Skip to main content

Edisi Senin 22 April 2019 | balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha

Bali Post

HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

Senin Paing, 22 April 2019

16 HALAMAN

NOMOR 236 TAHUN KE 71

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Lontaran Lava Pijar Tiga Kilometer Hutan di Gunung Agung Terbakar

Amlapura (Bali Post) Minggu (21/4) kemarin, Gunung Agung mengalami erupsi dua kali. Pertama pada Minggu dini hari. Lontaran lava pijarnya mencapai dua kilometer. Bahkan abunya terdampak sampai Kabupaten Tabanan. Letusan kedua terjadi sore harinya. Kolom abunya lebih tinggi, mencapai tiga kilometer. Demikian pula lontaran lava pijarnya mencapai tiga kilometer. Lontaran lava pijar tersebut menimbulkan kebakaran hutan di lereng gunung. Informasi dari Pos Pemantau, erupsi kedua terjadi pukul 18.56 Wita dengan tinggi kolom abu teramati ± 3.000 m di atas puncak (± 6.142 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi ± 1 menit 22 detik. ‘’Erupsi kedua lebih besar dari erupsi pertama. Karena lontaran lava pijar sampai 3 kilometer menuju ke segala arah,’’ ujar Kepala Pos Pantau Gunung Agung di Rendang, Dewa Made Mertayasa. Sementara itu, Kadus Temukus, Desa Besakih, I Wayan Sudiana, mengatakan erupsi memang cukup keras. Lontaran lava pijar terlihat dari rumahnya mengarah ke segala arah. Kendati demikian, warga di Dusun Temukus masih tetap tenang dan tidak ada yang mengungsi. ‘’Lontaran lava pijar hanya sampai puncak tiga. Lava tidak sampai ke Temukus. Warga masih bertahan di rumah masing-masing dan tidak ada yang mengungsi,’’ ujarnya. Hal serupa juga dikatakan Bendesa Adat Besakih Jro Mangku Widiartha. Diakuinya, suara gemuruh dari dalam gunung terdengar dari Besakih. Demikian pula lontaran lava pijar juga kelihatan, namun warga belum ada yang mengungsi. ‘’Warga masih tetap tinggal di rumah. Demikian pula panangkilan tetap berjalan seperti biasa,’’ ujarnya. (nan)

Bali Post/PVMBG

LAVA PIJAR - Lontaran lava pijar saat Gunung Agung erupsi, Minggu (21/4) kemarin. Lava pijar juga menimbulkan kebakaran di sejumlah titik di lereng Gunung Agung.

Enam Gereja dan Hotel Dibom, 140 Tewas Sri Lanka Larang Warganya Keluar Rumah

Bali Post/afp

GEREJA - Personel keamanan Sri Lanka berjalan melalui puing-puing menyusul ledakan di Gereja St. Sebastian di Negombo, utara ibu kota Kolombo, Minggu (21/4) kemarin. Ketika itu delapan ledakan bom dahsyat di tiga hotel dan tiga gereja. Sedikitnya 140 orang tewas serta ratusan orang luka-luka.

Kolombo – Tiga gereja dan tiga hotel mewah di Sri Lanka, Minggu (21/4) kemarin dibom. Sedikitnya 140 orang tewas. Pengeboman itu bertepatan dengan perayaan Paskah. Pasca-insiden itu, pemerintah Sri Lanka memberlakukan larangan keluar rumah. Menteri Muda Pertahanan Ruwan Wijewardene menyatakan terjadi delapan ledakan dan sedikitnya menewaskan 140 orang. ‘’Larangan keluar rumah akan diberlakukan sampai segalanya teratasi,’’ katanya kepada wartawan di Kolombo. Para pejabat pemerintah juga mengatakan jejaring media sosial utama dan aplikasi pesan, temasuk Facebook dan WhatsApp, telah diblokir di dalam negeri guna mencegah penyiaran informasi yang tak dapat dipertanggungjawabkan. Ledakan-ledakan bom pada hari Paskah di tiga gereja dan tiga hotel mewah Sri Lanka menewaskan 140 orang dan mencederai lebih 400, kata pejabat-pejabat rumah sakit dan sumber-sumber kepolisian, setelah suasana tenang dari serangan-serangan besar sejak akhir perang saudara 10 tahun lalu. Di Gereja St. Sebastian di Katuwapitiya, sebelah utara Kolombo, lebih 50 orang tewas, kata seorang perwira polisi ke-

pada Reuters, dengan gambargambar yang memperlihatkan jasad-jasad tergeletak di lantai, darah berceceran di bangkubangku dan atap yang rusak. Media melaporkan 25 orang juga tewas dalam serangan atas satu gereja di Batticaloa, di Provinsi Timur. Tiga hotel yang diserang ialah Shangri-La Colombo, Kingsbury Hotel dan Cinnamon Grand Colombo. Belum jelas apakah ada korban di hotel-hotel tersebut. Sembilan warga negara asing termasuk di antara mereka yang meninggal dalam serangan-serangan tersebut, kata para pejabat itu. Sejauh ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan-serangan tersebut di sebuah negara yang dilanda perang selama beberapa dekade dengan para pemberontak Tamil hingga tahun 2009. Selama perang itu ledakan-ledakan bom terjadi di Kolombo, ibu kota Sri Lanka. Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe menyerukan sidang dewan keamanan nasional di kediamannya, Minggu siang kemarin. ‘’Saya mengutuk keras serangan-serangan pengecut itu atas rakyat kami hari ini. Saya imbau rakyat Sri Lanka tetap bersatu dan kuat selama masa tragis ini,’’ katanya dalam cuitannya di Twitter. (ant/rtr)

Jaga Kawasan Tukad Mati, Patasari, Kuta

Bupati Giri Prasta Bersama Youtuber Atta Halilintar Tanam 1.000 Mangrove BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa dan masyarakat Kuta kembali melakukan penanaman pohon mangrove tahap II di Kampung Mangrove Areal Muara Tukad Mati Patasari, Teluk Benoa, Kuta, Sabtu (20/4). Aksi pelestarian lingkungan dengan penanaman 1.000 mangrove yang memiliki sejuta manfaat ini menghadirkan Youtuber Indonesia Atta Halilintar yang merupakan youtuber terbaik kedua Asia dengan 12 juta pengikut. Selain menanam bibit mangrove, Bupati bersama Atta Halilintar dan tokoh masyarakat yang

hadir melakukan pelepasan biawak serta memantau aliran tukad mati dan kawasan hutan mangrove. Hadir pula anggota DPRD Badung A.A. Anom Gumanti, pemerhati lingkungan Cok Krisna, Camat Kuta, Pimpinan OPD Badung, Kelompok Nelayan Prapat Agung Magening Patasari, Kuta serta seluruh komponen masyarakat. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyampaikan, penanaman mangrove ini sebagai upaya pelestarian lingkungan khususnya di Patasari. Ini juga sejalan dengan prinsip dasar pembangunan Badung yakni pelestarian lingkungan (pro-environment).

Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Atta Halilintar yang ikut peduli lingkungan. ‘’Atas nama masyarakat Badung kami ucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Atta Halilintar, dengan kehadiran di Pulau Bali dan Badung ini semoga masyarakat dapat bersatu membangun Bali khususnya Kabupaten Badung,’’ tegasnya. Sementara itu, Sekda Badung Adi Arnawa juga mengatakan aksi penanaman mangrove ini untuk menjaga kelestarian kawasan hutan mangrove di areal Tukad Mati. Hutan mangrove dengan penataan Tukad Mati menjadi

daya tarik yang luar biasa sebagai destinasi wisata baru. Ke depan potensi ini akan terus dikembangkan sebagai destinasi alam. ‘’Dari pemantauan tadi, ke depan kita akan terus kembangkan kawasan ini, sehingga menjadi destinasi kelas dunia,’’ jelasnya. Di bagian lain, Adi Arnawa juga melihat kawasan ini ke depan dapat dijadikan mode transportasi seperti LRT untuk mengurangi kemacetan. ‘’Dengan observasi ini, di samping sebagai objek melihat rawa-rawa, kita juga melihat areal ini dapat dikembangkan untuk dilewati mode transportasi tersebut,’’ tambahnya. (ad807)

LEPAS BIAWAK - Bupati Giri Prasta bersama Atta Halilintar melepas biawak, Sabtu (20/4) di kampung mangrove.


2

Senin Paing, 22 April 2019

Tembakau Alternatif Perlu Legalitas PARIWISATA merupakan pasar rokok yang potensial. Meski demikian, terkait lifestyle merokok merubah kebiasaan yang sulit diubah, terlebih jika bicara soal rasa. Rokok semakin berkembang, tidak hanya dari sisi rasa, tapi juga cara merokok, termasuk teknologi yang digunakan dalam rokok. Belakangan beredar tentang tembakau alternatif yang disebut-sebut sebagai solusi dari permasalahan rokok konvensional. Sebelum semakin masif beredar, tembakau alternatif ini perlu dibuatkan kepastian hukum dan legalitas agar masyarakat tidak dirugikan.

Ketua Bali Hotel Association (BHA) Ricky Putra mengatakan, sebelum peredarannya masif, tembakau alternatif ini memang perlu regulasi yang mengatur. “Memang sebaiknya apapun itu, karena nanti arahnya ke cukai, apapun produk-produk yang beredar di Indonesia dan ada hubungannya dengan konsumsi publik, itu memang sebaiknya dibuat aturan supaya semuanya clear, jelas. Selain itu, orang tidak sembunyi-sembunyi lagi merokok dengan tembakau alternatif ini,” ujarnya. Ricky Putra berharap, regulasi yang dibuat melalui tahapan dari Menkes yang

meyakinkan bahwa tembakau alternatif tidak ada kandungan drug dan sebagainya. Dikatakan, selama ini pariwisata dan rokok tidak bisa dipisahkan, karena merokok merupakan suatu lifestyle wisatawan. Kendati demikian, tidak semua wisatawan mancanegara merokok, karena mereka lebih aware dengan kesehatan. “Rokok bukan kebutuhan dasar pariwisata, itu opsional. Ada wisatawan yang lifestyle-nya sehat sekali, dia pergi ke tempat nge-gym, yoga. Ada juga yang lifestylenya enjoy fun, rata-rata orang Eropa, Amerika lifestyle-nya wine, whizky, cigar,” bebernya.

Momentum Hari Kartini

Peran Perempuan Ciptakan Generasi Bersih Narkoba

Bali Post/ist

DESIMINASI - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa saat menjadi narasumber dalam desiminasi P4GN. Denpasar (Bali Post)Hari Kartini diperingati, Minggu (21/4) kemarin. Momentum Hari Kartini seyogyanya dimanfaatkan untuk menumbuhkembangkan peran perempuan mampu menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas dan bersih dari penyalahgunaan narkoba. Sebab, masa depan bangsa ditentukan oleh peran serta perempuan sebagai Ibu Bangsa. Hal ini disampaikan Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. saat menjadi narasumber dalam desiminasi informasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Desiminasi tersebut dilaksanakan berkaitan dengan pagelaran seni sekaligus puncak HUT Badan Kerjasama

Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali di Puspem Badung, Minggu kemarin. “Peranan seorang ibu dan generasi muda sangat penting dalam upaya pencegahan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang,” ujar Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. Para orangtua khususnya ibu-ibu, kata Brigjen Suastawa seharusnya mengarahkan anak-anaknya untuk mengikuti kegiatan positif yang ada di sekolahnya ataupun lingkungannya. Sebab, lingkungan menjadi salah satu faktor dominan yang menyebabkan generasi muda ikut memakai narkoba. Peran ibu atau keluarga dalam P4GN yaitu menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis, memahami kondisi psikologis

anak, menjalin komunikasi antara orangtua dan anaknya dalam hubungan yang erat. Selain itu, membekali anak dengan sradha dana bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, memberikan pengetahuan tentang bahaya narkoba, mengajarkan tanggung jawab kepada anak, pengawasan secara aktif, hindari konflik suami istri dengan keluarga, serta jangan membedakan kasih sayang. “Peran BKOW dalam P4GN adalah dapat meningkatkan peran kaum wanita. Salah satunya bertanggung jawab menjaga masyarakat serta keluarga dari penyalahgunaan narkoba. Berkonsolidasi dan berkontribusi sebagai perpanjangan tangan BNN dalam melakukan sosialisasi bahaya narkoba minimal di lingkungannya sendiri. Organisasi ini juga bisa membentuk satgas atau relawan antinarkoba di lingkungan ibu-ibu masingmasing,” tegas mantan Direktur Binmas Polda Bali ini. Brigjen Suastawa menambahkan, meningkatnya jumlah pengguna dan pengedaran narkotika sudah merambah pada dunia anakanak selaku generasi penerus bangsa. Untuk itu diperlukan peran orangtua terutama peran wanita dalam upaya pencegahan dan penyalahgunaan narkotika. Wanita memiliki peranan yang sangat strategis dalam mewujudkan harapan itu. Wanita adalah pilar pembangunan bangsa yang menjadi ujung tombak dalam mengakselerasi peningkatan SDM dalam keluarga. (kmb36)

Jika ada wisatawan mancanegara yang terbiasa merokok, kata Ricky Putra, mereka biasa membawa dari negaranya karena tergantung selera rokok mereka. Karena tidak semua rokok yang biasa dikonsumsi ada di Bali atau di Indonesia. Menurut Ricky Putra, trend lifestyle wisatawan mancanegara saat ini being healthy. Karena di negara mereka rokok harganya sangat mahal, awareness mereka tentang kesehatan juga tinggi, tempat merokok di sana terbatas, sangat diatur. Bahkan, tidak semua restoran yang ada di luar negeri bisa merokok. Itu

sebabnya wisatawan mancanegara sangat minim yang merokok. Ini pula menjadi pertanda bahwa masyarakat membutuhkan rokok atau tembakau yang lebih sehat baik dari sisi kesehatan maupun dampak lingkungan. Tembaku alternatif yang disebut lebih minim risiko diharapkan dapat segera dibuat regulasinya. “Boleh dikatakan begitu (masyarakat membutuhkan rokok yang lebih sehat atau ramah lingkungan-red). Seandainya nanti ada (tembakau seperti itu), maka akan kembali lagi ke lifestyle. Tergantung selera dan rasa masing-masing,” pungkasnya. (may)

“Apapun produk-produk yang beredar di Indonesia dan ada hubungannya dengan konsumsi publik, itu memang sebaiknya dibuat aturan supaya semuanya clear, jelas. Selain itu, orang tidak sembunyi-sembunyi lagi merokok dengan tembakau alternatif ini.” Ricky Putra

Pelanggaran di TPS 5 Dauh Puri

Pengawas TPS Rekomendasikan PSU Denpasar (Bali Post) – Temuan kasus pelanggaran saat pencoblosan di TPS 5 Dauh Puri, Denpasar Barat, memasuki perkembangan baru. Setelah Sabtu (20/4) lalu melakukan tindak lanjut surat putusan cepat dari pengawas TPS 5 yang diterima, kini muncul usulan dari pengawas TPS 5 Dauh Puri. Pengwaas TPS merekomendasikan pemungutan suara ulang (PSU) kepada KPPS setempat. Ketua KPU Denpasar Wayan Arsa Jaya mengatakan hal itu saat dikonfirmasi terkait kasus pelanggaran di TPS 5 Dauh Puri, Minggu (21/4) kemarin. Di TPS 5 Dauh Puri ditemukan adanya pemilih yang mencoblos hanya dengan menggunakan e-KTP yang bukan dari tempat di mana TPS berada. Alamat pemilih dalam e-KTP tercatat di luar Bali. Menyikapi hal ini, KPU merancang perbaikan administrasi dengan menerbitkan

form A5 serta memperbaiki daftar pemilih di TPS bersangkutan. Hal ini akan dilakukan saat rapat pleno di kecamatan. Terkait wacana dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Arsa Jaya menekankan tidak perlu dilakukan hal itu. Sesuai dengan regulasi yang

ada, PSU dilakukan berdasarkan tiga unsur sebagaimana tertuang dalam PKPU 3 pasal 65 ayat 2 poin d dan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, pasal 372 ayat 2 poin d. Ketiga unsur tersebut bersifat kumulatif. Dasar lain yang memungkinkan tidak dilakukan PSU, yakni pemilih sudah terdaftar di Jawa Tengah. Artinya, mereka hanya memenuhi satu unsur, yakni tidak terdaftarnya yang bersangkutan di DPTb TPS 5 Dauh Puri. Namun, kini rekomendasi itu sudah turun, sehingga akan dilakukan PSU pada 25 April mendatang. “Bila rekomendasi dari Bawaslu melalui pengawas TPS bersangkutan secara tegas me-

minta PSU, KPU siap untuk melaksanakannya,” ujar Arsa Jaya. Sebelumnya, Ketua Bawaslu Denpasar Putu Arnata yang ditemui di kantornya mengatakan, proses pencoblosan pada Pemilu Serentak 2019 berjalan cukup lancar. Tidak ada pelanggaran signifikan yang terjadi. Hanya ada temuan salah seorang pemilih yang mencoblos menggunakan e-KTP yang bukan beralamat di TPS tersebut. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Rayakan HUT, APDB Gelar Donor Darah Denpasar (Bali Post) – Asosiasi Pengusaha Dekorasi Bali (APDB) menggelar kegiatan donor darah di markas BPBD Kota Denpasar, Minggu (21/4) kemarin. Kegiatan ini juga melibatkan PMI Kota Denpasar dan BPBD Kota Denpasar. Kegiatan donor darah yang semula diharapkan dapat diikuti anggota APDB, namun nyatanya banyak masyarakat yang tertarik untuk mendonorkan darahnya. APDB menargetkan 150 kantong darah didapat pada hari itu. Ketua APDB A.A. Made Rai Arnata pemilik Agung Roy Dekorasi didampingi Wakil Ketua APDB sekaligus pemilik Buki Dekorasi I Way-

an Nuada mengatakan, selain donor darah, pada kesempatan itu juga dilaksanakan senam zumba. Mengingat Minggu juga merupakan car free day di kawasan Renon, sehingga usai mengikuti zumba masyarakat umum banyak yang tertarik mengikuti donor darah. “Stand pendaftaran lumayan penuh. Antusiasme masyarakat untuk donor darah cukup tinggi,” ujarnya. Dalam rangkaian HUT ke-1 APDB, kata Rai Arnata, APDB ingin melakukan kegiatan berbagi kepada masyarakat. “Kami ingin membantu dalam bidang kemanusiaan. Dengan setetes darah yang kita sumbangkan, diharapkan dapat bermanfaat bagi banyak

Bali Post/kmb42

DONOR DARAH - Suasana kegiatan donor darah yang digelar APDB, Minggu (21/4) kemarin.

orang,” ungkapnya. Rai Arnata menambahkan, pada 28 April nanti juga akan dilaksanakan touring ke Karangasem sekaligus memberikan bantuan dalam bentuk pakaian dan sembako kepada masyarakat yang kurang mampu di Karangasem. Sedangkan puncak HUT APDB yang jatuh pada 1 Mei mendatang akan dirayakan di Kebun Raya Bedugul dengan kegiatan internal APDB. “Melalui kegiatan ini, APDB ingin memberikan semangat berbagi kepada sesama warga masyarakat. Meskipun kecil, namun diharapkan dapat bermanfaat. Dengan demikian, APDB juga akan semakin eksis dan dikenal masyarakat sebagai asosiasi dekorasi, tidak hanya mencari profit dari kegiatan usaha tapi juga dapat berbagi kepada sesama manusia,” ujarnya. Rai Arnata menambahkan, APDB juga terus menggaungkan agar pengusaha dekorasi di Bali bergabung dengan APDB untuk meningkatkan kerja sama dan sama-sama dapat berkontribusi bagi masyarakat. Saat ini anggota APDB sekitar 160–an, namun diprediksi ada 350-an pengusaha dekorasi di Bali sehingga masih banyak pengusaha dekorasi yang belum bergabung. (kmb42)

Topik : Pelaku Pariwisata Dukung Pelegalan Arak Bali

Bali Post/kmb37

TALK SHOW - Suasana talk show yang digelar Lentera Anak Bali dengan tema “Dampak Negatif Internet pada Anak” di Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Minggu (21/4) kemarin.

”Talk Show” Lentera Anak Bali

Ingatkan Dampak Negatif Internet pada Anak Denpasar (Bali Post) Bertepatan dengan Hari Kartini, Ming-gu (21/4) kemarin, Lentera Anak Bali (LAB) pimpinan dr. AA Sri Wahyuni, Sp.KJ. menggelar talk show yang bertemakan “Dampak Negatif Internet pada Anak” di Gedung Pers Bali Ketut Nadha. Sejumlah narasumber dihadirkan sebagai pembicara dalam talk show yang juga dirangkaikan dengan tanya jawab tersebut, yakni dr. AA Sri Wahyuni, Sp.KJ., Kompol Gusti Ayu Putu Suinaci yang saat ini menjabat Kasubdit Cyber Crime Polda Bali, Ida Ayu Surya Sulistyawati atau Gek Surya selaku Miss Internet. Pokok inti dari persoalan tersebut adalah mengingatkan para orangtua dan anak-anak bangsa akan bahaya dampak negatif internet dan candu internet pada anak-anak. Selama ini, hanya gara-gara salah bermedia sosial (medsos), banyak anak remaja yang tersangkut kasus hukum. Tidak hanya sebagai korban, namun sebagai pelaku juga banyak. Menurut Kompol Suinaci, selama ini Polda Bali sering menerima laporan atau pengaduan terkait kasus penghinaan, pencemaran nama baik, terkait cyber bully. Dia mengatakan, cyber bully adalah bentuk penghinaan di dunia maya. “Bagi pelanggar, sudah ada diatur dalam UU IT. Kebanyakan pelakunya para remaja. Jika sudah dilakukan di medsos, itu sudah masuk tindak pidana, Pasal 27 yang ancamannya enam tahun penjara dan denda Rp 10 miliar,” tegasnya. Mantan Kapolsek KP3 Benoa itu menambahkan, salah satu kasus yang sudah ditangani adalah pasangan kekasih yang sudah putus, dan akhirnya menyebar foto yang sempat mereka lakukan saat berpacaran. Solusi untuk mencegahnya adalah dewasa bermedsos, dan cerdas berinternet.

Miss Internet 2014 Gek Surya menyampaikan, selain dampak positif, dampak negatif internet juga sangat banyak. Perempuan yang juga entrepreneur dan presenter itu mendukung perempuan Bali lebih produktif menggunakan internet. Kuncinya adalah internet yang positif. Pasalnya, jika internet disalahgunakan, khususnya pada anak-anak, banyak dampak negatif yang dimunculkan. Yakni kekerasan seksual, penipuan, bahkan pelaku paedofilia yang mencari mangsa. “Internet ladang predator mencari mangsa, khususnya mencari korban,” katanya. Untuk menghindari anak masuk ke konten dewasa, katanya, pihak Google dan YouTube sejatinya sudah menyiapkan aplikasi. Hanya banyak orangtua yang belum paham akan aplikasi tersebut. “Sekarang ada program di Google, di sana ada filter yang berisi konten yang tidak pantas. Orangtua diharapkan mengaktifkan aplikasi tersebut pada ponsel anaknya. Itu bisa dikunci, sehingga anak-anak tidak bisa mencari konten dewasa,” jelasnya. Begitu juga di YouTube, ada program tersebut, sehingga orangtua bisa mencegah konten-konten dewasa yang tidak bisa di-download oleh anak-anak. Kendati demikian, dia meminta semua lapisan masyarakat tidak serta-merta menyalahkan internet. Seiring perkembangan zaman, itu sudah menjadi kebutuhan. Namun penggunaan internet harus cerdas, dewasa, dan penggunaan positif. “Yang penting adalah peranan orangtua. Sering komunikasi. Hal apa yang boleh di internet, hal mana yang tidak boleh disentuh di internet,” katanya. Gek Surya mengatakan, jika salah dalam bermedia, termasuk memanfaatkan internet secara gamblang, maka pelaku akan mudah mencari mangsa. Baik

berupa iming-iming hadiah, janji palsu, maupun prilaku seks menyimpang seperti homoseksual. Sementara itu, dr. Sri Wahyuni mengatakan, sangat kentara jika anak-anak kecanduan internet. “Kecanduan internet, ketika berada di dunia tanpa kabel itu, minimal tujuh jam per hari,” sebutnya. Sri Wahyuni menambahkan, perilaku kecanduan internet sangat tidak bagus, khususnya untuk perkembangan generasi bangsa. Salah satu risiko kecanduan itu adalah meninggalkan interaksi sosial, aktivitas fisik telantar, dunia malam dan pagi tidak jelas, perilaku berubah, tidak makan dan minum, ngompol di kamar, mencedarai diri sendiri, bahkan akan merasa ikut terluka jika tokoh di dunia maya tersakiti, dan kurangnya minat baca buku pelajaran. Semua itu dampaknya adalah dapat menimbulkan depresi. Atas dasar itu, LAB menggelar talk show terkait bahaya internet pada anak, sehingga para orangtua tergugah hatinya untuk membatasi anak-naknya bermain internet. Sehingga di Hari Kartini ini setidaknya bisa diingatkan untuk mencegah dampak negatif internet pada anak. “Internet bikin candu. Untuk itu, saya mengajak masyarakat untuk melakukan kegiatan positif, atau aktif dalam kegiatan lain,” ujarnya. Sri Wahyuni mengingatkan, video game, dan konten lainnya bisa berdampak pada pola pikir anak itu. Dikatakan, memajang foto anak di medsos saja bisa menjadi mangsa. Bisa menjadi target operasi (orang sakit) di sekitarnya. Karenanya, ia meminta menghindari perilaku sekadar iseng membagikan, meng-uploud dan yang lainnya yang dapat merugikan orang lain, dan merugikan anak itu sendiri. (kmb37)


Senin Paing, 22 April 2019

BADUNG

3

Terpapar Abu Vulkanik Tipis

Bandara Ngurah Rai Beroperasi Normal Mangupura (Bali Post) Pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai melakukan pengujian untuk mengetahui dampak paparan abu vukanik Gunung Agung, Minggu (21/4) kemarin. Bahkan menyikapi hal itu, stakeholders Bandara Ngurah Rai menggelar rapat khusus yang dihadiri oleh General Manajer Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, GM Airnav, Danlanud I Gusti Ngurah Rai Bali, Otoritas Bandara Wilayah IV, pimpinan AoC, perwakilan

Ground Handling dan pihak Maskapai. Menurut Communication Head and Legal Section Head Bandara Ngurah Rai Arie Ahsanurrohim, dari hasil p a n tauan paper test yang dilakukan pada pukul 06.44 hingga 08.15 Wita, di Bandara Ngurah R a i diketahui positif abu vulkanik, namun sangat tipis. ‘’Artinya, bahwa Bandar

Udara I Gusti Ngurah Rai Bali terdapat tanda-tanda temuan sebaran abu vulkanik. Namun operasional masih normal,’’ kata Arie dalam keterangan tertulis. Dikatakan Arie, erupsi Gunung Agung yang terjadi pukul 03.21 Wita, dengan tinggi letusan 2.000 m dan warna asap kelabu selama 2 menit 55 detik, dari info vona terakhir masih kategori oranye. Sigmet yang

menunjukan polygon sebaran abu vulkanik di sekitar wilayah tenggara Pulau Bali, arah angin lap 3.000 ft dari timur-tenggara. Dengan Kecepatan 00 - 17 knots, arah angin lap 10.000 ft dari timur laut-timur dengan kecepatan 00 - 07 knots, arah angin lap 19.000 ft dari baratbarat laut dengan kecepatan 00 - 07 knots. ‘’Berdasarkan citra satelit Himawari 8 tanggal 20 April 2019 pkl. 05.00 Wita,

abu bergerak ke arah tenggaraselatan,’’ katanya. Sementara pada 07.0008.22 Wita, hasil pindaian LIDAR terpantau ada sebaran abu vulkanik tipis dan tidak merata dengan radius 0 - 1.500 m dari bandara pada ketinggian 500 m dari permukaan tanah. Paper test pukul 08.36 -09.55 Wita, hasilnya NIL VA atau tidak ada abu vulkanik. ‘’Sedangkan pengecekan pesawat yang baru landing GA400 PK-GPV CGK-DPS landing 08.45 utc

itu tidak ditemukan abu vulkanik pada pesawat. Kemudian pengecekan GA434 PKGFX CGK-LOP yang landing 8.43 utc juga tidak ditemukan adanya abu vulkanik pada pesawat. Hasil observasi meteorologi penerbangan pada pukul 10.30 Wita sudah tidak menunjukkan adanya sebaran abu vulkanik di sekitar wilayah bandara. Diharapkan agar semua maskapai saling menginformasikan adanya VA atau tidak setelah landing DPS ataupun yang setelah

take off agar monitor Mount Agung activity,’’ katanya. Sementara hasil dari Pilot Report menyatakan, Mount Agung no activity dan tidak ada gumpalan debu vulkanik ataupun peningkatan status Gunung Agung. Dengan mempertimbangkan data yang ada, rapat memutuskan Bandara Ngurah Rai tetap beroperasi normal. ‘’Namun demikian, tetap akan dimonitor perkembangan selanjutnya’’ tegasnya. (kmb23)

BANDARA - Bandara I Gusti Ngurah Rai. Pada Minggu (21/4) kemarin, bandara ini sempat terpapar abu vulkanik tipis, namun hal itu tidak sampai mengganggu operasional.

Parpol Mulai Klaim Perolehan Kursi DPRD Kabupaten Mangupura (Bali Post) – Sejumlah partai politik (parpol) di Kabupaten Badung mulai mengklaim perolehan kursi DPRD kabupaten. PDI-P, misalnya, optimis memperoleh 27 kursi dari 40 kursi di DPRD Badung. Dari informasi yang diperoleh, Minggu (21/4) kemarin, Partai Demokrat diperkirakan hanya memperoleh tiga kursi dari sebelumnya tujuh kursi. Begitu juga Partai Golkar diprediksi memperoleh tujuh kursi dari sebelumnya 10 kursi dan Partai Gerindra memperoleh dua kursi dari sebelumnya empat kursi. Sementara Partai Hanura yang sebelumnya memperoleh dua kursi kini terancam terpental. Untuk kursi NasDem diperkirakan tetap mendapatkan satu kursi. Sekretaris DPC PDI-P Badung I Putu Parwata mengaku optimis dengan hasil pileg. Hal ini berdasarkan input data yang dilakukan secara internal. Penambahan kursi merata di seluruh kecamatan, seperti Dapil Mengwi diprediksi memperoleh delapan kursi, Abiansemal enam kursi, Kuta Selatan empat kursi, Kuta Utara empat Kursi, Kuta tiga kursi, dan Petang sebanyak dua kursi. ‘’Kami masih melakukan input data. Namun, hasil pemilu kali ini sangat luar biasa, karena dari perhitungan sementara telah melampaui dari target. Hasil sementara sudah melampaui dari target 21 kursi,’’ ungkapnya. Berbeda halnya Partai Golkar. Ketua DPD II Partai Golkar Badung I Wayan Muntra mengatakan tidak mau mendahului proses penghitungan yang dilaku-

kan KPU Badung. ‘’Kami menghormati proses yang sedang berjalan. Namun, yang jelas Golkar pada posisi aman. Setiap Dapil ada, hanya jumlahnya kita belum tahu,’’ kata politisi dari Kuta Selatan ini seraya menyebutkan saat ini sedang proses rekap tingkat kecamatan. Ketua DPC Partai Demokrat Badung I Made Sunarta yang dikonfirmasi juga tak banyak memberikan komentar. Namun, dari hitungan-hitungan kasar, jumlah kursi di parlemen berkurang. ‘’Tapi kami tentu akan menunggu hasil resmi dari KPU Badung, terlebih saat ini masih dalam tahap perekapan di tingkat kecamatan,’’ katanya. Sementara itu, Ketua DPC Partai Hanura Badung I Made Subawa belum bisa dikonfirmasi. Dihubungi HP-nya, tidak ada jawaban. Ketua DPC Partai Gerindra Badung I Gusti Ketut Puriartha juga belum bisa dikonfirmasi. Sementara itu, Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta menyatakan, penentuan kursi untuk di parlemen Badung sepenuhnya menunggu proses rekapitulasi suara di tingkat kecamatan. Sesuai tahapan, rekapitulasi di KPU Badung akan dilakukan pada 7 Mei mendatang. Rekapitulasi ini sekaligus untuk menentukan kursi di tingkat DPRD Kabupaten Badung. ‘’Jadi berjenjang dia. Yang menentukan kursi tingkat provinsi adalah KPU Provinsi. Perekapan tingkat kecamatan dari hari ini (kemarin - red) sampai tanggal 4 Mei 2019,’’ tegasnya. (kmb27)

Seluruh SMP Gelar UNBK

Mangupura (Bali Post) – Tak seperti tahun sebelumnya, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Badung tahun ajaran 2018/2019 diikuti oleh seluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP). Tahun ajaran sebelumnya terdapat 11 SMP yang masih menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Badung A.A. Putu Oka Sujana mengungkapkan, seluruh persiapan untuk mengikuti UNBK baik sarana dan prasarana di masing-masing sekolah telah dilakukan secara matang. ‘’Mudahmudahan tidak terjadi kendala selama pelaksanaan UNBK, karena tahun ini jaringan internet langsung di Diskominfo Badung dan sudah pula disinkronisasi,’’ ujar Oka Sujana, Minggu (21/4) kemarin. Menurutnya, keberhasilan seluruh sekolah melaksanakan UNBK tidak

terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan pemerintah daerah dan pihak terkait. Untuk itu, pihaknya memastikan tidak ada masalah, karena jauh hari siswa telah diberikan pembekalan serta try out mata pelajaran yang akan diujikan. ‘’Begitu pula secara teknis dalam penggunaan perangkat komputer, sudah tidak ada masalah,’’ ucap Kepala SMPN 2 Kuta Utara ini. Sementara itu, Kepala Disdikpora Kabupaten Badung I Ketut Widia Astika dalam beberapa kesempatan menegaskan, jika seluruh SMP di Badung sudah siap 100 persen melaksanakan UNBK. ‘’Sarana dan prasarana pendukung sudah memadai. Begitu juga sekolah swasta sudah menyiapkan diri, sehingga siap mengikuti UNBK,’’ katanya. Berdasarkan data Disdikpora Badung, peserta UNBK SMP tahun ini sebanyak 9.957 siswa. Terdiri dari 7.201 siswa SMP negeri dan 2.756 siswa dari SMP swasta. (kmb27)

Kebakaran Terminal Domestik Akibat Korsleting MCB

Mangupura (Bali Post) -

Polisi mengumumkan hasil investigasi kasus kebakaran di Terminal Keberangkatan Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai yang terjadi Jumat (19/4) lalu. Kapolresta Denpasar AKBP Ruddi Setiawan, Minggu (21/4) kemarin menjelaskan, kebakaran diakibatkan hubungan singkat atau korsleting pada Miniature Circuit Breaker (MCB) pada panel 02 yang berada di area ATM. Dikatakannya, api muncul akibat kegagalan MCB di panel tersebut, sehingga akumulasi panas yang ditimbulkan mengakibatkan percikan api dan menimbulkan kebakaran. ‘’Itu hasil pemeriksaan Labfor Forensik Mabes Polri Cabang Denpasar. Pertama, lokasi api berada di panel room 02 atau panel BBG 02. Ini dipicu akibat adanya kegagalan MCB di panel tersebut, sehingga terjadi akumulasi panas yang

membakar kabel MCB. Api kemudian membakar ruang check in domestik Garuda dan ruang ATM,’’ kata Kapolresta. Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Haruman Sulaksono mengatakan, ada 4 unit X-ray mengalami kerusakan akibat kebakaran tersebut. Namun dia memastikan hal ini tidak mempen-

garuhi operasional dan masih bisa ditangani. Untuk peralatan lainnya yang mengalami kerusakan di antaranya access point wifi, plafon ada beberapa elektrifikasi di sistem tata udara Air Handling Unit (AHU). Secara keseluruhan, pihaknya memperkirakan kerugian sebesar Rp 4 miliar. Untuk kenyamanan penumpang, sejak dilakukannya olah TKP, pihaknya sudah melakukan recovery secara masif. Per-

baikan bangunan agar kembali berfungsi normal diperkirakan memakan waktu 2 pekan. Sementara untuk 40 konter di Terminal Keberangkatan Domestik, akan segera dipastikan kapan dioperasikan kembali. ‘’Selasa besok akan dipastikan apakah siap dioperasikan normal. Sedangkan jam operasional bisa dilakukan selama 24 jam dan setelah Selasa akan kembali menggunakan terminal domestik,’’ jelasnya. Sementara untuk memberikan pelayanan kepada penumpang pada peringatan Hari Kartini, di Terminal Domestik disajikan diorama Batik World. Sudut-sudut terminal disulap dengan

dekorasi bernuansa batik, dengan dilengkapi mannequin berbalut batik. Melengkapi dekorasi, manajemen bandara juga menghadirkan standing caption untuk berfoto bagi para penumpang. Standing caption ini akan menyala jika penumpang duduk pada kursi dan berfoto. Untuk menyapa langsung para penumpang, para Gadis Kartini berbusana kebaya yang terdiri dari Duta Bandar Udara dan personel Customer Service & Hospitality membagikan bunga dan souvenir kepada para penumpang yang tengah menanti waktu boarding di boarding gate 5 dan 6. (kmb23)

Bali Post/edi

PENJELASAN - Kapolresta Denpasar AKBP Ruddi Setiawan (tengah) bersama General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Ngurah Rai Haruman Sulaksono saat menyampaikan penjelasan terkait kebakaran di Terminal Domestik Bandara Ngurah Rai.

Pelaku Pariwisata Dukung Pelegalan Arak Bali

P elak u p a r i w i s a t a mendukung upaya Pemprov Bali untuk melegalkan pembuatan dan peredaran arak Bali. Apalagi, jika pembuatan minuman dengan bahan baku arak ini bisa menjadi atraksi bartender yang notabene selalu menjadi daya tarik bagi wisatawan. Ketua PHRI BPC Kota Denpasar I.B. Gede Sidharta Putra mengatakan hal itu pada acara X-Factor Bartender Chalenge 2019, Sabtu (20/4) malam. Sidharta Putra menegaskan, pihaknya setuju jika arak Bali dilegalkan, karena minuman tradisional ini masih dianggap kelas dua. Menurutnya, arak Bali perlu diangkat derajatnya karena minuman tradisional ini melibatkan pelaku usaha skala UMKM atau pasar lokal. Sehingga, jika minuman tradisional ini diangkat tentu akan berdampak pada ekonomi kerakyatan. Menurut Sidharta Putra, produsen arak Bali tersebar di beberapa daerah dan mereka sangat terampil karena proses penyulingannya masih dilakukan dengan cara tradisional. Ia menilai arak Bali perlu dilegalkan karena

masih ada pencampuran kandungan lainnya. “Untuk itu perlu dicari formula arak yang benar. Jangan ada campuran metanol,” katanya menyarankan. Sidharta Putra mengatakan, peluang arak Bali masuk ke industri pariwisata juga terbuka lebar, mengingat untuk mendapatkan minuman impor 300 persen sangat mahal harganya. Arak Bali bisa dikombinasikan sehingga menjadi minuman pengganti. “Melalui kalangan profesional, arak Bali bisa digunakan sebagai campuran minuman. Apalagi di negara luar ada sake, kenapa Bali tidak bisa memperkenalkan arak,” ujarnya. Terkait aturan dan menghindari penyalahgunaan, kata Sidharta Putra, tentu masalah tersebut dapat diatur peredaran dan batas umur sehingga terhindar dari hal-hal negatif. Dikatakan, arak Bali juga dapat dikemas menjadi sebuah atraksi yaitu atraksi bartender dengan menggunakan bahan baku arak. Atraksi bartender di Sanur salah satunya, kegiatan tersebut memiliki potensi

besar menarik wisatawan domestik maupun mancanegara ke daerah wisata di Denpasar ini. Sidharta Putra mengatakan, dalam kepariwisataan ada yang namanya 3A yaitu aksesibilitas atau akses, amenities (daya dukung) dan atraksi. “Bartender Competition termasuk di antaranya sebagai atraksi. Atraksi selain memberikan ruang bagi dunia pariwisata menjadi lebih kreatif juga memberikan nilai tambah bagi Sanur,” ujarnya. Dalam upaya menghadapi dan mampu bersaing dengan destinasi lainnya, kata Sidharta Putra, objek wisata tentu memerlukan adanya atraksi wisata yang beragam. Sanur pun saat ini mengusai tujuh persen dari semua market share yang ada di kepariwisataan. “Maka dari itu, potensi minuman tradisional yang dimiliki Bali yaitu arak, dapat dikemas tidak hanya menjadi minuman, namun juga sebuah atraksi yang menghasilkan minuman berkelas dunia,” tegasnya. (kmb42) I.B. Gede Sidharta Putra


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Senin Paing, 22 April 2019

PAPDI: Orang Dewasa Perlu Vaksinasi FH Undwi Gelar Kerja Sosial di Banjar Kebonkori Mangku Kesiman FAKULTAS Hukum Universitas Dwijendra (FH Undwi) Denpasar menggelar kegiatan pengabdian masyarakat berupa Kerja Sosial (Kersos) di Banjar Kebonkori Mangku, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur, Minggu (21/4) kemarin. Kegiatan kersos mengusung tema ‘’Peran Perempuan dalam Mewujudkan Generasi Muda Berwawasa Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Tema ini diangkat dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada Minggu kemarin. Kegiatan kersos dibuka langsung oleh Lurah Kesiman Gusti Ayu Made Suryani, S.E., M.Ap. yang dirangkai dengan ramah tamah oleh Plt. Rektor Undwi Dr. Ir. Putu Gde Ery Suardana, M.Erg. dan Dekan FH Undwi Dra. A.A. Sagung Ngurah Indradewi, S.H., M.H. Selain itu, pada kesempatan tersebut juga dilakukan serah terima, pelantikan dan sumpah jabatan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FH Undwi periode 2019-2020. Kegiatan kersos dilanjutkan dengan mareresik di lingkungan Banjar Kebonkori Mangku oleh seluruh mahasiswa dan para dosen FH Undwi. Dekan FH Undwi Sagung Ngurah Indradewi mengatakan, kegiatan kersos merupakan salah satu dharma dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu dharma pengabdian kepada masyarakat. Dijelaskan, pengabdian masyarakat merupakan sebuah bentuk sosialisasi dan aktualisasi diri mahasiswa dengan ilmu yang sudah didapatkan di bangku perkualiahan, sehingga harus diaplikasikan di tengahtengah masyarakat. Dengan harapan mahasiswa mempunyai peran dalam membangun sebuah wilayah masyarakat. Kaitannya dengan tema ‘’Peran Perempuan dalam Mewujudkan Generasi Muda Berwawasa Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ ini dalam rangka memperingati Hari Kartini

KERSOS - Dekan FH Undwi Dra. A.A. Sagung Ngurah Indradewi, S.H., M.H. bersama Plt. Rektor Undwi Dr. Ir. Putu Gde Ery Suardana, M.Erg., Lurah Kesiman Gusti Ayu Made Suryani, S.E., M.Ap. dan seluruh peserta berfoto bersama pada kegiatan Kersos FH Undwi di Banjar Kebonkori Mangku, Kesiman, Minggu (21/4) kemarin. yang jatuh pada 21 April 2019. Apalagi, perempuan memiliki kemampuan yang sangat kuat, termasuk dalam membangun Bali melalui visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Dijelaskan, bahwa makna dari ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ yang artinya membangun dan menjaga Bali secara keseluruhan. Apalagi, ada tiga hal pokok yang harus dijadikan pertimbangan dalam membangun Bali, yaitu alam Bali, manusia Bali dan kebudayaan Bali. Terlebih konsep Tri Hita Karana tidak bisa dipisahkan dengan sistem kehidupan masyarakat Bali. Oleh karena itu, pihaknya berharap mahasiswa FH Undwi mampu memahami, menghayati, dan mampu mengaplikasikan nilai-nilai dan budaya dengan baik dan benar. Di samping juga memahami serta menghayati peran perempuan dalam mewujudkan generasi muda berwawasan ‘’Nangu Sat Kerthi Loka Bali’’, sehingga konflik-konflik bernuansa adat dapat dieleminir. ‘’Dalam kehidupan masyarakat Hindu di Bali, peran perempuan Bali itu

sangat tangguh. Wanita itu bisa multiperan, mulai di ranah publik, studi, pengusaha, bekerja keras, namun tidak lupa mengurusi rumah tangga, anak-anak, suami, serta lingungan keluarga dan adat istiadat,’’ tandas A.A. Sagung Ngurah Indradewi. Lurah Kesiman Gusti Ayu Made Suryani, S.E., M.Ap. menyambut baik kegiatan kersos FH Undwi yang telah dilakukan di Banjar Kebonkori Mangku Kesiman. Dikatakan, Kelurahan Kesiman terdiri dari 13 banjar adat, sehingga diharapkan kegiatan kersos FH Undwi bisa terus dilakukan yang menyasar seluruh banjar adat di lingkungan Kelurahan Kesiman. Sebab, menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab dari pemerintah, tetapi semua elemen masyarakat, termasuk insan mahasiswa pendidikan tinggi. Sebab, ilmu pengetahuan yang didapat di bangku perkuliahan harus dapat diimpelementasikan guna membangun masyarakat di suatu desa. (ad688)

PERHIMPUNAN Dokter Speasialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Bali menggelar seminar atau workshop di Sanur, Sabtu (20/4). Seminar menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM. sekaligus membuka seminar. Dalam kesempatan itu, Suarjaya mengatakan vaksinasi atau imunisasi selama ini identik dengan anak-anak dan balita. Namun, sesungguhnya orang dewasa dan lanjut usia juga sangat penting mendapatkan vaksinasi. Dengan vaksinasi akan menambah kekebalan orang dewasa dan lanjut usia. Apalagi, sebagian besar orang dewasa sangat berisiko dengan beragam penyakit kronik, di antaranya diabetes, jantung, asma dan penyakit baru. Suarjaya menambahkan, selama ini Pemerintah Provinsi Bali lebih memfokuskan pada vaksinasi anak-anak dan balita. Bahkan, beberapa tahun lalu sejak munculnya kasus rabies dari gigitan anjing, vaksinasi terhadap anjing peliharaan sangat digencarkan. Itu sebabnya untuk orang dewasa dan lanjut usia, program vaksinasi belum bisa dilaksanakan. Apalagi, untuk vaksinasi ini memang memerlukan biaya besar, sehingga skala prioritas sangat diperhatikan. ‘’Kami sangat mendukung gerakan vaksinasi orang dewasa dan lanjut usia ini, sehingga bisa terus disosialisasikan ke masyarakat,’’ ujarnya. Ketua PAPDI Provinsi Bali dr. I Gusti Putu Suka Arnyana, Sp.PD., K-Ger. menjelaskan sesungguhnya sejumlah dokter internis atau penyakit dalam telah menyiapkan vaksinasi terhadap orang dewasa dan lanjut usia. Namun karena masalah ekonomi vaksinasi memerlukan biaya dan tidak gratis, sehingga mereka umumnya enggan untuk melakukannya. ‘’Mereka berpikir daripada untuk vaksinasi, lebih baik beli lainnya. Misalnya makanan atau bahkan obat seka-

WORKSHOP - Pengurus PAPDI Bali berfose bersama Kepala Dinas Kesehatan Bali usai pembukaan Workshop Gerakan Vaksinasi Dewasa dan Lansia, di Sanur, Bali. lipun,’’ terangnya. Vaksinasi diberikan kepada orang dewasa, khususnya yang berusia lebih dari 18 tahun karena penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi saat ini belum musnah di dunia. Dengan vaksin akan lebih aman, efektif mencegah penyakit dan vaksin tetap membuat orang dewasa sehat. ‘’Orang dewasa ini juga sangat berisiko terhadap penyakit kronik,’’ kata Gusti Putu Suka Aryana. Sementara untuk orang lanjut usia, di atas usia 60 tahun, kata Suka Aryana, merupakan kelompok yang rentan terhadap penularan penyakit infeksi karena penurunan kekebalan tubuh dan fungsi organ secara umum. Di samping itu, banyaknya paparan kuman pada lanjut usia, memudahkan terjadinya infeksi pada lanjut usia. ‘’Ada tiga vaksin yang penting diberikan kepada lanjut usia, yakni vaksin influenza, pneumonia, dan herpes zoster,’’ paparnya. Satgas Imunisasi Dewasa PB PAPDI Dr. dr. Iris Rengganis, Sp.PD., K-AI. mengatakan pengetahuan masyarakat tentang influenza

perlu ditingkatkan. Influenza merupakan penyakit saluran napas akut yang mudah menular yang disebabkan virus yang beredar di seluruh dunia. Menurut WHO, diperkirakan hingga 500 ribu kematian akibat influenza terjadi tiap tahunnya. Menurutnya, tiap orang dapat terkena influenza, terutama pada kelompok berisiko tinggi dengan penyakit kroniknya. ‘’Komplikasi akibat influenza dapat berupa radang paru, infeksi telinga, infeksi sinus dan perburukan kondisi medis seperti gagal jantung, kongestif, asma atau diabetes. Kematian dapat terjadi akibat komplikasi influenza,’’ ujarnya. Dengan adanya vaksinasi influenza, kata Iris Rengganis, akan berefek 80 persen untuk individu sehat berusia 16-65 tahun yang telah menerima vaksin ketika galur dalam vaksin sama dengan virus yang beredar. Seminar PAPDI Bali dilaksanakan dua hari, dihadiri para dokter spesialis penyakit dalam se-Bali dengan menampilkan beberapa narasumber pakar penyakit dalam. (ad808)

Senator Puji Peran KPPS di Bali Jadi Teladan Nasional

Ketua DPRD Badung Hadiri Perayaan Arya Wedakarna Ajak Masyarakat Hormati Paskah Anak-anak Sekolah Minggu Profesionalitas KPU dalam Penghitungan Suara GURU dan anak-anak Sekolah Minggu dari Duta Kristama GKPB Jemaat Betlehem Untal-Untal mengadakan perayaan Paskah di Wantilan DPRD Badung, Minggu (21/4) kemarin. Perayaan Paskah yang diisi dengan berbagai kegiatan ini berlangsung cukup meriah dengan dihadiri Ketua DPRD Badung Putu Parwata. Dalam sambutannya, Putu Parwata mengapresiasi dan mendukung perayaan Paskah yang dilaksanakan para guru dan anakanak Sekolah Minggu ini. Menurutnya, Puspem adalah milik semua masyarakat Badung. Jadi, pemerintah sangat mendukung apabila kompleks perkantoran Badung ini digunakan untuk kegiatan-kegiatan positif, seperti kegiatan olahraga, belajar dan keagamaan. ‘’Wantilan DPRD Badung ini adalah milik masyarakat Badung, jadi kami mempersilakan untuk dipergunakan dengan sebaik-baiknya, baik untuk kepentingan pendidikan, olahraga dan keagamaan. Guru dan anak-anak Sekolah Minggu yang hadir di sini silakan bersuka cita memakai tempat ini untuk kegiatan perayaan Paskah,’’ ujarnya. Politisi PDI Perjuangan asal Dalung, Kuta Utara ini juga berharap perayaan Paskah di Wantilan DPRD Badung ini bisa memperkenalkan keberadaan Puspem Badung ini kepada anak-anak Sekolah Minggu. ‘’Dengan perayaan Paskah di wantilan DPRD ini, anak-anak bisa diperkenalkan dengan suasana kantor Pemerintahan Kabupaten Badung,’’ kata Parwata.

PASKAH - Ketua DPRD Badung Putu Parwata bersama guru dan anak-anak Sekolah Minggu di sela-sela perayaan Paskah di Wantilan DPRD Badung, Minggu (21/4) kemarin. Kemudian berkenaan dengan perayaan Paskah, dirinya selaku Ketua Dewan Badung mengaku siap memfasilitasi segala bentuk kegiatan keagamaan yang akan dilaksanakan oleh masyarakat. ‘’Hari ini (kemarin - red) adalah hari Minggu, perayaan Paskah yang dirayakan anak-anak kecil dari Sekolah Minggu Untaluntal,’’ tegasnya. Anak-anak kecil ini, lanjut Parwata, merasa suka cita menyambut kemenangan bagi Tuhan Yesus atas kebangkitannya dari kematian, bangkit kembali dan ini dirayakan dan disyukuri oleh umat Kristen yang ada di dunia. Oleh karena itu, khusus untuk jemaat Untal-Untal Sekolah Minggu, anak-anak ini merayakan suka citanya dengan beberapa permainan seperti mencari telur di halaman, mereka membuat atraksi-atraksi yang lain. ‘’Kami sebagai Ketua DPRD

Badung siap memberikan fasilitas kepada adik-adik ini agar mereka bisa berekspresi, bagaimana mereka bisa meluapkan kegembiraannya dalam suasana spritual dalam perayaan Paskah ini,’’ tegasnya. Sementara guru Sekolah Minggu Vika Virnanda mengatakan, dalam perayaan Paskah, kebangkitan Tuhan Yesus bertempat di wantilan DPRD Badung ada beberapa kegiatan yang dilakukan. Mulai dari mencari telur Paskah di halaman dan taman yang ada di sekitar Puspem Badung, kemudian dilanjutkan dengan lomba-lomba, seperti lomba mencari telur Paskah, makan kue Paskah dan lomba menangkap telur. ‘’Kegiatan ini kami sengaja tempatkan di Puspem Badung sekaligus untuk memperkenalkan kepada anak Sekolah Minggu di mana tempat Puspem Badung itu berada,’’ katanya. (ad809)

Buka Turnamen Tenis Meja di Dalung Permai

PUJIAN akan terselenggaranya pemilu di Provinsi Bali pada 17 April 2019 dengan situasi aman dan profesional disampaikan Senator DPD-RI yang juga anggota Komite I Bidang Pemerintahan Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Dalam kunjungan kerja di sejumlah kabupaten di Bali dalam rangka memonitor pelaksanaan Pemilu 2019, Senator Arya Wedakarna (AWK) menyampaikan rasa puasnya terhadap penyelenggaraan pemilu yang nyaris tanpa cacat dilaksanakan di seluruh wilayah Provinsi Bali. ‘’Selaku pribadi dan anggota DPD-RI, saya mengucapkan terima kasih kepada KPU Provinsi/Kabupaten/ Kota di Bali dan seluruh petugas KPPS serta pengawas pemilu yang sudah bekerja dengan baik. Dibandingkan dengan provinsi lain penyelenggaraan pemilu di Bali relatif aman, tanpa gejolak berarti dan yang paling penting tingkat kejujuran dari penyelenggara patut dipuji. Walau ada masalah teknis di beberapa titik, tapi tidak berpengaruh. Semoga Bali tetap aman dan ngiring jaga stabilitas politik dengan sebaik-baiknya karena Bali memerlukan stabilitas keamanan,’’ kata Gusti Wedakarna. Dia berharap agar pihak-pihak yang mencoba untuk mendelegitimasi pemilu untuk tidak membuat gaduh suasana politik Indonesia. ‘’Di tingkat nasional, saya menilai tekanan dan upaya merusak citra KPU sangat masif terjadi. Di satu sisi negara sahabat dan komunitas internasional sangat memuji Indonesia yang sukses menyelenggarakan pemilu dengan baik. Tapi di dalam negeri, jusru banyak pihak menyalahkan KPU. Ini tidak sehat. Belum lagi ribut masalah exit poll dan quick count. Saya rasa semua sudah berlandaskan hukum dalam bekerja. Untuk itu, rakyat Indonesia harus mendukung keberadaan institusi KPU dan Bawaslu sesuai dengan UU,’’ jelas Gusti Wedakarna yang juga President The Sukarno Center ini. Terkait dengan hasil Pemilu 2019 di Bali, pihak DPD juga meminta kepada seluruh masyarakat, termasuk parpol dan caleg untuk bersabar sambil menunggu hasil resmi KPU. ‘’Saat ini banyak berita hoax, banyak hasil pemilu yang belum valid, dan saya minta semua pihak bersabar dan menahan diri. Saat ini masih berlangsung penetapan di tingkat kecamatan dan mari kita percaya dengan petugas penyelenggara pemilu, baik di desa dan juga sampai penetapan

MARHAENIS – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat mencoblos di Banjar Pagan Kelod, Sumerta Kauh, Denpasar. kecamatan hingga provinsi. Tidak mudah saat ini membuat kecurangan, karena jerat pidana dan UU sangat ketat. Maka dari itu, ngiring tunggu hasil hitung resmi dari KPU, dan sabar saja menanti proses yang ada. Silakan saja internal partai dan caleg sudah memiliki hasil internal, tapi tetap yang valid adalah keputusan KPU,’’ terang Gusti Wedakarna. Dia percaya semeton di Bali adalah warga yang taat pada hukum, khususnya ajaran hukum karma. ‘’Selain percaya dengan hukum positif, orang Bali kan percaya dengan hukum karma phala. Proses pemilu yang jujur, penghitungan suara di desa yang akuntabel dan juga pengawalan suara hingga pleno yang transparan akan menjadikan Bali Berdaulat. Mungkin bisa saja ada oknum tidak jujur, tapi Ida Sang Hyang Widhi Wasa, maha kuasa dan maha tahu. Dan tiang yakin, semeton Bali yang terlibat pemilu akan paham dengan hal ini. Apa pun hasilnya yang penting Bali aman dan damai,’’ imbuh Wedakarna. (ad806)

Parwata Harapkan Bisa Berkelanjutan Dharma Tula ’’Panyungsung’’ Pura Mayun Kapal KETUA DPRD Badung Putu Parwata, Minggu (21/4) kemarin membuka Tenis Meja Putu Parwata Cup di Gedung Olahraga Banjar Bineka Nusa Kauh. Turnamen yang pertama kali ini diikuti 60 atlet dari 25 grup tenis meja se-Kabupaten Badung. Untuk sementara turnamen ini diikuti atlet ganda putra umur 35 plus. Putu Parwata mengatakan pihaknya mengapresiasi atas terselenggaranya turnamen tenis meja di Banjar Bineka Nusa Kauh. Pihaknya berharap bisa berkelanjutan hingga ke seluruh kecamatan di Kabupaten Badung dari ujung utara hingga selatan. ‘’Mari kita menjadi pelopor untuk olahraga utamanya tenis meja. Gaungkan hal positif ini hingga seluruh Kabupaten Badung. Bila perlu buat turnamen tiap kecamatan dan anggarannya akan saya bantu untuk penyelenggaraan turnamen ini,’’ ujarnya. Politisi asal Desa Dalung ini juga mengatakan Putu Parwata Cup ini tujuannya ingin menggerakkan olahraga tenis meja dari desa. ‘’Kami harapkan olahraga tenis meja ini menjadi olahraga rakyat, karena cukup menyehatkan serta mengaktifkan para

TURNAMEN - Ketua DPRD Badung Putu Parwata saat membuka turnamen tenis meja Putu Parwata Cup di Gedung Olahraga Banjar Bineka Nusa Kauh, Desa Dalung, Minggu (21/4) kemarin. generasi muda kita dalam melakukan aktivitas berolahraga. Seperti pepatah mengatakan dalam tubuh yang sehat ada jiwa yang sehat dan kuat. Mari ajak generasi kita untuk terus menggalakkan olahraga,’’ ungkapnya. Sementara itu, Penasihat Persatuan Tenis Meja Bineka Nusa Kauh AKBP Nyoman Artana didampingi Sekretaris Panitia Aris Prasetyo mengatakan, kegiatan ini akan dilakukan hingga

Minggu malam. ‘’Jumlah peserta sebanyak 60 orang. Ke depan kita akan membuka juga kadet junior dan senior se-Bali. Selain itu, kita nanti juga akan membuka turnamen open tingkat nasional,’’ terangnya. Pihaknya berharap tetap mendapat dukungan dari pemerintah karena kegiatan ini juga untuk membangun atlet tenis meja serta memasyarakatkan olahraga melalui tenis meja. (ad810)

BERTEPATAN dengan Purnama Jyesta, Jumat (19/4) malam, Pasemetonan Agung Arya Kenceng Tegeh Kori (panyungsung Pura Mayun Kapal, Badung) melaksanakan persembahyangan bersama. Acara juga dirangkaikan dengan dharma tula yang menghadirkan I Gusti Putu Suana, S.Ag., M.Si., penyuluh agama dari Kantor Kementerian Agama Provinsi Bali. ‘’Sebagai umat Hindu, kita percaya Catur Guru. Ini merupakan bukti kita punya kehidupan. Mulai dari Guru Rupaka, orangtua yang melahirkan kita, kemudian ada Guru Pengajian yang memberikan kita ilmu pengetahuan. Berikutnya Guru Swadyaya dan Guru Wisesa,’’ ujarnya. Dari Catur Guru, disampaikan tentang keberadaan pura dan piodalan. Saat odalan, ada empat banten yang harus ada, yakni banten pasucian, linggih (daksina linggih), soda atau gebogan serta banten sesayut. Diingatkan kepada semua umat Hindu agar sebelum piodalan, bersihkan pikiran terlebih dahulu. Mengenai tujuan mayadnya, Suana menuturkan, ada lima yakni Iksa, Sakti (kemampuan), Desa, Kala, dan Tattwa. Di era global ini, disampaikan juga tentang mod-

FOTO BERSAMA - Pasemetonan Agung Arya Kenceng Tegeh Kori (panyungsung Pura Mayun Kapal, Badung) foto bersama narasumber dan Panglingsir Puri Agung Tegal Tamu. erasi agama sebagai jalan tengah dalam menafsirkan agama. I Gusti Ngurah Pertu Agung, Panglingsir Puri Agung Tegal Tamu, menyambut baik kegiatan dharma tula ini. ‘’Ini merupakan momen yang baik sebagai langkah awal untuk kegiatan selanjutnya. Kita harus bangga jadi umat Hindu. Banyak memori yang disisakan leluhur. Mari cari benang merah yang bisa menyatukan. Pikiran, perkataan, dan perbuatan harus kita selaraskan,’’ ujarnya.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Pertu Agung yang juga Panglingsir Pasemetonan Agung Arya Kenceng Tegeh Kori menambahkan, di era globalisasi, ketegangan mental dapat dinetralisasi dengan pertemuan dharma tula di tempat suci seperti ini. Ketua Panyungsung Pura Mayun Kapal I Gusti Putu Astra Wijaya mengatakan kegiatan dharma tula menjadi bagian untuk mempererat tali persaudaraan semeton Arya Kenceng Tegeh Kori. (ad812)


DAERAH

Senin Paing, 22 April 2019

5

SOSOK Penyalahgunaan Wewenang Dominasi Tipikor BERBAGAI teguran dan efek hukum sudah disampaikan kejaksaan dan hakim, baik pada pejabat, pengendali kebijakan maupun mereka yang diberikan kewenangan dalam hal pengelolaan keuangan negara. Pasalnya apabila mereka melakukan kesalahan, termasuk kesalahan administrasi sekalipun, apalagi korupsi, terali besi akan menunggu mereka. Sehingga aparat hukum wanti-wanti supaya mereka untuk lebih hati-hati, transparan dan jujur dalam mengelola keuangan negara. Ketika melihat potret atau gambaran perkara korupsi yang selama ini ditangani atau disidangkan di Pengadilan Tipikor Denpasar, memang secara umum perkara korupsi yang disidangkan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Denpasar cukup beragam. Hal ini terjadi karena persoalan yang dimasukkan sebagai tindak pidana korupsi sesuai pasal 2 dan pasal 3 UU Tipikor cakupannya amat luas. ‘’Akibatnya, baik perseorangan maupun korporasi yang melakukan kesalahan dalam pengelolaan keuangan negara dapat terjerat pidana dalam UU Tipikor ini,’’ jelas Made Sukereni, S.H., M.H. yang merupakan hakim senior di Pengadilan Tipikor Denpasar. Menurut wanita yang kini menjabat Ketua PN Tabanan ini, dari berbagai kasus yang ditangani, korupsi di Bali dominan terjadi karena penyalahgunaan wewenang, kesalahan administrasi dan ada juga kasus suap. ‘’Dan semua terbukti, sehingga mereka harus menjalani hukuman,’’ tandas perempuan yang sebentar lagi promosi jabatan menjadi hakim di Jakarta Pusat itu. Made Sukereni menambahkan, sebenarnya dari segi nilai kerugian keuangan negara rata-rata yang masuk Pengadilan Tipikor relatif kecil, namun karena UU sudah mengatur bahwa kesalahan administrasi yang dibuat oleh pengelola keuangan yang mengakibatkan kerugian negara, maka suka tidak suka mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. (asa)

Oknum Sipir Jadi Kurir Ratusan Butir Ekstasi Denpasar (Bali Post) Tim Berantas BNNP Bali mengungkap jaringan narkoba melibatkan oknum sipir berinisial T. Tersangka T ditangkap di depan Lapas Kerobokan di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Kuta Utara, Sabtu (20/4). Barang bukti yang diamankan 690 butir ekstasi. Informasi diperoleh Minggu (21/4) kemarin, tersangka T merupakan target operasi (TO) petugas BNNP sejak lama. Setelah melakukan pengintaian beberapa hari, petugas mendapat informasi jika akan ada penyerahan barang di TKP. Selanjutnya petugas melakukan pengintaian di depan Lapas Kerobokan. Akhirnya pada Sabtu (20/4) pukul 06.30 Wita, tersangka T datang sambil membawa bungkusan. Saat itu juga petugas menangkapnya. Selanjutnya dilakukan penggeledahan dan ditemukan bungkus kopi yang isinya ekstasi. ‘’Setelah dihitung jumlahnya 690 butir,’’ kata sumber. Petugas lalu mengembangkan kasus ini dan mengarah ke salah satu napi Lapas Kerobokan. Napi tersebut kabarnya sudah diamankan dan mengakui jika ineks tersebut miliknya. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut. ‘’Sabar ya masih dikembangkan,’’ tegasnya. (kmb36)

Workshop - Suasana workshop rias pengantin Bali.

Antusias, Peserta Kerumuni Ibu Agung

’’Workshop’’ Rias Pengantin Bali hingga Tata Rias untuk Diri Sendiri PARA peserta Workshop Rias Pengantin Bali, Pusung Tagel, Tengkuluk Lelunakan dan Tata Rias untuk Diri Sendiri yang dilaksanakan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Agung bekerja sama dengan Dharma Wanita Sub-Unit Fakultas Hukum Universitas Udayana (FH Unud) dan Harian Bisnis Bali tampak sangat antusias. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kartini tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk lebih meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya para Kartini terkait tata rias dan busana adat Bali. Kegiatan ini untuk menambah pengetahuan mahasiswa dan juga ibu-ibu di lingkungan FH Unud terkait dengan tata rias. ‘’Minimal bisa merias diri sendiri dulu dalam rangka melaksanakan kegiatan-kegiatan di kampus dan juga adat yang dilaksanakan sehari-hari. Meskipun pada zaman modern ini, kami berharap mahasiswa dan ibu-ibu Dharma Wanita tetap mengedepankan adat dan budaya Bali,’’ tutur Dr. Ni Putu Kusumawati, S.E., M.Si., Ak.CA., Ketua Dharma Wanita Sub-Unit Fakultas Hukum Universitas Udayana, Minggu (21/4) kemarin di aula FH Unud. Dikatakannya, tata rias ini sangat penting karena sehari-hari kaum wanita selalu disibukkan dengan kegiatan-kegiatan adat dan social kemasyarakatan, yang mau tidak mau menuntut kaum wanita untuk merias diri ataupun menggunakan sanggul tradisional Bali meskipun zaman sudah modern. ‘’Makanya kami bekerja sama dengan LKP Agung karena nama LKP Agung sudah mendunia. Kami ingin edukasi yang diberikan bisa bermanfaat langsung karena para peserta akan dilatih langsung bagaimana membuat pusung tagel dan tata rias lainnya, sehingga mereka bisa mengaplikasikan apa yang mereka dapatkan dalam workshop ini,’’ ungkapnya. Hal senada disampaikan Ketua Panitia Ni Ketut Ardani. ‘’Bertepatan dengan Hari Kartini ini, kami Dharma Wanita Sub-Unit FH Unud ingin memberikan pelatihan kepada ibu-ibu yang sering bersentuhan dengan kegiatan adat agar lebih mudah, lebih hemat dan turut sukseskan program dari Gubernur Bali yang tertuang dalam Pergub Busana Adat Bali,’’ ucap Ardani. Ditambahkan, pelatihan tata rias ditujukan untuk turut melestarikan sanggul Bali. Selain itu untuk menyukseskan program dari Gubernur yaitu Pergub Busana Adat Bali. Dengan harapan makin banyak ibu atau wanita Bali yang menggunakan sanggul Bali sebagai pelengkap dari penggunaan busana adat yang digunakan dan menyesuaikan dengan desa kala patra-nya. ‘’Kami berharap Salon Agung tetap memberikan kontribusi untuk memberikan pelatihan sampai ke desa-desa, sehingga lebih banyak perempuan Bali yang memahami bagaimana pakem-pakem dalam menggunakan busana adat Bali,’’ tukasnya. Para peserta yang antusias belajar membuat pusung tagel dan sanggul modifikasi, berkerumun melihat bagaimana cara praktis yang diajarkan Dr. Dra. A.A. Ayu Ketut Agung, M.M., pemilik LKP Agung. ‘’Saya memberikan pelatihan bagaimana membuat pusung tagel yang mudah dan praktis dengan menggunakan hairfished, agar ibu-ibu bisa membuat pusung tagel sendiri dan tidak perlu ke salon,’’ tandas Bu Agung. Selain itu, juga diberikan cara membuat sanggul modern dan membuat tengkuluk lelunakan. (kmb)

MASKER - Petugas BPBD Gianyar membagikan masker di By-pass I.B. Mantra, Minggu (21/4) kemarin.

Gianyar Terpapar Debu Vulkanik Pasca-erupsi Gunung Agung, Minggu (21/4) dini hari, kawasan Gianyar terpapa debu vulkanik. Menyikapi kondisi ini, Badan Pengulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar beserta instansi terkait kembali membagi-bagikan masker untuk masyarakat yang terdampak paparan debu vulkanik. Kolom abu terpantau jelas

pada mobil dan sepeda motor. Bahkan, kolom abu juga terpantau pada lantai halaman rumah milik warga, khususnya di kawasan Kecamatan Sukawati. Kondisi ini terjadi sejak Minggu pagi. “Pagi baru bangun saya dapati lantai rumah mendadak berdebu. Saya cek kendaraan juga sama ada debunya,” ujar Ni Wayan Tari asal Desa Batuan, Kecamatan

Sukawati. Tari menambahkan, Minggu pagi paparan debu vulkanik memang sangat terasa. Namun menjalang siang sekitar pukul 09.00 Wita, paparan debu mulai berkurang. “Sepertinya mulai berkurang, tapi belum hilang. Ini masih terasa,” ujarnya. Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya mengatakan,

jajarannya sudah mengatensi debu vulkanik yang terpantau di wilayah Gianyar. Dikatakan, paparan debu paling terasa di kawasan Kecamatan Gianyar, Blahbatuh dan Sukawati. “Tiga kecamatan ini yang paling terasa paparan debu, kalau kecamatan lain belum ada laporan,” katanya. Menanggapi kondisi ini, pihaknya langsung menger-

ahkan jajaran bersama instansi terkait. Minggu pagi kemarin, pihaknya sudah menyebar seribuan masker untuk masyarakat khususnya pengguna jalan. “Kami dibantu Diskes dan jajaran puskesmas, sudah menyebar seribuan masker di pusat keramaian khususnya untuk pengguna jalan,” katanya. (nik)

Erupsi Gunung Agung

Hujan Abu Terdampak Sampai ke Denpasar Denpasar (Bali Post) -

Gunung Agung kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4) dini hari pukul 03.21 Wita. Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal ini teramati setinggi kurang lebih 2.000 meter di atas kawah puncak dan berembus ke arah barat daya. Akibatnya beberapa wilayah kabupaten/kota di Bali terdampak hujan abu, tak terkecuali Kota Denpasar. Kalak BPBD Kota Denpasar I.B. Joni Ariwibawa membenarkan di beberapa wilayah Kota Denpasar telah terjadi hujan abu akibat erupsi Gunung Agung. Hal ini lantaran angin berembus ke arah barat daya, sehingga beberapa wilayah di Kota Denpasar turut terdampak hujan abu. ‘’Ya beberapa wilayah Denpasar turun hujan abu akibat erupsi Gunung Agung,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakan, guna menghindari adanya

gangguan kesehatan yang mungkin ditimbulkan akibat hujan abu ini, BPBD Kota Denpasar turut mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas. Hal ini lantaran partikel abu vulkanik sangat kecil dan berbahaya jika memasuki saluran pernapasan. ‘’Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker dalam melaksanakan aktivitas, sehingga dapat meminimalisir partikel abu vulkanik yang masuk ke saluran perna-

pasan,’’ terangnya. I.B. Joni berharap masyarakat untuk tetap waspada. Mengingat saat ini memasuki bulan-bulan di mana angin berembus ke arah barat daya. Sehingga jika Gunung Agung kembali mengalami erupsi, tidak menutup kemungkinan wilayah Kota Denpasar kembali akan terdampak hujan abu. ‘’Mari kita tingkatkan kewaspadaan bersama untuk selalu memaksimalkan langkah antisipasi, karena saat ini angin dominan be-

rembus ke arah barat daya,’’ paparnya. Sementara itu, pihaknya juga telah mengeluarkan imbauan jika kembali terjadi hujan abu di wilayah Kota Denpasar. Di mana, selain menggunakan masker, masyarakat juga diimbau untuk tidak panik serta terus memantau perkembangan melalui media terpercaya. ‘’Jadi masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik, serta selalu menyiagakan masker. Kalaupun ada hal-hal yang kiranya daru-

rat dapat menghubungi Call Canter 112,’’ tambahnya. (kmb12)

Warung Global

Pencoblosan Ulang Dikawal Ketat PESTA demokrasi pemilu serentak telah usai. Suasana kondusif sebelum, saat dan sesudah pencoblosan masih tetap terjaga. Namun bukan berarti pemilu serentak tanpa cacat. Pelaksanaan pemilu serentak di Bali juga diwarnai pelanggaran, terbanyak di Kabupaten Buleleng. Pelanggaran ini mengakibatkan dilakukannya pemungutan suara ulang atau coblos ulang di beberapa TPS. Selain Buleleng juga di Tabanan, Jembrana dan Denpasar. Lalu bagaimana tanggapan kawan global atas kejadian ini? Ketut Mursi di Denpasar menilai wajar jika ada kecacatan dalam pemilu. Sebab, baru pertama kali melakukan pemilu serentak. Jadi tak bisa 100 persen sempurna. Ia juga melihat banyak masyarakat pemilih, terutama yang lansia belum memahami tata cara pencoblosan. Mungkin bingung karena banyak calon, sehingga kertas suara menjadi tidak sah, sebab semua calon di coblos. Hal-hal seperti pelanggaran yang dilakukan petugas, mestinya bisa diminimalisir. Ke depan, ia berharap segala kekurangan ini bisa dievaluasi. Pemilu lima tahun lagi, berjalan tanpa pelanggaran. Yang melanggar tentunya diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku. Pelanggaran saat pencoblosan menjadi PR bagi penyelenggara pemilu. Demikian dikatakan Sugik di Mambal. Ia menilai pemilu serentak ini sangat ribet karena terlalu banyak parpol, sehingga nama caleg banyak pula di kertas suara. Hal ini

yang membuat pemilih jadi bingung, sebab tak ada gambarnya. Memang butuh ketelitian tingkat tinggi, sehingga petugas di TPS jeli dalam melaksanakan tugasnya.

Jika boleh memilih sebaiknya pemilihan legislatif dan presiden dipisah saja. Jangan serentak. Febri di Denpasar juga demikian. Meskipun biaya keluar lebih banyak untuk meminimalkan pelanggaran yang mungkin terjadi. Apalagi kertas suara ukuran besar dan susah melipat. Akibat petugas teledor, jadi pencoblosan diulang di beberapa TPS. Ayu di Petang dan Werdha di Tegallalang menyampaikan pencoblosan ulang sangat memengaruhi tingkat partisipasi pemilih. Yang pasti menurun jumlahnya. Mereka berharap

pencoblosan ulang dikawal ketat agar pelanggaran tak terulang lagi. Apalagi melihat pelanggaran yang terjadi, sehingga mengakibatkan coblos ulang karena kesalahan petugas di TPS. Ke depan petugas di TPS/ KPPS ini harus disyaratkan secara khusus yakni mentalnya bagus. Jangan anggap main-main pemilu ini, sehingga bisa diulang kalau terjadi kesalahan/pelanggaran. Budiada di Tabanan

berharap petugas KPPS ini memiliki kompetensi dan integritas. Pencoblosan ulang juga sempat dikhawatirkan Nyoman Mastra di Gianyar. Kalau pemilih sudah cerdas, tak ada coblos ulang lagi. Ia sepakat segala kekurangan ini harus dievaluasi sehingga pelaksanaan pemilu mendatang tak ada pencoblosan ulang. Demikian pendapat masyarakat pendengar Radio Global 96,5 FM. (sikha)


OPINI

6

Senin Paing, 22 April 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Pariwisata dan Jati Diri Bali

SEBAGAI industri, pariwisata telah memberikan kontribusi kesejahteraan ekonomi bagi masyarakatnya. Namun, pariwisata juga menyumbang pergeseran perilaku masyarakat yang cenderung konsumtif. Bahkan, pariwisata ditengarai berkontribusi bagi munculnya pergeseran budaya di kalangan kaum milenial. Budaya kerap diangkat ke permukaan untuk menunjukkan identitas dan karakter masyarakat dalam membangun dan mengembangkan pariwisatanya. Di Bali muncul ungkapan, pariwisata Bali adalah pariwisata budaya, pariwisata yang tetap berakar dari warisan nilai budaya masyarakat tradisional Bali. Pariwisata budaya menjadi jargon untuk menunjukkan masih ada komitmen kuat merawat nilai tradisional itu. Namun ada yang menilai jargon tersebut sekadar pemanis bibir. Sebab, tidak bisa dimungkiri kekuatan Bali dalam bidang budaya dan pertanian makin tergerus. Sementara investor yang merusak lingkungan Bali sering disambut bak pahlawan. Investasi yang tidak tahu tata krama justru menonjol dalam realitas potret pariwisata Bali belakangan ini. Praktik alih fungsi lahan pertanian makin merajalela demi investor. Alih fungsi lahan pertanian produktif terjadi tanpa dibarengi upaya konservasi alam Bali. Alih fungsi lahan itu pun tanpa diikuti adanya jaminan keberlangsungan entitas budaya pertanian Bali. Ketika alih fungsi lahan pertanian berlangsung marak, budaya bercocok tanam di lingkungan masyarakat makin tergerus. Konsekuensinya, nilai solidaritas atau kesetiakawanan sosial makin menurun. Sebaliknya, budaya baru kesetiakawanan sosial mulai diukur melalui pendekatan status sosial. Celakanya, status sosial yang dibangun untuk merawat solidaritas itu cenderung bermotif ekonomi. Penghargaan terhadap seseorang mulai menggunakan ukuran budaya baru yang bernama uang atau pangkat. Akibatnya, pariwisata melahirkan ‘’penghormatan baru’’ yang cenderung lebih mengagungagungkan gaya hidup modern. Orang yang memiliki kekayaan dipandang sebagai segmen yang lebih dihormati dibandingkan kelompok miskin. Orang miskin cenderung diabaikan, karena dianggap tidak dapat mengikuti laju perkembangan kehidupan budaya modern. Pariwisata akhirnya cenderung dipandang menjadi momok bagi upaya pelestarian budaya adiluhung yang diwariskan leluhur orang Bali. Kesetiakawanan sosial tidak lagi menjadi perekat kehidupan untuk tolong-menolong dalam kesusahan bersama. Dampak lanjutannya terasa dalam dinamika perjalanan generasi baru. Anak muda Bali masa kini mulai merasa belum modern jika tidak bekerja di industri pariwisata. Pekerjaan seorang karyawan hotel seolah jauh lebih terhormat dibandingkan pekerjaan petani. Profesi manajer restoran mulai dianggap jauh lebih bermartabat daripada pekerjaan seorang peternak. Generasi masa kini sedang berada di persimpangan jalan budaya, berdiri di fondasi nilai budaya Bali atau budaya modern. Di satu sisi, mereka dituntut tetap berperilaku sesuai budaya warisan leluhurnya. Di sisi lain, mereka berhadapan dengan daya tarik budaya baru pariwisata yang mengancam jati dirinya sebagai generasi berbudaya Bali. Bangunan pariwisata Bali seharusnya mulai direvitalisasi agar kembali menimbang kekuatan budaya adiluhung leluhurnya. Pariwisata Bali jangan sampai menimbulkan gegar budaya bagi generasi baru.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Perhatian Politisi pada Rakyat Pemilu telah lewat. Namun semua pihak hendaknya menunggu hasil final yang akan ditetapkan KPU tanggal 22 Mei mendatang. Selama proses penghitungan suara ini semua elemen bangsa hendaknya menjaga stabilitas bangsa dan memberikan ruang kepada masyarakat untuk melakukan aktivitas non-politik. Selama ini hampir delapan bulan rakyat sudah ikut mendukung dan mengikuti proses politik dengan segala dinamikanya. Untuk itulah kini giliran politisi memberikan perhatian kepada masyarakat untuk bisa bekerja secara aman, nyaman, dan tentunya dengan stabilitas yang terjaga. Saya sebagai seorang pedagang tentu sangat berharap negara ini jangan tersandera lagi oleh kepentingan politik yang hanya berdasarkan kepentingan kekuasaan. Semua calon harus realistis menerima pilihan politik rakyat. Saya tak ingin setelah pencoblosan rakyat juga menjadi tersandera kegiatan-kegiatan politik yang sifatnya memprovokasi massa. Mari kembali bersatu dan jaga stablitas bangsa ini. Kepada para caleg yang belum berhasil mari dukung wakil rakyat yang terpilih. Di antara mereka tentu ada teman, saudara dan kader partai yang sama dengan para calon yang tersisih. Saya yakin, ke depan jika investasi sosial dan kredibilitas baik, rakyat tetap akan memberikan ruang untuk mencalonkan kembali sebagai wakil rakyatnya. Namun, introspeksi diri tetap penting dilakukan. Jangan maju hanya berdasarkan ambisi tanpa melakukan perhitungan secara cermat. I Gede Sumaputra Denpasar, Bali

Pariwisata Bali, Kembali ke Jati Diri Bali dengan segala identitas yang dimiliki merupakan refleksi kemuliaan terhadap jati diri yang murni. Suatu penghormatan pada alam, budaya, dan seni. Untuk itu dibutuhkan upaya penataan dan pengelolaan yang mempertimbangkan cultural centric; berpegangan, berlandaskan dan memperhatikan potensi dan dampaknya pada budaya. Industri pariwisata sebagai sektor industri unggulan yang dimiliki Bali dan juga Indonesia didominasi dengan aktivitas dengan memberdayakan potensi alam, budaya dan seni yang keberadaannya dapat terancam terkait kelestarian, kemurnian dan juga nilai yang mesti terkandung di dalamnya.

B

agai buah simalakama; dengan kondisi seperti uraian di atas maka pariwisata dapat membawa keuntungan yang multidimensi dan juga mengancam keberlangsungan alam dan tatanan hidup bermasyarakat. Ini harus diakui secara jujur bersama-sama, sehingga mampu mengarahkan pola pikir kita selanjutnya, ‘’apa yang harus kita lakukan agar dampak negatif di masa depan itu dapat dikurangi dan bahkan dihindari?’’ Era revolusi industri 4.0 dengan segala alur dan entitasnya tidak dapat dibendung, secara langsung dan tidak langsung mengubah perilaku dan gaya hidup manusia. Pemanfaatan teknologi informasi diarahkan pada teknik penelitian yang lebih terstruktur dan fokus pada anti mainstream, misalnya adalah bagaimana caranya agar Bali tidak bertransformasi secara masif menuju

Oleh K. Swabawa, CHA. modernisasi secara makro, tetapi agar dapat berada pada tatanan think globally, act locally, berpikir secara luas dan makro namun tetap bertindak memperhatikan nilai budaya, kearifan lokal serta menjunjung sikap spiritualisme. Proses era 4.0 tentu membawa dampak terhadap perilaku masyarakat dan tidak terbatas oleh usia. Globalisasi membawa dampak positif dan negatif yang berujung pada perilaku masyarakat, sehingga kita harus cerdas memilih dampak yang ditimbulkan agar terhindar dari perilaku buruk. Perubahan perilaku terbesar yang terjadi pada masyarakat di antaranya pada nilai-nilai dan gaya hidup. Saat ini telah terjadi pergeseran nilai-nilai kehidupan yang telah lama diwariskan oleh leluhur kita. Rasa kekeluargaan dan gotong royong akhir-akhir ini mulai memudar. Masyarakat cenderung hidup individualistis, terlebih di kota-kota besar. Dari uraian pemikiran terse-

but, langkah yang tepat telah digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Bali melalui pergub yang mengatur tentang penggunaan pakaian adat Bali dan penggunaan aksara Bali sebagai penyadaran dan penguatan terhadap pelestarian budaya dan nilai-nilai luhur daerah. Bukan hanya itu, kita juga harus menyadari bahwa turis datang ke Bali adalah untuk melihat Bali itu sendiri. Sebagaimana teori dalam ilmu pemasaran bahwa langkah pertama yang harus dilakukan sebelum membuat dan bahkan menjual produk adalah mengidentifikasi kebutuhan pembeli/ pelanggan (to identify customer need), maka relevansi antara menampilkan budaya Bali dengan tujuan turis (sebagai sasaran konsumen pariwisata Bali) untuk datang ke Bali adalah sangat tepat. Artinya, pebisnis juga akan lebih mudah dalam menempatkan produknya dan mendapatkan manfaat sesuai tujuan membangun bisnis di industri pariwisata.

Adalah sangat keliru besar bahwa selama ini beredar opini dari segelintir orang bahwa pemberlakuan peraturan penggunaan pakaian adat Bali berbenturan dengan upaya penguatan corporate identity di perusahaan (khususnya swasta). Bahkan sebaliknya, kita patut mengawasi pihak-pihak ini mengapa mereka terlalu reaktif dan menghalangi upaya pelestarian budaya Bali di tempat usahanya yang berlokasi di Bali. Selanjutnya alam yang terbentuk secara alami turut menjadi pendukung utama untuk keberlangsungan pariwisata Bali ke depannya. Sebagaimana pergub yang telah disosialisasikan mengenai upaya pengurangan sampah plastik melalui pengurangan penggunaan barang dan peralatan berbahan plastik sekali pakai, harus disikapi secara positif untuk mengurangi kerusakan alam yang terjadi secara perlahanlahan dan terus-menerus akibat rusaknya struktur dan kondisi tanah akibat bahan plastik. Barang plastik sekali pakai yang hanya digunakan beberapa menit atau jam membutuhkan ratusan ribu tahun untuk terdegradasi. Dengan timbunan yang semakin banyak dalam kurun waktu tertentu, kemungkinan Bali akan menjadi pulau plastik pada sekian tahun ke depan. Lalu bagaimana nasib pariwisata nantinya? Di mana masyarakat Bali akan mendapatkan sumber pendapatan jika pariwisata tidak memadai dan tidak layak untuk dikunjungi?

Menghormati Pilihan Politik Publik APA PUN hasil Pilpres 2019 harus bisa kita sikapi secara dewasa. Energi bangsa ini tidak boleh dihambur-hamburkan hanya untuk melanggengkan rivalitas sebagai buntut dari kontestasi pilpres. Persatuan, kesatuan dan keutuhan bangsa wajib diprioritaskan. Para pemilih telah menunaikan haknya memberikan suara mereka di berbagai Tempat Pemungutan Suara (TPS). Lewat pilpres dan pileg, rakyat negeri ini memilih pasangan pemimpin nasionalnya dan juga wakil rakyatnya di parlemen. Pemilihan umum kali ini adalah pemilihan umum yang ke-12 sejak kita merdeka, tahun 1945 silam. Sedangkan sejak era reformasi, ini adalah pemilihan umum kelima yang kita gelar. Kita sama-sama tahu, era reformasi menjadi penanda penting bebasnya bangsa ini dari kungkungan rezim Orde Baru yang otoriter. Sekilas menengok alur sejarah, jalan menuju reformasi di negeri ini diawali dengan krisis moneter yang melanda Indonesia dan negara-negara lain di Asia Tenggara sejak Juli 1997. Buntutnya, fondasi ekonomi Indonesia tak kuat menahan krisis tersebut yang ditandai dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Nilai tukar rupiah yang semula 2.500 per dolar AS bergerak liar hingga menyentuh 16.000 per dolar AS pada saat itu. Iklim bisnis melesu dan pertumbuhan ekonomi Indonesia pun jalan di tempat. Di saat yang sama, muncul pula krisis politik dan krisis kepercayaan terhadap pemerintah di bawah kepemimpinan Presi-

Oleh Djoko Subinarto den Soeharto. Maka dipelopori antara lain oleh mahasiswa, aktivis dan kelompok-kelompok pro-demokrasi, gelombang reformasi mulai menggulung negeri ini. Unjuk rasa digelar di berbagai daerah menggelorakan ketidakpercayaan rakyat terhadap pemerintah, DPR, dan MPR. Puncaknya terjadi tatkala para mahasiswa, aktivis dan kelompok-kelompok pro-demokrasi dari seluruh Indonesia berkumpul dan menduduki gedung MPR/DPR-RI di Jakarta pada pertengahan Mei 1998. Mereka secara kompak waktu itu menyerukan tuntutan rakyat (yang kemudian dikenal dengan sebutan Tritura Reformasi) yakni: (1) turunkan harga sembilan bahan pokok (sembako); (2) hapuskan korupsi, kolusi dan nepotisme; (3) turunkan Soeharto dari kursi kepresidenan. Menyusul hadirnya era reformasi, banyak pihak di negeri ini mengapungkan optimisme tinggi bahwa nasib negeri ini bakal segera bergerak ke sisi yang lebih cerah dan lebih menjanjikan. Apungan optimisme itu bukan tanpa dasar. Bagaimanapun, setelah reformasi bergulir, kehidupan demokrasi di negeri ini memang lebih berkembang. Diamandemennya konstitusi, diselenggarakannya pemilihan langsung, baik itu untuk memilih anggota legislatif, memilih presiden dan memilih kepala daerah, serta semakin besarnya otonomi daerah adalah

sejumlah hasil signifikan dari reformasi kita. Kendatipun demikian, harus diakui bahwa setelah dua puluh satu tahun kita berada dalam perahu reformasi, masih banyak tumpukan persoalan yang harus diselesaikan demi membuat kehidupan berbangsa dan bernegara kita menjadi semakin baik. Oleh sebab itu, kepemimpinan nasional yang terbentuk dari hasil Pilpres 2019 harus tetap setia mengawal cita-cita mulia reformasi. Perubahanperubahan menuju arah yang lebih baik mutlak kita perlukan lantaran reformasi sejatinya adalah berubah untuk menjadi lebih baik. Siapa pun pemimpin negeri ini mesti menyadari hal ini dan berupaya sekuat tenaga untuk merealisasikan cita-cita mulia reformasi. Apa pun hasil pilpres, harus bisa kita terima dengan legawa. Menang dan kalah dalam sebuah kontestasi pemilihan umum adalah hal biasa, sepanjang sportivitas dan fair play dijunjung tinggi. Kita harus sadar bahwa siapa pun yang memenangi pilpres tidak bisa terlepas dari kehendak dan kuasa Tuhan Yang Maha Esa. Kemenangan pasti menggembirakan dan membahagiakan. Namun, kemenangan bukanlah segalanya. Kemenangan dalam pemilihan umum membawa konsekuensi obligasi berupa penunaian sejumlah janji. Mereka yang memenangi pemilihan umum memikul tanggung

jawab untuk merealisasikan semua janji yang telah diikrarkan selama kampanye. Tak elok rasanya apabila janji-janji itu malah diingkari. Segenap warga negara sebaiknya ikut mengawal agar janji-janji itu bisa dipenuhi. Mereka yang menang tak perlu juga merasa jumawa. Menjadi pemenang bukan berarti kita adalah yang terbaik. Siapa pun bisa menjadi juara. Tetapi, juara sama sekali tidak selalu identik dengan yang terbaik. Di sisi lain, kekalahan tak perlu juga membuat kecewa berkepanjangan sambil terus mencari-cari kambing hitam, apalagi sampai harus mengumbar kebencian dan dendam tak berkesudahan. Kekalahan mestinya mendorong agar kita berupaya lebih keras dan lebih giat lagi. Seperti kemenangan, kekalahan bukanlah segalanya. Hidup kita tak akan segera berakhir, dan dunia tak bakal segera kiamat, hanya karena kita menelan kekalahan atau hanya karena jagoan kita kalah dalam pemilihan umum saat ini. Sikap dewasa dalam menghadapi kemenangan dan kekalahan seyogianya senantiasa dikedepankan. Persatuan, kesatuan dan keutuhan bangsa wajib diprioritaskan. Energi bangsa ini tidak boleh dihambur-hamburkan hanya untuk melanggengkan rivalitas sebagai buntut dari kontestasi pilpres. Rivalitas yang terus dipelihara pada gilirannya bakal kontrapoduktif bagi kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara kita.

Jadi, kembali ke dampak revolusi industri 4.0 dengan derasnya arus disrupsi dan canggihnya teknologi yang berevolusi semakin cepat dalam hitungan hari dan detik, manusia harus meningkatkan kecerdasan intelektualitasnya bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan individualitasnya, namun berpandangan jauh ke depan menuju kualitas hidup yang berkelanjutan. Hal terkait disrupsi agar disikapi dengan keteguhan komitmen untuk menjaga Bali, jangan tergerus pada arus perubahan tanpa kendali yang mungkin dapat berdampak pada kerusakan alam, seni dan budaya. Sistem pembelajaran dan pendidikan pada lembaga terkait agar lebih menekankan pada character building, adaptivity dan creativity, sehingga fenomena V.U.C.A bukanlah sebuah mimpi buruk namun sebagai upaya pijakan fundamental untuk selalu dapat keluar dari segala masalah. Demikian pula kemajuan teknologi di segala bidang agar mampu dimanfaatkan sebesarbesarnya untuk kemajuan pariwisata yang tetap berlandaskan budaya dalam konsep pembangunan ekonomi kerakyatan yang berkualitas dan berkelanjutan. Mari bersama-sama kembali ke jati diri sebagai masyarakat Bali untuk membangun dan menata pola pembangunan daerah Bali agar tetap lestari dan berkelanjutan. Penulis, praktisi dan akademisi kepariwisataan

POJOK Gunung Agung erupsi, sejumlah kabupaten di Bali terpapar debu vulkanik. - Tetap eling dan waspada dari Bali. *** Bupati Badung dan masyarakat Kuta kembali tanam 1.000 mangrove. - Kembalikan alam Bali. *** Perempuan Bali berperan wujudkan generasi yang bersih narkoba. - Ibu pertiwi selamatkan anak bangsa.

Penulis, kolumnis

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Senin Paing, 22 April 2019

PSU di TPS 29 Dikawal Ketat Kepolisian Tabanan (Bali Post) Pemungutan suara Pemilu 2019 khusus pemilihan calon DPRD kabupaten di TPS 29 Banjar Pangkung Desa Delod Peken Kecamatan Tabanan diulang, Minggu (21/4) kemarin. Hal ini terjadi lantaran sebelumnya Ketua KPPS yang bertugas di TPS tersebut diduga sengaja merusak surat suara calon DPRD kabupaten. Perusakan surat suara itu dilakukan saat proses penghitungan suara berlangsung pada 17 April lalu. Dari pantauan di lapangan, pemungutan suara ulang (PSU) dimulai pukul 07.00 Wita menggunakan satu ruang kelas di SDN 4 Delod Peken. PSU mendapatkan pengawasan ketat kepolisian yang dipimpin langsung Kapolres Tabanan AKBP Made Sinar Subawa. Tak hanya itu, Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf. Toni Sri Hartanto, Kajari Tabanan Ni Wayan Sinaryati dan jajaran Bawaslu Tabanan. Satu per satu warga yang tercatat dalam DPT berdatangan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon anggota DPRD. Sebagian dari mereka mengaku tidak keberatan meluangkan waktu untuk mengikuti PSU, dengan harapan Pemilu bisa berjalan jujur dan adil. Hingga pukul 13.00 Wita,

dari jumlah DPT sebanyak 232 orang, yang mengikuti PSU hanya 196 orang. Ada penurunan tingkat partisipasi pemilih. Saat pencoblosan 17 April lalu mencapai 93,10 persen, namun saat PSU hanya 84,48 persen. Seperti dilontarkan warga, Ketut Suwendri, usai melakukan pencoblosan ulang berharap kejadian sebelumnya bisa menjadi pembelajaran agar tidak lagi terulang pada pemilu ke depan. Begitupun warga lainnya, Apsasce Surata yang mengaku awalnya sempat kaget ketika mendapatkan surat panggilan untuk pemilihan ulang. ‘’Sempat kaget juga saat mendapat surat panggilan untuk melakukan pemilihan ulang. Tetapi setelah dijelaskan jadi lebih paham, dan ini memang untuk kepentingan negara, jadi saya tidak merasa keberatan datang lagi,’’ terangnya. Sementara itu, Ketua KPU Tabanan I Putu Gede Weda Subawa menjelaskan, tidak ada kendala dalam pelaksanaan PSU. Pasalnya, untuk surat suara PSU calon DPRD kabupaten/kota sudah tersedia 1.000 lembar per Dapil. Bahkan Weda pun menegaskan PSU tidak sampai menghambat tahapan penghitungan di tingkat PPK. ‘’Secara aturan, PSU dijadwalkan

7

TABANAN

maksimal 10 hari setelah pencoblosan, dan bersyukur PSU di TPS 29 bisa segera digelar,’’ ucapnya. Sebelum pelaksanaan PSU juga telah dilakukan proses pemberhentian pada oknum Ketua KPPS IWS dan ditunjuk Agung Sapanca menjadi Ketua KPPS TPS 29 yang awalnya bertugas menjadi anggota KPPS TPS 28. ‘’Direkrut kembali, karena waktu minim dan perlu petugas yang paham dengan tugas sebagai KPPS, bahkan mereka juga sudah dibimtek H-1 PSU agar tidak terulang lagi kesalahan serupa,’’ pungkasnya. Terkait kecurangan Pemilu yang melibatkan oknum Ketua KPPS berinisial IWS, Ketua Bawaslu Tabanan I Made Rumada menyatakan, sejauh masih dalam penyelidikan. Sudah ada empat orang yang dimintai keterangan. ‘’Hasilnya nanti akan kita kaji,’’ terang Rumada. Jika dari hasil penyelidikan terbukti melanggar UU No. 7 tahun 2017 tentang Pemilu, yang bersangkutan diancam dengan sanksi pidana paling lama 4 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 48 juta. ‘’Itu kalau terbukti bersalah. Kita belum tahu hasilnya karena memang masih berproses,’’ tegasnya. (kmb28)

PSU - Proses pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 29 Banjar Pangkung Desa Delod Peken.

Kuota Pupuk Bersubsidi Menurun

Tabanan (Bali Post) -

Alokasi pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Tabanan tahun 2019 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan kuota ini tidak hanya dialami Tabanan, tetapi secara nasional. Meski demikian, Dinas Pertanian Tabanan memastikan kuota tahun ini tetap mencukupi kebutuhan petani di Tabanan.

ONLINE - Sejumlah produk PDDS yang bisa dipesan secara online.

Bali Post/san

Produk PDDS Mulai Dijual ke Luar Bali

Tabanan (Bali Post) Guna memperluas pemasaran produknya, BUMDa Tabanan dalam hal ini Perusahaan Daerah Dharma Santhika (PDDS) mulai terjun ke penjualan online. Dengan memajang produknya di aplikasi penjualan online terbesar di Indonesia, produk-produk PDDS Tabanan mulai dilirik masyarakat luar Bali. Meski belum booming, namun pemesanan terus ada setidaknya setiap pekan. Direktur PDDS Tabanan Putu Sugi Dharmawan, Minggu (21/4) kemarin mengatakan, untuk penjualan online yang baru saja dirintis, progresnya cukup baik. Produk yang banyak peminatnya adalah teh be-

ras merah, beras merah dan kopi. Promosi produk PDDS dilakukan melalui media sosial dan website PDDS. ‘’Setiap aktivitas yang ada di PDDS kita share lewat medsos, termasuk aktivitas pemasaran, pengambilan produk ke BUMDes, petani dan UMKM Tabanan. Bagi yang berminat bergabung di dalam pemasaran atau pengajuan produk, bisa mengunjungi website atau media sosial kami,’’ tambahnya. Kasubag Diklat dan Pengembangan SDM PDDS Tabanan I Made Adi Sutrisna menambahkan, beberapa produk yang sudah masuk online adalah beras hitam, beras merah, beras mentik susu masing-masing

kemasan 1 kg dan 3 kg, teh beras merah, Kopi Leak, Kopi Tugu Sari dan Kopi Kita Serasi. ‘’Produk abon ayam dan kripik belut berSNI sudah ada yang terjual. Rata-rata pemesanannya ada saja setiap minggu. Setidaknya ada 2 pengiriman,’’ ujarnya. Daerah tujuan pengiriman, selain Denpasar juga luar Bali seperti Jakarta, Jawa Barat, dan Tangerang. Untuk bisa memaksimalkan penjualan, selain promosi melalu medsos milik PDDS, juga melalui promosi offline dengan menyebar brosur. Langkah ini diharapkan memberikan informasi kepada masyarakat jika bisa memesan produk PDDS secara online. (kmb24)

Tabanan (Bali Post) Paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Agung yang terjadi Minggu (21/4) dini hari, sampai di Kabupaten Tabanan. Setidaknya ada tiga kecamatan terdampak, yakni Tabanan, Marga, dan Penebel. Meski demikian, Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan tidak sampai membagikan masker seperti yang pernah dilakukan saat hujan abu belum lama ini. Dari informasi yang dihimpun, abu vulkanik terlihat di Tabanan sekitar pukul 07.00 Wita. Hanya intensitasnya tipis. Abu terlihat pada kendaraan roda dua dan roda empat yang terparkir di Kecamatan Tabanan. Salah seorang warga, Putu Anom (32) mengaku kendaraan roda dua yang tengah diparkir di halaman

rumahnya mulai dipenuhi abu tipis, padahal sebelumnya ia selesai mencuci kendaraannya. ‘’Baru kemarin (Sabtu - red) saya cuci sepeda motor, tapi sudah dipenuhi abu tipis,’’ ucapnya. Melihat Gunung Agung mulai erupsi dan hujan abu, dirinya kini juga senantiasa menggunakan masker saat bepergian. ‘’Kalau tidak pakai masker, terasa sedikit aneh di hidung saat menghirup udara,’’ ujarnya. Abu juga sempat membuat matanya perih saat berkendara. Meski tidak terlihat jelas saat berjalan, namun cukup terasa. Abu vulkanik yang sampai ke Tabanan saat ini lebih banyak dibandingkan sebelumnya. ‘’Saya pakai baju hitam, jelas terlihat, termasuk mata saya sedikit perih,’’ ungkapnya. Sementara itu, Kasi Lo-

gistik BPBD Tabanan I Putu Trisna Widiatmika seizin Kepala pelaksana BPBD Tabanan I Gusti Ngurah Sucita mengatakan, wilayah yang terdampak yakni Kecamatan Marga, Penebel, dan Tabanan. Hujan abu tergolong tipis, sehingga pihaknya tidak membagikan masker ke warga. Di samping itu, pukul 11.00 Wita abu vulkanik sudah hilang. ‘’Hujan abu sampai jam 09.00 Wita tidak tebal, sehingga kami tidak sampai membagikan masker,’’ tegas Trisna. Trisna mengakui, setiap Gunung Agung mengalami erupsi, Kabupaten Tabanan terpapar abu vulkanik. Namun hanya beberapa wilayah yang terdampak dan itu tergantung arah angin. Sejauh ini abu vulkanik tidak sampai mengganggu aktivitas warga. (kmb28)

Tiga Kecamatan Terpapar Abu Vulkanik

Bali Post/bit

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Tabanan I Gusti Putu Wiadnyana belum lama ini mengatakan, alokasi pupuk urea bersubsidi untuk Tabanan tahun ini sebanyak 8.022 ton. Kemudian pupuk jenis SP-36 dialokasikan 655 ton, ZA sebanyak 140 ton dan NPK sebanyak 8.390 ton. Sementara pada 2018, alokasi pupuk Urea sebanyak 9.460 ton, pupuk SP36 sebanyak 882 ton, pupuk ZA

sebanyak 168 ton dan pupuk NPK sebanyak 6.719 ton. Pupuk bersubsidi disalurkan untuk petani dengan komoditas pertanian berupa padi, palawija, dan hortikultura. ‘’Namun, kami lebih memfokuskan untuk disalurkan ke tanaman padi, baru setelah itu ke usaha perkebunan, hortikultura dan lainnya. Penyaluran pupuk bersubsidi ini harus sesuai aturan yang ada yakni melalui RDKK, dan luas

kepemilikan lahan maksimal 2 hektar,’’ ujarnya. Meski tahun ini alokasi pupuk bersubsidi menurun dari tahun sebelumnya, dia memastikan tidak akan berdampak pada pemenuhan kebutuhan pupuk bersubsidi. Sebab apabila di tengah jalan atau di pertengahan tahun terjadi kekurangan, maka alokasinya akan ditambah. ‘’Tergantung daya serap nantinya. Apakah nanti di pertengahan tahun kuota

pupuk bersubsidi ini habis, maka kita akan minta tambahan lagi jatah ke pusat,’’ ujarnya. Di samping itu, jika dilihat dari kebutuhan tahun sebelumnya, maka kuota saat ini sejatinya kisarannya tidak jauh berbeda. ‘’Sebab kuota saat ini diturunkan sesuai kebutuhan yang real dan dilengkapi dengan RDKK, biasanya apabila mengalami kekurangan pasokan pasti akan dipenuhi. Selain itu, kuota yang ada saat ini memang kisarannya tidak berbeda jauh dengan kuota pupuk pada tahun sebelumnya,’’ jelas Wiadnyana. (kmb24)

Terkendala Peralatan, Tujuh SMP Masih Gelar UNKP Tabanan (Bali Post) Ujian Nasional (UN) tingkat SMP mulai digelar Senin (22/4) hari ini. Di Kabupaten Tabanan tercatat 42 SMP yang akan mengikuti UN dan 2 sekolah tidak menggelar UN lantaran baru memiliki siswa kelas VII. Dari 42 SMP yang menggelar UN, 35 di antaranya menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), sementara tujuh sekolah masih menggunakan sistem Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP). Kabid SMP Dinas Pendidikan Tabanan I Made Darmawita, Minggu (21/4) kemarin mengatakan, sekolah yang masih UNKP karena terkendala peralatan. UN SMP tahun ini akan diikuti 6.349 siswa. Dari jumlah tersebut, 5.071 siswa mengikuti UNBK dan 1.278 siswa mengikuti UNKP. Semua persiapan juga sudah dilakukan di masing-

masing sekolah. Naskah soal UNKP sudah dibagikan ke sekolah-sekolah yang menyelenggarakannya. Khusus UNBK, ada sekolah yang sudah bisa menggelarnya secara mandiri, namun ada juga yang masih menumpang di sekolah lain. ‘’Persiapannya sudah kami maksimalkan agar berjalan lancar. Mudah-mudahan tidak ada halangan,’’ ungkapnya. Menurutnya, dengan berbagai keterbatasan, belum semua sekolah bisa melakukan UNBK. Ke depan, khususnya sekolah negeri diharapkan sudah bisa menggelar UNBK. Namun diakuinya, dengan adanya sekolah yang masih memiliki siswa dengan jumlah yang cukup banyak seperti SMPN 2 Tabanan, hal tersebut tentu saja tidak bisa dilakukan segera. Namun nantinya kalau semua sekolah menerima siswa sesuai kapasitas ruang belajar dan tidak ada lagi menerapkan

Bali Post/dok

UN - UNBK di salah satu SMP di Tabanan tahun lalu. Tahun ini, sebanyak 35 SMP di Tabanan akan menggelar UNBK. Sedangkan tujuh SMP masih mengikuti UNKP. double shift, dipastikan bisa menggelar UNBK meski belum semuanya bisa mandiri. ‘’Ke depan semuanya akan mengarah ke sistem UNBK. Kami memang terus berupaya menyiapkan fasilitas pendukung di setiap sekolah secara bertahap,’’ ucapnya.

Seperti diketahui, UN tingkat SMP berlangsung selama empat hari mulai hari ini hingga Kamis (24/4). Ada empat mata pelajaran yang diujikan yakni Bahasa Indonesia, Matematika, IPA dan Bahasa Inggris. (kmb28)


BULELENG

8

Senin Paing, 22 April 2019

Ratusan Ribu Keping KIS Belum Disebar

Singaraja (Bali Post) – Pemerintah pusat telah mencetak Kartu Indonesia Sehat (KIS) Februari 2019 lalu. Karena bersamaan dengan Pemilihan Presiden Wakil Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg), Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng terpaksa menunda distribusi KIS tersebut. Jadi masih ada ratusan ribu keping KIS yang belum dibagikan kepada warga kurang mampu di desa dan kelurahan di Bali Utara. Tertundanya distribusi KIS itu memunculkan keluhan dari beberapa warga di Buleleng. Pasalnya, warga sendiri sangat memerlukan KIS untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dari pemerintah. Kepala Dinsos Buleleng Gede Sandhiyasa, Minggu (21/4) kemarin mengatakan, sejak KIS itu dicetak baru dibagikan untuk Kecamatan Busungbiu dan Kecamatan Gerokgak. Pembagian sisanya itu diundur. Kemudian akan dijadwalkan April 2019 ini. Penundaan pembagian KIS kare-

na pemerintah tidak ingin pembagian KIS dikaitkan dengan hajatan pilpres dan pileg. Untuk itu, mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Buleleng ini terpaksa menunda pembagian setelah pemilu serentak. ‘’Karena keterbatasan waktu, tenaga dan menghindari kesan politis akhirnya KIS baru akan dibagikan setelah pemilu serentak,’’ katanya. Mantan Camat Buleleng itu menambahkan, tahun ini warga kurang mampu di daerahnya telah menerima KIS dengan persentase mencapai 95 persen. Capaian itu

diakuinya sesuai Universal Health Covorage (UHC) atau biasa dikenal dengan jaminan kesehatan semesta. Dari penyebaran KIS tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan pagu anggaran selama setahun sebesar Rp 87 miliar. Dana itu bersumber dari APBD Buleleng sebesar 49 persen atau sekitar Rp 42 miliar. Sedangkan APBD Provinsi Bali menanggung anggaran sebesar 51 persen atau sekitar Rp 45 miliar. Sisanya masih 5 persen warga di Bali Utara itu belum di-cover KIS. Pemerintah daerah mendorong agar penduduk yang kondisi ekonominya masuk kategori menengah ke atas, agar mereka mendaftar sebagai pemegang JKN mandiri. Dengan demikian akan ada sharing antara warga miskin dengan warga yang kaya. ‘’Ada lima persen penduduk Buleleng yang belum memiliki jaminan kesehatan. Kami berharap warga mampu agar menjadi peserta

Bali Post/kmb38

Gede Sandhiyasa JKN mandiri, sehingga terjadi sharing antara yang mampu dan yang tidak mampu,’’ pintanya. (kmb38)

Perebutan Kursi DPRD Bali

Lima Caleg PDI-P Dikabarkan Berpeluang Lolos Bali Post/kmb38

BAGI MAWAR – Anggota Polwan Polres Buleleng membagikan mawar kepada pungunjung car free day untuk merayakan Hari Kartini, Minggu (21/4) kemarin.

Rayakan Kartini, Polwan Bagikan Mawar Merah Singaraja (Bali Post) – Suasana perayaan Hari Kartini yang diperingati secara nasional dilaksanakan cukup mengesankan di Buleleng. Ibu Kartini yang menjadi ikon karena mencetuskan gerakan emansipasi wanita itu tidak melulu dirayakan hanya dengan mengenakan kain dan kebaya saja. Namun, perayaan relatif tidak kurang meriahnya ketika diisi kegiatan menarik lainnya. Seperti yang dilakukan anggota Polisi Wanita (Polwan) Polres Buleleng, dengan cara membagi-bagikan mawar merah kepada warga. Acara ini dipusatkan di lapangan Taman Kota Singaraja, yang kebetulan bersamaan dengan car free day -- sehari bebas kendaraan -– pada Minggu (21/4) kemarin. Koordinator kegiatan adalah

AKP Putu Diah Kurniawandari. AKP Putu Diah yang juga merupakan Kasat Lantas itu seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatakan, pada aksi itu pihaknya membagikan sekitar 50 mawar merah kepada pengunjung car free day. Pembagian mawar pada peringatan Hari Kartini itu sengaja dilakukan oleh anggota Polwan Polres. Tujuannya tidak lain Polwan sebagai kaum perempuan menunjukkan komitmennya sebagai aparat negara yang mengayomi setiap insan masyarakat. ‘’Hari ini kami bagikan mawar untuk setiap pengunjung car free day di sini, bersama-sama merayakan Kartini. Melalui aksi ini kami menunjukkan diri bahwa Polwan sebagai aparat Negara melindungi setiap komponen masyarakat,’’ katanya. (kmb38)

PENGHITUNGAN manual hasil Pemilihan PresidenWakil Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Minggu (21/4) kemarin masih bergulir. Di tengah tahapan ini, para caleg atau warga umum masih memperbincangkan perolehan suara dan siapa caleg yang lolos ke gedung dewan. Selain yang incumbent, berapakah calon anggota dewan pendatang baru yang akan mengisi kursi PDI-P DPRD Bali dari Dapil Buleleng?

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, perebutan kursi di DPRD Bali Daerah Pemilihan (Dapil) Buleleng begitu ketat. Hasil sementara, PDI-P dapat mengumpulkan sekitar 139.494 suara. Raihan suara ini disebut-sebut jauh unggul dari partai peserta pemilu lainnya. Dengan raihan suara sementara sebanyak itu, jadi lima nama dari 12 jatah untuk Buleleng, dikabarkan berpeluang besar direbut caleg PDI-P. Sedangkan satu orang lagi suaranya cukup kuat melenggang mengisi kursi DPRD Bali dari Dapil Buleleng. Namun, masih menunggu perhitungan final. Dari kalkulasi yang cukup valid, lima dari enam berpeluang besar lolos ke Dewan Bali di Renon termasuk di antaranya new comer alias pendatang baru. Masing-masing Gusti Ayu Aries Sujati Suradnyana yang tidak lain istri Bupati. Ia termasuk caleg pendatang baru yang dikabarkan lolos di kursi DPRD Bali. Selain itu Ketut Rochineng dan Putu Mangku Mertayasa. Sedangkan tiga caleg incumbent yang disebutsebut kuat akan mempertahankan kursi DPRD Bali adalah Kadek Setiawan, Dewa Made Mahayadnya dan juga Gede Kusuma Putra. Peraih suara terbanyak dari Dapil Buleleng adalah Gusti Ayu

Aries Sujati Suradnyana. Istri Bupati itu mampu meraup sekitar 29 ribu suara. Disusul politisi PDI-P asal Desa Pengletan, Buleleng Kadek Setiawan yang mengumpulkan suara sekitar 23 ribu. Putu Mangku Mertayasa masih menjabat Ketua Komisi I DPRD Buleleng itu mampu mengumpulkan suara lebih dari 21 ribu. Sedangkan pendatang baru yang juga mantan birokrat Ketut Rochineng disebutsebut meraup suara sekitar 21 ribu lebih. Dua caleg incumbent Gede Kusuma Putra dan Dewa Made Mahayadnya dikabarkan posisinya relatif aman kembali lagi duduk di kursi Dewan Bali. ‘’Lima berpeluang besar lolos, satu kursi lagi masih menunggu perhitungan suara final,’’ kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Buleleng Putu Agus Suradnyana. Sejauh ini PDI-P memang baru berhasil mengamankan lima dari 12 ‘’jatah’’ kursi DPRD Bali. Dengan hasil perhitungan sementara, Agus Suradnyana menilai laga pileg terutama tingkat DPRD Bali terjadi persaingan ketat di internal partai. Meski demikian, gambaran perolehan suara sementara di mana ada tiga caleg pendatang baru dan dua incumbent, pihaknya optimis caleg yang terpilih pada

Bali Post/kmb38

Gusti Ayu Aries Sutjati Suradnyana

pileg ini mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan baik. ‘’Sementara memang baru lima caleg kita yang disebut-sebut lolos. Persaingan ketat sekali. Apapun itu saya yakin caleg yang terpilih bisa membawa aspirasi masyarakat utamanya pemilih di Buleleng demi kemajuan pembangunan di daerah,’’ tegas politisi PDI-P asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar itu. (mud)


GIANYAR

Senin Paing, 22 April 2019

9

Iringi Ida Batara Manca Budal

”Siat Sampian” Digelar di Pura Samuan Tiga Gianyar (Bali Post) Tiga hari setelah puncak Ida Batara Turun Kabeh di Pura Kahyangan Jagat Samuan Tiga Bedulu, dilaksanakan ritual Siat Sampian dan Ida Batara Manca budal, Minggu (21/4) kemarin. Ratusan krama sudah memenuhi areal pura yang dikenal sebagai tempat penyatuan sekte hingga tercetus desa pakraman dan kahyangan tiga tersebut sejak pagi hari. Mereka bersembahyang sekaligus menyaksikan prosesi Siat Sampian, parade baleganjur dan selanjutnya Ngiring Ida Batara Manca budal ke suang-suang pura. Siat sampian diikuti ratusan parekan dan permas. Mereka saling lempar dan pukul dengan sampian dari janur yang sudah disiapkan. Sebelum puncak Siat Sampian, permas menari nampyog dan ngober nyambung mengelilingi halaman madya pura. Sementara

parekan berlarian, saling berpegangan membentuk ombak-ombakan berusaha menggapai bangunan suci sebanyak tiga kali. Prosesi ini disertai dengan tetabuhan yang menambah semangat parekan dan permas untuk memulai Siat Sampian. Usai prosesi Siat Sampian Ida Batara tedun mapurwa daksina. Ketua Paruman Pura Samuan Tiga I Wayan Patera menjelaskan, Siat Sampian sebagai sebuah pertarungan antara dua kekuatan berbeda yakni kebaikan dan keburukan, di mana kebenaran nantinya menjadi pemenang. Dipilihnya sampian untuk sarana tradisi ini karena sampian merupakan bagian ujung dari dangsil yang dipersembahkan para parekan. Selain itu, sampian merupakan lambang senjata milik Dewa Wisnu yang dipergunakan untuk memerangi adharma atau kejahatan dari muka bumi. Menariknya, di sela-sela prosesi

SOSOK Komitmen Semua Komponen MELESTARIKAN kawasan yang berbasis seni dan budaya memerlukan komitmen semua komponen. Terlebih seni dan budaya yang berlandaskan pada konsep Tri Hita Karana patut terus dilestarikan. ”Saya harap potensi seni budaya terus digali, dan sesuai nilai luhur Tri Hita Karana,” ujar Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati belum lama ini. Pejabat yang akrab disapa Cok Ace ini menegaskan, peran aktif masyarakat sangat positif untuk bahu-membahu dalam membangun seni dan budaya. Apalagi di Kabupaten Gianyar, kearifan lokal mesti dipadukan beriring dengan taksu sebagai kota seni dan kota pusaka. “Bali khususnya Gianyar sudah dikenal berkat keunikannya. Harmoni alam dan kehidupan bermasyarakat sangat seimbang. Jangan sampai pembangunan menjadi kebablasan. Harus tetap fokus dan tidak tumpang tindih dengan keajegan budaya, sekala dan niskala harus sejalan,” katanya mengingatkan. Mantan Bupati Gianyar ini juga sempat menyinggung terkait perkembangan usai pesta demokrasi yang berlangsung 17 April lalu. Dia mengapresiasi antusiasme masyarakat yang sangat tinggi terlibat dalam pemilihan presiden dan calon legislatif. Itu menandakan masyarakat sudah mulai melek terhadap politik dan ingin terlibat langsung dalam pembangunan bangsa. “Apapun hasil dari pemilu lalu, hendaknya masyarakat semua bersatu kembali, meskipun sebelumnya berbeda bendera dan pilihan,” tegasnya. (nik)

purwa daksina dilaksanakan parade baleganjur yang diikuti lima desa pakraman, yakni Tengkulak Kelod, Tengkulak Tengah, Tengkulak Kaja, Bedulu dan Wanayu Mas. “Parade ini ruang seni sebelum ngiring Ida Batara Manca budal,” ujar Patera. Patera berharap, parade baleganjur ini menjadi motivasi desa pakraman untuk ajang kreativitas sekaligus melestarikan seni. Dudonan karya Bhatara Turun Kabeh selanjutnya, dilaksanakan bhakti panganyaran oleh kabupaten/kota di Bali secara bergiliran hingga pada Senin (29/4) Ida Batara Manca Rauh dan dilaksanakan Melis ngubeng. Pada Selasa (30/4,) Ida Batara Manca budal dan sasuhunan masineb. Selanjutnya, Kamis (2/5) dilaksanakan pacaruan nyaga nyaga nyepikarya dan Jumat (3/5) dilaksanakan panyepian karya. (kmb35)

Bali Post/nik

SIAT SAMPIAN - Suasana proses Siat Sampian di Pura Samuantiga, Minggu (21/4) kemarin.

Kasus Rabies Masih Terdeteksi, Petugas Gencarkan Vaksinasi

Gianyar (Bali Post) Proses vaksinasi anjing liar masih gencar dilakukan di kawasan Kecamatan Sukawati. Apalagi, kasus rabies hingga April 2019 ini masih terdekteksi. Bahkan, awal tahun ini terdekteksi sekitar enam kasus anjing rabies. Proses vaksinasi ini dipastikan masih akan berlangsung hingga 31 April mendatang. Kepala UPT Puskeswan Kecamatan Sukawati drh. Arya Dharma mengatakan hal itu, Minggu (21/4) kemarin. Arya Dharma mengatakan, proses vaksinasi serentak ini berlangsung sejak 1 Maret hingga 31 April. Untuk Kecamatan Sukawati, pihaknya sudah menuntaskan proses tersebut pada 12 April lalu. “Kami tidak mau kecolongan, karena pastinya masih ada yang tercecer,” katanya. Menangani anjing atau hewan penyebar rabies yang tercecer ini, kata Arya Dharma, pihaknya mengerahkan petugas sweeping. Dikatakan petugas sweeping ini sudah terjun terjadwal, menyasar rumah dengan anjing yang beVAKSINASI - Kepala UPT Puskeswan Kecamatan Sukawati drh. Arya Dharma saat melakukan vaksinasi anjing, Minggu (21/4) kemarin.

lum divaksin. Apabila ada rumah kosong namun ada anjingnya, pihaknya akan menempeli rumah tersebut dengan stiker. “Ini kita tandai, tujuanya agar bisa didatangi keesokan harinya,” jelasnya. Menurut Arya Dharma, kasus anjing rabies terakhir kali terdeteksi di Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati pada awal April ini. Anjing yang diperoleh dari Karangasem dua minggu sebelumnya itu sesungguhnya sudah divaksin oleh pemiliknya pada 2 April. Usai divaksin, keesokan harinya anjing itu menunjukkan gejala aneh, bahkan sampai menggigit warga. “Tanggal 3, 4, 5 dan 6 April, anjing itu menggigit, hingga akhirnya tanggal 8 April anjing itu mati,” katanya memaparkan. Meski sudah divaksin, kata Arya Dharma, namun agar

terbentuk antibodi pada tubuh anjing masih membutuhkan waktu sekitar dua minggu. “Vaksin itu bibit penyakit yang dilemahkan. Kalau anjing setelah divaksin mati, berarti sebelumnya anjing ini sakit, kemungkinan anjing sudah sakit sejak di Karangasem,” katanya. Arya Dharma menambahkan, selama awal 2019 hingga pertengahan April ini sudah ada sekitar enam temuan kasus anjing rabies. Beruntung dari sekian kasus anjing rabies di Kecamatan Sukawati cepat mendapat penanganan sehingga tidak sampai ada korban jiwa. “Sampai sekarang vaksinasi masih digencarkan. Mungkin ada anakan baru, ya harus divaksin. Harapan kami, warga punya kesadaran datang sendiri untuk memvaksin hewan peliharaannya,” tegasnya. (kmb35)

World Craft Council Asia Facific Region Nobatkan Gianyar sebagai Kota Kerajinan Dunia K A B UP A T E N Gianyar tidak saja dikenal sebagai Bumi Seni, Kota Pusaka Dunia, Daerah Tujuan Wisata, namun kini juga mulai dikenal sebagai Kota Kerajinan Dunia atau World Craft City (WCC). Kabupaten Gianyar rencananya akan memperoleh Sertifikat WCC yang diserahkan langsung oleh President World Craft Council Asia Facific Region Madam Ghada Hiijawi Quddumi dan Ketua Umum Dekranas Ibu Mufidah Jusuf Kalla di Bali Agung Theatre Show Bali Safari & Marine Park, Senin (22/4) hari ini. Penyerahan sertifikat tersebut akan menobatkan Gianyar sebagai World Craft City yang pertama di Indonesia. “Hal ini akan lebih mengukuhkan identitas dan jati diri, bahwa Kabupaten Gianyar dikenal sebagai pusatnya kerajinan dunia. Kota kerajinan yang lahir dari talenta seni dan kreativitas perajin dan seluruh masyarakat Gianyar,” ujar Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Mayun didam-

pingi Ketua Dekranasda Kabupaten Gianyar Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra saat konferensi pers di Hotel Rumah Luwih, setelah membuka Workshop Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Kreatif Kabupaten Gianyar, Sabtu (20/4). Agung Mayun menambahkan, identitas ini akan membuka peluang dan kesempatan bagi perajin Gianyar untuk berinteraksi dengan perajin yang ada di dalam maupun di luar negeri. “Sehingga, nanti akan terjadi alih pengetahuan, alih teknologi, serta kerja sama usaha untuk memenangkan persaingan menembus pasar global,” ungkap pejabat yang akrab disapa Gung Mayun ini. Ketua Dekranasda Kabupaten Gianyar Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra mengatakan, penetapan Gianyar sebagai Kota Kerajinan Dunia, karena dinilai paling memenuhi kriteria dalam upaya pengembangan industri kerajinan dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di Gianyar. Pe-

nilaian yang dianggap menonjol adalah peranan pemerintah daerah bersama Dekranasda dalam upaya mengembangkan dan melestarikan kerajinan. Di samping juga peranan lembaga pendidikan khususnya dalam kurikulum sekolah menengah yang ada di Gianyar. Di samping itu, kata Surya Adnyani Mahayastra, Gianyar dirasa pantas menyandang predikat Kota Kerajinan Dunia, mengingat segala bentuk seni dan kerajian hidup dan berkembang di Gianyar. Apalagi, Gianyar banyak didukung oleh seniman-seniman muda yang kreatif dan inovatif. Ada tujuh kriteria untuk dapat ditetapkan oleh WCC sebagai Kota Kerajinan Dunia, yaitu authenticity (historical value), originality (cultural value), preservation (transgeneration value), marketability (economic value), ecofriendly (green value), internationality (global value) dan sustainability (consistency value), terhadap produk industri kerajinan di Gianyar. Sampai akhir 2018 lalu,

jumlah industri kerajinan di Kabupaten Gianyar sebanyak 36.890 unit, mampu menampung tenaga kerja sebanyak 81.946 orang. Hampir semua jenis industri kerajinan ada di Gianyar, yang dominan seperti kerajinan kayu, emas atau perak, tenun atau endek, bambu, pangan, dan kulit. Di samping penyerahan sertifikat WCC, rencananya diserahkan juga sertifikat Hak Kekayaan Intelektual Indikasi Geografis (HKI-IG) kerajinan perak Celuk oleh Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia A.A. Puspayoga. Penyerahan HKI-IG kerajinan perak Celuk, mengukuhkan bahwa kerajinan perak di Desa Celuk merupakan kekayaan asli hasil cipta, rasa dan karsa para perajin di Desa Celuk, yang diwariskan secara turun-terumurun oleh para tetua di Desa Celuk dan menjadi kebanggaan karena hasil karya yang mereka ciptakan selama ini mendapatkan pengakuan dari pemerintah. (ad811)

KONFERENSI PERS - Suasana konferensi pers di Hotel Rumah Luwih terkait penyerahan Sertifikat WCC yang rencananya diserahkan langsung oleh President World Craft Council Asia Facific Region Madam Ghada Hiijawi Quddumi dan Ketua Umum Dekranas Ibu Mufidah Jusuf Kalla, Senin (22/4) hari ini.


JEMBRANA

10

Senin Paing, 22 April 2019

Perkiraan PeroLEHan Kursi DPRD Jembrana PDI-P Golkar Gerindra

19 Kursi 5-6 Kursi 3-4 Kursi

Demokrat PKB PPP

3-4 Kursi 2 Kursi 1 Kursi

PDI-P Pastikan Dua Kursi DPRD Bali

Negara (Bali Post) – Sejumlah incumbent di kursi DPRD Jembrana maupun DPRD Provinsi Bali di Jembrana diperkirakan masih bertahan. Namun tak sedikit yang diprediksi akan tumbang melihat suara sementara yang terkumpul hingga Minggu (21/4) kemarin. Dari jumlah suara yang dihimpun, kursi untuk DPRD Bali dari Jembrana berpeluang mengalami pergeseran satu kursi. PDI Perjuangan masih mempertahankan dua kursi dengan suara mencapai 60 ribu dan masih terus mengalami pergerakan. Dua suara tertinggi diperoleh kader mereka, I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi WS (incumbent) dan Ketut Sugiasa (Ketua DPRD Jembrana). Diah Srikandi yang merupakan incumbent duduk di Komisi III DPRD Bali, mendulang suara terbanyak dengan torehan 27 ribu suara. Srikandi PDI-P Bali ini mengungguli suara caleg lainnya baik di intern PDI-P maupun antarpartai. Ketua DPC PDI P Jembrana Made Kembang Hartawan kepada wartawan mengatakan dengan suara yang diperoleh sementara, diperkirakan untuk DPRD Provinsi, PDI P Jembrana menggondol dua kursi. Kedua caleg yang hampir dipastikan lolos di Provinsi itu ialah, I Ketut Sugiasa dan I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi WS. Sedangkan untuk di Kabupaten dari penghitungan sementara di internal, diperkirakan 19 kursi. Melihat suara yang terus bergerak, kemungkinan tambahan dua kursi dari dapil Negara dan Mendoyo. “Secara umum kami puas dengan perolehan kursi ini,” terang Kembang. Jumlah suara yang mendominasi ini sejatinya bisa berpeluang menempatkan tiga perwakilan dari Jembrana di Renon. Tetapi melihat suara partai lain yang terus merangkak naik, yakni Golkar, Gerindra dan Demokrat, baru dua kursi yang sudah terkunci untuk PDI Perjuangan. Golkar menyusul di peringkat kedua perolehan DPRD Provinsi dengan 20 ribu suara. Sisa satu kursi yang kemungkinan diraih Gerindra, I Kade Darma Susila (wakil ketua DPRD Jembrana) atau Demokrat, I Nengah Tamba (incumbent). Sementara itu, kursi untuk DPRD Kabupaten di luar PDI Perjuangan dan Golkar juga diperkirakan mengalami sejumlah pergeseran. Di peraihan suara secara keseluruhan untuk mengincar posisi ketiga, Partai Demokrat dan Partai Gerindra saling mengejar. Posisi ini sangat penting, mengingat akan menentukan posisi pimpinan DPRD. Sementara PKB diperkirakan juga memperoleh tiga kursi, masing-masing di Negara, Melaya dan Jembrana. Berbanding terbalik dengan PKS dan Hanura yang dari penghitungan sementara suaranya anjlok. Sekadar diketahui Hanura dan PKS saat ini memiliki kursi di DPRD Jembrana, bahkan Hanura memiliki 4 kursi dan PKS 2 kursi. Persaingan perolehan suara yang sengit terjadi di Dapil Pekutatan. Dua dari tiga kursi yang dialokasikan di Dapil termuda itu sudah pasti dikunci oleh PDI Perjuangan dan Gerindra. Namun satu kursi sisanya, masih terjadi kejar-kejaran suara antara Nasdem dan Golkar. Dari informasi penghitungan sementara, suara kedua partai itu selisih sangat tipis. Berikut perkiraaan jumlah kursi yang diperoleh di masingmasing daerah pemilihan berdasarkan suara sementara hingga Minggu (21/4) kemarin. PDI-P berpotensi meraih 19 kursi, Golkar berpotensi 5-6 kursi, Gerindra 3-4 kursi, Demokrat 3-4 kursi, PKB 2 kursi, Hanura dan PPP 1 kursi. (kmb26)

Bali Post/olo

PSU – Pelaksanaan PSU yang digelar di TPS 04 Loloan Timur, Minggu (21/4) kemarin. Dari hasil penghitungan, pasangan capres-cawapres 01 tetap unggul.

PSU Pilpres di TPS 04 Loloan Timur

Jumlah Pemilih Gunakan Hak Suara Berkurang

Negara (Bali Post) TPS 04 di Loloan Timur, Minggu (21/4) pagi kembali menggelar pemungutan suara ulang (PSU) pemilihan presiden (pilpres). Pemilihan di TPS dengan jumlah DPT 289 orang ini dilakukan dengan pengawasan dari sejumlah pihak. Proses pemungutan suara ditinjau langsung Bawaslu Bali dan KPU Provinsi Bali. Jumlah pemilih hadir ke TPS yang berada di SD Negeri 2 Loloan Timur itu berkurang dibandingkan pemilihan awal. Sejumlah aparat keamanan dari Polres Jembrana dan TNI dipimpin langsung Kapolres Jembrana AKBP Budi P. Saragih berada di sekitar lokasi pemungutan ulang ini. Hingga TPS ditutup, jumlah pemilih yang ha-

dir tercatat 167 orang. Jumlah terebut lebih kecil dibandingkan pemungutan sebelumnya pada 17 April lalu. Sementara dari hasil penghitungan yang dilakukan KPPS, pasangan 01 Joko Widodo – Ma’ruf Amin meraih 91 suara dan pasangan nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno mendapatkan 67 suara. Hasil suara yang unggul 01 ini sama seperti sebelumnya, namun jumlahnya berkurang dibandingkan coblosan awal.

Ketua Bawaslu Bali Ni Ketut Ariyani yang memantau langsung mengatakan, selain di Jembrana pelaksanaan PSU kemarin juga digelar di Tabanan. Secara umum pelaksanaan PSU berjalan lancar sesuai dengan rekomendasi sebelumnya. Di TPS 04 dilakukan PSU dikarenakan adanya pemilih yang tidak berhak memilih di TPS tersebut ikut memilih. Sesuai UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan Peraturan Pemilu terkait pemungutan dan penghitungan suara dan syarat pemungutan suara. Merujuk pada Pasal 372 ayat 2 huruf D dan Perppu No. 9 Tahun 2019 pasal 65 ayat 2 huruf d dimana jika ada pemilih yang tidak berhak memilih di TPS tersebut

berpotensi untuk dilakukan pemilihan ulang. Ketua KPU Jembrana Ketut Gde Tangkas Sudiantara mengatakan, pelaksanaan PSU ini dilakukan karena ada pemilih menggunakan KTP luar Bali yang semestinya membawa A5, tidak menyertakan. Untuk persiapan PSU ini KPU juga telah menyiapkan mulai dari logistik hingga pelaksanaan kemarin. Sementara itu sejumlah pemilih mengaku kurang semangat dilakukan pemilihan ulang ini meskipun pilihan mereka tidak berubah. “Ya yang penting lancar saja, Tapi tetap tak merubah pilihan saya,” terang Suraji salah seorang pemilih. (kmb26)

Sudah Enam Bulan

Plafon SDN 2 Loloan Timur Jebol

Bali Post/olo

KOMPUTER - Komputer yang diserahkan ke tiga SMP Negeri di Jembrana mendongkrak pelaksanaan UNBK di seluruh SMP.

13 SMP di Jembrana Gelar UNBK Mandiri

Negara (Bali Post) – Menjelang Ujian Nasional jenjang SMP yang dimulai, Senin (22/4) hari ini, belasan SMP Negeri menggelar secara mandiri berbasis komputer (UNBK). Berdasarkan informasi di Dinas Pendidikan dan Kepemudaan Olahraga (Dikpora) Jembrana, dari total 25 SMP baik negeri maupun swasta, 13 di antaranya melaksanakan UNBK secara mandiri. Sisanya 12 SMP menggelar UNBK menumpang ke sekolah lain yang memiliki komputer lebih. Ke-13 SMP yang siap menggelar UNBK secara mandiri itu, di antaranya 11 SMP Negeri dan 2 SMP swasta. Dua SMP belum lama ini baru menerima bantuan 142 unit komputer dari Dinas Dikpora, yakni SMPN 5 Negara, SMPN 5 Mendoyo, dan SMPN 3 Melaya. Dari total 25 SMP itu, 12 SMP yang belum bisa melaksanakan mandiri adalah 7 SMP Negeri dan 5 SMP Swasta. Tujuh SMP Negeri itu di antaranya SMPN 3 Negara yang rencananya ke SMK PGRI Negara, SMPN 5 Melaya ke SMKN 4 Negara, SMPN 4 Negara ke SMAN 1 Negara, SMPN 5 Negara ke SMAN 1 Negara, SMPN 1 Mendoyo ke SMKN 3 Negara, SMPN 5 Mendoyo ke SMAN 2 Mendoyo, dan SMPN 1 Pekutatan ke SMAN 1 Pekutatan. Sedangkan SMP Swasta yang belum SMPK 3 Harapan Melaya, SMP Warna Murni Melaya, SMP Nasional Melaya (ke SMKN 4 Negara). SMP Nasional Berangbang dan SMP Nasional Negara (ke SMP Swastika Karya Negara). Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) pada Dinas Dikpora Jembrana, I Nyoman Wenten, Minggu (21/4) mengatakan, secara umum seluruh SMP dan MTs sudah siap melakukan UNBK. Walaupun beberapa di antaranya masih menumpang

atau sharing ke sekolah lain yang memiliki perangkat memadai. “Untuk tahun ini pastinya seluruh SMP di Jembrana melaksanakan UNBK,” terang Wenten mewakili Kepala Dinas Dikpora Ni Nengah Wartini. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, belum semua SMP menggelar UNBK. Di tahun 2018 lalu, hanya ada 5 SMP yang bisa melaksanakan UNBK. Tahun ini jauh meningkat, bahkan 52 persen SMP di Jembrana menggelar UNBK secara mandiri. Dinas menurutnya memberikan secara bertahap bantuan komputer ke SMP. (kmb26)

Negara, (Bali Post) Sekolah rusak kini makin bertambah. Salah satunya SDN 2 Loloan Timur, Kecamatan Jembrana. Kondisi sekolah ini kini makin memprihatinkan. Dari pengamatan, Minggu (21/4) kemarin tampak plapon kelas V sekolah ini jebol. Demikian juga bagian atap sebagian besar gentengnya jatuh dan berlubang. Atap bangunan terbuat dari baja ringan. Salah seorang anggota Linmas yang bertugas mengamankan pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 4 yang dilaksanakan di sekolah tersebut mengatakan, kalau plafon itu jebol sudah sejak beberapa bulan lalu. Atap bangunan memang rawan karena terbuat dari baja ringan dan sudah keropos juga berkarat. Satu bangunan gedung sekolah itu juga bagian atapnya kini rawan. Sementara itu salah seorang guru di sekolah tersebut mengatakan, jebolnya atap sekolah tersebut sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan. “Kami berharap segera diperbaiki karena pascajebolnya atap ruang

sudah rusak sejak enam bulan terakhir. Bahkan, atap sekolah runtuh dan merusak langit-langit sekolah. Ketika hujan, ruang kelas yang biasa digunakan untuk kelas V tersebut banjir, sehingga pihak sekolah memutuskan untuk tidak menggunakan lagi. Selain ruang kelas V, atap ruangan sebelahnya juga rusak.

JEBOL - Plafon ruang kelas V SDN 2 Loloan Timur, Kecamatan Jembrana jebol dan rawan. Kondisi ini sudah berlangsung sejak 6 bulan lalu. kelas V, ruangan itu sudah dikosongkan. Hanya berisi barang-barang yang ditaruh di pojok sehingga ketika ada hujan tidak basah oleh air karena bocor,” jelasnya. Bhabinkamtibmas Loloan Timur yang mengamankan pelaksanaan PSU TPS 4 Loloan Timur di sekolah tersebut juga menunjukkan atap ruang kelas yang jebol dan

rawan sehingga diharapkan tidak ada yang diam di bawah plafon tersebut. “PSU dilaksanakan di ruang kelas VI jadi atapnya masih aman,” katanya. Pemerintah Kabupaten Jembrana mengklaim perbaikan sekolah sudah dianggarkan tahun ini bersamaan dengan sekolah lain. Menurut informasi, atap sekolah

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Jembrana I Nyoman Wenten dikonfirmasi mengatakan, rusaknya sekolah tersebut sudah masuk dalam program perbaikan yang dianggarkan dalam APBD induk 2019. “Kami sudah pernah cek kondisinya. Perbaikan sudah dianggarkan tahun ini,” terangnya. (kmb)


Senin Paing, 22 April 2019

KARANGASEM

11

Erupsi Gunung Agung Kepulkan Kolom Abu

Kabupaten di Luar Karangasem Terpapar Abu Vulkanik

Amlapura (Bali Post) Gunung Agung kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Minggu (21/4) dini hari, gunung tertinggi di Bali itu erupsi cukup besar. Faktanya, Gunung Agung mengepulkan kolom abu setinggi dua kilometer di atas puncak. Erupsi ini mengakibatkan sejumlah wilayah di Karangasem maupun di luar Bumi Lahar terpapar abu vulkanik dengan intensitas tebal. Kendati demikian, aktivitas penerbangan I Bandara Intenasional Ngurah Rai masih berjalan normal. Kepala Pos Pantau Gunung Agung di Desa Rendang I Dewa Made Mertayasa mengungkapkan, Gunung Agung kembali erupsi pada pukul 03.21 Wita. Erupsi yang terjadi melontarkan lapa pijar dengan ketinggian kolom abu mencapai dua kilometer dari puncak. “Kolom abu tampak berwarna kelabu dengan intensitas tebal. Erupsi terekam alat seismograf dengan amplitude maksimum 25 mm dan durasi 2 menit 55 detik. Arah abu vulkanik condong ke barat daya dan barat,” ujarnya.

Dewa Mertayasa mengatakan, akibat erupsi, sejumlah kabupaten terpapar abu vulkanik, seperti Denpasar, Gianyar, Bangli, dan Klungkung sesuai arah angin. “Untuk VONA masih orange. Jadi, aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar masih berjalan normal,” ujarnya. Dia menjelaskan, status Gunung Agung sampai saat ini masih level III (Siaga - red). Dengan demikian, radius zona bahaya masih berada di seputaran empat kilometer. Masyarakat tetap diimbau tidak melakukan

aktivitas apa pun di radius tersebut. Termasuk aktivitas pendakian juga tidak boleh dilakukan. Karena aktivitas Gunung Agung masih sifatnya fluktuatif. Sebab, sewaktu-waktu Gunung Agung bisa erupsi lagi. “Di tengah aktivitas Gunung Agung saat ini, wajar terjadi erupsi. Sebetulnya erupsi bagi eksistensi gunung yang masih aktif merupakan fenomena biasa. Karena itu warga tidak perlu khawatir berlebihan. Terpenting masyarakat selalu mengikuti rekomendasi PVMBG,” tegas Dewa Mertayasa. (kmb41)

Bali Post/kmb41

Bali Post/ist

ERUPSI - Gunung Agung kembali erupsi, Minggu (21/4) dini hari. Ketinggian kolom abu mencapi 2 kilometer.

Warga Terdampak Abu Vulkanik Terima Ribuan Masker dari BPBD Amlapura (Bali Post) Gunung Agung kembali erupsi, Minggu (21/4) dini hari. Erupsi itu mengakibatkan sejumlah wilayah di Karangasem dan luar kabupaten terpapar abu vulkanik. Atas kondisi itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membagibagikan masker kepada warga yang terdampak hujan abu vulkanik. Kalak BPBD Karangasem Ida Bagus Arimbawa mengatakan, akibat erupsi yang kembali terjadi, sejumlah wilayah di Karangasem terpapar hujan abu.

Berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat, kata Arimbawa, hujan abu melanda Kecamatan Selat. Di antaranya Bukit Galah, Sebun, Telung Bhuana, Badeg Tengah, Badeg Dukuh, Pering Sari, Giriana Kauh, Tegeh Amertha Bhunana, selain Pura Pasar Agung Sebudi. Untuk Bebandem wilayah yang terpapar adalah Nangka, Bukit Paon, Butus, Yeh Kori, Jungutan, Sibetan. ‘’Selain wilayah Karangasem, hujan abu juga melanda beberapa kabupaten di luar Karangasem, seperti Bangli, Klungkung,

dan Gianyar,’’ ujanrnya. Arimbawa menambahkan, akibat erupsi yang terjadi petugas BPBD langsung turun ke wilayah yang terdampak hujan abu vulkanik. Petugas membagikan ribuan masker kepada masyarakat. Karena abu vulkanik ini cukup berbahaya terhadap kesehatan. Jika dihirup dapat mengakibatkan radang tenggorokan. Malah bila mata yang terkena dapat menyebabkan iritasi. ‘’Kita memberikan ribuan masker kepada warga yang terdampak abu vulkanik. Kami di antaranya membagi-

kan di Desa Sebudi sebanyak 1.000 pcs, Desa Pering Sari Selat 1.000 pcs, Desa Nongan Rendang 1.000 pcs, dan warga di Pasar Rendang 250 pcs,’’ jelas Arimbawa. Apakah ada warga yang mengungsi akibat erupsi kali ini, Arimbawa menegaskan, sampai saat ini belum menerima adanya laporan ada warga yang mengungsi akibat erupsi kali ini. ‘’Aktivitas masyarakat yang wilayahnya terdampak hujan abu masih terpantau kondusif. Tidak ada laporan warga mengungsi,’’ jelas Arimbawa. (kmb41)

Rebut Ketum KONI, Putu Toya Terpilih secara Aklamasi Usai Karya, Besakih Kumuh Segera, Quota Atlet Porprov Ditetapkan MASKER - Petugas BPBD Karangasem membagikan masker kepada warga.

Sejumlah Lapak Pedagang Belum Dibongkar Amlapura (Bali Post) Pelaksanaan upacara Karya Agung Panca Wali Krama dan Ida Batara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih telah usai beberapa waktu lalu. Kendati demikian, sejumlah lapak milik para pedagang yang berjualan saat berlangsungnya karya sampai saat ini masih belum di bongkar. Malah lapak-lapak itu justru dibiarkan begitu saja. Tidak pelak kondisi itu membuat Besakih kumuh, sebab keasrian dan kesucian di kawasan itu terganggu. Dari pantauan kemarin, sejumlah lapak milik pedagang saat berjualan selama berlangsungnya karya di kawasan Terminal Ulun Setra Besakih masih belum dibongkar, alias dibiarkan begitu saja. Kondisi lapak itu ada yang masih utuh. Namun ada juga yang tinggal kerangka bambunya saja. Hal itu praktis mengganggu estetika di kawasan Besakih.

Dengan masih berdirinya lapak pedagang, membuat pemandangan menjadi kumuh. Salah seorang warga mengatakan, ada beberapa lapak pedagang yang berjualan saat karya berlangsung memang belum dibongkar pemiliknya. Tetapi sebagian besar lapak sudah dibongkar para pedagang yang membangun lapak di sana. ‘’Sebagian besar sudah dibongkar pemiliknya usai karya masineb, 12 April lalu. Kurang tahu saya kenapa masih ada lapak dibiarkan begitu saja oleh pemiliknya,’’ keluhnya. Ketua Manajer Operasional Kawasan Pura Agung Besakih Jro Mangku Ngawit tidak menampik hal itu. Memang masih ada sejumlah lapak bekas para pedagang selama berlangsungnya karya masih berdiri dan belum dibongkar. Lapak yang dibangun di sebelah

barat Bencingah Agung, oleh para pedagang diminta Mangku Ngawit agar segera dibongkar dengan kesadaran sendiri oleh pedagang yang sebelumnya berjualan di sana. Memang ada yang sudah membongkar, tetapi ada juga yang belum. ‘’Nanti kita akan terus bina supaya mereka mau membongkar lapak yang masih berdiri di barat Bencingah Agung Besakih,’’ pintanya. Termasuk, kata Mangku Ngawit, lapak-lapak pedagang yang ada di seputaran Ulun Setra Besakih. Setelah diimbau, toh tetap lapak itu tidak dibongkar, maka petugas kebersihan yang akan kita minta membongkarnya. ‘’Pembongkaran lapak semata-mata demi keasrian kawasan, sehingga umat dan wisatawan merasakan keindahan dan kesucian vibrasi Pura Agung Besakih,’’ tegas Mangku Ngawit. (kmb41)

Menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov Bali) September tahun ini, Karangasem sudah melakukan persiapan-persiapan. Selain menetapkan kuota atlet menjadi agenda penting, juga memilih Ketua Umum KONI Karangasem. Lalu pada pemilihan Ketum KONI, Putu Toya yang sebelumnya menjabat Sekretaris Umum (Sekum) KONI akhirnya dipercaya memimpin Ketua Umum KONI Karangaem masa bakti 2018-2022. Bagaimanakah agenda program KONI Karangasem mendatang oleh Ketum baru terpilih? TERNYATA Ketua Umum KONI Karangasem Putu Toya terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI yang digelar di ruangan Disdikpora, Sabtu (20/4). Ketua Pimpinan Sidang Bimantara Putra mengatakan, pada Musorkab KONI Karangasem hanya satu calon tunggal. Karena tidak ada calon lainnya, akhirnya Putu Toya mendapat dukungan total 29 cabor dan kemudian ditetapkan

secara resmi sebagai ketua umum terpilih. “Tidak ada calon lainnya. Semua peserta Musorkab akhirnya mendukung penuh Putu Toya. Artinya, menjelang Porprov di Tabanan nanti Karangasem sudah punya Ketua Umum KONI baru,” tegas Bimantara Putra. K e t u a U m u m K oni Provinsi Bali I Ketut Suwadi mengatakan, Musorkab ini memiliki arti penting terkait pengembangan olahraga di Karangasem.

KONI pinta Suwandi wajib melaksanakan evaluasi selama empat tahun terkait prestasi yang diraih, bagaimana program kegiatan yang diagendakan, termasuk laporan administrasi keuangan. “Kami harap KONI segera menyusun program periode 2019-2022, sehingga kegiatan KONI Kabupaten bisa berjalan baik dan target prestasi bisa meningkat dari sebelumnya,” harapnya. Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa memberikan apresiasi tinggi kepada pengurus KONI periode sebelumnya serta jajaran yang telah melaksanakan kegiatan-kegiatan serta program-program berdasarkan UU dan AD/ART KONI secara maksimal dan sukses. Artha Dipa juga meminta pengurus melakukan evaluasi internal guna meningkatkan prestasi atlet-atlet Karangasem.

“Kami berharap semoga tahun berikutnya atlet Karangasem bisa memperoleh prestasi gemilang hingga ke kancah nasional bahkan Internasional. Pada Porprov tahun ini di Tabanan, Karangasem bisa berprestasi lebih baik,” harap Artha Dipa. Putu Toya mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan peserta Musorkab. Apalagi Musorkab berjalan lancar dan tertib. Beberapa hari ke depan ia akan fokus dulu menyusun kepengurusan baru termasuk pelantikan. Alasannya, kondisinya sudah mendesak, terlebih para atlet segara akan dipersiapkan secara intensif menjelang Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan. “Saat ini persiapan tim Porprov Karangaem baru penetapan kuota. Kemudian pelaksanaan tes fisik dan baru masuk program Traning Camp,” terangnya. (nan)


KLUNGKUNG

12

Senin Paing, 22 April 2019

Klungkung Terpapar Abu Vulkanik

BPBD Bagikan Ribuan Masker

Semarapura (Bali Post) Gunung Agung kembali erupsi, Minggu (21/4) dini hari. Abu vulkanik dari kawah Gunung Agung menyebar ke sejumlah kabupaten, termasuk Klungkung. Mengantisipasi dampaknya terhadap masyarakat, BPBD Klungkung langsung menyebarkan masker kepada warga Kota Semarapura, Minggu pagi. Kebetulan di sekitar kota Semarapura sedang berlangsung car free day, sebagai kegiatan rutin pemerintah daerah. Kepala BPBD Klungkung Putu Widiada mengatakan reaksi cepat BPBD Klungkung ini, untuk mengurangi dampak terhadap kesehatan, karena tebaran abu vulkanik dari Gunung Agung yang mengalami erupsi pada pukul 03.21 Wita, bisa menyebabkan gangguan pernapasan serius. “Ada sekitar 3.000 pcs masker, kami bagikan langsung kepada masyarakat,” kata Widiada. Hingga pukul 06.30 Wita, terpantau tidak ada lagi tebaran abu dari arah Gunung Agung. Namun bekas abu masih terpantau diempas kendaraan dan angin, sehingga cukup mengganggu aktivitas masyarakat. Saat membagikan masker, pihaknya juga sekaligus mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan senantiasa selalu melakukan langkah-langkah mitigasi bencana awal, khususnya untuk keluarga sendiri. Sebab, aktivitas Gunung Agung tergolong masih tinggi, mengingat statusnya masih Siaga level III. “Kami tetap antisipasi kalau status Gunung Agung naik. Kalau ada pengungsi, TRC BPBD Klungkung siap

mempersiapkan segala sesuatunya. Kami selalu komunikasi dengan Pos Pantau Rendang,” tegas Widiada. Sebagaimana diketahui, Gunung Agung kembali erupsi dengan tinggi kolom abu vulkanik setinggi 2.000 meter atau 5.142 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya. Pos Pengamatan Gunung Agung PVMBG merekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi ± 2 menit 55 detik. Erupsi menyebabkan hujan abu vulkanik dengan intensitas tipis hingga tebal terjadi di beberapa tempat, seperti di Kabupaten Karangasem, Bangli dan Klungkung. Sebaran abu tergantung dari arah angin. Tidak korban jiwa. Tidak ada pengungsian. Aktivitas masyarakat juga normal. Aktivitas car free day di lapangan Puputan Klungkung dan seputaran perempatan Agung berjalan normal. BPBD telah membagikan ribuan masker kepada masyarakat. Status Gunung Agung juga tetap Siaga (level III). Masyarakat, pendaki dan wisatawan dilarang melakukan aktivitas di dalam radius 4 km dari puncak kawah Gunung Agung. Di luar radius itu aman. “Namanya gunung aktif, erupsi adalah fenomena biasa. Tidak akan menjadi bencana jika masyarakat berada di radius atau aman. Tidak perlu khawatir berlebihan. Ikuti rekomendasi PVMBG untuk berada di radius aman,” kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB dalam rilis resminya. (kmb31)

SOSOK Tunjukkan Kualitas SETELAH sempat rehat satu periode, politisi NasDem Putu Tika Winawan memastikan diri kembali menuju DPRD Klungkung periode 2019-2024. Itu berdasarkan rekap C1 yang membuatnya mengamankan satu kursi DPRD Klungkung dapil Kecamatan Klungkung, dari total sembilan kursi. Dia unggul dibandingkan perolehan suara caleg NasDem incumbent Ketut Sukma Sucita. Setelah memastikan posisi perolehan suaranya aman, Putu Tika Winawan mengaku siap menunjukkan kualitas sebagai wakil rakyat yang menjawab tuntutan masyarakat terhadap sosok yang berani bicara terhadap kepentingan publik yang lebih besar. Sebab, selama satu periode sebelumnya, sebanyak 30 anggota dewan dinilai belum mampu menjawab ekspektasi tinggi masyarakat yang berharap adanya legislator yang berani mengkritisi kebijakan pemerintah daerah. “Bersama partai politik baru, saya siap memberi warna berbeda dalam kinerja 30 anggota dewan,” kata mantan Wakil Ketua DPRD Klungkung saat masih menjadi bagian dari Partai Hanura, Minggu (21/4) kemarin. Dia enggan menyebut perolehan suaranya, sebelum adanya pleno dari KPU Klungkung. Tetapi, hasil rekap CI partainya maupun partai politik lain, sudah menegaskan satu kursi dapil Kecamatan Klungkung aman padanya sebagai peraih suara terbanyak partainya. Dia mengaku sudah mendapatkan ucapan selamat dari beberapa rekan partai politik lainnya, karena telah lolos kembali sebagai anggota dewan. Terpilihnya kembali, menurutnya, sebagai jawaban atas tuntutan rakyat yang merindukan kualitas legislator, khususnya yang berani menyatakan benar dan salah terhadap suatu kebijakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. (gik)

MASKER - Personel BPBD Klungkung saat membagikan masker kepada warga kota Semarapura, Minggu (21/4) kemarin.

Bali Post/kmb31

”Update” Data Lambat

Pasca-Pemilu Data Masuk Baru 35 TPS

Semarapura (Bali Post) Pemilu serentak membuat proses penyampaian data resmi kepada masyarakat sangat lambat. Sebab, empat hari pasca-pemilu, KPU belum bisa merilis tuntas hasil sementara penghitungan suara. Sementara itu dilihat dari aplikasi situng pemilu2019.kpu.go.id, data dari KPU Klungkung yang masuk baru 35 TPS dari total 619 TPS di seluruh Klungkung.

“Masalahnya bukan ada di KPU kabupaten/kota, tetapi di KPU RI. Karena aplikasinya down. Sekarang sedang diperbaiki,” katanya. Pihaknya berharap aplika-

Sebagaimana yang tercantum dalam aplikasi itu, sekitar pukul 16.15 wita, masih menunjukkan progress update data 5,6 persen. Menurut salah satu Komisioner KPU Klungkung Gede Suka Astreawan, lambatnya proses update karena sering aplikasi mengalami gangguan. “Selain aplikasinya, jaringannya juga sering error,” katanya, saat dihubungi, Minggu (21/4) kemarin. Meski demikian, lambatnya update pada aplikasi bukan cerminan lambatnya proses penghitungan dan rekap hasil perolehan suara. Sebab, sesuai jadwal, KPU Klungkung akan melakukan pleno rekapitulasi perolehan suara pada lima pemilu itu, Senin (22/4) hari ini. Pleno

PLENO - KPU saat melakukan proses persiapan pleno tingkat kecamatan secara serentak, Senin (22/4) hari ini.

dilakukan serentak di seluruh kecamatan, yakni Nusa Penida, Banjarangkan, Dawan dan Klungkung. Setelah pleno tingkat kecamatan, baru KPU Klungkung akan merilis informasi resmi hasil pemilu serentak, khususnya hasil pileg DPRD Kabupaten, pada setiap dapil di setiap kecamatan. Astreawan mengatakan, pihaknya belum berani mengeluarkan data resmi, sebelum adanya pleno, sebagai tahapan resmi pemilu. “Setelah melalui pleno, baru data keseluruhan diupdate pada situng https:// pemilu2019.kpu.go.id,” kata Astreawan. Proses pleno di seluruh kecamatan dilakukan serentak di seluruh kecamatan. Seluruh persiapan sudah

dilakukan sejak beberapa hari lalu. Di pihak lain, Ketua KPU Bali Dewa Agung Gede Lidartawan, saat dihubungi, Minggu (21/4) kemarin, mengaku sempat beberapa kali datang ke Klungkung. Dia mengaku sengaja melakukan itu, ke setiap kabupaten, memastikan bahwa seluruh tahapan yang dilakukan KPU di daerah sebagai penyelenggara pemilu, berjalan dengan aman dan lancar. Dia juga sempat menanggapi persoalan lambatnya update data hasil pemilu ke aplikasi situng KPU pusat. Dia mengatakan itu terjadi tidak hanya di Klungkung, tetapi hampir di setiap daerah di Indonesia, karena aplikasi situng itu down.

si tersebut segera bisa normal lagi, sehingga KPU di setiap kabupaten/kota dapat menuntaskan proses update hasil penghitungan suara pemilu serentak 2019. (kmb31)

Bali Post/kmb31

DPRD Klungkung Diprediksi 50 Persen Pendatang Baru Semarapura (Bali Post) Hampir 50 persen incumbent dari total 30 kursi anggota DPRD Klungkung, diprediksi rontok oleh kehadiran para caleg baru maupun caleg muka lama yang nyaleg lagi. Melihat hasil sementara, kursi legislatif dipastikan didominasi dari partai besar, seperti PDI-P dan Gerindra. Sebagaimana hasil rekap C1 masing-masing partai politik, pendatang baru paling banyak datang dari Dapil Kecamatan Klungkung, yakni lima pendatang baru. Antara lain dua dari PDI-P, Ni Ketut Sukarni dan Komang Sutama. Ke-

mudian dari NasDem Putu Tika Winawan, Perindo Nyoman Mujana dan dari Golkar Kadek Widia Sumartika. Berarti ada lima incumbent pula yang tidak naik lagi. “Dapil Kecamatan Klungkung, kami rebut tiga kursi. Naik lagi satu kursi,” kata Ketua DPC PDI-P Klungkung A.A Gde Anom, Minggu (21/4) kemarin. Sementara tiga dapil lainnya, diprediksi masing-masing ada tiga pendatang baru. Seperti Dapil Banjarangkan, antara lain dari Partai Golkar Tjokorda Gde Agung, dari NasDem Ida Ayu Made Gayatri (di-PAW dari Hanura pada periode sebelumnya)

dan dari PDI-P Ida Bagus Ketut Arimbawa. Artinya, juga ada tiga incumbent yang dipastikan tak naik lagi. “Kalau Partai Demokrat tetap pertahankan dua kursi. Satu di Banjarangkan dan satu di Nusa Penida,” kata politisi Partai Demokrat Klungkung Gede Artison Andarawata yang diprediksi lolos kembali dari dapil Banjarangkan. Untuk dapil Kecamatan Dawan, juga diprediksi ada tiga pendatang baru, antara lain Ni Nyoman Martini dari Gerindra, Nengah Ary Priyadnya dari PDI-P, dan Wayan Mudayana dari NasDem. Posisi para new comer ini, diprediksi mengganti-

kan para incumbent yang diprediksi tumbang di dapil itu. Terakhir untuk dapil Nusa Penida, tiga pendatang baru itu yang aman mewarnai DPRD Klungkung periode 2019-2024 ini, antara lain Ketut Gunaksa dari Gerindra, Wayan Suarta dari Gerindra dan Made Satria dari PDI-P. Ketiganya bakal menggantikan para incumbent. Kejutan tentu saja terjadi pada DPRD Bali, di mana dari tiga kursi dapil Klungkung, semunya diprediksi bakal ditempati pendatang baru, antara lain Luh Kadek Dwi Yustiawati (PDI-P), Ni

Luh Ayu Ari Ningrum (Golkar) dan Ketut Juliarta (Gerindra). Mereka diprediksi menyingkirkan para incumbent. “Dari Gerindra untuk DPRD Bali yang lolos adalah Ketut Juliarta, sesuai hasil rekap C1. Juliarta unggul jauh dari Wijana,” kata Ketua DPC Gerindra Klungkung Wayan Baru, Sabtu (20/4). Hasil prediksi ini didapat dari rekap C1. Sementara untuk hasil resminya akan semakin terlihat setelah proses pleno tingkat kecamatan oleh KPU Klungkung, yang rencananya akan berlangsung di seluruh kecamatan pada Senin (22/4) hari ini. (kmb31)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Paing, 22 April 2019

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA Administrasi Penjualan (Pabrik Tabanan), bisa Komputer, pengalaman, hubungi Dewi, Hp.0818343077 B.BP.004.04.19.0000799

Dcr Mekanik,Admin&SalesCounter Lmrn Lngsng dibawa ke Dealer Kecak Motor Jl.Ry Padang Luwih No.166 Dalung Tlp.0361-412106 B.BP.001.04.19.0000741

Dcr Kary/wati Jujur & Dspl u/Rest di Dps H.082147288881 B.BP.001.04.19.0000802

BIRO JASA

Global Expat Recruiting is looking for Secretary. Good English, outgoing, work independently, knowledge hospitality industry. CV to jobs@globalexpatrecruiting.com B.BP.004.04.19.0000779

Guru SD/TK,Wnt,SPD,KTP Bali. CV & Lmrn:binatunas@yahoo.com B.BP.001.04.19.0000605

Dicari House Keeping utk Hotel di Kuta 0811395490 B.BP.154.04.19.0000798

Penjga Kost Elit Pria SMK Par. -25th SIMA KTPBali085100636609 B.BP.001.04.19.0000796

BIRO JASA

Resto DSanur Cr:Cook Brpnglmn, Waitress.08123614559(Dharsana) B.BP.001.04.19.0000635

Cook able to make lunch and dinner for 2 villas / 10 bedrooms (adults and children). Also good at making typical bali desserts. Please contact 081238321945 B.BP.004.04.19.0000777

Dcr PRT Wnt Tgl dlm Gj.2.2Jt Jujur Serius Telp.087762800029 B.BP.004.04.19.0000782

Dcr Sopir u/ Laundry Jl.Raya Kerobokan 78X T.081933110424 B.BP.001.04.19.0000699

BIRO JASA

Dcr Adm,Sopir B1,Teknisi. Gj+Bns+Kms+BPJS Lam PT.PMA Jl.Bedahulu XVII/7, Dps. B.BP.821.04.19.0000772

BVC Krj Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunanresto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692 B.BP.004.04.19.0000599

Dicari: Salesman / Girl pglmn Gaji 3Jt,Transport,Komisi, Bonus Hub: 087761391444

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

*Dcr Spa Therapist, Security SIM A Reborn Spa Jl.Sunset A1 P.766744 B.BP.001.04.19.0000813

B.BP.001.04.19.0000613

Rest Krobo,Tk Bakery,Tk Pastry Cook,Tnp Pnglaman Dilatih dgn Cara Profesional,087861378730 B.BP.001.04.19.0000800

Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818

DIJUAL MOBIL TOYOTA

B.BP.004.04.19.0000565

RUPA-RUPA

B.BP.004.04.19.0000804

Dcr Sgr Waker u/Proyek,Mekanik SMK Bangunan,Informtika,Akunt, Surveyor,Sopir.HB:087760070441

Dijual Motor Yamaha NMax 2015 Putih mulus Hub.081239175544

B.BP.001.04.19.0000781

B.BP.001.04.19.0000693

B.BP.001.04.19.0000801

BIRO JASA

DIJUAL RUMAH

Dijual Rmh Celuk Gianyar DP 10% Bunga Krd 0.83%/bln Hub:08174792678/081805374433

Toyota Hardtop 1984 diesel ori khusus penggemar 081337070668

Bergabunglah dgn The Winning Team utk menjadi Property Consultant yg profesional & berpenghasilan luar biasa.Krm CV: grandcanggu.ljhooker@gmail.com

G.01

PROPERTY

DIJUAL MOTOR YAMAHA

Prvt Kyboard-Elect u.Pemulaanak cepat bs Hb.08123978887 B.BP.001.04.19.0000803

SERVICE

BENGKEL LAS RUPA-RUPA BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

Free

n

Desig

BIRO JASA Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl


BANGLI

14 Oknum Perawat Puskesmas Tak Ngantor Dua Tahun Bangli (Bali Post) – Oknum perawat di Puskesmas Bangli 1 dikabarkan tak pernah ngantor selama hampir dua tahun terakhir. Selama ini keberadaan perawat berinisal CPS tersebut juga tidak diketahui pihak puskesmas maupun keluarganya. Kepala Puskesmas Bangli 1 dr. A.A. Gede Mahendra Putra saat dikonfirmasi, Minggu (21/4) kemarin membenarkan kabar tersebut. Dikatakan bahwa oknum perawat asal Bangli itu terakhir kali ngantor tahun 2017. Mahendra mengatakan sudah berulangkali melakukan pemanggilan secara lisan maupun tertulis terhadap yang bersangkutan. Bahkan pihak puskesmas sempat mendatangi rumahnya, tetapi hasilnya nihil. “Keluarganya dan keluarga suaminya juga tidak tahu keberadaannya,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang didapatnya, oknum perawat tersebut kini sedang dicari pihak kepolisian. Yang bersangkutan kabarnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) karena terlibat kasus penipuan. Selama tak pernah ngantor, beberapa debt colector juga sempat mendatangi puskesmas untuk mencari yang bersangkutan. “Kalau sampai dicari debt colector berarti ada masalah pinjaman. Tapi mengenai detailnya, saya tidak tahu,” ujarnya. Dijelaskan Mahendra, sebelum menghilang, CPS sempat berpindah-pindah tugas. Saat awal dirinya memimpin Puskesmas Bangli 1 tahun 2015, CPS cukup rajin ngantor. Kemudian sekitar tahun 2016, CPS mengajukan pindah tugas ke Dinas Kesehatan. Tak lama kemudian dia kembali pindah ke Puskesmas Bangli 1. “Sejak

tugas ke Dinas Kesehatan, kabarnya yang bersangkutan sudah mulai malas ngantor. Kemudian saat pindah ke sini, dia sempat masuk sehari, setelah itu tidak pernah nongol sampai sekarang,” terangnya. Terkait hal tersebut, Mahendra mengaku sudah melaporkannya ke Dinas Kesehatan. Menurut informasi sementara yang didapatnya, per awal 2019 lalu, Pemkab Bangli sudah menyetop pemberian gaji terhadap yang bersangkutan. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli dr. Nengah Nadi dikonfirmasi terpisah mengatakan, sudah melaporkan masalah pelanggaran disiplin yang dilakukan oknum perawat tersebut ke BKD. Selanjutnya BKD-lah yang nantinya akan memproses terkait sanksi disiplin yang akan dikenakan terhadap pegawai tersebut. (kmb40)

Senin Paing, 22 April 2019

Pasar Loka Crana Segera Dioperasikan

Pasar Loka Crana

Bali Post/kmb40

Bangli (Bali Post) – Pasar Loka Crana yang telah selesai dibangun Pemkab Bangli akhir 2018 lalu, akan segera dioperasikan dalam waktu dekat. Kepala Disperindag Bangli Nengah Sudibya mengatakan, sebelum ditempati dan dioperasikan akan digelar upacara pamelaspasan pada bangunan pasar yang sempat dipinjam KPU sebagai gudang logistik itu. “Tanggal 29 April ini rencananya akan di-pelaspas,” kata Sudibya, Minggu (21/4) kemarin. Setelah diupacarai, barulah pihaknya akan melakukan proses pemindahan pedagang. Terkait rencana pengisian Pasar Loka Crana, Sudibya mengaku sudah melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada para pedagang. Dia menyebutkan daya tampung untuk pedagang di lantai atas Pasar Loka Crana sekitar 175 pedagang. Sedangkan toko di bawah diprioritaskan untuk mantan pemilik SHGB sekitar 30 toko. Ditargetkan, Pasar Loka Crana mulai beroperasi akhir Mei mendatang. Sementara itu, Ketua KPU Bangli Putu Pertama Pujawan dikonfirmasi terpisah mengatakan, pihaknya saat ini sudah selesai meminjam pasar tersebut sebagai gudang logistik, per 16 April lalu. Pascapeminjaman, pihaknya akan menemui Kadisperindag, Senin hari ini. “Pasar sudah kita bersihkan. Jadi setelah selesai distribusi logistik ke desa-desa, kita sudah langsung bersihkan palet-palet, tempat penyimpanan kotak sebelumnnya,” terangnya. (kmb40)


OLAHRAGA

Senin Paing, 22 April 2019

15 POBSI Bali akan Seleksi Atlet Pra-PON

GELAR - Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan merayakan gelar juara Liga Italia yang direbut Juventus.

Bali Post/afp

Liga Italia

Juventus Juara, Ronaldo Bertahan Milan –

Cristiano Ronaldo berkomitmen 1.000 persen tetap bersama Juventus musim depan setelah mengklaim gelar Serie A Liga Italia pertamanya, Minggu (21/4) kemarin. Kemenangan 2-1 atas Fiorentina cukup untuk memberi Juve trofi kedelapan berturut-turut dan unggul 20 poin atas rival terdekat Napoli dalam kompetisi yang menyisakan lima pertandingan. Gelar Serie A ke-35 ini membantu pasukan Massimiliano Allegri meringankan kepedihan karena disingkirkan Ajax dari Liga Champions di Stadion Juventus. Bek Nikola Milenkovic membuat Fiorentina unggul pada menit ke-6. Sundulan Alex Sandro pada menit ke-37 dan gol bunuh diri pemain belakang Fiorentina German Pezzella menit ke-53 memastikan gelar Juventus. ‘’Ini adalah musim yang hebat dan saya beradaptasi dengan baik. Kami memenangkan Serie A dan Piala Super Italia yang tidak mudah dicapai. Tidak berjalan baik di Liga Champions, tetapi tahun depan adalah halaman baru,

semua penggemar dan kami menginginkannya. Aku tinggal di Juve 1.000 persen,’’ ujar Ronaldo usai pertandingan. Pemain berusia 34 tahun itu merebut gelar liga domestik keenam. Sebelumnya, tiga trofi disabetnya bersama Manchester United dan dua dengan Real Madrid. Ronaldo menjadi pemain pertama yang memenangkan Liga Primer, La Liga dan Serie A. Ia mencetak 19 gol dan 6 assist di Liga Italia di bawah Fabio Quagliarella (Sampdoria, 22 gol) dan Krzysztof Piatek (AC Milan, 21 gol). ‘’Saya sangat senang karena telah mencapai tujuan penting. Kami mengalami musim yang

luar biasa dan memenangkan 50 persen kompetisi yang diikuti. Tentu saja kami kecewa karena tersingkir di Liga Champions, tetapi sebuah gelar telah dirayakan,’’ papar Allegri yang menjadi pelatih pertama yang memenangkan lima gelar Serie A berturutturut.

Washington – Milwaukee Bucks menempatkan Detroit Pistons di ambang eliminasi dengan kemenangan 119-103 dalam lanjutan pertandingan playoff NBA Wilayah Timur, Minggu (21/4) kemarin. Hasil ini memberi Bucks keunggulan 3-0 dan di ambang lolos ke fase berikutnya jika menang lagi pada Selasa besok. Khris Middleton selesai dengan 20 poin dan 9 rebound, Brook Lopez mengumpulkan 19 poin, 7 rebound, sedangkan Eric Bledsoe mencetak 19 poin untuk Bucks. Giannis Antetokounmpo menghasilkan 14 poin dan 10 rebound untuk double-double ketiganya secara beruntun dan Nikola Mirotic mencetak 12

poin. Blake Griffin yang absen dalam dua pertandingan pertama karena lututnya sakit, mengumpulkan 27 poin dalam 31 menit untuk Pistons. Detroit kini telah kalah dalam 13 pertandingan playoff sejak 2008. Masih di Wilayah Timur, Joel Embiid yang baru kembali dari cedera, mencetak 31 poin dan meraih 16 rebound untuk membawa Philadelphia 76ers meraih kemenangan 112-108 atas tuan rumah Brooklyn Nets. 76ers kini unggul 3-1 atas Nets dan akan maju ke babak berikutnya jika menang di kandang pada Rabu lusa. Ben Simmons menambah 15 poin, 8 rebound dan 8 assist untuk 76ers. Ca-

ris LeVert memimpin Nets dengan 25 poin, serta masingmasing 21 poin dari Allen dan D’Angelo Russell. Langkah Bucks diikuti Houston Rockets di Wilayah Barat yang menundukkan Utah Jazz 104-101 untuk memimpin 3-0. Dalam laga lainnya, Denver Nuggets mengalahkan San Antonio Spurs 117-103. Nuggets dipimpin oleh Nikola Jokic asal Serbia yang menghasilkan 29 poin, 12 rebound dan 8 assist. Kemenangan ini membuat Nuggets menyamakan kedudukan dengan San Antonio menjadi 2-2. Nuggets mengakhiri kekalahan 14 pertandingan beruntun di San Antonio sejak Maret 2012. (afp/kmb)

Barcelona Barcelona mendekati gelar La Liga kedelapan dalam 11 tahun setelah Clement Lenglet dan Jordi Alba mencetak gol dalam kemenangan 2-1 atas Real Sociedad. Barca tinggal mengalahkan Alaves dan Levante untuk dinobatkan menjadi juara di Nou Camp.

Tiga poin melawan Alaves sudah cukup jika Atletico Madrid kalah dari Valencia. Entah dalam tiga hari atau tujuh hari, sekarang hanya masalah kapan tim Ernesto Valverde mempertahankan trofi. ‘’Kami harus mengeluarkan dari kepala bahwa kami memiliki sembilan poin. Kami sekarang memiliki tiga hari sampai kami bermain lagi dan itu akan sulit,’’ kata Valverde mengingatkan pemainnya. Gol telat Niklas Suele membuat Bayern Munich mematahkan perlawanan 10 pemain Werder Bremen untuk meraih kemenangan 1-0 dan tetap berada di depan Borussia Dortmund dalam perburuan gelar Bundesliga. Bayern unggul empat poin atas Dortmund. Petaka buat Bremen terjadi menyusul kartu kuning kedua yang diterima Milos Veljkovic. RB Leipzig di posisi ketiga setelah

unggul 2-1 atas Borussia Moenchengladbach. City Pep Guardiola memuji keputusannya menurunkan Phil Foden sejak di Liga Utama Inggris. Pemain 19 tahun ini mencetak satu-satunya gol dalam kemenangan 1-0 Manchester City atas Tottenham Hotspur untuk membalas dendam atas kekalahan di Liga Champions. Hasil ini menempatkan City di puncak klasemen, unggul satu poin atas Liverpool dalam perlombaan perebutan juara. Foden berpeluang bermain dalam lima pertandingan City yang tersisa dalam upaya meraih treble domestik pertama dalam sepak bola Inggris. ‘’Phil adalah pemain yang sangat berbakat. Setiap kali bermain, dia mencetak gol atau memiliki peluang,’’ sebut Guardiola. (afp/kmb)

Bucks dan Rockets di Ambang Lolos

Senin, 22 April 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita 09:30 Wita

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih Mapadudusan Agung Ngusaba Desa Ngusaba Nini Ds. Semate Mengwi (2) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Ball Hanoman (1) Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Yowana Magz Yoga Stansha SMA 2 Semarapura, Juara I Yoga SMA/SMK Parameter Solusi Alternatif Marion Sam

10:00 Wita 10:05 Wita 11:00 Wita 11:30 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:05 Wita 14:30 Wita 15:30 Wita 16:00 Wita 16:05 Wita 16:30 Wita

Seputar Bali Terkini Lejel Home Shopping Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shopping Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih Mapadudusan Agung Ngusaba Desa Ngusaba Nini Ds. Semate Mengwi (3) Berita Siang Klip Bali Ocydia Home Shopping Klip Bali Yowana Live Pemberdayaan Wanita Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Taman Sari TK Kartika Mandala

17:00 Wita 17:30 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 20:30 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:30 Wita

Kreasi Anak Pelangi Production Sansekerta Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Wawancara Rektor Undiksha Diabemed Taksu Pande Ketut Margi, Pelestari Keris Dari Desa Gubug Seputar Bali Terkini Lila Cita Calonarang Ki Bajra Sakti Samprangan Kediri Tbn (1) Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Bali Channel Tourist TV

Denpasar (Bali Post) – Pertandingan Pra-PON cabang olahraga (cabor) biliar akan digelar di Jakarta, 21–30 Agustus mendatang. Menghadapi babak kualifikasi itu, Pengprov POBSI Bali memerlukan 10 atlet putra dan putri terbaik yang nantinya memperkuat tim. Menurut Ketua Umum Pengprov POBSI Bali Njoo Daniel Dino Dinatha, pihaknya tinggal mencari empat pebiliar putra dan putri yang akan diseleksi untuk membela tim Pra-PON. ‘’Atlet itu terdiri atas dua atlet putra nomor pool, satu atlet putra nomor english billiard dan satu atlet putri nomor pool,’’ katanya didampingi Wakil Ketua Umum Willy Soedarno di Denpasar, Minggu (21/4) kemarin. Dikatakannya, POBSI Bali memiliki kriteria tersendiri dalam membentuk tim definitif. Pebiliar yang diseleksi adalah atlet yang pernah memperkuat

Bali pada PON, kejurnas dan berdasarkan prestasi. Seleksi pembentukan tim definitif dilakukan sedini mungkin agar tidak terlalu mepet dengan waktu penyelenggaraan Pra-PON. Khusus atlet penghuni Pelatda Bali dinyatakan lolos tanpa seleksi. Mereka adalah Irwan Limardi, Made Tirta alias Marsel dan Oei Kim Han/Hany. Ikut lolos pebiliar putri Desak Raka Kasih Ariati (nomor pool), Gede Putra/Kobar (english billiard) dan Edy Wirawan/ Edy Kingkong (snooker). Willy Soedarno menambahkan, mereka lolos tanpa seleksi karena keberhasilannya menyumbangkan medali bagi Bali di PON dan kejurnas sebelumnya. Prestasi itu yang menjadi acuan mereka di luar atlet pelatda. ‘’Seleksi bakal dihelat setelah Idul Fitri sekitar akhir Juni dan pembentukan tim definitif pada awal atau pertengahan Juli,’’ ungkapnya. (kmb)

Mangupura (Bali Post) – Tiga pemain tim Bali United U-18 dipanggil mengikuti seleksi Tim Nasional Indonesia U-18. Mereka adalah I Made Tri Somanada, Komang Tri Arta Wiguna dan I Gede Agus Mahendra. Ketiganya bergabung ke pelatnas di Cikarang mulai Senin (22/4) ini. Dalam surat resminya kepada manajemen Bali United, PSSI menyatakan Pelatnas Timnas U-18 sebagai persiapan mengikuti AFF U-18 Championship 2019 dan kualifikasi AFC U-19 Championship 2020. Seleksi dan pemantauan bakat pemain Timnas U-18 dilaksanakan 22-28 April 2019. Demikian dikutip dari situs Bali United, Minggu (21/4) kemarin. Made Tri Somanada, Komang Tri Arta Wiguna

dan Gede Agus Mahendra tahun lalu sukses membawa tim Bali United U-16 melaju hingga ke babak final kompetisi Elite Pro Academy Liga 1 U-16. Ketiganya juga bagian dari skuad tim Bali United U-17 yang lolos hingga babak semifinal Piala Soeratin putaran nasional. Made Tri kelahiran Tabanan, 19 Februari 2001. Bek kanan ini adalah kapten tim Bali United U-16 dan Bali United U-17. Komang Tri Arta Wiguna lahir di Madenan, Singaraja, 24 Januari 2001. Sebagai bek tengah, ia didukung postur tubuh yang cukup tinggi untuk pemain seumurannya. Sementara Gede Agus Mahendra kelahiran Denpasar, 1 Juni 2002. Mahendra selalu tampil konsisiten sebagai bek sayap kiri. (kmb)

Tiga Pemain BU-18 Dipanggil Timnas


balipost http://facebook.com/balipost

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Senin Paing, 22 April 2019

Catatan Pemilu 2019

Pemilih Kebingungan, Banyak Surat Suara Pileg Tak Tercoblos

Denpasar (Bali Post) Indonesia telah mencatat sejarah baru dengan pelaksanaan pemilu presiden (pilpres) dan pemilu legislatif (pileg) yang dilaksanakan bersamaan. Namun, dari pelaksanaannya, banyak catatan yang perlu mendapatkan perhatian. Salah satunya munculnya dilema di mana pileg seolah tenggelam oleh euforia pilpres. Pemilih pun nampak banyak yang mengalami kebingungan karena kurang mengenal nama-nama caleg.

‘’Pileg yang sama pentingnya dengan pilpres, seolah-olah tenggelam oleh euforia dukungan kepada masing-masing capres,’’ kata Ketua Komite Demokrasi (KoDe) Bali Gede Suardana, beberapa waktu lalu. Dampak dari euforia tersebut adalah para pemilih menjadi kebingungan saat berada di bilik suara. ‘’Pemilih banyak yang tidak mengenali para caleg dan calon DPD di bilik suara TPS,’’ ujar Suardana. Pemilih yang kebingungan pun akhirnya hanya mencoblos kertas suara capres atau mencoblos nama partai pada kertas suara pileg karena tidak mengenal dan mengetahui jejak rekam para caleg dan calon DPD. ‘’Fenomema ini tampak dari penghitungan surat suara pileg yang tidak sah karena tidak dicoblos oleh pemilih,’’ kata Suardana. Pemilu serentak juga menimbulkan dilema bagi caleg di Bali. Para caleg tidak mengampanyekan capres yang diusung partai koalisinya karena kalah populer dibandingkan capres lainnya. ‘’Hasilnya, dari hitungan cepat, capres nomor urut 01 Jokowi menang telak atas capres nomor urut 02 Prabowo di Bali,’’ katanya. Kemungkinan lain yang terjadi adalah para caleg yang terpilih nantinya kemungkinan besar adalah hasil dari Jokowi effect. ‘’Perolehan suara para caleg kemungkinan kecil namun memperoleh kursi di DPRD Bali atau kabupaten/kota karena ditolong oleh perolehan suara partai yang besar,’’ kata Suardana yang mantan jurnalis ini. (kmb14) SURAT SUARA — Dua pemilih sedang memasukkan kertas suara ke kotak suara dalam pemilu 17 April lalu. Berdasarkan catatan KoDe Bali, pemilih bingung menentukan caleg sehingga banyak kertas suara tak tercoblos.

Disalip ’’New Comer’’ PDI-P Klaim Kunci Bawaslu Terima 16 Kursi DPRD Bangli Caleg Petahana DPRD Gianyar Berguguran Laporan Dugaan Coblos Dua Kali di Yeh Sumbul Bangli (Bali Post) – Partai politik peserta pemilu di Kabupaten Bangli saat ini tengah menunggu pengumuman resmi hasil penghitungan perolehan suara dari KPU Bangli. Meski demikian, berdasarkan penghitungan internal yang dilakukan, sejumlah parpol sudah bisa memetakan jumlah calegnya yang lolos di kursi legislatif. Seperti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Bangli. Partai tersebut mengklaim mampu meraih 16 kursi untuk DPRD Bangli. Bahkan jumlah tersebut masih berpeluang bertambah dua kursi di dua dapil. ‘’Untuk sementara, 16 kursi itu sudah kita kunci. Kemungkinan masih ada peluang untuk tambahan dua kursi lagi masing-masing di Dapil Tembuku dan Kintamani Timur,’’ ungkap Ketua DPC PDI-P Kabupaten Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Minggu (21/4) kemarin. Secara rinci dia menyebutkan, untuk di Dapil Tembuku, dari 5 kursi yang diperebutkan, PDI-P dipastikan mampu meraih 2 kursi. Sementara Dapil Bangli, dari 6 kursi yang diperebutkan, dipastikan dapat 3 kursi. Dapil Susut, jumlah kursi yang berhasil diraih diklaim sebnyak 5 kursi dari total 6 kursi yang diperebutkan. Di Dapil Kintamani Barat, PDI-P mampu merebut 4 kursi dari total 6 kursi yang diperebutkan. Sedangkan untuk Dapil Kintamani Timur, dari 7 kursi yang diperebutkan dipastikan berhasil mendapat 2 kursi. Sedana Arta juga menyebutkan secara total jumlah suara yang mampu diraup PDI-P di Kabupaten Bangli pada pemilu kali ini sebanyak 75.835 suara. Terhadap perolehan suara tersebut, pihaknya akan mengawal hingga penetapan dilakukan oleh KPU. Menurut Sedana Arta, kecil kemungkinan jumlah suara yang didapat tersebut akan berubah. Sebab, penghitungan ini berdasarkan data C1 asli yang dipegang oleh saksi-saksi PDI-P. ‘’Jadi kemungkinan terjadi perubahan sangat kecil, nol koma satu persen-lah,’’ tegasnya. Sementara itu, ditanya terkait perolehan suara untuk pilpres, Sedana Arta menyebutkan, pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Amin berhasil meraih suara hingga 94 persen lebih. Selain PDI-P, Partai Golkar juga sudah memprediksi caleg-calegnya yang lolos ke DPRD Bangli. Ketua Harian DPD Partai Golkar Kabupaten Bangli Nyoman Basma mengatakan, berdasarkan hasil penghitungan suara sementara berbasis C1 yang dikumpulkan saksi-saksi partainya, jumlah kursi yang berhasil diraih untuk DPRD Bangli diklaim meningkat dari pemilu sebelumya yang hanya 5 kursi. Pada pemilu kali ini diprediksi jumlah kursi yang didapat 6-7 kursi. ‘’Yang lima sudah optimis dapat. Yang dua itu kemungkinan nambahnya di dapil Susut dan Tembuku,’’ kata Basma. (kmb40)

Gianyar (Bali Post) – Pemilu yang berlangsung Rabu (17/4) memberi banyak kejutan bagi para caleg DPRD Gianyar. Khususnya para incumbent yang kembali bertarung untuk mempertahankan kursi legislatif. Mereka harus berguguran karena jumlah suara tidak terpenuhi. Bahkan incumbent ini meliputi partai besar, seperti Golkar, Gerindra, Demokrat hingga Hanura. Beberapa dari mereka diganti oleh new comer yang berhasil meraup ribuan suara. Ketua Partai Golkar Gianyar Made Dauh Wijana dihubungi, Minggu (21/4) kemarin, mengakui sejumlah caleg andalannya yang merupakan incumbent DPRD Gianyar tidak memperoleh suara yang cukup untuk kembali menduduki kursi legislatif. Untuk pemilu kali ini pihaknya hanya memperoleh 5 kursi dari sebelumnya 7 kursi di DPRD Gianyar. ‘’Ya… ada beberapa incumbent yang tidak lolos, sehingga kali ini jumlah kursi kita di DPRD Gianyar turun,’’ katanya. Diungkapkan, tiga incumbent DPRD Gianyar yang gugur itu ada di dapil V Gianyar meliputi Kecamatan Payangan-Tegallalang, termasuk juga incumbent yang bertarung di dapil IV Kecamatan Ubud serta incumbent di dapil III meliputi Kecamatan Sukawati. Namun untuk dapil III Kecamatan Sukawati ada satu orang new comer yang lolos yakni I Wayan Arjono. ‘’New comer Bapak Arjono lolos, ini hasil data di lapangan, namun untuk lebih pastinya kan menunggu pleno besok (hari ini - red),’’ katanya. Mendapati penurunan yang signifikan ini, pihaknya pun akan kembali menggelar rapat evaluasi. Disinggung apakah kondisi ini terjadi akibat kasus yang membelit sejumlah elite Partai

Golkar, Dauh Wijana mengaku belum bisa memastikan hal itu. ‘’Padahal beberapa hari sebelumnya sejumlah kantong suara sudah dipastikan, tapi saat hari H terjadi perubahan, yang pasti kita akan menggelar rapat evaluasi membahas hal ini,’’ katanya. Kondisi serupa juga dialami Partai Gerindra Gianyar, yang sebelumnya memiliki 5 kursi di DPRD Gianyar, namun hasil data C1 dari Pemilu 2019 ini hanya bisa meraih 3 kursi. Ironisnya 4 dari 5 incumbent DPRD Gianyar ini gagal lolos di masing-masing dapil. Hanya I Gusti Ngurah Supriyadi, incumbent dari dapil V Gianyar yakni Kecamatan Payangan-Tegallalang yang lolos. ‘’Incumbent Supriyadi saja, empat incumbent lainnya tidak ada yang lolos di masing-masing dapilnya,’’ ucap Ketua Partai Gerindra Gianyar I Wayan Tagel Arjana. Selain gagal di masing-masing dapil, sejumlah incumbent ini malah dikalahkan oleh new comer. Seperti di Dapil I Gianyar berhasil lolos caleg Gerindra Ketut Astawa Suyasa. New comer yang merupakan mantan Sekwan Gianyar yang tahun lalu pensiun ini berhasil mendulang ribuan suara di Kecamatan Gianyar. Selain itu di Dapil II Kecamatan Blahbatuh-Tampaksiring juga lolos new comer Partai Gerindra yakni I Gusti Ngurah Agung Pidada, mantan Perbekel Desa Blahbatuh. ‘’Untuk fix-nya kita tetap menunggu pleno, tapi kalau data laporannya terpaut jauh misal beda 300 itu kan sudah tidak mungkin diubah,’’ katanya. Kondisi pelik paling dialami Partai Hanura Gianyar. Partai yang sebelumnya memiliki tiga caleg incumbent di DPRD Gianyar, berdasarkan data awal tidak ada satu pun yang lolos. ‘’Hasil sementara memang tidak

ada yang lolos, termasuk tiga incumbent kita yang ada di dapil II, dapil III dan dapil V itu tidak lolos,’’ kata Ketua Partai Hanura Gianyar Made Suryanto. Melihat kondisi ini pihaknya pun akan mengagendakan rapat internal partai, guna menentukan langkah selanjutnya. Terlebih saat ini pihaknya tidak lagi memiliki kursi di DPRD Gianyar. Ia pun menyayangkan kondisi ini, apalagi PDI-P Gianyar yang selama ini merupakan partai koalisi malah meraup suara maksimal. ‘’Mereka dapat maksimal dukungan masyarakat, apalagi PDI-P sampai 26 kursi itu dalam sejarah memang baru pertama kali terjadi di Gianyar,’’ ucapnya. Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Gianyar Tjokorda Asmara Putra Sukawati alias Cok Anom mengatakan raihan kursi Partai Demokrat Gianyar masih sama yakni lima kursi. Meski sama, namun ternyata ada pergeseran incumbent, hal ini terjadi di Dapil I Gianyar, incumbent DPRD Gianyar disalip suaranya oleh new comer I.B. Gaga Adisaputra. Mantan Sekda Gianyar yang akrab disapa Gus Gaga ini diketahui meraih 3.400 lebih suara. ‘’Untuk Gianyar saja incumbent diganti oleh Gus Gaga, empat dapil lainya masih diduduki oleh incumbent,’’ ucapnya. Sementara itu, Ketua NasDem Gianyar Made Kariyasa belum bisa berkomentar terkait nasib dua incumbent partainya yang sebelumnya menjabat di DPRD Gianyar. Ia mengaku proses penghitungan masih berlangsung, hingga final saat pleno hari ini. ‘’Penghitungan masih berlangsung, karena banyak suara tercecer di TPS. Jadi hasilnya belum tahu bagaimana, besok setelah pleno saya kabari,’’ katanya. (kmb35)

Negara (Bali Post) – Bawaslu Jembrana kembali menerima dugaan pelanggaran berat terkait pencoblosan 17 April lalu di Jembrana. Laporan yang masih ditelusuri Bawaslu Jembrana ini dugaan pelanggaran di mana satu pemilih mencoblos dua kali di Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo. Laporan terhadap salah seorang pemilih di TPS 19 Banjar Pangkung Languan Mekar, Desa Yeh Sumbul diterima Bawaslu, belum lama ini. Ketua Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan dikonfirmasi, Minggu (21/4) kemarin, membenarkan adanya laporan dugaan pelanggaran. Bila memang terbukti, laporan yang dilaporkan oleh I Wayan W, salah seorang warga Yeh Sumbul ini, mengarah pada tindakan pidana. Pihak terlapor yang dimaksud memberikan suara lebih dari satu itu adalah Ni Komang W. Kronologinya, terlapor ini bisa melakukan pencoblosan hingga lebih dari sekali dengan menggunakan undangan pemilih lain. Dari informasi, pemilih ini berada di TPS untuk mendampingi neneknya untuk memilih. Tetapi, pihak yang terlapor ini justru yang melakukan pencoblosan. Bukan pemilih terdaftar dalam C6 yang didampinginya. Sementara sebelumnya, terlapor ini sudah menggunakan hak pilihnya, sehingga disinyalir terlapor ini memberikan suara lebih dari sekali. Pande menambahkan, meskipun laporan sudah diterima, namun Bawaslu belum meregister laporan tersebut. Pihak pelapor diminta untuk melengkapi bukti-bukti penguat dugaan pelanggaran tersebut. (kmb26)

PDI-P Diperkirakan Kuasai 26 Kursi DPRD Gianyar Empat di Antaranya Perempuan

Gianyar (Bali Post) Komposisi legislatif Kabupaten Gianyar selain dikuasai 26 orang dari PDI-P dari jumlah 40 kursi yang ada, yang menarik lagi Gedung DPRD Gianyar lima tahun ke depan akan dihiasi empat politisi perempuan. Mereka semua ‘’banteng perempuan’’ TERBANYAK --- Ni Made Ratnadi, S.E., Caleg PDI Perjuangan dari Dapil Blahbatuh-Gianyar, dengan perolehan suara terbanyak yakni 13.818 suara.

dengan perolehan suara dari tertinggi hingga terendah. Keempat caleg perempuan tersebut di antaranya Ni Made Ratnadi, S.E. dari Dapil Blahbatuh-Gianyar, dengan perolehan suara terbanyak 13.818 dalam pemilu legislatif DPRD Gianyar. Jumlah ini mengalahkan caleg-caleg DPRD Kabupaten Gianyar lainnya. Kemudian Luh Suciningsih, S.E., caleg dapil Gianyar dengan perolehan 5.318 suara. Kedua caleg perempuan tersebut merupakan incumbent yang kini lolos ke DPRD Gianyar untuk kedua kalinya. Disusul caleg dapil Ubud Ni

Nyoman Etty Yuliastuti, dengan perolehan 5.141 suara dan Desak Putu Tirta dari dapil Sukawati dengan perolehan 1.817 suara. Kedua caleg ini merupakan new comer (pendatang baru). Ketua DPC PDI-P Gianyar Made Mahayastra mengatakan, jumlah caleg perempuan yang lolos ke DPRD Gianyar tahun ini memang mengalami penambahan dari periode sebelumnya tiga orang. Selain di Gianyar, caleg perempuan PDI-P juga lolos ke DPRD Bali atas nama Ni Luh Yuniati. Caleg PDI-P lainnya yang lolos yakni Kadek Diana, I Made Budastra, I Made

Rai Warsa, dan A.A. Gede Agung Wira Mantara juga lolos ke DPRD Bali. ‘’PDI-P lolos 5 kursi dari 6 kursi yang ada untuk Gianyar,’’ katanya. Lebih lanjut, Mahayastra mengatakan, perolehan suara yang dirilisnya berdasarkan data C1 yang ada di setiap TPS, yang dipastikan hasilnya tidak akan jauh dari rekap resmi KPU Gianyar. ‘’Dengan menggunakan metode Sainte Legue, maka perolehan suara kader PDI-P di masing-masing dapil yang ada di Kabupaten Gianyar, rata-rata bertambah dua kursi untuk duduk di legislatif Gianyar,’’ kata Diana.

Di samping itu, Gianyar dalam pemilu tahun ini kembali memiliki wakil rakyat di DPR-RI. Kader PDI-P Gianyar Nyoman Parta dipastikan berhasil dengan raihan suara 119.072. Kursi ini kembali berhasil direbut setelah pascareformasi sebelumnya, yang karena penunjukan partai ada dua orang menjabat sebagai DPR-RI. Sementara untuk partai lainnya yang akan menduduki kursi DPRD Gianyar akan berasal dari Partai Golkar dan Demokrat masing-masing sebanyak 5 kursi, Gerindra 3 kursi dan PKPI sebanyak 1 kursi. (kmb16)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Senin 22 April 2019 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu