Skip to main content

Edisi 26 Februari 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 187 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158 rb Like) http://facebook.com/balipost

minggu Paing, 26 februari 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Tiga Tewas, Puluhan Rumah Dibakar

Bali Post sejak Sabtu (11/2) menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi bencana longsor di Bali. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang sedang tertimpa bencana sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000

Papua (Bali Post) Bentrok antara kubu pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati di Pilkada Intan Jaya, Papua sejak Jumat lalu berlanjut hingga Sabtu (25/2) kemarin. Bentrok pilkada ini menelan korban tiga orang tewas serta puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Jenis Sumbangan

Umat Hindu Tangerang Banten Rp 29.150.000 Keluarga Hindu Mitrais Denpasar Rp 1.900.000 Guru dan Siswa SDN 14 Padangsambian Rp 1.866.000 I Gst Ngr Putra Suastika & Klg Rp 1.000.000 Enjoy Tennis Club Rp 1.000.000 NN 0142 (24 Februari) Rp 500.000 I Made Gde Dharmen Rp 500.000 WR. Gula Bali the Joglo Rp 500.000 NN 6700 (24 februari) Rp 442.000 I Made Gede Sudiat Rp 300.000 Ni Kd Sugiant Rp 200.000 Putri Rahayu Wijan Rp 200.000 NN 62859313593 Rp 100.000 Ni Nyoman Narawati Rp 100.000 Wiryanta Thias Rp 100.000 Jumlah penerimaan hari ini Rp 37.858.000 Jumlah penerimaan sebelumnya Rp 383.510.779 Jumlah penerimaan seluruhnya Rp 421.368.779

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Bentrok Pilkada Intan Jaya

Sumbangan untuk Korban Longsor

Nama

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

BPM/ant

RUSUH - Pilkada di Sorong dan Intan Jaya rawan kerusuhan. Tampak massa menuntut pilkada ulang di Kabupaten Sorong.

Kuala Lumpur (Bali Post) Satu dari dua tersangka pembunuh Kim Jong-nam dengan menggunakan racun saraf sangat berbahaya, terkena dampak dari bahan kimia berjuluk VX itu, kata kepala polisi Malaysia, Sabtu (25/2) kemarin. “Dia muntah-muntah,” kata Khalid Abu Bakar menjawab pertanyaan mengenai gejala perempuan terkena VX itu, yang dinyatakan sebagai senjata pembunuh massal oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Hal. 19 Tak Dirinci

AIR kini menjadi barang langka di Bali. Dulu, semua warga di Bali memiliki sumur di tiap rumah, namun kini mereka bergantungan air dari aliran air PDAM. Mirisnya ketika warga ketergantungan dengan air PDAM, saat terlambat membayar sebulan pihak PDAM sudah melakukan penyegelan. Namun, apabila PDAM yang melakukan kesalahan karena tidak mengalirkan air, PDAM cuek alias tidak mau ganti rugi. Hal. 19 Diatur UU

Prioritaskan Penyelamatan di Hulu KERUSAKAN hutan, kerusakan daerah aliran sungai (DAS), dan kerusakan lainnya di daerah hulu selama ini sangat minim perhatian. Padahal, sumber daya alam air terbentuk di daerah hulu. Bisa dikatakan, daerah hulu berfungsi sebagai kantong tempat air itu akan ditampung dan disimpan. Tak salah bila kemudian ada peringatan bahwa Bali akan mengalami krisis air pada tahun 2034. “Setelah terjadi bencana, baru kita tergopoh-gopoh,” ujar Kepala PPLH Universitas Udayana, Dr. Ir. I Made Sudarma, M.S. Kalau daerah hulu sampai rusak, lanjut Sudarma, maka tidak akan ada air yang bisa dialirkan pada musim kemarau. Begitu pun saat hujan turun, air akan meluber sia-sia bahkan menjadi banjir yang menghancurkan lingkungan sebelum air itu akhirnya kembali ke laut. Padahal, alam sudah memberikan air secara gratis bagi manusia. Tapi manusia justru berpikir untuk membuat air baku dari air laut dengan teknologi reverse osmosis. “Kita selalu berpikir pada teknologi, teknologi, dan teknologi. Padahal alam sudah begitu menyediakan teknologi yang murah, tinggal kita bagaimana menjaganya,” jelasnya. Hal. 19 Konservasi Air

Papua, dan Panwas Provinsi. Kedatangan Kapolda dan Pangdam ke Sugapa, dalam rangka melakukan pengecekan ke TKP pembakaran rumah, perusakan kantor KPU dan pendukung calon yang bertikai. Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw meminta masing-masing pihak menahan diri agar situasi kondusif. “Jangan lagi ada penyerangan dan pembakaran. Semua harus menahan diri, itu imbauan Kapolda,” ujar Mustofa Kamal. Guna menjaga keamanan dan ketertiban, Polda Papua mengerahkan satu peleton personelnya untuk membantu pengamanan di Kabupaten Intan Jaya. Hal. 19 Kerahkan Pasukan

Aisyah Ngaku Dibayar Rp 1,2 Juta

Seorang Pelaku Terkena Racun VX

Wajib Penuhi Hak Konsumen

Bentrok pendukung pasangan calon memang sempat membuat situasi di Sugapa, Ibu Kota Intan Jaya, mencekam sebab massa juga membakar sejumlah rumah warga kedua pendukung. “Tadi terjadi pembakaran beberapa rumah dan pembunuhan yang dipicu adanya seorang meninggal pagi dini hari. Jadi, korban tewas total sudah tiga orang sedangkan rumah yang dibakar 14 unit,” ujar Juru Bicara Polda Papua, Kombes Ahmad Mustofa Kamal, dalam keterangan persnya. Selain korban tewas, insiden tersebut juga menyebabkan 18 orang luka berat, 30 luka ringan, dan 30 orang terpaksa harus dievakuasi ke Nabire dengan pesawat yang ditumpangi Kapolda Papua, Pangdam Cendrawasih, KPU

Siti Aisyah

Kuala Lumpur (Bali Post) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia akhirnya diizinkan menemui Siti Aisyah yang ditahan terkait dugaan pembunuhan Kim Jong-nam. Dalam pertemuan itu, Siti Aisyah mengaku ‘’ditipu’’ karena dia direkrut hanya untuk acara reality show. Siti disebut mendapat perlakuan baik selama ditahan dan dalam keadaan sehat. ‘’Dalam pertemuan tersebut, Siti Aisyah

mengaku dalam kondisi sehat dan mendapatkan perlakuan yang baik selama masa penahanan,’’ kata Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Lalu M. Iqbal, Sabtu (25/2) kemarin. Saat itu pihak KBRI mengetahui kondisi Siti dan menanyakan jika terdapat kondisi kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius. Kedua, meminta persetujuan Aisyah untuk memperoleh pendampingan hukum dari pengacara yang

ditunjuk. Kemudian menjelaskan hak-hak hukum Aisyah, meminta informasi awal untuk proses pendampingan hukum, dan menanyakan jika ada hal yang ingin disampaikan kepada keluarga. Pihak Kemenlu tidak menyebut isi pesan dari Siti kepada keluarganya di Serang, Banten. Siti Aisyah juga menyetujui pendampingan oleh pengacara yang ditunjuk oleh pihak KBRI. Hal. 19 Dibayar

Air Macet

PDAM Hanya Minta Maaf

Bencana alam seperti longsor dan banjir yang melanda Bali sejak dua bulan terakhir cukup membuat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di daerah kelimpungan. Warga selama beberapa hari tak kebagian air, sementara PDAM hanya minta maaf.

DI Denpasar, air PDAM juga macet beberapa hari. Air Sungai Ayung yang menjadi sumber PDAM keruh. Akibatnya, distribusi ke pelanggan terganggu cukup lama. Selain air keruh, saluran intake juga tersumbat sampah dan ranting pohon yang terbawa arus sungai. Kondisi ini mengakibatkan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Ayung Blusung dan IPA Waribang tidak bisa berproduksi. Karena tingkat kekeruhan

yang sangat tinggi yakni mencapai 18000 NTU sehingga air tidak bisa diolah. Kondisi ini tak ayal membuat pelanggannya kelimpungan. “Kalau hanya satu hari masih bisa mencari alternatif, namun saat itu hampir lima hari tidak ngalir. Bagiamana ini PDAM,” ujar Komang Alit Adinata, salah seorang pelanggan dari Denpasar Utara, Jumat (24/2) lalu. Hal. 19 Dikeluhkan Pelanggan

PDAM Buleleng Rugi Rp 1,1 Miliar SEDERET bencana alam di Buleleng tidak saja menimbulkan kerusakan infrastruktur jalan dan rumah warga, juga merusak jaringan pipa air bersih di daerah ini. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Buleleng mencatat kerugian jaringan pipa air bersih mencapai Rp 1,1 miliar. Hal. 19 Data Kerusakan

Masyarakat Masih Boros Air Sejumlah ahli dari Jepang pernah mengatakan bahwa Bali dalam kurun waktu sepuluh tahun lagi akan kehabisan air. Ini akibat pembangunan di Bali terutama pariwisata memang rakus dengan air. Makanya jangan heran kini hampir semua air PDAM seret.

PENGAMAT lingungan yang juga Dekan FT Unmas, Ir. I Made Letra, M.Si., mengatakan selain faktor bencana alam, perilaku masyarakat kita juga sangat boros dengan air bersih. Pemerintah (PDAM), kata dia, terlalu rengke alias rakus dengan air bersih. Coba saja lihat, pipa PDAM dipasang tak lagi di hilir namun di kaki gunung. Akhirnya, daya resapan air di Bali tak ada lagi. Beda dengan dulu, air dari gunung untuk bisa mengalir ke laut memerlukan waktu enam bulan. Ini artinya, sebelum ke laut, air hujan meresap dulu

melewati akar pohon kemudian mengaliri sawah, sungai, kemudian ke lembah serta ke lokasi lain baru ke laut. ‘’Nah, sekarang pipa PDAM yang duluan di hulu, petani kita wajar tak kebagian air,’’ ujarnya. Ini semua, kata dia, dikalahkan oleh unsur bisnis PDAM, yang bukan pro petani dan lingkungan. ‘‘Ketika kita memaksa kehendak terhadap alam, maka alam akan membalasnya. Jadilah banjir karena tak lagi ada resapan air,’’ ujarnya. Hal. 19 Bertambah Parah

I Made Letra

Sastra Wibawa


DAERAH

2 Kasus Bunuh Diri di Bondalem

Sisa Cairan Diazinnon Diuji di Labfor

Singaraja (Bali Post) – Sisa cairan yang diduga racun jenis Diazinnon akhirnya dikirim ke Laboratorium Forensik (Labfor) di Denpasar. Langkah ini ditempuh Polsek Tejakula untuk memastikan penyebab kematian pasangan suamiistri (pasutri) dan dua anaknya di Dusun Jero Kuta Desa Bondalem Kecamatan Tejakula. Diperkirakan, dalam beberapa hari ke depan, hasil uji tersebut baru dapat diketahui. Selanjutnya dijadikan bukti untuk menguatkan hasil pemeriksaan kasus yang menghebohkan tersebut. Kapolsek Tejakula AKP I Putu Mangku Yasa seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya, Sabtu (25/2) kemarin, mengatakan sejak menangani kasus ini polisi hanya menduga bahwa penyebab kematian keempat korban akibat pengaruh cairan jenis diazinnon yang dicampur sprite. Sementara, bukti pasti belum berhasil diungkap, sehingga pihaknya mengirim sisa cairan diazinnon itu untuk diuji. Selain itu, polisi perlu mendapatkan bukti dari keterangan ahli terkait seberapa kadar kandungan racun yang hingga merenggut empat korban jiwa tersebut. “Tadi pagi (Sabtu 25/2), kami kirim sisa diazinnon itu ke labfor di Denpasar. Kami ingin memastikan apakah pengaruh cairan itu korban meninggal dunia dan berapa besar kadarnya hingga merenggut korban jiwa. Kita juga bisa memberikan kepastian bahwa kasus itu memang murni bunuh dari karena racun,” jelasnya. Sebelumnya, pasutri Kade Artaya (32) (suami), Kade Suciani (27) (istri), dan anaknya Putu Wahyu Adi Saputra (7) yang duduk di bangku TK, serta Kade Dewi Cahaya Putri (3) ditemukan tewas di dalam kamar rumah di Dusun Jero Kuta, Desa Bondalem, Kamis (23/2) lalu. Keempat korban ini tewas setelah nekat menenggak cairan yang diduga racun jenis diazinnon yang dicampur sprite. Motif aksi nekat korban hingga kini masih misterius, namun dari keterangan saksi yang mengetahui kejadian ini, diduga korban putus asa setelah anggota keluarganya silih berganti menderita sakit. (kmb38)

BPM/kmb38

DIAZINNON - Sisa cairan yang diduga racun jenis diazinnon diuji di Labfor di Denpasar untuk memastikan penyebab kematian pasutri dan dua anaknya di Dusun Jero Kuta Desa Bondalem Kecamatan Tejakula.

Antisipasi Teroris

Polisi Periksa Penumpang Kapal

Singaraja (Bali Post) Guna mengantisipasi ancaman terorisme maupun kriminalitas, Polsek Celukan Bawang bersama KSOP melakukan pemeriksaan penumpang kapal yang berlabuh Sabtu (25/2) kemarin. Pada kegiatan tersebut, tidak ditemukan barang berbahaya maupun orang tanpa identitas. Pemeriksaan itu dilakukan pada Kapal Perintis Maumere I. Personel yang diturunkan mencapai enam orang. Kapolsek Celukan Bawang AKP Ketut Wisnaya mengatakan pemeriksaan tersebut menyasar penumpang dan anak buah kapal. Itu dimaksudkan untuk mengantisipasi adanya tindakan kriminalitas, peredaran narkoba maupun miras, hingga aksi terorisme. “Ini sebagai upaya untuk menjaga keamanan,” ujarnya. Dari pemeriksaan 21 orang penumpang, tidak ditemukan adanya aksi yang mengarah sesuai target. Seluruhnya sudah mengantongi identitas. “Barang berbahaya juga tak ditemukan. Giat seperti ini akan terus digencarkan dan terus diperketat,” imbuhnya. (kmb45)

BPM/kmb45

PERIKSA - Polsek Celukan Bawang memeriksa penumpang kapal, Sabtu (25/2) kemarin.

Minggu Paing, 26 Februari 2017

Diduga Dibunuh

Mayat Laki-laki Bersimbah Darah Denpasar (Bali Post) -

Mayat Imran Handani (34) tergeletak di Jalan Gunung Salak, Gang Esa, Banjar Abasan, Padangsambian, Denpasar Barat, Sabtu (25/2) kemarin. Kondisi mayat sangat mengenaskan dan darah segar mengalir dari bagian dada korban karena luka tusuk terdapat di dada atas tepatnya bawah leher dan luka gores di pinggang.

BPM/ist

OLAH TKP - Petugas Polresta saat melakukan olah TKP pembunuhan di Jalan Gunung Salak, Gang Esa, Denpasar Barat.

Imran diduga dibunuh dan pelakunya masih diburu polisi. Barang korban yang hilang sepeda motor Honda Vario DK 4807 BM. Menurut Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard, kasus ini baru diketahui pukul 05.30 wita. Dari keterangan Gede Sudama Putra (31) beralamat di Jalan Gunung Salak, Gang Esa No. 1, sekitar pukul 03.00 wita, dia mendengar anjing peliharaannya menggonggong terus di gang. Dia sempat mendengar ada orang yang sedang berbicara. Saat dia ingin mengecek keluar tapi dilarang sama istrinya. Selanjutnya, Sudama mengirim SMS ke pecalang, Made Suweca yang isinya ada orang ribut-ribut di Gang Esa. Setelah itu, dia kembali tidur. Pukul 05.30 wita, ada orang yang memanggilnya. Sudama langsung bangun dan ternyata yang memanggilnya adalah Klian Adat Abasan Nyoman Surajaya. Surajaya mengatakan ada laporan dari warga ada orang yang tergeletak bersimbah darah dan meninggal dunia. Beberapa saat kemudian datang pecalang, Made Suweca, dan bersama-sama mengecek ke Gang Esa. Dilihat di depan rumah nomor 77, ada mayat laki-laki bersimbah darah dengan posisi telungkup. Sedangkan menurut Eri Setyawan (25)

asal Banyuwangi, pada Jumat (24/2) pukul 23.00 wita, dia bersama Budi Raharjo, Purba dan korban pesta di depan kamar kosnya. Pada Sabtu 00.30 wita, datang seorang lakilaki yang tidak dikenal mencari korban. Selanjutnya korban menemui laki-laki tersebut dan mengatakan bahwa korban mau keluar beli nasi. Korban lalu mengambil sepeda motornya jenis Honda Vario DK 4807 BM dan pergi membonceng laki-laki tersebut. Setelah itu Erik dan teman-temannya bubar. Hasil olah TKP, posisi korban tengkurap menghadap ke timur, tangan kanan lurus ke atas dan tangan kiri berada di atas dada. Korban menggunakan baju kaus warna abuabu lengan biru, celana panjang jins warna abu-abu, sandal jepit warna hitam merek Eiger, rokok marllboro merah dan korek gas pada saku kanan celana. Ditemukan bercak darah, terdapat tato jantung di lengan tangan kiri, tato jantung pada pergelangan kanan, tato ikan pada bahu kanan dan tato pada betis kanan. “Kasus ini masih kami selidiki dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi terutama soal ciri-ciri pria yang mengajak korban keluar. Mudah-mudahan cepat terungkap,” kata Kompol Reinhard. (kmb36)

Tidak Semua ’’Leak’’ Itu Negatif

KATA leak di Bali sudah tidak asing lagi terdengar di telinga masyaralat selama ini. Biasanya ketika berbicara leak, masyaralat pasti berpenafsiran kalau leak itu buruk atau terkesan negatif. Sejatinya, pemikiran masyarakat tersebut meleset. Pasalnya, leak tidak selalu negatif, mengingat leak juga ada yang positif. Padahal menurut berbagai sastra ilmu leak juga bisa dipergunaan untuk berbuat kebaikan dan menolong orang. Guna menghilangkan cap miring yang ditujukan terhadap ilmu pangleakan ini, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Bangli, serangkaian ulang tahunnya ke-58 menggelar seminar pangleakan belum lama ini. Dalam kegiatan itu, sejumlah ahli didatangkan sebagai narasumber di antaranya Dr. Jro Mangku Made Subagia, S.H., M.Fil., Ida Pandita Mpu Girinata dari Geria Gede Penida Pemacekan. Menurut Jero Mangku Made Subagia, kata leak akan selalu dikaitkan dengan situasi yang mencekam, menyakitkan, menakutkan dan selusin cap buruk lainnya. Padahal leak termuat dalam sastra Hindu. Ada banyak lontar yang memuat ajaran atau cerita pangeleakan seperti Lontar Cambra Berag, Sampian Emas, Tanting Mas, Jung Biru, Lontar Durga Bhairawi, Lontar Ratuning Kawisesan, Lontar Durga Purana serta lontar lainnya. Karena leak masih tabu dipelajari, diyakini masih banyak terdapat lontar pangleakan yang disimpan tersembunyi. Dia mengatakan, jika leak (liak) sebagai metode membangkitkan energi spiritual dengan cara lelintihan (sesolahan) aksara di tubuh berasal dari kata li (le) artinya

lintangan atau lelintihan dan ak artinya aksara. Menurut Mangku Subagia, leak mulai ada sejak zaman pra-Bali dan pernah berkembang di zaman Prabu Airlangga. “Secara umum ilmu pangleakan dibagi menjadi dua yakni leak sari dan leak pemoroan. Leak sari atau leak penengen yang cenderung sifatnya kebaikan (dharma sadu). Ada yang berpendapat leak sari diturunkan berkat anugerah Dewa Brahma. Penganut ajaran leak sari ini cenderung suka tersenyum, selalu bertegur sapa, ramah walaupun belum kenal, berwibawa, suka menolong. Kebalikan dari ajaran dharma sadu ini yakni leak pemoroan atau pangiwa. Ajarannya cenderung dharma weci. Leak pemoroan inilah yang disebutkan paling bertanggung jawab atas cap buruk ilmu pangleakan. Sebab, leak pemoroan ini memiliki asrat memamerkan diri dalam bentuk perubahan wujud manusia menjadi wujud lainnya seperti kera, ayam, kambing, ular, sapi berkaki tiga, bade, rangda dan sejenisnya. Leak pemoroan inilah yang memiliki hobi menyakiti orang yang dimusuhi sehingga semua citra leak negatif,” katanya. Biasanya, lanjut Jero Mangku Subagia, sejatinya ada beberapa jenis leak pengiwa seperti pengasren (membuat seseorang tampak cantik/tampan), pengeger (sebagai penglaris), pengasih-asih, aji wegig, pepasangan, sesawangan, desti, teluh, trangjana. “Jadi intinya leak tidak selalu negatif, mengingat leak juga ada yang positif. Karena tidak semua leak jahat. Ada leak baik yakni leak sari,’’ tegasnya. Dikatakannya, cara untuk menguasai

BPM/nan

SEMINAR - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Bangli serangkaian ulang tahunnya yang ke-58 menggelar seminar pangleakan, belum lama ini. ilmu pangleakan juga cukup beragam. Ada memiliki leak karena belajar; panugrahan ada juga yang membeli. Bahkan ada juga seseorang bisa ngeleak karena tidak disengaja. Lebih lanjut dikatakan, leak pemoroan juga memiliki tingkatan. Dari setiap lontar pangleakan, tingkatan berbeda-beda. Hanya yang populer tingkat pertama ilmu leak seseorang bisa berubah menjadi monyet. Secara berturut tingkatan selanjutnya berubah menjadi kambing; bangkal (babi besar); ular atau mobil bahkan kapal: tingkatan kelima menjadi gegendu (binatang jadi-jadian berkaki tiga); selanjutnya menjadi bade dan jaka tunggul; siluman

garuda mas; ayam putih, bebek, sampian emas; tingkatan ke-9 seseorang bisa berubah menjadi rangda; lalu meru tumpang dan tingkatan tertinggi cambra berag. Sementara itu, Ida Pandita Mpu Girinata Darma menambahkan, karena dianggap tabu untuk dipelajari, banyak lontar pangleakan yang dimusnahkan. Menurut sulinggih asal Geria Gede Penida Pemacekan, keberadaan leak bisa dipergunakan untuk mendukung parwisata dalam menarik wisatawan. ‘’Pangleakan bukan ilmu yang jelek. Tetapi manusialah yang jelek membuat ilmu menjadi buruk,’’ tegasnya. (nan)

’’Simakrama’’ Moratorium Hotel

Denpasar (Bali Post) Pariwisata Bali harus menuju pada quality tourism. Pengembangan pariwisata berkualitas untuk membuat pariwisata Bali menjadi sustainable tourism atau berkelanjutan. Demikian terungkap dalam simakrama Gubernur Bali dengan masyarakat yang mengangkat tema “Solusi Pariwisata Bali” di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Sabtu (25/2) kemarin. Simakrama ini merupakan tindak lanjut dari simakrama sebelum-

nya yang mengangkat tema “Prospek Pariwisata Bali”. Ketua PHRI Bali Tjokorda Artha Ardhana Sukawati mengingatkan agar moratorium hotel di Bali selatan diberlakukan. Kendati, pria yang akrab disapa Cok Ace ini menyadari kewenangan itu berada di pemerintah kabupaten/ kota dan bukan Pemprov Bali. Ketua Asita Bali Ketut Ardana menyebut persaingan hotel di Bali Selatan khususnya sudah tidak sehat. Pihaknya mendorong pemerintah agar

menertibkan persaingan harga kamar hotel bintang empat ke bawah. Bila terus dibiarkan, akan berdampak pada penurunan kualitas pariwisata Bali. Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali Nyoman Nuarta mempertanyakan soal pramuwisata yang legal namun tak memakai busana adat Bali. Padahal, keharusan memakai busana adat Bali sudah diatur di dalam Perda. Ketua Bali Villa Association (BVA) Gede Sukarta mengingatkan agar pemerintah mengawasi keberadaan

vila bodong. Harus ada penegakan hukum yang tegas, mengingat banyaknya kasus yang terjadi di vila. Seperti pembunuhan dan masalah lainnya akibat dari tidak tertatanya vila dengan baik. Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika berharap hasil simakrama ini bisa dilanjutkan dengan Focus Group Discussion untuk benarbenar merumuskan langkah konkret yang bisa dilakukan Pemerintah Provinsi Bali. (kmb32)

Masa Transisi

Bangli Harus Pulihkan Infrastruktur dan Psikologi Korban Bencana Bangli (Bali Post) Pascaberakhirnya status tanggap darurat bencana per Kamis (16/2) lalu, Kabupaten Bangli saat ini masuk dalam masa transisi pemulihan pascabencana. Menurut Bupati Bangli I Made Gianyar, dalam masa transisi, ada banyak persoalan yang harus diselesaikan yakni pemulihan infrastruktur jalan, rumah warga, dan psikologi masyarakat yang terkena musibah bencana alam. “Ada banyak aspek yang harus dipulihkan. Seperti pemulihan infrastruktur perumahan dan perbaikan akses jalan sebagai penunjang perkonomian dan pendukung pariwisata, dan aspek pemulihan traumatis masyarakat terutama anak-anak,” kata Gianyar dalam rapat Forkompimda Kabupaten Bangli yang digelar di ruang pertemuan Kantor Camat Kintamani, Sabtu sore lalu. Bupati mengatakan bahwa terkait perbaikan infrastruktur jalan yang statusnya bukan milik Kabupaten Bangli, maka Pemkab Bangli dalam hal ini terus melakukan konsultasi dengan pihak yang berwenang sehingga proses perbaikannya

bisa dilakukan segera. Sementara terkait pemulihan psikologi korban bencana, menurut Bupati, perlu adanya pendampingan khusus. Bupati juga menyampaikan bahwa sejak bencana terjadi, Kabupaten Bangli mendapat perhatian yang luar biasa dari semua pihak. Ini tercermin dari banyaknya bantuan yang mengalir untuk korban bencana baik berupa sembako, bahan material dan berupa uang tunai yang disalurkan melalui rekening bank dan secara langsung melalui posko tanggap darurat. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Bupati mengatakan, perlu ada langkah-langkah yang harus dilakukan sehingga bantuan yang sudah masuk bisa tersalurkan dengan baik dan sesuai dengan peruntukannya. “Tak kalah pentingnya adalah bagaimana pendistribusian dari bantuan tersebut juga dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi” ujarnya. Mengingat bantuan berupa sembako yang mengalir sudah lebih dari cukup, Bupati mengharapkan agar masyarakat yang masih ingin memberikan bantuan

untuk korban bencana agar menyalurkannya dalam bentuk tunai, sehingga pemanfaatannya bisa lebih efektif. Sementara itu, Dandim 1626 Bangli Letkol Inf. Susanto Lastua Manurung menyampaikan bahwa pelaksanaan penganggulangan bencana selama ini

sudah berjalan sesuai dengan SOP. Ke depan perlu ditingkatkan terutama untuk antisipasi bencana. Letkol Susanto juga mengatakan bahwa semua pihak harus paham dengan tugasnya sehingga ketika terjadi bencana, masing-masing pihak sudah siap. (kmb40)

RAPAT - Suasana rapat Forkompinda di Kantor Camat Kintamani.

BPM/kmb40

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Minggu Paing, 26 Februari 2017

seremonial

Mahakarya Dasawarsa Gebyar PMHD Unwar 2017

”Gathering Anniversary” Professional IT Bali Ke-7

Hilangkan ’’Gap’’ Antara Member dan Vendor

PROFESSIONAL IT Bali menggelar Gathering Anniversary ke-7 di Harris Hotel Sunset Road, Kuta, Sabtu (25/2) kemarin. Asosiasi ini mewadahi member para professional IT dari berbagai instansi dan institusi, seperti IT hotel atau hospitality, services, retail, perbankan, hingga pemerintah. Dalam acara gathering serangkaian ulang tahun ke-7 Professional IT Bali ini, mereka dipertemukan dengan vendor yang kerap disebut partner. “Tujuannya kita di sini adalah kita sharing dengan mereka, satu dengan yang lain, kemudian kita menjembatani antara vendor yang biasanya memberikan solusi. Jadi, membagi update knowledge-nya mereka ada, membagi update produk mereka ada, tentu saja memberikan sesuatu yang lebih kepada member kita,” ujar CEO Professional IT Bali, Armika Jaya. Menurut Armika, acara ini dihadiri sekitar 200 peserta. Tidak hanya member dan vendor yang berpartisipasi dalam booth, tapi mengundang pula Hotel IT Association di Jakarta, Surabaya, Bandung, Bogor, Jogjakarta dan Lombok. Selain gathering, lanjut Armika, Professional IT Bali juga rutin menggelar update teknologi dan workshop setiap bulannya. Mengingat perkembangan IT di Bali sangat pesat dengan skill of knowledge yang meningkat dan bahkan diakui dunia. “Saya ingat dua tahun yang lalu, IT di Bali hanya berkutat kepada hal-hal yang dalam tingkatannya masih Asia Tenggara. Sekarang ada beberapa member kita sampai dipercaya menjadi manajer di belahan dunia lain, seperti Amerika, Australia, Jepang, karena tingkat skill of knowledge-nya sudah sangat-sangat mumpuni,” paparnya. Ketua Asosiasi Professional IT Bali Arya Sumerastha mengatakan, tujuan utama gathering adalah komunikasi untuk menghilangkan gap antara partner (vendor - red)

GATHERING - Suasana Gathering Anniversary Professional IT Bali ke-7. dengan member selaku user. Sebab, para member sebelumnya takut bertanya untuk mendapatkan solusi dari partner. Melalui acara ini, komunikasi yang terjalin antara partner dan member diharapkan bisa lebih lancar. “Apa yang dibutuhkan di masingmasing property itu sebetulnya sudah ada di tiap-tiap partner itu. Cuma terkadang sekarang user kita ataupun anggota di Professional IT Bali itu belum paham seberapa detail vendor itu memberikan sesuatu yang bisa menjadi solusi di propertinya masing-masing,” ujarnya. Arya menambahkan, permasalahan yang kerap dihadapi para member atau Professional IT umumnya menyangkut tiga aspek, yakni, berhubungan dengan owner (pemilik), berhubungan dengan tamu (guest), dan berhubungan dengan budget atau uang. “Solusi semua sama, tapi yang membedakan dari partner itu adalah caranya mereka berkomunikasi den-

gan kita. Kalau masalahnya terjadi di hotel, itu beda dengan yang terjadi di retail, terjadi di rumah sakit atau terjadi di tempat lain, karena di hotel itu unik karena ada property management system, jadi dia beda,” paparnya. Di tahun 2017 ini, lanjut Arya, Professional IT Bali juga ingin lebih terbuka. Dalam hal ini, menghilangkan kesan bahwa asosiasi ini hanya untuk orang-orang yang bergelut di bidang IT saja. Siapa pun bisa bergabung, karena penguasaan IT sebetulnya berawal dari otodidak. Saat ini pihaknya juga sudah memiliki website www.itbali.org sebagai media komunikasi dan sharing, sekaligus menyediakan informasi lowongan pekerjaan. “Di website itu pun kita tidak membedakan antara partner, IT hotel, semua jadi satu. Cuma kita tekankan di sana tidak ada yang jualan, hanya khusus media komunikasi untuk sharing,” jelasnya. (ad2186)

Seminar Percepatan Umroh dan Rezeki PT Arminareka Perdana

Solusi Umroh dan Haji Plus Tanpa Kendala Biaya

PT Arminareka Perdana merupakan penyelenggara travel umroh dan haji plus dengan jam terbang lebih dari 27 tahun. Berdiri sejak 9 Februari 1990 silam, PT Arminareka Perdana sudah terbukti memberangkatkan jamaah umroh dan haji plus terbanyak nomor 1 di dunia, di mana lebih dari 78 persennya diberangkatkan secara gratis dan sekaligus membuat para jamaah umroh sejahtera. Untuk menyosialisasikan solusi umroh dan haji plus tersebut, Mitra PT Arminareka Perdana cabang Bali menggelar seminar percepatan umroh dan rezeki kepada umat muslim di Bali. Bertempat di Hotel Golden Tulip Denpasar, Sabtu (25/2) kemarin, sebanyak 150 peserta hadir mengikuti seminar tersebut. Founder mitra PT Arminareka Perdana H. Budi Suhendrio didampingi mitra PT Arminareka Perdana Cabang Bali H. Mochamad Karyadi menjelaskan solusi percepatan umroh dan haji plus dilakukan dengan Syiar Sistem Baitullah Cahaya Lillah (BCL). Sistem ini memberikan solusi bagi para jamaah yang tidak mempunyai uang, tetapi tetap bisa berangkat umroh. Caranya, yaitu dengan mencicil dengan DP Rp 3,5 juta dan uang ansuran minimal Rp 500 ribu per bulan dan tanpa kelipatan. Itu pun tidak harus setiap bulan membayar cicilan. “Kalau gak sanggup bayar cicilan per bulan, per tiga bulan atau per sepuluh tahun pun bisa. Pokoknya semampu jamaah sampai semuanya lunas dan jamaah tidak perlu khawatir dengan batas akhir pembayaran, dan uang cicilan dapat diambil kapanpun. Semakin cepat lunas, maka semakin cepat berangkat umroh,” ujar H. Budi Suhendrio.

PERCEPATAN UMROH - Founder Arminareka Perdana Syiar Sistem Baitulla Cahaya Lillah, penyelenggara perjalanan umroh dan haji plus, Haji Budi Suhendrio dan Hajah Cilya Marthalena serta Mitra Arminareka Perdana, H. Mochamad Karyadi bersama sejumlah mitra memberikan keterangan informasi tentang percepatan umroh dan rezeki dihadiri puluhan jamaah di Hotel Golden Tulip, Jalan Gatot Subroto Barat, Denpasar, Sabtu (25/2) kemarin. Selain itu, apabila jamaah yang sudah pernah berangkat dan ingin berangkat lagi bersama dengan sanak keluarganya, tetapi tidak mempunyai uang, PT Arminareka Perdana mempunyai solusi lainnya, yaitu jamaah bersedia menjadi mitra PT Arminareka Perdana. Menjadi mitra PT Arminareka Perdana, dikatakan mitra akan mendapatkan pembagian hasil dari rezeki yang saat ini sudah mencapai miliaran rupiah. Bahkan, jamaah yang baru daftar 3-5 bulan sudah bisa berangkat umroh jika bersedia mengikuti Syiar Sistem BCL. Tidak hanya itu, dalam dua minggu sekali setiap hari Sabtu, PT Arminareka Perdana mengadakan acara pengajian, ceramah, presentasi dan pra manasik bagi jamaah yang sudah terdaftar maupun yang belum terdaf-

3

tar. Acara-acara tersebut dilakukan untuk menjalin tali silaturahmi, serta mengembangkan bisnis dalam bidang usaha perjalanan haji dan umroh. Dengan solusi yang luar biasa ini, diharapkan umat muslim yang ada di Pulau Dewata segera mendaftar menjadi mitra PT Arminareka Perdana. Sehingga dapat menikmati fasilitas yang disediakan oleh PT Arminareka Perdana dalam menunaikan ibadah umroh. Dan tidak ada alasan lagi bagi para jamaah untuk tidak melakukan umroh karena kendala masalah biaya. “Solusi inilah yang sering kita sosialisasikan ke seluruh Indonesia melalui seminar-seminar, seperti saat ini. Dan syukur alhamdulilah mitranya terus bertambah, sehingga PT Arminareka Perdana bisa seperti saat ini,” pungkasnya. (ad2185)

BPM/wan

BERMOBIL - Pedagang bermobil kini kembali marak menjajakkan dagangannya. Seperti yang terlihat di Jalan Gatot Subroto Barat, seorang pedagang durian berjualan di atas kendaraannya. Satpol PP Denpasar sebelumnya sempat melakukan penertiban pedagang yang berjualan di kawasan terlarang, seperti trotoar, bahu jalan, serta fasilitas umum lainnya. Namun, kini pedagang kembali berjualan, ketika petugas Satpol PP tidak melakukan patroli.

EKSISTENSI Pasemetonan Mahasisya Hindu Dharma (PMHD) Unwar patut diacungi jempol. Kegiatannya dikenal mempersiapkan SDM Hindu di Bali menjadi pemimpin. Sejak Jumat (24/2) hingga Mingu (26/2) PMHD Unwar menggelar ‘’Mahakarya Dasawarsa Gebyar PMHD Unwar’’. Gebyar PMHD Unwar budaya dibuka Wagub Bali diwakili Kabid Pembinaan dan Ketenagakerjaan Disdikpora Provinsi Bali Wayan Suarna didampingi WR III Unwar Dr. Ir. I Wayan Parwata, M.T., WR I Ir. Nyoman Kaca, M.Si. serta WR II Ni Putu Pertamawati, S.E., M.M. Ketua Panitia Wayan Sastrawan mengungkapkan, Mahakarya Dasawarsa Gebyar PMHD Unwar diisi dengan berbagai lomba bernuansa ajeg Bali antara siswa di Bali. Di antaranya lomba nyurat lontar bagi siswa SMA/SMK, lagu pop Bali (SMA/SMK), dharma wecana (SMA/ SMK), lomba magender wayang berpasangan untuk siswa SMP, lomba Utsawa Dharma Gita untuk SMP, lomba seloka (SMA/SMK) dan fruit carving (SMK). Bagi siswa SD dilombakan masatua Bali dan magender wayang. Bagi umum diadakan lomba magender wayang dan sarasehan. Serangkaian gebyar juga dilakukan pameran budaya dan kuliner. Acara juga dihadiri KMHD sejumlah PTN dan PTS di Bali, dan Panglingsir Puri Peguyangan A.A. Ngurah Gede Widiada. Ketua Umum PMHD Unwar I Kadek Dwi Mahendra Putra didampingi dan Sekretaris PMHD Putu Nita Yulistiani menjelaskan, Gebyar PMHD adalah program PMHD yang rutin dilakukan tiap tahun. Kali ini serangkaian HUT ke12 PMHD Unwar. Lomba kesenian

GEBYAR - Wagub diwakili Wayan Suarna bersama wakil rektor dan pengurus PMHD Unwar berfoto bersama usai membuka Gebyar PMHD Unwar. Bali dilakukan selain sebagai ajang promosi bagi Unwar, juga untuk memperkuat roh agama Hindu. Rektor Unwar dalam sambutan tertulisnya dibacakan WR III Wayan Parwata mengatakan Gebyar PMHD sudah berjalan sepuluh tahun, sehingga perlu didukung dan diberi perhatian besar untuk unitas KMHD Unwar. Buktinya, dengan dana minim Gebyar PMHD Unwar berjalan meriah. Tahun lalu KMHD Unwar ikut mengisi gebyar budaya oleh Pemprov Bali dan tahun depan diharapkan kembali mengisi acara tersebut. Kegiatan kemahasiswaan, katanya, sangat penting dalam penilaian akreditasi institusi. Apalagi Gebyar PMHD Unwar ini bernuansa seni budaya dan lingkungan. Saat itu, pemerintah lewat Dikti telah menyalurkan berbagai jenis dana hibah seperti PKM, hibah unggulan mahasiswa dan kokurikuler harus bisa dimenangkan oleh mahasiswa KMHD. Dia berterima

kasih kepada KMHD Unwar yang penuh semangat, pantang menyerah, semoga makin kompak dan terus berkarya. Wakil Gubernur Bali dalam sambutan tertulisnya juga memberi apresiasi atas Gebyar PMHD Unwar 2017. Ajang ini sebuah spirit bagi umat Hindu untuk menunjukkan jati diri dalam era global. Apalagi ajang ini melibatkan pelajar SD, SMP, SMA dan umum. Mahasiswa yang tergabung dalam PMHD Unwar adalah pewaris tingkat pembangunan 10-20 tahun mendatang. Mau dibawa ke mana tongkat pembangunan, ini semua tergantung pada semangat generasi muda Hindu, khususnya dalam pembinaan mental dan swadharma umat yang lebih baik. Dia berharap semua PT di Bali dalam memperkuat nilai budaya Bali, yakin Bali akan memiliki SDM yang kuat dan berkarakter. Ini berarti kampus sudah melakukan reformasi mental. (ad2187)

Inspirasi 60 Tahun Astra

Grup Astra Bali Gelar ’’Green Walk” DALAM rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) PT Astra International yang ke-60, Grup Astra Bali menggelar kegiatan yang bertajuk “Inspirasi 60 Tahun Astra”. Berbagai kegiatan dilakukan Sabtu (25/2) kemarin. Kegiatan yang berlokasi di Wantilan Subak Ekowisata Banjar Pulugambang, Peguyangan, di antaranya green walk dengan rute melintasi Subak Ekowisata, Zumba Competition yang melibatkan juga warga Br. Pulugambang, penyerahan beasiswa Astra, live performance, penampilan kolaborasi finalis lomba karaoke karyawan Astra. Acara diakhiri dengan penyerahan hadiah pemenang PORSE Astra 2017, yang berlangsung dari Desember 2016 hingga pertengahan Februari 2017, peserta adalah seluruh karyawan Grup Astra Bali. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari perayaan HUT Astra yang jatuh pada tanggal 20 Februari 2017 lalu, dan dilakukan di wilayah Bali. Berdiri tanggal 20 Februari 1957, Astra yang awalnya merupakan perusahaan dagang dengan empat orang karyawan, terus berkembang sejalan dengan berkembangnya ekonomi Indonesia. Astra selalu berupaya untuk senantiasa memberikan yang terbaik di setiap bidang usaha melalui tujuh lini bisnis yaitu otomotif, jasa keuangan, alat berat dan pertambangan, agribisnis, teknologi informasi, infrastruktur, logistik dan lainnya, serta properti. Berdasarkan data per 31 Desem-

BERSAMA - Foto bersama Grup Astra Bali. ber 2016, Grup Astra memiliki 208 perusahaan dan didukung oleh 214.835 karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia. Dalam perjalanannya, Astra selalu mengedepankan nilainilai dan budaya perusahaan dengan memegang Astra Management System, serta berpedoman kepada motto perusahaan: Sejahtera Bersama Bangsa. Manajemen terus berusaha dan menjaga agar Astra menjadi salah satu aset nasional dan selalu berkontribusi dalam bidang sosial, serta ekonomi kepada bangsa Indo-

nesia dalam enam dekade ini, serta dekade mendatang. Koordinator Wilayah Grup Astra Bali Haris Prasetya mengungkapkan, Astra selalu berupaya untuk senantiasa memberikan yang terbaik di setiap bidang usaha. Pada prinsipnya, di mana pun instalasi Astra berada, harus dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya, sesuai dengan butir pertama filosofi perusahaan Catur Dharma Astra, yaitu Menjadi Milik yang Bermanfaat bagi bangsa dan negara. (bns)

Surplus Beras

Pemkab Kesulitan Sosialisasi Makanan Nonberas

Tabanan (Bali Post) Tabanan merupakan lumbung berasnya Bali. Luas lahan pertanian di Tabanan yang memadai membuat setiap tahunnya mengalami surplus beras. Selain sisi positif, namun kekurangan dari surplus beras adalah sulitnya melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk tidak hanya mengonsumsi nasi sebagai makanan pokok, tetapi juga makanan pangan lain pengganti nasi. Terlebih pemerintah saat ini mendorong masyarakat untuk mengonsumsi makanan nonberas sebagai kesiapan, jika terjadi rawan pangan di kemudian hari. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tabanan Ni Wayan Warsiki, Jumat (24/2) lalu, mengakui agak sulit mengubah perilaku masyarakat yang terbiasa memakan nasi sebagai makanan pokok, terlebih Tabanan adalah salah satu daerah pertanian yang surplus berasnya setiap tahun. ‘’Pola ini yang harus diubah sedikit demi sedikit,’’ ujarnya. Meski saat ini Tabanan adalah daerah yang surplus beras, namun di kemudian hari dengan adanya alih fungsi lahan atau terjadi gagal panen bisa menyebabkan krisis pangan. Untuk itu, pihak Dinas Ketahanan Pangan selalu mendorong petani untuk menanam lahan pertaniannya tidak hanya dengan padi, tetapi juga diselingi dengan ketela pohon maupun ubi. Masyarakat juga diajak untuk memanfaatkan lahan kosong pakarangan-nya dengan menanam tanaman pangan nonberas. Dalam mengubah pola makan, agar tidak hanya makan nasi tetapi juga dicampur dengan pangan lain seperti jagung, ubi maupun ketela pohon. Pihak Dinas Ketahanan Pangan juga menggelar program berupa perlombaan yang melibatkan ibu-ibu PKK dalam hal menciptakan menu makanan non beras. ‘’Ini sudah dilaksanakan beberapa kali. Tujuannya, selain untuk mengubah pola makan juga sekaligus memperkenalkan makanan pokok nonberas,’’ ujar Warsiki.

Ni Wayan Warsiki Tidak hanya sosialisasi untuk mengubah pola makan di masyarakat, pemerintah juga mengajak masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dapur sendiri, terutama sayur-sayuran dan cabai. Menurut Warsiki, jika tidak punya pakarangan, bisa dengan menggunakan pot. Lewat menanam sendiri sayursayuran dan cabai, selain lebih aman dikonsumsi karena organik tentu bisa memenuhi kebutuhan apabila harga naik. Seperti saat ini harga cabai yang naik signifikan bisa diatasi jika memanfaatkan pakarangan dengan menanam cabai. Program menanam cabai maupun sayur-sayuran dengan memanfaatkan pakarangan sebenarnya sudah dijalankan dan merangkul 26 kelompok wanita tani dengan memberikan pembinaan dan bibit. Namun, mengenai keberhasilan program ini, menurut Warsiki, masih memerlukan evaluasi. (kmb24)


4

Minggu Paing, 26 Februari 2017

’’Durga Abhinaya’’

Konsep Berkebaya Elegan dan Praktis KEBAYA saat ini adalah pilihan yang menarik dan memikat. Kebaya membuat penampilan terlihat lebih elegan dan berbeda. Kebaya juga jadi pilihan untuk menghadiri acara resmi seperti pernikahan, momen wisuda, atau acara semiformal lainnya. Kebaya sesungguhnya juga bisa jadi pilihan untuk menutupi beragam kekurangan konstruksi bentuk tubuh.

Bayi Sembelit Terus

Hati-hati Penyakit ’’Hirschprung’’ JANGAN abaikan kalau perut bayi menjadi sering kembung dan susah buang air besar sejak lahir, bisa jadi ia terkena penyakit hirschprung. Penyakit hirschprung merupakan sesuatu kelainan bawaan pada bayi di mana terdapat gangguan dalam pembentukan saraf di kolon (usus besar). Padahal sel saraf ini sangat dibutuhkan dalam pergerakan usus. Saraf seharusnya terbentuk di usus besar pada minggu ke-8 kehamilan. Pada anak–anak dengan penyakit hirschprung saraf tersebut (dalam bahasa medis disebut dengan ganglion) tidak terbentuk, ataupun kalau ada sangat sedikit jumlahnya Sampai sekarang , hirschprung tidak dapat dicegah. Angka kejadiannya yaitu 1dari 3.000 kelahiran. Meskipun belum diketahui secara jelas penyebabnya, penyakit hirschprung lebih banyak terjadi pada anak lakilaki dibandingkan perempuan, dengan perbandingan 4:1. Dalam keadaan normal, bahan makanan yang dicerna bisa berjalan di sepanjang usus karena adanya gerakan peristaltic yaitu kontraksi ritmis dari otot-otot yang melapisi usus. Karena tidak terbentuknya sel saraf, maka gerakan ini tidak akan terjadi sehingga bagian ujung usus tidak bisa mengeluarkan kotoran yang berada di atasnya dan lama-kelamaan akan terjadi pelebaran usus di bagian atas. Apa Gejalanya? Pada anak yang baru lahir hirschprung bisa dikenali dengan gejala terlambatnya pengeluaran mekonium (kotoran pertama). Umumnya mekonium sudah keluar kurang dari 24 jam setelah bayi dilahirkan. Apabila bayi tidak mengeluarkan mekonium lebih dari 48 jam sejak dilahirkan, maka orangtua harus waspada. Gejala klinis lainnya antara lain susah buang air besar, perut kembung, muntah dan jika dubur bayi dicolok dengan jari biasanya kotoran akan menyemprot keluar. Komplikasi yang bisa terjadi pada bayi yang mengalami hirschprung adalah gagal tumbuh yang disebabkan oleh berat badan yang tidak kunjung meningkat, dan mengalami diare setelah dilakukan colok dubur. Selain itu bakteri akan sangat cepat berkembang di dalam usus karena kotoran yang menumpuk sehingga akan menimbulkan penyakit peradangan di usus akibat bakteri yang tumbuh dan gerakan usus yang tidak normal. Jika enterokolitis sudah terjadi maka kondisi bayi sudah sangat tidak baik dan dapat menyebabkan kematian. Bagaimana cara menangani penyakit ini? Bila orangtua menemukan gejala–gejala hirschprung, maka bayi harus segera dibawa ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut. Sebagai pemeriksaan penunjang biasanya dokter akan melakukan foto rontgen perut untuk melihat ada tidaknya pelebaran usus bagian atas, banyaknya udara yang terperangkap, dan keadaan usus bagian bawah yang menyempit. Untuk mendapatkan hasil foto yang lebih jelas, maka digunakan foto kontras dengan menggunakan barium enema untuk mempertegas pelebaran kondisi usus. Selanjutnya dapat dilakukan pemeriksaan pengambilan sedikit jaringan (biopsy hisap) untuk memastikan ada atau tidaknya saraf pada usus tersebut, namun pemeriksaan ini jarang dilakukan. Pada dasarnya terapi hirschprung hanya dapat dicapai melalui operasi. Setiap dokter yang mendapatkan pasien hirschprung wajib mengomunikasikan pentingnya dokter bedah untuk tindakan operasi. Sebelum dilakukan tindakan operasi, hal pertama yang dilakukan adalah memperbaiki keadaannya dahulu, yaitu mengeluarkan kotoran yang menumpuk di dalam usus dengan cara spooling (pencucian usus) sehingga tekanan di dalam usus membaik dan infeksi dapat dicegah. Pada bayi dengan berat badan kecil dilakukan tindakan kolostomi terlebih dahulu yaitu membuat saluran dari bagian usus besar bagian distal (ujung) untuk mengeluarkan kotoran. Jika berat badan bayi sudah meningkat maka dapat dilakukan operasi (teknik Swenson, Duhamel atau Soave) sebagai tahap selanjutnya yaitu operasi pemotongan dan pembuangan usus besar yang tidak memiliki saraf. Kemudian bagian usus yang ada sarafnya ditarik untuk meggantikan usus yang dibuang. Operasi kolostomi umumnya tidak harus dilakukan jika berat badan bayi cukup, sehingga operasi dilakukan hanya satu kali saja sebagai operasi. Namun karena pada umumnya bayi dengan penyakit hirschprung kondisi gizinya buruk, maka dokter tidak berani langsung melakukan operasi definitif. Operasi definitif dilakukan setelah kondisi gizi bayi sudah membaik, umumnya 2-4 minggu barulah dilakukan tindakan.

Saat memilih dan mencari kebaya yang akan dipakai, sebaiknya Anda lebih cerdas dalam memilih model kebaya yang memberikan kesan langsing saat Anda gunakan. Karena kesalahan dalam memilih model dan jenis kebaya dapat membuat ukuran tubuh Anda akan nampak lebih besar. Pilihlah bahan kain kebaya yang lebih tipis, tetapi tidak nampak menerawang. Untuk menghindari kesan lebih besar dan lebar, maka hindari penumpukan bahan dan detail pada bagian atas dan punggung kebaya. Bagian tubuh yang biasanya menjadi tumpukan lemak seperti perut, pinggul, dan lengan, karena itu jangan menambahkan detail yang lebih banyak pada bagian tubuh tersebut. Pilihlah bahan yang tidak tebal namun juga tidak terlalu tipis, hal ini akan sangat berpengaruh pada penampilan Anda. Jangan sampai tubuh Anda terlihat lebih besar saat memakai kebaya tersebut. Sebaiknya pilihlah warna yang sedikit gelap namun berani, seperti merah tua, hijau tua, ungu tua, dan yang lainnya. Kebaya yang berwarna sedikit gelap namun memiliki kesan berani, dapat memberikan kesan lebih ramping dan langsing, sedangkan kebaya yang berwarna terang dapat memberikan kesan lebih berat dan besar pada tubuh Anda. Untuk pemilihkan aksesoris yang dapat menambah kesan manis dan anggun pada penampilan Anda, disarankan untuk lebih memilih jenis aksesoris yang berukuran kecil dan sederhana. Pemilihan aksesoris yang berukuran besar atau berlebihan dapat memberikan kesan lebih berat pada penampilan Anda. Model Kebaya Setelah mengetahui tips memakai kebaya agar terlihat langsing, maka ada baiknya bila Anda juga mengetahui model kebaya yang dapat memberikan kesan langsing saat mengenakannya. Untuk membuat kesan tubuh lebih jen-

jang, maka sebaiknya pilihlah kebaya yang memiliki ukuran setinggi lutut dan dikombinasikan dengan kain tradisional baik yang berbahan songket, sutra maupun batik dengan motif yang klasik dan lurus (hindari model ekor, dan duyung). Dan sebaiknya hindari pemakaian obi pada bagian tubuh karena akan membuat tubuh terlihat lebih pendek dan padat. Kebaya dengan desain klasik akan membuat bentuk tubuh lebih terkesan ramping dan ideal. Dan sebagai tambahan sebaiknya pilihlah kebaya dengan kerah segi lima, bentuk V, dan kerah kartini, dengan model leher seperti itu, akan dapat menyamarkan bentuk asli tubuh Anda. Minggu ini, rangkain kebaya pilihan desainer Bali Tjok Abi bisa jadi pilihan penampilan Anda. Desain busana yang wearable tapi tetap berkesan elegan dan dengan sentuhan glamor secukupnya sebagai bumbu keindahan. Maka lahirlah kebaya simpel tapi elegan dan ayu bertema ‘’Durga Abhinaya’’ yang berarti kebaya untuk berbagai kesempatan dengan tetap mengusung feminitas dan keagungan budaya Bali khususnya mengintip para perempuan bangsawan Bali dari tembok puri sebagai basis awal dari budaya berkebaya di Bali. Berbagai jenis kebaya, dari yg standar berpakem hingga kebaya modern kekinian menggunakan bahan utama songket dan endek Bali dengan nuansa warna hitam-putih, abu-silver dan gold. Ditambah bahan penunjang berupa lace/brokat, katun, sutra, linen, shantung dan tafetta ditambah aplikasi yang mampu menciptakan suasana glamor dan mewah yaitu prada gold, prada silver dan payet juga renda. Semoga gaya kebaya Tjok Abi kali ini dapat diterima sebagai salah satu referensi berkebaya untuk dapat dikenakan dalam berbagai kesempatan. (osi- pelbagai sumber)

Penyakit Periodontal pada Penderita Penyakit Kronis JARINGAN periodontal adalah sistem yang kompleks dan memiliki kepekaan yang tinggi terhadap tekanan. Penyakit periodontal adalah penyakit yang mengenai jaringan pendukung gigi yaitu gingiva atau gusi serta jaringan periodontal yaitu jaringan yang menghubungkan gigi dengan tulang penyangga gigi atau tulang aiveolar. Penyakit periodontal merupakan salah satu penyakit yang sangat meluas dalam kehidupan manusia, sehingga kebanyakan masyarakat menerima keadaan ini, sebagai sesuatu yang tidak bisa dihindari. Namun studi etiologi, pencegahan dan perawatan penyakit periodontal menunjukkan penyakit ini dapat dicegah. Di Indonesia prevalensi penyakit periodontal pada semua umur mencapai 96,58%. Ginggivitis adalah peradangan pada gusi yang disebabkan bakteri dengan tanda-tanda klinis perubahan warna gusi lebih merah dari normal, gusi bengkak dan berdarah pada tekanan ringan. Penderita biasanya tidak merasakan sakit pada gusinya. Ginggivitis bersifat reversible yaitu jaringan gusi dapat kembali normal apabila dilakukan pembersihan plak gigi dan dengan sikat gigi yang teratur.

ldr. I Made Maha Satya Dwi Palguna, S.Ked.

Peradangan Periodontitis menunjukan peradangan yang sudah mengenai jaringan pendukung gigi yang lebih dalam. Penyakit bersifat progresif, biasanya dijumpai antara usia 30-40 tahun dan bersifat ireversibel atau tidak dapat kembali normal seperti semula, bila tidak dirawat dapat menyebabkan kehilangan gigi. Penyakit kronis adalah penyakit yang terjadi secara menahun atau status riwayat penyakit yang telah berlangsung lama, pengobatan yang dilakukan pun membutuhkan waktu yang panjang. Ada yang berminggu-minggu, berbulan-bulan dan diderita seumur hidup. Di antara penyakit kronis yang sering dialami manusia di antaranya ada diabetes melitus (DM) dan tensi yang tinggi (hipertensi). Diabetes melitus (DM) adalah salah satu kelainan metabolic paling umum berupa kadar gula darah yang tinggi. Gejala umum adalah polyuria, poliydipsia, polypagia dan berat badan turun. Prevalensi diabetes pada kelompok umur 45-54 tahun untuk daerah perkotaan di Indonesia menduduki peringkat dua dunia yaitu 14,7%. Badan kesehatan dunia WHO memperkirakan penyandang diabetes di Indonesia pada tahun 2030 akan mencapai 21,3 juta jiwa. Hal ini akan menjadikan Indonesia peringkat keempat setelah Amerika, Cina dan India. Berdasarkan patofisiologi DM dapat diklasifikasikan menjadi dua type utama. Diabetes type I disebabkan autoimun sel beta pancreas yang berfungsi untuk memproduksi insulin. Diabetes type II disebabkan oleh resistensi sel terhadap insulin meskipun produksinya akan berangsur berkurang. Hampir 80% prevalensi diabetes melitus adalah type II.

BEDAH - Pada dasarnya terapi hirschprung hanya dapat dicapai melalui operasi. Setiap dokter yang mendapatkan pasien hirschprung wajib mengomunikasikan pentingnya dokter bedah untuk tindakan operasi. Sebelum dilakukan tindakan operasi, hal pertama yang dilakukan adalah memperbaiki keadaannya dahulu, yaitu mengeluarkan kotoran yang menumpuk di dalam usus dengan cara spooling (pencucian usus) sehingga tekanan di dalam usus membaik dan infeksi dapat dicegah.

Hipertensi Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah tekanan darah yang bila melebihi 140/90 mmhg. Orang yang menderita hipertensi haruslah diwaspadai, karena merupakan risiko tinggi terkena serangan jantung, kerusakan ginjal dan stroke. Seseorang yang mengalami hypertensi bisa mengidapnya bertahun-tahun tanpa dia merasakannya oleh karena penyakit ini tidak mempunyai gejala yang jelas. Hubungan periodontitis dengan penyakit kronis terutama diabetes melitus dan hipertensi memiliki hubungan yang timbal balik. DM dapat menimbulkan serangkaian perubahan pada priodonsium yang pada akhirnya bisa memengaruhi kondisi periodontal pada penderita diabetes. Di samping itu infeksi yang terkait dengan penyakit periodontal memengaruhi pada status diabetes pasien, khususnya level hemoglobin triglikasi. Hubugan periodontitis dan hypertensi dapat melalui mekanisme terjadinya kelainan kardiovaskuler maupun mekanisme lain, seperti perubahan struktur lumen dan dinding pembuluh darah, disfungsi endotil akibat inflamasi menyeluruh, perubahan pola diet, serta penggunaan obat-obatan sebagai terapi kedua keadaan tersebut. Penggunaan obat-obatan pada penderita hipertensi dapat menyebabkan kekeringan pada rongga mulut. Hal ini tidak dapat menguntungkan karena saliva berfungsi sebagai pembilas makanan di mulut, menetralkan keasaman dari bakteri di dalam mulut dan melumasi mulut. Bila hal ini terjadi maka memicu terjadinya lubang gigi, penyakit gusi dan iritasi mulut. Bila penderita memakai gigi palsu lepasan akan tidak ada support dari saliva sehingga gigi palsu tidak stabil dalam mulut. ldrg. I Made Mertha Windhu, Dokter Gigi Puskesmas Manggis I Karangasem

Mengenal Lebih Dalam tentang Osteoarthritis ANDA pernah mengalami nyeri sendi? Bisa jadi penyakit yang sedang anda alami itu adalah osteoarthritis. Sebagian besar masyarakat pernah mengalami keluhan nyeri sendi, baik pada lutut, pinggang maupun sendi yang lainnya. Penyakit osteoarthritis atau yang lebih dikenal sebagai radang sendi sering menjadi masalah di masyarakat. Keluhan yang biasanya dirasakan pada penderita berupa nyeri, bengkak dan kekakuan pada sendi. Keluhan inilah yang sering mengganggu aktivitas sehari-hari sepeti berjalan, bekerja, dan lain-lain. Penyakit ini lebih sering terlihat menyerang wanita dibandingkan pria dan cenderung terjadi pada usia di atas 50 tahun. Osteoarthritis merupakan penyakit degeneratif pada sendi atau kerusakan pada tulang rawan sendi. Penyakit ini dapat mengenai seluruh tulang rawan pada tubuh, baik itu sendi besar maupun sendi kecil. Sendi besar yang diserang seperti sendi lutut, panggul, engkel, tulang belakang, bahu dan siku. Sedangkan sendi kecil yang dapat terkena seperti sendi-sendi jari tangan dan kaki, namun lokasi sendi kecil ini lebih jarang terjadi. Dari keseluruhan sendi, osteoarthritis paling sering terjadi pada sendi lutut. Penyebab dari penyakit ini melalui proses degeneratif (proses penuaan). Banyak faktor risiko yang dapat memperburuk penyakit ini, di antaranya usia lanjut, faktor genetik, obesitas, riwayat operasi pada sendi/adanya trauma pada sendi, aktivitas berat yang berlangsung lama, dan faktor ras. Seiring bertambahnya usia, insiden untuk terjadinya penyakit osteoarthritis juga meningkat. Osteoarthritis lebih sering ditemukan pada usia di atas 50 tahun. Tidak heran penyakit ini sering dialami oleh orang-orang yang usianya sudah lanjut. Semakin bertambahnya usia, risiko terjadinya osteoarthritis juga semakin tinggi. Genetik Faktor genetik juga ikut memberi kontribusi dalam terjadinya penyakit ini. Dalam penelitian yang telah dilakukan, anak perempuan dari ibu yang menderita osteoarthritis akan mewarisi gen osteoarthritis, sedangkan pada anak laki-laki akan membawa gen resesif. Ini berarti kemungkinan terjadinya osteoarthritis pada kaum wanita lebih tinggi dari pada kaum pria. Selain itu seseorang dengan obesitas sering terlihat mengalami penyakit osteoarthritis. Ini dikarenakan sendi-sendi bekerja lebih berat khususnya sendi lutut dalam menopang berat badan yang berlebih. Jika semakin lama keadaan ini dibiarkan maka akan terjadi kerusakan pada sendi. Memiliki riwayat operasi pada daerah sendi tertentu maupun riwayat terjadinya trauma pada sendi juga dapat meningkatkan risiko terjadinya osteoarthritis. Hal ini dapat terjadi dikarenakan kemungkinan adanya kerusakan komponen di dalam sendi. Komponen tersebut berupa ligamen dan tulang yang bisa saja ikut rusak pada saat dilakukannya operasi maupun terjadinya trauma. Osteoarthritis juga sering dikaitkan erat dengan pekerjaan. Pekerjaan seperti kuli angkut barang ataupun pekerjaan yang memberikanan tekanan terlalu besar pada sendi-sendi terutama sendi lutut dapat memicu terjadinya penyakit ini. Nyeri Gejala-gejala yang timbul pada osteoarthritis berupa nyeri pada sendi, kekakuan sendi, krepitasi, bengkak dan kelainan bentuk sendi. Keluhan nyeri pada sendi merupakan hal yang sering dialami penderita. Nyeri yang dirasakan terlokalisir pada sendi yang terserang dan diperberat dengan aktivitas pada sendi tersebut. Kekakuan sendi biasanya paling sering dirasakan pada pagi hari ketika bangun tidur. Krepitasi adalah gejala berupa suara “krek” yang dihasilkan pada saat menggerakkan sendi yang sakit. Bengkak yang terjadi disebabkan oleh proses peradangan yang terjadi di dalam sendi. Bengkak dapat juga disertai dengan warna kemerahan pada kulit di sekitarnya. Kelainan bentuk tulang dapat dilihat dari penampakan luar sendi. Biasanya terjadi ketidaksamaan bentuk dengan sendi sehat yang berlawanan. Keluhan ini dapat terjadi pada osteoarthritis yang sudah parah. Penyakit ini dapat dikelompokkan menjadi lima derajat berdasarkan keluhan dan gambaran radiologi atau rongent pada sendi. w Derajat 0: tidak tampak masalah pada foto rontgen, namun sudah timbul gejala nyeri sendi. w Derajat 1: pada hasil rontgen dicurigai adanya gambaran ruang sendi yang menyempit dan pengapuran pada pinggir tulang rawan. w Derajat 2: pada hasil rontgen terlihat gambaran pengapuran tulang sendi dan kemungkinan adanya penyempitan ruang sendi. w Derajat 3: pada hasil rontgen didapatkan gambaran penyempitan ruang sendi, pengapuran yang lebih banyak pada tulang rawan disertai kemungkinan adanya kelainan bentuk tulang pada pemeriksaan. w Derajat 4: pada hasil rontgen sudah terlihat jelas gambaran pengapuran tulang rawan dan penyempitan ruang sendi yang luas dengan disertai kelainan bentuk tulang yang jelas pada pemeriksaan. Keluhan Selain melihat keluhan pasien, seorang dokter mendiagnosis penyakit osteoarthritis dengan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Dokter anda akan menanyakan keluhan terkait dengan sendi yang sakit. Setelah itu dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan fisik seperti meraba dan menggerakkan sendi anda. Untuk membantu menegakkan diagnosis, anda akan dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan penunjang berupa foto rontgen, USG, CT scan, dan MRI jika diperlukan. Prinsip pengobatan osteoarthritis yaitu mengurangi rasa nyeri dan meningkatkan fungsi dari sendi yang sakit. Pengobatan yang dilakukan dapat berupa farmakologi dan nonfarmakologi. Pengobatan farmakologi yang dimaksud adalah penggunaan obat-obat golongan antinyeri baik yang di minum dan yang aplikasikan pada daerah yang sakit. Selain itu bisa juga dilakukan pengobatan dengan menyuntikkan obat antiradang langsung pada daerah sendi. Selain menggunakan obat-obatan, dapat dilakukan terapi nonfarmakologi di antaranya latihan untuk menguatkan otot-otot di sekitar sendi, kompres, mengurangi berat badan berlebih, dan operasi. Pasien dengan osteoarthritis dapat melakukan latihan untuk memperkuat otot-otot yang berada di sekitar area sendi yang sakit, sehingga mampu membantu menopang berat tubuh dan mengurangi beban kerja sendi. Olahraga atau latihan yang disarankan berupa sepeda statis, berenang, jalan santai, dan lain-lain. Kompres dapat dilakukan berupa kompres panas dan dingin yang dilakukan secara bergantian. Kompres hangat berfungsi untuk mengurangi rasa nyeri. Sedangkan kompres dingin untuk mengurangi otot yang tegang dan juga dapat mengurangi bengkak. Menjaga berat badan agar tetap ideal merupakan salah satu pencegahan untuk terjadinya penyakit ini. Diet dan olahraga adalah anjuran yang akan di sarankan oleh dokter jika anda memiliki berat badan berlebih. Diharapkan dengan mengurangi berat badan akan menjadikan kerja sendi untuk menopang tubuh menjadi lebih ringan. Ini sangat berpengaruh dalam mengurangi kekambuhan nyeri. Pembedahan adalah pilihan pengobatan jika tingkat keparahan dari osteoarthritis sudah parah. ldr. Kadek Gede Bakta Giri, S.Ked.

SENDI - Gejala-gejala yang timbul pada osteoarthritis berupa nyeri pada sendi, kekakuan sendi, krepitasi, bengkak dan kelainan bentuk sendi. Keluhan nyeri pada sendi merupakan hal yang sering dialami penderita. Nyeri yang dirasakan terlokalisir pada sendi yang terserang dan diperberat dengan aktivitas pada sendi tersebut. Kekakuan sendi biasanya paling sering dirasakan pada pagi hari ketika bangun tidur. Krepitasi adalah gejala berupa suara “krek” yang dihasilkan pada saat menggerakkan sendi yang sakit.


5

Minggu Paing, 26 Februari 2017

Resensi Buku

Memahami Konsep Belajar Agama Hindu Judul Buku Penulis Penerbit Tahun Tebal

: Cara Belajar Agama Hindu yang Baik : I Ketut Wiana : Pustaka Bali Post : 2009 : 129 halaman

KEMAJUAN ilmu pengetahuan dan teknologi semakin pesat, dan manusia cenderung mengejar dunia materi, namun umat Hindu tampak semakin bergairah dalam hal beragama. Paling tidak itu bisa dilihat dari segi fisik, misalnya maraknya upacara agama yang dilakukan umat Hindu di Bali. Serta semakin meningkatnya kuantitas umat mengunjungi pura, baik saat odalan maupun di luar odalan. Untuk memahami kerangka agama Hindu tersebut perlu adanya sistem pendidikan yang memadai. Dan buku ini menyodorkan konsep pendididikan Hindu yang kiranya bisa dipakai acuan oleh para pemuka umat dalam menyelenggarakan pendidikan. (osi)

Film

Kisah Seorang Mizhael Glatzete Judul Film Pemain Daryl Hannah Sutradara Release

: ‘’I Am Michael’’ : James Franco, Emma Roberts, Zachary Quinto, Leven Rambin, : Justin Kelly : 2015

DI INDONESIA, kisah yang menyangkut kehidupan LGBT cenderung menuai kontroversi. Film biopik ini layak untuk dijadikan renungan, walau agak sedikit melelahkan jika menontonnya. Cerita bergulir tentang Mizhael Glatzete (James Franco), seorang wartawan di XY Magazine (setting tahun 2007) dan seorang aktivis gay. Michael harus meninggalkan kariernya di XY Magazine karena harus mengikuti Bennet (Quinto), pasangan gay-nya bekerja di luar kota. Sempat berhenti menjadi aktivis, Michael kemudian membuat majalah sendiri dan meneruskan perjuangannya dalam mengangkat isu kesetaraan hak para gay. Dalam perjalanannya, Michael mulai mempertanyakan tentang statusnya sebagai gay dan mulai mencari lebih dalam tentang jati dirinya yang sebenarnya. Film ini membahas isu yang cukup sensitif, tak heran jika film ini pemutarannya dibatasi. Untuk mereka yang berpandangan konservatif tentang dogma agama, seperti orang Indonesia, film ini mungkin akan terasa seperti menggurui. Dari awal film ini mengekspos bagaimana gaya hidup gay yang penuh pesta-pora, kehidupan seorang gay yang hedon, dan adegan ranjang seorang gay. Kemudian hal ini dibenturkan dengan dogma agama yang secara konservatif menyatakan bahwa gay merupakan perbuatan dosa dan termasuk orientasi seksual yang menyimpang. (osi)

CERPEN MALAM mendekati pukul 12. Aku sudah mengunci gerbang dan pintu rumah. Tak ada lagi yang dinanti. Mungkin, seperti malam Minggu yang lalu, Siska menginap di rumah kawannya sewaktu kuliah. Perkawinanku dengan Siska sudah berjalan 10 tahun. Tuhan belum memercayai kami memomong anak. Betapa sunyinya rumah kami. Kadang kami tak biasa mengobrol. Kesukaanku berlama-lama di depan televisi, sementara Siska di kamar: kalau tak membaca majalah atau tabloid perempuan maka menelepon atau ditelepon kawan-kawannya. Hanya sesekali kami pergi bareng pada malam Minggu. Selebihnya keluar masingmasing. Aku kongko dengan kawan-kawan di kafe atau karaoke, Sisca bersendagurau bersama kawan semasa kuliah atau teman aerobik; juga karaoke, kafe yang ada di mall, atau menonton film. Biasanya pukul 11 malam kami sudah di rumah. Entah Siska yang datang lebih dulu 5-10 menit, atau aku pulang duluan. Karena kami samasama memiliki kendaraan, jadi tak saling mengganggu. Malam ini? Sudah pukul 11.15 suara mobil Siska belum kudengar. Aku meragukan kalau ia pulang. Meski mengendarai mobil, masuk ke kompleks perumahan yang sudah sepi kuyakin ia takut. Kalau telat pulang, biasanya ia meneleponku agar menunggu di depan gerbang komplek. Malam ini, pesan pendek pun tidak. Meski enggan menunggu di ruang tamu, mau tidur pun tak bisa mengatup mata. Pikiranku menerawang ke rimba-rimba tak terbatas, ke gunung-gunung tak terdaki, ke laut-laut lepas tak terseberangi. Malam jadi ringkih. Tadi sore, Siska izin mau bertemu teman-temannya semasa kuliah. Dia selalu bilang reuni, meski itu dilakukan bukan setahun atau beberapa tahun sekali. Reuni bisa dilakukannya tiap malam Minggu atau sepekan sekali. “Enak ya kamu, bisa gelar reuni tiap pekan? Aku sudah puluhan tahun tak pernah bereuni dengan teman SMA atau kampus,” kataku bercanda. Matanya mendelik. “Memangnya ada aturan reuni itu setahun atau berapa tahun kan? Tahu gak sih, apa arti reuni? Sudah ah, malas, nanti ribut lagi…,” ujarnya kemudian. “Bilang aja kalau aku dilarang keluar. Mau enaknya saja…” Aku tak merespons. Ia selalu menuding lelaki atau suami mau enak saja. Artinya, lelaki bisa sesuka bermain atau jalan ke kota-kota lain. Di kantor pun, suami bisa kongko. Sedangkan perempuan atau istri hanya di rumah. “Kalau aku di kantor pun, aku berpikir soal rumah. Kamu lihat saja, rumah tak pernah kotor. Aku selalu menyapu dan mengepel. Jadi, sesekali aku main ya jangan sindir-menyindir dong,” Siska membuka percakapan. Lebih tepatnya masih kurang puas dengan ucapan dia sebelumnya, dan perlu ia perjelas. Aku masih diam. Asyik di depan laptopku. Menyelesaikan pekerjaan kantor, karena Senin harus sudah di meja atasanku. Akhir-akhir ini Siska memang lebih suka bertemu koleganya. Selain bekerja di sebuah perusahaan yang kukira su-

Siska Bersama Masa Lalu Oleh Isbedy Stiawan ZS

dah mapan, dia juga membantu teman sewaktu SMA di Kotabumi yang bekerja di sebuah perusahaan asuransi. Tugasnya hanya memprosfek calon nasabah. Setelah menandatangani kesepakatan, dilanjutkan oleh temannya. Dari hasil prosfek itu, istriku mendapat Rp400 ribu. Itu di luar persenan bulanan setiap nasabah mentransfer. Karena itu, ia banyak berada di luar. Setelah bekerja, ia lanjutkan mencari dan memburu calon nasabah. Kadang hingga pukul 10 malam. Acap pula pertemuan dilakukan di kafe atau di tempat saat nasabah itu berada. Sebetulnya aku mengkhawatirkan Siska. Karena cara kerjanya yang tak mengenal waktu dan tempat, berisiko bagi rumah tangga kami. Namun, ia selalu meyakini aku bahwa yang kukhawatirkan itu tak akan terjadi. “Aku profesional, mas. Kerja adalah kerja, tak yang lain-lain,” tandas dia saat minta izin menambah waktu bekerja di tempat lain dan tak terikat. “Beda dengan lelaki, bisa dijadikan kesempatan selingkuh.” “Lho aku kan tak menuduhmu berselingkuh. Aku hanya mengkhawatirkan kebanyakan waktu di luar, kamu tak sepenuh lagi memperhatikan rumah tangga. Kalau kamu bisa berbagi waktu dan segalanya, ya monggo,” selaku cepat-cepat. “Jangan samakan aku dengan perempuan lain, ya mas. Seperti wanita SPG, yang suka manfaatkan kesempatan…,”

suara Siska mulai meninggi. Aku mengerem kata-kataku. Sikap Siska belum berubah. Ia tak bisa dikerasi ataupun di saat ia merasakan kata-kata lawan bicaranya menuduh. Ia akan marah. Jika sudah adu ucap, mungkin, hanya nenek lampir yang bisa menang. Itu sebabnya, semasa ia berpacaran dulu para cowoknya mendapuknya sebagai “nenek lampir” atau “Hebring” dalam tokoh sinetron televisi Indonesia. Dan, hanya aku yang tak memiliki sebutan lain untuk Siska. *** AKU belum juga bisa tidur. Tapi, sudah tak berharap Siska akan pulang. Kulihat jam di dinding kamar tidur, sudah di angka 2 dan jarum panjangnya berhenti di angka 9. “Jam 2 kurang 15 menit,” aku membatin. Sebatang rokok lagi kunyalakan. Ini kali terahir, setelah itu aku harus tidur. Apa pun kejadian di luar, apa saja yang akan terjadi pada Siska aku sudah masabodo. Karena itu, aku tak ingin menelepon ataupun mengirim pesan pendek. Kupikir, ia saja tak memberi tahu keberadaannya. Apakah lagi aku mesti masalahnya? Aku benar-benar lelap. Terbangun pada pukul 05.30 langsung salat subuh. Di meja sudah tersaji segelas kopi, dua potong roti keju, dan rokok. Yun yang menyiakan semua itu. “Yun, apa ibu SMS kamu?”

Yun, pembantuku menggeleng. “Memangnya gak ngasih tahu bapak kalau ibu tak pulang lagi?” dia bertanya setelah sejenak diam. Kini aku yang menggeleng. Lalu kami berdiskusi soal Siska. Benar kata Yun, istriku seperti ingin kembali ke masa lalunya. Saat dia bersama kawan-kawannya sewaktu SMA atau di perguruan tinggi. Mungkin karena ia kesepian karena belum ada momongan, membuatnya suntuk di rumah. Ia mencari keramaian atau keriuhan dengan temantemannya. Mengunjungi atau berjalan sama-sama ke kafe dan sebagainya. Bahkan, tak jarang ia bersama rekannya yang masih lajang di usia yang sudah bukan dewasa lagi. Atau dengan Mei yang janda itu. “Itu perkiraan saya bapak,” kata Yun kemudian. “Jadi, menurutmu apa yang harus saya lakukan?” “Ya, paling bapak bisa nasihati ibu. Tapi, yang terbaik kesadaran datang dari ibu. Bagaimana pun ibu bukan lagi sendirian, sudah ada suami dan punya tanggung jawab,” lanjut Yun. Ia benar, gumamku. Yun, pembantu yang sudah 10 tahun bekerja di rumahku memang kuanggap sudah lebih dewasa. Ia berpengalaman, karena usianya juga sudah di atas 50 tahun. Pernah berumah tangga. Menjanda karena suaminya meninggal dunia. Kedua anaknya sudah besar dan telah memiliki anak. “Saya juga berusaha memberi pengertian Siska,” imbuh Yun hati-hati. “Namun, makin baik jika bapak yang menjelaskan padanya, karena bapak adalah suaminya.” Aku diam. Kuhisap dalamdalam rokok yang menyelip di bibirku. Aku tahu akan ke arah mana persoalan jika aku menasihatinya. Siska selalu tak menerima pandanganku. Apalagi intonasiku tak sama dengan keinginannya yang selalu harus membujuk. Tetapi, apakah harus kubiarkan sampai rumah tanggaku bubar? “Sudah lagi mas, aku sudah dewasa. Tahu mana baik dan mana yang dilarang!” bentak Siska ketika kunasihati agar tak lagi sering keluar rumah apalagi sampai tak pulang. “Justru kamu tahu mana baik dan mana yang buruk, maka aku nasihati. Tapi, kalau kamu sudah tak bisa lagi dikasih tahu, ya sudah; terserah kamu. Saya sudah masabodo dengan kamu!” aku pun naik pitam. “Terserah!” jawabnya lebih meninggi. “Kalau itu maumu, oke. Silakan. Kau yang pergi atau aku yang keluar dari rumah!” Aku diam. Masuk ke kamar dan ganti pakaian, menyambar kunci mobil. Aku keluar. Memutari kota, mampir ke rumah kawan lamaku sewaktu kuliah. Menginap beberapa hari di rumahnya. Siska tak meneleponku. Pada hari kelima, aku pulang. Siska belum pulang dari kantor. Kata Bi Yun, Siska mulai menyadari kesalahannya. Hanya ia malu meminta maaf. Selama aku tak pulang, Siska justru lebih cepat sampai di rumah. Ia merapikan kamar tidur, mengepel ruang tamu, mencuci pakaianku. “Ibu ingin sekali punya anak,” ucap Bi Yun. Suaranya lirih. Aku diam. Menunduk. *

Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar. Wied. N K. Ngurah

Satya Dewi

W.G. Sumarta

Y. Anang Jatmiko

Dewa Komang Mahadewa


DIMENSI

6 ramalan

bintang

Capricorn: Peruntungan: Tak perlu terlalu berambisi mengejar keuntungan, yang wajar sajalah. Hubungan kerja yang kurang bergairah dan harmonis tersebut sebaiknya segera saja dipikirkan dan dievaluasi kembali sehingga kekompakan tetap terjaga dan pintu keberhasilan akan semakin mudah anda terobos. Karier: Dengan semua omongan dan saran dari atasan tak perlu Anda terus meremehkannya. Kesehatan: Kondisi badan lagi lemah dan mudah terserang penyakit, untuk itu Anda harus lebih berhati-hati dalam menjaga pola makan jangan sampai hanya karena menuruti selera akan berakibat fatal bagi badan Anda. Keuangan: Tidak ada masalah, hanya Anda tetap perlu menjaga kesehatan Anda agar tidak sampai mengganggu keuangan Anda. Asmara: Soal asmara yang paling penting ada rasa saling pengertian, kalau seandainya si dia salah jangan lantas marah besar dan ambil keputusan sepihak, salinglah bertenggang rasa. Aquarius: Peruntungan: Perbintangan Anda di minggu ini masih cukup baik walaupun ada saja urusan yang harus Anda selesaikan. Teruslah berikhtiar, jangan biarkan rasa malas dan cepat putus asa membelenggu diri Anda. Karier: Jauh dari tekanan yang berat, meski begitu kewaspadaan tetap harus selalu ditingkatkan. Kesehatan: Cukup baik dan terjaga walaupun urusan yang harus Anda selesaikan setumpuk gunung. Imbangilah aktivitas berat Anda dengan bangun pagi setiap minggu dan berolahraga rutin di minggu pagi. Keuangan: Tidak ada masalah yang berarti, semuanya berjalan dengan lancar. Hanya Anda harus yakin dengan insting yang timbul dari dalam pikiran Anda. Asmara: Suasana tampak mesra dan selalu diliputi oleh canda tawa, pertahankan momen ini dengan selalu menjaga setiap ucapan agar tidak sampai memicu pertengkaran kembali. Pisces: Peruntungan: Hati boleh panas akan tetapi kepala harus tetap dingin, tak perlu cepat tersinggung dengan segala omongan yang didengar, ingatlah kesabaran adalah pangkal segala keberhasilan. Terimalah kritik membangun dari orang lain, sebab dengan hal ini Anda jadi tahu akan kekurangan dan kelemahan Anda selama ini. Karier: Meski terus digoyang, posisi karier Anda tetap aman-aman saja. Kesehatan: Emosi yang labil sedikit banyak cukup mengganggu faktor kejiwaan Anda. Pikiran menjadi sering gelisah dan terkadang sampai timbul perasaan kecewa. Keuangan: Minggu ini keuangan tersendat, coba atasi dengan menguak peluang baru. Jangan takut untuk gagal. Asmara: Jika tidak ingin mendapat hambatan, sebaiknya Anda berdiam saja dulu. Bersikaplah tenang di dalam menghadapi masalah yang cukup memberatkan. Aries: Peruntungan: Di minggu ini pandai-pandailah memfaatkan peluang yang banyak ini, jangan Anda lewatkan begitu saja, aturlah waktu seefisien mungkin agar hasil yang dicapai benar-benar memuaskan. Karier: Jangan ragu-ragu dalam mengambil keputusan yakinlah akan kemampuan diri sendiri. Kesehatan: Tetap jalankan segala macam anjuran dokter, sehingga dengan demikian Anda bisa terbebas dan terjaga dari segala penyakit. Keuangan: Perbintangan Anda cukup mujur, tinggal bagaimana Anda berusaha. Jangan takut untuk spekulasi di minggu ini. Asmara: Di minggu ini Anda sedang mengalami masa yang paling romantis dalam hdup ini, saat Anda merasa ragu telah lewat, kini Anda harus bisa bersikap lebih tegas lagi. Taurus: Peruntungan: Minggu ini bintang Anda ibaratnya pohon lagi kering, jadi tidak mungkin berbuah. Kalau Anda menyadari hal itu, maka Anda tidak perlu terlalu berambisi, karena memang waktunya pohon itu lagi kering. Lebih baik dipertahankan saja apa yang sudah ada agar tidak menimbulkan kerugian yang besar. Karier: Berusahalah untuk tidak menceritakan masalah pribadi kepada siapa saja. Kesehatan: Cobalah Anda bersikap sabar terhadap berbagai masalah yang mendera anda akhir-akhir ini, walaupun suasana cukup rumit bila menginjak waktu istirahat usahakan untuk memanfaatkannya sebaik mungkin. Keuangan: Tunda dulu semua rencana untuk spekulasi ataupun kongsi, laksanakan saja apa yang sudah ada. Tunda dulu ambisi Anda untuk mengembangkan usaha, nanti bisa rugi. Asmara: Ada seseorang yang iseng dan akan mengganggu keharmonisan hubungan asmara Anda. Walau begitu Anda tak perlu menanggapi dengan emosi terhadap berbagai isu yang tersebar. Gemini: Peruntungan: Jalan masih belum tertutup untuk Anda, masih banyak celah-celah yang dapat dilewati, tinggal bagaimana Anda, apakah Anda cepat menyerah atau putus asa. Bintang Anda minggu ini dinaungi oleh bintang penolong, maka dari itu tak perlu keburu menyerah. Karier: Melangkahlah dengan penuh keyakinan pasti Anda akan lebih sukses. Kesehatan: Kondisi badan Anda relatif lebih baikan daripada minggu kemarin, walau begitu untuk aktivitas yang terlalu memeras tenaga sebaiknya dihindari dulu. Keuangan: Bisnis cukup lancar dan mendatangkan income yang lumayan tinggi. Asmara: Cukup mulus jalannya, cuma harus mengekang diri, tak usah bernafsu sekali bila mendengar berita yang kurang enak. Cancer: Peruntungan: Rasa tanggung jawab Anda kini dituntut untuk lebih berperan. Beberapa masalah yang muncul segera saja atasi sebelum menjadi berlarut. Bintang Anda minggu ini masih bersinar terang, rencana-rencana yang ada segera direalisasikan, jangan menunda-nunda waktu lagi. Karier: Omongan rekan-rekan Anda sebaiknya jadikan bahan koreksi untuk bisa melakukan perubahan yang lebih baik lagi. Kesehatan: Pikiran usahakan setenang dan sedingin mungkin, biarkan masalah setumpuk akan tetapi suasana hati yang tenang dan bahagia akan membikin hidup ini terasa lebih ringan dan bisa dinikmati. Keuangan: Minggu ini kondisi usaha Anda menampakkan keselarasan sehingga makin besar keuntungan yang bisa Anda raih. Asmara: Hindari asmara segitiga sebab akan bikin pusing dan bingung saja. Buat apa cari pusing, apa kekurangannya si dia? Belajarlah untuk setia. L e o: Peruntungan: Keberanian tanpa perhitungan akan menghantam diri sendiri, berhati-hatilah dalam melangkah. Sebab jika Anda salah dalam melangkahkan kaki maka bisa berakibat fatal. Bintang Anda cukup bersinar terang hanya ada ombak yang datang menghantam Anda, jika hati-hati maka akan selamat. Karier: Terus mantapkan hati dan pikiran Anda untuk lebih yakin dan tak terganggu dengan berbagai keraguan uang muncul. Kesehatan: Usahakan untuk minum air putih sesering mungkin, hindari makan dan minum terlalu manis. Biasakan berolahraga walau sebentar akan tetapi kontinu, itu akan lebih baik daripada tidak sama sekali. Keuangan: Ingatlah di waktu susah mencari uang, lantas jika banyak uang jangan sampai lupa diri, sehingga menghambur-hamburkan uang dengan seenak-enaknya. Asmara: Anda sedang mengalami gelombang pasang yang hebat, cobalah anda mengerti dengan sikap yang Anda lakukan dengan memberi kepercayaan tanpa perlu mendiktenya. Virgo: Peruntungan: Banyak rencana yang membuat bingung, selesaikan dulu yang sudah ada setelah itu baru yang yang lain agar semuanya berjalan seiring dan teratur. Nasib sudah cukup bagus, untuk itu tak perlu khawatir. Karier: Hindari yang mudah menimbulkan rintangan ataupun sandungan, kejar ketinggalan sehingga keberhasilan yang tertunda itu tidak molor-molor lagi. Kesehatan: Cukup baik hanya suasana hati yang terkadang tampak labil sebaiknya bisa dikendalikan dan tak sampai mengganggu kesehatan Anda. Keuangan: Rezeki tidak ada masalah semuanya masih lancar-lancar saja. Asmara: Dalam berbicara hati-hati, jangan sampai menyinggung dia. Bersikaplah yang lebih dewasa. Libra: Peruntungan: Susun rencana yang menggembirakan dan bermanfaat dan sekaligus dengarkan saran maupun pendapat dari berbagai pihak, jangan acuh saja. Di minggu ini peruntungan Anda cukup bagus dan mampu menutup berbagai permasalahan yang ada di dalam bisnis Anda. Karier: Hubungan dengan rekan-rekan umumnya baik, akan ada pertemuan dengan kawan lama. Kesehatan: Masih terkendali dan tidak ada masalah, akan lebih baik jika Anda tetap melakukan rutinitas rutin berolahraga di minggu pagi, semisal jogging ataupun senam. Keuangan: Minggu ini keuangan tidak ada masalah, semua apa yang anda harapkan insya Alllah akan terlaksana. Asmara: Berilah dia kebebasan, jangan Anda rampas hak-haknya. Hormatilah dan hargai keinginannya, asal tidak sampai menyimpang dari norma kesusilaan. Scorpio: Peruntungan: Bisnis Anda akan terus meningkat, segalanya lancar dan mantap. Meskipun demikian Anda jangan sembrono tetaplah waspada serta berhati-hati. Jangan mudah menerima ajakan teman untuk berfoya-foya dan lebih baik jangan mencampuri urusan orang lain yang hanya akan merugikan diri Anda sendiri. Karier: Apa kata atasan sebaiknya Anda laksanakan saja itu akan lebih baik daripada Anda terus menentangnya. Kesehatan: Walaupun badan terasa lebih baikan, ada baiknya Anda tetap menjaganya dengan lebih hati-hati terutama terhadap berbagai makanan yang menjadi pantangan Anda sebaiknya jangan dilanggar dulu. Keuangan: Perputaran uang kurang stabil, perlu perbaikan. Hindari pemborosan karena bisa menjadi penghambat langkah Anda. Asmara: Kurang adanya saling pengertian cukup memengaruhi hubungan masa depan Anda berdua. Bicaralah terus terang dan terbuka padanya. Sagitarius: Peruntungan: Minggu ini bintang Anda masih bagus dan mujur, hanya tinggal tergantung bagaimana Anda memanfaatkan kesempatan ini. Jangan cepat merasa puas dengan apa yang Anda raih selama ini, di mana masih ada peluang maka raihlah keberhasilan sebanyak mungkin. Kesehatan: Agak rentan dengan penyakit, untuk itu Anda harus jaga benar jangan sampai penyakit lama kambuh kembali hanya karena Anda lalai untuk hidup disiplin, terutama dalam memanfaatkan waktu istirahat yang ada. Keuangan: Pertahankan yang sudah bagus ini dan kalau bisa ditingkatkan lagi. Minggu Diasuh Oleh ini masih banyak keuntungan yang dapat Anda Putri Wong Kam Fu raih, optimislah. Asmara: Sabarlah karena memang sudah jalannya begitu, Anda harus Berlaku mau menerima dan memaklumi kekurangan26 Februari - 4 Maret 2017 kekurangannya.

Minggu Paing, 26 Februari 2017

Weda Wakya

Punarjanma: Kenyataan yang Diragukan Punar api jananaṁ punar api maraṇam Punar api jananῑ-jaṭhare śayanam Iha saṁsāre bahu-dustāre Kṛpayā’pāre pāhi murāre (Ādi Śaṅkarācārya, Bhaja Govindam 21)

Redaktur Khusus weda

WAKYA Darmayasa

”Berulangkali mengalami kelahiran, berulangkali pula mengalami kematian, dan kembali berada di dalam kandungan ibu. Sesungguhnya teramat sulit untuk menyeberangi lautan kesengsaraan. Duhai Hyang Maha Kuasa Murāri, lindungilah hamba dan seberangkanlah hamba dari lautan kesengsaraan (berupa kelahiran dan kematian berulang kali) ini.” Dari begitu banyaknya śloka-śloka atau ayat-ayat dari kitab suci Veda, Bhagavad-Gῑtā merupakan pustaka yang sangat banyak menjelaskan perihal punarjanma. Bhagavad-Gῑtā (6.15) menyebutkan bahwa mereka yang sudah mencapai-Nya maka mereka tidak akan mengalami punarjanma. Kelahiran dan kematian berulangkali atau punarjanma merupakan istilah yang kedengaran manis menarik, akan tetapi pada saat yang sama juga sangat dahsyat. Kata ini dapat membuat orang atau kelompok manusia bahkan saling bunuh. Punarjanma berasal dari kata Sanskerta, punar (punah), berarti: lagi, kembali; dan bhava, berarti: lahir, muncul. Punarbhava berarti lahir kembali. Ātmā (roh) orang yang sudah meninggal terlahir kembali ke dunia ini mendapatkan badan yang baru. Ada yang mempercayai tetapi ada pula yang tidak mempercayai keberadaan punarjanma atau reinkarnasi ini. Pada śloka 15 ini BhagavadGῑtā sangat jelas menyebutkan: 1. Māṁ upetya (setelah mencapai-Ku); 2. Samsiddhiṁ paramaṁ gatah (setelah mencapai kesempurnaan tertinggi) maka sang mahātmānah (para orang suci maha agung); 3. punarjanma na apnuvanti (tidak akan mengalami reinkarnasi atau kelahiran kembali); 4. duhkhālayam (ke dunia yang dipenuhi oleh kedukaan) dan asasvatam (tidak langgeng ini). Jagātmāya atau māyāpada ini dikenal sebagai alam material yang penuh dengan berbagai jenis kedukaan sambungmenyambung dalam berbagai bentuk dan juga bersifat sementara. Ada hanya untuk beberapa waktu serta memberikan kedukaan. Inilah alam material yang merupakan tempat para ātmā untuk datang lahir

kembali (punarjanma) untuk mengalami berbagai jenis kesengsaraan. Perputaran punarjanma, lahir-mati berulangkali dalam berbagai jenis badan material, terjadinya bukan hanya di atas muka bumi ini melainkan di 14 susunan planet yang dinamakan Jagātmāya (alam khayal). Ia terbentang maha-maha luas dari alam Satya-loka, yaitu alam surga tertinggi, sampai pada alam paling bawah (abrahma bhuvanallokah punaravartinah). Banyak yang meragukan serta mempertanyakan perihal punarjanma ini, apakah ia benar terjadi atau ia hanyalah ajaran semata karena surga dan neraka itu sesungguhnya tidak nyata dan hanya berada dalam pikiran? Kecurigaan, keraguan, serta ketidakpercayaan seperti itu seharusnya tidak akan terjadi jika orang mempelajari serta merenungkannya dengan akal sehat dan pikiran serta hati yang jernih. Pak Putu, kemarin menunjukkan foto seorang bayi tanpa pakaian, dipangku oleh seorang ibu, siap untuk dimandikan oleh ibunya. Pak Putu mengatakan kepada kawan-kawannya sambil menunjuk ke arah foto bayi tersebut, “Itu aku...!” Pak Putu sekarang sudah berusia 80 tahun, dengan badan sudah tua, keriputan, rambut putih, pipi sembunyi ke dalam, badan agak bungkuk. Sangat jauh berbeda dengan bayi mungil yang sedang dalam pangkuan ibunya. Akan tetapi, Pak Putu mengatakan, “Itu aku...!” Sesungguhnya, dalam hidup ini pun punarjanma atau reinkarnasi itu sudah terjadi. Banyak penelitian membuktikan bahwa dalam kurun waktu 7 tahun banyak sel tubuh kita sudah mengalami pergantian total. Ada pula yang menyebutkan bahwa sel-sel darah merah hanya bertahan dalam badan selama 4 bulan, sedangkan sel-sel tulang mengalami regenerasi setiap 10 tahun. Jadi, sesungguhnya orang sudah tidak dirinya lagi setelah 7 tahun, tetapi mengapa kita mengatakan, “Itu aku..!” Pergantian badan dijelaskan melalui contoh sangat indah di dalam Bhagavad-Gῑtā, yaitu bagaikan orang menanggalkan pakaian yang sudah usang,

lalu memakai pakaian yang baru. Seperti itulah “Itu aku” tadi meninggalkan badan yang sudah tidak bisa dipakai lagi lalu “Itu aku” tadi memasuki badan yang baru. Itulah yang dinamakan punar (lagi, kembali) janma (menjelma, lahir), “Itu aku” lahir kembali dengan memasuki badan jasmani yang baru (vāsāṁsi jῑrṇāni yathā vihāya...), dan “Itu aku” bukanlah menunjuk pada badan yang berganti terus dan bersifat sementara. Proses perpindahan “itu aku” (ātmā) dari badan yang satu kepada badan yang lain dijelaskan oleh kitab-kitab suci Veda atau lontar-lontar leluhur. Walaupun kadang dengan cara berbeda, akan tetapi semuanya setuju bahwa apa pun yang diperbuat oleh orang semasa hidupnya, itu yang akan diingatnya di saatsaat menjelang kematian, dan itulah yang akan dicapainya (yam yam vāpi smaran bhavam tyajaty ante kalevaram). Orang akan mendapatkan badan baru sesuai dengan apa yang diingat pada detik-detik akhir kematian menjemputnya. Kejadian-kejadian yang dialami oleh mereka yang pernah mati suri atau mereka yang bisa mengingat kelahiran lalunya barangkali dapat membantu untuk lebih meyakini punarjanma atau reinkarnasi ini. Penulis mempunyai 3 jilid buku yang berisikan pengalaman orangorang yang pernah mengalami mati suri dan juga mereka yang bisa mengingat kelahiran terdahulunya. Dari pengalamanpengalaman yang orang-orang alami, ternyata setelah meninggal tidak ada batasan dunia yang menghalangi berlakunya punarjanma. Bukan hanya mereka yang semasa hidupnya di dunia menganut agama yang mempercayai punarjanma, melainkan dialami pula oleh mereka yang menganut agama atau kepercayaan lain. Kejadian-kejadian yang dialami oleh mereka yang hidupnya pada zaman dahulu barangkali menjadi seperti cerita dongeng, akan tetapi ada banyak kejadian yang bahkan terjadinya di zaman modern sekarang ini. Beberapa kali media juga disajikan beritaberita perihal anak-anak kecil yang mengingat masa lalunya. Berdasarkan keterangan-keterangan yang diberikan oleh anak-anak tersebut polisi berhasil mengungkap kejahatankejahatan yang impossible untuk diungkap dan diselesaikan. Belakangan ini, yang banyak menarik perhatian dunia adalah kelahiran kembali para Lama (guru agama Buddha dari Tibet). Melalui meditasi beberapa guru suci Tibet, mereka akhirnya menemukan “penjelmaan kembali” para Lama tersebut.

Lama Osel, anak asal Spanyol berusia 5 tahun, mengakui jika dirinya adalah Lama asal Tibet bernama Thubten Yeshe. Ia dapat mengingat kejadian hidup lalunya dan juga ketika diuji, di antara banyak japamala (tasbih), Lama Osel Ling dapat mengenali Japamala yang dipakai pada kehidupan lalunya sebagai Lama Thubten Yeshe. Shanti Devi, anak usia 4 tahun asal Delhi, mengingat masa lalunya hidup di Distrik Mathura, India Utara. Ketika tim yang terdiri dari para wartawan dan saintis menemani Shanti Devi ke Mathura, ia dapat mengenali segalanya dengan baik dan detail, termasuk suaminya bernama Kedarnath Chowbe. Ia bisa mengingat bagaimana ia meninggal karena melahirkan. Baru-baru ini India digemparkan oleh berita reinkarnasi seorang putra dari keluarga dari kerajaan Bhutan berusia 3 tahun. Saat diajak oleh keluarganya mengunjungi India, ia dapat mengenali dengan baik bahwa dirinya dahulu pernah belajar dan akhirnya juga mengajar di universitas terbesar dan terawal di dunia, yaitu Universitas Nalanda. Ia lahir kembali setelah meninggal 824 tahun lalu. Anak tersebut, yang bernama Jigmi Jiten Ongchuk, sejak usia satu tahun sudah mulai menyebut-nyebut Universitas Nalanda. Ketika diajak mengunjungi bekas Universitas Nalanda, ia dapat mengenali segalanya, sampai di mana ia duduk, dan apa-apa yang dipelajari, dan lain-lain. Baru-baru ini juga media India kembali memberitakan kejadian reinkarnasi seorang anak asal Palwal, negara bagian Haryana. Palwal terletak dalam perjalanan antara kota New Delhi menuju Tajmahal. Anak bernama Rahul diajak oleh tim salah satu televisi India mengunjungi desa yang disebutsebut oleh Rahul sebagai desanya pada kehidupan lalunya. Ia dapat mengenali dengan baik lingkungan desa dan juga dapat mengenali semua anggota keluarganya yang masih hidup. Indonesia khususnya Bali, keyakinan reinkarnasi sudah sangat mendarah daging. Beberapa hari setelah kelahiran anak, orang segera matuwun atau maluasang (menanyakan ke dukun), siapakah yang datang menjelma menjadi anak tersebut (?). Tutur-tutur di lontar-lontar pun sejalan dengan ajaran Veda yang sangat banyak mengajarkan perihal punarbhava. Ajaran kadhyatmikaan para leluhur adalah sangkan paraning dumadhi, pulang kembali ke asal-muasal diri sebagai Ātmā, kembali ke Paramātmā, terlepas dari lingkaran kesengsaraan punarbhava.

MIMBAR AGAMA

Berdamai dengan Marah

Redaktur Khusus MIMBAR

HINDU I Gusti Ketut Widana SATU hal yang paling sulit dilakukan untuk meredam ego (ahamkara) adalah berdamai dengan diri dalam situasi tersulit yang dialami. Contoh, menahan rasa marah akibat dipersalahkan, meskipun sebenarnya tidak pernah berbuat salah. Muncul kemudian keinginan untuk membalas, karena tidak terima disalahkan. Hal itu wajar-wajar saja, tetapi menjadi tidak benar ketika harus dibalas dengan kemarahan serupa. Karena kemarahan justru akan mendorong kita untuk berbuat kesalahan juga. Lagi pula kemarahan akan membuat terbakarnya atau musnahnya kebaikan-kebaikan yang selama ini sudah ditanam, sebelum berbuah manis bagi kehidupan kita. Cuplikan kisah berikut ini dapat memberi pelajaran. Diceritakan di sebuah gudang milik seorang tukang kayu, berserakan peralatan/perabotan kerja, termasuk sebuah gergaji. Suatu ketika masuklah seekor ular, mengendap dan merayap hingga tubuhnya melintasi gergaji, alat pemotong bergerigi. Tajamnya mata gigi gergaji menyebabkan perut ular terluka. Sangkaan ular, gergaji itu telah menyerang dan melukainya. Ular pun marah dan membalas dengan mematuk gergaji berulangkali. Tentu saja membuat mulutnya luka berdarah. Tetapi kejadian menyakitkan itu, tidak membuat ular mereda marahnya, si ular malah bertambah marah. Ia pun kemudian membelit kuat-kuat gergaji itu, hingga membuat sekujur tubuhnya berdarah-darah. Akibat lukanya semakin parah, si ular pemarah

itu akhirnya pejah (mati). Rasa marah dan kemudian ingin melampiaskan dengan tindakan ‘’lebih/berlebihan’’ memang menjadi bagian dari kerjanya ego (rasa aku/keakuan). Apabila hal itu tidak diredam atau dikendalikan justru malah menjerumuskan kita untuk tidak saja melakukan kesalahan yang sama, tetapi sekaligus juga menjadikan diri kita berposisi yang sama dengan pihak pemancing kemarahan. Istilahnya, jika orang lain melakukan kesalahan dengan cara memarahi kita, kemudian kita pun membalasnya dengan tindakan serupa, maka sama artinya kita yang sedari awal tidak salah, justru terpancing melakukan kesalahan serupa dengan cara yang sama yaitu membalas kemarahan dengan kemarahan juga. Seringkali di saat marah, kita selalu ingin membalas atau melampiaskan rasa marah, dengan harapan pihak yang membuat kita marah merasakan juga bagaimana rasanya dimarahi. Bahkan pelampiasan rasa marah itu sekaligus juga untuk maksud memuaskan rasa ego yang memang cenderung mendorong kita melakukan pembalasan. Hingga jangan heran, tidak saja dengan katakata/ucapan, pelampiasan rasa marah yang didorong rasa ego itu akan memancing emosi, lalu melakukan tindakan-tindakan tergolong edan, seperti orang ‘’gila’’ yang tidak lagi menyadari apa yang dilakukan. Akibatnya bisa fatal, berawal dari pelampiasan rasa marah bisa berujung pada perbuatan yang melanggar norma-norma, baik norma kesopanan, kesusilaan, agama maupun norma hukum yang bisa saja berujung pada penjara. Sejatinya, analogi kisah di atas memberi pelajaran, bahwa di saat marah, kita cenderung ingin melukai orang lain. Meski setelah itu kita baru menyadari bahwa yang terluka itu sebenarnya diri kita juga. Banyaknya perkataan ataupun perbuatan

yang dilakukan saat rasa marah menguasai dan menggelapkan kesadaran kita, sebanyak itu pulalah kita telah melukai diri sendiri. Sesungguhnya tidak ada musuh yang tidak dapat ditaklukkan, kecuali dengan rasa cinta kasih. Tidak ada penyakit yang tidak dapat disembuhkan melalui kasih sayang. Tidak ada permusuhan yang tidak dapat dimaafkan oleh ketulusan hati. Tidak ada kesulitan yang tidak dapat diselesaikan dengan ketekunan. Dan tidak ada batu keras yang tidak dapat dipecahkan oleh kesabaran. Semua jalan keluar terbaik berawal dari kebaikan kita. Rasa marah yang berujung dendam, sikap curiga yang berujung fitnah, pikiran negatif yang berujung kegelapan hati, tak ubahnya seperti ular pemarah yang membelit gergaji, hingga akhirnya menggelapkan pikiran, menusuk perasaan, melukai hati dan sekaligus menodai kesucian batin kita. Orang marah, apalagi sering dilampiaskan hingga terjadi pertengkaran,

atau permusuhan berkepanjangan, akan membuat hidupnya tidak pernah tenang, jauh dari rasa aman, nyaman dan tenteram. Hidupnya akan selalu resah, gelisah dan cenderung banyak masalah, bagaikan tinggal di rumah yang ada ularnya, seperti disuratkan di dalam kitab suci Sarasamuscaya, 99: ‘’adapaun orang yang biasa bertengkar (karena marah), senantiasa resah, ke mana pun perginya dan dalam semua perbuatannya, di tempat tidur sekalipun (tidak tenteram), oleh karena hatinya tidak tenteram, sebagai seorang yang tidur di dalam rumah yang berisi ular’’. Menyadari hal itu, marilah kita senantiasa berdamai dengan marah. Ibarat bara api, janganlah disiram dengan bensin, akan semakin berkobarlah jadinya, terus membakar dan menghancurkan semuanya. Sebaiknya kobaran api itu disiram saja dengan air, selain memadamkan api juga sekaligus menyejukkan suasana, sekaligus mendamaikan hati.

PERMATA HATI

Untuk pembaca Bali Post Mingguan (BPM), kami membuka rubrik baru ‘’Permata Hati”. Rubrik ini mengangkat si buah hati yang baru lahir, yang berulang tahun atau akan berulang tahun. Juga pasangan yang menikah di minggu tersebut atau yang merayakan ulang tahun pernikahan. Kirim foto menarik dan tulis data lengkap identitas diri, orang tua serta komentar singkat. Semua data dikirim lewat email redaksibalipost@yahoo.com dengan kode Permata Hati. Bisa juga naskah dan foto dikirim ke Sekretariat Redaksi Bali Post. Jl. Kepundung 67 A Denpasar telp. (0361) 225764. (Redaksi) Putu Feliz Ester Abigail. Putri pertama dari pasangan Putu Jonathan Kopong, M.T. dan Kadek Sus Indrawati. Alamat Banjar Gede Abianbase, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Merayakan ulang tahun perdananya, Minggu (26/2) hari ini. Titip salam buat temanteman dan kakak-kakak di Sekolah Minggu GNH (Galang Ning Hyang) Abianbase. Doakan Feliz ya, semoga selalu sehat dan menjadi anak yang cerdas.


Redité Paing, 26 Februari 2017

Bali L e m b a r

B a s a

7

B a l i

Bencingah I Ketut Arsana

Nénten Mamargi Becik PARIKRAMA nyepi ring carik kamargiang nganutin kawéntenan tetanduran pantun ring wewidangan soang-soang munduk. Sakéwanten, nénten akidik sané natak tiis sané becik-kaonipun jaga nganutin kawéntenan pangrauh toya saking carik luanan. Dadosné, tatkala kawéntenan toyané aad utawi nyat ring luanan, sinah ring carik tebénan nénten mrasidayang nandur pantun. I Ketut Arsana, pakaséh ring Subak Balangan maosang, makudang-kudang munduk ring subaknyané wantah ngranjing soroh carik natak tiis sané wawu polih toya tatkala masan sabeh ageng kémanten. Sangkaning punika, krama méweh nandur pantun. Indiké punika ngawinang krama irika maabian minakadi nandur séla sawi utawi bunga pacah. “Antuk kawéntenan punika majanten ring munduk-munduk inucap parikrama nyepi ring carik nénten prasida mamargi becik,” baos dané sané polih dados kelian munduk daweg warsa 1980 puniki. Dané malih maosang, yadiastun sakadi punika kawéntenannyané, nénten makasami sima utawi dresta nénten prasida becik kamargiang. Punika kasinahang, ring wewidangan Subak Balangan kantun kamargiang parikrama upacara yadnya minakadi mabanten ka carik, ngamargiang musaba nganem bulan apisan taler parikrama mapag toya awarsa apisan. Parikrama inucap kantun becik kamargiang olih dané taler krama carik yadiastun kawéntenan toya miwah tetanduran kirang becik, nénten prasida sakadi sané kaaptiang. “Kawéntenan puniki wantah paican Ida Hyang Paramakawi, mawinan tiang sareng krama kantun becik ngamargiang sekancan upacara pinaka dresta tetamian para panglingsir. Duaning saking iriki taler pinaka jalaran nunas merta ring carik yadiastun méweh nandur pantun,” baos dané sané kajudi dados pakaseh Subak Balangan mawit warsa 2010 rauh mangkin. (was)

I Wayan Tapa

Mabina-binayan SAMPUN kawedar i wawu, nyepi ring carik kamargiang tatkala krama ring subak prasida nandur pantun tur kawéntenan toya irika taler becik. Sakéwanten, manut I Wayan Tapa, pakaséh Subak Cangi utawi sané kasengguh Subak Cangi Utara, kahanan ring soang-soang munduk nénten pateh tur ngawinang pidabdabipun taler mabina-binayan. Wayan Tapa maosang, Subak Cangi Utara madaging petang munduk sané kahanan ipun mabinayan, luiré; Munduk Ganda, Munduk Kuwum, Munduk Karanjung, miwah Munduk Sambi. Punika ngawinang pidabdab ipun kasukserahang ring soang-soang prajuru munduk. “Sakancan tata-titi miwah parikrama ring carik kadabdabang olih prajuru ring soangsoang munduk asapunika taler pamargin nyepi ring carik ipun. Yéning ring subak sané sami munduknyané pateh sinah prasida kadabdabang antuk tata-titi miwah awig sané pateh olih pekaseh subak ipun,” baos dané. Dané sané embas ring Sembung, 11 Agustus 1971 puniki malih maosang, parikrama nandur pantun ring wewidangan Subak dané kakawitin antuk ring Munduk Ganda tur kasarengin antuk Munduk Kuwum sané makakalih punika pinih nampek ring genah pangrauh toya.Wus punika wawu ring Munduk Karanjung sané pamargi nandur ipun matimbalan ring kalih sepihnyané. Inggih punika kakawitin ring sepihan dangin margi ageng wus punika malih kalih sasihnyané wawu ring sepihan dauh margi ageng. Yéning ring Munduk Sambi sané méwehan polih toya, sinah galah matetanduran pantun minab sinarengan sareng Munduk Ganda tur Kuwum, utawi sareng munduk Karangjung. “Sakancan kawéntenanné i wawu punika metu tur kapanggih wantah sangkaning kahanan carik ipun taler kawéntenan toya sané mabinayan ring munduk sajebag Subak Cangi Utara,” asapunika dané negesang. (was)

(66)

BPM/was

CARIK - Pinaka sima ring pakraman, parikrama nyepi ring carik majanten kamargiang nganutin kawéntenan utawi kahanan matetanduran pantun ring munduk utawi subak.

Nyepi ring Carik

Ngrarianang Tanah Mangda Sida Mupu KAWÉNTENAN makudang-kudang sima sajeroning pakraman majanten dados sinalih tunggil “kekayaan intelektual” druén krama inucap. Ring makudang-kudang genah minakadi ring Bali, kawéntenan sima manados asét pariwisata sané kasenengin olih tamiu sané rauh ka Bali. Yéning tilik, kawéntenan sima ring pakraman boya kanggén nyokong pariwisata, nanging pinaka dudonan parikrama upacara yadnya. Minakadi sima ngaturang ayah ring pura ri kala nyanggra piodalan utawi kawéntenan sima ngabén ring Bali. Punika makacihna yéning sima utawi tradisi sané nyokong pariwisata sujatiné wantah sangkaning pangaptin krama ring kahuripannyané saraina.

Makudang-kudang soroh sima taler kamedalang sangkaning kawéntenan palemahan utawi pakaryan sané kadruénang olih krama. Minakadi majeng krama désa sané naminin swadharma makarya ring carik wénten sima sané kawastanin antuk Nyepi ring Carik. Manut I Wayan Tapa, pakaséh Subak Cangi Utara, sima nyepi ring carik wantah sima sané sampun kamargiang tur katami saking para panglingsir nguni. Parikrama panyepian taler nganutin uger-uger ring soangsoang munduk utawi wewidangan carik sané wénten ring sajeroning kasubakan inucap. Panyepian inucap kamargiang mawit jam nem semeng kantos jam nem nyoréang tan pacihna tepakan kulkul duaning sampun polih arah-arah saking si-

noman sadurungnyané. Panyepian inucap boya parikrama mangda ring carik sepi sipeng sakadi ring raina Nyepi warsa Saka, sakéwanten wantah nénten kangkat ngamargiang sekancan parikrama ngolah tanah ring carik sajebag munduk punika araina. “Manut sané sampun katami, parikrama nyepi ring carik matetujon ngrarianang tanah ring carik saking parikrama nglemekin utawi ngolah tanah. Sapunika taler kamargiang antuk pangapti mangda Ida Sang Hyang Widhi Wasa lédang mapaica merta marupa tetanduran pantun miwah tetanduran siosan prasida becik , lanus tur mupu,” baos dané. Ngeninin indik pakaryan sané nénten dados kalaksanayang ri kala panyepian,

Wayan Tapa maosang sekancan pakaryan ngolah tanah ring carik inucap. Minakadi numbeg, matekap, majukut, mamula, manyi. Yéning wantah ngarit, dados kamargiang. Parindikan sané pateh taler kabaosang I Ketut Arsana, pakaséh saking Subak Balangan. Ri kala panyepian kamargiang, krama salami araina nénten kadadosang ngolah tanah sané kadruénang ring wewidangan munduk inucap. Nénten wantah indik tetanduran pantun kémanten, nandur utawi ngebét kasela taler nénten kadadosang duaning punika taler ngranjing sajeroning parikrama ngolah tanah. Indik sasih utawi tanjek rerainan tatkala nyepi ring carik punika kamargiang, Ketut Arsana maosang parikrama

punika nénten nganutin sasih sakéwanten nganutin kawéntenan tetanduran pantun ring carik wewidangan munduk subak inucap. Yéning kawéntenannyané becik tur prasida ngamargiang nandur pantun ping tiga awarsa, majanten asapunika taler parikrama nyepi ring carik inucap. Sakéwanten parikramanipun nénten sinarengan taler mabina-binayan duaning kawéntenan ring soang-soang munduk utawi subak majanten nénten pateh. “Sajeroning pamargin nyepi ring carik, krama sané nénten nganutin kapatutan sakadi sané sampun kasiarang olih sinomannyané, wenang kakeniang pamidanda marupa baas apikul,” dané nugesang. (was)

Parikrama Nyepi ring Carik

Nganutin Tuwuh Pawiwit

SAKADI sané sampun kauningin, parikrama nyepi ring carik wantah sinalih tunggil sima sané kamargiang olih krama Bali sané manados petani utawi krama sané kantun madué tegak carik. Tatkala punika, kawéntenan ring carik boya ja suung utawi sepi sakadi nyepi warsa Saka, sakéwanten panyepian sané kamargiang wantah nénten ngamargiang parikrama nglemekin utawi ngolah tanah ring carik inucap. Pangaptiné mangda tetanduran sané katandur prasida becik tur mupu. Sakéwanten, nyepi ring carik nénten kamargiang antuk parikrama ngawag duaning wénten parikrama sané patut kamargiang sadurung ngamargiang panyepian inucap. I Ketut Arsana maosang, parikrama nyepi ring carik nganutin saking sapunapi parikrama matetanduran pantun ring carik wewidangan munduk utawi subak. Kakawitin antuk nyelehin petakan utawi sikut carik sané jagi kanggén pawiwit utawi pantun sané pinih dumunan katandur ring sajebag wewidangan munduk punika. Tatkala nandur ring pawiwit inucap majanten nénten dados katimpalin

utawi kasarengin olih krama siosan antuk nandur pantun ring sikut druénnyané arainané punika. Dadosné, yéning wénten krama sané jagi nandur pantun, punika wawu dados kamargiang bénjangnyané utawi wusan dina nandur pawiwit inucap. Risampuné pawiwit matuuh abulan pitung dina utawi 42 dina, sinah kamargiang upacara sané ring kasubakan Balangan kawastanin antuk nyaeb, bénjangnyané wawu kalaksanayang parikrama nyepi ring carik. Parikrama panyepian inucap patut kamargiang olih krama sané nuénang carik ring wewidangan munduk inucap yadiastun pantunnyané durung matuuh 42 dina utawi krama inucap durung polih nandur pantun. “Jakti tatkala parikrama panyepian punika naenin kapanggih krama sané durung nandur pantun. Punika wantah sangkaning méweh ngrereh toya, kawéntenan bulihnyané durung becik utawi carikipun durung polih kagarap traktor,” baos Arsana. Dané malih nlatarang, upacara nyaeb wantah upacara sané kamargiang antuk tetujon ngresikin leteh saking pawiwit

SESAMPUNÉ sami munggah, montoré medal alon-alon raris mabélok ngawangang bunter plaibné gasir. Sopiré ilih-ilih polih carteran mulih. Gusti Ayu Citra sareng ajinné bengong nyengongak ngaksi mobilé kantos ilid saking cecingakné ring jembatan Tukad Jangané. Jam roras Gusti Ngurah Jelada sampun rauh ring jeronné raris nedunang barang-barangé baktana ka balé dangin. Amung piranti dapuré manten sané magagah baktana ka pawaregan. Sané lianan kantun mapak santukan jaga mabakta ka Bangli. Ajinné nedunang sepédané saha naur ongkos montoré. Suryané sedeng tajega panesé baang ngentakentak “Beli Madé, kénkén tetampénné Pak Madé Tusan? Beli Dé Karang ada teka mrika?” “Yén Madé Tusan ja biasa. Raganné ngerti tekén kawéntenan iragané. Yén Beli Dé Karang masih teka gumanti milu ngoraang panaké lakar pindah ka Bangli, sawiréh ipidan raganné masih nitipang Rah Jelada drika.

Raganné gumanti nglaut singgah ka Jero Ujung.” “Tuaji, ngayunang ja dumun. Tiang sareng Beli Ngurah itunian sampun traktira ring Mbok Ayu Citra numbas ajengan sea food ring Karangasem, kari wareg,” aturné Ayu Jeladi. “Naah, Aji lakar ngajeng malu bedik. Rah Jelada, melahan télepon malu Wa Dauhé di Taman Bali. Orahang surat-surat pindahé suba lengkap. Buin mani Cening ngaba kema. Melahné aba ka sekolahan langsung apa mulih ka Taman Bali malu?” pandikan ajinné. Ngurah Jelada ngontak HP-né Gedé Dauh, nénten nyambung. Raris ka HP-né Luh Mégantari wau polih sambungan antuk lagunné Titiek DJ sané sedeng ngetop. “Hallo... Om swastyastu, wénten gatra napi Tungurah?” baosné Luh Méga alus. “OM Swastyastu Luh Méga, masuk ranking kuda? Selamet… selamet... met.” “Pokokné pateh ring Tungurah, ranking kuda? Tu Gék Jeladi taler,” raosné jangih.

BPM/was

NGLEMEKIN - Tatkala panyepian ring carik inucap kamargiang, majanten krama nénten dados nglemekin tanah. Minakadi numbeg, nandur napi malih nraktor taler nénten kadadosang arainané punika. pantun sané sampun matuuh abulan pitung dina punika. Tetujoné mangda tetanduran pantun sané katandur prasida lanus mentik tur mupu. Parikrama upacara inucap kamargiang olih prajuru munduk ring empelan utawi dam sané ngamedalang toya sané membah ka carik ring munduk inucap. Banten sané katurang taler nénten akéh, sakadi banten panyambutan taler madaging

antuk tumpeng pitu. Panyepian ring carik taler prasida kamargiang antuk kawéntenan siosan, sakadi sané kabaosang olih Wayan Tapa. Dané maosang minakadi ring wewidangan Munduk Karangjung, irika nyepi ring carik taler kamargiang tatkala wénten bregala utawi wereng. Parindikan punika kakawitin antuk parikrama nunas ica taler ngaturang prani ring dugul

utawi panyiwian Ida Bhatari Sri sané kalanturang antuk parikrama nyepi ring carik benjangnyané. “Yéning kawéntenan ring carik becik, nénten wénten bregala, parikrama nyepi ring carik prasida kamargiang kantos ping tiga sajeroning awarsa. Sakéwanten yéning wénten bregala, sinah parikrama nyepi ping akéhan kamargiang,” baos Wayan Tapa. (was)

“Lamun kéto... syukur, padapada ranking satu.” “Mimiiih dadi ten nyidang pateh? Tiang maan ranking tiga... aaah... nyaplir. Nanging kayang Tungurah driki tiang majanji pasti lakar maan ranking dua.” “Nah, ada Bapak Luh? Tiang perlu ngomongang Surat Pindah sekolahé.” “Nggih wénten, niki Bapak.” “Sapunapi Tungurah, sampun lengkap surat-siraté? Pidan jagi ka Bangli?” “Manah tiangé pang gelisan, bénjang. Kénkén melahné Pak, tiang ka SMA Negeri 1 langsung, napi mulih ka Taman Bali? Maksud tiangé padidi malu makta surat pindahé. “Nggih becikan langsung ka sekolah sawatara jam sembilan. Tiang ngantos drika.” “Nggih, tiang lakar merika sareng timpalé Lanang Geria. Niki Tuaji kar mabaos.” “Swastyastu Dé Dauh. Panaké I Ngurah mani koné lakar kema. Kénkén ja baan Gedé ngenehin, apang ia payu masekolah. Kayang nyumunin masuk mara Beli

ngatehang mulih ka Taman Bali. Indik utang-utangé suba lunasin Beli tulungina tekén panaké di Selat.” “Inggih banggayang mangda Tungurah manten bénjang ka sekolahan. Titiang anak sampun polih ngomongan ring Kepala SMA-né. Nénten wénten masalah,” aturné Gedé Dauh. “Naah, suksma dogén Dé dumadak apang pada seger.” HP-né mawali ring Luh Méga. “Tungurah, bénjang durus ka SMA nggih. Yéning ten répot tiang nyarengin mrika.” “Nah eda malu Luh Méga répot. Buin duang minggu tiang masih lakar kema.” “Nggih Tungurah, .... daag daag, till we meet again boss?” usan punika Ngurah Jelada ngontak timpalné Lanang Geria sané majanji jaga ngatehang ka Bangli. “OM Swastyastu Nang Geria, ten répot? Tiang rencanané buin mani payu lakar ka Bangli ngaba surat pindahé ka SMA Négeri 1 Bangli. “Ooh demi sameton tersayang,

ten ada istilah répot. Jam kuda, oraang dogén?” “Tiang majanji semengan jam sia sampun di SMA Negeri 1 ajak Bapak Gedé Dauh.” “Naah jam pitu harus suba majalan. Sayagayang apang sing ada ané kecag.” “Nggih Nang Geria…, melahan jumah dini sarapan. Ada bé julit, tiang tunggu. “Nggih, jam nem tiang kema. Masalah pindahé ené Luh Suwarni sampun nawang?” “Sampun. Mangkin ia déréng mulih, kari répot nongosin toko. Belinné luas.” Wénginé punika Luh Suwarni ngebél nakénang indik pindahné ka Bangli. Samian kacaritayang ngantos rencanané bénjang jaga lunga ka Bangli sareng Lanang Geria. Usan punika malih nyambung saking Ayu Citra maosang sampun soré wau rauh saking Ujung, kadung lengut bebaosan ajinné sareng sametoné drika. Raganné marasa ten bébas malali. (Masambung)


Upacara

8 Bebantenan Banten Tipat Sodan

Cihna Rasa Suksma sané Sederana BANTEN tipat sodan watah banten sodan sané kawewehin antuk tipat kélanan. Yéning banten tipat sodan punika kagenahang mawadah dulang utawi naré, majanten banten inucap patut kawewehin antuk nasi sodan miwah rerasmén mawadah cepér. Yéning banten tipat sodan mawadah tamas, patut kawewehin antuk nasi mawadah kojong miwah rerasmenan makojong. Banten tipat sodan puniki ketah kawigunayang pinaka sarana utawi banten nunas tirta ring Pura Kahyangan Tiga, ring Taman Béji sajeroning upacara panca yadnya. Mawinan punika, banten tipat sodah wantah banten tipat kélanan sané kadadosang siki sareng banten sodan. Banten tipat sodan puniki taler ketah katurang pinaka banten punjung. Minakadi krama tios madué karya pawiwahan, karya mapandes, utawi upacara nyambutin, sang sané madué karya pacang mamunjung banten tipat sodan majeng krama tios pinaka cihna sedek madué karya taler nunas restu miwah nunas karahayuan sekala niskala. Yéning nangkil ka pura sané genahnyané doh taler prasida ngaturang banten tipat sodan. Satios surudannyané dados kaajeng wus ngaturang pamuspaan, banten tipat sodan wantah cihna rasa suksma sané pinih alit miwah sané pinih sederana. Wus kaaturang, surudannyané prasida katunas pinaka paica saking Ida Sang Hyang Widhi mangda kaicén waranugraja kasukertan, karahayuan miwah kaselamatan. Ring ajahan agama Hindu sampun katlatarang, napi ja kapolihang sané pacang kaajeng patut katurang dumun majeng Ida Sang Hyang Widhi, yéning nénten sakadi punika, nika sané kasengguh “mirat dana”, wantah kayun nunas kémanten. Tipat sodan taler kategesin pinaka “Kerti Pata Sodu Pana”. Kerti maartos ‘aran sané miik/harum’, Pata maartos ‘titik/pusat, ring tengah-tengah, ring pusat’, Sodu maartos ‘becik, bagus, paripurna’, miwah Dana artos utawi tegesnyané arta brana, rejeki, kasugihan, miwah jinah. Yéning dadosang siki, banten tipat sodan, “Kerti Pata” sané kasingkat “Tipat”, “Sodu Dana” kasingkat “Sodan” mateges “aran sané miik/harum (kemasyuran) mawit saking rejeki sané kapolihang antuk pamargi sané becik.” Punika macihna yéning banten tipat sodan sané kakaryanin kaaturang saking asil pakaryan sané becik, boya sangkaning mamirat utawi parilaksana kaon tiosan. Banten tipat sodan puniki prasida kaaturang pinaka aturan sané pinih alit, nanging ketah kasandingang sareng banten pejati utawi banten-banten tiosan. banten puniki taler ketah kajangkepin antuk rerasmén kacang saur, utawi ayam panggang antuk tetujon ri kala ngaturang banten tipat sodan pinaka sarana sajeroning matirta yatra, wus ngaturang sembah surudannyané prasida katunas sareng kulawarga. (Ida Rsi Bhagawan Smerthi Kusuma Wijaya Sebali)

Redité Paing, 26 Februari 2017

Maotonan, Utsaha Ngawi Kahuripan Lanus Dirgayusa SAJERONING dresta magama Hindu, manusa mawit saking kantun ring garba, salanturnyané ri sampuné embas kantos sampun padem pacang kaupacarain. Sajeroning bacakan Panca Yadnya, upacara sané katujuang majeng manusa

rumasuk ring upacara Manusa Yadnya. Sajeroning kahuripan paserainan, upacara sané ketah kamargiang pinih gelis nem bulan apisan kawastanin maotonan. Maotonan tetujonnyané matur suksma sampun kaicén dirgayusa taler karahayuan miwah

kasukertan salami ngamargiang kahuripan puniki. Otonan mawit saking kruna “pawetuan” sané mateges metuéling raina embas manut ajahan agama Hindu madasar Sapta Wara, Panca Wara, miwah pawukon. Rauhnyané otonan pastika

BPM/ist

MAOTONAN- Maotonan sajeroning dresta agama Hindu patut setata kamargiang antuk tetujon matur suksma sampun kapaica yusa sané panjang taler karahayuan miwah kasukertan.

Manusa Yadnya, Metuéling Umat Mangda Madué Wiwéka Jnana UMAT Hindu madué kapatutan nglaksanayang yadnya sané sinalih tunggilnyané wantah manusa yadnya. Sajeroning konteks, yéning umat prasida lewih ngresepang teges saking upacara manusa yadnya, umat kayun nglimbakang paminehnyané. Upacara manusa yadnya tegesnyané lewih ring utsaha nyalantarang manusa dados manusa sané sujati, manusa sané jangkep. Yadnya majeng sesamén manusa, nyujuh kahuripan santi saraina. Ida Rsi Bhagawan Smerthi Kusuma Wijaya Sebali wawu puniki maosang, upacara manusa yadnya pinaka upacara Hindu sané pinih jangkep, kamargiang saking manusa wawu embas kantos séda. Upacara inucap, sujatiné matetujon nyalantarayang umat manusa mangda sayan dados manusa lewih paripurna, artiné lewih madué pangresep sajeroning kahuripané sesampun nglintangin samian upacara inucap. “Upacara manusa yadnya inucap mangda prasida metuéling umaté mangda

madué wiwéka jnana, gumanti salanturnyané prasida nincapang kahuripannyané, sayan madué budi pekerti,” baos Ida. Ida Bhagawan malih negesang, manusa yadnya pinaka wentuk yadnya sosial. Manusa ring pakraman saling muatang wantuan, patut saling wantu. Siosan punika, daging saking manusa yadnya matetujon nyuciang angga. Akéh upacara manusa yadnya sané kalaksanayang matetujon nyuciang angga miwah pamineh. Pangresep indik manusa yadnya sabeciknyané nénten sawates karesepang saking upacara kémanten. Uratian majeng sesaméné, saling wantu wantah ajah-ajahan manusa yadnya saking sekala. Tingkah inucap sané mangkin patut tincapang sareng sami. “Sané mautama, kasalantarayang laksana imbang, ajahajahan manusa yadnya sekala niskala,” baosnyané. Manut dané, sujatinné yadnya majeng sesamen taler banget mautama. Punika patut kaélingin

pacang pateh sareng Sapta Wara, Panca Wara, miwah pawukon. Minakadi krama sané embas ring raina Sukra, Umanis Ukir, otonannyané pacang kapatingetin ring raina sané pateh sané pacang rauh nyabran nem bulan utawi 210 raina apisan. Matiosan sareng pakéling “Ulang Tahun” sané ngawigunayang pawilangan tanggal miwah bulan kémanten antuk nénten nguratiang raina utawi pawukon. Mawinan yéning Ulang Tahun sané pateh wantah tanggal sareng bulannyané kémanten. Minakadi sang sané embas tanggal 10 Mei, Ulang Tahun-nyané pacang kapakélingin nyabran tanggal 10 Mei sané rauhnyané awarsa apisan. “Maotonan tios sareng maulang tahun. Tetueknyané taler matiosan,” baos Ida Rsi Bhagawan Smerthi Kusuma Wijaya Sebali. Ida malih nguningayang, sajeroning dresta krama Hindu Bali, ma-ulang tahunan boya ja parindikan sané patut setata kamargiang. Matiosan ring maotonan. Maotonan manut Ida patut pisan setata kamargiang, yadiastun sampun maraga lingsir. Santukan ring raina otonan inucap i manusa ngaturang rasa suksmaning manah majeng Ida Sang Hyang Widhi santukan sangkaning sih asung Ida, i manusa dirgayusa, sang atma/ roh prasida numitis malih dados manusa sané maguna, nunas karahayuan, kasukertan miwah kadirgayusan. “Tetujonnyané nénten tios wantah matur suksma majeng Ida sané sampun ngicén yusa sané panjang, kasukertan, kara-

hayuan, miwah sané tiosan. Maotonan kamargiang antuk natab utawi ngayab banten otonan sané sanistané marupa sirah nasi sané kapuput antuk nunas banten oton sané sampun kaayab olih sang sané maotonan,” Ida nlatarang. Ring pakraman, krama maotonan ketah kaotonin olih anak sané lingsiran, minakadi sang rerama. manut dresta agama Hindu, sajeroning ngaturang banten otonan, krama ketah nguncarang mantra sané kasengguh masee, sakadi conto; “Né Cening jani natab banten otonan, magelang benang, apang mauwat kawat mabalung besi”. See inucap sané pinih ketah kawigunayang. Tegesnyané, sang sané maotonan mangda dirgayusa, mauwat sakadi kawat, tulangnyané sakadi besi sané kuat tur kukuh. Maotonan kapertama kamargiang ri kala kantun alit, ri kala mayusa 105 raina utawi tiga bulan, santukan organ sané ngwentuk angga sarira kasengguh sampun nglimbak becik miwah samian panca indria sampun aktif. Yéning ring tiga bulanan inucap nénten kamargiang otonan, sang raré kantun kasengguh leteh utawi cuntaka. Satios punika, sajeroning mastikayang pakéling raina otonan nénten dados ngawag, santukan sajeroning Lontar Pawacakan miwah Lontar Jyotisha kaunggahang, yéning iwang sajeroning manggehang raina otonan, krama inucap pacang manggihin parindikan sané kaon. “Sapta Wara, Panca Wara, miwah pawukon mangda yukti sampun patut,” Ida nguntatin. (uma)

Satua

antuk rasa éling sané ageng olih kramané. Yadnya majeng sesamen punika prasida kacihnayang antuk parikrama sosial, umpaminipun sakadi mangkin ngwantu krama sané keni bencana inggiang ring Bangli, Karangasem, Buléléng, wiadian wewidangan tiosan ring Bali. Ida maosang, manusa madué kainggilan tri pramana saihang sareng sané lianan. Manusa prasida mapikayun, gumantiné kaaptiang i manusa mangda prasida becik-becik nganggén manah, cita, miwah budinnyané nyujuh kahuripan becik pantara krama. Tiosan punika, akéhnyané rainan ring agama Hindu mangda sayan ngukuhang jiwan umaté mangda sayan subakti. Yadnya inggih punika kalascaryan napi sané prasida katurang. “Malarapan upacara manusa yadnya, kaaptiang umaté prasida lewih éling, dasarnyané wantah kalascaryan majeng Hyang Widhi miwah sesamén krama,” baos Ida nguntatin. (uma) MAPANDES Upacara Mapandes rumasuk ring sinalih tunggil upacara Manusa Yadnya antuk tetujon ngicalang Sad Ripu sajeroning BPM/dok

angga sarira.

Sang Watugunung Olih : Madé Taro DANGHYANG Kula Giri sané madeg agung ring Panegara Dwipa Mandala madué kalih istri. Sané kapertama mapeséngan Dewi Sinta Kasih, sané kaping kalih mapeséngan Dewi Sanji Wartya. Ri kala istriné sané kaping kalih mobot sia bulan, Sang Raja Kula Giri matilar pacang matapa ka Gunung Semeru. “Jaga putran iraga melah-melah di mani puané lekad. Melah-melah makulawarga,”sakadi punika pabesen sang Raja ring kalih istrindané. Bulan-bulanan kaantosang, raré sané ring tengahing garbandané sang istri durung macihna pacang embas. Punika mawinan makekalih sang istri punika ngetut sapamargin sang raja ka Gunung Semeru. Ring iding gunungé sané datar, raré inucap embas selamat rahayu. Kekalih ibundané kalintang bagia, nanging ri kala kacingakin malih, sang ibu rumasa kangen tur sedih santukan rare inucap siteng tur kuat. Kulitnyané ireng, ramputnyané barak tur kekeh. Tangsinyané keras kantos batu-batu sane wénten irika belah. “Sampunang sedih, putran biang!” nadaksara ring samping dané sang istri ngadeg sang déwa. “Gelah Sanghyang Padma Yoni, déwa sané kautus nguningayang tekan nira. Suba titah Hyang Widhi, putran nira embas buka kéto. Da pesan nira sebet, wiréh panak nira lantang tuuh, kuat, siteng tur sakti. Ia tusing pacang kalah nglawan bhatara, manusa, yadin raksasa. Ia tusing lakar mati, yadian peteng utawi lemah, di sisi utawi di tengah.” Wus masuara sakadi punika, Sanghyang Padma Yoni ical, nanging saking kadohan wénten suara, “Wastanin pianak nira Sang Watugunung wiréh embas di duur watu gunung. Wantah Dewa Wisnu sané sida mademang anggané.” Mirengang suara sakadi punika, sang kalih wantah nerima. Nglantur sang kalih mawali ka Dwipa Mandala. (Masambung)

Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.


MINGGU PAING, 26 FEBRUARI 2017

Westbrook Cetak ” Triple-Double” Ke-28

9

HAL 12

Musim Van Dijk Sepertinya Berakhir

Final Piala Liga

Mou Incar Trofi Pertama

London – Pihak Southampton khawatir kalau musim centreback Virgil van Dijk akan berakhir akibat cedera yang sedang dialaminya. Van Dijk mengalami cedera engkel di pertandingan lawan Leicester City pada bulan yang lalu. Hasil pemeriksaan awal menyebutkan kalau pemain berusia 25 tahun itu bakal absen selama sedikitnya dua bulan. Namun, dilansir Daily Mail, Sabtu (25/2) kemarin ia mengatakan kepada rekan-rekannya kalau ia sepertinya tidak lagi bermain hingga akhir musim ini. Van Dijk dipastikan bakal absen di pertandingan final Piala Liga Inggris lawan Manchester United, malam nanti. Meski disebut-sebut sebagai salah satu bek paling potensial di Liga Primer Inggris, Van Dijk kabarnya akan meninggalkan Saint Mary’s pada musim panas mendatang. Van Dijk menjelma menjadi salah satu bek tengah terbaik di Liga Primer Inggris musim ini. Pemain internasional Belanda itu pun kerap dikaitkan dengan Liverpool, Manchester City, bahkan MU yang kabarnya tertarik membelinya Januari ini. Southampton tentu tidak ingin kehilangan servis van Dijk dalam waktu dekat. Puel pun kini angkat bicara terkait masa depan pemain berusia 25 tahun itu. “Virgil akan bertahan bersama kami. Tidak ada spekulasi atau pertimbangan apapun. Dia takkan dijual bulan ini. Dia pemain penting untuk kami. Tanpa Jose Fonte, dia adalah kapten kami,” tutur Puel. “Dia pemain yang cepat dan amat penting mempertahankan dia. Saya berharap kami bisa bermain bagus dengan dirinya di berbagai kompetisi. Virgil pemain yang kuat. Dia bisa melakukan banyak hal fantastis. Dia selalu fit, dia pemain yang punya teknik dan kami beruntung memiliki dirinya,” sambungnya. “Dia seorang pemenang dan memberikan panutan untuk tim dan para pemain muda. Dalam setiap pertandingan dia menunjukkan performa yang bagus. Dia banyak berkembang musim ini,” tutup Puel. (kmb33/ap)

London –

Trofi pertama musim 2016/2017. Itulah target yang akan coba diwujudkan oleh Manchester United dan Southampton saat berjumpa di Wembley, malam nanti. Gelar juara EFL Cup memang menjadi trofi pertama yang diperebutkan di Inggris pada musim ini.

Hanya saja, kedua tim dipastikan tidak menurunkan komposisi pemain terbaiknya untuk laga ini. MU mungkin tidak akan diperkuat oleh Michael Carrick dan Henrikh Mkhitaryan yang mengalami masalah kebugaran. Sementara kondisi Wayne Rooney juga masih dalam tanda tanya besar. Jose Mourinho diyakini masih akan mengandalkan kombinasi maut Paul Pogba dan Zlatan Ibrahimovic untuk mendulang gol. Sementara itu, kendali lini tengah akan diserahkan pada sosok Ander Herrera yang mampu mengatur ritme permainan. Manajer asal Portugal ini menegaskan, MU ingin menjadikan Piala Liga tonggak kesuksesan. “Ketika anda punya sesuatu yang bagus, anda ingin mengulanginya lagi. Ketika anda terbiasa menang, lalu kemudian tidak, anda akan merindukannya,” ujar Mourinho, Sabtu (25/2) kemarin. “Anda tidak menerima kegagalan, menang dan selalu menargetkan kesuksesan. Jadi, saya pikir ini hal yang bagus bagi para pemain jika kami sukses memenangkan trofi lainnya,” imbuhnya. Jika MU menang, ini adalah trofi ketiga MU sejak Sir Alex Ferguson pensiun. Trofi pertama MU setelah pensiunnya Sir Alex adalah trofi Community Shield. Trofi tersebut diraih saat masa kepelatihan David Moyes. MU lalu meraih trofi Piala FA saat dilatih Louis van Gaal. “Kita tahu sejarah klub ini. Sepak bola telah berubah jadi lebih sulit dari sebelumnya. Namun di musim lalu yang sulit bagi klub dan pemain, mereka memenangkan Piala FA. Itu jadi kesan yang bagus buat mereka, jadi kami harus mencoba,” kata Mourinho. Dia pun mengakui bahwa tidak semua pemain memiliki mental juara. Mourinho pun menekankan pentingnya bagi para pemain untuk membangun mental juara dan tidak menyia-nyiakan talenta mereka. “Musim lalu amat sulit untuk klub dan pemain. Mereka semua solid, dan akhirnya mampu memenangkan trofi. Itu bagus untuk mereka,” katanya Ditanya apakah dia pernah bertemu banyak pemain yang tidak memiliki mental juara di sepanjang kariernya, manajer berusia 54 tahun menambahkan: “Ada beberapa. Tidak semua. Saya sering menemui banyak orang yang meski bertalenta, tidak lahir sebagai pemenang. Zanetti, Lampard, anda tidak menemukan mereka tiap hari. Namun kita punya orang yang menunjukkan pada saya mereka ingin menang,” ujar mantan pelatih Chelsea tersebut Kubu Southampton juga punya masalah yang tidak kalah peliknya. Virgil van Dijk,

Final Tetaplah Final Manchester – Gelandang Manchester United Juan Mata menegaskan pentingnya final Piala Liga Inggris buat klub. Ia juga menyebut betapa istimewanya laga itu, sebagaimana layaknya sebuah partai final. MU akan menghadapi Southampton di Wembley, malam nanti dalam memperebutkan titel Piala Liga Inggris musim ini. The Red Devils belum pernah lagi bisa menjuarai ajang itu sejak 2010. Selepas era Sir Alex Ferguson di 2013, MU bahkan baru punya satu trofi utama berkat keberhasilan menjuarai Piala FA pada musim lalu. Itu mengapa peluang meraih trofi akhir pekan ini jadi sangat penting. Menurut Mata, para pemain Setan Merah pun sadar benar dengan hal tersebut. Apalagi Jose Mourinho selaku manajer juga telah mewanti-wanti hal serupa. “Dia sudah mengatakannya kepada kami, dan saya pikir kami semua menyadari betapa pentingnya laga itu. Tak peduli kalau ini adalah sebuah final Piala Liga Inggris belaka. Sebuah final tetaplah final dan anda tak pernah tahu kapan bisa memainkannya lagi. Jadi anda harus memaksimalkan kesempatan dan berusaha memenanginya. Anda akan merasa buruk kalau kalah,” kata Mata, Sabtu (25/2) kemarin. Pengalaman Mata main di partai final sangatlah banyak. Pemain internasional Spanyol itu setidaknya pernah menjuarai Piala FA, Liga Champions, dan Liga Europa dengan Chelsea, dan Piala Dunia bersama Spanyol. “Sebuah final senantiasa jadi hari istimewa dalam karier. Tentu saja jika menang rasanya akan lebih baik, tapi main dalam final di Wembley di hadapan suporter kami memberi perasaan berbeda pada hari-H,” ujar Mata. “Saya menilai diri sendiri beruntung sudah meraih trofi-trofi, tapi final adalah sebuah hari di mana anda harus fokus dan berusaha tidak bikin kesalahan. Akan tetapi, anda juga harus menikmatinya. Itu merupakan sebuah hari special, tapi jika tak menikmatinya maka anda tak bisa tampil sebaik mungkin,” tutupnya. (kmb33/ap)

Formasi Terkini yang Terbaik London – gelandang Dusan Tadic menekankan bahwa formasi 4-2-3-1 merupakan sistem terbaik bagi dia dan Southampton. Playmaker asal Serbia itu menjadi salah satu dari sejumlah pemain yang memetik manfaat dari pola baru tersebut, dengan manajer Claude Puel mulai meninggalkan formasi 4-3-3 dan menggantinya dengan 4-2-3-1 yang berujung kesuksesan menggilas Sunderland 4-0 pada akhir pekan kemarin. Tadic menilai ia bisa memberikan pengaruh lebih saat timnya menerapkan formasi baru tersebut. “Kami sudah melatih sistem

baru ini selama beberapa waktu,” kata Tadic, Sabtu (25/2) kemarin. “Kami memainkan sistem berbeda melawan Sunderland, dan itu adalah sistem terbaik bagi kami. Kami sukses menunjukkan kehebatan kami dengan formasi itu. Kami melakukan hal bagus di tempat latihan mengenai bagaimana harusnya kami bermain, dimana kami bisa mendapatkan celah dan latihan tersebut menjadi platform kami untuk menang,” imbuhnya. Tadic pun menyatakan bahwa dirinya berharap bisa memberikan yang terbaik untuk para suporter di laga final nanti. Meski lawan yang akan di hadapi tidak mudah, tetapi pemain berusia 28 tahun asal Serbia

itu berharap bisa meraih gelar juara dan mempersembahkannya untuk fans. “Sangat penting bagi kami, dan saya berharap kami akan membuat fans kami bahagia. Kini kami mempunyai waktu untuk mempersiapkan final sekarang,” Kami berbicara sebelum pertandingan, dimana kami sudah menunjukkan melawan Sunderland yang mana seperti final dan kami menunjukkan bahwa kami sangat tajam. Sekarang kami memiliki waktu untuk mempersiapkannya untuk tampil di Wembley dan kami akan melihat apa yang akan terjadi,” tutupnya. (kmb33/ap) Dusan Tadic

Charlie Austin dan Martin Caceres dalam kondisi kebugaran yang tidak memungkinkan untuk bermain. Absennya Van Dijk yang punya dampak besar. Meski begitu, absennya sejumlah pemain tersebut tidak akan berpengaruh pada sengitnya laga dua kali 45 menit di Wembley. Karena ini adalah laga final. Setiap pemain yang ditampilkan pasti akan memiliki motivasi besar. Kubu Southampton, pelatih Claude Puel akan punya sosok Dusan Tadic sebagai pemain kunci. Pemain asal Serbia ini akan menjaga alur serangan Soton dan penyuplai bola untuk Shane Long dan Nathan Redmond. Mereka punya kecepatan dan bisa diandalkan jika ingin memakai taktik serangan balik. Pada perjumpaan kedua tim pada musim ini pada bulan Agustus 2016, yang terjadi di Premier League, MU menang dengan skor 2-0 atas Soton. Kemenangan Setan Merah diraih hasil dua gol sumbangan Ibrahimovic. Namun, laga ini sudah tidak bisa jadi acuan. Laga final akan memberikan atmosfer dan semangat yang berbeda. Mantan Kapten Southampton yang mengangkat Tropi tahun 2010 lalu. Dean Hammond cukup percaya diri bahwa Southampton akan mengalahkan Manchester United. Pertandingan ini juga akan menjadi penampilan pertama Southampton di Wembley sejak 2010 lalu, dimana waktu itu mereka menjuarai Football League Trophy dengan Hammond tampil sebagai kapten. Kepada laman resmi Southampton, Hammond mengatakan: “Final ini bagus untuk klub dan mereka pantas mendapatkannya. Mereka sudah melalui banyak batu loncatan, mulai dari kembali ke Liga Primer, bertahan di Liga Primer, masuk ke Liga Europa dan kini tampil di final Piala Liga. Saya yakin mereka akan menang.” Laga ini memang sangat layak untuk disaksikan. (kmb33/rtr/ap) Perkiraan Susunan Pemain: Manchester United (4-2-3-1): De Gea; Blind, Smalling, Bailly, Valencia; Herrera, Fellaini; Martial, Pogba, Mata; Ibrahimovic. Southampton (4-2-3-1): Forster; Soares, Yoshida, Stephens, Bertrand; Romeu, Davis; Ward-Prowse, Tadic, Redmond; Long. Statistik Laga: Head to Head: 19/08/16 Manchester United 2 - 0 Southampton 23/01/16 Manchester United 0 - 1 Southampton 20/09/15 Southampton 2 - 3 Manchester United 11/01/15 Manchester United 0 - 1 Southampton 08/12/14 Southampton 1 - 2 Manchester United Lima laga terakhir Manchester United: 05/02/17 Leicester City 0 - 3 Manchester United 11/02/17 Manchester United 2 - 0 Watford 17/02/17 Manchester United 3 - 0 Saint-Etienne 19/02/17 Blackburn Rovers 1 - 2 Manchester United 23/02/17 Saint-Etienne 0 - 1 Manchester United Lima laga terakhir Southampton: 26/01/17 Liverpool 0 - 1 Southampton 29/01/17 Southampton 0 - 5 Arsenal 01/02/17 Swansea City 2 - 1 Southampton 04/02/17 Southampton 1 - 3 West Ham United 11/02/17 Sunderland 0 - 4 Southampton


OLAHRAGA

10

Minggu Paing, 26 Februari 2017

Fabregas Pilih Bertahan London – Cesc Fabregas memastikan dirinya tetap di Chelsea pada musim depan. Gelandang Spanyol itu mengungkapkan, situasinya kini sudah lebih baik dibanding awal musim. Pemain 29 tahun itu baru

membuat 21 penampilan di sepanjang 2016-2017. Sedangkan di Premier League dia baru lima kali menjadi starter dalam 16 penampilannya. Sejak ditangani Antonio Conte, Fabregas kehilangan tempatnya di tim inti The

Cesc Fabregas

BPM/rtr

Blues. Padahal Fabregas menjadi salah satu kunci sukses timnya menjuarai Premier League 2014-2015. Hal ini membuat spekulasi mengenai masa depan Fabregas mulai gencar bergulir. Pemain timnas Spanyol tersebut dikaitkan dengan West Ham, AC Milan, bahkan Real Madrid. Kontrak Fabregas di London Barat masih akan berlangsung sampai 2019. Situasi ini justru membuat Fabregas merasa tertantang. “100 Persen. Aku tidak memikirkan tentang hal apapun selain menantang diriku sendiri di sini. Situasi dari enam bulan yang lalu sampai sekarang sudah berbeda jauh,” ungkap Fabregas, Sabtu (25/2) kemarin. “Dari awal berada di sini merupakan sebuah tantangan besar dan rumor-rumor akan selalu ada. Tidak sedetikpun aku ingin hengkang,” imbuhnya. “Kadang-kadang memang begitu mudah, anda tidak bermain selama dua pertandingan, anda menjadi frustasi dan marah dan ingin pindah ke tempat lain. Tapi kalau aku, sebaliknya. Aku ingin menantang diriku sendiri,” tutup Fabregas. (kmb33/rtr)

Mempertanyakan Kualitas Stones London – Nama John Stones muncul meramaikan bursa transfer musim dingin musim 2015/2016, setelah tampil cukup meyakinkan bersama Everton di musim yang sama. Beberapa klub besar Eropa, bahkan sempat dihubung-hubungkan dengan pemain muda satu ini, sebutlah Chelsea, Real Madrid, Barcelona dan Manchester City. Akan tetapi, seiring dengan berjalannya waktu, tiga klub pertama rupanya tak benar-benar menginginkan jasa Stones. The Citizens-lah yang pada akhirnya resmi meminang pemuda kelahiran Barnsley, Inggris itu. Pada tanggal 9 Agustus 2016, Stones akhirnya mewujudkan mimpinya bergabung dengan salah satu raksasa Inggris tersebut dengan banderol yang cukup mahal bagi pemain seusianya, yakni 47,5 juta pound. Tentu beban moral disematkan ke pundak anak muda satu ini. Terlebih media-media Inggris yang suka melebihmelebihkan itu menganggapnya sebagai salah satu pemain masa depan The Three Lions. Lumrah saja, pernyataan ini juga didukung pasca ia dinominasikan sebagai pemain muda terbaik Eropa pada 2014. Tapi permainannya di lini belakang yang semula lumayan mulai memperlihatkan inkonsistensi. Performa Stones bahkan cenderung menukik tajam meski Pep Guardiola sering memasukkannya ke dalam starting line-up. Kekalahan dari mantan klubnya dengan margin yang begitu besar (0-4) di pekan ke-21 tentu tak bisa dimaafkan. Begitu juga dengan blunder yang ia lakukan di laga melawan Southampton yang berakhir dengan gol Nathan Redmond pada pekan ke-9 di bulan Oktober tahun lalu. Jauh sebelum hijrah ke Manchester, Stones sebenarnya cukup sering melakukan kesalahan, salah satunya ketika Swansea City berhasil mengunci kemenangan 4-3 atas Everton. Stones beberapa kali melakukan kesalahan yang tak perlu. Bahkan gol pertama The Swans lahir dari kesalahan backpass yang dilakukan sang pemain. Alhasil performa menyedihkan itu membuat sejumlah pihak bersuara, salah satunya legenda sepak bola Inggris Alan Shearer. “John Stones memiliki mimpi buruk. Fokus saya

adalah pada Stones dan saya sejujurnya tidak ingin mengkritisi dia. Akan tetapi, dia masih 22 tahun saat ini. Stones sudah bermain mendekati 100 laga di Premier League” kata Shearer. “Semua orang di dunia ini mengatakan kepada saya, jika Stones akan menjadi pemain terbaik. Akan tetapi, saya tetap melihat Stones selalu membuat kesalahan dan tidak berubah,” sambung pencetak gol terbanyak Premier League sepanjang masa itu. Setali tiga uang dengan Shearer, Guardiola yang tetap mempercayainya di setiap laga juga tak absen mengomentari kesalahan yang dilakukan Stones. “Kami tampil lebih bagus di babak kedua. Di babak pertama tidak terlalu bagus.

Kesalahan yang kami lakukan selalu rumit. Gaya permainan yang saya inginkan bukanlah mengumpan kepada penyerang lawan,” ucap Guardiola pasca ditahan imbang Southampton. Sampai pada akhirnya ia mengistirahatkan pemuda tersebut dan menggantinya dengan memasang duet Aleksander Kolarov-Nicolas Ottamendi dalam beberapa laga. Kendati demikian, pendekatan yang dilakukan eks pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen itu belum berhasil membuat Stones lebih baik. Stones tetap menjadi bek muda dengan kemampuan rata-rata. Dirinya belum mampu tampil konsisten dalam mengemban tugas sebagai jenderal pertahanan City. Bagaimanakah masa depan Stones. (kmb33/ap)

BPM/rtr

ANDALAN - Kevin Gameiro kembali akan menjadi andalan bagi Atletico Madrid saat berhadapan dengan Barcelona, malam nanti.

Atletico Vs Barcelona

Laga Kandidat Juara Madrid – Sebuah laga panas akan tersaji pada pertandingan Jornada ke-24 La Liga akhir pekan ini. Dua kandidat juara La Liga musim ini, Atletico Madrid dan Barcelona akan saling beradu taktik di Vicente Calderon, malam nanti. Hingga Jornada ke-23 ini, Atletico Madrid berada di peringkat ke-4 klasemen sementara La Liga dengan mengoleksi 45 poin. Mereka tertinggal tujuh poin dari peringkat pertama, Real Madrid yang mengoleksi 52 poin dan tertinggal enam poin dari calon lawan mereka Barcelona yang berada di peringkat kedua. Untuk itu, kubu Los Rojiblancos bertekad untuk memenangkan laga ini, demi menjaga peluang juara mereka musim ini. Pertandingan di Vicente Calderon nanti dipastikan akan kental bernuansa balas dendam. Hal ini dikarenakan perjalanan tim besutan Diego Simeone di ajang Copa Del Rey musim ini harus dihentikan oleh kubu Barcelona, setelah mereka kalah dengan agregat 3-2 dari sang juara bertahan. Untuk itu mereka akan mencoba untuk meraih kemenangan saat berhadapan dengan Barcelona nanti. Namun, jika menilik rekor pertemuan kedua tim, tugas Los Rojiblancos untuk menak-

lukkan Barcelona nampaknya akan menjadi tugas yang berat. Pasalnya, dalam enam pertemuan terakhir kedua tim, Atletico Madrid hanya mampu meraih satu kemenangan saja kontra El Blaugrana. Selain itu, rekor kandang mereka melawan Barcelona juga cukup buruk, dimana mereka kalah di empat dari enam laga kandang terakhir melawan Barcelona. Tugas Atletico untuk meraih kemenangan kontra Barca semakin berat, jika melihat jadwal pertandingan mereka. Kubu Los Rojiblancos baru saja terbang ke Jerman pada tengah pekan lalu untuk menghadapi Bayer Leverkusen di BayArena, sedangkan Barcelona sudah terlebih dahulu bermain minggu lalu. Untuk itu, Los Colchoneros sedikit tidak diuntungkan pada laga ini. Dalam pertandingan nanti, Simeone juga dikabarkan tidak bisa memainkan sejumlah pemain intinya pada laga tersebut. Juanfran, Tiago dan Augusto Fernandez dipastikan absen pada laga ini karena

mengalami cedera, sedangkan Jan Oblak masih diragukan untuk bermain kendati ia sudah duduk di bangku cadangan Atletico pada pertandingan melawan Bayer Leverkusen tengah pekan kemarin. Simeone sendiri diprediksi masih akan menurunkan skema 4-4-2, dimana duet Antoine Griezmann dan Kevin Gameiro diprediksi akan turun semenjak awal laga. Pergerakan mereka di lini serang akan dibantu duet Yannick-Ferreira Carrasco dan Angel Correa di sektor sayap. Stefan Savic masih akan menjadi tulang punggung Atletico di lini pertahanan, dimana ia akan berduet dengan Diego Godin di depan Miguel Angel Moya. “Saya tidak peduli siapapun lawanya, kami harus menang. Saya yakin dengan kemampuan yang kami miliki. Kami memiliki banyak pemain hebat,” ujar Simeone, Sabtu (25/2) kemarin. Deretan sukses Simeone bersama Atletico sangat menyilaukan mata, tetapi bagaimanapun juga ada titik

hitam di antara semua cahaya kariernya, yaitu Barcelona dan Luis Enrique. Sebagai manajer, Simeone tidak pernah merasakan kekalahan lebih banyak dibanding ketika berhadapan dengan Barcelona, demikian juga ketika menantang Enrique, bahkan Real Madrid dan Carlo Ancelotti tidak melewati catatan tersebut. Di kubu tim tamu, Luis Enrique datang ke Madrid nyaris dengan kekuatan penuh. Hanya Aleix Vidal dan Javier Mascherano yang dipastikan absen karena mengalami cedera, sementara kondisi Arda Turan masih diragukan untuk tampil usai mengalami cedera kunci paha pada tengah Februari lalu. Mengingat Atletico bukanlah tim yang mudah ditaklukkan, Enrique diprediksi akan menurunkan tim terbaiknya semenjak awal laga. Dengan skema 4-3-3, Enrique akan memainkan trisula maut Neymar, Luis Suarez, dan Lionel Messi di lini serang. Sedangkan trio Ivan Rakitic, Sergio Busquets dan Rafina akan mengontrol lini tengah, sementara Marc Andre Ter Stegen akan kembali diplot sebagai penjaga gawang pada laga ini. (kmb33/rtr/ap)

De Boer Tak Ingin Latih Leicester

John Stones

BPM/ap

Amsterdam – Meski sedang menganggur, Frank de Boer menutup kemungkinan melatih Leicester City di musim ini. Soalnya De Boer tidak ingin menangani tim di tengah-tengah musim. De Boer kehilangan pekerjaannya setelah dipecat Inter Milan pada awal musim ini. Posisinya kemudian digantikan oleh Stefano Pioli, yang sejauh ini sukses memperbaiki performa Nerazzurri. Leicester baru saja memberhentikan Claudio Ranieri, manajer yang memberi mereka gelar liga pertama dalam sejarah klub. Pemecatan Ranieri sendiri dilatarbelakangi oleh performa buruk The Foxes, dimana mereka berada dalam ancaman degradasi. Eks manajer Inter dan Manchester City Roberto Mancini disebut-sebut

menjadi kandidat kuat manajer baru Jamie Vardy cs. Namun, menurut rumor yang berhembus tawaran itu telah ditolak Mancini. De Boer pun menolak rumor tersebut. “Ada nol kemungkinan Frank akan bergabung Leicester,” ungkap agennya, Guido Albers, Sabtu (25/2) kemarin. “Saya sudah mendengar rumor-rumor ini, tapi mereka hanya rumor. Saya bisa memastikan, tanpa keraguan, bahwa Frank tidak akan menjadi manajer Leicester City. Ini 100 persen tidak akan terjadi. Seperti yang pernah saya jelaskan sebelumnya. Keinginan klien saya adalah memulai sebuah proyek baru dari awal. Dia tidak akan mempertimbangkan pekerjaan apapun di tengah-tengah musim,” tutup Albers. (kmb33/rtr)

Frank De Boer

BPM/rtr


Minggu Paing, 26 Februari 2017

GELANGGANG

11

SEA Games Malaysia

Renang Indonesia Targetkan 1 Emas Lebih Manguura (Bali Post) -

BPM/022

FUTSAL — Tercatat 38 tim futsal SMP se-Kota Denpasar mengikuti Kejuaraan futsal Piala Wali Kota VIII/2017, di Tanjung Sari futsal, Sabtu (25/2) kemarin.

Dua Tim Futsal SMPN 6 ke Babak Delapan Besar

Denpasar (Bali Post) Setelah melakoni babak penyisihan, Sabtu (25/2) kemarin, tercatat dua tim futsal SMPN 6 Denpasar melaju ke babak delapan besar turnamen memperebutkan Piala Wali Kota VIII/2017, di Tanjung Sari Futsal, Minggu (26/2) ini. Tim SMPN 6 A jumpa SMP PGRI 1, SMPN 6 B bertemu SMPN 9, SMP Nasional melawan SMPN 4 A, serta SMP Cipta Darma meladeni SMP Wisata Sanur. Ketua Askot PSSI Kota Denpasar Eko Supriadi menerangkan, tingginya peserta membuktikan siswa SMP di Denpasar banyak yang hobi bermain futsal. Untuk itu, diharapkan lewat ajang ini muncul bibit-bibit potensial. ‘’Kejuaraan sebagai wadah untuk menampung siswa SMP yang hobi bermain futsal,’’ kata Eko Sekretaris Panpel Gede Made Anom Prenatha menyatakan pihaknya tak menyangkan animo peserta sampai mencapai 48 tim. Ke-48 tim kontestan dibagi dalam 16 grup, dan tim juara grup melaju ke babak 16, kemudian diciutkan lagi menjadi delapan besar. Anom Prenatha menegaskan, tinggi minat peserta jika dikalkulasi total mencapai 500 siswa yang mengikuti kejuaraan ini. Hal ini membuktikan para siswa SMP di Denpasar banyak yang minat bermain sepak bola indoor. ‘’Bahkan kami bangga ternyata banyak bibit-bibit pemain futsal bertalenta dan berbakat ditemukan di Denpasar,’’ kata dia. Oleh sebab itu, ke depan dirinya yakin jumlah tim peserta makin bertambah. ‘’Kami harap penyelenggaraan tahun depan mudah-mudahan ke-68 SMP negeri dan swasta di Denpasar bisa ikut menyemarakkan event ini. ‘’Mereka ini pemula, namun tetap antusias walaupun kami sudah memiliki kerangka tim futsal Porprov,’’ kata dia. (022)

Tim renang Merah-Putih mematok target satu emas lebih untuk cabor renang dari total yang diperebutkan 38 emas, pada hajatan multievent SEA Games di Malaysia, Agustus mendatang. Sedangkan untuk cabor akuatik lainnya seperti polo air, dan loncat indah, Indonesia tetap diharapkan mampu menyumbang emas. Harapan itu disampaikan Ketua Umum PB PRSI Anindya Novyan Bakrie di Mengwitani, Badung, Sabtu (25/2) kemarin. Anindya menarik pelaksanaan SEA Games dua tahun sebelumnya, Indonesia mendulang satu emas. ‘’Jadi, untuk hajatan multievnet dua tahunan se-Asia Tenggara di Negeri Jiran, harus ada peningkatan dan lebih dari satu emas,’’ tuturnya. Sedangkan untuk akuatik seperti polo air, dan loncat indah, memperebutkan tujuh emas. ‘’Kami pun juga ingin mempersembahkan emas pada polo air, dan loncat indah, sebab kami sudah mendatangkan pelatih asing,’’ jelasnya. Sedangkan perolehan medali emas renang pada SEA Games empat tahun lalu

lima emas, dan event serupa enam tahun lalu enam emas. Yang perlu dipersiapkan, kata dia, Indonesia juga menjadi tuan rumah Asian Games di Jakarta dan Palembang pada 2018. ‘’Ke depan, perenang Indonesia harus lebih berprestasi,’’ pesan dia. Selama ini perenang Pelatnas SEA Games berlatih di Kolam Renang Tirta Aruum, Blahkiuh, dan sebagian ada yang berlatih di Jakarta, dan Bandung, sebab mereka harus bersekolah. Anindya menerangkan, hasil rakornas PRSI menyimpulkan, yang perlu diperhatikan pada cabang olahraga air ini, perlunya adanya prestasi dan kesejahteraan atlet kelak jika pensiun, kemudian kaderisasi dan edukasi, serta renang sebagai bagian dari gaya hidup.

Sementara Ketua Umum Pengprov PRSI Bali Nyoman Agus Aryadi, mengakui, sarana dan fasilitas kolam renang di Bali, sangat terbatas. Kendati demikian, atlet pelatnas senang berlatih di Bali, termasuk perenang Olimpiade Rusia juga berlatih di Pulau Dewata. ‘’Perenang Olimpiade Prancis juga berlatih di Bali pada Maret mendatang,’’ kata dia. Meskipun sarana dan prasarana serba terbatas, Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi justru salut prestasi perenang Bali Eva Lilian van Leenen mampu menyumbang emas pada PON XIX, di Jabar 2016 lalu. ‘’Kami akui ini merupakan sejarah, Bali merebut emas dari cabor renang,’’ kata dia. Yang lebih mem-

Komarudin Bukhori

BPM/022

BPM/022

Anindya Novyan Bakrie

banggakan, posisi Bali juga membuat kejutan dengan bercokol di urutan keenam pada hajatan multievent empat nasional tahunan antarprovinsi se-Indonesia.

‘’Kami harapkan Bali bisa mempertahankan peringkat keenam pada PON XX di Papua pada 2020 mendatang,’’ ungkap Suwandi. (022)

Putri Mutiara Cardinal Juara

Taekwondoin Porsenijar Denpasar Harus Terdafdar di Pengprov

Denpasar (Bali Post)Nama-nama atlet taekwondo yang bakal berlaga pada ajang Porsenijar Kota Denpasar, diwajibkan terdaftar pada Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Bali. Karena itu, jika mereka dipaksakan turun, maka percuma kelak jika mereka juara tak bisa mewakili ibu kota provinsi Bali pada ajang Porsenijar Bali. Oleh karena itu, Ketua Umum Pengkot TI Kota Denpasar Komarudin Bukhori, di sela-sela kejuaraan taekwondo memperebutkan Piala Wali Kota Denpasar VIII/2017 di GOR Yowana Mandala Tembau, Sabtu (25/2) kemarin mengingatkan, kepada para kepala sekolah terutama siswanya yang mengambil ekstra kurikuler (ekskul) taekwondo supaya berhati-hati dalam mengirimkan atletnya yang mengikuti Porsenijar. ‘’Para kepala sekolah harus memahami, jangan sampai atlet atau siswanya yang menjadi korban,’’ uajr Komarudin. ‘’Kami menyiapkan perangkat pertandingan seperti wasit, juri, dan peralatan, demi suksesnya penyelenggaraan Porsenijar Denpasar,’’ sambungnya. Dia bangga, Piala Wali Kota VIII/2017, pesertanya membeludak mencapai 450 atlet, dari 14 dojang. Bahkan, jika tidak dibatasi pesertanya bisa mencapai 500 atlet. Terpilih sebagai atlet terbaik, untuk prestasi Dewa Ayu Sri Ratih (Waringin) dan Dava Purnma (Family). Atlet terbaik pemula Yosua William (Underdog) dan Ni Made Yoyin Bintang (Spartan). Wasit terbaik I Gede Made Dwi Bagus. Tim terbaik Dojang TNI-AL. Juara umum prestasi Waringin A (6-6-5), disusul Waringin B (4-1-1), dan Family (3-3-2). Untuk pemula, juaranya Dojang Spartan (14-14-24), kemudian Dojang Family (10-9-11), dan Dojang Posaidon (9-6-8). Di sisi lain, Ketua Umum Pengprov TI Bali Lan Ananda juga berpesan kepada para kepala sekolah supaya lebih waspada dalam menerjunkan atletnya di ajang Porsenijar Denpasar. Pasalnya, jika nama mereka tidak tercatat di Pengprov TI maupun PB TI, dipastikan tidak bisa berlaga. Apalagi, jika mereka juara dan mewakili Denpasar pada Porsenijar Bali, dipastikan tidak tidak bisa turun. ‘’Pihak yang keberatan biasanya muncul dari kabupaten lain, mereka pasti beramai-ramai memprotes, sebab atlet Denpasar dianggap tidak terdaftar di Pengprov TI Bali,’’ tandasnya. (022)

BPM/022

Nyoman Agus Aryadi

BPM/022

PEMULA — Turnamen biliar mempertandingkan kategori pemula, dalam rangka memperebutkan Piala Wali Kota VIII/2017 di arena biliar Obrigado, Sabtu (25/2) kemarin.

128 Pebiliar Pemula Adu Ketangkasan

Denpasar (Bali Post) Tercatat 128 pebiliar pemula ikut menyemarakkan hari pertama turnamen Piala Wali kota VIII2017, di arena biliar Obrigado, Sabtu (25/2) kemarin. Mereka dari kalangan siswa SD, SMP, SMA, mahasiswa, sampai dengan masyarakat umum di bawah usia 20 tahun. Ketua Panpel Putu Pasek Swastawa, di sela-sela kejuaraan kemarin menjelaskan, pihaknya tak menyangka pesertanya membeludak

mencapai 140 pebiliar. ‘’Kami akui jumlah peserta di luar dugaan,’’ kata dia. Karena itu, pihaknya terpaksa membatasi jumlah peserta. Dikemukakan, tujuan kejuaraan untuk menampung bagi penghobi olahraga bola sodok. Selain itu, mereka supaya mengenal bahwa olahraga biliar jika ditekuni secara serius bisa mendatangkan prestasi. ‘’Jadi, ajang ini kami pakai sebagai wadah untuk menampung mereka penghobi biliar,’’ katanya.

Kendati demikian, pihaknya tetap memberikan apresiasi kepada mereka. Terbukti, meskipun kejuaraan ini peserta tidak dipungut biaya, namun bagi pebiliar yang mencatatkan kemenangan dua kali, otomatis melaju ke babak 32 besar yang mulai digelar pada Minggu (26/2) ini. ‘’Bagi pebiliar yang tembus ke babak 32 besar, kami tetap memberikan hadiah,’’ kata Pasek Swastawa. Turnamen ini menggunaka sistem gugur sejak babak penyisihan. (022)

Jepang Tawarkan Lokasi Pemusatan Latihan Bulu Tangkis Surabaya (bali Post) Perwakilan dari Kota Yokote, Prefektur Akita, Jepang menawarkan penyediaan fasilitas pemusatan latihan bagi cabang olahraga bulu tangkis Indonesia jelang gelaran Olimpiade Tokyo pada tahun 2020. Wali kota Yokote, Takahashi Dai, yang datang ke lokasi Djarum Superliga Badminton 2017, Sabtu (25/2) kemarin menyebutkan, kotanya yang berlokasi di Akita, yang berjarak satu jam perjalanan udara dari Tokyo juga membuka kesempatan kepada tim bulu tangkis saja, namun juga cabang olahraga lain. “Kami belum ada perjanjian dengan PBSI, jadi sementara menawarkan penerbangan pulang pergi ke Tokyo, mempersiapkan fasilitas pendukng lainnya termasuk makanan dan penginapan,” ucapnya. Nanti saat sudah ada perjanjian resmi, akan disiapkan semua, tinggal disebutkan saja berapa jumlah pemain, ofisial dan pendukung dari tim bulu tangkis Indonesia yang akan berangkat ke olimpiade Tokyo 2020, atas Dai. Ditemui di lokasi yang sama, pihak Hokuto Bank yang menjadi peserta Djarum Superliga Badminton 2017, menyatakan

tawaran untuk menjadikan Akita sebagai tempat latihan tim nasional bulu tangkis, juga didasari untuk mengungkapkan terima kasih mereka pada bulu tangkis Indonesia atas kerja sama yang mereka miliki dan berharap meluaskan lagi kerja sama mereka. “Kami punya hubungan baik dengan bulu tangkis Indonesia, dengan saling berlatih tanding, kerja sama ini tidak menutup kemungkinan ditingkatkan dengan kerja sama di bidang lain, seperti ekonomi dan pariwisata, kata CEO Hokuto Bank Saito Eikichi merangkap ketua pengurus daerah bulu tangkis di Akita. Sementara itu, PP PBSI sendiri mengaku senang mendapatkan tawaran dari Perfecture Akita ini. Akan tetapi mereka belum bisa memberikan jawaban atas tawaran ini. “Kami mendapatkan beberapa tawaran juga dari beberapa lokasi di Jepang, namun terkait penawaran Akita, kami belum memutuskan karena ada beberapa pertimbangan yang akan didiskusikan terlebih dahulu dan September kami akan melakukan kunjungan ke lokasi-lokasi tersebut,” ujar Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto. (ant)

Surabaya (Bali Post) Mutiara Cardinal menjadi juara kategori putri, di Djarum Superliga Badminton 2017. Tim asal Bandung ini menumbangkan Berkat Abadi dengan skor telak 3-0. Menjalani partai final, Sabtu (25/2) kemarin, Mutiara di luar dugaan menang mudah atas unggulan pertama dan tak kehilangan satu game pun. Hanna Ramadini menandai start baik timnya dengan mengalahkan Zhang Beiwen 21-15 dan 21-10. Ganda pertama Mutiara Yulfira Barkah/Tiara Rosalia Nuraidah, lantas memperlebar keunggulan dengan mengalahkan Rizki Amelia/Greysia Polii dengan 21-15 dan 21-14. Kemenangan Mutiara lantas ditentukan Gregoria Mariska Tunjung di partai ketiga. Gregoria mengatasi Yip Pui Yin dengan 21-18 dan 21-18. Dengan hasil ini, Mutiara menuntaskan perjalanan impresifnya di Djarum Superliga Badminton 2017, dimana kali pertama mencapai final dan langsung juara. Sementara itu, tim Jepang Hokuto Bank merebut tempat ketiga, usai menundukkan Tjakrindo Masters 3-2. Hokuto tertinggal lebih dulu dengan Kawakami Saena kalah 14-21 dan 9-21 dari Fitriani. Hokuto lantas berbalik unggul di dua partai berikutnya. Matsumoto Mayu/Nagahara Wakana mengatasi Ni Ketut M Istarani/Meirisa Cindy Sahputri 21-11 dan 21-12. Sementara Nagata Rei menang 21-9 dan 21-19 dari Aprilia Yuswandari. Tjakrindo menghidupkan peluang lewat partai keempat. Miki Kashihara/Miyuki Kato menang rubber game atas Uratani Natsumi/Murayama Yumi 22-20, 20-22, dan 21-13. Hokuto lantas memastikan kemenangan usai Nakamura Yuri mengandaskan Yasuda Miku 21-12 dan 21-14, dan merebut posisi ketiga. (ant)

Hanna Ramadini

BPM/ist

Menpora Rekomendasikan Pembangunan Sirkuit Donald Trump Jakarta (Bali Post) Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memberikan rekomendasi pembangunan sirkuit balap oleh perusahaan properti MNC Land, yang bekerja sama dengan Organisasi Donald Trump di kawasan Lido, Jawa Barat. “Menpora sudah menanda tangani surat rekomendasi itu. Kami tidak memberikan izin, karena aspek regulasi kami tidak mengenal izin, tetapi rekomendasi,” kata Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto, di Jakarta, Sabtu (25/2) kemarin. MNC Land, lanjut Gatot, meminta izin pembangunan sirkuit balap melalui surat kepada Menpora pada akhir Januari, menyusul pembangunan sejumlah properti seperti hotel, vila, lapangan golf, maupun kondominium di Lido yang bekerja sama dengan organisasi milik Presiden Amerika Serikat itu. “Untuk melengkapi kawasan itu menjadi lebih baik, bersama ini kami mengajukan izin untuk mengembangkan konsep membangun sirkuit dengan skala tertentu di

Lido,” demikian isi surat permohonan izin dari MNC Land. MNC, dalam suratnya, juga menyebutkan pembangunan sirkuit balap di kawasan Lido itu, akan memberikan nilai tambah untuk lingkungan baik di Jawa Barat maupun Indonesia, karena berskala internasional. Gatot mengatakan surat rekomendasi Menpora pada 21 Februari itu, juga mencantumkan sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh MNC Land, antara lain koordinasi dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI), tidak terdapat persengketaan lahan, persoalan amdal sudah selesai dan kepastian agenda penggunaan sirkuit. “Kami menghormati permohonan dari pihak MNC Land, asal mereka memenuhi standar yang ditetapkan Federasi Motor Internasional (FIM). Paling penting adalah kepastian tujuan pembangunan sirkuit itu apakah untuk MotoGP 2019 atau Formula 1,” kata Gatot. Gatot menambahkan pembangunan sirkuit balap di Lido itu tidak terkait keputusan Dorna, tentang pembangunan sirkuit MotoGP 2018. (ant)


LAGA

12

Minggu Paing, 26 Februari 2017

Westbrook Cetak ”Triple-Double” Ke-28

Oklahoma – Oklahoma City berhasil mengalahkan Los Angeles Lakers dengan skor 110-93. Kemenangan Thunder tak lepas dari permainan apik pemain bintangnya, Russell Westbrook. Bermain di Cheseapeake Energy Arena, Sabtu (25/2) kemarin, point guard Thunder mengemas 17 poin, 18 rebound, dan 17 assist selama 35 menit beraksi di atas lapangan. Itu adalah triple-double ke-28 yang dicatatkan Westbrook di sepanjang musim ini.

KEMBALI - Russell Westbrook kembali cetak “Triple-Double”.

BPM/ap

Mempercepat Adaptasi

Vinales Harus Tiru Lorenzo

Lesmo – Rider Movistar Yamaha, Maverick Vinales mengakui bahwa dirinya memang harus meng-copy seluruh data dan setup eks rider Tim Garpu Tala yang telah gabung Ducati, Jorge Lorenzo demi memperlancar proses adaptasinya dengan motor YZR-M1. Vinales yang hijrah ke Yamaha setelah dua musim membela Suzuki Ecstar, mengaku sejatinya tak banyak perbedaan dari dua motor pabrikan tersebut. Meski begitu, rider berusia 22 tahun itu merasakan adanya perbedaan kecil di sektor elektronik dan pengereman, yakni sektor dimana ia belum 100 persen. Menariknya, ini justru merupakan kekuatan Lorenzo selama membela Tim Garpu Tala. “Perbedaan antara Yamaha dengan Suzuki sebenarnya tidak besar. Garis balap saya tetap sama, hanya saya harus beradaptasi dengan perangkat elektronik dan pengereman. Ya-

maha merupakan motor pemenang, dan ini dibuktikan oleh Jorge di Valencia tahun lalu. Jadi saya harus menggunakan setup yang sama, menjalani lap sebanyak-banyaknya dan menirunya,” ungkap Lorenzo, Sabtu (25/2) kemarin. “Titik pengereman sangat penting, terutama untuk lap terakhir, dimana hasil biasanya ditentukan. Di area ini saya belum 100 persen. Dengan Suzuki saya bisa mengerem lebih lambat, tapi dengan Yamaha saya harus berubah dan harus mengerem lebih awal. Jorge melaju begitu cepat di Yamaha, jadi saya mencoba untuk mempelajarinya juga,” imbuh Vinales. Wilco Zeelenberg selaku rider Analyst Movistar Yamaha untuk Vinales menyatakan bahwa tim itu harus sungguhsungguh dalam mempersiapkan rider muda Spanyol itu, demi bisa merebut gelar juara dunia dalam waktu dekat. Ini mengingat Top Gun sukses

mencatatkan waktu tercepat selama uji coba pramusim Malaysia dan Valencia. Zeelenberg menyatakan bahwa Vinales memiliki sikap yang sudah cukup dewasa sebagai pembalap yang sejatinya masih berusia 22 tahun. Vinales juga dinilai sangat spesifik dalam memberikan feedback. Ini tentu memudahkan teknisi dan engineer Yamaha, yang tak perlu pusing mencari solusi dari masalahmasalah yang ada pada motor YZR-M1 miliknya. “Hasil uji coba Mack sangat impresif, dan ekspektasi melambung. Ia masih muda, namun kecepatannya sudah sangat baik, dan kami tak ragu soal ini. Meski begitu, ada banyak faktor lain yang harus anda perhitungkan di dunia balap. Contohnya tekanan yang didapat dalam perebutan gelar juara dunia. Kami harus mempersiapkan Maverick untuk ini,” kata Zeelenberg. Zeelenberg pun tak ragu

bahwa Vinales akan punya peluang besar memenangi balapan seri pembuka MotoGP 2017, yakni di Losail, Qatar pada 26 Maret 2017, apalagi uji coba pramusim terakhir juga akan digelar di tempat yang sama. Meski begitu, Zeelenberg yakin Vinales harus kerja ekstra keras di sirkuit-sirkuit dimana mereka tak menjalani uji coba. “Pertanyaan akan hadir di Argentina, karena kami tak uji coba di sana. Maverick cepat di Argentina, namun ia harus bersiap dengan Yamaha karena hanya ada sedikit waktu di sesi latihan. Tapi, saya tak ragu ia bisa melakukannya. Akan bagus bagi penggemar jika empat rider terdepan hanya dipisahkan satu detik. Hal ini bakal spektakuler, tapi juga bikin kami gugup!” jelasnya. “Tapi, tak ada keraguan kalau Mack punya kans menang di Losail,” tutup pria berkebangsaan Belanda itu. (kmb33/rtr)

Small forward Andre Roberson dan shooting guard Alex Abrine masing-masing menambah 19 poin, dan center Steve Adams membuat double-double dengan 15 poin dan 10 rebound. Di pertandingan ini, Thunder diperkuat dua pemain barunya Taj Gibson dan Doug McDermott yang ditukar dari Chicago Bulls. Gibson mencetak 12 poin dan McDermott delapan poin. “Kerja sama kami hebat. Mereka datang dan bersaing. Jelas mereka tidak mengenal strategi kami, tapi tidak apa-apa. Mereka sudah bekerja dengan baik dengan mencari ruang dan tahu bagaimana cara bermainnya,” kata Westbrook mengomentari Gibson dan McDermott. Point guard D’Angelo Russell menjadi penyumbang terbanyak Lakers usai membukukan 29 poin. Power forward Julian Randle mengemas 13 poin dan 11 rebound, serta Jordan Clarkson membuat 14 poin. Lakers kesulitan mengimbangi permainan Thunder sejak awal. Setelah mengebut dengan keunggulan 29 poin di kuarter pertama, Thun-

der meraih jumlah angka serupa untuk memimpin Lakers 58-51. Di kuarter ketiga, Lakers hanya membuat 19 poin dan kemasukan 28 poin sehingga tertinggal 70-86. Selisih yang besar tidak membuat Thunder mengendurkan tekanannya. Sebanyak 24 poin dibuat tim tuan rumah, guna mengalahkan Lakers di kuarter keempat. Gagal Sementara itu, Lakers dikabarkan gagal mendapatkan big man DeMarcus Cousins. Kegagalan ini membuat berang pemilik klub. Perubahan pengurus dilakukan sesaat setelah Cousins batal didatangkan. Seperti diketahui, Lakers termasuk salah satu klub yang tertarik mendapatkan Cousins. Namun sayangnya mereka kalah bersaing dengan New Orleans Pelicans. Cousins akhirnya pindah ke Pelicans. Cousins didapat Pelicans dengan memberikan Buddy Hield dan dua hak draft. Lakers gagal mendapatkan Cousins karena menolak permintaan dari Kings. Lakers memilih memper-

Mobil baru McLaren-Honda

tahankan rookie Brandon Ingram yang diminta oleh Kings. Ingram memang disiapkan sebagai calon bintang masa depan Lakers. Namun kegagalan mendapatkan Cousins tak bisa diterima oleh manajemen Lakers. Mereka memutuskan memecat Jim Buss dan Mitch Kupchak. Magic Johnson dipromosikan sebagai presiden operasional basketball Lakers. Menurut USA Today, pemecatan Kupchak dan Buss penyebab utamanya adalah karena kegagalan mendapatkan Cousins. Lakers sangat membutuhkan Cousins yang saat ini merupakan salah satu center terbaik di NBA. (kmb33/rtr)

Hasil Pertandingan NBA Lainnya Washington 112-120 PHILADELPHIA Memphis 92-102 INDIANA Boston 92-107 TORONTO Phoenix 121-128 CHICAGO UTAH 109-95 Milwaukee Dallas 84-97 MINNESOTA MIAMI 108-90 Atlanta Brooklyn 109-129 DENVER SAN ANTONIO 105-97 LA Clippers

BPM/rtr

McLaren Ingin Saingi Mercedes

Maverick Vinales

BPM/ap

Woking – Bos McLaren-Honda F1, Yusuke Hasegawa optimistis menyambut Formula One (F1) musim 2017. Tim pabrikan asal Jepang itu merasa yakin bisa memberikan persaingan ketat ke Mercedes. Musim lalu Mclaren-Honda hanya berada di posisi enam konstruktor, dengan meraup 76 poin. Fernando Alonso dan Jenson Button belum mampu memaksimalkan tenaga kuda milik Honda di lintasan. Tak ayal, Hasegawa mengaku jet darat bermesin MCL32 telah melakukan beberapa pengembangan dalam beberapa musim terakhir. Lantas duet Alonso dan Stoffel Vandoorne diharapkan

mampu bersaing di belakang Mercedes. “Tentu saja kami memiliki tujuan untuk meningkatkan daya unit seperti Mercedes. Namun kami tak tahu seberapa kuat mereka saat ini,” ujar Hasegawa, Sabtu (25/2) kemarin. “Saya rasa kami tak jauh dari mereka, kami akan menyusul mereka pada awal musim,” imbuhnya. Tim itu baru saja meluncurkan mobil MCL32 sebagai penantang pada musim F1 2017 mendatang. Mobil Formula 1 terbaru dari tim McLaren yang bernama MCL32 diperkenalkan kepada publik melalui acara peluncuran yang digelar di markas Woking, Inggris pada hari Jumat (24/2) lalu.

Kedua pebalap McLaren, Fernando Alonso dan Stoffel Vandoorne turut hadir bersama kepala eksekutif Zak Brown dalam acara pembukaan tirai mobil penantang musim 2017. Seperti saat kelahirannya, mobil terbaru McLaren menampilkan warna utama oranye, namun dengan corak hitam untuk musim 2017. MCL32 menjadi mobil pertama McLaren sejak tahun 1981 yang tidak menggunakan format nama MP4-XX. Format MP4 digunakan pertama kali pada era kepimpinan Ron Dennis, yang saat itu merupakan simbol gabungan tim McLaren dengan tim milik Dennis, Project Four. (kmb33/rtr)


Sastra

Redité Paing, 26 Februari 2017

I Kaki Dengkil

Mayurabrata SESUKAT éling dados jatma, kocap I Kaki Dengkil sampun ngrasayang pisan wantah sanunggil pamalihan wénten kamanten daldalan sané ngawinang byuta. Asapunika naler byutané duk pamalihané sané lintang ring dura désa. Akidikkidik naler gegatikané ring Dén Bukit. Santukan irika naler wénten pamalihan Nata Ratu Dén Bukit. Sujatiné I Kaki Dengkil nénten renga sapusira ja mamanah dados Nata Ratu. Santukan sané kapalih sampun selira rihinan antuk parté politiké. “Dong né iraga paksana tondéna mamalih sekané?” Asapunika I Kaki Dengkil ngalaca-laca dawegé pamalihané sané lintang. Punika awanan Ipun nénten nyak sareng mamalih. “Lamun nyak amun kenehé, kema suba milunin mamalih. Lamun tusing ada ané manut di kenehé, luungan da bareng mamalih.” I Kaki Dengkil masahur asapunika duk ajakina antuk cucunné, I Doglagan mangda sareng-sareng nyoblos. “Da kéto Kaki, buka songgané ené madan kawajiban warga negara! Lamun tusing bareng nyoblos nyanan sepékang banjar nyen Kaki!” I Doglagan mabaos asapunika santukan Ipun miragi kocap warginé sampun kabulatan tékad ring ajeng Ida Bhatara Sesuhunan. “Nyén ngorahang kéto! Da bareng-barenganga Ida Bhatara Sesuhunan! Salahang déwa nyen! Ngaé-ngaé dogén, nyén ngelah wewilangané kéto? Yén saja kéto, seken-seken tusing nawang unduk ento! Apa gaéna mareng-marengan wewilangan Ida Bhatara anggona ngalih kuasa!” Miragi baos kakinné asapunika, I Doglagan nénten purun nampek. Jerih sedseda antuk kakinné, santukan maosang indik kasepékang wantah nénten sareng mamalih. Ipun padéwékan nénten sumeken indiké punika. I Kaki Dengkil banget sumeken nénten pisan sumanggem ngenénin wénten sané mamanah dados Nata Ratu matutang sekancan utsaha mangda kapalih. Kantos némbérang déwék nyugra-nyugra ring sira ugi mangda kapalih. Ring tepengan punika sapusira ugi geluta, olas-olasina mangda nyak mamalih. Sané manahanga lacuran icénina beras akrésék, mi limang bungkus, gendis aprapat. Wénten naler sané icéna jinah. Mangda kanten dana, mangda kanten urati ring warginé sané kalintang papa. Panti asuhané, panti wredhané, ri tepengané punika rauhina. Icéna sandang pangan sakewala. Wantah asapunika juru ortiné rauhanga mangda nyobyahang uratian Ipuné. Sané nénten kamanah antuka, makasami Ida Bhatarané sané malingga ring sekancan pura genaha masesangi. “Yén suba kapalih, makejang engsapina. Panumayané tekén soroh warginé makejang engsapanga. Méh, dija taén masesangi suba engsap makejang. Tendas babengeng apa, Bhatara janjijanjianga. Panumayané tekén Ida Bhatara dogén suba bani engsapanga, apa buin janjiné tekén warginé di panti asuhan tur di panti wredhané sinah aluh baana ngengsapan. Tusing ké suba baang baju béék, baas akilo, tur mi limang bungkus? Ento irgamayang béa panyoblosan!” Asapunika I Kaki Dengkil neluktuk nyarca Nata Ratuné sané wawu kapalih. Sayan wengi, sayan ijek I Kaki Dengkil ngamanahang indik Sang Nata Ratuné sané pungkuran sampun kapalih. Wantah Ipun néwék sané sangsaya indiké punika, minab santukan Ipun banget ngamanahang pikamkamé ngruruh Sang Nata Ratu sané sumeken maparagayan Tedung Jagat. Sané sumeken nedungin warginé saking sekancan wancana. Ngrereh Sang Nata Ratu saking sekancan wancana. Ngrereh Sang Nata Ratu sané maparagayan Sang Angawarat, sané sumeken ngitukang jagaté mangda tetujon uripé sujahtera tan kirang sandang pangan, tan kirang pangan kinum. “Miribné sajan né ané madan aab jagat. Kamula aab jagaté ané ngawanang kakéné panadiné. Lamun ada ané ngorahang Délemé dadi Raja utawi cara basa kadituané, Pétruké dadi Ratu, miribné jani suba gentosné!” Sayan ngwengiang, iteh I Kaki Dengkil ngarémon asapunika. Suaran Dongkangé ngrékék tur sekancan gumatat-gumitité ngerik nénten rengeanga. Minab santukan ngraina asapuniki, Ipun nénten malih marasa empeng kupingné miragi kerikan gumatat-gumitité. Kocap wantah sampun pakibeh jagat, I Kaki Dengkil ngamanahang napi sané wénten pamatut asapunika tampén. Nista duénang, kanista tampén. Asapunika naler wantah madrué Nata Ratu sakadi punika, patut asapunika druwénang sareng. “Buin pidan koné lakar ngelah Nata Ratu cara kedis Meraké, wibuh jelegé, solahé agung sayaga. Maketékan yén mawacana. Sida mamalih ajeng-ajengan, tusing ulah teda dogén. Ento madan Mayura Brata.” Sambilanga nglelier paningalané, I Kaki Dengkil ngarep-arepang asapunika. “Kalingan Ngamayura Brata, to iwasin Nata Ratuné, aéngan cicing mamangsang sesukaté maan ngrasayang jaené mahpah bangké matah!” Sapunika I Kaki Dengkil lamat-lamat mabaos sambilanga ngidemang paningalané sané sampun gentosné kiap. (Jelantik)

Madagang Nasi Raka Suari TIANG seken-seken sing ngerti nguda kadén kurenan tiangé, Madé Budiani sing taén prai madagang nasi. Amongkén ja sibukné, pasti ia nyelanang apang maan madagang. Semengan suba makébék somah tiangé totonan, mamumpun, mabanten saiban, nyiapang tiang kopi lan jaja, nyiapang mémén tiang téh, jaja lan nasi. Yén suba pragat, maséh suba ia, mabaju luung, tur makenyir sambilanga magendang-gending. “Beli Rata sing dadi iri, sing ja Beli dogén ané magaé ka kantor, tiang masih lakar ka kantor, to kantor tiangé di warung. Masak tiang ka kantor mabaju jelék, pang bungah masih dagangané,” kéto ia ngraos sambilanga macanda. Tiang masih nyandain ia, ngoraang bajunné ané makenyah barak cara baju penyanyi dangdut ané sesai di tipiné. Ngegol suba kurenan tiangé. “Seken luung Beli, tergantung nyén ané ganggo, né tuah aji duang dasa tali rupiah Beli,” kéto ia nerangang sambilanga ngédéngang bangkiangné ané rengkiang. Saja jegég lan lanjar potongan kurenan tiangé, apa buin maan

mabaju barak, jeg kedas bungah gobanné. Apa buin kurenan tiangé ento anak épéh sajan, kéweh sajan ngalih sebeng jelékné. Ento mirib ané ngranayang dagangané setata lais. Uli semengan suba ada ané teka mablanja, dikénkéné, kanti gelar-gelur anaké mablanja yéning ia matutup. Sujatinné gajih tiangé suba cukup baan ngidupang mémé lan kurenan, nyidaang masih tiang nabung abedik. Kéwala Madé Budiani sing nyak yén orahin tiang tusing madagang. Di kénkéné padalem tiang ia yén bas sibuk, kanti sing maan marérén, kéwala, ia sing taén nyak marérén magaé. “Aduh Beli da tiang orahina ngoyong, madagang togog, ngadénang tiang madagang nasi, pang maan masliahan, apa buin iraga tusing ngelah pianak, pang dagangané anggon tiang panglilacita, buinna I Mémé masih nyidaang masliahan ka warung, pang nyak seger nak tua,” kéto ia ngorahang nguda ia saat madagang. Kéwalé ané sing kakeneh baan tiang, amongkén ja sibukné, ia setata mukak warung nasiné,

13

yadiastun rerainan, maan masih ia mabukak. Maan tiang nombang ia mabukak, sing masih idepanga munyin tiangé. “Beli, Beli da sumangsaya, tiang nak mula demen madagang, yén tiang won, kenyel tiang bisa mabahan di warung, tenang gén Beli, sing kénkén,” kéto ia masaut sambilanga kedék. *** Di sekolahan, kajematan kurenan tiangé madagang ortaang tiang masih ajak timpal-timpal tiangé para guru. Ada ané nyumbungang, ada masih ané nyandain. Madé Gara ané dadi wakil kepala sekolah maekin tiang. Kedenga tiang ka bucu, sambilanga kisikisi. “Gedé Rata, melahang Dé, sing ja tiang ngorahin Gedé nyurigain kurenan, kéwala tegarang pedasang tingkahné, sing nyen ada langganané ané demenina? Gedé sibuk di sekolah, nyanan kurenané sibuk di warung sibuk nguda kadén…” kéto Madé Gara kisi-kisi. Tiang kedék makebris, sing sajan tiang ada ngelah keneh curiga tekén kurenan tiangé. Ngaé-ngaé dogén Madé Gara totonan. Rainan Tumpek Bubuh kurenan tiangé suba bangun ngades lemahang. Ujan angin ngaé guminé masaput dingin. Tiang nu demenan sirep nguber ipian, kéwala kurenan tiangé cara sing nawang kenyel, jag iteh magarapan sambilanga bangkes-bangkes. Bangun masih tiang baana. “Yé Beli, dadi suba bangun, sing rainan di sekolah mulai jam dasa?” kéto ia matakon. Tiang manggutan sambilang tiang ngojog kamar mandi. Nyak masih ujané endang, dadiné gigisan dinginé. “Kal mabukak masih Luh, kadén rerainan?” kéto tiang matakon. “Mabukak Beli, ngaturang banten kan sing awainan,” kéto pasautné becat. “To misi bangkes-bangkes, sing luungan istirahat, pang maan mategtegan bayuné, pang sing nglantas dadi gelem,” tiang nglemekin. “Jani inemang tiang yéh jahé dogén ilang Beli, tuah bangkesbangkes, biasa masuk angin, kénkén kopin Beliné isinin jahé masih?” kurenan tiangé matakon. Tiang kituk-kituk. Sujatiné dot sajan tiang maksa kurenan tiangé apang tusing mukak warung. Kénkén kadén, asané tiang sing demen ia bukak warung apa buin rainan buka kéné, apa kadén ubera. Rasané tiang dot pedih, kewala tiang sing ngelah alasan pedih. Inget tiang tekén munyiné Madé Gara. Pineh-pinehin tiang buin munyiné. Satondén majalan ka sekolah, di subané kurenan tiangé suud mabanten, alih tiang ia ka paon. “Luh, Beli nagih kén Luh da ja Luh mukak warung.” kéto tiang mamunyi sambilang menahin udeng. Kurenan tiangé bengong.

cara endihan kunang-kunang, ento ané ngranaang atin tiangé kadaut, uli dugas nu matunangan di SMA kanti jani, suba makurenan duang dasa tiban. Inget tekén satuané Madé Gara, tiang mecatang mulih. Goban somah tiangé, kenyirné, kedékné malawat-lawat di matan tiangé. Kéwala kenyiré, kedékné ento, liunan katerima olih anak ané mablanja di warungné. Panés sajan tangkah tiangé. Makita ménggal-énggalan, lampu trafict ligt –e setata barak, sing bani tiang melanggar. Di subané gadang, mara tiang ngewas montor, das tiang masaplagan ajak anak cenik ané melanggar lampu merah. Aget tiang becat ngerem. Magrudugan buin tanggah tiangé. Marawat-rawat muani-muani ané dadi langganan kurenan tiangé. Nang Gablor, Gus Sukadana, Nengah Netra… nak mula bek muani-muaniné biasa mablanja ka warung kurenan tiangé. Paek tekén warung kurenan tiangé, matiang tiang montor tiangé. Pejang tiang di sisin temboké. Adeng-adeng tiang macelep ka kuri di samping warungé. Tangkah tiangé buin magrudugan. Marasa nyehnyeh bani tiang maekin warung kurenan tiangé. Séngang tiang kuping tiangé, dingeh tiang munyin kurenan tiangé alus. Paekin tiang buin, sing pedas baan tiang ningehang nyén ajaka ngorta. Adéng-adéng tiang maekin, jag makraikan méongé, bakat jekjek tiang ikuhné. Kurenan tiangé makesiab, Dadong Lasia masih makesiab. “Méméh Beli, makesiab tiang kadén nyén, dadi ten dingehin tiang munyin montor Beliné,” kéto kurenan tiangé nyambat sara. Tiang makenyung, nyambatsara Dadong Lasia ané laut matilar. Negak mapangsengan tiang di warung kurenan tiangé sambil nyingakin pangadegné Dadong Lasia ané sayan ilang di muncuk jalané. Kurenan tiangé maekin. “Padalem sajan Dadong Lasia Beli, men tiang sing madagang, dija men ia ngalih dedaran. Men tiang madagang, ia bani meli nasi aji siu, duang tali, sesainan ngorang nganggeh Beli, men orahin tiang ngajeng mulih, sing juari koné ia. Kéto masih Pekak Renteng, Men Gabrig, men tiang siang madagang kija men anak tua-tua totonan maan dedaran nasi Beli, nak sing ada ané ngrunguang nyama brayané ané tua-tua Beli. To ngranayang, baat sajan keneh tiangé men orain Beli nutup warung, sing nyidaang tiang Beli,” yéh paningalan kurenan tiangé ngembeng. Gelut tiang ia, marasa bagia tiang ngelah kurenan buka kéto. Ngelah kurenan ané saat madagang nasi, apang bisa nulungin nyama braya ané tua-tua. -0-

Saking Langit Bali

Aswamédha Parwa

Teleb ring Angga Sarira Olih : I K. Satria, S.Ag DUANING kahuripané puniki wantah ajebos, aklebetan tatit, punika mawinan mangda pageh ngamel urip saha nglimbakang pikayunan sané mautama, saking parilaksana dharma sajeroning ngruruh arta, nagingin kama miwah mamargi ngruruh sané kabosang moksa. Punika taler sané mawinang mangda ngamargiang kahuripan manut sakadi sané sampun kacumawisang ring jagaté. Sakadi sané sampun kasengguh ngelarang brahmacari, wantah mangda patut subhakti majeng ring sang guru, pageh ngelarang gegawan kabrahmacaryan miwah sané tiosan. Sampun kacumawisang indik sang sané ngamong gegawan kabrahmacaryan wantah setata ngruruh kaweruhan sané mautama. Teleb ngamargiang tapa miwah brata, ngeret sané kabaosang panca indria, setata manut ring pituduh sang maraga guru, ngamargiang kahuripan sané sauca utawi pamargin kahuripan sané sukla utawi suci, taler nénten pisan maosang sekancan ajengan sané jagi katunas pinaka ajengan sané nénten becik, duaning punika sané kabaosang amertha sané sujati. Yéning selehin sekancan susastrané, sang sané ngamargiang brahmacari wantah ngajeng sekancan sané kaicén olih anak tiosan sané ngaturang antuk manah sané sujati, duaning sang sané nelebin sastra punika wantah brahmana sané mautama. Sekancaning kahuripan sané kamargiang sajeroning kaya, wak, lan manah wantah sané setata kaptiang olih parajanané, saha sané sampun kapituduh olih Ida Sang Maraga Guru, nénten lémpas, nénten linyok ring sami sané kapituduh olih Sang Guru. Lianan punika mangda setata ngamargiang yadnya, mabhakti taler nguncarang japa mantra sané pacang prasida nincapang kasaucan ring angga sarirannyané. Sang sané sampun tatas tur sampun pascat ngamargiang sakadi sané sampun kacumawisang pinaka swadharma dados brahmacari wantah pacang kabaosang sida nemuang putus sangkaning kateleban ngamargiang bhakti. Setata ngamel teteken utawi tungked sané mawit saking kayu suci pinaka pracihna dados panuntun majeng ring sang sané kapetengan. Lianan punika, indik busana malih wénten uger-uger sané patut kalaksanayang olih sang sané sampun tatas teleb ngamargiang kabrahmacaryan inggih punika mabusana antuk busana mawarna petak utawi busana sané sampun resik. Nénten ngangkenin sekancaning arta brana sajeroning mabusana, duaning indiké punika pinaka cihna kateleban sang maraga wicaksana sangkaning madué kaweruhan sané mautama. Yéning rerehang malih, sajeroning sastra duk riin akéh sané ngawigunayang busana saking kulit beburon utaminnyané kidang miwah sardula. Yéning raosang malih, sané pinaka papetet utawi sabuknyané, ngawigunayang papetet sané kekaryanin antuk entik-entikan sané

“Dadi kéto Beli? Né nasi lan lakar dedagangan tiangé suba siap, dadi sing baang mabukak?” “Pokokné Beli ngidih apang Luh sing mukak warung jani!” keras munyin tiangé, ngranang kurenan tiangé tengkejut. Yéh paningalanné pesu, tumben mirib ia ningehang tiang mamunyi keras buka kéto. Nguntul ia sambilanga sig-sigan. Jelék masih asané bayun tiangé, marasa pelih suba mamunyi keras kapin somah ané tusing ngelah pelih. Alus-alusin tiang buin mamunyi. “Ampurayang Beli Luh, Beli tuah nyeh Luh gelem, kenyel, pang sing Luh bas tuyuh,” kéto tiang mamunyi dabdab. Ningehang munyin tiangé ané alus, mara kurenan tiangé bani menékang muané. “Suksma Beli, to artiné Beli sanget tresna tekén tiang. Nggih Beli, yan nyanan tiang marasa kenyel, won, kal tutup tiang warungé, kewala man tiang nu nyidaang magaé tiang kal tetap mukak warung, padalem tiang langganan tiangé Beli,” Madé Budiani makenyung manis. Ngetisin keneh tiangé, ngilangang rasa pedih di atin tiangé. Di sekolah, guru-guru lan pagawé luh-luhé saat ngigel rejang. Jegég-jegég sajan ngenahné mapanganggo rejang. Guru-guru ané muani, panyingakané sing makijap-kijapan. Apa buin, Komang Sucitra ané kasub demen nyledétin bajang-bajang jegég. Madé Gara nuuk sikunné. “To, cingakin sledétané Komang Sucitra, jeg sing keles-keles tekén awakné Luh Candrani. Cara nak bajang truna dogén, padahal makadadua suba ngelah panak bajang truna. Sing ingat tekén raga dadi guru, ané pantesné dadi conto, men iraga ngorahin kadéna iri, kewéh baan dadi guru senior,” kéto Madé Gara makaengan. “Kéwala Dé, kurenan Komang Sucitra koné anak nakal masih, anak demen koné masih nyledét anak muani lénan, kéto masih kurenané Luh Candrani, ané pejabat ento, nak bek masih koné ngelah simpanan, makané Luh Candrani marasa bébas masih ngalih nak muani lénan. Koné nak suba pada-pada bébas, pakurenané ento nak tuah simbolik dogén koné,” kéto buin Madé Gara kisi-kisi. Marasa singkuh tiang ningehang. Aget éédan acara odalané nglantur ka pamuspan, sing buin tiang ningehang satua tidong-tidong uli Madé Gara. *** Mulih uli sekolah, inget masih tiang tekén satuané Madé Gara unduk Komang Sucitra lan Luh Candrani. Bandinganga parisolah kurenané Madé Budiani tekén Luh Candrani. Saja jegég lan potongan awakné patuh. Kenyirné masih patuh-patuh manis. Panyingakané masih makanyébnyéb

suci. Rambutnyané taler kategulin, kagelungin mangda resik kapikantenang. Masiram nyabran raina, saha nénten ngentulin pakaryan sané nénten becik kambil olih sang maraga wicaksana, miwah nelebin sekancaning susastra suci. Nénten malih ngarepang pagelahan anak tiosan, taler sampun nénten mapikayunan sakadi sarwaning manik-manik asta gina, duaning punika wiakti sampun wénten saha mentik saking angga sariran anak luih. Sang sané sampun teleb ngamargiang swadharma dados brahmana wantah setata ngaturang tirta utama majeng ring kawéntenan Sang Hyang Suksma Licin, sané pangaptinnyané ngrastitiang sajeroning mauripé mangda nemu karahayuan. Kawéntenan Kama petak miwah kama bang wantah sampun kawekasang ring sarirané nuju genah sekancaning rah miwah teja ring angga sarira mangda prasida putus saking kawéntenan pakridan pikayunan sané ngayunin indik sekancan kamané ngamargiang patemuan semara. Sang sané sampun sakadi asapunika pamarginé, sampun kabaosang teleb ngamargiang tapa, brata, miwah sekancaning kapatutan sané ngawinang nénten malih pacang nemu panrestian utawi punarbhawa, wantah sampun nuju kaluwihan saha prasida nunggal majeng ring kawéntenan Brahmané. Sang maraga brahmana wantah sampun polih kasaucan sangkaning teleb ngamargiang yadnya sané mautama. Sesampun puput nelebin susastra majeng ring Ida Sang Maraga Guru, sang sané nelebin kabrahmacaryan punika pacang nglanturang ngamargiang tapa miwah brata nuju ka tengah alasé sané prasida ngawinang sayuwakti putus angga sariranidané majeng ring kahuripané ring jagaté sané sujatinnyané maya. Sajeroning ngamargiang tapa miwah brata ring tengahing wana, wantah pateh pamarginnyané sajeroning dados sang maraga brahmana. Kahuripan sané pageh ring kasatyan, nénten malih renga ring bebaosan adharma sané wiakti pacang ngobah sajeroning tapa, nénten malih sasmita utawi setata mamerang sekancaning arta brana napi malih ngruruh tur nglimbakang arta brana. Mamargi ka tengahing wana wantah mautsaha nelebin angga sarira, nénten malih ngayunin ramya sakadi ring kahuripan sekala. Sekancaning atiti sané tangkil ka tengahing wana wantah pacang kabhaktinin saha kautamayang antuk kaaturin daging wanané sakadi sekancaning woh-wohan, sekancaning umbi-umbian miwah sané siosan. Kahuripan sang sané ngelarang tapa punika pacang molihang kautaman Sang Hyang Bayu sané akéh madaging prana sané mautama, pacang molihang kautaman ring angga sarirané. (Masambung)

Kadi Katekung Kadi katekung titiang mamengkung, ngurek basang kembung, ngalébang galahé nglangkung. Nekep mata, cunguh lan kuping ngengsapang luih ngalébang miik mademang jangih Dadi katekung sing buin nambung, nguber agung ngemasin bekung tuah maangkihan laut mendep (Nilarwati)


Kruna

14 Kadek Dwika Saputra

Cerakén

Ngawi Pamiarsa ”Penasaran”

Lengkara Punggelan geguritan puniki kaanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Cokli sané kakawi olih Djelantik Santha.

puupu;du(m,

Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti

Pupuh Durma 15.\ir&hdi,

Ngiring adi, duurus*mli;lnÓ±r*, durusang malih lanturang, s*hyurrisßm(gi, Sang Ayu raris mamargi, t)dunßr&etoy, tedun maring toya, sizé*wsÓËkc&ci\*, sinjang wastra kacingcingang, knÓ)næupuputi;gd&, kanten pupu putih gading, \unÑ*s)mr, ngundang semara, t)runenmm\áihin/.

terunané mamanggihin. 16.mu\á;k)elod/, Munggah kelod, prputÉiendumunn/,

para putriné dumunan, t)runensÏ*\bi;,

terunané sareng ngabih, rwu;bduhurn/,

rauh ba duuran, \u\uæidusunæd*tu\ál/,

ngungsi Dusun Padangtunggal, \u\áh*mli;hk)dik/, ngunggahang malih akedik, r&pzb\n/,

ring Panyabangan,

NGAMILETIN lomba magending pinaka jalaran penyanyi saking Buleleng puniki ngalimbakang bakatnyané ring widang hiburan. Ngamolihang juara 3 sapisanan pinaka juara favorit kategori penampilan pinih becik ngawi Kadek Dwika S gabung ring album Narayana Production. Anak lanang sanė naanin ngamiletin lomba magending sanė kalaksanayang olih Radio Gema Merdėka sampun muputang kalih lagu ring album kompilasi kapertamanyanė sasampun gabung sareng Narayana Production. “Tiang nembangang kalih lagu. Siki lagu reriptan tiang mamurda Sayong Wanagiri lan Memori Lovina,” baos anak lanang sanė embas 8 September puniki. Nėnten usan ngantos irika, Dwika aran akrabnyanė mawali ngarap album kaping kalih ring album kompilasi kantun sareng Narayana Production. Ring album inucap Dwika taler nembangang kalih lagu mamurda Tusing Sombong lan Sepi. “Album kaping tiga kantun gabung ring Narayana Production taler nembangang kalih lagu minakadi Care Bagus miwah Pondok Medinding Bedég,” baosnyané. Sakéwanten ring daweg warsa 2009 anak lanang sanė embas ring Désa Padangbulia puniki naanin vakum saking jagat tarik suara, santukan danė patut muputang studi S1 miwah S2nyanė. Lulusan ėkonomi managemen ring Universitas Panji Sakti warsa 2013 puniki sayaga mawali ka widang hiburan pamekasnyané gending Bali. Sawusan namatang S2 daweg warsa 2016, Dwika nyayagayang kejutan kecil majeng penggemar lagu pop Bali majalaran ngalanturang kiprahnyanė ring widang tarik suara. “Tiang sampun nyayagayang kalih lagu anyar, siki lagu duėt lan siki lagu solo,” wewehnyanė. Danė taler ngangken yėning ring album inucap pinaka bintang tamu lan paindikan judul lagu kantos produser kantun sanget karahasiang. “Indik judulnyanė jantos kémanten dumun,” baos danė sanė namatang S2 ring Undiknas Dėnpasar inucap. Sajeroning mromosiang lagulagunyanė, Kadek Dwika S., ngangken langsung makta CD audio ka radio-radio taler mromosiang sajeroning wentuk jinglejingle. Lianan punika panak saking Gede Lingga miwah Nyoman Jepun punika naler sering pisan nagingin acaraacara sakadi ulang tahun muda-mudi kantos acaraacara sanė kalaksanayang olih Pemkab. Yėning penyanyi lian mapikayun gelis makarya klip vidėo antuk lagu sanė katembangang, mabinayan sareng

Dwika S. Anak lanang sanė mangkin madué profesi pinaka asaisten dosėn ring Unipas puniki nėnten kayun kauningin saking visual. “Tiang nėnten makarya ring sajeroning wentuk klip vidėo santukan nėnten kayun kauningin ring mėdia,” baos Dwika. Tatujonnyanė mangda ri kala danė manggung ring dura daerah krama sanė wantah nguningin saking audio maduė rasa penasaran. “Yėning ipun (krama) langsung kakenalang majalaran televisi, ipun pacang nėnten penasaran malih. Kėmaon yėning nėnten ngawinang ipun pacang rauh ri kala tiang manggung,” imbuhnyanė. Pinaka silih sinunggil penyanyi saking Bali Utara, Dwika mapangapti penyanyi-penyanyi lian tetep sumeken ri kala makarya. Musisi saking Bulėlėng puniki taler matuéling mangda maduė ciri khas padidi. “Sampunang nulad gaya semeton lian. Anggėn napi sanė kaduėnang inggian punika saking segi bahasa lan musiknyanė,” aptinnyanė. Kapungkur danė ngrencanayang pacang ngaryanin album solo mangda tetep ėksis ring jagat tarik suara. Paminehnyanė sanė kalintang ageng ngawi musik ring Bulėlėng sayan maju taler nyokong Dwika ngawentuk siki peguyuban artis-artis Bulėlėng. “Samian penyanyi ring Buléléng pacang titiang rekrut lan kakaryanang wadah mangda yėning wėnten acara nėnten malih ngarauhang artis saking luar dumun,” Dwika nguntatin. (ama)

Isin Gumi

msnÑ)knß±sæsmi.

masandekan muspa sami.

Parilaksana Ngulah Pati Kantun Akéh WILANGAN krama sané ngambil pamargi mati ngulah pati ring Bali rumasuk akéh. Madasar asil survei Lembaga Keséhatan Méntal (LKM) Suryani Institute, ring warsa 2015 wénten 113 kasus mati ngulah pati ring Bali. Wilangan inucap nedunang bandingang ring 2014 sané kantos 124 kasus. Motif krama ngambil pamargi ngulah pati makéh pisan. Parindikan sané sederana prasida kadadosang alasan ngamargiang ngulah pati. Cara sané kaambil taler makéh, mawit ngantung raga kantos nginum racun. Sakémahon, madasar survei, 80 persén krama sané ngulah pati majalaran ngantung raga. Parindikan punika kabligbagang ring sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM

92,0 Mhz raina Anggara, 21 Fébruari 2017 lintang. Kadek Jok, Banyuasri Akéhnyané wilangan mati ngulah pati ring Bali, majanten matiosan pisan sareng kahanan krama Bali sané kajiwain olih budaya miwah agama Hindu. Parindikan puniki nyihnayang wénten pauwahan sané majeng nilai-nilai budaya miwah agama. Iriki patut gelis ngamolihang uratian saking para panglingsir miwah tokohtokoh agama, tedun ngicénin dharmawacana utawi sané tiosan majeng para karma. Mang Eby, Lovina Sujatiné ngulah pati sam-

pun nglémpasin titah sané sampun kasurat olih Sang Hyang Widi Wasa. Kasujatiannyané, urip puniki pinaka paica miwah galah sané becik anggén malaksana sané patut, mecikang karma-karma sané dumun. Tanaya, Singaraja Yukti sayan ngakéhang krama sané ngambil pamargi ngulah pati. Indiké punika kawinang antuk makudangkudang parindikan, minakadi tekanan ékonomi sané sayan méweh, sukil ngruruh, miwah parindikan tiosan sané prasida ngawinang stres. Parindikan puniki ngwesanayang krama putus asa. Iriki pihak pamerintah patut

Kruna Basa Bali

AKSARA BALI

1.

piteket

1. pit)k)t/,

1. nasihat

2.

piwal

2.

piwl/,

2. ingkar

3.

plapan

3.

pÞpn/,

3. teliti

4.

plasah

4.

pÞs;,

4. meratakan

5.

pocol

5.

epoecol/,

5. rugi

6.

polah

6.

epol;,

6. tingkah laku

7.

prada

7.

pÉd,

7. cat emas

8.

pradé

8.

pÉed,

8. bila

9.

pragina

9.

pÉgin,

9. penari

10. prakpak

Redité Paing, 26 Februari 2017

10. pÉkæk/,

Bahasa Indonésia

10. obor

tedun nabdabin antuk nyayagang genah pakaryan anyar miwah ngicén wantuan. Cindy, Giri Mas Sangsit Ring jaman kadi mangkin, jaman sayan modérn pamineh krama taler malomba-lomba mangda sida nganutin jaman. Akéh krama tan sida nagingin angen-angenyané, kantos ngametuang manah memawak. Indiké puniki kalaksanayang nénten wantah olih krama sané sampun lingsir, kémahon taler wénten kantun yowana miwah pelajar. Gede Gredeg, Cempaga Parindikan punika kawinang olih kirangnyané pangweruh indik ajahan agama. Ajahan agama arang pisan katelebang ring tengahing kahuripan saraina. Yéning ajahan agama nénten kamargiang ring kahuripan punika sinah pacang mameteng. Mawinan tunas titiang majeng para sang pawikan ring ajahan agama ketah tedun katengahing krama ngicénin penyuluhan saha nyobyahang yéning ngulah pati wantah parilaksana sané nénten kadadosang manut ajahan agama. Kadek Restika, Kayu Putih Ring Sarasamuscaya, irika sampun kaunggahang indik kaluwihan nresti ring jagaté manados jadma. Santukan wantah dados jadma sané prasida nulungin padéwékannyané saking sengsara. Mawinan ngiring ngawit mangkin éling-élingin malajahin dagang sastra agama yadiastun sakakedik mangda iraga kadohang saking pikayunan sané kaon. (ama)

I Wayan Hendaryana

Nganutin Kapatutan MANADOS Kasubag Pengumpulan Informasi miwah Publikasi Bagian Humas Pemkot Denpasar wantah swadharma miwah pangapti saking I Wayan Hendaryana. Lanang sané embas ring Denpasar, 16 Januari 1987 puniki eling yéning swadharma sané kamargiang punika nénten ja dangan, sakéwanten Hendar – asapunika dané ketah kasambat nyantenang yéning swadharmané punika jagi mrasidayang becik kamargiang. Sané patut kagambel wantah setata nganutin sakancan kapatutan, sumeken makarya, dedikasi miwah integritas. Polih masekolah tur tamat ring IPDN warsa 2009 satmaka ngicénin bekel anggén dané ngamargiang swadharmané punika. Napi malih alumnus SMAN 3 Denpasar puniki sampun muputang parikrama Pendidikan Pascasarjana Jurusan Magister Administrasi Publiknyané ring Undiknas Denpasar. “Patut setata misadiang raga. Duaning pinaka pangayah utawi abdi pemerintah iraga patut pisan setata misadia ring dija kémanten kagenahang,” baos dané. Hendar sané dumun masekolah ring SD No. 3 Ubung Kaja miwah SMPN 2 Denpasar puniki rumasa bagia duaning sampun prasida ngamolihang parikrama aguronguron sané becik. Nénten wantah ring kulawarga nanging taler ring wewidangan sekolah utamanipun tatkala ngamargiang galah SMA ring SMAN 3 Denpasar. Kantun kaélingang tatkala punika dané patut semengan pisan mamargi saking genahnyané ring Ubung Kaja ka sekolah sané magenah ring Jalan Nusa Indah Denpasar. Sekolah sané sampun kaloktah antuk disiplinnyané punika nreptiang para siswa ipun mangda nénten nyantos terlambat duaning jagi kakeniang pamidanda utawi sanksi ipun. Sangkaning sampun sarahina disiplin indik mapanganggé, macecukuran miwah sepatu sané patut sakadi siswa sané manut ring uger-uger SMAN 3 Denpasar asapunika taler nénten makta handphone, ngawinang sayan sarat manahnyané jagi nglanturang masekolah ring IPDN napi malih reramanyané makakalih ngicénin pamargi sané becik indik punika. Yadiastun dané jagi meneng ring asrama taler tatkala

punika kantun ketah kapanggih pikobetan indik senioritas ring perguruan tinggi ikatan dinas inucap, nanging dané setata becik-becik nabdabang raga. Parikrama sané kapolihang ring SMAN 3 Denpasar sané setata nincapang rasa menyama braya, nénten ajum taler anut ring sakancan kapatutan punika sané sayan ngamecikang parikrama sarahina kurenan saking L.M. Jolly Ayu Sari, sawitranyané ring SMAN 3 Denpasar sané dumun. “Tiang nénten naenin mapikayun jagi ngamolihang swadharma puniki. Yéning dados pegawé negeri wantah pangaptin tiangé duaning tiang meled nuut parikrama saking makakalih reraman tiangé. Tiang ngawiaktinin pisan yéning makasami punika wantah sangkaning setata maparikrama nganutin sakancan kapatutan,” baos dané nyumekenang. Ritatkala tamat saking IPDN, Hendar laut kajudi dados staf ring BKD Kota Denpasar. Wusan punika keni mutasi dados staf ring Bagian Humas miwah Protokol, laut ka Dinas Pendapatan Kota Denpasar tur polih dados ajudan Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. Dané nyuksmayang pisan yéning pangaptinnyané dados PNS nuut parikrama rerama makakalih sampun prasida kadagingin. Napi malih mangkin manados Kasubag Pengumpulan Informasi miwah Publikasi. Sakéwanten sakancan rasa bagia miwah kasuksman manah punika nénten prasida kabaosang kemanten sajabaning patut kamedalang antuk pakaryan sané becik. Hendar taler nguningang yéning ngamargiang swadharma sané anyar punika dané patut setata mlajahang raga, utamanipun saking para wartawan sané jagi manados sawitranyané antuk ngicénin gatra utawi informasi anyar majeng ring krama sami. Bapak saking I Putu Gede Abyasa Daniswara Yana miwah Ni Made Ayusita Gendiswari puniki eling ring pakaryan dados juru bicara nénten dangan napi malih dados juru bicara Pemkot Denpasar inggih punika ibukota Provinsi Bali sané dados barometer pembangunan daerah puniki. Sakéwanten yadiastun asapunika Hendar ngawiaktinin pisan yéning parikrama becik sareng angga media sami sampun becik kamargiang taler prasida kamargiang parikrama sané saling ajiang, sinah swadharma dados juru bicara sané sampun kaicénin olih pimpinannyané punika jagi mrasidayang becik kamargiang.(ast/was)

Pikenoh Basa Bali sajeroning Utsaha Ngwangun Karakter Wangsa YÉNING uratiang, napi sujatiné sané ngawinang kramané pamekas krama Bali kimud mabasa Bali? Manut ring uratian tiang, parindikan puniki kawinang saking aab jagat sané sayan nglimbak taler dampak negatif Globalisasi. IPTEK sané sayan nglimbak boya wantah madué ius sané becik kémanten, wéten taler ius sané kaon. Sampun akéh anaké maosang, panglimbak ring widang teknologi informasi puniki ngawinang nilai-nilai budaya sané luih sayan luntur. Basa Bali sinunggil contonyané. Basa Bali kakasorang olih basa Inggris utawi basa Indonesia santukan kalih basa punika pinih ngasilang jinah. Sajeroning bisnis, kalih basa punika sané kabuatang. Satios punika, piranti komunikasi sané canggih pinih akéh ngawigunayang basa Inggris, Jepang, miwah basa asing tiosan. Tayangan ring tipi taler akéhan ngawigunayang basa Indonesia miwah basa daerah tiosan. Saking makasami conto punika, boya dados alasan iraga ngedohin basa Bali napi malih kimud mabasa Bali. Tata basa sajeroning mabasa Bali pacang ngwetuang nilai-nilai positif sané mabuat ring pawangunan karakter. Yéning ngrereh jadma wikan ring jagaté puniki pastika akéh, nanging yéning ngrereh jadma sané madué karakter luhur, nika sukeh

pisan. Kapradnyanan yéning nénten kaimbangin parilaksana becik, pacang ngwetuang paripolah jadma sakadi teroris. Teroris sujatiné jadma sané madué kapradnyanan, nanging kapradnyanan inucap kanggén ngrusak, ngawi biyuta. Malajahin basa Bali boya sawates ngwacén, mabebaosan, nyurat, utawi mirengang. Malajahain basa Bali raket pisan paiketannyané ring agama miwah seni. Agama, seni, kosa basa sujatiné macampuh dados asiki, inggih punika basa Bali. Mawinan asapunika, ngwasain basa Bali akéh kidiknyané pacang ngwasain malih agama miwah seni. Kawagedan mabasa Bali, magama, miwah nyenengin seni budaya pacang ngwetuang jadma sané madué kapradnyanan luih tur mautama. Sané mangkin, sapunapi utsahan iraga nglestariang basa Bali punika? Sané kapertama kakawitin saking padéwékan soang-soang.. Iraga mangda uning yéning basa Bali punika wantah tetamian sané patut kaplajahin. Malajahin basa Bali

mangda setata ring kahanan sané wastané ‘‘mengasyikan”. Yéning iraga sampun seneng malajahin basa Bali, sinah iraga pacang setata ngajegang basa Bali punika. Élingang malih mangda nganggén basa Bali dados basa paserainan. Yéning iraga néwék sampun sané kawastanin nglestariang basa Bali, sané mangkin ngiring uduhang anak lianan mangda nglestariang basa Bali. Dados kalaksanayang paruman, seminar, utawi dharma wacana sané wénten paiketannyané makautsaha nglestariang basa Bali. Ajahin malih anak alit utawi para yowana mabasa Bali. Niki patut pisan mangda bénjang pungkur prasida ngwetuang yowana sané andel. Setata ngicén sokongan majeng utsaha pemerintah sané nglestariang basa Bali. Sekancan utsaha sané becik patut kasokong becik. Antuk setata nglestariang basa Bali, mawinan basa Bali punika akéh pikenohnyané utainipun sajeroning utsaha ngwangun karakter wangsa. (Wayan Dika)

Redaksi nerima reriptan profil mabasa Bali miwah Indonésia (pinih akéh 3000 huruf) jangkép sareng foto profil. Profil mangda kakirim ring alamat : Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email : bali.orti@yahoo.com


15

Minggu Paing, 26 Februari 2017

Alam Peralihan Matahari Terbit

Mengukir Ukir Bali dari Timur Sanur

DENPASAR tidak punya gunung, memang. Tempat tertinggi yang menjadi wilayah Kota Denpasar ada di kawasan barat laut, sekitar Jl. Gatot Subroto Barat. Tapi, Denpasar punya pesisir—dalam bahasa Bali disebut pasisi—lumayan panjang. Membentang di sisi timur, mulai dari Padanggalak, Matahari Terbit, terus sampai ke Sanur. Pesisir Denpasar juga membentang di sisi selatan, Belanjong terus ke arah barat, Amertasari, Pangembak, sampai ke Serangan. Berjalan kaki santai menyusuri tapak demi tapak pasir pesisir Denpasar, dari Padanggalak terus ke selatan sampai Sanur, lalu berkelok ke Amertasari, Pangembak, sampai di Serangan di sisi selatan Denpasar sungguh menggirangkan dan menggairahkan. Kaki terasa lelah, letih, memang. Apalagi manakala berjalan berbalik arah kembali, dari Serangan di pesisir selatan ke arah timur Sanur, Matahari Terbit, sampai ke titik semula di Padanggalak. Di telapak kaki, butir-butir pasir pesisir itu bergulir-gulir, seakan menyimpan rapat jejak-jejak kaki ini. Dan, di pesisir timur itu, Denpasar sungguh-sungguh sangat beruntung. Di pesisir timur Denpasar, butir-butir pasir itu hadir begitu sempurna dalam dwiwarna: hitam-putih. Titik peralihan itu tepat berada di kawasan Matahari Terbit yang membatasi Padanggalak di utara dengan Sanur di selatan. Perbatasan itu ditandai secara alami dengan loloan (muara) kecil nan dangkal. Matahari Terbit ke utara berpasir hitam nan halus lembut, seakan mengisyaratkan kehalusan jiwa, meskipun ombaknya justru menggulung-gulung lebih deras, keras, kadang-kadang besar, dan tinggi. Mulai dari Sanur, tepatnya di seputaran timur Hotel Ina Grand Bali Beach, pasir hitam itu pun bersalin warna, menjadi putih bersih—meskipun lebih kasar. Tapi, ombaknya justru jauh lebih lembut mengelus-elus para perenang, penyelam, maupun yang girang gembira berendam. Di Matahari Terbit sendiri, pasirpasir pesisir itu bercampur, berselangseling antara hitam nan halus dengan putih nan kasar. Di Matahari Terbit itu pula ombak berselang-seling antara beriak nan lembut halus mengelus-elus dengan ketiba-tibaan yang justru menghentak, menggulung-gulung, menyapu, hingga menggerus keras, ganas. Pesisir Matahari Terbit, bagi saya, adalah titik peralihan yang bertutur mendalam perihal perbatasan, perihal antara: antara teranggelap, daratan-lautan, sakala-niskala, material-spiritual. Perbatasan, antara, peralihan, itu bukanlah sekat pemisah: Dia adalah jembatan penghubung yang menyeberangkan, menautkan, yang memeluk sekaligus menyatukan dualitas rwabhinneda ko-eksistensi. Dia bukanlah menimbulkan dualisme, tapi memadukan menjadi dualitas harmonis—Itulah Keindahan Sejati. ldeprabas

PEJALAN kaki yang peka dan tekun menyusuri pasir pesisir timur Denpasar dengan mudah dapat menyelami keindahan Bali yang berkonsep sagara-gunung atau pasir-ukir. Sagara atau pasir itu menunjuk laut, sedangkan ukir atau wukir itu gunung yang ditumbuhi pepohonan, sehingga tampak menghijau dari kejauhan. Di pasir pesisir timur Denpasar ini, bentang utuh sagara-gunung atau pasir-ukir alam Bali itu begitu nyata. Biru air laut di bawah timur sana dan hijau pegunungan yang berderet dari Gunung Seraya beserta tiga lapisan Bhur, Bwah, Swah, lalu Lampuyang-Bibis, Pucak Kembar di tepi timur Bali, disambung Gunung Agung, Abang, hingga Batur di utara sana, hingga Gunung Batukau di barat pun tampak begitu jelas— dan memesona. Deretan gunung-ukir Bali yang menggelombang tinggi-rendah itu tiada ubahnya, memang, dengan tulang giing atau gigir. Itulah tulang belakang yang mengalirkan energi hidup kehidupan dan penghidupan manusia Bali. Tegak lurus dengan arah Matahari terbit di timur sana, deretan tri-dwipa Nusa Ceningan, Nusa Lembongan, dan Nusa Penida alias Nusa Gede pun terang benderang dengan putih batu-batu kapurnya. Ini mempertegas penghayatan para tetua Bali Tradisi perihal jalur-jalur pendakian kerohanian dalam bentang alam utuh Bali yang dimulai dari pintu sripit kecil nan sempit bernama Nusa Ceningan dengan situs Batu Malawang, Gua Raja, Buu hingga menemukan Banglas, lalu berlanjut ke Nusa Lembongan dengan Pucak Sari-nya yang tegak lurus dengan catuspata pempatan agung sang Hyang Gerodog. Dari sini barulah perjalanan melanjut sampai ke Nusa Gede (Nusa Penida) dengan Pucak Mundi, Tunjuk Pusuh, hingga Sekar Kuning-nya yang mengisyaratkan kemaknaan kebebasan tanpa keterikatan, tanpa kemelekatan. Dari kebebas-merdekaan tanpa keterikatan tanpa kemelekatan itulah para pejalan tekun pendakian kesadaran kadyatmikan rohaniah lantas menapaki Tanah-Air Balidwipa Mandala dengan keutuhan deretan gigir ukir lengkap beserta geger pasir-nya. Inilah kesatu-utuhan Bali Pulina Mandala yang menjadi teks lontar tanpa tulis. Inilah aksara-aksara suci Bali Pulina Mandala yang ditatah diukir sang Mahaalam untuk dibaca tapak demi tapak oleh mereka yang urati-rungu tetap merawat menjaga tetamian yang di-tami dari Leluhur Lelangit nguni lintas zaman lintas generasi. Dan, itu dapat dibaca dari sebentangan pasir pesisir timur Denpasar yang berperalihan di Matahari Terbit. ldeprabas

l Bali dari Pasir Pesisir Denpasar (1)

Cahaya di Kebun

MALAM di kebun tersulut keramaian tiap warga memanen rasa gembira kecuali seorang ibu muda menggendong anak kecil menumpahkan kegusaran dua adiknya sudah setahun lebih tak bisa masuk sekolah surat pindah dari kota tak kunjung tiba jika saja sang ibu tak keburu pergi dua adiknya akan lebih punya makna ibu mereka pergi ketika terik bumi melelehkan tubuh-tubuh perkasa di belakang rumah anak-anak itu menangisi pepohonan kebatuan dan awan yang bergerombol mereka sudah menyapa rembulan untuk member keadilan namun membisu hanya di kebun malam itu semburat cahaya menyinari gelap di dada. lSigit Susanto

lNi Made Purnama Sari Denpasar

lMemahami Bali dari Pasir Pesisir Denpasar (2)

229 Tahun Denpasar Besok, 27 Februari 2017 Lima (5) Pupuh

Pupuh Renon

Jalanlah pelan kau pasti ingat Sawah pergi lautan menepi Serangga main di ruang suka-suka Jika berhenti kau hati-hati Tak akan kau temukan perigi Di bawah lubang dan tinggi daun Hanya gang kecil dan pintu terbuka Tapi janganlah kau menepi Penjaga sebisu dadu Dipasanglah fotomu di muka gerbang

Pupuh Cengkilung

Duduk bersila di tepi jalan Tak akan kencang angin bergerak Tembok rumah masih hangat Daun jatuh dan sejuk berhenti Jarak tanam antara rumah dan tepi Di situ ruang bebas mencipta lagu Seperti basah batas kota dan desa Demi hati meramu mimpi Mengemban rindu Dekatkan hati pada mata ‘’BILA kamu ingin paham perihal hulu (ulu, dulu), cermatilah hilir (tebén) sebaiknyabaiknya. Pahami dahulu sedalam-dalamnya perihal kedalaman samudra, kelak ketinggian gunung pun niscaya dapat kau genggam.” Itu tutur sang Pendeta Sepuh waskita, pada suatu kesempatan. Bagaimana memahami kepala dari kaki, memahami hulu lewat mencermati hilir, atau mendaki gunung lewat menyelami samudra? Ini, sungguh, tidak mudah dan sederhana buat memikirkannya dengan utak-atik pikiran kelas rata-rata biasa saja. Tapi, tetua Bali yang waskita, justru amat gemar membolakbalikkan penalaran normal, menjungkirbalikkan pengertian-pengertian lurus kebanyakan orang. Dan, sebagaimana biasa, sang Pendeta Sepuh waskita ini pun tidak banyak menguraikan penjelasan—karena penjelasan berlebih ditengarai kerap kali malah kian mengaburkan esensi maknawi. ‘’Sisirlah Pasisi (Pantai) Padanggalak saban pagi, usai pasang.’’ Hanya itulah petunjuknya. Punyakah Padanggalak jawaban perihal relasi kepala-kaki, hulu-hilir ini? Yang kerap didapat, saban kali menyusuri pasir-pasir pesisir Padanggalak sampai Sanur, yang ditemukan adalah aneka ragam sampah mengotori pasir pantai. Suatu kali

Pupuh Ubung

Pernah pada malam setelah luang Kita bawa benih dalam peti Ke barat kita tembus semak pematang Menitip manis pada sunyi sepi jampi Belum tahulah si kecil soal roti Tak ada kerlip apalagi lampu Kita merangkak di tikung selokan Mencari tepi menemu kali

Made Adnyana Ole Tabanan - singaraja PP

Pupuh Kesiman Kata-kataku di jembatan Jatuh di sungai mati

Ini barat Bukan lagi barat yang kausuka

Pasar pagi sudah dekat Bau terasi dan lawar sapi

Pupuh Sanur

Aku kenang kau naik sepeda Masuk parit dan kita tertawa geli Lalu jagung pun dibakar Bulan timur terpanggang matahari

Betapa lidah tak bertepi Dan ujung jalan hanya satu Bukan di kiri bukan di kanan

Tak kan membuatmu sakit hati Jika pacar kemudian berlagu sedu Ia lari dari ombak ke ombak Setelah jalan lurus sesatkan diri

Segala arah memberi arti Suara burung

Angin yang dulu Kini sembunyinya arah

Sesekali hangat riang terbuka

Kepala-Kaki Bersatu di Pasisi

l Memahami Bali dari Pasir Pesisir Denpasar (3) pasir hitam Pantai Padanggalak di muara loloan tukad Ayu(ng) ini penuh dengan sampah plastik bekas kemasan minuman, dari ukuran gelas sampai tanggung. Kali lain ada serakan bangkai hewan piaraan, seperti anjing, babi, ayam. Di lain kesempatan malah beberapa potong kayu kecil hingga besar serta ranting-ranting pohon teronggok. Ada kalanya juga sampah-sampah bekas banten, dan sebagainya. Dari mana sampah-sampah ini datang? Kebanyakan dari kawasan hulu dan tengah. Sampah-sampah di pasir pesisir sebagai kawasan hilir dalam bentang ke-Alam-an itu bisa berkisah banyak perihal perilaku hingga gaya hidup manusia di hulunya. Persis seperti juru pijat refleksi yang menekan-nekan titiktitik simpul di telapak kaki guna memulihkan keseimbangan seluruh organ dan sistem di kepala pasien. Seorang juru pijat refleksi yang sudah piawai dengan mudah langsung menekan titik simpul saraf di kaki pasien

begitu si pasien usai menuturkan keluhan kesehatan yang diidapnya. Untuk menyembuhkan kesehatan si pasien, ahli pijat refleksi tak perlu sampai langsung menjamah kepala pasien. Kesembuhan, keseimbangan kepala, tersimpan kunci rahasianya di telapak kaki. Sepenalaran dengan inilah kiranya ’teka-teki’ sang Pendeta Sepuh waskita tadi dapat dipahami: betapa sepanjang kawasan Padanggalak-Sanur sebagai pesisir hilir timur Kota Denpasar ini bisa menjelaskan banyak perihal cara dan pola berpikir sebagian orang Bali di hulunya yang membentang menembus wilayah Denpasar, Badung, hingga sebagian Bangli dan Buleleng. Pesisir sebagai kawasan kaki dalam bentang ke-Alam-an memang bisa menjelaskan banyak perihal isi kepala-kepala orang. Hilir (sagara, pasir, pasih), karena itu, merupakan indikator kenyataan kehidupan dan perilaku dan perlakuan manusia terhadap Alam di kawasan hulu dan tengah. Laku nyagaragunung, pasir-wukir, dalam tradisi Balidwipamandala bertutur perihal kesatu-paduan nan utuh nemugelang-ngawindu bentang alam yang alami: kaki-kepala, hilir-hulu, awal-akhir. ldeprabas

Menggapai Matahari pagi

ESOK telah meludah di sepanjang jalan bebantuan orang sibuk dengan kegiatannya sendiri ada dua bocah berbdiri menunggu uluran mereka hendak menggapai matahari pagi yang belum benar-benar memuntahkan amarah dari arah seberang ada dua orang membawa tangga bambu tepat di depan kedua bocah yang sedang termangu menatap ke atas langit abu-abu tangga dipersiapkan sambung menyambung kedua anak kakakberadik itu dengan rasa sungkan menaiki tangga semakin ke atas semakin tinggi mereka sudah melebihi ketinggian pohon-pohon kelapa di desa mereka awan mereka raih mereka rasakan aroma ada bau asap dapur tetangga gumpalan awan tebal mereka terobos dengan gigih perlahan tangga paling bawah telah rubuh mereka lupa bahwa bumi lebih jauh daripada matahari di depan mereka matahari tersenyum mereka gapai dengan bangga. lSigit Susanto

Dari batas malam manakah Asal segala cahaya di kota nun ini Bagai menggali sunyi dari sebuah cerita lama Karangan penulis perancis yang dulu aku gemari Hadir lagi di sini, dalam kabin yang lelap Betapa abadi godaan sang maut Sisa usia tua buat penghabisan kalinya Berita majalah wisata Dengan sunyi lanskap kuil atap dunia Lagi-lagi mengenangkan waktu lalu Terbang malam ke Amsterdam atau Pakistan Tempat sajak-sajak melupakan masa silam yang menyelam ke dasar ingatan Sementara di luar hujan menepis mimpiku yang naïf Tentang kuntum mawar Yang kasihan pada rasa cintaku Pada surat-surat yang tersimpan bertahun-tahun Dan akhirnya tak lagi terbaca Seorang pramugari dengan senyum sapa biasa Bertanya akan ke mana tujuanku: Sudahkah bawa kamera Guna potret pada santo di Notre Dame Membikin abadi cinta semusim kota Paris Dan dongeng putri duyung sungai Seine? Namun ia tak kujawab, kecuali senyum biasa

lKardanis Mudawi Jaya Nyanyian Ruang Kecil Ada ruang kecil Terbuka sepanjang musim Di dalamnya ada lagu Lahir dari waktu. Ada ruang kecil terbuka Sepanjang musim menunggu Siapa saja yang bernyanyi Dengan suara hati. Ada ruang kecil Di dalamnya ada lagu Jika kau ingin bernyanyi Bernyanyilah untuk ku.

Pergi Sendiri AKU TERJAGA dari tidur semalam hingga matahari menyelinap di kamar aku masih belum beranjak dari tempat tidur aku sengaja biarkan tubuhku mandi berpakaian rapi memakai sepatu cikelat mengikilat ketiak aku oleh sedikit parfum agar bau keringat tak menyengat tetapi aku masih berada di tempat tidur tubuhku berdandan sendiri seperti kesukaananya tak harus mengikuti kesukaaanku yang murni si tubuh punya selera dan kapan saja ia hendak bepergian kali ini naik dokar dengan putrid guru yang terpandang orang-orang menatap di sepanjang jalan mereka piker si aku akan berkencan padahal aku hanya menemani belanja ke took pakaian menjelang siang pun pulang esok harinya aku ke kali di gang sempit kubiarkan kaki-kakiku menginjak tahi ayam atau kambing, aku tetap berbaring di kamar tidur. lSigit Susanto

Ngampoeng Seni JKP – Balai Bahasa Memasuki Jagat Sastra Indonesia BALAI BAHASA BALI dan Jatijagat Kampung Puisi (JKP-109) mengundang kawan-kawan menghadiri Forum Diskusi Sastra dengan tema ‘’Masa Depan Penulis Bali Memasuki Jaga Sastra Indonesia’’. Pembicara: Drs. I Wayan Tama, M.Hum. (Kepala Balai Bahasa Bali) dan Oka Rusmini (Sastrawan). Pada kesempatan ini, juga akan diisi dengan bedah buku kumpulan cerpen ‘’Khotbah’’ (Alpha Centauri, Yogya November 2016) karya Dwi S. Wibowo dan kumpulan puisi ‘’Api Kata’’ (Basa Basi,

Kumpulan Puisi Haiku

lNoorca M. Massardi

Kumpulan puisi (haiku) Noorca M. Massardi berjudul HAI AKU SENT TO YOU (Gramedia, 2017) untuk dibedah di Jatijagat Kampung Puisi (JKP-109) pada hari Sabtu, 4 Maret 2017, jam 19.00 Wita.

lNurasamas SA RASA JIWA Jiwa yang indah Adalah puisi sepanjang hidup Mencacat segala peristiwa mencecap rasa Enak tak enak dinikmati apa adanya Serupa gelapterang dan rotasi hari-hari Jadi roman hati heningsunyi Mungkin belum saatnya sampai ke rasa Menguak takdir yang tak bisa ditawar Mengapa risau Kereta jiwa dikendalikan sais bijak Menjemput kita kembali ke negeri rasa Tak sekadar rumah tempat istirah

Kalau diperkenankan tuhan, batinku padanya Aku ingin pelesir ke masa depan Dengan pesawat terbang malam Yang melelapkanku dari segala masa silam

Di luar nalar di hilir takdir hidup terus mengalir Sewaktu-waktu tersumbat terkejut dan terperangah Perasaan tenggelam dalam kenangan manis Memanggil dari kedalaman hati: pongah dan gela Kemudian tangis romantik menghajar persekutuan

Namun itu bukan juga kuasaku Pesawat terbang merendah Tiba di bandara yang sama Buat penghabisan kalinya

Begitulah suratan meminang Tak lagi penting salah – benar Jalan yang mengantar hidup Sebagai pecundang atau pemenang.

lIDK Raka Kusuma ANGKLUNG DESA PENABAN : Jero Wija Kusuma Dari pagi hingga penghabisan senja Ketika remang cahaya Diliputi redup musim makin tiada Di sini, di tepi utara Amlapura Angklung desa Penaban Memperdengar suara kedasih Melantunkan ratapan Karena sangat sedih Ditinggal kekasih Ke seberang gulita Terbang tertatih-ttatih Membawa cinta, cintanya Menyusuri angin bergelombang Sepanjang rembang petang Mendesau risau Tanpa dititi jiwa galau Melewati hamparan pudar udara Membentang, muram tak terkira Sepudar hati yang berduka Semuram wajah yang ditinggal cinta Melewati mendung sepanjang cakrawala Mendung murung, diliputi hujan Serupa airmata Menjelang deras bercucuran Ketika dunia lindap Ketika langit mengendap Ketika waktu meresap Ke balik gelap Angklung desa Penaban Tak bersuara seketika Bernada durja kudengar bisikan Cintaku, aku telah tiba

Yogya, Februari 2017) karya Kim Al Ghozali. Acara digelar pada hari Selasa, 28 Februari 2017, pukul 18.30 Wita-selesai, di Jatijagat Kampung Puisi, Jl. Cok Tresna No. 109, Renon, Denpasar. Silakan hadir.

lWinar Ramelan GERIMIS DENPASAR Bias merah di ujung Gatsu barat Menjadi lukisan abstrak Pada kanvas malam di aspal membasah Butiran butiran kristal bergelayut mesra pada ranting ranting di pinggir jalan Kendaraan tak henti untuk melaju di tengah ritmis gerimis Senandung petang yang sangat aduhai Kaca kaca spion, memantau jalanan di belakang Terlihat rambu rambu menggeliat ‘’Teruslah melaju pada jalan kehidupan dengan tertib’’ katanya berulang Semua terekam dengan manis Saat kaca kaca pada memburam Namun netra begitu cerlang memandang Di pertengah jalan Pidada-Ubung Serumpun kamboja menyembul Tersenyum manis pada sesiapapun Mengajak berjalan pada kenangan Seketika, berlompatan wajah wajah yang pernah datang Menyelinap, menelisik buku catatan ‘’Seketika, rindu berkejaran seperti gelombang pasang’’ Akupun melaju dalam diam Mengumpulkan semua tawa dan semua keriangan di sepanjang jalan ini Menjadi lukisan indah Berpigura di dinding hati ‘’Gerimis Denpasar membuka sejuta kenang’’ Begitulah judul lukisanku


NASIONAL

16

Minggu Paing, 26 Februari 2017

Dipenuhi Bangunan Bisnis

Kawasan Jalan Sutomo Tak Dukung Cagar Budaya KAWASAN di Jalan Sutomo, Denpasar mendapat sorotan pakar arsitektur Bali ketika mereka mengadakan seminar internasional di Fakultas Teknik Arsitektur Universitas Dwijendra Denpasar belum lama ini. Selain banyak bangunan bisnis, kawasan ini juga tak disiapkan lahan parkir sehingga tak mendukung cagar budaya Puri Agung Jrokuta. Dekan FT Undwi Frysa Wiriantari, S.T., M.T. mengatakan saat ini mulai dirasakan menurunnya arsitektur lokal utamanya pada bangunan komersial di Kota Denpasar. Melencengnya kearifan lokal ini baik dalam bentuk, pengunaan bahan dan juga penggunaan ornamen. Hal ini dikhawatirkan akan menghilangkan arsitektur lokal bukan saja arsitektur Bali namun juga arsitektur nusantara.

Salah satu kawasan yang mulai rusak adalah koridor Jl. Sutomo Denpasar. Kawasan dipilih karena termasuk kawasan normal, banyak ada bangunan bersejarah seperti Puri Agung Jrokuta. Dulu setiap Nyepi dibuka pasar dan dijadikan kawasan cagar budaya. Kini, kawasan ini sebelah kanan dan kirinya dipadati bangunan bisnis dan mengabaikan arsitektur Bali. Selayaknya, kata dia, Jl. Sutomo mulai ditata disesuaikan dengan tata guna lahan baik dari segi ketinggian maksimal 15 meter, lingkungan dan konsep Tri Angga dengan ornamen dan warna lokal. Selain itu, kawasan Jl. Sutomo juga tak cukup lahan parkir karena kawasan bisnis di sini tak menyediakan parkir. Pasar dan banguan bisnis harus ditata sehingga mendukung kawasan cagar

budaya. Pengamat arsitektur yang juga WR I Undwi Dr. Putu Gde Putu Eri Suardana, M.Erg. mengakui Kota Denpasar yang gencar membangun gedung fasilitas modern, namun kurang menganut nilai-nilai arsitektur lokal. Akhirnya banyak bangunan lokal hanya untuk memenuhi unsur bisnis tanpa mengindahkan arsitektur Bali. Di beberapa sudat kota bisa dilihat rusaknya sejumlah kawasan. Sekalipun ada perda, banyak muncul bangunan minimalis. Di sinilah, kata dia, peran arsitek memberi masukan kepada pemerintah jika bangunan tersebut menyimpang dari nilai–nilai kearifan lokal. Jadilah arsitektur yang profesional, berwawasan global, beretika dan peka terhadap kearifan lokal dalam merancang sebuah kawasan.

Dia mengatakan kuncinya ada para arsitek untuk bisa mempertahankan ikon sebuah daerah dan bangsa. Diharapkan para arsitektur Bali mengembangkan karyanya untuk bangsa, tak hanya mahir dalam membangun namun juga tak merusak tata wilayah kota. Para arsitek harus memahami nilai-nilai kemanusiaan, peka dan tanggap terhadap nilai-nilai kearifan lokal guna mendukung nilainilai kehidupan. Sementara itu, Karl Princic yang juga Director Intaran Desain Inc. mengakui stil dan roh Bali harusnya tercermin dalam setiap pembangunan di Bali. Jika tidak orang yang datang ke Bali tak akan merasa lagi ada di Bali karena semua kawasan tak menganut tata bangunan lagi. Dia pun bertanya apakah Bali sudah sesak dengan bangunan? (sue)

Cekcok, Anak Tewas Dibantai sang Bapak

Banyuwangi (Bali Post) Pembunuhan sadis menggegerkan warga Dusun Sumbersuko, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi, Sabtu (25/2) kemarin. Diduga cekcok, bapak tega menghabisi nyawa anaknya. Korban ditemukan bersimbah darah, penuh luka di wajah. Korban Ridho Kristiawan (30), warga setempat ditemukan warga sekitar pukul 08.00 WIB, tergeletak di kamar mandi, persis di samping rumah. Awalnya, warga tak curiga dengan kejadian ini. Saat kejadian, ayah korban, Karniawan (55), berdalih anaknya kecelakaan. Karena janggal, warga melaporkan kejadian ini ke Polsek. Tak berselang lama polisi tiba di lokasi. Hasil olah

TKP, kematian korban cukup janggal. Polisi menemukan luka di dagu korban. Di dalam rumah, ditemukan bekas bercak darah yang disiram pasir. Jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD Blambangan, Banyuwangi. Sedangkan, bapak korban yang diduga pelaku diamankan ke Polsek. Salah satu warga di lokasi, Mujiono, mengatakan, korban dan ayahnya memang sering cekcok. Bahkan, korban sering

mengancam ayahnya. Sebelum kejadian, warga sempat mendengar korban dan ayahnya terlibat perang mulut. Terakhir, ayah korban pulang kerja sekitar pukul 23.00 WIB. “Selama ini, korban kerap cekcok dengan ayahnya. Bahkan, pernah mengancam akan membunuh,” kata Mujiono. Warga menduga, ayah korban kalap setelah diganggu terus oleh korban. Sementara itu, hasil autopsi korban,

ditemukan luka robek di pelipis kiri, dagu bawah, dan dagu kiri. Diduga, akibat sabetan pisau. Lalu, ditemukan pembengkaan pendarahan pada leher hingga dada atas. “Dugaannya karena trauma benda tumpul,” kata dokter forensik RSUD Blambangan, dr. Solahudin. Ditambahkan, korban diduga baru meninggal beberapa jam sebelum ditemukan warga. “Hasil autopsi, korban meninggal di bawah 12 jam. Pembengkaan pada leher dan dada yang memicu kematian korban,” ujar Solahudin. Usai diautopsi, jenazah korban langsung diserahkan ke pihak keluarga. (kmb30)

BPM/wan

SUTOMO - Kawasan Jl. Sutomo Denpasar yang perlu ditata agar mendukung cagar budaya.

Investasi Akomodasi Pariwisata Lesu

Denpasar (Bali Post) Bali selama ini menjadi tujuan pariwisata mancanegara. Tak heran jika investor berlomba-lomba berinvestasi di Bali. Investasi terbanyak di bidang akomodasi. Namun sejak lima tahun terakhir, investasi di bidang akomodasi pariwisata menurun. “Karena investor sudah tahu kalau Bali sudah oversupply kamar dan regional okupansi hanya 50 persen yang menyebabkan return on investment (ROI) lama,” kata Penasihat DPP IHGMA Dr. Gusti Kade Sutawa, Sabtu (25/2) kemarin. Meski okupansi regional hotel Bali 50 persen, namun untuk hotel-hotel yang letaknya di pinggir laut masih di atas

70 persen. ROI pada tahun 1990-an untuk investasi hotel kisaran 5-8 tahun. Sedangkan saat ini di atas 15 tahun, terlalu lama untuk investor. Secara umum, ia melihat investasi agak slow karena investor masih wait and see sampai ekonomi membaik. Perkembangan pariwisata tidak hanya pada investasi hotel namun juga vila. Okupansi vila rata-rata 60 persen walaupun ada beberapa yang selalu full. “Vila sekarang sudah semakin tertata karena sudah ada Bali Villa Association yang berkoordinasi dengan Pemda Badung,” tandasnya. Ia berharap tidak ada lagi vila yang tidak berizin. Tidak hanya itu, manajemen vila juga diharapkan ikut mengawasi

aktivitas tamu agar tidak berbuat kriminal dan melanggar hukum. Tingkat investasi di Bali dinilai akan baik jika didukung dengan infrastruktur yang memadai. Demikian halnya jika terjadi bencana pada suatu wilayah di Bali, turis akan bertanya tentang akses jalan menuju lokasi wisata. “Bencana belum memengaruhi kunjungan namun banyak yang bertanya mengenai jalan ke Singaraja lewat Bedugul, apakah aman atau tidak,” bebernya. Isu keamanan selalu menjadi pantauan wisatawan. Maka dari itu Polri dan masyarakat harus bersatu padu menjaga keamanan karena keamanan adalah aspek terpenting bagi pariwisata. (kmb42)

Atasi Gempuran Akomodasi

Disparda Galakkan Perbup Pengendalian Usaha Akomodasi Gianyar (Bali Post) Ubud yang mampu menarik ribuan wisatawan setiap harinya, membuat investor membangun akomodasi di seputaran kampung turis ini. Alhasil sampai saat ini, alih fungsi lahan di kawasan ini menjadi vila, restoran, dan hotel seakan tidak terbendung. Melihat kondisi ini, Disparda Gianyar sudah menyiapkan sejumlah langkah jitu. Salah satunya mulai menggalakkan Perbup tentang Penataan dan Pengendalian Usaha Akomodasi. Berdasarkan pantauan Bali Post Sabtu (25/2) kemarin, di kawasan Ubud hampir tidak lagi memiliki kawasan persawahan yang dahulu kerap dijadikan objek lukisan. Hamparan sawah yang dahulu hijau kini sudah berubah menjadi bangunan beton yang merupakan akomodasi dengan berbagai penawaran fasilitas pariwisata. Selain mengeksekusi kawasan persawahan, pertumbuhan akomodasi juga banyak mengincar pinggiran sungai. Seperti pantauan di sepanjag

Sungai Ayung, tepat di sebelah timur sungai yang merupakan kawasan Ubud, sudah banyak berdiri akomodasi pariwisata dari hotel berbintang hingga vila. Sementara di bagian barat sungai tersebut yang masuk kawasan Kabupaten Badung masih terlihat asri dan hijau. Tidak hanya di Sungai Ayung, kondisi serupa juga terjadi pada sejumlah sungai yang ada di Ubud. Berdasarkan data jumlah usaha pariwisata dari Dinas Pariwisata Daerah Kabupaten Gianyar pada 2015, dari tujuh kecamatan di Kabupaten Gianyar, pertumbuhan akomodasi memang paling banyak terdata di Kecamatan Ubud. Kawasan ini memiliki 12 hotel berbintang, 189 hotel melati, 737 pondok wisata, 190 restoran, 109 bar, 231 rumah makan, 17 sycling tour, 125 usaha transportasi wisata, dan 9 usaha rafting. Sementara Kadisparda Kabupaten Gianyar A.A. Bagus Ari Brahmanta menjelaskan saat ini pihaknya sedang melakukan pengecekan data base, antara data yang tersim-

pan dengan kondisi lapangan. “Data base ini sedang kita cek, karena saya juga baru lagi duduk di Disparda. Jadi, data ini akan saya pastikan, bila ada yang bodong agar segera ditindak, “ ucapnya. Dari pengecekan data tersebut, pihaknya juga akan membentuk tim pengendali yang bertugas melakukan pengecekan rutin. Namun karena dominan OPD diisi orang baru kini pihaknya masih menyiapkan SDM pada tim pengendali ini. Meminimalisasi pertumbuhan akomodasi di Ubud, pihaknya kini sedang mensosialisasikan Perbup tahun 2016 tentang Penataan dan Pengendalian Usaha Akomodasi. Melalui Perbup ini setiap pengajuan usaha pariwisata tidak hanya mengantongi izin Pemkab, tetapi juga harus mengantongi persetujuan desa pakraman, PHRI, dan PHDI. Setelah sosialisasi secepatnya Perbup ini akan digalakkan. “Secepatnya, perbup ini akan diterapkan, sehingga pertumbuhan akomodasi benar-benar tertata,” katanya. (kmb35)

BPM/udi

EVAKUASI - Petugas mengevakuasi korban pembunuhan ayahnya sendiri di Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi, Sabtu (25/2) kemarin.

Suku Bunga Rendah Rangsang Terjadinya Investasi Denpasar (Bali Post) Suku bunga rendah berdampak bagus untuk UMKM khususnya, karena akan merangsang terjadinya investasi. Untuk menunjang pertumbuhan ekonomi yang lebih dari 6 persen diperlukan investasi yang cukup banyak dari sektor swasta. Secara mikro, suku bunga rendah dapat meningkatkan efisiensi pelaku UMKM. Selain itu, meningkatkan daya saingnya baik di pasar lokal maupun global. Diharapkan ekonomi Indonesia maupun Bali akan mulai bergerak baik bagi sektor rill, UMKM atau bagi perekonomian nasional dan regional secara keseluruhan. Demikian disampaikan pengamat ekonomi, Prof. Dr. I Wayan Ramantha, S.E., M.M., belum lama ini. Di lain sisi, dengan suku bunga rendah ada beberapa tantangan. “Saat ini

yang menyalurkan kredit suku bunga rendah hanya bank-bank besar berupa KUR yang mendapat subsidi bunga dari pemerintah. Sedangkan bank kecil yang tidak punya akses sebagai penyalur KUR mereka akan kalah kompetitif,” ujarnya. Menurutnya perlu dipikirkan formula yang tepat baik dengan menjalin linkage atau sebagainya sehingga kebijakan tersebut tidak berdampak negatif pada sektor perbankan. Kata dia, inflasi adalah peningkatan harga barang secara terus-menerus. Sementara itu, inflasi tidak akan terjadi apabila daya beli masyarakat meningkat sehingga tidak ada korelasi antara pemberian suku bunga rendah dengan inflasi. Begitu juga dengan investasi bodong. Menurutnya, suku bunga rendah tidak akan memicu investasi bodong apabila masyarakatnya ter-

didik. Masyarakat dalam rangka menempatkan dana di bank tidak semata-mata ingin investasi. Apalagi bicara Bali, investasi kebanyakan di sektor riil jadi orang menempatkan dana di bank semata-mata untuk saving. “Itu kan secara teoretis pendapatan seseorang digunakan untuk membiayai konsumsi dan atau investasi. Kalau tidak investasi ya saving. Jadi, mereka menempatkan dana di bank bukan karena ingin memperoleh pendapatan bunga semata sehingga tidak ada korelasinya dengan investasi bodong itu,” tandasnya. Dewan Penasihat Aspphami (Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia), Dr. Gde Weda Arjawa, S.E., M.Si. mengatakan, suku bunga rendah menguntungkan pengusaha namun karena ekonomi lemah sehingga banyak pen-

gusaha enggan mengambil kredit. Selain itu, ekonomi yang sedang stuck membuat para pengusaha enggan mengambil kredit dengan pembiayaan rendah. “Karena takut mereka tidak bisa mengembalikan,” tandasnya. Para pengusaha masih menunggu sampai keadaan ekonomi membaik untuk meminjam uang di bank. Tahun 2017, ekonomi Indonesia sudah mulai membaik sehingga dikatakan para pengusaha telah mulai banyak mengambil kredit. Dampak negatifnya yaitu, pengusaha mengambil kredit sebanyak-banyaknya tanpa perencanaan usaha yang matang sehingga nantinya susah untuk mengembalikan. Bahkan, indikasinya pengusaha mengambil kredit suku bunga rendah tersebut untuk konsumtif bukan untuk mengembangkan usahanya. (kmb42)

BPM/dok

UBUD - Kawasan Ubud yang unik kini semakin sumpek dengan akomodasi pariwisata.

Minggu, 26 Februari 2017 05:52 Mars Indonesia Raya 05:54 Mars Bali Jagadhita 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Mewujudkan Karakter Siswa menghadapi MEA (2) 06:35 Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07:35 Sehat & Bugar 08:00 Klip Anak 08:35 I Got It 09:05 Taman Sari TK Kumara Bhuana III (1) 09:30 Belajar Menggambar Workhop Melukis di atas Pot & Kaleng Bekas

10:05 Education On Bali TV 10:30 Agrobisnis Anggrek Vanda Tanah 11:30 DOT HUT ke-3 Fortuner Community Bali 12:00 Puja Trisandya 12:05 Dharma Wacana Mewujudkan Karakter Siswa Menghadapi MEA (3) 12:30 Traventure 13:00 Wirasa Pedulikan Sesama 13:30 Lejel Homeshopping 14:30 Tembang Bali 15.30 Education On Bali TV 16:05 Harmoni Bali

17:05 Inovator 17:30 Gita Shanti SS. Himasaba – Undiksa (2) 18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali 19:00 Banjar Bali Quiz 19:30 KRIS 20:00 Samatra Artis Bali 21:00 Lila Cita Drama Gong Manik Kaput Upih – Taro (2) 22:00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Lila Cita Sendratari Puri Karangasem (3) 23:00 Solusi Alternatif Teh Mayang 23:30 Folksong


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Minggu Paing, 26 Februari 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Informasi pasang iklan Telepon

� Tarif iklan Mini/Baris

**Dcr** T.Serabutan & D.Grafis Hub: Jl.Gadung No.81 Kreneng

B.BP.001.02.17.0001452

Cari Sopir Pribadi,Pengalaman Mobil Matik Telp.704808

Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456

VISA

� Email: pembacabalipost@gmail.com

Dibutuhkan Segera Kryawn/i utk Dicari Sopir Pribadi Untuk E-Commerce Manager Max.35Th, Pssi:SPG/SPBEvent,Adm,CS,Guda- Rumah Tangga Hub:081338788008/ Good English,Expert in Web,SEO B.BP.001.02.17.0002156 B.BP.154.02.17.0002164 B.BP.001.02.17.0002142 ng,SVP,MT&Ast,Mgr,Syarat:SMU081339564071 Online Market,Experience of Dcr Guru u/Anemone di Dalung Dcr Admin Wnta u.Kantor,Single Dcr Pramuniaga&Kasir Wil.Dps B.BP.001.02.17.0001938 S1 Siap krj,L/P Max 30Th,team Magento,Opencart&Shopity.Send Min Tmtan SMA Hub.085100881400 Min.D2 Hub.085738559532/ B.BP.001.02.17.0002043 max35th,min Diploma H:8466699 Dicari Tukang masak untuk Work,Penghln UMR s/d 4Jt/Bln CV to:bob@house-of-ioco.com B.BP.001.02.17.0002172 B.BP.001.02.17.0001846 290407/085737640225 Dcr H.Keep Jl.Pura Mertasari Villa di Canggu,umur maximal Lamrn Bs Lsg 25 Feb-2Mar Pk. Ph.0361 8475828/081339628338 Dibthkan Tk Patrun & Penjahit Dcr Chef&Cook Pglmn min 1Th, B.BP.001.02.17.0002144 V/29 Sunset Road Kuta Sblh B.BP.001.02.17.0002152 35th Hub.081999385267 11.00-15.00 Ke HRD.PT.MG. Jln u/Garment di Canggu Berawa,Gj Waitr/s,Pnmpiln Mnrk,Sandbar: Dcr T.Msak&T.Srbtn L/P u/Kntin Harris Hotel B.BP.001.02.17.0002155 Peg.Koprasi Wnt min SMA Bisa Gn.Cemara No.24 Monang-maning 2,2Jt+Bonus+THR(082247790029) Punya SIM+S.Motor 081933118084 B.BP.001.02.17.0002159 081237651816/081238310246 B.BP.001.02.17.0002135 Dicr Sopir u/Toko Bangunan By Komp.Patih Jelantik 92 Gianyar B.BP.001.02.17.0001815 B.BP.001.02.17.0001964 B.BP.001.02.17.0002060 Dbthkn Drafter Design Interior B.BP.014.02.17.0002138 Dibutuhkan Staff Engineering Bank Partha bth,AO,legal,Mrktg Dcr Gr Mat,Fis,Kim,Bio,B.Ing, Dcr Tkg Masak utk Villa Wanita Pass Sanur Telp.08124685888 Hub.8463609,082146750949 B.BP.001.02.17.0002140 Pria Single Serius u/Wrg Makan bisa:Listrik,AC,Bangunan,Pool, Dana,Team leader Krd,Jl.Gatsu IPS,B.Bali H.081999085313 Max.40 th bisa Masakan Barat nuansabali1@yahoo.com B.BP.001.02.17.0002174 dan Indonesia Hub.085100050706 Dimas Studio Membutuhkn Tukang Buka Malam+Mess,081999418841 Timur No.49 Dps Telp.461171 dan Pemipaan untuk Villa B.BP.001.02.17.0001907 Dcr Kywti MnMarket,Lam Jl.Nusa B.BP.001.02.17.0001847 B.BP.001.02.17.0002105 B.BP.141.02.17.0002178 Patrun&Penjahit Halus Brpnglmn Maintenance dengan Gaji 4 Juta Dcr 50 Karyawan Khusus yg bs Kambangan 208/082247169398 Dcr Sgr Sales Marketing English Dcr Admin Gdng Wanita Min.D3 Tropical Group Looking for:Tax Gaji Bagus Hub.082147942963 asavillasproperty@gmail.com Bhs.Mandarin,Usia 18-45Th,Pria B.BP.001.02.17.0002128 Hub.PT.QRG Resort, 8480379/82 Bs Komp&Excell;SPG Max.30th,Bs B.BP.001.02.17.0001817 Ass.Mgr,Tax Officer,Acct Staff Tlp.0361 4490319 & Wanita,Interview Jln.By Pass Dibthkn Marketing:min SMA, B.BP.001.02.17.0001535 Komp.Bw Lamrn ke Toko Gayathri Ngurah Rai No.19/087860928739 Wanita berpengalaman.Hub:Bali Tkg Pattern,Production Mgr, u/ .Send CV:hrm.recruitment@yahoo B.BP.001.02.17.0001854 !!!!Security utk Proyek Villa, Dibutuhkan Hairdresser cowok Dupa Wangi-Gatsu Timur 85XX/IV /087860928706(GP:4Jt/Bl+Bonus+ Kepundung Hotel,Jl.Kepundung Garment Brkmbng Gaji memuaskan .com/corp-hrd@tropicalgroupbal Dicari PRT,Sopir, Tk.Kebun (Diprioritaskan Bersertifikat) untuk salon & spa di Kerobokan (0361-239980) Hub:Iluh 08563803731 i.com Ph:0361-775211 SMS 085100899331 Umur Dibwh 30 Thn,08873318173 Makan+Tmpat Tinggl Ditanggung) No.62 Dps (0361) 222976 Hub:081 237 893 361 B.BP.004.02.17.0001893

Bth Sgr Kasir,Waiter/s,Barista, Cook,Helper u/Rest.Krm CV ke MadamTan Bali Jl.Cok A.Tresna 4723435/madamtanbali@gmail.com

: : : :

B.BP.001.02.17.0001860

B.BP.001.02.17.0001946

Dcr Pegawai utk Bakery,Wil Sukawati Hub:085738559532

B.BP.031.02.17.0001770

B.BP.001.02.17.0002162

B.BP.001.02.17.0002035

B.BP.101.02.17.0002074

Looking for Staff Souschef For Restaurant in Seminyak.Send CV to:ringmaster@seacircus.bali. com B.BP.004.02.17.0002078

Tropical Rest Looking for:Rest aurant Mgr/Spv,Sous Chef,JCDP, Receptionist,Waiter/ss,Cook, Send CV:hrm.recruitment@yahoo. com/corp-hrd@tropicalgroupbali .com.Ph:0361-775211 B.BP.101.02.17.0002071

Tropical&Ocean Spa di Nusa Dua Mencari Therapist yang Pengala man atau yang belum Pengalaman Mendapatkan Gaji+Bonus+BPJS+ Cuti+THR. Hub:081337828727 / 081236159811 B.BP.101.02.17.0002075

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU

Terios TX’2008 Slvr AT AsBali Gress 117Jt 081239600292 Prbdi

B.BP.001.02.17.0002181

Wagon GX’14 Htm+GS Pth’15/103 Bs TT/Krd Dp22Jt,087860856999

B.BP.141.02.17.0002167

TOYOTA

Sirion New VVTi 1.3 th’2012 Avanza G’2011 Slvr asBali gres Putih Tgn1 Hub.087 862 270 180 Low KM 125Jt 081239600292 BUC B.BP.164.02.17.0002176

FORD

Ford Escape’08 XLT VR20 Mulus 115Jt Brg Pribadi,085100856999

B.BP.141.02.17.0002177

SUZUKI

Djl Suzuki Pick Up’2013,putih Pribadi Hub: 081239961940

B.BP.001.02.17.0002180

Jual Taxi Wahana Limo Lmbg 235 Harga Nego.Hub.081337722499

B.BP.001.02.17.0002052

DICARI MOBIL Dcr:Avanza,Xenia,Nisan,Suzuki, Terios,Rush dll,085100421453

SPA

SPA

BUC Rmh Kos Jl.Rajawali Sgr LT 2A H.395Jt Murah H.0362 22001

BUC Jual Tnh Jl Campuhan,Sasih Gyr blkg Prmhn Candra Asri LT. 115M2 hrg Ttl 625Jt,Jln Lbr bs 2 Mbl Hub:087862267464

Djl Rmh Cantik Mungil Pggr Jln Utm Tmn Jimbaran Ls:1,44 Lb:75 Lt1,IMB,SHM,Garasi/0811398737

DIJUAL TANAH Kav Perum Jl.7mtr Tbn 2-8A @ 110Jt Hub.081916477199

Djl Tnh 2A 40Jt/A SHM Kec.Rendang Karangasem HP:082146358032

B.BP.001.02.17.0001976

DIJUAL MOBIL

SINGARAJA

B.BP.158.02.17.0002044

B.BP.001.02.17.0002136

B.BP.001.02.17.0002122

Djl Rmh Elit,Dgn Harga Miring, Lt2,dgn Berbagai Type,Nyaman, strtgs di Dalung,bs Cash/KPR Hub.087860041028, 082138258844

B.BP.164.02.17.0002175

B.BP.001.02.17.0001955 DIJUAL MOTOR Splash’13 Putih 123Jt+14 Matic Jual K.Ninja 250 Fi’13 Grey 128Jt+XeniaR’15AT,085100856999 Kondisi Baik ‘DK 081338696038 B.BP.141.02.17.0002168

DIJUAL RUMAH Dj Rmh Sdh Sertifikat,IMB,2L, Jl.Tkd.Badung20 H.081237200981

B.BP.001.02.17.0002160

B.BP.001.02.17.0002038

B.BP.165.02.17.0002053

Djl Tnh 8Are Lokasi Br.Babakan Canggu Kuta Utara Jln.Pura Warung Tlp.085858512036

B.BP.001.02.17.0002165

Tnh Kvl di Mengwi 60Jt/A & 140Jt/A bs Kredit 087862450004

B.BP.001.02.17.0002125

B.BP.001.02.17.0002039

BUC Tanah Denut Hanya 300Jt/ Are Hub:081916321288

Djl Rmh Tggl Jl.Goagong Gg.Citra B.BP.001.02.17.0002148 DIJUAL TANAH 1 Jimbaran,LT.4Are Bangunan Dj SHM 1Are Sempidi,Sading,T. Djl Cpt Tnh Sawah 4000m2 Ds Pe 3Lt 400 Hrg 4M HP:085880707032 Tutul,T.Bayuh,Dps,082144020334 natahan Pnebel Tbn,08123845375 B.BP.001.02.17.0002031

SERVICE

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.02.17.0002134

SERVICE

B.BP.001.02.17.0002145

DIJUAL TANAH SINGARAJA

BUC Swh 77A @75Jt dekat Jalan Selatan Kampus FOK 0362 22001 B.BP.158.02.17.0002045

DISEWAKAN RUMAH Dikont Rmh Kcil 2KT1RT bs Park Mbl 15m dr Jl Bsr,082146349550 B.BP.001.02.17.0002173

Tanah 3Are 475/Are Bingin Sari Goagong Jimbaran HP: 085880707032,085338461439

Dikontrakkan Rmh Jl.Gn.Agung Hub Desak 081805558830

Kav Sanur Penyaringan III Hub:081916321288

Geria Undagi 9 Jl.Sedap Malam Hub.081916220350/081337807706

B.BP.001.02.17.0002032

B.BP.001.02.17.0002149

B.BP.001.02.17.0002170

B.BP.001.02.17.0002137

DISEWAKAN GEDUNG RUPA-RUPA Disewakan Gdung cck utk Bimbel Grosir Baju dari Bangkok Harga Ntaris,Prkir luas,Jl.Buanaraya Bagus &Kwalitas Bagus Contact: Dps Hub:085738559532 081338373614 /081999341921(WA) B.BP.001.02.17.0002143

DIJUAL RUKO Djl Ruko 2Lt Gn.Lempuyang 48 M.Maning Dps H:081936068822 B.BP.001.02.17.0001421

RUPA-RUPA Cuci Gudang Jual Cepat Beragam Alat Fitness HP:082131234798 B.BP.001.02.17.0002056

Jual Ex.Peralatan Rumah Makan Lengkap Hub:081338696038 B.BP.001.02.17.0001977

B.BP.101.02.17.0002068

KEHILANGAN BPKB Jazz No.BPKB H.043350070 a.n I Wayan Erik Sanjaya B.BP.007.02.17.0002104

Hlg sertifikat Tnh an.I Dana No.Hak HM 00418 T.081337749958 B.BP.001.02.17.0002182

BIRO JASA Bantu Urus Amnesti Pajak,NPWP, Lap.Pajak.SIUP T.081235887887 B.BP.001.01.17.0002291

SERVICE

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA


18

REKREASI

Minggu Paing, 26 Februari 2017

Pertanyaan Mendatar: 1. Pameran 5. Noda hitam di wajah 8. Permusuhan ; kebencian (Inggris) 10. Sorga loka 11. Dibalik: Selesai 13. Bos 14. Gerakan tangan ke kanan dan ke kiri 16. Muncul dari panas dan merupakan sumber panas 18. Yang (Bali) 19. Penggerak demonstrasi 22. Kegirangan ; kegembiraan (Inggris) 25. Babu (Singkatan) 26. Lari (Inggris) 28. Dibalik: Ganjaran ; hadiah (Inggris) 29 Dibalik: Tuhan (Ibrani) 30. Nasi setengah matang (Jawa) 32. Selamat berpisah ; selamat tinggal (Jepang) 33. Bahan sejenis minyak pengilap kayu 34. Teras lantai atas pada bangunan bertingkat 35. Ringkasan

1

2

TTS Bali Post 3

5

4

6

8

7

9

10

11

12

13 14

15

18

19

22 26

16

23

27

20

17

21

24

25

28 29

30

31

32

33

Destinasi Wisata Desa Pesisir

Gajah Mina

Ikon Baru

Pantai Pererenan PANTAI Pererenan berlokasi di Desa Pererenan Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung. Pantai dengan panjang sekitar dua kilometer ini di mata wisatawan mancanegara (wisman) sebelumnya kurang begitu dikenal. Adapun wisman yang datang sebagian besar hanya untuk berselancar. Sejumlah upaya penataan pun dilakukan pihak Desa Pererenan bersama LPM untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Salah satunya membangun ikon Gajah Mina di pantai. Pembangunan ikon Gajah Mina ini diharapkan mampu menjadi ciri khas dan daya tarik tersendiri bagi wisatawan, khususnya wisman. Gajah Mina sendiri dalam mitologi Hindu merupakan ikan berkepala gajah. Biasanya ditemui pada relief maupun patung-patung di pura.

Ketua LPM Desa Pererenan Putu Wiyadnyana menuturkan, pembangunan ikon tersebut agar Desa Pererenan lebih dikenal, kunjungan wisatawan makin meningkat. Pembangunannya baru rampung dikerjakan beberapa bulan lalu, di mana biaya pembuatannya dari APBDes 2016. Sejak ikon tersebut berdiri, wisatawan yang datang menjadikannya latar belakang berfoto, terutama saat matahari tenggelam. Seperti beberapa objek wisata lainnya, kunjungan wisatawan di pantai yang berada di antara Echo Beach dengan Pantai Seseh ini juga mengalami fluktuasi. Saat hari libur wisatawan domestik mendominasi pantai. Sedangkan wisatawan baik dari Australia, Asia dan Eropa banyak berkunjung saat kondisi gelombang bagus untuk surfing. Bahkan di pantai ini

telah beberapa kali diselenggarakan kompetisi surfing tingkat internasional oleh sejumlah brand terkemuka. Selain berselancar, pantai ini juga sering digunakan untuk kite surfing seperti pantai tetangganya. Wisata berkuda menyusuri tepian laut dan melalui persawahan juga ditawarkan. Terdapat dua penyewaan wisata berkuda di sekitar pantai. Untuk menikmati keindahan pantai, pihak desa adat melalui perangkatnya sementara ini menarik retribusi masuk sekaligus parkir sebesar Rp 3.000 untuk mobil dan sepeda motor Rp 2.000. Selain pembangunan ikon, pihak LPM merencanakan penataan jalan, pembangunan toilet yang dihiasi patung duyung. Upaya penataan pantai termasuk tempat jualan, parkir dan tempat upacara yang nanti pengelolaan sep-

BPM/eka

PERERENAN - Sejumlah wisatawan mancanegara berkuda menikmati suasana di Pantai Pererenan, Badung.

enuhnya akan diserahkan ke desa adat. Proses penataan pantai mulai gencar dilakukan dari tahun 2015. Usaha ini menunjukkan hasil, di mana kunjungan wisatawan makin meningkat. Sekitar 90 sampai 150 orang kunjungan wisatawan per harinya. Sejumlah potensi yang ada di Desa Pererenan pun tidak luput dari upaya penataan dan dibangkitkan kembali. Hal tersebut dimaksukan untuk menunjang destinasi wisata yang mulai banyak dikunjungi tersebut. Seperti pengembalian sungai menjadi habitat udang dan mendirikan penangkaran untuk mengembalikan habitat burung Becica. Ini dilakukan Pererenan Gumi Lestari (PGL) yang merupakan komonitas yang bergerak di bidang lingkungan dan pelestarian ekosistemnya. ‘’Selain itu di Desa Pererenan ada

34

SPT2017

Menurun: 1. Alat berat penggaruk dan pemindah tanah 2. Peringatan ; dugaan 3. Cabang biologi yang mempelajari hubungan organisme dengan lingkungannya 4. Sama dan sebangun 5. Ari-ari 6. Rawa 7. Botol kaca berperut besar di Lab. Kimia 9. Dasi (Inggris) 12. Aman 15. Asosiasi aparel manufaktur Indonesia 16. Penyakit disebabkan cacing gelang-gelang 17. Spesialis pemasang perangkat listrik 20. Pengencer cat (tanpa huruf “E”) 21. Sudut pandang (Inggris) 23. Setiap tahun ; bertahun-tahun 24. Pengembaraan (Inggris, huruf terakhir diganti “I”) 27. Kepul 29. Ini (Bali) 30. Siksa Tuhan karena melanggar larangannya 31. Bulat lonjong

35

KUPON TTS No.285 Ketentuan Menjawab Jawaban di tulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 285 dan cantumkan identitas lengkap serta no telepon/Hp. Kirim ke Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 4 Maret 2017. Pemenang diumumkan pada Bali Post Minggu 12 Maret 2017. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang @200.000, dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga (2 dewasa + 2 anak). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos.

Jawaban TTS No. 283 Mendatar: 1. Bola 3. Pekak 5. Siap 7. DAU 8. Use 9. Lima 11. Lapan 13. Mall 14. EBTA 15. Ron 16. UNES 18. Estetika 20. Gir 21. Boa 22. Gaharu 26. Nuansa 30. Las

31. OKU 32. Angklung 34. Bros 35. NPK 36. Baca 38. Mala 39. Akhir 40. Bhur 41. Sen 42. Aus 43. Sori 44. Undak 45. Abon Menurun: 1. Buleleng 2. Adab 3. Pulaki

beberapa komonitas lainnya,’’ papar I Ketut Gede Sasmita PLH Perbekel Desa Pererenan. Sebagai desa yang penduduknya sebagian masih menekuni sektor pertanian, pihaknya tengah mengupayakan pembangunan jogging track di kawasan pertanian desa. Hal ini untuk memberikan alternatif objek wisata bagi para wisatawan. Layaknya daerah pesisir lainnya, profesi nelayan pun berusaha dipertahankan. Terdapat 30 orang nelayan yang masih aktif di Desa Pererenan. Mereka tergabung dalam kelompok nelayan Windu Segara. Untuk mengakomodasi kepentingan para nelayan, pihak desa melakukan kerja sama dengan sejumlah vila. Hal tersebut dimaksudkan agar para nelayan juga dapat menikmati kue pariwisata yang dibangun, selain tetap menangkap ikan di lautan. (eka)

4. Kuningan 5. Sempurna 6. Polos 10. Mentah 12. PuraBesakih 17. Epos 19. Tar 23. Akar 24. Asosiasi 25. Ulundanu 27. Uak 28. Ngurah 29. Angsuran 33. Gebrak 34. Bimas 37. CBSA

Pemenang TTS No. 283 Ni Kadek Dwipayanti Jl. Matahari, Baler Bale Agung, Negara 82212 (Hp: 081 936 548 999) I Made Sukarma B r. D i n a s Ti s t a G e d e , Desa Tista, Kec. Abang, Karangasem 80852 (Hp: 081238858852) Made Artayasa Br. Petang, Desa Petang, Kec. Petang. Kab. Badung (Hp: 08123909391) I Kadek Dwi Satria Wiguna Jl. Sanggalangit I, Tembau Tengah, Denpasar Ni Wayan Wiriani Br. Dinas Kesiut Kelod, Desa Kesiut, Kerambitan, Tabanan 82261 1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Nama : Gusti Ayu Pustpita Dewi (Hp: 081 805 380 264) Alamat : Jl. Tunjung Tutur Gg. Menuri No.4, Denpasar Utara 80116


19

Minggu Paing, 26 Februari 2017

Diatur UU Dari Hal. 1

Direktur Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Bali, I Putu Armaya, S.H., Jumat (24/2) lalu, mengungkapkan mestinya harus ada kesetaraan dalam relasi antara konsumen dan pelaku usaha (PDAM). Sebab, Undangundang pasal 4 nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, konsumen mempunyai hak atas pelayanan dan informasi yang benar, jelas, dan jujur. “Selain itu, konsumen juga memiliki hak atas kenyamanan, keamanan, dan kenikmatan termasuk dalam pelayanan dari PDAM,” jelasnya. Lebih lanjut dikatakan, ketika air PDAM tidak didapatkan oleh konsumen yang sudah membayar yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti banjir dan faktor lainnya, hak-hak konsumen harus tetap diberikan oleh pihak PDAM. Jika hal itu tidak dilakukan, maka berdasarkan Undang-undang pasal 4 nomor 8 tahun 1999 PDAM melanggar hak-hak konsumen dengan sanksi pidana kurungan penjara 5 tahun dengan denda Rp 2 miliar. “Tetapi dengan kondisi seperti ini (disebabkan faktor alam) kita juga harus memakluminya,” ujar Armaya yang juga advokat ini. Kendati demikian, pihaknya mengimbau agar ke depan, PDAM mempunyai langkah-langkah antisipasi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Salah

satunya adalah memperbanyak sumber-sumber air bor sehingga masyarakat sebagai konsumen tidak dirugikan. “Kami di Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Bali mengimbau agar PDAM membuat langkah antisipasi dengan penambahan sumur bor dan melakukan pembenahanpembenahan lainnya. Sehingga, pelanggan air PDAM lebih cepat dan lancar ke pelanggan ketika ada kendala yang disebabkan oleh faktor bencana alam,” imbaunya. Hal senada juga diungkap oleh praktisi hukum, Dr. I.B. Radendra Suastama, S.H., M.H. Ia mengatakan mestinya ada kesetaraan dalam relasi antara konsumen dan pelaku usaha. Sebab, hal itu merupakan asas yang juga mendasari pengaturan dalam undang- undang perlindungan konsumen yang berlaku. Hal ini penting disampaikan kembali, karena memang pola relasi itu sepatutnya jadi acuan dalam relasi konsumen dan pelaku usaha sebagaimana diamanatkan undang undang. “Keunikan relasi itu antara lain bahwa apa yang merupakan hak konsumen adalah menjadi kewajiban pelaku usaha. Dalam konteks ini, PDAM adalah pelaku usaha sebagaimana dimaksud UU Perlindungan Konsumen. Oleh karena itu, PDAM berkewajiban memenuhi hak konsumen dan pelanggaran terhadap hak konsumen adalah pelanggaran terhadap hukum,” imbuhnya. (win)

Kerahkan Pasukan Dari Hal. 1

Pengerahan pasukan akan dilakukan bertahap, mengingat kapasitas pesawat yang membawa pasukan kecil dan tidak setiap waktu bisa menuju Intan Jaya. “Personel tidak bisa kami drop semua, karena kapasitas pesawat yang kecil serta cuaca yang tidak bisa diprediksi,” ujarnya beralasan. Sebelumnya, Kabupaten Intan Jaya di Papua mencekam setelah kantor KPU setempat dirusak massa Jumat lalu. Peristiwa itu disusul pembakaran rumah dan bentrokan dua kelompok massa pendukung dua pasangan calon bupati dan wakil bupati di Sugapa, Ibu Kota Kabupaten Intan Jaya. Versi lain menyebutkan dua kelompok massa itu saling serang di depan halaman rumah Natalius Tabuni, calon petahana Bupati Intan Jaya, pada Jumat pagi. Massa pendukung dua calon kepala daerah itu saling serang dengan panah. Bentrokan massa dan pembakaran rumah serta perusakan Kantor KPU itu dipicu

masalah penghitungan suara Pilkada Kabupaten Intan Jaya. Massa menuntut KPU segera menghitung seluruh suara agar secepatnya diketahui pemenang pemilihan bupati dan wakil bupati itu. Bentrok bergeser menjadi isu SARA. Ada kelompok warga pendukung menganggap pasangan calon petahana nomor 3 Natalis Tabuni dan Yan Kobogeyau, yang bukan Suku Moni (penduduk asli) tapi Suku Dani (pendatang), sehingga tak berhak menjadi bupati. Massa juga menuding kecurangan yang dilakukan penyelenggara KPU dan Panwas, sehingga menguntungkan pasangan calon petahana. Pilkada Intan Jaya tahun 2017 ini diikuti empat pasang calon, pasangan nomor urut 1 Bartolomius Mirip dan Deni Miagoni (Golkar, PKS, PPP, PKPI); pasangan nomor urut 2 Yulius Yapugau dan Yunus Kalabetme (PDI Perjuangan); pasangan nomor urut 3 Natalis Tabuni dan Yan Kobogeyau (Demokrat, Hanura, PAN, PPP); dan pasangan nomor urut 4 Thobiaz Zonggonau dan Hermanus Miagoni (perseorangan). (kmb)

Bertambah Parah Dari Hal. 1

Letra mengatakan kondisi sekarang akan bertambah parah dalam waktu 5-10 tahun ke depan. Air akan menjadi barang mahal karena langka. Apa sebabnya, kata Made Letra, pertambahan penduduk terus berlanjut, sementara sumber air kita semakin terbatas. Di sinilah diperlukan tata kelola air yang tepat. Dia setuju ketika PDAM gagal memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat, harus memberi dana kompensasi kerugian bagi masyarakat. Ini yang dia sebut bentuk ‘’hukuman’’ bagi PDAM. Alasannya, konsumen ketika terlambat sebulan membayar air, sudah disegel, ketika PDAM tak bisa memberi pelayanan dengan air seret, wajar masyarakat dirugikan mendapat dana kompensasi. Terutama perusahaan swasta yang sekian hari tak mendapatkan air baku. ’’Jadi PDAM tak cukup

hanya dengan manta maaf saja,’’ ujarnya. Pengamat lingkungan, I Made Sastra Wibawa, M.Erg., juga mengatakan manajemen air kita terlambat. Masyarakat Bali juga dia kritisi terlalu manja dengan air saat ini, sehingga kurang berhati-hati memanfaatkan air bersih. Dia megatakan pasokan air kita tergantung pada hutan. Sementara hutan lindung kita hanya tampak bagus dari luar, di dalamnya gundul. Ini justru berbahaya sehingga daya resapan air makin berkurang, ketika hujan air langsung ke ‘’jalan tol’’ ke laut. Dia setuju demi keadilan, perlunya ‘’hukuman’’ bagi PDAM. Ketika konsumen tak membayar sebulan, mereka tak bisa berbuat banyak karena masyarakat ketergantungan dengan air PDAM. Di sinilah perlunya aturan yang membuat PDAM tak boleh menang sendiri. (sue)

simulasi - Simulasi pengamanan datangnya raja Salman

Konservasi Air Dari Hal. 1

Menurut Sudarma, berbagai sektor harus mulai berkontribusi terhadap kelangsungan air. Demikian juga para pihak yang peduli dengan masalah hulu, harus mulai mengukur, memonitor, bahkan membuat print out hasil dari upaya konservasi air yang sudah dilakukan. “Selama ini kan tidak pernah kita lakukan, apa benar penghijauan yang dilakukan berbagai pihak ini sudah bisa meningkatkan debit air,” imbuhnya. Dosen Pertanian dan Klimatologi Universitas Udayana, Dr. Ni Luh Kartini, mengatakan, air permukaan sudah mengalami defisit sejak 2009. Namun, masyarakat tidak banyak yang meributkan karena sebagian besar memakai air tanah. Sayangnya, penyedotan air tanah secara besar-besaran juga berdampak tidak baik bagi Bali ke depan. “Kalau terus diambil air tanah nanti ada beberapa kemungkinan. Pertama, akan terjadi amblesan. Kedua, air laut

akan masuk mengisi danaudanau itu dan ketiga, juga mata air akan tersedot. Jadi, air yang di atas akan besar pengaruhnya kalau disedot, air permukaan bisa tidak mampu ke permukaan, dia akan mengecil terus (volumenya, red),” paparnya. Kartini menambahkan, Bali memang memiliki empat danau sebagai penyuplai air bersih ke seluruh kabupaten/kota. Namun, kualitas air danau saat ini juga sudah tidak bagus. Hampir semua danau mengalami erosi atau pendangkalan. Pengolahan limbah juga tidak ada. Sebagai contoh Danau Buyan, sekarang di sana airnya keruh bagaimana dimanfaatkan sebagai air minum, biota pun hilang. Sekretaris Komisi III DPRD Bali, Ketut Kariyasa Adnyana, mengatakan, harus ada perda yang jelas mengatur bahwa pada kapasitas tertentu tidak diperbolehkan memakai air bawah tanah lagi. Namun yang lebih penting, Bali mesti membuat blue print agar pembangunan jangan sampai over capacity dengan sumber daya

BPM/ade

alam terbatas. “Kita harus mulai bagaimana menyelamatkan sumber air terutama di hulu seperti di danau, sungai. Kemudian juga harus sekarang dibuat suatu teknologi bagaimana agar air permukaan seperti sungai tidak terbuang percuma,” ujarnya. Kariyasa menambahkan, air harus dimanfaatkan secara bijak. Oleh karena itu, pemerintah perlu memberi perhatian lebih pada penyelamatan daerah hulu. Terutama danau-danau sebagai penyuplai air bersih. Politisi PDI-P ini mencontohkan di Danau Buyan dan Tamblingan sudah begitu banyak ada kapu-kapu, terjadi pendangkalan, dan alih fungsi vegetasi. “Alih fungsi vegetasi yang sebelumnya tanaman keras seperti kopi sekarang banyak kol, sawi. Itu sebabkan sedimentasi, sebabkan longsor. Ini harus ada perlindungan, kalau tidak ingin ada alih fungsi lahan itu harus disubsidi oleh pemerintah. Harus ada program pengerukan, pemeliharaan danau itu,” tandasnya. (rin)

Dikeluhkan Pelanggan Dari Hal. 1

Belum maksimalnya pelayanan air bersih dalam beberapa waktu lalu, diakui banyak dikeluhkan pelanggan. Itu diakui Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar, I.B. Kompyang Wiranata. Karena itu, politisi PDI Perjuangan ini minta agar PDAM Kota Denpasar mengambil langkah cepat. Bahkan, dia mengatakan Denpasar sudah dalam kondisi darurat air bersih. Untuk jangka panjang, kata Kompyang Wiranata, bila tersendatnya pelayanan karena terkendala pada mesin pengolahan air, PDAM diharapkan segera dilakukan peremajaan mesin. ‘’Mengingat cukup sering kendala kekeruhan air baku, maka perlu dikaji segera membuat waduk penampungan air di sekitar instalasi pengolahan air,’’ katanya. Di samping berbagai upaya tersebut, katanya, Komisi II juga mengusulkan agar eksekutif menggunakan anggaran bencana alam untuk mengatasi darurat air bersih ini. ‘’Jika memungkinkan dan sesuai aturan, sehingga permasalahan ini tidak menimbulkan keresahan yang meluas,’’ paparnya. Dirut PDAM Kota Denpasar, I.B. Gede Arsana, mengungkapkan musibah ini tidak bisa kita hindari, walaupun pihaknya sudah bekerja den-

gan keras. ‘’Untuk itu, kami berharap masyarakat agar bisa memaklumi serta bersabar, dan kami mohon maaf karena akan terjadi stop produksi air bersih untuk sementara,” kata Arsana. Sementara untuk pengadaan air bersih selama penghentian produksi, PDAM menyiapkan mobil tangki yang bekerja sama dengan BPBD, serta DLHK yang siap mensuplai air kepada warga.

Dibuat Pusing Di Badung, PT Tirta Mangutama Badung juga dipusingkan dengan seretnya air bersih. Pasalnya, kejadian yang tidak terduga tersebut membuat pelayanan air bersih di wilayahnya terganggu. Dirut PDAM Tirta Mangutama Badung, Made Subarga Yasa, mengatakan pihaknya telah meminta permakluman kepada semua pelanggan, karena musibah tanah longsor dan banjir bandang yang menyebabkan layanan air terganggu. “Setidaknya, ada lima titik gangguan yakni jaringan di Petang akibat longsor, air keruh akibat banjir, dan pipa pecah di beberapa tempat seperti di Jalan Kenyeri,” ungkap Subarga Yasa belum lama ini. Menurutnya, pihaknya langsung bergerak cepat untuk melakukan perbaikan jaringan yang bocor maupun memperce-

Tak Dirinci Dari Hal. 1

Kepala polisi itu tidak memberi perincian lebih lanjut. Kim Jong-nam meninggal setelah diserang dua perempuan di Bandar Udara I nternasional Kuala Lumpur pada 13 Februari. Polisi menangkap tersangka, yaitu perempuan berkebangsaan Indonesia dan Vietnam, yang diketahui menyemprotkan bahan kimia ke wajah korban. Bahan beracun VX digunakan untuk membunuh saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un pada pekan lalu di bandar udara sibuk Kuala Lumpur, kata Kepolisian Malaysia. Korban bernama Kim Jong-

nam itu meninggal akibat serangan tersebut sesaat sebelum naik pesawat. Kain untuk menyeka mata dan wajah warga Korea Utara itu diperiksa oleh Badan Kimia Malaysia yang membuktikan adanya kandungan racun saraf VX atau S-2 Diisprophylaminoethyl methyphosphonothiolate. “Bahan lain masih dalam pemeriksaan,” kata Khalid Abu Bakar dalam pernyataan berdasarkan laporan dari satuan pengulas senjata kimia, Pemerintah Malaysia. Sebelumnya, Khalid mengatakan bahwa kedua perempuan yang diupah untuk melakukan serangan itu sempat mencuci tangan sebelum melarikan diri dari bandar udara itu. (ant)

pat pengolahan air keruh akibat banjir tersebut. “Kami berharap kasus atau bencana yang terjadi tidak terulang kembali pada masa-masa mendatang. Untuk itu, perbaikan jaringan yang sudah uzur tetap dilaksanakan, sehingga ketahanan jaringan bisa diandalkan,” terangnya. Menurutnya, dengan adanya peremajaan jaringan, pihaknya optimis mampu melayani 2.500 sambungan baru pada tahun 2017. Namun, layanan ini diutamakan kepada calon pelanggan yang di depan rumahnya sudah ada jaringan atau pipa air minum. Pasokan air dari Spam Penet yang saat ini baru 30 liter per detik bisa dimaksimalkan menjadi 150 liter per detik. Demikian juga pasokan air dari Spam Petanu yang saat ini baru 56 liter per detik bisa dimaksimalkan menjadi 100 liter per detik. Upaya lain yang dilakukan berupa penambahan dua unit filter air di estuary dam lewat dana APBD. Dengan tambahan filter air, katanya, jam layanan dipastikan bisa bertambah. “Satu lagi, pengerukan estuary dam tetap dilakukan,” katanya. (par/ara)

Data Kerusakan Dari Hal. 1

Sejak kejadian bencana mulai banjir bandang dan tanah longsor, petugas PDAM mendata ke lokasi bencana alam. Dari pendataan itu, kerusakan jaringan pipa air bersih terdapat di 22 lokasi. Puluhan lokasi ini mengalami kerusakan parah hingga mengakibatkan pelayanan air minum terganggu. Kerusakan terjadi di Desa Penglatan Kecamatan Buleleng. Untuk memulihkan jaringan pipa air bersih di desa ini diperkirakan memerlukan anggaran Rp 135,9 juta. Di Desa Sudaji membutuhkan anggaran Rp 125.841.000. Sementara di Desa Tejakula, dieprlukan anggaran penanganan air bersih hingga Rp 105.237.000. PDAM sebagai instansi teknis yang membidangi ditugaskan oleh pemerintah untuk melakukan perbaikan bersama instansi terkait lain-

nya. Kini, kerusakan jaringan pipa air bersih tersebut dianggarkan melalui pos anggaran tanggap darurat di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pos anggaran pascabencana. Direktur Utama (Dirut) PDAM Buleleng I Made Lestariana didampingi Direktur Teknik (Dirtek) I Nyoman Suwirta Sabtu (25/2) kemarin, mengatakan, menunggu perbaikan pipa air bersih itu, pihaknya bersama BPBD secara rutin memasok air bersih menggunakan mobil tangki. Rata-rata dalam sehari, air bersih yang berhasil dipasok ke desa terdampak bencana mencapai 50 ribu liter. Penyediaan air minum akan terus dilakukan hingga sumber-sumber air minum perdesaan beroperasi dengan normal. “Proses perbaikan masih berlangsung sampai jaringan air bersih kembali berfungsi,” jelasnya. (mud)

Dibayar Dari Hal. 1

Yang mengejutkan bahwa Siti Aisyah mengaku dibayar 400 ringgit Malaysia atau sekitar Rp 1,2 juta setiap berperan dalam program reality show, layaknya yang dilakukannya di Bandara Kuala Lumpur yang berujung pada kasus pembunuhan. ‘’Dia menceritakan dibayar 400 RM atau 100 dolar AS untuk setiap kegiatan prank yang dilakukannya,’’ ujar Wakil Duta Besar Republik Indonesia KBRI Kuala Lumpur Andreano Erwin didampingi Ketua Satgas Perlindungan WNI Yusron B. Ambary dan Atase Imigrasi Mulkan Lekat. Aisyah mengaku tak mengetahui apa yang dia lakukan. Dia hanya tahu direkrut orang Korea membuat reality show semacam video prank. ‘’Selain itu, dia tak tahu. Termasuk berteman dengan seorang wanita asal Vietnam,’’ tegas Andreano. Dia mengatakan kondisi

kesehatan Siti Aisyah dalam keadaan baik namun secara psikologis dan mental perlu pemeriksaan lebih lanjut. KBRI Kuala Lumpur juga telah mengecek identitas Aisyah dengan mobile device (perangkat mobil) atau alat khusus biometrik yang berasal dari Imigrasi di Indonesia. ‘’Hingga saat ini, polisi belum menentukan dakwaan (charge) kepada Siti dan kedutaan telah menyiapkan pengacara untuk membela Siti,’’ katanya. Dia menegaskan bahwa masa penahanan atau masa reman Siti akan berakhir pada 1 Maret 2017 dan kemungkinan kasusnya akan dibawa ke mahkamah. Sementara itu, menurut sumber terpercaya, Siti Aisyah pertama kali mengenal warga Korea Utara dengan James atau Ri Ji U yang mengajaknya dalam program reality show. Siti Aisyah pertama kali ikut program prank sejak tahun ini dan sudah beberapa kali dilakukan di Kuala Lumpur dan Kamboja. (ant)


balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Minggu PAING, 26 FEBRuari 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Jika ’’Bukaan 8’’ Capai Jutaan Penonton

Chicco Jerikho Janji Nikahi Pacarnya Jakarta (Bali Post) Aktor Chicco Jerikho memproduseri film ‘‘Bukaan 8’’ yang diproduksi oleh Visinema Pictures. Chicco berharap film yang ia produseri mendapatkan jumlah penonton hingga jutaan, sehingga film tersebut masuk dalam deretan box office Indonesia. “Gua berharap ‘Bukaan 8’ penontonnya jutaan orang,” kata Chicco Jerikho di selasela jumpa pers film ‘‘Bukaan 8’’, di Epicentrum Walk Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini. Bintang film ‘‘Filosofi Kopi (2015)’’, ‘’Negeri Van Orange (2015)’’, ‘‘Surat Dari Praha (2016)’’, dan ‘‘Surat Cinta Untuk Kartini (2016)’’ ini

BPM/win

Anick

Tampil Beda

Anick ’’Feat’’ Mofnrocx Hadir dengan Amunisi Baru BELANTIKA musik pop Bali saat ini terus kebanjiran pendatang baru dengan berbagai genre. Salah satu pendatang baru yang tampil beda adalah Anick feat Mofnrocx. Hadir dengan genre alternative rock, mereka yakin mampu menghadirkan warna baru di jagat hiburan musik Bali. Gus Miki salah satu personel Mofnrocx mengungkapkan single “Harus Mepisah” di album “Ngalahang Sepi” yang mereka produksi baru dirilis secara resmi ke pasaran khususnya radio-radio yang memutar lagu Bali. Single tersebut sebelumnya dibawakan secara off air di acara-acara yang sempat diisinya. Walaupun demikian, ia bangga karena Anick feat Mofnrocx sudah sering tampil di atas panggung di beberapa kota di Bali. “Kita sebagai pendatang baru tentunya sudah siap dengan karya kita yang berbeda untuk mewarnai perkembangan musik di Bali. Tapi jangan salah walaupun kita belum rilis single secara resmi, namun job off air lumayan juga bagi kita,” ungkap Gus Miki. Gus Miki yakin karya yang akan dihadirkannya mampu tampil beda dan juga memiliki jati diri untuk memberikan hiburan kepada penggemar musik Bali dengan ragam pilihan. Tampil dengan ciri khas sendiri menjadi hal mutlak bagi Anick feat Mofnrocx untuk mampu bersaing. “Kalau kita sejatinya ingin memberikan sebuah karya yang tampil beda dan menjadi jati diri kita sendiri. Dengan begitu, kita menjadi satu pilihan penggemar. Sehingga karya–karya ke depan tidak selalu berkaca pada apa yang lagi hits saat ini,” imbuhnya. Gus Miki berharap dengan hadirnya Anick feat Mofnrocx mampu diterima dengan baik oleh semua lapisan masyarakat. Ia pun sangat berterima kasih kepada para penggemarnya yang manamakan diri Sahabat Anick & Mofnrocx. (win)

Nietzsche Kesal! brolan BALE BANJAR ARIDUS TUHAN dan hantu, dua kata dengan lima huruf yang sama bila dipertukarkan posisinya memiliki makna sangat berbeda. Malah hantu yang sinonim setan, merupakan oposisi biner Tuhan. Dalam semiologi, makna sebuah kata lahir dan dipertegas atas distingsinya terhadap arti kata lain. Kesucian, kesolehan, keadilan dan kemahatahuan Tuhan sangat diyakini oleh umatnya karena sifat dan tabiat hantu atau setan diyakini super buruk, super jahat dan super curang. “Ya, kajian semiotika awalnya digagas Ferdinan de Saussure dengan uraian penanda atau signifier, petanda atau signified dan tanda atau sign. Penanda yang lahir dari imajinasi, menunjuk suatu objek di luar diri sebagai petanda, kemudian ketika disepakati secara arbitrase oleh pengguna bahasa akan menjadi tanda. Tanda adalah kata yang punya arti. Teori itu dikenal dengan nama strukturalisme. Seturut perkembangan zaman dan cara berpikir, pakar di luar disiplin linguistik ikut mencampuri urusan ba-

hasa. Seperti Levi Strauss dari antropologi, Jacques Lacan dari psikoanalisis, juga Slavoj Zizek, Derrida, Roland Barthes, Umberto Eco dan lain-lain, membuat semiotika berkembang, di antaranya menjadi postsemiotika. Celakanya, sering terjadi petanda tidak sinkron dengan penanda sehingga melahirkan tanda palsu. Tidak salah kalau Umberto Eco mengatakan postsemiotika sebagai alat mengelabui, menipu dan berbohong. Kemiskinan dikatakan kemakmuran tidak merata, kelaparan disebut kekurangan gizi, korupsi diberi istilah kesalahan administrasi, luputnya koruptor dijadikan tersangka dikatakan belum ditemukan dua alat bukti. Tuhan dan ajarannya yang suci namun abstrak pun dipersonifikasi, agar front pembela yang dibentuk dianggap wajar. Sering terberitakan tindakan anggotanya melenceng dari kesolehan, kedamaian dan toleransi, sehingga banyak tuntutan masyarakat untuk pembubaran organisasi kemasyarakatan yang mencatut nama agama dan Tuhan itu,“ papar Rubag. “Itulah dampak kekuasaan yang diraih secara paksa, sedangkan kapasitas psikis tidak mampu menampungnya, sehingga berubah jadi arogan dan sewenangwenang. Aku jadi kurang sepaham dengan ungkapan ‘manusia adalah makhluk tersempurna ciptaan Tuhan‘, bila mengamati perilaku manusia belakangan ini. Bahkan di Bali ada ujaran yang aku sepahami berbunyi ‘tan hana

beralasan, film yang ia produseri dan perankan selama ini, belum ada yang tembus hingga jutaan penonton. “Belum pernah film gua (tembus jutaan penonton). Makanya gua salut sama Ernest, Hanung, Raditya Dika, dan Manoj Punjabi filmnya sampai jutaan penonton. Bagi penontonnya dong,” selorohnya. Lanjut Chicco, jika nanti film ‘‘Bukaan 8’’ mencapai jutaan penonton, ia bakal melangsungkan pernikahan dengan sang kekasih. “Kalau tembus jutaan penonton, gua mau nabung buat married dan ngomongin married. Pacar gua udah ada, pemain juga,” ungkap Chico Jerikho. (pik)

’’Interchange’’, Film Terbaru Nicholas Saputra Hasil Kolaborasi Dua Negara

Jakarata (Bali Post) Satu lagi, karya kolaborasi dua negara, Malaysia dan Indonesia, melahirkan film terbaru yang bertajuk ‘’Interchange’’. Film yang disutradarai Dain Iskandar Said ini akan tayang di bioskop Tanah Air pada 2 Maret mendatang. Film bergenre thriller supernatural ini diperankan aktor-aktor terbaik Malaysia dan Indonesia termasuk Nicholas Saputra, Prisia Nasution, Shaheizy Sam, Iedil Putra, Nadiya Nisaa, Alvin Wong, dan Chew Kin Wah. ‘’Interchange’’ mengisahkan seorang detektif (Shaheizy Sam) dan fotografer forensik, Adam (Iedil Putra) yang menyelesaikan sebuah serial pembunuhan aneh. Dihantui oleh bayangan sebuah pembunuhan sadis

yang ia saksikan, Adam beralih ke fotografi dan mengambil banyak foto tetangganya. Salah satunya perempuan dari Kalimantan yang tinggal di apartemen sebelah, Iva (Prisia Nasution). Adam mulai menyukai Iva tetapi keterlibatannya dengan perempuan itu membawanya kepada misteri, pembunuhan dan penganiayaan. Semakin dalam Adam masuk dunia mistis Iva dan sang detektif menggali dengan investigasinya, mereka menemukan cenayang dan makhluk supernatural (Nicholas Saputra) dari takhayul kuno yang menjadi nyata. Film ini juga yang menjadi ajang pertemuan pertama Iedil dan Prisia. Keduanya terlibat cinta lokasi hingga resmi menikah 1 Juni 2016 lalu. (pik)

Rancang Sepatu Katy Perry

Ini Cerita Desainer Indonesia

ADEGAN - Nicholas Saputra dalam salah satu adegan film ‘’Interchange’’.

Jakarta (Bali Post) Desainer Rinaldy Yunardi mendapat kepercayaan untuk merancang sepatu yang dipakai penyanyi Katy Perry dalam video klip terbarunya “Chained to the Rhytm”. Rinaldy pun bercerita tentang awal mula bisa dipercaya untuk mendesain sepatu berjenis boots hingga akhirnya dipakai penyanyi asal Amerika Serikat itu. “Artis-artis Hongkong seperti Aaron Kwok, Sammi Cheng, dan beberapa nama lain kan memakai aksesori aku, nah dari situ aku dilirik dari Amerika,” katanya belum lama ini. Selanjutnya, kata Rinaldy, pihak Katy Perry memberikan moodboard, tema dan konsep sepatu yang akan dirancang. “Kemudian aku mendesain beberapa, kirim ke mereka, sudah, dipilih, deal, langsung proses,” kata desainer kelahiran 1970 itu. Rinaldy mengungkapkan proses perancangannya terbilang sangat singkat yaitu tiga hari karena tenggat waktu yang juga pendek. Setelah menyelesaikan desain dan disetujui pihak

hwang swasta tinulus‘, artinya tidak ada yang sempurna di jagat ini. Aku pernah membaca sebuah buku suci tentang munculnya istilah setan buat makhluk astral yang diusir dari Taman Eden. Kisah ini kemudian diteliti Peter J. Awn untuk disertasi yang setelah direvisi dijadikan buku berjudul ‘Tragedi Setan, iblis dalam psikologi sufi‘. Sebelum dikutuk dan diberi nama Setan, makhluk astral yang dicipta Tuhan dari api tersebut semuanya bernama malaikat. Mereka adalah aparat surgawi, yang membantu Tuhan dalam mengelola segala semesta beserta isinya. Nah, ketika Dia menciptakan makhluk terakhir yakni manusia yang dianggap paling sempurna, semua malaikat diperintah bersujud di hadapan makhluk termutakhir itu. Tidak semua malaikat tunduk dan patuh terhadap perintah itu, ada yang mbalelo, menolak. Alasannya, mereka hanya mau bersujud di hadapan Tuhan sesuai perintah awal, namun tidak mau bersujud di hadapan makhluk yang terbuat dari lumpur hina, kendati sudah ditiupkan roh suci. Akibatnya, mereka diusir dari surga dan diberikan hak hidup antara langit dan bumi,“ tutur Ketut Regig. “Benar, aku juga sempat membaca yang kau tuturkan. Sungguh konsisten dan memegang prinsip atas perintah awal bahwa mereka tidak mau menyembah siapa pun kecuali Tuhan, meskipun harus meninggalkan nikmat surgawi. Sebelum beranjak dari surga, para setan minta izin agar diperkenankan memeriksa produk Tuhan termuktakhir itu. Karena hakikat Tuhan maha pen-

luar negeri dijadikan paradigma untuk memantik konflik para elite politik di Indonesia menjadi kerusuhan horizontal atau perang saudara. Sebab bercampur baurnya urusan agama ke politik, sangat potensial meletuskan kekacauan, apalagi bisikan setan ‘Eritis sicut Dei‘ terus menggema di benak segelintir pemburu kekuasaan dan uang. Kita tahu kini tidak mungkin terjadi revolusi sosial karena nyaris tiada ideologi yang membagi masyarakat dalam kelas-kelas sosial yang bermusuhan. Yang terjadi adalah agitasi yang disebarkan segelintir demagog yang terbius bisikan setan, di kerumunan-kerumunan atau multitude menurut istilah Antonio Negri, berisi sentimen SARA. Para ‘Tuhan‘ baru ini, sengaja menyebarkan isu ketakutan atas keterdesakan sebuah agama oleh agama lain tanpa logika yang jelas, menyebabkan multitude berubah menjadi vulgus, yang mengamuk tanpa tujuan yang pasti. Bila kekacauan seperti ini berakumulasi, aku khawatir mimpi untuk menjadi Indonesia akan tidak terwujud. Lebih parah lagi di dunia maya kini tersebar marak kabar bohong alias hoax, yang dilalap tanpa dikaji kebenarannya, sehingga Gus Mus atau Mustofa Bisri mengandaikan kita kembali saling mangsa seperti Zaman Qabil dan Habil atau Kain dan Habel, “ ujar Nyoman Situh. “Mungkin karena kian banyak manusia menginginkan kekuasaan sebesar milik Tuhan, tanpa memahami diri mereka bukan makhluk abadi melainkan cuma gumpalan daging dan darah yang segera mampus karena ditinggalkan roh, Nietzsche jadi kesal.

BPM/ist

gasih dan penyayang, mereka diberi izin. Dimulai dengan menepuk-nepuk tubuh manusia, mereka paham tubuh manusia lembek, lalu tanpa sepengetahuan Tuhan mereka membikin masing-masing sembilan lubang di tubuh Adam dan Hawa, menghasilkan mata, hidung, telinga, mulut, kemaluan dan dubur yang semuanya berlubang. Di telinga keduanya dibisikkan ‘Eritis sicut Dei‘, yang artinya ‘Kamu pun bisa menjadi Tuhan‘, sebelum semua setan pergi dari surga. Dari sembilan lubang itu manusia mulai mengetahui kondisi segala hal yang ada di luar tubuhnya dan menjadi alat yang disebut panca indra. Itulah penyebab manusia juga terusir dari surga karena melanggar larangan Tuhan, yakni makan buah yang konon disebut buah Khuldi. Dosa awal selain menyebabkannya harus meninggalkan Taman Firdaus, dosa yang juga beranak-pinak menjadi dosa lain secara genetik diwariskan ke keturunannya. Malah anak Adam dan Hawa setelah tinggal di bumi, yakni Kain membunuh adik kandungnya Habel karena rasa iri hati. Agaknya ini pula yang menjadi patron terjadinya Perang Saudara dalam sejarah manusia, termasuk Bharata Yudha!“ komentar Wayan Bangkrik. “Yang mengerikan dan dapat kita saksikan dalam tayangan berita luar negeri di TV, perang dan saling bunuh sesama warga bangsa di Suriah. Sebelumnya di Irak dan Libia, namun yang konon paling menyeramkan di Rwanda, pembantaian Suku Hutu terhadap Tutsi. Kita sangat khawatir bila skenario perang saudara di

BPM/pik

ADEGAN - Adegan yang diambil dalam film ‘‘Bukaan 8’’.

Katy Perry, sepatu tersebut pun langsung dikerjakan oleh Thang Shoes dengan bahan dasar plastik dan karet. “Semoga karya-karyaku ke depan dipakai lagi di dunia internasional yang lebih luas, dan mudah-mudahan temanteman fashion Indonesia juga

bisa terkenal di ranah internasional,” tuturnya. Sebelumnya, karya rancangan Rinaldy juga pernah dipakai dalam ajang fashion show Victoria’s Secret, yaitu sayap untuk para model yang menggunakan lingerie. (ant)

BPM/Instagram.com/rinaldyyunardi

SEPATU - Foto yang diambil dari Instagram desainer Rinaldy A. Yuniardi yang menampilkan penyanyi Katy Perry memakai sepatu rancangannya. Kekesalannya ditumpahkan dalam tulisan sarkastik berjudul ‘Sabda Zarathustra‘, di mana dikisahkan orang gila atau Mad Man dengan memegang obor di siang hari yang terik, masuk-keluar lorong di kampung, akhirnya menuju pasar. ‘Di mana dia, di mana dia, tadi dia lewat ke sini’, teriaknya menyeruak kerumunan, sembari menyinari kolong-kolong lapak, tanpa ada yang menjawab karena tahu otak orang itu tidak beres. ‘Tuhan sudah mati, kitalah yang membunuhnya,’ ujar si Gila sebelum meninggalkan pasar. Sebagai orang beragama, kita boleh marah terhadap tulisan Nietzsche yang seakan menista agama bahkan Tuhan, namun perlu mawas diri. Sebab kenyataan, ada di antara kita yang meng-

geser kedudukan Tuhan yang sama artinya seperti membunuh, dengan berlagak kayak Tuhan. Padahal Tuhan merupakan kerinduan manusia sepanjang zaman, kendati manusia tidak mungkin bisa melihat-Nya, bercakap dengan-NYa, namun kita yakin Dia ada. Ironisnya, Tuhan yang dirindukan karena dianggap sebagai sumber moralitas dan kesucian, justru dilecehkan mereka yang terbius bisikan ‘kamu pun bisa menjadi Tuhan‘, dengan mencatut nama-Nya dan melakukan kelancungan atas namanya. Jadi, aku maklum, karena kesal Nietzsche menulis sindiran itu dan dia mati duluan saat usia 55 tahun, Tuhan abadi hingga kini tetap dipuja manusia,“ pungkas Ketut Gejor. (aridus)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 26 Februari 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu