Skip to main content

Edisi Jumat 26 April 2019 | balipost.com

Page 1

Bali Post

balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

PDI-P Imbau Prabowo Hentikan Klaim Kemenangan TKN Jangan Risau

Jakarta (Bali Post) – PDI Perjuangan mengimbau Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, untuk menghentikan klaim kemenangan secara sepihak tanpa pernah menunjukkan bukti rekapitulasi hasil penghitungan suara riil Pemilu 2019. ‘’Pak Prabowo mengklaim kemenangan sepihak, tapi tidak pernah bisa menunjukkan hasil rekapitulasi penghitungan suara riil Pemilu 2019, berdasarkan data C1,’’ kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto melalui pernyataan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (25/4) kemarin. Menurut Hasto, PDI Perjuangan mendapat informasi bahwa Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sedang melobi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mendapatkan dokumen C1. ‘’BPN juga tidak kompak dengan menyebutkan tempat di mana rekapitulasi suara dilakukan. Karena itu, wajar jika publik menuduh klaim kemenangan yang dilakukan Pak Prabowo hanya tindakan provokasi tanpa bukti,’’ katanya lagi. Menurut Hasto, PDI Perjuangan mengingatkan bahwa nilai kejujuran adalah indikator moral yang sederhana dalam politik. ‘’Dengan

PREDIKSI CALEG LOLOS

sikap BPN yang tidak mau transparan dalam rekapitulasi suara, tidak bersedia diaudit, dan klaim sepihak kemenangan tanpa bukti, menjadi indikasi kebohongan dalam politik,’’ katanya lagi. Berdasarkan realitas tersebut, maka Pusat Rekapitulasi ‘’JAMIN’’ yang dilakukan TKN Jokowi-Ma’ruf Amin maupun Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDI Perjuangan mengundang perwakilan BPN untuk melihat sistem rekapitulasi yang dilakukan berdasarkan dokumen autentik C1. ‘’Kami undang lima personel, yakni dua dari BPN dan tiga dari pengamat politik, serta disaksikan oleh media dan perwakilan mahasiswa. Setelah itu, giliran kami yang datang ke Pusat Hitung BPN. Biar rakyat tahu, mana yang klaim dengan bukti, dan pihak mana yang memprovokasi,’’ katanya pula. (ant)

Bali Post/ant

PENDUKUNG PRABOWO - Ketua KPU-RI Arief Budiman mendampingi lima sekjen dari Badan Pemenangan Nasional Koalisi Indonesia Adil dan Makmur pendukung Prabowo-Sandi saat meninjau ruang server KPU, Kamis (25/4) kemarin.

Data Kubu 02 Tak Proporsional Jakarta (Bali Post) – Pengamat politik dari Indonesia Public Institute Karyono Wibowo menilai data real count Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi yang menyebut pasangan calon nomor urut 02 itu mendapat 62 persen suara tidak proporsional. Karyono dalam Diskusi Publik ‘’Mengungkap Fenomena Hoaks dan Upaya Delegitimasi Penghitungan Suara Pasca-Pemilu Serentak 2019’’, di Jakarta, Kamis (25/4) kemarin, mengaku telah melakukan penelitian terkait data perolehan kubu pasangan Prabowo-Sandi. Dari hasil penelitiannya, kubu 02 telah mengolah data yang tidak proporsional se-

hingga menyebabkan adanya perbedaan hasil dengan penghitungan suara sementara KPU dan hasil hitung cepat lembaga survei. ‘’Ada klaim kemenangan 62 persen. Mereka mencoba untuk menunjukkan sebuah data, datanya adalah menurut mereka C1 yang masuk ke data center. Ternyata setelah kita cek ada perbedaan data. Data yang masuk di data center mereka tidak proporsional,’’ ungkapnya. Ia mencontohkan, dalam pengambilan data di Banten dan cara pengambilan sampel juga ternyata kurang proporsional. Data yang masuk ke kubu 02 pun hanya 0,6 persen. ‘’Kalau menurut proporsi KPU

Banten itu 0,8 persen. Di DKI Jakarta, proporsi data yang masuk data center mereka 13,7 persen. Sementara proporsi data TPS di Jakarta hanya 3,6 persen,’’ ucapnya. Menurut Karyono, data yang tidak proporsional akan menyebabkan hasil penghitungan yang bias. Sehingga tidak heran terjadi perbedaan yang sangat signifikan antara hasil penghitungan suara kubu 02 dengan data dari sejumlah lembaga survei kredibel. ‘’Kesimpulannya adalah data yang ditampilkan kubu Prabowo-Sandi yang diklaim 62 persen itu datanya tidak proporsional, sehingga datanya pasti bias,’’ tuturnya. (ant)

Jakarta (Bali Post) – Direktur Relawan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferry Mursyidan Baldan, mengatakan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf jangan risau terkait pernyataan pihaknya yang menilai terdapat dugaan kecurangan di Pemilu 2019. ‘’Kenapa TKN Jokowi-Ma’ruf yang risau, seharusnya KPU yang risau ketika kami menyampaikan adanya indikasi kecurangan pemilu,’’ kata Ferry Baldan, Kamis (25/4) kemarin. Ferry mengatakan, TKN dan BPN bukan penyeleng-

gara pemilu, karena itu TKN Jokowi-Ma’ruf jangan risau dan jangan memosisikan diri sebagai penyelenggara pemilu. Menurutnya, bukti kecurangan pemilu yang dimiliki BPN akan disampaikan kepada KPU dan Bawaslu. ‘’Adu data itu kan validitas dan pembuktiannya ketika diproses rekapitulasi,’’ ujarnya. Selain itu, menurutnya, seluruh data yang dimilikinya berbasis C1 serta penelusuran kecurangan dimulai dari tingkat tempat pemungutan suara (TPS) dan panitia pemilihan kecamatan (PPK). (ant)

Jakarta (Bali Post) – Perolehan suara pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, semakin tertinggal dari pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin. Hal ini berdasarkan hasil penghitungan suara sementara Pilpres 2019 yang diunggah KPU RI melalui Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) hingga Kamis (25/4) kemarin, pukul 07.45 WIB. Pasangan Jokowi-Ma’ruf memperoleh 27.613.129 suara atau 55,81 persen, mengungguli perolehan suara PrabowoSandiaga sebanyak 21.868.106 suara (44,19 persen), atau dengan selisih sebanyak 5.745.023 suara. Dibandingkan hasil penghitungan sementara pada

Kamis kemarin, pukul 01.15 WIB, selisih suara kedua pasangan calon masih sebanyak 5.514.384 suara, sedangkan pada Rabu pukul 17.30 WIB selisih suara pasangan nomor urut 01 dan 02 itu tercatat 5.280.765 suara. Rekapitulasi suara sementara ini berdasarkan penghitungan formulir C1 yang masuk dari 263.287 tempat pemungutan suara (TPS) dari total 813.350 TPS yang ada di seluruh Indonesia dan luar negeri. Cakupan suara TPS yang telah direkapitulasi KPU RI mencapai 32,37069 persen dari total keseluruhan TPS yang ada. KPU melakukan rekapitulasi suara Pemilu 2019 sejak 18 April 2019 dan ditargetkan rampung pada 22 Mei 2019. (ant)

Prabowo Makin Tertinggal

Disepakati, Cina Impor Manggis Indonesia Beijing – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bertemu Presiden Cina Xi Jinping di Balai Agung Rakyat, Beijing, Kamis (25/4) kemarin. Pertemuan dilakukan di sela-sela Konferensi Kerja Sama Internasional Sabuk Jalan (BRF) II di Beijing, 24-27 April 2019. Sebelumnya Kalla melakukan pertemuan bilateral dengan Wapres Cina Wang Qishan di Beijing, Kamis siang. Pada Kamis malam, Kalla dijadwalkan bertemu beberapa pimpinan perusahaan asal Cina. ‘’Besok sudah full acara ‘Belt and Road Forum’ (BRF) yang tentunya mulai dengan acara pembukaan kemudian juga ada acara malam dinner. ‘’Wakil Presiden juga akan

melakukan kegiatan business forum yang akan mempertemukan antara pebisnis Indonesia dengan pebisnis Tiongkok,’’ kata Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi. Dalam konferensi dua tahunan itu, Wapres kemungkinan besar juga akan menyinggung mengenai ekspor kelapa sawit dari Indonesia ke Cina. Apalagi di sela-sela BRF, Menlu Retno dan Menteri Bea Cukai Cina Ni Yue Feng telah menandatangani protokol impor manggis dari Indonesia. ‘’Kami terus berupaya agar ekspor buah tropis dari Indonesia ke Tiongkok ini dapat terus ditingkatkan dalam rangka mempersempit atau menurunkan defisit yang terjadi antara Indonesia dan

Tiongkok,’’ ujarnya. Puji Indonesia Sementara itu, Penasihat Pemerintah Republik Rakyat Cina merangkap Menteri Luar Negeri Wang Yi memuji pemerintah Indonesia atas keberhasilannya menyelenggarakan pemilihan umum serentak pada 17 April 2019 dengan aman dan lancar. ‘’Saya ingin mengucapkan selamat atas keberhasilan itu,’’ kata Wang Yi saat mengawali pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi di Balai Agung Rakyat, Beijing, Rabu (24/4) pagi. Dalam pertemuan tersebut, Wang Yi -- yang didampingi beberapa pejabat,

termasuk Duta Besar Cina untuk Indonesia Xiao Qian -- menganggap Indonesia mitra terpenting bagi negara berpenduduk terbanyak di dunia itu. Demikian pula dengan Menlu Retno, yang menyampaikan terima kasihnya atas ucapan selamat dari koleganya itu. ‘’Kami juga mengucapkan selamat atas terselenggaranya BRF II (Konferensi Kerja Sama Internasional Sabuk Jalan yang kedua kalinya),’’ kata Retno menimpali. Pihaknya berharap konferensi yang digelar di Beijing pada 24-27 April 2019 itu dapat semakin meningkatkan kerja sama konektivitas di kawasan dan antarkawasan. (ant)

Pertumbuhan Ekonomi Diperkirakan 5,2 Persen

Bali Post/ant

CINA - Wakil Presiden Jusuf Kalla bertemu Presiden Cina Xi Jinping di Balai Agung Rakyat, Beijing, Kamis (25/4) kemarin.

Jakarta (Bali Post) – Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2019 akan mencapai 5,2 persen secara tahunan (year on year/ yoy), atau melebihi pencapaian periode sama di 2018 yang sebesar 5,06 persen. Gubernur BI Perry Warjiyo dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (25/4) kemarin, mengatakan konsumsi rumah tangga, yang juga penyokong terbesar pertumbuhan ekonomi, menunjukkan pertumbuhan yang baik kurun JanuariMaret 2019. Faktor pendorong pertumbuhan ekonomi di paruh pertama tahun ini, karena melimpahnya stimulus fiskal melalui bantuan sosial pemerintah dan belanja untuk penyelenggaraan Pemilu 2019. Di kuartal I-2019, bantuan sosial dari APBN 2019 yang tersalurkan ke masyarakat sudah naik 106,6 persen menjadi Rp 37,7 triliun dari periode sama 2018 sebesar Rp 17,9 triliun. Perry juga melihat stabilitas pasar keuangan yang terjaga, membuat investor makin percaya diri untuk mengalirkan modal asingnya ke Indonesia dan mendorong pembiayaan untuk perekonomian. Untuk keseluruhan tahun, BI masih memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5-5,4 persen. Di tengah perkiraan naiknya pertum-

buhan ekonomi, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis sore, kembali melanjutkan pelemahan setelah Bank Indonesia menahan suku bunga acuan atau BI 7Day Reverse Repo Rate. Rupiah melemah 81 poin atau 0,58 persen menjadi 14.186 per dolar AS dari sebelumnya 14.105 per dolar AS. Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Kamis (25/4), mengatakan keputusan bank sentral menahan suku bunga acuan di level 6 persen sejalan dengan upaya memperkuat stabilitas eksternal perekonomian sekaligus mempertahankan daya tarik pasar keuangan domestik. (ant)


2

Jumat Umanis, 26 April 2019

Pohon ”Penawar” Polusi

“Pemerintah harus mulai terbuka dan menerapkan solusi yang berbasis teknologi dan ramah bagi lingkungan, seperti solarcel, kendaraan ramah lingkungan hingga barangbarang yang menjadi konsumsi masyarakat, seperti produk tembakau alternatif yang tidak menghasilkan asap.” I Putu Eka Merthawan

ISU penyelamatan lingkungan terus digaungkan di seluruh dunia, termasuk Indonesia, baik melalui aksi bersih-bersih, pengurangan sampah plastik, hingga penghijauan sebagai penawar polusi yang ditimbulkan akibat asap kendaraan maupun asap rokok. Begitu pula di Kabupaten Badung, aksi penyelamatan lingkungan terus dilakukan oleh pemerintah maupun pihak swasta. Lantas apa langkah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung dalam menekan kerusakan lingkungan? Upaya memelihara, mengurangi laju kerusakan dan pemulihan kualitas lingkungan tidaklah mudah. Terlebih, di tengah pertumbuhan penduduk dan kendaraan yang tidak terkendali membuat pihaknya jungkir balik mempertahankan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH). Pemkab Badung sendiri melalui DLHK terus memperbanyak penanaman pohon, menambah ruang terbuka

hijau, mewajibkan masyarakat melestarikan pohon-pohon besar, serta mengawasi pembuangan limbah ke laut, sungai maupun irigasi yang dapat menyebabkan pencemaran. “Aksi ini rutin dilakukan untuk menekan kerusakan lingkungan. Bahkan kami selalu mengingatkan masyarakat untuk tidak latah tebang pohon perindang, membuang limbah sembarangan,” ujar Kepala DLHK Kabupaten Badung I Putu Eka Merthawan, Kamis (25/4) kemarin. Birokrat asal Sempidi, Mengwi ini mengakui tidak mudah mempertahankan, apalagi meningkatkan IKLH. “Tidak simsalabim langsung tercapai, kami harus jungkir balik untuk mempertahankan itu,” katanya. Terlebih IKLH merupakan janji bupati yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangkan Menengah Daerah (RPJMD). Janji ini akan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat lewat capaian IKLH. Karena

itu, berbagai upaya yang telah dilakukan agar kualitas lingkungan di Kabupaten dapat terjaga dengan baik. “Indikator ini dapat dilihat dari IKLH yang menggambarkan kondisi lingkungan hidup pada lingkup dan periode tertentu. IKLH juga dijadikan sebagai acuan bersama bagi semua pemangku kepentingan dalam mengukur kinerja perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,” jelasnya. Menurut Eka Merthawan, IKLH Badung saat ini masih cukup stabil. Angka ini mengacu pada tiga indikator, yakni Indeks Kualitas Air (IKA), Indeks Kualitas Udara (IKU) dan Indeks Tutupan Hutan/Lahan (ITH). Di Kabupaten Badung sendiri IKA memcapai nilai 17,70, IKU dengan nilai 30,76, dan ITH mencapai nilai 24,614. “Untuk menentukan ketiga indeks tersebut diambil sampel di beberapa tempat. Seperti IKA kami ambil sampel di 50 titik dengan 10 lokasi, yakni Tukad Mati, Yeh

Poh, Tukad Pangi, Tukad Penet, Tukad Dangkang, Tukad Bangiang, Tukad Ukian, Tukad Uma Alas, Dam Luk-Luk, dan Tukad Ayung,” jelasnya. Tak hanya itu, pihak LHK juga melakukan pengambilan sampel di 10 pantai. Seperti Tanjung Benoa, Nusa Dua, Jimbaran, Kedongana, Petitenget, Kuta, Seseh, Legian, Pandawa, Tuban. “Untuk IKU kami pakai lima lokasi, yakni Jalan Raya Kuta, Simpang Dewa Ruci, Bandara Ngurah Rai, Jimbaran, Pasar Bringkit. Caranya dengan sistem pengamatan yang dianalisis adalah kandungan No2, So2. Titik yang diambil kualitas udara ambien pada musim hujan dan kemarau 29 titik. Yang tertinggi memberikan kontribusi polusi adalah Jalan Raya Kuta, karena padatnya lalu lintas,” terangnya. Eka Merthawan menyebutkan, tantangan Badung ke depan sangat berat dalam mempertahankan lingkungan. Seperti tergerusnya lahan terbuka hijau,

banyaknya bangunan baru yang mengorbankan pohon perindang, adanya teknologi yang berkembang mengalahkan lingkungan salah satunya galian kabel yang tidak memberikan ruang bagi pohon perindang untuk berkembang. “Badung untuk menghadapi tantangan ketersedian air dan menekan polusi udara sangat berat. Ini masalah serius darurat berbenah berbasis lingkungan bukan ekonomi saja,” sebutnya. Eka Merthawan menegaskan, pemerintah harus mulai terbuka dan menerapkan solusi yang berbasis teknologi dan ramah bagi lingkungan, seperti solarcel, kendaraan ramah lingkungan hingga barang-barang yang menjadi konsumsi masyarakat, seperti produk tembakau alternatif yang tidak menghasilkan asap. “Pengembangan teknologi terbarukan ini harus didukung sebagai upaya penyelamatan meski dampaknya kecil minimal memberikan kontribusi positif,” pungkasnya. (par)

FIGUR Gerakan Masyarakat SESUAI dengan tugas pokok dan fungsinya, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali berupaya untuk menjaga dan ikut mengawasi agar masyarakat tetap bisa menjangkau bahan pangan, karena keterjangkauan ini mempengaruhi daya beli masyarakat. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Wayan Jatra mengatakan, upaya untuk menjaga keterjangkauan masyarakat akan bahan pangan. Sebelumnya pihaknya berhasil mengatasi ketahanan bahan pangan yaitu cabai. Saat itu harga cabai melambung tinggi, kemudian pihaknya bersama dengan PKK mendistribusikan cabai ke semua kecamatan. “Ketika PKK punya program pengembangan Hatinya (halaman asri, tertata, indah dan nyaman-red) PKK, di sana kita bantu dengan bibit cabai,” ujar pejabat yang baru dilantik 10 April lalu ini. Pada 2019 ini, ia mendistribusikan 30.000 bibit cabai ke seluruh kabupaten/kota di Bali. “Kami lebih spesifik ke desa yang menjadi sasaran pengembangan Hatinya PKK, karena kita harus bekerja sama dengan PKK, agar PKK mengajak anggotanya untuk menanam. Itu saya rasa akan lebih efektif. Kalau sendiri tidak mungkin,” katanya. Pria asal Pegok, Sesetan ini menambahkan, konsep yang diusungnya adalah harus bersinergi dengan desa. Sejak program itu dilaksanakan, tidak ada lagi masalah fluktuasi harga cabai. Selanjutnya, ia akan melakukan gerakan-gerakan yang artinya masyarakat ikut terlibat dalam upaya menjaga ketahanan pangan. Yaitu gerakan diversifikasi pangan, mengajak masyarakat untuk mengurangi ketergantungan pada beras dengan berbagai sumber pangan lainnya. “Sebab, kalau itu sudah bisa kita lakukan berarti nanti visi misi gubernur dalam rangka swasembada pangan khususnya beras, bisa terwujud,” tegas mantan Kabid Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali. Swasembada yang dilakukan bukan berarti meningkatkan produksi beras, tapi mengurangi konsumsi beras. “Misalnya dulunya kita membutuhkan 100 kilogram, ditanami dengan 100 hektar. Sekarang kita turunkan kebutuhan itu, orang tidak butuh lagi 100 kilogram, tapi 70 kilogram. Nah, ini berarti kita tetap berswasembada pangan,” ujarnya. (may)

Bali Post/eka

PALEBON – Suasana prosesi palebon almarhum Jro Ratna Rat di Setra Badung, Denpasar, Kamis (25/4) kemarin.

Bali Post/eka

PEMUNGUTAN - Salah seorang pemilih memasukkan surat suara Pemilu Presiden RI ke kotak saat pemungutan suara ulang di TPS 05 Dauh Puri, Denpasar Barat, Kamis (25/4) kemarin.

Coblos Ulang di TPS 05 Dauh Puri

Partisipasi Pemilih Menurun Denpasar (Bali Post) Partisipasi pemilih untuk melakukan pencoblosan ulang atau pemungutan suara ulang (PSU) untuk Pilpres, Kamis (25/4) kemarin, menurun. Hal ini terlihat dari kedatangan pemilih ke TPS 05 Dauh Puri, Denpasar, lebih sedikit dibandingkan dengan pencoblosan pada pemilu serentak 17 April lalu. Dari jumlah pemilih 218 orang, terdiri dari DPT sebanyak 210 orang dan DPTB sebanyak delapan orang, yang hadir ke TPS hanya 140 orang. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan saat pemungutan suara pada 17 April lalu yang mencapai 169 orang. Ada 78 orang pemilih tidak hadir dalam coblos ulang yang direkomendasikan Bawaslu kepada KPU Kota Denpasar tersebut. Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Denpasar I Made Windia ti-

dak menampik menurunnya partisipasi pemilih untuk melakukan coblos ulang. Namun jika dilihat dari partisipasi pemilih, jumlah yang hadir melebihi 50 persen. Sementara untuk pelaksanaan coblos ulang yang dilakukan untuk pilpres, KPPS telah menyebarkan C6 sejak tiga hari sebelumnya. “KPPS sudah sangat maksimal sekali bekerja,” katanya. Anggota Bawaslu Provinsi Bali Dewa Wiarsa Raka Sandi mengatakan, turunnya antusias partisipasi pemilih

dalam coblos ulang tidak masalah, sepanjang hak memilih mereka dilindungi dan pemilih sudah dipanggil secara patut. KPPS sudah memanggil melalui C6, soal mereka tidak datang tentu tidak bisa dipaksa, karena ini merupakan partisipasi. “Pengalaman saya, pemungutan suara ulang memang minat pemilihnya sedikit,” katanya. Wiarsa Raka Sandi menambahkan, Bawaslu dalam hal ini lebih menekankan pada pengawasan terhadap proses dan prosedur. “Ter-

penting semuanya berjalan sesuai prosedur,” katanya. Sementara itu, perolehan suara dalam penghitungan coblos ulang di TPS 05 Dauh Puri, Denpasar, pasangan Prabowo-Sandi mengungguli perolehan suara JokowiAmin, yakni 74 suara berbanding 66 suara atau unggul delapan suara. Pemilih Marah Sementara di sela-sela proses pencoblosan ulang berlangsung, seorang pemilih bernama Imanuel Omalor datang ke TPS dengan marahmarah. Ia mengkritisi pemilihan ulang yang dilakukan di TPS 05 hanya untuk pilpres. Omalor sangat menyayangkan sampai terjadi coblos ulang,

yang hanya kesalahan satu orang saja. Pemilih dalam hal ini dibuat susah. Terlebih bagi yang sudah tua seperti dirinya, beda dengan pemilih milenial. “Kalau kesalahan satu orang, jangan libatkan yang lainlah,” katanya. Menyikapi kemarahan pemilih tersebut, Komisioner KPU Kota Denpasar Subro Mulissyi, S.H. mencoba menenangkannya bahwa coblos ulang yang dilakukan oleh KPU ini karena rekomendasi Bawaslu. (kmb16) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Ratusan Warga Hadiri Miliki Prestasi Kinerja Tertinggi ”Palebon” Jro Ratna Rat Pemkot Denpasar Raih Penghargaan LPPD Nasional

PROSESI palebon almarhum Jro Ratna Rat digelar di Setra Badung, Denpasar, Kamis (25/4) kemarin. Upacara Pitra Yadnya dari almarhum Jro Ratna Rat yang merupakan ibunda dari A.A. Ngurah Oka Ratmadi (Cok Rat) ini digelar secara sederhana dengan menggunakan bade dan lembu. Upacara palebon ini diikuti ratusan warga, para keluarga, kerabat dan sahabat. Sebelum upacara puncak palebon, rangkaian upacara lainnya telah dilakukan sejak beberapa hari lalu. Seperti Nyiramin Layon telah dilakukan Selasa (16/4) lalu. Menurut Cok Rat, ibundanya lebar di usia 100 tahun. Almarhum yang memiliki dua anak ini, yakni A.A. Ngurah Oka Ratmadi dan A.A. P. Ratnasih mengembuskan napas terakhirnya Sabtu (16/2) lalu. Namun, akibat adanya upacara Panca Wali Krama, umat tidak diperkenankan melakukan upacara Pitra Yadnya, sehingga baru hari ini dilakukan. “Ya sekitar dua bulan harus dianggap tidur dulu, setelah upacara baru kita persiapkan upacaranya,” ujarnya. Cok Rat menilai ibundanya sangat konsisten dalam bersikap. Hal ini tidak terlepas dari tempaan jalan hidup yang pernah dijalaninya semasa zaman penjajahan. Sosok ibundanya semasa hamil harus pindah-pindah karena saat itu Puri Satria ingin dihancurkan oleh para penjajah. Meski demikian, berkat semangat juang yang tinggi, sosok ibundanya mampu merawat anak-anaknya meski saat susah seperti itu. “Saya melihat sosok ibu yang sangat konsisten,” katanya. (eka)

Topik : PRABOWO DIIMBAU HENTIKAN KLAIM KEMENANGAN

PENYELENGGARAAN kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar telah berjalan baik. Hal ini berdasarkan atas Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Pemkot Denpasar Tahun 2017 yang dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri. Dari kinerja Pemkot Denpasar ini, Kementerian Dalam Negeri memberikan penghargaan atas prestasi kinerja tertinggi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah pada peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Kamis (25/4) kemarin. Penghargaan diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang diterima Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Tjahjo Kumolo yang bertindak sebagai pembina apel mengatakan, semua Aparatur Sipil Negara (ASN) harus bisa meningkatkan sumber daya manusia (SDM). Hal ini juga harus dibarengi dengan peningkatan penyelenggaraan pelayanan publik sebagai inovasi di masing-masing pemda di seluruh Indonesia. Pemerintah daerah harus dapat beradaptasi dengan kepentingan masyarakat, sehingga masyarakat akan menyadari sebagai penerima hak pelayanan. “Mari kita tingkatkan kinerja penyelenggara pemerintahan melalui hubungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang efektif dan efisien dalam mempercepat reformasi birokrasi yang efektif dan efisien. Bersama pemerintah daerah, DPRD dan

masyarakat yang selalu bersinergi dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. Melalui Hari Otda dapat kita tingkatkan kualitas SDM Indonesia yang lebih baik,” ujarnya. Sementara itu, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama semua pihak. Mulai dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah hingga masyarakat yang mampu menjadikan penyelenggaraan pemerintahan yang maksimal. Rai Mantra menjelaskan, reformasi birokrasi Pemkot Denpasar dibentuk secara fisik di Graha Sewaka Dharma, Lumintang sebagai wujud komitmen pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan masyarakat tentunya telah dilakukan Pemkot Denpasar, mulai dari save comunity yakni kebencanaan, kecelakaan lalu lintas, antar jenazah gratis, hingga pelayanan kepada lansia. Pelayanan kepada penyandang disabilitas hingga memberikan pelayanan kepada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Rumah Berdaya Denpasar. Dalam peningkatan fasilitas pelayanan publik, kata Rai Mantra, Denpasar telah membangun Mal Pelayanan Publik. Pihaknya juga telah melakukan revitalisasi sungai, revitalisasi pasar rakyat yang tentunya berbasis pada pelayanan kepada masyarakat. Berbagai inovasi ini membawa pengaruh positif terhadap Indeks Pemban-

PENGHARGAAN - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat menerima penghargaan atas prestasi kinerja tertinggi LPPD yang diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Kamis (25/4) kemarin. gunan Manusia (IPM) Denpasar yang mencapai 82,58 dan Indeks Kebahagiaan Masyarakat (IKM) Kota Denpasar mencapai 74,63 yang terus meningkat selama lima tahun terakhir. Rai Mantra berharap,seluruh OPD tidak berpuas diri, namun menjadikan penghargaan ini sebagai cambuk semangat dalam peningkatan penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik lagi. “Ini penghargaan kita semua.

Semoga sinergitas yang terjalin baik selama ini dapat terus ditingkatkan demi keberlangsungan pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik lagi untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Dalam pelaksanaan Hari OTDA tersebut, beberapa pemda di Indonesia menerima penghargaan, di antaranya Kota Semarang, Malang, dan juga Surabaya. (ad953)


Jumat Umanis, 26 April 2019

BADUNG

3 Dinaikkan, Tarif Parkir Mobil di Bandara Ngurah Rai

Bali Post/edi

AIR - Aliran air dari mata air di Pura Taman, Banjar Mumbul yang menuju laut, sering dijadikan tempat melukat oleh warga sekitar

Terkait Rencana Pemanfaatan Air di Pura Taman Mumbul

PDAM Tunggu Hasil Kajian Dinas PUPR

Mangupura (Bali Post) PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung mendukung rencana Pemkab Badung memanfaatkan air dari mata air yang berada di areal Pura Taman di Banjar Mumbul, Desa Adat Bualu, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan. Dirut PDAM Tirta Mangutama Ketut Golak mengatakan, pihaknya akan menunggu hasil kajian Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung terkait hal tersebut. ‘’Kami akan melakukan koordinasi untuk itu dengan PUPR. Apabila nanti hasil kajian memang layak untuk dimanfaatkan, kami juga harus melakukan kajian lebih

lanjut,’’ kata Golak, Kamis (25/4) kemarin. Dikatakan Golak, apabila mata air tersebut akan dimanfaatkan, hal lain yang perlu dikaji adalah pendistribusian air ke masyarakat. Teknis penyalurannya juga harus diperhitungkan. ‘’Kami sangat mendukung hal ini, sepanjang sumber air itu untuk kepentingan masyarakat. Kalau pemerintah mau melakukan hal itu, kita tetap mendukung,’’ tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya pada Rabu (24/4) lalu, tim teknis Dinas PUPR Badung melakukan pengecekan ke lokasi. Ini sebagai tindak lanjut perintah Bupati Badung yang menilai bahwa mata air

itu berpotensi untuk diolah untuk kepenti-ngan masyarakat. Sehari sebelumnya tim teknis juga sempat melakukan pengecekan ke lokasi. Namun pengecekan tidak bisa dilakukan maksimal karena saat itu air laut di sekitar pura sedang pasang. ‘’Di sana memang dari sejak dahulu ada mata air yang dari tahun ke tahun airnya mengalir dan tidak pernah surut. Jadi waktu ada upacara di sana, Pak Bupati menyaksikan hal tersebut. Hingga kemudian beliau memerintahkan kami untuk melakukan pengecekan,’’ kata Camat Kuta Selatan Made Widiana. Dipaparkannya, selama ini mata air tersebut diper-

gunakan oleh masyarakat setempat sebagai sumber air suci atau tirta. Selebihnya air terbuang ke sebuah cekungan lalu ke laut. Di cekungan yang berisi air itulah masyarakat kerap berendam. Ketika air itu memungkinkan diolah, maka dipastikan akan dibarengi dengan sosialisasi kepada masyarakat. Dipastikan pula, pengolahan dilakukan terhadap air yang selama ini terbuang ke laut. ‘’Saat pengecekan memang diketahui kondisi debit air cukup tinggi. Diperkirakan itu lebih dari 20 liter per detik. Dari rasa, air tersebut memang ada rasa payau, tapi tidak keras,’’ paparnya. (kmb23)

Mangupura (Bali Post) Pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai akan melakukan penyesuaian tarif parkir untuk kendaraan roda empat mulai 1 Mei mendatang. Penyesuaian berupa kenaikan sebesar Rp 1.000 akan berlaku untuk kendaraan yang parkir di areal parkir terbuka serta gedung parkir mobil bertingkat atau Multi Level Car Parking (MLCP). Menurut Co. General Manager Commercial PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Rahmat Adil Indrawan, untuk tarif parkir kendaraan roda empat di areal parkir mobil terbuka yang awalnya sebesar Rp 4.000 per jam untuk satu jam pertama, akan berubah menjadi Rp 5.000 per jam. Tarif parkir kendaraan roda empat di Gedung MLCP yang semula adalah Rp 5.000 untuk satu jam pertama, akan menjadi Rp 6.000 per jam. Sementara untuk tarif parkir kelipatan per jam selanjutnya tidak akan mengalami perubahan dan masih sama sebesar Rp 3.000 per jam.

Dikatakannya, keputusan penyesuaian tarif parkir bagi kendaraan roda empat ini didasarkan pada upaya peningkatan pelayanan melalui investasi yang dikeluarkan oleh perusahaan, dengan nominal hingga lebih dari Rp 248 miliar sepanjang tahun 2017 sampai 2019. Selain itu, atas pertimbangan biaya pemeliharaan dan penyusutan selama tahun berjalan. Selain melakukan penyesuaian tarif parkir kendaraan roda empat, Angkasa Pura I selaku pengelola bandara juga memperkenalkan beberapa layanan baru yang ditujukan meningkatkan kualitas pelayanan bagi pengguna jasa bandar udara. ‘’Beberapa layanan baru yang turut diperkenalkan tersebut adalah penggantian semua perangkat pada entry gate, yaitu dengan pengaplikasian teknologi Manless-Touchless Entry Gate, kamera CCTV ALPR atau automatic license plate recognition sebanyak enam unit di entry gate dan boomgate magnetic sebanyak 24 unit,’’ katanya, Kamis (25/4) kemarin. Guna meningkatkan ke-

amanan kendaraan yang tengah parkir, manajemen bandara mengaplikasikan CCTV berbasis ALPR. Dengan perangkat ini, CCTV yang dipasang di toll gate l akan dapat mengenali pelat mobil yang masuk, sehingga akan meningkatkan jaminan keamanan kendaraan roda empat yang menggunakan fasilitas parkir. Selain itu, turut diperkenalkan penggunaan smart card sebagai kartu pengganti karcis parkir. ‘’Layanan ini akan terintegrasi dengan sistem zonasi area parkir yang telah ditetapkan. Pengguna smart card harus memarkirkan kendaraan sesuai dengan zona parkir yang telah ditetapkan sesuai dengan sistem keanggotaan parkir,’’ ucapnya. Selain penentuan area parkir berdasar zona, Angkasa Pura I merencanakan layanan parkir premium di beberapa area. Kawasan parkir terbuka di depan area pick-up zone Terminal Kedatangan Domestik dan area parkir di depan Terminal Keberangkatan Domestik, direncanakan akan dipergunakan sebagai area premium parking. (kmb23)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Jumat Umanis, 26 April 2019

Serahkan SK, Gubernur Koster Minta SMP PGRI 5 Denpasar Bertaburan Prestasi Gurunya Melayani dengan Hati CPNS Pemprov Jadi Motor Pelayanan Publik GUBERNUR Bali Wayan Koster menyerahkan SK kepada CPNS tenaga guru dan kesehatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali hasil seleksi tahun 2018. Penyerahan dilakukan dengan menggunakan pakaian adat Bali di halaman Kantor Gubernur Bali, Kamis (25/4) kemarin. Gubernur Bali Wayan Koster meminta para CPNS menjadi bagian daripada aparatur yang memegang penuh amanat sebagai administrasi sipil negara dengan mematuhi aturan dan bekerja dengan baik. Dalam upaya menata Pemerintah Provinsi Bali, Gubernur Koster berharap CPNS yang masih belum terkontaminasi dengan hal-hal negatif bisa menjadi motor dalam pelayanan publik, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. ‘’Jadi kita berharap adik-adik ini akan menjadi motor untuk menggerakkan roda pendidikan kita dan kesehatan kita agar mendapat pelayanan yang baik,’’ kata Ketua DPD PDI-P Provinsi Bali ini. Gubernur Koster juga meminta kepada para CPNS untuk tidak sampai terkena tipu daya orang yang mengaku berjasa dalam perekrutan CPNS dan memberikan imbalan jasa. Ia mengatakan seleksi ini sudah berjalan sesuai dengan aturan yang benar. ‘’Mudah-mudahan ini enggak ada yang kena tipu karena melalui seleksi yang diikuti secara langsung dengan benar,’’ ujarnya.

SERAHKAN SK - Gubernur Bali Wayan Koster saat menyerahkan SK kepada CPNS tenaga guru dan kesehatan dengan mengenakan pakaian adat Bali di halaman Kantor Gubernur Bali, Kamis (25/4) kemarin. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Bali Ketut Lihadnyana mengatakan pelaksanaan CPNS Pemprov Bali tahun 2018 dilakukan secara terbuka, transparan dan akuntabel di mana setiap tahapan proses seleksi diumumkan secara luas serta melibatkan Ombudsman, BPKP, Kepolisian, Kejaksaan dan Inspektorat. Dari 12.469 orang pelamar, sebanyak 774 orang dinyatakan lulus seleksi CPNS Pemprov Bali tahun 2018 untuk mengisi 774 dari 818 formasi yang ditetapkan. Sebanyak 44 jabatan tidak terisi yang terdiri dari 25 formasi jabatan tenaga guru dan 19 formasi

jabatan kesehatan dikarenakan tidak ada pelamar atau pelamar tidak memenuhi syarat. Dari 774 orang tersebut, sebanyak 773 orang telah ditetapkan Nomor Induk Kepegawaian (NIP), sementara satu orang tidak dapat ditetapkan karena dokumen yang diajukan tidak memenuhi syarat. Sebelum SK diserahkan, Kepala BKD Provinsi Bali Ketut Lihadnyana menyampaikan satu orang lagi mengundurkan diri, sehingga pada penyerahan SK oleh Gubernur Bali dihadiri oleh 772 orang CPNS yang penempatannya sesuai dengan unit penempatan sesuai jabatan yang dilamar. (ad964)

493 Siswa SMP Sapta Andika Denpasar Ikuti UNKP Berintegritas Sekolah Kembaran SMPN 7, Terima 10 Kelas Siswa Baru SMP Sapta Andika sejak lama dikenal sebagai sekolah swasta berkualitas karena menjadi sekolah kembarannya SMPN 7 Denpasar. Tahun ini, 493 siswa kelas IX sukses mengikuti Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP) secara berintegritas. Sekolah di utara SMPN 7 Denpasar ini menyiapkan 25 ruang kelas dan melibatkan 53 pengawas dari Subrayon VII. Hari terakhir UNKP di sekolah ini, Kamis (25/4) kemarin, langsung dipantau Pembina SMP Sapta Andika yang juga Kepala SMPN 7 Denpasar Titik Wayhani, S.Pd., M.M. Kepala SMP Sapta Andika Drs. I Wayan Sutarjana menjelaskan, sekolah yang dipimpinnya belum bisa menggelar UNBK mandiri seperti saudara kembarnya SMPN 7 Denpasar karena keterbatasan ruangan dan kepemilikan unit komputer. Meski demikian, ke depan tetap dipikirkan bisa UNBK mandiri. Tahun ini, kata Wayan Sutarjana, SMP Sapta Andika akan merekrut 10 kelas siswa baru. Persaingan diduga akan ketat karena SMPN 13 di Denbar juga merekrut siswa baru. Namun, dia yakin masyarakat akan memilih SMP Sapta Andika karena kesannya mereka sama dengan belajar di SMPN 7 Denpasar. Bahkan, sekolah ini menyiapkan bonus bagi siswa berprestasi baik di akademis maupun non-akademis yakni bebas SPP selama enam bulan bagi juara I, bebas SPP selama lima bulan bagi juara II dan empat bulan bagi juara III. Kasek Wayan Sutarjana didampingi Waka Kurikulum Dra. Ni Nyoman Suci, M.Pd., I Made Asmara, S.Pd., Waka Kesiswaan Drs. I Wayan Midastra, M.Pd., I Komamg Budiarta, S.Pd., Waka Humas Drs. I Wayan Rena, M.Pd. dan Waka Sarpras Drs. Cok. Ariawan dan Ni Ketut Suwardani, M.Pd. juga memaparkan sejumlah prestasi pemuncak siswanya. Sekolah yang memiliki student body 1.436 siswa

DOA RESTU - Kepala SMP Sapta Andika I Wayan Sutarjana didampingi Pembina Titik Wahyani dan waka memberi doa restu agar siswanya sukses di UNKP. ini prestasinya melejit di Porjar Kota Denpasar 2019. Di ajang bergengsi ini, atlet SMP Sapta Andika meraih 9 emas, 2 perak dan 8 perunggu. Emas terbanyak diraih di cabang kempo. Falinda Putri menyumbang 3 emas, Bayuwana Saputra meraih 1 emas dan 1 perunggu. Atlet kempo Surya Adesaputra mempersembahkan 2 emas dan 1 perunggu, Nurlaili satu emas dan 1 perunggu. Cabang wushu mempersembahkan 1 emas dan 1 perunggu atas nama Amilia, sementara Dwi Andika menyumbang 1 emas. Sementara itu, medali perak diraih Indah Kurnia Dewa (kempo). Perunggu diraih Dwi Adnyana (silat), Rismu (wushu), Ale Andro (panjat tebing) dan Andika (tarung derajat). UNBK di SMPN 7 Sementara itu, 366 siswa kelas IX SMPN 7 Denpasar sukses menjalani UNBK selama empat hari. UNBK digelar mandiri sejak tiga tahun lalu dengan modal 120 komputer. Kepala SMPN 7 Denpasar Titik Wahyani mengaku sekalipun

dalam keterbatasan dia bisa UNBK berkat modal nekat. Dikatakan demikian karena sekolah awalnya hanya memiliki 60 unit komputer. Atas rasa jengah, dia mengomunikasikan kendala ini dengan orangtua siswa dan alumni. Di tahun pertama UNBK dilakukan 50 persen laptop dari meminjan, namun tahun kedua dan ketiga sudah bisa UNBK mandiri dengan memanfaatkan dana BOS dan bantuan alumni. ‘’Jadi, pintarpintar mengatur dan menjalin jejaring dengan orangtua siswa dan alumni,’’ tegasnya. Kasek yang dikenal low profile ini juga sukses mengantarkan siswanya meraih ranking ke-9 dari 10 besar di Porjar Kota Denpasar. Atlet SMPN 7 Denpasar meraih 11 emas, 16 perak dan 14 perunggu. Emas terbanyak diraih di cabang silat (7), disusul renang. Dia membenarkan bahwa semua wakasek di SMPN 7 Denpasar menjadi pembina di SMP Sapta Andika. Kedua belah pihak diuntungkan untuk membantu menyiapkan pendidikan berkualitas bagi masyarakat. (ad956)

SEBANYAK 557 siswa SMP PGRI 5 Denpasar sejak Senin (22/4) hingga Kamis (25/4) kemarin mengikuti Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP) secara berintegritas. Peserta UNKP hadir 100 persen berjalan tertib dan lancar menempati 28 ruang belajar. UNKP di SMP PGRI 5 Denpasar, Kamis kemarin dipantau Sekretaris YPLP Kota PGRI Denpasar Komang Artha Saputra, S.Pd., M.Pd. Dia mengagumi SMP PGRI 5 Denpasar adalah sekolah unggulan PGRI yang bertaburan prestasi. Yang teranyar atlet sekolah kembaran SMPN 2 Denpasar ini meraih juara umum III Porjar Kota Denpasar mengalahkan 11 sekolah negeri lainnya. Makanya dia yakin di PPDB 2019 ini SMP PGRI 5 Denpasar menjadi incaran masyarakat yang memerlukan pendidikan berkualitas. Buktinya, sekolah ini mampu memberikan pelayanan berkualitas mencetak input yang biasa menjadi siswa berprestasi. Bahkan prestasi akademiknya sejajar dengan sekolah negeri. ‘’Sekalipun ada SMPN 13, saya yakin SMP PGRI 5 memiliki pasar tersendiri,’’ tegasnya. Waka Kesiswaan SMP PGRI 5 Denpasar I Made Raditya Berata, S.Pd. mengungkapkan sekalipun dua siswanya sakit di hari pertama, mereka dilayani mengerjakan UNKP di rumah sakit. Demikian juga Kamis kemarin Agus Mahendra yang terkena DB juga mengerjakan soal di rumah sakit. Bahkan seorang siswanya sampai dijemput guru ke rumah untuk bisa UNKP. Ini yang disebut Made Raditya Berata para gurunya mengajar dan melayani dengan hati, seperti mendidik anaknya sendiri. Model pengajaran dan pendidikan humanis di SMP PGRI 5 Denpasar sudah menjadi budaya atas arahan Kepala SMP PGRI 5

PANTAU UNKP - Sekretaris YPLP Komang Artha Saputra didampingi Waka Made Raditya Berata dan guru saat memantau UNKP di SMP PGRI 5 Denpasar. Denpasar Dr. Drs. I Wayan Wirasa, M.M., M.Si. Program melayani dengan hati ini diperkuat dengan tim wakasek yang tangguh dan andal. Kini Wayan Wirasa didampingi tim baru. Koordinator Waka tetap dipercayakan kepada I Wayan Adi Jaya, S.Pd. Waka Kurikulum dipercayakan kepada Ni Made Gamawati, S.Pd., M.Pd., Ni Putu Ariantini, S.H., S.Pd., M.Pd., Waka Kesiswaan I Made Raditya Berata, S.Pd. dan Ni Ketut Puaspasari, S.Pd. Waka Humas oleh Gusti Ayu Putri, S.Pd. dan Waka Sarpras oleh A.A. Oka Suardana, S.Pd. bersama Nyoman Sudita, S.Pd. Yang menarik, di sela-sela pelaksanaan UNKP, sekolah ini juga diserbu calon siswa baru bersama orangtuanya untuk diprioritaskan diterima di sekolah ini. Tahun ini, kata Made Raditya Berata, SMP PGRI 5 Denpasar akan menerima 12-13 kelas siswa baru. Bahkan sekolah ini sejak tiga tahun lalu masuk pagi menerapkan full day school. Anak-anak pulang sekolah pukul 14.00 Wita mulai SeninJumat, sedangkan Sabtu dipakai

untuk kegiatan ekstra. SMP PGRI 5 Denpasar di Jalan Gunung Agung, Gang Indus No. 8 dikenal sebagai gudangnya siswa berprestasi. Sekolah ini juara I KSPAN di Denpasar dan juara III di Provinsi, juara II lomba PKTP seBali dan juara III Sekolah Sehat di Denpasar. SMP PGRI 5 Denpasar juga tiga kali juara umum Porsenijar Sekolah PGRI dan tahun ini meraih ranking tiga besar di Porjar Denpasar. Dalam bidang sains juga sering langganan juara di SMA negeri dan rutin menggelar olimiade sains antar siswa SD se-Denpasar dan Badung. Yang menarik, anak-anak kelas IX di sekolah ini ternyata sudah disiapkan menghadapi USBN dan UNKP sejak mereka duduk di kelas I atau kelas VII. Program ini bentuk pelayanan prima kepada siswa dan orangtua siswa. Dengan demikian masyarakat merasa puas bahwa anaknya benar-benar dididik secara baik dan profesional. Sekolah ini pun layak disebut sekolah ramah anak karena nyaman dan aman. (ad957)

SMK TI Bali Global Denpasar Lepas 526 Siswa-siswi Kelas XII SMKI TI Bali Global Denpasar tahun pelajaran 2018/2019 melepas sebanyak 526 orang siswasiswi kelas XII. Mereka terdiri atas 155 siswa dari Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), 107 siswa dari Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), 206 siswa Jurusan Multimedia (MM), 30 siswa Jurusan Desain Komuniasi Visual (DKV), serta 29 siswa Juruaan Animasi. Acara pelepasan berlangsung di Mutiara Ballroom Hotel Nikki, Kamis, (25/4) kemarin. ‘’Pelepasan ini merupakan penghargaan dari hasil perjuangan anak-anak selama tiga tahun. Hari ini secara formal anak-anak semua akan dilepas oleh almamater dan akan meninggalkan sekolah dengan membawa Ijazah Kelulusan dan Sertifikat (sertifikat kompetensi UKK, sertifikat TOEIC dan sertifikat dari LSP jika lulus kompetensi), karena telah memenuhi segala syarat akademik dan administratif dan dinyatakan lulus 100 persen,’’ kata Kepala SMK TI Global Denpasar Drs. I Gusti Made Murjana, M.Pd. Dijelaskannya, SMK TI Bali Global Denpasar sejak berdiri 13 tahun lalu, sampai kini telah menamatkan sepuluh angkatan dengan jumlah siswa kurang lebih 3.950 orang. Di mana para lulusan SMK TI Bali Global Denpasar sudah banyak yang terserap ke dalam dunia kerja, serta beberapa dari mereka memilih melanjutkan ke perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta yang ada di Bali ataupun di luar Bali. Untuk mencapai tingkat kelulusan 100 persen, SMKI TI Bali Global Denpasar selalu berusaha mempersiapkan dan melaksanakan semua rangkaian kegiatan

PELEPASAN - Kepala SMK TI Bali Global Denpasar bersama siswa-siswa XII saat acara pelepasan, Kamis (25/4) kemarin. Ujian Nasional dengan maksimal. Di antaranya pengayaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK), pengayaan Mapel yang di-UN-kan (Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, Teori Kejuruan), pelaksanaan simulasi UNBK, Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), dan yang terakhir UNBK. ‘’Pada pelaksanaan UKK di SMK TI Bali Global Denpasar mendatangkan penguji eksternal yang melibatkan institusi pasangan dari pihak industri ACENET atau PT Bali Soket Informindo dan Industri EXIT STUDIO,’’ jelasnya. Secara kualitas SMK TI Bali Global Denpasar banyak menorehkan prestasi pendidikan dan kompetensi siswa, baik di bidang akademik dan nonakademik. Seperti juara I lomba VLOG di Universitas Negeri Jakarta Tingkat Nasional 2018. Juara umum bergengsi dalam lomba Olimpiade TIK Nasional

(se-Indonesia) tahun 2018 dari 34 provinsi dengan berbagai kategori mata lomba. Juara I lomba VLOG se-Indonesia OPPK M.A.K Tingkat Nasional tahun 2019. Juara umum dari 12 jenis lomba Fast Techno Stikom Bali tahun 2019 se-Bali, Jawa dan Lombok, sehingga SMK TI Bali Global Denpasar 7 kali berturut-turut meraih juara umum, dan lainnya. Dilihat dari segi prestasi siswa sampai saat ini, SMK TI Bali Global Denpasar selalu siap bersaing dan diperhitungkan, yang selalu menjuarai dalam mengikuti berbagai bidang event lomba di tingkat provinsi, universitas maupun perguruan tinggi di Bali dan tingkat nasional. Hadir dalam acara pelepasan, Pengawas Dinas Pendidikan Provinsi Bali, pihak Yayasan Widya Dharma Shanti dan sejumlah undangan lainnya. (ad961)

Ribuan Siswa dan Guru di Tabanan Sambut Senator RI

Motivasi Siswa, Dr. Wedakarna Tegaskan Jadi Pemimpin Bangsa Harus Miliki Basis Akademik SENATOR DPD-RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III kembali menjadi bintang saat hadir di dua sekolah di Kabupaten Tabanan yakni di perayaan ulang tahun SMA Negeri 1 Penebel dan kegiatan dharma wacana di SMK Restumuning, Perean, Baturiti, Tabanan. Dalam rangka sidak kantin sukla sekolah sekaligus sosialisasi MPR-RI, Senator termuda asal Bali ini dielu-elukan oleh warga sekolah. Hal ini dilihat dari tingginya antusiasme warga sekolah untuk bertatap muka dengan tokoh karismatik ini. Sebagaimana yang terlihat di SMAN 1 Penebel Tabanan, di mana Senator Arya Wedakarna (AWK) mengaku takjub dengan sekolah yang langsung berhadapan dengan Gunung Batukaru yang indah. ‘’Saya kira SMAN 1 Penebel ini adalah sekolah dengan pemandangan terindah di seluruh Bali. Di belakang sekolah bersebelahan dengan sawah subak dan juga Gunung Batu Karu. Benar-benar luar biasa. Kalau bisa tidak usah pakai pagar tinggi, cukup seperti sekarang su-

dah baik,’’ kata Gusti Wedakarna. Begitu juga di SMK Restumuning yang ia anggap sebagai salah satu sekolah SMK swasta yang memiliki kualitas bagus di Tabanan. ‘’SMK ini ada di jalur strategis Perean, Baturiti dan jalur Denpasar–Singaraja. Jika nanti jalan tol DenpasarBuleleng jadi, apalagi airport di Buleleng berhasil dibangun, maka sekolah ini akan mendapat dampak positif. Pertahankan prestasi dan saya senang dengan program bernuansa kehinduan yang sangat kental. Hebat,’’ puji AWK. Di hadapan ribuan siswa dan guru, Senator AWK menyampaikan harapannya agar anak-anak muda di Tabanan harus bisa memiliki visi mencapai pendidikan tinggi. ‘’Lulusan SMA/SMK harus memiliki keinginan menjadi seorang sarjana (S-1). Kenapa? Karena jika anak muda Bali ingin maju dan tidak tertinggal dari SDM pendatang, maka syaratnya adalah memiliki kemampuan di bidang akademik. Untuk menjadi pimpinan perusahaan, kepala cabang kantor, direktur perusahaan, apalagi bekerja di bidang

pelayanan publik pemerintah, maka anak muda Bali wajib menggenggam gelar sarjana. Karena globalisasi membutuhkan SDM Strata-1, negara selalu membuka lapangan pekerjaan setingkat ASN dengan minimal sarjana. Dan yang paling penting, dengan menjadi sarjana, maka pekerjaan di bidang manajerial adalah mutlak. Mari lihat sarjana yang sukses, sarjana yang tamat kuliah 4 tahun tepat waktu, sarjana yang punya IP tinggi, dan sarjana sukses yang kaya. Jangan lihat sarjana yang gagal ya. Lihat yang berhasil seperti Presiden Jokowi, Sarjana Teknik Insinyur dari UGM Yogya atau lihat Gubernur Bali kita Wayan Koster yang lulusan ITB Bandung. Ini tugas saya memotivasi kaum muda milenial agar bisa S-1 jika ingin jadi pemimpin,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Terkait dengan kesempatan untuk kuliah di perguruan tinggi, pihaknya meminta agar orangtua di desa bisa mengarahkan anakanak mudanya untuk bisa bekerja sambil kuliah. Sebab, menciptakan anak muda yang lebih sukses

dari leluhur adalah kewajiban orangtua. ‘’Saya kira yang paling berperan penting adalah orangtua, karena bisa mengarahkan anaknya dengan baik. Memang banyak kendala ekonomi yang menghadang, tapi itu bukan halangan. Di Bali banyak perguruan tinggi yang menyediakan beasiswa, bahkan banyak PTS yang memberikan kemudahan untuk kuliah sore atau kuliah akhir minggu. Saya kira manfaatkan hal ini. Saya yakin perguruan tinggi di Bali sangat komit membantu anak-anak muda Bali yang ingin berpendidikan tinggi. Mari rebut kesempatan itu. Yang penting ingat, sekolahnya di kampus yang tercatat di Kementrian Ristekdikti RI seperti universitas, institut, sekolah tinggi, akademi atau politeknik. Semoga misi Bali Intelektual 2020 dan menjadi Bali sebagai pulau pengetahuan (Bali The Island of Gods) menjadi kenyataan,’’ imbuh Dr. Wedakarna yang mantan Sekretaris Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia (APTISI) Wil VIII ini. (ad963)

SATYAGRAHA – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat di SMA Negeri 1 Penebel dan SMK Restumuning di Perean, Baturiti.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Jumat Umanis, 26 April 2019

5

Perayaan 20 Tahun Kerja Sama Atasi Kekerasan terhadap Anak, Pemkot Bentuk PATBM Harapan-John Septimus Roe ACS Y A Y A S A N Perguruan Kristen Harapan menggelar The 20th Aniversary Celebration of Harapan-John Septimus Roe ACS Partnership di SMK Wira Harapan, Badung, Rabu (24/4) malam. Acara yang bertujuan sebagai ungkapan rasa syukur terjalinnya kerja sama tersebut, dihadiri sekitar 20 orang siswa dan guru dari John Septimus Roe ACS, Perth, Australia. Kemudian hadir juga jajaran dari Yayasan Perguruan Kristen Harapan, sejumlah kepala sekolah yang bernaung di bawah yayasan, para alumni pertukaran siswa dari tahun 2000 sampai dengan 2018, dan undangan lainnya. Menurut Kepala Yayasan Perguruan Kristen Harapan Pendeta I Wayan Sudiarta M.Th., kegiatan yang diselenggarakan ini merupakan perayaan 20 tahun kerja sama antara Yayasan Perguruan Kristen Harapan dengan John Septimus Roe ACS. Di mana kegiatan dimulai dari 12 April dengan berbagai kegiatan, seperti expo anak-anak, kelas Bahasa Indonesia, Bahasa Bali, memasak, talk show dan lainnya. Dari terjalinnya kerja sama ini, ada banyak hal dapat diperoleh, terutama para siswa yang ikut pertukaran pelajar tersebut. Di antaranya para siswa memiliki wawasan yang lebih, paradigma yang luas tentang pendidikan, kebudayaan, dan banyak hal baru lainnya yang diperoleh. ‘’Banyak di antara mereka yang bersaksi, dan mengata-

KERJA SAMA - Jajaran Yayasan Perguruan Kristen Harapan dan jajaran John Saptimus Roe ACS foto bersama saat perayaan 20 tahun kerja sama pertukaran pelajar di SMK Wira Harapan, Badung, Rabu (24/4) malam. kan hidup mereka menjadi semakin berarti melalui adanya pertukaran ini,’’ papar Pendeta Sudiarta. Ditambahkan, tiap tahun pelajar yang mengikuti pertukaran tersebut berjumlah sekitar 8 orang, ditambah dengan 2 orang guru pendamping. Saat masa pertukaran yang berlangsung sekitar beberapa minggu tersebut, para siswa di Australia akan disiapkan program. Seperti mengikuti kelas untuk belajar budaya, bahasa dan lainnya. Untuk siswa yang dapat mengikuti program pertukaran pelajar ini adalah siswa-siswa yang telah memenuhi kriteria seperti memiliki komitmen, integritas, mau berjuang dan belajar. Dari adanya kegiatan pertukaran pelajar ini diharapkan Australia dan Indonesia akan semakin dekat, adanya persa-

habatan, para siswa memiliki pandangan bahwa dunia ini semakin dekat. Menyambung hal tersebut, Principal Mr. John Septimus Roe ACS, Jason Bartell, yang didampingi Ketua Program Pertukaran Pelajar Harapan-John Septimus Roe ACS Mr. Brendon Cook memaparkan bahwa dalam pertukaran pelajar tersebut ada beberapa siswa yang datang dari Indonesia ke Australia dan begitu juga sebaliknya. Mereka mengikuti pertukaran tersebut untuk belajar kebudayaan, bahasa Idonesia maupun bahasa Inggris. Di masa yang akan datang, diharapkan program pertukaran ini terus berlanjut, dan semua peserta yang mengikuti program ini, baik siswa dan guru dari kedua belah pihak memperoleh keuntungan. (ad958)

Di Ajang IIMS Jakarta

Suzuki Luncurkan Carry ’’Pick-up’’ Terbaru INDONESIA International Motor Show (IIMS) 2019 secara resmi dibuka di Jakarta, Kamis (25/4) kemarin. Hadir dalam acara tersebut Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto. Dalam ajang tersebut, Suzuki cukup banyak menyita perhatian pengunjung dan awak media. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menyuguhkan tampilan spesial. Ada beberapa kendaraan yang diluncurkan, salah satunya adalah New Carry Pick-up. Berbicara masalah Carry pick-up, Suzuki adalah rajanya. Sejarahnya, Carry muncul pada tahun 1961 di Jepang. Lalu diwarisi DNA lainnya dengan model pertama 1976 ST 10. Di Bali sendiri, pangsa pasar Suzuki penjualannya di atas 60 persen. Hal tersebut dibenarkan Makmur, 4W Sales Director PT SIS. Suzuki juga membawa beberapa ubahan seperti New Carry Ambulance, New Carry Box, New Carry Angkutan Kota dan New Carry Moko (Mobil Toko) yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Indonesia. Ke depan, sebagaimana disampaikan salah satu pimpinan Suzuki, pemasaran akan dikembangkan hingga 100 negara tujuan di seluruh dunia. Terpisah, Donny Saputra, 4W Marketing Director PT

SIS, menyampaikan bertepatan dengan peluncuran global New Carry Pick-up, juga disampaikan penampilan Suzuki New Carry yang telah dimodifikasi. ‘’Di IIMS 2019, New Carry Pick-up telah dirancang untuk dapat dimodifikasi ke berbagai jenis kendaraan multiguna yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,’’ sambung Donny. Dia mencontohkan, Carry bisa digunakan untuk pertanian, nelayan, pedadang, bahkan juga untuk jualan angkringan karena sudah ada modifikasi khusus. Mobil Carry pick-up ini sudah disalurkan di seluruh dealer di Indonesia. Yang menarik, konsumen juga akan diberikan kemudahan untuk membayar uang DP, yakni sekitar 20 persen plus biaya administrasi. ‘’Hanya dengan Rp 30 juta sudah bisa dibawa pulang,’’ tandas Makmur. Untuk memberi rasa nyaman dan aman bagi penggunanya, kendaraan niaga ini juga dilengkapi fitur Air Conditioner (AC), Electric Power Steering (EPS), dan Sliding Seat pada varian tertinggi. Selain itu, terdapat Head Unit 1 Din, Split Seat dengan jok yang tebal, serta 6 tempat penyimpanan barang (termasuk tempat botol dan kantong di belakang jok) di varian AC dan 10 tempat

(termasuk tempat botol dan kantong di belakang jok) di varian non-AC yang membuat ruang kabin semakin nyaman dan lega untuk tiga orang. Perihal keamanannya, di Suzuki New Carry Pick-up juga disematkan fitur Immobilizer, sehingga pelanggan tidak perlu khawatir saat memarkir kendaraan dan dapat menjalankan bisnis dengan lebih tenang. Sementara itu, Seiji Itayama, President Director PT SIS, mengatakan Carry Pickup lebih dari sekadar mobil. Carry Pick-up adalah kisah sukses jutaan pengusaha di Indonesia. Kualitas mobil ini telah teruji karena ikut berperan mendistribusikan beragam komoditas penting ke seluruh pelosok negeri sejak 1976. Untuk itu, pihaknya terus berkomitmen menghadirkan produk berkualitas dengan meluncurkan Suzuki New Carry Pick-up. ‘’Kami harap generasi terbaru Carry Pickup ini mampu mendorong dan mengoptimalkan kegiatan niaga sehingga menguntungkan bagi para pengusaha,’’ katanya. Harapan Seiji Itayama tersebut bukan tanpa alasan, sebab Suzuki New Carry Pickup hadir dengan desain yang benar-benar baru dan dimensi yang lebih besar dibandingkan versi sebelumnya. (asa)

Bali Post/asa

LAUNCHING - Para petinggi Suzuki saat me-‘’launching’’ Suzuki New Carry Pick-Up di ajang IIMS 2019 di Jakarta, Kamis (25/4) kemarin.

Kementerian Agama Denpasar Menuju WBBM KEMENTERIAN Agama Kota Denpasar, Rabu (24/4) menggelar acara penandatanganan Pencanangan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari prestasi yang diraih tahun 2018, berupa penganugerahan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PAN RB) sebagai ‘’Unit Zona Integritas Bepredikat Wilayah Bebas dari Korupsi’’ (WBK).

Kementerian Agama Kota Denpasar yang dipimpin Komang Sri Marheni, S.Ag., M.Si. sejak awal telah bersiap menjadi Zona Integritas WBK dan WBBM. Berbagai inovasi dilakukan untuk menyajikan pelayanan yang ramah, profesional, dan berkualitas kepada umat beragama di Kota Denpasar. ‘’Kita selalu berupaya untuk memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya umat beragama di Kota Denpasar,’’ kata Marheni. Dikatakan, 27 Februari

2019, Tim Penilai Internal (TPI) dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI telah memberikan penilaian terhadap kinerja pelayanan di Kementerian Agama Kota Denpasar dengan capaian nilai 93,692. Capaian ini jauh melampaui standar nilai untuk menuju WBBM, yakni 85. Untuk itulah, katanya, Kementerian Agama Kota Denpasar berkomitmen untuk selalu menebar dan menaburkan spora-spora perubahan untuk mewujudkan Reformasi Birokrasi. (kmb)

Denpasar (Bali Post) Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar kini gencar melakukan penyuluhan ke masyarakat dengan membentuk Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM). Hal ini dilakukan guna mengatasi kekerasan terhadap anak. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Denpasar I Gusti Agung Laksmi Dharmayanti, Kamis (25/4) kemarin, mengatakan pembentukan PATBM

tersebut bertujuan untuk memberikan perlindungan anak dengan mencegah secara mandiri. Selama ini kekerasan pada anak terjadi pada komunitas masyarakat itu sendiri. Dengan keterlibatan masyarakat melalui PATBM diharapkan kekerasan tidak terjadi lagi. Menurut Laksmi Dharmayanti, saat ini jumlah PATBM yang telah terbentuk di sembilan percontohan yang tersebar di empat kecamatan. Salah satunya di Kelurahan Padangsambian. Lebih lanjut dikatakan PATBM merupa-

kan gerakan atau jaringan kelompok warga pada tingkat masyarakat yang bekerja secara terkoordinasi. Organisasi tersebut merupakan ujung tombak pencegahan kekerasan pada masyarakat yang ada di desa atau kelurahan. Di samping itu, juga untuk membangun kesadaran masyarakat agar terjadi perubahan sikap dan perilaku yang memberikan perlindungan pada anak. Ia menjelaskan model PATBM dapat dikembangkan dengan kegiatan terpadu dari promosi dan pencegahan guna

membangun sinergi melalui jaringan horizontal. Sinergi tersebut dapat dibangun dengan berbagai eleman yang ada di tingkat desa dan kelurahan, mulai dari perangkat desa, kelurahan, PKK, posyandu, karang taruna, OPD, P2TP2A dan instansi lainnya. Satu contoh, dengan terbentuknya PATBM di Kelurahan Padangsambian berharap dapat mengenali, menelaah dan mengambil inisiatif dalam memecahkan kasus dan permasalahan kekerasan terhadap anak. (kmb12)

Bali Post/eka

OPERASI PASAR - Petugas dari Kementerian Perdagangan RI memeriksa persediaan sejumlah bahan pokok dalam operasi pasar di Pasar Nyanggelan, Depasar, Kamis (25/4) kemarin. Operasi pasar ini dilakukan rutin untuk mengetahui harga dan persediaan barang di pasar, terutama menjelang hari besar keagamaan.

Harga Naik Signifikan

Kementerian Perdagangan Klaim Stok Bawang Tersedia Denpasar (Bali Post) -

Kenaikan harga bawang merah dan bawang putih yang terjadi sejak awal April karena off season. Semula harga bawang Rp 30.000 per kilogram. Kini harganya menjadi Rp 40.000 hingga Rp 45.000 per kilogram. Dengan signifikannya kenaikan komoditi ini, namun Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengklaim stok bawang masih tersedia. Staf Ahli Bidang Perdagangan Jasa Kemendag Lasminingsih mengatakan pihaknya melakukan pemantauan harga di Pasar Nyanggelan, Pasar Badung dan Pasar Agung. Hasilnya memang terjadi kenaikan signifikan. Meski demikian, stoknya masih tersedia. Terbukti dari pedagang yang didatangi pada hari itu memiliki stok, namun memang jumlahnya sedikit. Stok ini diprediksi bisa untuk 10 hari ke depan, ditambah dengan ketersediaan bawang lokal, sambil

menunggu pasokan dari Jawa. ‘’Sampai saat ini, stok masih ada. Kami khawatir stok menipis, tapi ini masih ada. Kita akan lihat sampai minggu depan,’’ ujar Lasminingsih seusai melakukan pemantauan harga di Pasar Agung, Denpasar, Kamis (25/4) kemarin. Dikatakan, kenaikan harga bawang merah ini karena masih off season (belum panen raya). Menurut Dirjen Hortikultura, bawang merah akan panen di Jawa yaitu Brebes, Nganjuk, Demak pada akhir April. Untuk itu, diharap-

kan bisa menyuplai kebutuhan bawang yang masih kurang di beberapa daerah. Selain itu, juga diharapkan dapat menekan harga. Sementara untuk bawang putih, Kemendag telah memberikan izin impor pada tujuh perusahaan importir. Sejak 18 April lalu, pihaknya meminta pada tujuh importir itu untuk melakukan operasi pasar. ‘’Yang operasi pasar perusahaan importir, bukan Bulog,’’ tukasnya. Operasi pasar ini dilakukan untuk mengo-

songkan stok yang dimiliki importir itu sebelum mereka melakukan pengadaan kembali. Operasi pasar diawali di Pasar Induk Cipinang, Jakarta, Bandung, Palangkaraya dan beberapa daerah lain dengan jumlah bawang yang disalurkan sebanyak 80 ton. Rencananya, ada 11 provinsi akan dilakukan operasi pasar oleh perusahaan importir. Total bawang yang disalurkan sebanyak 405 ton. Sementara Bali sendiri belum bisa dipastikan, apakah masuk dalam 11 provinsi tersebut atau tidak. Diharapkan dengan operasi pasar ini, harga bawang dapat turun menjadi Rp 20.000 per kg di tingkat distributor agar sampai di end user dengan harga Rp 30.000 per kg. (kmb42)

Warung Global

Jika Ingin Bertemu, Mengapa Mesti Pakai Perantara?

PASCA-PEMILU serentak, tensi politik sempat naik. Untuk itu, capres 01 Joko Widodo mengutus Menko Luhut untuk menemui capres 02 Prabowo guna melakukan rekonsiliasi agar situasi politik mencair. Langkah ini mendapat apresiasi dari pendengar Radio Global FM 96,5. Kawan Global menilai bahwa rekonsiliasi politik penting, tetapi momennya harus tepat. Terlebih penghitungan suara secara manual oleh KPU belum kelar. Sementara itu, ada juga yang menyayangkan jika pertemuan ini menggunakan perantara. Ini sungguh tidak enak dilihat oleh rakyat. Demikian beberapa opini yang disampaikan dalam acara Warung Global.

Niat baik Jokowi diapresiasi Ketut Mursi di Denpasar. Namun karena Prabowo orangnya kuat dan kokoh, rasanya sulit mau bertemu dengan Jokowi. Ia berharap pertemuan dua kubu ini membuat situasi perpolitikan yang sempat memanas jadi adem. Demikian juga Putu Artha di Padangsambian, jika pertemuan ini nantinya bisa menenangkan suasana, ya… sebaiknya dilakukan. Pertanyaan Febri di Den-

pasar, apakah dengan pertemuan ini situasi politik dijamin bisa cair? Rasanya tidak. Menurutnya, ia sepakat pertemuan sebaiknya dilakukan setelah penghitungan real count KPU. Karena baik Jokowi maupun Prabowo secara pribadi tidak ada masalah satu sama lain. Selanjutnya, Ayu di Petang menyatakan sepertinya Prabowo belum bisa menenangkan diri, jadi belum mau bertemu. Menurut Made Jemet di Den-

pasar, masalahnya bukan pada mau bertemu atau tidak. Tetapi, masalah ada pada proses penghitungan suara harus transparan dan bisa cepat selesai. Kalau sekarang ada banyak versi, sehingga menimbulkan kebingungan. Ia berharap Situng KPU ini bekerja cepat dan transparan. Ini yang akan membuat adem. Kenapa mesti memakai perantara jika ingin bertemu. Hal inilah yang diungkapkan

Werdha di Gianyar. Ia menilai hal ini sangat tidak elok, baik kubu Jokowi maupun Prabowo. Mestinya saling merangkul tanpa dikomandoi oleh KPU saat mengumumkan nanti dan KPU harus benar-benar independen. Sementara itu, Nyoman Mastra di Gianyar menilai yang kalah rasanya tidak lega jika ingin bertemu. Artinya belum tentu pertemuan ini bisa menenangkan. (sikha)


OPINI

6

Jumat Umanis, 26 April 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Menuju Menjaga Sanitasi Lingkungan KEPEDULIAN terhadap lingkungan dan sanitasinya secara langsung berkorelasi dengan kualitas hidup. Untuk itu, gerakan menjaga kualitas lingkungan bisa dilakukan dengan beragam cara. Menjaga hutan, sumber mata air, dan menekan polusi udara merupakan bentuk nyata partisipasi aktif manusia. Selama ini salah satu hal paling krusial yang sulit ditekan adalah menjaga kualitas udara. Polusi udara tak saja akibat industri, transportasi, juga akibat tingginya perokok. Walapun polusi akibat rokok kontribusinya masih rendah namun tetap harus ditekan. U n t u k i t u , s o l u s i a t a s h a l i n i a d alah melakukan kajian dan pendekatan alternatif dalam produk rokok. Dengan semakin berkembangnya teknologi, maka sangatlah mungkin melakukan varian dalam produk tembakau lainnya. Ini tentu harus kita dukung mengingat jumlah perokok sangat tinggi. Di sisi lain, rokok juga masih menjadi sumber pendapatan strategis negeri ini. Terkait kesehatan, rokok alternatif sebagai sebuah hasil inovasi industri pengolohan tembakau tampaknya menjadi solusi. Rokok elektrik dan produk tembakau yang dipanaskan adalah beberapa contoh produk tembakau alternatif. Selama ini, sebagian besar masyarakat baru mengenal rokok elektrik sebagai satu-satunya produk tembakau alternatif. Produk tembakau alternatif sebagai solusi untuk mengatasi bahaya merokok perlu adanya kajian dari peneliti atau ahli kesehatan. Terlebih dalam kaitan dampaknya bagi kesehatan. Apakah memang lebih baik atau justru sama buruknya dengan rokok. Rakyat tentu wajib menunggu ketegasan pemerintah terkait aspek kesehatan tersebut. Kajian soal kesehatan dan kontribusinya dalam menuju sanitasi lingkungan tentu layak dilakukan. Hasilnya juga harus disampaikan secara terbuka kepada publik. Soal legalitas tentu pemerintah yang mesti membuat dan merumuskan regulasinya. Melihat kondisi di masyarakat, produk tembakau alternatif seperti rokok elektrik tetap memiliki dampak. Masyarakat utamanya banyak mengeluhkan gangguan asap yang ditimbulkan. Namun, hal itu dapat diatur sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan catatan, pemerintah tidak melarang atau legal. Namun kembali secara politis, kami tetap berharap adanya kepastian terkait kesehatan dari produk tersebut, sehingga dapat dikonsumsi bebas dan sebaliknya apabila hanya bersifat alternatif dengan masalah yang sama tentunya produk ini hanya varian produk olahan tembakau. Kita tentu sepakat masih ada banyak hal yang perlu dilihat. Termasuk dari segi kesehatan perokok pasif, dan lainnya. Di sisi lain, Perda tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) mungkin saja direvisi untuk mengakomodir produk tembakau alternatif sebagai varian tambahan dari rokok. Konsekuensinya, produk tembakau alternatif hanya dapat digunakan pada kawasan tertentu saja atau ruangan khusus merokok dan dilarang pada KTR. Pada dasarnya, apa pun aktivitas dan peran kita di dunia ini tanggung jawab moral menjaga lingkungan haruslah dibangun. Kita tentu tak bisa mengabaikan hal ini mengingat kita punya kontribusi nyata dalam hal ini. Setidaknya pada tahap sederhana kita harus bergerak memproduksi dan menikmati produk-produk yang ramah lingkungan. Semoga perkembangan teknologi bisa memberikan kontribusi kepada kita dalam menjadikan bumi nyaman dan layak menjadi tempat hidup manusia dan habitat lainnya.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Pusat Budaya di Gunaksa Klungkung Saya membaca apresiasi Presiden Jokowi terhadap Bali. Walaupun ada banyak program yang didukung, saya tertarik mengikuti rencana Gubernur Bali membangun pusat budaya di Gunaksa, Klungkung. Pemikiran menyiapkan ruang representatif untuk seniman dan budayawan sangat patut didukung. Intinya, saya mendukung jika gagasan ini dijabarkan dan terus disosialisasikan. Saya berharap agar dukungan Presiden ini benar-benar bisa dikelola dengan baik. Pemerintah Bali hendaknya segera melakukan pemetaan dan potensi seni yang bisa mendukung keberadaan pusat budaya ini. Kabupaten/kota hendaknya mendukung Pemerintah Provinsi Bali mewujudkan hal ini. Selain penguatan budaya, saya berharap Bali juga serius membangun daya saing sumber daya manusia (SDM) Bali. Ini juga strategis mendapat perhatian mengingat untuk dapat menjadi pengawal budaya yang tangguh, penduduknya hendaknya juga mapan secara ekonomi. I Kadek Suparta Denpasar, Bali

Mengurangi Risiko Kesehatan Teknologi dan globalisasi berkembang begitu pesat di seluruh wilayah Indonesia, tak terkecuali di Bali. Sejak tahun 1970-an, sektor ekonomi dan sosial masyarakat Bali berkembang dari agraris menjadi pariwisata. Yang lama-kelamaan tak hanya budaya, perilaku masyarakat pun mengalami akulturasi. Meski tak mengubah ciri khasnya, gaya hidup masyarakat Bali ikut bergeser.

Oleh drg. Dedhi Wibawa, S.Perio.

L

alu, hal apa saja yang perubahannya tak terhindarkan? Misalnya, gaya hidup yang kurang sehat, yang akhirnya mendorong peningkatan jumlah penyakit di Bali termasuk yang tidak menular seperti stroke, jantung, kanker, dan diabetes. Menurut Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan, perilaku hidup bersih dan sehat yang belum optimal ditengarai menjadi salah satu penyebab utama peningkatan penyakit tidak menular tersebut. Peningkatan tren penyakit tidak menular sebenarnya tidak hanya terjadi di Bali, tetapi juga menimpa daerah lain. Riset Kesehatan Dasar 2018 Kementerian Kesehatan mencatat tren penyakit tidak menular yang disebabkan gaya hidup naik dibandingkan data 2013. Diabetes melitus, hipertensi, dan obesitas adalah tiga penyakit tidak menular yang terus meningkat. Jumlah penderita diabetes melitus masyarakat usia di atas 15 tahun pada 2018 tercatat 10,9 persen, lebih tinggi dibandingkan 2013 sebanyak 6,9 persen. Hipertensi dari hasil penguku-

ran masyarakat usia di atas 18 tahun juga menyentuh 34,1 persen, naik dari 25,8 persen. Sementara obesitas pada usia di atas 15 tahun mencapai 31 persen, melonjak dari sebelumnya 26,6 persen. Di antara gaya hidup yang kurang sehat tersebut antara lain aktivitas merokok, konsumsi minuman keras, dan minimnya aktivitas fisik. Sejatinya, ada banyak upaya yang telah dilakukan pemerintah Bali untuk mengurangi penyakit tidak menular. Berbagai sosialisasi, kampanye hidup sehat, hingga perluasan jangkauan Jaminan Kesehatan Nasional melalui program Krama Bali Sejahtera telah dilakukan pemerintah Bali. Sayangnya, berbagai upaya tersebut belum optimal menahan peningkatan penyakit tidak menular. Melihat tren gaya hidup masyarakat Bali yang ada saat ini sepertinya diperlukan sokongan pendekatan yang lebih progresif dan persuasif. Berbagai pendekatan persuasif tersebut sudah dilakukan oleh berbagai negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Jerman, dan Jepang. Mereka mulai menawarkan

pendekatan yang “tidak biasa’’. Alih-alih memperketat aturan yang berpotensi memunculkan kontroversi, mereka memilih pendekatan pengurangan risiko atau bahaya dalam mengatasi masalah penyakit tidak menular, salah satunya yang diakibatkan oleh aktivitas merokok. Seperti yang diketahui, menghentikan secara mendadak ketergantungan pada rokok bukan perkara yang mudah. Pengurangan risiko adalah strategi ilmu kesehatan masyarakat yang bertujuan mengurangi konsekuensi negatif dari sebuah produk atau perilaku. Lewat pendekatan ini, masyarakat disuguhkan produk tembakau alternatif yang lebih rendah risiko kesehatannya. Rokok elektrik dan produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar (heat-not-burn) adalah beberapa contoh produk tembakau alternatif yang dapat dipakai sebagai sarana menerapkan konsep pengurangan risiko. Sudah banyak penelitian di berbagai negara maju yang menyebutkan efektivitas konsep pengurangan risiko dan pemakaian produk tembakau alternatif dalam menekan risiko

kesehatan masyarakat. Di Indonesia, penelitian akan hal ini masih minim. Salah satu penelitian lokal yang menarik telah dilakukan oleh Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik (YPKP) pada periode Maret – Mei 2017. Penelitian ini menyatakan pengguna produk tembakau alternatif berpotensi memiliki risiko kesehatan dua kali lebih rendah dibandingkan perokok konvensional. Hasil penelitian ini dikemukakan dalam ajang ilmiah nasional di bidang pengendalian tembakau The 5th Indonesian Conference on Tobacco or Health (ICTOH) 2018. Penelitian bertujuan mengetahui perubahan sel yang diperiksa dari cuplikan sel yang melapisi permukaan pipi bagian dalam pada rongga mulut. Sampel sel diambil dari ketiga kelompok utama yaitu perokok aktif, pengguna rokok elektrik, dan non-perokok. Hasilnya, perokok aktif memiliki jumlah inti sel kecil (micronuclei) dalam kategori tinggi, yakni sebanyak 147,1. Sementara pengguna produk tembakau alternatif dan non-perokok masuk dalam kategori normal, yakni berkisar 70-80. Dengan kata lain, jumlah inti sel kecil pengguna rokok elektrik hampir sama dengan non-perokok dan dua kali lebih rendah dari perokok aktif. Banyaknya jumlah inti sel kecil merupakan tanda bahwa telah terjadi pembelahan sel tidak sempurna atau sel tidak normal. Dalam kondisi normal, sel-sel yang terdapat dalam rongga mulut akan terus membelah dan memperbaiki diri.

Ekonomi Kerakyatan Melalui ’’E-Commerce’’ SISTEM perdagangan Indonesia tumbuh sangat dinamis dan cepat. Hal ini terjadi sejak transformasi dari sistem luar jaringan atau luring (offline) menjadi sistem dalam jaringan atau daring (online) untuk bidang perdagangan sering disebut ECommerce/E-Dagang. Usaha baru tumbuh dengan pesat dengan menggunakan e-dagang (start-up), karena mereka dapat berdagang/ berjualan barang dan jasa tanpa perlu membuka toko, tak perlu menyiapkan stok di gudang, tidak buang waktu menunggu pembeli datang di lapak mereka. Sehingga Pengeluaran tak perlu, seperti sewa toko, bayar air listrik bulanan dapat dihemat, serta efisiensi terhadap waktu. Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, “Bali Era Baru dirancang bermanfaat bagi manusia Bali dan alam Bali dalam konteks terjaganya kesinambungan pewarisan tradisi dan budaya Bali. Bali bergerak menuju penguatan ekonomi kerakyatan yang fundamental sehingga Bali memiliki kemandirian (Bali Post 28/3).’’ SDM Bali terkenal ulet, rajin, undagi/inovatif, dan kreatif. Oleh sebab itu, kita perlu membentuk tim atau satuan kerja yang secara detail untuk melaksanakan rencana mulia ini. Koordinasi dengan instansi terkait (Dinas Perdagangan, Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Dinas Kominfo) serta instansi lain yang dianggap perlu dilibatkan di Provinsi Bali,

Oleh Adrid Indaryanto, S.H., M.M. perlu segera dibentuk, agar apa yg kita lakukan dan kerjakan dapat terukur. E-Commerce sedikit banyak akan sangat dibutuhkan untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan, khususnya masyarakat di pedesaan perlu segera diperkenalkan dengan sistem online ini, khususnya saat akan menjual produk mereka dan lain-lain. Apalagi pihak Provinsi Bali telah mengeluarkan Pergub No. 99 Tahun 2018 tentang Kewajiban Hotel, Restoran, Pasar Swalayan dan Katering wajib menerima dan menjual produk lokal Bali minimal 60% dari total konsumsi mereka. Pada bidang ketenagakerjaan diharapkan e-dagang dapat menekan angka pengangguran di Bali

khususnya. Bila di sistem luring hubungan pekerja dengan pemberi kerja adalah hubungan industrial, namun di e-dagang hubungan pekerja dan pemberi kerja disebut hubungan kemitraan, dimana para pekerja tak memiliki jaminan kerja dari perusahaan mitra. Dari sisi ownership/kepemilikan, kita wajib merencanakan secara matang, akan dibawa ke mana perusahaan-perusahaan start-up yang kita bina ini, karena bila suatu saat nanti menjadi start-up Unicorn akan banyak perusahaan lain yang akan melirik perusahaan lokal Bali kita ini, termasuk perusahaan dan konglomerat dari luar negeri. Kita perlu belajar dari kepemilikan perusahaan

Untuk itu, pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali mesti bersatu kita kuasai e-dagang di Bali. Langkah pertama Pemprov Bali perlu menerbitkan regulasi e-dagang yang akan berlaku di Bali dengan pertimbangan kesempatan kerja untuk teruna-teruni Bali, kepemilikan start-up Unicorn nantinya, serta me-listing (mencatat dan daftarkan) produk dan bidang yang potensial pada ekonomi kerakyatan yang menjadi target untuk dikembangkan.

Star-up Unicorn asal Indonesia yang mempunyai valuasi lebih dari 1 miliar dolar AS di mana perusahaan ini dirintis kurang dari 7 tahun, sebut saja Go-Jek, Traveloka, Bukalapak, dan Tokopedia, namun telah menjadi rebutan investor asing. Kepemilikan asing dapat menimbulkan risiko terkait keuntungan ekonomi yang akan didapat. Untuk itu, pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali mesti bersatu, kita kuasai edagang di Bali. Langkah pertama Pemprov Bali perlu menerbitkan regulasi e-dagang yang akan berlaku di Bali dengan pertimbangan kesempatan kerja untuk teruna-teruni Bali, kepemilikan start-up Unicorn nantinya, serta me-listing (mencatat dan daftarkan) produk dan bidang yang potensial pada ekonomi kerakyatan yang menjadi target untuk dikembangkan. Bali sangat kaya dan masyarakat akan lebih sejahtera, bila kita kelola produk-produk lokal kita dengan sistematis. Mari kita kembangkan komoditas di sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan produk-produk kerajinan. Sektor tersebut sangat terkait dengan kehidupan masyarakat. Bila sistem ini berjalan, lapangan kerja akan terbuka lebar, terunateruni Bali akan lebih produktif dan akan memiliki networking ke seluruh dunia.

Kacaunya jumlah inti sel kecil d a l a m r o n g g a m u l u t perokok disebabkan oleh TAR dari pembakaran rokok. TAR adalah zat paling berbahaya dari sekitar 4.000 senyawa yang terkandung dalam rokok. Penelitian ini sekaligus memupus anggapan bahwa nikotin adalah zat paling berbahaya dalam rokok. TAR turut membuat pembelahan sel menjadi tidak sempurna. Semakin banyak inti sel kecil yang tumbuh maka semakin besar potensi risiko mengidap penyakit kanker rongga mulut. Asian Pacific Journal of Cancer Prevention tahun 2013 mencatat kanker rongga mulut merupakan salah satu dari enam kanker ganas yang paling sering timbul di Asia. Terdapat hampir 274.300 kasus baru dari kanker ini muncul setiap tahunnya dan sebagian besar kanker rongga mulut disebabkan oleh rokok. Menilik fakta ini, rasanya akan tepat jika seluruh pemangku kepentingan turut mengadopsi konsep pengurangan risiko kesehatan sebagai salah satu solusi jangka panjang untuk merespons tren peningkatan penyakit tidak menular. Konsep pengurangan risiko yang dipadukan dengan edukasi dan Program Krama B a l i S e j a h t e r a a ka n m e n jadi pilihan paket kebijakan kesehatan masyarakat yang harmonis guna mengurangi penyakit tidak menular di Bali. Penulis, Dosen Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Mahasaraswati Denpasar

POJOK Menurun, antusiasme warga pada pemungutan suara ulang di Denpasar. - Sudah lelah. *** PDI Perjuangan imbau Prabowo Subianto agar hentikan klaim kemenangan. - Tunggu hasil resmi KPU. *** Serapan anggaran di Jembrana pada triwulan I masih belum penuhi target. - Masih sibuk.

Penulis, pemerhati Bidang Ketenagakerjaan

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Jumat Umanis, 26 April 2019

Terbentur Jaminan

Kelompok Subak Abian Sulit Akses KUR Tabanan (Bali Post) -

Kuota Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang cukup besar yang dialokasikan untuk sektor produksi, baik itu pertanian, perkebunan, dan perikanan ternyata tidak bisa diakses maksimal, terutama oleh kelompok subak abian. Hal ini dikarenakan untuk mendapatkan KUR, memerlukan jaminan sehingga menyebabkan kelompok subak abian di Tabanan, khususnya di Pupuan belum ada yang mengakses KUR dan cenderung melakukan peminjaman personal. Hal ini dipaparkan Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Tabanan Dewa Budidana Susila, Kamis (25/4) kemarin. Menurutnya, untuk subak abian hingga saat ini belum ada yang mengakses KUR lantaran masalah jaminan. ‘’Kalau berbentuk kelompok memang sulit kalau memakai jaminan. Hingga kebanyakan mereka mengakses KUR secara personal yang digunakan untuk kepentingan personal juga bukan kelompok,’’ paparnya. Padahal jika tidak memiliki hambatan ini, potensi serapan KUR di subak abian yang ada di Pupuan cukup besar. Hal ini mengingat jumlah subak abian cukup banyak, terlebih sudah ditetapkan sebagai kawasan Masyarakat Peduli Indikasi Geografi (MPIG) pada usaha perkebunan kopi. KUR, kata Dewa Budi, dengan suku bunga pinjaman yang sangat rendah dinilai sangat membantu guna menopang perkembangan usaha kelompok subak abian. Namun karena persyaratan jaminan tersebut, kelompok subak sulit mengakses program bantuan penguatan modal ini. ‘’Kalau tidak dituntut adanya jaminan, tentu KUR terserap tinggi di tingkat kelompok subak abian, karena modal memang dibutuhkan untuk perkembangan usaha,’’ ujarnya. Karena keterbatasan modal ini pula perkembangan kelompok subak abian tidak terlalu signifikan. Subak abian hanya mampu memutar modal kerja dari hasil usaha yang didapat sebelumnya. ‘’Contohnya untuk pembelian kopi dari petani. Padahal permintaan pasar cukup besar, namun untuk pembelian biasanya petani mengandalkan uang hasil dari produksi yang mereka jual. Sehingga modal ada jika sudah ada uang dari produksi kopi dan tidak ada tambahan dari yang lain,” jelasnya. Untuk mengatasi persoalan ini, pihaknya sering kali pada setiap pertemuan dengan lembaga keuangan penyalur KUR meminta agar bisa keringanan dalam hal persyaratan KUR kepada kelompok subak abian. Diharapkan, dengan pertemuan-pertemuan ini akan ada solusi sehingga bisa mempermudah kelompok subak abian mengakses KUR. (kmb24)

Bali Post/ist

TERBAKAR - Rumah warga Banjar Suradadi Desa Belimbing yang terbakar, Kamis (25/4) kemarin.

Lupa Matikan Dupa Rumah Terbakar

Tabanan (Bali Post) Kebakaran hebat terjadi Kamis (25/4) kemarin, di Kecamatan Pupuan tepatnya di Banjar Suradadi Desa Belimbing. Rumah milik I Ketut Mawi (65), terbakar sekitar pukul 08.00 Wita. Diduga api berasal dari dupa yang lupa dimatikan usai sembahyang. Rumah ketika itu kosong karena ditinggal pemiliknya ke acara pernikahan warga setempat. Dari informasi yang dihimpun, kebakaran tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Hanya saja korban mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah, lantaran rumah, uang tunai dan cengkeh milik korban hangus jadi abu. Kebakaran pertama kali diketahui oleh warga I Made Suriasa, sekitar pukul 12.45 Wita yang saat itu tengah masuka-duka di sebelah barat rumah korban. Suriasa melihat ada kepulan asap yang setelah dicek ternyata api di atap rumah. Suriasa langsung memberitahukan korban yang tengah menghadiri acara pernikahan.

Saksi dan korban pun langsung meminta tolong warga untuk membantu memadamkan api. Warga yang saat itu tengah ramai menghadiri upacara pernikahan beramai-ramai mematikan api dengan alat seadanya. Sayangnya api semakin membesar dan baru bisa dipadamkan sekitar satu jam. Akibat kejadian itu, seluruh isi rumah korban ludes terbakar. Mulai dari cengkeh sebanyak 50 kilogram, dua unit TV ukuran 21 inci, HP, pakaian hingga uang tunai sebesar Rp 5 juta. Korban diperkirakan mengalami kerugian Rp 100 juta. Kapolsek Pupuan AKP Ida Bagus Mahendra mengatakan, kebakaran diduga karena dupa di kamar suci yang lupa dimatikan usai persembahyangan oleh menantu korban, Ni Nyoman Sriani. Dupa diduga jatuh ke kasur hingga membakar seluruh isi rumah. ‘’Saat kebakaran, api dipadamkan warga. Tetapi juga pemadam kebakaran Tabanan datang, namun hanya melakukan pendinginan saja,’’ jelasnya. (kmb28)

Bali Post/san

BIBIT - Salah satu jenis usaha kelompok subak abian di Pupuan yaitu pengembangan bibit kopi melalui Lembaga Ekonomi Masyarakat (LEM). Usaha ini membutuhkan modal cukup besar. Namun untuk mengakses KUR, kelompok subak abian terkendala jaminan.

Capaian ”Pap Smear” 100 Persen

LOGISTIK - Pemindahan logistik pemilu dari kecamatan ke gudang KPU di lapangan tenis Alit Saputra, Tabanan. Bali Post/bit

Pleno Kecamatan Pupuan Ditunda Tabanan (Bali Post) Rapat pleno Kecamatan Pupuan yang seharusnya digelar Kamis (25/4) kemarin tertunda. Pleno ditunda mengingat banyak petugas PPK yang sakit karena kelelahan. Meski begitu, petugas tetap melakukan kroscek data jumlah pemilih berdasarkan KTP. Camat Pupuan Hendra Manik mengungkapkan, pleno kecamatan rencananya digelar Jumat (26/4) hari ini. ‘’Ditunda sehari karena kami masih kroscek data, apalagi banyak petugas kondisinya lelah, takutnya terjadi kesalahan,’’ ucapnya. Diakuinya, para petugas sebelumnya juga sudah mendapatkan layanan kesehatan baik dari Polres Tabanan maupun puskesmas se-

tempat. ‘’Banyak yang kondisinya drop, sempoyongan karena kelelahan akibat begadang. Demam karena kemungkinan stres menyelesaikan tugas mereka, apalagi rekapitulasi sampai malam,’’ terangnya. Soal petugas penyelenggara pemilu yang sakit saat melaksanakan tugas juga diakui Ketua KPU Tabanan I Putu Gede Weda Subawa. Dari data yang dimilikinya, setidaknya ada empat orang yang sakit akibat kelelahan. Bahkan dua di antaranya sempat menjalani rawat inap, namun kini sudah diperbolehkan pulang. ‘’Setahu saya ada empat orang seperti Dewa Putu Suariana, linmas di TPS 3 Desa Belatungan Kecamatan Pupuan, Kadek Arnila

Dewi PPK Baturiti, Ni Made Sandiani PPK Marga dan Ketua KPPS TPS 10 Pupuan I Gede Nyoman Sutika. Semuanya kini sudah mulai membaik,’’ terangnya. Sementara itu, hingga kemarin logistik pemilu dari lima PPK mulai dibawa ke gudang logistik KPU di lapangan tenis Alit Saputra. Pemindahan logistik mendapatkan pengawalan ketat kepolisian. Lima kecamatan yang sudah menyerahkan logistik pemilu yakni Selemadeg Barat, Selemadeg, Selemadeg Timur, Kerambitan dan Marga. ‘’Setelah rampung pleno tingkat kecamatan, seluruh logistik pemilu bergeser ke gudang KPU. Rencananya untuk pleno di tingkat kabupaten akan digelar awal bulan Mei,’’ ucap Weda. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) Kanker serviks adalah kanker pembunuh terganas setelah kanker payudara untuk perempuan di Indonesia. Pengobatan kanker serviks memiliki potensi besar sembuh jika masih dalam tahap pre lesi kanker. Sayangnya tahap ini termasuk silent detect atau tidak menunjukkan gejala. Oleh karena itu, dalam menemukan tahap prelesi ini, Pemkab Tabanan rutin menyasar perempuan dengan faktor risiko untuk menjalani pemeriksaan pap smear atau inspeksi visual asam (IVA). Target bebas kanker serviks adalah 80 persen perempuan faktor risiko menjalani pap smear. Tahun 2018 Tabanan sudah mencapai angka 100 persen. Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Tabanan dr. Ketut Nariana, Kamis (25/4) kemarin mengatakan, faktor risiko kanker serviks adalah perempuan yang sudah menikah atau sudah pernah melakukan hubungan seksual dalam rentang usia 30 hingga 50 tahun. Program pap smear di Tabanan diterapkan sejak tahun 2008. Saat itu pencapaian pap smear pada perempuan faktor risiko hanya 14,4 persen. Kegiatan ini terus dilakukan secara rutin dari tahun ke tahun, baik lewat Puskesmas, RS maupun kegiatan pelayanan kesehatan keliling. Hasilnya, persentase akumulatif pemeriksaan pap smear di

Tabanan dari tahun 2008 hingga 2018 mencapai angka 100 persen. ‘’Sekarang tinggal maintenance saja. Artinya, jangan sampai ada ibu atau wanita yang masuk faktor risiko belum di-IVA atau di-pap smear. Meski target 100 persen, tetapi pasti akan ada lagi penambahan faktor risiko di tahun-tahun berikutnya,’’ jelas Nariana. Meski sudah mencapai persentase tersebut, namun pemeriksaan pap smear akan tetap rutin dilakukan mengingat akan ada kasus baru yang terus muncul. Menurut Nariana, Puskesmas tetap menjadwalkan pelayanan mobil kesehatan keliling dengan salah satunya pap smear. Untuk tahun ini layanan dijadwalkan 120 kali. Berdasarkan data tahun 2018, dari 4.978 pemeriksaan pap smear, 2.365 di antaranya adalah pemeriksaan baru atau belum pernah melakukan pap smear, sementara sisanya adalah pemeriksaan ulangan. ‘’Pemeriksaan pap smear memang harus rutin dilakukan setidaknya setahun sekali bagi wanita yang sudah masuk faktor risiko,’’ jelas Nariana. Dari jumlah yang diperiksa ini ditemukan 212 kasus positif baru dan 331 kasus positif lama. ‘’Untuk yang positif ini jika masih dalam tahap prelesi langsung diberikan tindakan kryoterapi. Jika ada indikasi masuk ke tahap kanker serviks, dirujuk ke RS untuk menjalani pengobatan,’’ imbuhnya.

Tantangan dalam pemeriksaan pap smear untuk menuju bebas kanker serviks adalah kesadaran masyarakat dalam hal ini perempuan berfaktor risiko untuk rutin melakukan pemeriksaan pap smear setahun sekali. ’’Sudah ada yang rutin tetapi ada juga yang tidak melakukan pemeriksaan yang rutin meski pada pemeriksaan pap smear sebelumnya positif prelesi kanker,’’ ujarnya. Pemeriksaan rutin diperlukan untuk memastikan terapi kryo yang diberikan efektif dan tahap prelesi yang terdeteksi tidak berkembang menjadi kanker serviks. Sebab, jika sudah masuk dalam tahap kanker, persentase kesembuhan semakin kecil dibandingkan saat ditemukan dalam tahap prelesi kanker. ‘’Tahap prelesi artinya virus penyebab kanker masih ada di luar vagina dan belum masuk ke dalam rahim dan menyerang leher rahim sehingga lebih gampang untuk ditangani,’’ ujar Nariana. Saat masih berada di luar vagina, virus HPV atau penyebab kanker serviks belum menjadi sel kanker sehingga lebih mudah untuk diatasi. Namun jika sudah mencapai leher rahim atau organ yang menjadi sasaran utama virus HPV, pertumbuhan sel kanker tidak akan bisa dicegah. Sehingga penemuan kanker servik pada tahap prelesi kanker sangat penting untuk pencegahan dini. (kmb24)

Minim, Anggaran Pemeliharaan Mobil Damkar

Tabanan (Bali Post) Di tengah kondisi kendaraan yang relatif sudah tua, unit pemadam kebakaran (Damkar) ikut disiagakan di gudang penyimpanan logistik Pemilu di lapangan tenis Alit Saputra, Tabanan. Setidaknya ada tiga mobil Damkar yang disiagakan di sejumlah pos penghitungan suara untuk mengantisipasi kebakaran. Kabid Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Tabanan I Ketut Suardi, Kamis (25/4) kemarin mengatakan, dari lima armada yang dimiliki, tiga di antaranya disiagakan di tiga titik tempat penghitungan suara yakni Kecamatan Pupuan, Baturiti dan gedung lapangan tenis Alit Saputra. ‘’Dua armada

sudah kembali ke pos induk karena proses rekapitulasi suara sudah rampung. Tinggal satu armada masih standby di gudang logistik,’’ ucapnya. Terkait kondisi amarda Damkar, dia mengakui lima di antaranya sudah berusia tua. Lantaran belum ada pengadaan kendaraan yang baru, kelima armada Damkar hanya diintensifkan dalam hal pemeliharaan. Namun anggaran pemeliharaan tahun ini pun sangat minim yaitu Rp 100 juta. Anggaran ini turun dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 140 juta. ‘’Tergantung tingkat kerusakan. Kalau pelumas tiap tiga bulan sudah kita ganti karena ini kendaraan

tua. Kalau jenis kendaraan baru cuma service dan ganti oli sudah cukup. Inipun kendaraannya sangat hatihati sekali saat kita bawa jauh,’’ jelasnya. Disampaikannya, dari lima armada tersebut, yang bisa dioperasikan hanya tiga unit. Dua unit lainnya hanya berfungsi sebagai menyuplai air, karena mesin portable tidak bisa digunakan dan tidak bisa diperbaiki lantaran tidak ada alat yang cocok. ‘’Jadi mau dibawa ke bengkel manapun tetap tidak bisa diperbaiki,’’ ucapnya. Disinggung jumlah kasus kebakaran yang terjadi hingga bulan ini, Suardi menyampaikan, 20 hingga 30 kasus. Kebakaran bi-

asanya disebabkan human error seperti kelistrikan yang kurang baik, lupa mematikan dupa dan api dari pembakaran sampah. Upaya preventif sudah kerap dilakukan untuk memberikan edukasi pada masyarakat tentang bahaya kebakaran dan cara penanggulangannya. ‘’Kami rutin gelar simulasi bahaya dan penanggulangan kebakaran ke masyarakat dengan harapan bisa menekan angka kasus,’’ kata Suardi. (kmb28) DAMKAR - Mobil Damkar disiagakan di gudang logistik Pemilu di Lapangan Alit Saputra.

Bali Post/bit


BULELENG

8 Warga Wajib Di-”cover’’ KIS UHC

Dinsos Terbitkan 112 Ribu Keping

Singaraja (Bali Post) – Setelah sempat tertunda karena bersamaan dengan pemilu serentak, Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng Rabu (24/4), membagikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk memenuhi Universal Health Coverage (UHC). Pembagian KIS UHC itu dilakukan di ruang rapat Kantor Dinas Buleleng dengan diawali jatah untuk Kecamatan Banjar dan Kecamatan Sawan. Kepala Dinsos Buleleng Gede Sandhiyasa mengatakan, kebijakan pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden, 95 persen penduduk di daerah wajib di-cover KIS UHC. Dengan kebijakan itu, di Buleleng telah diterbitkan KIS UHC 112 ribu keping. Jumlah 112 ribu keping itu akan didistribusikan kepada penduduk di sembilan kecamatan. Dari total jumlah itu, Dinsos baru membagikan untuk Kecamatan Busungbiu dan Kecamatan Gerokgak saja. Sedangkan Kecamatan Seririt, Banjar, Buleleng, Sukasada, Sawan, Kubutambahan, dan Kecamatan Tejakula pembagiannya terpaksa ditunda. Alasannya, karena bersamaan dengan hajatan pemilu serentak 2019. Kecamatan Banjar mendapat 8.786 keping dan Kecamatan Sawan 19.483 keping KIS. “Setelah dicetak Februari 2019 lalu, kami baru bisa bagikan di dua kecamatan saja. Sedangkan tujuh kecamatan lain, kita tunda dan agar tidak dikaitkan dengan politik. Sekarang ini, baru kami lanjutkan pembagian untuk tujuh kecamatan yang belum itu,” katanya. Mantan Camat Buleleng ini menambahkan, berdasarkan data kependudukan terbaru, maka sesuai Instruksi Presiden (Inpres) No. Tahun 2017 yang mewajibkan 95 persen penduduk terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Buleleng sudah mencapai 96 persen. Dengan terbitnya KIS UHC ini, maka tidak ada lagi penerbitan KIS yang berdasarkan rekomendasi perbekel desa atau kelurahan. Namun, setelah KIS UHC ini terdistribusi di sembilan kecamatan, Sandhiyasa mempersilakan perbekel atau lurah untuk menyerahkan kepada masing-masing warga. Namun, ketika pembagian kartu itu kemudian ditemukan pemegang kartu itu sudah pindah tempat tinggal atau telah meninggal dunia, maka aparat di bawah diharapkan segera melaporkan ke Dinsos. Nantinya, kalau pemegang kartu itu sudah tidak ditemukan, maka datanya akan dihapus, kemudian dicarikan penggantinya. “Secara persentase, kita sudah melebihi Instruksi Presiden yakni mencapai 96 persen. Kami minta kalau nanti pemegang kartu sudah pindah atau meninggal dunia, maka aparat di bawah, kami minta melaporkan, sehingga bisa dilakukan pergantian. Sebab, masih ada 5 persen penduduk kita yang belum di-cover KIS UHC,” jelasnya. (kmb38)

Bupati PAS Tolak Permohonan Izin Prinsip HGB Tanah di Desa Pancasari Singaraja (Bali Post) – Pengelolaan tanah milik pemerintah dengan Izin Hak Guna Bangunan (HGB) di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada belakangan ini bertambah tidak jelas saja. Sebab, status tanah itu sekarang telah dikembalikan sebagai tanah negara (TN). Alasannya, lantaran izin HGB atas nama Sarana Buana Handara tersebut telah berakhir 22 September 2012 lalu. Konon, Izin HGB itu dikabarkan akan diperpanjang. Namun, perpanjangan izin prinsip itu merupakan syarat utama perpanjangan izin HGB itu. Sayangnya, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana tidak setuju. Dari informasi yang dikumpulkan di lapangan, menyebutkan, tanah dengan luas 67.350 meter persegi itu yang berada di kawasan Danau Buyan itu, sebelumnya dikelola pemegang izin HGB Sarana Buana Handara. Pemegang hak ini berada dalam satu manajemen dengan Bali Handara Kosaido Desa Pancasari. Sejak memegang izin HGB, perusahaan itu dikabarkan tidak mengelola tanah sesuai dokumen perencanaan yang diajukan. Kondisi ini terjadi sampai izin HGB itu berakhir tahun 2012 silam. Karena tanah itu tidak diusahakan sesuai perencanaan pembangunan, status tanah itu dikategorikan sebagai TN. Seiring kondisi itu, pihak pemegang izin HGB dikabarkan mengajukan perpanjangan batas waktu izin

HGB. Sesuai regulasi yang ada, perpanjangan izin HGB itu diputuskan di Kantor Wilayah (Kanwil) ATR/BPN Provinsi Bali karena luas tanah yang dimohonkan itu lebih dari 5.000 meter persegi. Satu syarat utama memohon perpanjangan izin HGB itu adalah, perusahaan wajib mendapatkan izin prinsip kepada Pemkab Buleleng. Permohonan izin prinsip itu dikabarkan tidak disetujui Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Karena itu sekarang, tanah itu kembali masuk sebagai TN. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana ketika dikonfirmasi terkait perpanjangan izin HGB itu, membenarkan permohonan izin prinsip itu ditolak. Bupati yang dekat dengan masyarakat itu menegaskan alasan mendasar mengapa izin prinsip itu tidak

Baru Satu PPK Tuntaskan Rekapitulasi Suara Pemilu Singaraja (Bali Post) – Rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) masih bergulir di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Sejak tahapan rekapitulasi dimulai 19 April 2019 lalu, sampai Kamis (25/4) kemarin baru satu PPK yang telah menyelesaikan rekapitulasi perolehan suara dari masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sedangkan delapan PPK masih melakukan rekapitulasi hingga deadline 4 Mei 2019 mendatang. Komisioner KPU Buleleng Devisi Teknis Penyelenggaraan Gede Sutrawan mengatakan, PPK yang sudah merampungkan rekapitulasi dari setiap TPS di daerahnya adalah PPK Tejakula. Sedangkan delapan PPK PPK lagi yakni Kubutambahan, Sawan, Buleleng, Sukasada, Banjar, Seririt, Gerokgak, dan PPK Busungbiu hingga kemarin belum menuntaskan tahapan rekapitulasi. Secara persentase rekapitulasi suara di delapan

Jumat Umanis, 26 April 2019

PPK ini baru merampungkan rekapitulasi sebesar 50 persen dari total TPS di setiap PPK tersebut. ‘’Sampai hari ini (Kamis 25/4) baru PPK Tejakula yang menyelesaikan rekap suara dari sembilan TPS di daerah itu. Kalau PPK lainnya rata-rata baru menyelesaikan rekap suara sekitar 50 persen dari total TPS di wilayah bersangkutan,’’ katanya. Menurut Surtawan, dalam perjalanan rekapitulasi ini, data perolehan suara yang sudah masuk ke tingkat KPU sebesar 50 persen. Sisanya lagi 50 persen dipastikan rampung sampai deadline 4 Mei 2019 nanti. Sampai waktu rekapitulasi ini, Sutrawan optimis jajarannya dapat menuntaskan rekapitulasi suara pilpres dan pileg di Bali Utara itu rampung 100 persen. ‘’Melihat kinerja jajaran yang bekerja allout, kami yakin seluruh suara dari masing-masing TPS itu masuk ke KPU dan kemudian ditetapkan,’’ tegasnya. (kmb38)

Gede Sutrawan

Putu Agus Suradnyana disetujui. Fakta di lapangan perusahaan yang sebelumnya memegang izin HGB itu tidak melakukan pemanfaatan sesuai perencanaan pembangunan di atas tanah tersebut. Atas fakta itu, pemerintah memberi wan prestasi kepada perusahaan pemegang izin HGB yang masa berlakunya

telah habis. Selain itu, Bupati menilai lokasi tanah itu berada satu kawasan dengan Danau Buyan. Karena itu, keberadaan tanah itu dipandang perlu dipertahankan di kawasan danau sebagai areal konservasi dan juga sebagai daerah resapan air.

Bali Post/kmb38

“Kenapa saya tidak menyetujui izin prinsip tanah itu. Karena di sana termasuk kawasan hulu yang merupakan daerah resapan air kawasan Danau Buyan. Sehingga tanah itu harus dipertahankan sesuai fungsi aslinya yakni untuk kepentingan konservasi,” tegas Bupati PAS. (kmb38)

Relokasi Bangunan Pedagang Pasar Banyuasri Diundur

Bali Post/kmb38

Singaraja (Bali Post) – Relokasi bangunan pedagang Pasar Banyuasri, Kecamatan Buleleng dipastikan mundur dari perencanaan. Rencananya, pedagang di pasar itu akan direlokasi mulai awal Mei 2019. Namun, karena pembangunan pasar darurat di areal Terminal Banyuasri itu gagal tender, maka relokasi terpaksa diundur sampai Juni 2019 mendatang. Sejauh ini, baru dilakukan persiapan tender ulang saja. Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian (Disdagprin) Buleleng Ketut Suparto mengatakan belum lama ini, tender ulang pembangunan pasar darurat itu telah memasuki proses aanwijzing. Ada sepuluh rekanan yang mengikuti aanwijzing itu. Setelah proses itu, diharapkan sudah ada penawaran dari rekanan. “Kami berharap nanti ada rekanan yang mengajukan penawaran. Pada tender kedua ini kami harapkan

bisa dapat pemenangnya,” harapnya. Pada tender ulang ini kata Suparto, ada perbaikan dokumen terkait penentuan harga satuan yang tadinya dihitung setiap meter persegi. Sekarang, perhitungannya berdasarkan harga perkiraan sendiri (HPS) per unit yang dibangun. Dari perhitungan HPS, harga satuannya menjadi lebih rendah dibanding harga yang berdasarkan perhitungan meter persegi. “Kami sudah sempurnakan berdasarkan HPS, biaya per unitnya jauh lebih rendah. Sudah pasti harapan kami, tender ini tidak gagal lagi,” katanya. Suparto menambahkan, akibat kegagalan tender pertama itu, rencana lokasi pedagang ke pasar darurat itu juga ikut tertunda. Jika tender kedua berjalan mulus, maka diperkirakan pekerjaan pasar darurat itu baru dimulai sekitar 22 Mei 2019. Pekerjaan pasar darurat itu ditarget

selama 42 hari, sehingga relokasi pedagang baru bisa terlaksana sekitar Juni 2019. “Kontraknya paling lambat tanggal 22 Mei,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, pasar darurat itu dibangun memanfaatkan lahan Terminal Banyuasri yang berada tidak jauh dari lokasi Pasar Banyuasri itu. Pembangunan pasar darurat itu diperkirakan memerlukan dana Rp 1 miliar. Tender pertama April 2019, gagal dapat pemenangnya. Akibatnya, dokumen tender itu dikembalikan untuk disempurnakan. Relokasi pedagang harus dilakukan karena mulai tahun ini, Pemkab Buleleng merevitalisasi Pasar Banyuasri. Pasar itu diubah menjadi pasar semimodern. Proyek ini telah disepakati menggunakan skema pelaksanaan tahun jamak selama dua tahun. Proyek itu menelan anggaran lebih dari Rp 100 miliar. (kmb38)

Bawaslu Gagal Klarifikasi Terlapor Dugaan Caleg Lakukan ”Money Politics’’ Setelah dua kali tidak memenuhi undangan klarifikasi, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Buleleng melakukan klarifikasi langsung dengan mendatangi rumah terlapor dugaan oknum caleg yang disinyalir melakukan money politics. Calon legislatif itu disebut-sebut berinisial SB. Sayang, upaya Bawaslu itu gagal membuahkan hasil menemui caleg tersebut. Pasalnya, Bawaslu Buleleng yang sudah berusaha keras tidak bisa bertemu, kendati sudah dicari di rumahnya Kamis (25/4) kemarin. Lalu, bagaimanakah penyelesaian kasus caleg yang diduga melakukan money politics itu?

BAWASLU memutuskan melakukan klarifikasi langsung ke rumah terlapor caleg SB sebelumnya. Bawaslu ke rumah terlapor bersama Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu). Apa pertimbangan klarifikasi langsung ke rumah calon legislatif yang bersangkutan itu? Alasannya, dua kali surat undangan klarifikasi yang dikirim Bawaslu itu tidak dipenuhi caleg SB yang dilaporkan itu. Bahkan, surat undangan formal atas nama lembaga penyelenggara pemilihan umum (pemilu) justru tidak ditanggapi dengan iktikad baik dari pihak terlapor SB. Atas pertimbangan itu, Bawaslu dan Gakumdu menemui terlapor SB di rumahnya di Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada. Selain itu, di kediaman terlapor SB di Desa Banjar Tegeha, Kecamatan Banjar juga didatangi. Sayangnya, Bawaslu dan Gakumdu belum berhasil melakukan klarifikasi langsung terkait dugaan money politics dari caleg itu. Ketua Bawaslu Buleleng Putu Sugi Ardana mengatakan, saat mendatangi rumah di Desa Sambangan, terlapor SB tidak berhasil ditemukan. Pihaknya hanya bertemu kerabat yang bersangkutan. Dari keterangan keluarganya, keberadaan terlapor SB itu tidak diketahui pasti. Atas hasil ini, Sugi menyarankan kerabat terlapor SB membantu menginformasikan bahwa Bawaslu dan Gakumdu membutuhkan keterangan dari terlapor SB terkait dugaan money politics yang dilaporkan Nyoman Redana asal Dusun Munduk Uwaban, Desa Pedawa, Kecamatan Banjar. Selain di Desa Sambangan, komisioner

Bawaslu dan beberapa unsur Gakumdu berusaha menemui terlapor SB di alamat di Desa Banjar Tegeha. Hasilnya, Bawaslu dan Gakumdu kembali gagal menemukan terlapor SB di rumahnya. “Maunya kami mengklarifikasi di rumahnya di Sambangan, tapi tidak ketemu. Kita minta orang dekatnya menyampaikan pesan kita agar bisa dilakukan klarifikasi. Sebab, keterangannya diperlukan untuk menuntaskan penanganan kasus dugaan money politics ini,” katanya. Minta Caleg SB Hadir Kendati belum berhasil mengklarifikasi terlapor caleg SB, pihaknya berkomitmen bersama unsur Gakumdu menindaklanjuti laporan ini sesuai kewenangan dan regulasi yang ada. Karena itu, Sugi mengimbau agar yang bersangkutan dengan jiwa besar bersedia hadir memberikan klarifikasi atas dugaan yang diadukan kepada pelapor dan beberapa saksi. “Kami minta, silakan datang saja beri klarifikasi, sehingga keterangan yang diberikan bisa kita pelajari sebelum kami memplenokan tindak lanjut kasus dugaan money politics ini,” jelasnya. Sementara itu, kemarin, pihak pelapor Nyoman Redana bersama rekannya sekitar 20 orang menemui Ketua Bawaslu Putu Sugi Ardana. Redana datang ke Sekretariat Bawaslu kedua kalinya setelah sebelumnya dia mengadukan dugaan money politics ke Bawaslu Buleleng. Menariknya, rekan Redana datang ke Bawaslu dengan membawa beberapa poster berisi kata-kata permintaan agar Bawaslu dan Gakumdu

Bali Post/mud

KASUS MONEY POLITICS – Pelapor dugaan kasus money politics Nyoman Redana bersama sekitar 20 orang rekannya meminta agar Bawaslu segera memanggil pihak terlapor SB, yang dilaporkan memberi uang Rp 5 juta untuk mencari suara dan memilih caleg pada pencoblosan pemilu lalu. segera menuntaskan penanganan dugaan money politics yang terjadi sebelum hari H pencoblosan pemilu pada 17 April 2019 itu. Pelapor Nyoman Redana mengatakan, kehadirannya ke Bawaslu untuk meminta penjelasan terkait penanganan dugaan money politics

di Desa Pedawa. Ini karena pihak yang memberi uang Rp 5 juta untuk mencari dukungan pemilih di desanya sampai sekarang belum dihadirkan untuk diklarifikasi. Kalau pihak yang memberi uang itu tidak dihadirkan untuk diklarifikasi, Redana mengaku khawatir “diteror”

melaporkannya ke aparat berwenang. “Kami harap penanganan serius ini segera dilakukan. Kami berharap terlapor termasuk oknum calon legislatif (caleg) yang dicarikan suara dengan uang itu harus diklarifikasi. Sebenarnya, nomor HP yang dipakai men-

ghubungi saya setelah pencoblosan itu ada, tapi nomor HP itu ketika dipakai menelepon saya disembunyikan. Saya siap membantu, kalau ketemu atau lagi saya ditelepon, saya kasi tahu Ketua Bawaslu, biar segera tuntas kasusnya dan saya bisa tenang bekerja,” jelasnya. (mud)


GIANYAR

Jumat Umanis, 26 April 2019

9

Lomba ”Nyastra” Diikuti Puluhan Peserta Gianyar (Bali Post) Bahasa Bali sebagai bahasa ibu saat ini kurang diminati sebagai bahasa pergaulan sehari-hari. Anak-anak cenderung diperkenalkan dengan Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama. Bahkan, jika mampu berbahasa Inggris sejak dini dianggap hebat. Menanggapi fenomena itulah Dinas Kebudyaan Kabupaten Gianyar berupaya membangkitkan kecintaan generasi muda terhadap Bahasa Bali melalui kegiatan Nyastra Bali di Balai Budaya, Kamis (25/4) kemarin. Plt. Kabid Dokumentasi Kebudayaan Dinas Kebudayaan Gianyar Cokorda Dalem Krisnadi mengatakan, ke-

Bawaslu Periksa ”Prajuru” Desa Pakraman Badung Gianyar (Bali Post) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Giannyar melakukan pemeriksaan terhadap prajuru Desa Pakraman Badung, Desa Melinggih, Kecamatan Payangan. Ada empat orang prajuru yang diperiksa di Kantor Bawaslu Gianyar, Kamis (25/4) kemarin. Dalam pemeriksaan itu, mereka dimintai klarifikasi terkait surat keputusan paruman yang mendukung caleg tertentu pada pemilu serentak 17 April lalu. Empat prajuru yang dipanggil terdiri dari Penyarikan AAG Putra Suwela, S.Pd., Bendesa Wayan Darmika, Klian Adat Murkiasa, dan Klian Dinas Made Suyantara. Keempatnya dimintai klarifikasi secara bergilir mulai pukul 10.00 hingga 13.20 Wita. Pemanggilan ini berdasarkan adanya informasi terkait surat putusan paruman yang beredar di masyarakat setempat. Adapun isinya adalah krama diimbau supaya dalam pemilu memilih capres dan caleg tertentu. Apabila ada krama yang melanggar dikenakan sanksi adat Rp 7,5 juta. Bendesa Pakraman Badung I Wayan Darmika membenarkan adanya surat tersebut. Keputusan itu diambil lantaran pihaknya mengaku utang budi, lantaran caleg tersebut selama ini telah mengawal pembangun Pura Prajapati Desa Pakraman Badung yang sebelumnya rusak karena tanah longsor. Namun ia menampik adanya sanksi atau intervensi dari prajuru untuk memilih calon tertentu. Hal tersebut, katanya, dibuktikan adanya caleg partai lain seperti Garuda, PSI, dan sebagainya yang memperoleh sejumlah suara di TPS 11, 12, maupun 13 di Banjar Badung. “Sama sekali tak ada pemaksaan. Buktinya dalam pemilihan ada caleg dari partai lain

yang dicoblos,” ujarnya. Sementara terkait besaran denda, kata Wayan Darmika, merupakan gambaran perkiraan peturunan per krama jika pembangunan Pura Prajapati menggunakan dana swadaya. “Kalau yang Rp 7,5 juta per KK, itu adalah perhitungan pembangunan Pura Prajapati. Kalau pembangunannya menggunakan dana krama, jadi krama kenanya segitu. Tapi berkat mereka (caleg - red) yang mengawal proposal kami, sehingga krama tak kena urunan,” ujarnya. Wayan Darmika menambahkan, pihaknya juga membenarkan telah mengadakan kebulatan tekad untuk memilih caleg tertentu. Hal tersebut sebagai upaya balas budi krama Desa Pakraman Badung. Sebab, selama ini calon tersebut berperan dalam meringankan beban masyarakat, khusus dalam pembangunan. “Ini kami lakukan untuk semata-mata demi kebaikan,” tandasnya. Ketua Bawaslu Gianyar Wayan Hartawan seusai memeriksa para prajuru sekitar 3,5 jam mengatakan, pihaknya belum bisa menyatakan adanya unsur pelanggaran atau tidak. Sebab, pihaknya akan kembali melakukan cross check terhadap keterangan yang telah dikumpulkam dari prajuru

ini. “Hari ini yang kami panggil adalah klian yang sekaligus anggota KPPS, bendesa dan penyarikan. Belum bisa kami pastikan ada pelanggaran atau tidak,” ujarnya. Terkait apa saja keterangan dari pihak yang dipanggil, Hartawan enggan membeberkan karena hal tersebut berkaitan dengan materi klarifikasi. Dikatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan memanggil masyarakat Desa Pakraman Badung untuk mencari tahu proses pemungutan dan penghitungan suara di sana. “Nanti kami mengundang masyarakat, seperti apa proses pemungutan dan perhitungan suara di sana. Target selesai, 14 hari dari awal pemanggilan harus sudah ada keputusan,” ujarnya. Sementara itu, Kuasa hukum PDI-P I Gede Narayana, S.H., M.H. menegaskan, pada intinya mereka berempat tidak sedikit pun ada niatan untuk mencederai jalannya pesta demokrasi dengan asas pemilu yang luber dan jurdil. “Terkait surat tersebut adalah kesepakatan masyarakat di Banjar Badung atas wakil rakyat yang telah membatu meringankan beban pembangunan pura. Sedangkan sanksi kepada yang tidak sesuai dengan satu jalur tidak pernah ada dan tidak pernah diterapkan realisasinya,” jelasnya. (kmb35)

NYASTRA - Suasana kegiatan Nyastra Bali di Balai Budaya, Kamis (25/4) kemarin.

Gianyar Masuk 10 Besar Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik Se-Indonesia UNTUK pertama kali Kabupaten Gianyar menyabet penghargaan bergengsi tingkat nasional dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah terbaik. Penghargaan diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, diterima Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun pada puncak peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) XXIII secara nasional yang dipusatkan di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (25/4) kemarin. Turut mendampingi pada kegiatan tersebut Sekda Kabupaten Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya. Dari sepuluh besar yang masuk nominasi, Kabupaten Gianyar berada di peringkat sembilan terbaik dengan skor 3.3212 dari 396 kabupaten se-

Indonesia. Peringkat pertama diraih Kabupaten Sidoarjo, menyusul Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Bone, Kabupaten Bintan, Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Gianyar, serta di peringkat sepuluh Kabupaten Pohuwato. Selain kabupaten yang menduduki peringkat sepuluh besar, peringatan Hari Otda XXIII juga dihadiri peringkat sepuluh besar pemerintah provinsi dan pemerintah kota se-Indonesia. Penentuan peringkat ini berdasarkan hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) Tahun 2018 terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2017.

PENGHARGAAN - Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun saat menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Kamis (25/4) kemarin.

Ancam Ibu Anggota Dewan, Gusti NS Dipolisikan Gianyar (Bali Post) I Gusti Made Rai melaporkan aksi pengancaman pembunuhan yang menimpa dirinya. Ancaman itu diterima nenek berusia 78 tahun ini dari seorang pemuda berinisial I Gusti NS. Aksi ini dialami korban yang juga ibu dari anggota DPRD Gianyar di rumahnya di Banjar Siyut, Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar. Jajaran Polsek Gianyar yang menerima laporan ini masih melakukan penyelidikan. Ditemui di kediamannya Kamis (25/4) kemarin, I Gusti Made Rai menuturkan aksi pengancaman itu terjadi pada Selasa (23/4) sore sekitar pukul 17.00 Wita. Kala itu ia baru pulang dan hendak masuk ke dalam rumah di Banjar Siyut. Saat masih di pintu gerbang rumahnya, tiba-tiba saja I Gusti NS yang mengendarai motor melintas dan melontarkan kata-kata yang bernuansa ancaman. “We bojog bangka cai jani (monyet mati kamu sekarang), begitu dia berteriak naik motor sambil menuding ke arah saya,” ujar I Gusti Made Rai. Menerima ancaman itu, I Gusti Made Rai pun terkejut sekaligus bingung atas ucapan pemuda yang

juga asal Banjar Siyut itu. Ibu dari anggota DPRD Gianyar ini lantas masuk ke dalam rumah. Ternyata I Gusti NS ikut masuk ke dalam rumah tersebut, dan kembali melontarkan kata-kata ancaman. “We bojog kal kematiang panak cai jani engken (Monyet akan kubunuh anak kamu, bagaimana) berulang kali dia berteriak seperti itu di halaman rumah saya,” keluhanya. I Gusti Made Rai bersama menantunya yang saat itu di rumah sontak ketakutan. Sementara anggota keluarga yang lain sedang ke luar. “Menantu saya waktu itu di dapur, terkejut tidak berani keluar. Setelah dia (I Gusti NS - red) pergi, barulah menantu saya keluar menanyakan persoalan itu sambil gemetar,”

katanya. Hingga Kamis kemarin I Gusti Made Rai mengaku masih trauma, bahkan kerap tidak bisa tidur akibat ancaman tersebut. Kejadian ini lantas disampaikan ke anggota keluarga lainnya. Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, pihak keluarga akhirnya sepakat untuk melaporkan hal itu ke polisi. Salah satu anak I Gusti Made Rai yakni Dewa Gede Widiarta juga mengaku bingung dengan aksi yang dilakukan I Gusti NS. Ia mengaku sering melihat pria yang bekerja sebagai satpam itu melontarkan kata-kata menantang saat melintas di jalan. “Tapi waktu itu saya tidak hiraukan, karena kejadiannya di jalan raya. Saya tidak tahu yang dimaksud itu siapa karena dia tidak menyebut nama. Saya pun tidak tersingung karena dulu tidak merasa ada masalah dengan dia (I Gusti NS - red). Tapi sekarang sudah ada kejadian begini kan beda urusan,” tegasnya. Sementara itu, anggota DPRD Gianyar Dewa Gede Mertajaya mengaku tidak mengetahui latar belakang dari aksi yang dilakukan I Gusti NS. Sebelumnya ia beserta pihak keluarga tidak merasa ada masalah. “Saya tidak mengerti masalahnya apa. Yang jelas, ibu saya diancam. Ancamannya ingin membunuh LAPORAN - I Gusti Made Rai menunjukkan surat laporan pengancaman yang menimpa dirinya.

giatan ini bertujuan untuk meningkatkan kembali kecintaan generasi muda terhadap Bahasa Bali. Kegiatan ini dikemas dalam berbagai bentuk lomba, tujuannya agar lebih menarik dan tidak membosankan. “Kegiatan ini juga untuk mendukung Pergub Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali, selain juga bertujuan untuk lebih meningkatkan kecintaan terhadaap bahasa dan sastra Bali,” jelasnya. Dalem Krisnadi menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaring bibit-bibit potensial dalam bidang seni sastra Bali. Terbukti antusiasme peserta mengikuti kegiatan ini cukup tinggi. “Dari tahun ke tahun kegiatan nyastra ini tidak pernah sepi peminat maupun pengunjung. Hal ini terbukti dari banyaknya peserta dan pengunjung,” katanya. (kmb35)

saya anaknya, begitu katanya, dan sekarang prosesnya sudah di kepolisian,” jelasnya. Disinggung ada masalah politik, Dewa Mertajaya mengaku kurang tahu. Secara pribadi ia mengaku sebelumnya tidak ada masalah di Banjar Siyut. “Apakah dia disuruh orang lain, saya juga kurang tahu,” katanya. Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, kata Dewa Mertajaya, pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses pengamanan ke aparat kepolisian. Terlebih, I Gusti NS disebut sebagai anggota ormas. “Karena ada perintah Kapolda memberantas premanisme dalam bentuk ancaman apapun, itu saya minta tolong, apalagi kemarin orang ini terindikasi narkoba dan sudah diproses di Polres,”

katanya. Kapolsek Gianyar Kompol Ketut Suastika mengatakan, setalah dilaporkan Selasa (23/4) malam, polisi langsung melakukan pemanggilan terhadap I Gusti NS. Dikatakan, alasan terlapor melakukan hal itu karena saling lirik. “Namun ini masih kita dalami, karena ada ucapan mengancam membunuh anak juga,” ujarnya. Menurut Suastika, polisi sudah memeriksa tiga orang saksi dalam kasus ini untuk mencocokkan dengan keterangan terlapor. Polisi juga akan mencarikan ahli bahasa untuk memastikan unsur ancaman dari kata-kata I Gusti NS. “Setelah pemeriksaan saksi, selanjutnya terlapor akan kita panggil lagi untuk diperiksa,” tegasnya. (kmb35)

Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun mengatakan, raihan prestasi tersebut sekaligus sebagai kado Hari Jadi ke-248 Kota Gianyar. Setelah beberapa hari lalu, Kabupaten Gianyar juga telah ditetapkan sebagai Kota Kerajinan Dunia oleh World Craft Council (Dewan Kerajinan Dunia), hari ini dalam bidang penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Gianyar juga mampu menduduki peringkat kesembilan terbaik se-Indonesia. Dua prestasi ini tidak terlepas dari kerja keras dan dukungan semua komponen, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat. “Secara internasional, Kabupaten Gianyar telah diakui sebagai Kota Kerajinan Dunia. Hari ini juga Pemerintah Kabupaten Gianyar menerima penghargaan peringkat sembilan terbaik penyelenggaraan pemerintah daerah se-Indonesia. Dua prestasi ini adalah kado terbaik peringatan Hari Jadi Kota Gianyar tahun ini,” ujarnya. Agung Mayun menambahkan, penghargaan ini merupakan motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Penilaian ini juga sebagai tolak ukur upaya Pemkab Gianyar dalam melakukan inovasi dalam rangka menyediakan pelayanan terbaik bagi masyarakat Gianyar, baik dari segi peningkatan kualitas sumber daya manusia, kualitas pelayanan publik, serta penyediaan pelayanan administrasi kependudukan keliling. (ad959)


JEMBRANA

10

Jumat Umanis, 26 April 2019

Delapan Terdakwa Kasus Penambangan Pasir Disidang Terancam Penjara 10 Tahun

Negara, (Bali Post) Kasus penambangan pasir di Sungai Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Jembrana diadili di Pengadilan Negeri (PN) Negara, Kamis (25/4) kemarin. Terdakwa sebanyak delapan orang tersebut terancam pidana penjara selama 10 tahun. Kedelapan terdakwa menjalani sidang bersamaan dengan hakim ketua Fakhrudin Said Ngaji, dua hakim anggota Mohammad Hasanuddin Hefni dan Alfan Firdauzi Kurniawan. Dakwaan disampaikan Gusti Ngurah Agus Sumardika. Jalannya sidang diawali dengan pembacaan dakwaan, dilanjutkan dengan pemeriksaan

saksi-saksi dan pemeriksaan terdakwa. Dalam sidang terungkap bahwa para terdakwa di antaranya I Made Susila, I Gede Ngurah Pasek Ardana, I Nengah Arbawa, I Putu Raka, I Kadek Sugiarta, I Putu Suryawan, I Putu Eka Adnayan dan I Komang Juliantara melakukan penambangan tanpa izin. Para terdakwa juga mengakui semua dakwaan. Sejumlah terdakwa mengaku bahwa pasir yang diambil secara ilegal tersebut bukan untuk diperjualbelikan, melainkan untuk menguruk halaman rumah yang sering terendam air. Terdakwa lain juga mengaku menggunakan

pasir untuk menguruk jalan yang licin karena waktu itu sekitar bulan Januari sering terjadi hujan. Namun ada juga terdakwa lain yang menjual pasir mendapat upah Rp 15 ribu sekali mengangkut sirtu dengan truk engkel. Pasir kemudian dijual sebesar Rp 160 ribu oleh pemilik truk. Delapan terdakwa didakwa melanggar Pasal 158 Undangundang No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar. (kmb)

Bali Post/olo

PUTUS – Jembatan di Desa Penyaringan yang putus akibat banjir bandang Desember lalu rencananya tahun ini akan diperbaiki. Pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, khususnya infrastruktur tahun ini agak tersendat lantaran adanya regulasi baru.

Regulasi Pengadaan Berubah

Bali Post/

BELUM MAKSIMAL - Gedung PLUT yang sudah serah terima hingga saat ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Dibangun dengan Anggaran Rp 1,9 Miliar

Warga Pertanyakan Rencana Penggunaan Gedung PLUT Negara (Bali Post) Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) yang dibangun di Jalan Ngurah Rai, Kecamatan Jembrana hingga saat ini belum digunakan dan dimaksimalkan. Sejumlah warga Jembrana mempertanyakan pembangunan gedung megah tersebut. Dikhawatirkan pembangunan gedung tersebut akan menambah deretan bangunan mangkrak di Jembrana, sehingga gedung menjadi mubazir. Gedung tersebut dibangun senilai Rp 1,9 miliar bulan Agus-

tus 2018 lalu dari anggaran di Dinas Perindagkop. Dari pengamatan di lokasi, Kamis (25/4) kemarin, di dalam gedung PLUT tersebut sudah tersedia beberapa meja dan kursi dan ruangan juga tampak bersih. Sedangkan di halaman belum ditata dan masih berantakan. Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Perindagkop) Kabupaten Jembrana Komang Agus Adinata dikonfirmasi, Kamis sore kemarin, mengatakan gedung tersebut sudah serah terima tahap pertama

dari rekanan. Namun fasilitas lain, katanya, belum tersedia. Seperti berbagai perlengkapan kantor, penataan parkir dan penataan halaman. Semua, katanya, akan direncanakan dalam anggaran perubahan. Untuk sementara, kata Agus Adinata, gedung tersebut sudah digunakan untuk rapat-rapat. ‘’Di sana sudah dipakai rapat bersama UMKM dan juga nanti para pedagang pasar untuk revitalisasi,’’ jelasnya. Gedung tersebut, menurut Agus Adinata, akan dimanfaatkan dengan maksimal. (kmb)

Rekapitulasi di Kecamatan Alot

C1 Hologram untuk TPS di Melaya ”Nyasar” ke Negara Negara (Bali Post) – Rekapitulasi di masingmasing kecamatan di Jembrana hingga Kamis (25/4) kemarin masih berlangsung. Dari pengamatan, baru Kecamatan Pekutatan yang sudah selesai dan dijadwalkan Jumat (26/4) hari ini rapat pleno PPK. Sementara di 4 kecamatan lainnya, hingga saat ini masih dilakukan penghitungan. Selain diwarnai permintaan buka kotak suara (C plano), juga terjadi beberapa kejadian unik. Di Kecamatan Negara, misalnya, saat rekapitulasi di Desa Baluk, salah satu TPS didapati form C1 hologram untuk Pemilihan DPRD Kabupaten dari TPS lain, tepatnya dari Dapil Melaya. Namun setelah dicek, C1 hologram itu masih dalam kondisi kosong. Sehingga petugas mencari sumber lainnya yakni C1 salinan yang sudah sesuai dengan TPS yang dilakukan penghitungan. Disinyalir form C1 itu tertukar saat distribusi logistik. Adanya form C1 yang tertukar itu kontan membuat terkejut seluruh pihak yang melakukan rekapitulasi tak terkecuali para saksi. Meskipun dalam kondisi kosong, tetapi mengundang pertanyaan. Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Negara Komang Arya Suteja kepada wartawan membenarkan adanya form C1 hologram yang disinyalir tertukar dengan TPS lain di Melaya. Tetapi dari pengecekan formulir itu dalam kondisi kosong. Sehingga petugas mencari acuan penghitungan suara lainnya yakni C plano dan salinan C yang memang sesuai untuk TPS 18 Desa Baluk. “Jadi bukan tertukar, tapi ada C1 hologram dari Melaya masuk di TPS di sini dan dalam kondisi kosong,” terangnya. Disinyalir, C1 hologram yang peruntukannya untuk Melaya itu masuk saat setting logistik. Namun pihak KPPS yang mengetahui tidak menggunakan form itu atau dikosongkan. Tindakan KPPS

Bali Post/olo

REKAPITULASI – Rekapitulasi di salah satu kecamatan di Jembrana masih berlangsung. Di Kecamatan Negara sempat didapati form C1 hologram untuk di Kecamatan Melaya yang kesasar di salah satu TPS di Desa Baluk. mengosongkan form yang bukan untuk TPS-nya itu sudah benar. Hanya, semestinya melaporkan kepada PPS kalau ada logistik yang kesasar. Sementara itu, dari pengamatan rekapitulasi di kecamatan lainnya, baru satu kecamatan yang sudah selesai yakni Kecamatan Pekutatan. Di Kecamatan Melaya kemarin

juga sedikit alot. Rekapitulasi yang memasuki Kelurahan Gilimanuk kemarin baru dua TPS lantaran alotnya proses. PPK beberapa kali membuka plano karena sejumlah saksi meminta agar jelas. Secara keseluruhan, dari informasi yang dihimpun baru separuh dari total keseluruhan TPS yang sudah selesai direkapitulasi. (kmb26)

Serapan Anggaran Triwulan I Belum Penuhi Target Negara (Bali Post) –

Hampir seluruh pelaksanaan infrastruktur dan pengadaan di Kabupaten Jembrana pada triwulan pertama sempat tersendat. Hal tersebut dipicu munculnya regulasi baru berupa peraturan menteri (permen) dari Kementerian Pekerjaan Umum terkait dokumen standar bagi pelaksana pekerjaan, sehingga baru pada triwulan kedua seluruh tender baru bisa berjalan normal. Kepala Bappeda Kabupaten Jembrana I Ketut Swijana, Kamis (25/4) kemarin, mengatakan secara umum serapan anggaran pada triwulan pertama sudah berjalan, namun belum sesuai target. Semestinya 20 persen sudah tercapai awal tahun, tetapi baru terealisasi 11 persen. Salah satu penyebabnya masalah teknis dalam pengadaan barang dan jasa, khususnya untuk infrastruktur. Khusus pengadaan peker-

jaan infrastruktur, menurutnya, mengalami penyesuaian regulasi. ‘’Sebagian besar sudah mulai (barang dan jasa), sekarang triwulan pertama sudah 11 persen. Kalau masing-masing OPD (organisasi perangkat daerah) sudah siap,’’ ujar Swijana. Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Nyoman Partika dikonfirmasi membenarkan pelaksanaan pengadaan (tender) sempat tersendat di awal tahun

lalu. Hal tersebut dikarenakan adanya evaluasi dan perubahan regulasi terhadap dokumen standar. Karena adanya perubahan mendasar itu perlu sosialisasi dan penyesuaian baik untuk penyedia maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). ‘’Salah satunya rekanan harus memiliki K3 (keselamatan dan kesehatan kerja) melalui BPJS Ketenagakerjaan,’’ ujar Partika. Selain itu, juga untuk pe-

kerjaan kecil yang sebelumnya Rp 2,5 miliar, kini bisa mencapai Rp 10 miliar. Hal itulah yang mengharuskan adanya penyesuaian dan memerlukan waktu. Berbeda dengan tahun lalu yang di awal tahun sudah bisa dilaksanakan tender. Tetapi untuk saat ini, menurutnya, lelang sudah berjalan normal dan diutamakan untuk kegiatan-kegiatan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Seperti pembangunan irigasi, jalan dan gedung. Dan pada bulan Mei lalu sudah ada beberapa pemenang tender, saat ini tinggal pelaksanaan pekerjaan. ‘’Sekarang sudah berjalan normal, kami utamakan dulu DAK,’’ tambahnya. (kmb26)

2020, Seluruh SMP Ditarget Gelar UNBK Mandiri

PELAKSANAAN UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) SMP di Kabupaten Jembrana sudah dilaksanakan dengan baik 100 persen. Namun ada 4 SMP negeri di Kabupaten Jembrana yang masih berbagi dengan sekolah lain dikarenakan prasarananya kurang memadai. Menyikapi hal tersebut, Bupati Jembrana I Putu Artha memastikan di 2020 pelaksanaan UNBK SMP negeri di Jembrana sudah bisa mandiri di masing-masing sekolah tanpa berbagi. Hal itu terungkap saat Bupati Artha melaksanakan pemantauan UNBK, Kamis (25/4) kemarin di dua kecamatan yaitu Kecamatan Mendoyo dan Kecamatan Pekutatan. Di Kecamatan Mendoyo, Bupati Artha memantau SMPN 2 Mendoyo yang peserta UNBK-nya sejumlah 283 orang. Sedangkan di Kecamatan Pekutatan, Bupati Artha memantau SMPN 1 Pekutatan, yang pelaksanaannya di SMA 1 Pekutatan yang diikuti oleh 169 orang. Bupati Artha sudah meminta OPD terkait untuk mempersiapkan prasarana bagi sekolah untuk pelaksa-

TINJAU UNBK – Bupati Jembrana I Putu Artha saat meninjau pelaksanaan UNBK di SMP kemarin. Ditargetkan pada tahun 2020 seluruh SMP negeri di Jembrana sudah bisa melaksanakan UNBK mandiri. naan UNBK secara mandiri di masing-masing sekolah. ‘’Untuk itu saya intruksikan kepada OPD terkait agar pelaksanakan UNBK secara mandiri di masing-masing sekolah. Tahun depan sudah dipastikan bisa terlaksana di

awal tahun 2020,’’ ucap Artha. Selain menyoroti prasarana UNBK untuk 2020, Bupati Artha juga meminta ke OPD terkait dan kepala–kepala SMP agar memantau anak didiknya sesudah lulus. Kepala sekolah diminta mendata

anak didiknya sesudah lulus SMP dan memastikan agar tidak ada anak yang tidak melanjutkan. ‘’Nantinya kepala sekolah diharapkan mendata ke mana tujuan anak didiknya. Ke mana dia melanjutkan, dan jangan sampai ada yang putus sekolah apa pun alasannya. Jika ada yang putus sekolah karena alasan ekonomi, OPD terkait harus bergerak memberikan bantuan,’’ ucapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Ni Nengah Wartini menyampaikan di tahun 2019 ini ada 4 sekolah yang belum siap melaksanakan UNBK Mandiri, yaitu SMPN 5 Melaya, SMPN 4 Negara, SMPN 1 Mendoyo, dan SMP 1 Pekutatan. Pada tahun 2020, Wartini memastikan semua SMP negeri di Kabupaten Jembrana bisa menyelenggarakan UNBK secara mandiri. ‘’Kami sudah menganggarkan 288 unit komputer, nantinya akan direalisasikan awal tahun 2020. Selain untuk UNBK, nantinya bisa dipergunakan untuk proses belajar,’’ paparnya. (ad954)


Karangasem

Jumat Umanis, 26 April 2019

11

Bali Post/kmb41

PROSES REKAPITULASI - Proses pleno rekapitulasi dan penghitungan suara di masing-masing PPK.

Pleno PPK Baru Selesai 600 dari 1.706 TPS

KPU Targetkan Rampung 4 Mei Amlapura (Bali Post) Proses pleno rekapitulasi dan penghitungan suara di masing-masing Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) masih berlangsung di tingkat kecamatan. Hingga Kamis (25/4) kemarin, proses rekapitulasi baru mampu menyelesaikan 600 dari 1.706 jumlah TPS yang tersebar di delapan kecamatan. Ketua KPU Karangasem I Gede Krisna Adi Widana mengungkapkan, proses pleno PPK kecamatan dilaksanakan secara serentak mulai 22 April lalu. Namun sampai sekarang ini, masih berlangsung. Menurutnya, sesuai klausul jika jumlah TPS di bawah 200 di setiap desa maka diberikan waktu lima hari. Jika jumlah TPS di bawah 400 per desa maka diberikan batas waktu sampai 10 hari. Sedangkan yang jumlah TPS-nya di atas 400 per desa diberikan waktu 15 hari. “Proses pleno di kecamatan

itu dilakukan siang hingga malam hari. Rekapitulasi ini memakan waktu relatif lama. Satu TPS bisa memakan waku sekitar satu jam. Sekarang proses rekapitulasi itu masih berlangusng,’’ tegasnya. Rakapitulasi itu ditargetkan 4 Mei sudah selesai. Namun, melihat kondisi di lapangan, tidak menutup kemungkinan penghitungannya bisa saja molor. Krisna menambahkan, sudah empat hari proses pleno rekapitulasi suara itu berlangsung, namun baru menyelesaikan sekitar 600 TPS dengan rincian, Ke-

camatan Abang baru tuntas 13 desa, 185 TPS dari 14 desa atau 283 TPS. Kecamatan Bebandem baru menyelesaikan 3 desa atau 44 TPS, dari 8 desa atau 191 TPS. Kecamatan Karangasem baru selesai 7 desa atau 149 TPS dari 11 desa atau 341 TPS. Kecamatan Kubu baru selesai 3 desa atau 92 TPS dari 9 desa atau 289 TPS. Kecamatan Manggis baru menyelesaikan 6 desa atau 80 TPS dari 12 desa atau 184 TPS. Kecamatan Rendang baru selesai 2 desa atau 73 TPS dari 6 desa atau 135 TPS. Kecamatan Selat baru 2 desa atau 33 TPS dari

8 desa atau 157 TPS. Kecamatan Sidemen baru selesai 6 desa atau 59 TPS dari 10 desa 126 TPS. “Kita harapkan, sepuluh hari ke depan, pleno di kecamatan sudah bisa diselesaikan,” katanya. Krisna Adi Widana menambahkan, kendala yang dihadapi pada pleno di tingkat PPK itu selain persoalan listrik juga kondisi penyelenggara pun menjadi persoalan tersendiri. Tetapi semuanya sudah diatensi dengan pelayanan kesehatan. Rapat pleno rekapitulasi di beberapa kecamatan bisa diselesaikan paling lambat enam hari. Sedangkan, kecamatan yang diprediksi paling lama menuntaskan rekapitulasi itu adalah Kecamatan Karangasem, Kubu, dan Abang. (kmb41)

Minimalisasi Kasus Rabies

Vaksinasi Massal Ditarget Tercapai 95 Persen Amlapura(Bali Post) Vaksinasi massal digenjot guna meminimalisasi kasus gigitan anjing liar di Gumi Lahar. Pada program vaksinasi ini, Dinas Pertanian menargetkan capaian vaksinasi 95 persen. Kabid Peternakan Dinas Pertanian I Made Ari Susanta mengatakan hal itu, Kamis (25/4) kemarin. Ari Susanta menambahkan, kegiatan vaksinasi massal ini telah dilakukan secara serentak sejak 15 Maret lalu. Pada program vaksinasi ini, pihaknya telah menyiapkan 19 tim yang ditugaskan di masing-masing kecamatan.

“Di setiap kecamatan, ada dua tim yang melakukan vaksinasi yang jadwalnya sudah ditentukan,” ungkapnya. Vaksinasi massal ini kata Susanta, menyasar anjinganjing liar termasuk anjing rumahan yang ada pemiliknya. Target sasaran yang akan divaksinasi di Karangasem mencapai 50 ribu anjing lebih. Dari jumlah itu, pihaknya menargetkan di tiap-tiap kecamatan mampu mencapai sasaran vaksinasi 95 persen. Sarana dan prasarana petugas cukup memadai. Termasuk petugas sudah ahli di bidangnya. “Kita harap partisipasi masyarakat akif

memvaksinasi anjing peliharaannya. Warga tinggal menyiapakan anjing yang dimiliki kemudian kita vaksinasi gratis,’’ ujarnya. Vaksinasi massal itu dilakukan door to door. Dengan partisipasi aktif warga, pihaknya berharap mampu memenuhi target 95 persen itu. Misalnya, pas dilakukan vaksinasi, pemilik rumah tidak ada, maka warga agar aktif memvaksinasi anjing peliharannya dengan membawa anjing itu langsung ke Puskeswan terdekat. Dengan demikian, mata rantai penyebaran virus rabies itu bisa terputus. (kmb41)

Tak Sadarkan Diri Akibat Tabrak Lari

Kano Dievakuasi ke RS Sanglah

Amlapura (Bali Post) Peristiwa tabrak lari terjadi di Jalan Raya Ngis menuju Desa Selumbung tepatnya Banjar Dinas Kelodan, Desa Ngis, Manggis, Karangasem, Rabu (24/4) lalu. Yang menjadi korbannya adalah I Nyoman Kano. Atas kejadian itu, korban mengalmi lukaluka dan tidak sadarkan diri. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Sanglah, Denpasar. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan,

peristiwa tabrak lari itu terjadi sekitar pukul 04.30 Wita. Saat itu, terduga pelaku dengan kecepatan tinggi datang dari Desa Ngis menuju Desa Selumbung. Terduga pelaku mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MX. Ketika sampai di TKP, pelaku menabrak korban yang berjalan di sisi kiri jalan. Korban langsung pingsan di TKP. Diduga korban mengalami benturan yang cukup keras di bagian belakang kepalanya. Selain itu, korban mengalami luka

robek di betis kiri. Kedua siku dan tangannya juga lecet. Korban yang dalam kondisi pingsan itu sempat dilarikan ke Klinik Penta Madika Manggis. Akan tetapi, karena lukanya cukup serius dan ada benturan di kepala, maka pihak Penta Madika langsung merujuk korban ke RS Sanglah. Kasat Lantas Polres Karangasem AKP Ni Luh Putu Annie Parwisti mengungkapkan, sampai saat ini, pihak kepolisian masih

melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku itu. “Kita minta pelaku menyerahkan diri ke polisi,” harap Kasat Lantas Luh Putu Annie Parwisti. Dikatakan, akibat kejadian ini, korban mengalmi luka di bagian betis kiri, kepala bagian belakang, luka di siku kanan selain juga pingsan. “Korban tidak sadarkan diri karena lukanya parah dan ada benturan, sehingga harus dilarkan ke RS Sanglah Denpasar,” katanya. (kmb41)

Bali Post/kmb41

VAKSINASI MASSAL - Petugas dari Dinas Pertanian Karangasem saat melakukan vaksinasi massal terhadap anjing milik warga.

Pembinaan SAR Community

Pecalang Wajib Punya Wawasan Ancaman Bahaya Sekitar Pembinaan SAR Community Pecalang/Polisi Keamanan Bali dilaksanakan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Barsarnas). Agenda itu digelar di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Lingkungan Jasri Kaler, Kelurahan Subagan, Kamis (25/4) kemarin. Kegiatan yang dilakukan itu guna memberikan pemahanan terkait kewaspadaan terhadap potensi bencana di wilayah sekitar. Lalu, bagaimanakah peran pecalang yang diharapkan terkait aplikasi wawasan ancaman kebencanaan tersebut? DIREKTUR Bina Potensi Basarnas Fahturohman Indrajaya mengungkapkan, pelatihan ini merupakan program pusat. Pelatihan yang diberikan bukan saja melibatkan pecalang, tetapi juga Pasebaye, ORARI, BPBD,

Rapi, dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Karangasem. Potensi bencana itu, tambah Indrajaya, bisa terjadi kapan saja tanpa pernah diduga sebelumnya. Karena itu, semua komponen warga wajib memiliki kewaspadaan

potensi-potensi musibah yang mengancam, sehingga bahaya itu harus dipahami secara konprehensif. “Dengan adanya pelatihan ini, pecalang dan instansi lainnya memiliki wawasan ataupun kesiapsiagaan terkait proses pencarian maupun pertolongan ketika ada bencana di wilayah sekitarnya,’’ ujarnya. Terlebih saat ini, Karangasem masih ada ancaman bencara erupsi Gunung Agung yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Semua pihak wajib waspada terhadap potensi kebencanaan, sehingga pecalang dan instansi terkait dapat memberikan pertolongan bila ada bencana. Lewat kegiatan itu, pihaknya sangat berharap

nantinya para pecalang mampu memiliki wawasan bahaya dan potensi bahaya di wilayahnya masing-masing. Lewat pelatihan ini, nantinya para pecalang mampu menggetoktularkan ilmu yang didapatnya kepada warga setempat. Dengan demikian, semua pihak memiliki mindset untuk meningkatkan kewaspadaan diri sendiri dan juga lingkungan sekitar. Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa menjelaskan, dipilihnya lokasi pelaksanaan pelatihan ini di Karangasem, dinilai pilihan yang tetap. Sampai saat ini, Karangasem masih mempunyai potensi bahaya khususnya erupsi Gunung Agung. Tak hanya itu, po-

tensi bencana lainnya juga potensial. Pasalnya, wilayah Karangasem cukup luas. Termasuk bentangan pantai yang relatif panjang, sehingga potensi-potensi bencana laut juga mengancam. “Pelatihan seperti ini memang sangat penting. Terkait keamanan dan pertolongan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga tanggung jawab kita semua,’’ ujar Artha Dipa. Dengan pelatihan ini, pecalang dan instansi terkait lainnya memiliki teknis-teknis dasar proses pertolongan yang terstruktur dengan sistematis. Pengetahuan yang diperoleh pastinya dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. (nan)


KLUNGKUNG

12

Jumat Umanis, 26 April 2019

Atasi Kebakaran TPA Sente

SOSOK Siaga 24 Jam POLISI bersama TNI terus mengawal proses rekapitulasi surat suara Pemilu 2019 di tingkat PPK. Pengawalan dan kesiagaan petugas, bahkan dilakukan selama 24 jam penuh, untuk mencegah adanya upaya-upaya curang yang bisa memicu kegaduhan. ‘’Tugas kami belum selesai. Sekarang masih proses rekapitulasi di tingkat PPK. Nantinya, harus melaksanakan tugas hingga pergeseran dari PPK hingga ke KPU. Petugas harus siaga 24 jam di PPK. Jangan sampai lengah,’’ tegas Kapolres Klungkung AKBP I Komang Sudana, Kamis (25/4) kemarin. Penjagaan 24 jam dilakukan di seluruh PPK, termasuk di Nusa Penida, melibatkan jajaran personel TNI dari Kodim/1610 Klungkung. Mereka konsisten melakukan pengamanan, bersenjata lengkap, untuk mengamankan kotak suara dan proses rekapitulasi di tingkat PPK. Pihaknya sekaligus mengingatkan agar tetap berjaga dengan body system, serta standby senjata pada setiap pelaksanaan PAM di gudang logistik Pemilu 2019 di PPK. ‘’Tindak tegas jika ada yang mengganggu proses rekapitulasi,’’ tegas Kapolres asal Tulang Nyuh, Klungkung ini. Pengamanan dan sterilisasi dilaksanakan dengan menggunakan beberapa peralatan seperti metal detector dan mirror detector. Ini sebagai upaya untuk menghindari adanya barang-barang berbahaya yang dapat membahayakan seluruh rangkaian kegiatan papat pleno. Khususnya terhadap keselamatan serta keamanan peserta rapat baik pada saat persiapan, pelaksanaan maupun usainya kegiatan rapat pleno. Sasaran sterilisasi adalah tempat duduk seluruh peserta rapat serta seluruh lingkungan lokasi kegiatan rapat pleno. Pengamanan dilaksanakan sesuai dengan Protap serta SOP, sehingga diharapkan rangkaian kegiatan ini dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar. (gik)

Dinas LHP Pasang Pipa Pengeluaran Gas Metan Semarapura (Bali Post) Areal TPA Sente di Desa Pikat, Kecamatan Dawan kembali terbakar, Rabu (24/4) malam. Ini disebabkan karena menguapnya gas metan dari dasar tumpukan sampah, setelah sesekali terjadi hujan, kemudian kembali panas dalam beberapa pekan terakhir. Petugas pemadam kebakaran hanya bisa mencegah kebakaran agar tidak meluas dengan melakukan pendinginan. Selanjutnya, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung akan memasang pipa pengeluaran gas metan, agar tidak menimbulkan titik kebakaran baru. Sejak dilakukan penanganan pada Rabu malam sekitar pukul 20.30 Wita pascakebakaran, hingga pagi kepulan asap masih terus bermunculan di sejumlah titik di TPA tersebut. Tumpukan sampah ini sebelumnya sudah sempat ditimbun, tetapi hanya yang di sebelah timur. Sementara kebakaran masih kerap terjadi pada tumpukan di sebelah barat. ‘’Pemadaman ber-

langsung singkat, habiskan air 1,5 tangki,’’ kata Kepala Satpol PP dan Damkar Klungkung Putu Suarta. Kepala Dinas LHP Klungkung A.A. Ngurah Kirana, Kamis (25/4) kemarin, mengatakan gas metan yang terkurung di dalam tumpukan sampah harus dikeluarkan, agar tidak memicu kebakaran yang asapnya mengganggu warga sekitar. Caranya, tumpukan

sampah ini akan ‘’disuntik’’ menggunakan pipa khusus, sehingga gas metan itu bisa keluar. Sebelumnya, cara ini pernah dilakukan pada Juni 2018. Namun, saat itu pipanya justru ikut terbakar. ‘’Kali ini kami akan pasang pipa yang lebih besar. Anggarannya Rp 5 juta sampai Rp 10 juta. Kami cek anggaran dulu, kalau tidak memungkinkan, kami upayakan dari CSR,’’ kata Kirana. Pihaknya merencanakan

akan memasang pipa ini pada sepuluh titik di tumpukan sampah. Nanti sebelum dipasang, dikatakan, alat berat akan digunakan untuk mengeruk tumpukan sampai sedalam enam sampai tujuh meter. Baru pipa ini dipasang. ‘’Rencana dalam APBD Perubahan kami pasang anggarannya. Belum bisa kami sebutkan berapa besaran anggarannya. Seperti apa rencana detailnya, kami harus menggunakan jasa konsultan,’’ tegas Kirana. Lokasi TPA ini setiap harinya dikatakan memang selalu disiram, sehingga selalu standby mobil tangki di sekitar lokasi. Tujuannya, agar bau yang ditimbulkan tidak terlalu menyengat. Proses keluarnya gas metan yang memicu kebakaran ini dikatakan biasa terjadi, ketika sudah lama hujan, namun tiba-tiba mendadak panas beberapa

hari ini. Ini yang memicu gas itu bergerak keluar. Apalagi dengan ketinggian tumpukan sampah yang mencapai sekitar 12 meter. Sementara meski areal TPA Sente terbakar, proses pengolahan sampah menjadi pelet di TOSS setempat tetap berjalan. Bahkan, khusus dari TPA itu pihaknya sudah mengirim sepuluh ton pelet ke PLTU Lombok. Malah hasil ujinya dikatakan sudah keluar dan hasilnya disebut sangat sukses peletnya diterapkan di sana. Artinya, tingkat akumulasi pemakaiannya sama persis dengan batu bara. PT Indonesia Power pun sudah merekomendasikan agar seluruh PLTU di seluruh Indonesia menggunakan pelet. TOSS di TPA Sente saja bisa memproduksi sekitar 300 kg pelet per hari. Itu hasil olahan sekitar tiga ton sampah per hari. (kmb31)

Festival Semarapura IV

Museum Semarajaya Siapkan Pameran Keris Semarapura (Bali Post) Mendukung pelaksanaan Festival Semarapura IV tahun ini, Dinas Kebudayaan melalui UPT Museum Semarajaya siap menggelar pameran keris. Dua ruang l o kasi p e n y i m p a n a n h a sil karya pelukis ternama Italia Emilio Ambron akan didesain menjadi tempat pameran keris, yang pertama kali digelar di Klungkung. Sedikitnya ada sekitar 50 keris akan ditampilkan pada kesempatan itu. Kepala UPT Museum Semarajaya Cok Nala Rukmaja, Kamis (25/4) kemarin, mengatakan pameran keris ini diisi oleh para kolektor keris asal Klungkung yang tergabung dalam Paiketan Kartika Sudamala. Di sana para pengunjung nanti akan bisa melihat berbagai jenis keris dan sejarah keberadaannya, sebagai bagian dari sejarah. Agenda pameran keris ini dipilih sebagai wujud upaya pelestarian budaya, di mana Klungkung sebagai episentrum era kerajaan, memandang keris di sini sebagai protitipe keris-keris yang ada pada zaman kerajaan. ‘’Di sana juga nanti langsung digelar bursa keris,’’ kata Rukmaja. Pameran berlangsung selama lima hari, sejak 28 April sampai 2 Mei, sesuai dengan jadwal Festival Semarapura IV. Pameran di buka pukul 09.00 sampai 21.00 Wita. Rukmaja menambahkan, meski pameran ini baru pertama kali digelar, tetapi masyarakat cukup antusias. Sebab, selain masyarakat Klungkung, dukungan juga datang dari Himusba (Himpunan Museum Bali). ‘’Himusba siap mendukung penuh agenda kita. Salah satunya tentang pameran keris ini. Kami juga berharap pameran ini sekaligus memberikan dampak positif terhadap keberadaan museum dan segala benda peninggalan bersejarah lainnya,’’ tegasnya. Karena itu, ketika pameran dibuka, pengunjung juga diharapkan bisa melihat langsung keberadaan Museum Semarajaya secara umum. ‘’Ini penting bagi kita sebagai pusat peradaban era kerajaan di Bali, memandang keris sebagai warisan budaya. Ini akan menjadi agenda cukup menarik,’’ kata Mudarta didampingi Kepala UPT Museum Semarajaya Cok Gede Nala Rukmaja. Agenda ini dirancang menghabiskan anggaran sebesar Rp 450 juta. Bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) hasil dari pengajuan proposal dengan melampirkan pokokpokok pikiran kebudayaan daerah.

Kepala Disbudpora Klungkung Nyoman Mudarta menambahkan, pameran keris merupakan bagian dari kegiatan atraksi Museum Semarajaya. Bentuk kegiatan lainnya, antara lain kemah budaya maupun atraksi budaya permainan tradisional. ‘’Tujuan utama dari atraksi Museum Semarajaya ini agar masyarakat lebih mengenal keberadaan Museum Semarajaya. Sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, atau sebagai tempat edukasi sejarah perjalanan Klungkung, sebagai pusat kerajaan di Bali zaman dulu,’’ kata Mudarta. Untuk kegiatan kemah budayanya, juga dipusatkan di Museum Semarajaya. Agenda ini akan melibatkan 30 siswa SMA se-Klungkung. Tetapi, kegiatan ini digelar lebih awal dari 26 April sampai agenda puncak pada 28 April nanti. Ini sebagai wadah edukasi para siswa, dalam mengenal lebih jauh keberadaan Museum Semarajaya dan isi pautan sejarah panjang keberadaan era kerajaan di dalamnya. ‘’Nanti juga ada atraksi budaya berupa permainan tradisional berupa Masiapsiapan dari Penyuluh Bahasa Bali,’’ imbuh Cok Gede Nala Rukmaja. (kmb31)

ASAP - Areal TPA Sente terus mengeluarkan asap tebal.

Bali Post/kmb31

Penyandang Disabilitas Se-Klungkung Ikuti Lomba Utsawa Dharma Gita WAKIL Bupati Klungkung I Made Kasta menghadiri sekaligus membuka Lomba Utsawa Dharma Gita bagi penyandang disabilitas se-Kabupaten Klungkung. Kegiatan ini diselenggarakan untuk menyambut HUT ke-111 Puputan Klungkung dan HUT ke-27 Kota Semarapura tahun 2019. Acara ini juga dihadiri Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana, Kepala Dinas Pariwisata Klungkung I Nengah Sukasta serta instansi terkait lainnya di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya, Kamis (25/4) kemarin. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam sambutannya yang disampaikan oleh Wakil Bupati Made Kasta mengapresiasi atas pelaksanaan lomba terse-

but. Sesungguhnya lomba Utsawa Dharma Gita ini merupakan penghargaan bagi para penyandang disabilitas atas kreativitasnya. ‘’Melalui lomba Utsawa Dharma Gita bagi penyandang disabilitas se-Kabupaten Klungkung kita kobarkan api semangat untuk mengajegkan kesenian budaya Bali,’’ ujarnya. Lebih lanjut, Wabup Kasta menambahkan, agar perlombaan ini bisa dijadikan motivasi ke depan. Terutama buat penyandang disabilitas agar lebih bersemangat lagi menyalurkan bakat ke jenjang yang lebih tinggi mengikuti lomba. ‘’Jadikan perlombaan ini sebagai ajang untuk memotivasi diri agar ke depan makin bersemangat di dalam melakukan segala hal salah satunya dengan mengikuti perlombaan,’’ harapnya. Sementara itu, Kepala

Dinas Sosial Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana menyampaikan tujuan dari lomba ini yakni sebagai wadah untuk berkreativitas bagi penyandang disabilitas di dalam mengapresiasikan bakat dan kemampuannya serta mengajegkan kesenian budaya Bali. Adapun juga jumlah peserta yang mengikuti perlombaan ini sebanyak 11 orang dari masing-masing kecamatan yaitu Kecamatan Nusa Penida 1 orang, Kecamatan Dawan 3 orang, Kecamatan Klungkung 2 orang dan Kecamatan Banjarangkan 5 orang. Selain itu, juga ada kriteria penilain antara lain tikas/ penampilan, suara (jenis dan keindahan suara), wewiletan, guru ding dong, onek-onekan (jelas tidaknya ucapan) dan raras (ekspresi).

Di akhir acara, Wabup Kasta menyerahkan piala kepada para pemenang lomba yakni juara pertama dengan total nilai sebanyak 1.418 berhasil diraih oleh I Wayan

Serinada, juara kedua dengan total nilai 1.400 atas nama I Gede Sudiana dan juara ketiga dengan total nilai 1.397 atas nama I Wayan Sukariawan. (ad 962)

LOMBA - Wabup Kasta saat menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Jumat Umanis, 26 April 2019

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA

Bth Tkng Patrun bikini pnglmn min 2th area Dps 08111962503

Global Expat Recruiting is looking for Secretary. Good English, outgoing, work independently, knowledge hospitality industry. CV to jobs@globalexpatrecruiting.com

Bth bgian QC bikini pnglmn min 2th area Dps 08111962503

B.BP.004.04.19.0000779

!!!Butuh 5 org karyawati min SMA dpt u.makan,gaji tinggi hub.Toko Besi Murah Jln Teuku Umar Barat No.17 (Sblh Warung Buleleng) B.BP.004.04.19.0000950

Administrasi Penjualan (Pabrik Tabanan), bs Komptr & Bhs Ing. Pglmn Hub:Dewi 081236222509 B.BP.031.04.19.0000945

BIRO JASA

B.BP.004.04.19.0000906

B.BP.004.04.19.0000907

Bth tkng jahit bikini pnglmn min 2th area Dps 08111962503 B.BP.004.04.19.0000909

Cr Sgr S1 Teknik Sipil/Arsitek Laki2 utk Head Project Kantor Kontraktor,Pnglmn,081337229877 B.BP.004.04.19.0000908

B.BP.154.04.19.0000947

Dcr Gr Privat Kimia Wnt.Dmsili Tohpati, IB.Mantra.08123633448 B.BP.001.04.19.0000854

Dcr Sales Bahan Bangunan&Sopir SIM A Hub.Bu Enny 087702595858 B.BP.001.04.19.0000840

Dcr Sopir Pribadi, Gaji 2,5 Jt Hubungi:081949605613

Dicari Stock Quality Control Bisa Kompt Exel Office wanita MinSMA-Transp sendiri,Gaji bgs Krobokan-Br.Anyar 08174716179* B.BP.004.04.19.0000875

Dicari Admin ada GP+UM marketing ada GP+UM+Transport+komisi +BonusCVkecmmbali@yahoo.com B.BP.033.04.19.0000951

Dicari Koki Chef Profesional wanita u/villa di Imam Bonjol Dps Gaji Tinggi SMS 0816571027

B.BP.001.04.19.0000904

B.BP.004.04.19.0000948

Dibthkn Waiter/ss brpengalaman llsn SMK Par & pnmpilan mnrik. CV ke:hrd@seasafaricruises.com

Dicari SPG Kopi Luwak untuk di airport & TSM Hub:085100619419

B.BP.001.04.19.0000935

B.BP.001.04.19.0000884

Cr Sopir Srbt bs matik+PRT Wnt Bs NaikMtr Tdr dlm 085238127777

Dibutuhkan Cook/Cook Helper Hubungi:4728511.Tanjung Benoa

Dicr Sgr Sales Marketing Tiki & Sopir Jln.Letda Regug No.1 Dps.Hubungi Hp/WA:08123933318

B.BP.004.04.19.0000941

B.BP.001.04.19.0000933

B.BP.001.04.19.0000932

Dcr Arsitek Drafter Pglman 4-5th Email : creativesolutions bali@yahoo.com

RUPA-RUPA

SERVICE

BIRO JASA

Dcr Bartender dg Skill Barista Bhs Inggris sistem Pos min 2th pengalaman Hub.0361-750541

B.BP.001.04.19.0000919

Dicr Tng Serabutan Sbanyak2nya L/Pu/Garment.Hub:082236296170 B.BP.001.04.19.0000866

Pharmacy D3(Pabrik di Tabanan) lamaran ke :info@tsbali.com B.BP.031.04.19.0000946

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

DIJUAL MOBIL HONDA

Dijual Jazz MMC Thn 2012 Putih Hub:Telp/WA:087761293858 B.BP.001.04.19.0000728 DAIHATSU

Sekuriti (Pabrik Tabanan), Sertifikat,Pengalaman Hub. Dewi. 081236222509

Terios Adventure 2011 Pajak Baru Kond Ors Htm,087862986168 B.BP.001.04.19.0000939

B.BP.031.04.19.0000944

Sopir u/Tk.Bangunan,Sdp Malam Hp:081999064199/085100098936 B.BP.001.04.19.0000938

Western Restaurant Need Dining RoomSpv:officecb2019@gmail.com B.BP.001.04.19.0000931

Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818 G.01

PROPERTY DIJUAL TANAH

Djl Tnh 3,8A Hrg 375Jt semua Blayu-Tbn Brt SMA 087860581396

B.BP.004.04.19.0000836

Dijual Tanah pinggir Jln.Patih Nambi 2,35are Hub.081916745444

DIJUAL TANAH

Dijual Murah 3,6M Kavling SHM 480m2 Taman Griya Jimbaran Nusa Dua.Hub Rini 08119707272

B.BP.004.04.19.0000943

PROPERTY DIJUAL RUKO

Dijual Ruko di Jl.Merdeka Tbn DP 10% Bunga Krd 0,83%/Bln Hub:085792654757/081805374433

B.BP.004.04.19.0000548

Djl/dikont ruko Kupang NTT dkt Transmart-Ramayana081229250151 B.BP.001.04.19.0000867

PROPERTY DIJUAL RUMAH

Djl Tnh 1A,1,5A,2A Cash/Kredit Penarungan-Badung081338681038

Jual Rmh 2Lt LT:96 LB:131 SHM KM:3 KT:3 Jl Cargo Indah IV/28 Telp:085100535516/085100503875

B.BP.004.04.19.0000835

B.BP.001.04.19.0000937

B.BP.004.04.19.0000942


14

BANGLI

Jumat Umanis, 26 April 2019

Stagnan, Tingkat Kunjungan Wisatawan ke Pura Kehen Bangli (Bali Post) –

Tingkat kunjungan wisatawan ke objek wisata Pura Kehen tak pernah mengalami perkembangan sejak beberapa tahun terakhir. Pascaperistiwa bom Bali sekitar tahun 2002 lalu, tingkat kunjungan ke pura yang berada di wilayah Kelurahan Cempaga, Bangli itu rata-rata hanya 1.500 orang per bulan.

PURA - Sejumlah wisatawan asing nampak berkunjung ke Pura Kehen.

Bupati Sebut Badan Pengelola Pariwisata Tak Harus Dikukuhkan Bangli (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten Bangli telah membentuk Badan Pengelola Pariwisata Batur Unesco Global Geopark (BUGG) untuk memaksimalkan pengelolaan kawasan daya tarik wisata (DTW) Kintamani. Meski hingga saat ini belum dikukuhkan/dilantik, namun Badan Pengelola Pariwisata BUGG tersebut telah ditugaskan oleh Bupati untuk bekerja sejak beberapa bulan lalu. Bupati Bangli I Made Gianyar saat ditemui belum lama ini mengakui bahwa keberadaan badan pengelola pariwisata belum dikukuhkan. Dia menilai pengukuhan tidak harus, karena lebih pada acara seremonial. Yang penting selama ini Badan Pengelola Pariwisata BUGG bekerja sudah berdasarkan surat keputusan (SK). ‘’Kalau di mahasiswa, pengukuhan itu seperti wisuda. Tanpa wisuda pun, ijazahnya juga dapat,’’ kata Made Gianyar. Meski demikian, lanjut Made Gianyar, jika memang harus dan diperlukan digelar acara pengukuhan, maka pihaknya akan melakukannya. ‘’Kalau sudah bisa berjalan seperti itu, ya… sudah cukup. Tapi kalau memang perlu dikukuhkan ya.. bupati ngikut-ngikut saja,’’ ujarnya. Sementara itu disinggung mengenai pendapatan dari retribusi tiket masuk ke kawasan pariwisata di Kintamani pascadikelola Badan Pengelola Pariwisata BUGG, Made Gianyar mengatakan mengalami peningkatan. Bahkan peningkatannya

dikatakan luar biasa. Hanya Made Gianyar tidak menyebutkan berapa nominal peningkatan yang dimaksud. ‘’Dalam kondisi tidak sedang high session saja luar biasa peningkatannya,’’ ungkapnya. Menurut Made Gianyar, adanya peningkatan pendapatan dari retribusi pariwisata di Kintamani tentu menjadi harapannya selama ini. Dengan peningkatan pendapatan itu, tentu akan berpengaruh pada kenaikan PAD Bangli. ‘’Akan aneh kalau sampai tidak ningkat. Kalau tidak ningkat ya… kita bubarkan saja badan pengelolanya. Kita membuat sesuatu itu kan selalu inginnya lebih bagus. Kalau tidak ningkat ya… rugi bupati buat perbup,’’ pungkasnya. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Kursi DPRD Kabupaten Bangli diprediksi akan diisi sejumlah wajah baru. Di antaranya tiga mantan ajudan Bupati dan Wakil Bupati Bangli yang ikut bertarung dalam Pemilu 17 April lalu melalui PDI-P. Ketiga mantan ajudan yang diprediksi akan melenggang ke kursi dewan di Bangli tersebut, yakni I Gusti Nyoman Bagus Triyana Putra yang merupakan mantan ajudan Bupati Bangli I Made Gianyar, serta I Wayan Merta Suteja dan Sang Nyoman Wijaya yang merupakan mantan ajudan Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta. Berdasarkan informasi, sesuai hasil perhitungan suara sementara di internal DPC PDI-P Bangli, Triyana Putra yang ikut bertarung di Dapil Bangli mampu meraih 5.288 suara. Sementara Merta Suteja yang sama-sama bertarung di dapil Bangli meraup 3.130 suara. Sang Nyoman Wijaya yang maju di Dapil Tembuku

mendapat sekitar 3.005 suara, melebihi perolehan suara caleg incumbent di dapil tersebut. Dikonfirmasi Kamis (25/4) siang kemarin, I Wayan Merta Suteja mengaku bahwa perjuangan yang harus dilaluinya untuk bisa meraup suara masyarakat hingga 3 ribuan suara sangat berat. Dirinya tak menampik bahwa posisinya dulu sebagai ajudan Wakil Bupati cukup menguntungkan dirinya. Keuntungan yang dimaksud yakni dirinya selama ini tak hanya dikenal masyarakat di desa asalnya, Kayubihi saja, melainkan juga di desa-desa lainnya. ‘’Selama menjadi ajudan, saya banyak mempunyai teman yang dari luar desa. Itu cukup menguntungkan saya. Namun lebih dari itu, keinginan kuat dari masyarakat Kayubihi yang menjadikan saya lolos,’’ kata Merta. Ditanya mengenai apa yang menjadi alasan dirinya terdorong maju dalam pileg kali ini, Merta Suteja mengaku ingin mewakili dan memperjuangkan

Bali Post/kmb40

I Made Gianyar

Bali Post/kmb40

Ketua Pokdarwis Objek Wisata Pura Kehen I Ketut Wahya saat dikonfirmasi, Kamis (25/4) kemarin, mengungkapkan jika dibanding kunjungan wisatawan pada era tahun 80 hingga 90-an, tingkat kunjungan ke Pura Kehen saat ini jauh menurun. Pada musim sepi seperti sekarang, kunjungannya hanya tembus 1.500 orang per bulan. Peningkatan kunjungan biasanya terjadi saat memasuki bulan Juni hingga September. ‘’Pada bulan-bulan itu, maksimal bisa mencapai 4.000-an sebulan. Setelah bulan Oktober biasanya turun lagi,’’ terangnya. Surutnya tingkat kunjungan ke Pura Kehen dibanding tahun 90-an, diakui Wahya, cukup berdampak pada keberadaan kios suvenir yang ada di areal jaba pura. Banyak dari pedagang yang memilih menutup kiosnya. Menurut Wahya, stagnannya jumlah kunjungan wisatawan ke Pura Kehen selama ini terjadi karena banyaknya

pura lainnya di Bali yang telah menjadi objek wisata. Seperti Pura Taman Ayun, pura di Batuan Gianyar, dan lainnya. Selain itu stagnannya jumlah kunjungan terjadi karena minmnya promosi dan tidak dimasukannya lagi Pura Kehen dalam paket kunjungan wisata. Dikatakannya, pada tahun 90-an lalu, Pura Kehen masuk dalam paket wisata bersama Tampaksiring dan Kintamani. ‘’Kalau dulu paketnya Tampaksiring-Kintamani pasti ke Pura Kehen,’’ terangnya. Untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Pura Kehen, Wahya mengaku pihaknya berencana membuat terobosan dengan membangun stage/panggung kesenian. Pada stage itu nantinya akan dipentaskan tarian-tarian Bali seperti barong, sehingga bisa lebih banyak menarik wisatawan. Lokasi stage rencananya dibangun di timur pura. ‘’Awal-awalnya mungkin bisa digratiskan terlebih dahulu untuk menarik minat kunjungan,’’ ujarnya. Dia juga mengaku sudah

sempat mengusulkan hal itu ke pemerintah daerah. Mengenai realisasinya pihaknya menyerahkan ke pemerintah daerah. Belum adanya kesepakatan soal lokasi, diakui menjadi salah satu kendala yang dihadapi untuk membangun stage itu. Wahya mengatakan ada salah satu tokoh yang menghendaki pembangunannya dilakukan di sebelah barat Pura Kehen. ‘’Saya kan tidak berani memutuskan, karena keputusan itu ada di pangemong Pura Kehen,’’ imbuhnya. Berdasarkan pantauan siang kemarin sejumlah wisatawan asing nampak berkunjung ke Pura Kehen dengan diantar guide. Sementara itu di sisi lain, kios suvenir yang ada di timur pura tampak banyak yang tutup. Salah seorang pedagang Wayan Durati mengungkapkan, dari 60 kios yang ada, saat ini yang buka hanya 45 kios. Tutupnya kios terjadi karena jumlah wisatawan yang berkunjung menurun pascabom Bali beberapa tahun lalu. (kmb40)

Pemkab ’’Ngaturang Bhakti Panganyar’’ di Pura Kahyangan Jagat Samuan Tiga PEMERINTAH Kabupaten Bangli dipimpin langsung Bupati Bangli I Made Gianyar ngaturang bhakti panganyar serangkaian upacara pujawali di Pura Kahyangan Jagat Samuan Tiga, Kamis (25/4) kemarin. Bhakti panganyar diikuti pimpinan dan pegawai OPD di lingkungan Pemkab Bangli, Kantor Kementerian Agama dan PHDI Kabupaten Bangli. Kabag Kesra Kabupaten Bangli Jro Penyarikan Widata mengatakan bhakti panganyar merupakan salah satu wujud bakti umat kepada Ida Sesuhunan yang berstana di Pura Kahyangan Jagat Samuan Tiga, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Selain untuk berpartisipasi, bhakti panganyar dilaksanakan bertujuan untuk memohon keselamatan bagi masyarakat Bangli khususnya, Bali dan bangsa Indonesia pada umumnya agar selalu diberi rahmat dan dikaruniai keselamatan. ‘’Melalui bhakti panganyar ini, kita sebagai pelayan masyarakat di Kabupaten Bangli bisa

memberi pelayanan kepada masyarakat di bidang tugas masing-masing untuk mencapai pelayanan prima yang pada akhirnya untuk dapat mewujudkan kesejahteraan bersama,’’ kata Jro Widata. Sementara itu, Ketua Panitia Karya I Wayan Patra menyampaikan bahwa Pura Samuan Tiga adalah salah satu Kahyangan Jagat di Bali. Pura Samuan Tiga merupakan salah satu cikal bakal adanya desa pakraman. Di Samuan Tiga-lah dilaksanakan paruman pada zaman dahulu oleh Raja Bali yang dipandu oleh Mpu Kuturan, sehingga terwujudlah desa pakraman untuk mencapai kesejahteraan hidup masyarakat Bali. Dengan statusnya sebagai Kahyangan Jagat, pihaknya mengharapkan partisipasi dari semua kalangan dalam hal ini pemerintah kabupaten/kota untuk ikut melengkapi bhakti/upacara di Pura Samuan Tiga melalui upacara panganyar. Dikatakan Patra, upacara panganyar telah mulai dilaksanakan sejak umanis odalan.

BHAKTI PANGANYAR - Bupati Bangli I Made Gianyar memimpin rombongan Pemkab Bangli melaksanakan bhakti panganyar di Pura Kahyangan Jagat Samuan Tiga, Kamis (25/4) kemarin. Mengingat kegiatan dari masing-masing kabupaten begitu padat, bhakti panganyar untuk Kamis kemarin dilaksanakan bersamaan yakni Pemerintah Kabupaten Bangli dan Pemerintah Kabupaten Buleleng, dipuput oleh Ida Padanda Gede

Putra Kemenuh dari Geria Sukasada, Buleleng. ‘’Selain untuk secara bersama menghaturkan bhakti panganyar, hal ini juga sebagai upaya untuk mempererat jalinan silaturahmi antara Kabupaten Bangli dan Buleleng,’’ terangnya.

Melalui bhakti panganyar secara bersama-sama ini diharapkan kesejahteraan di Bali nantinya bisa terwujud. Ditambahkan, upacara piodalan di Pura Samuan Tiga akan di-sineb pada 30 April mendatang. (ad955)

Dinsos Distribusikan KIS Melalui Kadus Bangli (Bali Post) – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bangli telah mendistribusikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada ribuan masyarakat Bangli sejak awal April lalu. Agar tertib, proses pendistribusian KIS dilakukan Dinsos melalui kepala dusun. Kasi Pendataan, Kelembaga Sosial dan Kemitraan Dinas Sosial Kabupaten Bangli Neneng Sutiawati seizin Kadisos Bangli Nengah Sukarta, Kamis (25/4) kemarin, mengatakan pendistribusian KIS dilakukan menyusul sudah terbitnya kartu dari BPJS. Untuk saat

Tiga Mantan Ajudan Bupati dan Wabup Diprediksi Lolos aspirasi masyarakat di lembaga dewan. Dia mengungkapkan sejak Indonesia merdeka, belum pernah ada satu pun anggota DPRD yang berasal dari Desa Kayubihi. Meski jumlah pemilih di desa kelahirannya itu terbilang cukup banyak mencapai 4.400 ribu lebih. Nantinya saat sudah duduk di DPRD Bangli, Merta Suteja mengaku akan mengemban aspirasi masyarakat semaksimal mungkin. Beberapa hal yang akan diperjuangkannya yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat dan infrastruktur jalan. Sedikit berbeda dengan Merta Suteja, Triyana Putra saat dikonfirmasi belum mau berbicara banyak tentang misi ke depan saat duduk di lembaga dewan nanti. Dirinya mengaku saat ini masih menunggu pengumuman resmi dari KPU. ‘’Tentunya saya akan berupaya menjembatani, memfasilitasi dan memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui legislatif,’’ ujarnya. (kmb40)

ini proses pendistribusian KIS untuk masyarakat di Kecamatan Susut sudah selesai dilakukan. Sementara untuk tiga kecamatan lainnya masih berlangsung. Diungkapkannya, masih ada beberapa desa yang kartunya belum terbit. Salah satunya Desa Pengotan. ‘’Saya cek belum ada. Mungkin karena saking banyaknya, kan tercecer,’’ terangnya. Terkait hal itu pihaknya mengaku sudah menyampaikannya ke pihak desa setempat. Dikatakan Neneng, proses pendistribusian KIS kepada masyarakat dilakukan pi-

haknya melalui kepala dusun. Itu dilakukan agar pendistribusian bisa berjalan lebih tertib. Dikatakan juga bahwa kepala dusun mengetahui persis warganya, sehingga ketika KIS dibagikan bisa langsung dicek terlebih dahulu sebelum sampai ke warga. ‘’Ada desa dalam hal ini perbekel yang minta, kenapa kok tidak per desa saja. Sebenanya tidak masalah. Hanya satu desa ada yang warganya 5 ribu. Apakah sanggup, ya… mereka angkat tangan. Maka dari itu kami melalui surat memita perbekel agar mengajak kepala ling-

kungan dan kadusnya untuk mengambil langsung agar bisa dicek langsung per dusun,’’ jelasnya. Sesuai jadwal, pendistribusian KIS rencananya akan dilakukan hingga 13 Mei mendatang. Dikatakan Neneng, meski kartu KIS baru didistribusikan mulai awal April lalu, namun sejak Januari lalu masyarakat yang sudah tercover jaminan kesehatan dari pemerintah sudah mulai bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis. Sebab, sejak awal tahun lalu nomor BPJS masyarakat sudah terbit. Terkait

hal itu, Dinas Sosial pun sudah menyosialisasikannya ke desadesa. ‘’Jadi mereka tidak perlu bawa kartu. Tinggal menunjukkan nomor BPJS-nya didukung KTP dan KK, sehingga saat itu tanpa kartu pun masyarakat sudah bisa memanfaatkannya,’’ terangnya. Ditambahkannya, hingga saat ini sudah 95 warga Bangli ter-cover jaminan kesehatan pemerintah. Rencananya Pemkab Bangli akan memberikan jaminan kesehatan ini pada seluruh masyarakat Bangli di tahun 2020 mendatang. (kmb40)


Jumat Umanis, 26 April 2019

OLAHRAGA

15

Bali United Vs Persija

Serdadu Tridatu Mesti Menang Bali Post/ist

PESERTA – Para pemain peserta kejuaraan bulu tangkis yang digelar BTN, BHA, dan PHRI.

Sanur Prime Plaza Ditumbangkan Pulman

Denpasar (Bali Post) – Bali Travel News (BTN) bekerja sama dengan Bali Hotels Association (BHA) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menggelar kejuaraan bulu tangkis. Turnamen diadakan di Lapangan Glogor Carik, Jalan Glogor Carik, depan Puskesmas Denpasar, 24-26 April. Hari pertama langsung menyajikan pertandingan seru antara Sanur Prime Plaza dan Pulman yang seharusnya terjadi di final. Laga antara juara bertahan dan finalis tahun lalu ini berakhir dengan skor 1-2. Hasil lainnya, unggulan kedua Padma Resort menang 2-0 atas Laguna Resort, unggulan ketiga The Jayakarta menundukkan Alila Seminyak 2-0, Oberoi mengalahkan Grand Mirage 2-1, Hard Rock mengatasi Soori Bali 2-0, The Patra menundukkan ST Regis 2-0, dan Indigo menyingkirkan Klapa Resort 2-1. Tim-tim yang menang melaju ke babak 16 besar. Patrick Le Provost, Sport & Culture Director BHA, dalam sambutannya saat membuka kejuaraan mengajak semua peserta menyambut pertandingan ini dengan gembira, karena ini adalah ajang pertemuan antarkaryawan hotel. Di sini, kita bisa menyambung hubungan pertemanan, sesuai dengan moto Celebration of friendship. ‘’Jadi, main yang fair dan have fun,” katanya. Menurut Andy, Government Relation & Event Manager BHA, kejuaraan tahun ini diikuti 19 hotel. Mestinya, 21 tim yang tampil, namun dua hotel tidak bisa ikut karena mendaftar setelah selesainya pengundian. Jumlah peserta kali ini meningkat dibanding tahun lalu yang melibatkan 18 hotel. (022)

Merpati Bali ke Semifinal

Yogyakarta (Bali Post) – Merpati Bali mencatat kemenangan besar 59-40 atas Sahabat Semarang dalam laga penyisihan terakhir playoff turnamen bola basket Piala Srikandi 2018-2019 di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, Rabu (24/4) malam. Hasil itu meloloskan Merpati Bali ke babak semifinal sebagai juara Grup A dan akan melawan Tanago Friesian Jakarta (runner-up Grup B) dalam perebutan tiket ke final. Pada laga empat besar lainnya, Sahabat meladeni GMC Cirebon. Merpati Bali menunjukkan dominasinya sejak kuarter pertama dengan unggul 16-10. Kuarter kedua tetap menjadi milik Merpati lewat skor 29-15. Sahabat mendekat 33-38 pada akhir kuarter ketiga. Merpati menambah empat angka pada awal kuarter keempat sehingga memimpin 42-33. Sejak itu, Merpati terus menambah jumlah poinnya. Mereka unggul 21-7 di kuarter keempat. Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi mencetak doubledouble dengan torehan 10 poin dan 11 rebound untuk Merpati Bali. “Kami bersyukur bisa memenangi laga ini sekaligus lolos ke semifinal. Kami kehilangan Eka yang mengalami cedera lutut. Pelatih berpesan, Merpati Bali adalah kekuatan tim, bukan satu atau dua pemain saja. Semoga di semifinal nanti kami bisa bermain lebih baik lagi,” ujar Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma yang akrab disapa Ayu. (022)

Gianyar (Bali Post) – Bali United menjalani laga perdana babak delapan besar Piala Indonesia 2018 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (26/4) sore ini mulai pukul 17.30 Wita. Tim Serdadu Tridatu menjamu lawan tangguh Persija Jakarta di hadapan pendukung fanatiknya. Bali United dituntut menang di kandang sendiri karena akan menjadi tamu bagi Tim Macan Kemayoran pada duel kedua atau penentuan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, 4 Mei mendatang. ‘’Kami harus memenangi laga ini demi memudahkan perjuangan di Bekasi. Kami tak peduli jika lawan menggunakan taktik bertahan agar bisa mencuri poin,’’ tegas pelatih

Stefano Cugurra didampingi bek kanan I Made Andhika Wijaya di Gianyar, Kamis (25/4) kemarin. Pria asal Brazil yang akrab disapa Teco itu mengakui pasukannya harus bekerja keras untuk bisa mengatasi Persija. Menurutnya, Tim Macan Kemayoran yang pernah dilatihnya merupakan klub bagus yang didukung pemain berkualitas dan memiliki nama be-

City Makin Percaya Diri

Manchester – Manchester City menaklukkan Manchester United 2-0 dalam lanjutan kompetisi Liga Utama Inggris di Old Trafford, Kamis (25/4) dini hari kemarin. Bernardo Silva melakukan terobosan pada menit ke-54 dan Leroy Sane menggandakan keunggulan Citu lewat serangan balik cepat 12 menit kemudian. Tiga poin yang direbut dari MU pada pekan ke-35 membuat City memenangkan 11 pertandingan liga terakhirnya. Pasukan Pep Guardiola pun kembali ke puncak klasemen berkat keunggulan satu angka atas peringkat kedua Liverpool dalam liga yang tinggal menyisakan tiga pertandingan. Kemenangan dalam derby Manchester memberi City dorongan kepercayaan diri yang besar dalam usaha mempertahankan gelar sekaligus mengubur mimpi Liverpool yang bertekad mengakhiri puasa trofi Liga Primer. ‘’Memenangkan pertandingan sebesar ini memberi banyak kepercayaan diri, terutama ketika Anda hanya memiliki tiga pertandingan tersisa untuk dimainkan. Kami sangat senang karena ini adalah derby, pertandingan khusus dan sangat penting bagi Liga Primer,’’ kata Sane yang turun dari bangku cadangan. Dalam laga lainnya, Arsenal kembali menelan kekalahan. Kali ini The Gunners dipermalukan tuan rumah Wolves dengan skor 1-3. Gol-gol Wolves dibuat Neves pada menit ke-28,

Doherty (37) dan Jota (45). Arsenal mendapat gol hiburan dari Sokratis pada menit ke-80. Hasil ini membuat tim asuhan Unay Emery tertahan di peringkat kelima dengan nilai 66 di bawah City (89), Liverpool (88), Tottenham Hotspur (70) dan Chelsea (67). Sementara itu, Atletico Madrid menunda Barcelona memenangkan La Liga Spanyol paling tidak beberapa hari setelah Alvaro Morata dan Antoine Griezmann masingmasing mencetak gol dalam kemenangan 3-2 atas Valencia. Barca kemungkinan besar merayakan gelar ke-26 di Nou Camp pada Minggu nanti saat menjamu Levante. (afp/kmb)

sar. Oleh karena itu, Fadil Sausu dan kawan-kawan wajib memanfaatkan sekecil apa pun peluang yang diperoleh untuk dijadikan gol kemenangan. Sedikit kendala di kubu Bali United adalah masih teka-tekinya kondisi duet penyerang Melvin Platje dan Ilija Spasojevic yang mengalami cedera ringan. Padahal gol-gol Tim Serdadu Tridatu banyak berasal

dari pemain asal Belanda dan Serbia ini. Menurut Teco, nasib keduanya akan ditentukan Jumat pagi ini, apakah bisa dimainkan atau tidak. Terkait kemampuan lawan, Stefano Cugurra menyebut belum bisa turunnya striker tajam Marko Simic bukan berarti Persija lemah di lini depan. Tim tamu masih mempunyai ujung tombak subur Bruno Matos dan mantan striker timnas Bambang Pamungkas yang mesti diwaspadai oleh pemain belakang Bali United. Di bagian lain, Andhika Wijaya menyatakan dirinya dan rekan-rekannya siap meladeni Persija dengan se-

mangat juang tinggi. ‘’Benar kata pelatih Teco, kami harus kerja keras dan menang di laga ini. Kami semua bertekad memberikan yang terbaik bagi Bali United dan suporter,’’ kata pemain lincah yang sehari-harinya dipanggil Otong ini. Sementara itu, pelatih Persija Ivan Kolev berjanji menampilkan pemain terbaiknya demi mencuri poin di markas Bali United. ‘’Kami ingin melangkah mulus pada laga kedua di kandang nanti. Jadi, kami harus mendapat poin di sini. Kami tak peduli berapa, yang pasti pulang tidak dengan tangan kosong,’’ ujarnya. (kmb)

Tommy Sugiarto Dihadang Lu Guangzu Wuhan – Tommy Sugiarto belum bisa menembus pertahanan Lu Guangzu asal Tiongkok. Pemain tunggal putra Indonesia itu kembali dihadang Lu dengan skor 18-21, 19-21 pada babak kedua Badminton Asia Championships 2019 di Wuhan Sports Center, Tiongkok, Kamis (25/4) kemarin. Ini merupakan kekalahan ketiga Tommy atas Lu. Pertemuan kedua pemain ini memang selalu berlangsung ketat. Pada ajang Singapara Terbuka

2019, Tommy dihentikan Lu dengan skor 17-21, 18-21. Sementara sepekan sebelumnya di Malaysia Terbuka 2019, Tommy juga dikalahkan Lu 18-21, 21-13, 16-21. ‘’Lawan lebih siap saat poin-poin kritis, saya tidak bisa menyelesaikan gim. Kalau dari segi permainan, semua hampir sama. Cuma di finishing harus cari strategi untuk dapat poin di saat-saat akhir,’’ jelas Tommy usai pertandingan dikutip dari badmintonindonesia.org. Dengan hasil ini maka nomor tunggal putra

tinggal menyisakan Shesar Hiren Rhustavito yang akan berhadapan dengan Nguyen Tien Minh (Vietnam). Di nomor ganda putra, pasangan ranking satu dunia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon Kevin/Marcus melangkah ke perempatfinal usai mengalahkan Chang Tak Ching/ Yeung Ming Nok (Hongkong) 21-18, 21-18. Di delapan besar, Kevin/Marcus berjumpa Han Chengkai/ Zhou Haodong (Tiongkok) atau Lu Ching Yao/Yang Po Han (Taiwan). (kmb)

Jumat, 26 April 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih Mapadudusan Agung Ngusaba Desa Ngusaba Nini,Desa Semate Mengwi (6) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Bali Channel Tourist TV 08:30 Wita Ocydia Home Shopping 09:00 Wita Seputar Bali Terkini 09:05 Wita Dialog Artha Buana Investama 10:00 Wita Seputar Bali Terkini 10:05 Wita Ista Dewata Pura Puncak Sari Tembuku 10:30 Wita Taksu Pande Ketut Margi, Pelestari Keris Dari Desa Gubug 11:00 Wita Seputar Bali Terkini 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 11:30 Wita Ocydia Home Shopping 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Dharma Santhi (1) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Folk Song 14:00 Wita Klip Bali 14:30 Wita Tembang Bali 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Lila Cita Sanggar Cilinaya (2) 17:00 Wita Dialog Putra SBA

17:30 Wita Seputar Bali Malam 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali Malam 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Bali Now Kadek Suambara 21:00 Wita Ocydia Home Shopping 21:30 Wita Ajeg Bali Tumpek Kandang,Momen Menghargai Sesama Makhluk Hidup 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Ki Bajra Sakti Samprangan Kediri Tabanan (4) 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping 23:05 Wita Bali Channel DIKONTRAKKAN tanah kavling, jl Mahendradata, sebelah utara Bali Med, Lok. Jl. Padang Getas Maksimal 20thn langsung. Hub. 082 146 600 663, 081 997 673 488 BP.0000463-bp

DILELANG Cepat tanah 17 are, harga 500 juta Nett. Jl. Pantai Delod Berawah, Tegalcangkring, Pergung, Negara. Hubungi : 0878 5005 5008 (Pak Made) BP.0000906-BP

DIJUAL tanah kavling di Desa Kuwum Ancak Kec. Marga, Tabanan. Hub. 085 935 208 368 BP.0000021-bp


balipost http://facebook.com/balipost

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Jumat umanis, 26 April 2019

Prediksi Berikut nama-nama Caleg yang lolos ke DPRD Kabupaten/Kota dan Provinsi berdasarkan prediksi dari berbagai sumber dan bersifat sementara.

DPRD Badung Dapil 1 Kecamatan Mengwi (10 kursi) I Nyoman Satria (PDIP) I Wayan Regep (PDIP) I Wayan Edy Sanjaya (PDIP) I Made Yudana (PDIP) Ni Luh Putu Gede Rara Hita Sukma Dewi (PDIP) Ida Bagus Alit Arga Patra (PDIP) Made Suwardana (PDIP) Ni Komang Triani (PDIP) I Made Sunarta (Demokrat) I Wayan Suyasa (Golkar) Dapil 2 Kecamatan Abiasemal (8 kursi) I Putu Alit Yandinata (PDIP) Ida Bagus Sunartha (PDIP) I Made Ponda Wirawan (PDIP) I Nyoman Dirga Yusa (PDIP) I Nyoman Gede Wiradana (PDIP) Ni Luh Sekarini (PDIP) I Gusti Ngurah Shaskara (Golkar) I Gede Suardika (NasDem) Dapil 3 Kecamatan Petang (3 kursi) I Gusti Lanang Umbara (PDIP) IGA Agung Inda Trimafo Yudha (PDIP) I Nyoman Suka (Golkar)

DPRD Buleleng Dapil 1 Kec. Buleleng ( 8 Kursi ) Nyoman Some Adnyana (PDIP) Kadek Turkini ( PDIP) Gusti Komang Suwastika (PDIP) Dewa Gede Sugiarto (PDIP) Nyoman Gede Wandira Adi (Golkar) Gede Wisnaya Wisna (Hanura) Gede Suradnya (Gerindra) Made Sudiarta (Nasdem) Dapil 2 Kec. Sawan ( 5 Kursi ) Made Bujana (PDIP) Ni Luh Sri Seniwi (PDIP) Gede Suparmen (Golkar) Nyoman Meliun (Nasdem) Luh Marleni (Gerindra) atau Ketut Sumardhana (Hanura) Dapil 3 Kec Tejakula - Kubutambahan ( 8 Kursi )

Gede Supriatna (PDIP) Gd Masdana (PDIP) Ketut Dody Tisna Adi (Golkar) I Ketut Patra (Golkar) Luh Hesty Ranitasari (Demokrat) Ketut Susana (Gerindra ) Ketut Wirsana (Hanura) M. Putri Nareni (Nasdem)

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Dapil 4 Kecamatan Kuta Selatan (8 kursi) Wayan Sugita Putra (PDIP) I Made Sumerta (PDIP) I Wayan Luwir Wiana (PDIP) I Wayan Loka Astika (PDIP) I Nyoman Karyana (Golkar) Ni Ketut Suweni (Golkar) I Made Retha (Demokrat) I Made Wijaya (Gerindra) Dapil 5 Kecamatan Kuta (5 kursi) I Gusti Anom Gumanti (PDIP) Putu Yunita Oktarini (PDIP) I Nyoman Graha Wicaksana (PDIP) I Wayan Mendra (Demokrat) Ni Luh Gede Sri Mediastuti (Golkar) Dapil 6 Kecamatan Kuta Utara (6 kursi) I Putu Parwata (PDIP) Yayuk Agustin Lessy (PDIP) I Made Suryananda Pramana (PDIP) I Wayan Sandra (PDIP) AA Ngr Ketut Agus Nadi Putra(Golkar) I Gede Aryantha (Gerindra) Prediksi sementara perolehan kursi di DPRD Provinsi Bali Dapil 2 Badung (6 kursi)

I Bagus Alit Sucipta (PDIP) I Nyoman Laka (PDIP) I Ketut Tama Tenaya (PDIP) I Made Duama (PDIP) I Wayan Rawan Atmaja (Golkar) I Wayan Disel Atawa (Gerindra)

Dapil 4 Kec. Seririt - Gerokgak Ketut Ngurah Arya (PDIP) I Gd Odhy Busana (PDIP) I Wayan Parwa (PDIP) I Gede Muditha (PDIP) Putu Suastika (Golkar) Kadek Sumardika (Demokrat) Martiyas (Gerindra) H. Muliyadi Putra (PKB) Kadek Budiasa (Hanura) Gusti Made Kusumayasa (Perindo) Made Jayadi Asmara (Nasdem) Dapil 5 Kec Banjar - Busungbiu

Rekapitulasi Resmi Lambat, Prediksi Caleg Lolos ’’Liar’’ Denpasar (Bali Post) Lambannya proses rekapitulasi suara hasil Pemilu 2019 membuat rasa penasaran rakyat gagal terpenuhi, terutama berkaitan dengan siapa saja nama-nama calon legislatif (caleg) yang lolos. Akibatnya informasi yang berkembang di media maupun masyarakat cenderung ‘’liar’’. Sejumlah prediksi disampaikan ke publik namun tidak berdasarkan hasil dari lembaga resmi. Hanya perkiraan berdasarkan C1 dari saksi-saksi milik parpol. Lambatnya hasil hitung suara karena rekapitulasi di tingkat kecamatan saja demikian alot. Mantan Ketua KPU Buleleng Dr. I Wayan Rideng yang ditemui di sela-sela talkshow di Bali TV, Selasa (23/4) lalu, menyebutkan penyebab utama lambatnya proses rekapitulasi di PPK adalah tingginya pencermatan perolehan suara untuk anggota legislatif. ‘’Kalau untuk rekapitulasi suara Pilpres dan DPD mungkin bisa cepat. Tetapi dalam rekapituasli suara untuk DPR, DPRD provinsi dan kabupaten/kota akan sangat alot,’’ kata Rideng yang kini banyak aktif di di dunia akademik. Alotnya rekapitulasi akibat kuatnya kepentingan caleg untuk mengamankan suara. Melalui saksi-saksi yang dilibatkan dalam proses rekapitulasi, mereka bersikap sangat awas. Tujuannya agar suara caleg tidak sampai ‘’dicuri’’ oleh sesama caleg dalam satu

partai atau antarpartai. Suara seorang caleg memang rentan dicuri oleh caleg lain, jika proses rekapitulasi di semua jenjang tidak dikawal dengan baik. ‘’Saksi-saksi akan ngotot untuk menjaga suara caleg,’’ kata Rideng yang kini menjadi pengajar di FH Unwar ini. Lambatnya rekapitulasi, seperti yang terjadi di Jembrana. Dari sejumlah kecamatan, baru satu yang menyelesaikan rekapitulasi yakni Pekutatan. Kecamatan lainnya molor dari jadwal yang ditetapkan. Serupa dengan daerah lainnya seperti Denpasar yang hampir sebagian besar belum menyelesaikan rekapitulasi di tingkat PPK. Satu desa yang memiliki puluhan TPS, bisa menyelesaikan rekap minimal 3 hari. Hal serupa dipastikan terjadi di semua daerah di Bali. Hingga saat ini sesungguhnya belum ada kepastian siapakah yang benar-benar telah lolos duduk di kursi dewan. Sempat berkembang beberapa nama, misalnya soal caleg DPD yang lolos mewakili Bali. Hal itu pun kemudian ditanggapi oleh Ketua

Motif atau desain pertenunan Astiti.

KPU Bali I Dewa Agung Gde Lidartawan sebagai sebuah info yang hanya beruapa perkiraan saja. Hasil pastinya tentu saja setelah KPU melakukan penetapan secara resmi. (kmb14)

Diduga Minta Rp 2 Juta Saat Periksa ASN Tak Netral

Anggota Bawaslu Karangasem Disidang Kode Etik

Denpasar (Balipost) Salah seorang anggota Bawaslu Karangasem, IKMD, menjalani sidang kode etik di gedung Propam Polda Bali, Kamis (25/4) kemarin. Sidang kode etik ini digelar berdasarkan laporan dugaan IKMD meminta imbalan kepada oknum ASN yang sedang menjalani pemeriksaan di Bawaslu Karangasem. Sidang kode etik ini dilakukan

Tim Pemeriksa Daerah Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) terdiri dari Fritz Edwar Siregar, Ketut Udi Prayudi, Anak Agung Gede Raka Nakula. Ketua Bawaslu Bali Ketut Ariyani mengatakan, sidang DKPP baru memasuki agenda pembacaan pokok aduan. Sidang berikutnya akan dilanjutkan pada 2 Mei mendatang. Dalam aduan terungkap bah-

wa anggota Bawaslu Karangasem, IKMD, saat menangani kasus pelanggaran pemilu di Karangasem meminta imbalan senilai 2 juta dari seorang ASN yang sedang menjalani pemeriksaan di Bawaslu, karena tidak netral. Dari dugaaan laporan itu, setelah dilakukan investigaai, Bawaslu Bali menemukan pelanggaran kode etik, sehingga dilanjutkan pada sidang kode etik oleh DKPP. (kmb16)

Nyoman Sukarmen PDIP) Made Agus Susila (PDIP) Ketut Widana (PDIP) Putu Gede (Golkar) Ni Ketut Windrawati (Nasdem) Kadek Widana (Gerindra) I Gede Arta Wijaya (Hanura) I Gusti Agung Ngurah Putra Sudewa (Demokrat) Dapil 6 Kec Sukasada Wayan Indrawan (PDIP) Lilik Nurmiasih (PDIP) Putu Mangku Budiasa (PDIP) Ketut Susila (Golkar)

Bali Post/ist

SIDANG KODE ETIK - Suasana sidang kode etik yang menyidangkan IKMD, anggota Bawaslu Karangasem. IKMD diduga melakukan pelanggaran kode etik dengan meminta uang sejumlah Rp 2 juta kepada ASN yang diduga melakukan pelanggaran soal netralitas dalam kampanye Pemilu 2019.

Inovasi Desain

Pertenunan Astiti

Ukm

Dr. I Wayan Rideng

Tenun Cagcag Gelgel Eksis Sejak 1986 Nyoman Sudira, pemilik Pertenunan Astiti, baru saja usai mengikuti sosialisasi KITE (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor) IKM di Kantor Bea Cukai Denpasar siang itu. Ia antusias mengikuti sosialisasi lantaran ini merupakan jalan agar produknya bisa menembus dunia ekspor. Banyak kendala yang pernah dihadapinya mengakibatkan usahanya mengalami pasang-surut. Namun, Sudira tak pernah lelah menekuni usahanya. Pemerintah pun kini dinilai cukup memberi perhatian.

SEJAK merintis usaha dari tahun 1986 hingga saat ini, pertenunannya masih tetap eksis. Itu karena ia tidak berhenti berinovasi pada desain dan motif. Tidak hanya memikirkan tentang produksi, Sudira juga terus memperluas pasarnya. Ia menuturkan, usaha Pertenunan Astiti dimulai sekitar tahun 1980. Pada saat itu ia belum mengelola tenun ATBM (alat tenun bukan mesin). ‘’Istri saya hanya berjualan songket dan memberikan bahan baku kepada perajin tenun cagcag di Desa Gelgel, yang rata–rata setiap rumah sudah memiliki seperangkat tenun cagcag,’’ tuturnya.

Kemudian pada 1986 ia mulai mengembangkan tenun ATBM. Ia langsung mengurus izin industrinya dengan jumlah ATBM sebanyak 5 unit pada waktu itu. Melihat potensi tenun di Desa Gelgel, yang sudah merupakan sentra untuk tenun cagcag, ia tertarik untuk mengembangkannya lagi dengan menggunakan ATBM. Pekerjaan ini mampu menyerap tenaga kerja cukup banyak. ‘’Lima unit tenun ATBM dengan semua pekerjaan turunannya bisa menyerap tenaga kerja 12 orang dan bisa mempekerjakan tenaga kerja dari yang muda sampai yang tua,’’ ungkapnya. Sepanjang menjalankan bisnis dari tahun 1986, pasang-surut biasa ia alami. Pasang-surut ini lebih banyak dipengaruhi perekonomian negara. Krisis pada 1997 membuat bahan baku dan pasar tidak menentu. Kemudian bom Bali pada 2002 betul–betul membuat usaha tenun mati. Sampai pada 2006 Malaysia mengklaim batik adalah miliknya. Pemerintah mulai memberikan perhatian terhadap produk kain. Mulailah bisnis kain menggeliat kembali. Namun muncul pesaing–pesaing baru dari daerah lain seperti Jepara dan lainnya. Kendala klasik UKM yang menjadi momok yaitu kurangnya SDM yang memadai, kurangnya modal dan kurangnya pasar. Saat ini pemerintah, baik pusat maupun daerah sudah memfasilitasi permasalahan klasik tersebut, seperti memperluas pasar dengan kebijakan–kebijakan yang dibuat. Gubernur Bali Wayan Koster men-

Nyoman Sudira geluarkan pergub agar menggunakan produk lokal pakaian adat Bali. Pemerintah pusat juga mengeluarkan kebijakan KITE (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor) UKM yang bisa membantu mempermudah perolehan bahan baku dan merambah pasar luar negeri. Kendala–kendala yang dihadapi dengan semaksimal mungkin memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah. Seperti masalah SDM dengan cara mengikutsertakan tenaga–tenaga di lingkungan usaha untuk mengikuti pelatihan–pelatihan. Memenuhi selera pasar yang tercipta oleh pergub dan ia merasa bisa bersaing dengan produk–produk dari luar daerah. Mulai menggunakan bahan baku produk lokal seperti benang tensel (benang sutra botanic yang berbahan serat kayu ecaliptus) yang diproduksi oleh PT Lakumas, Tegal. Dari 1980-an hingga saat ini ia masih konsisten menggeluti dunia pertenunan ini. Karena motivasinya kepuasan konsumen ketika menyukai desain yang ia buat. ‘’Yang terpenting, bisa menyediakan lapangan kerja cukup banyak yang diambil dari lingkungan lokasi usaha yaitu Desa Gelgel dan Desa Tojan,’’ tandasnya. (may)

PADA awalnya pembuatan motif tenun masih manual, sehinga tidak terinventarisir dengan baik. Setelah desain dikerjakan dengan aplikasi komputer, mulailah tercatat jumlah desain yang dibuat. Jumlahnya sampai saat ini sekitar 50 desain. Masing–masing desain yang diproduksi memang mempunyai spesifikasinya. Hal tersebut tergantung dari tingkat kesulitan dari proses mendesain maupun proses menenunnya. Seperti mendesain kain dengan motif gringsing dilakukan awalnya menggambar dengan beberapa warna pada media desain. Kemudian dilakukan pengikatan dengan beberapa warna tali rafia sesuai dengan gambar motif yang dibuat. Motif dengan lebar yang besar bisa dibuat dengan dua atau lebih media desain (amparan barang atau penamplikan) dan menenunnya dengan cara ngeriris, menyambung masing– masing penamplikan tersebut. (may)

Proses menenun dengan menggunakan ATBM.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Jumat 26 April 2019 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu