16 HALAMAN
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
NOMOR 65 TAHUN KE 71
Bali Post
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Presiden Jokowi Mesti Beri Bali Otoritas Khusus Bali pascapertemuan IMF-World Bank (WB) harus banyak berbenah. Dampak dari pertemuan tahun ini harus dikelola dengan pendekatan yang lebih khusus dan terarah. Manajemen pariwisata nasional pun harus berbenah. Presiden Joko Widodo mestinya berani memberikan otoritas khusus kepada Bali dalam pengelolaan pariwisata. Bali harus segera berjuang mendapatkan otoritas pengelolaan pariwisatanya. ‘’Presiden Joko Widodo mestinya berani memberikan Bali hak otoritas dalam melakukan manajemen kepariwisataannya,’’ ujar pengamat ekonomi dan konsultan keuangan Viraguna Bagoes Oka kepada Bali Post seusai diskusi terbatas terkait Bali pascapertemuan tahunan IMF-WB, di Arowana Street Warung 63 Jalan Veterna, Jumat (19/10). Hal. 15 Sektor Pendidikan
Viraguna Bagoes Oka
’’Manajemen pariwisata nasional pun harus berbenah. Presiden Joko Widodo mestinya berani memberikan otoritas khusus kepada Bali dalam pengelolaan pariwisata.’’
Bali Post/eka
PERTEMUAN TAHUNAN - Para peserta diskusi terbatas terkait Bali pascapertemuan tahunan IMF-WB di Arowana Street Warung 63 Jalan Veterna, Jumat (19/10).
Optimisme di Tengah Harga Murah Perlu Disikapi Bijak Bagaimana implikasinya dengan Indonesia/Bali pasca-IMF-WB Annual Meeting di Nusa Dua? Dapat dikemukakan bahwa keberhasilan utama yang paling menonjol bahwa dengan suksesnya perhelatan tersebut membuat kepercayaan dan apresiasi yang sangat tinggi telah diberikan kepada Indonesia sebagai penyelenggara yang kredibel dan trusted. Keuntungan lainnya yang menonjol adalah Bali mendapatkan keuntungan dukungan infrastruktur berupa perluasan Airport Ngurah Rai, underpass simpang Tugu Ngurah
Rai dan perampungan GWK yang tidak tuntas hampir 14 tahunan serta tetap bisa terjaganya tingkat inflasi di level 3,5% (terendah sepanjang masa) dan tingkat kemiskinan (gini rasio) yang menurun dari 0,41 menjadi 0,39. Namun optimisme atas keberhasilan ini tidaklah cukup. Optimisme atas pengelola pariwisata Bali mestinya diimbangi dengan kinerja menjadikan Bali sebagai destinasi yang berkualitas. Bali seharusnya memiliki nilai tawar yang tinggi di bidang pariwisata. Hal. 15 Harga Murah
Halaman 3
Causa Iman Karana
Gubernur Koster Ucapkan Terima Kasih
DPD PDI-P Bali menjanjikan kemenangan telak untuk Joko WidodoMa’ruf Amin dalam Pilpres 2019. Adapun target suara yang dipasang mencapai 80 persen. Halaman 2
Usulan untuk mengubah status 16 kelurahan menjadi desa tak berjalan mulus. Setelah sempat terganjal di proses verifikasi oleh Pemprov Bali, program yang telah dirancang tahun 2017 ini kini terkatung-katung di tangan pemerintah pusat.
Heryadi Angligan
P a s c a pe r t em u a n IMF-WB di Bali, ada banyak hal yang layak dievaluasi dan disyukuri. Evaluasi tentu dari konsentrsai kegiatan besar hanya fokus di Bali Selatan, sedangkan Bali Utara bahkan Denpasar masih menjadi objek kunjungan saja. Kontribusi selam IMF ini juga diprediksi dominan dinikmati pemilik modal, sementara masyarakat Bali terjebak ketatnya pengawasan dan berbagai kebijakan pengamanan delegasi. Hal. 15 Pihak Swasta
Tutup TKN, TTG Ke-20 dan PINDesKel 2018
PDI-P Targetkan Jokowi-Ma’ruf Menang Telak di Bali
Ubah Kelurahan Jadi Desa, Pusat Belum Berikan Kepastian
Cok Ace
FENOMENA pariwisata di Bali harus disikapi dengan bijak dan dilihat dengan jeli peluangnya. Isu pariwisata yang muncul seperti mass tourism dan quality tourism, pasar Tiongkok, menjamurnya hotel, kegiatan pariwisata MICE yang hanya berpusat di Bali Selatan, dll. tidak sepenuhnya merugikan Bali. Praktisi pariwisata I Gusti Kade Heryadi Angligan mengatakan, Bali telah berpengalaman meng-handle acara besar internasional, seperti APEC, KTT Bumi, dll. Hal. 15 Acara Dadakan
Syukuri dan Evaluasi
Petani Jeruk Beralih Tanam Sayuran Serangan penyakit diplodia pada tanaman jeruk di Desa Daup, Kintamani kian meluas. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya produksi jeruk desa setempat. Saat ini sebagian petani jeruk beralih menjadi petani sayur. Halaman 14
Marquez Pastikan Juara Kelima Kalinya Tokyo Pembalap Spanyol Marc Marquez untuk kelima kalinya berturut-turut meraih juara dunia MotoGP melalui kemenangan pada Grand Prix Jepang, Minggu (21/10) kemarin, setelah rival terdekatnya, Andrea Dovizioso, terjatuh pada putaran kedua terakhir saat mencoba mengejar pembalap Honda tersebut. Marquez kini telah lima kali menjadi juara MotoGP, menyamai rekor pembalap Australia Mick Doohan. Pembalap lainnya yang melebihi rekor tersebut adalah Valentino Rossi (tujuh kali) dan Giacomo Agostini (delapan kali). Hal. 15 Dua Lomba
PENUTUPAN - Sekda Bali Dewa Made Indra saat penutupan acara Temu Karya Nasional (TKN), gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-20 dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa dan Kelurahan (PINDesKel) tahun 2018.
GUBERNUR Bali Wayan Koster mengucapkan terima kasih atas kepercayaan terhadap Bali untuk menjadi tuan rumah acara Temu Karya Nasional (TKN), gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-20 dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa dan Kelurahan (PINDesKel) tahun 2018. Menurutnya, kehadiran peserta dari seluruh Indonesia telah memberikan kontribusi terhadap pembangunan di Bali. Gubernur Koster juga mengapresiasi seluruh provinsi yang telah berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Demikian disampaikan Gubernur Bali dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra pada penutupan Temu Karya Nasional (TKN), gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-20 dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa dan Kelurahan (PINDesKel) tahun 2018 di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park, Ungasan, Badung, Minggu (21/10) sore. ‘’Apresiasi yang tinggi kami haturkan kepada saudarasaudara kami dari seluruh
provinsi se-Indonesia yang telah berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan ini mulai dari acara pembukaan, pelaksanaan lokakarya, kegiatan cerdas cermat serta widya wisata,’’ ujarnya. Gubernur Koster pada kesempatan tersebut juga kembali menegaskan bahwa Temu Karya Nasional, gelar Teknologi Tepat Guna ke-20 dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa dan Kelurahan tahun 2018 ini merupakan salah satu agenda rutin nasional yang dilaksanakan setiap tahun dan merupakan sebuah ajang atau wadah pemberian apresiasi mempublikasikan berbagai keberhasilan dan inovasi pemerintah daerah pemerintah desa atau kelurahan dalam penyelenggaraan pemerintahan kewilayahan dan kemasyarakatan serta sebagai suatu kegiatan secara terpadu dalam rangka penyebarluasan informasi berbagai jenis teknologi tepat guna dalam mengelola sumber daya alam sehingga terciptanya nilai tambah. Hal. 15 Beri Inspirasi
Pergub Penggunaan Aksara, Busana dan Bahasa Bali
Dominan Responden Setuju dan Mengapresiasi Kinerja Gubernur Koster BALI melakukan terobosan nyata menjaga budaya dan bahasa ibunya, bahasa Bali. Gerakan memasyarakatkan penggunaan aksara dan bahasa Bali kini menginspirasi krama Bali untuk mencintai bahasa ibunya. Tak hanya itu, langkah Gubernur Bali Wayan Koster mengawal budaya Bali -- dengan menggunakan busana adat Bali setiap hari Kamis -- diapresiasi sebagian besar masyarakat Bali. Dominan krama Bali mendukung kinerja Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakilnya Cok Ace. Langkah ini merupakan bentuk penjabaran kerja cepat dan menuju ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Untuk memotret apresiasi krama Bali dan penduduk Bali terkait Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 2331 Tahun 2018 mengenai pelaksanaan Pergub Bali Nomor 79 Tahun 2018 tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali dan Pergub
Bali Nomor 80 Ttahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara dan Sastra Bali telah dilaksanakan polling pendapat terhadap masyarakat Bali. Jajak pendapat itu dilaksanakan selama satu minggu mulai dari tanggal 11 s.d. 19 Oktober 2018 di sejumlah media di Bali. Hasilnya, mayoritas responden mendukung dan mengapresiasi positif pelaksanaan pergub tersebut. Responden dominan setuju dan menyatakan bahwa seni, adat, budaya Bali seperti busana adat Bali dan bahasa serta aksara Bali perlu dilestarikan. Meski tak menggambarkan masyarakat Bali secara keseluruhan, dari hasil polling tersebut diperoleh gambaran ternyata masyarakat Bali merespons positif agar pelaksanaan pergub dijalankan dengan baik di masyarakat. Gambaran apresiasi atas kebijakan ini adalah tercatat
1.429 responden (88%) menyatakan setuju. Sedangkan yang netral 124 responden (9%) dan responden yang tak setuju 50 orang atau (3%). Sejumlah media lainnya juga menghasilkan angka yang nyaris sama. Gubernur Bali I Wayan Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ketika diminta konfirmasi terkait hasil jajak pendapat ini menyampaikan terima kasih kepada responden yang telah berpartisipasi. Gubernur Wayan Koster mengatakan bahwa keluarnya peraturan gubernur tersebut didasarkan atas realitas kian melunturnya penggunaan bahasa, aksara dan sastra Bali di kalangan masyarakat. Adanya penggerusan budaya Bali itu karena pengaruh modernisasi, teknologi dan globalisasi. Sehingga kelompok milenial ini cenderung meninggalkan budaya leluhur orang Bali. Khususnya terhadap bahasa, ak-
sara, dan busana Bali. Karena itu, Gubernur Bali memandang perlu membangkitkan kembali gairah penggunaan busana, bahasa, aksara dan sastra Bali. Hal ini sesuai dengan visi dan misi Gubernur Bali Wayan Koster ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ tentang membangun Bali melalui pola pembangunan semesta berencana menjaga kesucian dan keharmonisan Bali beserta isinya dan mewujudkan kehidupan krama Bali dan gumi Bali yang sejahtera sekala dan niskala sesuai prinsip Tri Sakti Bung Karno. Selain mengisi polling, beberapa anggota juga menuliskan pendapatnya pada kolom komentar. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan, kolom komentar didominasi oleh komentar positif yang mendukung diberlakukannya peraturan gubernur tersebut. (ad880)
’’Keluarnya peraturan gubernur tersebut didasarkan atas realitas kian melunturnya penggunaan bahasa, aksara dan sastra Bali di kalangan masyarakat. Adanya, penggerusan budaya Bali itu karena pengaruh modernisasi, teknologi dan globalisasi.’’ Wayan Koster Gubernur Bali
DENPASAR
2
Senin Kliwon, 22 Oktober 2018
Banyak Warga Belum Tercatat di DPT
Bal Post/ist
SOSIALISASI - Suasana sosialisasi agar masyarakat mengecek keberadaannya dalam DPT serangkaian Pileg dan Pilpres 2019.
Sekitar 90 Persen Narkoba Dipasok dari Luar Negeri
Denpasar (Bali Post) – Untuk menjaga hak pilih rakyat dalam Pemilu 2019, Bawaslu Kota Denpasar melaksanakan aksi jemput bola ke sejumlah tempat ibadah dan lokasi berkumpulnya masyarakat. Minggu (21/10) kemarin, Bawaslu Kota Denpasar juga hadir pada acara car free day di timur Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar. Ketua Bawaslu Kota Denpasar Putu Arnata mengatakan, pihaknya akan terus melakukan gerakan Bawaslu Jaga Hak Pilih (BJHP). Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat yang memiliki hak pilih tidak hilang hak pilihnya pada Pemilu 2019. “Sebelumnya kami juga melakukan hal yang sama di Masjid Al Muhajirin, Kepaon, Denpasar,” ujar Arnata saat ditemui di sela-sela gerakan BJHP, Denpasar, kemarin. Gerakan ini, kata Arnata ti-
dak hanya dilakukan oleh Bawaslu Kota Denpasar, namun juga dilaksanakan di seluruh Indonesia. Untuk di Denpasar, digelar di kantong-kantong masyarakat, seperti pasar tradisional, tempat wisata dan tempat ibadah. “Selain kami di kota, Panwascam dan Panitia Pemilihan Desa atau Kelurahan (PPDK) se-Kota Denpasar, juga telah melakukan BJHP ke pasar tradisonal dan tempat wisata. Dari upaya ini, puluhan masyarakat di kota Denpasar diketahui belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Pada kesempatan tersebut juga ada masyarakat yang melapor, jika orangtuanya telah meninggal dunia,” katanya. Terkait adanya masyarakat yang belum masuk DPT dan memang memiliki hak memilih, kata Arnata hal itu akan dikoordinasikan ke KPU Kota Denpasar untuk dimasukkan dalam DPT. Begitu pula bagi
juga,” ujarnya. BNN juga berkoordinasi dengan pihak terkait di Taiwan, Thailand dan Myanmar. Tujuannya supaya bersamasama memblok barang tersebut jangan sampai masuk ke Indonesia. “Jadi yang masuk ke Indonesia hanya tetesan (sebagian kecil) saja. Juga begini, perkembangan sebelum tahun 2000-an lagunya kan melow-melow cocok dengan morfin. Generasinya beda dengan sekarang. Generasi sekarang kan milenial kan lagunya berbeda cocoknya sabu-sabu. Makanya banyak masuk sabu-sabu,” katanya. Parahnya, kata Brigjen Bambang, di Indonesia semua jenis narkoba dimakan. Kalau di Australia cuma dua jenis, begitu juga di negara lainnya. “Panjang pantai di Indonesia sangat panjang, jadi kita tidak bisa tiap hari mengawasi. Kami sedang membangun sistem pengawasan dengan Bakamla (Badan Keamanan Laut - red),” tegas jenderal bintang satu di pundak ini. Bagaimana prediksi peredaran narkoba tahun 2019? “Kita tidak bisa menyam-
paikan itu, tapi diharapkan menurun. Kita sudah melakukan upaya seperti ini seharusnya turun. Turun bukan hanya pada angka, tapi kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba meningkat,” tegas Brigjen Bambang. Menurut Brigjen Bambang, seluruh keluarga dan lingkungan harus punya prinsip yang sama yaitu memerangi narkoba. Ia mengimbau segenap komponen masyarakat untuk bersama-sama melawanan penyalahgunaan narkotika. “Kita semua tahu bahaya narkoba, akibatnya juga tahu. Kalau yang sakit kita rehabilitasi, sedangkan bandar atau pengedar harus ditangkap. Jangan takut melawan orang-orang yang akan menghancurkan kita degan cara seperti ini. Ini kan sudah menjadi bagian musuh bersama kita berkaitan dengan narkoba,” tegasnya. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
Jadi Pembicara di ICCF Nasional
hana. Masyarakat hanya memasukkan NIK pada website yang disediakan oleh KPU Bali. Di samping upaya jemput bola, kami juga membuka Posko Aduan dengan nomor 08113944031. Jadi, masyarakat bisa menghubungi nomor aduan tersebut,” ujarnya. Sementara itu, Kordiv Penyelesaian Sengketa Provinsi Bawaslu Bali I Ketut Rudia yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, Gerakan Bawaslu Jaga Hak Pilih merupakan inisiasi dari Bawaslu RI guna memastikan warga negara yang memenuhi syarat sebagai pemilih dalam Pemilu 2019 benar-benar masuk DPT. “Persoalan daftar pemilih Pemilu 2019 sudah menjadi isu nasional. Daftar pemilih sampai saat ini belum ditetapkan karena ada beberapa persoalan belum selesai, seperti pemilih ganda dan pemilih yang tidak masuk dalam DPT,” ujarnya. (kmb12)
PDI-P Targetkan Jokowi-Ma’ruf Menang Telak di Bali
Denpasar (Bali Post) Adu strategi dilakukan antara sindikat narkoba internasional dan BNNRI terus terjadi. Sindikat barang terlarang tersebut cukup jeli melihat apa yang dilakukan BNN. Tujuannya agar aksi mereka memasok narkoba ke Indonesia berjalan mulus dan hampir 90 persen barang haram ini dipasok dari luar negeri. “Tidak hanya mencegah di dalam, BNN juga berupaya supaya barang ini tidak masuk ke Indonesia. Melakukan kerja sama multilateral, internasional, untuk mencegah barang-barang ini tidak masuk ke Indonesia,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Utama (Sestama) BNNRI Brigjen Pol. Drs. Bambang Hastobroto Sudarmono, M.Si., belum lama ini. Menurut Brigjen Bambang, Kepala BNN-RI Komisaris Jenderal Polisi Drs. Heru Winarko, S.H. terus menggelar road show untuk melakukan kerja sama dengan berbagai lembaga dalam rangka pencegahan, kerja sama antarnegara dan BNN di negara tersebut, serta kepolisian setempat. Tujuannya untuk membendung masuknya narkoba dari luar negeri, terutama di perbatasan Indonesia-Malaysia. “Kita menangkap ratusan kilogram (sabu-sabu - red) di Selat Malaka, sebenarnya yang akan masuk 2,5 ton tapi dipecah-pecah. Selebihnya ditangkap di Malaysia, itu berkat koordinasi dengan kita
masyarakat yang berubah status seperti menjadi TNI/Polri, pindah domisili dan yang telah meninggal dunia, untuk tidak dimasukkan dalam DPT. “Dengan gerakan Bawaslu ini, kita harapkan DPT yang disusun oleh KPU akan real dengan jumlah penduduk yang memang memiliki hak pilih,” tegasnya. Arnata mengingatkan, masyarakat yang ingin mengecek keberadaannya dalam DPT, cukup membawa e-KTP. Dari e-KTP ini pihaknya akan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada website KPU Bali. Kemudian akan muncul status masyarakat yang telah ataupun belum terdaftar. Jika telah terdaftar akan muncul identitas pemilih, kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan dan nomor TPS, tempat untuk menyalurkan hak suaranya pada Pemilu 2019. “Caranya sangat seder-
Bali Post/kmb32
Hasto Kristiyanto dan Wayan Koster Denpasar (Bali Post) Tjok Oka Artha Ardhana SuDPD PDI-P Bali menjanji- kawati dalam Pilgub Bali 2018 kan kemenangan telak untuk atas dukungan masyarakat Joko Widodo-Ma’ruf Amin Bali telah menjadi sebuah endalam Pemilu Presiden dan ergi positif. Utamanya dalam Wakil Presiden 2019. Tak menggalang dukungan untuk tanggung-tanggung, target Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres suara yang dipasang untuk 2019, serta PDI-P dalam PiJokowi-Ma’ruf mencapai 80 leg 2019. Apalagi setelah dipersen. Kendati hasil survei lantik dan menjabat, kinerja saat ini masih mengunggulkan Koster-Cok Ace juga mendapat pasangan tersebut, namun apresiasi sejumlah menteri. para kader banteng di Bali Salah satunya dari Menko diingatkan untuk tidak lengah. Bidang Kemaritiman RI “Seluruh kader partai di Luhut Binsar Panjaitan atas Bali membangun komitmen suksesnya event IMF-World untuk memenangkan Pilpres Bank Annual Meetings. Kerja dengan kemenangan minimum sama antara pemerintah pu80 persen, karena partai me- sat dan Pemprov Bali dinilai nyatu dengan seluruh elemen lebih baik ketika di bawah masyarakat,” ujar Sekjen DPP kepemimpinan Koster. Di sisi PDI-P Hasto Kristiyanto saat lain, seluruh kader partai di menghadiri Rapat Koordinasi tingkat pusat, provinsi, kabuDaerah Pemenangan Pemilu paten/kota juga wajib turun Legislatif dan Pemilu Presiden ke bawah dan bekerja dengan Tahun 2019 di Kantor DPD sebaik-baiknya. “Karena Bali PDI-P Bali, Minggu (21/10) itu membanggakan Indonesia kemarin. Raya sebagai pusat kebudayMenurut Hasto Kristiyanto, aan kita, maka pada saat turun kemenangan Wayan Koster- ke bawah juga menggelorakan
semangat kebudayaan, jati diri dan martabat kita sebagai bangsa,” jelasnya. Menurut Hasto Kristiyanto, para caleg dari PDI-P juga wajib memenangkan JokowiMa’ruf dalam satu napas perjuangan. Kalau tidak, para caleg harus bersiap menerima sanksi disiplin partai. Selain di Bali, target kemenangan 80 persen (plus minus 2) juga dipasang di Jawa Tengah. Di daerah lain, target kemenangan terbilang bervariasi. Seperti di Jawa Timur dipasang 75 persen. Pihaknya juga cukup optimis di Jawa Barat dan Banten. Untuk daerah-daerah di luar basis PDI-P, dinamika politik lokal yang dijadikan patokan target suara. “Kami tidak boleh terlena dengan survei yang tinggi. Survei yang tinggi pada Pak Jokowi harus menjadi semangat bagi kami untuk turun ke bawah. Survei terakhir 61 persen untuk Pak Jokowi dan Ma’ruf,” imbuhnya. Sementara itu, Ketua DPD PDI-P Bali Wayan Koster mengaku akan mengambil cuti setiap hari Jumat jelang kampanye rapat umum. Cuti hari Jumat ditambah hari Sabtu dan Minggu mulai Desember
akan dipakai untuk konsolidasi pemenangan Pileg dan Pilpres 2019. Pada Pilpres 2014, Jokowi-JK berhasil meraih 71,4 persen suara di Bali dengan Koster sebagai ketua tim pemenangan. Padahal saat itu posisi Jokowi-JK terbilang sulit. Saat ini Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf di Bali diemban oleh IGN Alit Kesuma Kelakan. “Sekarang kondisi jauh lebih bagus, partai yang bergabung banyak. Kebijakan Presiden Jokowi secara nasional sampai ke daerah itu sangat pro rakyat, sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Image pemerintahannya baik. Jadi, iklim politiknya sangat kondusif untuk kita memenangkan dan di Bali harus bisa mencapai target 80 persen,” ujar gubernur Bali ini. Sementara untuk Pileg khususnya di Bali, Koster menargetkan ada peningkatan perolehan kursi. Baik di DPRRI, DPRD Bali, maupun DPRD kabupaten/kota. Untuk DPRRI harus naik menjadi lima kursi dari perolehan empat kursi saat ini. Untuk DPRD Bali, harus mendapat 32 kursi dari saat ini hanya 24 kursi. (kmb32)
Topik :
Rai Mantra Tekankan Ekonomi Kreatif Endek, Kerajinan Warisan Budaya yang Eksis di Kancah Nasional Penggerak Sektor Pariwisata Kota Denpasar Pelopori Duta Endek Sejak 2012, Ajang Pelestarian Dukung Perajin Lokal
PEMBICARA - Wali Kota Rai Mantra mendapat kehormatan menjadi pembicara dalam sesi talk show dan launching Kota Kreatif Pariwisata pada kegiatan Indonesia Creatif Cities Network (ICCN). INDONESIA Creatif Cities Network (ICCN) menggelar event tahunan bertajuk “Indonesia Creative Cities Festival (ICCF)” sebagai event pertemuan kota-kota kreatif di Indonesia yang digelar di Sahid Hotel dan Jwalk Yogyakarta dari tanggal 15-20 Oktober. Tak ketinggalan, Denpasar yang merupakan kota kreatif berwawasan budaya ini juga turut andil pada ajang yang mempertemukan 170 delegasi kabupaten/kota kreatif di Indonesia ini. Pada ajang tersebut, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mendapatkan kehormatan menjadi pembicara dalam sesi talk show dan launching Kota Kreatif Pariwisata. Orang nomor satu di Kota Denpasar ini satu panggung bersama deretan pembicara, seperti Paulus Mintarga dari Rempah Rumah Karya, Prof. Dr. Widodo Muktiyo (Wakil Rektor IV UNS), dan para pelaku pariwisata. “Pariwisata menjadi suatu kunci dalam pengemban-
gan ekonomi kreatif,” ujar Wali Kota Rai Mantra. Dikatakan, Denpasar dalam visi-misi Denpasar Kreatif Berwawasan Budaya dalam Keseimbangan menuju Keharmonisan. Dari visi-misi ini, bagaimana keberadaan Kota Denpasar sebagai sebuah kota budaya. Dalam pariwisata kreatif, Pemkot Denpasar mengemasnya tak jauh dari visi-misi yang diemban selama ini. Bagaimana kebahagiaan masyarakat lewat pemberdayaan yang nantinya diharapkan masyarakat dapat kreatif. Tak hanya itu, Rai Mantra menjelaskan bahwa hal ini juga telah didukung dengan kebijakan dan implementasi reformasi birokrasi yang ada. Seperti peningkatan pelayanan publik dengan memberikan kemudahan kepada anak-anak muda serta insan kreatif dalam mengurus izin usaha. Cukup di tingkat kecamatan para insan kretif ini dapat melakukan penguruan izin usaha secara gratis.
Di samping itu juga memberikan peningkatan produk kreatif yang ada, seperti halnya keberadaan kuliner tradisional Bali yang mewajibkan hotel-hotel yang ada untuk menampilkan menu tradisional Bali. Adanya tenun khas yakni endek juga perlu diperhatikan lewat mendorong penggunaan dan kebanggaan memakai kain endek. Langkah ini tentunya didukung dengan membangun partisipasi masyarakat berbasis potensi lokal hingga membangun networking serta coworking space. “Daya dukung smart city juga tak terlepas dari penguatan pariwisata kreatif. Denpasar Smart City tampil dengan akses kemudahan kepada masyarakat. Baik itu dalam tatanan Denpasar Smart City,” paparnya. Dari apa yang telah dipaparkan, Rai Mantra memberikan contoh bagaimana sebuah pemberdayaan masyarakat yang dapat dilakukan berkelanjutan dan memberikan dampak pada kesejahteraan masyarakat. Penataan tukad atau sungai yang ada di Denpasar, salah satunya penataan Tukad Bindu, Kesiman yang memberikan sebuah pendekatan pemberdayaan masyarakat. Langkah ini telah mampu memberikan nilai tambah kepada masyarakat setempat, serta menjadikan Tukad Bindu sebagai salah satu destinasi wisata baru Denpasar dan menjadi juara kebersihan sungai tingkat nasional. “Festival-festival yang ada juga sebuah langkah penguatan dalam pencapaian pariwisata kreatif lewat pengembangan ekonomi kreatif yang juga perlu mendapat dukungan melalui kebijakan pemerintah, hingga pemberdayaan masyarakat,” harapnya. (ad876)
KAIN endek sebagai salah satu tenun ikat Bali memiliki ragam corak dan sejarah panjang. Pesatnya permintaan akan kain yang diperkirakan berkembang sejak tahun 1985 ini membuat Pemkot Denpasar terus melakukan upaya pelestarian hingga membawa tenun ikat endek ini eksis di event Nasional. Hal ini dilakukan dengan menggaet insan muda melalui pemilihan Duta Endek Kota Denpasar sejak tahun 2012. Langkah ini telah mampu membawa keberadaan endek tidak saja untuk kegiatan upacara, namun telah digunakan sebagai pakaian modern, serta telah diminati kalangan pejabat negara, para artis nasional, hingga wisatawan mancanegara. Kegiatan pemilihan Duta Endek Kota Denpasar yang memasuki tahun ke-7, mendapat apresiasi dari kalangan peserta muda-mudi dengan keikutsertaan peserta mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2012 diikuti 24 peserta, mencuat peningkatan peserta ditahun 2014 hingga tahun 2018 yang diikuti 139 peserta. Memasuki tahap seleksi terpilih 24 orang peserta masuk pada malam grand final Duta Endek Kota Denpasar yang berlangsung di Aston Hotel Denpasar, Sabtu (20/10) lalu. Grand final ini disaksikan langsung Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawi-
jaya Mantra, Wakil Ketua Dekranasda Ny. Kerthi Rai Iswara, serta pimpinan OPD Pemkot Denpasar. Hadir pula menyaksikan rangkaian kegiatan grand final Duta Endek, Kadis Perindag Provinsi Bali Putu Astawa. Ketua Panitia Duta Endek Kota Denpasar Tahun 2018 I Nyoman Bagus Pramartha mengatakan, seleksi ini dimulai dengan tes tulis dan tes interview tahap pertama yang dilaksanakan tanggal 1 dan 2 September 2018 yang diikuti oleh 139 peserta di Aula Graha Sewaka Dharma. Dari seleksi tahap pertama ini didapat 50 besar finalis yang melaju ke tahap berikutnya. Selanjutnya seleksi tahap II dilaksanakan tanggal 8 September 2018 untuk 50 besar, sehingga diperoleh 24 orang finalis yaitu 12 orang putra dan 12 orang putri. Para finalis merupakan siswa-siswi SMA/SMK maupun mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta di Kota Denpasar. Pada grand final ini, dari 24 orang dipilih 12 orang finalis atau enam besar. Dari enam besar dipilih tiga besar untuk selanjutnya dipilih jadi Duta Endek Kota Denpasar Tahun 2018. “Sebelum grand final ke 24 orang ini mengikuti berbagai macam pelatihan, seperti publik speaking dan kepribadian, pelatihan desain dan motif endek dalam kain, kewirausahaan, hingga pelatihan choreography,” imbuhnya. Wali Kota Rai Mantra mengatakan, endek sebagai produk warisan budaya den-
DUTA ENDEK - Wali Kota Rai Mantra bersama Ketua Dekranasda Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra menyerahkan piala dan piagam penghargaan kepada para pemenang Duta Endek Kota Denpasar Tahun 2018. gan berbagai upaya dilakukan Duta Endek Denpasar telah menjadi produk ekonomi kreatif unggul di Denpasar. “Dari Denpasar berdampak bangkitnya perajin-perajin endek di daerah-daerah lain,” ujar Rai Mantra sembari mengucapkan selamat kepada tiga pasang muda-mudi sebagai Duta Endek Denpasar 2018. Sementara itu, Ketua Dekranasda Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan Pemkot Denpasar bekerja sama dengan Dekranasda Kota Denpasar memilih Duta Endek Denpasar sejak tahun 2012. Dari finalis Duta Endek yang merupakan kalangan generasi muda ini, diharapkan dapat mensosialisasikan endek se-
bagai produk warisan budaya yang kita punya, kita pakai, kita banggakan. “Kami ingin mengenalkan kepada generasi muda bahwa tenun ikat Bali yakni endek yang harus kita lestarikan dan kita kembangkan dengan terus mensosialisasikan dan generasi muda lebih mencintai produk dalam negeri,” ujarnya. Kategori Putra Duta Endek Kota Denpasar, juara I diraih I Ketut Yasa Putra, juara II diraih Devidson Imanuel Eman, juara III Anak Agung Ngurah Trisna Indra Pradipta. Sementara untuk kategori Putri Duta Endek Kota Denpasar, juara I diraih Jessica Klesia Prameswari, juara II Made Ayuni Dindasari, juara III diraih Ni Made Ayu Cantika Ratih. (ad877)
BADUNG
Senin Kliwon, 22 Oktober 2018
3
PROFIL Berjuang Bersama Rakyat DEKAT dan membela kepentingan rakyat, itulah yang selama ini lekat pada diri I Made Sugita. Ketika duduk di kursi DPRD Badung, ia getol memperjuangkan kepentingan masyarakat tidak hanya di dapilnya, Kuta, melainkan juga masyarakat secara luas. Sebagai anggota legislatif, Sugita mampu menjalankan perannya dalam legislasi, budgeting dan controling. Kritik berikut solusi dipaparkannya secara lugas ketika terdapat kebijakan pemerintah yang tidak memihak rakyat. Simak saja rekam jejak tokoh masyarakat Kelan ini dalam menolak reklamasi Teluk Benoa. Ia berjuang bersama rakyat, bahkan berada di garda terdepan menginisiasi dan memotivasi gerakan masyarakat Bali. Kepentingan pribadi pun diabaikannya. Sugita tak rela potensi sumber daya alam Bali dikeruk investor luar. Dalam pemikirannya, seharusnya potensi tersebut dikembangkan sesuai kondisi wilayah setempat, sehingga tidak ada kelompok masyarakat yang merasa dirugikan atau dipinggirkan. Inilah yang menurutnya langkah pemberdayaan masyarakat yang benar. ‘’Potensi itu semestinya lebih banyak dikelola orang Bali, sesuai konsep-konsep dan nilai-nilai yang berlaku di daerah tersebut. Supaya pengelolaannya lebih mengedepankan konsep Tri Hita Karana yang merupakan landasan pembangunan berkelanjutan. Kalau ini dijalankan, pembangunan akan benarbenar dirasakan masyarakat Bali,’’ tegasnya. Belum maksimalnya pemberdayaan masyarakat inilah yang membuat Sugita tergerak untuk kembali maju dalam pileg 2019. Caleg Kabupaten Badung dari Partai Nasdem ini berkeinginan menyumbangkan tenaga dan pikirannya agar pembangunan Badung mampu berkelanjutan serta dimotori masyarakat Badung. (ad881)
Peserta TTG Tengok Desa Digital Punggul Mangupura (Bali Post) Desa Punggul Kecamatan Abiansemal dikunjungi peserta Temu Karya Nasional (TKN), Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-20, Minggu (21/10) kemarin. Desa Punggul dipilih sebagai objek kunjungan, karena menyabet juara I lomba desa tingkat provinsi Bali tahun 2018 dan sebagai Desa Digital. Rombongan peserta yang dipimpin Kasubid Evaluasi Perkembangan Desa Wilayah, Kemendagri Budiono bersama Direktur Badan Litbang Kementerian Desa disambut Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Badung I Wayan Weda Dharmaja. Weda menerangkan, Desa Punggul merupakan salah satu desa yang mampu memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi dalam memudahkan layanan kepada masyarakat. ‘’Ini dapat menjadi contoh bagi peserta untuk dapat diterapkan di desa/kelurahan di daerah masing-masing,’’ katanya. Mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Badung itu menjelaskan, Badung terdiri dari enam kecamatan, dengan 62 desa/kelurahan. Guna memajukan desa, pemerintah memberikan bantuan kepada desa di kisaran Rp 9 miliar hingga Rp 20 miliar. ‘’Melalui dana ini diharapkan desa mampu mengembangkan potensi dan inovasi, sehingga desa hadir memberikan layanan yang efektif dan efisien kepada masyarakat,’’ ujarnya. Saat ini Diskominfo Badung sedang menggenjot layanan berbasis smart. Bahkan tahun ini seluruh akses strategis di Badung free wifi tanpa password dengan jumlah 988 akses internet gratis. Perbekel Punggul I Kadek Sukarma mengatakan, Desa Punggul menerapkan aplikasi ini diawali dengan membangun jaringan, memasang wifi gratis di akses publik, termasuk pemasangan kamera pemantau di 32 titik. Langkah selanjutnya dibangun sistem SIAK desa dan sistem Siadek. Dengan aplikasi ini cukup NIK KTP, semua data masyarakat sudah terekam. ‘’Hal ini memudahkan dalam pelayanan administrasi dan surat menyurat. Selanjutnya ada sistem Siadek yang dirangkum dengan Sigadis (sistem informasi georafis administrasi desa terintegrasi),’’ jelasnya. Sementara itu, Kasubid Evaluasi Perkembangan Desa Wilayah, Kemendagri Budiono mengatakan, kunjungan lapangan ini dimaksudkan agar desa dan kelurahan sebagai juara I lomba desa/kelurahan tingkat provinsi tahun 2018 dari seluruh Indonesia dapat melihat keberhasilan desa/kelurahan sebagai juara I tingkat provinsi Bali tahun 2017 dan 2018. ‘’Desa dan kelurahan sebagai objek kunjungan di Badung yakni Desa Kutuh, Kuta Selatan sebagai juara I tahun 2017 dan Desa Punggul, Abiansemal juara I tahun 2018,’’ paparnya. Rombongan TTG juga mengunjungi Desa Kubu, Bangli dan Kesiman, Denpasar. Sebagai juara, tentu desa-desa tersebut memiliki inovasi dan keunggulan yang dapat diadaptasi oleh desa dan kelurahan lainnya di seluruh Indonesia. (kmb27)
ITDC Tarik Minat Wisatawan Melalui Festival Mangupura (Bali Post) Jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan ITDC tiap tahunnya terus meningkat. Dari segi komposisi, kunjungan didominasi wisatawan Tiongkok yaitu sebanyak 20 persen, disusul wisatawan Australia. Wisatawan domestik juga cukup banyak yakni 15 persen. Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan tersebut berkat sering digelarnya event-event menarik. Hal itu diungkapkan Managing Director The Nusa Dua I Wayan Karioka, belum lama ini. Menurutnya, berbagai festival terus digelar. Seperti Bali Collection Festival yang memadukan fashion, art dan musik pada Sabtu (20/10) lalu, di kawasan ITDC. Menurut Senior Manager Marketing and Leasing Bali Collection Gita Sunarwulan, pada festival yang memasuki tahun ke-5 ini, selain pameran berbagai hasil UKM, juga diisi dengan peragaan busana dan kompetisi desain busana. Hal ini bertujuan membantu mempromosikan karya desainer lokal Bali. (kmb23)
Bali Post/edi
PERAGAAN BUSANA - Peragaan busana pada Bali Collection Festival, Sabtu (20/10) lalu, di ITDC Nusa Dua.
DIKELUHKAN - Lokasi galian di Kutuh yang dikeluhkan warga karena berdekatan dengan perumahan.
Meski Dikeluhkan Warga
Proyek Tempat Pengolahan Sampah di Kutuh Dilanjutkan Mangupura (Bali Post) -
Meski dikeluhkan warga, galian di Desa Kutuh yang rencananya dijadikan tempat pengolahan sampah akan terus dilanjutkan. Pembangunannya akan dilakukan tahun 2019 melalui APBDes. Hal itu diungkapkan Perbekel Kutuh Wayan Purja, Minggu (21/10) kemarin. Purja yang juga selaku pemilik lahan lokasi galian tersebut mengatakan, melalui program desa kawasan tersebut akan ditata sebagai lokasi pengolahan sampah. Sistem pengelolaannya melalui kontrak kerja sama dengan desa. ‘’Sebenarnya tempat pengelolaan sampah ini adalah untuk kepentingan umum. Hal itulah yang nanti akan kita jelaskan, termasuk mengenai tujuan dan seperti apa perencanaannya kepada pihak provinsi, Senin (hari ini-red),’’ ujarnya. Pembangunan tempat pengolahan sampah ini dinilai penting, mengingat Kutuh memerlukan tem-
pat pembuangan sampah. Dia tak memungkiri, tempat pembuangan sampah di mana-mana pasti menjadi masalah. Namun dengan adanya fasilitas tersebut, selain mengurangi masalah sampah di Kutuh, hal ini juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk warga sekitar. ‘’Karena warga di sana bisa diberdayakan untuk bekerja di tempat pengolahan sampah ini,’’ jelasnya. Terkait keluhan warga di dekat lokasi itu, pihaknya sebelumnya memang tidak melakukan sosialisasi. Alasannya, perumahan tersebut berada di wilayah lain, atau
di luar wilayah Kutuh yaitu Kampial. Selain itu, perumahan tersebut ada setelah dilakukan galian. ‘’Galian ini sudah berjalan 1,5 tahun, sedangkan perumahan di sana baru ada sekitar enam bulan lalu,’’ katanya. Kalau ada yang keberatan, itu menurutnya hal yang wajar. Sebab, mereka itu belum tahu persis apa yang akan dibuat. Menurutnya, tempat pengolahan sampah ini sudah pasti akan dibutuhkan warga. Apalagi ini juga terkait upaya mencegah pencemaran lingkungan. Soal izin, kata dia khusus izin tempat pembuangan akhir (TPA) di Kuta Selatan memang tidak ada.
Namun untuk izin tempat pengolahan sampah, masih memungkinkan. Rencana pembangunan tempat pengolahan sampah tersebut dikeluhkan warga sekitar. Warga khawatir lokasi tersebut rawan longsor karena galian itu cukup dalam, hingga 20 meter. Posisi galian dengan perumahan hanya berjarak satu meter. Warga berharap galian itu dihentikan karena mengancam keselamatan. Selain itu, warga sekitar menganjurkan tempat itu tak dijadikan tempat pengolahan sampah. Pertimbangannya, sampah dapat mencemari lingkungan perumahan. Terkait hal ini, sejumlah warga yang tinggal di perumahan dekat lokasi galian akan melayangkan surat ditujukan kepada Gubernur Bali. ‘’Kami berharap Gubernur
untuk menghentikan proyek itu. Kami sudah mengadu ke dewan Badung secara pribadi. Namun kami disarankan utuk mengajukan keberatan kepada gubernur,’’ kata salah seorang warga yang enggan namanya dikorankan. Dikonfirmasi terpisah, Ketua Komisi II DPRD Badung Wayan Luwir Wiana berharap aparat desa khususnya Perbekel Kutuh agar duduk bersama dengan warga terdampak. Hal ini perlu dilakukan untuk mencari solusi terbaik. Ditegaskan, pihaknya tidak memiliki wewenang menindaklanjuti persoalan tersebut, mengingat kewenangan terkait galian ada di Pemprov Bali. Namun apabila saat pengecekan, tim dari Pemprov melibatkan Komisi II DPRD Badung, pihaknya siap turun bersama. (kmb23)
Soal Perubahan Status 16 Kelurahan
Pemerintah Pusat Belum Berikan Kepastian Mangupura (Bali Post) Usulan untuk mengubah status 16 kelurahan menjadi desa tak berjalan mulus. Setelah sempat terganjal di proses verifikasi oleh Pemprov Bali, program yang telah dirancang tahun 2017 ini kini terkatung-katung di tangan Pemerintah Pusat. Padahal Pemkab Badung menargetkan paling lambat Mei tahun ini sudah ada pemilihan perbekel (pilkel) serentak untuk kelurahankelurahan yang diharapkan menjadi desa tersebut.
Sejauh ini Pemkab Badung belum bisa memastikan, apakah perubahan st a t us t erseb ut d ire st ui oleh pusat. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Badung Putu Gede Sridana, Minggu (21/10) kemarin mengaku telah berupaya maksimal untuk hal tersebut. Pihaknya juga telah melengkapi berbagai persyaratan yang diminta Kemendagri khususnya Ditjen Otonomi Daerah. ‘’Surat kami sudah lama
di sana (Kemendagri-red), namun belum ada jawaban. Terakhir waktu acara di GWK, Pak Dirjen mengatakan bahwa itu sudah di meja dan segera akan dirapatkan,’’ ujarnya. Menurutnya, proses saat ini tergantung Kemendagri. Pihaknya hanya bisa menunggu keputusan yang dikeluarkan pusat. ‘’Hingga hari ini (kemarin-red) belum ada kepastian,’’ katanya. Meski demikian, birokrat asal Denpasar itu memastikan disetujui atau tida-
knya perubahan kelurahan menjadi desa, tidak akan berpengaruh terhadap pilkel yang akan diselenggarakan akhir tahun ini. ‘’Kami sudah siap akhir tahun ini tetap laksanakan pilkel. Kecuali ada kebijakan lain dari pimpinan, baik Bapak Bupati atau Ketua DPRD, ya... nanti kami bicarakan. Tapi kami sudah siap, terutama untuk Baha, Munggu, dan Sobangan, datang atau tidak datang itu (keputusan perubahan status kelurahan),’’ tegasnya.
Seperti diketahui, 16 kelurahan yang statusnya diajukan untuk berubah menjadi desa yakni Abianbase, Kapal, Lukluk, Sempidi, Sading, Kerobokan Kelod, Kerobokan, dan Kerobokan Kaja. Selanjutnya, Kelurahan Kedonganan, Tuban, Kuta, Legian, Seminyak, Benoa, Tanjung Benoa dan Jimbaran. ‘’Jika nantinya perubahan kelurahan menjadi desa tersebut disetujui, maka akan dilaksanakan pilkel serentak terhadap 19 desa,’’ tegasnya. (kmb27)
Di Situs Pura Gelang Agung
Peneliti Kembali Temukan Struktur Bangunan Berbahan Batu Padas BALAI Arkeologi Bali meneliti kembali Situs Pura Gelang Agung di Banjar Buangga Desa Getasan, Kecamatan Petang. Tim menemukan struktur bangunan berbahan batu padas, sejumlah pecahan gerabah dan satu keping uang kepeng. Ketua Tim Peneliti Situs Pura Gelang Agung Luh Suwita Utami, mengatakan penelitian ini merupakan kelanjutan dari program tahun 2017. Penelitian tahun ini telah memasuki kegiatan keenam, dengan menerapkan metode ekskavasi. ‘’Kami membuka tiga buah kotak ekskavasi yang berada di luar tembok panyengker pura,’’ kata Luh Suwita, Sabtu (20/10) lalu. Menurutnya, pembukaan kotak ekskavasi untuk mencari keberlanjutan dari temuan berupa struktur bangunan berbahan batu padas. Struktur bangunan ini telah ditemukan pada tahun 2013 hingga 2017. Tahun ini penelitian berlangsung sejak 8 Oktober. Penelitian di Situs Pura Gelang Agung melibatkan peneliti dari Balai Arkeologi Bali, masyarakat Banjar Buangga dan didampingi tenaga ahli arsitektur dari Universitas Udayana. Kegiatan diawali dengan FGD yang dilaksanakan 10 Oktober lalu di kantor Perkebel Getasan yang melibatkan tokoh masyarakat, dan narasumber Prof. Dr. I Wayan Ardika. ‘’FGD dimaksudkan untuk menjaring informasi sebanyak-banyaknya dari ma-
syarakat yang berada di lingkungan terdekat dari situs terkait keberadaan Situs Pura Gelang Agung,’’ jelasnya. Hasil penelitian kali ini adalah ditemukannya kembali keberlanjutan temuan struktur bangunan berbahan batu padas pada sisi timur Pura Gelang Agung. Temuan tersebut berada pada kedalaman 230 cm dari permukaan tanah. Posisi struktur bangunan melintang dari arah utara ke selatan, tampak merupakan struktur batu padas yang tersusun dengan rapi. Sedangkan pada sisi utara tembok pembatas Pura Gelang Agung juga ditemukan reruntuhan bangunan berbahan batu padas. ‘’Peneliti juga menemukan sejumlah pecahan gerabah dan satu buah uang kepeng yang belum dapat diidentifikasi karena kondisi temuan yang dipenuhi karat,’’ ucapnya. Dengan ditemukannya terusan struktur bangunan ini, dapat diduga bahwa di Situs Pura Gelang Agung pernah berdiri suatu bangunan suci keagamaan berbahan batu padas dengan bentuk dasar bangunan persegi empat, dilengkapi dengan saluran air yang erat kaitannya dengan pemujaan kepada Dewa Wisnu. ‘’Temuan ini tidak diangkat. Struktur dibiarkan di posisi semula, kemudian ditimbun kembali dengan sebelumnya diberikan pelindung untuk menghindari kerusakan dari temuan struktur yang sudah ditemukan,’’ jelasnya. (par)
Bali Post/ist
PENELITIAN - Penelitian di Situs Pura Gelang Agung, Banjar Buangga Desa Getasan Kecamatan Petang.
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Senin Kliwon, 22 Oktober 2018
BEM Unwar Gelar Kegiatan LKMO ”Sport Day’’ GMIS Bali Mengusung Karakter Kepemimpinan Tema ”We Are Full of Wonders’’ Membangun Berdedikasi Organisasi
STADION Ngurah Rai di Jalan Melati, Denpasar, Jumat (19/10) ingar-bingar dengan sorak-sorai siswa dan guru Gandhi Memorial International School (GMIS) Bali. Saat itu GMIS Bali melaksanakan Sport Day yang diselenggarakan tiap tahun. Ratusan pelajar dengan semangat dan riang gembira mengikuti berbagai lomba yang disiapkan panitia, yaitu 100 meter sprint, 100 meter skipping, 200 meter dash, 400 meter, 4 x 100 meter relay, 800 meter open dan tarik tambang antara guru melawan siswa kelas 12. Mereka dengan sportivitas tinggi memberi semangat kepada rekan-rekannya yang ikut lomba. Meskipun sinar matahari begitu terik, namun tidak mengurangi semangat mereka untuk meraih kemenangan. Principal GMIS Bali Jaba Biswas mengatakan, pihaknya sangat percaya bahwa setiap anak itu unik dan keunikan itu membuat dunia ini menjadi tempat yang indah. ‘’Atau dapat saya istilahkan sebagai tempat yang menakjubkan. Untuk hidup bahagia di bumi ini kita harus penuh dengan keajaiban dan eksplorasi bakat siswa tersebut telah membuat kami menetapkan sebuah slogan untuk tahun ini we are full of wonders,’’ ujarnya. Ajang olahraga tahun ini, katanya, adalah dukungan lain dari fakta bahwa para siswanya dengan antusias berpartisipasi dalam penyisihan yang telah dilaksanakan
Lokasabha Mahagotra Catur Sanak Bali Mula Kabupaten Badung dan Kota Denpasar
MEMBANGUN karakter kepemimpinan yang berdedikasi dengan semangat organisasi, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Warmadewa (Unwar) menggelar Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi (LKMO) di Ruang Sidang Sri Ksari Mandapa Unwar, Sabtu (20/10). Kegiatan LKMO yang diikuti sebanyak 143 mahasiswa calon BEM Unwar ini menghadirkan narasumber Drs. Dewa Putu Sumantra, M.Si. Kegiatan LKMO dibuka Wakil Rektor I Unwar Ir. I Nyoma Kaca, M.Si., dihadiri Wakil Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Ir. I Ketut Sugihantara, MSA. Kegiatan berlangsung selama dua hari, yaitu 20-21 Oktober 2018. Presiden BEM Unwar I Kadek Windu Darma Jaya mengatakan kegiatan LKMO tahun 2018 berbeda dengan LKMO tahun sebelumnya. Pasalnya, pada tahun ini mahasiswa yang diterima menjadi BEM akan dilantik langsung. Namun yang dilantik hanya presiden BEM, wakil BEM, dan kementeriannya. Dengan kegiatan LKMO ini, diharapkan tercipta kebersamaan dan dedikasi yang tinggi untuk organisasi BEM Unwar, sehingga keinginan untuk memiliki organisasi yang lebih baik dapat tercapai sesuai dengan tujuan dan cita-cita BEM Unwar. ‘’Melalui pelatihan ini (LMKO), para anggota BEM baru mampu mengembangkan kemampuan berpikir ilmiah dalam praktik berorganisasi dan memahami cara bekerja sama yang baik dalam sebuah tim,’’ ujar Windu. Wakil Rektor I Unwar Ir. I Nyoman Kaca, M.Si. menyambut baik kegiatan LKMO ini. Menurutnya, nilai-nilai kepemimpinan sangat penting dimiliki oleh para maha-
LKMO - Drs. Dewa Putu Sumantra, M.Si. (kiri) saat memberikan materi tentang kepemimpinan pada kegiatan LKMO yang diselenggarakan BEM Unwar, Sabtu (20/10). siswa terutama dalam rangka me- I Ketut Sugihantara, MSA. menningkatkan interpersonal skill atau gatakan, kegiatan LKMO sejatinya soft skill-nya yang menunjang dan telah dilaksanakan sejak lama. meningkatkan intrapersonal skill. Namun, namanya Latihan KepeApalagi, jika dikaitkan dengan mimpinan Manajemen Mahasiswa kurikulum, baik interpersonal skill (LKMM). Tujuannya pun jelas yaitu maupun intrapersonal skill sangat memberikan kesempatan kepada menentukan keberhasilan lulusan. para mahasiswa untuk berlatih Oleh karena itu, diharapkan tampil di hadapan masyarakat para mahasiswa, khususnya ang- secara meyakinkan. gota BEM Unwar memiliki jiwa Selain itu, dikatakan, kegiatan kepemimpinan yang nantinya bisa LKMO ini merupakan salah satu diaplikasikan di tengah-tengah ma- kegiatan yang diselenggarakan oleh syarakat. ‘’Kegiatan LKMO ini juga BEM Unwar untuk mendukung bagus untuk membentuk karakater kegiatan yang ada kaitannya denmahasiswa, apalagi kami di Unwar gan mencapai sarjana yang sujana telah memiliki spirit Sapta Bayu dan sarjana yang memiliki karakyang di dalamnya ada Sapta Brata teristik khas Sapta Bayu. ‘’Itulah tentang kepemimpinan. Sehingga yang membuat yayasan sangat pemimpin-pemimpin generasi concern dalam kaitan mendorong penerus ini bisa menggerakkan mahasiswa menjadi unggulan. Diorganisasi yang dipimpinnya, serta harapkan apa yang sudah dikomitmampu menjadi teladan bagi ang- mentkan Universitas Warmadewa gota yang dipimpinannya,’’ ujar di tahun 2034 bisa tercapai untuk Nyoman Kaca. mensejajarkan diri dengan perguWakil Ketua Yayasan Kes- ruan tinggi lain di tingkat internaejahteraan Korpri Provinsi Bali Ir. sional,’’ pungkasnya. (ad879)
MAHAGOTRA Catur Sanak Bali Mula (MCSBM) Kabupaten Badung dan Kota Denpasar menggelar Lokasabha di Pura Candi Narmada Tanah Kilap, Denpasar, Minggu (21/10) kemarin. Lokasabha ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Kota Denpasar I Gusti Ngurah Bagus Mataram, para sulinggih, perwakilan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali, PHDI Kota Denpasar, PHDI Kabupaten Badung, dan pasemetonan MCSBM. Ketua Umum Mahagotra Catur Sanak Bali Mula Provinsi Bali Dr. I Ketut Mardjana mengatakan lokasabha digelar ini adalah amanat dari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) MCSBM yang diawali dengan Mahasabha IV. Dalam lokasabha ini dipilih kepengurusan yang baru dan melanjutkan pembahasan mengenai program yang akan dikerjakan dalam kurun waktu lima tahun mendatang. Apalagi, MCSBM telah memiliki payung hukum dari Kementerian Hukum dan HAM. Selain itu, Lokasabha ini juga sebagai bentuk dari motto yang selama ini digaungkan oleh Mahagotra Catur Sanak Bali Mula yakni ‘’Bhakti ring Ida Bhatara Kawitan, eling lan sutindih ring pasemetonan’’. ‘’Inilah (Bhakti ring Ida Bhatara Kawitan Eling lan Sutindih ring Pasemetonan - red) yang ingin terus kami galang, sehingga betul-betul nanti akan menjadi satu pemikiran, satu persepsi dan satu arah ke mana akan dan juga landasan dari Mahagotra Catur Sanak Bali Mula,’’ tandas mantan Direktur Utama Pos Indonesia ini.
GRANDFINAL pemilihan Duta Endek Kota Denpasar 2018 digelar Sabtu (20/10) malam di Hotel Aston Denpasar. Acara tersebut diikuti 24 finalis yakni 12 finalis putra dan 12 finalis putri. Melalui penilaian lima orang juri terpilih I Ketut Yasa Putra dan Jessica Klesia Prameswari sebagai juara I Duta Endek Kota Denpasar 2018. Di tempat kedua diraih Devidson Imanuel Eman dan Made Ayuni Dindasari, kemudian Anak Agung Ngurah Trisna Indra Pradipta dan Ni Made Ayu Cantika Ratih meraih juara III. Sementara itu, Juara Favorit jatuh pada Ni Made Ayu Cantika Ratih. Juara Best Talent diraih Ni Putu Archisya Anandari Wandhira, kemudian Juara Best Photogenic Azura Jasmine Adrian, dan Juara Best Catwalk Komang Onny Cludea. Malam grandfinal pemilihan Duta Endek Kota Denpasar 2018 tersebut disaksikan langsung Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang juga menjadi juri kehormatan bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kota Denpasar, Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra. Hadir pula Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar I Wayan Mariyana Whandira, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, dan undangan lainnya. Ketua Panitia Duta Endek Kota Denpasar 2018 I Nyoman Bagus Pramartha menyampaikan bahwa ajang ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan akan endek di kalangan remaja. Mempersiapkan putra-putri terbaik Kota Denpasar yang berprestasi serta mampu menjadi duta endek
DUTA ENDEK - Para juara dan finalis pemilihan Duta Endek Kota Denpasar 2018 di Hotel Aston Denpasar, Sabtu (20/10) malam. Kota Denpasar. Sebagai usaha Pramartha menambahkan, peningkatan kemampuan personal proses pendaftaran Duta Endek pelayanan informasi dan promosi Kota Denpasar 2018 telah dilakendek. Tentunya mereka juga di- sanakan dari 14 Juli sampai 24 harapkan mampu mempromosikan Agustus lalu. Kemudian mengikuti dan menyosialisasikan ragam endek beberapa tahapan seleksi. Seleksi sebagai produk kearifan lokal serta tahap pertama dengan tes tulis dan menjadi salah satu potensi keung- interview yang dilaksanakan 1-2 gulan Kota Denpasar. September di Aula Graha Sewaka ‘’Memberikan kesempatan kepada Dharma Denpasar, dan diikuti generasi muda untuk lebih mengenal sekitar 139 peserta. Dalam proses endek melalui duta endek Kota Den- seleksi tersebut dilakukan sejumlah pasar. Sebagai upaya Pemerintah tes, meliputi behave, public speaking, Kota Denpasar dalam meyosialisa- cooperates in team, daily activity sikan produksi dalam negeri dengan serta performace. Dari seleksi tahap moto endek kita punya, kita pakai, pertama ini terjaring 50 peserta unkita bangga,’’ terangnya. tuk mengikuti seleksi tahap kedua, Dari 2012, ajang pemilihan Duta yang dilaksanakan 8 September. Endek Kota Denpasar rutin digelar Pada tahap kedua ini diperoleh tiap tahunnya dan di 2018 ini meru- 24 orang peserta (12 putra dan 12 pakan acara yang ke tujuh kalinya. putri) yang masuk sebagai finalis Para pesertanya merupakan putra- Duta Endek Kota Denpasar 2018. putri di Kota Denpasar dari SMA, Para finalis tersebut kemudian SMK hingga perguruan tinggi baik mengikuti sejumlah pembekalan negeri maupun suwasta. dan pelatihan-pelatihan. (bns1)
MEDALI - Principal GMIS Bali Jaba Biswas sesi foto usai menyematkan medali saat melaksanakan kegiatan Sport Day. pada hari sebelumnya. Mereka memotivasi anak-anak Indonesia tetap memiliki energi dan semangat lebih suka olahraga dan bisa hidup yang sangat tinggi. ‘’Saya sangat lebih sehat. Dengan diadakannya senang melihat siswa kami berlari kegiatan ini tiap tahun, kata Angdalam trek. Saya ingin mengucap- gis, memotivasi semangat dan bisa kan terima kasih kepada orangtua menjaga kondisi tubuh sehingga yang selalu mendukung semua lebih kuat. ‘’Acara ini sangat seru upaya kami,’’ kata Jaba Biswas. dan bisa lebih mengekspresi diri,’’ Tim guru dan staf GMIS Bali tegasnya. juga bekerja sangat tekun dan teliti Siswa lain, Melvin Keitaro sehingga membuat kegiatan ini Darma, mengatakan dengan proberjalan lancar. ‘’Para siswa yang gram yang diadakan tiap tahun termotivasi mencerminkan bentuk tersebut, bisa memperlihatkan karya seni yang dipahat dengan kerja keras dan memperlihatkan baik,’’ ungkapnya. keterampilan di bidang olahraga Salah satu siswi GMIS, Ang- ini. ‘’Kita bisa menang dan bergis Devaki, menyampaikan dari senag-senang dalam waktu yang kegiatan ini bisa membuat dan sama,’’ ucapnya. (ad1277)
Perkuat Paiketan Pasemetonan, Pelestarian Budaya, Adat dan Agama
LOKASABHA - Kadisbud Kota Denpasar IGN Bagus Mataram didampingi Ketua Umum MCSBM Provinsi Bali Dr. I Ketut Mardjana bersama para sulinggih dan Pasemetonan MCSBM memukul gong tanda dibukanya Lokasabha MCSBM Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, Minggu (21/10) kemarin. Kadisbud Kota Denpasar IGN Bagus Mataram mengatakan dengan adanya Mahagotra Catur Sanak Bali Mula sangat mendukung program Pemerintah Kota Denpasar dalam hal pelestarian budaya, adat, dan agama. Sebab, dari total jumlah penduduk Kota Denpasar, 35% merupakan penduduk pendatang. Sehingga penguatan terhadap budaya, adat, dan agama sangat penting dilakukan, terutama kepada generasi muda. Apalagi, dikatakan bahwa lokasabha yang digelar sudah mengacu pada Undangundang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan yang salah satunya dari 10 objek tersebut berisikan tentang kegiatan adat istiadat. Sehingga dapat memperkuat keberadaan masyarakat Bali, khususnya Pasemetonan Mahagotra Catur
Sanak Bali Mula. ‘’Jadi kegiatan adat istiadat ini adalah kegiatan organisasi kemasyarakatan yang diwariskan secara generasi ke generasi untuk memperkuat budaya, adat dan agama. Sama halnya yang dilakukan oleh Mahagotra Catur Sanak Bali Mula saat ini. Sehingga dengan kegiatan lokasabha ini dapat mempererat paiketan atau kekeluargaan pasemetonan,ll ujarnya. Pihaknya berharap hasil dari kegiatan lokasabha nantinya akan dibuatkan badan hukum. Sebab, banyak peninggalan dari Mahagotra Catur Sanak Bali Mula ini, seperti lontar-lontar yang bisa dilestarikan. Sehingga peninggalan budaya, adat, dan agama yang diwariskan tetap ajeg seperti apa yang diharapkan bersama. (ad875)
Yasa Putra dan Jessica Klesia Duta Endek Kota Denpasar 2018
Senator Tindak Lanjuti Dugaan Pelecehan Simbol Hindu
Wedakarna Minta Televisi Nasional Adakan Riset Terkait Simbol Agama Sebelum Tayang SENATOR DPD-RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III kembali berada di garda terdepan dalam urusan diplomasi melindungi simbol-simbol budaya Hindu Nusantara di tingkat nasinal. Belum hilang di ingatan publik Indonesia tentang masalah penyelesaian pelecehan simbol Hindu dalam tayangan sulap di SCTV melalui mediasi bersama DPD-RI dan KPI Pusat di Jakarta beberapa waktu lalu, kini muncul berita viral tentang dugaan pelecehan simbol Hindu yakni berupa aksara Bali dalam tayangan serial ‘’Kun Fayakun’’ di ANTV. Publik khususnya umat Hindu Indonesia dikagetkan dengan penggunaan simbol aksara Bali yang mirip seperti Omkara (Aksara Tuhan dalam Hindu) yang ada dalam sebuah adegan serial tersebut, terlebih aksara yang mirip dengan beberapa huruf suci itu divisualisasikan sebagai bagian jahat dari skenario serial tersebut. Hal inilah yang diselesaikan oleh Senator Arya Wedakarna melalui pertemuan di Kantor Pusat ANTV di Jakarta. Kehadiran anggota DPD-RI termuda dari Bali ini disambut langsung oleh Suharto (Senior Manager Regulatory & Government Affair) bersama jajaran Direksi ANTV. Dalam pertemuan tersebut, Senator Arya Wedakarna meminta klarifikasi dari pihak ANTV terkait dengan masalah yang menjadi keberatan umat Hindu ini. ‘’Sebelum hal ini ditangani oleh DPD-RI Bali, sebenarnya masalah dan potongan video serial ini sudah lebih awal viral
di sejumlah media sosial di Nusantara. Kami membaca dan mengamati banyak masukan terkait dugaan pelecehan simbol Hindu. Kesimpulannya, diperlukan klarifikasi langsung dari pihak ANTV tentang kronologi dan juga informasi tambahan terkait kenapa sampai tayangan ini bisa dianggap menyakiti hati masyarakat Hindu bukan saja di Bali, tapi di seluruh Indonesia. Bagi kami perlu mendengar informasi dua arah,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Pihak ANTV pun menyampaikan sejumlah jawaban atas pertanyaan senator, termasuk di antaranya kronologi dan posisi ANTV yang bukan sebagai pihak yang memproduksi langsung serial tersebut, melainkan serial tersebut diproduksi oleh pihak ketiga. Selain itu, ANTV juga di hadapan Senator RI menyampaikan permohonaan maaf jika ada komponen masyarakat khususnya umat Hindu yang tersinggung, semua itu semata-mata karena ketidaktahuan pihak produksi. Terhadap hal itu, Senator Wedakarna menyampaikan harapannya agar televisi di Indonesia agar lebih banyak mengadakan riset, konsultasi dan juga menggali sumber-sumber informasi resmi jika menggunakan symbol-simbol budaya Hindu dalam tayangan mereka, sehingga tidak terjadi isu SARA yang bisa merugikan kehidupan toleransi di Indonesia. ‘’Saya sudah sampaikan, dengan adanya visualisasi simbol Hindu dalam tayangan Kun Fayakun tadi, seolah-
olah alur ceritanya ingin membenturkan antara kebenaran dua agama. Sebagai negara yang memiliki dasar negara Pancasila, sudah dipastikan seluruh agama adalah sejajar, baik mayoritas maupun minoritas. Jadi jangan sampai simbol budaya asli Nusantara baik rerajahan (tattoo), asap dupa, kemenyan, kemben, bunga dan keris dianggap tidak baik oleh golongan-golongan tertentu. Ini tidak baik. Kami di Bali, dan sebagian umat Hindu di Nusantara termasuk kejawen masih memakai alat–alat kelengkapan itu dalam upacara dan ritual. Jadi jangan seolah–olah ada benturan ajaran agama agama resmi di Indonesia. Ada 10 juta umat Hindu yang bisa tersinggung,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Sejumlah masukan juga disampaikan oleh AWK yakni 1) Meminta ANTV menyampaikan permohonan maaf kepada umat Hindu yang keberatan. 2) Menjelaskan kedudukan hukum khususnya hak dari umat Hindu baik perseorangan dan kelompok untuk melakukan langkah hukum jika ada kasus kasus serupa yang dilakukan TV swasta. 3) Mempertanyakan sering bergantinya jam tayang serial bernuansa Hindu asal India (seperti serial Mahakali) ke jam-jam yang kurang strategis. ‘’Setelah pertemuan hari ini, tentu saya selaku anggota DPD-RI utusan Bali dan wakil umat Hindu akan memberikan rekomendasi resmi yang ditujukan kepada ANTV dan KPI Pusat. Semoga
saja bisa diredam agar tidak meluas. Dan iktikad baik dari ANTV untuk mengklarifikasi dan memohon maaf patut
dipertimbangkan dan diapresiasi asal tidak mengulangi lagi,’’ ungkap Gusti Wedakarna. (ad882)
SATYAGRAHA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama pejabat ANTV di Jakarta.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Senin Kliwon, 22 Oktober 2018
Terdampak Gempa
Pura Lombini Kota Mataram Dibangun Total GEMPA bumi yang terjadi di Lombok baru-baru ini menyebabkan seluruh bagian Pura Lombini Karang Kelebut, Kelurahan Cakranegara Selatan, Kota Mataram mengalami kerusakan, sehingga diperlukan pembangunan total. Dana yang diperlukan mencapai Rp 270 juta, meliputi pembangunan palinggih Pura Lombini Rp 150 juta, tembok pembatas Rp 50 juta, bale kulkul Rp 20 juta, candi kurung Rp 30 juta dan gedong panyimpenan Rp 20 juta. ‘’Kami ingin membangun dan merenovasi kembali Pura Lombini yang sudah mengalami kerusakan total akibat bencana alam gempa bumi Lombok baru-baru ini. Sehubungan dengan itu, kami sangat mengharapkan bantuan dana untuk mendukung dan menerovasi Pura Lombini,’’ tulis Ketua Panitia Pembangunan Pura Lombini I Wayan Karta dan Sekretaris I Komang Darma Yasa dalam proposalnya yang dikirim ke Bali Post, belum lama ini. Pembangunan dan renovasi Pura Lombini perlu mendapat perhatian serius dari instansi pemerintah maupun swasta untuk kenyamanan lingkungan serta program lingkungan seperti upacara keagamaan, rapat krama pura dan kegiatan memperdalam ajaran agama (pesantian/pasraman). Sementara itu, Pura Lombini terletak di lingkungan Karang Kelebut Kelurahan Cakranegara Selatan Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pura ini dibangun secara bertahap sejak 1960 sampai 1970 dengan dana bersumber dari swadaya masyarakat. Pura ini berdiri di areal seluas 1 are dibatasi tembok pembatas keliling. (r)
5
Hadapi Kekeringan, Petani Diminta Sesuaikan Pola Tanam Denpasar (Bali Post) Sesuai prakiraan BMKG, akan terjadi kekeringan di beberapa wilayah di Bali selama tiga bulan ke depan. Menghadapi kekeringan itu petani diminta menyesuaikan pola tanam. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebungan Provinsi Bali I.B. Wisnuardhana mengatakan, BMKG telah memberikan prakiraan musim untuk tiga bulan berikutnya. Kemudian hal itu disosialisasikan kepada petani melalui Dinas Pertanian kabupaten/kota dan subak–subak. ‘’Sesuai dengan pemetaan dan pra-
kiraan musim dari BMKG akan terjadi kekeringan di beberapa wilayah. Itu sudah ada petanya, sehingga kita harapkan para PPS sosialisasi kepada subak–subak yang bersangkutan untuk melakukan penyesuaian pola tanam,’’ ujarnya, Minggu (21/10) kemarin. Sejak sebulan yang lalu, penyesuaian pola tanam telah disosialisa-
sikan dan dilakukan. Penyesuaian pola tanam yaitu menunda menanam padi selama musim kering dan menggantinya dengan tanaman palawija yang relatif lebih tahan dengan kekeringan. Khususnya untuk daerah yang persediaan air permukaannya terbatas. Biasanya di Bali Utara seperti Negara, Buleleng, Karangasem. Jika petani tetap memaksakan untuk menanam padi karena menurut perkiraan petani masih cukup air, disarankan untuk mengasuransikan tanaman padinya. ‘’Kan ada asuransi
Warga Desa Pakraman Patas Gelar ”Pujawali Ngepitu Nadi’’
Berpakaian Tentara, Sopir Truk Ditangkap Denpasar (Bali Post) Tim gabungan Resmob Ditreskrimum Polda Bali dan Satresnarkoba Polres Badung, Sabtu (20/10) lalu menangkap Pipin Aston (38), sopir truk, di Jalan Tukad Citarum Gang N, Denpasar Selatan. Direktur Reskriminal Umum (Reskrimum) Polda Bali Kombes Pol. Andi Fairan, Minggu (21/10) kemarin mengatakan, awalnya Kasatresnarkoba Polres Badung AKP Djoko Hariadi bersama anggotanya melakukan penyelidikan di TKP karena akan ada transaksi narkoba. Saat melakukan pengintaian, datang pelaku mengenakan pakaian loreng TNI. Selain itu, dia mengendarai mobil leasing Toyota Innova W 1613 RU. AKP Djoko langsung berkoordinasi dengan Kanit Resmob Ditreskrimum Kompol Tri Joko. ‘’Tim Resmob kami langsung ke TKP dan bergabung dengan anggota Resnarkoba Polres Badung,’’ ungkapnya. Selanjutnya tim gabungan tersebut menangkap pelaku. Hasil penggeledahan tidak ditemukan narkoba dan barang terlarang lainnya. Saat diinterogasi pelaku mengaku bukan anggota TNI. ‘’Setelah dilakukan pengecekan yang bersangkutan bukan anggota TNI-AU aktif, tapi gadungan. Anggota kami mengamankan KTA, satu stel seragam TNI-AU pangkat Praka beserta atribut lengkap yang dipakai dan satu mobil Innova,’’ ujar Kombes Andi Fairan. Pelaku mengenakan baju loreng dengan name tag atas nama Juansar. Pelaku juga membawa Surat Izin Mengemudi (SIM) TNI atas nama Fery Diantoro. Pelaku asal Malang, Jawa Timur ini, saat diinterogasi mengaku sudah tiga kali membawa mobil leasing dari Malang ke Bali. Selanjutnya polisi masih mengembangkan kasus tersebut berkoordinasi dengan Pom TNI-AU. (kmb36)
Bali Post/ist
MELASTI - Pasemetonan Mahasubaya Sangging Prabangkara melaksanakan upacara Melasti di Pantai Watu Klotok, Klungkung.
Pasemetonan Sangging Prabangkara Melasti ke Pantai Watu Klotok
PASEMETONAN Mahasubaya Sangging Prabangkara se-Bali melaksanakan upacara Pamelastian di Pantai Watu Klotok, Klungkung. Ritual masucian ke pantai ini dengan mengusung pratima serta aneka perlengkapan upacara dari Pura Ratu Sangging di kawasan Pura Besakih, Karangasem, Minggu (21/10) kemarin. Prosesi pamelastian ini serangkaian karya mamungkah, ngenteg linggih, mapedudusan agung menawa ratna mapedagingan, tawur balik sumpah agung lan rsigana yang puncaknya akan dilaksanakan Rabu, 24 Oktober 2018. Upacara agung yang baru pertama kalinya dilaksanakan oleh Pasemetonan Sangging Prabangkara ini, sejatinya akan dilaksanakan setahun silam. Namun karena kondisi Gunung Agung saat itu sedang erupsi dan ada larangan melakukan aktivitas di sekitar gunung dan wilayah terdampak lainnya, maka ritual keagamaan ini ditunda, sampai disepakati pelaksanaannya saat ini dan puncaknya akan dilangsungkan saat Purnamning Sasih Kalima bertepatan dengan Buda Paing Wuku Landep, 24 Oktober 2018. Ketua Panitia Karya Ketut Wijana Sangging, S.H. mengatakan karya itu baru pertama kali dilaksanakan setelah pembangunan semua palinggih dapat diselesaikan. Karena Pura Ratu Sangging sebagai Pura Pedharman Pasemetonan Sangging Pra-
Bali Post/ist
DITANGKAP - Tersangka Pipin Aston ditangkap di Jalan Tukad Citarum Gang N, Denpasar Selatan.
Pura Ulun Uma Disasar Maling
Mangupura (Bali Post) Kasus pencurian khususnya di pura akhir-akhir ini marak di wilayah Mengwi. Setelah menyasar Pura Bun, kini pencuri menyatroni Pura Tegeh Sari di Desa Gulingan, Mengwi, Minggu (21/10) kemarin. Meski maling tersebut merusak brankas, tetapi tidak ada yang hilang. Informasi diperoleh di lapangan, kejadian ini diketahui sekitar pukul 08.00 Wita. Waktu itu Nyoman Durata (55) pergi ke pura tersebut. Sesampainya di sana, ia melihat tripleks penutup palinggih Tajuk jatuh. Durata langsung naik ke palinggih itu dan menutupnya kembali. Durata lalu memberi tahu pemangku pura Dewa Putu Sumerta (62) ke rumahnya. Dewa Putu Sumerta langsung menuju pura, disusul Durata (55). ‘’Modusnya pelaku mencongkel brankas tempat penyimpanan pererai dan gelungan,’’ ungkap sumber. Setelah dilakukan pengecekan, tidak ada barang-barang berharga yang hilang. Selanjutnya kasus ini dilaporkan kepada pihak kepolisian. ‘’Anggota Polsek Mengwi di-back up Polres Badung sedang menyelidiki kasus tersebut,’’ tegas sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Kapolres Badung AKBP Yudith Satria Hananta membenarkan kejadian tersebut, tetapi tidak ada yang hilang. (kmb36)
Gianyar (Bali Post) Warga Desa Pakraman Patas, Desa Taro, Tegallalang, Gianyar akan menggelar pujawali Ngepitu pada Rabu (24/10) mendatang. Ritual ini merupakan upacara rutin setiap datang Purnama Sasih Kalima di Pura Puseh Bale Agung desa pakraman setempat. Ritual ini juga terkait dengan upacara tanaman padi milik warga. I Ketut Wija, Penyarikan Desa Pakraman Patas menjelaskan, upacara kali ini menjadi berbeda karena bertepatan dengan tanaman padi milik warga telah memasuki masa akan berbuah, sehingga upacara kali ini disebut dengan pujawali ngepitu nadi. Perbedaan ini, karena pelaksanaan pujawali ngepitu juga ada yang disebut elantasan atau hanya digelar sehari jika bertepan dengan upacara ini, padi warga belum memasuki masa hamil. I Ketut Wija menambahkan, pujawali ini dilaksakan oleh seluruh warga diawali dengan pembuatan prasarana upacara. Seperti pada Minggu (21/10) kemarin, warga menggelar upacara Mekale Hyang, sebagai bentuk pembersihan seluruh komponen yang terkait dengan upacara mendatang. ‘’Seluruh warga ikut terlibat dalam upacara ngepitu nadi tahun ini,’’ ungkapnya. Kelompok pemuda akan berlomba untuk menaiki penjor dan pada putaran tertentu, harus mencapai puncaknya untuk mendapatkan sesajen yang disebut sampian, sebagai lambang kesejahteraan. ‘’Sampian ini pula yang nantinya akan kembali disertakan dalam ritual memutar mengelilingi penjor yang dibawa oleh pemangku pura setempat diikuti prajuru adat dan pemuda desa,’’ katanya. Sebelumnya secara bergotong royong seluruh komponen masyarakat adat setempat ikut dalam kegiatan menghias, seluruh bagian pura menggunakan bambu serta pemasangan umbul-umbul, kober hingga kain di masing-masing palinggih pura setempat. (kmb35)
bangkara yang berlokasi di sisi barat Pura Batu Madeg, di kawasan suci Pura Kahyangan Jagat Besakih itu, baru dibangun setelah dilakukan pembebasan tanahnya. ‘’Pura Ratu Sangging ini merupakan Pura Pedharman Mahasubhaya Sangging Prabangkara disungsung seluruh pasemetonan warih Sangging,’’ jelas Ketut Wijana Sangging asal Sukawati, Gianyar ini. Upacara Caru Panca Sanak, Negtegan, Ngadegang Batari Tapini dan Rare Angon, serta ngunggahin sunari telah dilakukan 16 Oktober 2018. Dilanjutkan melaspas lan mendak bagia pulekerti keesokan harinya, serta mapepada dilaksanaka 18 Oktober 2018. Sedangkan Caru Rsigana, Caru Panca Mustika dan Caru Panca Sata dilaksanakan 19 Oktober yang dirangkai dengan panyepian pura 20 Oktober 2018. ‘’Rangkaian upacara yang sudah dilaksanakan itulah, saat ini dilaksanakan upacara pamelastian di Segara Watu Klotok,’’ urai Ketut Wijana Sangging. Selanjutnya upacara ini akan dilanjutkan dengan ritual mapekelem dan nunas tirta ke Puncak Gunung Agung serta Macaru Panca Mustika, sehari sebelum puncak karya yang akan dilangsungkan pada Rabu Paing wuku Landep, bertepatan dengan Purnama Sasih Kalima, 24 Oktober 2018. Rangkaian karya ini akan diwarnai ritual nyegara gunung 3 November dan diakhiri dengan Ida Batara masineb 4 November 2018. (kmb)
Tukad Bindu, Tempat Lokakarya Kepala Desa/Lurah Se-Indonesia Denpasar (Bali Post) Tukad Bindu di Kelurahan Kesiman Kecamatan Denpasar Timur telah ditata sedemikian rupa, sehingga menjadi salah satu tempat rekreasi sungai di Kota Denpasar. Tukad Bindu kembali dikunjungi kepala desa/lurah se-Indonesia setelah sebelumnya mendapat kunjungan dari delegasi Bank Dunia dan IMF. Tukad Bindu dijadikan salah satu tempat lokakarya bagi kepala desa/ lurah se-Indonesia, mengingat dalam pengelolaannya mampu melibatkan swadaya murni masyarakat. Demikian disampaikan Rahayu Ningsih, pimpinan rombongan Kepala Desa/ Lurah se-Indonesia dari Kementerian Dalam Negeri, saat mengunjungi Tukad Bindu, Minggu (21/10) kemarin. Kunjungan ini diterima Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa I.B. Alit Wiradana, Wakil Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Kerti Rai Iswara, Camat Denpasar Timur I Dewa Made Puspawan dan Lurah Kesiman Gusti Ayu Made Suryani. ‘’Dipilihnya Kelurahan Kesiman sebagai salah satu tempat kunjungan kepala desa/lurah se-Indonesia kare-
usaha tani padi. Jadi silakan koordinasi dengan PT Jasindo, asuransikan. Siapa tahu nanti kekeringan dan gagal panen, kan bisa diganti nanti oleh PT Jasindo,’’ tukasnya. Premi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) masih disubsidi oleh pemerintah sebesar 80 persen atau Rp 88 ribu per hektar. Sementara petani hanya membayar premi 20 persen atau sekitar Rp 36 ribu. Apabila terjadi gagal panen karena kekeringan atau penyakit, maka petani akan segera mendapatkan klaim Rp 6 juta per hektar. (kmb42)
na mampu memberdayakan masyarakat sehingga menjadi kelurahan yang swakarya,’’ ujarnya. Ini juga karena adanya inovasi dalam menghadapi berbagai permasalahan untuk mewujudkan pembangunan, sehingga berdaya guna bagi masyarakat. Di samping itu tidak terlepas dengan adanya dukungan yang kuat dari Pemerintah Kota Denpasar, sehingga dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat dalam hal ini menata Tukad Bindu benar-benar terwujud dengan baik. ‘’Saya harapkan semua peserta lokakarya memanfaatkan kunjungan ini, sehingga apa yang menjadi unggulan di Kelurahan Kesiman dapat diadopsi dan diterapkan di daerah lainnya,’’ ujar Rahayu Ningsih. Dalam kesempatan tersebut pihaknya menyampaikan jumlah rombongan yang mengunjungi Tukad Bindu sebanyak 130 orang. Kepala Dinas Pemberdayaan Masayarakat dan Desa I.B. Alit Wiradana menyampaikan, dijadikannya Tukad Bindu sebagai tujuan lokakarya bagi kepala desa/lurah se-Indonesia merupakan suatu kebanggaan. Karena ini akan lebih memotivasi masyarakat khususnya yang
ada di bantaran Tukad Bindu untuk terus menjaga kebersihan sungai. Di samping itu, diharapkan akan membawa imbas bagi daerah lain di Kota Denpasar untuk menata aliran sungai sehingga menjadi salah satu objek wisata. Lurah Kesiman Gusti Ayu Made Suryani menambahkan, penataan Tukad Bindu ini merupakan inovasi yang berbasis masyarakat. Mengingat segala program tanpa ada dukungan penuh dari masyarakat hal tersebut sulit terwujud. ‘’Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mampu mewujudkan Tukad Bindu sebagai salah satu tempat rekreasi,’’ ujarnya. Salah seorang peserta lokakarya, Suryanto dari Kalimantan Tengah, mengaku sangat tertarik dengan penataan Tukad Bindu yang telah melibatkan partisipasi masyarakat. Sehingga dalam mewujudkan kali bersih benar-benar terwujud karena masyarakatnya tidak lagi memanfaatkan sungai sebagai tempat pembuangan sampah. ‘’Kami ingin mengetahui hal tersebut bagaimana kiat melibatkan masyarakat dalam mewujudkan kali besih,’’ ujarnya. (kmb12)
PUJAWALI - Persiapan pujawali Ngepitu Nadi di Pura Puseh Bale Agung Desa Pakraman Patas, Desa Taro, Tegallalang, Minggu (21/10) malam.
Diadili karena Jadi Perantara Narkoba
Denpasar (Bali Post) Diduga menjadi perantara dalam jual-beli narkoba, terdakwa Nanang Rudi Alfianto asal Malang, Jawa Timur, diadili di Pengadilan Negeri Denpasar, Jumat (19/10) lalu. Terdakwa yang mengaku tinggal di Benoa, Kuta Selatan, Badung ini didakwa menjadi perantara dalam jual-beli atau menguasai narkotika. Barang buktinya yang diajukan dalam perkara ini adalah sabu-sabu seberat 85,12 gram dan ekstasi sebanyak 45 butir dengan berat seluruhnya 13,22 gram. Tak pelak, terdakwa dalam kasus ini dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dalam dakwan pertama. Dan kedua Pasal 112 ayat (2) dalam undang-undang yang sama. Dalam kasus ini disebut terdakwa secara tanpa hak atau melawan hukum menjadi perantara dalam jual beli narkoba. Jaksa Ida Ayu Ketut Sulasmi dalam sidang tersebut menguraikan bahwa terdakwa sudah menjadi incaran petugas Polda Bali. Sehingga pada 10 Juli 2018 sekitar pukul 00.30, terdakwa ditangkap di depan Bali Paradise City Hotel Jalan Teuku Umar Barat, Banjar Pengubengan Kangin, Desa Kerobokan, Kuta Utara, Badung. Dalam penangkapan dan penggeledahan itu, petugas menemukan karet hitam yang di dalamnya berisi sebuah plastik klip bening berisi sepuluh butir tablet hijau berlogo Omega yang diduga ekstasi. Barang bukti itu tersimpan di dalam saku kiri jaket kiri. Selain itu saat membawa terdakwa ke rumah kos di Jalan Pulau Galang Gang Griya Dadi, Banjar Gunung, Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan, juga ditemukan barang terlarang bahkan jumlahnya banyak. Barang itu disebut milik Slamet yang berstatus buronan. Slamet yang dia sebut tinggal di Kecamatan Karang Plozo, Malang, Jawa Timur memberinya tugas untuk mengambil dan memindahkan barang bukti tersebut sesuai alamat yang tertera. (kmb37)
OPINI
6
Senin Kliwon, 22 Oktober 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Mencintai Produk Dalam Negeri BELAKANGAN ini ekonomi Indonesia dapat banyak sorotan. Selain alami kelesuan dalam daya beli masyarakat, keterpurukan nilai rupiah juga dikeluhkan. Namun pemerintah tetap optimis, perekonomian Indonesia tetap membaik ditopang perekonomian global 2018 yang diprediksi meningkat. Kondisi pasar yang lesu saat ini disebabkan sejumlah faktor. Faktor eksternal, mulai dari pergeseran kebijakan moneter bank-bank sentral besar dunia, tensi perang dagang antara Amerika dengan Tiongkok. Sementara di dalam negeri, tekanan datang dari defisit perdagangan dan neraca berjalan. Ditambah lagi pertumbuhan konsumsi masyarakat yang terus melambat tahun ini. Menghadapi kondisi perekonomian saat ini, Bank Indonesia (BI) menyatakan akan memperketat kebijakan moneternya. Dengan kebijakan ini, dalam beberapa waktu ke depan tidak akan ada penurunan suku bunga acuan. Pengetatan kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap kenaikan suku bunga acuan yang dilakukan Bank Sentral di negara maju, khususnya Amerika. Menyesuaikan dengan kebijakan bank-bank sentral di negara maju, BI memutuskan menaikkan suku bunga acuannya 25 basis poin menjadi 4,75 persen. Sebelumnya, Mei lalu BI telah menaikkan suku bunga 25 basis poin menjadi 4,5 persen. Ini dilakukan untuk menjaga pergerakan inflasi dan pertumbuhan ekonomi agar sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah. Dalam jangka pendek, ini juga untuk menstabilkan nilai tukar rupiah yang kini mencapai 14.400 per dolar AS. Namun yang mesti mendapat perhatian BI bukanlah fokus hanya pada penguatan nilai tukar, melainkan menjaga stabilitas nilai tukar. Sebab, stabilitas rupiah menjadi perhatian penting para investor untuk memutuskan investasinya di tanah air. Stabilitas yang tidak menentu akan membuat investor wait and see. Pertumbuhan ekonomi global diprediksi membaik, tidak lepas dari perbaikan ekonomi negara maju dan negara berkembang. Selain itu, pertumbuhan ekspor dan perbaikan konsumsi serta masih kuatnya perdagangan komoditas global seperti minyak. Terlebih konsumsi pemerintah yang meningkat, konsumsi swasta yang stabil dan kinerja ekspor yang membaik. Karena itu, di tengah keterpurukan nilai tukar rupiah ini, ekspor minyak dan gas (migas) dapat dipakai pelipur. Demikian halnya ekspor nonmigas seperti hasil pertanian, perkebunan, perikanan dan hasil industri seperti furnitur dan aneka kerajinan, masih dapat diandalkan menyumbang devisa negara. Khusus Bali yang mengandalkan pariwisata dan ekspor non-migas bisa mengambil berkah dari melorotnya kurs rupiah ini. Sektor pariwisata dan ekspor nonmigas bisa dipacu lagi untuk mendatangkan dolar sebanyak-banyaknya. Pemerintah telah mengambil berbagai langkah untuk memperkuat ekonomi Indonesia. Tinggal sekarang realisasinya serta komitmen para pengambil keputusan dan pelaku pasar. Mereka mesti sejalan dengan rencana pmerintah dalam penguatan pasar dalam negeri. Pasar yang besar ini jangan sampai didominasi dengan produk-produk dari luar negeri. Masyarakat Indonesia mesti mencintai produknya sendiri, seperti halnya warga Jepang. Mereka sangat mencintai produknya, walaupun harus mengeluarkan uang lebih besar. Sebab, tanpa ‘’kesetiaan’’ anak bangsa untuk menggunakan produk dalam negari, niscaya akan makin besar serbuan barang dari luar negeri. Akibatnya, tentu produk dalam negeri akan kalah bersaing dan lama kelamaan akan mati.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Beri Hadiah Pelapor Pungli Dengan terbitnya PP Nomor 43 Tahun 2018 yang mengatur pemberian hadiah kepada masyarakat yang melaporkan kasus korupsi sebesar Rp 200 juta, peluang masyarakat terlibat lebih terbuka. Dengan menurunnya kasus korupsi, diharapkan negara menjadi bersih terhadap kasus-kasus korupsi. Perlu diketahui, terkadang kasus korupsi bisa saja dimulai dari tindakan kecil seperti pungutan liar atau pungli. Pungli bisa saja dikatakan sebagai korupsi jika memenuhi unsur yang tercantum dalam UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Kedua tindak pidana tersebut sama-sama dimulai dari niat jahat untuk meminta uang dari masyarakat. Maka segala tindak pidana pungli seyogianya juga mendapat perlakuan yang sama, yaitu sama-sama mendapat hadiah bagi masyarakat yang melaporkannya. Dengan belum dikeluarkannya dasar hukum pemberian hadiah bagi masyarakat yang memberikan informasi mengenai adanya dugaan tindak pidana pungli, pemerintah bisa membuat terobosan-terobosan hukum. Ini untuk mencegah praktik pungli, yaitu dengan membuat kebijakan yang sifatnya sama seperti pemberian hadiah bagi pelapor korupsi. I Kadek Agus Mulyawan, S.H., M.H. Desa Galiran, Semarapura, Klungkung, Bali
Informasi Potensi Bencana Bali ke depan hendaknya lebih terbuka tentang informasi rawan bencana. Ini untuk melindungi masyarakat dan investasi yang berpotensi salah dalam menyasar peruntukan lahan dan ruang. Keterbukaan ini penting untuk membuat masyarakat lebih waspada terhadap ancaman bencana. Selama ini keterbukaan informasi terkait hal ini jarang kita temukan. Kesadaran terhadap bencana baru terbangun ketika bencana itu benar-benar datang. Padahal mitigasi bencana haruslah menjadi pemahaman dan kesadaran publik. Ini harus menjadi kesadaran dasar bagi setiap orang yang tinggal di daerah rawan bencana. I Geda Sutapa Badung, Bali
Hikmah Rupiah yang Melemah Mata uang rupiah kembali bergerak melemah menjadi 15.215 per dolar AS pada Senin, 15 Oktober 2018. Banyak ekonom memprediksi mata uang rupiah masih rentan pelemahan dan mungkin dalam jangka panjang akan ada pada nilai keseimbangan baru terhadap dolar AS. Kondisi ini di samping dipengaruhi faktor global berupa perang dagang antara Amerika dan Cina, nampaknya juga disebabkan oleh kondisi internal, berupa defisit neraca pembayaran akibat melemahnya ekspor dan digenjotnya pembangunan infrastruktur yang banyak membutuhkan barang modal dari luar negeri.
Oleh I Wayan Ramantha
B
agi perekonomian nasional, melemahnya nilai tukar rupiah memang harus menjadi perhatian serius, karena nilai tukar mata uang merupakan salah satu indikator penting bagi perekonomian negara. Sejarah panjang nilai tukar rupiah, terutama terhadap dolar AS, selalu mengingatkan kita pada situasi ketika menjelang era reformasi di negeri ini. Nilai tukar rupiah yang semula ada di kisaran 2.100 per dolar AS waktu itu, dalam hitungan hari berubah menjadi 2.500, kemudian dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama, melonjak hingga mencapai 16.000 Menyikapi fenomena lonjakan kali ini, pemerintahpun segera mengambil langkah merevisi asumsi nilai tukar rupiah pada RUU APBN tahun 2019, dari semula dirancang 14.500 menjadi 15.000 per dolar AS. Langkah itu diambil karena dari pengamatan dalam beberapa pekan, belum ada tanda-tanda penguatan dari mayoritas mata uang utama Asia, kecuali Rupee India, Yen Jepang, dan Bath Thailand. Demikian juga dari diskusi 189 Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral dalam pertemuan tahunan IMFWorld Bank di Bali 8-14 Oktober yang lalu, sebagian besar memprediksi kebijakan The Fed menaikkan suku bunga akan berlanjut hingga tahun 2019.
Memang situasi ekstrem seperti yang pernah terjadi menjelang reformasi dulu, tidaklah mungkin akan terjadi saat ini. Negara kita memiliki fundamental ekonomi yang masih relatif kokoh. Cadangan devisa, walaupun tidak setinggi Cina, masih cukup untuk dipergunakan sebagai alat intervensi pasar, kalau memang betul-betul diperlukan. Di balik itu, banyak hikmah yang seharusnya bisa dipetik dari kondisi ini. Ketergantungan terhadap produk-produk impor, apalagi yang bersifat konsumtif, pasti akan semakin melemahkan perekonomian nasional, terutama bila terjadi negatif ekspor. Kini saatnya komoditas-komoditas dalam negeri kembali ditingkatkan perannya. Minimal dia dapat bersaing di pasar domestik. Dampaknya bagi Bali Bagi perekonomian daerah Bali yang mengandalkan sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran (PHR), penguatan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah, belum tentu berdampak negatif. Apalagi sub sektor perdagangan di daerah ini didominasi oleh perdagangan luar negeri (ekspor) dalam jumlah yang cukup signifikan. Perekonomian Bali di satu sisi seharusnya diuntungkan oleh menguatnya dolar AS. Wisatawan mancanegara semestinya lebih panjang masa tinggalnya. Juga mereka akan membelanjakan uangnya lebih banyak lagi, baik untuk restoran
maupun cindera mata, karena harga barang dan jasa kita dirasakan lebih murah. Kondisi yang demikian, bila berlangsung lama tidak hanya dinikmati oleh sektor PHR saja, tetapi juga akan berdampak ganda bagi sektor-sektor lainnya. Sektor bangunan, listrik dan air, juga jasa-jasa, akan menjadi semakin meningkat pertumbuhannya karena memperoleh multiplier effect dari penguatan sektor PHR. Investasi akan semakin meningkat, terutama dalam bentuk penanaman modal dalam negeri (PMDN). Investasi tanpa melalui fasilitas penanaman modal oleh masyarakat lokal pun akan semakin bergairah. Masyarakat Bali kemudian menjadi lebih meningkat daya belinya, sehingga selanjutnya, indikator-indikator ekonomi yang lain akan semakin meningkat pula. Sayangnya, fenomena ini belum banyak memberi signal positif bagi instansi teknis, dunia usaha dan masyarakat luas di daerah Bali. Padahal begitu mu-
lai bekerja, Gubernur Bali yang baru, telah memerintahkan agar sektor pertanian dan industri segera diperkuat. Dalam Focus Group Discussion (FGD) merespons instruksi Gubernur itu, telah disimpulkan perlunya sinergi simbiosis mutualistik antara sektor pariwisata, pertanian dan industri. Sektor industri kerajinan yang pernah maju beberapa tahun yang lalu, kini waktunya untuk ditingkatkan daya saingnya, karena di pasar ekspor harganya akan terasa lebih murah. Komoditas-komoditas pertanian yang berorientasi ekspor, juga perlu ditingkatkan kualitas, kuantitas dan kontinyuitasnya, seiring dengan menguatnya nilai tukar dolar AS. Industri kreatif berbasis budaya Bali yang merupakan keunggulan komparatif daerah ini, harus kembali digali. Pada umumnya orang kita memiliki latar belakang sebagai pengerajin atau penggiat seni. Semula kerajinan merupakan persembahan untuk menunjang ritual atau ibadah agama, selanjutnya berkembang menjadi aktivitas ekonomi kreatif yang definisinya dikembangkan oleh John Howkins (1990). Ekonomi kreatif, termasuk dalam industri kerajinan, telah berkembang di Bali jauh sebelum tahun 1990 dengan berbasis pada kearifan budaya lokal. Di tingkat nasional, pemerintah kini sedang membahas Rancangan Undang-undang (RUU) Ekonomi Kreatif. Dengan berlakunya UU itu nanti, di masing-masing daerah akan
Oleh Bambang Gede Kiswardi dan pengutamaan ekspor guna menopang pemulihan dan pembangunan ekonomi Nasional. Hakekat dari industrialisasi jauh dari sekadar jajaran pilarpilar pabrik yang menyemburkan asap maupun pilar-pilar tambang yang memporak porandakan alam semesta yang indah. Ada pun industrialisasi dalam arti luas, bisa kita pahami sebagai suatu proses yang tidak bisa dihindari menuju masyarakat industrial untuk mengaktualisasikan segala potensi yang dimiliki suatu masyarakat dalam upayanya untuk mencapai kehidupan yang lebih baik dari waktu ke waktu. Jadi, industrialisasi bukan sekadar membangun fisik semata, melainkan juga membentuk masyarakat untuk siap menghadapi realitas baru serta mengembangkan seperangkat infrastruktur yang menopang kehidupan industrial yang semakin pelik dan multidimensional. Secara riil, isu perang dagang Amerika dengan Cina sampai saat ini belum dirasakan dampaknya terhadap kegiatan ekonomi usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM), justru dampak utama dari proses globalisasi ekonomi adalah berubahnya konsep perdagangan internasional dalam menentukan pola
Penulis, Guru Besar FEB Unud, warga Batubulan
’’Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang utama dunia, sejatinya merupakan saat yang tepat untuk meningkatkan Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Bali yang mengandalkan sektor pariwisata, pertanian dan industri. Meratapi turunnya nilai tukar rupiah akibat faktor yang tidak bisa dikendalikan (uncontrollable), cenderung tidak ada manfaatnya.’’
Dampak Perang Dagang terhadap UMKM
PERANG dagang Amerika dengan Cina yang merupakan dua raksasa ekonomi dunia, dipastikan akan memberikan perubahan-perubahan yang mendasar yang terjadi di era globalisasi saat ini. Dengan demikian, diperlukan pemetaan dan pengkajian ulang terhadap sistem ekspor dan impor bagi produk-produk barang dan jasa yang ada korelasinya dengan Amerika maupun Cina. Adapun produk barang dan jasa yang digerakkan oleh Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) yang merupakan bagian dari kekuatan ekonomi rakyat, ternyata sampai saat ini belum dirasakan begitu besar pengaruhnya, karena sebagian besar produksinya menggunakan bahan baku lokal dan bahan substitusi impor yang semuanya merupakan potensi sumber daya lokal yang mudah untuk ditumbuhkembangkan di negara kita. Bagi negara sebesar dan sekaya Indonesia, terlalu banyak yang bisa dilakukan dan dibuat, baik untuk kebutuhan industrialisasi maupun kebutuhan secanggih teknologi apapun sangat boleh jadi kita hadirkan. Namun bukan itu yang harus dipenuhinya, justru masalah yang serius kita hadapi adalah bagaimana menguatkan potensi yang kita miliki bagi sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat. Untuk itulah kita mengembangkan industri
terbentuk Badan Kreatif Daerah yang dibiayai APBD. Badan inilah bersama instansi terkait bertugas memuliakan industri seni dan kerajinan yang pernah menjadi “pahlawan” devisa bagi perekonomian Bali. Untuk urusan seperti ini, dibandingkan dengan daerah lain, Bali biasanya menjadi yang terdepan. Misalnya, saat pemerintah pusat buat program OVOP (One Village One Product) di tahun 2000-an, program yang sama sudah ada di Kabupaten Gianyar sebelum zaman kemerdekaan. Desadesa di kabupaten ini telah memproduksi barang-barang seni dan kerajinan yang berbeda antara satu desa dengan desa lainnya sebelum tahun 1945. Kini di saat dolar AS menguat, sepantasnya keunggulan itu digali kembali. Secara teoritis, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang utama dunia, sejatinya merupakan saat yang tepat untuk meningkatkan Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Bali yang mengandalkan sektor pariwisata, pertanian dan industri. Meratapi turunnya nilai tukar rupiah akibat faktor yang tidak bisa dikendalikan (uncontrollable), cenderung tidak ada manfaatnya. Momentum ini harus dipetik hikmah positifnya, dengan cara merevitalisasi dan mengembalikan kejayaan produk-produk pertanian dan industri kerajinan Bali, seperti yang pernah dialaminya di masa lalu.
perdagangan dan produksi suatu negara yaitu: Pertama, pola perdagangan diarahkan menjadi spesialisasi berdasar vertical division of labor, dalam konsep ini terjadilah pembagian pola produksi yang sifatnya vertikal, di mana negara berkembang seperti negara kita yang kaya akan sumber daya alam dan tenaga kerja kurang terampil akan menspesialisasikan diri pada produksi bahan mentah dan barang manufaktur yang padat karya, sementara negara industri yang kaya modal, teknologi dan tenaga kerja trampil memproduksi barang manufaktur padat modal dan teknologi. Kedua, pola produksi lebih ditentukan berdasarkan Horizontal division of labor, hal ini berarti suatu produk akhir akan diproduksi dari berbagai sumber daya, sehingga akan mempengaruhi biaya-biaya, harga (cost-price) produksi termasuk kualitas dan ketepatan waktu produksi. Berdasarkan pola perdagangan dan produksi tersebut, dalam hal ini peran dan strategi UMKM (ekonomi rakyat) lebih mengutamakan mengolah bahan baku lokal dan bahan substitusi impor sebagai produksi unggulan yang berorientasi ekspor. Dengan demikian, ketika terjadi isu perang dagang Amerika de-
ngan Cina, yang mempengaruhi ketidakpastian ekonomi dunia dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika dan sebagainya, diyakini tidak akan memengaruhi kegiatan UMKM (ekonomi rakyat). Maka dari itu diperlukan perhatian dan peran pemerintah secara bersama-sama dengan stakeholder terkait untuk memberikan kebijaksanaan baik dalam kemudahan bea ekspor, pembiayaan modal, pajak, perizinan dan lainnya. Dengan demikian, ekonomi rakyat dalam hal ini UMKM mampu memiliki daya saing yang kuat dan kompetitif dalam menghadapi persaingan global maupun dampak terhadap perang dagang dunia. Sejalan dengan daya saing komoditi ekspor, di mana UMKM (ekonomi rakyat) harus menerapkan strategi pola keunggulan kompetitif dan produk substitusi impor yang diharapkan mulai menunjukkan kecenderungan kearah yang sesuai dengan proporsi faktor produksi negara kita yang ditandai oleh relatif melimpahnya sumber daya alam dan tenaga kerja. Akibatnya, secara alamiah komoditi unggulan ekspor negara kita pascakebijakan promosi ekspor adalah barang-barang yang padat tenaga kerja dan padat sumber daya alam yang mampu bersaing di pasar perdagangan bebas.
POJOK
Sudah selayaknya pariwisata Bali diberi otonomi khusus. - Perkokoh ekonomi Pancasila. *** Bali menerima manfaat luar bisa dari pertemuan IMF-WB. - Satu langkah lagi antisipasi ancaman pariwisata Bali. *** PDI Perjuangan targetkan Jokowi-Ma’ruf Amin menang di Bali. - Dari Bali jaga NKRI.
Penulis, pemerhati ekonomi kerakyatan
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
7 TABANAN Perajin Kukuh Kembangkan ’’Keben’’ Berhias Kerang
Senin Kliwon, 22 Oktober 2018
Tabanan (Bali Post) Perajin keben di Desa Kukuh, Marga, berinovasi menciptakan produk yang lain dari biasanya. Jika kebanyakan perajin keben di Bali menggunakan bahan baku yang sama, perajin di Kukuh justru menggunakan kerang sebagai hiasan keben. Salah satu perajin keben di Kukuh, Wayan Suryani, (46) mengatakan usaha ini ditekuninya bersama sang adik sejak 10 tahun lalu. Saat itu hiasan keben menggunakan kaca. Namun karena saat ini kaca semakin banyak digunakan, pihaknya mencoba hal baru
yakni menggunakan kerang. Sayangnya untuk memenuhi bahan baku kerang, Suryani memesannya dari Jawa sehingga cukup sulit untuk mendatangkannya. ‘’Kerang yang digunakan untuk hiasan sangat susah ditemukan di Bali,’’ ujarnya. Setidaknya ada enam jenis kerang yang dipakai sebagai hiasan. Untuk sekali pemesanan kerang, pihaknya memesan 100 kg per jenis kerang. Pemesanan dilakukan jika Suryani menerima order dari konsumen. ‘’Orderan itu kadang ramai, kadang sepi. Kadang ada saja dalam sebulan, kadang tidak ada sama
sekali. Jadi, pesan kerang jika sudah ada yang order kerajinan,’’ ujarnya. Biasanya orderan mencapai 30 keben. Pihaknya mempekerjakan enam orang perajin. Satu orang bisa membuat dua keben dalam sehari. Harga yang ditawarkan bervariasi, didasari kerumitan desain dan variasi kerang yang dipakai. Namun rata-rata harga antara Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu. Selain memenuhi permintaan di Bali, kerajinan keben berhiaskan kerang ini diminati hingga luar Bali. ‘’Ada yang memesan dari Sulawesi,’’ ujar Suryani. (kmb24)
KEBEN - Kerajinan keben berhias kerang di Desa Kukuh, Marga.
BPBD Tunggu Bantuan Pusat
Tabanan (Bali Post) Dua bulan pascabencana gempa Lombok, NTB, kerusakan di sejumlah titik di Kabupaten Tabanan belum seluruhnya bisa ditangani. Hal ini lantaran BPBD Tabanan menunggu bantuan pusat, mengingat dana Bansos tak terduga di APBD Tabanan 2018 hanya bisa meng-cover kepentingan kejadian di luar gempa Lombok. ‘’Masih berproses di pusat, apalagi pemerintah saat ini masih fokus dengan penanganan dampak gempa di Palu. semoga bisa cepat turun ke daerah, sehingga bisa segera disalurkan,’’ ucap Kepala BPBD Tabanan I Gusti Ngurah Sucita, belum lama ini. Menurutnya, seandainya pusat tidak bisa membantu pihaknya akan mencoba mengajukan permohonan anggaran daerah di tahun 2019. Mengingat keterbatasan anggaran daerah, penanganan menggunakan skala prioritas, khususnya untuk layanan publik. Bantuan pemerintah juga untuk meringankan beban masyarakat. Namun jumlahnya tidak secara total, melainkan hanya setengah dari kebutuhan. ‘’Misalnya masyarakat mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta, kita bantu setengahnya. Mudah-mudahan segera bisa terealisasi. Kita tengah berusaha, jadi masyarakat mohon bersabar,’’ tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, gempa Lombok yang terjadi awal Agustus lalu menyebabkan kerusakan di sejumlah titik di Tabanan. Dari data BPBD Tabanan, kerusakan terjadi di 399 titik dengan total kerugian mencapai Rp 9 miliar. (kmb28)
Desa Belum Siap
Penggunaan ”E-Money” di Festival Kerambitan Ditunda Tabanan (Bali Post) -
Kabupaten Tabanan saat ini sedang menggalakkan transaksi menggunakan uang elektronik atau e-money. Untuk mendukung program ini, Kecamatan Kerambitan awalnya berencana menerapkan e-money dalam setiap transaksi pembelanjaan yang berlangsung selama Festival Kerambitan IV. Sayangnya, meski sarana dan prasarana sudah siap, penerapan e-money terpaksa ditunda karena belum siapnya masing-masing desa. Hal ini diungkapkan Camat Kerambitan I Gede Sukanada. Menurut Sukanada, pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan Bank BRI untuk menerapkan e-money. Bank BRI telah mencetak kartu e-money sebanyak 100 keping. Logo pada kartu e-money ini bahkan memiliki ciri khas Kerambitan yaitu kesenian Okokan. Selain kartu, Bank BRI juga siap untuk memfasilitasi penyediaan mesin electronic data capture (EDC) pada setiap stan. ‘’Namun saat mensosialisasikan ke desa-desa se-Kecamatan Kerambitan terkait rencana ini, mereka belum siap,’’ ujarnya. Karena itu, pada festival kali ini pihaknya hanya melakukan sosialisasi penggunaan e-money. Realisasi penggunaan e-money diharapkan bisa dilakukan pada Festival Kerambitan tahun depan. Rencana penggunaan e-money, menurut Sukanada di samping untuk mendukung program Pemkab Tabanan yang telah dulu merealisasikan dalam bentuk e-parkir pada sejumlah ruas kantong parkir, juga untuk mengetahui secara pasti perputaran uang di Festival Kerambitan IV. (kmb24)
Bali Post/san
E-MONEY - Camat Kerambitan I Gede Sukanada saat menununjukkan kartu e-money dengan logo khusus, kesenian Okokan.
RSU Kasih Ibu Tabanan Gelar Baksos di Festival Kerambitan Targetkan 1.000 Pemeriksaan Kesehatan
I Gusti Ngurah Sucita
Bali Post/bit
Lakalantas Sepulang Nonton Konser, Pelajar Tewas Tabanan (Bali Post) I Wayan SB (17), pengendara motor asal Kabupaten Gianyar, meregang nyawa akibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Jalan Ahmad Yani, Desa Abiantuwung Kecamatan Kediri, Sabtu (20/10) lalu. Korban yang masih berstatus pelajar SMK di Gianyar ini tewas dalam perjalanan pulang usai menonton konser di Kediri, Tabanan. Informasi dihimpun, lakalantas terjadi sekitar pukul 23.45 Wita. Awalnya I Wayan SB berangkat bersama teman perempuannya bernama Ni Made NL (17) ke Tabanan untuk menonton konser musik. Mereka mengendarai Honda Vario nomor polisi DK 4376 KAE. Namun naas, saat hendak kembali ke Gianyar, dari arah timur jurusan Denpasar datang truk Mitsubishi dengan nomor polisi P 8938 UW yang dikemudikan Robert Sandayu (29) asal Banyuwangi. Hasil keterangan sejumlah saksi, sebelum kejadian sepeda motor yang dikendarai korban sempat bergerak mengarah ke kanan mendekati marka jalan. Menghindari lakalantas, pengemudi truk memutuskan banting setir ke kiri. Namun, justru bak truk menyenggol spion kanan sepeda motor korban. Sepeda motor korban pun oleng hingga menyebabkan korban dan temannya terjatuh. Korban tewas di lokasi kejadian, sementara temannya mengalami lecet pada lutut kanan. Kasatlantas Polres Tabanan AKP Ida Ayu Kalpika Sari mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan, korban yang masih berstatus pelajar tersebut tidak menggunakan helm saat berkendara serta kelengkapan surat kendaraan baik STNK maupun SIM. ‘’Pengemudi truk kurang hati-hati dan tidak dapat menguasai kendaraannya hingga menyenggol kaca spion sebelah kanan sepeda motor korban dan menyebabkan terjadinya kecelakaan,’’ ucapnya. Pihaknya pun kembali mengimbau pengguna jalan agar senantiasa menaati aturan lalu lintas serta membawa kelengkapan berkendara. (kmb28)
FESTIVAL Kerambitan IV tidak hanya meriah acaranya. Kesehatan panitia, pengisi acara sampai masyarakat, juga diperhatikan. Hal ini bisa dilihat dari dilaksanakannya bakti sosial (baksos) RSU Kasih Ibu Tabanan bersama alumni SMPN 1 Kerambitan, Minggu (21/10) kemarin. Dalam baksos tersebut dilakukan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat yang datang ke festival. Targetnya tak tanggung-tanggung, minimal 1.000 orang menjalani pemeriksaan kesehatan. Direktur RSU Kasih Ibu Tabanan dr. Ketut Sumiarta, M.Kes. mengatakan pada baksos tersebut RSU Kasih Ibu Tabanan mengerahkan 35 orang yang terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, laboratorium dan apoteker. ‘’Selain dari RSU Kasih Ibu, ada juga alumni SMPN 1 Kerambitan
yang lulus dokter maupun tenaga kesehatan, membantu melakukan pemeriksaan kesehatan,’’ ujarnya. Pemeriksaan tidak hanya menyasar lansia tetapi juga pelajar hingga peserta fun bike dan penjaga stan maupun masyarakat yang datang ke lapangan Kerambitan tempat berlangsungnya Festival Kerambitan IV. Tidak hanya memeriksa kesehatan dasar, bagi yang membutuhkan pemeriksaan laboratorium, sudah tersedia sarana dan prasana pemeriksaan dan SDM-nya. Bahkan disediakan obat-obatan bagi yang memerlukan. ‘’Kami juga menggandeng PMI. Jadi, jika ada yang mau donor bisa langsung di acara Baksos RSU Kasih Ibu Tabanan ini,’’ ujar Sumiarta. RSU Kasih Ibu Tabanan adalah salah satu rumah sakit tipe C yang melayani peserta BPJS Kesehatan.
Semenjak sistem rujukan berjenjang diperketat, diakuinya terjadi peningkatan pasien BPJS Kesehatan di RSU Kasih Ibu Tabanan. Sebelum aturan rujukan berjenjang ditertibkan, kunjungan rawat jalan pasien BPJS Kesehatan di RSU Kasih Ibu Tabanan sebanyak 150 orang per hari. Sekarang meningkat menjadi 270 sampai 300 orang per hari. Dalam meningkatkan layanan, ke depan RSU Kasih Ibu Tabanan membuka poli eksekutif. Poli ini diperuntukkan bagi pasien umum yang hendak mendapatkan layanan cepat. Ada juga layanan homecare geriatrik yang khusus untuk pasien lansia. ‘’Kedua layanan ini sedang dalam persiapan baik sarana, prasarana dan pelatihan SDM-nya,’’ ujar Sumiarta. Sementara untuk layanan hemodialisa (HD) yang rencananya akan ditambah 16
BAKSOS - RSU Kasih Ibu Tabanan menyelenggarakan Baksos, Minggu (21/10) kemarin di Lapangan Kerambitan. mesin baru, lanjut Sumiarta, sudah datang sebanyak 10 mesin dan enam dalam perjalanan. Dengan tambahan tersebut, RSU Kasih Ibu Tabanan akan memiliki 28
mesin HD yang siap melayani pasien cuci darah di Tabanan baik umum maupun menggunakan BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan lainnya. (ad878)
BULELENG
8
Tabrak Truk Parkir
Kreasi Olah Kulit Ikan
Buleleng Peringkat Ketiga Inovasi TTG Nasional
Singaraja (Bali Post) – Pemkab Buleleng berhasil meraih juara ketiga lomba Inovasi, Teknologi Tepat Guna (TTG) Nasional Tahun 2018. Selain itu, juga diberi penghargaan kategori kepala daerah yang melakukan pembinaan kepada inovator TTG. Dengan prestasi itu Buleleng sekaligus dijadikan duta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Penghargaan itu diterima Sekretaris Dinas (Sekdis) Pemberdayaan Masyarakan Desa (PMD) Ni Made Sukreni mewakili Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, akhir pekan lalu. Sebelum meraih juara, pemkab mengajukan inovasi pengolahan kulit ikan yang merupakan gagasan
kreatif Nyoman Adi Arnaya asal Kelurahan Banjar Jawa. Inovasi ini dikembangkan karena faktanya Buleleng memiliki potensi pantai terluas di Bali. Potensi ini terus digenjot dan dioptimalkan, sehingga bisa menambah kesejahteraan nelayan bukan saja dalam hal mengolah ikan, juga termasuk mengolah limbah jadi produk bermanfaat. Made Sukreni mengatakan, penghargaan ini didapatkan melalui proses seleksi ketat yang diawali ranking 10 besar terlebih dahulu. Sudah pasti, predikat ranking 3 besar nasional itu diyakini akan memberikan motivasi lebih peningkatan TTG di Buleleng. (kmb38)
Senin Kliwon, 22 Oktober 2018
Ari Darmawan Meregang Nyawa di Tempat Singaraja (Bali Post) –
Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) kembali merenggut korban jiwa. Kali ini seorang pengendara sepeda motor DK 8417 VX tewas di Jalan Ahmad Yani, Singaraja Km 2.500. Tragisnya, pengendara sepeda motor yang diketahui bernama Kadek Ari Darmawan (37) asal Jalan Tekukur No. 20 Kelurahan Kaliuntu, Singaraja itu meregang nyawa di tempat setelah menabrak bagian belakang truk pengangkut material yang sedang parkir di pinggir jalan. Kejadian itu diduga dipicu pengendara sepeda motor yang kurang hati-hati saat berkendara di jalan raya.
datang menyaksikan kejadian tersebut. Korban ditemukan terpental setelah terjatuh dari kendaraannya. Diduga akibat benturan itu, korban mengalami luka parah, kemudian dinyatakan meninggal dunia. “Jadi benar ada lakalantas disebabkan Out of Control (OC). Dari pemeriksaan awal, korban melintas dari arah kota Singaraja ke barat dan terjadi OC. Korban membentur bagian belakang truk, sehingga terluka parah dan meninggal dunia,” katanya. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian dan pemeriksaan awal, kata AKP Kurniawandari, lakalantas ini didiuga karena kelalaian kor-
ban saat berkendara di jalan raya. Korban sendiri kurang memperhatikan situasi di jalan raya, sehingga membuat korban celaka di jalanan. “Kejadian itu disebabkan kesalahan korban sendiri, yang tidak memperhatikan situasi di jalan di mana ada truk parkir, sehingga sepeda motornya menabrak truk di pinggir jalan,” jelasnya. Setelah kejadian, korban langsung dibawa ke rumah duka. Keluarga korban tidak kuasa menahan sedih atas kejadian nahas tersebut. Selanjutnya, pihak keluarga mempersiapkan upakara penguburan jenazah korban sesuai tradisi di desa asal korban. (kmb38)
Kasat Lantas AKP Putu Diah Kurniawandari seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Minggu (21/10) kemarin, membenarkan telah menerima kejadian lakalantas itu. AKP Kurniawandari menerangkan, sebelum kejadian, sopir truk DK 8410 I Ketut Budiarta (41) yang berasal dari Jembrana itu men-
gangkut material pesanan pelanggannya di Negara. Sekitar pukul 01.00 Wita di lokasi kejadian, pengemudi truk kemudian memilih menepi parkir di jalur kiri pinggir jalan. Pengemudi memarkir truk di pinggir jalan dengan posisi ke arah barat. Belum lama meninggalkan truk yang sarat muatan ma-
Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil). Caranya mudah, dengan menunjukkan e-KTP walaupun tidak terdaftar sebagai pemilih, maka penduduk bersangkutan bisa nyoblos pada waktu yang sudah ditentukan. “Kami tidak ingin pengalaman pilkada atau pilgub lalu terulang. Jangan sampai penduduk tidak memilih, karena tidak memiliki e-KTP atau sudah memiliki KTP, namun tidak terdaftar. Kami berupaya dan terus mengidentifikasi agar siapapun penduduk yang wajib KTP, bisa memilih,” jelasnya. Ketua Bawaslu Buleleng Putu Sugiardana mengatakan, upaya penelusuran pemilih yang tercecer itu masih berlangsung. Penelusuran ini dilakukan jajarannya di kecamatan. Pihaknya juga gencar mengidentifikasi berdasarkan data pemilih yang sudah diumumkan. Selain itu, melakukan sosialisasi agar pemilih yang tidak terdaftar, melaporkan diri kepada aparat penyelenggara terdekat, sehingga dalam batas waktu pemutakhiran itu penduduk bisa mendaftarkan diri sebagai pemilih. “Kami turun ke kecamatan, dilakukan sosialisasikan terkait pemutakhiran pemilih ini. Setelah itu, kami lakukan hal yang sama ke pasar-pasar tradisional,” jelasnya. (mud)
TERCECER – Jajaran Bawaslu Provinsi Bali menelusuri keberadaan pemilih yang tercecer lewat program GMHP. Hasil sementara, Bawaslu menemukan penduduk yang sudah memiliki e-KTP justru tidak terdaftar sebagai pemilih.
terial bangunan itu datang pengendara sepeda motor Ari Darmawan. Saat itu, korban melintas dari arah Singaraja menuju ke barat. Nahas, sepeda motor korban menabrak truk pada bagian belakang. Saat sepeda motor menabrak truk yang sedang parkir, suara benturan keras terdengar. Hal itu membuat warga ramai
Bawaslu Temukan Warga Punya E-KTP Justru Tak Terdaftar
Jajaran Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bali mulai melancarkan gerakan mengidentifikasi daftar pemilih menjelang Pemilihan Presiden Wakil Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Dari hasil pengawasan sementara ditemukan banyak pemilih tercecer alias tidak terdaftar dalam daftar pemilih itu. Namun, berapa jumlahnya masih belum diketahui pasti. Yang sangat disayangkan, justru pemilih yang tercecer itu sudah memiliki e-KTP. Bagaimanakah upaya Bawaslu untuk mendorong pemilik e-KTP berpartisipasi pada pilpres dan pileg itu? SEHARUSNYA mereka yang punya e-KTP itu sudah otomatis masuk daftar pemilih, tetapi faktanya malah mereka ditemukan tidak terdaftar. Memang terjadi seperti itu, sangat disayangkan. Ketua Bawaslu Bali Ketut Ariyani saat menghadiri sosialisasi GMHP di Taman Kota Singaraja mengatakan hal itu, Minggu (21/10) kemarin. Sosialisasi ini juga dihadiri Ketua Bawaslu Buleleng Putu Sugiardana bersama anggota komisionernya. Sosialisasi ini selain mengajak warga melakukan pengawasan partisipatif, Bawaslu juga mengingatkan warga untuk memastikan diri terdaftar sebagai pemilih pemilu. Ketua Bawaslu Bali Ketut Ariyani mengatakan, hasil penelusuran sementara pihaknya banyak menemukan pemilih yang tidak terdaftar sebagai pemilih. Sebenarnya, pemilih yang tercecer itu sudah memiliki e-KTP, sehingga penduduk yang bersangkutan tercantum
dalam daftar pemilih. Namun faktanya, masih banyak penduduk yang tidak terdaftar. “Selama ini kami sudah menelusuri keberadaan pemilih, dan memang di kabupaten dan kota sudah ada yang kita temukan tercecer dan mereka sejatinya sudah mengantongi e-KTP,” jelasnya. Meskipun ditemukan tercecer, Ariyani memastikan kalau penduduk bersangkutan berpeluang masuk menjadi daftar pemilih. Ini karena KPU sekarang masih melakukan tahapan pemutakhiran pemulih. Untuk itu, pihaknya mengingatkan tidak saja menunggu pihak penyelenggara melakukan tahapan pemutakhiran data pemilih, tetapi penduduk bersangkutan diingatkan aktif memastikan diri, apakah dirinya sendiri sudah terdaftar atau belum. Selain itu, penduduk yang belum memiliki e-KTP juga diingatkan agar mereka itu sadar dan secepatnya melakukan perekaman ke
Bali Post/mud
Senin Kliwon, 22 Oktober 2018
GIANYAR
”Sesari” di Pura Puseh Desa Adat Belong Dicuri Gianyar (Bali Post) Warga digegerkan dengan aksi pencurian uang sesari di Pura Puseh, Desa Adat Belong, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (20/10). Akibat kejadian tersebut, warga mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta. Aparat kepolisian yang menerima laporan ini masih melakukan penyelidikan. Informasi yang dihimpun di lapangan, aksi pencurian baru diketahui Sabtu pagi sekitar pukul 06.30 Wita. Saat itu, warga mendatangi pura untuk persiapan piodalan Pura Puseh. Tanpa diduga, warga yang melakukan persiapan sudah mendapati kotak sesari tidak pada tempatnya. Warga yang melakukan pencarian menemukan kotak sesari itu di sebelah utara panyengker pura. Selain itu, ada pula kotak awig-awig ditemukan di sebelah utara bangunan pura tersebut. Sementara kotak genta yang ikut dibongkar ditemukan di halaman Pura Puseh. Kejadian ini lantas dilaporkan ke Mapolsek Tegalalang. Dikonfirmasi, Minggu (21/10) kemarin, Kapolsek Tegalalang AKP Gede Sukadana membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan, jajarannya masih melakukan penyelidikan terkait aksi pencurian di areal pura dengan kerugian Rp 10 juta ini. “Anggota masih melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi sudah diperiksa polisi,” katanya. (kmb35)
Bali Post/kmb35
Bali Post/ist
Telepon Penting gianyar Kantor Bupati DPRD
- 943056
BPBD
- 943144 - 7844717/7844718
PMK
- 943113
Kantor Satpol PP
- 944436
RSUD Sanjiwani
- 943020
PDAM
KPA Gianyar
- 944225/943233
- 942184
Langgar Parkir, Sejumlah Motor Diangkut ke Mapolres
Gianyar (Bali Post) Polisi akhirnya melakukan tindakan tegas terhadap sejumlah pelangar parkir di kawasan objek wisata Ubud. Tindakan tegas ini dilakukan dengan mengangkut sejumlah kendaraan roda dua yang melangar parkir. Kendaraan yang langsung dibawa ke Mapolres Gianyar ini otomatis dikenakan tilang.
LOMBA - Suasana lomba sebagai wujud pelestarian tradisi masanggul di Desa Batuan.
DIBONGKAR - Kotak sesari di Pura Puseh Desa Adat Belong yang dibongkar pencuri.
9
Lestarikan Penggunaan Sanggul Bali
Gianyar (Bali Post) Penggunaan sanggul menjadi ciri khas dalam tata rias wanita di Bali. Tata rias ini wajib dilestarikan, meski penggunaan sanggul tradisional Bali ini kini mendapat tantangan dari penggunaan hairpis dan sanggul modifikasi yang sedang ngetrend. “Sanggul bisa disebut ciri khas tata rias wanita Indonesia. Makanya, penggunaan sanggul ini wajib dilestarikan,” ujar Koordinator Lomba Masanggul Bali Porsenides Desa Batuan Ni Nyoman Darmini, Minggu (21/10) kemarin. Menurut Darmini, lomba yang baru pertama kali muncul dalam ajang Porseni ini bertujuan sebagai pelestarian tata rias khas Bali. Para peserta lomba seluruhnya berasal dari kalangan pemula. “Seluruh peserta bukan merupakan pe-
nata rias atau pemilik salon. Sehingga, lomba ini sekaligus untuk mengasah kemampuan ibu-ibu PKK untuk terampil berhias,” jelasnya. Darmini mengaku melihat banyak potensi penata rias andal di Desa Batuan. Dengan mengikuti lomba ini, paling tidak para peserta bisa berhias sendiri ketika ke pura. “Bahkan, justru bisa menjadi penata rias profesional di kemudian hari,” katanya. Sementara itu, Perbekel Batuan I Nyoman Netra mengatakan, penggunaan tata rias dan sanggul Bali di Desa Batuan cukup tinggi. “Kami terdiri dari 17 banjar dengan empat desa adat, tentu keperluan akan masanggul sangat tinggi. Hampir setiap piodalan para ibu PKK masanggul,” ujarnya. (kmb35)
Dikonfirmasi, Minggu (21/10) kemarin, Kasat Lantas Polres Gianyar Gusti Udayani Addi menegaskan, jajaranya masih berupaya melakukan penertiban pelanggar parkir di kampung turis tersebut. “Sejak beberapa bulan lalu, kami fokus melakukan penertiban parkir di Ubud,” ujarnya. Dalam penertiban parkir ini, kata Udayani Addi, pihaknya masih fokus mengawasi sepanjang Jalan Monkey Forest Ubud. Sebelum dilakukan penindakan, para pelanggar ini sudah diberikan imbauan dengan pengeras suara. “Mereka sudah diimbau untuk memindahkan sendiri kendaraannya ke tempat parkir yang sudah tersedia,” katanya. Apabila pemilik kendaraan tidak menggubris imbauan itu, barulah polisi melakukan tindakan tegas berikutnya. Kendaraan itu langsung diangkut ke Mapolres Gianyar. “Daripada mengganggu arus lalu lintas dan menyebabkan kemacetan, makanya kami angkut dan amankan,” tegas Udayani Addi. Menurut Udayani Addi, sampai saat ini sudah banyak sepeda motor yang diangkut polisi. Semua kendaraan itu langsung diamankan di Mapolres Gianyar. Tidak hanya itu, setiap kendaraan yang melanggar aturan parkir juga langsung
ditilang. “Kalau pengendara sudah datang, segera kami tilang,” katanya. Udayani Addi menambahkan, kendaraan roda empat yang melanggar parkir juga langsung mendapat surat tilang dari polisi. Namun, mayoritas pemilik kendaraan roda empat yang ditegur langsung memindahkan kendaraannya. “Biasanya kendaraan roda empat begitu ditegur segera bergeser. Jadi, belum ada yang sampai diderek,” katanya dan menambahkan, pelanggaran parkir di Ubud lebih banyak dilakukan pengendara roda dua. Seperti diberitakan sebelumnya, pelanggaran lalu lintas di kawasan wisata Ubud menjadi persoalan yang tidak pernah tuntas. Rambu larangan parkir yang selama ini terpampang di kampung turis itu terkesan hanya menjadi pajangan. Pelanggaran parkir oleh kendaraan roda empat dan roda dua masih tetap tinggi. Berdasarkan pantauan, pelanggaran parkir masih terjadi hampir di setiap jalan yang berisi rambu larangan parkir. Seperti yang tampak di Jalan Raya Ubud di depan Puri Ubud hingga ke utara. Pelanggaran tidak saja dilakukan sepeda motor, banyak mobil pribadi yang parkir sembarangan. (kmb35)
Bali Post/ist
DIANGKUT - Sejumlah kendaraan roda dua yang melanggar parkir di kawasan Ubud langsung diangkut petugas ke Mapolres Gianyar.
JEMBRANA Mengantuk, Kadisdikpora Alami Kecelakaan di Candikusuma 10
Senin Kliwon, 22 Oktober 2018
Putrinya Dirujuk ke Sanglah Negara (Bali Post) – Musibah dialami Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Jembrana, I Putu Eka Suarnama, Minggu (21/10) kemarin. Mobil mantan Camat Melaya ini terperosok keluar jalur dan menabrak pohon saat perjalanan pulang usai menghadiri acara di Gilimanuk. Kecelakaan ini terjadi di jalan nasional GilimanukDenpasar Km 111-112 Dusun Tetelan, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya. Akibat kecelakaan itu Eka Suarnama mengalami luka memar di badan. Sedangkan anaknya yang masih pelajar SD kelas VI, Ni Made Adita Wahyu Putri (11), harus dirujuk ke RSUP Sanglah untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Putrinya yang duduk di sebelah kiri itu mengalami luka di bagian wajah dekat mata.
Dari informasi yang dihimpun, Eka Suarnama mengemudikan mobil Nissan DK 77 WA dari arah Gilimanuk hendak pulang ke rumahnya. Sebelumnya korban mengikuti kegiatan rutin di Gilimanuk. Saat melintas di TKP, mobil yang dikemudikannya keluar dari jalur dan terperosok ke pinggir jalan sedalam 10 meter. Mobilnya baru berhenti setelah menabrak pohon mahoni di sisi utara jalan raya. Kondisi mobil di bagian depan ringsek akibat benturan. Putrinya mengalami luka robek di dekat mata dan dirujuk ke RS Sanglah. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Yoga Widyatmoko seizin Kapolres Jembrana membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut. Menurut AKP Yoga, pihaknya sudah melakukan olah TKP. Diduga korban mengantuk
hingga akhirnya mobil yang dikemudikan keluar dari jalur. Korban yang ditemui di RSU Negara tak menampik dirinya saat itu mengalami kelelahan. Tiba-tiba ia terbangun ketika terjadi benturan dan mobil menabrak pohon. “Saya tak apa-apa hanya lebam karena tergencet. Anak saya kena pecahan kaca dan sekarang dirujuk ke Sanglah,” aku Eka Suarnama. (kmb26) RINGSEK – Kondisi mobil milik Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Jembrana yang ringsek setelah mengalami kecelakaan di jalan nasional Gilimanuk-Denpasar Km 111-112 Dusun Tetelan, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya.
Bali Post/olo
Senin Kliwon, 22 Oktober 2018
KARANGASEM
11
SOSOK Pembangunan Dipercepat ISU kelurahan jadi desa dinas hingga kini masih ditanggapi beragam masyarakat. Isu ini dulu sempat menghangat, hingga memunculkan beragam usulan bagi desa-desa di sekitar kelurahan. Desa-desa disekitarnya, seperti Desa Adat Ujung Hyang, sejak awal memang menyambut baik rencana tersebut. Warga di sana yakin dengan cara itu maka pembangunan di wilayah Desa Adat Ujung Hyang akan bisa dipercepat. Bila memang akan direalisasikan, pihaknya juga ingin mengajukan pendirian satu desa dinas di Desa Adat Ujung Hyang. Sebab, saat ini Ujung Hyang berada di dua wilayah, yakni Desa Tumbu dan juga Kelurahan Karangasem. Bendesa Ujung Hyang Gusti Suteja, Minggu (21/10) kemarin mengatakan, rencana ini sempat mengemuka di dalam paruman desa adat. Sejumlah warga ingin Desa Adat Ujung Hyang menjadi satu desa dinas. Caranya tiada lain, satu dinas baru mau tidak mau harus didirikan. Aspirasi itu juga sempat disampaikan kepada Camat Karangasem. Tetapi rencana kelurahan menjadi desa sampai sekarang belum jelas. Malah sekarang mulai menghilang tak jelas seperti apa akhirnya. Apakah bisa lanjut atau tidak. ‘’Kami masih menunggu seperti apa kelanjutan isu ini. Kami berharap bisa jadi satu desa dinas saja, Desa Ujung Hyang,’’ harapnya. Secara kewilayahan dan persyaratan jumlah penduduk, menurutnya Desa Ujung Hyang sangat layak menjadi satu dinas. Dengan masuk di dua kewilayahan seperti sekarang, progress pembangunan di wilayah Ujung Hyang sedikit terhambat. Sebab, wilayah Kelurahan Karangasem maupun Desa Tumbu sangat luas dan jarang Desa Ujung Hyang menjadi prioritas. ‘’Dengan dibentuk satu dinas lagi, maka rencana pembangunan desa dinas dengan desa adat akan lebih sejalan,’’ tegasnya. Seperti saat ini, rencana penataan areal Pura Lingga Yoni. Bagaimana akhirnya pura itu bisa terbangun seperti yang ada saat ini, memang perlu perjuangan cukup panjang. Sekarang tinggal penataan di sekitarnya. Seperti pavingisasi di areal tempat melasti. Dengan penataan, umat dapat melaksanakan persembahyangan dengan nyaman. (gik)
TENANG - Gunung Agung bersih tanpa adanya asap di puncak.
Aktivitas Vulkanik Gunung Agung Sedang Masuki Fase Turun Amlapura (Bali Post) Aktivitas Gunung Agung saat ini mulai memasuki fase turun. Sejak hampir dua bulan Gunung yang tertinggi di Bali ini tak pernah lagi mengalami erupsi. Kendati demikian, kondisi Gunung Agung masih belum sepenuhnya stabil. Kepala Sub Bidang Mitigasi Pengamatan Gunung Api di Wilayah Timur, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Devy Kamil Syahbana mengatakan hal itu, Minggu (21/10) kemarin. Devy mengungkapkan, walaupun Gunung Agung saat ini berada pada fase menurun, tetapi potensi letusan masih tetap ada. Di mana jumlah kegempaan mengalami penurunan, tetapi aktivitas di dalam perut
Gunung Agung masih naik turun, alias belum sepenuhnya stabil. “Potensi letusan kecil masih ada. Kalau letusan besar, sangat kecil kemungkinannya berdampak pada radius 4 kilometer dari puncak Gunung
Agung,” ucapnya. Dia menambahkan, jika sampai saat ini Gunung Agung masih mengeluarkan hembusan dan gempa tektonik serta vulkanik. Artinya gunung Agung itu masih ada aliran
Berawal dari Kemunculan Batu Setinggi Dua Meter
KEMUNCULAN Lingga Yoni bermula dari proyek penyenderan pantai setempat yang digarap sejak tahun 2012. Pemangku setempat bersama Bendesa Adat Ujung Hyang I Gusti Bagus Suteja, belum lama ini mengatakan, Desember 2013 ada proyek penyenderan pantai. Pekerja kemudian menemukan sebuah batu besar yang berada sekitar 10 meter dari tepi pantai. Pekerja lantas berupaya menyeret batu itu ke tepi pantai. Sebab, saat itu mereka amat penasaran, karena batu besar itu mirip Lingga Yoni (simbol Dewa Siwa). Karena bentuknya unik, batu tersebut rencananya diambil oleh pekerja proyek untuk dibawa keluar Karangasem. Tetapi ide itu justru mendapat penolakan keras dari masyarakat. Walau pekerja sempat menawarkan uang Rp 3 juta hingga Rp 10 juta untuk membeli batu tersebut. Namun masyarakat tetap saja kukuh tidak mengizinkannya. Pekerja yang menarik batu ke tepi pantai malamnya mengaku ada yang mendatangi dalam mimpinya. Pekerja itu dicari seseorang yang tidak mengizinkan kalau batu itu dipindah atau dibawa keluar dari Ujung, Karangasem, tempatnya semula. Masyarakat lantas mengusulkan kepada Bupati Karangasem saat itu Wayan Geredeg, agar batu ditarik dan disthanakan di tempat melasti. Alat berat pun langsung diterjunkan ke lokasi untuk menarik batu yang menyerupai Lingga Yoni ini. Wayan Geredeg pun saat itu
meyakini bahwa kemunculan batu Lingga Yoni ini adalah sebuah kebangkitan awal. Sehingga dia dengan tulus memfasilitasi warga setempat. Namun proses evakuasi itu tidak berjalan lancar. Dua kali rantai besi berukuran besar yang digunakan sebagai tali untuk menarik batu tersebut langsung terputus. Setelah pamangku setempat ngaturang piuning dan menyampaikan permohonan bahwa batu tersebut tidak akan dirusak. Prosesnya kemudian akhirnya berjalan lancar. Mulai saat inilah muncul rasa keyakinan umat, bahwa batu itu bukan batu sembarangan. ‘’Saat itu kami sangat bersyukur, pemerintah khususnya Bupati Wayan Geredeg mendukung penuh langkah kami,’’ kata Suteja. Bendesa Adat Ujung Hyang I Gusti Bagus Suteja menegaskan, sejak peristiwa, itu muncul beberapa kejadian aneh lainnya. Masyarakat sering melihat penampakan wanita cantik, tiga orang anak kecil dan ada yang melihat seorang ibu sedang menggendong anak kecil di sekitar batu itu. Ungkapan ini diperkuat lagi salah seorang pamedek perempuan yang datang dari Denpasar. Ia mengalami kerauhan dan melihat sosok wanita cantik berada di sekitar Batu Lingga Yoni tersebut. Dari beberapa rangkaian peristiwa itu, menguatkan rasa keyakinan masyarakat terhadap keberadaan batu Lingga Yoni sebagai benda yang sangat sakral, sehingga tepat 15 Januari 2014 saat Purnama Kapitu dilakukan penyucian dan pem-
UPACARA MELASPAS - Linggih Lingga Yoni di pura setempat sudah dihias oleh pihak desa setempat. Rencananya 24 Oktober lusa, digelar upacara melaspas hingga ngenteg linggih.
bersihan batu tersebut. ‘’Bahkan, beberapa sulinggih yang datang pun mengakui kalau batu lingga yoni itu adalah sebuah berkat. Hanya ada dua di Pantai Ujung dan di India. Termasuk alm. Ida Pedanda Gede Made Gunung, waktu itu juga mengatakan seperti itu. Sehingga beliau berpesan agar keberadaan batu Lingga Yoni dijaga betul,’’ tegas Suteja. Setiap hari-hari besar keagamaan, ratusan pamedek sudah tangkil sejak pagi. Ratarata mereka dari luar Desa Adat Ujung Hyang, yang naur sesangi karena disembuhkan dari berbagai penyakit setelah nunas tamba di Pura Lingga Yoni ini. Ada juga pasangan yang baru menikah lengkap dengan anaknya lantaran berhasil memperoleh keturunan, setelah bertahun-tahun menikah belum dikaruniai anak. Pamedek dari Badung, Denpasar hingga Lombok juga berdatangan. Jero Mangku setempat mengatakan, ratarata mereka datang setelah mendapat pawisik agar ngelungsur tamba di Pura Lingga Yoni ini. ‘’Bahkan ada juga pamedek dari India datang langsung ke sini,’’ katanya. Setiap piodalan, pura ini selalu dipenuhi ribuan umat Hindu dari seluruh Bali, maupun Lombok. Atas situasi itu, pihak desa adat berencana ngingsirang Pura Lingga Yoni dari lokasi awal di tepi Pantai Ujung ke lokasi yang lebih layak. Namun rencana itu sempat tak berjalan mulus gara-gara aturan baru pencairan dana Bansos dari UU Nomor 23 Tahun 2014. Akibatnya, Pura Lingga Yoni yang ramai dikunjungi pamedek dan bakta siwa dari seluruh Bali, cukup lama berdiri sekadarnya dengan panyengker kain putih kuning. ‘’Saat itu kami sudah siapkan lahan enam are milik desa adat. Tapi, rencana magingsir belum bisa direalisasikan, karena saat itu keterbatasan dana,’’ kata Suteja. Namun, setelah mengalami kebuntuan, bantuan datang dari dana Bansos DPRD Bali yang difasilitasi anggota DPRD Bali dapil Karangasem dari Partai Golkar, Ni Putu Yuli Artini. Sehingga keberadaan pura kini sudah cukup bagus, berdiri megah di atas lahan cukup luas, lengkap dengan panyengker puranya. Bupati Karangasem dua periode (2005-2010, 2010-2015) I Wayan Geredeg juga tak berhenti mendorong penyelesaian pura tersebut melalui dukungan tenaga, dana dan pemikiran, demi kepentingan Karangasem dan Bali dalam jangka panjang. Sebab, Geredeg sudah menggagas keberadaan pura dari saat menjabat saat memasuki periode kedua, hingga sudah tak lagi menjabat. Semua itu dia lakukan dengan rasa tulus ikhlas, agar masyarakat Karangasem selalu dalam lindungan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. (ad873)
terus amati kondisi Gunung. Seandainya kondisi sudah normal, statusnya pasti diturunkan. Sekarang kondisi Gunung belum stabil. Masih naik turun. Karena gunung sering beristirahat panjang. Dari pengalaman hal itu beberapa kali terjadi. Seperti Maret, April, dan Mei Gunung itu tenang. Tapi tibatiba terjadi erupsi strombolian pada akhir Juli. Makanya kita menunggu aktivitas kembali normal (stabil),” tambah Devy Kamil Syahbana (kmb41)
Areal Budi Daya Jamur Tiram Terbakar
Pura Segara Lingga Yoni
Pura Lingga Yoni terletak di pesisir pantai Desa Adat Ujung Hyang, Karangasem. Diberi nama Pura Lingga Yoni, karena ada batu setinggi lebih dari dua meter berbentuk Lingga Siwa yang menjadi simbol pura ini. Lingga Siwa itu muncul setelah abrasi parah yang terjadi di garis pantai setempat. Kini Pura Lingga Yoni selalu ramai dikunjungi pamedek, bukan saja pada harihari besar umat Hindu seperti Purnama, Tilem, Siwaratri, Saraswati, termasuk Galungan dan Kuningan, maupun saat piodalannya. Bagaimanakah keberadaan Pura Lingga Yoni itu?
fluidanya kendati dengan laju rendah. Dinamika magma di sekitar perut Gunung Agung masih ada sampai saat ini. Jumlah magma di perut Gunung Agung, katanya di bawah 1 juta meter kubik. Sedangkan jumlah lava di permukaan mencapai 25 juta meter kubik. Secara umum deformasi mengalami penurunan beberapa tiltmeter sejak Agustus 2018. “PVMBG belum bisa turunkan status Gunung Agung walau berada pada fase turun. Kita
Bali Post/kmb31
JINAKKAN - Petugas Damkar saat berupaya menjinakkan kobaran api di lokasi kebakaran.
Amlapura (Bali Post) Lokasi budi daya jamur tiram di Jalan Untung Surapati, Amlapura, terbakar Minggu (21/10) kemarin. Areal budi daya seluas 4 x 6 meter di atas tanah seluas dua are milik I Putu Gunawan tiba-tiba mengepulkan asap tebal. Tidak pelak hal itu langsung menimbulkan kepanikan warga di sekitarnya. Warga di Perumahan Puri Pandawa, Blok Arjuna, Jalan Untung Surapati, Amlapura pun akhirnya bergegas menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran. Saat itu diterima Nengah Wardika yang bergabung di regu 1 Pos Pemadam Kebakaran. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Nyoman Sutirtayasa, mengatakan beruntung lokasi Kantor Dinas Pemadam Kebakaran cukup dekat dengan TKP, sehingga hanya selama dua menit personil Damkar sudah mencapai lokasi. Karena petugas damkar mencapai lokasi kebakaran dengan cepat, api tidak sampai menghabiskan lokasi budi daya jamur tiram tersebut. Ada tiga mobil damkar diterjunkan. Antara lain 1
unit mobil hino DK 9329 S, 1 unit mobil tangki DK 8051 dan 1 unit Hilux DK 9667 S. Semuanya berfungsi maksimal menjinakkan api. Seluruhnya bekerja maksimal, sehingga penanganan kebakaran dapat diselesaikan cepat, hanya dalam waktu 30 menit saja. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 Wita. Sebanyak delapan personel Damkar yang turun. Total air 9.000 liter dihabiskan. “Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Total kerugian diperkirakan Rp 20 juta,” kata Sutirtayasa. Sutirtayasa berharap agar warga saat ini lebih waspada. Sebab, seiring puncak musim kemarau, peristiwa kebakaran semakin sering saja terjadi. Dia berharap agar warga dapat mencegah pemicu terjadinya kebakaran. Kalau pun terjadi, sudah dilakukan antisipasi awal sebelum penanganan lebih besar dari petugas damkar. “Himbauan sudah sering kami sampaikan. Agar kita semua sama-sama waspada, khususnya warga yang tinggal di daerah tandus,” pintanya. (kmb31)
KLUNGKUNG
12
Senin Kliwon, 22 Oktober 2018
Program Seratus Persen Layanan Air Bersih
Pesimis Terwujud 2019 Semarapura (Bali Post) -
Seluruh daerah di Indonesia ditargetkan sudah tersentuh seratus persen layanan air bersih oleh pemerintah pusat pada 2019, bersamaan dengan nol persen lingkungan kumuh dan seratus persen sanitasi layak (100-0-100). Di Kabupaten Klungkung, hal tersebut pesimis bisa terealisasi, terutama untuk di Kepulauan Nusa Penida. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta pun mengakui hal itu baru-baru ini.
Bali Post/sos
EVAKUASI - Petugas saat melakukan evakuasi jenazah I Putu Setiawan yang mengambang di saluran irigasi Subak Jero Kuta, Klungkung, Minggu (21/10) kemarin.
Diduga Epilepsi Kambuh
Pemuda Tewas di Saluran Irigasi Semarapura (Bali Post) Sejumlah warga mendatangi saluran irigasi di Subak Jero Kuta, Kelurahan Semarapura Klod, Klungkung, Minggu (21/10) kemarin. Mereka penasaran terhadap sesosok mayat laki-laki yang mengambang tanpa pakaian. Berdasarkan informasi yang dihimpun, mayat yang sudah membengkak itu pertama dilihat warga Lingkungan Budaga, Kelurahan Semarapura Kauh, Ni Ketut Sukreni, ketika hendak ke sawahnya sekitar pukul 07.30 Wita. Perempuan berusia 61 tahun itu langsung menyampaikan penemuan itu kepada warga sekitar, dan langsung menuju lokasi. Tak berselang lama, polisi juga mengevakuasi dan membawa ke RSUD Klungkung. Pakaian yang diduga milik korban juga ditemukan di bantaran saluran irigasi sekitar 200 meter di sebelah utara. Ketika itu langsung terungkap mayat tersebut merupakan warga Banjar Selat, Desa/Kecamatan Banjarangkan, bernama I Putu Setiawan (20). Ia diketahui mengalami keterbelakangan mental sejak kecil dan kerap keluyuran. “Memang dia sering di jalan. Sangat jarang di rumahnya. Saya tahu dia dari masih kecil,” tutur warga Lingkungan Kemoning, Kelurahan Semarapura Klod, Ni Wayan Adnyani. Mendengar kabar duka itu, ayah korban, Ketut Sutianggi, juga bermaksud datang ke lokasi. Namun, di pertengahan jalan, dilihat jenazah anak pertamanya itu sudah dibungkus dan digotong. Isak tangis pun tak terelakkan. Dijelaskan, korban memang sering menghilang dan sudah sepuluh hari tidak pulang. “Sempat dicari-cari, ketemu di Kecamatan Klungkung. Tapi tidak mau diajak pulang,” ujarnya. Berdasarkan keterangan Sutianggi, korban memiliki riwayat epilepsi. Diduga kumat saat mandi dan meregang nyawa. Kapolsek Klungkung Kompol I Wayan Sarjana membenarkan temuan mayat korban tersebut. “Kami tetap melakukan penyelidikan,” jelasnya. (kmb45)
Bupati Suwirta menyatakan, di Kabupaten Klungkung program seratus persen layanan air bersih justru ditargetkan terealisasi seratus persen paling lambat pada 2023, atau masa akhir jabatannya sebagai bupati periode kedua. “Jangankan di Nusa Penida, di Klungkung daratan saja masih ada yang belum mendapat pelayanan. Program itu menjadi target pada periode kedua,” katanya. Di kepulauan the blue paradise island itu, tahun ini layanan ditargetkan baru menyentuh 60 persen, naik 20 persen dari 2017. Untuk mengejar itu, pendistribusian air dari sumber Guyangan dan Penida ditingkatkan dengan penambahan pompa. “Untuk di Penida yang sebelumnya termanfaatkan 27 liter per detik, sekarang sudah bertam-
bah karena ada penambahan pompa,” jelasnya. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Klungkung juga terus mengenjot pelayanan, salah satunya dengan memaksimalkan serapan water meter hibah dari APBN, yang tahun ini mencapai 1.600 sambungan rumah. Penerimanya dipilih secara selektif, yakni masyarakat berpenghasilan rendah. “Listriknya 450 sampai 1.300 KWh. Rumahnya tidak bertingkat. Mereka diberikan subsidi. Bayar lebih murah dari regular,” jelas Direktur I Nyoman Renin Suyasa. Pejabat asal Nusa Penida ini menyatakan selama ini pelayanan terkendala sumber air yang terbatas dan lokasinya sangat menantang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kesulitan air bersih
masih menjerat Desa Pejukutan, Tanglad, Sekartaji dan sejumlah dusun di Desa Bunga Mekar. Guna memenuhi kebutuhan, baik untuk konsumsi dan mandi, cuci, kakus, warga juga memanfaatkan air hujan. Saat musim kemarau tiba, beberapa juga ada yang membeli dengan harga cukup mahal. Perbekel Bunga Mekar I Wayan Yasa sempat mengatakan persoalan tersebut juga menghambat pembangunan akomodasi pariwisata. “Kalau air bisa masuk, pariwisata bisa lancar. Sekarang air masih menjadi persoalan. Bisa menghambat. Kalau jalan rusak, masih ada. Tetapi masih bisa dilalui,” terangnya. Atas hal tersebut, pemerintah diharapkan bisa segera membantu melakukan penanganan. (kmb45)
Bali Post/sos
PERMUKIMAN - Permukiman warga di Nusa Penida. Layanan air bersih belum menyentuh seluruhnya.
BRI Cabang Semarapura Gelar PHS Semester I 2018 Jumlah Penabung Terus Tumbuh
Bali Post/ist
SIMPEDES - Suasana Panen Hadiah Simpedes (PHS) Semester I 2018 yang digelar BRI Cabang Semarapura, Jumat (19/10).
BANK Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Semarapura menggelar Panen Hadiah Simpedes (PHS) semester I tahun 2018, Jumat (19/10). Program rutinitas ini sebagai branding untuk komunikasi pemasaran produk Simpedes. Acara yang berlangsung pukul 09.00 Wita ini dihadiri sejumlah nasabah yang berasal dari Kecamatan Klungkung, Banjarangkan, Dawan dan Nusa Penida. Berbagai hadiah yang siap dibawa pulang oleh pemenang, yakni 1 unit mobil, 10 unit motor, 4 kulkas, 4 televisi Samsung, 4 mesin cuci dan hadiah hiburan lainnya, dengan nilai total Rp 342.492.000. Kabag Mikro Kantor Wilayah BRI Denpasar Lilik Sungkono menjelaskan, sejauh ini BRI Cabang Semarapura memiliki sembilan unit, yakni Galiran, Selat, Klungkung, Kusamba, Batununggul, Tusan,
Aan, Gelgel, dan Sampalan. Selain itu ada pula empat teras, yakni Pasar Klungkung, Pasar Galiran, Pasar Mentigi dan Jungutbatu. Dari seluruhnya, dana yang terhimpun dari tahun ke tahun meningkat cukup signífikan. Posisi Desember 2017, jumlah penabung Simpedes 67.044 orang dengan total Simpanan Rp 372.973.723.004. Posisi Agustus 2018, menyentuh 73.365 orang dengan total simpanan Rp 409.441.964.259. Dana tersebut telah disalurkan kepada masyarakat Kabupaten Klungkung. Pada posisi Desember 2017 sebanyak 14.821 orang dengan total Kupedes sebesar Rp 348.800.006.926 dan posisi Agustus 2018 sebanyak 16.752 orang dengan total Kupedes Rp 412.757.777.780. “Untuk jumlah penabung terus meningkat,” jelasnya.
Menggaet lebih banyak nasabah, BRI juga mempunyai agen BRILINK sebagai perpanjangan tangan dalam pelayanan perbankan kepada masyarakat, seperti setoran simpanan, pinjaman, tarik tunai, pembayaran listrik, PLN, Telkom, pulsa, dan lain sebagainya. “Agen ini hampir sama dengan yang ada di BRI Cabang. Masyarakat yang jauh jadi tetap bisa mendapatkan pelayanan,” sebutnya, Selain melalui itu, mencari nasabah juga dilakukan dengan jemput pola. Bahkan, di beberapa kesempatan melalui grebek pasar, edukasi ke sekolah-sekolah dan melaksanakan gathering yang melibatkan masyarakat dan pengusaha. Dinyatakan, persyaratannya sangat mudah, hanya menyertakan identitas diri. Tabungan di awal sebesar Rp 100 ribu. (ad874)
Senin Kliwon, 22 Oktober 2018
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN !!!Dicari PRT Max30Th Cew Tdr Dlm,Gaji 2,1 Jt H:081239337135
B.BP.001.10.18.0000862
BPRSdgBerkembangMembutuhkan Tng Kasir&AO.Krm Lam ke:PT.BPR Kusuma Mandala Jl.Gatsu Barat No.98X/3 Telp:416204/Email ke: bprkusumamandala@ymail.com
B.BP.001.10.18.0000739
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan Resto Pasti Brangkat Line WA.081375409869&087754689692
B.BP.004.10.18.0000864
Dcr Acc+Pjk S1Acc,Penulis/Writer D3,Tng Operasional&Transport&Airpt, hrd@melali-mice.com
B.BP.004.10.18.0000755
Dcr Admin Wnt bs Comp,Waitres, Max27Th(SMK)Sdrjt Krm ke Tukad BadungXVIIINo30/085337555777
B.BP.101.10.18.0000849
Dcr Mekanik & Cleaning Servis TamanAgungDalung081236700700
B.BP.001.10.18.0000794
Dcr Sopir SIM B1 Hub.PT.JumboAngsoka Cargo Dps-03619064980
B.BP.001.10.18.0000787
Restau Kerobokan,Tukang Bakery /Pastry,Cook Helper tanpa pglmn dlatih dg cr prof.087861378730
B.BP.001.10.18.0000844
BIRO JASA
Dcr Sopir,Min SMA,Pglm 2Thn Dcr OB Ktr,Pglm,085829145389
B.BP.004.10.18.0000754
Dcr Waiter/ss utk di Seminyak Hub.(0361)732963/08123673166
B.BP.001.10.18.0000824
Dibthkan Quantity Surveyor u/ Kontraktor,Brpglmn Krm Lmrn Ke kadekon@gmail.com,Telp.8476839 B.BP.001.10.18.0000788
Dibthkn Rsv Hotel bisa Komp & Inggris Hub .ke Ph.729196-97
B.BP.001.10.18.0000843
Dicari Karyawan, Sopir, Admin Laundry,Tk.Badung 081999280364
B.BP.001.10.18.0000861
Dicari Sopir,Logistic,Lam Ke CV.Tristar Jl .Cargo 24/413324 B.BP.001.10.18.0000774
Dicari:Housekeeping & Waitress Casablanca Sanur, 087755763368 B.BP.001.10.18.0000722
Looking For:Receptionist,F, Good English(2,6jt+1jt instv) Send CV to Bodyworks Spa Jl.Kayu Jati No.2 Petitenget E:acc.bodyworksbali@yahoo.com
B.BP.001.10.18.0000732
B.BP.001.10.18.0000596
Ayo kerja tidak tamat sekolah: sebagai Waiter, Tukang Masak, CS, dibidang kuliner. Lamaran ke Warung 63 Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar Hub:0818621818
G.07
Dcr Tenaga Min. SMP mau belajar berkerja keras dan jujur untuk menjadi tenaga handal, Cleaning Service, Tehnik AC, Operator Air kemasan,Satpam, Tukang kebun Hydroponik , ikuti pelatihan sambil bekerja ikuti working space Bali Coffee Jl.Veteran 66 Denpasar sebelah Pasar BurungSatriaHub:0818621818
G.04
Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar G.05
DIJUAL MOBIL SUZUKI
G.01
Karimun Wagon GX’2013 warna abu2 metalik Hub.081338663234
Dcr SMK Teknik Elektro, Diploma Teknik untuk bekerja sebagai tenaga Produksi, kameramen, Transmiter. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa 63 A Denpasar
B.BP.001.10.18.0000870
DICARI MOTOR *087860120877 WA085100410850* Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput
G.02
Tukang Kebun gaji diatas UMR, THR,Tunj.Kesehatan,BPJS,Mkn harian,Pria, >25th,rapi, berpengalaman,tahu & mengerti Tanaman Hub:0361-730838 / 087872731223 B.BP.821.10.18.0000869
G.03
BIRO JASA
B.BP.166.10.18.0000872
Welder Instalasi Gas,Tkang Las Sales Marketing : 085103167222
Shankara Kuta lowongan Waiter, Barista Kuta Square Blok D33 Hub: 0818621818
Bekerja sebagai Presenter, Jurnalis, Produser program Bali TV ayo bergabung ikuti pelatihan kerja dan magang kerja tamatan Diploma sampai Sarjana berbagai jurusan. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa No. 63 A Denpasar
B.BP.001.10.18.0000693
Cleaning Service Kantor, 4jam 5 minggu 3x, Krobokan 08123816794
Dicari Staf Admin,Gudang,Kurir Max 35th,Gj 2,5-5Jt,Bawa CV Ke Jl.Raya Uluwatu, Jimbaran Arcade 081360793789 Lisa
G.06
KURSUS
RUPA-RUPA
DIJUAL RUMAH
BIRO JASA DIJUAL RUMAH
RUPA-RUPA
BIRO JASA
DIJUAL RUMAH
!!!081558041018 Djl Murah Rmh Mnmlis, S.Huni di Tohpati Siulan
PENGUMUMAN
B.BP.004.10.18.0000871
BUC Rumah Baru Di Gatsu Barat cuma 1,3M Lt2 Hub:081237860819 B.BP.001.10.18.0000778
Jual Cpt Rmh Lt2 di Sidakarya 1,6M LT 130 Hub:081237860819 B.BP.001.10.18.0000779
DIJUAL TANAH !Tnh Pinggir Pantai Echo Beach 3A 5A Akomodasi 081338977777 B.BP.001.10.18.0000863
Djl Tanah Kav,Jl Padang Griya &Jl Imam Bonjol Hub.0811398086 B.BP.001.10.18.0000586
Djl Tnh 1Are Jl.Batu Intan III Batubulan Hub.081338797212 B.BP.001.10.18.0000823
Djl Tnh 3,5A Lok.Pasar Anyar Sari Ubung Kaja.Tl:0361-231573 B.BP.001.10.18.0000775
T.10A SHM dkt Jln Utama&Pantai LksTabanan 85Jt/A 085257539923 B.BP.167.10.18.0000749
RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.412815 / 085337370228 B.BP.001.10.18.0000559
KEHILANGAN HlgBPKBNo.E0626293-ODK5757 XW A.n A.A.Ngr Alit Arijaya B.BP.001.10.18.0000773
Hlg Sertifikat Tnh No.HM 00164 Bedulu. Luas : 3.650m2 An Ir.I Gst Ngr Alit Arsana B.BP.004.10.18.0000793
DIJUAL RUMAH Rumah Mungil LT400M2,LB180M2 di Jl.Ciung Wenara V/5 Renon( Selatan Bajrasandi),Lingkungan Elit/Nyaman,Hub:087839410497
Tnh±1,53 Are Jl.Taman Griya Blkg 741,TubanKuta 08123806363
Siap Bnt Pajak SPT Tahunan&Bln IMB,NPWP SIUP, 081338344155
B.BP.033.10.18.0000737
B.BP.001.10.18.0000860
B.BP.001.10.18.0000120
SERVICE
ALUMINIUM
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Tnh SHM 400M2(Bonus Rmh Mungil 2Lantai) di Jl.Ciung Wenara V/5 Renon (Selatan Bajrasandi), Lingk Elit/Nyaman,087839410497
B.BP.001.10.18.0000868
Shankara Sanur lowongan Waiter,Barista Jl. Danau Toba 7 Sanur Hub: 0818621818
Informasi pasang iklan Telepon
B.BP.033.10.18.0000738
DISEWAKAN TANAH
SERVICE
BIRO JASA Saya siap kerja sbg internal auditor & urus Pajak (Koprasi/ dagang)GajiUMR.H.082144571048 B.BP.004.10.18.0000835
SERVICE
BANGLI
14
Senin Kliwon, 22 Oktober 2018
Serangan Diplodia Meluas
Petani Jeruk di Daup Beralih Tanam Sayuran Bangli (Bali Post) Serangan penyakit diplodia pada tanaman jeruk di Desa Daup, Kintamani kian meluas. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya produksi jeruk desa setempat. Saat ini sebagian petani jeruk yang merugi akibat penyakit tersebut telah beralih menjadi petani sayur. Perbekel Desa Daup Dewa Nyoman Saliawan, Sabtu (21/10) kemarin mengungkapkan, serangan diplodia sebenarnya bukan kejadian baru. Penyakit ini sudah menyerang sejak empat tahun lalu. Penyakit ini ditandai membusuknya batang pohon yang berada dekat akar, daun berubah menguning dan berguguran. Saat ini serangan diplodia di desanya semakin meluas. Dari keseluruhan lahan jeruk milik petani di desanya, luas lahan jeruk yang terserang mencapai lebih dari 50 persen. ‘’Di kebun saya, dari 600 pohon yang saya miliki, yang kena diplodia sudah hampir setengahnya,’’ ujarnya. Menurut Dewa Saliawan, meluasnya penyakit ini dise-
Tak Perlu Suara Merdu MENYANYI sambil bermain gitar menjadi salah satu hobi yang dijalankan I Wayan Adnyana, di sela-sela kesibukannya sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangli. Bagi pejabat asal Desa Batur Utara, Kintamani ini, menyanyi tidak harus memiliki suara merdu. Kata dia, yang terpenting bisa menghibur diri dan orang lain. ‘’Tidak harus suara bagus. Yang penting fun, juari (tidak malu) dan bisa menghibur,’’ kata Adnyana, Minggu (21/10) kemarin. Pria kelahiran 1962 ini mengaku sudah hobi menyanyi sambil bermain gitar sejak masih remaja, tepatnya saat di bangku SMA. Banyak lagu yang dinyanyikannya saat mengisi waktu luang. Di usianya kini yang sudah lebih dari setengah abad, Adnyana juga sering menyanyikan lagu-lagu anak muda kekinian. Lirik-lirik lagu kekinian yang disukainya bisa dihapalkannya karena terbiasa memutar lagu saat berkendara menuju atau pulang kantor. ‘’Kalau nyanyi sambil gitar biasanya di rumah, kalau lagi ada waktu santai,’’ ungkap ayah dua anak ini. Dia mengoleksi gitar lebih dari satu. Mantan Kepala Kantor Perizinan ini mengatakan, karena hobinya itu, ketika masih muda tak jarang dia didaulat mengisi acara hiburan di banjar-banjar di wilayah desanya. Hobinya itu pula yang menghantarkannya masuk final lomba karaoke antarpejabat yang digelar Pemkab Bangli saat zaman kepemimpinan Bupati Ida Bagus Ladip. Bagi Adnyana, kenikmatan menjalankan hobi menyanyi sama dengan hobi-hobi lainnya. Jika benar-benar dihayati, syair-syair lagu yang dinyanyikan bisa menghibur hati dan membuat jiwa tidak menjadi kering. (ina)
Wabup Ajak IDI Sukseskan Program Kesehatan
Bangli (Bali Post) Kesejahteraan masyarakat sangat ditentukan oleh derajat kesehatan. Dalam hal ini, peranan tenaga medis, paramedis serta tenaga kesehatan lain, sangat penting, karena merupakan unsur utama dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Hal itu dikatakan Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat menghadiri pelantikan pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bangli masa bakti 2018-2021, di aula RSU Bangli, Sabtu (20/10) lalu. Menurut Sedana Arta, tidak mungkin seseorang bisa bekerja dengan produktif kalau kondisi kesehatannya kurang baik. Untuk itu, melalui IDI Cabang Bangli, ia mengajak para dokter di Kabupaten Bangli untuk membantu program pemerintah terutama dalam menghadapi tantangan di bidang kesehatan. ‘’Saya mengajak para dokter dan tenaga kesehatan lainnya, untuk selalu bersinergi, demi meningkatnya kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Bangli,’’ ujarnya. Pada kegiatan itu, dr. I Dewa Gede Oka Darsana, Sp.An.,FIPM. dilantik sebagai Ketua IDI Cabang Bangli. Ia menggantikan dr. IGNM Wedagama, Sp.OG. Oka Darsana mengungkapkan, seorang dokter baik sebagai individu maupun bagian dari organisasi profesi diharapkan dapat menjadi agent of change dan agent of development dalam pembangunan di bidang kesehatan. Ia juga meminta anggota IDI Cabang Bangli berperan sebagai center of empowerment di tengah masyarakat, menjadi motor of health service di tengah fasilitas pelayanan kesehatan dan bisa menjadi health problem solver di tengah problematika kesehatan. Menurutnya, ada dua hal yang menjadi prioritas dalam mengemban mandat kepengurusan IDI Cabang Bangli ke depan. Pertama, konsolidasi organisasi, perbaikan tata kelola, penyusunan rencana kerja tiga tahun ke depan, yang mengacu pada AD/ART dan tata kelola organisasi serta kebijakan yang telah digariskan oleh PB IDI. Kedua, IDI Cabang Bangli akan senantiasa bersinergi baik dengan pemerintah daerah, organisasi profesi, serta organisasi lainnya yang ada di Kabupaten Bangli dalam bentuk advokasi, sumbangan pemikiran serta aktivitas nyata lainnya demi terwujudnya masyarakat Bangli yang lebih sehat. (kmb40)
Bali Post/ist
PELANTIKAN - Pelantikan pengurus IDI Cabang Bangli masa bakti 2018-2021.
babkan kurangnya pemeliharaan tanaman jeruk. Banyak petani yang enggan merawat tanaman karena harga jual buah jeruk dalam beberapa kali masa panen kurang memuaskan, selain juga sebelumnya tanaman diserang penyakit antrak. ‘’Perawatan tanaman jeruk kan modalnya lumayan besar. Karena hasilnya tidak memuaskan dan sempat kena antrak, petani termasuk saya jadi males merawatnya,’’ jelasnya. Untuk mengembalikan kondisi tanaman jeruk yang terserang diplodia, cukup sulit dilakukan. Namun untuk mencegah agar tak meluas, sesuai anjuran dinas terkait, bisa dilakukan dengan penggunaan bubur kalifornia dan penyemprotan rutin. Ditambahkannya, akibat serangan penyakit ini, produksi jeruk di Desa Daup menurun. Banyak petani menebang pohon jeruknya yang telah mati karena serangan diplodia dan beralih mengisi lahannya dengan sayur. Beberapa petani ada juga yang mengulang kembali menanam pohon jeruk baru. Saat ini harga buah jeruk di tingkat petani diakuinya cukup bagus, yakni Rp 7 ribu sampai Rp 8 ribu per kilogramnya. (kmb40)
JERUK - Pohon jeruk milik warga Desa Daup, Kintamani.
Bali Post/ina
Dewan Desak Eksekutif Tuntaskan Program GGS
Bangli (Bali Post) –
Realisasi program Gerbang Gita Santi (GGS) tahun ini berjalan sangat lambat. Dari total 1.200 kegiatan GGS yang dianggarkan dalam APBD 2018, yang sudah direalisasikan hingga mendekati Oktober baru puluhan. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Bangli Nyoman Basma, Minggu (21/10) kemarin. Dikatakan Basma, dari data yang diperolehnya di Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Kabupaten Bangli b a r u- b a r u i ni , b a ru 4 0 0 kegiatan yang sudah masuk registrasi atau telah selesai diverifikasi. Sementara yang sudah direalisasikan sekitar 80-an kegiatan. Basma menjelaskan, ada beberapa alasan yang disampaikan BKPAD terkait lambannya realisasi program GGS, seperti masih dilakukannya verifikasi, minta ACC Bupati dan alasan lainnya. Lambannya program GGS banyak memantik pertanyaan dari masyarakat. Bahkan di media sosial, tak sedikit warga yang memposting status mempertanyakan kejelasan pencairan dana program tersebut. ‘’Faktanya me-
mang seperti itu, banyak masyarakat yang mempertanyakannya,’’ terangnya. Menurutnya, semestinya bulan ini seluruh dana kegiatan GGS sudah dicairkan. Dengan limit waktu yang singkat, dikhawatirkan akan ada banyak kegiatan sulit berjalan. ‘’Hanya tersisa sekitar dua bulan saja untuk merealisasikan program ini,’’ kata politisi Golkar ini. Pihaknya juga tidak ingin lambatnya realisasi GGS membuat dewan disorot masyarakat karena disangka bermain, terlebih saat ini tahun politik. Karena itu, pihaknya pun kembali mendesak eksekutif dalam hal ini BKPAD untuk segera merealisasikan seluruh kegiatan GGS tahun ini. Tidak hanya yang nilainya besar, namun seluruh kegiatan
GGS yang telah dirancang. Ini dimaksudkan agar tidak ada kesan pilih kasih di masyarakat. ‘’Bagi masyarakat yang sudah memenuhi persyaratan, kita minta agar segera bisa dicairkan. Kita tidak ingin mendengar lagi ada program yang sudah dianggarkan dalam APBD gagal karena alasan waktu,’’ tegas Basma. Lebih lanjut diungkapkan Basma, dengan segera dicairkannya kegiatan GGS tahun ini, nantinya akan bisa diukur berapa Silpa tahun 2018, untuk selanjutnya dijadikan acuan dalam penyusunan APBD 2019. Terkait masih banyaknya kegiatan GGS yang belum terealisasi, wakil rakyat asal Desa Suter, Kintamani ini pun berencana akan memanggil OPD terkait untuk rapat kerja. (kmb40)
Nyoman Basma
Bali Post/ina
Hasil Uji Laboratorium
Kematian Anak Sapi Misterius Bukan Disebabkan Penyakit Bangli (Bali Post) Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli melakukan uji laboratorium terhadap sampel sejumlah bagian tubuh anak sapi yang mati misterius di Desa Langgahan dan Desa Belancan, Kintamani. Hasilnya, dipastikan penyebab kematian beberapa ekor anak sapi di desa tersebut bukan disebabkan penyakit. Kabid Kesehatan Hewan Dinas PKP Kabupaten Bangli Sri Rahayu saat dikonfirmasi belum lama ini mengatakan, sampel bagian tubuh anak sapi yang diuji laboratorium berupa otak, darah dan organ dalam. Berdasarkan uji laboratorium tersebut, pihaknya menyimpulkan kematian anak sapi milik warga secara misterius itu tidak disebabkan karena penyakit. ‘’Tidak ada mengarah ke penyakit tertentu,’’ ujarnya. Sejauh ini pihaknya belum bisa memastikan penyebabnya. Namun untuk mengantisipasi kejadian susulan, Dinas PKP telah mengimbau peternak di desa setempat untuk meningkatkan pengawasan, salah satunya dengan mengandangkan sapi-sapi mereka dekat rumah. ‘’Agar lebih intensif pengawasannya. Selama ini sapi kan cenderung tidak dikandangkan,’’ kata Sri Rahayu. Sementara itu, Kapolsek Kintamani Kompol I Putu Gunawan mengungkapkan, ada informasi baru yang didapatnya terkait kasus
kematian anak sapi di dua desa tersebut. Berdasarkan keterangan warga yang sempat berburu di Langgahan, diketahui ada hewan sejenis kucing dengan tubuh lebih besar daripada anjing yang diduga memangsa sapi-sapi tersebut. ‘’Tidak hanya satu orang yang melihat hewan itu,
tapi dua orang lainnya yang saat itu juga ikut berburu. Berdasarkan keterangan ini, kemungkinan besar apa yang terjadi pada anak sapi di Desa Langgahan, karena dimangsa hewan itu. Tapi belum bisa kami pastikan apakah macan kumbang atau hewan lain, karena belum ada bukti,’’ kata Gunawan.
Untuk mengantisipasi kasus serupa, pihaknya telah mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Sejumlah warga di Desa Langgahan juga telah memasang CCTV dan perangkap berupa jaring untuk mengetahui hewan pemangsa anak sapi milik warga. Beberapa pekan lalu,
sejumlah anak sapi milik warga di Desa Langgahan ditemukan mati satu per satu secara misterius dengan kondisi hampir sama yakni organ dalam hilang. Kejadian serupa juga terjadi di Desa Belancan. Sampai saat ini total ada 6 kejadian anak sapi mati misterius. (kmb40)
15
Senin Kliwon, 22 Oktober 2018
Golkar Makin Dewasa
Dua Lomba
Pembalap 25 tahun itu, yang juga memenangi dua lomba sebelumnya di Sirkuit Motegi, kini mengemas keunggulan 102 poin penuh di atas pembalap tim Ducati Dovizioso, dengan sisa tiga lomba musim ini. Dovizioso dalam lomba hari Minggu itu start terdepan dan memimpin pada sebagian besar putaran sebelum Marquez, yang start urutan keenam, mengejar saat empat putaran terakhir. Pembalap Italia itu mencoba melewati Marquez lagi pada putaran kedua terakhir, namun akhirnya terjatuh. Ia dapat bangkit lagi dan
melanjutkan lomba untuk finis urutan ke-18. Marquez pun menyelesaikan putaran terakhir dan memastikan gelar juara dunia untuk kelima kalinya. ‘’Saya sungguh merasa baik. Setelah lomba di Aragon saya sudah merasa dapat membayangkan (gelar juara) ini di sini. Dan hal yang bagus adalah ketika kita punya kesempatan pertama, maka ambillah,’’ kata Marquez usai merayakan kemenangannya bersama tim Honda, di mana CEO fabrikan Takahiro Hachigo juga bergabung. ‘’Bersaing dengan Dovizioso cukup menantang sepanjang tahun,’’ kata Marquez. (ant/afp)
Bali Post/ant
PARTAI GOLKAR - Presiden Joko Widodo menghadiri peringatan HUT ke-54 Partai Golongan Karya (Golkar) di Jakarta International Expo, Jakarta Pusat, Minggu (21/10) kemarin.
Harga Murah
Sayangnya, pascasidang tahunan IMF-WB, wacana tentang Bali masih dijual dengan harga murah masih menjadi wacana. Ini adalah salah satu masalah Bali, di tengah optimism keberhasilan sidang tahunan IMFWB. Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan, pascasidang tahunan IMFWB, optimis perekonomian Bali akan lebih baik. Asumsinya, hadirnya delegasi dari 189 negara memberi dampak promosi yang luar biasa. Apalagi partisipan yang semula diperkirakan datang 19.000 orang menjadi
37.000 orang. Oleh sebab itu insan pariwisata khususnya, berterima kasih dengan adanya IMF-WB di Bali. Kunjungan puluhan ribu itu tentu membawa dampak pada tingkat hunian hotel. Terutama hotel di daerah Nusa Dua, Kuta. Hotel di daerah di luar Bali juga berdampak namun tidak signifikan. Dampak pada pertumbuhan ekonomi Bali dibandingkan tahun sebelumnya tentu memberi kontribusi yang sangat besar yaitu tambahan PDRB Rp 1,2 triliun. Masyarakat Bali dan masyarakat pariwisata Bali khususnya juga mendapat investasi infrastruktur seperti apron airport yang diperluas, underpass, penataan kawasan
TPA Suwung. ‘’Ini tentu tidak akan bisa segera dilaksanakan tanpa IMF di Bali. Walaupun sesungguhnya program ini bukan saja untuk pariwisata tetapi juga untuk Bali dan masyarakat Bali,’’ ujarnya saat Diskusi Merah Putih yang diselenggarakan Bali Post di Arowana Street Warung 63 Jalan Veteran, Jumat (19/10). Namun sayang, kepopuleran Bali ternyata dimanfaatkan sejumlah pihak untuk meraup keuntungan. Ia membaca di media dengan budget Rp 600.000, wisman sudah bisa tinggal di Bali. ‘’Namun kita harus juga membuka dan mengintrospeksi diri kenapa dengan Rp 600.000 orang bisa tinggal di Bali. Bisa saja sebenarnya
karena sekarang lagi tren hostel, 1 kamar diisi 6-8 orang. Siapa yang salah? Kita sebenarnya yang menyiapkan pasarnya,’’ ungkapnya. Terjadinya fenomena seperti itu, terlihat jelas bahwa kelemahan Bali adalah dalam hal zonasi suatu wilayah, sehingga perlu dilakukan zonasi jenis usaha antara usaha kelas atas, menengah dan bawah. Karena, menurutnya, semuanya punya pasar. ‘’Dulu mereka ada kebanggaan tinggal di hotel besar, tapi sekarang di sebelahnya ada hotel kecil yang harganya cuma Rp 400.000. Mereka yang bayar Rp 10 juta ke atas tentu membuat mereka merasa agak sensitif, ini kita pisahkan,’’ ujarnya. (may)
Sektor Pendidikan Ia mengatakan perhatian yang tidak kalah pentingnya yang mestinya diberikan pemerintah pusat kepada Bali adalah sektor pendidikan berbasis karakter dan vocational training. ‘’Ini adalah salah satu fokus vital untuk Bali yang perlu mendapat perhatian serius pemimpin Bali jika ingin meningkatkan etos kerja, produktivitas dan daya saing Bali di kawasan regional jika tidak ingin investasi (Foreign Direct Investment/FDI) di bidang pariwisata berpindah ke kawasan lain di Indonesia atau negara tetangga,’’ ujarnya. Ia mengingatkan, negara harus menyadari bahwa kini persaingan merebut investasi pariwisata dan kunjungan menjadi program strategis dan prioritas banyak negara. Walaupun saat ini Bali masih yang terbaik bukan berarti hal ini tidak akan bergeser jika manajemen pengelolaan kepariwisataan tak dibanahi,’’ jelasnya. Viraguna Bagoes Oka mengatakan sudah saatnya pemerintah Bali bisa minta kepada Presiden Jokowi agar Bali diberikan otoritas penuh dalam mengelola pariwisata Bali. Hal serupa diberikan pemerintah pusat kepada Labuan
Bajo yang memiliki otoritas penuh pariwisatanya setelah dibukanya direct flight ke Labuan Bajo. Jika ini dilakukan potensi devisa dari Visa on Arrival dan pemasukan pengelolaan bandara akan menjadi potensi besar untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) di samping peningkatan efisiensi/produktivitas BUMD dan BPD Bali. Ia mengatakan salah satu kekuatan Bali untuk mendapatkan otoritas khusus pengelolaan kepariwisataan ini kepemimpinan Bali dengan gubernur dan wagub yang berasal dari satu partai, PDI-P, yang dominan didukung oleh tujuh bupati yang berasal dari partai yang sama akan lebih mudah dalam penerapan konsep kepemimpinan Bali yang terpadu (one island management). ‘’Bali harus melakukan tretmen yang jelas dalam menyelamatkan ekonomi dan sektor pariwisatanya. Tanpa pendekata khusus, satu tahun ke depan kita patut waswas bahkan waspada,’’ ujarnya. Ia pun mengingatkan bahwa yang patut diwaspadai dan diperhatikan adalah pesannya Jokowi bahwa winter is coming all terkait tiga hal utama yakni (1). Ancaman siklus 10 tahunan di 2018 ini(1998: Krisis Moneter; 2008: Krisis Mortgage USA) yang dihantui
oleh debt crises (krisis utang dan kredit macet perbankan), (2). Perang Dagang Cina vs AS yang belum mereda dan dampaknya ke pelemahan nilai tukar beberapa negara asia termasuk Indonesia yang berpotensi dapat berlanjut jika tidak diwaspadai dan dikelola secara ekstra prudent. Sebagai rujukan, Viraguna Bagoes Oka menyitir buku berjudul ‘’Trumponomics: Inside the America First Plan to Revive Our Economy’’ yang ditulis oleh Stephen Moore, penasihat ekonomi Trump dan Arthur Laffer yang terbit belum lama ini. Buku ini mengulas kebijakan Trump dibandingkan Obama dan pendapat para begawan ekonomi Amerika. Pada awal periode Trump beberapa ahli mengatakan Paul Krugman, pemenang Nobel Ekonomi dan kolumnis New York Times, meramalkan dalam periode Trump, ekonomi Amerika akan menderita resesi berat dan akan berpengaruh secara global. Larry Summer, mantan Menkeu dan President Harvard Univ., mengatakan Amerika dalam 18 bulan ke depan akan mengalami resesi. Editorial The Washington Post mengatakan kebijakan ekonomi Trump akan merusak ekonomi dunia. Michael Hitlzik, penulis masalah ekonomi
dan pemenang hadiah Pulitzer dalam The Los Angeles Times, mengatakan bahwa Trump bermimpi kalau dia mengharapkan ekonomi Amerika bisa tumbuh 3%. Semua pendapat di atas sama sekali salah dan salah. Trump menjungkirbalikkan semua kebijakan Obama sebelumnya, padahal Obama sesumbar bahwa dia telah meletakkan dasar-dasar kebijakan bagi kebijakan Trump selanjutnya. Kebijakan Obama high taxes increase spending, serba regulasi yang bertumpu kepada peranan pemerintah. Sebaliknya Trump menempuh tax cut baik corporate bahkan sampai 21% maupun income tax deregulasi dan mengurangi peranan kebijakan pemerintah, memberikan kesempatan penuh kepada entrepreneurship dan pasar bebas untuk berperanan dan bertumbuh, seperti yang pernah ditempuh oleh Presiden JFK dan Reagan sebelumnya. Hasilnya tahun 2018, lapangan kerja meningkat sebanyak 4 juta dan tingkat pengangguran terendah dalam 50 tahun terakhir. Pertumbuhan ekonomi sebesar 4,2% dalam semester I 2018 dibandingkan pertumbuhan ekonomi selama masa Obama paling tinggi 2% bahkan menurun menjadi 1,5% pada tahun 2016. (dir)
Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo menghadiri peringatan HUT ke-54 Partai Golongan Karya (Golkar) di Jakarta International Expo, Jakarta Pusat dan menegaskan bahwa organisasi ini makin dewasa. ‘’Pada saat partai lain masih berulang tahun yang keempat, kedelapan, keenam, Partai Golkar sudah berulang tahun yang ke-54,’’ kata Jokowi dalam sambutannya, Minggu (21/10) kemarin. Menurut Jokowi, usia tersebut menjelaskan bahwa partai berlambang pohon beringin itu sudah sangat dewasa dalam dunia politik. Presiden mengatakan Golkar memiliki banyak tokoh yang mumpuni. ‘’Yang jelas sangat berpengalaman dalam
berpolitik,’’ kata Jokowi. Menurut Jokowi, tantangan partai politik ke depan semakin berat. Tantangan yang utama adalah untuk mengembalikan kepercayaan dari masyarakat kepada partai politik dan proses politik. ‘’Itu tidak akan terjadi kalau para politikus kita mengisi ruang-ruang publik dengan caci-maki, saling mencela, saling menjelekkan saling fitnah dan adu hoax,’’ kata Jokowi. Presiden mengingatkan hal itu malah berpotensi memperlebar jarak antara rakyat dengan partai politik. Kepala Negara meminta partai politik dapat menjaga kepercayaan dari rakyat. Presiden tiba di Hall D sekitar pukul 14.50 WIB
mengenakan jas hitam dan dasi berwarna kuning. Sejumlah pejabat yang mendampingi Presiden pada acara itu antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto yang juga menjabat sebagai Menteri Perindustrian. Selain itu, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh, Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Erick Thohir, dan Wakil Ketua TKN Moeldoko juga hadir pada acara itu. (ant)
Acara Dadakan Oleh karena itu, seharusnya Bali memiliki perencanaan pembangunan infrastruktur. ‘’Ketika sudah tahu Bali terbiasa meng-handle ini, artinya sudah ada perencanaan pembangunan infrastruktur dalam rangka menunjang event tersebut. Yang ada selalu adalah dadakan,’’ pungkasnya, Jumat (19/10). Selain itu, pemerintah daerah selalu telat mengambil tindakan yang berani. Masyarakat dan aktivis sering komplain dengan adanya event besar yang selalu diadakan di Bali Selatan. ‘’Kita terbiasa komplain tapi bingung
memikirkan action-nya,’’ bebernya. Untuk membangun infrastruktur, pemerintah bisa menggandeng pihak swasta. Karena dengan anggaran negara, tidak akan cukup untuk membangun infrastruktur. Heryadi juga menyoroti soal perang tarif kamar hotel. Menurutnya, hal ini tidak akan mungkin bisa diatur. Karena di zaman sekarang, seorang pengusaha sebelum membangun hotel akan mencari para profesional untuk me-manage usahanya. Sebelum membangun hotel juga dilakukan survei pasar. Berdasarkan data statistik, kue mana yang paling besar di Bali adalah kue untuk kalangan menengah ke bawah. ‘’Sehing-
ga investasinya menyesuaikan dengan pasar. Kalau tidak, over investment, ROI (return of investment) mati. Tidak ada pengusaha yang mau rugi,’’ tandasnya. Permasalahan pariwisata Bali juga soal mass tourism dan quality tourism. Bidang usaha di Bali baik akomodasi, restoran atau usaha yang lain ada yang low end star dan ada yang high end star. Yang selama ini banyak komplain adalah usaha-usaha yang berada di kategori tengah. Karena jika usaha kategori kelas atas menurunkan harga kamar, maka usaha yang kelas menengah akan kebingungan untuk mendapatkan market. (kmb42)
Pihak Swasta Namun, informasi menggembirakan datang dari Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KPw) Provinsi Bali Causa Iman Karana. Pejabat yang akrab dengan sebutan CIK ini mengatakan, dampak pertemuan IMF-WB patut disyukuri. Pertemuan menghasilkan komitmen pembiayaan sebesar Rp 220 triliun atau USD 13 miliar. Sedikitnya ada 21 pihak swasta dan BUMN yang melakukan komitmen ini. ‘’Itu ditandatangani bersama-sama dengan BUMN,’’ ungkapnya. Komitmen pembiayaan infrastruktur itu ada di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Bali. Di Bali salah satunya adalah pembiayaan resort di kawasan Menjangan sekitar USD 30 juta dan juga ada di Bali Utara. ‘’Perte-
muan IMF-WB memberikan banyak manfaat riil bagi Bali. Bali makin populer. Bahkan pertemuan ini dinilai paling bagus selama gelaran sidang tahunan IMF-WB,’’ ujarnya. Selebihnya, ia mengatakan ke depan Bali layak optimis dalam pengelolaan sektor pariwisata. Namun, optimisme harus dijabarkan dengan langkah profesional. Bali memang harus melakukan berbagai langkah nyata un-
tuk menyelamatkan pariwisatanya. Ia pun mendukung jika Bali melakukan berbagai kebijakan strategis dalam mengelola keseimbangan investasi dan penyelamatan budaya Bali. ‘’Optimisme Bali pascapertemuan IMFWB mestinya bisa menjadi investasi di tengah perang dagang. Bali harus bisa menjaga citra dan budayanya. Ini akan menjadi identitas khusus bagi Bali,’’ ujarnya. (kmb42)
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
senin Kliwon, 22 oktober 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Messi Absen Tiga Pekan
Bali Post/ant
DIREBUT – Egy Maulana Vikri (tengah) dihadang dua pemain Qatar dalam pertandingan penyisihan Grup A Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (21/10) malam kemarin.
Piala Asia U-19
Indonesia Tentukan Nasib Lawan UEA Jakarta (Bali Post) – Nasib tim nasional sepak bola Indonesia di Piala Asia U-19 harus ditentukan pada laga terakhir atau ketiga melawan Uni Emirat Arab (UEA), Rabu (24/10) nanti. Ini terjadi setelah pasukan Garuda Nusantara dipermalukan Qatar dengan skor 5-6 (1-4) pada pertandingan kedua Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (21/10) malam kemarin. UEA memastikan diri lolos ke delapan besar usai melumat Taiwan dengan skor 8-1 pada laga pertama di tempat yang sama. Kemenangan ini membuat UEA mengoleksi 6 poin dan merebut puncak klasemen sementara Grup A dari Indonesia. Tim Merah Putih di tempat kedua dengan poin 3, disusul Qatar yang memiliki nilai sama, namun kalah selisih gol. Taiwan menjadi juru kunci belum mendapat poin. Indonesia tertinggal 1-4 dari Qatar di babak pertama. Ini lantaran buruknya kinerja lini belakang yang dipimpin kapten tim Nurhidayat Haji Haris. Rapuhnya barisan bek membuat kiper Muhamad Riyandi dipaksa empat kali memunggut bola
dari gawangnya. Keempat gol Qatar masing-masing dicetak Hashim Ali pada menit ke-7, Abdulrasheed Umaru (14, 41) dan Mohammed Waad (24). Sementara gol balasan Indonesia ditorehkan gelandang Muhammad Luthfi Kamal pada menit ke-28 lewat tendangan bebas. Indonesia sejatinya memulai laga dengan baik. Menerapkan umpanumpan pendek dan mencoba menguasai laga, Indonesia sempat membuat pertahanan Qatar kewalahan pada lima menit awal pertandingan. Namun, situasi berubah pada menit ke-11 setelah bek Qatar Hashim Ali mencetak gol ke gawang Indonesia. Gol terjadi setelah bek Nurhidayat Haji Haris ga-
Dojang Dinasty TNI-AL Juara Pemula
Denpasar (Bali Post) Tim taekwondo Dojang Dinasty TNI-AL Denpasar keluar sebagai juara umum kategori pemula dalam Denpasar Open Taekwondo Championship 2018 di GOR Lila Bhuana yang berakhir, Minggu (21/10) kemarin. Dojang Underdog dan Dojang Semesta menyusul di tempat kedua dan ketiga. Kategori prestasi dijuarai Dojang Udayana, kemudian Waringin dan Bulldog Buleleng. Terpilih sebagai taekwondoin terbaik prestasi Made Nendra (Udayana) dan Aprilia Tri Buana (Buleleng), sedangkan ketegori pemula terbaik I Gede Tangkas (Dojang Spatan) dan Ni Komang Yesi (Dojang Dinasty TNIAL). Atlet poomsae terbaik dinobatkan kepada Dodi Trisnoto (Underdoh) dan Melinda Evlina (Dojang Waringin), sedangkan wasit terbaik untuk Vonny Yunita (Bali). Ketua Umum Pengprov TI Bali Lan Ananda menyatakan, dari Denpasar Open ini pihaknya bisa menjaring atlet untuk dibina di masing-masing pelatcab guna disiapkan berlaga pada Kejurnas Junior 2018 di Cibubur, Desember mendatang. Ia optimis prestasi taekwondoin Bali bakal mengkilap di kancah nasional, meski hanya mematok target peringkat 10 besar. Denpasar Open yang melibatkan 1.200 atlet dari Kaltim, Kalsel, NTB, Jabar dan Bali. ‘’Prestasi atlet Bali tetap mendominasi. Atlet luar Bali sulit meraih medali pada ajang ini,’’ jelas Lan Ananda. Menurutnya, Bali hanya menerjunkan empat taekwondoin di Kejurnas Senior lalu, namun bisa bercokol di peringkat keempat. (022)
gal mengantisipasi umpan dari sisi kiri pertahanan Indonesia yang membuat bola sampai ke kaki Hashim. Setelah gol itu, barisan pertahanan Indonesia tampak gugup dan kembali melakukan kesalahan pada menit ke14. Penyerang Qatar Abdulrasheed Umaru sukses memanfaatkan itu untuk mencetak gol dan mengubah kedudukan menjadi 2-0. Indonesia yang terus berusaha mendapatkan gol justru lagi-lagi kebobolan pada menit ke-24. Kali ini Mohammed Waad yang mencatatkan namanya di papan skor setelah bola hasil tendangan jarak jauhnya membentur tubuh Nurhidayat Haji Haris dan masuk ke gawang Indonesia yang dikawal Muhamad Riyandi. Anak-anak asuh pelatih Indra Sjafri baru dapat memperkecil jarak menjadi 1-3 usai Muhammad Luthfi menjebol gawang Qatar dari tendangan bebas dari luar kotak penalti pada menit ke-28. Sempat mendapatkan kesempatan mencetak gol pada menit ke-31 melalui Egy Maulana Vikri,
Indonesia menelan pil pahit lagi pada menit ke-41 karena sepakan keras Abdulrasheed Umaru melesak mulus ke gawang Muhamad Riyandi. Todd Ferre Indonesia kembali tersentak di babak kedua. Qatar dengan mudah mencetak dua gol yang diborong AbdulRasheed pada menit ke-50 dan 55. Tim tuan rumah mulai bangkit setelah menciptakan gol kedua yang disumbangkan Nurhidayat pada menit ke-65 hasil tembakan bebas. Keputusan pelatih Indra Sjafri memasukkan Todd Ferre membawa angin segar. Ia menorehkan trigol pada menit ke-65, 72 dan 80. Dua gol lainnya ditorehkan gelandang Muhammad Luthfi Kamal pada menit ke-28 dan Saddil Ramdani menit ke-68. Gol pertama dan kedua Todd dari tendangan bebas, sedangkan gol ketiganya berkat teknik tingginya melewati beberapa pemain Qatar sebelum memperdaya kiper Salah Zakaria Hassan. (kmb/ant)
Bali Post/wan
Piala Kadispora
18 Tim Basket Berlaga
Mangupura (Bali Post) Sebanyak 18 tim bola basket SLTA dipastikan ikut memeriahkan Kejurnas Piala Kadispora Bali 2018 di GOR Ngurah Rai, Denpasar, 22-28 Oktober. Peserta terdiri atas 10 tim putra dan delapan tim putri. Di bagian putra tercatat SMAN 1 Denpasar (Smansa), SMA 2 Denpasar (Resman), SMAK Soverdi Tuban, SMAK Kesuma Mataram, SMA Bina Bhakti Bandung, SMAN 5 Denpasar (Smanela), SMAK Tunas Daud Denpasar, Smeksa Kuta Selatan, SMAN 1 Tabanan, SMA Dyatmika dan SMKN 1 Kediri, Tabanan. Di sektor putri turun Smansa, Resman, SMAK Soverdi, SMAK Santo Yoseph, SKO Ragunan Jakarta, SMAN 1 Mengwi, SMAN 1 Abiansemal dan SMKN 1 Gianyar. Ketua Panpel Cokorda Raka Satrya Wibawa menyatakan prihatin terhadap perkembangan basket di Bali, sehingga regenerasi mandek. ‘’Padahal di era saya dulu dari 12 pemain timnas, lima asal Bali,’’ ungkap karyawan Dispora Bali setinggi 205 cm ini di Kuta, Minggu (21/10) kemarin. Penggagas kejuaraan Ali Santoso Wibowo menuturkan, untuk menggeliatkan pembinaan basket, frekuensi turnamen harus ditingkatkan. Para atlet mesti disiplin dan kompak bekerja dalam satu tim. ‘’Seandainya tim kalah, tak perlu berpikir ke belakang, tetapi berorientasi ke depan,’’ jelas mantan pebasket Bali yang menggelar Bali Basketball League (BBL) pada 2013 lalu ini. Di sisi lain, pelatih Smansa Gusti Made Rusta merasa tertantang dengan adanya kontestan dari Jakarta, Mataram dan Bandung. Selama ini timnya langganan juara dalam berbagai turnamen di Bali. (022)
Kodrat Badung Ungguli Gianyar
Mangupura (Bali Post) – Kontingen Kabupaten Badung tampil sebagai juara umum dalam Kejurprov Kodrat di GOR Mengwi yang berakhir, Minggu (21/10) kemarin. Tim tuan rumah menyabet 5 medali emas, 5 perak dan 4 perunggu sekaligus mempertahankan gelar yang direbutnya tahun lalu. Badung mengungguli Kabupaten Gianyar karena lebih banyak mendapat medali perak. Gianyar harus puas bercokol di peringkat kedua mendulang 5 emas, 2 perak dan 5 perunggu disusul Kota Denpasar di posisi ketiga memperoleh 3 emas, 6 perak dan 2 perunggu. Menurut Koordinator Pelatih Kodrat Badung I Gusti Ngurah Dedy Priyatna, juara umum merupakan target awal pihaknya melalui persiapan selama tiga bulan. Tim pelatih akan mengadakan evaluasi, sebab petarung yang turun di kejurprov ini adalah proyeksi menuju Porprov Bali 2019 di Tabanan. Evaluasi dilakukan untuk meningkatkan performa petarung Badung nantinya. Terlebih lagi rival seperti Gianyar dan Denpasar terus mengalami peningkatan dan pastinya akan mengejar Badung. Kabupaten lainnya juga bisa memberikan kejutan. Dedy Priyatna mengharapkan petarung Badung yang menjadi juara di kejurprov mampu meraih hasil yang sama pada kejurnas yang akan berlangsung Desember mendatang. Hal yang wajar mengingat hasil kejurprov dipergunakan oleh Pengprov Kodrat Bali untuk pembentukan tim Bali di ajang kejurnas. Sekum Pengprov Kodrat Bali A.A. Bagus Tri Candra Arka dijumpai di tempat yang sama mengaku tak menargetkan apa pun di kejurnas. Ajang kejurnas akan digunakan untuk memantau kekuatan rival menjelang perhelatan Pra-PON 2019. ‘’Meski begitu, kami akan tetap all out. Petarung yang juara di kejurprov akan kami panggil minggu ini untuk pelatihan terpusat. Persiapan yang hanya dua bulan akan dimaksimalkan,’’ ujarnya. (kmb)
Andrew Keily Juara Triathlon
Bali Post/wan
SERU – Pertarungan seru mewarnai final Kejurprov Kempo Remaja di GOR Lila Bhuana, Denpasar.
Perkemi Denpasar Berjaya di Kejurprov
FINAL – Pertandingan final Denpasar Open Taekwondo Championship di GOR Lila Bhuana, Denpasar.
Barcelona – Kapten Barcelona, Lionel Messi, akan absen selama tiga pekan setelah mengalami retak pada lengan kanannya saat timnya menang 4-2 atas Sevilla pada pertandingan Liga Spanyol, Minggu (21/10) dini hari kemarin. Cedera itu memaksanya tidak turun pada laga el clasico melawan seteru abadi Real Madrid pada 28 Oktober mendatang. Messi sangat kesakitan ketika meninggalkan lapangan dengan lengan kanannya yang dibebat menyusul duelnya dengan pemain Sevilla, Franco Vazquez. Ousmane Dembele menggantikan posisinya pada menit ke-25. Sebelumnya, Messi memberikan assist untuk gol pembuka yang dicetak Philippe Coutinho pada menit ke-9 dan mengemas gol kedua pada menit ke-12. Dua gol Barca lainnya dihasilkan Luis Suarez dan Ivan Rakitic. ‘’Tentu saja ini merupakan suatu kehilangan. Kami tahu apa yang dia berikan kepada kami dan apa yang kami rindukan ketika dia tidak ada di sekitar. Kami harus mengatasinya dan akan melakukan persiapan. Sudah jelas kami akan mencermati absennya dia. Kami akan mengatasinya bahkan meski akan menghadapi sejumlah tim yang sangat berat,’’ ujar pelatih Barca, Ernesto Valverde. Manchester City dan Liverpool masih menguasai posisi puncak klasemen Liga Inggris dengan masing-masing mengoleksi 23 poin, berkat catatan positif pada pertandingan pekan kesembilan. City menang 5-0 atas tamunya Burnley di Stadion Etihad. Gol-gol The Citizens dibukukan Sergio Aguero, Bernardo Silva, Fernandinho, Riyad Mahrez dan Leroy Sane. Sementara itu, Liverpool unggul 1-0 di markas Huddersfield berkat gol Mohamed Salah. Chelsea tertinggal dua poin karena ditahan imbang 2-2 oleh Manchester United. The Blues bahkan sempat tertinggal 1-2 sebelum Ross Barkley menyelamatkan wajah mereka dengan golnya pada menit ke-90. Tottenham Hotspur memenangi derby London kontra tuan rumah West Ham United melalui gol semata wayang Erik Lamela. Sementara itu, Paris St Germain (PSG) menang meyakinkan 5-0 atas tamunya Amiens pada pertandingan Liga Prancis di Parc des Princes. Kemenangan ke-10 dalam 10 laga ini membawa PSG semakin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 30 poin. Tandukan kapten Marquinhos mengawali pesta gol PSG pada menit ke-12. Gol berikutnya dibuat Adrian Rabiot, Julian Draxler, Kylian Mbappe dan Moussa Diaby. Borussia Dortmund belum terusik di pucuk klasemen Liga Jerman berkat kemenangan 4-0 di markas VfB Stuttgart. Dortmund mengoleksi 20 poin, unggul tiga angka atas pesaing terdekatnya Werder Bremen. (ant)
Denpasar (Bali Post) Tim Pengkot Perkemi Kota Denpasar keluar sebagai juara umum dalam Kejurprov Kempo Remaja 2018 di GOR Lila Bhuana yang berakhir, Minggu (21/10) kemarin. Denpasar berjaya setelah mendulang 10 medali emas, 6 perak dan 3 perunggu, disusul Gianyar (8-6-8), Buleleng (4-8-8), Badung (1-3-5) dan Karangasem (1-0-1). Kenshi Denpasar yang merebut emas antara lain Seny Cornelis Tuy (kelas l45 kg), Calvinm G.V. Jeghier (55 kg), Riska Meidita (50 kg), Cok Mahadewi (62 kg), Bayu/Reihan (embu berpasangan III kyu), Indah/Bayu (embu berpasangan campuran III kyu) dan Kadek Ari Dwi Kurniawan/Danang Alief Fajarika (embu berpasangan I kyu). Gianyar meraih emas dari Kadek Ferryawan (60 kg), Kadek Dwipayana (70 kg, Bulan Oshiana Utena (64 kg), Dea Ardi Prabaswari (58 kg),
Geby Artika (embu berpasangan II kyu), Putu Junaedi/Akil Dartana (embu berpasanagn II kyu) dan Putu Aditya/Ayu Paramadita (embu campuran II kyu). Medali emas Buleleng dihasilkan Kadek Erianto (50 kg), Ni Kadek Gayatri (42 kg), Ni Made Vina Estu Wahyuni/Komang Gita Oktavinai (embu berpasangan I kyu) dan Luh Vio Ovaliani/Luh Priyantini (embu berpasanagn I DAN). Karangasem menyabet emas lewat Made Langgeng Jayana (65 kg), sedangkan emas Badung disumbangkan Made Bella Jentti (46 kg). Ketua Harian Pengprov Perkemi Bali Fredrik Billy mengemukakan, meskipun peserta masih kategori remaja (15-20 tahun), tekniknya patut diandalkan dan layak menjadi pelapis seniornya. Hanya kontingen Jembrana yang pulang tanpa medali, sehingga pembinaan perlu diintensifkan lagi. (022)
Denpasar (Bali Post) Andrew Keily asal Amerika Serikat berhasil merebut gelar juara pada ajang Bali International Triathlon 2018 di Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar, Minggu (21/10) kemarin. Andrew membukukan catatan waktu 01:58:46 dalam kategori Olympic Distance Course putra. Posisi kedua ditempati Blake Kappler (02:03:11) dan juara ketiga disabet Jauhari Johan (02:08:57). Pada kategori Olympic Distance Course putri, Rosanna Bille dari Inggris meraih gelar juara dengan catatan waktu 02:21:45. Ia disusul Eva Desiana di urutan kedua (02:32:38) dan Sarah Costeira asal Portugal di peringkat ketiga (02:42:09). Atlet Indonesia Jauhari Johan menjadi juara ketiga kategori Olympic Distance dan Andy Wibowo sebagai juara kedua kategori Sprint Distance. Herbalife Bali International Triathlon juga memberikan hadiah Best Indonesia. Pemenang hadiah Best Indonesia kategori Olympic Distance Course putra adalah Jauhari Johan, sedangkan pemenang putri Eva Desiana. Kategori Sprint Distance Course Best Indonesia putra diraih Muhammad Ahlul Firman dan putri disabet Inge Prasetyo. Senior Director & Country General Manager Herbalife Nutrition Indonesia Andam Dewi mengatakan, Bali International Triathlon 2018 merupakan acara berskala internasional. Sebagai atraksi sport tourism baru di Indonesia, kegiatan ini berhasil memenuhi ekspektasi dan animo pencinta olahraga triathlon dari dalam dan luar negeri serta masyarakat umum. Dari tahun ke tahun minat peserta semakin besar untuk mengikuti event ini. Peserta tahun ini meningkat 39% dibanding tahun lalu. (kmb23)