia dan jatuh cinta,’’ kata Markle kepada Vanity Fair dalam sebuah wawancara yang diterbitkan awal bulan ini. Pasangan tersebut menghadiri upacara pembukaan Invictus Games ketiga, yang dibuat oleh Pangeran Harry untuk tentara dan veteran difable atau cedera pada Sabtu. Markle difoto duduk beberapa baris di belakang tempat duduk keluarga kerajaan di samping Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump, menurut warta kantor berita AFP. Menurut jadwal, cucu Ratu Elizabeth II itu akan tinggal di rumah Markle di Toronto selama delapan hari pertandingan itu. (ant)
ACARA - Pangeran Harry dari Inggris tiba dengan pacarnya aktris Meghan Markle pada acara tenis berkursi roda Invictus Games di Toronto, Ontario, Kanada, Senin (25/9).
BERI PENJELASAN - Seorang polisi memberikan penjelasan kepada wisatawan mancanegara yang ingin berkunjung ke Pura Besakih, Selasa (26/9) kemarin. Kawasa Pura Besakih ditutup untuk umum sejak diberlakukannya status level 4 (awas) Gunung Agung.
ngan, harus mampu menjaga hak-hak dasar anak. Kemensos sudah turun ke lokasi pengungsian sejak diumumkannya status siaga darurat bencana. Kemensos tidak sendirian. Ada banyak relawan yang membantu, seperti Sakti Peksos, Dosen STKS Bandung, Save The Children, serta banyak lagi relawan lainnya. Masih banyak lagi relawan lain-
nya ingin turun membantu bersama Kemensos. Upaya seperti ini meski terlihat sederhana, tetapi amat dirasakan manfaatnya oleh anak-anak di lokasi pengungsian. Salah satu anak, Ketut Agus Adnyana Putra, mengaku senang dengan hiburan seperti ini. Ini cukup menggugah semangatnya kembali hidup di tengah pengungsian. (kmb31)