Skip to main content

Edisi Senin 25 Maret 2019 | balipost.com

Page 1

Bali Post

balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Longsor di Buleleng dan Tabanan

Enam Rumah di Subuk dan Tiga Bangunan di Pupuan Tertimbun Singaraja (Bali Post) – Hujan deras yang melanda wilayah Bali, Sabtu (23/3) malam menyebabkan tanah longsor di sejumlah titik. Di antaranya terjadi di Buleleng dan Tabanan. Tercatat enam rumah warga di Desa Subuk, Busungbiu, Buleleng, tertimbun tanah longsor. Beruntung, pemilik rumah dan keluarganya selamat. Hujan deras melanda Desa Subuk dan sekitarnya, Sabtu (23/3) sekitar pukul 19.00 Wita hingga tengah malam. Ketika warga sedang beristirahat, tiba-tiba tanah longsor terjadi. Sebanyak enam rumah tertimpa longsoran tebing. Perbekel Desa Subuk Ketut Suliada Kusana, Minggu (24/3) kemarin mengatakan, enam rumah warga yang rusak akibat tanah longsor itu masing-masing milik Gede Pasek, Manik, Gede Surya Wirawan, Made Sudi, Gede Bawa, dan Gede Tegeh. Rumah Gede Pasek mengalami kerusakan paling parah. Rumah permanen yang selama ini ditempati rusak parah hingga menyisakan setengahnya saja. Sedangkan sebagian ruangan rumahnya itu tertimbun tanah longsor. Sementara lima rumah lainnya temboknya jebol hingga tanah masuk ke ruang kamar. ‘’Akibat hujan deras itu memicu bencana tanah longsor di desa kami. Enam rumah warga kami rusak mulai sedang dan berat. Warga dan kerabat sudah membantu mengevakuasi barang yang masih bisa diselamatkan,’’ katanya. Bencana serupa juga terjadi di Tabanan, tepatnya di Kecamatan Pupuan. Hujan deras yang mengguyur wilayah itu menyebabkan longsor di tiga titik. Material longsor sempat menutup sebagian akses jalan Pupuan-Seririt, tepatnya di Banjar Dinas Bantiran Kelod.

Kapolsek Pupuan AKP IB Mahendra mengatakan, pada sabtu malam terjadi dua longsor di lokasi berbeda, yakni longsor tebing di perbatasan Kecamatan Pupuan dengan Kecamatan Busungbiu. Diperkirakan longsor terjadi pukul 19.00 Wita, dan menyebabkan material menutup setengah badan jalan. Proses evakuasi material longsor pun telah dilaksanakan baik oleh petugas TRC BPBD Tabanan, pihak kepolisian dan TNI serta warga setempat. ‘’Saat ini sudah bisa dilintasi oleh kendaraan, namun tetap diimbau untuk terus waspada dan lebih berhati-hati saat melintas,’’ ucapnya. Tidak hanya longsor tebing, kejadian longsor juga menimpa belakang dapur milik warga bernama I Ketut Suantika alias Pan Bayu di Banjar Dinas Temu Sari, Desa Bantiran. Kejadian ini diketahui Minggu (24/3) kemarin pukul 05.00 Wita, dan diperkirakan longsor terjadi Sabtu malam pukul 23.00 Wita. ‘’Beruntung tidak ada korban jiwa, hanya kerugian yang ditimbulkan mencapai Rp 20 juta,’’ ucap AKP Mahendra, Minggu kemarin. Begitupun bangunan dapur dan kamar mandi semipermanen milik I Ketut Mantra (76) di Banjar Dinas Sasaan Desa Bantiran Kecamatan Pupuan juga tertimbun longsor pada Minggu kemarin pukul 05.00 Wita. Kejadian ini pertama kali dilihat oleh Ni Made Niasih, anak dari pemilik rumah. Total kerugian mencapai Rp 100 juta. Terkait bencana longsor yang terjadi, Kepala Pelaksana BPBD Tabanan I Gusti Ngurah Sucita didampingi Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan I Putu Trisna Widiatmika mengatakan, Kecamatan Pupuan memang masuk dalam pemetaan zona rawan longsor. Ini dikarenakan kondisi topografi yang ada di wilayah tersebut memang berbukit. (mud/bit) SUBUK - Sejumlah bangunan terdampak tanah longsor di Subuk, Buleleng, Sabtu (23/3).

Pasca-OTT, Dirut Krakatau Steel Tegakkan GCG

Jakarta (Bali Post) – Dirut PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Silmy Karim menyatakan segera mengumpulkan seluruh jajaran manajemen untuk berkomitmen menegakkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG). ‘’Besok saya akan mengumpulkan seluruh manajemen agar berkomitmen menegakkan GCG,’’ kata Silmy Karim dalam jumpa pers, di Jakarta, Minggu (24/3) kemarin. Sebelumnya, KPK menahan tiga tersangka kasus suap pengadaan barang dan jasa di PT Krakatau Steel (Persero) tahun 2019. Tiga tersangka itu: Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel Wisnu Kuncoro (WNU), Alexander Muskitta (AMU) dari unsur swasta, dan Kenneth Sutarja (KSU) juga dari unsur swasta. ‘’WNU dan AMU ditahan di Rumah Tahanan Cabang KPK yang berlokasi di belakang Gedung Merah Putih KPK. KSU ditahan di Rumah Tahanan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur,’’ kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Yuyuk Andriati di Jakarta.(ant)

Wisnu Kuncoro

Bali Post/bit

LUMPUR - Satu rumah di Pupuan, Tabanan terbenam lumpur akibat tebing longsor, Minggu (24/3) dini hari.

DIMULAI Kampanye terbuka telah dimulai, Minggu (24/3) kemarin. Para capres dan cawapres telah menggelar berbagai kegiatan. Kampanye terbuka ini akan berlangsung hingga 13 April mendatang. Sebelumnya para capres juga menggelar acara deklarasi di sejumlah daerah. Seperti Jokowi menyapa pendukungnya saat bersepeda onthel menuju lokasi Deklarasi Alumni Jogja Satukan Indonesia di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Sabtu (23/3). Sementara Capres Prabowo menyapa simpatisannya saat melakukan kampanye terbuka di Lapangan Karebosi Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (24/3) kemarin. Bali Post/ant


2

Senin Wage, 25 Maret 2019

FIGUR

Barometer Pariwisata

A.A. Ngurah Alit Wiraputra, caleg DPRRI Dapil Bali dari Partai Gerindra nomor urut 2. BALI merupakan barometer pariwisata Indonesia. Namun infrastruktur jalan yang dimiliki Bali belum memadai untuk menunjang kegiatan tersebut. Padahal dengan APBD, seharusnya infrastruktur jalan menjadi prioritas utama untuk mengurangi kemacetan yang makin parah. Caleg DPR-RI Dapil Bali dari Partai Gerindra nomor urut 2, A.A. Ngurah Alit Wiraputra melihat pembangunan infrastruktur jalan oleh pemerintah daerah setempat belum merata dan

terfokus hanya pada kawasan tertentu saja. Sementara Bali kerap dijadikan acuan atau barometer kemajuan pariwisata di Indonesia. Pariwisata daerah lain kerap mencontoh Bali untuk diaplikasikan di daerahnya masing-masing. Belum adanya infrastruktur di kawasan tersebut secara tidak langsung berdampak terhadap perekonomian masyarakat setempat. Sebab menimbulkan pembengkakan terhadap biaya transportasi yang mesti dikeluarkan. “Untuk menanggulangi biaya tinggi pada transportasi, para pelaku usaha dan pekerja, maka jalan-jalan harus dibangun. Sebab, biaya transportasi akan bertambah tiga hingga lima kali lipat pada saat jalan yang ditempuh mengalami kemacetan,” ujar Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali ini. Dampak lainnya adalah angkutan bahan pangan untuk masyarakat dan pariwisata juga terdampak dengan infrastruktur jalan yang tidak memadai. Seperti yang terjadi di kawasan Tabanan menuju Gilimanuk, kerap terjadi kecelakaan, truk mogok hingga jatuh ke jurang. Ini menyebabkan lalu lintas terhambat yang pada akhirnya juga mengganggu distribusi suatu produk, baik untuk pariwisata atau untuk kebutuhan masyarakat Bali sendiri. Infrastruktur jalan ini harus segera dipikirkan agar perekonomian Bali dapat berjalan lancar dan tumbuh lebih tinggi lagi. Karena selama ini perekonomian Bali hanya tumbuh di kisaran enam persen. Menurut pria yang getol memperjuangkan UMKM ini, pemerintah daerah selama ini masih mengandalkan bantuan dari pemerintah pusat. Sementara program-program terobosan yang akan sangat bermanfaat untuk mensejahterakan rakyat cenderung terabaikan. (may)

Perhatikan Transportasi Konvensional MARAKNYA moda transportasi berbasis daring (online) di Bali tidak membuat para sopir (driver) transportasi konvensional di Bali mundur. Bahkan mereka bersatu padu berjuang agar mereka tetap eksis dan tetap diakui serta diperhatikan oleh pemerintah. Apalagi secara tidak langsung moda transportasi konvensional merupakan salah satu ujung tombak yang ikut menjaga pariwisata Bali. “Kami para driver yang bersentuhan langsung dengan turis, dari tamu datang sampai tamu out,” ujar Ketua Umum United Bali Driver Made Yogi Ananta Wijaya, Minggu (24/3) kemarin. Sebagai salah satu ujung tombak pariwisat Bali, pihaknya berharap agar pemerintah lebih memperhatikan keberadaan sopir transportasi konvensional di Bali. Sebab, sebelum transportasi online bertebaran di Bali, transportasi konvensional sudah memberikan pelayanan tulus kepada masyarakat Bali dan para wisatawan.

“Kami sudah ada dari dulu, tetapi mereka (driver online-red) datang dengan menawarkan yang murah kepada wisatawan. Kami tidak ingin Bali dijual murah. Harus ada pemisahan harga, kalau wisatawan yang mereka angkut harus harganya dinaikkan menyesuaikan dengan harga transportasi konvensional. Masak dari Bandara Ngurah Rai ke Ubud wisatawan hanya kena biaya transportasi Rp 80 ribu, kan tidak masuk akal. Bali kan tujuan wisatawan,” tegasnya. Oleh karena itu, pemerintah harus lebih peduli terhadap keberadaan transportasi konvensional ini. Namun ia mengakui pemerintah sudah mulai memberikan apresiasi terhadap para sopir konvensional. Sebab asosiasi-asosiasi transportasi konvensional yang ada di Bali dibentuk tidaklah mudah. Butuh perjuangan dan kerja keras untuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat Bali. “Apabila mereka (transportasi online-red) ingin membuka lapangan kerja, harusnya tidak merugikan lapangan kerja yang sudah ada sebelumnya,” tukasnya. (win)

Bali Post/win

BERSAMA - Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali I Gede Indra Dewaputra (tengah) berfoto bersama dengan para pemenang undian pada kegiatan ‘’Apresiasi Koperasi Untuk Negeri’’, Minggu (24/3) kemarin.

Dekopin Bali Gelar Jalan Sehat Sejuta Koperasi Denpasar (Bali Post) Dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional yang ke-73 tahun 2019 yang jatuh pada 12 Juli mendatang, gerakan koperasi Provinsi Bali melalui Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Provinsi Bali menggelar kegiatan ‘’Apresiasi Koperasi untuk Negeri’’ yang dipusatkan di Lapangan Timur Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Minggu (24/3) kemarin. Mengusung tema ‘’Maju dalam Kebersamaan dan Bersama dalam Kemajuan’’, kegiatan diawali dengan Jalan Sehat Sejuta Koperasi Indonesia yang melibatkan seluruh anggota dan karyawan koperasi yang ada di Bali, serta masyarakat umum. Selain itu, juga digelar pasar murah, kuliner, kerajinan UMKM, parade seni dan budaya, berbagai lomba yang melibatkan siswa TK, SD, dan SMP, serta lomba band akustik tingkat SMP dan SMA. Plt. Ketua Dekopin Wilayah Provinsi Bali AKBP (Purn) I Ketut Tiwi Effendhi mengatakan, selain sebagai ajang

silaturahmi dengan pengurus dan anggota koperasi, Jalan Sehat Sejuta Koperasi juga merupakan wahana ekspos keberhasilan kerja gerakan koperasi selama empat tahun terakhir, sekaligus untuk menggerakkan potensi perekonomian rakyat di Bali. Harapannya agar terwujud era baru gerakan koperasi Indonesia yang kuat sebagai dasar pengembangan kekuatan ekonomi rakyat yang mampu mendorong pembangunan ekonomi nasional secara mandiri, berkeadilan sosial, dan berkelanjutan. Tiwi Effendhi menegaskan, koperasi memiliki prinsip dari kita, oleh kita dan untuk kita demi kesejahteraan anggota dan keluarga. Sebab, lewat koperasi, perekonomian di Bali akan tetap eksis. Seperti halnya pada krisis yang terjadi pada tahun 1998, di mana koperasi tetap hidup dan berkembang sampai saat ini. ‘’Kami menggelar kegiatan ini (Jalan Sehat Sejuta Koperasi - red) tidak terlepas dari peran kami untuk menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat Bali

Topik : BUPATI EKA DIMINTA STOP IZIN TOKO MODERN

untuk masuk menjadi anggota koperasi. Kami berharap setengah atau seluruh penduduk Bali yang sudah dewasa masuk menjadi anggota koperasi,’’ ujarnya. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali I Gede Indra Dewaputra mengatakan, tujuan lain dari kegiatan Jalan Sehat Sejuta Koperasi ini untuk memperkuat solidaritas, kebersamaan, dan rasa gotong royong untuk meningkatkan sinergisitas demi kemajuan perekonomian Bali ke depan. Sebab, di era ini dan ke depan, persaingan semakin kompetitif, sehingga diperlukan kolaborasi antarkoperasi sesuai dengan prinsip koperasi itu sendiri. ‘’Kami optimis dengan adanya kegiatan seperti ini koperasi di Bali kinerjanya semakin meningkat setiap tahun dan memberikan efek manfaat yang positif bagi ekonomi daerah maupun kesejahteraan anggota,’’ ujarnya. Menurut Indra Dewaputra, jumlah koperasi di Bali saat ini sebanyak 4.882 unit. Jumlah ini meningkat 2 persen dengan aset Rp 13,6 triliun. Sementara total anggotanya berjumlah 1.088.000 anggota. Jumlah ini paling tinggi dibandingkan jumlah anggota koperasi di daerah lainnya di Indonesia. ‘’Dengan jumlah anggota yang besar, diharapkan ke depan transaksi anggota terhadap koperasinya meningkat, dan kopreasi juga bisa memberikan manfaat kepada anggotanya,’’ tegasnya. (win)

Bali Post/kmb37

DEKLARASI - Perwakilan partai politik peserta pemilu dan calon anggota DPD-RI saat membacakan deklarasi damai rapat umum Pemilu 2019 di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Minggu (24/3) kemarin.

Expo Pemilu Pangkas Makelar Politik

Denpasar (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali menggelar deklarasi kampanye damai, sekaligus menyelenggarakan Expo Pemilu 2019 di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar, Minggu (24/3) kemarin. Deklarasi damai rapat umum Pemilu 2019 ini juga dihadiri Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, perwakilan kepolisian, TNI, Kejaksaan, Pengadilan, Ombudsman, dan lembaga pemerintah lainnya, termasuk relawan, seluruh peserta partai politik, dan calon anggota DPD-RI. Ketua KPU Bali Dewa Gede Agung Lidartawan mengatakan, salah satu tujuan Expo Pemilu 2019 adalah memangkas atau memotong jalur makelar politik. Pada kesempatan itu masyarakat diberikan

kesempatan untuk melihat lebih dekat calon yang mereka ingin pilih, sekaligus diberikan kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan para calon anggota DPR maupun DPD. KPU juga menyediakan stan yang bisa

digunakan para calon untuk memaparkan visi dan misi mereka, jika terpilih sebagai wakil rakyat. ‘’Mulai hari ini kami memberikan kesempatan pada calon untuk berkampanye secara damai dan menyejukkan, hingga 13 April mendatang,’’ ujarnya. Pria asal Bangli itu mempersilakan para calon berkampanye, tentu dengan tatanan aturan yang berlaku. ‘’Silakan hadiri kampanye yang dilakukan peserta pemilu. Kenali calonnya dan tentukan pilihannya,’’ ajaknya. Di momen yang juga menghadirkan mahasiswa dan pelajar (kelompok milenial) ini, kata Agung Lidartawan, KPU

sangat berharap masyarakat tidak ada yang golput. Dalam pemilu kali ini pihaknya yakin 80 persen masyarakat Bali menyalurkan hak suaranya. ‘’Saya berharap 80 persen ini terpenuhi,’’ katanya. Agung Lidartawan menegaskan, pemilu damai sangat penting. Karena kedamaian dan kesejukan menjadi cikal bakal kemakmumaran masyarakat Bali. (kmb37) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Fleksibel, Ciri Khas Pendidikan Masa Kini

BEDA generasi, beda metode pembelajaran. Saat ini telah masuk era milenial dengan generasi milenial. Metode pembelajaran juga wajib menyesuaikan dengan generasi milenial saat ini, agar dari proses pendidikan itu menghasilkan outcome, tidak hanya output. “Tidak hanya bisa apa, tapi jadi apa,” ujar Ketua Prodi Farmasi Klinis IIK Medika Persada Bali I.A. Manik Partha Sutema, belum lama ini. Manik Partha Sutema menambahkan, pendidikan masa kini harus dilihat dari banyak aspek. Namun yang menjadi ciri khas pendidikan masa kini adalah fleksibel, tidak kaku karena banyak yang perlu diperhatikan untuk menuju outcome. Karena generasi milenial yang ada saat ini memiliki banyak kemampuan, kreatif, tahu teknologi, dan lain-lain. “Jadi kita harus fleksibel, mau merubah metode pembelajaran, mengikuti sesuai dengan kemampuan peserta didik,” ujarnya. Manik Partha Sutema menambahkan, semua komponen dalam pendidikan juga wajib tahu esensi pendidikan. Esensi pendidikan, tidak hanya membangun pengetahuan tapi menyeluruh, mulai dari sikap, pengetahuan dan keterampilan. “Ketiga hal ini yaitu sikap, pengetahuan, dan keterampilan esen-

sinya adalah untuk bisa memecahkan permasalahan kehidupan, dan menilai sesuatu dengan komprehensif. Itulah pendidikan,” jelasnya. Untuk mencapai esensi pendidikan itu, maka diperlukan model pembelajaran. Pada 2014 pemerintah telah mencanangkan metode belajar berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). “Di pendidikan era masa kini kita melihat bagaimana mencapai pada esensi pendidikan yang diinginkan. Maka harus memakai metode pendidikan yang benar untuk mencapai pendidikan secara komprehensif, mampu mengembangkan sikap, pengetahuan dan keterampilannya dalam satu proses pendidikan. Jadi, proses itu harus dilakukan bersamaan,” bebernya. Dari sisi tenaga pengajar, kata Manik Partha Sutema, juga harus mempersiapkan dengan baik rencana pembelajaran, target capaian, pencapaiannya bisa diukur, cara mengukur. Sehingga menghasilkan outcome produk dari proses pendidikan itu. Produk yang diharapkan bentuknya berupa profil lulusan. “Kalau pendidikan masa kini outcome atau profil lulusannya yang dilihat. Sedangkan pendidikan dulu, output yang terakhir, sekarang kita sampai pada outcome,”

tuturnya. Dikatakan, output adalah hasil dari pembelajaran, sedangkan outcome adalah feed back hasil dari pendidikan itu. Outcome pendidikan adalah hasil dari pendidikan yang sudah teraplikasikan dan sudah terevaluasi. Menurut Manik Partha Sutema, pendidikan masa kini ada empat acuan, yaitu pendidikan harus profesional, relevan, efektif, dan efisien. Profesional itu menggambarkan mutu. Wujud dari mutu adalah profesionalitas dan ahli. Tidak hanya sekadar melakukan tapi ahli terhadap hal yang dikerjakan dan dia mampu mempertanggunjawabkannya. Relevan itu tidak kaku, mengikuti kebutuhan industri sehingga ada link and match antara dunia pendidikan dengan industri. Efektif adalah hasil yang diperoleh sesuai dengan rencana. Maka, pembelajaran harus ada perencanaan yang matang. Perencanaan yang matang itu juga harus diiringi dengan evaluasi untuk melihat kesesuaian hasil dengan rencana. “Setelah itu, baru kita bisa bilang pembelajaran itu efektif. Sementara efisien adalah mampu memanfaatkan segala perangkat dengan maksimal, seperti SDM, sarana, biaya, dan lain-lain,” tegasnya. (may)

Wakapolda ”Warning’’ Peserta Seleksi Calon Polisi Denpasar (Bali Post) Polda Bali menggelar pengambilan sumpah, pembacaan dan penandatanganan pakta integritas seluruh peserta seleksi calon anggota Polri, orangtua/wali, serta pengawas internal dan eksternal di Gedung Perkasa Raga Garwita (PRG) Polda Bali, Minggu (24/3) kemarin. Pada kesempatan itu, Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunartha memeberikan warning atau peringatan kepada peserta seleksi agar jangan mencari bantuan orang lain dan menghalalkan segala cara. Hal ini dilakukan karena Polda Bali berkomitmen proses perekrutan dan seleksi penerimaan anggota Polri 2019 berlangsung objektif, bersih, transparan, akuntabel dan jujur. ‘’Proses rekrutmen di Polda Bali tetap dilaksanakan dengan prinsip Betah (bersih, transparan, akuntabel dan humanis - red) serta clean and clear,’’ tegasnya. Mengacu pada prinsip tersebut, Sunartha meminta kepada para panitia, orangtua dan peserta seleksi benarbenar bekerja dengan bersih, terbebas dari segala bentuk korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Mantan Kapolresta Denpasar ini menekankan, peserta cukup belajar dengan

giat dan berlatih. Menjaga kesehatan dan berdoa agar memperoleh hasil terbaik. Sunartha menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir apabila menemukan pelanggaran. Jika itu terjadi maka peserta seleksi langsung didiskualifikasi. ‘’Harus

dicatat bahwa kami saat ini membutuhkan personel Polri yang berintegritas, bukan malah menumbuhkan bibit KKN di masa depan,’’ terang jenderal bintang satu di pundak ini. Mantan Dirlantas Polda Bali ini menambahkan, output

yang diharapkan dari perekrutan ini adalah personel Polri yang unggul serta berkualitas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. ‘’Karena di tangan-tangan mereka inilah nantinya masa depan Polri bergantung,’’ ujarnya. (kmb36)

Bali Post/ist

PAKTA INTEGRITAS - Peserta seleksi calon anggota Polri menandatangani pakta integritas disaksikan Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Wayan Sunartha.


BADUNG

Senin Wage, 25 Maret 2019

3

Bupati Kukuhkan Pengurus Kabupaten dan Majelis Pertimbangan Karang Taruna Badung

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta mengukuhkan Pengurus Kabupaten dan Majelis Pertimbangan Karang Taruna Kabupaten Badung masa bakti 2019-2024, Sabtu (23/3), di Puspem Badung. Acara pengukuhan dihadiri Kepala Dinas Sosial Badung I Ketut Sudarsana, Sekcam Kuta dan karang taruna se-Badung. Ketua Panitia Diana Putri melaporkan, yang menjadi dasar pengukuhan ini yaitu Undang-undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, Permendagri No. 18 Tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa, Permensos No. 77 Tahun 2010 tentang Pedoman Dasar Karang Taruna dan SK Bupati Badung No. 64/0414/HK/2019 tentang Pengukuhan Pengurus Kabupaten dan Majelis Pertimbangan Karang Taruna Badung 2019-2024.

Adapun yang dikukuhkan Majelis Pertimbangan Karang Taruna sebanyak empat orang dan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Badung sebanyak 43 orang. ‘’Kegiatan ini telah diawali dengan rapat persiapan di Dinas Sosial, kemudian audiensi dengan Bapak Bupati Badung, matur piuning dan majaya-jaya,’’ jelasnya. Dalam pengukuhan ini juga ditampilkan dua orang penari berkebutuhan khusus binaan istri Bupati Badung selaku Ketua K3S Badung. Bupati Giri Prasta menekankan, dalam proses pembangunan di Badung memerlukan peran aktif seluruh komponen guna mengoptimalkan dan mempercepat laju pembangunan. Di sinilah peran pemuda sangat penting sebagai motor penggerak pembangunan, salah satunya dalam wadah karang taruna. Diharapkan

dengan pengukuhan ini karang taruna lebih aktif dan bekerja secara kredibel serta memiliki manajemen yang baik. ‘’Karang taruna akan menjadi kekuatan yang dominan dalam pembangunan di desa/kelurahan hingga tingkat kecamatan dan kabupaten,’’ jelasnya. Karang taruna juga diharapkan dapat bersinergi dengan Pemkab Badung dalam pengentasan masalah-masalah sosial. ‘’Badung terdepan dalam memerangi kemiskinan, selalu berkomitmen dan memberi ruang kepada masyarakat penyandang masalah kesejahteraan sosial. Kami mengajak seluruh komponen masyarakat memantapkan komitmen mengupayakan terwujudnya pemerintahan yang profesional, transparan dan akuntabel, serta mengawal seluruh program peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat,’’ katanya. (ad716)

Taman Kota Hanoman Sempidi

KARANG TARUNA - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengukuhkan Pengurus Kabupaten dan Majelis Pertimbangan Karang Taruna Kabupaten Badung masa bakti 2019-2024, Sabtu (23/3), di Puspem Badung.

Perangi Narkoba, BNN Gandeng Tokoh Agama

UPAYA sungguh-sungguh untuk mengikis peredaran narkoba yang membahayakan masa depan generasi muda harus terus-menerus dilakukan seluruh komponen masyarakat. Dalam kaitan ini, peran tokoh agama penting dalam membangun kesadaran untuk memerangi narkoba karena membahayakan keberlangsungkan bangsa, khususnya masa depan generasi muda. Oleh karena itu, Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali melaksanakan Diseminasi Informasi P4GN melalui talkshow yang pesertanya para tokoh pemangku di Provinsi Bali, Minggu (24/3) kemarin, di Hotel Made, Badung. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. dalam sambutannya mengatakan, seiring permasalahan narkoba yang terus meningkat, maka perlu peran serta seluruh pihak dan segenap elemen masyarakat baik instansi pemerintah, swasta dan tokoh agama

untuk memerangi penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba. Caranya melalui program dan peran serta masing-masing yang dilandasi pemahaman bahwa permasalahan narkoba merupakan tanggung jawab bersama. ‘’Sangatlah tepat apabila pola pencegahannya harus dilakukan secara terpadu dan komprehensif dari seluruh aspek. Dalam hal ini perlu mobilisasi tokoh agama dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan cara memperkuat hati, pikiran dan iman, dengan menempatkan tokoh agama sebagai salah satu inti untuk memperkuat daya tahan masyarakat, bangsa dan negara,’’ tegas Brigjen Suastawa. Saat ini tokoh agama belum semuanya memiliki pengetahuan yang cukup terkait masalah narkoba dan P4GN. Untuk itu akan lebih baik jika para tokoh dan pemuka agama banyak berdiskusi di bidang ini. Tokoh agama Hindu khususnya pemangku adalah orang-orang yang mempunyai peranan penting serta memiliki kedekatan

dengan masyarakat, sehingga lebih mudah dalam memberikan informasi akan bahaya penyalahgunaan narkoba. Sementara narasumber lain, Ida Pedanda Putra Mandara Kekeran, memberikan pemahaman agama kepada pemangku agar menjalankan swadharma agama sesuai sastra, tidak berdasarkan rasa. ‘’Pemangku mempunyai peranan yang sangat penting dalam masyarakat beragama Hindu. Sebab, setiap upacara keagamaan pemangku diminta bantuannya untuk nganteb upakara,’’ ujarnya. Selain berperan dalam memimpin upacara yadnya, seorang pemangku juga berperan penting dalam memberi tuntunan kepada masyarakat dalam melaksanakan dharma agama dan dharma negara. Sebagai orang yang dijadikan panutan, para pemangku tentunya dapat menjadi media informasi mengenai bahaya narkoba, apakah itu melalui upacara agama, ceramah keagamaan, forum pertemuan, serta berbagai aktivitas keagamaan lainnya. (bns3)

DISEMINASI - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa saat menjadi narasumber dalam acara Diseminasi Informasi P4GN yang pesertanya para pemangku.

SOSOK Penegakan Aturan Masih Lemah

MENCUATNYA aksi kriminal yang dilakukan wisatawan dan perilaku ugal-ugalan sejumlah wisatawan mengundang keprihatinan Ketua STP Bali Drs. Dewa Gede Ngurah Byomantara, M.Ed. Ditemui belum lama ini di kantornya, Byomantara mengaku sangat miris melihat perilaku sejumlah wisatawan belakangan ini yang ugal-ugalan dan melanggar aturan saat berkendara. Padahal di negaranya mereka sangat disiplin. ‘’Terus terang saya sangat miris bahkan boleh dibilang tersinggung dengan perilaku sejumlah wisatawan yang berperilaku seenaknya. Padahal di negaranya sangat disiplin dan kita ke negaranya juga ikut disiplin,’’ katanya. Namun, dia mengaku tidak sependapat kalau aksi ugalugalan dan kriminal oleh wisatawan dikarenakan pemberlakuan bebas visa. Menurut analisisnya, hal ini terjadi karena lemahnya pengawasan dan penegakan aturan. Karena itu, peran lingkungan dan masyarakat yang paling dekat dengan orang asing sangat diperlukan. Apalagi belakangan ini sangat banyak wisatawan yang menginap di kos-kosan atau rumah penduduk. ‘’Kalau ada orang asing yang datang di lingkungan tanpa melapor ke kepala lingkungan, itu patut dicurigai dan harus segera dilaporkan ke berwajib daripada saling menyalahkan,’’ ujarnya. Peran masyarakat sangatlah penting dalam mencegah kriminalitas oleh orang asing. ‘’Analisis baru saya, pengawasan dan penegakan aturan yang kurang tegas. Contohnya di Singapura, kita buang rokok saja takut karena aturannya tegas,’’ ungkapnya. Lebih lanjut dia mengimbau aparat agar meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum bagi wisatawan. Kalau ada wisatawan yang ugal-ugalan di jalan, harus ditindak, jangan mau kompromi atau negosiasi. Sebab, hal ini juga bertujuan mewujudkan pariwisata berkualitas. Dari kode etik pariwisata dunia sudah tertuang bagaimana orang asing mengikuti aturan yang ada di daerah yang dituju atau menghormati kearifan lokal. (edi)

Bali Post/dok

Pemeliharaan Taman Sedot Dana Miliaran

Mangupura (Bali Post) Menjaga keasrian taman tidak mudah, bahkan biaya yang dibutuhkan pun tak sedikit. Seperti halnya yang dilalukan Pemkab Badung di tahun anggaran 2019, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) menganggarkan hingga Rp 1,2 miliar untuk pemeliharaan taman. Kepala DLHK Kabupaten Badung I Putu Eka Merthawan, Minggu (24/3) kemarin tak, menampik perihal tersebut. Namun, dia menegaskan, miliaran anggaran yang dialokasikan tersebut bukan untuk satu taman, melainkan hampir seluruh taman milik pemerintah yang ada di Gumi Keris. ‘’Taman yang pemeliharaannya melibatkan pihak

rekanan adalah Taman Kota Hanoman Sempidi, taman telajakan sepanjang Pantai Kuta-Legian, taman intersection Uluwatu II dan taman median dari selatan Underpass Ngurah Rai hingga jembatan Jimbaran. Saat ini proyek pemeliharaan taman telah masuk tahap tender di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Menurutnya, pemenang

tender akan bertanggung jawab penuh untuk pemeliharaan. Seperti mengganti lampu taman yang mati. Termasuk jika terdapat kerusakan air mancur akan menjadi tanggung jawab rekanan untuk memperbaikinya. ‘’Tapi tidak semua rekanan yang mengerjakan. Tim LHK tetap berperan membantu memelihara untuk yang sifatnya konven-

sional, seperti menjaga kebersihan taman. Sementara untuk yang terkait teknis diserahkan kepada pihak rekanan,’’ tegasnya. Birokrat asal Sempidi, Mengwi itu mengakui beberapa taman yang ada di Badung sudah swakelola, baik dengan desa maupun pihak swasta. Seperti di areal Patung Dewa Ruci dan Patung Taman Satrya Gatotkaca atau Patung Kuda. ‘’Sudah ada pihak ketiga yang mengerjakan,’’ ucapnya seraya menyebutkan, telah ada 14 rekanan yang berminat sejak tender dibuka 18 Maret lalu. (kmb27)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Senator Hadiri Dharma Shanti Nyepi PHDI di Provinsi Lampung

Wedakarna Apresiasi Gubernur Beri Lahan 3 Hektar untuk Pura di Bandar Lampung

SENATOR DPD-RI utusan Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III didaulat sebagai narasumber dalam Dharma Wacara serangkaian Dharma Shanti Nyepi yang digelar PHDI Provinsi Lampung. Acara ini diadakan di Kantor Pemprov Lampung yang dihadiri M. Ridho Ficardo, M.Si. (Gubernur Lampung), Mayjen TNI (Purn) Wiswa Bawa Tenaya (Ketua Umum PHDI Pusat), Ir. I Ketut Pasek (Ketua PHDI Provinsi Lampung) dan ratusan umat Hindu berasal dari seluruh Lampung. Dalam acara tersebut, disampaikan banyak hasil pencapaian yang telah dilakukan lembaga umat, termasuk bantuan Gubernur Lampung atas lahan seluas 3 hektar di Kota Baru Bandar Lampung yang diserahkan kepada umat Hindu untuk pembangunan pura dan The Center of Excellent Hindu di Lampung. Terhadap hal ini, Senator Arya Wedakarna (AWK) juga menyampaikan terima kasihnya kepada Gubernur Lampung. ‘’Terima kasih kepada kakanda Gubernur yang banyak membantu umat Hindu. Semoga Tuhan memberkati Gubernur dan ke depan kita berharap agar dibantu pembangunan fisik pura, selain memang umat akan bergotong royong. Simbol Hindu Dharma harus berdiri tegak di tanah Sumatera sebagai wujud Lampung menjadi Indonesia Mini,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Dalam Dharma Wacara yang berlangsung hampir selama dua jam itu, Senator AWK lebih banyak mengupas tentang Gerakan Satyagraha Hindu yang mendukung revitalisasi Pancasila. ‘’Umat Hindu di Lampung ini sebagian besar adalah suku bangsa Bali dan suku bangsa Jawa. Tapi saudara semua bukan orang Bali dan Jawa lagi, namun sudah sah menjadi warga Lampung tapi keturunan Bali dan Jawa. Sehingga di mana bumi dipijak, di sana langit dijunjung. Mohon hormati kebudayaan lokal serta bantu jaga perdamaian dan kondusivitas Lampung. Umat Hindu harus menjadi teladan kebangsaan,’’ ucap Gusti Wedakarna. Ia pun mengingatkan ke depan sejarah masa lalu di Lampung

DHARMA DUTTA – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Gubernur Lampung, Ketua Umum PHDI Pusat, Ketua PHDI Lampung dan tokoh masyarakat adat Lampung. terkait dengan sejumlah tragedi kemanusiaan, termasuk kerusuhan berbau SARA, harus terus diingat sebagai pesan Bung Karno. ‘’Jas Merah itu penting, umat Hindu boleh memaafkan mereka yang telah membakar pura kita yang telah membunuh orang-orang Bali saat itu. Tapi kita harus percaya dengan mekanisme hukum yang ada, selain tentu hukum Tuhan yakni Karma Phala. Kita maafkan sejarah, tapi tidak boleh melupakan. Saran saya, adakan peringatan setiap tahun dengan bersembahyang bersama di pura pada tanggal saat kejadian berlangsung, mendoakan roh leluhur dan juga mengingatkan kepada generasi muda Indonesia bahwa ada sejarah yang tidak bisa dilupakan. Semua dalam konteks pendewasaan terhadap manajemen konflik ke depan dan peran tokoh masyarakat sangat penting,’’ ujar Gusti Wedakarna. Ia meminta agar umat Hindu di Lampung meniru umat Hindu di sejumlah wilayah transmigran di Indonesia yang dikenal ‘’katos’’, dalam artian positif yakni memiliki sikap kesatria yang berani, debatable dan juga argumentatif. ‘’Bukan saja Lampung ya, seluruh umat Hindu

di Indonesia harus memiliki sikap berani mabelapati terhadap sradha dan bhakti. Energi umat Hindu sangat diperlukan oleh bangsa Indonesia, karena dimana pun ada umat Hindu pasti akan ada cinta kasih. Ada situasi adem dan juga umat Hindu pendukung Pancasila. Jadi umat Hindu ini harus membantu wilayah-wilayah di Indonesia untuk mempertahankan republik ini dari rongrongan kaum radikal. Caranya mudah saja, laksanakan saja Tri Sakti Bung Karno, berdaulat politik alias kuasai panggung politik, berdikari ekonomi alias kuasai ekonomi dan jadikakn umat Hindu orang kaya serta berkepribadian budaya alias kuatkan ritual, kesenian dan juga pandangan bijak leluhur. Ini akan menjadikan Pancasila besar, sebagaimana yang telah dilakukan leluhur Majapahit yang memindahkan taksu Majapahit ke Bumi Bali pascaSandyakalaning,’’ imbuh Gusti Wedakarna yang juga putra dari Shri Wedastera Suyasa, salah satu tokoh pendiri PHDI pada tahun 1959 di zaman Bung Karno ini. (ad713)

Gubernur Koster akan Atur Pembentukan Toko Modern yang Dikelola Desa Adat

GUBERNUR Bali Wayan Koster menyatakan akan menyiapkan aturan untuk membentuk suatu badan usaha dengan konsep toko modern di tiap desa pakraman. ‘’Nanti yang mengelola adalah desa adat. Hasilnya untuk desa adat. Jadi jangan hanya toko modern dari luar saja yang menjamur di Bali. Akan saya rancang aturannya,’’ tegasnya dalam acara Simakrama dan Dharma Shanti Nyepi Kabupaten Tabanan di Gedung Ketut Maria, Tabanan, Minggu (24/3) kemarin. Di hadapan para peserta dan juga para bendesa adat se-Kabupaten Tabanan, Koster juga membeberkan pembangunan Bali di bawah pimpinannya dan Wakil Gubernur Cok Ace berlandaskan kearifan lokal dan nilai-nilai luhur yang ada di Bali. ‘’Visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ saya gali kembali dari konsep-konsep warisan leluhur, asli Bali yang di mana konsep tersebut menuju keharmonisan Bali sekala dan niskala,’’ Kata Koster. Gubernur Koster yang juga selaku Ketua DPD PDI-P Bali ini kembali menekankan pentingnya sisi niskala sebagai kearifan lokal Pulau Bali. ‘’Faktor niskala itulah yang membedakan Bali dari daerah lain, membuat Bali jadi unik dan spesial di mata orang luar, visi saya juga mencakup menjaga

SIMAKRAMA - Gubernur Bali Wayan Koster ketika acara Simakrama dan Dharma Shanti Nyepi Kabupaten Tabanan di Gedung Ketut Maria, Tabanan, Minggu (24/3) kemarin. faktor niskala,’’ ucap pria asal Buleleng ini. Pengaplikasian visi tersebut, disebut Koster, juga tergambarkan dalam pergub dan perda yang ditelurkan untuk menjaga dan melestarikan alam Bali termasuk isinya. Contohnya, Pergub Pertanian Lokal, Busana Adat Bali, Bahasa Bali hingga Perda untuk Penguatan Desa Adat. Lebih lanjut Koster mengimbau seluruh krama untuk turut melestarikan budaya

dan adat Bali minimal dengan menggunakan bahasa Bali di rumah. ‘’Bahasa adalah ciri kita sebagai orang Bali. Jangan malah gaya-gayaan panggil mami-papi di rumah, kalau bukan kita yang melestarikan, siapa lagi,’’ tutup Gubernur. Nampak hadir dalam acara tersebut Ny. Suastini Koster, Bupati Tabanan Eka Wiryastuti, Wakil Bupati Komang Sanjaya dan jajaran perangkat daerah Tabanan. (ad724)

Senin Wage, 25 Maret 2019

Serempak, 1.946 Akad KPR Ditandatangani BNI Gandeng 146 Pengembang

MENGULANG kesuksesan akad massal sebelumnya yang telah dilaksanakan BNI di Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada 26 September 2018 lalu, BNI kembali menggagas penandatanganan 1.946 akad kredit pemilikan rumah (KPR) secara serempak di 86 kota di seluruh Indonesia. Puncak acara akad kredit massal ini dipusatkan di Monumen Kapal Selam, Surabaya, Sabtu (23/3) lalu. Untuk lebih mempercepat pertumbuhan penyaluran pembiayaan perumahan, maka pada kesempatan yang sama dilakukan penandatangan PKS dengan 146 pengembang. Dengan tambahan ini semakin menambah daftar kerja sama yang sudah ada, lebih dari 1.500 pengembang dengan BNI. Pemimpin BNI Wilayah Denpasar Suhardi Petrus menyebutkan Kota Denpasar, Bima dan Mataram termasuk di antara 86 kota yang menjadi lokasi penandatanganan akad kredit massal tersebut. ‘’BNI tetap optimis akan menyalurkan lebih banyak kredit hingga akhir 2019. Di samping itu, BNI juga menawarkan kemudahan pembayaran uang muka secara cashless yakni melalui mobile banking, SMS banking, maupun internet banking. Kemudahan tersebut merupakan langkah BNI dalam membangun cashless society dan digitalisasi,’’ ujar Suhardi. BNI juga mengajak nasabah para pemilik rumah baru agar memanfaatkan layanan digital banking/e-channel BNI yang andal yaitu Mobile Banking. Layanan Mobile Banking BNI antara lain dapat digunakan untuk pembayaran rutin bulanan seperti PLN, PDAM, PBB dan juga iuran kompleks bulanan (pada beberapa perumahan yang sudah bekerja sama antara BNI dengan pengembang atau pengelola

PENANDATANGANAN - Penandatanganan PKS antara developer dengan BNI Cabang Denpasar. kompleks). Para nasabah juga dapat memanfaatkan kesempatan untuk bisa menjadi Agen46 BNI di lingkungan kompleks perumahannya. Selain untuk debitur KPR Sejahtera yang memanfaatkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), akad kredit massal ini juga dilakukan untuk debitur BNI Griya yang yang termasuk di dalamnya adalah generasi milenial. Untuk generasi milenial, BNI menciptakan sebuah produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) baru yang lebih mengerti gaya hidup, kebutuhan, dan kemampuan bayar kaum milenial. Suhardi menambahkan bahwa BNI hadir menginspirasi generasi muda untuk lebih berani memikirkan masa depannya mulai dari sekarang, dengan Produk BNI Griya maupun program KPR Sejahtera BNI-FLPP dari Kementerian PU dan Perumahan Rakyat. Keunggulan lain BNI Griya adalah Pembayaran Uang Muka sebesar 0%, suku bunga yang ringan dan tetap mulai dari 6,75% per tahun efektif fixed 2 tahun pertama dan 7,75% per tahun efektif fixed 1 tahun berikutnya.

BNI juga menawarkan plafon sebesar Rp 20 miliar dengan jangka waktu yang fleksible hingga 30 tahun. Menariknya, BNI Griya juga ditawarkan dengan fleksibilitas fitur angsuran suka-suka, di mana cicilan akan menjadi lebih ringan di awal kredit, disesuaikan dengan penghasilan, sehingga tidak mengubah gaya hidup secara drastis. E-Form untuk KPR Sejalan dengan tagline #BNItuDigital kini BNI juga menawarkan kemudahan pengajuan KPR BNI Griya tanpa perlu repot datang ke Bank melalui aplikasi online (eForm). Aplikasi ini dapat diakses melalui website www.bni.co.id atau melalui aplikasi BNI Mobile Banking. Di samping itu, sebagai wujud komitmen BNI dalam mendukung program satu juta rumah BNI juga menyalurkan program KPR Sejahtera FLPP dari PPDPP Kementerian PU dan Perumahan Rakyat. KPR FLPP dengan suku bunga yang sangat ringan yaitu 5% sampai dengan tenor kreditnya selesai sangat membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah memperoleh rumah. (ad718)

Virtual Race Lokalate WeDoRun 2019

W’dank Lokalate Pecahkan Rekor MURI W’DANK Lokalate mengadakan WeDoRun 2019 yaitu Virtual Race tingkat nasional, berkolaborasi dengan 99 Virtual Race dan Wonderful Indonesia. Virtual Race merupakan tren terbaru di kalangan pelari yang mengedepankan fleksibilitas dan kenyamanan bagi pelari. Para peserta Virtual Race tidak perlu berkumpul di satu lokasi, namun bebas memilih berlari di mana pun mereka berada. Dengan menggunakan aplikasi Virtual Race seperti 99 Virtual Race, para pelari dapat merekam dan meng-upload waktu tempuh lari mereka setelah berhasil menyelesaikan jumlah kilometer yang ditetapkan, dan berkesempatan mendapatkan medali yang dikirimkan menyusul bagi peserta. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat Indonesia menjalankan gaya hidup lebih sehat dengan berlari, sekaligus mempromosikan pariwisata dan kearifan lokal berbagai daerah di Indonesia sambil berlari. Dengan lebih dari 10.000 orang pendaftar, Lokalate WeDoRun 2019 berlangsung serentak di 25 kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Tangerang Selatan, Bogor, Bandung, Solo, Semarang, Surabaya, Malang, Medan, Pekanbaru, Padang, Batam, Palembang, Bandar Lampung, Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak, Makassar, Manado, Gorontalo, Denpasar, Mataram, Ambon, dan Jayapura. Lokalate WeDoRun 2019 pun berhasil memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) dengan kategori Lomba Lari Serentak di Kota Terbanyak di Indonesia. ‘’Meskipun baru pertama kali diadakan, kami tidak menyangka antusiasme masyarakat begitu besar di kegiatan virtual run Lokalate WeDoRun 2019 ini. Terbukti lebih dari 10.000 peserta mendaftar untuk mengikuti kegiatan ini, melebihi target awal kami. Virtual race ini serentak diadakan di 25 kota dan

VIRTUAL RACE - W’dank Lokalate saat mengadakan WeDoRun 2019 yaitu Virtual Race tingkat nasional, berkolaborasi dengan 99 Virtual Race dan Wonderful Indonesia. berhasil memecahkan rekor MURI sebagai lomba lari serentak di kota terbanyak di Indonesia,’’ kata Rully Alfiansyah, Marketing Promotion Executive W’dank Lokalate Area Bali. Pendiri MURI Jaya Suprana menjelaskan, penghargaan ini dianugerahkan oleh MURI kepada pengelenggara, yaitu W’dank Lokalate dan 99 Virtual Race karena telah memecahkan rekor MURI pada kategori Lomba Lari Serentak di Kota Terbanyak di Indonesia. Ini acara yang sangat menarik karena pertama kalinya mengajak masyarakat Indonesia untuk ikut berlari serentak di 25 kota. ‘’Dengan hadirnya Lolalate WeDoRun 2019, lari di mana pun tidak menjadi masalah, karena memungkinkan masyarakat di seluruh Indonesia merasakan euforia serunya berlari bersama serentak tanpa batasan geografis. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak, khususnya 99 Virtual Race yang telah mengembangkan aplikasi virtual run ini, serta GENERALI sebagai official partner dan JNE sebagai official courier partner atas dukungan dan kolaborasinya mewujudkan Lokalate WeDoRun 2019,’’ imbuh PIC

Marketing Promotion. ‘’Momen ini bertepatan dengan diluncurkannya produk terbaru kami, yaitu W’dank Lokalate Kopi Durian. Uniknya, akan ada medali berbentuk buah durian yang cukup identik dengan Indonesia, yang akan diberikan bagi 2.000 pendaftar pertama yang berhasil mencapai finis. Tidak hanya dari bentuk, ornamennya pun mencerminkan kekentalan budaya Indonesia. Selain untuk menginspirasi masyarakat hidup sehat dengan berlari, kegiatan ini juga turut mengajak peserta lari di masing-masing kota turut mempromosikan pariwisata dan kearifan lokal di 25 kota di Indonesia,’’ ungkap PIC Marketing Promotion. Cara mendaftar pun mudah. Peserta cukup mengunduh aplikasi 99 Virtual Race di App Store atau Play Store dan mendaftarkan diri. 2.000 pendaftar pertama yang melakukan posting e-Bib di Instagram Story, tag @99virtualrace.id dan @w_dank berkesempatan mendapatkan medali menarik berbentuk buah durian dengan ornamen yang khas budaya Indonesia. Pengiriman medali dengan menggunakan JNE akan mendapatkan biaya pengiriman gratis. (bns1)

Arya Wedakarna Panen Dukungan di Kuta dan Kuta Selatan

Bali Harus Pilih Caleg yang Komit dengan Dresta Adat dan Budaya Hindu SENATOR DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menegaskan Bali sangat berkepentingan untuk memilih calon legislatif (caleg), baik di DPR, DPD, DPRD yang paham akan kondisi kebutuhan Bali yang dibangun dengan nilai-nilai dasar adat istiadat Bali. Maka dari itu, warga adat di Bali wajib untuk mendukung semeton krama Bali yang berlaga di perhelatan politik, termasuk memilih calon Presiden RI yang pro terhadap nasib minoritas di negeri ini. Sebab, NKRI adalah negara kesatuan, bukan negara berbasis agama tertentu. Demikian diungkapkan Senator Arya Wedakarna (AWK) yang hadir di dua wilayah kecamatan di Badung yakni di Kuta dan Kuta Selatan. ‘’Menjelang pemilu, ngiring semeton di Bali coba renungi bahwa perjuangan Bali di tingkat pusat juga memperjuangkan eksistensi kebudayaan kita yang dijiwai nilai agama Hindu. Jadi pilihlah caleg yang paham dengan dresta adat Bali, paham dengan pangider-ider

jagat bhuana Bali dan paham akan kebutuhan Bali yang memiliki 1.498 desa adat dan kurang lebih 10.000 banjar adat di seluruh Bali ini. Karena jika tidak maka perjuangan untuk menjadikan Bali Berdaulat Trisakti akan tertunda. Ngiring kesampingkan perbedaan. Saatnya bersatu agar Bali bisa ajeg di bidang kebudayaan,’’ kata Gusti Wedakarna. Ia meminta kepada warga di Kuta Selatan agar tetap memiliki semangat dalam menjadikan Kuta sebagai basis pariwasata di Bali. ‘’Bagi tiang, Kuta itu tidak akan pernah tergantikan. Kuta adalah Bali dan Bali adalah Kuta, itu harga mati. Tapi masalahnya apakah Kuta yang sekarang sama dengan Kuta di masa lalu? Sekarang banyak beban pembangunan di Kuta. Kemacetan, angka kriminalitas tinggi, persaingan dalam bidang ekonomi, kualitas turis yang datang ke Kuta sebagian sudah bukan turis kelas satu lagi, termasuk kontrol pendatang yang kurang selektif. Wajah Kuta sudah berubah pasca-Bom Bali 1 dan

itu harus ada pembenahan luardalam. Selama ini saya rasa Kuta sudah banyak diabaikan dari segi kue pembangunan dan kita butuh wakil-wakil rakyat yang bisa berjuang keras dan kritis membangun Badung Selatan untuk lebih tertata lagi. Dukungan tiang selalu untuk warga Kuta yang hebat-hebat,’’ ujar Gusti Wedakarna. Hal senada diungkapkan AWK saat hadir di Pecatu yang dikenal sebagai basis AWK pada Pemilu 2014 lalu. Ia pun meminta kepada warga Pecatu dan Kuta Selatan umumnya, untuk mempertahankan harga diri dan kedaulatan ekonomi, khususnya di bidang pariwisata. ‘’Warga Pecatu memiliki etos kerja yang tinggi. Jas Merah menunjukkan bagaimana bukit kapur di Pecatu dulu, kini bisa diubah oleh leluhur warga Pecatu dan jadi pusat destinasi wisata kelas satu. Ini adalah perjuangan semeton semua, tapi jangan sampai kedaulatan ekonomi pariwisata direbut oleh asing, direbut oleh imigran yang tidak hormat pada budaya kita. Semeton Pecatu harus jadi tuan

rumah di tanah sendiri dan itu perlu dukungan politik dan akses. Apalagi kini jumlah krama nuwed di Bali semakin menurun dari hari ke hari dibanding tamiu. Ini berbahaya dari sudut pandang ketahanan budaya. Ke depan ini bisa ditanggulangi dengan baik, tentu sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang ada. Dan Pecatu harus menjadi contoh terbaik hal ini,’’ tegas Gusti Wedakarna. Terkait dengan Pemilu 2019 nanti, Senator AWK menyampaikan harapannya agar umat Hindu di Bali percaya diri terhadap calon-calon mereka yang berasal dari krama adat. Begitu pula agar percaya dengan mekanisme yang ada. ‘’Jangan percaya dengan politik klaim, politik ancam dan politik hoax. Itu sudah menjadi kebiasaan permainan kelompok-kelompok anti-Pancasilais. Pemilu 2019 harus aman dan tertib. Umat Hindu sebagai mayoritas di Bali pasti akan sukses menempatkan wakil-wakil terbaiknya di level apa pun, termasuk juga orang Bali tentu punya

MARHAENISME – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama semeton Kuta dan Pecatu, Badung. capres yang baik. Ngiring masikian, musuh Bali hanya takut jika orang Bali bersatu. Karena jika bersatu tidak ada yang bisa mengalahkan Bali. Ini sudah terbukti 500 tahun leluhur kita mempertahankan Bali

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

dan sukses,’’ pungkasnya AWK yang peraih suara terbanyak di Kabupaten Badung pada Pemilu 2014 silam ini. Dalam Pemilu 2019 ini AWK mendapatkan nomor urut 42 di kertas suara. (kmb)


DAERAH

Senin Wage, 25 Maret 2019

5

Gunakan Hak Pilih

PERHELATAN pemilihan umum (Pemilu) telah di depan mata. Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun terus melakukan sosialisasi kepada pemilih. Tak terkecuali, KPU Kabupaten Badung. Hampir setiap hari gencar mengajak masyarakat pemilih untuk menggunakan hak pilih pada 17 April mendatang. Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta mengatakan mendatangi berbagai kalangan menjadi agenda rutin KPU Badung dalam rangkaian sosialisasi Pemilu 17 April 2019 mendatang. Ada beberapa poin yang ingin disampaikan. Seperti, KPU Badung mengimbau kepada masyarakat untuk datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya. ‘’Tentukan hak pilih berdasarkan track record para calon legislatif, tentukan pilihan sesuai track record para calon presiden dan wakil presiden, DPD, DPRD provinsi dan kabupaten,’’ imbaunya. Pria yang akrab disapa Kayun ini menjelaskan ada lima surat suara yang diperoleh pada saat di TPS dengan berbagai warna yang ada, yang disingkat dengan ‘’akumebija’’ (abu-abu, untuk surat suara presiden dan wakil presiden), (kuning untuk surat suara DPR-RI), (merah untuk surat suara DPD), (biru untuk surat suara DPRD provinsi), (hijau untuk surat suara DPRD kabupaten/kota). Diharapkan dengan gencarnya sosialisasi yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Badung dapat meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 mendatang. ‘’Semoga proses pemilu di Kabupaten Badung dapat berjalan dengan aman, lancar dan tanpa gugatan,’’ harapnya. (par)

KAPAL PERANG - Salah satu kapal perang bersandar di Dermaga Tanjungwangi, Banyuwangi, Minggu (24/3) kemarin.

Jelang Pemilu

Dua Kapal Perang Siaga di Selat Bali

Bali Post/udi

Banyuwangi (Bali Post) -

Perairan Selat Bali mendapat perhatian khusus selama gawe besar pemilu. Dua kapal perang dari Komando Armada Wilayah Timur (Koarmatim) diterjunkan di Selat Bali selama persiapan pelaksanaan pemungutan suara. Dari dua kapal perang ini, total personel yang dikerahkan mencapai 140 orang. Dua kapal perang itu masing-masing KRI Karang Pilang dan KRI Soputan. Keduanya sudah merapat di Dermaga Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi sejak dua hari terakhir. ‘’Dua KRI akan siaga di Banyuwangi

selama persiapan pemilu hingga setelah pemungutan suara. Mereka akan membantu pengamanan dari sektor laut,’’ kata Komandan TNI-AL (Danlanal) Banyuwangi Letkol Laut (P) Yulius A. Zaenal, Minggu (24/3)

kemarin. Dijelaskan, selama di Banyuwangi dua kapal perang tersebut akan mengamankan Selat Bali dan sekitarnya. Mulai barat Probolinggo, Jember, dan Lumajang. Termasuk Selat Lombok. Sasarannya, memberikan dukungan bagi pengamanan di darat. Dan, mengantisipasi kemungkinan pengiriman barang-barang terlarang. ‘’Sejatinya, ini operasi rutin. Namun, mengambil momen jelang pemilu,’’ jelas Danlanal.

Selama patroli, dua kapal perang tersebut menyasar titik perairan yang rawan, sehingga kemungkinan adanya gangguan dari arah laut bisa diantisipasi sejak dini. Pihaknya juga sewaktuwaktu bisa meminta bantuan sejumlah kapal perang yang siaga di Laut Jawa dan sekitarnya ke Banyuwangi jika ditemukan ancaman membahayakan. Kedatangan dua kapal perang tersebut, lanjut Danlanal, menambah kekua-

tan pengamanan pemilu di Banyuwangi. Sebelumnya, Polres dan TNI menyiagakan sedikitnya 11.536 orang. Terdiri dari gabungan TNI/ Polri, Satpol PP dan Linmas. Mereka akan mengamankan 5.120 tempat pemungutan suara (TPS). Dari jumlah ini, 212 TPS masuk kategori rawan. Tujuh di antaranya masuk potensi sangat rawan. Selama pemilu, salah satu objek vital, tambang emas di Gunung Tumpangpitu akan diliburkan. (udi)

LPD Desa Adat Pecatu Lakukan Pembenahan

’’Booking Service’’ di Dealer Berlogo Astra Motor

Cukup Bayar Rp 19.910 dan Tanpa Antre

MELAKUKAN perawatan atau service berkala sepeda motor merupakan kegiatan rutin yang dilakukan pemiliknya untuk menjaga kendaraannya agar tetap prima. Berkenaan dengan hal tersebut, Astra Motor Main Dealer Bali melalui jaringan retailernya, sembilan Astra Motor yang berada di area Bali, mempersembahkan program ‘’Kupon Booking Service’’ yang dapat dimanfaatkan konsumen untuk melakukan perawatan motor di bengkel. Promo spesial ini berlaku di periode 25-31 Maret 2019, khusus di bengkel berlogo Astra Motor. Di antaranya Astra Motor Cokroaminoto, Astra Motor Teuku Umar, Astra Motor Sesetan, Astra Motor Gunung Sanghyang, Astra Motor Gianyar, Astra Motor Ubud, Astra Motor Tabanan, Astra Motor Sangsit, dan Astra Motor Singaraja. Manager Retail Astra Motor Bali Yodi Wahyu Borobudi Setiawan mengatakan Astra Motor memberikan promo spesial untuk konsumen setia yaitu promo jasa servis lengkap dengan hanya membayar Rp 19.910 saja. Caranya sangat mudah yaitu dengan melakukan booking service dengan menggunakan kupon service. Untuk mendapatkan kupon service Rp 19.910 ini, caranya cukup gampang pula. Pertama konsumen diwajibkan berteman di Line@ astramotor. Kemudian, tunggu pesan dari akun @astramotor yang berisikan kupon promo service Rp 19.910. Setelah mendapatkan kupon service, konsumen wajib melakukan booking service di antara tanggal 25 Maret sampai dengan 31 Maret 2019 di website astra motor (www.astramotor.co.id). Selanjutnya konsumen bisa membawa sepeda motor Honda kesayangannya ke Dealer Astra Motor terdekat untuk mendapatkan layanan sesuai dengan hari dan waktu booking yang telah dipilih sebelumnya. Kupon servis yang didapatkan di Line@astramotor, wajib ditunjukkan kepada service advisor saat melakukan service. ‘’Kami menawarkan layanan booking service untuk memudahkan konsumen merawat motor kesayangan tanpa harus khawatir antre dan menunggu lama. Kami berharap promo ini bisa menjadi kado spesial bagi konsumen setia sepeda motor Honda dan Astra Motor. Ke depannya, kami akan terus konsisten memberikan nilai tambah serta beragam promo untuk kepuasan pelanggan,’’ ungkap Yodi. Di Official Line @astramotor, pelanggan tidak hanya akan mendapatkan informasi seputar sepada motor Honda, namun juga dapat menikmati promo-promo menarik yang diberikan Astra Motor. Untuk mengetahui di mana lokasi tepatnya, konsumen bisa mengunjungi website Astra Motor di www.astramotor. co.id. (bns2)

Mentransformasi Aset Menjadi Lebih Optimal Mangupura (Bali Post) Dengan terus melakukan upaya-upaya pembenahan di segala bidang, keberadaan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Pecatu sampai saat ini masih bisa tetap eksis dan memperoleh laba. Berdasarkan asas segilik seguluk, paras paros sarpanaya, asas manyamabraya, serta tetap mengedepankan kebenaran, keadilan dan akuntabiliti, sehingga semua bisa berjalan sebagaimana mestinya. Menurut Kepala LPD Desa Adat Pecatu I Ketut Giriartha, S.Pd., M.M., untuk bisa memberi manfaat, secara manajemen modern, harus betul-betul mentransformasi segala sumber daya atau aset yang dimiliki agar menjadi optimal. Dengan demikian, dapat bersaing dan mampu membantu usaha-usaha dari krama di sekitar lingkungan LPD. ‘’Satu sisi persaingan usaha-usaha dan optimalisasi penjulan perlu dilakukan, sehingga benar-benar mempunyai arah tujuan yang jelas. Itu tentu untuk menghindari

terjadi kredit macet,’’ katanya usai rapat pertanggungjawaban LPD Desa Adat Pecatu tahun buku 2018, Sabtu (23/3) lalu. Ia mengatakan, Desa Pecatu dengan potensi sebagai penyangga pariwisata, memang masih terus bertumbuh. Apalagi dengan adanya destinasi wisata serta penunjang pariwisata, seperti akomodasi, restoran dan transportasi. Selama ini keberadaan LPD sudah terbukti di masyarakat. Karena usaha-usaha warga di Pecatu, terkait permodalannya hampir sebagian besar dari LPD. Tidak hanya untuk usaha, juga terkait peningkatan kualitas hidup sarana dan prasarana rumah tangga. Selama tahun 2018, laba yang didapat LPD Pecatu sebesar Rp 5,6 miliar. Untuk tahun 2019 ini pihaknya menargetkan bisa mendapat laba sebesar Rp 7 miliar. Dalam rangka meningkatkan performa dari pengusaha di wilayah Pecatu, selain menurunkan suku bunga, juga dilakukan pendampingan oleh konsultan. Dari masyarakat pihaknya juga

menyiapkan konsultan dalam rangka penguatan, bahkan manajemen usaha juga didampingi. ‘’Ini yang kita terus bangun dan kembangkan dari LPD. Kami sadar pengelola ini merupakan konsultan dari krama yang memiliki usaha, sehingga kita bisa tekan permasalahan,’’ terangnya. Dalam rangka memberikan dukungan sosial, pihak LPD juga mendukung terkait pengamanan wilayah, dengan cara mensuport pecalang. Dari sisi kebersihan, LPD mensuport terkait kebersihan lingkungan supaya bisa memberikan rasa aman dan nyaman di wilayah Pecatu. Selain itu, untuk dunia pendidikan, LPD Pecatu juga rutin memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi, sehingga warga Pecatu ke depannya bisa sejahtera. Sementara itu, Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta mengatakan kondisi seperti sekarang dalam keadaan ekonomi masih tertata, LPD Desa Adat Pecatu masih bisa mendapatkan laba. Pihaknya berharap ke depan dengan kebijakan yang dilakukan,

Bali Post/edi

LABA - Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta (tengah) menerima dana pembangunan desa adat melalui penyisihan 20 laba LPD dari Kepala LPD Desa Adat Pecatu I Ketut Giriartha, S.Pd., M.M. didampingi Perbekel Pecatu I Made Karyana Yadnya saat rapat pertanggungjawaban LPD Desa Adat Pecatu tahun buku 2018, Sabtu (23/3). perekonomian atau wirausaha milik masyarakat bisa lebih optimal. Dengan jumlah penduduk yang ada di Pecatu, memang ada beberapa yang belum memiliki tabungan di LPD yaitu sekitar 147 dari 8.300 lebih jumlah krama di Pecatu. Terkait penyisihan sebesar 20 persen dari laba LPD sesuai dengan perda, kata

Sumerta, akan dimanfaatkan untuk sejumlah kegiatan di desa. Tidak hanya untuk pembangunan fisik saja, namun juga pembinaan SDM serta mendukung pelestarian adat dan budaya di Pecatu. ‘’Baik itu untuk pasraman, kegiatan keagamaan yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,’’ imbuhnya. (kmb23/k150)


OPINI

6

Senin Wage, 25 Maret 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Wajar, Pusat Biayai Pelestarian Budaya Bali UPAYA Gubernur Bali Wayan Koster memperkuat desa adat, tak pernah surut. Setelah meng-usulkan Ranperda Desa Adat, Koster juga terus berjuang agar desa adat di Bali mendapat anggaran dari pemerintah pusat. Tak hanya kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani hal itu terucapkan, Koster juga menyampaikan hal itu di hadapan Presiden Jokowi. Ketika acara tatap muka Jokowi dengan tokoh adat di Bali, Jumat lalu, Koster berharap negara hadir dalam menjaga tradisi dan budaya Bali. Untuk itu ia berharap perhatian khusus dalam bentuk anggaran pengawalan dan pelestarian budaya Bali. Sebab, selama ini upaya untuk melestarikan adat istiadat, seni dan budaya, sepenuhnya dijalankan oleh desa adat yang ada di Bali dengan cara swadaya. Sementara tantangan desa adat ke depan akan semakin dinamis di era global. Oleh karena itu, negara harus hadir berkontribusi dalam memelihara adat istiadat, seni, budaya serta kearifan lokal di Bali. Apa yang disampaikan Gubernur Koster memang seperti itu adanya. Bagi krama Bali, keberadaan desa adat merupakan hal yang menyatu dengan tata kelola kehidupannya. Adat dan budaya adat dan tradisi merupakan hal yang sangat sulit dipisahkan. Untuk itulah ketika desa adat terusik, berbagai elemen dan krama Bali bersuara dan berharap otoritas desa adat dihormati. Pentingnya pemahaman atas adat dan budaya Bali bagi pejabat negara atau setidaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Bali, bukan semata untuk menghormati peradaban orang Bali. Pemahaman ini juga untuk menjamin terjaga keragaman budaya dan tradisi nusantara. Keragaman ini menjadi salah satu identitas negeri ini. Sebagai krama Bali, wajib hukumnya kita me-ngawal desa adat dan peradabannya. Kita tentu tak boleh abai apalagi mengingkari tanggung jawab kita menjaga tradisi dan tanggung jawab ‘tradisional’ kita menjaga budaya Bali. Sadar atau tidak, bahwa banyak keuntungan ekonomis yang dinikmati pemilik modal yang berinvestasi di Bali merupakan dampak dari ajegnya budaya Bali. Apakah investasi mereka di Bali akan menarik jika budaya Bali kehilangan pendukungnya. Apakah mereka bisa menikmati keindahan Bali dan taksu Bali ketika penduduk asli Bali terpinggirkan dan lemah daya tahannya secara ekonomi? Kesadaran itu rupanya sudah menjadi pemahaman Presiden Jokowi. Ketika acara tatap muka Jumat lalu, Jokowi berpesan jangan sampai krama Bali lelah menjaga budaya Bali. Sebab itulah yang menjadi taksu Bali, sehingga menarik minat jutaan turis berkunjung ke Pulau Dewata. Dalam konteks ini, kita harus membangun kesadaran baru bahwa menjaga budaya dan peradaban Bali harus menjadi tujuan kita bersama. Dalam hal ini desa adat sebagai ruang untuk mendedikasikan kehidupan kepada alam dan budaya Bali harus dipastikan tetap terjaga. Kita harus berada di barisan depan untuk menjaga dan membentengi desa adat kita dari berbagai kepentingan terselubung. Hukum adat haruslah tetap dihormati oleh semua pihak yang hidup di Bali. Kekuasaan dan pendekatan politik dalam mendegradasi hak-hak adat, hak-hak tradisional manusia Bali haruslah dieliminir dengan membangun tanggung jawab moral menjaga Bali. Pendekatan hukum formal dalam menindak masalah adat apalagi merupa keputusan adat tetap harus dicarikan titik temu. Jangan sampai ada intervensi berlebihan yang akhirnya memicu keresahan di kalangan masyarakat adat. Untuk itu, hukum adat di Bali haruslah dihormati oleh siapa pun. Dalam konteks pemberdayaan adat untuk pewarisan budaya, kesejahteraan dan terjaminnya regenerasi manusia Bali, maka para tokoh Bali, akademisi, birokrat, pemimpin Bali dan politisi Bali haruslah punya pemahaman yang sama. Para tokoh Bali harus membangun komunikasi. Jangan sampai komunikasi terhalang oleh kekuasaan, kedudukan dan kekayaan. Para tokoh Bali harus siap meluangkan waktu untuk berdiskusi dan mencari solusi mengatasi masalah kekinian Bali.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Penggunaan Kantong Plastik Bupati Badung mengeluarkan peraturan masyarakat dilarang menggunakan kantong plastik jika hendak berbelanja. Plastik itu katanya berbahaya. Sangat sulit hancur dan jika dibakar asapnya berbahaya bagi kesehatan. Mempergunakan kantong plastik yang terbuat dari plastik tersebut memang bisa dilarang penggunaannya. Tapi bagaimana kemasan makanan dan minuman yang bahannya dari plastik, seperti botol minuman kemasan, pembungkus serbuk kopi, gula, camilan anak-anak dan banyak lagi. Apakah bisa dilarang kemasannya menggunakan plastik? Menurut saya cukup sulit melarangnya. Apakah pabrik plastik ditutup. Wah, rasanya sulit. Jalan keluarnya adalah setiap rumah tangga atau warga yang punya sampah dari plastik agar memisahkan dari sampah yang lainnya. Dari petugas DKP juga agar teliti memilah-milahnya. Di tempat penampungan sampah terakhir, sampah dari plastik ditempatkan pada tempat khusus. Libatkan tenaga ahli yang bisa memusnahkan sampah plastik tersebut atau barangkali sampah tersebut bisa didaur ulang agar bisa bermanfaat bagi kehidupan manusia. W. Beratha Yasa Kapal, Badung

Peraturan Daerah sebagai Hukum Lokal Saat ini sedang ramainya dibicarakan tentang pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Desa (Adat) yang sedang dibahas pemerintah daerah Provinsi dan DPR Bali mengingat perda tersebut memiliki arti strategis, substansial menyangkut kehidupan perekonomian, tradisi, sosial-budaya, religi dan martabat masyakat Bali yang mayoritas beragama Hindu. Penulis sebagai pribadi maupun masyarakat memiliki ketertarikan dan memiliki keterkaitan yuridis berkenaan dari keberlakuannya. Sebagai anggota masyarakat, penulis mencoba untuk melakukan pemikiran reflektif terhadap berbagai permasalah hukum berkenaan dengan kedudukan perda dalam sistem hukum nasional dan sebagai instrumen perlindungan nilai-nilai ekonomi, sosial, kultural dan menjaga keseimbangan alam yang eksotik. Kesatuan masyarakat hukum adat sebagai stakeholder telah mengambil peran besar dalam membangun, menjaga dan mengembangkan nilai-nilai kearifan lokal dalam kerangka memperkuat basis kultural melalui desa (adat) yang kuat dan inspiratif untuk kesejahteraan masyarakat Bali.

Oleh Suparta Djelantik

P

erda dalam masyarakat Bali adalah pengaturan tentang kehidupan masyarakat Bali sebagai upaya-upaya menegakkan dan mensejahterakan diri lewat kehidupan yang tertib dan teratur. Perda berkenaan dengan masalah otoritas dan kontrol yang memungkinkan kehidupan kolektif masyarakat Bali, berkenaan dengan posisi keberadaannya sebagai lembaga politik pemerintahan komunitas dan sebagai bagian inheren pemerintahan (NKRI). Dua entitas ini memiliki kekuasaan mengatur bagaimana mewujudkan hubungan-hubungan itu selalu berada dalam keadaan yang tertib, berketeraturan dan menginspirasi. Kekuatan kontrol dan otoritas pemerintah daerah (pemda) baik pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota sebagai pengemban kekuasaan negara di daerah yang mendasari kontrol itu melalui “hukum lokal”, maka dalam hubungan ini tidaklah keliru kalau Black mendefinisikan hukum sebagai government’s social control. Di satu sisi dalam kehidupan kesatuan masyarakat hukum masyarakat Bali juga memiliki

lembaga otoritas ”desa adat” yang memiliki ciri-ciri homogen dan eksklusif dengan hukum umumnya tidak tertulis dan eksis sebagai asas-asas umum di dalam ingatan warga komunitas, dirawat secara turun temurun sebagai tradisi yang dipercaya berasal dari nenek moyang dalam menjaga tertib dan mengontrol komunitasnya. Inilah yang disebut tradisi atau moral kehidupan suatu komunitas yang di dalam kajian sosiologi hukum sering juga disebut hukum rakyat, dan yang didalam ilmu hukum disebut hukum kebiasaan atau hukum adat, sehingga perda yang ditujukan untuk mengatur kehidupan komunitas berada pada skala dan format lokal yang memiliki ciri-ciri homogen dan eksklusif. Perda sebagai hasil kesepakatan komunitas dalam perkembangan kehidupan yang lebih mutakhir, tatkala kehidupan-kehidupan lokal yang berskala kecil dan eksklusif, apa yang disebut hukum itu mulai menampakkan wujudnya yang tertulis. Inilah yang disebut hukum perundangundangan yang ditulis dalam rumusan-rumusan yang lebih eksak, dibentuk atau dibuat melalui prosedur tertentu, dan terstruk-

tur atau terlembagakan sebagai sarana kontrol yang nyata-nyata formal sifatnya, yang ditunjang oleh otoritas kekuasaan negara yang berwenang untuk mendayagunakan sanksi dalam fungsinya sebagai standar berperilaku warga komunitas, dan kemudian difungsikan seefektif mungkin sebagai kontrol dengan keyakinan bahwa aturan-aturan berperilaku dalam komuntias akan dapat diniscayakan demikian rupa, sehingga apa yang disebut kepastian hukum akan terjamin. Perda sebagai Hukum Lokal Dalam kehidupan komunitas Bali sebagaimana yang telah dibentangkan di muka, perda selalu atau hampir selalu diartikan sebagai seluruh norma sosial yang telah diformalkan oleh institusi-institusi kekuasaan dalam mengatur dan mengontrol komunitas. Menilik keterangan di muka, tak salah kiranya apabila dikatakan bahwa perda dipandang sebagai titah-titah sepihak para penguasa. Sebagai hukum yang lahir dari paradigma baru, bahwa suara rakyat (yang disatukan secara rasional lewat kesepakatan) sebagai kehendak

Tuhan. Vox Populi Vox Dei. Hasil kesepakatan rakyat inilah secara langsung atau melalui wakil-wakilnya yang kelak diinstitusionalkan lewat lembaga legislatif atau referendum dan dipositifkan sebagai hukum yang menjamin kepastian secara adil dan benar. Sebagai hukum lokal, hukum invensi yang kemudian ditengarai (menurut doktrinnya) bercirikan sejumlah karakter antara lain; pertama, hukum itu harus dibentuk oleh lembaga formal agar terakui secara formal yang penegakannya dapat dilakukan oleh aparat-aparat lokal/nasional yang ditegaskan dalam rumusan-rumusan yang tertulis. Kedua, hukum lokal haruslah diterima sebagai pengganti berlakunya semua norma sosial yang lain, yang ada di dalam komunitas. Dalam statusnya seperti itu, perda akan berlaku sebagai hukum yang dipercaya sebagai hukum masyarakat. Ketiga, hukum lokal adalah hukum hasil kinerja kolektif dari komponen komunitas (Bali) yang oleh sebab itu memiliki ciri karakteristik khusus yang disebut ‘historisitas’. Hukum sebagai produk kesejarahan komunitas (Bali) dari berabad-abad yang lalu, yang oleh sebab itu walau didoktrinkan dan diindoktrinasikan sebagai hukum lokal yang menjamin kepastian dan disifati oleh ciri relativitas, yang oleh sebab itu pula akan mengalami perubahan dari masa ke masa, dan akan berbeda-beda yang disebabkan dari progresi sejarah yang beragam. Keempat, sebagai hukum lokal harus dikelola secara eksklusif oleh para profesional dengan keahlian tinggi, sanggup bekerja secara kolektif di bawah kontrol seperangkat norma etik. Keahlian dan etika inilah yang akan menjadikan para ahli hukum itu terpercaya

Air Bersih untuk Krama Bali PENTINGNYA akses air bersih bagi kehidupan tertuang dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya SDGs Tujuan 6 (SDG6) yaitu memastikan ketersediaan dan manajemen air bersih yang berkelanjutan dan sanitasi bagi semua. Di bulan ini tepatnya tanggal 22 Maret kita memperingati Hari Air Sedunia. Lalu bagaimana kah akses air bersih di Bali? Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2018 yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa sekitar 88 persen rumah tangga di Bali sudah memiliki akses ke sumber air minum bersih. Konsep air bersih ini meliputi air kemasan, air isi ulang, leding, dan sumur bor/pompa, sumur terlindung, atau mata air terlindung dengan jarak ke tempat penampungan limbah/kotoran/ tinja terdekat minimal 10 meter. Akses air minum bersih ini tentunya sangat penting karena sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan dapat menjadi faktor terhindarnya masyarakat dari wabah diare. Untuk itu, akses air minum bersih perlu ditingkatkan agar 100 persen menjangkau masyarakat Bali. Hal ini sejalan dengan SDG6 Target 6.1. Dalam hal pencemaran air, masih banyak hal yang bisa diperbaiki bersama. Survei Potensi Desa (Podes) 2018 oleh BPS mencatat bahwa masih ada sebanyak 51 desa/kelurahan di

Oleh Mery Linda Kesuma Bali yang membuang limbah pabrik/industri/rumah tangganya ke sungai. Lebih lanjut lagi, Podes 2018 mencatat sebanyak 130 desa/kelurahan di Bali (dari total 716 desa/kelurahan) memiliki masalah pencemaran air. Data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di tahun 2017 mencatat bahwa berdasarkan kriteria mutu air dalam Peraturan Pemerintah 82/2001 Kelas II, sedikitnya lima sungai di Bali telah tercemar. Pencemaran sedang dialami empat sungai, yaitu Tukad Ayung, Tukad Saba, Tukad Raya dan Tukad Bali, sedangkan satu sungai mengalami pencemaran kategori sedangberat. SDG6 telah memberikan beberapa panduan melalui targettargetnya tentang aspek-aspek apa yang dapat kita lakukan untuk mengurangi pencemaran air dan menjaga akses air bersih. SDG6 Target 6.2, menargetkan mengakhiri defekasi (buang air besar) di tempat terbuka. Susenas 2018 mencatat bahwa di Bali sebanyak 98,71 persen rumah tangganya telah menggunakan kloset leher angsa sebagai fasilitas defekasi sebanyak 0.34 persen rumah tangga lainnya masih menggunakan plengsengan dengan/tanpa tutup dan sekitar 0,95 persen sisanya menggunakan cemplung/cubluk.

Indikator lainnya yang juga penting sebagai bagian dari usaha mengurangi pencemaran sumber air minum rumah tangga dari resapan limbah tinja adalah fasilitas pembuangan akhir tinja. Susenas 2018 mencatat sebanyak 96,86 persen rumah tangga di Bali telah menggunakan tangki septik sebagai tempat penampungan akhir tinjanya. Sebanyak 3,14 persen rumah tangga lainnya belum menggunakan tangki septik sebagai tempat pembuangan akhir tinja. Sebanyak 1,39 persen menjadikan IPAL/ pantai/tanah lapang/kebun sebagai tempat pembuangan akhir tinja, 0,82 persen menggunakan kolam/sawah/sungai/danau/laut, dan 0,93 persen menggunakan lubang tanah sebagai tempat pembuangan akhir. Selanjutnya, SDG6 melalui Target 6.3 mengimbau kegiatan praktek daur ulang untuk mengurangi pencemaran. Podes 2018 mencatat bahwa baru sebanyak 156 desa dari total 716 desa/ kelurahan di Bali yang memiliki kegiatan pengolahan/daur ulang sampah atau limbah. Pemerintah harus berperan untuk melakukan edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya program kebersihan dan daur ulang, serta peningkatan kualitas sanitasi termasuk fasilitas defekasi. Hasil pendataan Po-

des 2018 di atas menunjukkan bahwa pemerintah daerah masih memiliki banyak ruang untuk meningkatkan kegiatan daur ulang yang saat ini baru mencapai sekitar 22 persen dari total 716 desa/kelurahan di Bali. Selain peningkatan kualitas sanitasi dan kegiatan kebersihan dan daur ulang sampah/ limbah, masih banyak hal yang dapat dilakukan pemerintah bersama-sama dengan seluruh lapisan krama Bali dalam menjaga akses air bersih. Hal yang paling sederhana adalah dengan membuang sampah pada tempatnya, atau lebih jauh lagi dengan memilah-milah sampah untuk di daur ulang, dan mengurangi penggunaan plastik. Untuk menjaga akses air bersih bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga krama Bali itu sendiri patut mengambil peran dalam menjaganya. Menghindari pencemaran air, membuang sampah pada tempatnya, ikut serta dalam kegiatan daur ulang dan pengurangan sampah plastik, serta menggunakan air secara bertanggung jawab, adalah salah satu bentuk tanggung jawab krama Bali dalam menjalankan filosofi Tri Hita Karana, yang salah satunya adalah menjaga hubungan yang harmonis dengan alam. Semoga alam Bali tetap lestari dan akses air bersih terus terjaga untuk krama Bali.

untuk merawat dan menjaga kewibawaan hukum lokal yang berkedudukan supremasi itu dalam menegakkan ketertiban dalam kehidupan. Kelima, awigawig sebagai hukum masyarakat derajatnya ditingkatkan sebagai hukum lokal yang berskala desa (adat) sebagai instrumen dalam menjaga dan melestarikan nilainilai kehidupan komunitas di tingkat desa (adat). Keenam, dalam pengembanan hukum lokal tak pelak lagi memerlukan dukungan dari dunia pendidikan tinggi hukum. Tak ada hukum lokal modern harus berfungsi melayani kehidupan bernegara dan berbangsa, yang tidak dirawat dan dikelola serta dikontrol perkembangannya oleh para profesional yang memperoleh keahliannya dari lembaga-lembaga pendidikan akademik. Profesionalisme hukum dan pendidikan hukum adalah dua entitas yang saling melengkapi, dan dengan demikian memberikan karakteristik tersendiri kepada hukum lokal yang berakar dan berkarakter khas budaya lokal. Di daerah-daerah yang dibangun di atas fondasi suatu komunitas yang berbudaya homogen seperti yang terjadi di Bali, Aceh, Papua, dan daerah lain, sebagaimana dikemukakan di atas sebagai upaya untuk membuat standar perilaku yang tunggal lewat kerja pengkodifikasian hukum itu tidaklah terlalu sulit. Indoktrinasinya pun tak dapat dibilang sulit. Kodifikasi dikerjakan dengan cara mempositifkan norma-norma yang telah berlaku sebagai moral dan tradisi masyarakat ke dalam bentuknya yang formal dan baru sebagai teks-teks perda lokal. Penulis, Pembelajar di Fakultas Hukum MIH dan Kenotariatan Universitas Warmadewa

POJOK Gubernur Koster minta Bupati Tabanan stop izin toko modern. - Ekonomi berdikari cita-cita Bung Karno. *** KPU Gianyar awali tahap kampanye, mayoritas parpol tak hadir. - Sudah pasti dapat kursi. *** Hujan deras, di sejumlah wilayah di Bali terjadi longsor. - Ayo selamatkan alam Bali.

Penulis, bekerja di Badan Pusat Statistik Provinsi Bali

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Senin Wage, 25 Maret 2019

TABANAN

7

KUD Timpag Beralih ke Sektor Riil Tabanan (Bali Post) KUD Timpag adalah salah satu koperasi di Tabanan yang berjaya dengan usaha simpan pinjamnya di tahun 1980-an. Namun karena pengelolaannya yang kurang tepat, KUD ini sempat masuk kategori koperasi tidak sehat. Dengan tekad kuat pengurus baru, koperasi ini secara perlahan memulihkan diri. Agar bisa bertahan di tengah usaha simpan pinjam yang ditawarkan koperasi lain serta KUR, koperasi ini memutuskan untuk fokus ke sektor riil berupa penjualan pupuk untuk petani dan sewa menyewa gedung dan lahan. Ketua KUD Timpag I Gusti W. Sukawahana, belum lama ini mengatakan, untuk menjadi koperasi simpan pinjam, memang berat terlebih KUD Timpag sempat terpuruk karena kredit macet akibat salah pengelolaan. Saat ia membentuk tim penyelamatan pada tahun 2012 dan menjadi Ketua KUD pada 2013, KUD Timpag memiliki utang cukup besar kepada anggota maupun bank. ‘’Tetapi secara perlahan dengan suntikan dana dari pemerintah serta keuntungan dari usaha sektor riil, utang ini semakin lama semakin berkurang,’’ ujarnya. KUD Timpang memutuskan terjun ke sektor riil juga dikarenakan masih memiliki aset berupa gedung dan lahan seluas 13 are. Ke depan selain jual beli pupuk dan obat pertanian, pihaknya berencana membuka usaha sewa tempat khususnya

bagi BUMDes yang membutuhkan tempat untuk mendisplay produk. ‘’Jadi BUMDes terutama yang di Kerambitan Utara bisa menyewa tempat di gedung KUD Timpag. Jika ada yang hendak melihat sampel, bisa langsung datang ke tempat display dan jika ada pesanan akan diteruskan ke BUMDes masing-masing,’’ ujarnya sembari menambahkan, usaha sewa menyewa yang sudah berjalan adalah usaha sewa tempat untuk truk pengangkut sampah milik desa. Lebih lanjut Sukawahana menuturkan, meski membutuhkan waktu lama untuk bangkit kembali, tetapi pengurus baru KUD Timpag dan 2.720 anggotanya melakukan upaya terus menerus, karena jika berhenti maka uang nasabah yang tidak bisa dikembalikan karena kredit macet dulu tentu tidak ada yang bisa mempertanggungjawabkan pengembaliannya. Karena itu, ke depannya Sukawahana berharap pemerintah tidak melepas pemantauan dan pembinaan kepada koperasi di Tabanan, khususnya yang berusaha bangkit kembali. Sebab, sangat mudah membentuk koperasi tetapi susah untuk menjadi koperasi yang berkualitas. ‘’Pembinaan itu penting terutama untuk mencetak SDM yang berkualitas. Begitu juga pengawasan, sehingga koperasi yang terbentuk ke depan lebih berkualitas,’’ papar Sukawahana. (kmb24)

Bali Post/bit

DHARMA SHANTI - Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti usai acara Dharma Shanti Nyepi di Gedung Ketut Maria Tabanan.

Gubernur Minta Bupati Eka Stop Izin Toko Modern

Tabanan (Bali Post) Ada yang menarik dalam pemaparan program prioritas pembangunan Bali 2020 yang disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster, Minggu (24/3) kemarin, serangkaian simakrama Dharma Shanti Nyepi Tahun Çaka 1941 yang digelar di Gedung Ketut Maria, Tabanan. Di hadapan Forkompinda, jajaran perangkat daerah serta ratusan tokoh masyarakat, Gubernur Koster meminta Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti serta pimpinan daerah lainnya di Bali untuk stop memberikan izin pendirian toko modern. Hal ini dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat mewujudkan ekonomi kerakyatan dengan melibatkan desa adat sebagai pilar pembangunan Bali.

JUAL PUPUK - Ketua KUD Timpag I Gusti W. Sukawahana saat menunjukkan salah satu usaha sektor riil KUD Timpag berupa penjualan pupuk ke petani.

‘’Kalau bisa, Ibu Bupati stop izin toko modern. Jangan dibiarkan hingga membuat warga lokal tergusur. Bisa minggir semua nanti,’’ ucap Koster. Guna meningkatkan perekonomian serta pemberdayaan masyarakat, salah satu upaya yang segera diwujud-

terdaftar sebagai peserta JKN sebanyak 368.267 jiwa dan tidak terdaftar sebanyak 77.528 jiwa. Dari jumlah peserta JKN 2018, tercatat 56.240 jiwa yang tercatat sebagai peserta JKN PBI yang preminya ditanggung pemerintah daerah. ‘’Jadi sebelumnya sudah ada warga yang tergolong tidak mampu yang preminya dibayar dengan join anggaran Pemerintah Provinsi dan Pemkab,’’ ujarnya. Untuk mencapai target UHC 95 persen ini, maka ditetapkan kouta sebanyak 70.840 jiwa untuk mendapatkan bantuan premi. Saat ini sudah semua kouta terisi dan sedang menunggu proses verifikasi serta penerbitan kartu dari BPJS Kesehatan. Dengan tambahan 70.840 jiwa ini, maka total warga Tabanan yang mendapatkan bantuan premi JKN dari pemerintah sebanyak 127.080 jiwa. Untuk pendanaan pre-

mi bagi 127.080 jiwa ini, di APBD 2019 dianggarkan Rp 17.186.245.104, sementara anggaran dari provinsi Rp 17.887.724.496. Data per Januari 2019, dari kouta 70.840 jiwa, masih menyisakan sebanyak 37.736 jiwa yang masih menunggu verifikasi dan penerbitan kartu JKN dari BPJS Kesehatan. Sehingga total masyarakat Tabanan yang sudah memiliki JKN sebanyak 407.341 jiwa. ‘’Sementara masih ada sebanyak 6.728 jiwa yang masih belum memiliki JKN dan tidak masuk dalam kouta tanggungan tahun 2019. Jumlah sisa ini yang ditargetkan akan ditanggung sepenuhnya tahun 2020, dengan catatan mereka mau dirawat di kelas III. Jika tercapai, maka tahun 2020 target UHC 100 persen tercapai,’’ jelas Suratmika. (kmb24)

Bali Post/san

Pemkab Targetkan UHC 100 Persen di 2020

Tabanan (Bali Post) Capaian Universal Health Coverage (UHC) Tabanan per Januari 2019 mencapai 91,37 persen. Target 95 persen dipastikan tercapai tahun ini dan sedang menunggu verifikasi serta turunnya kartu dari BPJS. Sementara untuk tahun 2020, Pemkab Tabanan menargetkan UHC 100 persen. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Minggu (24/3) kemarin mengatakan, tahun ini pemerintah menanggung premi bagi masyarakat yang belum masuk sebagai anggota JKN dengan catatan mau dilayani di kelas III. Dalam pembagian pembayaran premi, 51 persen dibayarkan Pemprov Bali dan 49 persen oleh Pemkab. Tabanan memiliki penduduk sebanyak 445.795 jiwa. Berdasarkan data tahun 2018, jumlah penduduk yang sudah

kan pihaknya di program pembangunan Bali 2020 yakni mengembangkan konsep minimarket milik desa adat yang disebut Baga Utsaha Padruwen Desa Adat (BUPDA). Usaha ini akan dikelola desa adat dan difasilitasi modalnya oleh pemerintah. Namun untuk mewujud-

kan hal tersebut, Gubernur Koster menegaskan, harus diawali moratorium toko modern terlebih dahulu. Barulah nantinya akan dikeluarkan pergub untuk membatasi dan mengendalikan menjamurnya toko modern berjaringan. Terkait permintaan Gubernur Bali, Bupati Tabanan

Ni Putu Eka Wiryastuti menegaskan, di Kabupaten Tabanan sudah dilakukan moratorium toko modern. Bahkan juga sudah ada perda terkait penataan toko modern. ‘’Di Tabanan sudah dilalukan, bahkan sudah ada perda yang mengatur tentang jarak toko modern. Selama tidak melanggar perda, kita berikan (izin). Sekarang tinggal menunggu pergub untuk lebih menguatkan. Kita ikuti aturan saja nanti,’’ tegasnya. Banyak hal yang disampaikan Gubernur Bali dalam acara tersebut. Intinya, Gubernur Koster mengajak seluruh masyarakat selalu menjaga kedamaian, kesucian dan keharmonisan alam

Bali dan berharap perayaan Nyepi kali ini menjadi anugerah bagi kita semua. ‘’Semoga hari raya yang baru kita lewati benar-benar memberikan anugerah bagi kemajuan di Bali secara bersama-sama di dalam membangun provinsi atau kabupaten/kota yang ada di Bali,’’ tegasnya. Dia juga mengimbau masyarakat Bali agar lebih pintar menghadapi pergerakan dan perubahan zaman yang sangat dinamis. ‘’Agar Bali maju ke depan, mengalami modernisasi dengan tetap menjaga kearifan lokalnya, adat istiadat, tradisi seni dan budaya,’’ imbuhnya. (kmb28)


BULELENG

8 Raker Perencanaan 2020

Undiksha Genjot Mutu Gaungkan Tri Hita Karana PENINGKATAN mutu menjadi perhatian serius Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Peningkatan mutu itu untuk mendukung sederet program strategis yang telah dipersiapkan sebelumnya. Rektor Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. menegaskan hal itu saat membuka rapat kerja penyusunan dokumen perencanaan dan anggaran tahun anggaran 2020 di Pelataran Menjangan Resort and Spa, Taman Nasional Bali Barat (TNBB), Sabtu (23/3). Selain itu, universitas dengan delapan fakultas itu juga terus menggaungkan implentasi konsep Tri Hita Karana. Rektor Jampel menyebutkan peningkatan mutu sudah menjadi komitmen lembaganya, termasuk seluruh civitas akademika. Beberapa tahun terakhir, ini sudah dilahirkan sejumlah kebijakan. Seperti akreditasi, publikasi ilmiah, pencanangan tahun teknologi informasi, maupun peningkatan sarana prasarana. Namun, pihaknya terus melakukan pemantapan dan dibuat arah kebijakan, termasuk tahun anggaran 2020. Yakni, tetap menggenjot akreditasi program studi, dengan target 25 persen A dan 75 persen B, serta mempersiapkan prodi unggul menuju akreditasi internasional. “Program studi dengan akreditasi B itu harus terus memperbaiki diri sesuai kriteria yang menjadi acuan BANPT agar menjadi prodi unggul. Sedangkan prodi yang sudah terakreditasi A, dipersiapkan menuju akreditasi internasional (AUN-QA),” katanya. Tata kelola lembaga, menjadi Good University Governance pun tak lepas dari perhatiannya. Hal itu diwujudkan melalui pelaksanaan reformasi birokrasi dan zona integritas untuk menjadikan Undiksha wilayah bebas korupsi serta wilayah birokrasi bersih dan melayani. Tidak kalah pentingnya juga peningkatan kualitas SDM untuk menghasilkan lulusan berkualitas. “Kami terus memotivasi para dosen untuk meningkatkan kualifikasi akademiknya

Senin Wage, 25 Maret 2019

Banjir Picu Kerugian Rp 150 Juta Singaraja (Bali Post) – Senderan halaman SDN 3 Bengkel, Kecamatan Busungbiu amblas setelah tergerus banjir saat hujan, Sabtu (23/3) malam lalu. Selain itu, pondasi bangunan toilet juga tergerus, sehingga toilet yang dibangun tahun 2015 lalu itu, posisinya miring. Dikhawatirkan kalau kembali hujan, bangunan itu bisa saja longsor. Peristiwa itu diduga memicu kerugian hingga Rp 150 juta. Kepala SDN 3 Bengkel, Kecamatan Busungbiu Gede

Derana, Minggu (24/3) kemarin mengatakan, sebelum kejadian di Desa Bengkel, hujan deras yang melanda sejak pukul 18.00 hingga 23.00 Wita mengakibatkan sekolah itu tergenang. Sekolah yang beralamat di Banjar Dinas Bukit Telu itu berbatasan dengan irigasi Subak Kekeran. Karena volume air naik 10 meter, irigasi tidak mampu mengalirkan air, sehingga meluap dan menggenangi halaman sekolah. Saat kejadian, halaman sekolah tergenang air dengan

ketinggian air sekitar 70 cm. Genangan air itu, memicu ambruknya senderan sekolah dengan panjang sekitar 25 meter. Saat senderan permanen itu ambruk, pondasi bangunan toilet juga ikut tergerus. Akibatnya, bangunan itu miring dan tidak bisa difungsikan. Bahkan, kalau kembali terjadi hujan, bisa saja bangunan toilet itu akan ambruk sama seperti senderan yang telah amblas. “Awalnya kami dapat laporan dari warga. Setelah dicek senderan itu sudah longsor.

Senderan dan bangunan toilet itu dibangun dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2015 lalu. Karena luapan air irigasi, senderan itu jadi jebol dan kemudian menggerus pondasi toilet yang baru dibangun,” katanya. Selain kerusakan senderan dan toilet, kata Derana, akibat bencana itu ruang guru di sekolah juga terdampak bencana. Ruangan yang semula kemasukan air, sudah surut kemarin. Pascakejadian ruang guru tertutup lumpur. (kmb38)

Festival Manggis Dunia

Momentum Kebangkitan Ekspor Manggis Buleleng RAKER PERENCANAAN - Rektor Undiksha Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. (tengah) foto bersama jajaran usai raker penyusunan dokumen perencanaan dan anggaran tahun 2020, Minggu (24/3) kemarin. dari S-2 ke S-3, meningkatkan jabatan akademiknya dari lektor kepala ke profesor, serta merancang kegiatankegiatan akademik seperti sabbatical leave, industrial attachment, faculty exchange, dan lain sebagainya,” jelasnya. Publikasi karya ilmiah dosen pada jurnal internasional bereputasi, jurnal nasional terakreditasi, konferensi internasional terindeks, atau pun pada seminar nasional terus digenjot. Hal itu sudah dicanangkan sejak tahun 2017. Hasilnya positif. Sebagai lembaga yang dituntut menghasilkan SDM andal, antisipasi menghadapi era revolusi industri 4.0 juga masuk pada kebijakan tahun 2020. Bentuknya, membekali multikompetensi kepada lulusan. Salah satunya Bahasa Inggris, memberikan ruang dan waktu lebih luas kepada peserta didik membangun kemampuan softskill-nya. “Kami tetap lakukan terobosan untuk meningkatkan kualitas SDM. Ada melalui penerapan Blended Learning dan Flip Classroom,” ungkapnya. Pada raker yang berlangsung sampai, Minggu (24/3) kemarin ini juga mengundang Kepala Biro Perencanaan Kemenristekdikti Erry Ricardo Nursal sebagai narasumber. Ia menyampaikan dalam perencanaan program, perguruan tinggi, termasuk

Undiksha perlu mengantisipasi revolusi industri 4.0. Selain itu, penganggaran berbasis kinerja juga harus diperhatikan dan diimpelentasikan untuk perencanaan dan pelaksanaan program. “Undiksha juga harus memiliki keunggulan,” tegasnya. Ada pula Kepala Biro Keuangan dan Umum Kemenristekdikti Moch. Wiwin Darwina. Ia mengapresiasi Undiksha. Di tengah usianya yang masih tergolong muda, sudah mampu menunjukkan perkembangan positif, salah satunya mencapai akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Terakhir, Kepala Subdirektorat Pembinaan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU) II, Muhammad Rusna menyampaikan dalam meningkatkan mutu, Undiksha dipandang perlu terus berupaya meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (BNBP), dengan memaksimalkan tata kelola aset maupun sumber-sumber lainnya. Mengakhiri Raker itu, Undiksha kemudian menanam pohon di kawasan TNBB. Hal itu sebagai bentuk implementasi konsep Tri Hita Karana yang menjadi landasan visi lembaga perguruan tinggi terbesar di Bali Utara itu. Konsep Tri Hita Karana sejauh ini terus digaungkan sebagai ikon lembaga pendidikan tinggi itu. (ad720)

FESTIVAL Manggis Dunia (World Mangosteen Fiesta) dipusatkan di Desa Galungan Kecamatan Sawan. World Mangosteen Fiesta itu dijadikan momentum kebangkitan pasar ekspor sekaligus melestarikan buah lokal Bali terutama manggis asli Buleleng. Hal itu tidak lepas karena selama gelaran festival yang pertama itu, petani manggis di Buleleng dan daerah lain di Bali dipertemukan dengan eksportir termasuk pengambil kebijakan mengembangkan budi daya manggis itu. Selain terjalin kerja sama pasar antara petani dan eksportir, hajatan itu juga merupakan sharing pengalaman membudidayakan manggis untuk sasaran pasar ekspor. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) mengatakan hal itu usai menghadiri pembukaan Festival Manggis Dunia, akhir pekan lalu. Festival ini dihelat bekerja sama dengan Pemkab Buleleng dengan Junior Chamber International (JCI) Singaraja. Lebih jauh Bupati mengatakan, manggis yang dihasilkan di beberapa desa di Buleleng itu telah mampu bersaing di pasar ekspor hingga di Cina dan Taiwan. Bahkan, manggis asli Buleleng ini menjadi pesaing ketat manggis asal Thailand. Hal itu sangat menguntungkan. Kondisi itu diakuinya mampu meningkatkan gairah dan semangat petani membudidayakan manggis. Ini karena dari segi harga manggis untuk tujuan ekspor, itu mampu dibeli customer luar itu dengan harga lebih mahal dibandingkan harga di dalam negeri, sehingga hal itu telah dapat meningkatkan kesejahteraan petani itu sendiri. Sejalan dengan perjualan

FESTIVAL MANGGIS DUNIA – Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menghadiri Festival Manggis Dunia di Desa Galungan Kecamatan Sawan, Sabtu (23/3). manggis ke pasar asing, Pemer- memberikan pendampingan intah Provinsi (Pemprov) Bali bagaimana menyiapkan bibit telah menerbitkan Peraturan unggul, teknik budi daya yang Gubernur (Pergub) No. 99 ten- benar. Terpenting, tidak saja tang Pemasaran dan Peman- unggul dalam produktivitas, faatan Produk Pertanian. Regu- tetapi juga kualitas agar sesuai lasi ini dinilai berpihak kepada permintaan pasar. Selain itu, petani karena aneka komuditas pihaknya berkeinginan mempertanian di Bali wajib bagi bantu lembaga yang khusus hotel, restoran dan usaha lain mengontrol kualitas produk membeli produk pertanian. pertanian itu. Dengan langkah itu, dirinya ‘’Pasar memang sudah diperoptimis, kesejahteraan petani luas. Petani harus lebih rajin. akan semakin meningkat. Ala- Bahkan akan kita dampingi sannya, produk pertanian itu dengan pembuatan bibit ungmampu dijual dengan harga gul. Bagaimana cara pmelisangat wajar. haraannya, sehingga tidak ‘’Saya kira peluang pasar saja mengejar produksi, namun eskpor manggis sudah terbuka. kualitas juga harus unggul. Sebentar lagi malah durian Kami perlu merancang ada lemlokal akan diekspor. Ada Per- baga yang mengontrol kualitas gub No. 99 Tahun 2018, petani produk pertanian,’’ jelasnya. kita semakin sejahtera karena Gubernur Bali Wayan Koster produknya terserap baik dalam yang hadir pada pembukaan maupun luar negeri,’’ katanya. Festival Manggis Dunia itu meMeskipun akses pasar sudah nyambut positif event pertama semakin luas, kata Bupati, di Indonesia tersebut. Gubernur petani dituntut meningkat- asal Desa Sembiran,Kecamatan kan kualitas dan kuantitas Tejakula ini mengatakan, geproduk pertanian itu. Untuk laran festival itu tidak saja hal ini, pemerintah melalui sekadar kegiatan serimonial, Dinas Pertanian (Distan) tetapi menjadi media efektif bersama pihak ketiga akan dalam upaya memperluas akses

pasar terutama eksportir. Selain itu juga dapat berbagi wawasan dan pengalaman tentang budi daya pertanian. Ke depan pihaknya memprogramkan menggelar festival pertanian rutin setiap tahun. Bergiliran ke sembilan kabupaten dan kota di Bali. Terkait program bidang pertanian, Koster menyebutkan saat ini pemerintah sedang mempersiapkan aturan untuk menyiapkan anggaran khusus pertanian. Jika tidak ada hambatan mulai tahun depan sokongan dana pertanian itu mulai direalisasikan ke seluruh Bali. ‘’Festival akan dilakukan bergiliran. Temanya menyesuaikan dengan kondisi di masing-masing kabupaten. Event semacam ini akan terjadi interaksi petani, eksportir pemerintah dan pihak ketiga lain untuk mencari solusi penanganan pertanian dari hulu sampai ke hilir,’’ tegasnya. Ketua JCI Singaraja A.A. Gede Agung Wedatama mengatakan, alasan memilih Desa Galungan menjadi lokasi Festival Manggis Dunia itu, karena manggis dari desa itu telah menembus pasar ekspor terutama ke Cina. Manggis dari Bali saat ini menjadi primadona di pasar dunia, termasuk manggis asli Buleleng. Tahun 2018 lalu manggis Buleleng berhasil diekspor 4.200 ton dengan sumbangan devisa ke negara mencapai Rp 350 miliar. Hasil positif itu, membuat dirinya semakin optimis kalau ke depan ekspor mangis Buleleng itu, akan lebih besar lagi. Mewujudkan target itu, festival ini digulirkan dalam rangka memperluas akses pasar dan membangkitkan semangat petani agar mereka mau menanam manggis atau durian lokal Bali. (ad712)


Senin Wage, 25 Maret 2019

GIANYAR

9

Gagal Diselundupkan

Orangutan Dititipkan di Bali Safari Gianyar (Bali Post) Bali Safari and Marine Park menerima titipan orangutan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Denpasar. Satwa yang dilindungi ini merupakan satwa yang hendak diselundupkan ke Rusia oleh seorang warga negara asing berinisial ZA. Kini, anak orangutan ini dirawat di Bali Safari and Marine Park. Dikonfirmasi Minggu (24/3) kemarin, Direktur Seles dan Marketing Bali Safari and Marine Park Nyoman Sutarjana membenarkan pihaknya menerima titipan orangutan ORANGUTAN - Karyawan Bali Safari and Marine Park sedang merawat anak orangutan yang hendak diselundupkan.

Pelecehan Seksual

Pria Asal Banyuwangi Diamankan Polisi

Gianyar (Bali Post) Pria berinisial ZA harus diamankan jajaran Polsek Ubud. Pria berusia 22 tahun asal Banyuwangi ini diketahui melakukan aksi pelecehan dengan meremas payudara korban berinisial NP (35) asal Jakarta. Insiden ini terjadi saat mereka melintas di Jalan Raya Sayan, Ubud, Sabtu (23/3) dini hari. Informasi yang dihimpun di lapangan, insiden ini berawal saat pelaku ZA datang dari wilayah Nyuh Kuning, Ubud menuju Jalan Raya Sayan, Sabtu dini hari sekitar pukul 01.00 Wita. Kala itu korban NP mengendarai sepeda motor dari arah berlawanan. Insiden ini terjadi di Jalan Raya Sayan, tepatnya di depan Pura Dalem Desa Sayan. Ketika melihat korban, pelaku langsung menghampiri. Tanpa basa-basi dan dengan cepat, tangan kanan pelaku meluncur ke arah payudara korban. Buah dada korban diremas sekali. Usai melancarkan aksinya, pelaku kabur menuju arah utara atau ke arah Kantor Desa Sayan. Korban yang tak terima dengan kejadian ini langsung mengejar ZA. Setiba di selatan Kantor Desa Sayan, kebetulan masyarakat setempat sedang ramai, sehingga korban meminta tolong kepada masyarakat yang sedang berada di sana. NP mengatakan kepada masyarakat jika payudaranya telah diremas oleh pelaku ZA. Menerima pengaduan pelecehan seksual tersebut, pecalang Banjar Kutuh Sayan bersama polisi Bhabinkamtibmas Desa Sayan mengejar pelaku. Pelaku berhasil diamankan, kemudian dibawa ke pos pecalang. Setelah mengakui perbuatannya, pelaku akhirnya digelandang ke Polsek Ubud untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dikonfirmasi Minggu (24/3) kemarin, Kapolsek Ubud Kompol Nyoman Nuryana membenarkan terjadinya kasus pelecehan seksual tersebut. Namun, katanya, jajaran Polsek Ubud tidak menangani kasus itu. “Kasus dilimpahkan ke Polres,” ujarnya. Kanit Reskrim Polsek Ubud Iptu Dewa Pramartha menambahkan, kasus tersebut minim saksi mata. “Tidak ada laporan ke kami karena minim saksi. Tapi, sudah diarahkan ke Polres Gianyar,” tegasnya. (kmb35)

dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Anak orangutan itu korban penyelundupan yang digagalkan petugas Karantina Denpasar di Bandara Ngurah Rai. Sutarjana mengatakan, satwa endemik Indonesia itu diamankan petugas Karantina, Jumat (22/3) malam. Petugas mengamankan orangutan yang kondisinya mengenaskan setelah dibius dan dimasukkan ke dalam keranjang kecil yang dilakukan oleh ZA seorang WNA berkebangsaan Rusia. Sutarjana menambahkan, orang asing ini tak hanya berusaha menyeludupkan seekor orangutan berusia dua tahun. ZA juga membawa dua ekor tokek dan lima ekor bunglon. “Bali Safari Indonesia Group sebagai lembaga konservasi satwa sangat menyesalkan

tindak kejahatan yang dilakukan pelaku terhadap satwa dilindungi ini,” ujarnya. Sutarjana menegaskan, pihaknya juga memberikan perawatan intensif terhadap anak orangutan yang termasuk satwa dilindungi itu. “Selain orangutan, kita juga menerima titipan dua ekor tokek dan lima ekor bunglon yang diserahkan BKSDA Denpasar kepada Bali Safari dan Marine Park,” ujarnya. Menurut Sutarjana, pihaknya memiliki perawat satwa dan dokter berpengalaman serta berdedikasi tinggi dalam konservasi satwa. Ketiga jenis satwa tersebut tentunya akan mendapatkan perawatan standar lembaga konservasi internasional dengan menjaga keamanan, kesejahteraan dan kenyamanannya. (kmb35)

KPU Awali Tahapan Kampanye

Mayoritas Parpol Tak Hadir

Gianyar (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar mengawali tahapan Kampanye Rapat Umum Pemilu 2019 dengan pentas musik di arena Car Free Day (CFD) Taman Kota Ciung Wenara, Gianyar, Minggu (24/3) kemarin. Namun, kampanye ini tampaknya kurang diminati partai politik (parpol). Mayoritas parpol memilih tidak menghadiri acara tersebut. Akibatnya, sejumlah fasilitas yang sudah disiapkan KPU Gianyar pun menjadi mubazir. Ketua KPU Gianyar I Putu Agus Tirta Suguna menjelaskan, pentas musik yang mengusung tema ‘’Pemilih Berdaulat Negara Kuat’’ ini digelar untuk meningkatkan partisipasi pemilih agar menggunakan hak suaranya, Rabu (17/4) mendatang. Pentas musik kemarin sebenarnya juga dirangkaikan dengan penandatanganan deklarasi kampanye damai dari LO pasangan calon presiden, parpol peserta Pemilu 2019, dan stakeholder terkait. ‘’Acara ini juga dimeriahkan hiburan Made Gimbal & Band dan Gek Diah 3G,’’ ujarnya. Menyambut seluruh parpol peserta pemilu dalam acara ini, kata Agus Tirta Suguna, KPU Gianyar juga sudah menyiapkan 13 tenda khusus, untuk 13 parpol. Tujuan tenda khusus ini agar dimanfaatkan sebagai media informasi kepada

publik. Namun, fasilitas tenda tersebut hanya dimanfaatkan oleh tiga parpol yakni NasDem, Perindo dan PDI-P. Sepuluh tenda lainnya tampak kosong karena tidak dihadiri perwakilan parpol. ‘’Padahal, jauhjauh hari kami sudah rapat koordinasi dengan perwakilan parpol, termasuk menggelar technical meeting. Mungkin karena pelaksanaannya pagi, sehingga tidak bisa membangunkan mereka,’’ katanya menyesalkan. Agus Tirta Suguna menegaskan, pihaknya hanya memfasilitasi ruang terbuka untuk menyosialisasikan parpol masingmasing. Masalah dimanfaatkan atau tidak, kembali pada parpol bersangkutan. ‘’KPU hanya memfasilitasi pelaksanaan Pemilu 2019. Terkait kesiapan mereka, itu kembali ke masingmasing parpol,’’ tegasnya.

Tiga parpol yang memanfaatkan fasilitas tenda tersebut menghiasi tenda mereka sesuai atribut partai. Partai Perindo yang dikomando Caleg DPRD Gianyar Dapil Blahbatuh-Tampaksiring I Nyoman Arjawa memilih menyiapkan kartu nama, stiker, specimen surat suara serta penjabaran program seni, budaya dan kesehatan. Sementara itu, Partai NasDem memilih memanfaatkan tenda tersebut dengan membuka pengecekan kesehatan gratis. Hal ini pun sesuai karena caleg yang akan berebut kursi DPRD Bali dr. I Wayan Eka Dharmadi, M.M. berangkat dari background profesi sebagai dokter. ‘’Sudah ada puluhan yang cek tensi, cek gula dan pemeriksaan kesehatan di sini. Jadi, kami buka stan agar ada manfaatnya bagi pengunjung CFD,’’ ujar Eka

Bali Post/kmb35

TENDA - Fasilitas tenda putih yang disiapkan oleh KPU Gianyar di arena CFD, Minggu (24/3) kemarin, hanya dimanfaatkan oleh tiga parpol. Dharmadi. Hal senada juga dilakukan PDI-P. Sejumlah stiker dan alat peraga kampanye disiapkan untuk menarik minat masyarakat. ‘’Pada intinya, kami sosialisasikan partai dan caleg. Di samping itu, kami juga mendukung KPU menciptakan pemilu yang jujur, adil, terlepas dari hoax,’’ ujar salah satu caleg PDI-P Gianyar I Wayan Ekayana. Menandai kampanye rapat terbuka ini, KPU Gianyar juga

melaksanakan touring bersama dari Pusat Kota Gianyar menuju Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar. Iring-iringan touring ini dikawal mobil patwal Polres Gianyar diikuti mobil penyelenggara pemilu dan sejumlah kendaraan parpol yang dihias bendera maupun atribut partai lainnya. Touring ini melintasi Kecamatan Blahbatuh, Sukawati menuju Sanur hingga finis di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali. (kmb35)

Pasar Seni Sukawati Segera Dikosongkan

Bali Post/kmb35

REVITALISASI - Bupati Gianyar I Made Mahayastra saat melakukan pemaparan revitalisasi Pasar Seni Sukawati di hadapan ratusan pedagang.

Gianyar (Bali Post) Pedagang Pasar Seni Sukawati yang hingga kini belum mau pindah ke tempat relokasi di Lapangan Sutasoma, mendapat perhatian serius dari Bupati Gianyar I Made Mahayastra. Orang nomor satu di Gianyar ini menegaskan, bangunan Pasar Seni Sukawati harus segera dikosongkan agar tidak menghambat rencana revitalisasi pasar yang menjual berbagai produk kesenian itu. Hal ini terungkap dalam pertemuan khusus yang digelar Bupati Gianyar bersama ratusan perwakilan pedagang Pasar Seni Sukawati dan Pasar Gianyar di Kantor Bupati Gianyar, Sabtu (23/3) malam. Mahayastra menegaskan, pedagang di Pasar Seni Sukawati harus sudah pindah per 31 Maret ini. Hal ini menyusul para pedagang yang hingga kini enggan untuk memindahkan barang dagangannya ke lokasi relokasi. “Dalam beberapa hari ke depan, Pasar seni Sukawati harus dikosongkan karena sudah

akan mulai masuk proses tender, hingga pembongkaran,” katanya mengingatkan. Mahayastra menambahkan, renovasi besar-besaran terhadap Pasar Gianyar dan Pasar seni Sukawati untuk kepentingan masyarakat dan pedagang itu sendiri. Namun, ia mengakui ketika relokasi pendapatan pedagang akan menurun dari biasanya. “Saya paham kalau penjualannya bisa turun. Ada pelanggan bingung nyari pedagang karena pindah, kami paham. Tapi ini untuk kebaikan kita semua,” tegasnya. Menurut Mahayastra, sampai saat ini jajarannya sudah mengambil banyak langkah guna merealisasikan revitalisasi pasar di Kabupaten Gianyar. Seperti rencana relokasi pedagang Pasar Umum Gianyar yang akhirnya dipastikan ke lahan di Kelurahan Samplangan, atau di timur pasar saat ini. “Lahan seluas dua hektar di Kelurahan Samplangan, Kecamatan Gianyar sudah fix untuk lokasi relokasi pedagang Pasar

Umum Gianyar,’’ katanya. Mahayastra mengatakan, di lokasi relokasi pasar Gianyar nantinya pedagang akan menyewa sesuai ketentuan. “Ada biaya sewa beda-beda. Ada nilainya, yang jelas tidak memberatkan pedagang,” ujarnya. Saat pemaparan pembangunan pasar di hadapan ratusan pedagang, Mahayastra memberikan gambaran jika pasar saat ini kondisinya memprihatinkan. Untuk Pasar Gianyar yang terletak di Jalan Ngurah Rai Gianyar akan diperbaiki total dilengkapi basement dan lift. “Pasar Gianyar juga harus dikosongkan. Sekitar Agustus sudah harus dikosongkan,” jelasnya. Setelah Pasar Umum Gianyar rampung, kata Mahayastra, ada ketentuan yang ketat. Misalnya, pedagang bermobil hanya boleh mendistribusikan. “Tidak boleh jualan pakai mobil kalau sudah selesai. Kalau mau jualan, beli kios. Tidak ada toleransi bagi pedagang bermobil,” tegasnya. (kmb35)


JEMBRANA

10

Senin Wage, 25 Maret 2019

”Pacaruan Pamehayu Segara” Awali Pujawali Pura Rambutsiwi

Bali Post/olo

PACARUAN – Pacaruan Pamehayu Segara di Pura Rambutsiwi digelar Minggu kemarin menjelang pujawali yang dimulai Rabu (27/3) hingga Minggu (31/3) nanti.

Tabrakan Beruntun

Tiga Kendaraan Hancur Satu Pengemudi Terluka Negara, (Bali Post) Kecelakaan terjadi Minggu (24/3) pagi di Jalan Umum Denpasar-Gilimanuk, Dusun Sumbersari, Desa Melaya Kecamatan Melaya, Km 119 - 120. Kecelakaan terjadi antara truk fuso DK-9307-QA yang dikemudikan Yusuf (43) dari Banyuwangi dengan mobil L300 nopol P-1812-VA yang dikemudikan Nur Rohman (38) dari Banyuwangi serta mobil L 300 P-9306-VH yang dikemudikan Moh Taufik (34) juga dari Banyuwangi. Dari informasi, kejadian berawal saat truk fuso DK-9307-QA bergerak dari Gilimanuk menuju Denpasar. Saat itu arus lalu lintas cukup landai dan cuaca cerah, marka utuh. Tiba-tiba mobil L 300 P-1812-VA konvoi dengan mobil L300 P-9306-VH yang melaju dari arah timur dengan kecepatan tinggi. Mobil itu mengambil haluan ke kanan lalu terjadi tabrakan dengan truk fuso DK-9307-QA. Ketika terjadi tabrakan truk fuso DK-9307-QA menghindar ke kiri menabrak pohon perindang di kiri jalan. Sedangkan L300 nopol P-9306-VH menabrak dari belakang mobil L300 nopol P-1812-VA. Akibat kejadian tersebut truk fuso DK-9307-QA mengalami kerusakan bagian depan hancur, mobil L300 nopol P-1812-VA mengalami kerusakan bagian depan dan belakang. Serta L 300 nopol P-9306-VH mengalami kerusakan bagian depan. Nur Rohman, pengemudi mobil L300 nopol P-1812-VA, mengalami luka robek bagian kepala dan luka lecet pada lengan tangan kanan dan kaki. Sedangkan dua pengemudi lainnya tidka mengalami luka. Kecelakaan sempat membuat macet arus lalu lintas Denpasar Gilimanuk di wilayah Sumbersari, Melaya. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Yoga Widiyatmoko seizin Kapolres Jembrana dikonfirnasi membenarkan kecelakaan tersebut. Kecelakaan beruntun terjadi karena kurang hati-hatinya pengemudi ketika mengambil jalur berlawanan. Kini kasus tersebut masih ditangani Polres Jembrana. Semua kendaraan dievakuasi sehingga tidak menimbulkan kemacetan di jalan. (kmb)

MENJELANG pujawali di Pura Dangkhayangan Rambutsiwi pada 27 Maret sampai 31 Maret, diawali dengan nunas tirtha di Segara (laut) Rambutsiwi bersamaan dengan Pacaruan Pamehayu Segara, Minggu (24/3) kemarin. Pacaruan di Pantai Rambutsiwi kemarin digelar dengan ngaturang Pakelem berupa Ayam dan Bebek warna hitam sebagai ritual kurban kepada Dewa Wisnu dan Dewa Baruna selaku Dewa penguasa lautan. Pacaruan dipimpin Jro Mangku Waniya dan Jro Mangku Suardana selaku Pemangku Lingsir dan Pemangku Anom Pura Tirtha Lan Segara Dangkahyangan Luhur Rambutsiwi. Pangempon Pura Dangkahyangan Rambutsiwi, I Gusti Made Sedana mengatakan, Pujawali di Pura Dangkahyangan Rambutsiwi yang digelar setiap 6 bulan sekali ini berlangsung selama lima hari. Dimulai pada Rabu Umanis hingga Minggu Kliwon wuku Perangbakat, tepatnya tanggal 27 Maret sampai dengan 31 Maret ini. Sejumlah persiapan telah dilakukan

dimulai dari rapat pihak Pangempon dan Pekandel membentuk Panitia Pujawali dan dilanjutkan rangkaian (dudonan) Pujawali. Pada Minggu kemarin diawali dengan nunas tirtha di beberapa Pura Kahyangan Jagat yang ada di Bali, temasuk nunas tirtha di Segara Rambutsiwi. Setelah tirtha dari beberapa Pura Kahyangan Jagat terkumpul selanjutnya disemayamkan di Pura Taman Dangkahyangan Luhur Rambutsiwi. Selasa Kliwon atau Anggarkasih Perangbakat (besok - red), tirta ini akan digunakan sebagai pasucian Ida Batara Sesuhunan sebagai manifestasi Ida Sang Hyang Widih Wasa yang distanakan di Pura Dangkahyangan Rambutsiwi. Kemudian, pada Rabu Umanis wuku Perangbakat dilaksanakan ritual puncak Pujawali yang akan dipimpin beberapa sulinggih berlanjut sampai hari Minggu Kliwon wuku Perangbakat. Persembahyangan bersama dipimpin para pemangku dari masing-masing parahyangan yang ada di Pura Dangkahyangan Rambutsiwi

dan diakhiri ritual Panyineban Pujawali diiringi pementasan tarian Topeng Sidhakarya dan Pependetan. Di Pura Dangkahyangan Luhur Rambutsiwi ada sembilan Parahyangan yakni Pura Pesanggrahan, Pura Taman, Pura Penataran, Pura Goa Dasar, Pura Tirtha lan Segara, Pura Pasimpangan Melanting, Pura Pasimpangan Gading Wani, Pura Pasimpangan Dalem Ped dan terakhir di Pura Luhur. Pura Dangkahyangan Rambutsiwi merupakan salah satu Pura Kahyangan Jagat di Bali, sehingga umat yang melakukan persembahyangan bukan saja umat yang ada di Bali melainkan seluruh umat Hindu yang ada. “Prosesi penyelenggaraan Pujawali tetap dilakukan secara sederhana di tingkat Madya dengan upakara Banten Pulagembal, kecuali jatuhnya Pujawali bertepatan dengan hari bulan Purnama baru akan dilaksanakan Pujawali di tingkat Utama,” jelas I Gusti Made Sedana selaku Pelaksana Harian Ketua Pengempon. (olo)

Ombak Tinggi Terjang Pesisir Jembrana

Negara (Bali Post) – Sejak dua hari terakhir gelombang tinggi menghantam pesisir Jembrana. Di sejumlah pantai seperti di Yeh Kuning, Pebuahan Desa Banyubiru, Pengambengan dan Air Kuning air laut menerjang hingga ke sejumlah bangunan warga. Puncaknya pada Minggu (24/3) siang kemarin, air laut naik hingga di permukiman warga. Salah satu lokasi yang paling parah terdampak adalah di Pantai Pebuahan, Banyubiru. “Sudah tiga hari ini ombak besar, ada sekitar tujuh rumah di sini yang kena (ombak tinggi),” ujar Hasanudin (48), salah seorang warga setempat. Dampak gelombang tinggi itu juga memutuskan jalan dusun di pinggir pantai tersebut. Bahkan menjelang siang kemarin, air laut menerjang hingga menggenangi jalan di sisi timur. Puluhan warga dan di antaranya anakanak yang sedang berkumpul di lokasi tersebut, langsung berlarian dan histeris. Warung-warung di sekitar lokasi juga mengemasi dagangan mereka. Warga menjauh dari pinggir pantai tersebut. Sementara itu, sejumlah warga yang rumahnya terkena terjangan kemarin nampak kewalahan memasang ban-ban bekas dan karungkarung berisi pasir. Mereka

meyakini air akan semakin keras. “Biasanya beberapa hari setelah Purnama, air akan naik seperti ini. Kita sebenarnya sudah antisipasi memasang senderan, tapi ombak lebih tinggi,” tandas Nan, salah satu warga. Sementara warga lainnya berupaya memindahkan barang-barang dan membongkar bahan bangunan yang masih bisa digunakan. Siang kemarin, sejumlah petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan satu peleton prajurit Yonif 741/Garuda Nusantara turun membantu warga mengevakuasi barang-barang dari rumah warga yang terkena dampak. Polsek Kota Negara dipimpin Kapolsek Kompol I Ketut Maret siang kemarin juga turun memberikan bantuan sembako kepada warga

Bali Post/olo

OMBAK TINGGI – Gelombang ombak tinggi menghantam sejumlah pantai di Jembrana, Minggu kemarin. Di Pebuahan, Banyubiru, sedikitnya tujuh rumah terdampak ombak tinggi tersebut. yang terkena dampak ombak tinggi tersebut. Sementara itu dari informasi, ombak tinggi juga terjadi di pantai lainnya di

Jembrana. Seperti di Pengambengan, sejumlah rumah warga di Dusun Ketapang Lampu juga terdampak ombak tinggi tersebut. Begitu

halnya di Pura Segara Yeh Kuning, juga diterjang ombak tinggi yang terjadi sejak dua hari belakangan ini. (kmb26)

Seimbangkan Fungsi Bumi dan Samudera

67 Pedanda Siwa-Budha Gelar Puja ”Bhasmangkuram Bajra Wakyam”

Bali Post/kmb

BERUNTUN - Tiga kendaraan terlibat tabrakan beruntun di Jalan Umum Denpasar-Gilimanuk, Dusun Sumbersari, Desa Melaya Kecamatan Melaya, Km 119 - 120.

SEBANYAK 67 Pedanda Siwa dan Buda se-Bali dan Nusantara melakukan Puja Bhasmangkuram Bajra Wakyam, Minggu (24/3) kemarin, di Pura Dangkahyangan Prapat Agung, Kawasan Hutan Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Puja Bhasmangkuram Bajra Wakyam yang dilakukan sejak pagi ini merupakan pemujaan untuk menyeimbangkan fungsi bumi dan samudera agar memberikan kesejahteraan, kemakmuran dan kedamaian yang utama bagi umat se-Nusantara. Puja ini juga ditujukan untuk memohonkan pengampunan kepada Sang Pencipta. Selain itu sebagai media untuk meningkatkan sradha bhakti dan mempererat persaudaraan umat. Ida Pedanda Gede Pasuruan Manuaba mengatakan, Puja Bhasmangkuram Bajra Wakyam ini adalah puja yang ke-15 kalinya dilaksanakan sejak tahun 2014. “Puja Bhasmangkuram Bajra Wakyam hanya dilaksanakan di Pura Dang Kahyangan, sebagai tempat bersemayam Ida Danghyang Dwi Jendra dan Ida Danghyang Astapaka,’’

sebut Ida Pedanda dari Geria Selat Badung ini. Prosesi Puja Bhasmangkuram Bajra Wakyam diawali dengan pemujaan yang dilakukan oleh 67 Ida Pedanda Siwa Budha di Utama Mandala Pura Dang Kahyangan Prapat Agung, kemudian seluruh umat pamedek memperoleh tirtha panglukatan di madya mandala dan melakukan persembahyangan bersama di utama mandala pura. Pura Dangkhayangan Prapat Agung berada di ujung barat Pulau Bali, masuk kawasan TNBB. Berdasarkan Lontar Dwijendra Tattwa, Pura Prapat Agung sejatinya adalah asal permandian Ida Batara Sakti Dwijendra. Di tempat inilah awal Dang Hyang Nirartha mempelajari dan menyelami peradaban masyarakat Bali. Hal ini ditandai dengan adanya tempat “payogan” bersamadhi Dang Hyang Nirartha di sisi kiri Utama Mandala Pura Prapat Agung. Selain mendalami tentang peradaban masyarakat Bali, dari payogannya, Dang Hyang Nirartha juga

Bali Post/olo

PUJA – Sebanyak 67 Pedanda Siwa dan Buda se-Bali dan Nusantara melakukan Puja Bhasmangkuram Bajra Wakyam di Pura Dangkhayangan Prapat Agung, Minggu (24/3) kemarin. menciptakan sebuah telaga (kolam) yang diperuntukkan bagi hewan-hewan yang kehausan. Telaga tersebut tidak pernah kering meskipun terjadi

kemarau panjang. Di sisi utara telaga dibangun Pura Taman Beji, sebagai bagian dari Pura Dang Kahyangan Prapat Agung. (kmb26)


KARANGASEM

Senin Wage, 25 Maret 2019

Tunjangan Jabatan Ditingkatkan Kasek akan Tambah Motivasi

Amlapura (Bali Post)– kualitas kerja yang lebih baik. Peningkatan tunjangan jabatan untuk ‘’Jika benar dinaikkan tunjangannya, seluruh kepala SMA/SMK se-Bali dari Gu- maka kita juga harus mampu menunjukkan bernur Bali Wayan Koster disambut baik komitmen pengabdian yang jauh lebih baik. pihak kepala sekolah. Dipercaya peningka- Orientasinya bukan semata-mata kenaikan tan tunjangn jabatan itu dapat menambah tunjangan itu. Tetapi komitmen kuat termotivasi dan semangat kepala sekolah tanam di dalam diri ini melakukan totalitas (kasek) menjalankan semua tugas yang kerja sebagai abdi negara yang baik,’’ diemban. Kepala SMAN 1 Rendang katanya. I Wayan Janiarta mengatakan hal Hal senada disampaikan itu, Minggu (24/3) kemarin. Kepala SMAN 2 Amlapura I Ia telah mendengar informasi Nengah Miyasa. Ia sangat menrencana peningkatan tunjangapresiasi sekali Provinsi Bali gan jabatan itu dari pemerintah melalui Gubernur I Wayan Koprovinsi. Hanya, belum tahu ster yang merencanakan menaiberapa nominal peningkatan itu. kkan tunjangan jabatan kasek ‘’Saya pribadi sangat bersyukur se-Bali. Sekarang ini tunjangan bila tunjangan jabatan kasek itu kasek hanya Rp 500. Masih lebih ditingkatkan. Sekarang ini tunbanyak guru golongan IV yang jangan kasek hanya Rp 1,5 juta. mendapatkan Rp 1 juta. Terus terang, tunjangan itu masih ‘’Saya pribadi menyambut kurang untuk memenuhi segala baik rencana itu. Mengingat keperluan,’’ ujarnya. tanggung jawab kepala Bila nanti benar Pesekolah dalam menmerintah Provinsi jalankan tugas-tuBali meningkatkan gasnya sangat berat tunjangan jabatan sekali. Terlebih kekasek itu, para mungkinan besar kasek juga harus kasek tidak lagi mengimbanginya menerima tunjandengan menungan profesi guru jukkan kinerja (TPG). Pasalnya, yang optimal. kasek tidak lagi Dengan ditingmengajar. Semoga katkannya tunbenar tunjangan jangan itu nantijabatan kasek itu nya, diharapkan bisa ditingkatkan bisa menjadi ped an juga cep at mantik semangat bisa direalisasiBali Post/kmb41 kan,’’ harap Mibagi kasek se-Bali I Wayan Janiarta meningkatkan yasa. (kmb41)

Masyarakat Perlu Hilangkan Trauma

Biasakan Diri dengan Erupsi Kecil Gunung Agung Amlapura (Bali Post) Gunung Agung memang mengalami erupsi besar tahun 2017. Akibat bencana itu, ratusan ribu warga yang bermukim di lerang Gunung Agung diwajibkan untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. Hingga dua tahun Gunung tertinggi di Bali masih juga melontarkan erupsi sekala kecil. Saat ini radius zona bahaya yang direkomendasi PVMBG masih sejauh empat kilometer, karena statusnya siaga. Di luar zona dinilai aman-aman saja. Walau warga dapat melakukan aktivitas seperti biasa. PVMBG tetap meminta masyarakat menjauhkan diri dari trauma sebelumnya. Artinya, warga perlu membiasakan diri dengan erupsi Gunung Agung dalam sekala kecil. Kepala Sub Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur Devy Kamil Syahbana mengatakan, Gunung Agung memang sempat mengalami erupsi besar dau tahun lalu. Saat itu memang banyak warga di lereng Gunung Agung harus mengungsi relatif lama akibat tingginya aktivitas vulkanik Gunung Agung. “Hingga kini aktivitas vulkanik Gunung Agung tetap aktif. Bahkan sampai sekarang ini Gunung Agung sering erupsi,” ujar Devy Syahbana. Devy menambahkan, kendati Gunung Agung masih sering erupsi, akan tetapi pihaknya meminta masyarakat yang ada di lereng Gunung Agung

tidak panik. Pantauan dirinya, masyarakat sudah semakin terbiasa melihat Gunung Agung erupsi. Warga tidak sepanik saat awal-awal Gunung Agung melepaskan lava pijarnya. Artinya, kata Devy masyarakat mulai memahami atau terbiasa dengan bencana erupsi Gunung Agung. Yang penting masyarakat bisa mengikuti rekomendasi yang dikeluarkan PVMBG. “Kita imbau seluruh masyarakat, khususnya di Karangasem tidak usah takut erupsi Gunung Agung. Karena gunung api salah satunya Gunung Agung yang masih aktif memang biasa erupsi. Erupsinya hanya beberapa wilayah saja.

Pohon Tumbang Tutupi Badan Jalan di Sengkidu Amlapura (Bali Post) Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Karangasem memicu terjadinya pohon tumbang. Pohon tumbang menutupi seluruh badan Jalan Raya Amlapura-Denpasar, tepatnya di depan SPBU Sengkidu, Banjar Dinas Nyuh Tebel, Desa Sengkidu, Manggis. Kondisi itu mengakibatkan arus lalu lintas sempat terganggu. Kalak BPBD Karangasem Ida Bagus Arimbawa mengatakan, hujan lebat yang terus melanda Karangasem kembali memicu pohon tumbang. Pohon tumbang terjadi di Jalan Raya Amlapura-Denpasar, persisnya di depan SPBU Sengkidu, Banjar Dinas Nyuh Tebel, Desa Sengkidu, Manggis. Kondisi itu sempat meng-

ganggu arus lalu lintas dari kedua arah. ‘’Pengendara mobil dan motor dari kedua arah sempat tidak bisa melintas akibat pohon tumbang yang menutupi seluruh badan jalan,’’ ujarnya. Setelah adanya laporan, pihaknya langsung memberi atensi untuk menangani kejadian tersebut. Bersyukur saat ini akses lalu lintas sudah kembali normal. Arimbawa mengimbau kepada seluruh masyarakat supaya lebih waspada dan tanggap terhadap bencana. Pasalnya, cuaca masih tidak menentu. Bisa memicu bencana yang tidak diinginkan terjadi. Selain akibat pohon tumbang, ancaman bencana banjir dan longsor juga potensial terjadi. Pihaknya tidak ingin ada korban jiwa. (kmb41)

berpeluang menarik kunjungan wisatawan datang ke Karangasem. Jadi, pada intinya masyarakat hanya perlu membiasakan diri, alias tidak panik berlebihan bila Gunung Agung erupsi. (kmb41)

Tidak semua terdampak. Sebab erupsi Gunung Agung sifatya sementara, maksudnya tidak terus menerus,” katanya. Malah erupsi kecil-kecil yang dilepaskan Gunung Agung saat ini bisa dijual. Maksudnya, erupsi kecil itu ditawarkan kepada wisatawan. Salah satunya merupakan pemandangan sangat bagus dinikmati dari Pura Lempunyang. Sangat dramatis memang, erupsi Gunung Agung dijadikan background wisatawan membuat foto artistik. Itu Bali Post/kmb41 artinya erupsi Devy Kamil Syahbana Gunung Agung

Bali TV-RSUD Wangaya Denpasar

Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis

Suasana pengobatan gratis di Pasraman Besakih, Minggu kemarin.

Jl. Gunung Agung 173B Denpasar Bali, Telp. (0361) 415159, Fax. (0361) 416466

EXPANDA DOOR 1/2 PLAT

EXPANDA DOOR TYPE 103

EXPANDA DOOR TYPE 120

TANGGA LIPAT SERBAGUNA

VERTICAL BLINDS

HORIZONTAL BLINDS

WOODEN BLINDS

ROLLER BLINDS

ROMAN SHADE

KASA NYAMUK FIBER DAN ALUMINIUM

KASA MAGNET FIBER DAN ALUMINIUM

KASA ALVIN

PINTU PVC

PINTU PVC MURAKO

TRALIS ALUMINIUM

FOLDING DOOR PVC

11

The Best Quality Product

L.0000645-BLS

Amlapura (Bali Post) PT Bali Ranadha Televisi bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya, Denpasar melaksanakan kegiatan bakti sosial pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada pamedek, pemangku serta masyarakat sekitarnya, di Pasraman Besakih, Minggu (24/3) kemarin. Dokter Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Denpasar Ni Nengah Tuti Arianthi menyatakan kegiatan ini sangat positif dan bagus apalagi pamedek yang tangkil sangat ramai. Ketika pamedek berdesak-desakan saat sembahyang, mengalami sesak ataupun saat perjalanan mengalami kaki keseleo, mereka bisa melakukan pengobatan secara dini di Posko Kesehatan

yang telah disediakan. Kegiatan bakti sosial pemeriksaan dan pengobatan gratis itu diharapkan bisa dilaksanakan secara berkesinambungan. Para pamedek yang memeriksakan kesehatannya kebanyakan mengeluhkan panas, batuk, dan pilek serta ada pula mengalami kaki keseleo. Para pamedek maupun pemangku yang stand by di Pura Besakih diharapkan senantiasa menjaga kesehatannya dengan baik. Para pemangku diminta mengenakan pakaian hangat. Pasalnya, cuaca di Besakih cukup dingin. Apabila merasa kondisinya kurang baik, maka diharapkan mencari pos-pos kesehatan terdekat. Bisa juga sementara dibantu menggunakan obat-obatan. (kmb)


KLUNGKUNG

12

Senin Wage, 25 Maret 2019

Pantai Gamat Disiapkan sebagai Destinasi Baru

DESTINASI - Pantai Gamat sedang disiapkan sebagai destinasi baru pariwisata Nusa Penida.

Disbudpora Siapkan Duplikat Keris Zaman Kerajaan

Semarapura (Bali Post) Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Klungkung berencana menyiapkan duplikat keris dan tombak zaman Kerajaan Gelgel. Duplikatnya akan ditempatkan di Museum Semarajaya untuk proses edukasi bagi pengunjung yang datang ke museum, sehingga masyarakat dapat mengetahui berbagai pusaka yang pernah dimiliki para leluhur zaman kerajaan. Kepala Disbudpora Klungkung Nyoman Mudarta, Minggu (24/3) kemarin, mengatakan setidaknya ada dua pusaka yang rencananya akan dibuatkan duplikat. Antara lain Keris Wardawalika dan Tombak Ki Bayu Gudug. Kedua pusaka tersebut saat ini tersimpan di Museum Nasional Jakarta. Kedua pusaka aslinya dikatakan pernah dihadirkan langsung di Klungkung. Terakhir, dihadirkan ketika Peringatan 100 Tahun Puputan Klungkung, di mana saat itu dijemput langsung oleh Bupati Klungkung kala itu, Wayan Candra. “Selain itu, Gelungan Mahkota Raja yang asli juga masih tersimpan di sana, rencananya juga akan dibuatkan duplikatnya. Agar diketahui, bagaimana wujudnya zaman itu,” kata Mudarta. Sejak lama Disbudpora ingin sekali membuat duplikat keris, tombak dan gelungan tersebut. Sebab, cukup banyak pengunjung yang menanyakannya. Karena yang ada saat ini di museum hanya berupa dokumen foto. Sehingga direncanakan membuat duplikatnya, yang bisa mendekati aslinya. Proses duplikasi ini direncanakan dapat diselesaikan tahun ini. “Pusaka dan gelungan aslinya memang tidak bisa

dipamerkan sembarangan. Pernah dibawa ke sini sekali waktu 100 tahun Puputan Klungkung,” katanya. Saat ini ada sekitar 241 koleksi di Museum Semarajaya. Ada sekitar 2.000 wisatawan asing datang ke museum setiap bulannya. Sementara wisatawan domestik sekitar 400 orang per bulan. Museum Semarajaya Klungkung yang terletak di area kompleks Kerta Gosa di Klungkung bisa menjadi pilihan wisata edukatif. Di sana anakanak bisa diajak untuk mempelajari beragam jenis koleksi peninggalan masa lalu yang menyimpan nilai sejarah tinggi. Para wisatawan yang masuk ke tempat wisata edukatif di Klungkung ini akan menemukan tiga ruangan utama yang menjadi tempat menyimpan koleksi. Tiga ruangan tersebut masing-masing digunakan untuk menyimpan koleksi benda-benda prasejarah, benda-benda sejarah, serta benda-benda hasil kerajinan tangan khas Klungkung. Secara khusus, keberadaan Museum Semarajaya Klungkung memang ditujukan untuk mengingat peristiwa bersejarah Perang Puputan di Bali. Perang ini bagi masyarakat Bali memang menyimpan nilai yang sangat besar. Pupu-

tan Klungkung merupakan peristiwa bersejarah yang berlangsung pada tanggal 28 April 1908. Dalam peristiwa ini beberapa tokoh penting di Bali banyak yang gugur melawan para prajurit penjajah Belanda. Beragam benda-benda peninggalan Kerajaan Klungkung lainnya juga dapat ditemukan di sini. Benda-benda tersebut sangat beragam, termasuk di antaranya adalah kursi antik yang menjadi tempat duduk para raja serta bangsawan Kerajaan Klungkung di masa lalu. Sementara itu, ruangan yang menyimpan hasil karya seni juga tidak kalah menariknya. Di sana dapat ditemukan koleksi lukisan dari pelukis ternama asal Italia bernama Emilio Ambron. Dia pernah tinggal di Bali pada rentang waktu antara 1938 sampai 1942. Total, terdapat sebanyak 69 lukisan dari Emilio di museum ini. (kmb31)

Bali Post/gik

KLUNGKUNG kaya potensi pariwisata. Potensi itu terus digali dan dikembangkan agar kepariwisataan di daerah ini makin berwarna. Salah satunya Pantai Gamat di Desa Sakti Nusa Penida. Pantai Gamat merupakan sebuah teluk berpasir putih dengan pinggiran berupa tebing. Dari lokasi parkir menuju pantai, wisatawan harus melewati jalan setapak menuruni tebing bebatuan. Pantai ini diharapkan bisa menjadi objek wisata yang lebih menawan setelah Pantai Crystal Bay yang lebih awal sudah terkenal di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara. Dalam mengawali brandingnya, Pemkab Klungkung melalui Dinas Pariwisata dan seluruh jajaran Pemkab Klungkung melakukan aksi bersih-bersih di sekitar Pantai Gamat, Sabtu (23/3) lalu. Garis pantai ini cukup memikat untuk dikunjungi wisatawan. Tak kalah indah dengan Pantai Cristal Bay yang sudah dikenal

lebih dulu. Aksi bersih pantai dipimpin langsung Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Ny. Ayu Suwirta, melibatkan warga masyarakat setempat, relawan peduli sampah dan sekaa teruna. Bupati Suwirta mengatakan, ini sebagai awal penataan, agar lingkungan pantai setempat selalu terjaga kebersihannya, dengan menyadarkan pentingnya menjaga kebersihan kepada warga setempat. Terlebih tempat ini akan dipromosikan sebagai destinasi wisata baru di Nusa Penida. Menurut Bupati asal Ceningan ini, Pantai Gamat memang belum banyak yang mengenal dan mengunjungi. Bupati berharap pantai ini bisa menjadi destinasi berikutnya setelah Pantai Crystal Bay yang lokasinya cukup berdekatan. Pihaknya juga meminta para pelaku wisata dan masyarakat setempat lebih gencar mempromosikan dan mem-branding pantai ini. Salah satu kendala saat turun ke pantai setempat, adalah akses menuju pantai

yang terbilang kurang bagus dan tidak nyaman, karena harus melewati tebing bebatuan. Bupati menegaskan, pemerintah tidak akan tinggal diam, kedatangannya ingin melihat dan merencanakan lebih lanjut, untuk membuat akses jalan setempat menjadi lebih bagus. “Semua infrastruktur harus ditangani, apalagi dengan potensi Pantai Gamat seperti ini. Bila perlu saya ajukan ke pusat, agar penanganannya lebih cepat,” katanya. Perbekel Desa Sakti Ketut Partita menyampaikan Pantai Gamat yang masuk wilayah Banjar Sakti mempunyai daya tarik yang sangat baik. Selain menjadi potensial sebagai objek wisata, pantai ini juga menjadi tempat spiritual untuk warga setempat. “Pantai ini selama ini dikenal sebagai lokasi diving dan snorkeling. Ada sekitar 30 boat setiap hari datang membawa wisatawan ke wilayah ini. Saya berharap tempat ini segera ditata,” kata Partita. (gik)

Pemkab Klungkung ”Muspayang Panganyar” di Pura Besakih SERANGKAIAN Karya Agung Tawur Panca Wali Krama dan Ida Batara Turun Kabeh, Pemerintah Kabupaten Klungkung melaksanakan bhakti panganyar di Pura Penataran Agung, Besakih, Minggu (24/3) kemarin. Bhakti panganyar dihadiri Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta didampingi Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Klungkung Ny. Sri Kasta serta segenap jajaran OPD Pemkab Klungkung. Bhakti panganyar Pemkab

Klungkung dimulai sekitar Pukul 10.00 Wita. Segala wewantenan panganyar dihaturkan di Lapan Ayun Widhi atau di depan Palinggih Ida Batara. Persembahyangan panganyar juga dihadiri ribuan umat sedharma yang silih berganti memenuhi pelataran Pura Penataran Agung, Besakih. Prosesi panganyar di-puput Ida Pedanda Gede Putra Tembau dari Geria Gede Aan, Banjarangkan. Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta menyatakan

bhakti panganyar merupakan wujud syukur dan srada bhakti ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Ida Batara yang berstana di Pura Agung Besakih atas segala limpahan-Nya. Dengan dilaksanakan bhakti panganyar ini, Wabup berharap bumi beserta isinya selalu dalam keadaan damai, seluruh umat senantiasa diberikan keselamatan dan kerahayuan serta diberikan tuntunan dalam mengisi pembangunan di Kabupaten Klungkung. “Semoga kita se-

lalu dalam keadaan damai, sejalan dengan spirit Gema Santi, yakni menggelorakan kedamaian,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Umum Karya Agung Tawur Panca Wali Krama dan Ida Batara Turun Kabeh Jero Mangku Widiarta menyampaikan terima kasih atas partisipasi Pemkab Klungkung melaksanakan bhakti panganyar di Pura Agung Besakih. Disebutkan, prosesi karya akan berlangsung hingga 12 April mendatang dengan upacara Nyineb. (ad717)

PANGANYAR - Wabup Kasta saat ngalungsur tirtha usai persembahyangan Bhakti Panganyar di Pura Agung Besakih.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Wage, 25 Maret 2019

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA

*Job Australi Korea Jpang WA: 08563925015FB:KadekKizunaBali

Dicari Pengasuh TPA. Hub : 0817350308

BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunanresto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692

B.BP.166.03.19.0000655

Dbthkn: IT/Digital Marketing Syrt:min.D2,paham Sosmed,SEM/ SEO. CV : official.balioffice@ gmail.com B.BP.001.03.19.0000602

!!Serabutan Rmh Kost,Tgl Dlm, Pria,Jujur,Rajin 082359098881 B.BP.001.03.19.0000701

*Mktg Tabungan & Kredit untuk* Koperasi P/W SMU Banyak Relasi GajiUMK+KomisiWA081239011111

B.BP.166.03.19.0000721

B.BP.004.03.19.0000707

Bth Tng Wanita u/Dagang,Tdr dlm,081999586858/081999550558 B.BP.001.03.19.0000702

Cr: Cook Brpnglaman utk Rest di Sanur Hub.Dharsana 08123614559 B.BP.001.03.19.0000594

Dcari Sopir SIM A Rajin & Rapi H:CV Tropical Sanur Tlp.289104 B.BP.001.03.19.0000708

B.BP.001.03.19.0000710

BIRO JASA

Dbthkn:Pengacara/Legal Drafter Syrt:SH, bisa Bhs.Inggris, siap krja team. Gaji/Tunjangan. CV: aya@vlobali.com / 759722

B.BP.001.03.19.0000601

Dcr 2 Sopir (pria)min SMU,usia 20-30th Pny SIM B1,Penglm,disiplin Krm CV ke PT Liqtro Sanur Bali Jl.Ry Pel.Benoa Gg Sinar Mutiara Indah T.0361-710971-73 087862332606,E.marketing@liqtr osanurbali.com

B.BP.001.03.19.0000541

Dcri Sales punya SIM A, 3 Org Kirim Lam ke Jln.Pondok Indah III No.13 Buluh Indah WA.081338561513 B.BP.004.03.19.0000703

Dcr Adm online,Sopir B1, Teknisi. Gj+Bns+Kms+BPJS.Lam PT.PMA Jl.Bedahulu XVII/7,Dps.

B.BP.821.03.19.0000683

Dcr Gdng,Srbtn,Sopir SIM A bs comp SariDana V/8 087860180816

B.BP.001.03.19.0000572

Dicari salesman/Girl pengalaman gaji 3jt Hp.087761391444

B.BP.001.02.19.0000784

Dcr: 1.Staf Produksi (wnt,ngerti Garmen&Pengiriman)2.Staf Admin Wnt,bsComputer&Pembukuan.Send Email: sari.oktora25@gmail.com

B.BP.001.03.19.0000709

Dicari Segera Cleaning Service team work,Kerja Keras,Jujur Krm CV : hrdbali2019@gmail.com

B.BP.001.03.19.0000688

BIRO JASA

RUPA-RUPA DIJUAL RUMAH

SERVICE

DIJUAL RUMAH

DIJUAL MOBIL TOYOTA PROMOSI Diskon s/d 45 JUTA

AVANZA DP

30

JT-an Angsuran 3 Jt-an

INNOVA DP

50

JT-an Angsuran 5 Jt-an

Aksesoris & Hadiah langsung

HUBUNGI

SANTI

087888229156 089657803589 C.0000641-MBL

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dcr waiter/ess, grill.Kirim sgr CV ke:Warung Subak 0361-410940

DIJUAL MOBIL TOYOTA

DIJUAL TANAH

Tukang Kebun untuk Villa Pribadi di Canggu,(Full/Half Day),Hub: WA.085100050706

Toyota Yaris 1.5 A/T Thn’2014 Warna Putih Hub.085100416002

Dijual Tanah 2,89Are Jl.Sekar Tunjung Hub.245460/0811398086

B.BP.001.03.19.0000636

B.BP.001.03.19.0000566

B.BP.004.03.19.0000679

Dcr Bgn Pembelian, Bag.Gudang, Reservasi Diving berpengalaman Bs.Inggris aktif & Security CV ke E:hrd@seasafaricruises.com B.BP.001.03.19.0000722

PROPERTY DICARI TANAH

Cr Tnh Pojok Stra Lok.Dps,Tbn, Gianyar:08563734043/0811388438 B.BP.001.03.19.0000595

DIJUAL MOBIL

PROPERTY

PROPERTY

B.BP.001.03.19.0000597

Djl Tnh ex Pabrik Mnyk Klp ada Sengon 1000 Phn & Jati L.94are pinggir jln utama Dps Glmnk Ds Tuwed Bali Hub 087760055121 B.BP.159.03.19.0000644

PROPERTY DISEWAKAN TANAH

SUZUKI

DIJUAL TANAH

APV GX Putih STNK 2016 132Jt Ijin Par 082237079004

1,5A Jl.Glogr Carik,G.Kangguru No2 sdh tmbk kllg.085101818655

Jln.T.Umar LT:3.235M2, 20-30Th H:081999053003/081238123802

B.BP.004.03.19.0000706

B.BP.154.03.19.0000711

B.BP.001.03.19.0000633


BANGLI

14

Senin Wage, 25 Maret 2019

Warga Bangbang Pertanyakan Pemasangan Sambungan PDAM

Bangli (Bali Post) Warga Desa Bangbang mempertanyakan pemasangan sambungan air ke rumah-rumah yang tak kunjung dilakukan PDAM Bangli. Padahal warga sudah mengamprah dan membayar biaya hingga jutaan rupiah sejak tiga bulan lalu. Salah seorang warga setempat, Ketut Kartika, mengungkapkan dirinya sudah melakukan pengamprahan sejak tiga bulan lalu. Bahkan sudah membayar biaya sebesar Rp 1,8 juta lebih ke PDAM. “Tapi sampai sekarang tidak ada tindak lanjut. Tak kunjung ada pemasangan,” ungkapnya, Minggu (24/3) kemarin. Guna mendapatkan kejelasan terkait pemasangan sambungan baru itu, dia mengaku

sudah sempat menanyakan langsung ke pihak PDAM. Akan tetapi, sejumlah petugas yang ditemuinya di kantor PDAM tak bisa memberikan jawaban pasti terkait kapan sambungan baru pelanggan akan dipasang. Alasannya karena direktur PDAM sudah berhenti. Sebagai calon pelanggan, Kartika mengaku kecewa dengan pelayanan PDAM Bangli yang menurutnya lambat dan

tak jelas. Tak hanya dirinya, beberapa calon pelanggan baru PDAM di desanya juga mengeluhkan hal yang sama. Dikatakan Kartika, saat melakukan gebyar untuk menarik pelanggan baru di Desa Bangbang, pihak PDAM menjanjikan kepada warga akan melakukan pemasangan sambungan baru secepatnya. Hal itulah yang kemudian membuat banyak warga tertarik untuk mengamprah, sampai

terpaksa meminjam uang ke LPD. Karena air bersih sangat dinanti-nanti warga, dirinya berharap pihak PDAM secepatnya bisa memberikan kejelasan terkait pemasangan sambungan baru ini. Perbekel Desa Bangbang Komang Sudianta dikonfirmasi terpisah juga mengungkapkan hal serupa. Dia menyebutkan ada sekitar 370 KK di desanya yang sudah mengamprah sambungan baru ke PDAM, termasuk dirinya. Untuk bisa mendapat layanan PDAM, dirinya dan calon pelanggan lainnya telah membayar biaya pemasangan pada Januari lalu sebesar Rp

1.830.000. Dikatakan Sudianta, saat awal pengamprahan, pihak PDAM sempat menjanjikan akan melakukan pemasangan sambungan baru ke rumahrumah warga pada bulan Februari, sebelum hari raya Nyepi. Akan tetapi, sampai sekarang tak kunjung ada pemasangan. Pihak PDAM, diakuinya juga sempat turun bersama Kejaksaan Negeri Bangli untuk menyampaikan alasan lambatnya pemasangan sambungan baru ke rumah-rumah warga. Pada waktu itu diterangkan bahwa kendalannya ada pada proses tender dan

masalah teknis lainnya. “Tak lama setelah itu, pihak PDAM bersurat dan menyampaikan bahwa proses penenderan sudah dilaksanakan. Tapi sampai sekarang belum juga ada tindak lanjutnya di lapangan,” ungkapnya. Pihaknya sangat berharap pihak PDAM bisa memberikan kejelasan terkait realisasi pemasangan sambungan air ke pelanggan baru. “Harapan biar bisa segera dipasang,” imbuhnya. Sementara itu, Plt. Direktur PDAM Bangli Nyoman Terus Arsawan belum bisa dikonfirmasi terkait hal itu. (kmb40)

” Ta k

lama setelah itu, pihak PDAM bersurat dan menyampaikan bahwa proses penenderan sudah dilaksanakan. Tapi sampai sekarang belum juga ada tindak lanjutnya di lapangan.” Perbekel Desa Bangbang Komang Sudianta


Senin Wage, 25 Maret 2019

OLAHRAGA

15

Kualifikasi Piala Eropa 2020

Pemain 19 Tahun Menangkan Italia Bali Post/022

FINAL - Laga final antara Damar Cakti dan Padangsambian A.

Tim Futsal Damar Cakti Rebut Piala Wali Kota Denpasar (Bali Post) Tim Futsal Damar Cakti sukses merebut Piala Wali Kota Denpasar 2019 setelah menang tipis 5-4 atas Padangsambian A pada final di Zone Futsal, Sanur, Minggu (24/3) kemarin. Putra Kesiman keluar sebagai juara III usai mencukur Padangsambian B dengan skor 4-0. Turnamen digelar dua hari sejak Sabtu (23/3) lalu. Pada hari pertama tim kontestan melakoni babak penyisihan. Delapan tim yang melaju ke babak perempatfinal adalah Damar Cakti, Lakosta (Grup A), Putra Kesiman, Panzer (Grup B), Padangsambian B, Sahabat Mardana (Grup C), Padangsambian A dan Dewoll (Grup D). Menurut Sekretaris Panpel Ida Bagus Purnaya, turnamen ini bertujuan merekrut pemain untuk tim bayangan Porprov Kota Denpasar. Mereka akan diseleksi untuk pembentukan skuad Denpasar yang bakal diterjunkan pada Porprov Bali 2019 di Tabanan, September mendatang. Wakil Ketua Panpel Gusti Ketut Anom menyatakan turnamen Piala Wali Kota melibatkan 12 tim yang dibagi dalam empat grup. Juara dan runner-up grup melaju ke babak delapan besar. Babak delapan besar sampai final digelar Minggu (24/3) kemarin. Panpel bersama dua tim pemandu bakat yakni Made Karindra dan Made Suartama bertugas memantau pemain yang tampil. Pihaknya juga akan menyeleksi pemain futsal yang tidak mengikuti turnamen Piala Wali Kota. ‘’Mereka harus memiliki KTP dan KK Denpasar,’’ terangnya. (022)

Paris – Striker remaja Moise Kean membuat gol dalam kemenangan 2-0 Italia atas Finlandia, sedangkan Sergio Ramos mencetak gol dari penalti pada babak kedua untuk membantu Spanyol mengalahkan Norwegia 2-1 dalam laga pembukaan kualifikasi Piala Eropa 2020, Minggu (24/3) dini hari kemarin. Kean (19) menjadi striker termuda Italia dalam lebih dari satu abad ketika pasukan Roberto Mancini menjamu Finlandia di Udine. Nicolo Barella memberi Italia keunggulan pada menit ke-7 dengan gol internasional pertamanya. Kean yang baru 16 menit bermain untuk menandai debutnya mempertegas kemenangan Tim Azzurri pada menit ke-74. ‘’Untuk menjadi bagian dari sejarah Azzurri adalah insentif tambahan untuk terus bekerja. Ada banyak tujuan di depan saya dan tujuan saya adalah untuk mencapainya. Saya ingin menunjukkan bahwa saya pantas mendapatkan kesempatan ini dari Mancini,’’ ujarnya. Kean mengaku belajar dari rekan setimnya di Juventus, Cristiano Ronaldo. ‘’Dalam pelatihan, saya mencuri rahasianya. Saya selalu berusaha dan berlatih secara teratur sehingga siap ketika saatnya tiba. Ini adalah malam yang indah, tetapi saya masih memiliki begitu banyak catatan,’’ tambah pemain kelahiran Februari 2000 ini. Italia berada di puncak klasemen

Grup J di atas Bosnia-Herzegovina yang mengalahkan Armenia 2-1. Kapten Edin Dzeko menjadi pemain pertama dalam sejarah sepak bola Bosnia yang tampil 100 kali untuk tim nasional. Dalam pertandingan lain grup ini, Yunani menang 2-0 melawan Liechtenstein. Spanyol yang tidak berada dalam permainan terbaiknya di Valencia, mendapat hadiah penalti

setelah Alvaro Morata dijatuhkan kiper Rune Jarstein pada menit ke-71. Ramos maju dan dengan percaya diri mengirim tendangan ke tengah untuk mencetak golnya yang ke-16 musim ini untuk klub dan negara. ‘’Kami berada di panggung baru dengan pelatih yang memiliki gaya permainan yang fantastis. Kami akan meny elesaikan per-

tandingan demi pertandingan. Kami akan lebih percaya diri dengan kemenangan ini. Kami selalu memiliki impian dan tujuan mencapai sesuatu yang penting,’’ kata Ramos kepada saluran televisi Spanyol TVE. Tendangan voli Rodrigo dari umpan silang Jordi Alba melahirkan gol pembuka Spanyol pada menit ke-16. Gol penyeimbang Norwegia dihasilkan Bournemouth Joshua King dari titik penalti pada menit ke-65 menyusul pelanggaran Inigo Martinez terhadap Bjorn Johnsen. King sukses mengecoh penjaga gawang David de Gea. Sehari sebelumnya, Inggris mencukur Republik Ceko 5-0 (Grup A) di Wembley, Portugal ditahan Ukraina (Grup B) dan Prancis mengatasi tuan rumah Moldova 4-1 (Grup H). (afp/ kmb)

Mavericks Beri Warriors Kekalahan Terburuk

Los Angeles – Luka Doncic membuat triple double dan Dirk Nowitzki menjalani pertandingan terakhirnya di Oracle Arena ketika Dallas Mavericks memberikan juara bertahan Golden State Warriors kekalahan terburuk musim ini dalam kompetisi NBA, Minggu (24/3) kemarin. Doncic selesai dengan 23 poin, 11 rebound dan 10 assist, sedangkan Nowitzki yang kemungkinan pensiun dari NBA mencetak 21 poin untuk Mavericks dalam kemenangan 126-91 atas Warriors. ‘’Dalam Bali Post/ant

MENANG – Pemain Stapac merayakan kemenangan atas Satria Muda Pertamina pada final kedua IBL.

Stapac Kembali Jadi Juara

Bandung (Bali Post) – Rangkaian IBL 2018-2019 resmi berakhir di GOR C’Tra Arena, Bandung, Sabtu (23/3) malam. Stapac Jakarta berhasil mengalahkan Satria Muda Pertamina Jakarta dengan skor 74-56 dalam laga kedua final untuk meraih gelar juara. Stapac yang menang 79-68 pada laga final pertama di markas Satria Muda di GOR BritAma Arena Jakarta, kembali menjadi juara setelah lima tahun saat kompetisi masih bernama NBL pada 2014 silam. Gelar itu menjadi trofi juara ke-13 Stapac sejak menjadi jawara dalam musim debutnya di liga basket Indonesia pada Kompetisi Bola Basket Utama (Kobatama) 1988 silam. Tim besutan Giedrius Zibenas itu sejak musim reguler hingga final membukukan catatan 21 kemenangan dan hanya satu kali kalah (21-1). Stapac takluk di laga pertama ketika komposisi pemainnya belum lengkap karena ditinggalkan tiga penggawa ke tim nasional Indonesia serta belum diperkuat pemain impor yang kini menjadi pilar penting. Center impor Stapac, Savon Goodman, dinobatkan sebagai Pemain Terbaik (MVP) Final IBL 2018-2019 setelah membukukan catatan 21 poin dan 12 rebound di laga pertama serta 20 poin dan 19 rebound di laga kedua. Empat pemain Stapac lainnya juga menyabet gelar personal yakni Agassi Goantara sebagai Debutan Terbaik, Widyanta Putra Teja (Pemain Paling Meningkat), Abraham Damar Grahita (Cadangan Terbaik) dan Kaleb Ramot Gemilang (MVP IBL 2018-2019). Tiga gelar personal lainnya di IBL 2018-2019 disabet oleh Wahyu Widayat Jati (pelatih NSH Jakarta), Michael Vigilance Jr. (pemain Bogor Siliwangi) dan Madarious Gibbs (punggawa Satya Wacana Salatiga). (ant)

beberapa pertandingan terakhir saya tidak memiliki ritme menembak yang baik. Saya benar-benar menikmati waktu saya di sini. Saya bermain melawan beberapa pemain hebat,’’ kata Nowitzki yang berusia 40 tahun. Pebasket asal Jerman itu mengantar Mavericks mendapatkan kemenangan pertama atas Warriors di Golden State sejak 2012. Margin kekalahan 35 poin adalah yang terbesar musim ini untuk Warriors, melampaui kemenangan 33 poin oleh Boston Celtics.

Delapan Cabor Porprov Digelar Lebih Awal

Tabanan (Bali Post) Pertandingan delapan cabang olahraga (cabor) digelar lebih awal atau mendahului pembukaan Porprov Bali 2019 di Tabanan pada 9 September mendatang. Cabor dimaksud meliputi sepak bola, futsal, sepak takraw, tenis meja, wushu, catur, bola voli pantai dan bola basket. Hal itu dikatakan Ketua Umum KONI Tabanan Dewa Gede Ary Wirawan di Tabanan beberapa hari lalu. Ditambahkannya, pembukaan Porprov Bali akan dilangsungkan di Taman Kota Tabanan. Acara bakal dimeriahkan tarian dan seni khas Tabanan melibatkan sanggar tari. Di bagian lain, para Delegasi Teknis (Technical Delegate/ TD) cabor telah meninjau arena pertandingan (venue) dan beberapa sudah melaporkan hasil kajiannya. Mereka juga memberikan usulan dan masukan demi kesempurnaan tempat pertandingan. Delegasi Teknis yang sudah menyetor usulannya yaitu voli pantai, senam, bridge, biliar, tenis meja, binaraga, wushu, kempo, tinju dan balap motor. ‘’Kami akan merangkum semua masukan itu, kemudian menindaklanjutinya,’’ ucap Ary Wirawan. (022)

Mavericks menang 50 poin atas Utah dan 38 poin atas Charlotte di awal musim. Kevin Durant menyumbang 25 poin untuk Warriors yang memenangkan empat dari lima pertandingan sebelumnya. Di tempat lain, Kemba Walker mencetak 18 dari 36 poin di kuarter keempat untuk Charlotte Hornets guna mengalahkan Boston Celtics 124117. Walker menambahkan 11 rebound dan 9 assist dalam pertandingannya yang ke-23 musim ini dengan mencetak 30 poin atau lebih. Rekor menangkalah Hornets meningkat menjadi 33-39 musim ini. Kyrie Irving memimpin Celtics dengan 31 poin, Jaylen Brown menambah 29 poin dan Marcus Morris 15.(afp/kmb)

Luka Doncic (kanan)

Bali Post/afp

Senin, 25 Maret 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Karya Ngusaba Desa Ngusaba Nini (2) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Wirata Parwa (2) 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:00 Wita Seputar Bali Terkini 09:05 Wita Yowana Magz Ni Kadek Shintia Dewi Juara Olimpiade SMAN 1 Banjarangkan 09:30 Wita Solusi Alternatif

Marion Sam 10:00 Wita Seputar Bali Terkini 10:05 Wita Lejel Home Shopping 11:00 Wita Bali Channel Tourist TV 11:30 Wita Ocydia Home Shopping 12:05 Wita Dharma Wacana Karya Ngusaba Desa Ngusaba Nini (3) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Ocydia Home Shopping 14:05 Wita Klip Bali 14:30 Wita Yowana Live Pemilu di Mata Pemuda 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Ocydia Home Shopping 16:30 Wita Folk Song

17:00 Wita Dunia Kita 17:30 Wita Sansekerta 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Suara Kandidat 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog Interaktif Nuansa Property 21:00 Wita Diabemed 21:30 Wita Suara Kandidat 22:00 Wita Seputar Bali Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Empu Ender Tengkulak Kelod (1) 23:00 Wita Seputar Bali Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping 23:30 Wita Bali Channel Tourist TV


uara

VVV

VVV VV

VVV VV VV VVV V VV

VV VVV VVVVV VVVV

H

IN

B

rful esia

SKandidat VVVV VV V VVVV VVVVV VV V VVVVVVVVVV VVVVVVV VVVVVVV VVV

EK

AT UN

GGAL IKA

sur

at s uar a

VVV

VVV VVVVVV VV

VVV VVVVVVV

VVVV VVVV VVV

V V V V VV VV VVVVVV VV VV VV VV VV VVVVV VVVVV VVVVVVVV V VVV VVVVVVVV V

BH

INE

KA KA TUNGGAL I

Hotel, Villa dan Restoran ORASI - Oka Gunastawa, Caleg dari Partai NasDem Dapil Bali, berorasi saat deklarasi kampanye damai yang diadakan KPU Bali.

Ajak Peserta Pemilu Hormati Penyelenggara Pemilu

’’NasDem Hadir sebagai Solusi dari Kegalauan Bangsa Ini’’. Demikian kutipan orasi politik Oka Gunastawa saat menghadiri deklarasi kampanye damai yang diselenggarakan Komisi Pemilhan Umum (KPU) Provinsi Bali, Minggu (24/3) kemarin. Pada acara akbar itu, Oka Gunastawa, Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Bali, hadir dan memberikan orasi. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada KPU karena telah mengambil inisiatif dengan melaksanakan kegiatan tersebut. Namun, ia menyayangkan ketua masing-masing partai tidak memberikan penghormatan kepada apa yang dipersembahkan oleh KPU Bali itu. ‘’Justru acara yang sehebat ini yang seharusnya bicara di depan adalah ketua-ketua partai sebagai suatu bentuk penghormatan kepada penyelenggara. Kita mulai dengan cara menertibkan pada diri kita sendiri, kita harus bisa diatur. Kita harus bisa menerima bahwa diri kita adalah peserta. Kita bukan siapa–siapa,’’ pekiknya. Pada hari itu partai politik adalah peserta pemilu dan KPU adalah penyelenggara. Namun pada acara yang besar itu, masih ada ketua parpol yang tidak hadir. Ia pun mempertanyakan kesiapan partai mengemban tugas membangun Indonesia. ‘’Untuk hanya sekadar hadir pada acara seperti ini, sekali dalam lima tahun mereka tidak punya waktu untuk memberikan penghormatan pada demokrasi. Ini tantangan kita semua. Jangan hanya tertarik mendirikan partai tapi dalam niat hati kita tidak memiliki kesiapan yang jelas untuk menjadi partai politik yang baik,’’ ujar Caleg DPR-RI Dapil Bali ini. Lebih lanjut Oka Gunastawa menjelaskan, NasDem lahir di tengah kegalauan bangsa ini, di tengah

Pendidikan

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Senin Wage, 25 MAret 2019

VV V VV V VVV

i

balipost http://facebook.com/balipost

suasana ketidakpercayaan masyarakat terhadap kekuatan partai politik. Situasi ini, menurutnya, muncul karena partai politik sekadar ingin menggapai kekuasaan tetapi tidak nyata-nyata bertanggung jawab untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Ia sadar partai hadir tujuannya adalah kesejahteraan. Demokrasi diciptakan tujuannya adalah kesejahteraan. Tetapi partai politik sebagian masih berpikir bahwa partai politik dan demokrasi hanya jalan menuju kekuasaan. ‘’NasDem menolak itu, NasDem tidak ingin cara berpikir seperti itu. Rakyat sudah begitu menderita, mereka tidak butuh lagi partai–partai yang banyak, kalau mereka hanya menjadi beban dari bangsa ini,’’ ujarnya disambut tepuk tangan massa. Uang saksi pun ditawarkan untuk dibebani pada APBN. NasDem satu-satunya partai yang menolak itu. Karena saksi itu tanggung jawab partai, bukan tanggung jawab negara. Negara sudah habis Rp 25 triliun untuk menyelenggarakan pemilu seperti ini. Tapi DPR-RI masih berpikir membebani dana saksi dengan uang APBN. ‘’Karena itu kita NasDem dengan tegas menolak. Kami tidak ingin Partai NasDem hadir menjadi beban bangsa Indonesia,’’ tukas caleg Partai NasDem nomor urut 1 ini. NasDem hadir sebagai solusi. NasDem bukan hanya partai baru, tetapi NasDem menggunakan cara-cara baru berpartai. Jadi partai politik bukan sekadar menjadi anggota DPR, menjadi bupati dan gubernur tetapi hadir menjadi solusi bagi bangsa ini. Di akhir orasinya ia memekikkan ‘’Sing NasDem, Sing Keren’’ dan menantang para pemimpin partai berlomba menjadi keren. Semakin kita keren, rakyat akan semakin sejahtera. (may)

Ukm Konsisten dengan Stil Bali OWNER UD Rinna Dewata Sari, I Made Rai Parwata, menuturkan minat desain dan interior rumah mengikuti perkembangan zaman. Begitu juga dengan stil Bali juga berkembang mengikuti perkembangan zaman. ‘’Ukiran Bali mengikuti perkembangan mode. Kalau dulu ukiran Bali-nya polos, kalau sekarang pakai desain gempong,’’ ujarnya. Tetap bergelut pada stil Bali merupakan salah satu upayanya berkontribusi untuk menyelamatkan local genius dan aset Bali. Budaya Bali ini akan tetap dikenang melalui wujud stil Bali yang ia pelajari sejak di bangku SMP. Ciri khas ukiran Bali sangat kentara. Ia mengatakan, orang yang sudah mengerti ukiran Bali pasti tahu perbedaan ukiran Bali dengan ukiran lainnya. Ukiran Bali memiliki beberapa patra (pola) yaitu patra Cina dengan ciri khas bunga-bunga, ada juga patra punggel dengan ciri khas kekarangan. ‘’Ada kekarangan manuk, ada kekarangan gajah, dan lain-lain. Sedangkan ukiran yang bukan Bali tidak memakai patra itu,’’ bebernya. Secara umum, itulah pola ukiran Bali. Puluhan tahun bergelut di duni seni ukir membuatnya peka terhadap daya cipta ukiran, sehingga terciptalah ukiran motif Prancis. Motif Prancis ini dikatakan pengembangan dari patra sari. ‘’Desainnya ada di hati,’’ ujarnya sembari menunjuk ke dadanya. Konsep desain yang sudah ada di benaknya, cukup dua hari saja sudah mampu diselesaikannya. (may)

Perjuangkan Aspirasi Krama Bali S E B AGIAN b e s a r hidupnya digunakan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara, karena sosok satu ini merupakan pensiunan anggota Polri. Sosok dikenal ramah dan bares itu adalah Drs. Dewa Bagus Made Suharya, S.H. Setelah pensiun sebagai anggota Polri dengan pangkat terakhir Brigadir Jenderal (jenderal bintang satu), salah satu putra terbaik Bali asal Jero Dalem Kepaon, Denpasar Selatan ini ingin ngayah untuk masyarakat Pulau Dewata ini lewat jalur politik. Dia terdaftar sebagai calon anggota DPRRI 2019/2024 dari Partai Berkarya Dapil Bali dengan nomor urut 1. ‘’Yang jelas saya ingin ngayah untuk Bali dan memperjuangkan aspirasi krama Bali bila saya terpilih,’’ ucap Dewa Bagus Made Suharya, Minggu (24/3) kemarin. Calon legislatif yang mengusung tagline ‘’Druwenang Sarengin’’ ini menjelaskan, sebagaimana disebut dalam UU bahwa DPR-RI memiliki tugas pokok, fungsi dan wewenang antara lain dalam bidang legislasi, penganggaran dan pengawasan. Untuk itu, mantan Kapolres Badung (sekarang Polresta Denpasar) yang dikenal bares khususnya memberi bantuan untuk pembangunan pura ini, berkomitmen menerima masukan-masukan masyarakat Bali secara sungguh-sungguh dan memperjuangkan aspirasi tersebut sampai berhasil. Selain itu melakukan pengawasan secara berjenjang sampai ke konstituen. Ia mengingatkan agar Bali dikawal dan dijaga oleh semua komponen. Ke depan, menjaga Bali dan membangun Bali harus dilakukan secara bersinergi melibatkan generasi yang cerdas dan tetap memiliki karakter budaya yang adilihung. ‘’Sinergi dan menumbuhkan kembali

budaya gotong royong merupakan salah satu kekuatan untuk melahirkan kekuatan menjaga Bali,’’ ujar mantan Direktur Reskrim (sekarang Reskrimum) Polda Bali ini. Menurut Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bali ini, cerdas dan berbudaya adiluhung harus menjadi identitas generasi Bali ke depan. Pengelolaan Bali ke depan, menurutnya, juga harus berbasis pada pemeliharaan alam, budaya dan tradisinya. Oleh karena itu, pertanian harus tetap diproteksi karena selain menjadi kekuatan dalam menjaga cadangan pangan, pertanian Bali merupakan peradaban Bali. ‘’Dukungan masyarakat Bali sangat saya harapkan yaitu dengan cara, pertama, berkenan hadir ke TPS. Kedua, dari lima amplop suara yang dibagikan p i l i h amlop berwarna kun i n g (DPR-RI) lalu dibuka. Ketiga, cari logo bernomor 7 (Partai Berkarya) lalu coblos nomor urut 1 atas nama Drs. Dewa Bagus Made Suharya, S.H.,’’ harapnya. (rah)

Ukm

Dorong Percepatan Perbaikan Infrastruktur SEJUMLAH politisi yang kini duduk di DPRD Bangli kembali maju dalam pesta demokrasi tahun ini. Salah satu di antaranya yakni Komang Carles. Politisi Demokrat yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Bangli ini siap kembali mengawal aspirasi masyarakat. Dirinya tergerak untuk kembali maju dalam pileg kali ini karena menurutnya masih banyak program pemerintah yang belum tuntas. Selama duduk di lembaga dewan, pria asal Desa Batur Utara, K i n tamani ini menjadi politisi yang getol mendorong pemerintah dalam hal perb a i kan dan peningkatan infrastruktur. Salah satun y a infrastruktur pasar tradisional. Menurutnya, keberadaan pasar tradisional merupakan jantung perekonomian masyarakat. Pasar tradisional tak hanya menjadi tempat transaksi jual-beli, namun juga tempat banyak orang untuk mengais rezeki. D i a mengungkapkan dari empat pasar tradisional

Kesehatan

yang ada di Kabupaten Bangli, saat ini masih ada satu pasar yang belum direvitalisasi pemerintah. Pasar yang dimaksud yakni Pasar Singamandawa di Kecamatan Kintamani. Keberadaan pasar tersebut selama ini menjadi pusat perekonomian masyarakat Kintamani. Ada ribuan tenaga kerja yang ditampung di pasar itu. ‘’Karena itu, saya sangat mendorong pemerintah meningkatkan infrastrukturnya, sekaligus menambah sarana penunjang lainnya,’’ kata Carles. Selain infrastruktur pasar, infrastruktur jalan juga menjadi salah satu hal yang selama ini sering disuarakannya. Menurut Carles, saat ini masih banyak jalan di desa yang belum tuntas di-hotmix. Demikian juga jalan yang menjadi jalur pariwisata yang kondisinya butuh sentuhan perbaikan. Jika nanti bisa kembali duduk di lembaga dewan, persoalan ini tentu menjadi salah satu hal yang akan dikawalnya agar segera dituntaskan pemerintah. Dikatakannya, Kintamani dengan kekayaan potensi pertaniannya, juga sangat membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah. Agar sektor pertanian semakin menggeliat dan maju, menurutnya, pemerintah harus lebih banyak memberikan program dan bantuan. Seperti bantuan bibit seperti kopi, jeruk, bawang maupun subsidi lainnya. ‘’Termasuk sarana dan prasarana teknologi pertanian,’’ ujarnya. Di bidang pariwisata, seiring semakin tumbuhnya tempattempat wisata baru, pemerintah menurut caleg dari Dapil IV (Kintamani Timur) ini, perlu memberikan perhatian dan pendampingan. Sehingga keberadaan tempat wisata baru itu semakin berkembang. Keberadaan desa wisata yang sudah ada juga mesti didampingi, salah satunya dengan memberikan pelatihan-pelatihan kepariwisataan kepada para kelompok sadar wisata (pokdarwis) masing-masing. ‘’Di bidang pendidikan dan kesehatan, peningkatan SDM serta sarana dan prasarana juga perlu diperhatikan. Di Kintamani, saat ini jumlah tenaga medis termasuk sarana-prasarana yang ada di puskesmas masih kurang. Sehingga ke depan ini perlu dikawal dan diusulkan, agar pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal,’’ kata Carles. (ina)

Memadukan Bisnis dan Pelestarian ‘’Local Genius’’ Properti berkembang pesat di Bali. Termasuk desain dan interior propertinya. Ada gaya minimalis, vintage, skandinavian, mediteranian, tropical, vintage, dll. Meski demikian, UD Rinna Dewata Sari tetap konsisten menawarkan dan menyajikan aksen stil Bali pada bangunan rumah di Bali khususnya. Ini adalah usaha yang tidak hanya bertujuan bisnis, melainkan juga bagian nyata dari pelestarian budaya dan tradisi Bali khususnya dalam bidang seni ukir. Modernisasi dan perkembangan ekonomi berdampak pada arsitektur bangunan baik untuk tempat tinggal maupun usaha. Gaya arsitektur tradisional cenderung ditinggalkan karena kurang fungsional dan berbiaya mahal. Termasuk gaya arsitektur Bali yang meski secara seni dan estetika bernilai tinggi, karena berbiaya mahal mulai ditinggalkan. Padahal di dalam arsitekrur Bali, ada budaya dan tradisi yang sebagai local genius yakni seni ukiran. UD Rinna Dewata Sari merupakan usaha yang sejak 2018 lalu menjadi salah satu penjaga seni kuir Bali. Nama usahanya UD Rinna Dewata Sari diambil dari nama anaknya, Rinna, Dewata diambil dari namanya Parwata dan Sari adalah harapan agar usahanya ini masari (untung). Cikal bakal usaha ukiran stil Bali ini dari tahun 2008, sehingga saat ini usianya menjadi 11 tahun. UD Rinna Dewata Sari adalah spesialis stil Bali seperti bale daja, bale dangin, bale delod, sanggah, jineng, palinggih batu Karangasem (menggunakan batu lahar Karangasem). Produk yang dihasilkan tidak hanya membuat bangunan dari kayu tetapi juga batu. ‘’Bangunan terdiri dari batu dan kayu,’’ ujar I Made Rai Parwata, Owner UD Rinna Dewata Sari. Ia menerima berbagai orderan, mulai dari konstruksi, desain interior, menempel hiasana stil Bali hingga menjual kusen, jendela, pintu panel. Memang sebagian besar ia berkutat di kayu. Kayu

yang dipakai didapatkan dari Kalimantan berupa kayu bingkirai dan kamper, sedangkan dari Jawa ia mendapatkan kayu jati. Pengerjaan satu bale membutuhkan waktu tiga bulanan, tergantung luas bangunan dan kerumitan ukiran. Ditanya soal tarif, untuk satu bale berkisar Rp 60 juta paling rendah dan Rp 175 juta paling tinggi. Stil Bali tetap memiliki penggemar tersendiri. Terkadang ia menerima pesanan dari vila dan hotel, namun dikombinasikan dengan style minimalis. Namun kebanyakan pesanan datang dari masyarakat umum. Masyarakat Bali di luar Bali juga memesan kepadanya seperti dari Jakarta, Lampung, Sulawesi, Kalimantan. Orang non-Bali juga ada yang tertarik dengan stil Bali. Usaha yang telah berdiri selama 11 tahun ini kini telah memiliki lebih dari 50 karyawan. Padahal awal mula berdiri di tahun 2008, karyawannya hanya 5 orang. Modalnya juga sedikit hanya Rp 1,5 juta. (may)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook