Skip to main content

Edisi Minggu 27 Januari 2019 | balipost.com

Page 1

Bali Post

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

’’Melasti’’ dan ’’Pakelem’’ di Pura Er Jeruk

Gianyar (Bali Post) Serangkaian karya Padudusan Agung, Segara Kertih, Tawur Balik Sumpah Agung dan Mupuk Pedagingan di Pura Kahyangan Jagat Er Jeruk, ribuan krama antusias mengikuti prosesi melasti dan mulang pakalem ke Pantai Purnama, Sukawati, Sabtu (26/1) kemarin. Upacara di-puput lima sulinggih. Sejak pagi, ribuan krama sudah berkumpul di Pura Er Jeruk. Ketua Panitia Karya, I Made Sarwa, mengungkapkan, segala pralingga Ida Batara katuran melasti dengan berjalan kaki ke Pantai Purnama yang lokasinya hanya 100 meter ke arah selatan dari Pura Kahyangan Jagat Er Jeruk. Hal. 11 14 Desa Adat

PAKELEM - Umat Hindu melakukan pakelem di Laut Sukawati serangkaian karya di Pura Er Jeruk.

Nyoman Cantiasa Kini Jadi Danjen Kopassus Titip Pesan untuk ’’Krama’’ Bali Denpasar (Bali Post) Putra terbaik Bali, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., kini dipercaya pimpinan TNI sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus. Mantan Danrem 163/Wira Satya (WSA) ini menggantikan Mayjen TNI Eko Margiyono yang akan menjadi Pangdam Jaya. Saat dihubungi via telepon, Sabtu (26/1) kemarin, Mayjen Cantiasa mengatakan sangat bersyukur karena mendapat amanah dan kepercayaan menjadi pemimpin pasukan khusus TNI ini. Apalagi situasi dan kondisi (sikon) di dalam negeri menyongsong pesta demokrasi. Sedangkan sikon di luar negeri juga penuh dengan dinamika globalisasi. “Kita harus cerdas dalam menempatkan diri dalam menghadapi segala ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan terhadap kedaulatan, keutuhan, serta keselamatan bangsa Indonesia,” ucapnya. Menurut Danrem 173/Praja Vira Braja (Pvb) bermarkas di Biak, Papua ini, pergantian jabatan di lingkungan TNI adalah hal wajar dan selalu terjadi dalam rangka penyegaran organisasi, juga pembinaan personel dan satuan. “Saya sebagai krama Bali dan pernah menjabat di Bali sebagai Danrem 163/WSA juga yakin ini semua berkat doa dan dukungan masyarakat Bali. Berkat doa tersebut, saya bisa mengabdi dengan baik dan diberikan amanah untuk menjabat Danjen Kopassus,” tegas jenderal bintang dua asal Buleleng ini. Hal. 11 Pasukan Khusus

Untuk Keseimbangan Alam

Gubernur Koster Minta ’’Segara Kertih’’ Dilaksanakan di Seluruh Bali

Denpasar (Bali Post) Gubernur Bali Wayan Koster menyambut baik dilaksanakannya Karya Padudusan Agung Segara Kertih, Tawur Balik Sumpah Agung lan Mupuk Pedagingan di Pura Kahyangan Jagat Er Jeruk, Desa Adat Sukawati, Gianyar, Sabtu (26/1) kemarin. Menurut Koster, upacara ini sejalan dengan visi ‘’Nangun Sat Kertih Loka Bali’’ yaitu menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama dan gumi Bali yang sejahtera dan bahagia, baik sekala maupun niskala. Ditambahkan Koster, upacara ini menurutnya merupakan bagian penting untuk menjaga keseimbangan antara manusia dengan alam, manusia dengan Ida Sang Hyang Widhi, dan manusia dengan manusia lainnya atau yang dikenal dengan Tri Hita Karana. “Acara seperti ini akan saya dukung penuh. Namun tetap harus ada gotong royong masyarakat supaya ada kebersamaan. Kita tahu kalau saat ini alam Bali

sudah banyak tercemar, sudah tidak seperti dulu lagi, sehingga kita harus menyucikannya kembali dan salah satunya adalah dengan upacara Segara Kertih ini,” ujar Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini. Koster menambahkan, ia berharap agar upacara Segara Kertih ini juga bisa dilaksanakan di seluruh Bali demi keseimbangan alam Bali beserta isinya. Hal. 11 Pasti Mendukung

BPM/ist

PRASASTI - Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati menandatangani prasasti Karya Padudusan Agung Segara Kertih, di Pura Er Jeruk, Gianyar, Sabtu (26/1) kemarin.

Jadikan Pura Besakih Bebas Sampah Plastik

PERSOALAN sampah menjadi musuh masyarakat khususnya sampah plastik. Tak kecuali di kawasan suci Pura Besakih. Pura Besakih sebagai hulunya Pulau Bali harus dijaga kesucian dan kebersihannya dari segala jenis sampah domestik. Bali Post pernah mengadakan aksi bersih-bersih sampah di kawasan Besakih. Saat itu ribuan siswa, mapala, TNI dan Polri, serta masyarakat terlibat langsung membersihkan kawasan Pura Besakih dari sampah. Ternyata sampah plastik di kawasan ini banyak yang tertimbun di selokan dan got yang sulit diurai dalam waktu singkat. Belum termasuk sampah domestik yang berceceran di arela parkir dan jalan setiap ada upacara besar di Pura Besakih.

Kini, ide itu dilanjutkan Teruna-teruni Besakih dengan agenda Ketog Semprong Ngedasin Besakih. Ketua Panitia Ketog Semprong Ngedasin Besakih, I Wayan Suartika, Sabtu (26/1) kemarin, mengungkapkan, kalau kegiatan Ketog Semprong Ngedasin Besakih ini baru mulai dibentuk pada 1 Januari 2019. Kata dia, ide awal dari pembentukan kegiatan ini berawal dari kepedulian anak muda di Desa Besakih terhadap lingkungan sekitarnya. Apalagi Besakih merupakan objek pariwisata salah satunya di dalamnya terdapat sapta pesona yang harus dijaga yakni lingkungan. Dari sanalah, muncul ide untuk membuat kegiatan ini untuk memerangi sampah khususnya sampah plastik. Hal. 11 Jaga Lingkungan

Denpasar Ubah Pola Penanganan Sampah SEJAK awal tahun 2019 ini, pola penanganan sampah di Denpasar mengalami perubahan signifikan. Terutama dalam pengambilan sampah warga. Bila sebelumnya dilakukan sinergi antara pihak swakelola sampah dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), kini tidak lagi. Semua sampah warga menjadi tanggung jawab pihak swakelola yang ada di masingmasing banjar. Petugas swake-

lola sampah ini bertugas untuk mengangkut sampah sampai di TPS terdekat. Sedangkan untuk mengangkut dari TPS ke TPA Suwung, menjadi kewenangan DLHK. Kepala DLHK Denpasar I Ketut Wisada yang ditemui belum lama ini mengatakan, langkah ini sebagai upaya membangun sistem pengelolaan sampah yang terpadu dan terintegrasi. Hal. 11 Swakelola Sampah

Kalau ingin melihat cara unik model penanganan sampah bagi generasi milenial, kita bisa melirik aktivitas siswa dan guru SMP PGRI 5 Denpasar. Jika sampah dikumpulkan di sekolah itu hal biasa, namun di sekolah ini budaya mengumpulkan sampah plastik diberi penguatan ekonomis dan produkif. Apa itu? Di SMP PGRI 5 Denpasar hampir kita tak temui sampah plastik yang menumpuk. Di sini berlaku hukum baru yakni siswa dan guru wajib membawa sampah plastik dari rumah ke sekolah setiap tiga kali seminggu. Sampah ini

kemudian ditimbang oleh bank sampah mitra kerja sama, kemudian uangnya dimasukkan dalam buku tabungan. Makanya setiap siswa sekolah ini memiliki buku tabungan sampah. Sementara hasil penjualan sampah para guru dijadikan satu. Kepala SMP PGRI 5 Denpasar, Dr. I Wayan Wirasa, M.M., M.Pd., menunjukkan sejak program ini digulirkan 3 September 2018, buku tabungan sampah di Bank Sampah Garuda Westu Lestari mencapai Rp 1.230.500. Hal. 11 Pertama di Bali

Dari Tabungan Sampah Hingga Bendera Hitam SAMPAH - Umat Hindu mengumpulkan sampah di Pura Besakih.

BPM/dok

Young On Top Gelar Connext Conference 2019 di Bali YOUNG On Top kembali melakukan gelaran Connext Conference 2019 di Bali, Sabtu (26/1) kemarin. Acara ini merupakan ajang pertemuan generasi muda khususnya mahasiswa dengan para inspirator yang memberikan keyakinan akan potensi diri yang dimilikinya dan bagaimana mengelolanya untuk masa depan. Hal. 11 Bali yang Pertama

MENKOP - Menteri Puspayoga bersama Founder of Young On Top Bily Boen dan Host Kick Andy Show Andy F. Noya pada acara Connext Conference 2019 #Menyatukan INDONESIA yang di hadiri ribuan generasi Milenia Bali, di Denpasar, Sabtu (26/1) kemarin.

BPM/sue

BUKU TABUNGAN - Siswa dan guru SMP PGRI 5 Denpasar menunjukkan buku tabungan sampah.


2

Minggu Paing, 27 Januari 2019

Tingkatkan Keandalan Pasokan Avtur

FSO Dipindah dari Situbondo ke TBBM Manggis

Amlapura (Bali Post) Pertamina meningkatkan keandalan pasokan Avtur untuk kebutuhan operasional bandara di Bali dan Nusa Tenggara dengan melakukan optimasi pola suplai. Optimasi dilakukan dengan mengalihkan pola suplai, yang sebelumnya melalui fasilitas FSO (Floating Storage & Offloading) di wilayah perairan Kalbut, Situbondo, menjadi melalui supply point darat di Terminal BBM Manggis. Hal ini ditandai dengan acara seremonial Pendaratan FSO Avtur ke Terminal BBM Manggis, di Karangasem, Jumat (25/1). Direktur Logistik, Supply Chain, dan Infrastruktur (LSCI) Pertamina Gandhi Sriwidodo mengatakan, Bandara Ngurah Rai di Bali merupakan salah satu bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia, dengan kebutuhan Avtur rata-rata 2.500 kiloliter/hari. Perubahan pola suplai Avtur ini diharapkan dapat lebih menjamin keamanan pasokan (security of supply) di Bandara Ngurah Rai. Perubahan pola suplai ini dapat memperpendek Round Trip Days dari 3,5 hari menjadi 2,5 hari, karena semakin dekatnya supply point Avtur. Pertamina juga telah meningkatkan kapasitas penyimpanan Avtur di Terminal BBM Manggis dari 20.000 kiloliter (Kl) menjadi 30.000 Kl, dan di pertengahan Februari 2019 akan ditingkatkan lagi menjadi 40.000 Kl. Selain menjaga keandalan pasokan Avtur, perubahan pola suplai ini juga memberikan dampak potensi efisiensi sekitar USD 7,3 juta atau setara dengan Rp 106 miliar per tahun. Selain dengan mengurangi penggunaan 1 kapal FSO tipe MR (Medium Range) yang bersandar di perairan Kalbut, Situbondo, efisiensi juga diperoleh dari pengurangan penggunaan 2 kapal small sebagai dampak pengurangan waktu tempuh ke Dermaga Benoa. Pola suplai Avtur di Bandara Ngurah Rai sebelumnya menggunakan kapal bertipe Medium

Range (MR) dari RU (Refinery Unit) IV Cilacap. Avtur selanjutnya diisikan ke FSO berupa kapal tipe MR yang diapungkan di perairan Kalbut, Situbondo. Kemudian secara reguler, Avtur dibawa menggunakan kapal tipe kecil (small) sejumlah 3 kapal berukuran maksimal 8.000 DWT (deadweight tonnage) ke Dermaga Benoa untuk dibongkar dan dipompakan ke DPPU (Depot Pengisian Pesawat Udara) Ngurah Rai. Sedangkan setelah dilakukan optimasi, suplai Avtur dari RU IV Cilacap diangkut langsung ke Terminal BBM Manggis untuk disimpan dalam tangki darat, untuk kemudian dikirimkan ke Dermaga Benoa menggunakan kapal berukuran small. Dari Dermaga Benoa, Avtur dipompakan ke DPPU Ngurah Rai menggunakan pipa. Beberapa upaya yang dilakukan untuk perubahan pola suplai ini antara lain dengan menyiapkan sarana jalur produk Avtur di sarana tambat kapal Terminal BBM Manggis. Upaya lainnya adalah meningkatkan flowrate discharge Avtur dari semula 180 Kl/hr menjadi 400 Kl/hr, dengan sistem double manifold serta dengan pipanisasi berdiameter lebih besar dari Dermaga Benoa sampai DPPU Ngurah Rai, sepanjang delapan kilometer, yang telah diselesaikan pada Juli 2018. Pertamina sebagai salah satu BUMN terbesar, terus berkomitmen untuk melayani kebutuhan energi nasional, dengan tetap melakukan efisiensi di segala lini khususnya. Termasuk di Direktorat Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur, efisiensi ini dimaksudkan untuk dapat menekan biaya distribusi produk. Sehingga dapat lebih kompetitif dan mampu menjangkau seluruh pelosok negeri. Terdapat tiga Program Utama yang saat ini terus diupayakan, yaitu pengurangan jumlah floating storage, perubahan pola suplai, dan penurunan waktu pelabuhan terintegrasi (integrated port time). (kmb42)

TBBM - Suasana FSO di TBBM Manggis.

BPM/kmb41

Kawasan Ekonomi Baru Berbasis Pariwisata Perlu Dikembangkan Denpasar (Bali Post) Pertumbuhan ekonomi Bali perlu dipacu pergerakannya dengan upaya yang serius dan inovatif. Salah satunya dengan mengembangkan kawasan ekonomi baru yang berbasis pariwisata di wilayah perbatasan antarkabupaten/kota se-Bali. Demikian salah satu isi pandangan umum Fraksi Panca Bayu DPRD Bali terkait Ranperda tentang RPJPD Semesta Berencana 2005-2025 dan Ranperda tentang RPJMD Semesta Berencana 2018-2023 dalam Rapat Paripurna DPRD Bali, belum lama ini. Anggota Fraksi Panca Bayu, Made Arini, mengatakan, di luar Bali Selatan perlu dibangun industri kreatif berbasis budaya ber-branding Bali dan juga pengembangan industri kerajinan rakyat yang berorientasi ekspor untuk mendukung pariwisata Bali. “Pembangunan kawasan perekonomian untuk mendukung pariwisata di Kabupaten Buleleng, Bangli, Karangasem, Tabanan, dan Gianyar, serta Jembrana sebagai upaya pemerataan dan distribusi pendapatan yang adil dan merata,” ujarnya. Selain itu, lanjut Arini, juga perlu mengoptimalkan atau menata dan mengelola Badan Usaha Milik Daerah sebagai

pilar ekonomi kerakyatan, lembaga perekonomian yang mengelola hasil perikanan, pertanian, perkebunan, dan industri kerajinan rakyat. Pembangunan perekonomian tersebut dilakukan sesuai dengan potensi kabupaten/kota. “Tentunya dalam rangka menyeimbangkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi antarwilayah se-Bali yang dilakukan melalui investasi dengan skema penyertaan pemerintah daerah, swasta dan pelaku ekonomi lokal di Bali,” papar Anggota Komisi IV ini. Menurut Arini, pertumbuhan ekonomi yang meningkat akan dapat meningkatkan pendapatan daerah, membuka lapangan kerja baru, serta mengurangi kemiskinan. Berkaitan dengan bidang perekonomian, Fraksi PDI-P DPRD Bali juga memberikan saran kepada Pemprov Bali. Anggota Fraksi PDI-P, I Nyoman Adnyana, mengatakan, pusat pertumbuhan baru agar dibuatkan perencanaan secara terpadu. Seperti rencana pembangunan bandara Bali Utara di Kubutambahan, Buleleng. “Agar dilengkapi dengan perencanaan dan penataan, struktur dan pola ruang, serta distribusi dan manfaatnya ke seluruh kabupaten/kota seBali,” ujarnya. (kmb32)

BPM/wan

PENSI - Salah satu penampilan fragmen ‘’Suluh’’ di Pensi SMA PGRI 2 Denpasar.

Pensi Regrisma

Memahami Perbedaan demi ’’Tatwamasi’’ SMA PGRI 2 Denpasar (Regrisma) adalah gudangnya seniman muda di Bali. OSIS Regrisma menggelar Pentas Kreativitas Seni Siswa (Pensi) di Lapangan I Gusti Ngurah Agung (Lapangan Puputan Badung), Denpasar, Sabtu (26/1) kemarin. Pensi yang juga didukung oleh Bali TV, Bali Post.Com, Bali Post dan Radio Genta Bali ini melibatkan 141 seniman generasi milenial. Di ajang ini, anak-anak Regrisma menampilkan dramatari musikal yang ber-

judul ‘’Suluh’’ sebagai bentuk proses evaluasi diri. Pementasan ini digarap sutradara sekaligus penata tari A.A. Ngurah Mayun, S.Pd., penata tabuh Putrawantara, penata musik Putu Sastrawan dan Pembina Teater Adi Saputra, S.Sn. Dramatari ‘’Suluh’’’ diawali dengan pementasan tari Taiko dari Paguyuban Warga Jepang di Bali sebagai simbol tari modern. Disusul sosok kakek sebagai wakil generasi old, ibu simbol generasi milenial dan anak generasi Z.

Intinya, kata dia, kita perlu memahami perbedaan budaya namun masyarakat Bali tetap kuat tradisinya. Makanya ending-nya berupa vokal Tatwamasi (Aku adalah kamu dan kamu adalah aku). Kepala SMA PGRI 2 Denpasar I Komang Arta Saputra, S.Pd., M.Pd. mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan wadah bagi siswa untuk mengasah dan mengembangkan bakat serta potensinya agar menjadi siswa yang lebih kreatif dan dapat meraih prestasi di

bidang non-akademik khususnya kesenian. Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempromosikan eksistensi SMA PGRI 2 Denpasar ke masyarakat. Selain itu, Pensi ini bertujuan meningkatkan kecintaan dan kesadaran generasi muda untuk menjaga eksistensi budaya nusantara yang kaya raya. Penampilan siswa Regrisma mendapat apresiasi Ketua YPLP Provinsi PGRI Bali, Dr. I Made Suada, Wakil Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Dr. Nengah

Sukama,S.Pd.,M.M. Bahkan Nyonya Putri Koster ikut memberikan sumbangan kepada Regrisma. Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Nengah Madiadnyana memberi apresiasi tinggi karena kegiatan ini sangat positif. Anak-anak mampu mengimplementasikan kegiatan ekstrakurikuler dalam garapan sesungguhnya. Kegiatan ini tak gampang dilaksanakan kalau tidak ada keseriusan manajemen, sekolah, orangtua siswa, dan siswa,’’ ungkapnya. (025)

dan standar yang sama di seluruh kecamatan se-Provinsi Bali. Sedikitnya ada sembilan program unggulan integrasi kabupaten/kota se-Bali terkait arah kebijakan dan program pembangunan yang berkaitan dengan kesehatan termasuk pembangunan puskesmas rawat inap. Di antaranya, peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan dasar dengan standar dan kualitas yang sama berupa pem bangunan Poskesdes dan Polindes/Pustu di masingmasing desa/kelurahan di seluruh kabupaten/kota seBali. Kemudian, pengadaan mobil keliling pelayanan kesehatan ke desa-desa sebagai bentuk nyata pelayanan kegawatdaruratan.

Selain itu, mengangkat tenaga medis dan paramedis, pengadaan dokter spesialis kandungan dan anak, peningkatan sarana, prasarana, dan alat kesehatan di puskesmas dan rumah sakit pemerintah, pengembangan sistem dan data base riwayat kesehatan, mengembangkan program pelayanan kesehatan gratis dengan format Krama Bali Sehat (KBS), serta pengembangan rumah sakit khusus berstandar internasional. Di samping program unggulan integrasi, juga ada program sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing kabupaten/kota. Yakni pembangunan pusat rehabilitasi penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Buleleng dan Jembrana. (kmb32)

Dewan Sarankan Puskesmas Buka 24 Jam

Denpasar (Bali Post) -

Fraksi PDI-P DPRD Bali menyarankan sejumlah program di bidang kesehatan kepada eksekutif terkait Ranperda tentang RPJPD Semesta Berencana 2005-2025 dan Ranperda tentang RPJMD Semesta Berencana 2018-2023. Salah satunya terkait perencanaan, pengembangan, dan pemilihan pelaksanaan program “Puskesmas 24 Jam di Desa/Kecamatan terpencil” yang jauh dari rumah sakit rujukan. “Hal ini perlu disegerakan karena sangat dibutuhkan untuk hari-hari tertentu, m i sa l ny a s a a t h a ri - ha ri raya, Nyepi atau saat kebencanaan dan lain-lain,” ujar anggota Fraksi PDI-P, I Nyoman Adnyana, dalam Rapat Paripurna DPRD Bali belum lama ini. Menurut Adnyana, puskesmas 24 jam hendaknya direncanakan mengakomodasi pelayanan dasar kesehatan. Seperti untuk melahirkan, bedah minor, penanganan dini pada ke-

gawatdaruratan, dan lainnya yang dilengkapi dengan beberapa ruangan untuk rawat inap. Selain itu, fraksinya juga menyarankan soal pemberian santunan atau uang duka kepada warga Bali yang meninggal dunia. “Selain sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan, dengan demikian masyarakat akan berkenan mengurus akta kematian,” jelas anggota Komisi I ini. Adnyana menambahkan, pengurusan akta kematian saat ada warga Bali yang

meninggal dunia tentu bisa sekaligus memperbarui dan memvalidasi data terkait kependudukan. Mengingat, data base kependudukan sangat diperlukan untuk semua aspek perencanaan pembangunan, termasuk kesahihan data pemilih dalam Pemilu. Sementara itu, dalam RPJPD Semesta Berencana Provinsi Bali 2005-2025 sebetulnya telah tercantum program membangun puskesmas rawat inap yang berkualitas sesuai standar ISO dengan model bangunan

Kunjungan Wisatawan Inggris Semakin Meningkat

Garuda Buka Rute ”Direct Flight” London-Denpasar Mangupura (Bali Post) Pada tahun 2018 lalu, Inggris menempati urutan keempat dalam daftar negara yang paling banyak menyumbang wisatawan mancanegara di Bali. Selama 12 bulan, tercatat 271.801 atau naik 12,6% dibandingkan tahun 2017 yang hanya menyumbang 241.493 wisatawan yang datang berkunjung untuk berwisata di Pulau Dewata. Pada catatan tahun 2018, Inggris juga naik peringkat dalam negara dengan jumlah wisatawan mancanegara terbanyak, dari sebelumnya menempati peringkat 5 pada tahun 2017, naik 1 peringkat ke peringkat 4 di tahun 2018. Untuk itu, pada awal tahun 2019, Garuda Indonesia sebagai maskapai milik pemerintah Republik Indonesia meresmikan penerbangan mengambil rute direct flight atau penerbangan non-stop dari London ke Denpasar. Tidak hanya itu, juga diresmikan Crew Centre ACS Kelan untuk awak kabin. Direktur Utama Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah

Askhara Danadiputra, menyatakan bahwa pembukaan rute ini merupakan upaya untuk menjawab tingginya tuntutan pasar internasional akan konektivitas langsung dari Inggris ke Bali. Pasalnya, angka kunjungan wisatawan mancanegara asal Inggris ke Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan, khususnya melalui Bali sebagai salah satu pariwisata unggulan di Indonesia. “Layanan penerbangan ini juga menjadi langkah positif Garuda Indonesia dalam upaya peningkatan kinerja maskapai khususnya melalui strategi pengembangan jaringan penerbangan internasional khususnya pada sektor penerbangan Inggris – Indonesia yang terus menunjukkan pertumbuhan pasar yang semakin menjanjikan,” katanya belum lama ini. Sementara, untuk memfasilitasi awak kabin melakukan persiapan khusus sebelum melakukan penerbangan, Garuda Indonesia meresmikan Crew Centre ACS Kelan, Kamis (24/1). Crew Center ini kata dia,

merupakan tempat awak kabin melakukan persiapan khusus sebelum melakukan penerbangan. Di Crew Center, awak kabin melakukan pelaporan penugasan, briefing, penyiapan dokumen penerbangan (check in preparation), Pre Flight Medex, serta persiapan lainnya. Crew Center

ini memiliki luas 395 meter persegi di luar kelas training, yang dilengkapi fasilitas lobby awak kabin, crew dispatch, briefing room, meeting room, cabin crew luggage room. Crew Center menjadi bentuk pengembangan dan memaksimalkan pelayanan dan tentunya yang tidak kalah penting

adalah memastikan OTP (On Time Performance). “Saat ini, Garuda Indonesia menempatkan 534 awak kabin di Bali dan akan menjadi 546 awak kabin akhir bulan Januari ini. Jumlah awak kabin akan meningkat seiring meningkatnya frekuensi penerbangan di Bali,” tambahnya. (kmb23)

BPM/edi

ACS - Direktur Utama Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, saat meresmikan Crew Centre ACS Kelan untuk awak kabin.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


3

Minggu Paing, 27 Januari 2019

380 Mahasiswa FE Unmas Pengabdian di Kusamba Sumbang Sumur Bor di Pura Prajapati MAHASISWA Fakultas Ekonomi (FE) Unmas Denpasar secara rutin diajak melakukan bakti sosial (baksos) ke desa. Sabtu (26/ 1) kemarin, sebanyak 380 mahasiswa dan dosen diterjunkan mengikuti program pengabdian masyarakat terpadu di Desa Kusamba, Dawan, Klungkung. Pelepasan mahasiswa dan dosen peserta pengabdian masyarakat dilakukan Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd., didampingi WR I Dr. Wayan Gde Wiryawan, SH., MH., dan WR II Dr. Nengah Landra, SE., MM., ditandai dengan penyerahan sarana aksi sosial. Ketua Panitia Pengadian Dr. Drs. I Wayan Sujana, M.M., mengungkapkan pengabdian masyarakat kali ini bertemakan, “Dengan Pengabdian Masyarakat FE Unmas Membangun dan Memberdayakan Masyarakat Kusamba Berbasis Tri Hita Karana”. Dari segi parahyangan diisi dengan persembahyangan bersama dan aksi kebersihan di Pura Segara. Dari segi pawongan memberikan penyuluhan bagi pengelola ekonomi desa, koperasi, LPD dan lembaga ekonomi mikro di desa setempat. Di samping itu melakukan survei kepada pedagang di desa ini. Dari segi palemahan melakukan aksi kebersihan dan me-

nyerahkan bantuan sumur bor untuk Pura Prajapati Kusamba, bantuan kepada pemangku dan mesin potong rumput. Dekan Fak. Ekonomi (FE) Unmas Denpasar Dr. Putu Kepramarini, SE., MM. mengungkapkan, dipilihnya objek pengabdian di Desa Kusamba, Klungkung didasarkan atas survei keperluan masyarakat desa. Makanya pengabdian ini pada intinya untuk memberdayakan masyarakat desa. Para dosen memberikan penyuluhan soal kewirausahaan dan pengelolaan lembaga keuangan bidang manajemen dan akuntansi. Program ini sekaligus mendukung visi FE Unmas. ‘’Menjadi PT yang menghasilkan SDM yang bermutu, berbudaya dan

berdaya saing baik nasional dan global’’. Kepramarini didampingi WD I I Gede Cahyadi Putra, SE., M.Si., Ak.C.A., WD II Dr. A.A. Dwi Widyani, SE., M.M. dan WD III Dr. Luh Kadek Budi Martini, SE., M.M. menjelaskan, pengabdian masyarakat ini penting bagi mahasiswa sebagai persiapan untuk terjun ke masyarakat. Kedua, mereka mampu mengimplementasikan teori yang diberikan di bangku kuliah di dunia nyata dan belajar dari pengalaman di masyarakat. Rektor Unmas Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. menilai FE Unmas sudah memiliki program kontinyuitas dan integrated guna membantu UKM dan

PENGBADIAN - Rektor Unmas I Made Sukamerta didampingi Dekan Putu Kepramarini dan wakil dekan menyerahkan sarana baksos kepada mahasiswa peserta baksos.

pedagang di Bali. Pengabdian ini diharapkan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan mahasiswa dan dosen. Karena waktunya singkat mahasiswa bisa menggunakan pengabdian dengan efektif. Kedua, ini moment penting bagi mahasiswa untuk ikut menyukseskan Pergub Kerbersihan Lingkungan dengan mengurangi sampah plastik. Dia minta mahasiswa ikut mengedukasi masyarakat di desa untuk tertib membuang sampah dan memilah sampah. Kini ditambah lagi dengan mengurangi pemakaian kemasan berbahan plastik. Ketiga, berikan motivasi kepada generasi milenial untuk kreatif membuka usaha sendiri dengan membuka lapangan kerja baru. ‘’Jangan bermalasmalasan, raih dan isilah peluang kerja yang ada. Bisa menjadi agen janur, buah-buahan dari Jawa dan sayur-mayur, dan lainnya,’’ tegasnya. Mahasiswa baksos yang segera diwisuda ini juga diingatkan menjadi alumni yang militan. Menjadi jubir kampus dan membela almamater. Sedangkan dosen diminta lebih peka terhadap masalah di desa dengan memunculkan ide-ide kreatif dituangkan dalam proposal penelitian dan pengabdian. (ad1028)

Kurangi Risiko Bencana

BPBD Pangkas Beringin di Pura Pusering Jagat, Tamanbali Bangli (Bali Post)Bencana pohon tumbang terjadi di sejumlah titik di Bangli, selama beberapa hari terakhir. Hal itu akibat dampak cuaca buruk yang melanda sejumlah wilayah di Bali. Untuk mengurangi risiko ancaman bencana pohon tumbang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli berupaya melaku-

kan pemangkasan pohon yang rawan tumbang. Seperti yang dilakukan di Pura Pusering Jagat, Desa Tamanbali, Sabtu (26/1) kemarin. Pemangkasan pohon di Pura dilaksanakan BPBD Bangli dengan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangli dan masyarakat setempat. Sebelum kegiatan pemangkasan pohon

dilakukan, terlebih dahulu dilaksanakan upacara matur piuning di areal pura. Kasi Kedaruratan Bencana dan Logistik BPBD Kabupaten Bangli Ketut Agus Sutapa seizin Kalak BPBD Bangli Wayan Karmawan, mengatakan kegiatan pemangkasan pohon dilakukan untuk mengurangi risiko ancaman bahaya pohon tumbang. Terlebih di areal

pura tepatnya di bawah pohon beringin terdapat banyaknya palinggih. Dikatakan Agus, cuaca hujan dan angin kencang beberapa hari terakhir telah memicu terjadinya pohon tumbang di sejumlah titik. Untuk mengurangi risiko ancaman pohon tumbang, pihaknya kembali menghimbau warga agar selalu waspada. (kmb40)

BAHAYA sampah plastik menjadi isu yang tengah hangat diperbincangkan di Bali. Pemerintah daerah, baik provinsi, kabupaten/kota mengeluarkan aturan berupa Perwali dan Perbup untuk menekan penggunaan sampah plastik. Selain kebijakan politik, daerah pun memiliki program nyata lewat sejumlah aksi. Di Kabupaten Badung misalnya. Pemerintah setempat mengeluarkan program Gojek Sampah Plastik (Gotik) guna mengolah sampah plastik. Kepala DLHK Badung, Putu Eka Merthawan, mengatakan inovasi Gotik merupakan terobosan yang telah dilakukan instansinya sejak 2016 lalu. “Kami menuju Badung bebas timbulan sampah plastik. Karena itu, kami terus berupaya menekan volume sampah, terutama sampah plastik melalui beberapa program salah satunya Gotik

itu,” ujar Eka Merthawan, Sabtu (26/1) kemarin. Menurutnya, sampah yang telah terkumpul akan dipilah menjadi dua, yakni sampah organik dan an-organik. Sampah an-organik yang berupa botol plastik, kaleng dan benda daur ulang lainnya akan dijual ke pengepul, sedangkan sampah organik akan diolah menjadi pupuk. “Dengan cara itu, kami dapat menekan volume sampah plastik 700 kg per hari dari 210 ton produksi sampah plastik per hari,” katanya. Ditambahkan, pengolahan sampah oleh BUMDes juga telah dilakukan di Desa Seminyak, Kecamatan Kuta. Bahkan, upaya memerangi sampah ini telah dimasukkan dalam pararem atau aturan desa setempat. “Kami telah membuat proyek percontohan pengelolaan sampah oleh BUMDes bekerja sama

dengan Desa Seminyak. Sampah yang dihasilkan dari hotel, restoran, dan masyarakat setempat wajib dikelola oleh TPST Seminyak Clean,” ucapnya. Seperti diketahui, Kabupaten Badung telah memiliki grand design penanganan sampah plastik yang berakar dari salah satu filosofi budaya adat Bali Tri Hita Karana yaitu hubungan manusia dengan lingkungan. Adapun tahapan aksi penanganan sampah plastik di Kabupaten Badung yaitu tahun 20102015 melalui Gelatik (Gerakan berkelanjutan anti-sampah plastik, tahun 2016-2021 melalui Gotik (Gojek sampah plastik), dan tahun 2022-2027 melalui Badung Recycle Plaza (BRP). Saat ini, Kabupaten Badung tengah menggalakkan penjemputan sampah plastik dari sumber sampah, baik secara pribadi maupun kolektif oleh Tim Gotik. Di sana juga tengah dikembang-

kan inovasi yang terintegrasi dan berkelanjutan melalui Batik (Badung Anti-Kantong Plastik). “Jadi, Gotik itu sifatnya kuratif, sedangkan Batik itu preventif karena berupa larangan penggunaan plastik, selain dengan peraturan daerah, dilakukan juga dengan berdasarkan kearifan lokal yaitu pembuatan awig-awig atau pararem yaitu semacam aturan adat pada masing-masing desa adat, dan ini berjalan lebih efektif,” paparnya. Eka Merthawan berharap, dukungan dari seluruh pimpinan OPD di lingkungan Kabupaten Badung kepada Genetik (Generasi anti-kantong plastik) sebagai penggerak inovasi Batik yang merupakan percontohan nasional antisampah plastik. “Kami mohon dukungan semua pihak terkait untuk mendukung program ini berjalan dengan baik dan sukses,” ujarnya. (kmb27)

Badung Punya Gotik, Batik demi Genetik

Studi Banding ke Kulon Progo (2-habis)

Suwirta-Hasto Dipertemukan karena Berprestasi KABUPATEN Kulon Progo terdengar asing di Yogyakarta. Ternyata keberadaannya awalnya memang kalah populer dengan kabupaten yang lebih maju, seperti Sleman. Namun, semenjak Kulon Progo dipimpin Bupati Hasto Wardoyo, kabupaten ini mulai dikenal dengan berbagai capaian prestasi dan inovasinya di tingkat pusat. Ini membuat Bupati Hasto menjadi perhatian pemerintah pusat, kemudian sering bertemu dengan Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. Sebab, Bupati Suwirta sendiri juga dikenal sebagai kepala daerah inovatif. Bahkan sering menerima penghargaan nasional hingga dipercaya menjadi pembicara dalam seminar di sejumlah kementerian. “Kami awalnya dipertemukan karena prestasi di pusat. Selanjutnya, saling mengisi untuk memperbaiki kelemahan masing-masing daerah,” kata Bupati Suwirta usai melakukan studi banding ke kabupaten Kulon Progo, Ju-

mat (25/1) lalu. Sedikitnya ada 10 program inovasi Pemkab Klungkung yang dikenal di pusat, ketika masuk dalam Innovative Goverment Award (IGA) Tahun 2018. Di antaranya, Gema Arca (Gerakan Masyarakat Gemar Membaca),

BPM/gik

KUNJUNGAN - Bupati Suwirta dan Bupati Hasto saat menjawab sejumlah pertanyaan dari media, usai kunjungan kerja ke Kantor Bupati Kulon Progo.

Bima Juara (Beli Mahal Jual Murah), Bela Nanda (Pemberian Langsung Akta Kelahiran), Kawi Smara (Pemberian Langsung Akta Perkawinan), Predator (Pendataan Dokumen Kependudukan), Hallo BPBD 23000 (Respon Cepat Kebencanaan), TOSS/Gema Bestari (Tempat Olah Sampah Setempat), Angkutan Siswa Gratis, dan Sirenbangda. Bahkan, Bima Juara dan TOSS, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta juga meraih penghargaan tingkat nasional lain yang diserahkan langsung Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. Suwirta mengaku setelah beberapa kali diskusi, dia mengaku Kulon Progo dan Klungkung memiliki visi yang sama, yakni membangun daerah dengan konsep kemandirian ekonomi. Menurut Suwirta, penerapan inovasi di Kulon Progo cukup sederhana. Baik itu dalam pengelolaan air bersih, menangani minimarket berjejaring, rumah sakit tanpa kelas hingga tentang penerapan zakat. “Apa yang disampaikan Bupati Hasto sesungguhnya sudah sering saya sampaikan di Klungkung. Cuman sekarang respons teman-teman OPD sejauh mana siapnya. Satu hal yang kurang dari kita, yaitu ideologi terhadap daerah sendiri,” tegas Bupati Suwirta. Sejak awal menjabat Suwirta tegas membangun daerahnya dengan konsep kemandirian. Tidak serta-merta secepatnya langsung ada semua, tetapi proses ini harus dilalui, apa yang bisa dikerjakan di awal.

Misalnya kemandirian terhadap kebutuhan pokok, seperti beras, air, telur, pengembangan UKM, yang pada intinya mewujudkan perputaran ekonomi di dalam daerah. Sehingga daerah terus tumbuh. Dia berharap dengan kunjungan ke Kulon Progo ini, setiap pimpinan OPD semakin mengerti, apa yang disampaikan Bupati Suwirta selama ini adalah benar. Dengan begitu, pimpinan OPD akan semakin yakin melangkah dalam spirit Gema Santi. Bupati Hasto merasa tersanjung dengan kunjungan Pemkab Klungkung ke Kulon Progo. Hasto yang berlatar belakang dokter kandungan dan pengusaha alat kesehatan ini mengaku mengenal betul Bupati Suwirta, karena sepak terjangnya di pemerintah pusat. Terlebih, bicara konsep ekonomi kerakyatan dan kemandirian ekonomi, sesungguhnya Bupati Suwirta sudah lebih dulu melakoni itu sejak puluhan tahun berkecimpung membangun koperasi hingga menjadi bupati. Dengan nada merendah, Bupati Hasto juga mengaku ingin membalas kunjungan kerja Bupati Suwirta ke Klungkung. Bupati Hasto ingin mematangkan program ekonomi kerakyatan, yang identik dengan pengelolaan koperasi, sekaligus mengenal lebih jauh sejumlah inovasi Klungkung yang sempat mendapat penghargaan nasional. “Klungkung banyak sekali inovasinya. Termasuk penerapan e-Tukin,” kata Bupati Hasto. (gik)

AKSOS - Dekan FH Unmas Nengah Susrama didampingi para wakil dekan dan panitia, saat membuka Aksos HMPS FH Unmas.

Aksos HMPS FH Unmas

Bersihkan Kampus, Kampanyekan HAM kepada Anak Disabilitas HIMPUNAN Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Hukum Fakultas Hukum (FH) Unmas, Sabtu (26/1) kemarin melakukan aksi sosial (Aksos). Aksi ini diikuti 300 mahasiswa dengan agenda melakukan aksi kebersihan kampus dan lingkungan kampus, dan memberikan penyuluhan dan kampanye soal HAM kepada anak-anak penyandang disabilitas SMP dan SMA Kuncup Bunga Denpasar. Semua kegiatan ini mengusung tema ‘’Pembentukan karakter generasi muda di tengah tantangan persaingan bebas berdasarkan HAM’’. Aksos dibuka Dekan FH Unmas I Nengah Susrama, SH., MH., sedangkan penyuluhan diberikan oleh kalangan akademisi FH Unmas. Ketua HMPS FH Unmas Ida Ayu Agung Apsari mengungkapkan, agenda ini merupakan program HMPS FH Unmas 2018/2019. Aksos sengaja mengambil lokasi di sekitar kampus untuk mewujudkan kampus Unmas yang bersih, sehat dan nyaman. Sedangkan penyuluhan menyasar anakanak disabilitas SMP dan SMA sekaligus sebagai program pengabdian masyarakat FH Unmas mewujudkan Tri Darma PT. Lewat aksos ini, kata I.A. Agung Apsari PT dan mahasiswanya menjadi SDM yang memiliki rasa tangung

jawab baik secara intelektual, sosial dan kepedulian lingkungan. Hal ini menjadi bekal nanti ketika terjun di masyarakat. Sementara itu, penyuluhan soal HAM penting diberikan kepada penyandang disabilitas agar mereka tak menjadi korban pembangunan, melainkan menjadi subjek dan objek pembangunan. Misalnya mendapat persamaan dalam pendidikan dan pekerjaan, serta terhindar dari kasus bullying. Selain menggelar Aksos, HMPS FH Unmas bersama BEM dan BPM FH Unmas juga aktif menggelar law fiest, seminar nasional dan diskusi panel dan talkshow tentang isu terkini soal hukum. Dekan I Nengah Susrama didampingi WD I A.A. Putu Wiwik Sugiantari, SH., MH., WD II Lis Julianti, SH., MH., WD III I Wayan Wahyu Wira Udytama, SH., MH., dan Kaprodi Ni Putu Noni Suharyanti, SH., MH., menyambut baik kegiatan HMPS FH Unmas ini. Selain m eny ent uh kep ent ing a n kampus juga mendapat pengalaman mengelola sebuah event sebagai bekal di masyarakat. Dia setuju aAksos mahasiswa diawali dari dunia kampus sendiri. Ini yang disebut dengan konsep padma kuncup dan penyuluhan HAM disebut padma kembang yakni menyentuh kepentingan orang lain.

Dekan Nengah Susrama juga mengacungkan jempol karena Aksos HMPS kali ini ikut membantu pemerintah mengurangi sampah plastik. Sampah plastik saat ini menjadi isu sentral, karena selain mencemari lingkungan dan Denpasar berwawasan budaya juga sulit diurai dalam waktu singkat. Untuk itu dia meminta mahasiswa FH Unmas menjadi pelopor menjaga kebersihan kampus dan lingkungan. Caranya terus mengedukasi masyarakat untuk mengurangi pemakaian kemasan berbahan plastik. Hal ini harus dimulai dari merubah mainset masyarakat tidak lagi menggunakan bahan plastik. Soal kampanye HAM bagi anak-anak penyandang berkebutuhan khusus (disabilitas), menurut Susrama juga bagian dari ilmu hukum. Kalangan dunia kerja sudah mulai merekrut penyandang disabilitas, termasuk di dunia pendidikan tinggi. FH Unmas saja, kata dia tiap tahun menerima mahasiswa baru penyandang disabilitas ringan, asalkan cacat fisik yang dideritanya tak sampai menghambat mereka mengikuti PBM. Dekan Susrama yang dikenal akrab dengan mahasiswa ini menilai para penyandang disabilitas perlu didorong untuk membuka lapangan pekerjaan. (ad1027)

Dialog Budaya Bali

Genjek sebagai Wahana Pendidikan Karakter Generasi Muda

Amlapura (Bali Post)Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Bali melaksanakan dialog budaya Bali di aula STKIP Agama Hindu Amlapura, Jumat (25/1). Kegiatan yang mengambil tema tradisi lisan seni genjek sebagai media penguat pendidikan karakter dan jati diri bangsa itu, sebagai upaya untuk menjaga kelestarian dan budaya yang ada di Bali. Sekaa Genjek Ajeg Bali, I Nyoman Mardika mengungkapkan, jika kegiatan ini yang menjadi narasumbernya adalah Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Wilayah Bali NTB, NTT dengan judul materi Genjek Sebagai Wahana Pendidikan Karakter Menuju WBTB Indonesia, dan narasumber dari Kepala Dinas Kebudayaan Karan-

gasem dengan materi Pendidikan Karakter dan Kesenian Genjek. “Untuk peserta yang mengikuti kegiatan dialog yakni dari siswa sms/smk, guru, seniman genjek, budayawan dan listibya,” ungkapnya. Mardika mengatakan, kesenian genjek merupakan kesenian rakyat yang lahir, tumbuh dan berkembang serta dipelihara oleh masyarakat. Kata dia, selama ini kesenian genjek menjadi kesenian yang dijadikan sebagai kesenian idola oleh semua kalangan masyarakat di Bali. Kata dia, kendati kesenian ini diidentikkan dengan minuman keras di setiap pementasannya, namun seiring berjalannya waktu, kesenian ini mendapatkan respons positif karena mampu

memberikan hiburan dengan tampilan yang sederhana. “Kesenian ini dapat dinikmati oleh semua kalangan. Sehingga menjadikan genjek sebagai kreativitas seni. Karena kesian genjek ini menjadi ciri khas kesenian Kabupaten Karangasem,” katanya. Lebih lanjut dikatakannya, diharapkan lewat kegiatan ini, pesan-pesan moral yang disampaikan bisa dijadikan sebagai dasar pendidikan karakter, utamanya pada generasi muda di era globalisasi yang sangat cepat memberikan pengaruh negatif. Maka dari itu, kesenian genjek harus terus dikembangkan dan dilestarikan. “Selain menghibur, kesenian ini juga bisa sebagai media pendidikan non-formal,” jelas Mardika. (kmb41)

BPM/kmb41

BUDAYA - Peserta dari siswa SMA/SMK, guru, seniman genjek, budayawan dan listibya saat mengikuti kegiatan dialog budaya Bali.


4

Minggu Paing, 27 Januari 2019

Deteksi Dini Kanker Leher Rahim Kanker leher rahim (kanker serviks) adalah kanker pada organ reproduksi wanita yang bermula pada servik yaitu sebuah “pintu” yang menghubungkan antara rahim (uterus) dan liang senggama (vagina). Sekitar 70% wanita menyadari terkena kanker serviks kala sudah stadium lanjut dan pada akhirnya sulit untuk diobati karena membutuhkan penanganan yang lebih kompleks.Walaupun demikian kanker serviks adalah salah satu jenis kanker yang paling bisa dicegah karena telah diketahui penyebabnya dan telah diketahui perjalanan penyakitnya. Banyaknya kasus kanker serviks di Indonesia disebabkan karena pengetahuan tentang kanker serviks yang kurang sehingga kesadaran masyarakat untuk deteksi dini pun masih rendah. Penyebab kanker serviks Hingga saat ini Human Papilloma Virus (HPV) merupakan penyebab 99% kanker serviks. Ada lebih dari 170 tipe dari HPV yang sudah teridentifikasi dan diurutkan berdasarkan angka. HPV tipe 16 dan 18 merupakan 70 % penyebab kanker serviks. Bagaimana Seseorang Bisa Terinfeksi HPV? Setiap orang bisa terinfeksi HPV baik pada wanita maupun pria, infeksi HPV dapat ditularkan melalui kontak kelamin. Ini bisa terjadi ketika seseorang berhubungan seks melalui vagina, melakukan anal seks, tangan yang bersentuhan dengan alat kelamin dan oral seks. Virus ini mudah menular sehingga semua wanita yang sudah melakukan hubungan seks berisiko terkena kanker serviks. HPV tidak bisa menular karena berjabat tangan atau dari benda mati (kecuali menggunakan alat mainan seks bersama). HPV bisa terus tinggal di dalam tubuh selama bertahun-tahun tanpa ada gejala. Risiko menderita kanker serviks meningkat pada wanita perokok, berganti-ganti pasangan seksual, menikah usia muda dan penderita dengan penurunan kekebalan tubuh (HIV/AIDS). Deteksi dini kanker servik Pemeriksaan sederhana yang dapat dilakukan untuk mendeteksi kanker serviks meliputi :

1. Pap Smear Pap Smear merupakan pemeriksaan sitologi yang populer saat ini. Tujuannya untuk mendeteksi adanya perubahan-perubahan sel leher rahim yang abnormal, yaitu dengan mengambil cairan pada leher rahim dengan spatula kemudian dilakukan pemeriksaan dengan mikroskop. 2. IVA (inspeksi visual dengan aplikasi asam asetat) Skrining dengan IVA ini lebih mudah, lebih sederhana, dan lebih murah dibandingkan dengan Pap Smear. IVA layak dipilih sebagai metode skrining alternatif untuk kanker serviks. Pertimbangan tersebut didasarkan oleh pemikiran, bahwa metode skrining IVA itu dapat dilaksanakan oleh tenaga kesehatan bukan dokter ginekologi, dapat dilakukan oleh bidan di setiap tempat pemeriksaan kesehatan ibu dan alat-alat yang dibutuhkan sangat sederhana. Deteksi dini adalah kunci utama. Apabila diketahui pada tahap pra kanker, kanker serviks dapat dicegah dengan tindakan medis dan dapat sembuh sempurna. Apalagi bila diketahui adanya infeksi HPV sebelum adanya perubahan sel,sehingga dapat dilakukan follow up yang lebih sering untuk meningkatkan kewaspadaan. Bagaimana Cara Mencegah Kanker Serviks? Pencegahan dilakukan dengan menjaga perilaku seksual yang sehat dan melakukan skrining dan deteksi dini secara teratur. Selain itu vaksinasi juga dianjurkan dan terbukti paling efektif. Wanita berusia 9 sampai 55 tahun dianjurkan untuk menerima vaksinasi HPV. Vaksin ini hanya akan efektif jika seseorang belum terjangkit HPV, itu mengapa vaksin disarankan untuk dilakukan sebelum seseorang aktif secara seksual. Tetapi tidak hanya perempuan saja, lakilaki juga dapat membawa HPV sehingga laki-laki juga harus mempertimbangkan untuk menerima vaksin tersebut. ldr. I.B Agung Widnyana Putra

GLAUKOMA - Penyebab terjadinya glaukoma sangatlah beragam, ada yang terjadi tanpa diketahui penyebabnya (Glaukoma Primer), bisa terjadi juga sebagai akibat penyakit mata yang lain, trauma mata, pascapembedahan, penggunaan obat-obatan kortikosteroid jangka panjang atau karena penyakit sistemik lainnya (Glaukoma Sekunder). Ada juga glaukoma yang ditemukan sejak dilahirkan (Glaukoma Kongenital).

Si Pencuri Penglihatan

Waspada Penyakit Glaukoma Penyakit mata sangatlah beragam, ada yang menimbulkan gejala bahkan ada tidak bergejala spesifik namun mengancam terjadi kebutaan. Salah satu penyakit yang dapat menimbulkan kebutaan permanen adalah glaukoma. Glaukoma ini merupakan penyebab kebutaan kedua setelah penyakit katarak di seluruh dunia. Glaukoma adalah penyakit mata dimana terjadi kerusakan saraf optik yang diikuti gangguan lapang pandang yang bersifat khas bagi penderitanya dan diikuti dengan peningkatan tekanan bola mata karena terhambatnya aliran cairan bola mata (humor aqueus). Tekanan bola mata pada orang normal adalah berkisar 10-20 mmHg, sedangkan pada penderita glaukoma dapat lebih dari itu bahkan ada yang mencapai 60 mmHg pada keadaan akut. Glaukoma ini dapat terjadi pada 1 mata atau bahkan kedua mata. Semakin tinggi tekanan bola mata seseorang akan berisiko memperberat kerusakan saraf mata.

Penyebab

Penyebab terjadinya glaukoma sangatlah beragam, ada yang terjadi tanpa diketahui penyebabnya (Glaukoma Primer), bisa terjadi juga sebagai akibat penyakit mata yang lain, trauma mata, pascapembedah-

Rubrik “Bugar” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post, Jl. Kepundung 67 A Denpasar (80232) atau hubungi Adolfina Grace Tangkudung, Sekolah Senam Lala Studio, Jl. Veteran 66E, Puri Satria Denpasar, telp. 08123843259. Cantumkan kupon “Bugar” di sudut kiri amplop.

1

an, penggunaan obat-obatan kortikosteroid jangka panjang atau karena penyakit sistemik lainnya (Glaukoma Sekunder). Ada juga glaukoma yang ditemukan sejak dilahirkan (Glaukoma Kongenital). Gejala Penderita Glaukoma yang dirasakan oleh penderita beragam tergantung jenis glaukoma yang dideritanya. Pada glaukoma akut gejala yang ditimbulkan adalah merasakan mual, hingga muntah, nyeri kepala, penderita juga biasanya melihat pelangi (Halo) pada sumber cahaya. Sedangkan pada glaukoma kronis terdapat gejala khas yaitu sering berjalan menabrak benda-benda di sekitarnya. Hal ini terjadi karena penglihatan penderita sudah mengalami kerusakan, jadi penderita melihat seperti dalam “ terowongan”. Gejala-gejala dari glaukoma ini terkadang tidak disadari oleh penderitanya sehingga baru memeriksakan diri setelah mengalami gangguan penglihatan yang parah atau setelah terjadi kebutaan. Gejala yang tidak khas inilah yang menyebabkan penderita baru mendapatkan penanganan yang tepat, sehingga baru mendapatkan pengobatan saat kerusakan sudah cukup parah, maka dari itu penyakit glaukoma ini dijuluki “Si pencuri Penglihatan”. Gangguan penglihatan yang disebabkan oleh glaukoma ini bersifat permanen jadi sangat penting diketahui

gejala dini dari glaukoma ini agar segera mendapatkan pengobatan. Terapi Terapi yang dapat diberikan pada glaukoma adalah obat-obatan untuk menurunkan tekanan bola mata dan pembedahan yang dilakukan oleh dokter spesialis mata. Yang harus diwaspadai dari glaukoma ini adalah agar penderita mengetahui dan paham bagaimana tanda dan gejala dari penyakit ini, dan apabila memiliki riwayat keluarga yang mengalami glaukoma atau pernah mengalami glaukoma pada satu mata diharapkan untuk menjalani skrinning pemeriksaan tekanan bola mata secara berkala terlebih jika telah mengalami tanda dan gejala tersebut. Hal ini dilakukan untuk “menyelamatkan” mata dari kebutaan permanen. Glaukoma yang diketahui sejak dini dan mendapatkan penanganan yang tepat dapat mencegah kerusakan saraf mata pada kondisi yang lebih parah, yaitu kebutaan permanen. Selamatkan mata anda dari “Si Pencuri Penglihatan” ldr. Ni Kadek Puspa Mega Putri Sudibia, S.Ked.

Mengencangkan Otot Paha dan Pinggang Selain berlatih dengan posisi berdiri untuk mengencangkan otot paha, merampingkan pinggang atau punggung, latihan pun harus dilakukan dengan posisi duduk di lantai agar semua otot

2

Gb. I : Posisi duduk di lantai kedua tangan lurus di belakang sebagai menyanggah tubuh agar posisi tengah kaki kanan ditekuk, sedangkan kaki kiri lurus dan gerakkan naik turun pada posisi badan tidak bergerak, lakukan 2x8 hitungan setelah itu ganti kaki satunya.

tubuh dapat dilatih merata, ikuti contoh peragaan di bawah ini bersama instruktur Anna Rianna lulusan Lala Studio yang sehari-harinya mengajar di Ar Studio,Jembrana Gb. II : Untuk pinggang, tegakkan badan, kaki kanan lurus dan kaki kiri ditekuk, kedua siku lengan ditekuk depan dada lalu memutar badan jauh ke kanan setelah itu lakukan pada arah kebalikan.

Gb. IV : Posisi duduk tengah dengan kaki kiri ditekuk d a n k a k i kanan lurus ke samping kanan, tangan kanan lurus memegang ujung kaki kanan dan tangan kiri lurus ke atas. Condongkan badan ke kanan sejauh mungkin hingga terasa tarikan pinggang kiri, tegakkan kembali dan ulangi hingga 2 x 8 hitungan. Setelah itu lakukan juga pada arah kebalikannya dengan cara yang sama.

3

4

KANKER - Deteksi dini adalah kunci utama. Apabila diketahui pada tahap pra kanker, kanker serviks dapat dicegah dengan tindakan medis dan dapat sembuh sempurna. Apalagi bila diketahui adanya infeksi HPV sebelum adanya perubahan sel, sehingga dapat dilakukan follow up yang lebih sering untuk meningkatkan kewaspadaan.

Kisara

Kupon

Dengan tekun berlatih, bentuk tubuh ideal jadi milik kita, dan salam bugar dari Lala Studio.

Gaya Pacaran yang Sehat

Hai Kakak Kisara! Perkenalkan namaku Putri, siswa kelas 3 SMA. Aku punya teman yang punya pacar Kak, mereka sudah berpacaran selama satu tahun lebih. Aku kira hubungan teman aku sangat romantis. Ternyata teman aku cerita di awal hubungan mereka, dia tidak terlalu mengontrol temanku, tapi makin ke sini dia sering melarang temanku dengan alasan yang tidak jelas. Melarang temanku untuk bergaul dengan aku, melarang temanku untuk mengikuti sebuah organisasi sampai dia melarang temanku untuk mengambil pelajaran tambahan untuk UN Fisika. Aku bingung Kak mau memberi saran atau solusi apa, soalnya temanku ini orangnya mudah tersinggung. Kira-kira gimana ya Kak memberitahunya? Terima kasih Kak Hai Putri! Terima kasih sudah berbagi cerita, ya! Apa yang dilakukan oleh pacar teman Putri sudah termasuk bagian dari kekerasan dalam berpacaran. Sebagian orang mungkin merasa bingung, apakah pasangannya benar-benar peduli dengannya atau malah mengontrol segala tindakan yang

Gb. III : Ambillah posisi seperti yang nampak pada gambar, lalu dorong badan ke arah depan, tahan lalu kembali tegak, ulangi beberapa hitungan.

akan dilakukan. Controlling Behavior atau perilaku mengontrol, diartikan sebagai segala bentuk mengendalian pasangan secara agresif, baik dalam pacaran maupun sudah menikah. Perilaku ini disebabkan oleh tingkat sifat posesif yang tinggi pada hubungan yang sedang dijalani. Sering kali tindakan tersebut tidak disadari atau

dianggap sesuatu yang biasa saja. Hal yang dapat Putri lakukan sebagai temannya ialah memberikan saran dengan kita menempatkan di posisi itu. Karena kalau tidak akan ada kecendrungan temen Putri untuk mempertahankan dan bahkan terisolasi karena saran kita yang tidak membuatnya nyaman sehingga dia malah tersinggung atau mungkin menjauh. Lalu, saran seperti apa yang dapat Putri berikan? Ajak teman Putri untuk berkomunikasi dengan pacarnya secara baik-baik tanpa adanya emosi dan dalam kondisi hati yang tenang, dengan komunikasi yang baik mungkin saja terdapat kesalahpahaman yang teman Putri sadari. Komunikasi yang baik dalam pacaran merupakan salah satu

hal yang penting dalam menjalin sebuah hubungan. Beritahu juga teman Putri secara pelan-pelan bahwa hubungan pacaran yang sedang dijalaninya sudah termasuk bagian dari kekerasan dalam pacaran. Jangan lupa ketika memberi saran, Putri tidak boleh memaksakan bahwa saran Putri harus diikuti. Pada dasarnya susah untuk mengubah pemahaman atau persepsi orang. Namun, beritahu teman Putri dengan sabar agar tidak membuatnya tersinggung. Ingatkan juga kepada teman Putri bahwa prinsip pacaran sehat itu ada 4, yaitu care, responsibility, respect, knowledge. Care yaitu saling peduli satu sama lain. Responsibility yaitu bertanggung jawab satu sama lain, misalnya meminta izin kepada orang tua

ketika ingin berjalan-jalan dengan pacar. Respect yaitu saling menghormati satu sama lain. Misalnya, menghormati dan menghargai ketika ingin memutuskan mengambil mata pelajaran apa dalam peminatan ujian nasional. Knowledge berarti pengetahuan dimana maksudnya adalah jangan pernah berhenti untuk mencari ilmu dan mengembangkan diri kalian agar kalian tetap memiliki hubungan yang sehat dan memberikan manfaat untuk satu sama lain. Oke Putri, mungkin itu saran yang dapat Kakak sampaikan. Semoga Putri berhasil memberitahu teman Putri dan hubungan teman Putri menjadi lebih baik lagi tanpa posesif yang berlebihan. lBulan Natalia


5

Minggu Paing, 27 Januari 2019

Capricorn Biar pikiran pusing karena urusan pekerjaan, tetapi jika sudah menginjak waktu istirahat usahakan pejamkan mata dengan tenang dan kosongkan pikiran Anda. Jangan sampai suasana kantor ikut terbawa ke dalam tidur. Mengenai keuangan pemasukan masih lancar tetapi jika tidak dimanage dengan baik maka bukan tidak mungkin pemborosan akan membikin Anda pusing di minggu ini. Asmara: Apa sih sulitnya berbicara lebih halus lagi agar pertentangan tidak sampai terjadi terus menerus. Aquarius Kekhawatiran Anda di minggu ini tidak akan terbukti, segala sesuatunya masih berjalan seperti biasanya. Hanya saja hindari turut campur urusan orang lain yang tidak ada sangkut-pautnya dengan diri Anda. Apalagi kondisi perbintangan Anda lagi cukup bagus sehingga sangatlah disayangkan jika Anda tidak bisa memanfaatkan seoptimal mungkin. Asmara: Hubungan asmara akan terasa harmonis dan jauh dari cekcok mulut jika Anda tetap bisa menjaga kesabaran. Pisces Semangat bersatu sangatlah diperlukan untuk menjawab berbagai persoalan yang muncul akhir-akhir ini, jangan biarkan kekompakan dikacaubalaukan oleh adu domba, fitnah ataupun isu yang hanya akan membikin ke arah kehancuran saja. Asmara: Memang sudah biasa jika dalam hubungan kisah kasih selalu ada perselisihan dan beda pendapat, tak perlu diperpanjang segera saja disudahi segala pertentangan dan itu bisa dimulai dari diri anda sendiri yang mau mengalah demi ketenangan dan kebahagiaan. Aries Jangan segan untuk mendengarkan saran dari orang lain walau terkadang ada perasaan bimbang dan ragu, karena itu adalah hal yang wajar. Yang terpenting Anda selalu bisa menempatkan rasio di atas perasaan Anda, sehingga bisa terbebas dari segala macam jebakan ataupun tipu daya dari orang lain. Asmara: Bila ada persoalan jangan segan untuk selalu mendiskusikan dengan pasangan Anda, tak perlu menutup diri karena itu hanya akan membikin pusing diri Anda saja. Taurus Awan gelap memayungi perjalanan bintang Taurus di minggu ini, itu pertanda kurang baik dan harus diwaspadai. Hindari segala malam konflik, walaupun sebenarnya Anda di pihak yang benar ada baiknya Anda menghindar dan mengalah saja. Di minggu ini persoalan baru mulai bermunculan, dan kunci untuk menjawab semua tantangan itu adalah ketenangan. Asmara: Berhati-hatilah karena hubungan kisah kasih Anda lagi disorot banyak orang, sehingga pandai-pandailah menjaga sikap. Gemini Perbintangan Anda di minggu ini cukup bagus dan berprospek sekali untuk melakukan kegiatan yang penting sekalipun. Tak perlu ragu walau Anda baru saja melewati jalan berliku yang selama ini cukup merepotkan kini mulai kembali normal kembali dan jalan lurus mulai terhampar dikelilingi suasana teduh dan tenang. Asmara: Persoalan masih berpangkal pada perbedaan pendapat, selama tidak ada yang mau berkorban maka tetap saja suasana akan seperti ini. Cancer Dalam bertindak harus lebih waspada dan teliti jangan sembrono karena masa-masa sulit masih Anda lalui. Tak perlu terburu-buru apalagi terlalu menuruti nafsu untuk segera mendapat untung besar. Jauhilah konfrontasi dengan siapa saja diminggu ini, sekalipun berada dipihak yang benar. Asmara: Selama tidak ada yang mau mengalah dan samasama ingin menangnya sendiri maka akan sulit untuk menemukan ketenangan dalam hubungan asmara ini. Leo Tak perlu bimbang dan ragu karena posisi perbintangan Anda di minggu ini berada pada posisi yang bagus dan mujur. Itu pertanda bahwa semua yang Anda lakukan ada harapan untuk berhasil, hanya saja faktor keyakinan masih sangat dominan untuk mempengaruhi sukses tidaknya suatu rencana. Asmara: Masalah sepele sebaiknya jangan cepat-cepat dimasukkan hati, karena itu hanya akan merusak suasana saja. Hiasilah kisah-kasih Anda dengan canda tawa dan suasana yang damai dan romantis. Virgo Hilangkan segala pikiran jelek dalam hati Anda di minggu ini, karena peruntungan dan kemujuran memihak bintang Virgo. Biarkan yang lalu biarlah berlalu, yang terpenting saat ini bagaimana Anda memikirkan kesempatan yagn ada di depan mata, jangan ragu untuk berani mengambil langkah yang tepat. Asmara: Si dia lagi banyak masalah, untuk itu jika bertemu dengannya usahakan Anda menghiburnya ataupun mencari solusi yang tepat bila memang Anda diajak berdiskusi olehnya. Libra Pujian yang terlalu berlebihan dan tidak pada tempatnya itu seakan-akan merupakan racun yang akan dapat membunuh karier Anda secara perlahan-lahan. Akan tetapi sejelek-jelek kritikan bila Anda memperhatikan dan meresapinya dalam-dalam itu akan lebih menguntungkan. Asmara: Jangan mudah percaya omongan orang sebelum Anda mengetahui dengan kepala Anda sendiri, ada baiknya Anda menaruh kepercayaan lebih pada si dia daripada sama orang lain. Scorpio Jangan cemas karena situasi mendukung Anda untuk melakukan langkah berani di minggu ini. Kemujuran tampak memayungi bintang scorpio walaupun sebenarnya posisinya masih berada dalam kungkungan awan gelap. Jangan takut untuk mengambil keputusan berani, yang terpenting itu benar-benar berasal dari hati Anda yang paling dalam. Asmara: Hargailah pendapatnya jangan sekali-kali Anda bertindak seolah-olah menyepelekan ucapannya karena itu sangatlah melukai hatinya. Sagitarius Tetaplah optimis walaupun masalah yang Anda hadapi saat ini cukup kompleks dan memusingkan. Yakinlah, bahwa setiap masalah pasti ada jalan keluarnya, yang penting bagaimana menjaga agar pikiran tetap selalu fresh. Begitu juga dengan rencana yang belum dapat terealisasikan sebaiknya dikoreksi lagi biar lebih sempurna. Asmara: Bicaralah yang ringan-ringan saja, dan hindari perkataan yang dapat membuat suasana menjadi panas lagi.

Diasuh Oleh : Putri Wong Kam Fu Berlaku : 27 Januari 2 Februari 2019

Orang Mati yang Hidup Langgeng Jivantam mrtavan mane dehinam dharma-varjitam Mrta dharmena samyukto dirgha-jivi na samsayah

Redaktur Khusus

(Canakya Niti Darpana 13.8)

WAKYA

“Aku menganggap orang yang tidak berada di jalan Dharma adalah sama dengan orang mati. Sedangkan orang yang berada di jalan Dharma, setelah meninggal pun dia masih hidup. Tidak ada keraguan sedikit pun dalam hal ini karena kebaikannya akan langgeng. Dengan demikian, orang yang berada di jalan Dharmalah yang sejatinya dianggap orang hidup.” Sloka di atas menegaskan bahwa orang yang hidup dianggap mati ketika hidupnya tidak berada di jalan Dharma (dharma-varjitam). Pada umumnya kita menganggap bahwa orang yang hidup adalah orang yang bernafas dan yang tidak bernafas adalah orang mati. Sedangkan penulis Canakya Niti Darpana, Resi Canakya mengatakan, “Aku menganggap orang yang hidup itu adalah orang yang berada di jalan Dharma, sedangkan orang yang tidak berada di jalan Dharma atau hidupnya bertentangan dengan jalan Dharma, maka orang seperti itu adalah orang yang mati.” Dharma-varjitam berarti menolak atau menentang Dharma. Mereka yang hidupnya bertentangan dengan Dharma disebutkan sebagai mrtavan (orang yang sudah mati) walaupun mereka masih hidup. Sebaliknya, mrta berarti orang yang sudah mati, dharmena samyukto, tetapi semasa hidupnya selalu berada di jalan Dharma, dirghajivi, maka dia adalah orang yang hidup langgeng. Di Indonesia kita mengenal istilah dirgahayu. Biasanya istilah tersebut dipergunakan untuk memperingati kejadian bersejarah

weda

Darmayasa

seperti Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Dirgha artinya panjang, ayu berarti usia. Dirgahayu atau dirgha-jivi berarti berusia panjang atau hidup “langgeng”. Menurut Resi Canakya, orang yang hidupnya hanya untuk hidup, hanya untuk makan, tidur, dan berketurunan, dia digolongkan sebagai orang yang belum hidup. Orang dianggap hidup benar-benar hidup hanyalah jika menempatkan hidupnya di jalan Dharma, jalan kemuliaan dan kebenaran sejati. Dharma artinya yang menyangga hidup supaya tetap berada ajeg di jalan kebenaran sejati yang indah dan mulia. Dharma artinya segala sesuatu yang tidak terpisahkan dari diri, bagaikan api tidak terpisahkan dari kekuatan membakarnya, gula tidak terpisahkan dari rasa manisnya, garam tidak terpisahkan dari rasa asin, begitu pula manusia tidak terpisahkan dari kemanusiaan, dari sifat-sifat mulia sang atma. Itulah Dharma. Jika manusia tidak mengembangkan kemanusiaannya, maka dia tidak dianggap sebagai manusia. Dia adalah mrta, dianggap sebagai orang yang mati. Jika orang menyadari bahwa hidup manusia yang indah ini ada eksis hanya jika ada kemanusiaannya, maka sebanyak-banyaknya orang akan mempertahankan kemanusiaannya. Oleh karena itulah Veda selalu memberikan wanti-wanti “manur bhava”, jadilah manusia. Veda hanya mengakui orang yang menjadi manusia saja yang dianggap sejatinya hidup. Hanya manusia yang mampu dan dapat memiliki kemanusiaan. Kesadaran indah

tersebut harus ditumbuhkembangkan dan dijaga dengan aman. Banyak orang hidup, tetapi melawan kemanusiaannya, sehingga dia memang manusia tetapi tidak dianggap sebagai manusia. Paling tidak, demikianlah menurut Resi Canakya. Terdapat sifat-sifat indah dan mulia di dalam diri yang tidak terpisahkan dari diri setiap manusia. Misalnya, manusia menghargai manusia yang lain sebagaimana dia menghargai dirinya sendiri. Sifat indah alami seorang manusia juga adalah selalu ingin melihat yang lain maju, hidup sejahtera dan berbahagia, dan dia ingin melakukan atau membantu apa saja yang bisa dilakukan demi menjadikan orang lain hidup sejahtera dan berbahagia. Itulah manusia. Manusia mengasihi manusia, itu kemanusiaan. Menurut Sarasamuccaya, jika ada orang yang rezeki berkecukupan tetapi tidak melakukan amal sedekah, maka ia tidak ubahnya seperti orang mati (ya ika mati ngaranya), hanya karena masih bernafas, itu saja bedanya dengan mayat. Tidak ada bedanya dengan pompa udara pandai besi, benda mati walau ada udara yang keluar dan masuk tubuhnya (tan pahi lawan ububaning pande wesi). Manusia tidak membenci manusia, itulah kemanusiaan. Manusia selalu menyayangi dirinya, itulah manusia. Kalau ada yang tidak menyayangi dirinya sendiri, maka dia harus berpikir bahwa dia sedang menurunkan nilai kemanusiaannya. Misalnya, ada orang yang ketagihan narkoba, maka dia sedang meruntuhkan dirinya. Dia tidak mengasihi dirinya karena dia perlahan-lahan membunuh dirinya, menjauh dari kemanusiaannya, maka menurut kitab suci Veda dia belum dapat dikategorikan sebagai seorang manusia. Manur bhava, jadilah manusia, manusia yang selalu berada di jalan Dharma, jalan kebaikan. Orang yang berjalan di jalan Dharma diumpamakan

seperti lilin, lampu, lampu dipa, sedangkan yang tidak berada di jalan Dharma diumpamakan sebagai asap hitam gelap. Lampu atau lilin hidup untuk memberikan penerangan. Kadang kala ketika sedang mencari sesuatu, dengan menghidupkan korek api, walau hanya sebentar dan kemudian padam, orang bisa melihat keadaan sekitar sehingga menjadi tahu letak benda yang dicari. Walaupun menyala hanya sebentar, tetapi nyala lampu/lilin sanggup memberikan penerangan. Sedangkan asap, walaupun dia ada berjam-jam, tapi dia hanya memberikan kegelapan. Sesuatu yang seharusnya terlihat jelas tapi akhirnya menjadi gelap gulita dan tidak bisa dilihat. Muhurta jvalitam sreyo na ca dhumaidam ciram, walaupun lampu atau lilin menyalanya hanya sekejap (muhurta) tetapi dia lebih bermanfaat (sreya) dari pada asap (dhuma) yang keberadaannya lama (ciram). Jika orang terus menerus berusaha berbuat hal-hal yang mulia, dia tidak akan takut mati. Seberapa dia punya jatah hidup, sepanjang itu dia pergunakan di jalan indah, jalan Dharma dan dialah sebenarnya orang yang hidup. Sedangkan ada orang yang hidupnya sampai ratusan tahun tetapi tidak dipergunakan di jalan Dharma, maka orang tersebut tidak dianggap sebagai orang hidup, alias dia orang yang mati. Setiap orang lahir ke dunia berbekal karmaphala masa lalu (sancita karmaphala), sebagian ada karma yang baik dan sebagian ada yang tidak baik. Sarasamuccaya menyebutkan keutamaan lahir sebagai manusia dapat mengubah hal-hal yang buruk menjadi kebaikan. Demikian pula karena faktor lingkungan atau pekerjaan maka orang bisa terpengaruh untuk hidup dalam “asap gelap pekat”. Akan tetapi, jika orang selalu menempatkan dirinya di dalam jalan Dharma maka kegelapan tersebut dapat diubah menjadi

cahaya yang terang (tamaso ma jyotir gamaya). Cahaya terang bermanfaat bukan hanya bagi diri sendiri melainkan juga bagi yang lain. Seperti halnya diperlukan usaha meniup bara api agar bisa menyala, maka diperlukan usaha untuk memaksakan masuknya kebiasaan-kebiasaan indah dalam kehidupan demi menyingkirkan kebiasaan-kebiasaan buruk yang membungkus kehidupan. Uddhared atmanatmanam natmanam avasadayet, setiap orang hendaknya menyelamatkan Sang Dirinya melalui dirinya sendiri, dan hendaknya ia tidak membuat dirinya merosot dalam kejatuhan. Diri sendiri adalah sahabat terbaik bagi Sang Diri (atmaiva hy atmano bandhur) dan diri sendiri adalah musuh berbahaya bagi Sang Diri (atmaiva ripur atmanah). Manusia wajib selalu meningkatkan kualitas dirinya. Manur bhava, jadilah manusia, dan tingkatkanlah nilai-nilai kemanusiaan melalui pengenalan Sang Diri Sejati. Nilai-nilai kemanusiaan dikembangkan melalui pelayanan sesama. Dalam pelayanan orang tidak pernah berpendapat diri sebagai pelaku. Melakukan pelayanan bukan karena diri mampu melainkan karena Tuhan memberi kesempatan untuk melakukan pelayanan. Ia juga tidak pernah memikirkan hasilnya. Pelayanan bisa dilakukan dengan cara apa saja, bahkan sekadar menyapu sampah, mencabuti rumput di tempat sembahyang, ketika mengemudi di jalan yang ramai dan melihat orang kesulitan menyeberang, maka ia akan menghentikan kendaraan 10 detik agar orang bisa menyeberang, itu pun sebuah pelayanan.Hidup dalam kegelapan seperti asap, walaupun hidup panjang (ciram), tetapi tidak ada gunanya. Hidup sudah ada pilihan, kalau mau mati juga sudah ada pilihan. Hidup artinya berada di jalan Dharma, dan mati artinya berada di jalan Dharmavarjitam, atau hidup yang bertentangan dengan Dharma.

MIMBAR AGAMA

Novena Jumat Pertama dan Novena Sabtu Pertama Ignatius Suharto “Lihatlah Hati itu, yang telah mengasihi umat manusia dan memberikan segala-galanya kepada mereka, bahkan menyerahkan diri-Nya Sendiri sebagai jaminan kasih-Nya,“ kata Yesus kepada St. Margaret. Lima dan enam hari lagi adalah hari Jumat Pertama dan Sabtu Pertama dalam bulan Februari. Kedua hari itu merupakan kesempatan yang bagus bagi umat beriman yang akan melakukan novena ganda: Novena Jumat Pertama dan Novena Sabtu Pertama. Menurut Katolisitas, devosi kepada Hati Kudus Yesus semula dilakukan menjelang perayaan Pesta Hati Kudus Yesus yang jatuh pada hari Minggu kedua setelah hari raya Pentakosta. Kemudian, devosi kepada Hati Kudus Yesus ini diadakan setiap bulan, yaitu pada hari Jumat pertama. Devosi berfokus kepada Hati Yesus Yang Mahakudus, yang melambangkan kasih Kristus Yang menebus dosa manusia. Walaupun tradisi men-

gatakan bahwa praktik devosi ini telah dimulai sejak zaman St. Anselmus dan St. Bernardus (1050-1150); dan juga telah dianjurkan oleh banyak orang kudus di abad pertengahan, seperti St. Albertus Agung, St. Catharina dari Siena, St. Fransiskus dari Sales, dan juga para Benediktin, Dominikan dan Carthusian; namun yang paling sering ditampilkan dengan devosi Hati Kudus Yesus adalah St. Margaret Mary Alacoque (1647-1690). St. Margaret memperoleh wahyu pribadi dari Tuhan Yesus yang menghendaki perayaan liturgis Hati Kudus Yesus dan praktik mempersembahkan silih (reparation) terhadap dosa- dosa yang dilakukan terhadap Sakramen Mahakudus, pada setiap hari Jumat pertama dalam setiap bulan. Yang seharusnya menjadi dasar devosi dari umat Katolik adalah kasih kepada Yesus Kristus. Sebab, kurangnya devosi kepada Hati Kudus Yesus menjadi penyebab bagi jatuhnya seseorang kepada dosa yang serius. Karena apa? Karena ia tidak memberikan perhatian yang cukup dan tidak cukup terdorong untuk mempunyai kasih kepada Kristus. Bukankah kasih inilah yang mempersatukan jiwa manusia dengan Tuhan?

Sengkuni dan Nayirah Kelebihan manusia atas makhluk hidup lain adalah kemampuan dalam berbicara, sehingga disebut The Speaking Animals! Berbicara dan berbunyi, kendati suara sama-sama keluar dari mulut, hakikat dan maknanya tidak sama. Bila yang keluar dari bibir adalah rangkaian suara berkaidah dan beretika, fenomena itu disebut berbicara. Suara yang dikeluarkan diberi nama bahasa. Kalau suara yang keluar sekadar lengkingan tanpa struktur, komposisi dan kaidah minus etika yang baik, kegiatan tersebut dinamakan berbunyi. Suara yang keluar dari mulut bisa berupa auman, gonggongan, ringkikan atau lainnya tergantung makhluk yang membunyikannya. “Bahasa dan kemampuan berbicara adalah karunia Sang Pencipta teristimewa buat makhluk yang kemudian disebut paling sempurna. Kalau direnungi lebih dalam, kedua berkah tersebut merupakan faktor utama yang melindungi manusia dari kepunahan. Berkat bahasa sebagai alat komunikasi, pihak-pihak

brolan BALE BANJAR ARIDUS yang beda pendapat bisa berunding sebelum adu fisik. Sesuai dengan sebutannya, dimana manu berarti bijak, sah berarti memiliki, sehingga manusia bermakna makhluk yang memiliki kebijaksanaan. Tidak diragukan klaim yang mengatakan, hanya manusia yang diberkati Tri Pramana, yakni Bayu, Sabda dan Idep. Bayu adalah energi atau kekuatan, Sabda adalah suara yang memiliki struktur, komposisi dan gramatika yang apik. Idep adalah perilaku atau etika yang terpuji. Tentu, semua

Itulah sebabnya mengapa Tuhan Yesus menyatakan kehendak-Nya kepada St. Margaret Mary Alacoque, agar devosi dan perayaan Hati Kudus Yesus diadakan dan disebarluaskan di Gereja. Melalui devosi ini, yaitu melalui adorasi dan doa, umat beriman membuat silih bagi segala luka yang diterima oleh Hati Kudus Yesus. “Lihatlah Hati itu”, seperti yang dikatakan oleh Yesus kepada St. Margaret, “yang telah mengasihi umat manusia dan memberikan segala-galanya kepada mereka, bahkan menyerahkan diri-Nya Sendiri sebagai jaminan kasih-Nya, tetapi menerima dari sebagian besar umat manusia, bukan balasan kasih, melainkan rasa tidak berterimakasih, bahkan penghinaan kepada Sakramen Yang Mahakudus.” Maka, devosi kepada Hati Kudus Yesus adalah ekspresi kasih kepada Tuhan Yesus Sang Juruselamat, Yang memiliki Hati Kudus yang menyala oleh karena kasih kepada semua umat manusia. Untuk mempersiapkannya, adalah baik jika pada malam sebelumnya umat beriman berkenan membaca dan merenungkan tentang devosi ini. Atau, melakukan devosi Jalan Salib, atau merenungkan Kisah

sengsara Tuhan Yesus, dan mengunjungi Sakramen Maha Kudus. Pada hari Jumat pagi begitu bangun tidur, persembahkanlah diri Anda dan konsekrasikanlah seluruh pikiran, perkataan dan perbuatan Anda kepada Tuhan Yesus, agar Hati Kudus-Nya dapat dihormati dan dimuliakan. Lalu, kunjungilah gereja, berlutut di hadapan-Nya yang hadir di tabernakel, agar Anda dapat membangkitkan di dalam jiwa Anda rasa duka cita (deep sorrow) atas begitu banyaknya penghinaan / perlawanan yang ditujukan kepada Hati Kudus-Nya di dalam Sakramen Mahakudus, dan kemudian mengikuti Misa Kudus. Meskipun devosi ini diadakan sekali sebulan (pada hari Jumat Pertama) namun pelatihan-pelatihan rohani ini tidak terbatas hanya sebulan sekali pada hari itu. Yesus layak dihormati di setiap saat. Dengan demikian mereka yang terhalang untuk merayakan devosi Hati Kudus Yesus pada hari Jumat pertama, dapat melakukannya pada hari-hari lainnya pada bulan itu. Asal mula devosi Sabtu Pertama menurut P. Francis J. Peffley. Pada 10 Desember 1925, Bunda Maria menampakkan diri bersama Kanak-kanak

Yesus kepada Lucia, yang pada waktu itu menjadi postulan (sebelum masa novisiat) Dorothean di Pontevedra, Spanyol. Bunda Maria berkata kepada Lucia: “Puteriku, pandanglah Hati-ku yang dikelilingi oleh duri-duri, yang setiap saat ditusukkan oleh orang-orang yang tidak tahu berterimakasih, dengan hujatan-hujatan serta rasa tidak tahu terimakasih mereka. Berusahalah untuk menghiburku dan menyebarluaskan janjiku. “Inilah janjiku. Kepada mereka semua yang pada Sabtu Pertama selama lima bulan berturut-turut: pergi menerima Sakramen Tobat, menerima Komuni Kudus, mendaraskan lima peristiwa Rosario, serta menemaniku selama 15 menit dengan merenungkan peristiwaperistiwa Rosario, dengan ujud untuk pemulihan Hati-ku Yang Tak Bernoda; aku berjanji untuk menolong pada saat ajalnya dengan segala rahmat yang dibutuhkan bagi keselamatan jiwanya.” Dalam penampakan Tuhan Yesus selanjutnya pada tahun 1930, Lucia bertanya kepadaNya mengapa Ia menghendaki devosi lima Sabtu pertama, dan bukannya sembilan atau tujuh sebagai penghormatan atas Tujuh Duka Maria.

yang kututurkan bisa terjadi atas bantuan otak yang memiliki kapasitas besar dan alat ucap yang lengkap. Dapat dikatakan tidak bersyukur bila ada orang yang tidak menggunakan karunia Tuhan itu secara baik dan benar. Ujaran kasar, fitnah dan bohong, bagiku, adalah perbuatan yang tidak bersyukur. Kegaduhan, kekacauan bahkan perang bisa terjadi akibat durhaka terhadap karunia-Nya itu. Bharata Yudha yakni Perang Saudara antara keturunan Bharata merupakan contoh kehancuran yang legendaries. Itu gara-gara Sengkuni sering mengobral fitnah, kebohongan dan ujaran kasar, celakanya dimakan mentah-mentah oleh Prabu Duryodana,” tutur Rubag. “Meskipun tubuhnya dikoyak Bhima sampai mampus, agaknya roh Sengkuni hadir ke bumi sepanjang masa. Syukur di Bali kita memiliki ajaran Panca Sarada, yang di dalamnya ada butir bernama Punarbawa atau Reinkarnasi, sehingga percaya bahwa roh bisa lahir lagi memasuki tubuh baru yang berbeda. Aku pernah membaca artikel berjudul Testimoni Nayirah. Gara-gara pengakuan gadis berusia 15 tahun tersebut

di Kongres Hak Asasi Manusia Kaukus, 10 Oktober 1990, yang paparannya disebar media secara luas, maka terjadilah Perang Teluk atau Gulf War I. Perang itu melibatkan pasukan Amerika Serikat dan aliansinya membantu Kuwait mengusir serdadu Irak, yang menyebabkan ribuan nyawa melayang. Faktor penyebab adalah kesaksian Nayirah yang dengan bahasa cukup berkaidah disertai wajah melankolis menuturkan kekejaman pasukan Irak yang menginvasi Kuwait. Termasuk penyerangan ke rumah sakit yang sangat kejam dimana banyak bayi yang mati karena inkubator dikeluarkan ke halaman dan dijarah serdadu Irak. Ironisnya, setelah perang usai dan tahun 1992 tim investigasi melakukan penyelidikan, terbukti Nayirah melakukan testimoni bodong alias bohong.. Diketahui nama lengkapnya adalah Nayirah Al Sabah yang ternyata adalah putri duta besar Kuwait di AS saat itu. Pengakuan palsu tersebut dirancang perusahaan hubungan masyarakat AS, agar serdadunya bisa ikut campur dalam urusan dalam negeri di Timur Tengah. Sejak itu hingga kini kawasan kaya minyak itu tak pernah jeda dari perang, ter-

masuk Perang Saudara di Suriah dan sekitarnya saat ini, “ papar Nyoman Sudiantara. “ Makanya hati-hati mendengar isu atau informasi! Sayang mata pelajaran mencongak, imalah dan menyimak tidak ada lagi di sekolah saat ini. Mendengar dan melihat saja tidak cukup, menyimak segala jenis ujaran dan perilaku adalah kegiatan otak yang sangat penting. Tutur bahasa yang sempurna belum tentu berasal dari dorongan hati dan otak yang jujur. Otak manusia secara garis besar dibelah menjadi dua bagian, yakni otak kiri dan kanan. Keduanya punya fungsi masingmasing dan harus bersinergi untuk memutuskan sesuatu yang penting. Jangan sampai seperti guyonan temanku dalam bahasa Inggris. Human brain is divided into two parts, left brain and right brain. Unfortunately most of human brains now, the left has nothing right, the right has nothing left. Jadi tidak kedengaran lucu bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Namun kita harus belajar dari kasus Sengkuni dan Nayirah agar NKRI tetap tegak!“ imbau Made Surjanegara.


Bali

6

Redité Paing, 27 Januari 2019

Budaya Gangsing ring Umejero

Plalianan Masan Embang, Kabinayang antuk Pamelék lan Pangebug SOANG-soang wewidangan madué kahanan sané mabinabinayan. Nénten arang kahanané punika manados cihna saking wewidangan inucap. Pidabdabé punika prasida kauningayang saking parikrama kahuripan krama sané mabina-binayan. Sangkaning setata kamargiang saking nguni, majanten parikrama inucap manados budaya khas utawi cihna saking wewidangan punika. Sekancan parindikan sané ngranjing ring budaya nénten wantah budaya sané marupa sesolahan, gegambelan wiadin parikrama upacara yadnya kémanten, nanging prasida taler marupa plalianan sané sampun kamargiang saking nguni kantos mangkin ring galah sané sampun kajantenang. Minakadi conto maplalianan gangsing ring wewidangan Désa Umejero, Busungbiu Buleleng. Maplalianan gangsing tradisional wantah parikrama sané sampun kamargiang olih kramané irika saking nguni. Manut Komang Suarnaya, tokoh masyarakat taler pecak Perbekel Umejero warsa 1993 – 2001, maplalian gangsing sampun kamargiang saking dané kantun alit saha katamiang dados olahraga tradisional. Indik sarana gangsing sané ketah kawigunayang wantah wénten pah-pahan agengnyané manut saking tuuh utawi yusa krama

sané ngawigunayang. Manawita punika alit-alit wiadin yowana sinah akéhan ngawigunayang gangsing sané agengipun 46 cm. Yéning krama yowana kelihan kantos para krama sané sampun marabian ketah ngawigunayang gangsing sané agengipun 66 cm. Yadiastun kasub antuk budaya magangsingan, nénten makasami krama irika sareng magangsingan duaning tan bina sakadi kasenengan. “Gangsing tradisional wantah plalianan krama ring masanmasan embang kémanten. Nénten kamargiang pinaka éédan upacara yadnya ring pura. Sakéwanten tatkala masan maalapan cengkéh sinah nénten wénten sané maplalianan sangkaning akéhan kramané maalapan,” baos dané. Pidabdab maplalianan kadasarin antuk kalih soroh gangsing sané kawigunayang, luiré gangsing pamelékan miwah gangsing pangebug. Tatkala kamargiang, kalih krama sané maplalian utawi kalih pupulan krama kadabdabang ring pacentokan jagi nyelehin sapasira sané dados pamelek tur sapasira sané dados pangebug. Pamelékan kalébang dumunan ring kalangan, raris jagi kakaonang antuk gangsing pangebug saking krama utawi sekaa sané dados meseh. Biji jagi kapolihang olih krama utawi sekaa sané ngebug

Bencingah

Mawit Pikayunan Adung BUDAYA metu saking pikayunan sané raris kamedalang saha kamargiang sarahina utawi ring galah-galah sané sampun kajantenang kémanten sané kasuénsuén dados cihna ring wewidangan punika. Ngeninin indik wangun budaya kaepah dados tetiga, luiré marupa pikayunan taler nilai miwah norma sané wangun ipun abstrak, marupa pakaryan krama sané wangunipun marupa pidabdab social, miwah marupa sarana-sarana utawi piranti pakaryan krama sané sinah wangunipun. Dr. Putu Sabda Jayendra, S.Pd.H.,M.Pd.H. maosang, wangun budaya sané dados cihna saking soang-soang wewidangan metu saking pupulan krama sané sareng-sareng ngamedalang pikayunan. Risampuné pikayunané pada adung taler antuk pangapti sané pateh, kadasarin antuk ngamedalang rasa miwah kawagedan makarya majanten kaembasang parindikan sané manados kabudayaan. Nanging, kahanané mangkin akéh budaya sané kahananipun sayan nguredang sangkaning antuk makudang-kudang pariindikan, minakadi pangapti kahuripan soang-soang krama ngawinangipun nénten malih ngutamayang pidabdab kahuripan sosial sajabaning ngutamayang nagingin pangaptinnyané soang-soang. Samaliha nénten malih prasida nyumekenang nelebin tetamian panglingsir. Sakéwanten sané sayan ngangobin pungkuran puniki wantah tatkala manggihin krama utamanipun alit-alit miwah yowana sané seneng nelebin malih sekancan budaya antuk dasar pikayunan yéning tradisi utawi budaya inucap wantah identitas sané pacang kaon yéning ical. Sakéwanten, sangkaning durung akéh krama sané prasida mapikayunan sakadi asapunika, sinah patut yéning kahanannyané mangda setata katincapang mangda sayan akéh sané tresna ring budayanyané utamanipun ring Bali. “Samian angga patut nyarengin, minakadi para akademisi, désa adat, para yowana miwah krama sané siosan. Punika taler prasida kamargiang antuk ngelarang makudang-kudang pacentokan budaya saha nyinahang pinaka icon pariwisata budaya kanggén nincapang rasa bangga ring budaya inucap. Sios punika, prasida taler ngawigunayang sarana “media sosial” anggén nyinahang budaya mangda sayan kasub,” Sabda Jayendra nguningayang. (was)

Kruna Basa Bali

AKSARA BALI

1.

bebeh

1.

b)b);,

2.

bebeng

2.

b)b%,

3.

bébét

3.

ebebt/,

4.

bebotoh

4.

b)eboeto;,

5.

becat

5.

b)ct/,

6.

becik

6.

b)cik/,

7.

bedbed

7.

b)dã)d/,

8.

bedik

8.

b)dik/,

9.

bedil

9.

b)dil/,

10.

bedu

10.

b)du,

manawita ipun prasida ngamademang pitehan gangsing pamelékan utawi pitehan gangsing pangebugannyané prasida suénan saking gangsing pamelékan. Yéning pangebug sané dumunan kaon, sinah nénten wénten biji sané kapolihang. Raris sekaa sané dados pangebug matukar dados pamelék, pameléknyané sané dados pangebug. Asapunika kalanturang kantos kapolihang biji 10 wawu kaucap “game” raris kagentosin antuk pamilet tiosan sané jagi macentok. Wénten taler gangsing pamelékan sané kaon risampuné keni gebug, punika mawali malih ring kawagedan saking sané ngebug. Wénten sané kawastanin ngejukin utawi ngebug ring lempengan mangda gangsing pamelékannyané kaon. Sakéwanten yéning sané kagebug wantah ring untengnyané sinah méweh jagi ngamademang utawi ngejukin. Sangkaning punika, kahanan gangsing pangebug miwah pamelékan patut becik tur setata katuréksain kahanannyané. “Yéning sampun kaucap tis, sinah pitehan gangsing inucap nénten ngejer yadiastun agengan wangun ipun. Punika katuréksain antuk mitehang gangsing antuk tangan ring duur keramik malémpéngan raris keramik inucap katingtingang. Yéning ngejer sinah kirang becik kahananipun,” dané nartayang. (was)

GANGSING – Ring Désa Umejero, kramané madué plalianan gangsing tradisional sané sampun kamargiang saking nguni.

Sarana Tradisional Penting

Marupa Senar sané Mapentang tur Maklenting RING Bali akéh pisan kapanggihin piranti-piranti seni wiadin budaya tradisional sané malih kasinahang manados parindikan sané ngangobin utamanipun olih para yowanané. Sinalih tunggil budaya kuna inucap marupa sarana gambelan penting sané kapanggihin ring wewidangan Karangasem. Sarana kasenian punika

wantah sarana sané kaucap kuna sané naen nénten kapanggihin saha nénten kawigunayang malih olih krama mawit warsa 80-an. Parindikan inucap kabaosang A.A. Gede Krisna Dwipayana, S.Sn. seniman taler pangrajin penting saking Puri Kaleran Karangasem. Sakéwanten ring kahanané mangkin, kasenian penting sampun prasida matangi malih

PENTING – Pinaka sinalih tunggil sarana gegambelan kuna, penting sané sampun wénten ring Karangasem sayan becik kasinahang. Ngawigunayangnyané patut kamargiang olih krama antuk ngawigunayang tangan kiwa lan tengen sinarengan antuk pidabdabnyané soang-soang.

malarapan antuk sekaa-sekaa penting sané kadasarin antuk pisarat krama jagi malajahin tur ngwaliang malih kahanan kasenian inucap. Piranti kasenian inucap kaaranin “penting”, dané maosang kadasarin saking senar sané kagenahang mapentang ring pangawaknyané saha tatkala kapetik ngamedalang suara maklenting utawi mapentang tur maklenting. Malih kabaosang, ring Bali akéhan sarana gambelan ngranjing ring soroh sarana Perkusi utawi sarana gebug. Punika mawinan mapaurukan saking Perkusi ka Petik nénten ja dangan. Patut kasumekenan saha nincapang ngawigunayang pangotékipun mangda makudang-kudang soroh gambelan minakadi tabuh pagongan sané kairingang antuk penting prasida becik kasinahang. “Jakti nénten dangan muruk ngawigunayang gambelan petik utawi ngawigunayang pangoték utawi pick ring parikrama maplalianan gitar. Sajabaning sampun

madué dasar magitaran sinah danganan mapenting,” baos dané. Suara sané kamedalang saking penting sampun prasida kaucap ngranjing ring Panca Gita miwah Sapta Nada duaning sampun prasida nyinahang pepitu nada. Satios punika, gambelan minakadi pajégogan, selondingan rumasuk pajogédan sampun prasida kairingang antuk penting. Kawewehin malih, sané ketah kasinahang méweh ri kala ngawigunayang sarana puniki wantah tangan kiwa ngawigunayang tuts sakadi ring piano sané raris becik ngamedalang nada tur tangan kenawan sané makotékan sakadi magitaran. Soang-soang jriji tangan kiwa punika patut prasida sumeken naen tuts mangda prasida kagambelang makatihan utawi ngamedalang nada becik tur ngatih. Yéning nénten becik tatkala ngingsirang jriji tangan kiwa saking tuts kapertama ka tuts sané siosan, sinah prasida ngamedalang nada sané “gabeng” utawi nénten

Dura désa

Candi Panataran

Genah ”Pemujaan” Hyang Acalapati CANDI Panataran utawi Candi Penataran wantah sinalih tunggil candi macorak Hindu sané sampun wénten daweg Kerajaan Kediri. Candi pinih ageng saha pinih jimbar ring Jawa Timur puniki magenah ring Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Genahnyané nepet ring lereng barat daya Gunung Kelud. Daweg Raja Hayam Wuruk rauh ka genah inucap, Candi Panataran kadadosang pinaka genah ngamargiang pemujaan Hyang Acalapati, prabhawan Ida Bhatara Siwa pinaka Girindra utawi Raja Penguasa Gunung. Aran sujati Candi Penataran wantah Candi Palah manut sané munggah ring Prasasti Palah, miwah kawangun daweg warsa 1194 olih Raja Çrnga (Syrenggra) sané polih gelar Sri Maharaja Sri Sarweqwara Triwikramawataranindita Çrengalancana Digwijayottungadewa. Ring pangawit pawangunan candi inucap, Candi Penataran kawigunayang pinaka genah upacara agama Hindu. Tetujon saking upacara sané kamargiang minakadi mangda kadohang saking baya letusan Gunung Kelud. Ring warsa 1286, Candi Naga kawangun ring komplek Candi Penataran. Ring Candi Naga puniki, wénten relief sia diri manusa ngamel naga. Naga punika wantah niyasa candrasengkala utawi warsa

1208 Saka. Daweg Jayanegara madeg agung, Candi Penataran malih polih uratian sané becik. Pemimpin salanturnyané, Tribuanatunggadewi miwah Hayam Wuruk taler urati ring kahanan candi, mawinan candi puniki dados candi negara resmi antuk status dharma lepas. Sajeroning Kitab Negarakertagama reriptan Mpu Prapanca (1365), kabaosang yéning Raja Hayam Wuruk sané daweg punika madeg ratu ring Kerajaan Majapahit warsa 1350 rauh ring warsa 1389 M, rauh ka Candi Penataran, Jawa Timur. Raja Hayam Wuruk rauh ka candi inucap antuk tetujon ngamargiang pemujaan Hyang Acalapati, pinaka prabhawan Ida Bhatara Siwa pinaka Girindra utawi Raja Penguasa Gunung. Punika mawinan candi Panataran kawangun nampek saking Gunung Kelud santukan matetujon pinaka genah memuja gunung. Tetujon parindikan punika mangda kadohang saking baya sane metu saking gunung miwah prasida molihang karahayuan saha kalanduhan. Ring sumber tiosan, sinunggil kronik saking abad XV, kabaosang, Candi Penataran rumasuk genah sané kawigunayang pinaka genah malajahin agama miwah genah ziarah sané ramia karauhin krama. Kronik puniki nyaritayang indik pamargin

sinunggil bangsawan Kerajaan Sunda ka Candi Penataran sané kasengguh Rabut Palah. Sakadi sané kabaosang sadurungnyané, Candi Penaratan rumasuk candi sané pinih jimbar miwah pinih ageng ring Jawa Timur. Candi puniki madué jimbar 12.946 m2. Ring komplek candi, wénten makudang-kudang soroh wangunan. Ring ungkur candi wénten telabah sané ning. Ring ajeng candi wénten makudang-kudang wangunan candi perwara miwah balé pendopo. pusdat/berbagai sumber

prasida makatihan. Minakadi conto tatkala mecik tuts nada Dung nanging kantun masawang-sawang nada Deng, sinah punika sané patut kasumekenang mangda nada sané kamedalang prasida ngatih. Sios punika, sané ketah taler kalaliang wantah parikrama metik senar mangda prasida ngamedalang suara sané becik. Duaning wénten sané kawastanin antuk petikan 1-1, wénten saling wales, wewales ping tiga, ngematiang senar risampuné kapetik taler kaidupangkamatiang-kaidupang malih. “Samian punika wantah soroh papetikan senar sané patut kaadungang sareng gambelan utawi tembang sané kairingang. Yéning nénten becik ngawigunayang pangotek utawi pick, sinah suara sané kamedalang nénten prasida becik. Asapunika taler tatkala nénten uning ring tetekepan, sinah nénten prasida kamargiang pidabdab mapenting sané nyangsih,” dané maosan. (was)


Nyastra

Redité Paing, 27 Januari 2019 SAKADI bungan pucuké maulet, ucem semuné I Ngurah Toni. Mara menék dadi perbekel suba liu nepukin wicara. Ulian bansos ia besus. Jejeh kena kasus. Apabuin aab jagaté jani, liu pejabat mabui ulian korupsi. Yadiastun tusing mlikes pipis, pelih administrasi masih ngranaang mabui. Ia maan maca di surat kabaré, suba 900 diri kepala désa sajebag Indonesia makrangkéng. Ento makrana pelapan pisan ia magaé apang tusing kanti mabui ulian pelih administrasi. Masan pemilu cara janiné, angga DPR-é cara nyawan ababin tuun ka banjar muang désa-désa. Saling paliunin ngaba pipis. Ada masemaya ngemaang wantuan gong, seragam PKK, ngwangun balé banjar lan wantilan, muang menahin pura kantos sanggah pakomelan. Calon incumbent utawi angga DPR ané enu menjabat lan buin dadi calon suba ngelah modal. Bedikan mesuang pipis bandingang calon anyar. Calon incumbent tuun mabekel proposal. Stémpel muang pisarat proposal suba kapragatang. Ané kajudi maan wantuan tuah nyaratang nekén lan ngidih tékenan prajuru, kelian adat, kelian dinas, perbekel muang bendésa adat dogén. Magarang calon legislatifé ngemaang wantuan. Cara Déwa nyekala karasayang calon DPR-é krana nyidaang nulungin kramané ngwangun di banjar muang di pura. Krama ané maan wantuan marasa mautang. Kramané tusing nawang, pipis ané sambehina ento tekané uling rakyat ané mayah pajeg utawi pajak. Kasarang baan nyambatang mamodal pipis rakyat. Pipis ané abana ento maadan hibah, lumrah masih kasambat bansos. Ulian bansos liu kramané di banjar macureng. Krana tusing onyang sumuyub tekéning calon ané ngemaang wantuan. Sawiréh ada kramané ngelah paiketan panyaman tekéning calon lénan. Makejang dadiné ngagungang caloné padidi. Ento makrana sabilang pemilu setata ada kramané saling cureng, aget tusing kanti masiat. Lén pikobet kramané, lén masih kerebetan papinehné Ngurah Toni. Suba uling abulan ia kepungin préman. Tetujonné apang ia nyak néken pertanggungjawaban proyék di cariké. Proyéké ento kawangun nganggon dana bansos. Dugas proyéké kawangun, tusing ada pasadok tekén perbekelé. Tau-tau suba ada buruh magaé ngaé jalan usaha tani. Pundukan lan abing pundukan cariké kabeton. Disubané pragat, ada pegawé kabupatén ka kantor perbekel nundén Ngurah Toni néken pertanggungjawaban. Boya tusing demen maan wantuan, nanging laporan pertanggungjawaban lan kasujatian proyéké maimpas. “Tiang ten bani néken. Ampura!” ucap Ngurah Toni tekén pegawéné. Sasukat nulak néken, liu nak ngalih Ngurah Toni ka kantor désa muang jumahné. Tetujoné patuh apang ia enyak néken laporan pertanggungjawaban. Ngurah Toni tetep kukuh, tusing nyak néken. Ulian ento ia mapanggil ka kantor camat. Yadiastun camaté ngidih olas, Ngurah Toni tetep pageh tusing ngisinin pinunas camaté

Teken Pang Néken I Madé Sugianto apang ia néken pertanggungjawaban. “Yadiastun pak camat ngetep jrijin liman titiangé ulian nulak néken titiang lascarya!” pisautné. Pak camat tusing nyidaang ngomong apa. Pisarat Ngurah Toniné sanget pinehanga. “Lédangang bapak camat nulis ring kertas alempir niki!” ucap Ngurah Toni sinambi ngenjuhang kertas. Pak Camat sing bani nulisin. Marasa kablekak camaté. Aluh nulisin, kéwéh pacang nanggungjawabin. “Pak camat nulis abedik kémanten. Saya yang memaksa kepala désa menandatangani laporan pertanggungjawaban semu. Wusan nulis, téken raris cap. Pak camat purun? Yéning purun, titiang nyadia néken pertanggungjawaban bansos puniki!” Ngurah Toni tusing nyak néken laporan pertanggungjawaban krana ada singsal di proyéké. Di kwitansi kacatri besi 16 tést, nanging ané mapasang besi 10 tést. Ia jejeh ada panuréksan ka proyéké. Sinah lakar maurusan ajak polisi lan kejaksaan krana piranti proyéké tusing adung di RAB lan kasujatiané. Apabuin perbekel néken surat bertanggungjawab penuh penggunaan anggaran. Ento mawinan ia saklek tusing enyak néken. Préman tusing mempan, camat tusing mintulin, gegodané tusing marérén. Angga DPRD milu turun tangan. Ngurah Toni tetep kukuh.

Cendekné tusing nyak néken satondén kwitansiné maganti. RAB lan kasujatian proyék di kwitansiné apang adung. Angga DPRD marasa jerih. Apabuin mula nawang Ngurah Toni idialis. Sing dadi tawah baan pipis. Prajani ngrincikang winaya apang nyidaang ngalahang suwitrané ané mula saklek bangka uling teruna. Angga DPR lan Ngurah Toni dugas masekolah masuwitra leket. Telépon Ngurah Toniné mamunyi. Angga DPR-é nelépon ngajakin matemu di warung. Tusing ngelah rasa sangsi, ia majalan ka tongos ané tujuhina. Di warung tepukina angga DPR-é kadampingin bajang jegég. Ngurah Toni kasambut tur tundéna negak. “Yén di kantor ngorta bas formal, kanggoang di warung nutur apang santai,” ucap angga DPR-é. Bajang jegég di sampingné lantas mukain bir. Lemuh limané nuruhang bir ka lumuré. Angga DPR lantas ningting lumurné tur nundén Ngurah Toni masih ningtingang gelasné. Lumuré kakaplagang. “Cis.” “Pidan dugas masekolah iraga sawai mamunyah. Banatan tekén nyama tugelan iraga matimpal. Rarad rérod ajak dadua, nganggur masih bareng-bareng. Sasukat paturu makeluarga iraga pasah. Icang itep ngayah di DPR, cai masih seleg maburuh. Lan uling jani buin raketang iraga manyama,” ucap angga DPR-é.

Ngurah Toni makenyem. Suba nawang sabuk timpalné, yén ada perlu mara inget manyama. Tusing cara dugas masekolah, sakadi manyama tugelan. Sakukat dadi DPR, suba malénan. Di masan pemilu mara inget matimpal krana nyaratang dukungan. Mara maan nginem bir duang gelas, munyin telépon angga DPR-é mamunyi. Somahné nelépon tur nundén énggal-énggal mulih. “Rah, tugtugang malu minum. Ba kabayah. Icang mulih malunan!” Sakadi winaya ané suba karagrag, bajang jegég lantas nyalanang tugasné. Tangkejut Ngurah Toni kala liman bajang jegég ané nuruhang minuman ngusudin paané. Ngénggalang ia ngatépékang. Bajang jegég mapi-mapi ngadésem katulak. Gegané mula ngoda. Ia makenyem sambilanga nuruhang bir tur ka gelasé. Ngurah Toni nginem birné. Bajang jegég milu nimpalin nglonggong bir. Limané patigrépé. Munyiné alus manis ngrayu apang keneh Ngurah Toniné mangulayang. “Ayo bli téken laporan pertanggungjawaban ini. Nanti saya service sepuasnya,” ucap bajang jegégé. Ngurah Toni suba ngelah sipta gaénanga winaya tekén timpal DPRné. Ia mula kenyih ajak anak luh. Sing bani nepukin anak luh ngeling. Ia tusing bani nyakitin anak istri. Nanging unduké jani malénan. Bajang jegég ané nimpalin minum bir ngelah tatujon jelé. Ento ngranayang ia tusing mulih dugas timpalné mapimapi tundéna mulih tekén somahné. Sujat iné ia d ot na wang, wina ya ané rincikanga tekén timpalné ané dadi DPR. Jani suba seken tawanga winayan timpalné, nekaang bajang jegég apang ia lélor tur néken laporan pertanggungjawaban dana hibah. Disubané bajang jegég ento bah ulian lebihan nglonggong bir, Ngurah Toni ngojog kasir lakar mabayahan. Maimbuh nundén pelayané ningtingang bajang jegég ané bah di méjané. Map di sampingné apang kagampilang, tusing dadi ilang. Satondén magaedi, ia ngirim SMS ka timpalné. “Suksma Yan, suba kal téken!” Wayan ngénggalang nyagjagin ka warung. Dapetanga bajang jegég ané tugasina nylémpang bah. Map di sampingné tusing ada tékenan Ngurah Toniné. “Nas bedag, ulukuluka kai!” Ia lantas magedi tur ngojog ka umah pimpinan partainé. Ia nunas pikayun apang selamet nganggon dana hibah. Tusing madaya, Ngurah Toni tusing nyak nululingin déwékné néken laporan pertanggungjawaban. Bas ampah dugas mesuang proyék. Marasa lakar aluh ngajak perbekelé krana timpal raket uling masekolah. Yén laporan pertanggungjawaban tusing matéken, pipisné ulihang ka kas negara. Ia jejeh mabui. Ento makrana gagéson nglaporang tekén pimpinan partainé. Pimpinan partainé makenyem nepukin anggota DPR-é ngejer krana laporan pertanggungjawaban proyékné tusing matéken. “Gaé cenik to. Teken apang ia nyak néken!”

-0-

I Kadek Angling Kenaka Baswara Wijaya

Satua

Nresnain Swadharma

Ni Daha Tua (3) Kaketus saking Satua-satua Bali (I) DITU lantas i sodagar prajani kadauhan ka puri, kajenengang Pepatih Agung, kapraksain panjak liu. Suba ia dadi Pepatih Agung, masi kuangan dogén legan kenehné sawiréh enu ada maduurin. Ditu lantas buin ia mapinunas apang dadi Agung tekén Ida Sanghyang Widhi, tur buin misi pinunasné. Ida Anaké Agung prajani koné sungkan nglantas Ida séda. Lantas ia koné jani ngentosin nyeneng Agung. Disubané nyeneng Agung, masi tan lad pakayunané iri. Sawiréh sing ja Ida dogén nyeneng Agung di guminé. Nu masi ada Agung lénan, lantas Ida mapinunas ring Ida Sanghyang Widhi. “Inggih Ratu Sanghyang Widhi, mungpung palungguh Bhatara suéca ring titiang. Mangkin mangda malih palungguh Bhatara nglinggihin pinunas titiangé. Mungguing pinunas titiangé mangkin mangda nyidayang titiang ngaonang para retuné sami, mangda titiang néwék ngodagang jagaté sami saduur tanah sabetén langit. Maliha Ratu Sanghyang Widhi mangda sampun nguasayang jagaté ring madia pada, kanggéang suargané kéwanten druénang!” Kéto koné pinunas Ida Anaké Agung ring Ida Sanghyang Widhi. Ditu lantas Anaké Agung prajani nedunang kaulanidané sami saha sikep lakar ngebug para ratuné makejang. Suba pepek kaulané pada teka, lantas Ida mamargi magegebug, sadésa-désa kapangandikayang kaulané majejarah. Tan caritanan gelising satua, liu koné suba para retuné kakaonang Ida. Enu koné abesik kondén sida antuk Ida ngalahang. Nuju peteng suba marérén siaté, sedek Ida Anaké Agung merem di pondok, durung Ida sirep lantas buin teka anaké odah ipidan tur ngraos, “Ih cai Anak Agung loba, buat pinunas cainé tekén Ida Sanghyang Widhi liunan suba kalinggihan. Kéwala pinunas cainé apang padidian ngodagang guminé sabetén langit saduur tanah, ento sing lakar kalinggihan, reh bes sanget ngulurin keneh loba, jelé iri ati.” Kéto koné raos anaké odah ento lantas ilang. Sapaninggal anaké odah ento, lantas ujan koné bales pesan maduluran kilap. Lantas puun koné pondok Ida Anaké Agung sander kilap, kayang Ida Anaké Agung seda. Kéto katuturan satua anaké makeneh loba tur iri ati. Pamuputné tuah nemu sengkala.

(Puput)

SAMIAN pakaryan sané kamargiang patut kadasarin antuk rasa seneng, mawinan prasida molihang asil sané becik. Sakadi sané kabaosang I Kadek Angling Kenaka Baswara Wijaya. Tresna ring swadharma miwah geginan sané kamargiang majanten prasida ngawi bagia saha molihang asil sané becik. Murid kelas IV SD Saraswati 3 Denpasar puniki maosang, nyabran masolah setata prasida ngawi anak lian seneng. Sangkaning madasar seneng masesolahan, ipun prasida ngamedalang sesolahan sané becik saha nudut kayun. “Pinih utama, iraga patut tresna ring swadharma wiadin gegian sané pacang kamargiang,” baosnyané makenyem. Angling, sapunika ipun ketah kasambat. Yéning maosang indik seni, ipun andel pisan. Anak alit sané kalem puniki sampun waged ring makudang-kudang kasenian, inggian seni suara, masesolahan, ngwacén puisi Bali, masatua, drama, misah seni tiosan. Samian sumeken kamargiang, mawinan kantos prasida kajudi nyarengin lomba.

“Tiang taler ketah ngibur pamiarsa sané nonton tatkala tiang malomba,” baosnyané kalem. Lanang sané embas ring Denpasar, 22 Oktober 2008 puniki maosang pinih seneng ngamiletin lomba magending. Nanging ipun taler seneng ngigel mawinan ri kala ngigel ipun nénten wantah ngégol, nanging prasida ngwedar daging tetuek sajeroning sesolahan. “Tiang pacang nyarengin seleksi lomba tari kreasi ring ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2019 puniki. Dumogi antar,” aptinnyané. Ring widang seni suara, Angling taler ngranjing ring album kompilasi Bali Kumara Generasi 3 ring Sanggar Cressendo druén Komang Darmayuda. Ring album punika, Angling nembangang gending sané mamurda ‘Ngarap Ogoh-ogoh’ sané nyaritayang indik para truna-truni ring Bali nedeng makarya ogoh-ogoh. Gend-

ing inucap yukti enerjik, adung ring kawéntenan Angling sané setata kreatif lan enerjik. “Tiang magending setata kasarengin antuk gerak, minakadi ngigel. Magending tan pagerak karasayang kirang becik,” baos Angling pepolosan. Pianak pasangan I Ketut Artawan - Luh Putu Eka Suyanti puniki taler naen nyarengin lomba masatua Bali lan satua Indonesia. Yadiastun durung prasida molihang juara, Angling maosang seneng santukan polih pengalaman anyar, sawitra anyar, paweweh anyar. Satios punika, Angling naen kajudi pinaka pemeran utama sajeroning film pendek mamurda ‘Kelangen’ sané karipta olih mahasiswa ISI Denpasar. “Daweg punika tiang masolah sareng bapak Nyoman Suendra, aktor senior Bali,” baosnyané. Angling sané ngawit teleb makesenian saking warsa 2014 puniki sampun prasida mupulang lintangan ring 20 prestasi, minakadi Juara II Lomba Pantomim FLS2N Provinsi Bali 2017, Juara III Menyanyi Putra PKB Duta Denpasar 2017, Juara III Menyanyi Putra SD Porseni Denpasar 2018, Juara I Lomba Baca Puisi Kasinfo Undiknas 2018, Juara II Baca Puisi lan Menyanyi Putra SD Provinsi Bali 2018, miwah prestasi tiosan sané nénten prasida kacarca samian. (kmb)

7 Cerakén Lengkara Punggelan geguritan puniki kanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Cokli sané kakawi olih Djelantik Santha. Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti

pupu;s)mrnÑn. Pupuh Semarandana 41.eynuæomæunßnutæ)\áli;, Yén sampun manut penggalih, c\Ð)emwnÓ;\)pÞ¡g*, cangkemé wantah ngeplugang, m\ÑgilikÉ&b)bewos/, mangda gilik ring bebaos, mwinnÇ\Ð)emtu\ál/, mawinan cangkemé tunggal, ydêpinæ\Þk×n, yadiapin panglaksana, k)kli;t\nÞnuæiku, kekalih tangan lan siku, \win*k(m8len. ngawinang karma phalané.

Saking Langit Bali Kaliput Semara Ri kalaning tengahing latri Titiang mangipi Matemu sareng adi Yan suba kaliput semara Tusing sida maosang ban rasa Sawiréh rasa matemu rasa Ngawinang ada madan tresna Lakar tindihin diapin sukeh karasa Ulian tresnan tiangé ané pasaja Tusing sida ban maosang Ulian kenehe né sayang Tusing peduli anaké nyambatang Anak buduh kaortaang Abesik pabesen titiang Tusing ngrambang bangkén dongkang Yén suba saling sayang. Suplir

Redaksi nerima sesuratan sastra (Cerpen & Puisi) miwah reriptan profil mabasa Bali miwah Indonésia. Naskah mangda kakirim ring alamat : Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email : bali.orti@yahoo.com


8

Minggu Paing, 27 Januari 2019

Suksma APRESIASI Januari 2019 Minggu Paing, 27 Januari 2019 Pukul 19.30 wita - JKP - 109 JATIJAGAT Kampung Puisi

runalong deepSMSoliloquy ... in the longrun longsilent..., run, sail

Coming on Age in Balidwipamandala...

16 Agustus 2019

16 Agustus 2020

l CUKUP 3 Baris Puisi Besar SP-1928 untuk 90 tahun membelai dan dibelai Nafas Kita... l Spirit

Ruh Bangsa, Tes Ke-Indonesiaan Raya Kita

CAKRA Yadnya EDUKASI (H) Cinta Nusantara 2019 l

JKPemerdekaan-109, Pijakan Start Ke-rasadiri-an

Januari-Rememberance 53 in 61…, 61 in 53

l Sangkan Paraning Dumadi, yang Terpanggil Sepenanggungan Road to Homecoming 230 Years Old Denpasart! Langsung Aktif menghubungi Wajengki Sunarta dkk via Facebook dua(2) Minggu sebelum KOMUNITAS ANDA wentenplay di JKP-109 dr. Ketut Ngurah

Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.

Fotografi

Ray of Light Photography

Merekam Garis-garis Sinar yang Dramatis pemotretan di dataran tinggi dengan susunan pepohonan yang masih menyisakan celahcelah yang memungkinkan sinar matahari menerobos masuk. Keuntungan lainnya, di daerah dataran tinggi biasanya banyak kabut yang cukup rendah. Saat sinar matahari menembus kabut, saat itulah merupakan momen terbaik karena kita akan melihat garis-garis sinar dengan cukup jelas. Lokasi menarik lainnya untuk berburu ROL adalah di dalam gua dan ruangan yang gelap namun terdapat celah-celah atau ventilasi yang memungkinkan sinar matahari menerobos masuk.

I Wayan Nuriarta

Achmad Cholid

Ikhsan Dwiono

Menuju Cahaya-Mu karya Gabriella Okki PADA suatu kesempatan, boleh jadi Anda pernah merasa takjub menyaksikan keindahan sinar matahari yang menyeruak masuk di antara pepohonan, kabut, awan, asap ataupun celah-celah gua. Sinar matahari yang membentuk satuan sinar bergaris-garis lurus itu terkesan sangat lembut dan dramatis yang menenteramkan perasaan. Seringkali, garisgaris sinar itu juga mencuatkan nuansa magis dan dreamy. Di kalangan fotografer, garis-garis sinar dramatis yang dikenal dengan istilah ray of light (ROL) ini merupakan objek “buruan” yang “wah” sehingga teramat sayang untuk dilewatkan. Namun, bukan perkara mudah untuk bisa memindahkan efek ROL itu ke dalam frame foto Anda. Berikut tips praktis yang bisa dijadikan panduan untuk merekam efek ROL itu sehingga menghasilkan foto-foto yang layak untuk diapresiasi! Kunci utama untuk mendapatkan foto-foto dengan efek ROL yang kuat dan dramatis adalah kejelian kita untuk mengamati cahaya dengan baik, berada di posisi atau lokasi yang tepat dengan pengaturan kamera yang tepat. Biasanya, pagi hari atau beberapa saat setelah matahari terbit merupakan saat yang tepat untuk berburu ROL. Anda bisa memilih lokasi

Silent Morning karya I Wayan Gede Suweca Antara

Membiaskan Cahaya Selanjutnya, carilah latar belakang yang gelap. Latar belakang seperti dinding tebing atau pepohonan yang rimbun akan membuat ROL semakin jelas karena perbedaan gelap terang yang kontras. Untuk memperkuat efek ROL, Anda juga bisa berkreasi dengan asap

Pengembala karya Made Arya Dwita Dedok Untuk menciptakan foto yang lebih dramatis, isilah frame foto dengan berbagai aktivitas manusia yang terlihat natural. Jadi, daya tarik foto tersebut tidak hanya efek ROL itu semata. Sebagai contoh, Anda bisa memasukkan orang yang sedang naik sepeda, anak-anak yang sedang bermain dan sebagainya. Tentunya, daya tarik tambahan berupa aktivitas manusia itu tidak selalu bisa dijumpai begitu saja saat pemotretan. Makanya, tidak ada salahnya jika Anda mempersiapkan sendiri sejumlah model itu dari rumah untuk selanjutkan dipadukan dengan keindahan ROL yang tercipta di lokasi pemotretan. Selama berkreativitas dengan ROL. (ian)

Perjalanan Pagi karya I Wayan Gede Supartha untuk membiaskan cahaya. Penggunaan asap buatan dengan cara membakar sampah, menyalakan rokok dan dupa ini juga bisa diterapkan saat tidak ada kabut. Aturlah agar posisi asap itu tepat berada di jalur sinar. Perlu diingat, cahaya matahari yang terlalu terang bisa mengecoh perhitungan cahaya atau metering kamera. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mengatur ISO dan shutter speed secara manual untuk mendapatkan terang gelap yang diinginkan. Untuk bukaan, gunakan bukaan yang relatif kecil seperti f/8 hingga f/16 untuk membatasi cahaya dan meningkatkan ketajaman. Sedangkan pengaturan ISO dan shutter speed menyesuaikan sehingga foto yang dihasilkan tidak over maupun under exposure. Untuk memotret ROL, sebenarnya semua jenis lensa bisa digunakan dan bisa efek ROL bisa terekam baik. Namun, penggunaan lensa sudut lebar sangat disarankan karena ambience cahaya lebih terasa. Lakukan pemotretan dengan tidak berhadapan langsung dengan cahaya. Biasanya, efek ROL akan terlihat sangat terlihat jelas dari arah samping atau agak menyamping dari arah cahaya.

The Hunter karya Made Dana


Minggu Paing, 27 Januari 2019

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

9

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Dibutuhkan Segera 1.IT Networking/Harware Pengalaman,Sarjana Informatika Rajin, Jujur 2.Sales Marketing Pengalaman, Ulet, Rajin, Sanggup Kerja dgn Target Kirim CV:hrd.mitraadikuasa@ gmail.com WA.081353770406

B.BP.004.01.19.0001019

Dcr F.O & HK kirim CV ke: arthursuitesbali9393@gmail.com Hub:081337315537 / 03619345860

B.BP.004.01.19.0000970

Dicari 1 Org Pelaksana D3 Teknik Sipil yg Berpengalaman BangunanGedungH.081238374565

B.BP.001.01.19.0001025

Dcr Guru SD/PGSD bisa Kerja Team.082145707300,085237089296 B.BP.001.01.19.0000827

Deler Resmi Honda membutuhkan Mekanik Spd Mtor,Sales Counter, Marketing,Sopir berpengalaman minimal SMA/SMK. Lam dibawa ke Kecak Motor Jl.Raya Padang Luwih 166 Dalung Tlp.412106

B.BP.001.01.19.0000962

Dcr tukang perak, max.35 th. Hub. 085100480049 B.BP.004.01.19.0000979

BIRO JASA

SERVICE

Admin Garment Production Hub:Call/WA:085100050706 Email:hrd@buddhawear.com

Dcr, tukang poles max. 22 th, pengalaman tidak diutamakan. Hub.085100480049. Segera

Canggu. Dibth. Therapis Spa, pnglmn/kursus. Hub.08113804020

Dcri Guru Private Bhsa Inggris untuk anak, sabar dan telaten. Kirim CV : rismasata@gmail.com

B.BP.004.01.19.0000926

B.BP.004.01.19.0000891

Dbthkn Manajemen Training utk Posisi Operasional&Mrktng,S1, Englsh,Comp,Adm&Sales,D1Englsh Comp, E:hrdsil2011@gmail.com B.BP.001.01.19.0001021

Dbthkn Sgr Karyawan/ti Admin & Supervisor Marketing Berpnglmn Min S1.Kirim CV ke Jl.Siulan Br.Laplap Kauh Penatih Dentim (UD.Kecak Mama) 087860810128

B.BP.001.01.19.0001013

Dcr SPG & Staf Admin.Bw CV+Lam Hub.081337871234/081316361234

B.BP.001.01.19.0001012

Dcr Sgr Therapist Spa Pria & Wanita bersedia ditempatkan di Canggu/Denpasar Kota.Pengalamn diutamakan,Gaji&Bonus Menarik Hub.081239621123(Massaji Spa)

B.BP.001.01.19.0000960

B.BP.004.01.19.0000981

B.BP.001.01.19.0000939

Dibutuhkan Staf Admin,Laki/Perempuan Pend S1,Berpengalaman, Menguasai Komputer(Ms.Word/ Exel/Offc).Gaji 3,8-6Jt, Penempatan Jimbaran 0361-4465228 B.BP.001.01.19.0000702

Dicari Accounting u/Perusahaan Tour, penglmn min.1 tahun.Kirim CV ke : hrdbali2019@gmail.com B.BP.001.01.19.0000941

Dicari Guru Tematik,English, Maths utk SD.Bawa Lamaran ke SD Bhaktivedanta Dharma School Jln.Tukad Balian Renon Dps Hubungi: 085101561816 B.BP.001.01.19.0000882

Dicari Sgr Lk/Pr utk Produksi Pabrik Plastik H.087760494888

Dcr tng buka pasang ban mobil pglmn tdk diutmkan,umr max.30 Fas:Gaji,Instv&Mess.Bwa lam ke Banoli Motor Jl.Buluh Indah 75 Dps Hub:0361-411964/413964

Dicari Sgr:1 Org Staff Travel Agent bisa Bhs Korea. Kirim CV ke:rm@pbbali.com Telp / WA : 081238503154

BIRO JASA

DIJUAL RUMAH

B.BP.001.01.19.0000974

B.BP.166.01.19.0001036

PAUD di Kerobokan membutuhkan Teacher, Asst.Teacher dan Babysitter, berpengalaman & Bhs Inggris. Kirim CV ke: assistme01@gmail.com B.BP.004.01.19.0000972

Perusahan Nas Bth Ka.Produksi STM Mesin(L) & Sopir SIM B1. Hub:085101230893/Ketewel. B.BP.001.01.19.0000956

Perusahn Konstruksi Bth Struct Engineer S1/Dip Teknik Sipil,bs SAP+CAD 081936256259 astina28@yahoo.com B.BP.001.01.19.0000984

Sardine Restaurant Looking for Hostess Must Speak English Jl.Petitenget 21 T.0361733617 Mail:sardine@sardinebali.com B.BP.141.01.19.0000988

Seminyak Restaurant Is Looking for Dinning Manager Must Speak English Experienced.Please Send Photograph and CV at Email:johndory2013@yahoo.com B.BP.141.01.19.0000989

Waiter, Kasir SMEA SMK ke Shankara Kuta Jl.Bakung Sari depan Matahari Dept.Store Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com G.05

B.BP.004.01.19.0000967

RUPA - RUPA

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Urgent! Mamas German Rest Looking for Cook Speak English Western or Indonesian Food& Flexibility to WorkShift.Sent CV to Mamas German Rest Tel.754831 / kadimamas@yahoo.co.id / mamas. german.restaurant@soejasch.com

Waiter, Kasir, SMEA SMK ke Bali Pizza Jl.Danau Toba 7 Sanur, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com

Satpam /Waker. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com

TOYOTA

B.BP.001.01.19.0001031

G.01

Tukang masak bebek goreng. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88 Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com

G.02

Sopir SIM A untuk catering antar jemput tamu. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com

G.03

Cook Indonesia/India. Lamaran Shankara Kuta Jl.Bakung Sari Kuta Square Blok D33 depan Matahari Dept. Store, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com G.06

G.04

DIJUAL MOBIL Avanza G AT Th 2010 silver Tgn 1, Audio,TV, 087862270180 B.BP.001.01.19.0001011

Agya TRD Sportivo’16 Abu Met AsBali LowKM Gress 08179718018 B.BP.001.01.19.0001029

Avanza’10 Hitam Milik Dokter Spt Baru 085101783994 B.BP.001.01.19.0001030

DISEWAKAN RUMAH Rmh+Bgunan di Sanur cck u/sklh Kntr,Hlman Luas.Hub:0818349303 B.BP.001.01.19.0000922

DIJUAL TANAH Tnh 1 Are di Perum Permata Anyar Sempidi H.081337141817 B.BP.001.01.19.0001016

Satpam Waker. Lamaran datang langsung ke Jl.Danau Toba 7 Sanur, Hp. 0818621818

Dijual Tnh Kav Lovina Bllng DP 10% Bunga Krd 1% Perbln Hub.081338183031/081805374433

G.07

B.BP.004.01.19.0000834

DIJUAL TANAH Dijl Tnh 3 are Jl.Induk Pengilian Dalung, Hub.082147454248 B.BP.001.01.19.0001035

Dijual Tnh Umalas,Tk.Badung,Jl Ratna.H.08123940424(Pemilik)TP B.BP.001.01.19.0000421

DIJUAL RUMAH Dijual Rumah Perum Ratana Graha C2,LT 100 m2,LB 66 m2 Lks T.Perahu Dps (TP) 08129668673 (Uli)

B.BP.001.01.19.0000980

DIJUAL RUKO Dijual Ruko Jl.Imam Bonjol No. 336 D Denpasar.Telp:0811397117 B.BP.001.01.19.0000959

KEHILANGAN Hilang BPKB No.H06040423-O DK 1172 FG An.I Putu Artana B.BP.001.01.19.0000961

PENGUMUMAN Telah dibuka Pendaftaran Siswa Baru TA 2019/2020 SMP-SMA Bhaktivedanta Dharma School Jl Tukad Yeh Aya No.108 Panjer Dps. Hubungi:085100571010 B.BP.001.01.19.0000883


10

Minggu Paing, 27 Januari 2019

Mendatar: 1. Ketakutan kepada sesuatu 3. Kabupaten di Jawa yang terkenal dengan tape ubinya 7. Senapan mesin ringan 8. Dies …….. ; Hari ulang tahun suatu lembaga pendidikan 10. Gila hormat (Bali) 11. Penganut paham mengutamakan kerabat sendiri 14. Meja bertingkat tempat meletakkan barang dagangan 16. Jaman 17. Sejenis alkohol 18. Tanur 20. Dibalik ; Grup musik pelantun lagu “Sunshine Day” 21. Tempat menyimpan barang-barang 22. Kata ganti orang pertama tunggal 24. Sepotong bambu atau kayu yang ditancapkan ke tanah untuk merambatkan tanaman 26. Seks 27. Pakaian wanita 28. Pertunjukkan 30. Kalah 31. Bersifat praktis dan berguna bagi umum 32. Cium Menurun: 1. Resmi 2. Sebanding 3. Becak Motor 4. Biarawati Katolik 5. Kamis (Bali) 6. Ilmu tentang gempa bumi 9. Warangan 12. Perusak ; Penghancur ; Yang Mengakhiri 13. Pasrah kepada kehendak Tuhan 15. Salah satu metode penyembuhan Cina 19. Saudara Si “Cupak” 23. Daging bertulang dari bagian badan hewan sembelihan 24. Ikat pinggang dari kain dipakai wanita 25. Liar (Bali) 29. Hampir kering (Bali)

BPM/ant

PITON - Ular Sanca batik (Python reticulatus) pemangsa ternak serahan warga diamankan dipenangkaran Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Aceh wilayah I Lhokseumawe, Aceh, Sabtu (26/1).

Motif Variatif, Alasan ”Fashion” Global Incar Ular Piton Indonesia PENELITI zoologi bidang herpetofauna Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Evy Arida mengatakan, motif kulit ular sanca atau piton Indonesia yang variatif menjadi salah satu alasan jadi incaran pasar fashion global. “Motif kulit ular sanca Indonesia

memang memiliki variasi yang menarik dan produksinya dapat memenuhi kebutuhan pasar fashion di luar negeri,” kata Evy dihubungi di Jakarta, Jumat (25/1). Namun perlu dicatat, sejumlah ular piton di Indonesia sudah masuk dalam

Apendiks 2 Konvensi Perdagangan Internasional untuk Spesies-spesies Flora dan Satwa Liar (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora/CITES), di mana perdagangannya diatur dengan sistem kuota. Jadi, menurut dia, selama

90 Persen Orangutan Berada di Luar Hutan Lindung

BPM/ant

TERJEBAK - Seekor Orangutan sumatera (pongo abelii) dewasa berjenis kelamin jantan terjebak di kebun warga desa Titi Pobin, Trumon Timur, Aceh Selatan, Aceh, Senin (14/1). Setelah dievakuasi, Orangutan jantan itu akan dilepasliarkan kembali ke habitatnya di kawasan Swaka Margasatwa Rawa Singkil. BALAI Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat menyatakan, sekitar 90 persen orangutan berada di luar kawasan hutan lindung dan konservasi sehingga rawan

konflik dengan manusia. “Sehingga untuk menyelamatkan orangutan tersebut, dibutuhkan komitmen bersama dalam melindungi habitat orangutan itu agar tidak rusak atau tetap ada,” papar Kasubag TU BKSDA Kalbar, Lidia Lili di Pontianak, Jumat (25/1). Ia menjelaskan, orangutan adalah satwa yang harus dilindungi semua pihak, karena hanya ada di Indonesia dan sebagian kecil di Malaysia. Di Indonesia hanya ada di Pulau Kalimantan dan Sumatera. “Dengan semakin majunya pemukiman, pembangunan jalan yang membuka daerah-daerah yang terisolasi serta kawasan hutan, kemudian perluasan perkebunan dan tambang, tidak dipungkiri semakin mempersempit ruang gerak orangutan tersebut,” ungkapnya. Saat ini yang bisa dilakukan, yakni bagaimana memperlambat dan memperkecil dampak dari aktivitas manusia. “Sehingga ke depannya semua pihak harus bersinergi dengan baik dalam mencegah agar orangutan tidak semakin terjepit dan terus bisa hidup aman serta dilindungi, agar tidak punah,” ujarnya. Memang menurut dia tidak mudah untuk melakukan hal tersebut, karena itu, pihaknya mengundang berbagai pihak, mulai dari pengambil kebijakan, LSM peduli orangutan, pemerhati, akademisi dan pelaku usaha seperti dari pihak perkebunan dan tambang untuk hadir dalam acara diseminasi kehidupan orangutan di lanskap multifungsi pada Jumat ini.(ant)

masih ada kuota perdagangan, suatu jenis satwa masih aman diperdagangkan. Hanya tinggal bagaimana pengawasan peredaran satwanya sebagai komoditas. Beberapa waktu lalu Pengadilan Southwark Crown di London, Inggris, menjatuhkan vonis 160 jam pelayanan masyarakat dan denda 20.000 poundsterling kepada selebgram Inggris Stephanie Scolaro (26) karena mengimpor kulit ular piton dari Indonesia secara ilegal. Direktorat Pencegahan dan Pengamanan Hutan (PPH) pada Ditjen Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan selaku CITES Enforcement Authority di Indonesia dalam keterangan tertulisnya menyebut, pada 11 Desember 2018 Kepala Sub Direktorat PPH Wilayah Sumatera, Ardi Risman telah mengirimkan lampiran Witness Statement ke-

Ketentuan Menjawab

Jawaban ditulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 383 dan cantumkan identitas lengkap serta nomor telepon/HP. Kirim ke Sekretariat Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 2 Februari 2019. Pemenang diumumkan pada Koran Bali Post Minggu 10 Februari 2019. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang (@Rp.200.000,-) dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga (2 dewasa + 2 anak). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos. Jawaban TTS No. 381 Mendatar: 1. PUNIA 6. ORDER 9. KROMIUM 10. ORKES 11. PET 12. RIANG 13. EKSPO 15. MANEKEN 17. NGUDA 20. AGRESI 23. INGAT 25. KAMPER 28. TUMOR 31. PITUTUR 33. ANGON

34. OPINI 35. NAN 36. TANGO 38. ORIGAMI 39. FREON 40. REONG Menurun: 1. PROTEIN 2. NPK 3. AKSIOMA 4. KOMPONEN 5. BINTIK 6. OMPRENG 7. DURANTE 8. RANGKAI

pada Detektif Sarah Bailey dari Wildlife Crime Unit Kepolisian Metro London sebagai bukti di pengadilan. Dokumen kesaksian tersebut menjelaskan bahwa dua dokumen Konvensi Perdagangan Internasional untuk Spesies-spesies Flora dan Satwa Liar (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora/CITES) yang menyertai impor barang terbuat dari kulit ular piton asal Indonesia yang dilakukan pemilik akun Instagram stephyscolaro tersebut palsu. Karena ternyata tim investigasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berhasil menemukan dokumen untuk nomor dan tanggal seperti tertera dalam dokumen CITES milik selebgram Inggris tersebut dikeluarkan untuk sebuah perusahaan, bukan untuk perorangan atas nama Jack Alexander. (ant)

14. SHU 16. EAT 18. GIA 19. DOP 21. RAU 22. SKO 23. IRI 24. AKTENTAS 25. KOROSIF 26. MODISTE 27. EPSILON 28. TRAKTIR 29. MIG 30. RENCONG 32. TUNDIK 37. NEO

Pemenang TTS No. 381 1. Ni Ketut Yastini Br.Dinas Durentaluh, Desa Belimbing, Kec.Pupuan, Kab.Tabanan (HP:082-359-141-XXX) 2. Ni Luh Mudari Br.Kelodan, Desa Suwug, Kec.Sawan, Kab.Buleleng (HP:082-145-581-XXX) 3. Ni Putu Hendryana Br.Kutri, Singapadu Tengah, Sukawati, Kab.Gianyar (HP:085-935-228-XXX) 4. Made Ayuniati Koperasi Dana Sahabat, Jl.By-Pass Soekarno, Kec.Kediri, Kab.Tabanan (HP:087-862-154-XXX) 5. I Dw Ayu Damiati Dsn.Penarukan, Desa Bungbungan, Kec.Banjarangkan, Kab.Klungkung (HP:087-861-111-XXX) 1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket bisa langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Nama : I Gst Ayu Puspitasari Alamat : Lingk.Galiran, Kel.Subagan, Kec.Karangasem, Kab.Karangasem (HP:087-762-744-XXX)


Minggu Paing, 27 Januari 2019

Bersihkan Bali dari Sampah Plastik Dimulai dari Keluarga ’’Krama’’ Bali Diminta Tanam Pohon Pisang

Denpasar (Bali Post) Denpasar dan Bali umumnya termasuk sedikit terlambat dalam mengurangi volume pemakaian sarana berbahan plastik. Namun, munculnya Pergub dan Perwali soal kebersihan patut didukung dengan tindakan nyata yakni menghentikan pemakaian sarana berbahan plastik dimulai dari keluarga. Hal itu diungkapkan pengamat pendidikan Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum., di sela-sela jalan sehat sambil mengumpulkan sampah plastik, Sabtu (26/1) kemarin. Sekitar 20.000 siswa, guru, mahasiswa, dosen, serta karyawan di lingkungan Yayasan Dwijendra Denpasar, melakukan aksi terpuji yakni membersikan Denpasar dari sampah

plastik. Aksi bersih sampah plastik ini dilakukan serangkaian HUT ke-66 Yayasan Dwijendra Denpasar dan Bali Post Goes to School. M.S. Chandra Jaya, M.Hum., yang juga Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar ini menilai, Denpasar dan Bali bisa bersih dari sampah plastik jika diawali dari keluarga baru ke sekolah dan ma-

syarakat. Masyarakat Bali harus mengambil langkah berani menghentikan pemakaian keperluan seharihari yang berbahan plastik. Termasuk tak lagi menggunakan dulang dari plastik, apalagi tempat tirtha dari bahan plastik. Masyarakat Bali, kata dia, sebaiknya kembali ke budaya leluhur yang menanam telajakan dan ruang kosongnya untuk menanam pisang, kelapa, dan bambu. ‘’Kita mesti kembali ke alam. Jadikan daun pisang sebagai kemasan makanan,’’ ujarnya. Dikatakannya, aksi bersih-bersih sampah plastik ini juga bagian dari menanamkan pendidikan SAMPAH PLASTIK - Warga Dwijendra menyerahkan sampah plastik k a r a k t e r s e b agai indentitas kepada petugas DLHK Denpasar saat jalan sehat.

Dwijendra melalui budaya. Budaya adalah simbol identitas bangsa dan Dwijendra mampu menjalankan itu secara seimbang antara seni dan sains. Makanya dia menilai masyarakat mengejar pendidikan di Dwijendra karena memiliki keunggulan dalam menemukan jati diri dan identitas bangsa. Diakuinya, identitas ini bisa ditemui lewat seni budaya. Budaya itu juga jangan diartikan sekadar tari, namun juga teknologi informasi, budaya hidup bersih, dan peduli dengan lingkungan. Di sinilah diperlukan akar budaya yang kuat untuk menjadi jati diri orang Bali yang sujati-nya. Para siswa yang dihubungi mengungkapkan jalan sehat ini selain bernuansa budaya juga berbasis lingkungan. Sepanjang jalan yang dilalui, peserta wajib memungut sampah untuk mendukung Kota Denpasar yang bersih. Semua sampah itu diserahkan kepada pasukan DLHK di lokasi. Selain aksi bersih sampah, serangkaian HUT ke-66 Yayasan Dwijendra dan Bali Post Goes to School juga digelar lomba tari dan nyurat aksara Bali. (025)

Sulap Sampah Plastik Jadi BBM Tabanan (Bali Post) Permasalahan sampah khususnya sampah plastik sampai saat ini masih menjadi tugas berat sejumlah daerah, karena belum sepenuhnya bisa ditangani maksimal. Di Kabupaten Tabanan dari data Dinas Lingkungan Hidup (DLH), rata rata volume sampah plastik per hari mencapai 12 ton. Di tangan I Gusti Ngurah Adnyana, pria berusia 41 tahun asal Banjar Delod Puri, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Tabanan, sampah plastik justru disulap menjadi bahan bakar minyak (BBM). Tujuannya hanya satu yakni ikut berpartisipasi demi lingkungan yang lebih baik. Berbekal kemampuan di bidang teknik mesin, Gusti Ngurah Adnyana yang akrab disapa Ajik Anggi ini pun membuat sebuah mesin pengolah sampah plastik menjadi tiga jenis bahan bakar minyak (BBM). Idenya ini muncul dari seringnya ia kumpul dan sharing bersama teman sesama penggiat seni mengenai persoalan lingkungan, terutama sampah plastik yang menjadi persoalan menakutkan. Dari niat baik itulah, Ajik Anggi kemudian memutuskan untuk

mencoba membuat mesin pengolah sampah plastik menjadi BBM. Ia pun kemudian melakukan riset melalui internet. Kegigihannya pun membuahkan hasil, hanya dalam dua bulan, ia telah mampu membuat sebuah mesin. “Kalau untuk riset dan belajarnya sudah lama, apalagi saya punya basic engineering, jadi saya coba membuat,” ucapnya. Ajik Anggi juga kerap mendapatkan masukan dan saran dari sejumlah rekannya untuk penyempurnaan mesin itu. Bahkan karena tekad kuat yang dimiliki, Ajik Anggi pun belajar tentang cara kerja dan pemanfaatkan mesin pengolah sampah plastik di Klaten, Jateng. “Karena sudah niat, saya pergi ke Klaten untuk belajar terkait pembuatan, penggunaan dan pemanfaatan mesin itu,” jelasnya. Dengan bekal ilmu yang didapatkan Ajik Anggi pun mulai mengumpulkan bahan seperti stainless, pipa, keran, dan pengukur suhu. Yang kemudian dirangkai sedemikian rupa hingga menjadi mesin pengolah limbah sampah plastik. Bentuknya pun sederhana, namun mesin itu dalam sekali dioperasikan

mampu mengolah 5 kilogram sampah plastik yang menghasilkan BBM kurang lebih 4 liter. Cara kerjanya pun mudah. Mesin dihidupkan dengan kompor dan gas, sebelumnya pada tabung reaktor I sudah diisi dengan sampah plastik berbagai jenis, setelah suhu dalam reaktor I mencapai 400 derajat celcius maka hasil pembakaran sampah akan menguap dan masuk ke tabung reaktor II. Di sinilah kemudian kita dapat menentukan BBM apa yang

BPM/bit

BBM - Ajik Anggi saat mencoba BBM hasil dari mesin pengolah sampah plastik.

Bali yang Pertama

Bali menjadi kota pertama penyelenggaraan Connext Conference 2019 mengingat antusias peserta dalam acara serupa pada tahun-tahun sebelumnya. Sepanjang 2019, event serupa akan diselenggarakan di 10 kota seluruh Indonesia. Acara ini menghadirkan para pembicara, yakni Billy Boen Founder Young On Top,

Andi Noya Host Kick Andy, Bayu Janitra CEO Top Karir Indonesia dan Alam Primanda Manager South East Asia HERE Technologies, dihadiri Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga. Direktur Operasional YOT Inspirasi Nusantara Riki Son mengatakan, para pembicara menjadi inspirasi yang mengisahkan bagaimana perjalanan hidup mereka hingga bisa meraih puncak karier. Para

pembicara adalah orang yang sudah menjalani berbagai kesulitan dan menunjukkan usaha yang keras dan serius dalam perjalanan kariernya. “Di sini, para pembicara meyakinkan peserta agar tidak mudah patah semangat, menggali potensi dirinya untuk menghadapi masa depan,” kata Riki. Dia menyebutkan acara ini bertujuan agar para mahasiswa dan generasi muda menyiapkan diri dan tahu apa yang akan

Pasukan Khusus

Menurutnya, pasukan khusus ini sangat diperhitungan negara-negara luar sehingga selalu dipantau perkembangannya di setiap zaman. “Terima kasih kepada masyarakat Bali khususnya nyama Buleleng bahwa teruslah berkarya. Bahwa di Indonesia ini siapa saja bisa maju dan menjabat yang penting, asalkan memiliki dedikasi dan kinerja yang

baik sehingga menjadi kebanggaan dan kepercayaan pimpinan. Putra-putra Bali adalah orang-orang pekerja keras dan memiliki karakter tersendiri dengan jiwa-jiwa puputannya. Apabila situasi menghendaki seperti itu, tidak ada alasan dan kita tidak boleh ragu-ragu melaksanakan tugas tersebut,” ujarnya. Kepada generasi muda, peraih penghargaan Bintang Adhi Makayasa dan Bintang Tri Sakti Wirautama ini, berharap agar putra-putri Bali terus

berkarya dan belajar mencapai cita-cita setinggi langit. “Itu pasti bisa, seperti moto bila kita berpikir akan bisa sebenarnya kita sudah bisa. Tetapi apabila kita berpikir tidak bisa pasti jawabannya kita tidak bisa,” ungkap Cantiasa yang dikenal ramah ini. Meski tugas di luar Bali, ia mengimbau kepada masyarakat Bali agar tetap menjaga sikon Bali yang aman dan damai. Kita memang berbeda hidup di Indonesia dan di Bali khususnya. Namun, jadikanlah

Minggu, 27 Januari 2019 05:00 05:52 05:54 05:56 06:00 06:05 06:35 07:00 07:35 08:00 09:00 09:30

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Sesana Kepemang kuan & Serati banten (4) Bali Channel Tourist TV Klip Anak Sehat & Bugar Aerobic dan Line Dance Seputar Bali Pagi Akhir Pekan Klip Anak Belajar Menggambar Menggambar Ad Paper

10:05 11:30 12:00 12:05 12:30 13:00 13:30 14:30 15:30 16:05

Rubah Bali Channel Tourist TV Dunia Otomotif New Avanza dan New Veloz Puja Trisandya Dharma Wacana Sesana Kepeman- kuan & Serati banten (5) Bali Channel Tourist TV Wirasa I Gede Podana Lejel Homeshoping Tembang Bali Bali Channel Tourist TV Harmoni Bali Kenali Gejala dan

diinginkan cukup hanya dengan mengatur tekanan. “Jadi mau jenis bensin, solar atau bisa juga minyak tanah, bisa ditentukan,” ucapnya. Lanjut kata Ajik Anggi, jika ingin menghasilkan bensin maka tekanannya 50 sampai 150 derajat celcius, kemudian 150 sampai 200 derajat celcius untuk minyak tanah, dan di atas 200 derajat celcius untuk solar. “Jika sampahnya full, mungkin butuh 1 jam sampai keluar BBM,” ujarnya. (kmb28)

17:00 17:30 18:00 18:05 9:00 19:30 20:00 21:00 22:00 22:05 22:30 23:00 23:30

Penyebab Cacar Air INOVATOR Kartun Adi Parwa (3) Puja Trisandya Seputar Bali Banjar Bali Quis Kris Samatra Artis Bali HUT ke-17 Radio Genta Parade Band Indie Brokenmade Berita dan Bincang Terkini Lila Cita Calonarang I Binor Poh Gading (3) Dunia Kita Berita dan Bincang Terkini Folk Song

mereka lakukan kelak. “Mereka bisa lebih mempersiapkan masa depannya. Jangan sampai setelah lulus kuliah bingung mau melakukan apa. Apa pun jika ditekuni serius akan bisa berhasil,” kata Riki. Acara ini mendapat respons yang luar biasa hingga peserta membeludak melebihi kapasitas. Gedung yang berkapasitas 1.100 orang sedangkan jumlah peserta yang datang mencapai 1.250 orang. (ad1038)

perbedaan itu potensi modal kita, bukan malah menjadi konflik yang membuat perpecahan bangsa dan negara kita. Sebelum mendapat kepercayaan sebagai Danjen Kopassus, Cantiasa pernah menjabat sebagai Danrem 163/Wira Satya. Ia kemudian dipercaya menjadi Danrem 173/Praja Vira Braja (Pvb) bermarkas di Biak, Papua. Korem tersebut termasuk tipe A dan Danremnya berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI. (kmb36)

Swakelola Sampah Karena itu, kini pembentukan kelompok swakelola sampah di Denpasar terus dimaksimalkan. Bekerja sama dengan desa/kelurahan diharapkan mampu membangun sistem tata kelola persampahan yang terpadu. Wisada mengatakan bahwa berdasarkan Perwali Kota Denpasar No. 11 tahun 2016 tentang Tata Cara Pengelolaan dan Pembuangan Sampah di Kota Denpasar sedianya pengelolaan sampah di masyarakat dilaksanakan oleh kelompok swakelola sampah yang dikordinasi oleh desa/lurah. Sehingga penanganan sampah yang dimulai dari hulu ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pemilahan, pengelo-

laan, dan pemanfaatan sampah. “Dengan adanya tata kelola yang tepat tentunya dapat mengurangi volume sampah menuju ke TPA, yang anorganik dapat dipilah dan ditabung dalam bank sampah dan yang organik dapat dimanfaatkan untuk kompos,” paparnya. Saat ini, di Kota Denpasar terdapat sedikitnya 171 Kelompok Swakelola Sampah. Terkait dengan volume sampah, Wisada mengatakan terus terjadi peningkatan. Bila pada hari biasa mencapai 900 ton, pada saat hari raya keagamaan meningkat secara signifikan yang bisa mencapai 1.500ton per hari. Jumlah sampah sebanyak ini ditangani dengan memaksimalkan petugas yang ada. Saat ini ada sekitar 1.459 tenaga kebersihan yang disiagakan bersama 49 armada truk yang dibantu moci

14 Desa Adat Upacara kemarin diikuti seluruh krama Desa Sukawati yang terdiri dari 14 desa adat. Sementara Subak Gede Sukawati yang selaku pengempon Pura Er Jeruk. Usai acara melasti di Pantai Purnama, krama melaksanakan persembahyangan. Selanjutnya, krama melaksanakan prosesi

mulang pakelem di Pantai Rangkan, Desa Ketewel. Prosesi ini menggunakan tiga jukung. “Melihat gelombang cukup tinggi, jukung naik dari Pantai Rangkan,” jelas Sarwa. Sejumlah wewalungan diikutsertakan saat mulang pakelem, di antaranya kerbau dan kambing hitam dan satwa suci lainnya. Dijelaskan, Segara Kertih ini sebagai wujud rasa syukur atas dilimpahkannya keselamatan

di masing-masing kecamatan dan desa/kelurahan. Sementara itu, Kabid Penangan Sampah dan B3 DLHK I Ketut Adi Wiguna mengakui ada beberapa yang perlu disampaikan kepada masyarakat terkait dengan perubahan sistem pengelolaan sampah ini. Salah satunya yang sering menjadi pertanyaan masyarakat, yakni dobel pembayaran. Karena ada pembayaran sampah yang menyatu dengan kitir PDAM untuk yang diambil oleh DLHK. Namun, sekarang bila sudah dikelola pihak banjar atau swakelola, maka pembayarannya akan langsung dilakukan di masing-masing petugas swakelola. “Ini bisa dilaporkan ke masing-masing kepala desa atau lurah untuk selanjutnya akan diserahkan kepada DLHK. Tugas kami di DLHK akan melakukan pencabutan pembayaran di PDAM,” ujarnya. (ara) terhadap alam semesta. Agar terwujud keseimbangan jagat, peningkatan kesadaran umat, dan kesejahteraan. ‘’Jadi, apa yang didapat dari alam, dipersembahkan kembali ke alam,” jelas Sarwa didampingi Manggala Humas, I Ketut Gede Suaryadala. Terakhir kali, Karya Pedudusan Agung, Segara Kertih Tawur Balik Sumpah Agung lan Milik Pedagingan di Pura Kahyangan Jagat Er Jeruk digelar sekitar 30 tahun lalu, tepatnya Oktober 1989. (nik)

Jaga Lingkungan “Selain promosi pariwisata yang bagus, kita juga harus memerhatikan kebersihan lingkungan. Karena jika lingkungan sudah bersih, maka wisatawan yang datang pasti merasa nyaman untuk berkunjung. Karena kita sebagai anak muda tidak ingin promosi bagus, tapi di belakang, justru sampah plastik ini menjadi permasalahan di masyarakat. Dari sanalah kita akhirnya berpikir apa yang bisa kita perbuat untuk memerangi sampah ini. Akhirnya menghimpun anak-anak muda Besakih untuk bergerak membuat kegiatan ini,” ujarnya. Suartika menjelaskan, kalau dalam waktu dekat pada bulan

Maret mendatang, bakal berlangsung upacara Karya Agung Panca Wali Krama dan Batara Turun Kabeh. Kata dia, seperti pengalaman-pengalaman sebelumnya, biasanya selama karya ini dipastikan sampah bakal menumpuk. Untuk itu, sebagai langkah awal Minggu ini (27/1), pihaknya akan melaksanakan kegiatan bersih-bersih sampah plastik di kawasan Pura Agung Besakih titiknya di Pura Batumadeg dan Pura Kidulingkreteg dengan mengundang sejumlah komoditas offroad. Pada 2 Februari nanti juga bakal dilakukan kegiatan bersih-bersih sampah plastik dari provinsi. Sebagai tuan rumah, nantinya pihaknya bersama anak-anak muda yang tergabung dalam Ketog Sem-

Pasti Mendukung “Tujuan karya ini tiada lain untuk mohon kerahayuan, agar jagat Bali pada umumnya mendapatkan keselamatan. Saya harap upacara serupa juga bisa dilaksanakan di seluruh Bali. Saya pasti akan mendukungnya,” ujarnya. Lebih jauh, Koster menyampaikan beberapa peraturan Gubernur yang telah dikeluarkan untuk menjaga alam dan budaya Bali. Di antaranya telah dikeluarkannya Peraturan Gubernur Bali nomor 79 tahun 2018 tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali, Peraturan Gubernur Bali nomor 80 tahun 2018 tentang Perlindungan dan

Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali, Peraturan Gubernur Bali nomor 97 tahun 2018 tentang Sampah Plastik Sekali Pakai dan Peraturan Gubernur Bali nomor 99 tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali. “Saya mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mengimplementasikan ke empat pergub tersebut. Ini semua untuk kebaikan dan keberlangsungan Bali ke depan. Semua ini tidak akan berjalan jika tidak mendapat dukungan penuh dari masyarakat,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua Pa-

Pertama di Bali Wayan Wirasa didampingi Wakasek Kesiswaan I Made Radita Berata, S.Pd. mengatakan, buku tabungan sampah bagi siswa merupakan satu-satunya di Bali. Caranya sederhana, kumpulan sampah siswa tiap kelas ditimbang dan diuangkan secara merata kepada siswa di kelas. Setiap enam bulan sekali tabungan itu bisa dicairkan. Ni Kadek Mery Dwipayani (IX-D) mengaku sekarang memiliki tabungan sampah Rp 7.454. dari hasil pengumpulan 31 kali. Sementara Putu Akriani Putri (IX-I) memiliki tabungan Rp 7.257, Ida Bagus Gede Putra Yasa ( IX-H) punya Rp 6.410, Ni Putu Yunita Sukarini (IX-D) memiliki tabungan Rp 7.202 dan Gede Galang Saka Antara (IX-J) memiliki Rp 7.750. Semuanya ditabung di Bank Sampah Artha Sedana Lestari. Dwipayani mengaku budaya membawa sampah dari rumah

ke sekolah untuk membantu pemerintah mengatasi masalah sampah rumah tangga. Dengan cara begini remaja Bali ikut mencegah terjadinya polusi tanah, dan bahaya banjir, apalagi saat ini musim hujan. Sementara sejak diberlakukan Pegrub dan Perwali pengurangan sampah plastik, Akriani Putri mengaku sampah plastik yang dikumplkan makin sedikit. Kondisi ini dia justru syukuri sebagai bukti adanya kesadaran warga bahaya sampah plastik. I.B. Gede Putrayasa juga mengaku diuntungkan dengan Pergub dan Perwali itu. Tiap hari, dia irit Rp 5.000 karena uang saku Rp 10.000, yang biasanya Rp 5.000 untuk membeli air, kini masuk kantong. Sebab, sekolah melarang membawa air dengan kemasan berbahan plastik, sehingga ia harus bawa dari rumah. Hal ini dibenarkan Kasek Wayan Wirasa karena kantin SMP PGRI 5 melarang penjualan makanan dan minu-

prong Ngedasin Besakih ikut bergabung di dalamnya. ‘’Masak kita sebagai tuan rumah melihat orang lain membersihkan desa kita, tidak merasa malu,” katanya. Dia berharap, lewat kegiatan Kegiatan Ketog Semprong Ngedasin Besakih, pihaknya ingin mengedukasi masyarakah khususnya warga Besakih supaya dapat menjaga lingkungan dari sampah plastik. Ke depannya, sampah plastik tidak lagi menjadi permasalahan di masyarakat. “Selama ini, sebagain besar masyarakat masih belum tahu bagaimana bahayanya sampah plastik. Makanya diperlukan edukasi tentang bahaya sampah plastik,” harapnya seraya bakal memikirkan bagaimana caranya mengolah sampah plastik. (nan) nitia I Nyoman Oka dalam laporannya mengatakan, karya ini digelar kembali setelah prosesi yang sama digelar 30 tahun silam, tepatnya pada 1 Oktober 1989. Puncak karya akan berlangsung pada Rabu, 30 Januari nanti. Ditambahkan Oka, karya ini mengambil tingkatan madyaning utama dengan menggunakan 5 ekor kebo (kerbau) sebagai persembahan dan di-puput 25 sulinggih. Ada tiga prosesi utama serangkaian karya ini. Di antaranya melasti dan Segara Kertih. Kemudian tawur agung pada 28 Januari, serta puncak karya pada 30 Januari. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati melakukan penandatanganan prasasti. (ad1037) man berkemas bahan plastik. Kini, semua makanan dikemas dengan daun dan kertas. Bendera Hitam SMK PGRI 3 Denpasar juga memiliki cara lain mengedukasi siswanya menangani sampah. Salah satu model kebersihan yang dijalankan yakni melakukan evaluasi setiap tiga bulan terhadap kelas bersih dan terkotor. Aspek utama yang dinilai adalah akumulasi kredit poin pelanggaran siswa dalam hal sampah. Kelas terbersih dipancangkan bendera putih dan kelas terkotor dipancangkan bendera hitam. Kepala SMK PGRI 3 Denpasar, Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M., menegaskan model ini untuk menanamkan budaya malu di kalangan siswa agar selalu menjalankan pola hidup bersih dan sehat. Implementasi ini membuktikan adanya kesadaran siswa kelas terkotor untuk membenahi diri sehingga tiap tiga bulan bendera hitam berpindah ke kelas lainnya. (sue)


balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Minggu PAING, 27 Januari 2019

Tontowi/Liliyana Tembus Final Indonesia Masters Jakarta-

Ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir melaju ke final Indonesia Master 2019, usai menaklukkan ganda Malaysia Chan Peng Soon/Goh Lih Ying. Tontowi/Liliyana melangkah ke partai puncak setelah bermain sengit dengan Soon/Goh di partai semifinal di Istora, Senayan, Sabtu (26/1) kemarin. Duel mereka akhiri dengan skor 22-20, 21-11 dalam waktu 34 menit. Liliyana mensyukuri hasil hari ini. Dia juga berterimakasih kepada partner-nya, Tontowi dan para supporter Indonesia yang membuat jalannya laga berjalan baik. “ Y a n g pertama saya ingin mengucapkan terima kasih kepada partner saya Tontowi yang sudah menyelesaikan pertandingan hari ini,” kata Liliyana. “Evaluasi pertandingan hari ini kuncinya pada game perta-

PROFIL Tak Kuasa Menolak PENYERANG asal Polandia, Krzysztof Piatek mengaku tak bisa berkata tidak saat tawaran dari AC Milan datang ke hadapannya. Ia pun tak perlu pikir panjang untuk menerimanya, meskipun dirinya juga mendapat tawaran besar dari West Ham. Piatek resmi bergabung pada hari Rabu (23/1) lalu, setelah Milan menyelesaikan proses transfernya dari Genoa. Untuk membawanya ke San Siro, klub raksasa Serie A tersebut harus mengeluarkan uang sebesar 36 juta euro sebagai maharnya. Sosok yang dikenal sebagai ‘New Lewandowski’ itu diproyeksikan sebagai pengganti Gonzalo Higuain yang memilih memutus masa pinjamannya dari Juventus lebih cepat. Sebab, ia ingin bereuni dengan Maurizio Sarri di Chelsea. Piatek mengaku tak merasa ragu untuk menerima Milan yang performanya belakangan ini sedang naik turun. Karena status Rossoneri yang begitu mentereng di matanya, ia jadi tak kuasa untuk menyatakan penolakan. “Anda tak bisa menolak klub seperti Milan. Saya datang ke sini tidak untuk duduk di bangku cadangan dan menerima gaji. Saya punya kesempatan bergabung dengan klub legendaris dan saya ingin menggunakannya,” tutur Piatek. “Tawaran pertama Milan datang dua pekan lalu dan saya tidak ragu. Itu adalah situasi yang menguntungkan, transfer besar untuk Genoa dan sebuah mimpi yang menjadi nyata untuk saya,” lanjutnya. Padahal di saat yang hampir bersamaan Piatek juga digoda tawaran besar dari klub Premier League, West Ham United. Namun karena status AC Milan yang lebih besar, pilihannya soal klub labuhan selanjutnya sudah tak bisa lagi diganggu-gugat. “West Ham juga memberikan penawaran besar, tapi Genoa menolaknya, sebab mereka punya hubungan baik dengan Milan dan ingin menjadikan mereka prioritas,” tambahnya. “Saya tak memiliki keraguan, sebab saya bertekad bergabung dengan Milan. Dengan segala rasa hormat kepada West Ham, Milan adalah klub yang lebih besar. Uangnya mungkin sama, tapi pada titik ini uang bukanlah hal terpenting untuk saya,” tutupnya. (kmb33)

ma. Di game pertama itu poinnya ketat dan mepet. Di sana poin-poin kritis kami lebih tenang menghadapi Malaysia dan satu poin plusnya kami didukung oleh penonton sendiri. Lawan terkena mentalnya di poin kritis. Di game kedua di atas kertas pola permainan kami jalan dan mereka selalu tampil tertekan,” sambungnya. Berlaga di Indonesia Masters, Butet, panggilan karib Liliyana Natsir memang tanpa persiapan layaknya turnamen-turnamen sebelumnya. Itu mengapa

Harden Mengamuk, Rockets Kalahkan Raptors Houston– James Harden masih rajin mencetak minimal 30 poin dalam sebulan terakhir ini. Kali ini torehan 35 poin Harden bawa Houston Rockets mengalahkan Toronto Raptors. Pada laga NBA 2018/2019 yang dihelat di Toyota Center Sabtu (26/1) kemarin, Rockets memimpin sejak kuarter pertama dengan 33-20. Raptors balik mendominasi kuarter kedua dengan mencetak 41 poin berbanding 37. Tapi Rockets tetap memimpin 70-61 atas Raptors. Masuk di kuarter ketiga,

Raptors masih unggul perolehan angka 28-26. Memasuki kuarter keempat, Raptors coba membalikkan keadaan tapi Rockets akhirnya mampu mempertahankan kemenangan 121-119. Harden jadi pemain terbaik Rockets dengan 35 poin, tujuh assist, dan dua rebound. Ini jadi laga ke-22 beruntun di mana Harden membuat minimal 30 poin. Tapi Harden masih kesulitan memperbaiki akurasi tembakan tiga angkanya, 11 yang gagal dari 13 percobaan. Eric Gordon menopang Harden dengan 24 poin, Ken-

neth Faried yang melakoni debut bikin 21 poin dan 14 rebound. PJ Tucker mendonasikan 18 poin. Ini adalah kemenangan beruntun pertama Rockets bulan ini. Sementara untuk Raptors, ini jadi kali kedua setelah pertengahan Desember mereka mengalami dua kekalahan beruntun. 32 poin, tujuh rebound, dan lima assist Kawhi Leonard sama sekali tak membantu Raptors. Rockets masih ada di posisi kelima klasemen Wilayah Barat dengan 28-20 sementara Raptors di posisi kedua Wilayah Timur dengan 36-15. (kmb33/afp)

Leonard Kagumi Kekeluargaan di BU Denpasar – Saat laga leg pertama babak 32 Besar Piala Indonesia 2018 antara Bali United kontra tuan rumah Blitar United hari Kamis (24/1) lalu, perhatian para pecinta sepak bola Pulau Dewata pastinya tertuju pada rekrutan anyar Bali United yang menjalani debut di laga tersebut. Salah satunya adalah pemain belakang sarat pengalaman, Leonard Tupamahu. Leonard tampil penuh selama 90 menit di laga kemarin. Ia berduet dengan Willian Pacheco yang juga merupakan rekrutan anyar Serdadu Tridatu di tahun 2019. Leonard pun membuktikan bila dirinya mampu tampil konsisten selama dua kali 45 menit kendati usianya sudah tidak muda lagi. Pemain yang terakhir memperkuat Borneo FC tersebut pun mengungkap-

kan bila rasa kekeluargaan yang tinggi dalam tim Bali United membuat proses adaptasinya berjalan dengan sangat baik. “Proses adaptasi dalam tim berjalan dengan sangat baik. Rekan-rekan pemain yang sudah lebih lama di sini (Bali United) menerima saya, dan saya juga kenal beberapa pemain senior dalam tim ini. Hal itu membuat saya tidak kesulitan beradaptasi dengan tim,” ujar Leonard, Sabtu (26/1) kemarin. Terkait persiapan dengan pemain belakang lainnya, Leonard menganggap hal tersebut bukan hal yang harus dikhawatirkan. Ia justru mengaku senang dengan banyaknya pemain belakang berkualitas yang ada dalam tim Bali United. “Saya justru senang dengan

banyaknya pemain belakang berkualitas dalam tim seperti Haudi Abdillah, Gunawan dan pemain lainnya. Ini akan menambah motivasi saya. Selain itu, Coach Teco juga pelatih yang fair, jadi tidak ada masalah bagi saya,” katanya. Ditanya tentang duetnya dengan Willian Pacheco di pertandingan melawan tuan rumah Blitar United, Leonard mengakui masih banyak hal yang harus ditingkatkan. “Duet dengan Pacheco kemarin masih banyak kekurangan. Di beberapa kesempatan kami sempat miss komunikasi. Tapi secara keseluruhan kami bersyukur bisa menang dan tidak kebobolan. Semoga saja kedepannya saya bisa semakin kompak dengan Pacheco dan juga pemain lainnya,” tutupnya. (kmb33/r)

dia tak menyangka capaiannya melebihi ekspetasi. “Memang persiapan saya kurang dan latihan bersama Tontowi juga jarang. Ya saya berusaha tampil enjoy dan memberikan terbaik karena ini turnamen terakhir saya dengan Tontowi. Jadi apapun hasil saya sudah siap,” tutur pemilik medali emas Olimpiade 2016 Rio de Janeiro ini. “Tapi Puji Tuhan surprise juga bisa capai final. Ya, terima kasih buat Tontowi dia berjuang untuk memberi yang terbaik karena ini di akhir karier saya,” tambahnya. Di partai final Tontowi/ Liliyana akan berduel dengan Zheng Siwei/Huang Yaqiong asal Tiongkok. “Sejujurnya untuk acara farewell memang pertama kali mengucapkan kata perpisahan. Pasti tegang dan saya harus persiapan apa yang harus saya bicarakan. Mungkin kalau tak main

saya akan lebih tegang. Kalau main saya puas bisa capai final semoga bisa memberikan yang terbaik,” kata Liliyana. “Untuk lawan mereka kami sudah sering bertemu. Terakhir kali kami bertemu kalah tapi bukan berarti terus lalu kalah. Artinya, kembali ke nol lagi dan kami coba menerapkan pola permainan serta diskusi dengan pelatih juga,” tutupnya. All Indonesian Final All Indonesian Final di Indonesia Masters 2019 tercipta di sektor ganda putra. Itu setelah Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mengalahkan ganda putra asal Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, straight set, 2119 dan 21-13. Di partai final Kevin/Marcus sudah ditunggu oleh seniornya, Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan. Ahsan/ Hendra lolos setelah mengalahkan ganda Tiongkok Han Chengkai/Zhou Haodong. Namun, 2 wakil Indonesia lainnya ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Jonatan Christie kalah di semifinal. (kmb33)

Piala FA

Sanchez Loloskan MU

London– Sanchez jadi salah satu aktor di balik kelolosan Manchester United ke babak kelima Piala FA. Meski begitu, Sanchez diminta rutin mencetak gol lagi. Sanchez tenggelam sejak gabung MU tahun lalu, di mana hanya empat gol dicetaknya dari 32 penampilan. Tentu ini bukan timbal balik yang pas untuk MU yang sudah menggajinya nyaris 400 ribu poundsterling per pekannya. Tak cuma gagal menampilkan peTapi Sanchez seperti ingin membuktikan bahwa kritik yang ada selama ini tidak benar dan dia masih bisa berbuat banyak untuk MU. Kepercayaan Solskjaer menempatkannya jadi starter saat The Red Devils melawat ke Emirates Stadium, Sabtu (26/1) dini hari kemarin berbuah manis. Dalam kemenangan MU dengan skor 3-1 atas Arsenal, Sanchez membuat satu gol selama 72 menit berada di atas lapangan. Performa oke inilah yang diharapkan Solskjaer mampu dipertahankan Sanchez hingga akhir musim. Apalagi dia tahu Sanchez sebenarnya punya kualitas luar biasa untuk jadi mesin gol Setan Merah. “Dia memang belum lama ini cedera, jadi menyenangkan rasanya melihatnya main 65-70 menit malam ini dan dia bisa lebih baik. Saya rasa dia sudah tahu itu,” sambung Solskjaer. Tahun ini diyakini akan menjadi tahu kebangkitan Sanchez. (kmb33/afp)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook