Skip to main content

Edisi Selasa 25 Juni 2019 | balipost.com

Page 1

Bali Post

balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

PPDB Jalur Zonasi Bermasalah Pendaftaran Ditunda Dua Kali Denpasar (Bali Post) – Pendaftaran siswa baru di Denpasar untuk tingkat SMP negeri jalur siswa miskin dan zonasi jarak terdekat berlangsung Senin (24/6) kemarin. Ironisnya, pendaftaran yang dilakukan secara online mengundang kericuhan di kalangan orangtua siswa. Pasalnya, sistem yang digunakan dalam PPDB tersebut tidak bisa membaca sistem jarak secara maksimal. Akibatnya, proses pendaftaran harus ditunda dua kali, yakni pada pukul 09.00 dan pukul 12.00 Wita. Kondisi ini mengundang kekesalan orangtua siswa. Se p ert i y a ng t erli ha t d i Rumah Pintar, Jalan Kamboja, Denpasar. Sejumlah orangtua siswa terlihat datang untuk mempertanyakan penundaan yang disampaikan panitia PPDB Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar. ‘’Saya harus rela minta izin kerja untuk bisa membantu anak saya mendaftar. Tetapi, setelah sempat masuk, tadi ada pengumuman penundaan. Saya jadi bingung, anak saya sudah nangis. Kalau terus seperti ini, siapa yang bisa bertanggung jawab,’’ ujar Putu Arta Diputra kepada petugas PPDB di Rumah Pintar, kemarin. Di sisi lain, Ketua Komisi I DPRD Denpasar Ketut Suteja Kumara yang memantau pelaksanaan PPDB, kemarin, menyebutkan terjadi kesalahan sistem pada membaca jarak. Misalnya saja riilnya jaraknya X, tetapi terbaca X++, karena itu di-reset ulang. Hal. 15 Jadi Kendala

Bali Post/ara

SISWA BARU - Proses pendaftaran siswa baru secara online di Rumah Pintar, Senin (24/6) kemarin.

Rupiah Menguat, Neraca Perdagangan Surplus Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan menguat seiring surplus neraca perdagangan periode Mei 2019. Rupiah menguat 8 poin atau 0 06 persen menjadi 14.147 per dolar AS dari sebelumnya 14.155 per dolar AS. Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Senin (24/6) kemarin mengatakan, fokus pasar minggu ini yaitu apakah AS dan Cina dapat menyelesaikan sengketa perdagangan mereka pada pertemuan puncak para pemimpin dari 20 negara anggota ekonomi dunia terkemuka di KTT G-20 di Osaka, Jepang 28-29 Juni 2019 mendatang. ‘’Presiden AS Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping telah mengonfirmasi bahwa mereka akan bertemu satu sama lain di KTT untuk membahas masalah-masalah terkait perdagangan. Namun, hanya beberapa hari menjelang KTT, AS menempatkan lima entitas teknologi Cina lainnya dalam daftar hitam perdagangan, yang meningkatkan ketidakpastian apakah kesepakatan perdagangan dapat dicapai,’’ ujar Ibrahim. Dari domestik, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis neraca perdagangan Indonesia untuk Mei 2019 yang surplus sebesar 207,6 juta dolar. Surplus neraca perdagangan kali ini, disebabkan oleh surplus nonmigas sebesar 1,18 miliar dolar AS, sementara migas defisit sebesar 977,6 juta dolar AS. Dengan demikian, neraca perdagangan sepanjang Januari-Mei 2019 tercatat defisit 2,14 miliar dolar AS. Penyebabnya masih didorong oleh defisit migas yang semakin membengkak mencapai 3,7 miliar dolar AS di tengah surplus nonmigas sebesar 1,6 miliar dolar AS. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyambut baik pencapaian surplus neraca perdagangan pada Mei 2019 yang tercatat sebesar 0,21 miliar dolar AS. ‘’Ini perkembangan yang baik,’’ kata Darmin saat ditemui di Jakarta, Senin kemarin. Darmin mengatakan surplus neraca perdagangan pada periode ini didukung oleh kinerja ekspor nonmigas yang bisa menutup defisit pada sektor migas. ‘’Ekspor memang naik relatif tinggi, sehingga nonmigas surplus cukup menutup defisit migas,’’ katanya. Namun, ia belum dapat memastikan kemungkinan kelanjutan surplus neraca perdagangan pada bulan berikutnya. ‘’Masih sulit mengatakan akan terus atau tidak,’’ kata Darmin. Kepala BPS Suhariyanto menyampaikan pentingnya upaya memperbaiki neraca perdagangan Indonesia melalui peningkatan ekspor dan pengendalian impor. Beberapa hal yang dapat dilakukan yakni melakukan diversifikasi pasar maupun produk dan pemberian insentif agar ekspor lebih kompetitif. Hal tersebut juga perlu dilakukan, lanjutnya, dengan memperhatikan kondisi perekonomian global yang penuh ketidakpastian. ‘’Itu menjadi tantangan tersendiri, baik secara internal maupun eksternal. Mudah-mudahan ke depan bisa surplus,’’ kata Suhariyanto.(ant)

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Denpasar Abaikan Revisi Mendikbud Denpasar (Bali Post) Model zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang banyak dikeluhkan oleh warga, disikapi oleh Presiden Jokowi. Setelah mendapat arahan Presiden, Mendikbud Muhadjir effendy akhirnya mengeluarkan rilis baru revisi PPDB. Dalam rilis tersebut ditekankan jalur prestasi yang dulu hanya disediakan 5 persen kini ditambah menjadi 15 persen. Namun aturan baru tersebut tidak diberlakukan di Kota Denpasar. Kepala Disdikpora Kota Denpasar Drs. I Wayan Gunawan, Senin (24/6) kemarin, membenarkan Kota Denpasar mengabaikan revisi PPDB dari Mendikbud. Alasannya, model PPDB Kota Denpasar sudah mulai berlangsung sejak Senin dengan model token dan online. Jika aturan revisi ini diberlakukan harus minta persetujuan lagi ke Pemprov Bali atau Disdik Bali, sehingga memerlukan waktu yang cukup panjang. Dia menegaskan, Denpasar akan menggunakan model PPDB sesuai dengan Perwali No. 28/2019. Untuk itu masyarakat diminta bersabar dalam mengikuti PPDB. Ikuti prosedur PPDB sesuai dengan Perwali. Soal penundaan pendaftaran jalur jarak terdekat, dia mengatakan sudah diperbaiki oleh Telkom. ‘’Ya, kalau ada yang kurang mari kita perbaiki bersama,’’ ujarnya. Gunawan juga menegaskan, sesuai juknis PPDB yang ditetapkan dalam Perwali No. 28/2019 semua warga akan di-

layani sesuai dengan jadwal. Sistem PPDB tahun ini menggunakan tiga jalur. Pertama jalur zonasi, jalur prestasi dan jalur perpindahan tugas. Jalur zonasi diberikan kuota 90 persen. Jalur ini termasuk memprioritaskan menerima siswa berkebutuhan khusus dan KK miskin maksimal. Jalur ini dibagi lagi yakni lingkungan jarak maksimal 2 km dengan kuota 40 persen dan zonasi jalur kawasan maksimal 40 persen. Jalur jarak, dikatakan Gunawan, memprioritaskan jarak sekolah dengan rumah maksimal 2 km. Jika kuota sudah terpenuhi, jika ada jarak yang sama baru ditentukan berdasarkan kecepatan mendaftar. Sedangkan jalur kawasan ditentukan berdasarkan jarak dan kecepatan mendaftar. Usai

mendapatkan nomor token, pendaftaran jalur zona lingkungan jarak dilakukan 24-25 Juni 2019, pengumuman 26 Juni. Calon peserta didik di jalur ini hanya berhak memilih satu SMP negeri. Pendaftaran jalur perpindahan orangtua dibuka 26-27 Juni. Bagi yang tak lulus di jalur jarak lingkungan dan KK miskin, bisa mendaftarkan diri ke jalur zonasi wilayah kawasan. Pendaftaran dibuka 27-29 Juni dan pengumumannya 5 Juli 2019. Di jalur ini peserta didik diberikan jatah pilihan 3 SMP negeri dengan menggunakan token yang t e l a h dimiliki. Sedangkan pendaftaran jalur prestasi 26-27 Juni, tes diadakan 29 Juni. (025)

Cina dan AS Harus Kompromi

Bali Post/ant

G-20 - Wisatawan beraktivitas di bawah spanduk pengumuman pengalihan arus saat pertemuan G-20 di Bandara Internasional Kansai, Osaka, Jepang, Senin (24/6) kemarin.

Beijing – Cina dan Amerika Serikat (AS) harus membuat kompromi dalam pembicaraan perdagangan, kata Wakil Menteri Perdagangan Cina Wang Shouwen pada Senin (24/6) kemarin, sebelum pertemuan yang dinantikan banyak kalangan antara Presiden AS dan Cina dalam pertemuan puncak G-20 pekan ini di Jepang. Cina dan Amerika Serikat pekan lalu menyatakan mereka akan menghidupkan kembali pembicaraan sebelum pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Xi Jinping. Harapan bahwa itu akan mengarah kepada penurunan perang dagang yang merusak ekonomi global telah disambut positif oleh pasar keuangan. Pembicaraan untuk mencapai kesepakatan luas

macet pada Mei, setelah para pejabat AS menuduh Cina mundur dari komitmen yang disepakati sebelumnya. Berbicara pada konferensi pers di KTT G-20, Wang yang juga merupakan bagian dari tim negosiasi perdagangan dengan Amerika Serikat mengatakan pembicaraan antara tim perdagangan kedua negara sedang berlangsung, meskipun ia tidak memberikan rincian. Prinsipprinsip Cina sudah jelas, katanya saling menghormati, kesetaraan dan saling menguntungkan serta masingmasing mencapai separuh jalan. ‘’Saling menghormati berarti masing-masing pihak harus menghormati kedaulatan pihak lain,’’ kata Wang. Hal. 15 Harus Bermanfaat

Ketegangan Perdagangan Tak Untungkan Siapa pun Kuala Lumpur – Ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Cina tidak akan menguntungkan pihak mana pun dalam jangka panjang, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde mengatakan itu di Kuala Lumpur pada Senin (24/6) kemarin. Berbicara pada konferensi pers di Museum dan Galeri Seni Bank Negara Malaysia, Lagarde mengatakan iklim ketegangan perdagangan tidak kondusif bagi perdagangan global, dan negara-negara seperti Malaysia, yang sangat terlibat dalam rantai pasokan, dapat melihat pertumbuhan yang lamban. ‘’Kami tidak mengambil pandangan politik, tetapi yang kami

amati dan amati adalah bahwa ketegangan perdagangan, perang dagang tidak bermanfaat bagi siapa pun,’’ katanya. Khususnya pada ekonomi Malaysia, Lagarde mengatakan IMF telah memperkirakan pertumbuhan 4,5 persen, lebih rendah dari prediksi pemerintah Malaysia dan ini disebabkan oleh ketegangan perdagangan. Lagarde mengatakan IMF khawatir bahwa ketegangan perdagangan akan memperlambat ekonomi global tahun depan, menunjuk pada tarif 25 persen untuk barang-barang Cina tertentu oleh Amerika Serikat. ‘’Kami prihatin bahwa ketegangan perdagangan sebenarnya dapat memiliki dampak signifikan pada pertumbuhan global

dan pekerjaan yang akan kami lakukan di IMF menunjukkan bahwa kami dapat memperkirakan pengurangan 0,5 persen pada pertumbuhan global tahun 2020 sebagai akibat dari tarif,’’ katanya. Dia menambahkan bahwa pengalihan jangka pendek dari rantai pasokan ke negara-negara lain mungkin tampaknya memberikan peluang, tetapi ini tidak serta merta berkembang menjadi pengembangan jangka panjang yang menghasilkan pengeluaran modal dan investasi asing langsung untuk berkontribusi pada pembangunan nyata mereka yang terkena dampak. ‘’Jadi tidak ada yang memenangkan perang dagang. Itu pasti,’’ katanya. (ant)

Christine Lagarde

MK Majukan Putusan Sengketa Pilpres BPN Tak Instruksikan Gelar Aksi Jakarta (Bali Post) – Mahkamah Konstitusi (MK) memajukan jadwal pembacaan putusan untuk perkara sengketa Pilpres 2019, yang semula dijadwalkan Jumat (28/6) menjadi Kamis (27/6). Sementara itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menyatakan tidak ada instruksi pengerahan massa pada pembacaan putusan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan

Umum (PHPU). Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama Dalam Negeri Mahkamah Konstitusi Fajar Laksono Soeroso di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (24/6) kemarin, membenarkan rencana tersebut. ‘’Ya betul, sidang pembacaan putusan dimajukan pada Kamis (27/6) pada pukul 12.30 WIB,’’ katanya. Fajar mengatakan tidak

MK - Petugas kepolisian berada di depan gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (24/6) kemarin. Proses permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) presiden dan wakil presiden 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) telah memasuki agenda Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) dan sidang pembacaan putusan akan digelar Kamis lusa.

ada alasan khusus mengapa jadwal pembacaan putusan ini dipercepat. ‘’Intinya, karena majelis hakim Konstitusi sudah siap dengan putusan dan untuk bersidang dengan agenda pengucapan putusan,’’ tambah Fajar. Sementara itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi tidak menginstruksikan pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 untuk melakukan mobilisasi massa saat putusan sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi. ‘’Kalau ada mobilisasi massa, itu di luar instruksi kami. Kami tidak punya kuasa melarang hak konstitusi negara. Kami juga hormati sepenuhnya,’’

kata Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, Senin kemarin. Menyikapi masih adanya elemen masyarakat yang tetap bersikukuh untuk turun ke jalan, menurut Dahnil, sulit bagi pihaknya untuk mencegah. ‘’Apalagi di dalam konstitusi, upaya untuk menyampaikan pendapat di muka umum juga memang dilindungi UU,’’ ucapnya. Ia pun berharap masyarakat pendukung PrabowoSandi bisa menerima apa pun hasil putusan MK nanti. ‘’Para pendukung paslon 02 diharapkan bisa menghormati putusan tersebut apa pun hasilnya,’’ imbuhnya. (ant)


2

Selasa Umanis, 25 Juni 2019

Riparda Diharapkan Ny. Putri Koster Perjuangkan Tenun Ikat Segera Rampung Asli Lokal Mampu Bersaing di Pasaran

Denpasar (Bali Post) – Pansus XXII DPRD Denpasar kini sedang membahas Ranperda tentang Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (Riparda). Beberapa kali pansus melakukan rapat untuk merampungkan Ranperda dimaksud. Bahkan sudah melakukan rapat kerja dengan OPD terkait untuk memaksimalkan pembahasan Ranperda ini. Mengingat Ranperda ini menjadi harapan bagi jajaran Dinas Pariwisata untuk bisa menata kawasan wisata. Kepala Dinas Pariwisata Denpasar Dezire Mulyani mengatakan, pihaknya berharap pembahasan Ranperda ini bisa segera rampung. Alasannya, dengan rampungnya Ranperda ini, pihaknya bisa melakukan penataan sejumlah objek wisata yang ada di Denpasar. ‘’Kami masih menunggu Ranperda ini untuk bisa segera disahkan menjadi perda,’’ kata Dezire Mulyani, Senin (24/6) kemarin. Asisten Pemerintahan Setda Kota Denpasar I Made Toya mengatakan, pembahasan Ranperda ini sudah dilakukan sejak lama. Pembentukan Riparda ini dilatarbelakangi dengan keluarnya UU Nomor 10 Tahun 2009, di mana pada Pasal 9 ayat 3 disebutkan Riparda diatur dengan perda. Dikatakan, meski UU sudah keluar tahun 2009, pihaknya baru bisa membahas Ranperda ini. Kondisi ini tidak terlepas dari kebijakan yang harus menunggu perda provinsi. Karena perda provinsi baru selesai pada 2015. ‘’Kita mengkaji dan melihat perubahan regulasi,’’ katanya. Dalam rapat kerja antara Pansus XXII dengan OPD terkait beberapa waktu lalu, mengemuka sejumlah pembahasan pasal per pasal. Seperti pada pasal 1 yang menyebutkan, usaha pariwisata dan industri pariwisata. ‘’Apa beda usaha pariwisata dan industri pariwisata,’’ tanya anggota Pansus Wayan Suwirya. Terhadap pertanyaan itu, tim perancang Ranperda Riparda menyebutkan, yang membedakan adalah ruang lingkupnya. Kalau industri pariwisata cakupannya lebih luas karena merupakan kumpulan usaha pariwisata. Sedangkan usaha pariwisata menjadi bagian dari industri pariwisata. Ketua Pansus XXII DPRD Denpasar Wayan Suadi Putra mengaku optimis ranperda ini bisa selesai dalam waktu dekat, karena tidak ada lagi persoalan krusial yang harus dibahas. ‘’Kita optimis Ranperda ini bisa disahkan dalam waktu dekat,’’ ujarnya. (kmb12)

BERBAGAI hasil karya kerajinan kain tenun ikat khas yang unik dari beberapa daerah di Bali terancam punah akibat membanjirnya hasil produk tenun bordir pabrikan di pasaran yang secara persaingan harga sangat lebih murah. Salah satunya dialami oleh produk tenun asli khas Desa Sembiran, Kabupaten Buleleng. Melihat fenomena tersebut, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster melakukan berbagai upaya agar tenun ikat asli lokal tidak mengalami kepunahan. Salah satunya dengan cara mengajak masyarakat agar menggunakan produk tenun asli daerah. Pihaknya pula turun langsung menjumpai perajin tenun ikat lokal agar mereka terus menjaga serta melestarikan tenun ikat warisan para leluhur tersebut. ‘’Mari sameton perajin tenun, jangan pernah meninggalkan warisan leluhur kita ini. Karena, kalau sudah punah tenun ikat kita, maka untuk merekontruksinya akan sengat berat dan membutuhkan waktu yang lama,’’ terang Ny. Putri Koster saat membuka Bimbingan Teknis Diversifikasi dan Peningkatan Kualitas Tenun Ikat di Desa Sembiran, Buleleng, Senin (24/6) kemarin. Kekhawatiran akan kepunahan itu, dinilai Ny. Putri Koster, akibat regenerasi para penenun selama ini masih

belum banyak. Di sisi lain, produk tenun bordiran berharga murah membanjiri pasaran yang secara perlahan akan mematikan penghidupan para perajin tenun asli. ‘’Apalagi masyarakat sekarang lebih memilih yang harganya murah, kalau hasil tenun asli harganya sangat mahal seperti songket. Namun, produk bordir pabrik diproduksi dengan mesin, sehingga bisa diproduksi secara cepat dan massal. Jika dibiarkan terus, tentu seiring waktu akan membuat tenun warisan leluhur akan punah,’’ jelasnya. Merespons permasalahan tersebut, menurut istri Gubernur Wayan Koster ini, Pemerintah Provinsi Bali mengeluarkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali. Melalui pergub ini, diharapkan masyarakat akan mencintai produk dalam negeri dan menggunakan produk hasil produksi daerahnya sendiri. ‘’Pemprov Bali sangat serius menyikapi permasalah ini, kita ingin melindungi dan melestarikan warisan leluhur. Dengan diberlakukannya pergub ini, diharapkan para pelaku industri kerajinan Bali dapat menerima manfaatnya secara maksimal. Untuk itu, saya minta para peserta yang mengikuti Bimtek ini agar serius sehingga bisa memenuhi keinginan pasar,’’ katanya mengingatkan.

TENUN - Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster melakukan berbagai upaya agar tenun ikat asli lokal tidak mengalami kepunahan. Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Provinsi Bali Putu Astawa mengatakan, kegiatan Bimtek ini diselenggarakan oleh Pemprov Bali melalui Disdagperin untuk meningkatkan kualitas para perajin tenun ikat di Bali. Menurutnya, pemerintah perlu memberikan edukasi yang lebih mendalam kepada masyarakat, khususnya para perajin terkait pakem yang ada dalam tenun ikat, termasuk soal kualitas bahan baku, kualitas pewarnaan dan bagaimana cara promosi agar kain tenun

asli bisa diserap oleh pasar. Putu Astawa berharap, dengan Bimtek yang akan dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 24-28 Juni yang menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten ini dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi tenun ikat khas Desa Sembiran hingga dapat dikenal pasar. ‘’Hal ini juga kami lakukan sebagai upaya dalam mendorong ekonomi masyarakat dan meningkatkan UMK di Bali, serta memunculkan generasi baru yang tertarik untuk mendalami usaha tenun ikat,’’ ujarnya. (kmb)

Pemprov akan Danai Uji Kompetensi Tenaga Kerja

Denpasar (Bali Post) Ranperda tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan salah satunya akan mengatur kewajiban pemerintah mendanai uji kompetensi tenaga kerja. Pasalnya, lebih dari 50 persen tenaga kerja di Bali tidak mampu menyiapkan dana sendiri untuk hal tersebut. Pemerintah nantinya akan membantu tenaga kerja, baik yang masih baru maupun yang sudah berpengalaman untuk meningkatkan kompetensinya. ‘’Mereka yang baru bekerja, apalagi baru enam bulan, tidak memiliki biaya yang cukup untuk membayar uji kompetensi. Baik dari pelatihannya, ujiannya sampai dapat sertifikatnya,’’ ujar Ketua Pansus Ranperda Penyelenggaraan Ketenagakerjaan I Nyoman Parta usai memimpin rapat pembahasan Ranperda di Ruang Baleg DPRD Bali, Senin (24/6) kemarin. Kalau dibiarkan terus menerus, lanjut Parta, para pekerja di Bali akan tertinggal pada saat persyaratan uji kompetensi menjadi suatu hal yang mutlak. Mereka tidak akan mampu bersaing karena ada satu persyaratan yang tidak bisa dipenuhi. Termasuk akan mempengaruhi penghargaan perusahaan kepada pekerja bersangkutan. ‘’Oleh karena itu, di dalam perda kita mewajibkan agar pemerintah menyiapkan biaya untuk itu. Jadi, untuk mempercepat proses uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikat kompetensi,’’ jelas politisi PDI-P asal Guwang, Gianyar ini. Parta menambahkan, Ranperda tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan juga akan mengatur soal serikat pekerja. Selama ini banyak perusahaan yang sepertinya tidak berkenan ada serikat pekerja. Hal ini justru menyusahkan ketika ingin membangun hubungan industrial karena pekerjanya tidak diwadahi organisasi. Ketika ada masalah di perusahaan, penyelesaiannya membutuhkan waktu lama. Itupun baru diketahui setelah masalah sudah serius. ‘’Coba ada serikat pekerja, dari serikat itu pasti sudah menyelesaikan,’’ imbuhnya. Menyangkut persoalan magang, Parta menyebut tenaga kerja dengan status tersebut yang posisinya paling tidak jelas. Banyak perusahaan memagangkan pekerjanya dalam waktu lama untuk menghindari upah. Di dalam Ranperda akan diatur terkait pekerja magang nantinya harus diberikan upah sesuai upah minimum. Mengingat pekerjaan mereka juga hampir sama dengan pekerja tetap. Selain itu, magang hanya boleh dilakukan maksimal satu tahun. ‘’Motivasi magang itu ada dua. Pertama, untuk persiapan agar mereka lebih terampil masuk ke dunia kerja, mengetahui seluk beluk pekerjaan. Terus yang kedua, agar tidak lama menganggur,’’ terangnya. (kmb32)

AGENDA PKB XLI-2019 Selasa, 25 Juni 2019 Pukul : 10.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Kegiatan : Lomba Macecimpedan Tingkat SD

Pukul : 10.00 Wita Tempat : Gedung Pasca Sarjana ISI Denpasar Kegiatan : Lomba Poster Paribasa Bali

Pukul : 10.00 Wita Tempat : Wantilan Kegiatan : Lomba Pidarta Basa Bali Tingkat SMP

Pukul : 10.00 Wita Tempat : Kalangan Ratna Kanda Kegiatan : Lomba Membaca Lontar

Pukul : 10.00 Wita Tempat : Gedung Pasca Sarjana ISI Denpasar Kegiatan : Lomba Nyurat Aksara Bali di Lontar Tingkat SMP

Pukul : 10.00 Wita Tempat : Gedung Candra Metu ISI Denpasar Kegiatan : Lomba Membaca Berita Televisi Berbahasa Bali

Pukul : 10.00 Wita Tempat : Ruang Cinema, Lantai I Gedung Ksirarnawa Kegiatan : Lomba Menulis Cerpen Bahasa Bali

Pukul : 19.30 Wita Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra Kegiatan : Parade Gong Kebyar Anak anak, Komunitas Seni SMP 1 Bangli, Duta Kabupaten Bangli dengan Sekaa Gong Kebyar Anak-anak Sanggar Seni Anglocita Suara, Kel. Penarungan, Kec. Buleleng, Duta Kabupaten Buleleng

Pukul : 10.00 Wita Tempat : Kalangan Angsoka Kegiatan : Lomba Masatua Bahasa Bali Tingkat SD

Topik : Pemprov akan Danai

Uji Kompetensi Tenaga Kerja

Bali Post/eka

RHODAMIN - Petugas BBPOM di Denpasar menunjukkan hasil pengujian dan sampel makanan yang mengandung rhodamin. Sampel makanan tersebut didapat petugas BBPOM saat pengawasan kuliner di PKB XLI, Senin (24/6) kemarin.

BBPOM Temukan Rhodamin B pada Kuliner di PKB

Denpasar (Bali Post) Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar menemukan adanya kandungan rhodamin B pada salah satu jenis makanan di stan kuliner Pesta Kesenian Bali (PKB) XLI. Penemuan ini berdasarkan hasil uji sampling yang dilakukan BBPOM, Senin (24/6) kemarin. Kepala BBPOM di Denpasar Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Apt. mengatakan, pengawasan ini merupakan pengawasan terpadu dengan lintas sektor di Kota Denpasar dan laboratorium kesehatan daerah Provinsi Bali. Ada

20 sampel yang disampling dari 14 pedagang yang ada di stan kuliner PKB tahun ini. Dari 20 sampel, ada beberapa jenis sampel makanan yang diambil yaitu mutiara pink, tahu, bakso, sosis, sate ikan, rumput laut, gula es,

siomay, kerupuk, ikan goreng tepung, gulali, dan lain-lain. ‘’Sampel ini yang kita curigai mengandung empat bahan berbahaya seperti formalin, rhodamin B, metanil, dan borax,’’ bebernya. Setelah selesai diuji, kata Adhi Aryapatni, dari 20 sampel itu ada satu yang tidak memenuhi syarat. Yaitu dari jenis produk bijik warna merah yang mengandung rhodamin B. Informasi yang didapat dari pedagang, sumber bijik merah tersebut yaitu

dari pasar. ‘’Nanti akan kita telusuri di pasar mana, kemudian produsennya di mana,’’ ujarnya. Menurut Adhi Aryapatni, pihaknya akan menginformasikan temuan tersebut kepada pedagang tersebut agar tidak menjualnya lagi. Selain itu, pihaknya juga akan menelusuri sumber bijik warna merah itu. Temuan ini akan menjadi pelajaran bersama, agar sebelum melakukan kegiatan dilakukan sosialisasi dan penyuluhan serta

pengujian makanan tersebut. ‘’Pasca-ini kami akan ke pasar tempat pedagang membeli bijik ini, dan ke tempat yang memproduksi bahan makanan tersebut. Kami akan melakukan pembinaan lebih lanjut,’’ tegasnya. (kmb42) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Tampil di Ajang PKB XLI

Janger Kedaton Angkat Cerita ’’Hanoman Kecangkik’’

JANGER Kedaton, Desa Adat Sumerta, Kecamatan Denpasar Timur sebagai salah satu Janger tertua di Kota Denpasar, bahkan di Bali sejak 1938 silam. Kini Janger Kedaton yang masih tetap dilestarikan dilanjutkan para generasi muda banjar setempat berkesempatan tampil di ajang PKB XLI tahun ini. Pementasan Janger Kedaton sebagai Janger yang disakralkan masyarakat banjar setempat membawakan cerita atau lelampahan ‘‘Hanoman Kecangkik’’ di Panggung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Minggu (23/6) malam. Tampak dalam pementasan, masyarakat pengunjung PKB menanti penampilan Janger Kedaton. Tak terkecuali Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara bersama Ketua TP-PKK Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra, Wakil Ketua PKK Ny. Antari Jaya Negara dan juga Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Denpasar Ny. Kerti Rai Iswara turut menyaksikan dan memberikan dukungan penampilan salah satu duta Kota Denpasar ini. Di sisi belakang panggung para seniman Janger Kedaton tampak sudah bersiap menampilkan tarian Janger khas Banjar Kedaton. Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar I Gusti Ngurah Bagus Mataram mengatakan, Janger Kedaton memiliki penggalan lagu yang sangat sakral. Sejarah panjang kesenian Janger

Kedaton tentunya sudah diketahui masyarakat tidak hanya di Kota Denpasar. Salah satu pementasan penting yang jadi kenangan abadi bagi krama Kedaton adalah saat leluhur diundang majangeran oleh Gubernur Jenderal Batavia di Pasar Gambir, Batavia (sekarang Jakarta red) pada 28 Agustus 1939 silam. Atas partisipasinya itu, Janger Kedaton menerima piagam penghargaan Diploma Eerst Prijs dari pemerintah Batavia. “Betapa pun derasnya gempuran kesenian kontemporermodern, kesenian Janger tetap harus dilestrarikan. Ini warisan adiluhung leluhur yang tak boleh punah,” ujarnya. Koordinator Janger Kedaton Made Sudiatmika mengatakan, pihaknya tampil di ajang PKB tahun ini lewat Janger malampahan dengan mengangkat cerita “Hanoman Kecangkik”. Dikatakan, cerita ini diangkat dari Titah Raja Ayodya Sri Rama, sang Hanoman melakukan perjalanan bersama pasukan kera menuju Negeri Alengka untuk merebut kembali Dewi Sita yang merupakan permaisuri Sri Rama yang telah diculik oleh Raja Alengka Rahwana. Dalam perjalanan, sampailah sang Hanoman di suatu tempat yang bernama Karang Siluman yang merupakan istana Raksasi Sayempraba yang bertugas menjaga tapal batas wilayah negeri Alengka. Mengetahui maksud dan tujuan perjalanan sang Hanoman, Sayempraba melakukan tipu daya, menyuguhkan ber-

Janger Kedaton - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara bersama penari Janger Kedaton seusai pementasan di Panggung Kesirarnawa, Taman Budaya Bali, Minggu (23/6) malam. bagai makanan dan buah-buahan yang sudah dilumuri racun untuk menggagalkan perjalanan sang Hanoman beserta pasukannya. Dampak dari racun tersebut menyebabkan sang Hanoman dan pasukannya mabuk dan buta. Alangkah sedih dan menyesalnya sang Hanoman atas musibah yang menimpa diri beserta pasukannya. Dalam suasana menyakitkan dan memalukan itu, datanglah sang Sempati kakak dari Jatayu memberikan

pertolongan, karena sudah memperoleh anugerah dari Rsi Rawatmaja dengan meneteskan air liur ke mata sang Hanoman. Atas perbuatan Sayempraba yang licik itu, terjadilah pertempuran sengit antara sang Hanoman melawan Sayempraba yang telah berubah menjadi Rangda. Sayempraba dapat dikalahkan, akhirnya sang Hanoman beserta pasukannya melanjutkan perjalanan menuju negeri Alengka. (ad640)


Selasa Umanis, 25 Juni 2019

Pedagang Pasar Latu akan Dipindah ke Pasar Beringkit

BADUNG

3

Mangupura (Bali Post) -

Rencana pembangunan SMPN 5 Abiansemal yang memanfaatkan lahan Pasar Kertha Sari atau Pasar Latu membuat para pedagang cemas. Pedagang khawatir tidak bisa melanjutkan usahanya. Terkait kekhawatiran tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Mangu Giri Sedana memastikan akan memindahkan para pedagang Pasar Latu ke sejumlah pasar di Badung. Menurut Dirut Perumda Pasar Mangu Giri Sedana I Made Sukantra, Senin (24/6) kemarin, kepastian pembangunan sekolah di lahan Pasar Latu merupakan kewenangan Disdikpora Badung. Meski demikian, pihaknya sudah menyiapkan skenario pemindahan pedagang. Perumda pun akan melakukan sosialisasi untuk meyakinkan pedagang terkait nasib mereka saat pasar beralih fungsi menjadi sekolah. Dikatakannya, pasar yang paling memungkinkan untuk menampung para pedagang dari Pasar Kertha Sari adalah Pasar Beringkit. Pihaknya pun memastikan akan menyosialisasikan skenario pemindahan atau relokasi ini kepara para pedagang. ‘’Kami pilih yang terdekat dari sana (Pasar Latu - red), seperti Pasar Beringkit. Masih bisa kok Pasar Beringkit menampung para pedagang,’’ katanya. Pihaknya berharap pedagang bisa memahami kondisi ini demi kepentingan yang jauh lebih besar, yaitu

pendidikan. Sementara itu, Bendesa Gerih Wayan Rencana mengungkapkan, pihaknya dan pedagang hanya ingin diajak duduk bersama oleh pemerintah agar semuanya jelas. Sebab, selama ini tidak ada forum khusus yang membahas rencana pembangunan sekolah di lahan Pasar Latu. Dia memaparkan, pihaknya sempat menghadap Wakil Bupati Badung pada 11 Oktober 2018. Namun saat itu Wabup hanya meminta instansi terkait melakukan pengkajian. Tim pengkaji di bawah koordinasi Bagian Ekonomi Setda Badung juga sudah turun ke lapangan untuk melakukan kajian lahan baru untuk dijadikan pasar. Tetapi, menurutnya, belum ditemukan lokasi yang sesuai. Untuk itu, desa adat dan pedagang berharap bisa diajak duduk bersama dan berembug untuk mengetahui secara jelas soal rencana ini dan solusinya bagi pedagang. Dia memiliki usulan agar lahan pasar ditukar dengan

tanah aset desa adat. Pihaknya juga sempat memohon agar sebagian lahan yang berbatasan dengan jalan tetap dijadikan pasar. Sementara sisanya dibangun sekolah. ‘’Katanya sekolah tidak boleh berdampingan dengan pasar. Tapi kami hanya memohon sedikit lahan di dekat jalan saja. Dikeruk juga tidak masalah agar lebih rendah dari posisi sekolah. Setelah itu ditembok tinggi agar tidak mengganggu sekolah nantinya,’’ ujarnya. Mengenai rencana Perumda Pasar Badung merelokasi pedagang ke pasar terdekat, menurut Rencana, itu bukan solusi yang tepat. Sebab, pertimbangan pedagang adalah jarak, pelanggan dan barang yang diperjualbelikan. ‘’Tidak boleh ujug-ujug begitu saja ke tempat baru yang belum kita kenal. Akhirnya, pelanggan ke mana larinya? Apalagi itu pedagang buah. Di sana (Pasar Beringkit - red) kan tidak ada berjualan buah. Siapa yang mau beli buah di sana?’’ katanya. (kmb23)

Mangupura (Bali Post) Penggunaan badan jalan sebagai tempat parkir sepeda motor di Jalan Raya Uluwatu, khususnya di depan Uluwatu Square, dikeluhkan warga. Sebab, hal ini membuat lalu lintas kawasan tersebut semakin krodit. Terkait persoalan tersebut, Camat Kuta Selatan I Made Widiana bersama jajaran Satpol PP Kuta Selatan, Senin (24/6) ke-

marin melakukan pengecekan. Widiana menyebutkan, parkir yang meluber hingga jalan tersebut merupakan limpahan parkir dari karyawan Side Walk. ‘’Ini sering dikeluhkan oleh warga,’’ ujarnya. Untuk mencari jalan keluar, pihaknya akan mengadakan pertemuan dengan manajemen Uluwatu Square. Dia tidak ingin persoalan ini berlarut-larut karena sudah terus menuai

keluhan warga. Selain di depan Uluwatu Square, pihaknya juga mengecek kondisi parkir warung-warung di Jalan Pratama. Seperti diketahui, pengendara dan pedagang di Jalan Pratama, Nusa Dua, kerap menggunakan trotoar sebagai tempat parkir dan berjualan. Satpol PP sudah berkali-kali memberikan teguran, namun belum juga ada perubahan signifikan. (kmb23)

Parkir Motor di Depan Uluwatu Square Dikeluhkan Warga

Imigrasi Bantah Tunda Keberangkatan Mantan Miss Universe Australia

Bali Post/edi

TUNJUKKAN DATA - Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ngurah Rai, Amran Aris (tengah), menunjukkan data perlintasan mantan Miss Universe Australia Tegan Jade Martin.

Mangupura (Bali Post) Imigrasi membantah adanya penundaan keberangkatan mantan Miss Universe Australia Tegan Jade Martin akibat adanya kerusakan pada paspor yang bersangkutan. ‘’Kami memastikan tidak ada terjadi penolakan atau penundaan keberangkatan oleh petugas Imigrasi di TPI Ngurah Rai,’’ kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Ngurah Rai, Amran Aris, Senin (24/6) kemarin. Menurut Amran, berdasarkan pemeriksaan data perlintasan TPI Ngurah Rai Bandar Udara Intenasional I Gusti Ngurah Rai, Tegan Jade Martin (26) masuk ke wilayah Indonesia melalui TPI Ngurah Rai pada 17 Juni 2019 pukul 21.43 Wita. Tegan pada Minggu (23/6)

Saudagar Sapi Nyambi Jual Narkoba Mangupura (Bali Post) Tim Berantas BNNK Badung menggerebek gudang pemotongan babi di wilayah Banjar Baler Pasar, Desa Darmasaba, Abiansemal, Badung, Sabtu (22/6) lalu. Petugas menangkap saudagar sapi, I Wayan Edik Ardika (34), saat hendak transaksi di TKP. Dari bandar narkoba ini, petugas mengamankan tiga paket sabu-sabu (SS) seberat 1,04 gram brutto. ‘’Tersangka ini merupakan pengedar narkoba jaringan di Darmasaba. Kasus ini mengarah ke lapas,’’ ujar Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini, Senin (24/6) kemarin. AKBP Masmini mengungkapkan, awal Juni lalu anggotanya mendapat informasi terkait adanya peredaran gelap narkoba dan pelakunya tinggal di kandang babi di TKP. Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dan menganalisis setiap informasi, diperoleh identitas bandar narkoba tersebut bernama Edik. Biasanya Edik membawa roti sebagai pakan ternak ke TKP. ‘’Modusnya pelaku menawarkan sabu-sabu kepada warga yang hendak beli babi atau sapi. Di TKP nyampur, ada gudang pemotongan babi, kandang babi dan sapi,’’ tegasnya.

Selanjutnya pada Sabtu (22/6) pukul 11.30 Wita, petugas mengamankan seorang pecandu narkoba. ‘’Tapi terhadap pecandu ini tidak ditemukan barang bukti,’’ kata mantan Kabag Sumda Polres Badung ini. Beberapa menit kemudian datang tersangka Edik mengendarai mobil L300 masuk ke gudang pemotongan babi. Petugas langsung menyergapnya saat pelaku hendak memutar mundur mobil sambil tangan kanannya meraba sesuatu di saku depan celananya. Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan. Dari saku depan sebelah kanan celananya, pelaku mengeluarkan satu potongan pipet kecil warna putih dan setelah dibuka dalamnya berisikan SS. Petugas lalu menggeledah kamar tidur pelaku di areal kandang babi. Di kamar tersebut ditemukan dua paket SS di lemari pakaiannya. ‘’Satu buah pipet warna putih ujungnya runcing diakui tersangka Edik untuk memecah (membagi - red) sabu-sabu. Setelah penggeledahan, tersangka dan barang bukti dibawa ke Kantor BNN Kabupaten Badung untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,’’ kata Masmini. (kmb36)

DITAHAN - Tersangka I Wayan Edik Ardika ditahan karena jadi pengedar narkoba.

Bali Post/ist

kembali ke negaranya dengan menumpang pesawat Jetstar. Pemberangkatan Tegan sesuai dengan jadwal. Jadi, bukan karena yang bersangkutan ditahan di Imigrasi. Berdasarkan hasil koordinasi dangan maskapai Jetstar, diketahui bahwa yang bersangkutan melakukan proses check-in pada maskapai Jetstar di Bandara Sydney pada 16 Juni. Namun dikarenakan terdapat kerusakan pada paspor, maskapai menyarankan Tegan mengganti paspor. Jetstar juga menolak memberangkatkan. Pihak maskapai komudian memindahkan jadwal keberangkatan yang bersangkutan ke Bali menjadi 17 Juni. Terkait pemberitaan di media online yang menyebutkan keberangkatan

Tegan ke Australia dari Bali ditunda karena masalah paspor, pihaknya tidak akan membawa hal tersebut ke ranah hukum. Ke depan, untuk mencegah meluasnya pemberitaan serupa pihaknya akan meng-counter pemberitaan dengan data dan fakta. Sementara soal pemberitaan media Australia yang menyebutkan adanya pengenaan denda sebesar 5.000 USD, ditegaskan Amran, itu tidak benar. Karena dari aturan, pengenaan denda boleh dilakukan untuk maskapai apabila kedapatan mengangkut penumpang yang menggunakan paspor dengan masa berlaku kurang dari enam bulan. ‘’Denda hanya dikenakan untuk maskapai, bukan personal,’’ tegasnya. (kmb23)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L

HUT Ke-57 Bank BPD Bali

’’Bersinergi dan Berinovasi Menuju Pertumbuhan yang Berkualitas’’ SEBAGAI rangkaian penutupan HUT ke-57 yang jatuh pada 5 Juni 2019, Bank BPD Bali melaksanakan kegiatan soft launching beberapa inovasi layanan digital yang dirangkai dengan kegiatan Gathering dan Fun Run serta Fun Walk yang melibatkan kurang lebih 7.000 peserta. Kegiatan yang dilakukan di Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar dihadiri juga Sekda Provinsi Bali, Bupati Buleleng, Asisten III Kota Denpasar, Kabag Ekonomi Kabupaten Badung, Kepala Bapenda, BKS LPD se-Bali, ketua LPLPD se-Bali, serta rekanan Bank BPD Bali. Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma mengatakan ini merupakan wujud sinergi Bank BPD Bali dengan masyarakat Bali dan khusus LPD. Kerja sama ini nanti diharapkan dapat mewujudkan inovasi-inovasi bermanfaat dalam mewujudkan pertumbuhan yang berkualitas di Bank BPD Bali dan LPD sebagai lembaga keuangan desa adat di Bali ke depannya. Melalui layanan digital yang dikembangkan bersama dengan LPD akan memudahkan krama adat di seluruh Bali mendapatkan layanan transaksi keuangan dalam meningkatkan inklusi keuangan sebagaimana yang dicanangkan pemerintah maupun regulator. Layanan digital yang diberi nama E-Link LPD-BPD Bali, diharapkan akan menjadi solusi dalam mengintegrasikan seluruh LPD di Bali melalui layanan perbankan yang difasilitasi Bank

SAMBUTAN - Sekda Provinsi Bali selaku pemegang saham Bank BPD Bali memberikan sambutan saat HUT ke-57. BPD Bali. Hal itu merupakan salah satu komitmen Bank BPD Bali dalam memperkuat perekonomian desa adat, sehingga hal ini dapat mendukung implementasi Perda Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat. Dengan layanan berbasis digital E-Link LPD-BPD Bali keterbatasan transaksi yang selama ini dilakukan secara manual akan dapat diakses melalui layanan mobile banking, integrasi antarsistem LPD yang beragam dapat diintegrasikan dalam mewujudkan interoperabilitas transaksi. Pada tahap awal integrasi

P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Selasa Umanis, 25 Juni 2019

FUN RUN - Dirut Bank BPD Bali melepas peserta fun run dan fun walk bersama DPRD Bali.

melibatkan tiga sistem core LPD yang digunakan oleh kurang lebih 300 LPD se-Bali, dengan fitur layanan transfer, pembelian dan pembayaran yang akan digunakan nasabah LPD sebagaimana layanan yang diberikan Bank BPD Bali kepada nasabah Laku Pandai (Mai Laku Bank BPD Bali). Di samping soft launching E-Link LPD-BPD Bali, juga dilakukan soft launching layanan E-Ticketing Pariwisata dan QR Transfer yang merupakan pengembangan Mobile Banking Bank yang telah mendapat persetujuan dari regulator. Layanan E-Ticketing Pariwisata merupakan otomatisasi layanan retribusi, sehingga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan pengelola destinasi wisata di Bali yang sebagian masih dilakukan secara manual nantinya akan mendapatkan layanan yang sama dari Bank BPD Bali. E-Link LPD-BPD Bali dan E-Ticketing Pariwisata merupakan salah satu dukungan Bank BPD Bali dalam mewujudkan sistem terintegrasi untuk masyarakat Bali. Ketua LPD Kesiman Wayan Rayun menyampaikan dengan peluncuran produk E-Link LPD BPD Bali diharapkan dapat memperkuat layanan dan banyak jenis transaksi layanan LPD serta memperluas jaringan layanan, sehingga tidak lagi terbatas jam kerja. Sedangkan LPD Kuta I Wayan Gede Budha Artha sangat mengapresiasi program sinergi Bank BPD Bali dengan LPD. Pasalnya, dari dulu sangat mengharapkan sinergi IT mobile system antara Bank BPD Bali dengan LPD. Akhirnya bisa terwujud saat HUT ke-57 Bank BPD Bali dengan peluncuran produk E-Link LPD BPD Bali. ‘’Dengan pelayanan ini akan menghadirkan kenyamanan bertransaksi bagi krama Bali dan nasabah LPD,’’ jelasnya. Budha Artha melanjutkan melalui sistem program tersebut membuat kenyamanan dan kemudahan para nasabahnya dalam melakukan transaksi, serta tidak terbatasnya pada pembayaran non-tunai -- cashless payment system. Ditambah lagi ke depan dapat dikembangkan layanan penarikan tunai E-Link LPD melalui ATM. ‘’Mobile system ini membantu

SMK PGRI 4 Denpasar Teken MoU dengan Yala Vocational College Thailand SMK PGRI 4 Denpasar terus melakukan penguatan akademik dengan menjalin kerja sama internasional. Belum lama ini, Drs. I Ketut Suarya, M.Pd. meneken MoU dengan Yala Vocational College, salah satu college negeri ternama di Thailand. Signing the memorandum of understanding for academic and exchanges teachers student programme 2019 diteken bersama Direktur Yala Vocational College Isman Issama. Saat itu Ketut Suarya didampingi Waka Humas Made Ayu Kartika Sari, S.E.Ak. Ketut Suarya, Senin (24/6) kemarin, menjelaskan kerja sama bidang pendidikan dalam bentuk pertukaran guru dan pelajar ini khusus dalam Porgram Keahlian Tata Boga. Kerja sama ini difasilitasi oleh Konjen RI Pattani di Songkhla, Fachry Sulaiman. Bentuk riil kerja sama ini berupa saling memperkuat model pembelajaran dan ditingkatkan dalam pertukaran budaya. Pada Agustus tahun depan siswa dan guru SMK PGRI 4 Denpasar ke Yala selama dua minggu. Program ini, kata Suarya, sangat positif bagi SMK PGRI 4 Denpasar guna menambah wawasan untuk membina disiplin siswa dan guru. Kita mengintip model pendidikan karakter yang ketat dan kuat serta konsekuen ala Thailand. Dalam metode pembelajaran siswa penuh bereksplorasi mengembangkan potensi dirinya. Selama dua hari Kasek Ketut Suarya diajak meninjau fasilitas kampus seluas 5 hektar itu. Apalagi sarpras lab praktik sangat modern dan terkini karena didukung oleh pemerintah. Dia bersyukur SMK PGRI 4 Denpasar diterima bekerja sama dengan college negeri di Thailand. Ke depan akan dikembangkan kerja sama dengan negara tetangga lainnya. Terima Siswa Baru Sementara itu, SMK PGRI 4 Denpasar masih membuka pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), suasana di SMK PGRI 4 Denpasar tampil semarak. Sebanyak 500 calon siswa sudah mendaftarkan diri, sementara yang sudah pasti menentukan pilihan tetap di sekolah ini sebanyak 250 siswa.

PUNCAK HUT - Dirut Bank BPD Bali memberiksan sambutan saat puncak HUT ke-57. masyarakat untuk menerima kiriman uang dari luar Bali. Bahkan ke luar negeri, jika putraputrinya sekolah atau bekerja di kapal pesiar. Melalui gerakan pelayanan E-Link tersebut, desa di Bali dapat bergerak ke arah modernisasi, sambil tetap teguh menjaga eksistensi desa adat, maka ke depan Bank BPD akan menjadi bank yang dicintai krama Bali,’’ ucapnya. Di kesempatan yang sama, Ketua LPD Pecatu menyampaikan semoga Bank BPD Bali menjadi bank kebanggaan krama Bali.

Bank BPD Bali diharapkan selalu mampu menghadapi tantangan dan persaingan di era global dengan memenuhi tuntutan serta kebutuhan pelayanan di zaman IT dan inovasi produk terus dilakukan. Peluncuran produk ELink LPD BPD Bali diharapkan mampu bersaing dalam layanan teknologi yang lebih luas terutama dengan krama di pedesaan. Di mana LPD yang bekerja sama di bidang pelayanan keuangan, sehingga benar-benar sebagai perpanjangan tangan dari Bank BPD Bali dapat menciptakan usaha

’’The Best in Finance’’

BERSAMAAN dengan HUT ke-57, Bank BPD Bali meraih Penghargaan Indonesia Finance Award II 2019 (IFA II 2019) dan Conference Finance yang digelar pada Kamis (20/6), bertempat di Puridani Auditorium, Lantai 3 IPMI International Business School, Kalibata Timur-Jakarta Selatan. Bank BPD Bali memperoleh predikat The Best in Finance Kategori Regional Development Banks Companies in Indonesia 2019. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Economic Review, Indonesia Asia Institute, IPMI International Business School dan Perbanas Institute dengan mengangkat tema ‘’Solid Financial Performance for Sustainable Financial Value Creation in the Industry 4.0 Era’’. Penghargaan yang diberikan merupakan salah satu sarana evaluasi pihak eksternal atas pencapaian Bank BPD Bali dalam upaya pen-

ingkatan kinerja dan peranan Bank BPD Bali sebagai regional development bank. Penjurian IFA II 2019 dilakukan secara objektif, fair oleh dewan juri independen yang berkompeten serta independen di bidang finance. ‘’Para peraih penghargaan hari ini merupakan perusahaan yang terbukti memiliki sederet keunggulan, dan diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi pelaku bisnis di Indonesia untuk meningkatkan kinerja perusahaan,’’ terang Pendiri Indonesia-Asia InstituteEconomic Review Hj. Ray. Irlisa Rachmadiana, S.Sn., M.M. Dengan jajaran pengurus baru dan dukungan seluruh pemegang saham, serta seluruh masyarakat Bali, kinerja dan peranan Bank BPD Bali ke depan bagi pertumbuhan perekonomian Bali diharapkan bisa meningkat dan menjadi regional champion. *

ad615

Dalam Program Kreativitas Mahasiswa Sosial Humaniora

Kembangkan Pariwisata Spiritual Berbasis Yoga Sutra Patanjali

SEMANGAT! Itulah yang selalu digemakan Tim Research Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI). Walaupun dibilang masih baru di dunia penelitian, tetapi tiga mahasiswa STPBI ini mencoba sebaik mungkin untuk mengembangkan inovasi baru di dunia parwisata lewat ajang Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM). Tim yang beranggotakan Kadek Devi Hermawati, I Gede Parta Maha Deva Puspa beserta Nyoman Dera Tri Vriandari yang dibina Dr. Putu Sabda Jayendra, S.Pd.H., M.Pd.H. ini mencoba mengembangkan Yoga Sutra Patanjali sebagai sebuah wisata spiritual. Menyadari semakin banyaknya kesempatan dan ditambah menguasainya ilmu dasar dalam urusan penelitian, tiga siswa ini mencoba mengusulkan sebuah proposal penelitian dalam ajang bergengsi PKM yang diselenggarakan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) pada tahun 2019. Bidang PKM sosial humaniora yang

beranggotakan tiga mahasiswa STPBI ini berhasil lolos pendanaan untuk melakukan penelitian. Dari total sekian proposal yang masuk, tim research ini berhasil menjadi salah satu tim yang berhasil mendapatkan dana sebesar Rp 5.000.000 dalam pelaksanaan penelitian mereka. PKM penelitian sosial humaniora merupakan program penelitian untuk memecahkan masalah sosial humaniora yang menyangkut kesehatan, psikologis, pelayanan budaya, seni, dan kearifan lokal yang mewarnai perilaku masyarakat. Devi dkk. mengambil judul ‘’Implementasi Ajaran Yoga Sutra Pantanjali sebagai Aktivitas Wisata Spiritual di Umah Shakti Yoga Sanur’’. Ditinjau dari topiknya, mereka mengangkat mengenai pariwisata melalui pengembangan Yoga Sutra Patanjali. ‘’Penerapan Yoga Sutra Patanjali sebagai pariwisata spiritual ini diharapkan dapat menjadi inovasi dan banyak diminati di dunia pariwisata. Jika biasanya

MOU - Kepala SMK PGRI 4 Denpasar I Ketut Suarya bersama Direktur Yala Vocational College Isman Issama usai meneken MoU di Thailand. Sekolah ini dikejar calon siswa baru karena dikenal sebagai sekolah berkualitas, berpengalaman 19 tahun mengelola pendidikan SMK dengan SDM guru berkualitas. Tahun ini banyak melakukan terobosan khususnya dalam membantu masyarakat melanjutkan studi. Salah satu langkah berani yang dilakukan Kepala SMK PGRI 4 Denpasar I Ketut Suarya dan Ketua Komite Drs. IGB Wiadnyana, M.M., M.Pd. yakni menurunkan iuran uang gedung. Tahun lalu sekolah ini mengenakan uang gedung Rp 2,5 juta tiap siswa baru, kini diturunkan menjadi Rp 750 ribu. Ketentuan ini diberlakukan bagi calon siswa yang sudah mendaftar pasti dari nomor urut 1 sampai dengan 300. Mereka yang mendaftar di kelompok 300 diberikan diskon 50 persen uang gedung. SMK PGRI 4 Denpasar, menu-

yang sehat, efektif serta efisien, sehingga mampu bersaing. Hal yang sama juga dikatakan Ketua BKS LPD Bali Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si. Dengan adanya E-Link pihaknya juga sangat antusias, sebab dengan adanya E-Link tersebut kedua pihak yaitu LPD dengan Bank BPD akan saling menguntungkan. ‘’Kerja sama online ini akan kami jajaki. Apalagi dilihat dari saat ini, LPD di Bali berjumlah 600. Jadi bisa dibayangkan keuntungan LPD dan BPD Bali ke depannya,’’ tuturnya singkat. Sekda Dewa Indra mengucapkan selamat hari jadi ke-57 kepada Bank BPD Bali. Ia berharap momentum hari jadi ini dapat dijadikan ajang untuk evaluasi terhadap segala program yang telah dijalankan selama ini. ‘’Saya minta sebagai lembaga keuangan daerah terbesar di Bali agar selalu berinovasi untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,’’ ujarnya. Sementara itu, dalam menutup rangkaian HUT, pada kegiatan fun run langsung diundi sejumlah door prize dan hadiah utama berupa sepeda motor yang jatuh ke tangan Aldwin Adi asal Kabupaten Negara. Hadiah tersebut langsung diserahkan Dirut Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma yang didampingi jajaran Komisaris dan Direksi Bank BPD Bali. *

rut I Ketut Suarya, juga memberikan kebijakan gratis uang gedung bagi siswa yang berprestasi di akademis dan non-akademis. Bagi yang bisa menabuh dan seni budaya juga digratiskan dari uang gedung. Bukan itu saja, SMK PGRI 4 Denpasar di Jalan Kebo Iwa Selatan juga memberikan keringanan dan perlakuan khusus bagi warga Padangsambian. Ketua Komite IGB Wiadnyana mengungkapkan, langkah baru berupa keringanan uang gedung dan perlakuan khusus bagi warga Padangsambian guna ikut membantu masyarakat dalam menanggung beban biaya pendidikan di tengah krisis global. Kedua, sekolah ini sudah memiliki bangunan lengkap, sehingga kini tinggal fokus pada peningkatan mutu sesuai kompetensi keahlian bidang pariwisata. (sue)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

dunia pariwisata hanya berfokus pada keindahan bentang alam dan juga budaya, kali ini mereka mencoba memunculkan inovasi baru dengan mengaitkan yoga dengan dunia spiritual. Yoga selain menjadi suatu olahraga diri juga dapat digunakan sebagai sarana penenangan jiwa dan pikiran,’’ ungkap Devi, salah satu anggota tim. Devi sebagai ketua tim berpendapat jika yoga sejatinya sudah berkembang sejak lama. Namun hanya beberapa orang yang tertarik karena yoga merupakan aktivitas yang didasarkan pada minat khusus dari seseorang. Di mana aktivitas ini merupakan penggabungan dari unsur fisik serta unsur psikologis. ‘’Kegiatan yoga yang dilakukan secara bertahap akan menghasilkan manfaat yang baik bagi tubuh, baik itu fisik maupun mental. Maka dari itu, banyak orang terutama wisatawan asing melakukan yoga karena tertarik dengan manfaat yang sangat banyak,’’ kata Devi. (ad637)


DAERAH

Selasa Umanis, 25 Juni 2019

5

The Sukarno Center Peringati 49 Tahun Wafatnya Bung Karno di Blitar

Ajaran Bung Karno Mendapat Momentum Bangkit Justru di Era Presiden Jokowi

MARHAEN – Sukmawati Soekarno (putri Bung Karno), Dr. Arya Wedakarna dan Desak Karna hadir di Kota Blitar, Jawa Timur saat haul Bung Karno ke-49.

LEMBAGA internasional Indonesia yang berbasis di Tampaksiring, Gianyar yakni The Sukarno Center turut hadir dalam perayaan peringatan Haul Bung Karno ke-49 yang dipusatkan di kota sejarah Blitar, Jawa Timur. Agenda rutin yang diadakan setiap Juni ini langsung dihadiri Kanjeng Ibu Sukmawati Soekarno Putri (putri Bung Karno sekaligus Pembina The Sukarno Center) serta Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III (President The Sukarno Center), Pj. Wali Kota Blitar, Bupati Blitar serta Deputi Kementerian Koordinator PMK RI. Dalam acara yang dipusatkan di pusara makam Bung Karno, Kota Blitar ini, Sukmawati Soekarno menyampaikan pidatonya yang mengingatkan generasi muda harus mempelajari sejarah bangsa, khususnya Bung Karno. Terutama bagaimana Bung Karno bisa memerdekakan bangsa dari penjajahan. ‘’Pada zaman kemerdekaan, mungkin orang Indonesia yang bisa baca tulis hanya 1

Jika Tak Ada Anggaran

KPU Kabupaten/Kota Bisa Tunda Pilkada Denpasar (Balipost) Pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 dijadwalkan 23 September. Hal ini sebagaimana terungkap dalam lampiran draf PKPU 2019 tentang Tahapan Pilkada 2020 yang sedang dilakukan uji public, Senin (24/6) kemarin. Di samping penetapan tanggal, PKPU Tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota tahun 2020, juga mengatur mengenai penundaan pilkada apabila belum ada anggaran pemilihan. Pasal 8 dalam PKPU yang sedang dilakukan uji publik tersebut menyebutkan KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota menunda tahapan penyelenggaraan pemilihan apabila sampai dengan pembentukan PPK dan PPS belum tersedia anggaran.

Anggota KPU Provinsi Bali Gede John Darmawan mengatakan uji publik terhadap PKPU tentang Tahapan Pilkada 2020 dilakukan KPU-RI. Mengenai pengusulan anggaran untuk pilkada serentak merupakan kebijakan dari masing-masing KPU kabupaten/kota. Yang merencanakan program dan penganggaran untuk pilkada serentak di Bali adalah masing-masing KPU kabupaten/ kota. ‘’Sampai saat ini belum ada soal data anggaran yang final untuk pelaksanaan Pilkada 2020. Jikalau ada, di setiap KPU kabupaten/kota masih sebatas perencanaan pengusulan,’’ katanya. Sementara itu, Devisi Sosialisaasi, Pendidikan Pemilihan Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Bali mengatakan dalam pelaksanaan pilkada serentak, nantinya ada tahapan persiapan dan penyelenggaraan. Untuk tahapan persiapan, termasuk dalam hal perencanaan pro-

gram dan anggaran. Kemudian dilanjutkan pada penyusunan dan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan sebagainya. Sementara berdasarkan data yang dihimpun dari enam KPU kabupaten/kota yang akan melaksanakan pilkada serentak, untuk perencanaan anggaran di masing-masing wilayah jumlahnya bervariasi. Untuk KPU Kota Denpasar, rencana anggaran yang diusulkan Rp 25 miliar. Kabupaten Badung total anggaran yang dikelola KPU untuk kegiatan rutin dan kegiatan tahapan pemilu tahun 2019 sebesar Rp 21.768.706.000. Untuk Kabupaten Karangasem, rencana anggaran yang diusulkan sebesar Rp 35 miliar, Kabupaten Bangli sebesar Rp 21.451.924.781, Kabupaten Jembrana sebesar Rp 25 miliar dan Kabupaten Tabanan sebesar Rp 30 miliar. (kmb16)

Terios Exotic Borneo Exploration

EKSPIDISI Terios 7 Wonders – Exotic Borneo Life kembali diselenggarakan selama tiga hari, 21 – 23 Juni 2019 di Kota Pontianak. Mengapa Pontianak? Karena kota ini merupakan tapal batas Indonesia yang berbatasan dengan Malaysia. Melalui ekspedisi ini, Sahabat Petualang mendapat pengalaman yang berbeda masuk ke negara Malaysia melalui jalur darat sambil mengendarai All New Daihatsu Terios. Perjalanan dimulai dari Showroom Astra Daihatsu Pontianak dengan seremoni pengibaran bendera tanda dimulainya petualangan. Tim ekspedisi Terios 7 Wonders memulai penjelajahan dengan menggunakan 7 (tujuh) unit All New Terios di Kota Pontianak. Destinasi wonders ke-1 adalah Rumah Adat Dayak Radakng, yang merupakan rumah panggung replika terbesar di Indonesia dan mendapat penghargaan MURI karena kemegahannya dengan panjang 138 meter dan tinggi 7 meter untuk menghindari serangan binatang buas dan antisipasi banjir. Menjelajah Kota Pontianak tidak lengkap tanpa mengunjungi Tugu Khatulistiwa, wonders ke-2. Sebagai Kota Khatulistiwa yang dilalui garis lintang 0 o pada waktu tertentu, matahari siang akan berada tepat di atas kepala, sehingga memberikan pengalaman unik saat tugu dan benda disekitarnya tidak memiliki bayangan. Selanjutnya, perjalanan panjang selama 5 jam dilanjutkan ke perbatasan Sarawak, Ma-

persen, sedangkan 99 persen tidak bisa baca tulis. Tapi sejak zaman kemerdekaan hingga kini, sudah semakin banyak orang Indonesia bertambah pintar. Syukurilah bahwa hadiah terhebat yang pernah diberikan Bung Karno dalam perjuangan adalah kemerdekaan,’’ ungkap Sukmawati Soekarno yang merupakan putri bungsu Bung Karno–Fatmawati. Hal senada disampaikan Arya Wedakarna (AWK) yang ditemui usai acara tabur bunga di makam Bung Karno. Ia menyatakan saat ini di bawah pemerintahan Joko Widodo, ajaran-ajaran Bung Karno kembali mendapat momentum kebangkitannya dan ini patut diapresiasi. ‘’Sebagai kader nasionalis, saya meyakini Presiden Joko Widodo memiliki visi yang jelas terkait dengan pelestarian ajaran Bung Karno. Kita bisa melihat banyak implementasi dari teori ajaran Marhaenisme yang kini diimplementasikan sejak tahun 2014. Di antaranya ajaran Tri Sakti, konsepsi Poros Maritim Dunia (Jalesva Jaya Mahe), konsepsi Revolusi

Mental yang sudah sejak awal didengungkan, termasuk juga bagaimana peran negara kini yang akan menghidupakan kembali pola pembangunan semesta berencana yang belum sempat diwujudkan Bung Karno. Saya menganggap inilah revolusi yang belum selesai. Inilah perjuangan leluhur yang tertunda yang harus diselesaikan generasi muda dan tentu yang paling membahagiakan dari itu semuanya dengan Penetapan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945 sebagai hari libur nasional melalui Keputusan Presiden No. 24 Tahun 2016. Ini hadiah istimewa bagi kaum Marhaen, kaum PNI, kaum nasionalis dan banteng-banteng ketaton,’’ kata Gusti Wedakarna yang juga Senator DPD-RI utusan Bali ini. Dalam jejak rekamnya, acara haul Bung Karno pertama kali digagas keluarga Bung Karno pada 49 tahun lalu. Salah satunya berkat peran dari Sukmawati Soekarno Putri. Maka sejak itu, silih berganti, putra-putri Bung Karno memimpin peringatan haul

Bung Karno di Blitar. Kini acara haul Bung Karno menjadi kegiatan rutin Pemkot Blitar. Selain itu, peran dari keluarga Shri Wedastera Suyasa (Puri Tegeh Kori Badung) juga tidak lepas dari peran konsistensi pelaksanaan bulan Bung Karno di Bali. Hal ini dimulai secara konsisten oleh Universitas Marhaen sejak tahun 1971 hingga saat ini dengan menggelar bulan Bung Karno secara konsisten. Di samping itu, putra-putri dari Shri Wedastera Suyasa hingga kini terus membangun simbol Bung Karno di Bali yang dimulai oleh Dr. Arya Wedakarna Wedastera pada tahun 2009 dengan mendirikan The Sukarno Center. Pada tahun 2010 telah mendorong penamaan jalan Dr. Ir. Soekarno sepanjang 8,5 km di Tampaksiring. Pada 2011 mendirikan Museum Presiden Proklamator Dr. Ir. Soekarno di Tampaksiring. Kemudian pada tahun 2012 bersama Pemkab Jembrana mendirikan President Sukarno Memorial Library di Twin Tower Negara dan pada tahun 2016 mendi-

rikan The Marhaenisme Institute di wilayah Teuku Umar Denpasar. Selain itu, bersama Shri IGN Wira Wedawitry dan Gus Marhaen, pihak keluarga Shri Wedastera Suyasa juga berhasil mendirikan Gedung Pancasila di Renon, Gedung Tri Sakti di Renon, Taman Patung Proklamator di Renon dan Perpustakaan Bung Karno di Renon. Apresiasi yang tinggi terhadap hal ini disampaikan Sukmawati di Blitar. ‘’Satu-satunya keluarga di Indonesia yang begitu gandrung dan membuktikan dirinya cinta Bung Karno hanya keluarga Shri Wedastera Suyasa. Jika orang lain hanya sekadar kenal dengan anak Bung Karno atau baru sekadar pasang lukisan Bung Karno saja. Tapi sejak masa revolusi hingga kini, keturunan Wedastera yang bisa mendirikan bukan satu, dua atau sekadar tiga museum. Tapi banyak simbol Bung Karno. Roh Bung Karno pasti sangat berbahagia. Lanjutkan perjuanganmu wahai Arya Wedakarna,’’ ungkap Sukmawati Soekarno. (ad633)

Alfamart Salurkan Ratusan Perlengkapan Sekolah di Bali PT SUMBER Alfaria Trijaya sebagai pengelola toko berjaringan Alfamart menyerakan 200 paket perlengkapan kepada siswa tidak mampu di wilayah Provinsi Bali. ‘’Bantuan ini merupakan hasil dari donasi yang dikumpulkan Alfamart bekerja sama dengan yayasan yang terpercaya,’’ kata Branch Manager Alfamart Bali, Suriadi, Senin (24/6) kemarin. Dia mengatakan paket perlengkapan sekolah tersebut berupa seragam, tas dan buku serta alat tulis. Sebanyak 100 paket diserahkan kepada siswa tidak mampu di wilayah Kabupaten Tabanan yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan setempat. ‘’Sebanyak 50 paket juga telah diserahkan kepada siswa tidak mampu di wilayah Singaraja Kabupaten Buleleng, beberapa waktu lalu. Sedangkan sisanya sebanyak 50 paket rencananya akan diserahkan kepada siswa tidak mampu di wilayah Kabupaten Karangasem,’’ ujarnya. Dia berharap semoga hasil donasi konsumen Alfamart

Bali Post/ist

DONASI - Penyerahan hasil donasi paket perlengkapan sekolah di wilayah Buleleng. tersebut bisa memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Pulau Dewata. ‘’Kami juga mengucapkan terima kasih sebesar-sebesarnya kepada para konsumen Alfamart yang telah ikhlas menyumbangkan kembalian belanjanya berupa uang receh,’’ ucap Suriadi. Secercah senyum terlihat di wajah ratusan siswa sekolah dasar di wilayah tersebut setelah mendapatkan bantuan sepatu sekolah yang diserahkan jajaran manajemen

Alfamart. Tampak para siswa bersemangat mencoba tas dan seragam yang diperolehnya. ‘’Penyerahan paket ini adalah salah satu bukti dari penyaluran hasil donasi kembalian dari konsumen. Semoga hal ini dapat memberikan manfaat bagi para siswa, sehingga mereka terus bersemangat untuk belajar guna mencapai mimpinya,’’ ujarnya. Dia juga berharap penyerahan bantuan ini dapat menumbuhkan rasa kepedulian dari pihak lain, baik itu

instansi swasta maupun pemerintahan, sehingga dapat melakukan hal serupa dengan jenis bantuan yang tentunya beragam. Selain perlengkapan sekolah, pada tahun ini juga akan diserahkan ratusan paket sembako bagi masyarakat yang tidak mampu dan semuanya merupakan hasil donasi. Pada bulan ini telah disalurkan sebanyak 85 paket bagi anak-anak yatim piatu dan para pemuka agama di wilayah Kabupaten Tabanan. (ad634)

RSUP Sanglah Berharap Biaya Skrining Ditanggung BPJS Kesehatan

PETUALANG - Sahabat Petualang mengeksplorasi Rumah Radakng yang kental dengan nuansa adat Kota Pontianak di Terios 7 Wonders. laysia melewati pemandangan indah dan eksotis ditemani si gagah All New Daihatsu Terios yang dilengkapi stabilizer belakang, stabilizer depan yang lebih besar, steering yang lebih responsif serta penambahan body reinforcement di beberapa titik yang dapat menunjang kemudahan handling di berbagai kondisi jalan yang dilalui. Kenyamanan juga semakin terasa dengan VSC (Vehicle Stability Control) dan tingginya ground clearance (220 cm) saat melewati jalan berbatu, membuat perjalanan Sahabat Petualang semakin menyenangkan. Setibanya di perbatasan Entikong, Sahabat Petualang mendapatkan pengalaman menarik melewati tahap pemeriksaan yang begitu detail untuk menembus ke Malaysia. Di bagian depan ada loket pemeriksaan keimigrasian yang memeriksa berbagai kelengkapan meliputi paspor, Pas Lintas Batas, dan KTP. Petugas terlihat sibuk memeriksa barang

bawaan. Bila pemeriksaan keimigrasian dan kepabeanan sudah beres, maka pelintas batas bisa melanjutkan perjalanannya ke Malaysia. Sesampainya di Malaysia, Sahabat Petualang bisa lebih tenang karena sudah menembus perbatasan. Hari pertama ekspedisi Terios 7 Wonders ditutup dengan jalan-jalan ke Kuching Statue yang merupakan ikon negara bagian Sarawak dan menikmati nuansa malam di Kuching waterfront sebagai destinasi wonders ke-3 dan wonders ke-4 di Kuching, Malaysia. Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), mengatakan ekspedisi kali ini memilih Pontianak, karena selain eksotisme dan masih kentalnya adat budaya setempat, Pontianak juga merupakan tapal batas menuju Malaysia melalui jalur darat yang sarat pengalaman menantang untuk menembus ke Malaysia. (bns2)

Denpasar (Bali Post) RSUP Sanglah memiliki alat diagnosis kanker payudara dengan teknologi terbaru yaitu painless mammography. Alat ini hanya ada tiga di Indonesia yaitu Jakarta, Surabaya dan Denpasar. Namun sayangnya alat ini belum banyak dimanfaatkan masyarakat untuk mengetahui secara dini terjadinya kelainan karena BPJS Kesehatan belum menanggung biaya skrining. Demikian diungkapkan Kepala Instalasi Radiologi RSUP Sanglah dr. I Made Dwija Putra Ayusta, Sp.Rad., belum lama ini. Alat painless mammography ini digunakan untuk mendeteksi adanya kelainan pada payudara dengan lebih akurat. ‘’Mammogrphy ini ada untuk skrining payudara yang masih sehat, ada juga untuk diagnostik untuk mengetahui grading sakitnya seberapa. Menentukan penyakitnya ringan atau ganas dan membantu tindakan biopsi agar pengambilan sampel jaringan lebih tepat pada sasaran,’’ jelasnya. Alat ini menggunakan dosis X-ray yang rendah, 20-30 persen lebih rendah dari mammography yang biasa. Tingkat ketelitian alat ini bisa mencapai 80-90 persen dengan 3 dimensi. Namun dikonfirmasi dengan alat USG, sehingga hasilnya benar-benar aku-

Bali Post/may

Painless Mamography - I Made Dwija Putra Ayusta, Kepala Instalasi Radiologi RSUP Sanglah, bersama staf menunjukkan alat painless mamography. rat. ‘’Kita bisa mengiris-iris kedalaman dan mengetahui kelainannya lebih dalam, bisa menangkap gambar berapa slice,’’ imbuhnya. Namun pasien diharapkan melakukan pemeriksaan pada saat tidak sedang haid. Karena pada saat pemeriksaan, akan terasa nyeri. Namun dengan alat baru ini diakui tingkat nyerinya lebih rendah dibandingkan dengan alat mammography yang lain. Alat seharga Rp 5 miliar ini telah dibeli sejak tahun 2017, namun mulai dioperasikan pada April 2018. Hingga kini pemanfaatan alat tersebut masih minim. Pihaknya hanya menangani 10 pasien setiap bulan. Ini

dikatakan masih kecil karena skrining atau diagnosis seharusnya lebih banyak dilakukan masyarakat untuk mencegah terjadinya kanker payudara. Biaya untuk skrining dengan alat ini mencapai Rp 700.000. Pihaknya berharap, layanan skrining dapat ditanggung BPJS Kesehatan mengingat pentingnya peranan skrining dalam proses penyembuhan penyakit. Dengan lebih cepat didiagnosis terjadinya kelainan, maka akan semakin mudah proses penyembuhan dan tingkat kesembuhan akan semakin tinggi. Bahkan, dikatakan, skrining lebih banyak disadari oleh warga negara asing. Sedangkan masyarakat

Bali sendiri masih enggan memeriksakan dirinya lebih dini karena ketakutan dengan hasil yang didapat. Temuan jenis kanker terbanyak di RSUP Sanglah adalah kanker payudara, menempati posisi pertama. Ia menganjurkan, pasien yang memiliki keluarga dengan risiko tinggi dan memiliki riwayat kanker agar lebih dini memeriksakan dini. Risiko tersebut bisa dari luar dan genetik. Risiko dari luar meliputi gaya hidup mengonsumsi fast food, kerap terpapar radiasi seperti radiasi alat di rumah sakit dan radiasi alat elektronik. Namun radiasi alat elektronik dikatakan sangat kecil. (kmb42)

Lindungi Anak Anda dari Penyakit Radang Otak Japanese Encephalitis JAPANESE Encephalitis (JE) adalah penyakit radang otak yang disebabkan virus JE. Penyakit ini ditularkan nyamuk Culex, dengan binatang seperti babi, burung, dan hewan-hewan bertulang belakang sebagai inangnya sebelum selanjutnya dibawa nyamuk kepada manusia. Penyakit ini ditemukan di Jepang pada tahun 1871. Di Indonesia, dilaporkan terdapat kasus JE pada tahun 2015 yaitu di Bali, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur,

Yogyakarta, Jawa Barat, Sulawesi Utara, dan Jakarta. Penyakit JE sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kematian. Terdapat 67.900 kasus JE setiap tahunnya dengan angka kematian 20 – 30% dan mengakibatkan gejala gangguan saraf pada 30 – 50% penderita. Angka kematian dan kesakitan tertinggi terjadi pada anak-anak usia kurang dari 10 tahun. Penularan virus JE biasanya hanya terjadi antara binatang seperti babi, nyamuk,

atau burung. Manusia bisa tertular apabila tergigit oleh nyamuk culex yang terinfeksi. Nyamuk ini biasa aktif pada malam hari dan berkembang biak di persawahan, area isigasi, laguna, atau genangan air yang terbengkalai. Itulah kenapa kejadian JE meningkat pada musim hujan. Anak yang terinfeksi JE umumnya tidak menimbulkan gejala yang spesifik dan menyerupai flu. Gejala radang otak biasanya baru terlihat setelah 4 – 14 hari set-

elah gigitan nyamuk dengan gejala utama berupa demam tinggi yang terjadi tiba-tiba, perubahan status mental seperti penurunan kesadaran atau pingsan, gangguan di perut, sakit kepala, dan perubahan bicara dan berjalan. Pada anak yang lebih kecil gejala dapat berupa demam tinggi, muntah, anak rewel, dan kejang. Penyakit JE bisa menyebabkan kematian, angka kematian pada kasus JE berkisar antara 30-50%. Ang-

ka kematian ini lebih tinggi pada anak berusia kurang dari 10 tahun. Bilapun bertahan hidup, biasanya penderita mengalami gejala sisa berupa gangguan motorik (motorik halus, kelumpuhan, gerakan abnormal), gangguan perilaku (agresif, emosi tak terkontrol, gangguan perhatian, depresi), gangguan intelektual (keterbelakangan mental), dan gangguan saraf lainnya (gangguan ingatan, epilepsi, kebutaan). Belum ada pengobatan

yang spesifik untuk penyakit ini. Pengobatan biasanya didasarkan untuk mengurangi gejala pada pasien. Namun jangan khawatir karena penyakit ini dapat dicegah dengan menjaga kebersihan lingkungan dan memberantas sarang nyamuk, serta dengan pemberian vaksin. Vaksin JE yang digunakan merupakan virus hidup yang dilemahkan. Pemerintah telah melaksanakan kampanye imunisasi JE di Provinsi Bali pada ta-

hun 2017 dengan menyasar balita usia 9 bulan sampai anak usia 15 tahun. Setelah kampanye imunisasi JE ini selesai, maka imunisasi JE akan dimasukkan dalam imunisasi dasar pada anak usia 9 bulan. Selain anak-anak, vaksin juga dapat diberikan pada penduduk di wilayah endemis, serta wisatawan yang tinggal selama lebih dari satu bulan di wilayah endemis. l dr. Sintadewi Dharmasuari


OPINI

6

Selasa Umanis, 25 Juni 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Sistem Zonasi, Persoalan Baru Dunia Pendidikan BERBAHAGIALAH para orangtua yang anaknya tidak mencari sekolah lanjutan pada tahun ajaran ini. Entah itu mau melanjutkan ke SMP ataukah SMA. Sistem zonasi yang diterapkan pemerintah pada tahun ini membuat para orangtua benar-benar kelimpungan, frustrasi, marah, jengkel dan sebagainya. Entah bagaimana rasanya menjelaskan hal ini dengan kata maupun kalimat. Sistem zonasi membuat kehebohan baru. Rasanya bukan dunia pendidikan, kalau tidak membuat heboh. Sistem zonasi yang pada hakikatnya ingin melakukan pemerataan pendidikan seperti tercantum dalam sistem pendidikan nasional, pada intinya memang baik. Baik, karena tidak ada lagi sekolah unggulan yang menjadi rebutan. Akan tetapi, hal-hal yang mendukung penerapan itu harus dipikirkan dulu. Pikirkan dulu, setelah dipikirkan baru disiapkan. Sebelum sampai pada tahap ini tentu akan melalui beberapa tahapan lainnya yang bukan tidak mungkin mempunyai tingkat kesulitan yang tinggi. Tidak hanya soal pengadaan sumber daya manusianya tetapi juga soal penganggaran. Sistem zonasi akan menjadi suatu hal yang ideal manakala sudah ada tingkat pemerataan terhadap kualitas serta kuantitas masingmasing sekolah. Kalaupun ada perbedaan, itu tidaklah mencolok. Kualitas guru mesti sama, kualitas gedung sekolah dengan segala peralatan di dalamnya harus sama. Pokoknya sarana serta prasarana kegiatan sekolah itu mesti sama. Apakah kita bisa begitu? Mungkin saja bisa. Namun, untuk saat ini sama sekali tidak. Kualitas serta kuantitas antarsekolah itu tidak sama. Ini kita bicara sekolah negeri. Bagaimana dengan kondisi seperti ini kita akan melakukan sistem zonasi? Pertanyaan yang sangat mendasar. Seorang pejabat pengambil keputusan soal sistem kependidikan ini mesti tahu betul kondisinya. Tahu betul seperti dia tahu telapak tangannya sendiri. Tahu dan hafal. Dengan demikian, dia kemudian bisa merumuskan ketentuan atau sistem yang pas untuk pendidikan nasional. Bukan sebatas sistem penerimaan siswa baru. Ini semestinya sudah menjadi hal yang dipelajari betul oleh pejabat kita karena saban tahun selalu saja ada yang ‘’baru’’ di dunia pendidikan. Celakanya, yang baru itu bukannya membuat lega, bahagia atau bangga, tetapi sebaliknya. Ini tentu menjadi sebuah preseden yang sangat buruk di departemen ini karena tidak pernah mau belajar. Sungguh ironis.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Pendataan Hotel di Wilayah Bali Pemkab Klungkung melakukan pendataan hotel di kawasan Nusa Penida, Klungkung. Ini mungkin salah satu cara untuk memastikan bahwa para pengusaha yang berinvestasi di kawasan ini tetap membayar pajak. Atau cara lain, Pemkab Klungkung memastikan keseimbangan alam, dengan memastikan luas kawasan terbangun dengan luas kawasan yang dijadikan resapan air. Dengan keseimbangan alam itu, maka kelestarian alam bisa terjaga serta keberlangsungan ekonomi juga tetap jalan. Yang jelas, langkah-langkah pendataan investasi saat ini mendesak untuk dilakukan. Pertama untuk menghindari investasi bodong. Kedua terjaminnya dan tetap terjaganya pariwisata berkelanjutan. Jangan sampai pariwisata malah memberi andil dalam perusakan lingkungan dan budaya Bali yang sebenarnya menjadi ikon kemasyhuran Bali di mata internasional. Saya pikir, daerah lainnya juga layak melakukan pendataan semacam ini. Badung, Gianyar, dan Denpasar yang pariwisatanya lebih maju dari Klungkung, saya pikir sangat mendesak melakukan upaya-upaya pemetaan kawasan. Jangan sampai apa yang dilakukan dalam mengelola investasi kebablasan dan berdampak negatif pada lingkungan. Saya juga ingin mempertanyakan, apakah kebijakan moratorium di kawasan Bali Selatan masih berlangsung pada Bali Era Baru ini? Atau adakah pendekatan lain yang dilakukan untuk memastikan investasi yang dibangun tak melanggar tata ruang? Saya juga mengingatkan agar perizinan investasi tetap memerhatikan sempadan sungai dan tata ruang. Di Gianyar, saya melihat ada banyak pembangunan yang dilakukan di tepi jurang. Apakah investasi semacam ini mendapat izin atau tidak. Saya sering mengantar tamu melewati kawasan Ubud, Gianyar. Saya melihat pembangunan di wilayah ini sudah menyebar ke desa-desa di dekat perbatasan Ubud. Mudah-mudahan semuanya sudah terdata, sehingga keseimbangan tata ruang bisa terjaga. Dengan terjaganya tata ruang, maka Bali akan tetap menjadi daya tarik dunia dan tetap menjadi tujuan wisata yang paling diminati turis mancanegara. I Dewa Made Griana Denpasar, Bali

PKB, Penguatan Identitas dan Pemantik Kreativitas Pesta Kesenian Bali (PKB) salah satu ajang untuk membangun kebanggaan masyarakat Bali pada identitas kebaliannya. Salah satu kebanggaan tersebut adalah seni budaya adiluhung warisan para leluhur. Melalui PKB, identitas itu digali, dilestarikan, dan dikembangkan. Upaya itu telah dilakukan sejak 41 tahun melalui PKB. Hasilnya, berbagai kesenian, mulai yang hampir punah hingga kesenian yang sudah dikembangkan dapat kita saksikan dalam hajatan PKB.

Oleh Made Subrata enguatan identitas lokal itu penting ditajamkan dalam situasi global saat ini, sehingga kita memiliki kebanggaan atas budaya sendiri. Sebab, local genius ini merupakan modal penting dalam kancah pergaulan dunia. Dengan memiliki kebanggaan pada local genius, kita akan memiliki posisi tawar manakala harus bersinggungan dengan budaya global. PKB-lah ajang strategis untuk menguatkan identitas itu dan melestarikannya sepanjang zaman. Sebagaimana kita ketahui, tahun 2019 ini PKB sudah yang ke-41 kalinya digelar. Usia yang sangat dewasa dalam ‘’mengawal’’ seni budaya Bali. Melalui PKB dengan tema payungnya yang berbeda setiap tahunnya, para seniman didorong terus berinovasi dan berkreasi. Melalui lompatan kreativitas itu maka lahirlah garapan-garapan seni yang mencerminkan tema-tema yang ditetapkan. Tema yang ditetapkan ini diimplementasikan dalam pawai, pergelaran, pameran, workshop, sarasehan, dan lomba, selama PKB. Seperti pada PKB ke-41 tahun 2019 yang bertema ‘’Bayu

P

Pramana: Memuliakan Energi Angin’’, seniman didorong untuk mengimplementasikan tema itu ke dalam sejumlah kegiatan PKB. Tema tersebut kalau kita telaah berasal dari kata bayu dan pramana. Bayu artinya angin, sedangkan pramana berarti kekuatan. Jadi, bayu pramana berarti daya napas kehidupan yakni energi yang paling vital yang menghidupi. Ketika dijadikan tema PKB, Bayu Pramana menjadi sumber daya dalam penciptaan karya seni, baik dalam nada, gerak, dan bunyi. Para seniman tentu dengan daya kreasinya, berupaya mengimplementasikan tema tersebut ke dalam karya-karyanya. Hal itu dapat kita saksikan dalam sejumlah garapan yang disajikan seniman dalam pawai PKB di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Sabtu, 15 Juni lalu yang dilepas Presiden Jokowi. Bahkan, peserta pawai ada yang dengan gamblang menerjemahkan tema itu dalam garapan seninya, seperti tari Pindekan dan tari Layangan. Bahkan, partisipan dari ISBI Papua juga berupaya menerjemahkan tema tersebut dalam garapannya. Tak hanya dalam pawai, tema

‘’Bayu Pramana’’ juga tergambar dalam lomba Taman Penasar di Taman Budaya Bali, Art Center. Sebut misalnya penampilan Sanggar Leklok Tabanan dalam lomba Taman Penasar yang membawakan garapan seni berjudul ‘’Pranayama lan Pancagita Ngawinang Santi Jagadhita’’. Demikian juga dalam karya inovatif tari Rare Angon ‘’Anglayang’ yang diiringi tabuh Bebarongan ‘’Ewer’’ oleh Sanggar Seni Kalingga, Banjar Teba, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, tema ‘’Bayu Pramana’’ dapat kita maknai dalam karya tersebut. Tak hanya dalam pergelaran seni, tema ‘’Bayu Pramana’’ juga diimplementasikan dalam workshop. Workshop ‘’Seni Kerawitan Berbasis Alat Tiup’’ dengan narasumber I Nyoman Astita, secara tematik sangatlah mengena. Dalam kegiatan itu dipaparkan secara gamblang tentang gamelan Bali berbasis alat tiup, bentuk dan fungsi alat tiup dalam gamelan Bali dan makna alat tiup dalam gamelan Bali. Kata Astita, makna alat tiup dalam gamelan itu berfungsi sebagai pemanis melodi dan mengelaborasi melodi. Juga mendukung suasana melankolis

dan memperkuat karakter dan suasana dramatik dalam pertunjukan teater dan dramatari. Suling salah satunya, dipandang memiliki fungsi penting dalam gamelan Bali seperti gamelan Gambuh, gamelan Arja, gamelan Joged dan gong suling. Bahkan dalam gamelan gong suling, alat tiup ini memiliki peran strategis. Gong suling sesuai dengan namanya, terdiri atas seperangkat suling dalam berbagai ukuran yang dipadukan dengan alat ritmis lainnya seperti kendang, kajar, cengceng, kempur, kemong, dan gong. Susunan barungnya mirip dengan gong kebyar, hanya seluruh alat melodis diganti dengan suling. Nah, untuk menghasilkan alunan nada suling yang mengumandangkan keindahan bunyi, tentu diperlukan kekuatan bayu atau energi (napas) dari dalam diri seniman. Di sinilah pentingnya ngunjar angkihan , sehingga menghasilkan suara seruling yang berkarakter. Dalam konteks ini, tema ‘’Bayu Pramana’’ menjadi sangat relevan. Kita berharap tema ‘’Bayu Pramana’’ selalu terpancar pada garapan-garapan seni lainnya selama PKB ke-41 berlangsung. Demikian juga pada PKB ke-42 tahun 2020 mendatang, tema yang akan dicanangkan dapat secara maksimal bisa diimplementasikan oleh para seniman dalam garapan seninya. Dengan demikian, seiring dengan peningkatan usia PKB, kita berharap kualitas pelaksanaan pesta seni ini semakin berkualitas dan mampu menguatkan identitas kebalian kita. Demikian strategisnya fungsi PKB sebagai pemantik kreativitas dan inovasi, maka sudah

Menyikapi Zonasi PPDB secara Bijak SISTEM zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tengah marak diperbincangkan di masyarakat. Pro dan kontra tentang implementasi aturan zonasi telah membuat dunia pendidikan dipenuhi diskusi dan kontroversi antara yang setuju dan tidak setuju. Ketentuan zonasi yang diterapkan tentunya telah melalui berbagai pertimbangan yang tidak sederhana, dan juga memiliki banyak alasan yang diharapkan menjadikan proses pendidikan semakin baik dan meningkat dari segi apa pun. Aturan sistem zonasi PPDB 2019 merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 51 Tahun 2018. Regulasi ini mengatur tiga jalur proses PPDB, yaitu zonasi (kuota minimal 90 persen), prestasi (kuota maksimal 5 persen), dan jalur perpindahan domisili orangtua (kuota maksimal 5 persen). Jadi, berapa pun nilai UN yang diperoleh siswa asalkan syarat jarak tempat tinggal dan sekolah terpenuhi, wajib diterima di sekolah yang diinginkan. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan bahwa sistem zonasi ini bertujuan untuk menghapus label sekolah favorit karena yang seharusnya favorit adalah anak itu sendiri, sehingga semua sekolah diharapkan menjadi favorit dan memenuhi standar pelayanan minimum (SPM). Diharapkan ke depannya akan ada anak favorit (berprestasi) di setiap sekolahnya, sehingga kualitas pendidikan akan semakin merata. Hal ini merupakan tujuan yang ideal

Oleh Kurniawan Adi Santoso dan normative, tetapi tentunya dengan catatan dan prasarat tertentu. Sudahkah selama ini pemerintah berhasil memeratakan kualitas, prasarana, infrastruktur, sampai dengan guru yang kompeten untuk sekolah yang tersebar di kota dan di pinggir kota? Bila masih terjadi ketimpangan antarsekolah, tujuan yang ingin dicapai ini tentunya masih jauh untuk dicapai. Sehingga perlu dipersiapkan prasarat tercapainya tujuan ideal tersebut, misalnya dalam bentuk pemerataan kualitas dan kuantitas infrastruktur yang dimiliki oleh setiap sekolah agar sistem zonasi ini dapat diimplementasikan secara baik. Mendikbud pun menyadari bahwa sistem zonasi dalam PPDB sebagai strategi jangka panjang untuk menata sistem pendidikan di Indonesia. Karena ini merupakan strategi jangka panjang, maka kebijakan yang baik ini seharusnya didukung oleh kesiapan berbagai aspek dalam penerapannya. Apalagi dalam mempersiapkan tujuan jangka panjang tersebut, anggaran pendidikan di Indonesia sesuai amanat undang-undang telah ditetapkan 20 persen. Tidak perlu takut dan paranoid dengan label sekolah favorit, sehingga harus memaksakan menghilangkan label tersebut. Bukankah label favorit tersebut juga dicapai melalui prestasi yang dicapai siswa dan sekolah

tersebut. Fokus pemerintah bukannya mempermasalahkan dualisme antara sekolah favorit dan sekolah non-favorit, melainkan yang lebih mendasar adalah bagaimana pemerintah melalui anggaran pendidikan yang sangat besar tersebut mampu menjadikan semakin banyak sekolah favorit melalui guru yang kompeten melalui Uji Kompetensi Guru (UKG), sistem kompetisi yang sehat dan mendorong anak untuk berprestasi, dan pemerataan rotasi guru untuk tujuan pemerataan kualitas sekolah. Bukankah pemerintah sudah memiliki delapan standar nasional pendidikan yang merupakan kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk meningkatkan dan memeratakan kualitas pendidikan di Indonesia. Bagaimana anak yang berprestasi dituntut untuk menjadi favorit bila ditempatkan pada atmosfer akademik yang tidak menciptakan dorongan prestasi dan dukungan infrastruktur yang memadai. Berapa banyak anak yang memiliki prestasi baik, harus menghadapi kenyataan harus pupus harapan untuk mendapatkan sekolah yang diimpikan. Kebijakan ini baik, tetapi sekali lagi dalam implementasinya perlu persiapan dari berbagai aspek yang bersifat

holistik dan komprehensif. Jangan sampai kebijakan ini justru mematikan motivasi anak untuk berprestasi, menghilangkan bakat, baik akademik maupun non-akademik yang dimiliki anak karena ketiadaan dukungan sekolah dan kemampuan murid lain yang mendukung. Sistem penerimaan peserta didik dengan zonasi ini harus disikapi dengan bijak, sehingga tidak merugikan tujuan besar dari pendidikan itu sendiri. Masyarakat harus berpikir dan mengelola pikiran untuk bisa menerima dan melaksanakan secara ikhlas mengingat peraturan dibuat memang untuk bisa dilaksanakan dan dipatuhi. Sebenarnya dengan menyikapi zonasi secara bijak yakni dengan melanjutkan studi ke sekolah yang berlokasi di lingkungan mereka justru akan membawa manfaat yang banyak, baik untuk dirinya maupun masyarakat sekitar. Dengan kesadaran seperti itu akan menjadikan sekolah di mana saja tetap bisa mengantarkan mereka meraih cita-cita. Karena bagaimanapun semangat dan doa adalah kunci utama sukses, sedangkan sekolah/ madrasah bukan penentu mutlak dalam meraih kesuksesan. Sekolah di mana saja tetap bisa menjadi yang terbaik kalau diikuti dengan semangat, belajar sungguh-sunggguh, dan berdoa. Maka keberhasilan tentu menjadi milik kita.

sepatutnya semua pihak mengawal pesta seni tahunan tersebut dengan komitmen yang tinggi. Komitmen yang tinggi ini sudah ditunjukkan Gubernur Bali Wayan Koster. Saat memberi sambutan pada pembukaan PKB ke-41, Sabtu (15/6) lalu di panggung terbuka Ardha Candra, Gubernur asal Desa Sembiran tersebut menyatakan komitmennya untuk meneruskan warisan karya budaya yang monumental yang digagas oleh mantan Gubernur Bali Prof. Dr. Ida Bagus Mantra (alm). Kata Koster, PKB yang dilaksanakan setiap tahun selama sebulan, merupakan wahana untuk pelestarian dan pengembangan seni budaya masyarakat Bali yang sangat unik dan kaya, sebagai warisan adiluhung para leluhur. Penyelenggaraan PKB tahun ini dilaksanakan sesuai dengan visi Pembangunan Daerah Bali 2018-2023 yaitu ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, menuju Bali Era Baru. Yang mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia, sakala-niskala menuju kehidupan krama dan gumi Bali sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno. Tak hanya pemerintah daerah, kita berharap pihak swasta, terlebih kalangan pariwisata hendaknya semakin tergerak untuk menyukseskan pelaksanaan PKB pada masa-masa mendatang. Dengan demikian, budaya Bali semakin ajeg lestari. Penulis, redaktur Bali Post

POJOK Ketegangan perdagangan AS dan Cina takkan untungkan siapa pun. - Termasuk mereka berdua. *** Pemprov Bali rencananya danai uji kompetensi tenaga kerja di Bali. - Jangan sampai salah sasaran. *** Pengelolaan pendapatan pajak daerah di Bangli disoroti dewan. - Pembagiannya kurang merata ya?

Penulis adalah guru SDN Sidorejo, Kabupaten Sidoarjo, Jatim

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7 TABANAN Sosialisasi Pilkel Serentak Baru di Empat Kecamatan

Selasa Umanis, 25 Juni 2019

Bali Post/bit

PPDB - Sejumlah siswa dan orangtua siswa melihat pengumuman PPDB jalur prestasi di SMPN 1 Tabanan.

Hanya Dua SMP Terapkan Revisi PPDB Jalur Prestasi

Tabanan (Bali Post) -

Pemerintah pusat mengeluarkan revisi kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Jalur prestasi yang semula hanya lima persen, direvisi menjadi 15 persen. Di Kabupaten Tabanan, peraturan baru tersebut hanya diterapkan di dua sekolah, yakni SMPN 1 Tabanan dan SMPN 2 Tabanan. Plt. Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Wayan Miarsana didampingi Kabid SMP I Made Darmawita, Senin (24/6) mengatakan, penambahan kuota jalur prestasi sesuai dengan kebijakan yang diatur oleh pemerintah pusat. Namun hanya dua sekolah yang menerapkannya. Sebab, di dua sekolah tersebut jumlah pendaftar jalur prestasi melebihi kuota kebijakan awal sebesar lima persen. Sementara di sekolah lainnya tetap menggunakan kuota lima persen, karena hingga akhir pendaftaran PPDB jalur prestasi, jumlah yang mendaftar tidak sampai lima persen. Selain itu, surat edaran dari kementerian, diakui Miarsana baru diterima pada 21 Juni atau batas akhir pendaftaran jalur prestasi. Dari hasil monitoring jumlah pendaftaran, di dua sekolah tersebut melebihi kuota lima persen. Hanya saja penamba-

hannya berbeda. Jika di SMPN 1 Tabanan bisa menerapkan 15 persen dengan jumlah 53 siswa, di SMPN 2 Tabanan hanya menerapkan 10 persen atau sebanyak 20 siswa, sesuai dengan jumlah pendaftar jalur prestasi hingga hari ketiga. ‘’Dengan adanya penambahan kuota jalur prestasi, tentu saja untuk jalur zonasi juga dibatasi minimal 80 persen dari daya tampung sekolah, dan jalur perpindahan tugas orangtua/wali sebanyak lima persen,’’ ucap Miarsana. Terkait kelonggaran jalur prestasi dari pemerintah pusat, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti pun menyambut baik hal itu. Hanya saja pihaknya menekankan pada jajaran dinas pendidikan agar selalu melakukan koordinasi dengan Ombudsman dan sudah melakukan kajian, agar tidak ada kesalahan ke depannya. Menurut Bupati Eka,

pemerintah menerapkan sistem zonasi dalam PPDB dimaksudkan untuk menghilangkan istilah sekolah favorit dan pemerataan pendidikan. Namun sistem zonasi juga tentunya harus memperhatikan daya tampung di setiap sekolah dan wilayah zonasinya. Sementara itu, dari pantauan di SMPN 1 Tabanan siswa dan orangtua siswa rela menunggu hingga siang hari untuk melihat pengumuman calon siswa sekolah tersebut. Salah satu orangtua siswa, Dony Darmawan mengaku sudah memberikan pemahaman pada putranya agar tidak berkecil hati seandainya tidak lolos jalur prestasi. ‘’Sebelum datang ke sini (SMPN 1) saya sudah beri pemahaman pada anak, kalau tidak lolos ya sudah kita daftar jalur zonasi di SMPN 3. Tetapi bersyukur anak saya lolos. Kebetulan anak saya berbekal prestasi non akademik tingkat

SOSOK Mengemban Tugas Berat MESKI terpuruk dalam pileg 2019, Partai Demokrat di Kabupaten Tabanan setidaknya masih bisa mengantarkan satu calegnya ke gedung DPRD Tabanan, yakni I Ketut Semara Putra dari Dapil III (Penebel-Baturiti). Semara Putra memikul tugas cukup berat, salah satunya mendapatkan kepercayaan masyarakat terhadap Demokrat. Politisi asal Banjar Kembang Merta Desa Candikuning Kecamatan Baturiti ini mengakui tugas tersebut cukup berat. Apalagi kini dari 40 anggota dewan terpilih, masih didominasi PDI-P.

Sebagai kader Demokrat, ia harus berjuang seorang diri menyuarakan aspirasi masyarakat. Semara Putra yang juga menjabat Bendahara DPC Demokrat Tabanan menjelaskan, dalam mengemban tugas ke depan, dia akan tetap menjalin koordinasi dan komunikasi dengan para senior Partai Demokrat di Kabupaten Tabanan. Sedangkan mengenai rencana koalisi, Semara Putra mengakui sudah ada dua partai yang melakukan pendekatan secara personal yakni Nasdem dan Gerindra. ‘’Sudah ada, tetapi itu sifatnya personal, ya semacam perkenalan. Kalau secara resmi partai memang belum ada,’’ terangnya. Begitupun saat disinggung di antara kedua partai yang sudah mulai merapat tersebut, mana yang akan dipilih, Semara Putra menjawab belum bisa menentukan kapan dan kemana akan bergabung, meski di internal Demokrat sudah ada pembicaraan. ‘’Jelas meminta petunjuk senior. Segala sesuatu harus kita pelajari dulu, kalau tidak, hasilnya kurang bagus,’’ imbuhnya. Semara Putra kelahiran 6 Januari 1971 ini sebelumnya juga pernah ikut pileg 2014. Hanya saat itu gagal lolos, hingga akhirnya berhasil melenggang ke gedung dewan pada Pemilu 2019 dengan perolehan suara 2.569. Pengelola Puncak Indah Bedugul ini mengaku maju sebagai wakil rakyat dari keinginan sendiri. Selain itu, ada dorongan dari istrinya dan masyarakat Banjar Kembang Merta yang sejak 20 tahun lalu belum pernah ada wakil rakyat yang lolos. (bit)

Langgar Aturan Parkir Kendaraan Digembok Polisi Tabanan (Bali Post) Masyarakat diimbau mentaati rambu-rambu lalu lintas. Jika melanggar, kepolisian mengambil tindakan tegas. Seperti yang dilakukan jajaran Satlantas Polres Tabanan Senin (24/6) kemarin. Karena kedapatan parkir sembarangan di bahu kanan Jalan Diponegoro, sejumlah ban kendaraan roda empat terpaksa digembok oleh petugas. Tindakan tegas ini dilakukan karena meski kerap dilakukan pembinaan, namun pelanggaran di areal sekolah dan rumah sakit tersebut masih saja terjadi.

‘’Ini untuk memberikan efek jera bagi pengemudi kendaraan yang melanggar. Karena sudah kerap dilakukan pembinaan dan teguran,’’ beber KBO Lantas Polres Tabanan Iptu I Made Sukiarta seizin Kasatlantas Polres Tabanan AKP Ida Ayu Made Kalpika Sari. Menurutnya, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin sebagai upaya penertiban lalu lintas. Parkir di jalur kanan sering menyebabkan kemacetan. Melalui tindakan tegas dengan melakukan penggembokan ban kendaraan, pihaknya berharap kes-

adaran pengendara menaati rambu lalu lintas bisa meningkat. Selain menggembok ban kendaraan, petugas juga menempelkan tulisan yang berisikan imbauan agar pemilik mendatangi Unit Tilang Satlantas Polres Tabanan. ‘’Pemiliknya mendatangi Unit Tilang, tapi tidak ditilang, hanya bentuk teguran selama satu minggu,’’ ucapnya. Sukiarta menambahkan, patroli akan terus dilakukan dengan batas waktu yang tidak ditentukan. Hal itu untuk menekan pelanggaran lalu lintas. (kmb28)

nasional,’’ terangnya. Menurutnya, sistem zonasi pada PPDB punya nilai positif dan negatif. Positifnya, diakui Dony ada pemerataan bagi sekolah, yang dulunya tidak dapat siswa bisa dapat siswa serta tidak ada kesan sekolah unggulan. Tetapi negatifnya, saat siswa sudah belajar maksimal ditambah dengan les dengan harapan bisa mencari sekolah yang diinginkan, dipatahkan dengan sistem zonasi. ‘’Tapi karena ini masih baru diterapkan, mungkin perlu waktu untuk penyesuaian. Jika semuanya komitmen, saya yakin beberapa tahun ke depan, mencari sekolah tidak akan seribet saat ini,’’ ujarnya. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) Pilkel serentak di Kabupaten Tabanan rencananya dilaksanakan pada pekan kedua November mendatang. Ada 98 desa yang akan menggelar kegiatan tersebut. Tahapan sosialisasi pun mulai dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Tabanan selaku leading sector. Sejauh ini sosialisasi baru digelar di empat kecamatan dari sepuluh kecamatan di Kabupaten Tabanan. ‘’Masih tahap sosialisasi. Baru empat kecamatan, dan memang sudah ada desa yang membentuk panitia pemilihan. Jumlahnya saya tidak hapal,’’ ucap Kepala DPMD Tabanan Roemi Liestyowati, ditemui usai rapat paripurna DPRD Tabanan, Senin (24/6) kemarin. Setelah pembentukan panitia, barulah nantinya dilanjutkan dengan tahap penjaringan calon Perbekel. Hanya memang untuk jadwal tahapan tersebut masih dalam proses rancangan. Begitupun untuk tata tertib pelaksanaan pilkel juga ditentukan oleh panitia pemilihan di masing-masing desa penyelenggara. DPMD hanya memberikan regulasi. ‘’Jadwal tahapan masih kita susun, yang jelas pelantikan nanti sebelum tanggal 15 Desember,’’ terangnya. Disinggung ter-

kait adanya calon incumbent yang enggan masuk lagi dalam bursa pencalonan Perbekel karena takut mengelola dana desa dengan nilai yang cukup besar, dikatakan Roemi itu semua kembali pada pribadi masing-masing. Karena, meski harus mengelola dana desa dengan nilai yang besar, jika dijalankan sesuai dengan aturan, tentu saja tidak akan terjadi penyelewengan. ‘’Jadi untuk apa ragu nyalon, sepanjang bertugas sesuai dengan regulasi yang ada, saya yakin akan baik baik

saja,’’ ucapnya. Menurut data di DPMD Tabanan, Pilkel digelar di tiap kecamatan di Kabupaten Tabanan. Di Kecamatan Tabanan, pilkel akan dilangsungkan di 12 desa, Kecamatan Selemadeg Timur delapan desa, Kecamatan Selemadeg enam desa, Kecamatan Selemadeg Barat tujuh desa, Kecamatan Pupuan enam desa, Kecamatan Kediri 13 desa, Kecamatan Baturiti sembilan desa, Kecamatan Penebel 11 desa, Kecamatan Marga 12 desa, dan Kecamatan Kerambitan sebanyak 14 desa. DPMD Tabanan telah melakukan sejumlah persiapan sejak Februari lalu, seperti menunjuk Penjabat (Pj) Perbekel di 98 desa, dan persiapan lainnya. Sementara untuk anggaran Pilkel, di tengah kondisi keuangan daerah yang terbatas, hanya dianggarkan sebesar Rp 200 juta dari jumlah yang diajukan sebesar Rp 4,8 miliar. Terkait kekurangan anggaran tersebut, sebelumnya Roemi mengatakan setidaknya ada peluang yang bisa dibantu dari desa lewat APBDes. (kmb28)


BULELENG

8

Selasa Umanis, 25 Juni 2019

PECAH - Pesawat milik BIFA mengalami pecah ban saat landing di landasan pacu Bandara Letkol Wisnu di Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, Senin (24/6) kemarin.

Diduga Berbuat Cabul Pemuda 18 Tahun Dipolisikan Singaraja (Bali Post) – Diduga berbuat cabul yang terbongkar karena pesan singkat via SMS, seorang pemuda berinisial FA (18) dilaporkan ke Polres Buleleng. Dia dilaporkan oleh orangtua PA, berinisial KA. Kepala Sub-Bagian (Kasubag) Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Senin (24/6) kemarin, membenarkan bahwa polisi telah menerima laporan dugaan perbuatan cabul tersebut. Korban berinisial PA masih duduk di bangku SD di Kota Singaraja. Sementara informasi yang diterima Bali Post, peristiwa ini diduga terjadi pada 24 Mei 2019 lalu. PA diduga dicabuli oleh FA setelah keduanya saling mengenal sejak 6 bulan lalu. Korban juga sering melintas di depan rumah FA, saat korban berangkat atau pulang sekolah. Namun, dugaan pencabulan itu baru terendus akhir Mei 2019 lalu. Saat itu, terlapor (FA) meminta korban datang ke rumahnya. Dan aksi pencabulan yang terjadi di rumah pelaku diduga saat korban masih mengenakan seragam sekolah. Namun akhirnya, peristiwa itu diketahui langsung oleh orangtua korban berinisial KA, setelah dia membaca SMS di ponsel anaknya, PA. Orangtua korban baru melaporkan kasus tersebut ke Polres Buleleng, Rabu (19/6) lalu. KA, orangtua korban yang ditemui Minggu (23/6) lalu, menceritakan, anaknya diduga dicabuli pada 18 Mei 2019 lalu. Saat itu, istrinya baru datang dari bank, dan tidak menemukan anaknya, PA, di rumahnya. Semula dia tidak curiga, tetapi setelah melihat SMS di ponsel yang dibawa anaknya, KA kaget. Isi pesan di SMS tersebut dikirim dari nomor ponsel FA (terlapor). “Mestinya anak saya ada di rumah, tapi waktu itu tidak ada. Ketika balik ke rumah saya lihat di HP ada banyak SMS,” katanya. Sebelum mengadukan kejadian itu ke polisi, KA sempat menemui FA dan orangtuanya, untuk menanyakan soal dugaan persetubuhan berdasarkan bukti SMS yang dia pegang. “Apa pun alasan-

nya, ada bukti SMS. Karena dia (FA) yang sering mancingmancing biar anak saya mau datang ke rumah dia,” jelas KA. Tak pelak, dia mendesak agar pelaku segera diproses sesuai hukum yang berlaku. Ia mengaku sudah menyerahkan sejumlah barang bukti. Seperti SMS antara korban dengan pelaku, serta pakaian milik korban. Selain itu, korban juga telah menjalani visum et repertum di RSUD Buleleng. “Saya sudah memberikan keterangan. Pakaian anak saya juga sudah diminta. Untuk sementara sudah lengkap. Dan saya minta polisi memproses dugaan kasus ini dengan seadil-adilnya,” harap dia. Kasubag Humas Iptu Gede Sumarjaya mengatakan, laporan itu sudah diterima dan ditindaklanjuti oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Korban dan dua orang saksi yang diduga mengetahui kejadian itu sudah dimintai keterangan. Selain itu, korban juga sudah menjalani visum et repertum di RSUD Buleleng. Akan tetapi, hasilnya belum keluar dan diperkirakan baru keluar dalam satu pekan ke depan. Hasil penyelidikan ini nantinya akan menentukan apakah dugaan perbuatan cabul ini bisa ditingkatkan statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan. Hasil penyelidikan ini akan menentukan apakah terlapor statusnya bisa ditingatkan menjadi terduga pelaku dalam kasus ini. “Laporan kejadian ini sudah diterima. Rekan kita di PPA sudah melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti,” jelasnya. (kmb38)

Iptu Gede Sumarjaya

Bali Post/ist

Ban Pecah, Pesawat BIFA Tergelincir

Singaraja (Bali Post) – Pesawat milik Bali International Flight Academy (BIFA) mengalami kecelakaan Senin (24/6) kemarin. Pesawat jenis Cessna 182 itu diawaki seorang instruktur dan siswa BIFA yang melakukan sesi latihan terbang. Saat akan landing, roda depan pecah. Tak pelak, pesawat tergelincir dan nyaris menabrak pagar pembatas Bandara Letkol Wisnu di Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak. Saat dikonfirmasi, petugas Bandara Letkol Wisnu, Made Mustanda, menyatakan memang benar terjadinnya peristiwa pecah ban tersebut. Mustanda mengatakan, sebelum kejadian, instruktur Kapten Kunal sedang melatih siswa yang bernama Rivano. Saat take off, pesawat dalam kondisi normal dan sesi latihan

berjalan baik. Namun, masalah muncul ketika akan mengakhiri sesi latihan terbang, yakni saat pesawat akan mendarat di landasan pacu dari arah utara menuju selatan. Ketika roda depan akan menyentuh aspal, tiba-tiba ban depan pesawat pecah. Saat itu, pesawat tergelincir keluar landasan. Kalau saja pengereman tidak

sempurna, pesawat dengan warna putih tersebut nyaris menabrak pagar pembatas bandara di sebelah selatan tepatnya di pinggir jalan nasional Seririt – Gilimanuk. “Benar ada pesawat untuk latihan terbang mengalami kecelakaan. Secara teknis pesawat akan landing dan ban depan pecah hingga pesawat

keluar landasan. Beruntung pesawat dapat dihentikan, sehingga instruktur dan siswa yang mengikuti latihan terbang selamat,” katanya. Di sisi lain, Mustanda mengatakan, bahwa pihak BIFA belum bisa memastikan secara pasti penyebab kecelakaan itu. Rencananya, tim internal BIFA akan melakukan penyelidikan guna memastikan apakah kecelakaan itu murni karena perangkat pesawat (pecah ban) atau terjadi kesalahan siswa BIFA menerbangkan. “Kejadian seperti hal yang biasa, karena memang siswanya lati-

han terbang dan mendarat. Namun, BIFA masih menyelidiki untuk mengetahui penyebab kecelakaan pesawat ini,” jelasnya. Memang, kecelakaan pesawat BIFA tersebut dengan cepat menyebar. Warga di sekitar bandara ramai memadati lokasi kejadian. Warga tampak menyaksikan dari dekat badan pesawat yang nyaris menabrak pagar bandara. Bahkan, sesekali warga mengambil foto kejadian kemudian membagikan lewat akun media sosial (medsos) mereka. (kmb38)

Hutan di Banyupoh Terbakar Singaraja (Bali Post) – Kebakaran terjadi di kawasan hutan negara di Dusun Karang Sari, Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Minggu (23/6) lalu. Titik api membakar semak-semak, rumput liar, dan beberapa pohon keras yang mulai mengering. Sebaran titik api terlihat jelas sejak sore hingga malam hari. Informasi yang diperoleh, Senin (24/6) kemarin, hutan negara yang terbakar itu berada di sebelah selatan Pura Pulaki. Bukit yang ditumbuhi semak-semak, rumput liar, dan beberapa pohon keras terpantau terbakar sekitar pukul 16.00 Wita. Titik api terus merembet mulai dari

lereng dan juga di sekitaran puncak bukit. Walau terjadi kebakaran hutan, namun upaya pemadaman titik api belum dilakukan. Dalilnya karena medan untuk menjangkau titik api sulit dijangkau. Atas kondisi ini, aparat desa bersama kelompok masyarakat yang berada di Kawasan Pengelola Hutan (KPH) Bali Barat hanya melakukan pemantauan untuk mengawasi sebaran titik api. Jika api merambat sampai ke kawasan Pura Pulaki dan pura besar lain di Banyupoh, petugas sudah disiapkan untuk melokalisasi titik api. Perbekel Desa Banyupoh

Kecamatan Gerokgak Ketut Bijaksana mengatakan, kawasan hutan negara di wilayahnya tergolong rawan terbakar ketika musim kemarau. Selama ini, karakteristik hutan tersebut terlihat hijau kalau musim hujan. Memasuki musim kemarau seperti sekarang, semak-semak dan rumput liar, dan pohon keras lainnya mulai mengering. Hal itu dinilai mudah dan rawan terbakar. Pun saat api terlihat sejak Minggu (23/6) lalu. Titik api tiba-tiba saja muncul di lereng dan puncak bukit. Kobaran api nampak merembet dari sebelah barat Pura Melanting hingga ke Pura

Pulaki dan kawasan hutan di wilayah Desa Pemuteran. Hanya, secara pasti berapa luas hutan yang terbakar itu, pihaknya belum bisa memastikan. “Mulai sore dan malam hari terpantau ada titik api di bukit itu. Titik api terus merembet dan mungkin sudah sampai masuk ke kawasan hutan di Pemuteran,” kata Ketut Bijaksana. Atas peristiwa itu, dia berkoordinasi dengan kelompok masyarakat yang dibentuk KPH Bali Barat. Koordinasi ini dilakukan untuk melokalisasi titik api apabila sampai meluas ke kawasan pura dan permukiman warga. Upaya untuk pemadaman di lokasi

titik api di atas bukit, Bijaksana menyebut hal itu belum dilakukan. Pasalnya, kondisi itu sulit dijangkau oleh mobil pemadam kebakaran. Satu-satunya upaya yang dilakukan adalah memantau sebaran titik api dan kalau merembet dan mengancam keselamatan pura atau permukiman, pihaknya bersama kelompok masyarakat dan aparat terkait akan melokalisasi sebaran titik api tersebut. Terkait penyebab kebakaran, Bijaksana mengaku tidak tahu persis apakah ada unsur kesengajaan warga yang masuk hutan atau karena disebabkan faktor lain. (kmb38)

Tingkatkan Kualitas Tenun Ikat Desa Sembiran

Bali Post/kmb38

Singaraja (Bali Post) – Selain tenun songket di Desa Jineng Dalem dan Kelurahan Beratan, Kecamatan Buleleng, produksi kain tradisional juga berkembang di Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula. Tenun ikat khas dari desa di ujung timur Buleleng ini masih bertahan di tengah persaingan dengan produk kain tradisional dari daerah lain. Satu kendala yang dihadapi sekarang ini adalah kemampuan penenun untuk menjaga kualitas kain tenun ikat yang belum maksimal. Proses pewarnaan tenun ikat ini lebih cepat pudar dan tidak tahan lama. Kondisi ini membuat tenun ikat ini kurang diminati kolektor kain tradisional atau pasar luar negeri. Tidak ingin industri tenun ikat Desa Sembiran punah, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Buleleng bersama instansi terkait mulai melakukan penguatan sumber daya manusia (SDM) ibu-ibu penenun di Desa Sembiran. Upaya ini sejalan dengan dorongan Dekranasda Provinsi Bali yang turut mengembangkan dan melestarikan tenun ikat tersebut. Ketua Dekranasda Buleleng Ny. Aries Suradnyana, Senin (24/6) kemarin, mengatakan langkah awal

yang dilakukan dalam menggenjot SDM penenun adalah melakukan bimbingan teknis (bimtek) dengan menghadirkan pakar dan instansi terkait di bidangnya. Upaya ini bukan kali ini saja, namun sudah dilakukan tahun 2018 yang lalu. “Saya berharap, kegiatan ini dapat terus terlaksana pada tahun-tahun mendatang sehingga, SDM penenun ini terus meningkat dan menghasilkan kain tradisional berkualitas,” katanya. Di sisi lain, Aries Suradnyana mengatakan kualitas tenun ikat Desa Sembiran ketahanan warnanya kurang, kondisi ini mengakibatkan konsumen kurang tertarik membeli. Atas kendala itu, pemerintah daerah mengajak salah seorang perajin tenun melakukan studi komparasi ke Klaten, Jawa Tengah (Jateng). Dari upaya ini diharapkan penenun mendapatkan pengetahuan dalam teknik mewarnai bahan baku, sehingga menghasilkan pewarnaan yang berkualitas. “Kami yakin dengan penguatan SDM dan menimba ilmu tentang teknik pewarnaan kain, tenun ikan di desa ini (Sembiran) akan mampu bersaing dan penenunnya bisa mendapatkan manfaat positif dari menekuni warisan leluhur berupa memproduksi tenun ikat,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

GENJOT – Dekranasda Buleleng menggenjot penguatan kinerja SDM penenun di Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula.


GIANYAR

Selasa Umanis, 25 Juni 2019

9

Atasi Kebakaran Sampah di TPA Temesi

Wagub Minta Damkar Se-Bali Bersinergi

Gianyar (Bali Post) Proses pemadaman api pada tumpukan sampah di Tempat Penampungan Akhir (TPA) Temesi masih berlangsung. Melihat kondisi ini, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati melakukan peninjauan langsung ke lokasi tersebut, Senin (24/6) kemarin.

Bali Post/kmb35

TPA - Pemadaman sumber api oleh petugas Pemadam Kebakaran Badung di TPA Temesi, Senin (24/6) kemarin.

Petugas Kesbangpol Perdalam Intelijen

Gianyar (Bali Post) Puluhan petugas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gianyar memperdalam ilmu intelijen, Senin (24/6) kemarin. Pelatihan itu dibimbing oleh perwakilan Badan Intelijen Negara (BIN), Satuan Intel Polres Gianyar, Kejari Gianyar dan Kodim 1616. Kepala Badan Kesbangpol Gianyar Dewa Amartha mengatakan, 30 peserta pelatihan terdiri dari tiga bidang. 10 orang dari anggota tim kewaspadaan dini Pemkab, tujuh orang Kasi dan staf di kecamatan dan 13 orang petugas deteksi dini dan jejaring. “Maksud pelaksanaan kegiatan Bimtek (bimbingan teknis - red) ini adalah untuk memberikan pengetahuan dasar tentang intelijen. Antara lain, penggalian informasi, analisa informasi dan penyusunan laporan,” ujar Amartha di sela-sela Bimtek kemarin. Menurut Amartha, kegiatan ini bertujuan agar peserta mempunyai kemampuan dan pengetahuan dalam melaksanakan tugas menyerap informasi. “Termasuk menganalisa permasalahan

sehingga kebakaran sampah dapat dihindari. Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali Made Rentin mengatakan, pihaknya segera berkoordinasi dengan damkar kabupaten/Kota se-Bali agar turun bersama melakukan upaya pemadaman api. Senin sore kemarin langsung diturunkan sekitar 14 armada dari Damkar wilayah Gianyar, Klungkung, Badung, dan Kota Denpasar. “Dengan pemadaman secara massif dan dilakukan serentak, kami harap api dapat segera padam secara total,” katanya. (kmb35)

Calon Siswa Sudah Bisa ”Input” Data

Bali Post/kmb35

INTELIJEN - Puluhan petugas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gianyar memperdalam ilmu intelijen, Senin (24/6) kemarin. yang terjadi dan menyusun laporan yang terjadi di masyarakat dan instansi masingmasing,” jelasnya. Amartha menambahkan, pelaksanaan Bimtek men-

gacu pada dua hal. Pertama, mengacu kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 Tahun 2018 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah. Kedua, Bim-

tek ini merupakan salah satu sub kegiatan yang ada pada DPA Badan Kesbangpol, dengan nama kegiatan Kewaspadaan Dini Pemerintah Daerah. (kmb35)

peserta yang berasal dari lingkungan masyarakat dengan peserta bendesa adat di masing-masing kecamatan di Kabupaten Gianyar. “Tantangan desa adat yang semakin berat di zaman milenial diharapkan bendesa adat mampu menjadi penggiat antinarkoba di desanya dalam melaksanakan pencegahan dengan membuat pararem anti narkoba untuk menyelamatkan masyarakat dari bahaya narkoba. Kebutuhan hidup yang semakin tinggi tidak menjadi alasan masyarakat terjerumus ke dalam peredaran gelap narkoba, sehingga tidak mudah untuk dijadikan kurir narkoba. Kita harus bisa mengolah tantangan ini, termasuk mengatakan tidak pada narkoba,” ujar Sang Gede Sukawiyasa. Pada kesempatan itu, Sukawiyasa mengajak semua

peserta agar melaksanakan kegiatan pencegahan, pemberantasan, dan rehabilitasi. Peran serta masyarakat dalam upaya P4GN telah sesuai dengan UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, diatur dalam bab XIII pasal 104 sampai pasal 109 mengenai peran serta masyarakat. Menurut Sukawiya sa, tantangan masyarakat Bali saat ini yaitu harus waspada dengan dampak yang diakibatkan dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dengan membuat aturan tertulis berupa pararem yang dianggap lebih cepat mendapat respons dari masyarakat, seperti yang telah dilaksanakan oleh 16 desa pakraman yang ada di Kabupaten Gianyar. Desa pakraman yang lain juga diharapkan bisa melaksanakan pencegahan dengan

membuat pararem antinarkoba, membentuk relawan anti narkoba serta aktif melakukan kegiatan P4GN di desa masing-masing. Sukawiyasa mengatakan, terdapat dua peran besar perangkat desa adat di masyarakat yaitu prosperity dan security. Di mana, fungsi keamanan itu meliputi mengamankan lingkungan desa dari bahaya penyalahgunaan narkotika serta fungsi kesejahteraan sehingga dapat menggerakkan masyarakat dengan cara membuat komunitas untuk menggerakkan kegiatan P4GN. Ke depan, peran aktif seluruh stakeholder dan masyarakat sangat diharapkan dalam mendukung program P4GN sesuai amanat UU Nomor 35 Tahun 2009. “Kepedulian dan kesadaran bersama untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba mulai dari lingkup terkecil yaitu masyarakat. Maka perlu kita bangun komunitas untuk mencegah dan memberantas narkoba di lingkungan kita sendiri,” tegasnya. Ketua MMDP Kabupaten Gianyar Anak Agung Gede Alit Asmara mengatakan, pihaknya telah melaksanakan pembinaan mengenai pembuatan pararem kepada para bendesa adat serta dengan aktif menyampaikan permasalah narkoba yang terjadi di setiap pertemuan adat. Sementara itu, Kasi P2M BNNK Gianyar juga menyampaikan tentang indikator karakteristik kawasan yang bisa dianggap sebagai kawasan rawan narkoba. Meskipun di Kabupaten Gianyar masih masuk dalam siaga, namun sangat perlu untuk melaksanakan pencegahan dini dengan terus menerus melakukan sosialisasi ke masyarakat dan sekolah serta mendorong desa adat untuk melaksanakan kegiatan P4GN. (bns1)

RAKOR - Kepala BNNK Gianyar Sang Gede Sukawiyasa, S.IP., M.M. saat menjadi narasumber dalam kegiatan Rakor Pemberdayaan Masyarakat Antinarkoba di Lingkungan Masyarakat, Senin (24/6) kemarin.

mengingat kebakaran sudah berlangsung cukup lama, terlebih asap kebakaran sudah mengganggu masyarakat sekitar. “Saya minta damkar dari Denpasar, Klungkung dan Badung turun membantu Damkar Gianyar dalam upaya pemadaman api,” katanya. Ia meminta agar proses pemadaman dilakukan secara serentak di seluruh titik, sehingga sumber api bisa ditangani secara cepat. “Lakukan pemadaman secara serentak di bawah komando BPBD Bali, sehingga api secepat mungkin dapat dipadamkan,” katanya seraya meminta agar TPA Temesi ditata lebih baik,

PPBD ”Online” SMA

Rakor Pemberdayaan Masyarakat Antinarkoba di Lingkungan Masyarakat PEREDARAN narkoba telah merambah hingga ke seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya di perkotaan bahkan telah masuk ke pelosok desa. Hal ini tentu saja harus menjadi perhatian khusus pemerintah melalui Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar dengan kontribusi nyata dari masyarakat di Kabupaten Gianyar. Kepala BNNK Gianyar Sang Gede Sukawiyasa, S.IP., M.M. didampingi Ketua MMDP Kabupaten Gianyar Anak Agung Gede Alit Asmara menjadi narasumber dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberdayaan Masyarakat Antinarkoba di Lingkungan Masyarakat yang dilaksanakan oleh BNNK Gianyar di Hotel Gianyar, Senin (24/6) kemarin. Kegiatan ini diikuti 30 orang

Pejabat asal Ubud yang akrab disapa Cok Ace ini meminta petugas pemadam kebakaran bergerak cepat menangani sumber api. “Kebakaran sampah ini agar ditangani secepat mungkin,” ujar Cok Ace didampingi Bupati Gianyar I Made Mahayastra dan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali Made Rentin saat meninjau kebakaran sampah di TPA Temesi, Gianyar, Senin kemarin. Cok Ace juga meminta agar dilakukan penambahan damkar dari kabupaten lain untuk membantu proses pemadaman api. Hal ini

Gianyar (Bali Post)Lulusan SMP yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA diminta untuk mempersiapkan perlengkapan, karena Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) online akan dibuka mulai Jumat (28/6) mendatang. Sebelum pendaftaran dibuka resmi, calon siswa juga bisa meng-input data lebih awal. Kepala SMAN 1 Blahbatuh I Ketut Sulatra mengatakan, proses PPDB online untuk jenjang SMA akan dibuka Jumat depan, tepatnya pukul 08.00 Wita. Pendaftaran secara online dibuka selama lima hari hingga Rabu (3/7) mendatang. Dikatakan, web: bali.siap-ppdb. com sudah bisa dibuka. “Calon peserta didik sudah bisa input data mulai hari ini lalu simpan. Saat pendaftaran dibuka, tinggal dikirim,” jelasnya usai menggelar sosialisasi PPDB pada masyarakat umum di Wantilan Pura Dalem Blahbatuh, Senin (24/6) kemarin. Sulatra mengatakan, saat pendaftaran dibuka pada Jumat mendatang, dipastikan sarver yang terpusat di Pemprov Bali sudah siap menampung. Ia menyebut sarver itu sudah dirancang untuk siap menampung dua kali lipat dari jumlah pelajar SMP di Bali. “Misal jumlah siswa se-Bali lima ribu, sarvernya itu cukup untuk menampung 10 ribu pendaftar,” katanya. Sulatra mengimbau para calon peserta didik tidak khawatir berlebihan. Namun harus tetap menyiapkan seluruh kelengkapan dengan baik. “Jangan khawatir pasti bisa diakses, dengan catatan listrik dan

Bali Post/kmb35

PPDB - Kepala SMAN 1 Blahbatuh I Ketut Sulatra usai menggelar sosialisasi PPDB pada masyarakat umum di Wantilan Pura Dalem Blahbatuh, Senin (24/6) kemarin.

paket internet cukup. Jangan juga lewat dari batas waktu, semenit lewat bisa gagal daftar,” ujarnya. Setelah mendapatkan print out tanda bukti pendaftaran, kata Sulatra, calon siswa bisa langsung menuju sekolah tujuan guna melakukan verifikasi. Pihaknya di SMAN 1 Blahbatuh sudah menyiapkan tiga pos. “Kita siagakan pengurus OSIS memberi nomor antrean ini di depan sekolah,” jelasnya. Sementara terkait kuota, tahun ajaran ini sekolah dengan julukan Blasman ini akan menerima sebanyak 324 siswa baru. Terdiri dari jalur perpindahan tugas orangtua sebanyak lima persen, prestasi lima persen dan 90 persen jalur zonasi. Terkait adanya perubahan Permendikbud terkait penambahan jalur prestasi menjadi 15 persen, pihaknya mengaku

masih menunggu petunjuk Dinas Pendidikan Provinsi Bali. “Sementara masih tetap lima persen,” jelas Sulatra. Sementara jalur zonasi berkaitan dengan jarak antara tempat tinggal dengan sekolah. Menurut Sulatra, pihaknya tidak memakai titik koordinat rumah siswa, melainkan yang dipakai adalah banjar. “Jadi saat perangkingan akan ada sejumlah siswa yang jaraknya sama. Sebagai penentu, baru akan dilihat dari nomor pendaftaran,” terangnya. Jalur perpindahan orangtua, berkaca dari tahun sebelumnya kuota ini hanya diisi sekitar dua sampai tiga orang. Terakhir untuk jalur prestasi, pihaknya memberlakukan pembobotan dan nilai UN. “Piagam prestasi harus dilegalisir penyelenggaraan atau sekolah asal dan diperoleh tiga tahun terakhir,” tegas Sulatra. (kmb35)

32 ASN Daftar Lelang Jabatan

Posisi Kadis Pariwisata Nihil Peminat Gianyar (Bali Post) Pendaftaran lelang jabatan untuk pengisian sembilan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kosong, akan berkahir Selasa (25/6) hari ini. Sudah ada 32 Aparatur Sipil Negara (ASN) setingkat eselon III yang mendaftar proses lelang hingga Senin (24/6) kemarin. Dari jumlah itu, hanya pendaftaran untuk posisi Kepala Dinas Pariwisata Gianyar yang nihil peminat. Ketua Tim Pansel I Wayan Sudamia menerangkan, proses pendaftaran untuk lelang jabatan setingkat eselon II ini sudah dibuka sejak 27 Mei 2019. Diungkapkan, sudah ada 32 peserta yang mendaftar. “Sampai Senin sore ini sudah ada 32 peserta yang mendaftar. Tidak tahu besok pas hari terakhir, mungkin ada tambahan yang mendaftar,” katanya. Menurut Sudamia, 32 peserta itu mengisi delapan posisi yang lowong. Uniknya, setiap posisi tersebut masing-masing lengkap terisi empat peserta, sesuai batas minimal jumlah pendaftar. “Itu kebetulan saja, pas terisi masing-masing empat peserta sesuai ketentuan batas minimal,” ujar pejabat yang juga Asisten III Setda Kabupaten Gianyar ini. Namun, ada satu OPD yang hingga Senin kemarin nihil pendaftar, yakni untuk posisi Kadis Pariwisata Gianyar. Tim pansel masih menunggu hingga batas akhir pendaftaran untuk posisi tersebut. “Kalau besok tidak ada yang daftar, maka yang satu ini kita mintakan izin agar yang delapan saja diproses terus. Yang satu ini berarti didiamkan dulu, tapi kalau ada yang mendaftar mungkin diperpanjang. Kalau sama sekali tidak ada, berarti

tidak,” katanya. Usai proses pendaftaran Selasa hari ini, kata Sudamia, tim pansel akan langsung melakukan proses verifikasi berkas, yakni pada Rabu 26 Juni besok. Selanjutnya akan dilakukan pengumuman yang lolos administrasi pada Kamis 27 Juni. “Apabila ada yang tidak lolos verifikasi, berarti OPD itu tidak bisa dilanjutkan. Karena mana yang terisi peserta sesuai batas minimal empat peserta, maka itu saja yang diproses mengikuti seleksi,” katanya. Sudamia mengatakan, 32 peserta yang sudah mendaftar itu sebagian besar merupakan ASN di lingkungan Pemkab Gianyar. Hanya a d a satu

peserta yang berasal dari Pemkab Bangli. “Ada satu pendaftar dari Bangli. Ia ikut seleksi untuk pengisian lowongan di Inspektorat,” ujarnya. Disinggung terkait isu kapling jabatan pada proses lelang kali ini, Sudamia menegaskan bahwa semua peserta eselon III yang sudah memenuhi syarat untuk ikut lelang ini memiliki peluang sama. Ia juga menyatakan tidak ada istilah rekayasa dalam pengisian posisi kepala OPD yang kosong ini. “Tidak ada istilah rekayasa, semua transparan. Kita berikan kesempatan yang sama,” tegasnya. (kmb35)


JEMBRANA

10

Selasa Umanis, 25 Juni 2019

”Launching” KR Jagatnatha Ditargetkan Akhir Tahun 2019 Negara (Bali Post) – Kendatipun saat ini pembangunan Kebun Raya (KR) Jagatnatha sudah hampir selesai dan siap launching, namun Pemerintah Kabupaten (pemkab) Jembrana memastikan baru dilakukan November 2019 ini. Selain karena masih adanya pengerjaan tahap III di dalam areal KR Jagatnatha, juga menunggu penyempurnaan bangunan wantilan. Sejak beberapa bulan lalu, areal KR Jagatnatha tertutup dan tidak bisa diakses oleh masyarakat umum seperti sebelumnya. Kecuali keperluan persembahyangan ke Pura Jagatnatha. Sementara kantor UPT KR Jagatnatha, juga sudah mulai beroperasi sejak beberapa waktu lalu. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jembrana I Wayan Sudiarta ditemui, Senin (24/6) kemarin mengatakan, secara umum sejatinya KR Jagatnatha sudah bisa di-launching atau dibuka untuk umum. Tetapi, pemerintah daerah menjadwalkan launching baru bisa dilakukan pada akhir tahun ini tepatnya bulan November. “Tahun ini ada pengerjaan lagi senilai Rp 14 miliar dari Satker, untuk (penyempurnaan) wantilan, drainase, rumah kompos, tembok pagar di utara dan beberapa lainnya di dalam areal,” terang pejabat asal Badung ini. Namun, bangunan dan prasa-

rana yang ada saat ini menurutnya sudah layak untuk di-launching. Hanya saja, pihaknya menunggu penyempurnaan wantilan karena rencananya saat launching, bangunan itu akan digunakan. “Yang kita harapkan agar bisa segera rampung adalah wantilan. Baru kita launching pada November nanti,” tambahnya. Sejatinya bangunan wantilan sejak selesai dikerjakan pada akhir tahun lalu sudah layak digunakan. Namun dalam pengerjaan tahun ini, akan ada penyempurnaan lagi. Dari informasi Satker, untuk kelanjutan pembangunan di KR Jagatnatha saat ini masih tahap tender. Sementara itu, untuk penyediaan koleksi tanaman menurutnya diserahkan dari kabupaten. Dan sesuai rencana dari awal, KR Jagatnatha ini merupakan kebun raya tematik untuk tanaman upakara dan obat (usadha). Hingga Juni 2019 ini, sudah ada 417 jenis tanaman yang tertanam di kebun. Sedangkan di pembibitan KR Jagatnatha mengembangkan 68 jenis tanaman. Jenis tanaman itu selain keperluan usadha dan upakara, juga sejumlah tanaman endemik asli dari Jembrana, seperti kwanitan. Selain itu, Dinas LH menurutnya juga terus menambah koleksi baik bekerja sama dengan KR Eka Karya Bedugul maupun KR Bogor. (kmb26)

Bali Post/kmb26

KR JAGATNATHA – Salah satu bagian pintu masuk ke KR Jagatnatha. Dinas LH menargetkan pada bulan November nanti KR Jagatnatha ini sudah dapat di-’’launching’’.

Tahan Laju Abrasi, Warga Pebuahan Gunakan Ban Bekas Negara (Bali Post) Meskipun berulangkali diusulkan dan dikunjungi pejabat daerah maupun pusat, namun penanganan abrasi di Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru belum ada titik terang. Bahkan dipastikan pada tahun 2019 ini, tidak ada bantuan dari pusat untuk penanganan abrasi yang sudah tergolong kritis. Warga pun mencoba mencari solusi secara swadaya, salah satunya dengan memasang ban bekas.

Bali Post/kmb26

PILKEL TETAP JALAN - Rapat paripurna yang digelar kemarin salah satu pemandangan fraksi menyepakati pelaksanaan pilkel serentak tetap berjalan.

Upaya pemasangan ratusan ban bekas di lokasi abrasi yang paling parah terpaksa dilakukan karena dari hari ke hari, gerusan air laut semakin menjorok ke tanah warga. Paling tidak ketika ombak naik dapat mengurangi dampak gerusan baik di tanah warga maupun jalan penghubung di pinggir pantai.

Sejumlah warga yang ditemui, Senin (24/6) kemarin mengungkapkan, pemasangan ban bekas berjejer ini dilakukan pribadi oleh warga. Ini merupakan salah satu upaya mereka menahan gempuran air laut. “Dari tahun ke tahun dan bahkan hitungan bulan, daratan di sini berkurang. Ini buktinya jalan

rabat beton baru dibangun 2017 lalu, sudah hancur,” terang Yanto salah seorang warga setempat. Selama kurun waktu tiga tahun terakhir, tak sedikit warga yang pindah karena tanah dan bangunan yang hancur akibat gempuran air laut. Saat ini abrasi sudah menyentuh di bagian jalan desa yang dulunya jauh dari bibir pantai. Bahkan jalan tersebut kini telah putus. Beberapa warga yang memiliki rumah makan juga memasang sejumlah senderan menggunakan batu tumpukan dan ban-ban bekas truk. Tak sedikit juga rumah makan yang terpaksa tutup

karena tanah dan bangunan usaha mereka sudah hilang diterjang gelombang. Kepala Bidang Sumber Daya Air pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman Jembrana I Wayan Widnyana mengatakan, dari informasi sebelumnya, dalam rapat di Desa Banyubiru akan ada warga yang memasang penahan abrasi di beberapa titik lokasi pantai yang tergerus abrasi itu. Pasalnya warga itu juga memiliki lahan pribadi di dekat lokasi yang telah tergerus abrasi itu. Namun, pihaknya tidak tahu siapa yang memasang ban-ban tersebut. (kmb26)

Terkait Pilkel Serentak

Usulan Penundaan Patah di Rapat Paripurna Negara (Bali Post) Sejumlah masukan dan kritik DPRD Jembrana untuk penundaan pelaksanaan pemilihan perbekel (pilkel) atau pilkades serentak akhirnya terpatahkan. Dalam rapat paripurna II, Senin (24/6) kemarin, dengan agenda pemandangan umum fraksi terhadap ranperda, seluruh fraksi menyepakati pilkel jalan terus. Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Ketut Sugiasa tersebut, enam fraksi DPRD Jembrana menyampaikan pemandangan umum mereka. Masing-masing di antaranya Fraksi PDI Perjuangan dibacakan I Dewa Komang Wiratnadi, Fraksi Demokrat Sejahtera dibacakan I Putu Kama Wijaya, Fraksi Partai Gerindara dibacakan I Made Putu Yudha Baskara, Fraksi Partai Golkar dibacakan I Made Sabda, Fraksi Hanura dibacakan I Ketut Suarta dan Fraksi Kebangkitan Nasional dibacakan oleh Siti Ulfah. Terkait pilkel serentak yang tahapannya sudah dimulai dan akan berlangsung pada September mendatang, seluruh fraksi kompak meminta jalan terus (tidak ada penundaan). Tahapan pilkel secara serentak tetap dilaksanakan. Fraksi Partai Gerindara yang dibacakan I Made Putu Yudha Baskara menyarankan agar tahapan pemilihan perbekel serentak di tahun 2019 tetap dilaksanakan tanpa harus menunggu selesainya pengundangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Atas Perda No. 2 Tahun 2015. “Secara prinsip adanya Permendagri No. 65 Tahun 2017 tentang Perubahan Permendagri

Nomor 112 Tahun 2014 Pemilihan Kepala Desa tidak membatalkan Perda Nomor 2 Tahun 2015 tentang Pemilihan Perbekel,” paparnya. Sejalan dengan hal itu, pandangan Fraksi Demokrat Sejahtera dibacakan oleh I Putu Kama Wijaya mengatakan, dari hasil konsultasinya ke pejabat Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri terdapat masukan bahwa pemilihan perbekel 35 desa di Kabupaten Jembrana bisa tetap dilanjutkan tanpa menunggu penetapan peraturan daerah tentang Perubahan Atas Perda No. 2 Tahun 2015. Menurutnya efektivitas pelaksanaan pemerintahan desa harus didahulukan. Di samping nantinya perubahan Perda Nomor 2 Tahun 2015 dikebut. Dewan juga mendukung penggunaan APBDes untuk pilkel untuk menyokong keterbatasan anggaran yang dialokasikan dari APBD. Asalkan anggaran itu dimuat dalam dokumen pelaksanaan anggaran. Sebelumnya, dalam rapat kerja (raker) DPRD Jembrana dengan OPD berkaitan dengan pilkel serentak, Dewan meminta agar pelaksanaan pilkel serentak ditunda dulu. Mereka menilai aturan yang digunakan berdasarkan Perda Nomor 2 Tahun 2015 tentang Pemilihan Perbekel cacat hukum lantaran belum ada perubahan mengikuti peraturan baru. Karena itu DPRD Jembrana merekomendasikan pilkel ditunda, hingga memiliki dasar hukum pelaksanaan. (kmb26)

Bali Post/kmb26

PENAHAN ABRASI – Sejumlah ban ditaruh di pinggir pantai untuk menghalangi gempuran air laut saat ombak tinggi di Pantai Pebuahan. Warga berharap upaya ini dapat menahan laju abrasi yang kian parah.

Penerimaan Pegawai 2019

Jembrana Ajukan Formasi 65 CPNS dan 127 PPPK

Bali Post/ist

APEL – Sejumlah ASN dan kontrak di lingkup Pemkab Jembrana saat apel beberapa waktu lalu. Pada penerimaan CPNS tahun 2019 ini, Pemkab Jembrana mengusulkan 192 formasi, sebagian besar merupakan PPPK.

Negara (Bali Post) Pemkab Jembrana, mengusulkan sebanyak 192 formasi dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2019. Usulan itu dibagi menjadi formasi tenaga CPNS dan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Dari usulan itu, masih didominasi kebutuhan untuk formasi fungsional pendidikan dan kesehatan. Rinciannya, untuk CPNS sebanyak 65 orang, terdiri dari tenaga teknis 38 orang, tenaga kesehatan 7 orang dan tenaga pendidikan 20 orang. Sedangkan PPPK 127 formasi, dengan rincian tenaga pendidikan 32 orang, tenaga kesehatan 53 orang serta tenaga teknis 42 orang. Rekapitulasi usulan formasi itu juga tetap mempertimbangkan skala prioritas. “Pengusulan formasi tahun ini kita gunakan sistem zero growth (jumlah pegawai pensiun dan meninggal pada tahun 2019) di Pemkab Jembrana yang jumlahnya 182 orang. Ditambah kekosongan pengisian CPNS tahun lalu 10

orang, sehingga tahun ini kita usulkan ke BKN sebanyak 192 orang,“ ujar I Made Budiasa, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Jembrana, Senin (24/6) kemarin. Menurut Budiasa, jumlah tersebut baru berupa usulan yang diajukan Bupati Jembrana selaku Pejabat Pembina Kepegawaian ke KemenpanRB dan tentu akan diverifikasi oleh Kemenpan RB. “Ini baru usulan saja, jumlahnya bisa berubah sesuai keputusan dari pemerintah pusat. Jadi kami menunggu jumlah yang disetujui hasil verifikasi Kemenpan berupa Keputusan Menpan RB,” kata Budiasa. Ia menambahkan, usulan yang diajukan pada dasarnya belum bisa mencukupi kebutuhan pegawai di Pemkab Jembrana. Namun, mengingat dari aturan pemerintah pusat, maka yg diusulkan hanya sejumlah itu. “Dengan jumlah usulan sekian, dan menggunakan sistem zero growth, untuk gaji, daerah masih sanggup untuk mem-

bayarnya. Di samping itu Pemkab juga memikirkan biaya Latsar/prajabatan, Diklat fungsional dan sebagainya,” paparnya. Solusi untuk mengatasi kekurangan pegawai, yakni dengan mengoptimalkan pegawai yang ada. Solusi lainnya, menurut dengan mengoptimalkan tenaga non-ASN yang ada untuk diperbantukan di OPD yang mempunyai kegiatan yang sifatnya mendesak. Misalnya, dengan menempatkan tenaga BKO non-ASN di beberapa dinas. Seperti BKO di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan untuk menata arsip di OPD, dinas sosial untuk pendataan JKN KIS serta diperbantukan untuk pengurusan bansos/hibah di Bagian Ekbangsosbud Berdasarkan data dari BKSDM Jembrana, saat ini di Kabupaten Jembrana memiliki 3.408 orang PNS. Sementara kebutuhan ideal sebanyak 7.056 orang, sehingga masih kurang ASN sebanyak 3.648 orang. Sementara tenaga kontrak yang ada saat ini mencapai 2.425 orang. (kmb26)


Selasa Umanis, 25 Juni 2019

Karangasem

11

Bali Post/kmb41

GERET PANDAN - Krama Desa Adat Tenganan saat melaksanakan tradisi geret pandan, Senin (24/6) kemarin.

PHRI Dorong BWS Tata Pantai Karangasem

Amlapura (Bali Post) Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Karangasem mendorong pemerintah pusat melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Penida segera melakukan penataan terhadap pantai di Karangasem. Sebab, hampir sebagian pantai di Karangasem mengalami abrasi akibat diterjang gelombang tinggi. Ketua PHRI Karangasem Wayan Kariasa, Senin (24/6) kemarin, mengatakan pesisir pantai yang mengalami kerusakan mulai dari pesisir Pantai Buitan hingga Pantai Candidasa. Kata dia, pantai mulai mengalami kerusakan akibat sering diterjang ombak hingga terjadi abrasi. “Kita dorong supaya pesisir yang rusak bisa dilakukan perbaikan,” ujarnya. Kariasa menambahkan, terkait kerusakan tersebut, sejatinya pihaknya sudah beberapa kali mengusulkan ke pemerintah pusat.

Sambung dia, bahkan sudah disetujui oleh pemerintah pusat bekerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) melalui BWS Penida. Hanya, sampai saat ini belum ada respons positif terkait perbaikan tersebut. “Padahal sudah di-acc pemerintah pusat dan JICA melalui Bali Wilayah Sungai Penida. Namun sampai sekarang, belum muncul juga informasi detailnya dari BWS. Kami harap perbaikan bisa segera terwujud karena akan membawa dampak yang luar biasa buat pariwisata

Karangasem, masyarakat serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) Karangasem,” jelas Kariasa Kepala Dinas PUPR Karangasem I Ketut Sedana Merta mengatakan, pesisir Pantai Buitan hingga Candidasa rawan terjadi abrasi. Pemda sudah berulang kali mengusulkan ke pemerintah pusat untuk dilakukan penataan pesisir pantai. “Kita tetap berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Katanya usulan masih perencanaan. Untuk detailnya saya tak begitu tahu,” ujar Sedana Merta. (kmb41)

Banyak Kupon Belum Tertukar Jamuan Makan Gratis Diperpanjang Amlapura (Bali Post) Pesta rakyat sekaligus jamuan makan gratis yang dilaksanakan berkaitan dengan HUT ke-379 Kota Amlapura, diperpanjang satu hari. Perpanjangan itu dilakukan dengan alasan masih banyak kupon yang dibawa masyarakat yang belum tertukar. Penyebabnya, pedagang belum mampu mengakomodir semua pemegang kupon. Ketua Panitia HUT Kota Amlapura Gede Adnya Mulyadi, Senin (24/6) kemarin, tidak membantah adanya perpanjangan jamuan makan gratis tersebut. Alasannya, banyak masyarakat yang belum dapat menukarkan kuponnya karena pedagang belum mampu mengakomodir semua pemegang kupon. “Pedagang kewalahan melayani permintaan masyarakat. Makanya, kita perpanjang penukaran kuponnya lagi sehari,” tandas Mulyadi. Pria yang juga Sekda Kabupaten Karangasem ini menambahkan, masyarakat yang masih memiliki kupon tersebut, nantinya dapat menukarkannya ke pedagang-pedagang yang sebelumnya telah ditunjuk untuk melayani jamuan tersebut. “Kita tidak tahu pasti berapa jumlah warga yang memiliki kupon belum tertukar. Jadi, bagi warga yang masih memegang kupon bisa ditukar hari ini (kemarin - red),” jelasnya. Disinggung terkait penyebaran kupon yang tidak merata ke masyarakat, Adnya Mulyadi menegaskan kalau masalah penyebaran kupon sudah ke masing-masing camat dan perbekel. Dia mengakui, belum bisa mengakomodir seluruh masyarakat Karangasem karena kupon yang Bali Post/kmb41 disebar hanya 60 Gede Adnya Mulyadi ribu. (kmb41)

Bentuk Penghormatan kepada Dewa Indra

Tradisi ”Geret Pandan” di Desa Adat Tenganan Pegringsingan Amlapura (Bali Post) Tradisi geret pandan kembali digelar Desa Adat Tenganan Pegringsingan, Senin (24/6) kemarin. Tradisi ini dilaksanakan setiap tahun oleh krama adat setempat. Kegiatan geret pandan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan warga Tenganan kepada Dewa Indra sebagai Dewa Perang. Pantauan Bali Post, sebelum pelaksanaan tradisi geret pandan dimulai, lebih dahulu dilakukan sangkepan desa. Warga Tenganan duduk bersila di balai desa. Siang harinya dilakukan upacara di desa dengan nuur Ida Batara di Pura Kubu Langlang, Naga

Sulung dan Tegal Gimbal yang ada di atas bukit. Bandesa Adat Tenganan I Wayan Sudarsana mengungkapkan, kegiatan tradisi mageret pandan ini rutin dilakukan oleh desa adat setiap tahun. Kata dia, ritual geret pandan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada Dewa Indra sebagai Dewa Perang. “Mageret pandan ini usaba sambah. Upacara usaba sambah ini dilaksanakan selama satu bulan penuh mulai dari akhir Mei hingga Juni,” tandas Sudarsana. Lanjut dia, usaba sambah ini dilaksanakan tiga kali dalam setahun.

Yakni pada bulan Juni dua kali dan Juli sekali. Acara ini menggunakan kalender khusus yang dimiliki Desa Adat Tenganan. Sudarsana menjelaskan, saat berlangsungnya geret pandan, warga sekitar mengiringinya dengan gamelan selonding. Bahkan, untuk menjadi juri gamel selonding ini wajib melalui proses ritual acara tertentu. Jelas bandesa adat, termasuk pandan yang dipergunakan saat geret pandan ini tidak pandan sembarangan. Karena pandan ini khusus dari taruna-taruna desa sebanyak 200 lembar. “Geret pandan ini juga

melambangkan ketulusan. Setelah melakukan geret ini, tidak ada yang dendam ataupun emosi. Semua dilakukan dengan sukacita,” jelas Sudarsana. Salah seorang peserta geret pandan, I Made Peret, mengatakan kendati luka di punggung dan keluar darah akibat geretan pandan, akan tetapi dia mangaku tidak merasakan sakit ketika terjadi geretan pandan. “Usai mengikuti geret pandan akan diobati secara tradisional oleh tetua desa. Nanti sembuh seperti biasa. Goresan pandan tidak akan membekas,” jelasnya. (kmb41)

Amlapura (Bali Post) Gudang kayu milik Dewa Gede Alit Sualitra yang berlokasi di Desa Adat Temega, Kelurahan Padangkerta, Karangasem, Senin (24/6) dini hari kemarin, ludes terbakar. Dugaan sementara, peristiwa itu terjadi karena pemilik gudang diduga lupa mematikan dupa yang sebelumnya dia pakai untuk sembahyang. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Karan-

gasem, I Nyoman Sutirtayasa, mengatakan, peristiwa kebakaran tersebut terjadi pukul 00.57 Wita. Kata dia, setelah menerima laporan adanya peristiwa kebakaran, pihaknya langsung menerjunkan sejumlah petugas untuk melakukan pemadaman. “Gudang kayu yang terbakar milik Dewa Gede Alit Sualitra. Untuk memadamkan kobaran api, kita terjunkan lima mobil damkar dengan

jumlah personel 12 orang. Api baru bisa dipadamkan kurang lebih satu jam,” ujarnya. Sutirtayasa menambahkan, penyebab kebakaran saat ini diduga akibat kelalaian pemilik gudang kayu. Berdasarkan keterangan saksi, kata dia, korban yang selesai melakukan persembahyangan lupa mematikan dupanya. “Dugaan sementara kebakaran dipicu akibat api dupa yang lupa dimatikan,”

tandas Sutirtayasa. Akibat peristiwa itu, pemilik ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta. Dia menambahkan, untuk memastikan bahwa tidak ada lagi api di seputaran lokasi kebakaran, pihaknya terus melakukan pendinginan. Harapannya, dia memastikan bahwa puing-puing api yang kemungkinan masih tersisa, bisa padam seluruhnya. (kmb41)

Gudang Kayu Ludes Terbakar

PADAMKAN API - Petugas Damkar Karangasem saat melakukan pemadaman api.

Bali Post/kmb41


KLUNGKUNG

12

Selasa Umanis, 25 Juni 2019

Baleganjur Tingkat Remaja Duta Klungkung

Sajikan ”Tunggul Baradwaja”, Terinspirasi dari Hanuman Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center Denpasar, menjadi ajang pembuktian seniman kreasi baleganjur, salah satu kesenian yang dinantikan penonton. Dari Klungkung, lomba baleganjur tingkat remaja, belum lama ini, Duta Kabupaten Klungkung diwakili Sekaa Baleganjur Candra Buana, Desa Banjarangkan, Kecamatan Banjarangkan. Sesuai dengan tema PKB XLI ‘‘Bayu Pramana’’, baleganjur Klungkung menyajikan tabuh yang menyelaraskan dengan tema, di mana sosok Hanuman sebagai inspirasi. “Tunggul Baradwaja” begitu judul garapan tabuhnya, yang artinya embusan angin menderu, membubung dalam hamparan lantak di sepanjang garis waktu. Mengantar melodi gending dalam dahsyat rona semesta. “Bergetar, geger di antara takjub. Kibaran dahsyat tunggul baradwaja, kober panji bergurat sosok Hanu-

man, tertancap di simbar siandana kereta perang Arjuna di tegal Kuruksetra. Adalah Niyasa, kekuatan bayu bajra pancawara. Hanuman telah hadir menyapuh kebatilan, gemilang dalam hempasan kibar raga. Sang pendekar kendalisada, mahsyur dalam ketangguhan mayangkara berbalut kampuh poleng bintul aji,”

kata Komposer I Komang Winantara bersama Ketut Adiyasa. Menurutnya, itulah kekuatan sempurna Hanuman yang muncul tiba-tiba sebagai inspirasi. Tidak kasat mata tetapi nyata. Inilah yang menginspirasi lahirnya gending baleganjur yang sarat kekuatan. Memfiltrasi sifat dan karakter sang pawana. Bingar dalam kedahsyatan, cakap dalam mengemban rasa, takjub saat menawarkan nada dalam untaian melodi menyengat, namun tetap pada pola uger-uger tradisi. “Santun dalam laga, tegas pada setiap permainan ritme dan irama begitu terjaga nyaris sempurna. Karakter inilah kemudian bersatu dalam degup membahana, lahirkan Baleganjur ini,” jelasnya. Kolaborasi Winantara dan

Adiyasa, teraplikasikan dalam ide garapan terhadap penabuh. Dalam latihan, Winantara selalu memberikan arahan kekompakan, untuk menyuguhkan yang terbaik. Sebab, ketika berada di panggung, jelas berbeda saat latihan. Sementara itu, Camat Banjarangkan I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya menyampaikan dalam setiap kesempatan bertatap muka dengan sekaa baleganjur, selalu berupaya membangun kepercayaan diri. Ia menekankan dalam pergelaran lomba, juara adalah nomor sekian, namun yang paling pertama adalah tampil semaksimal mungkin. “Saya terus support mereka, sampai detik-detik tampil gladi tetap saya mendampingi. Ini yang dibutuhkan oleh seniman,” jelas mantan Camat Nusa Penida. (gik)

BALEGANJUR - Para seniman baleganjur dari Duta Kabupaten Klungkung diwakili Sekaa Baleganjur Candra Buana, Desa Banjarangkan, Kecamatan Banjarangkan menyajikan tabuh yang menyelaraskan dengan tema, di mana sosok Hanuman sebagai inspirasi. “Tunggul Baradwaja” begitu judul garapan tabuhnya.

Tak Puas Pelaksanaan PPDB

Puluhan Orangtua Siswa Datangi Perbekel Takmung

PEMBUANGAN SAMPAH -Tumpukan sampah di areal eks galian C, yang digunakan sebagai tempat pembuangan sampah.

Eks Galian C Gunaksa Jadi Tempat Pembuangan Sampah Liar

Semarapura (Bali Post) Areal eks galian C Gunaksa, Kecamatan Dawan, kembali menjadi sorotan. Setelah soal mandeknya dermaga dan akses jalan, kini malah muncul masalah baru soal adanya sampah yang dibuang sembarangan. Dalam sepekan terakhir, beberapa titik eks galian C dipenuhi tumpukan sampah, sehingga muncul kesan sebagai TPA baru. Diduga, sampah dibuang penglola Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Gunaksa yang sampahnya menumpuk karena tidak beroperasi. Situasi demikian mengundang perhatian masyarakat lain yang lewat di sekitar areal tersebut. Sebab, tempatnya cukup dekat dengan akses jalan. Tumpukan sampah yang mencapai puluhan truk itu membuat lingkungan sekitar menjadi kumuh. Apalagi, kemudian langsung dibakar di tempat, sehingga menimbulkan polusi. Banyak yang bertanyatanya dari mana asal sampah tersebut. Informasi warga sekitar, sampah tersebut berasal dari lokasi TOSS Gunaksa, yang terpaksa memindahkan tumpukan sampahnya dari areal tersebut, karena sudah membludak dan sebagai antisipasi dari rencana adanya

kunjungan dari Kementrian Lingkungan Hidup. Namun, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung A.A. Ngurah Kirana saat dihubungi, Senin (24/6) kemarin, mengaku tidak tahu persoalan tersebut. Justru, dia menegaskan baru akan menurunkan tim untuk memastikan dan mengecek kondisi di lapangan. “Memang masing-masing desa diberikan kewenangan untuk mengelola sampahnya. Tetapi, kenapa kemudian sampai dibuang ke sana, kami masih dalami. Tim kami akan segera turun,” kata Kirana. Dalam regulasi pemerintah daerah, khususnya Perda Pengelolaan Sampah Nomor 7 Tahun 2014, sudah diatur den-

”Pararem” Antinarkoba akan Disahkan di Setiap Desa Semarapura (Bali Post) Pemkab Klungkung bekerja sama dengan BNNK Klungkung sedang menggagas penguatan penanganan bahaya narkoba. Ini direalisasikan dalam sebuah pararem, yang nantinya dapat direalisasikan di setiap desa adat. Saat ini, Sekda Klungkung Gede Putu Winastra meminta Kesbanglinmas segera menyiapkan seluruh administrasinya, agar pararem tersebut segera dapat disahkan dan diterapkan di setiap desa. Ini terungkap saat Sekda Winastra memimpin rapat staf lengkap di Ruang Rapat Praja Mandala Pemkab Klungkung, Senin (24/6) kemarin. Winastra kembali menyinggung ini, karena seluruh pihak terkait, baik BNNK Klungkung, Majelis Desa Adat, hingga BNNP Bali juga sudah sepakat, bahwa pararem ini sudah cukup mendesak untuk melibatkan desa adat dalam penanganan bahaya narkoba. Kepala BNNK Klungkung

AKBP Dewa Made Alit Artha menyatakan, mempercepat adanya pararem ini, sebagai salah satu program pemberdayaan penggiat anti narkoba di lingkungan masyarakat. Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa sebelumnya juga menekankan kembali bagaimana peran masyarakat adat dalam pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Sebab, selain aparat, tentu masyarakat juga diperlukan kerja samanya guna mewujudkan masyarakat Bali yang sehat unggul dan bersih dari narkoba. Dalam rapat staf lengkap ini juga dibahas mengenai Evaluasi Reformasi Birokrasi, Evaluasi Standar Pelayanan Publik (SPP) dan Kelembagaan, Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Evaluasi Pengadaan Barang dan Jasa, serta Evaluasi tentang kedisiplinan pegawai. (kmb31)

gan jelas. Bahwa, tidak boleh ada yang membuang sampah sembarangan. “Kami khawatirnya, justru orang luar yang membuang di sana. Untuk memastikan, siapa yang buang sampah di sana, kami juga sulit membuktikannya. Setidaknya sementara kami bisa hentikan, agar tidak semakin banyak sampah menumpuk di sana,” tegasnya. Disinggung bahwa sampah tersebut, ada kaitannya dengan tidak berprosesnya TOSS Gunaksa selama beberapa

hari, dia mengaku tidak tahu. Dia justru menegaskan, TOSS Gunaksa masih berproses dengan baik. Bahkan, terakhir dikunjungi rombongan dari PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) yang dipimpin Komisaris Utama Sriyono D Siswoyo. PJB merupakan perusahaan pembangkitan listrik dan anak perusahaan dari PT PLN yang bergerak di bidang pembangkitan listrik, operasi, perawatan, dan bisnis lainnya yang terkait dengan kelistrikan nasional. Dia menegaskan setelah tim turun dan memastikan dari mana sumber sampah sekitar 25 truk itu, nanti baru akan dilakukan proses pembinaan lebih lanjut. Bahkan, kalau sampahnya melebihi ambang batas, karena dibuang di lokasi sembarangan, selanjutnya bisa dikenakan sanksi. (kmb31)

Semarapura (Bali Post) Proses PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) untuk jenjang SMP, kembali menimbulkan kekisruhan, Senin (24/6) kemarin. Kisruh terjadi di Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, di mana tidak semua siswa dari desa itu bisa diterima di SMPN 1 Banjarangkan, yang dianggap sebagai sekolah favorit. Akibatnya, orangtua siswa yang tidak terima situasi ini, langsung mendatangi Kantor Perbekel Takmung, untuk mengadukan persoalan tersebut. Kedatangan puluhan warga diterima Perbekel Takmung Nyoman Mudita. Total, ada sekitar 30 orangtua siswa ramai-ramai mendatangi kantor perbekel tersebut. Orangtua siswa menganggap proses PPDB di Kecamatan Banjarangkan tebang pilih. Sebab, ada yang diterima di SMPN 1 Banjarangkan, ada yang tidak, sehingga terpaksa harus melanjutkan ke SMP Satap Takmung. Untuk diketahui, di Desa Takmung ada 4 SD yaitu SDN 1 Takmung di Dusun Takmung, SDN 2 Takmung di Dusun Lepang, SDN 3 Takmung di Dusun Losan dan terakhir SDN 4 Takmung di Dusun Sidayu Tojan. Salah satu orangtua siswa, Nyoman Casmana asal Losan, menyatakan bahwa anaknya, Komang Nopi, lulus dari SDN 3 Takmung. Namun, anaknya bersikeras ingin bersekolah di SMPN 1 Banjarangkan. Tetapi niatnya ditolak, karena SDN 3 Takmung tidak masuk

zonasi ke SMPN 1 Banjarangkan melainkan di SMP Satap Takmung. “Saya protes, kenapa anak saya tidak diterima di SMPN 1 Banjarangkan. Sedangkan, anak lain dari sekolah yang sama, justru diterima. Inikan diskriminasi,” tegasnya. Setelah mendengar keluhan masyarakat, Perbekel Nyoman Mudita langsung meminta para kepsek di Desa Takmung ini agar segera mengumpulkan para orangtua siswa untuk menjelaskan masalah zonasi ini seperti apa kepada masyarakat setempat. Langkah ini dilakukan karena desa tidak ada kewenangan untuk menjelaskan masalah penerimaan siswa baru sesuai zonasi

ini. “Saya ingin kebijakam Dinas Pendidikan dapat diterima dengan jelas oleh orangtua,” jelasnya. Mengetahui persoalan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Klungkung, Dewa Gede Darmawan, Senin (24/6) kemarin, menyampaikan bahwa orangtua siswa di Desa Takmung, salah persepsi. Menurutnya, tidak semua siswa asal SDN 1 Takmung diterima di SMPN 1 Banjarangkan. Tetapi, ada pula yang harus ke SMP Satap Takmung sesuai dengan kedekatan zonasi asal mereka. “Saya sudah perintahkan Kabid Dikdas untuk menjelaskan sistem zonasi itu. Agar tidak salah persepsi,” katanya. (kmb31)

TAK PUAS - Perbekel Takmung (kiri) saat menerima kedatangan orangtua siswa yang menganggap proses PPDB di Kecamatan Banjarangkan tebang pilih sebab ada yang diterima di SMPN 1 Banjarangkan, ada yang tidak, sehingga terpaksa harus melanjutkan ke SMP Satap Takmung.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Umanis, 25 Juni 2019

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA BPR Adiartha mbthkn Office Boy u/Wlyh Badung & Admin Kredit min S1 Hkm/Eknmi.Krm ke email bpradiartha@yahoo.com/422387

B.BP.004.06.19.0000439

Cr Spa Therapist u/ org asing bpglm bs mani + padi, mssge, dll, Gj. bgs 081238438863 Sanur

B.BP.004.06.19.0000568

CrAdminWntbsCompWt.Renggong 20/232582 Maspion 081246580450 B.BP.001.06.19.0000619

Dcr Beberapa Staff utk Cafe di Jl.Bumbak.Segera Kirim CV Anda ke: hello@ekocafebali.com B.BP.001.06.19.0000603

Dcr Tmt S1 Sipil,SMK Bangunan& Mesin, Admin,Sopir,Mekanik Alat Ringan,Waker.Hub:087760070441 B.BP.001.06.19.0000611

DIJUAL RUMAH

Dcr Sopir,SIM A&B,Mak 50th,Lmr CV,KTP,Ijasah terakhir,Krm ke Itekes Bali Jln.Tukad Balian No.180 Dps Telp:0361-8956208

B.BP.001.06.19.0000189

Dcr Staf Advertising, lulusan apa saja, 085953908298

B.BP.004.06.19.0000618

Dcr sgr Therapist P/W bersedia ditmptkn di Dps, pglm diutmkan, Gj+Bns mnrik Hub.081239621123 (Massaji Spa)

B.BP.001.06.19.0000400

Dcr tng Krim lele (pke spd mtr) H.081246682139/08191682311 B.BP.004.06.19.0000625

Dcr wanita u/staf legal service Min SMA/Sederajat Email CV ke erlina.bcentrum@gmail.com B.BP.004.06.19.0000551

Dicari Bartender/is Reggae Bar Sanur.Hub:081353951520

*Job Australi Korea Jpang WA:08 563925015 FB:Kadek Kizuna Bali

B.BP.166.06.19.0000632

Dicari Sgr Staff Kirim Motoris Jl .Cargo Indah.HB:085100535516

B.BP.001.06.19.0000597

Dicari Sopir Utk Catering Hub:081999384996(Gaji 80Rb/Hr) B.BP.001.06.19.0000606

Dicari Sopir dan Satpam Hub. Jl. Tk. Unda No.1 Dps 0361-265532 B.BP.001.06.19.0000630

Dicari Staff Driver sudah pengalaman untuk kerja di villa-hotel daerah Seminyak Harus bisa Bhasa Inggris SMS ke Nomor 087861916870 B.BP.004.06.19.0000631

Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818 G.01

B.BP.001.06.19.0000613

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL SERVICE

RUPA-RUPA

Dicari TamatanSMK/D3 Akuntansi Lam Seruni Guest House Jl.Mahendradata Sltn I/20 Dps,8466714

B.BP.001.06.19.0000622

DIJUAL MOBIL TOYOTA

Avanza Veloz 1.5 AT Th 2014 Hitam Tgn 1 Hub.081236795940 B.BP.001.06.19.0000599

Djl Kijang LGX 1.8 Silver th’2001 HP/WA: 081338741916 B.BP.004.06.19.0000624

Djl Mbl Taxi Ngurah Rai & ijinnya Limo New Hub.081805647737

DIJUAL TANAH

Jual Tanah Kavling di Penatih Dentim,Luas 1 Are,Perumahan Telp.081999112909/082144836241 B.BP.001.06.19.0000610

PROPERTY DISEWAKAN RUKO

Ruko 2Lt,180M2BksBank.Udayana Bart 4X Singaraja. 081353679363 B.BP.001.06.19.0000465

PROPERTY KOST

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

PROPERTY

KEHILANGAN

DIJUAL RUKO

Hilang BPKB DK 2472 ABD AN IKt SuparthaHub.Made085935250769

Mrh Ruko 2Lt di Cokroaminoto Dkt McD H.087856227779

B.BP.004.06.19.0000609

LELANG PT Arhaasia Finance Lelang Unit Isuzu Nmr 71 Thd tahun 2018 Hub.0361-4781601 B.BP.004.06.19.0000496

KEHILANGAN

PROPERTY

PROPERTY

DIJUAL TANAH

DISEWAKAN KAMAR

BU Jual Tnh Kav, 1 Are Temesi, Gianyar Hub:081236785862

Kost Elit Lengkap Dgn Dapur & KM.dlm.Hub:085737604164(Anes)

Telah Hilang 2 Sertifikat: a.SHM:2844/Desa Tibubeneng. LT:233M2 An.Lilim Solicha,S.Kom b.SHM:1398/Desa Tibubeneng. LT:600M2 An. Lilim Solicha,S.Kom Alamat 2 Sertifikat: Desa Tibubeneng,Kab.Badung, Kec. Kuta Utara, Propinsi Bali

B.BP.001.06.19.0000608

B.BP.001.06.19.0000604

B.BP.001.06.19.0000616

Disewakan Kost Baru Jl.Keboiwa Selatan Hub.087763496996 B.BP.001.06.19.0000607

B.BP.004.06.19.0000583

B.BP.165.06.19.0000569

HlgBPKB-004487495-ODK3211AAO an.WynWidiP.W.Link.Bantas,Pegy

B.BP.001.06.19.0000627

Hlg BPKB-D3695586-O DK 4540 IY an.Imam Asy A.P.MisolXIV/8 Dps

B.BP.001.06.19.0000629

PENGUMUMAN Pengumuman Kpd Calon Pembeli: a.SHM:05916 An.A.A Gde Tjandra Sertifikat Berasal dari SHM: 5916 An.Made Sugiartha b.SHM:05917 An.A.A Gde Tjandra Sertifikat Berasal dari SHM: 5917 An.I Made Muliartha Tanah di Atas Msh dlm Sengketa Lap.Pol DUMAS/387/V/2019/Bali/ Resta Dps,Pelapor:AA Setiaman

B.BP.001.06.19.0000600


BANGLI

14

Selasa Umanis, 25 Juni 2019

Molor Tiga Jam, Rapat Paripurna Penyampaian LPJ Pelaksanaan APBD

Bali Post/kmb40

APBD - Bupati Bangli menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018 dalam rapat paripurna di DPRD Bangli, Senin (24/6) kemarin.

SIM Gratis bagi Warga yang Lahir 1 Juli Berbagai kegiatan digelar Polres Bangli dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-73 Tahun, 1 Juli mendatang. Selain mengadakan bakti sosial dan kegiatan lomba, Polres Bangli juga memberikan pelayanan SIM baru dan perpanjangan secara gratis bagi masyarakat yang memiliki tanggal kelahiran bertepatan dengan Hari Bhayangkara. Kasat Lantas Polres Bangli AKP I Nengah Sona, Senin (24/6) kemarin mengatakan, pemberian pelayanan SIM baru dan perpanjangan secara gratis bagi masyarakat yang punya tanggal kelahiran 1 Juli sudah mulai diberlakukan sejak Senin kemarin hingga 1 J u l i m e n datang. Jumlahnya dibatasi.

Sebanyak 7 orang untuk laki-laki, dan 3 orang untuk perempuan. “Jadi kalau digabung angka 7 dan 3 menjadi 73, sesuai dengan umur Polri tahun ini,” kata Sona. Syarat yang harus dipenuhi untuk bisa mendapat pelayanan SIM baru dan perpanjangan secara gratis yakni sudah berusia minimal 17 tahun dan tanggal lahirnya bertepatan dengan hari Bhayangkara. Pendaftar yang ingin mendapat hadiah pelayanan SIM b a ru ataupun perpanjangan gratis dari Polres Bangli, cukup datang membawa e-KTP atau surat keterangan e-KTP. SIM yang diberikan hanya untuk golongan SIM C dan SIM A. (ina)

Bangli (Bali Post) Rapat paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan APBD Kabupaten Bangli Tahun Anggaran 2018 yang digelar DPRD Bangli, Senin (24/6) kemarin molor hingga tiga jam. Rapat yang diagendakan mulai pukul 10.00 Wita, baru bisa terlaksana pukul 13.00 Wita lebih. Molornya rapat karena menunggu anggota dewan kuorum. Sekitar pukul 11.00 Wita, sejumlah pejabat eksekutif sudah tampak datang ke gedung dewan. Demikian juga beberapa anggota dewan terlihat sudah berada di ruangannya menunggu rapat dilaksanakan. Namun rapat baru terlaksana pukul 13.00 Wita lebih. Menurut informasi, molornya pelaksanaan rapat paripurna kemarin dikarenakan cukup lama menunggu kedatangan anggota dewan. Seperti diketahui, rapat paripurna bisa dilaksanakan jika jumlah anggota dewan telah mencapai kuorum. Dari 30 jumlah anggota dewan di Bangli, minimal jumlah anggota dewan yang harus hadir 16 orang. Sementara hingga pukul 11.00 Wita, jumlah anggota dewan yang hadir hanya 12 orang. Kurang empat orang. Untuk bisa segera mencapai kuorum, pihak sekretariat pun terus berupaya

menghubungi satu per satu anggota dewan yang belum datang. Rapat akhirnya bisa terlaksana pukul 13.00 Wita, dihadiri 16 orang anggota dewan. Sementara itu, dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata, Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan bahwa penyusunan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD berupa laporan keuangan Pemkab Bangli Tahun Anggaran 2018 merupakan tahap akhir atas pelaksanaan APBD yang ditetapkan dengan Perda Kabupaen Bangli Nomor 13 Tahun 2017. Dalam laporannya, ia memaparkan bahwa pendapatan daerah tahun anggaran 2018 yang ditargetkan Rp 1,161 triliun, hanya terealisasi Rp 1,106 triliun. Belanja dan transfer daerah yang ditetapkan sebesar Rp 1,264 triliun, hingga berakhirnya tahun anggaran terealisasi Rp 1,171 triliun. Terdapat efisiensi sebesar Rp 93,30 miliar. Sedangkan untuk pembiayaan, yang terdiri dari penerimaan daerah yang bersumber dari sisa lebih perthitungan tahun sebelumnya, sebesar Rp 102,90 miliar lebih, dinyatakan tidak terdapat pengeluaran pembiayaan. “Sehingga dari perhitungan antara pendapatan, efisiensi belanja, transfer serta pembiayaan terdapat sisa

lebih perhitungan untuk tahun anggaran 2018 sebesar Rp 37,936 miliar lebih,” terangnya. Dalam rapat tersebut, Bupati juga menyampaikan beberapa hal menyangkut pengelolaan keuangan daerah yaitu terkait dengan adanya koreksi atas laporan keuangan Pemkab Bangli tahun 2018 yang telah dilakukan pemeriksaan oleh BPK RI. Dari hasil pemeriksaan, BPK memberikan opini WTP terhadap laporan keuangan Pemkab Bangli Tahun 2018. Opini tersebut mampu dipertahankan dari tahun 2017. Walaupun telah mencapai predikat WTP, menurut Bupati ada hal-hal yang perlu mendapat perhatian yaitu pokokpokok kelemahan dalam sistem pengendalian intern dalam penyusunan laporan keuangan serta BPK juga menemukan adanya ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dalam pengelolaan keuangan daerah. “Dari kedua hal itu kita harus bekerja keras, bekerja dengan cepat dan cermat dari semua unsur baik dari sisi penganggaran, penatausahaan maupun pelaporan harus terintegrasi dan harus sesuai peraturan perundangan yang berlaku sehingga pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah pada tahun mendatang menjadi lebih baik dan benar,” kata Gianyar. (kmb40)

Pengelolaan Pendapatan Pajak Daerah Disorot Bangli (Bali Post) Pengelolaan pendapatan pajak daerah yang dilakukan oleh Badan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BKPAD) Kabupaten Bangli mendapat sorotan dalam rapat paripurna yang beragendakan pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018, Senin (24/6) kemarin. Pengelolaan pendapatan pajak disebut tidak sesuai ketentuan sehingga terjadi kekurangan pembayaran pajak hiburan dan restoran. Sorotan itu disampaikan Fraksi Demokrat melalui pembicara I Made Krisnawa. Krisnawa mengatakan, Fraksi Partai Demokrat mengamati pengelolaan pendapatan pajak daerah oleh BKPAD Kabupaten Bangli tidak sesuai ketentuan, sesuai uji petik yang dilakukan oleh BPK kepada wajib pajak. Hal itu menyebabkan terjadi kekurangan pembayaran pajak hiburan dan restoran. Karena itu, Fraksi Demokrat meminta kepada BKPAD untuk mengambil sejumlah langkah. Di antaranya melakukan pendataan kepada penyelenggara usaha yang belum terdata sebagai wajib pajak. BKPAD diminta memerintahkan kepada 27 wajib pajak yang memanfaatkan air bahwa tanah dan belum memasang meteran di lokasi sumur pengeboran agar memasangnya. Serta mengurus

perizinan yang dibutuhkan dengan berkoordinasi dengan OPD terkait sehingga penerimaan pajak atau PAD di tahun depan bisa lebih optimal. “Terkait dengan temuan-temuan yang ada tersebut, Fraksi Demokrat menyarankan BKPAD berkoordinasi dengan OPD terkait agar segera melakukan tindakan yang dianggap perlu, sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku,” katanya. Sementara itu, Fraksi Golkar dalam rapat paripurna kemarin menyoroti tidak terpenuhinya target pendapatan daerah tahun anggaran 2018. Dari target Rp 1,161 triliun, realisasi pendapatan daerah hingga akhir tahun hanya Rp 1,106 triliun atau kurang Rp 55,369 miliar. “Mohon dijelaskan mengapa hal tersebut bisa terjadi. Mengapa target pendapatan tersebut tidak

PARIPURNA – Suasana rapat paripurna di DPRD Bangli, Senin (24/6) kemarin. terealisasi. Apa faktor-faktor yang menyebabkannya,” tanya Fraksi Golkar melalui pembicara I Ketut Sajibogo. Pertanyaan serupa juga disampaikan Fraksi PKPI me-

lalui I Wayan Wedana. PKPI meminta penjelasan mengenai tidak terpenuhinya realisasi pendapatan daerah. Bupati juga diminta untuk menjelaskan mengenai langkah-langkah

Bali Post/kmb40

yang telah diambil Pemkab Bangli untuk menindaklanjuti temuan-temuan yang telah dituangkan dalam HP BPK RI perwakilan Provinsi Bali. (kmb40)

PPDB Dipertanyakan

Tiga Lingkungan di Cempaga Kini Masuk Zonasi SMPN 1 Bangli Bangli (Bali Post) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Bangli dipertanyakan. Masalahnya dalam masa pendaftaran, terjadi perubahan zonasi di tengah jalan. Beberapa banjar yang semula tidak masuk dalam zona SMPN 1 Bangli, kini tiba-tiba masuk zonasi. Informasi yang dihimpun Senin (24/6) kemarin menyebutkan, awalnya wilayah yang masuk zona SMPN 1 Bangli yakni seluruh banjar di Kelurahan Kawan dan beberapa banjar di Kelurahan Cempaga meliputi Lingkungan Pande, Lingkungan Brahmana Pande, Lingkungan Cempaga dan Lingkungan Gunaksa. Sementara Lingkungan Brahmana Bukit, Lingkungan Puri Bukit,

Pakuwon dan Sidembunut yang berada dalam Kelurahan Cempaga, tidak masuk dalam zonasi SMPN 1 Bangli. Lingkungan Brahmana Bukit dan Lingkungan Puri Bukit masuk dalam zonasi SMPN 2 Bangli, sementara Lingkungan Pakuwon dan Sidembunut masuk dalam zonasi SMPN 5 Bangli. Di tengah masa pendaftaran PPDB, mencuat kabar beberapa calon siswa yang berasal dari Lingkungan Brahmana Bukit dan Lingkungan Puri Bukit bisa tetap mendaftar ke SMPN 1 Bangli meski tidak masuk zona. Hal ini pun menuai pertanyaan. Menurut informasi, adanya penambahan wilayah dalam zonasi SMPN 1 Bangli ini terjadi karena munculnya desakan dari sejumlah masyarakat

yang menginginkan anaknya bisa diterima di SMPN 1 Bangli. Kepala SMPN 1 Bangli Wayan Widiana Sandhi saat dikonfirmasi siang kemarin tak menampik bahwa beberapa banjar di Kelurahan Cempaga yakni Brahmana Bukit, Puri Bukit dan Pekuwon yang semula tidak masuk zonasi kini sudah masuk dalam zonasi SMPN 1 Bangli. “Semula yang masuk zonasi kelurahan Kawan semua (banjar) dan empat banjar Kelurahan Cempaga. Sekarang masuk lagi Brahmana Bukit, Puri Bukit dan Pakuwon,” terangnya. Penambahan tiga banjar yang masuk dalam zonasi SMPN 1 Bangli ini, kata Widiana Sandhi berdasarkan surat yang dikeluarkan Disdikpora Kabupaten Bangli sekitar tiga hari

lalu. Dijelaskannya, adapun hal yang menjadi pertimbangan dimasuknya tiga banjar tersebut dalam zonasi SMPN 1 Bangli karena tiga banjar tersebut berada dalam satu kelurahan yang sama dengan lokasi SMP yakni di Kelurahan Cempaga. Dari hitung-hitungan jarak, jarak tempat tinggal anak ke SMPN 1 Bangli tidak terlalu jauh. Sama jaraknya seperti dari kelurahan kawan ke SMPN 1 Bangli. “Penetapan zonasi kewenangan Disdikpora, kami hanya pelaksana di lapangan,” kata Widiana Sandhi. Lanjut dikatakannya, meski lingkungan Brahmana Bukit dan Puri Bukit masuk zonasi SMPN 1 Bangli, namun anak-anak dari dua banjar itu juga diberikan kebebasan untuk

mendaftar ke SMPN 2 Bangli. Sebab sebagian wilayah lingkungan Brahmana Bukit dan Puri Bukit terutama yang ada di utara, lebih dekat jaraknya ke SMPN 2 Bangli. “Jadi bagi anak-anak di lingkungan Brahmana Bukit dan Puri Bukit bisa memilih dua sekolah. Ke zonasi I di SMPN 1 Bangli boleh, ke zonasi II di SMPN 2 Bangli juga boleh. Karena anak-anak di lingkungan Puri Bukit utamanya yang ada di utara bukit itu, kadang-kadang ada yang tidak ingin sekolah ke SMPN 1 Bangli karena jaraknya lebih dekat ke SMPN 2 Bangli,” imbuhnya. Sementara itu, Kadisdikpora Kabupaten Bangli I Nyoman Suteja saat dikonfirmasi terpisah mengatakan, bahwa pihaknya tidak ada melaku-

kan perubahan pemetaan zonasi. Hanya menambah klausul. Dijelaskanya bahwa menurut aturan zonasi, yang menjadi acuan titik koordinat adalah sekolah. Dia mencontohkan Banjar Brahmana bukit yang wilayahnya melintang ke utara, sebagian lebih dekat ke SMPN 1 Bangli dan sebagian lebih dekat ke SMPN 2 Bangli. “Sehingga siswa di satu banjar itu boleh ke selatan, ke utara boleh. Yang penting menjadi titik koordinatnya sekolah terdekat,” terangnya. Penambahan klausul ini, kata dia sudah mulai diberlakukan sejak tanggal 20 Juni lalu. Kebijakan ini dibuat daerah untuk mencegah adanya keributan di masyarakat dalam pelaksanaan PPDB. (kmb40)


OLAHRAGA

Selasa Umanis, 25 Juni 2019

15

Copa America

Argentina Lewati Ujian Porto Alegre – Argentina menang 2-0 atas Qatar pada pertandingan penyisihan terakhir Grup B Copa America di Porto Alegre, Brazil, Senin (24/6) kemarin. Hasil ini mengirim tim Tango ke babak sistem gugur sebagai peringkat kedua dengan poin 4 di bawah Kolombia (9) yang menaklukkan Paraguay 1-0 pada laga lainnya. Gol dari Lautaro Martinez dan Sergio Aguero sudah cukup untuk mendorong Argentina dari posisi terbawah Grup B menuju pertemuan kontra Venezuela pada perempatfinal di Stadion Maracana Rio. Lionel Messi dan kawan-kawan menyisihkan Paraguay (2) dan Qatar (1) yang mengisi tempat ketiga dan keempat klasemen akhir.

dan membuat tumbuh sebagai sebuah tim,’’ kata Messi yang kini berusia 32 tahun. Performa Argentina jauh dari sempurna, tetapi cukup bagus untuk mengalahkan Qatar. Namun, Messi mengakui ada ketegangan di timnya. ‘’Sangat sulit memainkan permainan semacam ini karena kebutuhan, kewajiban (untuk menang), takut ketinggalan. Tapi di luar itu kami bermain bagus dan melaluinya,’’ tambahnya. Pelatih Lionel Scaloni memberikan penilaian yang bijaksana tentang bentuk permainan Argentina setelah melewati tiga ujian berat. ‘’Kami puas karena berada di babak berikutnya, tetapi kami harus meningkat dalam setiap aspek. Banyak pemain kami belum berusia 25 tahun, jadi ini hal positif bagi mereka,’’ ujarnya. Venezuela adalah tim yang mengalahkan Argentina 3-1 dalam pertandingan persahabatan di Madrid pada Maret lalu. ‘’Mereka lawan yang cukup tangguh yang melakukan serangan balik dengan sangat

‘’Yang penting menang untuk melewati babak penyisihan grup dan terus maju di Copa. Ini menjadi dorongan penting untuk apa yang akan terjadi. Copa lain dimulai sekarang. Kemenangan ini harus memberi kami kekuatan

‘’Kalau ini dilanjutkan akan menjadi kendala pada tahap berikutnya, karena akan ada yang dirugikan. Karena itu, saya melihat Disdikpora telah mengambil langkah untuk mengongkretkan pembacaan jarak ini,’’ ujar politisi PDI-P ini. Pihaknya mengingatkan agar jalur zonasi kawasan tidak lagi seperti ini. Masyarakat menjadi gundah. Pihaknya berharap sistem yang akan dipakai bisa diuji coba atau paling tidak dipelajari dengan seksama, dan ketika sudah fixs, baru dibuka. ‘’Jangan sampai menimbulkan kendala lagi,’’ harap Suteja Kumara. Kepala Disdikpora Denpasar Wayan Gunawan mengakui

Wanita Tuan rumah Prancis dan Inggris melaju ke perempatfinal Piala Dunia Wanita setelah mengatasi lawanlawannya pada laga 16 besar. Prancis menundukkan Brazil dengan skor 2-1 dalam perpanjangan, sedangkan Inggris melibas Kamerun 3-0. Amandine Henry memastikan kemenangan Prancis atas Brazil pada menit ke-107. Di waktu normal, tuan rumah unggul lebih dulu berkat gol Gauvin (52) yang dibalas Brazil melalui gol Thaisa (63). ‘’Benar-benar tegang melawan tim hebat. Kami memasukkan semuanya dan tidak pernah menyerah,’’ kata pelatih Prancis Corinne Diacre. Di perempatfinal, Les Bleus kemungkinan bertemu Amerika Serikat. Sementara gol-gol Inggris ke gawang Kamerun diceploskan kapten Steph Houghton (14), Ellen White (45) dan Alex Greenwood (58). Timnas Inggris yang dilatih Phil Neville sudah ditunggu Norwegia di fase berikutnya. Piala Afrika Dalam pertandingan hari kedua Piala Afrika di Kairo, Mesir, Senegal mengalahkan Tanzania 2-0 dan Algeria menang dengan skor sama atas Kenya di Grup C. Di Grup D, Maroko menyudahi perlawanan Namibia 1-0. Pada hari pertama, Minggu (23/6), tuan rumah Mesir menundukkan Zimbabwe 1-0 dan Uganda memukul Kongo 2-0. (afp/kmb)

Harus Bermanfaat

Jadi Kendala

terjadi kesalahan pada sistem. Sistem tidak maksimal membaca jarak, sehingga tidak sesuai dengan realitasnya. Misalnya saja, jaraknya 300 meter, bisa terlihat menjadi 3.000 meter. Setelah terpantau kondisi seperti itu, pihak Telkom akhirnya menunda pendaftaran yang sebelumnya dilakukan mulai pukul 08.00 dan baru bisa berlangsung normal pada pukul 13.00. Dikatakannya, pada pukul 12.00 sebenarnya sistem sudah bisa operasi, namun pihak Telkom meminta waktu lagi satu jam untuk memastikan sistem yang ada berjalan maksimal. ‘’Setelah pukul 13.00 tadi, sistem sudah berjalan normal, saya minta doa agar selanjutnya bisa berjalan normal,’’ katanya. (kmb12)

baik. Kami akan berusaha menjadi bijaksana untuk itu,’’ ungkap Aguero.

‘’Kesetaraan dan saling menguntungkan berarti konsultasi harus terjadi atas dasar kesetaraan, perjanjian yang akan dicapai harus bermanfaat bagi kedua belah pihak,’’ katanya. Wang menolak untuk menjawab pertanyaan tentang kompromi spesifik apa yang Xi tawarkan untuk memenangkan kesepakatan perdagangan dengan Trump. Tim AS dan Cina membuat persiapan bagi pertemuan Trump-Xi, kata Asisten Menteri Luar Negeri Zhang Jun dalam pengarahan yang sama, lagi-lagi tanpa memberikan perincian. Kedua negara berada di

tengah-tengah sengketa perdagangan yang mahal dan telah memberlakukan tarif yang semakin berat pada impor satu sama lain. Cina telah berjanji untuk tidak menyerah pada masalah prinsip atau di bawah tekanan AS. Trump telah mengancam untuk mengenakan tarif pada barang lain senilai 325 miliar dolar AS, mencakup hampir semua impor Cina yang tersisa ke Amerika Serikat, termasuk produk konsumen seperti ponsel, komputer dan pakaian. Pemerintahan Trump menuduh Cina gagal melindungi hak kekayaan intelektual, memaksa transfer teknologi dan gagal memberikan lapangan permainan

Selasa, 25 Juni 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih Mapadudusan Agung (1) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Bagus And Friend 08:05 Wita Bali Channel Tourist TV 08:30 Wita Ocydia Home Shopping 09:00 Wita Seputar Bali Terkini

09:05 Wita Halo Kamtibmas 10:00 Wita Seputar Bali Terkini 10:05 Wita Ocydia Home Shopping 10:30 Wita Bali Channel Tourist TV 11:00 Wita Seputar Bali Terkini 11:05 Wita Parameter 11:30 Wita Taksu Anak Agung Putu Oka Menak, Seniman Serba Bisa 11:30 Wita Ocydia Home Shopping 12:05 Wita Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih Mapadudusan Agung (2) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali

13:30 Wita Solusi Alternatif Marion Sam 14:00 Wita Seputar Bali Terkini 14:05 Wita Klip Bali 14:30 Wita Ocydia Home Shopping 15:00 Wita Seputar Bali Terkini 15:05 Wita Folk Song 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Upakara Banten Caru Mingsirin Jelingjingan 17:00 Wita Taman Sari TK Alit Kirana 18:00 Wita Puja Trisandya

18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog Nuansa Property 21:00 Wita Ista Dewata Pura Penataran Jukut Paku 21:30 Wita Sansekerta 22:00 Wita Seputar Bali Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang I Binor Poh Gading (3) 23:00 Wita Seputar Bali Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping 23:30 Wita Bali Channel

yang setara bagi perusahaanperusahaan AS. Cina telah berulang kali berjanji untuk membuka pasarnya yang lebih luas bagi investor asing dan memberi mereka layanan dan perlakuan yang lebih baik. Cina juga membantah tuduhan gagal melindungi hak kekayaan intelektual atau memaksa perusahaan asing untuk mentransfer teknologi. (ant/afp)

Tim sepak bola Porprov Badung.

BPM/ist

Tim Porprov Badung Latih Tanding ke Banyuwangi

Mangupura (Bali Post) Tim sepak bola Porprov Kabupaten Badung akan melakukan latih tanding ke Banyuwangi, Jawa Timur, pada 26-30 Juni mendatang. Sebelumnya, skuad asuhan duet pelatih Nyoman Sujata dan Nyoman Karton Sukadana ini menjajal tim Porprov Jembrana di Negara. Usai beruji coba melawan tim Porprov Jembrana, rombongan tim Porprov Badung melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi. ‘’Kami akan melakukan dua kali uji coba yaitu meladeni tim Liga 3 Persewangi Banyuwangi dan tim Porprov Banyuwangi,’’ jelas Ketua Umum Askab PSSI Badung Nyoman Graha Wicaksana di Kuta beberapa hari lalu. Menurut pria yang akrab disapa Koming ini, sepulang dari Banyuwangi, tim Porprov Badung meladeni tim–tim lokal Bali salah satunya kesebelasan Porprov Buleleng. Uji coba dilakukan rutin untuk menjaga kondisi pemain, namun sebisa mungkin menghindari cedera. Saat ini tim Porprov Badung berkekuatan 26 pemain termasuk dua yang mengikuti seleksi di klub Liga 3 Jatim. Tim sepak bola Badung tercatat tiga kali menjadi finalis di Porprov Bali dan hanya meraih medali perak. Prestasi itu diukir pada Porprov Bali XI/2013 di Denpasar, Porprov XII/2015 di Buleleng dan Porprov XIII/2017 di Gianyar. Oleh sebab itu, Koming tak mau membebani pemainnya dengan target merebut emas pada Porprov Bali 2019 di Tabanan, September mendatang. ‘’Lebih baik tampil maksimal saja dan berupaya memenangkan setiap laga,’’ jelasnya. (022)

Karateka Inkai Badung Bersiap ke Piala Pangdam

Mangupura (Bali Post) Pengkab Inkai Badung menyiapkan karatekanya guna berlaga pada kejuaraan terbuka Piala Pangdam IX/Udayana yang akan digelar di GOR Praja Rakcaka, Denpasar, 28-30 Juni mendatang. Ajang ini dipakai menambah jam terbang karateka Inkai Badung. Menurut Binpres Inkai Badung Nyoman Sumayasa, pihaknya akan menurunkan kekuatan penuh mulai kategori usia dini sampai senior. ‘’Kejuaraan terbuka Piala Pangdam ini sebagai wadah bagi karateka Inkai yang selama ini getol berlatih di dojonya masing– masing,’’ jelasnya di Mangupura, Sabtu (22/6) lalu. Selama ini, karateka Inkai Badung dipoles pelatihnya di dojo tiga kali dalam sepekan dan berlatih bersama di GOR Lila Bhuana, Denpasar. Jumlahnya cukup banyak, sehingga dalam satu kelas bisa diturunkan dua karateka. Dalam kejuaraan terbuka Piala Pangdam ini, atlet bebas membela pengkab, dojo atau klubnya masing–masing. (022)


@balipostcom http://twitter.com/balipostcom @balipost_com http://instagram.com/balipostcom

balipost http://facebook.com/balipost

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Selasa Umanis, 25 Juni 2019

Bayu Pramana

KULINER

Bali Post/may

BAJU - A.A. Eka Putra melukis dengan teknik airbrush di baju.

Baju Lukis Airbrush KESEHATAN

Desainnya Menarik TOP IN VASI MELUKIS di media kanvas telah banyak dilakukan orang. Tetapi melukis dengan menggunakan media pakaian, belum banyak yang menekuninya. Itulah yang dilakukan A.A. Eka Putra (48), sehingga lahir produk handmade baju lukis dengan teknik airbrush. Desainnya menarik, lebih banyak menggunakan simbol–simbol Hindu. Ia menggunakan teknik airbrush menggunakan pen brush. Semprotan–semprotan cat yang keluar dari pen brush dibentuk sesuai skill-nya. Skill melukis telah terasah sejak kecil. Awalnya ia senang dengan menggambar. Hingga ia memasuki SMP, bakatnya pun semakin terlihat. Ia memutuskan untuk mengambil pendidikan tinggi di bidang itu. Meski terbilang belajar secara otodidak, namun lukisannya tak jauh dari hasil profesional. Eka Putra memilih bahan cat yang agak

lebih bagus untuk tekstil. Karena bahan menentukan kualitas baju lukisnya. Untuk bahan ia lakukan pemesanan secara online di Jakarta. Satu media baju merupakan perpaduan lukisan airbrush dengan lukisan dari kuas manual. Setelah agak kering, proses selanjutnya adalah baju di-press agar warnanya merata dan menempel sempurna. Ada beberapa jenis baju yang digunakan sebagai media melukis yaitu baju tshirt dengan lengan panjang, baju kaos. Ke depan ia akan melakukan pengembangan dengan melukis di celana dan sepatu. Saat ini ia lebih banyak menawarkan lukisan pada baju adat. Mengingat lukisan ini dilakukan secara manual, maka membutuhkan waktu yang agak panjang untuk menyelesaikan satu lukisan dalam satu baju. Dalam sebulan ia bisa menghasilkan 10 pcs baju lukis. Penjualan dilakukan secara online dan membuka toko di Jalan Arjuna dengan nama Radika Design. Namun penjualan juga sampai ke Jakarta, Surabaya, Lampung, dll. (may)

Genggong Sekaa PESTA KESENIAN Qak Danjur Pegok BALI KE-41 Mengalun di Angsoka

SUARA musik genggong mengalun di Kalangan Angsoka, Taman Budaya, Senin (24/6) kemarin. Sebanyak 56 orang seniman terlibat dalam pementasan rekonstruksi permainan musik genggong, persembahan Sekaa Qak Danjur Banjar Pegok, Kelurahan Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, Denpasar tersebut. Meskipun anggota Sekaa Genggong Qak Danjur Pegok ini merupakan regenerasi baru, mereka lihai memainkan alat musik tersebut. Mereka memainkan alat musik ini dengan cara yang unik. Genggong ditempelkan pada bibir sambil menggetarkan melalui tarikan tali atau dengan teknik ngedet, serta menggunakan metode res-

onansi tenggorokan untuk menghasilkan nada. Di sinilah menjadi daya tarik tersendiri permainan musik genggong, membuat para penonton tak beranjak dari tempat duduknya hingga pementasan selesai. Apalagi, Sekaa Qak Danjur tidak hanya menampilkan musik genggong, namun juga dipentaskan fragmentari komedi tentang perjalanan budaya orang Bali ke Eropa melibatkan seniman asal Belgia. Koordinator Sekaa Qak Danjur Made Agus Wardana mengatakan, kreativitas musik genggong ini sejatinya tercetus antara tahun 1930-an oleh seniman muda asli Pegok, Sesetan yang bernama I Pekak Regeg yang dikenal dengan Pekak Danjur (kakeknya). Alat musik genggong terbuat dari bambu dengan ukuran

panjang 18-20 cm dan lebar 1,5-2 cm dan memiliki bunyi yang khas. Dalam upaya menjaga eksistensi kesenian genggong ini, Pekak Danjur terus berupaya membentuk komunitas seni genggong yang terdiri dari 4-8 orang. Pembentukan komunitas ini bertujuan untuk menghibur diri melepaskan kepenatan setelah bekerja sebagai petani. Di samping juga sebagai ajang bersosialisasi, bertemu sapa, hingga menjalin tali kasih dan cinta. Meski demikian, seiring berkembangnya zaman yang sangat dinamis dan pengaruh budaya asing, komunitas genggong Pegok ini secara pelanpelan redup menghilang selama puluhan tahun. Ditambah lagi minat anak muda untuk mempelajari khazanah seni budaya genggong mulai dilu-

KESEHATAN TOP IN VASI WONDERFUL BALI

PENDIDIKAN

SENIMAN

BUDAYA Bali Post/eka

GENGGONG - Sekaa Qak Danjur Banjar Pegok, duta Kota Denpasar, menampilkan seni genggong pada PKB XLI di Taman Budaya, Denpasar, Senin (24/6) kemarin.

PENDIDIKAN

Siapkan Album Solo

LoveY Bali

Ukir Siluet Wajah di Kayu

KULINER KESEHATAN

MENGUKIR siluet wajah pada kayu menjadi keahlian LoveY Bali. Brand milik perajin asal Banjar Mambang Gede, Desa Mambang, Selemadeg Timur, Tabanan ini mulai memproduksi kerajinan kayu unik tersebut sejak dua tahun silam. Adalah Yani yang merintis LoveY Bali bersama sang suami, mendapatkan ide mengukir siluet wajah di kayu dari

TOP IN VASI

WONDERFUL BALI

Bali Post/rin

konsumennya sendiri. ‘’Kami mulai dua tahun lalu. Awalnya, hanya membuat miniatur menggunakan limbah kayu,’’ tutur Yani saat menjaga stan pameran LoveY Bali di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, belum lama ini. LoveY Bali tercatat sebagai salah satu UKM yang berpartisipasi dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) XLI. Menurut Yani, konsumen

Wardana. Setelah diamati, dikatakan bahwa ada 20 lagu genggong yang telah dikembangkan Sekaa Qak Danjur. Pihaknya pun mempelajari dan mengembangkannya lewat maestro genggong I Ketut Ragia yang merupakan salah satu anak dari Pekak Danjur. ‘’Saya bersama kakak-kakak saya mencoba mempelajarinya dan mengedukasi kepada anakanak di Banjar Pegok. Edukasi musik genggong ini sangat penting agar mereka belajar tentang keunikan musik genggong. Dari 20 macam lagu genggong yang ada, pada pementasan PKB ke-41 ini direkonstruksi sebanyak 7 buah lagu genggong. Di samping juga menampilkan paduan suara yang direkoneksi dengan musik genggong dan diiringi musik Gegontangan. (win)

KULINER

WONDERFUL BALI

BUDAYA

pakan. Padahal, pada tahun 1988, STT Widya Bhakti Banjar Pegok pernah mengikuti lomba sekaa teruna Provinsi Bali yang membawakan permainan musik genggong. Pada saat itu, pihaknya sekeluarga memiliki ide untuk mencoba menggali beberapa lagu genggong. ‘’Melihat fakta dan kondisi tersebut, sangatlah pantas kami sebagai anak cucu Pekak Danjur memberi perhatian istimewa dan merekonstruksi genggong yang kita sebut dengan Genggong Qak Danjur. Kebetulan saya tinggal selama 22 tahun di Belgia bekerja di Kedutaan Besar Republik Indonesia pada bidang penerangan sosial budaya dan ada kesempatan saya pulang dan ditunjuk oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar. Jadi kita merekonstruksi genggong yang unik ini,’’ ujar Made

awalnya memesan jam kayu dengan tulisan. Lalu ada yang mengusulkan agar ia dan suami juga membuat siluet wajah. Pasangan ini tidak memakai bahan baku sembarangan, tetapi memilih kayu jati. Pertimbangannya kualitas agar lebih tahan lama, karena kerajinan tersebut umumnya dipakai untuk pajangan. Limbah kayu yang tersisa dari membuat siluet juga masih bisa dipakai untuk kerajinan lain. ‘’Setelah dicoba, konsumen ternyata suka. Jadi kami post di Instagram, baru mulai ada orderan,’’ imbuhnya. Padahal, lanjut Yani, sang suami yang baru berusia 34 tahun, selaku perajin tidak memiliki dasar seni. Namun hanya lulusan Sastra Inggris yang membuat siluet wajah secara otodidak. ‘’Karena susah cari kerja, ya… sudah menekuni ini. Syukur sampai sekarang bisa,’’ jelasnya. Yani menambahkan, kerajinan siluet wajah dikerjakan oleh sang suami menggunakan mesin jigsaw jongkok. Mesin itu pun pemberian lantaran pemilik sebelumnya tidak me-

SENIMAN

makai lagi. Dengan sedikit perbaikan, mesin tersebut kini menjadi ‘’senjata’’ utama untuk membuat siluet wajah. ‘’Ini juga harus handmade, karena ada detail yang kecilkecil tidak bisa masuk mesin. Jadi harus digambar manual,’’ terangnya. Kerja keras Yani dan sang suami pun tak sia-sia. Pesanan terus mengalir dari konsumen, terutama pada momen-momen tertentu seperti Valentine. Ditambah lagi kesempatan untuk pameran di berbagai tempat. Sebelum berpartisipasi dalam PKB XLI, LoveY Bali juga lolos kurasi menjadi peserta Expo Nusantara 2019 di Taman Mini Indonesia Indah. ‘’Konsumen paling banyak memesan siluet wajah ‘couple’. Harganya mulai Rp 85 ribu untuk ukuran hiasan meja setinggi 18 cm. Harga bisa beda-beda karena kebanyakan custom,’’ paparnya. Yani melanjutkan, siluet wajah juga dapat diisi dengan tulisan. Siluet paling besar yang pernah dikerjakan berukuran 24R. (rin)

P EN Y AN Y I p o p Bali, Tri Puspa, tengah mempersiapkan album solo terbaru. Di tengah kesibukannya merampungkan album yang akan di-launching Agustus, Tri Puspa memperkenalkan single ‘’Leket Kanti Ubanan’’ kepada para penggemar musik pop Bali. Bahkan, single yang merupakan salah satu lagu di album keduanya ini telah dipromosikan dan juga video klipnya sudah tayang di channel youtube pribadinya, Tri Puspa Official. ‘’Album kedua nanti rencananya akan bermaterikan 8 buah lagu. Saya launching Agustus tahun ini,’’ ujar Tri Puspa, Senin (24/6) kemarin. Lagu ‘’Leket Kanti Ubanan’’ ini diciptakan oleh Pranajaya dan diaransemen Dek Artha. Video klipnya digarap Yasa Sega. Single ini menceritakan tentang cinta sejati seorang wanita kepada

pasangannya. Cinta sejati tak akan pernah lekang oleh waktu hingga rambut memutih (ubanan). ‘’Jadi tema lagu ini sangat menyentuh dan saya sangat mendalami saat membawakannya,’’ tuturnya. Tri Puspa berharap dukungan dan doa dari penggemar musik pop Bali, sehingga penggarapan album keduanya ini bisa segera rampung. ‘’Mohon doanya agar saya bisa segera merampungkan album kedua ini. Selain itu, saya juga berharap karya yang saya hadirkan bisa diterima dan menghibur seluruh lapisan masyarakat,’’ pungkasnya. Tri Puspa telah lama menekuni dunia tarik suara, khususnya lagu pop Bali. Selain menyanyikan lagu pop Bali, wanita kelahiran Jembrana, 7 Juli 1985 ini juga jago dalam matembang atau mageguritan. Tri Puspa mulai masuk dapur rekaman sejak tahun 2002, kala itu bersama Intan Dewata Record. Sejak saat itu, kariernya semakin berkembang hingga populer seperti saat ini. (win)

PAUD (TK) Saraswati 4 Denpasar BUDAYA Kaya Seni, Dilengkapi Kolam Renang Tahun ini, menurut Kasek Ni Wayan Tuti Mulyati, menerima satu kelas PG dan lima kelas TK. Hebatnya, semua kuota tersebut sudah terisi penuh. Alasannya, masyarakat memilih PAUD Saraswati 4 Denpasar karena padat dan kaya dengan kreativitas seni. Siswa dibina lewat ekstra melukis, fashion, vocal, balegenjur, drum band, menari, renang, pengenalan bahasa Inggris dan komputer. Dua kali dalam setahun siswa diajak outing ke sejumah lembaga edukasi. Bahkan tiap menjelang Nyepi anak-anak diajak mengarak ogoh-ogoh keliling bersama ekstra lainnya. Setiap hari siswanya disiapkan snack sehat dan menu tam-

PENDIDIKAN PENDIDIKAN Anak Usia Dini (PAUD) Saraswati 4 Denpasar di Jalan Kenyeri Gang Kemuning Denpasar sejak 1995 dikenal sebagai lembaga pendidikan anak usia dini berkualitas. PAUD Saraswati 4 Denpasar mengelola Taman Kanan-kanak dan Play Group (PG) ini sejak 18 tahun dipimpin Dra. Ni Wayan Tuti Mulyati, M.Psi. didukung oleh enam guru. PAUD ini memiliki sudent body 179 siswa. Belum lama ini melepas 111 siswa TKB, semuanya diterima di SD Saraswati 6 Denpasar yang satu lokasi dengan PAUD ini.

SENIMAN

bahan seperti kolak, kacang hijau, sayur urap. Akhir bulan digelar ulang tahun bersama disiapkan kue tar dan menu tambahan. Yang menarik, sekolah ini memiliki kolam renang untuk 40 orang. Ekstra renang, kata Tuti Mulyati, diberikan setiap bulan plus nasi. Yang luar biasa, semua biaya menu tambahan dan ekstra sudah include dalam SPP sebulan yang hanya Rp 292.000. Pembinaan ekstra ini menghasilkan segudang prestasi. Drum Band Gita Shanti TK IV Saraswati meraih juara umum I Langgam Indonesia 2019, juara umum I di WMC Unwar. Prestasi lainnya, meraih juara III Tari Pendet Porseni, juara II Lomba Tari Dolanan Pors-

eni Dentim, juara II menyusun menara donat. Selain itu juga juara II Tari Puspanjali Porseni Kota Denpasar, juara II Lomba Dolanan di Kota Denpasar, juara III Lomba Gerak dan Lagu Bali Post. Sementara di Gebyar PAUD Kota Denpasar meraih juara II Lomba Tari Pendet. Kasek Ni Wayan Tuti Mulyati yang barusan datang dari studi banding ke Malaysia dan Singapura berterima kasih kepada yayasan yang telah menyiapkan sarana yang lengkap dengan ruang bermain yang luas. Fasilitas lain yang dimiliki ruang komputer, menari dan mendidik siswa hidup bersih. Upaya yang dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kemandirian, siswa tiap Sabtu diajak membersihkan lingkun-

gan dan memilah sampah, mencuci tangan sendiri. Mengerjakan tugas sendiri dan makan mandiri alias tak disuapi. Sebelum masuk kelas, katanya, siswa diajak meditasi dan Tri Sandya serta mendengarkan lagu-lagu puja kerohaian. Siswa kelas pagi sudah berada di sekolah pukul 07.15-10.00 Wita, sedangkan kelas siang mulai pukul 10.00-12.30 Wita. Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. menilai wajar PAUD Saraswati 4 dikejar karena mutunya. Terutam mutu guru dan fasilitas dengan lahan bermain yang luas. Untuk itu yayasan rutin memberikan gaji ke-13 dan THR guna menghargai kerja keras para guru. (sue)

OGOH-OGOH - Kepala PAUD Saraswati 4 Denpasar Ni Wayan Tuti Mulyati ikut mengawasi anak-anak saat mengarak ogoh-ogoh.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Selasa 25 Juni 2019 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu