Bali Post
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Koster Soal Teluk Benoa
REKLAMASI, NO!
Susi Persilakan Gubernur Bali Ubah Tata Ruang Peruntukan Teluk Benoa Mangupura (Bali Post) Gubernur Wayan Koster menunjukkan ketegasannya dalam mengelola alam Bali. Ketika Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengeluarkan izin lokasi untuk reklamasi Teluk Benoa, Koster pun langsung bereaksi. Ia menyatakan tidak akan membiarkan ada reklamasi di Teluk Benoa. ‘’Jangan ragukan komitmen saya untuk urusan ini,’’ tegasnya saat memberikan sambutan pada Udayana Outlook 2019, Jumat (21/12) kemarin. Pernyataan Koster itu pun langsung mendapat applause dari para peserta dan undangan yang berjumlah ratusan orang itu.
Berita ini bisa diakses di YouTube https://youtu.be/YRe_qFOWIls
’’…saya punya posisi yang kuat untuk urusan ini. Tidak bisa dirongrong oleh siapa pun. Karena Nangun Sat Kertih Loka Bali, prinsip buat saya. Bila perlu saya akan bicara dengan Presiden Jokowi, supaya ini betulbetul tidak dijalankan. Tapi dari sisi saya tidak. Jangan khawatir. Pegang omongan saya.’’
Bali Post/dok
Wayan Koster Gubernur Bali
Memodernisasi Diri DESA adat dewasa ini menghadapi masalah yang kompleks. Dulu desa adat hanya dibebani pelaksanaan adat dan praktikpraktik agama Hindu. Sekarang bertambah, menghadapi masalah sosial kemasyarakatan yang makin kompleks. Dirjen Bimas Hindu Kemenag RI Prof. Ketut Widnya mengatakan, seiring dengan kemajuan zaman dan modernitas, desa adat dibebani dengan masalah baru, seperti masalah ekonomi, keamanan, pendidikan, narkoba, dan masalah sosial lainnya. Akibatnya, desa adat dituntut memodernisasi dirinya, agar tetap dapat mempertahankan eksistensi dirinya di tengah-tengah arus perubahan sosial yang cepat. Dikatakannya, kini banyak desa adat yang sukses melaksanakan tugas pembangunan ekonomi. Dibangunnya LPD dan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) menyebabkan ekonomi di desa menggeliat. Tetapi ini perlu didukung oleh SDM yang berkualitas. Demikian juga, desa adat cukup sukses membantu pemerintah dalam menangani masalah sosial seperti narkoba dan minuman keras. ‘’Seiring dengan dinamika sosial dalam masyarakat, desa adat akan terus berperan dalam pembangunan,’’ ujar mantan Direktur Program Pascasarjana IHDN Denpasar ini. Kata Prof. Widnya, tugas-tugas sosial adalah tugas tambahan desa adat. Tetapi, desa adat harus dikembalikan pada tugas dan fungsi pokoknya sebagai pembangunan agama, moral, spiritual dan sosial kemasyarakatan dalam bingkai Tri Hita Karana. Hal. 15 Degradasi Moral
Ia menegaskan akan menggunakan kewenangan sebagai gubernur, dan bila perlu pihaknya akan bicara dengan Presiden Jokowi. Pada kesempatan tersebut, ia menegaskan, secara filosofis nilai-nilai kearifan lokal, Teluk Benoa itu tidak bisa direklamasi. ‘’Ini kan terkait izin Amdal. Nanti begitu dia masuk ke wilayah kewenangan gubernur, di situ saya akan gunakan kewenangan saya. No.... Saya tetap konsisten dengan pelaksanaan visinya. Dan, tidak akan saya laksanakan reklamasi. Jangan ragukan komitmen saya untuk urusan ini,’’ tegasnya. Hal. 15 Jaga Kesucian
Jakarta (Bali Post) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan selama status kawasan Teluk Benoa berupa kawasan budi daya yang dapat direklamasi maka permintaan izin lokasi akan diberikan KKP. Hal itu juga berlaku bagi PT Tirta Wahana Bali Internasional (TWBI) yang mengajukan permohonan perpanjangan izin lokasi reklamasi Teluk Benoa. Penegasan itu disampaikan Menteri Susi Pudjiastuti usai Konferensi Pers Capaian Satgas 115 Tahun 2018 dan Proyeksi Tahun 2019 di Gedung KKP, Jakarta, Jumat (21/12) kemarin. Ia mengaku telah memberikan perpanjangan izin lokasi kepada PT TWBI yang mengajukan permohonan untuk rencana reklamasi Teluk Benoa. ‘’Ibu itu (Menteri KP Susi Pudjiastuti) bikin aturan izinnya, izin lokasi bukan izin mereklamasi,’’ tegasnya. Menteri Susi menjelaskan, pada dasarnya siapa pun boleh mengajukan permohonan izin dan memperpanjangnya kembali selama kawasan Teluk Benoa itu belum diubah kembali menjadi kawasan konservasi. ‘’Selama mengizinkan itu bisa diperpanjang. Selama tata ruangnya menginzinkan. Hal. 15 Tiap Tahun
RENON - Demo tolak reklamasi di Teluk Benoa. Demo berlangsung di Renon, beberapa bulan lalu.
Peningkatan Kualitas SDM Perlu Perhatian Khusus BEBAN yang dihadapi desa adat sudah sangat berat. Di samping melaksanakan tugas-tugas adat dan agama, desa adat juga dibebani tugastugas lainnya, seperti membantu memerangi narkoba, masalah kependudukan dan sebagainya. Di sisi lain pe-
rubahan dari masyarakat agraris ke masyarakat industri jasa saat ini, sangat sulit
JUMLAH DESA PAKRAMAN DI BALI
JUMLAH PENDUDUK DI BALI
Tabanan Gianyar Karangasem Bangli Buleleng Klungkung Badung Jembrana Denpasar
Denpasar Buleleng Badung Gianyar Tabanan Karangasem Jembrana Bangli Klungkung
348 255 178 161 160 113 99 54 16
INTERNATIONAL DAY OF FAMILIES
897.300 646.200 616.400 495.500 438.500 408.700 273.300 223.800 176.700
mempertahankan masyarakat komunal seperti dulu. Terjadilah tarik-menarik antara kepentingan individu dengan kepentingan komunal. Oleh karena itu, kata dosen Program Pascasarjana Unhi Dr. Wayan Budi Utama, harus terjadi penyesuaian di mana-mana. Sebab, sebagai individu, krama adat tetap ingin eksis secara ekonomi, sementara kepentingan komunal menuntut mereka tetap guyub. Menurut Budi Utama, masyarakat Bali kini seperti berdiri ngangkang, satu kaki harus mempertahankan tradisi yang berlaku di desa adat, sedangkan kaki lainnya harus bergerak cepat di tengah persaingan. Oleh karena itu harus ada pendampingan pada lembaga desa adat agar mampu eksis di tengah pesatnya kemajuan zaman. Sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki juga
diharapkan semakin mantap. Karena itu dana bantuan yang diberikan kepada desa adat juga perlu diarahkan untuk peningkatan kualitas SDM. Bagi Budi Utama, peningkatan kualitas SDM itu sangat perlu. Sebab, tanpa pembangunan SDM, dalam jangka panjang ini membahayakan. Akan terjadi sangat ketergantungan pada bantuan pemerintah, desa adat tidak akan mampu mandiri. Di samping itu dengan SDM yang kuat maka secara teknis tidak akan terjebak dalam kesalahan prosedur dalam penggunaan anggaran desa. SDM dengan tingkat kecerdasan yang memadai akan lebih mampu berpikir jangka panjang, tidak instan yang penting dana habis tanpa mampu mengembangkan potensi desa adat. Hal. 15 Sesuai Potensi
Dr. Budi Utama
Prof. Nengah Duija
DENPASAR
2
Sabtu Umanis, 22 Desember 2018
Pedagang Bakso Nyambi Jadi Kurir Narkoba Denpasar (Bali Post) Tergiur dengan penghasilan tinggi, apapun bisa dilakukan. Hal itu juga dilakoni pedagang bakso yang tergiur dengan upah yang tinggi. Dia nekat menjadi kurir narkoba, hingga akhirnya dagang bakso ini harus berurusan dengan hukum. Pelakunya adalah Agil Nick Davis (23). Dakwaan terhadap Davis sudah dibacakan di PN Denpasar, Jumat (21/12) kemarin. Jaksa Peggy E Bawengan diwakili jaksa Cokorda Intan Merlany Dewie di hadapan majelis hakim pimpinan IGN Partha Bargawa mengatakan, terdakwa ditangkap petugas Polsek Denpasar Selatan. Rabu 24 Agustus 2018 sekitar pukul 21.00 Wita, terdakwa disuruh oleh Kadek Nusa (DPO) untuk mengambil sabu-sabu dan ekstasi di sebuah pot di Jalan Tukad Batanghari III Blok C1, Panjer, Denpasar Selatan. Terdakwa bergegas menuju tempat tersebut dengan mengendarai sepeda motor. Setibanya di lokasi, aksi mencurigakan terdakwa diketahui Komang Suardana. Saat itu posisi terdakwa berdiri di samping pot depan rumah saksi Victor Oktavianus Hanjaya. Suardana mencoba menghentikan terdakwa seusai mengambil barang tempelan itu. Namun terdakwa hendak menabrak saksi sehingga saksi menendang terdakwa hingga motornya ikut terjatuh. Suardana kemudian memanggil saksi Victor untuk menghubungi pihak kepolisian. Tidak lama polisi datang dan langsung melakukan penyisiran di tempat tersebut. Alhasil ditemukan sejumlah barang bukti berupa narkotika jenis ekstasi dan sabu-sabu yang disembunyikan di dekat tempat motor terdakwa jatuh. Ada ditemukan tiga plastik warna kuning masing-masing berisi lima tablet ekstasi dengan berat bersih 1,54 gram dan 1,50 gram, satu plastik berisi kristal bening sabu-sabu seberat 20,08 gram neto. Kini terdakwa sedang menjalani persidangan guna menunggu hukuman dari majelis hakim. (kmb37)
Bali Post/eka
FINISHING - Sejumlah pekerja berusaha menyelesaikan finishing bangunan gedung Pasar Badung, Jumat (21/12) kemarin. Penyelesaian proyek ini mengalami keterlambatan dari waktu yang telah ditentukan.
Proyek Pembangunan Pasar Badung Molor
Rekanan Dipenalti Rp 61 Juta Per Hari
Denpasar (Bali Post) –
Prediksi sejumlah wakil rakyat yang pesimis pembangunan Pasar Badung rampung sesuai target, terbukti. Sampai waktu yang ditentukan, yakni Kamis (20/12) pukul 24.00 Wita, proyek belum rampung. Karena itu, rekanan dipastikan akan dijatuhi sanksi berupa penalti sesuai ketentuan yang ada. Diperkirakan dalam satu hari keterlambatan, rekanan harus membayar denda sebesar Rp 61 juta. Bali Post/kmb12
KESEHATAN - Seorang petugas mengecek kesehatan ternak babi sebelum dipotong.
Sebelum Dipotong, Warga Diminta Cek Kesehatan Hewan Denpasar (Bali Post) – Pelaksanaan hari raya Galungan dan Kuningan di Bali memang memiliki keunikan tersendiri. Seperti halnya tradisi nampah atau memotong hewan yang biasa dilaksanakan sehari sebelum Galungan yang dikenal dengan istilah Penampahan Galungan. Oleh karena itu, Pemkot Denpasar melalui Dinas Pertanian Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan dan UPT Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Denpasar turut mengimbau masyarakat agar memeriksa kesehatan hewan sebelum dipotong. Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar I Gede Ambara Putra mengatakan, seluruh hewan ternak khususnya babi yang identik dipotong masyarakat menjelang Galungan ini agar diperhatikan kesehatannya sebelum dipotong. Hal ini dapat dilaksanakan dengan menggandeng Dinas Pertanian melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk melaksanakan pengecekan kesehatan hewan sebelum dan pascadipotong. ‘’Semua pihak agar selalu meningkatkan koordinasi, informasi dan edukasi agar pengolahan daging dapat dilakukan dengan baik dan benar sesuai dengan aturan sanitasi yang ada. Konsumen juga saya ingatkan agar tidak mengkonsumsi daging mentah atau belum dimasak, sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam mengonsumsi daging saat perayaan hari raya Galungan,’’ ujar Ambara Putra, Jumat (21/12) kemarin. Dikonfirmasi terpisah, Kepala UPT RPH Kota Denpasar I Gede Nyoman Wiratanaya menjelaskan, RPH Kota Denpasar dalam menun-
jang kelancaran pemotongan hewan jelang hari besar keagamaan senantiasa melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap kesehatan hewan yang akan dipotong. Sehingga hewan yang dipotong nantinya menghasilkan daging yang aman dan sehat untuk dikonsumsi. Hal ini dilakukan dengan pemeriksaan secara rutin terhadapi higienitas dan sanitasi, baik pemeriksaan hewan sebelum dipotong (antemortem) maupun pemeriksaan daging hasil pemotongan (postmortem). ‘’Hal ini untuk menjamin keamanan dan ketenteraman batin masyarakat dalam mengkonsumsi pangan asal hewan, khususnya daging babi yang sehat, aman dan utuh,’’ ujarnya. Dalam rangka menyambut hari raya Galungan dan Kuningan, kata Wiratanaya, pihaknya menyiagakan 14 orang tenaga pemotong hewan yang terlatih dan berpengalaman. Selain itu, juga disiagakan lima orang tenaga dokter yang menangani pemeriksaan antemortem (hewan sebelum dipotong) dan empat orang tenaga dokter hewan yang melaksanakan pengecekan postmortem (hewan setelah dipotong). Berkenaan dengan hal tersebut, Dinas Pertanian melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan juga turut menyiagakan 11 dokter hewan untuk melaksanakan pengecekan daging di 27 pasar yang berada di Kota Denpasar. ‘’Masyarakat yang akan memotong sendiri diharapkan berkoordinasi dengan RPH jika pemotongan tidak dilaksanakan di RPH, sehingga kesehatan, higienitas dan sanitasi dari hewan yang akan dipotong tetap terjaga,’’ tegasnya. (kmb12)
Dikonfirmasi Jumat (22/12) kemarin, Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar I Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta mengakui adanya keterlambatan pengerjaan proyek Pasar Badung. Hanya molornya tidak signifikan, karena masih ada sisa pekerjaan sekitar 0,46 persen. ‘’Sekarang masih memperbaiki yang rusak saat pengerjaan. Seperti adanya bagian
yang retak pada hiasan, serta yang bersifat menghaluskan atau finishing,’’ katanya. Pelaksana proyek PT Nindya Karya masih menyisakan pekerjaan sebanyak 0,46 persen. Akibat tak mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, PT Nindya Karya pun dijatuhi sanksi penalti Rp 61 juta per hari karena berdasarkan perhitungannya 1 per 1.000 dari nilai kontrak per hari.
Pantauan kemarin, sejumlah pekerja proyek Pasar Badung masih terlihat bekerja. Terutama di bagian luar bangunan. Selain itu, ada pula perbaikan meja di los dan kios, penyelesaian hiasan pintu depan, serta pemasangan kelengkapan eskalator. Meski belum rampung 100 persen, pasar rakyat terbesar dan termegah di Bali ini akan di-pelaspas, Sabtu (22/12) hari ini. Sejumlah persiapan
Denpasar (Bali Post) – Sebanyak 34.645 keping KTP elektronik atau e-KTP invalid dimusnahkan Pemkot Denpasar melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di halaman Parkir Graha Sewaka Dharma Lumintang, Jumat (21/12) kemarin. Pemusnahan ini dipimpin Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara bersama Asisten Administrasi Pemerintahan Setda Kota Denpasar I Made Toya, Inspektur Kota Denpasar I.B. Gde Sidharta, Kepala BPKAD I Made Pasek Mandira, Kepala Satpol PP Dewa Sayoga, Plt. Kepala Disdukcapil Anak Agung Sitri Agung, serta instansi terkait lainnya. ‘’Langkah pemusnahan e-KTP invalid ini atas instruksi Kementerian Dalam Negeri yang nantinya juga menghindari penyalahgunaan
di masyarakat,’’ ujar Sekda Rai Iswara. Menurut Rai Iswara, pemusnahan tersebut berdasarkan Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 470.13/11176/SJ tanggal 13 Desember 2018 tentang penatausahaan e-KTP rusak atau invalid yang ditindaklanjuti dengan pemusnahan. Di samping itu, juga dasar dari pemusnahan ini melalui Surat Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Nomor 471.13/24149/ Dukcapil tanggal 17 Desember 2018 perihal pelaksanaan pemusnahan e-KTP rusak atau invalid, melalui surat berita acara pemusnahan blangko e-KTP rusak atau invalid dengan Nomor 470/3312/DKPS. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar. ‘’Kami telah menandatangani berita acara
pemusnahan dengan delapan orang saksi yang nanti ditindaklanjuti pengiriman surat berita acara dan dokumentasi pemusnahan ke Kementerian Dalam Negeri,’’ ujarnya. Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar Anak Agung Istri Agung mengatakan, pemusnahan ini dilakukan untuk yang kedua kalinya. Sebelumnya pihaknya juga telah melakukan pemusnahan sebanyak 10 ribu keping e-KTP rusak atau invalid dengan cara dibakar. Kali ini merujuk surat dari Kementerian Dalam Negeri, pihaknya kembali melakukan pemusnahan sebanyak 34.645 keping e-KTP yang rusak atau invalid. Pemusnahan yang difokuskan pada e-KTP yang rusak atau invalid, seperti kerusakan terkelupas pada e-KTP hingga data kependudukan yang tidak ses-
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-819446
uai. Seperti status perkawinan yang ternyata pemilik e-KTP sudah kawin sehingga dilakukan perubahan dan e-KTP sebe-
lumnya dimusnahkan. ‘’Yang paling banyak dimusnahkan kali ini e-KTP yang rusak,’’ ujarnya. (kmb12)
Bali Post/kmb12
PEMUSNAHAN - Suasana pemusnahan e-KTP rusak atau invalid di halaman Parkir Graha Sewaka Dharma Lumintang, Jumat (21/12) kemarin.
Dimusnahkan, Miras Senilai Rp 500 Juta
FM 96,5
web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
pembangunan Pasar Badung akan berdampak kepada proses pemindahan pedagang. ‘’Semestinya jika proyek ini selesai tepat waktu, para pedagang akan dipindahkan Sabtu (22/12) hari ini, mengingat merupakan hari baik. Begitu selesai pamelaspasan, pedagang semestinya juga pindah. Kalau proyek tidak selesai tepat waktu, maka pemindahan pedagang juga tidak bisa dilakukan,’’ ujarnya. (kmb12)
Hindari Penyalahgunaan, 34.645 E-KTP Invalid Dimusnahkan
(0361) 819446 / 081337032965
Topik : Peningkatan Kualitas SDM perlu Perhatian Khusus Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5
sudah dilakukan. Jimmy menilai proses pengerjaan sekitar 0,46 persen tersebut tidak membutuhkan waktu yang lama. Pihaknya meyakini, dengan kesanggupan dari kontraktor, pengerjaan proyek tersebut akan selesai dalam waktu dekat. ‘’Itu kan tinggal perbaikan saja. Ini tidak membutuhkan waktu lama, istilahnya tinggal memperbaiki yang rijek saja,’’ ujarnya. Sementara itu, Direktur PD Pasar Kota Denpasar A.A. Ngurah Yuliartha meminta agar proyek pembangunan Pasar Badung dapat diselesaikan secepatnya. Hal ini mengingat keterlambatan
Bali Post/eka
PEMUSNAHAN - Petugas memusnahkan ribuan botol minuman beralkohol di depan Kantor Gubernur Bali, Jumat (21/12) kemarin. Minuman tersebut disita kepolisian saat operasi Pekat Agung II dan Cipkon Agung 2018.
Denpasar (Bali Post) Tidak sedikit masyarakat Bali merayakan malam tahun baru dengan pesta minuman keras (miras). Mengantisipasi dampak dari pesta miras tersebut, Polda Bali beserta jajaran polres pada November dan Desember ini menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dan Cipta Kondisi (Cipkon). Alhasil ribuan liter miras diamankan lalu dimusnahkan, Jumat (21/12) kemarin. Pemusnahan miras berlangsung di depan Kantor Gubernur Bali di Jalan Basuki Rahmat, Renon, Denpasar Timur. Hadir dalam acara tersebut Wakapolda Bali Brigjen Pol. Wayan Sunartha, Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri dan pejabat dari instansi terkait. Wadir Resnarkoba Polda Bali AKBP Sudjarwoko mengatakan, miras yang dimusnahkan tersebut terdiri dari jenis arak 1.634,5 liter, 1.500 botol miras impor dan 250 botol wine. Miras tersebut merupakan sitaan Ditresnarkoba Polda Bali sebanyak 900 botol miras impor,
250 botol wine dan 400 botol bir. Polresta Denpasar mengamankan 593 arak dan 600 miras impor. Polres Tabanan menyita 31,2 liter arak, Polres Gianyar 98,3 liter arak, Polres Klungkung 369 liter arak, Polres Bangli 140 liter arak, Polres Karangasem 160 liter arak, Polres Buleleng 74 liter arak, Polres Jembrana 69 liter arak dan Polres Badung 100 liter arak. ‘’Pemusnahan barang bukti miras senilai Rp 500 juta ini merupakan hasil Operasi Pekat II tahun 2018 dan Operasi Cipkon III tahun 2018,’’ tegasnya. Menurut Sudjarwoko, pemusnahan miras itu bertujuan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan di masyarakat karena efek miras tersebut. Selain itu, pihaknya mengimbau masyarakat tidak terlalu banyak atau sering minum miras. Pasalnya, dampaknya kepada masyarakat lain sangat merugikan. ‘’Menjelang tahun baru, kami tetap melakukan operasi. Salah satunya Cipta Kondisi. Terus kami laksanakan kegiatan tersebut,’’ ujarnya. (kmb36)
BADUNG
Sabtu Umanis, 22 Desember 2018
3
A.A. Bagus Sudarma Raih Mangupura Award 2018 Mangupura (Bali Post) Menekuni profesi sebagai undagi membuat A.A. Bagus Sudarma, S.Pd. dikenal hampir di seluruh Bali. Profesi sebagai arsitek tradisional Bali ini telah dilakoninya sejak tahun 1976 dan merupakan petunjuk dari sang kakek. Atas dedikasinya melestarikan tradisi sebagai undagi khususnya untuk wadah dan bade, pria kelahiran Banjar Muncan Desa Kapal tahun 1958 itu dianugerahi Mangupura Award 2018 oleh Pemkab Badung pada Kamis (20/12) malam. Terkait penghargaan tersebut, dia menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Kepala Balitbang Badung yang telah memperhatikan budayawan. ‘’Ini menjadi motivasi saya untuk terus berkarya dan melestarikan budaya khususnya undagi,’’ ujarnya. Bapak dua anak ini juga mengapresiasi upaya Pemkab Badung dalam melestarikan budaya Bali. Upaya ini tercermin dari dorongan Pemkab Badung terhadap generasi muda untuk terus menghasilkan karya seni yang menjadi daya tarik pariwisata Bali, khususnya Badung. ‘’Generasi muda sekarang banyak yang senang mempelajari undagi, dari mengukir membuat wadah. Namun sayangnya masih sedikit yang memahami pakem dalam membuat wadah atau ukiran,’’ ucapnya. Banyak pakem khusus yang harus diketahui seorang undagi. Seorang undagi harus tahu apa saja fungsi, filosofi serta makna dari setiap bagian-bagian bade atau wadah, termasuk aturan khusus pembuatan yang hanya diketahui oleh seorang undagi. Dia menegaskan, undagi tidak hanya membekali dirinya dengan ilmu rancang bangun, namun harus mempelajari serta memahami seni, budaya, adat dan agama. ‘’Itu wajib dikuasai seorang undagi agar dalam proses perancangan dan penciptaan karya bangunan selaras dan sejalan dengan konsep, salah satunya Asta Kosala Kosali,’’ katanya. Sementara itu, Bupati Badung Giri Prasta mengucapkan selamat kepada para penerima anugerah. Dia berharap hal ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan melestarikan budaya Bali. ‘’Mangupura Award merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan yang diberikan kepada perangkat daerah, perusahaan daerah dan pemerintahan desa se-Kabupaten Badung, serta perseorangan
dalam strata tingkat provinsi, nasional dan internasional yang memperoleh pengakuan atas jasa dan prestasi bagi Kabupaten Badung,’’ jelasnya. Indikator penilaian terhadap perangkat daerah maupun pemerintah desa meliputi penatausahaan aset daerah, tata kelola keuangan daerah, tata kelola arsip, tata kelola disiplin kerja PNS, tata kelola pelayanan publik, program inovasi kerja dan administrasi akuntabilitas kinerja. Dilaksanakan pula penganugerahan kepada perseorangan yang dipandang berjasa terhadap pemerintah dan masyarakat Kabupaten Badung maupun pengakuan yang diberikan oleh pihak eksternal atas prestasi dan inovasi yang telah dihasilkan di bidang kesehatan, pendidikan, kebudayaan, lingkungan hidup dan olahraga. Penerima Mangupura Award kategori perangkat daerah yakni peringkat I diraih DLHK, peringkat II diraih Dinas Arsip dan Perpustakaan, peringkat III diraih Balitbang, peringkat IV diraih Bapenda, peringkat V Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, peringkat VI Bappeda, peringkat VII Disdukcapil, peringat VIII Dinas Pariwisata, peringkat IX DPMPTSP dan peringkat X BPKAD. Untuk Mangupura Award kategori Pemerintah Desa, peringkat I diraih Desa Kutuh, disusul berturut-turut Desa Cemagi, Desa Mekar Bhuana, Desa Punggul, Desa Tibubeneng, Desa Mambal, Desa Getasan, Desa Petang, Desa Pangsan dan Desa Carangsari. Mangupura Award kategori pengakuan Bidang Kesehatan didedikasikan kepada Alm. Ni Ketut Suwiti dan Alm. I Nyoman Sukarta yang merupakan orangtua dari Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Untuk bidang Kebudayaan didedikasikan kepada alm. I Gusti Ketut Kaler dan A.A Bagus Sudarma, S.Pd. Bidang Pendidikan diraih oleh I Wayan Wiryadi, S.Sn., M.Si. dan I Gede Eka Mahendra, S.Pd., M.Pd. Bidang Olahraga diraih Maria Natalia Onda dan Pande Made Iron Digjaya. Bidang Lingkungan Hidup diraih oleh Kepala DLHK Badung Drs. I Putu Eka Merthawan, M.Si. dan I Komang Ruditha Hartawan. Sementara pemenang sayembara logo Mangupura Award, juara I adalah I Putu Pageh Usianto, juara II yaitu Rizki Tegar Febriananta dan juara III diberikan kepada Ketut Adhi Apriana. (kmb27)
Bali Post/par
MANGUPURA AWARD - A.A. Bagus Sudarma menerima Mangupura Award 2018 yang diserahkan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta.
Dewan Dukung Program Pembenahan Infrastruktur Mangupura (Bali Post) Banyak program dan terobosan yang dilakukan eksekutif berkolaborasi dengan legislatif dalam membangun Kabupaten Badung di 2018. Sebut saja kesehatan gratis, sekolah gratis, beasiswa dan program lainnya. Menyongsong tahun baru 2019, pembangunan di Gumi Keris akan diarahkan pada infrastruktur. Rencana itu mendapat dukungan dari Ketua DPRD Badung Putu Parwata. Politisi asal Dalung, Kuta Utara ini mendorong pemerintah melanjutkan program di 2018 dan mewujudkan program pembangunan infrastruktur di 2019. ‘’Di 2018, pemerintah bersama kami di dewan telah mewujudkan sejumlah program dari lahir, hidup, dan mati. 2019 ini kami mendorong pemerintah mewujudkan program pembenahan infrastruktur menuju kesejahteraan masyarakat,’’ ujar Parwata, Jumat (21/12) kemarin. Menurutnya, banyak program yang telah terwujud selama Januari hingga Desember 2018. Ini menunjukkan tata kelola pemerintahan berjalan sesuai dengan apa yang telah dirancang. Kebijakan kepala daerah dalam visi misi ini dituangkan dalam RPJMD. ‘’2018 pemerintah daerah bersama kami di dewan telah mengambil langkah bagaimana kebutuhan komunal masyarakat dari lahir, hidup dan mati,’’ katanya.
Dijelaskannya, sejak lahir masyarakat Badung telah ditanggung biaya kesehatan gratis. Saat hidup pemerintah juga memberikan tanggungan seperti, biaya penunggu pasien, santunan lansia, biaya upakara. Meninggal pun pemerintah memberikan tanggungan santunan kematian. ‘’Kami juga telah membangun SMA. Meski pengelolaan sekarang di provinsi, namun kami tetap bangun, hampir Rp 50 miliar. Itu kami hibahkan ke pengelola. Jadi, tidak ada alasan pendidikan dan kesehatan terabaikan, begitu juga saat hidup dan mati semua ada program dalam rangka meringankan beban hidup masyarakat,’’ jelasnya. Tahun depan program pembangunan akan diarahkan pada infrastruktur, salah satunya pembangunan jalan lingkar Selatan dan pembangunan Taman Bung Karno. ‘’Itu kesepakatan kepala daerah dengan dewan. Pembebasan lahan sudah dilakukan di 2018, tinggal eksekusi di 2019 hingga 2020, termasuk taman Bung Karno sebagai fasilitas umum,’’ katanya. Karena itu, politisi PDI Perjuangan itu meminta semua unsur terkait yakni masyarakat, pemerintah, dan stakeholder terkait lainnya untuk turut berpatisipasi dalam menjaga iklim pariwisata Badung agar tetap kondusif. (kmb27)
Bali Post/edi
TANAM POHON - Penanaman 1.000 pohon langka di Pulau Nusa Dharma, Jumat (21/12) kemarin.
Hotel Bintang Lima di Nusa Dua Wajib Kantongi ISO 9001
Mangupura (Bali Post) -
Mulai tahun 2019, semua hotel berbintang lima di kawasan ITDC Nusa Dua wajib mempunyai pengelolaan limbah bersertifikasi ISO 9001. Hal ini sesuai komitmen Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung bersama perusahaan pengembang pariwisata atau ITDC Nusa Dua untuk semakin meningkatkan dan menjaga kualitas pariwisata Badung dan Bali umumnya. Menurut Kepala DLHK Kabupaten Badung Putu Eka Merthawan, ISO 9001 tersebut menyangkut manajemen pengelolaan yang suistainable dan itu akan dijadikan standar oleh komponen pariwisata lain untuk bersaing. ‘’ISO 9001 itu menjamin bahwa
hotelnya bagus. Semakin banyak hotel yang mempunyai ISO 9001, maka pariwisata Badung dan Bali akan semakin diperhitungkan,’’ katanya usai mengikuti beach clean up dan penanaman 1.000 pohon langka di Pulau Nusa Dharma, Jumat (21/12) kemarin.
Tidak hanya itu, DLHK Badung juga sudah memohon kepada Dirut ITDC untuk menyediakan tempat pengelolaan limbah B3 untuk kapasitas 7.000 hotel. Hal tersebut menjadi catatan khusus, karena limbah B3 belum ditangani secara optimal di
Badung. Sementara itu, Managing Director The Nusa Dua Wayan Karioka mengatakan, belum ada hotel di kawasan itu yang memiliki sertifikat ISO 9001 dan ISO 1401. Sebab, pengelolaan limbahnya belum dilakukan dengan tepat dan benar. ‘’Nantinya kita akan melibatkan pihak ketiga yang berwenang untuk menilai apakah yang sudah kita lakukan ini memang tepat atau belum,’’ ujar Karioka. Mau tidak mau semua hotel harus siap, sebab ini juga
dalam rangka meyakinkan wisatawan bahwa pengelolaan limbah sudah berjalan dengan baik. Dengan begitu, wisatawan tidak perlu khawatir. ‘’Ini sangat penting, karena visitor ke depannya akan semakin berkualitas,’’ ujar Karioka. Terkait aksi bersih pantai dan penanaman pohon tersebut, dia menyatakan ini dalam rangka menjaga sektor pariwisata. Kelestarian lingkungan merupakan kunci keberlanjutan pariwisata di Bali. (kmb23)
Yayuk Agustin Lessy Deklarasikan Tim Pemenangan Gus Bota Ingatkan Berpolitik Santun
PEMANASAN mesin partai dan mesin pemenangan para calon legislatif (caleg) mulai dilakukan. Puluhan caleg mulai menunjukkan kekuatan mereka dalam meraup suara sebanyak-banyaknya. Seperti caleg dari Dapil Kuta Utara Yayuk Agustin Lessy, S.H. yang pada Kamis (20/12) melakukan pengukuhan timnya untuk meningkatkan suara PDI Perjuangan di Kuta Utara. Ribuan massa memadati acara Pengukuhan Tim Pemenangan Yayuk Agustin Lessy. Pengukuhan tim pemenangan caleg PDI Perjuangan dapil Kuta Utara ini dilaksanakan di bekas Pasar Kedampang, Pengubengan Kauh, Kerobokan, Kuta Utara. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Bali IGN Alit Kelakan, S.T., M.Si., Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Badung I Bagus Alit Sucipta, S.H. alias Gus Bota, beserta sejumlah tokoh lainnya.
Yayuk Agustin Lessy bertarung untuk memperebutkan kursi di DPRD Badung. Caleg bernomor urut 6 ini mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tokoh partai PDI Perjuangan dan Sahabat Yayuk. ‘’Kepada anggota tim yang akan dikukuhkan, saya ucapkan selamat. Selamat melanjutkan perjuangan kita yang masih panjang. Saya mohon tetap semangat, tetap solid. Saya harap semuanya bisa bekerja sama dengan baik demi kemenangan di Pileg 2019,’’ ungkap politisi asal Banjar Peliatan, Kerobokan ini. Lebih lanjut Yayuk mengatakan, pihaknya menargetkan 6 ribu suara. Dia pun menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan tersebut. I Bagus Alit Sucipta alias Gus Bota dalam sambutannya mengajak para hadirin untuk mendukung, memilih, dan memenangkan Yayuk.
Demikian pula ia meminta dukungan untuk I G.N. Alit Kelakan yang maju sebagai caleg DPR-RI dengan nomor urut 2. ‘’Mari kita berpolitik cerdas dan berpolitik santun. Jangan menjatuhkan teman kita. Kepada tim Yayuk, mari berjuang tanpa menjatuhkan lawan, apalagi teman kita,’’ ungkapnya. Senada dengan I Bagus Alit Sucipta, I G.N. Alit Kelakan mengajak hadirin untuk memenangkan Yayuk. Di sisi lain, Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Bali ini meminta agar seluruh caleg dam pengurus partai untuk bekerja maksimal demi Pileg dan Pilpres 2019. ‘’Kalau semua mau bergerak seperti ini, saya yakin target suara akan tercapai,’’ tegasnya. I Made Agus Juniarta selaku Ketua Panitia mengucapkan selamat datang kepada para undangan. Pihaknya berterima kasih kepada para tokoh dan seluruh pihak
yang telah membantu terlaksananya kegiatan tersebut. ‘’Kami berkomitmen untuk mendukung Ibu Yayuk,’’ tegasnya. Menariknya, pengukuhan
tim pemenangan ini dikemas dengan seni yakni Fragmentari Giri Cipta Santi yang berhasil memukau ribuan orang yang hadir di lokasi pengukuhan. (kmb27)
DEKLARASI - Caleg Dapil Kuta Utara, Yayuk Agustin Lessy, S.H. bersama Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Bali I G.N. Alit Kelakan, S.T., M.Si., Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Badung I Bagus Alit Sucipta, S.H. alias Gus Bota, beserta sejumlah tokoh lainnya saat melakukan deklarasi.
Berdayakan Perguruan Tinggi Dalam Pembangunan Bali Mangupura (Bali Post) Perguruan tinggi merupakan salah satu lembaga penting yang harus diberdayakan dalam pembangunan Bali agar pembangunan bisa berjalan berkesinambungan. Untuk itu, harus ada sinergi serta
komitmen yang kuat dari semua pihak. Hal itu diungkapkan Gubernur Bali Wayan Koster pada pembukaan Udayana Outlook 2019, Jumat (21/12) kemarin, di kampus Unud, Jimbaran. Menurut Koster, sejumlah kepentingan strategis untuk
membangun Bali sudah ada penopangnya di perguruan tinggi. Hal ini mengingat perguruan tinggi merupakan tempat berkumpulnya SDM berpendidikan yang baik. ‘’Bagaimana me-link-kan antara kepentingan daerah dengan fungsi perguruan tinggi.
OUTLOOK - Gubernur Bali Wayan Koster pada pembukaan Udayana Outlook 2019.
Selama ini semua saling berjauhan, saling jalan sendirisendiri. SDM yang ada harus diberdayakan,’’ ucapnya. Contoh sinergi yang akan dilaksanakan adalah di bidang pertanian. Pemprov Bali akan bersinergi dengan Unud untuk membudidayakan ko-
Bali Post/edi
moditas pertanian. Jika sinergi ini dianggap belum cukup, akan dikerjasamakan dengan perguruan tinggi lainnya. Sebab ini tidak hanya terkait persoalan pangan di hulu, namun sampai ke hilir agar hasil pertanian lokal bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Bali. Dalam visi yang diusungnya, semua bidang pembangunan akan disinergikan dengan perguruan tinggi. Ke depan akan dirumuskan program antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi. Penelitian di perguruan tinggi nantinya tidak hanya untuk kepentingan jabatan fungsional melainkan terkait pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. ‘’Harus bisa. Tidak hanya untuk kepentingan internal, namun hasil penelitian itu harus bisa untuk membangun Bali dalam rangka meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan Bali,’’ tegas Koster. Rektor Unud A.A. Raka Sudewi menyampaikan, tujuan Udayana Outlook 2019 adalah memaksimalkan asetaset negara yang dikelola Unud serta mengoptimalkan pelayanan Unud terhadap masyarakat. Selain itu juga dibahas pencapaian Unud tahun ini dan prospek atau kegiatankegiatan yang akan dilakukan tahun depan. (kmb23)
DAERAH
4
A Made Urip Temu Wirasa dengan Generasi Milenial K Jadi Garda Terdepan Memenangkan Caleg PDI-P dan Jokowi-Ma’ruf DPP PDI Perjuangan Wayan Regen yang maju sebagai akan datang. Melalui pembanguT Drs.KETUA I Made Urip, M.Si. mengada- Caleg DPRD Tabanan Dapil Ker- nan infrastrukur yang dilakukan temu wirasa dengan para pe- ambitan dan Tabanan di nomor secara terstuktur sistematis dan I kan milih pemula dan generasi milin- urut 5. ‘’Generasi muda dan pe- masif,’’ imbuhnya. eal di Kabupaten Tabanan, Kamis milih pemula akan mendominasi Sementara itu, Wayan Regen lalu. Kehadiran anggota pemilih nanti di Pileg dan Pilpres yang juga anggota DPRD TaV (20/12) Komisi IV DPR-RI dari Fraksi 2019. Karena itu para pemilih banan mengatakan, melalui temu Perjuangan itu didampingi milenial ini menjadi amat strat- wirasa ini, PDI Perjuangan akan I PDI Ketua PAC PDI-P Kecamatan egis untuk digarap. PDI Perjuan- membentuk basis kuat dari genTabanan I Wayan Widnyana alias gan akan all out untuk mendekati erasi muda milenial yang digenjot beserta srikandi dari Caleg generasi milenial ini,’’ tegas ang- langsung oleh Made Urip selaku T Regen DPRD Tabanan Ni Nyoman Rai gota DPR-RI empat periode ini. petugas partai di tingkat pusat. Santini dan seluruh pengurus Selain itu, menurutnya, Pres- ‘’Kita akan ajak generasi muda se-Kecamatan Tabanan. iden Jokowi bersama kader PDI memenangkan Jokowi. Kalau A ranting Hadir dalam pertemuan tersebut Perjuangan sudah memenuhi bukan generasi muda, siapa lagi? STT (Sekaa Teruna dan kepentingan milenial, sehingga Kami sudah jelaskan bahwa apa S anggota Teruni) dari 30 banjar dan Ka- roda ekonomi juga bisa bergerak yang sudah dikerjakan Pak Jokowi S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S
rang Taruna Tabanan. ‘’Ratusan pemuda ini hadir dan bersedia menjadi garda terdepan untuk memenangkan PDI Perjuangan dan Jokowi menjadi presiden sekali lagi,’’ ungkap Made Urip, anggota dewan yang dijuluki wakil rakyat sejuta traktor itu. Para pemilih pemula dan generasi milenial dari berbagai latar belakang itu’, juga membulatkan tekad untuk mendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 mendatang. Sekaligus kompak memenangkan caleg dari PDI Perjuangan Made Urip untuk kelima kalinya ditugaskan sebagai caleg DPR-RI dari Dapil Bali di nomor urut 1. Termasuk I Nyoman Adi Wiryatama yang menjadi Caleg DPRD Bali Dapil Tabanan di nomor urut 1 dan
karena infrastruktur yang baik. Pembangunan infrastruktur yang dikerjakan di era Jokowi disebut punya dampak jangka panjang. Dikatakannya, apa yang dilakukan Jokowi barangkali kurang menguntungkan karena dia tidak berdampak elektoral jangka pendek. Tapi kalau mau melihat secara jauh dan dalam pembangunan infrastruktur ini yang akan merasakan adalah para pemilih pemula dari generasi milenial yang akan hidup 5 sampai 10 tahun mendatang. ‘’Jadi, itu untuk kepentingan milenial dan Pak Jokowi sudah melakukannya bukan dengan memberikan janji atau harapan, tapi sudah melakukan sesuatu yang jadi jembatan kehidupan yang lebih baik bagi generasi milenial 10 tahun yang
TEMU WIRASA - Ketua DPP PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. bersama Ketua PAC PDI-P Tabanan I Wayan ‘’Regen’’ Widnyana usai temu wirasa dengan para pemilih pemula dan generasi milineal di Kabupaten Tabanan.
adalah pembangunan yang memberikan harapan untuk kepentingan generasi milenial,’’ tegasnya. Ia mengaku sangat salut dan bersyukur karena sebagai kader partai dan pembina 30 STT yang tergabung dalam Sad Guna ini, merasa sangat bangga punya senior partai seperti Made Urip yang begitu peduli dengan generasi milenial. ‘’Pak Urip begitu tahu ada aspirasi langsung turun bertemu dengan adik-adik STT yang akan membuat acara Parade Seni Budaya tanggal 22 Desember untuk memperingati Hari Ibu,’’ bebernya. Salah satu generasi muda asal Tabanan I Gede Sukadana dari STT Desa Subamia mengaku merasa terpanggil untuk mendukung Jokowi, terutama Made Urip beserta caleg dari PDI Perjuangan di Tabanan karena dianggap sosok pemimpin yang peduli pada generasi milenial. Kepedulian itu dicurahkan dalam bentuk berbagai bantuan yang turun dari pemerintah pusat, baik dalam bentuk bantuan langsung, khususnya di sektor pertanian dan infrastruktur lainnya, sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan. ‘’Kita ingin kriteria pemimpin seperti Pak Jokowi. Kesederhanaan, kerendahhatian, kesantunan, orangnya tidak reaktif terhadap sebuah isu. Namun beliau orang yang responsif secara santun. Termasuk Pak Urip dan caleg PDI-P lainnya. Kita ingin mendapatkan inspirasi dari orang yang memberi teladan yang baik seperti itu,’’ ujarnya. (kmb)
Jelang Nataru, Jibom dan ’’Sniper’’ Siaga di Ketapang Banyuwangi (Bali Post) Menjelang Natal dan tahun baru (Nataru), Pelabuhan penyeberangan Ketapang, Banyuwangi mendapat pengamanan ekstra ketat. Tak hanya personel biasa, penjinak bom (jibom) dan sniper dari Brimob Polda Jatim disiagakan. Targetnya, mengantisipasi kemungkinan masuknya pengacau selama libur panjang Natal dan pergantian tahun. Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansah Zeinardi mengatakan, selama pengamaman Natal dan tahun baru sebanyak 1.180 personel gabungan disiagakan. Terbanyak di kawasan Pelabuhan Ketapang. Sebab, kawasan ini menjadi pintu masuk ke Bali. ‘’Kita mendapat bantuan pengamanan personel satu peleton Brimob, penjinak bom dan
sniper. Pengamanan dibuat ketat agar libur Natal dan tahun baru bisa aman,’’ kata Kapolres usai gelar pasukan Operasi Lilin 2018 di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jumat (21/12) kemarin. Selain penjinak bom dan sniper, diterjunkan juga satu regu anjing pelacak. Fokusnya melakukan pemeriksaan bagi para penumpang yang akan masuk ke kapal. ‘’Anjing pelacak kita terjunkan hingga ke dalam kapal. Jadi, benar-benar steril untuk kenyamanan pelayaran,’’ jelas Kapolres. Personel juga disebar hingga ke atas kapal. Pengamanan di Ketapang ini, lanjutnya, masih ditambah personel dari instansi lain, seperti TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan Basarnas. Pengamanan
akan berlangsung hingga tahun baru 2019. Khusus di Ketapang, pengamanan dipusatkan di Pos Pelayanan Terpadu. Tak hanya pengamanan di darat, kawasan selat Bali juga dijaga ketat. Satuan Polisi Perairan (Satpolair) bersama TNIAL menggelar patroli rutin di sekitar penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. ‘’Kami kerahkan kapal AL dan kapal Patroli Keamanan Laut atau Pakamla. Ini untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan, termasuk kemungkinan kecelakaan laut,’’ tegas Komandan Pangkalan TNI-AL (Danlanal) Banyuwangi Letkol Laut (P) Suhartaya. Pihaknya juga bersinergi bersama ASDP dan Syahbandar Ketapang ikut mengawasi kelaikan kapal. (udi)
B R A N D I N G D I S I N I
Bali Post/udi
PENGAMANAN NATAL - Anjing pelacak diterjunkan di Pelabuhan Ketapang selama pengamanan Natal dan tahun baru, Jumat (21/12) kemarin.
Sabtu Umanis, 22 Desember 2018
Sanggar Kung Bali akan Tampil di Denpasar Festival PEMENTASAN Denpasar Manglila Cita akan tampil pada saat pembukaan Denpasar Festival, Jumat (28/12) di area Patung Catur Muka, Denpasar. Denpasar Manglila Cita adalah sebuah pementasan yang dibawakan oleh Sanggar Kung Bali, bersama siswa-siswi SD 6 Sumerta dan SD 4 Penatih. Pementasan yang dikomposeri oleh pemimpin Sanggar Kung Bali I Gede Arya Suastika bersama Rah Tut Triple X ini melibatkan 200 anak, dari TK, SD dan SMP. Arya Suastika mengatakan, Denpasar Manglila Cita ini adalah pementasan berupa permainan tradisional yang dikemas dengan tarian dan gamelan. Ada tajog, dedumplak, cagcag, permainan tradisional layang–layang, dan barong. Semuanya berkolaborasi menyajikan pementasan berbudaya. ‘’Denpasar Manglila Cita ini artinya Denpasar bersuka ria. Denpasar adalah taman untuk bermain, jadi kota yang ramah untuk anak–anak,’’ ujarnya di sela-sela geladi bersih, Jumat (21/12) kemarin. Denpasar Manglila Cita diciptakan bertujuan membentuk karakter anak–anak agar mengerti dan menghargai alamnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar Ir. M.A. Dezire Mulyani, M.Si. mengatakan, Dinas Pariwisata Kota Denpasar mendapat tugas meng-handle acara pada saat pembukaan Denpasar Festival. Semua OPD di Kota Denpasar terlibat dalam Denpasar Festival. Denpasar Festival akan ber-
langsung dari tanggal 28-31 Desember 2018. Pada tahun ini, Denpasar Festival bertemakan Urban Playground, artinya Denpasar sebagai tempat bermain anak–anak, sesuai dengan tema Kota Denpasar yaitu kota ramah anak. ‘’Kita mengangkat tema ini untuk menyentuh anak– anak yang merupakan generasi penerus bangsa ke depan. Kita perlu mengajarkan mereka filosofi dari permainan anak–anak ini. Baik kalah maupun menang sama-sama happy. Jadi jangan sampai ada persaingan-persaingan yang membuat anak putus asa bahkan ada yang bunuh diri. Ini yang tidak diinginkan,’’
jelasnya. Filosofi itu perlu ditanamkan sejak dini melalui permainan anak-anak dan yang sangat mengena adalah permainan tradisional. Dengan adanya event ini memang salah satu tujuannya untuk menarik minat wisatawan. Namun, Denpasar Festival dikhususkan untuk hiburan masyarakat Kota Denpasar di pengujung tahun 2018. ‘’Jadi hiburan akhir tahun untuk kita semua. Kita harapkan nantinya mengundang dari berbagai kabupaten/kota, mungkin dari provinsi maupun negara lain ke depan kita akan lebih terbuka,’’ imbuhnya. (ad751)
GELADI - Anak-anak Kota Denpasar sedang geladi bersih persiapan pementasan Denpasar Manglila Cita.
Libur Panjang, Wisdom ke Bali Naik 10 Persen
Banyuwangi (Bali Post) Bali tetap menjadi favorit untuk berlibur wisatawan domestik. Memasuki libur panjang akhir tahun, wisatawan domestik (wisdom) yang menyeberang ke Bali mulai meningkat. Totalnya sekitar 10 persen. Rata-rata didominasi kendaraan pribadi dan rombongan bus pariwisata. Naiknya penumpang dari Pelabuhan Ketapang ini, mulai dirasakan sejak Jumat (21/12) pagi. Bahkan, hingga sore terus mengalir. Menjelang sore, sempat terjadi antrean kecil. Terutama roda empat dan bus pariwisata. ‘’Pen-
ingkatan mulai terjadi Jumat pagi, rata-rata naik 10 hingga 15 persen, didominasi roda empat,’’ kata General Manager PT Indonesia Ferry (ASDP) Ketapang-Gilimimanuk, Capt. Solikin, Jumat kemarin. Pihaknya memprediksi arus penumpang dari Jawa ke Bali akan terus berlanjut. Puncaknya, 24 Desember. Berlanjut lagi hingga H-2 akhir tahun. Meski terjadi kenaikan penumpang, pihaknya belum menambah jumlah kapal yang beroperasi. Dari 52 kapal yang siaga, setiap harinya hanya 32 kapal yang dioperasikan. ‘’Kondisi penumpang masih kita rasakan normal, meski
Bali Post/udi
PENUMPANG - Rombongan penumpang memadati Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi untuk menyeberang ke Bali, Jumat (21/12) kemarin.
ada peningkatan dibanding hari biasa. Tetapi, jumlah kapal belum waktunya ditambah,’’ jelasnya. Jumlah trip pelayaran kapal juga masih normal. Artinya, kata Solikin, kenaikan penumpang masih bisa teratasi dengan cepat. Ditambahkan, pihaknya sudah jauh hari mengantisipasi kenaikan penumpang ini. Salah satunya, membuka jalur satu pintu masuk ke Pelabuhan Ketapang. Selain memudahkan pengamanan, satu pintu ini mempercepat pelayanan kepada calon penumpang. Termasuk, tiket elektronik. ‘’Kalau nanti kenaikan penumpang terus melonjak, jumlah kapal bisa ditambah sewaktu-waktu,’’ jelasnya. Tak hanya dari Pelabuhan Ketapang, kenaikan penumpang juga terjadi dari arah Gilimanuk ke Jawa. Ini terlihat dari padatnya penumpang dari kapal yang datang dari Bali. Rata-rata mengangkut rombongan bus pariwisata dan kendaraan roda dua. ‘’Dari Bali juga ikut meningkat,’’ imbuhnya. Hingga Jumat pagi, jumlah penumpang yang menyeberang ke Bali mencapai 25.084 orang. Sedangkan roda empat sebanyak 5.125 unit, sementara roda dua sebanyak 1.663 unit. (udi)
Jalan Di-’’hotmix’’ Aktivitas Masyarakat Desa Meningkat Bangli (Bali Post) Bupati Bangli I Made Gianyar meminta kepada seluruh masyarakat bersama-sama merawat dan memperhatikan jalan yang telah di-hotmix pemerintah. Ini dimaksudkan supaya fasilitas jalan yang ada dapat dipergunakan lebih lama. Dengan program jalan hotmix ini, berdampak pada lancarnya segala aktivitas warga desa. ‘’Jalan ini milik kita bersama, akses kita semua, tolong rawat dan pelihara jalan ini dengan baik. Jangan tanami badan jalan dengan rumput. Niscaya jalan ini akan bertahan lama dan sangat berguna untuk kepentingan kita semua,’’ kata Made Gianyar saat menghadiri undangan masyarakat di Banjar Belok, Desa Yangapi, Tembuku, Kamis (20/12) lalu. Dikatakan Made Gianyar, pihaknya merasa senang program hotmix yang selama ini digelontor ke desa-desa mendapat respon positif dari masyarakat. Dia mengatakan, program hotmix masuk desa adalah salah satu program yang menjadi primadona masyarakat. Program jalan hotmix ini dapat melancarkan segala bentuk aktivitas masyarakat yang berdampak pada percepatan ekonomi kerakyatan. ‘’Kita tahu akses perputaran ekonomi diawali dari jalan yang bagus. Contoh, ketika kita mau menjual hasil ladang ataupun kebun, konsumen atau pembeli bisa datang kapan saja mengingat jalan Banjar Belok sudah bagus,’’ ungkapnya. Begitu juga sebaliknya, warga setempat juga siap berangkat kapan saja untuk menjual hasil pertanian dan peternakan keluar
tanpa ada hambatan lagi. ‘’Masih banyak contoh yang lain dalam keseharian yang kita alami berkat jalan yang sudah bagus,’’ ujar Made Gianyar. Klian Banjar Dinas Belok I Wayan Edi Korniawan sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bangli karena terealisasinya program hotmix masuk desa yang hampir nenelan biaya mencapai Rp 2 miliar lebih di Banjar Belok. Dengan terealisasinya program ini, kondisi jalan di banjar setempat jauh beda dari tahun-tahun sebelumnya. ‘’Dulu ketika jalan masih rusak, kegiatan yang dilaksanakan masyarakat kami jadi terhambat. Nah, ketika jalan sudah bagus seperti ini, apa pun bentuk kegiatan masyarakat semakin lancar, sekarang sudah hampir
100 persen selesai pengerjaannya. saya mewakili dan sebagai masyarakat Bajar Belok merasa sangat senang dan berterima kasih,’’ ungkapnya. Sementara itu, Penjabat Perbekel Desa Yangapi Made Sutameng menyampaikan program hotmix masuk desa sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Desa Yangapi, khususnya di Banjar Dinas Belok. Sutameng berharap Pemerintah Kabupaten Bangli bisa melanjutkan sisa dari program yang seharusnya dilaksanakan yaitu jalan hotmix dari Banjar Belok menuju Pura Dalem. ‘’Mudah-mudahan di tahun 2019 Pemkab Bangli bisa terus melanjutkan program hotmix masuk desa, sehingga apa yang diharapkan masyarakat Desa Yang Api bisa tercapai,’’ harapnya. (kmb40)
Bali Post/ist
UNDANGAN - Bupati Bangli I Made Gianyar saat menghadiri undangan di Banjar Belok, Desa Yangapi, Tembuku, Bangli.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Sabtu Umanis, 22 Desember 2018
daerah
5
Perlu Sektor Lain untuk Keberlangsungan Pariwisata Bali Denpasar (Bali Post) Bali membutuhkan sektor lain untuk menjaga keberlangsungan pariwisata. Namun pariwisata Bali sangat tergantung dari luar daerah. Padahal kebutuhan pariwisata tersebut bisa diciptakan di Bali. Hal ini disampaikan pengamat ekonomi dari Undiknas Prof. Gede Sri Darma, Jumat (21/12) kemarin. Dengan adanya peluang ini, kata Prof. Sri Darma, bisa memberdayakan potensi desa yang ada di Bali. Apalagi pariwisata Bali sudah melekat pada masyarakat dunia. ‘’Biarkan ikon pariwisata menjadi sumber utama, tapi industri atau sektor lain mendukung. Contoh loloh cemcem milik Bangli. Tidak boleh makanan merek lain dijual di sana, harus merek Bali. Tapi harus bersih kelolanya,’’ ujarnya. Selain itu, Bali mempunyai potensi untuk pengembangan produk industri kreatif maupun pertanian. ‘’Jangan izinkan produk lain masuk ke sini (Bali - red),’’ imbuhnya. Apalagi Bali memiliki keanekaragaman kuliner. Hal ini menjadi peluang mengembangkan kuliner Bali untuk pariwisata. Meski demikian, Bali juga harus memiliki tata kelola produk yang baik, misalnya makanan harus diolah dengan standar kebersihan. Pemerintah daerahlah yang seharusnya mengatur hal itu. Mulai dari pengaturan, manejemen dengan profesional dan terstandar. ‘’Jangan cuma pungut pajaknya
saja,’’ selorohnya. Bahkan potensi kuliner bisa dijadikan pasar malam, pasar pagi atau pasar siang, asalkan bersih, higienis. Para guide bisa mengarahkan tamunya ke sana dan warga lokal pun bisa membeli karena harganya bisa dijangkau. Selain itu, produk ekspor dari Bali yang selama ini dikenal adalah kerajinan. Namun barang-barang kerajinan dinilai tidak prospektif lagi untuk dipasarkan. Karena perubahan gaya wisata masyarakat dunia yang beralih ke digital tourism. Justru produk tekstil yang masih kuat untuk dipasarkan karena kain endek Bali sangat diminati di luar. Jika pariwisata dan komponen penunjangnya bisa dikelola dengan baik, maka ekonomi Bali bisa tumbuh seimbang. Pertanian dan industri kreatif bisa hidup. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia khususnya Bali tahun 2019 tergantung situasi politik saat itu. Namun diharapkan di atas 6 persen. Saat ini kondisi politik terjadi saling cerca, hina di media sosial sehingga situasinya semakin panas. ‘’Sehingga jadi chaos, (akan) berpengaruh terhadap investasi khususnya. Tapi dari ekonomi kerakyatan, ini peluang karena alat peraga kampanye menjadi potensi yang bisa digarap oleh UMKM,’’ bebernya. (kmb42)
Bali Post/rah
SERAHKAN BANTUAN - Kepala PT Jasa Raharja Cabang Bali Huntal Paruhan Simanjuntak secara simbolis menyerahkan bantuan sarana pencegahan kecelakaan lalu lintas kepada Wakapolda Bali Brigjen Pol. Wayan Sunartha.
Perayaan Nataru, Pasukan Densus Kawal Bali
Denpasar (Bali Post) Polri sangat serius menjaga keamanan Bali selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2019 (Nataru). Salah satu upaya dilakukan mengerahkan pasukan Densus 88 untuk mengawal, memantau dan menindak penyusup atau teroris yang hendak masuk Bali. Satgas Counter Transnational and Organized Crime (CTOC) juga dikerahkan untuk menjaga Bali.
Masyarakat Enggan Tes HIV karena Stigma Denpasar (Bali Post) Tes HIV sangat penting dilakukan. Apalagi tes HIV gratis dan semua layanan kesehatan khususnya puskesmas bisa melakukan tes HIV. Namun masyarakat masih enggan melakukan tes HIV karena masih adanya stigma dari masyarakat. Stigma ini juga pada akhirnya menjadi penyebab pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Pengelola Monev dan Media Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Badung Ni Made Artha Rini mengatakan, salah satu penyebab masyarakat enggan melakukan pemeriksaan HIV adalah adanya stigma. Stigma masih ada lantaran masyarakat belum tersosialisasi dan teredukasi dengan baik terkait HIV/AIDS. Apalagi sumber informasi seperti media tidak seutuhnya dibaca. ‘’Kalau ibu-ibu buka media sosial atau media resmi paling hanya lihat judul dan komentar–komentarnya,’’ ungkapnya, Jumat (21/12) kemarin. Dengan tidak membaca secara utuh terjadi mispemahaman yang akhirnya masyarakat mudah terprovokasi. Hal inilah pada akhirnya menimbulkan stigma di masyarakat. Ujung-ujungnya kewajiban melakukan tes HIV enggan dilakukan masyarakat. Banyaknya media bodong menyebarkan hoax juga turut menyumbang terjadinya stigma karena membingungkan masyarakat antara berita yang benar dan bohong. Maka dari itu media perlu memberikan informasi yang aktual, narasumbernya jelas dan mengutip data terpercaya. Tes HIV merupakan kunci pencegahan dan penularan HIV/AIDS. Dengan semakin banyak ditemukannya kasus, maka pencegahan dan penularan bisa dikendalikan. Mengingat pentingnya tes HIV, maka untuk mengatasi stigma, KPA Badung menempatkan penyuluh lapangan (PL) di masing– masing desa. Mereka turun door to door ke rumah–rumah untuk memberikan informasi dan edukasi. Dari masyarakat itulah, PL juga mendapatkan informasi terkait agenda rapat banjar dan acara–acara lain. Dengan demikian PL dan KPA Badung bisa sekaligus memberikan sosialisasi. Direktur Yayasan Gaya Dewata Bali Christian Supriyadinata, S.Pd. mengatakan, setiap manusia memiliki hak asasi manusia (HAM). Apalagi Indonesia negara hukum yang menjamin HAM masyarakatnya. Maka dari itu, ia berharap masyarakat mayoritas bisa menghormati dan menghargai kaum minoritas seperti ODHA, LGBT, dan kaum minoritas lainnya. Karena stigma yang dialami kaum minoritas dapat menghambat kemajuan bangsa. Seperti menghambat penuntasan kasus HIV. Karena orang menjadi enggan memeriksakan diri. Dengan enggan memeriksakan diri, maka jumlah kasus akan sulit diketahu sehingga sulit dikendalikan. ‘’Padahal mereka (kaum minoritas) punya kreativitas yang luar biasa seperti dalam dunia mode, dunia kecantikan. Bahkan tidak semua masyarakat umum memiliki itu. Masyarakat mau memanfaatkan hasil karyanya tapi menolak keberadaan mereka,’’ selorohnya. (kmb42)
‘’Sesuai amanat Bapak Kapolri, potensi kerawanan yang menjadi atensi kita bersama adalah terorisme. Ditekankan tim yang sudah dibentuk yaitu Densus 88, khususnya Bapak Kapolda Bali membentuk Satgas CTOC bertugas mengawal baik di wilayah Bali maupun luar Bali,’’ tegas Wakapolda Bali Brigjen Pol. Wayan Sunartha usai apel gelar pasukan Operasi Lilin Agung 2018 di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar Timur, Jumat (21/12) kemarin. Menurut mantan Kapolresta
Denpasar ini, sesuai prinsip Kapolda pertahanan paling bagus yaitu memantau dari luar Bali, sehingga bisa lebih awal dilakukan pencegahannya. Dengan demikian tidak sampai terjadi sekecil apa pun permasalahan di lapangan. Sementara terkait pelaksanaan Operasi Lilin Agung 2018 ini, Sunarta didampingi Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri mengatakan operasi ini digelar dalam rangka pengamanan Natal dan tahun baru secara serentak di seluruh Idonesia. Pengamanan ini merupakan
kegiatan kemanusiaan, terutama dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat yang akan melaksanakan ibadah Natal. ‘’Seperti kita tahu juga Bali adalah wilayah destinasi wisata. Daerah kunjungan turis dunia. Pemerintah juga telah menetapkan libur nasional agak panjang,’’ ujarnya. Di samping melaksanakan pengamanan Natal, juga terhadap kunjungan wisatawan. Pihaknya sudah memetakan dan berkoordinasi dengan seluruh jajaran, baik TNI, pemda, masyarakat, tokoh adat yang dilibatkan dalam operasi ini. Pengamanan akan dilakukan di sepanjang rute mulai ujung barat yaitu Gilimanuk sampai unjung timur yakni Padangbai, Buleleng, termasuk Denpasar yang paling heroik, padat dan banyak dikun-
jungi wisatawan. Sepanjang jalur sudah dipetakan tempat-tempat rawan terhadap pelanggaran lalu lintas (lalin), sehingga berdampak pada kemacetan, kecelakaan lalin. Upaya antisipasinya dengan membuat pos-pos pengamanan sekitar 40 pos, baik pos pelayanan, pengamanan dan terpadu. Selain itu pihaknya juga mendapatkan bantuan sarana pencegahan kecelakaan lalu lintas dari PT Jasa Raharja Cabang Bali. ‘’Kita hadir di tempat ini untuk mempersiapkan seluruh rangkaian pengamanan, sehingga pelaksaan operasi ini dapat berjalan aman dan lacar. Jumlah personel yang kita libatkan 7.182 personel, terdiri dari TNI 3.413 orang dan Polri 1.975 orang, serta dari instansi terkait lainnya,’’ tandasnya. (kmb36)
Permintaan Gadai Diprediksi Meningkat
MENGHIBUR - Tim Paduan Suara Polda Bali saat menghibur pengunjung mall di Kuta.
Personel Polda Kolaborasikan Paduan Suara dan Tari Mangupura (Bali Post) Merayakan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, tim Paduan Suara Polda Bali menghibur masyarakat Bali, khususnya di Denpasar dan Badung. Pada Kamis (20/12) lalu, tim paduan suara ini menghibur pengunjung mall di Jalan Kartika Plaza dan Jalan Pantai Kuta. Mereka menyanyikan beberapa lagu yang dikolaborasikan dengan tari Bali. Dipimpin Kapolresta Denpasar AKBP Ruddi Setiawan, tim paduan suaran berjumlah 88 orang ini menyanyikan lagu-lagu sambil menari tarian Bali. Mereka nampak lihai bernyanyi sambil menari sehingga mencuri perhatian pengunjung mall.
‘’Sebagai anggota Polri yang melindungi, mengayomi serta melayani masyarakat, kami juga mengedepankan prinsip humanis dengan menghibur masyarakat. Memberikan keceriaan kepada masyarakat dan anak-anak yang sedang liburan di Bali oleh tim Paduan Suara Polda Bali ini,’’ kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, Jumat (21/12) kemarin. Ia mengatakan, kegiatan ini dilakukan guna meningkatkan sinergitas Polri bersama masyarakat untuk menjaga keamanan bersama-sama. Sehingga keamanan serta ketertiban bisa dikendalikan bersama seluruh stakeholder dan
Bali Post/ist
masyarakat. Kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat. Dengan demikian mereka turut terlibat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Bali menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru 2019. Termasuk menyongsong pesta demokrasi Pilpres dan Pileg 2019. ‘’Kegiatan ini akan terus dilakukan di tempat berbeda seperti di bandara, hotel, restoran dan Monumen Graund Zero. Harapannya semakin banyak masyarakat yang terhibur dan kondusivitas wilayah tetap terjaga dengan baik,’’ ujarnya. (kmb36)
Tabanan (Bali Post) Hari besar keagamaan yakni Natal dan Galungan yang jatuh di pekan yang sama diperkirakan mengakibatkan peningkatan permintaan gadai. Kondisi tersebut berbeda dari tahun sebelumnya yang lebih cenderung diwarnai aksi penebusan barang untuk digunakan saat hari raya. Kepala Pegadaian Cabang Tabanan Gusti Nyoman Arka, Kamis (20/12), mengatakan bergesernya pola transaksi ini kemungkinan karena meningkatnya kebutuhan dana menjelang hari raya dan akhir tahun. ‘’Bisa juga dipengaruhi oleh banyaknya pilihan perhiasan mirip emas dengan harga murah yang bisa digunakan masyarakat untuk digunakan pada momen hari raya nanti,’’ ujarnya. Kata Arka, saat ini kondisi transaksi di outlet Pegadaian Tabanan belum menunjukkan peningkatan signifikan dari biasanya. Lonjakan transaksi kemungkinan baru akan terjadi pada Sabtu (22/12) hari ini, yang sekaligus hari terakhir pelayanan Pegadaian untuk momen libur hari raya Natal dan Galungan. Guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan dana nasabah pada momen hari raya, pihaknya telah menyiapkan strategi khusus. Tidak itu saja, terkait hari raya dan akhir tahun juga sudah disiapkan sejumlah promo atau kemudahan kepada nasabah dalam menikmati layanan. Sementara itu, saat ini untuk taksiran harga emas di Pegadaian adalah Rp 536.500 per gram. Kondisi ini dalam sepekan terakhir terus mengalami fluktuasi meski tidak bergerak signifikan dari patokan harga sebelumnya. Di sisi lain, untuk harga patokan pembelian emas berkisar Rp 600 ribuan per gram untuk emas 24 karat. (kmb24)
OPINI
6
Sabtu Umanis, 22 Desember 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Ruang Publik Berdaya Jangkau Luas TERNYATA masyarakat Indonesia itu secara umum tidak mampu memelihara ruang publik. Selama ini, yang kita soroti adalah masyarakat kecil yang suka membuang ludah sembarangan sambil bersuara menjijikkan. Juga mereka yang merokok tidak tahu sopan santun dan pura-pura jantan. Banyak contoh lainnya, anggota masyarakat kecil yang tidak memanfaatkan ruang publik dengan baik. Namun, kita dibuat terkejut dengan perilaku-perilaku orang besar yang biasa kita lihat memasuki restoran hanya untuk makan siang. Atau politisi yang biasa kita lihat berkoar-koar di hadapan khalayak. Kiranya ada penafsiran keliru di antara kita tentang ruang publik, makna dan pengaruh yang ada di dalamnya. Ruang publik hanya dipahami sebagai sebuah ruangan lapang. Padahal sesungguhya, jauh dari sekadar pemahaman itu. Ruang publik adalah wilayah tempat kita dapat saling berinteraksi satu sama lain. Untuk berinteraksi ini, tidak mesti di lapangan saja tetapi di gedung pertemuan, televisi, media cetak, dan sudah tentu media sosial. Demikian besar ruang dan cakupan dari ruang publik tersebut. Boleh kita katakan bahwa ruang publik itu adalah wilayah kita untuk mencerdaskan diri kita secara bersama-sama. Cara mencerdaskan diri itu adalah dengan menyerap berbagai hal positif di ruang tersebut. Misalnya, kita akan lebih cerdas jika melihat seorang ahli dengan santun, hormat dan etis dalam memberikan ceramah. Kita akan merasa mempunyai banyak teman manakala kita berbicara dengan akrab di lapangan. Karena itu, kita semua harus memelihara ruang publik tersebut agar bermanfaat positif kepada kita. Positif dalam segala macam. Kita tekankan hal itu karena di balik manfaat positif yang kita dapatkan, sangat berpotensi pula kalau kemudian faktor negatif muncul dari dan menuju ruang publik tersebut. Ada orang yang berbicara ngawur di televisi, ada yang mefitnah di media sosial dan pasti juga ada yang menista, grafiti buruk di tembok-tembok pinggir jalan. Sekali lagi, kita semua harus mengawal ruang publik tersebut. Ada yang harus kita ketahui pula bahwa ruang publik kita itu bukan hanya dapat disoroti dengan mata tetapi juga dengan indra yang lain. Melihat kerusakan ruang publik, tidak hanya dapat dilakukan dengan menggunakan mata tetapi juga telinga dan rasa. Artinya, manakala ada wacana yang merusak dan masuk ke dalam ranah publik itu, juga masuk ke dalam wacana ruang publik. Di sini yang kita tekankan adalah bagaimana agar ruang publik tidak diganggu oleh hal-hal yang negatif. Dari sinilah yang harus kita lihat bahwa seluruh komponen dari masyarakat, menggunakan metode dan niat yang baik untuk menggunakan ruang publik. Marilah kita berbicara yang baik di televisi, memuat tulisan baik di media sosial maupun di media cetak. Demokrasi yang kita terapkan di Indonesia saat ini benar-benar memerlukan dukungan dari ruang publik yang bersih. Secara idealis, demokrasi memang praktik kenegaraan yang cocok diterapkan di Indonesia karena negara kita majemuk. Tetapi hiruk-pikuk ruang publik yang banyak diisi dengan hujatan, justru sangat merusak iklim demokrasi kita. Mari kita wujudkan negara kita yang bersih dari sisi ruang publik ini. Keberhasilan kita dalam memelihara ruang publik sangat tergantung dari bagàimana para elite, para tokoh mampu memberikan contoh kepada masyarakat secara keseluruhan. Dan untuk itu, haruslah hati-hati para elite itu ketika masuk dan berada di ruang publik. Memang tokohlah yang paling banyak memanfaatkan ruang publik ini.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Ketahanan Pangan dan Energi Bali kini memasuki era baru. Sejumlah program budaya telah digulirkan Gubernur Bali Wayan Koster. Gebrakan pada awal kepemimpinan Gubernur Bali dan Wakil Gubenur Bali Cok Ace ini mendapat apresiasi positif masyarakat Bali. Kami sebagai masyarakat Bali tentu berharap gerakan mengawal dan melakukan gerakan pewarisan budaya perlu terus dikembangkan. Program-programnya harus sejalan dengan kepentingan krama Bali dalam menjaga Bali. Di lain pihak, kami juga berharap Gubenur Bali segera menjabarkan program ketahanan pangan dan energi. Ini menjdi strategis bagi Bali jika ingin membangun daya saing Bali secara utuh. Untuk itu, segera lakukan pemetaan terhadap potensi pertanian dan cadangan energi Bali. Kami tentu akan mendukung langkah Gubernur Bali dalam mengawal pemerintahan di Bali. Mudah-mudahan program-program yang digulirkan memang sejalan dengan kepentingan masyarakat Bali. I Made Mudarna Gianyar, Bali
Hubungan Ruang Publik dengan Kualitas Pemilu Ruang publik orang Indonesia agak terusik dan berisik akhir-akhir ini. Tetapi untunglah tidak semua orang terpengaruh oleh diskusi murahan seperti itu. Beberapa waktu lalu, dua orang yang cukup populer di televisi berdebat sampai menyinggungnyinggung gelar kedoktoran di hadapan khalayak. Ada juga tokoh agama yang disinyalir menghina presiden dan tidak bersedia minta maaf. Juga ada calon presiden yang kurang lebih mengatakan Indonesia bisa lenyap atau katakanlah pecah pada masa depan. Semuanya itu diulang-ulang disiarkan di berbagai saluran televisi di Indonesia. Televisi merupakan ruang publik, saluran tempat berbagai pendapat, wacana, gerak tubuh, sampai diksi kata dapat dilihat oleh umum, dan dapat memengaruhi opini umum. Jika semua perilaku di ruang publik tersebut dapat diakses umum, maka yang sifatnya negatif akan berpengaruh negatif. Sebaliknya, yang bersifat positif juga akan berpengaruh positif.
Oleh
GPB Suka Arjawa alam hal ruang publik terusik seperti yang dikemukakan di atas, untungnya di Indonesia, masih ada pihakpihak yang tidak bersedia terlibat terlalu banyak. Beberapa surat kabar yang mempunyi pengaruh secara nasional, tidak mau memuat berita tersebut. Anakanak generasi milenial juga tidak banyak menonton televisi sekarang. Meskipun mereka memakai gawai yang canggih, kita berharap mereka tidak mengakses beritaberita yang tidak baik tersebut. Ruang publik merupakan ruang yang mampu diakses oleh siapa saja dan memberikan pengaruh dalam bidang apa saja. Ia adalah ruang umum, yang dapat berupa lapangan, balai pertemuan, televisi, radio termasuk juga dengan media sosial. Di tengah perkembangan dan perubahan sosial yang demikian pesat seperti sekarang, ruang seperti ini mempunyai banyak dimensi, mulai yang positif sampai negatif. Akan tetapi, di tengah banyaknya penduduk dan kerapatan penduduk yang demikian mampat, ruang publik ini diharapkan banyak membantu untuk meningkatkan manfaat positif kepada masyarakat. Tetapi justru itu yang menjadi tantangan bagi masyarakat Indonesia
sekarang. Di tengah arus demokratisasi yang kini berlangsung di Indonesia, justru ruang publik itu dimanfaatkan untuk hal-hal yang keliru atas nama kebebasan dan demokrasi. Banyak ruang publik kita dihiasi oleh hal-hal yang buruk, mulai dari wacana, tulisan, gambar, sampai dengan perilaku. Ini merupakan kecelakaan demokrasi Indonesia, sekaligus menjadi cerminan perilaku “asli” kita manakala diberikan kebebasan untuk berekspresi. Di dinding lapangan, kita melihat grafiti yang berisi cacian kepada pihak lain. Di lapangan, orang berteriak sembarangan, di radio orang saling sindir dan di televisi para aktor saling menyalahkan dan mencaci yang lain. Politisi selalu bertengkar dan menjelek-jelekkan pihak lawan. Bahkan sampai menyinggungnyinggung kualitas akademik seseorang dan kemudian mempertanyakan kualitas akademik itu. Karena ruang publik itu milik bersama maka segala pengaruh akan dapat muncul pada ruang publik tersebut. Dengan demikian, untuk meminimalisasi pengaruh negatif sudah seharusnya ada pengawas di ruang publik. Sesungguhnya pengawas yang paling utama
adalah hukum dengan berbagai norma yang mengikutinya. Akan tetapi, karena hukum kita di Indonesia masih belum mampu bekerja maksimal pada bidang ini, maka haruslah dicari pengawas-pengawas dalam bentuk yang lain. Di televisi misalnya harus ada “penjaga gawang’’ yang mampu memilih narasumber yang dapat berbicara santun. Di zaman demokrasi ala Indonesia seperti sekarang, televisi sudah harus bersedia mengalah tidak lagi mencari narasumber yang mampu berbicara keras tetapi lebih pada mereka yang mempunyai etika dan komitmen sopan di depan kamera. Masyarakat penonton sudah bosan dengan acara yang mempunyai sifat yang keras seperti itu. Mungkin redaktur penyiaran sudah harus mampu mengubah paradigma lama dalam penyiaran televisi di Indonesia. Menampilkan orang-orang kontroversial di televisi sudah tidak zamananya lagi, sudah mirip dengan cerita-cerita hantu yang banyak orang kurang tertarik. Hal yang sama juga terhadap media cetak, surat kabar. Koran kini semakin ditinggalkan oleh masyarakat karena telah banyak saingan di internet dan media sosial. Jalan terbaik untuk mem-
perbaiki ruang publik bagi media seperti ini adalah dengan mengganti kebijakan, yaitu jurnalisme investigasi dengan berbagai data sahih yang ditampilkan. Jurnalisme seperti ini jelas mendidik dan memberikan pencerdasan kepada masyarakat. Ruang publik yang ditinggalkannya penuh dengan narasi-narasi intelek dan memberikan pencerahan kepada masyarakat. Jika tidak mampu membuat berita investigasi, kejujuran berita dan etika penyampaian akan memberikan nuansa pencerdasan kepada masyarakat. Bagaimana dengan ruang publik terbuka seperti lapangan, pinggir jalan dan sejenisnya? Sekali lagi, ketentuan hukum akan menjadi pengawas utama. Namun, ada pilihan lain lagi yang dapat memberikan penyadaran yang lebih komplet. Di lapangan, termasuk juga ruang lapangan yang ada di perumahan, papan peringatan akan memberikan nuansa penyadaran lebih dalam. Mungkin lebih sopan kalau disebut dengan papan imbauan atau papan pesan. Pada papan tersebut dipesankan etika, norma, budaya dalam memanfaatkan dan memfungsikan ruang publik agar mendapatkan manfaat maksimal. Berikan pemahaman kepada masyarakat tentang hal itu. Tidak saja di Indonesia, di luar negeri juga diperlukan papan penyadaran seperti ini. Di Indonesia, faktor penting yang harus di perhatikan untuk menguatkan pesan ini adalah estetika. Jadi, papan tulisannya haruslah rapi, jelas, dan dibentuk agar kelihatan indah. Inilah yang akan menjaga wibawa papan dengan pesan-pesan yang disampaikan itu. Untuk ruang publik pinggir jalan, tembok-tembok di pinggir jalan yang paling bagus adalah dengan memberikan papan peringatan tentang kemanfaataannya, tentang hukum yang dilanggarnya. Kalaupun harus
”Matruvat Paradareshu”, Inspirasi Menghormati Wanita
Setidak-tidaknya setiap orang mestinya tahu diri bahwa ia lahir dari seorang ibu. Ia yang dikandung, ia yang lahir dari liang garbha, rahim seorang ibu, ia yang diberi kesempatan hidup, ia yang dibesarkan dengan kasih sayang, seharusnya ia menghormati dan tidak pernah melupakan ibunya. Ada ungkapan kebijaksanaan kuno, matruvat paradareshu, dan itu adalah pilar kebenaran Veda yang dilantunkan ke seluruh jagat raya, ke alam semesta raya ini agar setiap orang menghormati setiap wanita sebagai ibunya, dan sekalipun orang yang saling mencintai pun, di mana suami harus memperlakukan istrinya dengan hormat, bagaikan seekor sapi yang mengasihi anaknya. Permasalahan yang sering muncul adalah, adanya arogansi sekelompok orang yang berhati kejam, tidak menghormati wanita, bahkan ada yang menganggap semua wanita adalah istrinya, dan dalam kegilaannya mungkin saja ibunya, atau anak gadisnya digauli. Bila ini yang terjadi, bukankah perilaku demikian lebih buruk dari binatang? Manava–Danava, seperti inilah manusia berhati raksasa, berhati iblis berbadan manusia dengan menonjolkan karakter buruk dan kejam. Salah satu penyebab terpuruknya moral wanita karena para prianya suka menghina wanita, melecehkan wanita dan diajak berbuat jahat. Tidak sedikit juga orang laki-laki memperlakukan wanita dengan tidak hormat, melecehkannya dengan sangat kasar, dan berselingkuh tanpa ada rasa malu. Seperti hukum karmapala, buah atau pahalanya pasti akan selaras dengan perbuatan (karma) itu sendiri, dan itu pasti akan terjadi baik dalam kelahiran sekarang ataupun bisa terjadi pada kelahiran yang akan datang. Bila wanita ti-
Oleh I Gst. Ngr. Bagus Suryawan, S.T., S.Ag., M.M. dak ditutupi oleh kegelapan yang menyebabkan ia terpuruk dalam perilaku menyimpang, dan dengan keyakinan yang teguh sesungguhnya kesejahteraan rumah tangga tergantung cara keluarga menghargai wanitanya. Seperti yang tersurat dalam Veda Smrti, Manawa Dharma Sastra sloka III.56, di mana wanita dihormati di sanalah para Dewa senang dan melimpahkan anugerahnya dan di mana wanita tidak dihormati tidak ada upacara suci apa pun yang memberikan pahala mulia. Demikian juga sloka III. 57 yang mengungkapkan bahwa di mana wanita hidup dalam kesedihan, keluarga itu akan cepat hancur dan apabila wanita bahagia keluarga itu pun akan bahagia. Sebenarnya, wanita yang dilahirkan ke bumi bukan untuk dijadikan objek pemuas nafsu, melainkan ia harus disadarkan untuk mengenal jati diri dan tujuan kelahirannya yang mulia. Tuhan melahirkan wanita agar kasih sayingNya dapat dirasakan hadir di mana-mana. Hanya wanitalah yang pertama-tama mengenali ke-Tuhan-an dalam dirinya, dan ini adalah cerminan wanita yang jauh memiliki perasaan kasih sayang (bhakti) dan kesetiaan yang teguh dibandingkan orang laki. Kekuatan cinta kasih dan kesetiaan wanitalah yang setidak-tidaknya dapat menuntun para pria agar menumbuhkan bhakti-nya hingga memiliki keyakinan yang lebih kuat pada Tuhan. Tanpa kekuatan cinta kasihnya wanita, sepertinya orang laki-laki tidak punya kesetiaan sama sekali, dan bahkan gersang dengan cinta
kasih (bhakti). Sejak dahulu, wanita dikenal dengan kekuatan bhakti-nya, sedangkan orang laki-laki dikenal dengan kekuatan jnana atau kebijaksanaannya. Kekuatan bhakti yang dimiliki wanita jauh lebih unggul dibandingkan kekuatan jnana yang dimiliki pria. Itulah sebabnya, ada ungkapan kuno yang menyebutkan bahwa kemampuan jnana diibaratkan orang yang hanya mampu menuntun hingga sampai di ruang pertemuan Tuhan, sedangkan bhakti diibaratkan orang yang mampu menghantarkan hingga di hati Tuhan. Inilah kemuliaan ibu yang diciptakan Tuhan untuk dihormati, dan bukan dilecehkan, dan lelaki yang tidak menghormati wanita seperti ibunya sesungguhnya ia sedang menunjukkan kelemahannya, menjadi ego dan penuh ketakutan melihat wanita maju dengan karier yang bagus. Wanitalah pemimpin yang memegang kesucian, keindahan, kelemah-lembutan, kesabaran, dan melindungi mereka yang sakit. Inilah kemuliaan wanita, dan tanpa wanita tidak akan ada ibu dunia. Bila dunia ini rusak oleh wanita, dan wanita menggunakan jimat, tentu wanita demikian tidak mengerti dirinya pusat kesucian, dan wanita yang kerdil demikian itu harus segera menyadari agar tidak mementingkan kenikmatan, ego, dan tidak bermain api dengan laki-laki yang ganas, kasar, keras, yang dapat mencederai kemuliaan wanita, apalagi dampaknya mewariskan dosa pada keturunan dan orang lain. Mari sadar bersama, hormati setiap wanita seperti menghormati ibu kandung, jayalah wanita, sejahteralah dunia, selamat “Hari Ibu“.
ada grafiti yang dilukis di temboktembok juga harus taat aturan dan pesan yang disampaikan harus sopan. Pelanggaran-pelanggaran atas kemanfaatan terhadap ruang publik pada masa kampanye seperti sekarang, akan memberikan kualitas pemilu yang tidak baik. Seperti yang diutarakan di atas, ruang publik itu mempunyai dimensi yang luas dan publik langsung berada di dalamnya. Dalam hal ini, politik berperan sebagai “benda yang mengambang” di ruang tersebut. Apa pun yang tertiup di ruang tersebut, maka politik akan tertuju ke arah tersebut. Sebagai sebuah bentuk sikap dan pilihan maka politik akan mengejawantahkan, mewujudkan fenomena yang ada di ruang publik itu. Artinya, jika wacana kekerasan yang banyak muncul pada ruang publik, maka pemilu akan berlangsung di bawah ancaman kekerasan juga. Wacana tersebut akan mendapatkan kekuatannya pada pemilu, yaitu pada kelompokkelompok kepentingan yang berpihak. Sebaliknya, jika persabatan yang tercipta di dalam ruang publik, itulah yang akan terjadi pada pemilihan umum. Indonesia memerlukan pemilu yang berlangsung dengan tenang dan aman. Dengan itulah mulai membangun peradaban baru di Indonesia. Alangkah bangganya menjadi bangsa majemuk dan memberikan sumbangan peradaban Indonesia kepada dunia. Penulis, staf pengajar Sosiologi FISIP, Universitas Udayana
POJOK Soal Teluk Benoa, Gubernur Koster tolak tegas rencana reklamasi. - Tetap jaga Bali dari kehancuran. *** Hadapi persaingan, kualitas SDM di desa adat perlu perhatian penuh. - Ayo turun ke desa! *** Jelang hari raya Galungan, harga pisang di Karangasem naik 100 persen. - Ayo tanam pisang di setiap jengkal tanah Bali!
Penulis pensiunan Telkom berasal dari Bedulu, Gianyar
mmmmmm
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Sabtu Umanis, 22 Desember 2018
SOSOK
TABANAN Permintaan Penjor Terus Naik
Inspirasi Masyarakat untuk Bekerja di Laut HAMPIR 70 persen bumi ini terdiri dari lautan. Namun dari 7 miliar populasi manusia di dunia, tercatat hanya 1.600.000 orang yang berprofesi sebagai pelaut yang 850 ribu di antaranya dari Indonesia. Dari jumlah tersebut, Ida Bagus Putu Astina, S.H., M.H., MBA., CLA. adalah salah satu dari 51 pelaut yang mendapatkan penghargaan sebagai pelaut yang menginspirasi. Penghargaan ini diberikan kepada Gus Biwi -- panggilan akrab Ida Bagus Putu Astina -- beberapa bulan lalu dalam peringatan HUT Indonesian Shipowner’s Association (INSA). Gus Biwi masuk dalam 51 Who’s and Who Indonesian Seafarers. ‘’Penghargaan ini diberikan kepada pelaut yang hebat dan tangguh dari Indonesia yang menemukan jalan mereka dalam hidup sebagai pelaut,’’ ujar Gus Biwi saat ditemui di SMK Pariwisata BIWI Tabanan, Jumat (21/12) kemarin. Setelah pulang dari bekerja di kapal pesiar, ia tidak berhenti memperkenalkan pekerjaan di laut ke masyarakat Bali pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. ‘’Saya mendirikan sekolah untuk mencetak tenaga pelaut yang berkualitas dan mendirikan PPTKIS Quantum Job Manning dan Agency sebagai wadah resmi untuk menyalurkan TKI resmi ke luar negeri. Saya sekolah kembali untuk menimba ilmu lebih banyak,’’ ujarnya. Gus Biwi saat ini sedang menyelesaikan program doktor ilmu hukum pidana. Karena saat ini profesinya sebagai advokat dan Ketua DPD Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Provinsi Bali. Ia mengaku tidak ingin masyarakat Bali pada khususnya dan Indonesia pada umumnya menjadi alergi untuk bekerja di laut. Ia justru ingin mendorong agar masyarakat berani untuk bekerja di laut karena potensinya lebih besar dibandingkan di darat. ‘’Jangan alergi jika harus merantau dan bekerja di laut. Peluangnya itu besar dan tentu pemasukannya juga lebih besar,’’ ujarnya. Langkah dan terobosan inilah yang menjadi pertimbangan Gus Biwi menjadi salah satu dari 51 pelaut Indonesia yang mendapatkan penghargaan dari INSA sebagai pelaut yang menginspirasi. (ad753)
Bali Post/penjor
PENJOR - Pedagang tengah mempersiapkan sarana pembuatan penjor. Tabanan (Bali Post) Momen hari raya Galungan merupakan berkah tersendiri bagi pedagang bambu dan
penjor. Mendekati hari-H, para pedagang kebanjiran order. Khusus permintaan penjor, terus meningkat tiap enam
Bali Post/san
VAKSINASI - Salah satu ekor anjing peliharaan yang divaksin beberapa waktu lalu.
dengan sejumlah petani bambu untuk bisa mendapatkan bahan baku setiap enam bulan sekali. Dari awal sekadar berjualan bambu penjor, Agus pun mulai mengembangkan usahanya dengan membuat penjor jadi dengan mengajak kerabatnya. Pemasaran saat itu diawali dengan door to door ke rumah warga. ‘’Saya keliling menawarkan penjor jadi. Saya catat dan banyak peminatnya. Sekarang karena sudah ada langganan, mereka datang sendiri untuk memesan,’’ ucap Pak Kembar. Diakuinya, animo warga masyarakat untuk memesan penjor jadi meningkat. ‘’Kami bahkan sempat menolak pemesanan lantaran sudah banyak permintaan. Kebanyakan mereka yang memesan, tinggal di perumahan karena tidak sempat membuat lantaran sibuk kerja,’’ jelasnya. (kmb28)
Tabanan (Bali Post)-
Jumlah tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polres Tabanan sepanjang tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2017. Namun peningkatan tersebut juga dibarengi dengan peningkatan penanganan oleh kepolisian. Tak hanya tindak pidana, kasus lakalantas dan narkoba juga meningkat. Hal itu diungkapkan Kapolres Tabanan AKBP Made Sinar Subawa, Jumat (21/12) kemarin.
Vaksinasi Rabies Lampaui Target 5.326 ekor anjing dan 24 ekor kucing, Kecamatan Marga tercatat 3.898 ekor anjing, 201 ekor kucing dan satu ekor monyet. Di Kecamatan Penebel tervaksin 5.566 ekor anjing, 181 ekor kucing dan 5 ekor monyet, Kecamatan Pupuan tercatat 6.154 ekor anjing, Kecamatan Selemadeg sebanyak 4.334 ekor anjing, 4 ekor kucing dan 2 ekor monyet, Kecamatan Selemadeg Barat tercatat 4.229 ekor anjing, 50 ekor kucing dan 1 ekor monyet dan untuk Kecamatan Selemadeg Timur tervaksin sebanyak 3.056 ekor anjing, 57 ekor kucing dan 1 ekor monyet. Selain vaksinasi yang melebihi target, tahun ini juga terjadi 2 kasus positif rabies pada anjing, masing-masing di Banjar Sakenan Delod Peken, Tabanan pada 19 Maret dan di Beraban, Kediri pada 4 April. Untuk menangani kasus tersebut, pihak terkait telah
jadi dengan hiasan ental di harga Rp 350 ribu hingga Rp 500 ribu. ‘’Lengkap tanpa kelapa dan kebanyakan pelanggan memesan penjor jadi ental biar lebih awet. Kalau ambu memang lebih asli kelihatannya, hanya saja empat hari sudah mulai mengering,’’ terangnya. Tak hanya bambu dan penjor jadi, sarana lainnya seperti sanggah cucuk dan sanggah lengkung juga banyak dicari warga. Untuk sanggah cucuk, Agus menjualnya Rp 10 ribu per buah, dan sanggah lengkung dijual Rp 25 ribu sampai Rp 50 ribu. Usaha menjual bambu dan penjor jadi ini sudah dilakoninya sejak 15 tahun silam. Berawal dari keinginannya membantu warga, khususnya di Kota Tabanan untuk mendapatkan bambu penjor. Melihat peluang menjanjikan, ia pun melakukan pendekatan
Kriminalitas di Tabanan Meningkat
Menurut Kapolres, peningkatan disebabkan sejumlah faktor. Ini juga mengingat Polres Tabanan menerapkan pelaporan berbasis online. Berdasarkan data Reskrim Polres Tabanan, dari Januari sampai dengan November 2018 terdapat 196 tindak pidana. Jumlah ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2017 yang sebanyak 176 kasus. Terkait penyelesaian, dari 196 kasus di tahun 2018, 142 kasus sudah bisa diselesaikan. Tren kejahatan tahun ini didominasi curat disusul narkoba dan curanmor. Khusus penanganan kasus narkoba, untuk tahun 2019 Kapolres menekankan peningkatan kinerja jajaran Satnarkoba. ‘’Saya minta segera bentuk tim untuk meningkatkan kinerja karena dibarengi peningkatan anggaran di tahun 2019, sehingga kasus narkoba bisa diminimalisir lagi,’’
Tabanan (Bali Post) Vaksinasi massal hewan penular rabies (HPR) di Tabanan yang berlangsung sejak Juni hingga Oktober telah melampaui target. Target periode tersebut 46.000 ekor HPR, namun tercapai 51.036 ekor. Rinciannya, 50.406 HPR jenis anjing, 620 kucing dan 10 monyet. Kepala Dinas Pertanian Tabanan Nyoman Budana didampingi Kasi Kesehatan Hewan drh. I Gusti Ngurah Wiksuara, Jumat (21/12) kemarin mengatakan, Kecamatan Tabanan dan Kediri tercatat paling banyak HPR yang tervaksin. Kecamatan Tabanan sebanyak 6.380 ekor anjing dan 39 ekor kucing, sementara Kediri sebanyak 6.594 ekor anjing. Untuk kecamatan lain rinciannya, Kecamatan Baturiti sebanyak 4.799 anjing, Kecamatan Kerambitan sebanyak
bulan sekali saat Galungan. Seperti diakui I Made Agus Semadi (45) yang ditemui di tempatnya berjualan di Jalan Kasuari, Tabanan. Pedagang asal Banjar Jambe Baleran Desa Dajan Peken ini mengaku banyak menerima order sejak H-7 Galungan. Pedagang yang akrab disapa Pak Kembar ini menyebutkan, puncak penjualan akan terjadi besok. Untuk bahan baku berupa bambu didapatkannya dari petani Desa Belimbing Kecamatan Pupuan dan ada juga dari Buleleng. Bambu ini kemudian dijualnya seharga Rp 20 ribu hingga Rp 35 ribu. Sementara untuk penjor jadi dijual di kisaran Rp 150 ribu hingga Rp 500 ribu, tergantung bahan yang digunakan. Jika pelanggan menginginkan penjor jadi dari ambu, mereka hanya membayar di harga Rp 150 ribu hingga Rp 165 ribu. Sementara untuk penjor
7
langsung melakukan vaksinasi maupun eleminasi. Tahun ini telah dilakukan eliminasi 1.688 ekor anjing di zona merah rabies. Wiksuara menambahkan, pemberian vaksin secara rutin kepada HPR sangat penting dilakukan setahun sekali. Karena itu pihaknya berharap masyarakat yang memelihara anjing segera membawa peliharaannya untuk mendapatkan vaksin. Sementara dalam menyasar anjing liar, ada tim yang bekerja di lapangan yang khusus untuk melakukan vaksinasi. Diakui Wiksuara, pengalaman tahun 2017 sebanyak 48 ribu anjing yang divaksin, hampir sebagian besar sengaja diliarkan oleh pemiliknya. Hal yang sama juga berlaku di tahun ini. Dari 50.406 anjing yang divaksin, 23.596 di antaranya divaksin di luar rumah yang artinya adalah anjing liar atau berpemilik tetapi diliarkan. ‘’Padahal, selain vaksinasi rutin, tidak meliarkan anjing peliharaan merupakan salah satu kunci utama dalam pencegahan penularan rabies pada anjing. Jadi diharapkan masyarakat memelihara anjingnya dengan baik dan tidak meliarkannya,’’ ujar Wiksuara. Selain itu, langkah yang bisa diambil adalah melakukan kastrasi pada anjing. Cara ini untuk menekan angka populasi anjing yang tidak diinginkan. Sayangnya, prosedur kastrasi belum mendapatkan bantuan pendanaan dari pemerintah. (kmb24)
tegas Sinar Subawa. Hal lain yang mendapat perhatian yakni penguatan Tim Pemburu Preman, sesuai instruksi Kapolda Bali. ‘’Ke depan untuk tim ini akan kita tingkatkan kapasitas baik SDM dan sarana prasarana serta melatih kembali tim Satuan Bhayangkara Samapta (Sabata), sehingga kejadian yang berkaitan dengan premanisme tidak ada yang menonjol di Tabanan,’’ katanya. Terkait lakalantas, dia mengakui masih menjadi tantangan bagi pihaknya. Apalagi Tabanan memiliki jalur lalu lintas cukup panjang dengan kondisi jalan yang rentan terjadi kecelakaan. Lakalantas tahun 2018 dibandingkan tahun 2017 mengalami kenaikan 133 kasus. Pada 2017 terdapat 156 kasus, sementara tahun ini sebanyak 288 kasus. Korban paling banyak mengalami luka ringan. (kmb28)
Bali Post/bit
KASUS - Kapolres Tabanan saat merilis data kasus kriminal sepanjang tahun 2018.
BULELENG
8
Sabtu Umanis, 22 Desember 2018
Piutang Daerah
Belum Semua Bisa Ditagih Singaraja (Bali Post) – Kerja keras tim penagihan piutang daerah yang beranggotakan Badan Keuangan Daerah (BKD) dan Kantor Pelayananan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Singaraja, belum semua piutang daerah yang berhasil ditagih. Ini karena adanya hambatan teknis di lapangan dan kebanyakan debitur hanya mampu melunasi utang dengan cara mencicil. Pelunasan dengan cara mencicil itu dilakukan para mantan anggota DPRD Buleleng yang tercatat masih memiliki piutang dari kelebihan anggaran perjalanan dinas saat mereka menjabat. Berdasarkan data penyerahan berkas piutang daerah dari kelebihan perjalanan dinas itu ada 16 orang mantan dewan yang tercatat memiliki piutang kepada Kas Daerah. Nilai piutang ini nilainya bervariasi antara Rp 4 juta hingga tertinggi Rp 11 juta. Sejak berkas penagihan piutang daerah itu diserahkan kepada KPKNL tahun 2016 lalu, sebagian besar mantan anggota dewan itu belum mampu melunasi utangnya. Alasannya, selain kerena tidak mampu melunasi, mereka juga berkelit kalau piutang yang sudah lama dibiarkan, tetapi pemerintah justru baru memproses penagihannya. Meski demikian, tim penagih dari KPKNL ini tetap meminta agar piutang itu dilunasi sesuai mekenisme yang berlaku. Staf pada Seksi Piutang Negara KPKNL Singaraja Ni Putu Artini di ruang kerjanya, Jumat (21/12) kemarin, mengatakan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No. 14 tahun 2015 tentang Tata Cara Penghapusan Piutang Negara atau Daerah, KPKNL ditugaskan oleh Negara untuk menagih piutang daerah yang tercatat pada neraca keuangan pemerintah. Penagihan ini agar dana pemerintah tersebut dikembalikan ke Kas Daerah, sehingga nilai piutang daerah itu tidak muncul dalam temuan audit keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Memang karena daerah tidak bisa menagih piutang daerah, sehingga diserahkan kepada kita. Ini tujuannya agar piutang itu tidak muncul dalam neraca dan tiak lagi menjadi temuan hasil audit BPK,” katanya. Menurut Artini, untuk daftar pemilik utang dari mantan anggota DPRD itu, semuanya sudah dipang-
gil agar meluansi utangnya itu. Dari pemanggilan itu, kebanyakan pemilik utang itu belum bersedia melunasi secara langsung. Sebaliknya, mereka meminta keringanan agar pelunasan utang itu dengan cara mencicil. Atas permintaan itu, tim penagihan piutang daerah telah mengizinkan pelunasan dengan cara mencicil dengan beberapa syarat yang wajib dipenuhi. “Kita sampaikan penagihan ini tugas negara dan kebanyakan debitur meminta mencicil. Ada juga yang menyebut kalau penagihan ini baru dilakukan padahal utangnya sudah lama, namun hal itu sudah kita jelaskan dan pada intinya utang itu akan dilunasi sesuai perjanjian mencicil,” katanya. Di sisi lain, Artini mengatakan, selain berkas pangihan kelebihan perjalanan dinas di DPRD, pihaknya menerima 900 berkas piutang daerah dari BKD. Berkas itu di antaranya utang pasien yang dirawat di RSUD dan pelunasan dana bergulir yang dikelola Dinas Koperasi Perdagangan Perindustrian (Diskopdagprin) yang sekarang menjadi Dinas Perindustrian Perdagangan (Disdagprin). Dari jumlah berkas itu, sekarang masih ada 130 berkas piutang daerah yang belum tertagih. Sisa berkas tersebut, ke depan tetap diupayakan untuk ditagih. Namun, kalau piutang daerahnya tidak dapat ditagih, maka KPKNL akan mengeluarkan surat Piutang Sementara Belum Dapat Tertagih (PSBDT) dan dikuatkan dengan buktibukti seperti debitur sudah meninggal dunia dan ahli warisnya tidak mampu melunasi atau ada debitur sama sekali tidak ditemukan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari aparat pemerintah terbawah. Selanjutnya, untuk penghapusan piutang dengan permanen itu dilakukan atas kebijakan pemerintah daerah. “Penagihan akan terus kami lakukan sebab bisa saja kalau sekarang tidak bisa membayar dan tahun berikutnya bisa dilunasi. Tapi kalau memang tidak ditemukan atau sudah meninggal dunia dan ahli warisnya tidak mampu ya kita keluarkan PSBDT dan untuk penghapusan permanen kewenangan pemerintah daerah lewat kebijakan pemerintah,” tegasnya. (kmb38)
Bali Post/mud
BANTUAN - Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa kurang mampu, Jumat (21/12) kemarin.
Ribuan Siswa Miskin Dijatah Seragam Sekolah
Singaraja (Bali Post) -
Sebanyak 2.000 siswa kurang mampu di Buleleng dijatah bantuan perlengkapan sekolah, Jumat (21/12) kemarin. Bantuan ini digelontorkan sebagai implementasi kebijakan pembangunan 12 PAS di bidang pendidikan yang digulirkan Pemkab Buleleng. Siswa penerima bantuan perlegkapan sekolah ini hasil identifikasi Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora) melalui program Posko Drop Out (DO) sejak beberapa tahun terakhir. Bantuan perlengkapan sekolah itu diberikan kepada 1.079 siswa putra dan putri 921 orang. Siswa ini berasal dari Kecamatan Buleleng 406, Tejakula 157, Kubutambahan 261, Sawan 94, Sukasada 137, Banjar 269, Seririt 286, Busungbiu 115, dan Kecamatan Gerokgak 275 orang. Bantuan berupa seragam putih merah di antaranya topi, dasi, baju
putih, rok atau celana merah dan ikat pinggang. Satu setel seragam pramuka berupa, kacu, ring kacu, baju pramuka, rok atau celana pramuka, dan ikat pinggang serta satu setel sepatu hitam untuk anak SD. Bantuan diserahkan oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suardanyana (PAS) didampingi Kepala Disdikpora Gede Suyasa. Bupati Putu
Agus Suradnyana mengatakan, bantuan ini implementasi RPJMD pemkab. Pemkab melalui Disdikpora memiliki tanggung jawab penuh tentang pelaksanaan program 12 PAS. Salah satunya peningkatan aksebilitas dan kualitas pendidikan kepada seluruh masyarakat Buleleng dengan strategi membuka seluas-luasnya akses untuk menikmati pen-
didikan yang layak di setiap satuan pendidikan khususnya pendidikan dasar. Bupati berharap kegiatan ini mendorong dan memotivasi siswa untuk lebih rajin dan semangat mengejar prestasi. Ke depan, dari pemerintah akan membantu daerah dengan strategi berupa program pembangunan nasional semesta berencana tentang pendidikan 12 tahun yang secara penuh tentunya dengan menyesuaikan anggaran. “Ini implementasi RPJMD dan implementasi kebijakan program 12 PAS,” katanya. Sementara itu, Kepala Disdikpora Gede Suyasa
mengatakan, realisasi bantuan ini berawal hasil investigasi tim Posko DO. Hasilnya, ditemukan bahwa anak-anak yang diberikan bantuan saat ini memiliki rawan DO karena tidak bisa memenuhi kebutuhan mendasar untuk sekolah. Mencegah DO yang memiliki keterbatasan secara ekonomi maka Disdikpora memprogramkan bantuan seperti pakaian seragam kepada anak yang bersangkutan. “Harapan mereka dapat mengikuti proses belajar di sekolah tanpa adanya beban perbedaan kondisi pakaian selama berada di lingkungan sekolah,” katanya. (kmb38)
Lakalantas, Seorang Pengendara Tewas
Bali Post/mud
KONI – Ketua Umum KONI Buleleng, Nyoman Artha Widnyana, memberikan keterangan pers terkait persiapan menjelang laga Porprov Bali tahun 2019 di Tabanan.
Jelang Laga Porprov
KONI Siapkan Kuota Atlet Singaraja (Bali Post) – Usulan dana hibah tahun 2019 yang diajukan KONI Buleleng telah disetujui pemerintah daerah. Sekarang, KONI mulai mempersiapkan atletnya yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali tahun 2019 di Tabanan. KONI disebut telah melangsungkan rapat pleno dan memutuskan kuota atlet dan ofisial untuk menghadapi laga dua tahunan itu. Ketua Umum KONI Buleleng, Nyoman Artha Widnyana, di kantornya, Jumat (21/12) kemarin, mengatakan sebenarnya usulan hibah Rp 22,4 miliar. Dari usulan hibah tahun depan itu disetujui hanya Rp 16,1 miliar. Anggaran itu terdiri dari Rp 8,5 miliar untuk partisipasi Porprov Bali, Rp 5 miliar untuk pembinaan cabang olahraga dan kejuaraan, serta Rp 2,5 miliar rutin untuk biaya rutin KONI Buleleng. Sementara Rp 6,3 miliar sisanya yang rencananya dialokasikan untuk anggaran bonus atlet ditangguhkan. Bonus atlet yang meraih prestasi pada Porprov Bali 2019, akan dibayarkan lewat dana hibah di tahun 2020 mendatang. Menurut Artha Widnyana, Porprov 2019, Buleleng akan ikut ambil bagian pada 39 cabang olahraga dengan 432 nomor pertandingan. Termasuk
dua cabang olahraga ekshibisi seperti selam dan muaythai. Dari rapat pleno anggota KONI Buleleng telah disepakati bahwa jumlah kontingen yang diboyong pada Porprov 2019, maksimal berjumlah 670 orang. Namun, angka itu bukan jumlah mutlak. Bahkan berpotensi berkurang. Memurut Widnyana, Binpres KONI Buleleng telah menyusun formula seleksi. Formula itu telah disepakati pengurus cabang olahraga dalam rapat anggota pada Oktober lalu. Poin-poin yang akan dijadikan pertimbangan yakni prestasi masing-masing cabang olahraga, hasil tes fisik atlet, hingga program latihan di masing-masing pengurus cabang olahraga. “Kalau lebih dari itu tidak mungkin karena itu sudah kuota maksimal. Kalau kurang, bisa saja. Nanti akan kami seleksi berdasarkan tiga parameter yang telah disepakati dalam rapat anggota,” katanya. Kuota atlet itu dalam waktu dekat ini akan mengikuti tahap desentralisasi sudah dimulai pada bulan Maret 2019 mendatang. Selanjutnya dilanjutkan dengan masa sentralisasi latihan sejak bulan Mei hingga Agustus. Masa sentralisasi selama empat bulan itu diharapkan bisa menggenjot prestasi atlet. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Lakalantas melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Singaraja - Gilimanuk Km 30 sampai 100 wilayah Desa Celukan Bawang Kecamatan Gerokgak, Kamis (20/12) lalu. Akibatnya, pengendara, Made Santra (68), warga Desa Tinga Tinga tewas karena mengalami luka parah. Sementara pengendara lainnya, Kadek Swasmika (38), asal Desa Pemuteran dalam keadaan selamat.
Kasatlantas AKP Putu Diah Kuniawandari seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatakan, lakalantas berawal ketika pengendara sepeda motor Yamaha DK 7818 SJ Made Santra melintas dari arah Gilimanuk menuju Seririt. Sedangkan, Kadek Swasmika yang mengendarai Honda Vario DK 6432 UAC melintas dari arah berlawanan. Memasuki lokasi kejadian, sepeda motor DK
7818 SJ seketika memotong jalur dan berbelok ke kanan. Pengendara ini tidak memberi kesempatan pengendara motor DK 6432 UAC yang datang dari Seririt menuju Gilimanuk. Kendaraan itu melaju lurus, sehinga terjadi tabrakan adu jangkrik. Akibat benturan itu, pengendara terjatuh dari motor dan mengalami luka serius. Pengendara ini mengalami pendarahan hebat pada kepala, keluar
darah dari mulut, hidung dan telinga, kelopak mata kiri bengkak dan berwana hitam. Akibat luka parah itu, dia dinyatakan meninggal dunia saat diperiksa petugas medis Puskesmas Gerokgak I. Sedangkan, pengendara Honda Vario DK 6432 UAC, Kadek Swasmika, dalam keadaan selamat. “Laporan Unit Lantas Polsek Gerokgak, benar kejadian lakalantas itu. Kasusnya masih diselidki lebih lanjut,”
katanya. Terkait lakalantas itu, AKP Kurniawandari mengatakan, secara pasti penyebab lakalantas itu menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Namun, dari keterangan di lokasi kejadian, lakalantas ini diduga akibat pengendara yang kurang hati-hati saat berbelok dan memotong arah tidak memerhatikan situasi di jalan raya, sehingga tabrakan tidak terhindarkan. (kmb38)
Operasi Lilin Libatkan Polisi dan TNI Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 167.783 personel polisi dan TNI menggulirlan Operasi Lilin serangkaian Hari Natal dan Tahun Baru 2019 (Nataru). Operasi ini dilancarkan sepuluh hari dari 23 Desember sampai 1 Januari 2019 mendatang. Sebelum melaksanakan tugas, ratusan polisi dan TNI tersebut mengikuti apel gelar pasukan di Lapangan Taman Kota Singaraja, Jumat (21/12) kemarin. Apel dipimpin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. Kapolres AKBP Suratno mengatakan, apel gelar pasukan ini melihat kesiapsiagaan personel dan perlengkapan jajarannya yang akan melakukan pengamanan perayaan Nataru tahun ini. Selain itu, apel ini untuk menunjukkan sinergitas polri dan TNI serta tokoh masyarakat untuk berkomitmen menjaga situasi kamtibmas wilayah. “Bagaimana soliditas dan sinergi pemangku kepentingan dalam pengamanan Nataru 2018. Apel ini selain memastikan kesiapan personel dan sarana kami juga ingin semua personel dan komponen masyarakat komitmen menjaga situasi kamtibmas di daerah,” katanya. Di sisi lain, Kapolres Suratno mengatakan, momen Nataru dipastikan banyak dimanfaatkan masyarakat berkumpul bersama keluarga dan bertepatan dengan libur nasional. Situasi ini secara langsung berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat seperti peningkatan kegiatan masyarakat, mobilitas transportasi, dan peningkatan kebutuhan sembako. “Ini memunculkan potensi kerawanan yang harus menjadi perhatian bersama. Oleh karena itu, perlu melakukan konsolidasi bersama sembari mengecek persiapan pengamanan, penyamaan persepsi agar pengamanan dapat berjalan lancar,” katanya. (kmb38)
Bali Post/ist
PASUKAN – Ratusan personel polisi dan TNI mengikuti apel gelar pasukan Operasi Lilin serangkaian Natal dan Tahun Baru 2019 (Nataru) di Lapangan Taman Kota Singaraja, Jumat (21/12) kemarin.
GIANYAR
Sabtu Umanis, 22 Desember 2018
9
Pasar Murah Tawarkan Produk Petani Lokal Gianyar (Bali Post) Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar bekerja sama dengan TP PKK Kabupaten Gianyar menggelar pasar murah di halaman Kantor Bupati Gianyar, Jumat (21/12) kemarin. Pasar murah yang digelar dalam rangka menyambut perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan ini menawarkan berbagai hasil produksi petani lokal. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar I Made Raka mengatakan, pasar murah ini sebagai wujud kepedulian kepada para pegawai untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan persiapan menjelang Galungan dan Kuningan. Dalam penyelenggaraan pasar murah ini, Dinas Pertanian menggandeng langsung para petani untuk terjun memasarkan hasil panen. Ada sekitar 13 stan yang merupakan petani binaan dari Dinas Pertanian, ditambah beberapa produk olahan dari TP PKK Kecamatan di Kabupaten Gianyar. ‘’Sesuai dengan temanya, kami yakin harga yang ditawarkan dalam pasar murah ini lebih murah dari harga di pasar, karena ini langsung petani yang menjual. Artinya, rantai pemasaran lebih kecil dibandingkan di pasar yang sudah melalui banyak pihak sehingga otomatis harganya lebih mahal,’’ ujar Raka. Sejak dibuka Jumat pagi sekitar pukul 06.00 Wita, para pegawai tampak sudah memadati stan yang menjual sembako dan berbagai kebutuhan menjelang hari raya seperti janur, buah-buah dan beraneka jenis kue. Yang paling banyak diborong oleh ibu-ibu pegawai di Lingkungan Pemkab Gianyar adalah berbagai jenis
buah, janur dan olahan kue untuk upacara, karena harganya cukup murah dibandingkan produk sejenis yang dijual di pasar. Bahkan ada yang memborong hingga lima kilogram untuk satu jenis buah saja. Salah satu pedagang adalah I ketut Suastana dari Kelompok Tani Pucak Sari Banjar Perean, Desa Pupuan, Tegallalang dengan komoditi andalan jeruk. Buah jeruk menjelang hari raya biasanya memang mengalami lonjakan harga, namun kali ini tidak terlalu signifikan. Dikatakan, pada pasar murah kali ini, per kilogram untuk jeruk lokal klas A dan B dijual Rp 10 ribu. Sedangkan di pasar untuk jenis dan klas yang sama berkisar Rp 12 ribu hingga Rp 13 ribu per kilogram. Harga ini bisa naik tergantung permintaan di pasar. Sekda Gianyar I Made Wisnu Wijaya saat meninjau langsung pelaksanaan pasar murah mengaku sangat senang melihat antusiasme para pegawai berbelanja. Ini membuktikan bahwa upaya Pemkab Gianyar untuk membantu meringankan beban terutama untuk kebutuhan pokok hari raya terbukti tepat sasaran. ‘’Kami pastikan bahwa harga yang ditawarkaan di pasar murah ini sangat bersahabat, karena petaninya langsung yang menjual. Belanja dari tangan pertama tentu beda harganya dengan di pasar yang sudah malalui beberapa tangan,’’ katanya. Selain membantu petani dalam pemasaran, kata Wisnu Wijaya, kegiatan pasar murah ini juga untuk mengantisipasi para pegawai keluyuran di pasar dengan dalih berbelanja kebutuhan hari raya pada jam kerja. (kmb35)
Dua Sekolah Raih Nugraha Adiwiyata Nasional Gianyar (Bali Post) Dua sekolah di Kabupaten Gianyar, yakni SDN 2 Lebih dan SMAN 1 Ubud meraih Nugraha Adiwiyata tingkat Nasional tahun 2018. Penghargaan tersebut diterima oleh masing-masing kepala sekolah yang didampingi Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar Ir. I Gde Maha Diana, M.T. dan Kepala Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup I Wayan Balik Suara di Auditorium Dr. Ir. Soedjarwo Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kelautan (LHK), Jakarta, Jumat (21/12) kemarin. Kepala DLH Kabupaten Gianyar Wayan Kujus Pawitra mengaku sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh SDN 2 Lebih dan SMAN 1 Ubud yang sukses meraih penghargaan Adiwiyata tingkat Nasional. ‘’Semoga prestasi ini bisa memberikan motivasi kepada sekolah yang lain agar bersamasama bisa menciptakan sekolah yang berwawasan lingkungan,’’ ujarnya. Menurut Kujus Pawitra, indikator penilaian sekolah Adiwiyata sesuai Permen Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata meliputi kebijakan berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikulum berbasis partisipatif, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif dan pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan. ‘’Adiwiyata bukanlah sebuah lomba tetapi program dalam mewujudkan sekolah peduli pada lingkungan. Adiwiyata merupakan salah satu dari delapan standar pendidikan nasional. Di mana, sekolah itu wajib melaksanakan program
Adiwiyata,’’ katanya. Dengan penghargaan Adiwiyata ini, Kujus Pawitra mengharapkan agar nantinya mampu memasyarakatkan dan menanamkan lingkungan hijau sejak dini mulai dari lingkungan sekolah. ‘’Mudah-mudahan prestasi ini bisa merambah ke sekolah-sekolah yang lain. Saya sangat bangga karena semangat sekolah di Kabupaten Gianyar sangat tinggi dalam menciptakan sekolah yang berwawasan lingkungan,’’ katanya. Kujus Pawitra menambahkan, program Adiwiyata ini menjadi tanggung jawab bersama mulai dari warga sekolah, pihak swasta, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Kementerian Agama. ‘’Pada prinsipnya Adiwiyata memiliki makna sebagai tempat yang baik dan ideal di mana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup kita dan menuju pada cita-cita pembangunan berkelanjutan,’’ terangnya. Dalam penerapan kelestarian fungsi lingkungan hidup dan sumber daya alam, kata Kujus Pawitra, DLH Kabupaten Gianyar akan memberikan bantuan berupa tanaman obat, tong sampah dan tas ramah lingkungan kepada sekolahsekolah yang ikut dalam program Adiwiyata untuk menjaga kebersihan sekolah, mengurangi penggunaan tas plastik sehingga tercipta lingkungan yang nyaman. ‘’Sekolah wajib konsisten menjaga lingkungan karena program Adiwiyata telah terbukti mencipatakan lingkungan sekolah yang nyaman, aman dan harmonis. Khususnya untuk kebutuhan belajar peserta didik,’’ tegasnya. (kmb35)
Bali Post/kmb35
PASAR MURAH - Suasana pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Gianyar, Jumat (21/12) kemarin.
Kuasa Hukum Septyan Ajukan Kontra Memori Kasasi
Gianyar (Bali Post) -
Kuasa hukum terdakwa Ni Luh Putu Septyan Permadani mengajukan kontra memori kasasi ke Pengadilan Negeri Gianyar, Jumat (21/12) kemarin. Selanjutnya, memori kasasi dari jaksa penuntut umum (JPU) dan kontra memori kasasi ini akan dikirim ke Mahkamah Agung. Kuasa hukum terdakwa Made Somya Putra menerangkan, pihaknya mengajukan kontra memori kasasi sebagai tanggapan atas memori kasasi JPU. ‘’Kontra memori kasasi ini juga adalah wujud perjuangan serius demi seorang ibu dan perempuan bersama masyarakat yang bersimpati kepada terdakwa
Septyan,’’ katanya. Somya Putra menilai memori kasasi yang diajukan JPU hanya pengulangan dari dalil-dalil yang telah disampaikan pada memori banding. ‘’Menurut saya ini kesesatan pola argumentasi hukum jaksa penuntut umum masih digunakan dalam memori kasasinya,’’ ujarnya.
tersebut, saya minta kepada pejabat fungsional yang baru dilantik untuk bekerja dengan optimal sesuai dengan kempetensi demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,’’ tegasnya. Mahayastra menambahkan, pelantikan dan pengam-
(20/12) lalu. Sementara itu, isi dalam memori kasasi yang dicantumkan JPU tetap menyatakan terdakwa Ni Luh Putu Septyan Permadani bersalah karena melakukan pembunuhan berencana, sebagaimana dakwaan primer Pasal 340 KUHP. Selanjutnya, Septyan dijatuhkan hukuman 19 tahun dikurangi selama terdakwa berada di dalam tahanan. ‘’Memori kasasi dari JPU masih sama memasang pasal 340 KUHP,’’ katanya. (kmb35)
Mencurigakan, Polisi Amankan Pria Teler Gianyar (Bali Post) Menjelang perayaan Natal dan tahun baru yang berbarengan dengan Hari Raya Galungan dan Kuningan, polisi mulai menggelar operasi Cipta Kondisi. Operasi ini digelar dengan menyisir administrasi kependudukan, Kamis (20/12) malam. Uniknya, di sela-sela operasi polisi menemukan pemuda bernama Sidiq yang teler diduga akibat pengaruh pil. Pemuda yang bekerja sebagai buruh bangunan ini sempat digiring ke Mapolsek Ubud. Dikonfirmasi Jumat (21/12) kemarin, Kapolsek Ubud Kompol Made Raka Sugita membenarkan adanya operasi tersebut. Dijelaskan, panan-
gkapan pemuda itu berawal ketika polisi menyisir wilayah Desa Singakerta, Kecamatan Ubud untuk sidak administrasi penduduk. Saat penyisiran itu, polisi menemukan Sidiq sedang teler di halaman sebuah toko modern, tepatnya di samping pom bensin di Singakerta. Sidiq yang seorang buruh bangunan itu tampak linglung ketika didekati petugas. “Diduga akibat pengaruh obat,” ujar Raka Sugita. Lantaran mencurigakan, kata Raka Sugita, Sidiq digeledah polisi dan ditemukan lima butir pil yang dibungkus tas keresek kecil. Akhirnya buruh bangunan yang bekerja di proyek vila itu langsung
Bupati Mahayastra Lantik 52 Pejabat Fungsional Gianyar (Bali Post) Bupati Gianyar I Made Mahayastra melantik puluhan pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Gianyar. Pelantikan ini digelar di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Jumat (21/12) kemarin. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Gianyar I Ketut Artawa mengatakan, kali ini sebanyak 52 orang pejabat fungsional yang dilantik. Rinciannya, 52 pejabat fungsional tersebut terdiri dari satu orang pejabat pengelola barang dan jasa, 15 orang pejabat auditor, 13 orang guru, 22 orang tenaga kesehatan serta satu orang pejabat penyuluh pertanian. ‘’Setelah melalui beberapa mekanisme yang ditentukan dan berdasarkan peraturan perundang-undangan, setiap pejabat fungsional wajib dilantik,’’ ujarnya. Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengatakan, di era keterbukaan ini, tuntutan masyarakat akan terwujudnya pemerintahan yang baik (good governance) serta perbaikan kualitas pelayanan publik semakin tinggi. Beban kerja yang dipikul ASN sebagai bagian dari penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik tentunya juga semakin berat. ‘’Menyikapi tantangan
Somya Putra menegaskan, tidak ada kesalahan dalam penerapan hukum dalam pengadilan negeri maupun pengadilan tinggi. Menurutnya, justru dalam penanganan perkara perempuan yang dilakukan selama ini sudah sesuai dengan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pedo-
man Mengadili Perempuan yang Berhadapan dengan Hukum. ‘’Dalam aturan itu sangat wajib memperhatikan luka psikis dan latar belakang peristiwa yang terjadi,’’ tegasnya. Sebelumnya, Humas PN Gianyar Wawan Edi Prastiyo mengungkapkan bahwa memori kasasi dari jaksa penuntut umum nomor ter0775/P.1.15/Uuh.2/12/2018 memang sudah diserahkan pada 13 Desember lalu. “Sudah diserahkan oleh jaksa kemarin,’’ ujarnya, Kamis
bilan sumpah jabatan pejabat fungsional merupakan amanat dari Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. Bahwa setiap pejabat fungsional wajib dilantik dan diambil sumpah/janji menurut agama atau kepercayaannya
kepada Tuhan Yang Maha Esa. Serta sesuai dengan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 821/8692/OTDa tentang Persetujuan Pengangkatan dan Pemberhentian Dalam Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar. (kmb35)
Bali Post/kmb35
PEJABAT - Pelantikan sejumlah pejabat fungsional di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Jumat (21/12) kemarin.
digiring ke Mapolsek Ubud untuk dimintai keterangannya lebih lanjut. Polisi juga mengamankan motor yang dibawa Sidiq. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Sidiq mengaku memperoleh pil tersebut dari temannya di Denpasar. Menurut Raka Sugita, pil itu diduga obat penenang. Pil telah dicek dan bukan tergolong pelanggaran UU Narkotika. “Sesuai UU Kesehatan, barang buktinya sedikit,” terangnya. Berdasarkan barang bukti yang minim itu, Sidiq akhirnya dilepaskan dan kasus ini tidak dilanjutkan. “Dia hanya diamankan 1x24 jam saja,” kata Raka Sugita. (kmb35)
Bali Post/kmb35
OPERASI - Aparat kepolisian menggelar operasi Cipta Kondisi dengan menyisir administrasi kependudukan, Kamis (20/12) malam.
JEMBRANA
10
Sabtu Umanis, 22 Desember 2018
Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Agung Enam Gereja Besar Disterilisasi
Bali Post/olo
APEL – Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Agung 2018 di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Jumat (21/12) kemarin.
Dugaan Kampanye di Pura
Bawaslu Nyatakan Dek Ulik Tidak Melanggar Negara (Bali Post) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jembrana, Jumat (21/12) kemarin menggelar rapat terkait dugaan pelanggaran kampanye di tempat ibadah oleh calon DPD-RI. Selain unsur Bawaslu, sidang juga melibatkan penyidik dari Polres Jembrana dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana atau Sentra Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu). Dari hasil rapat kemarin, kesimpulannya tidak memenuhi unsur melanggar sesuai ketentuan Pasal 280 ayat 1 huruf h Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Ketua Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan dari rapat Gakkumdu yang digelar lebih dari dua jam kemarin menyimpulkan tidak ada pelanggaran pidana. Beberapa unsur yang tidak memenuhi kampanye itu dibahas. Salah satunya, banner dipasang Yayasan Kesenian Bali (YKB) yang bukan bagian dari pelaksana, peserta maupun tim kampanye calon anggota DPD Ni Made Suastini (Dek Ulik). ‘’Yang memasang itu bukan tim kampanye, sehingga tidak memenuhi unsur melanggar yang didugakan yakni kampanye di tempat ibadah,’’ tandas Pande. Selain itu unsur lainnya,
dalam kegiatan tersebut Dek Ulik tidak ada unsur mengajak untuk memilih dirinya maupun menyampaikan visi dan misi selaku calon anggota DPD, sehingga rekomendasi untuk kasus ini tidak bisa dilanjutkan. Namun terkait dugaan p elanggaran administrasi, menurutnya, Bawaslu akan melakukan sidang lagi. Diawali dengan pemanggilan pelapor dan terlapor, panitia kegiatan serta saksi-saksi. Sama seperti yang dilakukan di Panwascam Mendoyo sebelumnya. ‘’Memang alurnya begitu, dalam ‘kasus’ ini pelapor dari Panwascam karena merupakan temuan,’’ ujar Pande. Bawaslu memiliki waktu 14 hari kerja untuk proses tersebut terhitung sejak kemarin. Kasus dugaan berkampanye di tempat ibadah ini merupakan hasil pengawasan Panwalih Kecamatan Mendoyo. Pada Rabu (12/12) malam di Munduk Anggrek, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Ni Made Suastini atau Dek Ulik yang merupakan calon anggota DPD diduga melakukan kampanye. Panwascam selama sepekan ini juga telah melakukan klarifikasi kepada sejumlah pihak terkait di antaranya saksi-saksi, pelaksana kegiatan hingga peserta pemilu (calon DPD). (kmb26)
Negara (Bali Post) Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Agung 2018 Polres Jembrana dilaksanakan di halaman Gedung Kesenian Soekarno, Jumat (21/12) kemarin. Apel yang turut dihadiri Bupati Jembrana I Putu Artha, Komandan Detasemen C Brimob Gilimanuk AKBP I Ketut Alit diikuti ratusan anggota gabungan dari Polres dan instansi terkait. Apel ditandai penyematan pita sebagai tanda dimulainya Operasi Lilin Agung 2018 oleh Pimpinan Apel kepada perwakilan dari anggota Sub Denpom Jembrana, Lantas Polres Jembrana dan Dishub Jembrana. Kapolres Jembrana AKBP Budi P. Saragih menyampaikan bahwa apel yang diselenggarakan secara serentak di seluruh jajaran merupakan momentum pent-
ing untuk meninjau kesiapan personil dan melakukan pengecekan sarana dan prasarana menjelang perayaan Natal 2018 dan pergantian tahun 2019. Mendekati Nataru ini, peningkatan intensitas kegiatan masyarakat serta peningkatan permintaan terhadap kebutuhan pokok khususnya pangan kondisi ini akan memunculkan kerawanan yang menjadi perhatian bersama. Di Bali operasi kepolisian terpusat ini dilaksanakan selama 12 hari sejak 21 Desember 2018 kemarin sampai dengan 1 Januari 2019. Kabag Ops Kompol M. Didik Wiratmoko mengatakan, untuk fokus menjelang perayaan Natal pengamanan dilakukan di gereja-gereja di Jembrana. Dari 33 gereja di Jembrana, ada enam gereja
besar yang menjadi perhatian khusus dalam pengamanan yang tersebar di lima Kecamatan. Untuk pengamanan selain personil dari Polres juga di-back-up personil Brimob di Gilimanuk. Brimob ikut melakukan sterilisasi Gereja sebelum pelaksanaan kegiatan. “Untuk awal dua jam sebelumnya kita melakukan sterilisasi, wilayah sekitar gereja,” terang Didik. Selanjutnya, pemeriksaan juga dilakukan saat pelaksanaan. Setiap orang yang masuk ke wilayah Gereja dilakukan pemeriksaan khususnya barang bawaan. Pengamanan dilakukan hingga pascakegiatan selesai. Jumat (21/12) sore kemarin satu peleton personil Brimob Gilimanuk juga melakukan sterilisasi di sekitar Gereja Mandira Santi, Kelurahan Pendem. (kmb26)
Kapal Ikan Mustika Rafi 2 Tenggelam, 10 ABK Selamat
Negara (Bali Post) – Diduga akibat cuaca buruk, kapal pengangkut ikan tenggelam di perairan Melaya, Rabu (19/12) malam. Hingga kemarin kapal berbahan fiber berbobot tiga ton itu masih karam. Sejumlah anak buah kapal (ABK) yang berada di kapal tersebut sempat ikut tenggelam namun berhasil selamat. Mereka ditarik ke atas kapal lainnya yang berfungsi untuk jaring. Dari informasi warga, kapal selerek dari fiber ini tenggelam saat hendak kembali seusai menjaring ikan. Kapal dengan nama Mustika Rafi 1 dan Mustika Rafi 2 ini mencari ikan dengan cara menjaring di perairan Muara pantai kurang lebih 1 mil dari bibir pantai. Saat kapal Mustika Rafi 2 yang bermuatan kurang lebih dua ton ikan layang tiba-tiba dihantam gelombang tinggi, air masuk ke dalam kapal. ABK berusaha menguras air yang masuk dalam kapal slerek. Tetapi lantaran volume air terlalu banyak, ABK tidak mampu menguras. Kapal Rafi 1 yang merupakan pasangan kapal Rafi 2 sejatinya juga sempat menarik, tetapi tak berhasil. Sehingga ABK memutuskan meninggalkan kapal dan akhirnya kapal tersebut tenggelam. Sementara 10 ABK diselamatkan naik kapal lainnya dan tidak mengalami cedera. Kasat Pol Air Polres Jembrana Iptu Eddy Waluyo dikonfirmasi, Jumat (21/12) kemarin, membenarkan kejadian tersebut. Kapal yang tenggelam ini milik Azis Muslim (47) dari
Melaya Kramat, Desa Melaya. Kapal yang tenggelam itu merupakan satu dari sepasang kapal. Satu kapal berfungsi untuk menjaring ikan dan satu berfungsi untuk muatan ikan. Kapal yang tenggelam itu merupakan kapal penangkap ikan. Sementara sejumlah anak buah kapal yang sempat ikut tenggelam berhasil diselamatkan dengan kapal satunya. Diperkirakan kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Kapal berbahan fiber ini memiliki cara menangkap ikan mirip purse seine atau Selerek di Selat Bali. Hanya ukurannya lebih kecil. Dalam sekali berangkat menangkap ada dua kapal. Satu berfungsi untuk menjaring ikan dan satu untuk mengangkut hasil tangkapan. ‘’Dari pengecekan memang karena cuaca buruk, kapal kemasukan air dan tenggelam,’’ tandasnya. Kapolsek Melaya AKP Ketut Wijaya Kesuma dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. TKP kapal tenggelam itu sekitar satu kilometer dari pinggir pantai Melaya. (kmb26)
Bali Post/olo
PEMILIK KAPAL – Kasat Polair Jembrana mengecek pemilik kapal yang tenggelam di Melaya.
Dua Hari Jelang Nataru
Truk Bermuatan 14 Ton Diimbau Tidak Melintas Negara (Bali Post) – Selama dua hari menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), kendaraan barang dengan muatan lebih dari 14 ton diimbau tak melintas di jalan nasional. Imbauan dari Kementerian Perhubungan RI ini juga berlaku di jalan nasional untuk wilayah Bali atau jalan Denpasar-Gilimanuk, khususnya jalur Jawa-Bali. Hal ini bertujuan untuk memperlacar arus lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru. Sejumlah petugas dari Satlantas Polres Jembrana dan Dinas Perhubungan dipimpin Kasat Lantas Polres Jembrana, Jumat (21/12) kemarin memberikan imbauan kepada sopir-sopir truk yang melintas. Truk baik dari arah Gilimanuk maupun Denpasar saat berhenti di lampu merah diberikan imbauan oleh petugas. Dalam Peraturan Menteri Perhubungan tentang Pengaturan Pengoperasian Barang selama Masa Angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 disebutkan truk
Bali Post/olo
GAKKUMDU - Rapat Gakkumdu yang digelar di kantor Bawaslu Jembrana kemarin terkait kasus dugaan pelanggaran kampanye menyimpulkan tidak ada pelanggaran.
Telepon Penting jembrana RSU Negara Pemkab Jembrana DPRD Jembrana KODIM 1617 Jembrana KPU Jembrana Kejari Negara Piket Kejari Negara Piket PN Negara TNBB Koramil Negara
(0365)41006/41806 (0365) 41210 (0365) 41039 (0365) 41025 (0365) 3944 (0365) 41165 (0365) 41164 (0365) 41204 (0365) 41173/61060 (0365) 41013
HIMBAUAN – Kasat Lantas Polres Jembrana bersama Perhubungan menginformasikan kepada sopir truk adanya imbauan tidak bisa melintas menjelang libur Natal dan Tahun Baru untuk kelancaran lalu lintas.
dengan muatan lebih dari 14 ton diimbau tidak melintas di jalan nasional. Untuk di wilayah Bali, berlaku untuk kendaraan barang yang akan masuk atau keluar Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk. ‘’Untuk menjelang Natal dari tanggal 21 Desember sampai 22 Desember. Dan dua hari menjelang Tahun Baru yakni 28 dan 29 Desember,’’ terang Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Yoga Widyatmoko didampingi Kabid Perhubungan Jembrana Gusti Kade Agung Oka Diputra. Selain itu pada tanggal 1 Januari 2019, truk dari Denpasar menuju ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk juga diimbau tidak melintas. Kendaraan barang dikecualikan untuk truk angkut sembako dan BBM. Terkait masih adanya truk yang masih melintas, petugas hanya bisa melakukan pembinaan dan imbauan. Meski demikian, Polres berharap sopirsopir truk serta perusahaan bisa mematuhi aturan tersebut guna kelancaran saat Natal dan Tahun Baru. Sejumlah sopir truk yang melintas mengaku belum mengetahui adanya aturan tersebut. Seperti yang diungkapkan Hendra Adistiko, mengaku baru mengetahui saat diinformasikan petugas di Jalan Sudirman itu. Dengan adanya imbauan itu, ia mengaku akan berkoordinasi ke perusahaan agar tidak berangkat. (kmb26)
Pemkab Berikan Beasiswa kepada 721 Mahasiswa Asal Jembrana Negara (Bali Post) – Setelah melalui seleksi, ratusan mahasiswa berprestasi asal Jembrana akhirnya menerima beasiswa. Dari total 723 mahasiswa pemohon, 721 mahasiswa yang berhak menerima. Penyerahan dilakukan Jumat (21/12) kemarin oleh Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan, Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa dan Plt. Kepala Dinas Dikpora Jembrana I Putu Pery Yanto. Pery Yanto seusai penyerahan mengatakan memang tidak semua mahasiswa yang mengajukan beasiswa diakomodir. Dari 723 mahasiswa yang men-
gusulkan beasiswa pendidikan, menurutnya hanya 721 mahasiswa yang dinyatakan memenuhi syarat dan menerima beasiswa. “Sisanya dinyatakan tidak memenuhi syarat,” terang Pery. Rincian penerima beasiswa itu di antaranya dari Fakultas Kedokteran sebanyak 13 orang, Fakultas Teknik sebanyak 27 orang, serta Fakultas non-Teknik dan Kedokteran sebanyak 681 orang. Pery Yanto juga menambahkan, untuk penerimaan beasiswa Tahun 2019 akan dilaksanakan secara online dan dengan memanfaatkan program aplikasi, sehingga diharapkan lebih mempermudah dan memper-
cepat proses penerimaan. Bupati Artha mengharapkan para penerima beasiswa agar mempertahankan prestasi di masing-masing tempat mengenyam pendidikan, dan kepada para mahasiswa agar membantu orangtua dengan belajar sebaik-baiknya. “Manfaatkan beasiswa yang diterima dan gunakan sebaik-baiknya untuk menyokong biaya pendidikan,” tandas Bupati Artha. Kepada orangtua mahasiswa, Bupati Artha juga berpesan agar memberikan apresiasi kepada putraputrinya yang berprestasi agar nantinya mereka lebih bersemangat dalam mem-
pertahankan prestasinya. Menurut Bupati Artha, beasiswa ini diberikan karena prestasi para mahasiswa sehingga para orangtua patut berbangga. Artinya, anak-anak ini selain berprestasi juga secara langsung membantu orangtua mereka dalam hal pembiayaan pendidikan mereka. Untuk OPD terkait, Bupati Artha mengimbau agar penjadwalan penyerahan beasiswa dapat dicarikan waktu yang tepat untuk memudahkan kehadiran maha siswa, harapannya agar dapat menerima secara langsung dan bertatap muka tanpa mewakilkan. (kmb26)
Bali Post/olo
BEASISWA – Penyerahan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi asal Jembrana. Total ada 721 mahasiswa yang memenuhi syarat mendapatkan beasiswa.
Sabtu Umanis, 22 Desember 2018
KARANGASEM
11
Bali Post/kmb41
CEK - Kapolres Karangasem AKBP I Gusti Ngurah Ade Panji Anom bersama Wakil Bupati Karangasem Wayan Artha Dipa dan Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi saat melakukan pengecekan personel saat Apel Operasi Lilin Agung 2018 yang dilaksanakan di Lapangan Tanah Aron, Amlapura, Jumat (21/12) kemarin.
Musim Hujan Tiba
Petani di Abang dan Kubu Mulai Bercocok Tanam Amlapura (Bali Post) Sejumlah petani di wilayah Abang dan Kubu kini sudah mulai bisa memanfaatkan lahan pertanian yang mereka miliki. Selama ini, lahan tersebut tidak digunakan lantaran kering akibat musim kemarau. Kini, pascaturun hujan, petani mulai mengolah lahan tersebut untuk bercocok tanam. Petani di Desa Datah, Abang, Karangasem I Gede Putra, Jumat (21/12) kemarin, mengungkapkan jika sebelumnya lahan kosong alias tidak ditanamani apa-apa. Pasalnya, sebelumnya lahan itu mengalami kekeringan. Saat ini, mereka kembali bisa memanfatkan lahan tersebut untuk bercocok tanam karena sudah mulai turun hujan. ‘’Sebelumnya, lahan ini kosong tidak berisi apa-apa. Tapi sekarang sudah mulai dapat ditanami karena sudah mulai turun hujan. Hujan mulai turun sekitar sepekan terakhir. Sekarang, saya menanam jagung dan ketela pohon. Karena lahan pertanian di sini memang cocok untuk menanam itu,’’ ungkapnya. Putra mengatakan, dalam membajak lahan pertanian yang ditanami jagung dan ketela pohon, pihaknya masih memakai sapi. Pasalnya, sampai saat ini belum pernah mendapatkan bantuan traktor dari pemerintah. Untuk
itu, dirinya berharap supaya ke depannya pemerintah bisa memberikan bantuan kontraktor tersebut. ‘’Bantuan traktor memang sangat saya harapkan. Karena dengan bantuan itu, saya bisa lebih ringan dalam membajak tanah. Karena sapi yang dipakai membajak kurus-kurus akibat kekurangan pakan. Sehingga sapi tidak kuat untuk membajak tanah,’’ jelasnya.
Menurutnya, untuk mendapatkan hasil atau panen waktunya lumayan lama. Jelas dia, jika sekarang ini baru mulai bercocok tanam, maka masa panen baru bisa dilakukan April 2019 mendatang. Selain menanam ketela pohon dan jagung, pihaknya juga mulai menanam kapas. Masa panen kapas selama empat bulan. ‘’Panen kapas hampir sama dengan jagung. Jika Desember baru mulai
menanam April baru mulai panen,’’ jelasnya. Hal senada juga disampiakan, Mangku Gede Wayan Berata. Petani asal Banjar Dalem, Tianyar Tengah itu menjelaskan, bahwa dirinya juga baru mulai bercocok tanam ketela pohon karena di wilayahnya juga baru turun hujan. Karena selama ini musim kemarau, sehingga lahan tidak difungsikan. (kmb41)
Bali Post/kmb41
TANAM - Petani di Desa Datah, Abang saat membajak lahan pertanian. Lahan tersebut bakal ditanami jagung dan ketela pohon.
Harga Pisang Naik 100 Persen Amlapura (Bali Post) Menjelang hari raya Galungan dan Kuningan, berdampak pada harga kebutuhan untuk upakara. Misalnya saja, pisang mulai terjadi kenaikan harga. Kenaikan harga pisang diakui seorang ibu rumah tangga, Ni Made Maryati, Jumat (21/12) kemarin. Dia mengatakan, akibat mahalnya harga pisang, membuat dirinya batal membeli pisang di Pasar
Karangsokong, Subagan. ‘’Saya terkejut, karena pisang yang kecil-kecil harganya Rp 2 ribu per buah. Padahal, sebelumnya berkisar Rp 500. Saya coba besok (hari ini) cari di pasar lain, siapa tahu dapat lebih murah, sehingga dengan uang yang sama, dapat pisang lebih banyak,’’ katanya. Ibu rumah tangga lainnya, Ariningsing, juga menyampaikan harga pisang per buah Rp
2 ribu. Dia menduga, naiknya harga pisang yang cukup signifikan akibat banyaknya upacara. ‘’Pisang memang mahal. Tapi karena wajib banten ada pisangnya saya tetap membelinya. Tapi belinya sedikit,’’ ujarnya. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Karangasem, Nyoman Merta Tenaya, mengatakan, harga pisang sejak tiga hari lalu memang
melambung. Bahkan, naiknya mencapai 100 persen. Sebelumnya satu buah pisang hanya Rp 1.000 kini naik menjadi R 2.000 per buahnya. Kenaikan itu dipicu akibat banyaknya hari raya. Terlebih lagi jelang Galungan dan Kuningan, dipastikan harga pisang terus naik. ‘’Apalagi sehari atau dua hari jelang Galungan harga pisang kemungkinan bisa naik lagi,’’ ujarnya. (kmb41)
Deklarasi Pemilu Damai
KPU Ajak Masyarakat Tangkal ’’Hoax’’
Amlapura (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karangasem melaksanakan Deklarasi Pemilu Damai, menjelang pileg dan pilpres 2019 di Taman Kota Jagat Karana,
Jalan Veteran Amlapura, Jumat (21/12) kemarin. Dalam kegiatan itu, KPU mengajak seluruh masyarakat tangkal hoax. Ketua KPU Karangasem I Gede Krisna Adi Widana men-
gatakan, pemilu serentak yang digelar tahun ini memang sangat rentan. Tingkat kerentanan itu ada pada lima surat suara yang mesti harus dicoblos pemilih. Bukan hanya itu, isu pemilu
Bali Post/kmb41
DEKLARASI - KPU Karangasem saat melaksanakan Deklarasi Pemilu Damai, menjelang pileg dan pilpres 2019, di Taman Kota Jagat Karana, Jalan Veteran Amlapura, Jumat (21/12) kemarin.
yang menyerang penyelenggara, mulai kelihatan. ‘’Dari awal pelaksanaan, kita sudah digoyang isu tak sedap, mulai dari DPT, e-KTP, dan kotak suara kardus,’’ kata Krisna. Menyangkut kotak suara yang berbahan kardus, Krisna mengajak masyarakat untuk bersama-sama menangkal berita hoax tersebut. Dia mengatakan, kotak suara berbahan kardus yang dikeluarkan KPU pusat kelayakannya sudah diuji. ‘’Kotak suara kardus bahannya kedap air. Provinsi Riau sudah mengujinya dengan menghanyutkan ke sungai dalam simulasi bencana alam yang dilakukan beberapa waktu lalu. Hasil pengujian, kotak suara kardus ternyata sangat kuat dengan air,’’ kata Krisna. Dia menjelaskan, untuk menghindari kerusakan, surat suara dan logistik lainnya akan dibungkus plastik sebelum dimasukkan ke kotak suara. Bukan hanya itu, kotak suara kardus juga dibungkus plastik. Langkah ini dilakukan guna menjawab keraguan beberapa pihak atas kenyamanan kotak suara yang berbahan kardus tersebut. ‘’Pada intinya, untuk kotak suara kardus dan surat suara kita sudah lakukan pengamanan ganda. Masyarakat pemilih tak perlu lagi untuk meragukannya. Semuanya sudah aman,’’ jelasnya. (kmb41)
Amankan Nataru
Polres Siagakan Ratusan Personel
Amlapura (Bali Post) Polres Karangasem menyiagakan ratusan personel dalam rangka melakukan pengamanan saat pelaksanaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal itu diungkapkan Kapolres Karangasem AKBP I Gusti Ngurah Ade Panji Anom saat melaksanakan Apel Operasi Lilin Agung 2018 yang dlaksanakan di Lapangan Tanah Aron, Amlapura, Jumat (21/12) kemarin. Panji Anom mengatakan, Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Agung 2018 ini dilakukan secara serentak. Kata dia, apel yang dilaksanakan ini merupakan momentum untuk meninjau kesiapsiagaan personel, sarana prasarana dalam melakukan pengamanan saat Natal dan Tahun Baru nanti. Dalam pengaman nanti, kita melibatkan seluruh stakeholder mulai dari pihak kepolisian, TNI, Dishub, Satpol PP, serta pecalang. ‘’Untuk pengamanan Operasi Lilin, Polres Karangasem sendiri menerjunkan
175 personel. Operasi Lilin ini dilaksanakan mulai 21 Desember sampai dengan 1 Januari 2019. Jadi, untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru, kita menerjunkan 675 personel,’’ ujarnya. Perwira asal Buleleng itu menambahkan, situasi menjelang pelaksanaan Natal dan Tahun Baru merupakan momen yang dipergunakan oleh masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga besar. Dengan begitu, maka adanya peningkatan intensitas dari masyarakat itu sendiri. Maka dari itu, pihaknya berharap seluruh pemangku
kepentingan perlu melakukan konsolidasi bersama untuk menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung. ‘’Kita mengimbau kepada seluruh anggota untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Sehingga mampu merespons secara cepat dan tepat untuk menghadapi gangguan kamtibmas serta perkuat kerja sama dan senergitas yang harmonis dengan seluruh instansi terkait, serta elemen masyarakat dalam rangka memberikan pelayanan yang optimal,’’ jelas Panji Anom. (kmb41)
Amlapura (Bali Post) Kepolisian Resor (Polres) Karangasem kembali menggelar penyelidikan kasus dugaan penyalahgunaan pinjaman PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat) Pedesaan yang dilakukan Ni Wayan Murniati dan Ni Ketut Wartini. Penyelidikan dilakukan, karena diduga ada aktor lain yang terlibat dalam kasus penyalahgunaan pinjaman PNPM tersebut. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karangasem AKP Losa Lusiano Araujo membenarkan jika penyelidikan kembali dilakukan. Karena pihak penyidik masih terus mencari barang bukti baru,
dan dokumen terkait dugaan kasus tindak korupsi tersebut. “Dugaan sementara ada aktor lain yang terlibat. Cuma kita belum berani mengatakan karena belum ada barang bukti. Makanya, petugas masih mencari barang bukti. Semoga tahun 2019 bisa terungkap,” ujar Lusiano Araujo. AKP Araujo menjelaskan, jika sampai saat ini Polres Karangasem baru menetapkan dua tersangka kasus penyalahgunaan pinjaman PNPM Kecamatan Rendang. Kedua tersangka tersebut yakni Ni Wayan Murniati alias Bebel (47) warga Kubakal, Desa Pempatan dan Ni Ketut War-
tini warga Banjar Kunyit, Besakih. Dua wanita ini ditetapkan tersangka lantaran diduga menyalahgunakan pinjaman PNPM. Pinjaman yang seharusnya untuk penambahan modal malah dipakai untuk kepentingan pribadi. Di antaranya dipakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan dipinjamkan ke tetangga. Dana PNPM yang disalahgunakan Rp 1,9 miliar. Rinciannya, Ni Ketut Wartini mngunakan dana Rp 1.670.780.000 dan Ni Wayan Murniati memakai 292.637.000. Modus operandinya sama. Yakni dengan cara buat beberapa kelompok fiktif. (kmb41)
Polres Kembali Lakukan Penyelidikan Kasus PNPM di Rendang
KLUNGKUNG
12
Sabtu Umanis, 22 Desember 2018
Jelang Nataru
Polres Pantau Penimbun dan Mafia Pangan di Klungkung
Bali Post/kmb
SIAP DIJUAL - Kondisi babi milik warga yang siap dijual menjelang hari raya Galungan. Warga diminta waspadai daging babi yang akan dikonsumsi jelang Galungan.
Waspadai Babi Cacingan
Jelang Galungan, Dinas Pertanian Pantau RPH
Menurut I.B. Juanida, dari pengalaman perayaan Galungan sebelumnya memang petugasnya di lapangan belum pernah menemukan ada daging babi bermasalah. Namun, pihaknya perlu terus mengingatkan warga untuk hati-hati membeli daging babi. “Ini sebagai upaya antisipasi kami, jangan sampai ada daging babi bermasalah beredar dan dikonsumsi warga,” kata Juanida. Sebagai bentuk upaya antisipasi lainnya, Dinas
Pertanian juga menyiapkan pemantauan menjelang Penampahan Galungan. Saat itulah puncaknya warga memotong babi. Pemantuan akan dilakukan di rumah potong hewan dengan melibatkan dokter hewan, petugas medis veteriner dan para medis veteriner. Teknik pemantauan dilakukan satu sampai dua hari menjelang Galungan, dengan mengecek secara antemortem yakni pemeriksaan fisik luar babi sebelum babi itu dipotong.
Menurut Juanida, jika dari pemeriksaan antemortem tidak ditemukan ada gejala babi tersebut bermasalah, maka untuk pemeriksaan postmortem (pemeriksaan setelah babi dipotong) tidak akan dilakukan. Sebaliknya, saat pemeriksaan antemortem ditemukan ada tanda-tanda babi itu bermasalah, maka akan dilanjutkan pada pemeriksaan postmortem. “Selama ini, belum kami temukan babi bermasalah,
paling hanya babi cacingan, tapi perlu juga diwaspadai,” katanya. Selain melakukan pemantauan ke rumah potong, Juanida juga akan melakukan pemantuan di beberapa banjar termasuk menggencarkan sosialisasi ke banjarbanjar. Pemantauan ini dilakukan untuk mengetahui kesehatan babi yang akan dipotong sekaligus upaya menjaga keamanan daging babi sebelum dikonsumsi ol eh m a sy a ra ka t . “ Ya ng jelas, pemantuan ini wajib kami lakukan. Jangan sampai daging babi bermasalah dikonsumsi warga,” kata Juanida seraya mengatakan, konsumsi daging babi serangkaian Galungan dipastikan akan meningkat. (kmb)
Semarapura (Bali Post) Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta secara resmi melantik I Nyoman Sudiartana, S.H. dan I Wayan Agus Eka Putra, S.T., M.Eng. sebagai Fungsional Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Daerah. Acara pelantikan disaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra serta jajaran organisasi perangkat daerah terkait lainnya, di ruang rapat Kantor Bupati Klungkung, Jumat (21/12) kemarin.
Pelantikan Fungsional Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Daerah ini, diawali dengan membacakan Keputusan Bupati Klungkung masing-masing nomor : 800/14/BKPSDM tentang Penyesuaian/Inpassing dalam Menjabat Fungsional Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintah di Daerah dan nomor : 800/15/BKPSDM tentang Penyesuaian/Inpassing dalam Menjabat Fungsional Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintah di Daerah.
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan selamat atas terpilihnya kedua Fungsional Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Daerah ini. ‘’Mereka harus tanamkan rasa keberanian yang tegas dalam mengambil langkah-langkah di saat menjalankan tugas sesuai dengan tupoksi,’’ tegasnya. Lebih lanjut, Bupati Suwirta juga menyampaikan agar pada saat menjalankan tugas harus jujur dan disiplin, jangan pernah membiasakan
diri bekerja bermalas-malasan selalu tanamkan fondasi yang kuat. Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan di Daerah yang selanjutnya disebut Pengawas Pemerintahan adalah PNS yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang, untuk melakukan kegiatan pengawasan atas penyelenggaraan teknis urusan pemerintahan di daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. (kmb31)
Semarapura, (Bali Post) Mendekati perayaan hari Galungan, Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung mulai mengambil langkah-langkah untuk turun memantau rumah potong hewan (RPH). Termasuk mengingatkan warga agar berhati-hati memilih daging babi menjelang perayaan Galungan tahun ini. “Kami rutin melakukan pemantauan setiap menjelang Galungan dan meminta warga memastikan daging babi itu sehat, tidak cacingan dan tidak mengandung bibit penyakit,’’ ujar Kadis Pertanian Ida Bagus Juanida, belum lama ini.
Fungsional Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Daerah Dilantik
Semarapura, (Bali Post) Polres Klungkung akan menggelar Operasi Lilin selama sepuluh hari dari tanggal 23 Desember hingga 1 Januari 2019 dalam rangka pengamanan libur Natal dan Tahun Baru 2019. Pengamanan tidak hanya difokuskan untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas, namun juga mencegah terjadinya aksi premanisme termasuk penimbunan sembako yang dapat memengaruhi stabilitas harga menjelang hari raya. Kapolres Klungkung AKBP I Komang Sudana di sela- sela gelar pasukan Operasi Lilin, Jumat (21/12) kemarin, mengatakan jajarannya telah memetakan seluruh potensi kerawanan di masing-masing wilayah. Namun, untuk mengambil tindakan, personelnya diminta untuk melakukan operasi yang matang. Termasuk meningkatkan kewaspadaan dalam mencegah kejahatan konvesional seperti begal, premanisme maupun aksi kejahatan jalanan. “Dalam operasi ini, kami sudah tekankan agar pers-
onel melakukan pendekatan dengan elemen masyarakat guna mencegah terjadinya aksi sweeping oleh ormas. Tapi apabila tetap terjadi, lakukan tindakan tegas yang profesional,” ujar Kapolres, Komang Sudana. Upaya pemantauan terhadap penimbun dan mafia sembako, Polres menugaskan anggota intelijen dan Bhabinkamtibmas, yang diinstruksikan untuk meningkatkan pengamanan dan pengawasan stabilitas harga pangan yang banyak dipengaruhi oleh kelancaran suplai. “Personel yang yang bertugas bila perlu melakukan pendampingan dan operasi pasar. Jika ditemukan pelaku penimbun dan mafia pangan di Kabupaten Klungkung, maka harus diambil tindakan tegas sesuai aturan,” jelasnya. Selain itu dalam menjalani Operasi Lilin nanti, Kapolres juga berharap agar jajarannya mengoptimalkan penggelaran anggota di tengah masyarakat. Termasuk melakukan terobosan kreatif melalui rakayasa lalu lintas guna mengurai dan
mengurangi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Selain itu, seluruh personel yang bertugas juga diminta untuk memaksimalkan peran satgas pangan di masing-masing daerah guna mewujudkan stabilitas harga pangan dengan menggandeng instansi terkait. “Kami juga instruksikan personel untuk memperkuat sinergi polisional dengan seluruh stakeholder dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya. Namun, untuk mewujudkan situasi kambtimas, Kapolres mengajak segenap masyarakat untuk bersamasama ikut menjaga keamanan dan ketertiban Klungkung menjelang hari Natal dan Tahun Baru 2019. Karena tanpa bantuan dan peran serta masyarakat, kepolisian dikatakan tidak bisa berbuat banyak. “Dibutuhkan partisipasi masyarakat dalam mengamankan lingkungannya masing-masing sehingga situasi kambtimas di Klungkung berjalan aman dan lancar,” tandasnya. (kmb)
Bali Post/kmb
CEK KESIAPAN - Kapolres Klungkung AKBP I Komang Sudana bersama Wakil Bupati Made Kasta mengecek kesiapan personel sebelum terjun menggelar Operasi Lilin, Jumat (21/12) kemarin.
’’Melaspas’’ dan ’’Masupati Pralingga’’ di Pura Kawitan Shri Nararya Kresna Kepakisan
Semarapura (Bali Post) Serangkaian prosesi Karya Mamungkah, Mupuk Padagingan, Mapadudusan Agung, Matawur Balik Sumpah di Pura Kawitan Sri Nararya Kresna Kepakisan, Gelgel, Klungkung, yang puncaknya 5 Januari 2019, pada Jumat (21/12) kemarin diselenggarakan upacara Melaspas dan Masupati Pralingga di Dalem Agung Pura Kawitan Pratisentana Shri Nararya Kresna Kepakisan. Upacara melaspas dilaku-
kan terhadap sejumlah bangunan palinggih yang baru selesai dilakukan perehaban, baik yang ada di areal Pura Dalem Agung maupun di Pura Beji. Melaspas juga dilakukan terhadap sejumlah peralatan upakara yang akan digunakan untuk mapedagingan pada 2 Januari 2019. Selain itu, upacara melaspas dilakukan pada sejumlah pratima yang baru selesai maodak yang kemudian dilanjutkan dengan upacara pasupati.
Seluruh rangkaian prosesi upacara di-puput oleh Ida Pedanda Gede Kediri Putra Keniten, dihadiri pamedek dari berbagai daerah di Bali yang merupakan Pratisentana Shri Nararya Kresna Kepakisan. ‘’Upacara melaspas bertujuan untuk membersihkan dan menyucikan benda ataupun bangunan baru secara niskala sebelum digunakan dalam prosesi karya,’’ jelas Sekretaris Umum Karya Dr. I Made Legawa, M.Si. (kmb31)
MELASPAS - Pamedek mengikuti prosesi upacara melaspas dan pasupati praelingga di Dalem Agung Pura Kawitan Pratisentana Shri Nararya Kresna Kepakisan.
LANTIK - I Nyoman Sudiartana, S.H. dan I Wayan Agus Eka Putra, S.T., M.Eng. saat dilantik sebagai Fungsional Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Daerah oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta.
Sabtu Umanis, 22 Desember 2018
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Dicari Tenaga Security Sebyk 3 Orang Hub.082111032679 Lsg ke:Jl.Danau Poso 35 Sanur B.BP.004.12.18.0000241
Furn/Handy Craft Co: 1.Designer.Max35 Peng Min 2Th 2.QC.PPIC Max.35 Peng 1-2Th E:hrd@cushcushgallery.com B.BP.001.12.18.0000695
Distributor Bth: Salesman/Girl Penghasilan Mencapai 10Juta Rp Jl.Bedahulu IV No.12 Dps Email:herryy.hr@gmail.com B.BP.004.12.18.0000731
A Travels Agent In Sanur Need Urgently Product Dept : - Able To Speak & Write In French & English - Understanding For Tourism - Able To Work With Team Send Email To:yuveni.anggasari @govacation-indonesia.com B.BP.001.12.18.0000610
Cr Tenaga Adm S1 Semua Jurusan Gaji Memuaskan T.08179752136 B.BP.014.12.18.0000537
Dcr 3 Tng PRT Wnt Berpglmn Tgl dlm,Tlp.082111032679 atau Dtg Lsg ke Jl.D.Poso 35 Sanur B.BP.004.12.18.0000018
Dcr Arsitek/STM Bangunan & HRD Berpengalaman. Hub:425082/3
B.BP.001.12.18.0000736
Dicr Waiter/ess, Kitchen, Grill Krm:Wr.Subak Pgyn.0361-410940 B.BP.001.12.18.0000730
Dcr Sopir SIM A bisa Matic & Manual & Sopir SIM B1 Penglmn KTP Bali/Berdomisili Dps,Lam Lgs ke Yamaha Hasanudin 78 Dps
Recruitment Male Butler Age 25 Exp Min 2yr,Good English, High School or D1 Graduated for Kubu Banda Hotel.Send CV to E: info@kubugarden.com Ph:+62 361 8498630 or Hp:+628786008007
B.BP.001.12.18.0000616
B.BP.101.12.18.0000743
B.BP.001.12.18.0000726
Dicari Cook untuk Restoran di Ubud dan Penjaga Toko Souvenir di Toko di Ubud.Kirim Lamaran ke Atman Kafe.Jl.Hanoman 38 Ubud.Tlp/WA 081239307827 B.BP.004.12.18.0000687
Dicari Wanita Akunting Pajak Telp.753763 / WA:087860118299 B.BP.001.12.18.0000723
Dcr Sales,OB,AR.Lam ke Jl.Tkd Batanghari 117 Dps.Telp.261824 Email:jun3child@gmail.com
Japanese Rest.Shaka Riki Rest. Looking for Cook Sushi, Cook Hub.085829131902/081239598004
B.BP.001.12.18.0000733
B.BP.001.12.18.0000722
DIJUAL RUMAH
BIRO JASA
SERVICE
Dicr Sgr Cleaning Service Pnampiln Mnarik P/W Umur 17-25 Min SMA.Lam Lngsng:STIE Sahid Bali Jl.Buluh Indah 95/0361-9075905
DIJUAL RUMAH
Sekolah di Jimbaran Cari: Guru Matematika,Bhs.Ing.(SD) Olah Raga (W),Maintenance AC Sent:schoolhrdbali@hotmail.com B.BP.004.11.18.0001061
Site Mep Engineer Dibutuhkan Segera untuk Bertugas diproyek Nusa Ceningan.CV Kirim ke alkahfi21@gmail.com Gaji 9Jt B.BP.154.12.18.0000739
Sopir Umur Max 35Th Matic Pglm Tel.761357 Mlm 081338341856 B.BP.154.12.18.0000738
Sopir SIM B1. Lamaran ke Jln.Veteran 86 Dps, Telp. 227439 / 081 862 1818 G.01
Waiter. Lamaran ke Jl.Veteran 86 Dps, Telp. 227439 / 081 862 1818 G.02
Satpam. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88, Tlp. 227439 / 081 862 1818 G.03
Dcr utk dididik sbg staf pembukuan sy; Pddk min SMK Akuntansi, umur maks.25th. Lamaran lengkap sgr ke Jl.Kepundung 67A Denpasar. G.05
Dcr Sgr Kasir dan Kolektor penempatan Gianyar dan Klungkung, penddkn: SMK/SMU, umur maks.25thn. Lam ke Kop.Krama Bali, Jl.Kepundung No.61A Dps email: kkb_pusat@yahoo.com G.06
Dicari Sopir syrt: pddk min SMA/ SMK, laki2, punya SIM A, umur maks 25 tahun, belum berkeluarga. Lamaran lengkap sgr dibawa ke Jalan Kepundung 67A Denpasar (isi kode SOPIR) G.07
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Waiter. Lamaran ke Shankara Rest Kuta Square D32 Jl.Bakung Sari, Telp. 227439 / 081 862 1818 G.04
DIJUAL MOBIL DAIHATSU
Xenia R’12 Hitam Full Var V 17 TV 08133-721-6703 Ng 124 Jt B.BP.001.12.18.0000746 NISSAN
Mentari AB*464168/081238116467 *Niss.Navara Th’16 KM:1700 Rdy **HR-V Prestige Th’15 Hitam*** CR-V 1.5 AT’16***081353696360* B.BP.001.12.18.0000745
DISEWAKAN RUMAH Disewakan Rumah 2 Lantai Lokasi Batubulan.Hub:081239619725 B.BP.001.12.18.0000732
DIJUAL TANAH Dijual Tanah 10A Tiing Tutul 2A Dalung Hub.082147454248 B.BP.164.12.18.0000729
Djl Tnh pgr pntai,Grokgak Sgrja L50A Tlp.081805625285 B.BP.004.11.18.0001063
KERJASAMA Dikont/Krjsama 1 Unt Bangunan, Parkir Luas cck utk Klinik, d/a Gatsu Barat Hub.08123831288 B.BP.166.12.18.0000747
DIJUAL RUKO Dijual/Kont 6 Ruko Baru 3Lt Jl. Mahendradata Hub.085237077978 B.BP.001.12.18.0000734
Dijual/Kontrkn Ruko 2Lt, Jl .Gn. Salak 22B Abasan.085237077978 B.BP.001.12.18.0000735
RUPA-RUPA
20 Are SHM Pengosekan,Across Arma Art Museum,Ubud - Bali Cp+6281318685007,No Brokerage
Promo Akhir Tahun Pasang GPS Pelacak hanya 750Rb sudah Terpasang Rapi di Mobil.Lindungi AsetRatusan Juta Anda DgnHanya 750Rb Hub Nisa +6281215545998
B.BP.004.12.18.0000740
B.BP.031.12.18.0000741
DIJUAL TANAH
BANGLI
14
Sabtu Umanis, 22 Desember 2018
SOSOK Kintamani Awards
BERAGAM cara bisa dilakukan untuk memacu semangat masyarakat dan perangkat desa untuk berpartisipasi dalam mendukung pembangunan. Salah satunya dengan menggelar ajang pemberian penghargaan. Seperti yang dilakukan Camat Kintamani, Wayan Dirgayusa. Untuk memacu pemerintah desa yang ada di wilayah Kintamani menjadi semakin baik, bersih, dan berprestasi, Camat asal Desa Demulih, Susut ini membuat terobosan dengan menggelar Kintamani Awards. Dirgayusa mengatakan, ide penyelenggaraan Kintamani Awards terinspirasi dari kegiatan yang sering ia lakukan dengan turun ke desa-desa di Kecamatan Kintamani. Dari hasil kunjungan tersebut, ia menilai masih banyak kader di desa baik kader posyandu, Bina Keluarga Balita (BKB), Posyandu Balita, Posyandu Lansia dan lainnya masih kurang representatif. Atas dasar itu, ia mengaku tergugah untuk memacu kader-kader di desa dengan mengoptimalkan Tim Penggerak (TP) PKK desa, perangkat pemerintahan desa dan Lembaga-lembaga yang ada di desa, melalui pembinaan langsung oleh TP PKK Kecamatan ke desa-desa, untuk mewujudkan Kintamani yang Kuat, Bersih dan Berprestasi. Sejalan dengan hal tersebut, dikeluarkanlah SK Camat Kintamani Nomor 71 Tahun 2016 tentang Kintamani Awards melalui kegiatan evaluasi 10 pokok program PKK. Karena dirasa TP PKK desa berhasil dalam melaksanakan 10 pokok program PKK, maka dikeluarkanlah SK Camat Kintamani Nomor 17 Tahun 2017 tentang Kintamani Awards dengan penambahan beberapa kriteria, yakni Ketua TP PKK desa terbaik dan penyelenggara pemerintahan desa terbaik atau perbekel terbaik. ‘’Poin penilaian perbekel terbaik yakni dari penyusunan APBDes, RKPDes Perubahan, APBDes tepat waktu, amprah dana ADD, dan Dana lain tepat waktu dan tepat perencanaan, laporan keuangan tepat waktu,’’ terangnya. Melalui pemberian penghargaan ini, pihaknya ingin meningkatkan partispasi masyarakat dalam pembangunan dan meningkatkan komunikasi perangkat daerah dengan perangkat desa. (ina)
Laporan Tak Ditindaklanjuti, NasDem Kecewa
Bangli (Bali Post) Ketua DPC Partai NasDem Tembuku Komang Suparta menyayangkan kinerja Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangli yang tak mau menindaklanjuti laporan hilangnya spanduk alat peraga kampanye (APK) milik NasDem di Banjar Penida Kaja, Desa Tembuku. Dia juga mengaku bingung dengan aturan Bawaslu yang mewajibkan pelapor menyertakan identitas terlapor sebagai syarat pelaporan. Kepada Bali Post, Jumat (21/12) kemarin, Suparta mengatakan, laporan soal hilangnya satu buah spanduk NasDem, tidak diregistrasi Bawaslu. Laporannya tidak bisa diterima karena pihaknya tidak bisa melengkapi syarat formal dan materiil yang diminta Bawaslu. Dikatakan Suparta, sesuai Peraturan Bawaslu No. 7 Tahun 2018, dirinya diminta untuk menyertakan identitas terlapor dalam laporan yang dibuat. ‘’Saya benar-benar tidak mengerti. Kalau kita lihat persyaratan formal dan materiil harus melengkapi terlapor, berarti saya harus membawa terlapor baik perusakan maupun pencurian? Kalau nanti terjadi lagi perusakan dan pencurian tanpa ada terlapor, berarti mentah semua, tidak bisa diproses,’’ terangnya. Dia pun mempertanyakan apakah jika persoalannya demikian, pihaknya harus melakukan penyelidikan terhadap terlapor. ‘’Berarti Bawaslu kerjanya
enak, tidak susah. Beda kalau ada laporan perusakan atau pencurian di polisi,’’ ujar pria yang merupakan pensiunan Polri itu. Meski demikian, pihaknya juga dapat memaklumi respons Bawaslu Bangli seperti itu karena mereka bekerja mengacu Peraturan Bawaslu. Pihaknya hanya bisa berharap ke depan tidak ada lagi kasus pencurian spanduk maupun APK lainnya. Kalaupun terjadi lagi, pihaknya berharap dilakukan pengkajian oleh Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) yang di dalamnya beranggotakan unsur kepolisian dan kejaksaan. Dikonfirmasi terkait hal itu, Ketua Bawaslu Bangli Nengah Purna mengatakan, sesuai Peraturan Bawaslu, ketika ada kasus seperti itu, pelapor harus melengkapi syarat formal dan materiil dalam laporannya. Pelapor harus menyertakan identitas terlapor, saksi, dan uraian kejadian secara lengkap. Dalam aturan, pihaknya di Bawaslu tidak mempunyai hak penyelidikan. ‘’Memang berbeda dengan polisi. Kalau polisi, ada informasi saja bisa langsung diselidiki. Kalau kami di Bawaslu harus lengkap siapa terlapornya, saksinya, uraian kejadiannya. Aturannya memang seperti itu,’’ jelasnya. Pihaknya mempersilakan pelapor untuk melaporkan kejadian kehilangan spanduk itu ke kepolisian sehingga bisa ditindaklanjuti dengan penyelidikan. (kmb40)
Bangli (Bali Post) – Ribuan unit barang milik Pemkab Bangli yang sudah rusak dan tak lagi bisa dimanfaatkan alias rongsokan, sudah laku terjual. Barangbarang tersebut terjual dalam lelang yang dilaksanakan secara online belum lama ini. Plt. Kabid Aset Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Kabupaten Bangli Putu Agus Muliawan seizin Kepala BK-
PAD Gede Suryawan, Jumat (21/12) kemarin, mengatakan lelang dilaksanakan pada 13 Desember lalu secara online melalui Website KPKNL Singaraja. Total barang rongsokan yang dilelang 1.222 unit antara lain berupa peralatan kantor seperti peraalatan elektronik, meja, kursi dan peralatan dapur. Ribuan unit barang itu berasal dari sembilan OPD yakni Setwan, RSU, Dinas PUTRPerkim, Disper-
PEMUSNAHAN - Pemusnahan ratusan liter arak di Mapolres Bangli, Jumat (21/12) kemarin.
Bali Post/ina
Ratusan Liter Arak Dimusnahkan sanakan di halaman Mapolres Bangli usai apel gelar pasukan Operasi Lilin Agung 2018 dalam rangka pengamanan Nataru. Pemusnahan arak 242 liter dilakukan dengan cara menuangkannya ke saluran pembuangan. Selain arak, dilakukan juga pemusnahan belasan senjata tajam hasil sitaan jajaran Polres Bangli. Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo mengatakan, pemusnahan barang bukti tersebut sudah sesuai prosedur yang berlaku. Dengan kegiatan
itu, diharapkan masyarakat tidak mengonsumsi maupun menjual miras untuk menjaga situasi tetap kondusif terlebih jelang Nataru. Terkait apel gelar pasukan kemarin, Kapolres mengatakan hal itu merupakan langkah nyata yang dilakukan pihaknya bersama Pemkab Bangli, Kodim 1626/Bangli, Kejari Bangli dan instansi terkait lainnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat jelang Nataru, Galungan dan Kuningan. Tujuan-
nya, memantapkan kesiapan personel gabungan sebelum melaksanakan pengamanan. ‘’Setelah melakukan pengecekan personel, kita juga melakukan pengecekan sarana prasarana sebelum melaksanakan pengamanan,’’ ujarnya. Menurutnya, Polres Bangli sudah membangun posko pengamanan di sejumlah titik. Patroli gabungan pun akan dilakukan. Pembangunan posko pengamanan dan patroli gabungan tujuannya memberikan rasa aman dan
nyaman bagi masyarakat. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar mengimbau masyarakat agar semakin meningkatkan tolerasi beragama serta menghidari kegiatan-kegiatan yang bisa menimbulkan konflik. ‘’Kami imbau kepada masyarakat untuk bisa meningkatkan toleransi dan hindari euforia berlebihan dalam menyambut tahun baru. Hindari mengonsumsi miras maupun kegiatan lain yang dapat memicu konflik,’’ katanya. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Mulai tahun 2019 mendatang, empat kelurahan di Kabupaten Bangli akan mendapat kucuran dana dari pemerintah pusat. Total dana untuk empat kelurahan tersebut Rp 1.480.552.000.Camat Bangli Wayan Wardana, Jumat (21/12) kemarin, menyebutkan empat kelurahan dimaksud yakni Kawan, Bebalang, Cempaga, dan Kubu. Dana berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan. Masing-masing kelurahan akan menerima dana Rp 370.138.000.
pemberdayaan masyarakat kelurahan yang meliputi pelayanan kesehatan masyarakat, pelayanan pendidikan dan kebudayaan, pengembangan UMKM, penguatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana serta kejadian luar biasa, serta pengelolaan kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya sesuai dengan hasil yang diputuskan dalam musyawarah kelurahan,’’ katanya. Menurut Wardana, kebijakan pusat memberikan dana bagi kelurahan sangat baik karena memberikan dampak positif dalam percepatan penanganan berbagai kendala dalam penyediaan layanan publik di perkotaan pada um-
umnya dan kelurahan pada khususnya. Namun, diharapkan pula ada pelimpahan beberapa kewenangan dari pemkab ke kecamatan sehingga kelurahan bisa melaksanakan program-program dengan dana yang diberikan pusat itu. ‘’Contohnya mau bangun jalan, kelurahan tidak punya kewenangan untuk membangun jalan. Kewenangannya ada di PU karena asetnya milik kabupaten. Kita tidak bisa melaksanakan kegiatan yang bukan aset kita. Untuk itu, kita akan mohon ke Bupati untuk melimpahkan beberapa kewenangan yang bisa kita ambil di tingkat kecamatan,’’ terangnya. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Ratusan liter minuman keras (miras) jenis arak dimusnahkan Polres Bangli bersama FKPD, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Kabupaten Bangli, Jumat (21/12) kemarin. Pemusnahan miras hasil sitaan Operasi Pekat dan Cipta Kondisi (Cipkon) Agung 2018 itu dalam rangka melindungi masyarakat dari bahaya miras serta menjaga kondusivitas Bangli jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pemusnahan miras dilak-
2019, Empat Kelurahan Digelontor Dana Rp 1,4 Miliar
Dijelaskan Wardana, dalam pengalokasian DAU Tambahan, seluruh kabupaten/kota penerima dikelompokkan dalam tiga kategori berdasarkan kualitas pelayanan publik dan dihitung secara proporsional sesuai jumlah kelurahan pada daerah dimaksud. Tiga kategori tersebut yakni kategori baik, kategori perlu ditingkatkan, dan kategori sangat perlu ditingkatkan. Untuk Kabupaten Ban-
gli, masuk dalam kategori perlu ditingkatkan. Penyaluran dana dilakukan dari Kas Umum Negara ke Rekening Kas Umum Daerah dalam dua tahap, masing-masing 50 persen dengan berbasis pada kinerja pelaksanaan kegiatan. Penggunaan dana diarahkan untuk pembangunan sarana dan prasarana kelurahan, pemberdayaan masyarakat di kelurahan untuk meningkatkan kualitas hidup, pen-
indag, Diskop, Disdukcapil, Dinsos, Kecamatan Tembuku, dan BKPAD. Untuk barang-barang milik Setwan, dari limit harga Rp 713.500, berhasil laku terjual Rp 3,3 juta. Demikian juga dengan barang rongsokan RSU, dari limit Rp 469.500 laku terjual Rp 525.500. Barang rongsokan milik Dinas PUTRPerkim, dari limit Rp 434.500 laku terjual Rp 925.000. Barang
rongsokan milik Disperindag laku terjual Rp 85.430 dari limit Rp 40.500. Kemudian, barang rongsokan Diskop laku terjual Rp 265.000 dari limit Rp 219.500. Demikian juga barang rongsokan milik Disdukcapil, dari limit Rp 694.500 laku terjual Rp 4,4 juta. Barang rongsokan milik Dinsos dari limit Rp 39.000 laku terjual Rp 98.000. Barang aset Kecamatan Tembuku dari limit Rp 231.500 laku terjual Rp 525.000, dan barang milik BKPAD laku terjual Rp 5.755.000 dari limit Rp 2.544.000. Total keseluruhan hasil penjualan dalam lelang tersebut yakni Rp 15.878.930. Sebaliknya, barang rongsokan milik BKD dan DPMPTSP yang ikut dilelang, tidak ada yang terjual. ‘’Yang milik BKD tidak ada penawaran, sementara yang dari DPMPTSP tidak laku karena terjadi error system KPKNL sehingga penawaran tidak bisa masuk,’’ jelasnya. Disinggung mengenai rencana lelang kendaraan dinas yang kondisinya sudah rusak, Agus mengatakan, hal itu tergantung usulan OPD. Sampai saat ini, baru dua OPD yakni BPBD dan Setwan yang telah melengkapi syarat-syarat lelang dan telah dilakukan proses penelitian. (kmb40)
Laku Dilelang, Ribuan Barang Rongsokan Pemkab
Bali Post/ina
RONGSOKAN - Barang rongsokan milik Pemkab Bangli yang disimpan di depan bekas kantor BKD Bangli belum lama ini.
ingkatan kesejahteraan dan penanggulangan kemiskinan serta peningkatan pelayanan publik di tingkat kelurahan. ‘’Terdapat dua bidang prioritas. Pertama, pengadaan, pembangunan, pengembangan, serta pemeliharaan sarana dan prasarana kelurahan yang meliputi lingkungan permukiman, transportasi, kesehatan, pendidikan dan kebudayaan serta sarana dan prasarana lainnya. Kedua,
15
Sabtu Umanis, 22 Desember 2018
Kasus SPBU di Gatsu Timur
Pengelola Segera Diperiksa, SPDP Dikirim ke Kejari Denpasar (Bali Post) Penyidik Polsek Denpasar Timur (Dentim) mempercepat penanganan dugaan kecurangan di SPBU Jalan Gatot Subroto, Denpasar Timur, samping Perumahan Teras Ayung. Polisi menyesalkan dibukanya garis polisi yang terpasang di mesin SPBU. ‘’Pada saat kejadian langsung kami pasang police line,’’ ujar Kanitreskrim Polsek Dentim Iptu Reza Hafidz Dwi Saputro seizin Kapolsek, Jumat (21/12) kemarin. Bagaimana dengan rencana pemeriksaan owner SPBU? Menurut Reza yang sebelumnya tugas di Di-
treskrimsus Polda Bali ini, rencana pemeriksaan Kamis lalu ditunda. Ia menyatakan secepatnya akan memeriksa pengelola. Lanjut Reza Hafidz, kasus SPBU ini merupakan tindak pidana khusus atau pidsus. Oleh karena itu penanganannya pun berbeda dengan tindak pidana umum (pidum). Salah satu perbedaannya yaitu setelah selesai melakukan interogasi atau pemeriksaan, ditingkatkan ke tahap penyidikan dan dikirim Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) pertama ke Kejari Denpasar. ‘’Ini sudah kami lakukan,’’
tandasnya. Sementara untuk menetapkan status tersangka, pihaknya terlebih dulu memeriksa saksi ahli dan pemilik SPBU. ‘’Terus-terang kami sangat serius menangani kasus ini. Beberapa kali gelar perkara berlangsung sampai dini hari. Kami upayakan memeriksa semua pihak yang terkait secara bertahap,’’ kata Reza Hafidz. Rugikan Konsumen Sementara itu, Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Bali geram dengan adanya dugaan SPBU di Gatsu Timur, Den-
Tiap Tahun Bisa siapa saja, bisa Angkasa Pura, misalnya mau perpanjang. Selama koordinatnya di kawasan konservasi izin lokasi harus kita kasih. Sebab, kalau tidak kita bisa di-PTUN-kan orang,’’ tegasnya. Ketika ditanya tentang adanya ketentuan masa perpanjangan hanya boleh satu kali untuk perpanjangan izin, ia menegaskan kembali bahwa perpanjangan bisa dilakukan tiap tahun selama Perpres tentang Sarbagita menyatakan bahwa kawasan itu merupakan budi daya yang bisa dimanfaatkan.
‘’Tiap tahun tiap orang bisa memperpanjang izin, kalau selama izin tata ruang itu benar, ya boleh,’’ tegasnya. Siapa pun boleh mengajukan permohonan izin lokasi selama kawasan Teluk Benoa dalam status Kawasan Strategis Nasional (KSN). ‘’Semua warga negara, perusahaan kalau tertulis kawasan strategis nasional, berarti boleh meminta izin lokasi. Men-KP harus kasih. Karena izin lokasi ini bukan untuk mereklamasi, tetapi izin untuk membuat amdal di KLHK,’’ katanya lagi. Menteri Susi mengatakan hingga saat ini sebagian kawasan Teluk Benoa seluas 700 hektar masih dalam Kawasan Strategis Nasional yang diten-
tukan dalam Perpres Nomor 51 Tahun 2014 tentang Sarbagita yang ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Oleh karena itu, apabila masyarakat Bali merasa keberatan dengan reklamasi Teluk Benoa, ia mengatakan harus mengubah dulu status tata ruangnya seperti yang disebutkan dalam Perpres Sarbagita tersebut. ‘’Kalau masyarakat Bali ingin mengubah harus ubah tata ruangnya. Gubernur bersama DPRD membuat tata ruang baru. Pemerintah Bali harus ubah tata ruangnya. Gelar rapat dengan DPRD, hearing dengan masyarakatnya,’’ ujarnya. (kmb4)
pasar yang merugikan dan melakukan kecurangan kepada konsumen. Direktur YLPK Bali I Putu Armaya, S.H. mengatakan, jika ditemukan bukti-bukti terhadap kecurangan tersebut agar diambil tindakan tegas sesuai peraturan perundangundangan yang berlaku. ‘’Bila perlu SPBU manapun di Bali yang terbukti merugikan konsumen agar diambil tindakan tegas,’’ ujarnya. Armaya mendorong pihak kepolisian melakukan upaya hukum terhadap SPBU di Bali yang diduga merugikan konsumen. Lanjut Armaya, penekanan pada UU itu
adalah kepada pelaku usaha. Maka dalam konteks khusus, yang bertanggung jawab adalah pemilik SPBU yang bersangkutan. Tetapi dalam konteks umum, pelaku usaha juga tak terpisahkan dari PT Pertamina sebagai pemasok BBM kepada mitramitranya. Jika mengacu pada UU No.8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen pada pasal 8 c menegaskan, pelaku usaha dilarang memproduksi dan atau memperdagangkan barang dan atau jasa yang tidak sesuai dengan ukuran, takaran, timbangan dan jum-
lah dalam hitungan. Jika dilanggar, sanksinya pidana penjara lima tahun atau denda paling banyak Rp 2 miliar. Sebelumnya (BP, 20/12) Unit Manager Communication and Relations MOR V Jatimbalinus Rustam Aji mengatakan, kejadian bermula saat konsumen memberikan komplain kepada operator mengenai jum lah BBM yang tidak sesuai dengan takaran normal. Pengawas SPBU tersebut sudah memberikan pengertian kepada konsumen untuk melakukan uji tera bersama. Namun, konsumen merasa
Rencana Di-’’pelaspas’’ Hari Ini
Patung Badak di Buduk Roboh
Jaga Kesucian Ia juga menyinggung visinya dalam memimpin Bali yaitu Nangun Sat Kertih Loka Bali. Artinya, menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan berbahagia sekala-niskala. Dalam kaitan ini juga, masyarakat diharapkan memberikan doa restu serta dukungan untuk mengambil langkah yang sama. Dalam hal ini, bersama-sama rakyat untuk mengambil langkah ini. ‘’Saya akan menjelaskan ini. kalau ada masyarakat yang ingin menyampaikan saran, silakan, asalkan santun. Saya punya posisi yang kuat untuk urusan ini. Tidak bisa dirongrong oleh siapa pun. Karena Nangun Sat Kertih Loka Bali, prinsip buat saya. Bila perlu saya akan bicara dengan Presiden Jokowi, supaya ini betul-betul tidak dijalankan. Tapi dari sisi saya tidak. Jangan khawatir. Pegang omongan saya,’’ ujarnya disam-
but tepuk tangan hadirin. Ia juga berharap supaya hal ini tidak menjadi pergunjingan terus-menerus. Karena saat ini mau memasuki masa pemilu serentak. ‘’Kami ingin konsentrasi, fokus melaksanakan visi-misi ini dengan baik. Jangan lagi ada gangguan seperti ini. Saya juga akan menindak semua pelaku di wilayah tersebut yang melakukan aktivitas ilegal,’’ pungkasnya. Sementara itu, menanggapi pertanyaan wartawan, Gubernur Koster menyatakan siap bersurat kepada Presiden RI untuk menegaskan sikapnya terkait reklamasi Teluk Benoa. Kendati tak mau secara gamblang menyatakan menolak, Koster memastikan megaproyek reklamasi tidak bisa dilaksanakan di Teluk Benoa. Bila dipandang perlu, surat kepada Presiden juga akan memohon pembatalan Perpres No.51 Tahun 2014. ‘’Tapi tunggu dulu hitam putihnya (izin lokasi), saya belum terima soalnya. Saya pasti akan menyikapi dan kalau memang dipandang perlu,
saya akan bersurat kepada Presiden. (Termasuk soal pembatalan Perpres 51?) Ya… bisa saja itu,’’ ujarnya di Denpasar. Saat membuat 8 poin pernyataan sikap tentang rencana reklamasi Teluk Benoa pada Agustus lalu, Koster tak menampik bila dirinya pernah mengatakan untuk segera menuangkannya dalam kebijakan resmi Gubernur Bali. Terutama setelah dirinya dilantik 17 September, untuk memastikan dan menjamin pelaksanaan dari seluruh poin pernyataan sikap. Kendati hingga saat ini, kebijakan itu masih dalam tataran penyiapan konsep. ‘’Ya betul, ini kita lagi nyiapin konsep dulu. Kita akan jadikan Teluk Benoa itu sebagai taman hutan mangrove. Di sana dibangun Pusat Studi atau Pusat Kajian Mangrove, akan ditata di situ. Jadi, tidak direklamasi. (Reklamasi) tidak dilaksanakan karena visi Nangun Sat Kertih Loka Bali kan menjaga alam. Kalau gamblangnya ya… tolak,’’ jelasnya. (kmb23/kmb32)
Sesuai Potensi
‘’Saya yakin yang diharapkan negara dari bantuan desa adalah agar desa ke depan lebih mandiri dan berkembang sesuai potensi yang dimiliki tanpa harus kehilangan identitasnya,’’ ujarnya. Di sini pentingnya tenaga ahli pendamping atau konsultan yang bisa memberikan pertimbangan, sehingga dana bantuan bisa lebih produktif untuk pembangunan SDM dan peningkatan ekonomi desa. Petunjuk teknis penggunaan dana desa tersebut juga perlu mempertimbangkan perbedaan karakteristik desa-desa di Bali. Di sisi lain, Budi Utama mengatakan, desa adat dengan segala perangkatnya harus punya strategi terhadap perkembangan zaman. Ada saatnya desa adat harus mengakomodasi perkembangan zaman, ada saatnya harus menghindar dari tekanan-
tekanan yang menerpanya. Bila perlu desa adat juga harus melakukan resistensi. Sekala-Niskala Sementara itu, Guru Besar IHDN Denpasar Prof. Nengah Duija mengatakan, dalam sistem pemerintahan Bali Kuna sebagaimana disebut dalam prasasti sejak zaman Udayana, kemudian dipertegas prasasti zaman Sri Haji Jayapangus bahwa istilah bagian teritorial terkecil dari kewilayahan negara disebut thani/mathani, wanua/ anak wanua, desa. Warganya bernama karaman. Dalam sistem tersebut wanua itu berhak atas segala pungutan pajak dan pungutan lain yang ditetapkan. Berangkat dari itu, desa adat sesungguhnya tidak hanya mengurusi bidang niskala tetapi juga sekala, karena mengatur masalah pawongan atau karaman (kependudukan), baik lahir maupun batin termasuk kualitas sumber
daya manusia, lingkungan, mentalitas manusia dan sebagainya. Dikatakannya, kini persoalan desa adat sering bersinggungan dengan ranah hukum. Karena itu perlu diperhatikan bahwa otoritas tertinggi dalam desa adat adalah dasarnya pararem. Namun pararem dianggap oleh hukum positif tidak memiliki kekuatan hukum. Itulah sebabnya beberapa kasus akhirakhir ini mencuat. Syukurlah Gubernur Bali Wayan Koster sigap dengan diajukan draf Ranperda Desa Adat ke DPRD Bali yang telah dipaparkan pada Paruman Agung Krama Bali di Pura Samuan Tiga. Menurut Duija, itu jalan keluar terbaik, yakni menguatkan pararem sebagai dasar hukum pelaksanaan aktivitas desa adat termasuk pungutan dan sebagainya. Dengan adanya perda, nantinya pararem memiliki kekuatan hukum, sehingga tidak bermasalah ke depan. (lun)
kurang berkenan dan dianggap pengawas tidak menerima keluhan tersebut. Pengecekan akhirnya dilakukan bersama dengan pihak kepolisian dan ditemukan bahwa murni terdapat kerusakan di acimeter, bukan hasil modifikasi. Untuk sementara, dispenser tersebut tidak dioperasikan dan akan segera diperbaiki. ‘’Kami telah meminta maaf kepada konsumen tersebut dan dispenser tersebut ditutup sementara. Kami juga pastikan bahwa kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali,’’ ujarnya. (kmb36/kmb42)
Bali Post/ist
ROBOH - Patung badak yang merupakan ikon Desa Buduk roboh. Padahal, proyek patung yang baru selesai dikerjakan itu rencananya akan diresmikan, Sabtu (22/12) ini.
Mangupura (Bali Post) – Kasus proyek roboh kembali terjadi di Badung. Minggu lalu, rangka atap gedung budaya di Puspem Badung roboh. Kini patung badak yang akan menjadi ikon Desa Buduk juga roboh. Patung yang baru selesai dikerjakan itu rencananya akan dipelaspas, Sabtu (22/12) ini. Kepala Desa Buduk Ketut Sudarsana membenarkan jika patung badak yang akan menjadi ikon desa setempat patah. ‘’Ya, itu struktur rangka besinya mungkin tidak kuat menopang, sehingga dari yang awalnya kaki depan terangkat seperti kuda, kaki belakang patah sehingga keempat kaki menyentuh dasar,’’ ungkap Sudarsana, Jumat (21/12) kemarin. Menurutnya, kerusakan yang terjadi masih merupakan tanggung jawab pihak rekanan. Rencananya patung badak yang diduduki Ki Pasek Badak itu akan dilakukan upacara melaspas Sabtu (22/12) ini bertepatan dengan rahina Purnama. Namun, pihak rekanan meminta tenggang waktu lima bulan ke depan. ‘’Rencananya besok (hari ini - red) di-pelaspas, tapi pematungnya minta tenggang waktu. Syukur sekarang roboh kalau sudah serah terima kan desa yang rugi,’’ ucapnya seraya menegaskan tidak ada kerugian yang dialami desa. (dok)
Degradasi Moral Salah satu gejala negatif modernitas adalah terjadinya kehampaan spiritual masyarakat modern. Tugas desa adat pada masyarakat modern dewasa ini hendaknya lebih banyak diarahkan untuk men-
gatasi degradasi moral. Penguatan keluarga dan penguatan pemahaman ajaran-ajaran agama harus berbasis di desa adat. Demikian juga, masalah perjudian, narkoda, konversi agama, dan pembangunan karakter, harus mampu dipecahkan di desa adat. Sebab, semua
masyarakat Bali hidup di desa adat. Solusinya agar desa adat dapat menjalankan tugas dan fungsinya seperti itu, maka adat, budaya dan berbagai bentuk kesenian, harus dihidupkan di desa adat. Dengan demikian desa adat akan damai dan harmoni. (lun)
balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost
Sabtu Umanis, 22 Desember 2018
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Pebiliar Bali Kurang Jam Terbang Denpasar (Bali Post) Atlet biliar Bali meraih empat medali perunggu pada Kejurnas Biliar 2018 di Bandung awal Desember lalu. Putu Edi Wirawan menyumbang dua perunggu di nomor snooker 6 Merah dan 15 Merah, atlet Primada Irwan Limardi merebut perunggu di nomor bola 9 dan Gede Putrawan menyabet perunggu di nomor English Billiard. Menurut Wakil Keua Umum Pengprov POBSI Bali Willy Soedarno, pebiliar Bali tidak mampu mendulang medali perak dan emas karena kurang jam terbang, apalagi atlet pelapisnya. ‘’Ke depan atlet Bali dituntut lebih banyak lagi mengikuti berbagai turnamen berskala nasional,’’ ujarnya di Denpasar, Jumat (21/12) kemarin. Bali memiliki tiga atlet Primada yakni Irwan, Oei Kiem Han dan Made Marsel Tirta. Atlet pelapisnya juga potensial seperti Berry yang kurang jam bertanding. ‘’Mereka harus sering bertanding pada berbagai kejuaraan level nasional,’’ ucap Willy. Agenda utama tahun 2019 adalah Porprov Bali di Tabanan dan Pra-PON. Pra-PON kemungkinan digelar usai Porprov Bali 2019 di Tabanan yang berlangsung September. Oleh karena itu, pebiliar Bali lebih dulu membela daerahnya masing-masing di ajang Porprov. (022) BERLATIH – Kevin De Bruyne (tengah) berlatih bersama pemain Manchester City lainnya.
Liga Inggris
Putu Edi Wirawan
Bali Post/ist
PABBSI Bentuk Sentra Latihan di Tujuh Daerah
Jakarta (Bali Post) – Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABBSI) akan membentuk sentra latihan di tujuh daerah pada 2019 demi percepatan proses pembinaan atlet-atlet pelapis nasional. Wakil Ketua PB PABBSI Djoko Pramono menyatakan pihaknya mempunyai banyak alat latihan dan sudah melaporkan itu kepada Menteri Pemuda dan Olahraga. ‘’Kami ingin membuat sentra latihan di tujuh daerah dengan menggunakan peralatan itu,’’ katanya di sela tes pelatnas di Mes Marinir Jakarta, Jumat (21/12) kemarin. Menurutnya, sentra latihan angkat besi di daerah akan mendukung latihan bagi atlet-atlet sekolah khusus olahraga atau pusat pembinaan dan latihan olahraga pelajar di daerah. ‘’Kami menargetkan sentra latihan di tujuh daerah itu mulai berjalan pada Januari 2019. Kami sudah mengirim surat kepada Menteri Pemuda dan Olahraga sejak dua bulan lalu dan kami masih menunggu persetujuan dari Menpora,’’ ujar mantan Komandan Korps Marinir TNI Angkatan Laut ini. PB PABBSI hanya membutuhkan lokasi latihan dan akan menyediakan peralatan serta pelatih latihan di daerah-daerah. ‘’Aceh dan Bengkulu sangat berminat dengan program sentra latihan daerah ini. Saya berharap ada sentra latihan di kawasan barat, kawasan tengah dan kawasan timur Indonesia dengan syarat tempat latihan,’’ sebutnya. Kehadiran sentra latihan angkat besi di tujuh daerah di Indonesia itu akan mempercepat perkembangan latihan atlet daerah yang akan menjadi atlet nasional. ‘’Selama delapan tahun, Eko Yuli Irawan hampir tidak punya pelapis yang mendekati prestasinya. Saya sudah mencari atlet pelapis Eko ke berbagai daerah, tapi belum kelihatan,’’ jelas Djoko. Sebanyak 14 atlet pelatnas PABBSI melakukan tes evaluasi prestasi akhir 2018 di Jakarta. Mereka adalah Syarah Anggraini, Accedya Jaghaditha, Yurifah Melsandi, Desi Rahayu, Melinda Gusti, Nurul Akmal (putri), Muhammad Faathir, Surahmat, M. Furkon, Eko Yuli Irawan, Mohammad Yasin, Deni, Triyatno dan Rahmat Erwin Abdullah (putra). (ant)
De Bruyne Gairahkan City
London – Manchester City kedatangan Crystal Palace pada lanjutan pertandingan kompetisi Liga Utama Inggris di Stadion Etihad, Sabtu (22/12) malam ini. Laga ini adalah pertandingan pertama dari enam partai dalam 16 hari di tiga kompetisi buat pasukan Pep Guardiola pada akhir tahun 2018 dan awal 2019. Kembalinya Kevin De Bruyne dari cedera lutut untuk kedua kalinya merupakan dorongan besar bagi Guardiola guna memenangkan laga pada pekan ke-18 ini sekaligus naik lagi ke puncak klasemen menggeser Liverpool. Pemain internasional Belgia ini hanya bermain 96 menit dalam dua pertandingan terakhir City yaitu babak perempatfinal Liga Champions dan delapan besar
Piala Liga Inggris melawan Leicester City yang dimenangkan melalui adu penalti. De Bruyne mengalami cedera lutut untuk kedua kalinya musim ini dalam pertandingan Piala Liga kontra Fulham pada 1 November. Saat itu ia mencetak gol City dalam hasil imbang 1-1. ‘’Saya sudah keluar begitu lama, jadi bermain 70 menit adalah tanda yang sangat bagus bagi saya secara pribadi.
Clippers Akhiri Kekalahan Beruntun Los Angeles – Los Angeles Clippers memetik kemenangan 125-121 atas tamunya Dallas Mavericks dalam lanjutan pertandingan kompetisi NBA, Jumat (21/12) kemarin. Hasil ini mengakhiri empat kekalahan beruntun yang dialami Clippers pada laga sebelumnya, sedangkan Mavercks menelan kekalahan keempat berturut-turut. Danilo Gallinari memimpin Clippers dengan 32 poin dan Lou Williams menambahkan 26 poin dari bangku cadangan. Center Mavericks, DeAndre Jordan, yang bermain 10 musim untuk Clippers, mencetak 11 poin dan 10 rebound dalam pertandingan pertamanya di Staples Center melawan mantan timnya. ‘’Intensitas dan fokus kami pada rencana permainan terutama pada pertahanan. Itu sangat penting bagi kami, terutama di kuarter keempat, pertandingan sangat bagus,’’ ujar Gallinari tentang apa yang akhirnya membuat perbe-
Bali Post/afp
32 POIN – Danilo Gallinari (8) mencetak 32 poin untuk LA Clippers. daan bagi Clippers. Dalam laga lainnya, Miami Heat membukukan kemenangan kelima beruntun setelah mengatasi perlawanan Houston Rockets dengan skor 101-99.
Atlet Wushu Bali Dulang 16 Emas
Mangupura (Bali Post) Atlet wushu Bali mendulang 16 medali emas pada Bali International Kungfu Championship I/2018 di Nusa Dua, Badung, yang berakhir Jumat (21/12) kemarin. Sasana Garuda Dewata (Garda) menyumbang 10 emas, Genta Tabanan menghasilkan 3 emas, Unud memberi 2 emas, sedangkan Patriot Dewata mempersembahkan 1 emas untuk Pulau Dewata. Medali emas dari atlet Garda antara lain dipersembahkan Angelina Kurniawan yang turun di nomor nanquan B, Aaron Hanjaya Tios (nanquan D), Hans Sanujaya Wijaya (gunshu A), Jennifer Alexander (flexible weapons senior 1), Kiara Dewi Wijaya (taijian C), Melanie Wijaya (gunshu D), Melina Janet Mauro (jianshu A dan qiangshu A) dan Natasha Fabrielle Budijanto (shuang jian A). Putu Eka Putrawan dari Sasana Unud menyabet dua emas dari daoshu senior 1 dan gunshu senior 1. Tiga emas dari Genta Tabanan dihasilkan oleh Galang Cakra Sidhi (taijijian C). Atlet Patriot Dewata yang merebut emas adalah Yoshua Anugrah Djohari (changuan C). Atlet Garda Dewata juga meraih 12 perak dan 10 perunggu. Wakil Ketua Panpel Agus Wijaya menerangkan, hajatan internasional ini berlangsung sejak 18 Desember lalu, diikuti 735 atlet dari Indonesia, Oslo, Ukraina dan Macao. ‘’Ajang ini sangat baik bagi atlet
Saya merasa sedikit kaku tapi senang berkontribusi lagi,’’ katanya kepada situs resmi klub, Jumat (21/12) kemarin. Striker Sergio Aguero juga kembali beraksi di pertengahan pekan setelah keluar sejak akhir November akibat masalah paha. Tetapi kebugaran penuh De Bruyne yang akan paling menggairahkan pendukung City. Pemain tengah ini melakukan upaya besar musim
lalu untuk klubnya dengan tampil dalam 52 pertandingan di semua ajang. Dia juga menghadapi jadwal internasional yang puncaknya membawa Belgia di urutan ketiga pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Ia percaya dirinya adalah korban nasib buruk. ‘’Saya bermain paling banyak dari siapa pun tahun lalu di seluruh dunia. Saya memainkan Piala Dunia tanpa masalah. ‘’Saya pikir yang paling penting adalah liburan musim panas. Jika Anda memiliki itu Anda bisa merasa baik-baik saja tetapi selalu ada waktu dalam karier seseorang di mana Anda merasa sedikit
Bali Post/ist
JURUS — Seorang atlet wushu memperagakan jurus pada Bali International Kungfu Championsip I/2018 di Nusa Dua. wushu Bali sebagai persiapan mengikuti Kejurnas 2019 di Bangka. Apalagi pesertanya dibagi dalam kategori junior, senior dan veteran,’’ terangnya. (022)
Rockets kehilangan guard Chris Paul yang menggenggam paha kirinya dan dengan cepat meninggalkan permainan akibat cedera pada hamstring kiri di kuarter kedua. (afp/kmb)
Tim Karate Jembrana Boyong Piala Gubernur
Denpasar (Bali Post) Kontingen Kabupaten Jembrana sukses merebut gelar juara umum pada kejuaraan karate terbuka se-Bali memperebutkan Piala Gubernur Bali II/2018 di GOR Lila Bhuana, Denpasar, yang berakhir Jumat (21/12) kemarin. Dengan demikian, Jembrana berhak memboyong Piala Gubernur Bali. Jembrana menyabet 7 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu, disusul Batur yang meraih 6 emas, 4 perak dan 8 perunggu. Juara III direbut Berlian Buleleng yang meraih 6 emas, 3 perak dan 3 perunggu, sedangkan juara IV direngkuh FORKI Badung yang mendapat 5 emas, 6 perak dan 8 perunggu. Donasi emas Jembrana diperoleh melalui karateka Ni Luh Putu Kompyang Purwandani (kumite junior -59 kg), Fransiscus Fina Saun-
dah (kumite junior -55 kg), Kadek Juni Putra Wirawan (kumite pemula 40 kg), Ni Made Dwi Kartika Aprianti (kumite kadet +54 kg) dan Wahyu Agus Prayogo (kumite kadet -57 kg). Medali emas Batur dipersembahkan Ni Komang Kristina Candra Dewi/Komang Ditha Tri Sundhari/ Ni Put Arsita Devi (kata beregu junior), Ni Komang Kristina Candra Dewi (kata perorangan junuor), Ni Made Driantini (kumite junor -53 kg), Komang Pande Wiratama (kumite junior -68 kg) dan Putu Adhitya Eka Pratama (kata perorangan kadet). Sementara FORKI Badung memperoleh emas lewat karateka Putu Krisna Fajar Dananjaya (kumite junior -76 kg), Ni Rai Bintang Putri Fajarani (kumite kadet -54 kg) dan Komang Bintang Satria Wijaya (kumite pemula +55 kg). (022)
kurang,’’ jelasnya. Pemain berusia 27 tahun itu optimis meskipun musimnya terganggu dan bersiap membantu City mempertahankan gelar juara Liga Inggris. ‘’Tidak ada yang bisa saya lakukan, itu kecelakaan. Saya senang dengan tubuh saya karena tahu tidak memiliki masalah dengan otot. Saya hanya bekerja keras dan mencoba kembali secepat mungkin,’’ tegas De Bruyne. Dalam laga lainnya turun Arsenal menjamu Burnley, Huddersfield melawan Southampton, Bournemouth menghadapi Brighton dan Newcastle United kedatangan Fulham. (afp/kmb)
Jaya Raya Tantang Mutiara Cardinal di Final
Jakarta (Bali Post) – Tim Jaya Raya Jakarta menantang tim Mutiara Cardinal pada laga final pertandingan beregu campuran dewasa Divisi I Kejuaraan Nasional Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (Kejurnas PBSI) 2018 yang akan berlangsung di Britama Arena, Jakarta, Sabtu (22/12) ini. Tim Jaya Raya mengalahkan tim Exist Jakarta 3-2 pada laga semifinal yang berlangsung Jumat (21/12) kemarin setelah mengantongi kemenangan pada pertandingan tiga partai ganda, yaitu ganda campuran, ganda putra dan ganda putri. Pasangan Hafiz Faizal/Della Destiara Haris mengalahkan wakil PB Exist, Yeremia Erich Yotje Yacob Rambitan/Angelica
Wiratama, 21-19, 18-21, 21-15. Tim Exist menyeimbangkan kedudukan pada pertandingan tunggal putra setelah Chico Aura Dwi Wardoyo menaklukkan Krishna Adi Nugraha 21-17, 21-9. Angga Pratama/ Muhammad Rian Ardianto kembali menempatkan keunggulan Jaya Raya dengan mengalahkan Frengky Wijaya Putra/Sabar Karyaman Gutama 21-17, 22-20. Exist kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Atlet tunggal putri Fitriani mengalahkan Ruselli Hartawan 15-21, 21-15, 26-24. Pada pertandingan terakhir nomor ganda putri, pasangan Apriyani Rahayu/Della Destiara Haris menundukkan ganda Hediana Julimarbela/Melani Mamahit 21-18, 21-17.(ant)