Skip to main content

Edisi 23 September 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 35 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

sabtu umanis, 23 september 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

GUNUNG AGUNG AWAS

Denpasar (Bali Post) – Status Gunung Agung dinaikkan dari Siaga (Level 3) menjadi Awas (Level 4) oleh PVMBG Badan Geologi. Level Awas adalah level tertinggi dalam status gunungapi. Status Awas ditetapkan Jumat (22/9) kemarin pukul 20.30 Wita. Demikian pernyataan Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, dalam siaran persnya yang diterima Bali Post, semalam.

Bali Post/mud

BALITA - Seorang ibu menggendong anaknya yang masih balita saat berada di pengungsian Desa Les, Buleleng.

Peduli Pengungsi Gunung Agung

Atas peningkatan status tersebut, PVMBG merekomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki/pengunjung/ wisatawan agar tidak beraktivitas di seluruh area di dalam radius 9 kilometer dari kawah puncak dan ditambah perluasan sektoral ke arah utara, timur laut, tenggara dan selatan-barat daya sejauh 12 kilometer. Di dalam radius ini tidak boleh ada aktivitas masyarakat. Dengan perluasan daerah zona berbahaya tersebut maka pengungsi akan bertambah. BNPB dan BPBD akan mengambil langkah-langkah penanganan antisipasi menghadapi letusan dan penanganan pengungsi terkait dengan peningkatan status Awas dari Gunung Agung. Kepala BNPB bersama pejabat terkait telah berada di Bali untuk berkoordinasi dengan Gubernur Bali dan bupati terkait. Posko nasional segera diaktivasi untuk memberikan pendampingan pemerintah daerah. Bantuan logistik dan peralatan segera didorong ke titik-titik pengungsian. (kmb32)

Pengungsi Mandiri Terus Mengalir Tabanan, Denpasar dan Gianyar Jadi Sasaran

Bali Post Jumat (22/9) kemarin menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi Gunung Agung. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000. Made Utama Tabanan Nyoman Baskara Denpasar Ari Pramana, Denpasar

5 dus air mineral 5 dus air mineral 5 dus air mineral

600 Polisi Siap Jaga Ternak Warga KELUHAN para pengungsi terkait keselamatan ternak mereka tinggalkan di kampung (BP, 22/9), rupanya langsung ditanggapi Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus R Golose. Di sela-sela pemantauan kondisi posko pengungsian di Desa Menanga, Rendang, Karangasem, kemarin, ia menegaskan bakal melakukan pengamanan terhadap ternak milik warga yang ditinggal mengungsi. Untuk menjaga ternak warga, bakal diterjunkan 600 personel. ‘’Personel juga akan dibantu dari Polsek dan Polres yang ada di masing-masing wilayah yang warganya mengungsi. Jika kebutuhannya mendesak baru kita akan koordinasi dengan TNI,’’ katanya. Apa yang menjadi perhatian Kapolda tentu sangat mendasar. Sebab, selama ini banyak pengungsi yang menjual ternaknya di bawah harga pasar. Selain itu, banyak pula warga yang bingung untuk mencari tempat menitipkan ternaknya. Hal. 19 Puluhan Ternak

Bali Post/bit

BALAI BANJAR - Warga yang mengungsi di Balai Banjar Candikuning, Baturiti, Tabanan.

Bali Post/sos

LANSIA - Seorang pengungsi lansia dibantu petugas ketika tiba di tempat pengungsian di GOR Swecapura, Jumat (22/9) kemarin.

JUMLAH pengungsi terus bertambah seiring meningkatnya intensitas gempa vulkanik di Gunung Agung. Data BPBD Provinsi Bali hingga Jumat (22/9) kemarin pukul 13.00 Wita, tercatat 9.421 jiwa telah mengungsi di 50 titik. Tersebar di Kabupaten Karangasem sebanyak 7.018 jiwa pada 40 titik pengungsian, di Kabupaten Buleleng ada 1.722 jiwa pengungsi di delapan titik, dan di Kabupaten Klungkung terdapat 601 jiwa pengungsi di dua titik. Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra mengatakan, para pengungsi adalah warga desa yang tinggal di dalam radius 6 kilometer dan 7,5 kilometer di sektor utara, tanggara, selatan-barat daya dari puncak Gunung Agung seperti yang direkomendasikan PVMBG. Selain di Klungkung, Karangasem dan Buleleng, pergerakan pengungsi, Jumat kemarin juga menyasar Kabupaten Bangli, Tabanan, Gianyar dan Denpasar. Mereka semuanya merupakan pengungsi mandiri. Artinya, mereka tidak menempati pos pengungsian yang disediakan pemerintah. Mereka tinggal bersama kerabatnya atau ditampung sementara di bangunan publik yang dimiliki desa adat. Seperti di Denpasar. Pengungsi berada di tiga titik. Pertama, di Jalan Sekuta Gang Harum, Sanur sebanyak 34 KK dengan 110 jiwa. Kedua, Jalan Batur Sari Gang V Sanur Kauh 18 KK (64 jiwa) dan ketiga, Jalan Batur Sari Gang Tunjung Sari 15 KK (63 jiwa). Sementara di Bueleleng pengungsi tersebar di lima desa yakni Desa Les berjumlah

1.223. orang, Desa Tembok (805 orang), Desa Pacung (63 orang), Desa Sambirenteng (173 orang) dan di Desa Penuktukan terdapat 61 orang pengungsi. Sementara itu berdasarkan data BPBD Bangli hingga pukul 17.00 Wita, jumlah warga asal Karangasem yang mengungsi mandiri di Bangli mencapai 283 jiwa. Mereka mulai berdatangan ke Bangli untuk mengungsi sejak Kamis (21/9). Sesuai hasil pendataan, pengungsi tersebut menyebar ke Dusun Pulasari, Dusun Manikaji Desa Peninjoan, Desa Bangbang, Desa Yangapi, Desa Pengiangan, Desa Tiga, Susut, Demulih dan Desa Satra Kintamani. Sementara di Gianyar pengungsi mandiri sebanyak 57 orang. Mereka tinggal di Banjar Pinda Desa Saba, Blahbatuh di rumah I Nyoman Suarteja sebanyak 7 orang. Sementara di Banjar Saba Desa Saba, Blahbatuh di rumah I Ketut Gunawan jumlah pengungsi sementara 50 orang. Ratusan pengungsi mandiri juga eksodus ke Desa Candikuning, Tabanan. Perbekel Desa Candikuning I Made Mudita didampingi Sekdes I Nengah Mudita mengatakan, dari data pengungsi sementara hingga Jumat kemarin jumlahnya mencapai 259 orang. Mereka menyebar di tiga banjar yakni Banjar Bukitcatu sebanyak 37 orang yang berasal dari Banjar Bonyoh, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem. Sedangkan di Banjar Candikuning 1 sebanyak 29 orang, berasal dari Banjar Telung Buwana, Desa Sebudi. Hal. 19 Desa Candikuning

Warga Karangasem Panik, Jalan Macet Total Klungkung Kehabisan Tempat Tidur

Bali Post/gik

TERNAK PENGUNGSI - Sejumlah ternak warga Desa Jungutan yang mengungsi ke Desa Sibetan, dikandangkan di sekitar setra agar warga pengungsi bisa lebih tenang.

GEMPA yang hampir terasa setiap lima menit memaksa warga sejumlah desa di Kawasan Rawan Bencana (KRB) II Gunung Agung semalam mengungsi. Tak hanya yang ada dalam KRB II, mereka yang berada di kota Amlapura pun mengungsi ke tempat yang dirasa lebih aman. Seperti di wilayah Seraya, Asak dan Bugbug. Demikian pula warga Besakih dan sekitarnya juga turun. Akibatnya, Jumat (22/9) malam kemarin jalur tersebut macet total. Kendaraan pengungsi terus-menerus

mengalir. Tak hanya kendaraan pribadi, juga truk dan sepeda motor. Bahkan pengungsian ke Klungkung pukul 23.00 Wita semalam terus mengalir. Hal. 19 2.500 Orang TURUN TRUK - Ratusan warga tiba di GOR Swecapura, semalam. Mereka sebagian diangkut truk dari sejumlah desa di KRB II.

Bali Post/sos


denpasar

2

Sabtu Umanis, 23 September 2017

figur

Bali Post/may

BNI Jadi Agen Pembangunan

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI turut memosisikan diri sebagai agent of development atau agen pembangunan. Dalam hal ini, BNI sebagai salah satu bank milik negara memiliki komitmen untuk menyukseskan program-program pemerintah. Antara lain, ikut membantu penyaluran bantuan sosial (bansos), Kartu Indonesia Pintar (KIP) hingga Kredit Usaha Rakyat (KUR). ‘’Artinya, apa pun program pemerintah kami siap support. Kalau tidak ada halangan, Selasa depan kami akan ikut membantu penyaluran bansos yang rencananya dihadiri Presiden,’’ ujar Pemimpin BNI Kantor Cabang Utama Denpasar Mustaqiem di Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Denpasar, Jumat (22/9) kemarin. Mustaqiem mengaku bersyukur karena BNI dalam perjalanannya selalu mampu bertahan dalam kondisi ekonomi semacam apa pun. Sebagai agen pembangunan, BNI juga akan mengambil peran untuk memperlancar roda perekonomian. Salah satunya melalui komitmen penyaluran KUR bagi pelaku UMKM. ‘’KUR ini menjangkau baik dari yang segmen kecil, menengah maupun yang retail, kita siap support. Kalau ada yang tidak tercover dalam segmen KUR atau tidak memenuhi syarat, kami memiliki program BNI Wirausaha. Di atasnya lagi juga ada untuk kredit modal kerja retail,’’ jelas pria yang baru 2,5 bulan bertugas di Bali ini. Mustaqiem menjelaskan, BNI Wirausaha merupakan produk dari BNI yang masih sejalan dengan KUR. Bunga yang ditawarkan sangat bersaing dengan persyaratan yang mudah dipenuhi, sehingga sangat cocok untuk usaha-usaha para pemula. BNI Wirausaha utamanya memfasilitasi kredit di atas Rp 500 juta dan di bawah Rp 1 miliar. Kredit ini tidak bisa diakomodasi oleh KUR maupun business banking yang melayani kredit di atas Rp 1 miliar. ‘’Kalau KUR kan maksimum Rp 500 juta dengan jangka waktu maksimal lima tahun. Tapi kalau BNI Wirausaha bisa lebih dari 5 tahun, dengan kredit di atas Rp 500 juta maksimum Rp 1 miliar. Tentunya kita memberikan itu sesuai dengan ukuran usahanya,’’ jelasnya seraya mengatakan, animo masyarakat cukup bagus dalam merespons produk BNI tersebut. (may)

50 Napi Narkoba Kerobokan Dipindahkan ke Bangli

Denpasar (Bali Post) Divisi Pemasyarakatn melalui Lapas Kelas II A Denpasar di Kerobokan kembali memindahkan para narapidana (napi) narkoba. Jumat (22/9) pagi kemarin, setidaknya ada 50 napi narkoba dari Lapas Kerobokan dipindahkan ke Lapas Narkoba di Bangli. Kalapas Kerobokan Tonny Nainggolan membenarkan adanya pemindahan napi narkoba tersebut. Ia mengatakan, semua napi yang dipindahkan ini merupakan napi narkotika berasal dari Indonesia. ‘’Tidak ada warga binaan WNA dari 50 orang yang dipindahkan tersebut,’’ ujarnya. Terkait alasan pemindahan, Tonny Nainggolan mengaku tidak ada alasan khusus, hanya kelebihan kapasitas. Selama ini, lapas terbesar di Bali itu memang sangat overkapasitas. Berdasarkan informasi yang diterima Bali Post, pemindahan 50 napi tersebut menggunakan dua bus tahanan kejaksaan yang dipersiapkan mulai pukul 05.30 hingga pukul 07.15 Wita. Mereka dikawal puluhan polisi dari Polsek Kuta Utara dan Polres Badung. Mereka yang dipindahkan rata-rata hukumannya tinggi. Misalnya, Agus Purnomo dari Blok E yang dihukum 10 tahun penjara dan denda Rp 800 juta subsider enam bulan. Arifin dari Blok H 5, dihukum lima tahun penjara dan denda Rp 800 juta. Alan Rahmat Maulana dari Blok D 9, dipidana 10 tahun penjara dan denda 800 juta serta Afdhal yang juga dihukum 10 penjara tahun dan rekan lainnya. Pihak kepolisian mengatakan, kegiatan diawali apel dipimpin KBO Sabhara Polres Badung Iptu I Made Murdawan di halaman depan Kantor Lapas Kerobokan, pukul 05.30 Wita. Sebelum diberangkatkan, para personel melakukan pengecekan kondisi seluruh tahanan yang dipindahkan. Iptu Murdawan memerintahkan bawahannya melakukan pengawalan napi sesuai dengan SOP dan protap. ‘’Selalu waspada jangan terpancing dengan rayuan tahanan. Waspada terhadap tahanan yang berpura-pura buang air kecil atau yang lainnya. Selalu berkoordinasi dengan aparat terkait,’’ perintahnya. Iptu Murdawan juga melarang rombongan kendaraan pengangkut napi ini berhenti di tengah jalan. ‘’Jika terjadi suatu hal agar melaporkan segera kepada pimpinan,’’ tegasnya. Pukul 06.00 hingga 07.15 Wita, proses pemberangkatan warga binaan dimulai. Mereka diangkut dengan menggunakan dua bus tahanan milik Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar dengan sopir I Ketut Santra dan Putu Aryawan. (kmb37)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : 50 NAPI NARKOBA KEROBOKAN DIPINDAHKAN KE BANGLI Sampaikan opini Anda hari iniW di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/eka

PENGUNGSI - Para pengungsi berkumpul di salah satu rumah warga di Jalan Sekuta Gang Harum, Sanur, Jumat (22/9) kemarin. Di wilayah Sanur, untuk sementara jumlah pengungsi bencana Gunung Agung sekitar 237 jiwa.

Gunung Agung Awas

Ratusan Pengungsi Mandiri Pilih Tinggal di Sanur

Denpasar (Bali Post) –

Gelombang pengungsi akibat aktivitas Gunung Agung yang meningkat, terus mengalir. Lokasi yang dipilih para pengungsi bukan hanya di sekitar Karangasem, namun juga ada yang memilih tinggal di Denpasar. Seperti yang dilakukan puluhan kepala keluarga (KK) dari Desa Baturinggit, Kecamatan Kubu, Karangasem. Mereka memilih ikut tinggal sementara di tempat kerabatnya di Sanur. Salah seorang pengungsi, Ketut Numpek (42) asal Banjar Bantas, Desa Baturingit, mengaku memilih tinggal bersama kerabatnya karena lebih aman. Selain itu, mereka bisa berkumpul bersama anggota keluarganya yang lain. Sementara itu, Plt. Kepala BPBD Kota Denpasar Made Prapta mengatakan, mereka telah mengungsi ke tiga tempat yang ada di kawasan Sanur, yakni di Jalan Sekuta Gang Harum terda-

ta sebanyak 34 KK dan 110 jiwa, di Jalan Batur Sari, Sanur Kauh sebanyak 18 KK dengan 64 jiwa. Sedangkan di Gang Tunjung Sari sebanyak 15 KK dengan jumlah jiwa sebanyak 63 orang. ‘’Semua ini adalah pengungsi mandiri. Kami sudah menyiapkan tempat yang lebih layak dan representatif yang berada di kawasan Serangan dan Jalan Danau Tempe, tepatnya di TPST3R. Namun, mereka lebih memilih di sini,’’ kata Prapta,

Jumat (22/9) kemarin. Kehadiran para pengungsi asal Karangasem ini sempat ditinjau Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Ketua PKK Kota Denpasar Ny. Selly Mantra. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Rai Mantra menginstruksikan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk terjun langsung memberikan bantuan serta memantau para pengungsi yang akan berdatangan. Para perbekel dan lurah diminta mendata secara mendetail keberadaan para pengungsi yang nantinya berdatangan ke wilayahnya masing-masing. Untuk itu, pihaknya sudah menyediakan tempat yang lebih representatif. ‘’Pertama, langkah kita

adalah menanggulangi dan berupaya mengoordinasikan mereka di tempat yang lebih baik. Tidak jauh dari lokasi ini ada tempat yang lebih layak serta representatif yang nantinya mereka bisa tinggal dengan baik sampai kondisi di daerahnya dinyatakan aman,’’ kata Rai Mantra. Sementara terkait dengan hewan ternak milik pengungsi, Rai Mantra menginstruksikan pada Dinas Peternakan untuk disiapkan pasar lelang hewan agar harga jual hewan tersebut tetap stabil dan terjaga kesehatannya. Yang terpenting saat ini adalah mendata para pengungsi, utamanya mereka yang masih balita dan anak-anak. Jikapun bencana ini melebihi seminggu, pihaknya juga akan mengoordi-

nasikan dengan sekolah terdekat dan dinas terkait untuk membantu sementara pendidikannya. ‘’Kami juga akan membuka pos bantuan jika ada masyarakat yang ingin memberikan maupun menyalurkan bantuannya. Pos bantuan tersebut akan kami pusatkan di Kantor Lurah Sanur di bawah koordinasi BPBD Kota Denpasar. Kami juga mengajak seluruh komponen masyarakat yang ada di Bali ikut berdoa bersama-sama agar kita semua senantiasa selalu dalam lindungan Tuhan,’’ ujarnya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Sejak Februari 2017

Anggota Ormas Terima Tiga Kilogram Paket Narkoba Denpasar (Bali Post) Berdasarkan hasil pengembangan, anggota organisasi masyarakat (ormas) berinisial KS (27) yang ditangkap di areal parkir toko roti JCO di Jalan Gatot Subroto Tengah, Denpasar, ternyata jaringan narapidana (napi) Lapas Kerobokan

berinisial Kd. Sedangkan sabu-sabu (SS) 539,02 gram dikirim dari Madiun, Jawa Timur. Tersangka KS mengaku menerima kiriman paket SS sejak Februari lalu dan jika dijumlahkan hingga pengiriman terakhir mencapai sekitar 3 kilogram. “Pelaku ini

Bali Post/eka

NARKOBA - Polisi menggelar barang bukti narkoba dan tersangkanya di Mapolda Bali, Jumat (22/9) kemarin. Sekitar 0,5 kilogram narkoba jenis sabu-sabu diamankan dari tersangka di Denpasar.

merupakan target operasi kami sejak Maret lalu. Hasil pemeriksaan, pelaku mengaku lebih dari lima kali menerima paket narkoba dari bandar di Madiun yang selanjutnya diedarkan di Denpasar,” kata Wadir ResnarkobaPolda Bali AKBP Sudjarwoko didampingi Kasubdit Penmas AKBP Ayu Kusuma Dewi, Jumat (22/9) kemarin. Menurut AKBP Sudjarwoko, pelaku mengaku kos di Jalan Pondok Indah I, lantai dua kamar nomor 9, Denpasar. Selanjutnya, tim Dit. Resnarkoba dan Satgas CTOC menggeledah kamar tersebut. Di dalam laci meja televisi, aparat menemukan barang bukti berupa SS seberat 361,65 gram, di lantai kamar sebelah meja televisi disita 29 paket SS seberat 35,67 gram yang dibungkus pembungkus kripik singkong masing-masing beratnya sekitar 1 gram. Sedangkan di samping meja akuarium ditemukan 33 bungkus plastik hijau lumut berisi SS yang berat seluruhnya 40,59 gram, satu plastik berisi SS seberat 0,93 gram. Sementara di dalam laci meja akuarium ditemukan satu bungkus plastik bening berisi SS seberat 100,18 gram. “Kami hampir terkecoh karena pelaku mengaku kos di sana saja. Namun setelah kami periksa tasnya, ternyata ada kunci kos lain yaitu di Jalan Pidada,” tegas Sudjarwoko. Selanjutnya, tim gabungan tersebut menggeledah kamar kos tersangka di Jalan Pidada V, Ubung, Denpasar. Di sana petugas mengamankan 21 bungkus plastik klip ukuran kecil, delapan bungkus plastik

ukuran kecil, satu buku tabungan BRI atas nama Wayan Surya Putra, kartu ATM BRI, buku tabungan BCA, jam tangan dan buku catatan transaksi SS. “Tersangka mengaku dapat upah mengedarkan paket narkoba itu Rp 10 juta. Dia (pelaku - red) tidak bekerja,” ujar Sudjarwoko. Ia menambahkan, proses masuknya barang terlarang itu dari Madiun melalui jasa kurir dan merupakan jaringan terputus. Berat paket yang dikirim bervariasi dari 1 ons sampai 5 ons. “Peluncurnya ada lagi yang lain. Tapi yang mengatur bandarnya, baik lokasi menaruh paket dan waktu serta siapa yang diajak transaksi. Kasus ini masih kami kembangkan, terutama melacak bandarnya,” tegas Sudjarwoko. Seperti diberitakan sebelumnya, tim Opsnal Direktorat Resnarkoba Polda Bali dan Satgas CTOC menangkap anggota ormas berinisial KS (27) di Jalan Gatot Subroto Tengah, Denpasar, Selasa (19/9) pukul 20.30 Wita. KS diciduk karena menerima paket narkoba jenis sabu-sabu (SS) seberat 539,02 gram. Pelaku ditangkap di depan toko roti JCO. Terkait pengungkapan kasus itu, petugas mengamankan barang bukti lima paket besar SS, 68 paket kecil SS, satu paket plastik klip kecil. Barang bukti SS yang disita 539,02 gram bruto atau 498,97 gram neto. Selain itu, aparat juga mengamankan enam handphone, dua timbangan elektrik, satu plester, satu alat pres plastik, satu bong, tiga plastik klip dan satu bendel plastik besar. (kmb36)

Cegah Peredaran PCC

Belasan Toko Obat dan Apotek Dirazia

Upaya mengantisipasi peredaran tablet Paracetamol Cafein Carisoprodol (PCC), aparat kepolisian di Bali gencar melakukan razia. Jumat (22/9) kemarin, Satuan Resnarkoba Polresta Badung mengobok-obok lima toko obat dan apotek. Sedangkan Direktorat Polda Bali merazia belasan toko obat. Hasilnya, belum ditemukan PCC atau obat terlarang lainnya. Operasi tersebut dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Badung AKP Djoko Hariadi bersama pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Badung. Selain PCC, petugas juga menyasar obat tramadol, somadril, carnophen, rheumastop, new skelan, carsi-

pain, carminopain, etacarohen, cazetrol, bimacarphen dan karnomed. Namun, tak satu pun ditemukan adanya obat-obatan terlarang yang diperjualbelikan. ‘’Lima lokasi kami datangi dan dilakukan pemeriksaan obat yang dijual. Hasilnya masih nihil,’’ kata Djoko Hariadi. Menurut Djoko Hariadi, pihaknya bersama tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Badung berupaya melakukan pencegahan peredaran obat terlarang, terutama obat-obatan golongan daftar G dan PCC. ‘’Razia ini akan terus kami lakukan sehingga wilayah Polres Badung terbebas dari peredaran obatobatan tersebut,’’ ujarnya.

Sementara itu, Wadir Resnarkoba Polda Bali AKBP Sudjarwoko mengatakan, pihaknya melakukan upaya antisipasi serupa. Tercatat, ada 15 toko obat dan apotek yang disasar. Namun, nihil ditemukan obatobatan terlarang, termasuk PCC. Dikatakan, pihaknya melakukan pengecekan sampai ke gudang apotek dan toko obat. ‘’Sudah kami cek list-nya dan tidak ada ditemukan obat terlarang. PCC itu obat lama yang dilarang beredar. Kemungkinan dulu ada, tapi setelah kasusnya meledak di Banjarmasin dan Banyumas, kemungkinan sudah hilang (tidak dijual - red),’’ tegasnya. Menurut Sudjarwoko, PCC

Bali Post/ist

RAZIA - Anggota Sat. Resnarkoba Polres Badung saat merazia apotek dalam rangka mengantisipasi peredaran PCC. merupakan obat antidepresan. Orang yang ingin tenang dan tidur nyenyak, biasa minum obat ini tapi harus sesuai dosis yang ditentukan dokter. Pembeliannya harus ada resep dokter.

‘’Tapi, sekarang kan sudah tidak boleh diperjualbelikan. Kalau ditemukan akan disita dan pemilik toko akan diperiksa karena melanggar Undang-undang Kesehatan,’’ tegasnya. (rah)


BADUNG

Sabtu Umanis, 23 September 2017

Kembangkan Pertanian Hidroponik

Pemkab Siapkan ”Pilot Project”

Mangupura (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung mulai mengembangkan pertanian dengan pola hidroponik. Sistem ini untuk mengatasi keterbatasan lahan, khususnya di kawasan perkotaan. Pemkab Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan telah membuat pilot project (proyek percontohan) pertanian hidroponik di kawasan Puspem Badung, Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di Kecamatan Kuta Utara maupun Petang. Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Witra mengatakan, pihaknya meyakini pertanian hidroponik sangat cocok untuk di wilayah perkotaan yang untuk saat ini memang sangat sulit mencari lahan bercocok tanam. “Mengembangkan cara bercocok tanam sayur dengan sistem hidroponik tidak memerlukan lagi media tanah. Melainkan menggunakan seperangkat pipa paralon sebagai tempat pengaliran air, net pot dan rootpul untuk media penanaman sayur,” jelas Witra, Jumat (22/9) kemarin. Menurut Witra, sistem hidroponik memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Oleh karena itu, pihaknya terus mensosialisasikan kepada

3

Disdukcapil ”Jemput” Blangko E-KTP ke Jakarta

Mangupura (Bali Post) –

Keterbatasan jumlah blangko Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) masih menjadi kendala di Kabupaten Badung. Bahkan, Pemkab Badung melalui Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) harus hadir ke Jakarta untuk mengurus kekurangan blangko e-KTP tersebut. Bali Post/kmb27

HIDROPONIK - Pemkab Badung mengembangkan pertanian hidroponik dengan memanfaatkan lahan yang ada di Puspem Badung. masyarakat yang ada di perkotaan. “Hidroponik ini sangat praktis. Cocok untuk yang punya lahan sedikit atau yang tidak punya lahan sekalipun bisa karena cukup dengan pipa paralon saja,” ujarnya. Selain simpel, pertanian hidroponik juga tidak memakan waktu lama. Bahkan, tidak lebih dari 30 hari setelah masa tanam sudah bisa dipanen, dibandingkan dengan model pertanian konvensional. “Saat ini, kami memang belum mengembangkan semua jenis sayuran. Seperti yang ditanam di samping Pura Lingga Bhuana (Puspem Badung- red) itu ada kang-

kung dan sawi hijau,” sebutnya. Menurut Witra, pemerintah berencana mengembangkan pola hidroponik dengan skala lebih besar. Sistem ini akan dibangun dengan konsep rumah kaca. Program ini diharapkan dapat ditiru oleh masyarakat yang tidak memiliki lahan yang cukup luas namun tetap dapat bertani dengan mengembangkan pertanian hidrponik. “Kami akan terus mendorong program ini. Jadi, siapapun yang berminat bisa langsung melihat dan mempraktikkan di rumahnya masing-masing dengan melihat model yang telah kami buat,” tegasnya. (kmb27)

Kepala Disdukcapil Kabupaten Badung Nyoman Soka mengatakan, pihaknya masih memanfaatkan surat keterangan guna menutupi kekurangan tersebut. Hingga Agustus 2017 lalu, pihaknya baru mendapat 17 ribu keping. “Sudah berangkat ke Jakarta untuk mengurus tambahan blangko yang dibutuhkan. Mudahmudahan dapat blangko,” ujar Nyoman Soka, Jumat (22/9) kemarin. Menurut Soka, pihaknya mendapat tambahan empat ribu keping, sehingga total blangko dari Januari-September mencapai 20 ribu keping blangko. Namun, jumlah ini masih jauh dari kebutuhan. “Jumlah kekurangannya tak bisa disebutkan, karena perekaman masih berproses terus. Jadi, yang belum dapat masih banyak,” katanya seraya me-

nambahkan, pihaknya masih melakukan perekaman, termasuk ke sekolah-sekolah. Sebagai ganti e-KTP, kata Soka, pihaknya untuk sementara memberikan surat keterangan yang memiliki fungsi sama dengan KTP. Hanya, masa berlakunya enam bulan dan bisa diperpanjang. “Kami berikan surat keterangan. Jika distribusi kepingan sudah normal, otomatis kami tinggal mencetak,” tegasnya. Soka mengimbau masyarakat yang belum melakukan perekaman, agar segera melakukan perekaman. “Kami imbau agar merekam ke kecamatan-kecamatan untuk yang belum,” ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, warga Kabupaten Badung tidak perlu lagi berbondong-bondong ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk mencetak mau-

pun merekam e-KTP. Sebab, sistem pencetakan e-KTP kini dapat dilakukan di kecamatan sesuai domisili agar tidak bertele-tele dan penuh birokrasi. Disdukcapil juga telah menyediakan alat pencetakan e-KTP untuk memperluas jangkauan administrasi kependudukan yang mengarah kepada mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kendati demikian, lantaran distribusi blangko eKTP dari pusat belum stabil, maka sementara pencetakan hanya dilakukan di kabupaten dengan pertimbangan

efektivitas dan produktivitasnya. Apabila, distribusi blangko pusat telah normal, maka pencetakan akan diserahkan ke masing-masing kecamatan. Di lain sisi, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo belum lama ini mengancam akan mencopot Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil jika terbukti membohongi warga soal layanan perekaman data pada KTP elektronik. Hal itu menyusul ketersediaaan 7,4 juta blangko e-KTP yang dipastikan cukup hingga 2018. (kmb27)


INFO SEREMONIAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Seminar Bhakti Desa III 2017

Sabtu Umanis, 23 September 2017

FH Undwi Gandeng Kelompok Nelayan Wana Sari

Mengupas Persoalan Dalam Penyaluran Dana Desa Tanam 1.000 Pohon Bakau di Kampung Kepiting SERANGKAIAN Dies Natalis Universitas Udayana (Unud) ke-55, Jumat (22/9) kemarin dilaksanakan Seminar Bhakti Desa III 2017. Bertempat di Gedung Widya Sabha kampus setempat, seminar yang digelar oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ini dihadiri Kepala Desa/Perbekel dan Bendesa Adat se-Bali. Mengambil tema ‘’Bersama Unud Membangun Desa Melalui Pemberdayaan Masyarakat untuk Kesejahteraan dan Keutuhan NKRI’’, seminar dibuka Menteri Desa PDT dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo. Menurut Rektor Unud Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K), latar belakang dilaksanakan seminar ini sebagai wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian masyarakat dalam mendukung percepatan tercapainya pembangunan nasional untuk mengentaskan kemiskinan. Selain itu, seminar ini sebagai upaya mengupas persoalan-persoalan yang masih ada dalam penyaluran dana desa.

Dikatakannya, peran nyata pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan yang diwujudkan dalam bantuan dana desa diharapkan mampu membangun sumber daya desa untuk kemandirian bangsa melalui pembangunan dari desa. Untuk memastikan program tersebut berjalan baik, diperlukan lebih banyak pendampingan dan pelatihan tentang pengelolaan keuangan/bantuan desa yang sangat besar. Selain itu, harus berkomitmen terhadap penggunaannya yang dituangkan melalui penyusunan RPJM. Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutannya sangat mendukung seminar ini sebagai upaya menyatukan langkah dan pemikiran dalam menghadapi dinamika pemerintahan dan pembangunan, terutama untuk memantapkan implementasi program Nawacita, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa. Pembangunan daerah dan desa memang menjadi prioritas pembangunan nasional. Bahkan, pemerintah

BUKA SEMINAR - Menteri Desa PDT dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo memukul gong saat membuka Seminar Bhakti Desa III 2017, Jumat (22/9) kemarin.

pusat sudah mengalokasikan dana yang besar bagi pembangunan desa. Begitu juga dukungan anggaran dari provinsi dan kabupaten. Ditambahkannya, persediaan dana ini apabila dikelola dengan baik akan mendorong akselerasi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyaranat. Di sisi lain, pengelolaan anggaran ini juga berpotensi terjadinya penyimpangan. Hal itu memungkinkan apabila aparat desa tidak paham ketentuan yang mengaturnya. ‘’udah banyak aparat desa yang berurusan dengan masalah hukum. Kami tidak ingin hal tersebut kembali terjadi sehingga dapat menghambat pembangunan secara menyeluruh,’’ ujar Mangku Pastika. Ditemui usai pembukaan, Menteri Eko Putro Sandjojo mengatakan, seminar seperti ini sangat tepat untuk mengupas persoalan-persoalan yang masih ada dalam penyaluran dana desa guna melakukan perbaikan bersama. Bali sangat berhasil dalam penyerapan dana desa. Seperti penyaluran dana desa tahap pertama tahun ini, penyerapannya sudah mencapai 100 persen. ‘’Penyerapan dana desa tahap kedua juga sangat berhasil yang sudah mencapai 100 persen,’’ ucapnya. Diakuinya, desa di Bali termasuk yang patut dicontoh di Indonesia. Di Bali tahun lalu sudah tidak ada lagi desa tertinggal. Hal ini bisa dicontoh oleh desa-desa lain di seluruh Indonesia. ‘’Mudah-mudahan hasil dari seminar ini bisa disebarkan ke seluruh desa di Indonesia untuk dijadikan acuan bagaimana desa bisa belajar dari kesuksesan yang diraih desa-desa di Bali,’’ jelas Eko Putro Sandjojo. (ad1483)

Rayakan HUT Ke-59 dan BK Ke-36

FIB Unud Gelar Jalan Santai, Donor Darah dan Pentas Budaya Nusantara DALAM rangka merayakan HUT ke-59 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud), Badan Kekeluargaan (BK) FIB Unud ke-36 dan Dies Natalis Unud ke-55, FIB Unud menggelar jalan santai, donor darah dan pentas budaya Nusantara di kampus setempat, Jumat (22/9) kemarin. Pembukaan jalan santai ditandai pengibasan bendera poleng oleh Dekan FIB Unud Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A. didampingi wakil dekan dan seluruh ketua program studi di lingkungan FIB Unud. Gerak jalan santai yang dimulai pukul 06.30 Wita menempuh jarak 2,5 kilometer melintasi Jalan Nias, Diponegoro, Teuku Umar, Pulau Buton, Pulau Bali dan kembali ke Kampus FIB Unud di Jalan Nias. Dalam kegiatan yang penuh keakraban ini juga digelar berbagai perlombaan, pengundian hadiah doorprize, ziarah ke Pemakaman Mumbul Nusa dua dan kunjungan ke panti asuhan yang diikuti seluruh civitas akademika FIB Unud. Prof. Ni Luh Sutjiati Beratha mengatakan, kegiatan jalan santai dan donor darah dilaksanakan rutin setiap tahun menjelang puncak perayaan HUT FIB Unud. Di samping itu digelar pementasan budaya Nusantara yang dibawakan oleh mahasiswa FIB Unud, baik dalam bentuk fashion maupun tarian. Sebab, FIB Unud yang berlandaskan kebudayaan mempunyai mahasiswa yang berasal dari hampir seluruh daerah yang tersebar di Indonesia. Pementasan budaya Nusantara ini bertujuan memperkenalkan

kepada mahasiswa dan melestarikan seni dan budaya yang ada di Indonesia, sehingga tetap lestari di tengah gempuran budaya global yang semakin deras. ‘’Meskipun kegiatan ini kami kemas dengan santai untuk menghilangkan kepenatan setelah setahun bergelut dengan semester ganjil dan genap, tetap ada hal-hal yang berbau akademik. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan rasa kekeluargaan seluruh civitas akademika yang ada FIB Unud,’’ ujar Prof. Sutjiati. FIB Unud juga melakukan penandatanganan piagam kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gianyar, terutama dengan Pusat Kajian Lontar FIB Unud dalam hal pelestarian lontar yang ada di Bali. Sebab, Pemkab Gianyar sangat memperhatikan kebudayaan, terutama budaya yang ada di Bali, sehingga sangat penting menginventarisasi, mengonservasi dan menggitalisasi

lontar-lontar yang ada di Gianyar. Di samping itu melakukan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di SMAN 3 Denpasar. Sebab, visi SMAN 3 Denpasar yaitu Cerdas, Mandiri dan Berbudaya mirip dengan visi Unud, yaitu Unggul, Mandiri dan Berbudaya. ‘’Inilah bentuk realisasi kami dalam melestarikan budaya dan kebudayaan yang ada di Bali, sehingga bisa mencetak lulusan yang sesuai dengan harapan Unud, yaitu unggul, mandiri dan berbudaya,’’ tandas Dekan FIB Unud. Ketua Panitia Prof. Dr. I Nyoman Sedeng, M.Hum. menyatakan kegiatan jalan santai, donor darah dan pentas budaya Nusantara dikemas dengan konsep kekeluargaan, sehingga bisa terjalin hubungan yang semakin akrab dan harmonis, baik antara pimpinan, dosen, pegawai, staf maupun mahasiswa yang selama setahun disibukkan dengan kegiatan masing-masing. (ad911)

SAMBUTAN - Dekan FIB Unud Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A. (tengah) memberikan sambutan sebelum melepas gerak jalan santai ditandai pengibasan bendera poleng.

Tingkatkan Sradha Bhakti dan Pengetahuan

Desa Adat Padang Luwih Gelar Pasraman Pemangku

DESA Adat Padang Luwih menggelar pasraman pemangku di Sekretariat Desa Adat Padang Luwih, Dalung, Badung, Kamis (21/9) lalu. Sekitar 50 orang pemangku yang ada di wilayah Desa Adat Padang Luwih dan beberapa tempekan di Dalung Permai mengikuti kegiatan ini. Pasraman pemangku dilangsungkan empat hari, 21-24 September 2017. Pada hari terakhir para peserta mengikuti tirtayatra ke Pura Rambut Siwi, Negara. Bendesa Desa Adat Padang Luwih I Gusti Ngurah Ketut Supartha, S.Pd. memaparkan, pasraman pemangku merupakan kegiatan rutin tiap tahun dan menjadi program kerja desa adat. Jenis pasraman yang dilaksanakan berganti-ganti. Dana pelaksanaannya diambil dari bantuan BKK Provensi Bali dan swadaya desa adat. Selain untuk meningkatkan sradha

bhakti agama Hindu, pasraman yang digelar untuk kedua kalinya ini juga bertujuan meningkatkan kaweruhan para pemangku mengenai prakerti ning yadnya, pengastawan, gegemelan pemangku, sradha bhakti dan adat budaya serta sejarah agama Hindu. Gusti Ngurah Ketut Supartha menjelaskan, pasraman kali ini mendatangkan narasumber dari PHDI Provinsi Bali, PHDI Kabupaten Badung, Dinas Kebudayaan Badung dan kalangan akademisi yang kali ini diambil dosen dari Universitas Hindu Indonesia (Unhi). Proses pelaksanaannya, dalam satu hari dua narasumber memaparkan bahasannya. Dengan begitu, para peserta pasraman diikuti seluruh pemangku yang ada di Desa Adat Padang Luwih, ditambah pemangku yang ada di tempekan Campuhan Asri

PASRAMAN - Prosesi pembukaan pasraman pemangku di Sekretariat Desa Adat Padang Luwih, Dalung, Badung.

Kangin dan Kauh, Bhinneka Nusa Kangin dan Kauh, Taman Tirtha dan Tegal Luwih dapat lebih paham. Bendesa Desa Adat Padang Luwih berharap ilmu dan pengetahuan para pemangku makin meningkat lagi, sesana pemangku presida kaajegang, dan memperoleh karahayuan jagat santa jagadhita. Kepala Seksi Sosial Camat Kuta Utara Ni Luh Putu Laksmi Dewi, S.STP. usai membuka acara menyatakan sangat mengapresiasi kegiatan pasraman tersebut karena akan dapat meningkatkan pengetahuan para pemangku. Ia berharap kegiatan ini dapat berlangsung secara berkesinambungan dan pesertanya makin bertambah banyak. Sekretaris Desa Dalung I Made Trimayasa, S.E. mengatakan, pasraman ini dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan para pemangku dalam penyamaan persepsi di bidang pelayanan keagamaan. Pogram seperti ini wajib dilaksanakan semua desa adat yang ada di Desa Dalung. Program ini akan dipertanggungjawabkan oleh para pelaksana di tingkat bawah dan berkelanjutan. Desa adat wajib melakukannya sampai akhir 2017. Desa dinas akan memberikan bantuan pada masing-masing desa adat dan subak melalui kegiatan. Hal itu karena sistemnya, yaitu bantuan diberikan sesuai yang diprogramkan oleh masing-masing desa adat dan subak. ‘’Mekanisme ini wajid dilaksanakan,’’ tegasnya. (k200)

SEBANYAK 200 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Dwijendra (FH Undwi) diterjunkan ke Pura Dalem Karangasem, Kampung Kepiting, Jumat (22/9) kemarin, guna melakukan bakti sosial (baksos) penanaman pohon mangrove. Baksos ini juga melibatkan mahasiswa baru FH Undwi yang sedang menjalani omaru di tingkat fakultas. Mahasiswa berbaur dengan dosen FH Undwi dan nelayan yang tergabung dalam Kelompok Wana Sari menanam 1.000 lebih pohon bakau di Kampung Kepiting. Dekan FH Undwi Dr. A.A. Sagung Ngurah Indradewi, S.H., M.H. yang memimpin baksos menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Baksos yang bertemakan ‘’Dwijendra Muda Peduli Mangrove Bersama Kelompok Nelayan Wana Sari’’ juga diisi penandatanganan MoU antara Fakultas Hukum Undwi dan Kelompok Nelayan Wana Sari serta pelantikan BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) dan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) FH Undwi. Indradewi mengatakan, baksos dan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengenalkan mahasiswa baru tentang bagaimana menjaga kelestarian lingkungan hidup, terutama tanaman mangrove. Ia mengajak mahasiswa, dosen dan BEM FH Undwi ikut serta menjaga dan memperluas tanaman mangrove dengan cara menanam bibit lebih banyak lagi. ‘’Inilah bentuk konkret kepedulian FH Undwi terhadap lingkungan,’’ tegasnya. Kegiatan ini akan terus dilakukan guna membangun hidup sehat dan berkontribusi bagi lingkungan. Selain

KERJA SAMA - Dekan FH Undwi A.A. Sagung Ngurah Indradewi bersama Kelompok Nelayan Wana Sari menjalin kerja sama saat baksos di Kampung Kepiting. itu, baksos ini diyakini sebagai sarana edukasi bagi mahasiswa guna mengatasi abrasi. Pohon mangrove dapat mengeluarkan oksigen yang sangat banyak dan besar yang dapat berpengaruh bagi kehidupan, seperti polusi udara yang sangat tinggi. Untuk itu, diperlukan penanaman mangrove secara berkala, sehingga diharapkan suhu di kota menjadi lebih baik. Dengan mengajak mahasiswa terjun langsung akan menggerakkan hatinya untuk menjaga lingkungan secara konkret. Indradewi menambahkan, penanaman mangrove bisa mendatangkan dampak positif, karena kita bisa memproteksi kota sebagai benteng dari abrasi pantai, perubahan iklim dan bencana lainnya. Makanya ia setuju diberikan hukuman berat bagi perusak lingkungan khususnya hutan mangrove. Program ini juga sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap lingkungan hidup, memupuk kepekaan dan

kepedulian mahasiswa akan kondisi lingkungan dan masyarakat serta memupuk jiwa pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat pada diri mahasiswa. Selain mengajak mahasiswa baru terlibat dalam baksos, mereka juga diberikan ceramah soal studi dan sistem pendidikan di FH Undwi. FH Undwi yang memiliki dua prodi, yakni Prodi Ilmu Hukum (S-1) dan Prodi Magister Ilmu Hukum (MIH) sudah menghasilkan ribuan sarjana hukum yang andal. FH Undwi kini menerapkan kurikulum berbasis KKNI yang membentuk sarjana hukum andal, berkualitas dan berdaya saing global. Untuk meraih sarjana mereka harus memenuhi 146 SKS termasuk skripsi dan memenuhi satuan kredit partisipasi (SKP) dalam berbagai kegiatan akademik dan nonakademik. Lulusannya juga diarahkan mengikuti PKPA (calon advokat) dan calon mediator. (ad1484)

Seleksi Mahasiswa Baru Pascasarjana Unwar

Unwar Berikan Peluang Tingkatkan Kualitas Diri PASCASARJANA Universitas Warmadewa (Unwar) menyeleksi calon mahasiswa magister gelombang II, Jumat (22/9) kemarin. Seleksi ini berupa ujian tulis dan tes wawancara. Sebanyak 100 mahasiswa baru program magister mengikuti ujian tulis yang terdiri atas 20 orang Program Studi (Prodi) Magister Kenotariatan, 25 Ilmu Hukum, 24 Ilmu Linguistik, 21 Magister Manajemen dan 10 Administrasi Publik. Pada gelombang I telah diterima 85 mahasiswa baru pascasarjana. Direktur Pascasarjana Unwar Prof. Dr. I Gede Suranaya Pandit mengatakan, calon mahasiswa pascasarjana yang mengikuti seleksi gelombang II lebih banyak dibandingkan gelombang I. Seleksi pada gelombang II berupa ujian tulis selama 3 jam untuk mengetahui kemampuan dasar mahasiswa dari masing-masing prodi. Selanjutnya dilakukan tes wawancara. Diharapkan 185 mahasiswa baru pascasarjana dapat diterima pada tahun ajaran ini, meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 165. ‘’Mudah-mudahan ini membawa angin segar karena ekspektasi dan keinginan masyarakat untuk menempuh pendidikan strata dua ini semakin tahun semakin meningkat. Kami akan lebih baik lagi melakukan proses pembelajaran, sehingga mahasiswa yang diterima saat ini diharapkan bisa menyelesaikan studi tepat waktu,’’ ujarnya. Wakil Rektor I Unwar Ir. I Nyoman Kaca, M.Si. mengungkapkan, dalam rangka penguatan sumber daya mahasiswa, pihaknya selalu menekankan kualitas input. Karena input yang bagus akan menghasilkan output yang bagus. ‘’Jadi, input

TINJAU - Wakil Rektor I Ir. I Nyoman Kaca, M.Si. bersama Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Bali Dr. Drs. A.A. Gde Oka Wisnumurti, M.Si. meninjau seleksi penerimaan mahasiswa baru Pascasarjana Unwar. yang kami cari betul-betul sudah memenuhi kualifikasi. Mereka sudah memenuhi standar nilai yang kami tetapkan,’’ jelasnya. Setelah input bagus, dilanjutkan dengan mengikuti proses pembelajaran di Unwar. Sumber input yang bagus dan proses yang bagus akan menghasilkan output yang bagus. Output yang bagus ditandai oleh persentase indeks prestasi yang di atas rata-rata 3,5 sebanyak 60 persen. Kenyataannya, Unwar berhasil mencapai indeks prestasi di atas 3 mencapai 81 persen. Selain output yang diharapkan, lulusan Unwar juga dapat menamatkan lulusan tepat waktu. ‘’Bukan tamat cepat. Tamat tepat waktu itu adalah sesuai dengan buku pedoman akademik yang ada di pasca. Jangan bangga cepat tamat karena ada ketentuan SN Dikti minimal 1 tahun 6 bulan,’’ tambah Nyoman Kaca. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gde

Oka Wisnumurti, M.Si. mengapresiasi program pasacasarjana karena telah mampu melaksanakan ujian penerimaan mahasiswa baru gelombang II. Ia melihat tren dari tahun ke tahun terkait animo masyarakat untuk bergabung di Pascasarjana Unwar meningkat. ‘’Ini adalah kebahagiaan bagi kami karena masyarakat percaya kepada kami dan kedua ini adalah tantangan,’’ paparnya. Ia berharap program pascasarjana dapat menyelenggarakan program pendidikan pascasarjana dengan baik, memberikan layanan administratif, layanan akademik dan layanan lainnya kepada mahasiswa dengan baik, sehingga mahasiswa nyaman menuntut ilmu di Unwar. Pihaknya juga ingin program pasca menjadi alternatif utama bagi masyarakat yang ingin mengembangkan ilmu dan keterampilan baik di bidang hukum, ilmu linguistik, administrasi publik maupun manajemen. (ad1481)

Cegah Harga Anjlok

SOKSI Bangun Bank Tani dan Zonasi Tanam

SERING anjloknya harga produk pertanian yang dialami petani harus segera dicarikan solusi sehingga semangat petani tak sampai mandek. ‘’Seperti yang terjadi sekarang ini, harga cabai, tomat dan bawang merah anjlok. Ini harus segera diatasi,’’ ujar anggota DPR-RI yang juga Ketua Depidar SOKSI Provinsi Bali A.A. Bagus Adhi Mahendra Putra di sela-sela acara penyerahan bantuan empat unit traktor roda empat di Banjar Batu, Songan, Kintamani, Bangli, Selasa (19/9) malam. Tokoh Golkar yang akrab disapa Gus Adhi ini kepada petani setempat mengatakan, banyak yang perlu dilakukan di Songan untuk mendukung petani seperti stabilitas harga serta menyempurnakan sarana dan prasarana jalan. Di sini juga perlu ada pasar yang bisa menampung

dan menyediakan kebutuhan petani. Hal penting lainnya adalah adanya zonasi pertanian. ‘’Zonasi penting untuk mengatur pertanaman. Jadi, tak semua tanam bawang atau tanam tomat sekaligus,’’ jelasnya. Sebab, acapkali ketika produksi melimpah, harga turun. Kalau sudah diatur zonasi dan kebutuhannya serta didukung pasar, stabilitas harga bisa dipertahankan. ‘’Sekarang di sini kan bawang merah. Jadi, perlu ditanam bawang putih, sehingga bisa memenuhi kebutuhan pasar lebih luas lagi,’’ ujarnya. Gus Adhi melanjutkan, untuk meningkatkan produksi pertanian, penggunaan teknologi sangat diperlukan, baik untuk produksi maupun pascapanen. Harga sering anjlok karena petani tak punya wadah untuk menyalurkan produksinya.

PANEN – Anggota DPR-RI yang juga Ketua Depidar SOKSI Provinsi Bali A.A. Bagus Adhi Mahendra Putra ikut panen perdana bawang merah di Songan, Kintamani.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Selain itu, petani menjual hasil sendiri-sendiri. ‘’Jadi, perlu wadah. Sentra Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) akan membangun bank tani di sini. Kita bantu komputer dan modalnya agar cepat beroperasi dan berkembang,’’ ungkapnya. Menurutnya, bank tani yang akan menampung hasil pertanian. Maju bersama dan bahagia bersama. Jangan dilakukan orang per orang yang menyebabkan terjadi main banting harga. Bank tani akan membantu petani dengan mencarikan solusi harga terbaik, sehingga petani tak sampai merugi. Gus Adhi menegaskan, bantuan empat traktor bertujuan mempercepat dan memudahkan proses usaha tani. Petani juga dilatih menjadi teknisi, sehingga kalau rusak bisa memperbaiki sendiri dan tidak sampai menghambat pekerjaan. Dalam kunjungannya tersebut, Gus Adhi ikut panen perdana bawang merah yang seluruhnya mencapai 20 hektar. Diharapkan hasilnya bisa 9 ton per hektar dengan harga jual Rp 12 ribu/kg. ‘’Kita sudah bantu pasarnya. Kalau modal usaha Rp 80 juta per hektar, dengan hasil panen tersebut petani bisa untung,’’ ujar penggagas Amatra Center di Jalan Raya Canggu 88, Badung ini. Sementara itu, petani bawang merah di Songan belakangan ini meradang. Pasalnya, harga jual bawang petani sangat rendah. ‘’Pengepul bahkan ambil dari kami Rp 8 ribu/kg,’’ jelas Ketua Kelompok Suka Karya Songan Haji M. Ali Basari. (k250)


daerah

Sabtu Umanis, 23 September 2017

5

Kerja Sama Polri dan BRI

Peduli Pengungsi Gunung Agung

Masyarakat Dapat Salurkan Kapolda Bali Terima Kartu Bantuan ke Pos Tanah Ampo Promoter dan Satu Unit Ambulans AKTIVITAS vulkanik Gunung Agung terus meningkat dan saat ini berada pada level awas. Pada pukul 00.00–12.00 Wita, Jumat (22/9) kemarin telah terjadi 58 gempa vulkanik dangkal, 318 kali gempa vulkanik dalam dan 44 kali gempa tektonik lokal. Masyarakat yang tinggal di dalam radius sesuai rekomendasi PVMBG sebagian telah mengungsi. Pemerintah dan pemerintah daerah dibantu berbagai pihak terus menyalurkan bantuan. Bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan baik berupa barang, uang, makanan, maupun tenaga dapat menghubungi Posko Utama Satgas Siaga Darurat yang beralamat di Dermaga Cruise Tanah Ampo, Manggis, Karangasem. Demikian dilansir Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra pada siaran persnya di Denpasar, Jumat (22/9) kemarin. Dalam siaran persnya, Dewa Mahendra mengatakan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan beberapa lokasi posko induk pengungsian yang berada di (1) GOR Swecapura, Gelgel, Klungkung, (2) Desa Ulakan, Manggis Karangasem, (3) Desa Tembok, Tejakula, Buleleng dan (4) Desa Les, Tejakula, Buleleng. Dewa Mahendra menegaskan, masyarakat dapat me-

I Dewa Gede Mahendra Putra, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali. nyalurkan bantuan terlebih dahulu melalui Posko Utama di Tanah Ampo dengan menghubungi Koordinator Posko Subandi di nomor telepon 081 239 209 31/087 762 819 35, sehingga bantuan yang dikirim bisa dicatat dan jelas disalurkan ke mana. ‘’Apabila masyarakat ingin

menyalurkan bantuan secara langsung melalui beberapa posko induk tersebut bisa dilakukan, akan tetapi sebelumnya sudah menghubungi Posko Utama Tanah Ampo untuk dilakukan pendataan karena bantuan disalurkan melalui satu pintu,’’ ujar Dewa Mahendra. (ad1487)

DI SELA-SELA pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) SDM, Rakorbin PNS Polri dan Rakernis Bidang Propam Polda Bali, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose menerima secara simbolis Kartu Promoter dari Dedi Sunardi selaku Pemimpin Wilayah BRI Bali Nusa Tenggara. Penyerahan kartu tersebut disaksikan Karo SDM Polda Bali Kombes Pol. Drs. Jawari, S.H., M.H. dan Kabid Propam Polda Bali Kombes Pol. Benny Arjanto, S.IK. Di hadapan ratusan peserta rakernis, Dedi Sunardi mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polda Bali yang masih mempercayai BRI sebagai bank pembayar gaji. Ini merupakan bukti nyata komitmen Bank BRI untuk selalu memberikan pelayanan terbaik bagi Polri, khususnya Polda Bali. Bank BRI sebagai bank dengan jaringan terbesar dan tersebar di seluruh pelosok Indonesia akan selalu mendukung program-program yang dijalankan Polda Bali. Tentunya dukungan diberikan dalam bentuk produk perbankan yang diharapkan dapat menunjang kebutuhan anggota Polda Bali untuk membangun sumber daya Polri yang unggul dan kompetitif.

BANTUAN – Pemimpin Wilayah BRI Bali Nusa Tenggara Dedi Sunardi (kanan) menyerahkan satu unit mobil ambulans untuk Rumah Sakit Bhayangkara yang diterima Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose. ‘’Salah satu produk unggu- BRIZZI Promoter bisa dilan Bank BRI yang diberikan gunakan sebagai alat pemuntuk jajaran Polri, yaitu bayaran jalan tol di seluruh Kartu Promoter (Profesional Indonesia dan pembayaran di Modern Terpercaya) yang ter- merchant yang telah bekerja diri atas Kartu Debit Promot- sama dengan Bank BRI. er, Kartu BRIZZI Promoter Kartu Kredit Promoter dan Kartu Kredit Promoter,’’ berbeda dengan kartu lainucap Dedi Sunardi di Gedung nya. Pemegang kartu kredit Lembah Pujian, Denpasar, ini akan diberikan penawaran Rabu (20/9) lalu. menarik, di antaranya gratis Kartu Debit Promoter iuran tahunan seumur hidup, dapat dipergunakan untuk cicilan ringan nol persen dan tarik tunai di ATM, kartu ber- fasilitas autodebet. ‘’Kartu belanja di seluruh tempat per- Kredit Promoter ini sebagai belanjaan yang berlogo Mas- salah satu fasilitas dari Bank terCard dan mendapatkan BRI untuk kemudahan dalam cover asuransi kecelakaan bertransaksi,’’ terangnya. diri hingga Rp 150 juta. Kartu Tidak hanya itu, sebagai

wujud kepedulian di bidang kesehatan, pihak BRI juga menyerahkan satu unit mobil ambulans untuk Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar. Bantuan mobil ambulans ini diharapkan dapat menunjang pelayanan kesehatan serta bermanfaat bagi personel Polda Bali dan masyarakat luas. Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose mengungkapkan, mobil ambulans dari Bantuan Bina Lingkungan BRI sangat tepat. Di samping jumlahnya masih sedikit, kondisi mobil ambulans yang di RS Bhayangkara ada yang mulai rusak. ‘’Saya atas nama Kepolisian Daerah Bali mengucapkan terima kasih atas Bantuan Bina Lingkungan BRI berupa mobil ambulans. Kebetulan mobil ambulans yang kita miliki kondisinya semua bunyi kecuali klaksonnya,’’ ujar jenderal lulusan Akpol 1988 ini. Kapolda berharap dengan bantuan ini, Rumah Sakit Bhayangkara bisa bekerja maksimal. Rumah Sakit Bhayangkara harus selalu siap memberikan pelayanan kepada anggota Polri atau masyarakat umum yang memerlukan bantuan ambulans secara mendadak. ‘’Concern saya sekarang dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan,’’ imbuhnya. (ad1485)

Aparat dan Tokoh Masyarakat Rapatkan Barisan

Bersihkan Kutsel dari Lokalisasi Mangupura (Bali Post) Lokalisasi dan Wanita Penjaja Seks (WPS) yang ada di Kuta Selatan (Kutsel), Badung, mulai mendapat atensi serius. Untuk membersihkan permasalahan itu, aparat terkait dan tokoh masyarakat Kutsel menggelar rapat khusus, Kamis (21/9) lalu. Rapat dihadiri unsur TNI, Polri, Satpol PP Badung, Kadis Sosial, Kepala BNK Badung, unsur KPA dan utusan Dinas Kesehatan. Menurut Camat Kutsel Made Widiana, semua yang hadir pada rapat tersebut mendukung perintah Bupati Badung Nyoman Giri Prasta untuk membersihkan lokaBali Post/ist

TENDA - Tim BPBD Badung bersiap mendirikan tenda pengungsian mengantisipasi meletusnya Gunung Agung.

BPBD Badung Bantu Bangun Tenda Pengungsian Mangupura (Bali Post) Puluhan anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung dikerahkan untuk membantu persiapan antisipasi meletusnya Gunung Agung di Karangasem. Tim siaga bencana ini telah memulai aktivitas sejak Rabu (20/9) lalu. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Badung Ermy Setiari mengatakan, kehadiran anggotanya ke lokasi pengungsian dalam rangka membantu kesiapan lokasi pengungsian. “Ada 11 orang anggota yang dikirim. Tugas kami membangun tenda dalam rangka persiapan pengungsian,” ungkapnya, Kamis (21/9). Pihaknya telah mendirikan dua tenda BPBD Badung di Lapangan GOR Suwecapura, Gelgel, Klungkung. Tim juga dikerahkan untuk memasang tenda milik provinsi di Lapangan Desa Ulakan, Manggis. BPBD Badung belum menempatkan tim secara permanen

di lokasi pengungsian, karena menunggu informasi lebih lanjut dari koordinator. “Untuk sementara belum diinstruksikan stand by, jadi kami masih PP (pulang-pergi),” katanya. Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Badung I Nyoman Wijaya minta masyarakat Kabupaten Badung waspada menyusul semakin meningkatknya aktivitas Gunung Agung. Peringatan waspada secara formal akan disampaikan dengan menyebar surat. ‘’Informasi lisan sudah disampaikan melalui grup WA ke seluruh camat dan perangkat lainnya,” tegasnya. Pihaknya telah siaga dengan sarana prasarana bila ada abu vulkanik. “Kami akan bagikan masker untuk pelindung,’’ jelas Wijaya seraya mengajak seluruh masyarakat untuk terus berdoa agar status waspada yang ditetapkan untuk Gunung Agung bisa kembali normal. (kmb27)

DPRD Banyuwangi Kaji Ulang 165 Perda

Banyuwangi (Bali Post) Di sisa masa kerja tahun 2017, DPRD Banyuwangi tetap tancap gas menjalankan fungsi legislasi. Terbaru, para wakil rakyat Kota Gandrung sedang merinci sedikitnya 165 perda yang disinyalir kedaluwarsa. Jika memenuhi syarat, lembaran daerah tersebut akan dicabut alias tak diberlakukan lagi. Ketua Pansus Penghapusan 165 Perda DPRD Banyuwangi Muhammad Sahlan mengatakan, dari sekian perda yang akan dihapus masih dibahas secara internal di DPRD. Hasilnya, ada sejumlah perda yang dinilai relevan digunakan. Contohnya Perda No.6/2010 tentang Pedoman Penyusunan Perdes dan Keputusan Desa serta Perda No.20/2011 tentang Penghapusan dan Penggabungan Desa atau Perubahan Desa Menjadi Kelurahan. ‘’Ada beberapa yang kami bahas ulang di internal DPRD. Masih ada perda yang relevan, sehingga belum perlu dicabut,’’ katanya, Kamis (21/9). Menurut politisi Golkar itu, setelah melaku-

kan pembahasan internal, pihaknya melanjutkan pembahasan bersama Bagian Hukum Pemkab. ‘’Jadi, kami tanyakan kenapa harus dicabut perda yang masih relevan. Apa alasannya,’’ ujar politisi asal Kalibaru ini. Sahlan menambahkan, ada beberapa perda yang layak dicabut, sebab kedaluwarsa. Salah satunya Perda Rencana Detail Kawasan Ketapang, karena tahun 2015 lalu sudah didok Perda Rencana Detal Tata Ruang. Karena itu, pihaknya tak akan sertamerta menyetujui penghapusan perda, namun harus melalui pembahasan mendalam. Sebab, biaya pembuatan perda juga lumayan mahal. Rencananya, Pansus Penghapusan Perda ini diberi masa kerja satu bulan, SeptemberOktober. Pihaknya optimis meski hanya sebulan, usulan penghapusan perda ini bisa dirampungkan. Apalagi ada sejumlah perda yang dinilai tak perlu penghapusan. ‘’Kalau melihat semangat di internal DPRD, kami optimis penghapusan perda ini bisa diselesaikan sesuai jadwal,’’ ungkap Sahlan. (kmb30)

lisasi yang ada di Kutsel. Sebelum penertiban akan diawali dengan sosialisai dan pemanggilan. “Sosialisasi akan dilakukan selama satu bulan sampai akhir Okto-

ber,” ujarnya ketika diminta konfirmasinya, Jumat (22/9) kemarin. Setelah sosialisasi, selanjutnya Tim Yustisi Badung akan melakukan pemanggilan secara bertahap baik terhadap pemilik lahan maupun pemilik wisma. Widiana berharap pemilik lahan/ wisma mentaati peraturan daerah (perda) yang berlaku di Kabupaten Badung. Perda dimaksud adalah Perda Badung Nomor 7 Tahun 2016 tentang Trantibum. Pasal

26 menegaskan setiap orang dilarang berbuat asusila di jalan, jalur hijau, taman milik pemerintah daerah dan tempat umum. Sementara Pasal 2 mengatur (a) setiap orang dilarang menawarkan dan/atau menyediakan diri sendiri untuk perbuatan prostitusi, (b) menyuruh, memfasilitasi, membujuk, memaksa orang lain untuk melakukan perbuatan prostitusi, (c) memakai jasa prostitusi. (kmb23)

Perda RTRW Mataram Segera Disetujui Kementerian Mataram (Bali Post) – Peraturan Daerah (Perda) Kota Mataram tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Tahun 2011-2031 segera mendapat persetujuan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional. Jika tidak akhir bulan ini, awal Oktober 2017 sudah mendapat persetujuan. Hal itu dikatakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Mataram Ir. Amirudin di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (22/9) kemarin. Menurutnya, persetujuan terhadap Perda RTRW itu bisa didapatkan lebih cepat dari kementerian karena setelah pengesahan di DPRD Kota Mataram, dokumen perda dikirim ke Pemerintah Provinsi NTB dan ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Tujuannya agar selama proses evaluasi di tingkat Provinsi NTB, evalusasi bisa dilakukan juga oleh pihak kementerian, sehingga tidak memakan waktu terlalu lama. ‘’Karenanya, kami yakin setelah evaluasi di tingkat provinsi selesai, evaluasi pada tingkat pemerintah pusat tidak akan lama, sebab dokumen perda sudah dipelajari lebih awal,’’ katanya. Dalam proses evaluasi persetujuan Perda RTRW di tingkat pemerintah provinsi, secara prinsip tidak ada perubahan. Hanya, dalam evaluasi ditekankan terkait penegasan wilayah berbatasan dengan Kabupaten Lombok Barat, termasuk penegasan perbatasan lingkungan yang sudah melakukan pemekaran, karena hal itu memengaruhi konstruksi wilayah. ‘’Kalau terkait lahan pertanian pangan berkelanjutan tidak ada masalah, dan sudah disetujui sesuai

dengan usulan sebanyak 600 hektar,’’ ujarnya. Pengesahan Perda RTRW ini ditunggu banyak pihak, termasuk investor, karena sebelum perda tersebut mendapat persetujuan maka pengajuan izin untuk pembangun perumahan, hotel dan lainnya belum dalam diproses. Begitu juga rencana pembangunan proyek strategis nasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTGU) Lombok Peaker 150 MegaWatt, masih menunggu pengesahan perda tersebut. Dikatakannya, catatan yang tertuang dalam batang tubuh perda itu di antaranya mengenai rencana pengembangan infrastruktur jalan baru, pengembangan transportasi massal publik (MRT), pemetaan zonasi, rencana pembangunan Waduk Babakan dan rencana pembangunan di kawasan Lingkar Selatan. (ant)


OPINI

6

Sabtu Umanis, 23 September 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Gunakan Teknologi Secara Bijak AKTIVITAS Gunung Agung meningkat. Ribuan orang telah mengungsi ke berbagai tempat. Kita juga salut dengan sikap masyarakat lain yang telah bersedia menerima pengungsi tersebut. Pemerintah daerah, melalui gubernur mengatakan bahwa pemerintah telah bekerja keras dan siap dengan kemungkinan yang terjadi agar tidak lagi terulangi peristiwa di tahun 1963. Saat itu karena sarana masih belum siap, teknologi masih minim dan informasi yang sangat terkendala, membuat letusan gunung itu menelan korban sekitar 1.200 orang meninggal karena lahar, dan ratusan luka-luka. Sebagian masyarakat ditransmigrasikan menuju Pulau Sumatera dan Sulawesi. Konon di daerah transmigrasi juga banyak korban Gunung Agung yang meninggal karena sakit malaria dan kekurangan gizi. Semuanya karena ketidaksiapan terhadap bencana tersebut. Kini, dengan berbagai kemajuan yang sudah ada, kita tidak berharap korban akan jatuh lagi. Seluruhnya harus waspada. Tetapi yang perlu kita ingatkan sekarang adalah bahwa di tengah teknologi informasi yang demikian canggih, semua pihak harus menggunakannya secara positif. Janganlah membuat berita atau informasi yang menyesatkan masyarakat. Di zaman sekarang, satu saja informasi yang salah, jika kemudian disebar kepada pihak lain akan menjadi ratusan bahkan ribuan kali kesalahannya. Maka, dalam konteks ini pemerintah tetap menjadi sandaran untuk informasi yang benar ini. Pemerintah harus mampu memberikan informasi, petunjuk, dan kebijakan yang benar terhadap kebencanaan ini. Tujuannya agar masyarakat benar-benar mampu menyerap dan melangkah untuk menyelamatkan diri. Dari berbagai berita yang muncul, karakteristik masyarakat yang potensial terkena dampak bencana adalah mereka yang masih tradisional. Ciri-cirinya adalah mereka masih bercocok tanam, berkebun, bertani serta beternak dengan cara tradisional. Ketika ada isu untuk segera mengungsi yang mereka lakukan adalah menjual ternaknya dengan harga murah atau juga ikut membawa ternaknya ke wilayah pengungsian. Ini merupakan ciri dari masyarakat tradisional. Maka, pemerintah harus melakukan penjelasan yang benar terhadap bencana ini, bahkan cara memberikan penjelasan haruslah langsung bertatap muka. Pengalaman dari bencana yang ada di Jawa (Gunung Merapi) dan Sumatera (Gunung Sinabung), mereka yang terkena dampak dan menjadi korban adalah masyarakat yang masih tradisional. Bali, dalam hal ini sekitar Gunung Agung, mempunyai perbedaan dengan apa yang terjadi di masyarakat sekitar lereng Gunung Merapi dan Gunung Galunggung. Sarana jalan yang ditempuh untuk mengungsi, termasuk sarana kendaraan jauh lebih baik dibanding dengan apa yang ada di Jawa dan Sumatera. Dengan demikian, secara teoretis, penanganan bencana di Bali akan jauh lebih cepat dan lebih baik. Boleh dikatakan, tidak ada toleransi terhadap korban bencana apabila memang Gunung Agung benar-benar meletus. Yang kita harapkan, mudah-mudah tidak terjadi bencana besar seperti tahun 1963. Akan tetapi, kita tetap harus waspada. Gunung ini pernah mengelurkan asap pada awal abad ke20 sebelum kemudian meletus dahsyat pada tahun 1963.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Sepuluh Penyebab Kematian

Penyakit kronis yang disebut asma merupakan sepuluh besar penyakit yang menyebabkan kesakitan dan kematian di Indonesia. Serangan asma dapat terjadi dalam skala ringan, berat, menetap, dan yang sudah pasti dapat mengganggu aktivitas sehari-hari sehingga menurunkan kualitas hidup penderita. Hal ini dilansir World Health Organization (WHO) sembari menambahkan bahwa pada tahun 2005 lampau, terdapat 300 juta orang di dunia terkena asma, dan 255.000 orang di antaranya meninggal. Asma bisa menyerang semua usia, mulai dari usia belia, anak-anak, remaja, dewasa, hingga kakek nenek. Meski faktor penyebab pemicu/penyebab asma dimungkinkan seperti; debu, polusi udara, tungau rumah, spora jamur, bulu binatang, dan lain-lain, namun yang tak kalah beratnya adalah faktor psikologis. Di pihak lain, keluhan penderita asma itu bisa ditanggulangi oleh obat-obatan medis hingga berskala herbal, terdeteksi juga obat asma itu “bukan hanya obat’’. Artinya, selain obat-obat yang disinggung di atas bisa juga penderita itu berkurang sesaknya lantaran orang itu dapat bertukar pikiran, berbagi rasa, kumpul-kumpul sesama asma, termasuk ikut kegiatan ilmiah semacam seminar ataupun lokakarya. Dulu di Bali pernah ada Yayasan Asma Indonesia (YAI) Cabang Bali yang sangat berperan untuk “berbagi rasa” antarpenyandang asma. Pernah saya dengar Ketua YAI Bali dahulu, Nengah Merta (Kakanwil Depdikbud Provinsi Bali). Namun sejak sepuluh tahun lebih, gemanya kian memudar bahkan kini tak tedengar lagi. Barangkali ada yang bisa memberikan info tentang keberadaan YAI Bali, alamat sekretariatnya di mana, ketuanya siapa, dan lain-lain, silakan diinfokan pada rubrik surat-pembaca ini. Terima kasih. Romi sudhita Jl. Srikandi, Singaraja

Pelajaran dari Fenomena Gunung Agung Dalam waktu beberapa hari terakhir, Gunung Agung memperlihatkan aktivitas vulkaniknya yang membuat masyarakat di sekitar mengungsi. Gempa yang terjadi puluhan kali (bahkan ratusan kali sesuai catatan dinas vulkanologi), telah membuat masyarakat khawatir akan segera terjadi letusan seperti pada tahun 1963. Para ahli mengatakan bahwa frekuensi gempa yang terjadi ratusan kali tersebut merupakan pertanda adanya magma yang bergerakk naik di bawah lapisan bumi yang menyebabkan dinding-dinding aliran magma runtuh. Ini diperkirakan berjarak lima kilometer di bawah permukaan Gunung Agung. Secara sosiologis (kemasyarakatan) rangakaian fenomena yang terjadi berkaitan dengan aktivitas Gunung Agung ini menarik karena peristiwa tersebut mengaitkan adanya benturan atau gabungan antara modernitas dan tradisionalisme yang kemudian berkaitan dengan perbandingan pada peristiwa lain.

Oleh GPB Suka Arjawa eningkatan aktivitas vulkanik Gunung Agung ini telah membuktikan bahwa sesungguhnya Bali mempunyai kerawanan alam yang cukup tinggi. Penelitian baru-baru ini menunjukkan juga bahwa Pulau Bali pernah terkena tsunami yang potensinya mencapai 27 meter di wilayah selatan. Di Bali bagian utara pada abad ke-19 tsunami pernah memakan korban jiwa sekitar 1.100 orang. Jika digabungkan dengan fakta bahwa tahun 1916, Bali juga pernah dilanda gempa hebat, semakin menandakan kalau kerawanan alam itu tinggi. Tidak boleh dilupakan bahwa daerah pertemuan antara Kabupaten Tabanan dan Singaraja juga rawan. Danau Beratan, Tamblingan, dan Buyan (Bulian?!), kemungkinan besar merupakan kepundan gunung purba yang bukan tidak mungkin memiliki kerawanan seperti Danau Toba. Menurut para ahli, danau adalah kepundan gunung yang terendam air. Berarti ketiga danau itu adalah bekas kepundan yang sewaktu-waktu da-

P

pat meledak kembali. Teknologi buatan manusia, sampai kini masih belum mampu memastikan kapan gempa bumi atau gunung meletus itu terjadi. Di sinilah pentingnya masyarakat Bali harus mawas diri untuk menjaga ketertiban sosial. Jadi, konflik-konflik antar dan intra desa pakraman itu harus diselesaikan secara cepat, dan penyederhanaan ritual segera harus dilaksanakan. Kerawanan alam dan konflik sosial yang tinggi, jelas bukan merupakan kondisi yang kondusif bagi kehidupan manusia. Selama ini, secara autokritik disebutkan bahwa orang Bali justru paling banyak berkonflik dengan orang Bali sendiri. Paling tidak pada tataran hipotesis konflik itu bersumber dari “kasta”, kemudian menerobos wangsa atau soroh, dan cabang-cabangnya menyerempet desa pakraman. Sungguh memalukan kalau hal ini terjadi, padahal di dalam kehidupan sosial Bali sendiri, justru juga dikenal konsepsi manusa pada, yang mengatakan manusia itu sama. Maka, ketika ada bencana alam berupa letusan gunung

termasuk ancaman tsunami serta gempa bumi, seharusnya dipakai sebagai musuh bersama yang mampu meredam konflik. Segala energi konflik, termasuk berbagai biaya dalam ritual (biaya sosial, ekonomi, dan waktu), harus dialihkan pada upaya untuk kumpul bersama. Dipakai sebagai energi untuk memecahkan berbagai hal menyangkut kebencanaan dan persoalan yang menjadi ancaman Bali. Akan sangat mulia jika orang yang merasa dirinya biasa-biasa saja tetapi mampu memberikan solusi terhadap kebencanaan yang mengancam Bali, ketimbang pada oknum yang merasa berasal dari soroh, wangsa atau kasta yang tinggi tetapi tidak mampu memberi solusi terhadap kebencanaalaman. Solusi kebencanaan yang tinggi akan mampu menyelamatkan jutaan jiwa, tetapi egosentris terhadap kelompok justru memancing munculnya konflik. Bukan saja fenomena Gunung Agung tersebut memberikan kesempatan masyarakat untuk menghilangkan berbagai keakuannya, akan tetapi hal ini juga memberikan pen-

jelasan terhadap gambaran masyarakat kita sekarang. Aktivitas gunung ini memberikan penjelasan bahwa betapa konyolnya modernisasi tersebut apabila tidak dimanfaatkan secara baik. Teknologi informasi yang begitu maju sekarang, justru memberikan kebingungan kepada masyarakat untuk bertindak. Gunung Agung yang sesungguhnya belum mengeluarkan lava, tiba-tiba saja tergambarkan telah meletus dengan api yang muncul di permukaannya di media sosial. Gambaran ini sebagian memberikan kepanikan kepada masyarakat. Sementara asap yang berasal dari kebakaran hutan dari salah satu lereng gunung tersebut, disebarkan merupakan asap dari puncak. Inilah yang kemudian membuat sebagian masyarakat panik dan bertindak tidak tahu arah. Hal ini memberikan penjelasan kepada kita bahwa sebagian masyarakat hanya mampu menggunakan kemajuan teknologi informasi tetapi tidak mampu memanfaatkannya dengan baik, sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. Kualitas intelektual masyarakat juga kelihatan di sini, di mana cukup banyak yang suka memancing di air keruh, justru memberikan kepanikan yang tidak berguna. Padahal, pada saat-saat seperti inilah seharusnya masyarakat mesti mendapatkan informasi yang baik. Dari sejarahnya, pada abad ke-20, Gunung Agung sempat “membikin ulah” sebanyak empat kali. Pada tahun 1908, 1915, dan 1917, gunung ini sempat melakukan aktivitas yang di dasar kawah dan pematangnya tampak embusan gas dan uap. Tidak ada letusan dahsyat saat

Pembinaan Model Baru ala UKP Pancasila

Pembinaan pemahaman ideologi Pancasila kian digencarkan oleh pemerintah. Hal ini ditandai dengan dibentuknya Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP Pancasila). Unit kerja ini lahir berlandaskan pada Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2017. Dalam peraturan tersebut, lembaga ini merupakan lembaga nonstruktural yang berada di bawah dan bertanggung jawab secara langsung kepada Presiden. Dan tentu saja, UKP Pancasila ini mempunyai fungsi pokok yaitu dalam hal pembinaan ideologi Pancasila secara totalitas. UKP Pancasila mempunyai tugas utama yaitu sebagai lembaga yang membantu presiden dalam merumuskan arah kebijakan dalam rangka menguatkan ideologi Pancasila. Selain itu, dalam tataran teknisnya, UKP Pancasila bertugas melaksanakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian pembinaan ideologi Pancasila secara menyeluruh dan berkesinambungan. Tugas pembinaan ideologi Pancasila ini dapat dilakukan secara bersama-sama dengan menjalin koordinasi antarlembaga terkait, baik kementerian maupun lembaga negara yang kiranya diperlukan dalam melakukan pembinaan Ideologi Pancasila. UKP Pancasila mempunyai enam fungsi utama dalam melaksanakan tugas sebagaimana tersebut di atas, di antaranya pertama, perumusan arah kebijakan umum pembinaan ideologi Pancasila. Kedua, penyusunan garis-garis besar haluan ideologi Pancasila dan road map pembinaannya. Ketiga, koordinasi, sinkronisasi dan pengendalian pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila. Keempat, pelaksanaan advokasi pembinaan ideologi Pancasila. Kelima, pemantauan, evaluasi dan pengusulan langkah dan strategi untuk memperlancar pelaksanaan pembinaan serta keenam, pelaksanaan kerja sama dan hubungan antarlembaga dalam melaksanakan pembinaan ideologi Pancasila.

Oleh

Misbahul Munir Pola pembinaan yang nantinya dilakukan oleh UKP Pancasila harus berbeda dengan pola pembinaan Pancasila yang dilakukan pada masa rezim Orde Baru. Para pelaksana tugas yang ada di UKP Pancasila saat ini harus bisa belajar pada sejarah. Jangan sampai terjebak pada lubang kesalahan yang sama. Sebab, telanjur menjadi pemahaman luas dimasyarkat bahwa Pancasila itu identik dengan rezim Orde Baru. Memang pada masa lalu, di saat Orde Baru berkuasa, memang menggunakan Pancasila sebagai alat untuk melanggengkan kekuasaan politik. Inilah yang menjadi tantangan UKP Pancasila ke depannya. Mengubah pola pikir masyarakat luas yang telanjur beranggapan bahwa Pancasila identik dengan Orde Baru. Dengan demikian, tantangan UKP Pancasila ke depannya adalah bagaimana caranya mengubah pola pikir masyarakat luas yang telanjur mengakar. Tidak ada jalan lain kecual UKP Pancasila harus bisa memberikan model pembinaan yang baru, yang lebih kreatif. Maka, sesuai dengan judul tulisan ini, yaitu pembinaan model baru ala UKP Pancasila, akan saya bahas sebagai berikut. Menurut Syaiful Arif (2017) yang juga merupakan tenaga ahli pada Deputi Pengkajian dan Materi UKP Pancasila, melalui tulisannya yang berjudul “Memaknai Pembinaan Pancasila” ia menjelaskan ada tiga cara dalam melakukan pembinaan modal baru yang lebih kreatif dan tentunya berbeda dengan pola indoktrinasi gaya Orde Baru. Pertama, Pancasila perlu disosialisasikan tidak hanya sebagai dasar negara, melainkan juga sebagai pandangan hidup bangsa (Weltanschauung). Artinya, Pancasila ini diposisikan sebagai landasan dalam berperilaku, bertindak dan melakukan kegiatan yang kita

lalui dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai luhur Pancasila harus direalisasikan dalam tindakan nyata, tak sekadar teori. Belajar dari kesalahan era Orde Baru, yang menempatkan Pancasila sebagai negara-sentris, sehingga Pancasila sebagai ideologi bangsa ini dijadikan alat penundukan. Untuk ke depannya, pembinaan modal baru ala UKP Pancasila mengenalkan Pancasila sebagai pandangan hidup dan cara hidup yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, pembianaan Pancasila melalui penumbuhan inspirasi. Belajar dari kesalahan pada era Orde Baru yang menggunakan penghayatan dalam pembinaan Pancasila (P4). Dalam realitasnya, metode ini hanya berangkat pada konsep Pancasila secara normatif melalui butir-butir kalimat tanpa menumbuhkan kesadaran. Pembinaan Pancasila melalui penumbuhan inspirasi menjadi alternatif dalam mengatasi masalah tersebut. Ketiga, pembinaan dalam dunia pendidikan, baik pendidikan secara formal maupun nonformal. Dunia pendidikan merupakan wilayah yang wajib untuk dijamah oleh pembinaan pemahaman Pancasila. Pendidikan formal bisa dikoordinasikan melalui lembaga negara yang mengurusi masalah pendidikan, yang dalam hal ini seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), dan Kementerian Agama (Kemenag). Sedangkan untuk wilayah pendidikan nonformal, pembinaan Pancasila bisa disalurkan melalui organisasiorganisasi pemuda, komunitas-komunitas pemuda, para pegiat literasi, seperti literasi budaya, literasi sastra dan semua pendidikan yang bersifat nonformal yang kiranya bisa untuk dijadikan wasilah dalam pembinaan Pancasila.

ini. Letusan dahsyat itu terjadi pada Februari tahun 1963 dan berlangsung secara periodik selama setahun (Januari 1964). Abad ke-19, tercatat tiga kali letusan, yaitu 1808, 1821, dan 1843, tidak dicatat sebagai letusan yang mirip tahun 1963 (ibid.). Sehingga dengan catatan tersebut, apa yang terjadi pada tahun ini terhadap Gunung Agung, kemungkinan fenomena itu sama dengan apa yang terjadi pada tahun 1908, 1915, dan 1917. Masyarakat semua jelas berharap agar tidak terjadi letusan dahsyat dari gunung ini sekarang dan di masa mendatang. Tetapi dengan melihat kejadian sejarah tersebut, kita harus tetap waspada di masa depan. Ibaratnya, sebuah drum, mungkin aktivitas yang terjadi pada Gunung Agung sekarang adalah berupa “pengisian” lava pada drum gunung itu (seperti tahun 1908, 1915, dan 1917), yang ketika sudah penuh kelak, kemungkinan akan meletus (seperti tahun 1963), pada masa-masa mendatang. Maka, sangatlah positif apabila sejak sekarang masyarakat di seluruh Bali dan Indonesia, mempersiapkan diri terhadap kemungkinan bencana di masa mendatang. Masyarakat sekitar Gunung Agung mesti berpikir terhadap berbagaai pengalaman yang terjadi di berbagai tempat di Indonesia yang pernah dilanda bencana alam gunung meletus, terutama fenomena Gunung Merapi. Pelajari juga apa yang terjadi pada Mbah Marijan, juru kunci Gunung Merapi. Penulis adalah pengajar Sosiologi pada FISIP Universitas Udayana

POJOK Pengungsi mandiri ‘’mengalir’’ ke Tabanan dan Denpasar. - Posko tanggap darurat mesti tanggap. *** Provinsi Bali perlu tim pengendali harga pangan. - Bukan sekadar memantau. *** Jaga ternak warga, Polda Bali siap kerahkan 600 polisi. - Termasuk beri pakan ya?

Penulis, Sekjen Kaukus Penulis Aliansi Kebangsaan

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

MATAHARI Suasana Pantai Matahari Terbit, Sanur, saat matahari mulai beranjak di ufuk www.iklanbalipost.com

timur. Foto diambil baru-baru ini.

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

sabtu Umanis, 23 september 2017

Figur

Libatkan Pakar Budaya BALI merupakan destinasi pariwisata dunia yang berlandaskan budaya. Budaya menjadi taksu yang membedakan pariwisata Bali dengan destinasi pariwisata yang ada di daerah lainnya. Oleh karena itu, semua lapisan masyarakat, stakeholders terkait dan pemerintah harus tetap menjaga kelestarian budaya Bali. “Kami di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unud yang berlandaskan budaya melakukan pelestarian budaya untuk keajegan pariwisata Bali yang dikemas dalam konsep Bali Post/win Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kami mengajak mahasiswa untuk melakukan penelitian budaya dan output penelitian tersebut kami seminarkan dan buatkan artikel untuk dipublikasikan,” ujar Dekan FIB Unud Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A., Jumat (22/9) kemarin. Selain itu, terobosan lainnya yang dilakukan untuk menjaga kelestarian budaya di tengah gerusan budaya global, yaitu setiap dua minggu diadakan seminar yang mengundang pakar-pakar yang ahli di bidang kebudayaan, baik dari dalam institusi maupun dari luar institusi, bahkan pakar budaya dari luar negeri. “Kami telah melakukan itu secara berkesinambungan, karena kami mempunyai program seminar seri sastra dan budaya setiap dua minggu sekali. Di situlah tempat kami berdiskusi tentang bagaimana mengawal dan menjaga eksistensi budaya Bali ke depannya,” ujarnya. Dengan demikian, apa yang menjadi tren di masyarakat dapat dibahas dan dicarikan suatu terobosan agar budaya yang berkembang tidak serta merta memengaruhi budaya yang ada. “Tentu hal ini kami lakukan juga dengan pengabdian kepada masyarakat untuk menyadarkan masyarakat tentang wawasan pelestarian budaya, bagaimana caranya agar pariwisata berbasis budaya di Bali tetap ajeg,” ujarnya. (win)

Memasyarakatkan Olahraga

TAHUN 2017 ini Kementerian Pemuda dan Olahraga meluncurkan gerakan ‘’Ayo Olahraga’’. Gerakan ini diimplementasikan dalam berbagai kegiatan. Antara lain Gowes Pesona Nusantara, Gala Desa dan Liga Sepak Bola Pelajar Berjenjang. Semua kegiatan ini bertujuan untuk lebih memasyarakatkan olahraga. ‘’Olahraga telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam melakukan rutinitas fisik maupun sekadar menonton pertandingan olahraga,’’ ujar Sekda Provinsi Bali Cokorda Bali Post/ist Ngurah Pemayun saat membacakan sambutan Menpora pada Apel Peringatan Haornas di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Denpasar, Jumat (22/9) kemarin. Pemayun menambahkan, budaya olahraga tidak dapat tumbuh secara instan. Akan tetapi harus dilakukan melalui proses berjenjang dan berkelanjutan. Dimulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga hingga komunitas masyarakat yang lebih besar. ‘’Oleh karena itu sangat dibutuhkan peran serta keluarga, dengan menerapkan pola hidup aktif dalam kehidupan sehari-hari,’’ imbuhnya. Di sisi lain, lanjut Pemayun, prestasi di bidang olahraga juga terus digenjot. Diawali dengan penguatan upaya pembinaan yang sistematis, berjenjang dan berkesinambungan. Diperkuat pula dengan penerapan iptek olahraga serta peningkatan jumlah dan mutu tenaga keolahragaan. (rin)

Transportasi dan Penggunaan Energi

Penyumbang Pencemaran Udara Terbesar

BERDASARKAN data hasil pengamatan dan penelitian gas rumah kaca dan polutan yang dilakukan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada saat hari raya Nyepi, Maret lalu, penyumbang pencemaran udara terbesar diakibatkan oleh aktivitas manusia. Aktivitas manusia yang dimaksud yaitu penggunaan transportasi dan energi. Deputy Director for Climate and Air Quality Research Center for Research Development BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan hal itu, belum lama ini. Dari hasil penelitian Maret lalu, kata Ardhasena Sopaheluwakan, gas buangan Carbon Monoksida (CO) mengalami penurunan cukup signifikan 87 persen dibandingkan dengan partikel debu (TSP). Total TSP yang juga mengalami penurunan berkisar 39 persen dan karbon dioksida (CO2) yang mengalami penurunan 24 persen. Dikatakan, yang penurunannya signifikan terpantau di daerah yang padat aktivitas manusia atau daerah urban seperti Denpasar, dibandingkan di daerah yang masih pedesaan yang kualitas udaranya cukup baik. ‘’Jadi, yang terbesar menyumbang polutan dan efek gas rumah kaca di Bali adalah dari aktivitas transportasi dan energi,’’ ujarnya. Ardhasena Sopaheluwakan mengakui momen hari raya Nyepi memang sangat spesial. Karena pada saat itu, selama sehari penuh, aktivitas seluruh warga di Pulau Bali berhenti total dan hal itu tidak ditemui di tempat dan negara lainnya di dunia. Kondisi itulah yang menjadi kesempatan baik untuk pembuktian secara langsung dan terukur, bahwa aktivitas manusia berkontribusi terhadap pencemaran udara. Bukti penurunan polusi tersebut nantinya dijadikan contoh riil dalam upaya mitigasi dan mencegah pemanasan global. Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan, salah satu solusi yang bisa dilakukan untuk menurunkan pencemaran udara adalah dengan melakukan perbaikan sistem transportasi publik dan menekan penggunaan kendaraan pribadi seminimal mungkin. Kegiatan ekonomi dan transportasi yang berkontribusi menyumbang emisi, ke depan perlu dimitigasi melalui penggunaan transportasi yang ramah lingkungan dan pembangkitan energi yang terbarukan dan ramah lingkungan. Karena, diakuinya, keduanya sebagai penyumbang pencemaran udara yang sangat besar. Ardhasena Sopaheluwakan menambahkan, pihaknya melakukan pengukuran kualitas udara pada saat hari raya Nyepi sejak tahun 2015 hingga 2017 ini. Untuk Nyepi pada tahun 2015, kadar CO menurun 75 persen, TSP 44 persen dan CO2 45 persen. Secara umum dari kedua pengukuran tersebut, saat Nyepi 2015 penurunan konsentrasi CO lebih tinggi dibandingkan Nyepi 2017, sedangkan parameter CO2 dan TSP penurunannya lebih rendah. Untuk pengukuran tahun 2017, ada empat titik yang dijadikan tempat penelitian yang mempresentasikan Bali yaitu Negara (Bali Barat), Karangasem (Bali Timur), Denpasar (Bali Selatan) dan Bedugul (Bali Tengah). Sedangkan tahun 2015, ada tujuh titik yang dijadikan tempat pengukuran, yaitu Denpasar, Ubung, Badung, Karangasem, Negara, Bedugul dan Singaraja. (edi)

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Hormati Jasa Pejuang, Kodam Perbaiki Taman Makam Pahlawan Denpasar (Bali Post) Perayaan HUT ke-72 TNI tahun ini cukup istimewa. Istimewanya, prajurit Kodam IX/Udayana dikirim ke Timor Leste untuk memperbaiki Taman Makam Pahlawan di daerah Baucau. Setelah itu, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Rabu (20/9) lalu berziarah ke sana dan ke Taman Makam Pahlawan lainnya. Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf. J. Hotman Hutahaean, S.Sos. dalam siaran persnya di Makodam, Denpasar, Jumat (22/9) kemarin, menyampaikan kehadiran Panglima TNI ke Timor Leste disambut baik pemerintah setempat. Itu terbukti Jenderal Gatot Nurmantyo disambut dengan upacara militer. “Ini sebagai bukti hubungan pemerintah, khususnya militer Indonesia dengan Timor Leste baik-baik saja. Tidak ada masalah walaupun sebelumnya Timor Leste (eks-Timor Timur) pernah menjadi Provinsi ke-27 di Indonesia,” ujarnya. Hubungan baik ini terjalin karena kiat-kiat kedua negara (Indonesia dan Timor Leste) sepakat dan berkomitmen untuk tidak mempermasalahkan masa lalu, namun bersama-sama menatap jauh ke depan untuk membangun persahabatan dan mewujudkan keamanan serta perdamaian. Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan rasa bangga atas terwujudnya

persahabatan yang sejati tersebut. Ia berharap hubungan luar biasa ini menjadi contoh bagi masyarakat internasional bahwa masyarakat kedua negara berkomitmen tidak akan mempermasalahkan masa lalu. “Bapak Panglima menyampaikan kita semua bersaudara, tidak ada masalah antara prajurit TNI dengan militer Timor Leste. Kita tidak bisa dibedakan dalam membangun persahabatan,” ungkap Hotman. Sementara itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak mengatakan, kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian Kodam terhadap kondisi makam para pejuang Indonesia sebagai rumah peristirahatan terakhir. Hal itu sebagai bentuk penghargaan serta penghormatan terhadap para pejuang Indonesia yang gugur di Timor Lestae. Tidak hanya tentara, masyarakat Baucau juga ikut bekerja dan tidak mau dibayar. Oleh karena itu, Panglima TNI mengucapkan terima kasih yang sebesarbesarnya kepada masyarakat Baucau. Dia juga mengaku bangga dan hormat atas partisipasi yang tulus dan ikhlas dari masyarakat Baucau. Selain ziarah di Taman Makam Pahlawan di Baucau, Panglima TNI juga ziarah ke Makam-makam pahlawan Timor Leste di Metinaro dan Makam Pejuang Indonesia (TMP) Seroja di Dili. (kmb36)

7

Bali Post/ist

ZIARAH - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Pangdam IX/ Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak saat ziarah ke Taman Makam Pahlawan di Timor Leste.

Anak-anak di Pengungsian

Tetap Harus Nikmati Pendidikan dengan Baik Denpasar (Bali Post) -

Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Agung ke level awas tidak hanya membuat warga di sekitar lereng gunung mengungsi. Keadaan ini juga membuat anakanak yang turut mengungsi, tidak bisa mengenyam pendidikan untuk sementara waktu. Dinas Pendidikan Provinsi Bali berjanji akan mengupayakan agar anakanak di pengungsian tetap bisa menikmati pendidikan dengan baik.

“Walaupun ada di tempat pengungsian, mereka boleh mengikuti pendidikan di sekolah terdekat. Kalau dia SD, cari SD terdekat (dari pengungsian, red). Kalau SMP atau SMA/SMK begitu juga. Kita kan tidak boleh mempersulit anak-anak untuk bisa menikmati pendidikan,”

ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani saat dikonfirmasi, Jumat (22/9) kemarin. TIA menambahkan, Dinas Pendidikan saat ini memang belum mengambil langkah untuk membawa anak-anak kembali ke sekolah. Sebab, terlebih dahulu harus dipas-

tikan mereka sudah berada di tempat yang aman dan memiliki fasilitas untuk tidur yang memadai. “Kalau tempat tidur belum jelas, bagaimana mereka bisa berpikir belajar. Kalau memang sifatnya hanya satu minggu atau satu bulan, mungkin tidak masalah. Tapi kalau

sampai berkelanjutan, itulah nanti yang perlu difasilitasi dalam bentuk semuanya,” jelasnya. TIA mengaku masih menunggu data valid mengenai jumlah anak-anak dari jenjang SD hingga SMA/SMK yang berada di posko pengungsian. Baik itu posko pengungsian yang ada di Karangasem, Klungkung, Bangli, maupun Buleleng. Kalau ternyata posko pengungsian berada jauh dari sekolah, maka akan ada perlakuan lebih. Misalnya, Dinas Pendidikan akan mem-

fasilitasi untuk transportasi anak-anak itu ke sekolah. Di samping fasilitas lain seperti buku dan kebutuhan sekolah lainnya. “Di tempat pengungsian itu harus jelas berapa jumlah anak yang jenjang SD, SMP, SMA, SMK kemudian di sekolah mana nanti kita akan arahkan. Ini kan perlu duduk bersama antara dinas provinsi dengan dinas pendidikan kabupaten di tempat-tempat yang memang mereka menerima pengungsian,” ujarnya. (kmb32)

Syukuran HUT Ke-62 Lalu Lintas

Polda Rancang Rekayasa Lalin Jelang Konferensi IMF Mangupura (Bali Post) Berbagai persiapan dilakukan Polda Bali menjelang Konferensi IMF dan World Bank. Untuk melancarkan arus lalu lintas, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose merancang rekayasa lalu lintas (lalin) yaitu pemberlakuan program kendaraan nopol genap-ganjil seperti di DKI Jakarta. Namun, Kapolda minta masukan dan sharing terkait program tersebut. “Tapi saya perlu masukan dari masyarakat terkait rencana tersebut. Rencana itu khusus selama konferensi,” tegas Kapolda Golose saat syukuran HUT ke-62 Lalu Lintas Bhayangkara di Pantai Kuta, Jumat (22/9) kemarin. Menurut Kapolda, selama konferensi tersebut, ada 3 ribu meeting yang terpusat di Nusa Dua. Selain itu, peserta yang akan hadir dalam kegiatan itu belasan ribu orang, belum termasuk staf dan keluarganya. “Kami sedang mempersiapkan rekayasa lalu lintas. Selain itu akan digelar rapat di Washington DC,” tegasnya. Pihaknya terus mencoba mencari solusi dalam rangka mengamankan perhelatan internasional tersebut. Ia ingin masukan yang bisa meminimalisasi kemacetan. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi di Bali terus berkembang, seiring pertambahnya

jumlah kendaraan. Bali menjadi tuan rumah konferensi tersebut sehingga harus bisa menunjukkan kepada dunia bahwa Pulau Dewata sangat aman, nyaman, dan lancar. Perhelatan tersebut akan dihadiri tokoh-tokoh ekonomi, CEO dan CIP, gubernur bank, Menteri Keuangan, tokoh IMF dan Word Bank se-dunia. Jumlah pesertanya sekitar 18 ribu, belum termasuk keluarga dan staf. “Sehingga harus kita jaga Bali. Banyak sekali infrastruktur yang akan dibangun oleh pemerintah, contohnya jalan underpass Patung Ngurah Rai, pembenahan Pelabuhan Benoa untuk cruise. Banyak sekali infrastruktur dibangun di Bali,” tegasnya. Namun, pihaknya tetap memerlukan partisipasi masyarakat dan minta masukan untuk menyambut semaksimal mungkin peserta konferensi tanpa mengganggu kunjungan turis. “Sebagai penduduk Bali, kita mau menerima dengan lapang hati sebagai tuan rumah. Agar mereka terkesan sehingga efeknya bahwa investasi ke Indonesia akan lebih banyak dengan kedatangan tamutamu ini,” ungkap Golose. Terkait kondisi lalu lintas saat ini, mantan petinggi BNPT ini mengungkapkan sekitar 300 orang meninggal dan itu artinya setiap hari ada nyawa melayang di jalan. “Saya juga menyoroti

parkir kendaraan di bahu jalan. Saya imbau agar ditertibkan terutama khususnya pada jam-jam sibuk,” ungkap Golose. Untuk memberi pelayanan humanis, Golose mengatakan sudah mengangkat tiga Polwan sebagai Kasat Lantas. Selain untuk mewujudkan kesetaraan gender, juga supaya mampu memberikan pelayanan terbaik dan performance bagus kepada masyarakat. Jumlah polisi laki-laki (Polki) di Polda Bali sekitar 12 ribu dan Polwan 700. Pihaknya perlu Polwan di tempat strategis sehingga lebih humanis dan ramah dengan masyarakat. “Kita ingin menampilkan sosoksosok Polwan yang baik dan humanis. Kami mengangkat tiga Polwan jadi Kasat Lantas. Tenyata hasil uji kita sekarang ini, mereka luar biasa. Budaya korupsi sangat turun. Mereka lebih fashion untuk melayani masyarakat. Tapi saya tidak mengatakan semua akan diganti oleh Polwan,” ujar jenderal bintang dua asal Manado ini. Terkait syukuran HUT Lantas, Kapolda bagi-bagi bantuan di antaranya kursi roda kepada korban kecelakaan tabrak lari. Korban mengalami cacat permanen. Bahkan, Kapolda langsung turun dari panggung untuk menyerahkan kursi roda dan tongkat kepada korban kecelakaan lalu lintas. (kmb36)

Bali Post/rah

BANTUAN - Kapolda Bali menyerahkan bantuan kepada korban tabrak lari kecelakaan lalu lintas.


BANGLI

8

Sabtu Umanis, 23 September 2017

Warga Diimbau Tak Panik Saat Gempa Bangli (Bali Post)Warga di sejumlah desa di Kabupaten Bangli sejak beberapa hari terakhir turut merasakan guncangan gempa akibat peningkatan aktivitas Gunung Agung di Kabupaten Karangasem. Dalam sehari, guncangan gempa bisa dirasakan hingga belasan kali. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli Ketut Agus Sutapa saat dikonfirmasi, Jumat (22/9) kemarin, mengakui memang terjadi beberapa kali gempa di wilayah Bangli. Pada Kamis (21/9), terhitung terjadi gempa hingga 17 kali dari sore hingga malam hari dengan durasi yang cukup pendek. Sesuai data yang diterimanya dari BMKG, 14 kali gempa yang terjadi berpusat di Karangasem, sementara tiga kali gempa yang terjadi berpusat di Tenggara Bangli. ‘’Gempa dirasakan warga Bangli karena secara geografis wilayah Bangli cukup dekat dengan Gunung Agung,’’ terangnya. Disebutkan Agus, desa-desa di Bangli yang dilanda gempa yakni Desa Abang Batu Dinding, Terunyan dan beberapa desa lainnya di Kintamani. Gempa juga dirasakan warga di Kota Bangli dan desa-desa di Kecamatan Susut, salah satunya Desa Tiga. Terkait hal ini, Agus kembali mengimbau warga Bangli untuk tidak panik ketika terjadi gempa. Jika gempa terus terjadi secara simultan hingga menggetarkan bangunan, warga diimbau mencari tempat yang aman. Apabila sedang berada di dalam ruangan, warga diimbau mencari tanah lapang. Agus juga mengimbau warga untuk secara dini mengecek jaringan listrik. Sebab tidak menutup kemungkinan gempa memicu terjadinya kebakaran akibat gesekan sambungan listrik. ‘’Kami juga mengajak masyarakat untuk tetap proaktif apabila kedatangan pengungsi atau mengalami kepanikan, dengan berkoordinasi ke aparat desa, dusun ataupun kabupaten sesuai hirarki,’’ terangnya. (kmb40)

Siswa akan Dititipkan di Sekolah Terdekat Bangli (Bali Post) Dinas Sosial Kabupaten Bangli akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) terkait nasib pendidikan sejumlah anak asal Karangasem yang ikut mengungsi ke Bangli. Agar mereka tetap bisa mendapatkan pelayanan pendidikan, anak-anak tersebut rencananya akan dititipkan di sekolah-sekolah yang lokasinya tak jauh dari lokasi mereka mengungsi. Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Bangli Made Sudiarsa saat ditemui di Wantilan Pura Dalem Tarukan Desa Peninjoan, Jumat (22/9) kemarin, mengatakan berdasarkan hasil pendataan sementara yang dilakukannya di kawasan tersebut, terdapat 12 anak asal Karangasem yang kini tak bisa bersekolah karena harus ikut mengungsi bersama orang tua mereka. Sebanyak 11 di antaranya terdata sebagai siswa SD, dan 1 lagi siswa SMP. Sudiarsa mengatakan, agar pendidikan mereka tidak terhambat karena mengungsi, pihaknya berencana menitipkan anak-anak tersebut ke sekolah-sekolah terdekat sesuai kelasnya. Namun untuk itu, pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Disdikpora. ‘’Daripada mereka keluyuran selama di pengungsian,’’ terangnya. Meski nanti mereka berstatus sebagai siswa titipan, namun untuk nilai-nilai setiap mata pelajaran yang mereka tempuh tetap akan dicatat oleh sekolah bersangkutan untuk selanjutnya dikirim ke sekolah asal mereka masing-masing. Sementara mengenai kebutuhan seragam dan alat tulis, Sudiarsa mengatakan hal itu juga akan dikoordinasikannya dengan Disdikpora. ‘’Mengenai seragam, karena kondisinya darurat, tanpa seragam pun mereka tetap bisa belajar. Untuk hal itu akan kami koordinasikan ke Disdikpora,’’ katanya. (kmb40)

Napi Narkoba dari Lapas Kerobokan

Ditempatkan di Dua Blok Lapas Narkotika Bangli (Bali Post) – Sebanyak 50 narapidana (napi) kasus narkotika yang mendekam di Lapas Kerobokan, Badung dipindah ke Lapas Narkotika Bangli, Jumat (22/9) pagi. Pemindahan itu dilakukan untuk mengurangi overkapasitas Lapas Kerobokan. Kalapas Narkotika Bangli Arif Rahman menjelaskan puluhan napi yang dipindah dari Lapas Kerobokan, tiba di Lapas Narkotika Bangli di Banjar Buungan Desa Tiga, Susut sekitar pukul 08.30 wita. Pemindahan napi kasus narkoba itu dilakukan dengan menggunakan empat kendaraan itu serta dikawal ketat petugas kepolisian Brimob Polda Bali. Arif Rahman mengatakan, pemindahan napi bukan karena narapidana yang bersangkutan melakukan pelanggaran melainkan bertujuan untuk mengurangi terjadinya overkapasitas di Lapas Kerobokan. Di Lapas Narkotika Bangli, para napi tersebut ditempatkan dalam dua blok. Saat ini mereka tengah menjalani masa pengenalan lingkungan selama seminggu. Pascaadanya penambahan napi dari Lapas Kerobokan sebanyak 50 orang, saat ini jumlah napi yang dibina di Lapas Narkotika menjadi 170 orang. Dengan jumlah tersebut, Arif mengatakan tidak sampai menimbulkan kekroditan. Sebab sesuai kapasitas, Lapas Narkotika mampu menampung 468 orang napi. ‘’Mereka yang dilayar ke Lapas Narkotika Bangli itu rata-rata memiliki masa hukuman antara dua sampai sepuluh tahun,’’ terangnya. (kmb40)

Bali Post/ina

MENGUNGSI - Warga asal Dusun Bunga Desa Ban, Kubu, Karangasem mengungsi di Wantilan Pura Dalem Tarukan Dusun Pulasari Desa Peninjoan, Tembuku.

Pengungsi Tersebar di Semua Kecamatan

Bangli (Bali Post) -

Ratusan warga dari sejumlah desa di Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Agung, Karangasem mengungsi ke Bangli. Para pengungsi yang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak tersebut kini tinggal menyebar di sejumlah desa di empat kecamatan. Sebagian dari mereka mengungsi di rumah kerabat, sebagian lainnya memilih mengungsi di wantilan pura. gapi 55 orang. Di Kecamatan Susut, para pengungsi terdata menyebar di Desa Pengiangan 50 orang, Desa Tiga 15 orang dan Desa Demulih 11 orang. Di Kintamani, pengungsi tersebar di Dusun Kembangsari Desa Satra 6 orang dan beberapa di Desa Daup. Sedangkan di Kecamatan Bangli, pengungsi terdata di Desa Tamanbali 9 orang dan Kelurahan Bebalang 5 orang. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli Ketut Agus Sutapa seizin Kalak BPBD Wayan Karmawan mengatakan, dari keseluru-

han pengungsi yang terdata di Bangli saat ini, sekitar 30 KK atau 100 jiwa pengungsi yang berasal dari Dusun Bunga Desa Ban Kecamatan Kubu sejak Kamis menempati wantilan Pura Dalem Tarukan Dusun Pulasari Desa Peninjoan, Tembuku. Sementara pengungsi lainnya memilih mengungsi di rumah saudara dan kerabat mereka masingmasing. Dikatakan Agus, meski Kabupaten Bangli tidak ditunjuk sebagai tempat pengungsian resmi, namun Pemkab Bangli tetap memiliki kewajiban untuk mem-

Bangli (Bali Post) Puluhan pelajar SMA/ SMK di Kabupaten Bangli yang tergabung dalam tim Kolone Senapan binaan Kodim 1626/Bangli unjuk kemampuan dan kekompakan dalam mengolah gerak mengunakan senapan. Kemampuan itu mereka tunjukan di hadapan Dandim 1626/ Bangli dan tim penilai dari Korem di Lapangan Kapten Mudita Bangli, Jumat (22/9) kemarin. Dandim 1626/Bangli Letkol S. L Manurung mengatakan, mereka tampil dalam rangka mengikuti lomba yang dilaksanakan TNI untuk menyambut HUT ke-72 TNI. ‘’Hari ini (kemarin-red) mereka menunjukkan kemampuannya untuk dinilai oleh tim penilai,’’ terangnya. Dijelaskan Letkol Manurung, lomba kolone senapan digelar TNI untuk pertamakalinya. Masing-masing Kodim di delapan kabupaten di Bali wajib mengirimkan timnya untuk ikut serta dalam lomba tersebut. Dari delapan tim yang menjadi peserta, nantinya akan dipilih satu terbaik untuk tampil saat acara puncak HUT TNI di Lapangan Niti Mandala Renon Denpasar, 5 Oktober mendatang. Tim kolone senapan bi-

naan Kodim Bangli yang tampil kemarin terdiri dari 72 pelajar SMA/SMK seKabupaten Bangli. Sebelum menunjukan kemampuannya, mereka sudah menjalani pelatihan dan pembinaan selama kurang lebih sebulan. Mereka menjalani latihan pagi dan sore. Poin yang dinilai dalam lomba kolone senapan ini yakni menyangkut kerapian, keseragaman, kedisiplinan dan atribut. ‘’Yang dinilai gabungan dari disiplin, seni dan kekompakan,’’ terangnya. Menurutnya, lomba ini sangat bermanfaat bagi pelajar. Karena dengan lomba ini pelajar bisa mengisi waktu luangnya dengan kegiatan yang lebih bermanfaat. Di samping itu, lomba juga bermanfaat untuk meningkatkan kedisiplinan, nilai patriotisme pelajar dan menumbuhkan kekompakan antar pelajar. ‘’Walaupun mereka bersekolah di sekolah yang berbeda, tapi dengan lomba ini mereka bisa saling mengenal dan kompak,’’ terangnya. Ditambahkannya, dengan adanya lomba ini, para pelajar yang bercita-cita menjadi TNI diharapkan bisa lebih termotivasi untuk mengabdi menjadi anggota TNI. (kmb40)

UNJUK KEMAMPUAN - Puluhan pelajar SMA/SMK yang tergabung dalam tim Kolone Senapan binaan Kodim 1626/Bangli unjuk kemampuan dan kekompakan dalam mengolah gerak mengunakan senapan di Lapangan Kapten Mudita Bangli, Jumat (22/9) kemarin.

Puluhan Pelajar Unjuk Kemampuan Olah Gerak dengan Senapan

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-51004

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

Bali Post/ina

Sidak di Puskesmas Bangli Utara

Komisi I Temukan Mesin Pengolahan Obat Herbal yang Mubazir

Bangli : 0366-91521/91002

tidak menutup kemungkinan, dalam kurun waktu beberapa hari ke depan akan terjadi penambahan warga yang mengungsi ke Bangli. Sementara itu, salah seorang pengungsi asal Dusun Bunga Desa Ban Gede Ardiawan mengatakan, dia bersama puluhan warga Desa Ban lainnya mulai mengungsi ke Wantilan Pura Dalem Tarukan di Desa Peninjoan pada Kamis sekitar pukul 12.00 wita. Warga datang untuk mengungsi ke Peninjoan menggunakan sepeda motor dan truk. Ardiawan mengungkapkan, warga memilih meninggalkan desa kelahirannya karena khawatir dengan dampak peningkatan aktivitas Gunung Agung. Sudah sejak tujuh hari terakhir, wilayah desanya dilanda gempa. (kmb40)

Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli, Jumat (22/9) sore kemarin, jumlah warga asal Karangasem yang mengungsi di Bangli tercatat sebanyak 283 jiwa. Mereka mulai berdatangan untuk mengungsi secara mandiri sejak Kamis (21/9) lalu. Pengungsi menyebar di beberapa desa/kelurahan. Di Kecamatan Tembuku, mereka mengungsi di Dusun Pulasari sebanyak 65 orang, Dusun Manikaji Desa Peninjoan 42 orang, Desa Bangbang 8 orang serta Dusun Metra Desa Yan-

Telepon Penting RSU Bangli

berikan pelayanan kepada para pengungsi yang datang ke Bangli baik dalam hal pemenuhan kebutuhan logistik, pelayanan kesehatan dan lainnya. ‘’Sesuai arahan pimpinan kami, tim yang sudah dibagi sekarang terus melakukan pendataan. Hasil pendataan di lapangan nantinya akan diimput di kantor induk BPBD. Selain untuk menyatukan informasi, juga untuk memudahkan pelayanan pengungsi yang berada di Bangli,’’ kata Agus saat ditemui di Desa Peninjoan. Disinggung apakah ada rencana untuk menempatan seluruh pengungsi ke dalam satu lokasi, Agus mengatakan, belum ada rencana ke arah itu. Pihaknya khawatir, jika nantinya pengungsi ditempatkan dalam satu lokasi akan menimbulkan kekroditan. Karena

Bali Post/ina

MESIN - Kondisi mesin pengolah obat herbal bantuan pemerintah pusat yang mubazir di Puskesmas Bangli Utara.

Bangli (Bali Post) Komisi I DPRD Bangli, Jumat (22/9) kemarin, menggelar sidak ke dua puskesmas sekaligus, yakni Puskesmas Bangli Utara di Desa Pengotan dan Puskesmas Susut I di Desa Kayuambua, Susut. Dalam sidak yang dipimpin Ketua Komisi I Made Bawa, dewan menemukan adanya mesin pengolahan obat herbal bantuan pemerintah pusat yang mubazir. Sejak diberikan pemerintah pusat pada 2012, bantuan alat pengolahan obat herbal itu tidak pernah dioperasikan. Anggota Komisi I, Satria Yuda usai sidak mengatakan, mesin pengolah obat herbal yang mubazir tersebut terdiri dari beberapa item yakni

berupa mesin giling, mesin pengering, oven, tempat sangria dan timbangan. Alat tersebut ditemukan masih terbungkus rapi dengan plastik di sebuah ruangan di puskesmas setempat. Satria Yuda menyampaikan, sebagaimana penjelasan yang didapatnya dari seorang dokter yang saat itu bertugas, pihaknya mengetahui bahwa alat pengolah obat herbal itu merupakan bantuan pusat tahun 2012. Sejak diberikan alat itu tidak pernah dioperasikan. ‘’Penjelasan dokternya, alat itu hanya titipan Dinas Kesehatan,’’ ungkapnya. Pihaknya pun sangat menyayangkan hal ini. Menurut Satria Yuda, alat bantuan pemerintah pusat itu sehar-

usnya bisa dimanfaatkan oleh Dinas Kesehatan sebagaimana mestinya. ‘’Untuk itu kami mendorong Dinas Kesehatan untuk lebih berinovasi mengoptimalkan keberadaan alat tersebut,’’ terangnya. Sementara itu dari hasil sidaknya ke Puskesmas Susut I, pihaknya mengakui pelayanan di puskesmas tersebut sudah berjalan dengan baik. Banyak warga yang sudah berobat ke Puskesmas Susut I terlebih setelah gedung puskesmas dibangun baru. Satria Yuda mengatakan, pihaknya mendorong puskesmas-puskesmas yang sudah layak dan memiliki peralatan serta tenaga medis lengkap untuk menjadi BLUD. (kmb40)


Sabtu Umanis, 23 September 2017

GIANYAR

9

Wabup Pastikan Kelengkapan Logistik untuk Pengungsi Gianyar (Bali Post) Kedatangan seratus lebih pengungsi Karangasem ke Kabupaten Gianyar mendapat perhatian khusus Pemkab Gianyar. Wakil Bupati Gianyar I Made Mahayastra, Jumat (22/9) kemarin, melakukan pengecekan langsung ke lokasi pengungsian di Banjar Puakan Desa Taro Kecamatan Tegallalang. Selain untuk melihat kondisi pengungsi, kedatangannya itu untuk memastikan kelengkapan logistik bagi para pengungsi. Menurut Mahayastra, fasilitas di lokasi pengungsian yakni rumah I Wayan Tumbuh, kurang memadai. Kawasan ini jauh dari sumber air. Untuk itu, pihakya pun berkoordinasi dengan sejumlah pihak. Hasilnya, pengungsi dipindahkan ke balai pekarangan Desa Adat Puakan. Dia pun memerintahkan Kepala BPBD Gianyar A.A. Oka Digjaya segera menyiapkan keperluan logistik para pengungsi. Saat itu bahkan sudah disiapkan puluhan kasur yang nantinya digunakan oleh pengungsi. Kebutuhan pokok lain untuk sementara akan didatangkan bantuan beras dan mi instan, sembari menunggu bantuan lebih lanjut seperti baju dan berbagai kebutuhan pokok lainnya. ‘’Yang dibutuhkan dalam menangani pengungsi ini adalah masalah logistik, kesehatan, dan pendidikan,’’ katanya. Ditambahkannya, kebersihan sumber air dan makanan juga harus dijaga guna mengantisipasi wabah diare dan tifus. Hal penting yang sering dilupakan orang juga tidak luput dari perhatian Mahayastra, yaitu masalah pembalut untuk wanita yang sedang datang bulan dan popok atau diaper bagi bayi. ‘’Semuanya harus diperhatikan dengan detail,’’ katanya. Sementara untuk masalah pendidikan, karena cukup banyak terdapat anak-anak yang masih sekolah, mereka untuk sementara dapat melanjutkan pendidikan di beberapa sekolah yang ada di sekitar Banjar Puakan Desa Taro. ‘’Dinas Pendidikan tolong nanti mendata anak-anak di sini. Mereka harus bisa belajar dengan baik,’’ katanya. (kmb35)

Bali Post/nik

MENGUNGSI - Sejumlah warga asal Banjar Pengalusan Desa Ban Kecamatan Kubu yang mengungsi ke rumah Wayan Tumbuh di Banjar Puakan, Desa Taro, Tegallalang.

Ratusan Warga Karangasem Mengungsi ke Gianyar

Pemkab Berencana Bangun Posko di Tiap Kecamatan

Gianyar (Bali Post) -

Bali Post/nik

CEK PENGUNGSIAN - Wabup Gianyar Made Mahayastra saat mengecek lokasi pengungsian di Banjar Puakan Desa Taro.

Tolak Plt. Sekda

Empat Fraksi Boikot Sidang Paripurna

Gianyar (Bali Post) Empat fraksi di DPRD Gianyar memboikot sidang paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Akhir Masa Jabatan (LKPJ AMJ) Bupati Gianyar Tahun 20132018 yang digelar Jumat (22/9) kemarin. Hal ini terjadi lantaran anggota dewan tidak menerima keputusan pengangkatan I Made Gede Wisnu Wijaya selaku Plt. Sekda. Anggota dewan dari empat fraksi kecuali Fraksi PDI-P itu, memilih meninggalkan sidang dan tidak menyampaikan pandangan umum fraksinya. Empat fraksi tersebut yakni Golkar, Gerindra, Demokrat, dan Hanura-NasDem. Meski demikian, sidang paripurna II yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Gianyar I Made Togog tersebut tetap dilanjutkan dengan pembacaan pandangan umum Fraksi PDI-P. Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata seusai sidang mengatakan, yang dipersoalkan oleh keempat fraksi tersebut terkait pengangkatan Wisnu Wijaya selaku Plt. Sekda. Menurutnya, pengangkatan Wisnu Wijaya itu sah sesuai arahan Kemendagri. Tanpa Sekda, dikhawatirkan menimbulkan banyak persoalan yang tidak terselesaikan sehingga merugikan masyarakat. ‘’Salah satunya tentang hibah-bansos. Masyarakat sampai banyak yang menunggu karena selama belum ada Sekda, dirinyalah yang menandatangani.’’ jelasnya. Agung Bharata mengaku tetap menghargai langkah yang diambil oleh keempat fraksi tersebut, karena merupakan bagian dari demokrasi. Namun, sesuai dengan peraturan, jika lebih dari 30 hari tidak ada pandangan fraksi, secara otomatis dianggap tidak ada masukan terhadap LKPJ AMJ Bupati Periode 2013-2018. ‘’Tentu nanti kami juga akan melobi-lobi. Saya ingin suasana eksekutif dengan legislatif sejuk dan nyaman saja,’’ tegasnya. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gianyar I Made Togog mengatakan, aksi boikot itu merupakan preseden buruk bagi DPRD. Karena bagaimanapun, LKPJ AMJ kalau memang tidak ada masukan, legislatif akan membahasnya kembali di Badan Musyawarah. Setelah itu, kalau terjadi kesepakatan keempat fraksi tersebut akan diberikan kesempatan menyampaikan tertulis terhadap pandangan-pandangan fraksinya. Pandangan fraksi ini nantinya akan dijadikan rekomendasi. Togog mengatakan, jika DPRD dalam kurun waktu 30 hari tidak memberikan jawaban, itu dianggap tidak ada masukan. Karena LKPJ sifatnya adalah rekomendasi, sehingga penetapan nantinya tidak memerlukan persetujuan dan LKPJ AMJ tetap sah. Di sisi lain, Sekretaris Fraksi Gerindra Ida Bagus Nyoman Rai mengatakan, Fraksi Gerindra dan tiga fraksi lainya memilih walk out dan tidak menyampaikan pandangan umumnya, karena kehadiran Plt. Sekda. ‘’Kita komit menolak kehadiran Plt. Sekda ke gedung DPRD Gianyar,’’ tegasnya. (kmb35)

Polisi Gelar Operasi Bina Waspada Agung Gianyar (Bali Post) Guna terwujudnya kesadaran hukum seluruh komponen masyarakat, polisi menggelar Operasi Bina Waspada Agung 2017. Operasi yang menggandeng instansi terkait ini akan digelar dari 29 September hingga 10 Oktober mendatang. Wakapolres Gianyar Kompol Tonny S. menerangkan, Operasi Bina Waspada mengedepankan Satuan Fungsi Binmas melalui kegiatan penyuluhan, sambang, pembinaan maupun door to door system (DDS). ‘’Jadi, Bhabinkamtibmas melakukan kunjungan ke rumahrumah warga untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas,’’ katanya saat rapat koordinasi di aula Mapolres Gianyar, Jumat (22/9) kemarin. Dikatakannya, kegiatan ini lebih menekankan pada kunjungan dan tatap muka dan melakukan pembinaan kepada kelompok atau individu. Operasi ini untuk mewujudkan kesadaran hukum demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (kmb35)

Aktivitas Gunung Agung yang terus meningkat membuat warga yang bermukim di Kawasan Rawan Bencana (KRB) berbondong-bondong mengungsi ke daerah lain, termasuk ke Kabupaten Gianyar. Hingga Jumat (22/9) sore kemarin, sudah ada seratus lebih pengungsi dari Karangasem yang mengungsi ke sejumlah wilayah di Gianyar. Banjar Puakan Desa Taro Kecamatan Tegallalang merupakan daerah paling banyak didatangi pengungsi. Di sini terdapat 19 KK atau 78 orang pengungsi asal Banjar Pengalusan Desa Ban Kecamatan Kubu, Karangasem. Mereka datang sejak Kamis (21/9) malam. Mereka terdiri dari 6 lansia, 17 anak usia sekolah, dan 51 orang dewasa. Di kawasan tersebut, para pengungsi tinggal di rumah I Wayan Tumbuh dan Made Mentig. Mereka datang dengan diangkut truk dan membawa serta 30 ekor sapi, 8 ekor

kambing dan 10 sepeda motor. ‘’Di sana kami resah dan ada keluarga saya mengusulkan mengungsi ke sini. Kami bawa ternak dan peralatan rumah tangga, belum tahu sampai kapan di sini, yang jelas sampai kondisi membaik,’’ kata Bendesa Pakraman Pengalusan Wayan Lebih. Pemilik rumah Wayan Tumbuh mengatakan, seluruh warga yang mengungsi ini merupakan kerabat satu sanggah dadia. Dia mengaku menerima informasi pengungsian ini sejak lima hari lalu. Namun, kali ini

kedatangan para pengungsi dikatakan mendadak. ‘’Mendadak datang, makanya kami hanya menyiapkan tempat seadanya,’’ ucap Tumbuh. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gianyar A.A. Oka Digjaya mengatakan, awalnya memang ada rencana pemerintah memindahkan para pengungsi ke Kota Gianyar. Namun, keikutsertaan puluhan hewan ternak menyebabkan pihaknya kesulitan melakukan upaya tersebut. ‘’Melihat kondisi mereka yang membawa serta ternaknya, akhirnya kami ubah strategi. Atas seizin pimpinan adat di sini, Balai Banjar Puakan kami pilihkan sebagai tempat mengungsi,’’ jelasnya. Menurut Oka Digjaya, rumah Tumbuh yang dipakai mengungsi sementara ini kondisinya tak layak bagi 78

orang. ‘’Dari sisi kesehatan kurang bagus. Tidak ada tempat untuk MCK. Makanya harus dipindahkan ke balai banjar supaya lebih luas dan nyaman,’’ terangnya. Dia belum bisa memastikan sampai kapan pengungsi ini akan berada di Gianyar. Yang jelas pihaknya bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Pemkab Gianyar, akan memaksimalkan bantuan. ‘’Saat ini, logistik berupa kasur dan selimut sudah kami siapkan. Balai banjar juga sedang kami bersihkan supaya siap digunakan sebagai tempat tidur. Setelah di sini siap, pengungsi akan kami angkut ke sini,’’ terangnya. Selain itu, informasi menyebutkan rombongan pengungsi mandiri asal Kecamatan Selat sudah menyasar beberapa lokasi di Gianyar seperti 9 orang asal Banjar Pendem Desa Muncan mer-

eka mengungsi di rumah Ketut Gambar di Banjar Buluh, Desa Guwang, Sukawati. Selanjutnya, 9 pengungsi asal Desa Selat Kecamatan Selat ditampung di rumah Gusti Lanang Sumaarsa di Banjar Pengambangan Desa Batubulan, Sukawati. Paling banyak, 21 orang pengungsi asal Banjar Pura Desa Sebudi Kecamatan Selat mengungsi ke rumah I Wayan Mega yang berlokasi di Banjar Palak Desa Keramas, Blahbatuh. Terkait banyaknya pengungsi yang datang secara acak ini, Oka Digjaya mengaku masih melakukan pendataan dengan masingmasing camat. ‘’Kemungkinan kita akan siapkan posko pengungsian di setiap kecamatan. Kalau rencana awal, memang kami ingin buatkan satu tempat pengungsian,’’ ucapnya. (kmb35)

kungan pengungsian, karena kondisi tubuh mereka masih rentan. Oleh karena itu, pihaknya menyiapkan tempat khusus untuk bayi dan ibunya. ‘’Termasuk kelengkapan

bayi, semua akan kita siapkan seperti popok, biskuit dan lainnya. Makanya nanti mereka kita rawat di rumah kader yang ada di Desa Taro,’’ jelasnya. Lebih lanjut dijelaskannya, hanya bayi di bawah satu tahun yang akan di-

tangani khusus. Sementara untuk lanjut usia (lansia) hanya akan mendapat pengawasan ketat. ‘’Lansia kita berikan pengawasan ketat, misal kondisi sakit, tentu akan kita rujuk atau kita arahkan ke puskesmas,’’ katanya. (kmb35)

Bayi Dapat Penanganan Khusus Gianyar (Bali Post) Terdapat tiga bayi dari Banjar Pengalusan Desa Ban Kecamatan Kubu, Karangasem yang ikut diungsikan ke rumah I Wayan Tumbuh di Banjar Puakan Desa Taro Kecamatan Tegallalang. Bayi yang usianya baru beberapa bulan ini pun terpaksa ikut berdesakan dengan pengungsi lainnya di tempat yang kurang representatif. Mereka juga kekurangan logistik.

Tiga bayi yang ikut diungsikan akibat meningkatnya aktivitas Gunung Agung adalah Komang Danu (1 bulan), Ni Komang Yanti (8 bulan), dan Ni Luh Okta (12 bulan). Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar Ida Ayu Cahyani, Jumat (22/9) kemarin, sampai saat ini kondisi ketiga bayi itu masih sehat. Meski demikian, dia menyatakan, bayi tidak cocok untuk ling-

Bali Post/nik

BAYI – Salah satu bayi yang sementara waktu ikut mengungsi di rumah Wayan Tumbuh di Banjar Puakan Desa Taro.


KLUNGKUNG

10

Sabtu Umanis, 23 September 2017

Nikahi Istri Orang, Mantan Wabup Ditangkap Semarapura (Bali Post) Wakil Bupati Klungkung periode 2003-2008, NPGB (50), harus berurusan dengan polisi lantaran diduga telah menikahi Ayu GP (24) yang tak lain istri warga asal Jalan Kenanga 5 Semarapura, I.B. Mahayondara (31), yang tinggal di Surabaya. Berdasarkan informasi yang beredar, pernikahan mantan pejabat ini dengan Ayu berlangsung Senin (18/9) di kediamannya di Banjar Belimbing, Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan. Pada Selasa (12/9), Ayu minta izin kepada suaminya untuk pulang ke Klungkung menjenguk dua buah hatinya. Rupanya, kesempatan itu dimanfaatkan untuk melakukan hal lain. Ia dikabarkan menikah dengan pria yang sudah sempat menikah itu. Mahayondara yang mendengar info demikian langsung meminta keluarganya untuk memastikan. Ternyata itu benar. Ia langsung bergegas pulang dan melaporkan keduanya ke Polres Klungkung. Hal ini pun mendapat tindak lanjut. Rabu (20/9) keduanya langsung digiring ke Mapolres, dan ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (21/9). Kapolres Klungkung AKBP Bambang Tertianto, Jumat (22/9) kemarin, membenarkan hal tersebut. Bahkan diakui keduanya sudah ditahan. “Ya, memang benar mereka sudah ditahan,” jelasnya. Akibat perbuatannya itu, keduanya disangkakan pasal 279, pasal 270 dan pasal 284 KUHP. (kmb45)

Program ”Smart City” Dianggarkan Rp 2,3 Miliar

Semarapura (Bali Post) Keinginan Pemkab Klungkung untuk menerapkan smart city yang digagas sejak tahun lalu segera terealisasi. Hal tersebut menyusul disetujuinya anggaran miliaran rupiah pada APBD Perubahan 2017. Hal tersebut diakui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Klungkung I Wayan Parna, Jumat (22/9) kemarin. Dijelaskan, konsep smart city dimaksudkan untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Sejumlah hal nantinya akan bisa diakses melalui itu. Misalnya, dalam surat menyurat, bisa langsung dikirim melalui akses internet. Demikian juga dengan gambaran kinerja pemerintah daerah. “Langkah ini untuk bagaimana kita bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Di sini juga akan ada layanan pengaduan,” jelasnya. Terobosan ini sudah digagas sejak tahun lalu. Namun, DEDnya dan realisasinya berlangsung tahun ini dengan anggaran Rp 2,3 miliar. “Realisasinya tinggal menunggu selesainya verifikasi Perda APBD Perubahan di Gubernur,” kata mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Klungkung ini. Anggaran itu, sambung dia akan digunakan untuk pengadaan 11 titik CCTV, perangkat coment center, bandwid internet, jasa pasang jaringan dan e-aplikasi, dan penguatan LPSE. “Untuk bandwit, disediakan Telkom. Sudah disanggupi,” tandasnya. (kmb45)

Genjot Investasi

ODTW Diusulkan Jadi Kawasan Pariwisata Semarapura (Bali Post) Kawasan pesisir Klungkung daratan yang selama ini berstatus sebagai Objek Daerah Tujuan Wisata (ODTW) diusulkan Pemkab ke Pemrov Bali menjadi Kawasan Pariwisata. Hal tersebut salah satunya untuk meningkatkan investasi. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan hal itu usai rapat gabungan bersama DPRD, belum lama ini. Bupati asal Nusa Ceningan ini mengatakan potensi pariwisata di kawasan pesisir dari wilayah Desa Lepang, Kecamatan Banjarangkan hingga Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan sangat besar. Namun, selama ini, hal itu belum tergarap maksimal. Hanya berstatus sebagai ODTW. Itu menyebabkan imbas pada masyarakat maupun daerah sangat sedikit dan sifatnya musiman. Berangkat dari hal itu, pemkab mengambil langkah untuk mengusulkan perubahan status menjadi kawasan pariwisata ke Pemrov Bali sejak setahun lalu. Hanya sampai kini belum mendapatkan tanggapan. “Itu sudah diusulkan tahun lalu. Kami ingin potensi itu bisa tergarap,” jelasnya. Status kawasan pariwisata, sambung dia akan mampu memberikan peluang untuk peningkatan investasi di bumi serombotan. Berbeda dengan saat ini yang mayoritas masih berada di Kepulauan Nusa Penida. “Dengan status itu, akan ada tempat untuk menanamkan modal,” sebutnya. Pengembangan pariwisata itu juga dinilai akan mampu mempercepat penataan pantai maupun penanganan abrasi. Tak seperti sekarang, yang tertangani masih sangat sedikit. “Dengan membangun fasilitas pariwisata, kawasan pantai akan lebih tertata,” katanya. Sebelumnya, orang nomor satu di Klungkung ini menyatakan penataan juga direncanakan pemkab pada 2018. Sektor pariwisata akan diintegrasikan dengan pertanian garam yang potensinya masih besar. Usulan itu mendapat respons positif dari anggota DPRD Klungkung Nyoman Sukanada. Hanya, untuk merealisasikannya, pemkab diminta untuk mengejar jawaban dari Pemprov. “Itu sangat bagus. Bisa membuka lahan untuk penanaman modal. Tapi usulan ke Gubernur perlu dikejar terus,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

ODTW - Kawasan pesisir Klungkung daratan yang kini berstatus sebagai ODTW, diusulkan jadi kawasan pariwisata.

KAMASAN - Desa Kamasan yang terkenal dengan lukisannya, kini mulai dilirik sebagai desa wisata.

Bali Post/dok

Segera Di-”launching” Jadi Desa Wisata

Desa Kamasan Masih Terkendala Parkir Semarapura (Bali Post) -

Desa Kamasan, Klungkung segera di-launching menjadi desa wisata sebagai pendukung city tour. Di balik itu, desa yang terkenal dengan lukisan wayangnya ini belum memiliki fasilitas yang memadai. Parkir yang menjadi kebutuhan penting masih tergolong kurang. Perbekel Kamasan Ida Bagus Ketut Danendra mengatakan, sejak direncanakan sebagai desa wisata, kunjungan wisatawan cukup banyak. Tak hanya domestik, namun juga wisatawan asing yang sebelumnya berkunjung ke Kerta Gosa. Mereka tertarik untuk menyaksikan indahnya lukisan Kamasan yang telah

menjadi warisan leluhur. “Untuk kunjungan cukup ramai,” ungkapnya, Jumat (22/9) kemarin. Di sisi lain, parkir kendaraan pengunjung masih terbatas. Tak jarang harus memanfaatkan halaman balai banjar. Sementara untuk fasilitas lain, seperti toilet sudah tergolong memadai.

“Kami terus meningkatkan fasilitas. Penataan terus berjalan. Sekarang parkir masih jadi kendala,” katanya. Meski masih terbelit persoalan, penggalian potensi desa terus dilakukan. Yang ditawarkan ke wisatawan tak hanya berupa lukisan maupun kerajinan lain. Tetapi juga ada seni budaya berupa

wayang wong yang kini masih proses penggarapan. “Wayang wong ada yang sakral. Ini dibuatkan duplikat,” terangnya. Sebelumnya, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta sudah menugaskan Dinas Pariwisata segera mendata fasilitas yang diperlukan Desa Kamasan. “Segera kumpulkan masyarakat untuk melakukan pendataan dan menyiapkan fasilitas kamar, UMKM maupun fasilitas yang lainnya agar nantinya tamu yang berkunjung bisa

merasa nyaman,” sebutnya. Lebih lanjut, Suwirta menyampaikan peningkatan kualitas ini juga sebagai persiapan launching Desa Wisata Kamasan pada 20 Oktober 2017 mendatang. “Potensi yang ada di Desa Wisata Kamasan sudah terlihat bagus terutama yang sudah dikenal dengan lukisan wayang maupun peraknya serta lingkungannya juga sudah terlihat bersih. Tapi kami berharap ini bisa terus diperhatikan dam ditingkatkan,” ucapnya. (kmb45)

Tinjau Pengungsi

Bupati Suwirta dan Wabup Kasta Siapkan Penanganan Maksimal

TINJAU - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Wabup I Made Kasta dan Sekda Gede Putu Winastra beserta Wabup Karangasem I Wayan Artha Dipa dan seluruh instansi terkait meninjau pengungsi di GOR Swecapura, Gelgel, Klungkung.

BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Wakil Bupati I Made Kasta dan Sekretaris Daerah Gede Putu Winastra beserta Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa dan seluruh instansi terkait meninjau pengungsi yang terdapat di GOR Swecapura, Gelgel, Klungkung, Jumat (22/9) kemarin. Menurut laporan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klungkung Putu Widiada, pengungsi yang masuk ke GOR sejak Kamis (21/9) lalu sampai sore kemarin telah mencapai 269 KK. Sehari berjalan, penanganan belum menemui kendala berarti. Fasilitas MCK para pengungsi juga diarahkan menggunakan toilet di SMPN 3

Semarapura. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengharapkan para pengungsi dan masyarakat sekitar tetap tenang dan merasa nyaman. Mendukung itu, pemkab siap memberikan pelayanan semaksimal mungkin dengan mengerahkan petugas yang dibantu relawan. ‘’Mari sama-sama berdoa memohon supaya gejala yang terjadi sekarang berhenti dan tidak akan berlanjut, sehingga para pengungsi bisa beraktivitas seperti biasa di rumah masing-masing,’’ katanya. Wakil Bupati I Made Kasta juga menyatakan kesiapan Pemkab Klungkung menerima para pengungsi disertai rapat koordinasi bersama Pemkab Karangasem. Hal tersebut ter-

us ditindaklanjuti dengan komunikasi rutin. Selain memberikan penanganan dari sisi logistik, pendidikan anak-anak juga menjadi perhatian. ‘’Pemerintah Daerah Kabupaten Klungkung melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung akan melakukan pendataan anak-anak pengungsi. Mereka akan kembali belajar di sekolah terdekat sesuai jenjang pendidikannya. Jangan menggunakan Standard Operating Procedure (SOP), tetapi gunakanlah rasa kemanusiaan dalam membantu pengungsi,’’ ujarnya. Sebelumnya, Wakil Bupati I Made Kasta bersama aparat desa meninjau kondisi warga Karangasem yang sementara tinggal di rumah kerabatnya di Kelurahan Semarapura Kaja. (ad)

Kisah Anak-anak di Pengungsian

Semangat Menempuh Pendidikan Tetap Membara STATUS Gunung Agung, Karangasem yang berada pada level siaga terus memunculkan kekhawatiran dari masyarakat yang bermukim di desa sekitarnya. Hal tersebut mengharuskannya untuk mengungsi. Gor Swecapura, Kabupaten Klungkung masih menjadi salah satu tujuan. Jumat (22/9) kemarin, pengungsi telah tercatat mencapai ratusan orang dengan berbagai usia. Kedatangannya ke GOR yang berada di Desa Gelgel ini telah berlangsung sejak pagi, seiring dengan terbitnya matahari. Mereka diangkut dengan truk. Ada pula yang membawa kendaraan sendiri. Saat mulai menginjakkan kaki di tempat asing ini, raut memilukan terpancar jelas dari wajahnya. Nampak menyedihkan. Seakan tak sanggup menjalani hidup yang teramat pahit. Alam yang tak lagi bersahabat juga mengharuskan warga lansia turut mengungsi. Tak sedikit yang harus dipapah. Ada yang sampai digotong. Ada pula yang memakai tongkat kayu. Berjalan pelan diiringi napas sesak menuju tenda darurat berdinding biru. Berbaur dengan suasana itu, tangisan balita juga tak terelakkan. Sang ibu yang menggendongnya, tetap sabar

membuatnya tenang. Tak ada sikap membentak. Sang anak justeru dipeluk erat, dihindarkan dari sengatan matahari yang menginjak panas. Pengungsian ini pun mengharuskan pendidikan ratusan anak-anak terhenti. Sejak gunung terbesar di Bali itu level siaga, mereka tak lagi merasakan canda gurau bersama teman-temannya. Maklum, sekolahnya telah ditutup sementara, dengan alasan keselamatan. Namun, di benaknya, tersimpan keinginan besar untuk bisa tetap bisa menapaki sekolah. Berperang dengan segudang ilmu dengan semangat membara. Seperti halnya, Kadek Erawati. Siswa kelas IX SMPN 2 Selat, Karangasem. “Beberapa hari ini tidak lagi sekolah. Ingin lagi,” tuturnya. Anak belia dari Desa Sebudi ini berharap besar keinginannya itu terkabul. Ia ingin mencari teman, menghilangkan rasa penat di tengah hidup pikuknya tempat pengungsian. Tak jauh berbeda yang disampaikan adiknya, Komang Adi Wira Pratama yang masih duduk di bangku kelas V SDN 2 Sebudi. Harapan besar pun terungkap dari ibunya, Wayan Mini. “Kalau bisa biar tidak putus sekolahnya,” imbuhnya. Kepala Dinas Pendidikan

Bali Post/sos

PENDIDIKAN - Anak-anak yang ikut mengungsi ke GOR Swecapura, Klungkung. Mereka tetap ingin melanjutkan pendidikan meski terbelit hidup sulit. Klungkung Dewa Gede Darmawan menyatakan pendidikan anak-anak itu tetap berlanjut. Mereka dititipkan di sekolah terdekat dari lokasi pengungsian. “Kami tak ingin pendidikan mereka putus. Ini

sudah dikoordinasikan dengan sekolah terdekat. Senin depan sudah mulai sekolah,” jelasnya. Sarana-prasarana pendidikannya belum dibahas secara detail. Namun, sebagai lang-

kah awal itu akan dilakukan dengan cara berbagi bersama siswa lain. “Sekarang masih difokuskan ke pendataan. Untuk sarana, mungkin nanti bisa meminjam dengan siswa di sekolah itu,” sebutnya. (sos)


BULELENG

Sabtu Umanis, 23 September 2017

11 Wujud Peduli Lingkungan

PT Indonesia Power Tanam 1.500 Bibit Pohon

Bali Post/kmb38

PENGUNGSI – Warga dari Desa Dukuh dan Desa Ban, Karangasem mulai mengungsi ke Buleleng. Mereka ditampung di Desa Tembok dan di tenda yang dibangun di Desa Les Kecamatan Tejakula.

Siaga Gunung Agung

Sakit, Seorang Pengungsi Dirawat di Puskesmas Tejakula Singaraja (Bali Post) – Sejumlah warga Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem yang mengungsi di Desa Les, Kecamatan Tejakula, mulai terganggu kesehatannya. Bahkan, seorang di antaranya harus dirawat di Puskesmas Tejakula karena menderita sakit jantung. Tak hanya itu, kondisi memprihatinkan dialami sejumlah bayi yang tinggal di pengungsian. Bayi yang harusnya membutuhkan lingkungan rumah yang nyaman, justru kepanasan di dalam tenda dan rentan menghirup udara berdebu. Data dihimpun di posko pengungsian di Desa Les Jumat (22/9) kemarin menyebutkan, tercatat 16 warga Desa Ban kesehatannya terganggu sejak tinggal di pengusian, Rabu (20/9) lalu. Belasan pengungsi itu untuk sementara tetap bertahan di tenda pengungsian setelah mendapat perawatan dan obat-obatan gratis dari petugas kesehatan. Selain itu, seorang pengungsi Ni Wayan Tangkih (36) terpaksa dirawat di Puskesmas Tejakula. Perawatan intensif itu dilakukan karena dari pemeriksaan dokter, Tangkih diketahui mengalami gangguan pada jantung. Menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, petugas kesehatan melarikan Tangkih ke Puskesmas Tejakula untuk menjalani rawat inap. Sementara itu, dari cata-

tan petugas di posko pengungsian, ada 24 bayi dan 13 orang balita. Dari puluhan bayi itu ada satu orang bayi yang baru berumur 30 hari. Bayi ini merupakan anak pertama Komang Dewi (18). Sang ibu yang ditemani mertuanya mengaku terpaksa tinggal di tenda pengungsian karena tidak memiliki kerabat yang bisa menampung selama masa siaga Gunung Agung. Menariknya, Dewi bersama mertua dan suaminya tidak mau tinggal di lokasi pengungsian yang lingkungan lebih nyaman untuk bayinya. Selain bayi dan balita, di tenda pengungsian ini juga terdapat 26 oang lanjut usia (lansia), delapan orang ibu hamil dan seorang perempuan yang sedang hamil tua. Perbekel Desa Les, Kecamatan Tejakula Gede Susila

ditemui di posko pengungsian kemarin menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan lokasi untuk menampung pengungsi yang membawa bayi, balita, dan juga anakanak. Lokasi ini disiapkan di balai dusun. Bahkan, dia sendiri sempat menawarkan kamar rumah pribadinya untuk ditempati oleh pengungsi yang membawa anak-anak. “Memang kami kasian sekali melihat kondisi kesehatan terutama bayi dan balita. Di sini udara panas dan siang hari debunya beterbangan. Kami siapan tempat di balai dusun dan ada rumah penduduk untuk mereka yang memiliki bayi dan balita,” katanya. Di sisi lain Susila mengatakan, jumlah pengungsi dari Karangasem terus bertambah. Pihaknya khawatir

tenda pengungsian yang ada sekarang tidak mampu menampung seluruh warga pengungsi. Untuk itu, Susila telah menyiapkan balai dusun untuk menampung jika ada warga dari Karangasem yang mengungsi. Lokasi pengungsian yang disiapkan itu ada tujuh lokasi dengan daya tampung sekitar 550 orang. “Kami sudah koordinasikan dan siap menampung jika ada warga yang mengungsi. Kami siapkan tempat di balai dusun, lapangan SD di wilayah Desa Les, hingga areal gudang batako yang cukup luas,” jelasnya. Bupati Karangasem IGA Mas Sumantri sempat mengunjungi warganya yang mengungsi. Dalam kunjungannya, Bupati Karangasem menitipkan warganya untuk tinggal sementara menunggu situasi di Karangasem aman. Bupati Karangasem berharap kerjasama dengan aparat di Pemkab Buleleng tetap dijalin untuk bersama-sama memberikan pelayanan dan bantuan kesehatan serta makanan untuk warganya yang sedang mengungsi. (kmb38)

Rem Blong, Pengendara Tewas Singaraja (Bali Post) – Diduga karena rem blong, pengendara motor Putu Nengah Someariasa, warga Dusun Alas Sari, Desa Bakah, Kecamatan Tejakula tewas dalam kecelakaan lalu lintas (lakalantas), Jumat (22/9) kemarin pukul 14.30 Wita. Sedangkan istrinya, Luh Widiasmini (35), dan anaknya yang dibonceng selamat, namun mengalami luka serius hingga dirawat di RSUD Buleleng. Kepal Subbagian (Kasubag) Humas AKP Nyoman Suartika seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya mengatakan, laka-

lantas ini bermula ketika pengendara Someariasa mengendarai sepeda motor DK 4972 VY dari arah selatan menuju ke utara. Korban membonceng istrinya Widiasmini dan anaknya. Saat melintas di jalan Singaraja-Amlapura kilometer (km) 30-31 wilayah Desa Pacung, Kecamatan Tejakula, kendaraan tidak bisa dikendalikan karena remnya tidak berfungsi alias blong. Seketika kendaraan bersama korban dan yang diboncengnya terjun ke dalam jurang di sisi jalan dengan kedalaman sekitar 30 meter. Tubuh korban

diduga berbenturan keras hingga mengalami luka parah dan meninggal di lokasi kejadian. Sementara istri korban, Widiasmini, dan anaknya mengalami luka parah hingga sekarang dirawat di RSUD Buleleng. Keduanya dievakuasi dari lokasi kejadian oleh warga bersama aparat kemudian mengantar ke RSUD untuk menjalani perawatan lebih lanjut. ‘’Benar terjadi lakalantas dan pengendara tewas di lokasi karena luka parah akibat benturan saat terjun ke jurang. Sedangkan istri dan anaknya selamat tapi mengalami luka serius

Suara Buleleng Pendidikan Karakter

Ditunjuknya sekolah untuk melaksanakan pendidikan karakter sangat penting sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing yang tinggi dan melahirkan generasi muda yang siap tampil di berbagai ajang kompetisi. Dengan dipercaya untuk melaksanakan pendidikan karakter, sekolah tersebut diharapkan mampu meningkatkan derajat pendidikan di wilayah Buleleng bahkan Bali, dan mampu berbicara di tingkat nasional. Sekolah yang melaksanakan pendidikan karakter diharapkan juga mampu menjadikan masyarakat memiliki rasa kepedulian terhadap lingkungan dan memberikan kontribusi kepada warga masyarakat lainnya. Gung De, Ngurah Rai Sengen, Nagasepeha

Bantuan Maksimal ke Pengungsi

Dinas terkait yang telah membuka posko-posko penampungan pengungsi dari Karangasem agar memberikan bantuan yang maksimal kepada para pengungsi sehingga mereka merasa terlindungi dan terlayani. Gung De, Ngurah Rai

LPJ Kembali Mati

Walaupun sudah sempat diperbaiki oleh pihak terkait, lampu penerangan jalan (LPJ) di Desa Patemon, saat ini juga masih dalam kondisi mati. Diharapkan pihak terkait agar memberikan layanan yang baik kepada masyarakat mengingat sudah membayar pajak penerangan jalan setiap bulannya saat membayar listrik. Pekak Ester, Patemon

dan masih dirawat di rumah sakit,’’ katanya. Di sisi lain, AKP Suartika mengatakan, dari pemeriksaan saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), diduga lakalantas ini akibat rem kendaraan yang dikendarai korban tidak berfungsi dengan baik. Sehingga kendaraan tidak bisa dikendalikan, hingga memicu lakalantas dan merenggut seorang korban jiwa. ‘’Kasusnya masih ditangani Unit Lantas Polsek Tejakula dan dugaan awal karena rem tidak berfungsi hingga mengakibatkan kecelakaan,’’ jelasnya. (kmb38)

SEBANYAK 1.500 jenis bibit pohon ditanam di dua lokasi berbeda serangkaian HUT ke-22 PT Indonesia Power (IP) tahun 2017, Jumat (22/9) kemarin. Penanaman ribuan bibit pohon itu sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap kondisi lingkungan di wilayah kerjanya. Dari aksi sosial ini, PT IP berharap dapat mendukung program pemerintah dalam hal menjaga bumi tetap hijau. Penanaman bibit pohon kemarin, dipusatkan di wilayah kerja Unit Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Gilimanuk, Jembrana menyasar kawasan Pura Rambut Siwi. Di tempat in, sebanyak 750 bibit pohon ditanam untuk menghijaukan lingkungan di pura setempat. Hadir dalam penanaman ini Manajer Unit PLTG Gilimanuk dan PLTGU (MUGLP) Pemaron I Nyoman Purwakanta bersama jajarannya. Bantuan bibit pohon diserahkan kepada pemangku di Pura Rambut Siwi disaksikan prajuru desa pakraman dan aparat desa dinas serta siswa SDN 1 Yeh Embang Kangin, Negara. Sementara di wilayah kerja Unit PLTGU Pemaron, Buleleng, PT IP juga menyerahkan bibit pohon sebanyak 750 pohon. Bibit ini ditanam untuk menjaga lingkungan Pura Dalem Desa Pakraman Pemuteran, Kecamatan Gerokgak. Penyerahan sekaligus penanaman ini dihadiri para pemangku pura dan aparat baik desa adat dan desa dinas. Selain itu, penanaman di Pura Dalem Pemuteran

PENGHIJAUAN – Sebanyak 1.500 jenis bibit pohon ditanam jajaran PT Indonesia Power (IP) serangkaian HUT ke-22, Jumat (22/9) kemarin. ini melibatkan sejumlah siswa pencinta alam anggota Pramuka SMAN 2 Gerokgak. Manajer Unit PLTG Gilimanuk dan PLTGU (MUGLP) Pemaron I Nyoman Purwakanta mengatakan, sesuai komitmen perusahaan bertanggung jawab dalam menjaga kelestarian lingkungan di wilayah kerjanya sendiri. Upaya menjaga kelestarian ini tidak cukup dengan mengikuti regulasi yang mengharuskan perusahaan dalam menjaga lingkungan di wilayah kerjanya, namun perlu juga partisipasi dalam mewujudkan kebijakan pemerintah dalam mewujudkan Bali Go Green. Untuk itu, penanaman pohon ini penting dilakukan dan ke depan perlu dilaksanakan secara kontinu. “Hari ini kami serahkan bibit pohon dan melalui momentum

HUT ke-22 PT IP tahun 2017 ini kami komit menjaga lingkungan dan mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan Bali Go Green,” tegasnya. Sementara itu, pihak pemangku dna aparat desa yang menerima bantuan bibit pohon itu menyambut positif kepedulian PT IP yang dengan konsisten menjaga lingkungan melalui penghijauan seperti ini. Penanaman pohon seperti ini dinilai tepat, karena bagaimanapun lingkungan pura harus didukung dengan ruang terbuka hijau yang memadai, sehingga lingkungan menjadi asri. Untuk itu, ke depan perusahaan lain diharapkan mengikuti kebijakan yang dilakukan PT IP sehingga dengan penanaman yang lebih sering, maka julukan Bali Go Green bisa direalisasikan dengan optimal. (ad1482)

Pelantikan Dua Pejabat Tunggu Rekomendasi Gubernur

Singaraja (Bali Post) – Pelantikan dua pejabat yakni Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Buleleng, tampaknya belum bisa dilakukan dalam waktu dekat ini. Kendati Kemendagri telah mengizinkan pelantikan dua kepala dinas hasil lelang jabatan itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana belum juga bisa melakukannya. Sebelumnya, dalam lelang jabatan gelombang dua Panitia Seleksi (Pansel) dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) telah memilih tiga calon kepala dinas pemenang lelang jabatan. Dua calon kadis masingmasing Gede Sugiartha Widiada sekarang menjabat Kepala Bagian Perlengkapan dan Perawatan serta Putu Artawan yang sekarang menjabat Kabag Ekonomi dan Pembangunan Sekkab Buleleng. Sedangkan, satu calon kepala dinas yang juga sudah lolos seleksi lelang jabatan dan bahkan mendapatkan ranking tertinggi adalah Ni Komang Surattini, belum bisa dilantik karena belum memenuhi syarat masa jabatan eselon III genap dua tahun. Dengan demikian, calon Kepala Dinas Perumahan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) itu tidak dilantik dan menunggu hingga memenuhi syarat masa jabatan. Setelah calon kepala dinas ini terpilih, Bupati belum juga melantik kar-

Bali Post/kmb38

Ni Made Rousmini

ena menunggu izin dari Kemendagri. Sekitar satu minggu yang lalu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng telah menerima kabar bahwa Kemendagri mengizinkan pelantikan dua calon kepala dinas hasil lelang jabatan. Izin tersebut dikirim kepada Gubernur Bali untuk ditindaklanjuti. Akan tetapi, hingga sekarang Gubernur Bali belum juga menginstruksikan Bupati untuk melantik dua kepala dinas hasil lelang jabatan tersebut. Kepala BKPSDM Ni Made Rousmini dihubungi Jumat (22/9) kemarin membenarkan bahwa pelantikan dua calon kepala dinas hasil lelang jabatan telah disetujui Kemendagri. Namun, pihaknya belum mendapat

kepastian kapan pelantikan karena masih menunggu rekomendasi Gubernur Bali. Setelah mengetahui rekomendasi Kemendagri telah terbit, Rousmini mencoba mendapatkan penjelasan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bali. Hasilnya, tindaklanjut atas rekomendasi itu masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari Gubernur Bali. “Kita tanyakan dan memang sudah di meja Pak Gubernur dan mungkin masih ada kesibukan, sehingga belum turun peri nt a h l a njut a nny a . Kit a tunggu saja dan kapanpun petunjuknya turun baru kita lakukan pelantikan,” katanya. Terkait pelantikan calon kepala dinas, pejabat asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada ini mengatakan, setelah kedua calon kepala dinas dilantik menjadi pejabat yang definitif, otomatis jabatan yang lama untuk sementara dibiarkan lowong. Ini karena, pelantikan yang akan dilakukan nanti tidak diikuti dengan mutasi atau pengisian akibat banyaknya pejabat yang memasuki masa pensiun. Sebagai gantinya, dua jabatan yang lowong itu untuk sementara akan dikendalikan oleh pelaksana tugas (Plt) hingga mutasi jabatan dilaksanakan setelah enam bulan duet Putu Agus Suradnyana dan dr. Nyoman Sutjidra (PASSutjidra) dilantik sebagai bupati dan wakil bupati periode 2017-2022. (kmb38)


JEMBRANA

12

Sabtu Umanis, 23 September 2017

SOSOK

Bali Post/olo

Rekrut Panwascam

PANITIA Pengawas Pemilihan (Panwaslih) mulai awal bulan ini melaksanakan tugas. Dalam waktu dekat panitia akan segera menyiapkan infrastruktur pengawasan sampai tingkat bawah. Mulai dari merekrut pengawas tingkat kecamatan (panwascam) hingga pengawas tingkat desa atau kelurahan. Ketua Panwaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan belum lama ini mengatakan agenda terdekat yang akan ditangani Panwaslih Jembrana adalah pengawasan terhadap pemilukada Provinsi Bali serta Pilpres dan Pileg yang rencananya akan digelar serentak pada bulan April 2019. Pendaftaran Panwascam di Kabupaten Jembrana untuk Pilgub, menurutnya akan segera dibuka. “Ditargetkan akhir bulan Oktober, Panwascam sudah dilantik dan mulai bertugas,” tandas mantan anggota KPUD Jembrana ini. Ditambahkan pria berkaca mata ini, untuk lima kecamatan di Jembrana, masing-masing akan direkrut tiga panwascam. Selanjutnya mereka akan mendapatkan pembekalan teknis pengawasan Pilgub Bali. Di samping perekrutan juga akan dilakukan sosialisasi terhadap pemilih dari organisasi kepemudaan mendatangkan Banwaslu Provinsi Bali. (olo)

TINJAU – Bupati Artha bersama jajaran OPD terkait saat meninjau proyek penataan di Gilimanuk. Bupati mengingatkan dalam penataan pembangunan di ujung barat ini untuk memperhitungkan asta kosala kosali Bali.

Sidak Penataan Gilimanuk

Bupati Artha Inginkan ”Atmosfer” Bali

Negara (Bali Post) Sejumlah proyek yang akan berakhir tahun ini ditinjau langsung Bupati Jembrana I Putu Artha, Jumat (22/9) kemarin. Di antaranya terminal di Desa Kaliakah, rencana pembangunan di Gilimanuk di antaranya rest area, Taman Makepung serta penataan Teluk Gilimanuk. Sejumlah proyek sudah mulai berjalan seperti terminal di Kaliakah diminta agar pengerjaannya tidak asal jalan. Pengerjaan harus memperhatikan kualitas, sehingga uang rakyat dalam proyek bisa dimaksimalkan. Pengawas proyek diminta

benar-benar untuk mengawasi. “Jika ada pengujian, lakukan pengujian. Proyek pemerintah harus berkualitas,” terang Bupati Artha. Sementara di Gilimanuk, terkait penataan Teluk Gilimanuk, Bupati Artha meng-

ingatkan agar tiap pembangunannya memperhitungkan asta kosala kosali Bali. Seperti menentukan letak pintu masuk dan bangunan-bangunan lainnya. Sehingga semakin banyak unsur untuk mewujudkan “atmosfer” Bali dalam penataan

Diduga Ngantuk, Pemotor Tabrak Pohon

Negara (Bali Post) Kecelakaan terjadi Jumat (22/9) siang di jalan raya Denpasar-Gilimanuk, tepatnya Km 68-69, Desa Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Kecelakaan terjadi diduga karena pengendaranya ngantuk, dan motor yang melaju kencang tiba-tiba menghantam

pohon perindang jalan. Akibat kejadian itu pengendara sepeda motor hanya luka ringan, sementara teman yang diboncengnya mengalami luka parah di wajahnya dan harus dirawat. Dari informasi, kejadian itu berawal ketika sepeda motor Honda Vario hitam DK

Bali Post/kmb

TENGGELAM - Alat berat di proyek PPN Pengambengan tampak tenggelam dan kelihatan bagian atasnya saja.

Alat Berat Tenggelam di Proyek PPN Pengambengan

Negara (Bali Post) Alat berat yang dipakai untuk bekerja di proyek PPN (Pelabuhan Perikanan Nusantara) Pengambengan, Negara tenggelam beberapa hari lalu. Sejumlah nelayan, Jumat (22/9) kemarin, mengatakan alat berat tersebut tenggelam Rabu (20/9) sore lalu ketika mengeruk lumpur di kolam labuh di barat pabrik. “Entahlah apa karena selip atau bagaimana malah katanya seperti ketarik dan tenggelam. Sekarang tinggal bagian atasnya saja yang muncul,” kata seorang nelayan yang minta namanya tidak disebut di media. Sebelumnya, katanya, juga ada alat berat yang tenggelam dan sudah berhasil dievakuasi dan sudah dibawa ke Denpasar. “Banyaknya kejadian di sini selama proyek, katanya pemilik alat berat/yang ngerjakan proyek akan mencari orang pintar. Entah apa harus ada upacara, tidak tahu juga,” jelasnya. Dari pengamatan di lokasi, proyek sedang berlangsung. Sejumlah alat berat sedang dioperasikan. Alat berat yang tenggelam tampak bagian atasnya muncul di permukaan sementara badannya tenggelam. “Masih berupaya untuk dievakuasi. Pemilik alat berat lagi tidak ada,” kata salah seorang pekerja. Sejumlah nelayan juga mengeluhkan akses jalan untuk nelayan terputus pascapengerjaan proyek. Sehingga nelayan kesulitan untuk ke laut karena jukung mereka sejak setahun lalu terpaksa ditambatkan sangat jauh. Sementara groin yang baru dibangun tahun lalu juga dibongkar dengan alasan dibuat saluran drainase sehingga akses jalan nelayan ke laut putus. Kini di PPN Pengambengan ada dua proyek, yaitu pembangunan dan pengembangan fasilitas PPN Pengambengan dan pembangunan ice flake mechine (IMF) serta instalasi air baku tahun 2017 yang dikerjakan PT Nivo Engeneering dengan anggaran Rp 26.520.038.000 dengan waktu 153 hari. Demikian juga proyek pembangunan groin dan pengerukan kolam yang dikerjakan PT Singgalang Serayu Abadi dengan anggaran Rp 18.228.068.000. Sementara itu, Kepala PPN Pengambengan ketika hendak dikonfirmasi di kantornya tidak ada di tempat. Staf kantornya juga mengaku tidak tahu nomor ponsel kepala PPN. Demikian juga penanggung jawab kedua proyek juga tidak ada di tempat serta hanya ada pekerjanya saja. (kmb)

Bali Post/kmb

LUKA - Kecelakaan yang terjadi di Yehsumbul Mendoyo mengakibatkan korban luka-luka.

6258 UF yang dikendarai oleh Ahmad Taufiq (34) asal Desa Sumber Kimo, Kecamatan Gerokgak, Buleleng meluncur dari arah Gilimanuk menuju Denpasar dengan kecepatan tinggi. Sesampai di TKP dengan kondisi jalan lurus aspal baik, motor yang dikendarai Ahmad Taufiq dengan membonceng temannya tiba-tiba oleng dan bergerak ke kiri jalan hingga keluar badan jalan dan menghantam pohon perindang jalan. Akibat kerasnya benturan, motor tersebut ringsek. Ahmad Taufiq hanya mengalami luka ringan. Sementara Buhasin (43) yang dibonceng justru mengalami luka berat pada bagian wajah dan kepala. Pria asal Desa Sumber Kimo, Kecamatan Gerokgak, Buleleng tersebut dilarikan ke Pukesmas Rawat Inap Pekutatan untuk menjalani perawatan. Sementara Ahmad Taufiq ditemui di Pukesmas Rawat Inap Pekutatan mengaku mengantuk saat mengendarai sepeda motor. Bahkan dia sempat tertidur dan baru sadar setelah menabrak pohon perindang jalan. Kanit Lantas Polsek Mendoyo Iptu I Wayan Suartana dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. (kmb)

Gilimanuk. Sebelumnya, pembangunan Patung Siwa Mahadewa dan Kori dilakukan di pintu gerbang Bali untuk mewujudkan kesan sudah masuk di Bali. Tahun ini juga akan dibangun patung Makepung yang menjadi ikon Jembrana. Dari informasi, penataan Teluk Gilimanuk ini dianggarkan Rp 1,59 M dan rencana rampung November 2017 ini. Kepala Bappeda Jembrana I Ketut Swijana yang ikut

mendampingi mengatakan terkait pembangunan terminal mengharuskan beberapa tes untuk memastikan kepadatan tanah. Di Terminal Kaliakah ini nantinya juga digunakan untuk menampung truk-truk berat. Sehingga perlu ada uji kepadatan tanah guna menjamin kekuatan terminal menampung beban berat. Apalagi di lahan yang baru dibebaskan tahun lalu itu merupakan bekas tanah sawah. (kmb26)

Dewan Dorong Pengembangan Pengolahan Kakao

Negara (Bali Post) – Tanaman Kakao atau cokelat saat ini menjadi salah satu komoditi perkebunan unggulan di Jembrana. Bahkan diharapkan ke depan menjadi ikon perkebunan kabupaten di Bali Barat ini. Selain meningkatkan produksi, diharapkan juga banyak berkembang usaha pengolahan kakao terutama dari usaha kecil dan menengah. Ketua Komisi B DPRD Jembrana I Nyoman Sutengsu Kusumayasa mengatakan kakao saat ini sudah menjadi komoditi unggulan, bahkan menjadi salah satu komoditi ekspor. Bahkan dengan banyaknya permintaan, petani kewalahan memproduksi. Karena itu, komisi ini memandang perlu pemerintah menunjang produksi tanaman kebun ini. Salah satunya dengan peremajaan tanaman yang sudah ada dan perluasan kebun. “Di APBD Perubahan 2017 ini kita anggarkan untuk pengadaan bibit unggul dan ini akan berlanjut lagi. Di Induk 2018 akan ditambah lagi,” tandas dewan PDI Perjuangan asal Pekutatan ini. Saat ini pemerintah diminta fokus untuk peningkatkan produksi kakao dulu. Ketika sudah terpenuhi dan menjadi sentra kakao, pihaknya yakin akan ada perusahaan menginvestasikan pabrik pengolahan kakao di Jembrana. Sejatinya, Pemkab Jembrana memiliki aset pabrik pengelolaan kakao di Melaya. Pengolahan ini sempat memproduksi permen, cokelat batangan, bubuk dan kue cokelat. Tetapi sempat vakum lama dan kini fokus produksi kakao. “Kalau masih dikelola pemerintah, saya yakin sulit berkembang. Lebih baik fokus dulu produksi kakao,” tambahnya. Kusumayasa yang akrab disapa Suheng ini mengatakan untuk peningkatan produksi sejak awal sudah mengusulkan pemanfaatan perkebunan Pulukan. Aset Provinsi itu sangat potensial digunakan untuk perkebunan kakao, tetapi sayangnya untuk perkebunan karet. Ketua Fraksi Golkar Jembrana Wayan Suardika menilai perlu adanya pengembangan hasil kakao mengingat Jembrana menjadi produsen kakao. Peluang untuk usaha pengolahan kakao ini cukup luas khususnya bagi para usahawan muda. Menurut dewan asal Yehembang ini menilai perlu ada dorongan baik dalam bentuk pelatihan SDM ataupun permodalan. “Kalau permasalahan dulu pemasaran, mari carikan solusi dan kita dorong,” tandasnya. (kmb26)


Sabtu Umanis, 23 September 2017

Pengungsian di Tenganan Pegringsingan Minim Logistik Amlapura (Bali Post) Karangasem diguncang serangkaian gempa yang di beberapa tempat dirasakan cukup kuat. Kondisi itu menimbulkan kepanikan khususnya mereka yang sebelumnya enggan mengungsi meskipun bermukim di wilayah zona Kawasan Rawan Bencana (KRB) III. Intensitas gempa meningkat Jumat (22/9) kemarin, bahkan terasa di beberapa daerah yang masuk KRB I seperti Kota Amlapura. Berdasarkan data BMKG yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, semua gempa berpusat di Gunung Agung dengan kekuatan berkisar 2,5 SR sampai 2,7 SR. Sepanjang hari kemarin, lebih dari 30 kali gempa yang sempat menimbulkan kepanikan. Sejak meningkatnya intensitas gempa, gelombang pengungsian terus bertambah, terakhir sekitar 500 warga Desa Buanagiri, Kecamatan Bebandem, berbondongbondong mengevakuasi diri ke dua lokasi di Kecamatan Manggis yaitu Desa Tenganan Pegringsingan dan Banjar Tauman, Desa Sengkidu. Informasi dari masyarakat, gempa yang cukup keras di antaranya dirasakan masyarakat di Desa Amerta Bhuana dan Desa Peringsari di Kecamatan Selat, Desa Bunutan dan Pidpid di Abang dan Desa Tri Buana di Kecamatan Sidemen. Gempa sekitar pukul 13.00 kemarin, juga sempat dirasakan di Manggis termasuk di Terminal Pelabuhan Kapal Pesiar Tanah Ampo yang menjadi posko utama tanggap darurat. ‘’Ya, barusan terasa sedikit,’’ ujar Staf Ahli Bupati Karangasem, I Wayan Sutapa, yang kemarin bertugas sebagai koordinator posko. Pos Komando Tanah Ampo berfungsi sebagai pusat informasi yang nantinya juga akan menjadi pusat pemerintahan jika Kota Amlapura tedampak erupsi. Saat itu di sana sudah berkantor BPBD Bali, SAR dan PMI. Di sana sudah ada dapur umum dengan 30 personil. Menurut Sutapa, semantara itu dapur umum itu direncakan memasok konsumsi untuk pengungsi di wilayah Rendang dan Manggis. Sayangnya sarana-prasarana yang lain masih terbatas dan Sutapa tak menampiknya. ‘’Memang masih terbatas, sedang dipersiapkan,’’ katanya. Selain menjadi pusat kendali utama, Posko Komando Tanah Ampo juga sudah menjadi Markas Kodim 1623/Karangasem yang bedol desa dari markasnya di Jalan Sudirman Amlapura. Kodim memutuskan melakukan pemindahan kantor karena markas di Jalan Sudirman berada di zona KRB I dan menjadi jalur lahar saat erupsi Gunung Agung tahun 1963 lalu. Pelabuhan kapal pesiar itu dipilih menjadi posko utama sekaligus fungsi-fungsi lain karena letaknya cukup strategis, gedungnya besar dan aman dari bahaya erupsi. Pasi Pers. Kodim Kapten Inf. Ketut Jaya Antara mengatakan, pemindahan markas bukan hanya untu keamanan personil tapi juga untuk memastikan Kodim tetap eksis seandainya erupsi benar-benar terjadi. Minim Logistik Tim Penanggulangan Aktivitas Vulkanis Gunung Agung telah menetapkan beberapa titik pengungsian yang saat ini sudah ditempati masyarkat pengungsi dari kelompok zona Kawasan Rawan Bencana (KRB) III. Sayangnya, meski sejak dua hari lalu telah terjadi gelombang pengungsian, pasokan logistik ke tempat-tempat penampuangan tersebut relatif minim. Di tempat pengungsian Wantilan Desa Adat Tenganan Pegringsingan, Kecamatan Manggis, misalnya, di sana menjadi lokasi pengungsian warga dari Banjar Tanah Aron, Desa Buanagiri, Bebandem. Mereka sudah memenuhi wantilan di pusat desa itu Jumat (22/9) pagi kemarin, namun sampai sekitar pukul 16.00 pasokan logistik praktis belum ada. Untuk konsumsi, sementara masih ditalangi Desa Adat Tenganan Pegringsingan. Sedangkan logistik lainnya seperti alas tidur dan selimut, sama sekali belum ada pasokan. Pengungsi yang mencapai 249 jiwa tidur di lantai hanya beralasan tikar dan karpet dengan selimut kain seadanya. ‘’Saya bawa pakaian saja, sama tikar,’’ ungkap Ni Ketut Suti (40) yang mengungsi bersama dua orang putrinya. ‘’Suami saya masih di kampung, ngurus sapi. Besok (hari ini) baru ke sini,’’ imbuhnya menerawang. Suti masih bisa bernafas lega kedua putrinya sudah beranjak remaja. Yang mengkhawatirkan adalah pengungsi anak-anak dan balita yang jumlahnya cukup banyak. Perbekel Tenganan Pegringsingan I Putu Yudiana mengatakan, untuk menampung pengungsi pihaknya menyiapkan empat tempat dengan daya tampung maksimal 600 orang. Kondisi tak kalah mirisnya terlihat di titik-titik pengungsian di Desa Sibetan, Bebandem. Di SD 4 Sibetan di Banjar Pengawan, misalnya. Pengungsi dari Banjar Untalan, Desa Jungutan, Bebandem, tidur hanya beralasan tikar dan karpet. Satu-satunya matras yang difasilitasi relawan dari kalangan pemuda Kaum Kuzam, diperuntukkan bagi dua pengungsi yang sakit. Sisanya tidur di lantai. Untuk konsumsi, seluruh pengungsi di wilayah Desa Sibetan yang mencapai 2.179 jiwa sementara ditangani pihak Desa Adat Sibetan. Kabag Humas Protokol Setda Karangasem I Gede Wastika Suta Dewa selaku Humas Tim Tanggap Darurat, mengakui ada persoalan dalam pendistribusian logistik. Menurutnya, pengungsi sejatinya diarahkan ke posko-posko yang sudah disediakan namun faktanya banyak yang memilih mengungsi ke bale banjar atau tempat yang disediakan oleh pihak non pemerintah dalam hal ini desa adat-desa adat. (kmb)

Alat Tilmeter Dipasang di Pura Pengubengan Amlapura (Bali Post) Aktivitas gempa yang ditunjukkan Gunung Agung terus mengalami peningkatan. Atas kondisi itu, PVMBG kembali menambah satu alat pemantau yakni tilmeter. Alat yang dipasang di Pura Pengubengan, Besakih ini untuk memonitor perkembangan Gunung Agung. “Kita memang pasang satu alat lagi. Pemasangan alat itu sebagai tambahan alat yang sudah ada. Nanti alat tilmeter itu dapat memonitor atau mendeteksi aktivitas gunung itu sendiri. Apakah aktivitas gunung itu istilahnya mengalami inflasi atau deflasi,” ungkap Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani, Kamis (21/9). Kasbani menambahkan, sekarang ini, pemasangan alat masih terus dilakukan. Masih berjalan proses setting alat. Mengingat untuk men-setting alat itu harus mencari data pembanding sebelumnya. “Kami harap alat itu bisa segera difungsikan. Dan kami usahakan hari ini alat sudah bisa digunakan,” harap Kasbani. Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG/BG KSDM I Gede Suartika menyatakan, jika alat tilmeter ini dipasang, pihaknya bisa memantau perkembangan aktivitas Gunung Agung itu seperti apa. Sehingga data yang didapat dari alat itu bisa lebih akurat. Berdasarkan data yang diperoleh di PVMBG di pos pemantauan Rendang, jika intensitas terjadinya gempa itu terus mengalami peningkatan dari sebelumnya. Pada 19 September 2017 gempa vulkanik dalam dan dangkal 460 kali. Kemudian 20 September 2017 gempa vulkanik dalam dan dangkal meningkat menjadi 571 kali. Dan 21 September 2017 dari pukul (06.00 Wita) gempa vulkanik dalam dan dangkal sudah 135 kali. (kmb41)

Bali Post/kmb41

PASANG ALAT TILMETER - PVMBG kembali memasang satu alat Tilmeter untuk memantau aktivitas Gunung Agung.

KARANGASEM

13

Seluruh KRB III Steril

Warga Bhuana Giri dan Besakih Mengungsi Amlapura (Bali Post) -

Arus pengungsian terus terjadi di Karangasem. Pegungsian itu seiring terus meningkatnya intensitas gempa di sekitar lereng Gunung Agung, menyusul pergerakan magma lima kilometer di bawah permukaan kawah. Setelah belasan ribu warga lereng Gunung Agung dari Desa Ban, Dukuh, Jungutan dan Sebudi mengungsi, Kamis (21/9) lalu, giliran warga di Desa Bhuana Giri dan Desa Besakih diminta mengungsi pada Jumat (22/9) kemarin. Dengan demikian, wilayah KRB (Kawasan Rawan Bencana) III sudah steril dari penduduk. Pertemuan yang membahas tanggap darurat bencana Gunung Agung di Desa Bhuana Giri sebenarnya sudah digelar Kamis (21/9) lalu di Aula Desa Bhuana Giri. Pertemuan itu dipimpin Satgas Tanggap Darurat I Komang Agus Sukasena. Kepala Badan Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa Karangasem itu melibatkan masyarakat Desa Bhuana Giri bersama Muspika Kecamatan Bebandem dan Perbekel Bhuana Giri. Satgas Tanggap Darurat lainnya ikut hadir adalah I Komang Daging yang juga sebagai Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Karangasem.

Isi pertemuan itu memberikan pemahaman kepada warga setempat, sebab Desa Bhuana Giri masuk wilayah KRB III. Mengapresiasi status awas Gunung Agung itu diharapkan agar warga setempat segera mengungsi ke l o ka s i t e rd e ka t y a n g aman. Sehingga secara bertahap, Jumat kemarin, warga mulai mengungsi ke tempat terdekat. Mereka mengungsi ke Desa Tenganan. Informasi dari beberapa warga lainnya, ada warga Bhuwana Giri malah sudah ngungsi mandiri ke tempat lain. Dusun Bhuana Giri itu berada sekitar tujuh kilo-

meter dari kawah Gunung Agung. Jumlah penduduk di desa itu mencapai 8.013 jiwa. Desa itu terdiri dari 15 banjar dinas. Warga desa setempat selama ini enggan mengungsi. Alasannya mereka belum merasakan adanya gempa gumi. Meski warga di lereng Gunung Agung lainnya itu sudah mengungsi lebih dulu sejak tiga hari terakhir. Selain itu, juga terjadi informasi simpang-siur. Sebab, warga setempat malah mendengar warga dari wilayah lain disuruh mengungsi ke Desa Bhuana Giri. “Warga dari Bukit Paon, Butus dan sekitarnya disuruh ngungsi ke tempat kami (wilayah

Komala -- perbatasan Bhuana Giri dan Budakeling. Sementara kami diminta mencari tempat pengungsian lainnya. Kan mending saya diam dulu di desa,” kata warga setempat Wayan Asta memberi alasan. Melihat gelombang pengungsian yang terus bertambah, Kamis (21/9) lalu, dia mengaku memilih opsi mengungsikan bersama seluruh anggota keluarganya. Anakanak yang masih sekolah juga diangkut ke Kabupaten Badung. Warga lainnya, Ngurah Subrata, menyatakan warga belum mau meninggalkan tempat tinggalkan lebih dini karena masih bingung meninggalkan ternaknya. Kendala lainnya warga masih mengacu bencana letusan tahun 1963. Versi warga status siaga versi pemerintah belumlah mengkhawtirkan. Mereka mengaku lebih tahu tanda-tanda letusan Gunung Agung seperti apa. Meski de-

mikian, Subrata sependapat untuk menjaga keamanan, pemerintah segera ambil langkah evakuasi penduduk ke pengungsian. Pemerintah mengimbau warga ikut memberikan pemahaman meluluhkan kepada keluarganya untuk segera ikut mengungsi. Persoalannya harga ternak warga harus dicarikan solusi tepat agar tidak dijual murah. Di sisi lain, pihak Desa Tenganan Pagringsingan juga sudah mempersiapkan diri menerima pengungsi. Pengurus desa setempat sudah menyiapkan tempat dan sarana lainnya yang dibutuhkan warga selama mengungsi. Bersamaan dengan di Desa Bhuana Giri, warga di Desa Besakih juga serentak mengungsi, Jumat kemarin. Informasi dari warga setempat, warga Besakih akhirnya ramai-ramai mengungsi, setelah ada warga yang karauhan di Pos Pengungsian di Rendang. (kmb31)

Kapolda Bali Janji Upayakan Alat Memasak

Bali Post/kmb41

PANTAU - Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus R. Golose malakukan pemantauan secara langsung kondisi posko pengungsian yang ada di Desa Menanga, Rendang, Karangasem, Jumat (22/9) kemarin.

Amlapura (Bali Post) Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus R. Golose melakukan pemantauan secara langsung kondisi posko pengungsian yang ada di Desa Menanga, Rendang, Jumat (22/9) kemarin. Pihaknya meminta seluruh pengungsi agar tetap tenang dan tidak resah dengan situasi sekarang ini. Polda akan menugaskan 600 polisi menjaga ternak para warga. Irjen Petrus Golose meminta agar masyarakat selalu berdoa agar Gunung Agung tidak meletus. “Meski kita tidak bisa mengendalikan karena ini masalah

alam, namun kita harap warga tetap berdoa. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pinta Irjen Petrus Golose. Polda akan melakukan pengamanan terhadap ternak-ternak milik warga yang ditinggal mengungsi. Untuk menjaga ternak itu pihaknya bakal menurunkan sekitar 600 personel. “Mereka juga akan dibantu Polsek dan Polres yang ada di masing-masing wilayah yang warganya mengungsi,” katanya. Ada warga yang mengeluh kekurangan kompor untuk me-

masak di lokasi pengungsian. Atas kondisi itu, pihaknya segera akan melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait, seperti BPBD, Dinsos dan yang lain untuk bisa memenuhi segala kebutuahn alat alat memasak itu. Dirinya juga meminta supaya petugas terus memantau kesehatan para pengunggsi. Jangan sampai pengungsi ada yang sakit. “Kalau saya lihat kondisi pengungsi masih aman. Makanan juga masih mencukupi. Jadi, ini yang harus bisa diperhatikan oleh petugas,” pinta Petrus Golose. (kmb41)

Kisah Pengungsi dari Tanah Aron

Diarahkan ke Ulakan, Warga Memilih ke Tenganan Warga Desa Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem, Karangasem, akhirnya memutuskan mengungsi, Jumat (22/9) kemarin. Warga di wilayah KRB III ini harus meninggalkan desanya setelah merasakan sendiri intensitas gempa di lereng Gunung Agung semakin meningkat. Awalnya, warga diarahkan langsung menuju pusat pengungsian di Lapangan Ulakan, Kecamatan Manggis. Tetapi, warga khususnya dari Banjar Dinas Tanah Aron lebih memilih mengungsi ke Desa Tenganan Pagringsingan. Apa pertimbangannya, desa cagar budaya itu mereka pilih? RUPANYA hubungan historis kedua wilayah antara Tanah Aron dan Tenganan Pagringsingan membuat warga dari Banjar Tanah Aron menuju Tenganan Pagringsingan. Perbekel setempat, Putu Yudiana, mengatakan dulu saat Gunung Agung meletus tahun 1963, seluruh warga Banjar Dinas Tanah Aron mengungsi ke Tenganan Pagringsingan. Mereka menetap cukup lama di desa cagar budaya itu. Bahkan, hingga kini setelah 54 tahun berlalu, masih ada sekitar 20 kepala keluarga masih menetap di Desa Tenganan Pagringsingan. “Kita punya hubungan historis cukup erat. Bahkan, rencananya 5 Oktober nanti bertepatan Purnama Kapat, warga kami sembahyang ke Pura Puseh di Tanah Aron. Tetapi, melihat situasi seperti ini, sepertinya kami akan mempertimbangkan lagi untuk ke sana,” kata Yudiana. Secara psikologis, Yudiana menambahkan, warga Banjar Dinas Tanah Aron memang merasa lebih nyaman berada di Tenganan Pagringsingan dari pada ke lokasi pengungsian di Lapangan Ulakan, Kecamatan Manggis. Di lokasi pengungsian saat ini, warga merasa punya keluarga yang bisa mereka mintai tolong, utamnya dalam situasi tanggap darurat seperti sekarang ini. “Kami merasa lebih aman tinggal sementara di Tenganan. Belum tahu sampai kapan kami ini akan mengungsi di sini. Yang jelas menunggu situasi membaik,” kata salah satu warga Ketut Kariana. Para pengungsi sudah tiba di Tenganan Pagringsingan sejak pagi. Mereka bergantian berdatangan diangkut truk dan dikumpulkan sementara di Wantilan Desa Tenganan Pagringsingan. Hingga pukul 15.30 Wita, sudah ada sekitar 250 orang pengungsi memenuhi wantilan tersebut. Wajah-wajah para pengungsi

itu nampak bingung dan cemas. Dari total jumlah warga di Banjar Dinas Tanah Aron, masih ada sekitar 124 orang yang belum ke lokasi pengungsian. “Memang ada satu warga yang ditempatkan di Tanah Aron, untuk menjaga ternak dan rumah-rumah warga,” katanya. Selain memanfaatkan wantilan, Desa Tenganan Pagringsingan, juga menyiapkan tempat di Bale Patus, Bale Ayung dan Bale Lantang. Ada juga wantilan di Pura Dalem yang siap menampung pengungsi. Total kapasitas tempat pengungsian itu mencapai sekitar 600 orang. Selain wantilan, Desa Tenganan juga menyediakan beberapa tempat MCK. Sementara untuk makan dan minum juga masih ditalangi pihak desa. Soalnya, logistik dari pemerintah daerah sama sekali belum ada, baik itu

kebutuhan sembako, selimut hingga tikar sekalipun. “Sementara untuk keperluan tikar para pengungsi, kami minta warga membawakan minimal dua tikar buat mereka,” tegasnya. Klian Desa Tenganan Pagringsingan Ketut Sudiastika menambahkan, pihaknya akan memfasilitasi para pen-

gungsi. Tapi, dia sendiri tidak tahu sampai akan menanggung logistik para pengungsi itu. Ketua Komisi DPRD Bali Nyoman Parta bersama anggota DPRD Bali lainnya, Ketut Mandia, yang ditemui di lokasi pengungsian mengatakan seharusnya bantuan logistik itu sudah dikirimkan ke lokasi

sebelum warga mengungsi. Dia meminta BPBD Bali dan Pemprov Bali bisa memberikan penanganan yang baik untuk para pengungsi. Dalam pantauannya ke Tenganan Pagringsingan, keduanya juga menyertakan bantuan sembako untuk membantu para pengungsi. (gik)

Bali Post/gik

MENGUNGSI - Ratusan warga Banjar Dinas Tanah Aron saat mengungsi ke Wantilan Desa Tenganan Pagringsingan.


TABANAN

14

Sabtu Umanis, 23 September 2017

Aktivitas Gunung Agung

Ratusan Pengungsi Mandiri Eksodus ke Desa Candikuning

Tabanan (Bali Post) Ratusan warga Desa Sebudi, Selat, Karangasem lebih memilih mengungsi secara mandiri ke Desa Candikuning, Baturiti, Tabanan. Alasannya, mereka memiliki sanak saudara, kerabat yang masih bisa dituju sembari menunggu informasi situasi aman di kampung halaman mereka di Karangasem. Perbekel Desa Candikuning I Made Mudita didampingi Sekdes I Nengah Mudita mengatakan, dari data pengungsi sementara hingga Jumat (22/9) kemarin jumlahnya mencapai 259 orang. Mereka tersebar di tiga banjar yakni Banjar Bukitcatu 37 orang yang berasal dari Banjar Bonyoh, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem. Sedangkan di Banjar Candikuning 1 sebanyak 29 orang.

Mereka dari Banjar Telung Buwana, Desa Sebudi. Sementara di Banjar Kembangmerta sebanyak 193 orang yang datang dari Banjar Telung Buwana Desa Sebudi Kecamatan Selat 155 orang, dari Banjar Badeg Dukuh Desa Sebudi, Selat 28 orang, Banjar Linggasana Desa Kumala Kecamatan Bebandem 7 orang dan Banjar Suka Luwih Desa Amerta Buwana Kecamatan Selat sebanyak 3 orang. ‘’Para pengungsi ini sudah mulai berdatangan sejak dua hari lalu, bahkan ada yang tiba dini hari,’’ ucapnya. Untuk memudahkan pendataan, pihak Desa Candikuning juga membuka posko pedunungan di Balai Banjar Kembang Merta. Posko ini juga bisa dimanfaatkan menampung para pengungsi

Bali Post/kmb28

PENGUNGSI – Para pengungsi saat mendapatkan pengarahan dari aparat desa di Wantilan Balai Banjar Kembang Merta, Candikuning, Baturiti, Tabanan.

yang kemungkinan tidak mendapat tempat di rumah kerabat karena banyaknya jumlah pengungsi. ‘’Mereka sebelumnya kita kumpulkan di Balai Banjar Kembang Merta untuk didata dan diberikan pengarahan agar tertib dan sama-sama menjaga keamanan desa,’’ jelasnya. Bahkan, Sekdes Candikuning Nengah Mudita yang mengaku orangtuanya juga merupakan salah satu warga yang sempat mengungsi ke Desa Candikuning saat Gunung Agung meletus tahun 1963 silam. Saat ini pihaknya menampung kurang lebih 90 orang kerabatnya. ‘’Mereka sementara menetap menyebar di pondok dan rumah keluarga,’’ bebernya. Bendesa Adat Kembang Merta I Nyoman Sukita mengatakan pihaknya akan terus melakukan pendataan bagi krama Karangasem yang mengungsi di wilayahnya. ‘’Ada info, katanya akan ada lagi yang mau datang,’’ ucapnya. Terkait posko pedunungan ini, lanjut Nyoman Sukita, merupakan bentuk kepedulian atas kemanusiaan warga Karangasem akibat getaran Gunung Agung. Terbaik bantuan logistik, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan BPBD. Pasalnya dilihat dari keperluan pengungsi masih diperlukan bantuan seperti selimut dan sembako. Kapolsek Baturiti AKP Nengah Sumadi juga mengimbau agar para pengungsi ikut serta menjaga keamanan dan ketertiban di Desa Candikuning. (kmb28)

Bekal Mengungsi

Nengah Arniti Jual Sapi Rp 5 Juta

JUAL SAPI - Ni Nengah Arniti yang menjual sapi satu-satunya sebagai bekal mengungsi di Tabanan. AKTIVITAS Gunung Agung di Kabupaten Karangasem belakangan ini membuat sejumlah warga Desa Sebudi, Selat diliputi rasa waswas dan juga cemas. Tidak heran sebagian dari mereka berinisiatif memil-

ih mengungsi ke rekannya ataupun kerabat dekatnya yang ada di Kabupaten Tabanan. Keputusan mengungsi harus dilakukan karena dirinya khawatir gempa sudah lebih 500 kali setiap hari di desanya. Ni Nengah Arniti (32), misalnya, mengaku tidak bisa tidur tiap malamnya. Dia takut kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi kapan saja. Karena itu, bersama seluruh keluarganya, dia pun memutuskan mengungsi ke rumah pamannya di Desa Candikuning, Baturiti. Dengan menyewa sebuah truk, Arniti berangkat Rabu (20/9) siang dan tiba sore hari sekitar pukul 16.00 Wita. Dengan mata berkacakaca, Arniti pun menceritakan dirinya juga terpaksa menjual ternak sapi satusatunya. Harga jualnya sangat rendah. ‘’Hanya laku Rp 5 juta saja. Uang itu saya pergunakan untuk bekal mengungsi,’’ ucapnya lirih. Ia pun mengaku tidak tahu harus berbuat apa. Hanya bisa berdoa semoga kondisi ini cepat berlalu.

Sehingga, ia bersama keluarganya bisa secepatnya kembali ke kampung halaman. ‘’Semoga kondisi cepat baik. Biar saya bisa cepat balik ke kampung,’’ harapnya Tidak hanya Arniti, warga lainnya, Ni Nyoman Sayang (55), sangat sedih. Air matanya pun mengalir di pipinya. Tabungan yang ia kumpulkan setiap hari di LPD tempatnya tinggal dari hasil maburuh pecah batu belum sempat ditarik. ‘’Karena itu saya mengungsi ini tanpa uang sepeser pun,’’ ucapnya lirih. Uang yang disisihkan tiap hari dari pekerjaan yang dilakoninya sejak lama itu rencananya untuk biaya pengabenan mertuanya. Tidak hanya Arniti dan Ni Nyoman Sayang, seorang pengungsi dengan kondisi hamil 6,5 bulan Ni Kadek Saniwati juga ikut mengungsi hingga Tabanan. Satu di benaknya saat ini, ia ingin mendapatkan tempat aman dan layak. ‘’Saya belum kepikiran apa-apa. Terpenting saya dapat tempat layak dulu dan aman,’’ ucapnya. (bit)

Warung Global

Gunung Agung Bergolak, Perlu Ada Empati Semua Pihak DALAM situasi emergency Gunung Agung terus bergolak, semua pihak harus berdoa memohon kepada Ida Hyang Widhi Wasa, kalau boleh tidak terjadi bencana. Jika toh harus terjadi agar dampaknya sangat ringan. Selain semua pihak berlu berdoa bersama, upaya-upaya yang dilakukan pemerintah dalam desain antisipasi seperti membangun posko, tenda-tenda, transportasi, dan kesehatan sudah sangat baik. Perlu ada rasa empati semua pihak. Demikian opini yang berkembang pada acara Warung Global di Radio Global FM Bali, Jumat (22/9) kemarin dengan topik ‘’Sejumlah Desa Masuk KRB 1 Gunung Agung’’. Acara ini dipancarluaskan Radio Genta FM, Singaraja FM, SWiB Amlapura, dan Swara Negara FM. Ugi di Kediri menyampaikan terima kasih kepada petugas dan instansi terkait yang sudah melaksanakan kewajiban dengan baik terkait tugas-tugas kemanusiaan. Adanya persiapan poskoposko, transportasi, tenda dan petugas kesehatan, hal itu merupakan langkah sangat baik sebagai upaya antisipasi meminimalisasi bencana, kalau memang bencana itu tidak bisa dihindarkan. Semoga bencana itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa dan juga material berlebihan. Bagaimanapun perlu ada empati dari semua pihak. Merta di Tabanan mengajak seluruh masyarakat berdoa agar Tuhan senantiasa melindungi kita dari bencana. Semoga masyarakat yang mengalami

situasi seperti itu diberikan ketabahan. Dedo di Denpasar menambahkan, memang sebaiknya wajib mengungsi saat bencana melanda. Setelah situasi normal, pemerintah kemudian mengumumkan kepada masyarakat agar mereka bisa balik ke desanya masing-masing. Kepada petugas yang berkompeten wajib memberikan informasi terkini atau up to date status Gunung Agung kepada masyarakat, agar mereka tidak resah. Dengan mereka mengetahui lebih dini bisa dilakukan upaya dan tindakan yang tepat. Darka di Gianyar meminta pemerintah harus segera mengungsikan warga yang kemungkinan terdampak letusan Gunung Agung agar mereka aman. Pihaknya men-

gapresiasi semua petugas yang sudah berupaya dan melakukan antisipasi untuk meminimalisasi dampak bencana ini. Sugi di Denpasar menambahkan, bila Gunung Agung meletus tentu akan membawa material berbahaya. Karena itu, sikap waspada mutlak diperlukan. Hal itu sangat mendesak agar tidak menimbulkan hal yang sangat fatal. Dikatakan, gunung meletus datangnya selalu disertai oleh tanda-tanda tertentu. Karena itu, semuanya bisa diantisipasi sejak awal agar tidak terdapat korban jiwa dan juga kerugian material. Semua bisa diantisipasi untuk menekan dampaknya sehingga yang terjadi dalam skup yang kecil. (dika)

PEMBANGUNAN PUSKESMAS – Jajaran Komisi IV DPRD Tabanan saat melihat pembangunan Puskesmas Selbar.

Komisi IV Pesimis Puskesmas Selbar Rampung Sesuai Jadwal

Tabanan (Bali Post) -

Mewujudkan program Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PNSB), Kabupaten Tabanan membangun puskesmas rawat inap di setiap kecamatan. Di tahun 2017 ini Puskesmas Selemadeg Barat I di Banjar Surabrata Desa Lalanglinggah dikembangkan menjadi puskesmas rawat inap. Pembangunannya malah sedang berlangsung saat ini. Namun hal itu menjadi sorotan Komisi IV DPRD Tabanan. Pihak dewan merasa pesimis proyek itu selesai tepat waktu. Ketua Komisi IV Made Dirga usai kunjungan mengaku pesimis proyek pembanguan puskesmas rawat inap itu rampung sesuai jadwal November mendatang. ‘’Melihat bentuk fisik bangunan, saya pesimis puskesmas itu rampung tepat waktu,pp sergah Dirga, Jumat (22/9) kemarin. Saat ini, kata Dirga, pembangunan puskesmas itu tampak baru berdiri fisik bangunan artinya belum proses finishing. Melihat kondisi itu, Dirga mengaku pesimis puskesmas itu rampung November sesuai jadwal. Pasalnya proses finishing, menurutnya, memerlukan waktu relatif lama. Dengan sisa waktu yang ada

pihaknya tidak yakin puskesmas itu rampung. Meski demikain, Dirga berharap rekanan harus berusaha ekstra keras merampungkan bangunan puskesmas itu. Ia mengaku mendapat penjelasan dari rekanan kalau akan mampu dirampungkan tepat waktu. Belum lagi persoalan administrasi yang banyak dan harus sudah dipertanggungjawabkan Desember. ‘’Mudah-mudahan bisa dirampungkan tepat waktu, rekanan sih bilang sanggup. Kita tunggu saja hasilnya,’’ sebutnya. Keberadaan Puskesmas Selemadeg Barat I disiapakan menjadi puskesmas rawat

Tabanan (Bali Post) Peringatan HUT ke-524 Kota Tabanan mengusung tema ‘’Bhuana Kertih’’. Makna substantif tema itu adalah Tabanan memiliki potensi alam yang sangat subur dan luar biasa. HUT Kota Tabanan tahun 2017 ini akan dipusatkan di masing-masing kecamatan selama tiga hari. Peringatan akan diisi kegiatan lomba dan pentas seni budaya, sehingga seluruh masyarakat dapat menikmati peringatan HUT ke-524 Kota Tabanan ini. Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya saat membuka dan memberikan sambutan pada acara pembukaan HUT ke-524 Kota Tabanan tahun 2017 di Lapangan Alit Saputra Tabanan, Jumat (22/9) kemarin. Acara pembukan HUT Kota Tabanan itu diawali pelepasan balon serta burung merpati putih ke udara dan dilanjutkan jalan santai yang diikuti siswa-siswi Tabanan.

‘’Peringatan HUT ke-524 Kota Tabanan itu merupakan bentuk apresiasi Pemkab Tabanan terhadap pelestarian nilai-nilai sejarah dan budaya masyarakat. Pesta ulang tahun akan disentralkan di tiap kecamatan yang diisi kegiatan–kegiatan yang dapat menonjolkan seni dan budaya lokal serta potensi di masing–masing kecamatan. Sedangkan di kabupaten hanya ada acara pembukaan, upacara peringatan HUT dan penutup HUT Kota Tabanan,’’ katanya. Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap melalui peringatan HUT ke524 tahun ini agar seluruh lapisan masyarakat senantiasa dapat menjaga dan menumbuhkembangkan rasa persatuan dan kesatuan, serta kebanggaan daerah melalui upaya-upaya mengoptimalkan dan juga menggali potensi dan keunggulan daerah. ‘’Sehingga dapat selaras dengan visi Pemer-

inap. Karena itu dilakukan pengembangan dan renovasi. Alokasi anggarannya mencapai Rp 3 miliar lebih. Diharapkan puskesmas itu bisa membantu penyediaan kamar rawat inap, sehingga tidak harus ke RSUD Tabanan, kalau memang bisa ditangani di puskesmas. Keberadaan puskesmas rawat inap itu diharapkan dapat membantu penyediaan kamar rawat inap sehingga tidak harus ke rumah sakit lebih besar,’’ tegasnya. Sekadar mengingatkan Kabupaten Tabanan memiliki 20 puskesmas dan 78 puskesmas pembantu (pustu). Dari jumlah tersebut hampir sebagian besar pustu yang ada kondis-

inya rusak. Meski kondisiu fisik puskesmas masih lebih baik, namun memerlukan perbaikan dan peningkatan. Di tahun 2017 ini ada tiga puskesmas yang mendapatkan dana untuk perbaikan dan peningkatan serta tiga pustu juga dapat dana perbaikan. Tiga puskesmas yang dapat dana pusat untuk perbaikan adalah Puskesmas Selemadeg Barat, Puskesmas Marga II dan Puskesmas Baturiti II. Alokasi perbaikan puskesmas sebesar Rp 3,5 miliar. Sedangkan tiga pustu yang mendapatkan bantuan dari APBD kabupaten sebesar Rp 1,2 miliar adalah Pustu Kesiut Kerambitan, Pustu Luwus Baturiti dan Pustu Mekayu Selemadeg Barat. Dan dari tiga puskesmas yang mendapatkan dana itu, Puskesmas Selemadeg Barat-lah yang ditingkatkan menjadi puskesmas rawat inap. (kmb28)

Usung Tema ’’Bhuana Kertih’’, HUT Kota Tabanan Digelar Tiga Hari

Bali Post/kmb28

LEPAS BALON - Wakil Bupati Komang Gede Sanjaya melepas balon pada acara pembukaan HUT ke-524 Kota Tabanan tahun 2017 di Lapangan Alit Saputra. intah Kabupaten Tabanan yakni mewujudkan Tabanan Serasi -- Sejahtera, Aman dan Berprestasi,’’ ucapnya. Wabup Sanjaya menambahkan, pesta kesenian ini harus disosialisasikan agar gaungnya terdengar

seluruh masyarakat Kabupaten Tabanan yang ada di daerah–daerah. Pihaknya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat dan semua pihak yang berpartisipasi/terlibat pada peringatan HUT Kota


15

Sabtu Umanis, 23 September 2017 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Spanyol ---------------------------------------Sabtu (23/9) malam Atletico Madrid Alaves

vs Sevilla vs Real Madrid

Minggu (24/9) dini hari Malaga vs Athletic Club Girona FC vs Barcelona Minggu (24/9) malam Espanyol vs Deportivo Coruna Getafe vs Villarreal

Derby Catalunya Diwarnai Krisis Politik Madrid -

Di tengah memanasnya suhu politik di Catalunya terkait dilarangnya referendum kemerdekaan, tim pemuncak klasemen Barcelona akan mengunjungi markas sesama tim Katalan Girona, Minggu (24/9) dini hari. Derby Catalunya ini berlangsung di tengah kerusuhan yang terjadi di wilayah ini.

Senin (25/9) dini hari Eibar vs Celta Vigo Las Palmas vs Leganes Real Sociedad vs Valencia Selasa (26/9) dini hari Real Betis vs Levante --------------- Liga Inggris ------------------------------------------Sabtu (23/9) malam West Ham United Burnley Everton Manchester City Southampton Stoke City Swansea City

vs vs vs vs vs vs vs

Tottenham Hotspur Huddersfield Town Bournemouth Crystal Palace Manchester United Chelsea Watford

Minggu (24/9) dini hari Leicester City vs

Liverpool

Minggu (24/9) malam Brighton and HA vs

Newcastle United

Selasa (26/9) dini hari Arsenal vs West Bromwich Albion --------------- Liga Italia ---------------------------------------------Sabtu (23/9) malam AS Roma SPAL

vs Udinese vs Napoli

Minggu (24/9) dini hari Juventus vs Torino Minggu (24/9) malam Sampdoria Cagliari Crotone Verona Inter Milan Sassuolo

vs vs vs vs vs vs

AC Milan Chievo Verona Benevento Lazio Genoa Bologna

Senin (25/9) dini hari Fiorentina vs Atalanta Bergamo --------------- Liga Jerman -----------------------------------------Sabtu (23/9) malam Mainz RB Leipzig TSG Hoffenheim VfB Stuttgart Werder Bremen

vs vs vs vs vs

Hertha Berlin Eintracht Frankfurt FC Schalke FC Augsburg Freiburg

Penyerang Barcelona Lionel Messi.

Stefano Lilipaly Masuk Nominasi Penghargaan AFF

Mangupura (Bali Post) Lima pesepak bola Indonesia masuk dalam daftar nominasi peraih penghargaan ASEAN Football Federation (AFF). Kelima pemain Indonesia yang masuk nominasi, yakni penjaga gawang Kurnia Mega Hermansyah (Arema), Rizki Rizaldi Pora (Barito Putra), Stefano Lilipaly (Bali United), Boas Theofilus Erwin Solossa (Persipura) dan Andik Vermansyah (Selangor FA). Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada pelatih, tim, wasit dan bahkan insan sepak bola yang dinilai berdedikasi tinggi untuk sepak bola. Acara penghargaan dilaksanakan di sela-sela forum meeting AFF yang akan berlangsung di Nusa Dua, Bali pada Sabtu (23/9) hari ini. Penghargaan AFF dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Acara ini menjadi penutup dari rapat-rapat delegasi anggota AFF yang membahas berbagai perkembangan isu sepak bola di kawasan ASEAN. Pada Jumat (22/9) kemarin, para delegasi menggelar rapat yang membahas masalah kompetisi yang dilanjutkan dengan pokok bahasan lain, yakni masalah finansial dan marketing. Chairman of Competition AFF Mrs. Maj Gen Khiev Sameth mengatakan, dari pertemuan ini diharapkan menghasilkan regulasi-regulasi, komitmen baru bagi perkembangan kompetisi sepak bola di Asia Tenggara. Sementara itu, Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria mengungkapkan, banyaknya pemain Indonesia yang masuk dalam nominasi peraih penghargaan merupakan prestasi yang membanggakan. ‘’Saat kita sedang dalam proses membangun kembali kekuatan sepak bola Indonesia. Adanya apresiasi terhadap pemain Indonesia dari komunitas sepak bola internasional, tentu menjadi suntikan motivasi yang bagus buat kita,’’ kata Tisha. Indonesia sebelumnya juga sudah pernah mendapatkan penghargaan AFF pada 2011. Saat itu, kapten tim Firman Utina dianugerahi penghargaan Pemain Terbaik Piala AFF 2010. (kmb23)

Bali Post/wan

bilan gol dari lima pertandingan Liga Spanyol musim ini, dan Valverde tidak segan untuk turut menyanjung Messi. ‘’Dia merupakan salah satu pemain paling cerdas yang pernah saya lihat,’’ ucapnya mengenai Messi. ‘’Tidak masalah di mana ia bermain, dia akan mengubah hal yang tidak mungkin menjadi ada. Itu brilian untuk kami dan mengerikan untuk lawan.’’ Hal itu juga dapat menimbulkan kecemasan bagi Real Madrid, meski pelatih Zinedine Zidane berkata sebaliknya. Real mengawali musim ini dengan buruk. Tanpa kemenangan dari tiga pertandingan liga di kandang sendiri musim ini. Tugas mereka Sabtu malam ini akan sedikit ringan saat melawat ke markas Alaves yang sedang tidak memiliki pelatih, yang sama sekali belum mendulang poin. Real menyadari bahwa musim ini baru memasuki fase awal, namun mereka tidak boleh tergelincir. ‘’Bukannya kami bermain buruk. Kami memiliki masalah dalam mencetak gol, meski menciptakan peluang demi peluang,’’ ucapnya menyusul kekalahan 0-1 dari Real Betis pada Kamis lalu. Hasil itu mendongkrak Betis ke peringkat keenam, unggul satu posisi dari juara bertahan Real. ‘’Liga masih panjang dan kami baru memulainya. Saya pikir tidak perlu panik,’’ tambah Zidane. Di tempat lain, tim peringkat kedua dan ketiga akan bertemu saat Sevilla melawat ke markas Atletico Madrid pada Sabtu malam. Sedangkan tim peringkat keempat akan bermain melawan tim peringkat kelima ketika Real Sociedad menjamu Valencia pada Senin dini hari. (kmb39/rtr/ant)

Garuda Muda Lolos ke Putaran Final Jakarta (Bali Post) Tim nasional Indonesia U-16 berhasil melaju ke putaran final turnamen Piala AFC 2018 setelah meraih kemenangan 3-0 atas tim Laos pada laga terakhir kualifikasi penyisihan grup G di Stadion Rajamangala Bangkok, Thailand, Jumat (22/9) kemarin. Tim Garuda muda mendapatkan kemenangan sempurna dalam empat kali laga penyisihan grup G dan meraih poin maksimal 12. Kemenangan Indonesia atas Laos pada laga Jumat kemarin dipersembahkan oleh Sutan Zico pada babak pertama dan babak kedua serta oleh Rendy Juliansyah ketika mengeksekusi tendangan penalti pada tambahan waktu babak kedua. Tim Merah-Putih menggempur pertahanan lawan pada menit ke-19 dengan umpan silang meskipun upaya itu masih gagal. Dua kali tendangan bebas pada menit ke-20 dan ke-22 pun

belum mampu menjebol gawang Laos yang dikawal Dim Phoutthavong. Laos melancarkan serangan balasan pada lima menit terakhir babak pertama setelah Sutan Zico membawa keunggulan tim Indonesia 1-0. Namun, tidak satu pun serangan itu menempatkan hasil imbang untuk mereka. Pada babak kedua, pelatih Fakhri Husaini lantas mengganti dua pemain yaitu Miftahul Husyen Rahmatullah dan Brylian Negiehta Aldama dengan Mochammad Supriadi dan Rendy Juliansyah. Tim Garuda muda pun kembali melancarkan aksi-aksi menembus jantung pertahanan lawan dari sayap kiri oleh Supriadi pada menit ke-52 sebelum Zico untuk kedua kalinya menjebol gawang Dim. Pada tambahan waktu babak kedua, wasit Robert Evans dari Australia mengganjar kartu kuning untuk sang kiper Laos Dim Phoutthavong dan hukuman tendangan penalti.

Rendy Juliansyah yang mendapatkan kepercayaan untuk mengeksekusi tendangan penalti menuntaskan kemenangan 3-0 sekaligus menambah dominasi tim pada grup G kualifikasi Piala AFC U-16 2018. Kemenangan empat pertandingan pada laga penyisihan grup G itu mengantarkan Indonesia pada putaran final Piala AFC U-16 yang akan berlangsung di Malaysia pada September-Oktober 2018. Pada pertandingan pertama grup G, Sabtu (16/9), Indonesia mencetak kemenangan besar 18-0 atas tim Kepulauan Mariana Utara. Kemenangan itu berlanjut pada laga kedua saat tim asuhan Fakhri Husaini itu melawan tim Timor Leste dengan hasil 3-1 pada Senin (18/9). Indonesia kembali menang pada laga ketiga sekaligus pembalasan atas tim tuan rumah Thailand pada Piala AFF 2017 dalam pertandingan yang berlangsung Rabu (20/9) dengan hasil 1-0.

Evaluasi Pelatih Fakhri Husaini mempertimbangkan penggantian maupun mempertahankan para pemain menjelang putaran final. ‘’Setelah ini, kami akan melakukan evaluasi apakah ada pemain yang diganti atau masih layak dipertahankan mengingat Indonesia adalah negara yang luas dengan pemain-pemain bertalenta tinggi yang tersebar di semua daerah,’’ ujar Fakhri yang bangga timnya bisa menyelesaikan babak kualifikasi dengan hasil empat kemenangan. Fakhri juga mengapresiasi perjuangan anak-anak asuhnya yang telah berjuang dan membalas kekalahan terhadap dua tim yaitu Thailand dan Laos pada Piala AFF 2017. ‘’Kunci pertandingan kali ini yaitu saya mengganti para pemain yang jarang diturunkan. Tapi, saya juga tidak terlalu banyak mengganti pemain pada setiap pertandingan,’’ ujar Fakhri. (ant)

Pedrosa Tercepat Rossi Diperbolehkan Membalap di Sesi Latihan Kedua

Alcaniz Pembalap Honda Dani Pedrosa tampil sebagai yang tercepat di sesi latihan kedua MotoGP Aragon, Jumat (22/9) kemarin. Juara musim 2012 itu menjadi satu-satunya pembalap yang mampu membukukan waktu di bawah dua menit. Pedrosa tercatat hanya melakukan 10 kali putaran namun sempat memacu motornya hingga kecepatan maksimal yakni di atas 300km/jam. Hasilnya ia mampu mencatatkan waktu terbaik 1 menit 59,858 detik. Pembalap lain dari Spanyol Jorge Lorenzo menduduki posisi kedua. Pembalap yang mengibarkan bendera Ducati itu hanya terpaut 0,214 detik dari Pedrosa.

Menempati posisi ketiga dan keempat adalah Johann Zarco (Yamaha) dan Marc Marquez (Honda). Sementara Karel Abraham (Aspar) di posisi kelima. Sementara itu Valentino Rossi (Yamaha) menempati posisi ke-20. Juara dunia sembilan kali itu menuntaskan trek basah di Sirkuit MotorLand Aragon dengan waktu terpaut lebih dari dua detik dari Pedrosa. Di sesi pertama, Rossi hanya melakukan tujuh putaran untuk menguji ketahanan fisiknya pasca-operasi patah tulang kaki. Di sesi kedua, pembalap Yamaha itu melakukan 13 kali putaran dengan waktu 2 menit 01,917 detik. (kmb39/afp)

Hasil Latihan 2 MotoGP Aragon

Pemain Bali United Stefano Lilipaly.

Bali Post/rtr

Krisis seputar upaya Catalunya untuk merdeka terjadi pada awal pekan ini. Polisi Spanyol menggerebek kantor-kantor pemerintah Katalan dan menahan sejumlah pejabat untuk mencegah referendum pada 1 Oktober. Aksi itu memicu protes massa di Barcelona dan sejumlah kota Katalan lainnya. Terletak 100 km dari Barcelona, kota Girona banyak dihuni warga pro-kemerdekaan dan atmosfer panas dengan sentimen anti-Spanyol diperkirakan akan muncul di Stadion Montilivi. Bagaimanapun, situasi politik yang ada tidak mencegah Barcelona menikmati start bagus di musim ini. Klub itu selalu menegaskan identitas Katalan mereka dan mengatakan pada pekan ini bahwa mereka tetap percaya sepenuhnya terhadap ‘’komitmen sejarah mereka untuk... menentukan nasib sendiri’’. Bagaimanapun, terlepas dari masalah di luar lapangan, Barca sedang memacu kecepatan di Liga Spanyol setelah mengawali musim dengan gemilang. Mereka menghancurkan Eibar dengan skor 6-1 pada tengah pekan untuk mempertahankan rekor 100 persen mereka setelah lima pertandingan di awal kompetisi. Lionel Messi dkk. unggul tujuh poin atas Real Madrid setelah sang seteru abadi gagal mengimbangi kecepatan pada awal musim. Fakta lain yang semakin membuat cemas lawannya pada laga nanti adalah Messi terlihat sedang menikmati kehidupan di bawah asuhan pelatih baru Ernesto Valverde. Empat gol pemain Argentina ini pada laga melawan Eibar berarti ia telah mengoleksi sem-

1. Dani Pedrosa (Repsol Honda) 2. Jorge Lorenzo (Ducati Team) 3. Johann Zarco (Monster Yamaha Tech3) 4. Marc Marquez (Repsol Honda) 5. Karel Abraham (Pull&Bear Aspar) 6. Cal Crutchlow (LCR Honda) 7. Sam Lowes (Aprilia Gresini) 8. Andrea Dovizioso (Ducati Team) 9. Aleix Espargaro (Aprilia Gresini) 10.Pol Espargaro (Red Bull KTM)

1:59,858 2:00,072 2:00,320 2:00,459 2:00,471 2:00,482 2:00,585 2:00,962 2:01,015 2:01,042

Madrid Pembalap Italia Valentino Rossi dinyatakan dapat ambil bagian pada MotoGP Aragon akhir pekan ini di Spanyol. Keputusan itu melegakan mengingat tiga pekan lalu pembalap tim Yamaha itu mengalami patah tulang kaki pada dua tempat. ‘’Sore ini Valentino Rossi sukses menyelesaikan pemeriksaan medis wajib yang dilakukan oleh Kepala Petugas medis Motorland Aragon, Clemente Millan,’’ kata tim Yamaha dalam pernyataannya, Jumat (22/9) kemarin. ‘’Dia menyatakan bahwa juara dunia sembilan kali itu bugar untuk berkendara, 21 hari setelah dia mengalami cedera kaki.’’ Rossi, yang masih berjalan dengan menggunakan tongkat penyangga, ambil bagian pada latihan Jumat kemarin untuk menguji kebugarannya menjelang balapan Minggu nanti. ‘’Saya akan memiliki jawaban sebenarnya setelah FP1 (latihan bebas pertama), karena mengendarai (sepeda motor) M1 akan menjadi tantangan yang lebih besar. Kita lihat saja,’’ kata pembalap Italia itu setelah dinyatakan dapat bepergian ke Spanyol. Rossi, yang absen pada Grand Prix San Marino di

Misano, menghuni peringkat keempat di klasemen pembalap, tertinggal 42 poin dari dua pemuncak klasemen Marc Marquez asal Spanyol dan Andrea Dovizioso asal Italia dengan lima balapan tersisa.

Pembalap Superbike asal Belanda Michael van der Mark (24) telah disiapkan untuk menjadi pengganti, namun ia belum pernah tampil di ajang MotoGP sebelumnya. (afp/ant)

Pembalap Italia Valebntino Rossi.

Bali Post/afp


olah raga

16 Perolehan Sementara Medali Porprov Bali XIII/2017 No. Kontingen

Emas

1. Badung 2. Denpasar 3. Gianyar 4. Buleleng 5. Klungkung 6. Bangli 7. Karangasem 8. Jembrana 9. Tabanan

136 126 52 43 19 14 12 10 9

Perak

Perunggu

112 113 35 50 34 14 18 23 22

107 104 84 85 46 40 45 54 41

’’Palebon’’ Bagus Alit Dira 30 September

Denpasar (Bali Post) Cabor bela diri pencak silat dan perwasitan Bali kehilangan salah satu tokohnya. Ketua Lembaga Dewan Pendekar PSPS Bakti Negara I Bagus Alit Dira K. mengembuskan napas terakhirnya di RS Puri Raharja, Rabu (20/9) dini hari dalam usia 72 tahun. Jenazah almarhum di-palebon pada Sabtu 30 September, bertepatan Saniscara Pon di Setra Desa Adat Poh Gading, Ubung Kaja, Denpasar. Putra bungsu almarhum, Gus Ari, yang ditemui di rumah duka di Pusat Latihan Bakti Negara Batumekaem, Ubung, Jumat (22/9) kemarin menjelaskan, sebelum palebon, rangkaian karya yang dilakukan adalah nyiramin/ngaringkes pada Minggu (24/9) besok bertepatan Redite Paing. Selanjutnya ngajum dan maperas pada 29 September atau Sukra Paing. Gus Ari menerangkan, sang ayah dedikasi dan loyalitasnya selama hidup terus mengembangkan silat Bakti Negara hingga mampu mencetak juara dunia seperti Made Wahyuni. ‘’Wasiat beliau PSPS Bakti Negara ini terus berkomitmen mengembangkan seni bela diri warisan leluhur bangsa ini, agar Bakti Negara mampu mencetak pesilat yang mampu mengharumkan nama Bali, baik di kancah nasional maupun internasional,’’ demikian pesan Gus Ari mengutip wasiat sang ayah. Ia menambahkan, almarhum merupakan wasit dan juri nasional angkatan pertama di Bali. (022)

Sabtu Umanis, 23 September 2017

Emas Sepak Bola Milik Gumi Seni

Gianyar (Bali Post) -

Tim sepak bola tuan rumah Gumi Seni Gianyar sukses menyabet emas pascakemenangan tipis 1-0 (00) atas Badung di babak final Porprov Bali XIII/2017, di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (22/9) kemarin. Gol semata wayang kemenangan tuan rumah Gianyar hasil bidikan Gede Gery Madiastra di menit ke-76 yang menggetarkan jala Badung yang dikawal kiper Putu Febri Andika sekaligus kapten tim. Berawal dari serangan baik cepat, pemain Gianyar Made Oges Raditya yang menguasai bola mengoper bola kepada rekannya Gede Gery Madiastra. Gery pun mengontrol bola sejenak, kemudian melesakkan tembakan menyusur tanah. Kiper Badung Febri berupaya menangkap bola sambil menjatuhkan diri, namun bola terlalu cepat dan tetap nyelonong masuk hingga mengoyak gawangnya. Padahal dari segi materi pemain maupun pola permainan Badung unggul segalanya. Namun keberuntungan lebih berpihak pada tuan rumah. Dalam laga yang dipimpin wasit Wildan Albari, sejak kick-off Badung melancarkan serangan simultan ke benteng pertahanan Gianyar. Sayangnya, sederet peluang emas yang didapatkan Sony Rismawan, Alberto Louis Junior Bura, dan Angga Pratama Wicaksana belum mampu menjebol gawang Gianyar yang dikawal Gusti Agung Esa Nanda. Para pemain Badung kurang tenang dalam penyelesaian akhir, mereka terlalu terburu-buru dan bernafsu ingin mencetak gol secepatnya. Pada interval kedua, kem-

bali dominasi Badung masih menonjol, namun tetap belum mampu mencetak gol. Justru serangan demi serangan itu memunculkan kelengahan pemain belakang Badung yang berhasil dimanfaatkan Gery untuk mencetak gol kemenangan tim Gianyar. Sampai pertandingan usai, tim Gumi Seni tetap unggul 1-0. Skuad tim Gianyar berlari kegirangan menyambut kemenangan timnya, sedangkan para pemain Badung tertunduk lesu. ‘’Kami menguasai sepanjang pertandingan, tetapi hanya sial, dan tim kami belum beruntung,’’ kilah pelatih Badung Nyoman Oka Triana. Di sisi lain, pelatih Gianyar Kadek Swartama mengakui sepak bola adalah permainan tim, bukan individu. ‘’Saya persilakan anak-anak berimprovisasi di lapangan hijau, kalau ingin menang syaratnya harus bekerja keras. Kenyataannya, anak-anak bisa menjabarkan di lapangan mau bekerja keras dan ingin menang,’’ ungkap Kadek Swartama. Sementara peraih perunggu adalah Denpasar yang unggul tipis atas Buleleng 2-1, padahal pada babak penyisihan Buleleng unggul 4-0.

Bali Post/wan

JUARA - Pemain tim Gianyar bersorak saat peluit akhir pertandingan final cabor sepak bola di Lapangan Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Jumat (22/9) kemarin berakhir. Gianyar berhak atas medali emas setelah mengalahkan Badung 1-0. Dua gol kemenangan Denpasar hasil bidikan Wayan Diki Wiradnyana menit ke-29, dan Kadek Radita Prabawa menit ke-45. Satu gol balasan Buleleng diciptakan Joni

Arta Santosa. ‘’Pemain kami lebih bugar, sebab kami rolling pemainnya, sedangkan punggawa Buleleng tampak kelelahan,’’ sebut pelatih Denpasar Dede Mahatma Darma.

Sementara itu, Manajer Tim Buleleng Wayan Artanayasa mengakui para pemain sakit hati dan mentalnya down gara-gara dikerjain pada babak semifinal. (022)

Komang Budi Santosa/Kadek Adi Juliana di nomor team nasional putra. Agus Adnyana/AA Putu Yuda Maha Putra/Putu Cahya Hita Eka Putra di nomor team recurve putra, Kadek Dian Vanagosi/ Komang Gede Krishnanda Putra Kusuma/Kevin Putu Menzel di nomor team compound putra, Komang Gede Krishnanda Putra Kusuma di nomor compound perorangan putra, AA Putu Yuda Maha Putra di nomor recurve perorangan putra, Ni Ketut Ayu Sinta Aprilia di nomor total jarak 50 meter, 40 meter, 30 meter nasional putri. Sementara atlet panahan Denpasar yang mendulang emas adalah Bagus Gede Agus Yudistiawan di nomor total jarak 50 meter, 40 meter, dan 30 meter nasional putra,

serta perorangan nasional putra, Bucika Dinda Zahrevi R di nomor perorangan nasional putri, Gusti ayu Widiastari di nomor compound perorangan dan recurve putri. Emas lainnya yang dipersembahkan atlet panahan Denpasar adalah Bagus Gede Agus Yudistiawan/Kadek Dwipayana Adi Sanjaya/Muhammad Fadli Maulana di nomor beregu nasional putra, Bucika Dinda Zahrevi Rahardjo/Putu Cahya Nadyawati/Erviera Kirana Ardani di nomor beregu nasional putri, Gusti Ayu Yuniastari/AA Ayu Wulan Permana Dewi/ Yuyun Herawati di nomor team recurve putri, Gusti Ayu Widiastari/Nur Risma Yunia Dewita/Tea Vebianagata di nomor team compound putri. (022)

Tim Panahan Badung Unggul Satu Perak dari Denpasar

Gianyar (Bali Post) Tim panahan Badung keluar sebagai juara umum setelah meraup 9 emas, 7 perak dan 4 perunggu pada Porprov Bali XIII/2017 di Lapangan Astina Blahbatuh, Gianyar, yang berakhir Jumat (22/9) kemarin. Posisi kedua direbut Denpasar juga meraup 9 emas, 6 perak, dan 2 perunggu. Dari total 18 keping emas yang diperebutkan, hanya disabet dua daerah yakni Badung dan Denpasar, sedangkan kabupaten lainnya sama-sekali tak kebagian emas. Badung menjadi juara di cabor panahan ini dengan keunggulan satu perak dari Denpasar. Medali emas Badung antara lain Putu Eka Agustini/ Agus Adnyana di nomor mix

I Bagus Alit Dira K. (alm)

Bali Post/ist

AIMAG 2017

Emas Pertama dari Taekwondo Jakarta (Bali Post) Kontingen Indonesia akhirnya mampu meraih medali emas pertama pada Asian Indoor Martial Art Games (AIMAG) di Asghabat, Turmenistan, Jumat (22/9) kemarin, setelah tim taekwondo putra mampu meraih poin tertinggi pada nomor poomsae. Berdasarkan data dari tim media AIMAG, tim Indonesia yang beranggotakan Maulana Haidir, Muhammad Abdurrahman Wahyu dan Muhammad Alfi Kusuma ini meraih total poin 117,6 dan berhak mendapatkan medali emas. Untuk medali perak direbut oleh tim Iran dengan total poin 117,2 dan perunggu direbut tim Filipina dengan mengumpulkan total poin 116,6. ‘’Syukur alhamdulillah akhirnya kita bisa menyumbangkan medali emas bagi kontingen Indonesia,’’ kata pelatih kepala Tim Taekwondo Indonesia, Rahmi Kurnia. Menurut Rahmi, kunci kesuksesan Maulana Haidir dan kawan-kawan sehingga mampu mempersembahkan emas pertama bagi kontingen Indonesia adalah ketenangan dan kekompakan. ‘’Kunci keberhasilan tim poomsae putra adalah ketenangan dan kekompakan mereka dalam melakukan gerakan tempo dan ritme bermainnya sangat rapi,’’ katanya menambahkan. Meski meraih emas, katanya, atlet Indonesia harus meningkatkan prestasinya. Apalagi sebentar lagi dihadapkan dengan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang dan persaingan dipastikan bakal berlangsung dengan ketat. Keberhasilan Maulana Haidir dan kawan-kawan ini bukan hanya sebagai pengobat luka tetapi sekaligus mengulang sukses pada Kejuaraan Taekwondo Asia di Philipina 2016. Saat itu mereka tampil sebagai peraih medali emas di nomor yang sama. ‘’Saya sih tidak kaget jika Maulana Haidir dan kawan-kawan tampil sebagai juara. Sebab, mereka menjadi yang terbaik pada Kejuaraan Asia di Philipina 2016. Di SEA Games Malaysia, mereka hanya kebagian perunggu karena penilaian yang tidak fair. Di AIMAG inilah ajang pembuktian bahwa mereka memang yang terbaik di Asia,’’ kata Ketua Harian PB TI Zulkifli Tanjung. Apa yang diraih tim poomsae putra ternyata tidak diikuti tim poomsae putri. Trio taekwondoin Defia Rismaniar, Mutiara Habiba dan Ruhil meraih perak dengan total nilai 112,1. Medali emas diraih Tim Vietnam dengan total nilai 112,3 dan Tim Philipina yang mengantongi total nilai 111,6 meraih perunggu. Sementara itu, Defia Rosmaniar menyumbangkan medali perunggu nomor poomsae putri perorangan dengan nilai 7,98. Medali emas direbut Marjan Salashouri dengan nilai 8,12 dan perak diraih Jose Lyn Ninobla (Filipina) dengan nilai 8,04. Dengan hasil ini, tim taekwondo Indonesia menyumbangkan 1 emas, 1 perak dan 3 perunggu. Dua perunggu sebelumnya disumbangkan Dhean Titania Fazrin (Kyurugi kelas -46kg) dan Mariska Halinda (kelas -53kg). (ant)

Bali Post/ist

PANAHAN - Ketua Umum Pengkab Perpani Badung Nyoman Suharthana (kiri) bersama Manajer Tim Panahan Badung Ketut Jakakesuma. team recurve, Made Rika Diandra/Kadek Dian Vanagosi di nomor mix team compound, Ni Ketut Ayu Sinta Aprilia/

Kadek Meiliyana Syahrani/ Putu Sri Sudi Padmawati, di nomor team nasional putri, Zen Chairul Ichsan/Ida

rus menelan kekalahan di tiga pertemuan terakhir. Pekan lalu di final Korea Open Super Series 2017, Kevin/Marcus kalah dengan 19-21, 21-19 dan 15-21. ‘’Pertandingan besok pasti akan seru, karena mereka pengalamannya kan banyak, jadi pasti lebih seru di lapangan. Lebih ribet mainnya. Yang penting banyak enjoy aja dan enggak kebawa pikiran,’’ kata Marcus ditemui usai bertanding di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jumat kemarin. Sebelumnya di perempatfinal, Kevin/Marcus mengalahkan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, Denmark, 21-19 dan 22-20. Sementara Praveen/Debby berhasil memastikan tiket semifinal setelah menumbangkan duet Taiwan Wang Chi Lin/Lee Chia Hsin 18-21, 21-18, 21-16 lewat pertarun-

gan selama 58 menit. ‘’Lawan hari ini termasuk yang cepat klop satu sama lain di lapangan di mana Wang Chi Lin main double, sementara Lee Chia Hsin malah main single tapi mereka bisa dibilang cukup solid di lapangan,’’ ujar Praveen. Ini merupakan pertemuan kedua Jordan/Debby dengan Wang/Lee di lapangan. Pertemuan pertama mereka terjadi di Swiss Terbuka 2017 di mana pasangan Indonesia kala itu menang dengan 2111,17-21, 21-17. Di semifinal mereka sudah ditunggu wakil Tiongkok Wang Yilyu/Huang Dongping yang mereka hadapi di final Korea Open Super Series 2017 pekan lalu. Dalam pertandingan itu Praveen/Debby berhasil menjadi kampiun setelah mengalahkan Wang/ Huang, 21-17, 21-18. (kmb39/ ant/net)

Dua Wakil Indonesia Menuju Semifinal

Tokyo Ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto lolos ke babak semifinal turnamen bulu tangkis Japan Open Super Series 2017, Jumat (22/9) kemarin. Lolos ke empat besar, Kevin/Marcus kembali ditantang pasangan Denmark unggulan kedua Mathias Boe/Carsten Mogensen. Pertandingan ini akan menjadi partai yang ditunggu-tunggu, sebab dalam setiap pertemuannya, kedua pasangan ini selalu menyajikan atraksi pertandingan yang menegangkan. Kevin/Marcus dan Boe/Mogensen sudah lima kali berhadapan sebelumnya. Sayang, catatan pertemuan tak begitu berpihak pada pasangan Indonesia tersebut, karena Kevin/Marcus kalah 1-4. Kevin/Marcus bahkan ha-

Bali Post/net

SEMIFINAL - Ganda putra andalan Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon lolos ke semifinal turnamen bulu tangkis Jepang Terbuka.

Bali Post/ist

JUARA — Kenshi tuan rumah Gumi Seni Ni Kadek Dhea Ardi Prabasari merebut juara sekaligus mendulang emas di nomor randori 45 kg pada Porprov Bali XIII/2017, di GOR Kampung Sehat, Singakerta, Gianyar.

Kenshi Denpasar Rebut Delapan Emas Gianyar (Bali Post) Kenshi Kota Denpasar meraup delapan keeping emas, dikuntit tim tuan rumah Gianyar yang merebut enam emas pada Porprov Bali XIII/2017 cabor kempo di GOR Kampung Sehat Singakerta, Gianyar, yang berakhir Jumat (22/9) kemarin. Posisi ketiga ditempati tim kempo Badung yang meraih 5 emas disusul Buleleng mendapatkan 5 emas, dan Bangli satu emas. Tambahan emas Denpasar antara lain dipersembahkan Griselda Nadya di nomor randori 48 kg, Wiji Rosiana/Agung Ratih Saraswati embu kumi outri II/III DAN, Made Ari Kurniawan/Ni Kadek Ayu Juliantari, embu pasangan campuran kyu kenshi. Donasi emas Gianyar diperoleh melalui atletnya Ni Kadek Dhea Ardi Prabasari, di nomor randori 45 kg, Ni Luh Sinta Devi Muliawati randori 51 kg, Ni Nyoman Melindawati, di nomor randori +57 kg, Kadek Ferryawan/Kadek

Bagus Wahyu Saputra (embu kumi I DAN), Pande Kadek Agus Hengki di nomor randori -50 kg. Atlet Badung juga menambah pundi-pundi emasnya melalui atletnya Rade Gunda Agusta Jinotri di nomor randori di -42 kg, Erasmus Naris Fendi di randori 60 kg, serta Yerestus Varis Mardi di randori 65 kg, Pande Putu Nada Sujapa, di randori +75 kg, Sementara kenshi Buleleng yang merebut emas yakni Putu Murtiana Dewi di randori 57 kg, dan Ketut Adi Ardipa Sutrisna di randori 55 kg, omang Adi Aryawan di randori 70 kg, KOmang Angga Prasetya, di randori 75 kg, serta kenshi Bangli Dewa Ayu Winda Puspitawati juara di randori kelas 54 kg. Para kenshi Porprov ini juga diproyeksikan ber laga pada Kejurnas Kempo Mangupura Cup, November nanti. Selain itu, tim penjaringan telah memonitor kenshi yang layak diterjunkan baik di kejurnas maupun Pra-PON. (022)


Sabtu Umanis, 23 September 2017

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dcr! Pembantu Muda Kurang Lebih umur 25th Bisa Masak, Ada Spd Motor Daerah Seminyak. Gaji 2,5Jt Hub.081805550680

B.BP.153.09.17.0001478

Dcr PRT tdr dlm gaji+bonus Gatsu Barat Hub.0811380786

B.BP.001.09.17.0001473

Sgr! Sklh Baru Bth Guru TK/PG Min SMU ada Diklat, 0811380028

B.BP.821.09.17.0000624

!!!Segera Butuh 10 Therapist pria & wanita Canggu Dan Dps Gj menarik+Bnus Lembur,THR Hub.0811239621123

Cr Staf Computer Wnt Min SMA & Marketing Lk Max.35Th H:083393 99759 Tkd.Badung Gg.18 N.36Dps

B.BP.101.09.17.0001476

Cr sopir SIM B1 Gatsu IV Blok I/II Denpasar Hub:081337280907-430188

Dcr SPG u/ Bandara bs Bhs.Cina Pend.Tdk Diut.Hub.085100619419

Dbthkn Llsn SLTA/Kejuruan Jrsn Akuntansi Diutmkn yg sdh Brpglmn Dikrm ke CV.TMD Jln. Gatsu I/VII No.3B Dps, 8449784

Dcr Sales pria Umur Max 30th bawa Lamaran ke PT. Banoli Motor Jl.Buluh Indah 75 Dps Hub: 0361-418642, 413964

Dcr Admin min.SMA/Sdrjt u/Garment 081337542061/085738838639

Dcr Tk.Pola/Patern Maker Magali Pascal,Pnglmn 5th keatas bs Grading&Speksi,bs Jht&Pot.Bisa Memberi Instruksi&Cnth kpd tim Jht Prod.bs QC,Gaji tergantung Pnglmn,dpt BPJS Kesehatan &Ketenagakerjaan Lok.KeboIwa Sltn Hub.0361-419600 / 081999857442

B.BP.001.09.17.0001411

B.BP.001.09.17.0001446

B.BP.001.09.17.0001420

BaliTel Cari 100 Surveyor/Sales Gj 3Jt-6Jt+Trsprt Hp/WA=0831 14123456/081353377166

B.BP.001.09.17.0001347

Cr SPG u/Tk Asesoris B.Inggris Jl.Gn.Salak 100X 081338451543

B.BP.004.09.17.0001425

Cr Sales Obat,D3,Kdrn Sdr+SIM, Gj3Jt+Bns,Max40Th,krm:CV.Ernes Intan LCII Gg.4/5.081586405343

B.BP.001.08.17.0001454

B.BP.001.09.17.0001462

Dcr Design Grafis Bs Corel & PSD Hub.081328275959

B.BP.004.09.17.0001459

Dcr Driver Umur Max 35Th bawa Lamaran Ke PT. Banoli Motor Jl.Buluh Indah 75 Dps Hub: 0361-418642,413964

B.BP.001.09.17.0001247

Dcr Penjhit, Pengepul,Tukang Chec, tukang potong, Jl.Laksamana 1A Seminyak,085338223233

Cr Sales alat listrik,Pglm Min B.BP.001.09.17.0001480 SMA,Kdrn Sdr,jjr&rjn&Staf Umum Dcr Sgr Therapist GP+UM+Komisi Lmrn+CV Krm P.Andy Istana Spt +Bns Home Base Spa Jl.Camplung TiaraDewata,MayjenSutoyo 55 Dps Tanduk Seminyak 081916299046 B.BP.001.09.17.0001090

Dcr Sgr 4or sales HORECA : min SMU,menarik,komunikasibaik kend.sendiri, mampu kerja dgn target. Hub segera 08123888486

B.BP.001.09.17.0001461

B.BP.001.09.17.0001230

B.BP.001.09.17.0001463

B.BP.001.09.17.0001246

Dcr administrasi bisa bahasa Inggris lisan/tulis, smart, Hub.08113993388/0361-9004879

Required Purchasing staff Details:www.dyatmika.org

Ymh Bisma dcr 1.Sopir SIM B1 2.Mekanik Hub:T.Umar 142 Dps

Restoran di Dps cari tk cuci piring & serabutan Hub.221631

Cari karyawan u/catering gaji sesuai kemampuan 0818550811

B.BP.001.09.17.0001334

B.BP.001.09.17.0001423

B.BP.001.09.17.0001002

Dcr karyawan koki/asisten koki delivery syarat:pria 23-40th, pend min SD/SMP,rajin,jujur, sopan dan bertanggungjawab, pegawai delivery memiliki SIM C aktif Hub : 082285552521

B.BP.001.09.17.0001321

Dcr krywti salon berpengalaman Jln P.Kawe 40 Hub:087760054321

B.BP.001.09.17.0001408

Dcr tkg masak u/RT,jujur,brsih rajin tidur dlm Gj 1.5jt s/d 1.7jt Hub.08123802028

B.BP.001.09.17.0001336

Dibthkan sgr cleaning service, sopir, waitress Telp.723593 723637/087862070935 B.BP.001.09.17.0001266

B.BP.164.09.17.0001277

Dibthkn Sgr Staf Akunting,Usia Dcr adm 1org bs comp, sales Max.35Th,Pglmn Min.1th Pddk D3 horeca 4org P/W SMK/SMA U/Pers Email:info@sadhana-company.com distribusi lam Jl.Gn Himalaya B.BP.001.09.17.0001453 Slt6 Dps, T-418531,08124646409 Sales/mrktng staf.for herbal B.BP.001.09.17.0001414 medicine prdct fluently EngDcr admin, Supir, Tenaga lish/Mandarin language.apply Tk. Bangunan, Hub:085253988660 to:versaindustries4@gmail.com B.BP.031.09.17.0001428

B.BP.004.09.17.0001176

B.BP.001.09.17.0001450

B.BP.001.09.17.0001416

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dibutuhkan karyawan editor/ Dicr SPG Gelato Wnt 18-25th, peDicari waitris berpengalaman designer dan operator mesin nampilan mnrik & bs berkomuni- Hub.081999700450 Jln Laksmana percetakan/digital printing, kasi dgn baik.SMA/Sdrjt. Siap No.52 Seminyak Oberoi Mykonos diutamakanpria,lokasi:Thayama kerja daerah Pecatu-Uluwatu. Restaurant B.BP.001.09.17.0001396 Printing,Segina Denpasar.Hub: Lam:alecca.icecream@gmail.com Pansa Karya Wood Processing B.BP.001.09.17.0001345 082122682011/0878-6188-6677 membutuhkan Supervisi perkayuB.BP.004.09.17.0001401 Sekolah di Jimbaran Cari: an peng min 2th kirim CV ke: Dibutuhkan segera Drafter,krm Kepala Sekolah TK,Guru PPKN, accounting@pansa-karya.com lmrn ke PT.Sinar Surya Sakura Guru Komputer, Maintenance AC (0361) 8947645 Jl.Jepun II, Blok F/4, Jimbaran Sent:schoolhrdbali@hotmail.com B.BP.145.09.17.0001447 Hp.087760388698-087860487676 B.BP.004.09.17.0001023 Sgr security bersertifikat B.BP.001.09.17.0001341 FO Female,25-35Yrs,Fluent Dicari Accounting Villa,Min.D3 siap krj shift hub 08510703000 English, Hotel/Villa Exp.Skills in B.BP.001.09.17.0001333 Pglmn min 2th, Bisa Lap.Keu MS Excel&Word,a team player to Urgent! need English teacher& excel dan Ctrl pembelian. CV Report to the DOSM. Send full admin.Bhaktivedanta Dharma email ke: hrd.kvilla@gmail.com CV to: demi@sienna-villas.com B.BP.004.09.17.0001452 School Jl.Tkd Batanghari V/18 Sienna Villas Jl.Raya Seminyak Dicari Operational&Driver Bs Panjer.Ph 085101561816 Gg.Keraton No.5 Bandung 80361 Bhs Inggris unt Travel Agent B.BP.001.09.17.0001330 Tel:0361734698 E:info@goldenholidaysbali.com Urgenty needed accounting B.BP.004.09.17.0001421 H:081236960440 staff with experiend responMotelrocks looking for B.BP.004.09.17.0001297 sible please send your CV to assitant product development Dicari Tukang & Kepala Tukang cvpsylo@gmail.com/Ph:8474108 female,good English,computer, u/Villa Mgt,pglmn-0361 4490319 B.BP.001.09.17.0001337 skill experience in fashion CV:gm.asaproperty@gmail.com Looking for tkg Jln.Prod mgr Industry knowledge of manuB.BP.001.09.17.0001305 P.A,Book keeper for garment facturing and production,pattern Exp Cook Needed by Villa Mgt,5 spk English experience 0819996 Making.Please apply your CV to Millions/Mo.CV:gm.asaproperty@ 15792 dedai79@yahoo.co.id surya.motel20@gmail.com gmail.com Call:0361 4490319 B.BP.001.09.17.0001415

B.BP.001.09.17.0001304

B.BP.001.09.17.0001316

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DIJUAL MOBIL

DIJUAL RUMAH Djl Rmh+Warung JL.Nangka Utara Br .Tanggun Titi G.Nangka I/BCD 9C Dps Hub.087860956028

HONDA

CRV 2.0 Matic’2009 Putih Velg 20 Ada Audio Bgus,081999675175

B.BP.001.09.17.0001394

B.BP.141.09.17.0001470

Sgt Murah Rmh T45/100 Pemogan Dps 600Jt Dp100Jt,085338412447

Jual Honda Jazz RS 2013 akhir AsDK tangan pertama, hub: Ibu Ening 081936215891

DISEWAKAN RUMAH *Dikont Rmh br Renov.pojok Jl. 8Mtr3KT 2KM Dpr Grs RT Prm Pdg Lestari Bolk K-1, 08123673663

Jazz RS’12 Silver Matic AsBali LowKM 29Rb Hub.081999675175

B.BP.141.09.17.0001468

MERCEDEZ

B.BP.141.09.17.0001469

B.BP.141.09.17.0001472

Fortuner G Matic’2010 Bensin Putih Pjk Br Istw,081999675175

B.BP.001.09.17.0001174

DICARI MOBIL Cr Mbl:Avanza,Xenia,Rush,Yaris Jaz,dll,Cas/O.Krd,085100880349 B.BP.164.09.17.0001465

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk

B.BP.141.09.17.0001471

Agya Trds’14 Km8Rb+Splash GL13 22nya asli Bali 087862429910 B.BP.001.09.17.0001474

BIRO JASA

B.BP.001.09.17.0001400

KAWASAKI

Ninja 250cc grey 2013 km7000 Kondisi mulus Hub:081237773869 B.BP.001.09.17.0001410

DIJUAL RUMAH B.BP.031.09.17.0001435 Djl Rmh Elit dgn berbagai Type, DIJUAL TANAH Lt2,nyman,strgs di Dalung Dijual Tanah 2A 1,5A Buduk Tinggal 7 unit H.087860041028-082138258844 Gunung Jl.Induk H.082147454248

BIRO JASA

WC

Melayani : IJIN PRINSIP, IMB, UKL/UPL, SITU/HO, NPWP, SIUP, TDP, IJIN APOTIK, API, PATEN,PAJAK,PASPOR, SIM, SAMSAT, NPPBKC, AKAD NIKAH C.0001569-BRJ

GARANSI

BLI NYOMAN

AURA TEKNIK Service Panggilan

TANPA BONGKAR

A

WC

WASTAFEL BATHUB SALURAN AIR DLL HLI MAMPET GARANSI BL I NY O M A N

081 238 554 653 087 861 626 582

AC KERJA DITEMPAT

KULKAS FREEZER SHOWCASE WATER HEATER

COLDROOM MESIN CUCI

081 999 540 284 082 247 418 281 C.0001323-brj

C.0001211-brj

SURYA JAYA

B E R G A R A N S I

B.BP.001.09.17.0001296

PROMO KURAS HABIS DAIHATSU COKRO READYSTOCK Pusat Daihatsu & Terbesar di Bali � Free Angsuran 1X AYLA DP. 9JTan � Free Service, oli, XENIA DP. 7JTan Sparepart 3Th � Terima Tukar Tambah PICK UP DP. 3JTan � Free Accecories TERIOS DP. 15Jtan � Free Souvenir � Free Astra World 5Th SIGRA DP. 10JTan Diskon GILA + HEBOH

I PUTU WIRAWAN PIN BB: D9B0D355

081237667555 / 081916547474

AGUNG TOYOTA AVANZA INNOVA

SIENTA

GARANSI 1 BLN Simp XL

081236711931 08175782707 C.0001050-BRJ

B.BP.001.09.17.0001426

SALON

s/d 33 JUTA

PROMO DAHSYAT

081936034598 082237752039 C.0000397-mbl

SERVICE

C.0000422-mbl

RUPA-RUPA

GESEK TUNAI & PELUNASAN

B.BP.001.09.17.0001422

Tanah 1a Gatsu Timur Masuk 200 M Jl utma Sulatri 081237148880 B.BP.001.09.17.0001392

TOP COOL SPECIALIS G A

KULKAS CHEELER FRIZER

BIRO JASA

AHLI SUMBAT ATASI MAMPET MAMPET Atasi WC Mampet, - SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS

B.BP.001.09.17.0000499

Tanah 1 are Tukad Balian Renon dekat jalan murah 081353171816

Kredit cukup KIPEM/KTP pasti OK ! Bunga ringan *Tukar tambah Proses cepat dan mudah semua merk

Djl tnh 2A hrg 330 nego,lokasi di Br.Jenah Hub:085333760181

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

WC

DIJUAL TANAH Jual Tanah Kavling 2are Jl.Delod Brawah Negara.085100854499

DISKON

13JT-an

DP

B.BP.001.09.17.0001464

242389 / 081236774491

AHLI WC MAMPET -

B.BP.001.09.17.0000991

Dijual Tanah 12Are di Jalan Raya Br.Adeng Marga,Hak Milik Aspek Villa 60Jt/A 0811392942

SERVICE MAMPET

Jl. Gunung Wayang 24, Denpasar

B.BP.101.09.17.0001458

Jl Raya 770m2 ±3Km dri RS Kasih Ibu Saba Gyr,087860095418

BIRO JASA

BIRO JASA

� 08124651138-085103005620

KURAS - CLOSET

B.BP.164.09.17.0001467

B.BP.001.09.17.0001448

B.BP.001.09.17.0001479

SULASTRI - BIRO JASA GUNUNG WAYANG RESIDENCE

BAJA RINGAN

Dkntrkn rmh bru,Jl.G.Soputan Perum Puri Tmn Blk E/1 Dpsr,2 lantai,Lt/Lb:140m2/120m2,3KT+ AC,4Km/Wc,1 K.pmbt.60jt/th, TP Hub:081337629500&081282258887

DIJUAL TANAH Batubulan 325JT ng JlMobil Viw Ketwl 200ng+230ng 087761245398

ATASI:

Fortuner G Matic’2009 Bensin Grey AsBali PjkBr, 081999675175

Hardtop Toyota 4WD bensin 1978 mulus hijau 109jt 08123801989

Disewakan Rmh Taman Residen Taman Mahayu Sempidi 3kt,2km, Ac,air panas,Pdam,2200wat, carport Hub:08123919883

ATASI

B.BP.001.09.17.0001332

TOYOTA

ALUMINIUM

DIJUAL MOTOR

TOYOTA

Dijual Gran Livina AT 2013 Sgt terawat Hub.081338711109

DIJUAL MOBIL

B.BP.166.09.17.0001475

Mercy C200 CGI’10 Hitam AsBali Pjk Br Sgt Istw, 081999675175

DIJUAL TANAH Jl Goa Gong Jimbaran,20A,Jl 6M dapat 2Jl.Pemilik.081338371818

B.BP.031.09.17.0001455

B.BP.001.09.17.0001456

B.BP.001.09.17.0001393

NISSAN

DIJUAL TANAH Jual Tnh kebun 12,4 are di Kubutambahan ds bengkala,Buleleng. (jln aspal desa,1km dr jl prop) dk t bndra bru.65jt/are.SHM. Bs sbgian.08777-8355-899

WC

GARANSI

Saluran Air, Wastavel Dll. Tanpa Bongkar Melayani Nguras

081337666135 082359392760 C.0001457-BRJ

AC

H. 08-1234567-113 C.0001169-RPA

R A N S I Kerja Ditempat

081238348418 081999074576 C.0001880-srv

SERVICE PANGGILAN KERJA DITEMPAT BERGARANSI

POMPA AIR KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER, KOMPOR GAS HUB. GARUDA SERVICE Jl. WR. Supratman No. 9, Denpasar

Telp. 085100493221 C.0001350-SRV

motor

QUALITY IS FIRST

DIJUAL RUMAH

Cash & Credit

JUAL BELI MOBIL SECOND BERKUALITAS Hubungi Sales GUNG SURYA HP. 085 100 80 80 90 WA. 081 338 191 333 Jl. P. Bungin 57 Pedungan Dps Ready Stock : AVANZA | INOVA | JAZZ | YARIS dll Bisa tukar tambah/ kredit C.0001088-rpa

C.0001752-ELK


EKONOMI

18

Sabtu Umanis, 23 September 2017

Suku Bunga KUR Dipangkas Jadi 7% Jakarta (Bali Post) – Suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) segera dipangkas menjadi tujuh persen per tahun sebagai upaya memperluas penyaluran program tersebut. Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Setyowati Barnas, Jumat (22/9) kemarin, mengatakan guna pencapaian target dan perluasan penyaluran KUR serta untuk mengakomodir permintaan pelaku usaha, pemerintah melalui Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) sedang menyusun konsep perubahan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian tentang Pedoman Pelaksanaan KUR. ‘’Dalam revisi itu antara lain memuat penurunan suku bunga dari 9 persen menjadi 7 persen efektif per tahun,’’ katanya. Ia mengatakan, pemangkasan suku bunga itu akan memungkinkan calon debitur khususnya pengusaha pemula untuk mengakses KUR secara gabungan dalam kelompok usaha dengan mekanisme pembayaran kredit berdasarkan sistem tanggung renteng. Terkait pencapaian KUR sampai saat ini, Yuana menjelaskan, dari target penyaluran KUR sebesar Rp 110 triliun pada 2017, realisasi KUR sampai dengan Agustus 2017 mencapai Rp 61,14 triliun atau 55,6 persen kepada 2.734.490 debitur. Sementara realisasi berdasarkan regional berdasarkan letak

pulau di Indonesia jumlah penyaluran KUR masih relatif cukup merata di seluruh pulau besar, dengan penyaluran tertinggi di Pulau Jawa selanjutnya Sumatera. Berdasarkan provinsi, Jawa Tengah menempati posisi pertama dalam penyaluran KUR dengan plafon mencapai Rp 11,02 triliun kepada 569.579 debitur. Posisi kedua ditempati oleh Provinsi Jawa Timur dan dilanjutkan oleh Provinsi Jawa Barat pada urutan ketiga. Realisasi menurut penyalur, BRI masih mendominasi penyaluran KUR dengan plafon Rp 46,81 triliun kepada 2.527.926 debitur UMKM. Dalam rangka

Rupiah Menguat Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (22/9) sore, bergerak menguat sebesar 46 poin menjadi 13.293 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.339 per dolar Amerika Serikat (AS). Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta mengatakan bahwa harga minyak mentah dunia yang menguat berada di level 50 dolar AS per barel berdampak positif pada mata uang berbasis komoditas seperti rupiah. ‘’Mata uang komoditas terbawa sentimen positif dari harga minyak mentah dunia yang naik. Dolar AS yang melemah membuat minyak yang dihargakan dalam mata uang dolar AS menjadi lebih murah, sehingga cenderung mendukung permintaan,’’ katanya. Terpantau harga minyak jenis WTI Crude berada di posisi 50,53 dolar AS per barel, dan Brent Crude di level 56,46 dolar AS per barel. Di sisi lain, lanjutnya, ekspektasi pelaku pasar terhadap hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia mengenai BI 7-day Reverse Repo Rate yang akan dipertahankan di level 4,5 persen turut menjadi salah satu faktor yang menopang rupiah. ‘’BI 7-day Reverse Repo Rate di level itu masih direspons positif sebagian pasar untuk menjaga

stabilitas makro-ekonomi,’’ katanya. Sementara itu, ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih menambahkan bahwa hari ini (22/9) Bank Indonesia akan memutuskan kebijakan suku bunga acuannya dengan ekspektasi turun 25 bps menjadi 4,25 persen. Ia mengemukakan bahwa potensi penurunan itu dengan melihat beberapa faktor, di antaranya penjualan di tingkat ritel turun dibandingkan periode sama tahun 2016 sebagai indikasi potensi konsumsi RT yang menurun. Ekonomi membutuhkan dorongan pertumbuhan. Kemudian, pertumbuhan kredit per Juli 2017 masih sekitar 8 persen (yoy). Lalu, faktor deflasi pada bulan Agustus. Dan, keputusan the Fed yang tidak menaikkan suku bunganya pada pertemuan FOMC 20 September lalu. ‘’Ada ruang bagi BI menurunkan suku bunga acuan untuk mempercepat transmisi penyaluran kredit perbankan yang bisa mendorong ekonomi di tahun 2018,’’ katanya. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Jumat ini (22/9) mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi 13.325 dibandingkan posisi sebelumnya 13.270 per dolar AS. (ant)

mencapai target penyaluran KUR sebesar Rp 110 triliun pada 2017, sejumlah langkah yang diambil antara lain penambahan Bank Penyalur KUR, mengikutsertakan Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) sebagai penyalur KUR, mengikutsertakan koperasi sebagai penyalur KUR, dan menyelenggarakan sosialisasi dan pendampingan KUR. Selain bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Bank Penyalur KUR dan Perusahaan Penjamin KUR, Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM juga bekerja sama dengan pemer-

dipermainkan. Menurutnya, spekulan ini bisa dihindari. Karena jika bisa dihindari, distribusi akan lancar dan penjualan ke pasar akan lebih mudah. ‘’Setelah itu baru bisa kita ngomong harga eceran tertinggi,’’ tandasnya. Jika spekulan ini tetap berjalan, tak hanya konsumen, pemasok beras juga dirugikan karena harga yang diberikan tidak menguntungkan. Maka dari itu tim pengendali inflasi daerah juga harus dioptimalkan. ‘’Jangan hanya melihat harga-harga tapi juga memastikan distribusi ini jangan sampai ada spekulan,’’ tandasnya. Spekulan dinilai masih ada di Bali, karena 70 persen bahan pokok datang dari luar Bali. ‘’Kalau beras itu dibawa ke sini lalu ditahan di Gilimanuk, ini akan dipermainkan. Siapa yang bisa memastikan itu? Yaitu pemerintah provinsi, pemerintah daerah yang peduli dengan harga. Jadi produsen di sini tidak dirugikan, dikalahkan dengan produsen dari

Bali Post/dok

PASAR TRADISIONAL - Pedagang di pasar tradisional menjadi salah satu sasaran penyaluran KUR.

Mayoritas Petani Gunakan Kredit Nonbank

Bali Post/dok

TEBU - Petani tebu mendapat lebih banyak akses perbankan dibandingkan petani bidang pangan.

Bali Perlu Tim Pengendali Harga Denpasar (Bali Post) Masih adanya spekulan di Bali membuat harga bahan pokok tidak menentu. Karenanya perlu tim pengendali harga. Tim pengendali harga bertugas tidak hanya memantau angka atau harga tetapi juga memastikan distribusi lancar dan faktor lain yang memengaruhi harga juga lancar. Demikian disampaikan pengamat ekonomi Viraguna Bagus Oka, Jumat (22/9) kemarin. Salah satunya memantau harga eceran tertinggi (HET) untuk beras. Mengingat aturan tersebut baru berlaku September ini sehingga perlu pengawasan sejak awal. ‘’Yang perlu ditertibkan adalah bagaimana pemerintah Bali mempunyai semacam Dolog dan tim pengendali harga. Ini berbeda dengan tim pengendali inflasi tapi boleh masuk di dalamnya,’’ ujarnya. Hal ini perlu dipantau dan dikendalikan karena penyimpan dan pemasok bahan pokok seperti beras kerap

intah daerah untuk melakukan kegiatan pendampingan kepada UKM untuk mengakses kredit melalui KUR. Pihaknya juga melakukan program pendampingan bagi pelaku usaha mikro dan kecil penerima KUR. Tercatat pada 2017 sampai dengan 31 Agustus 2017 telah terdampingi sebanyak 6.911 pelaku UKM dengan total realisasi pencairan sebesar Rp 89,123 miliar. ‘’Diharapkan kegiatan pendampingan ini dapat direplikasi di daerah dengan menggunakan dana APBD, sehingga sasaran UMK yang dapat mengakses KUR semakin bertambah,’’ kata Yuana. (ant)

luar,’’ pungkasnya. Harga bahan yang datang dari luar Bali dengan harga di bawah harga pasar di Bali tentu membuat produsen di Bali rugi. Itu membuat banyak bahan pokok datang dari Bali menguasai pasar di Bali. ‘’Jadi yang dibenahi TPID-nya ini. Perlu tindakan konkret, tidak bermain angka saja. Praktik di lapangan itu harus bisa dia pastikan dan kendalikan dari distribusi dari pemasok sampai end user, tidak ada spekulan,’’ tegasnya. Tak hanya harga bahan pokok yang murah di luar Bali, ongkos tenaga dari luar Bali juga murah. ‘’Tenaga kerja kita agak mahal, tidak kompetitif. Makanya diisi dari luar. Umumnya kita tenaga-tenaga kerja yang sifatnya kasar, kita tidak bisa memenuhi karena banyak faktor. Selain juga pengalihan lahan, penjualan, harga komoditi yang tidak menarik membuat Bali memasok komoditi dari luar Bali. (kmb42)

Jakarta (Bali Post) – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menilai mayoritas petani usaha rumah tangga masih mengandalkan modal kredit dari lembaga keuangan nonbank. Peneliti Pusat Penelitian Ekonomi LIPI Yeni Saptia, di Jakarta, Jumat (22/9) kemarin memaparkan, berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2016, mayoritas petani tersebut yang sekitar 52 persen masih mengandalkan modal sendiri, koperasi, kerabat, dan lembaga keuangan nonbank lainnya. ‘’Bank belum tertarik menyalurkan kredit ke sektor pertanian. Hanya sekitar 15 persen petani yang mengakses kredit bank, sedangkan mayoritas 52 persen mengandalkan nonbank,’’ katanya. Sekitar 33 persen petani lainnya mengandalkan kredit Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) dan kredit usaha rakyat (KUR). Yeni menjelaskan bahwa masalah utama yang dihadapi untuk mendorong peningkatan prodiktivitas pangan adalah terbatasnya akses petani terhadap sumber-sumber pembiayaan, terutama dari lembaga keuangan formal.

Menurutnya, ada empat faktor pemasalahan program kredit melalui perbankan di sektor pertanian, yakni pemberian kredit yang tidak tepat sasaran, subsidi bunga, prosedur yang birokratis, dan tingginya risiko dari moral hazard. Keempat faktor tersebut membuat kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) bank menjadi tinggi, target tidak terpenuhi, dan pemberian kredit tidak berkelanjutan. Sementara itu, umumnya petani yang sudah mengakses kredit perbankan memiliki agunan atau jaminan aset. Kemudian, ada juga ketua Gabungan Kelompok Petani (Gapoktan) yang bersedia menjaminkan asetnya agar anggota petani dapat mendapatkan modal. ‘’Ada ketua Gapoktan yang menjamin dari asetnya sehingga bisa mengakses kredit, tetapi atas namanya kan satu, sementara petani-petani rumah tangga kita banyak yang belum akses kredit karena tidak memiliki jaminan,’’ ungkapnya. Berdasarkan subsektornya, tanaman tebu lebih banyak mendapatkan akses kredit, sedangkan tanaman pangan baru sekitar 1,7 persen. (ant)

BI Jangan Paksa Bank Tarik Biaya Isi Ulang Uang Elektronik

Jakarta (Bali Post) – Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menyarankan Bank Indonesia (BI) tidak memaksakan perbankan menarik biaya isi ulang kartu uang elektronik atau e-money sebagaimana direncanakan sebelumnya. ‘’Saran paling riil adalah jangan mewajibkan bank untuk menarik biaya isi ulang. Menetapkan tarif tertinggi boleh, tetapi jangan memaksa harus menarik biaya,’’ katanya, di Jakarta, Jumat (22/9) kemarin. Dia mengatakan, perbankan akan lebih kompetitif dalam melayani konsumen bila dibebaskan dari kewajiban menarik biaya isi ulang, meskipun dia mengakui aturan tentang biaya isi

ulang bisa menertibkan pihak-pihak yang selama ini menarik biaya tinggi untuk isi ulang. Di sisi lain, Abadi menilai Bank Indonesia akan terkesan berpihak pada bank tertentu bila tetap memaksakan biaya isi ulang pada kartu uang elektronik. ‘’Secara filosofi saja kami tidak setuju dengan biaya isi ulang itu. Konsumen dipaksa menggunakan uang elektronik dengan dalih untuk mendukung masyarakat tanpa uang tunai. Seharusnya konsumen menerima insentif karena sudah ikut mendukung, bukan malah disinsentif,’’ katanya. Kalau penarikan biaya isi ulang uang elektronik itu menggunakan alasan untuk membiayai perawatan infrastruktur, dia mengatakan, seharusnya bisa

menggunakan biaya dari penghematan anggaran yang terjadi dari kebijakan itu. ‘’Pengelola jalan tol diuntungkan karena tidak perlu menyiapkan uang kembalian yang nilainya cukup banyak. Saya mendengar cerita dari pengelola jalan tol, selama ini mereka kesulitan menyiapkan uang kembalian di pintu tol,’’ katanya. Dengan penggunaan uang elektronik melalui gerbang tol otomatis, maka pengelola jalan tol akan menghemat biaya yang bisa dialokasikan untuk perawatan infrastruktur. ‘’Perawatan infrastruktur juga bisa menggunakan anggaran Bank Indonesia yang dihemat melalui kebijakan itu. Dengan penggunaan uang elektronik tentu biaya pencetakan uang akan menurun,’’ katanya. (ant)


19

Sabtu Umanis, 23 September 2017

Bali Post/ant

MOBIL KORUPTOR - KPK melelang puluhan mobil dan sepeda motor hasil penyitaan dari koruptor.

KPK Lelang Barang Sitaan Koruptor

Mobil Djoko Susilo Laku Paling Mahal Jakarta (Bali Post) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melelang barang sitaan para koruptor ke masyarakat dalam Lelang Expo KPK di Ruang Cenderawasih, Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (22/9) kemarin. Barang yang dilelang KPK antara lain 19 buah mobil, satu buah sepeda motor, satu paket koper dan tas, serta satu paket handphone. Lelang diikuti ratusan peserta dari masyarakat yang berminat memperoleh barang dengan harga jual miring tersebut. Dari hasil lelang, mobil Jeep Wrangler 4.OL AT tahun 2007 yang dirampas dari mantan Kakorlantas Djoko Susilo terjual dengan harga

paling tinggi, Rp 460 juta. Sedangkan harga lelang termurah berupa paket handphone yang terdiri dari beberapa merek senilai Rp 5,2 juta. Mobil milik Djoko Susilo masuk dalam lot 16 yang awalnya dibuka dengan harga dasar Rp 192 juta. Perlahan harganya merangkak naik, peserta lelang berani menghargainya dengan harga Rp 195 juta, lalu naik hingga Rp 450 juta. Penawaran dari peserta itu ternyata masih naik lagi menjadi Rp 460 juta. Pemandu lelang kemudian menghitung hingga tiga kali, karena tidak ada yang berani menawar akhirnya ditetapkan peserta lelang nomor 401 yang menawar harga sebesar Rp 460 juta sebagai pemenang lelang dan

Seluruh KRB III Steril

Amlapura (Bali Post) Arus pengungsian terus terjadi di Karangasem. Ini seiring terus meningkatnya intensitas gempa di sekitar lereng Gunung Agung, menyusul adanya pergerakan magma lima kilometer di bawah permukaan kawah. Setelah belasan ribu warga lereng Gunung Agung dari Desa Ban, Dukuh, Jungutan dan Sebudi mengungsi Kamis (21/9) lalu, giliran warga di Desa Bhuana Giri dan Desa Besakih diminta mengungsi Jumat (22/9) kemarin. Dengan demikian, wilayah KRB (Kawan Rawan Bencana) III sudah steril dari penduduk. Sementara itu, Kamis malam Karangasem diguncang gempa. Intensitas gempa meningkat Jumat kemarin, bahkan terasa di beberapa daerah yang masuk KRB I seperti kota Amlapura. Berdasarkan data BMKG yang dirilis

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, semua gempa berpusat di Gunung Agung dengan kekuatan berkisar 2,5 SR sampai 2,7 SR. Sepanjang hari kemarin lebih dari 30 kali gempa yang sempat menimbulkan kepanikan. Sejak meningkatnya intensitas gempa, gelombang pengungsian terus bertambah, terakhir sekitar 500 warga Desa Buanagiri Kecamatan Bebandem berbondong-bondong mengevakuasi diri ke dua lokasi di Kecamatan Manggis. Gempa pada pukul 13.00 kemarin juga sempat dirasakan di Manggis, termasuk di Terminal Pelabuhan Kapal Pesiar Tanah Ampo yang menjadi posko utama tanggap darurat. ‘’Ya, barusan terasa sedikit,’’ ujar Staf Ahli Bupati Karangasem I Wayan Sutapa yang kemarin bertugas sebagai koordinator posko. (kmb41/kmb45)

mendapatkan mobil dengan nomor polisi B 1379 KJB itu. Mobil Djoko Susilo yang dihargai paling mahal itu ternyata tidak hanya satu, masih ada empat mobil lainnya milik terpidana kasus proyek pengadaan simulator SIM itu yang juga dilelang KPK. Saat ini kelima mobil milik Djoko Susilo masih disimpan atau dititipkan di Rumah Penyimpanan Benda Rampasan (Rupbasan) Jakarta Klas 1, Jakarta Selatan. Andika, seorang Staf Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) mewakili Kementerian Hukum dan HAM, mengatakan mobilmobil hasil kejahatan tindak pidana korupsi tersebut selalu dirawat secara berkala.

Puluhan Ternak

Dari Hal. 1

Ketua Panitia Khusus Hak Angket KPK DPR-RI Agun Gunandjar Sudarsa mengingatkan agar prosuder lelang yang dilakukan KPK tidak menabrak peraturan perundangan. ‘’Pertanyaannya, sudah sesuaikah prosedurnya atas sejumlah peraturan perundangan yang mendasari dan mengaturnya. Sudah benarkah aspek legal atas barang-barang tersebut,’’ kata Agun. Politisi dari Partai Golkar ini mengatakan aspek hukum dari barang sitaan yang dilelang harus diperhatikan betul. ‘’Jangan sampai ada dugaan barang haram dari aspek hukumnya serta benarkah besaran nilai harga tersebut, apakah sudah melalui tim penilai/penaksir,’’ imbuhnya. (kmb4)

2.500 Orang Dari Hal. 1

Bupati Klungkung Nyoman Suwirta menyatakan sampai Jumat malam, jumlah pengungsi di Bumi Serombotan sudah mencapai 2.500 orang. Mereka tersebar di belasan titik, termasuk pengungsi mandiri. Terbanyak di GOR Swecapura. Akibat banyaknya pengungsi, alas tidur yang disediakan pemda sudah habis, bahkan kekurangan. ‘’Untuk itu bagi masyarakat yang peduli mohon bantuan alas tidur untuk pengungsi yang dipastikan akan terus bertambah,’’ jelas Bupati Suwirta, semalam. Berdasarkan pantauan semalam, kedatangan warga ini nampak panik dan dirundung keresahan. Mereka sebagian besar terangkut truk, dengan membawa berbagai perlengkapan. Sesuai informasi, warga yang mengungsi tak lagi dari Desa Sebudi, juga Muncan, Teleng Bhuana, dan Selat, Selat Duda.

Salah seorang warga Desa Selat Duda, Nyoman Lami, menuturkan situasi di daerahnya sudah sangat berbeda dengan biasanya. Suasana sangat mencekam. Intensitas gempa sejak pagi terus meningkat. ‘’Gempa terus. Gunung tertutup kabut. Kami semua mengungsi ke sini,’’ ujarnya. Laki-laki uzur ini menyatakan gempa berskala cukup besar juga melanda Desa Teleng Bhuana. ‘’Kalau di sana sangat terasa gerakan tanahnya. Di Selat Duda lebih kecil,’’ imbuhnya. Tak jauh berbeda dengan yang diungkapkan Warga Desa Selat, I Gede Sweca Arimbawa. Langkahnya mengungsi karena situasi yang kian mengkhawatirkan. Sementara itu, Wabup Klungkung I Made Kasta mengatakan jika GOR sudah tak mampu menampung, pengungsi akan dialihkan ke Balai Budaya Lapangan Puputan Klungkung. ‘’Untuk tempat sudah disiapkan,’’ jelasnya. (kmb45)

Apalagi satu petani bisa memiliki puluhan ternak. Sebab, selama ini mereka menggadukan (ngadasang) kepada petani lain. Ketika ada perintah mengungsi, petani yang selama ini memelihara ternak kadasan, mengembalikan ke pemiliknya. ‘’Oleh karena itu, kami koordinasikan dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kabupaten Karangasem untuk segera membangun holding ground (tempat penampungan) sementara untuk ternak sapi yang belum layak dijual, terutama sapi bibit dan pedet (anak sapi) dalam waktu beberapa hari sampai kondisi aman,’’ kata Drh. IKG Nata Kesuma, M.MA., Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas PKH Provinsi Bali, Jumat (22/9) kemarin. Rencananya, holding

ground akan dibangun di Kantor UPT Pertanian Karangasem dan Lapangan Desa Rendang. Untuk penanganan selama di kandang penampungan dibentuk satgas untuk menyiapkan pakan atau hijauan, air dan penanganan kesehatan hewan. ‘’Hari ini kami telah menurunkan staf ke lokasi untuk memfasilitasi para pedagang sapi agar dapat membeli ternak sapi yang memang sudah layak dijual dengan harga wajar,’’ ungkapnya. Selain itu pihaknya juga mengoordinasikan dengan pihak terkait yang memiliki kandang ternak agar membantu meminjamkan sementara. Diakui, saat ini belum ada warga yang menitipkan ternaknya. ‘’Peternak secara swadaya mungkin juga sudah menitipkan pada keluarganya di wilayah terdekat,’’ ujarnya. (kmb41/kmb42)

Desa Candikuning

Dari Hal. 1

Sementara di Banjar Kembangmerta sebanyak 193 orang yang datang dari Banjar Telung Buwana, Banjar Badeg Dukuh, Banjar Linggasana, dan Banjar Suka Luwih. Untuk menampung dan memudahkan pendataan, pihak Desa Candikuning juga membuka posko pedunungan di Balai Banjar Kembang Merta. Posko ini juga bisa dimanfaatkan untuk menampung para pengungsi yang kemungkinan tidak mendapat tempat di rumah kerabat karena banyaknya jumlah pengungsi.

‘’Mereka sebelumnya kita kumpulkan di Balai Banjar Kembang Merta untuk didata dan diberikan pengarahan untuk tertib dan bersama-sama menjaga keamanan desa,’’ jelasnya. Bahkan, Sekdes Candikuning Nengah Mudita yang mengaku orangtuanya juga merupakan salah satu warga yang sempat mengungsi ke Desa Candikuning saat Gunung Agung meletus tahun 1963 silam, mengaku menampung kurang lebih 90 orang kerabatnya. ‘’Sementara mereka menetap menyebar di pondok milik keluarga,’’ bebernya. (tim BP)

Sabtu, 23 September 2017

05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Makna Karya Mamungkah,

Melaspas, Rsi Gana, Mapedagingan lan Ngenteg Linggih (2) 06.35 Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07.35 Sehat & Bugar 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.30 Belajar Menggambar

Belajar Menggambar Badak 10.05 Galeri Musik Indonesia 11.05 Bali Channel Toirust TV 11.30 Lejel Homeshopping 12.05 Dharma Wacana Makna Karya Mamungkah, Melaspas, Rsi Gana, Mapedagingan lan

Ngenteg Linggih (3) 12.30 Eda Koh Ngomong Antisipasi Penyalahgunaan Obat-obat Berbahaya 13.00 Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe 14.05 Lejel Homeshopping 14.30 Yowana Magz

Mapang Barong 15.05 Parameter 15.30 Education On Bali TV 16.00 Berita dan Bincang Terkini 16.05 Lila Cita Tabuh dan Tari Sanggar Cilinaya (4) 17.05 Nangun Yadnya Karya Padiksan Ida Pedanda

Gede Putu Cau-Karangasem 17.30 Gita Shanti Sekaa Shanti Nandaka Nusa Dua (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Orti Bali 20.00 Satu Jam 21.00 Lila Cita

Penyalonarangan Ki Balian Batur (3) 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Tegallinggah (4) 23.00 Berita dan Bincang Terkini 23.05 Lila Cita Calonarang Sindhu kaja (3)

Karna Sangat Gagah Perkasa Pimpin Pasukan Kuru

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Kedelapanbelas)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

Dhritarashtra berkata, ‘’Setelah mendapatkan jabatan komandan bala tentara Kuru, ksatria panah utama Karna itu disambut sang prabu sendiri dengan kata-kata manis dan penuh persaudaraan. Karna dengan gagah dan berwibawa memerintahkan pasukan-pasukannya untuk berbaris pada saat matahari terbit. Nah... katakan kepadaku, oh Sanjaya, apa yang putra Vikartana, Karna, itu sebagai jenderal perang anyar lakukan dalam upaya memperoleh kemenangan menghadapi Pandava?’’ Sanjaya kemudian menjelaskan, Setelah mengetahui keinginan Karna itu, putra-putra paduka, oh banteng keturunan Bharata, memerintahkan pasukan-pasukannya erbaris. Perintah itu diiringi suara musik yang menyenangkan. Ketika perintah itu dijalankan waktu fajar masih agak lama. Namun suara–suara komando memerintah secara keras terdengar seperti ‘’Bersiap, Bersiap!’’ Oh raja, tiba-tiba muncul kegaduhan di antara pasukanpasukan paduka. Semakin lama kegaduhan itu menjadi sangat hebat. Bahkan benar-benar menyentuh surga-surga, gajah-gajah dan pelindung kereta-kereta ketika sedang diperlengkapi. Suara-suara itu juga disebabkan serdadu-serdadu jalan-kaki dan

kuda-kuda, oh baginda, yang sedang memakai baju-baju besi. Ada yang sedang memakai baju. Tidak sedikit sudah mulai bergerak sembari melakukan pemanasanpemanasan fisik. Malah ada yang berteriak, berteriak garang satu dengan lainnya! Kemudian putra Suta itu memakai sebuah busur indah. Busur itu sangat elok karena punggungnya terbuat dari emas. Hal itu membuat penampilan Karna sangat gagah di medan perang. Bukan saja perawakan yang tinggi kekar, senjatanya yang indah dan keretanya yang memiliki kemegahan sinar matahari, menambah berwibawa penampilan Karna. Keretanya sendiri dihiasi banyak panji yang dilengkapi tiang bendera berwarna putih. Kuda–kudanya bercorak warna seperti burung-burung bangau. Kuda itu menahan peralatan berupa tali-temali gajah. Kereta itu dipenuhi seratus buah kantong panah. Juga dilengkapi gada dan pelindung dari kayu. Kereta itu juga penuh berisi shataghni dan deretan lonceng-lonceng, tombak-tombak, lembing-lembing, serta banyak busur surgawi. Putra Suta itu begitu muncul di medan perang kemudian meniup terompet kulit kerangnya, oh raja, yang dihiasi jaring emas. Tampak busurnya yang hebat

dihiasi emas murni bergoyanggoyang. Setelah melihat Karna, pemanah perkasa itu yang utama dari prajurit-prajurit kereta itu duduk di atas keretanya. Keretanya yang sulit didekati itu menyerupai matahari terbit. Kereta itu seakan mampu menghancurkan kegelapan. Tidak seorang pun di antara para Kaurava, oh macan di antara manusia, peduli lagi kehilangan Bhishma, Guru Drona atau orang-orang lainnya! Karna, kemudian mempercepat pasukanpasukannya, oh tuan, dengan mengeluarkan suara ledakan dari terompet kulit kerangnya. Ihsyarat itu menyebabkan bala tentara Kaurava yang sangat besar itu seperti tenggelam. Setelah mempersiapkan pasukanpasukan dalam susunan barisan gelar perang Makara. Pemanah perkasa penghangus musuhmusuh itu meneruskan melawan para Pandava. Tekad dan keinginanya sangat besar untuk mendapatkan kemenangan. Pada ujung paruh Makara itu, oh raja, ditempatkan Karna sendiri. Di kedua mata berada Shakuni yang pemberani dan prajurit kereta perkasa Uluka. Dan di bagian kepalanya berada putra Drona. Sedangkan di lehernya dipercayakan kepada saudara-saudara kandung Duryudhana.

Di tengah-tengahnya ditempati Prabu Duryodhana sendiri yang didukung sebuah kekuatan pasukan besar. Pada kaki sebelah kiri, oh baginda, ditempatkan Kritavarma. Dia didukung pasukanpasukan Narayana serta prajuritprajurit yang tak terkalahkan dan juga para Gopala. Di kaki kanannya, oh raja, berada putra Gotama. Ksatria ini memiliki keberanian tidak dapat digagalkan. Dia didukung para pemanah hebat dari keluarga Trigarta. Pada kaki kiri belakang gelar pasukan itu ditempatkan

Shalya. Raja yang gagah ini didukung sebuah kekuatan pasukan besar yang berasal dari negeri Madra. Di sebelah kanan (kaki belakang), oh baginda, berada Sushena yang sumpah-sumpahnya benar. Sushena sendiri didukung seribu buah kereta dan tiga ratus gajah-gajah. Pada ekornya formasi perang itu berada putraputra raja yang energinya sangat besar, yaitu Citra dan Citrasena. Kedua ksatria hebat ini didukung kekuatan pasukan besar. (bersambung)

Sloka 15.5 Nirmana-moha jita-sanga-dosa adhyatma-nitya vinivrtta-kamah dvandvair vimuktah sukha-duhkha-samjnair gacchanty amudhah padam avyayam tat Orang yang bebas dari kemasyhuran palsu, khayalan dan pergaulan palsu, dan mengerti hal-hal yang kekal, sudah tidak mempunyai hubungan lagi dengan nafsu material, bebas dari hal-hal relatif berupa suka dan duka, tidak dibingungkan dan mengetahui bagaimana cara menyerahkan diri kepada Kepribadian Yang Paling Utama akan mencapai kerajaan yang kekal itu.


balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Sabtu Umanis, 23 September 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Jack’D

Avril Lavigne

Tetap Berkarya Jack’D masih tetap berkarya. Hal ini dibuktikan lewat dua single yang dirilis barubaru ini. Single pertama Jack’D berjudul “Long Distance” yang ia ciptakan sendiri dan diarransemen oleh Dek Artha. Sementara single keduanya merupakan recycle dari lagu yang dinyanyikan oleh Ray Peni sekitar tahun 2000an dengan judul “Suryakin Hujan”. Selain dua single tersebut, saat ini Jack’D juga sedang mempersiapkan single ketiganya yang telah masuk dalam proses rekaman. Saat dikonfirmasi, Jumat (22/9) kemarin, pria asal Tojan Pering, Blahbatuh, Gianyar ini mengatakan terjun di belantika musik pop Bali menjadi hobinya sejak lama. Dalam meniti karier di dunia tarik suara, ia tidak memiliki target muluk-muluk. Sebab, karya yang diciptakannya disesuaikan dengan apa yang menjadi kenyamanan dalam hidupnya. Sehingga tidak terlalu ambisi untuk mencari profit semata dari hasil karyanya. “Jalani dan tampilkan kualitas yang terbaik, itulah yang menjadi amunisi saya dalam berkarya,” ujar pria kelahiran Gianyar, 28 September 1985 tersebut. Jack’D menceritakan bahwa lagu “Long Distance” yang ia ciptakan sendiri menceritakan tentang seseorang yang tidak kuat menahan rasa rindu setengah mati terhadap pasangannya yang pergi ke luar negeri untuk bekerja. Sebab, orang tersebut tidak mengetahui kapan pasangannya kembali. Sehingga kekhawatiran yang dibalut dengan kerinduan selalu membayangi kehidupannya. “Lagu ini cocok bagi mereka yang sedang menjalani hubungan long distance,” tandasnya. Sementara itu, lagu “Suryakin Hujan”, Jack’D ingin mencoba kembali mengulang kesuksesan lagu itu, lagu tersebut sempat booming di tahun 2000-an yang kala itu dinyanyikan oleh penyanyi yang saat ini hits dengan lagu “Pelaibang Bojog”, Ray Peni. “Saya mencoba kembali membawakan lagu itu atas izin Ray Peni. Namun, saat ini saya bawakan dengan nuansa yang berbeda baik dari segi musik dan genrenya,” ungkap pemilik nama lengkap I Gede Suekayana itu. Ke depan Jack’D pun berharap, apa yang ia hadirkan di belantika musik pop Bali bisa diterima dengan baik oleh semua lapisan masyarakat. Sebab, kehadirannya di belantika musik Bali adalah untuk bersama-sama melestarikan musik Bali agar tetap ajeg di tanah Dewata ini. (win)

Peringkat Teratas Artis Berbahaya

Bali Post/rtr

EVAKUASI - Tim penyelamat melakukan evakuasi korban selamat setelah sejumlah bangunan runtuh karena gempa hebat melanda Meksiko.

Pencarian Terus Berlangsung, Gempa Meksiko Tewaskan 282 Orang

Meksiko (Bali Post) Pencarian korban selamat di reruntuhan bangunan masih terus dilakukan regu penyelamat pascagempa hebat yang mengguncang Meksiko, Jumat (22/9) kemarin. Gempa berskala 7,1 SR tersebut terjadi pada Selasa (19/9) dan menewaskan sedikitnya 282 orang. Pasukan AL Meksiko meminta maaf atas ketidaktepatan informasi terkait adanya seorang gadis kecil, Frida Sofia --nama yang digunakan media lokal-- yang terjebak di reruntuhan sebuah sekolah. Adanya informasi itu menyebabkan sebuah stasiun televisi ternama di Meksiko dibanjiri kemarahan warga. “Kami tidak akan menghentikan pencarian hingga seluruh korban selamat ditemukan,” kata Kepala Angkatan Laut Meksiko,

Salvador Cienfuegos, di Twitter. Di tengah situasi Kota Meksiko yang kacau balau akibat gempa, tim penyelamat fokus di 10 gedung yang diduga masih ada korban selamat. Sekitar 52 bangunan runtuh di Kota Meksiko, dan banyak lagi di negara-negara bagian lainnya. Wali Kota Meksiko Miguel Angel Mancera menyebutkan 50 orang dilaporkan hilang. Bekerja tanpa kenal lelah, regu penyelamat sudah berhasil menyelamatkan 60

korban dan mengevakuasinya ke wilayah yang jauh di selatan. Luis Manuel Carrillo Nunez, 14, mengatakan ia sedang mengikuti kelas yoga di sekolah swasta Enrique Rebsamen ketika orangorang berteriak “ini bergoyang.” Ia kemudian berlari keluar gedung karena bangunan tersebut mulai runtuh. Namun, sejumlah teman sekelasnya tidak berhasil keluar. “Sangat sulit mengetahui bahwa saya tidak lagi dapat bertemu dengan teman-teman yang saya cintai. Saya sangat trauma,” katanya. Total kerugian dari gempa ini belum dikalkulasi. Namun, sejumlah bangunan kota yang berpopulasi 20 juta jiwa itu rusak berat. (iah/rtr)

Tanggapi Trump, Korut Ancam Luncurkan Bom Hidrogen Tunda Rilis Album Jack’D

Bali Post/ist

Momo Geisha

Vokalis Grup Band Geisha Narova Morina Sinaga atau dikenal Momo Geisha mengatakan menunda dulu rencana merilis album baru yang sebelumnya sudah direncanakan dilakukan Jumat (22/9) kemarin. Momo mengatakan ingin fokus terhadap persiapan proses adat pemberangkatan jenazah ayahnya ke perhentian terakhir di pemakaman umum UK Pekanbaru yang dilaksanakan Jumat kemarin. “Sekarang aku gak ada mikirin album karena mau fokus pada persiapan pemakaman bapak,” ujar Momo. Momo mengaku di saat terakhir sebelum pemakaman ayah tercintanya, ia ingin mempersembahkan prosesi terbaik buat almarhum. Ia mengatakan sekarang pikirannya sedang campur aduk dan ingin fokus melakukan yang terbaik untuk almarhum ayah. “Masalah album nantilah, saya ini lagi gurus dekor dan karangan bunga untuk bapak,“ urainya. Ayah Momo, Jabonar Sinaga (69), meniggal dunia akibat serangan jantung ketika berada di Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Selasa (19/9). Ketika sang ayah tutup usia, Momo sedang berada di Singapura. Geisha diketahui akan merilis lagu baru berjudul ‘‘Mustahil tuk Bersama’’, Jumat kemarin. Akun Instagram Geisha dan sang label Musica Studio, dipenuhi gambar promo lagu baru tersebut. Di akun Instagram Musica bahkan membocorkan lirik lagu baru tersebut. “Luka jiwaku mengikhlaskan kau pergi. Bukan keinginanku lepas dari cintamu”. (ant)

Momo Geisha

Bali Post/ist

Seoul (Bali Post) Korea Utara pada Jumat (22/9) kemarin menyebutkan akan melakukan tes bom hidrogen ke Samudera Pasifik. Pernyataan ini muncul setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bersumpah akan menghancurkan Korut. Pemimpin Korut Kim Jong-Un berjanji akan membuat Trump yang ditudingnya sebagai orang yang sakit mental menyesal terhadap ancamannya. Namun, Kim tidak menjelaskan detail dari aksi yang akan diambilnya untuk melawan AS maupun Trump. Menurut Korea Selatan, pernyataan ini merupakan pernyataan langsung pertama yang dilontarkan pemimpin Korut. Menteri Luar Negeri Korut Ri Yong-Ho dalam sebuah wawancara menyebutkan bahwa Korut sedang mempertimbangkan sebuah tes bom hidrogen yang ditembakkan ke Samudera Pasifik. Ri mengatakan tidak mengetahui apa yang ada di pikiran Kim saat melontarkan pernyataan itu. Sementara itu, Jepang yang merupakan satu-satunya negara yang pernah merasakan penderitaan karena bom atom menyatakan ancaman itu “sangat tidak bisa diterima.” Trump, dalam pidatonya di PBB pada Selasa menyebutkan bahwa ia akan menghancurkan sepenuhnya Korut jika negara berpenduduk 26 juta orang itu mengancam Amerika Serikat dan sekutunya. Ia menyebut Kim seorang “Pria Roket” dengan misi bunuh diri. Bahkan pada Kamis, Trump mengatakan akan mengeluarkan lebih banyak sanksi terhadap Korea Utara. Sementara itu, sekutu-sekutu AS menginginkan agar sanksi-sanksi internasional yang ada saat ini dilaksanakan, sebagai cara terbaik untuk memaksa Pyongyang menghentikan program senjata nuklirnya. Sanksi tambahan itu diperkirakan tidak akan menyentuh sektor minyak, kata seorang pejabat pemerintahan Trump. Ketegangan telah meningkat dalam beberapa pekan ini terkait tindakan Korut, yang melakukan uji coba nuklir dan peluru kendali balistik walaupun negara itu berada dalam tekanan terus-menerus dari kekuatan dunia. Dewan Keamanan PBB telah menjatuhkan sembilan putaran sanksi bagi Korea Utara sejak 2006. Sanksi terbaru dikeluarkan bulan ini, yang membatasi pasokan bahan bakar untuk negara terkucil itu. “Kita akan memberikan banyak lagi sanksi untuk Korea Utara,” kata Trump saat menanggapi pertanyaan dalam pertemuan dengan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani di New York. Pertemuan tersebut berlangsung di sela-sela sidang tahunan para pemimpin dunia di Perserikatan Bangsa-bangsa.

Trump akan membuat pengumuman saat makan siang dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, kata sejumlah pejabat. Trump mengatakan, sebelum makan siang, bahwa ia dan Moon membahas perdagangan dan masalah Korea Utara. “Menurut saya, kita sedang membuat banyak kemajuan dalam banyak cara,” ujar Trump kepada para wartawan. Ketika menyampaikan pidato di Majelis Umum PBB pada Selasa, Trump memperingatkan pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un bahwa Amerika Serikat, jika terancam, akan “memusnahkan” Korut, negara dengan penduduk 26 juta orang. Pernyataan itu merupakan ancaman berbau militer paling keras yang pernah dikeluarkan Trump dan merupakan ungkapan kekhawatiran terbaru presiden AS itu terhadap peluncuran rudal balistik berkali-kali, yang melewati Jepang, dan uji coba nuklir bahwa tanah oleh Pyongyang. Sebagai tanggapan, Menteri Luar Negeri Korea Utara mengumpamakan Trump sebagai “anjing yang menggonggong”. (iah/rtr)

Penyanyi pop Avril Lavigne dan Bruno Mars menduduki puncak daftar selebriti yang paling berbahaya untuk dicari secara online. Sebab, kedua nama tenar ini ketika dicari di dunia maya bisa mengekspos penggemar ke situssitus berbahaya. Perusahaan keamanan cyber McAfee mengatakan bahwa penyanyi Carly Rae Jepsen, Zayn Malik dan Celine Dion juga berada di daftar lima besar daftar tahunan mereka. Pasalnya mencari nama-nama mereka dapat menyebabkan penggemar mengklik tautan yang mencurigakan yang memapar ke perangkat lunak jahat. Dikatakan bahwa mencari “Avril Lavigne free mp3” menghasilkan 22 persen kemungkinan mendarat di situs web jahat. Lavigne, 32, yang menemukan mulai tenar pada 2002 dengan hit single “Complicated,” telah keluar dari peringkat teratas selebriti yang paling dicari. Karena selama beberapa tahun ini ia harus berjuang dengan penyakit Lyme yang dia katakan membuatnya terbaring di tempat tidur. Namun, dia mengatakan pada 2016 bahwa dia berencana untuk merilis album baru di 2017 - yang pertama dalam empat tahun - tampaknya membuat dirinya kembali populer dan penggemarnya mulai mencari berita seputar aktivitas bermusiknya. Studi McAfee tahun 2017 didominasi oleh para pemusik namun aktor yang membuat daftar top 25 termasuk bintang “Pitch Perfect” Anna Kendrick, Jennifer Lopez dan bintang Hailee Steinfeld yang sedang naik daun. “Di dunia digital saat ini, kami menginginkan album, video, film terbaru dan lebih segera tersedia di perangkat kami,” Gary Davis, wakil presiden pemasaran konsumen global McAfee, mengatakan dalam sebuah pernyataan. Dia mengatakan konsumen harus melambat dan mempertimbangkan risikonya. “Berpikir sebelum mengklik agar tetap aman di jaringan online,” katanya. Bali Post/rtr (iah/rtr) Avril Lavigne


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 23 September 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu