Skip to main content

Edisi Senin 27 Mei 2019 | balipost.com

Page 1

Bali Post

balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Jaga Kesucian Alam Bali Wujudkan Kehidupan yang Sejahtera Denpasar (Bali Post) Puncak Perayaan HUT ke-17 Bali TV yang mengusung tagline ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali Mewujudkan Bali Era Baru’’ ditandai dengan penandatanganan Prasasti Dirgayusa 17 Tahun Bali TV di Panggung Terbuka Ardha Candra, Denpasar, Minggu (26/5) malam. Penandatanganan Prasasti diiringi pertunjukan fragmentari ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ persembahan dari ISI Denpasar. Pertunjukan yang melibatkan 100 mahasiswa ini menggambarkan Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan enam unsurnya, lengkap dengan iringan musik gamelan dan narasi. Gubernur Wayan Koster dalam sambutannya mengatakan, Bali TV telah mampu menjadi sarana yang efektif dalam menyuarakan visi Pemerintah Provinsi Bali yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Visi itu mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia, sekala-niskala menuju kehidupan krama dan gumi Bali sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno, yakni berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Melalui pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintegrasi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Visi ini dimaksudkan untuk mewujudkan Bali Era Baru, yaitu suatu tatanan kehidupan yang baru ditandai dengan tiga

dimensi. Pertama, terpeliharanya alam, manusia dan kebudayaan Bali (genuine Bali). Dimensi kedua, bisa memenuhi kebutuhan, harapan, dan aspirasi krama Bali dalam berbagai aspek kehidupan, serta dimensi ketiga merupakan manajemen risiko atau risk management, yakni memiliki kesiapan yang cukup dalam mengantisipasi munculnya permasalahan dan tantangan baru dalam tataran lokal, nasional dan global yang akan berdampak secara positif maupun negatif terhadap masa yang akan datang. Oleh karena itu, untuk mewujudkan hal tersebut, Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali telah mengeluarkan sejumlah peraturan untuk menata fundamental pembangunan Bali secara menyeluruh. Sejak dilantik pada 5 September 2018, Koster telah mengeluarkan lima peraturan gubernur (pergub), yakni Peraturan Gu-

Koordinator Relawan IT BPN Ditangkap Jakarta (Bali Post) – Mustofa Nahrawardana, anggota BPN Prabowo-Sandi, Minggu (26/5) dini hari ditangkap. Penangkapan ini terkait cuitan onar tentang korban meninggal pada 21-22 Mei di Jakarta. Koordinator Relawan IT BPN ini ditangkap polisi lantaran diduga menyebarkan kabar bohong tentang Harun, seorang remaja yang tewas dalam kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta. Kasubdit II Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Pol. Rickynaldo Chairul membenarkan penangkapan Mustofa Nahrawardana. Penangkapan itu dilakukan untuk memudahkan pemeriksaan. ‘’Bener banget. Cuitannya buat onar. Lagi pemeriksaan (Mustofa diperiksa),’’ kata Rickynaldo, Minggu kemarin. Sebelumnya, Mustofa dilaporkan seseorang terkait unggahan di akun twitter-nya tentang Harun, seorang remaja yang disebutnya tewas dalam kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta. Laporan itu tertulis dalam LP/B/0507/V/2019/Bareskrim tanggal 25 Mei. Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) PrabowoSandi ini kemudian ditangkap

polisi akibat cuitan hoax itu menimbulkan kebencian dan keresahan di masyarakat. ‘’Innalillahi-wainnailaihi-raajiun. Saya dikabari, anak bernama Harun (15) warga Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat yang disiksa oknum di Kompleks Masjid Al-Huda ini, syahid hari ini. Semoga almarhum ditempatkan di tempat yang terbaik di sisi Allah SWT, Amiiiiin YRA,’’ tulis Mustofa dalam akun twitter-nya. Sementara itu, calon Wakil Presiden RI Sandiaga Uno angkat bicara mengenai penangkapan beberapa anggota BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang baru-baru ini terjadi. ‘’Punggawa-punggawa BPN yang saat ini bermasalah hukum, kami ingin hukum ini tegak seadil-adilnya,’’ kata Sandiaga, Minggu kemarin. Menurut Sandiaga, beberapa anggota BPN yang bermasalah hukum tersebut sekadar aktif menyuarakan suatu perubahan. Penegakan hukum akan diserahkan kepada Tim Hukum BPN. ‘’Yang jelas, kami ingin hukum itu digunakan seadil-adilnya dan tidak hanya menyerang kepada oposisi, tetapi juga bisa tidak pandang bulu,’’ kata Sandi. (ant)

bernur Bali Nomor 79 Tahun 2018 tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali, Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali, Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai dan Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali. Selain itu juga ada Peraturan Gubernur Bali Nomor 102 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan Nasional-Krama Bali Sejahtera (JKN-KBS), serta Peraturan Gubernur Bali Nomor 2 Tahun 2019 tentang Integrasi Sistem dan Data Pajak Hotel dan Restoran Kabupaten/Kota se-Bali secara Online. Hal. 15 Buat Kebijakan

Bali Post/eka

PRASASTI - Gubernur Bali Wayan Koster menandatangani prasasti pada HUT ke-17 Bali TV di Ardha Candra, Taman Budaya, Minggu (26/5) kemarin.

Suastini Koster Persembahkan Musikalisasi Puisi ’’Padang Karma’’

Makna Tanggung Jawab terhadap Hasil Perbuatan

Bali Post/ist

TUMBANG - Pohon beringin di areal Pura Bale Agung Desa Pakraman Bila Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Minggu (26/5) kemarin tumbang. Akibatnya, sejumlah palinggih pura mengalami kerusakan.

Bali Post/eka

TAMPIL - Putri Suastini Koster saat tampil di Ardha Candra, Minggu (26/5) malam.

ADA penampilan menarik bernuansa magis pada puncak HUT ke-17 Bali TV ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali Mewujudkan Bali Era Baru’’ di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center, Denpasar, Minggu (26/5) malam. Seniman Nasional Putu Putri Suastini Koster mempersembahkan Musikalisasi Puisi berjudul ‘’Padang Karma: Pintu bagi yang Teraniaya’’ yang diiringi musik gamelan dan penari latar dari ISI Denpasar. Musikalisasi puisi karya Dhenok Kristianti ini dibawakan dengan penuh teaterikal yang mengandung makna tanggung jawab dari hasil perbuatan (karma phala) yang dilakukan seseorang. Dalam puisi ini dijelaskan Dewi Durga yang oleh masyarakat dipersepsikan sebagai dewi yang jahat dan penuh kemurkaan, ternyata memiliki sifat yang bijaksana, pengasih dan penyayang. Bahkan saking cinta kasih kepada umatnya, doa-doa niat jahat pun dikabulkannya. Meskipun dia tersakiti saat mendengar doa-doa yang dilandasi dengan niat jahat tersebut. Sebab, Dewi Durga merupakan perwujudan dari Dewi Uma yang memiliki karakter bijaksana, pengasih dan penyayang yang dikutuk oleh Dewa Siwa. Meskipun berubah wujud, namun karakter kebijaksanaan, pengasih dan penyayangnya masih melekat dalam diri Dewi Durga. ‘’Lewat puisi ini, Bunda (penggilan akrabnya) ingin mengubah kesan Dewi Durga itu identik dengan dewi kematian, dewi maut, dan lain sebagainya, sehingga dibilang dewi yang jahat. Padahal, baik dan buruknya suatu perbuatan muncul sesuai apa yang di-

inginkan dan dipikirkan,’’ ujar Putri Suastini Koster. Oleh karena itulah, istri Gubernur Bali Wayan Koster ini mengajak seluruh umat manusia untuk selalu berjalan dan berbuat di jalan yang benar. Meskipun merasa tersakiti oleh orang lain jangan dibalas dengan kedengkian, apalagi sampai memohon doa yang tidak baik secara niskala. Sebab, sesuatu yang buruk yang datang kepada kita, sejatinya sekala sedang menyucikan dan melebur keburukan kita. Asalkan sesuatu yang buruk tersebut diterima dengan lapang dada dan penuh rasa syukur. ‘’Karma dan pahala itu kita yang tanggung sendiri. Jadi mikir-mikirlah dalam berbuat dan bertindak. Karena apa yang kita perbuat itulah hasil yang akan kita terima. Syukuri segala sesuatu yang datang kepada kita,’’ tandasnya. Artis Bali Perayaan HUT ke-17 Bali TV di Panggung Terbuka Ardha Candra Art Center, Denpasar, Minggu (26/5) malam, berlangsung meriah. Ribuan masyarakat Bali tampak memadati panggung Ardha Candra. Penyanyi dan musisi Bali yang ditampilkan pun beragam. Mereka di antaranya Lolot Band, Masekepung, KIS Band, Harmonia, Widi Widiana, Ayu Saraswati, Anggis Devaki, Anggi, Trisna STE, dan tak kalah seru goyangan dari 3G Angle dengan musik dangdutnya. Sedangkan bebondresan menampilkan Daong Rerod, Dek Cilik, Jebug dan Rajesh. Musikalisasi puisi juga disuguhkan oleh Putri Suastini Koster bersa-

ma ISI Denpasar yang diiringi Abhineka Band. Kemeriahan HUT Bali TV diawali menampilkan musikalisasi puisi ‘’Padang Karma’’ oleh Putri Suastini Koster. Dilanjutkan dengan Masekepung Band yang menampilkan empat buah lagu. Salah satu lagu andalan mereka yang hits ‘’Tuak Adalah Nyawa’’ yang mampu menghipnotis penonton untuk ikut bernyanyi. Anggis Devaki, Ayu Saraswati, Anggi, dan Trisna STE juga tak mau ketinggalan menghibur fans mereka masing-masing. Suasana semakin malam, namun suasana keromantisan mulai muncul saat grup Harmonia membawakan single ‘’Lagu Untukmu’’, ‘’Pejalan Tresna’’ dan ‘’Sehidup Semati’’. Pasalnya, lagu-lagu mereka ini tengah populer di kalangan remaja, sehingga membuat para penonton larut dalam lirik lagu yang benuansa cinta ini. Tak berselang lama, Bondres Dadong Rerod, Dek Cilik, Jebug, dan Rajesh tampil dengan banyolan lawak mereka. Gelak tawa penonton pun tak terhindarkan. Suasana malam semakin semarak. Ditambah dengan goyangan personel 3G Angle yang ‘’menggetarkan’’ Panggung Ardha Candra dengan lagu bergenre dangdut koplo. Mereka membawakan lagu ‘’Meraih Bintang’’, ‘’Bali Goyang’’ dan ‘’Negak Dadi Mejujuk Dadi’’. Penyanyi pop Bali kenamaan, Widi Widiana, tak mau ketinggalan menyapa dan menghibur para penggemarnya yang setia. Hal. 15 Didominasi Remaja

Jokowi Cari Menteri yang Dapat Mengeksekusi Program Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo mengaku mencari orang yang dapat mengeksekusi program dan punya kemampuan manajerial untuk menduduki posisi menteri dalam Kabinet Kerja. ‘’Kabinet yang bisa kerja, kan kabinet kerja. Sudah saya sampaikan bolakbalik, mampu mengeksekusi program-program yang ada, kemampuan (sebagai) eksekutor itu yang paling penting, memiliki kemampuan manajerial yang baik, baik makro maupun di daerah,

yang baik,’’ kata Presiden Joko Widodo, di Jakarta, Minggu (26/5) kemarin. Presiden menyampaikan hal tersebut seusai menghadiri acara silaturahmi nasional dan buka puasa bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi). ‘’Mampu me-manage setiap masalah, persoalan yang ada dengan program dan eksekusinya benar,’’ ungkap Presiden. Sementara syarat lainnya adalah memiliki integritas dan kapabilitas. ‘’Ya, yang lain-lain memiliki integritas,

memiliki kapabilitas, tapi yang paling penting adalah mampu mengeksekusi, memiliki kemampuan manajerial yang baik, dua hal yang penting itu,’’ kata Presiden. Namun hingga saat ini Presiden mengaku belum memutuskan nama-nama yang akan mengisi kursi menteri. ‘’Ya… terus dimatangkan, dimatangkan, dimatangkan, nanti dilihatlah,’’ ungkap Presiden. Ia juga belum memutuskan berapa orang menteri yang akan masuk dalam kabinetnya.

Sebelumnya dalam acara buka bersama itu, Presiden juga menyampaikan Ketua Umum Hipmi Bahlil Lahadalia cocok menjadi menteri karena punya kemampuan eksekusi dan manajerial. Sedangkan mengenai komposisi menteri yang berasal dari parpol dan non-parpol juga belum diungkapkan Presiden. ‘’Kita tidak bicara masalah parpol dan non-parpol, yang penting kemampuan yang tadi saya sampaikan, dimiliki,’’ tegas Presiden. (ant)

Presiden Jokowi

Bali Post/ant


2

Senin Paing, 27 Mei 2019

Daya Tampung SMA/SMK di Bali Mencukupi

Koster Minta Disdik Provinsi Laksanakan PPDB dengan Baik

GUBERNUR Bali Wayan Koster terus mengawal pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK Tahun 2019 yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Bali. Minggu (26/5) kemarin, Gubernur Koster melakukan rapat terkait PPDB 2019 di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jaya Sabha. Rapat dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali, tim ahli Gubernur, anggota DPRD Bali Nyoman Parta dan Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra. Dalam rapat terungkap jumlah daya tampung siswa SMA/SMK se-Bali saat ini sejumlah 76.827 bangku, sudah melebihi lulusan SMP tahun 2019 sebesar 65.081 siswa. Ini artinya tidak perlu ada kekhawatiran ada siswa di Bali

yang tidak mendapatkan sekolah. Hanya dari jumlah tersebut tidak semuanya bisa ditampung di sekolah negeri. Ada 24.655 siswa yang akan bersekolah di sekolah swasta. Menanggapi kondisi ini, Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan tidak perlu ada kekhawatiran mengingat sesuai undang-undang baik sekolah negeri maupun swasta adalah tanggung jawab pemerintah. Menurut Gubernur, siswa yang tidak mampu pasti akan mendapatkan prioritas bantuan dari pemerintah meski bersekolah di sekolah swasta. “Siswa tidak mampu yang sekolah di swasta akan mendapat bantuan. Karena memang secara undang-undang, negeri dan swasta tanggung jawab pemerintah,” kata Ketua DPD PDI-P Provinsi Bali ini.

FIGUR Berjuang dengan Hati KEPENTINGAN para pihak kerap muncul dalam berbagai momen penegakan hukum. Sementara seorang lawyer harus mampu memperjuangkan kepentingan klien dalam posisi menjaga hak hukum, kendati posisi yang dibela duduk sebagai status tersangka atau pun terdakwa. Itulah tergambar dalam sosok perjuangan seorang pengacara yang kerap harus berhadapan dengan kelompok sebagai pihak lawan. Tak salah, jika seorang advokat bernama I Wayan Sumardika, S.H., CLA. memegang prinsip jangan takut karma buruk, jika itu mementingkan kebenaran. “Sebelum melangkah, pastikan diri sanggup untuk jangan pernah takut mau menanggung karma buruk,” ujarnya. Sebagai seorang advokat, ia mengajak rekannya sesama advokat untuk bertindak memperjuangkan klien dengan menggunakan hati. Selain itu, komit membela kepentingan hukum klien, sekalipun diiming-imingi hal yang menggiurkan dari pihak lain. “Prinsipnya harus berani melawan ketidakadilan, tindakan diskriminatif, sekaligus melawan kesalahan penerapan hukum,” katanya sembari mengatakan, harus berani melawan, walau harus berhadapan dengan penegak hukum. Sebagai seorang pengacara, ia berharap sesama rekannya sekalipun harus siap dalam posisi berbeda dan berhadapan dengan siapa pun demi menjaga marwah dan nama baik seorang pengacara. “Itulah bagian dari suka dan duka sebagai sang pengacara,” katanya. (asa)

Operasi Ketupat Agung 2019

Polda Kerahkan Ribuan Personel

Gubernur juga meminta kepada Dinas Pendidikan Provinsi Bali agar melaksanakan PPDB ini dengan baik. Ia meminta agar celah permasalahan diidentifikasi sejak dini dan dicarikan solusinya. Misalnya, jumlah sekolah yang masih belum merata dengan jumlah lulusan siswa. Ke depan hal ini akan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Bali guna mewujudkan Wajib Belajar 12 Tahun sesuai dengan Visi ‘‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. (kmb) PPDB - Gubernur Bali Wayan Koster melakukan rapat terkait PPDB 2019 di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jaya Sabha, Minggu (26/5) kemarin.

Saat Puncak Arus Mudik

Angkutan Barang Dilarang Melintas di Jalan Nasional Denpasar (Bali Post) Dalam rencana angkutan Lebaran 2019, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali akan melarang kendaraan angkutan barang yang melintas di jalur jalan nasional. Larangan beroperasinya kendaraan angkutan barang diberlakukan efektif mulai 31 Mei sampai 2 Juni 2019. Kebijakan terkait larangan angkutan barang beroperasi pada puncak arus mudik itu dilontarkan Kepala Dishub Provinsi Bali Ir. I Gde Wayan Samsi Gunarta, M.Appl.Sc., Minggu (26/5) kemarin. Menurut Samsi Gunarta, larangan operasi juga berlaku pada saat arus baliknya pada tanggal 8 Juni sampai 10 Juni 2019. Larangan ini berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor KM 83 Tahun 2019. “Selain larangan beroperasi di jalan nasional, kendaraan angkutan barang juga dila-

rang beroperasi di jalur-jalur wisata,” katanya. Samsi Gunarta menjelaskan, jenis angkutan barang yang dilarang beroperasi adalah kendaraan pengangkut bahan bangunan. Seperti truk tempelan, truk gandengan, kendaraan kontainer dan kendaraan pengangkut barang dengan sumbu lebih

dari dua. Sedangkan pengecualian larangan diberlakukan bagi kendaraan angkutan barang yang mengangkut bahan bakar minyak (BBM), hewan ternak, bahan pokok, pupuk, susu murni, barang antaran pos, barang ekspor-impor dari dan ke pelabuhan eksporimpor, dan motor untuk angkutan mudik gratis. “Sosialisasi terkait pembatasan operasional angkutan barang ini telah disampaikan dalam rapat koordinasi dengan instansi terkait dan mitra kerja Perhubungan terhadap kesiapan sarana, prasarana dan operator angkutan dan pengamanan pada daerah rawan kemacetan, rawan kecelakaan, rawan bencana dan lokasi rawan kejahatan

di Bali,” tegasnya. Untuk di Bali, kata Samsi Gunarta, arus mudik terpadat diprediksi terjadi di jalan nasional Denpasar–Gilimanuk. Jalur tersebut diperkirakan akan mengalami peningkatan lalu lintas kendaraan. Berdasarkan pergerakan moda penumpang keluar masuk Bali tahun 2018, di Pelabuhan Gilimanuk mencapai 111.257 unit kendaraan roda dua dan 96.160 unit kendaraan roda empat. Sedangkan di Pelabuhan Padang Bai sebanyak 16.675 unit untuk kendaraan roda dua dan 9.384 unit untuk kendaraan roda empat. “Menyikapi peningkatan pergerakan kendaraan di jalan nasional Denpasar–Gilimanuk, Dishub Provinsi Bali telah

menyiapkan Jembatan Timbang Cekik sebagai rest area sepeda motor selama arus mudik Lebaran,” ujarnya. Samsi Gunarta menambahkan, pemerintah juga membentuk posko terpadu pada Terminal Ubung, Terminal Mengwi, Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Padangbai, Pelabuhan Laut Benoa dan Pelabuhan Celukan Bawang, serta Bandara Ngurah Rai dan Kantor Dishub Provinsi Bali sebagai posko induk. (kmb16) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Denpasar (Bali Post)Rapat koordinasi (rakor) eksternal Operasi Ketupat Agung 2019 digelar Polda Bali, Jumat (24/5) lalu, dipimpin Waka Polda Bali Brigjen Pol. I Wayan Sunartha. Untuk pengamanan Operasi Ketupat Agung dalam rangka perayaan Idul Fitri, Polda mengerahkan 4.600 personel, terdiri dari 3.100 personel Polda Bali, serta 1.500 anggota TNI dan dari instansi terkait. Dikonfirmasi Minggu (26/5) kemarin, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja mengatakan, rakor ini digelar dalam rangka kesiapan pengamanan perayaan hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah. “Stakeholder terkait hadir dalam rakor ini,” ujarnya. Saat memberi sambutan, lanjut Hengky Widjaja, Wakapolda Sunartha menyampaikan kerawanan yang diperkirakan berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, yaitu terorisme, curas, korban mercon, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Sedangkan 4.600 personel yang dikerahkan dalam operasi ini disusun dalam bentuk Satgas Operasional. “Polda Bali sudah melaksanakan beberapa kegiatan kepolisian, yaitu Operasi Cipta Kondisi,” tegasnya. Hengky Widjaja menambahkan, kemacetan lalu lintas diprediksi akan terjadi di Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Padangbai, Bandara Ngurah Rai, tempat ibadah, jalur mudik dan objek wisata. “Dalam pelaksanaan pengamanan, para Kasatgas dan instansi terkait diharapkan bekerja sama, saling membantu dan bersinergi, sehingga Operasi Ketupat Agung dapat berjalan dengan aman dan sukses,” kata mantan Kabag Binkar Biro SDM Polda Bali. Pada kesempatan tersebut, Sunartha berharap para personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Agung memperhatikan kerawanan pada titik-titik pengamanan yang akan dilaksanakan dan memperhatikan body system saat melaksanakan tugas. Untuk Dishub diminta segera mengawasi kendaraan besar yang kelebihan muatan, agar tidak merusak jalan dan menghambat kendaraan lainnya. Di samping itu, Dishub juga diminta mengecek ramburambu lalu lintas. Rambu-rambu lalu lintas yang terhalang pohon dan hilang atau rusak agar segera diperbaiki. (kmb36)

Pemprov Kembangkan RPH Temesi Jadi Sentra Pengolahan Daging

Denpasar (Bali Post) Kehadiran Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali diharapkan menjadi salah satu daya tarik untuk mengembangkan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Temesi menjadi sentra pengolahan daging sapi Bali. RPH Temesi merupakan proyek patungan antara pemerintah pusat, Pemprov Bali dan Pemkab Gianyar. RPH Temesi sempat beroperasi di era kepemimpinan Bupati Gianyar Tjokorda Artha Ardhana Sukawati, dan selanjutnya mangkrak. Kini, seiring dengan keinginan Gubernur Bali Wayan Koster mengembangkan sentra-sentra produk lokal di setiap kabupaten, RPH Temesi akan menjadi salah satu sentra pengolahan daging yang rencananya akan dikembangkan lagi. “RPH Temesi memang akan dikembangkan menjadi sentra untuk pengolahan daging. Pengelolaan ikan di Jembrana, nanti juga ada sentra daging sapi, daging ayam,” kata Koster usai acara inisiasi kemitraan implementasi Pergub Nomor 99 Tahun 2018 di Wisma Sabha, belum lama ini. Pembuatan sentra-sentra produk di setiap kabupaten ini rencananya mulai digarap pada tahun 2020. Seperti diberitakan sebelumnya, Pemprov Bali rencananya mengibahkan RPH Temesi ke Pemkab Gianyar. Menurut Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gianyar Drs. Gede Widarma Suharta, RPH Temesi rencannya dikelola oleh Perumda Gianyar. (kmb16)

Topik : Pemprov Kembangkan RPH Temesi Jadi Sentra Pengolahan Daging

Bali Post/dok

ANGKUTAn BARANG - Dishub Provinsi Bali akan melarang kendaraan angkutan barang melintas di jalur jalan nasional pada puncak arus mudik terkait hari raya Idul Fitri. Larangan ini diberlakukan efektif mulai 31 Mei sampai 2 Juni 2019.

Syukuran HUT Ke-17 Bali TV

Astra Motor Gelar Sosialisasi ”Safety Riding”

Denpasar (Bali Post) Perayaan HUT ke-17 Bali TV ditandai dengan syukuran di Wantilan Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Minggu (26/5) kemarin. Pada syukuran tersebut, Astra Motor Honda menggelar sosialisasi safety riding kepada karyawan Kelompok Media Bali Post (KMB). Materi sosialisasi yang diberikan meliputi bagaimana menjadi pengendara yang baik dan benar untuk menjaga keselamatan dalam berkendaraan (Safety Riding). Termasuk mengecek fitur-fitur penting yang ada dalam kendaraan juga sangat penting dilakukan sebelum berkendaraan, sehingga selamat dalam berlalu lintas. Safety Riding Officer Astra Motor Cokroaminoto, Denpasar, Agusta Mahardika mengatakan kegiatan sosialisasi safety riding merupakan upaya Astra Motor untuk memberi pengetahuan keselamatan dalam berkendaraan kepada

masyarakat, khususnya kepada karyawan KMB. Mengecek fitur-fitur kendaraan, seperti pengecekan rem, ban, dan menggunakan helm SNI, jaket serta sarung tangan sangat penting digunakan sebelum mengendarai sepeda motor. Patuh terhadap aturan rambu-rambu lalu lintas juga sangat penting diketahui dan dipahami bagi pengendara. “Sosialisasi safety riding ini merupakan wujud komitmen kami terhadap keselamatan pengendara,” ujarnya. Agusta Mahardika menegaskan, Astra Motor Cokroaminoto Denpasar berkomitmen secara kontinyu menggelar sosialisasi safety riding. Kegiatan ini tidak hanya menyasar sekolah-sekolah dan kampus-kampus, namun juga menyasar banjar-banjar dan perusahaan-perusahaan di seluruh Bali. Hal ini sebagai wujud kepedulian Astra Motor terhadap keselamatan pelanggannya. (win)

Bali Post/win

SAFETY RIDING - Astra Motor Cokroaminoto, Denpasar memberikan sosialisasi safety riding kepada karyawan KMB dalam perayaan HUT ke-17 Bali TV di Wantilan Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Minggu (26/5) kemarin.


BADUNG Bupati Badung ”Mendem Padagingan” dan Resmikan Gedung Olahraga di Kesambi

Senin Paing, 27 Mei 2019

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri Karya Melaspas Bale Kulkul, Bale Gong dan gedung olahraga di Banjar Kesambi Kelurahan Kerobokan Kecamatan Kuta Utara, Sabtu (25/5). Kehadiran Bupati Giri Prasta bertepatan dengan hari suci Tumpek Landep. Karya Pamelaspasan, Mecaru, Mendem Padagingan dan Pujawali di Banjar Kesambi di-puput Ida Rsi Bujangga Waisnawa Glogor dari Geria Alangkajeng. Pada kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta didampingi anggota DPRD Badung A.A. Ngurah Ketut Agus Nadi Putra, Camat Kuta Utara A.A. Ngurah Arimbawa beserta unsur Tripika, Kepala BKPSDM Badung I Gede Wijaya, Kabag Humas Setda Badung I Putu Ngurah Thomas Yuniarta, Lurah Kerobokan A.A. Oka Wiranatha, Bendesa Adat Kerobokan A.A. Putu Sutarja

serta Klian Adat dan Klian Dinas Banjar Kesambi. Kala itu Bupati Giri Prasta Mendem Padagingan, meresmikan gedung olahraga atau GOR Giri Santi Pertiwi, menandatangani prasasti dan menyerahkan bantuan hibah secara simbolis sebesar Rp 3,27 miliar. Prawartaka Karya yang juga Klian Adat Banjar Kesambi I Made Terima mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan bantuan Bupati Badung. Bantuan dari Pemkab Badung, katanya, sudah dipergunakan dengan sebaik-baiknya, yaitu untuk pembangunan bale gong, bale kulkul dan Gedung Olahraga Giri Santi Pertiwi ini. Lebih lanjut dia berharap ke depannya Pemkab Badung tidak henti-hentinya dapat membantu kebutuhan krama Banjar Kesambi.’’ Ke depannya agar bisa dibantu dengan sarana dan prasarana untuk gedung olahraga tersebut,’’

ujarnya. Sementara itu, Bupati Giri Prasta dalam sambutannya menyampaikan rasa bangganya dapat hadir di Banjar Kesambi, karena krama setempat bisa bersatu untuk membangun daerah Kuta Utara. ‘’Jika krama di sini sudah bersatu, yang sering disebut dengan sagilik saguluk saluwung-luwung lan sabayantaka dan gemah ripah loh jinawi, maka segala urusan yang ada di Banjar Kesambi pasti bisa diselesaikan dengan baik,’’ ungkapnya. Dijelaskannya, ada dua tujuan Pemkab Badung yang telah dituangkan dalam Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) yaitu membantu kebutuhan pribadi dan kebutuhan komunal masyarakat baik itu pendidikan, kesehatan, PBB gratis dan pelestarian adat, agama, seni dan budaya. Sehingga dana yang seharusnya

dikeluarkan dapat dikelola oleh rumah tangga sendiri, sehingga kemiskinan akan turun hingga nol persen. Lebih lanjut dikatakannya, Pemkab telah membangun Badung Command Center. Fasilitas ini dibangun tiada lain untuk pelayanan terhadap masyarakat dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Terkait itu pula, Pemkab menyediakan wifi di setiap bale banjar. Diharapkan masyarakat terutama sekaa teruna dapat mempergunakannya dengan baik, terutama untuk kegiatan yang menunjang perekonomian. ‘’Karena ke depan, siapa yang memegang ekonomi dia yang akan menjadi pemimpin dunia. Maka dari itu, selain balai banjar ini sebagai pelestarian adat dan budaya Bali, ke depannya bale banjar juga akan menjadi pusat perekonomian masyarakat,’’ tegasnya. (ad956)

3

HADIRI KARYA - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri karya melaspas bale kulkul, bale gong dan gedung olahraga di Banjar Kesambi Kelurahan Kerobokan Kecamatan Kuta Utara, Sabtu (25/5).

Basarnas Wajib Berikan Jaminan Keselamatan Transportasi Laut

Mangupura (Bali Post) -

Wilayah perairan Bali masuk jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) 2 yang tepatnya berada di Selat Lombok. Wilayah sepanjang ALKI 2 biasanya dilewati kapal-kapal besar berbendera luar negeri. Selain itu, Bali menjadi destinasi wisata internasional. Kecelakaan pelayaran ataupun kebutuhan bantuan Madevac bisa terjadi sewaktu-waktu. Untuk itulah Basarnas harus bisa memberikan jaminan keselamatan lalu lintas laut dan udara. Hal itu diungkapkan Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Budi Purnama saat melakukan kunjungan kerja serta mengecek kesiapan Lebaran di kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, belum lama ini.

Antisipasi ’’Monkeypox’’

Diskes Imbau Masyarakat Hidup Bersih

Dijelaskannya, mengingat Bali berada di ALKI 2, maka alat utama keselamatan berupa helikopter ditempatkan di Bandara Ngurah Rai. Selain kesiapan alat utama tersebut, tentunya kualitas para personel juga perlu ditingkatkan. Rescuer harus terus belajar, mulai dari teori hingga skill. Para petugas harus siap setiap saat dan tidak ta-

kut menghadapi tantangan apapun. Kekompokan tim juga sangat penting. ‘’Harus mendoktrin diri untuk berpikir, satu untuk bersama, bersama untuk satu. Semua berperan, tidak ada yang merasa lebih penting,’’ tegasnya. Pada kesempatan tersebut, Budi Purnama mengadakan rapat internal dengan Kepala Kantor Basarnas Bali beserta pejabat lainnya. Kepala Kan-

tor Basarnas Bali Hari Adi Purnomo memaparkan terkait kesiapan alat utama dan personel khususnya dalam mengantisipasi arus mudik baik dengan moda transportasi laut maupun udara. Di samping itu, dia menyampaikan akan dilaksanakan pemantauan di beberapa titik objek wisata yang biasanya ramai dikunjungi saat libur Lebara. (kmb23)

Siaga Bencana, BPBD Gelar Simulasi di Desa Getasan Mangupura (Bali Post) Guna mengantisipasi bencana yang dapat terjadi kapan saja tanpa dapat diprediksi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung melakukan simulasi penanggulangan bencana alam. Simulasi digelar di Desa Getasan Kecamatan Petang, Minggu (26/5) kemarin. Plt. Kepala BPBD Kabupaten Badung I Wayan Wirya mengatakan, setiap bulan pihaknya melakukan simulasi. Sebelumnya simulasi dilangsungkan di ITDC, Kuta Selatan. ‘’Simulasi ini juga berkaitan dengan bulan bakti gotong royong masyarakat yang melibatkan semua elemen yang ada di Desa Getasan untuk sharing informasi bila ada suatu bencana yang terjadi di Desa Getasan,’’ katanya. Menurutnya, kali ini simulasi bencana berupa gempa bumi yang berdampak pada kebakaran yang dipicu korsleting. Skenarionya, terdapat korban jiwa, luka berat, luka ringan dan lainnya yang perlu dievakuasi sehingga dibuatkan penampungan untuk penanganan tahap awal. ‘’Stakeholder yang ada di desa ini ikut terlibat dalam penanganan korban bencana, seperti BPD, LPM, Linmas, karang taruna, ambulan desa, desa adat, PKK dan PMI. Itu semua terlibat sehingga dalam penanganan bencana dapat berjalan lancar,’’ jelasnya. Diungkapkannya, di Desa Getasan sudah ada Forum Penanggulangan Bencana sebagai garda terdepan untuk memberikan informasi kepada masyarakat berkaitan dengan terjadinya bencana alam yang terjadi di Desa Getasan, seperti tanah longsor, gempa bumi, kebakaran dan sebagainya. ‘’Jadi, informasi tata cara penanggulangan bencana itu bisa kita informasikan ke semua masyarakat Desa Getasan. Sehingga elemen masyarakat mengetahui bagaimana kesiapsiagaan dalam hal penanggulangan bencana. Paling tidak mental masyarakat siap dalam menghadapi bencana alam,’’ paparnya. Untuk respons dari petugas pemadam kebakaran dan BPBD, dia menyatakan sangat sigap. Petugas siap siaga dalam penanganan bencana. Ambulan juga sudah siap untuk dikirimkan saat dibutuhkan. Perbekel Getasan I Wayan Suandi mengatakan, Pemerintah Desa Getasan selalu menganggarkan dana bencana dari tahun ke tahun. Maka dari itu Desa Getasan siap untuk menjadi Desa Tangguh Bencana. Simulasi penanggulangan bencana bertujuan meningkatkan kesigapan masyarakat dalam merespons bencana. ‘’Kami Desa Getasan memiliki slogan Desa Getasan Tangguh Bencana Alam,’’ tegasnya. (kmb27)

Mangupura (Bali Post) Pemkab Badung melalui Dinas Kesehatan (Diskes) melakukan antisipasi kasus Monkeypox (MPX) yang meresahkan masyarakat. Kendati virus MPX ditularkan terutama oleh hewan pengerat itu belum ditemukan di Badung, namun sebagai pintu masuk Bali, Diskes mengimbau masyarakat membudayakan pola hidup bersih dan sehat. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Badung dr. I Gede Putra Suteja, belum lama ini. Suteja berharap masyarakat menerapkan pola bersih dan hidup sehat untuk terhindar dari penyakit yang gelajanya mirip penyakit cacar kulit itu. ‘’Mudah-mudahan kasus MPX yang meresahkan masyarakat itu tidak sampai di Bali, khususnya Badung. Yang penting mari terapkan pola hidup sehat,’’ katanya. Sebagai langkah antisipasi, Diskes Badung berkoordinasi langsung dengan Diskes Provinsi Bali. Sosialisasi dan antisipasi dilakukan oleh Diskes Bali lantaran Diskes Badung berada di bawah koordinasi Diskes Provinsi Bali. ‘’Kalau mau bepergian khususnya ke daerah yang ada kasus virus itu, persiapkan diri agar dalam kondisi sehat. Setiba dari tempat itu juga kondisi kesehatan sebaiknya diperiksa,’’ sarannya. Seperti diketahui, kasus MPX merebak di Batam yang diduga bersumber dari negara tetangga, Singapura. MPX atau cacar monyet adalah penyakit langka yang disebabkan oleh virus yang ditularkan ke manusia dari hewan seperti tikus dan monyet. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penularan terjadi ketika seseorang melakukan kontak dekat dengan darah, cairan tubuh atau luka hewan yang terinfeksi. Virus ini juga dapat ditularkan dengan memakan daging yang tidak cukup matang dari hewan yang terinfeksi, sehingga virus tersebut tidak mudah menyebar di antara manusia. Berdasarkan Surat Edara Kementerian Kesehatan RI Nomor: SR.03.04//1169/2019 tentang Kewaspadaan Importasi Penyakit Monkeypox, penularan dari manusia bisa dimungkinkan, namun sangat terbatas melalui sekret pernapasan atau lesi atau luka pada kulit. (kmb27)

Bali Post/ist

SIMULASI - Simulasi bencana alam yang digelar di Desa Getasan Kecamatan Petang.

Soal Tiket Masuk ”Waterblow”

ITDC Tunggu Perjanjian Kerja Sama dengan Pemkab Mangupura (Bali Post) ITDC masih menunggu rampungnya perjanjian kerja sama dengan Pemkab Badung terkait pemberlakuan tiket masuk kawasan Waterblow di Pulau Peninsula,

Bali Post/edi

BERIKAN PENJELASAN - Managing Director The Nusa Dua I G.N. Ardita (tengah) memberikan penjelasan mengenai kunjungan wisatawan ke Nusa Dua, khususnya Waterblow.

Nusa Dua. Selain itu, ITDC masih terus berkomunikasi intensif dengan desa adat setempat untuk membahas kontribusi terhadap desa adat. Hal itu diungkapkan Managing Director The Nusa Dua I G.N. Ardita. Menurutnya, kunjungan wisatawan ke Waterblow terbilang normal. Tidak ada fluktuasi kunjungan saat uji coba tiket masuk kawasan yang kini telah menjadi Daya Tarik Wisata (DTW) Kabupaten Badung tersebut. ‘’Tingkat kunjungan sebe-

lum diberlakukannya tiket dengan saat uji coba tiket tidak ada penurunan, yaitu di kisaran 500 sampai 800 orang per hari. Sekarang untuk masuk ke Waterblow masih free. Sebelumnya pemberlakuan tiket uji coba itu untuk menguji pasar, apakah wajar tidak nilainya,’’ kata Ardita saat ditemui Jumat (25/5) lalu, usai memberikan keterangan terkait pelaksanaan Nusa Dua Light Festifal dan Bali Blues Festival. Lebih lanjut diungkapkannya, pihaknya selaku

pengelola Waterblow terus melakukan penyempurnaan infrastruktur. Pihaknya ingin wisatawan mendapatkan keamanan, kenyamanan dan kepuasaan ketika mengunjungi Waterblow. Sementara dalam rangka meningkatkan jumlah kunjungan ke kawasan Pulau Peninsula, ITDC akan menggelar Nusa Dua Light Festival. Ini merupakan festival lampion terbesar dan satu-satunya di Bali yang berlokasi di Pulau Peninsula. (kmb23)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Senin Paing, 27 Mei 2019

Mahasiswa STD Bali Sapu Bersih Pemkab Karangasem Tiru Kabupaten Malang Gelar Juara Seleksi Daerah ASC 2019 Kelola Sampah TPA Jadi Wisata Edukasi

PERMASALAHAN sampah selama ini menjadi persoalan utama hampir di penjuru Tahan Air, tak kecuali di Kabupaten Karangasem. Bahkan Karangasem sangat serius mengatasi persoalan sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Rencananya, TPA yang selama ini terkesan berbau bakal diubah menjadi tempat edukasi dan wisata. Hal itu ditegaskan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri saat mengunjungi TPA wisata edukasi Talang Agung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, belum lama ini. Bupati Mas Sumatri mengungkapkan melihat cara pengelolaan sampah di Kabupaten Malang yang mengubah kesan TPA identik dengan bau dan penuh lalat akan dijadikan sebagai tempat edukasi dan wisata dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar, rupanya membuat dirinya sangat tertarik untuk menerapkan itu di Karangasem. Kata dia, pihaknya sangat tertarik menerapkan hal serupa di TPA Butus, Desa Bhuana Giri. ‘’Di Malang, TPA dikelola dengan baik. Kesan bau hilang begitu kita sampai di TPA Talang Agung. Dan itu bakal kita terapkan di Karangasem, sehingga sampah dapat bermanfaat,’’ ujarnya. Menurut Bupati Mas Sumatri, kalau selama ini pengelolaan sampah di TPA Butus belum digarap secara maksimal, sehingga dengan ilmu yang didapat di Kabupaten Malang dapat secepatnya bisa diterapkan. Bahkan, dengan keseriusan itu, pihaknya telah meminta dinas terkait membuat surat agar Bupati Malang M. Sanusi mengirimkan ahlinya untuk menerapkan ilmunya di Karangasem. ‘’Setelah lihat pengelolaan TPA di Talang Agung, saya langsung tertarik menerapkan di Karangasem.

BERKUNJUNG - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri saat mengunjungi TPA wisata edukasi Talang Agung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Saya sudah minta asisten segera bersurat,’’ terangnya. Dia menyatakan pengelolaan sampah di beberapa TPA di Kabupaten Malang juga memperhatikan kearifan lokal. Pasalnya, dengan memakai bambu petung sebagai pengganti pipa, serta pengelolaannya diserahkan kepada masyarakat sekitar. ‘’Karangasem sangat membutuhkan inovasi yang dilakukan di Kabupaten Malang dan bisa diadopsi di Kabupaten Karangasem,’’ tegasnya. Sementara itu, Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Malang Budi Iswoyo mengatakan pihaknya sangat senang jika Karangasem mengadopsi pengelolaan TPA di Malang. Bahkan, pihaknya mangaku siap untuk mengirimkan tim ahli yang merancang TPA Talang Agung sehingga menjadi lokasi wisata di Karangasem. ‘’Kalau memang ada permintaan dari Kabupaten Karangasem, kami siap menularkan ilmu yang kita miliki,’’ paparnya.

Budi Iswoyo mengatakan, Kabupaten Malang memulai mengelola TPA sejak tahun 1999 lalu. Dari tiga TPA di Malang, semuanya dimanfaatkan masyarakat di lingkungan sekitar. Untuk TPA Talang Agung, masyarakat yang memanfaatkan gas metan sebagai pengganti gas elpiji sebanyak 300 KK, TPA Paras Ponjo Kusumo dimanfaatkan 160 KK. Kata dia, untuk menjadikan gas metan ini, pengelolaan sampahsampah di TPA pun dilakukan melalui pemadatan. Disebutkan, sebelum sampahsampah tersebut dibawa ke TPA, terlebih dahulu dilakukan pemilihan yang dimulai dari rumah tangga. ‘’Sampah lebih dulu dipadatkan. Selanjutnya gas metannya yang dihasilkan itu langsung dialirkan melalui pipa. Sedangkan di Paras Ponjo Kusumo dialirkan dengan memakai bambu petung. Gas metan ini diberikan secara gratis kepada masyarakat di sekitaran TPA ini,’’ tegas Iswoyo. (ad951)

Bikin Ngabuburit Makin Asyik, Kenapa Enggak?

KAMU tahu tidak ada beberapa hal yang sangat identik dan hanya bisa kamu temui di bulan Ramadhan? Selain bukber atau buka bersama yang hanya bisa kamu lakuin saat bulan puasa, ada juga ngabuburit lho! Sebuah istilah dari kegiatan untuk menunggu waktu berbuka yang cuma bisa kamu lakukan di bulan puasa. Selidik punya selidik, ternyata ngabuburit itu berasal dari bahasa Sunda! Berasal dari kata burit yang berarti sore hari menjelang magrib. Nah, di bahasa Sunda ini juga ada istilah lain seperti ngabeubeurang yang berarti menunggu siang hari. Maka dari itu, istilah ngabuburit ini juga memiliki makna yang kurang lebih sama yaitu menuggu sore hari. Karena dalam berpuasa waktu berbuka itu adalah waktu magrib atau pada sore hari, maka kata ngabuburit pun sering dijadikan istilah untuk menunggu waktu magrib. Banyak banget lho kegiatan yang bisa kamu lakuin di waktu ngabuburit ini! Selain JJS atau jalan-jalan sore sambil cari takjil buat buka puasa, kamu juga bisa mabar sama temen-temen kamu. Asyik kan? Nunggu bedug sambil mabar mobile game online tanpa perlu takut mikirin kuota internet kamu habis. Jadi ngabuburit kamu makin seru deh! Apalagi kalau ternyata mabarnya bareng sama gebetan. Kamu enggak perlu khawatir kuota internet kamu habis karena mabar mobile game online. Sebab, sekarang AXIS punya paket internet yang bisa kasih kamu Unlimited Gaming! AXIS Owsem, paket internet yang ngasih kamu kuota utama, kuota malam (untuk internetan di pukul 00.00 – 06.00 WIB), kuota

sosial media (untuk akses aplikasi Instagram, Twitter, Facebook dan TikTok), kuota musik (untuk akses aplikasi JOOX dan Smule) dan yang paling owsemnya lagi ada Unlimited Gaming (untuk akses AoV, Free Fire, Vain Glory, Mobile Legends, Asphalt 9, Modern Combat 5 dan

HAGO) lho! Seru banget kan, sambil ngabuburit sambil ‘’ehem’’ PDKT sama gebetan! Tunggu apalagi? Buruan beli Paket Owsem sekarang di AXISnet! Untuk informasi lebih lanjut kamu bisa kunjungi www.axisnet. id/owsem. (br958)

SELEKSI daerah ASEAN Skill Competition (ASC) 2019 menjadi ajang pembuktian kompetensi mahasiswa Sekolah Tinggi Desain (STD) Bali dalam bidang desain. Komang Arvianty Kristina, Ida Bagus Made Adi Saputra dan Kadek Dede Muliawan berhasil menyabet gelar juara I, II dan III dalam kategori Graphic Design Technology. Tidak hanya itu, James Yehuda Theodorus ikut menyumbangkan gelar juara III dalam kategori Web Technologies. Keempatnya merupakan mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual STD Bali. ASC sendiri merupakan salah satu kompetisi skill terbesar di Asia Tenggara yang rutin diselengarakan. Tahun ini sudah mencapai penyelenggaran yang XIII. Setelah seleksi daerah, selanjutnya para juara yang memenuhi syarat passing grade akan berangkat ke Jakarta untuk seleksi nasional mewakili Provinsi Bali. Untuk mempersiapkan para perwakilan STD Bali dalam menghadapi kompetisi ini, mereka mendapatkan bimbingan dari tim dosen Ngurah Adhi Santosa, S.Sn., M.Sn. dan Rama Febrian, S.T. Ngurah Adhi Santosa menyampaikan dalam hal keterampilan penggunaan software desain dan menuangkan konsep ke dalam bentuk desain yang diinginkan, para mahasiswa ini sudah sangat menguasai. Karena mereka telah mendapatkan keterampilan tersebut dari perkuliahan dan terbiasa membuat berbagai karya desain sebagai tugas mata kuliah. Pelatihan ini diberikan untuk membina mental mereka dalam menghadapi kompetisi sekaligus memperdalam pemahaman mereka terhadap instruksi.

KOMPETISI ASC - James Yehuda Theodorus, Ida Bagus Made Adi Saputra, Komang Arvianty Kristina dan Kadek Dede Muliawan dengan piala yang mereka raih dalam kompetisi ASC 2019. Sementara itu, Arvianti yang meraih juara I kategori Graphic Design Technology mengungkapkan sebenarnya ini bukan lomba desain pertama yang diikuti, tetapi memang persiapannya sedikit berbeda. Sebab, ASC merupakan salah satu kompetisi yang bergengi karena sistem penilaiannya sangat ketat. Tingkat persaingan antarpeserta juga sangat tinggi. Capaian yang membanggakan dari tim STD Bali, selain menyapu bersih gelar juara, mereka juga berhasil meraih nilai yang memenuhi standar passing grade untuk bertanding di tingkat yang lebih tinggi. Hal ini menjadi motivasi sekaligus harapan untuk perwakilan STD Bali bisa mewakili Provinsi Bali mengikuti kompetisi ASC seleksi nasional. Ungkapan bangga juga disampaikan Ketua Seko-

lah Tinggi Desain Bali Made Arini Hanindharputri, S.Sn., M.Sn. atas prestasi luar biasa yang dicapai dalam ASC ini. ‘’Kompetisi ASC ini bisa menjadi salah satu tolok ukur bahwa kurikulum dan pembelajaran yang diterapkan berhasil membentuk skill dan menjadikan mahasiswa serta lulusan STD Bali berkompeten di bidang yang ditekuni. Tidak hanya hard skill, soft skill juga diperhatikan dalam proses pembinaan yang kami lakukan,’’ katanya. Saat ini STD Bali sudah membuka pendaftaran mahasiswa baru TA 2019/2020 untuk jenjang S-1 Desain Komunikasi Visual, Desain Interior dan Fashion Design. Informasi tentang pendaftaran dapat dilihat di http://www.std-bali.ac.id/ atau Instagram @stdbali, Fanpage FB Sekolah Tinggi Desain Bali, dan dapat juga melalui layanan telepon 0361-8955648. (ad957)

Setiap Orang Pasti Butuh Program Ini

SETIAP orang pasti punya tiga masalah dalam hidupnya. Masalah keuangan, kesehatan dan masalah anak. Berikut ini adalah tiga ilmu terapan yang sudah terbukti mampu mengurangi masalah dalam hidup seseorang. Membuka Pintu Rezeki. Lancar atau tidaknya aliran rezeki Anda disebabkan sudah terbuka atau masih tertutupnya pintu rezeki Anda. Tidak banyak yang tahu di mana lokasi dan bagaimana cara membuka pintu rezeki. Kadek Siwa Ambara adalah seorang pelaku spiritual Bali Modern yang telah menguasai tehnik membuka pintu rezeki. Ribuan masyarakat, baik lokal, nasional maupun mancanegara telah mengikuti dan mendapatkan manfaat dari program ini. Untuk info dan pendaftaran ketik nama - pintu rezeki lalu WA ke No. 081 236 274 888. Meraih Sehat dan Bahagia. Hidup sehat dan bahagia adalah harapan setiap orang, namun masih banyak yang belum tahu cara meraihnya. Kadek Siwa Ambara adalah seorang pelaku spiritual Bali Modern. Kadek telah mengantarkan puluhan ribu masyarakat, baik lokal, nasional maupun mancanegara menuju hidup yang lebih sehat dan lebih berbahagia. Jika Anda saat ini mengalami masalah kesehatan dan sudah berobat ke mana-mana tapi belum meraih kesembuhan sesuai harapan Anda, ayo ikuti program meraih hidup sehat dan bahagia bersama Kadek Siwa Ambara. Untuk info dan pendaftaran ketik nama sehat lalu WA ke No. 081 239 677 179. Menjadikan Anak Suputra. Setiap orangtua berharap agar memiliki anak yang baik, sukses,

Kadek Siwa Ambara hormat kepada orangtua, hidupnya berguna bagi keluarga, lingkungan serta nusa dan bangsa. Jika Anda ingin mencapai harapan tersebut. Silakan ikutkan anak Anda program Diksha Suputra bersama Kadek Siwa Ambara, seorang pelaku spiritual

Bali Modern. Ribuan anak, baik lokal, nasional maupun mancanegara telah mengikuti dan mendapatkan manfaat positif dari program Diksha Suputra ini. Untuk info dan pendaftaran ketik nama anak - suputra lalu WA ke No. 085 792 696 390. (ad959)

Karyawan Hotel Anvaya dan Hotel Serela Mengadu ke DPD-RI

Dr. Wedakarna Minta Investor Perlakukan Warga Bali secara Terhormat Urusan UMK SEJUMLAH aspirasi dari karyawan hotel ditanggapi Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Di antaranya adalah permasalah terkait kesejahteraan dan kontrak kerja karyawan di Hotel Anvaya dan Hotel Serela di Kuta, Badung. Pertemuan di Anvaya Hotel diadakan dengan didampingi I Wayan Wasista (Bendesa Adat), Ketut Soma (Kasi Pemerintah Kelurahan Kuta), Drs. I Nyoman Water (Kepala Lingkungan) serta diterima Gede Simpen (Manajemen Hotel) dan dihadiri pelapor atas nama Ni Komang Suastini yang merupakan karyawan asli Desa Adat Kuta. Dalam pertemuan tersebut mengemuka permasalahan terkait degan adanya klarifikasi atas fitnah yang dilakukan sesama karyawan yang akhirnya mengakibatkan Suastini terancam untuk tidak bisa melanjutkan kerja. Setelah mendengar pemaparan dari sejumlah pihak, termasuk dari pemerintahan dinas dan juga penjelasan pihak hotel, Senator Arya Wedakarna (AWK) meminta kepada seluruhnya untuk menahan diri dan menyampaikan masalah kecil jangan terlalu dibesar-besarkan. Sebab, bagaimanapun investor berusaha di Bali tidak semata-mata mencari

keuntungan, tapi juga memberdayakan masyarakat lokal. ‘’Di satu sisi saya paham manajemen harus berlaku tegas, tapi sangat penting klarifikasi dan penjelasan dua arah. Apalagi tadi prajuru adat dan pejabat di desa serta lingkungan mendukung langkah karyawan untuk memperjuangkan hak-haknya. Saya minta manajemen jangan terlalu kaku dalam menegakkan aturan, khususnya pada warga lokal. Kecuali misalkan ada karyawan yang bermasalah pidana. Tapi selama masalah bisa diselesaikan secara kekeluargaan kenapa tidak. Ini Bali, investor harus sayang dengan warga adat. Begitu juga sebaliknya, warga adat juga harus semakin profesional dalam bekerja. Situasi pariwisata sedang sulit, dan mohon semua menahan diri,’’ kata AWK yang akhirnya meminta pihak manajemen hotel menerima kembali karyawan tersebut, termasuk pertimbangan memperpanjang kontrak outsourcing. Hal senada juga disampaikan AWK saat memediasi aspirasi Hotel Serela di Kuta, yang mana para karyawan meminta DPD-RI Bali turun untuk membantu perjuangan kesejahteraan karyawan, baik perhitungan gaji dan servis. Diterima Ratna Wati (Manajemen

Kagums Hotel Selera Legian) dan Monica Priyanto (GM Hotel Selera Legian), di hadapan puluhan karyawan, Senator AWK meminta kepada karyawan hotel untuk tidak wanprestasi alias melanggar aturan dan perundang-undangan. ‘’Karyawan hotel punya hak untuk memperjuangkan masalah kesejahteraan. Di satu sisi kayawan hotel juga harus paham dengan situasi pariwisata di Bali sedang lesu. Kita tahu akibat harga pesawat tiket mahal, maka pariwisata jadi lesu. Belum lagi kebijakan bagasi berbayar di sejumlah maskapai penerbangan dan ditambah erupsinya Gunung Agung. Ini harus ditanggulangi segera dan peran pemerintah harus tegas dengan regulasi. Bagi dunia usaha agar semakin menjaga stabilitas, jangan sampai ada demo, jangan sampai ada letupan, dan semoga semua bisa selesai dengan kesepakatan,’’ harap AWK. AWK juga menyampaikan pentingnya perusahaan memiliki serikat pekerja/LKS (lembaga kerja sama) bipartit agar aspirasi karyawan bisa diselesaikan dengan segera. ‘’Serikat pekerja adalah amanat UU, walau tidak ada kewajiban. Dan perusahaan ya… harus mengakomodir, jangan

sampai tidak. Saya tahu di Badung ini banyak hotel dan restoran yang masih melakukan pelanggaran, baik berupa jam kerja, implementasi UMK yang belum maksimal dan juga hak libur/cuti/ hamil yang bermasalah. Jika yang bermasalah harusnya pemerintah turun tangan, jangan dibiarkan. Saya kira fungsi kontrol agak kurang bisa dijalankan. Padahal dengan sistem online masa kini, siapa pun tidak bisa menghindar dari kewajiban, baik pajak, pembayaran hak karyawan dan jaminan sosial. Di sini peran pemerintah, tidak perlu senator dari Senayan mengurusi hal-hal kecil seperti ini. Tapi saya beruntung rakyat Badung percaya dengan DPD-RI,’’ tegas Gusti Wedakarna. Lalu apa tanggapan Senator terkait banyaknya perusahaan di Bali yang belum memenuhi kewajiabannya? ‘’Intinya Bali jangan dijual murah. Kalau mau buat hotel di Bali perusahaan harus kaya, ada uang liquid cukup dan modal kuat. Kalau ada investor bawa modal pas-pasan lebih baik tidak usah berinvestasi di Bali. Bali itu mahal dan mengurus orang Bali itu sulit. This Is Satyagraha,’’ tambah Wedakarna yang anggota PPUU (Panitia Perancang Undang Undang DPD-RI). (ad953)

SATYAGRAHA – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat membela kepentingan rakyat di Hotel Anvaya dan Hotel Serela, Kuta, Badung.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Senin Paing, 27 Mei 2019

5

Graduation Ceremony GMIS Bali

PENGUKUHAN - MMDP mengukuhkan I Made Sedana sebagai Bendesa Pakraman Serangan dengan simbolis penyematan pin.

Made Sedana Dikukuhkan Jadi Jero Bendesa Pakraman Serangan

I MADE SEDANA terpilih kembali menjadi Jero Bendesa Pakraman Serangan masa bakti 2019-2024. Upacara pengukuhan Made Sedana bersama prajuru yang lain dilakukan pada Minggu (26/5) kemarin di Wantilan Desa Pakraman Serangan. Upacara pengukuhan didahului dengan upacara majaya-jaya. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Denpasar, tokoh Puri Kesiman, DPRD Denpasar, Bendesa Adat se-Denpasar dan lainnya. Sekretaris Panitia Pemilihan Bendesa Pakraman Serangan Masa Bakti 2019–2024 I Wayan Sujana mengatakan proses pemilihan bendesa sudah dimulai empat bulan lalu, tepatnya Februari. Menurut aturan semestinya enam bulan sebelum berakhir masa jabatan harus sudah melaporkan ke Sabha Desa. Namun, adanya kegiatan adat desa, sehingga pelaporan diundur menjadi Februari baru disampaikan. Sabha Desa kemudian membuat panitia pemilihan bendesa adat lalu membikin agenda dan tata tertib serta membuat persyaratan bendesa adat. Persyara-

tan, dikatakan, tidak lepas dari awig-awig Desa Pakraman Serangan yang masih berlaku saat ini. Salah satu syaratnya adalah merupakan warga pangarep, tahu tentang adat, budaya dan agama, melakukan upasaksi di Kahyangan Tiga dan Paibon. Sementara proses pemilihan dilakukan sesuai dengan awig– awig yaitu pemilihan langsung. Pemilihan diikuti enam banjar sebanyak 682 krama ngarep pada 8 Mei lalu. Pemilihan langsung ini dimenangkan Made Sedana dari Banjar Tengah dengan suara sekitar 381. Desa Pakraman Serangan terdiri dari enam banjar adat yaitu Banjar Ponjok, Kaja, Tengah, Kawan, Peken dan Dukuh. Bendesa Adat Serangan terpilih Made Sedana mengatakan telah menjalankan program Desa Pakraman Serangan yaitu ngaben massal, nyekah massal, dan masabha desa. Ke depannya, Desa Pakraman Serangan memiliki program akan melaksanakan upacara Segara Kertih. Di bidang pawongan, ke depan akan membuat ruang tunggu yang bertujuan untuk tempat

Persiapan Pelantikan Dewan Gianyar Tunggu Penetapan KPU Gianyar (Bali Post) Sekretaris DPRD (Sekwan) Gianyar Wayan Arthana mengaku masih menunggu penetapan KPU untuk mempersiapkan pelantikan anggota DPRD Gianyar terpilih dalam masa jabatan 20192024. ‘’Setelah penetapan hasil KPU, baru kami bisa mempersiapkan pelantikan,’’ ujar Arthana, Minggu (26/5) kemarin. Salah satu persiapan penting yakni mengukur pakaian yang baru hingga menyiapkan pin bagi 40 anggota DPRD Gianyar. Termasuk menyiapkan prosesi pelantikan anggota dewan terpilih. ‘’Setelah keputusan KPU itu, ada sejumlah hal yang harus kami persiapkan,’’ katanya. Arthana memperkirakan peresmian anggota dewan baru akan berlangsung pertengahan September 2019. Hal itu mengacu pada masa tugas anggota dewan periode sebelumnya. ‘’Kalau berkaca dari masa tugas yang sebelumnya, perkiraannya pada September mendatang. Namun, tanggalnya itu belum pasti,’’ ujarnya. Sebelumnya, Ketua KPU Gianyar I Putu Agus Tirta Suguna mengatakan masih ada ruang untuk dilakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. ‘’Ada ruang tiga kali 24 jam untuk pengajuan dari pelaksanan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Setelah waktu itu, dilegislasi oleh Mahkamah Konstitusi. Seandainya KPU Gianyar tidak ada gugatan selama tiga hari, kita akan tetapkan calon terpilih,’’ terangnya. Pria asli Singapadu Kaler Kecamatan Sukawati ini pun memaparkan, sesuai dengan jenjang KPU dalam menetapkan DPRD kabupaten. Begitu

juga dengan tingkat provinsi, pusat, presiden, DPRD-RI dan DPD. Ketika sudah dilakukan penetapan, seluruh calon terpilih diwajibkan untuk menyerahkan tanda bukti penyerahan harta kekayaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ‘’Itu tujuh hari setelah penetapan calon terpilih. Konsekuensinya apabila tidak menyerahkan bukti pelaporan harta kekayaan ke KPK, tidak akan kami ajukan ke Departemen Dalam Negeri untuk dilantik menjadi anggota DPRD periode 20192024,’’ tegasnya. Tirta Suguna melanjutkan, ketika adanya sebuah gugatan, prosesnya yang digugat adalah SK KPURI. Yaitu berupa lampiran yang sudah ada di seluruh kabupaten dan provinsi seIndonesia, sehingga SK tersebut yang digugat oleh peserta pemilu nantinya, seandinya ada sebuah gugatan. ‘’Kalau caleg menggugat bisa melalui partai. Nanti akan berakhir semua proses itu sesuai jadwal, pada bulan Agustus akan dilakukan proses pelantikan. Khusus untuk kekayaan 40 orang ini harus menyerahkan bukti tanda terima dari KPK tentang pelaporan harta kekayaan penyelenggara negara. Batas waktunya tujuh hari setelah penetapan calon terpilih,’’ imbuhnya. Ia juga membeberkan terkait pelaporan yang menjadi kekayaan pribadi anggota DPRD terpilih tersebut. Mulai dari kekayaan yang dimiliki sampai dengan rumahnya. ‘’Apa berupa rumah dan sebagainya, yang jelas tanda terima dari KPK itulah nanti yang diserahkan ke KPU, baik yang baru maupun lama,’’ tandasnya. (kmb35)

menunggu kedatangan dan keberangkan tamu. Di samping itu juga menunjang dermaga apung desa pakraman itu sendiri. Masih banyak hal dan potensi yang harus dilakukan dan digali. ‘’Menurut saya potensi yang ada di Serangan ini cukup besar. Saya akan mengajak masyarakat bahu-membahu secara gotong royong bersatu kembali untuk memajukan Desa Pakraman Serangan yang lebih maju, sejahtera dan mandiri,’’ bebernya. Ketua Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Kota Denpasar A.A. Ketut Sudiana seusai mengukuhkan menyampaikan selamat atas dikukuhkannya I Made Sedana sebagai bendesa untuk kedua kalinya. ‘’Saya minta pengurus yang baru dilantik ini agar kompak, sehingga programprogram yang direncanakan bisa berjalan baik,’’ katanya. Ia berharap dalam kepemimpinan ini, dijalankan sesuai dengan awig-awig maupun pararem yang ada di Desa Pakraman Serangan. ‘’Saya minta juga untuk bersiapsiap untuk menjalankan Perda Desa Adat Nomor 4 Tahun 2019,’’ imbuhnya. (ad955)

G A N D H I Memorial International School (GMIS) melaksanakan graduation untuk grade 12 yang diikuti sebanyak 26 siswa dan grade 10 yang diikuti 49 siswa pada Sabtu (25/5) lalu. Sebelumnya dilakukan juga graduation pada Jumat (24/5) lalu untuk kelas PYP (grade 5). Tema yang diangkat pada graduation kali ini yaitu ‘’We Are Full of Wonders’’. Siswa yang diwisuda berasal dari berbagai negara, di antaranya Jepang, Rusia, India, Amerika, Inggris, Korea, Spanyol, Indonesia, dan lain-lain. Terdapat 129 siswa dari 19 negara yang digraduation pada dua hari itu. Kedua hari tersebut penuh dengan kemegahan, keagungan dan hiasan. Undangan tampak memenuhi ruangan dan acara berlangsung meriah. Turut hadir dalam acara tersebut orangtua seluruh siswa. Pioneer Principal GMIS Jakarta A.P. Singh mengaku sangat berbahagia melihat perkembangan GMIS Bali yang telah berdiri selama 12 tahun ini. Sekolah ini telah menyelesaikan mimpinya menjadi IB world school kurang dari 10 tahun. GMIS Bali belum lama ini resmi meluncurkan program terbarunya yaitu IB-IB Career Related Programme. GMIS Bali telah menyiapkan

empat program IB yaitu Primary Years Programme (PYP), Middle Years Programme (MYP), Diploma Programme (DP) dan Career Related Programme (CRP). ‘’Kami juga memiliki Cambridge Curriculum untuk grade 9 dan 10. Sejak lama sekolah ini mampu menarik siswa dan orangtua dari Pulau Dewata ini. Kami memiliki siswa dari 35 negara,’’ ujarnya, Sabtu (25/5). Para orangtua dan guru sangat bangga dengan pencapaian dari generasi muda. Mereka mengekspresikan kegembiraan mereka dengan memberikan selamat pada siswa dan memberikan inspirasi pada mereka untuk menjadi lebih baik dalam hidup mereka. Para orangtua juga sangat tertarik dengan keempat program baru dari IB-IB Career Related Programme. Mereka tertarik dengan program ini karena sekolah ini adalah satu-satunya sekolah di Bali yang menawarkan keempat program tersebut. The Principal GMIS Bali Jaba Biswas memberikan motivasinya pada siswa yang diwisuda pada hari itu. ‘’Biarkan keajaiban dalam diri Anda menjelajahinya sendiri dan bersabarlah, bekerjalah dengan tekun,’’ ujarnya. Para orangtua siswa menyatakan sekolah telah mampu

menanamkan kebajikan sebagai warga dunia dengan pendekatan yang berpikiran terbuka, saling menghormati budaya satu sama lain. Mereka mengatakan keimanan mereka yang kuatlah yang menjadi misi dari sekolah ini. Meskipun menerapkan kurikulum IB, GMIS tetap mempertahankan rasa nasionalisme. ‘’Kita selalu mengajarkan Pancasila, nilai–nilai moral dan agama pada siswa,’’ ujarnya. Selain itu, ia berharap para lulusan usai mengikuti pendidikan universitas di luar negeri maupun di dalam negeri dapat kembali ke Indonesia dan memberi kontribusi untuk negara. Orangtua siswa, Ketut Asmara Putra, dan putrinya Komang Dinda Putri Kirani mengatakan selama bersekolah di sini, ia merasa anaknya memiliki kepribadian, mandiri dan kreativitasnya mulai berkembang. Selama bersekolah di GMIS, ia merasa nyaman dengan pelayanan manajemen serta guru–gurunya, sehingga dapat menamatkan pendidikan dengan lancar. Ia berharap GMIS lebih baik ke depan sukses dan memberikan output lulusan yang mampu berkontribusi pada negara. Setelah meluluskan sekolah di GMIS, anaknya akan melanjutkan ke Singapura jurusan fashion dan art. (ad558)

GRADUATION - Gandhi Memorial International School (GMIS) saat melaksanakan graduation untuk grade 12 yang diikuti sebanyak 26 siswa dan grade 10 yang diikuti 49 siswa pada Sabtu (25/5) lalu.

Berkas Perkara Warga Rusia Merampok Segera Dilimpahkan Denpasar (Bali Post) Penyidikan kasus perampokan ATM melibatkan warga negara Rusia, Georgeii Zhukov (39), Robert Haupt (41) dan seorang wanita berinisial RA, dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke Kejari Denpasar. Dalam kasus ini, tim gabungan Reskrim Polresta Denpasar dan Satgas CTOC Pold Bali sebenarnya menangkap empat pelaku, namun Alexei Korotkikh (45) ditembak mati saat penangkapan karena menyerang petugas. Selain itu, mereka juga diproses kasus

penganiayaan dan perampasan senpi yang dibawa anggota Brimob. Saat dikonfirmasi, Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan, Minggu (26/5) kemarin, membenarkan hal tersebut. Kata Arta, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kejaksaan terkait proses penyidikan kasus tersebut. ‘’Astungkara proses penyidikan berjalan lancar. Kami sudah berkoordinasi secara intensif dengan pihak jaksa. Mudah-mudahan dalam waktu

dekat akan kami limpahkan,’’ ujarnya. Ditaya soal kasus perampasan senpi Brimob, mantan Kapolsek Kuta Utara ini mengatakan sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksisaksi. Bagaimana pun kasus ini sempat menjadi sorotan publik dan pimpinan Polri sehingga pihaknya melakukan penyidikan lebih dalam lagi. ‘’Penyidik Polda Bali telah menyerahkan proses penyidikan kasus tersebut kepada kami. Kami akan melaksanakan tugas ini semaksimal mungkin,’’

ucapnya. Dengan demikian, komplotan rampok ini dijerat dua kasus, yaitu perampokan ATM dan senpi. ‘’Ya, diseplit (dipisah) kasusnya,’’ kata mantan Kasatreskrim Polres Tabanan ini. Seperti diberitakan, tim gabungan Polresta Denpasar, Polsek Kuta, Polsek Kutsel dan Satgas CTOC Polda Bali menembak mati tersangka Alexei Korotkikh (45). Sedangkan pelaku lainnya, Georgeii Zhukov (39) dan Robert Haupt (41) berhasil ditangkap hidup-

hidup. Terkait salah satu barang bukti yang diamankan yaitu magazen itu identik dengan yang dibawa anggota Brimob Brigadir I Bagus Suda Suwarna. Senpi SS1-V1 dibawa Suda dirampas saat tugas di Hotel Ayana Resort Jimbaran, Kuta Selatan pada Agustus 2017. Pengungkapan kasus ini dipimpin Kasatreskrim Kompol Wayan Arta Ariawan, Selasa (19/3) lalu. Sedangkan RA (32) ditangkap di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa hari kemudian. (kmb36)

Bali Post/dok

CURAT - Tersangka pencurian dengan kekerasan (curat) di gelandang polisi di Mapolresta Denpasar, Rabu (20/3) kemarin. Tersangka yang berkewarganegaraan Rusia tersebut ditangkap terkait kasus curat di beberapa wilayah di Badung.

Warung Global

Dewan Terkesan Ingin Menyelamatkan Diri Masing-masing ENAM tahun sudah perjuangan Forum Rakyat Bali (ForBALI) Tolak Reklamasi Teluk Benoa berjuang mempertahankan Teluk Benoa sebagai kawasan konservasi, bukan kawasan reklamasi, apalagi berkedok revitalisasi. Kali ini, ForBALI menggelar aksi parade budaya tolak reklamasi Teluk Benoa. Tentu saja aksi ini digelar untuk menagih janji para pejabat menentukan sikap penolakan mereka atas reklamasi Teluk Benoa. Selama ini legislatif belum menentukan sikap itu, sehingga terkesan ingin menyelamatkan diri masing-masing. Lalu bagaimana reaksi pendengar Radio Global 96,5 FM atas hal ini? Berikut rangkuman opini pendengar dalam acara Warung Global, Sabtu (25/5).

Fera di Tabanan berharap para pejabat seperti wakil rakyat di Bali membela yang benar. Jadi tentukan sikap dengan menolak atau tidak. Sementara Ketut Mursi di Denpasar masih ingat dengan pernyataan Gubernur Koster sewaktu kampanye menolak reklamasi. Untuk itu, diharapkan tepati janji. Ia tak ingin ada reklamasi di Teluk Benoa. Dilihat dari pemetaan, Budiada di Tabanan menanyakan kenapa

mau dibuat pulau baru di Teluk Benoa, bukan di daerah lain? Ia hanya berharap bencana alam tidak terjadi karena laut dan teluk diuruk. Jangan ewuh pakewuh karena sudah terima duit dari investor. Sebaiknya kembalikan uangnya, sehingga tidak merasa ewuh-pakewuh atau sulit menentukan sikap. Sebagai warga Bali, Nyoman Mastra tidak mengetahui secara detail soal perpres yang menyatakan Teluk Benoa ini adalah

kawasan konservasi dan bukan reklamasi. Ia sangat setuju dengan langkah ForBALI. Jangan dipaksakan kawasan ini untuk direklamasi demi materi. Ini yang menyebabkan belum bisa menentukan sikap. Begitu juga dengan Ayu di Petang, bagaimana tidak ewuhpakewuh karena investor sudah memberi uang duluan. Rakyat Bali belum kompak, ada yang pro dan kontra. Ini yang membuat dewan belum mengambil sikap.

Kalau sudah satu jalur mestinnya tidak susah merealisasikan janji sewaktu Gubernur kampanye dulu. Demikian pendapat Wayan Beratayasa di Sangeh. Ia malah mengira ada yang dirugikan jika reklamasi ini batal. Sepertinya memang susah para pejabat ini menepati janji. Sepertinya sedang mencari lupanya rakyat soal reklamasi? Hal ini disampaikan Werdha di Gianyar. Ia menilai dewan ini bisu, sehingga tak bisa bicara. (sikha)


OPINI

6

Senin Paing, 27 Mei 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Sejarah Panjang Demokrasi Indonesia SEJARAH demokrasi Indonesia itu lumayan panjang. Demokrasi di Indonesia, minimal pada bidang konsep dan pemahaman sosialnya sesungguhnya bukan barang baru. Ia pernah dipraktikkan pada zaman Soekarno dengan sebutan demokrasi liberal. Kita gagal melaksanakan demokrasi ini karena dampaknya demikian banyak partai yang muncul dan perdebatan tidak habis-habis di parlemen (konstituante). Itu kemudian salah satu faktor yang mendorong munculnya Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Praktik demokrasi bebas tersebut, mungkin mirip yang kita alami sekarang. Setelah demokrasi liberal, muncul kemudian praktik Demokrasi Terpimpin. Soekarno yang menjadi leader dari demokrasi tersebut. Tidak terlalu banyak diungkap tentang demokrasi terpimpin ini. Demokrasi ini berakhir, seturut dengan berakhirnya kekuasaan Presiden Soekarno. Dan setelah itu muncullah era yang disebut dengan Demokrasi Pancasila, dengan kiblat Soeharto sebagai tokoh paling sentral. Soeharto adalah Presiden Indonesia setelah era Soekarno. Demokrasi ini berakhir tahun 1998, seiring dengan berakhirnya pemerintahan Orde Baru. Tetapi di era demokrasi yang berlangsung selama kurang lebih 32 tahun itu, banyak yang menyebutkan bahwa stabilitas sosial terkontrol. Tetapi tetap diakui era sentralistik justru terjadi pada masa ini. Demokrasi Pancasila merupakan era di mana kebebasan dibatasi, dan semua tindak-tanduk masyarakat sebisa mungkin didekatkan dengan perilaku Pancasilais. Maka, jika ada perilaku yang menyimpang akan selalu dikembalikan dengan norma-norma Pancasila yang dipegang pemerintah. Dekade tujuh puluhan, delapan puluhan sampai paruh Sembilan puluhan merupakan era jayanya Demokrasi Pancasila ini. Meski demikian, paham itu coba disosialisasikan lewat film-film populer yang ada. Misalnya pada film ‘’Ambisi’’ yang dibintangi oleh Bing Slamet dan Benyamin S. Pada film tahun 1973 ini pemainnya menyebutnyebut era demokrasi yang menyangkut kebebasan bermasyarakat. Padahal tahun itu boleh dikatakan sebagai tahun awal Orde Baru. Maka, ketika kekuasaan Soeharto jatuh kita memasuki periode Reformasi. Tidak ada sebutan yang jelas, demokrasi macam apa yang dipraktikkan di masa sekarang. Tetapi yang disebutkan adalah masa demokrasi, masa reformasi, masa kebebasan berpendapat. Mungkin ini sama dengan demokrasi liberal. Dengan demikian, jika melihat perkembangan di atas, dapat dikatakan bahwa demokrasi sebagai sebuah paham dan pengertian sudah berkembang sejak lama di Indonesia, berdekade-dekade dan masuk mulai masa Soekarno sampai sekarang. Seharusnya masyarakat sudah paham apa maksud demokrasi tersebut, dan meskipun telah dipraktikkan sekian macam jenis demokrasi di Indonesia, seharusnya intisari tentang demokrasi itu harus dipahami. Masyarakat sudah harus tahu bagaimana praktik demokrasi yang positif tersebut, dan menghindari praktik negatif dari yang pernah berlangsung di Indonesia. Dengan pemahaman itu, maka segala ekses demokrasi ini bisa ditangkal. Masyarakat tidak akan mudah terpancing oleh isu-isu negatif yang merusak bangsa. Ketika ada kerusuhan berlangsung seusai pengumuman hasil pemilu tanggal 21 Mei 2019 yang lalu, kita kecewa. Ternyata ada kelompokkelompok masyarakat, bahkan mungkin ditunggangi oleh elite dan intelektual, merusak tatanan demokrasi Indonesia. Ketidakpuasan yang seharusnya bisa disalurkan melalui mekanisme hukum, justru dihancurleburkan oleh kerusuhan yang lebih dari satu hari tersebut. Kita harus belajar banyak untuk berdemokrasi, belajar untuk menghargai kemenangan pihak lain dan belajar dari kekalahan dan kesalahan.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Bongkar Bak Sampah Salah satu bak sampah di Desa Denbantas, Tabanan sering menjadi keluhan masyarakat. Selain mepet dengan badan jalan, juga sampah yang dibuang warga sering meluber ke jalan. Tak jarang mereka melempar tas kresek sampah langsung dari atas sepeda motor. Selain dimanfaatkan warga sekitar, bak sampah yang berada di depan Terminal Tuakilang itu sering dimanfaatkan warga luar. Beberapa kali warga sekitar mengeluhkan hal tersebut kepada petugas maupun melalui media sosial. Setelah menunggu beberapa bulan, akhirnya dibuatkan bak sampah pengganti di dalam Terminal Tuakilang. Atas pembuatan bak sampah tersebut akhirnya Minggu (26/5) pagi, warga Banjar Celagi, Denbantas, langsung berinisiatif melakukan pembersihan sampah sekalian membongkar bak sampahnya. Dibantu satu truk sampah dari Pemkab Tabanan, warga bergotong royong menaikkan sampah yang didominasi sampah plastik. Tak hanya membersihkan bak sampah, rencananya kawasan tersebut ditata untuk dibuatkan taman yang asri. Nyoman Wira Celagi, Denbantas Tabanan

Memperjuangkan Ketertiban, Bukan Kerusuhan Sebagai negara yang berkomitmen menerapkan praktik demokrasi, sebagian masyarakat Indonesia haruslah belajar berdemokrasi. Belajar di sini lebih banyak pada pemaknaan terhadap bagaimana berdemokrasi itu. Lebih lagi mereka yang harus belajar berdemokrasi itu adalah para tokoh, elite politik dan mungkin juga intelektual. Kita lihat fenomena sosial politik setelah pengumuman resmi rekapitulasi Pemilu 2019, ada pihak yang tidak puas dengan hasil tersebut. Sudah ada pernyataan ketidakpuasan itu akan digugat melalui mekanisme hukum yang sah lewat Mahkamah Konstitusi. Akan tetapi, toh tetap ada kelompok masyarakat yang jumlahnya mencapai ribuan orang melakukan unjuk rasa protes di depan gedung Bawaslu. Bukannya melakukan protes secara tertib dengan ujaran yang terstruktur, tetapi terpancing melakukan kekerasan dengan melakukan pelemparan dan membakar ban mobil di ruang publik. Bisa jadi di balik gerakan massa tersebut ada tokoh yang menggerakkan dan memberikan semangat. Tetapi demokrasi model apa yang mereka pahami sampai tidak tahu malu melakukan kekerasan di ruang publik (yang kemudian disebarkan berjejaring oleh media sosial dan televisi)?

D

emokrasi memang bukan sistem yang paling bagus untuk menjalankan negara, tetapi demokrasi menyediakan solusi untuk menghindari pelemparan batu, teriak-teriak tidak jelas, dan apalagi sampai merusak perumahan penduduk. Dalam konteks pemilu, sudah sangat jelas demokrasi Indonesia menyediakan mekanisme resmi untuk menyelesaikan persengketaan atau (secara sosial) ketidakpuasan, yaitu lembaga Mahkamah Konstitusi. Lembaga ini belum tentu ada di negara lain, bahkan di negara demokrasi pun, apalagi di negara yang menganut sistem sosialis. Secara sosial, tujuannya adalah agar segala ketidakpuasan dalam mekanisme politik itu tidak berakhir dengan pertengkaran, konflik politik, perpecahan bangsa. Jelas sekali dari namanya, bahwa lembaga itu mengawal undangundang dasar kita (konstitusi). Jadi, kalau hasil pemilu sampai melanggar hal fundamental, haruslah diuji melalui lembaga

Oleh GPB Suka Arjawa tersebut. Maka, dari sisi ini dapat dilihat bagaimana amburadulnya para pengunjuk rasa tersebut. Sudah ada lembaga Mahkamah Konstitusi, sudah ada pernyataan akan membawa ketidakpuasan ini menuju Mahkamah Konstitusi, masih juga ada unjuk rasa ramai-ramai disertai kekerasan di jalan umum. Ini sangat ironis bagi perkembangaan demokrasi Indonesia. Tokoh dan apalagi intelektual, mesti berani membenahi ini. Demokrasi tidak menghendaki adanya kekerasan di ruang publik. Jika dilihat dari hakikat demokrasi itu, justru kekerasan ruang publik inilah hal yang paling ingin dihindari. Demokrasi sangat memahami bahwa kekerasan ruang publik itu mempunyai pengaruh buruk bagi segala bidang. Dari sisi kemasyarakatan, kekerasan ruang publik akan menyebarkan ketakutan kepada banyak orang, penyebarannya akan membikin unsur kengerian karena dimungkinkan adanya pesan-pesan palsu atau penambahan kebohongan. Kejadian yang sesungguhnya rin-

gan menjadi begitu menakutkan bagi masyarakat kebanyakan. Di zaman sekarang, bisa dibayangkan bagaimana kalau kejadian tersebut disebarkan oleh televisi dan media sosial? Berapa kali lipat dampak bohong dan kepalsuannya. Kekerasan di ruang publik akan berdampak pada perekaman pada memori manusia, apalagi kemudian dilihat oleh anak-anak. Perekaman pada memori ini berpotensi menjadi pengulangan, jauh di masa depan karena peristiwa itu dapat dipakai sebagai contoh oleh generasi berikut. Kekerasan yang terpola akan mengakibatkan tekanan psikologis yang terpola juga. Masyarakat akan ketakutan setiap mendapatkan fenomena kelompok sosial yang selalu berkelahi menyelesaikan persoalannya. Pada lingkup negara yang terbentuk oleh bangsa (suku bangsa) seperti Indonesia, kekerasan yang ada di pusat akan tercontoh ke daerah dan kepada bangsa-bangsa yang ada. Paham demokrasi dengan sadar memandang bahwa manusia mempunyai sifat keras dan mem-

perlakukan kekerasan itu secara sewenang-wenang. Setiap persoalan yang dimiliki oleh manusia berpotensi diselesaikan dengan kekerasan. Persoalan yang dimiliki oleh kelompok, suku, bangsa, dengan demikian, berpotensi juga diselesaikan dengan kekerasan. Pada titik inilah demokrasi itu menawarkan solusi yang berada di pinggiran kekerasan itu, yaitu dialog, mediasi, termasuk juga rekonsiliasi. Untuk mendapatkan solusi perbedaan kelompok, maka dibentuklah lembaga perwakilan, seperti di Indonesia dikenal dengan DPR (MPR atau DPD), termasuk juga Mahkamah Konstitusi itu. Lembaga ini merupakan penyaluran kekerasan, tetapi dalam bentuk terstruktur. Di lembaga legislatif, struktur kekerasan itu dikelola dan terlihat pada perdebatan yang terjadi. Suara keras dan bertubi-tubi dari anggota parlemen itu, merupakan bentuk lain dari kekerasan publik jalanan. Tetapi kekerasan itu sudah diolah secara cerdas dan kemudian dimunculkan di parlemen dalam bentuk wacana. Karena itulah seorang anggota parlemen itu harus intelek, kritis karena dia harus mempunyai data dan logika sehingga kekerasan debat yang diungkapkan bisa memenangkan persoalan (jadi pilihlah anggota parlemen yang intelek, bukan mantan preman, Bung!). Di jalanan tidak akan mungkin menyajikan data. Demi mempertahankan argumentasi dan memperlihatkan urgensi sebuah masalah, perdebatan parlemen dimungkinkan sampai keras dan bahkan mungkin sampai menunjuk hidung lawan debat. Untuk itulah anggota parlemen itu mempunyai hak kekebalan di dalam perdebatannya di parlemen. Ini adalah untuk melindungi kepentingan utama dalam debat itu, yang mungkin karena keterbatasan manusia,

Budaya Literasi Berawal dari Keluarga

KELUARGA merupakan sebuah komunitas dasar yang sangat penting karena perannya sebagai miniatur pendidikan utama untuk merangsang pola perkembangan anak dari aspek intelektual, emosional dan spiritual. Keluarga harus peka terhadap perkembangan anak yang juga berbarengan dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin canggih, atau saat ini dinamakan era disrupsi teknologi 4.0 yang serba digital. Perkembangan anak dalam keluarga sangat penting dilakukan secara bertahap dari tiga aspek tersebut. Salah satu kandungan aspek intelektual ialah budaya literasi membaca. Seperti peribahasa mengatakan ‘’membaca adalah jendela dunia’’. Artinya, dengan membaca kita dapat mengetahui seluk-beluk dan lika-liku berbagai hal dunia ini. Karenanya, dengan budaya membaca, anak dapat memperoleh pengetahuan sebagai modal hidup di tengah dunia yang semakin kompetitif. Minat baca masyarakat Indonesia yang rendah juga terlihat dari durasi membaca per hari. Hal ini didukung oleh penelitian Perpustakaan Nasional yang menyatakan bahwa secara rata-rata masyarakat Indonesia membaca sekitar 2-4 jam per hari, yang seharusnya standar durasi membaca ialah sekitar 4-6 jam per hari. Penyakit utama yang menyebabkan literasi membaca Indonesia adalah sifat malas. Ya, malas adalah suatu penyakit yang sangat sulit dicari solusinya

Oleh Eduward Situmorang, S.Pd. karena hanya kesadaran dirilah yang mampu menaklukkannya. Penyebab lainnya adalah kurangnya penerapan budaya membaca di dalam keluarga. Jika kita menginginkan anakanak melek membaca maka keluarga, dalam hal ini orangtua sebagai lingkungan terdekat harus mengaplikasikannya terlebih dahulu. Anak akan meniru kebiasaan yang dilakukan orangtua. Jika orangtua suka menonton maka anak akan membiasakan menonton juga. Jadi akan mustahil jika orangtua hanya menyuruh anaknya membaca buku dan mengerjakan PR tetapi orangtuanya sibuk menonton TV dan tidak mendampingi anaknya membaca. Seyogianya orangtua juga duduk bersama anak untuk membaca buku, membimbing anak untuk mengulang pelajaran, dan membantu anak yang kesulitan memecahkan PR mereka. Di samping itu, keterbatasan sarana dan prasarana membaca di sekolah menjadi penyebabnya. Saat ini sekolah Indonesia sudah mendirikan perpustakaan yang tujuannya bukan hanya untuk menyimpan buku-buku, tetapi juga melatih siswa untuk membudayakan membaca. Namun masalahnya adalah buku yang ada di perpustakaan tidak di-ugrade sehingga siswa tidak tertarik membacanya. Kondisi perpustakaan juga harus diperhatikan, mulai dari susunan

interiornya dan suasana di dalamnya. Malas membaca akan mengakibatkan lemahnya fondasi anak dalam berkompetisi. Malas membaca tidak akan memberikan upgrade informasi terbaru dan terhangat. Selain itu, malas membaca akan menyebabkan kreativitas anak tidak berkembang dan mengakibatkan minimnya kualitas diri. Dalam konteks yang lebih luas, malas membaca bagi generasi milenial saat ini akan memberikan kelemahan dan kerugian bagi bangsa dan negara karena hilangnya aset kemajuan bangsa yang berkualitas dan tidak lagi mempunyai produktivitas yang tinggi. Jika budaya membaca tidak ditanamkan sejak dini (dalam lingkungan keluarga) maka ke depannya dikhawatirkan anak-anak Indonesia tidak dapat mampu mengatasi seluruh persoalan sosial, ekonomi, politik dan terkait masalah kehidupan masyarakat, bangsa dan negara. Kunci utama yang menjadi smart solution untuk rajin membaca adalah, pertama, kesadaran diri. Hal ini sangat penting ditanamkan karena jika tidak berawal dari dalam diri sendiri maka segala sesuatu akan sulit dilaksanakan. Kesadaran diri dapat juga tumbuh dan termotivasi dengan melihat orang-orang yang gemar membaca dan akhirnya cakap dalam

bersosialisasi serta mampu mengatasi permasalahan yang ada. Kedua, pustaka keluarga. Keluarga harus membudayakan membaca dengan pengadaan perpustakaan kecil di dalam rumah. Buku-buku yang disediakan tidak sebatas buku pelajaran sekolah namun buku-buku pengetahuan umum. Keluarga harus mampu menerapkan Manajemen Berbasis Keluarga (MBK) yakni membuat jadwal atau waktu membaca, belajar, bermain, dan menonton TV. Keluarga harus memperhatikan tontonan sesuai umur anak serta baik untuk perkembangan psikologisnya. Hal penting lainnya adalah pemberian waktu secara bersamaan antara orangtua dengan anaknya, sehingga anak semakin sering dekat dengan orangtua dan perilakunya juga terawasi dengan baik. Ketiga, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Keempat, literasi membaca juga dapat ditingkatkan dari lingkungan sekolah. Sekolah perlu memulai budaya literasi dengan cara membuat program seperti gerakan membaca hening 15 menit sebelum waktu pelajaran dimulai. Kegiatan ini dapat dilakukan secara kolektif atau secara individual di dalam kelas. Kelima, pemerintah melalui kementerian dan dinas terkait, juga perlu turun dalam mengatasi masalah ini melalui stakeholder yang dimiliki di setiap daerah.

tidak mampu menahan emosi. Jika di jalanan atau ruang publik, ketidakmampuan menahan emosi ini, bisa lepas kendali dan destruktif. Fasilitas publik bisa hancur dan konflik terbuka tidak terkendali pasti keluar. Hak kekebalan hanya ada di ruang parlemen saat persidangan. Tetapi harap diingat juga, bahwa demokrasi bukan tidak memberikan kesempatan untuk turun ke jalan untuk mengungkapkan persoalan. Demokrasi juga memberikan jalur ini. Dalam pemahaman demokrasi, pembuktian masalah bersama itu memang perlu juga diungkapkan ramai-ramai untuk menguatkan bahwa memang itu merupakan persoalan bersama yang penting, dan memperlihatkan solidaritas. Tetapi, begitu menyentuh ruang publik harus ada etika. Maka unjuk rasa itu harus meminta izin kepada yang berwenang, lokasi yang dipakai, waktu yang digunakan serta jumlah partisipannya. Harus tertib. Wujudnya adalah berbaris, membawa spanduk yang jelas, berbicara yang jelas dan sopan dan dengan pengawalan. Di zaman modern seperti sekarang, unjuk rasa tidak perlu lama-lama, karena media massa sudah meliput dan menjadi bukti bahwa solidaritas dan persoalan bersama itu memang pengikutnya banyak. Apa solusi yang lebih baik jika persoalan dipandang melanggar ketentuan perundangan? Bawa menuju ranah hukum! Itu yang paling baik. Maka, dalam konteks pemilu kali ini, Mahkamah Konstitusi merupakan pilihan terbaik untuk menyelesaikan persoalan. Tidak usah ributribut yang bikin masyarakat ketakutan. Penulis, staf pengajar Sosiologi FISIP Universitas Udayana

POJOK Presiden Jokowi mencari menteri yang dapat mengeksekusi program. - Bukan peragu. *** Kata Koster, jaga kesucian alam Bali untuk kesejahteraan masyarakat. - Bukan semata untuk investor. *** Sekolah swasta minta negeri jangan adakan PPDB gelombang kedua. - Artinya, jangan rakus.

Penulis, mahasiswa Magister Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Medan (UNIMED)

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Senin Paing, 27 Mei 2019

Areal ’’Outdoor’’ Museum Subak Kurang Tertata Tabanan (Bali Post) -

Kondisi Museum Subak yang berlokasi di Banjar Sanggulan Desa Banjar Anyar Kecamatan Kediri sudah lebih baik setelah mendapatkan penataan. Sayangnya penataan belum maksimal, khususnya pada bagian outdoor. Permasalahan ini diakibatkan tidak adanya petugas kebersihan.

MUSEUM SUBAK - Kondisi indoor Museum Subak yang saat ini sudah lebih tertata.

Bali Post/bit

Satu-satunya tukang kebun di musuem tersebut sudah meninggal tahun lalu. Sampai sekarang belum ada yang menggantikannya. Padahal pengisian posisi tukang kebun sudah sering diusulkan ke Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan. Tak hanya tukang kebun, kondisi serupa juga terjadi pada petugas keamanan. Dari pantauan di lapangan, rumah tradisional petani Bali di Museum Subak yang dahulunya rusak parah, kini sudah dalam kondisi tertata dengan baik. Hal ini tak terlepas dari kegiatan revitalisasi museum sejak tahun 2012 dengan anggaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Begitupun ruang pameran atau indoor museum yang di dalamnya terdapat 250 buah peralatan pertanian kuno. Kondisinya sudah jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Sebaliknya, pada bagian outdoor, contohnya kolam dan kebun justru belum tertata.

Produksi Telur Ayam Menurun

Tabanan (Bali Post) Harga jual telur di tingkat peternak bertengger di harga cukup tinggi yaitu sekitar Rp 1.270 hingga Rp 1.300 per butir. Meski harga ini lebih mahal dibandingkan harga terendah telur yang sempat mencapai Rp 1.060 per butir, tetap belum memberikan keuntungan signifikan kepada peternak. Hal ini dikarenakan produksi ayam petelur mengalami penurunan, sehingga telur yang dipanen tidak sebanyak biasanya. Salah satu peternak ayam petelur dari Desa Senganan, Penebel, I Gusti Ngurah Kerta Negara, Minggu (26/5) kemarin mengatakan, harga telur sempat mencapai Rp 1.300 per butirnya dan saat ini mulai turun ke Rp 1.270 per butir. Meski ada peningkatan harga, namun Kerta Negara mengaku tidak menikmati untung besar karena produksi menurun. Dia menyebutkan, penurunan produksi terjadi semenjak pakan pabrik sudah tidak mengandung antibiotik. ‘’Saya tidak tahu penyebab pasti penurunan produksi ini. Tetapi kemungkinan karena pakan pabrik yang sudah tidak mengandung antibiotik. Karena semenjak itu, produksi ayam petelur menjadi turun,’’ ujarnya. Akibat turunnya produksi, stok telur lebih sedikit dari biasanya. Hal inilah yang menyebabkan harga jual di tingkat peternak lebih mahal. Meski terjadi kenaikan harga, kata Kerta Negara peternak tetap tidak mendapat keuntungan

yang signifikan. ‘’Istilahnya lesu. Untung ada, tapi tidak banyak,’’ ujarnya. Lebih lanjut Kerta Negara mengatakan, agar ayam petelur bisa berproduksi baik, peternak melakukan langkah inovasi dengan menambah dedak dan jagung berkualitas. Ia menggambarkan, untuk 145 kilogram campuran pakan, 25 kilogram terdiri dari dedak, 70 kilogram terdiri dari jagung dan 50 kilogram adalah pakan pabrikan. Dengan penambahan jagung dan dedak, tentu menambah biaya operasional karena harganya mahal. Harga dedak saat ini Rp 3.000 per kilogram, atau naik dari sebelumnya yang seharga Rp 2.200. Kemudian jagung Rp 4.500 per kilogram atau naik dari sebelumnya yang Rp 4.000. Harga pakan pabrik pun terus menerus mengalami peningkatan. ‘’Tahun ini memang tidak ada kenaikan harga pakan. Tetapi tahun lalu naik tiga kali sehingga dari Rp 300 ribu per sak sekarang menjadi Rp 390 ribu per sak. Satu sak ukuran 50 kilogram,’’ papar Kerta Negara. Kerta Negara berharap pemerintah lebih memperhatikan peternak ayam petelur seperti dirinya. Terutama dari segi perlindungan harga jual telur di tingkat peternak maupun mengenai harga pakan yang terus naik. Sebab, untuk dapat untung di tengah harga pakan yang naik dan produksi ayam telur yang menurun saat ini, minimal harga telur berada di atas Rp 1.300 per butir. (kmb24)

Kepala UPT Museum Subak Ida Ayu Ratna Pawitrani mengakui pihaknya kewalahan menata outdoor museum lantaran tidak memiliki tukang kebun. Apalagi museum ini luasnya 6,28 hektar dan dikelilingi kawasan hutan. Selain sampah organik berupa dedaunan, plastik, juga cukup banyak ditemukan. ‘’Sempat kami punya satu tukang kebun, tetapi meninggal Oktober tahun lalu, dan sampai saat ini tidak ada penggantinya,’’ ucapnya Minggu (26/5) kemarin. Dia mengaku sudah sering menyampaikan langsung kondisi tersebut kepada Dinas Kebudayaan Tabanan selaku leading sector, namun sampai saat ini belum terealisasi. Alhasil, untuk pembersihan areal museum hanya sebatas dilakukan saat kegiatan Jumat bersih. ‘’Karena Dinas Kebudayaan sudah kami anggap orangtua sendiri, jadi pengajuan hanya lisan saja tanpa resmi bersurat. Itu sudah sering kami sampaikan setiap

ada kesempatan,’’ terangnya. Idealnya, menurut Ratna Pawitrani, Museum Subak dilengkapi tukang kebun sekaligus petugas kebersihan sekitar 5 sampai 10 orang. Tidak hanya tukang kebun, petugas keamanan juga sangat dibutuhkan, mengingat banyak tempat sunyi dan tersembunyi yang dikhawatirkan dijadikan tempat melakukan kegiatan negatif. ‘’Perlu petugas keamanan sekitar lima orang. Karena banyak tempat tersembunyi di sini, apalagi banyak tangan jahil yang melakukan corat-coret, vandalisme,’’ terangnya. Terkait pengajuan pengadaan tukang kebun dan petugas keamanan, Ratna Pawitrani hanya bisa menyerahkan sepenuhnya kepada Dinas Kebudayaan. ‘’Seandainya bisa dipenuhi tentunya akan sangat membantu sekali dan bisa menampilkan suasana museum yang lebih baik lagi,’’ terangnya. (kmb28)

Pantau Arus Mudik Polres Siapkan 13 Posko

Bali Post/san

TELUR - Meski harga jual di tingkat peternak ratarata Rp 1.270 hingga Rp 1.300 per butir, peternak belum mendapatkan keuntungan signifikan dikarenakan produksi telur menurun.

Unggah Ujaran Kebencian di Medsos

Tabanan (Bali Post) Arus mudik Lebaran terus mendapatkan atensi seluruh jajaran terkait. Seperti Polres Tabanan yang telah menyiapkan 13 posko baik posko pengamanan maupun posko pelayanan terpadu. Dalam posko terpadu, para pemudik dapat menikmati pelayanan servis gratis, jika kendaraannya mengalami kerusakan. Kaur Bin Ops Lantas Polres Tabanan Iptu I Made Sukiarta seizin Kasatlantas Polres Tabanan AKP Ida Ayu Made Kalpika Sari menjelaskan, pos pengamanan sudah dipersiapkan sejak awal Mei dan telah terpasang seluruhnya. Ada 13 posko yang tersebar di 10 kecamatan di Tabanan. ‘’Pos sudah terpasang, tinggal melengkapi pemasangan spanduk dan banner,’’ ucapnya, Minggu (26/5) kemarin. Posko dimaksud yakni empat pos pantau di depan Masjid Al Huda Kecamatan Kediri, masing-masing satu Pos Pelayanan Terpadu di Desa Selabih Kecamatan Selemadeg Barat, di depan Joger Kecamatan Baturiti, di depan Radio Global Kecamatan Kerambitan, dan di depan Pantai Soka Kecamatan Selemadeg. Sedangkan untuk pos tetap berada di Banjar Dadakan Kecamatan Kediri, di depan Universitas Tabanan Kecamatan

Kediri, traffic light Kecamatan Kediri, dan traffic light Gerokgak Kecamatan Tabanan. Sementara Pos Pelayanan menyasar jalur wisata seperti di Patung Jagung, Kecamatan Baturiti, areal Tanah Lot Kecamatan Kediri, di Patung Adipura Kecamatan Tabanan, dan di Pos Megati, Kecamatan Selemadeg Timur. ‘’Seluruh pos fungsinya mengamankan dan mengatur arus lalu lintas pada saat arus mudik,’’ jelasnya. Khusus pos pelayanan terpadu yang ditempatkan di depan Rumah Makan Desa Selabih ada berbagai macam pelayanan. Selain pelayanan kesehatan gratis, juga disediakan bengkel gratis lengkap dengan pelayanan servis gratis. ‘’Ketika kendaraan pemudik terjadi masalah, bisa langsung diperbaiki di sana sembari istirahat,’’ terangnya. Dikatakannya, sebanyak 150 personel dikerahkan untuk pengamanan arus mudik 2019. Tidak hanya dari kepolisian, pengamanan juga melibatkan unsur terkait lainnya, seperti Dinas Perhubungan, petugas pemadam kebakaran berikut satu unit mobil pemadam, serta ambulan dari instansi kesehatan yang disiagakan di pos pelayanan terpadu di Kecamatan Selemadeg. (kmb28)

Putu Simon Sampaikan Permohonan Maaf kepada Adi Wiryatama PUTU Simon, pemuda berusia 20 tahun asal Banjar Bongan Gede Desa Bongan Kecamatan Tabanan, tertunduk saat tiba di kediaman politisi senior PDI Perjuangan Nyoman Adi Wiryatama di Banjar Tegeh Desa Angseri Kecamatan Baturiti, Minggu (26/5) kemarin. Mengenakan baju adat madya, salah satu simpatisan Semeton Rai Santini yang mengunggah foto Adi Wiryatama sembari berisikan ujaran kebencian ini bermaksud meminta maaf atas segala perbuatan yang telah dilakukannya. Tampak mendampingi Simon, Ni Made Rai Santini berserta tokoh masyarakat Bongan seperti Jro Bendesa Adat Bongan Puseh I Gusti Putu Sukarata, S.Sos. serta Putu Rustama yang meru-

pakan ayah dari Simon. Rombongan tiba sekitar pukul 11.00 Wita dan diterima langsung Nyoman Adi Wiryatama bersama keluarga besarnya, salah satunya I Nyoman Sudiana yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Tabanan dan tim pengacara. Dalam pertemuan yang berlangsung penuh rasa kekeluargaan itu, Simon lebih banyak menyampaikan permohonan maaf atas perbuatannya mengunggah foto Adi Wiryatama di medsos yang berisikan ujaran kebencian pada 6 Mei 2019. Jro Bendesa Adat Bongan Puseh I Gusti Putu Sukarata, S.Sos. pun mengatakan, pihaknya memohon maaf atas perbuatan salah satu krama Bongan yang telah membuat nama keluarga besar Adi Wiryatama

tercoreng. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Adi Wiryatama yang telah menerima tokoh dan perwakilan masyarakat Bongan dengan hangat dan penuh keakraban. Sementara itu, Putu Simon usai bertemu dengan Adi Wiryatama mengatakan, tujuannya bertemu dengan Adi Wiryatama tak lain untuk memohon maaf sebesar-besarnya atas unggahan foto Adi Wiryatama berisi ujaran kebencian di medsos. ‘’Kepada teman-teman dan sahabat saya di media sosial, saya Putu Simon menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya kepada Bapak I Nyoman Adi Wiryatama, S.Sos., M.Si. dan keluarga besarnya atas postingan saya tanggal 6 Mei 2019,’’ jelas Simon. Ia mengatakan, apa yang di-

lakukannya adalah semata-mata sebagai bentuk kekecewaan seorang simpatisan. ‘’Jujur dari hati saya yang paling dalam, saya tidak ada maksud dan niat untuk mencemarkan nama baik Bapak Adi Wiryatama. Karena apa yang saya perbuat merupakan aksi spontanitas sesaat yang didasari atas kekecewaan, dan apa yang saya lakukan murni adalah inisiatif saya sendiri, bukan atas intervensi dari pihak-pihak yang lain,’’ jelasnya. (ad948) MINTA MAAF - Putu Simon, salah satu simpatisan Rai Santini, meminta maaf kepada politisi senior PDI Perjuangan Nyoman Adi Wiryatama.


BULELENG

8

Senin Paing, 27 Mei 2019

Pengelolaan Lima Hektar Lahan di Sanggalangit Tak Menguntungkan

PD Swatantra Resmi Kembalikan Tanah ke Pemkab

Singaraja (Bali Post) – Kerja sama pengelolaan lahan seluas 5 hektar antara Direksi Perusahaan Daerah (PD) Swatantra dengan pihak ketiga terpaksa dihentikan di tengah jalan. Pasalnya, pengelolaan tanah itu dianggap tidak menguntungkan. Atas kondisi ini, Direksi PD Swatantra resmi mengembalikan tanah kepada pemerintah daerah.

Bali Post/kmb38

ATLET DILEPAS – Sebanyak 390 atlet asal Buleleng dilepas mengikuti Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali 2019, Minggu (26/5) kemarin.

390 Atlet Buleleng Berlaga di Porjar Bali 2019 Targetkan Rebut Peringkat Tiga Besar

Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 390 atlet asal Kabupaten Buleleng dilepas untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali 2019, Minggu (26/5) kemarin. Selain memberangkat ratusan atletnya, Buleleng juga mengirim 94 official, pelatih, dan 38 orang panitia. Pada laga bergengsi ini, kontingan dari Den Bukit ini bertekad merebut posisi peringkat ketiga. Target ini diakui paling maksimal. Sebab, selama ini kontingan Badung dan Denpasar, merupakan dua rival yang sangat sulit digeser. Meski demikian, ke depan target naik peringkat tetap ditanamkan pada semua atlet, pelatih dan official kotingan Bali Utara. Kontingan Buleleng dilepas secara resmi Asisten I Sekab Buleleng Gede Suyasa didampingi Kepala Disdikpora Gede Dharmaja dan pengurus KONI Kabupaten Buleleng. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Buleleng Gede Dharmaja mengatakan, untuk mewujudkan target di posisi tiga itu ada sejumlah cabang olahraga (cabor) yang dijadikan andalan untuk mengumpulkan medali. Cabor yang diyakini sebagai tambang medali itu adalah panjat tebing, atletik, tenis meja, dan cabor renang. Sebelum memberangkatkan kontingannya. Atlet-atlet delegasi dari Buleleng bukan saja sudah mengikuti tahapan seleksi atlet, juga melakukan program latihan yang cukup intensif. Dengan “bekal” itu, pihaknya optimis atlet akan bisa mempersembahkan medali untuk nama baik daerah di tingkat Bali itu. “Target kami tidak muluk-muluk. Penguasa medali sekarang ini adalah Denpasar dan Badung, sehingga kami targetkan atlet bisa merebut rangking tiga besar. Namun, ke depan kami memiliki impian untuk bisa naik peringkat lebih baik,” harapnya. (kmb38)

Tanah seluas 5 hektar itu berlokasi di Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak. Sejak Februari 2017 pengelolaanya dikerjasamakan oleh PD Swatantra dengan pihak ketiga selama 10 tahun pertama. Lahan itu tadinya tidak produktif, karena ditanami kelapa dengan usia tanaman tua. Setelah dikerjasamakan, pihak ketiga akan mengembangkan tanah itu untuk budi daya tanaman unggul, seperti jambu kristal dan kelapa genjah. Pada awal musim tanam, bibit jambu kristal yang sudah ditanam mencapai 12.000 pohon. Sedangkan kelapa genjah 1.000 pohon. Dengan budi daya tanaman itu, lahan seluas 5 hektar dalam tiga

tahun sudah menemukan hasil yang menguntungkan. Dalam kerja sama itu, semua biaya produksi ditanggung pihak ketiga. Sedangkan PD Swatantra hanya menyediakan tanah seluas 5 hektar. Ketika musim panen, PD Swatantra mendapat hasil dengan perbandingan 1 berbanding 2. Namun belakangan, sejak lahan itu dikelola tahun 2017 lalu, sebagian besar bibit tanaman komoditi unggulan yang ditanam itu mati. Dan berpotensi terjadi gagal panen. Upaya pergantian bibit telah dilakukan pihak ketiga. Namun selalu saja program yang dilakukan gagal. Pihak ketiga kemudian

mengadakan penelitian terhadap kesuburan lahan di sana. Hasilnya, air yang ada di lahan itu mengandung garam. Ini terjadi karena lokasi lahan itu berada di dekat pantai. Karena dikhawatirkan kerja sama ini merugi, pihak ketiga kemudian membatalkan kerja sama tersebut setelah dua tahun berjalan. Direktur Utama (Dirut) PD Swatantra Ketut Siwa belum lama ini mengatakan, kerja sama itu dibatalkan. Alasannya, pihak ketiga tidak ingin menanggung kerugian terlalu banyak, akibat kondisi lahan yang tidak menguntungkan. Pembatalan kerja sama itu sudah diproses sejak tahun 2018 lalu. Pembatalan itu juga diajukan kepada Bupati Buleleng sebagai pemilik PD Swatantra. Sedangkan status lahan itu sudah dikembalikan ke Badan Keuangan Daerah (BKD) Bidang Aset. “Akibat kondisi air di sana payau,

maka tidak memungkinkan lahan itu dikelola menjadi perkebunan. Pihak yang kita ajak kerja sama sudah mencoba melakukan penggantian tanaman. Namun tetap tidak berhasil, sehingga kerja sama diputus di tengah jalan,” katanya. Mantan anggota DPRD Buleleng Fraksi Golkar itu menambahkan, pengembalian aset tanah itu karena lahannya tidak cocok dikembangkan sebagai lahan perkebunan. Idealnya lahan tersebut lebih tepat dijadikan tambak udang atau budi daya ikan. Namun ada kendala, perusahaan tidak mempunyai hak mengelola lahan itu bila dijadikan tambak. “Kajian kami kalau dijadikan tambak hal itu malah lebih cocok. Tetapi kami tidak memiliki wewenang mengelola budi daya perikanan, sehingga tanah itu kita kembalikan ke daerah untuk dilakukan pemanfaatan yang menguntungkan,” jelasnya. (kmb38)

Polisi Belum Temukan DPO Pelempar Mobil di Gitgit

Singaraja (Bali Post) – Unit Reskrim Polsek Sukasada nampaknya harus kerja keras dan juga ‘’memutar otak’’ untuk mengungkap semua pelaku kasus pelemparan mobil di jalan Singaraja – Bedugul. Persisnya di jalan banyak tikungan wilayah Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Dari lima terduga pelaku, saat ini baru dua terduga pelaku diamankan. Sedangkan tiga lainnya ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Meskipun masuk DPO, tetapi sejauh ini ketiga pelaku itu belum menyerahkan diri ke polisi. Kapolsek Sukasada Kompol Nyoman Landung seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Minggu (26/5) kemarin, mengakui pihaknya belum berhasil menangkap tiga pelaku pelemparan mobil yang meresahkan warga itu. Kapolsek menambahkan, setelah anggotanya berhasil menangkap dua terduga pelaku pelemparan menggunakan batu, tiga pelaku lainnya sudah ditetapkan sebagai DPO. Selain menyebarkan informasi DPO itu, anggotanya dikerahkan melakukan pendekatan dengan orangtua ketiga terduga pelaku dan melakukan koordinasi dengan aparat pemerintahan desa tempat asal ketiga pelaku itu. Meskipun melakukan berbagai cara, Nyoman Landung mengakui anggotanya belum juga berhasil menemukan ketiga pelaku pelemparan mobil tersebut

tinggal. Dari keterangan pihak orangtua mereka, ketiganya tidak ada di rumah setelah polisi menangkap dua rekannya itu. ‘’Setelah kita umumkan DPO dan pendekatan dengan orangtua bersangkutan dan juga pemerintahan desa. Hasilnya masih nihil. Ketiganya belum juga menyerahkan diri,’’ katanya. Meskipun menyisakan tiga terduga pelaku yang masih DPO, kata Nyoman Landung, kasus itu tetap diproses. Penyusunan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) mendekati rampung. Dari dua terduga pelaku ini, polisi hanya menyusun BAP untuk satu terduga pelaku Jery Lukman Nawawi bin Fatul alias Lukman (18). Sedangkan satu terduga pelaku lagi SR yang masih berusia 16 tahun. Status hukumnya dinyatakan disersi. Dia hanya dijadikan saksi. ‘’Walau kita tidak berhasil menangkap ketiga terduga pelaku itu, kasusnya tetap kita proses. Dalam waktu dekat kita limpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng,’’ tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, polisi menangkap dua orang yang diduga pelaku pelemparan mobil di jalan Singaraja – Bedugul, km 13 sampai km 18 wilayah Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada pada 9 Mei 2019 lalu. Terduga pelaku itu yakni Jery Lukman Nawawi bin Fatul alias Lukman (18) dan SR yang

masih berusia 16. Kedua terduga pelaku ini ditangkap sekitar 23.00 Wita. Berawal dari polisi melakukan patroli di jalur Singaraja – Bedugul mulai dari km 13 sampai km 18 wilayah Desa Gitgit. Patroli dilakukan dengan ketat karena beberapa hari terakhir, beredar luas di jejaring media sosial (medsos) yang menyebutkan seringnya terjadi aksi pelemparan mobil di lokasi kejadian. Anggota patroli mencurigai lima orang anak muda yang saat itu nongkrong hingga tengah malam di pertigaan menuju Desa Lemukih, Kecamatan Sawan. Saat polisi mendekati, tiga orang dengan mengendarai sepeda motor malah kabur menggunakan sepeda motor. Curiga dengan kondisi itu, polisi berusaha mengejar, namun ketiga pengendara itu berhasil kabur. Sedangkan dua terduga pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan. Dari penyelidikan sementara, keduanya mengaku melakukan aksinya dengan melempar kendaraan yang melintas. Keduanya mengakui barang bukti batu kali itu digunakan melempari mobil yang sedang melintas pada malam hari itu. Aksi kriminalitas itu diduga kuat mengarah pada perbuatan merampok barang berharga milik korbannya. Terduga pelaku melanggar pasal 170 KUHP tentang perusakan secara bersama-sama. Ancaman hukumannya lima tahun penjara. (kmb38)

Cegah Desa Baktiseraga Jadi Langganan Banjir

Irigasi Subak Rencananya Dinormalisasi SETELAH menjadi langganan setiap musim hujan, banjir yang kerap kali terjadi di ruas Jalan Laksamana, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, dipastikan dapat diatasi. Ini karena irigasi subak di desa itu dinormalisasi Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bali. Penanganan ini adalah paket pekerjaan penanganan banjir dalam Kota Singaraja melalui APBD Bali. Selain itu, Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali – Penida juga turun tangan dengan membuat sodetan untuk membuang air ketika hujan ke arah pantai. Bagaimanakah upaya efektif yang dilakukan untuk mencegah Desa Baktiseraga jadi langganan banjir?

Normalisasi irigasi di pinggir Jalan Laksamana ini dimulai sejak Jumat (24/5) pekan lalu. Sebuah alat berat dikerahkan untuk menggali irigasi di sana yang sejak bertahun-tahun mengalami pendangkalan relatif parah. Penggalian ini mulai dari perbatasan Dusun Seraya, Dusun Galiran terus ke arah barat sampai di traffic light Baktiseraga. Material galian tanah bercampur sampah itu, kemudian diangkut dengan truk. Selanjutnya sampah itu dibuang ke tempat yang sudah ditentukan. Selain normalisasi irigasi subak, Desa Baktiseraga tahun ini juga menerima bantuan penanganan banjir dalam kota yang bersumber dari APBN lewat Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali – Penida. Penanganan oleh BWS dilakukan dengan membangun sodetan dari traffic light Baktiseraga ke utara. Sodetan ini dibangun untuk mengalirkan air ketika volume naik, sehingga bisa disalurkan ke arah pantai. Untuk paket pekerjaan ini sekarang masih tahap pengumuman lelang. Kalau tidak ada halangan, Juni 2019 paket proyek itu sudah

dikerjakan. Perbekel Desa Baktiseraga, Gusti Putu Armada, Minggu (26/5) kemarin mengatakan, penanganan banjir dalam kota di desanya itu merupakan program lama, namun baru tahun ini direalisasikan. Penanganan ini diakuinya urgen. Alasannya, banjir di desanya itu sudah menjadi langganan setiap musim hujan. Pemicu banjir itu karena terjadi irigasi sehingga membuat pendangkalan parah. Ditambah irigasi yang juga menyempit. Akibat tersumbat sampah maka air pun meluap memicu banjir. Untuk itu, penanganan oleh Dinas PUPR Bali bersama BWS termasuk dukungan PUPR Buleleng, memastikan langganan banjir kalau hujan di desanya akan diatasi secara optimal. “Ada dua paket pekerjaan yang kami dapatkan dari PUPR Bali dan BWS. Tahap awal irigasi di wilayah kami sudah dinormalisasi dan masih berlangsung. Penggalian ini karena salurannya dangkal. Ada penyempitan lalu tersumbat sampah dan memicu banjir,” katanya. Mantan Ketua Asosiasi Perajin Industri Kecil (APIK)

Buleleng ini, sebelum pelaksanaan proyek, pihaknya sudah mengundang warga di sepanjang ruas Jalan Laksamana. Dari sosialisasi itu disepakati irigasi yang ditutup dengan dak beton itu dibongakar. Selain memudahkan akses alat berat saat pelaksanaan proyek, dak beton itu juga menutup irigasi terlalu rendah, sehingga ketika volume air itu tersumbat sampah, maka air otomatis meluap ke badan jalan. Tidak itu saja, beberapa pembagian air subak dengan beton untuk tahap awal akan dibongkar. Ini karena pembagian air tersebut sudah tidak berfungsi. Parahkan sering tersumbat sampah dan memicu banjir. Setelah ini, pemerintahan desa akan menata kembali untuk memberi ruang bagi warga yang akan menutup irigasi dengan dak beton. Kalau memang mendapat izin dari pemerintahan desa dan instansi terkait. “Kami sudah proses di desa. Warga ternyata mendukung. Penutup irigasi yang terlalu rendah itu dibongkar, kecuali akses jalan masuk ke pemukiman warga tetap dibiarkan,” tegasnya. (mud)

Bali Post/kmb38

DINORMALISASI – Irigasi pemicu banjir di Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng dinormalisasi. Penanganan banjir dalam kota ini dilakukan Dinas PUPR Bali dan BWS Bali Penida.


Senin Paing, 27 Mei 2019

GIANYAR

9

Pawai Budaya Meriahkan Pramuka Pesta Siaga Gianyar (Bali Post) Ratusan siswa Sekolah Dasar mengikuti pawai budaya mengelilingi Desa Singakerta, Ubud, Minggu (26/5) kemarin. Para peserta ini merupakan wakil masing-masing Gugus Pramuka Pesta Siaga. Selain melatih ilmu kepramukaan, kegiatan ini juga sebagai media pelestarian seni dan budaya Bali. Ketua Panitia I Made Netra mengatakan, kegiatan diawali dengan upacara dan dilanjutkan dengan ilmu kedisiplinan hingga pengetahuan bela negara di areal Lapangan Desa Singakerta.

PAWAI BUDAYA Suasana pawai budaya yang digelar para anggota pramuka di Desa Singakerta, Ubud, Minggu (26/5) kemarin.

Pukul Pedagang, Pencuri Dibekuk Warga

Bali Post/kmb35

DIAMANKAN - Pelaku pencurian dengan kekerasan, Saifullah, diamankan di Mapolsek Ubud. Gianyar (Bali Post) Saifullah kini ditahan di Mapolsek Ubud setelah dilumpuhkan warga. Pelaku berusia 20 tahun asal Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur ini melakukan aksi yang cukup kejam. Yakni mencuri dengan memukul korbannya yang merupakan pedagang di seputaran Ubud, Sabtu (25/5) lalu. Akibat kejadian itu, korban Anak Agung Novia Dewi (17) mengalami luka pada bagian bibir akibat dipukul pelaku. Dikonfirmasi Minggu (26/5) kemarin, Kapolsek Ubud Kompol Nyoman Nuryana membenarkan jajarannya mengamankan pelaku pencurian dengan kekerasan. Dikatakan, pelaku diamankan di depan Toko Puri Merta Agung pada Sabtu lalu sekitar pukul 13.30 Wita. “Yang bersangkutan diduga melakukan percobaan pencurian dengan kekerasan,” katanya. Saat kejadian, kata Nuryana, korban berjualan di toko seperti biasa. Sekitar pukul 12.30 Wita, pelaku yang tidak dikenal oleh korban ini masuk ke dalam toko tersebut. Namun, kedatangan pelaku yang berpura-pura berbelanja itu tidak ada gelagat aneh. “Pelaku masuk toko, membeli tali rafia, kemudian korban menunjukkan tempat tali rafia,” ujarnya. Usai menunjukkan tempat

tali rafia, pelaku tiba-tiba memukul bibir gadis yang berusia 17 tahun itu dengan tangan kanan sebanyak satu kali. Akibat pukulan itu, bibir korban langsung mengucurkan darah hingga mengenai pakaiannya. “Usai dipukul, korban langsung pusing. Selanjutnya korban berteriak meminta tolong,” ujar Nuryana. Teriakan korban membuat pelaku berusaha membekap bibir korban dari arah belakang. Saat itu pelaku juga berupaya mencekik korban, namun korban tetap berupaya melawan. “Korban berusaha melawan dengan menyiku pelaku, sehingga cekikan tersebut terlepas,” jelas Nuryana. Kegaduhan di toko tersebut kemudian didengar oleh ayah korban. Sang ayah berusaha mengejar pelaku dan melumpuhkan pelaku bersama warga setempat. Pelaku juga sempat diikat dengan tali plastik. “Tidak sampai ada pengeroyokan. Pelaku baik-baik saja, sekarang diamankan di Mapolsek,” jelas Nuryana. Polisi yang tiba di lokasi kejadian langsung mengamankan pelaku. Berdasarkan hasil penyelidikan, ternyata pelaku sebelumnya pernah berbuat kriminal. “Berdasarkan hasil interograsi, pelaku juga sempat melakukan pencurian di Vila House Penusuan, Tegallalang. Pelaku diamankan bersama barang bukti hasil pencurian di Vila Penusuan,” kata Nuryana. Selain mengamankan pelaku, kata Nuryana, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, motor Suzuki Thunder DK 5638 FP yang digunakan pelaku saat beraksi. Polisi juga menyita pakaian korban yang berisi bercak darah. Dari hasil pengembangan, polisi juga menyita televisi 32 inchi merek Sharp dan peralatan WiFi. Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP. “Pelaku melakukan aksi pencurian dengan kekerasan,” tegasnya. (kmb35)

Setelah itu digelar permainan dengan cara membaur dari tujuh gugus yang ada di Kecamatan Ubud. “Dalam kegiatan ini, seluruh anggota pramuka diharapkan berinteraksi dan memiliki kesempatan saling mengenal satu sama lain meski beda gugus,” katanya. Beberapa saat kemudian, kata Netra, mereka diminta berganti seragam, menggunakan pakaian adat sebagai persiapan pawai budaya di kawasan desa setempat. Dalam kegiatan Pesta Siaga yang dimeriahkan dengan pawai budaya ini, para peserta mengelilingi Desa Singakerta dengan berjalan kaki. “Pawai budaya sejauh dua kilometer ini juga diiringi gamelan,” ujarnya. Selain menampilkan beberapa tradisi yang ada di desanya masing-masing, para peserta juga ada yang membawa barong, rangda, dan

pepranian layaknya sesuhunan yang tedun ngunya saat Galungan dan Kuningan. “Ini layaknya tradisi yang sudah berjalan di desanya masingmasing. Memang ada kemiripan karena temanya bebas sehingga sebagian besar mereka membawa tradisi diiringi gamelan,” jelas Netra. Menurut Netra, Pesta Siaga tersebut memang baru pertama kali diselenggarakan. Kegiatan ini diikuti 280 peserta perwakilan gugus pramuka di Kecamatan Ubud. “Ini pertama kali dilakukan, semoga tahun berikutnya bisa berlanjut. Selain melatih siswa tentang ilmu bela negara, juga menumbuhkan kesadaran mereka untuk mengenal, belajar dan melestarikan budaya yang mereka miliki. Sehingga, masing-masing gugus memperlihatkan seni budaya khasnya saat pawai budaya,” tegasnya. (kmb35)

Puluhan Sekolah Negeri Tanpa Kasek Definitif Gianyar (Bali Post) Puluhan SD dan SMP negeri di Kabupaten Gianyar saat ini tidak memiliki pejabat kepala sekolah (kasek) definitif. Menyikapi hal itu, Bupati Gianyar I Made Mahayastra segera mengisi jabatan kasek yang lowong tersebut. Untuk sementara, posisi kasek yang lowong itu diisi para guru senior di masing-masing sekolah selaku pelaksana tugas (Plt.) kasek. Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar I Wayan Sadra mengatakan hal itu, Minggu (26/5) kemarin. Menurut Sadra, pihaknya sudah menugaskan guru senior di masing-masing sekolah sebagai Plt. kasek. “Sudah ditunjuk guru senior di sekolah tersebut. Tentunya, para guru senior itu yang paling mengetahui kondisi sekolah,” katanya. Sadra mengatakan, kekosongan pejabat kasek definitif dan saat ini diisi oleh Plt. kasek terjadi di SMPN 3 Payangan, SMPN 1 Tampaksiring, SMPN 4 Sukawati dan sekolah yang baru berdiri, yakni SMPN 3 Blahbatuh. Sementara itu, tercatat 23

SD negeri diisi oleh Plt. kasek sekolah. “Jadi, total ada 27 sekolah negeri yang diisi oleh Plt. kasek,” ujarnya. Sadra menambahkan, kekosongan pejabat kasek definitif itu lantaran pejabat kasek di sekolah negeri tersebut pensiun. “Ada yang pensiun akhir 2018 lalu, ada juga yang pensiun awal tahun ini. Sementara itu, Bupati Gianyar baru bisa melakukan pengisian beberapa bulan setelah dilantik,” tegasnya. Memasuki pertengahan tahun ini, Sadra memastikan

posisi kasek yang lowong itu sudah diisi oleh Bupati Gianyar I Made Mahayastra. “Nanti akan ada penyerahan SK kepada guru-guru yang ditunjuk atau diberi kepercayaan menjadi pejabat kasek definitif,” katanya. Sadra menegaskan, posisi jabatan kasek definitif itu tentunya akan diisi oleh guru PNS yang sudah memiliki sertifikat calon kepala sekolah. Dikatakan, jumlah guru PNS yang memiliki sertifikat itu masih memadai di Kabupaten Gianyar. “Jadi, tinggal nanti dilakukan

penempatan oleh Bupati Gianyar,” tegasnya. (kmb35)

Lukai Saudara Kandung

ODGJ Digiring ke RSJ Bangli

Bali Post/kmb35

MENGAMANKAN - Petugas Satpol PP saat mengamankan I Ketut Kayun.

Gianyar (Bali Post) Petugas Satpol PP Gianyar mengamankan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) I Ketut Kayun, Sabtu (25/5) sore. Beberapa hari terakhir, ODGJ berusia 33 tahun asal Banjar Temesi, Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar ini sering mengamuk, bahkan sampai melukai kakak kandungnya. Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Kayun dikirim ke RSJ Bangli untuk mendapatkan perawatan intensif. Petugas Satpol PP Gianyar Wayan Nasta mengatakan, Kayun diduga mengalami depresi. Selama ini, ia diketahui sering ribut di keluarga. “Ada masalah keluarga. Dia

sering ribut dengan saudaranya,” kata Nasta, Minggu (26/5) kemarin. Puncaknya, Kayun sempat memukul tangan kakak kandungnya hingga berdarah. Kondisi itu membuat pihak keluarga dan warga di sekitarnya resah. “Tangan kakaknya luka, sampai dibalut perban. Saudara yang lain juga dikejar-kejar,” jelas Nasta. Kayun yang tampak tak terkontrol itu langsung dilaporkan ke Satpol PP Gianyar. Petugas Satpol PP lantas diterjunkan ke Desa Tulikup untuk menangani pria yang sudah beristri dan memiliki dua orang anak tersebut. “Kami langsung

turun menenangkan dia. Kami bujuk pelan-pelan,” kata Nasta. Awalnya, Kayun tampak gelisah ketika didatangi petugas. Dia juga menolak diajak ke RSJ Bangli. “Akhirnya, dia mau dibawa ke Bangli. Ini baru pertama kali dia dibawa ke RSJ Bangli,” ujar Nasta. Sampai di Bangli, Kayun saat hendak diperiksa petugas kembali tidak tenang. Dia beberapa kali berdiri dari tempat duduk. “Sekarang masih ditangani oleh tim medis di RSJ Bali. Kakaknya minta supaya adiknya sembuh, baru boleh dibawa pulang,” tegas Nasta. (kmb35)


JEMBRANA

10

Senin Paing, 27 Mei 2019

Lagi, Tiga Warga Digigit Anjing Rabies Negara (Bali Post) Setelah menangani kasus gigitan anjing rabies di Kaliakah, Dinas Kesehatan (Diskes) Jembrana kembali mendapati kasus serupa di Banjar Puseh, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya. Dari hasil penelusuran riwayat gigitan anjing, didapati ada tiga orang yang mengalami kasus gigitan anjing di Tuwed. Kepala Diskes Jembrana dr. Putu Suasta, Minggu (26/5) kemarin, membenarkan adanya kasus gigitan anjing positif rabies terhadap tiga warga di Tuwed. Tepatnya di Banjar Puseh. Sayangnya,

warga ini tidak melaporkan kejadian tersebut ke puskesmas, sehingga petugas langsung turun jemput bola mengecek kejadian tersebut. Dari hasil pengecekan itu, ada tiga warga yang memiliki riwayat gigitan anjing rabies pada pekan lalu. Dibeberkan Suasta, kasus gigitan pertama terjadi pada Minggu (19/5) lalu, dialami Ni Nyoman Dendi (73). Nenek ini digigit anjing milik Kade Mastra, di bagian telapak kaki kiri. Sehari kemudian, pada Senin (20/5), anjing tersebut juga menggigit Dewa Made Santika (12) hingga menga-

PENANGANAN – Salah satu upaya tim kesehatan dari Diskes Jembrana melakukan pengecekan ke puskesmas terkait adanya informasi gigitan anjing positif rabies pada warga. Dari informasi, ada tiga orang lagi yang digigit anjing rabies di Tuwed.

lami luka di tangan kiri. Selang beberapa hari kemudian, anjing yang menggigit kedua warga itu diketahui mati tanpa diketahui sebabnya tepatnya pada Jumat (24/5) lalu. Oleh petugas Keswan Kesmavet, selanjutnya diambil sampel otak anjing mati itu. Dan pada Sabtu (25/5) lalu diketahui hasil dari uji sampel oleh BBVET Denpasar anjing tersebut positif rabies. Mendapati hal tersebut, Puskesmas I Melaya selanjutnya melakukan penyelidikan epidemiologi (PE), terkait riwayat anjing tersebut sebelum mati. Dan diketahui, ada tiga warga yang mengalami gigitan. Satu warga lainnya, Desak Ketut Arnyani (48) juga sempat tergigit anjing itu di jari tangan. “Kami sudah lakukan penanganan dengan memberikan VAR,” ujar Suasta. Pihaknya menyayangkan warga tidak melaporkan adanya gigitan anjing ini. Menurutnya, rabies adalah penyakit berbahaya dan ketika ada kejadian gigitan anjing maka paling tidak berobat atau menyampaikan ke puskesmas atau pustu terdekat. Berdasarkan data, selama kurun waktu setahun mulai 2018 hingga 2019 ini, sudah ada 14 orang warga yang digigit anjing positif rabies. Khusus pada 2019, jumlah gigitan 434 hingga Februari lalu dan dua di antaranya anjing positif rabies. (kmb26)

Pemkab Jembrana Pertahankan WTP Lima Kali Berturut-turut

PEMERINTAH Kabupaten Jembrana kembali mempertahankan opini tertinggi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bali atas laporan hasil pemeriksaan keuangan Daerah tahun 2018. Capaian ini sekaligus raihan WTP kelima kalinya secara berturut-turut, sejak tahun 2015, pada masa kepemimpinan Bupati I Putu Artha beserta Wabup I Made Kembang Hartawan. Penghargaan WTP tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Bali Dr. Drs. Sri Haryoso Suliyanto kepada Bupati Jembrana I Putu Artha serta Wakil Ketua DPRD Jembrana I Wayan Wardana, Jumat (24/5), bertempat di Gedung BPK Perwakilan Bali, Denpasar. Penyerahan LHP atas LKPD tahun anggaran 2018 juga dihadiri bupati/wali kota se-Bali, Sekda Jembrana I Made Sudiada, Kepala Inspektur Jembrana Ni Wayan Koriani, Kepala BPKAD Dewa Gede Kusuma Antara serta Kabag Humas Protokol I Made Cipta Wahyudi. Kepala BPK Perwakilan Provinsi Bali Dr. Drs. Sri Haryoso Suliyanto mengatakan, hasil pemeriksaan opini BPK atas Laporan Keuangan TA 2018 semua kabupaten/kota se-Bali termasuk Jembrana adalah WTP. Menurutnya, hal ini sekaligus menandakan seluruh Pemerintah Daerah se-Provinsi Bali mulai dari tingkat Provinsi sampai dengan Kabupaten/Kota, laporan Keuangan untuk tahun 2018 pada tahun ini seluruhnya meraih WTP. ‘’BPKRI Perwakilan Provinsi Bali memberikan penghargaan

setinggi-tingginya karena telah mendukung upaya BPK untuk ikut membangun tata kelola keuangan negara melalui pemeriksaan keuangan daerah sehingga dapat mendorong terwujudnya akuntabilitas dan transparansi keuangan negara,’’ ujarnya. Bupati Jembrana I Putu Artha mengucapkan syukur atas keberhasilan Pemkab Jembrana meraih predikat WTP lima kali secara beruntun. Menurutnya, ini merupakan buah kerja keras seluruh pimpinan OPD beserta jajaran di lingkungan Pemkab Jembrana. ‘’Kami ucapkan syukur, serta apresiasi kepada BPK yang telah bersedia memberikan koreksi dalam kewajaran penyajian laporan keuangan. Predikat WTP itu cita-cita setiap daerah untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan,’’ ujar Bupati Artha. Artha juga menyebut

prestasi ini adalah berkat kerja keras seluruh komponen masyarakat Jembrana. ‘’Terima kasih sebesarbesarnya kepada seluruh pejabat serta pegawai di Pemkab Jembrana. Ke depan, hal ini memberi motivasi kita untuk meningkatkan sinergi antar OPD dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,’’ lanjut Bupati Artha. Hal senada disampaikan Kepala Inspektur Jembrana Ni Wayan Koriani, bahwa capaian WTP berkat kerja keras dan kerja bersama semua stakeholder Pemkab Jembrana dalam tata kelola aset, tata kelola keuangan. Ke depan ia juga berharap apa yang diraih sekarang dapat dipertahankan. ‘’Langkah mempertahankan dengan senantiasa berkomitmen untuk melaksanakan laporan dengan baik sehingga tidak ada temuan yang sulit untuk ditindaklanjuti,’’ papar Koriani. (ad947)

OPINI WTP – Bupati Jembrana I Putu Artha bersama Wakil Ketua DPRD Wayan Wardana menerima hasil laporan BPK. Untuk kelima kalinya berturut-turut Jembrana memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

ALAT BERAT – Alat berat kemarin dikerahkan untuk menguruk jalan putus dampak banjir bandang di Lingkungan Pangkung Manggis.

Penanganan Pascabanjir

Perbaikan Jalan Putus di Pangkung Manggis Gunakan Alat Berat Negara (Bali Post) Pascabanjir bandang yang menggenangi ratusan permukiman di Kecamatan Negara dan Kecamatan Jembrana akhir pekan lalu, sejumlah bantuan telah disalurkan. Selain bantuan taktis kebutuhan sehari-hari seperti makanan, penanganan infrastruktur yang rusak terdampak banjir juga dilakukan. Seperti perbaikan sementara jalan putus di Lingkungan Pangkung Manggis, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Minggu (26/5) kemarin. Pemkab Jembrana mengerahkan satu unit alat berat yang dimiliki untuk menguruk sebagian jalan yang terputus akibat gerusan air sungai ini. Dari pengamatan, alat berat yang didatangkan kemarin selain membersihkan sisasisa lumpur yang menyumbat saluran air, juga menguruk sebagian tepi jalan yang terputus. Hal ini dilakukan agar akses kendaraan antarkelurahan itu bisa kembali normal. Sejak dua hari terakhir, lalu lalang kendaraan di jalan tersebut terhambat terutama kendaraan roda empat. Sedangkan sepeda motor bisa melintas, namun harus sangat ekstra hati-hati. Jalan beraspal ini merupakan jalur penghubung Ling-

kungan Pangkung Manggis Kelurahan Baler Bale Agung menuju Kelurahan Pendem. Setiap harinya, jalan ini sering dilalui masyarakat untuk mempercepat akses terutama antarkelurahan itu. ‘’Penanganan awal kita uruk sebagian di tepi, agar bisa dilalui sementara kendaraan. Nanti kita usulkan penanganan (senderan) lebih lanjut ke Balai. Karena sungai kewenangan ada di Balai,’’ ujar salah seorang petugas ditemui di lokasi perbaikan kemarin. Ditargetkan dalam sehari, penanganan perbaikan akses jalan ini bisa selesai.

Sementara itu, Asisten II Sekretaris Daerah (Setda) Jembrana, I Gusti Ngurah Sumber Wijaya, Minggu kemarin mengatakan, penanganan jalan putus itu merupakan salah satu hasil rapat koordinasi penanganan dampak pascabanjir akhir pekan lalu. ‘’Kita kerahkan alat berat untuk membantu perbaikan. Minimal bisa dilintasi dulu (tidak putus),’’ ujar Sumber Wijaya. Selain itu, Pemkab juga telah berkoordinasi dengan berbagai instansi seperti bantuan bagi korban banjir. Untuk makanan dan kebutuhan

darurat sehari-hari dari Dinas Sosial Provinsi dan Dinas Sosial Kabupaten berkoordinasi. Dari pendataan, ada 201 KK yang rumahnya kebanjiran dari delapan desa di dua Kecamatan, yakni Jembrana dan Negara. Di Kecamatan Negara di antaranya, Desa Kaliakah (41 KK), Kelurahan Baler Bale Agung (12 KK), Kelurahan Banjar Tengah (8 KK), Kelurahan Lelateng (18 KK), Loloan Barat (66 KK) dan Tegalbadeng Timur (1 KK). Sementara di Kecamatan Jembrana, di Kelurahan Pendem (8 KK) dan Loloan Timur (47 KK). Dari delapan desa/ kelurahan tersebut, total kerugian diperkirakan lebih dari Rp 609 juta. Setiap kelurahan dan desa yang warganya membutuhkan air bersih dampak ari banjir, juga diarahkan untuk berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Jembrana dan Satpol PP. (kmb26)

Cetak Tenaga Terampil Perhotelan dan Kapal Pesiar

LPDA Bali MoU Penempatan Tenaga Kerja di Luar Negeri LEMBAGA Pendidikan Dibia Amerta (LPDA) Bali menguatkan program profesi satu tahun Perhotelan dan Kapal Pesiar, melalui kerja sama penempatan kerja di luar negeri. Melalui kerja sama ini, para lulusan LPDA Bali dipastikan akan langsung bekerja di luar negeri secara resmi. Jalinan kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan MoU antara Direktur LPDA Bali Kade Sudiana, S.E., S.Pd., M.M., M.Pd. dengan Direktur PT Dwi Citra Putra Mandiri R. Rulick Setyahadi, S.E., M.Si., BKP., CSRS.,CSRA. Dengan adanya kerja sama penempatan kerja ke luar negeri ini, LPDA akan mencetak alumni yang siap kerja. Bahkan selama proses belajar, para mahasiswa yang menjalani training (magang) langsung ditempatkan ke sejumlah hotel di Doha, Qatar dan Maldiv selama enam bulan. “Setelah magang enam bulan, para mahasiswa kembali lagi melanjutkan kuliahnya di sini (LPDA). Dan setelah lulus pun mau kerja lagi di sana boleh. Di Indonesia juga kita salurkan ke mitra-

mitra kami,” ujar Rulick Setyahadi. MoU ini merupakan penguatan jaring kerja sama, PT Dwi Citra Putra Mandiri selaku penyalur tenaga kerja ke luar negeri, dan LPDA Bali untuk mencetak tenaga kerja (SDM). Tenaga terampil yang dicetak ini, tentunya harus sesuai dengan kebutuhan pengguna (user). Pihaknya mempercayakan

kepada LPDA Bali yang telah terbukti mencetak tenaga terampil andal khususnya perhotelan dan kapal pesiar. LPDA Bali membuka prodi profesi satu tahun Perhotelan dan Kapal Pesiar di antaranya Tata Boga (Food Production), Tata Hidangan (Food and Beverage Service), Tata Graha (Room Division) dan Spa (Spa Therapy). Direktur LPDA Bali Kade

MoU – Penandatanganan MoU antara LPDA Bali (Direktur LPDA Bali Kade Sudiana - kiri) dengan PT Dwi Citra Putra Mandiri (R. Rulick Setyahadi) terkait kerja sama penempatan tenaga kerja di luar negeri.

Sudiana mengatakan, dengan adanya kerja sama ini, bukan saja untuk LPDA. Melainkan juga peluang bagi lembaga dan akademi lainnya di Jembrana memajukan SDM dengan menyalurkan tenaga kerja keluar negeri secara legal. ‘’Terus terang kami prihatin, sampai ada warga di Mendoyo yang tertipu puluhan juta rupiah hanya untuk bekerja ke luar negeri. Melalui kerja sama ini, kami mencetak dan mengirimkan tenaga terampil yang siap kerja ke luar negeri dan legal,’’ ujar Sudiana. Apalagi dengan adanya sistem ikatan magang enam bulan, mereka bukan saja mendapatkan pengalaman kerja tetapi juga digaji dan mendapatkan jaminan selama bekerja di sana. Sehingga sejatinya dengan mahasiswa telah menerima gaji magang ini, mereka bisa membiayai kuliah sendiri. Selain prodi profesi satu tahun Perhotelan dan Kapal Pesiar, LPDA Bali juga memiliki prodi profesi dua tahun Bahasa dan Sastra Inggris dan profesi satu tahun Komputer. (kmb26/k250)


Senin Paing, 27 Mei 2019

KARANGASEM

11

Karangasem Raih WTP Keempat Kalinya PRESTASI gemilang kembali ditorehkan Pemkab Karangasem di bawah kepemimpinan Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri dengan I Wayan Artha Dipa. Pemkab Karangasem berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Prestasi itu menjadi luar biasa karena sudah empat kali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian. Predikat bergengsi ini berhasil diraih setelah serangkaian hasil pemeriksaan BPK terkait pengelolaan anggaran dan aset daerah. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri didampingi Kepala BPKAD dan IRDA menerima LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) atas LKPD atau laporan hasil pemeriksaan keuangan Pemkab Karangasem tahun 2018 dari BPK-RI Perwakilan Provinsi Bali dengan Opini WTP, Jumat (24/5) di Denpasar. Penyerahan secara langsung dilakukan Kepala Perwakilan BPK-RI Provinsi Bali Sri Haryoso Suliyanto yang diterima langsung Bupati Karangasem I Gusti Ayu

Mas Sumatri. Bupati Mas Sumatri usai menerima penghargaan bergengsi itu mengatakan, opini WTP Pemkab Karangasem ini merupakan yang keempat kalinya diperoleh di masa kepemimpinannya. ‘’Tentu ini patut disyukuri. Sebuah kebanggaan bagi daerah Karangasem. Sebab, mampu empat kali mempertahankan penghargaan dari BPK-RI,’’ ujar Bupati Mas Sumatri. Meski demikian, Bupati Mas Sumatri juga menegaskan, dengan diperolehnya penghargaan itu wajib bagi Kabupaten Karangasem terus mempertahankannya. ‘’Dengan bekerja tetap berpegang teguh pada peraturan penyelenggaraan tata kelola pemerintah yang bersih, transparan, akuntabel dan bermartabat, maka niscaya penghargaan ini bisa terus kami mampu pertahankan,’’ ucapnya optimis. Bupati Mas Sumatri melanjutkan, opini itu diperoleh atas komitmen dan kerja keras jajaran

Pemerintah Kabupaten Karangasem. Terutama menetapkan langkah-langkah serta upaya konkret perbaikan dalam meningkatkan kualitas kerja, terkait penyusunan dan pengelolaan keuangan daerah. ‘’Ini bukan kerja bupati dan wakil bupati semata, tetapi merupakan kerja semua pihak. Saya sampaikan terima kasih kepada semua OPD, karena atas jerih payah mereka maka laporan keuangan Pemkab Karangasem tetap peringkat WTP ini mampu dipertahankan,’’ terangnya. Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali Sri Haryoso Suliyanto mengatakan, jumlah laporan terdiri tujuh dari 10 intitas yang ada. Seluruhnya telah dilaporkan dari batas waktu penyampaian laporan keuangan yang telah ditetapkan sesuai peraturan yang berlaku. Laporan yang telah disampaikan terdiri dari tiga laporan, yakni laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan tahun 2017, laporan hasil pemeriksaan secara intren dan

laporan hasil pemeriksaan atas kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Suliyanto menambahkan, sesuai visi dan misi BPK untuk senantiasa turut serta dalam peningkatan tata kelola yang baik melalui pemeriksaan keuangan. Salah satu pemeriksaan yang dilakukan BPK adalah pemeriksaan atas laporan keuangan yang dibuat pemerintah desa. Laporan pemerintah desa itu menghasilkan opini atas laporan keuangan serta rekomendasi terkait pengendalian intern terhadap peraturan perundang-undangan. ‘’Pertimbangan dalam pemberian opini adalah kesesuaian dengan kestandaran akuntansi kepemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap perundang-undangan serta aktivitas pengendalian keuangan. Jadi, kami minta agar kabupaten/ kota semakin meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan serta pelayanan kepada masyarakat,’’ harapnya. (ad950)

TERIMA PENGHARGAAN WTP - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri saat menerima penghargaan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang keempat kalinya.


KLUNGKUNG

12 Keikutsertaan di Porjar Bali

Klungkung Kirim 365 Atlet Target Kumpulkan 26 Emas Semarapura (Bali Post) Guna bersaing dalam ajang Porjar (Pekan Olahraga Pelajar) Provinsi Bali 2019, Klungkung menyiapkan 365 atlet. Seluruh kontingen diminta mampu bersaing menunjukkan kualitasnya untuk memperoleh hasil maksimal. Porjar Provinsi Bali merupakan ajang yang sangat penting dan bergengsi untuk menampilkan kualitas terbaik yang dimiliki dari masingmasing atlet. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra melepas Kontingen Kabupaten Klungkung ke Porjar Provinsi Bali, di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Semarapura, Minggu (26/5/) kemarin. Winastra menegaskan, para atlet kontingen Klungkung bisa menjadi atlet sejati dan menunjukkan kualitas sesuai cabang olahraga yang digeluti. “Sebagai atlet harus

mempunyai target lanjutan, kejarlah prestasi setinggi-tingginya,” ujar Sekda Winastra. Selain itu, kepada para pelatih/official juga diharapkan dapat mengarahkan atlet untuk bisa tampil dengan maksimal serta selalu mengadakan evaluasi dari setiap penampilan sehingga akan semakin baik pada penampilan berikutnya. ‘’Kepada pelatih saya berharap agar dapat mengarahkan, memberikan semangat dan motivasi kepada atlet untuk dapat berlomba/bertanding dengan baik,’’ harapnya. Pada Porjar Bali tahun ini, Klungkung menargetkan bisa merebut 26 emas, dari 281 atlet pada 21 cabor yang diikuti. Cabor yang difavoritkan bisa meraih mendali, seperti renang ditarget bisa merebut empat emas, atletik tiga emas, judo tiga emas dan panjat tebing dua emas.

DILEPAS - Para atlet Porjar saat dilepas Sekda Klungkung Gede Putu Winastra. Pelepasan kontingen Klungkung yang akan berlaga di Porjar Bali 2019.

Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Klungkung I Nengah Sudiartha selaku Ketua Kontingen menyebutkan, sebanyak 365 orang memperkuat kontingen Klungkung pada Porjar tahun ini. Jumlah tersebut terdiri dari atlet sebanyak 281 orang, pelatih/official 67 orang, dan panitia 17 orang. Pada Porjar yang berlangsung dari 26-31 Mei ini, Klungkung mengikuti 21 cabang olahraga (cabor) dari 26 cabor yang dipertandingkan. Para atlet ini dipilih dari Porjar Klungkung yang digelar 30 April-9 Mei lalu. Ia menyampaikan, Porjar dapat menggali bakat dan potensi pelajar yang nantinya akan dibina dan dipersiapkan untuk menghadapi ajang olahraga dan seni pelajar pada tingkat yang lebih tinggi maupun pada event olahraga dan seni lainnya. ‘’Di saat olahraga sudah menjadi suatu kebutuhan, maka di sanalah kita akan mencapai prestasi puncak dan derajat kesehatan masyarakat akan meningkat,’’ katanya. Kepada seluruh kepala sekolah, pihaknya berharap agar lebih mengefektifkan kegiatan pengembangan diri di sekolah melalui kegiatan olahraga dan seni. Ini sebagai wadah pengembangan potensi diri siswa. Ini akan membuat regenerasi atlet dan pelaku seni akan terus tumbuh untuk terus kompetitif dalam persaingan antardaerah. (kmb31)

Memperingati Perang Kusamba Ke-170

Tampilkan Fragmentari Perjuangan Ida I Dewa Agung Istri Kanya Perang Kusamba, salah satu perjalanan cukup bersejarah dalam keberadaan masyarakat Klungkung sampai sekarang. Perang itu mengilhami bagaimana karakter pantang menyerah itu masih tertanam sejak 170 tahun silam hingga sekarang. Dalam peringatan yang ke-170 tahun ini, ditampilkan fragmentari bagaimana sekilas perjuangan Ida I Dewa Agung Istri Kanya melawan kesewenangan kaum penjajah, Sabtu (25/5), bertempat di depan Monumen Perang Kusamba. Ketua Sanggar Kreativitas Anak Pantai (Kapan) I Nyoman Karya Dibala mengatakan, pada pagelaran seni budaya dalam rangka memperingati Perang Kusamba ini menampilkan 110 penari dan penabuh. ‘’Fragmentari ini mengambil judul ‘Kelangen Puputan Kusamba’,’’ katanya. Dalam pementasannya kisah diawali penggambaran anak-anak Desa Kusamba di masa kini yang terlalu asyik dengan perkembangan zaman. Lalu mereka diingatkan bahwa dahulu pernah terjadi pertumpahan darah di tempat mereka berpijak saat ini. Hingga akhirnya kemenangan berhasil didapatkan kembali, berkat pemikiran dan siasat dari sosok Ida I Dewa Agung Istri Kanya. Dengan pagelaran ini, tentu generasi saat ini diharapkan mampu meneladani perjuangan tersebut sebagai sebuah spirit hidup. Memiliki semangat pantang menyerah dan cinta tanah air. Dibala mengaku bangga karena dapat terlibat langsung dalam peringatan Perang Kusamba tahun ini. Dia berharap pragmentari ini sedikit banyak dapat memberi gambaran bagaimana

perjuangan Ida I Dewa Agung Istri Kanya dalam perjuangannya, sehingga mendapat kehormatan begitu tinggi dan sosoknya diabadikan dalam sebuah patung besar. Bupati Klungkung Nyoman Suwirta yang juga hadir dalam kesempatan itu meminta dinas terkait dan sanggar di Kusamba lebih berinovasi dalam konsep peringatan Perang Kusamba ini. Sebab, momen ini memiliki pautan sejarah panjang, yang pemaknaannya harus terus digelorakan agar terus men-

jadi semangat bersama bagi seluruh masyarakat Klungkung, bahkan masyarakat Bali secara umum. Misalnya, konsepnya dengan melibatkan masyarakat Kusamba lebih banyak, agar bisa teredukasi dengan baik. Bupati Suwirta juga mengajak masyarakat Desa Kusamba melalui acara pagelaran seni budaya ini dapat meneladani apa yang sudah dilakukan Ida I Dewa Agung Istri Kanya bersama seluruh pasukannya pada saat terjadinya Perang Kusamba. (kmb31)

FRAGMENTARI - Salah satu bagian pragmentari dari peringatan Perang Kusamba ke-170 di Depan Monumen Perang Kusamba.

Senin Paing, 27 Mei 2019

Perbup Belum Turun

Wisatawan ke Jungut Batu Tak Bisa Dipungut Retribusi Semarapura (Bali Post) Kunjungan wisatawan cukup tinggi ke Nusa Penida, khususnya Lembongan dan Jungut Batu. Kondisi demikian diakui Perbekel Jungut Batu Made Gede Suryawan, bahwa setiap harinya cukup banyak wisatawan yang datang berwisata ke Jungut Batu. Dalam pengamatannya, setiap harinya ada sekitar 3.000 wisatawan turun dari boat di Pelabuhan Jungut Batu. Mayoritas wisatawan asing asal Tiongkok. Namun, tingginya kunjungan, mereka sementara belum bisa dikenakan retribusi. Sejak pungutan dari desa adat dihentikan tahun lalu, praktis wisatawan yang turun di sana, tidak dikenakan pungutan apapun. Lebih parah lagi, ribuan wisatawan ini datang berlibur ke Jungut Batu-Lembongan, tidak sampai menginap. Datang pagi, siang atau sore sudah balik lagi ke Sanur. ‘’Ini baru hari-hari biasa. Kalau saat high season, Juni, Juli, Agustus dan September, kunjungannya cukup membludak,’’ kata Suryawan, belum lama ini. Dia berharap Perda tentang Pungutan Retribusi Daerah ini bisa diterapkan sepenuhnya. Agar, kunjungan wisatawan ke Jungut Batu maupun Lembongan bisa menghasilkan pendapatan daerah. Sementara itu, Dinas Pariwisata Klungkung terus menggodok berbagai regulasi untuk menarik pungutan retribusi bagi turis yang berwisata ke Klungkung, khususnya ke Kawasan Pariwisata Nusa Penida. Setelah melahirkan Perda, Dinas Pariwisata sedang mempersiapkan Perbup sebagai turunan regulasinya. Upaya ini untuk mencegah semakin melebarnya kebocoran pendapatan daerah dari sektor pariwisata. Kepala Dinas Pariwisata Klungkung Nengah Sukasta

belum lama ini mengatakan, pasca-adanya gejolak penertiban pungutan oleh desa adat lantaran tak berbadan hukum, pemerintah daerah telah menelurkan Perda Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pungutan Regulasi Daerah. Di sana sudah diatur nilai pungutan sebesar Rp 25 ribu bagi wisatawan dewasa dan Rp 15 ribu untuk anak-anak. Perda tersebut

belum bisa diterapkan sepenuhnya pada objek pajak, lantaran regulasi turunnya berupa Perbup sedang digodok dengan Bagian Hukum Pemkab Klungkung. Sukasta menambahkan, dalam proses pemungutannya, sebagaimana instruksi dari Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, pihaknya bakal merancang kerja sama yang

baik dengan para pemilik boat. Tujuannya, agar tidak melakukan pungutan langsung kepada wisatawan di lokasi kawasan pariwisata Nusa Penida. Sebab, cara demikian dianggap mengganggu. ‘’Kami sudah banyak menerima masukan dari para pengusaha boat, kami sedang rancang bagaimana sistemnya, agar berjalan baik dan tidak melanggar hukum,’’ kata Sukasta. Dia mengakui, sebelum Perbup ini terbit, maka pihaknya tidak bisa melakukan pungutan. Demikian juga pihak desa, baik desa adat maupun desa dinas. Sehingga, ini amat mendesak agar segera bisa direalisasikan. (kmb31)

WISATAWAN - Ratusan wisatawan saat turun di Pelabuhan Rakyat Jungut Batu. Namun akibat belum turunnya perbup yang mengatur, wisatawan belum bisa dipungut biaya untuk pendapatan daerah.

Mendaur Inspirasi Publik, Bupati Suwirta Jadi Pembicara ”Talkshow” PMAN KETOKOHAN Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta sebagai sosok yang penuh inovasi, membuatnya dipercaya menjadi pembicara dalam acara Talkshow Persatuan Mahasiswa Administrasi Negara (PMAN) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana. Gelar wicara yang bertemakan “Mendaur Inspirasi Publik untuk Mewujudkan Kebijakan yang Berlandasan Good Governance” berlangsung di Ruang Nusantara lantai empat Gedung Agrokompleks, Kampus Sudirman, Universitas Udayana, Denpasar, Minggu (26/5) kemarin. Dipilihnya Bupati Suwirta sebagai pembicara dinilai sebagai tokoh inspirasi bagi publik yang bisa menyalurkan aspirasi masyarakat serta bisa mewujudkan Good Governance penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab dengan beragam inovasi yang diciptakan. Bupati Suwirta dalam penyampaiannya mengatakan, tema yang diambil dari acara tersebut sesuai dengan visi Bupati Klungkung, yakni mewujudkan

pemerintah yang responsif, transparan dan santi dengan menjaga kepastian hukum dan stabilitas politik. Untuk mewujudkan pemerintah yang terbuka, membutuhkan perubahan karakter, perubahan mentalitas atau perubahan pola pikir (mindset) di kalangan birokrasi pemerintahan dengan reformasi sistem dan

pola kerja dengan berbagai inovasi. ‘’Jika kita menginginkan pemerintahan yang baik, maka harus terlaksana keterbukaan antara pihak yang memimpin dengan pihak yang dipimpin. Maka dari itu saya lebih suka turun ke lapangan, turun bersama mencari solusi untuk memecahkan masalah yang terjadi di tengah masyarakat.

Pembicara - Bupati Suwirta saat berada di atas panggung saat menjadi pembicara dalam acara Talkshow Persatuan Mahasiswa Administrasi Negara (PMAN).

Berikan yang terbaik kepada masyarakat,’’ ujar Bupati Suwirta di hadapan peserta. Sementara itu, Ketua Panitia Eki Rastiti dalam laporannya mengatakan, kegiatan talkshow ini mengambil tema “Mendaur Inspirasi Publik untuk Mewujudkan Kebijakan yang Berlandasan Good Governance”. Diharapkan dari tema ini agar masyarakat tahu bagaimana aspirasinya dikelola oleh pemerintah untuk menciptakan sebuah kebijakan yang baik bagi publik yang dikemas dengan suasana santai serta membahas persoalan hangat yang ada di masyarakat dengan cara sederhana. ‘’Kegiatan ini telah kami siapkan selama tiga bulan dengan jumlah panitia sebanyak 49 orang dengan jumlah peserta 150 orang,’’ ujar Eki Rastiti. Selain Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, hadir juga sebagai pembicara Anak Agung Gde Agung (Panglingsir Puri Ageng Mengwi) dan A.A. Putu Sugiantiningsih (Dosen Administrasi Negara STISPOL) dengan moderator Putu Nomy Yasintha (Dosen Aministrasi Negara FISIP Unud). (ad954)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Paing, 27 Mei 2019

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA

Dcr Guru/Pendamping TK/bs Krja Team,082145707300/089621759346

Dcr Staff Gardener utk Villa di Canggu Telp. 081338410019

Dcr PRT,Tidur Luar,Gaji Besar Wil.Kerobokan Hub.081236700700

Dicari: Salesman / Girl pglmn Gaji 3Jt,Transport,Komisi, Bonus Hub: 087761391444

Dcr Security (Ijazah Security) Max.30th Kerja Shiff Gj min UMR & Asisstant HRD Pria Max. 25th, Bs Computer/IT Kemauan Keras Utk Belajar Personalia. Kirim Lamaran Lsg ke: Y Sports Bar Jl.Padma Utara No.4 Legian

B.BP.001.05.19.0000943

B.BP.001.04.19.0000613

Dibutuhkan Staff Cook,Waiter/s Cook Helper.Hb:Mini Restaurant Jl.Legian 77 X.Tlp:0361-751651

B.BP.001.05.19.0000928

BIRO JASA

B.BP.001.05.19.0000707

B.BP.001.05.19.0000784

B.BP.001.05.19.0000944

BIRO JASA

BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan resto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692 B.BP.004.05.19.0000941

Dicari Courier Motor,Admin,OB, Operasional&Sopir(Max28Th),Krm Jl Gn.Soputan I/107.Tl:8466317 B.BP.001.05.19.0000565

Dicari Segera Cook (Wanita) & Helper (Pria) Hub.0818357654 B.BP.001.05.19.0000895

RUPA-RUPA

Dicari Segera PRT tidur dalam Hub.081238226287 B.BP.001.05.19.0000939

Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818 G.01

DIJUAL MOBIL NISSAN

Mobil Xtrail Tahun 2011,Matic Hrg 150Jt Nego.HP:081338600413

B.BP.001.05.19.0000855

DIJUAL MOBIL

TOYOTA

Avanza G’05 Silv Met,As DK,TgI OrsCat,087761456372 Pejeng Gyr B.BP.001.05.19.0000940

PROPERTY

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

PROPERTY

RUPA-RUPA

DIJUAL TANAH

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.412815 / 08123985172

Jual Tnh+Bangunan 9A,Tk.Badung VI/12 Renon,Hub.087860048886 B.BP.001.05.19.0000617

DIJUAL TANAH

PROPERTY

BUC Djl Tnh hook 342m2 Perum Kuta&Tnh Kav,Sempidi, 08123812567

DIJUAL RUMAH

Djl Mrh Kav.Carangsari Bdg&Cau Blayu Sangeh 6are,085792285632

Rumah Tanah 2 Are Kontrakan 10Th Bisa Diperpanjang Penamparan.Hub:081339732000

B.BP.001.05.19.0000889

B.BP.001.05.19.0000935

B.BP.004.05.19.0000945

B.BP.001.05.19.0000700

KEHILANGAN Hlg BPKB DK 725 GP No L.023635 54-O An. Ni Wayan Darmiyanti

B.BP.167.05.19.0000911

BENGKEL LAS Free

n

Desig

DIJUAL MOBIL Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

BIRO JASA

BIRO JASA

SERVICE

SERVICE

SERVICE

SERVICE


BANGLI

14

Senin Paing, 27 Mei 2019

Bangli Raih WTP Tiga Kali Berturut-turut

Bupati Harapkan Pegawai Semakin Termotivasi Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Keuangan PEMERINTAH Kabupaten Bangli di bawah kepemimpinan Bupati I Made Gianyar dan Wakil Bupati Sang Nyoman Sedana Arta berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)-RI Perwakilan Provinsi Bali tiga kali berturut-turut. Penyerahan laporan hasil pemerikasaan (LHP) atas laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun anggaran 2018 untuk Pemerintah Kabupaten Bangli diterima Bupati Bangli I Made Gianyar dan Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata, di aula Kantor BPK Perwakilan Provinsi Bali, Jumat (24/5). Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali Sri Haryoso Suliyanto menyampaikan,

sesuai visi dan misinya, BPK senantiasa turut serta dalam peningkatan tata kelola keuangan yang baik melalui pemeriksaan keuangan. WTP dalam pemeriksaan keuangan merupakan harapan dan prestasi yang harus dicapai setiap kabupaten/kota. Akan tetapi peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat haruslah diutamakan. Haryoso menjelaskan, salah satu pemeriksaan yang dilakukan BPK adalah pemeriksaan atas laporan keuangan yang dibuat oleh pemerintah daerah. Laporan ini menghasilkan opini atas laporan keuangan serta rekomendasi

terkait pengendalian intern dan kepatuhan terhadap peraturan perundang undangan. Pertimbangan dalam pemberian opini adalah kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan berbasis akrual, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang undangan serta efektivitas sistem pengendalian intern. Meskipun berhasil meraih opini WTP, BPK masih menemukan adanya kelemahan sistem pengendalian intern dalam penyusunan laporan keuangan dan ketidak patuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Seperti penatausahaan aset yang belum memadai, pengelolaan pendapatan pajak

belum optimal, penganggaran belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja modal belum sesuai ketentuan, dan pengelolaan belanja hibah kurang memadai. Untuk itu, BPK memberikan rekomendasi untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah kabupaten/ kota, selambat-lambatnya 60 hari setelah LHP diterima. “Selamat atas prestasi yang dicapai pemerintah kabupaten/ kota yang sudah menerima opini WTP. Kami minta pemerintah kabupaten/kota bisa terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah,” kata Haryoso. Usai menerima LHP atas LKPD tahun anggaran 2018, Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan bah-

wa prestasi yang kembali diraih Kabupaten Bangli ini merupakan hasil kerja keras bersama. Keberhasilan Kabupaten Bangli meraih opini WTP untuk yang ke-3 kalinya secara berturut-turut ini tentu menjadi bukti nyata dari usaha dan kerja keras seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli yang telah melakukan perbaikan-perbaikan terhadap kelemahan-kelemahan yang ada dan terjadi dalam pengelolaan keuangan daerah selama ini. Made Gianyar berharap meskipun telah 3 kali berturutturut meraih WTP, seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Bangli tidak cepat berpuas diri. Capaian ini harus dijadikan

LHP - Bupati Bangli I Made Gianyar bersama Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata berfoto usai menerima LHP atas LKPD tahun anggaran 2018 di aula Kantor BPK Perwakilan Provinsi Bali, Jumat (24/5). motivasi untuk terus maju dan meningkatkan kualitas pengengelolaan keuangan di Kabupaten Bangli. “Saya ucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh pegawai yang penuh semangat dan sudah

bekerja keras. Tanpa semangat dan kerja keras pegawai tentu opini WTP tidak akan bisa kita raih. Mudah-mudahan di tahun berikutnya WTP tetap bisa kita pertahankan,” harap Made Gianyar. (ad952)

112 Hektar Lahan di Subak Tampadeha Kesulitan Air Dinas PKP Tawarkan Benih Jagung

Bangli (Bali Post) –

Tanggul munduk bebengan yang rusak di Banjar Tegalalang, Kelurahan Kawan berdampak luas pada areal sawah di Subak Tampedeha, Bebalang. Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli menyebut total luas lahan sawah di Subak Tampedeha yang terdampak mencapai kurang lebih 112 hektar. Guna meminimalisir lahan tak termanfaatkan, Dinas PKP menawarkan benih jagung secara gratis bagi petani setempat.

Bali Post/ina

DISAKRALKAN - Tari Baris Pugpug disakralkan. Hanya dipentaskan saat wali.

Tari Baris Pugpug

Disakralkan, Hanya Dipentaskan Saat ’’Wali’’

Bali Post/ina

I Wayan Nyepek

TARI Baris Pugpug Banjar Pande, Kelurahan Cempaga, Bangli merupakan tarian sakral. Seperti namanya, dalam pementasannya para penari membawa properti berupa pugpug (tangkai daun enau) sebagai perwujudan senjata. Proses lahirnya tarian ini cukup lama. Tarian ini digunakan untuk melengkapi ritual pujawali di Pura Dalem Gede Selaungan. Klian Adat Banjar Pande I Wayan Nyepek, Minggu (26/5) kemarin menuturkan, sejarah lahirnya tari Baris Pugpug ini berawal saat Pemangku Pura Dalem Gede Selaungan menemukan sebuah konsep sastra yang menyebutkan bahwa ketika ngadegang Ida Batara Dalem saat pujawali, dipersembahkan sebuah tari Baris Bugbug sebagai pengenak Ida Batara. Sumber sastra tersebut adalah Widisastra Roga Sanghara Bumi. Mengacu sumber sastra itu, Sang Mangku Suryawan sebagai Pemangku Pura Dalem Gede Selaungan kemudian meminta kepada para Dulu Adat untuk mencari dan mengetahui keberadaan Baris Bugbug tersebut. Selama bertahuntahun para Dulu berupaya mencari keberadaan tari baris tersebut namun tak membuahkan hasil. Selanjutnya, para Dulu meminta petunjuk di Geria Jasri Desa Blega. Oleh Ida Bagus Ketut

Suarjata dari geria tersebut, disarankan para Dulu untuk membentuk tarian Baris Bugbug yang mengacu pada konsep susastra. “Setelah dilaksanakan paruman dengan klian dan krama, akhirnya sepakat untuk membuat tari Baris Bugbug. Dibantu Ida Bagus Ketut Suarjata, yang merupakan seniman tari dari Blega, akhirnya tarian ini berhasil terwujud,” terang pria yang juga Bendesa Adat Cempaga itu. Tari wali Baris Bugbug yang dibentuk, lanjut Nyepek, kemudian diberi nama tari Baris Pugpug. Penggunaan nama Baris Pugpug karena properti yang dibawa oleh penari berupa pugpug (tangkai daun enau) yang berfungsi sebagai senjata. “Tari Baris Pugpug ini kami sakralkan dan khusus hanya ditarikan saat pujawali di Pura Dalem Gede Selaungan saja. Tidak bisa ditarikan sembarang tempat,” ujarnya. Tari Baris Pugpug ditarikan oleh 21 orang penari. Semuanya penari laki-laki. Kostum tari Baris Pugpug yang digunakan sesuai standar tari baris pada umumnya. Namun, ada beberapa bagian konstum yang membedakannya dengan tari Baris lain-

nya. Secara keseluruhan kostum tari Baris Pugpug menggambarkan sebuah karakter kepahlawanan yang identik dengan mistis, yakni karakter gandharwa-gandharwi, dengan kostum yang didominasi corak poleng. Nyepek lebih lanjut menjelaskan bahwa setelah selesai pementasan, pugpug atau batang enau yang digunakan oleh penari akan di-pralina. Usai pementasan tari ini, nantinya masyarakat akan diperciki tirta termasuk sampai ke rumah-rumah. Tujuannya untuk menetralisir hal-hal negatif. Belum lama ini, pihak Banjar Pande melaksanakan nelesin. Semacam uji coba pementasan tarian Baris Pugpug. Wagub Cok Ace yang juga merupakan seniman tari, kata Nyepek, hadir secara langsung untuk menyaksikan tarian wali itu. Karena tarian ini milik Banjar Pande, dan belum ada ditemukan di daerah lainnya, Nyepek mengatakan pihaknya rencananya akan mengusulkan tari Baris Pugpug ini untuk bisa mendapatkan hak cipta dan hak paten. Pengusulannya akan dilakukan melalui dinas terkait. (ina)

Kepala Dinas PKP Kabupaten Bangli Wayan Sukartana, Minggu (26/5) kemarin mengatakan, sebagaimana hasil pengecekan yang dilakukan ke lapangan, ada 7 subak yang kini kesulitan air akibat bencana rusaknya tanggul di hulu. Hal ini sangat berdampak pada pola tanam petani. Karena kesulitan air, petani di subak setempat saat ini tak bisa menanam padi. Sukartana mengatakan, agar lahan sawah mereka tetap menghasilkan, pihaknya sudah menyarankan para petani untuk mengganti pola tanam padi ke jagung dan kedelai. Ini juga dalam upaya memenuhi target program upaya khusus padi, jagung, kedelai (Upsus Pajale).

Pihaknya bahkan menawarkan benih jagung secara gratis kepada petani. “Sampai saat ini beberapa subak sudah ada yang daftar,” ujarnya. Menurut Sukartana, adanya perubahan pola tanam dari padi ke jagung juga baik untuk memutus siklus penyakit yang menyerang tanaman padi. Idealnya dalam setahun, petani menanam dua kali padi diselingi satu kali tanaman palawija. “Kalau padi terus, hasilnya kurang bagus,” katanya. Meski demikian, diakuinya, pola tanam jagung kurang diminati petani. Petani cenderung lebih suka menanam padi atau tanaman palawija jenis lainnya seperti kacang. Sebab, pemeliharaan tanaman

jagung dianggap cukup rumit. “Kebijakan saya, dampak dari bencana yang kurang lebih 112 hektar, harus tetap ditanami. Kalau tidak padi, ya... palawija terutama jagung. Kenapa demikian, untuk menjawab kedaulatan pangan kita dan menyukseskan upsus pajale. Di samping juga agar tidak ada tanah yang tidak tertanami alias bero,” kata Sukartana. Kasi Produksi Tanaman Pangan Nengah Pugra Winata menambahkan, pada tahun ini Kabupaten Bangli mendapat bantuan benih jagung dari APBN untuk 90 hektar lahan. Pihaknya akan menyasar bantuan ini untuk lahan-lahan yang kekurangan air. Seperti Bangkiangsidem, Tampuagan,

KERING - Kondisi saluran air di Subak Pecala yang kering.

Subak Penida termasuk Subak Tampadeha. Kata Pugra, saat ini sudah ada beberapa petani di subak Pecala yang masuk daftar petani calon petani calon lapang (CPCL) untuk menerima benih jagung dari pemerintah. Diakuinya banyak petani yang enggan menanam jagung karena alasan olah tanamnya yang sulit. Untuk bisa mendapat benih jagung, dikatakan, caranya yakni menyampaikan permohonan untuk masuk dalam daftar CPCL. Kemudian daftar itu akan diajukan ke provinsi. Selain dari APBN, dari dana APBD Kabupaten juga disediakan bantuan benih jagung untuk 60 hektar. Kesulitan air yang sekarang dialami subak tampadeha diakui berpengaruh pada produksi padi. “Kalau dari hitung-hitungan kekurangan produksi mencapai 112 hektar dikalikan 5,6 kuintal. Segitu kekurangan produksi kita,” imbuhnya. (kmb40)

Bali Post/kmb40


OLAHRAGA

Senin Paing, 27 Mei 2019

15

Jamu Persija Lebih Dulu

Plus-Minus buat Bali United Mangupura (Bali Post) – Bali United dipastikan menjamu Persija Jakarta pada laga ketiga kompetisi Shopee Liga 1 2029 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (31/5) nanti. Sesuai jadwal, mestinya tim Serdadu Tridatu yang bertandang ke markas Persija pada hari yang sama.

TRADISI DAIHATSU MUDIK - Marketing Planning Operation Support Departement Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation Tri Mulyono mengibaskan bendera start saat melepas Daihatsu Sahabat Mudik 2019 di Sunter, Jakarta Utara, Minggu (26/5) kemarin.

130 Keluarga Ikuti Mudik Bersama Daihatsu

Kebijakan ini diambil pihak PT LIB dikarenakan alasan keamanan. PT LIB selaku operator kompetisi mengirimkan surat resmi kepada manajemen Bali United, Jumat (24/5) lalu. Sebagai gantinya, Persija yang akan menjadi tuan rumah saat putaran kedua pada 17 September mendatang. Dengan demikian, Bali United menjalani tiga laga kandang secara berturut-turut. Di dua partai sebelumnya, Stefano Lilipaly dan kawan-kawan menjamu Persebaya Surabaya dan Bhayangkara FC. Menurut pelatih kepala Bali

United Stefano ‘’Teco’’ Cugurra, ada sisi plus-minus yang akan dialami tim asuhannya menyusul perubahan status tuan rumah ini. ‘’Saya rasa perubahan ini bagus untuk kami di putaran pertama. Tapi nanti saat putaran kedua akan cukup berat karena akan bermain empat pertandingan tandang secara berturut-turut. Empat tim tersebut juga punya kualitas bagus,’’ ujarnya dikutip dari situs Bali United, Minggu (26/5) kemarin. Dengan perubahan itu, tim Serdadu Tridatu harus menjalani empat laga tandang

secara berturut-turut pada periode akhir Agustus hingga menjelang akhir September 2019. Dimulai dari tandang ke markas Persipura Jayapura di pertandingan terakhir putaran pertama pada 31 Agustus. Setelah itu Bali United memulai putaran kedua dengan tiga laga tandang ke markas Bhayangkara FC pada 11 September, Persija (17/9) dan Persebaya (22/9). Teco tetap menerima keputusan tersebut dan memilih fokus pada persiapan timnya menghadapi Persija. ‘’Apa pun itu, keputusan sudah diambil pihak operator liga dan kami harus hormati. Sekarang kami harus fokus mempersiapkan tim sebelum menghadapi Persija,’’ tutur Teco. Sebagai persiapan menjamu Persija, Bali United menerima tawaran menjalani

laga uji coba kontra Persiba Balikpapan di Stadion Dipta, Jumat (24/5) lalu. Laga dimenangkan tim Serdadu Tridatu dengan skor 1-0 melalui gol gelandang serang anyar Fahmi Al Ayyubi pada menit ke-71. Pelatih asal Brazil itu menyebut laga uji coba ini cukup positif untuk timnya. ‘’Beberapa pemain belum mendapat kesempatan bermain di Liga 1. Pemain tersebut harus mendapat sesi uji coba untuk evaluasi diri mereka. Saya rasa uji coba itu bagus bukan hanya untuk kami tapi juga buat Persiba,’’ jelasnya. Setelah mendapat libur sehari pada Sabtu (25/5), skuad Serdadu Tridatu kembali menjalani sesi latihan di Lapangan Canggu Club, Kerobokan, Badung, Minggu (26/5) malam. (kmb)

Peserta Dibekali ’’Defensive Driving’’ DAIHATSU kembali menggelar kegiatan mudik bersama anggota klub Daihatsu dan jurnalis pengguna mobil Daihatsu dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1440 H. Kali ini mudik bersama bertema ‘’Daihatsu Sahabat Mudik 2019’’ itu diikuti 130 keluarga dari klub mobil Daihatsu dan jurnalis pengguna mobil Daihatsu. ‘’Kegiatan mudik bersama ini merupakan salah satu wujud apresiasi Daihatsu kepada para pengguna mobil Daihatsu,’’ ujar Customer Satisfication & Value Chain (CSVC) Division Head Astra Daihatsu Motor Budi Mahendra seusai melepas peserta mudik bersama di Astra Daihatsu Motor-Vehicle Logistic Center (VLC) Jakarta, Minggu (26/5) kemarin. Hadir sejumlah manajemen Daihatsu seperti Marketing Director ADM Yuko Mochida, Domestic Marketing Division Head ADM Yasuharu Shimizu dan Marketing Planning Operation Support Department Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Tri Mulyono. Menurut Budi, suasana mudik menjadi euforia tersendiri dan sesuatu yang paling ditunggu-tunggu oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia. Peserta terdiri atas 114 keluarga Sahabat Klub dan 16 keluarga Sahabat Jurnalis. Tahun ini 13 klub mobil Daihatsu yang berpartisipasi. Mereka adalah Daihatsu Taruna Club (DTC), Daihatsu Ayla Indonesia (DAI), Avanza Xenia Indonesia Club (AXIC), Calya Sigra Club (Calsic), Gran Max Luxio Indonesia

Defensive Driving Budi mengungkapkan, sebelum melepas peserta mudik, Daihatsu memberikan tips dan trik bagaimana perjalanan pemudik bisa nyaman dan safety. Kali ini Daihatsu menghadirkan Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana sebagai pembicara. Tahun-tahun sebelumnya, Daihatsu memberikan pelatihan tentang safety driving bagaimana pengendara dan kendaraannya fit. ‘’Kini kita anggap pengendara dan

Gianyar (Bali Post) – Kesebelasan POR Celuk Sukawati menantang Tunas Muda Ubud pada babak final kejuaraan sepak bola memperebutkan Piala Bupati Gianyar 2019. Duel ini terjadi setelah kedua tim menang atas lawan-lawannya pada pertandingan semifinal. POR Celuk menyingkirkan Blahbatuh FC dengan skor

telak 5-0 pada laga semifinal pertama di Lapangan Abianseka, Jumat (24/5) lalu. Gol-gol kemenangan POR Celuk ke gawang Blahbatuh FC yang dikawal Gusti Ngurah Yoga Saputra dicetak oleh Agus Abdi Surya pada menit ke-32 dan 43, Surya Apriana menit ke-79, Santika Wira menit ke-50 dan Pani Adi Putra menit ke-83.

(Maxxio), Taruna Owners (TO), Classy Charade Winner (C2W), Daihatsu Zebra Club (ZEC), Sirion Community (SIC), Terios Indonesia, All New Rush Terios Indonesia, Ceria Club Indonesia dan Daihatsu Xenia Indonesia Club (DXIC). Tiap peserta mendapatkan sejumlah hadiah dan suvenir, termasuk uang saku Rp 1,5 juta dan makanan ringan untuk di perjalanan. Dijelaskannya, pihaknya rutin menggelar mudik bersama setiap tahun sejak 2009. Daihatsu juga siap menemani perjalanan mudik Sahabat dengan menyediakan 9 Posko Siaga Daihatsu (Merak, Cikampek km 57, Cipali km 102A, Cirebon km 207A, Alas Roban km 379A, Salatiga km 456A, Ngawi 575A, Jombang 678B, Tabanan di SPBU sebelah Lalanglinggah) pada 31 Mei-7 Juni 2019. Selain itu, Daihatsu menyediakann 46 Bengkel Siaga di seluruh Indonesia untuk mendukung pengguna Daihatsu memeriksa kendaraannya sebelum mudik.

kendaraan sudah fit, lalu apa lagi yang diperlukan? Makanya peserta mudik bareng ini kami berikan pelatihan mengenai defensive driving, bagaimana mereka bisa mengenal lingkungannya saat berkendara,’’ tambah Budi. Pada pelatihan singkat itu, Sony memaparkan bagaimana menerapkan defensive driving, sehingga mudik bisa menjadi lancar. ‘’Safety driving lebih kepada bagaimana kita mengoperasionalkan kendaraan, sedangkan defensive driving lebih kepada bagaimana kita mengendalikan perilaku kita saat berkendara,’’ ujarnya. Ada lima hal utama dalam defensive driving. Pertama, jaga mata. Pemudik harus memasang mata yang awal dari sekeliling, baik depan, samping maupun belakang. Kedua, commentary driving, mengomentari hal-hal yang terjadi di lingkungan luar. Ketiga, menjaga jarak dengan kendaraan di depan. Usahakan semaksimal mungkin tidak berada di depan mobil besar untuk menghindari tabrakan karena rem blong. Keempat, jaga kecepatan kendaraan. Kelima, harus melihat dan dilihat. Tri Dharma, salah satu peserta dari komunitas Avanza Xenia Indonesia Club (Axic), mengaku senang bisa kembali ikut kegiatan mudik bersama Daihatsu. Tahun ini dia terpilih setelah videonya menang kompetisi. Ia dan beberapa rekan satu klubnya membuat video ‘’AXIC Avenger Mudik Daihatsu 2019’’. Mereka berperan mirip tokoh di Avenger. Tri berperan sebagai Haji Tanos. (kmb)

POR Celuk Lawan Tunas Muda di Final

Tim POR Celuk dan Blahbatuh FC.

Bali Post/ist

Sebaliknya, jala POR Celuk yang dijaga Rasma Putra tidak kebobolan sepanjang laga. Semifinal kedua dimainkan di lapangan yang sama, Sabtu (25/5). Laga seru ini menampilkan duel Tunas Muda melawan Garuda Peliatan FC. Pertarungan seimbang ini dimenangkan Tunas Muda dengan skor tipis 1-0. Gol penentu lolosnya Tunas Muda ke partai puncak dihasilkan oleh Esa. Ia menjadi pahlawan timnya setelah sukses memperdaya kiper Garuda, Modi Darmawan, pada menit ke-71. Tim Garuda dilatih oleh Kadek Wardana, mantan penjaga gawang Bali United, bersama Anak Agung Mahendra. Babak final perebutan juara pertama dan ketiga akan dilangsungkan di Stadion I Wayan Dipta pada 2 Juni mendatang. Tempat laga dipindah ke stadion sepak bola terbesar di Bali agar keempat tim mampu menampilkan kemampuan terbaiknya dan untuk menampung tingginya animo penonton. (kmb)

Senin, 27 Mei 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Dharma Santi Desa Markisa (2) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Aranya Kanda (1) 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:00 Wita Seputar Bali Terkini 09:05 Wita Yowana Magz SMAN 1 Negara, Juara Mobile Legend Tingkat Nasional 09:30 Wita Parameter 10:00 Wita Seputar Bali Terkini

10:05 Wita Lejel Home Shopping 11:00 Wita Bali Channel Tourist TV 11:30 Wita Ocydia Home Shopping 12:05 Wita Dharma Wacana Dharma Santi Desa Markisa (3) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Ocydia Home Shopping 14:05 Wita Klip Bali 14:30 Wita Yowana Live Mahasiswa FK Unwar Menang Juara Lomba Poster Kesehatan 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Ocydia Home Shopping 16:30 Wita Taman Sari TK Kumara Buana Peninjoan

17:30 Wita Sansekerta 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:30 Wita Giliran Anda 20:00 Wita Orti Bali 20:30 Wita Folk Song 21:00 Wita Diabemed 21:30 Wita Taksu Nyoman Sumandhi, Seniman Serbabisa 22:00 Wita Seputar Bali Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Br. Pegambangan Batubulan (5) 23:00 Wita Seputar Bali Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping 23:30 Wita Bali Channel Tourist TV

Bali Post/bu

KANDANG – Pemain Bali United (merah) akan tampil di kandang untuk ketiga kalinya pada awal kompetisi Liga 1 2019.

Raptors ke Final NBA Los Angeles – Toronto Raptors maju ke final NBA untuk pertama kalinya berkat kemenangan 100-94 atas unggulan pertama Milwaukee Bucks pada gim keenam final Wilayah Timur, Minggu (26/5) kemarin. Raptors lolos dengan skor total 4-2. Raptors mencapai final setelah berjuang 24 tahun. Mereka akan menghadapi juara bertahan dua kali Golden State Warriors di final. Gim pertama final yang dijadwalkan berlangsung tujuh laga akan dimainkan di Toronto, Jumat (31/5) mendatang. Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau akan mendukung Raptors. “Aku hanya mengambil-

nya satu per satu. Kami terus berjuang di semua pertandingan. Panggilan tidak berjalan sesuai keinginan kami, tetapi kami terus berjuang dan berjuang. Aku sudah di sini tujuh tahun dan ini sangat berarti. Grup ini sangat istimewa,” kata Kawhi Leonard yang mencetak 27 poin dan 17 rebound untuk Raptors. Giannis Antetokounmpo mencetak 21 poin dan 11 rebound untuk Bucks yang membuat rekor terbaik di musim reguler. “Kami tidak bisa rebound bola dan mendapatkan poin mudah dalam transisi. Itulah sebabnya kami kehilangan keunggulan,” ungkap Antetokounmpo. (afp/kmb)

PSSI Bali Raih Gelar Terbaik

Denpasar (Bali Post) – Rapat kerja PSSI Pusat di Hotel Sultan, Jakarta, yang berakhir Sabtu (25/5) malam, sangat spesial bagi Asprov PSSI Bali. PSSI Bali ditetapkan sebagai best performance (performa terbaik) yang didasarkan pada aktivitas sepak bola di Pulau Dewata selama Januari-Mei 2019. Sebagai penghargaan, PSSI Pusat memberikan satu jaket merchandise PSSI yang diserahkan oleh Plt. Ketua Umum PSSI Iwan Budianto. ‘’Ini jelas membuat kami bangga dan senang,’’ kata Ketua Umum Asprov PSSI Bali Ketut Suardana didampingi Sekretaris Umum Dewa Teges, Minggu (26/5) kemarin. Menurutnya, pencapaian itu merupakan kemajuan bagi Bali. Tahun lalu predikat terbaik tersebut direbut Asprov PSSI Jatim. Tahun ini berhasil dibawa

pulang oleh PSSI Bali, disusul Asprov PSSI Jatim di peringkat kedua, Asprov PSSI Jawa Barat dan Asprov PSSI Jawa Tengah. Bali ditetapkan sebagai performa terbaik karena dinilai sukses sebagai tuan rumah Kongres PSSI, kepatuhan organisasi melaksanakan kongres tahunan dan mengadakan kursus pelatih (lisensi D dua kali dan lisensi C PSSI) selama Januari-April. ‘’Kami juga berterima kasih kepada KONI Bali yang telah mendukung PSSI Bali dalam segala kegiatan dan Askab/ Askot PSSI seluruh Bali yang mendukung kegiatan secara menyeluruh,’’ ujar Suardana. Ditambahkannya, prestasi tersebut mengharuskan PSSI Bali terus melaksanakan kegiatan ke depannya, kompetisi Liga 3 dan workshop kompetisi pada 1 Juni mendatang dengan mengundang klub anggota dan calon anggota. (kmb)

Buat Kebijakan

Lebih lanjut disampaikan Koster, Pemerintah Provinsi Bali telah membuat kebijakan dan program pembangunan yang siap diimplementasikan di antaranya bidang Pangan, Sandang, Papan, Kesehatan, Pendidikan, Jaminan Sosial, Ketenagakeriaan, Adat, Agama, Tradisi, Seni, Budaya serta bidang Pariwisata. Untuk mewujudkan itu semua, Gubernur asal Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng ini berharap dukungan serta

komitmen kuat, kesungguhan serta kasujatian dan keluhuran hati semeton krama Bali, termasuk Bali TV untuk mewadahi program-program tersebut. Pada kesempatan itu, Koster mengucapkan terima kasih kepada krama Bali yang telah memberikan suaranya kepada Jokowi pada Pemilu Presiden 2019, sehingga ditetapkan sebagai presiden terpilih oleh KPU-RI. Di mana, pasangan calon presiden/wakil presiden Jokowi dan Ma’ruf Amin memperoleh suara sebanyak 91,68 persen di Provinsi Bali. (win)

Didominasi Remaja Penyanyi asal Legian ini pun mengawalinya dengan single ‘’Rahajeng Wanti Warsa’’ yang spesial dipersembahkan kepada Bali TV yang merayakan HUT ke-17 ini. Suasana semakin larut malam, namun penonton yang

didominasi anak remaja masih tetap bertahan. Penampilan KIS Band dengan lima lagu andalannya membuat suasana malam semakin berdentum. Ditambah dengan penampilan Lolot Band yang membuat suasana semakin semarak. Band yang beraliran Bali Rock Altenative ini menutup Semarak HUT Bali TV ke-17 ini. (win)


balipost http://facebook.com/balipost

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Senin Paing, 27 Mei 2019

Honda Modif Contest 2019

Ratusan Modifikator Adu Kreativitas

Bali Post/edi

HONDA - Sejumlah kendaraan modifikasi hasil kreasi modifikator Bali, dipajang pada ajang Honda Modif Contest (HMC) regional Bali, di lapangan timur Monumen Bajra Sandhi Renon, Minggu (26/5). RATUSAN modifikator berbakat dan kreatif dari Bali turut beradu kreativitas untuk meriahkan ajang Honda Modif Contest (HMC) regional Bali, di lapangan timur Monumen Perjuangan Rakyat Bali atau lebih dikenal Monumen Bajra Sandhi, Renon, Minggu (26/5) kemarin. Penyelenggaraan event yang memasuki tahun ke-12 ini menggandeng sekitar 203 modifikator. Menurut Region Head Astra Motor Bali Wahyudi Saputra, gelaran HMC tahun ini membuka 9 kelas yang dilombakan. Yakni All stock/Bolt On & Advance untuk sepeda motor produksi di bawah tahun 2006, serta kategori Matic & Cub Stock/Bolt On, Matic & Cub Advance, Sport Naked, Sport Fairing, Sticker/Decals, Racing Style, Community Touring untuk kategori sepeda motor

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

dengan produksi di atas tahun 2006. Selain itu, kata Wahyudi, juga dibuka kelas untuk semua kategori skutik, Cub dan sport Honda dari semua tahun produksi yakni kelas Free for All (FFA). Diungkapkannya, para jawara terbaik dari setiap kelas akan dipertemukan dalam putaran final HMC 2019 untuk merebutkan gelar tiga modifikator terbaik untuk kategori National Champion Matic & Cub, National Champion Sport, dan National Champion Free For All. Selain mendapatkan beragam hadiah yang aktraktif, ketiga jawara ini juga akan terpilih mengikuti ajang Honda Dream Ride Project yang didampingi mentor-mentor modifikator terbaik di Indonesia. ‘’Gelaran final HMC 2019 akan ditutup pada rangkaian berkumpulnya para pecinta sepeda

motor Honda dari seluruh Indonesia yaitu Honda Bikers Day (HBD) 2019,’’ katanya ditemui di sela-sela kegiatan. Ditambahkannya, ajang akbar HMC merupakan event tahunan yang secara konsisten diselenggarakan lebih dari satu dekade. Ini, menurut Wahyudi, merupakan bukti Honda concern memberikan wadah untuk mengembangkan kreativitas para modifikator, komunitas, serta para pecinta sepeda motor Honda di Tanah Air untuk berkarya dan bersilaturahmi. ‘’Sejalan dengan semangat Satu Hati, melalui HMC kami ingin mewadahi para pecinta sepeda motor Honda untuk berkarya. Tidak hanya mereka yang merupakan pengguna harian sepeda motor Honda, tetapi modifikator pemula serta modifikator profesional agar dapat menyalurkan kreativitas

mereka. Karya modifikasi juga tetap harus mengedepankan unsur safety,’’ ungkap Wahyudi. HMC 2019 juga dimeriahkan dengan beragam kegiatan menarik, antara lain riding test beragam sepeda motor Honda, Food Bazzar, Games Interaktif dengan melibatkan komunitas Honda serta kampanye safety riding AHM melalui berbagai aktivitas #Cari_Aman seperti Helmet Painting Contest, Cari Aman Grafity Contest dan Cari_Aman Photobooth Contest, PUBG Competition, dan School Talent Performance Honda Touring. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Honda Modif Contest (HMC) 2019 juga dimeriahkan dengan gelaran modifikasi melalui digital yakni HMC Virtual Challenge yang saling unjuk gigi dalam beradu kreativitas modifikasi digital terhadap desain motor Honda PCX. Pendaftaran yang berlangsung sejak April hingga Oktober 2019 memperebutkan satu juara terbaik di masing-masing regional penyelenggaraan HMC. Modifikator terbaik akan bersaing pada ajang final HMC Virtual Challenge dengan memperebutkan satu juara nasional terbaik dan satu juara nasioal terfavorit yang berlangsung di ajang final battle HMC 2019. ‘’Selaras dengan semangat Satu Hati, Honda terus berupaya merangkul generasi muda, khususnya bagi para pencinta modifikasi untuk berkarya dengan mewujudkan mimpi seiring dengan perkembangan dunia modifikasi di Indonesia yang mulai memasuki ranah digitalisasi,’’ tutup Wahyudi. (bns)

Novotel Bali Nusa Dua Tawarkan Harga Spesial Lebaran Bali

Wonderful Indonesia

Hotel, Villa dan Restoran

LEBARAN tahun 2019 rasanya kurang lengkap kalau belum diisi dengan liburan bersama keluarga. Bali sebagai daerah tujuan wisata dengan berbagai fasilitas pendukung pariwisata, tidak membosankan untuk dikunjungi. Novotel Bali Nusa Dua yang berdiri di kawasan ITDC Nusa Dua, menyediakan akomodasi superlatif. Resor yang berada di bawah Accor Group ini menawarkan 169 kamar yang terdiri atas deluxe dan apartemen yang memiliki 1-4 kamar lengkap dengan fasilitas yang mumpuni untuk tamu keluarga seperti dapur, ruang keluarga yang dilengkapi dengan balkoni. Manager Novotel Bali Nusa Dua Stephanie Antolis Marcom menyampaikan, pada libur Lebaran tahun ini, Novotel Bali Nusa Dua menawarkan harga spesial mulai dari IDR 999,000++ per kamar per malam termasuk koneksi Wi-Fi berkecepatan tinggi gratis. Selain itu, ada akses ke Kid’s Club sepanjang hari. ‘’Bagi keluarga yang mengajak serta anak-anak, bisa menikmati liburan dengan menitipkan anak di kids club sambil menikmati perawatan In Balance Spa,’’ katanya, Minggu (26/5) kemarin. Dikatakannya, Novotel

Bali Post/ist

Novotel Bali Nusa Dua Bali Nusa Dua selain memi- tai, makan malam dengan liki kolam renang berting- pertunjukan tari-tarian Bali kat dua seluas 1.500 meter dan masih banyak lagi. persegi dan fasilitas pantai Penawaran ini sudah muprivat, juga menawarkan lai berlaku sampai tanggal berbagai aktivitas menarik 3 Juni 2019 untuk masa bersama keluarga tercinta. tinggal sebelum tanggal 30 Tidak hanya itu, disiapkan Juni 2019. Pemesanan hajuga makan malam dengan rus dilakukan langsung via tema berbeda setiap malam- email ke H6328-RE2@accor. nya, seperti makan malam com atau via whatsapp ke barbeque prasmanan di pan- +628123899717. (edi)

Presiden akan Lepas Pawai dan Buka PKB Disiapkan Mobil Hias

Budaya

BALI kembali berpesta seni, Pesta Kesenian Bali (PKB). Seperti biasa, hajatan seni-budaya selama sebulan itu dibuka Presiden RI. Demikian juga pada PKB XLI 2019 ini. Presiden RI Joko Widodo awalnya hanya direncanakan membuka PKKB XLI di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali, 15 Juni mendatang. Namun kabar teranyar, orang nomor satu di Indonesia itu juga akan hadir melepas pawai di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Niti Mandala, Renon, Denpasar. ‘’Presiden akan hadir melepas pawai dan membuka PKB. Jadi, keduanya beliau berkenan hadir kalau tidak ada halangan. Info terakhir dari Gubernur begitu,’’ ujar Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Wayan Adnyana dikonfirmasi, Minggu (26/5) kemarin. Pria yang akrab disapa Kun ini menyebut ada rencana untuk menggunakan gelembung air saat Presiden nanti melepas pawai. Akan tetapi, gagasan tersebut masih akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pihak keamanan dan Paspampres. Di sisi lain, Presiden kembali akan dipersiapkan mobil hias. Berbeda dari sebelumnya, mobil hias tersebut tidak lagi menggunakan styrofoam. Namun memakai bahan-bahan yang lebih

ramah lingkungan. Hal itu juga berlaku untuk semua properti pawai hingga pementasan. ‘’Ada tiga mobil hias nanti, ada untuk media, menteri-menteri Kabinet Kerja kalau ada yang mendampingi beliau (Presiden - red) dan untuk Presiden,’’ jelasnya. Kun menambahkan, pawai yang dilaksanakan pada 15 Juni akan dimulai pukul 14.00 Wita. Adapun materi dan urutan pawai yang direncanakan, mobil hias rombongan Presiden RI disertai tari Pendet dan Baris massal oleh SMKN 3 Sukawati, Gianyar. Lalu berlanjut tari Siwa Nataraja diiringi Gamelan Ketug Bumi dari ISI Denpasar. Kemudian tampil kontingen luar daerah dan luar negeri yakni ISBI Tanah Papua, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dan Republik Rakyat Tiongkok. ‘’Nanti mereka bertiga itu berkolaborasi, bersamaan tampil. Setelah itu kontingen kabupaten/kota, diawali oleh Bangli diakhiri oleh Gianyar. Itu undian,’’ imbuh mantan Ketua Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat dan Pengembangan Pendidikan (LP2MPP) di ISI Denpasar ini. Menurut Kun, kontingen luar daerah dan luar negeri akan memodifikasi garapannya sesuai tema PKB XLI yakni Bayu Pramana (Memuliakan Sumber Daya Angin). Sedangkan untuk materi pawai masing-masing

Bali Post/ist

I Wayan Adnyana

kabupaten/kota, dua di antaranya adalah gamelan khas kabupaten/kota dan garapan seni kolosal sesuai potensi daerah dengan tema mengelola energi angin. Setiap kabupaten/kota rata-rata mengerahkan 200 seniman untuk pawai. ‘’Tiap kontingen mengusung tema yang berhubungan dengan objek atau olah budaya, hasil interaksi, hasil reaksi manusia atas energi angin, udara. Seperti contoh Denpasar dapat karnaval dengan properti kipas, Badung dengan layang-layang,’’ terangnya. Untuk kabupaten lain, lanjut Kun, seperti Bangli akan menampilkan 100 seniman yang memainkan tamiang ental/ busung/ron dan 100 orang memainkan tradisi masentungan diiringi gamelan Bebonangan Reyong Kutus. Badung, 100 seniman menari dengan me-

mainkan berbagai jenis kreasi layang-layang dan 100 remaja menarikan tari romantika muda-mudi. Karangasem akan menghadirkan 100 seniman untuk menari memainkan sampian gempong penjor dan 50 pasang atraksi gebug ende diiringi gamelan Tambur (2 barung). Denpasar, 100 seniman menari dengan memainkan berbagai kreasi kipas dan 100 penari Baris Nengklong diiringi gamelan balaganjur. Tabanan, 100 seniman memainkan berbagai jenis kreasi umbul-umbul dan 100 tari Baris Cerekuak diiringi kolaborasi gamelan Tektekan dan balaganjur. Jembrana akan menampilkan 100 seniman memainkan kreasi guwangan dan 30 grup tari Makepung diiringi Preret dan Jegog. Buleleng dengan 100 orang seniman menari dengan memainkan berbagai jenis kreasi pindekan dan 100 orang Magoak-goakan diiringi musik vokal, sungu dan balaganjur. Klungkung, 100 seniman menari memainkan kober lukis dan 100 tari Baris Jangkang diiringi gamelan bebonangan dan balaganjur. Gianyar, 100 seniman menari dengan memainkan berbagai jenis lonceng angin dan 100 penari Sanghyang Jaran diiringi Kecak kombinasi balaganjur bonang besar. Untuk pembukaan di malam hari, akan ada tari penyambutan ‘’Pendet’’ dan pagelaran oratorium tari ‘’Bali Padma Bhuwana’’. (rin)

Sabun Dedak Sabar Diminati Pasar Luar Negeri

DEDAK padi bisa menyebabkan gatal jika terkena kulit. Namun jika diolah menjadi sabun, dedak justru bisa menghilangkan gatal-gatal pada kulit. Seperti sabun dedak buatan Made Sabar Budiasa, pengusaha sabun asal Desa Apuan, Susut, Kabupaten Bangli. Sejak beberapa tahun lalu, Made Sabar memanfaatkan dedak padi sebagai bahan campuran sabun. Sabun dedak buatannya diklaim baik untuk kesehatan dan laku keras di pasar luar negeri seperti Swiss. Budiasa menyampaikan, ide awal pembuatan sabun dedak bermula dari adanya permintaan pelanggannya asal Swiss. Ia pun menyanggupinya

Bali Post/ina

SABUN - Made Sabar Budiasa memperlihatkan sabun buatannya saat pameran UMKM serangkain HUT Kota Bangli, belum lama ini. dan melakukan percobaan dengan mengolah dedak jadi sabun. Dalam pembuatan sabun tersebut ia dibantu tenaga farmasi. Sabar Budiasa mengatakan, kandungan dedak padi sangat baik untuk mengangkat sel kulit mati. Manfaat lainnya, dedak padi jika diolah menjadi

sabun efektif untuk menghilangkan gatal dan alergi pada kulit. ‘’Jadi justru bagus untuk menghilangkan gatal,’’ ujarnya saat ditemui di sela-sela pameran HUT Kota Bangli, belum lama ini. Dalam pembuatan sabun dedak dan juga sabun varian jenis

lainnya, ia selama ini menggunakan bahan alami. Bahan utamanya yakni minyak kelapa asli atau yang di masyarakat Bali dikenal dengan minyak tandusan. Minyak kelapa asli yang digunakannya diklaim sangat baik untuk pelembab kulit. Bahkan, menurutnya, setelah mandi menggunakan sabun buatannya, tak perlu lagi memakai lotion. Adapun beberapa varian sabun yang dibuatnya selain varian dedak yakni cempaka, vanila, beras hitam, papaya, pepermint, nanas dan green tea. Sabar Budiasa mengaku selama ini produk buatannya lebih banyak diminati di pasar internasional. Selain Swiss, negara yang banyak meminati sabun buatannya yakni Jepang dan Singapura. Di pasar Indonesia, sabunnya banyak diminati konsumen dari Jakarta. Mengenai harga, ia menyebut bervariasi. Mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 20 ribu per batang untuk harga lokal. Sementara untuk konsumen asing dijual hingga Rp 30 ribu per batang. (ina)

Bali Post/ist - Novotel Bali Nusa Dua - Novotel_Nusa_Dua_Main_Pool


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Senin 27 Mei 2019 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu