20 HALAMAN
NOMOR 67 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
selasa pon, 25 oktober 2016
Tiga Langkah Atasi Pungli
Komite Cenderung Suburkan Politisasi Dunia Pendidikan Pungutan liar (pungli) di dunia pendidikan, nomor dua tertinggi setelah penegakan hukum. Fakta ini ironis. Mengingat lembaga pendidikan dicita-citakan membentuk generasi berbudaya, cerdas, beretika dan inovatif. Kehadiran komite sekolah, rupanya tak sertamerta membuat tata kelola pendidikan di sekolah menjadi lebih baik. Bahkan, jabatan komite cenderung menyuburkan politisasi dunia pendidikan.
Prof. Rumawan Salain Ketua Dewan Pendidikan Kota Denpasar
’’…Padahal untuk jabatan pengabdian berupa komite, sekolah harus memprioritaskan orang yang memiliki kompetensi di bidangnya. Jabatan komite cenderung menyuburkan politisasi dunia pendidikan.‘’ Dr. I Wayan Budi Utama, M.Si. Pengamat Pendidikan
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Pungli di Dunia Pendidikan 1
’’Jika dengan membayar seseorang bisa lolos di mana pun dia mau, maka ini akan menjadi pendidikan buruk bagi generasi bangsa. Ini juga akan membuat mereka tak mau belajar untuk berprestasi.’’
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
SATGAS Sapu Bersih Pungli akan beroperasi hingga ke daerah. Tak hanya diurus soal pungli di jalan raya dan perizinan, juga pungutan liar yang terjadi di sekolah. Apalagi hasil pemantauan ORI, sektor pendidikan merupakan kedua tertinggi terjadi pungli setelah penegakan hukum. Wakil Rektor II Undiksha Singaraja Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd. mengapresiasi langkah pemerintah untuk ‘’menyapu’’ bersih perilaku pungli. ‘’Masyarakat
Ketua Dewan Pendidikan Kota Denpasar Prof. Rumawan Salain dan pengamat pendidikian Universitas Hindu Indonesia Dr. I Wayan Budi Utama, M.Si. memandang perlu dilakukan pembenahan sistem pendidikan secara totalitas. Bahkan, dipandang perlu dan mendesak dilakukan tindakan hukum bagi pelaku pungli di dunia pendidikan. Langkah ini harus ditempuh untuk membangun kualitas dan dedikasi insan pendidikan. ‘’Jika dunia pendidikan tercemar, ke mana lagi generasi bangsa harus dipercayakan,’’ ujar Prof. Rumawan Salain. Mantan PR III Universitas Udayana ini berharap harus ada terobosan nyata untuk membenahi dunia pendidikan. Pemerintah harus betul-betul hadir dalam pengelolaan pendidikan, sehingga ada kontrol yang jelas. Hal. 19 Sisi Negatif
masih mudah tergoda menjadi korban pungli, karena kita terbiasa tertib bernegara dan beradministrasi publik. Banyak di antara kita masih senang potong jalur. Artinya, jika masalah pungli di sektor pendidikan terjadi, maka pembenahannya tidak bisa hanya menekan pelaku atau institusi yang disoroti,’’ ujarnya, Senin (24/10) kemarin. Ia menilai masyarakat harus mau berubah dan tidak tergoda untuk menjadi korban pungli. Dibutuhkan langkah restorasi sosial dan budaya untuk menjadikan dunia pendidikan terbebas dari kegiatan pungli. Untuk menghindari pungli di sektor pendidikan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Pertama, menetapkan Satuan Biaya Pendidikan Tunggal (SBPT) sehingga masyarakat sejak dini mengetahui dan paham besaran biaya yang harus disiapkan untuk putraputrinya. Hal. 19 Pengawas Internal
Mobil dan Motor Terseret Banjir Bandung (Bali Post) – Satu unit kendaraan roda empat jenis Nissan Grand Livina dengan nomor polisi D 1087 PO yang terserat arus akibat luapan Sungai Citepus di Jalan Pagarsih Kelurahan Cibadak Kecamatan Astana Anyar Kota Bandung, Senin (24/10) kemarin, belum ditemukan. ‘’Mobil tersebut terseret
Bali Post/ant
Ahok Datangi Bareskrim
Minta Diperiksa Terkait Kasus Penistaan Agama Jakarta (Bali Post) – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendatangi Kantor Bareskrim Polri, di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat untuk berkoordinasi dengan penyidik terkait kasus dugaan penistaan agama tertentu yang melibatkannya. Hal. 19 Inisiatif Sendiri
Bali Post/ade
DATANGI BARESKRIM - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mendatangi Bareskrim Polri di Gedung Mina Bahari II, Jakarta Pusat, Senin (24/10) kemarin. Ahok mendatangi Bareskrim Polri untuk memberikan keterangan dan klarifikasi soal kasus dugaan penistaan agama.
TERJEBAK BANJIR - Sejumlah kendaraan terjebak banjir di kawasan Pasteur, Bandung, Jawa Barat, Senin (24/10) kemarin. Curah hujan yang tinggi dan buruknya drainase menyebabkan kawasan tersebut terendam banjir.
KPK Tahan Mantan Menkes Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (24/10) sore menahan mantan Menteri Kesehatan (Menkes) RI Siti Fadilah Supari terkait dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) tahap I tahun 2007. Siti Fadilah yang terlihat mengenakan rompi ‘’Tahanan KPK’’ menyatakan adanya ketidakadilan dalam penegakan hukum setelah lima tahun menjabat sebagai Menteri Kesehatan periode 2004-2009. ‘’Ya… saya akhirnya selama (bertugas) lima tahun dengan sangat tidak adil. Pak Jokowi, saya harap adil menegakkan hukum dengan betul-betul. Banyak kasus yang berat-berat dibiarkan, saya yang sebetulnya tidak bersalah, malah seolah bersalah. Ini tidak adil, ini betul-betul diskriminalisasi,’’ kata Siti Fadilah saat keluar di Gedung KPK Jakarta, Senin kemarin. Siti mengatakan, dalam pemeriksaan hari ini (Senin kemarin) KPK hanya meminta keterangan soal dugaan korupsi dan belum secara detail ke pokok perkara. ‘’Tidak ditanya apa-apa, cuma ditanya kenal ini, kenal itu, terus ditahan. Belum sampai pokok perkara, saya merasa tidak adil,’’ ujar Siti. KPK menetapkan Siti Fadilah dalam dua kasus korupsi sejak Mei 2015. Siti diduga melakukan korupsi pada pengadaan alat kesehatan (alkes) tahap I tahun 2007 dan korupsi pengadaan alat kesehatan buffer stock (stok penyangga) untuk kejadian luar biasa 2005. Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan melalui hakim tunggal Achmad Rivai menolak
seluruh permohonan praperadilan yang diajukan Siti Fadilah Supari. Siti Fadilah Supari ditetapkan sebagai tersangka terkait peristiwa pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 huruf b atau Pasal 5 ayat (2) jo. Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 11 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Siti Fadilah Supari memiliki keterkaitan tindak pidana yang dilakukan terdakwa mantan Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan Rustam Syarifuddin Pakaya sebagai orang yang turut menerima Mandiri Travellers Cheque (MTC) senilai Rp 1,375 miliar dalam proses pengadaan alat kesehatan I untuk kebutuhan Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan dari dana Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Revisi APBN Pusat Penanggulangan Krisis Sekretariat Jenderal Departemen Kesehatan RI Tahun Anggaran 2007. (ant)
Bali Post/ade
DITAHAN - Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari mengenakan rompi tahanan KPK usai diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (24/10) kemarin.
PILKADA
KPU Buleleng Buka Pendaftaran Lagi Singaraja (Bali Post) – Satu-satunya pasangan calon yang ditetapkan KPU Buleleng adalah Putu Agus Suradnyana dan dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. (PASSutjidra). Karena hanya ada satu pasangan, maka KPU Buleleng kembali membuka pendaftaran bakal calon dalam Pilkada Buleleng 2017. Pendaftaran akan dibuka pada 28 hingga 30 Oktober 2016. Dalam rapat pleno, Senin (24/10) kemarin, PAS-Sutjidra
Pilkada Buleleng Halaman 11
arus masuk ke kali dan sampai saat ini mobil Nissan Grand Livina belum ditemukan. Anggota kami dan masyarakat hingga saat ini masih melakukan pencarian,’’ kata Kasubag Humas Polrestabes Bandung Ajun Komisaris Polisi Reny Marthaliana. Selain mobil, lanjut Kompol Reny, satu unit sepeda motor jenis Tresida yang digunakan sebagai kendaraan dinas penarik sampah milik Kelurahan Karang Anyar RW 04 Kecamatan Astana Anyar Kota Bandung juga terseret arus Sungai Citepus. ‘’Dua kendaraan tersebut terseret arus Sungai Citepus Kota Bandung, sungai tersebut siang tadi meluap hingga ke Jalan Pagarsih,’’ katanya. (ant)
ditetapkan menjadi calon tetap berdasarkan SK KPU No. 124/Kpts/KPU-Kab016.433727/Tahun 2016. Sementara bakal pasangan calon Surya dinyatakan tidak memenuhi syarat dukungan minimal berdasarkan SK KPU No. 125/Kpts/KPU-Kab016.433727/Tahun 2016. Ketua KPU Gede Suardana menyatakan bahwa dasar penundaan tahapan pilkada sesuai dengan Peraturan KPU No. 14 Tahun 2015 tentang Calon Tunggal. Dalam aturan ini, apabila hanya ada satu pasangan calon, KPU menunda tahapan pilkada. Hal. 19 Pasangan Calon
Bali Post/mud
DITUNDA - Rapat pleno memutuskan tahapan Pilkada Buleleng ditunda karena hanya ada satu pasangan calon (calon tunggal).
Demokrat Mulai Rapat, Golkar Belum Bersikap KPUD Buleleng telah memutuskan untuk memperpanjang masa pendaftaran bakal calon bupati/wakil bupati. Rupanya, kesempatan itu tak disia-siakan Partai Demokrat. Senin (24/10) malam kemarin, para kader partai itu menggelar rapat di Kantor DPC Partai Demokrat di Jalan Ahmad Yani Barat Kota Singaraja. Pertemuan tersebut dihadiri pengurus inti DPC Partai Demokrat bersama sembilan pengurus PAC Demokrat se-Buleleng. Sejumlah usulan muncul pada rapat itu. Salah satunya rencana Demokrat mengusung paket calon pada Pilkada 2017. ‘’Teman-teman di PAC Demokrat mulai memunculkan nama pasangan. Salah satunya Rani
(Luh Hesti Ranitasari),’’ ujar Wakil Ketua I DPC Partai Demokrat Nyoman Sarjana, Senin (24/10) kemarin. Rani yang Sekretaris DPC Partai Demokrat membenarkan bahwa dalam diskusi kecil partainya mulai memikirkan untuk mengusung calon sendiri. Rani tidak menampik kalau namanya disebut-sebut oleh PAC untuk dipaketkan dengan calon dari partai lain yang bergabung dalam koalisi. ‘’Tadi memang ada diskusi kecil karena kami lama tidak pernah kumpul dengan kawan PAC. Tadi memang ada saran bagaimana kalau partai kita menentukan sikap politik, termasuk masalah mengusung calon sendiri,’’ katanya. Hal. 19 Hal Wajar
denpasar
2
Selasa Pon, 25 Oktober 2016
DTIK Festival 2016, Arus Lalin Dialihkan Denpasar (Bali Post) – Terkait akan digelarnya Denpasar Teknologi Informasi dan Komunikasi (DTIK) Festival, 27 hingga 30 Oktober mendatang, mulai Selasa (25/10) ini sejumlah ruas jalan di kawasan Lumintang akan dialihkan. Penutupan dan pengalihan sejumlah ruas jalan di kawasan Lumintang ini dilakukan untuk menghindari kemacetan dan penumpukan kendaraan di satu titik ruas jalan. Hal ini dikatakan Kadis Kominfo Kota Denpasar Dewa Made Agung saat ditemui Senin (24/10) kemarin. Pengalihan dan penutupan jalan di kawasan Lumintang itu, meliputi Jalan Mulawarman ditutup total mulai tanggal 25 Oktober 2016 pkl. 18.00 Wita, dan dibuka kembali 31 Oktober 2016 pkl. 06.00 pagi. Pengendara dari arah Jalan Gatot Subroto timur menuju Jalan Ahmad Yani yang melewati Jalan Mulawarman, bisa mencari jalan alternatif menuju Jalan Majapahit, Ahmad Yani atau Jalan Majapahit, Jalan Daha, Jalan Mulawarman, dan Jalan Ahmad Yani. Pengendara dari Jalan Ahmad Yani menuju Jalan Mulawarman sebelah utara, hanya diperbolehkan bagi penduduk setempat. Dewa Agung menambahkan, DTIK Festival tahun ini merupakan yang keempat kalinya diselenggarakan sebagai kegiatan pra-event dari acara Denpasar Festival 2016 mendatang. Berbagai penemuan teknologi informasi terbaru juga akan ditampilkan. (kmb12)
Menkominfo Harapkan Media Berinovasi Denpasar (Bali Post) Selain menjalankan fungsi informasi, media juga diharapkan bisa berinovasi. Salah satunya dengan mengembangkan konten dan mengikuti perkembangan teknologi internet. Ini merupakan salah satu tantangan agar lembaga penyiaran memiliki manajemen yang berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara saat membuka Sidang Umum Asia Pasific Broadcasting Union (ABU) ke-53 di Nusa Dua, Senin (24/10) kemarin. Menurut Rudiantara, perkembangan teknologi internet bisa dilihat dari tujuh miliar lebih populasi dunia, lebih dari tiga juta orang memiliki akses internet, termasuk Indonesia. Sejak teknologi berubah dari media elektronik menjadi media dalam jaringan, cara masyarakat menempatkan iklan juga berubah, seperti televisi dan radio, menjadi media online bahkan sosial media. Potensi itu menjadi tantangan untuk memberikan dan mengembangkan produk teknologi atau konten yang diminati penggunanya. ‘’Kami berharap semua partisipan berdiskusi mencari solusi dalam mengembangkan konten dan pelayanan,’’ ujarnya kepada para delegasi ABU. Rudiantara menyatakan media memiliki peran signifikan dalam hal literasi masyarakat. Secara khusus, media dapat menjadi saluran penyebaran informasi publik, partisipasi masyarakat, opini publik, hak-hak sipil dan pembentukan nilai-nilai demokrasi. ‘’Media juga memainkan peran penting dalam menjembatani perbedaan. Dengan media, informasi dapat disampaikan kepada masyarakat yang memberikan pemahaman publik melalui konten yang mencerahkan dan mendidik,’’ katanya. Ditambahkannya, media harus menjalankan informasi, pendidikan, hiburan dan fungsi kontrol sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. ‘’Selain itu, juga memberikan informasi yang akurat, cepat, edukatif dan inspiratif,’’ tegasnya. Dalam kesempatan itu, Rudiantara juga mengajak lembaga penyiaran Indonesia untuk berbagi pengalaman dengan media lainnya dalam mencegah isu-isu global yang kini juga menjadi tantangan media, seperti kemiskinan, perdagangan manusia, imigran gelap hingga peperangan. ‘’Beruntung Indonesia tidak mengalami masalah yang seserius seperti negara lain. Pengalaman Indonesia bagaimana mencegah isu tersebut, bisa dibagikan ke negara anggota ABU,’’ paparnya. (kmb23)
Bali Post/kmb23
KETERANGAN PERS - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memberikan keterangan pers, Senin (24/10) kemarin.
081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5
Topik : NAKER ASING DIAWASI PUSAT Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
BERSIH - Tukad Loloan yang kini sedang ditata, dirancang untuk bisa menjadi objek wisata baru di Denpasar.
Bali Post/ist
Bantaran Tukad Loloan Dirancang Jadi Objek Wisata
Denpasar (Bali Post) Penataan bantaran sungai di Denpasar terus bertambah. Bila sebelumnya dilakukan di Tukad Rangda, Tukad Badung, serta Tukad Tagtag, Tukad Bindu, kini mulai menyasar Tukad Loloan, Mertasari, Sanur. Penataan ini dilakukan agar masyarakat tidak lagi membuang sampah ke sungai. Bahkan, bantaran Tukad Loloan ini dirancang agar bisa menjadi objek wisata baru di Kota Denpasar. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Denpasar IGN Putra Sanjaya saat ditemui di Denpasar, Senin (24/10) kemarin. Putra Sanjaya menyebutkan, berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar. Salah satunya, menata sejumlah sungai menjadi bersih, sehingga nantinya dapat dijadikan objek wisata dan tempat berolahraga. Salah satu sungai yang akan menjadikan objek wisata
adalah Tukad Loloan di kawasan Mertasari, Sanur. Berbagai aktivitas bisa dilaksanakan di Tukad Loloan ini, seperti jogging track, bersepeda dan mancing. Namun untuk saat ini, masih proses pengerjaan dan akhir November dipastikan bisa kelar. Untuk mendukung sarana sebagai objek wisata, Tukad Loloan akan dilengkapi permainan air seperti sepeda bebek dan lain sebagainya. ‘’Dengan dilengkapi berbagai hal tersebut, saya meng-
harapkan Tukad Loloan bisa seperti sungai yang ada Singapura dan Korea. Kami berharap, dengan selesainya penataan Tukad Loloan ini akan dapat menambah objek wisata, rekreasi dan olahraga di tengah kota,’’ kata Putra Sanjaya. Langkah tersebut banyak mendapat respons dari masyarakat. Namun untuk mencapai hal itu, ia mengharapkan partisipasi masyarakat. Salah satunya adalah tidak membuang sampah ke sungai, membantu menjaga
kebersihan sungai. Dengan hal tersebut, ia yakin menjadikan sungai sebagai objek wisata seperti di negara Singapura bisa terwujud. Selain sampah, yang menjadi kendala saat ini adalah pengolahan air menjadi jernih. Untuk penjernihan air di sungai ini, pihaknya masih mencari pola yang paling murah dan efektif. Mengingat, pengolahan air yang ada saat ini biayanya cukup tinggi. Selain itu, untuk meningkatkan kebersihan sungai, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas PU Kota Denpasar juga membentuk tenaga khusus yang dinamakan Pasukan Biru yang bertugas membersihkan semua sungai, saluran air, got dan gorong-gorong. Pasukan biru ini diperkuat 219 orang
yang bertugas membersihkan semua sungai di Kota Denpasar setiap hari. ‘’Mereka (pasukan biru) disebar dan disiagakan untuk membersihkan sampah serta lumpur di sungai-sungai di Denpasar setiap hari,’’ ujarnya. Menurutnya, hasil dari membentuk pasukan biru, kini hampir semua sungai di Denpasar sudah tampak bersih, seperti di Tukad Tagtag, Tukad Badung, Tukad Pungawa, Tukad Rangda, Tukad Pekaseh, Tukad Bindu. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Dari Rakor Pemkot Denpasar
Rai Mantra Minta SKPD Berantas Pungli
PEMBERANTASAN dan stop pungutan liar (pungli) di seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, dengan tegas diinstruksikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) seluruh pimpinan SKPD di jajaran Pemkot Denpasar, Senin (24/10) kemarin, di ruang Praja Utama Kantor Wali Kota. Penegasan ini menindaklanjuti instruksi Presiden RI Joko Widodo. Terkait pemberantasan pungli, Wali Kota Rai Mantra yang didampingi Wakil Wali Kota (Wawali) I GN Jaya Negara dan Sekda Rai Iswara memerintahkan seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Denpasar hingga Perusahaan Daerah untuk serius dalam pemberantasan pungli. Rakor diawali dengan pemaparan dari Kepala Bagian Program Pembangunan Setda Kota Denpasar AAN Bagus Airawata dan Kepala Tata Pemerintahan Dewa Juli Arta
Berata, terkait beberapa program strategis Pemkot Denpasar yang meliputi program peningkatan infrastruktur hingga program pelayanan kepada masyarakat. ‘’Kami minta kepada seluruh pimpinan SKPD untuk tegas dan serius dalam menindaklanjuti permasalahan pungli,’’ ujar Rai mantra. Rai Mantra mengatakan, di samping menjadi instruksi Presiden RI, ini menjadi perhatian semua untuk memberantas tindakan-tindakan tersebut dengan keterbukaan informasi saat ini yang dapat diakses langsung masyarakat melalui program Pengaduan Rakyat Online (Pro Denpasar Plus). Selain itu, Rai Mantra juga menyampaikan beberapa catatan terkait programprogram pembangunan di Kota Denpasar. Seperti peningkatan permasalahan kebersihan dengan keterlibatan bapak angkat kebersihan masing-masing SKPD untuk melakukan sosialisasi terkait
dengan Perda Kebersihan. Juga melakukan abatenisasi secara serentak dalam menekan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Di samping itu, pelaporan dari masyarakat melalui Pro Denpasar hendaknya dapat segera ditindaklanjuti dengan mengambil studi kasus yang ada, sehingga diharapkan tidak terjadi hal provokatif di kemudian hari. Tentunya, dari program Pro Denpasar plus ini program di masyarakat semakin meningkat yang dapat menjadi acuan dalam merumuskan program-program ke depan, sehingga dapat mengefektifkan anggaran dalam pembangunan. Beberapa isu strategis harus segera dilakukan analisis dan penyelesaian masalah, di antaranya masalah lingkungan, gepeng, pasar tumpah dan kepadatan arus lalu lintas. ‘’Dari program Pro Denpasar plus ini, SKPD harus melakukan langkah mencari jalan keluar dalam penyelesaian masalah di masyarakat,’’
ujarnya. Rai Mantra juga menekankan kepada SKPD untuk membuat program yang menyentuh langsung masyarakat serta memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Diharapkan, SKPD
terus men-support program prioritas peningkatan program fisik seperti fasilitas umum, pendidikan hingga kesehatan, seperti peningkatan fasilitas puskesmas yang saat ini telah memiliki rawat inap. (ad876)
RAKOR - Wali Kota Rai Mantra didampingi Wawali I GN Jaya Negara dan Sekda AAN Rai Iswara memimpin rakor yang diikuti seluruh pimpinan SKPD Pemkot Denpasar, Senin (24/10) kemarin.
Minta Awasi Penyelidikan
Lihat Kejanggalan Kasus Pelaporan Aridus
SOBEKS Desak DPRD Bali Panggil Kapolda Kuasa Hukum Aridus Surati Kompolnas
Denpasar (Bali Post) Solidaritas Bali untuk Kebebasan Berekspresi (SOBEKS) melihat ada kejanggalan dalam kasus pelaporan kolomnis Made Sudira alias Aridus ke Polda Bali oleh Karo Humas Pemprov Bali Dewa Gede Mahendra Putra. Sebelumnya, Aridus dilaporkan karena membuat status di media sosial facebook yang mempertanyakan pohon beringin di rumah jabatan Gubernur Bali. Status itu ditafsirkan menghina dan mencemarkan nama baik pemimpin Bali tersebut. ‘’Kami sudah beraudiensi dengan Bapak Kapolda Bali beserta jajaran tanggal 19 Agustus 2016. Direskrimsus Polda Bali menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan saksi ahli bahasa mengatakan status Aridus Jiro di akun facebooknya tidak mengandung unsur pencemaran nama baik dan penghinaan,’’ ujar Koordinator SOBEKS Nyoman Mardika saat diterima Komisi I DPRD Bali di Ruang Baleg, Senin (24/10) kemarin. Mardika melihat kejanggalan karena setelah adanya keterangan saksi ahli bahasa tersebut, Aridus justru kembali diperiksa sebagai saksi oleh Polda Bali pada tanggal 6 Oktober 2016. Padahal, sebelumnya sudah dikatakan bahwa status Aridus belum mengandung unsur pidana pencemaran nama baik dan penghinaan. ‘’Dugaan kami ada pihak-pihak tertentu melakukan intervensi terhadap permasalahan tersebut. Kami meminta DPRD Bali memanggil Kapolda Bali terkait masalah tersebut, karena hal ini akan menjadi preseden buruk bagi kebebasan berekspresi yang disampaikan oleh publik secara
Bali Post/kmb23
PERTEMUAN - Solidaritas Bali untuk Kebebasan Berekspresi (SOBEKS) melakukan pertemuan dengan Komisi I DPRD Bali, Senin (24/10) kemarin, membahas masalah kejanggalan kasus pelaporan kolomnis Made Sudira alias Aridus ke Polda Bali oleh Karo Humas Pemprov Bali Dewa Gede Mahendra Putra. menyeluruh,’’ tegasnya. Pihaknya tidak melihat adanya upaya untuk melakukan pencemaran nama baik ataupun provokasi. Aridus sendiri bahkan bersedia meminta maaf setelah ada reaksi dan masukan, serta menghapus status itu dari akunnya. Kemudian setelah proses hukum berjalan, Aridus juga menyatakan permohonan maaf secara terbuka. Agus Samijaya dari Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) Bali menilai kasus Aridus sarat dengan kriminalisasi. Secara legal standing, kasus itu sebetulnya menyangkut perasaan orang per orang. ‘’Bagaimana bisa persoalan orang lain bisa diwakilkan? Padahal secara moral sudah dilakukan upaya maaf. Termasuk sudah ada SP2HP. Akan tetapi ada apa kok tiba-tiba seluruh penyidik diganti? Sekali lagi, kasus ini adalah kasus set back silam yang dilakukan oleh
penguasa yang antidemokrasi,’’ tegasnya. Ketua Komisi I DPRD Bali Ketut Tama Tanaya mengaku akan mengkaji dan mengawasi kasus Aridus Jiro. Apalagi, status Aridus Jiro merupakan ekspresi dari seorang masyarakat Bali. Namun, malah dilaporkan oleh pemimpinnya sendiri. Pihaknya berharap kasus ini bisa diredam agar tidak membuat keresahan. Politisi asal Tanjung Benoa ini minta SOBEKS menyampaikan pula masalah ini ke Komisi Informasi Provinsi Bali terkait dengan keterbukaan informasi. Anggota Komisi I DPRD Bali I Wayan Tagel Arjana mempertanyakan, mengapa Karo Humas yang melaporkan kasus ini, bukan Gubernur langsung. Oleh karena itu, Karo Humas akan dipanggil terlebih dahulu sebelum memanggil Kapolda Bali. (kmb32)
MEMASUKI bulan ketiga pascadiperiksanya Made Sudira alias Aridus Jiro oleh Reskrimsus Polda Bali tanggal 8 Juli 2016, mendorong tim kuasa hukum dari LBH Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) Bersatu Bali menyurati Kompolnas RI, Kapolri serta sejumlah institusi di Jakarta. Aridus Jiro yang dilaporkan Dewa Mahendra Putra, kembali memenuhi panggilan penyidik Krimsus Polda Bali tanggal 6 Oktober 2016. Kolomnis berusia 69 tahun ini diduga menghina Gubernur Bali melalui postingan pada akun Facebook pribadinya, sehingga akan dijerat Pasal 27 ayat (3) UU ITE jo Pasal 45 ayat (1) dan/atau Pasal 310 KUHP dengan ancaman penjara enam tahun. Menurut pengacara Aridus Jiro, Dewa Kertha Wiguna, pihaknya memohon agar kasus ini mendapat pengawasan serius. ‘’Surat ini dimaksudkan agar sedini mungkin mencegah terjadinya pelanggaran hukum, serta mendorong internal Polri maupun institusi terkait lainnya untuk mengawasi kinerja penyelidikan. Jika ada temuan pelanggaran, maka siapa pun itu wajib menerima sanksi sesuai aturan hukum yang berlaku,’’ tegasnya. Menurut pengacara kelahiran Tabanan ini, surat dari LBH HAMI Bersatu Bali ditujukan pula ke Kapolda Bali, Komisi III DPR-RI, Kemenkoinfo serta Komnas HAM tertanggal 20 Oktober 2016. ‘’Di dalam surat tersebut, kami mempertanyakan juga kedudukan hukum/ legal standing dari pelapor yang menurut kami telah bertentangan dengan putusan MK
No. 50/PUU-VI/2008. Sehingga sudah sepatutnya pemeriksaan dihentikan merujuk hasil gelar perkara di Polda Bali belum lama ini,’’ jelasnya. Menurutnya, perlindungan hukum hanya diberikan kepada korban, bukan orang orang lain. ‘’Sekeyakinan kami pelapor ini bukanlah korban, sehingga pelapor tidak dapat menilai sama seperti penilaian korban. Secara historis, ketentuan Pasal 27 ayat (3) UU ITE mengacu pada ketentuan penghinaan atau pencemaran nama baik yang diatur dalam KUHP khususnya Pasal 310 yang merupakan delik aduan,’’ tegas Dewa Kertha Wiguna, Jumat (21/10). Juru bicara LBH HAMI Bali Valerian Libert Wangge berharap agar aparat penyidik menaati Perkap No. 14/2012 yang mengatur mengenai manajemen penyidikan pidana agar mencegah terjadinya tindakan sewenang-wenang yang berpotensi melanggar HAM. ‘’Sepengetahuan kami, hasil lidik (penyelidikan) sudah menyimpulkan bila tidak ada unsur pidana pada kasus Aridus, karena tidak cukup bukti sehingga dihentikan. Polda Bali tentu tidak serta merta mengeluarkan SP2HP karena tahapannya telah melalui ekspos perkara yang melibatkan semua unsur direktorat di Polda Bali dan saksi-saksi yang terkait di dalamnya. Sehingga kembali diperiksanya klien kami ini menimbulkan pertanyaan dan dugaan, tidak saja dari kami, namun oleh publik secara luas bila kasus ini ada intervensi dari pihak tertentu,’’ pungkas alumnus YLBHI Bali ini. (r)
Badung
Selasa Pon, 25 Oktober 2016
3
2017, Naker Asing Diawasi Pusat Mangupura (Bali Post) Adanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru, struktur pengawasan tenaga kerja asing pada tahun 2017 akan ditarik ke pusat dan diperbantukan ke Provinsi Bali. ‘’Mengenai pengawasan dan retribusi, untuk tahun ini masih ditangani oleh Disosnaker Badung,’’ ungkap Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Badung I.B. Oka Dirga, Senin (24/10) kemarin.
Bali Post/asa
KONSULTASI - Turis asal Rusia terdakwa Kriunov Pavel berkonsultasi dengan penerjemahnya usai divonis 1,5 tahun penjara, Senin (24/10) kemarin.
Terbukti Merampok
Turis Rusia Dipenjara 1,5 Tahun
Mangupura (Bali Post) Dinyatakan terbukti bersalah melakukan perampokan atau melakukan pencurian dengan kekerasan di money changer di Jalan Uluwatu, Ungasan, terdakwa Kriunov Pavel, Senin (24/10) kemarin divonis hukuman penjara selama setahun enam bulan atau 1,5 tahun. Dalam sidang di ruangan Sari Pengadilan Negeri Denpasar, majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi menyatakan terdakwa asal Rusia tersebut terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap wanita penjaga money changer. Oleh hakim, terdakwa dijerat Pasal 365 ayat 1 KUHP. ‘’Menyatakan terdakwa terbukti bersalah, dan oleh karenanya menghukum terdakwa selama setahun enam bulan penjara,’’ vonis hakim. Atas putusan tersebut, baik jaksa maupun terdakwa menyatakan menerima putusan hakim. Sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) Kadek Wahyudi Ardika di hadapan majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi menyatakan terdakwa bersalah melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap wanita penjaga money changer, sehingga dia dituntut hukuman penjara selama dua tahun. Dengan demikian, putusan hakim lebih rendah enam bulan dari tuntutan jaksa. Sebelumnya dalam dakwaan jaksa disebutkan, perbuatan terdakwa melakukan pencurian itu pada 28 Juli 2016, sekitar pukul 10.50 Wita. Sebelum merampas, terdakwa yang mengendarai motor Honda Vario DK 4333 VR memarkir kendaraannya di depan tempat penukaran uang tersebut dan langsung masuk ke dalam kantor dan menemui teller. Saat ditanya saksi Ayu Agustina (teller) apakah terdakwa mau menukarkan uang, terdakwa tidak menggubris. Malah sebaliknya, terdakwa memukul Ayu Agustina dengan tangan kanan. Korban kemudian berteriak minta tolong. Karena merasa terdesak, terdakwa kembali memukul dan mencekik Ayu Agustina sebanyak satu kali. Terdakwa saat itu meminta korban menuju berangkas dan berhasil menggasak uang Rp 28,7 juta di dalamnya. Ketika hendak kabur dari tempat penukaran uang itu, korban sempat melakukan perlawanan kembali dengan cara menarik baju terdakwa. Namun karena tenaga terdakwa cukup kuat, terdakwa mampu melepaskan genggaman tangan korban yang saat itu memegang baju terdakwa. Turis itu pun kembali ingin kabur, namun dikejar saksi Mulyono, Almerio Pinto dan Putu Yasa yang mendengar teriakan korban Ayu Agustina. Saksi yang mendengar teriakan korban langsung mencegah terdakwa dengan mengambil kunci sepeda motornya yang tercantel. Namun terdakwa berhasil kabur dan berlari menuju Jalan Raya Uluwatu. Terdakwa akhirnya ditangkap Almerio Pinto, selanjutnya diserahkan ke kantor polisi. (kmb37)
Kendati demikian, pihaknya tetap menjalankan tugas sesuai dengan aturan yang berlaku yakni berdasarkan Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 20 Tahun 2013 tentang Retribusi Perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA). Namun sebelum perusahaan mempekerjakan orang asing, mesti melakukan koordinasi. Ketika melapor dan disetujui Kementerian Ketenagakerjaan, baru keluar rencana penggunaan tenaga kerja asing (RPTKA). Setelah itu, baru bisa
dipekerjakan di perusahaan yang membutuhkan. Sementara antarkabupaten/ kota perusahaannya, atau misalnya perusahaan ada di Badung dan juga ada di kabupaten lain, saat perusahaan memperpanjang IMTA yang selanjutnya disebut Perpanjangan IMTA, itu di provinsi karena bekerja di lintas kabupaten. ‘’Kalau dia mutlak bekerja di Kabupaten Badung, baru memperpanjang IMTA di Disosnaker Badung. Izin itu dalam kurun lima tahun masa
Mangupura (Bali Post) Keberadaan tower terpadu di Kabupaten Badung bakal kandas. Pasalnya, pemerintah setempat berencana menghentikan kebijakan tersebut. Penghapusan ini telah dibahas dalam rapat pansus tower DPRD Badung dengan eksekutif, Senin (24/10) kemarin. Namun, rapat masih memikirkan adanya perjanjian Pemkab Badung dengan pihak ketiga yang selama ini menjadi penyedia jasa tower di Badung. Dalam rapat yang dipimpin Ketua Pansus I Wayan Suyasa dengan dihadiri sebagian besar anggota DPRD Badung, mayoritas anggota dewan menginginkan agar sistem monopoli dihapus. Selain tidak ingin ada sistem monopoli dalam penyediaan jasa tower, dewan juga ngotot agar seluruh tower di gumi keris diatur dan dipungut retribusi. Sebab, pemasukan Badung dari tower selama ini hanya bersumber dari izin mendirikan bangunan (IMB) tower. ‘’Kami setuju tidak boleh monopoli dan menutup kepentingan yang lain. Cuma kami ingin tower diatur, dibatasi dan dikenai retribusi,’’ kata anggota Komisi II I Nyoman Mesir dalam rapat yang juga dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Weda Dharmaja dan Kabag Hukum Setda Badung Komang Budi Argawa.
Anggota Pansus I Nyoman Dirga Yusa, I Wayan Sandra, Nyoman Oka Widyanta, I Gusti Anom Gumanti dan Luwir Wiana mempertanyakan adanya perjanjian antara investor (PT BTS) dan Pemkab Badung. Menurut para legislator tersebut, perjanjian tersebut penting dalam pembuatan perda ini. Pasalnya, akan mubazir kalau ada perda tetapi dalam pelaksanaannya justru masih ada sistem monopoli. ‘’Ada banyak kepentingan di perda ini. Makanya aturannya harus jelas. Dan kami ingin tahu perjanjian pemkab dan investor itu,’’ kata Dirga Yusa. Hal senada disampaikan Sandra. Menurutnya, dibatalkannya Perda 6/2008 sebagai bukti Badung melabrak aturan pusat karena menerapkan sistem monopoli. ‘’Tolong lampirkan perjanjian yang pernah dibikin dengan perjanjian SKB 4 Menteri. Apakah memungkinkan tidak tower monopoli,’’ kata Sandra. Oka Widyanta dan Anom Gumanti justru khawatir dihapusnya sistem monopoli akan memunculkan masalah baru. Sebab, perjanjian investor dan pemerintah saat ini masih berjalan. ‘’Perda diubah. Sekarang perjanjian yang 20 tahun itu gimana? Kami takut kalau isi perjanjian diubah, pemerintah akan diperkarakan oleh investor,’’ ungkap Oka Widyanta. ‘’Ya, apakah anda siap
kerjanya dan per tahun mesti diperpanjang. Setelah lebih lima tahun, dia juga harus memperpanjang di Kementerian Tenaga Kerja atau di pusat. Itu mekanismenya,’’ terangnya. Disebutkannya, tenaga kerja asing yang bekerja di Kabupaten Badung dikenakan retribusi 1.200 dolar AS untuk pembayaran satu tahun sekali. Oka Dirga mengaku sudah berupaya maksimal melakukan pengawasan terhadap tenaga kerja asing. ‘’Buktinya, setiap tahun retribusi kita itu meningkat. Kita sudah maksimal berupaya untuk mengawasi tenaga asing di perusahaan atau orang asing yang menjadi pekerja, bukan orang asing liar ya,’’ ujarnya. Dia menyebutkan, sampai bulan Oktober 2016 pihaknya telah didatangi sekitar 412 tenaga kerja
asing. Tenaga kerja asing ini dikenakan retribusi dan pengawasan oleh Pemkab Badung. Berdasarkan data Disosnaker Badung, jumlah tenaga kerja asing setiap tahun mengalami peningkatan. Tahun 2014 jumlahnya 281 orang, tahun 2015 meningkat jadi 487 orang, dan hingga bulan Oktober tahun 2016 tenaga kerja asing di Badung sudah mencapai 412 orang. (kmb27)
Naker Asing di Badung Tahun
Jumlah
2014
281 Orang
2015
487 Orang
2016 (sampai Oktober) 412 Orang Sumber: Disosnaker Badung
Pemkab akan Hentikan Tower Terpadu
Bali Post/par
RAPAT TOWER - Suasana rapat pansus tower DPRD Badung dengan eksekutif, Senin (24/10) kemarin. kalau ada gugatan? Saya tidak suka lala lele lala lele begitu. Kalau bilang siap, kita pasti dukung,’’ timpal Anom Gumanti. Menanggapi hal itu, Bugi Argawa dari Bagian Hukum belum berani memastikan, dengan alasan harus melapor dulu ke pimpinannya. ‘’Terkait siap tidak siap, itu kami akan lapor pimpinan dulu,’’ kata Budi Argawa singkat. Sementara itu, Weda Dharmaja menjelaslkan, soal tower sepenuhnya
akan diatur dalam master plan yang kini masih disusun. Sebagain besar anggota pansus takut jika sistem monopoli dihapus, Pemkab Badung akan digugat investor. Sebab, perjanjian pemkab-investor berlaku sampai 20 tahun sejak tahun 2008. Sementara pemerintah pusat menekan agar Pemkab Badung segera menghapus sistem monopoli dengan menggugurkan Perda 8/2009 tentang pembangunan menara telekomunikasi di Kabupaten Badung. (kmb27)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
SD Saraswati 3 Denpasar
Selasa Pon, 25 Oktober 2016
Tingkatkan Level Menuju Akreditasi A
Boyong Tiga Predikat Juara Nasional di FLS2N Unud Direakreditasi oleh BAN-PT
SETIAP tahun siswa SD Saraswati 3 Denpasar selalu mempersembahkan prestasi bagi Bali di ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Tahun ini tercatat tujuh siswanya mewakili Bali di ajang bergengsi tersebut di Manado. Menariknya, semuanya meraih juara. Siswa SD Saraswati 3 Denpasar Putu Cening Chaya Kalpika Samahitha Wijaya sukses meraih juara III Nasional di FLS2N di Manado, belum lama ini. Cening sebelumnya meraih juara I di Bali sehingga anak asuh Ni Made Wulan Tisandi berhak mewakili Bali ke ajang nasional di cabang menyanyi tunggal. Di ajang nasional dia tampil penuh percaya diri menyanyikan lagu ‘’Indonesia Jaya’’ dan ‘’Sang Hyang Jaran’’. Sementara itu, I Gede Shevananda Pradnyana Putra Subrata sukses menjadi duta Bali di cabang baca dan cipta puisi sukses meraih juara Harapan II. Anak asuhan Dra. I Dewa Ayu Putu Putri Bali ini membawakan puisi karyanya sendiri berjudul ‘’I Gusti Ngurah Rai’’ di ajang FLS2N. Cabang lomba ketiga yang diikuti anak-anak SD Saraswati 3 Denpasar adalah di cabang tari kreasi baru. Tim Tari Kreasi Baru SD Saraswati diperkuat oleh I Made Wahyu Danutirtha, I Made Bhanu Wira Astawa, IB Cahya Airsania, A.A. Ngurah Surya Dinata dan I Kadek Denta Dwinanditya sukses meraih juara harapan I Nasional di FLS2N. Mereka dibina khusus oleh I Made Sukarda, S.Sn. membawakan lakon ‘’Rwabhineda’’ garapan Sukarda dan iringan musik Arik Iriawan. Kabar gembira tersebut disampaikan Kepala SD Saraswati 3 Denpasar Dra. Cok. Istri Murniati, siswa dan guru pembinanya Ni Made Wulan Tisandi, Senin (24/10) kemarin kepada Plh. Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut
Lodji, M.S. Kepala SD Saraswati 3 Denpasar Cok. Istri Murniati mengungkapkan rasa syukurnya berkat perjuangan siswa, guru pembina secara intensif dan kerja sama dengan orangtua siswa, ketiga cabang yang diikuti siswa SD Saraswati 3 Denpasar semuanya meraih juara. Bahkan tiap tahun sekolahnya langganan mengharumkan nama Bali. Tahun sebelumnya meraih juara harapan bidang tari kreasi dan melahirkan juara I pidato tingkat nasional atas nama Nadya Diandra Gita. Dia berharap ke depan siswa SD Saraswati 3 Denpasar terus berprestasi dan selalu menjadi duta Bali dalam berbagai event nasional. Ketua Yayasan PR Saraswati Ir. Bagus Lodji, M.S. mengacungkan jempol atas prestasi anakanak SD Saraswati 3 Denpasar
sangat banyak mengukir prestasi, baik di daerah maupun tingkat nasional dan internasional. Dia berharap prestasi tersebut ditingkatkan. Saat itu Bagus Ketut Lodji langsung menyerahkan bonus Rp 3 juta kepada peraih juara III nasional. Semua prestasi ini, katanya, berkat ketiga pesannya dijalankan dengan baik yakni berjuang maksimal, menjaga disiplin diri dan menjaga kesehatan. SD Saraswati 3 Denpasar, kata Cok. Istri Murniati, sebelumnya juga meraih penghargaan nasional sebagai sekolah berbudaya mutu di bidang ekstrakurikuler. Sekolah ini memiliki 16 jenis ekstra, semuanya menjadi ekstra unggulan karena teruji mempersembahkan prestasi. Sekolah swasta favorit di Bali ini kini memiliki student body 1.192 siswa, didukung 32 guru berkualitas dan 10 karyawan. (ad1653)
BONUS - Ketua Yayasan PR Saraswati Bagus Ketut Lodji didampingi Kasek Cok. Istri Murniati menyerahkan bonus kepada siswa SD Saraswati 3 peraih juara nasional di FLS2N.
Telkomsel selama ini. ‘’Ke depannya kami akan terus melakukan inovasi dan meningkatkan kualitas baik terkait produk, jaringan maupun kualitas layanan demi menjaga kenyamanan pelanggan dalam berkomunikasi maupun dalam menikmati layanan data dan layanan digital Telkomsel,’’ katanya. Bagi pelanggan yang beruntung sebagai pemenang undian nantinya akan mendapatkan hadiah utama berupa 1 unit motor Honda Beat. Program ini berlangsung mulai tanggal 1 Oktober 2016 hingga 31 Desember 2016. Sementara itu, Pimpinan Utama Group Smile Selular Putu Agus Cipta Junaedi mengaku senang dengan kerja sama ini. Ia berharap dengan adanya program ini omzet Smile Selular
bisa meningkat hingga sekitar 30 persen. ‘’Kami sangat senang bisa bersinergi dengan Telkomsel selaku salah satu operator seluler terkemuka di Gianyar. Melalui program Petasan ini diharapkan Smile Selular makin terpercaya menjadi salah satu saluran distribusi produk Telkomsel yang dapat mendukung peningkatan penetrasi broadband dan device di wilayah Gianyar dan sekitarnya,’’ katanya. Demi terwujudnya kenyamanan pelanggan di wilayah Gianyar dan sekitarnya dalam menikmati layanan data hingga saat ini Telkomsel telah menyediakan sekitar lebih dari 150 Node B atau BTS 3G dan dilengkapi dengan sekitar 10 BTS 4G LTE yang menjangkau wilayah Gianyar dan sekitarnya. (ad1652)
PETASAN 2016 - Suasana konferensi pers terkait pelaksanaan program Pesta Kejutan Akhir Tahun Smile Bersama Telkomsel (Petasan) 2016.
Terkait Korupsi Rp 3,8 Miliar oleh Oknum AO BRI
Konsep Dakwaan Siap Dilimpahkan Pekan Depan Denpasar (Bali Post) Pascamenerima pelimpahan tahap II dari Polda Bali, jksa penuntut atau jaksa P16A dalam kasus dugaan korupsi dana nasabah BRI senilai Rp 3,8 miliar, langsung menggenjot dalam penyusunan dakwaan. Bahkan, dikatakan Kasipenkum Humas Kejati Bali Ashari Kurniawan, Senin (24/10) kemarin, bahwa jaksa penuntut sudah menyelesaikan konsep dakwaan. “Jika tidak ada halangan, minggu depan sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor,” ucap Ashari Kurniawan. Sebagai tersangka dalam perkara ini adalah I Wayan Gede Supartha yang menjabat Account Officer (AO) di BRI Singaraja. “Yang bersangkutan sudah kami tahan di Lapas Kerobokan,” ucap Ashari. Disinggung modus dan adanya tersangka lain selain Gede Supartha, Ashari Kurniawan menjelaskan, soal modus adalah menggunakan kredit dan pinjaman fiktif. “Tersangka mengelola data nasabah BRI, baik yang masih aktif maupun nasabah yang sudah melunasi utang,” katanya. Didesak mekanisme kerja yang dilakukan tersangka hingga bisa menggembosi dana nasabah
PEMBUKAAN - Rektor Unud Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PDKEMD. (kiri) saat pembukaan Visitasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi di Kampus Unud, Senin (24/10) kemarin. tinggi. Karena dalam hal ini Unud terhadap instrumen-instrumen memiliki tanggung jawab moral seperti keuangan, jumlah dosen, untuk mecetak lulusan yang jumlah guru besar dan sebaterbaik. ‘’Reakreditasi ini juga gainya. Kemudian kategori yang dilakukan dalam rangka mengh- kedua yaitu tentang kualitatif, adapi persaingan global. Melalui misalnya visi misi contohnya akreditasi ini kami berharap unggul itu seperti apa dan sebabisa mendapatkan hasil terbaik,’’ gainya yang semuanya itu akan pungkasnya. dipresentasikan. Ketua Tim Asesor Prof. Dr. Wakil Gubernur Bali Ketut Bambang Rusdiarso, DEA. men- Sudikerta yang membuka visitasi gatakan reakreditasi ini bertujuan tersebut menyampaikan bahwa agar ke depan Unud bisa lebih support yang diberikan tidak baik lagi. Jika dilihat dari kompo- pernah berhenti dari pemerintah sisi dosen dan mahasiswa sangat daerah. Seperti pemberian beamemungkinkan bagi Unud untuk siswa untuk fakultas-fakultas bisa lebih baik lagi. Pihaknya sepi peminat. Selain itu, support pada kesempatan tersebut akan sarana dan prasarana untuk melakukan penilaian atau mem- menunjang visi misi dari Unud. verifikasi tentang pengelolaan ‘’Kami sangat mengharapkan perguruan tinggi. Nantinya yang pengelolaan Unud ke depan bisa akan dinilai adalah lebih menga- meraih predikat A untuk mewurah ke manajemen. judkan Unud yang unggul, mandiAdapun kategori penilaian ada ri dan berbudaya,’’ harapnya. dua, yaitu 50 persen penilaian (ad877)
Kunker Komite III DPD-RI Terkait Aduan Produk Berbasis Agama Tertentu
Apresiasi Pelanggan, ’’Petasan’’ Digelar
APRESIASI pelanggan setianya, Telkomsel bersama Smile Selular menggelar Program ‘’Petasan’’ (Pesta Kejutan Akhir Tahun Smile Bersama Telkomsel) 2016. Yaitu sebuah program berhadiah dengan konsep bundling device dengan paket data Telkomsel. Selain itu, setiap pembelian layanan paket data Telkomsel Explore 2GB pelanggan juga akan mendapatkan kupon undian. Manager Telkomsel Branch Denpasar Mohammad Ardip memaparkan, program Petasan ini merupakan salah satu bentuk apresiasi atas loyalitas pelanggan, khususnya di wilayah Gianyar dan sekitarnya. Program ini berlaku baik pengguna kartuHalo, simPATI, Kartu As atau LOOP yang telah menggunakan produk dan beragam layanan data
GUNA meningkatkan akreditasi, Universitas Udayana (Unud) menggelar Visitasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi, Senin (24/10) kemarin. Proses reakreditasi ini diselenggarakan selama tiga hari, mulai tanggal 23-25 Oktober bertempat di Kampus Bukit Jimbaran. Adapun asesor yang melakukan proses akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yaitu terdiri dari Prof. Dr. Bambang Rusdiarso, DEA., Prof. Dr. Ir. Mardjono Siswosuwarno, Prof. Dr. dr. Indri Safitri Mukono, M.S., Prof. Drs. Waridin, M.S., Ph.D., Prof. Dr. Ir. Tineke Mandang, M.S. dan Prof. Indra Maipita, M.Si., Ph.D. Rektor Unud Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD-KEMD. saat ditemui usai pembukaan mengatakan, berbagai persiapan telah dilakukan oleh seluruh civitas akademika untuk menampilkan kinerja dan kemajuan yang telah dilakukan oleh Unud selama ini. Menurutnya, kunjungan dalam tiga hari ini akan dilakukan di tiga titik selain Rektorat Udayana, yakni Unit Sumber Daya Informasi (USDI), Rumah Sakit Pendidikan Udayana dan Kebun Percobaan Fakultas Pertanian. Dia menambahkan, reakreditasi ini dilakukan untuk memperbaiki level dari yang sebelumnya Unud mendapat akreditasi B agar bisa mendapatkan akreditasi A. Dalam era globalisasi ini tidak ada cara yang lain selain berlari untuk mengejar ketertinggalan. Ini adalah kesempatan yang baik untuk memicu diri untuk mencapai tingkat level yang lebih
sampai Rp 3,8 miliar, Ashari tidak mau membuka secara vulgar. “Nantilah. Di pengadilan kan terbuka semuanya. Sebentar lagi dakwaannya selesai,” pintanya. Soal kemungkinan adanya tersangka tambahan, Ashari juga mengatakan nanti lihat fakta persidangan. “Kita tak mau berandai-andai. Lihat fakta nanti. Jika ada peran serta lainnya, pasti kita ajukan juga,” katanya diplomatis. Yang jelas, kata Ashari, tersangka melakukan permainan ini sudah cukup lama, yakni kurun waktu 2013-2015. Seperti diberitakan, Polda
Bali membidik kasus dugaan korupsi di BRI Cabang Singaraja. Tak tanggung-tanggung pelaku terindikasi melakukan korupsi hingga Rp 3,8 miliar. Oleh Polda Bali, kasus dugaan korupsi pinjaman fiktif itu dilimpahkan atau dilakukan tahap II ke Kejati Bali, Kamis (21/10) lalu. Kejati Bali melalui koordinator Kasi Penuntutan Wayan Suardi langsung memboyong tersangka ke Lapas Kerobokan. Tersangka dugaan korupsi Rp 3,8 miliar adalah I Wayan Gede Supartha. (kmb37)
Bali Post/kmb37
KASUS KORUPSI - Gede Supartha (kiri), tersangka kasus korupsi Rp 3,8 miliar di BRI Singaraja, digiring Wayan Suardi ke Lapas Kerobokan.
Manajemen Patra Jasa Hotel Cabut Kebijakan ’’Vendor Catering’’ Berbasis Halal MENANGGAPI aspirasi masyarakat yang masuk ke DPDRI, khususnya dari unsur supplier catering makanan untuk karyawan ke Patra Jasa Hotel yang mana mewajibkan supplier (vendor) harus menyediakan makanan berbasis halal, ditindaklanjuti oleh Komite III DPD-RI Bidang Agama, Budaya, Tenaga Kerja dan Kesra Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Kehadiran DPD-RI ke Hotel Patra Jasa merupakan tindak lanjut untuk mencari informasi, mendengarkan penjelasan manajemen hotel serta memberikan rekomendasi untuk menyelesaikan masalah yang muncul. Dalam pertemuan itu, DPD-RI mendapatkan penjelasan terperinci dari manajemen hotel, di antaranya bahwa kebijakan itu merupakan kebijakan tidak tertulis dan bukan kebijakan baku dari manajemen saat ini, melainkan sudah berlangsung sejak lama dan bahwa dalam melayani tamu pihak Hotel Patra Jasa menyediakan makanan dengan menu babi dan tidak memiliki sertifikat Halal di restoran hotel, selain jumlah komposisi karyawan di sana adalah mayoritas beragama Hindu. ‘’Saya meminta pengertian dari manajemen Hotel Patra Jasa bahwa di mana bumi dipijak di sana langit dijunjung. Adalah penting sekali memperhatikan konten budaya lokal. Dalam masalah katering yang katanya harus berlabel halal sebagai mana pengadu, saya beri pandangan bahwa itu tidak wajib dilakukan di Bali. Kami banyak punya petani dan peternak babi yang harus dibantu, juga keberadaan karyawan yang beragama Hindu adalah mayoritas. Selain itu, segmentasi turis di Bali sebagian besar adalah turis non-muslim. Sehingga penyediaan konten babi seharusnya tidak menjadi masalah dan basis pariwisata Bali adalah berbasis budaya Hindu,’’ ungkap Senator Wedakarna. Terkait dengan hal itu, DPD-RI meminta kebijakan yang meresahkan itu agar dicabut. ‘’Saya kasi kebijaksanaan, jika ada kary-
awan yang muslim silakan disediakan makanan yang halal sesuai kepercayaan mereka, tetapi jika ada karyawan yang Hindu, Kristen, Buddha mereka juga berhak menikmati makanan dengan pilihan konten babi misalnya. Asal jangan syarat halal dilembagakan bagi perusahaan penyedia katering. Saya minta dibijaksanai dan itu nasihat saya. Tidak elok kita buat masalah di Bali. Sebagai bandingan, saya rasa Aceh, Papua dan Yogyakarta juga punya tradisi masing-masing yang beragam dan harus dihormati dan begitu juga Bali. Ini negara Pancasila, semua harus seimbang,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Terkait dengan nasihat DPDRI, pihak Patra Jasa Hotel melalui surat nomor : 151/GM-PJ. BL/S/VII/2016 yang ditanda tangani Askar DG Kamis (General Manager) telah menyampaikan apresiasi terkait nasihat DPD-RI dan secara resmi menyatakan
tidak akan lagi mensyaratkan sertifikat halal bagi Vendor Catering dan akan mengembalikan pada syarat utama yakni memiliki izin usaha katering dan izin laik sehat, termasuk rectal swabbagifood handler-nya. ‘Saya mengapresiasi pihak Patra Jasa Hotel sudah menindaklanjuti rekomendasi DPD-RI, selanjutnya akan dilakukan pengawasan. Selanjutnya saya juga akan turun ke sejumlah hotel di Bali yang diduga melakukan diskriminasi terhadap hak–hak karyawan Hindu atau pribumi. Sudah ada beberapa laporan masuk, termasuk di beberapa hotel milik BUMN yang beroprasi di Bali. Kita konsisten akan Piagam Kesepakatan Kuta terkait dengan penolakan wisata syariah di Bali dan ini sudah diputuskan oleh DPD-RI dan Menteri Pariwisata RI dalam rapat kerja parlemen dan eksekutif pada 2016 ini,’’ ungkap Senator Gusti Wedakarna. (ad875)
Tabanan (Bali Post) Tahap revitaliasi BUMD telah masuk proses seleksi calon direksi tahap kedua. Dua calon direksi melamar dan tujuh orang melamar menjadi kepala bagian (kabag), namun satu gugur secara administrasi sehingga yang mengikuti tes kabag hanya enam orang. Semuanya telah menjalani tes tulis, psikologis dan wawancara. Saat ini mereka sedang menunggu hasil tes dari panitia seleksi. “Dari tes ini akan dipilih yang terbaik,” ujar Kepala Bagian Ekonomi dan Pengendalian Pembangunan Gusti Ngurah Alit, belum lama ini. Pada gelombang pertama dan kedua, calon direksi yang menjalani tes tercatat lima orang, sedangkan kepala bagian enam orang. Panitia seleksi akan memberikan potret
potensi jajaran direksi dan kabag. Yang terbaik diserahkan kepada pimpinan daerah. Pimpinan daerah yang bakal memutuskan calon direksi yang sesuai potret potensi panitia seleksi yang dianggap baik dan mampu mengelola dan memimpin BUMD Tabanan. Kepala Bappeda Tabanan Ida Bagus Wiratmaja memaparkan, fungsi BUMD ke depannya salah satunya dalam program Keramba Emas (Kreatif Bersama Membangun Ekonomi Masyarakat). BUMD berperan sebagai bagian hilir dari program ini. Keramba Emas merupakan pemberdayaan ekonomi melalui BUMDes yang dibagi menjadi dua bagian, hulu dan hilir. Pembagian ini untuk memperjelas peran masing-masing stakeholder, pola pengelolaannya dan sumber
pendanaannya. Di hulu masyarakat petani sebagai individu menghasilkan produk pertanian yang akan diolah. Pengolahan harus dilakukan dalam kelompok usaha yang beranggotakan warga desa guna meningkatkan kapasitas produksi. Dari pengolahan tersebut menghasilkan produk yang akan dijual kepada BUMDes. Pada tataran hilir, BUMDes membeli produk olahan sisi hulu yang kemudian dikemas agar memiliki nilai layak dan dapat masuk pasar besar seperti swalayan atau supermarket. Kemasan semua BUMDes harus sama karena akan dikirim ke BUMD yang melakukan kerja sama dengan pasar luas yang bakal menjual produk yang dihasilkan. (kmb24)
BERSAMA – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama manajemen Patra Jasa Bali Resort & Villas.
Tunggu Hasil Tes, Seleksi Calon Direksi BUMD Gelombang Kedua
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Selasa Pon, 25 Oktober 2016
5
Anggaran Naik, Desa Diminta Ikut Tangani Masalah Sosial Banyuwangi (Bali Post) Sejak diberlakukannya UU Desa, anggaran yang masuk ke desa makin menggiurkan. Seperti di Banyuwangi, tahun ini sebanyak 189 desa menerima Dana Desa dari pemerintah pusat sebesar Rp 134,467 miliar dan Alokasi Dana Desa (ADD) dari Pemkab Banyuwangi sebesar Rp 93,018 miliar. Untuk itu, total dana yang mengalir ke desa secara langsung mencapai Rp 227,48 miliar. Dari jumlah ini, rata-rata setiap desa menerima dana antara Rp 950 juta hingga Rp 1,6 miliar. Khusus dana desa, per awal Oktober sudah terserap sekitar 64 persen. Dengan banyaknya anggaran yang mengalir ke desa, pemerintah desa diminta tak hanya fokus ke pembangunan infrastruktur. Namun, ikut menangani persoalan sosial. Contohnya, kemiskinan. “Kalau ada rumah warga miskin yang tak layak, desa tak perlu mengandalkan pemkab. Desa harus bisa mengatasi sendiri dengan banyaknya anggaran yang ada,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Bahkan, kata Anas, pemerintah desa bisa membuat proyek jalan dari dana desa. Caranya dengan
sistem swakelola. Desa kata dia juga bisa mengembangkan potensi ekonomi di wilayah desa masingmasing. Salah satunya, pengembangan potensi wisata. Anas berharap kepala desa yang dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilihan kepala desa (pilkades) bisa terus mendorong inovasi pelayanan publik bersama-sama dengan program yang dijalankan oleh pemerintah kabupaten. Demikian pula kerja-kerja pemberdayaan masyarakat sangat dibutuhkan peran pemerintah desa. ”Sinergi dan kerja bersama hingga ke desa-desa adalah kunci untuk kesuksesan pembangunan daerah,” pungkas Anas. Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Banyuwangi Zen Kostolani menambahkan, khusus untuk Dana Desa semua telah ditransfer ke kas daerah dalam dua tahap, Mei dan September lalu. ”Dari jumlah tersebut, per awal Oktober ini sebanyak 64 persen atau setara Rp 86,06 miliar telah diserap pemerintah desa. Angka ini cukup bagus, tapi akan kami dorong terus hingga bisa terserap penuh pada akhir tahun,” ungkapnya.
Bali Post/udi
TINJAU - Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas meninjau proyek dana desa di salah satu desa di Banyuwangi, belum lama ini.
Ditambahkan, dana desa ini untuk mendukung pembangunan desa yang kuat dan mandiri dengan prioritas untuk kegiatan pemberdayaan dan pembangunan desa. Di Banyuwangi 70 persen dari dana tersebut dipergunakan untuk pembangunan infrastruktur, seperti jalan desa, irigasi, dan jembatan sederhana. ”Selain juga membiayai sektor kesehatan dan pendidikan, diantaranya Posyandu dan PAUD. Juga ada desa yang mengalokasikannya untuk penyertaan modal pada Bumdes (Badan Usaha Milik Desa),” imbuhnya. Penggunaan dana desa ini, lanjutnya, tidak boleh tumpang tindih dengan alokasi dana desa (ADD) yang bersumber dari APBD kabupaten. Untuk ADD, ketentuannya maksimal 60 persen untuk penghasilan tetap aparat desa. Sedangkan sisanya 40 persen untuk penyelenggaraan pemerintahan desa dan pemberdayaan masyarakat. ”Pembangunan fisik memang banyak menggunakan anggaran pemerintah pusat, sedangkan ADD bisa digunakan untuk pemberdayaan, termasuk membangun usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tingkat desa. Intinya penggunaan kedua dana desa tersebut harus dimaksimalkan untuk kesejahteraan desa dengan pertanggungjawaban yang jelas,” tegasnya. Untuk memastikan dana dialokasikan dengan tepat, Pemkab Banyuwangi memiliki sistem evillagemonitoring. Dalam sistem ini setiap program dan perkembangan pembangunan fisik difoto lalu diunggah. Koordinat lokasinya pun diunggah ke website agar bisa dipantau langsung secara online. “Cara ini efektif dan efisien. Selain bisa menghindari pengerjaan proyek fisik ganda, juga memudahkan pengawasan karena setiap progress pekerjaan dipantau dari sistem itu,” tegasnya. Pihaknya juga membuat klinik konsultasi bagi aparat desa. Mereka bisa bertanya seputar dana desa, mulai dari perencanaan, pencairan, tata kelola, hingga pelaporan. (kmb30)
Cabuli Bocah Keterbelakangan Mental, RSN Divonis Tujuh Tahun
Denpasar (Bali Post) Dinyatakan terbukti bersalah melakukan pencabulan anak yang menderita keterbelakangan mental, RSN (22), Senin (24/10) kemarin divonis hukuman penjara selama tujuh tahun. Di samping itu, majelis hakim pimpinan Gde Ginarsa juga menghukum terdakwa dengan pidana denda Rp 200 juta subsider empat bulan kurungan. Hakim dalam amar putusannya menyatakan terdakwa terbukti bersalah mencabuli anak autis (keterbelakangan mental) berinisial W berusia 13 tahun. “Terdakwa
terbukti melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan atau membujuk anak melakukan persetubuhan,” terang hakim dalam sidang di PN Denpasar kemarin. Dalam kasus ini, terdakwa dijerat Pasal 81 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang persetubuhan anak. Vonis tersebut masih rendah setahun dibandingkan dengan tuntutan jaksa. Jaksa sebelumnya meminta majelis hakim yang mengadili perkara ini supaya terdakwa dihukum delapan tahun
penjara, denda Rp 1 miliar subsider delapan bulan kurungan. Dikatakan, perbuatan terdakwa terungkap pada 15 Mei 2016, saat itu korban W sedang mencuci sepeda di bilangan Jalan Cok Agung Tresna, Dentim. Terdakwa sendiri kos di dekat rumah korban. Aksi terdakwa kemudian diketahui ibu korban. Seketika itu korban gelap mata dan menanyakan apa yang dilakukan terdakwa terhadap anaknya di dalam kamar. Walau sempat mengelak, akhirnya terdakwa mengakui perbuatannya. (kmb37)
Kades Tuntut CSR Tambang Emas Masuk ke Desa Banyuwangi (Bali Post) Beroperasinya tambang emas di Gunung Tumpangpitu, Pesanggaran, Banyuwangi terus menuai sorotan. Kali ini Asosiasi Kepala Desa (Askab) Banyuwangi menuntut Corporate Social Responsibilty (CSR) tambang emas yang dikelola PT Bumi Suksesindo (BSI) tersebut, dimasukkan langsung ke desa, bukan ke pemkab. Alasannya, para kepala desa yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ketua Askab Banyuwangi Agus Tarmidi menegaskan, selama ini pihaknya tidak pernah diajak berdialog terkait kegiatan pertambangan emas di Tumpangpitu. Padahal banyak warga yang tinggal di sekitar lokasi. “Sampai detik ini belum pernah ada sosialisasi apapun ke ASKAB seputar aktivitas tambang. Padahal kami yang bersentuhan langsung dengan masyarakat terbawah,” kritik Agus Tarmidi di sela diskusi tentang investasi tambang
beberapa waktu lalu. Pihaknya, kata Tarmidi, memiliki anggota 189 kades dan hampir 7.000 perangkat desa. Namun belum ada sosialisasi khusus terkait tambang emas ke para pengurus desa seBanyuwangi. Padahal, katanya, dampak tambang itu tak hanya dirasakan warga di sekitar tambang, namun seluruh warga Banyuwangi. Yang dikhawatirkan lagi, sistem penambangan menggunakan open pitt atau memakai ledakan akan berdampak fatal bagi warga. Tak hanya sosialisasi, pihaknya juga menyayangkan CSR tambang emas yang tak langsung masuk ke desa. “Kami dengarnya, CSR ke pemkab. Mestinya, langsung ke desa,” kritiknya. Pihaknya mengancam tak akan bertanggung jawab jika warga desa menggelar gerakan karena sosialisasi tambang tak pernah melibatkan para pengurus ASKAB. Apalagi CSR yang digelontorkan investor tambang lumayan besar.
Sementara itu, Direktur PT BSI Arief Firman membantah CSR yang diberikan dimasukkan ke pemkab, apalagi Bupati Banyuwangi. Menurutnya, CSR PT BSI dimasukkan ke instansi terkait sesuai dengan fungsi masing-masing. “Kita sudah salurkan CSR senilai Rp 7 miliar. Bentuknya beragam, mulai pendidikan, sosial, pertanian dan lainya,” tegas Arief. Meski belum proses produksi, katanya, pihaknya sudah memberikan CSR secara rutin. Khusus di pemkab, katanya, CSR disalurkan untuk mendukung kegiatan Banyuwangi Fetsival. Terkait kekhawatiran penggunaan ledakan untuk pertambangan, kata Arief, pihaknya akan memilih waktu tengah hari ketika meledakkan bukit. Dia menjamin ledakan sifatnya hanya menggemburkan tanah. “ Kita sudah undang para tokoh warga dan ulama melihat proses ledakan. Jadi, dibuat seaman mungkin,” pungkasnya. (kmb30)
Bali Post/udi
AKSI - Puluhan dokter di Banyuwangi menggelar aksi menolak DLP dan mengeluhkan minimnya obat-obatan serta alkes, Senin (24/10) kemarin.
Tolak Pendidikan DLP
Puluhan Dokter Datangi DPRD Banyuwangi
Banyuwangi (Bali Post) -
Aksi para dokter ini digelar tepat tengah hari, saat jam istirahat. Mereka menggelar long march ke gedung wakil rakyat. Seluruhnya menggunakan jas putih, khas dokter dan ikat kepala putih bertuliskan IDI. Sebuah poster besar dibentangkan. Isinya, mendesak reformasi kesehatan, mendukung pendidikan kedokteran yang prorakyat. Lalu mewujudkan dokter Indonesia bermutu tanpa Dokter Layanan Primer (DLP). “Kita prihatin dan menolak adanya DLP ini memberatkan. Sebab pendidikan kedokteran akan semakin mahal. Rakyat tak butuh DLP, tapi butuh obat dan alat kesehatan yang tak memberatkan,” kecam Ketua IDI Banyuwangi dr. Yos Hermawan dalam orasinya. Menurutnya, program DLP hanya akan memboroskan anggaran. Imbasnya, layanan kesehatan murah jauh dari harapan rakyat. DLP adalah program sekolah lanjutan bagi lulusan dokter selama 2 tahun. Jika ini dipaksakan, kata Yos banyak dokter muda yang habis waktunya untuk belajar, tanpa bisa praktik mandiri. Padahal kebutuhan dokter masih banyak yang
kurang. Usai berorasi di pojok jalan depan kantor DPRD, para dokter melanjutkan aksi ke halaman kantor DPRD. Mereka terus meneriakkan yel-yel menolak DLP. Beberapa perwakilan dokter akhirnya diterima Ketua DPRD Banyuwangi, Made Cahyana Negara. Di hadapan dewan para dokter kembali melontarkan unekuneknya. Selain DLP, mereka meminta DPRD memikirkan nasib layanan kesehatan di Banyuwangi. Di antaranya menurunkan pajak obat-obatan dan alat kesehatan. “Akibat mahalnya pajak obat dan alat kesehatan, masyarakat banyak mendapatkan layanan kesehatan tak maksimal. Bahkan, mahal,” keluh dr. Bintarti Wuryaningsih. Dampaknya pasien kerap dirujuk ke Surabaya dengan jarak cukup jauh akibat minimnya alat kesehatan. Dokter lainnya, Sri Rejeki, justru mengeluhkan minimnya obat-obatan dasar. Seperti obat sederhana kerap kekurangan di puskesmas. “Obat CTM saja sering kurang, padahal paling murah,‘‘ keluhnya. Parahnya lagi, kata dia, RSUD Blambangan, Banyuwangi yang menjadi pusat rujukan justru
peralatannya banyak yang minim. Seperti inkubator bayi yang nihil. “Padahal ini alat sederhana dan penting. Kita sering kelimpungan jika ada pasien bayi yang prematur atau kurang normal,” keluh dokter spesialis anak ini. Hal ini akibat mahalnya pajak alat kesehatan yang harus impor. Para dokter juga menyesalkan minimnya prasarana di puskesmas, sehingga jika ada pasien kerap dianjurkan rujukan ke rumah sakit. Kondisi ini yang sering berbenturan dengan layanan BPJS. Bahkan sering kali pasien terpaksa dipulangkan lebih awal karena kuota biaya pengobatan dari BPJS sudah habis. “Intinya, kami meminta sarana dan obat-obatan bisa terpenuhi, sehingga layanan kesehatan ke masyarakat tak terganggu,” pinta dr. Yos Hermawan. Pihaknya mengakui minimnya pengadaan obat dan alkes ini lantaran terganjal sistem pengadaan dan keuangan di pemkab yang rumit. Sementara itu, Ketua DPRD Banyuwangi Made Cahyana Negara mengakui selama ini anggaran kesehatan di APBD Banyuwangi belum mengikuti aturan UU. “Aturannya memang 10 persen untuk kesehatan, tapi nyatanya belum bisa memenuhi. Salah satu penyebabnya, rumitnya sistem pengadaan barang secara elektronik,” tegas politisi PDI-P ini. Meski begitu, pihaknya berjanji akan membahas anggaran kesehatan lebih mendalam lagi dalam rancangan APBD 2017. (kmb30)
Banyuwangi (Bali Post) Tingginya kasus penyalahgunaan narkoba di Banyuwangi membuat Pemkab setempat prihatin. Tahun depan Pemkab berencana membuat rumah khusus bagi korban narkoba. Layanan ini mirip panti rehabilitasi. Targetnya para korban penyalahgunaan bisa disembuhkan dari jeratan obat terlarang itu. Rumah korban narkoba ini dijadwalkan mulai beroperasi Maret 2017. “Kita sudah masukkan dalam rancangan APBD 2017. Harapannya Maret depan sudah bisa beroperasi rumah korban narkoba ini,” kata Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas, beberapa waktu lalu. Menurutnya, rumah narkoba ini sangat mendesak. Apalagi korban narkoba sudah merambah pedesaan, bahkan di kalangan oknum santri di pesantren. Kata Anas, rumah narkoba ini akan dibuat senyaman mungkin, jauh dari keramaian warga. Sehingga para korban narkoba bisa direhabilitasi dengan maksimal. Anas menambahkan, rumah korban narkoba ini di bawah kendali Dinas Sosial. Karena sifatnya mendesak, pihaknya tak akan mem-
buat bangunan baru untuk rumah narkoba. “Kita akan sewa rumah saja, lebih cepat dan murah. Namun rumahnya harus tenang, jauh dari keramaian,” tegasnya. Ke depan pihaknya akan membangun sendiri rumah khusus korban narkoba. Menurut Anas, rumah korban narkoba ini tidak bisa ditunda lagi. Sehingga korban penyalahgunaan narkoba tak terus bertambah. Selain rumah narkoba, Anas juga mengajak pondok pesantren (ponpes) membuka layanan rehabilitasi narkoba. Apalagi kurikulum di ponpes sangat tepat untuk merehabilitasi para korban narkoba. “Kita juga mengajak ponpes membuat layanan rehabilitasi narkoba. Di Banyuwangi banyak berdiri ponpes,” imbuh Anas. Total ponpes di Banyuwangi sebanyak 289 titik, jumlah santrinya sekitar 25.000 orang. Dengan ponpes rehabilitasi narkoba, imbuhnya para santri yang terjangkit narkoba bisa direhabilitasi dengan cepat. “ Rumah korban narkoba dan ponpes rehabilitasi narkoba akan ampuh menyembuhkan para korban narkoba. Ini yang kita targetkan segera terwujud,” tegas Bupati
Abdulah Azwar Anas yang diusung PDI-P ini. Tak hanya rehabilitasi narkoba, pihaknya juga akan membuat rumah singgah bagi para lanjut usia (lansia). Gebrakan ini didasari banyaknya para lansia yang telantar. “Banyak kasus lansia tak diurus keluarga. Kita akan buatkan rumah singgah, sejenis panti jompo,” pungkasnya. (kmb30)
Denpasar (Bali Post) Salah seorang DJ (Disc Jockey) di sebuah klub hiburan malam di Denpasar, terdakwa IG Gede Putu Mahesa Gotama alias DJ Mahesa, Senin (24/10) kemarin dituntut hukuman penjara selama delapan tahun penjara. Di samping itu, terdakwa juga dituntut pidana denda Rp 800 juta subsider enam bulan kurungan. JPU I Gede Wiraguna Wiradharma di depan majelis hakim pimpinan Dr. Yanto menyatakan
terdakwa terbukti bersalah dalam kasus barkoba sebagaimana dimaksud dalam Pasal 112 ayat 1 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pasal tersebut isinya yakni, setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit
Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar. Atas tuntutan tersebut, Putu Mahesa Gotama akan mengajukan pembelaan dalam sidang berikutnya. Sebelumnya dalam dakwaan jaksa disebutkan bahwa terdakwa tertangkap memiliki ineks atau pil ekstasi sebanyak delapan butir atau seberat 3,34 gram. Mahesa ditangkap polisi awal Juni lalu saat hendak bekerja di sebuah tempat hiburan malam di Denpasar. (kmb37)
Minimnya alat kesehatan dan obat-obatan dasar membuat para dokter di Banyuwangi merapatkan barisan. Puluhan dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Banyuwangi menggelar aksi turun jalan di depan kantor DPRD Banyuwangi, Senin (24/10) kemarin. Mereka mendesak pemerintah daerah memikirkan standar layanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satunya, menyediakan obat-obatan dan peralatan dasar mulai tingkat puskesmas.
2017, Banyuwangi Siapkan Rumah Korban Narkoba
DJ Mahesa Dituntut 8 Tahun Penjara
Bali Post/udi
EMAS - Aktivitas proyek pertambangan emas di Gunung Tumpangpitu, Pesanggaran, Banyuwangi, belum lama ini.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
OPINI
6
Selasa Pon, 25 Oktober 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Dunia Pendidikan Dalam Kebingungan TUJUAN pembelajaran (pendidikan) adalah agar peserta didik memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai yang kemudian dapat dimanfaatkan/diaplikasikan dalam kehidupan mereka (life skills). Dalam hal ini, lembaga pendidikan (sekolah) utamanya guru mempunyai peran vital, terutama dalam proses pembelajaran di kelas dan pencapaian hasil belajar serta dampak dari belajar. Karena itu, guru harus terus meningkatkan kompetensinya dan profesionalismenya, utamanya dalam kecanggihan kesejagatrayaan yang tidak lagi mengenal batas ruang dan waktu. Istilah para guru zaman dahulu, guru minimal harus lebih dulu tahu sehari daripada siswa yang akan mereka ajar. Dalam kerangka ini, berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru. Salah satunya, melalui uji kompetensi yang berlanjut pada sertifikasi guru. Selain itu, melalui Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG), sebuah program pelatihan guru dalam jabatan yang membantu guru meningkatkan profesionalismenya. Dalam urusan ini, pemerintah telah menyiapkan ‘’imbalan’’ berupa tambahan tunjangan yang diberikan pada guru yang telah lulus uji kompetensi (sertifikasi). Apakah hal ini telah memperlihatkan pengaruh signifikan terhadap peningkatan pendidikan di Tanah Air? Sayangnya, sertifikasi hanya baru bisa meningkatkan kesejahteraan guru saja. Sementara pengaruhnya terhadap peningkatan kualitas pendidikan, belum nampak. Maklum, akibat sibuk mengejar sertifikasi dengan berbagai persyaratan jelimetnya, banyak guru yang sampai sedikit mempunyai waktu mengajar di dalam kelas. Ujung-ujungnya, peserta didiklah yang terpaksa dikorbankan dengan tumpukan PR (pekerjaan rumah) dan tambahan les dan sejenisnya demi mengejar ketertinggalan pelajaran. Bahkan, pemberian les ini mejadi peluang bisnis baru bagi guru. Terlebih, dengan kurikulum tematik terintegrasi yang diterapkan saat ini. Dari berbagai persoalan yang mengemuka, terutama dengan kian maraknya kenakalan (aksi kriminal) remaja, muncul wacana belajar penuh di sekolah (one day school). Namun buru-buru wacana ini memunculkan reaksi dan penolakan dengan berbagai argumen masing-masing. Lucunya, belakangan muncul lagi wacana guru tidak boleh memberikan PR dan jasa les dan semua harus tuntas dikerjakan di sekolah. Jika melihat beban sertifikasi, kredit poin dan segala urusan administrasi yang harus dikerjakan guru, mungkinkah semua muatan kurikulum tematik terintegrasi itu terkejar hanya di sekolah? Berkaca dari hal ini, sepertinya dunia pendidikan kita sedang kebingungan mau berorientasi ke mana. Jika menerapkan semua harus kelar di sekolah, maka terbentur dengan keterbatasan waktu guru mengejar materi yang dibenamkan dalam kurikulum tematik terintegrasi, sementara waktu mereka telah tersedot untuk menyelesaikan urusan administrasi akademik semacam sertifikasi, PLPG dan sejenisnya. Jika memberikan beban PR dan les bagi siswa, itu kini tidak diperbolehkan lagi. Sementara jika menyelenggarakan belajar di sekolah sehari penuh (one day school), sudah ditolak karena juga terbentur kesiapan infrastruktur dan suprastruktur di sekolah. Lantas, mau ke mana pendidikan kita selanjutnya? Barangkali untuk menjawab pertanyaan ini, harus dikembalikan pada tujuan penyelenggaraan pendidikan itu sendiri. Yakni tidak hanya mendidik anak menjadi cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki etika, moral dan budi pekerti karena mereka juga makhluk sosial. Terpenting, agar siswa memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai yang kemudian dapat dimanfaatkan/diaplikasikan dalam kehidupan mereka (life skills) menghadapi persaingan global yang kian kejam.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Tanggapan Pemkot Denpasar Terkait dengan adanya surat pembaca di Bali Post, Sabtu (22/10) yang ditulis oleh Saudari I Gusti Ayu Arwati tentang ‘’Bonus Atlet Kota Denpasar’’ dengan ini dapat kami beri penjelasan sebagai berikut: 1. Pencairan bonus atlet dan pelatih serta pembina memerlukan proses administrasi yang harus dilakukan secara teliti dan benar serta sesuai prosedur, sehingga memerlukan waktu dan nantinya tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari. 2. Setelah melalui proses administrasi, pencairan bonus atlet Porsenijar Kota Denpasar tahun 2016, kami rencanakan dilaksanakan pada hari Rabu, 26 Oktober 2016 bertempat di Gedung Wanita Santhi Graha, Jalan PB Sudirman Denpasar. 3. Adapun jumlah bonus yang akan dicairkan kepada para atlet dan seniman serta pelatih dan pembina Kota Denpasar yakni, untuk cabang olahraga atlet dan pelatih totalnya sebesar Rp 1.048.000.000. Sementara untuk cabang seni sebesar Rp 77.400.000 4. Untuk diketahui bahwa dalam pelaksanaan Porsenijar Tingkat Provinsi Bali Tahun 2016, atlet dan seniman Kota Denpasar kembali mempertahankan gelar juara umum baik dari cabang olahraga maupun dari cabang seni. A.n. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar Kabid Pemuda dan Olahraga Drs. Ketut Sudana
’’Reborn Teacher’’: Sebuah Terobosan Dalam Pendidikan Guru
Kemajuan sebuah bangsa dapat dilihat dari kemajuan pendidikannya. Finlandia yang awalnya negara miskin menjadi negara peringkat tertinggi di dunia melalui pendidikan. Saat ini Indonesia sedang belajar dari Finlandia dalam usaha meningkatkan mutu pendidikannya. Akankah kita bisa seperti Finlandia? Ada berbagai faktor yang harus dipertimbangkan dalam usaha mencapai tujuan tersebut. Salah satunya adalah guru.
Oleh Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A. enurut Wakil Presiden RI Jusuf Kalla saat membuka Konaspi VIII di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta tanggal 12-15 Oktober 2016, tugas guru adalah mencerdaskan kehidupan bangsa untuk mencapai masyarakat adil dan makmur. Agar bisa mencerdaskan bangsa maka guru harus cerdas. Untuk menjadi cerdas guru harus dinamis, yaitu dengan terus semangat belajar, berinovasi dan produktif. Guru adalah garda terdepan kemajuan sebuah pendidikan. Disebut demikian, karena guru merupakan faktor kunci keberhasilan sebuah pendidikan. Mutu pendidikan tergantung pada mutu guru. Peran guru sangat vital karena guru menjadi determinan pada mutu proses pembelajaran di kelas dan pencapaian hasil belajar (learning output) dan dampak belajar (learning outcome). Sebuah pembelajaran akan bermakna apabila guru mampu memfasilitasi peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajarannya, yakni memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai yang kemudian dapat dimanfaatkan dalam kehidupan mereka (life skills). Menurut Undang-undang Guru dan Dosen No. 14 Tahun 2005, guru adalah pendidik profesional yang harus memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan personal. Kompetensi pedagogik berhubungan dengan kemampuan guru menyelenggarakan pembelajaran yang didukung oleh kemampuan memahami peserta didik dan pengetahuan terkait dengan metode, strategi, media, serta asesmen pembelajaran, kompetensi profesional merujuk pada kemampuan dalam bidang studi yang diampu, kompetensi sosial terkait dengan kemampuan menempatkan diri dalam pergaulan dengan sesama, khususnya peserta didik dan rekan kerja. Dan kompetensi personal yaitu kemampuan individu yang merepresentasikan
M
karakteristik seorang yang menjadi fondasi sikap seorang guru yang ideal. Mmeski demikian, masih terdapat berbagai permasalahan yang terkait dengan guru, yaitu pendidikan guru yang masih belum maksimal, distribusi guru yang belum merata, kualitas (kompetensi) guru yang masih rendah, dan berbagai masalah lainnya. Salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas guru adalah melalui Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG), yaitu sebuah program pelatihangurudalam jabatan(in-service training) yang membantu guru meningkatkan profesionalismenya baik itu dalam content knowledge, yaitu pengetahuan terkait dengan bidang studi yang diampu dan pedagogical knowledge, pengetahuan yang berhubungan dengan kemampuan memahami peserta didik dalam melaksanakan pembelajaran yang efektif dan inovatif. Meski demikian, meskipun guru telah mengikuti PLPG dan telah bersertifikat pendidik, hasil beberapa penelitian membuktikan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan dari sertifikasi pendidik terhadap peningkatan mutu pendidikan. Sertifikasi pendidik dikatakan baru bisa meningkatkan kesejahteraan guru saja. Oleh karena itu, menjadi pemikiran kita semua khususnya pemerintah melalui LPTK, bagaimanakah caranya meningkatkan kualitas pendidikan yang lebih maksimal? Dalam Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (Konaspi) VIII tersebut, yang menjadi wahana bagi para pendidik Indonesia ikut berpartisipasi memberikan sumbangsih pemikiran bagi pembangunan manusia Indonesia seutuhnya, dibahas 8 subtema arah kebijakan pendidikan guru di Indonesia, salah satu dari 8 subtema tersebut adalah Sistem Pendidikan Guru Berasrama dan Berikatan Dinas. Pendidikan berasrama ini sesungguhnya telah ada sejak lama di Indonesia, terutama dalam pendidikan agama, seperti pesantren,
padepokan atau pasraman. Di tempat-tempat tersebut, peserta didik bukan hanya dikembangkan intelektualitasnya, tetapi juga pemahaman, penghayatan dan aplikasi nilai-nilai keagamaan yang melandasi moralitas, etika dan etiket. Oleh karena itu, peserta didik jebolan tempat-tempat tersebut biasanya menjadi pribadi yang bukan hanya cerdas, tetapi juga santun dan beretika. Mengadaptasi dari sistem pendidikan berasrama dalam pendidikan agama tersebut, pendidikan di lembaga formal khususnya guru perlu segera direalisasikan, yaitu melalui sistem pembelajaran di mana peserta didik tinggal di sebuah asrama, di mana terdapat dua kegiatan pokok, yaitu akademik dan nonakademik. Kegiatan akademik berhubungan dengan peningkatan kompetensi dan keterampilan dalam bidang studi yang diampu dan kompetensi pedagogik (hard skills), sedangkan nonakademik berhubungan dengan peningkatan kompetensi tekait dengan kompetensi sosial dan personal (soft skills) yang mendukung pencapaian hard skills. Kebijakan pengembangan sekolah berasrama ini oleh para pemangku kebijakan di LPTK dianggap mendesak dalam rangka melahirkan para guru profesional yang memiliki karakter, moralitas, dan integritas yang kuat. Selain itu, melalui pendidikan berasrama para calon guru dapat berdiskusi dalam usaha mengasah intelektualitas dan kemampuan berpikir kritis dalam memecahkan berbagai masalah serta mampu berkreasi dalam usaha meningkatkan mutu pembelajaran. Selain itu, pendidikan berasrama juga dapat menjadi ajang melatih keterampilan mengajar dan melakukan inovasi pembelajaran melalui berdiskusi dengan teman sejawat, baik di dalam kelas maupun di luar kelas selama berasrama. Pendidikan berikatan dinas memiliki konotasi bahwa pemerintah akan memberikan jaminan kepada calon guru untuk diangkat
dan ditempatkan di wilayah Indonesia setelah mereka menyelesaikan pendidikannya. Dengan cara pemberian ikatan dinas tersebut, calon guru diberikan kepastian bahwa dirinya akan diangkat, tentu dengan persyaratan mau ditempatkan di mana saja di wilayah Indonesia. Dengan cara demikian pemerintah dapat menguji komitmen para calon guru tersebut, apakah mereka memang berniat menjadi guru, sehingga melalui pendidikan berasrama dan berikatan dinas tersebut, pemerintah dapat menyeleksi hanya calon-calon guru yang memiliki kemampuan dan kemauan yang tinggilah yang akan diangkat menjadi guru. Adapun keunggulan dari pendidikan bersrama dan berikatan dinas adalah: (1) jaminan kemampuan dan keterampilan yang memadai sebagai calon guru, (2) secara psikologis, hanya mahasiswa yang berjiwa pendidik yang relevan ikut serta dalam program, (3) adanya seleksi yang ketat dalam menentukan mahasiswa, dan (4) pengembangan karakter pendidik melalui modeling dari dosen pengajar selama di asrama. Pendidikan berasrama dan berikatan dinas tersebut mengacu pada model SM3T, yang sesungguhnya telah dilaksanakan oleh pemerintah beberapa tahun terakhir ini, yaitu model yang telah digunakan untuk Sarjana Mendidik di Daerah Terluar, Terpencil, dan Terdepan. Mereka adalah para jebolan sarjana yang diberikan pendidikan selama satu tahun, yaitu enam bulan pertama dengan pendidikan akademik dan nonakademik di kelas dan di asrama, selanjutnya enam bulan berikutnya adalah PPL ke sekolah-sekolah sebagai ajang latihan keterampilan mengajar di sekolah dalam upaya meningkatkan kompetensi mengajar. Setelah mengikuti pendidikan selama setahun, mereka ditempatkan di daerah-daerah yang tergolong 3T tersebut untuk melakukan pengabdian mendidik sebagai tanggung jawabnya selama berikatan dinas. Model SM3T ini akan dijadikan model pendidikan guru ke depannya. Dengan pengembangan sistem pendidikan guru berarama dan berikatan dinas tersebut diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam menciptakan guru-guru yang berkarakter tentu dengan jaminan gaji atau bantuan finansial yang lebih baik sebagai bentuk penghargaan akan kompetensi dan dedikasinya. Penulis, Dosen Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Undiksha
Dua Tahun Jokowi Mengawal Wilayah Perbatasan Oleh Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M.
JOKOWI dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia, 20 Oktober 2014. Hingga dua tahun berjalannya pemerintahan, Jokowi dengan konsisten menjalankan sembilan agenda utama yaitu Nawacita untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih baik dan berdaulat. Terlalu dini jika kita menagih seluruh agenda yang telah diwacanakan oleh Presiden Jokowi untuk seluruhnya terlaksana. Tentu dalam kurun waktu dua tahun ini ada perubahan cara penanganan dan pengelolaan di wilayah perbatasan. Komitmen dan niat yang ditunjukkan oleh pemerintah merupakan sinyal positif untuk menjadikan wilayah perbatasan sebagai halaman depan negeri ini. Perlu energi dan pemikiran yang cermat untuk dapat menyelesaikan segala persoalan yang terjadi di perbatasan, baik darat maupun laut. Dengan berpedoman pada Nawacita khususnya membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, dapat memberikan angin segar dan harapan baru di wilayah perbatasan. Tidak hanya mewacanakan membangun wilayah perbatasan serta pulau-pulau terluar, tetapi Presiden Jokowi terjun langsung dan menginjakkan kakinya di tanah perbatasan, di mana Indonesia berbatasan dengan negaranegara tetangga. Hal ini membuktikan bahwa Presiden serius untuk mengetahui secara langsung permasalahan-permasalahan yang sedang dihadapi oleh rakyatnya yang ada di wilayah
perbatasan. Keseriusan Presiden Jokowi ditunjukkan dengan mendatangi Pulau Sebatik yang ada di Kalimantan Utara untuk melihat secara langsung wilayah diperbatasan tersebut. Hal ini merupakan sejarah baru bagi Jokowi, sebab dialah presiden pertama Indonesia yang mengunjugi pulau tersebut. Presiden juga mengunjungi Nusa Tenggara Timur, tepatnya di kawasaan perbatasan Atambua yang merupakan perbatasan Indonesia dengan Timor Leste, khususnya wilayah enclave (kantong) Oecussi. Kemudian Presiden juga mengunjungi kawasan perbatasan yang lain, yaitu Pulau Miangas di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Rentetan kegiatan yang dijalankan oleh Presiden Jokowi hadir di wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar dalam dua tahun masa kepemerintahan yang dia pimpin, tentu disambut sangat positif bagi masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan, sebab baru saat ini mereka diperhatikan oleh pemerintah dan tidak dipandang sebelah mata lagi. Percepatan pembangunan, khususnya di wilayah perbatasan harus terus menjadi agenda utama pemerintahan Presiden Jokowi, jika ingin mempertahankan kesatuan wilayah Indonesia. Sebab, jika hal tersebut diabaikan dan dibiarkan kita akan mengulang kisah pilu di Pulau Sipadan dan Ligitan. Banyaknya permasalahan yang terjadi di wilayah perbatasan, seperti pencaplokan wilayah yang dilakukan negara tetangga
di perbatasan, penyelundupan-penyelundupa, serta permasalahan sensitif lainnya dapat menimbulkan sengketa yang berkepanjangan dan berpotensi merusak hubungan diplomatik dengan negara sahabat. Pencapaian dan kerja pemerintah Jokowi dalam dua tahun ini memang perlu untuk diapresiasi, khususnya di wilayah perbatasan meskipun dalam bidang-bidang yang lain masih banyak permasalahan yang harus segera dicarikan jalan keluarnya. Menjaga keutuhan dan kedaulatan di wilayah perbatasan diperlukan kerja sama di berbagai lini dan instansi serta harus bersinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat setempat. Selama ini masyarakat di wilayah perbatasan tidak pernah merasakan hadirnya negara dan pemerintah di situ. Selalu dianggap terbelakang, wilayah yang tidak berpotensi dan terabaikan. Dengan hadirnnya Presiden Jokowi ke wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar membawa angin segar dan harapan baru bagi masyarakat di wilayah perbatasan. Di masa dua tahun Presiden Jokowi berkuasa, dia telah mampu memberikan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat di perbatasan. Tentu hal ini merupakan waktu yang belum maksimal. Besar harapan masyarakat di perbatasan dan kita hal ini terus dilanjutkan sehingga terciptanya kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah perbatasan. Negara pun diharapkan mampu menjamin warga negaranya dengan memberikan rasa aman di perbatasan. Penulis, kandidat Doktor Fakultas Hukum UGM Yogyakarta, Dosen Ilmu Hukum Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja
POJOK
Ketua DPRD Bali segera buat rekomendasi agar UU Pendidikan Dokter direvisi. - Soal reklamasi, rekomendasi sulit turun. *** Komite sekolah cenderung suburkan politisasi dunia pendidikan. - Jangan sampai ‘’sahkan’’ pungli. *** KPU Buleleng buka pendaftaran calon, Demokrat mulai rapat. - Awas ditinggal kereta.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
RUMPUT Sejumlah petugas membersihkan rumput liar yang tumbuh di sempadan Tukad Badung, di Jalan Taman Pancing, Denpasar Selatan, Senin (24/10) kemarin.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Selasa Pon, 25 Oktober 2016
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Diduga Banyak Napi Kendalikan Narkoba
7
BNNP Intensifkan Penyelidikan ke Lapas Denpasar (Bali Post) Semakin banyak tersangka kasus narkoba mengaku jaringan napi lapas, terutama Lapas Kerobokan. Hal itu membuat Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa geram dan memerintahkan anggotanya melakukan penyelidikan ke lapas. Apalagi hasil pengungkapan kasus Minggu (23/10) lalu, tersangka berinisial MAL (35) mengaku jadi kurir napi Lapas Kerobokan, Re, dan mendapat kiriman paket sabu-sabu seberat lima gram. “Kami prihatin dengan kondisi seperti ini. Saya perintahkan anggota supaya mengungkap jaringan narkoba diduga melibatkan napi,” tegas Brigjen Suastawa Senin (24/10) kemarin. Menurutnya, tim Berantas BNNP Bali menangkap tersangka di Jalan Kebo Iwa, Denpasar, saat hendak nempel paket SS. Polisi langsung mengembangkan kasus itu dan tim dipimpin Kompol Made Pakris menggeledah kamar tersangka di Jalan Tukad Nyali Gang Galung, Denpasar Selatan. Petugas mengamankan barang bukti SS 4,91 gram neto. “Kalau di Bali, barang bukti ini termasuk lumayan banyak,” tegasnya. Selain SS, juga disita 2 timbangan digital, 1 bendel plastik klip, pipet, gunting, korek gas dimodifikasi, dan 3 lembar catatan. “Kami masih mengembangkan kasus ini, termasuk mendalami keterlibatan napi tersebut. Tersangka ini hanya dititipkan sabu-sabu oleh napi itu dan disuruh mengedarkan,” ujar Suastawa. Kepada petugas, tersangka yang bekerja sebagai buruh ini mengaku nyambi jadi kurir sejak 1,5 tahun. “Tersangka rata-rata dikirimi lima gram sabu-sabu oleh napi itu. Anggota sedang mendalaminya,” tandas mantan Dir. Binmas Polda Bali ini. Sementara daerah peredarannya yaitu wilayah Badung dan Denpasar. Anehnya, tersangka berdalih tidak pernah bertemu dengan napi tersebut karena komunikasi lewat HP saja. “Kami akan berupaya menembus lapas untuk mengungkap jaringan narkoba. Apalagi pihak Kanwil Hukum dan HAM Bali lebih terbuka karena berkomitmen memerangi narkoba,” ujar jenderal asal Gulingan, Mengwi ini. (kmb36)
Waduk Titab akan Dikeringkan
Denpasar (Bali Post) Waduk Titab di Buleleng saat ini memang belum beroperasi secara maksimal. Pasalnya, masih ada beberapa pengerjaan yang harus dilakukan pada bendungan terbesar di Bali itu. Salah satunya, pengerjaan dasar waduk (bottom outlet). Karena itu Waduk Titab untuk sementara waktu harus dikeringkan terlebih dahulu. “Tahun depan kami akan melakukan pengerjaan bottom outlet. Untuk itu kami akan keringkan kembali. Nah, setelah itu kami isi air kembali,” ujar Kepala Balai Sungai Bali-Penida I Ketut Jayada saat melakukan rapat dengan Komisi III DPRD Bali di gedung dewan, Senin (24/10) kemarin. Jayada menargetkan Waduk Titab bisa diresmikan tahun 2017. Dirinya tak menampik, banyak pihak yang mengira bahwa Waduk Titab yang menelan dana hingga Rp 486 miliar itu sebelumnya telah diresmikan terkait kedatangan Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri pada saat uji coba pengisian air di Waduk Titab. “Waktu pengisian dulu itu memang berkesempatan hadir yaitu Ibu Megawati, kesannya seperti peresmian. Kami mohon maaf, itu yang perlu kami sampaikan. Tapi target kami peresmian tahun depan,” jelasnya. Kendati demikian, lanjut Jayada, kembali lagi pada kondisi alam khususnya musim penghujan ke depan “Mudah-mudahan hujan cukup, sehingga cukup untuk memenuhi Waduk Titab,” tandasnya. (kmb32)
Bali Post/kmb23
LONTAR - Dua orang mahasiswa membersihan lontar kuno yang mengalami sedikit kerusakan untuk mengembalikan kondisi lontar tersebut seperti semula, Senin (24/10) kemarin di Kampus Unud Jimbaran. Upaya konservasi naskah lontar ini dilakukan agar bisa dibaca dan dipelajari. Juga untuk menjaga keberadaan lontar kuno yang salama ini tidak diketahui oleh generasi muda.
IDI Bali Minta UU Pendidikan Dokter Direvisi
DPRD Bali Buat Rekomendasi ke Pusat Denpasar (Bali Post) -
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bali melakukan aksi damai di Gedung DPRD Bali, Senin (24/10) kemarin. Puluhan dokter yang hadir meminta dewan turut menyuarakan ke DPR-RI tentang revisi Undang-undang No.20 Tahun 2013 tentang Pendidikan Dokter. Aksi ini merupakan buntut penolakan IDI Bali terhadap pendidikan Dokter Layanan Primer (DLP). Khususnya yang tercantum dalam pasal 7 dan 8 undang-undang tersebut. “Aspirasi kami, bagaimana undang-undang ini bisa dievaluasi dengan menghilangkan pasal 7 dan pasal 8 itu sehingga nanti pendidikan dokter tidak terlalu panjang,” ujar Ketua IDI Cabang Badung dr. I Gede Putra Suteja bersama Ketua IDI Cabang Bali Dr. Kompiang Gautama, Sp.A. Menurut Suteja, pendidikan DLP membutuhkan waktu tiga tahun sehingga menambah lama pendidikan dokter menjadi sebelas tahun hanya untuk dapat bertugas di faskes primer seperti puskesmas. Pihaknya bukan tidak mendukung penguatan layanan primer. Namun dalam hal ini, masalah bukan terletak pada dokter. “Tapi di sistem pelayanan, sistem pendidikan, sistem rujukan, dan sistem pembiayaan. Kalau sistem ini bisa dibenahi, bukan pelayannya yang harus kita perbaiki. Contoh, kalau ada restoran yang ramai pengunjungnya, masak pelayannya disekolahkan? Kan lebih baik kita buat restoran
baru yang nyaman,” terang pria yang juga Kepala Dinas Kesehatan Badung ini. Ketua IDI Cabang Bali Dr. Kompiang Gautama, Sp.A. mengatakan, pendidikan DLP juga akan menimbulkan masalah pada pelayanan kesehatan di faskes primer. Sebab, para dokter umum yang bertugas di sana akan melanjutkan pendidikan selama tiga tahun. Terlebih saat ini, sudah ada beberapa fakultas kedokteran yang mulai membuat DLP. “Langkah ke sana sudah ada. Seperti di Universitas Udayana, itu sudah bikin TOT (Training of Trainer - red),” ujarnya. Padahal, lanjut Kompiang, tanpa DLP pun, dokter umum yang dicetak Unud khususnya sudah memiliki kompetensi cukup. Apalagi Unud memiliki banyak doktor dan profesor yang sudah terakreditasi A. Di sisi lain, pihaknya khawatir masa studi yang panjang ke depan akan mengurangi minat masyarakat untuk menjadi seorang dokter.
Bali Post/eka
AKSI DOKTER - Puluhan dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menggelar aksi damai di DPRD Bali, Senin (24/10) kemarin. Aksi tersebut merupakan upaya IDI dalam mengusulkan penghentian kegiatan persiapan, sosialisasi, perekrutan dan peresmian program studi DLP. Terkait hal ini, Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama mengatakan segera membuat rekomendasi agar Undang-undang Pendidikan Dokter direvisi. Pasalnya, keberadaan undang-undang tidak membuat kenyamanan, malah menimbulkan keresahan. Pihaknya khawatir, masalah kesehatan nantinya justru tidak sesuai dengan apa yang diharapkan bersama. “Menurut pendapat kami, ka-
lau memang perguruan tinggi kurang sempurna, disempurnakan. Nah ini perguruan tinggi sudah melaksanakan pendidikan dengan baik, ternyata di luar itu masih ada peraturan-peraturan yang mesti diikuti oleh profesi dokter ini, sehingga untuk menjadi dokter itu akan lama dan membosankan,” ujarnya. Sementara di sisi lain, lanjut Wiryatama, tenaga dokter kini banyak dibutuhkan karena
perkembangan penduduk. Kalau seorang dokter baru bisa praktik setelah menempuh pendidikan sebelas tahun, tentu tidak akan menguntungkan bagi masyarakat. “Akan ada gap antara profesi dokter ini, bukan menambah cepat pelayanan yang kita harapkan malah menambah terbengkalai. Itu kami khawatirkan. Maka kami setuju akan merekomendasikan agar undang-undang ini direvisi,” tandasnya. (kmb32)
Ni Wayan Suma
Rumah Rusak, Gantungkan Hidup dari Jual ’’Canang’’ KEMISKINAN di Kabupaten Bangli tak hanya dialami warga di perdesaan. Di perkotaan pun ada warga yang miskin. Seperti Ni Wayan Suma (60), warga Lingkungan/Kelurahan Kawan. Guna menyambung hidup, ia mengandalkan hasil dari berjualan canang di depan RSUD Bangli.
Bali Post/sos
RUSAK - Ni Wayan Suma bersama anaknya, I Nengah Wijana, sedang duduk di teras rumahnya yang sudah rusak.
Rumahnya berukuran sekitar 2 x 3 meter memang bertembok bata. Namun plafon rumahnya yang terbuat dari gedek, sudah rusak parah. Bahkan di beberapa bagian nyaris jatuh. Kondisi serupa juga terjadi pada atapnya. Banyak bocor, sehingga saat terjadi hujan, air masuk ke ruangannya. “Saat hujan terpaksa harus menyiapkan ember untuk menadah air hujan,” tutur Suma, Senin (24/10) kemarin. Parahnya lagi, rumah berusia puluhan tahun itu juga ditempati anaknya, I Nengah Wijana dan menantunya Ni Wayan Karuni. Mengingat kondisinya yang demikian, cucunya, I Wayan
Setiawirawan (14) dan Ni Nengah Widiantari (13) terpaksa menumpang tidur di rumah pamannya yang lokasinya bersebelahan. “Satu anak lagi, Ketut Wiji, terpaksa maburuh di Denpasar. Saat pulang terpaksa menginap di rumah keluarganya yang lain,” kata Suma sembari berlinang air mata. Selain kesulitan tempat tidur, rumahnya juga tak dilengkapi dapur dan listrik. Memasak hanya dilakukan di emper depan rumahnya. Sangat jauh dari kata layak. Guna bertahan hidup di tengah kondisi yang semakin sulit, janda ini hanya mengandalkan penghasilan dari berjualan
canang di depan RSUD Bangli. Pekerjaannya ini tak selamanya berjalan mulus. Sesekali ia harus diusir Satpol PP lantaran berjualan di atas trotoar. Hasil yang didapatkan hanya cukup untuk membeli beras. Keinginan untuk memperbaiki rumah hanya tersimpan dalam mimpi, sulit untuk diwujudkan. Wijana yang mendampingi Suma menuturkan kondisi rumahnya itu sejatinya sudah sempat beberapa kali disurvei instansi terkait. Program rehab pun telah dijanjikan. Namun yang didapatkannya hanya janji. Rumahnya sudah nyaris roboh, bantuan tak kunjung datang. “Warga lain, yang kondisi rumahnya jauh lebih layak cepat sekali diproses. Bahkan satu pekarangan disebut ada mendapat dua bantuan bedah rumah. Lain dengan ini (Suma -red) dapat raskin saja hanya sekali,” bebernya. (sos)
BANGLI
8
Selasa Pon, 25 Oktober 2016
Bali Post/sos
PEMBERSIHAN - Petugas BPBD Bangli bersama TNI, Polri dan warga melakukan pembersihan batang pohon yang menimpa bangunan suci di Pura Pucak Sari, Banjar Serokadan, Desa Buan, Senin (24/10) kemarin.
Bencana Tersebar di Dua Kecamatan, BPBD Kewalahan Bangli (Bali Post) Penanggulangan bencana di sejumlah daerah sebagai dampak hujan lebat disertai angin kencang, Minggu (23/10) oleh Badan Penang-
gulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli masih berlanjut, Senin (24/10) kemarin. Jumlah bencana yang cukup banyak mengakibatkan petugas kewalahan. Menyikapi
hal ini, jajaran TNI dan Polri pun turut turun tangan. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli I Ketut Agus Sutapa memaparkan, hujan lebat disertai angin
kencang telah mengakibatkan sejumlah pohon tumbang. Sepuluh di antaranya menimpa bangunan milik warga maupun pura yang tersebar di Kecamatan Bangli dan Susut. Di Kecamatan Bangli pohon tumbang menimpa Wantilan Pura Penataran Siladan dan rumah milik warga di Banjar Sidawa, Desa Tamanbali. Sementara di Kecamatan Susut, bangunan yang tertimpa berada di Desa Demulih, mi-
lik I Wayan Lebet dan Jero Mangku Mas. Hal serupa juga terjadi di Banjar Bangun Lemah Kangin, Desa Apuan. Kerusakan terjadi pada palinggih taksu milik I Nyoman Kaplog, bangunan toilet, palinggih Tugu Karang dan gudang milik I Wayan Pande Gisi, empat buah palinggih sanggah dan satu piasan milik I Wayan Dana serta rumah milik I Nyoman Landra. ‘’Pohon juga
Puluhan Warga Waktu Terbatas Kutuh Adu Nasib ke New Zealand Bangli (Bali Post) Jumlah Rumah Tangga Miskin (RTM) di Desa Kutuh, Kintamani masih tergolong tinggi. Puluhan warga pun memilih mengadu nasib ke New Zealand. Keberangkatan menurut rencana dilakukan NoBali Post/sos vember mendatang. I Nengah Sukarta Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bangli I Nengah Sukarta, Senin (24/10) kemarin, menjelaskan RTM masih menjadi persoalan yang belum bisa dituntaskan di desa yang berbatasan dengan Kabupaten Buleleng itu. Salah satunya disebabkan karena penghasilan yang didapatkan warga sangat kecil. Berbekal keinginan untuk memperbaiki taraf hidup, 20 warga memilih untuk bekerja ke luar negeri tepatnya di New Zealand. Keberangkatan dilakukan pada 7 dan 10 November mendatang. ‘’Itu salah satu cara mereka untuk meningkatkan taraf hidup,’’ ujarnya. Warga yang memilih bekerja ke luar negeri sebagian besar sudah berkeluarga. Pekerjaan yang diambil seluruhnya pada sektor pertanian. Gaji yang diterima cukup fantastis. ‘’Mereka berangkat melalui agen resmi. Tujuan tempat sama untuk mempermudah adaptasi. Mereka kerja delapan jam. Enam bulan boleh pulang,’’ katanya. Program tersebut direncanakan akan terus digulirkan. Sasarannya masih tetap pada daerah yang memiliki angka kemiskinan tinggi. (kmb45)
Curi Cengkeh, Pelajar Dibekuk Polisi
Bangli (Bali Post) Pelaku pencurian cengkeh yang selama ini meresahkan warga di Desa Satra, Kintamani akhirnya berhasil diungkap polisi. Pelakunya seorang pelajar asal kecamatan setempat berinisial DD (14). Dari hasil intrograsi, pelaku mengaku sempat mencuri puluhan kilogram cengkeh di dua TKP berbeda. Informasi Senin (24/10) siang menyebutkan, penangkapan terhadap pelaku bermula dari adanya informasi salah seorang warga Banjar Pengiayangan Desa Satra, Dewa Gede Daging yang mengaku kehilangan cengkeh kering sebanyak 10 kilogram. Berbekal informasi tersebut, petugas yang terdiri dari gabungan buser Polsek dan Polres Bangli kemudian melakukan penyelidikan. Tak berapa lama kemudian, polisi berhasil mengantongi identitas pelaku dan membekuknya. Dari hasil intrograsi, diketahui bahwa aksi pencurian selama ini sudah dilakukannya di dua TKP berbeda masing-masing di rumah Men Murdi dan di rumah Dewa Gede Daging. Di rumah Men Murdi, pelaku mencuri sebanyak empat kali dan berhasil membawa kabur total Rp 31,5 kilogram cengkeh. Sementara di rumah Dewa Gede Daging, pelaku mengaku sempat mencuri cengkeh satu kali. Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 200 ribu, satu buah sangkar dan seekor burung, satu bungkus rokok, serta cengkeh sebanyak 5 kilogram. Kapolsek Kintamani Kompol Komang Tresna Arbawa Manik saat dikonfirmasi kemarin membenarkan adanya penangkapan pelaku pencurian tersebut. ‘’Benar ada penangkapan. Pelaku saat ini masih diamankan,’’ ujarnya. (kmb40)
Bangli (Bali Post) -
Wacana pengisian jabatan sesuai susunan perangkat daerah yang baru sudah bergulir. Namun, mengingat waktu pelantikan yang cukup terbatas, Ketua Komisi I DPRD Bangli I Wayan Wedana menilai proses pengisiannya kurang tepat jika dilakukan melalui panitia seleksi (pansel) seperti rencana yang dilontarkan Bupati. dikukuhkan untuk diangkat dan dilantik kembali dalam salah satu jabatan yang sesuai. ‘’Di sana juga ditegaskan, jabatan pimpinan yang digabung, maka salah satu pejabat pimpinan tinggi yang menduduki jabatan pimpinan tinggi adalah yang kualifikasi dan kompetesinya paling sesuai,’’ katanya. Politisi PKPI ini menyebutkan, bagi pejabat pimpinan tinggi yang tidak mendapatkan jabatan sebagai akibat adanya penggabungan, penurunan status kelembagaan atau yang urusan dan kewenangannya beralih ke pemerintahan yang lebih tinggi, pejabat tersebut harus mengikuti job fit untuk mengisi jabatan pimpinan yang lowong. ‘’Dengan mengacu pada SE itu, proses pengisian jabatan akan bisa lebih cepat. Tentunya ini harus didukung dengan pertimbangan Baperjakat. Kami dari legislatif memang menginginkan cara ini dulu yang digunakan,’’ ungkapnya. Ditegaskan, pengisian jabatan melalui pansel bisa dilakukan oleh bupati setelah jabatan baru sesuai SE itu ditetapkan. Persoalan bupati untuk mengocok ulang seluruh jabatan juga tidak dipersoalkan, selama itu bertujuan untuk membawa Bangli ke arah yang lebih baik. ‘’Mengacu dengan SE itu hanya untuk
kan dalam satu hari. ‘’Kami juga kewalahan. Makanya lanjut hari ini lagi (kemarinred). Itu dibantu TNI, Polri dan warga,’’ terang Sutapa. Dia juga menyebutkan kerugian yang ditimbulkan akibat bencana mencapai ratusan juga rupiah. Guna mengantisipasi kejadian serupa, masyarakat diimbau untuk segera melakukan pemangkasan pohon terutama yang mudah tumbang dan patah. (kmb45)
Diduga Tolak Pasien
Seleksi Pejabat Dinilai Kurang Tepat Lewat Pansel ‘’Kalau melalui pansel, prosesnya bisa sampai empat bulan. Sementara pejabat baru harus sudah dilantik paling lambat 1 Januari 2017. Jadinya cara itu kurang tepat,’’ ujar Wedana, Senin (24/10) kemarin. Menurutnya, pengisian jabatan untuk sementara dilakukan dengan mengacu pada Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Nomor B/3116/M. PANRB/09/2016 tentang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi di Lingkungan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota terkait Pelaksanaan PP 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Pada surat itu dijelaskan jabatan pimpinan tinggi yang memiliki nomenklatur, tugas dan fungsi yang masih sama atau nomenklaturnya berubah, namun tugas dan fungsinya tidak mengalami perubahan signifikan, maka pejabat tersebut dapat dikukuhkan untuk diangkat dan dilantik kembali dalam jabatan tersebut. Sementara untuk jabatan pimpinan tinggi yang mengalami perubahan karena dipecah ke dalam beberapa jabatan pimpinan tinggi lain, maka pejabat pimpinan tinggi sebelumnya yang sesuai dengan kualifikasi dan kompetensi yang dimiliki
menimpa palinggih di Pura Pucak Candri Manik dan Pura Pucak Sari Banjar Serokadan, Abuan, Susut. Jadi total bangunan yang tertimpa pohon ada sepuluh lokasi. Dua pohon juga ada yang menutup jalan,’’ katanya. Disampaikannya, pascakejadian langkah penanganan langsung dilakukan. Hanya saja karena terbentur waktu dan jumlah petugas yang terbatas, itu tak bisa dituntas-
menjaga kesinambungan pelaksanaan pemerintahan. Setelah itu kami persilakan pak bupati untuk merombak lagi dengan pansel, entah mengocok ulang seluruh jabatan atau bagaimana. Yang penting itu baik untuk Bangli ke depannya,’’ tegasnya. Sementara itu, Sekda Bangli I.B. Gede Giri Putra mengaku belum bertemu dengan bupati untuk membicarakan lebih lanjut terkait pembentukan pansel tersebut. Ia pun menyatakan telahan pengisian jabatan sudah disiapkan oleh BKD. ‘’Kalau melalui pansel, memang waktunya cukup lama. Tapi bagaimanapun itu, keputusan tetap ada pada Pak Bupati,’’ jelasnya. Sebelumnya, Bupati Bangli I Made Gianyar menyebutkan pengisian jabatan pada susunan perangkat daerah yang baru akan dilakukan secara selektif melalui pansel. Hal ini akan dikomunikasikan dengan Sekda dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD). ‘’Jabatan akan dikocok ulang. Pansel akan segera dibentuk. Persyaratan pelamar jabatan juga akan ditentukan seperti apa,’’ tegasnya. Menurutnya, jabatan harus diisi oleh orang-orang yang berkompeten dan “gila” pekerjaan. Pejabat tidak lagi bekerja secara normatif, tetapi harus implementatif. (kmb45)
Layanan Puskesmas Kintamani I Dikeluhkan Warga Bangli (Bali Post) Pelayanan kesehatan di Puskesmas Kintamani I dikeluhkan warga. Masalahnya, petugas puskesmas yang berlokasi di Desa Kintamani itu diduga telah menolak pasien yang ingin berobat. Salah satu warga, Nyoman Sukadia, mengaku kecewa dengan layanan puskesmas tersebut. Pria yang menjabat sebagai bendesa adat di Kintamani ini menuturkan, dia datang ke Puskesmas Kintamani I pada Minggu (23/10) lalu sekitar pukul 18.00 wita untuk mengantar cucunya yang sakit demam. Namun setibanya di puskesmas, beberapa perawat yang ketika itu berjaga mengaku tidak dapat menangani cucunya karena alasan ada perubahan layanan di puskesmas. Bahkan Sukadia diminta untuk pulang dan kembali ke puskesmas keesokan harinya. ‘’Alasannya saya tidak mengerti secara pasti. Yang jelas saya saat itu diminta datang kembali ke puskesmas keesokan harinya. Secara logika ini kan aneh, masak orang sakit sekarang disuruh datang besok pagi,’’ bebernya. Karena saat itu dia sempat protes, petugas di puskesmas pun akhirnya mau memeriksa kondisi kesehatan cucunya. Setelah diperiksa, dirinya kemudian diberikan sebuah resep dan diminta untuk menebus sendiri resep itu di apotek. Namun oleh Sukadia resep tersebut ditolaknya lantaran apotek satu-satunya di Kintamani sedang tutup. ‘’Alasan puskesmas
tidak memberikan obat karena obatnya habis. Bagi saya ini sangat tidak masuk akal kalau Puskesmas Kintamani I sebagai induk pelayanan kesehatan masyarakat di Kecamatan kintamani tidak ada obat,’’ ujarnya. Karena kecewa dengan pelayanan tersebut dirinya pun lantas memutuskan mengajak cucunya pulang dan membawanya berobat ke bidan. Dikonfirmasi hal ini, Kepala Puskesmas Kintamani I dr. Agus Kawibawa membantah tudingan tersebut. Dia menegaskan tidak benar jika pihaknya dikatakan menolak melayani pasien. Pihaknya mengaku tetap memberikan layanan dengan melakukan pemeriksaan terhadap cucu Sukadia. Hanya saja usai diperiksa pihaknya mengakui tidak memberikan obat kepada pasien. ‘’Kalau ditolak berarti data pemeriksaan cucunya Jro Bendesa kan tidak mungkin ada,’’ ujarnya. Dijelaskan dr. Agus bahwa alasan pihaknya tidak bisa memberikan obat kepada cucu Bendesa Sukadia karena suhu badannya tergolong normal yakni 36,2 derajat Celcius. Sebagaimana ketentuan, pemberian obat harus disesuaikan hasil diagnosa. Kalau obat diberikan tidak sesuai dengan diagnose maka hal itu nantinya akan menjadi temuan di puskesmas. Kendati demikian pihaknya mengaku akan menjadikan hal ini sebagai bahan evaluasi ke depannya. Pihaknya pun menyatakan akan menemui langsung Sukadia untuk menjelaskan persoalan ini. (kmb40)
Polres Serahkan Bantuan Sembako untuk Korban Bencana Bangli (Bali Post) Jajaran Polres Bangli melakukan kegiatan sosial dengan memberikan bantuan kepada beberapa warga yang menjadi korban bencana alam angin kencang, Senin (24/10) kemarin. Aksi sosial tersebut dilakukan sebagai salah satu wujud keprihatinan Polres terhadap musibah yang terjadi Minggu (23/10) sore. Bantuan sosial berupa sembako dan uang tali kasih diserahkan Wakapolres Bangli Kompol Wimboko beserta jajarannya kepada para korban bencana alam yakni I Kadek Sudiasa warga Banjar Sidawa, Desa Tamanbali Bangli, I Wayan Tebet di Banjar/Desa Demulih Susut, I Wayan Pande Gisi di Dusun Bangun Lemah Kangin, Desa Apuan, Susut, I Wayan Dana warga Dusun Ban-
gun Lemah Kangin, Ds. Apuan, I Nyoman Kaplog warga Banjar Bangun lemah Kangin, Desa Apuan. Beberapa warga tersebut diberikan bantuan lantaran rumah mereka rusak tertimpa pohon tumbang. Polres Bangli juga memberikan bantuan kepada Dewa Ayu Mangku Sayang (70), warga Dusun Siladan, Desa Tamanbali Bangli yang jatuh ke sungai dengan kedalaman sekitar 10 meter sore kemarin. Tak hanya itu Polres juga memberikan bantuan tenaga dengan melaksanakan kegiatan bakti sosial bersama Tim BPBD dan Dinas di Pura Penataran Siladan yang ambruk tertimpa pohon beringin. Kompol Wimboko menyatakan keprihatinannya terhadap warga yang menjadi korban
bencana alam Minggu sore lalu. Pihaknya mengatakan kegiatan sosial yang dilaksanakan jajarannya adalah gerakan spontanitas Polres Bangli. Usai apel Jam Pimpinan pihaknya mengumpulkan bantuan dari seluruh anggota dan selanjutnya menyerahkannya kepada para korban bencana. ‘’Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat mengurangi beban yang dirasakan warga,’’ ujarnya. Mengingat cuaca saat ini yang kurang bersahabat pihaknya pun mengimbau seluruh warga untuk meminimalkan aktivitas di luar rumah. Pihaknya juga meminta masyarakat untuk bersama-sama melakukan antisipasi pohon tumbang dengan memangkas pepohonan yang sekiranya membahayakan keselamatan. (kmb40)
Bali Post/ina
AKSI SOSIAL - Aksi sosial yang dilakukan jajaran Polres Bangli, Senin (24/10) kemarin.
GIANYAR
Selasa Pon, 25 Oktober 2016
9
Isu Pemutusan Kontrak Beredar
Pegawai Non-PNS Resah Gianyar (Bali Post) -
Bali Post/nik
POHON TUMBANG - Petugas BPBD Gianyar saat melakukan evakuasi di Puri Agung Gianyar. Pohon tumbang menyebabkan bangunan bale gong mengalami kerusakan.
Pohon Tumbang Timpa Bale Gong di Puri Agung Gianyar
Pascapenetapan Perda tentang Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gianyar mulai melakukan pendataan ulang jumlah pegawai honorer dan kontrak di lingkungan Pemkab Gianyar. Hal ini pun memicu keresahan tenaga non-PNS lantaran mencuat isu perubahan susunan SKPD akan berimbas pada pemangkasan jumlah pegawai. Informasi menyebutkan, isu pendataan pegawai honorer sudah beredar sejak beberapa pekan lalu. Banyak pegawai honorer yang mengaku resah bila harus mendapat pergeseran ke SKPD yang baru. Namun
yang lebih meresahkan bagi mereka ialah isu penciutan pegawai. Dikabarkan akan ada pemutusan perpanjangan kontrak. Sejumlah pegawai pun mengaku hanya pasrah dengan kondisi tersebut.
Kepala BKD Gianyar, Ketut Artawa, yang dikonfirmasi membenarkan adanya pendataan ulang dengan pengumpulan SK seluruh pegawai honorer dan tenaga kontrak di lingkungan Pemkab Gianyar. ‘’Ini di-
lakukan untuk merasionalisasikan jumlah pegawai di masing-masing SKPD. Karena itu, dilakukan pendataan tenaga honor dan kontrak,’’ katanya. Ia pun membantah hal ini dilakukan terkait penciutan pegawai. Meski demikian, ia tidak menampik saat ini banyak tugas pegawai yang masih tumpang tindih. ‘’Karena itu untuk mengefektifkan pelayanan maka keberadaan pegawai
ini (honorer dan kontrak -red) harus dibagi supaya merata. Tentunya disesuaikan dengan kemampuan dan keahlian yang dimiliki,’’ ujarnya. Artawa juga menegaskan, pihaknya akan melakukan seleksi sesuai disiplin ilmu yang dimiliki. ‘’Yang jelas untuk penempatannya nanti akan disesuaikan dengan keperluan dan kemampuan yang dimiliki,’’ tandasnya. (kmb35)
Gianyar (Bali Post) Hujan dan angin kencang kembali memicu bencana pohon tumbang. Senin (24/10) kemarin, pohon sawo kecik yang tumbang menimpa bale gong di Puri Agung Gianyar, di Jalan Astina, Kelurahan Gianyar. Beruntung kejadian ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Hanya, bagian atap bangunan bale gong mengalami kerusakan cukup parah. Informasi yang dihimpun, hujan yang disertai angin kencang melanda wilayah Kota Gianyar sejak Senin siang. Sekitar pukul 14.00 wita, pohon sawo kecik dengan ketinggian belasan meter yang berada di jaba Puri Agung Gianyar tumbang menimpa bale gong. Sejumlah pangayah puri pun terkejut akibat kejadian ini. Kepala BPBD Gianyar A.A. Oka Digjaya mengatakan, pihaknya sudah mengerahkan sejumlah petugas dan satu unit mobil serbaguna untuk melakukan evakuasi. Sekitar pukul 15.30 wita, proses evakuasi di Puri Agung Gianyar selesai dilakukan. Lebih lanjut, Oka Digjaya mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap bencana pohon tumbang dan longsor yang rawan terjadi setiap musim hujan. Sebagai upaya pencegahan, BPBD Gianyar juga rutin melakukan pemangkasan pohon. ‘’Kepada warga juga kami imbau, bila ada pohon rawan agar segera dilaporkan ke BPBD. Sehingga nantinya cepat dilakukan penanganan sebelum terjadi bencana,’’ tandasnya. (kmb35)
Aniaya WIL, Kaplis Diringkus Polisi Gianyar (Bali Post) Wayan Kaplis (40) diringkus aparat Polsek Tegallalang, Minggu (23/10), lantaran melakukan penganiayaan terhadap Solehati (34). Solehati tak lain merupakan wanita idaman lain (WIL) dari pelaku. Kapolsek Tegallalang AKP I Gede Putu Ardana, Senin (24/10) kemarin, menjelaskan antara korban dan pelaku sudah saling kenal sejak tiga bulan lalu. Kala itu, korban nekat ke Bali untuk bertemu Wayan Kaplis. ‘’Awalnya, mereka berkenalan via telepon. Kemudian Wayan Kaplis mengirimi korban uang sebesar Rp 300 ribu untuk biaya perjalanan ke Bali dari Surabaya,’’ jelasnya. Setiba di Bali, korban langsung diajak bekerja di salah satu warung makan di Desa Sekaan, Bangli. Selanjutnya, mereka pun menjalin hubungan layaknya sepasang kekasih. Namun sejak beberapa pekan lalu, Solehati baru mengetahui ternyata Wayan Kaplis sudah beristri bahkan memiliki banyak cucu. ‘’Semenjak diketahui itulah, Solehati meminta putus hubungan, namun masih dikejar oleh Wayan Kaplis,’’ terangnya. Hingga akhirnya Selasa (18/10) lalu, Wayan Kaplis melihat Solehati bersama Ayu Warti mengendarai sepeda motor melintas di Desa Pupuan. Kaplis langsung meminta korban berhenti, namun ditolak. Lantaran tidak dipedulikan, pelaku mengejar korban. ‘’Saat pengejaran inilah pelaku menendang sepeda motor korban hingga akhirnya Solehati dan Ayu Warti terjatuh,’’ beber Kapolsek. Tidak berhenti sampai di situ, setelah korban terjatuh, Wayan Kaplis lanjut mengambil sandal kemudian memukul kepala Solehati hingga lebam. Warga sekitar yang melihat kejadian ini lantas melerai mereka. Atas kejadian ini, korban kemudian melapor ke Mapolsek Tegallalang. ‘’Setelah kejadian itu, polisi langsung melakukan penyelidikan, namun pelaku melarikan diri dan bersembunyi selama beberapa hari,’’ ucapnya. Hingga pada Minggu malam, pelaku diketahui pulang ke rumahnya di Desa Sebatu. Polisi yang tidak mau kehilangan mangsa, langsung meringkus pelaku kemudian menggiringnya ke Mapolsek Tegallalang. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dipasangkan pasal 351 tentang penganiayaan dengan ancaman tiga tahun penjara. ‘’Pelaku sidah mengakui perbuatannya dan kini masih ditahan di mapolsek,’’ tandasnya. (kmb35)
Bali Post/nik
PELAKU - Polisi saat menunjukkan pelaku yang sudah diborgol di sel Mapolsek Tegallalang, Senin (24/10) kemarin.
Telepon Penting gianyar
Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianya r - 947261 BNN Kabupaten Gianyar - 946122 PLN - 947166
Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564 Koramil Ubud - 975314 Koramil Payangan - 974793 Siaga Lantas/TMC Gianyar - 945820 Polsek Gianyar - 944510 Polsek Blahbatuh - 941165
Bali Post/nik
JEMBATAN - Sejumlah pengguna jalan saat melintas di jembatan di Sukawati.
Pemkab Pastikan 40 Jembatan dalam Kondisi Baik Gianyar (Bali Post) -
Pascakasus robohnya Jembatan Kuning, Klungkung, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gianyar pun aktif melakukan pengecekan terhadap kondisi jembatan. Dari 40 jembatan yang berada di bawah kewenangan Pemkab Gianyar, seluruhnya dipastikan dalam kondisi baik. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Gianyar I Nyoman Nuadi, Senin (24/10) kemarin, mengungkapkan kondisi jembatan yang ada di Gianyar dominan baik. Sempat ada
yang tergolong kondisi sedang dan rusak ringan. Oleh karena itu, langkah pemeliharaan sudah dilakukan. ‘’Ada yang sedang dan rusak ringan itu dominan pada bagian atas jembatan seperti tiang yang bengkok akibat ditabrak dan semacamnya. Namun, ini sudah diperbaiki. Sementara bagian bawah yakni fondasinya rata-rata masih baik semua,’’ terangnya. Berdasarkan data, di Kabupaten Gianyar terdapat kurang lebih 66 jembatan yang pemeliharaannya dibagi sesuai ruas
jalan. Jembatan yang berada di bawah kewenangan pemerintah pusat berada pada ruas jalan nasional dan jumlahnya mencapai 14 unit. Jembatan di bawah kewenangan Pemprov Bali tercatat 12 unit. ‘’Sementara sisanya untuk jembatan yang ada di bawah Dinas PU kabupaten saja ada 40 unit,’’ bebernya. Dikatakannya lebih lanjut, untuk upaya pemeliharaan jembatan di bawah naungan Pemkab Gianyar dianggarkan Rp 2 miliar pada APBD 2016. Namun, Nuadi menyebut
Atlet Basket Putri Lolos ke Amerika
jumlah tersebut sebenarnya tergolong minim. Pasalnya, anggaran itu juga termasuk anggaran pemeliharaan untuk seluruh ruas jalan kabupaten sepanjang 555 km. ‘’Kalau untuk jembatan saja memang masih minim, karena anggaran tersebut juga untuk pemeliharaan jalan. Karena itu, untuk tahun depan, rencananya kami usulkan penambahan anggaran pemeliharaan,’’ jelasnya. Dinas Pekerjaan Umum juga mengusulkan pembangunan jembatan penghubung di se-
jumlah titik khususnya daerah atas seperti di ruas jalan Penyabangan-Bunteh, Kecamatan Payangan. Jembatan di lokasi itu sudah dibangun sejak lama melalui program AMD (ABRI Masuk Desa). Namun sekarang, volume kendaraan yang melintasi jembatan tersebut cukup tinggi sehingga sudah membutuhkan revitalisasi. ‘’Jembatan di lokasi ini memang sudah diusulkan sejak tahun sebelumnya, namun belum disetujui. Mudah-mudahan kali ini bisa disetujui,’’ tandasnya. (kmb35)
Berantas Pungli
Wabup Mahayastra Harapkan Jisan Dewan Desak Disdikpora Tingkatkan Pengawasan Terus Harumkan Nama Gianyar ATLET basket putri asal Kabupaten Gianyar, Kadek Sanis Jisanceghi (17), mendapat kesempatan istimewa menjadi salah satu wakil Provinsi Bali dalam DBL All Stars yang mengikuti pelatihan di Amerika Serikat. Jisan didampingi pelatih basket Gianyar, dr. Made Purwita, berpamitan dan mohon doa restu kepada Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra di kantor Bupati Gianyar, Senin (24/10) kemarin. Purwita selaku pendamping Jisan mengatakan, perkembangan olahraga basket di Kabupaten Gianyar sangat potensial. Hal ini ditandai dengan munculnya bibit-bibit atlet berprestasi yang memiliki skill di atas rata-rata. Salah satunya adalah Jisan. Hal ini dinilainya sebagai sebuah modal mumpuni bagi Kabupaten Gianyar untuk bersaing saat Porprov tahun depan khususnya dalam cabang olahraga basket. ‘’Kami memang gali potensi sejak dini di semua sekolah,’’ kata dia. Potensi yang ada, lanjut Purwita, tak akan dapat berkembang jika tanpa ada dukungan dari pemerintah dan masyarakat. Dalam hal ini, peran Pemkab Gianyar sangat besar dalam memotivasi perkembangan olahraga basket di Kabupaten Gianyar. ‘’Sejauh ini, kami rasakan pimpinan pemda selalu mensupport penuh baik bentuk
moral maupun finansial. Hal ini semakin memotivasi kami untuk berprestasi lebih jauh lagi ke depannya. Tak main-main, kami targetkan emas untuk Porprov tahun depan,’’ ucap pria yang juga Ketua Umum Perbasi Gianyar tersebut. Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra usai pertemuan mengatakan, dirinya sangat terkejut atas prestasi langka yang didapat oleh Jisan sebagai pemain basket. Dia berharap lolosnya Jisan ke Amerika akan menjadi panutan bagi caloncalon atlet potensial untuk bekerja keras menghadirkan prestasi. ‘’Atas nama pemkab, saya sangat kagum dan berharap
karier Jisan melesat dan mengharumkan nama Gianyar di kancah nasional,’’ tutupnya. Sebagaimana diketahui, Jisan yang berposisi sebagai forward terpilih menjadi satusatunya atlet putri asal Gianyar mewakili Provinsi Bali. Dua lainnya merupakan atlet putra asal Denpasar. Total tiga orang dari Provinsi Bali berhak berangkat ke Amerika. Di sana Jisan cs akan ditempa selama 14 hari dan bertemu dengan bintang-bintang NBA yang notabene menjadi barometer basket dunia. Namun sebelum bertolak ke Amerika, Jisan cs terlebih dahulu dikarantina selama 14 hari di base camp Surabaya. (ad874)
ATLET BASKET - Jisan (tengah), atlet basket Gianyar yang mendapat kesempatan mengikuti pelatihan di Amerika Serikat. Dia didampingi pelatih menemui Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra untuk berpamitan sekaligus memohon restu.
Gianyar (Bali Post) Kalangan DPRD Gianyar mendesak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) melakukan pengawasan terhadap aksi pungli yang kerap terjadi di lingkungan sekolah. Ketua Komisi IV Putu Gede Pebriantara, Senin (24/10) kemarin, mengungkapkan anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk sektor pendidikan sudah sangat besar sehingga pungutan yang tidak semestinya harus dihapuskan. ‘’Pemkab Gianyar menggelontorkan 30 persen anggaran pada APBD untuk Dinas Pendidikan. Seharusnya, pungutan liar bahkan SPP sebenarnya tidak perlu lagi, karena sudah disubsidi oleh pemerintah baik dari pusat maupun daerah,’’ ungkapnya. Dari kondisi ini, pihak sekolah pun sudah lebih dimudahkan, sekolah tinggal mengajukan permohonan untuk pengadaan bangunan hingga fasilitas lainnya. Namun, kondisi saat ini justru masih ditemukan pungutan yang dibebankan kepada orangtua siswa. Alasan pungutan ini pun bervariasi, mulai untuk penunjang prestasi siswa, dana olimpiade, porseni, hingga perbaikan sekolah. ‘’Masalahnya sekarang memang tidak sekolah yang memungut, tetapi komite dengan dasar meningkatkan kualitas pendidikan. Jadi, pihak ketiga dalam hal ini orangtua siswa diwajibkan menyumbang untuk pengembangan kualitas pendidikan. Menurut saya, itu tidak boleh lagi dilakukan, meskipun atas dasar keputusan komite. Apalagi sesungguhnya pemerintah juga sudah menganggarkan. Kecuali ada orangtua siswa yang mau menyumbang secara sukarela ini diperbolehkan karena kita tidak menampik bantuan pihak ketiga tetap dibutuhkan,’’ terangnya. Kondisi yang paling mengkhawatirkan kerap terjadi saat proses penerimaan siswa baru. Agar bisa memasukkan anaknya ke sekolah favorit, orangtua siswa kerap nekat melakukan suap. Ia pun mendesak Disdikpora Gianyar agar lebih intens melakukan pengawasan. Apalagi sesuai perda, Disdikpora Gianyar akan berdiri sendiri menjadi Dinas Pendidikan, terpisah dengan Dinas Pemuda dan Olahraga. ‘’Anggaran 30 persen dari APBD, belum lagi anggaran dari pusat, jadi di sini kami mendesak eksekutif agar ke depan lebih intens melakukan pengawasan,karena tidak perlu ada pungutan wajib untuk orangtua siswa,’’ tandasnya. (kmb35)
KLUNGKUNG
10
Selasa Pon, 25 Oktober 2016
Pascaputusnya Jembatan Kuning
TNI Kerahkan Perahu Karet untuk Angkut Pelajar
Semarapura (Bali Post) -
Langkah cepat diambil Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, setelah melihat kondisi pelajar pascaputusnya Jembatan Kuning yang menghubungkan Nusa Lembongan-Ceningan. Empat perahu karet dikerahkan untuk membantu menyeberangkan pelajar dan pegawai pemda setempat. “Sewa perahu untuk nyeberang dari Nusa Lembongan ke Ceningan lumayan, sedangkan pembangunan jembatan itu belum bisa dipastikan. Untuk itu, kami berkoordinasi dengan Bekangdam IX/Udayana membantu penyeberangan pelajar dan PNS. Tidak dipungut biaya,” tegas Kolonel Cantiasa, Senin (24/10) kemarin. Sampai kapan? Menurut Danrem asal Buleleng ini, tahap awal perahu karet lengkap dengan anggota bertugas di sana selama dua minggu. Setelah itu akan dievaluasi terkait rencana selanjutnya. “Ini salah satu wujud kepedulian TNI terhadap kondisi pelajar di sana. Jangan sampai karena biaya penyeberangan, mereka putus sekolah,” ungkapnya.
Menwa Ugrasena, komponen Bela Negara, Kodim 1609/Buleleng, dan masyarakat. “Kami ingin pantai bersih supaya enak dan nyaman dikunjungi. Kalau pantai bersih, wisatawan akan tertarik mengunjunginya,” ungkapnya. Di sisi lain, kata Cantiasa, banyak generasi muda Bali yang berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. Oleh karena itu harus dilindungi dan dijaga dari pengaruh provokator atau proxy war. Untuk itu diperlukan kesiapan aparat keamanan dan TNI menjaga keamanan Bali ini. Apalagi Buleleng dalam waktu dekat menggelar pilkada. “Kami juga menggelar simakrama dengan bendesa dan klian adat untuk menyamakan visi dan misi menjaga keamanan Buleleng. Di Buleleng kan marak balapan liar, kami berinisiatif menggelar kejuaraan Grasstrack Danrem Cup untuk menyalurkan hobi mereka. Selain itu, juga dalam rangka memperingati HUT TNI, Hari Sumpah Pemuda dan Pahlawan,” ujarnya. (dwa/kmb36)
Bersihkan Pantai
Sementara itu, Danrem beserta jajarannya peduli kebersihan pantai dengan cara menggelar kerja bakti di eks Pelabuhan Buleleng. Kegiatan itu melibatkan pelajar,
UJI LCR - Danrem 163/WSA Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa menguji kesiapan LCR bersama pelajar, Senin (24/10) kemarin.
Tak Perbaiki Bongkaran di Jalan Polres Giatkan Patroli Malam Hari Semarapura (Bali Post) –
Personel Polres Klungkung dan Polsek jajaran menggiatkan pelaksanaan patroli di sepanjang jalan By-pass Ida Bagus Mantra. Program ini guna mencegah kenakalan remaja seperti trek-trekkan, curat, curas, curanmor dan kejahatan lainnya. Kegiatan patroli dilakukan menggunakan kendaraan bermotor roda dua dan roda empat. Patroli berlangsung terus-menerus baik pagi, siang maupun malam hari. Dalam tugas ini dilibatkan personel dari piket fungsi gabungan seperti Sabhara, Lantas, Reskrim serta Intel Polres dan Polsek jajaran. Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi, Senin (24/10) kemarin, menyampaikan kegiatan patroli juga menggunakan sepeda gayung ke lokasi perkantoran, bank, pegadaian, ATM, pasar, lingkungan perumahan dan tempat-tempat keramaian lainnya. Patroli malam hari dilakukan dengan menyambangi anak-anak muda sambil mengimbau agar tidak melakukan trek-trekkan yang bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain. “Patroli ini untuk membuat rasa aman dan nyaman masyarakat yang beraktivitas di jalan raya,” tuturnya. Ia berharap peran serta orangtua dalam menjaga keamanan dengan cara melarang putraputrinya melakukan trek-trekkan pada malam hari apalagi pada Minggu malam. (dwa)
Bali Post/dwa
PATROLI - Personel Polres Klungkung dan Polsek jajaran menggiatkan patroli di sepanjang jalan By-pass Ida Bagus Mantra.
Lintas Klungkung Nyaris Dijambret di Takmung NI Wayan Anggi Juliari (22) nyaris menjadi korban penjambretan di Jalan Raya Takmung, Banjarangkan, Klungkung, tepatnya di depan Kantor Dinas Peternakan, Perikanan, Kelautan (PPK) Klungkung, Sabtu (22/10) malam. Gadis asal Banjar Koripan Tengah, Banjarangkan ini mengalami luka lecet pada tangan dan kakinya akibat terjatuh dari sepeda motor. Informasi yang didapat di lapangan, Minggu (23/10), kasus percobaan penjamberetan tersebut diperkirakan terjadi pukul 20.30 Wita. Berawal ketika Juliari berangkat dari rumahnya untuk menghadiri undangan pernikahan temannya di Gunaksa, Dawan. Sesampainya di simpang tiga Museum Nyoman Gunarsa di Takmung, korban yang mengendarai sepeda motor Honda Scopy DK 2273 MR dibuntuti dua orang tidak dikenal menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion. Di depan Kantor Dinas PPK Klungkung, pelaku memepet motor korban dan yang diboceng berusaha menarik kalung emas korban yang melingkar di leher. Karena korban melawan, pelaku tidak berhasil mengambil kalung emasnya. Pelaku sempat menarik baju korban sampai robek, sehingga terjatuh dari motornya. Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP wiastu Andri Prajitno membenarkan kejadian tersebut. Kasus ini tidak dilaporkan, namun polisi tetap melakukan penyelidikan. (kmb)
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366) 21115
Polsek Klungkung
(0366) 21090
Polsek Dawan
(0366) 23181
Polsek Banjarangkan
(0366) 23180
Polsek Nusa Penida
(0366) 5382838
PDAM Ditegur PU Bali
Semarapura (Bali Post) – Pembongkaran jalan yang dilakukan PDAM Klungkung untuk memperbaiki pipa bocor ternyata tidak hanya mendapatkan keluhan dari masyarakat. Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali juga mengirimkan teguran langsung ke Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta terkait pembongkaran jalan provinsi yang tidak kunjung diratakan seperti semula, sehingga merusak pemandangan dan mengancam keselamatan pengguna jalan. Bupati Suwirta mengakui telah menerima surat teguran dari Dinas PU Provinsi Bali terkait pembongkaran jalan provinsi yang dilakukan PDAM Klungkung. Teguran ini keluar karena PDAM Klungkung tidak kunjung memperbaiki jalan yang dibongkarnya untuk memperbaiki pipa bocor. Bupati telah menyurati PDAM Klungkung terkait teguran tersebut. Suwirta menyatakan kaget dan menyayangkan pembongkaran jalan yang dilakukan PDAM Klungkung dikeluhkan masyarakat dan instansi terkait. Apalagi teguran sampai dialamatkan langsung ke bupati. “Saya harapkan PDAM mengembalikan seperti semula baik itu jalan desa, kabupaten, provinsi maupun usai melakukan penggalian pipa,’’ tegasnya, Senin (24/10) kemarin.
PDAM Klungkung melakukan pembongkaran antara lain di Jalan Gajah Mada, Semarapura, tepatnya sebelah utara SD Bendul. Meski menggunakan rekanan untuk perbaikan, PDAM mesti secepatnya menangani bongkaran jalan tersebut. Jalannya berlubang, membahayakan,” sebut bupati asal Nusa Ceningan itu. Kepala Dinas PU Kabupaten Klungkung Gusti Nyoman Supartana juga mengeluhkan sejumlah pembongkaran yang dilakukan PDAM di jalan milik kabupaten. Pihaknya telah berulang kali bersurat agar segera diatasi, mengingat lubang yang menganga membahayakan pengguna jalan. Dikonfirmasi terkait keluhan tersebut, Dirut PDAM Klungkung Nyoman Renin Suyasa mengaku telah menerima surat dari Bupati Suwirta terkait pembongkaran jalan
Stang Tak Dikunci, Motor Dicuri
Semarapura (Bali Post) –
Kasus pencurian sepeda motor terjadi di wilayah hukum Polres Klungkung, Senin (24/10) dini hari kemarin. Ironisnya, kasus ini terjadi ketika korban mengikuti acara solider pernika-
han. Sepeda motor KLX DK 7783 KS milik Komang Suras Geniawan (24) asal Banjar Sangging, Desa Kamasan, Klungkung, hilang ketika diparkir di Jalan Raya Pande Mas, Desa Kamasan. Dari informasi yang dihim-
LUBANG – Lubang bekas galian pipa PDAM Klungkung di tengah jalan. provinsi di Kecamatan Dawan. Untuk melakukan perbaikan, pihaknya harus menginventarisasi jumlah lubang yang harus dikerjakan, sebab reka-
nan tidak mau memperbaiki satu titik. Kondisi ini yang membuat sejumlah lubang pembongkaran lambat diperbaiki. “Set-
pun di lapangan, korban baru mengetahui motornya raib sekitar pukul 08.00 Wita. Kejadiannya berawal ketika korban selesai mengikuti acara solider pernikahan sekitar pukul 23.00. Selesai acara tersebut, korban kemudian melaksanakan bersih-bersih di tempat pernikahan dan memarkir sepeda motornya di depan rumah. Setelah itu korban meninggalkan sepeda motornya dalam kondisi stang tidak dikunci untuk beristirahat.
Korban baru menyadari sepeda motornya hilang setelah bangun pagi sekitar pukul 08.00. Geniawan kaget melihat sepeda motornya sudah tidak ada di TKP. Mengetahui hal tersebut, ia kemudian berupaya mencari sepeda motornya di sekitar Jalan Raya Pande Mas, termasuk menanyakan kepada keluarga dan temannya. Akan tetapi, tidak satu pun keluarga dan temannya yang melihat dan meminjam sepe-
Bali Post/dok
elah melakukan inventarisasi, kami akan minta rekanan memperbaikinya. Diperkirakan dua hari ini sudah dikerjakan,” ungkapnya. (dwa) da motornya. Geniawan lalu melaporkan kasus tersebut ke Polres Klungkung. Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Wiastu Andri Prajitno membenarkan kasus pencurian sepeda motor di tersebut. Menurutnya, kasus ini masih dalam penyelidikan. Ada dugaan pelaku menggunakan kunci palsu untuk mengambil sepeda motor korban. “Kami masih lidik dan anggota sudah turun melakukan penyelidikan,” katanya. (kmb)
Sebagian Besar Molor, Proyek Fisik di Nusa Penida Semarapura (Bali Post) –
Sejumlah proyek tengah dikerjakan di wilayah Kecamatan Nusa Penida. Wakil Bupati Klungkung Made Kasta bersama tim monitoring turun mengecek pengerjaan dan kualitas proyek-proyek tersebut, Senin (24/10) kemarin. Dari hasil pengecekan wabup, ternyata sebagian besar proyek mengalami keterlambatan alias molor. Rata-rata para pengawas mengaku terlambat mengerjakan proyek karena faktor pengiriman bahan material dari Klungkung daratan ke Nusa Penida. Wabup Kasta mengimbau pelaksana proyek yang mengalami keterlambatan segera melakukan langkah antisipasi seperti menambah tenaga kerja dan lembur atau koordinasi apa pun sehingga pengerjaan proyek dapat dipercepat. ‘’Kepada pelaksana proyek yang sudah pasti mengalami keterlambatan dari batas yang sudah ditentukan, harus siap menanggung konsekuensinya. Salah satunya denda per hari yang harus dibayarkan dari setiap keterlambatan,’’ ujarnya. Contohnya pembangunan ruang kelas SMPN 1 Nusa Penida yang dikerjakan CV Nusa Tirta. Proyek ini mestinya telah selesai 14 Oktober lalu, tetapi sampai sekarang baru berjalan 95 persen. Akibat keterlambatan ini, pihak
Bali Post/kmb
CEK PROYEK - Wakil Bupati Klungkung Made Kasta (kanan) bersama tim monitoring mengecek proyek di wilayah Nusa Penida. pelaksanakan proyek harus membayar denda Rp 700 ribu per hari. Proyek lainnya, yaitu pembangunan Kantor Camat Nusa
Penida baru berjalan 76 persen, padahal batas waktu pengerjaannya sampai 23 November. Pihak pelaksana proyek dari PT
Anindyaguna berdalih keterlambatan proyeknya diakibatkan keterlambatan pengiriman bahan material dan libur hari raya.
Pihaknya yakin pekerjaan bisa diselesaikan tepat waktu karena akan dilakukan kerja lembur dan penambahan pekerja. Proyek pengaspalan, pemeliharaan dan peningkatan jalan Suana-Karang dan jalan Karang-Atuh terkendala coldmix. Aspal yang dibuat di Klungkung daratan ini terlambat dikirim ke Nusa Penida karena buruknya cuaca di laut beberapa hari lalu. Jalan Suana-Karang sepanjang 9,3 kilometer baru dapat diselesaikan 31,6 persen, sedangkan jalan Karang-Atuh sepanjang 2 kilomter di Desa Pejukutan baru terealisasi 28 persen dari semestinya 98 persen. Pelaksana proyek dari CV Sinar Bali siap menerima konsekuensinya jika terlambat dari yang ditentukan. Sementara itu proyek Rumah Sakit Pratama yang menelan anggaran Rp 19 miliar hampir rampung. Realisasi proyek ini sudah sesuai dengan target, yakni 91 persen. Pelaksana proyek Made Arisudana mengatakan sedang memesan instalasi untuk penerangan dan tinggal membersihkan sisa material. Pihaknya akan menambah tenaga pekerja untuk membereskan sisa pekerjaan. ‘’Kami optimis proyek RS Pratama Nusa Penida akan selesai tepat waktu, yakni sebelum 18 November,’’ jelasnya. (kmb)
Selasa Pon, 25 Oktober 2016
SOSOK Belum Kantongi Nama Plt. Bupati SEKDA Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. mengaku belum mengantongi nama calon pelaksana tugas (plt.) untuk mengisi kursi Bupati Buleleng selama cuti. Saat ini, pihaknya menunggu turunan surat Kemendagri dan Pemprov Bali. Dia berkeyakinan, selama dipimpin plt. pemerintahan di Buleleng tetap berjalan baik. “Kami memantau perkembangan cuti Bupati. Yang jelas, pemerintah provinsi sudah mengajukan kepada Kementerian Dalam Negeri. Ini masih proses. Kami masih menunggu siapa yang ditunjuk Kemendagri untuk selanjutnya Gubernur Bali menetapkan plt.,” ujar Puspaka, Senin (24/10) kemarin. Puspaka berprinsip plt. mengemban tugas pemerintahan dan berkoordinasi dengan Sekda dan SKPD lainnya di Buleleng. Dia berharap siapa nama birokrat menjadi plt. segera dikabarkan ke daerah. “Tidak ada persoalan menunggu Plt. Nanti begitu ditetapkan, sudah ada mekanisme dan koordinasi menjalankan tugas di pemerintahan. Kami sudah menugaskan Asisten I untuk ke Jakarta lebih konkret untuk mengecek nama-nama plt.,” imbuhnya. ‘’Siapa plt., tergantung Kemendagri yang memilih. Intinya, kami siap bertugas berdasarkan mekanisme. Termasuk RPJMD sesuai dengan yang sudah tersusun. Sebelum Bupati cuti, sehari sebelumnya wajib ada keputusan plt.,” ujarnya. Sementara itu, Ketua KPU Buleleng Gede Suardana, S.Pd., M.Si. mengatakan, mengacu PKPU 9 tahun 2016 tentang pencalonan, pasal 4 ayat 1 huruf O 1 tertulis petahana harus bersedia cuti di luar tanggungan negara selama masa kampanye. Kewenangan cuti tertuang pada pasal 42 ayat 5. Surat pernyataan bersedia cuti di luar tanggungan negara selama kampanye diserahkan ke Panwaslih dan pejabat berwenang memberi cuti. (kmb34)
Tiga Sekolah Ikuti Lomba PKTP
Singaraja (Bali Post) – Tiga sekolah terbaik di Kabupaten Buleleng bersaing dalam lomba Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) 2016. Tiga sekolah itu masingmasing SDN 3 Busungbiu, SMPN 3 Seririt, dan SMAN 1 Banjar. Penilaian sekolah terbaik di Bali Utara itu dipusatkan di lapangan SMPN 3 Seririt di Desa Bestala Kecamatan Seririt, Senin (24/10) kemarin. Selain diisi pertunjukan seni, masing-masing sekolah ini juga menunjukkan pameran terkait produk tanaman obat keluarga (toga) yang menjadi temuan siswa di sekolah masing-masing. Produk itu mulai dari minuman, aneka kue, dan produk bermanfaat lainnya. Penilaian kemarin dihadiri Ketua Yayasan Kanker Indonesia Cabang Bali Ny. Ayu Pastika didampingi Ketua YKI Ca-
bang Buleleng Ny. Aries Suradnyana, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Gede Suyasa, dan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Buleleng IGN Mahapramana. Ketua YKI Cabang Bali Ny. Ayu Pastika mengatakan, lomba PKTP ini salah satu media mencegah penularan penyakit kanker sejak dini. Langkah ini sekaligus mendukung program pemerintah dalam menekan angka kasus penyakit kanker. Lingkungan sekolah menjadi sasaran penting untuk menanamkan perilaku hidup sehat kepada anak didik. Anak-anak ini kemudian diharapkan bisa menyebarluaskan kepada lingkungan keluarga, sehingga pencegahan dini penyakit kanker bisa optimal. Dengan sendirinya temuan kasusnya pun bisa dikendalikan walaupun secara perlahan. (kmb38)
BULELENG
11
Pilkada
Bali Post/kmb38
SK PENETAPAN – Ketua KPU Buleleng menyerahkan keputusan penetapan pasangan calon tetap Putu Agus Suradnyana dan dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. sebagai kontestan pilkada 2017 mendatang.
PAS-Sutjidra Ditetapkan Jadi Calon Bupati/Wakil Bupati
Rapat pleno kemarin, dipimpin Ketua KPU Gede Suardana didampingi komisioner KPU, Panitia Pengawas Pemilihan (Panwalsih) Ketut Ariyani, dan pasangan PAS-Sutjidra bersama tim pemenangan. Sementara bakal calon peseorangan Dewa Nyoman Sukrawan dan I Gede Dharma Wijaya (Paket Surya) tidak hadir dan hanya mengutus tim kuasa hukumnya Wayan Sunarta dan Ketut Oca Wardana. Dalam pleno itu, PASSutjidra ditetapkan menjadi calon tetap berdasarkan SK
KPU No. 124/Kpts/KPU-Kab016.433727/Tahun 2016. Sementara bakal pasangan calon Surya dinyatakan tidak memenuhi syarat dukungan minimal berdasarkan SK KPU No. 125/Kpts/ KPU-Kab-016.433727/Tahun 2016. Calon Bupati Putu Agus Suradnyana usai menerima SK penetapan sebagai calon tetap mengatakan, penetapan ini sudah menjadi ranah penuh KPU sebagai penyelenggara. Pihaknya sebagai bakal calon dan sudah ditetapkan sepenuhnya
mengikuti aturan main yang dijalankan oleh penyelenggara. “Ibarat pertandingan, saya sekarang menjadi pemain dan penyelengagra yang memiliki aturan main, saya akan ikuti apa pun aturannya,” katanya. Sementara itu, kuasa hukum pasangan Surya, Wayan Sunarta, didampingi rekannya Ketut Oca Wardana mengatakan, penetapan pasangan calon tetap oleh KPU ini sudah berjalan sesuai aturan. Pihaknya mengikuti semua tahapan pilkada yang sudah ditetap-
kan. Terkait tindak lanjut atas tahapan pilkada itu, pihaknya masih menunggu keputusan KPU dan Panwaslih terkait permohonan rekomendasi untuk tahap verifikasi faktual (virtual) ulang di beberapa desa yang belum diverifikasi. “Keputusan pleno hari ini sesuai tahapan KPU dan sikap kami masih menunggu rekomendasi terkait proses verifikasi faktual dukungan perbaikan ulang belum kami terima. Ini akan kami koordinasikan dulu dengan tim pemenangan dan tim kuasa hukum dalam rangka kami memohon keadilan untuk pasangan Surya,” katanya. Terkait tidak hadirnya Dewa Nyoman Sukrawan dan Dharma Wijaya, Sunarta mengatakan, keduanya
Singaraja (Bali Post) – KPU Buleleng menunda tahapan Pilkada Buleleng, karena hanya ada satu pasangan calon yakni Putu Agus Suradnyana-dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. Dengan adanya penundaan ini, dipastikan masa kampanye yang ditetapkan tanggal 28 Oktober 2016, diundur. Tak hanya itu, masa izin cuti bagi calon petahana yang sudah terbit mulai 28 Oktober ini harus direvisi, menyesuaikan dengan tahapan pilkada yang disusun ulang oleh KPU. Keputusan penundaan tahapan pilkada ini terungkap ketika KPU menggelar rapat pleno di ruang pertemuan KPU, Senin (24/10) kemarin. Rapat ini dipimpin Ketua KPU Gede Suardana dihadiri Ketua Panwalis Ketut Ariyani dan utusan komisioner KPU Provinsi
Bali Wina Ariyanti. Berdasarkan Surat Keputusan KPU No. 126/Kpts/ KPU-Kab-016.433727/tahun 2016, tahapan pilkada ditunda. Keputusan batas waktu penundaan ini pun belum dipastikan karena KPU masih melakukan pembahasan dan akan ditetapkan melalui surat keputusan. Dalam rapat pleno itu, tim pemenangan pasangan incumbent Gusti Made Artana melakukan interupsi. Dia meminta penjelasan terkait masa surat izin cuti kandidat yang diusungnya. Pasalnya, menyusul penundaan itu PAS-Sutjidra akan memulai cuti pada 28 Oktober 2016 ini, sementara tahapan pilkada ditunda akibat hanya ada satu calon (calon tunggal). “Bagaimana terkait masa izin cuti kandidat kami yang sudah mulai
cuti per 28 Oktober ini. Apakah cuti tetap berlaku atau ada perubahan, kami mohon ini diperjelas, sehingga tidak menimbulkan penafsiran yang beragam,” katanya. Menanggapi hal itu, Ketua KP U Ge d e Sua rd a na menyatakan bahwa dasar penundaan tahapan pilkada sesuai dengan Peraturan KPU No. 14 Tahun 2015 tentang Calon Tunggal. Dalam aturan ini, apabila hanya ada satu pasangan calon, KPU menunda tahapan pilkada. Dalam penundaan ini KPU akan melakukan tahapan sosialsiasi kepada masyarakat terkait perpanjangan pendaftaran bakal pasangan calon dan lanjut membuka masa perpanjangan pendaftaran bakal pasangan calon. Terkait status surat izin cuti calon petahana, Suardana me-
nanggapi bahwa KPU akan bersurat kepada Gubernur Bali untuk menyampaikan bahwa tahapan pilkada ditunda. Dari surat ini, Gubernur Bali diminta untuk menindaklanjuti terkait surat izin cuti yang telah diterbitkan mulai 28 Oktober 2016 ini. Di sisi lain, Suardana mengatakan, penundaan tahapan ini dipastikan akan mengubah tanggal dimulainya tahapan kampanye. Dari tahapan sebelumnya kampanye akan digeber mulai 28 Oktober 2016 ini. Namun dengan penundaan tahapan ini, masa kampanye akan diundur menyesuaikan dengan tahapan yang akan ditetapkan. Meski masa kampanye dipastikan mundur, Suardana memastikan kalau tanggal pencoblosan tetap pada tahapan awal yakni 15 Februari 2017
Singaraja (Bali Post) – KPU Buleleng menetapkan pasangan incumbent Putu Agus Suradnyana dan dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. (PAS-Sutjidra) sebagai calon tetap dalam laga Pilkada 15 Februari 2017. Pasangan petahana yang diusung PDI Perjuangan ini ditetapkan menjadi calon tetap dalam rapat pleno KPU Buleleng, Senin (24/10) kemarin.
melaksanakan kegiatan di Denpasar yang tidak bisa ditinggalkan. Atas kondisi itu, pihaknya ditunjuk mewakili pasangan Surya untuk menghadiri pleno penetapan pasangan calon oleh KPU. Sementara itu, Ketua KPU Gede Suardana mengatakan, penetapan pasangan calon tetap ini sudah sesuai dengan tahapan yang sudah ditetapkan. Dari proses pleno, pihaknya menetapkan pasangan Pas-Sutjidra menjadi calon tetap bupati dan wakil bupati untuk pilkada 2017 mendatang. Keputusan kedua adalah KPU menetapkan pasangan Surya tidak ditetapkan menjadi pasangan calon tetap karena tidak memenuhi syarat dukungan minimal. (kmb38)
Tahapan Pilkada Ditunda
Bali Post/kmb38
TOGA – Ketua YKI Cabang Bali Ny. Ayu Pastika didampingi Ny. Aries Suradnyana meninjau stan pameran tanaman obat keluarga (toga) dalam penilaian lomba PKTP 2016 di lapangan SMPN 3 Seririt, Senin (24/10) kemarin.
Suara Buleleng Kualitas Pendidikan
Saya sangat miris dengan dunia pendidikan sekarang. Biayanya tinggi tapi kualitasnya menurun. Padahal 20% APBN dan APBD sudah dianggarkan untuk itu, tapi tak memengaruhi apa-apa. Sangat beda dengan kualitas lulusan sekolah zaman dulu. Wayan Gama, Buleleng
mendatang. Calon Bupati Putu Agus Suradnyana tidak banyak memberikan tanggapan atas keputusan penundaan tahapan pilkada tersebut. Yang jelas, apapun tahapan pilkada yang ditetapkan akan diikuti dengan baik. Sementara menyangkut perubahan izin cuti, Agus menyatakan secara pasti hal itu belum bisa dipastikan apakah diundur atau tetap. Pihaknya segera akan berkoordinasi ke pemerintah provinsi sebagai atasannya setelah KPU menyampaikan keputusan penundaan tahapan pilkada. Senada diungkapkan tim hukum Pasangan Surya, Wayan Sunarta. Dia mengatakan, penundaan ini sudah menjadi keputusan pihak penyelenggara. Pihaknya selaku tim hukum, menerima keputusan itu. (kmb38)
RSUD Dapat Bantuan Ambulans Singaraja (Bali Post) Pemerintah Kabupaten Buleleng mendapat bantuan satu unit mobil ambulans dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. Bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) BPD Bali tersebut diserahkan kepada Pemkab Buleleng yang diterima Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Senin (24/10) kemarin. Mobil tersebut selanjutnya diberikan kepada RSUD Buleleng. Hadir di antaranya Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng dr. Gede Wiartana, M.Kes. dan Kepala BPD Bali Kantor Cabang Singaraja I Made Lestara Widiatmika, S.E. Menurut Direktur Bisnis
Non-Kredit BPD Bali, I Wayan Sujana, tahun ini CSR Bank BPD Bali berupa satu unit mobil ambulans diberikan kepada RSUD Buleleng. Lima persen dari total laba BPD Bali akan terus disalurkan ke masyarakat melalui pemerintah daerah dalam bentuk CSR. “Kami berupaya akan mendukung program pemerintah daerah khususnya dalam bidang kesehatan, pendidikan, pengentasan kemiskinan dan bencana alam,” ujarnya. Dirut RSUD Buleleng Gede Wiartana mengatakan, bantuan CSR berawal dari perjuangan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T. untuk meningkatkan fasilitas di RSUD Buleleng. Ia mengucapkan terima kasih atas
bantuan CSR kepada RSUD Buleleng. Bantuan ini amat bermanfaat untuk masyarakat Buleleng. “Sebenarnya, kita memiliki enam mobil ambulans, empat mobil ambulans untuk pasien, dan dua ambulans untuk jenazah. Tapi, kondisinya tidak layak jalan karena umurnya sudah tua,” katanya. Sementara itu, Wabup Sutjidra mengucapkan terima kasih sebesar–besarnya kepada BPD Bali atas bantuan CSR satu unit mobil ambulans transpor kepada RSUD Buleleng. “Jadi, kami mengucapkan rasa syukur mendalam dan mudah–mudahan ambulans ini mampu meningkatkan pelayanan di RSUD Buleleng,” ucapnya. (kmb34)
Bali Post/kmb34
AMBULANS – BPD Bali memberi bantuan satu unit ambulans kepada RSUD Buleleng, Senin (24/10) kemarin.
JEMBRANA
12
Selasa Pon, 25 Oktober 2016
SOSOK Perluas Cakupan Pelayanan KONDISI sumber air di pegunungan yang menyusut, membuat PDAM Jembrana juga bergantung pada sumber air bawah tanah. Kini, sebanyak 85 persen sumber air berasal dari sumur bor. Kemudian, sisanya dari air permukaan atau pegunungan di Berangbang, Kecamatan Negara dan Penyaringan, Kecamatan Mendoyo. “Tahun ini, kami mendapat bantuan tiga sumur bor dari APBN untuk menambah kapasitas produksi 55 liter per detik, terutama di titik-titik rawan air,” kata Direktur PDAM, Ida Bagus Kerta Negara. Tiga sumur bor yang sudah diuji coba itu berada di Desa Dangintukadaya (Jembrana), Tuwed (Melaya) dan Tegalcangkring (Mendoyo). Nantinya akan ada tambahan bantuan dari APBD di Baler Bale Agung (Kecamatan Negara) melalui penyertaan modal. Pihaknya tidak bisa mengandalkan sumber air pegunungan karena debit air yang tidak menentu. Terutama ketika musim kemarau, debit air turun sehingga mengganggu pelayanan pasokan air bersih. Dengan adanya tambahan sumur bor tersebut, selain mengatasi daerah rawan air, juga menambah cakupan pelayanan dan jaringan air. Upaya ini juga sebagai langkah antisipasi berkembangnya permukiman baru yang membutuhkan jaringan air bersih. Apalagi sejumlah perumahan itu wajib teraliri air bersih. Namun, konsekuensi penambahan sumur itu pada biaya operasional yang meningkat. “Jelas akan menambah biaya operasional,” terangnya. Saat ini, ada 35 sumur bor yang tersebar di seluruh kecamatan di Jembrana untuk memberikan pelayanan air bersih sebanyak 22 ribu pelanggan. Hampir 90 persen pelanggan PDAM merupakan rumah tangga. (olo)
Bali Post/olo
PRAPERADILAN – I Gede Winasa selaku pemohon gugatan praperadilan terhadap Kejari Negara terkait kasus Perdin ketika memasuki ruangan sidang di Pengadilan Negeri Negara.
Sidang Praperadilan Winasa Dijaga Ketat Polisi Satu Peleton Dalmas Dikerahkan
Negara (Bali Post) – Sidang praperadilan gugatan I Gede Winasa terhadap Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana, Senin (24/10) kemarin dijaga ketat petugas Polres Jembrana. Satu peleton pasukan Dalmas Polres Jembrana dan Polsek Kota Negara dikerahkan dan berjaga-jaga di sekitar areal persidangan yang digelar di Ruang Utama Pengadilan Agama (PA) Negara.
Bali Post/olo
RAWAN – Jembatan di Banjar Anyar, Batuagung yang rawan roboh lantaran dilintasi kendaraan berat.
Terkait Belasan Jembatan Rawan Ambruk
2017 akan Diperbaiki Bertahap Negara (Bali Post) – Belasan jembatan di Kabupaten Jembrana yang rawan ambruk rencananya akan d i pe r b a i k i s e c a r a bertahap pada 2017 mendatang. Usulan perbaikan sudah dilakukan. Hal ini disampaikan Kepala Dinas PU Jembrana, I Gusti Putu Mertadana, Senin (24/10) kemarin. Mertadana mengatakan dari data, 13 jembatan rawan ambruk itu tersebar di empat kecamatan. Di antaranya, di Banjar Arca-Pangkung Medahan, Desa Pulukan, GumbrihBanjar Pasar dan Gumbrih-Banjar Tengah Kauh, Desa Gumbrih (Kecamatan Pekutatan) serta Mangandang-Tibu Tanggang, Desa Penyaringan (kecamatan Mendoyo). Tak hanya itu, juga di Batuagung-Pancaseming, Desa Batuagung (Kecamatan Jembrana), Blimbingsari-Adnyasari, Desa Blimbingsari dan MelayaBlimbingsari (Kecamatan Melaya). Sedangkan, untuk jembatan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui BPJN Wilayah VIII, dari 28 jembatan di wilayah Jembrana ada empat yang rawan. Misalnya, di Jembatan Medewi perbatasan Desa Medewi-Pulukan, jembatan Biluk Poh (perbatasan Tegalcangkring-Penyaringan) Kecamatan Mendoyo, jembatan Tukadaya dan jembatan Candikusuma, Kecamatan Melaya. “Tahun 2017 akan diperbaiki secara bertahap,” katanya. Sementara, dari 109 jembatan antardesa dan dusun yang dikelola Kabupaten Jembrana, terdapat 13 jembatan yang rawan ambruk. Selain sudah umur, juga beban tonase yang melebihi kapasitas jalan. Salah satu jembatan yang kondisinya mengkhawatirkan yakni jembatan di Banjar Anyar, Desa Batuagung. Jembatan penghubung Batuagung-Pancaseming itu kini memprihatinkan. Apalagi pascapengalihan arus akibat jebolnya jembatan Dangintukadaya.
Jembatan antarbanjar ini digunakan untuk jalur utama, sehingga kendaraan bertonase melebihi kapasitas jembatan terpaksa melintas di sana. Jembatan di jalan desa dengan lebar dua meter ini merupakan konstruksi lawas. Salah seorang warga sekitar, Ida Bagus Suamba (53), mengatakan saat jembatan ini dipasang bersifat dadakan, sehingga ketika jembatan ini dilalui kendaraan berat, warga pun was-was. Sejatinya di sisi luar jembatan ini pernah dipasang portal besi, sehingga truk tidak bisa melintas. Namun, sejak beberapa tahun terakhir, portal itu sudah terlepas. Menurut warga, saat jembatan Dangintukadaya jebol, pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah VIII sempat mengecek kondisi jembatan. Pasalnya jembatan itu juga digunakan jalur alternatif kendaraan saat pengalihan arus. Tetapi hingga saat ini belum ada tanda-tanda ada perbaikan. Kekhawatiran dirasakan warga, pasalnya ketika jembatan dilalui truk terasa getaran. (kmb26)
Sidang praperadilan mantan Bupati Jembrana ini terkait penetapan dirinya sebagai terdakwa dalam kasus perjalanan dinas (perdin) yang dinilai tidak sesuai prosedur. Di sidang pertama dengan hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Negara, Hasanudin ini sempat diskors (tunda) selama beberapa menit guna melakukan koordinasi dengan Ketua PN Negara. Setelah sidang dilanjutkan, Winasa menyerahkan materi gugatan. Winasa yang menunjuk Simon Nahak S.H., sebagai kuasa hukum mengajukan sejumlah poin gugatan. Salah satu poin gugatannya yakni pemohon sama sekali tidak pernah diberitahu serta
tidak menerima surat penetapan sebagai tersangka. Selama pemeriksaan dirinya juga tidak pernah didampingi penasihat hukum. Atas hal itu, Winasa pun mengaku terkejut dan keberatan setelah dihadirkan pada sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar sebagai terdakwa, Rabu (12/10) lalu. Pemohon merasa tidak pernah diberitahu, menandatangani maupun menerima surat apapun terkait penetapan tersangka. Hasil keputusan, sidang praperadilan ini akan dilanjutkan, Selasa (25/10) ini. Agenda sidangnya yakni mendengarkan jawaban jaksa (termohon), replik, duplik dan menghadirkan saksi.
Sementara, Kasi Pidana Khusus (Pidsus), Suhadi mengatakan akan segera mengajukan jawaban terkait gugatan praperadilan tersebut. Menurut dia, pihaknya sudah mengikuti seluruh prosedur dalam penetapan Winasa sebagai tersangka, terlebih persidangannya telah bergulir. Dari pengamatan kemarin, pengamanan di sekitar areal PA Negara itu cukup ketat. Penjagaan dilakukan mulai dari halaman hingga di dalam ruang sidang. Setiap pengunjung yang masuk ke ruang sidang diperiksa menggunakan metal detector. Puluhan pengunjung yang mengaku pendukung Winasa juga memadati areal pengadilan. (kmb26)
Negara (Bali Post) Seorang pelajar berinisial BPK (18), warga Pendem, Jembrana, kini terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. Ia ditangkap pasukan Reskrim Polres Jembrana lantaran terbukti mencuri tas milik Ni Putu Wellyati (56), warga Banjar Budeng, Desa Budeng, Jembrana. Aksi pencurian itu dilakukan di warung korban. Informasi di kepolisian, Senin (24/10) kemarin menyebutkan, keberhasilan menangkap pelaku ini atas dasar laporan korban. Korban mengaku kehilangan tas berisi uang, HP dan perhiasan di warungnya, Rabu (19/9) lalu. Sebelum hilang, korban hendak menutup warungnya. Tas yang ditaruh di atas meja tiba-tiba dilihatnya sudah tidak ada di tempatnya.
Korban mencari di sekitar TKP, namun hanya tasnya yang ditemukan. Sementara, isinya sudah lenyap. Yakin ada pencurinya, korban melaporkan kasusnya ke Polres Jembrana. “Setelah menerima laporan itu, kami langsung melakukan penyelidikan,” kata Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A Sooai seizin Kapolres Jembrana kemarin. Hasil penyelidikan anggota di lapangan, pelakunya mengarah ke tersangka. Polisi pun berhasil menangkap pelaku dan langsung digelandang ke Polres Jembaran, Kamis (20/10) pagi. Tersangka mengakui perbuatannya. Saat itu tasnya dibuang, sementara isinya berupa HP Nokia warna merah, satu buah cincin hiasan terbuat dari kuningan, dan uang Rp 1,6 juta
diembatnya,” jelasnya. Dari keterangan pelaku, saat itu dia hendak membeli rokok. Karena melihat tas, pelaku langsung mengambilnya. Dengan mengendarai motor Yamaha Mio, pelaku langsung kabur. Sementara, uang yang dicurinya itu dihabiskan untuk berjudi. “Pelaku dijerat dengan pasal 362 KUHP,” imbuhnya. (kmb)
Sepuluh Karung Gabah Diduga Sengaja Dibakar
Negara (Bali Post) – Mantan Klian Subak Palamerta, I Made Windia (68), dikejutkan dengan adanya informasi bahwa gudang penyimpanan gabah miliknya terbakar, Senin (24/10) kemarin. Gudang yang berlokasi di Banjar Nusasakti, Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, diduga sengaja dibakar. Hal ini dibuktikan dengan hilangnya gembok pintu gudang. Namun, untuk memastikan penyebab kebakaran itu, penyidik Polsek Melaya masih melakukan penyelidikan. Olah TKP telah dilakukan dan sejumlah saksi sudah dimintai keterangan. “Memang ada kejadian (kebakaran-red) tersebut, tapi kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Kapolsek Melaya Kompol Ketut Darmita seizin Kapol-
res Jembrana kemarin. Informasinya, kebakaran itu pertama kali diketahui oleh anak korban, I Nengah Ariasa (40), sekitar pukul 06.30 Wita. Sebelumnya, saksi hendak memotong rumput di kebun sekitar gudang tersebut. Begitu di TKP, ia melihat ada kepulan asap dari dalam gudang. Begitu pintu dibuka, ternyata gabah untuk bibit terbakar. Ia pun dengan cepat meminta tolong dan langsung memadamkan apinya dengan alat seadanya. Beruntung api cepat dipadamkan, sehingga tidak meludeskan bangunan gudang. Yang terbakar sekitar 10 karung gabah yang ada di dalam gudang. Kuat dugaan, pelaku pembakaran ini masuk melalui rolling door di sisi timur. Pelaku mencongkel bagian bawah pintu. (kmb26)
Curi Uang, Pelajar Ditangkap
Bali Post/kmb
TERBAKAR - Gabah yang ada di dalam gudang dan milik mantan Klian Subak di Nusasari Melaya, terbakar. Terlihat gabah berserakan di lantai gudang.
Selasa Pon, 25 Oktober 2016
13
Berantas Pungli
SOSOK
Perlu ’’Regrouping’’ SEKOLAH Dasar di Desa Ngis Kecamatan Manggis, Karangasem, minim siswa. Dari tiga SD di desa ini, rata-rata siswanya setiap kelas hanya sebelas orang. Melihat kondisi itu, sebaiknya dua SD, yakni SDN 1 Ngis dan SDN 3 Ngis di-regrouping agar lebih efektif. Demikian disampaikan Kepala SDN 2 Ngis, I Wayan Sadra, saat ditemui di sekolahnya belum lama ini. Kalau di SDN 2 Ngis, sebenarnya jumlah siswanya juga minim, hanya 70 orang, dari kelas I sampai VI. Rata-rata siswa setiap kelas hanya ada sebelas siswa. Kondisi lebih memprihatinkan terjadi di SDN 3 Ngis yang hanya memperoleh 39 siswa. Sedangkan SDN 1 Ngis hanya 50 siswa. “Antara SDN 1 dan SDN 3 Ngis, lokasinya juga berdekatan. Jadi, kalau melihat perolehan siswanya sedikit setiap tahun, kan lebih baik di-regrouping saja,” kata Sadra seraya menegaskan, kalau SDN 2 Ngis merupakan SD Gugus II Manggis, yang mewilayahi delapan sekolah yakni SDN 1 Sengkidu, SDN 2 Sengkidu, SDN 1 Selumbung, SDN 2 Selumbung, SDN 3 Selumbung, SDN 1 Ngis, SDN 2 Ngis, dan SDN 3 Ngis. Dengan kebijakan regrouping itu, kepala sekolah yang bertahun-tahun sempat mengajar di Desa Datah ini, menilai tenaga guru yang mengajar itu nantinya juga lebih efektif. Kebijakan seperti itu, kata dia, sudah dilakukan pada SD di sejumlah desa lainnya di Karangasem. Dia berharap dengan regrouping ini, kualitas pendidikan dapat ditingkatkan. Untuk diketahui, Desa Ngis terdiri dari tiga banjar dinas, antara lain, Banjar Dinas Kajanan, Banjar Dinas Kelodan, dan Banjar Dinas Pekarangan. Sedangkan, secara struktur adat, Desa Ngis terbagi menjadi dua desa adat, antara lain, Desa Adat Ngis dan Desa Adat Pekarangan. (gik)
Premium dan Pertamax Langka Amlapura (Bali Post) – Premium dan pertamax di sejumlah SPBU di Kota Amlapura, Senin (24/10) kemarin, langka. Sejumlah SPBU kehabisan stok dan tukang cor terpaksa memasang pelang pengumuman premium dan pertamax habis. Banyak yang kecele, mengharapkan dapat bensin dengan tergesagesa berangkat ke kantornya, karena habis hal itu membuat pengendara yang hendak membeli BBM jenis itu kelimpungan. Mereka pun langsung ‘’balik kanan’’. Dua jenis BBM itu habis seperti tampak pagi kemarin di SPBU Padangkerta, Jasri, dan Subagan. Bahkan informasi masyarakat di SPBU Ulakan dekat Depo Transit Pertama Manggis, juga sempat habis. Sementara di SPBU Subagan, Minggu (23/10) pagi juga sempat kehabisan stok. ‘’Tadi pagi saya kelimpungan. Mau beli premium di mana-mana SPBU habis,’’ ujar seorang warga pengendara sepeda motor yang hendak membeli bensin, Rohim, dari Kampung Kecicang, Desa Bungaya Kangin. Area Manager Communication & Relations Pertamina Jatimbalinus, Happy Wulansari, saat dihubungi via SMS menjelaskan, tak ada pengurangan pasokan dari pusat, Surabaya. Pasokan tetap. Wulansari menegaskan pihaknya sudah sempat melakukan konfirmasi ke Depo Transit Pertamina Manggis, Karangasem. Tidak ada kekurangan stok. Bahkan, stok masih cukup untuk sebulan ke depan. Sampai kemarin, untuk premium masih tersedia 25 ribu kiloliter (kl) atau setara persediaan 30 hari ke depan. Sedangkan, pertamax yang konsumsinya lebih sedikit, masih ada 9 ribu kiloliter atau cukup keperluan 23 hari ke depan. ‘’Keberangkatan kapal tanker memasok BBM ke Depo Pertamina di Manggis, juga semuanya masih sesuai jadwal semula,’’ tambah Wulansari. Wulansari menduga, di sejumlah SPBU kehabisan stok pagi hari, diduga pihak SPBU setempat terlambat mengajukan delivery order (DO). Biasanya, di sejumlah SPBU Sabtu dan Minggu kantornya libur, sehingga terlambat menyampaikan DO. Akibatnya, Senin pagi kehabisan stok di SPBU. ‘’Kami sudah melakukan konfirmasi ke pihak SPBU. Kami sudah secepatnya minta menyampaikan DO dan kami berikan mereka kiriman untuk retase pertama, jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan BBM jenis itu,’’ tandas Wulansari. (013)
Suara Karangasem Berantas Pungli Semenjak Presiden Jokowi, Dinas Perhubungan sekarang ini punya program berantas pungutan liar alias pungli. Lembaga ini semakin streng alias ketat saja terutama dalam pengurusan kir kendaraan. Pengusaha lokal taksi Bali mengurus kir di Tangtu dan di Suwung. Sedangkan taksi besar lainnya yang jumlah armadanya ribuan uji kirnya malah dilakukan di kantornya sendiri. Armada taksi ini begitu diistimewakan. Mestinya tidak ada diskriminasi model begitu. Kita pengusaha taksi lokal dipersulit dan harus melengkapi izin ini dan itu, antara lain kotak obat harus tersedia dalam kendaraan. Gede Saputra, Karangasem (arya)
Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres Polsektif Karangasem Polsek Kota Polsek Manggis Polsek Rendang Polsek Selat
KARANGASEM
0363 21220 0363 23222 0363 21167 0363 41768 0363 23082 036324187
Pelayanan Disdikpora Nol Rupiah
Amlapura (Bali Post) Gerakan berantas pungutan liar –pungli - disambut antusias di daerah. Khusus di lembaga pendidikan, berbagai upaya rupanya sudah ditempuh. Seperti Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) sejak awal memberlakukan nol rupiah alias tanpa biaya untuk pelayanan, baik penerbitan izin operasional berupa sertifikat, proses sertifikasi maupun lainnya. Kepala Disdikpora Karangasem, I Gede Ariyasa, Senin (24/10) kemarin, mengatakan upaya bersih-bersih dari pungli itu sebenarnya sudah dirintis sejak tiga tahun lalu. Salah satu langkah serius yang dilakukan adalah pelayanan nol rupiah. Misalnya, ada pihak tertentu yang membuka bimbingan belajar, agar bisa beroperasi harus mengantongi izin operasional atau sertifikat. Biasanya penerbitan sertifikat inilah dulu rawan terjadi pungutan liar. Tetapi, sekarang bila sudah memenuhi syarat, maka proses pembuatan sertifikatnya dibantu secepatnya. Dikatakan, dijamin tidak akan ada pungli. “Demikian juga proses sertifikasi. Tidak dibenarkan ada pungutan-pungutan tertentu lagi,” katanya. Bagaimana dengan sekolah-sekolah? Dia mengaku sudah mewantiwanti kepala sekolah pada semua jenjang, agar tidak melakukan pungutan di luar ketentuan. Apalagi untuk pendidikan dasar, baik SD maupun SMP. Sebab, pada jenjang ini tidak dikenakan biaya apa pun, menyusul program wajib belajar
sembilan tahun. Dalam sejumlah kasus, persoalan kerap terjadi untuk pungutan sumbangan sukarela anggota komite sekolah atau orangtua siswa. Bila melakukan pungutan seperti ini, dia meminta agar benar-benar dilakukan dengan hati-hati. Satu atau dua orang tua siswa yang tidak setuju, bisa menimbulkan keributan. Meski dalam aturan, orangtua siswa diberikan ruang untuk berkontribusi terhadap pendanaan pendidikan, tetapi kondisi perekonomian masingmasing orangtua siswa berbeda. Sehingga tidak serta merta hal seperti itu harus dipukul rata. “Ikuti mekanisme yang benar, jangan sampai terkesan ada paksaan,” katanya. Mengenai bentuk potensi pungli lain, seperti saat penerimaan siswa baru di sekolah, hingga kini belum ada kasus yang terungkap. Setiap kepala sekolah maupun guru-guru sudah diingatkan agar tidak melakukan hal buruk. Suatu perbuatan kontra produktif yang bisa mencoreng citra pendidikan. Dalam suasana berantas gerakan pungli seperti seka-
rang, bila ditemukan hal seperti itu, sanksi tegas seperti pencopotan dari posisi kepala sekolah, bisa dipertimbangkan. Selain pencopotan, sanksi administrasi sebagai PNS, juga akan dilakukan hal sepadan dengan kesalahannya. Data pendidikan tahun 2015, menunjukkan ada 154 PAUD, 362 SD, 54 SMP, dan 32 SMA/SMK di seluruh Karangasem. Dengan jumlah lembaga pendidikan sebanyak ini, potensi terjadi pungli relatif besar. Guna mengungkap adanya pungli, diperlukan keberanian orangtua siswa maupun siswanya sendiri. Pihaknya mendukung terobosan Presiden Joko Widodo, segera menyampaikan informasi pungli, ke sejumlah media informasi yang sudah disiapkan, melalui gerakan saber pungli. Ini tentu akan menekan potensi pungli di daerah di satu sisi. Sedangkan di sisi lain melindungi siswa maupun orangtuanya dari potensi pungli itu. Ternyata, cukup besar peluang terjadinya pungli tersebut pada lembaga pendidikan. Bahkan, nomor dua tertinggi setelah penegak hukum. (kmb31)
Jembatan Era Belanda Kondisinya Memprihatinkan
Amlapura (Bali Post) – Jembatan tua era Belanda yang menghubungkan Bambangbiaung Selat, Karangasem ke Klungkung melewati Sidemen itu sungguh memprihatinkan. Jembatan yang berlokasi di Banjar Padangtunggal Desa Duda yang usianya sudah tua juga tampak sempit. Jembatan itu salah satu sisa jembatan yang dibangun zaman penjajahan Belanda. Hal itu disampaikan anggota DPRD asal Padangtunggal, Gusti Agung Dwi Putra, di Karangasem, Senin (24/10) kemarin. Pihaknya sudah sejak beberapa tahun lalu menyampaikan agar jembatan itu dipugar saja. Saat ada kasus jembatan kuning penghubung Pulau Nusa Lembongan Nusa Ceningan, roboh dan amblas ke laut. Bahkan kasus itu menelan delapan korban tewas anak-anak dan orang dewasa serta puluhan luka, pihaknya mengaku teringat jembatan tua di desanya. ‘’Semoga tak terjadi apa-apa dengan jembatan Padangtunggal itu. Jem-
batan yang sempit itu sudah tua dan terus-menerus dilintasi truk galian C dengan beban berat,’’ katanya. Sampai kini, kata Gusti Agung Dwi Putra, belum ada respons dari pihak pemilik jalan. Jembatan itu, lanjutnya, menjadi tanggung jawab Dinas PU Pemprov Bali. Soalnya, perbaikan jalan Selat-Klungkung melintasi Kecamatan Sidemen itu, selama ini diperbaiki Dinas PU Bali. Anggota DPRD asal Banjar Pura, Desa Sebudi, Selat, Wayan Sumerta, mengatakan saking sempitnya jembatan itu, dia sempat turun dari mobil dan nyaris bersitegang dengan pengendara lainnya. Soalnya dia mengaku sudah duluan masuk ke tengah jembatan, tetapi pengendara dari arah berlawanan memaksa masuk, sama sekali tidak mau mengalah. Padahal, jembatannya sempit. Hanya cukup satu mobil. ‘’Kalau sudah ada yang masuk badan jembatan, aturannya pengendara dari arah berlawanan mesti bersedia mengalah agar tidak terjadi benturan
di dalam jembatan,’’ katanya. Pejabat Dinas PU di Karangasem yang dihubungi beberapa hari lalu meyakinkan jembatan penghubung ruas jalan besar di Karangasem masih sangat aman. Hal itu berdasarkan pengecekan rutin. Namun yang cukup mengkhawatirkan jembatan di wilayah Kecamatan Sidemen itu usianya sudah tua. Selain itu sempit. Jembatan itu hanya cukup dilintasi satu arah kendaraan roda empat, seperti jembatan Padangtunggal. Catatan dua tahun lalu, satu jembatan besi dengan lantai kayu yang menghubungkan Sidemen dengan Desa Sangkan Gunung, runtuh. Penyebabnya, jembatan yang menggunakan kerangka besi itu sudah karatan. Saat ini, jembatan itu dalam proses pengerjakan pembangunan kembali dengan jembatan permanen menggunakan beton. Sebelumnya, dua tahun pembangunannya sempat tertunda, gara-gara berulang kali gagal tender. (013)
Bali Post/kmb31
LAKALANTAS - Kondisi truk usai terjadi lakalantas di jalur Kubu - Amlapura, Senin (24/10) pagi kemarin.
Truk Ditabrak, Terguling ke Sawah
Amlapura (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalur Kubu - Amlapura, Senin (24/10) pagi kemarin. Truk yang dikemudikan Kadek Darsana (29) menghantam deretan truk yang tengah parkir di kiri jalan, di Banjar Dinas Tanah Lengis Desa Ababi, Abang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerasnya tabrakan, membuat satu unit truk yang ditabrak dari belakang, terguling hingga ke tengah sawah. Kapolsek Abang, AKP Nyoman Sugita Yasa, mengatakan awalnya Kadek Darsana yang mengemudikan truk Isuzu DK 9507 AZ datang dari arah Kubu menuju Amlapura. Sopir asal Desa Bondalem, Tejakula ini, mengambil haluan sedikit ke kanan, karena di kiri jalan, puluhan truk lainnya sedang parkir. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan, Amlapura - Kubu, melintas truk dengan kecepatan tinggi. “Karena ada peluang menghindar ke kiri, sopir truk dari arah Kubu Amlapura, berusaha menghindar. Tetapi, truknya justru menabrak truk yang tengah parkir,” kata Sugita Yasa. Truk yang dikemudikan Kadek Darsana sangat keras menambrak truk milik Nengah Sumardia DK 8246 PN (35). Truk milik Sumardia asal Desa Suter, Kintamani, Bangli ini, pun terguling ke sawah pada kedalaman sekitar tiga meter dari jalan raya. Truk milik Darsana mengalami rusak berat pada bagian depannya. Seluruh bagian depan truk itu ringsek. Sedangkan, truk yang ditabraknya rusak berat di bagian belakang akibat hantaman keras truk Darsana. Sopir truk tak mengalami luka sedikit pun. Hasil olah TKP bersama Sat. Lantas Polres Karangasem, menerangkan pemicu kecelakaan ini, akibat kurang hati-hatinya Darsana mengemudikan truknya pada jalur padat truk. Situasinya bertambah buruk, karena di sekitar lokasi kejadian, tepatnya sepanjang jalan menuju objek wisata Tirtagangga ini, memang minim lampu penerangan jalan. Saat kejadian, juga terjadi hujan lebat, yang mengurangi konsentrasi pandangan ke depan. “Truk yang ditabrak sebenarnya parkir tidak pada tempat yang diperuntukan berlama-lama istirahat di sepanjang jalur padat itu,” tegasnya. Sejak aktivitas truk meningkat pada jalur Amlapura - Kubu, kecelakaan lalu lintas kerap terjadi. Sebelumnya, sebuah truk lainnya juga terguling di jalur tengkorak, Bukit Berina. Kecelakaan truk itu dipicu lantaran tak kuat menanjak, sehingga bergerak mundur dan terjun bebas ke tengah sawah. Beruntung sopir truknya selamat, demikian juga pengguna jalan lain saat di lokasi kejadian. (kmb31)
Siswa Belajar di Lantai dan Saling Punggungi Mayoritas sarana prasarana -- sarpras -- Sekolah Dasar (SD) di Bali umumnya sudah baik. Zaman sekarang ratarata gedung sekolah bagus bagus. Heranya, masih ada sekolah yang kondisinya sangat memprihatinkan alias serbatidak lengkap. Itulah keberadaan sebenarnya SD di pelosok desa di Bumi Tandus Karangasem SDN Filial. Bagaimanakah kondisi riil sekolah yang berlokasi di perbukitan, tepatnya di wilayah Banjar Padangsari, Tianyar, Kecamatan Kubu, Karangasem itu? SD Filial itu hanya memiliki dua ruang belajar. Lokasi SD itu di perbukitan Kecamatan Kubu. SD itu memang cukup jauh dari sekolah induknya SDN 2 Tianyar di Pedahan Kaja. Kondisi siswanya sangat sederhana. Ada yang bertelanjang kaki. Baju mereka juga rata-rata lusuh. Maklum, saat musim kemarau atau lama tak turun hujan, debu beterbangan di daerah tandus itu. Ada satu dua siswa yang sudah bersepatu, tetapi kondisinya kotor karena terkena debu tebal. Perjalanan siswa itu pulang pergi berjalan kaki dari rumah ke tempatnya belajar yang relatif jauh. Anak SD terjauh sekolah di sana sekitar dua kilometer. Jika hendak ke sekolah, siswa itu berjalan melewati jalan setapak. Ada juga melintasi perbukitan lalu menyeberangi sungai kering. Tidak aneh, para siswa itu bercucuran keringat saat tiba di sekolah. Hal yang sama ketika mereka pulang sekolah. Guru di sekolah sangat prihatin dengan keberadaan sarpras di sana. Karena itu, guru pengabdi yang rajin mendampingi anak-anak di sekolah fil-
Bali Post/bud
BELAJAR DI LANTAI - Kurang sarana prasarana, siswa di SD Filial Padangsari ada yang belajar di lantai. Tampak ruang belajar dengan meja belajar yang terbatas. ial belajar itu menyampaikan kondisi sekolah filial itu kepada anggota DPRD Karangasem asal Tianyar, Nyoman Musna Antara, melalui facebook. Atas informasi itu, Musna mengaku langsung mengunjungi SD Filial di Padangsari. Saat berkunjung, ditemani Klian Banjar Padangsari Jero Tis dan Perbekel Tianyar, Ni Nengah Suciati. Apa yang disampaikan guru pengabdi melalui FB itu cocok dengan keadaan sebenarnya SD Filial itu. Siswa cukup banyak, mencapai 50 orang. Untuk SD di desa, jumlah siswa sebanyak itu tergolong lumayan. Biasanya, anak-anak setempat dulu ogah sekolah. Mereka memilih langsung merantau ke Denpasar atau Badung. Paling banyak di Kuta. Anak-anak itu menjadi pedagang acung atau mengam-
bil pekerjaan lainnya. Alasan klasik dikemukakan mereka memilih tidak sekolah, selain jauh juga karena menghabiskan uang pula. ‘’Mending cari kerja apa saja. Toh tamat juga tak dapat pekerjaan. Boro-boro menjadi PNS,’’ begitu alasan pemuda setempat saat ditanyai kenapa tak mau sekolah. Di SD Filial itu, ruang belajar hanya dua bilik. Sementara, siswanya enam kelas dari kelas I sampai kelas VI. Jadinya, tiap ruang kelas dipakai tiga kelas. Akibatnya, meja belajar dan tempat duduk kurang. Saat kelas VI misalnya, ulangan tengah semester, siswa seruangan lainnya mesti harus mengalah. Agar kelas yang ulangan tak terganggu, akhirnya siswa kelas lainnya belajar di lantai emperan bangunan. ‘’Ini baru satu SD yang saya kunjungi. Saya kira di SD Filial atau
di SD pelosok lainnya ada kekurangan guru selain sarpras lainnya,’’ ujar Musna. Lebih memprihatinkan lagi, tambah Musna, di SDN Filial Padangsari, bangunan SD itu berada di tepi jurang. Bangunan tanpa pagar tembok itu sangat membahayakan. Apalagi di sebelahnya langsung jurang sedalam sekitar sepuluh meter. Guru setempat selalu mewanti-wanti, agar anak-anak tak nakal atau tidak bermain dan bercanda kebablasan. Misalnya, mereka berlarian tanpa kontrol. Sebab, sedikit saja salah bisa terperosok ke jurang. ‘’Karena sarpras di SD pelosok desa serbakekurangan, makanya kami di dewan setuju pengadaan guru kontrak. Namun, karena usulan di APBD-P hanya 60 orang atau terbatas, makanya kami putuskan menun-
da. Sekalian pengadaannya di APBD Induk 2017 dan juga sekalian dianggarkan. Kadikdikpora menegaskan masih kekurangan 300 guru. Soalnya, banyak yang sudah pensiun,’’ ujar Musna. Dia dan anggota DPRD Bali asal Desa Tianyar Barat, Kubu, Nyoman Oka Antara, yang ditemui di DPRD Karangasem, menyatakan sebetulnya keberadaan SD Filial itu sangat menolong anak-anak di perbukitan terpencil di Karangasem, mau mengikuti pendidikan formal. Untuk mencari SD induk bagi warga yang terpecar di perbukitan dan lereng gunung di Karangasem lebih jauh lagi jaraknya. Pertimbangan, pendirian SD Filial ini memang untuk membantu anak-anak yang rumahnya jauh dari SD induk. Karena itu, dibukalah SD cabang di sini. Awalnya, diprogram, di SD cabang atau Filial itu, mereka belajar sampai kelas III saja. Setelah lewat kelas III, mereka diharapkan langsung melanjutkan ke SD induk. Namun, tetap saja mereka tak mau melanjutkan ke SD induk, dan anak-anak itu minta tetap belajar di SD Filial. Daripada mereka putus sekolah, akhirnya diizinkan tetap belajar di SD Filial. ‘’Dibukanya SD Filial itu sangat membantu. Minimal anakanak dari perbukitan tandus mau bersekolah. Ini penting dalam meminimalisasi anak usia sekolah putus sekolah, atau sama sekali tak mau sekolah,’’ ujar Oka Antara. Dari pantauan dan data yang dirilis Kadisdikpora Karangasem, Gede Ariyasa, memang Kecamatan Kubu masih menjadi penyumbang warga buta huruf dan angka putus sekolah tertinggi di Karangasem. ‘’Angka buta huruf total di Karangasem 14.000 lebih. Nanti kita tuntaskan. Tiap tahun kita garap 2.500 orang,’’ ujar Ariyasa. (bud)
TABANAN
14
Selasa Pon, 25 Oktober 2016
Perluas Layanan ke Pedesaan
FIGUR Sistem Registrasi ”Online” UNTUK mencegah antrean panjang dalam proses permohonan izin trayek dan kendaraan angkutan, Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan merancang sistem registrasi online. Terobosan ini akan dilaksanakan awal November mendatang. “Saat ini kami sedang Bali Post/bit bangun aplikasi. Semuanya dikerjakan staf Kominfo yang memiliki basic komputer dan membangun aplikasi,” beber Kadishub Tabanan Drs. Agus Hartawiguna. Selama ini pemohon izin trayek dan izin kendaraan angkutan kerap dihadapkan dengan antrean yang cukup panjang. Masyarakat yang datang dari kecamatan yang jauh harus rela antre lama untuk mengurus izin tersebut. Pasalnya, 60-80 pemilik kendaraan yang mengurus izin yang dibutuhkan itu per harinya. Sistem online dibuat untuk memudahkan pemohon izin. Waktu yang diperlukan untuk mengurus izin diharapkan lebih singkat, sehingga mereka bisa mengerjakan hal-hal lainnya. Dalam sistem registrasi online para pemohon nantinya mendapat nomor registrasi dan kepastian jam proses pengurusan izin. Menurut pejabat asal Penebel ini, sistemnya akan lebih diperkuat lagi pada 2017 tentunya ditopang dengan anggaran APBD. “Uji coba sistem ini sebagai langkah awal. Semoga November sudah bisa diaplikasikan,” ungkapnya. (bit)
Suara Tabanan Sosialisasi JKBM ke BPJS
Pemerintah harus gencar melakukan sosialisasi untuk perpindahan dari JKBM ke BPJS agar rakyat jangan sampai bingung. Sebab, ini erat kaitannya dengan mengurus orang sakit. Ugi, Tabanan
Beli Buku Tiap Tahun
Di zaman orba, Brunei Darussalam dan Malaysia studi banding ke Indonesia, namun kini keadaannya terbalik. Dulu buku pelajaran bisa dipakai hingga sekian tahun, sekarang setiap tahun ajaran baru harus membeli buku pelajaran yang berbeda dari sebelumnya. Orangtua akhirnya merogoh kocek yang dalam untuk menyekolahkan anaknya. Zaman dulu lulusannya menjadi profesor dan dipakai di Jepang dan Jerman. Kini anak kita stres karena pelajaran sulit dan wacana pendidikan gratis belum terwujud. Suluh, Tanah Lot
Angkutan Siswa Sasar Desa Batuaji
Tabanan (Bali Post) –
Wajah sumringah terpancar dari sejumlah pelajar SMPN 2 Kerambitan. Pasalnya, para pelajar khususnya yang berasal dari wilayah Desa Batuaji, Kecamatan Kerambitan, sudah bisa merasakan program gratis angkutan siswa Trans Serasi yang digagas Dishub Tabanan. “Ada tiga armada yang disiapkan untuk melayani pelajar di SMPN 2 Kerambitan. Mereka dilayani dua round trip atau dua kali pulangpergi masuk pagi dan masuk siang,” ujar Kadishub Tabanan Made Agus Hartawiguna didampingi Damri selaku operator saat meninjau trayek baru tersebut, Senin (24/10) kemarin. Penyediaan armada di SMPN 2 Kerambitan bagi pelajar di wilayah Desa Batuaji sebagai upaya memperluas cakupan layanan Trans Serasi. Selama ini angkutan siswa baru melayani sekolah di wilayah kota seperti SMPN 1, SMPN 2 dan SMPN 3 Tabanan serta SMPN 1 Kediri. ‘’Untuk sementara baru dilayani tiga kendaraan dari Desa Batuaji dengan dua round trip. Melalui anggaran perubahan 2016, mulai Desember layanan akan diperluas lagi,’’ katanya. Ke depannya, menurut pejabat asal Penebel itu, cakupan layanan angkutan siswa akan menyasar kecamatan lainnya, namun semuanya harus melalui kajian. Perluasan layanan tahun 2017 sesuai arahan pimpinan diprioritaskan di Kecamatan Baturiti dan saat ini masih dalam kajian terkait kebutuhan armada, trayek dan besaran subsidi. ‘’Sesuai perencanaan RPJMD 2021, seluruh kecamatan harus mendapat ditembus layanan ngkutan siswa. Tentu harus bertahap, karena mesti ada kajian dan anggaran,” jelasnya. Disinggung tentang program aksi
selamat sampai sekolah dengan angkutan siswa ini, Agus mengakui selama ini yang menjadi kendala adalah kebutuhan armada. Sejauh ini kendala tersebut masih bisa diatasi dengan memberdayakan angkutan pedesaan di masing-masing wilayah atau penambahan bus. Ni Desak Putu Ayu Dessy Wulandari, siswa kelas VIII SMPN 2 Kerambitan, manyatakan sangat senang dengan adanya angkutan siswa karena gratis. ‘’Biasanya saya diantar ibu, tapi sekarang bisa pergi dan pulang sekolah ramai-ramai dengan teman satu desa,” ucapnya. Setelah berjalan dua tahun, pro-
Bali Post/kmb28
NAIK Trans Serasi - Sejumlah siswa SMPN 2 Kerambitan naik angkutan Trans Serasi yang digagas Dishub Tabanan, Senin (24/10) kemarin.
PN Canangkan Wilayah Bebas Korupsi
Tabanan (Bali Post) Pengadilan Negeri Tabanan melakukan pembenahan di segala lini. PN Tabanan mencanangkan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi serta wilayah birokrasi bersih dan melayani. Pencanangan program ditandai penandatanganan
pernyataan bersama oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tabanan, Senin (24/10) kemarin. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti turut hadir sebagai saksi. Ketua Pengadilan Negeri Tabanan I Wayan Gede Rumega, S.H., M.H., mengungkapkan, pencanangan
Kasihan Lihat Murid
Saya mohon Menteri Pendidikan jangan memberikan pelajaran terlalu sulit kepada murid karena hanya membuat mereka makin bingung. Belum lagi biaya sekolah mencekik leher dan tas punggungnya kian berat oleh banyaknya buku yang harus dibawa. Saya kasihan melihatnya. Ibu Susi saja bisa jadi menteri bukan karena kehebatan nilai akademisnya, melainkan berkat kerja keras dan keberaniannya. Guru sekarang tampak loyo kalau mengajar dan sekolah sudah dapat dana BOS tetap menarik sejumlah pungutan. Vera, Tabanan
gram angkutan siswa Trans Serasi terobosan Dinas Perhubungan Tabanan telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat khususnya kalangan pelajar. Apalagi semenjak adanya bantuan tiga unit armada dari pemerintah pusat, angkutan siswa ini telah menyasar lima dari 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Tabanan. Untuk lebih memperluas jangkauan ke kecamatan lainnya, Pemkab Tabanan merancang penambahan armada tahun 2017 dari APBD Induk. “Program ini murni subsidi dan diharapkan jalan terus. Untuk memperluas jangkauan sasaran akan dibantu lewat APBD selain bantuan dari pusat,” jelas Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti belum lama ini. Penambahan armada dari APBD Induk 2017 dirancang lima unit dengan anggaran kurang lebih Rp 2 miliar. (kmb28)
Bali Post/kmb28
TANDA TANGAN - Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti menandatangani pernyataan bersama oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tabanan.
zona integritas untuk membawa PN Tabanan sebagai wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi yang bersih dan melayani dengan melibatkan komitmen seluruh jajaran. Kegiatan ini penting karena dalam beberapa hari ke depan PN Tabanan akan menjalani asistensi dan audit. “Kami berharap kehadiran bupati bisa memberikan spirit, sedangkan SKPD di jajaran Pemkab Tabanan bisa mengikuti dan menerapkannya,” ujarnya. Bupati Eka mendukung penuh langkah Pengadilan Negeri Tabanan untuk meningkatkan performa kinerjanya. “Saya akan mendukung bentuk integritas apa pun yang akan mendukung pelayanan dan performa kinerja Pengadilan Negeri Tabanan,” katanya. Menurutnya, penerapan program ini akan memberikan dampak yang positif terhadap pelayanan Pengadilan Negeri Tabanan kepada masyarakat di bidang hukum. “Saya berharap langkah ini bisa menjadi contoh bagi pengadilan-pengadilan di daerah lainnya. Semoga Pengadilan Negeri Tabanan ikut memberikan kontribusi lewat prestasinya,” imbuhnya. (kmb28)
Warung Global
Masyarakat Harus berani Laporkan Kasus Pungli
PROSEDUR berbelit-belit dan tidak transparan sehingga menyulitkan masyarakat. Ini merupakan salah satu penyebab terjadinya pungli. Jangan menyakiti rakyat dengan cara seperti ini. Mahayasi di Ungasan menyampaikan ini dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Pungli di Sektor Pendidikan Kedua Tertinggi’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Senin (24/10) kemarin. Sugik di Mambal sangat setuju jika pungli diberantas. Sungguh menyedihkan sektor pendidikan menempati urutan tertinggi kedua. Menurut Sridham di Mengwi, pungli termasuk tindakan yang berlandaskan kerakusan dan ketamakan. Wayan Agus di
Telepon Penting tabanan Polres Tabanan
0361-812519
Polsek Kediri
0361-812280
Polsek Marga
0361-8946155
Polsek Kerambitan
0361-8943991
Polsek Selemadeg
0361-8943669
Polsek Pupuan
0362-71110
Polsek Penebel
0361-819194
Polsek Baturiti
0368-21110
Polsek Selemadeg Timur0361-8509985 Pemadam Kebakaran 0361-812113 BPBD PDAM
0361-7809054
0361-9311213, 0361-9311706
BRSU Tabanan
0361-811027
UGD BRSU Tabanan 0361-819810 RS Kasih Ibu
0361-3005757
Puskesmas Tabanan I 0361-814102 Puskesmas Tabanan II 0361-810650
Nusa Dua mengharapkan pada tahun ajaran baru tidak ada lagi pungutan-pungutan seperti uang gedung. Dari dulu pungli tumbuh subur saja sebab ketakutan masyarakat melaporkan serta ketidakkompakkan menolak ketidakbenaran ini karena kha-
watir berdampak pada anak didik dan orangtua murid. Itu sebabnya, kata Ayu di Petang dan Nyoman Mastra di Gianyar, kenapa akhirnya pungli tumbuh subur. Ancaman dari pihak sekolah, lanjut Made Bukit dan Kak Kenceng di Jimbaran, juga menjadi hambatan untuk melopor. Kecanggihan saat ini disertai bukti yang cukup akurat, maka masyarakat bisa melaporkan terjadinya pungli kepada pihak berwajib. Pengawasan melekat dari seluruh pihak juga sangat penting untuk menghindari celah pungli. Beratayasa di Sangeh memprediksi ada yang sedih karena tidak akan mendapat ceperan dari pungli lagi. Pemerintah mesti diapresiasi karena telah
meneken perpres tentang pemberantasan pungli. Pejabat berwenang dan masyarakat sangat diperlukan perannya dalam melaporkan setiap kejadian yang ada hubungannya dengan pungutan di sekolah. Jika tidak, pungli sulit diberantas. Wayan Gama di Singaraja mengaku sedih melihat dunia pendidikan seperti ini. Pungli menjadi salah satu faktor yang menghambat kualitas pendidikan di Indonesia. Akibatnya, bidang pendidikan negara kita sangat jauh tertinggal dibandingkan negara lainnya. Menurut Werda di Gianyar dan Suardana di Tabanan, sistem atau aturan pendidikan harus diperbaiki terlebih dahulu. Tidak mengherankan
melihat sektor pendidikan tertinggi kedua melakukan pungli. Ini memang kenyataan di lapangan. Semua orangtua yang memiliki anak sekolah sepertinya pernah mengalami pungli. Mudah-mudahan dengan adanya perpres pungli bisa diberantas. Tidak akan keluar asap jika tidak ada api. Jadi, pungli timbul karena ada sebabnya, misalnya orangtua yang berkeinginan menyekolahkan anaknya di sekolah favorit, meski tidak lulus persyaratan akademis. Hal lain yang dulu ngetren adalah soal uang bangku. Ini juga cikal bakal tumbuhnya pungli. Semua harus berbenah jika ingin bebas pungli. Demikian kata Ketut Dawi di Badung. (sikha)
Pecalang Tak Boleh Arogan Tabanan (Bali Post) Pecalang Desa Adat se-Kota Tabanan diharapkan bisa menjadi ujung tombak dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat mulai dari tingkat banjar hingga desa pakraman. Pecalang juga harus lebih celang, eling lan macaling. Demikian Dandim Tabanan Letkol Inf. Herwin Gunawan saat memberikan materi wawasan kebangsaan di hadapan puluhan pecalang Desa Adat Kota Tabanan di Wantilan Desa Adat Tabanan, Minggu (23/10). Pelatihan dilaksanakan setiap Minggu mulai 2 Oktober lalu sampai 27 November mendatang. Dikatakannya, celang dalam artian berwawasan luas dan tanggap terhadap lingkungan. Eling artinya harus mawas diri, sedangkan mecaling artinya berwibawa dan tidak arogansi. “Hanya puluhan yang dilatih. Setelah ini mereka diharapkan bisa menularkan kepada rekan pecalang lainnya yang jumlahnya mencapai ratusan khususnya di Desa Adat Kota Tabanan,” ujarnya. Terkait masih adanya sejumlah oknum pecalang yang arogan dalam menjalankan tugasnya, diakui Wakil Bendesa Adat Kota Tabanan yang juga Pelaksana Harian Wiguna. Menurutnya, pandangan orang bahwa pecalang arogan dalam menjalankan tugas harus diubah. Pecalang harus dapat mengayomi dan dirasakan keberadaannya di tengah masyarakat saat diperlukan. Para pecalang dari 23 banjar adat Kota Tabanan juga diberikan pembekalan lainnya seperti bela negara Kodim, lalu lintas, teknik olah TKP di tempat kejadian, dalmas dari kepolisian, damkar dan PMK, teknik komunikas radio dari Rapid dan Orari serta bela diri dengan pelatih dari Rindam IX/Udayana. Peserta akan dilantik 4 Desember mendatang oleh Bupati Tabanan sekaligus mendapat atribut resmi pecalang. Selanjutnya pada 7 Desember diadakan upacara mejaya-jaya pelantikan secara adat oleh pandita di Pura Puseh Desa Pakraman Kota Tabanan. (kmb28)
Berkencan di Penginapan
Sesak Napas, Kakek Meninggal
Tabanan (Bali Post) – I Made S alias KR (65) asal Banjar Kesiut Kawan Kaja, Desa Kesiut, Kecamatan Kerambitan, meninggal dunia dalam perjalanan menuju BRSUD Tabanan akibat serangan jantung, Minggu (23/10). Sebelumnya KR yang berstatus kakek ini mengalami sesak napas saat tengah berdua dengan Ni Wayan S alias Men S (59) asal Buruan Kelod, Penebel, di pondok wisata wilayah Banjar Buruan Kelod. Dari keterangan sejumlah saksi yang dihimpun Kasubag Humas Polres Tabanan AKP Ipo Suyasa seizin Kapolres, sekitar pukul 19.00 Wita korban menjemput Ni Wayan S di pinggir jalan depan rumah pelapor, kemudian keduanya menuju Pondok Wisata Bagus di wilayah Banjar Buruan Kelod. Saat mengobrol di kamar, tiba-tiba KR mengeluh panas disertai sesak napas. Ni Wayan S berusaha menghubungi karyawati pondok wisata dan akhirnya bersama-sama mengecek keadaan korban. Oleh karena korban sulit bernapas, pelapor dan saksi kemudian menghubungi staf lainnya dan ambulans BRSUD Tabanan. Sesampainya di RS korban dinyatakan sudah meninggal dunia. “Korban meninggal dunia dalam perjalanan,” ujarnya. Terkait kemungkinan korban dan pelapor berselingkuh di penginapan, Ipo Suyasa menyatakan keduanya mengaku hanya berteman. Menurut hasil pemeriksaan dokter dan petugas mayat BRSUD Tabanan, korban meninggal karena serangan jantung. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Kematian korban diperkirakan tidak lebih dari dua jam karena belum ada lebam mayat, tidak kaku dan kondisi tubuhnya masih hangat. Pihak keluarga mengakui korban sering mengeluh dadanya sakit atau mengalami sesak napas sejak dua tahun lalu, namun tidak mau berobat atau diperiksa oleh dokter dengan alasan tidak berani disuntik. (kmb28)
15
Selasa Pon, 25 Oktober 2016 Hasil Pertandingan Liga Spanyol Celta Vigo Malaga Real Madrid Sevilla Villarreal
vs Deportivo Coruna 4-1 vs Leganes 4-0 vs Athletic Club 2-1 vs Atletico Madrid 1-0 vs Las Palmas 2-1
1. Real Madrid 9 6 2. Sevilla 9 6 3. Barcelona 9 6 4. Villarreal 9 5 5. Atletico Madrid 9 5 6. Athletic Club 9 5 7. Real Sociedad 9 4 8. Celta Vigo 9 4 9. Las Palmas 9 3 10. Malaga 9 3 11. Eibar 9 3 12. Real Betis 9 3 13. Alaves 9 2 14. Leganes 9 3 15. Valencia 9 3 16. Espanyol 9 1 17. Deportivo Coruna 9 2 18. Sporting Gijon 9 2 19. Osasuna 9 1 20. Granada CF 9 0
3 2 1 4 3 0 1 1 3 3 3 2 4 1 0 5 2 2 3 3
0 1 2 0 1 4 4 4 3 3 3 4 3 5 6 3 5 5 5 6
24-9 21 17-12 20 29-12 19 16-5 19 21-4 18 14-12 15 14-12 13 13-17 13 17-15 12 12-10 12 14-13 12 11-19 11 9-11 10 9-17 10 13-18 9 12-17 8 6-14 8 7-18 8 11-19 6 8-23 3
Pencetak gol : 7 : Lionel Messi (Barcelona), Luis Suarez (Barcelona) Liga Inggris Chelsea Man. City
vs Man. United 4-0 vs Southampton 1-1
1. Man. City 9 6 2. Arsenal 9 6 3. Liverpool 9 6 4. Chelsea 9 6 5. Tottenham Hotspur 9 5 6. Everton 9 4 7. Man. United 9 4 8. Southampton 9 3 9. Watford 9 3 10. Bournemouth 9 3 11. Crystal Palace 9 3 12. Leicester City 9 3 13. West Bromwich 9 2 14. Burnley 9 3 15. West Ham 9 3 16. Stoke City 9 2 17. Middlesbrough 9 1 18. Hull City 9 2 19. Swansea City 9 1 20. Sunderland 9 0
2 2 2 1 4 3 2 4 3 3 2 2 4 1 1 3 4 1 2 2
1 1 1 2 0 2 3 2 3 3 4 4 3 5 5 4 4 6 6 7
20-9 20 19-9 20 20-11 20 19-9 19 13-4 19 13-8 15 13-12 14 11-8 13 13-13 12 12-12 12 12-12 11 11-15 11 10-10 10 8-13 10 10-17 10 9-16 9 7-11 7 8-22 7 8-15 5 6-16 2
Morata Selamatkan Real Madrid Madrid -
Alvaro Morata menjadi pahlawan Real Madrid saat menekuk Athletic Bilbao pada pertandingan Liga Spanyol, Senin (24/10) kemarin. Kemenangan tipis ini mengatrol pasukan Zinedine Zidane ke puncak klasemen. Tambahan tiga poin di Santiago Bernabeu itu, menambah koleksi Real menjadi 21 poin dari 9 pertandingan. Sevilla yang di luar dugaan menjungkalkan Atletico Madrid 1-0, di posisi kedua dengan 20 poin, disusul Barcelona dan Villarreal yang masing-masing dengan 19 poin. Atletico memimpin klasemen hingga pekan ke-8, merosot ke posisi kelima. Real mengawali pertandingan dengan berbagai permasalahan menyusul hasil buruk di pertandingan sebelumnya. ‘’Kami akan menghadapi pertandingan yang tak mudah dan kami harus bertarung hingga akhir pertandingan,’’ kata Zidane mengingatkan pemain-pemainnya sebelum pertandingan. Harapan meraih kemenangan itu muncul di menit ke-5 setelah pemain belakang Athletic Enric Saborit gagal menguasai bola di wilayahnya sendiri. Isco mengarahkan bola pada Karim Benzema dan penyerang Prancis itu dengan mudah menjebol gawang tim tamu dari jarak dekat. Meski terus menekan, tuan rumah gagal menghasilkan gol tambahan. Sebaliknya lini pertahanan mereka lengah
saat Javier Eraso melakukan penetrasi di kotak penalti. Sabin Merino menuntaskan serangan dengan menaklukkan kiper Keylor Navas menit ke-27 untuk menyamakan skor. Publik di Bernabeu mengejek Ronaldo yang tak kunjung subur menghasilkan gol. Bahkan, ia dianggap egois dengan melepaskan tembakan ke gawang Gorka Iraizoz meski rekannya, Isco dan Benzema, berdiri dalam posisi bebas dan menunggu umpan. Zidane memasukkan Morata 15 menit sebelum bubaran. Penyerang timmas Spanyol untuk ketiga kalinya berhasil menyelamatkan Real dari potensi kehilangan poin di kandang di Liga Spanyol dengan menuntaskan umpan silang Gareth Bale pada menit ke-83. Pada laga sebelumnya Steven N’Zonzi menjadi penentu kemenangan Sevilla atas Atletico. Mantan gelandang Blackburn Rovers dan Stoke City itu melewati pertahanan Atletico untuk menyambut umpan terobosan Luciano Vietto, untuk mencetak gol pada menit ke-73. Gol semata wayang ini mengunci kemenangan perdana Sevilla
Bali Post/rtr
GOL - Penyerang Real Madrid Alvaro Morata (belakang) mencetak gol ke gawang Athletic Bilbao pada pertandingan Liga Spanyol, Senin (24/10) kemarin. atas Atletico dalam rentang waktu enam tahun. Di tempat lain, gol pada fase akhir pertandingan dari Cedric Bakambu membawa Villarreal menang 2-1 atas Las Palmas. Kevin-Sepakan voli
Liga Italia AS Roma vs Palermo 4-1 Atalanta Bergamo vs Inter Milan 2-1 Bologna vs Sassuolo 1-1 Cagliari vs Fiorentina 3-5 Crotone vs Napoli 1-2 Empoli vs Chievo Verona 0-0 Torino vs Lazio 2-2 Udinese vs Pescara 3-1 0 1 1 2 3 3 2 1 1 1 3 3 3 2 2 1 4 3 3 1
2 2 2 2 2 2 3 4 4 4 2 2 3 4 4 5 4 5 5 8
17-6 21 23-11 19 16-11 19 17-10 17 19-11 15 16-10 15 10-9 14 12-13 13 12-14 13 16-19 13 11-9 12 9-7 12 10-13 12 11-12 11 10-12 11 10-15 10 9-14 7 2-11 6 6-16 6 7-20 1
Pencetak gol : 8 - Edin Dzeko (AS Roma) Liga Jerman RB Leipzig Schalke
vs W erder Bremen 3-1 vs Mainz 3-0
Liga Prancis Metz PSG Caen
vs Nice vs Marseille vs St Etienne
2-4 0-0 0-2
GP F1 AS 1. Lewis Hamilton (Mercedes) 1:38:12,618 2. Nico Rosberg (Mercedes) +4,520 3. Daniel Ricciardo (Red Bull) +19,692 4. Sebastian Vettel (Ferrari) +43,134 5. Fernando Alonso (McLaren Honda) +93,953 6. Carlos Sainz (Toro Rosso) +96,124 7. Felipe Massa (Williams) +1 lap 8. Sergio Perez (Force India) +1 lap 9. Jenson Button (McLaren Honda) +1 lap 10.Romain Grosjean (Haas) +1 lap Klasemen Pembalap 1. Nico Rosberg (Jerman) 2. Lewis Hamilton (Inggris) 3. Daniel Ricciardo (Austalia) 4. Sebastian Vettel (Jerman) 5. Kimi Raikkonen (Finlandia)
poin. 331 305. 227. 177. 170.
Konstruktor 1. Mercedes 2. Red Bull 3. Ferrari 4. Force India 5. Williams
poin. 636 400. 347. 138. 130.
gukir gol penentu kemenangan Villarreal pada menit ke-91. Pada pertandingan yang dimainkan lebih awal, Celta Vigo menang 4-1 atas Deportivo La Coruna pada derby lokal. (kmb39/afp/ant)
Ronaldo dan Bale Masuk Daftar ’’Ballon d’Or’’
Pencetak gol : 7 - Diego Costa (Chelsea)
1. Juventus 9 7 2. AS Roma 9 6 3. AC Milan 9 6 4. Napoli 9 5 5. Torino 9 4 6. Lazio 9 4 7. Chievo Verona 9 4 8. Atalanta Bergamo 9 4 9. Sassuolo 9 4 10. Cagliari 9 4 11. Fiorentina 8 3 12. Genoa 8 3 13. Bologna 9 3 14. Inter Milan 9 3 15. Sampdoria 9 3 16. Udinese 9 3 17. Pescara 9 1 18. Empoli 9 1 19. Palermo 9 1 20. Crotone 9 0
Prince Boateng membawa tim tamu memimpin pada babak pertama. Namun penyerang asal Italia Nicola Sansone menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti pada menit ke-64, sebelum Bakambu men-
Bali Post/rtr
AS ROMA - Trio penyerang AS Roma (dari kiri ke kanan) Stephan El Shaarawy, Edin Dzeko dan Mohamed Salah.
AS Roma Beri Tekanan pada Juventus Roma Trio penyerang AS Roma sama tajamnya saat mengalahkan Palermo 4-1 pada pertandingan Serie A Liga Italia, Senin (24/10) kemarin. Mohamed Salah, Edin Dzeko dan Stephan El Shaarawy masing-masing mencetak gol saat klub kota Roma itu terus memberi tekanan pada pemuncak klasemen Juventus. Juve yang dikalahkan AC Milan 0-1, masih memimpin klasemen dengan 21 poin. Namun Roma berhasil memangkas jarak dan berada di peringkat kedua dengan 19 poin, unggul selisih gol atas Milan yang juga memiliki poin sama. Mohamed Salah membawa
Roma memimpin pada menit ke-30 melalui tembakan yang melewati sela-sela kaki Josip Posavec. Leandro Paredes menggandakan kedudukan setelah turun minum, melalui tendangan bebas yang keliru diantisipasi oleh kiper Palermo. Edin Dzeko menyelesaikan permainan operan yang bagus untuk mencetak gol ketiga menit ke-68. Ini menjadi gol ke-8 musim ini dan menyamai raihan sepanjang musim lalu. Stephan El Shaarawy melengkapi pesta gol tim ibu kota menit ke-82 setelah Robin Quaison mencetak gol balasan untuk klub Sisilia tersebut. Pada laga lainnya, Mauricio Pinilla mengonversi penalti
larut untuk membawa Atalanta menang 2-1 atas Inter Milan. Ini menjadi kekalahan ketiga beruntun Inter dan menambah tekanan terhadap pelatih Frank de Boer. Napoli, meski harus kehilangan penyerang Manolo Gabbiadini yang diusir keluar lapangan pada menit ke-30, mengakhiri laju tiga kekalahan beruntun di semua kompetisi dengan kemenangan 2-1 di markas klub juru kunci Crotone. Nikola Kalinic mengemas tiga gol untuk memimpin Fiorentina mencatatkan kemenangan 5-3 di kandang Cagliari, dan penalti menit terakhir dari Adem Ljajic membawa Torino bermain imbang 2-2 dengan Lazio. (afp/ant)
Paris Tiga kali menjadi Pemain Terbaik Dunia, Cristiano Ronaldo tetap difavoritkan untuk meraih trofi Ballon d’Or musim ini. Bahkan kini Ronaldo juga bersaing dengan sejawatnya di Real Madrid, Gareth Bale. Nama Ronaldo dan Bale masuk dalam daftar 30 pemain hasil seleksi untuk pemilihan pemain terbaik dunia. Namanama yang bersaing dengan mereka meliputi Sergio Aguero (Manchester City), PierreEmerick Aubameyang (Borussia Dortmund) dan kiper Gianluigi Buffon (Juventus). Majalah sepak bola Prancis yang mensponsori penghargaan ini, Senin (24/10) kemarin merilis daftar tersebut dalam format lima pemain-lima pemain sebanyak enam kali. Kelompok kedua meliputi Kevin de Bruyne (Manchester City), Paulo Dybala (Juventus), Diego Godin, Antoine Griezmann (Atletico Madrid) dan Gonzalo Higuain (Juventus).
Zlatan Ibrahimovic (Manchester United) masuk kelompok ketiga bersama Koke (Atletico Madrid), Andres Iniesta (Barcelona), Toni Kroos (Real Madrid) dan Robert Lewandowski (Bayern Munich). Ronaldo yang memenangkan penghargaan ini pada 2008 dan 2013/2014, membawa timnas Portugal menjuarai Piala Eropa, Juli lalu. Real Madrid juga diberi kado trofi Liga Champions untuk yang ke-11 kalinya. Pemenang penghargaan ini didasarkan pada hasil keputusan tim panel juri yang terdiri dari wartawan. Pemain (kapten timnas) dan manajer tak lagi menjadi juri setelah kerja sama antara majalah tersbeut dengan FIFA berakhir. Penerima Ballon d’Or pertama adalah Stanley Matthews (Blackpool) yang menyisihkan Alfredo Di Stefano pada 1956. Sementara musim lalu penghargaan ini jatuh ke tangan Lionel Messi (Barcelona) untuk yang ke-5 kalinya. (kmb39/afp)
Bali Post/ap
MADRID - Penyerang Real Madrid Gareth Bale (kanan) dan rekannya Cristiano Ronaldo.
Hamilton Raih Kemenangan Ke-50
Bali Post/ap
SAMPANYE - Pembalap Mercedes Lewis Hamilton (kiri) mendapat semburan sampanye dari anggota timnya usai menjuarai Grand Prix Formula 1 AS di Circuit of the Americas, Austin, Texas, Senin (24/10).
Austin Pembalap Inggris Lewis Hamilton merayakan kemenangannya yang ke-50 di Formula 1 pada Senin (24/10) kemarin dengan menjuarai Grand Prix AS di Austin, Texas. Kemenangan di Circuit of the Americas tersebut yang memangkas keunggulan dengan rekan setimnya di Mercedes Nico Rosberg menjadi 26 poin dengan tiga balapan tersisa. Rosberg, yang masih mengejar kemenangan kesepuluhnya musim ini, finis di posisi kedua pada balapan yang banyak ditonton pesohor dunia. Sayangnya balapan ini menghasilkan sedikit drama. Ini menjadi kemenangan keempat Hamilton dalam lima musim di Texas. Sukses di Austin ini mengakhiri laju buruk
bagi sang juara dunia tiga kali terhitung sejak kemenangan terakhirnya di Jerman pada Juli. ‘’Ini selalu menjadi lahan buruan yang bagus bagi saya,’’ kata Hamilton yang menjadi pembalap ketiga setelah Michael Schumacher dan Alain Prost dengan 50 kemenangan. ‘’Saya suka berada di AS, ini terasa seperti di kandang sendiri,’’ tambahnya saat diwawancarai aktor Gerard Butler. ‘’Nico (Rosberg) berkendara dengan fantastis sepanjang tahun maka pertarungan ini akan berlanjut,’’ tambah Hamilton, yang mengakui dirinya lupa bahwa ini merupakan kemenangan ke-50-nya. Rosberg, yang finis 4,5 detik di belakang dan sempat turun ke posisi ketiga. Pembalap
Australia Daniel Ricciardo, yang sempat menduduki posisi kedua di awal balapan, finis di peringkat ketiga bersama tim Red Bull. Namun rekan setimnya yang berasal dari Belanda Max Verstappen gagal untuk finis karena kerusakan pada mesin transmisi. Rosberg masih dapat meraih gelar pertamanya tanpa perlu memenangi satu balapan tersisa pada musim ini. Pembalap Jerman ini memiliki 331 angka berbanding 305 angka milik Hamilton. Kedua pembalap Mercedes ini menjadi satu-satunya pihak yang terlibat dalam persaingan perebutan gelar juara, dan tim mereka telah memenangi gelar konstruktor untuk tahun ketiga secara beruntun. (kmb39/afp)
OLAHRAGA
16
Selasa Pon, 25 Oktober 2016
Indonesia Targetkan 20 Medali Emas Asian Games 2018 Jakarta (Bali Post) Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani menyatakan target perolehan medali emas sebagai tuan rumah penyelenggaraan Asian Games 2018 sebanyak 20 buah. ‘’Untuk sukses prestasi target Indonesia meraih 20 medali dari 450 medali yang diperebutkan,’’ kata Puan saat konferensi pers usai rapat terbatas membahas persiapan Asian Games 2018 di Kantor Presiden Jakarta, Senin (24/10) kemarin. Puan menyebutkan sukses penyelenggaraan Asian Games 2018 ini menjadi tanggung jawab Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) atau panitia penyelenggara nasional INASOC (Indonesia South East Asian Games Organizing Committe). Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan Indonesia menargetkan 20 medali emas untuk berada di delapan besar dari seluruh peserta Asian Games 2018. Imam mengatakan untuk mencapai target yang akan dicapai akan meluncurkan Olympic Center sebagai pemusatan para atlet dari cabang olahraga yang diandalkan memperoleh medali. ‘’Pemusatan latihan benar-benar kita pantau dari detik per detik, dari jam ke jam dari seluruh atlet,’’ katanya. Imam juga mengungkapkan dalam Olympic Center ini dipersiapkan sport science, sport medic yang memungkinkan untuk memotret perkembangan seluruh atlet yang dipersiapkan. Menpora menyebut beberapa cabang olahraga yang diandalkan untuk memperoleh medali di antaranya cabang bulu tangkis, angkat besi, atletik, rowling, pencak silat, karate dan cabang lainnya. (ant)
Bali Post/wan
REBUT - Pemain Mumbul FC berusaha merebut bola dari lawannya dari Birlian Legian dalam pertandingan grup B turnamen sepak bola Piala Bupati Cup I yang berlangsung di Lapangan Gelora Samudera Kuta, Senin (24/10) kemarin.
Mumbul FC Belum Beruntung
Mangupura (Bali Post) -
Kesebelasan Mumbul FC belum beruntung saat bermain imbang 1-1 melawan Birlian Legian dalam lanjutan turnamen Piala Bupati Badung I/2016, Grup A, di Lapangan Samudra Kuta, Badung, Senin (24/10) kemarin. Mumbul berpeluang unggul di babak pertama, ketika Bima mengeksekusi penalti semenit menjelang turun minum. Akan tetapi, tendangan algojo Bima belum mampu mengoyak gawang Birlian yang dikawal Gusti Putu Klidantara. Justru di babak keda Birlian unggul lebih dulu di menit ke-69 lewat gocekan Widhitama Yasa yang men-
jebol gawang Hendra Giri. Mumbul mampu menyamakan kedudukan di menit ke-80, melalui sontekan Guruh, yang menggetarkan jala gawang Gusti Putu Klidantara Yasa. Sampai wasit Joni Parera meniup peluit panjang, skor akhir tetap imbang 1-1. Usai pertandingan, pelatih Mumbul FC Nyoman Purnata mengakui asuhannya mampu
menguasai pertandingan, namun Dewi Fortuna belum berpihak pada timnya. ‘’Selain tendangan penalti gagal, dua kali tembakan anak-anak membentur mistar gawang Birlian,’’ ucapnya. Karena itu, dirinya bakal mengevaluasi timnya, utamanya dalam kerja sama tim, serta penyelesaian akhir (finishing). Sementara pelatih Birlian
Kadek Bro Sudarta mengakui fisik asuhannya perlu digenjot lagi, ditambah persiapan yang sangat mepet. Selain itu, tim-tim di Badung yang dulunya tenggelam, sekarang bangkit dan makin eksis. Hasil lainnya, di Grup B, tuan rumah Putra Perkanthi menaklukkan Porkan dengan skor 5-0. Kelima gol yang bersarang ke gawang Porkan, hasil bidikan Leka menit ke-18, Leka (32), Rai Taruna (36), Eko Prasetyo (53), serta kapten Gede Jeno Wilyantara menit ke-85.
Hasil Grup C, Perssib Blahkiuh menang 2-0 atas Putra Tresna Sobangan di Lapangan Cok Tresna, Sobangan. Kedua gol kemenangan Perssib dilesakkan Kadek Septiawan menit ke-82, serta Mahendra menit ke-85, yang membobol gawang Tio Aryadi. Grup D, di Stadion Mengwi, tuan rumah Putra Mengwi unggul atas Bhara Putra Baha dengan skorn 2-0. Kedua gol keunggulan Putra Mengwi hasil bidikan Komang Wikanjana menit ke-24 serta Ryan menit ke-75. (022)
Momentum Bangkit di Dua Laga Kandang
Bali Post/ist
PODIUM -Para juara yang naik podium pada Kejurnas Grasstrack Putaran IV Region III (Bali, NTB, NTT) di Sirkuit Jatimas Bengkala Buleleng, Minggu (23/10) lalu.
Aik Logo Boyong Piala Danrem
Singaraja (Bali Post) Pembalap Badung Aik Logo berhasil memboyong Piala Danrem 163/Wirasatya pascamenjuarai kelas Sport and Trail sampai dengan kelas 250 cc pada Kejurnas Grasstrack Putaran IV Region III (Bali, NTB, NTT) di Sirkuit Jatimas, Bengkala, Buleleng, 22-23 Oktober lalu. Selain itu, pembalap Putu Joshua Riantara Putra (Denpasar) merebut Piala Dandim 1609/Buleleng dengan menjuarai free for all (FFA) sampai dengan 250 cc terbuka. Kejuaraan ini diikuti 135 pembalap Bali, ditambah NTB (5) dan NTT (1). Untuk kelas kejurnas yang dilombakan enam kelas, plus 9 kelas tambahan terbuka. Koordinator Komisi Region III IMI Ustav Sasha mengemukakan, Sirkuit Jatimas merupakan sirkuit permanen di Bali yang mempunyai panjang trek 1.100 meter, dengan karakter kontur tanah yang berbukit dan sangat menantang adrenaline para kroser Region III. Danrem 163/Wirasatya Kol. (Inf) Nyoman Cantiasa berpesan agar seri kejurnas grasstrack Region III tahun depan tetap bisa dihelat di Bali, dengan berkolaborasi antara IMI bersama TNI dalam hal ini Korem 163/Wirasatya. Pasalnya, TNI bersama IMI sama-sama mempunyai tujuan yakni pembinaan dan penyaluran hobi generasi muda, khususnya generasi muda yang hobi grasstrack. Ia berharap para pembalap grasstrack bisa menjadi contoh sekaligus pelopor berlalu-lintas yang benar di jalan raya, tidak lagi kebut-kebutan, serta ikut menggaungkan tertib nasional di lingkup pemuda masa depan bangsa. (022)
Bali Post/ist
BAYANG - Pesepak bola Duta Sakti Cekik (kanan) menggiring bola dibayangi lawannya dari Persilu Luwus pada semifinal Divisi Utama Liga Perst 2016, di Stadion Debes, Senin (24/10) kemarin.
Liga Perst
Cukur Persilu, Duta Sakti ke Final
Tabanan (Bali Post) Kesebelasan Duta Sakti Cekik sukses mencukur lawannya Persilu Luwus dengan skor 4-0 pada babak semifinal Divisi Utama Liga Perst 2016 di Stadion Debes, Senin (24/10) kemarin. Striker Duta Sakti Agung Teguh memborong tiga gol (hat-rick). Gol pembuka Duta Sakti hasil tandukan Agung
Jones Bawa Hangtuah Kalahkan M88 Aspac
Jakarta (Bali Post) Pemain asal Amerika Serikat (AS) Falando Jones membawa Hangtuah Sumatera Selatan mengalahkan M88 Aspac dalam lanjutan pertandingan Grup B Perbasi Cup 2016 di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Senin (24/10) kemarin. Jones, shooting guard berusia 26 tahun, berhasil memasukkan bola melalui lay up pada detik-detik akhir babak tambahan (overtime) dan memastikan kemenangan Hangtuah dengan skor 79-77. Pada laga ini, dia pun berhasil menjadi yang paling produktif di timnya dengan mencetak 23 poin. Pertandingan antara Hangtuah dan M88 Aspac sendiri berjalan cukup sengit, terlihat dari skor di tiap kuarter tidak pernah lebih dari tiga bola atau enam poin. Di tiga kuarter pertama Aspac sebenarnya berhasil mengungguli Hangtuah. Dimotori point guard Andakara Prastawa Adhyaksa dan shooting guard naturalisasi Ebrahim Enguio Lopez mereka berhasil
memanfaatkan sisi lapangan untuk meraup poin melalui tembakan tiga angka. Tensi pertandingan meninggi di kuarter akhir. Kedua tim saling bergantian memimpin pertandingan. Point guard Hangtuah Mei Joni menjadi yang paling mencolok karena beberapa kali berhasil menyamakan kedudukan untuk Hangtuah. Hangtuah sempat menjauh melalui tembakan bebas power forward asal AS Jerrah Anton Young, 64-60. Namun setelahnya Ebrahim Lopez berhasil memaksakan kedudukan imbang 64-64 dan memaksa pertandingan masuki babak tambahan (overtime). Aspac dan Hangtuah pun mengeluarkan usaha terbaik untuk memenangkan pertandingan. Puncaknya adalah ketika skor sama 77-77 pada 10 detik terakhir overtime setelah tembakan tiga angka Andakara Prastawa Adhyaksa masuk keranjang. Seketika setelah tembakan itu, Jones melakukan solo run
dari sisi pertahanan Hangtuah dan berhasil melayangkan lay up sempurna. Dua angka itu pun mengunci kemenangan Hangtuah, yang sebelumnya sudah mengalahkan Satya Wacana Salatiga pada pertandingan pertama Grup B. Selanjutnya, Hangtuah Sumsel akan berhadapan dengan Pacific Caesar Surabaya dan M88 Aspac bertemu dengan Satya Wacana Salatiga. Kedua pertandingan itu dilaksanakan pada Selasa (25/10) ini di GOR Soemantri Brodjonegoro. Pada pertandingan sebelumnya di Grup A Stadium Happy 8 Jakarta berhasil meraih kemenangan perdana setelah mengalahkan JNE Bandung Utama dengan skor 83-62. Selanjutnya, Stadium Happy 8 Jakarta akan menghadapi tim kuat Satria Muda Pertamina pada laga ketiganya di Grup A, Selasa (25/10) ini. Di hari yang sama, Bandung Utama akan menghadapi juara Liga Bola Basket Indonesia IBL 2015/2016, CLS Knights Surabaya. (ant)
Teguh menuntaskan sepak pojok Rika Pradnyana ketika pertandingan yang dipimpin wasit Made Purnayasa (Askab PSSI Tabanan) baru bergulir lima menit. Dua gol lainnya pada menit ke-65 dan 74 yang menjebol gawang Persilu yang dikawal Tiade. Satu gol lagi dilesakkan mantan bomber Perseden Denpasar di Liga Nusantara
Mangupura (Bali Post) Usai melakoni laga away melawan Perseru Serui, Bali United (BU) bersiap menghadapi dua pertandingan kandang melawan Bhayangkara FC pada Sabtu (29/10) dan Barito Putera, Banjarmasin Senin (7/11) mendatang. Fadil Sausu dkk. diharapkan bisa fokus menatap dua laga ini dan melupakan kekalahan 0-2 dari Perseru Serui. Pelatih BU Indra Sjafri mengharapkan pemainnya bisa memanfaatkan dua laga kandang beruntun ini sebagai momentum untuk bangkit dan meraih poin penuh. ‘’Mengingat laga kandang sebelumnya, tim gagal mengamankan tiga angka, maka apabila berhasil memenangkan dua pertandingan tersebut, dipastikan semangat para pemain bisa kembali bangkit serta posisi di klasemen juga bisa meningkat,’ ungkap Indra Sjafri saat dikonfirmasi Senin (24/10) kemarin. Mantan arsitek Timnas U-19 itu menjelaskan, pihaknya ingin kembali memperlihatkan kualitas timnya, yang selama ini sempat menurun, dengan memetik kemenangan. ‘’Semua elemen mulai dari pelatih dan pemain harus benar-benar fokus menatap dua kandang nanti. Karena kami tidak mau lagi kehilangan poin penuh di kandang. Untuk itu kami bakal berusaha tampil habis-habisan karena kami tidak ingin lagi mengecewakan semua pihak yang telah mendukung kami,’’ Indra Sjafri. Apalagi, lanjutnya, beberapa pemain yang sebelumnya absen seperti Hasim Kipuw dan Zoran Knezevic siap tampil. Dengan hadirnya dua pemain tersebut pastinya akan menambah kekuatan BU. ‘’Semoga kembalinya mereka bisa membuat tim mampu bermain lebih baik lagi,’’ harap Indra Sjafri. (kmb41)
(Linus) yang mengundurkan diri Tim Laskar Catur Muka yakni Mega Adi Gunawan di menit ke-25. Dengan demikian, Duta Sakti Cekik melaju ke babak final, dan lawannya di laga pamungkas, menunggu pemenang antara Bintang Muda Bajera (BMB) melawan Putra Buana, di Stadion Debes, Selasa (25/10) ini. (022)
C.0000847-kom
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Selasa Pon, 25 Oktober 2016
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
!!1Jt+Mkn+Mess Dbthkn:Sales Prduk Bhan Mknan Warung Kue Cewek,085101288000 ke Horeka,fas:Gaji+insentif,usia A.BP.001.10.16.0001651 < 30th,SMA,kndrn sndri (disewa !!Karyawati Min. +bbm),mampu krj giat & jujur, SMA,SIM C,Gaji Tinggi, Makmur Krm CV ke:riska1at@gmail.com Abadi Bgn Jl.T.Umar Brt 888Dps B.BP.031.10.16.0000846 B.BP.141.10.16.0000864 !!!Kpl Pesiar-Costa Cruise Line Ymh Bisma Dicr 10 Mekanik req: all position: Restaurant, Hub.T.Umar 142 Dps Bar,Kitchen & Housekeeping. A.BP.001.10.16.0001409 PT Piramid jl Jayagiri VII/12B Dcr PRT Tidur Dlm, Bujangan Renon,Phn:0361-226636/226736. Bisa Setrika H.085333468877 A.BP.001.10.16.0001234 A.BP.001.10.16.0001612
Dcr Sgr Pegawai Jual Makanan di Ubud& Batubulan,08123874947
!!Dcr Karyawati MM SD/SMP Serius Hb:081916404050
PMA Kerobokan Cari Admin,Tkg Listrik&Tk.Kayu T.087761686237
!Dibthkan Receptionist,Driver, Laundry,Kirim CV:The Amasya Jl.Kayuaya 88X Seminyak 731601
A.BP.001.10.16.0001647
B.BP.141.10.16.0000813
** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga
A.BP.001.10.16.0000622
Cleaning Service Dcr di Sanur Hub.0361-289700/085851993169 A.BP.153.10.16.0001646
***A.BVC kerja Diluar Negri Resmi utk Semua Usia,Resto Hotel kebun081337903069,085953774417 B.BP.166.10.16.0000870
A.BP.001.10.16.0001642
B.BP.166.10.16.0000868
*Looking for FO Staff Max30y.o Call 03618444870,081999973376
B.BP.166.10.16.0000867
Cari Karyawati SMA/Sederajat Gatsu Brt 293D, 081999596868 A.BP.001.10.16.0001605
Cr PRT Wanita,Tgl Dalam +Sopir Srbt Bs Mtc H.085238127777
A.BP.004.10.16.0001648
Cruso’es bar Legian lookingfor English speaking supervisor/floor Manager must have at least 2 year experience in bar/resto field.Email:crusoesbarbali@gma il.com or call 081916398640
B.BP.154.10.16.0000871
Dbthkan Sales&Sopir SIM A min SMA umur maks 35th.Krm Lam ke PT.Gunung Slamat Tlp.410188
B.BP.001.10.16.0000739
Dcr 2 Tng Admin Bs Comp/Exel Hub.Act 081246493388 Sgr
A.BP.001.10.16.0001597
Dcr PRT Tdr Dalam Bisa masak Hub:08123853999
B.BP.135.10.16.0000866
Dcr PRT wnt tdr dlm,Jl.G.Salak gaji 1,5Jt bersih 08129229286
B.BP.154.10.16.0000872
Dcr Pembantu Gj.1,5Jt yg antar dpt 500 T.488315 / 487612 Sgr
A.BP.001.10.16.0001628
Dcr Pembantu Rumah Tangga/ baby Sitter Hub:081238707572
A.BP.001.10.16.0001627
Dcr Supervisor Cleaning Servis Berpengalaman SMS:08563816011
A.BP.001.10.16.0001334
Dcr Sales Bhn Bangunan Tidak Merokok,Lmr Raya Darmasaba 18 Denpasar 081333359022
Dcr Sgr Terapist/FrontOffice-F Hub:PT.QRG Jimbaran 8480379/82
A.BP.001.10.16.0001575
Dcr waiter,Cook,Kedai Indonesia Kerobokan 085264031443
B.BP.154.10.16.0000873
Dcr Salesman+Tng Serabutan utk Produk Sembako,Hb:081246290910
A.BP.001.10.16.0001610
Dcr Segera Karyawati Bersih2 Full/Parttime/Freelanceu/Vila Rental di Batubulan.Parttime u/Sanur (Jam Krj Jam 7-11 Pagi) Hub:081339672266
A.BP.001.10.16.0001589
Dicari Karyawan utk Teknisi Rapi,Minat Bljr Mesin Tlp.262691/08123927089
A.BP.001.10.16.0001621
Dicari House Keeping & Cook Berpengalamanvilla@Seminyak Call 0361-738171, info@balivillamassilia.com
A.BP.001.10.16.0001320
Dcr Sgr! Supir Pariwisata SIM A Umum,English,Jujur,Ramah,Min 2 Thn Pengalaman,max.37 Thn, CV ke Jl.Pendidikan No.97 Sidakar ya Tlp.0361726571
Dicari Reception yang punya Motivasi Tinggi,Pekerja Keras, bisa Bahasa Inggris(Lisan&Tulisan),bisa Computer.Dan Night Cleaning Crew Laki Laki,Jujur, Siap Bekerja Keras.Berminat Kirim CV ke jarimenari@aol.com /Jl.RayaBasangkasa#47,Seminyak
B.BP.004.10.16.0000850
Dicari Sopir,bisa Bahas Inggris & Mengenal Area Nusa Dua, hanya Bekerja 4 Hari dalam Seminggu,Gaji di Jamin Bagus. Berminat Kirim CV ke jarimenar inusadua@jarimenari.com Jl.Pratama 88X Tanjung Benoa Tlp.0361 778 084
B.BP.004.10.16.0000849
Dicari Tukang Serba Bisa dngan Dicari Pegawai Salon Pglmn/Tdk Gaji 4Juta perbulan Hub:087860985799/085792166088 0361-4490319 & 082134356114 B.BP.154.10.16.0000827
A.BP.001.10.16.0001581
Dicari:Waiter/es Koki Restoran By pas Sanur Hub.287503/285033
A.BP.001.10.16.0001494
A.BP.001.10.16.0001584
A.BP.001.10.16.0001598
Dibthkn Sgr Surfing Instruktur yg Akan Broprasi Nov’16 di Kuta Paradiso Hotel Syarat 1)Pria/ Wnt 2)pengalaman Surfing 3)Diutamakan bs Bhs Jepang,Inggris Korea,China,5)Semangat Tinggi Dlm team,Serius,Gaji Nego,Info Lbih Lnjt Hb:Lili(085100606230 A.Maki(08113922240)Ofice:0361725252,Mail:lielie@baliptf.com
B.BP.004.10.16.0000853
Dcr Sopir SIM A/C Tahu Jln Dps &Badung SLTA Hub:0811395185 Gn.Lumut 2 No36 Dps utk Konsultan Teknik
Dibthkan kary Salon Mario,Jl. Tukad Melangit 27/087761600463
A.BP.001.10.16.0001595
Dcr karyawan Salon Hairdresser Capster/Therapist-081936074041
B.BP.154.10.16.0000826
Dcr: Reseptionist/FO,HK,Puri Asih Htl,Jl.Pantai Kuta40,Kuta
A.BP.001.10.16.0001601
Dicr Supir Keluarga KTP Bali Tinggal dlm Hub.085106003557
A.BP.001.10.16.0000984
Dicari pengawas proyek pengalaman Sipil Hub:085100883990
Dicr:Surveyor Ex.Min Gdg Tkt 5 Lt,Pelaksana,Single,Min.D3Str uktur,Ex2Th,Sopir Max 40Th,Min SMA,Bisa Manual&Matic,Tdk Merokok Hub.082339930603,Email: hrd.kontraktorbali@gmail.com A.BP.001.10.16.0001258
Distr Oli Bth Salesman/Girl Jl.Bedahulu IV No.12,412626 Sgr A.BP.001.10.16.0001604
Le Pirate Hotel Looking for Accounting Admin Based on Labuan Bajo Flores,min Exp 3 years & Accounting Inspector Based in Bali,Age max 35Th,Exp min 5 Years,Ready to Traveling Send CV to sales@lepirate.com or Contact 0361487240 B.BP.004.10.16.0000858
Perlu Cepat Karyawati,Min.SMA, Bawa Motor Sendiri,Menarik Tlp.262691/08123927089 A.BP.001.10.16.0001318
Urgent for Rest in Petitenget Waiter/ss and barista,Send to Pers Alat Kesehatan Mbthkan Sales Lap.Pengirim085100225302 info@gofresh.life 081337007815
A.BP.001.10.16.0001624
A.BP.001.10.16.0001645
A.BP.001.10.16.0001586
B.BP.154.10.16.0000869
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post JEEP
Range Rover Evoque Dinamic Th’13+12 Putih H.081238116467
Dijual Rumah 2unit Lt2,Lokasi Jl.Pengiasan&Jl.Kutat Lestari Sanur No Tlp.082144205545
B.BP.141.10.16.0000865
SUZUKI
Karimun Wagon GS’15+Mirage’14 Agya’14 AT 107Jt,087860856999
B.BP.141.10.16.0000861
Jimny GX’93 Hitam 85% Orisinil Tangan I AsBali 087761386221
B.BP.141.10.16.0000859
Alia Buana Residence Sisa1Unit 160/120 3AC,Water Heater,Kitchen Set Jl.Gn.Talang II Dps One Gate System Hub:08123944210 A.BP.001.10.16.0001346
A.BP.001.10.16.0001615
Splash’13,CaryPU’15,Hyundai H1 Elegance’14,AsBal,089619874461
A.BP.001.10.16.0001588
TOYOTA
Avanza G’09 Silver AsBali Ors Prbd,081933610070/082341251453
B.BP.141.10.16.0000863
Alphard V’08Htm,Mercy S320L’01 Htm,LC VXR’97TT/Krd08123811345
A.BP.001.10.16.0001629
Yaris S’08 Matic DK VIP Samsat Baru Barang Prbd,085100856999
B.BP.141.10.16.0000862
DIJUAL RUMAH !!!081558041018 Djl Rmh Mnmls 2Lt Jl.Sekar Jepun Hdp Timur
Rmh 2Lt Mnmalis LT235 LB260 Jl.Nuansa Kori I No.5 Ubung Link Asri Hub:087862555933 A.BP.001.10.16.0001614
T36/70NF Keboiwa460Jt,Kav G.Salak&Pmogan,Canggu,081239851138 A.BP.001.10.16.0001644
DIJUAL TANAH Djl Tanah 1,8Are Jl.Trengguli IV D3 Penatih Hub:087860146777 A.BP.001.10.16.0001617
Djl Tnh 4Are 500Jt/A Jl Utama IB Mantra Takmung,08123990170 B.BP.164.10.16.0000856
ARSITEKTUR
A.BP.001.10.16.0001520
**Tnh 1A,270Jt/A BudukAbianbase Jl6m,081238920022/081237666809 1,5A Pgr Jl Utma8mt@Ktwel.50Mt drBy Pass IB Mantra,0817340222
BU Hrg Miring Tnh 2Are di Gor Buruan Gianyar,Hb:081337700799
BUC Tanah 2,16Are Jl.Pidada II Ubung Dps 650jt/A,08155741999
A.BP.001.10.16.0001004
TOUR
Tnh diSibang Kaja, Abian semal ( Bs 1Are ) T:085 100 804676
A.BP.001.10.16.0001585
Tanah Murah Strategis Samping GWK Pecatu HP:087783852121
Djual Tnh Kavling Murah Br .Bedha Bongan Tbnn H.08155778162
A.BP.167.10.16.0001607
Jl Tnh 72Are Mendoyo Pgr Jalan H.12Jt/A Nego BUC 085237000848
A.BP.155.10.16.0001608
A.BP.001.10.16.0001639
DIJUAL MOBIL
BENGKEL LAS BIRO JASA
SALON
PERCETAKAN SPA
SERVICE ALUMINIUM FURNITURE
SERVICE
KOMPUTER
SERVICE
A.BP.001.10.16.0001630
A.BP.001.10.16.0001537
Dijual Tnh 150m2 Jl.Tkd.Batanghari XI Hub:087760041609
Tlh Hlg BPKB Toyota Th 1979 No.3272424-O An.Dila Sarinadi
DISEWAKAN TEMPAT Disewakan Tempat Lokasi Sanur u/Restaurant,Villa,08563734043
A.BP.001.10.16.0001613
Dijual Tanah 3,5Are Padang Sambian Hub.081999180199
DICARI TANAH Karangasem Dicari Tanah/Villa min 25Are Hub.081916660477
A.BP.001.10.16.0001637
A.BP.001.10.16.0001602
A.BP.001.10.16.0001593
A.BP.001.10.16.0001625
Tnh 1A 350Jt Sentanu Jl.Ayani Lbr Dpn 7m 087862392060 A.BP.001.10.16.0001641
Tnh Kav Abasan Singapadu 085237361898 A.BP.001.10.16.0001578
DIJUAL MOBIL
A.BP.001.10.16.0001587
Tnh cocok Vila 20A Bitra Babakan 085237361898
A.BP.001.10.16.0001579
A.BP.001.10.16.0001623
Hlg Bk KIR No.DPR 69620 K,AN: Syamsul Afandi DK 9919-AA Hlg Sertifikat Tnh 500 m2 No.518/Semarapura Klod Kangin AN:Ni Ketut Surani
A.BP.001.10.16.0001618
A.BP.001.10.16.0001501
Jual Rugi 1-2A Sempidi Tegeha Jual Tnah di Jalur Sunset Road Jl5m Pav 350JtNgo,081337332121 MegatiTabanan 93A,081337337666
B.BP.141.10.16.0000860
Promo 1Are Hanya 3Pmbeli Pertama Saja 129Jt Nego Abian Semal Punggul Pngembang,081238364632
!!!Petitenget Seminyak 7A dkt pantai Kamp Bule 081338977777
DISEWAKAN VILLA Seminyak Kunti II,3A,2KT+1KP, Pool,160jt/th,081236526185
A.BP.001.10.16.0001603
KEHILANGAN BPKB No.134463/VI/14/Bali DK 7316 BS an.I Nyoman Parka A.BP.001.10.16.0001592
Hlg BPKB DK 4409 IG Nosin:JF13 E0078333 AN:Ni Made Martini A.BP.001.10.16.0001577
A.BP.165.10.16.0001611
A.BP.001.10.16.0001583
PENGUMUMAN Pemberitahuan Kepada Anggota Perkin Wilayah Bali Bahwa Musda Dilaksanakan Pada: Tanggal 19 November 2016 @@@@@@@@@Samsat1HrMrhJmput SIUP Pajak Tax Amnesti SPT Th Jam 09.00 Wita-selesai & Bli Mtr+Mbl Cash,08123990170 NPWP PasportHP.081.338.344.155 Tempat Tangie Resto B.BP.164.10.16.0000857 A.BP.001.10.16.0001067 Jl.Merdeka No.14 Renon Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Spesial Cat Tmbk Lma/Bru,Pltur Info Lebih Lanjut Hubungi Talang,Dll(Daris) 085102796346 Textr,TmbBcor,dll,087761696124 Sekretariat Perkin Wilayah A.BP.001.10.16.0001616 A.BP.001.10.16.0001649 Bali Tlp:081236292822 B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat A.BP.001.10.16.0001580 PELUANG USAHA T.08123985172 / 412815 RUPA-RUPA Profit Harian Fee 2% Modal Mli A.BP.001.10.16.0001540 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% Peluanasan/Gastun kartu kredit 500Rb.SMS”PETUNJUK”T:082385935 H.087861895055 / 081238979088 promo 2,3% Hub.082340004545 722, www.biogermanykita.com B.BP.164.10.16.0000854
A.BP.001.10.16.0000127
B.BP.004.10.16.0000851
EKONOMI
18
Selasa Pon, 25 Oktober 2016
Petani Mengeluh
Harga Bunga Pacar Galuh Anjlok
Bali Post/ant
UANG RUPIAH - Pekerja menyusun uang rupiah di cash center Bank Mandiri, Jakarta.
Rupiah Menguat Tipis
Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah di pasar uang spot antarbank Jakarta, Senin (24/10) sore bergerak menguat tipis sebesar 22 poin. Rupiah menjadi 13.018 per dolar AS dibanding posisi akhir pekan lalu pada 13.040 per dolar AS. Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Rully Nova mengatakan nilai tukar rupiah mengalami apresiasi terhadap dolar AS seiring aksi ambil untung sebagian pelaku pasar uang di dalam negeri. ‘’Faktor teknikal menjadi salah satu sentimen yang menjaga rupiah. Sebagian pelaku pasar uang memanfaatkan momentum untuk ambil untung setelah sempat dolar AS mengalami penguatan,’’ katanya. Di sisi lain, lanjutnya, sentimen pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia (7-day Reverse
Repo Rate) menjadi 4,75 persen dari 5 persen juga masih direspons sebagian pelaku pasar uang. Kebijakan itu menjaga harapan pertumbuhan ekonomi nasional. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan, proyeksi kenaikan suku bunga The Fed pada Desember nanti masih kuat, sehingga potensi dolar AS kembali menguat masih terbuka. ‘’Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada Desember tahun ini masih akan terus menjaga kinerja dolar AS,’’ katanya. Ia mengemukakan, Presiden The Fed New York William Dudley dan Presiden Federal Reserve St. Louis James Bullard akan menyampaikan pidatonya. Pernyataan-pernyataan terkait potensi kenaikan suku bunga itu akan memberikan dampak positif bagi dolar AS. (ant)
Semarapura (Bali Post) Petani bunga pacar galuh di wilayah Klungkung belakangan ini mulai mengeluh. Pasalnya, harga bunga pacar galuh mulai terjun bebas atau nilai jualnya murah sekali di pasaran. Sebelumnya harga bunga yang biasa dipakai sarana upacara tersebut sempat mahal mencapai Rp 17 ribu sampai Rp 18 ribu per kilogram. Melonjaknya harga jual itu sekitar dua minggu lalu, persisnya menjelang Purnama Kapat. Tetapi para petani tidak habis pikir, lantaran harga bunga pacar galuh itu cuma Rp 3.000 perkilogram. Salah seorang petani bunga asal Desa Selisihan, Klungkung, Ketut Cemeng, ketika ditemui di lapangan, Senin (24/10) kemarin mengatakan kalau harga bunga pacar galuh mulai anjlok sejak satu minggu lalu. Dia sendiri tidak tahu persis kenapa harga bunga pacar galuh itu turun. Namun, dia menduga hal tersebut terjadi karena tidak ada rainan atau upacara. ‘’Kemungkinan karena tidak ada rainan maka harganya turun menjadi Rp 3.000 perkilogram,’’ ujar Cemeng. Ketut Cemeng juga mengakui harga bunga pacar galuh sempat naik. Kenaikan harga sempat terjadi men-
jelang hari raya Purnama Kapat. Yang mana saat itu harga bunga pacar galuh menembus Rp 18 ribu per kilogram. Namun kondisi sekarang dengan harga Rp 3.000 per kilogram, membuat petani harus mengelus dada. ‘‘Ya mau apa lagi, sebagai petani kita hanya bisa pasrah saja. Bunga pacar galuh itu tidak bisa tahan lama. Karena itu jika tidak dipetik maka bunganya bakal mati. Bunga jenis ini cepat busuknya. Belum lagi sekarang memasuki musim hujan. Sekali panen saya dapat 80 kilogram di atas lahan 20 are. Tapi hasil ini tidak kami nikmati sendiri, melainkan dibagi
tiga,’’ ujarnya. Hal senada juga dikatakan petani lainnya, Nengah Suartini (38). Petani asal Br. Kawan, Desa Selisihan ini mengaku terpaksa memetik bunganya. Alasannya, jika tidak dipetik maka bunga yang ditanamnya dua bulan lalu itu akan mati. Belum lagi sekarang banyak bunga pacar galuhnya yang ditanam itu berbunga. ‘’Ya mau apa lagi. Kita terpaksa memetik bunganya sekarang untuk dijual ke pasar. Meskipun harga bunganya turun. Rupanya inilah rezeki yang kami dapat kan dari bunga ini,’’ ujar Suartini yang mengaku memiliki dua anak tersebut. (kmb)
Bali Post/kmb
PACAR GALUH ANJLOK - Salah seorang petani di Desa Selisihan, Klungkung tetap memetik bunga pacar galuh meskipun harganya anjlok, Senin (24/10) kemarin.
Bali Post/ant
TUMBUH 4,73 PERSEN - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang kuartal III tahun 2015, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 4,73 persen. Pertumbuhan itu dipengaruhi sektor industri yang tumbuh tinggi di antaranya konstruksi, pertanian, kehutanan, dan perikanan, serta jasa keuangan dan asuransi.
Pertumbuhan Ekonomi Bisa Atasi Ketimpangan
Jakarta (Bali Post) Bank Dunia menyatakan kebijakan pemerintah bila diarahkan dengan tepat, maka bisa membuat pertumbuhan ekonomi yang diraih suatu negara itu digunakan sebagai upaya mengatasi ketimpangan kesejahteraan di negara tersebut. “Saya yakin tentang kemungkinan mempertahankan pola pertumbuhan melalui kesetaraan yang berevolusi ke dalam negara berpenghasilan menengah,” kata Wakil Presiden Senior Bank Dunia, Paul Romer di Jakarta, Senin (24/10) kemarin. Namun, ujar nya, hal tersebut dapat terjadi bila pemerintah mengambil tanggung jawab dengan mengarahkan tipe baru investasi yang membuat seluruh kalangan masyarakat dapat memiliki kesempatan belajar. Ketika pertumbuhan ekonomi meningkat, lanjutnya, ketimpangan pendapatan bisa meningkat pula. Ketimpangan itu muncul karena manfaat dari pertumbuhan tidak dibagi secara merata pada awalnya. Hal itu dinilai karena hanya ada sejumlah kelompok atau perorangan yang awalnya bisa memiliki akses, kesempatan belajar dari gagasan baru yang menghasilkan pertumbuhan. Pemerintah Indonesia menegaskan fokus kepada kebijakan mengentaskan kemiskinan, pengangguran, ketimpangan dan kesenjangan sosial dalam rangka mempercepat pembangunan nasional di Tanah Air. “Pada
tahun percepatan pembangunan ini pemerintah fokus pada tiga langkah terobosan untuk pengentasan kemiskinan, pengangguran, ketimpangan dan kesenjangan sosial,” kata Presiden Joko Widodo dalam Pidato Kenegaraan di depan Sidang Bersama DPR/DPD 2016 di Jakarta, Selasa (16/8). Jokowi memaparkan ketiga langkah itu adalah pertama mempercepat pembangunan infrastruktur, kedua menyiapkan kapasitas produktif dan SDM, serta langkah ketiga merupakan deregulasi dan debirokratisasi. (ant)
Mediamorfosis Konten ”Whitelist” untuk Tolak ”Blacklist”
Mangupura (Bali Post) Media saat ini harus mengikuti perkembangan teknologi untuk mengembangkan konten positif menghadapi mediamorfosis yang kerap berisi informasi negatif. Direktur Jenderal Informasi Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Niken Widiastuti mengatakan hal itu di Nusa Dua Bali, Senin (24/10) kemarin.
Bali Post/ant
Niken Widiastuti
“Media harus lebih proaktif di dalam meningkatkan konten. Karena ada media sosial yang konten negatifnya cukup banyak, seperti radikalisme, pornografi dan ujaran kebencian,” katanya saat menghadiri pembukaan Asia Pasific Broadcasting Union (ABU) ke-85 di Nusa Dua. Perkembangan saat ini, kata Niken, mengarah kepada “mediamorfosis” atau transformasi media karena adanya perkembangan teknologi, sosial dan politik. Salah satunya melalui internet dan sosial media yang tidak jarang menampilkan informasi negatif. Untuk menandingi konten negatif yang masuk blacklist
atau daftar hitam tersebut, Niken lebih lanjut mengharapkan media harus menciptakan konten yang bersifat whitelist atau konten yang berisi informasi positif. “Produksi berita bagus, berita yang memberikan optimisme, perdamaian dan pembangunan itu harus terus dikembangkan,” ujar mantan Direktur Utama RRI itu. Dia mengatakan, media tidak hanya mencerahkan, memberikan informasi dan mendidik serta memberdayakan masyarakat, tetapi juga memberikan optimisme kepada masyarakat. Apalagi media saat ini tidak hanya bersaing di dalam negeri tetapi juga antarnegara. (ant)
”New Bali”
Tantangan Sekaligus Peluang bagi Bali Mangupura (Bali Post)New Bali (Bali Baru) merupakan sebuah tantangan sekaligus peluang bagi Bali. ‘’Untuk melihat Bali itu sendiri sehingga kita harus berbenah. Keberadaan New Bali itu sesungguhnya sangat bagus bagi Bali untuk berbenah ke dalam,’’ kata Executif Director PHRI Badung Made Sulasa Jaya, belum lama ini. Orang yang pesimis melihat New Bali, kata Made Sulasa Jaya, sebagai suatu persaingan yang bisa jadi memicu masalah. Jika visi nya demikian, maka akan terjadi kekhawatiran menurunnya kunjungan wisatawan. Namun, jika seseorang melihat New Bali secara optimis ia akan memanfaatkan New Bali sebagai suatu tantangan untuk maju. Sesungguhnya Bali tetap memiliki keunikan tersendiri. Mestinya Bali harus dipahami oleh orang Bali sendiri lebih komprehensif. Bali sendiri belum bisa maksimal membangun kekuatan yang ada pada dirinya, sehingga keunikan tersebut perlu diperdalam lebih optimal. Sudah
pasti orang Bali sendiri perlu memperdalam hal itu. ‘’Kalau bicara budaya unsur budayanya banyak. Selain ada bahasa, agama, kehidupan masyarakat, termasuk pembangunan hotel yang tidak mencirikan arsitektur Bali. Dari sini perlu kita introspeksi sejauh mana sudah komitmen kita untuk Bali dalam arti luas,’’ bebernya. Masalah-masalah seperti itu, kata Sulasa Jaya, perlu diluruskan, baik pengawasannya, keterlibatan orang yang mengawasi. Karena itu perlu ahli pariwisata dan akademisi yang dilibatkan sebagai pemegang otoritas. Idealnya lebih banyak mendengar agar tantangan sekaligus peluang bisa digunakan lebih maju dan lebih baik. Lanjutnya, sepuluh New Bali itu belum melewati pengalaman pariwisata seperti Bali. ‘’Mereka masih belajar bagaimana mengembangkan pariwisata. Sedangkan kita sudah berpengalaman. Hanya kita harus review lagi, kesempatan ini harus kita pergunakan,’’ jelasnya. (may)
Jakarta (Bali Post) – DPR meminta PT Pertamina memastikan ketersediaan elpiji Bright Gas di daerah untuk mengantisipasi distribusi tertutup elpiji kemasan tiga kilogram yang diperkirakan memicu migrasi konsumen ke produk elpiji kemasan 5,5 kg itu. Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Hanura Inas Zubir di Jakarta, Senin (24/10) kemarin, mengatakan migrasi konsumen ke elpiji 5,5 kg akan semakin meningkat seiring kebijakan distribusi tertutup yang akan dilakukan pemerintah untuk elpiji 3 kg. Potensi peningkatan pengguna elpiji 5,5 kg berasal dari 38,97 juta rumah tangga yang dianggap tidak berhak menerima subsidi elpiji melalui distribusi tertutup. ‘’Elpiji tabung 5,5 kg adalah ide cerdas Pertamina untuk menghindari penyelewengan elpiji 3 kg di lapangan, karena itu Pertamina mesti siap dengan pasokan elpiji 5,5 kg,’’ katanya. Saat ini penerima tabung perdana elpji bersubsidi di Tanah Air berjumlah 54,9 juta rumah tangga. Sesuai data sementara, dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), pen-
erima subsidi elpiji 3 kg lewat mekanisme distribusi tertutup adalah sebanyak 15,96 juta rumah tangga. Untuk itu diperlukan produk gas nonsubsidi yang bisa mengakomodasi 38,97 juta rumah tangga lain yang dianggap tak berhak menikmati distribusi elpiji tertutup. Anggota Komisi VII DPR lainnya, Harry Poernomo dari Fraksi Partai Gerindra, juga mendukung Pertamina fokus mengembangkan produk elpiji nonsubsidi seperti elpiji kemasan 5,5 kg dengan brand Bright Gas dibandingkan mengeluarkan produk baru. Model pemasaran bahan bakar minyak (BBM) dengan varian premium, pertalite dan pertamax bisa juga diterapkan di elpiji dengan produk 3 kg, 5,5 kg dan 12 kg. Apalagi saat ini tidak sedikit konsumen yang mulai memakai elpiji 5,5 Kg. ‘’Warga yang mampu tidak usah lagi menggunakan barang-barang subsidi, mereka mulai migrasi ke nonsubsidi. Kalau konsumen yang mampu membeli elpiji subsidi seperti elpiji kemasan 3kg, akibatnya terjadi subsidi salah sasaran karena model distribusinya dilakukan terbuka,’’ katanya. (ant)
Didorong Sediakan Elpiji 5,5 Kg
Bali Post/ant
TABUNG ELPIJI - Dokumentasi petugas PT Pertamina membagikan secara gratis tabung elpiji Bright Gas kepada pegawai negeri sipil (PNS) saat sosialisasi penggunaan elpiji nonsubsidi di Kediri, Jawa Timur.
19
Selasa Pon, 25 Oktober 2016
Lapas Mudah Disusupi Paham Radikal
Gerakan Terorisme Makin Subur
Bali Post/rah
INTEROGASI - Tersangka WBR sedang diinterogasi Kapolsek Denpasar Barat Kompol Wisnu Wardana.
Kasus Pembunuhan Warga NTT
Berawal Dua Kelompok Pesta Arak Denpasar (Bali Post) Pembunuh Yohanes Jeraman, WBR, masih diperiksa intensif di Polsek Denpasar Barat. Kepada penyidik, dia mengaku datang ke RSUP Sanglah untuk melihat korban dan bertemu keluarga korban. Tujuannya bertemu keluarga korban untuk menyatakan siap bertanggung jawab. ‘’Saya mau bertanggung jawab atas perbuatan itu. Saya tidak kenal dengan korban,’’ kata WBR, Senin (24/10) kemarin. Tersangka mengaku membeli bayonet di wilayah Nusa Dua. Dia membeli pisau itu dengan alasan untuk jaga diri. ‘’Saya datang ke sana (TKP red) ada acara kumpul-kumpul bersama teman-teman saya. Jadi, tidak ada hubungan dengan acara korban karena tidak saling kenal,’’ tegas tersangka yang mengaku kerja di salah satu restoran di Kuta ini. Tersangka berperawakan kurus ini mengakui saat di TKP sedang pesta arak bersama teman-temannya. Dia men-
gaku tidak menyangka sampai melakukan perbuatan seperti itu. ‘’Memang saya sempat minum arak,’’ tandasnya. Setelah menusuk korban, tersangka langsung pulang ke kos menemui keluarganya dan member tahu kejadian itu. Setelah itu, dia menuju RSUP Sanglah. ‘’Bukan kabur, tetapi pulang ke kos menemui keluarga saya. Saya ke rumah sakit untuk menemui keluarga korban dan saya siap bertanggung jawab,’’ ujarnya. Kapolsek Denpasar Barat Kompol Wisnu Wardana didampingi Kanit Reskrim Iptu Julkipli menegaskan, saat kejadian ada dua kelompok minum miras di TKP, yaitu kelompok korban dan tersangka. Kedua kelompok ini tidak saling kenal, tetapi sama-sama minum di sana. ‘’Sebenarnya pemicunya cuma salah paham saja, garagara dilempar botol air mineral itu. Posisi duduk kedua kelompok ini juga agak jauh,’’ tegas Wisnu. Kapolsek kembali menegas-
Sisi Negatif
Dari Hal. 1
‘’Jika dengan membayar seseorang bisa lolos di mana pun dia mau, maka ini akan menjadi pendidikan buruk bagi generasi bangsa. Ini juga akan membuat mereka tak mau belajar untuk berprestasi,’’ ujarnya. Ia juga mengingatkan agar pemerintah jangan ragu memberikan penghargaan kepada pelaku pendidikan dan pengelola pendidikan berprestasi. Artinya, jangan hanya menyoroti sisi negatifnya, tetapi harus ada contoh yang layak ditiru. Dr. Budi Utama juga sependapat jika selain sistem, pengelolaan pendidikan menyangkut kurikulum, dikotomi sekolah dan rekrutmen siswa baru juga harus dibenahi. ‘’Saya memahami tudingan itu, jika dunia pendidikan masuk kategori lembaga yang sarat pungli. Sistem pendidikan memungkinkan hal itu terjadi,’’ ujar Budi Utama, Senin (24/10) kemarin. Budi Utama mengatakan, sistem pendidikan nasional tak pernah memiliki rujukan
yang baku. Terus bergeser dan berganti. Ini juga celah munculnya ketidakpastian yang akhirnya menjadikan lembaga pendidikan lembaga bisnis. Dalam konteks lain, terkait dengan pungli, ia menyoroti potensi ini memang sangat terbuka. Ada banyak celah yang bisa dimanfaatkan oleh oknum. Pertama adalah dikotomi sekolah favorit dan nonfavorit. Sekolah-sekolah yang dikategorikan berkualitas akan menjadi bidikan orangtua siswa. Ambisi orangtua ini akhirnya melahirkan sistem baru dalam rekrutmen. ‘’Lumrah terdengar jalur belakang, pakai nota dan koneksi. Ini adalah potensi yang membuat pendidikan menjadi lahan kompromi yang akhirnya melahirkan pungli,’’ ujarnya. Ia mengingatkan, pola pengajaran adalah sistem berkelanjutan dan melibatkan banyak elemen. Untuk itulah semua komponen pendidikan harus mendukung terwujudnya pendidikan berkualitas. Dalam kasus pungli, bebannya tak bisa hanya dilimpahkan
kan, belum ada mengarah ke motif dendam terkait kasus ini. Diduga karena pengaruh alkohol, mereka tidak bisa menahan diri dan akhirnya terjadi penganiayaan berujung kematian. ‘’Setelah ada pelemparan botol air mineral, terjadi pengeroyokan, tetapi berhasil dilerai oleh teman mereka dan didamaikan. Tetapi ternyata belum selesai masalahnya, tersangka mengambil bayonet lalu menusuk korban,’’ tandasnya. Sebelumnya, acara kumpulkumpul belasan warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang merayakan HUT Yohanes Jeraman (22) di Lapangan Puputan Badung, Minggu (23/10), berujung ricuh. Bahkan, nyawa Yohanes melayang setelah ditusuk tersangka WBR (21). Pemicunya, diduga karena korban melempar tersangka dengan botol air mineral. Tersangka ditangkap saat ingin melihat mayat korban di Ruang Jenazah RSUP Sanglah, sekitar tujuh jam setelah kejadian. (kmb36)
kepada pengelola sekolah dalam hal ini guru dan manajemennya. Ada campur tangan politisi, penguasa dan orangtua yang membuat pungli subur. ‘’Orangtua mestinya sadar potensi anaknya. Jangan memaksakan diri,’’ ujarnya. Istilahnya, katanya, akan sangat sulit mengajari kuda memanjat pohon. Artinya, kalau potensi anak lemah jangan dipaksakan masuk sekolah berkualitas. Dalam konteks ini pula, dikotomi sekolah juga telah melahirkan peluang pungli. Komponen pendidikan lainnya yang perlu dikritisi adalah peran komite sekolah. Selama ini rekrutmen anggota komite tak berdasarkan kepentingan peningkatan mutu pembelajaran. Rekrutmen komite cenderung berdasarkan kekuasaan politis, status ekonomi dan sosial. Padahal untuk jabatan pengabdian berupa komite, sekolah harus memprioritaskan orang yang memiliki kompetensi di bidangnya. ‘’Jabatan komite cenderung menyuburkan politisasi dunia pendidikan,‘’ ujarnya. (dir)
Jakarta (Bali Post) Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR-RI TB Hasanuddin mengungkapkan salah satu penyebab suburnya gerakan terorisme di Tanah Air adalah kurangnya pengawasan di lembaga pemasyarakatan (lapas) terhadap aktivitas napi teroris. Alihalih ingin membina dan menyadarkan, lapas malah justru dijadikan alat bagi napi teroris untuk mengembangkan paham radikal mereka. Penilaian tersebut disampaikan TB Hasanuddin mencermati kasus penyerangan terhadap sejumlah polisi di Pos Polisi Polsek Tangerang Kota, Banten oleh Sultan Azianzah (22), beberapa waktu lalu. ‘’Sultan yang pelaku di Tanggerang itu keinginan muncul setelah hanya beberapa kali datang ke sebuah lapas dan ketemu dengan mantan teroris yang sedang dipenjara. Ini betul-betul mengkhawatirkan,’’ kata TB Hasanuddin dalam dialog Empat Pilar Kebangsaan ‘’Menangkal Radikalisme dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI’’ di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin (24/10) kemarin. TB Hasanuddin yang juga Wakil Ketua Komisi I DPR-RI mengaku terkejut karena hanya dalam beberapa kali pertemuan dengan pimpinan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Maman Abdurrahman yang saat ini mendekam di Lapas Nusakambangan, pemahaman radikal Azianzah begitu terasah. ‘’Hanya dalam pertemuan beberapa kali saja si Sultan ini memiliki keberanian dan tekad melebihi seorang prajurit. Dia sudah siap apa pun risiko yang akan terjadi,’’ kata purnawirawan jenderal bintang tiga TNI-AD ini. Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Marsudi Syuhud menyebut kelompok-kelompok radikal yang beberapa di antaranya memiliki jaringan luas sebagai kelompok agama pendatang baru. ‘’Kalau NU dan Muhammadiyah sudah dianggap selesai NKRI-nya. Nah, yang jadi masalah kelompok pendatang baru ini,’’ ujarnya. Dia mengakui kelompok radikal yang banyak muncul sebagai pendatang baru itu banyak diminati anak-anak muda maupun orang-orang tua yang masih yang pemahaman agamanya masih kurang. ‘’Lalu masuklah kelompok-kelompok pendatang baru ini yang memiliki pemahaman radikal. Lalu menawarkan janji-janji instan, yaitu memberi dalil-dalil pengikut bisa cepat masuk surga dengan cara instan,’’ katanya.(kmb4)
Hal Wajar
Sementara itu sikap ‘’mengambang’’ masih mewarnai jajaran Partai Golkar. Pascatidak lolosnya pasangan Surya dan keputusan KPUD menunda tahapan pilkada, Golkar Buleleng belum menentukan sikap politiknya. Padahal, sejak awal tahapan pilkada digulirkan, Golkar sempat memunculkan sejumlah nama yang akan dicalonkan. Nama itu mulai dari Gede Ariyadi dan di luar kader sempat mencuat nama Ketut Rochineng. Hingga kemarin, belum ada tanda-tanda apakah partai ini akan mengusung calon atau tidak. Ketua DPD Partai Golkar Buleleng Putu Singyen belum berhasil dimintai konfirmasi. (kmb34/kmb38)
Dari Hal. 1
Menurut Rani, saran PAC agar induk partai menentukan sikap dalam pilkada ini adalah hal wajar. Untuk itu, dalam waktu dekat ini dipastikan akan ada pembahasan maraton untuk menentukan sikap partai dalam menghadapi pilkada. Namun yang pasti, keputusan partai tetap pada mekanisme dan keputusan pimpinan, baik di tingkat DPC, DPD hingga di tingkat DPP. ‘’Itu baru saran dan biar tidak mengecewakan, saya tampung saja dulu dan hal itu harus saya pikirkan matang-matang dan apa pun itu keputusan ada pada induk partai kami,’’ tegasnya.
Inisiatif Sendiri
Dari Hal. 1
‘’Saya pikir saya datang supaya bisa memberikan klarifikasi kepada polisi atas kasus di Pulau Seribu. Yang soal surat Al Maidah,’’ kata Gubernur Ahok, di Jakarta Pusat, Senin (24/10) kemarin. Ahok pun langsung bergegas masuk ke dalam kantor Bareskrim. ‘’Nanti ya, nanti ya,’’ katanya pada awak media. Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol. Agus Andrianto mengatakan Bareskrim belum menjadwalkan pemeriksaan Ahok dalam kasus ini. ‘’Dia (Ahok) datang atas inisiatif sendiri. Dia minta waktu untuk diperiksa,’’ kata Brigjen Agus saat dikonfirmasi. Sejauh ini polisi sudah meminta keterangan sembilan orang saksi termasuk pe-
nyebar video ke media sosial dan staf gubernur. Polisi juga telah menyambangi Kepulauan Seribu untuk meminta keterangan warga setempat soal video pidato Ahok. Sebelumnya, potongan video Ahok berbicara di hadapan warga Kepulauan Seribu beredar viral di media sosial karena dirinya menyebutkan adanya pihak-pihak yang melarang untuk memilih pemimpin non-muslim dengan dasar isi dari surat Al Maidah ayat 51, sehingga pernyataannya tersebut mengundang kontroversi publik. Ahok sudah menyampaikan klarifikasi melalui akun Instagram miliknya, @basukibtp dan menganjurkan masyarakat melihat langsung video versi utuh agar dapat menerima pernyataannya secara lengkap tanpa dipotong, terutama pada menit 23.40 hingga 25.35. (ant)
Selasa, 25 Oktober 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Etika Kerja Berlandaskan Dharma (2) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun
Aranya Kanda (2) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.05 Gatra Praja 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Traventure/Etalase 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Dunia Kita 12.05 Dharma Wacana Etika Kerja Berlandaskan Dharma
(2) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Pesraman Budi Pekerti Manukaya Let (1) 15.30 Etalase/Bali Channel Tourist TV 16.05 Upakara
17.05 Nangun Yadnya 17.30 Taman Sari TK Sari Dewi Denpasar (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.00 Solusi Alternatif BHCC 21.00 Bali Channel
21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Taksu 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Arja Nusa Dawa Pura Kancing Gumi Petang Badung (2) 23.00 Lila Cita Calonarang Desa Satra Klungkung (4) 24.00 Closing
Pasangan Calon
Dari Hal. 1
Dalam penundaan ini KPU akan melakukan tahapan sosialisasi kepada masyarakat terkait perpanjangan pendaftaran bakal pasangan calon dan lanjut membuka masa perpanjangan pendaftaran bakal pasangan calon. Suardana mengatakan, penundaan tahapan ini dipastikan akan mengubah tanggal dimulainya tahapan kampanye. Dari tahapan sebelumnya kampanye akan digeber mulai 28 Oktober 2016 ini. Namun dengan penundaan tahapan ini, masa kampanye akan diundur menyesuaikan dengan tahapan yang akan ditetapkan. Meski masa kampanye dipastikan mundur, Suardana memastikan kalau tanggal pencoblosan tetap pada tahapan awal yakni 15 Februari 2017. ‘’Sudah pasti
masa kampanye akan diundur, namun hari H pilkada tidak berubah,’’ tegasnya. Setelah melakukan pembahasan, KPU memutuskan pengumuman pendaftaran pasangan calon dan sosialisasi digelar dari 25 hingga 27 Oktober 2016. Sementara pendaftaran pasangan calon digelar 28 hingga 30 Oktober 2016. Tahapan berikutnya, tanggal 30 Oktober sampai 5 November 2016 akan dilakukan pengumuman dokumen syarat pencalonan. Dari pengajuan syarat akan dilakukan penelitian administrasi, dilanjutkan tes kesehatan, pengumuman hasil serta tahapan perbaikan kelengkapan syarat pencalonan. Tanggal 18 November, KPU menetapkan pasangan calon dan 19 November 2016 akan dilakukan pengundian nomor urut pasangan calon. (kmb38)
Pengawas Internal Dari Hal. 1
Kedua, mengoptimalkan peran pengawasan dan introspeksi dari satuan pengawas internal pendidikan sebagai kendali mutu di Dinas Pendidikan. Ketiga, pengembangan regulasi dan administrasi layanan pendidikan khususnya penerimaan siswa baru berbasis online, sehingga masyarakat mengetahui lebih dini berapa besaran passing grade masuk di sekolah dan
berapa daya tampungnya. ‘’Jika ketiga hal itu bisa dilakukan, saya yakin pungli sebagai penyakit menahun dalam birokrasi kita bisa dieliminir. Melalui penetapan biaya pendidikan tunggal, peningkatan fungsi satuan gugus pengawasan internal, dan sistem online kuota dan passing grade penerimaan siswa baru. Saya berkeyakinan praktik pungli di dunia persekolahan bisa ditekan secara signifikan,’’ tandasnya. (kmb34)
Duryodhana Prihatin Ashwattaman Dikeroyok Rakshasa
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta
(Edisi Tiga Ratus Enam Puluh Sembilan) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
GHATOTKACHA dengan ilmu ilusinya kemudian berubah wujud menjadi sebuah gunung yang tinggi. Tubuhnya seperti memenuhi tebing-tebing, pohonpohon, dengan air mancur. Dari sana mengalir tak henti-hentinya lembing-lembing, tombaktombak, pedang-pedang serta tongkat-tongkat berat. Setelah menyaksikan gunung itu seperti kumpulan logam keputih-putihan, dengan senjata-senjata yang tak terhitung jumlahnya keluar dari itu. Putra Drona tidak bergerak sedikit pun. Dia lalu konsentrasi untuk memanggil hadir senjata Vajra. Pangeran gunung-gunung itu kemudian dipukul menggunakan senjata Vajra itu, tetapi dengan cepat dihancurkan putra Bhima itu. Kemudian rakshasa itu menjadi sekumpulan awan-awan biru di langit, yang dihiasi pelangi. Putra Hidimva itu mulai dengan geramnya menghujani putra Drona senjata senjata dengan sebuah curahan batu-batu dan karang-karang. Kemudian yang utama dari
semua orang itu mengetahui senjata-senjata. Aswatthaman membidikkan senjata Vayavya, yang menghancurkan awan biru yang telah muncul di langit. Putra Drona, yang utama dari manusia itu menutupi. Semua tempat di arah mata angin dengan panah-panah itu membantai seratus ribu orang prajurit kereta. Kemudian dia melihat Ghatotkacha yang tanpa takuttakut itu datang kepadanya dengan busur ditekuk dan ditemani sejumlah besar rakshasa. Teman-temannya itu menyerupai singa-singa, gajah-gajah marah, mereka memiliki kekuatannya besar. Beberapa menaiki gajah, beberapan di atas kereta dan di atas kuda-kuda. Putra Hidimva itu ditemani pengikut-pengikut yang sangat mengerikan dengan muka-muka, kepala-kepala, leher-leher menakutkan. Para rakshasa itu terdiri dari dua baik para Paulastya maupun Yatudhana. Keberanian mereka setara Dewa Indra itu sendiri. Mereka dipersenjatai berbagai macam senjata dan dibungkus
berbagai macam baju zirah. Dengan roman muka mengerikan, mereka mengguncang dengan hebatnya. Kemudian, Ghatotkacha datang ke pertempuran itu didampingi para rakshasa, yang tidak mampu dikalahkan dengan mudah oleh Ahswattaman pada pertempuran dharma itu. Para rakshasa itu sangat garang dan bengis, hal itu membuat putra paduka Duryodhana menjadi sangat bersedih. Tetapi, kepadanya putra Drona berkata, ‘’Tunggu, oh Duryodhana! Engkau tidak perlu takut dengan mereka. Sekarang minggirlah dengan saudara-saudaramu yang gagah perkasa dan penguasapenguasa bumi yang dilengkapi keberanian seperti Indra itu sendiri. Aku akan membantai musuh-musuhmu itu. Engkau tidak akan pernah dikalahkan. Aku katakan kepadamu dengan sungguh-sungguh, yakinkan pasukan-pasukanmu.’’ Duryodhana berkata, ‘’Aku tidak menganggap apa yang engkau katakan semuanya menakjubkan. Hatimu sangat mulia.
Oh putra dari putrinya Gautama, penghargaanmu kepada kami sangat besar.’’ Sanjaya melanjutkan, Setelah mengucapkan kata-kata ini kepada Ahswattaman, dia kemudian menyapa putra Suvala, ‘Dhananjaya sedang sibuk pada saat itu, didampingi seratus ribu orang prajurit kereta, yang sangat gagah berani. Pergilah engkau melawan dia, dengan enam puluh
ribu kereta. Karna, Vrishasena, Kripa, Nila, dan orang-orang Utara, Kritavarman, putra-putra Purumitra, Duhsasana, Nikumbha, Kundabhedin, Puranjaya, Dridharatha, Hemakampana, Salya, Aruni, Indrasena, Sanjaya, Vijaya, Jaya, Purakrathin, Jayavarman, Sudarsana, mereka ini akan mengikutimu dengan enam puluh ribu prajurit jalan-kaki. (bersambung)
Sloka 10.22 Vedanam sama-vedo ‘smi devanam asmi vasavah indriyanam manas casmi bhutanam asmi cetana Di antara Veda-veda Aku adalah Sama Veda, di antara para deva Aku adalah Indra di antara Indra-Indra Aku adalah pikiran, dan Aku adalah kesadaran di antara para makhluk hidup.
16 Pages
200 Number 8th year Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
st.com. http://epaper.in
rnationalbalipo
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.inte
Tuesday,
loween’ ‘Madea Hal ‘Jack Reacher Edges Out .6 Million 2’ With $27 Tuesday, October
25, 2016
Kara n/AP
You can
ional Bali
Post at:
France starts “jungle” clearing camp in migrant Calais Page 6
Chris film in Comedian Creator Tyler The latest $27.6 million. of the gross. g grandma racked up to a percentage in pistol-packin be entitled inspired to take his comedian character passion Perry was ing after Rock’shis latest movie, a at trick-or-treatFive” joked that was going head-to-head What 2014’s “Top a slave revolt, Madea Halloween.”seasonbecame a project about with “Boo! A the box office as satire eventually intended just the beginwas once reality. series, it’s with Exhibitor ally appropriatethe end of the analyst “This isn’t Bock, box officealso scored with 2013’s left. Jeff ning,” said who noted that Perryare so many holidaysdone Relations, Christmas.” “There and he hasn’t even Day, “A Madea St. Patrick’s race or the Oscar There’s Easter, one yet.” end up in the Halloween a Thanksgivingfor “Boo!” to lists, but Don’t look “ten best” Lionsgate and reaffirms reviewers’ derided by on many a hit for distributor base. being routinely comedy is power. Despite extremely loyal fan enPerry’s star film series has an nearly $380 million, most of the critics, the they’ve earned given that spot to Collectively profit margins Super Bowlto make, a Papa John’s million joying capacious films less than cost $20 movies cost latest Madea crowd. Typically the The African90% produce. 80% and a more diverse 60% and attracted that’s between crowd was only made buyers have an audience but this installment’s rest of ticket American, rican, with the Hispanic movie-goers. and the audience,” African-Ame at it expanded of Caucasians up largely crossed over and of domestic distribution the timing “The film character and right Spitz, co-president said David“Madea is such a beloved in the marketplace Lionsgate. are not many comedies the corner.” (rtr) is right around helped. There Del Toro now and Halloween
find Internat
Mourinho on Chelsea Man return as 4-0 United lose Page 8
25, 2016
Plane on French anti-smuggling mission crashes in Malta
Clinton calls Trump a ‘sore loser’ Page 13
video taken from their Still image trucks aiming shows firethe burning wreckwhich hoses at small plane of the runage of a at the edge crashed airport in Valletta, way at theOctober 2016. Malta, 24
of the sea battle as “Boo! - It was this weekend,out “Jack LOS ANGELES edged multiplexes place at narrowly quels at the Halloween” to claim first A Madea Never Go Back” Reacher: box office. Madea series the domestic Rock may the long-running
John Salangsang/Invisio
October
d
humiliate
Jl. D.Tamblingan Sanur
Jl. D.Tamblingan
Cafee Sanur 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
ng ti-smuggli French an Plane on shes in Malta cra tourism village mission To realize through ion made REUTERS/Ed
said, adding
way to dewere under that inquiries eyewitnesses happened.
footage andexplosion prior conduct- termine what had no aircraft information, there was “Official - A light mission over the e indicate that said. VALLETTA surveillanc take-off in Malta ... clearly the government as local with Malta ing a Frenchean crashed on on board, to impact,” return to Malta was registered was due to other countries, The flight Mediterran killing all five people any Services and landing in Air Traffic said. on Monday, becrashed near within hours without plane was said. Maltese authorities
the Metroliner about Fairchild initially said European Union the government airport at The twin-propthe island’s main smoke billowing Airport sources officials fromorganisation later of Airport was to be carrying but the the runway(0520 GMT), sending International worst lieved agency Frontex, involved. The plane to 7:20 a.m. closing Malta the country’s a border of its staff were States and was leased into the sky,hours in what was flight was part of said none the United Aviation. for several air incident. The have been conducting registered in CAE was not operating trafficking Luxembourg-based governpeacetime the French said the plane said. tracking human the Luxembourg customs operation CAE Aviation government five months, Frontex or for the lastsmuggling, the Maltesehad been heading on behalf of at in “Bali Image” and drugs said the plane until 10.00 out ment.(rtr) News can also be heard from 9.30 at http:// Airport officials ... carryingn for FM 96.5 FM in Libya. Global Radioto Global Radio or live video for Misrata“reconnaissance aircraft and am. Listen over the Mediterranea n2myradio.com Minister It was a lfmbali.com Defence operations globalfmbali.liste fm-bali. at http://radiogloba surveillance ministry,” French streaming /channel/globaltwo the defenceLe Drian said. http://ustream.tv officials and All Jean-Yves were three defenceLe Drian said. On board all French, government Maltese the private contractors, were found, their remains
De Gaetano
via Reuters
TV
Disseminat puppet show staging of
Kerta Waringin show at by Anggabaya owned night S A R puppet D E N P At m e n t Sari Marketvillage, Saturday i customary - Comm Tour22). of the Denpasar of the Denpasar exy to (Oct. The Head Gunawan,n by municipalit culture- ism Office, Wayan disseminatio develop t secthat the based tourismto be pected of popular entertainmen public awareness tor continues Tour- means this can foster of developing by the Denpasar made like the importance intensified One of the efforts sector. in on regional tourism ism Office. public awareness Puppet... the tourism is by instilling activof and made on page 2 the face a success. This Continued program by providing coaching ity is done staging of Cenkblong through the
balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
SELASA PON, 25 OKTOBER 2016
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Wisnu Bawa Tenaya, Ketum PHDI
Karya Agung di Pura Dalem Sukahet
Menjadikan Umat Hindu sebagai Teladan
Dipentaskan Prembon Satria Dalem
SERANGKAIAN Karya Agung Melaspas, Nubung Padagingan dan Panyegjeg Gagat serta serta Tawur Tabuh Gentuh di Pura Dalem Sakti Sukahet, Karangasem, yang telah berlangsung dengan lancar, digelar pementasan prembon. Kesenian prembon yang dipentaskan itu yakni Embas Satria Dalem trah Ida Dewa Sumretta yang juga disebut Ksatria Sukahet. Dikisahkan, perkawinan Ida Dewa Sumrettha, putra Ida Dalem Sagening, dengan I Gusti Ayu Peling alias I Gusti Ayu Sukahet, putri Anglurah Sukahet, di Kedaton Suwecapura Gelgel. Dari perkawinannya itu, berturut-turut tiga kali melahirkan putra, selalu meninggal semasih kecil (bayi). Atas saran mertua Ida Dewa Sumrettha ayahandha I Gusti Ayu Peling yaitu Anglurah Sukahet maka ia bersama permaisuri nangun yadnya tengah malam bertepatan dengan Kajeng Keliwon Maulu di Setra Dalem Sakti Sukahet. Mengunakan sarana minyak yang dibuat sendiri berasal dari kelapa hijau gangsal yang tumbuh di kuburan serta beralaskan tengkorak manusia yang digali sendiri. Setelah sarana upacara lengkap mulailah mereka berdua Ida Dewa Sumrettha bersama I Gusti Ayu Peling nangun yadnya memuja Ida Batara Durga Candra Bairawi. Saking kusyuknya berdoa dan permohonan mereka berdua, maka turunlah nyekala Ida Batara Durga, mengabulkan permohonan Ida Dewa Sumrettha, dengan memberikan anugerah berupa Wangkes Bang yang harus dioleskan di kening dan puser putra yang baru lahir sebelum bisa bersila, bisa juga kepada bayi orang lain. Dengan demikian, pastilah putra tersebut akan dirgayusa, selalu sehat karena segala bebai, santet, teluh, rogha, sarwa klesa, mala tidak berani mengganggunya. Setelah kelahiran putra dan putri berikutnya empat orang Ida Dewa Paduwungan, Ida Dewa Negara, Ida Dewa Ayu Berati dan Ida Dewa Kereng, sebagai penerusnya maka saterahan keturunan yang tersebar di seluruh Bali disebut Satria Dalem, Dalem Sagening trah Ida Dewa Sumrettha, yang juga disebut dengan Satria Sukahet di Klungkung berkedaton di Puri Den Bencingah dengan merajan kawitan di Merajan Agung Sukahet kompleks Puri Agung Klungkung. Sebagai pemeran Ida Dewa Sumrettha yakni Cokorda Istri Agung, pemeran I Gusti Ayu Peling alias I Gusti Ayu Sukahet oleh Ni Made Murdani, sebagai Anglurah Sukahet diperankan I Made Sutama, sedangkan sebagai Batara Durga Candri Bairawi oleh Ida Dewa Gede Bagus Badra serta didukung oleh Ni Nyoman Candri, Ida Bagus Kt. Suarjata, Putu Gede Adhinata, I Wayan Susana. Gambelan pengiring dari Sanggar Kiong Mas Batubulan, koordinasi Yayasan Waturenggong. Penanggung Jawab Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet yang juga pangrajeng karya, dipersembahkan dalam rangka Karya Agung Utamaning Utama di Pura Dalem Sakti Sukahet Sidemen, Karangasem dengang manggala I Made Tunas. (kmb12/k100)
PREMBON - Suasana pementasan prembon serangkaian karya agung di Pura Dalem Sukahet.
SETELAH terpilih pada Mahasabha XI yang digelar di Sidoarjo, Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya berkomitmen memegang teguh Pancasila sebagai dasar negara dan pemersatu umat khususnya Hindu. Wisnu yang pernah menjabat Pangdam IX/ Udayana ini juga akan mendesain program-program PHDI ke depan dengan merangkul seluruh elemen umat Hindu Indonesia agar menjaga kesatuan. ‘’Perlu moralitas untuk menjaga kesatuan antarumat Hindu agar tetap tercipta kesatuan dalam naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berlandaskan Pancasila terkandung dalam sila pertama yakni Ketuhanan Yang Maha Esa,’’ kata Wisnu Bawa Tenaya kepada Bali Post di selasela penutupan Mahasabha XI di Hotel Utami Sidoarjo, Senin (24/10) kemarin. Ke depan, Wisnu Bawa Tenaya mengajak segenap umat bergotong royong agar agama Hindu menjadi contoh yang baik bagi agama di Nusantara ini. Sebab, kata Wisnu, kualitas budaya umat Hindu terkenal har-
MASALAH sampah saat ini menjadi masalah serius bagi bangsa ini dan upaya penanganannya diperlukan sinergitas semua pihak mulai dari pemerintah, swasta dan seluruh elemen masyarakat. Untuk itu, Minggu (23/10), Karang Taruna Dharma Sentosa Desa Mambal merayakan HUT ke-33 sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-88 dengan menggelar jalan sehat sambil clean up dengan memungut sampah plastik di sepanjang jalan di wilayah Desa Mambal. Jalan sehat yang dihadiri oleh Camat Abiansemal, Koramil Abiansemal, anggota DPRD Komisi I Kabupaten Badung asal Desa Mambal Made Ponda Wirawan, seluruh perangkat Desa Mambal, SD se-Desa Mambal, SMK Widya Mandala Badung dan warga masyarakat Desa Mambal. Selain itu juga melibatkan pihak perusahaan yang ada di Desa Mambal, seperti PT Tirta Investama (Aqua-Mambal), John Hardy. Ketua Karang Taruna Ny-
oman Sudiana mengatakan, melalui momentum Sumpah Pemuda ini, pihaknya ingin mengajak masyarakat khususnya di Desa Mambal untuk lebih sadar dan peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, di mana saat ini masalah sampah, terutama sampah plastik perlu mendapatkan penanganan yang serius dari semua elemen masyarakat. Sementara dalam sambutannya, Camat Abiansemal meyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang diselanggarakan karang taruna Desa Mambal. ‘’Saya memyambut baik kegiatan positif ini semoga kegiatan-kegiatan seperti ini bisa tetap dilakukan secara berkelanjutan untuk lingkungan yang lebih bersih dan sehat,’’ katanya. Acara jalan sehat ini dilepas Camat Abiansemal bersama-sama Kepala Desa Mambal Nyoman Sugiartha, anggota DPRD Badung Made Ponda Wirawan, Ketua Karang Taruna Nyoman Sudiana, mengambil rute sejauh 3 kilometer. Semua peserta
Penghasil Telur Ayam ternak ayam petelur paling banyak berada di Banjar Linjong. ‘’Hampir di semua banjar ada usaha ternak ayam petelur, tapi yang paling banyak ada di Banjar Linjong,’’ ujar Merta Utama, Minggu (23/10). Dia mengungkapkan, usaha ternak ayam petelur ini sudah mulai digeluti sebagian besar masyarakatnya sejak lima tahun terakhir. Sebelum terjun ke usaha peternakan ayam petelur, dulunya masyarakat di desanya banyak yang menggeluti profesi sebagai petani, salah
monis. Harmonisasi dalam kehidupan ke depannya terus membina umatnya agar kuat manusianya untuk kesadaran dalam membangun kejayaan umat Hindu ini. Tokoh kelahiran Banjar Munggu Desa Gulingan Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung, 24 April 1958 silam ini berharap persatuan dan kesatuan antarumat Hindu tetap terjalin sebagai masa depan yang cerah tanpa harus membedakan antarsuku, ras dan golongan (SARA). Membangun umat yang lebih baik lagi. ‘’Kita mencoba melakukan pengembangan di beberapa sektor dengan sebaik-baiknya dalam PHDI. Kita kembangkan kearifan lokal dan bekerja dari hati sebagaimana yang diharapkan masyarakat,’’ tegas pria yang pernah menjabat sebagai Danjen Kopassus ini. Dirinya juga berkomitmen untuk terus membangun negeri demi persatuan dan kesatuan anak bangsa, memiliki moralitas yang tinggi dengan baik agama, moral, cerdas dan cerdik untuk berbuat baik, bekerja nyata. ‘’Yang benar
dijalankan untuk mencetak umat yang berintegritas yang tinggi, agar bangsa ini makin maju,’’ ujarnya. Wisnu Bawa Tenaya juga mengingatkan umat jangan sampai terjerumus pada peperangan yang tak terlihat. Seperti halnya marajalelanya narkoba yang merusak umat dan generasi bangsa atas pengaruh budaya dan aspek ekonomi luar. Untuk itu, pihaknya menginginkan agar kewaspadaan perlu tinggi dan jangan terlena. ‘’Yang lengah kalah. Yang kalah akan sengsara, di sinilah perlunya waspada dengan jiwa, badan sehat maka kerja pun akan lebih baik dengan integritas tinggi dan nyata seperti yang diinginkan Presiden Joko Widodo,’’ pungkasnya. Seperti diketahui, Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya terpilih sebagai Ketua Umum (PHDI) Pusat dalam pelaksanaan Mahasabha XI PHDI yang digelar di Hotel Utami Juanda Sidoarjo. Selain memilih Wisnu, dalam Mahasabha ini juga memilih Nengah Dana sebagai Ketua Sabha Walaka PHDI. (kmb/059)
Karang Taruna Desa Mambal Rayakan HUT dengan Aksi Lingkungan
Desa Tiga
DESA Tiga di Kecamatan Susut, Bangli selama ini menjadi salah satu desa penghasil telur ayam. Telur-telur yang diproduksi oleh masyarakat di Desa Tiga tak hanya dijual untuk memenuhi permintaan masyarakat di wilayah Bali namun juga dikirim hingga ke wilayah Nusa Tenggara. Perbekel Desa Tiga Putu Merta Utama mengatakan, jumlah usaha ternak ayam petelur yang ada di Desa Tiga saat ini cukup banyak, mencapai puluhan unit. Dari sembilan banjar yang ada, usaha
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
satuya petani jeruk. ‘’Banyak yang memilih menjadi pengusaha ayam petelur karena wilayah Desa Tiga memang cocok menjadi tempat usaha ternak ayam petelur. Untuk membuat kandang peternak tidak susah karena bahan seperti bambu dan kayu memang tersedia di wilayah desa,’’ terangnya. Diakuinya, keberadaan usaha ternak ayam petelur ini tak hanya menguntungkan para pemilik usaha namun juga menguntungkan bagi sebagian besar masyarakat
AYAM PETELUR - Salah satu usaha ternak ayam petelur milik warga di Desa Tiga.
lainnya. Sebab, dari satu unit usaha ternak ayam petelur ini bisa menyerap hingga lebih dari 10 orang tenaga kerja. Mengenai hasil produksi, kata Merta Utama, selain dipasarkan di wilayah Bali, selama ini telur yang diproduksi dari usaha ternak masyarakat banyak juga yang dipasarkan hingga ke luar Bali seperti wilayah Nusa Tenggara. ‘’Dengan adanya usaha ternak ayam petelur ini tingkat perekonomian masyarakat kami cukup meningkat,’’ imbuhnya. (kmb40)
Bali Post/kmb40
berjalan sambil memungut sampah plastik. Dari aksi ini terkumpul sebanyak 134,34 kilogram sampah plastik dengan pengumpul terbanyak, yakni Intan Mahayani dari SD 3 Mambal dengan jumlah sampah 16 kg, kedua Gede Surya 15,25 kg dari SD 3 Mambal dan ketiga Angga 12 kg dari SD 1 Mambal. Sehabis jalan sehat para peserta diajak senam sehat bersama dan hiburan berupa lawakan dari STI Bali, live acoustic dari Rian the Nine. Selain jalan sehat dari karang taruna juga menggelar lomba puisi berbahasa Bali, pidato berbahasa Bali, cerdas cermat anak SD se-Desa Mambal dan lomba poster tingkat SD yang bertemakan lingkungan. Di samping itu juga dalam kegiatan yang bertemakan ‘’One Step to Forward’’ ini juga dilakukan penyerahan hadiah bagi pemenang lomba, pengundian door prize dan juga dilakukan pelepasan kontingen sepak bola PS Putra Mambal oleh Camat Abiansemal bersama perangkat Desa Mambal yang akan berkompetisi di
ajang Bupati Badung Cup I 2016 yang dimulai dari 23 Oktober – 20 November 2016. Untuk kegiatan ini didukung oleh pihak sponsor di antaranya PT Tirta Investama Mambal (Aqua-Mambal ), John Hardy, CV Budi Dharma Putera, Koperasi Satya Bhakti, Koperasi Santhi Sedana, Koperasi Duta Tama Se-
jahtera, UD Jaya Kerti, KUD Mambal, BRI Unit Mambal, LPD Desa Adat Mambal, LPD Desa Adat Umahanyar, LPD Desa Adat Semana, Yamaha, Kymco, Karya Teknik Dekorasi, Mambal Medical Center, Wirantara Motor, Aditya Motor, Surya Husadha, Komunitas Malu Dong Buang Sampah Sembarangan. (kmb/k100)
SEHAT - Pelepasan jalan sehat & clean up oleh Camat Abiansemal bersama Kepala Desa Mambal, anggota DPRD Badung asal Mambal, Ketua Karang Taruna Desa Mambal di Lapangan Umum Serma Anom Puspa, Desa Mambal, Minggu (23/10) lalu.