terbit sejak 16 agustus 1948 perintis k. nadha
16 HALAMAN
HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
NOMOR 69 TAHUN KE 72 Online:http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418
Pengemban Pengamal Pancasila
balipost http://facebook.com/balipost
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Antisipasi Banjir
Mantan Ketua LPD Ditahan
Krisis Air Meluas
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung mulai membersihkan gorong-gorong. Upaya ini mengantisipasi banjir musim hujan yang diprediksi mulai November.
Mantan Ketua LPD Desa Adat Sunantaya, Desa Penebel, Kecamatan Penebel, I Gede Ketut Sukerta, resmi ditahan Kejari Tabanan. Sukerta tersangkut dugaan penyalahgunaan uang nasabah LPD.
Krisis air bersih di Jembrana saat ini terjadi di 12 desa/kelurahan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana telah memasok air bersih ke wilayah tersebut.
TABANAN | HAL. 7
BADUNG | HAL. 3
JEMBRANA | HAL. 10
Mewujudkan Indonesia Baru
Bintang Puspayoga Catat Sejarah
Perempuan Bali Pertama di Kursi Menteri
MASYARAKAT Bali khususnya kaum perempuannya mencatatkan sejarah setelah Gusti Ayu Bintang Darmawati dilantik menjadi salah satu menteri di Kabinet Indonesia Maju. Istri dari mantan Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga ini adalah perempuan Bali pertama yang duduk di kursi menteri. Gusti Ayu Bintang Darmawati atau yang lebih dikenal dengan panggilan Bintang Puspayoga ini dipercaya sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Bagi warga Bali nama Bintang Puspayoga sudah sangat dikenal. Beberapa posisi strategis pernah didudukinya selama menjadi ASN di lingkungan Pemkot Denpasar. Bukan saja sukses di birokrasi, namun dalam organisasi sosial juga cukup aktif. Bahkan, lagu dan tarian maskot Kota Denpasar ‘’Sekar Jempiring’’ merupakan salah satu ide kreatif dari Bintang Puspayoga. Ditemui Bali TV usai pelantikan, Bintang Puspayoga menyatakan bahwa Presiden Jokowi telah memberikan amanah dan tanggung jawab bagaimana memajukan kaum perempuan Indonesia ke depan, terutama di bidang kewirausahaan serta bagaimana mengupayakan pencegahan baik yang menyangkut kekerasan terhadap anak dan juga pernikahan dini. Hal. 15 Melaksanakan Amanah
Susunan kabinet yang akan membantu kerja pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin telah diumumkan, Rabu (23/10) kemarin. Presiden Jokowi memberi nama Kabinet Indonesia Maju. Selain fokus masalah ekonomi di tengah ancaman resesi global, kabinet yang terdiri dari 38 orang tersebut juga mengisyaratkan ketegasan dalam penanganan masalah radikalisme untuk menjaga kebinekaan. Semuanya untuk mewujudkan Indonesia Baru, Indonesia yang sejahtera dalam keberagaman.
J
okowi dan Ma’ruf Amin mengumumkan nama-nama menteri dalam suasana santai. Para calon anggota kabinet duduk bersama di tangga Istana Kepresidenan, Jakarta. Satu per satu para menteri diperkenalkan. Nama cabinet pun tidak menggunakan lagi kata ‘’kerja’’ melainkan diganti dengan Indonesia Maju. ‘’Ini dalam lima tahun kemarin kita kerja, kerja, kerja. Ini arahnya lebih dikerucutkan untuk mengantarkan Indonesia maju,’’ kata Jokowi seusai melantik kabinetnya saat ditanya mengenai alasan perubahan nama. Ada hal menarik dalam pengenalan anggota kabinet yakni disampaikannya tujuh perintah oleh Jokowi. Ketujuh perintah ini menandai adanya semangat menuju Indonesia baru di mana para anggota kabinet ditegaskan untuk berubah secara siginifikan. Ketujuh perintah tersebut, pertama, tidak korupsi. Kedua, tidak ada visimisi menteri. Ketiga kerja cepat, kerja keras dan kerja produktif. Keempat, tidak terjebak rutinitas. Kelima, berorientasi hasil. Keenam, selalu cek ke lapangan dan cari solusi. Ketujuh serius dalam bekerja. Hal menarik lainnya adalah penunjukan seorang purnawirawan jenderal TNI sebagai menteri agama, posisi yang biasanya diisi tokoh agama atau ulama. Selain itu, posisi Mendagri juga diemban oleh Jenderal Pol. Tito Karniavan, mantan Kapolri yang sangat paham tentang terorisme. Hal ini menunjukkan komitmen tegas Jokowi dalam soal radikalisme. Saat mengenalkan Fachrul Razi, Presiden Jokowi meminta agar dia mengurus radikalisme hingga industri halal. ‘’Bapak Jenderal Fachrul Razi sebagai Menteri Agama, waalaikumsallam. Ini urusan berkaitan dengan radikalisme, ekonomi umat, industri halal, saya kira dan terutama haji berada di bawah beliau,’’ kata
Presiden Jokowi. M e n t e r i Agama (Menag) Fachrul Razi menegaskan bahwa dirinya bukanlah menteri agama Islam yang hanya mengurusi agama Islam saja. ‘’Saya kan bukan menteri agama Islam, saya Menteri Agama Republik Indonesia yang di dalamnya ada lima agama,’’ kata Fachrul seusai dilantik. (ant)
Latar Belakang
Unsur Parpol
45%
Asal Parpol
6% 11% 29% 18% 18% 18%
Unsur Profesional
55%
PDI-P NasDem
Profesi
22% 16%
42%
10% 10%
Jenis Kelamin Jenis Kelamin
Politisi Pengusaha Akademisi TNI/Polri Teknokrat
Wanita Wanita 11% 11% Pria
Pria
89% 89%
Idham Azis Calon Kapolri Harian Bisnis Bali Berorientasi ’’Job Creator’’ Kembalinya Joko Widodo dipercaya sebagai Presiden RI periode kedua menjadi harapan besar bagi masyarakat Indonesia khususnya di Bali. Apa hubungannya dengan job creator? www.bisnisbali.com
Harian DENPOST Bintang Puspayoga Jabat Menteri Ibu mertua Bintang Puspayoga, Jero Made Puspawati, mengingatkan Menteri PPPA itu jangan terlibat korupsi. www.denpostnews.com
Golkar Gerindra
Tangani Banyak Kasus Terorisme
Jakarta (Bali Post) – Pascaditunjuknya Jenderal Pol. Tito Karnavian sebagai Menteri Dalam Negeri dalam Kabinet Indonesia Maju, Presiden Jokowi mengajukan nama Komjen Pol. Idham Azis sebagai Kapolri ke DPR. Selanjutnya nama tersebut akan dibahas untuk disetujui pihak DPR. Rencananya pada pekan depan, Komisi III DPR-RI akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan untuk Idham Azis sebagai calon Kapolri. ‘’Pengganti Kapolri adalah sudah kami ajukan juga hari ini ke DPR. Pak Idham Azis, Kabareskrim, ya satu saja,’’ kata Presiden Jokowi di Ista-
na Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10) kemarin. Presiden Jokowi telah mengirim surat pemberhentian Tito Karnavian ke DPR pada Selasa (22/10) dengan alasan Tito mengemban tugas negara dan pemerintahan lain. Idham memiliki pengalaman bidang reserse cukup panjang termasuk penangkapan buronan terorisme Dr. Azahari di Batu, Jawa Timur. Kasus terorisme besar yang pernah ditangani antara lain Bom Bali II (2005), mutilasi tiga siswa Poso (2005), Operasi Terorisme di Poso (2005–2007), Operasi Camar Maleo di Poso (2014–2016), dan Operasi
Tinombala di Poso (2016). Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) menilai pemilihan Komjen Pol. Idham Aziz sebagai calon Kapolri oleh Presiden Joko Widodo menunjukkan adanya regenerasi kepemimpinan Polri. ‘’Hasil kajian dan penelitian kami, idealnya calon Kapolri berasal dari Akpol 88. Biar terlihat ada regenerasi yang bagus dalam tubuh Polri. Presiden telah memilih orang yang tepat di waktu yang tepat,’’ kata Direktur Eksekutif Lemkapi Dr. Edi Hasibuan. Mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) ini mengatakan Idham Azis,
alumni Akpol 1988, memenuhi syarat menjadi calon Kapolri untuk menggantikan Jenderal Polisi Tito Karnavian, alumni Akpol 1987, yang kini dilantik menjadi Menteri Dalam Negeri. Menurutnya, Idham saat menjabat Kepala Badan Reserse Kriminal mampu mengimbangi kinerja Tito yang sudah banyak membawa perubahan di Polri.(ant)
PKB PPP
Kamis Paing, 24 Oktober 2019
FIGUR
Menyatukan Keanekaragaman BANGSA Indonesia memiliki karakter keanekaragaman budaya, agama, dan bahasa yang tidak dimiliki oleh bangsa lain di dunia. Keanekaragaman ini menjadi sumber kekayaan bangsa Indonesia, terlebih apabila bisa dimanfaatkan dengan optimal dengan mengembangkan potensi-potensi keanekaragaman yang ada di setiap daerah. Oleh karena itu, sudah saatnya kita bangga dan pemerintah membuatkan dasar hukum untuk mulai melakukan reorientasi pemikiran terhadap ke-Indonesia-an dengan menempatkan act locally, think globally. “Sudah saatnya kita bangga dengan apa yang kita punya dengan bertumpu pada budaya yang kita punya, tetapi pemikiran kita global. Act locally, think globally. Karena kebanggaan bangsa Indonesia itu terletak pada pusparagam kehidupan sosial, adat, budaya, agama tentu dengan satu bingkai yang kita sebut dengan NKRI, harga mati,” ujar akademisi Universitas Warmadewa (Unwar) Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., belum lama ini. Ia menjelaskan, NKRI harga mati memiliki makna untuk melindungi keanekaragaman yang dimiliki bangsa Indonesia, bukan untuk menyeragamkan perbedaan-perbedaan yang ada. “Jadi, konsep Negara Kesatuan itu adalah menyatukan keanekaragaman yang ada di dalam NKRI. Kalau sudah seragam ngapain perlu ada Negara Kesatuan? Inilah (keanekaragaman - red) yang harus dijaga sebagai kekuatan bangsa,” tegasnya. Menurut Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali ini, UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan merupakan salah satu produk kebijakan yang luar biasa untuk melindungi, mengembangkan dan memajukan kebudayaan yang ada di Indonesia. Pihaknya berharap produk ini dapat diturunkan ke aspek yang lebih teknis dan operasional oleh masing-masing daerah. “Jadi kita harus bangga menjadi orang Bali sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Saudara-saudara kita di Papua dan saudara-saudara kita di Aceh juga harus bangga menjadi orang Papua dan Aceh yang menjadi bagian dari bangsa Indonesia. Inilah yang disebut ke-Indonesia-an yang kekuatan kita yang tidak dimiliki bangsa lainnya di dunia,” ujarnya. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan memiliki pemikiran besar, paling tidak bisa menyamakan persepsi dengan pemerintah daerah hingga tingkat desa untuk membangun ke-Indonesia-an dengan pusparagam yang ada. (win)
Rumah Bandar Narkoba Digerebek Denpasar (Bali Post) Tim Satresnarkoba Polresta Denpasar, Selasa (22/10) lalu, menggerebek rumah bandar narkoba jenis ganja di wilayah Lingkungan Padang Indah, Denpasar Barat. Polisi berhasil menangkap bandar berinisial Hd dengan barang bukti sejumlah paket ganja seberat 0,5 kilogram. “Penangkapan tersebut dilakukan sekitar pukul 08.00 Wita,” kata sumber, Rabu (23/10) kemarin. Pelaku sudah lama menjadi target operasi (TO) Satresnarkoba Polresta Denpasar. Pasalnya dari hasil penyelidikan, dia merupakan salah satu bandar narkoba di Bali. Saat ditangkap, pelaku sedang menerima enam paket besar dan satu paket kecil ganja. “Berat semuanya kira-kira seberat 0,5 kilogram. Pelaku langsung dibawa ke Mapolresta,” ujarnya. Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Andi Muh. Nurul Yaqin saat dikonfirmasi mengaku belum mendapat laporan penangkapan tersebut. “Saya tanya dulu ke Satresnarkoba,” ujarnya. (kmb36)
Bali Post/ist
DITANGKAP - Bandar narkoba berinisial Hd saat ditangkap di rumahnya.
Suhu di Bali Capai 33 Derajat Celsius
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menanggapi pesan berantai yang beredar di berbagai platform media sosial dan whatshapp bahwa Indonesia akan dilanda gelombang panas adalah tidak benar (hoax). Seperti yang telah disampaikan BMKG, saat ini Indonesia dilanda suhu panas, bukan gelombang panas. Fenomena gelombang panas tidak terjadi di Indonesia. Apalagi, berdasarkan data histori, suhu maksimun di Indonesia belum pernah mencapai 40 derajat Celsius. Data BMKG menyebut suhu tertinggi yang pernah terjadi di Indonesia sebesar 39,5°C pada tahun 2015 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Gelombang panas terjadi pada wilayah yang terletak pada lintang menengah dan tinggi. Sementara wilayah Indonesia terletak di wilayah ekuator yang secara sistem dinamika cuaca tidak memungkinkan terjadinya gelombang panas. “Suhu panas yang terjadi di wilayah Indonesia merupakan fenomena akibat dari adanya gerak semu matahari yang merupakan suatu siklus yang biasa dan terjadi setiap tahun, sehingga potensi suhu udara panas seperti ini juga dapat berulang pada periode yang sama setiap tahunnya,” ujar Deputi Bidang Meteorologi BMKG Drs. R. Mulyono R. Prabowo, M.Sc. dalam siaran persnya, Rabu (23/10) kemarin. Dikatakan, pada 20 Oktober lalu terdapat tiga stasiun pengamatan BMKG di Sulawesi yang mencatat suhu maksimum tertinggi. Yaitu Stasiun Meteorologi Hasanuddin (Makassar) 38,8°C, diikuti Stasiun Klimatologi Maros 38,3°C, dan Stasiun Meteorologi Sangia Ni Bandera 37,8°C. Suhu tersebut merupakan catatan suhu tertinggi dalam satu tahun terakhir, di mana pada periode Oktober di tahun 2018 tercatat suhu maksimum mencapai 37°C. Sementara itu, suhu di Bali tercatat mencapai 33°C yang terjadi di Kota Denpasar dan diperkirakan berlangsung hingga akhir Oktober 2019. Suhu maksimum tersebut tercatat di Stasiun Pengamatan Geofisika Sanglah. Sedangkan, suhu minimun yaitu 23°C tercatat di Stasiun Pengamatan Geofisika Sanglah, Ngurah Rai, dan Kahang-Kahang yang melanda sebagian besar kabupaten di Bali. BMKG mengimbau masyarakat yang terdampak suhu udara panas ini untuk minum air putih yang cukup untuk menghindari dehidrasi, mengenakan pakaian yang melindungi kulit dari sinar matahari jika beraktivitas di luar ruangan, serta mewaspadai aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki potensi tinggi karhutla. Selain itu, BMKG juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai adanya angin kencang yang berpotensi terjadi di Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan. (win)
Topik : harapan pada KABINET indonesia maju
Bali Post/eka
BIMA SUCI - Beberapa prajurit TNI-AL menunggu bersandarnya KRI Bima Suci-945 di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Rabu (23/10) kemarin.
Usai Kunjungi Sejumlah Negara
KRI Bima Suci Berlabuh di Bali
Denpasar (Bali Post) KRI Bima Suci-945 baru diresmikan dua tahun lalu, tepatnya tahun 2017 dan merupakan kapal latih TNI Angkatan Laut (AL) pengganti sang legendaris KRI Dewa Ruci. Setelah mengunjungi delapan negara, Rabu (23/10) kemarin untuk pertama kalinya KRI Bima Suci berlabuh di Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan. Kunjungan tersebut disambut Komandan Pangkalan TNI-AL (Danlanal) Denpasar, Bali Kolonel Laut (P) Henricus Prihantoko didampingi pejabat instansi terkait. Masyarakat Bali diundang untuk mengunjungi dan melihat kondisi kapal milik TNI-AL tersebut. KRI Bima Suci-945 membentuk calon perwira TNI-AL menjadi pemimpin masa depan. Dalam kiprahnya, saat ini KRI Bima Suci-945 sedang melaksanakan pelayaran antarnegara dan membawa Satuan Latihan (Satlat) Kartika Jala Krida Taruna dan Taruni AAL Angkatan ke-66 tahun 2019 yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Pelayaran Diplomasi Duta Bangsa. Dipimpin Palaklat KJK 2019 Letkol Laut (P) Afrilian Sukarno Timur, M.Tr.Hanla., M.M. dan Komandan Satgas Pelayaran Diplomasi Duta Bangsa Letkol Laut (P) Waluyo, S.H., M.Tr.Hanla., KRI Bima Suci-945 telah berlayar mengunjungi beberapa negara sahabat seperti Filipina, Jepang, Korea, Tiongkok, Brunei Darussalam, Malaysia, Thailand, Miyanmar dan Pelabuhan Batam. Rencananya setelah dari Bali, KRI Bima Suci-945 akan berlayar menuju Australia dan kembali ke Surabaya. KRI Bima Suci-945 berangkat dari Surabaya tanggal 5 Agustus 2019 dan direncanakan akan
kembali pada tanggal 9 November 2019. Selama tiga bulan berlayar, kapal yang membawa 89 orang ABK, 18 orang staf pelatih dan 83 orang Taruna dan Taruni AAL dijadikan tempat untuk berlatih calon perwira TNI-AL. Para Taruna yang terdiri dari Korps Pelaut, Teknik, Elektro dan Suplay diberikan pelatihan dan materi pelajaran sesuai dengan profesi masing-masing serta pengenalan tentang tata cara kehidupan ABK kapal perang sesuai dengan Peraturan Harian Sifat Tetap (PHST) TNI-AL. Dalam pelaksanaan latihan, Satlat KJK 2019 mengemban tiga misi khusus yang harus dilaksanakan antara lain sebagai kapal latih Taruna AAL, diplomasi negara dan sebagai duta bangsa yang bertugas memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia internasional. ‘’KRI Bima Suci ini home base-nya di Armada 2 Surabaya. Selama perjalanan 99 hari, mereka melaksanakan praktik berlayar, bernavigasi yang baik, kemudian selama pelayaran ilmu-ilmu diperoleh di akademi dipraktikkan,’’ tegas Danlanal Denpasar, Bali Kolonel Laut (P) Henricus Prihantoko. Sementara tujuan satgas ini, kata Henricus, membawa misi diplomasi. KRI yang berlayar ke luar negeri ini merupakan duta bangsa sehingga apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab selain membawa taruna taruni untuk praktik berlayar, juga mengemban misi kebangsaan yaitu mewakili bangsa Indonesia, baik sisi budaya dan adat istiadat. ‘’Kita patut bangga sebagai rakyat Bali karena KRI Bima Suci baru saja diresmikan tahun 2017 dan ini perdana nyandar di Bali,’’ ujarnya. Komandan Satgas Pelayaran Diplomasi Duta Bangsa Letkol Laut (P) Waluyo menyampaikan, se-
lama pelayaran yang menyinggahi delapan negara, ada satu pengalaman terkait cuaca. ‘’Saat merapat di Shanghai, Tiongkok, kebetulan datang lebih awal, tapi akan dilewati badai Lingling,’’ ungkapnya. Otoritas Pelabuhan Shanghai melarang Bima Suci bersandar dan itu prosedur dari navigasi Angkatan Laut Tiongkok. ‘’Sebagai tamu kita mematuhinya. KRI hanya bisa nyandar satu hari saja. Selama di Bali, KRI Bima Suci akan melaksnakan kirab kota. Kami mengundang seluruh rakyat Bali dan sekitarnya. Apabila punya waktu luang, silakan berkunjung ke KRI Bima Suci supaya tahu lebih dekat kapal boleh dibilang masih baru karena baru dua tahun beroperasi,’’ ujarnya. Mengawali kunjungannya di Bali, Letkol Laut (P) Waluyo beserta Taruna Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) bertemu Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP. di Makodam, Denpasar. Pangdam menyampaikan tentang tugas pokok, karakteristik dan wilayah teritorial Kodam IX/Udayana yang terdiri dari tiga provinsi yaitu Bali, NTB, dan NTT yang wilayahnya berbatasan darat dengan Timor Leste. Selain itu, Mayjen Benny Susianto menjelaskan slogan Prajurit Kodam dalam melaksanakan tugas pengabdiannya yaitu harus senantiasa meningkatkan kemampuan dan profesionalisme agar terampil dan sukses dalam pelaksanaan tugasnya. Selain itu memiliki loyalitas yang tinggi sebagai wujud kesetiaan dan ketaatan terhadap perintah komando. Memiliki kebanggaan terhadap profesi pengabdiannya, sehingga senantiasa berbuat yang terbaik, serta membangun kebersamaan untuk mewujudkan soliditas dan sinergitas. (kmb36)
Pengawasan Lokasi Konservasi Penyu Diperketat Denpasar (Bali Post) Sejumlah lokasi konservasi penyu melakukan upaya memperketat pengawasan terhadap keberadaan penyu maupun anak penyu (tukik) yang mereka pelihara. Hal ini guna mengantisipasi kerawanan pencurian, sebagaimana terjadi beberapa waktu lalu di tempat konservasi Penyu Sindu Dwarawati, Sanur. Seperti yang dilakukan oleh Pusat Pendidikan dan Koservasi Penyu yang beralamat di Jalan Tukad Wisata, Serangan. Pasca-adanya kasus pencurian penyu beberapa waktu, pihaknya makin memperketat pengawasan kawasan konservasinya. Pimpinan Pusat Pendidikan dan Konservasi Penyu Serangan I Made Sukanta mengatakan, pihaknya telah mengantisipasi adanya pencurian
penyu. Ditegaskan, di sekitar tempat konservasi telah dipasang sebanyak lima unit kamera CCTV. ‘’Rencananya akan ditambah lagi tiga,’’ ujar Sukanta, Rabu (23/10) kemarin. Menurut Sukanta, pencurian penyu yang terjadi di Sanur itu lantaran lemahnya pengawasan, sehingga pelaku dengan leluasa masuk ke areal konservasi. Selama ini pengawasan sejatinya sudah cukup ketat. Penga-
SETELAH diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo, akhirnya Kementerian Perdagangan RI menyerahkan hibah Pasar Badung kepada Pemkot Denpasar di Kementerian Perdagangan RI, Jakarta, Rabu (23/10) kemarin. Hibah Pasar Badung ini diserahkan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Drs. Syailendra berdasarkan Berita Acara Serah Terima Nomor : 295/M-DAG/BAST/10/2019 pada tanggal 17 Oktober 2019. Hibah ini diterima Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara didampingi Kadis Perdagangan dan Perindustrian Kota Denpasar Ni Nyoman Sri Utari, Kabag Kerja Sama Kota Denpasar I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty dan Direktur Utama PD Pasar Kota Denpasar I.B. Kompyang Wiranata. Berdasarkan Surat Menteri Keuangan Nomor S-746/MK.6/2019 tanggal 10 Oktober 2019 tentang Persetujuan Hibah Barang Milik Negara Berupa Bangunan yang Berasal dari Dana Tugas Pembantuan pada Kementerian Perdagangan, para pihak menerangkan bahwa pihak pertama telah menyerahkan kepada pihak kedua dan pihak kedua menerima dengan baik hak atas Barang Milik Negara yang berasal dari DIPA Ta-
hun 2017 Tugas Pembantuan APBN berupa bangunan dengan total nilai perolehan sebesar Rp 62.278.459.364 (enam puluh dua miliar dua ratus tujuh puluh delapan juta empat ratus lima puluh sembilan ribu tiga ratus enam puluh empat rupiah) yang selanjutnya disebut sebagai objek hibah. Sekretaris Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Drs. Syailendra mengatakan, penyerahan hibah ini sudah sesuai dengan prosedur yang ada. Di mana nantinya diharapkan Pasar Badung bisa menjadi sebuah pasar tradisional percontohan di Indonesia dan bisa menjadi ikon pasar rakyat terbaik di Indonesia. ‘’Saya berharap Pasar Badung Kota Denpasar ini bisa menjadi sebuah pasar rakyat percontohan di Indonesia, di mana Pasar Badung ini menjadi daya tarik sendiri dengan tata kelola yang baik dan bersih serta menjadi salah satu penggerak perekonomian terbaik di Denpasar. Sudah terbukti banyak daerah telah melakukan studi banding ke pasar rakyat milik Kota Denpasar ini,’’ tegasnya. Sementara itu, Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara sangat menyambut baik karena hibah Pasar
wasan di areal konservasi dilakukan 24 jam penuh yang melibatkan dua petugas setiap harinya. Sukanta mengatakan, konservasi terhadap penyu memang menghadapi sejumlah kendala yang belum teratasi optimal. Kendala yang paling kompleks, masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan masih ada permintaan terhadap daging penyu untuk konsumsi. Mengatasi persoalan itu, pihaknya terus berupaya melakukan edukasi kepada pengunjung, khususnya kepada kalangan pelajar agar mengenal penyu dan cara pelestariannya. ‘’Kami tidak bisa kerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Harapan saya, masyarakat ikut berperan.
Selain sampah plastik, sampah balon udara juga sering dijumpai di usus penyu yang mati,’’ ujarnya. Sukanta menambahkan, di Pusat Konservasi dan Pendidikan Penyu miliknya terdapat tiga spesies penyu, dari enam spesies yang ada di Indonesia dan tujuh spesies yang ada di dunia. Spesies tersebut terdiri dari 3 penyu sisik, 27 penyu hijau, 1 penyu lekang dan 907 tukik. (kmb16) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Kementerian Perdagangan RI Serahkan Hibah Pasar Badung ke Pemkot Denpasar
HIBAH - Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara menerima hibah yang diserahkan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Drs. Syailendra, Rabu (23/10) kemarin. Badung ini sudah diserahkan ke Pemkot Denpasar. ‘’Kami menyambut baik atas penyerahan hibah Pasar Badung dari Kementerian Perdagangan RI yang nantinya akan digunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan perkembangan ekonomi kerakyatan di Kota Denpasar,’’ ujarnya. Jaya Negara menjelaskan, Pasar Badung Kota Denpasar mencermink-
an pasar rakyat, ramah, segar dan terpercaya yang merupakan sebuah pasar bermanfaat bagi perekonomian masyarakat. ‘’Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo dan Kementerian Perdagangan RI serta seluruh pihak yang telah membantu dalam proses percepatan pembangunan Pasar Badung yang telah diterima sejak tahun 2011 sampai dengan 2019,’’ katanya. (ad686)
Kamis Paing, 24 Oktober 2019
Bupati Resmikan 207 BSM PKK Kecamatan Mengwi
Badung Siap Jadi Contoh Tingkat Nasional dan Internasional BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup I Ketut Suiasa dan Ketua TP PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta meresmikan 207 unit Bank Sampah Mandiri (BSM) PKK Mangu Srikandi dari 20 desa/kelurahan se-Kecamatan Mengwi, Rabu (23/10) kemarin, di Wantilan Pura Prajapati, Desa Adat Gulingan, Mengwi. Selain BSM, Bupati juga meresmikan pembentukan 99 unit Bank Sampah Edukasi Badung (BSEB) Mangu Kumara dengan jangkauan wilayah sekolah, 31 unit Bank Sampah Mandiri Komunal (BSMK) dan 4 Bank Sampah Mandiri Utama (BSMU) seKecamatan Mengwi. Kehadiran Bupati Giri Prasta disambut 4.000 lebih kader PKK seKecamatan Mengwi. Pada kesempatan tersebut Bupati menyerahkan penghargaan sebagai apresiasi kepada 19 komponen yang dinilai berjasa mewujudkan bank sampah di Kecamatan Mengwi. Kecamatan Mengwi merupakan kecamatan keempat di Kabupaten Badung yang berhasil membentuk BSM PKK Mangu Srikandi. Kecamatan Kuta dan Abiansemal segera menyusul.
Bupati Giri Prasta menyampaikan apresiasi kepada bendesa adat, perbekel, lurah, sekaa teruna dan khususnya ibu-ibu PKK yang telah antusias mengikuti program Gerakan Serentak (Gertak) Badung Bersih sehingga setiap banjar di Badung memiliki BSM. ‘’Dengan terbentuknya bank sampah mandiri, kami berkomitmen menjadikan sampah adalah berkah dan menjadikan sampah adalah rupiah. Ke depan, Badung siap menjadi contoh di tingkat nasional maupun internasional,’’ jelas Giri Prasta. Bupati juga ingin menyelesaikan masalah sampah di tempatnya, dengan program 3R (reduse, reuse, recycle), yaitu mengurangi, memilah dan mengolah sampah serta mewajibkan desa/kelurahan membuat Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). ‘’Sampah plastik akan didaur ulang dan dapat dijadikan bahan bakar. Sampah organik diolah menjadi pupuk organik dan sampah basah diolah untuk peternakan magot sebagai pakan ternak burung maupun ikan. Dengan program ini kami harapkan tahun 2021
Badung mandiri pengelolaan sampah,’’ terangnya. Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung I Putu Eka Merthawan menjelaskan penjabaran Peraturan Bupati Badung Nomor 48 Tahun 2018 tentang kebijakan strategis daerah pengelolaan sampah di Kabupaten Badung. Menurutnya, DLHK telah menargetkan tahun 2019 di Badung terbentuk 1.000 bank sampah sehingga menjadikan Badung sebagai Kabupaten Bank Sampah pertama di Indonesia berkonsep modern dengan sistem berjaringan atau multilevel berbasis start up non digital. Ditambahkannya, salah satu pengurangan sampah melalui bank sampah berbasis wirausaha dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat sehingga keberadaan BSM PKK Mangu Srikandi sangat diapresiasi karena telah terlaksana dengan nyata dan sungguh-sungguh di setiap rumah tangga dan terbukti bermanfaat serta memberikan efek edukasi kepada generasi muda. (ad690)
PERESMIAN - Bupati Badung Giri Prasta bersama Wabup Ketut Suiasa dan Ketua TP PKK Ny. Seniasih Giri Prasta meresmikan 207 unit BSM PKK Mangu Srikandi dari 20 desa/kelurahan se-Kecamatan Mengwi, Rabu (23/10) kemarin, di Wantilan Pura Prajapati, Desa Adat Gulingan, Mengwi.
Rencana Pemangkasan Eselon III dan IV
Ketua DPRD Minta ASN Tak Khawatir
Mangupura (Bali Post) –
Kebijakan Presiden Joko Widodo memangkas jabatan eselon III dan IV di struktur birokrasi, ditanggapi santai Ketua DPRD Badung Putu Parwata. Menurut Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung ini, pemangkasan jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut tidak akan berpengaruh terhadap penghasilan yang diterima. ‘’Apalah arti sebuah nama. Yang penting kan hasilnya sama, bahkan bisa meningkat. Jadi, tidak ada yang perlu dirisaukan,’’ ujar Parwata, Rabu (23/10) kemarin. Politisi asal Dalung, Kuta Utara ini menilai perampingan struktur ASN di periode kedua Jokowi bukan dalam rangka menghilangkan orang-orang yang selama ini berada di eselon III dan IV. Namun, memindahkan
posisi mereka ke kantungkantung pekerjaan yang belum terisi sehingga efisien. ‘’Saya kira perampingan eselon bukan memangkas nafkah ASN, tapi penghapusan nama saja. Mungkin yang sebelumnya menempati eselon III dan IV dipindah atau nama untuk mewadahi pegawai eselon III dan IV diganti,’’ terangnya. Parwata justru menyoroti kinerja ASN yang kurang optimal. Padahal masih ban-
yak hal yang harus dicapai dan perlu dibenahi dalam mewujudkan program prioritas pembangunan nasional semesta berencana. ‘’Penilaian pegawai harus berdasarkan kinerja. ASN jangan berpuas diri. Selalu belajar dan belajar apa yang harus dilakukan karena masih banyak hal yang harus dicapai dan perlu dibenahi,’’ tegasnya. Dia berpendapat, ASN harus mampu mengambil
posisi dalam mewujudkan program dan kegiatan yang berdasarkan lima bidang prioritas pelaksanaan kegiatan di Kabupaten Badung. Prioritas tersebut yakni pertama, pangan, sandang dan papan, kedua, kesehatan dan pendidikan, ketiga, jaminan sosial dan tenaga kerja, keempat, adat, agama dan budaya dan kelima, pariwisata yang lengkap dengan infrastruktur. ‘’Ini adalah komitmen yang harus dilakukan sebagai kebutuhan dasar. Dibutuhkan kerja sama, kesamaan pandang dan sinergitas untuk membangun Badung,’’ ujar Parwata. (kmb27)
figur Tingkatkan Minat Baca KEGIATAN Bali Post Goes to School (BPGTS) yang dilaksanakan Kelompok Media Bali Post (KMB) di sejumlah sekolah di Kabupaten Badung, menginspirasi Perbekel Sibangkaja Ni Nyoman Rai Sudani, S.H. Terlebih, gerakan meningkatkan minat baca ini memberikan banyak manfaat bagi masyarakat khususnya generasi muda. ‘’Apa yang dilakukan Bali Post dalam mengedukasi masyarakat juga sudah sebagian kami lakukan di tingkat desa. Salah satunya, pemberian dana motivasi kepada siswa berprestasi,’’ ungkapnya. Selain meningkatkan minat baca, Rai Sudani berharap BPGTS terus dilakukan ke sekolah-sekolah untuk meningkatkan pengetahuan generasi muda. ‘’Mudah-mudahan ini bisa berkelanjutan bisa menginspirasi anak-anak untuk membaca karena dengan lebih banyak membaca mereka bisa mengenal dunia dan mengurangi waktu untuk
bermain gadget yang selama ini kita lihat,’’ ungkapnya. Menurutnya, BPGTS sejalan dengan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang berkorelasi membangun semangat siswa untuk semakin giat belajar. Selain itu, literasi untuk membaca yang diwujudkan dengan membagikan koran Bali Post dan DenPost tersebut merupakan wujud nyata untuk meningkatkan minat baca siswa yang nampak sepele, namun memiliki pengaruh penting terhadap prestasi siswa. ‘’Kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah dengan menggalakkan GLS, salah satunya meningkatkan minat baca anak-anak. Melalui Bali Post Goes to School ini kami harapkan semakin memotivasi generasi untuk giat membaca dan mengemukakan pendapat,’’ jelasnya. (par)
Dasawarsa Mangupura
Masyarakat Disajikan Kuliner Gratis
PUSPEM - Kepala Bagian Pemerintahan I Gusti Agung Made Wardika didampingi Kepala Bagian Humas Made Suardita, Rabu (23/10) kemarin, di Puspem Badung.
Ditargetkan, 150 Ribu Wisatawan London Kunjungi Badung
SERANGKAIAN HUT ke10 (Dasawarsa) Mangupura, ibu kota Kabupaten Badung, akan digelar Pesta Rakyat. Masyarakat dapat menikmati kuliner gratis yang disiapkan panitia pada Sabtu (26/10) mendatang. Disediakan nasi jinggo dan kuliner gratis yang bisa didapatkan dengan menukar kupon yang nantinya diberikan oleh panitia serta dipastikan bahwa kuliner yang disediakan higienis. Demikian disampaikan Kepala Bagian Pemerintahan I Gusti Agung Made Wardika didampingi Kepala Bagian Humas Made Suardita, Rabu (23/10) kemarin, di Puspem Badung. Dikatakannya, selain menikmati kuliner gratis, ma-
Mangupura (Bali Post) Pasar wisatawan Eropa khususnya Inggris masih sangat potensial untuk digarap. Hal itulah yang mendasari sales mission ke London yang akan dilaksanakan Pemkab Badung pada November mendatang. Menurut Kepala Dinas Pariwisata Badung I Made Badra, pada sales mission ini pihaknya menargetkan jumlah kunjungan sebanyak 150 ribu wisatawan asal London tahun 2020 mendatang. London akan menjadi kota yang penting dalam rangka menawarkan pariwisata Bali dan Badung.
‘’Badung dengan London akan ada kerja sama di bidang infrastruktur, pariwisata dan IT. Nanti kita lihat bagaimana peluang kerja sama itu ke depannya,’’ kata Badra, Rabu (23/10) kemarin, di Kuta. Khusus kegiatan sales mission ke Eropa, pihaknya akan mengajak perwakilan industri. Sekitar 20 delegasi dari Bali akan diikutsertakan. ‘’Untuk kegiatan sales mission, di sana kita akan bertemu dengan buyer, seller, agent. Kita akan langsung bertemu dengan agen di London yang menjadi frontliner ujung tombak yang menjual
Antisipasi Banjir, Dinas PUPR Bersihkan Gorong-gorong Mangupura (Bali Post) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung mulai membersihkan gorong-gorong di sepanjang ruas jalan di Gumi Keris. Upaya ini guna mengantisipasi banjir pada musim hujan yang diprediksi mulai November mendatang. Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Badung Sang Nyoman Oka Parmana mengakui, pihaknya mulai mengantisipasi datangnya banjir akibat penyumbatan goronggorong. Sampah-sampah maupun endapan lumpur yang berpotensi menghambat aliran air diangkat. ‘’Kami sudah melakukan pembersihan gorong-gorong. Ruas yang direncanakan untuk penggelontoran tahun 2019 terdiri dari 132 ruas di seluruh Kabupaten Badung dengan panjang kira-kira 132 km,’’ ujarnya,
Rabu (23/10) kemarin. Selain mencegah banjir saat musim hujan, pembersihan aliran air yang tersumbat juga dalam rangka mencegah munculnya bibit penyakit. Karena itu, pihaknya mengajak masyarakat turut menjaga lingkungan sekitar. Menurutnya, saluran air menjadi kering dan sedimen lumpur mengendap saat musim kemarau. Hal ini dikhawatirkan menghambat aliran air. ‘’Penggelontoran menggunakan alat sedot dan tenaga manual. Pengerjaan sudah mencapai 70 persen sampai pertengahan Oktober ini,’’ imbuhnya. Anggaran yang diperlukan untuk membersihkan gorong-gorong dan drainase di Badung mencapai miliaran rupiah. ‘’Untuk pembayaran tenaga kerja saja kurang lebih Rp 1 miliaran,’’ ucapnya. (kmb27)
syarakat akan dihibur dengan hadirnya artis-artis nasional dan lokal seperti Dewi Perssik, Lolot, Joni Agung & Double T, Nanoe Biroe, Diyana Prasta, D’Antoni, Mangupura Band, tari inagurasi dari Listibya Badung, Celekontong Mas dan pendukung acara lainnya. Acara akan berlangsung pukul 18.00 hingga 23.00 Wita. ‘’Khusus untuk mendatangkan Dewi Perssik, pihak panitia mengeluarkan anggaran yang sudah mencakup kru sebanyak 10 orang, transportasi, akomodasi dan konsumsi selama acara berlangsung,’’ tegasnya. Lebih lanjut dikatakan I Gusti Agung Made Wardika, perayaan tahun ini mengang-
Bali Post/par
GORONG-GORONG - Sejumlah pekerja membersihkan gorong-gorong.
kat tema ‘’Bangun Cakti Gunamukti’’ yang mengandung arti Badung Bergerak Kuat dan Bermanfaat. Yang berbeda perayaan tahun ini akan digelar di Balai Budaya Giri Nata Mandala (indoor) yang bisa menampung 2.500 penonton. Bagi masyarakat yang tidak bisa masuk ke dalam gedung, akan diarahkan di luar gedung (outdoor) yang sudah disiapkan layar LED ukuran 4x6 meter berkapasitas 10.000 orang. Diharapkan kegiatan berjalan lancar dan kondusif, karena kegiatan ini untuk menghibur masyarakat, terlebih pengamanan selain dilakukan oleh pihak TNI, Polri, Satpol PP juga melibatkan Linmas
Bali,’’ jelasnya sembari menambahkan, pihaknya akan terus mengevaluasi pelaksanaan promosi pariwisata ini terutama terkait biaya yang dikeluarkan dan manfaatnya. Sementara itu, Ketua BPPD Badung I G.N. Rai Suryawijaya menerangkan, promosi langsung ke negara sasaran merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Terlebih Bali saat ini turun peringkat dari posisi pertama ke posisi keempat destinasi favorit setelah London, Prancis dan Barcelona. Melalui promosi offline tersebut pemerintah dan stakeholders
dan Pecalang dari desa adat yang ada di seputaran Puspem Badung. Serangkaian perayaan HUT Mangupura tahun ini juga akan diisi dengan Festival Seni Budaya Kabupaten Badung ke-13 yang dilaksanakan 8 hingga 16 November. Sedangkan puncak HUT Mangupura akan dilaksanakan 16 November dengan melaksanakan upacara bendera di Lapangan Mangupraja Mandala Puspem Badung dan sorenya digelar syukuran sekaligus penutupan Festival Seni Budaya yang diisi dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba dalam Festival Seni Budaya tersebut. (ad695)
kepariwisataan bisa bersentuhan langsung dengan partner bisnis di luar negeri untuk bersama-sama meyakinkan para agent mengajak wisatawan berkunjung ke Bali khususnya Badung. Meski demikian dia tetap menekankan pentingnya pembenahan di berbagai bidang agar wisatawan merasa aman dan nyaman berkunjung ke Bali. ‘’Promosi harus selalu digenjot dan selalu ditingkatkan. Tapi, destinasi juga harus kita perbaiki, infrastruktur kita benahi serta keamanan, kenyamanan dan kebersihan tetap kita jaga,’’ terang Suryawijaya. (kmb23)
Kamis Paing, 24 Oktober 2019
A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Mahasiswa Unhi Denpasar Juara I Lomba Karya Tulis Mahasiswa Nasional Senator RI Beri Semangat Stan ’’Sukla’’ di Festival Kerambitan Tabanan
Cegah ’’Stunting’’ dengan Perbaiki Nutrisi Tanah
MAHASISWA Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar I Made Dwi Mertha Adnyana mengharumkan nama kampus dan Bali di kancah nasional. Dwi -- sapaan akrabnya -- berhasil menumbangkan 277 kompetitor dari perguruan tinggi se-Indonesia pada ajang Lomba Karya Tulis Mahasiswa Nasional 2019 di Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, pada 19 Oktober 2019. Mahasiswa semester V Prodi Biologi ini menyajikan karya berjudul ‘’Potensi Limbah Domestik sebagai Biofertilizer Guna Memperbaiki Kualitas Tanah Menuju Pertanian Berkelanjutan’’. Di balik karyanya itu, Dwi memiliki mimpi besar yakni memperbaiki nutrisi tanah pertanian di Bali guna mencegah stunting (gizi buruk) pada generasi penerus Pulau Dewata ke depan. Menurut Dwi, kondisi tanah pertanian di Bali sudah memburuk akibat penggunaan pupuk kimia (sintetis), menurunnya kondisi lingkungan dan berbagai limbah pencemar lain. Akibatnya, tanaman pangan yang dihasilkan juga tidak sehat yang jika dikonsumsi dalam jangka panjang berpotensi mengakibatkan stunting. Oleh karena itu, lewat karya yang digagasnya, putra kedua dari pasangan I Gede Ketut Sunatra dan Ni Ketut Sariani ini ingin petani beralih dari pupuk kimia ke organik. ‘’Saya menawarkan ide memanfaatkan limbah domestik (sampah rumah tangga dan pasar - red) untuk memunculkan produk baru berupa biofertilizer atau pupuk hayati yang nantinya diperoleh dua hasil, yakni pupuk padat dan pupuk cair dengan bantuan teknologi yang masih kami rancang,’’ ujar Dwi, Rabu (23/10) kemarin. Dwi mengaku pupuk temuannya baik yang padat maupun cair sudah pernah diuji ke Balai Pertanian di Bogor, dan dalam sebulan hasilnya sudah terlihat. ‘’Ciri-cirinya sudah bermunculan mikroorganisme dalam tanah seperti cacing dan jamur yang sangat diperlukan oleh tanah. Ini berbeda dengan pupuk kimia yang malah mem-
JUARA - I Made Dwi Mertha Adnyana sukses meraih juara I Lomba Karya Tulis Mahasiswa Nasional 2019 di Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur. bunuh mikroorganisme dalam tanah,’’ ungkapnya. Jika mesin rancangannya sudah selesai, Dwi memprediksi mampu menghasilkan 80 kg pupuk padat dan 250 liter pupuk cair. Ia mengharapkan sinergi dari pemerintah atau instansi terkait tentang penelitian lanjutan temuannya tersebut. ‘’Kalau sudah terbukti, saya ingin setiap desa memiliki mesin ini. Di samping menghemat pembelian pupuk sintesis, juga bermanfaat menjaga kelestarian lingkungan dan berdampak bagi kesehatan masyarakat,’’ imbuh Dwi. Menurut pengakuan rekannya di kampus, Dwi memang dikenal multitalenta dan mandiri. Di sela kesibukannya mengikuti perkuliahan dan jadwal lomba yang padat, ia tetap mengais rezeki sampingan sebagai penari freelance dan membuka jasa rias Bali. ‘’Bapak saya sempat lumpuh, kerjanya cuma tukang parkir di Pasar Umum Negara.
Sedangkan ibu buruh serabutan (tukang suun -red) di pasar yang sama. Jadi saya harus pintarpintar mengelola uang karena di Denpasar juga ngekos,’’ ujar mahasiswa kelahiran Negara, 30 Juli 1998 ini. Wakil Rektor III Unhi Denpasar Dr. Ir. I Wayan Muka, S.T., M.T. mengatakan bahwa prestasi yang diraih salah satu mahasiswa Unhi Denpasar menandakan bahwa Unhi Denpasar telah mampu menunjukkan kualitasnya di tingkat nasional. Diharapkan prestasi prestisius ini tetap dipertahankan, bahkan ditingkatkan pada perlombaan di ajang internasional. Sebab, beberapa mahasiswa Unhi Denpasar juga pernah meraih prestasi gemilang di tingkat internasional. ‘’Kami tentu bangga atas prestasi yang didapatkan mahasiswa kami. Kami akan terus dorong mereka untuk bisa meningkatkan prestasi mereka ke depannya,’’ pungkasnya. (ad658)
Wedakarna Dukung Status Indikasi Geografis akan Jadikan Garam Amed Kualitasnya Terbaik di Indonesia
PERTAHANKAN sikap dan sifat jengah dari rakyat Bali atas himpitan persaingan yang kini dihadapi kaum marhaen Bali. Itulah yang disampaikan Senator DPDRI termuda dari Bali Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat hadir bertemu dengan sejumlah pengusaha muda di Tabanan dan Karangasem, dalam dua acara berbeda yakni Festival Kerambitan, Tabanan dan Festival Garam Amed di Amed Abang, Karangasem. Ia merasa perlu mengingatkan hal ini, mengingat keberadaan ekonomi orang Bali yang kian berat menghadapi tantangan, khususnya persaingan dengan ekonomi antiPancasila. Semangat akan nilainilai ekonomi Satyagraha Hindu terus digelorakan Senator Arya Wedakarna (AWK) sebagai satu penyemangat agar anak muda Bali menjadi generasi pengusaha, generasi yang berani ambil risiko dan generasi yang tidak cengeng dalam berwirausaha. ‘’Secara teori, keberadaan pengusaha muda itu harus didukung sistem yang baik. Sistem ini diwujudkan pemerintah, dan kemudian melakukan eksekusi dengan pendampingan dan advokasi. Tapi pertanyaannya, apakah pemerintah di Bali, baik gubernur, bupati, wali kota sudah memiliki konsep yang jelas tentang hal ini? Saya melihat pemerintah di Bali ini tidak begitu serius menggarap hal ini. Mereka hanya menjadikan entrepreneurship hanya menjadi gerakan seremonial dan sekadar mengejar target populis. Ini yang harus didorong. Padahal kalau mau kita jujur, program paket ekonomi, paket kebijakan Joko Widodo sudah sangat lengkap. Sudah ada tax amnesty, KUR murah, pajak UMKM 0,5% dan juga program-program pro-ekonomi Pancasila lainnya. Ini harus disambut dengan baik,’’ kata AWK. Di Tabanan, ia juga berbicara tentang potensi Kerambitan yang selama ini dianggap sebagai sentra kuliner babi guling dengan beragam ciri khasnya. ‘’Tantangan pengusaha Bali, khususnya kuliner Bali sangat berat. Apalagi dengan adanya UU No. 33/2014 tentang Jaminan Produk Halal. Mau tidak mau pasti akan ada dampak bagi pengusaha dan peternak babi di Bali. Ini harus dicarikan solusi,
SATYAGRAHA – Senator Dr. Arya Wedakarna (AWK) saat hadir di Festival Kerambitan Tabanan dan Festival Garam Amed di Karangasem. bagaimana ekonomi Pancasila di Bali bisa berjalan dengan baik. Kerambitan sebagai pusat kuliner khas Bali harus terus bertahan dan terus eksis. Saya puji bagaimana Festival Kerambitan ini membawa dampak positif bagi pengusaha Hindu di Kerambitan. Ngiring mabelanja ring warung Sukla, warung sane madaging plangkiran lan warung krama Bali,’’ ajak AWK. Hal senada juga diungkapkan AWK saat hadir memenuhi undangan Panitia Amed Salt Festival 2019 di Abang, Karangasem. Dalam acara yang dihadiri Badan Ekonomi Kreatif dan Tim Ahli Kementerian Pertanian ini, Senator AWK menyampaikan dukungannya kepada Amed untuk bisa menjadi sentra industri garam terbaik. Tidak saja di Bali, tetapi juga di Republik Indonesia. ‘’Angayubagia, garam Amed ini menjadi satu-satunya garam di Indonesia yang memperoleh sertifikat indikasi geografis (IG) sesuai amanat UU. Dengan adanya status IG ini, maka garam Amed sudah termasuk kelas premium dengan kualitas yang terbaik. Jadi jangan pernah merasa kehilangan segmen
karena sekarang semakin banyak orang kaya, kaum the have, wisatawan berkualitas membutuhkan asupan makanan bergizi. Semakin tinggi standar kesehatan seseorang, maka mereka akan mengejar makanan berkualitas. Terima kasih dari Kementerian sudah membantu memberikan pinjaman lunak, dan akhirnya organisasi atau kelompok tani ini memiliki workshop, gedung display dan kantor yang layak. Hebat, saya tidak menyangka akan serapi dan sebagus ini. Hebat! Berikutnya garam Kusamba, Klungkung harus didukung. This is Satygaraha,’’ tegas AWK. Saat di Amed, I Nengah Suanda (Ketua Kelompok) mengajak AWK berkeliling ke Amed Salt Center dan melihat produksi garam yang unik dari pinggir pantai hingga proses pengeringan. Uniknya proses pengeringan air laut menjadi garam menggunakan batang kelapa. Selain itu pada saat zaman Kerajaan Karangasem, raja saat itu meminta kepada Desa Amed untuk membayar upeti dengan garam karena kualitasnya yang sangat baik. (ad689)
Pembawa Senpi Rakitan Diadili Denpasar (Bali Post) Fardiansyah (26), pria kelahiran Talabiu, Rabu (23/10) kemarin diadili di PN Denpasar. JPU I Nyoman Triarta Kurniawan dalam surat dakwaannya menyatakan terdakwa diadili atas kasus senjata api (senpi) rakitan jenis pistol. Jaksa dari Kejari Badung itu menjelaskan kasus ini terjadi pada 28 Juli 2019 sekitar pukul 01.00 Wita. Saat itu, di Jalan Bhineka Jati Jaya XI Gang Turi, Kuta, ada seorang saksi Marianus Jamput alias Rian sedang minum-minum. Tak berselang lama datang seseorang yang tidak dikenal dan parkir di dekatnya. Saksi pun minta supaya dia parkir kendaraannya dengan baik. Selanjutnya datang pengendara motor lain yang juga tidak kenal sembari mengatakan, ‘’Ah orang ini minumnya sudah tadi.’’ Rian pun tidak terima dengan perkataan orang tersebut dan sempat terjadi cekcok. Saat itu, terdakwa Fardiansyah datang dan memeluk Rian. Sesaat kemudian, terdakwa melepas rangkulannya. Saat
itu kembali datang saksi lain Sumarlin dan mendekati Rian supaya tidak ribut. Saat itulah, Fardiansyah menodongkan senjata pistol ke arah Rian. Lalu Rian membalikkan badannya berharap Fardiansyah tidak menembakkan senjatanya. Pistol itu pun tidak jadi ditembakkan, namun terdakwa malah kabur. Saksi Rian mengejarnya hingga baju terdakwa dapat ditarik dan terjatuh. Akibatnya pistol tersebut meletus. Namun saksi tidak mengetahui arahnya ke mana. Pistol itu coba direbut dengan cara diinjak. Terjadinya keributan itu, terdakwa pun ditangkap polisi. Setelah diproses, terdakwa diadili. Terdakwa mengaku mendapatkan senpi itu dengan cara membeli seharga Rp 500 ribu dengan tiga butir peluru kepada seseorang bernama Hama Jara. Dia membelinya di NTB, lalu dibawa ke Bali dengan cara disembunyikan dalam karung beras. Kini, Fardiansyah harus mempertanggungjawabkan perbutannya di depan hukum. (kmb37)
Penyelundup Bibit Lobster Dituntut Satu Tahun
Denpasar (Bali Post) Penyelundup bibit lobster, terdakwa Agus Tri Haryanto (36) asal Wonogiri dan Eko Rizky Andika (26) asal Pejarakan, Buleleng, Rabu (23/10) kemarin dituntut satu tahun penjara. JPU Assri Susantina di hadapan majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi menyatakan kedua terdakwa ini telah secara bersama-sama dengan segaja mengedarakan, mengeluarkan atau memelihara ikan yang merugikan masyarakat, pembudidayaan ikan, sumber daya ikan ke dalam atau keluar wilayah pengelolaan perikanan RI. Dalam kasus ini, jaksa menjerat terdakwa dengan Pasal 88 jo Pasal 16 ayat (1) UU RI No. 45/2009 tentang perubahan atas UU No.31/2004 tentang Perikanan jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Atas tuntutan itu, terdakwa meminta keringanan hukuman. Sebelumnya, mereka diadili kasus 110 bibit lobster yang harganya mencapai Rp 95 juta. JPU Assri Susantina dalam surat dakwaannya menyatakan
pada 6 September 2019, terdakwa Agus Tri Haryanto memesan bibit lobster kepada Johan (belum ditangkap). Agus memesan sebanyak 110 ekor dengan harga Rp 95 juta. Pada 8 September, Johan meminta terdakwa Eko Rizky Andika untuk mengambil bibit lobster di Padanggalak, Denpasar Timur. Pasalnya, Johan mendatangkan lobster itu dari Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan menggunakan kapal cepat. Namun oleh kapal, ternyata diturunkan di perairan Taman Ujung, Karangasem. Lalu dengan menggunakan mobil boks, bibit lobster itu dibawa ke Padanggalak, Denpasar. Setibanya di Padanggalak, oleh terdakwa Eko disepakati bertemu di penginapan Sayang Residence, Jalan Bedugul, Sidakarya. Di sana, Eko, Agus dan Johan bertemu. Setelah transaksi dan Johan meninggalkan penginapan, polisi datang dan menangkap Eko dan Agus. Hasil pemeriksaan, Agus berencana menjual bibit lobster itu ke Vietnam. Pola pengirimannya dengan jasa paketan barang. (kmb37)
Bali Post/jay
OPERASI ZEBRA - Sejumlah personel Ditlantas Polda Bali, Rabu (23/10) kemarin, menggelar Operasi Zebra Agung 2019 di Jalan W.R. Supratman, tepatnya di depan Mapolda Bali. Hari pertama menggelar razia kendaraan bermotor, petugas melakukan penindakan tilang sebanyak 56. Puluhan tilang itu lantaran tidak membawa STNK, SIM, tanpa helm dan melanggar rambu-rambu.
Cegah Lakalantas, Pengendara Diimbau Patuhi Aturan Mangupura (Bali Post) Hasil evaluasi jumlah kasus dan korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di wilayah Polres Badung menunjukkan adanya peningkatan. Jumlah pelanggaran lalu lintas selama Operasi Zebra Agung tahun 2017 sebanyak 13.877 dan tahun 2018 berjumlah 15.995 penindakan atau meningkat sebanyak 2.118 kasus. Sementara jumlah lakalantas selama Operasi Zebra tahun 2017 sejumlah 41 kejadian dan tahun 2018 sebanyak 69 kasus. Korban meninggal dunia tahun 2017 sejumlah 17 orang dan tahun 2018 sebanyak 19 orang. Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta didampingi Kasatlantas Iptu Debi Wiharjayadi usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra Agung 2019 di GOR Mengwi, Rabu (23/10) kemarin, menyampaikan, Operasi Zebra Agung digelar 23 Oktober hingga 5 November 2019. Kegiatan ini dilaksanakan rutin setiap tahun. Dijelaskannya, operasi cipta kondisi di bidang lalu lintas dilaksanakan oleh fungsi lantas sebagai pelaksana utama. Selain itu, melibatkan fungsi opsnal lainnya yang merupakan pendukung dan pengawas dalam rangka mengantisipasi berbagai bentuk ancaman yang ada di jalan baik berupa ambang gangguan, potensi gangguan dan gangguan nyata di bidang lalu
lintas. Tujuannya, mewujudkan kamseltibcarlantas. ‘’Perbandingan hasil selama pelaksanaan Operasi Zebra Agung tahun 2017 dengan 2018 rata-rata mengalami kenaikan baik secara kuantitas maupun secara kualitas. Maka dari itu diharapkan pada pelaksanaan Operasi Zebra Agung tahun ini dapat ditekan atau diturunkan minimal mencapai 60 persen hingga 80 persen pada semua lokasi atau tempat,’’ tegasnya. AKBP Yudith mengungkapkan, sasaran yang dijadikan target operasi yaitu menyasar jenis dan bentuk pelanggaran lalul lintas baik pada jalur black spot dan trouble spot dengan menindak pengendara yang melanggar aturan berlalu lintas. Ada delapan poin yang disasar pada operasi ini yaitu pengendara tidak memiliki SIM, tidak membawa STNK atau surat lainnya, melawan arus, menggunakan lampu strobo atau sirine yang tidak sesuai dengan peruntukannya, mengonsumsi alkohol yang menyebabkan mabuk, tidak menggunakan sabuk keselamatan, tidak mengenakan helm SNI dan kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis serta layak jalan, dan pelanggaran lain yang berpotensi menyebabkan lakalantas. Sementara itu, Kasatlantas Iptu Debi Wiharjayadi menambahkan, operasi ini digelar untuk menekan angka lakalantas. ‘’Untuk wilayah
kami (Polres Badung - red) titik rawan ada di Simpang Lukluk, Abianbase dan Kuta Utara. Orang asing mengendarai kendaraan juga kami sasar,’’ tegasnya. Sepekan sebelum operasi, lanjut mantan Kanitlaka Satlantas Polresta Denpasar ini, pihaknya sudah melakukan sosialisasi di tempat wisata dan media massa. Khusus pengendara orang asing melanggar lalin, pihaknya akan melakukan penindakan. ‘’Kita lihat secara kasat mata dulu. Kalau ditemukan pelanggaran pasti
ditindak,’’ ungkap Debi. Ia mengimbau pengguna jalan supaya mematuhi aturan lalin, jangan saat ada operasi saja. Selain itu, pengendara motor khususnya diminta membiasakan mengecek kondisi kendaraan, surat-surat kendaraan dan mengenakan helm SNI. ‘’Untuk anak di bawah umur mengendarai kendaraan, kami sudah antisipasi dan lebih menekankan kegiatan sosialisasi atau pendidikan masyarakat ke SMP dan SMA,’’ ujarnya. (kmb36)
Bali Post/ist
OPERASI ZEBRA - Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta menyematkan pita pertanda dimulai Operasi Zebra Agung 2019.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Kamis Paing, 24 Oktober 2019
BPBD Distribusikan 15.000 Liter Air Bersih ke Pangkung Paruk
Singaraja (Bali Post) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Markas Cabang Palang Merah Indonesia (PMI) Buleleng mengirim bantuan air bersih dengan mobil tangki ke Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt, Rabu (23/10) kemarin. Sebanyak 15.000 liter air bersih didistribusikan untuk warga yang mengalami krisis air bersih di desa tersebut. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Ida Bagus Suadnyana didampingi Kepala Bidang (Kabid) Darurat dan Logistik Wayan Suala Arsa Yasa mengatakan pihaknya baru menerima permohonan bantuan air bersih untuk warga. Pada pengiriman pertama, BPBD menyalurkan 15.000 liter air bersih. Ribuan liter air ini, selain mengisi bak resevoar di desa setempat, personel siaga bencana juga melayani pembagian air bersih yang ditampung warga. ‘’Hari pertama kami distribusikan air bersih dengan tiga armada mobil tangki dan selanjutnya kami akan kordinasi dengan aparat desa setempat,’’ katanya. Sementara itu, Perbekel Desa Pangkung Paruk Ketut Sudiarsana mengatakan, air bersih bantuan BPBD dan PMI ini dinilai sangat meringankan warganya untuk mendapat pasokan air untuk minum, memasak, dan Mandi Cuci dan Kakus (MCK). Selama debit air di wilayah Yeh Selem mengecil karena kemarau, pemerintah desa menambah pasokan air
bersih dari sumur bor atau sumur dangkal di beberapa lokasi di desanya. Hanya, karena debitnya juga kecil, sehingga tambahan pasokan air tersebut hanya cukup dialirkan sampai di beberapa lokasi keran umum di desanya. ‘’Kami sudah sedot air sumur yang ada di desa untuk nambah pasokan air, namun hanya bisa sampai di keran saja. Sekarang tambahan dari BPBD dan PMI ini bisa membantu warga kami,’’ katanya. Di sisi lain, Sudiarsana mengatakan jaringan pipa dari sumber mata air di wilayah hutan akan diawasi ketat oleh aparat desa bersama personel Babinkamtibmas dan Babinsa. Ini karena ada oknum warga yang diduga mengalirkan air di hulu. Oknum warga itu mengalirkan air memakai pipa. Dari penelusuran, ditemukan delapan pipa dengan ukuran yang sama, sehingga praktis aliran air dari sumbernya itu lebih besar mengalir ke pipa yang dipasang oknum warga tersebut. Saat ini sambungan pipa liar itu sudah diputus, sehingga tidak menambah parah krisis air bersih yang terjadi. Menghindari ada oknum warga yang kembali mengambil air tanpa izin itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan petugas Bhabinkamtibmas untuk melakukan proses hukum agar memberikan efek jera. Sebab, dengan pengambilan air di hulu tersebut merugikan banyak warga yang mengalami krisis air bersih. (kmb38)
KKL Sespimmen Polri Dalami OA yang Terlibat Tindak Pidana di Bali Denpasar (Bali Post) Peserta Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sespimmen Polri ke-59 tahun 2019 berkunjung ke Mapolresta Denpasar, Senin (21/10) lalu. Kegiatan tersebut berlangsung dari 21-24 Oktober 2019. Peserta KKL mendalami banyak hal, di antaranya orang asing (OA) yang terlibat tindak pidana di Bali. Kunjungan Tim KKL ini dipimpin Kepala Sespim Lemdiklat Polri Irjen Pol. Prasta Wahyu Hidayat didampingi Widya Iswara Sespim Polri Brigjen Pol. Drs. I Gd. Alit Widana. Rombongan dari Lemdiklat Polri ini diterima Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan. Kapolresta Ruddi mengatakan kunjungan peserta KKL tersebut bertujuan mengukur kinerja Polri di lapangan. Selain itu, personel Polri itu melaksanakan peneli-
tian terhadap forkominda, tokoh adat, agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan LSM se-Kota Denpasar. Penelitian tersebut terkait tindak pidana yang ditangani Polresta dan juga tren kriminal di wilayah Denpasar. ‘’Kami berharap dengan kedatangan peserta KKL ini dapat memberi masukan dan saran personel Polri, khususnya Polresta Denpasar agar lebih maksimal saat melayani masyarakat,’’ ujar Kombes Ruddi. Selain Polresta, Tim Sespimmen Polri juga berkunjung ke Kantor DPRD Kota Denpasar, Selasa (22/10) lalu. Tim tersebut diterima Kabag Pemerintahan I Ketut Gede Gunawan dan Kabag Keuangan I Made Raka. Dalam kesempatan tersebut, peserta KKL membahas masalah tindak pidana yang dilakukan orang asing di wilayah Denpasar. (kmb36)
OPERASI - Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Wayan Sunartha menyematkan pita pertanda dimulainya Operasi Zebra Agung 2019.
Bali Post/ist
Polda Bali Gelar Operasi Zebra Agung 2019
Denpasar (Bali Post) Guna mewujudkan cipta kondisi (cipkon) kamseltibcar lalu lintas pascapelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Polda Bali menggelar Operasi Zebra Agung 2019. Operasi tersebut dimulai dari 23 Oktober - 5 Nopember 2019 mendatang. Apel
gelar pasukan dilaksanakan di Lapangan Iptu Sutarjo Mako Brimob Tohpati, Denpasar Timur, Rabu (23/10) kemarin. Apel tersebut diikuti ratusan personel. Sebagai inspektur upacara yakni Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Wayan Sunartha. Dalam sambutan-
nya, Wakapolda mengatakan Operasi Zebra Agung digelar tiap tahun. Kali ini dilaksanakan bertepatan dengan pascapelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode tahun 2019-2024. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan operasi cipkon bidang lalu lintas yang
dilaksanakan oleh fungsi lalu lintas sebagai pelaksana utama. Operasi ini juga melibatkan fungsi opsnal lainnya yang merupakan pendukung dan pengawas dalam rangka mengantisipasi berbagai bentuk ancaman yang ada di jalan, baik berupa ambang gangguan, potensi gangguan
dan gangguan nyata. Dalam gelar pasukan tersebut, selain jajaran Lalu Lintas, juga melibatkan anggota Dishub Bali dan TNI. Dimulainya operasi tersebut ditandai pemasangan pita kepada perwakilan yang ditunjuk Wakapolda Bali. (kmb36)
37 dolar Amerika. Juga Banisteriopsis caapi 30x Yello Ecuador sebanyak 200 gram dengan harga 160 dolar Amerika. Terdakwa melakukan pembayaran dengan menggunakan kartu kredit miliknya. Kemudian barang yang dipesannya sampai di Kantor Pos Cabang Renon. Petugas Bea dan Cukai yang bertugas di sana melakukan pemeriksaan terhadap barang kiriman dari Belanda itu. Kiriman itu adalah 1 kotak kardus bertuliskan From Kampshoff Cancultancy Nieuweweg 5b 2033 DK Harleem The Netherlands dengan karal nomor: RN42589099NL. Namun tidak tertera nama penerima. Hanya tertera ala-
mat di Jalan Pura Batu Pageh Bali. ‘’Petugas Bea dan Cukai curiga, lalu berkoordinasi dengan petugas kepolisian,’’ jelas jaksa. Kemudian terdakwa mengambil paket tersebut. Saat itu petugas juga melakukan penangkapan dan pemeriksaan. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap paket itu, terdapat satu plastik tertempel tulisan Mimosa Hostilis Hidden Valley 200 gr berisi potongan batang tanaman berwarna ungu mengandung sediaan narkotik jenis N, N-Dimethyltryptamine (DMT) seberat 200 gram netto. Terdakwa mengakui paket itu adalah miliknya. (kmb37)
Terlibat Narkotika, Turis Rusia Divonis Tujuh Tahun Penjara
Denpasar (Bali Post) -
Masih ingat kasus turis asal Rusia yang kabur dari tahanan Polda Bali. Dia adalah terdakwa Andrei Spiridonov (36). Pada Rabu (23/10) kemarin, terdakwa yang terlibat kasus narkoba ini menjalani sidang vonis di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Dalam sidang tersebut, terdakwa akhirnya divonis tujuh tahun penjara dan denda Rp 800 juta. Majelis hakim pimpinan Dewa Budi Watsara menyatakan terdakwa yang berprofesi sebagai kosultan psikolog ini bersalah menguasai atau menyediakan narkotika golongan I berupa N, N-Dimethyltryptamine (DMT) seberat 200 gram netto. Untuk itu, terdakwa disebut melanggar Pasal 111 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mendengar putusan itu,
terdakwa melalui penerjemahnya, Wayan Ana, masih menyatakan pikir-pikir. Sedangkan jaksa juga mengucapkan hal yang sama. Walau jaksa sebelumnya menuntut terdakwa supaya dijatuhi hukuman 10 tahun dan denda Rp 800 juta, subsider lima bulan penjara. Sebelumnya terdakwa ditangkap pada 23 April 2019 sekitar pukul 10.15 Wita di halaman parkir belakang
Denpasar (Bali Post) Saat ini terjadi kontradiksi kebijakan pemerintah pusat dan daerah soal mengisi kekurangan guru di daerah. Sementara formasi perekrutan CPNS untuk guru tahun ini hanya solusi untuk mengisi kekosongan pensiunan guru. Hal ini diungkapkan pengamat pendidikan Drs. IGN Wirata, M.M., Rabu (23/10) kemarin. Menurut pengurus PGRI Bali ini, pemerintah pusat melarang pemkab mengangkat guru kontrak dengan alasan menghabiskan tenaga guru honorer untuk diangkat menjadi PNS dan P3K (Pegawai Pemeritah dan Perjanjian Kerja). Sementara guru negeri yang bertugas di swasta tak boleh ditarik ke negeri. Hal ini dia sebut terjadi kevakuman dalam pengadaan guru. Kontradiktif lainnya adalah ketika akan merekrut
guru honorer, mereka mesti memenuhi standar nilai minimal 7,9. Jika berisi syarat lagi, kata Wirata yang juga Kepala SMK PGRI 1 Denpasar ini, sama saja tidak ikhlas menuntaskan guru honorer menjadi PNS. Pemkab dan Pemkot dilarang megangkat guru kontrak, sementara sekolah negeri yang baru banyak didirikan. Di sinilah, katanya, tak nyambungnya. Lebih baik pemerintah jangan membangun sekolah negeri dulu agar tak membebani APBD/ APBN. Lebih baik anggaran itu dimanfaatkan untuk mengangkat lebih banyak guru di daerah. Wirata menilai sebaiknya tunda dulu pembangunan sekolah negeri baru, sekolah swasta diberdayakan. Sebab, sekolah baru memerlukan guru banyak, sementara hak untuk
IGN Wirata
I Gede Wenten Aryasuda
mengangkat guru kontrak dilarang. ‘’Pemerintah jangan percaya diri membuat gedung saja, sementara pengadaan gurunya tak pernah diperhatikan,’’ tegasnya.
Kondisi ini juga dibenarkan Ketua PGRI Bali Dr. I Gede Wenten Aryasuda. Formasi perekrutan CPNS tenaga kependidikan 2019, katanya, hanya untuk menu-
kecilnya penjaminan atau yang disebut dengan istilah gearing ratio sesuai ketentuan OJK. Saat bertemu dengan Gubernur Bali Wayan Koster, Rabu kemarin, juga sudah menyinggung hal itu. Gubernur dikatakan sudah membicarakannya dengan OPD terkait seperti Bappeda Litbang dan Biro Ekonomi untuk menambah modal penyertaan di Jamkrida sebesar Rp 10 miliar. ‘’Jadi, kita sangat senang bisa ditambah. Senang dalam arti bahwa kita bisa memperbesar kapasitas penjaminan,’’ jelasnya. Selain Pemprov, lanjut Widiana Karya, kabupaten/ kota lain juga diharapkan menambah penyertaan modal di Jamkrida. Terutama dari Kota Denpasar, karena penjaminan terbanyak ada di Ibu Kota Provinsi Bali
itu. Namun yang baru-baru ini menambah modal justru Kabupaten Klungkung, Gianyar, Jembrana dan Tabanan. Secara keseluruhan, penyertaan modal kabupaten/ kota di Bali mencapai Rp 12 miliar. Khusus Kabupaten Gianyar bahkan mau menambah modal lagi sebesar Rp 1 miliar. ‘’Kalau dihitung gearing ratio, lebih besar penjaminan yang kita lakukan dibandingkan modal Gianyar yang disetor ke Jamkrida. Bapak Bupati mungkin sudah melihat banyak UMKM yang sudah dijamin sehingga keputusan beliau modal ditambah,’’ imbuhnya. Widiana Karya menambahkan, Jamkrida sudah menjamin Rp 11,6 triliun plafon kredit sejak berdiri delapan tahun lalu. Sedan-
Kantor Pos Cabang Renon, Jalan Raya Puputan, Renon, Denpasar. Penangkapan terdakwa berawal saat dia memesan barang yakni potongan batang tanaman berwarna ungu yang mengandung sediaan narkotik jenis N, NDimethyltryptamine (DMT). Terdakwa memesan melalui internet di website. Terdakwa membeli Mimosa Hostilis Hidden Valley sebanyak 200 gram seharga
Perekrutan CPNS Belum Mampu Atasi Masalah Kekurangan Guru di Bali
Bali Post/ist
BERKUNJUNG - Kepala Sespim Lemdiklat Polri Irjen Pol. Prasta Wahyu Hidayat didampingi Widya Iswara Sespim Polri Brigjen Pol. Drs. I Gd. Alit Widana saat berkunjung ke Polresta Denpasar.
Simpan SS, Waria Dihukum Empat Tahun Denpasar (Bali Post) Moharja alias Vika, pria berpenampilan perempuan yang kesehariannya bekerja di sebuah salon di Denpasar, kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Rabu (23/10) kemarin. Sidang kali ini merupakan sidang vonis bagi terdakwa. Majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi akhirnya menghukum terdakwa selama empat tahun penjara. Selain dipidana penjara empat tahun, juga didenda Rp 800 juta, subsider tiga bulan kurungan. Vonis itu lebih rendah dari tuntutan JPU I Gede Artana. Sebelumnya jaksa dari Kejati Bali itu menuntut supaya terdakwa dihukum selam 5,5 tahun dan denda Rp 800 juta, subsider empat bulan. Menyikapi putusan itu, jaksa menyatakan pikir-pikir. Sedangkan terdakwa yang berperilaku perempuan (waria) itu langsung menerimanya. Jaksa Artana sebelumnya mengatakan terdakwa diadili kasus metamfetamina seberat 0,31 gram. Awalnya, terdakwa yang sedang mangkal di Jalan
Mahendrata, Denpasar ini untuk mencari pelanggan atau mencari penyuka sesama waria. Saat itu, Ahmad (DPO) yang mengendarai motor menghampiri terdakwa dan mengajak berkencan. Setelah transaksi, Ahmad mengaku tidak punya uang. Akan tetapi, Ahmad akan memberi imbalan kepada terdakwa berupa narkoba jenis sabu-sabu (SS). Tawaran itu pun diterima terdakwa, sehingga mereka pun menuju Salon Viona. Di tempat itu mereka berhubungan badan. Usai bersenggama, Ahmad pulang dan beberapa saat kembali ke salon sekitar pukul 08.00 dengan membawa dua paket SS. Barang haram itu pun diterima terdakwa dan disimpan di dek sepeda motornya. Sialnya, saat di parkiran salon tersebut, terdakwa ini langsung ditangkap polisi. Kemudian dibawa ke kantor polisi dan kasusnya dikembangkan lebih lanjut. Kini atas perbuatannya itu, terdakwa asal Banyuwangi ini dihukum empat tahun penjara. (kmb37)
tupi kekosongan guru di sekolah pengganti guru pensiun. Makanya, dia menegaskan perekrutan CPNS guru belum memecahkan masalah kekurangan guru di Bali. Dia mencatat di Kota Denpasar saja kekurangan 1.500 orang. Belum daerah yang wilayahnya luas seperti Buleleng dan Karangasem. Dengan demikian, jumlah guru di Bali akan stagnan. Kondisi ini, katanya, bertentangan dengan kebijakan pemkab/ pemkot membangun SMP dan SMA/SMK negeri di Bali. Aryasuda memprediksi tiap daerah di Bali kekurangan guru lagi 300. Cara terbaik yang dilakukan yakni mengisi kekurangan dengan mengangkat guru kontrak dan bernegosiasi dengan pusat. Kemudian memberdayakan sekolah dan guru di sekolah swasta. (025)
Pemprov dan Gianyar akan Tambah Modal Jamkrida Denpasar (Bali Post) Pemprov Bali berencana menambah penyertaan modal di PT Jamkrida Bali Mandara dalam RAPBD 2020. Selama ini, Pemprov sudah menyertakan modal sebanyak Rp 120 miliar dan akan menambah Rp 10 miliar lagi. Rencana penambahan ini rupanya tidak lepas dari permohonan yang diajukan Jamkrida. ‘’Memang kita sebelumnya mengajukan permohonan kepada pemegang saham, terutama dari Provinsi Bali,’’ ujar Direktur Utama PT Jamkrida Bali Mandara I Ketut Widiana Karya, Rabu (23/10) kemarin. Menurut Widiana Karya, penambahan modal itu sangat dibutuhkan untuk bisa memperbanyak penjaminan bagi UMKM. Sebab, modal turut menentukan besar-
gkan jumlah nasabah atau UMKM mencapai 222.423 yang sudah dijamin. Kendati demikian, sebetulnya masih banyak UMKM yang belum bisa mengakses kredit bank lantaran belum mempunyai jaminan. Dari data yang ada, Bali tercatat memiliki 350 ribuan UMKM. Jika rencana menambah penyertaan modal dari provinsi sebesar Rp 10 miliar dan Gianyar sebesar Rp 1 miliar disetujui, maka Jamkrida akan memiliki total modal Rp 143 miliar. ‘’Dengan kapasitas sekian, kita bisa memberikan penjaminan 40 kali dari modal itu,’’ tegasnya. Sebelumnya, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra menilai Jamkrida memiliki prospek bisnis yang bagus. Dari tahun ke tahun, devidennya juga terus
meningkat. Dengan tambahan penyertaan modal yang direncanakan Rp 10 miliar, maka Jamkrida akan bisa memberikan jaminan kepada UMKM senilai Rp 400 miliar. ‘’Untuk Jamkrida yang paling penting adalah penjaminan karena Jamkrida ini sebenarnya bukan pure bisnis, tetapi dia memberikan penjaminan kepada UMKM untuk mengembangkan usahanya,’’ ujarnya. Menurut Dewa Indra, semakin banyak UMKM yang bisa diberikan penjaminan tentu akan membuat UMKM semakin berkembang. Imbasnya, perekonomian bergerak dan pertumbuhan ekonomi pun akan semakin baik. Dalam hal ini, kelompok kecilmenengah akan semakin banyak masuk dalam perekonomian daerah. (kmb32)
Kamis Paing, 24 Oktober 2019 Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Menjadi Generasi Paham Budaya CINTAI dan lestarikan budaya leluhurmu. Ya, memang begitulah seharusnya. Bukan karena semata-mata hormat kepada leluhur tetapi sebuah sikap objektif yang mesti ditunjukkan sebagai sebuah apresiasi sebuah cipta karya serta karsa sebuah peradaban. Tidak bisa dimungkiri, tidak bisa dinafikan bahwa jejak sejarah itu, baik yang kini sudah ‘’mati’’ apalagi yang masih the living monument mesti ditempatkan pada sebuah tempat yang sangat istimewa. Tempat itu tiada lain ada di dalam hati setiap masyarakatnya. Tidak ada tempat lain lagi. Dari hati ini, kalau dipelihara dengan baik akan melahirkan sifat serta sikap personal maupun komunal yang sangat santun dan menghargai. Begitulah, fakta yang ada saat ini di Bali. Bagaimana kita melihat masyarakatnya menghargai budaya leluhurnya di tengah gempuran dahsyat peradaban lain. Tidak itu saja, dalam konteks internal, juga muncul sikap-sikap yang justru sebaliknya. Tidak menghargai dan ingin melepas tanggung jawab serta benang merah sebagai pewaris budaya Bali yang sah. Hal ini kalau tidak dipahami serta diresapi secara mendalam, maka lama-kelamaan akan tergerus, hanya tinggal cerita. Budaya hanya sebuah tempelan pada bisnis pariwisata sehingga tidak ada roh atau taksu yang melingkupinya. Semata-mata karena bisnis dan mengejar keuntungan. Tidak ada upaya apresiasi serta preservasi dari banyak pihak. Kalaupun ada, maka porsinya sangat kecil karena masyarakat pendukung budaya asli itu sendiri sudah merasa asing dengan warisan leluhur serta lingkungannya. Itulah sebabnya, pemerintah Bali saat ini melalui Gubernur Wayan Koster gencar melakukan serangkaian gebrakan. Mulai dari penggunaan bahasa dan aksara Bali, pakaian adat, serta beberapa event atau hajatan budaya yang jelas-jelas mengusung nilai kearifan lokal yang sejatinya membuat masyarakat di dunia takjub. Pemanfaatan beberapa panggung atau tempattempat komunitas masyarakat biasanya berkumpul seperti Taman Budaya diberikan ruang gerak kepada para seniman agar leluasa berkarya. Panggung yang sejatinya paling penting dan menjadi tulang punggung adalah balai banjar setempat. Ini merupakan sebuah infrastruktur penguatan budaya Bali. Aktivitas budaya serta keagamaan berlangsung di tempat ini. Dalam konteks budaya, tentu kita sangat senang dan bahagia melihat para generasi muda, sekaa teruna mengadakan latihan menari, menabuh gamelan, belajar tentang sastra dan sebagainya. Ini sebuah aktivitas yang perlu dukungan semua pihak. Pemerintah Bali, pemerintah kabupaten, asosiasi terkait, maupun perusahan pariwisata di Bali seyogianya merogoh kantongnya untuk kegiatan berbasis CSR. Dinamika sebuah kehidupan budaya ini penting dijaga siklusnya. Kalau tidak karena ini, untuk apa sebenarnya turis datang ke Bali? Hanya melihat panorama alam atau mencari pengalaman kekinian dengan mencoba beberapa atraksi artifisial yang sedang ngetren? Apakah hanya untuk update status di media sosial? Tentu tidak. Mereka mencari sebuah pengalaman yang lain daripada yang lain. Sebuah pengalaman yang semua pancaindra dilibatkan termasuk perasaan. Untuk itulah, hanya keluruhan budaya yang mampu menyentuh hati paling dalam. Kalau kuliner hanya sampai di lidah. Keindahan alam hanya sampai di mata. Budaya, pernak-pernik kehidupan manusia Bali yang unik, ini yang mampu menyentuh sanubari dan tidak akan pernah dilupakan.
SURAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Menunggu Kinerja Menteri Saya mungkin salah satu dari jutaan penduduk Indonesia yang menunggu namanama menteri yang akan membantu Presiden Jokowi lima tahun mendatang. Saya senang saja mengetahui jika menteri-menteri yang menjadi tanda tanya sebagian besar penduduk Indonesia. Terus terang, saya juga sempat mencari-cari bocoran nama menteri dari berbagai media, namun penjelasannya itu hanyalah hoax. Kemarin, setelah saya tahu menteri-menteri yang akan membantu presiden, saya juga belum merasa begitu senang. Karena mereka pada tahap awal tentu akan melakukan komunikasi dengan birokrasi yang telah bertahun-tahun menjalankan pemerintahan. Mereka akan tak bisa langsung bekerja. Bisa saja menterinya visioner namun aturan administrasi dan birokrasinya yang masih model lama tetap akan membuat para menteri tersandera. Kalau mau berbenah, saya pikir harus ada terobosan revolusioner. Menteri harus mendobrak rutinitas. Risikonya terjerat aturan hukum dan penjara bisa menanti. Yang pasti, figur menteri mungkin memang banyak yang sudah populer, namun jebakan birokrasi bisa menjadi hambatan serius. Mudahan-mudahan saja pembantu Presiden Jokowi bisa bekerja cepat bukan malah sibuk dengan urusan internal. Yang jelas, kita menunggu kinerja para menteri. Jika memungkinkan, mereka mesti langsung bekerja. I Wayan Arsana Gianyar, Bali
Pemuda sebagai Agen Promosi Budaya Bali Pemuda, menurut UU No. 40 Tahun 2009 merupakan warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 (enam belas) sampai 30 tahun. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali tahun 2018, sekitar 23,18 persen dari total penduduk Bali merupakan pemuda. Pemuda memiliki peranan sangat penting bagi pembangunan nasional, karena pemuda merupakan ujung tombak dari keberhasilan pembangunan. Para pemuda memiliki masa depan yang masih panjang, dan nantinya menjadi pemimpin pada masa yang akan datang. Sebagai generasi penerus bangsa, banyak tugas berat yang menanti para pemuda Bali untuk memajukan pembangunan nasional dan daerah. Mengkhusus kepada pembangunan daerah Bali, pariwisata merupakan salah satu penyumbang terbesar untuk PDRB Bali. Salah satu pengembangan di sektor pariwisata adalah dengan melestarikan kebudayaan yang ada di masyarakat Bali.
Oleh Putu Yuni Setyawati, S.ST.
B
ali merupakan salah satu destinasi wisata dunia yang kental dengan budaya. Bahkan, budaya Bali menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, kedatangan wisatawan mancanegara ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai, Bali pada tahun 2018 mencapai 59,77 persen dari total wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia melalui jalur udara. Hal ini menandakan, sebagian besar wisatawan mancanegara yang ke Indonesia berkunjung ke Pulau Bali. Menurut Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace, dalam artikel yang berjudul “Wisata Budaya Bali Memudar, Ini 3 Penyebabnya”, menyatakan bahwa sekitar 50-65 persen tujuan
wisatawan ke Bali karena budayanya. Budaya Bali yang terdiri dari berbagai macam kesenian, mulai dari seni tari, seni gamelan, maupun adat istiadat masyarakatnya sangat unik dan menarik. Namun, seiring dengan semakin majunya perkembangan zaman, pelestarian budaya Bali menghadapi tantangan yang semakin berat. Dengan perkembangan teknologi, masuknya budaya luar bisa saja mengancam keberlangsungan kebudayaan asli Bali. Pada era Revolusi Industri 4.0 seperti sekarang ini, pola hidup masyarakat, terutama generasi muda cenderung mengalami perubahan. Zaman dahulu, pertunjukan tari yang ada di pura maupun yang ada di gedung-gedung kesenian sangat ramai pengunjung. Sementara pada masa sekarang, pertunjukan tari sangat jarang disaksikan. Salah satu penyebabnya adalah lelah bekerja, lelah bersekolah dan les, dan tidak ada waktu untuk menyaksikan
pertunjukan tari karena telah tersita oleh berbagai kegiatan yang semakin padat. Para pekerja seni seni pun tidak banyak yang menjadikan keahlian seni mereka sebagai mata pencaharian utama karena pendapatannya kurang menjanjikan. Di balik itu semua, masih banyak generasi muda yang peduli dan bangga dengan kebudayaan Bali. Bahkan, membawa kebudayaan Bali sampai ke luar negeri. Menurut Wakil Duta Besar Amerika di Jakarta, Heather Variava, dalam penutupan program pelatihan The 2019 YSEALI yang diikuti 55 pemuda ASEAN plus Timor Leste di Kuta, Bali merupakan contoh bagi para pemuda ASEAN yang ikut program The 2019 YSEALI, 24-2 Maret 2019 di Ubud, Kabupaten Gianyar karena banyak inisiatif dan aksi peduli lingkungan yang konkret oleh para pengusaha dan aktivis LSM. Peranan pemuda dalam ke-
Info Singaraja FM infosingarajafm
sudah merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya. Siapa lagi yang akan peduli terhadap budaya kita kalau bukan kita sendiri. Penulis, staf BPS Kabupaten Tabanan
POJOK
Kabinet Indonesia Maju, mewujudkan Indonesia baru. - Jaya Indonesia. ***
Lantik menteri, Jokowi sampaikan tujuh perintah. - Kerja ikhlas dan jujur. ***
Ditunjuk sebagai Menteri PPPA, Gusti Ayu Bintang Darmawati siap majukan perempuan Indonesia. - Selamatkan ibu dan anak bangsa.
Warung Global
081933004217
Perlu Ada Pergub Soal Makanan Lokal Masuk Hotel
Soroti Pipa Bocor dan Galian di Jalan LANGKAH BNNK melakukan tes urine di sejumlah instansi mendapat pujian para pengopini Suara Buleleng di Radio Singaraja FM. Selain tes urine, mereka juga menyoroti soal adanya galian pipa PDAM. Berikut rangkumannya. Gung De yang beralamat di Jalan Ngurah Rai menyatakan salut dengan kinerja BNNK Buleleng yang telah melakukan tes urine pada pihak ASN di Pemkab Buleleng. Menurutnya, hal itu memang harus dilakukan untuk mendeteksi siapa pengguna narkoba. Hal tersebut bisa menekan penggunaan narkoba di kalangan warga masyarakat dan perlu terus dilakukan untuk menyelamatkan generasi muda kita dari penggunaan narkoba. Gamaarta dari Pemaroan, Patemon mengingatkan pada warga yang menggunakan jalur jalan dari arah Desa Lokapaksa menuju SMK yang ada di Desa Lokapaksa, agar lebih berhati-hati melalui jalur jalan tersebut. Mengingat adanya galian untuk pemasangan pipa air minum. Warga diminta berhati-hati melewati jalur tersebut, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan demi kebaikan kita semua. Papa Dimas di Pancoran juga berharap kepada pihak terkait
budayaan dibagi menjadi tiga bagian, yaitu pelaku budaya, penikmat budaya, dan penjaga nilai budaya. Masing-masing pemuda memiliki kapasitas yang berbeda dalam melestarikan budaya Bali. Setiap komponen pemuda inilah yang diharapkan mampu melestarikan, bahkan mengembangkan kebudayaan Bali ke arah yang lebih baik. Para pemuda diharapkan mampu menyaring arus-arus globalilasi yang tidak sesuai dengan kebudayaan Bali. Semangat para generasi muda untuk melestarikan kebudayaan Bali perlu ditingkatkan agar jangan ada anggapan bahwa budaya Bali itu kuno dan ketinggalan zaman. Inilah tantangan para generasi muda zaman now. Bagaimana generasi muda mampu menjadi pelaku budaya yang bisa mengembangkan kebudayaan agar menjadi lebih modern tanpa meninggalkan kesakralan dan esensi budaya itu sendiri. Bagaimana generasi muda menjadi agen promosi budaya dengan berbagai kemajuan teknologi yang dikuasai. Hanya dengan menggunakan gawai atau gadget, para pemuda sudah bisa berperan aktif untuk memajukan kebudayaan Bali, salah satunya dengan membagikan kontenkonten kebudayaan di akun media sosial masing-masing. Dengan demikian, kebudayaan Bali bukan hanya semakin eksis di kalangan masyarakat Bali, namun juga di kalangan masyarakat Indonesia, bahkan dunia. Mengadakan berbagai event lokal maupun internasional, maupun sekadar menjadi penonton yang turut meramaikan event tersebut
agar lebih memperhatikan jalur jalan di depan Hardys di Seririt demi keselamatan pengguna jalan. Apalagi bocornya pipa air minum yang sampai saat ini belum diatasi sehingga sangat mengganggu pengguna jalan. Demi menjaga keselamatan pengguna jalan, aparat terkait agar cepat melakukan perbaikan. Juga soal jalur Jalan Durian di wilayah Pasar Anyar yang sangat sempit akibatnya dimanfaatkan oleh pedagang maupun untuk parkir sepeda motor. Untuk itu agar lebih diprhatikan dan ditata agar lebih tertib. Sementara itu, Nang Mologan di Mayong mengucapkan selamat atas dilantiknya para menteri semoga mampu memberikan kemajuan bagi Indonesia. Demikian juga para menteri mampu memberikan jaminan kepada Presiden untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih baik dan sejahtera, aman dan damai selamanya. (mud)
PARIWISATA Bali belum memberi manfaat maksimal pada warganya. Karenanya, ada usulan agar panganan lokal masuk hotel. Sehingga secara ekonomi, kehadiran hotel memberi dampak pada warga lokal. Berikut rangkuman penadapat pengopini Warung Global, Rabu (23/10) kemarin. Bu Fera di Tabanan mengharapkan pemerintah bersinergi dengan hotel dan restoran untuk memajukan makanan lokal. Masyarakat lokal agar diberdayakan sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terwujud melalui pemanfaatan makanan lokal. Budiada di Tabanan mengatakan, suatu bisnis makanan lokal harus dilakukan berkesinambungan dan diangkat nilainya. Perlu ada dorongan agar ekonomi masyarakat dapat tumbuh, yakni membutuhkan keberpihakan dari pemerintah dalam hal permodalan dan pemasaran. Hal ini bisa dilakukan kerja sama dengan hotel. Selain itu makanan yang disajikan harus mempunyai kualitas yang baik dan penyajiannya seperti di hotel, sehingga wisatawan mau mencicipi dan menikmatinya. Bu Ayu di Petang menyatakan pemerintah harus memberikan edukasi kepada masyarakat agar membuat makanan bermutu dan sesuai dengan selera wisatawan. Kuantitas yang memadai dan kualitas yang memenuhi tuntutan pasar dengan sendirinya akan membawa produk makanan lokal mampu bersaing. Veteran di Kintamani juga mengingatkan perlunya sinergi antara pemerintah, penyedia makanan lokal dan pengelola hotel. Dalam festival diikutsertakan pihak hotel, sehingga
produk makanan lokal bisa diperkenalkan kepada wisatawan. Makanan harus memenuhi kriteria higienis serta kandungan gizi yang diinginkan wisatawan. Masih banyak hal yang mesti dilakukan agar hal ini dapat terlaksana. Werda di Tegallalang menyatakan bagus tetapi tidak bisa dilihat dari satu sisi saja. Apakah hotel mau membuka diri? Diperlukan Pergub agar makanan lokal bisa diterima oleh hotel. Sebelum didorong, kita harus berbenah terhadap kualitas, higienitas, kesehatan dan tampilan produk makanan lokal. Kalau sudah ada Pergub, bila ada pihak hotel yang tidak mau menerima produk makanan lokal yang sudah memenuhi standar, maka hotel tersebut harus diberi sanksi. Perlu keseriusan pemerintah, jangan hanya sebatas wacana. Sudana di Tabanan menilai upaya untuk menggerakkan sektor ekonomi memerlukan sinergi dari semua pihak pelaku ekonomi. Salah satunya melibatkan para pelaku industri dan masyarakat lokal. Sinergi ini akan mendorong makanan lokal berkembang untuk mendapatkan nilai tambah yang lebih besar. Diperlukan pendampingan dan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dalam pembuatan makanan lokal agar higienis dan dapat bersaing dengan hotel dan restoran. (dika)
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata, Nyoman Winata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya, Ketut Winata, Wira Sanjiwani. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Kamis Paing, 24 Oktober 2019
Pengolahan Limbah B3 Medis
BRSU Tabanan Anggarkan Rp 1,3 Miliar Tabanan (Bali Post) -
Guna memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, rumah sakit tidak lepas dari limbah medis baik cair maupun padat. Dulu, pengolahan limbah B3 medis menggunakan incenerator. Namun, pemerintah saat ini tidak memperbolehkan layanan kesehatan baik rumah sakit maupun puskesmas untuk mengelola limbah medis padatnya secara mandiri.
Bali Post/san
IPAL - IPAL BRSU Tabanan. Hasil olahan limbah cair sebagian dipakai untuk menyiram tanaman dan sebagian lainnya dibuang.
Pengoperasian incenerator hanya diperbolehkan untuk daerah industri dan perusahaan yang sudah mengantongi izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Dirjen Perhubungan Darat. Oleh karena itu, dalam mengelola limbah B3 medis dilakukan kerja sama dengan pihak ketiga dan untuk tahun 2019 ini, BRSU Tabanan menganggarkan sekitar Rp 1,3 miliar dalam hal biaya pengelolaan limbah B3 medis. Kepala Bidang Penunjang Non-Medis BRSU Tabanan dr. Doddy Setiawan, Rabu (23/10) kemarin mengatakan, dalam satu hari, BRSU Tabanan menghasilkan 160 kilogram sampai 170 kilogram limbah B3 medis. Untuk pengolahan limbah B3 medis ini, BRSU Tabanan bekerja sama dengan PT Triata. Pengolahan 1 kilogram limbah B3 medis dikenakan biaya Rp 24.500. ‘’Limbah medis ini diambil
dua hari sekali. Sesuai dengan syarat penyimpanan di mana limbah B3 medis hanya boleh disimpan 2 x 24 jam,’’ ujarnya. Selain limbah B3 medis, BRSU Tabanan juga menghasilkan limbah merkuri seperti lampu dan baterai. Limbah jenis ini juga harus diolah dan tidak boleh dibuang sembarangan. ‘’Untuk mengolah limbah merkuri ini juga kita kerja samakan,’’ ujar Doddy. Limbah merkuri jenis lampu disimpan dalam tong dan satu tong biaya pengolahannya mencapai Rp 3.300.000. Sementara untuk baterai biaya pengolahannya mencapai Rp 5.500.000 per kilogramnya. Pengambilan limbah merkuri, kata Doddy, dilakukan sebelum 90 hari. ‘’Sesuai syarat penyimpanannya di mana limbah merkuri tidak boleh lebih dari tiga bulan. Jadi, biasanya diambil pihak ketiga sebelum 90
hari. Terkadang untuk limbah merkuri jenis lampu tidak sampai satu tong,’’ jelasnya. Selain limbah B3 medis, BRSU Tabanan juga menghasilkan limbah medis cair. Dalam mengelola limbah medis cair ini, BRSU Tabanan telah memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Rata-rata dalam sehari, BRSU Tabanan menghasilkan 400 liter limbah cair. Hasil olahan limbah cair sebagian dipakai untuk menyiram tanaman dan taman di BRSU Tabanan sementara ada yang dibuang ke lingkungan. Menurut Doddy, kualitas hasil akhir pengolahan limbah cair BRSU Tabanan aman dan selalu rutin diperiksa. Karena sudah memiliki izin lengkap, hasil pengolahan limbah ini bisa digunakan untuk menyiram tanaman di lingkungan BRSU. ‘’Untuk indikator digunakan kolam ikan,’’ ujarnya. (san)
dugaan penyalahgunaan uang nasabah LPD Desa Adat Sunantaya. Saat ini Sukerta dititipkan di Lapas Kelas II B Tabanan. Kerugian akibat kasus korupsi uang nasabah ini mencapai Rp 1,2 miliar. Kasipidus Kejari Tabanan Dedy Irawan mengatakan, kejaksaan resmi melakukan penahanan terhadap I Gede Ketut Sukerta atas penyalahgunaan kewenangan yang mengakibatkan kerugian negara. ‘’Setelah dilimpahkan tahap II, hari ini (kemarin - red) kita lakukan penahanan,’’ ujarnya. Ia menjelaskan, kasus ini muncul tahun 2017 ketika banyak nasabah LPD Desa Adat Sunantaya mengeluh tidak bisa menarik tabungan. Kejari Tabanan kemudian melakukan penyelidikan. Hasil penghitungan dengan Inspektorat, ditemukan penyimpangan Rp 1,2 miliar. Uang tersebut, menurut Dedy, digunakan
Ketua LPD secara pribadi untuk membeli rumah yang kini sudah terjual dan biaya asuransi. ‘’Modusnya dari kasus ini adalah pinjaman kredit atas nama I Gede Ketut Sukerta tetapi penarikannya tanpa pembukuan jelas alias penarikan fiktif. Tidak ada pengembalian kredit juga,’’ tegasnya. Pada kasus ini, satusatunya yang bertanggung jawab adalah Sukerta. Dengan bukti-bukti yang ada, Sukerta langsung ditahan selama 20 hari ke depan dan Kejari akan melakukan percepatan administrasi pelimpahan sehingga sidang bisa segera dilangsungkan. ‘’Persidangan akan dilakukan di Pengadilan Tipikor Denpasar,’’ ujarnya. Sukerta melanggar pasal 2 subsider 3 UUD Pidana Korupsi dengan ancaman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara. (kmb24)
Kasus Penyalahgunaan Dana Nasabah Panitia Pilkel Ramai-ramai Mantan Ketua LPD Sunantaya Ditahan Pinjam Bilik Suara Tabanan (Bali Post) Pemilihan perbekel (pilkel) serentak di Kabupaten Tabanan digelar 26 Oktober mendatang. Panitia pilkel sudah mulai mempersiapkan tahapan pemungutan suara, salah satunya pengadaan bilik suara dan kotak suara. Dalam hal ini, sebagian besar panitia pilkel mendatangi KPU Tabanan untuk meminjam bilik suara. Ketua KPU Tabanan I Gede Putu Weda Subawa, Rabu (23/10) kemarin, membenarkan jika dalam beberapa hari belakangan banyak panitia pilkel yang mendatangi KPU Tabanan. ‘’Mereka meminjam bilik suara serta perlengkapan mencoblos lainnya seperti gabus atau tinta sisa yang tidak I Gede Putu Weda Subawa
habis terpakai,’’ katanya. Selain itu, ada pula yang hendak meminjam kotak suara. Hanya, semua kotak suara masih berisi hasil pileg dan pilpres sehingga tidak bisa dipinjamkan. Untuk mendapatkan pinjaman bilik suara tersebut, panitia pilkel harus mengajukan surat resmi ke KPU. ‘’Kalau memang sudah ada surat dari panitia pilkel, kami pasti memberikan untuk kelancaran pilkel,’’ ungkap Weda. Sampai saat ini, dari 96 desa yang melaksanakan pilkel, hanya 50 desa yang meminjam bilik suara dengan jumlah sebanyak 1.069 buah. Sementara untuk kotak suara disediakan panitia pilkel masing-masing desa. Ditambahkannya, desa yang tidak meminjam, mereka membuat sendiri bilik suara. Begitupun dengan kotak suara juga dibuat panitia pilkel. Sebanyak 46 desa yang tidak meminjam perlengkapan ke KPU. (kmb24)
Bali Post/ist
PELIMPAHAN - Suasana pelimpahan tahap II dengan tersangka I Gede Ketut Sukerta, Rabu (23/10) kemarin. Tabanan (Bali Post) Mantan Ketua LPD Desa Adat Sunantaya, Desa Penebel, Kecamatan Penebel, I
Gede Ketut Sukerta, resmi ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan pada Rabu (23/10) kemarin, karena
Kapolres Tegaskan Helm Wajib Digunakan Pengendara Motor Tabanan (Bali Post) Pelaksanaan Operasi Zebra Agung 2019 resmi dimulai pada Rabu (23/10) kemarin. Pada operasi kali ini ditetapkan sejumlah fokus penindakan salah satunya penggunaan helm standar SNI oleh pengendara sepeda motor. Penggunaan helm diwajibkan bagi semua pengendara tanpa pengecualian. Berlaku pula bagi pemangku maupun pamedek yang hendak sembahyang menggunakan sepeda motor. Kapolres Tabanam AKBP I Made Sinar Subawa saat memberikan pengarahan dalam apel gelar pasukan
Operasi Zebra Agung 2019 menjelaskan, Operasi Zebra Agung digelar selama 14 hari atau hingga 5 November. Operasi yang digelar tiap tahun ini bertujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang baik dan menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Tabanan. Selama berlangsungnya Operasi Zebra Agung 2019, Polres Tabanan menetapkan sasaran operasi seperti pengendara yang tidak mempunyai SIM, tidak membawa STNK, melawan arus, menggunaan lampu trobo, konsumsi alkohol, tidak gunakan sabuk keselamatan dan pen-
gendara yang tidak gunakan helm. Khusus penggunaan helm, pihaknya mengundang tokoh agama Islam dan tokoh agama Hindu agar memberikan imbauan umatnya dalam hal pemakaian helm saat pergi beribadah. Jika ditemukan pelanggaran selama Operasi Zebra Agung 2019 akan ada penindakan baik proses tilang sampai sejumlah sanksi humanis. Berdasarkan data, selama Operasi Zebra yang dilaksakan setiap tahun, pelanggaran mengalami kenaikan baik dari segi kualitas dan kuantitas. Pada tahun 2017 selama Operasi Zebra jumlah
pelanggaran mencapai 1.056 pelanggaran dan tahun 2018 sebanyak 1.512 pelanggaran. Pada tahun 2018, angka kecelakaan mencapai 319 kasus dengan korban meninggal 72 orang, luka berat 13 orang, dan luka ringan 369 orang. Sementara jumlah kecelakaan pada tahun 2019 hingga September sebanyak 327 kasus, korban meninggal 46 orang, luka ringan 410 orang, dan luka berat 4 orang. ‘’Dengan kondisi ini diharapkan masyarakat seluruhnya mematuhi peraturan lalu lintas untuk bisa terhindar dari kecelakaan,’’ tegasnya. (kmb24)
Bali Post/san
APEL - Apel gelar pasukan Operasi Zebra Agung 2019, Rabu (23/10) kemarin, di halaman Mapolres Tabanan.
Kamis Paing, 24 Oktober 2019
Lagi, Satpol PP Bongkar Reklame Bodong Singaraja (Bali Post) – Penertiban reklame bodong (tanpa izin -red) terus dilancarkan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Rabu (23/10) kemarin. Hasilnya, Satpol PP kembali membongkar sejumlah reklame tanpa izin. Bukan saja tanpa izin, namun pihak pemilik ada juga yang memasang reklame dengan cara mengikat di tiang listrik PLN, tiang kabel telepon dan menempel dengan paku di pohon perindang di pinggir jalan. Anggota Satpol PP mulai bergerak sekitar pukul 09.00 Wita dengan dipimpin Komandan Regu (Danregu) Pengamanan Satpol PP, Gede Kertiasa. Petugas menyasar pemasangan reklame di Jalan Surapati, Gajah Mada, WR. Supratman, dan Jalan Setiabudi. Lokasi pertama di simpang empat Kelurahan Banyuning, petugas menemukan baliho ukuran besar terpasang dengan mengikatkan rangkanya di tiang listrik PLN dan tiang
kabel telepon. Setelah dicek, baliho yang berisikan iklan penjualan rumah bersubsidi milik salah satu pengembang tanpa izin yang diterbitkan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Satu Pintu (DPMPPSP) Buleleng. Atas temuan itu, anggota Satpol PP langsung membongkar baliho itu dan disita sebagai barang bukti. Selain itu, empat buah banner masing-masing ditemukan terpasag di Jalan Surapati dan Jalan DR. Sutomo. Reklame yang terpasang di pohon perindang itu langsung dilepas. Pemilik iklan itu pun setelah dicek tidak memiliki izin dari pemerintah daerah. Danregu Pengamanan Satpol PP Gede Kertiasa mengatakan, penertiban ini bagian dari kegiatan rutin untuk mengawasi pemasangan reklame di dalam Kota Singaraja. Penertiban ini untuk menindak reklame bodong atau lokasi pemasangan yang tidak sesuai regulasi. Pemilik
reklame dinyatakan melanggar Peraturan Daerah (Perda) No. 3 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Perda No. 2 Tahun 2012 tentang Perizinan. Pelanggaran lain adalah pemilik reklame itu memasang iklannya di fasilitas umum. Seperti tiang listrik PLN, tiang kabel telepon, dan dengan menancapkan paku di pohon perindang. “Ini penertiban lanjutan dan masih kita temukan reklame bodong dan salah tempat pemasangan. Karena melanggar, kami sudah bongkar untuk menghindari kesan pembiaran dan mengganggu estetika kota,” jelasnya. Selain menyasar reklame bodong, Kertiasa menyebut anggotanya juga membina pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar dan pedagang bermobil di pinggir jalan. Pedagang ini diminta mengikuti tata tertib dengan tidak berjualan di atas trotoar termasuk berjualan menggunakan mobil di pinggir jalan raya. (kmb38) Bali Post/ist
HUTAN LINDUNG TERBAKAR – Sekitar satu hektar hutan lindung di Dusun Antapura, Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula Terbakar, Selasa (22/10) lalu.
Satu Hektar Hutan Lindung Desa Tejakula Terbakar
Singaraja (Bali Post) –
Kebakaran di areal hutan lindung kembali terjadi di Buleleng. Kali ini, api membakar hutan lindung di Dusun Antapura, Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula. Api membakar semak, rumput liar, dan pohon-pohon di dalam hutan, Selasa (22/10) lalu.
Bali Post/kmb38
BONGKAR REKLAME – Personel Satpol PP Buleleng membongkar sejumlah reklame tanpa izin di sejumlah lokasi di Kota Singaraja, Rabu (23/10) kemarin.
Diduga kebakaran itu terjadi karena warga sengaja membuat titik api untuk mencari lebah madu liar di dalam hutan. Titik api itu diduga tidak dimatikan dengan baik, sehingga memicu kebakaran hutan dengan luas sekitar satu hektar. Dari informasi yang dikumpulkan di lapangan, warga di sekitar kawasan hutan menemukan titik api sekitar pukul 12.00 Wita. Titik api itu terlihat menjalar dengan membakar rumput, semak liar, dan tanaman
kayu yang berukuran kecil. Khawatir kebakaran itu meluas, aparat pemerintahan desa, warga dibantu Polisi dan Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kodim 1609 Buleleng, melakukan pemadaman. Petugas dan warga hanya bisa memadamkan api dengan cara manual. Ini karena medan kebakaran itu sulit dijangkau kalau dengan menyiramkan air. Meski dengan cara manual, hingga sore kemarin, titik api sudah bisa dipadamkan.
Putusan Gugatan Desa Pakraman Dharmajati ”No”
Untuk lebih meyakinkan api telah padam total, dan tidak terjadi kebakaran susulan, pemadaman akan kembali dilakukan hari ini. Dandim 1609 Buleleng Letkol Inf. Verdy De Irawan membenarkan telah terjadi kebakaran hutan di Dusun Antapura tersebut. Verdy mengatakan, upaya pemadaman telah dilakukan anggota Satgas Karhutla bersama polisi, dan warga di sekitar kawasan hutan itu. Petugas memadamkan api dengan cara memasang me-
nyekat, tujuannya agar api tidak menjalar ke lokasi lain. “Setelah kita terjunkan anggota, ternyata medannya sulit dan jauh dari sumber mata air. Sehingga api kita padamkan dengan membuat sekat dari ranting pohon atau memukul kobaran api itu hanya menggunakan alat seadanya,” katanya. Akibat kebakaran itu, untuk sementara belum diketahui pasti berapa luas areal hutan yang terpapar kebakaran hutan itu. Namun, dari data di lapangan diperkirakan lahan hutan yang berbatasan dengan kawasan hutan Kabupaten Bangli itu telah terpapar api dengan luas sekitar satu hektar. (kmb38)
Ratusan Warga ke PN Saksikan Sidang Sengketa Tanah Ratusan orang warga Desa Tukadmungga, Kecamatan Buleleng mendatangi gedung Pengadilan Negeri (PN) Singaraja, Rabu (23/10) kemarin. Warga menyaksikan sidang dengan agenda pembacaan putusan terhadap gugatan perdata antara Desa Pakraman Dharmajati Tukadmungga dengan Wayan Angker. Dari sidang itu, majelis hakim memutuskan, gugatan desa pakraman tidak dapat diterima karena cacat formil. Keputusan itu sering disebut dengan istilah “No”. Maksudnya pada putusan itu tidak ada pihak dinyatakan menang maupun pihak yang dinyatakan kalah. Lalu, bagaimana gugatan perdata Desa Pakraman Dharmajati Tukadmungga dengan Wayan Angker tidak dapat diterima alias “No”? DARI pantauan di lapangan, ratusan warga menggunakan pakaian adat madya mendatangi gedung PN Singaraja menggunakan kendaraan pribadi. Bahkan, rombongan warga menuju halaman gedung PN itu diiringi tabuh baleganjur, sehingga situasi di halaman PN itu menjadi riuh. Menunggu sidang digelar, warga duduk tertib di depan lobi gedung PN. Sekitar pukul 10.00 Wita, sidang dimulai yang dipimpin ketua majelis hakim A.A. Sagung Yuni Wulantrisna bersama anggotanya Gede Karang Anggayasa, dan A.A. Ayu Merta Dewi. Perwakilan warga kemudian diizinkan masuk ke ruang sidang. Sebelum masuk ke ruang sidang, petugas Dalmas Polres Buleleng dan TNI memeriksa perwakilan warga dengan alat pendeteksi benda berbahaya (metal detector - red). Dalam amar putusannya, Sagung Yuni mengatakan, beberapa pertimbangan gugatan yang diajukan tidak dapat diterima karena belum memenuhi syarat formal. Ini terjadi karena materi gugatan itu tidak jelas atau kabur. Beberapa materi itu tidak jelas, karena sesuai hasil sidang pemeriksaan setempat (PS) batas-batas tanah yang disengketakan itu juga tidak jelas. Selain itu, gambar lokasi tanah antara di Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama tergugat (Wayan Angker - red) tidak sesuai kondisi di lapangan. “Dengan beberapa pertimbangan itu, majelis hakim memutuskan
perkara ini dengan keputusan No. Putusan itu sifatnya juga tidak ada pihak yang dinyatakan menang atau sebaliknya pihak yang dikalahkan,” tegasnya. Atas putusan itu, para pihak bersengketa memiliki hak melakukan proses hukum lanjutan, seperti menyatakan pikir-pikir, mengajukan banding, dan bisa mengajukan gugatan ulang. Menanggapi putusan itu, Tim Kuasa Hukum Desa Pakraman Dharmajati Tukadmungga, Ketut Suartana,
menyebut dalam waktu dekat ini, pihaknya akan menjelaskan secara detail terkait isi keputusan majelis hakim kepada warga desa. Selain itu, pihaknya baru memutuskan apakah menempuh upaya hukum lanjutan atau tidak setelah nantinya dapat keputusan paruman warga Desa Pakraman Dharmajati Tukadmungga. Dengan putusan ini, Suartana menyebut, majelis hakim belum membahas materi gugatan yang diajukan. Atas keputusan ini, ada dua peluang yang dapat ditempuh yaitu melakukan banding dan mengajukan materi gugatan ulang. “Putusan itu boleh dibilang draw (sapih -red) atau tidak ada pihak yang menang dan kalah. Dengan keputusan ini, situasi sudah nol seperti tidak ada gugatan, karena eksepsi tergugat dikabulkan. Kami akan jelaskan nanti kepada warga sekaligus mencari keputusan apakah melakukan upaya hukum lanjutan atau tidak,” jelasnya. Tim Kuasa Hukum ter-
gugat Ngurah Sentanu mengatakan, keputusan No ini sudah jelas adalah mengembalikan kepada kondisi semula. Namun, sebagai pihak tergugat tetap menunggu adanya kemungkinan pihak penggugat kembali mengajukan upaya hukum itu. “Karena kami tergugat tetap menunggu kemungkinan akan ada upaya hukum lanjutan dari pihak penggugat. Namun yang jelas, putusan sengketa itu sudah dikembalikan ke kondisi awal. Alasannya, gugatannya tidak jelas atau kabur,” katanya. Setelah mendengar keputusan majelis hakim itu, warga bubar dengan tertib. Kepulangan warga tetap dikawal aparat polisi dan TNI. (mud) Bali Post/mud
DATANGI GEDUNG PN – Warga Desa Pakraman Dharmajati Tukadmungga, Kecamatan Buleleng mendatangi PN Singaraja untuk menyaksikan sidang putusan sengketa tanah antara penggugat dengan tergugat (Wayan Angker), Rabu (23/10) kemarin.
Kamis Paing, 24 Oktober 2019
Bupati Mahayastra Letakkan Batu Pertama dan Berikan Bantuan Pembangunan Balai Banjar Tengah Desa Tampaksiring
PEMBANGUNAN - Bupati Gianyar I Made Mahayastra melakukan peletakan batu pertama pembangunan Balai Banjar Tengah, Desa Tampaksiring, Rabu (23/10) kemarin.
SETELAH cukup lama menunggu, akhirnya warga Banjar Tengah, Desa Tampaksiring, Kecamatan Tampaksiring akan memiliki bagunan balai banjar yang baru melalui program pembangunan Pemkab Gianyar. Untuk tahap awal ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Gianyar Made Mahayastra disaksikan oleh Ketua DPRD Gianyar I Wayan Tagel Winarta, beberapa Kepala OPD terkait dan juga disaksikan oleh prajuru adat setempat.
Pada kesempatan itu, Bupati Mahayastra juga menyerahkan bantuan dana Rp 1 miliar untuk pembangunan balai banjar setempat. Dikatakan, bantuan tersebut merupakan realisasi janjinya kepada masyarakat setempat, beberapa bulan lalu. Orang nomor satu di Gianyar ini juga berharap masyarakat fokus pada pengerjaan pembangunan balai banjar dan untuk pengawasannya diharapkan warga setempat turut berpartisipasi. ‘’Janji
Kantor Samsat Pembantu Ubud akan Digeser Gianyar (Bali Post) Kantor Samsat Pembantu Ubud yang terletak di areal Pasar Desa Adat Sayan sering overload. Bahkan, antrean masyarakat yang ingin membayar pajak kerap meluber hingga ke luar areal kantor. Melihat kondisi ini, Kantor Samsat Pembantu Ubud yang bangunannya milik Desa Adat Sayan itu rencananya
akan digeser ke timur. Kepala Kantor Samsat Pembantu Ubud I Wayan Suanda mengatakan hal itu, Rabu (23/10) kemarin. Menurut Suanda, bangunan Kantor Samsat yang ada saat ini akan kembali diambil alih oleh Pasar Adat Sayan. Di areal itu akan dibangun kembali sejumlah infrastruktur untuk perluasan pasar.
‘’Kami dari Kantor Samsat sudah berkoordinasi. Katanya bangunan yang sekarang akan dijadikan lingkungan pasar,’’ ujarnya. Akhirnya, kata Suanda, pihak desa adat mengarahkan pembangunan Kantor Samsat Pembantu Ubud yang baru mengambil lahan kosong di timur Pasar Sayan yang luasnya sekitar empat are. ‘’Kami
ditawarkan di timur Pasar Sayan dan itu lokasinya juga sangat strategis sekali. Kami akan kontrak di sana lagi, dan sekarang masih tahap pembangunan dari desa setempat. Targetnya akhir Desember 2019 ini harus sudah rampung, karena Januari kontrak untuk tempat yang lama sudah habis,’’ jelasnya. (kmb35)
sudah saya tepati. Saya harap nanti warga Tampaksiring dan khususnya di Banjar Tengah harus terus membangun desa adat, kembangkan potensi yang ada demi kesejahteraan warga,’’ tegasnya. Pada tahun 2020, kata Bupati Mahayastra, Pemkab Gianyar makin fokus pada kesejahteraan masyarakat terutama pengentasan kemiskinan. Akan ada bantuan bedah rumah, bantuan kesehatan, pendidikan, bantuan modal usaha
dan lain-lainnya. Bahkan, saat ini data KK miskin di Gianyar sudah divalidasi. Sementara itu, Klian Adat Banjar Adat Tengah Dewa Gede Karsana menjelaskan, rencananya pembangunan balai banjar akan dikerjakan dua lantai, dengan total biaya yang direncanakan dalam RAB adalah hampir sekitar Rp 1,8 miliar. Menurut Karsana, sisa dari kekurangan dana tersebut, berdasarkan hasil rembuk dengan warga beberapa waktu lalu tidak
dibebankan pada warga setempat. Panitia berencana menggali dana lewat bazar dan sumbangan sukarela warga, baik itu berupa material bangunan atau uang, namun ini tidak diwajibkan. ‘’Kami ingin bangunan balai banjar ini selesai dengan tidak memberatkan warga. Kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Gianyar atas bantuaan yang diberikan untuk pembangunan balai banjar di Banjar Tengah, Tampaksirng,’’ tegasnya. (ad687)
Pesta Miras
Polisi Bubarkan Kelompok Pemuda Gianyar (Bali Post) -
Menjaga kondusivitas wilayah, Unit Reskrim Polsek Sukawati memperketat pelaksanaan patroli malam. Selasa (22/10) malam, aparat membubarkan kelompok pemuda yang mengonsumsi minuman keras (miras) di pinggir jalan. Kegiatan ini rutin dilakukan sebagai antisipasi tindak kriminalitas.
KANTOR - Lahan kosong yang rencananya dibanguni Kantor Samsat Pembantu Ubud.
Bali Post/kmb35
Kanit Reskrim Polsek Sukawati Iptu Gusti Ngurah Jaya Winangun mengatakan, ada beberapa hal yang dilakukan dalam upaya meminimalisasi tindak kriminal di wilayahnya. Mulai dari mengontrol objek vital, seperti pertokoan 24 jam hingga Anjungan Tunai Mandiri (ATM). “Ini kegiatan rutin kami melakukan patroli malam sebagai antisipasi terjadinya aksi kriminalitas,” kata Jaya Winangun ketika dikonfirmasi, Rabu (23/10) kemarin. Saat menggelar patroli pada Selasa malam, aparat kepolisian yang berpakaian preman menemukan kelompok pemuda sedang minum-minum di pinggir jalan. Mereka juga membunyikan musik keras-keras. “Polisi lantas memeriksa para pemuda yang minum-minum itu,” ujar Jaya Winangun. Mantan Kanit Buser Polres Gianyar ini menambahkan, mereka lantas diarahkan supaya tidak mengonsumsi miras berlebihan. Setelah diimbau dan diperiksa iden-
titasnya, mereka langsung dibubarkan. “Tidak ada tindak pidana kejahatan. Sebagai antisipasi saja,” jelasnya. Jaya Winangun mengakui, aktivitas warga yang mengonsumsi miras saat tengah malam, dikhawatirkan beru-
jung pada aksi kriminalitas. Guna mencegah hal-hal yang yang tidak diinginkan, para pemuda itu lantas disuruh pulang. “Mereka sudah lewat jam (tengah malam - red). Jadi, mereka kami minta pulang,” tegasnya. (kmb35)
Bali Post/kmb35
PEMERIKSAAN - Polisi saat melakukan pemeriksaan terhadap kelompok pemuda yang sebelumnya menggelar pesta miras di pinggir jalan.
Kamis Paing, 24 Oktober 2019
Tangkap Pengirim Ganja 100 Kg
11 Polisi Diberi Penghargaan Negara (Bali Post) – Penangkapan empat pelaku pengiriman narkoba jenis ganja hingga hampir 100 kilogram merupakan prestasi jajaran Polres Jembrana. Mengapresiasi kinerja jajarannya, Kapolres Jembrana AKBP Ketut Gede Adi Wibawa langsung menggelar apel memberikan reward kepada sejumlah anggotanya. Apel yang diikuti seluruh jajaran baik Kapolsek, perwira Polres dan Polsek serta Bhabinkamtibmas ini Kapolres memberikan penghargaan bagi 11 anggota. Mereka yang berpangkat Ipda hingga Bripka ini berhasil membekuk pelaku dan mengamankan empat kardus berisi ganja kering. Kapolres dalam arahannya mengatakan Polsek Kawasan Laut Gilimanuk merupakan pintu masuk Pulau Bali dan menjadi ujung tombak dalam memutus jaringan pengedar maupun penyelundupan narkoba. Sebab, disinyalir para pengedar narkoba terus bergerak dan menemukan cara-cara baru untuk mengelabui agar bisa masuk. ‘’Mereka sudah memanfaatkan orang-orang yang tidak
dicurigai seperti anak-anak dan wanita yang digunakan menjadi kurir narkoba. Saya tekankan kepada seluruh anggota agar tetap teliti dalam melakukan pemeriksaan orang dan barang baik yang masuk maupun keluar Pulau Bali,’’ terang Kapolres. Menurutnya, apel pemberian penghargaan ini merupakan salah satu bentuk ucapan terima kasih pimpinan kepada personel yang sudah berprestasi dan kinerja yang baik. ‘’Rekan-rekan kalau kerja dengan maksimal hasilnya pasti akan maksimal. Tetapi bila rekan-rekan kerjanya tidak maksimal hasilnya pun pasti tidak akan maksimal,’’ pungkas Kapolres, Rabu (23/10) kemarin. Sebelas personel ini melakukan pemeriksaan di
pintu masuk Bali (Pos II) dan menangkap empat penyelundup narkoba jenis ganja, Sabtu (19/10) malam. Ketika itu petugas dari Polres Jembrana mengamankan hampir 100 kg ganja kering yang akan dikirimkan ke Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk. Narkoba yang dibungkus dalam 100 paket itu berisi daun batang dan biji kering ganja dan dalam 4 kardus besar di dalam sebuah mobil Xenia DK 1580 OW warna putih. Penangkapan ganja ini bukan pertama kalinya di pintu masuk Bali. Agustus tahun lalu, Polres Jembrana juga berhasil mengamankan 12 kilogram ganja kering. Pelaku juga sudah diproses hukum hingga pengadilan dengan hukuman 12 tahun penjara. (kmb26)
Bali Post/olo
PENGHARGAAN - Kapolres Jembrana AKBP Ketut Gede Adi Wibawa memberikan penghargaan kepada 11 anggota yang berhasil menangkap pelaku narkoba di pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk.
Krisis Air Meluas
BPBD Provinsi Bali Bantu Truk Tangki
Bali Post/olo
RINGSEK – Mobil pick-up yang terlibat kecelakaan dengan truk di Tuwed terlihat ringsek.
Menyalip di Tikungan Pick-Up Tabrak Truk Negara (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas antarkendaraan barang terjadi di Tuwed, Rabu (23/10) siang. Akibat kecelakaan ini mobil mitsubitshi pick-up dengan nomor polisi P 8862 GB ringsek di bagian kemudi. Benturan yang keras mengakibatkan bagian depan mobil tersebut hancur. Meskipun kondisinya ringsek hingga ke tempat duduk pengemudi, sopir mobil barang itu Moh Sobhan (26) asal Denpasar hanya mengalami luka-luka. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Melaya dan mengalami luka di sekujur tubuh. Dari pemeriksaan tim medis korban mengalami luka robek pada punggung, kaki kanan, luka robek pada paha kanan, pada siku tangan kanan, luka robek pada mulut dan luka robek pada lutut kaki kanan. Sementara sopir truk Mitsubitshi P 9941 UY
Sutikno asal Banyuwangi tak mengalami luka. Kasat Lantas Polres Jembrana Iptu Shinta Ayu Pramesti dikonfirmasi membenarkan kasus lakalantas di jalan umum jurusan DenpasarGilimanuk kilometer 107-108, Br. Pisah, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya. Dari hasil penyelidikan mobil pick-up awalnya melaju dari arah timur (Denpasar) ke barat. Pada situasi jalan tikungan landai ke kanan pick-up mendahului kendaraan yang tidak dikenal yang bergerak di depannya. Kemudian kendaraan oleng ke kanan sampai masuk jalur kanan atau berlawanan. Saat itulah mobil menabrak bak depan sebelah kanan Mitsubishi truk P-9941-UY yang bergerak pada jalurnya. Polisi mengamankan kedua kendaraan yang salah satunya dalam kondisi ringsek itu. Petugas juga meminta keterangan dari kedua pengemudi dan saksi. (kmb26)
Negara (Bali Post) Krisis air bersih di Jembrana saat ini terjadi di belasan permukiman di 12 desa/ kelurahan. Dari data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana, dari 12 wilayah dipasok air bersih tersebut di antaranya Desa Penyaringan, Desa Yehembang, Desa Batuagung, Kelurahan Pendem, Kelurahan Lelateng, Desa Pengambengan, Desa Kaliakah, Desa Berangbang, Desa Tegalbadeng Timur, Desa Manistutu, Desa Tukadaya dan Desa Warnasari. Penyediaan air bersih selama ini dilakukan BPBD secara bergilir berdasarkan permintaan menggunakan satu unit tangki. Namun dengan luasnya wilayah yang terdampak kekeringan itu (empat kecamatan), mobil pasokan air ini masih kurang. ‘’Kami mendapat masukan warga terdampak kekeringan, agar lebih cepat memasok air dengan luasnya wilayah, kami koordinasikan ada bantuan mobil tangki dari BPBD Provinsi,’’ ujar anggota DPRD Bali I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandhi WS, Rabu (23/10) kemarin. Diah Srikandhi yang kemarin turun mengecek pendistribusian di Sarikuning Tulungagung, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya mengatakan,
Dua Wajib Pajak Dimediasi Kejari
Negara (Bali Post) Kejaksaan Negeri Jembrana melalui Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) melakukan mediasi kepada dua wajib pajak yang menunggak pembayaran pajak ke Pemkab Jembrana. Dari hasil mediasi yang dilakukan, dua wajib pajak yang menunggak tersebut mau membayar dengan cara mencicil. Kepala Seksi Datun Kejari Jembrana Arief Ramadhoni menyebutkan dari beberapa wajib pajak yang menunggak berdasarkan koordinasi
dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jembrana, ada dua yang telah dimediasi. Total nilai pajak yang ditunggak berkisar Rp 1 miliar. Satu wajib pajak berupa hotel di Pekutatan dan satu lagi tempat hiburan di Negara. “Dari mediasi hotel sudah membayar Rp 200 juta dari total Rp 900 juta tunggakan pajak,” terangnya. Selanjutnya, kekurangnya akan dibayarkan mencicil selama 10 bulan. Sementara tempat hiburan, menurutnya, baru sebatas mediasi. Untuk
tempat hiburan ini, menurutnya, ada tunggakan pajak sekitar Rp 170 juta. Namun dari pertemuan sebelumnya pihak pengelola bersedia membayar secara mencicil selama sepuluh bulan. Upaya yang dilakukan Kejari Jembrana ini merupakan bentuk kerja sama bersama pemerintah daerah dalam menuntaskan wajib pajak. Kejari mengedepankan penagihan wajib pajak guna menyelamatkan uang negara khususnya dari sektor pajak. (kmb26)
bantuan pasokan air ini merupakan upaya jangka pendek. Diharapkan, dengan adanya tambahan truk tangki air ini, penyaluran air bisa lebih merata dan cepat. Di awal pelayanan, mobil tangki BPBD Provinsi itu melakukan penyaluran air ke tiga titik di Desa Penyaringan, di antaranya di Banjar Pangkung Kwa dan Banjar Yeh Buah. Selain menyalurkan air, petugas juga membuat bak tampung sementara menggunakan terpal. Sehingga warga bisa mengambil sewaktu-waktu ketika air dipasok di bak sementara itu. Hingga saat ini beberapa wilayah di Jembrana mengalami krisis air diakibatkan kemarau. Sumber-sumber air dari sungai atau gunung menyusut akibat musim kering, sehingga berdampak pada pasokan air ke permukiman warga. Sedikitnya ada 10 desa dan 2 kelurahan yang terdampak musim kering ini. (kmb26)
Bali Post/olo
BPBD Provinsi - Mobil tangki air BPBD Provinsi membantu pasokan air ke salah satu wilayah yang kekurangan air bersih. Air disuplai ke bak sementara dari terpal.
Kamis Paing, 24 Oktober 2019
Agar Proses Bongkar-Muat Cepat
ASDP Padangbai Usulkan Pembangunan Dermaga III Amlapura (Bali Post) Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Pelabuhan Padangbai mengusulkan pembangunan dermaga tiga di Pelabuhan Padangbai ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Perlu penambahan satu dermaga lagi. Paling tidak bisa lebih cepat seperti di Lembar, karena dilayani tiga dermaga. Dengan dua dermaga di Padangbai, membuat proses bongkar-muat tidak seimbang antara areal Pelabuhan Padangbai dan Lembar. Manajer ASDP Pelabuhan Padangbai Windra Soelistiawan, Rabu (23/10) kemarin mengungkapkan, pihaknya mengajukan pembangunan dermaga tiga di Pelabuhan Padangbai, Manggis. Kata dia, pembangunan dermaga III itu sejatinya sangat penting untuk aktivitas penyeberangan dan juga bongkar muat agar lebih cepat. “Kita sudah usulkan dan sekarang masih dalam proses. Kementerian Perhubungan masih melakukan survei terhadap lokasi pembangunan dermaga III itu. Namun, kita sifatnya menunggu saja. Kita berharap, usulan yang diajukan bisa direalisasikan,” ujarnya. Windra menambahkan, saat ini, dermaga di Pelabuhan Padangbai hanya memiliki dua unit dermaga untuk aktivitas penyeberangan penumpang yakni dermaga I dan II. Sedan-
gkan di Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat (NTB) ada tiga unit dermaga. Kondisi tersebut membuat proses bongkar muat tidak seimbang antara areal Pelabuhan Padangbai dengan Lembar. “Supaya imbang, harus dibangun dermaga lagi satu yakni dermaga III. Dengan dibangunnya dermaga tambahan, maka tidak akan terjadi penumpukan di pelabuhan,” katanya. Lebih lanjut dikatakannya, pembangunan dermaga III juga sebagai antisipasi lonjakan penumpang setiap hari raya besar seperti Idul Fitri, Galungan dan Kuningan. Sebab, selama ini, setiap hari raya besar, penumpang sampai membeludak. Bahkan, kendaraan megular hingga keluar area pelabuhan. Dana CSR Rabu kemarin, dilaksanakan pemantauan CSR di Pelabuhan Padangbai untuk dapat memastikan seperti apa dampaknya kepada lingkungan sekitar terkait CSR ini. “Ada tiga kegiatan yang dijalankan melalui CSR ini yakni mulai sosial, lingkungan, dan ekonomi. Dengan ini, kita bisa menilai kegiatan yang dilakukan melalui dana CSR ini,” ucap Ketua Panitia BUMN CSR Award 2019 Ni Made Yudhaningsih didampingi Tim Assessment Putri Anggreni. (kmb41)
KUPS akan Memproses Hukum
Pelaku Pembakaran Lahan di Gunung Agung Amlapura (Bali Post) -
Musim kemarau panjang belakangan ini memicu terjadinya sejumlah kebakaran lahan di wilayah Karangasem. Pengelola lahan hutan di lereng Gunung Agung yakni Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di bawah BUMDes Semaya Giri Artha Desa Sebudi kemudian memberlakukan larangan, tidak boleh melakukan pembakaran lahan di sekitar Gunung Agung. Jika sampai ada pihak yang mencoba melakukan pembakaran lahan, maka tidak segan-segan pihak KUPS menindaklanjuti dengan memproses sesuai hukum yang berlaku.
Bali Post/kmb41
OBJEK WISATA - Lahan hutan di lereng Gunung Agung di wilayah Sebudi, Selat yang dijadikan objek wisata masih cukup hijau karena dijaga warga.
Sekretaris BUMDes Semaya Giri Artha Desa Sebudi, I Wayan Widiyasa, mengungkapkan pihaknya memang membuat sejumlah larangan kepada masyarakat dengan cara memasang rambu-rambu larangan. Ada tiga larangan yang dibuat yakni dilarang menebang pohon di kawasan hutan, dilarang memanfaatkan kawasan hutan secara tidak sah (ilegal), dan poin ketiga dilarang membakar kawasan hutan dan membuang sampah ke dalam kawasan hutan. “Kita sudah sepakati bila ditemukan seseorang melakukan tindakan yang mengarah ketiga poin yang merupakan larangan itu, maka kita tidak akan segan-segan memproses sesuai hukum yang berlaku,”
tegas Wayan Widiyasa. Larangan itu kata Widiyasa, dibuat untuk dapat mengedukasi masyarakat agar mereka mau menjaga lingkungan hutan dengan baik di sekitar kita. Terlebih, pada musim kemarau panjang ini sudah sering terjadi kebakaran di sejumlah wilayah di Karangasem. Apa yang dibuat itu diharapkan dapat menjauhkan hal-hal yang justru dapat memicu kebakaran terulang kembali di wilayahnya. “Pada musim kemarau ini, memang kondisi hutan yang dijadikan objek wisata itu relatif kering. Nuansa hijau masih tampak karena memang ada komitmen masyarakat sungguh-sungguh ikut menjaga keutuhan hutan itu,” tegasnya. (kmb41)
Yayasan Lentera Anak Bali Gandeng Kemendikbud Gelar Sosialisasi Pendidikan PTPPO Yayasan Lentera Anak Bali menggandeng Kemendikbud dalam upaya melaksanakan sosialisasi pendidikan Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PTPPO). Program itu digelar di aula Dinas Komunikasi dan Informasi Karangasem, Rabu (23/10) kemarin. Lalu, apa alasannya kasus tindak pidana perdagangan orang itu justru potensial terjadi di Karangasem? PENYUSUN Program Fasilitas Pendidikan di Subdit Pendidikan Orang Tua Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, Kemendikbud, Anom Haryo Bimo Suseto, Rabu (23/10) kemarin mengungkapkan, kegiatan sosialisasi ini memang sudah menjadi program nasional. Sosialisasi PTPPO seperti ini menyasar daerahdaerah rawan kasus tersebut. “Dipilihnya Karangasem karena potensi kasus PTPPO cukup tinggi di Bumi Lahar
itu,” ucapnya. Suseto menambahkan, selain sosialisasi secara nasional, pihaknya juga melaksanakan sosialisasi ke sekolah-sekolah bekerja sama dengan Yayasan Lentera Anak Bali, karang taruna terkait bahaya PTPPO tersebut. Untuk itu, pihaknya berharap lewat kegiatan ini, anak-anak SMP maupun SMA supaya berpikir ulang mencari pekerjaan. Penting sekali, jangan sampai mereka terjebak kasus PTPPO ini. “Jangan mudah
menerima bujuk rayu siapa pun tanpa berpikir matang ketika ditawari bekerja di luar negeri. Orangtua juga harus memerhatikan supaya kasus PTPPO itu tidak terjadi di Karangasem,” harapnya. Disinggung faktor penyebab kasus PTPPO ini, Suseto menegaskan, masalah faktor kemiskinan dan kurangnya pendidikan. Termasuk pengetahuan sangat minim terkait PTPPO ini. Di samping itu, faktor gaya hidup. Pasalnya, saat ini anak-anak mengikuti gaya hidup milenial dengan tidak pernah mengukur kemampuan finansial keluarganya. Akibat pengaruh lingkungan seperti itu, mereka kemudian berpikir serba-instan saja. Salah satunya bagaimana mencari uang cepat. Dengan pola itu, maka mereka berpikir agar mudah
mendapat pekerjaan, mudah juga dapat uang tanpa harus bekerja keras. Ketua Yayasan Lentera Anak Bali Dr. dr. Anak Ayu Sri Wahyuni, Sp.KJ. menambahkan, sosialisasi ini dilaksanakan selama tiga hari yakni 23 - 25 Oktober. Yang melibatkan peserta dari Kasek SD sampai SMA/SMK. Di samping itu, juga dari OPD terkait termasuk masyarakat dan LSM. “Kita sudah menjalin partnership dengan Kemendikbud untuk melaksanakan kegiatan seperti ini sebelumnya,” ucapnya. Sri Wahyuni menambahkan, kasus PTPPO ini di Karangasem cukup tinggi. Sebab, banyak wanita bekerja ke luar Karangasem. Mereka bekerja tanpa diketahui oleh pemerintah desa termasuk pemerintah kabupatennya. Lewat
kegiatan ini diharapkan ke depannya mampu menekan kasus PTPPO ini khususnya di Karangasem. “Kita mengajak seluruh masyarakat agar tidak mempekerjakan anak bila tidak jelas. Karena ini akan memicu terjadinya kasus PTPPO itu sendiri,” tegas Dr. dr. Sri Wahyuni. Inspektur Daerah Karangasem, Wayan Sudarsana, menjelaskan, permasalahan perempuan dan anak memang sangat kompleks. Kegiatan itu diyakini merupakan upaya strategis meminimalisasi kasus PTPPO itu di Karangasem. “Untuk mencegah kasus ini harus diupayakan oleh semua pihak. Sebab, modus terjadinya kasus PTPPO itu beragam. Jadi, perlu diantisipasi lewat literasi kepada kaum milenial,” ucapnya. (nan)
Bali Post/kmb41
SOSIALISASI PTPPO - Yayasan Lentera Anak Bali berkerja sama dengan Kemendikbud melaksanakan sosialisasi pendidikan Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PTPPO).
Kamis Paing, 24 Oktober 2019
SOSOK
Wujudkan Diversifikasi Pangan
DKP Harus Berperan Nyata Semarapura (Bali Post) -
Dewan Ketahanan Pangan (DKP) agar merumuskan dan melaksanakan kebijakan program pangan. Salah satunya, memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk melakukan diversifikasi pangan, dengan mengurangi ketergantungan terhadap bahan pangan seperti beras dan bahan pangan impor. Demikian disampaikan Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung I Wayan Durma saat hadir dalam Rapat Pleno Dewan Ketahanan Pangan Klungkung Tahun 2019 di Ruang Rapat Dinas Pertanian Klungkung, Rabu (23/10) kemarin.
Panca Pilar Drs. I Gusti Lanang Made Puji salah satu tokoh pendidikan di Klungkung. Setelah belasan tahun memimpin SMAN 2 Semarapura, dia pensiun dan meninggalkan kesan manis ragam prestasi sekolah, dengan berbagai perbaikan di segala bidang pada sekolah dengan halaman cukup luas itu. Atas kemampuannya dalam memimpin sekolah, pascapurnatugas sebagai abdi negara, rupanya pengelola sekolah swasta tidak menginginkan Lanang Puji pensiun. Dia malah diberikan kesempatan lagi memimpin sekolah di SMK TI Bali Global Klungkung, yang baru saja membuka gedung baru di Jalan Dewi Sartika, Besang, Semarapura. Usai menerima serah terima jabatan kepala sekolah lama dari M. Samsudin, Selasa (22/10) lalu, Lanang Puji mengaku optimis dapat membawa sekolah ini mampu bersaing dengan sekolah lain. Terlebih, SMK sejatinya memiliki keunggulan tersendiri, karena proses pendidikannya, mengarahkan siswa untuk langsung siap kerja setelah lulus. Salah satu langkah besar yang akan diambil, adalah menambah jurusan lain, sesuai visi sekolah yang berlandaskan IT dan kebutuhan dunia kerja. Sehingga, selalu mampu menghasilkan lulusan yang berkarakter, kompetitif, berbudaya dan berdaya saing global. Untuk mencapai tujuan itu, pihaknya siap merealisasikan konsep pembangunan panca pilar. Konsep itu, pertama adalah memberdayakan sumber daya manusia, kedua memberdayakan potensi sekolah, ketiga melaksanakan model kerja kemitraan, ke empat menerapkan manajemen partisipatif dan kelima mengubah budaya sekolah. Keberadaan guru diakui juga sangat kondusif dan siap mendukung konsep ini untuk mewujudkan daya saing dengan sekolah lain dan menciptakan lulusan yang berkualitas sesuai dengan keilmuannya. “Tujuan akhir kami, tentu semua lulusan dapat pekerjaan sesuai dengan bidang keilmuannya masing-masing,” katanya. (gik)
DKP diminta mengambil peran nyata dalam meningkatkan sinergitas antarorganisasi perangkat daerah dan instansi terkait lainnya. Khususnya dalam merumuskan program pangan sesuai dengan kewenangan, tugas, fungsi, dan tanggung jawab masingmasing. Dia meminta DKP memantapkan kemandirian pangan, memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk melakukan diversifikasi pangan. Yakni, dengan mengurangi ketergantungan terhadap bahan pangan seperti beras dan bahan pangan impor. Ini salah satu tugas berat, yang membutuhkan peran DKP untuk mewujudkan ketersediaan
pangan di tengah upaya pemerintah daerah meningkatkan produksi pangan. “Tidak kalah penting, kembangkan sistem kewaspadaan pangan dan gizi sebagai langkah untuk melakukan deteksi dini terjadinya kasus rawan pangan dan gizi. Lakukan intervensi terhadap adanya kasus-kasus gizi buruk dan kurang gizi secara cepat dan tepat,” katanya. Tegas Winastra, jadikan pleno ini sebagai bahan menggali masukan dan pertimbangan bagi pemangku kepentingan untuk pengambilan kebijakan, penyusunan program, ataupun upaya tindak lanjut yang akan dilakukan ke depan.
Pleno ini membahas tiga kelompok kerja yakni Pokja I Ketersediaan dari Dinas Pertanian, Pokja II Aspek Konsumsi dan Keamanan Pangan dari Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan dan Pokja III Aspek Distribusi Pangan dari Dinas Kesehatan. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung I Wayan Durma menegaskan melalui pleno ini, pihaknya ingin DKP merumuskan kebijakan ketahanan pangan serta mengevaluasi langkah strategis yang harus dilakukan selanjutnya. “Setiap pokja harus menyampaikan evaluasi kerja, sekaligus merumuskan hasil kerja tahun 2019,” tegasnya. (kmb31)
Bali Post/gik
RAPAT PLENO - Sekda Winastra saat hadir dalam Rapat Pleno Dewan Ketahanan Pangan.
Pangkas Eselon Sekda Tunggu Petunjuk Pusat
Bali Post/gik
ZEBRA AGUNG - Kapolres Klungkung AKBP I Komang Sudana saat mengecek pasukannya dalam apel Gelar Pasukan Zebra Agung 2019 di halaman Mapolres Klungkung, Rabu (23/10) kemarin. Operasi Zebra Agung 2019 digelar selama 14 hari, dari 23 Oktober sampai 5 November nanti. Para pengguna jalan diminta selalu melengkapi diri dengan surat-surat kendaraan, karena setiap pelanggaran tak akan ditolerir lagi.
Semarapura (Bali Post) Isu yang dilontarkan Presiden RI Joko Widodo dalam pidatonya usai dilantik, khususnya mengenai perampingan eselon, memantik perdebatan di lingku-ngan ASN. Banyak ASN yang penasaran, akan seperti apa teknis pengaturannya, mengingat jenjang eselon itu selama ini lebih dari dua. Mengenai situasi itu, Sekda Klungkung Gede Putu Winastra, Selasa (22/10) lalu, mengaku belum bisa memastikan seperti teknis pengaturannya. Sekda Winastra menyatakan, dalam sejumlah pertemuan dengan pemerintah pusat atau pun workshop, permasalahan ini diakui sering menjadi pembahasan. Dalam UU ASN dikatakan juga sudah mengarah seperti itu, tetapi aturan turunannya belum keluar. Banyak aspek yang mendasari kebijakan pemangkasan eselon ini diambil. Salah satunya, masalah efisiensi, sebagaimana yang sudah direalisasikan di sejumlah kementerian. Tetapi, dia berkeyakinan isu ini bukan berarti mengamputasi tunjungan eselon di luar dua eselon utama. “Saya yakin, penghasilan ASN tentu akan sejalan dengan tanggung jawab. Tidak mungkin kerjaan nambah, tetapi penghasilan berkurang,” tegasnya.
Meski sudah sering dibahas dalam forum resmi, pihaknya mengaku memilih menunggu petunjuk resmi dari pemerintah pusat. Kalau nanti PP (peraturan pemerintah)-nya sudah terbit, berikut sistem penggajiannya, nanti pihaknya tinggal menyesuaikan di daerah. Dia berharap regulasi baru ini tidak membuat tingkat kesejahteraan ASN menurun. Dalam aturan baru ini, bisa saja tunjangan eselon tidak ada, tetapi bisa saja dialihkan ke tunjangan fungsional. Menurut Sekda Winastra, logikanya tidak mungkin mengurangi pendapatan, sementara kinerja harus meningkat. Draf PP-nya sesungguhnya sudah ada, tetapi dikatakan belum menjadi perundang-undangan. Pihaknya menegaskan, setelah terbit Undang-undang, baru turun PP. Inilah yang akan mempengaruhi kelembagaan di daerah. Otomatis, struktur gaji pegawai struktural dan fungsional nantinya juga berbeda. Sebelumnya, rencana perampingan jabatan eselon dalam tubuh kementerian ini muncul dalam pidato Jokowi usai dikukuhkan sebagai presiden periode 2019-2024. Jokowi menjelaskan penyederhanaan birokrasi harus terus dilakukan. (kmb31)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Kamis Paing, 24 Oktober 2019
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 72 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
JOB VACANCY LOWONGAN KERJA Dcr Tkg Masak khusus Western Food yg berpengalaman pesiar min 5th Santa Fe Rest Seminyak Hub: 731147 / 081999418286 B.BP.154.10.19.0000683
1 org Tng Teknisi,Min SMK/STM Max 30th,CV. Mimbajaya Jl.ByPass Ngrh Rai 305 Sanur 0361-287982 B.BP.001.10.19.0000640
Dcr PRT Wnt tgl dlm Gj 2 Jt serius kerja,Telp 087734684240 B.BP.004.10.19.0000680
SERVICE
A foreign Company looking for Graphic Designer Adobe Illustrator,Photoshop,InDesign, Photography. Good Artistic Layout,communication and team oriented. Send CV to : robert@starborncreations.com WA : 081239645115 B.BP.004.10.19.0000678
Butuh segera Sopir brpengalman SIM A & C Hub:Ayu Orchid (484526) B.BP.001.10.19.0000606
Housekeeping Dcr U/di Sanur Hub.289700
Dcr Waiter/ss Krm CV k Tutmak Rest Ubud,Jl.Dewi Sita T.0361975754 E:infotutmak@gmail.com B.BP.004.10.19.0000677
Dcr Segera Supir / Reservasi / Marketing u. Travel T.287 555 B.BP.004.10.19.0000487
Dcr Karywati SMA/Sdrjt,CV Jaya Teknik Mandiri di Kantor Batubulan Hub:087860146777 B.BP.001.10.19.0000674
Dicari Sopir,Pria,pglm min.5th bs setir matic/manual,umr 30th+ ada SKCK. Hub:081338566351 B.BP.001.10.19.0000684
Driver/sopir Berpengalaman secepatnya WA:081916468911 B.BP.001.10.19.0000507
DIJUAL MOBIL Honda New Accord 2005 Hitam mlus s.pakai 99Jt 085779711013
B.BP.004.10.19.0000616
B.BP.166.10.19.0000694
B.BP.001.10.19.0000666
DIJUAL RUMAH
SERVICE
B.BP.001.10.19.0000600
Pembantu Wanted Seminyak have motor & HP speaking fair/good English,housemaid experience Whatsapp or SMS 0812-388-3960
BENGKEL LAS SERVICE
Dicari Therapist, Jl.Cemara no 30 Semawang Sanur,082144091777
Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
HONDA
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
PROPERTY
PROPERTY
DIJUAL RUMAH
DISEWAKAN BANGUNAN
DIJUAL TANAH
Over Kontrak !!!! Murah-Bali Bangunan 6 Are/Jl.IB.Mantra Utama Dentim/08113862300
Tnh Kav di Batubulan Gg.Anggur & Jl.Dewi Sri H.0895630478555
Djl Rmh 2,8A Lt2 Jl.Tk.Citarum Harga 1M Hub.081775445825 B.BP.001.10.19.0000663
Djl Rmh LT178m2 cash-kredit Sibang Gede Badung H 082340011333 B.BP.001.10.19.0000555
Jual Murah !!!! Nego-Bali,Rmh 2LT/Jl.P.Galang-Komp-Perum Imbo-Denpasar/08113862300 B.BP.001.10.19.0000480
Rmh Lt2 Perum Teras Ayung Blok D53 LT 578m LB 350m Telp.413421 B.BP.001.10.19.0000692
B.BP.001.10.19.0000482
PROPERTY
PROPERTY
B.BP.001.10.19.0000664
Murah BU Tanah 2,5are Ubung Jl5M 285Jt/A Hub:081999976677 TP B.BP.001.10.19.0000691
DIJUAL TANAH
PROPERTY
Jual Murah!!!! Nego-Bali,Tanah 6,4 Are/Jl.Dewi Sri-Sunset Road-Denpasar/08113862300
Jual/Sewa cepat Ruko 2Lt tepi Cokroaminoto H.085100141368
B.BP.001.10.19.0000481
DIJUAL RUKO
B.BP.033.10.19.0000681
Kamis Paing, 24 Oktober 2019
Pipa Terbakar, Pasokan Air ke Desa Kutuh Putus Bangli (Bali Post) –
Kebakaran hutan yang terjadi di wilayah Desa Sukawana, Kintamani beberapa hari lalu mengakibatkan jaringan pipa air di desa setempat ikut terbakar. Dampaknya pasokan air ke Desa Kutuh terputus. Membantu mengatasi kesulitan air bersih yang dihadapi warga, BPBD Bangli, Rabu (23/10) kemarin, mendistribusikan puluhan ribu liter air ke desa tersebut.
AIR - BPBD distribusikan air bersih ke Desa Kutuh, Kintamani.
Bali Post/ist
Ketua Komisi I Setuju Pemkab Tak Ambil Jatah CPNS Bangli (Bali Post) Keputusan Bupati Bangli tidak mengambil jatah formasi CPNS tahun ini ditanggapi Ketua Komisi I DPRD Bangli Satria Yudha. Dia mengaku setuju atau sependapat dengan keputusan yang diambil bupati tersebut. “Saya sependapat dengan Bupati. Komitmen dari awal kita ingin tuntaskan persoalan PTT dan GTT terlebih dahulu,” kata Satria Yudha, Rabu (23/10) kemarin. Satria Yudha mengatakan dari dulu berkeinginan agar PTT dan GTT yang sudah mengabdi cukup lama bisa mendapat prioritas ikut sebagai peserta seleksi CPNS. Hal ini untuk memberikan penghargaan kepada mereka yang selama ini telah rela mengabdi bertahun-tahun untuk Bangli. Dengan diprioritaskannya PTT/GTT di Bangli yang notabene kebanyakan masyarakat lokal untuk ikut seleksi, maka Bangli tidak terus dijadikan batu loncatan. Agar pemerintah pusat bisa tahu secara detail kondisi Bangli sebenarnya, politisi muda PDIP ini menyarankan BKD dan Bupati agar menyampaikan langsung ke pusat. Tidak cukup hanya dengan berkirim surat. “Untuk menuntaskan masalah PTT/GTT, berjuangnya harus ke Pusat. Sekalian wakil-wakil kita yang ada di pusat dimintain tolong, agar lebih memperhatikan kondisi
Bangli. Toh juga sekalian konsultasi, biar ada manfaatnya bagi masyarakat,” terangnya. Dengan menyampaikan langsung pihaknya yakin Bangli bisa mendapat perhatian. Keinginan Pemkab Bangli agar dalam rekrutmen CPNS dan PPPK Tahun 2019, yang dapat melamar khusus dari tenaga pengabdi/honorer (PTT dan GTT) yang memiliki masa kerja paling lama satu tahun, diyakini bisa disetujui. Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Bangli tahun ini kembali mendapat jatah formasi CPNS dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Namun, Pemkab memutuskan tidak melaksanakan perekrutan CPNS karena beberapa alasan. Plt. Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah, Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD-PSDM) Kabupaten Bangli Ketut Mega Ada menyebutkan, jatah formasi CPNS yang diberikan untuk Bangli tahun 2019 ini sebanyak 111. Meliputi tenaga kependidikan 100 dan tenaga kesehatan 11. Menindaklanjuti adanya jatah formasi CPNS tersebut, Mega Ada mengaku sudah melapor ke Bupati Bangli. Sesuai arahan Bupati, jatah formasi tahun 2019 diputuskan tidak akan diambil. Dengan kata lain
Pemkab Bangli tahun ini tidak akan melaksanakan rekrutmen CPNS. Alasan utama tidak diambilnya jatah formasi itu, karena syarat khusus yang sebelumya diajukan Bupati atas dukungan DPRD Bangli, tidak mendapat perstujuan dari Kemenpan-RB. Adapun syarat khusus yang diajukan itu yakni Pemkab menginginkan agar dalam rekrutmen CPNS dan PPPK Tahun 2019, yang dapat melamar khusus dari tenaga pengabdi/honorer (PTT dan GTT) yang memiliki masa kerja paling lama satu tahun. Syarat itu dibuat lantaran selama ini banyak pegawai yang sudah diangkat jadi PNS di Bangli minta pindah ke kabupaten lain. “Jadi seperti dijadikan batu loncatan. Karenanya Bapak Bupati mengusulkan kalau bisa PTT dan GTT diprioritaskan. Namun karena syarat Kemenpan sudah baku, tidak bisa. Harus berkompetisi, harus secara umum perekrutannya,” ujarnya. Di sisi lain, Pemkab Bangli memutuskan tidak mengambil jatah formasi CPNS tahun ini karena anggaran untuk penggajiannya termasuk biaya perekrutannya masih belum jelas. Dikhawatirkan, jika rekrutmen CPNS dilaksanakan tahun ini, akan membuat APBD Bangli semakin terbebani. (kmb40)
Pasar Senggol Dipindah Lagi ke Terminal Bangli (Bali Post) Puluhan pedagang pasar senggol yang selama ini berjualan di timur dan selatan Lapangan Kapten Mudita Bangli bakal dipindah lagi ke Terminal Loka Çrana. Terkait rencana itu, Disperindag Rabu (23/10) kemarin menggelar pertemuan dengan
para pedagang pasar senggol untuk membahas rencana pemindahan. Disperindag menargetkan, pemindahan pedagang tuntas bulan depan. Kepala Disperindag Kabupaten Bangli Nengah Sudibya dikonfirmasi sore kemarin mengatakan, dalam pertemuan yang digelar di
Bali Post/kmb40
SENGGOL - Pasar senggol di selatan Lapangan Kapten Mudita.
kantornya, pihaknya juga mendatangkan pihak Dinas Perhubungan. Mengingat lokasi yang akan ditempati pedagang nanti merupakan terminal yang dikelola Dinas Perhubungan. Dijelaskannya, pemindahan pedagang pasar senggol ke Terminal Loka Çrana sudah direncanakan sejak awal. Pihaknya selama ini terus menerima masukan dari pedagang, baik pedagang pasar senggol, pasar Loka Çrana dan pengelola pasar yang menginginkan terminal dimanfaatkan sebagai pasar senggol pada sore hingga malam hari. “Mereka berharap senggol bisa dipindah ke terminal, sehingga Pasar Loka Çrana bisa buka sampai malam,” ujarnya. Karenanya dalam rapat kemarin, semua pedagang telah sepakat mengenai pemindahan tersebut. Demikian juga pihak Dishub tidak
keberatan dengan rencana pemanfaatan lahan terminal untuk lokasi berjualan. Namun dengan syarat pedagang berjualan di atas pukul 12.00 dan bisa menjaga kebersihan. Sesuai perencanaan, kata Sudibya yang nantinya akan dipindah ke terminal hanya pedagang makanan. Sedangkan pedagang pasar senggol yang berjualan kain, tidak. Sebab, sudah ada di Pasar Loka Çrana. “Jumlah pedagang pasar senggol yang akan dipindah ada 29 pedagang,” katanya. Ditargetkan pemindahan pedagang itu tuntas bulan November mendatang. “Rencana pemindahan sesegera mungkin. Sekarang akan dilakukan persiapan, pemasangan kabel-kabel, penerangan. Nanti setelah pindah di sana, pedagang tidak perlu lagi buat atap, hanya tinggal bawa dagangan saja,” imbuhnya. (kmb40)
Kepala Pelaksana BPBD Bangli Wayan Karmawan melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik Ketut Agus Sutapa mengatakan, pendistribusian air bersih dilakukan menggunakan truk tangki milik BPBD Bangli, dibantu BPBD Buleleng, dan truk tangki milik sebuah perusahaan air kemasan. Air bersih didistribusikan ke dua dusun, yakni Dusun Kutuh yang dihuni 349 KK dan Dusun Angan Sari yang dihuni 115 KK. “Dua dusun itu tidak teraliri air akibat jaringan pipa dari Sukawana menuju wilayah Desa Kutuh terbakar saat kebakaran hutan tiga hari lalu,” kata Agus. Dengan pendistribusian air tersebut, diharapkan warga Kutuh tidak mengalami krisis air bersih hingga jaringan pipa selesai dilakukan perbaikan
oleh pihak desa. Selain membagikan air bersih, Agus mengatakan di hari yang sama pihaknya juga membagikan masker untuk masyarakat di Desa Batur Tengah dan Desa Batur Selatan melalui kantor desa. Masing-masing desa diberikan 1.000 masker. Droping masker dilakukan untuk mengantisipasi adanya gangguan kesehatan warga akibat terdampak paparan asap kebakaran lahan. “Pembagian masker dilakukan, karena jalur Penelokan masuk Batur Tengah dan Batur Selatan dari tiga hari sering terjadi kebakaran lahan. Kita lakukan antisipasi, supaya kesehatan warga bisa lebih terjaga,” ujarnya. Masyarakat diharapkan bisa memanfaatkan masker tersebut, jika sewaktu-waktu
kebakaran lahan kembali terjadi. Sebab, dampak kebakaran rentan menyebabkan masyarakat terjangkit penyakit infeksi saluran pernapasan. Sejauh ini, Agus mengatakan belum ada warga yang mengeluh sakit akibat paparan asap atau abu sisa kebakaran. Untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat kebakaran, BPBD Bangli juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis dengan mendatangkan tim medis dari Provinsi Bali. Namun, karena tim medis terbentur waktu, pemeriksaan kesehatan hanya bisa dilaksanakan di Desa Kutuh. Sementara untuk pemeriksaan warga di Dusun Kubusalya, Desa Sukawana yang juga terdampak asap kebakaran lahan, belum bisa dilakukan. (kmb40)
Dua Objek Wisata Baru Dipungut Retribusi Bangli (Bali Post) Keinginan Bupati Bangli menaikkan pendapatan asli daerah (PAD) dengan memungut retribusi pada sejumlah objek wisata baru, ditindaklanjuti Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud). Pihak Disparbud telah menentukan beberapa objek wisata yang bakal dikenakan retribusi. Ditemui Rabu (23/10) kemarin, Kepala Disparbud Bangli I Wayan Adnyana menyebutkan, pihaknya sudah menentukan dua objek wisata yang akan dikenakan retribusi, yakni Twinhill dan Tukad Cepung. Alasannya, karena potensi yang dimiliki menarik dan tingkat kunjungan dua objek wisata itu cukup ramai. Pihaknya telah merencanakan Jumat ini akan bertemu dua pengelola objek wisata tersebut untuk diajak rapat membahas pengenaan retribusi. “Sementara baru dua itu saja, tidak menutup kemungkinan ada objek wisata lainnya juga. Kami masih lihat potensipotensinya,” ungkapnya. Adnyana lebih lanjut mengatakan, pola pengenaan retribusi di dua objek yang mulai berkembang itu, nantinya akan sama dengan pengenaan retribsi di Penglipuran. Diterapkan persentase pendapatan 60:40. Di mana 60 persennya untuk pemerintah dan Rp 40 ribu untuk pengelola. Menurut pejabat asal Batur, Kintamani itu, selama ini Pemkab Bangli telah ikut berperan dalam memajukan objek wisata baru tersebut. Salah satunya melakukan pembinaan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). “Kami sebenarnya sering turun ke lapangan. Kami sentuh SDM-nya dengan pembinaan. Seperti di Twinhill, beberapa kali kami sudah bina. Memang tidak kelihatan, tapi kami selalu hadir ke bawah,”
ungkapnya. Tak hanya itu, Adnyana mengklaim, pihaknya juga hadir untuk membantu penataan. Seperti di Tukad Cepung. Pihaknya sudah membantu membuatkan detail rencana penataan di sana. “Di mana zona-zona parkirnya, toiletnya, kami sudah buatkan DEDnya,” ujarnya. Namun demikian untuk pembenahan dan penambahan fasilitas di lokasi, ia mengakui belum banyak yang bisa dilakukan. Pihaknya terkendala aturan. Pemkab hanya bisa membangun fasilitas pada lahan yang statusnya aset Pemkab. Sementara itu disinggung mengenai rencana kenaikan retribusi pada sejumlah Daya Tarik Wisata (DTW) yang ada di Kabupaten Bangli, Adnyana mengatakan saat ini sedang disiapkan regulasinya berupa Perbup. Dia menyebutkan,
sesuai rancangan ada beberapa DTW yang akan dinaikkan tarif retribusinya. Yakni DTW Batur, DTW Terunyan, DTW Pura Kehen, Penulisan, Penglipuran dan DTW Kehen. “Rencananya naik mulai awal 2020,” ungkapnya. Dengan adanya kenaikan tarif nanti, adapun besaran retribusi yang akan dikenakan ke wisatawan nanti berbedabeda. Untuk wisatawan asing dewasa akan dikenakan retribusi Rp 50 ribu. Naik dari sebelumnya Rp 30 ribu per orang. Sementara wisatawan asing anak-anak dikenakan Rp 30 ribu per orang naik dari sebelumnya Rp 25 ribu per orang. Untuk wisatawan domestik, nantinya akan dikenakan retribusi Rp 25 ribu per orang, naik dari sebelumya Rp 15 ribu, sedangkan anak-anak Rp 15 ribu per orang, naik dari sebelumnya Rp 10 ribu. (kmb40)
Bali Post/kmb40
WISATAWAN - Sejumlah wisatawan asing berkunjung ke DTW Kehen belum lama ini.
15
Kamis Paing, 24 Oktober 2019
Hanya Menang Tipis Zidane Tetap Senang
Fokus Jadi Kunci Kemenangan BU Gianyar (Bali Post) – Laga kontra Perseru Badak Lampung pada Selasa (22/10) seakan menjadi jawaban seorang Wawan Hendrawan terhadap penampilannya. Pascahasil yang tidak sesuai harapan saat memperkuat Timnas Indonesia dan laga Bali United (BU) kontra Borneo FC, Wawan Hendrawan berhasil menunjukkan penampilan gemilang saat tim Serdadu Tridatu sukses menang atas Badak Lampung. Usai laga kemarin, Wawan mengaku bersyukur atas hasil yang diraih tim Serdadu Tridatu. Ia menyebut bila kunci kemenangan timnya lantaran semua pemain benar-benar fokus untuk bisa meraih hasil positif kemarin. ‘’Alhamdulillah kami bisa bangkit setelah hasil di Samarinda lalu. Itu karena kami semua benarbenar fokus sehingga kami bisa memenangkan pertandingan. Terima kasih dukungan dan doa dari semuanya. Semoga kami bisa konsisten di pertandingan selanjutnya,’’ ujar Wawan Hendrawan, Rabu (23/10) kemarin. Terkait kesuksesannya mencatatkan cleansheet pascakebobolan cukup banyak gol di dua laga sebelumnya yang ia jalani, Wawan mengungkapkan bila hal tersebut merupakan sesuatu hal yang biasa dalam sepak bola. ‘’Saya rasa hal yang biasa ketika dalam suatu pertandingan adalah wajar ketika tim mengalami kebobolan. Tapi sekarang bagaimana kita tetap fokus ke depannya agar kesalahan-kesalahan sebelumnya tidak terulang lagi,’’ tutup pemain berjuluk Spiderwan ini. (kmb33)
Istanbul – Real Madrid gagal memaksimalkan beberapa peluang untuk mencetak gol lebih banyak ketika melawan Galatasaray pada matchday ketiga Grup A Liga Champions 2019-2020. Dalam pertandingan yang digelar di Istanbul, Rabu (23/10) dini hari kemarin, Los Blancos hanya menang 1-0 lewat gol Toni Kroos pada menit ke-18. Di satu sisi, Real Madrid lega karena berhasil meraih kemenangan perdana. Di sisi lain, mereka punya catatan buruk karena tidak mampu memaksimalkan peluang. “Galatasaray memiliki dua peluang mencetak gol. Kami memiliki banyak peluang untuk mencetak gol dengan permainan yang sangat bagus. Saya ingin mencetak lebih banyak, karena dengan gol kedua tekanan untuk kami berkurang,” kata pelatih Real Madrid Zinedine Zidane selepas laga dikutip
dari Marca. Real Madrid melepaskan 26 tembakan, 12 di antaranya mengarah ke gawang, namun hanya satu yang menjadi gol. Zidane menyoroti ketidakmampuan Real Madrid untuk mencetak gol lebih banyak. Tetapi, ia memuji perjuangan pemain. “Saya menyukai konsentrasi tim dari menit pertama hingga menit terakhir,” katanya. Kemenangan perdana Real Madrid di Liga Champions ini setidaknya membuat Zidane lega. Sebelumnya, Real Madrid dikritik menyusul kekalahan 0-1 dari Real Mallorca. Zidane yakin para pemainnya berhasil menjawab kritikan. “Saya tahu di mana saya
berada dan posisi yang saya miliki. Itulah mengapa kami merespons dengan sangat baik,” katanya. “Pemain melakukan kerja keras. Itu bukan pertandingan yang mudah. Kami harus menang setelah kalah dan kami telah melakukannya,” ujar Zidane. (kmb33)
Menpora Siap Majukan Sepak Bola
FORKI Buleleng Keberatan Juara Porprov Diseleksi
Bali Post/ist
JUARA UMUM - Tim karate Buleleng keluar sebagai juara umum pada ajang Porprov Bali XIV di Tabanan, September lalu.
Praveen/Melati Lolos ke 16 Besar French Open Paris – Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti melaju ke babak kedua turnamen bulu tangkis French Open 2019. Juara Denmark Open itu menyingkirkan Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Hongkong). Dalam pertandingan di Stade Pierre de Coubertin, Rabu (23/10) kemarin, Praveen/ Melati hanya membutuhkan dua set untuk menjejak babak 16 besar. Mereka mengalahkan Tang/Tse 21-17, 21-15. ‘’Dari awal kami coba menekan terus lawan. Sebisa mungkin kami tidak memberikan kesempatan pada mereka
untuk berkembang. Strategi kami berhasil. Cuma tadi di akhir aja sempat kebawa permainan mereka sedikit,’’ kata Praveen. Dengan kemenangan itu, Indonesia menambah satu wakil ke babak kedua. Di hari pertama, dua ganda campuran Merah Putih, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas, sudah lebih dulu melaju. Praveen/Melati tinggal menunggu lawan di babak 16 besar. Mereka berpotensi berjumpa dengan ganda campuran Indonesia lainnya, Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow.
Owi/Winny akan berebut tiket babak kedua dengan wakil Denmark, Mathias Christiansen/ Alexandra Boje. ‘’Kalau bisa ketemu sesama Indonesia mungkin lebih bagus karena di babak berikutnya sudah pasti ada satu wakil Indonesia yang lolos. Kalau berjumpa dengan pemain Denmark, kami belum pernah berhadapan, jadi kami tidak mau lengah dan fokus step by step saja,’’ ujar Praveen. Di laga lain, Fitriani juga memetik kemenangan. Fitriani mengalahkan pebulu tangkis Turki Neslihan Yigit dengan skor 21-17, 21-12. (kmb33)
Marquez Kerap Gagal Finis di Australia Phillip Island – Marc Marquez tercatat enam kali balapan di Australia pada kelas MotoGP. The Baby Alien sudah dua kali juara di Phillip Island, namun sisanya selalu gagal finis. MotoGP Australia digelar Minggu (27/10) nanti. Pada balapan di Sirkuit Phillip Island, Marquez punya kesempatan membuat rekor baru. Rider asal Spanyol itu akan tercatat sebagai pembalap Honda dengan jumlah kemenangan terbanyak, andai berhasil finis pertama di Australia. Saat ini ia mengoleksi 54 kemenangan, atau sama dengan Mick Doohan. Meski demikian, tantangannya untuk melampaui
rekor tersebut di Australia tidak mudah. Marquez terakhir kali menaklukkan Phillip Island pada 2017. Total dari enam balapan seri Australia sejak tahun 2013, juara dunia MotoGP 2019 itu hanya mencatatkan dua kemenangan di tahun 2015 dan 2017. Sisanya Marquez selalu gagal mengakhiri race. Pada balapan tahun 2013, Marquez terpaksa didiskualifikasi pada lap ke-11. Saat itu para rider diwajibkan mengganti ban saat sudah memasuki lap ke-9 atau ke-10, namun ia tidak melakukannya hingga harus dikibari bendera hitam. Setahun berselang, Marquez
kembali gagal finis di Australia setelah mengalami crash saat tengah memimpin balapan pada 10 lap tersisa. Meski demikian, ia sudah mengunci titel juara dunia MotoGP 2014, sehingga hasil balapan di sana tidak berpengaruh baginya. Rider tim Honda Repsol itu lagi-lagi jatuh dari tunggangannya di tahun 2016. Marquez harus mengakhiri balapan lebih cepat, seusai gagal mengendalikan bagian depan motornya di lap ke-10. Pada balapan terakhir tahun 2018, Marques juga gagal menyelesaikan balapan di Phillip Island. Ia terpaksa keluar dari race usai motornya diseruduk oleh Johann Zarco di lap keenam. (kmb33)
Kamis, 24 Oktober 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Ketatwaning Gria (2) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Ayodhya Kanda 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 08:30 Wita Ocydia Home Shopping 09:00 Wita Seputar Bali Terkini 09:05 Wita Solusi Alternatif Marion Sam
09:30 Wita Ocydia Home Shopping 10:00 Wita Seputar Bali Terkini 10:05 Wita Bali Channel Tourist TV 11:00 Wita Solusi Alternatif Soman 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Ketatwaning Gria (3) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Solusi Alternatif Marion Sam 14:30 Wita Bali TV Shop 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Ocydia Home Shopping
16:30 Wita Kreasi Anak Wisnawa Production (3) 17:00 Wita Diabemed 17:30 Wita Kartun Aranya Kanda(1) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali Malam 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog Interaktif Dinas Kebudayaan 21:00 Wita Talk Show Merah Putih Krisis Air Hantui Bali 23:00 Wita Seputar Bali Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping 23:30 Wita Bali Channel
Singaraja (Bali Post) Pengkab FORKI Buleleng merasa keberatan, mengingat tim karate Buleleng keluar sebagai juara umum Porprov Bali XIV di Tabanan, September lalu, dengan mendulang 4 emas. Akan tetapi, dalam pembentukan skuad tim Pra-PON, karateka Buleleng peraih emas Porprov, masih harus menjalani seleksi lagi. Surat keberatan FORKI Buleleng bernomor 02/ FORKI/BLL/X/2019, perihal seleksi tim Pra-PON. Surat itu ditandatangani Ketua Umum Pengkab FORKI Buleleng Dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG. dan Sekum Putu Arga, M.Pd. dilayangkan kepada Ketua Umum FORKI Bali. Intinya, FORKI Buleleng kecewa sekaligus mempertanyakan, mengapa FORKI Bali menggelar seleksi ulang. Padahal, Porprov Bali merupakan parameter pembinaan. Untuk itu, FORKI Buleleng merasa keberatan terhadap seleksi ulang, seraya berharap peraih emas Porprov ditetapkan sebagai skuad tim Pra-PON. Pelatih karate Buleleng Yogi Parta yang dikontak Rabu (23/10) kemarin menerang-
kan, keempat medali emas dipersembahkan Andre Wahyudi (kata perorangan), Dewi Saras/Nirma Arya/ Anggun Pramesti (kata beregu), Ketut Agus Sumandiyasa (kumite -84 kg), serta Gede Santi (kumite -67 kg). Sementara itu, Sekum Pengprov FORKI Bali Ardi Ganggas menerangkan bahwa dalam pembentukan skuad tim karate, juara Porprov merupakan salah satu kriteria. Sebaliknya, banyak kriteria juara pada event lain, seperti AKF, WKF, Kejurnas, Piala Mendagri, Piala Kasad, Pomnas, serta POM ASEAN. Karena itu, menurut Ardi Ganggas, bagi atlet yang tumben juara Porprov, tidak serta merta dan otomatis masuk skuad tim Pra-PON. ‘’Saya kira kriteria ini sudah umum dan wajar dalam tiap pembentukan tim karate,’’ ucapnya. Ia mencontohkan karateka Bali Cokorda Agung Istri Sanistya Rani yang akrab disapa Coki, absen di ajang Porprov. Namun, yang bersangkutan sedang memburu tiket Olimpiade, bahkan meraih medali pada Asian Games, hingga layak masuk skuad tim karate Bali. (022)
Jakarta (Bali Post) – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengaku sudah memiliki sebuah cara untuk memperbaiki persepakbolaan Indonesia. Nantinya, Zainudin Amali akan berkoordinasi terlebih dahulu kepada PSSI untuk bekerja sama memajukan olahraga terpopuler di Tanah Air. Sebelumnya, Zainudin Amali sudah diperingatkan oleh Presiden Joko Widodo untuk memperbaiki persepakbolaan Indonesia. Joko Widodo berpesan setelah nama Zainudin Amali disebutkan sebagai Menpora periode 2019-2024. ‘’Pak Presiden secara spesifik menyampaikan satu cabang olahraga yang jadi favorit yakni sepak bola. Jadi saya akan lebih fokus terlebih dahulu pada cabang ini,’’ ucap Zainudin Amali, Rabu (23/10) kemarin. Tentu saja, ini tak mudah bagi Zainudin Amali untuk bisa membantu membenahi persepakbolaan Indonesia. Meskipun demikian, ia akan tetap berusaha keras untuk memperbaiki citra buruk si kulit bundar di Tanah Air. Salah satunya dengan fokus pada pembinaan usia muda. Meski begitu, Zainudin Amali tidak mau masuk terlalu dalam melakukan intervensi kepada PSSI. Menurut Zainudin, tugas Kemenpora hanya menjadi fasilator dari keolahragaan yang ada di Indonesia. ‘’Regulasi-regulasi yang ada tentu akan kami ikuti dan kalau ada regulasi yang tidak pas kami akan bicarakan dengan stakeholder untuk kita revisi,’’ tutur Zainudin Amali. ‘’Setelah itu, baru kami akan tentukan kebijakan apa ke depan baik jangka pendek maupun menengah dan panjang,’’ tutupnya. (ant)
Melaksanakan Amanah Lebih lanjut Bintang Puspayoga mengatakan, langkah awal yang akan dilakukannya sebagai menteri pemberdayaa perempuan dan perlindungan anak adalah segera melakukan koordinasi, baik secara internal dan ekstrenal guna mempersiapkan program-program selanjutnya. Sebagai satu-satunya
menteri asal Bali dan sekaligus menjadi wanita Bali pertama yang dipercaya Presiden menduduki kursi menteri, Bintang Puspayoga mengaku mempunyai tanggung jawab moral yang besar terhadap masyarakat Bali khususnya. Ia pun berjanji akan bertanggung jawab dalam melaksanakan amanah yang diberikannya dengan sebaik-baiknya Sementara itu, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara
yang ditemui di sela-sela kegiatan di Sewaka Dharma, Rabu (23/10) kemarin, mengaku sangat bangga dengan dipilihnya salah satu ASN di Pemkot Denpasar menjadi menteri di kabinet JokowiMa’ruf Amin. ‘’Puji syukur karena salah satu putra terbaik Bali, khususnya ASN di Pemkot Denpasar, dipercaya sebagai salah satu pembatu presiden dan ini suatu kebanggaan,’’ ujar Rai Iswara. Sosok Bintang Puspayoga
dinilai sebagai perempuan yang memiliki tiga kecerdasan, yakni intelektual, emosi, serta sosial-spiritual. Untuk itu, Rai Iswara menilai Bintang Puspayoga akan cepat memahami tupoksi di kementerian yang diembannya sekarang. ‘’Kuncinya adalah segera melakukan komunikasi dan koordinasi karena manajemen pemerintahan, kuncinya adalah koordinasi,’’ ujarnya. (balitv/ara)
Kamis Paing, 24 Oktober 2019
Gaet Segmen Pasar Baru
Praktisi Perhotelan Sanur Bentuk SHF
Bali Post/kmb
Ketua Sanur Hospitality Forum Ricky Putra (baju biru) berkunjung ke Bali Post, Rabu (23/10) kemarin.
SANUR selama ini dikenal sebagai destinasi wisata yang dituju wisatawan Eropa. Guna menggaet segmen pasar baru, praktisi perhotelan di Sanur menyepakati pembentukan Sanur Hospitality Forum (SHF). Ketua SHF, I Made Ricky Darmika Putra, Rabu (23/10) kemarin saat berkunjung ke Bali Post mengatakan, forum ini akan diresmikan Jumat (25/10). Ricky yang juga General Manager (GM) Santrian Group Corporate ini mengatakan Sanur memang sudah terkenal sebagai destinasi pariwisata. Namun, pembentukan forum ini untuk lebih memperkenalkan Sanur ke pasar-pasar baru yang be-
lum digarap maksimal. ‘’Para pengelola/manajer hotel di kawasan wisata Sanur membentuk forum untuk bersama-sama menjadikan Sanur sebagai destinasi yang lebih terkenal,’’ sebutnya didampingi Executive Assistant Manager Puri Santrian Made Suardana. Ia mengatakan sejauh ini terdapat 36 hotel yang ada di Sanur memiliki komitmen bersama. Di antaranya bagaimana memperluas pasar wisata, domestik maupun asing demi meningkatkan kualitas pariwisata itu sendiri. Ia mengutarakan kesepakatan membentuk SHF menyusul pertemuan para general manager hotel yang berlangsung sebanyak 2-3 kali.
‘’Untuk jangka pendeknya, menyusun strategi marketing sehingga Sanur bisa menggrab market segmen baru untuk meningkatkan kunjungan wisatawan,’’ sebutnya. Ricky yang juga menjabat sebagai Ketua Bali Hotel Association (BHA) ini mengatakan SHF akan bersinergi dengan seluruh stakeholder. Betulbetul melibatkan masyarakat Sanur, klian adat, Yayasan Pembangunan Sanur (YPS), pemerintah daerah maupun pusat. ‘’Saya berterima kasih atas dukungan dari para pemilik hotel di Sanur, salah satunya Santrian Group yang mendukung adanya upaya untuk memajukan industri pariwisata Sanur,’’ katanya. (iah)
SMP PGRI 2 Denpasar Boyong Dua Piala Bergilir KULINER
SISWA dan guru SMP PGRI 2 Denpasar (Grisda) terus mengukir prestasi. Tim Paskibra dan Yoga Grisda memboyong dua piala bergilir. Sementara gurunya menjadi yang terbaik pada OGN IPA dan Guru Ajeg Bali. Tim A Yoga Grisda meraih juara I se-Bali di IHDN. Tim ini juga meraih juara umum dan berhak atas piala bergilir rektor. Sedangkan tim B Grisda sukses meraih juara III. Tim ini diperkuat Pande Komang Purnama Cahyani Putri bersama Ni Nyoman Kanya Pradnya Swari (IX-A), I Kadek Agus Widia Nata (IX-D), Ni Kadek Nia Anggreni (VIII-C), dibina I Gede Budi Adi Mahardika, S.Pd.H. Juara III diperkuat oleh I Dewa Nyoman Samajaya (VIII-B), Ni Komang
KESEHATAN
TOP IN VASI
WONDERFUL BALI
BUDAYA
Dian Dwi Anjani (VIII-D), Ni Kadek Santi Ayu Saraswati (VIII-D) dan I Kadek Risky Artha Widnyana (VIII-A). Sementara Pande Komang Purnama Cahyani, Ni Nyoman Kanya Pradnya Swari, Ni Made Rani Widiasari dan Ni Kadek Nia Anggreni meraih juara II Yoga di Kementerian Agama. Cahyani juga juara I Siswa Ajeg Bali bersama guru Ayu Sri Wahyuni, S.Pd., juara Guru Ajeg Bali 2019. Masih di bidang budaya, Ni Putu Meishya Amelia Putri (VII-D) meraih juara III lomba Baca Puisi Bahasa Bali se-Bali. Siswa binaan I Gede Witantra, S.Pd. ini juga meraih juara MC Bahasa Bali atas nama Ni Kadek Nia Anggreni (VIII-C). Dalam lomba Pidato Bahasa Indonesia, Ni Komang Ari Kencana (IX-B)
meraih juara III di Dinas Arsip dan Perpustaan Kota Denpasar. Sementara siswa binaan Ni Nyoman Sudiasih, S.Pd., M.Si., Cokorda Istri Aradhea Saktika Pemayun (IX-E), meraih juara harapan I se-Bali lomba Busana Adat ke Pura. Dalam lomba Paksibraka, Tim Paksibra Grisda meraih tiga piala pada lomba Paskibraka se-Bali di Smanela. Tim yang diasuh Made Satria Wiguna dan diketuai I Komang Ari Kencana ini meraih juara I dengan piala tetap, juara I formasi variasi terbaik dan piala bergilir juara umum. Tim ini juga meraih juara I di SMA Dharma Praja dan juara III di PPI Kota Denpasar. Tim Pramuka Grisda juara III lomba Senam Pramuka-se
Kota Denpasar. Tim yang dibesut I Gede Budi Mahardika ini juara III lomba Senam Pramuka di SMA Dharma Praja dan juara III lomba Pioneering Meja Makan. Tim lain yang dibina I Ketut Oka Ribawa dan Dwi Santi Martini meraih juara III lomba Pioneering Kreasi di Kwarcab Denpasar. Di bidang olahraga, Grisda memiliki pembalap sepeda andal. Ida Bagus Oka Deva Swara dan IA Made Intan Putri Paraditha juara I balap sepeda di Porsenijar Bali dan Oka Deva juga juara III kategori individu. Di bidang akademik anakanak Grisda juga melejit. Tim KIR Grisda yang diperkuat I Kadek Risky Artha Widnyana dan Ngakan Komang Nadha Santika (VIII-A)
Michelia Chika Cempaka
PENDIDIKAN Lestarikan Budaya SENIMAN PENYANYI cilik Chika konsisten membawakan lagu anak-anak, bertemakan seni dan budaya Bali. Setelah sebelumnya merilis single ‘’Seneng Dados Nak Bali’’, kali ini Chika menghasilkan mini album berjudul ‘’Di Beten Langit Bali’’. Mini album yang berisi lima buah lagu ini telah dirilis, belum lama ini. Ayah Chika, Made Subrata, sebagai produser menjelaskan, lagu-lagu di album ‘’Di Beten Langit Bali’’ disusun sedemikian rupa sebagai satu rangkaian yang punya benang merah tersendiri. Rekaman dalam format DVD video klip ini diawali dengan ‘’Di Beten Langit Bali’’, berlanjut ke lagu permainan ‘’Ketekak Ketekok’’ hingga ‘’Budaya Bali Adiluhung’’ yang diharapkan dapat membuat anak-anak makin mengenal budaya warisan leluhur yang perlu dilestarikan. Indahnya Bali, kebahagiaan dan kedamaian serta keceriaan anak-anak dapat dirasakan karena Bali adalah ‘’Jagat Kayangan’’. Hingga akhirnya itu semua memunculkan rasa ‘’Seneng Dados Nak Bali’’. ‘’Meskipun ini mini album, tapi kami konsep dan kerjakan sedemikian rupa. Kalau kata mamanya Chika, mini tapi maksi. Karya boleh mini tapi hasil harus maksimal. Karenanya untuk mendapatkan hasil terbaik, kami tidak kejar target saat mengerjakan semuanya,’’ ujarnya. Menariknya, lima lagu ini diciptakan oleh tiga penciptan lagu pop Bali ternama. Hal ini menjadikan mini albumnya ini penuh warna dan bervariasi. Jika Komang Raka sudah diakui sebagai komposer yang banyak menghasilkan hits lagu komersial, karya-karya Komang Darmayuda sudah diketahui kesan megahnya sebagai lagu berkelas festival, sedangkan lagu karya Gus Saka kuat dengan kesan ballad. Tak cukup sampai di sana, muncul satu pemikiran, apa yang akan menjadi
daya tarik kuat dari ‘’Di Beten Langit Bali’’ yang membedakannya dengan rekaman lagu anak-anak berbahasa Bali lain. Lagu ‘’Ketekak Ketekok’’ yang dikonsep sebagai gending rare, kemudian dipilih untuk dinyanyikan duet. ‘’Usul dari pencipta lagu, duetnya pakai anak laki-laki, biar beda. Kalau duet anak-anak perempuan sudah cukup banyak. Pilihan jatuh pada Angling Kenaka, penyanyi anak-anak yang sudah kerap menjuarai lomba. Gayung bersambut, orangtua Angling setuju, dan tak perlu waktu lama untuk mengeksekusi ide ini,’’ jelas Subrata. Baik Chika yang punya nama lengkap Michelia Chika Cempaka maupun Angling sama-sama mengaku senang bisa menyanyi duet lagu anak-anak. Tak hanya di rekaman dan video klip, keduanya juga kompak dan menunjukkan chemistry yang kuat saat tampil langsung menyanyikan ‘’Ketekak Ketekok’’ di hadapan undangan. ‘’Di Beten Langit Bali’’ bisa dikatakan project ‘’keluarga’’. Kata Subrata, selain melibatkan saudara juga keluarga besar Chika, pihak lain yang turut serta seperti pencipta lagu, penata musik Dek Artha, videographer Yasa Sega, dan yang lainnya sudah seperti keluarga, yang kompak untuk menuntaskan keseluruhan proses sejak awal tahun. (win)
Bali Post/win
meraih juara II LKTI se-Kota Denpasar di ajang Inopa. Tim yang dibina oleh Sri Wahyuni ini juara harapan I video edukasi profile sekolah di Denpasar. Rekannya, I Putu Ari Khresna Arsana (IX-I), bersama Ade Satria Ambhara Putra (IX-C) dan Adek Rasmi (IX-F) meraih juara II video sejarah budaya Bali. Anak binaan I Made Ariyana, S.Pd. ini mengambil objek Museum Lontar Desa Dukuh Penaban. Masih di akademik, guru Grisda yang langganan juara video pembelajaran, Sri Wahyuni, tahun ini meraih juara I lomba Olimpiade Guru Nasional (OGN) Mapel IPA se-Kota Denpasar. Kepala SMP PGRI 2 Denpasar Dr. Drs. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. tersenyum melihat siswanya
PRESTASI - Siswa SMP PGRI 2 Denpasar yang berprestasi bersama guru pembinanya. berlomba mengukir prestasi. Prestasi ini adalah bagian pertanggungjawaban sekolah mengemban amanah kepercayaan masyarakat. Dia ingin tetap memberi
penguatan pendidikan karakter kepada anak didiknya. Guru Grisda harus berkarakter terlebih dahulu sebelum menjadikan siswanya berkarakter. (ad688)