20 HALAMAN
NOMOR 92 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
selasa kliwon, 21 november 2017
Temu Wirasa LPD dan Bendesa Adat Se-Bali
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
1
Bali Belum Mati, tapi Sedang ’’Madwijati’’ Bali jangan hanya dieksploitasi. Krama Bali pun jangan mau dipecahpecah. Termasuk dalam hal penguatan ekonomi, krama Bali mesti bersatu. Pertumbuhan ekonomi harus betul-betul mencerminkan ketahanan ekonomi rakyat, bahkan hingga ke pelosokpelosok desa. Bukan sebaliknya, malah membuat krama Bali semakin terpuruk.
Hal itu terungkap dalam acara Temu Wirasa LPD dan Bendesa Adat se-Bali di Wantilan Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Denpasar, Senin (20/11) kemarin. Acara yang diprakarsai Badan Kerja Sama (BKS) LPD bekerja sama dengan Bisnis Bali dan Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar ini dihadiri ratusan kepala LPD, ketua Lembaga Pemberdayaan (LP) LPD, dan bendesa adat se-Bali. Pertemuan bertajuk ‘’Tingkatkan Perekonomian Krama Adat Bali Berbasis Kearifan Lokal Bersama LPD’’ digelar dalam rangka menyambut
HUT ke-33 LPD Bali dan Hari Puputan Badung. Sejumlah pembicara dihadirkan seperti Rektor Unhi Denpasar sekaligus budayawan Bali Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A., Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha, Ketua BKS LPD Provinsi Bali Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si. dan pakar ekonomi Prof. Dr. I Wayan Ramantha, S.E., M.M.Ak. dengan Moderator Dr. Ida Bagus Teddy Prianthara, S.E., Ak.CA., M.Si. ‘’Sebetulnya, LPD ini diharapkan men-
jadi bentengnya Bali dari segi ketahanan budaya dengan memperkuat ekonomi,’’ ujar Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha mengawali diskusi. Namun, Satria Naradha menyayangkan mayoritas aliran kredit di LPD masih untuk kebutuhan konsumtif. Kalau hal ini dibiarkan terus berlangsung, maka Bali pelan-pelan akan mati tanpa harus bunuh diri. Oleh karena itu, LPD yang kini menginjak usia 33 tahun mesti menyiapkan strategi khusus guna menyikapi situasi ini. ‘’Strategi khusus ini memerlukan persatuan, jangan lagi kita
LPD Harus Jadi ’’Provokator’’ KEBERADAAN LPD tidak hanya mampu menjadi tumpuan perekonomian masyarakat dalam bidang pembangunan desa adat, namun juga diharapkan mampu membangun wirausaha yang akan berperan dalam perekonomian berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan ke depannya keberadaan LPD mampu mendorong masyarakat untuk menjadi wirausaha serta menyerap tenaga kerja yang ada di ruang lingkup desa pakraman. Pakar ekonomi Prof. Dr. I Wayan Ramantha, S.E., M.M.Ak. di acara Temu Wirasa LPD dan Bendesa se-Bali di Gedung Pers K. Nadha, Senin (20/11) kemarin, mengatakan banyak hal yang bisa dilakukan LPD untuk membangun wirausaha. Seperti halnya mendukung kredit produktif bagi masyarakat yang mau terjun ke dunia usaha. ‘’LPD bisa untuk menurunkan suku bunga untuk kredit produktif masyarakat, agar yang bersangkutan memiliki usaha. Hal ini tentunya mampu untuk menyerap tenaga kerja, sehingga secara tidak langsung LPD mampu memperluas lapangan pekerjaan,’’ katanya. Hal. 19 Wirausaha Baru
dipecah-pecah,’’ jelasnya. Satria Naradha menambahkan, LPD harus bisa menyelamatkan Bali. Segala sektor usaha dalam perekonomian mesti dikuasai oleh orang Bali sendiri. Pulau Dewata saat ini memang belum mati, tetapi sedang madwijati untuk mengambil langkah-langkah yang lebih baik lagi. ‘’Madwijati artinya kehidupannya akan lebih baik lagi. Kalau panglingsir kita, para pandita madwijati kan lebih sempurna lagi,’’ terangnya. Hal. 19 Dibentuk BUDA
Penghargaan bagi Perintis LPD
Bali Post/eka
TEMU WIRASA - Suasana Temu Wirasa LPD dan Bendesa Adat se-Bali di Gedung Pers K. Nadha, Senin (20/11) kemarin.
Denpasar (Bali Post) Ada yang menarik di acara Temu Wirasa LPD dan Bendesa Adat se-Bali di Wantilan Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Denpasar, Senin (20/11) kemarin. Ketua BKS LPD Provinsi Bali Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si. menyerahkan penghargaan kepada Perintis LPD di Bali almarhum Prof. Ida Bagus Mantra yang diwakili I Gusti Ayu Badri (istri) dan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra (anak). Penghargaan serupa juga diberikan kepada Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha. Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mewakili sang ibu yang sudah berusia hampir 90 tahun mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penghargaan tersebut. Baginya, penghargaan itu adalah milik semua masyarakat Bali untuk ajeg Bali. Terutama agar bagaimana kebudayaan itu bisa berjalan secara berkelanjutan. ‘’33 tahun yang lalu, saya masih kecil, masih SMA, tapi sekilas kita melihat bahwa LPD berperan penting dalam keberlangsungan desa adat/pakraman terhadap kebudayaan,’’ ujar Wali Kota Denpasar ini. Rai Mantra menambahkan, keberadaan LPD juga akan menjawab tantangan ke depan yakni bisa menjadi wadah kekayaan desa adat/pakraman. Hal. 19 Pernah Bermimpi
Setya Novanto Tetap Melawan
Presiden Tolak Beri Perlindungan Hukum
Istri Novanto Bungkam
Jakarta (Bali Post) Perjuangan tersangka kasus korupsi KTP elektronik (eKTP) Setya Novanto yang ditahan di Rutan KPK berjanji tak akan berakhir. Ia akan melakukan perlawanan hukum. Sementara itu, Presiden Jokowi tak mau memberikan perlindungan hukum sesuai permintaan Setya Novanto. Setya Novanto tidak menyangka kalau KPK langsung menahan dirirnya usai menjalani rawat inap di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). ‘’Saya pikir masih diberi kesempatan untuk recovery,’’ kata Novanto seusai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di gedung KPK, Jakarta, Senin (20/11) dini hari. Novanto pun tidak lagi menggunakan kursi roda saat seperti ia tiba di gedung KPK. Ia tampak berjalan dari lokasi pemeriksaan di lantai dua meski tampak lemah dan masih mengenakan rompi oranye tahanan KPK. ‘’Ya, saya sudah menerima tadi dalam kondisi saya yang masih sakit, masih vertigo karena tabrakan, tapi ya… saya mematuhi hukum,’’ tambah Novanto. Meski menerima penahanan,
Jakarta (Bali Post) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Deisti Astriani Tagor, istri Ketua DPRRI Setya Novanto, terkait kasus KTP elektronik (e-KTP). Dia diperiksa dalam kapasitasnya sebagai mantan Komisaris PT Mondialindo Graha Perdana. KPK memeriksa Deisti sebagai saksi untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo yang merupakan Dirut PT Quadra Solution di gedung
ia mengaku tetap melakukan perlawanan terhadap proses hukum yang dilakukan KPK terhadap dirinya. ‘’Saya sudah melakukan langkah-langkah dari mulai melakukan SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) di Kepolisian dan mengajukan surat kepada perlindungan hukum kepada Presiden maupun kepada Kapolri, Kejaksaan Agung dan saya sudah pernah praperadilan,’’ ungkapnya. Novanto ditahan selama 20 hari terhitung 17 November sampai 6 Desember di Rutan Negara Kelas 1 Jakarta Timur Cabang KPK. Ia adalah tersangka kasus korupsi KTP elektronik yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 2,3 triliun. Hal. 19 Enggan Tanggapi
Kekayaan Novanto yang Dilaporkan Rp 114 M Jakarta (Bali Post) Ketua DPR-RI Setya Novanto termasuk pejabat politik yang lumayan kaya. Pada tahun 2015, harta kekayaan yang dilaporkan Setya Novanto ke LHKPN mencapai Rp 114 miliar. Angka itu didapat dari aset kepemilikan tanah, bangunan dan kendaraan. Ia juga diketahui memiliki logam mulia, batu mulia hingga surat berharga. Setya Novanto juga memi-
Tempati Sel Berdinding Semen Jakarta (Bali Post) Ketua DPR-RI Setya Novanto dipastikan tidak mendapat perlakuan istimewa selama ditahan KPK di Rutan KPK. Kabiro Humas KPK Febri Diansyah menyatakan, Novanto tetap akan diperlakukan sama seperti tahanan lainnya. Meski berstatus Ketua DPR, tak ada perlakuan istimewa yang diberikan untuknya.
‘’Perlakuan di rutan sama untuk seluruh tahanan, karena prinsipnya sama. Namun dari aspek kesehatan juga berlaku sama dengan yang lain. Kalau memang ada keluhan sakit yang membutuhkan tindakan-tindakan lebih lanjut itu akan diperlakukan sama,’’ tegas Febri. Hal. 19 Satu Kompleks
Bali Post/ade
DIPERIKSA - Istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor, memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik KPK, Senin (20/11) kemarin.
Sejumlah Fraksi Desak Ganti Ketua DPR
Bali Post/ade
RUTAN - Ketua DPR Setya Novanto menuju sel tahanan di Rutan KPK.
KPK, Jakarta, Senin (20/11) kemarin. Deisti yang mengenakan batik kuning dan kerudung cokelat muda sudah mendatangi gedung KPK Jakarta pukul 09.53 WIB untuk menjalani pemeriksaan. Namun, ia bungkam alias tidak berkomentar apa pun terkait pemeriksaannya kali ini dan langsung masuk ke lobi gedung KPK. Hal. 19 Saksi Lain
Jakarta (Bali Post) Penahanan tersangka dugaan korupsi proyek pengadaan KTP elektronik (e-KTP) Setya Novanto dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) ke Rumah Tahanan (Rutan) KPK, Minggu (19/11) malam sekitar pukul 23.20 WIB, membuat kader di internal Partai Golkar dan fraksi-fraksi di DPR mendesak perlunya pergantian posisi Ketua DPR-RI yang masih dijabat Setya Novanto. Ketua DPR-RI merangkap Ketua Umum Partai Golkar sudah berada dalam tahanan KPK ini dianggap tidak layak lagi menduduki posisi Ketua DPR-RI. Hal itu terlihat dari rapat harian DPP Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (20/11) kemarin. DPP Golkar akan menggelar rapat pleno, Selasa (21/11) ini dengan agenda memutuskan nama pengganti Ketua DPR baru pengganti Setya Novanto. Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan, agenda rapat pleno Golkar
salah satunya membahas pergantian Setya Novanto sebagai Ketua DPR-RI. ‘’Besok kita bicarakan, besok kita sudah putuskan nama baru untuk Ketua DPR,’’ kata Nurdin Halid. Nurdin menegaskan, pergantian Ketua DPR-RI tidak perlu menunggu Ketua Umum Partai Golkar definitif. ‘’Tidak, besok kita putuskan,’’ katanya. Saat ditanya siapa saja nama-nama calon ketua umum Golkar yang akan dibahas untuk dipilih, Nurdin belum bersedia mengungkapkan. ‘’Banyak (tokoh) potensial. Besok kita putuskan pergantian, tapi siapa penggantinya kita serahkan pada mekanisme,’’ ujarnya. Soal rencana pergantian posisi Ketua DPR-RI juga akan dibahas di internal DPR. Berbarengan dengan pleno DPP Golkar, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR-RI akan menggelar rapat konsultasi dengan pimpinan DPR dan pimpinan sepuluh fraksi yang ada di DPR. Hal. 19 Melanggar Kode Etik
liki harta bergerak lainnya mulai dari logam mulia batu mulia dan benda bergerak lainnya yang totalnya Rp 932.500.000. Logam mulia perolehan tahun 1994-2002 mencapai Rp 342.000.000, batu mulia perolehan tahun 1994-1997 Rp 470.000.000 dan benda bergerak lain perolehan tahun 1997-2006 Rp 120.500.000. Hal. 19 Surat Berharga
LAPORAN LHKPN KETUA DPR RI SETYA NOVANTO Tahun 2015
Harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp 81,7 miliar
Harta bergerak berupa kendaraan nilainya mencapai Rp 2,3 miliar Harta bergerak berupa logam mulia dan batu mulia nilainya Rp 932 juta TOTAL HARTA KEKAYAAN Rp 114 Miliar Grafis/ Tomik Cahya
denpasar
2
Selasa Kliwon, 21 November 2017
figur
Bali Post/dok
Paket ’’City Tour’’
PAKET Heritage City Tour Denpasar yang di-launching Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra pada 29 Maret 2015 lalu, semakin ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Data dari Dinas Pariwisata mencatat di tahun 2016 terdapat sebanyak 38.347 wisatawan domestik berkunjung ke objek wisata yang masuk ke dalam Heritage City Tour Denpasar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 16.902 orang merupakan wisatawan mancanegara dan 21.445 orang wisatawan domestik. Kini, mengemuka usulan agar objek city tour Denpasar diperluas. Bukan saja di dalam kota, namun ditambah dengan beberapa objek dan atraksi tradisional yang menarik untuk dipromosikan untuk kalangan wisatawan. Salah satuanya yakni Pura Agung Petilan dengan tradisi Ngerebong-nya. Usulan ini disampaikan Ketua DPRD Denpasar yang juga merupakan warga Kesiman, I Gusti Ngurah Gede, Senin (20/11) kemarin. Menurut tokoh Puri Pemayun, Kesiman ini, keberadaan Pura Agung Petilan bisa dijadikan salah satu objek city tour. Mengingat, selama ini objek city tour hanya ada di dalam kota saja. ‘’Bisa diperluas. Pura Petilan yang memiliki tradisi Ngerebong setiap piodalan menarik untuk objek wisata city tour,’’ katanya. Politisi PDI-P ini menambahkan, Pura Petilan dan tradisi Ngerebong yang merupakan warisan budaya juga telah dilirik UNESCO. Oleh karena itu, sangat tepat jika Pemkot Denpasar juga menjadikan tradisi ini sebagai salah satu objek wisata paket city tour. ‘’Tradisi Ngerebong sangat unik dan perlu mendapat perhatian dari pemerintah dengan memasukkan tradisi itu ke dalam paket city tour,’’ tegasnya. Sebelumnya, Dinas Pariwisata telah meluncurkan paket Heritage City Tour. Sejumlah objek yang dipromosikan meliputi Pura Agung Jagatnatha, Museum Bali, Pasar Seni Kumbasari, Kawasan Gajah Mada, Puri Jero Kuta, dan Hotel Inna Bali. Selain dimanfaatkan untuk tempat berwisata, salah satu objek city tour, seperti Museum Bali juga banyak diminati untuk melakukan prewedding. Setelah beberapa bulan di-launcing, objek city tour Denpasar yang menyasar pasar, puri dan pura dikembangkan lagi oleh Dinas Pariwisata. Sasarannya adalah objek yang masih alami, yakni desa wisata. Terlebih, Denpasar sudah merancang keberadaan desa wisata dan juga ekowisata di salah satu subak di Peguyangan. (ara)
Curi Kacamata
Turis Asal Prancis Dibui Empat Bulan
Denpasar (Bali Post) Turis asal Prancis, Alexandre Jean Lois Pierre Arnaud (35), Senin (20/11) kemarin dibui selama empat bulan. Ia dinyatakan terbukti melakukan pencurian kacamata di sebuah toko di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara Ngurah Rai, Tuban. Majelis hakim pimpinan Novita Riama menjelaskan, pada pokoknya majelis hakim sependapat dengan jaksa soal pasal yang didakwakan, yakni terdakwa melanggar Pasal 362 KUHP. Hanya, soal besaran hukuman yang dijatuhkan, majelis hakim punya pendapat yang berbeda. Sehingga majelis hakim yang menyidangkan perkara ini memvonis pria yang mencuri di toko milik PT Inti Dufri Promosindo (IDP) itu dihukum selama empat bulan. Sebelumnya, JPU Luh Oka Ariani Adikari menuntut supaya terdakwa dihukum selama enam bulan penjara. Sebelumnya, dalam dakwaan jaksa disebutkan bahwa terdakwa mecuri pada Senin 31 Juli 2017. Saat itu terdakwa yang hendak pulang ke Prancis sedang berjalan dan melewati toko milik IDP. Tak lama kemudian, Alexandre Jean masuk ke dalam toko untuk melihat-lihat sekaligus mencoba beberapa kacamata. Terdakwa kemudian mengambil dan mencoba kacamata yang dipajang di toko tersebut. Setelah merasa nyaman, terdakwa membawa kacamata itu tanpa membayar di kasir. Hanya berselang beberapa menit, aksi terdakwa terkuak dan ditangkap di sekitar counter Surf Roxy di Terminaln Keberangkat Bandara Ngurah Rai, Tuban. Atas perbuatan terdakwa, pihak perusahaan mengalami kerugian Rp 2.695.690. (kmb37)
Bali Post/eka
PASAR BURUNG - Seorang warga melintas di antara kandang burung di Pasar Burung, Satria, Denpasar. Setiap hari, sejumlah warga berkunjung ke pasar ini untuk melihat dan membeli pakan hewan. Bahkan, wisatawan mancanegara juga sering berkunjung guna melihat suasana pasar hewan tradisional tersebut.
Pascaputusan Bawaslu
KPU Buka Pendaftaran Lagi Denpasar (Bali Post) -
Gugatan terhadap proses pendaftaran partai politik (parpol) oleh sejumlah partai yang gagal lolos, telah diputuskan Bawaslu RI. Dalam putusan tersebut menyatakan agar KPU kembali memberikan ruang kepada parpol yang belum lolos pada tahap I untuk mendaftar kembali. Menindaklanjuti putusan tersebut, KPU Denpasar kembali membuka pendaftaran parpol tahap II. Ketua KPU Kota Denpasar I Gede John Darmawan menegaskan hal itu, Senin (20/11) kemarin. Menurut John Darmawan, masa pendaftaran tersebut berlangsung selama tiga hari, yakni mulai Senin (20/11) kemarin dan akan berakhir pada Rabu (22/11) besok. “Kami sudah siap menerima lagi pendaftaran sembilan partai politik yang dinyatakan gagal dalam pendaftaran sebelumnya,” tegasnya. John Darmawan mengatakan, pascaputusan Bawaslu, KPU RI merevisi peraturan tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan Pemilu 2019, yaitu Peraturan Komisi Pemilu Umum (PKPU) Nomor 7 Tahun
FM 96,5
Topik : KPU BUKA PENDAFTARAN LAGI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
mengikuti pemilu mendatang. Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari proses pendaftaran di pusat, sehingga ditindaklanjuti dengan penyerahan berkas keanggotaan di masing-masing daerah. Pada masa penyerahan berkas pendaftaran peserta pemilu periode pertama, tercatat sebanyak 19 parpol di Kota Denpasar telah menindaklanjutinya. Parpol yang sudah menyerahkan berkas peserta pemilu adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Persatuan Indonesia
yang dilakukan setelah 14 partai yang mendaftar sesuai data Sipol sebelumnya. KTP dan KTA tersebut berasal dari sembilan partai yang masih dalam proses perbaikan saat ini. Partai diberikan waktu hingga 1 Desember 2017 untuk melengkapi data mereka. Dikatakan, data dobel tersebut ditemukan saat melakukan verifikasi keseluruhan jumlah data KTP dan KTA. Sejumlah data ditemukan dobel, di mana KTP dan KTA anggota yang didaftarkan oleh salah satu partai ditemukan dalam partai lainnya. Sehingga, harus divalidkan kembali dan langsung menanyakan kepada pemilik KTP. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Rai Mantra Sebut LPD sebagai Kekuatan Terbesar di Bali
BKS LPD Bali Anugerahkan Penghargaan kepada Almarhum I.B. Mantra
SOSOK almarhum Prof. Dr. I.B. Mantra tidak bisa dilepaskan dari sejarah berdirinya Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Bali. Pembentukan LPD sebagai ekonomi berbasis komunitas masyarakat Bali itu memberi inspirasi sosok I.B. Mantra (alm) yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Bali. Pada tahun 1983, pucuk pimpinan Pemerintah Daerah Provinsi Bali ini merumuskan gagasan membentuk sebuah lembaga keuangan berbasis adat dengan mengadopsi konsep sekaa, banjar dan desa adat yang telah tumbuh di tengah-tengah masyarakat Bali. Atas jasa-jasa tersebut, Badan Kerja Sama (BKS) LPD Provinsi Bali memberikan penghargaan kepada almarhum Prof. Dr. I.B. Mantra sebagai Perintis LPD di Bali. Penghargaan ini diterima perwakilan keluarga yakni Ny. Badri Mantra didampingi I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, putra ketiga almarhum I.B. Mantra. Penghargaan tersebut diserahkan langsung Ketua BKS LPD Provinsi Bali I Nyoman Cendiki-
awan di Denpasar, Senin (20/11) kemarin. Kegiatan ini juga dihadiri Ketua LPD dan bendesa se-Bali serta instansi terkait lainnya. ‘’Kami mengucapkan terima kasih kepada BKS LPD Provinsi Bali atas penghargaan yang diberikan. Penghargaan ini untuk masyarakat Bali dalam mengajegkan Bali serta diharapkan kebudayaan mampu berjalan secara berkelanjutan ke depannya,’’ ujar Rai Mantra mewakili keluarga besarnya. Lebih lanjut dikatakan, peran LPD sangat penting dalam keberlangsungan desa pakraman terhadap suatu kebudayaan. Hal ini juga tak terlepas dari cerita ayahanda sebelum wafat dengan keyakinan beliau bahwa LPD itu bisa menjadi sebuah kekuatan ekonomi yang besar bagi umat serta budaya Bali. Hal ini tidaklah mudah dan memiliki tantangan yang sangat berat serta banyak yang harus berpartisipasi dan ikut berperan serta. Saat ini masyarakat sudah merasakan betul manfaat dari LPD tersebut, sehingga harus
PENGHARGAAN - Ny. Badri Mantra bersama I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mewakili keluarga almarhum Prof. Dr. I.B. Mantra saat menerima penghargaan sebagai Perintis LPD Bali yang diserahkan Ketua BKS LPD Provinsi Bali I Nyoman Cendikiawan, Senin (20/11) kemarin. terus dikuatkan dan dikembangkan sebagai ekonomi kerakyatan dengan keuntungannya dapat dinikmati langsung masyarakat. ‘’Dengan bertambahnya usia LPD
Bali yang kini memasuki usia 33 tahun, semoga ke depannya bisa lebih kuat serta dikembangkan lagi dan memberikan manfaat sebagai salah satu faktor untuk
mengajegkan Bali,’’ pungkas Rai Mantra. Sementara itu, Ketua BKS LPD Provinsi Bali I Nyoman Cendikiawan mengatakan, kegiatan ini merupakan acara sarasehan untuk menyambut HUT BKS LPD Provinsi Bali yang ke-33 tahun. Hal ini dirangkaikan dengan Hari Puputan Badung serta ajang temu wirasa yang diharapkan semangat perang puputan dapat menjadi motivasi dalam pengembangan LPD ke depan. Di samping itu, penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan untuk lebih menyatukan persepsi sehingga LPD bisa dijadikan tumpuan dalam mengembangkan perekonomian di Bali. Saat ini LPD di Bali memiliki anggota 1.433 dengan omzet Rp 17 triliun lebih yang harus didukung oleh semua masyarakat Bali. Menurut Cendikiawan, penghargaan yang diberikan kepada almarhum Prof. Dr. I.B. Mantra memang sudah sepantasnya diterima dan penghargaan untuk mengenang jasajasa beliau dalam mendirikan LPD di Bali. (ad1074)
Respons Dhamantra terhadap Rilis Polda Bali
Nyoman Dhamantra
081 337 032 965, (0361) 819446
2017. Revisi PKPU 7/2017 itu merupakan konsekuensi dari pelaksanaan putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI yang mengabulkan laporan dugaan pelanggaran administratif pemilu yang diajukan sembilan partai politik (parpol). Sembilan partai politik yang bisa kembali mendaftar, yakni PKPI Hendropriyono, PBB, Idaman dan Partai Bhinneka, PPPI, Partai Republik, Partai Rakyat, Parsindo dan PIKA. Sebelumnya, KPU Denpasar juga sudah melakukan pendaftaran partai politik agar bisa
(Perindo), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Kemudian, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Republik, Partai Nasional Indonesia (PNI) Marhaenis, Partai Islam Damai dan Aman (Idaman), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrat dan Partai Bulan Bintang (PBB). Selanjutnya, Partai Persatuan pembangunan (PPP), Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Berkarya dan Partai Amanat Nasional (PAN). Setelah proses pendaftaran, KPU Denpasar melakukan verifikasi. Dalam tahap ini, KPU mendapatkan ratusan KTP dan KTA dobel dalam verifikasi data
Bali Post/dok
ANGGOTA DPR-RI Nyoman Dhamantra merespons rilis yang disampaikan pihak Polda Bali terkait kasus yang membelit Bendesa Adat Tanjung Benoa I Made Wijaya alias Yonda. Dalam konteks ini, Dhamantra mengatakan, memisahkan antara pararem dan paruman adat dengan dalih seolah-olah memiliki kekuatan yang berbeda, itu lebih karena tuduhan yang ada tidak memiliki pijakan yang substansial. Karena, sesungguhnya kedua
hal itu merupakan keputusan adat. Menurut Dhamantra, pengaturan desa adat dan dinas itu harus seperti dua sisi mata uang yang peran dan fungsinya berbeda, tetapi punya nilai yang sama dan saling menunjang satu sama lain. Khususnya terkait dengan tata cara pengambilan keputusan, sehingga akan sangat janggal jika saat ini dikatakan bahwa keputusan tata kelola adat dan dinas memiliki konsekuensi yang sama. Di samping itu, kata Dhamantra, harus dipahami bahwa penegakan hukum itu harus mengenal fungsi promotifnya dan itu menjadi tugas pemerintah daerah dengan para penegak hukumnya untuk memberi pendidikan dan tuntunan agar pengelolaan adat dapat menjadi aset dari pengaturan dan tata kelola pemerintahan di daerah, dari provinsi sampai dengan desa. Ditegaskan, sudahkah fungsi pembinaan itu dilakukan, sehingga penegakan hukum dengan OTT itu dapat meyakinkan rakyat merupakan tindakan yang objektif. Bukan sesuatu yang subjektif hanya karena ada kepentingan lain di belakangnya. Belum lagi berapa dan di mana lagi OTT itu dilakukan, selain di Tanjung Benoa itu? Orang bijak di Bali mengatakan, tan hana wong suasta anulus. Berdalih tidak akan pernah menyelesaikan masalah, kecuali hanya mendatangkan petaka. Menurut Dhamantra, berdialog dengan jiwa besar harus dilakukan karena tidak ada pemimpin yang sempurna.
Rilis Polda Bali Tindakan Subdit 1 Kamneg Ditreskrimum Polda Bali melakukan OTT tanggal 2 Agustus 2017 karena ada keberatan masyarakat bahwa telah terjadi pungutan yang dinilai sebagai pemerasan terselubung kepada para pengelola wisata bahari di Tanjung Benoa dengan cara melakukan pungutan yang memberatkan dengan dalih untuk kepentingan desa. Peristiwa tersebut dimulai sejak 20 Desember 2014, di mana Yonda sebagai bendesa adat menyampaikan kepada para pengelola wisata bahari di Tanjung Benoa agar membayar kepada desa adat uang sebesar Rp 10.000/per kepala/per aktivitas selama kegiatan usahanya berlangsung. Selanjutnya, pada 25 April 2015, disahkan pararem sebagai dasar melakukan pungutan, dengan substansi bahwa setiap perusahaan wajib membantu Desa Tanjung Benoa dalam memfasilitasi penitipan harga di atas nett price yang diatur dan sanksi penutupan akses jalan menuju perusahaan bila melanggar, sedangkan besarnya nilai pungut Rp 10.000/per kepala /per aktivitas dituangkan dalam surat edaran tersendiri. Dalam pelaksanaan pemungutan dibentuk Satuan Gali Potensi Desa Adat. Pada prinsipnya pungutan yang didasarkan pararem hasil paruman desa tidak dipermasalahkan, bila materi yang dibuat benar dan tidak bertentangan dengan aturan di atasnya serta dibuat atas
dasar musyawarah bukan atas pesanan oknum tertentu sebagai legal standing atas perbuatannya melawan hukum. Pemerintah Daerah Bali telah mengatur dalam Perda Bali No.3 Tahun 2003 tentang Perubahan Perda No.3 Tahun 2001 tentang Desa Pakraman bahwa pendapatan desa pakraman diperoleh dari: 1) Urunan karma; 2) Hasil pengelolaan kekayaan desa; 3) Hasil usaha LPD 4) Bantuan pemerintah; 5) Pendapatan lain yang sah serta; 6) Sumbangan pihak ketiga yang tidak mengikat. Sedangkan ketentuan tentang pungutan pun sudah diatur dalam UU No. 28 Tahun 2009 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. Bahwa tindakan kepolisian dilakukan karena ingin meningkatkan eksistensi desa dalam mendukung kebijakan Pemerintah Daerah Bali yang Mandara, Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman terhadap tamu domestik dan mancanegara, di antaranya dengan membersihkan preman-preman yang meresahkan, termasuk preman yang berkamuflase menjadi perangkat desa yang mengatasnamakan masyarakat tetapi untuk kepentingan pribadi dan golongannya. Diharapkan desa lain bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam mengelola pendapatan desa guna menghindari pungutan ilegal, karena apabila ditemukan modus yang serupa akan dilakukan tindakan yang proporsional dan terukur sesuai aturan yang berlaku. (kmb)
Selasa Kliwon, 21 November 2017
BADUNG
3
Kasus Perampokan ATM
Polisi Kesulitan Identifikasi Mobil Pelaku
Mangupura (Bali Post) Penyelidikan kasus perampokan di ATM Maybank Toko Surfer Paradise Jalan By-pass Ngurah Rai, Kedonganan, Kuta, Badung, hingga saat ini belum ada titik terang. Polisi kesulitan mengidentifikasi mobil pelaku karena minimnya saksi. “Belum ada petunjuk karena saat itu sepi. Selain itu, saksi tidak bisa melihat plat nopol mobil pelaku karena memantulkan cahaya dan membuat silau,” kata Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara, Senin (20/11) kemarin. Apakah pelaku sengaja memodifikasi platnya seperti itu? Menurut Kompol Sumara, kemungkinan bisa seperti itu. Mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini mengungkapkan, pelakunya sangat profesional dan diduga telah mempelajari situasi TKP. “Pelaku sengaja menaruh mobilnya dekat lampu. Dengan demikian, sinar lampu yang mengenai plat nopol itu mantul dan membuat silau,” tegasnya. Mantan Kasat Intelkam Polres Badung ini menegaskan, komplotan ini sangat profesional. Selain itu, baru pertama kalinya di Bali mesin ATM dibawa kabur. “Selama ini kan modusnya ganjel tempat masukin kartu pakai korek atau benda lainnya. Tapi, kali ini sama mesin ATMnya dibawa kabur. Sedang kami selidiki kasus ini dibantu Polresta Denpasar,” ujarnya. Sumara menambahkan, pihaknya belum mengetahui secara pasti berapa jumlah uang yang ada di ATM tersebut. “Pihak bank juga belum memberitahu jumlah uangnya,” tegas Sumara. Seperti diberitakan sebelumnya, kasus perampokan terjadi di Toko Surfer Paradise Jalan By-pass Ngurah Rai, Kedonganan, Kuta, Badung, Jumat (17/11) dini hari. Setelah menghajar dan menyekap satpam I Ketut Widi Artawan (36), komplotan perampok yang diperkirakan lima orang tersebut mengangkut mesin ATM Maybank dengan mobil. Hingga saat ini, belum diketahui jumlah uang yang tersimpan di mesin ATM tersebut. (kmb36)
Bali Post/eka
PERAHU - Karena kesulitan dalam menangkap ikan di tengah laut, sejumlah nelayan tradisional terpaksa memarkir perahunya selama kondisi cuaca tidak menentu. Nampak, deretan perahu nelayan perkir di Pantai Seseh, Badung.
Cuaca Buruk, Nelayan Diimbau Waspada
Mangupura (Bali Post) –
Pemkab Badung mengimbau seluruh nelayan waspada terharap ombak pasang yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Apabila ombak sedang besar, nelayan diminta tidak melaut demi keselamatan. Kepala Dinas Perikanan Badung Putu Oka Swadiana mengharapkan seluruh nelayan memperhatikan semua peringatan yang dikeluarkan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG). Ia mengingatkan, November dan Desember 2017 hingga Januari dan Februari 2018 sudah memasuki musim hujan. “Meskipun sampai saat ini belum menerima imbauan secara resmi dari BMKG, tapi kami tetap mengimbau para nelayan untuk tetap waspada
saat melaut. Mereka harus tetap berhati-hati karena cuaca tak menentu,” ujar Oka Swadiana, Senin (20/11) kemarin. Menurut Oka Swadiana, nelayan tradisional mengetahui kondisi cuaca, sehingga mengatahui kapan mereka melaut dan tidak. Namun, pemerintah tetap mengimbau nelayan agar berhati-hati. Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar juga mengimbau untuk selalu
Mangupura (Bali Post) Jalan By-pass Ngurah Rai, Nusa Dua selalu menjadi langganan tergenang air saat hujan deras. Genangan air yang cukup tinggi di sana tidak jarang membuat kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor terjebak akibat mogok. Camat Kuta Selatan Made Widiana mengatakan, genangan air di lokasi tersebut akibat tersumbatnya saluran air. Meskipun di sana sudah ada sodetan untuk mengalirkan air ke rawa-rawa, namun saat hujan selalu tersumbat akibat adanya sampah dan sedimentasi. “Itu karena saluran air tersumbat akibat adanya sedimentasi dan sampah, sehingga memperlambat proses pembuangan air melalui saluran tersebut,” ujar Widiana, Senin (20/11) kemarin. Menurut Widiana, genangan air hujan di lokasi itu memang diakibatkan adanya cekungan. Secara topografi, cekungan itu karena jalan
ke arah Mumbul dan jalan dari arah simpang gerbang Tol Bali Mandara yang lebih tinggi. Sehingga, setiap hujan deras, air selalu tekumpul di cekungan tersebut. “Kemungkinan aliran air dari cekungan itu tersumbat. Ke depan, itu yang perlu diantisipasi agar tidak ada sampah yang menutupi saluran air,” tegasnya. Widiana menambahkan, beberapa waktu lalu, pihaknya bersama dengan Dinas PUPR Badung dan Balai Jalan Nasional sudah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Dari hasil pengecekan tersebut, langkah sementara akan dilakukan normalisasi aliran, sehingga tidak ada sampah yang sampai menyumbat saluran tersebut. “Bapak Bupati Badung sudah memerintahkan instansi terkait untuk mengkaji keadaan tersebut. Bagaimana baiknya dan solusi seperti apa yang akan dilakukan supaya banjir tidak terulang lagi.
Mangupura (Bali Post) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung berencana memanfaatkan separuh lahan di Terminal Dalung yang berlokasi di kawasan Dalung Permai, Kuta Utara sebagai pos terpadu. Pos terpadu ini diharapkan bisa menjadi pendamping Terminal Dalung, sehingga terminal tipe C ini bisa lebih aman dan hidup. Kepala Dishub Badung A.A. Rai Yudha Darma mengatakan hal itu, Senin (20/11) kemarin. Rai Yudha Darma menilai terminal yang belum berfungsi dengan baik ini layak
dijadikan Pos Terpadu mengingat kompleksitas wilayah Dalung sangat padat. “Di situ (pos terpadu-red) tidak akan mengganggu aktivitas terminal. Malah, itu sangat bagus. Seperti halnya di Terminal Ubung, di sana kan juga ada posko terpadu, pemadam kebakarannya,” ujarnya. Menurut Rai Yudha Darma, pembangunan pos terpadu di Terminal Dalung tidak akan mengganggu aktivitas terminal. Oleh karena itu, pihaknya akan segera membuat kajian untuk pembangunan pos tersebut. “Sebelum pos dibangun, kami tetap harus melakukan kajian secara
tetap waspada terhadap cuaca buruk dalam siaran persnya mengenai peringatan dini cauca BMKG, Senin (20/11) kemarin. Mengingat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir, masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang dapat ditimbulkan seperti banjir, genangan air, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang dan kilat/ petir. Nelayan dan pelaku kegiatan wisata bahari juga diimbau mewaspadai tinggi
gelombang laut yang mencapai dua meter atau lebih di sekitar wilayah perairan Selatan Bali. Sementara informasi prakiraan cuaca Bali tiga hari ke depan dari analisis permodelan cuaca wilayah Bali umumnya hujan ringan-sedang pada siang, sore dan malam hari. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat lauttimur dengan kecepatan 8-35 kilometer/jam. Tinggi gelombang laut di perairan utara Bali berkisar 0,25-1,5 meter dan perairan selatan Bali berkisar 0,75-2,0 meter. Perairan Selat Bali berkisar 0,5-2,0 meter dan perairan Selat Lombok berkisar 0,5 -2,0 meter. (kmb27)
Saluran Air Tersumbat Sampah, By-pass Nusa Dua Tergenang
Bali Post/kmb23
PENGECEKAN - Camat Kuta Selatan bersama Lurah Benoa dan dinas terkait melakukan pengecekan genangan air di By-pass Ngurah Rai, Nusa Dua, belum lama ini. Apalagi, lokasi itu merupakan jalur pariwisata sehingga harus disikapi secara serius supaya jalur itu tidak lumpuh,” katanya mengingatkan. Widiana juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah secara sembarangan dan lebih peduli
terhadap lingkungan. Jangan sampai kebiasaan yang dilakukan, malah mengakibatkan hal yang tidak diinginkan. Pasalnya, sampah yang dibuang sembarangan tersebut akan terbawa saat hujan dan menyumbat salutan air. (kmb23)
komprehensif. Sebab, lahan di Terminal Dalung sangat berbeda dengan di Terminal Ubung,” tegasnya. Dengan konsep adanya terminal dan pos terpadu, kata Rai Yudha Darma, pasti akan membantu masyarakat Kuta Utara, terutama di Dalung yang kompleksitasnya sangat tinggi. “Perlu saya luruskan, itu bukan eks terminal. Statusnya masih Terminal Dalung, karena itu kan aset Badung,” katanya. Selain di Dalung, mantan Camat Kuta Utara ini juga menyiapkan lokasi alternatif lain untuk pos terpadu. Yakni, di Desa Tibubeneng.
Di Tibubeneng, pemerintah masih menjajaki untuk memperoleh lahan-lahan milik pemerintah. Sebelumnya, kalangan DPRD Badung mengusulkan agar posko terpadu segera dibangun di Kuta Utara. Lokasi yang diusulkan adalah di Terminal Dalung Permai. Pos terpadu ini meliputi posko pemadam kebakaran dan posko keamanan. “Perlu ada pos terpadu yang meliputi posko pemadan kebakaran di Kuta Utara. Lokasinya kami usulkan di Terminal Dalung Permai,” kata anggota DPRD Badung I Nyoman Suka. (kmb27)
Dishub Rancang Pos Terpadu di Terminal Dalung
Dewan Usulkan Pembangunan Jembatan Buangga-Payangan Mangupura (Bali Post) Wakil rakyat di DPRD Badung mengusulkan pembangunan jembatan yang menghubungkan Banjar Buangga, Desa Getasan, Kecamatan Petang, Badung dengan Desa Payangan, Kecamatan Payangan, Gianyar. Keberadaan jembatan penghubung antardua kabupaten ini dinilai sangat penting. Sebab, akses penghubung dua kabupaten bertetangga ini hanya mengandalkan wilayah Semana, Abiansemal dan Sayan, Ubud. Usulan pembangunan jembatan penghubung antardua kabupaten ini terungkap dalam pandangan umum Fraksi Golkar yang dibacakan anggota I Nyoman Suka, pekan lalu. Partai berlambang pohon beringin ini berharap, jembatan ini dapat menjadi jalur alternatif Badung Utara menuju Payangan, Kintamani dan Ubud Gianyar. “Untuk Petang meskipun ada Jembatan Tukad Bangkung, namun untuk
menuju Payangan jaraknya cukup jauh karena harus menembus wilayah Kintamani Bangli dulu. Dengan jembatan Buangga-Payangan ini, maka akses yang jauh ini akan sangat dekat untuk dua kecamatan ini,” ungkapnya. Dikonfirmasi Senin (20/11) kemarin, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung Sang Nyoman Oka Permana mengatakan, pihaknya akan berkoodinasi dengan Pemprov Bali. Sebab, infrastruktur yang akan dibangun tersebut menghubungkan dua kabupaten. “Itu (jembatan Buangga-Payangan-red) antarkabupaten. Jadi, kami harus koordinasi dengan provinsi karena nanti menyangkut juga masalah pembebasan lahan. Apalagi, jembatan itu harus dibangun diatas Sungai Ayung yang notabene ranah provinsi,” ujarnya. Kendati demikian, pihaknya akan segera mengambil lang-
kah-langkah dengan membuat feasibility study (FS) jembatan tersebut. Realisasi dari program tersebut tentu berdasarkan hasil kajian. “Kami akan lakukan kajian dulu. Walaupun jembatan ini ranah provinsi, tapi kalau sudah seizin provinsi dan anggarannya ada, bisa saja Badung yang bangun,” jelasnya. Seperti diketahui, akses jalan penghubung dua kabupaten ini, di sebelah barat tepatnya di Banjar Buangga saat ini masih terputus di depan Puskesmas Pembantu Getasan yang lokasinya tidak jauh dari Tukad atau Sungai Ayung. Begitu juga dengan yang di sebelah timur, wilayah Payangan. Jalan juga terputus dekat dengan Tukad Ayung. Untuk jalannya sendiri saat ini sudah sama-sama di-hotmix. Tinggal menunggu penghubung jembatan. Pembangunan jembatan tersebut sejatinya sudah diwacakan sejak belasan tahun lalu. Namun, sampai saat ini tak kunjung terealisasi. (kmb27)
INFO SEREMONIAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Selasa Kliwon, 21 November 2017
Penyumpahan PNS di Lingkungan Unud
Sumber Daya Merupakan Aset Paling Penting
DI CINA - Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). bersama pimpinan Nanchang University China (foto kiri) dan pimpinan Nanchang Normal University China (foto kanan).
Unud Jalin Kerja Sama dengan Dua Universitas di Nanchang Cina
KUNJUNGAN wisatawan Cina ke Bali setiap tahun mengalami peningkatan. Melihat kondisi ini, Universitas Udayana (Unud) melalui Fakultas Pariwisata menyiapkan kursus bahasa Mandarin bagi mahasiswa. Untuk menunjang pelaksanaan pembelajaran bahasa Mandarin, Unud menerima undangan untuk berkunjung ke Nanchang Normal University dan Nanchang University di Cina untuk mempromosikan kerja sama internasional dan membicarakan kerja sama dalam hal magang mahasiswa, pengembangan karier mahasiswa, pelatihan bahasa dan kebudayaan Cina, pertukaran mahasiswa, penelitian serta kolaborasi penelitian. Kerja sama tersebut ditindaklanjuti dengan kunjungan Rektor, Dekan Fakultas Pariwisata dan staf Unud ke Cina pada 14-16 November 2017. Pada kunjungan ini sekaligus dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Nanchang Normal University
(15/11) dan Nanchang University (16/11) di Nanchang City, Jiangxi. Diharapkan pelaksanaan kerja sama antara para pihak itu akan memperkuat pembelajaran program bahasa dan kebudayaan Mandarin di Unud serta menguatkan Chinese Tourist Training Centre yang telah di-launching di Unud pada 23 Oktober 2017. Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). berharap kerja sama ini dapat dikembangkan untuk masyarakat umum yang ingin mempelajai bahasa Mandarin dan kebudayaan Cina, bagi mahasiswa yang berkeinginan melanjutkan pendidikan ke Cina serta kerja sama dengan fakultas lain yang ada di lingkungan Unud. Nanchang Normal University dan Nanchang University menyambut baik kerja sama ini dan berharap dapat dikembangkan dan direalisasikan dalam kegiatan akademik seperti konferensi, simposium, seminar, kerja sama pendidikan, pelatihan singkat dan pertukaran publikasi
akademik. Pada kunjungan tersebut, Dekan Fakultas Pariwisata Unud berkesempatan memberikan kuliah umum dengan tema ‘’Eco-Cultural Tourism Landscape as A Concept of Tourism Practice in Bali’’. Dekan juga melaksanakan diskusi terkait penyusunan draf rancangan LoI (Letter of Intent) dengan Dekanthe School of International Education dan Ketua Jurusan Tourism Management dari Program Studi School of Economic and Management. Dalam rancangan LoI itu dicantumkan beberapa program yang akan direalisasikan, antara lain (a) pertukaran mahasiswa dan staf dosen (exchange students and staff mobility), (b) penyelenggaraan seminar internasional (joint international seminar), (c) penyelenggaraan penelitian bersama (joint research), (d) kerja sama publikasi internasional (joint international publication) dan kerja sama lainnya yang dimungkinkan dilaksanakan para pihak. (ad1072)
STIBA Saraswati Tambah Dosen Bergelar Doktor
I Gusti Agung Sri Rwa Jayantini Lulus ’’Cumlaude’’
DOKTOR - Ketua STIBA Saraswati Komang Sulatra bersama dosen memberi selamat kepada doktor baru I Gusti Agung Sri Rwa Jayantini. SEKOLAH Tinggi Ilmu Bahasa Asing (STIBA) Saraswati terus menambah dosen berkualifikasi doktor. I Gusti Agung Sri Rwa Jayantini, S.S., M.Hum. sukses meraih doktor setelah mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka Program Doktor Ilmu Linguistik Fakultas Ilmu Budaya Unud, Senin (20/11) kemarin. Bahkan, Jayantini dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude atau istimewa dengan masa studi tiga tahun. Jayantini termasuk dosen muda di STIBA Saraswati Denpasar. Istri tercinta dari Ronald Umbas dan ibu tersayang dari Teresa Violeta Umbas ini menyelesikan S-1 dan S-2 di Faksas Inggris Unud dan Prodi Linguistik PPS Unud. Ia adalah anak kembar hasil pernikahan Drs. I Gusti Ketut Sinarjaya dan Dra. I Gusti Ayu Rai Suciati, kelahiran 15 Januari 1977 di Denpasar. Saat sidang terbuka yang dipimpin Dekan Fakultas Ilmu Budaya Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, Jayantini mampu menjawab secara
lugas semua pertanyaan penguji yang terdiri atas Prof. Bagus Putra Yadnya, Prof. Dr. I Nyoman Suparwa, Dr. Ida Ayu Made Puspani, Prof. Dr. I Wayan Simpen, Dr. Frans I Made Berata, Dr. NL Seri Malini dan Dr. Nengah Arnawa. Ia mempresentasikan disertasi berjudul ‘’Naturalisasi dan Adaptasi Dalam Penerjemahan Istilah Kedokteran pada Buku Teks Vaughan and Asbury’s General Ophalmology’’. Usai dinyatakan lulus, para dosen STIBA Saraswati dipimpin Ketua STIBA Saraswati I Komang Sulatra, S.S., M.Hum. ikut memberi semangat. Jayantini yang kini menjabat Wakil Ketua STIBA Saraswati termasuk doktor ke-21 di Faksas Ilmu Budaya Unud dan doktor ketiga di STIBA Saraswati. Jayantini mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada promotor Prof. Dr. Ida Bagus Putra Yadnya serta kopromotor Prof. Dr. I Nyoman Suparwa dan Dr. I.A. Made Puspani beserta keluarga yang memberi motivasi untuk cepat menyelesaikan studi
S-3. Hasil penelitiannya diperuntukkan bagi kejayaan keilmuan, STIBA Saraswati dan menjadi kebanggaan keluarga. Ia memaparkan penerjemahan memungkinkan terjadinya pengayaan istilah-istilah bidang ilmu tertentu dalam suatu bahasa. Di Indonesia, penerjemahan telah secara eksplisit diperhitungkan dalam pembentukan istilah bahasa Indonesia. Salah satu jenis teks ilmiah yang menarik ditelusuri dari segi penyerapan dan penciptaan istilah baru adalah teks bidang kedokteran. Perkembangan penerjemahan buku teks kedokteran dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia tidak dapat dilepaskan dari dua fenomena menarik, yaitu penyesuaian bentuk berupa penyesuaian lafal dan ejaan serta penciptaan padanan dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengetahui fenomena kebahasaan pada penerjemahan ilmiah, khususnya penerjemahan istilah kedokteran dari bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. Penelitian Jayantini ini kualitatif menggunakan data kuantitatif sebagai verifikasi dan validasi. Jenis data yang digunakannya adalah data dari aspek objektif dan afektif. Dari aspek objektif, data penelitian ini berupa istilah kedokteran dari buku subjek Vaughan & Asbury’s General Ophthalmology dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini bermanfaat buat para pemangku kepentingan dalam dunia kesehatan untuk memberi penjelasan secara tepat, sehingga menghindarkan dokter dan pasien dalam peristiwa salah kaprah saat berkomunikasi, bahkan yang paling fatal, malapraktik. (ad1064)
CSR Program Jalinan Kasih
Komitmen Sosial Monarch Bali pada Dies Natalis VIII
LEMBAGA pelatihan kerja di bidang perhotelan dan kapal pesiar Monarch Bali yang bernaung di bawah Yayasan Widhi Sastra Nugraha melaksanakan Dies Natalis VIII yang diisi berbagai aktivitas di seluruh kampus, yaitu Monarch Dalung, Monarch Candidasa, Monarch Gianyar, Monarch Singaraja dan Monarch Negara. Serangkaian kegiatan Dies Natalis VIII Monarch Bali diawali berbagai aktivitas nonakademik pada Oktober 2017 dilanjutkan CSR Program Jalinan Kasih sebagai bentuk komitmen sosial Monarch Bali terhadap masyarakat yang dilaksanakan secara rutin di setiap tahun. CSR Program Jalinan Kasih ini mendapatkan dukungan dan partisipasi langsung dari PT Ratu Oceania Raya Bali yang merupakan agen resmi penyalur tenaga kerja ke kapal pesiar yang menjadi mitra kerja Monarch Bali. Ketua Yayasan Widhi Sastra Nugraha I Made Sumitra, S.E., M.M., CHT. menyampaikan, CSR Program Jalinan Kasih merupakan salah satu bagian terpenting dalam pengelolaan Sistem Manajemen Mutu di Monarch Bali, khususnya pada manajemen hubungan masyarakat. Monarch Bali dapat meneruskan anugerah yang telah diberikan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa kepada masyarakat yang diyakini pantas mendapatkan, sehingga Jalinan Kasih ini merupakan sebuah langkah pengembalian apa yang menjadi hak masyarakat Bali. Melalui kegiatan ini diharapkan jalinan kasih antara Monarch Bali dan masyarakat di Bali
PNS - Prosesi upacara penyumpahan PNS di lingkungan Unud di Gedung Auditorium Widya Sabha, Kampus Bukit Jimbaran, Senin (20/11) kemarin. UNIVERSITAS Udayana (Unud), Senin (20/11) kemarin menggelar acara penyumpahan 207 PNS di Gedung Auditorium Widya Sabha, Kampus Bukit Jimbaran, Kuta Selatan, diawali upacara majaya-jaya. Upacara ini dipimpin Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). dan disaksikan para Wakil Rektor, Dekan, Direktur Program Pascasarjana serta undangan lainnya. ‘’Penyumpahan ini merupakan bagian pembinaan PNS di awal mereka secara resmi diangkat menjadi abdi negara. Selain itu, saat menjalankan tugas sehari-hari harus selalu setia kepada Pancasila dan UUD 1945, mempunyai integritas dan tanggung jawab tinggi, berjiwa bersih dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara,’’ tegasnya. Dalam sambutannya, Rektor Raka Sudewi menyampaikan penyumpahan PNS ini dimaksudkan agar pelayanan publik tetap berjalan, terutama terkait tugas dan fungsi institusi pendidikan di Unud dalam melakukan pembena-
han. Selain itu, untuk pemantapan institusi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan umum. ‘’Saya berharap pegawai yang disumpah hari ini segera beradaptasi dengan tugasnya yang baru. Menjaga kemampuan dan kemauan yang kuat untuk senantiasa memiliki wawasan, data dan informasi yang sahih, serta semangat yang tinggi dan selalu siap sedia membantu pimpinan dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan,’’ ungkapnya. Di samping keberhasilan pelaksanaan tugas, menurut Raka Sudewi, terdapat beberapa permasalahan yang membutuhkan perhatian untuk diselesaikan secara fokus. Empat pilar permasalahan yang perlu dituntaskan, yaitu tata kelola terkait peraturan baru yang perlu disesuaikan dengan OTK 2016 dan Statuta Unud 2017 yang telah ditetapkan Kemenristek Dikti, sumber daya merupakan aset yang terpenting karena merupakan motor penggerak bergulirnya proses kehidupan kampus, sumber daya informasi dengan IMISSU (In-
I Bagus Alit Sucipta
Dikukuhkan sebagai Ketua Lembaga Dewan Pendekar PSPS Bakti Negara Pusat
USAINYA pembangunan palinggih dan wantilan serbaguna di Pura Wiyata Mandala Pusat Bakti Negara Bali di Banjar Batu Mekaem, Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, seluruh pengurus dan anggota PSPS Bakti Negara Bali melaksanakan upacara Karya Padudusan Alit dan Pacaruan Rsi Gana, Sabtu (18/11) lalu. Kegiatan yang bertepadan dengan rahina Tilem Kalima itu di-puput Ida Pedanda dari Geria Balun, Denpasar. Pada kesempatan itu juga dilaksanakan pengukuhan Ketua Lembaga Dewan Pendekar PSPS Bakti Negara Pusat angkatan ke-3. Dipercaya sebagai Ketua Lembaga Dewan Pendekar PSPS Bakti Negara Pusat I Bagus Alit Sucipta, S.H., ditandai penyematan sabuk kehormatan oleh Ketua Koordinator Dewan Pertimbangan Lembaga Pendekar PSPS Bakti Negara Dr. dr. I Ketut Rina. I Bagus Alit Sucipta dipercayai sebagai ketua menggantikan I Bagus Alit Dira yang telah meninggal beberapa waktu lalu. Alit Sucipta usai dikukuhkan mengatakan, Bakti Negara sebagai warisan budaya pencak silat asli Bali tetap berkomitmen meningkatkan prestasi di bidang pencak silat di masa mendatang. ‘’Ini adalah amanah yang dipercayakan ke saya untuk memimpin PSPS Bakti Negara dan akan saya jalankan. Setelah pengukuhan ini kami harapkan tokohtokoh atau para pendekar di Bakti Negara tetap menjalin kerja sama untuk ikut membesarkan nama pencak silat asli Bali ini dengan berkontribusi
SABUK - Penyematan sabuk kehormatan kepada Ketua Lembaga Dewan Pendekar PSPS Bakti Negara Pusat I Bagus Alit Sucipta, S.H. di Pura Wiyata Mandala Pusat Bakti Negara Bali, Banjar Batu Mekaem, Ubung Kaja, Denpasar Utara. memberikan sumbang pikiran dalam pengembangan prestasi atlet di Bakti Negara,’’ tegasnya. Menurut Ketua Panitia I Wayan Runa, pelaksanaan karya dan pengukuhan ketua lembaga ini merupakan hasil rapat para pengurus dewan pendekar se-Bali dan ketua cabang, Jumat (10/11) lalu. Sementara untuk persiapan mendak tirta di 23 pura se-Bali dilakukan sejak 12 November 2017. ‘’Upacara puncaknya kami laksanakan pada Sabtu (18/11) bertepatan dengan rahina Tilem Kalima,’’ ujarnya. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta selaku Ketua Umum DPD PSPS Bakti Negara Bali mengapresiasi acara pengukuhan tersebut dan karya piodalan, padudusan alit dan pacaruan Rsi Gana di Pura
Wiyata Mandala Pusat Bakti Negara Bali berjalan dengan lancar. ‘’Bakti Negara adalah pencak silat asli Bali yang patut kita pertahankan dan bila perlu dikembangkan. Hal ini merupakan bagian dari kebudayaan dan seni dari Bali, sehingga harus ada regenerasi dalam memimpin lembaga ini. Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada saudara kita, I Bagus Alit Sucipta, yang telah dikukuhkan sebagai Ketua Lembaga Dewan Pendekar PSPS Bakti Negara Pusat menggantikan ayahnya yang telah almarhum. Kita berharap Bakti Negara semakin eksis dan semakin banyak menorehkan prestasi, baik di tingkat regional maupun internasional, sehingga dapat mengharumkan nama Bali dan lembaga PSPS Bakti Negara,’’ paparnya. (ad1070)
Gandeng Kementerian Luar Negeri
STP Bali Gelar ’’International Training on Ecotourism’’
BANTUAN - Ketua Yayasan Widhi Sastra Nugraha, I Made Sumitra (pakai jaket), bersama tim Monarch Bali Singaraja, Perbekel Desa Pengulon, Kadisnakertrans Buleleng dan Kepala SDN 1 Pengulon dalam serah terima bantuan pada acara Jalinan Kasih 2017 di SDN 1 Pengulon.
PEMBUKAAN - Sejumlah peserta berfoto bersama di sela pembukaan International Training on Ecotourism for Pasific Countries di Gedung MICE Widyatula, STP Bali.
dapat dirasakan secara nyata dengan hati tulus ikhlas dan kebersamaan. CSR Program Jalinan Kasih Monarch Bali dilaksanakan secara serentak oleh seluruh Monarch Bali, Jumat (17/11) lalu. Monarch Bali Dalung mengunjungi Panti Sosial Tresna Werda Wana Seraya Denpasar yang dihuni kaum lansia dan Panti Asuhan SOS Children Village Bali di Tabanan. Donasi yang diberikan dalam bentuk sembako dan dana tali kasih disertai hiburan musik dan tarian tradisional. Monarch Singaraja melaksanakan kegiatan di Desa Pengulon, Buleleng, tepatnya di SD Negeri 1 Pengulon dengan memberikan bantuan paket sembako, alat tulis dan keperluan sekolah bagi ratusan siswa SD, SMP, SMA dan kaum lansia kurang mampu.
SEKOLAH Tinggi Pariwisata (STP) Bali menggandeng Kementerian Luar Negeri menggelar International Training on Ecotourism for Pasific Countries di Gedung MICE Widyatula, kampus setempat, Senin (20/11) kemarin. Dalam kegiatan pelatihan internasional ini, hadir peserta perwakilan negara-negara di kawasan Pasifik. Acara dibuka resmi oleh Staf Ahli Manajemen Kementerian Luar Negeri Wajid Fauzi. Menurut Pembantu Ketua 1 STP Bali Dr. Ni Made Eka Mahadewi, M.Par., CHE., pelatihan diikuti oleh perwakilan yang terjun sebagai pemberi kebijakan di bidang pariwisata serta pelaku pariwisata dari masing-masing negara. ‘’Perwakilan peserta dari Tonga, Samoa, Kepulauan Solomon, Kiribati,
Monarch Negara melakukan kegiatan di Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Jembrana. Paket sembako diberikan kepada 100 keluarga kurang mampu yang merupakan warga Banjar Berawan Salak, Desa Banyubiru, Buleleng. Monarch Bali Gianyar memberikan bantuan sembako, berbagai kebutuhan rumah tangga dan alat tulis kepada warga Karangasem yang mengungsi dan saat ini masih tinggal di Posko Pengungsian Kampus IHDN Bangli, Sutasoma Sukawati dan penghuni Yayasan Senang Hati Gianyar. Kegiatan Jalinan Kasih di Karangasem diselenggarakan oleh Monarch Bali Candidasa. Donasi dikemas dalam bentuk paket sembako dan uang tali kasih untuk warga kurang mampu di Desa Sengkidu. (ad1066)
tegrated Management Information System The Stretegic of Unud) yang pemanfaatkannya perlu ditingkatkan dan terakhir pemberdayaan sumber daya aset yang strategis dapat memberikan income generating untuk kemajuan Unud. ‘’Kepada pegawai yang baru dilantik, dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi agar selalu menyinergikan seluruh program terkoordinasi serta terkait dalam satu arah kebijakan strategis. Saya minta saudara-saudara tidak berlama-lama menyesuaikan diri dengan tugas di tempat yang baru. Sesuai tuntutan organisasi, maka saudara harus cepat memahami dan melaksanakan tugas sesuai tantangan yang dihadapi,’’ jelas Raka Sudewi. Beberapa hal penting juga disampaikan mantan Direktur Program Pascasarjana Unud itu, yakni senantiasa menjaga dan mempertahankan integritas, loyalitas, disiplin serta komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab. Menjaga netralitas dengan maksud menjamin terselenggarannya tugas-tugas institusi dan pelayanan kepada masyarakat dengan baik. Mempunyai jiwa dan semangat mewujudkan good governance dalam melaksanakan program kerja dan kegiatan. Mempunyai wawasan jauh ke depan dan mampu melakukan terobosan positif melalui pemikiran yang kreatif, inovatif dan sistematik untuk kepentingan institusi. ‘’Sumber daya yang baik sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi ini merupakan tugas pokok institusi kita,’’ tandas Rektor Unud. (ad1068)
Papua Nugini dan Palau,’’ katanya. Mereka diharapkan terlibat langsung dalam kegiatan yang berhubungan dengan ecotourism (ekowisata). Peserta akan terjun ke lapangan untuk melihat langsung bagaimana pengelolaan ekowisata di Bali. Salah satunya ekowisata yang ada di daerah Pemuteran yang sudah mendapat penghargaan dunia sebagai the world ecotourism destination versi UNWTO. ‘’Tentunya ini merupakan ajang promosi bagi Bali, bagi potential tourism yang ada di kawasan Pasifik,’’ ujarnya. Eka Mahadewi menambahkan, training ini akan diselenggarakan selama enam hari hingga 26 November. Dalam waktu seminggu, peserta yang berasal dari negara-negara di kawasan Pasifik diharapkan bisa mendapatkan informasi secara lang-
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
sung tentang kondisi Bali. Mereka juga bisa merasakan kenyamanan dan keamanan menjadi turis di Pulau Dewata. ‘’Rata-rata mereka baru pertama kali ke Bali. Tentunya image dan pencitraan yang akan diberikan untuk mereka adalah yang terbaik yang bisa kita berikan,’’ tegasnya. Menurutnya, bagi STP Bali, kegiatan ini bermanfaat sesuai visi sebagai kampus yang terdepan di kawasan Asia Pasifik. Selama ini untuk mewujudkan visi tersebut, pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan Singapura, Malaysia, Thailand, Hongkong dan Cina. ‘’Hal ini tentu baik bagi kita dalam mewujudkan visi dan misi sebagai lembaga pendidikan tinggi terutama di kawasan Asia Pasifik,’’ tandas Eka Mahadewi. Sementara itu, Staf Ahli Manajemen Kementerian Luar Negeri Wajid Fauzi menyampaikan, melalui program training untuk negara sahabat di Asia Pasifik ini, pihaknya berharap bisa meningkatkan kerja sama terutama di bidang pengembangan wisata. Topik ini, menurutnya, sangat penting, karena ecotourism dan tourism secara keseluruhan merupakan sektor yang urgen bagi Indonesia dan negara-negara di Asia Pasifik. ‘’Dengan memberikan training kepada mereka, kita berharap hubungan kerja sama Indonesia dengan negara-negara di Asia Pasifik akan semakin erat. Persahabatan yang semakit erat tentu akan memberikan keuntungan bagi seluruh rakyat di masing-masing negara,’’ ungkapnya. (ad1067)
Selasa Kliwon, 21 November 2017
seremonial
Badan Dana Punia Hindu Gelar Pelatihan Gorengan ’’Sukla’’
Wedakarna Minta LPD Bantu Modal Pengusaha Muda di Desa TINGKAT kejujuran krama Bali masih bisa diadu di Indonesia. Sebagian kalangan masih percaya bahwa jika orang Bali diberikan kepercayaan dalam kredit usaha atau dibantu permodalan sebagai krama adat, akan lebih mudah bagi lembaga perbankan atau lembaga mikro sesuai UU No.1/2013 seperti LPD dalam risiko kredit macet. Selain faktor keterikatan sebagai krama adat di desa masing-masing, juga akibat orang Bali masih percaya dengan hukum karma. Demikian diungkapkan Senator RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat ditanya apakah pantas LPD membantu memberikan kredit bagi pengusaha Hindu terutama anak-anak muda di desa. Ia menyatakan sudah sepantasnya LPD di Bali yang diperkirakan beraset lebih dari Rp 16,5 triliun mulai memprioritaskan pinjaman lunak bagi pengusaha muda Hindu yang ingin terjun ke dunia bisnis. “Ada keuntungan mendapatkan klien orang Hindu Bali, yakni setiap orang Bali pasti warga adat. Alamat rumah dan desanya sudah ketahuan di mana, asetnya jelas, dalam artian tidak mungkin orang Bali mau terlibat kredit macet karena pertaruhan nama baik. Artinya, faktor sosial budaya ini akan berpengaruh pada tingkat kepatuhan terhadap pinjaman. Jadi, kenapa LPD dan koperasi takut membantu anak-anak di desa untuk jadi pengusaha. Apabila mereka sukses, desa adat yang menikmati hasilnya dan uang akan berputar di desa. Ke depan harus ada dorongan
PELATIHAN - Senator Dr. Arya Wedakarna bersama Prof. Ir. Wayan Redi dan Made Putra Jaya (owner GSM) saat pelatihan membuat gorengan di Kantor Hindu Center. agar LPD bisa mengambil dustri Pertanian Unud), I peran ini. Apalagi hal ini Wayan Widi Adnyana (Ketum sesuai perda terbaru tentang Gerakan Sukla Satyagraha), LPD di samping telah dilind- Desak Asti Wijaya (Ketua ungi UU LKM,’’ ungkap Gusti BDPHN) serta peserta dari Wedakarna. generasi muda Hindu. SebIa juga berharap BUMDes agai narasumber utama Made atau unit-unit ekonomi di Putra Jaya (pengusaha Hindu desa adat dihidupkan kembali dari produk GSM). dan mulai memberdayakan “Gerakan Sukla Satyaekonomi Satyagraha. “Saya graha (GSS) adalah gerakan kira benteng agama Hindu ke moral yang diresmikan oleh depan adalah jika umat Hin- (Swargi) Ida Pedanda Sebali du dan krama adat Bali kuat Tianyar Arimbawa di Pramsecara ekonomi, maka budaya banan pada tahun 2015. AsBali yang dijiwai oleh agama tungkara kini sukla menjadi Hindu akan bertahan. Kita gerakan moral yang dipercaya harus belajar dari keruntu- masyarakat. Walau baru tiga han Sriwijaya dan Majapahit, tahun diluncurkan, sudah semua karena faktor ekonomi sangat mengena di kalangan dan kekalahan pasar. Semoga umat Hindu. Saya sebagai LPD dan desa adat menjadi anggota DPD-RI menyambut benteng bagi Bali,’’ papar baik pelatihan ini,’’ jelas Gusti Senator Wedakarna. Wedakarna. Dalam pelatihan Sukla Gerakan Sukla rutin menSatyagraha yang dihelat di gadakan kegiatan di Kantor Gedung BDPHN, Jalan Be- BDPHN berupa pelatihan liton 4 Denpasar ini, Gusti membuat loloh dan gorengan Wedakarna didampingi Prof. serta ke depan akan memIr. Wayan Redi Aryanta (Guru buat produk kuliner lainnya. Besar Bidang Teknologi In- (ad1063)
SMP PGRI 1 Denpasar Juara Umum I OSIS Grissa Langsung Gelar Konvoi UNTUK kedua kalinya anak-anak Grissa atau SMP PGRI 1 Denpasar memboyong piala bergilir YPLP Kota PGRI Denpasar setelah sukses meraih juara umum I di Porsenijar V Sekolah PGRI Kota Denpasar, Senin (20/11) kemarin. Piala bergilir pernah bersemayam di kampus tercinta Grissa pada Porseni pertama. Setelah empat tahun piala itu direbut dari pesaing terkuatnya SMP PGRI 5 Denpasar. Sekretaris OSIS Grissa Putu Kerti Dania Antari bersama Kepala SMP PGRI 1 Denpasar Dr. I Nengah Sukama, M.M. tampak sumringah ketika menerima piala bergilir dari Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. dan Ketua PGRI Denpasar Drs. I Nyoman Winata, M.Hum. Saat itu juga OSIS Grissa menggelar konvoi mengarak piala bergilir dari Jalan Meduri menuju kawasan Monang-Maning. Di Porsenijar Sekolah PGRI 2017, SMP PGRI 1 Denpasar sukses meraih nilai 14 setelah mengantongi dua medali emas di cabang olahraga senam dan catur putra oleh Randy Eka Saputra. Siswanya juga merebut satu perak dalam lomba pidarta bahasa Bali atas nama Komang Yudi Sindu Darmawan dan satu perunggu di catur putri oleh Ni Luh Tanjung Maharani. Juara umum II disabet SMP PGRI 2 Denpasar dan juara umum III digaet SMP PGRI 5 Denpasar. Ketua OSIS Grissa Ni Putu Diah Ananta Fajar mengaku gembira perjuangan berat
JUARA - Kepala SMP PGRI 1 Denpasar Nengah Sukama bersama OSIS Grissa memboyong piala bergilir Porsenijar Sekolah PGRI. anak-anak Grissa membuah- pas dengan visi Grissa, yakni kan hasil maksimal. Mereka ‘’SMP PGRI 1 unggul dalam dilatih intensif sejak seminggu bidang akademik dan nonakaguna memberi prestasi ter- demik serta berkarakter’’. baik. ‘’Kami bersyukur bisa Sukama didampingi mengambil piala bergilir kem- Wakasek Komang Budiarta bali,’’ ujarnya. dan A.A. Nyoman Oka WiKepala SMP PGRI 1 Den- ratma bangga terhadap OSIS pasar Dr. Nengah Sukama Grissa yang disiplin memberi bersama wakasek dan tim dukungan kepada rekannya. guru pembina memberi apr- OSIS Grissa dikenal menesiasi positif prestasi yang jadi garda terdepan dalam dilahirkan oleh siswanya. Ini mengamankan empat pilar semua berkat kerja sama, kebangsaan, yakni merajut kerja cerdas dan kerja ikh- pluralisme, kebinekaan sekalas warga sekolah sekaligus ligus membangun karakter menunjukkan bahwa SMP sosial dan spiritual. PGRI 1 Denpasar sebagai Soal pluralisme, Nengah pencetak SDM yang berpresta- Sukama yang baru tiba dari si di olahraga dan seni. Siswa kunjungan ke Korsel, sekolah Grissa di Monang-Maning di Jalan Gunung Rinjani, dikenal sangat plural, namun Gang Patuha Blok 9 No. 9 tetap diberikan penguatan ini memberi ruang kepada dalam bidang pendidikan semua seni dan semua agama karakter. berekspresi. Sekolah rutin M e n u r u t n y a , b a n y a k menggelar acara buka puasa prestasi seni lahir di Grissa. dan Natal bersama. Hidupnya Ini berkat semangat siswa segala keanekaragaman ini serta dukungan orangtua menjadikan SMP PGRI 1 Densiswa dan SDM guru pembina pasar sebagai sekolah taman yang profesional. Prestasi ini yang menyenangkan. (k250)
PERBAIKI — Petugas Telkom memperbaiki jaringan kabel milik Telkom Indonesia yang mengalami gangguan di wilayah Kabupaten Bangli.
5
Porsenijar Sekolah PGRI
SMK PGRI 3 Denpasar Kembali Juara Umum SEMPAT hengkang sekali, tahun ini SMK PGRI 3 Denpasar kembali meraih piala bergilir YPLP Kota PGRI Denpasar setelah menjadi juara umum Porsenijar Sekolah PGRI, Senin (20/11) kemarin. Piala dan hadiah diserahkan oleh Ketua PGRI Kota Denpasar Drs. Nyoman Winata diterima Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. dan mantan Ketua OSIS Tri Griska Yoga Pratama pada penutupan Porsenijar Sekolah PGRI di Lapangan SMP PGRI 2 Denpasar. Juara umum II tingkat SMA dan SMK diraih SMK PGRI 4 Denpasar dan juara umum III direbut SMA PGRI 2 Denpasar. SMK PGRI 3 Denpasar sukses menjadi juara umum dengan mengantongi nilai 19 setelah meraih tiga medali emas, satu perak dan satu perunggu. Emas didapat pada lomba kidung dewa, senam PGRI dan catur putri atas nama Satya Dewi. Perak diperoleh dari catur putra oleh Krisna Putra dan perunggu di pidarta bahasa Bali oleh Ni Made Ariani. Ketua OSIS SMK PGRI 3 Denpasar Putu Adi Putrawan
PIALA – Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Nengah Madiadnyana bersama OSIS menerima piala bergilir juara umum Porsenijar Sekolah PGRI. mengungkapkan rasa bang- sukses memboyong piala ganya karena ini prestasi bergilir kembali. ‘’Memang pemuncak bagi pengurus sempat hilang sekali, namun OSIS yang baru. Sementara kami tak pernah merasa himantan Ketua OSIS Yoga lang semangat,’’ ujarnya. Pratama minta tahun depan Prestasi ini, diakuinya, OSIS yang baru mengumpul- sangat pas dengan moto SMK kan power lebih baik lagi guna PGRI 3 Denpasar yakni ‘’Dismempertahankan prestasi iplin, bersih dan berprestasi’’. pemuncak ini. Nengah Madiadnyana minta Ketua PPLP Dasmen PGRI sekolah yang meraih juara Kota Denpasar yang juga Ke- tidak boleh menepuk dada, pala SMK PGRI 3 Denpasar sedangkan yang belum tidak Drs. I Nengah Madiadnyana, berputus asa. Jadikanlah M.M. tersenyum sumringah Porsenijar ini media untuk melihat kegirangan dan keg- berkomunikasi, mengevaluembiraan yang ditunjukkan asi diri dan memotivasi diri oleh siswa dan OSIS setelah tampil lebih baik tahun de-
pan. ‘’Siapa pun juara adalah kebanggaan sekolah PGRI,’’ tegasnya. Ia memberi apresiasi positif atas prestasi anak didiknya yang didukung oleh pengurus OSIS. Ini menunjukkan SMK PGRI 3 Denpasar tak mainmain dalam memanajemen sekolah bermutu, berkualitas dan berkarakter. Buktinya, anak didiknya sukses juara di akademis dan pada bidang olahraga. Sekolah ini selain dikenal sebagai SMK terbanyak menerima calon siswa baru tiap tahun, juga SMK swasta pertama yang meraih ISO 9001-2008. Sebanyak 30 persen gurunya berkualifikasi S-2 dan tiap tahun meraih penghargaan nasional dalam bidang manajemen sekolah dan sekolah favorit nasional. Hal itu senada dengan pernyataan Ketua PGRI Denpasar Nyoman Winata bahwa SMK PGRI 3 Denpasar bukan saja sumber dan pusat mengembangkan iptek, namun juga seni dan olahraga. Ia berharap lewat Porsenijar ini, anak-anak sekolah PGRI makin unggul. ‘’Kita harus bangga menjadi anak-anak sekolah PGRI,’’ tandasnya. (k250)
Lagi, STPBI Berjaya Dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Pariwisata di Banyuwangi TIM Research Mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini tim yang beranggotakan Ni Made Ayu Natih Widhiarini, Ni Nengah Ariastini dan Putu Eni Oktaviani di bawah bimbingan I Made Trisna Semara, S.T., M.Par. berhasil meraih juara I dalam Scientific Paper Contest Pekan Ilmiah Mahasiswa Pariwisata Indonesia (PILMAPI) yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Pariwisata Indonesia (HMPI) di Politeknik Negeri Banyuwangi, 10-15 November lalu. Hal ini tentu menjadi prestasi yang membanggakan seluruh civitas akademika STPBI. Karya tulis yang berjudul ‘’Mepantigan, Gulat ala Bali sebagai Wisata Budaya Dalam Pengembangan Sport Tourism di Bali’’ dipresentasikan dengan apik oleh tiga mahasiswa yang tergabung dalam UKM Tourism Research Community STPBI. ‘’Kembali saya sampaikan apresiasi yang setinggitiingginya kepada Natih dkk. karena lagi-lagi berhasil memberikan yang terbaik untuk STPBI. Sebagai lembaga pendidikan pariwisata, kami tidak kalah dibandingkan kampus lain se-Indonesia. Terbukti, setelah sebelumnya berhasil merebut medali emas dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-30 di Makassar, sekarang kembali meraih juara I nasional,’’ ungkap Ketua STPBI Made Sudjana, S.E., M.M., CHT., CHA.
JUARA – Tim Research Mahasiswa STPBI menjadi juara I dalam Scientific Paper Contest PILMAPI yang diselenggarakan Politeknik Negeri Banyuwangi. I G.N. Nyoman Windha, BBA., MBA. selaku Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan juga memberikan apresiasinya. ‘’Kami sangat bangga dan mengapresiasi apa yang sudah diraih. Teruslah berkarya demi mengangkat nama baik diri sendiri, orangtua dan lembaga. Bravo STPBI,’’ terangnya. Natih Widhiarini dan Ariastini menyatakan rasa syukurnya karena sudah diberi kesempatan dan kepercayaan yang luar biasa. ‘’Saya dan teman-teman merasa sangat bersyukur. Walaupun menghadapi beberapa kendala selama proses penyusunan karya tulis, kami tetap optimis dan berpikir positif. Yang penting sudah berusaha, masalah hasil nomor dua. Tetapi ternyata hasilnya luar biasa. Terima kasih kepada manajemen kampus STPBI karena telah mendukung 100% kegiatan ini,’’ jelas Natih yang kini
Telkom Upayakan Percepat Perbaikan Kabel Putus di Bangli KABEL Telkom putus di daerah Kabupaten Bangli, sehingga terjadi gangguan massal terhadap layanan telekomunikasi yang mengakibatkan ribuan telepon pelanggan mati total. Hal tersebut sering terjadi akhirakhir ini di wilayah Bangli, sehingga jaringan akses milik Telkom Indonesia mengalami gangguan di sekitar Jalan Ngurah Rai, Jalan Raya Sulahan Susut dan Jalan Nusantara akibat adanya pekerjaan proyek pemasangan box culvert serta pekerjaan galian saluran air. Dampaknya, ribuan pelanggan Telkom dan Telkomsel mengalami gangguan dalam menikmati layanan internet, telepon, dan IPTV. Sejak akhir Oktober sampai berita ini ditayangkan, sudah lima kali kabel Telkom putus. Telkom Singaraja bergerak secara simultan untuk menangani kejadian tersebut. Pertama, pihak Telkom fokus pada percepatan recovery terhadap gangguan massal yang terjadi, sehingga layanan telekomunikasi baik itu fixed line maupun wireless dapat segera on service dan dapat segera dinikmati oleh pelanggan. ‘’Di sekitaran
Jalan Ngurah Rai, Telkom me-recovery sebanyak 900 pairs kabel primer dan 264 cores kabel Fiber Optik. Di Sulahan sebanyak 48 cores kabel fiber optic dan di Jalan Nusantara sebanyak 264 cores kabel fiber optic,’’ ujar General Manager Telkom Singaraja I Nyoman Hardiana Artha. Kedua, pihak Telkom selalu berharap kejadian ini tidak berdampak panjang kepada konsumen. ‘’Kami sampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan kepada pelanggan yang terganggu layanan telekomunikasinya. Tim teknis kami selalu berupaya maksimal melakukan recovery layanan,’’ sambungnya. Ketiga, koordinasi dan pengawasan pengerjaan proyek box culvert dan galian saluran air di seputaran Bangli harus lebih diperketat lagi agar kejadian di lapangan selalu dalam kontrol dan agar lebih berhatihati. ‘’Kami selalu punya tim yang siap di lapangan untuk melakukan pengawasan agar kejadian seperti ini tidak terjadi terus-menerus,’’ kata General Manager Telkom Witel Singaraja. (bns2)
menempuh semester III Program Studi D-3 Perhotelan. Eni Oktaviani yang baru pertama kali mengikuti lomba karya tulis ilmiah merasa bangga karena diberi kesempatan sekaligus keberuntungan luar biasa. ‘’Saya bangga bisa menjadi bagian dari tim research STPBI. Pengalaman pertama dan prestasi pertama dalam bidang penelitian,’’ ujarnya. STPBI juga mengirim 13 delegasi untuk mengikuti Kongres Nasional yang diikuti mahasiswa pariwisata dari Sumatera, Jawa, Bali,
Nusa Tenggara, Sulawesi dan Kalimantan. Delegasi STPBI mendapat kesempatan menjadi tuan rumah Kongres Nasional HMPI 2018. Selaras dengan kegiatan tersebut, untuk meningkatkan kualitas SDM yang unggul di bidang pariwisata, STPBI kembali menyelenggarakan pemilihan Teruna Bagus Teruni Jegeg STPBI III. Rangkaian kegiatan dimulai tahap seleksi untuk menentukan finalis 10 besar. Grandfinal berlangsung di panggung terbuka STPBI, Jumat (17/11). A.A. Ngurah Arindra Kusuma dan Ni Wayan Dominika Putri terpilih sebagai juara I, I Gede Made Dwi Febrianta Wijaya dan Ni Made Dinda Aprilia sebagai II, Made Ary Surya Mahardika Mas dan Ni Wayan Leonika selaku juara III, serta Paudy Salman Jaya dan Ni Made Dinda Aprilia menjadi juara terfavorit. Ketua Panitia Dias Aditya menyatakan kegiatan ini bertujuan menyalurkan minat dan bakat mahasiswa dan mencari kader yang memiliki 3B (Brain, Beauty, Behaviour) sebagai duta kampus STPBI dalam berbagai kegiatan internal dan internal. (ad1065)
KABAR GEMBIRA UNTUK PELAKU BISNIS DI BALI BALI,25 November 2017 Dengan adanya kemajuan teknologi membuat dunia bisnis semakin ketat dalam persaingan. Sistem penjualan pun mulai bergeser, yang dulu banyak yang memasarkan barangnya melalui jalur distribusi yang panjang , sekarang dengan teknologi online bisa langsung memasarkan ke pembeli mahir secara langsung, sehingga lebih produktif karena memangkas biaya, baik biaya distribusi maupun biaya promosi. Apa lagi sekarang berkembangnya e-comers baik yang bersifat nasional maupun internasional. Internasional (alibaba, ebay, aliexpress, dll), Nasional (tokopedia, bukalapak, lazada, dll). Sehingga pemilik produk semakin mudah memasarkan langsung tanpa melewati jaringan distribusi. Namun dilain pihak produsen disini termasuk UMKM maupun pedagang yg tidak tau sumber product sedikit demi sedikit akan kalah dan mati, karena tidak bisa bersaing. Siapa yang bisa bersaing? BAGI UMKM DAN PRODUSEN 1. Sumber Bahan Baku Murah 2. Mendapatkan Mesin Produksi Yang Murah Dan Inovatif 3. Sumber Barang Pendukung Produksi Yang Murah
4. Ide Inovasi product BAGI PEDAGANG, PEBISNIS 1. Sumber Barang Murah 2. Inovasi Pemasaran 3. Ide Barang Hanya yang menguasai hal diatas yang bisa bersaing. Krena bahan baku maupun sumber produk masih banyak yang impor, untuk itulah kita hadir. Karena masih banyak yang beranggapan bahwa import itu sesuatu hal yang susah dan harus bermodal besar. Kita adalah lembaga pelatihan bisnis ITA. Kita akan mengupas semua BAGAIMANA : 1. Cara Impor Yang Mudah , Murah , Aman Dan Legal 2. Tidak Harus Ke China / Cukup Dari Rumah Dan Handphone 3. Tidak Harus Banyak, Satuan Pun Bisa 4. Tidak Perlu Punya Izin (Undername) Tapi Tetap Legal 5. Cara Pengiriman Yang Aman 6. Cara Pembayaran Yang Aman 7. Cara Cari Suplyer Yang Aman Murah Dan Tidak Harus Banyak 8. Cara Import Tidak Pakai Modal 9. Diajari Cara Pemasaran Yang Efektif, Cara Membuat Product Moment dan brand, Dipandu para praktisi atau pelaku, tidak hanya teori
BALI, : Sabtu , 25 November 2017 :Aston Denpasar Hotel & Convention Center : Jl. Gatot Subroto Barat N. 283 Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, Denpasar - Bali Sesi I : Pukul 13.00 - 16.00 Sesi II : Pukul 17.00 - Selesai Harga Tiket : 100rb / orang 150rb / 2 orang Info Pemesanan Tiket: Telp/sms/wa : 082136787048 / 081334275686 Pembicara : TEAM ITA(International TradeAcademy) Hari Tempat Alamat
“BELAJARLAH DENGAN YANG MENGUASAI BIDANGNYA” Adv.0001046-adv
OPINI
6
Selasa Kliwon, 21 November 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Pentingnya Membudayakan Wawasan Kebangsaan DEMOKRASI. Pemahaman terhadap kata ini sudah hampir merata di kalangan pemilih di negeri ini. Tapi untuk menjabarkan demokrasi secara santun dan bermartabat masih banyak pihak yang gelagapan. Perilaku kontradiktif pun masih dilakukan. Demi sebuah kekuasaan langkah negatif dijadikan strategi. Ya, demokrasi yang muaranya sebagai proses bermartabat untuk sebuah regenerasi kempimpinan sering kali ternoda oleh perilaku buruk. Celakanya, noda terhadap perhelatan demokrasi kerap kali dituangkan oleh politisi selaku aktor utama demokrasi termasuk pemilih sebagai pihak penentu. Kampanye hitam dan mendelegitimasi lawan politik sering menjadi pilihan strategi untuk menang. Bahkan, belakangan perilaku SARA juga dipertontonkan. Ironis memang. Ketika demokrasi kita jalankan begitu lama, hingga kini demokrasi yang sesuai definisinya gagal kita jabarkan. Selain politisi, pragmatisme rakyat Indonesia selaku pemilih juga cenderung menguat. Budaya transaksi dan kepentingan personal cenderung menjadi landasan pilihan politik. Jujur kita akui bahwa masih banyak pemilih di negeri ini yang menggunakan hak pilihanya berdasarkan transaksi bukan berdasarkan kualitas figur. Selain transaksi, banyak pemilih yang menggunakan hak-hak politiknya berdasarkan pengaruh lingkungan atau komunitas. Dalam konteks ini, pertimbangan baik buruk dan kualitas figur sering terabaikan. Itulah sebabnya pesta demokrasi di negeri sering diikuti perasaan waswas. Masalahnya sering kali proses demokrasi diikuti oleh gangguan stabilitas dan konflik. Ini jelas bukan merupakan fakta demokrasi ideal yang kita harapkan. Proses ini juga menjauh dari harapan melahirkan pemimpin ideal bagi negeri ini, termasuk bagi daerah dan kabupaten/kota. Tak hanya itu, keprihatinan terhadap perilaku sejumlah wakil rakyat yang tak mencerminkan pembelaan aspirasi publik patut diyakini akibat kesalahan mengelola demokrasi. Untuk itulah, penting bagi politisi dan pemilih di negeri ini merujuk kembali pada idelogi bangsa dalam mengelola demokrasi. Pengakuan terhadap keragaman dan perbedaan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) jangan diperdebatakan. Demokrasi hendaknya mengarah pada kepentingan strategis bangsa ini, yakni melahirkan pemimpin yang bijak dan paham masalah bangsanya. Demokrasi jangan selalu diartikan perebutan kekuasaan semata, mengingat jika orientasinya sebatas kekuasaan maka menang kalah jadi tolok ukur. Mestinya demokrasi menyatukan persepsi kita untuk membela kepentingan bangsa dan menempatkana kepentingan bangsa di atas kepentingan golongan dan pribadi. Untuk mengoptimalkan demokrasi mampu menuju peningkatan kualitas kepemimpinan, maka menegakkan kembali empat pilar kehidupan kebangsaan harus dilakukan. Wawasan kebangsaan haruslah dilakukan secara lebih intensif dengan menyasar semua komponen bangsa. Dengan menguatnya wawasan kebangsaan, maka kita yakini akan tumbuh kesadaran baru menjaga keutuhan bangsa ini. Wawasan kebangsana akan menumbuhkan rasa patriotisme sehingga membela kepentingan bangsa lebih penting daripada memperjuangan kepentingan kelompok terlebih kepentingan pribadi. Hal ini penting sebab menanamkan kembali wawasan kebangsaan dapat menumbuhkan sikap nasionalisme dan patriotisme.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Berharap Politisi Bijak
Belakangan ini, wacana soal pembangunan ekonomi kalah saing dengan berita politik. Bahkan, berita politik untuk pemilihan presiden yang masih dua tahun lagi sudah ramai mulai sekarang. Ini membuat sepanjang tahun di negeri ini menjadi tahun politik. Kesannya, dunia ini hanya penuh dengan kegiatan politik. Saya sebenarnya senang dan mengapresiasi semua wacana dan agenda politik. Tetapi ketika ekonomi lagi lesu dan rakyat nyaris sulit mempertahankan daya belinya, politisi hendaknya ambil bagian. Politisi setidaknya tidak ikut menjadi penyumbang kegaduhan. Politisi hekdanya ikut membicarakan terobosan ekonomi dan melakukan langkah-langkah yang konkret untuk menguatkan ekonomi. Saya berharap, politisi mengambil langkahlangkah yang efektif dalam penyusunan regulasi ekonomi yang memberikan ruang kepada pengusaha untuk bisa bertahan. Terlebih serbuan pasar bebas membuat kita tak siap melindungi produk lokal. Untuk itulah, politisi setidaknya jangan menjadi figur yang menyumbang kegaduhan di negeri ini. Salah satunya terkait kasus e-KTP. Figur-figur negarawan bahkan sudah mendapat gaji dari negara hendaknya ikut proses hukum yang ada. Jangan karena kekuatan politik dan kekuasaan, semua mau disesuaikan untuk membela kepentingan personal. Sebagai rakyat, kami tentu tahu membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Termasuk di dalamnya kemampuan membedakan pejabat politik yang membela kepentingan bangsa dan membela kepentingan pribadi. Wayan Arsana Gianyar, Bali
Empat Pilar Kebangsaan dan Masa Depan Demokrasi Indonesia Gerakan reformasi yang ditabur sejak 1998, ternyata diikuti dengan debat akademik yang cukup panjang tentang masa depan demokrasi Indonesia yang lebih baik (lihat misalnya, Forrester and May 1999; Budiman Hatley and Kingsbury, 1999). Banyak pengamat politik dan demokrasi mempercayai bahwa jatuhnya pemerintahan rezim orde baru telah menciptakan kesempatan luas bagi terbentuknya lembaga-lembaga demokrasi, baik lembaga pemerintah maupun nonpemerintah di Indonesia.
Oleh Prof. Dr. I Ketut Suda, M.Si. epercayaan ini dilatari oleh dua faktor penting antara lain; pertama, ada anggapan bahwa lemahnya aturan dan normanorma demokrasi dalam budaya politik Indonesia selama pemerintahan orde baru bersumber pada persoalan superioritas lembaga eksekutif (baca: Presiden dengan para Menterinya); Kedua, krisis finansial dan kegagalan ekonomi telah memaksa pemerintah baru untuk melakukan reformasi pasar atau reformasi ekonomi (Heriej, dalam Heriej (ed.), 2004:45). Memang ide dasar dilakukannya gerakan reformasi adalah terbentuknya good governance yang dianggap kompatibel dan sesuai dengan tuntutan ekonomi pasar. Namun, dalam kenyataannya good governance sendiri men-
K
syaratkan transparansi dan akuntabelitas birokrasi dan pengakuan terhadap role of law yang menjadi sendi dasar nilai-nilai dan norma-norma demokrasi. Demikian pula krisis ekonomi yang berkepanjangan ternyata telah menciptakan peluang bagi reformasi pasar, sehingga kondisi ini dapat memperkuat posisi kelompok teknokrat dan agenagen keuangan internasional, seperti IMF, Bank Dunia, IGGI, dan lembaga keuangan internasional lainnya untuk melancarkan reformasi ekonomi di Indonesia yang bersifat radikal berdasarkan tuntutan neo-liberalisme. Reformasi dilakukan untuk merekapitulasi dan mereorganisasi sektor publik dan sektor privat yang mengalami krisis paling parah (Robinson and Hadiz, 2004). Bukan hanya itu, pemerintahan yang baru,
juga dipaksa untuk membersihkan sisa-sisa aliansi ekonomipolitik lama dengan harapan para pejabat negara dan pengusaha klien yang menjadi basis praktik-praktik kolusif dalam proses alokasi kontrak pembangunan dan kredit dapat dibersihkan dari proses pembangunan di Indonesia. Namun, dalam praktiknya gerakan reformasi semacam itu justru mengakibatkan keberadaan sendi-sendi dan nilainilai kehidupan berbangsa dan bernegara yang mempunyai nilai filosofis dan historis yang sangat penting bagi kelangsungan hidup negara ini seperti Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika (baca: empat pilar kebangsaan), menjadi terabaikan, bahkan terancam berantakan. Padahal, nilai-nilai filsafat bangsa seperti itu, tidak dapat dipisahkan dari tata krama
dan tata cara kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia, yang sesungguhnya merupakan pilar yang kokoh bagi perkembangan bangsa yang kuat dan beradab. Oleh karenanya, keempat pilar kebangsaan itu, perlu dipupuk dan ditumbuhkembangkan, terutama di kalangan generasi muda, untuk menatap masa depan kehidupan bangsa yang lebih baik. Untuk menghindari terkikis habisnya nilai-nilai filsafat bangsa dan untuk menegakkan kembali empat pilar kehidupan kebangsaan yang tampak mulai memudar di tengah gerusan sistem ekonomi pasar dan liberalisasi demokrasi yang sedang terjadi di Indonesia, maka kepada generasi muda, terutama para siswa dan mahasiswa perlu ditanamkan kembali wawasan kebangsaan. Sebab, di pundak mereka-mereka inilah nasib bangsa ini ke depan akan digantungkan. Hal ini penting sebab menanamkan kembali wawasan kebangsaan kepada generasi muda akan dapat menumbuhkan sikap nasiona lism e d a n p at riot ism e d i kalangan mereka. Selain itu, perlu juga diberikan pemahaman kepada mereka empat pilar kebangsaan Indonesia agar mereka tidak sepenuhnya takluk dan terjebak pada hegemoni budaya global, yang telah menyebar ke segala aspek kehidupan masyarakat dunia saat ini. Bahkan, ada kecenderungan para generasi muda bangsa ini telah terjangkit oleh apa yang disebut epidemi global (Internationalization of
Meminimalkan Bahaya Pergaulan Bebas
Di rentang usia 15-20 tahun, orang tua memberikan kebebasan kepada anak-anaknya. Orangtua tidak memberikan batasan pergaulan kepada anak-anak mereka. Proses interaksi yang dilakukan oleh anak-anak tersebut merupakan salah satu pergaulan yang dilakukan, tidak hanya antara individu namun juga dengan masyarakat sosial lainnya. Dengan bermodalkan “kepercayaan”, orangtua percaya dengan apa yang dikatakan anaknya tentang ke mana dia pergi? Dengan siapa dia bermain? Siapa saja temannya? Kegiatan apa yang dilakukannya, jika berada di luar rumah? Orangtua zaman sekarang sangat membebaskan apa pun kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak mereka. Memang tidak salah percaya terhadap anak sendiri. Tapi, sebagai orangtua hendaknya mengetahui kegiatan apa yang dilakukan anaknya di luar rumah atau di luar sekolah. Dengan cara seperti ini tidak akan ada anak-anak yang masuk ke dalam pergaulan bebas. Membicarakan pergaulan bebas memang tidak ada habisnya, banyak anak yang masih berusia belasan tahun masuk ke dalam pergaulan bebas. Hal ini memang sangat memprihatinkan mengingat anak-anak tersebut masih berada dalam pengawasan kedua orangtuanya. Bagaimana bisa orangtuanya tidak mengetahui apa yang dilakukan oleh anaknya di luar rumah? Pertan-
Oleh Ni Kadek Aprita Sari yaan seperti itu sering muncul apabila masyarakat menyikapi masalah yang menimpa seorang anak yang masuk ke dalam pergaulan bebas. Contohnya saja, penggunan narkoba atau menjadi bandar narkoba, bahkan ada anak yang berusia belasan tahun menjadi pekerja seks. Sungguh ironis semua ini terjadi dan terus terjadi. Tidak hanya pada anak yang tidak mempunyai orangtua, anak-anak yang masih mempunyai orangtua mengalami hal serupa. Apa yang membuat kejadian ini bisa terulang kembali? Bagaimana seharusnya orangtua memberikan nasihat untuk anak-anak mereka dalam meraih citacita yang mereka dambakan. Dari sekian banyak kejadian yang pernah terjadi tentang pergaulan bebas, sebagai orangtua dan masyarakat social, kita seharusnya mampu saling mengingatkan, mampu saling menjaga dan mampu saling melindungi satu sama lain. Ini bukan menjadi tanggung jawab satu atau dua orang. Tapi, ini adalah tanggung jawab kita bersama. Anakanak adalah generasi penerus bangsa yang seharusnya diberikan pendidikan sesuai dengan usianya. Diberikan ilmu sebanyak-sebanyaknya untuk bisa mem-
buat Indonesia menjadi bangga. Tetapi, kenyataannya tidak seperti itu. Banyak anakyang telanjur masuk ke dalam pergaulan yang salah, kejadian ini bukanlah sepenuhnya kesalahan mereka. Sebagai orangtuanya, kita sebagai kakaknya yang seharusnya bisa memberikan contoh yang baik, memberikan pengaruh yang positif kepadanya, sehingga anak-anak tersebut tidak masuk ke dalam pergaulan yang salah. Anak-anak yang sudah masuk ke dalam pergaulan bebas ketika masuk ke lingkungannya yang normal akan tidak diterima dengan baik oleh teman-teman karena menurut mereka orang yang pernah masuk ke dalam pergaulan bebas, akan memberikan pengaruh yang tidak baik kepada kita ataupun orang di sekelilingnya. Hal inilah yang salah. Kejadian ini akan membuat anak tersebut menjadi tertekan mendapat perlakuan seperti itu. Sebaiknya sebagai masyarakat sosial, kita harus menerimanya dengan baik dan mengarahkan untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang postif. Sehingga anak-anak tersebut mengetahui bahwa tindakan yang sudah dilakukannya adalah tindakan yang salah. Penulis, mahasiswa Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Bahasa Daerah Universitas Dwijendra
Children Culture). Hal ini dikarenakan negaranegara industri maju memang sengaja menjadikan negaranegara dunia ketiga sebagai target perluasan pasar. Sebab, negara dunia ketiga oleh negara-negara maju dipandang sebagai pasar yang sangat potensial untuk memasarkan hasil-hasil produk industri mereka, terutama Indonesia yang sangat padat penduduk. Untuk menangkal jangan sampai anak-anak muda sebagai generasi penerus bangsa tunduk dan terjebak pada Internationalization of Children Culture, maka perlu diupayakan berbagai strategi untuk menanggulanginya. Adapun beberapa strategi yang dapat ditempuh adalah: Pertama, melalui upaya penguatan wawasan kebangsaan, dan keyakinan mereka terhadap tingginya nilai-nilai budaya bangsa yang kita miliki; Kedua, melalui pendidikan sekolah perlu dikembangkan sikap mencintai dan menghargai nilai-nilai budaya bangsa yang sangat adiluhung, dan; Ketiga, di kalangan anakanak juga perlu ditumbuhkan kesadaran untuk saling menghormati satu sama lain, mengingat betapa indahnya hidup harmonis dalam keanekaragaman suku, etnis, agama, dan budaya yang memang keberadaannya di Indonesia melalui proses sejarah yang sangat panjang. Penulis, Guru Besar Bidang Sosiologi Pendidikan Program Pascasarjana, Universitas Hindu Indonesia
POJOK Kekayaan Novanto capai Rp 114 miliar. - Itu baru yang dilaporkan tahun 2015. *** KPU kembali buka pendaftaran parpol. - Kita biasa konsisten dengan aturan. *** Puluhan pelanggan Mang Jangol direhabilitasi. - Sangat jauh dari efek jera.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
PASAR Seorang petugas kebersihan melakukan kegiatan rutin membersihkan sampah di kawasan Pasar Ketapian, Denpasar, Senin (20/11) kemarin. Juga tampak aktivitas pedagang di pasar tradisional tersebut.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Selasa Kliwon, 21 November 2017
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Figur
Ikut Pemutihan
BADAN Pendapatan Daerah Provinsi Bali masih menggelar program pemutihan atas bunga dan denda Pajak Kendaraan Bermotor. Pemutihan yang digelar berdasarkan Pergub No. 54 Tahun 2017 itu telah dilaksanakan sejak 9 Oktober dan akan berlangsung hingga 16 Desember 2017 mendatang. “Kami mengimbau masyarakat agar memanfatkan program serta kemudahan dari kebijakan tersebut,” ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bali I Made Santha, S.E., M.Si. di Denpasar, Minggu (19/11). Hingga 16 November 2017, lanjut Santha, sudah ada sekitar 92 ribu wajib pajak yang memanfaatkan program pemutihan. Sementara kendaraan yang terdata memiliki piutang pajak atau denda pajak di tahun 2017 mencapai 293 ribu unit. Pihaknya menargetkan pendapatan dari program pemutihan antara Rp 35 miliar sampai Rp 40 miliar. Seluruh data pemilik serta pelat kendaraan sudah ada pada sistem Bapenda. “Seusai pemutihan kali ini akan digelar operasi besar-besaran atas tunggakan pajak baik dengan didatangi langsung ke rumah maupun dengan menggelar razia gabungan dengan pihak terkait,“ tambahnya. Menurut Santha, razia gabungan antara UPT Samsat Kabupaten/ Kota dan Ditlantas akan dilakukan mulai 2018. Masyarakat akan ditilang apabila tidak membayar pajak kendaraan bermotor sesuai instruksi Perpres No.5 Tahun 2015. Itu sebabnya kebijakan pemutihan kembali diberlakukan agar masyarakat tidak serta merta ditilang karena menunggak pajak. Selain pemutihan, Santha juga menginformasikan program e-samsat yang telah diberlakukan sejak 20 September lalu. Bali merupakan satu dari 7 provinsi yang menjadi pilot projects penerapan e-samsat dari pemerintah pusat. Wajib pajak kini dapat melakukan pembayaran pajak melalui ATM, mobile banking, dan internet banking. “Kami berikan tenggang waktu sampai 30 hari untuk datang mengesahkan atau mengecap STNK dengan membawa bukti pembayaran,” ujarnya. (rin)
Bali Post/ist
Puluhan Pelanggan Mang Jangol Direhabilitasi
Denpasar (Bali Post) Penyidik Satuan Resnarkoba Polresta Denpasar memiliki waktu lumayan lama untuk memproses kasus tersangka Komang Swastika alias Mang Jangol, termasuk kakak dan istrinya. Selain itu, polisi juga memproses 28 pelanggan Mang Jangol dan dilanjutkan proses rehabilitasi. Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan saat dikonfirmasi Senin (20/11) kemarin mengatakan proses penyidikan terus dikebut agar secepatnya bisa diselesaikan. Terkait pelanggan Mang Jangol yang direhabilitasi 28 orang dengan rincian 27 laki-laki dan satu wanita. ‘’Wanita yang direhabilitasi pacar anak buah tersangka Mang Jangol. Wanita itu adalah pacar dari tersangka Dandi Suardika,’’ ungkap Kompol Arta. Untuk proses rehabilitasi tersebut, mantan Kasat Reskrim Polres Tabanan ini mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan BNNK Denpasar dan BNNP Bali. Tentu saja harus melalui asesmen dulu dan dilakukan pendalaman. Ditanya terkait omzet penjualan sabusabu (SS) Mang Jangol, menurut Arta, sama seperti yang disampaikan Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo yaitu sekitar Rp 200 juta tiap bulan. ‘’Masih didalami penyidik. Upaya pengembangan kasus ini masih terus dilakukan. Tersangka Wayan Kembar masih dititipkan di Polda Bali,’’ ungkapnya. Seperti diberitakan, selain sabu-sabu (SS), tersangka Komang Swastika alias Mang Jangol juga dijerat Undang-undang Darurat atas kepemilikan senjata api (senpi) dan senjata tajam (sajam). Namun kasus tersebut belum diproses penyidik Satuan Reskrim Polresta Denpasar karena fokus penyidikan yaitu kasus narkotika. Hasil penggeledahan di kamar Mang Jangol lantai dua rumahnya Jalan Pulau Batanta, Denpasar Barat, polisi mengamankan barang bukti 6 paket sabusabu (7,16 gram), satu pucuk senjata api Barreta, dua senjata airsoft gun, lima pisau belati, satu keris kuningan, lima kotak peluru senapan angin, satu kotak peluru airsoft gun, empat bong, dua buku tabungan dan lima tabung gas airsoft gun. (kmb36)
Bali Post/sos
GEMBURKAN TANAH - Petani di Subak Giri, Desa Bumbungan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung tengah menggemburkan tanah untuk ditanami ubi jalar. Selain ubi jalar, petani juga mengembangkan bunga pacah dan cabai. Foto diambil belum lama ini.
Dewan Buleleng Berharap Persoalan PSM agar Dituntaskan Singaraja (Bali Post) –
Keluhan para sopir material yang tergabung dalam Paguyuban Sopir Material (PSM) terkait dugaan permainan harga material golongan C pascasiaga bencana Gunung Agung, mendapat tanggapan serius dari eksekutif maupun legislatif. Buktinya, Pemkab Buleleng dengan resmi bersurat ke Pemkab Karangasem. Namun, hingga Senin (20/11) kemarin, surat tersebut belum ditanggapi. Bahkan, anggota Fraksi Partai Demokrat (F-PD) DPRD Buleleng Dewa Putu Tjakra berharap agar persoalan PSM segara dituntaskan. Dalam sidang paripurna membahas Rancangan APBD Induk 2018, dia mengaku sering menemukan beberapa truk material dari Karangasem memasok material galian C ke lokasi proyek fisik di Buleleng seperti, ke proyek Bendungan Titab - Ularan, proyek perumahan bersubsidi, proyek SMK Bali Mandara Kubutambahan, dan beberapa proyek lain. Sejak status Gunung Agung turun dari awas menjadi siaga, truk asal Buleleng dilarang masuk ke lokasi penambangan di Kecamatan Kubu, Karangasem. Sopir yang didominasi dari Buleleng, Jembrana, dan Tabanan itu diizinkan mengambil material di depo. Sebaliknya, truk
dari Karangasem mengambil di penambangan kemudian memasok ke Buleleng. “Kami minta pemerintah serius menyikap masalah ini. Jangan dibiarkan menjadi polemik berkepanjangan,” katanya. Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Gede Gunawan Adnyana Putra mengatakan, Bupati Buleleng sudah dua kali mengirimkan surat kepada Bupati Karangasem. Pertama surat No. 551/764/Dishub/2017 tanggal 3 November 2017. Disusul surat No. 551/787/ Dishub/2017 tanggal 17 November 2017. Kedua surat tersebut secara tegas meminta agar Pemkab Karangasem menetapkan harga jual minimum terhadap material galian C di tingkat depo. Akan tetapi, surat tersebut belum juga dibalas oleh Pemkab Karangasem. Gunawan mengaku
sudah pernah koordinasi dengan Pemkab Karangasem. Namun hingga kini belum ada kepastian soal keputusan harga minimal material di depo. Atas kondisi ini, dalam waktu dekat Dishub dan DPRD Buleleng akan datang ke Karangasem meminta kejelasan terkait desakan PSM tersebut. Pihaknya juga akan membentuk tim untuk melakukan negosiasi dengan Pemkab Karangasem, terkait situasi di lapangan. “Kalau harga minimum diterbitkan oleh pemerintah di sana (Karangasem-red), kami kira masalahnya akan selesai,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah pengurus PSM dua kali mengadukan masalah ini kepada Bupati Putu Agus Suradnyana dan ke Komisi I DPRD Buleleng. Para sopir ini merasa dirugikan karena hanya diiz-
Turis Rusia Kemalingan di Hotel Denpasar (Bali Post) Seorang manajer bank berkebangsaan Rusia, Manaenkova Margaritha (53), melapor kehilangan uang 4 ribu dolar Amerika, Jumat (17/11) lalu. Uang tersebut dicuri saat disimpan di safety boks di kamar 1212 Hotel Intercontinental Bali Resort, Jimbaran, Kuta Selatan (Kutsel). Pelakunya tak lain I Made Latra (48), karyawan hotel bagian garden (tukang kebun). “Modusnya, pelaku pura-pura membersihkan kebun sambil memantau korban. Kalau dirupiahkan korban mengalami kerugian Rp 53 juta,” kata Kanit Reskrim Polsek Kutsel Iptu Andi Yaqin, Senin (20/11) kemarin. Saat kejadian, lanjut Kanit Reskrim, korban meninggalkan kamar untuk sarapan. Sedangkan pelaku memantau pergerakan korban. Begitu korban keluar, pelaku menuju balkon lalu menuju kamar yang ditempati turis Rusia tersebut. Setelah masuk ke kamar korban, pelaku lalu membuka safety boks tidak terkunci dan langsung mengambil uang korban.
Setelah menerima laporan tersebut, Iptu Andi bersama anggotanya melakukan olah TKP. Dari keterangan saksi-saksi, dicurigai adalah tukang kebun yaitu pelaku yang sedang kerja dekat dengan kamar 1212. “Setelah melakukan penyelidikan mengarah ke pelaku. Selanjutnya, kami bergerak mencari pelaku di rumahnya di Desa Sibang Gede Badung. Pelakunya berhasil ditangkap,”
ujar Andi. Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya yaitu mengambil uang milik korban yang menginap di TKP. Pelaku melakukan aksinya sekitar pukul 09.00 Wita. Atas pengakuan tersebut, petugas lalu menyita barang bukti uang dolar milik korban. “Kasus ini kami masih kembangkan. Pelaku sudah ditahan dan diamankan barang bukti,” ujarnya. (kmb36)
Denpasar (Bali Post) Kasus dugaan pungli yang terjadi di Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Polda Bali berharap bisa dijadikan pembelajaran bagi desa adat lainnya. Oleh karena itu, Polda mengimbau dalam pengelolaan pendapatan desa adat bersinergi dengan pemda supaya pemanfaatannya tidak melanggar aturan. Menurut Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, Senin (20/11) kemarin, dengan adanya koordinasi dengan pemda dalam pengelolaan pendapatan desa adat, potensi munculnya pungutan liar bisa diminimalisir. Apabila ditemu-
kan pelanggaran dalam pengelolaan pendapatan tersebut, maka Polda akan melakukan tindakan secara proporsional. ‘’Sinergi dengan pemerintah daerah itu penting untuk menghindari adanya pungutan ilegal,’’ tegasnya. Prinsipnya, lanjut mantan Kabag Binkar Karo SDM Polda Bali ini, pungutan yang didasarkan pararem hasil paruman desa tidak dipermasalahkan. Apalagi materinya tidak bertentangan dengan aturan atau undangundang. Pengelolaan dana desa sudah diatur dalam Perda Bali No. 3 Tahun 2003 tentang perubahan Perda No.3 Tahun 2001 tentang Desa Pakraman. Dalam
perda tersebut, kata Hengky, menyatakan pendapatan desa pakraman diperoleh dari urunan krama, hasil pengelolaan kekayaan desa, hasil usaha LPD, bantuan pemerintah, pendapatan lain yang sah dan sumbangan pihak ketiga yang tidak mengikat. ‘’Tentang pungutan juga sudah diatur dalam Undangundang Nomor 28 Tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah. Tindakan diambil Polda Bali menangani kasus terjadi di Tanjung Benoa dengan maksud agar pihak desa mampu meningkatkan eksistensi dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah,’’ ujarnya. (kmb36)
Bali Post/ist
HASIL CURIAN – Tersangka pelaku (kanan) saat menunjukkan uang hasil curian.
Kelola Pendapatan, Desa Adat Bersinergi dengan Pemda
Bali Post/kmb38
Bali Post/kmb38
Dewa Putu Tjakra
Gunawan Adnyana Putra
inkan membeli material golongan C sampai di depo. Harga material di depo dinilai mahal dan kualitasnya tidak sama dengan material di lokasi penambangan. Tidak saja itu, sesuai perjanjian pascastatus Gunung Agung diturunkan dari awas ke level siaga, sopir dari Karangasem hanya memasok material sampai di depo. Namun faktanya, sopir dari Karangasem mengambil material
di penambangan dengan harga murah, kemudian bebas menjual ke Buleleng dan sekitarnya. Ini dinilai merugikan anggota PSM, hingga mendesak agar mereka diizinkan mengambil material di lokasi penambangan atau tetap mengabil di depo dengan catatan harganya ditetapkan oleh pemerintah, sehingga tidak ada permainan harga oleh oknum tertentu. (kmb38)
Buser Mabes Hendak Bersaksi
Willy Sakit, Sidang Kasus 19 Ribu Butir Ekstasi Ditunda
Denpasar (Bali Post) Sejumlah petugas buser dari Dit. Narkoba Bareskrim Mabes Polri sudah datang ke Bali, Senin (20/11) kemarin. Mereka sedianya bersaksi dalam sidang pembuktian perkara 19 ribu butir pil ekstasi (disita dari Dedi Setiawan) untuk terdakwa Abdul Rahman Willy alias Willy Bin Ng Leng Kong. Namun, majelis hakim pimpinan I Made Pasek, terpaksa menunda sidang tersebut di Pengadilan Negeri Denpasar. Pasalnya, JPU tidak bisa menghadirkan terdakwa Willy, yang merupakan Konsultan Manager Marketing Akasaka Night Club Denpasar karena sakit. Hal tersebut diperkuat dengan surat keterangan dokter yang langsung diserahkan oleh JPU dan diterima oleh majelis hakim. Dokter Lapas Kelas II A Kerobokan, yang ditemui di pengadilan memang menyatakan Willy sakit pagi kemarin. Dia mengeluh sakit panas, batuk dan pilek. Oleh pihak dokter sudah diperiksa bahkan dia dibelikan obat dari luar Lapas Kerobokan. “Mohon maaf yang mulia. Terdakwa tidak bisa kami hadirkan karena sakit,” ucap JPU Bella sembari menyerahkan surat keterangan sakit dari dokter. Sementara tim penasihat hukum terdakwa Willy, Robert Khuana, menyatakan, pihaknya baru mengetahui kliennya tidak bisa hadir karena sakit. Terkait sakit tersebut dikatakan Robert, sebelumnya memang kliennya sudah mengeluh sakit. “Saya juga sampaikan ke majelis hakim, Jumat lalu terakhir saya mengunjungi Willy. Dia memang mengeluh sakit tenggorokan. Jadi, apakah sakit sekarang ini kelanjutan dari sakit yang kemarin itu. Yang pasti keterangan dari jaksa, dokter memberikan masukan, bahwa Willy harus istirahat dua hari,” tandas Robert. Kemarin, juga ada keinginan supaya jadwal sidang Willy digelar Senin depan agar bisa dibarengi dengan sidang terdakwa lainnya dalam kasus yang sama, yakni terdakwa Budi Liman (berkas terpisah). Sebelumnya, dalam dakwaan disebutkan, bahwa terdakwa Willy telah melakukan percobaan atau pemufakatan jahat melakukan tindak pidana narkotik dengan saksi Dedi Setiawan, Iskandar Halim, Budi Liman Santoso (ketiganya dalam berkas terpisah) atau prekursor narkotik secara tanpa hak atau melawan hukum, menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima. Pula, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotik Golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi lima gram. Sementara dalam uraian dakwaan keempat terdakwa (secara terpisah) sudah dijelaskan secara gamblang oleh jaksa. Yakni mulai ditangkapnya Dedi Setiawan, lalu Iskandar kemudian Budi Liman. Dari Budi Liman inilah Willy ditangkap sebelum janjian di room 26 Diskotek Akasaka di Jalan Teuku Umar, Denpasar. (kmb37)
BANGLI
8
Selasa Kliwon, 21 November 2017
Nilai Kepahlawanan Tak Pernah Usang Bangli (Bali Post) Nilai kepahlawanan tidak akan pernah usang dimakan zaman. Karena setiap waktu, nilai kepahlawanan dapat diimplementasikan dan direvitalisasi oleh generasi muda. Hal itu dikatakan Bupati Bangli I Made Gianyar di Penglipuran, Senin (20/11) kemarin. Made Gianyar mengatakan, peringatan Hari Gugurnya Pahlawan Kapten A.A. Anom Mudita merupakan cerminan atau refleksi tentang pengorbanan, keteladanan dan keteguhan dalam mengapai harapan dan masa depan yang lebih baik. Cara meneladani pengorbanan Bali Post/ina pahlawan adalah dengan terus bekerja keras dalam mewujudkan I Made Gianyar masyarakat adil dan sejahtera sebagai cita-cita perjuangan yang tertuang dalam sila kelima Pancasila. Peringatan tersebut juga sekaligus momentum menumbuhkembangkan nilai-nilai persatuan, kepahlawanan, keperintisan dan kesetiakawanan sosial. Dikatakannya, memperingati hari gugurnya pahlawan selalu penting karena bisa menjadi barometer seberapa kuat keyakinan masyarakat terhadap nilai-nilai perjuangan dari suatu proses kehidupan berbangsa dan bernegara. Di samping juga sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa dan pengorbanan para pahlawan dan pejuang dalam mewujudkan kemerdekaan. ‘’Implementasi dalam kehidupan kita untuk mengisi kemerdekaan adalah setiap orang harus bisa menjadi pahlawan minimal menjadi pahlawan untuk dirinya sendiri, untuk keluarga dan masyarakat sekitarnya. Bekerja keras dan menjalankan tugas dengan baik di setiap entitasnya, itulah makna sesungguhnya yang harus kita teladani dari pengorbanan para pahlawan, dalam rangka mengisi kemerdekaan ini,’’ kata Made Gianyar. (kmb40)
RAPAT KERJA - Suasana rapat kerja Komisi I DPRD bersama BKD, Senin (20/11) kemarin.
BKD Akui Sulit Lakukan Pemerataan Pegawai
Bangli (Bali Post) -
Komisi I DPRD Bangli menggelar rapat kerja bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) di kantor DPRD Bangli, Senin (20/11) kemarin. Dalam rapat tersebut terungkap, upaya pemerataan pegawai di Pemkab Bangli cukup sulit dilakukan. Pasalnya, pegawai yang sudah terkena mutasi banyak yang menghadap Bupati untuk minta dipindahkan ke tempat yang mereka inginkan.
Bali Post/nan
BEDAH RUMAH - Salah satu rumah yang mendapatkan program bedah rumah dari Dinas Sosial Bangli.
Dinas Sosial Optimis Rampungkan Program Bedah Rumah Bangli (Bali Post)Program bedah rumah sebanyak 76 unit dari Dinas Sosial Kabupaten Bangli tengah berjalan. Progres program tersebut kini mencapai 80 persen. Sesuai target, pembangunan harus rampung pada 15 Desember mendatang. Meski waktu pengerjaan kurang dari sebulan, Dinas Sosial Bangli optimis mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Sosial Bangli I Nengah Sukarta, Senin (20/11) kemarin. Dia mengungkapkan, program bedah rumah disebar di empat kecamatan di Bangli. Selama pengerjaan, sempat terjadi beberapa kendala, salah satunya menyangkut material proyek. Sejak peningkatan aktivitas Gunung Agung, pihaknya kesulitan mencari material berupa batu dan pasir. ‘’Persoalan itu akhirnya bisa diatasi. Karena kita difasilitasi semua desa untuk mencarikan material yang sulit didapatkan secara bersama, sehingga pembangunannya kembali bisa berjalan. Batu dan pasir yang digunakan berasal dari Batur,’’ ungkapnya. Dijelaskan Sukarta, sesuai prosedur, pembangunan semua rumah tersebut harus sudah selesai dikerjakan sampai 15 Desember mendatang. Itu berarti waktu efektif pelaksanaan kegiatan hanya sekitar 25 hari. Meski begitu, pihaknya optimis mampu menyelesaikan tepat waktu. ‘’Karena kita perketat monitoring dan dorongan kepada panitia di desa supaya bisa segera menyelesaikan pembangunan itu. Sekarang, ada dua desa yang sudah memasuki tahap finishing. Dan jika sampai awal Desember ada juga rumah yang belum selesai, maka kita dari dinas akan bantu untuk pengerjaan rumah tersebut agar bisa selesai tepat waktu,’’ jelas Sukarta. (kmb41)
Rapat kerja yang dipimpin Ketua Komisi I DPRD Bangli Made Bawa tersebut dihadiri sejumlah anggota Komisi I yakni Wayan Wedana, Ketut Sajibogo dan Satria Yudha. Sementara dari BKD, hadir langsung Kepala BKD Putu Koesalireni didampingi sejumlah Kabid. Dalam rapat itu, anggota Komisi I awalnya mempertanyakan soal tidak meratanya sebaran pegawai di Bangli. Dari sidak selama ini, banyak ditemukan instansi yang kekurangan pegawai. Dewan mencontohkan di beberapa puskesmas. Selain kekurangan tenaga sopir
Bangli (Bali Post) Dalam waktu dekat, siswa SMP bakal melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS). Meski UAS sudah di depan mata, sampat saat ini Disdikpora Kabupeten Karangsem belum melakukan koordinasi dengan Disdikpra Bangli terkait pelaksanakaan UAS terhadap siswa pengungsi asal Karangasem yang belajar di sejumlah sekolah di Bangli. Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bangli I Nyoman Sedana, Senin (20/11) kemarin, mengungkapkan berdasarkan informasi yang didapatkannya, Disdik Provinsi berencana melaksanakan rapat koordinasi di Tanah Ampo, Karangasem terkait pelaksanaan UAS dan UN. Masing-masing dinas di kabupaten/kota yang menerima siswa pengungsi akan dikumpulkan dalam rapat tersebut. Hanya saja, sampai saat ini rapat tersebut tidak kunjung dilaksanakan. Sedana mengungkapkan, pihaknya sudah memanggil Kepala UPT di masing-masing kecamatan agar UAS bagi siswa pengungsi tetap dilaksanakan. Hal ini mengingat sifatnya yang emergency. ‘’Lain kalau sudah UN provinsi, harus segera merapatkan semua kepala dinas yang menerima siswa pengungsi. Karena kalau UN itu menyangkut data nominatif siswa sehingga data siswa jelas, di mana mereka terdaftar apakah di sini atau di Karangasem,’’ tegas Sedana. Dikatakan Sedana, dari laporan dari Kepala UPT, sampai sekarang Disdikpora Karangsem belum pernah melakukan koordinasi terkait pelaksanaan UAS siswa pengungsi di Bangli. Atas kondisi ini, pihaknya berharap supaya rapat di Tanah Ampo bisa segara dilaksanakan. ‘’Itu (rapat koordinasi di Tanah Ampo) dilakukan untuk mengantisipasi siswa yang bakal mengikuti UAS maupun UN nantinya. Permasalahan ini memang tidak bisa dianggap remeh, karena sekian bulan sebelum ujian harus menyetor data nominatif sementara. Setelah itu harus ada data nominatif tetap. Kalau data nominatif tetap tidak terdaftar, maka pusat juga akan kewalahan dalam penyediaan naskan UN-nya. Termasuk untuk pengalokasian dananya,’’ tegasnya. (kmb41)
ambulans, beberapa puskesmas juga masih banyak kekurangan tenaga administrasi. Demikian juga dengan tenaga guru dan tenaga administrasi di beberapa sekolah ditemukan masih banyak yang kurang. Satria Yudha meminta BKD mencari solusi agar sebaran pegawai di Bangli bisa merata hingga ke daerah balik bukit. Jika memang harus ada pemberian tunjangan khusus untuk pegawai yang bersedia bertugas di balik bukit, maka pihaknya siap mendorong hal itu. ‘’Jangan sampai guru yang memiliki tanggung jawab mengajar, merangkap menjadi tenaga administrasi,’’ terang-
nya. Hal yang sama juga diungkapkan Wayan Wedana. Dia meminta BKD memetakan kebutuhan pegawai di masing-masing OPD. Menanggapi pernyataan dewan, Kepala BKD Bangli Putu Koesalireni menjelaskan, untuk memeratakan sebaran pegawai di Bangli, awal tahun ini pihaknya sudah melakukan pemetaan terhadap 3.000 pegawai. Pemetaan dilakukana atas arahan Sekda. Namun setelah pemetaan yang menurutnya cukup rumit itu tuntas, muncul masalah klasik. Pegawai yang sudah dimutasi, banyak yang menghadap Bupati untuk
meminta ACC agar bisa pindah ke tempat yang mereka inginkan. Koesalireni mengungkapkan, RSU Bangli selama ini masih menjadi tempat favorit sebagian besar tenaga medis. Hal itu dibuktikannya dari sekian tenaga medis yang ditempatkan di puskesmas, banyak yang kemudian minta pindah bertugas ke RS tersebut. ‘’Banyak SK yang jadinya bolak-balik karena kepentingan. Kalau ada kebijakan tidak boleh ada mutasi setelah penataan, kami yakin ini bisa lebih baik,’’ jelasnya. Diungkapkan juga, tenaga dokter dan guru yang selama ini diangkat dan ditugaskan khusus Bupati di daerah yang kurang diminati, sudah banyak yang pindah. Yang masih setia justru tenaga pegawai tidak tetap (PTT). Selain menjelaskan
terkait upaya pemerataan pegawai, Koesalireni juga menjawab pertanyaan dewan terkait pemberian Tunjangan Kinerja (tukin) terhadap pegawai yang rencananya akan diberlakukan tahun 2018. Koesalireni menyebutkan, BKD hanya bekerja terkait data dan absensi pegawai yang valid. Penggodokan program tukin dilakukan oleh Badan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BKPD). ‘’BKPAD yang lebih berkompeten untuk menjelaskan, karena program itu dilaksanakan BKPAD,’’ ujarnya. Koesalireni juga meminta dewan untuk mendukung anggaran peningkatan SDM pegawai melalui pelaksanaan diklat PIM. Menurutnya, diklat PIM ini menjadi keharusan agar tidak lagi menjadi temuan BPK dan Inspektorat. (kmb40)
Curah Hujan Mulai Tinggi
BPBD Minta Warga Waspada Tanah Longsor
RAWAN LONGSOR - Jalur Tembuku menuju Rendang merupakan kawasan rawan longsor.
Bangli (Bali Post) Sejak beberapa hari terakhir hujan terus mengguyur wilayah Bangli. Atas kondisi itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli meminta warga tetap waspada bencana tanah longsor dan pohon tumbang. Kalak BPBD Kabupaten Bangli I Wayan Karmawan, Senin (20/11) kemarin, mengungkapkan curah hujan di Bulan November ini sudah semakin tinggi. Apalagi sesuai pengalaman sebelumnya, memasuki Desember-Januari curah hujan akan semakin meningkat. Atas kondisi itu, pihaknya meminta supaya seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana. Untuk di Kabupaten Bangli, bencana yang sering terjadi ketika musim penghujan yakni pohon tumbang dan tanah longsor.
menjelaskan, tempat persembunyian warga berupa parit itu memiliki panjang kurang lebih 0,5 kilometer dengan lebar sekitar 2 meter. Kedalamannya mencapai sekitar 2 meter atau setara dengan tinggi tubuh orang dewasa. Diperkirakan, tempat persembuyian yang bisa menampung ratusan orang itu dibuat warga saat masa perjuangan, sebelum tahun 1947. Sudibya yang merupakan putra pemimpin pejuang desa setempat, I Wayan Mawa menjelaskan, sebagaimana sejarah yang diketahuinya, tempat persembunyian itu sengaja dibuat warga sebagai tempat bersembunyi untuk menghindari serangan musuh secara langsung. Perjuangan warga di Penglipuran, kata dia, dilakukan sangat kompak dan terstruktur. Saat ada musuh yang datang dan menyerang, maka warga yang terdiri dari beberapa kelompok pejuang akan memukul pagar bambu untuk memberitahukan warga lainnya agar siaga dan bersembunyi. Biasanya mereka yang bersembunyi adalah orang-orang tertentu seperti kaum perem-
puan, anak kecil, dan lansia. ‘’Warga sembunyi untuk menghindari pertempuran langsung,’’ jelasnya. Cara warga untuk bersembunyi adalah dengan menutupi bagian atas parit dengan ranting dan sampah bambu. Setelah itu, barulah warga masuk ke dalamnya. Lebih lanjut dikatakan Sudibya, selain tempat persembunyian berupa parit, tempat yang pernah menjadi saksi perjuangan masyarakat yakni rumah ayah dari I Wayan Mawa yang tak lain adalah kakeknya. Rumah milik kakeknya itu pernah dijadikan markas perjuangan oleh kelompok pejuang di Penglipuran yang dipimpin pahlawan Kapten A.A. Anom Mudita. Hanya saat ini rumah tersebut sudah dibongkar. Di wilayah Penglipuran, tepatnya di barat tugu pahlawan, ada pancuran yang pernah menjadi tempat pemandian Kapten Anom Mudita selama masa perjuangan. Pihaknya berencana menata tempat-tempat yang pernah berkaitan dengan sejarah perjuangan rakyat tersebut guna melengkapi daya tarik Penglipuran.
Terkait UAS dan UN Siswa Pengungsi
Rapat Koordinasi di Tanah Ampo Diharapkan Segera Digelar
Bali Post/ina
Bali Post/nan
‘’Kita minta warga yang tinggal di bawah tebing agar selalu waspada bencana. Sehingga ketika ada bencana, tidak sampai memakan korban jiwa mengingat sekarang ini sudah masuk musim hujan. Jika ada tanah longsor dan pohon tumbang, supaya segera melaporkan ke kita. Dengan begitu, kita bisa tangani lebih capat,’’ ungkapnya. Karmawan menjelaskan, wilayah yang intensitas bencana tanah longsor dan pohon tumbangnya tinggi yakni di Kecamatan Bangli yaitu di kawasan Jalan Selati-Tanggahan Tengah, jalur Bukit Bangli ke utara sampai pertigaan Guru Kula, jalur Bunutin-Tamanbali dan jalur Guliang Kawan-Belah Pane. Di Kecamatan Susut yakni jalur Segening, Banjar KawanPenatahan, jalur PenatahanSelat dan jalur Demulih-Apuan.
Untuk Kecamatan Tembuku yakni sepanjang jalur BangliRendang. Sementara di Kecamatan Kintamani meliputi wilayah Hutan Suter dan jalur Kintamani-Singaraja. ‘’Desa-desa di pinggiran Danau Batur sering terjadi banjir bandang. Tanah longsor disertai banjir bandang kebanyakan terjadi di permukiman padat penduduk. Sementara untuk puting beliung, masih sulit kita petakan. Karena angin puting beliung terjadi berdasarkan pola angin saat hujan yang membawa awan hitam,’’ ucap Karmawan. Lebih lanjut pihaknya juga mengimbau bagi warga yang di rumahnya ada pohon yang membahayakan, supaya segera bisa dipangkas. ‘’Kalau pemangkasan pohon perlu bantuan, kita siap akan membantu dalam bentuk peralatan,’’ terang Karmawan. (kmb41)
Potensi Wisata Sejarah Penglipuran akan Dikembangkan
Bangli (Bali Post) Desa Adat Penglipuran yang terkenal sebagai desa wisata terbaik dan terbersih di Bangli, menyimpan potensi wisata sejarah yang menarik untuk diungkap. Salah satunya, keberadaan tempat persembunyian yang dibuat warga untuk menghindari serangan musuh saat zaman perjuangan. Tempat persembunyian berupa parit itu dibuat warga di tempat cukup tersembunyi yang lokasinya berada di tengah hutan bambu desa setempat. Lokasi tempat persembunyian warga itu berada persis di tengah hutan bambu di sebelah utara Desa Penglipuran. Jika diamati sepintas, tempat tersebut tak nampak seperti warisan peninggalan masa lampau yang pernah menjadi saksi sejarah perjuangan rakyat. Hal itu karena bentuknya yang lebih mirip dengan parit saluran air. Terlebih saat ini tempat persembunyian tersebut juga sudah tertutupi sampah dedaunan dan ranting bambu. Tokoh masyarakat Desa Penglipuran Nengah Sudibya
Bali Post/ina
PARIT - Nengah Sudibya menunjukkan parit yang menjadi tempat persembunyian warga Penglipuran saat zaman perjuangan. Di samping itu, lahan di sebelah utara tugu pahlawan milik Kapten Anom Mudita rencananya akan digunakan untuk rumah sederhana guna mengenang jasa sang pahlawan yang gugur di Penglipuran 70 tahun silam. ‘’Menurut penuturan para pejuang, beliau,
Kapten A.A. Mudita, merupakan sosok yang sangat sederhana. Beliau pernah berkeinginan mabanjar di Penglipuran. Dan beliau juga pernah menyampaikan bahwa masyarakat di Penglipuran tidak akan pernah kekurangan sandang dan pangan,’’ jelasnya. (kmb40)
Selasa Kliwon, 21 November 2017
GIANYAR
9
Vaksinasi Kanker Serviks Sasar 4.159 Siswi
Gianyar (Bali Post) -
Upaya menekan kasus kanker serviks di Kabupaten Gianyar terus digalakkan. Tahun ini, Pemkab Gianyar menargetkan 4.159 siswi mendapatkan vaksin Human Papiloma Virus (HPV). Angka ini meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.
Bali Post/nik
TERBAKAR - Jaringan kabel listrik yang terbakar di sebelah timur SDN 2 Abianbase, Senin (20/11) kemarin.
Kabel Listrik Terbakar Gegerkan Warga Abianbase
Gianyar (Bali Post) Warga Banjar Abianbase Kelurahan Abianbase, Gianyar, digegerkan dengan kebakaran jaringan kabel listrik dekat simpang tiga Jalan Mulawarman, Senin (20/11) kemarin. Penyebab kebakaran diduga kabel listrik yang sudah tua. Informasi dihimpun, insiden ini pertama kali diketahui sekitar pukul 09.30 Wita. Kala itu, terdengar suara menyerupai ledakan petasan. ‘’Suaranya kayak petasan. Baru dengar sekitar tiga kali, pas tengok ke luar, api sudah besar,’’ jelas Ketut Widiana, warga Banjar Dinas Abianbase Kaja Kauh. Pria yang membuka bengkel di sekitar lokasi kejadian tersebut menuturkan, saat itu dia langsung mematikan listrik di tempat usahanya. Hal ini dilakukannya lantaran khawatir, kebakaran tersebut akan berimbas pada aliran listrik sekitar. Tidak berselang lama, sejumlah petugas PLN Rayon Gianyar mendatangi lokasi kejadian guna melakukan penanganan. Dalam beberapa menit, api sudah bisa dipadamkan dengan menggunakan lap basah. ‘’Entah karena kebakaran ini atau sebab lain, sempat listrik padam sejam setelah kejadian ini,’’ ucap Widiana. Manajer Area PLN Rayon Gianyar Anggoro Fajar Gandajati yang dikonfirmasi hal ini menjelaskan, penyebab kebakaran dikarenakan usia kabel yang sudah tua. ‘’Aliran listrik menembus kabel karena memang umur yang sudah lama. Di samping itu, beban jaringan yang besar sehingga hal tersebut bisa terjadi,’’ jelasnya. Besaran atau tingginya beban jaringan pada siang hari yakni 128 ampere, sedangkan di malam hari 138 ampere. Menurutnya, setelah api berhasil dipadamkan, jaringan kabel pun rusak dan meleleh. Bahkan, lelehan kabel berwarna hitam itu masih menghiasi dinding rumah warga yang berada persis di sekitar tiang listrik. Anggoro pun menegaskan bahwa kabel yang terbakar tersebut akan diganti. (kmb35)
Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra, Senin (20/11) kemarin, menjelaskan anggaran untuk pengadaan 9.579 vial vaksin HPV tahun ini senilai Rp 4.644.360.000. Anggaran tersebut meningkat dua kali lipat dari tahun lalu. Menurut perempuan yang akrab disapa Dayu Surya ini, tahun ini jumlah siswi yang disasar 4.159 orang. Rinciannya, untuk siswi SMP kelas VII sebanyak 2.902 orang dan sebanyak 1.257 orang remaja putri berprestasi dari keluarga yang memiliki riwayat kanker. Istri dari Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra itu mengungkapkan, pemberian vaksin HPV terhadap remaja putri telah dimulai sejak tahun 2015. Saat itu, jumlah sasaran 1.220 orang. Sementara, anggarannya Rp 1.945.267.000. Tahun berikutnya, sasaran meningkat menjadi 1.604 orang dengan 4.812 vial vaksin. Anggaran yang disediakan yakni Rp 2.262.640.000. Berdasarkan jumlah tersebut, total anggaran yang disediakan Pemkab Gianyar untuk pemberian vaksin HPV
selama tiga tahun terakhir ini mencapai Rp 8.852.267.000. Dayu Surya menyebutkan, selain melalui pemberian vaksin HPV, deteksi dini juga rutin dilaksanakan di tiap Puskesmas dengan sasaran 707 orang. Dari kegiatan itu, terdapat sekitar 30 orang yang dicurigai positif kanker serviks. ‘’Mereka sudah mendapatkan penanganan lebih lanjut,’’ kata Dayu Surya. Selain pemberian vaksin, YKI bersama dengan instansi terkait juga rutin memberikan sosialisasi tentang penanganan kanker sejak dini. ‘’Kunjungan dan pemberian bingkisan kepada survivor kanker juga rutin dilakukan, agar mereka semangat dalam menjalani pengobatan,’’ katanya. Sementara di tingkat sekolah, guna mengedukasi siswa tentang penanganan kanker sejak dini, dilakukan melalui lomba Penanganan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) tingkat SD dan SMP. Lebih lanjut, Dayu Surya mengingatkan para guru dan siswa untuk selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat di sekolah. Kantin sekolah dan kebersihan toilet juga
Bali Post/nik
VAKSINASI - Ketua YKI Cabang Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra memantau kegiatan vaksinasi HPV serentak untuk siswi kelas VII di SMPN 1 Gianyar, Senin (20/11) kemarin. tak luput dari perhatiannya. Khusus untuk makanan yang dijual di kantin, harus bebas dari unsur 5P, karena apa yang dijual di kantin itu yang dikonsumsi anak-anak sekolah. ‘’Pola hidup sehat sangat penting dalam upaya pencegahan segala macam penyakit, tidak hanya kanker saja. Makanan yang kita konsumsi, hidup tanpa asap rokok, rajin
Bali Post/nik
JALAN RUSAK - Anggota DPRD Bali saat melakukan pengecekan terhadap badan jalan di Payangan yang mengalami kerusakan.
pengetahuan tentang bahaya kanker harus senantiasa dikampanyekan secara terusmenerus di masyarakat. Suardana juga mengajak para siswa dan seluruh lapisan masyarakat untuk berperilaku ‘’Cerdik’’ yaitu cek kesehatan secara teratur, rajin beraktivitas fisik, diet seimbang, istirahat cukup dan mampu kelola stres dengan baik. (kmb35)
Di Tegallalang
TNI Bangun 12 Jamban untuk Warga Miskin
Dewan Soroti Kerusakan Jalan di Payangan
Gianyar (Bali Post) Jalan Kedewatan - Payangan tengah dalam perbaikan. Sayangnya, di sejumlah titik ruas jalan yang sudah diperbaiki, justru sudah bisa ditemukan kerusakan. Hal ini mendapat sorotan legislatif. Anggota DPRD Bali dari dapil Gianyar, Kadek Diana, Senin (20/11) kemarin, mengungkapkan dari pantauan Komisi III DPRD Bali, ditemukan sejumlah kerusakan baik pada badan jalan maupun trotoar. Salah satu penyebab kerusakan adalah curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari belakangan. Dia menyebutkan, saluran drainase yang mampet menyebabkan air meluber ke jalan hingga menimbulkan kerusakan badan jalan dan trotoar. ‘’Mampetnya goronggorong itu diakibatkan oleh adanya sambungan pipa PDAM,’’ ucapnya. Menurutnya, kondisi ini bisa ditemui di sejumlah titik. Hal ini pun sangat disayangkan lantaran menunjukkan kurangnya koordinasi antarinstansi. ‘’Mereka jalan sendiri dengan program masing-masing. Mestinya sesama intansi pelat merah bisa saling koordinasi,’’ katanya. Dikatakannya lebih lanjut, pihaknya berharap hal ini bisa segera ditindaklanjuti instansi terkait. Terlebih, proyek perbaikan jalan itu masih berlangsung hingga batas waktu 27 November. (kmb35)
olahraga dan lingkungan bersih, harus kita terapkan sejak dini,’’ tegasnya. Sementara itu, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Gianyar I Wayan Suardana mengatakan, upaya penanggulangan kanker bukanlah pekerjaan yang mudah. Apalagi bila tidak ditunjang oleh lingkungan yang sehat. Oleh karena itu, pemahaman dan
Bali Post/nik
MEMBANGUN JAMBAN - Anggota TNI saat membantu warga membangun jamban.
Gianyar (Bali Post) Program sejuta jamban kini terus digalakkan jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI). Di Kabupaten Gianyar khususnya di Kecamatan Tegallalang, jajaran Koramil 1616-06 Tegallalang telah menuntaskan pembangunan 12 unit jamban untuk KK miskin. Karya bakti program jambanisasi ini salah satunya dilakukan di rumah petani I Made Regit (49) yang berlokasi di Banjar Tumbakase Desa Sebatu Kecamatan Tegallalang. Program yang berkolaborasi dengan desa terkait serta bantuan donatur ini sangat dinantikan oleh masyarakat. ‘’Cukup banyak masyarakat yang meminta untuk dibuatkan jamban. Tapi karena keterbatasan, baru 12 yang terealisasi. Mudahmudahan ke depan semakin banyak yang bisa dibantu,’’ jelas Danramil Tegallalang Kapten Arh. Pande Made Sudarta. Dikatakannya, masyarakat di pedesaan masih dom-
inan melakukan MCK di sungai. Melihat kondisi ini, pihaknya pun mengedukasi masyarakat desa terkait sanitasi. ‘’Ini yang perlahan kami edukasi, minimal supaya tidak BAB sembarangan,’’ jelas pria asal Desa Peliatan, Ubud ini. Karya bakti jambanisasi ini, kata Sudarta, merupakan program TNI dalam mendukung pemerintah dalam hal menjaga kebersihan lingkungan. Program ini dinamakan Sejuta Jamban dengan harapan, tahun 2019 nanti tidak ada lagi masyarakat Indonesia yang BAB sembarangan. Danramil 1616-01/Gianyar Kapten CHB I Wayan Suargita juga tak mau kalah. Hingga kini pihaknya telah merampungkan delapan unit jamban bagi masyarakat kurang mampu di Kecamatan Gianyar. Yang teranyar, jamban dibuat untuk keluarga seorang buruh bernama Dewa Putu Jaya Kusuma (49) di Banjar Kabetan Kelod Desa Babakan Kecamatan Gianyar. (kmb35)
Tiga Pembobol Rekening ATM Diringkus Polisi Beraksi di Sembilan TKP Lintas Kabupaten
Gianyar (Bali Post) Polisi meringkus tiga pelaku penipuan dengan modus membobol rekening ATM. Pelaku bernama Ricky Noviandra (34) diamankan warga usai beraksi di ATM BRI di pertokoan Jalan Ciung Wanara, Gianyar. Pelaku lain, Sakludin (42) dan Suriyadi (57), diringkus polisi di Bandara Ngurah Rai saat berupaya kabur. Mereka diketahui telah beraksi di sembilan TKP lintas kabupaten. Wakapolres Gianyar Kompol Tonny Sugadri menerangkan, setiap beraksi, ketiga pelaku hanya menggunakan tusuk gigi untuk mengganjal kartu ATM korban sehingga tidak bisa masuk ke mesin. ‘’Mereka tidak menggunakan alat atau teknologi canggih. Hanya pakai lidi kecil untuk mengganjal kartu ATM masuk ke mesin, lantas mengelabui korban. Jadi, ini lebih pada penipuan,’’ ungkap Tonny didampingi Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni saat jumpa pers di Mapolres Gianyar, Senin (20/11) kemarin. Dijelaskannya, penangkapan ini bermula dari laporan korban, Rio Sudarmo (26). Saat kejadian, pria asal Malang ini hendak mengecek saldo tabungannya melalui ATM di pertokoan Jalan Ciung Wanara, Gianyar, Sabtu (18/11) sekitar pukul 11.00 Wita. Awalnya, kartu korban tiba-tiba tidak bisa dimasukkan ke mesin ATM. Karena lama mencoba dan tidak bisa, akhirnya dia keluar. Setelah korban keluar dari ruang ATM, pelaku Ricky Noviandra lantas bergegas masuk mengambil uang miliknya sendiri. Kartu ATM milik pelaku asal Riau itu berhasil masuk ke mesin.
Setelah pelaku, sempat ada orang tak dikenal juga mencoba mengambil uang, namun kembali kartunya tidak bisa masuk. ‘’Korban lantas kembali masuk, namun tetap kartunya tidak berhasil masuk ke mesin. Nah, saat itulah pelaku ikut masuk ke ruang ATM menawarkan jasa kepada korban mengambil uang di ATM,’’ jelasnya. Dikatakannya, saat pelaku berpura-pura membantu, korban diminta bergeser dari tempat semula. Ketika diminta bergeser inilah, Rio Sudarmo merasa kartu ATM miliknya ditukar. Ia pun langsung meminta kartunya dikembalikan. ‘’Pelaku lantas mengembalikan kartu yang warnanya sedikit berbeda dengan milik korban,’’ ucap Tonny. Rio Sudarmo yang semakin curiga, lantas memegang tangan pelaku. Sementara pelaku yang mulai panik lantas melempar kartu milik korban ke lantai di ATM tersebut. ‘’Pelaku yang mencoba kabur inilah diteriaki maling oleh korban, hingga puluhan warga ikut mengejar dan menangkap pelaku,’’ katanya. Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni menambahkan, saat kejadian itu, ada dua pelaku lain yang mengawasi di sekitar lokasi. Mereka adalah Sakludin alias Udin dan Suriyadi. ‘’Setelah diinterogasi di Mapolres Gianyar, Ricky Noviandra mengaku dua temannya ini kabur saat mengetahui dirinya ketahuan oleh korban,’’ ungkapnya. Polisi yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Resha Pranata bergerak cepat melakukan
pengejaran terhadap kedua pelaku. Alhasil, mereka terdeteksi di Bandara Ngurah Rai. ‘’Setelah koordinasi dengan petugas bandara dan Polsek KP3 Bandara Ngurah Rai, kami berhasil meringkus Udin yang berada di smoking area dan Suriyadi yang sedang berada di Gate 5 bandara. Usai ditangkap, mereka lantas kami bawa ke Mapolres Gianyar,’’ jelasnya. Di Mapolres Gianyar, ketiga pelaku mengakui telah beraksi di sembilan TKP. Di Kabupaten Gianyar, mereka beraksi di ATM Bank Mandiri di jalur Goa Gajah dengan uang yang berhasil ditarik Rp 17 juta. Mereka juga beraksi di Jalan By-pass I.B. Mantra, Desa Lebih, namun tidak berhasil. ‘’Ditambah yang di depan perto-
koan Jalan Ciung Wanara, mereka juga tidak berhasil,’’ ujarnya. Di Badung, ketiga pelaku sempat beraksi di ATM BCA dekat Puspem Badung dan ATM dekat Swalayan Nirmala, Kuta Selatan, dengan uang yang ditarik sebesar Rp 12 juta. Paling tinggi, pelaku menarik uang Rp 20 juta saat beraksi di ATM seputaran Uluwatu, Badung. Para pelaku juga menyasar TKP seputaran Denpasar yakni ATM kawasan Sanur dan ATM Mandiri di salah satu Supermarket di Jalan Diponegoro. Namun yang berhasil hanya saat pelaku beraksi di ATM BRI di salah satu swalayan dengan uang yang ditarik Rp 2 juta. Marzel Doni menambahkan, dalam setiap aksinya,
ketiga pelaku memiliki peran masing-masing. Ricky Noviandra bertugas mengawasi dan berpura-pura membantu korban. Sakludin bertugas mengganjal lubang mesin ATM dengan tusuk gigi, sementara Suriyadi bertugas mengawasi dan mengingat mesin ATM. Ketiga pelaku mengaku belajar menipu pada orang Malaysia. ‘’Ngakunya belajar di orang Malaysia yang ditemui di Batam, tapi identitasnya masih kita telusuri,’’ ucapnya. Kini ketiga pelaku diamankan di sel Mapolres Gianyar. Mempertanggungjawabkan perbuatannya, mereka dikenakan Pasal 363 ayat 1 ke 4 jo 53 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara. (kmb35)
Bali Post/nik
SAMPAIKAN PENJELASAN - Wakapolres Gianyar Kompol Tonny Sugadri didampingi Kasat Reskrim AKP Marzel Doni saat menyampaikan penjelasan terkait kasus pembobolan rekening ATM, Senin (20/11) kemarin.
KLUNGKUNG
10
Selasa Kliwon, 21 November 2017
Polisi Larang Penggunaan Knalpot Brong Semarapura (Bali Post)Penggunaan knalpot tak sesuai standar (brong) pada kendaraan masih ditemui di Kabupaten Klungkung. Mengantisipasi hal ini, Satlantas Polres Klungkung memberikan warning kepada sejumlah pemilik bengkel yang tersebar di sekitar Jalan Rama, Kelurahan Semarapura Klod Kangin, Senin (20/11) kemarin. “Kami minta untuk tak melayani pemasangan knalpot seperti itu,” ungkap Kanit Dikmas Aiptu Made Wirka. Menurutnya, penggunaan knalpot brong tak hanya menimbulkan suara bising. Namun juga berpotensi mengganggu ketertiban umum maupun kenyamanan masyarakat. Selain mendatangi bengkel, langkah antsipasi penggunaan juga dilakukan melalui razia secara rutin. “Kami berharap masyarakat, terutama anak-anak muda bisa mengikuti aturan,” katanya. Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Taufan Rizaldi mengatakan pelarangan penggunaan knalpot itu telah diatur dalam Pasal 285 ayat (6) jo Pasal 106 ayat (3) dan Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3), UU Nomor 22 Tahun 2009,tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Terhadap pelanggar, dikenakan dengan denda maksimal Rp 250.000. “Ini sudah diatur dalam undang-undang. Kalau ada melanggar sudah pasti ditindak,” tegasnya. (kmb45)
Bali Post/sos
MENGURUS - Masyarakat Klungkung tengah mengurus dokumen kependudukan, salah satunya e-KTP di Disdukcapil, Senin (20/11) kemarin. Mereka yang baru melakukan perekaman harus menunggu enam bulan untuk pencetakan data.
Penunggalan Data Tersendat
Pencetakan E-KTP Harus Menunggu Enam Bulan Semarapura (Bali Post) -
Bali Post/sos
DIDATANGI - Sejumlah petugas kepolisian ketika mendatangi bengkel penjual knalpot brong di Jalan Rama, Senin (20/11) kemarin. Mereka diminta tak melayani pemasangan knalpot brong.
Pengungsi KRB I dan II Tinggal 115 Orang Semarapura (Bali Post) Warga Karangasem yang berasal dari Kawasan Rawan Bencana (KRB) I dan II erupsi Gunung Agung yang mengungsi ke Kabupaten Klungkung sudah nyaris habis kembali ke kampung halaman. Jumlahnya sudah jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan KRB III. Berdasarkan data, Senin (20/11) kemarin, jumlah pengungsi dari KRB I dan II yang tercatat belum pulang hanya 115 orang. Berkurang drastis dari sebelum adanya penurunan status Gunung Agung dari awas ke siaga yang mencapai belasan ribu. Sementara itu, untuk yang berasal dari KRB III sebanyak 3.071 orang, di antaranya ada yang berasal dari Desa Sebudi, Kecamatan Selat. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung I Putu Widiada menjelaskan pengungsi tersebut masih tertampung di 38 posko yang tersebar di 32 desa/kelurahan. Sesuai arahan, mereka yang rumahnya di KRB III baru diperkenankan pulang jika kondisi gunung benar-benar kondusif. “Pemkab tetap memberikan pelayanan di pengungsian,” ungkapnya. Sejalan dengan kepulangannya itu, jumlah siswa pengungsi yang mengikuti pendidikan sementara di sejumlah sekolah juga turun signifikan. Jenjang TK tinggal 17 orang, SD 146 orang, SMP 30 orang dan SMA/K nihil. “Untuk siswa sudah banyak yang pulang. Mereka mengikuti pendidikan di sekolah yang disiapkan Pemkab Karangasem,” terangnya. Bantuan yang datang dari donatur tak lagi seperti di awal yang sampai berlimpah. Namun demikian, ketersediaan logistik masih aman. Beras yang menjadi kebutuhan pokok sudah terpenuhi dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP). “Untuk logistik masih aman. Beras masih mencukupi,” tandas birokrat asal Penebel, Tabanan ini. (kmb45)
Penunggalan data kependudukan yang dilakukan pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri akhir-akhir ini tersendat. Hal tersebut menyebabkan masyarakat Klungkung harus menunggu sampai enam bulan untuk pencetakan e-KTP. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Klungkung Komang Dharma Suyasa, Senin (20/11) kemarin. Penunggalan data itu telah berlangsung sejak sekitar delapan bulan lalu. Informasi masyarakat harus menunggu enam bulan untuk pencetakan e-KTP mencuat dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) beberapa waktu lalu. Hal ini tentu berbanding terbalik dengan sebelumnya, masyarakat sudah bisa me-
megang fisik e-KTP satu atau dua hari setelah melakukan perekaman. Munculnya kondisi demikian karena adanya persoalan teknis di pusat. “Kendalanya sebenarnya juga ada di pusat, sehingga sangat berpengaruh ke daerah. Kami berharap ini bisa segera terselesaikan,” ungkapnya. Ketersediaan blangko yang
tak menentu juga menjadi pemicu lambatnya prosesnya pencetakan. Supaya pelayanan administrasi masyarakat tetap berjalan, untuk sementara waktu fisik e-KTP masih digantikan dengan surat keterangan sudah melakukan perekaman. “Ini hanya berlaku enam bulan. Kalau belum juga tercetak, lagi diperpanjang,”
terangnya. Mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Klungkung ini menyatakan penunggalan itu sangat penting untuk menjaga keakuratan data, terlebih saat menjelang pemilihan umum. Menindaklanjuti hal ini, pemerintah desa diminta untuk melakukan pendataan ulang. Bahkan ini akan dilengkapi surat dari bupati. “Kalau yang sudah tidak ada, coret saja. Selama ini kami sering sekali bersurat ke desa, tapi kurang mendapat respons,” katanya. Sementara itu, menjelang
pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, warga yang belum perekaman e-KTP sekitar 5 ribu orang. Menindakanjuti itu, sosialisasi terus diintensifkan. Sasarannya tak lagi kalangan orangtua, namun juga telah masuk ke sekolah-sekolah. Ini dibantu langsung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung. “Kami terus bergerak untuk mendorong masyarakat melakukan perekaman. Sesuai target nasional, pada 2019 seluruh masyarakat harus sudah melakukan perekaman,” tegasnya. (kmb45)
Molor, Proyek Gedung DPRD Kena Penalti Semarapura (Bali Post) Pembangunan gedung DPRD Klungkung yang menelan anggaran miliaran rupiah tak tuntas tepat waktu alias molor. Pemicunya karena terjerat sejumlah kendala. Akibatnya, pelaksana pun diganjar sanksi berupa penalti. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Senin (20/11) kemarin, sesuai kontrak, pengerjaan proyek dengan anggaran Rp 2.236.451.000 itu mulai sejak 22 Juni dan sampai 18 November. Namun, kondisi riil di lapangan masih ada beberapa bagian yang belum tuntas, seperti tangga dan plafon yang belum finishing maupun jendela yang belum terpasang. Pejabat Pembuat Komitmen Teknis Kegiatan (PPTK), Made Oka Sura mengungkapkan akibat keterlambatan itu, pelaksana PT Jaya Kontruksi Engineering telah diganjar sanksi berupa penalti terhitung sejak 19 November. Sesuai aturan, per harinya sebesar seperseribu dari nilai kontrak atau Rp 2.236.451. “Untuk sanksi sudah diber-
lakukn,” ungkapnya. Sesuai informasi yang diterimanya dari pelaksana, pengerjaan gedung lantai tiga itu terbelit sejumlah kendala. Seperti halnya saat pembangunan pondasi, terganggu dengan kabel listrik. Ini membutuhkan waktu tambahan untuk merapikan. Selain itu, saat pengeboran harus dilakukan berulang kali karena banyak terdapat batu. Sebagai langkah percepatan pembangunan, sejak 9 November pelaksana sudah menerapkan sistem lembur. “Lembur sudah, tetapi waktu yang tersisa tak terkejar juga. Mudah-mudahan bisa segera selesai,” katanya. Sekreataris Dewan Wayan Sudiarta mengaku sudah beberapa kali mengingatkan pelaksana untuk mempercepat penuntasan pembangunan. “Itu disampaikan juga dalam pertemuan. Karena terlambat, harus diikenakan sanksi,” tegasnya. Tanda-tanda pembangunan molor sejatinya sudah terlihat sejak pertengahan September. Saat itu, dari awal pengerjaan, yang ber-
Bali Post/sos
PROYEK - Kondisi gedung di DPRD yang direncanakan untuk komisi. Proyek ini menelan anggaran Rp 2,2 miliar yang bersumber dari APBD 2017. hasil dituntaskan hanya kontruksi lantai satu. Sesuai rencana, gedung yang berlokasi di sisi selatan ini dikhususkan untuk ruang komisi. Ruangan yang ditempati saat ini nantinya akan digunakan khusus untuk staf. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Klung-
kung Gede Gita Gunawan mengatakan pembangunan yang demikian salah satunya disebabkan karena perencanaan yang kurang cermat. “Kalau perencanaannya selesai molor, secara otomatis pengerjaannya juga molor,” sebutnya. Mengantisipasi hal ini terjadi pada proyek selan-
jutnya, pemkab diharapkan bisa merubah pola kerja. Perencanaan kegiatan harus sudah dimulai sejak tahun anggaran berlaku. “Kalau persoalan kesulitan bahan, kan lain lagi persoalannya. Kami harapkan ke depan perencanaannya sudah dipersiapkan sejak awal,” tandasnya. (kmb45)
Efektifkan Pengelolaan Keuangan Desa Bali Post/sos
PENGUNGSI - Pengungsi dari KRB II erupsi Gunung Agung kembali pulang beberapa waktu lalu. Kini yang tersisa bersama KRB I hanya 115 orang.
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366)
21115
Polsek Klungkung
(0366)
21090
Polsek Dawan
(0366)
23181
Polsek Banjarangkan
(0366)
23180
Polsek Nusa Penida
(0366)
5382838
RSUD Klungkung
(0366)
21172
RSU Bintang
(0366)
25241
PMI Klungkung
(0366)
21442
Damkar Klungkung
(0366)
22655
PDAM Klungkung
(0366)
21336
PLN Klungkung
(0366)
25599
Terapkan Penggunaan Aplikasi Siskeudes Semarapura (Bali Post)Dana yang digelontorkan pemerintah pusat maupun kabupaten ke desa di Kabupaten Klungkung setiap tahunnya cukup besar. Supaya pengelolaannya efektif dan efesien, pemerintah desa harus mampu memadukan dengan Informasi Teknologi (IT), salah satunya berupa aplikasi Sistem Informasi Keuangan Desa (Siskeudes). Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Klungkung, I Wayan Suteja mengungkapkan dana yang diterima desa tak hanya berupa Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari kabupaten. Sejak tiga tahun lalu, pemerintah
pusat juga rutin menyalurkan dana desa yang jumlah keseluruhan mencapai puluhan miliar per tahun. Dalam penggunaannya, potensi terjadinya kekeliruan cukup besar. Mengantisipasi hal itu, penerapan Siskeudes dinilai sebagai langkah strategis. “Dengan ini, keuangan desa akan bisa terkelola lebih baik,” tegasnya dalam Bimbingan Teknis yang melibatkan sejumlah perangkat desa di Gedung Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Banjarangkan, Senin (20/11) kemarin. Auditor Madya Pengendali Teknis BPKP Perwakilan Bali Ida Kustini menyampaikan aplikasi tersebut menggunakan database Microsoft Acces sehingga
lebih portable dan mudah diterapkan oleh pengguna aplikasi yang awam sekalipun. “Ini sangat membantu desa dalam melaksanakan tata kelola keuangan desa secara efektif dan efisien,” terangnya. Sementara, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyatakan dengan menggunakan aplikasi ini, kinerja perangat desa juga akan bisa terlihat. Guna memaksimalkan fungsinya, juga harus terintegrasi dengan website desa. “Kedua sistem ini harus balance. Saat Klungkung sudah menjadi Smart City seluruh program di desa akan bisa diakses melalui satu database, sehingga dapat menunjukkan keuangan transparan,” tandasnya. (kmb45)
Bali Post/sos
BIMTEK - Pemkab Klungkung memberikan bimtek penggunaan aplikasi Siskeudes kepada perangkat desa di SKB Banjarangkan, Senin (20/11) kemarin.
Selasa Kliwon, 21 November 2017
BULELENG
11
Fraksi Golkar Desak Pemkab Evaluasi Gaji Guru Kontrak Singaraja (Bali Post) – Dewan Buleleng prihatin dengan besaran gaji guru kontrak yang dinilai masih di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK). Untuk itu, pemerintah daerah didesak mengevaluasi kembali peraturan terkait besaran gaji guru kontrak yang sekarang berjumlah 1.600 orang. Demikian diungkapkan juru bicara Fraksi Partai Golkar Putu Tirta Adnyana saat membacakan pemandangan umum fraksi atas Bali Post/kmb38 Rancangan APBD Induk Putu Tirta Adnyana 2018 pada sidang paripurna Senin (20/11) kemarin, di gedung DPRD Buleleng. Sidang dipimpin Ketua Dewan Gede Supriatna, sedangkan eksekutif dipimpin Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. Lebih jauh, Tirta Adnyana mengatakan, pengangkatan guru kontrak yang dilakukan pemerintah efektif untuk mengatasi krisis guru belakangan ini. Akan tetapi, kebijakan itu tidak diimbangi dengan perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan guru kontrak. Dia mencontohkan, guru kontrak digaji Rp 1,2 juta per bulan. Sedangkan gaji guru PNS atau gaji pegawai kontrak di instansi lain, di atas guru kontrak. Sementara beban kerja guru kontrak itu tidak jauh beda dengan guru PNS. Bahkan, dari beberapa informasi yang diterimanya menyebut ada guru kontrak yang beban kerjanya jauh lebih besar dibandingkan guru PNS. Atas kondisi ini, penyesuaian gaji guru kontrak dapat dilakukan dengan menggenjot kembali pundi-pundi pendapatan daerah. Selain itu, potensi pendapatan yang selama ini belum digarap ke depan harus dikelola dengan serius. Tidak ketinggalan penghematan anggaran untuk gaji tenaga kontrak bisa dilakukan dengan memutus kontrak bagi instansi yang mempekerjakan tenaga kontrak melebihi beban kerja yang ada. “Saya kira sudah saatnya, pemerintah mengevaluasi kembali untuk gaji guru kontrak kita. Karena dengan besaran gaji itu untuk keperluan hidup yang semakin berat belum memadai. Apalagi, guru kontrak ini mendidik anak-anak kita, sehingga bagaimana bisa mengajar dengan maksimal kalau bayaran mereka hanya segitu,” jelasnya. Selain soal gaji guru kontrak, politisi asal Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula ini juga mengingatkan kepada semua anggota dewan dan eksekutif bahwa rancangan APBD Induk 2018 disusun dan dipertanggungjawabkan oleh kedua belah pihak sebagai penyelenggara pemerintahan. Untuk itu, dalam proses pembahasan ini perlu ada keterbukaan dan komitmen bersama untuk menentukan porsi anggaran atau hal-hal teknis lainnya. Dia kembali mencontohkan, dalam hal biaya untuk honor kegiatan, tunjangan penghasilan PNS, dan jasa yang perlu dicermati kembali. Terutama menyangkut keterbukaan aturan yang melandasi pemberian dana-dana tersebut agar disampaikan dengan detail kepada dewan. Hal ini bukan untuk mencari kesalahan eksekutif, tetapi bagaimana pengaturan dana-dana tersebut transparan dan mengikuti regulasi yang ada. “Saya hanya mengingatkan, Rancangan APBD ini disusun oleh pemerintah dan DPRD, jadi perlu ada komitmen bersama dan keterbukaan dalam mengatur anggaran. Seperti masalah tambahan penghasilan PNS itu hanya beberapa instanasi yang menyertakan regulasi terkait pembayaran dana itu, dan dalam pembahsan ini disampaikan dengan terbuka, sehingga APBD ini sempurna dan keberhasilan WTP berturut-turut tiga kali itu bisa kita pertahankan bersama,” jelasnya. (kmb38)
Barang Rongsokan DLH Terjual Singaraja (Bali Post) – Lelang terbuka oleh Badan Keuangan Daerah (BKD) dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) membuahkan hasil positif. Terbukti, lelang barang rongsokan laku terjual di atas harga lemit. Total hasil lelang dari sisa bongkaran bangunan milik SDN 2 Kalibukbuk, sisa bongkaran bangunan SDN 1 Baktiseraga, dan dua unit dum truck sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terjual dengan total nilai Rp 18,5 juta. Kepala BKD Bimantara didampingi Pelaksana tugas (Plt) Kabid Aset Made Pasda Gunawan, Senin (20/11) kemarin mengatakan, lelang terbuka ini adalah penghapusan barang milik daerah dengan tetap mempertimbangkan nilai ekonomis aset tersebut. Dengan lelang seperti ini, manfaatnya adalah pemasukan untuk kas daerah, sehingga bisa dimanfaatkan untuk kepentingan yang yang lebih luas. “Sudah enam kali kita melelang aset dengan tetap mempertimbangan nilai konomis, dan hasil ini cukup positif di mana hasil lelang itu mencapai Rp 100 juta,” katanya. (kmb38)
Suara Buleleng Tegakkan Hukum
KPK telah berjuang menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka. Jika praperadilan Setya Novanto kembali menang, maka hukum itu seperti dipermainkan. Jadi, hukum mesti adil. Tegakkan hukum jangan sampai berlarut-larut, jangan memenangkan oknum tertentu. Itu malah dapat berdampak pada pelaku perkara korupsi lainnya. Gung Surya, Lovina
Berharap kepada KPK
Negara Indonesia berlandaskan hukum dan Pancasila. KPK memiliki tugas tersendiri, sebagaimana lembaga legislatif dan yudikatif. Membangun clean government tidak mudah, apalagi dengan munculnya kasus besar e-KTP telah mengguncang publik nasional. Bangsa Indonesia berharap KPK dapat terus menegakkan hukum. Nang Mologan, Mayong
Infrastruktur Jalan
Mohon kepada pihak yang membidangi infrastruktur jalan agar memerhatikan betul pengerjaaan jalan sebagai fasilitas umum, termasuk penganggaran dana jalan-jalan rusak di Buleleng. Jalan yang dibuat pemborong agar berkualitas. Gung De, Ngurah Rai
Apresiasi terhadap TNI-Polri
Apresiasi TNI-Polri dalam operasi senyap Kopassus dan Tim Intai Kostrad di Tembagapura, Papua. Sedangkan untuk kasus yang dialami Setya Novanto, kami apresiasi KPK telah mengusut kasus megaproyek EKTP, jangan takut KPK teruslah ungkap seluruh kasus korupsi. Pak Direksen, Teratai
Bali Post/kmb38
SERAGAM – Orangtua siswa SMPN 2 Sawan mempertanyakan tidak jelasnya pengadaan seragam pramuka di sekolah setempat, Senin (20/11) kemarin.
Orangtua Siswa Pertanyakan Pengadaan Seragam Pramuka Singaraja (Bali Post) – Sejumlah orangtua siswa SMPN 2 Sawan, Kecamatan Sawan, mempertanyakan tidak jelasnya proses pengadaan seragam pramuka untuk anak-anak mereka. Pasalnya, hampir lima bulan setelah melunasi pembelian seragam pramuka, hingga sekarang siswa belum mendapatkannya. Untuk mendapatkan penjelasan mengenai hal tersebut, Senin (20/11) kemarin sejumlah orangtua siswa menemui kepala sekolah setempat. Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, dari ratusan siswa di sekolah setempat, seragam pramuka yang terdiri atas celana (untuk siswa laki-laki) dan rok (untuk siswa perempuan) belum dibagikan. Beberapa siswa memang sudah menerima seragam pramuka, tetapi ukuran tidak sesuai,
sehingga dikembalikan untuk diperbaiki. Akan tetapi, hingga kemarin, siswa bersangkutan juga belum menerima seragam yang telah dipesannya itu. Salah seorang orangtua siswa sekaligus pengurus Komite SMPN 2 Sawan Kadek Bendesa mengatakan, kedatangannya ke sekolah
untuk menanyakan proses pengerjaan seragam pramuka di sekolah setempat. Sebab, anaknya tidak kunjung mendapatkan seragam yang dipesannya. Lantaran seragam pramuka tidak jelas kapan akan dibagikan, anaknya terpaksa tidak menggunakan seragam pramuka, kendati pihak sekolah telah mengatur
jadwal pemakaian seragam pramuka. “Orangtua siswa sudah semua membayar, kalau tidak salah Rp 550 ribu, tapi sudah lima bulan anak kami tidak juga dapat seragam pramuka yang dibeli,” katanya. Menanggapi hal tersebut, Kepala SMPN 2 Sawan Wayan Ariasa mengaku pihak sekolah tidak mengetahui secara detail proses pengadaan seragam pramuka tersebut. Penyebab lambatnya pengerjaan seragam tersebut tidak diketahuinya dengan pasti. Hal ini karena pihak sekolah tidak
terlibat dalam pengadaan seragam untuk siswa. Meski demikian, Ariasa berjanji akan memfasilitasi masalah ini dengan menugaskan staf pegawai di SMPN 2 Sawan menelusuri permasalahan ini. “Kita serahkan sepenuhnya kepada orangtua kepada konveksi, dan dibantu salah satu staf untuk memungut uang pakaian dan sudah disetor ke konveksi. Sekolah tidak dilibatkan dalam pengadaan seragam pramuka sesuai amanat Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud),” katanya. (kmb38)
mendapatkan sertifikat excellence dari TripAdvisor dan keunggulan yang kami miliki akan dijadikan modal untuk terus meningatkan pelayanan dan ini bisa dicapai dengan dukungan dan kerja keras seluruh staf yang kami pekerjakan,” jelasnya. Disinggung dampak Siaga bencana Gunung Agung, Dharmawijaya mengatakan, sejak masa siaga bencana itu banyak jadwal kunjungan wisatawan dibatalkan dan bahkan ada tamu yang memperpendek masa tinggal. Khawatir kalau situasi itu akan memengaruhi tingkat hunian, dirinya juga gencar mengirimkan email atau informasi melalui agen wisata untuk meyakinkan bahwa situasi Buleleng hingga sekarang masih aman untuk dikunjungi. Dampak penurunan yang sudah terjadi itu kami berharap tertutupi dari kunjungan wisatawan lokal dan terutama dalam momen Natal dan Tahun Baru 2018,” jelasnya. (kmb38/k350)
nan warga dan anjuran dari BNNP Bali. Media ini kami ingin dijadikan edukasi, sehingga warga kami tidak mudah terpengaruh apalagi sampai tergantung dengan obat-obatan seperti narkoba yang sudah jelas-jelas merusak masa depan dan memunculkan kemiskinan keluarga,” jelasnya. (kmb38)
Ratusan Karyawan Rayakan HUT Ke-5 The Lovina
Singaraja (Bali Post) – Momentum HUT ke-5 The Lovina dimanfaatkan dengan baik untuk menjaga hubungan kerja sama dan menghargai dedikasi segenap stafnya. Ini diwujudkan dengan menghibur sekitar 500 orang staf The Lovina beserta keluarganya Minggu (19/11) lalu, di Krisna Funtastic Land di Desa Temukus, Kecamatan Banjar. Ratusan staf dan keluarga dimanjakan dengan permainan dan makanan di tempat hiburan tersebut. Puncak HUT ke-5 The Lovina diisi dengan pemotongan kue oleh Owner The Lovina Mr. Rob Stahl, Leigh Reaby, dan General Manager Kadek Dwi Dharmawijaya. Suasana kekeluargaan tambah berkesan dengan menampilkan musik akustik yang dimainkan oleh staf The Lovina. Kadek Dwi Dharmawijaya mengatakan, pihak manajemen sengaja memanfaatkan HUT untuk memberikan penghargaan kepada selu-
ruh staf atas kerja sama dan dedikasinya dalam membesarkan The Lovina yang sekarang menjadi salah satu hotel bintang empat terbesar dan terbaik di Bali Utara. Ungkapan terima kasih itu dikemas dengan mengajak seluruh staf The Lovina dan keluarga mengikuti kegiatan
yang lebih mengarah pada acara keluarga. Selain kegiatan fun bersama staf dan keluarga, sejumlah kegiatan sosial telah dilaksanakan beberapa waktu lalu. Kegiatan corporate social responsibility (CSR) berupa pemberian sembako kepada masyarakat di Desa
Kalibukbuk, donor darah, bersih pantai, pelepasan tukik, dan pertandingan futsal persahabatan antarhotel di Lovina. Di sisi lain, Dharmawijaya mengatakan, perkembangan hotel yang dikelolanya itu belakangan ini terus menunjukkan kemajuan yang signifikan. Ini terbukti dari tingkat hunian kamar pada tahun ini di musim high season rata-rata mencapai 70 persen. The Lovina memiliki 91 unit dengan 133 bedroom. Keunggulan lain adalah kawasan hotel yang berbatasan langsung dengan Pantai Lovina yang belakangan terus dijaga kelestariannya. The Lovina ke depannya tetap memasang target market yang lebih dari tahun sebelumnya. Ini bisa dicapai tidak terlepas dari peran staf The Lovina untuk memberikan pelayanan maksimal kepada wisatawan yang sekarang masih didominasi oleh wisatawan Eropa dan beberapa dari belahan negara lain. “Kami sudah
mudahan bisa mengimbas ke desa lain. Relawan ini akan kita tugaskan melakukan pengawasan dan memberikan pemahaman kepada warga agar tidak sampai teribat kejahatan narkotika,” katanya. Untuk merangsang partisipasi masyarakat dalam mengungkap kejahatan penyalahgunaan narkotika, BNNP Bali menggelar sayembara kepada mayarakat dan utamanya anggota relawan yang dapat memberikan informasi terkait adanya indikasi penyalahgunaan narkotika. Kalau informasi yang diberikan valid dan terbukti benar ada praktik penyalahgunaan narkotika, maka pemberi informasi tadi disediakan hadiah menarik. Selain melantik relawan antinarkotika, BNNP Bali meresmikan Kampung Bersih Narkoba. Kampung itu berlokasi di Dusun Dangin Yeh, Desa Giri Emas. Warga dan tokoh masyarakat di dusun ini merintis dan mengukuhkan diri sebagai daerah bersih praktik penyalahgunaan narkotika karena tidak ingin wilayah mereka dipengaruhi oleh kejahatan narkotika. Klian Banjar Adat Dangin Yeh Jro Mangku Nyoman Widastra mengatakan, belakangan ini di daerahnya memang ada indikasi dugaan peny-
alahgunaan narkoba. Dari pengamatannya di lapangan indikasi itu dilakukan hanya satu dua warga. Khawatir dampak dugaan penyalahgunaan narkoba semakin menjadi-jadi, dia dan warga komitmen untuk berpartisipasi memberantas dan mencegah praktik penyalahgunaan narkoba di Banjar
Adat Dangin Yeh. Untuk itu, tekad wilayahnya menjadi kampung bersih narkoba diharapkan dapat dijadikan media edukasi kepada setiap warga agar tidak mudah tepengaruh apalagi tergantung dengan pemakaian obat-obatan terlarang. “Kami sangat mendukung dan kampung bersih narkotika ini keingi-
HUT – Owner The Lovina Mr. Rob Stahl, Leigh Reaby, dan General Manager Kadek Dwi Dharmawijaya memotong kue saat puncak HUT ke-5, Minggu (19/11) lalu, di Krisna Funstatic Land Temukus, Kecamatan Banjar.
Ratusan Pecalang Dilantik Jadi Relawan Antinarkotika
Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 160 orang anggota relawan antinarkotika dilantik Senin (20/11) kemarin di wantilan Kantor Pebekel Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan. Mereka dilantik oleh Kepala Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. Drs. Gede Putu Suastawa. Relawan ini merupakan anggota pecalang dari Desa Giri Emas, Bungkulan, Sangsit, dan Desa Sawan. Kepala BNNP Bali Suastawa mengatakan, pembentukan relawan antinarkotika ini yang pertama kali di Buleleng. Keberadaan relawan ini dianggap penting karena membangkitkan partisipasi semua komponen masyarakat dalam memberantas dan mencegah praktik penyalahgunaan narkotika di daerah termasuk di lingkungan desa pakraman. Relawan ini pun diberikan tugas tidak hanya mengawasi indikasi kejahatan narkotika di wilayahnya, namun juga dilibatkan dalam operasi bersama aparat penegak hukum, hingga melakukan pendekatan kepada warga yang memang terlibat narkotika, sehingga warga menjadi sadar dan tidak lagi tergantung dengan barang haram tersebut. “Kalau di Buleleng ini yang pertama dan mudah-
Bali Post/kmb38
RELAWAN – Sebanyak 160 anggota pecalang dari empat desa di Kecamatan Sawan, Senin (20/11) kemarin, dilantik menjadi anggota relawan narkotika.
JEMBRANA
12
Selasa Kliwon, 21 November 2017
Razia Ranmor, Polisi Gandeng Dispenda
Negara (Bali Post) – Belasan personel aparat kepolisian, dalam hal ini jajaran Polsek Mendoyo menggelar razia kendaraan bermotor (ranmor) di depan Mapolsek, Senin (20/11) kemarin. Operasi jalan raya ini juga melibatkan petugas dari Dinas Pendapatan (Dispenda) Jembrana. Pelibatan petugas Dispenda ini bertujuan untuk pendataan kendaraan yang pemiliknya belum membayar pajak dan balik nama hingga sekarang. Pantauan Bali Post di lokasi, semua kendaraan yang melintas dari dua arah itu diperiksa petugas, baik identitas orang, surat-surat dan barang bawaan. Di samping itu petugas juga mendata kendaraan yang belum membayar pajak maupun balik nama. Dalam operasi itu belasan kendaraan yang sebagian besar merupakan sepeda motor terjaring operasi. Pelanggarannya, yakni tanpa SIM, helm maupun STNK. Giat rutin ini selain mengantisipasi pelanggaran lalu lintas juga meminimalisir terjadinya aksi kejahatan seperti curanmor, penyelundupan narkoba, senjata api, senjata tajam serta barang berbahaya lainnya. Razia ini dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) Polsek Mendoyo Ipda Ketut Doster. Kapolsek Mendoyo melalui Pawas Ipda Ketut Doster mengatakan kegiatan operasi jalan raya ini merupakan kegiatan rutin dua kali sehari. Tujuannya untuk menekan pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polsek Mendoyo. Menurutnya dari pemeriksaan yang dilakukan tidak ditemukan adanya barang berbahaya dan curanmor. Sementara Kasi PKB Dispenda Wayan Darta menjelaskan dilibatkannya petugas Dispenda dalam operasi ini guna mendata kendaraan yang tidak membayar pajak atau samsatnya mati. Sebagian besar kendaraan roda dua yang terjaring operasi rupanya banyak pemiliknya belum membayar pajak. Di samping itu juga ada sejumlah kendaraan yang surat-suratnya belum dibalik nama kendati sudah berganti kepemilikan. Terkait pelanggaran tersebut, pihaknya memberikan teguran serta mengingatkan kepada pemilik kendaraan untuk segera membayar pajak. Begitu juga yang belum dibalik nama agar segera melakukan proses tersebut. (kmb26)
Bali Post/olo
PERIKSA – Sejumlah petugas dari Polsek Mendoyo dan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) saat memeriksa surat-surat kendaraan yang melintas di depan Mapolsek Mendoyo, Senin (20/11) kemarin.
Dewan Usulkan Peningkatan Kesejahteraan Perbekel
Negara (Bali Post) Banyaknya urusan dan kewenangan desa saat ini menambah beban perbekel/kepala desa dalam pengelolaan desa. Besarnya gaji dan tunjangan perbekel dinilai belum sepadan dengan tugasnya. Menyikapi kondisi itu, DPRD Jembrana mengusulkan adanya perhatian kesejahteraan terhadap para perbekel. Usulan tersebut disampaikan Fraksi PDI-P dalam Rapat Paripurna II Agenda Pemandangan Umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Jembrana, Senin (20/11) kemarin. Dalam pandangan yang dibacakan anggota Fraksi PDI-P Dewa Komang Wiratnadi dipaparkan kewenangan desa sebagaimana diatur dalam Permendagri No. 44 Tahun 2016 tentang Kewenangan Desa yang dilakukan oleh seorang perbekel ditambah besarnya dana yang dikelola desa dan disertai dengan risiko hukumnya, Dewan menilai perlu diperhatikan kesejahteraannya. Selain perbekel, fraksi yang diketuai I Ketut Sudiasa ini juga mengusulkan kesejahteraan bagi perangkat adat, mulai dari Bendesa, Klian Adat dan Prajuru Adat. Dalam pengelolaan dana desa, Dewan asal Batuagung ini juga mengapresiasi pencapaian peringkat II nasional dan berharap agar lebih baik lagi ke depannya. “Dalam penggunaan dana desa, khususnya infrastruktur agar fokus untuk perbaikan jalan, gang maupun jembatan di desa,” katanya. Pemda juga diminta mengimbangi pembangunan infrastruktur dengan Sumber Daya Manusia (SDM). Khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan untuk merekrut tenaga pendidik (guru) dan dokter spesialis. Khusus untuk guru, ditekankan mengangkat guru honor SD dan SMP menjadi kontrak secara bertahap. “Dengan anggaran belanja yang ada saat ini, perlu kiranya pemerintah mengupayakan porsi untuk CPNS,” tegasnya. Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa dan dihadiri Bupati Jembrana I Putu Artha, Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Sekda serta pimpinan OPD Jembrana dan para camat beserta perbekel/lurah itu juga disampaikan pandangan terkait Ranperda yang diusulkan. Sementara itu, Fraksi Demokrat menyampaikan terkait pendirian BPR Jembrana supaya segera direalisasikan serta ada keseriusan dari Pemda. Sebab, hal tersebut sudah menjadi peraturan daerah yang harus dilaksanakan. Sedangkan, Fraksi Golongan Karya menyampaikan pemerintah daerah agar melakukan revitalisasi gedung Mendopo Kesari untuk taman budaya sebagai tempat untuk memfasilitasi tumbuh suburnya kreativitas budaya Kabupaten Jembrana. Tak hanya itu, Fraksi Hanura menyampaikan agar di tiap-tiap puskesmas ditambahkan tenaga dokter agar pelayanan kesehatan lebih optimal. Kemudian Faksi Kebangkitan Nasional menyampaikan dalam hal pengembangan pariwisata agar kepada dinas terkait untuk memprioritaskan pengembangan kawasan yang mempunyai potensi untuk dikembangkan. (kmb26)
LIMBAH – Limbah yang tersumbat di pintu keluar Terminal Lama Gilimanuk menimbulkan bau yang menyengat.
Meluber, Limbah RT Timbulkan Bau Menyengat pengunjung kawasan kuliner tersebut. Mampetnya air limbah ini lantaran tidak adanya goronggorong. Guna genangan air itu bisa mengalir, warga membuat saluran kecil di atas jalan. Kendati sudah dibuatkan saluran sementara, limbah tetap menggenang karena volumenya terlihat cukup banyak. Jika saluran air sementara diperdalam, maka hal itu bisa lubangnya lebih dalam dan
memutus jalan yang merupakan pintu keluar. Dari pengamatan, Senin (20/11) kemarin, air limbah menggenang di antara rumput tersebut terlihat keruh dan kotor. Bau yang ditimbulkan cukup menyengat dan tercium ketika pengunjung keluar masuk terminal tersebut. Di dekat tergenangnya air itu sering digunakan untuk pos jaga para petugas retribusi parkir. Parahnya, saat hujan
turun, limbahnya semakin meluber. Sementara itu, Lurah Gilimanuk Gede Ngurah Widiada saat dikonfirmasi kemarin mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Lingkungan. Genangan limbah berbau itu karena saluran tersumbat. Menurutnya hal itu bukan merupakan limbah rumah makan di sekitar lokasi, tetapi limbah rumah tangga. Di lokasi itu sebe-
narnya ada drainase dan kemungkinan mampet sehingga air meluber. Untuk solusi awal, pihaknya akan bergotong royong membersihkan saluran air. “Jumat depan kita bersihkan bersama (saluran air) yang tersumbat. Apalagi sudah masuk musim hujan. Saluran air ini masuk di perbatasan dua lingkungan yakni Lingkungan Asri dan Jineng Agung,” katanya. (kmb26)
Negara (Bali Post) – Hingga menjelang akhir tahun ini, klaim JKBM (Jaminan Kesehatan Bali Mandara) untuk RSUD Negara dan puskesmas di Jembrana akhir tahun 2016 lalu masih nunggak sekitar Rp 3,9 miliar. Kondisi ini berdampak pada operasional rutin khususnya di RSUD yang merupakan Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD). Sementara klaim BPJS Kesehatan untuk RSUD pada bulan September juga mengalami keterlambatan sebanyak Rp 2,4 miliar.
pembayaran jasa pelayanan dan farmasi. Untuk BPJS juga telah mengajukan pada Oktober, sehingga diharapkan pembayaran dirapel dua bulan. Agar tidak berlarut-larut, Susrama meminta pencairan segera dilakukan, khususnya JKBM. Dari informasi, klaim JKBM RSUD itu untuk di bulan November dan Desember tahun 2016 lalu, sebelum berganti menjadi JKN (Jaminan Kesehatan Nasional). Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Jembrana I Putu Suasta mengatakan
untuk JKBM itu merupakan tagihan yang di akhir tahun saat memasuki tutup buku. Untuk itu dianggarkan di Perubahan 2017 ini. Untuk di Jembrana sharing anggaran ke provinsi sudah diproses dan tinggal menunggu pencairan saja. “Kalau di Jembrana tidak ada masalah. Kita (kabupaten) sudah anggarkan di Perubahan dan disetor ke provinsi,” terangnya. Untuk tagihan, kabupaten menanggung 31,04 persen sedangkan provinsi 68,06 persen. (kmb26)
anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi dan anggota DPRD Jembrana Dewa Komang Wiratnadi juga ikut berpartisipasi menyumbangkan sejumlah dana,” imbuh Kembang. Nengah Sumani, Klian Subak Mertasari, mengucapkan rasa syukurnya atas bantuan berbagai pihak dalam
pengerjaan tanggul ini. “Dengan pembangunan tanggul darurat ini setidaknya 5 tahun ke depan, kondisi subaknya yang memiliki luas 90 hektar dipastikan aman. Untuk jangka panjang kami sudah memohon kepada Balai agar mengubah jalur aliran sungai supaya ke depannya arus sungai tidak terlalu deras,” pungkas Sumani. (ad1075)
Negara (Bali Post) Kawasan kuliner Betutu yang lokasinya di terminal lama Gilimanuk diselimuti bau tak sedap. Pemicunya saluran air di pintu keluar terminal mampet lantaran tidak ada gorong-gorong. Air limbah yang diduga berasal dari rumah tangga (RT) pun meluber hingga ke tengah jalan. Genangan air itulah yang menimbulkan bau menyengat dan sangat mengganggu
JKBM dan BPJS Kesehatan Nunggak Rp 6,3 Miliar
Ketua Komisi C DPRD Jembrana Ida Bagus Susra m a , Se ni n ( 2 0 /1 1 ) ke marin, mengharapkan agar tunggakan JKBM itu segera dicairkan. Pencairan ini, menurutnya harus diprioritaskan supaya tidak berdampak pada pelayanan kesehatan di RSUD dan
puskesmas di Jembrana. “Pastinya akan berdampak (operasional). Sebaiknya agar segera dicairkan. Karena di sana menyangkut honor tenaga medis dan farmasi (obat-obatan),” kata anggota Fraksi PDI Perjuangan ini. Dari koordinasi dengan
RSUD, selain JKBM, klaim untuk BPJS Kesehatan juga mengalami keterlambatan di bulan September, sehingga total RSUD memiliki saldo Rp 6,3 miliar. Hal itu yang membuat pengelolaan mulai terdampak. Namun, RSUD sudah mengambil langkahlangkah seperti menunda
TANGGUL jalan subak di Lingkungan Mertasari, Kelurahan Desa Loloan Timur, Kecamatan Jembrana jebol beberapa waktu lalu akibat tergerus air sungai. Namun, perbaikan dilakukan, Senin (20/11) kemarin. Perbaikan secara bergotong royong itu melibatkan warga, TNI dan Pemkab Jembrana. Bahkan, Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan pun turun langsung dan berbaur dengan masyarakat serta TNI dalam proses perbaikan. Menurut Kembang inilah bentuk gotong royong yang merupakan kekuatan ideologi Pancasila yang dicetuskan oleh founding father Bung Karno 1 Juni 1945. Yang mana kalau diperas
kelima sila itu sejati menjadi satu yaitu gotong royong. Di mana semua komponen masyarakat, TNI dan Pemerintah Daerah (Pemda) bersinergi memperbaiki tanggul. “Sejatinya ini merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Bali-Penida. Namun, kita tahu pihak balai juga memiliki banyak pekerjaan yang harus diselesaikan dan anggarannya terbatas. Kita tidak menunggu itu. Kita bergerak bersama sehingga tanggul ini diperbaiki dan petani bisa menanam padi dan lainnya,” kata Kembang. Kembang berharap dengan perbaikan tanggul ini air tidak akan meluap saat terjadi hujan dan para petani bisa selamat saat bekerja.
“Tentunya kalau petani bekerja dengan baik, tentunya bisa meningkatkan hasil pertanian. Saya mengucapkan terima kasih kepada Dandim/1617 Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok yang juga sudah survei sebelumnya. Terima kasih juga kepada Tagana dan BPPD, warga subak yang ikut dalam perbaikan tanggul ini,” ucap Kembang. Lebih lanjut dikatakan, dananya pun murni gotong royong. “Subak mengeluarkan bambu untuk tanggul. Pemkab mengeluarkan alat berat. Sedangkan TNI dengan mengerahkan banyak anggotanya untuk menggarap tanggul ini. Dan saya ikut menyumbang tenaga beserta konsumsi. Selain itu,
Perbaiki Tanggul Jebol, Wabup Kembang Turun Tangan
Bali Post/olo
SIDANG – Suasana sidang paripurna dengan agenda pemandangan fraksi terkait tiga Ranperda yang diusulkan eksekutif. Dalam pemandangan dewan, diusulkan peningkatan kesejahteraan perbekel mengingkat beban kewenangan.
Bali Post/olo
Bali Post/olo
PERBAIKI TANGGUL - Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan terjun langsung bersama warga dan TNI bergotong royong memperbaiki tanggul yang jebol di Mertasari, Loloan Timur.
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana (0365) 3944 Kejari Negara (0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN (0365) 41135
Kantor Agama (0365) 41087 Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110
Selasa Kliwon, 21 November 2017
As Pendek Truk Isuzu Patah
Sopir Truk Tewas Tergencet Amlapura (Bali Post) Peringatan bagi sopir truk galian C agar tidak memaksakan kendaraan mengangkut beban melewati ambang batas. Seperti Senin (20/11) pagi kemarin, truk bermuatan pasir mengalami patah as pendek saat menaiki tanjakan terjal di Banjar/Desa Talibeng, Sidemen, Karangasem. Sang sopir Yohanes Dedy (43) yang mencoba melompat ketika truknya bergerak mundur, akhirnya tewas tergencet bodi truk. Informasi di lapangan, kecelakaan tragis itu terjadi sekitar pukul 08.30 Wita. Saat itu truk Isuzu dengan bak kayu DK 9361 AM yang dikemudikan korban meluncur dari arah Selat menuju Klungkung. Seperti sopir-sopir lainnya, setiba di lokasi kejadian, sopir asal Kediri, Jawa Timur itu mengambil ancang-ancang sebelum menaiki tanjakan. Sejumlah warga yang sehari-harinya bekerja membantu mengatur lalu lintas di lokasi kejadian itu juga sudah berjaga-jaga. Petaka terjadi ketika truk sudah mencapai pertengahan tanjakan. Saat itu tiba-tiba truk sarat muatan pasir itu kehilangan tenaga. Itu karena as pendek truk itu patah. Patahnya as yang berfungsi sebagai pemutar roda belakang itu tak hanya membuat truk mudur, tetapi juga oleng. Korban yang menyadari situasi bahanya berusaha melompat dari kemudi. Namun belum sempat melompat, truk yang pintu kanannya sudah terbuka keburu terguling ke kanan. Korban yang beralamat di Jalan Gunung Agung, Padangsambian, Denpasar itu pun tergencet dan meninggal di lokasi kejadian. ‘’Saat asnya patah, sebenarnya ada warga yang membantu mengganjal ban belakang dengan kayu. Tetapi truk tetap mundur, sopir mencoba keluar tetapi truk keburu terguling,’’ kata salah seorang saksi mata, I Kadek Geriana (35). Truk terguling dengan posisi melintang memakan separuh badan jalan hingga menimbulkan kemacetan berjam-jam. Korban tergencet pada bagian pinggang ke atas. Posisinya setengah tengkurap persis di bawah pintu kemudi. Sulitnya evakuasi truk karena beban truk itu sangat berat. Hal itu membuat jenazah sopir malang itu cukup lama menjadi tontonan. Setelah kepala truk diungkit, jenazah yang bagian kakinya menyembul dari sisi kolong truk itu kemudian dievakuasi ke RSUD Klungkung. Ruas jalan di lokasi kejadian memang dikenal sebagai jalur tengkorak terutama bagi truk-truk galian C. Ruas jalan itu rawan lakalantas karena tanjakannya panjang dan di ujungnya ada tikungan tajam ke kanan. ‘’Penyebab kecelakaan itu masih kita selidiki lebih lanjut,’’ ungkap Kasat Lantas Polres Karangasem AKP Made Subadi. (kmb)
Bali Post/kmb
AS PATAH - Truk Isuzu DK 9361 EK terguling setelah mengalami patah as pendek di tanjakan Talibeng, Sidemen, Karangasem. Kecelakaan itu merenggut nyawa sang sopir Yohanes Dedy.
Pencairan BKK Kerap Tersendat Amlapura (Bali Post) Hingga memasuki pertengahan November, pencairan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi masih tersendatsendat. Ada yang sudah cair secara penuh, ada juga baru cair setengahnya. Ini disebabkan, adanya perubahan usulan RAB pertengahan tahun. Masalahnya tidak sesuai petunjuk pelaksanaan (juklak) sejak awal. Agar pencairan BKK Provinsi secara penuh dapat dilakukan desa dinas kepada desa adat dan penerima lainnya, maka APBDes Perubahan desa dinas juga harus ketok palu lebih dulu. Agar APBDes Perubahan di desa dinas bisa segera ketok palu, maka APBD Perubahan Kabupaten juga harus ketok palu lebih dulu. “Masalahnya sesuai juklak awal usulan desa adat dan lainnya dari BKK itu untuk pembangunan fisik. Tetapi, di tengah jalan juklak berubah lagi. Penggunaannya harus untuk pelaksanaan aci. Makanya RAB pun harus di ubah lagi,” kata Sekretaris Desa Pertima, Nengah Sulandera, saat ditemui di tengah pelaksanaan monev BKK dari Kecamatan Karangasem, belum lama ini. Sulandera menegaskan adanya perubahan juklak di tengah jalan itu mengakibatkan pencairan BKK juga dicicil. Seperti pencairan BKK untuk Desa Pakraman Timbrah dan Asak. Tetapi, ada pula yang sudah cair penuh, seperti Desa Pakraman Perasi. Hal itu karena usulan dalam dana BKK - nya, tidak ada perubahan. Dikatakan memang sejak awal untuk pelaksanaan aci desa adat. Seperti di Desa Pakraman Timbrah, dari total BKK Provinsi sebesar Rp 200 juta, baru cair Rp 119 juta. “Sosialisasi juklak awal BKK Provinsi waktu itu di kantor camat untuk program fisik. Setelah kita laksanakan tahu tahunya berubah lagi. Katanya tidak boleh untuk fisik. Hal-hal seperti itu sering menghambat,” tegasnya. Salah satu kasi di Kantor Camat Karangasem Fierman Kurniawan, juga membenarkan alasan itu yang menyebabkan keterlambatan pencairan BKK Provinsi secara penuh. Dikatakan cepat atau lambatnya sisa dana BKK yang belum cair, tergantung cepat lambatnya proses ketok palu APBDes Perubahan di desa dinas. Sekarang proses ketok palu APBDes Perubahan juga ditentukan cepat lambatnya ketok palu APBD Perubahan Kabupaten. (kmb31)
KARANGASEM
13
Kapal Penuh Wisatawan Dicegat di Tengah Laut Amlapura (Bali Post) -
Sat Polair Polres Karangasem kembali memperketat pengamanan di tengah laut. Kapal-kapal yang melintas di perairan Karangasem itu langsung dicegat, dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan secara seksama. Bukan saja kapal pencari ikan, dan kapal dicurigai lainnya juga termasuk kapal penuh wisatawan asing. Kapal penuh muatan turis itu seperti Senin (20/11) kemarin rencananya berlayar dari Pulau Serangan menuju kawasan pariwisata Tulamben. Kasat Polair Polres Karangasem AKP I Made Wartama mengatakan, setelah Gunung Agung mulai tenang, kunjungan wisatawan mulai ramai lagi. Pihaknya tidak mau kecolongan terhadap situasi ini, sehingga patroli di tengah laut pun terus diperketat. Patroli itu sesungguhnya untuk mencegah hal-hal negatif masuk ke wilayah Karangasem. Seperti halnya terkait ancaman terorisme, peredaran gelap narkoba maupun hal buruk lainnya demi amannya penduduk Bali dan sekaligus dunia pariwisatanya. Patroli dilakukan dari pagi pukul 07.30 Wita hingga pukul 12.15 Wita. Sat Polair mengerahkan tujuh personel
untuk memeriksa kapal-kapal yang melintas. Seperti kapal Yeat Bali Dream 2. Kapal berABK 5 orang ini mengangkut penuh wisatawan asing. Kapal dengan nakhoda I Ketut Kartika ini hendak menuju objek wisata Tulamben, yang dikenal dengan wisata alam bawah lautnya. ‘’Aktivitas penyeberangan wisatawan menuju Tulamben belakangan ini semakin ramai, maka kita perlu tetap waspada. Setelah dari Tulamben, biasanya kapalkapal ini langsung menuju NTB,’’ kata Wartama. Selain memeriksa kapal tersebut, kapal-kapal lain yang mengangkut wisatawan juga dicegat. Semua kapal itu diperiksa kelengkapan surat-surat
dan diperiksa barang-barang yang dibawa. Bahkan, Kapal TB Marina 14 yang sedang mengerjakan proyek break water atau beton pemecah gelombang di sekitar Pelabuhan Tanah Ampo juga tak luput dari pemeriksaan petugas Sat Polair Polres Karangasem. ‘’Setiap kapal kami periksa surat-suratnya apakah sudah lengkap. Namun selama ini belum ditemukan pelanggaran atau tindak pidana lainnya,’’ tegas Wartama. Patroli laut itu, kata AKP Wartama, terus dilakukan petugas Sat Polair Karangasem. Sasarannya untuk meningkatkan kewaspadaan dan keamanan wilayah perairan di Karangasem. (kmb31)
Bali Post/kmb31
HENTIKAN KAPAL - Petugas Sat Polair Polres Karangasem saat menghentikan kapal sebelum melakukan pemeriksaan.
Pembangunan Dermaga Tanah Ampo Dilanjutkan
Mas Sumatri Pantau ’’Break Water’’ dan ’’Jetty Rampdoor’’ BUPATI Karangasem IGA Mas Sumatri turun langsung memantau pembangunan lanjutan Dermaga Cruise Tanah Ampo, Kecamatan Manggis Karangasem, Senin (20/11) kemarin. Orang nomor satu di bumi lahar itu tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 Wita. Kedatangan Bupati didampingi Kadis Perhubungan Ida Bagus Putu Suastika serta kepala OPD terkait lainnya. Kunjungan ke lapangan untuk melihat langsung pengerjaan proyek penanaman tiang pancang pembangunan pelebaran dermaga sepanjang 100 meter. Selain itu juga ada pembangunan Jetty dengan sistem Rampdoor. ‘’Proyek ini merupakan upaya Pemkab Karangasem untuk meneruskan kembali proyek pembangunan lanjutan Dermaga Cruise Tanah Ampo. Inilah hasil dari upaya yang telah kita usulkan kepada pemerintah
pusat. Proyek ini sebagai antisipasi jangka pendek pemanfaatan dermaga dan gedung terminal itu agar dibangun Jetty dengan sistem rampdoor. Ini dimaksudkan agar kapal cruise yang ingin berlabuh alias lego jangkar di Labuan Amuk itu dapat difasilitasi menggunakan kapal sekoci menuju dermaga melalui jetty rampdoor itu,’’ ujar Mas Sumatri di selasela pantauannya. Mas Sumatri memaparkan bahwa pembangunan pemecah gelombang (break water) dan jetty rampdoor itu merupakan pembangunan kelanjutan dermaga yang sudah existing. ‘’Pembangunan itu didasari atas proses kedatangan dan juga keberangkatan penumpang yang masih mengalami kesulitan. Untuk itu diperlukan break water dan jetty rampdoor sebagai tempat nyandar sekoci yang mengangkut penumpang
dari kapal pesiar menuju dermaga,’’ ucap Bupati. Tahun 2017 ini, tambah Mas Sumatri, sudah dibangun perluasan dermaga baru sepanjang 100 meter. Dana pembangunannya itu berasal dari APBN TA 2017 sebesar Rp 49.404.804.000. ‘’Waktu pelaksanaan 120 hari kalender. Rekanan sudah mengerjaakan sejak tanggal 18 Agustus 2017 lalu dan akan dilakukan serah terima tanggal 15 Desember 2017 mendatang dari pemenang tender Kontraktor Pelaksana PT Kurniadjaja Wirabhakti-PT Karuna Karya (KSO) dan Konsultan Pengawas PT Kiat Global Ismatika,’’ ujarnya. Bupati Sumatri menegaskan tetap optimis pembangunan dermaga tetap berlanjut, karena pemerintah pusat dalam tahun 2018 akan mengucurkan dananya lagi untuk menambah
PANTAU - Bupati Mas Sumatri memantau ’’break water’’ dan ’’jetty rampdoor’’ di Dermaga Tanah Ampo, kemarin. perluasan Dermaga Cruise Tanah Ampo sekitar 50 meter. ‘’Nantinya akan dianggarkan pada APBN 2018 melalui Dirjen
Perhubungan Laut Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan Padang Bai (KSOP),’’ pungkas Bupati Mas Sumatri. (ad1073)
Gandeng Stimik Primakara
Bupati Mas Sumatri Luncurkan Aplikasi Sigmal PEMKAB Karangasem kini memiliki sistem berbasis teknologi informatika untuk urusan pengungsi dan segala tetek bengeknya. Sistem TI itu digerakkan melalui aplikasi Sigmal. Aplikasi itu dapat diunduh pada sistem
android yang diluncurkan Bupati IGA Mas Sumatri di Posko Induk Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Agung, di Pelabuhan Tanah Ampo, Manggis, Senin (20/11) kemarin. Sigmal itu merupakan sing-
APLIKASI SIGMAL - Peluncuran aplikasi Sigmal di Posko Induk Tanah Ampo.
katan dari Sistem Informasi Geografis Manajemen Pengungsian dan Logistik. Dengan mengunduh aplikasi Sigmal itu maka memungkinkan para penggunanya mengakses data terkait jumlah pengungsi, titik pengungsian, ketersediaan logistik. Aplikasi itu dapat diunduh di www.sigmal.id atau melalui plyastore. Aplikasi ini merupakan karya Civitas Akademika Stimik Primakara Denpasar. ‘’Sistem ini berfungsi sebagai pengumpulan data secara sistematis dari berbagai posko. Data yang ada kemudian disajikan secara komprehensif kepada publik. Softwere-nya dari kami, sedangkan pengadaan perangkatnya dibantu JCI,’’ jelas Ketua Yayasan Stimik Primakara Made Artana dalam acara peluncuran yang juga dihadiri Wabup Karangasem Wayan
Artha Dipa, Kasdim 1623/ Karangasem Mayor Inf. Ketut Salindra dan Presiden JCI Bali I.B. Agung Gunartawa. Sigmal memiliki tiga fitur yakni manajemen informasi posko, manajemen informasi pengungsi, dan manajemen informasi logistik. Karena berbasis peta dunia, Sigmal juga memungkinkan penggunanya mengakses lokasi di titik-titik pos pengungsian. Namun, pengoperasian Sigmal sangat tergantung kesiapan sumber daya manusia di pos-pos pengungsian. Selain itu, saat ini aplikasi tersebut baru memuat data pengungsi dari pos-pos pengungsian di wilayah Karangasem. Sigmal itu diarahkan mengganti sistem data yang selama ini berbasis program Window Exel. Menurut Artana, Sigmal sudah digarap
empat hari setelah Gunung Agung berstatus Awas dan sudah dijalankan sejak 10 Oktober 2017. Bupati Mas Sumatri mengatakan kehadiran Sigmal juga sangat penting untuk transparansi penanganan pengungsi. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diharapkan mengunduh aplikasi tersebut. Selanjutnya kepada Dinas Kominfo, Bupati menginstruksikan segera mengambil langkah-langkah berarti sehingga setiap Sigmal itu mampu menyajikan data yang mencerminkan kondisi riil di lapangan. ‘’Jangan sampai Sigmal itu mangkrak. Caranya, data harus diperbarui secara periodik,’’ ujarnya mengingatkan kepada Kadis Kominfo Pande Ardita yang juga mengikuti acara peluncuran tersebut. (ad1069)
Penataan Pantai Candidasa Segera Direalisasikan Guna meningkatkan pendapatan daerah melalui sektor pariwisata, DPRD Karangasem mendorong penataan Pantai Candidasa segera direalisasikan. Penataan yang diwacanakan sejak tahun 2012 itu berupa rehabilitasi pantai, sehingga diharapkan Pantai Candidasa kembali memiliki hamparan pasir putih seperti masa kejayaannya di tahun 1980an. Kapan penataan itu direalisasikan? KETUA DPRD Karangasem I Nengah Sumardi, Senin (20/11) kemarin, mengatakan terkait wacana penataan itu pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Bali Penida (BWS Wilayah III). Sesuai perencanaan awal, penataan akan dilakukan di sepanjang garis pantai mulai Pantai Candidasa sampai Pantai Buitan, Manggis. Panjangnya mencapai lima kilometer. ‘’Pihak Balai sudah siap melaksanakan pekerjaan tersebut, sekarang tinggal kita di daerah memaksimalkan koordinasi ke pemerintah
pusat,’’ ucapnya. Sesuai koordinasi dengan Balai Sungai Bali Penida itu, kata Sumardi, penataan Pantai Candidasa-Buitan akan menggunakan dana hibah dari Badan Kerja Sama Internasional Jepang atau yang lebih dikenal dengan Japan International Cooperation Agency (JICA). Tak tanggung-tanggung, dana akan dialokasikan sebesar Rp 700 miliar dari total Rp 1,3 triliun yang dialokasikan untuk Bali itu. Sumardi menilai perencanaan yang sudah dibuat BWS Wilayah III sangat mengun-
tungkan bagi Karangasem. Sebab, sesuai master plannya, pada ujung pantai akan disiapkan dermaga-dermaga kecil. Nah... dermaga kecil itu bisa diarahkan untuk tempat sandar kapal yacht (kapal pesiar kecil). Pemkab Karangaem akan bisa mendapatkan manfaat dari keberadaan dermaga wisata tersebut. Pihaknya mendorong program penataan sudah bisa dilaksanakan tahun 2019 nanti. ‘’Agar tidak seperti sekarang, kita sangat ketergantungan terhadap sektor galian C,’’ kata Sumardi. Pihak JICA beberapa bulan lalu juga sempat mengadakan pertemuan dengan Wabup I Wayan Artha Dipa. Dalam pertemuan itu, tim dari JICA didampingi tim dari pemerintah pusat, konsultan serta BWS Wilayah III. Dari pihak Pemkab Karangasem juga hadir Ketua Bapem-
perda DPRD Karangasem I Wayan Tama. Ketua PHRI Karangasem Wayan Tama mengatakan JICA punya komitmen tinggi proyek penataan pantai itu dapat terlaksana dengan baik. Untuk itu JICA minta komitmen Pemkab Karangasem membantu terutama menyangkut sosialisasi kepada masyarakat dan perizinan. Masyarakat dan para pelaku pariwisata di Candidasa, katanya, sangat mendukung program itu. Selain belajar dari keberhasilan program serupa di Sanur, masyarakat Karangasem terutama di lingkungan proyek termasuk nelayan, menginginkan adanya pantai yang lestari. ‘’Nelayan butuh pantai untuk menambatkan jukung mereka. Kami dari PHRI kembali akan bersurat ke Balai, mohon agar program bisa terlaksana sesuai perencanaan,’’ ucapnya. (kmb)
PANTAI CANDIDASA - DPRD Karangasem, pelaku pariwisata dan masyarakat Karangasem mendorong terlaksananya proyek penataan Pantai Candidasa.
TABANAN
14
Selasa Kliwon, 21 November 2017
Prihatin Nasib Warga, Komet Mediasi Kasus Jati Harum
Tabanan (Bali Post) Usaha Coffee Luwak Jati Harum di Desa Pakraman Soka Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Tabanan sedang bermasalah karena dianggap melanggar peraturan daerah (perda) tentang jalur hijau. Masalah itu kemudian dimediasi Ketua Fraksi PDI-P DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa alias Komet. Proses mediasi dengan warga setempat oleh politisi PDI-P asal Wangaya Betan, Desa Mangesta, Penebel itu berlangsung di Balai Banjar Desa Pakraman Soka, Minggu malam (19/11) lalu. “Kedatangan saya menemui masyarakat karena diundang, sekaligus mendengar aspirasi warga dari Desa Pakraman Soka Desa Senganan, Penebel,” jelas I Nyoman Arnawa. Pria yang kerap disapa Komet itu menambahkan, sebagai wakil rakyat dirinya prihatin melihat situasi yang berkembang di lingkungan setempat Jatiluwih, Gunung Sari, dan Soka yang belum tertata dengan
baik. Sehingga mencuatlah masalah Cofee Luwak Jati Harum yang implikasinya berimbas pada masyarakat di Desa Pakraman Soka. “Saya merasa kasihan terhadap 40 tenaga kerja lokal asli dari Desa Pakraman Soka yang bekerja di Jati Harum. Saya berusaha memperjuangkan aspirasi masyarakat di Desa Pakraman Soka,” tandasnya. Selaku anggota DPRD, ia akan melakukan kajian terkait permasalahan tersebut. Sementara Made Ari Wirajaya, pemilik Coffee Luwak Jati Harum yang juga hadir saat mediasi malam itu sangat berharap kepada I Nyoman Arnawa selaku wakil rakyat agar bisa memberikan solusi yang baik untuk masyarakat Desa Pakraman Soka. Dijelaskanya, ia membangun usaha Coffee Luwak Jati Harum itu semata-mata untuk membangun desa dan menampung anak-anak yang ada di Desa Pakraman Soka, yang awalnya tidak memiliki pekerjaan. Dan akhirnya, anak-anak terse-
Bali Post/kmb28
MEDIASI - Suasana mediasi kasus Jati Harum oleh Ketua Fraksi PDI-P.
but jadi punya pekerjaan tetap. “Saya prihatin dengan nasib anak-anak yang telah bekerja ini. Saya juga minta maaf karena awam aturan yang ada. Sebagai masyarakat, saya akan patuh dan memenuhi regulasi yang ada,” janjinya. Bendesa Adat Desa Pakraman Soka, I Wayan Esiawan, berharap dengan hadirnya Nyoman Arnawa, bisa membantu masyarakatnya. Apalagi warganya sedang dilanda kasus Jati Harum. “Saya berharap usaha Coffee Luwak Jati Harum itu tetap bisa berjalan. Karena usaha itu mampu menyerap tenaga kerja 40 orang lokal asal Desa Pakraman Soka,” tandasnya. Seperti diberitakan sebelumnya Jati Harum Luwak Kopi sempat disidak anggota DPRD Tabananl 29 September 2017 bersama tim yustisi. Dari hasil sidak itu diketahui Coffee Luwak Jati Harum itu tidak berizin. Alasannya, lokasinya berada di jalur hijau. Karena itu disarankan segera ditutup. Namun nyatanya, usaha di tempat wisata itu masih beroperasi seperti biasa. Selain itu, ada informasi pihak Desa Pakraman Soka di Desa Senganan, Penebel juga telah mengirimkan surat permohonan kepada Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, 28 Oktober 2017 agar dilakukan revisi Perda Jalur Hijau Nomor 6 Tahun 2016. Sehingga wilayah di perbatasan Desa Pakraman Soka dan Desa Pakraman Gunung Sari itu bisa dikeluarkan dari kawasan jalur hijau. Dengan demikian, warga bisa memanfaatkan tempat itu untuk kawasan pariwisata penunjang Jatiluwih. (kmb28)
Warung Global
Cegah DBD dengan Perilaku Hidup Bersih PERILAKU hidup bersih dan sehat perlu dijadikan kebiasaan demi kebersihan diri dan lingkungan. Tradisi gotong royong bersama-sama melakukan 3M perlu dimasyarakatkan. Dengan cara itu niscaya DBD dapat diminalisasi. Demikian opini peserta Warung Global yang membedah topik ‘’Seluruh Desa Endemis DBD’’. Acara ini disiarkan Radio Global FM 96,5 Bali, Senin (20/11) kemarin. Program ini dipancarluaskan Genta Bali FM, Singaraja FM, dan Swara Negara FM. Suardana di Tabanan menyatakan perilaku hidup bersih dan sehat perlu dijadikan kebiasaan demi kebersihan diri dan lingkungan. Tradisi gotong royong bersama-sama melakukan 3M. ‘’Dengan cara itu, niscaya DBD dapat diminalisir,’’ kata Suardana. Menjaga kebersihan idealnya menjadi hal mutlak semua orang, harap Ugi di Tabanan. Ayu di Petang, menambahkan, tidak semua bisa bersikap sama dalam menjaga kebersihan. Sebab, ada yang terbiasa dengan pola hidup kotor dan jorok. Perilaku kotor dan jorok sesungguhnya bukan hanya merugikan diri sendiri termasuk orang lain. Fera di Tabanan berharap agar pemerintah beserta seluruh masyarakatnya dapat hidup sehat dan tidak ada yang sakit. Memasuki musim hujan
memang harus waspada dengan virus DBD ini. Arya menyarankan Kota Denpasar agar lebih detail memprogramkan bersihbersih lingkungan. Pada musim hujan ini dipastikan kotoran-kotoran menumpuk. Bukan saja di saluran drainase/got-got dan juga di bawah trotoar akan meluber ke jalan. Artinya, banyak saluran mampet akibat sampah atau kotoran lain. Solusinya mestinya trotoar itu tidak semua ditutup. Ada pembuka dan juga penutupnya sehingga got-got itu mudah dibersihkan secara rutin. Febri di Denpasar mengatakan memang banyak program pemerintah melalui dinas berwenang, tetapi apakah program itu sudah efektif? Banyak sumber genangan air di Denpasar ini. Karena itu harus dicek lebih detail. Tidak heran jika Diskes menyampaikan seluruh
desa di Denpasar endemis DBD. Juru pemantau jentik yang diandalkan sepertinya kurang efektif bekerja. Banyak sumber genangan air untuk berkembang biak jentik-jentik nyamuk itu. Werdha di Gianyar mengatakan, pepatah menyatakan lebih baik mencegah daripada mengobati. Terkait DBD lebih baik mengobati daripada menelantarkan. Memang perlu dilakukan usaha ekstra keras agar tidak terjadi endemis DBD. Selain fogging serentak di beberapa tempat tujuannya agar nyamuk tidak bisa berpindah ke tempat lain. Dulu ada program PHBS sekarang GERMAS tetapi sejauh mana keberhasilan program-program itu? Lakukan tindakan pencegahan DBD itu yang terpenting. Made Torek di Denpasar mengatakan, selain fogging perlu pembersihan secara massal. (sikha)
DIJUAL TANAH
DIJUAL RUKO
DIJUAL HOTEL
SENDERAN AMBLAS - Kondisi senderan amblas di jembatan Cepik-Tunjuk.
Bali Post/kmb28
Baru Sebulan Serah Terima
Senderan Jembatan Cepik-Tunjuk Amblas
Tabanan (Bali Post) -
Baru sebulan ini diserahterimakan rekanan kepada Pemkab Tabanan setelah proyek itu rampung dikerjakan, namun senderan jembatan penghubung Desa Cepik Penebel - Desa Tunjuk Tabanan itu kembali amblas, Minggu (19/11) lalu. Amblasnya senderan itu ditengarai oleh hujan dengan intensitas relatif tinggi terjadi saat itu. Hujan juga membuat limpahan air menggenangi sejumlah sawah warga. “Ya pelaksanaan serah terima proyek itu baru Oktober lalu,” ujar Plt. Kepala Dinas PU Tabanan I Made Judiana ketika dikonfirmasi, Senin (20/11) kemarin. Terkait amblasnya senderan itu, petugas Teknis Bina Marga diterjunkan ke lapangan untuk mengecek tingkat kerusakan yang terjadi. “Yang jelas secepatnya senderan yang amblas itu ditangani,” janjinya. Walau sudah sebulan, peja-
bat asal Baturiti ini menegaskan tanggung jawab perbaikan itu tetap pada rekanan. Alasannya sesuai regulasi, setelah proses serah terima dilanjutkan masa pemeliharaan selama enam bulan. “Saya sudah kontak rekanan untuk senderan amblas itu agar secepatnya diperbaiki,” tegasnya. Ia pun mengakui struktur tanah di lokasi itu memang sangat labil. “Debit dan arus sungai meningkat akibat hu-
jan lebat seharian, sehingga menggerus tanah di sekitar senderan itu,” terangnya. Tergerusnya lahan di sekitar jembatan ini tidak hanya terjadi Minggu lalu. Sebelumnya, Februari 2017 silam, jembatan ini juga pernah ambruk malah saat itu sedang proses pengecoran badan jembatan. Beruntung tidak ada korban jiwa saat kejadian itu. Peristiwa itu terjadi lantaran stager penyangga cor-coran itu tidak mampu
menahan badan dan lantai jembatan setelah selesai dicor yang beratnya berton-ton. Diduga salah satu stager amblas setelah dasarnya terkikis air sungai yang airnya cukup deras. Seperti diketahui, jalan yang menghubungkan Desa Tajen, Penebel dengan Desa Tunjuk, Tabanan ini ambles Oktober 2016 silam. Saat itu tidak ada hujan. Tetapi gorong-gorong di bawahnya tersumbat sehingga air meluap ke jalan dan akhirnya amblas sepanjang 15 meter. Pemkab Tabanan memutuskan membuat jembatan itu menggunakan dana tidak terduga. Estimasinya mencapai Rp 1,79 miliar. (kmb28)
Lagi, Panen Prestasi di SMAN 1 Tabanan Raihan Bulan Agustus hingga November
SISWA BERPRESTASI - Kepala SMAN 1 Tabanan Dr. I Made Jiwa, M.Pd. saat berfoto bersama para siswa berprestasi. SEGUDANG prestasi yang luar biasa kembali disumbangkan anak-anak SMA Negeri 1 Tabanan dari bulan Agustus hingga November 2017. Memang siswa-siswa yang masuk di sekolah favorit berstandar internasional itu senantiasa mengukir prestasi membanggakan bagi sekolahnya. Bukan saja prestasi akademik, juga prestasi non-akademik menjadi bagian raihan anak-anak berprestasi di SMA yang berdiri
pertama di Tabanan itu. Prestasi itu diawali raihan juara pertama lomba pelajar pelopor keselamatan lalu lintas dan angkutan 2017 yang dimenangkan Made Suda Cakra Wibawa. Kemudian tiga siswa kelas XII meraih juara dua lomba debat tingkat SMA/SMK se-Bali yang digelar Fakultas MIPA Unud. Disusul Ni Made Ari Dwiyanti menyabet juara tiga lomba tenis lapangan yang dilangsungkan di lapangan
KONI Bali Denpasar. Prestasi yang sama juga diraih Gede Pratama pada Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Tidak tanggung-tanggung, Pratama berhasil meraih juara satu. Kemudian tiga siswa yakni Made Favian Budi, I Made Mas Dwiyana Prasetya Wibawa, dan Putu Emilia Dewi merebut juara tiga pada Olimpiade Sains yang digelar BEM Fakultas Kedokteran Unram. Juara satu Catur Piala Undiksha diraih I Made Dodik Gunawan. Selain itu, juara satu majalah sekolah yang digelar Politeknik Bali direbut I Made Adi Premananda. Juara satu Speech C yang digelar IKIP Saraswati Tabanan disabet Sania Indri Wahyuni. Juara dua debat serta the best speakers di Undiksha diraih tiga siswa terbaik yakni Bhaskara Jaya, Sania Indri dan Sukma Natha Nia. Serta tidak ketinggalan pula prestasi di bidang Robotic meraih juara tiga. Dan yang tidak kalah hebat lagi Theater Jineng Smasta juga meraih nominasi film terbaik ketiga di ‘‘Balik Tirai Prada’’. Sebagai Pimpinan Produksi
Terbaik direbut Bagus Arya Dwi Maheswara. Selain itu, aktris pendukung terbaik, nominasi ketiga penulis naskah terbaik, nominasi sutradara terbaik ketiga dan juara ketiga happy acting. Dan terakhir, prestasi juara satu LKTI sejarah seJatim, Bali, dan NTB yang digelar Undiksha yang diraih Made Suda Cakra Wibawa, Ni Kadek Widya Kristyanti, dan Ni Ngh Deviyanti Wulan Pradnyani. Kepala SMA Negeri I Tabanan Dr. I Made Jiwa, M.Pd. mengucapkan selamat kepada para siswa yang berhasil meraih juara di bidang akademis dan non-akademis. Prestasi itu diharapkan bisa menjadi pemacu dan ‘‘virus’’ yang baik kepada siswa lainnya agar senantiasa termotivasi mendulang prestasi serupa. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para guru yang sudah membimbing para siswa sehingga anak-anak bisa menggapai gelar terbaik. Juga apresiasi disampaikan kepada para wali murid termasuk alumni.” katanya didampingi Wakasek Kesiswaan Mulyadi Djoyo Astowo, S.Pd. (ad1071)
15
Selasa Kliwon, 21 November 2017 Jadwal Pertandingan Liga Champions Rabu (22/11) dini hari --------------- Grup E ------------------------------------------------Spartak Moscow Sevilla
vs vs
Maribor Liverpool
1. Liverpool 2. Sevilla 3. Spartak Moscow 4. Maribor
4 4 4 4
2 1 2 1
2 2 1 0
0 13-3 1 8-8 1 8-5 3 1-14
8 7 5 1
--------------- Grup F ------------------------------------------------Manchester City Napoli
vs vs
Feyenoord Shakthar Donetsk
1. Manchester City 2. Shakhtar Donetsk 3. Napoli 4. Feyenoord
4 4 4 4
0 0 0 0
4 3 1 0
0 12-3 12 * 1 7-5 9 3 7-9 3 4 3-12 0
--------------- Grup G ------------------------------------------------Monaco Besiktas
vs vs
RB Leipzig Porto
1. Besiktas 2. Porto 3. RB Leipzig 4. Monaco
4 4 4 4
1 0 1 2
3 2 1 0
0 2 2 2
8-3 10 9-7 6 5-8 4 3-7 2
--------------- Grup H ------------------------------------------------Dortmund APOEL Nicosia
vs vs
Tottenham Real Madrid
1. Tottenham 4 3 1 0 10-3 10 * 2. Real Madrid 4 2 1 1 8-5 7 3. Dortmund 4 0 2 2 4-8 2 4. APOEL Nicosia 4 0 2 2 2-8 2 ---------------------------------------------------------------------------Ket. * : lolos ke babak 16 besar.
Demi Babak 16 Besar Sevilla -
Liverpool memerlukan kemenangan di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Rabu (22/11) dini hari nanti untuk memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Champions. Sementara tuan rumah Sevilla tak akan begitu saja memberikan tiga poin pada tamunya, karena kemenangan juga menjamin akan mereka tampil di putaran knock out. The Reds masih memimpin klasemen sementara Grup E dengan raihan 8 poin dari empat pertandingan. Sevilla di urutan kedua tertinggal 1 poin saja. Sementara peringkat ketiga Spartak Moscow (5) akan menjamu tim juru kunci Maribor (1). Tim mana pun yang memenangkan laga di Sevilla itu akan lebih tenang menghadapi laga pamungkas pekan depan. Pelatih Liverpool Jurgen Klopp bergantung pada Mohammad Salah dan Philippe Coutinho. Kedua pemain tersebut menunjukkan performa meningkat sepanjang beberapa pekan terakhir. Coutinho telah melupakan sakit hatinya pada manajemen the Reds setelah dirinya gagal pindah ke Barcelona pada bursa transfer lalu. Pemain Brazil itu menanggapi positif persoalan itu dengan berusaha tampil semaksimal mungkin di Anfield. Ia tidak menginginkan dirinya menjadi musuh nomor satu di Merseyside. Di sisi lain, Klopp juga tidak begitu saja mengumbar kritikan pada pemain
berusia 25 tahun itu agar atmosfir timnya kondusif. Sejak didatangkan dari Inter Milan pada 2013, Coutinho memang diakui sebagai pengatur serangan yang andal. Dia pantas mendapat proteksi istimewa karena diperkirakan Barca akan memberi penawaran lebih dari 100 juta euro tahun depan pada pemain itu. Setelah sembuh dari cedera, Coutinho memperlihatkan kualitasnya dengan menyumbangkan satu gol saat Liverpool menggulung Southampton 3-0 pekan lalu. Ini menjadi gol kelima pemain Brazil itu dalam tujuh kali penampilan Menghadapi laga krusial di Sevilla, Klopp juga bersandar pada mesin golnya, Salah. Pemain Mesir itu kini menjadi pencetak gol terbanyak liga dengan 9 gol. Salah didatangkan dengan transfer senilai 34 juta pound dari AS Roma pada awal musim. Ia mencetak dua gol ketika Liverpool menang 3-0 atas Southampton di Liga Inggris pekan lalu dan telah mencetak 14 gol dari 18 per-
tandingan di semua kompetisi sejauh ini. ‘’Secara fisik, dia sangat bugar,’’ tambah Klopp. ‘’Semua pemain lain menyukai dia dari hari pertama meski dia belum bermain. Mereka mengetahui bahwa mereka memiliki pemain yang benar-benar bagus di dalam skuad.’’ Klopp mengatakan penyerang Mesir itu jauh lebih kuat pada masa kerja keduanya di Inggris setelah 12 bulan yang tidak produktif saat masih membela juara bertahan Chelsea dua setengah tahun silam. Ironinya akhir pekan ini, Liverpool juga menyiapkan diri melawan Chelsea di liga. Tuan rumah Sevilla diuntungkan rekor pertemuan melawan Liverpool. Dalam dua pertemuan, Sevilla mampu memetik satu menang dan satu seri. Pertemuan terakhir dengan Liverpool terjadi pada awal babak penyisihan grup ini dengan menahan imbang 2-2 di Anfield. Pasukan Eduardo Berizzo baru saja dipaksa kerja keras di kandang sendiri
--------------- Liga Spanyol -----------------------------------------vs vs vs vs
Villarreal Deportivo Coruna Valencia Levante
1-1 3-2 0-2 0-2
--------------- Liga Inggris -----------------------------------------Watford
vs West Ham United 2-0
--------------- Liga Italia --------------------------------------------Benevento Crotone Inter Milan Sampdoria SPAL Torino Udinese
vs vs vs vs vs vs vs
Sassuolo Genoa Atalanta Bergamo Juventus Fiorentina Chievo Verona Cagliari
1-2 0-1 2-0 3-2 1-1 1-1 0-1
--------------- Liga Jerman ------------------------------------------FC Schalke Werder Bremen
vs Hamburg SV vs Hanover
2-0 4-0
--------------- Liga Prancis -----------------------------------------Bordeaux Lyon Caen
vs Olympique Marseille 1-1 vs Montpellier HSC 0-0 vs Nice 1-1
Tony Pulis
Bali Post/rtr
Pulis Dipecat
London Tony Pulis, Senin (20/11) kemarin dipecat dari kursi pelatih West Bromwich Albion setelah serangkaian hasil buruk yang menempatkan klub itu hanya satu poin di atas zona degradasi Liga Utama Inggris. Dia menjadi pelatih kelima yang harus meninggalkan jabatannya jauh sebelum kompetisi ini berakhir. Pria berusia 59 tahun itu tergolong pelatih yang berpengalaman. Setelah tiga tahun memimpin klub di Midland ini, nasibnya berakhir tragis kemarin. Asistennya, Gary Mason, selanjutnya akan menggantikan posisinya sebagai pelatih sementara sebelum klub memilih pelatih tetap. Pemilik klub West Bromwich Guochuan Lai dari Tiongkok jelas geram menyaksikan timnya dihajar 0-4 oleh Chelsea pada pertandingan Liga pekan lalu. Apalagi kekalahan itu terjadi di kandang mereka sendiri di The Hawthorns. Musim ini West Bromwich membuat kejutan dengan memenangkan tiga pertandingan awal. Namun setelah itu pasukan Pulis tak pernah meraih kesuksesan. Kemenangan 3-1 atas klub Liga II Accrington Stanley di Piala Carabao pada Agustus lalu menjadi kesuksesan terakhir. Kekalahan demi kekalahan itu menempatkan West Bromwich di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan koleksi 10 poin. Dalam 12 pertandingan, West Bromwich tercatat menelan enam kekalahan ‘’Keputusan tidak diambil begitu saja, namun selalu didasarkan atas kepentingan klub,’’ kata pejabat West Brom John Williams. Pulis yang sebelumnya menangani Stoke City dan Crystal Palace, musim lalu berhasil mengantarkan West Brom mengakhiri kompetisi dengan menempati posisi ke-10. Tapi ia kemudian mengikuti jejak Frank de Boer (Crystal Palace), Craig Shakespeare (Leicester City), Ronald Koeman (Everton) dan Slaven Bilic (West Ham) yang kehilangan posisi saat kompetisi baru menjalani setengah musim. (kmb39/rtr)
Bali Post/rtr
Petenis Rep. Ceko Jana Novotna saat tampil di Prancis Terbuka.
Kanker Renggut Jana Novotna
Praha Mantan juara Wimbledon Jana Novotna, Senin (20/11) kemarin meninggal dunia setelah bertarung melawan kanker. Peraih 16 trofi Grand Slam itu meninggal dalam usia 49 tahun. Petenis Rep. Ceko itu diketahui mengidap penyakit kanker sejak lama, laporan asosiasi tenis putri (WTA). Novotna yang masuk Hall of Fame 2005, dikelilingi sanak saudaranya saat mengembuskan napas terakhir di rumahnya di Rep. Ceko. Sepanjang 14 tahun berkarier di tenis pro, Novotna mengoleksi 24 gelar WTA di nomor tunggal dan 76 trofi di nomor ganda. Uniknya, ia hanya meraih satu trofi Grand Slam di tunggal pada 1998 di Wimbledon setelah kalah dua kali di final 1993 dan 1997. Ia mendapat simpati dunia saat
menangis akibat dikalahkan Steffi Graf di final 1993. Usai gantung raket, ia melanjutkan kariernya sebagai pelatih dan menjadi komentator pertandingan di televisi. Ia menangani petenis Prancis Marion Bartoli yang menjuarai Wimbledon 2013 dan petenis Rep. Ceko Barbora Krejcikova. Novotna juga menjadi Olimpian setelah meraih medali perunggu di nomor tunggal pada Olimpiade Atlanta 1996. Bersama Helena Sukova, ia menyumbang medali perak di nomor ganda putri di pesta olahraga empat tahunan itu. Pasangan itu juga meraih medali perak di Olimpiade 1988. Novotna dan Sukova juga memberi poin saat tim Cekoslovakia mengalahkan Uni Soviet di final Piala Fed pada tahun itu juga. (kmb39/rtr)
Italia Tersingkir, Tavecchio Mundur
Roma Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) Carlo Tavecchio, Senin (20/11) kemarin mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan itu diambil sepekan setelah tim nasional Gli Azzurri gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2018. Presiden asosiasi wasit Marcello Nicchi mengatakan kepada wartawan bahwa Tavecchio telah menyatakan berhenti dalam sebuah pertemuan di markas besar FIGC di Roma, kantor berita AGI melaporkan. Tavecchio (74) berada di bawah tekanan untuk turun setelah Italia hanya bermain imbang tanpa gol di kandang
sendiri melawan Swedia pekan lalu. Hasil imbang di San Siro membuat Italia kalah keseluruhan 0-1. Hasil buruk itu membuat Italia gagal lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1978. Pelatih timnas Gian Piero Ventura dipecat pada Kamis lalu. Tavecchio diangkat menjadi Presiden FIGC pada Agustus 2014, menggantikan Giancarlo Abete. Ironinya, Abete saat itu mengundurkan diri karena Italia gagal lolos penyisihan Grup Piala Dunia 2014 di Brazil. Tavecchio kemudian diangkat kembali menjadi Presiden FIGC pada Maret karena dinilai baik kredibilitasnya. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/rtr
Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) Carlo Tavecchio.
saat menang 2-1 atas Celta Vigo di kompetisi Liga Spanyol pekan lalu. Menghadapi Liverpool, Sevilla kehilangan Nicolas Pareja dan Dan-
Bali Post/rtr
iel Carrico yang cedera. Harapan kemenangan tim tuan rumah terdapat pada penyerang Steven N’Zonzi. (kmb39/rtr/ant)
Inter Pangkas Jarak
Hasil Pertandingan
Athletic Club Malaga Espanyol Las Palmas
Penyerang Liverpool Mohamed Salah.
Milan Dua gol Mauro Icardi di babak kedua memberi kemenangan Inter Milan 2-0 atas tamunya Atalanta pada pertandingan Serie A Liga Italia, Senin (20/11) kemarin. Inter memangkas jarak dengan pimpinan klasemen Napoli tinggal dua poin saja. Tambahan tiga poin di Stadion San Siro kemarin, mengantarkan Inter mengoleksi 33 poin dari 13 pertandingan. Tim asuhan Luciano Spalletti tertinggal 2 poin dari sang pemuncak Napoli yang menundukkan AC Milan 2-1 dan unggul 2 poin atas sang juara bertahan Juventus yang diluar dugaan ditaklukan Sampdoria 3-2. Icardi kini mengoleksi 13 gol dari 13 pertandingan. Penyerang Argentina itu membawa Inter memimpin
pada menit ke-52 ketika ia menjauhi pengawalnya untuk menyambar bola tendangan bebas Antonio Candreva. Ia kembali mencetak gol melalui sundulan kepala dari umpan silang Danilo Ambrosio pada menit ke-60. Juve tertinggal 0-3 di markas Sampdoria sebelum gol-gol di fase akhir pertandingan yang dibukukan Gonzalo Higuain, melalui penalti, dan Paulo Dybala membuat skor menjadi tidak terlalu menyakitkan bagi Si Nyonya Tua. Gol Sampdoria dihasilkan Duvan Zapata, Lucas Torreira dan Gian Marco Ferrari. Juventus mengistirahatkan kiper Gianluigi Buffon dan bek Andrea Barzagli. Sebelumnya kedua pemain tersebut mengonfirmasi pensiunnya dari sepak bola internasional setelah Italia disingkirkan Swedia di playoff Piala Dunia. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/rtr
PEMBUKA - Penyerang Inter Milan Mauro Icardi menyundul bola untuk gol pembuka timnya melawan Atalanta.
Dimitrov Raih Gelar ATP Finals
London Grigor Dimitrov meraih gelar terbesar selama kariernya dengan memenangi turnamen turnamen ATP Finals setelah mengalahkan petenis Bulgaria David Goffin 7-5, 4-6, 6-3 pada Senin (20/11) kemarin. Petenis berusia 26 tahun itu bangkit dari kecolongan dua servis games pembuka. Pertarungan itu berjalan tidak mudah dan memakan waktu dua setengah jam melawan Goffin yang mampu menyelamatkan empat match point sebelum akhirnya tumbang. Dimitrov yang tak terkalahkan dalam perjalanannya pekan ini di turnamen di Stadion London, mengantongi 2,5 juta dolar AS dan meroket ke posisi peringkat tiga dunia di belakang Rafael Nadal dan Roger Federer. ‘’Ini menjadi pekan yang luar biasa bagi saya,’’ kata Dimitrov yang menjadi petenis pertama yang menjuarai turnamen ini pada debutnya. Prestasi mengesankannya itu mengikuti jejak petenis Spanyol Alex Corretja yang mengalahkan petenis rekan senegaranya Carlos Moya pada 1998. ‘’Pekan ini menjadi satu dari pekan terbaik yang pernah saya alami,’’ tambahnya. Beruntun Pasangan petenis Finlandia Henri Kontinen dan John Peers asal Australia
memenangi gelar kategori ganda di ATP Finals untuk tahun kedua secara beruntun. Ganda Finlandia dan Australia itu mengalahkan pasangan peringkat kedua dunia Lukasz Kubot dan Marcelo Melo dengan skor 6-4, 6-2 pada final kemarin yang berlangsung selama 70 menit. Kontinen dan Peers kalah pada pertandingan pembukaan yang berformat round robin namun kemudian menjadi pasangan pertama yang sukses mempertahankan gelar di turnamen penutup
musim, sejak Bob Bryan dan Mike Bryan melakukannya pada 2003-2004. Ini merupakan gelar kelima di tahun ini untuk Kontinen dan Peers, termasuk kesuksesan perdana mereka di ajang Grand Slam di Australia Terbuka. Kubot yang berasal dari Polandia dan Melo (Brazil), yang mengalahkan Kontinen dan Peers pada semifinal Wimbledon, tidak pernah terlihat akan memberikan ancaman serius sepanjang pertandingan. (afp/ant)
Petenis Bulgaria Grigor Dimitrov menjuarai ATP Finals.
Bali Post/rtr
olah raga
16
Selasa Kliwon, 21 November 2017
Laga Lawan Guyana Jadi Persembahan untuk Choirul Huda
Jakarta (Bali Post) -
Bali Post/ist
ANGKAT RODA - Para peserta melakukan atraksi mengangkat roda belakang motornya pada kontes free style yang digelar Pengprov IMI Bali di Pantai Mertasari, Sanur, beberapa waktu lalu.
Arianta dan Gunak Juara Kontes ’’Free Style’’
Denpasar (Bali Post) Arianta dari Bali Timur dan Gunak asal Bali Barat keluar sebagai juara dalam kontes free style sepeda motor di Pantai Mertasari, Sanur, Minggu (19/11) lalu. Untuk Bali Timur, juara II direbut Jony SF, Bayu Bj, Krisna, dan Gusnick. Sedangkan di wilayah Bali Barat, juara II diraih Gendut, kemudian Angga Dwi, Agung Maruti, dan Egi Sp. Untuk kategori wanita juaranya Emamananue. Koordinator Wayan Sukada, di Denpasar, Senin (20/11) kemarin menerangkan, wilayah Bali Timur meliputi Denpasar, Gianyar, Bangli, Klungkung, dan Karangasem. Sementara Bali Barat meliputi Badung, Tabanan, Jembrana, Buleleng. ‘’Hajatan Pengprov IMI Bali ini, totalnya diikuti 60 peserta, dan dua kontestan wanita,’’ jelas Sukada. Dikemukakan, selama ini free style makin digandrungi di Buleleng, termasuk dua peserta wanita juga berasal dari Buleleng. Karena itu, pihaknya berniat menggelar event serupa, di Buleleng, Desember mendatang. Reli Wisata Hajatan lainnya yang digelar IMI Bali, yakni Reli Wisata pada akhir pekan lalu, mulai pagi sampai malam hari. Hasilnya, untuk juara kategori umum adalah Gusti Lanang W/Aditya Surya/Dani faisal (Kaltim), disusul Gusta Priya/Adinta Santosa/Candra Hadiqadriman (DIY), serta dr. Satya Husada/dr. Surya Haksara/Nur Ariza Prawira (Jatim), dan Suryo Putranto/Suryo Prihatmanto/Rizk Eka Adikara (Jatim). Kategori seeded B, juaranya Noor Alawiyah/Wenda Lussy/Febby Sukmaraga (Kaltim), disusul Anggara Putra/ Nyoman Adi Artha/Andra Wiguna (Bali), dan juara III Sabri/Gunawan/M. Yanis (Sulsel). Untuk kategori pemula, juaranya Vito Siagian/Susila Hutama/Iskandar (Jatim), kemudian IB Putra W/IB Krisna DP/I Gusti Agung Surya Adi (Bali), serta Ni Made Santi Adiyani/Siska Permanasari/ Luh Putu Eka Suryaningrum (Bali). (022)
Bali Post/ist
BERTAHAN - Pebiliar Bali yang masih bertahan pada Kejurnas Biliar 2017 di Redball Billiard and Cafe, Cikarang, Jakarta adalah Desak Raka Kasih Ariati, yang turun di nomor bola-10 perorangan putri.
Pebiliar Bali Berguguran di Kejurnas Denpasar (Bali Post) Pebiliar Bali berguguran pada Kejurnas Biliar 2017 di Redball Billiard and cafe di Cikarang, Jakarta, Senin (20/11) kemarin. Hanya Desak Raka Kasih Ariati yang masih bertahan di Kejurnas ini. Pebiliar Awan Parasola yang turun di bola-8, sempat menang WO ketika melawan Sandy (Banten), bahkan mampu mengalahkan Rusdi (Kaltim) 7-4 di babak selanjutnya. Namun kemudian Awan dicukur Arun (Kalbar) 0-7. Atlet senior Yudarman yang turun di bola-8 juga gugur. Yudarman sempat unggul atas Agus (Sumsel) 7-4, kemudian menundukkan Noor Hidayatullah 7-5, namun langkah berikutnya dia dikalahkan Edward (DKI) dengan skor 5-7. Made Marsel Tirta yang turun di bola-10, mengalahkan Chandra (Riau) 9-2, kemudian menang atas Leo (Gorontalo) 9-4, tetapi langkah Made Marsel Tirta dihentikan Irwanto (Sultra) dengan skor 6-9. Irwan Limardi yang turun di bola-10 juga bernasib sama. Irwan sempat menundukkan Rahmat Mulyadi (Bengkulu) 9-7, selanjutnya memetik kemenangan atas Wendy (Kepri) 9-4. Namun langkah berikutnya Irwan dikalahkan Jendy (Kalsel) 8-9. Di nomor English Billiard, pebiliar Bali Ketut Erawan langsung ditundukkan Malando (Sumut) 0-3. Atlet Bali lainnya, Gede Putrawan, menundukkan Marcus 3-0, tetapi berikutnya Putrawan ditundukkan Jaka (Sumut) 1-3. Untuk nomor bola-10 putri, Dhitya Octora ditundukkan Anita Kanjaya (Jabar) 6-7, dan sampai saat ini pebiliar Bali yang masih bertahan adalah Desak Raka Kasih Ariati. Desak Raka yang juga turun di bola-10 menaklukkan lawannya Cahyanti (Jambi) dengan skor 7-2. (022)
Tim nasional Indonesia akan mendedikasikan laga versus Guyana pada Sabtu 25 November nanti untuk pemain Persela Lamongan Choirul Huda yang meninggal dunia seusai timnya menghadapi Semen Padang pada pertengahan Oktober lalu. ‘’Laga itu kami persembahkan kepada Choirul Huda sebagai penghormatan atas totalitas dan dedikasinya untuk sepak bola nasional. Ini juga sekaligus respons kami atas surat khusus dari FIFA yang juga menyampaikan belasungkawa dan penghormatan kepada almarhum Huda,’’ ujar Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (20/11) kemarin. Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sengaja memilih laga Indonesia kontra Guyana menjadi momen untuk memberikan penghargaan kepada Choirul Huda. Selain karena pertandingan ini berlabel laga resmi FIFA, partai tersebut juga merupakan pertandingan internasional terakhir Indonesia pada 2017. Adapun penghargaan itu
akan diterima langsung oleh keluarga Choirul Huda di lokasi berlangsungnya Indonesia versus Guyana, Stadion Patriot Candrabaga, Bekasi, Jawa Barat. Selain untuk Choirul Huda, PSSI juga akan menyerahkan penghargaan kepada legenda sepak bola Indonesia lainnya yang turut diundang ke stadion. ‘’Ini akan menjadi hari dan momen yang sangat penting bagi sepak bola nasional. Kami juga mengajak para suporter untuk datang dan menyaksikan momen ini secara langsung ke stadion,’’ kata Ratu Tisha. Laga timnas Indonesia kontra Guyana akan digelar di Stadion Patriot Candrabaga, Bekasi, Jawa Barat, setelah sebelumnya direncanakan berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat. Rencananya laga akan
dilangsungkan pada pukul 18.30 WIB. Di laga itu, PSSI juga akan melelang seragam kiper timnas bernomor punggung satu
dengan nama Choirul Huda yang ditandatangani para pemain timnas dan sejumlah legenda sepak bola Indonesia. Lelang terbuka akan dimulai
hari Selasa (21/11) melalui laman resmi PSSI. Seluruh hasil lelang nantinya diberikan kepada keluarga almarhum Choirul Huda. (ant)
Bupati Badung Cup II/2017
Perkanthi dan Bhara Putra ke Semifinal Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Putra Perkanthi Jimbaran dan Bhara Putra Baha melenggang ke babak semifinal turnamen Bupati Badung Cup II/2017 setelah mengalahkan lawan-lawannya pada babak delapan besar, Senin (20/11) kemarin. Putra Perkanthi menundukkan Pesanku Kuta dengan skor 3-2 melalui adu penalti dan unggul keseluruhan 5-4 di Lapangan Samudra Kuta. Sedangkan Bhara Putra menaklukkan Ultra FC Pecatu 2-0 di Lapangan Dalung. Dua gol kemenangan Bhara Putra hasil bidikan Yuda Parta, ketika pertandingan yang dipimpin wasit Wayan Mudita baru bergulir tiga menit. Pemain Bhara Putra Andre Dwi menggandakan kemenangan timnya di menit ke-34 setelah gocekannya yang mengarah ke gawang gagal diselamatkan kiper Ultra FC Pecatu Yoga Antara. Laga lainnya menyajikan dua tim tangguh Putra Perkanthi melawan Pesanku Kuta. Partai ini sejatinya layak
final, namun kedua tim harus bentrok di babak delapan besar. Sebagai juara bertahan, Putra Perkanthi langsung unggul 2-0 melalui sepakan Abdi Pranata di menit ke-5 yang tak mampu diantisipasi kiper Pesanku Soma Antara. Bomber Dika Arimbwa menggandakan keunggulan timnya di menit ke-25, hingga tim polesan Nyoman Sujata, memimpin 2-0. Babak kedua baru bergulir dua menit, Pesanku mendapatkan hukuman penalti. Kapten Warih Sentanu yang menjadi algojo sukses memperdaya kiper Putra Perkanthi Adi Sumarjana. Pemain Pesanku Angga Pratama mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit ke-55. Kedudukan imbang 2-2, tensi pertandingan makin memanas. Puncaknya di menit ke-62, pemain Putra Perkanthi tak puas dengan keputusan wasit Putu Joniartha. Bahkan, para pemain Perkanthi sempat menepi ke pinggir lapangan, seraya meminta supaya diganti wasit Joniartha. Namun,
panpel tak mengabulkan, dan pertandingan dilanjutkan kembali. Kedudukan akhir pun tetap 2-2, hingga dilanjutkan babak tambahan waktu 2 x 7,5 menit, skor tetap imbang 2-2, dan akhirnnya dilakukan adu penalti. Dua eksekutor Pesanku yakni Sony Rismawan dan Edi Darmadi yang sukses memperdaya kiper Perkanthi Adi Sumarjana, dan tiga algojo lainnya yang gagal adalah Angga Pratama, Warih Sentanu, dan Reza. Di kubu Perkanthi, tiga algojo yang sukses menggetarkan jala kiper pengganti Rama Ditya, yakni Jeno Wilyantara, Eko Prasetya, dan Antara. Pelatih Perkanthi Nyoman Sujata mengakui, penampilan asuhannya menjadi emosi pascadiganjar penalti. ‘’Saya sarankan panpel menugaskan pengadil lapangan yang berkualitas,’’ ungkapnya. Di sisi lain, pelatih Pesanku Nyoman Oka Triana menjelaskan, timnya unggul dalam permainan, tetapi nasibnya apes pada laga adu penalti. (022)
Kejurnas Panjat Tebing Perebutkan 21 Medali Emas
Yogyakarta (Bali Post) Yogyakarta mendapat kepercayaan dari Federasi Panjat Tebing Indonesia sebagai tuan rumah Kejuaraan Nasional Panjat Tebing yang digelar di kompleks Stadion Mandalakrida Yogyakarta pada 19-25 November 2017. Ketua Panitia Kejurnas Panjat Tebing Heri Indrianto saat pembukaan Kejurnas Panjat Tebing di Kompleks Stadion Mandalakrida Yogyakarta, Senin (20/11) kemarin, mengatakan ada sebanyak 249 atlet dari 29 provinsi yang bertanding dalam kejuaraan berskala nasional itu. ‘’Mereka akan memperebutkan 21 medali emas,’’ kata Heri.
Menurutnya, sesuai rencana perhelatan Kejurnas Panjat Tebing awalnya akan dilaksanakan di Bali. Namun, rencana itu berubah karena saat persiapan terhalang musibah di Gunung Agung. Ia menyebutkan ada sebanyak tiga nomor yang dilombakan dalam kejusnas tersebut yakni speed, lead, dan boulder. Heri mengatakan penyelenggaraan Kejurnas Panjat Tebing ini sekaligus menjadi tolok ukur pembinaan atlet di setiap daerah. ‘’Kami juga hendak melihat sejauh mana keberhasilan pembinaan atlet di tingkat daerah,’’ katanya. Manajer Kompetisi Pengurus Pusat Federasi Panjat
Tebing Indonesia (FPTI) Pontas Sitanggang mengatakan ajang Kejurnas Panjat Tebing itu sangat penting untuk mengetahui sejauh mana prestasi yang dapat diraih masing-masing atlet di daerah. ‘’Atlet berprestasi dalam kejurnas berpotensi menjadi wakil Indonesia di ajang Asian Games 2018,’’ katanya. Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X mengatakan kejurnas tersebut akan berfungsi sebagai sarana membangun silaturahmi, komunikasi, dan mengukur pembinaan. ‘’Ini sekaligus menjaring bibit berprestasi dan menjadi motivasi di daerah agar meningkatkan prestasi,’’ kata Paku Alam X. (ant)
Bali Post/ant
KUALIFIKASI - Peserta dari Jawa Timur mengikuti kualifikasi kelas ‘’lead’’ saat Kejurnas Panjat Tebing XVI di arena Panjat Tebing Kompleks Stadion Mandalakrida, DI Yogyakarta, Senin (20/17) kemarin. Kejurnas Panjat Tebing XVI diikuti 249 atlet dari 29 provinsi memperebutkan 21 medali emas dari 21 nomor, berlangsung hingga 25 November 2017.
Indonesia Hanya Kirim Tim Putri di Kejuaraan Dunia Boling
Jakarta (Bali Post) Persatuan Boling Indonesia (PBI) mengirimkan tim putri yang terdiri atas enam atlet dalam Kejuaraan Dunia Boling di Las Vegas, Amerika Serikat pada 24 November - 4 Desember demi mencapai prestasi dalam Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. ‘’Kami ingin mengikutsertakan atlet-atlet ke sebanyak mungkin kejuaraan internasional sesuai dengan program kepengurusan kami,’’ kata Ketua Umum Pengurus Besar PBI Suryo Bambang Sulisto dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (20/11) kemarin. Enam atlet putri yang akan mengikuti Kejuaraan Dunia Boling adalah Tannya Roumimper, Sharon Limansantoso, Putty Insavilla Armein, Nadia Pramanik, Novie Phang, dan Aldila Indryati. Mereka akan
Bali Post/ant
PERSAHABATAN - Pesepak bola Timnas Indonesia Boaz Salossa (tengah) berebut bola dengan pesepak bola Timnas U-23 Suriah Ahmad Alghalab (kanan) pada pertandingan laga persahabatan Timnas Indonesia melawan Timnas U-23 Suriah, di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, pekan lalu. Timnas kembali memainkan laga persahabatan melawan Guyana sekaligus penghargaan pada mendiang kiper Persela Choirul Huda.
didampingi pelatih asing PBI Purvis James Granger dan pelatih dalam negeri Thomas Tan dalam kejuaraan yang diikuti 42 negara itu. ‘’Kami tetap menggelar program pelatnas selepas mengikuti SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia pada Agustus sebagai persiapan kami mengikuti kejuaraan dunia,’’ kata Manajer Tim Boling Indonesia Ronny Arnold Mandagi. Ronny mengatakan, Kejuaraan Dunia Boling 2017 akan menjadi salah satu ajang seleksi tim inti boling Indonesia yang akan mengikuti Asian Games 2018. ‘’Atlet utama putri kami sebanyak tujuh orang. Kami akan memilih enam atlet untuk masuk dalam tim Asian Games,’’ kata Ronny. Atlet boling putri Tannya Romimpier mengatakan Kejuaraan Dunia Boling 2017 di Las Vegas
akan menjadi kesempatan Indonesia untuk memantau kekuatan tim lawan yang akna mengikuti Asian Games 2018. ‘’Kami memang harus mengikuti kejuaraan di Las Vegas karena tim-tim dari Korea Selatan, Singapura, dan negara-negara kuat lain di Asia akan menyertakan atlet-atlet utama mereka,’’ kata Tannya. Tannya berharap dapat menyumbang medali dalam pertandingan tim bagi kontingen Merah-Putih dalam Asian Games ke-18 karena tidak ada nomor pertandingan individu dalam pertandingan boling. Indonesia tidak mengirim tim putra dalam Kejuaraan Dunia Boling 2017 menyusul kejuaraan kualifikasi kejuaraan dunia itu berlangsung ketika Indonesia menggelar Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat pada 2016. (ant)
Bali Post/kmb
KONTROL — Kapten Pesanku Kuta Gede Warih Sentanu (depan) mengontrol bola diganggu lawannya dari Putra Perkanthi Jimbaran pada babak delapan besar, di Lapangan Samudra Kuta, Badung, Senin (20/11) kemarin.
Sepak Bola Putri Bali Targetkan ke Delapan Besar
Denpasar (Bali Post) Tim sepak bola putri Bali yang dipersiapkan berlaga pada Pertiwi Cup V/2017 di Palembang, Sumsel, 4-15 Desember mendatang, mematok target awal lolos ke babak delapan besar. Tim Bali sendiri berada di Grup C bersama juara bertahan Papua dan Bengkulu. Pelatih Sandika Pratama telah usai menyeleksi skuad tim sepak bola putri Bali di Lapangan Damar Cakti, Pemecutan, Senin (20/11) kemarin. Dijelaskannya, kontestan Pertiwi Cup yakni 13 tim, dan jika Bali mampu mengalahkan Bengkulu, otomatis melenggang ke babak delapan besar. ‘’Jadi, target awal kami, kalau bisa menaklukkan Bengkulu, kami melaju ke babak delapan besar. Sebab, dua tim yang diambil dari Grup C yakni juara dan runner-up grup,’’ jelas Sandika. Sandika menyeleksi 31 pemain, dan telah memulangkan 9 pemain, kemarin. ‘’Sampai sekarang tinggal 22 pemain, dan kami ingin pembentukan tim definitif hanya dihuni 18 pemain,’’ katanya. Sandika bakal melanjutkan seleksi pemain di Stadion Ngurah Rai, Selasa (21/11)
Bali Post/022
Sandika Pratama
ini. Diakuinya, skuad sepak bola putri Bali dominan pelajar, dan mereka umumnya memiliki dasar permainan futsal. ‘’Memang ada pesepak bola putri dari Petang, yang biasa bermain bola bersama lelaki,’’ tuturnya. Ia pun mengakui waktunya terlalu mepet, padahal dirinya harus menyeleksi pemain, ditambah mengagendakan uji coba, minimal dua kali sebelum bertolak ke Palembang. ‘’Para pemain punya dasar futsal, mereka perlu diajar pola permainan hingga penggenjotan fisik,’’ pesannya. (022)
Muller Raih Kemenangan Kedua TdS
Dharmasraya (Bali Post) Robert Muller meraih kemenangan kedua di Tour de Singkarak (TdS) 2017 setelah menjadi yang tercepat pada etape tiga dari Muaro Sijunjung finis di Gelanggang Olahraga Dharmasraya, Sumatera Barat, Senin (20/11) kemarin dengan catatan waktu 04:03:53. Pembalap asal Jerman yang memperkuat Embrace The World Cycling Team ini unggul dua detik dari pembalap yang finis urutan dua yaitu Choon Huat Goh dari Terengganu Cycling Team dan posisi tiga Samuel Volkers dari CCN Cycling dengan waktu 04:03:59. ‘’Ini yang kedua,’’ teriak Robert Muller setelah memasuki garis finis. Meski terlihat gembira, pembalap asal Jerman itu tidak bisa menyembunyikan kegelisahannya karena cuaca di Dharmasraya cukup panas. Beruntung setelah memasuki finis pihak pemadam kebakaran setempat menyemprotkan
air kepada semua peserta. Bahkan, Muller bersama dengan pembalap lainnya berdiam diri cukup lama di bawah guyuran air yang terus disemprotkan. Bahkan untuk masuk paddock pembalap harus dipanggil oleh tim pendukung yang mengawal jalannya perlombaan. ‘’Sangat berat balapan hari ini. Cukup panas. Tapi saya senang bisa meraih kemenangan yang kedua,’’ kata Muller dengan tersenyum. Sebelum menjadi yang terbaik di Dharmasraya, pembalap dengan nomor start 122 ini juga menjadi yang terbaik di etape pertama yang finis di Pantai Padang. Meski dua kali meraih kemenangan, Muller pada klasemen umum tetap terlempar dari posisi sepuluh besar. Dengan kemenangan ini, Muller berhak menyadang predikat raja sprint (green jersey) setelah mampu mengumpulkan 47 poin
atau mengambilalih posisi Daniel Whitehouse dan CCN Cycling Team yang saat ini tertahan di posisi dua klasemen dengan raihan 20 poin. Untuk predikat raja tanjakan (polkadot jersey) hingga etape tiga masih dipegang oleh pembalap asal Tabriz Shahrdary Team, Khalili Khorsid, dengan raihan 15 poin. Sedangkan posisi dua dipegang rekan satu timnya, Ghader Mizbani, yang mengumpulkan 12 poin. Ghader hingga saat ini tetap memegang yellow jersey tanda sebaga pembalap yang unggul di klasemen keseluruhan. Sementara itu untuk pembalap Indonesia tercepat di etape tiga adalah Imam Arifin dari KFC Cycling Indonesia yang finis urutan empat dengan waktu 04:05:17. Dengan demikian untuk pemegang red wahite jersey tidak berubah yaitu rekan satunya, Jamal Hibatulloh. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Selasa Kliwon, 21 November 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Join us! PT.Clipan Finance Dibuka: Staff Surveyor(CMO) & Supervisor,Umur Max.30Thn, mmliki SIM A,Info:081212420396
PT.ABC Cr Supir(P,SMU/K,B1/A) Sales(P/W,SMU/K)lam.Jl.Gatsu Timur No.7 Dps 0361-462568
B.BP.001.11.17.0000975
B.BP.164.11.17.0001058
B.BP.001.11.17.0000909
B.BP.001.11.17.0000968
B.BP.004.11.17.0001052
Dicari Housekeeping Villa Hub.0811392894
B.BP.154.11.17.0001050
Dcr Kry Pria bisa Nyetir u/Laundry 081238563697
B.BP.154.11.17.0001048
Dibut Admin bs Account dikit Hub.WA 0815-4749-7086 Jl.G.Kalimutu
B.BP.001.11.17.0001049
FOTOCOPY
Bth Pelaksana Proyek Perumahan S1 Sipil/Arsitek, Pgnlm 2th. !Dcr Sopir SIM B1 utk Cargo CV ke proyekhrd@yahoo.com Hub:0361427555,081338781418
Dcr kary.serabutan tgl dlm,Kedonganan.082147038579
B.BP.004.11.17.0000973
MITSUBISHI
B.BP.001.11.17.0000976
B.BP.154.11.17.0001047
SERVICE
FURNITURE
B.BP.001.11.17.0000969
BENGKEL LAS
B.BP.164.11.17.0001055
PELUANG BISNIS
0813.375.61.687 C.0000747-p.bis
SERVICE
SERVICE
Free
PINJAMAN
n
Desig
Money Back Guarantee �
BIRO JASA
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C.0000354-srv
ATASI :
WC Garansi 1 bulan
081338013066 C.0000869-BRJ
BIRO JASA
B.BP.001.11.17.0001062
Djl BUC tnh 9A lok.Pejeng, area villa, Jalan Utama,View sungai, 10mnt dri pusat Ubud 210jt/are Hp/WA:08113990054/081239677767
DISEWAKAN RUMAH DIJUAL VILLA Dikont Rmh Jl Tkd Barito, Renon Jual Villa Lt2,2Kt,2Km,Living, Fas.lengkap.Hub.087860100329 Pool Lok.Seminyak 081337995188
B.BP.001.11.17.0000856 Dicari Kurir Tahu Jalan, Punya L300 Pikup 09 mulus Hrg 97jt B.BP.001.11.17.0000966 B.BP.001.11.17.0001045 Jual tnh 3A blk Indosat, 1,9A B.BP.001.11.17.0001053 Sepeda Motor.Telp:085100420338 B.BP.166.11.17.0001060 Hb:081246581110 Grenkori Ubung Dikontrkan Rmh Style Villa B.BP.001.11.17.0000986 Lok.Jl.Taman Sari 081337995188 Dcari Sopir pribadi bisa Metic Cr Roomboy &Security brsrtfkt B.BP.001.11.17.0000974 B.BP.001.11.17.0001043 Nuansa Kori III No.3 Green Kori Hubungi segera :081808830830 Dicari Adm Ktr Pend SMA/SMK bs Indi Hotel Jl.Danau Buyan 33Snr KEHILANGAN Tnh 10A cck u/Restaurant, villa Ubung Hub:082255779195(Astrid) SUZUKI B.BP.001.11.17.0000971 Komp Krm ke solingen.audit@gma B.BP.001.11.17.0000978 Hlg SHM No:HM 00066, a/n lok.Kaba-Kaba Hp.081337995188 B.BP.001.11.17.0000988 Splash GL Th’2012 Silver Dcr Krwyn Minimarket min SMU Urgent Housekeeping Staf Needed il.com/Jl.Cokroaminoto No.61 D B.BP.001.11.17.0001044 I Wayan Djoka,Ds. Dauh Puri, B.BP.001.11.17.0000983 Tangan 1 Hub.087862270180 BUC Dikont Rmh LT II Cocok utk for a Private Villa,Good EngIndi Hotel Jl.Danau Buyan 33Snr Dcr Pkrj Serabutan utk Laundry Kec.Dps Barat, LT 250m2 B.BP.001.11.17.0000977 B.BP.001.11.17.0001042 Kantor, Jl.Nangka Utara No.295 lish Experience, 081805518196 DIJUAL RUMAH B.BP.001.11.17.0000982 B.BP.001.11.17.0000923 (Laki2).Lmrn Krm ke Jl.P.Moyo Dcr Tng Laki2,SMA/K Akutansi Hub:08123928964/421447 HONDA Djl Rmh baru Siap huni Dalung Perum Jadi Pesona 2B Dps, Hub.081239979088-087861895055 Cr Pembantu Villa Simyak Cwek B.BP.001.11.17.0001018 KONSULTASI HRV’2016+CRV 2.4’2009+12+14+ BU Hrg.580jt,Hub.082147454248 B.BP.164.11.17.0001057 yg sdh prnh krj 082146555765 0361720715 DISEWAKAN TOKO F’shui Rmh Tnh laku 7hr.Bisnis B.BP.164.11.17.0001054 B.BP.001.11.17.0000970 B.BP.004.11.17.0001051 Navara’12+BMW’10+G.Cherokee’12 Dbthkn Sgera Manager, Marketing, goyang bangkit.ICU koma sadar. Dikont Toko di Jl.Atena & Kamar Hanya dg 595 sdh dpt Rmh Siap RR Evoque’13+Mini Cooper’2013 Dicari PRT/Karyawan/i Hub:0361 Dcr Sopir brpengalaman min SMU Accouting u/Rest di Renon Freed PSD Th’2013 Putih AT DK IndiHotel Jl.Danau Buyan 33Snr 298439 almt Br.Batuan Sukawati Escape’2010 Hub.085737180911 VIP Bs Tukar,085100856999 Prbd Huni,Siulan Pntih, 081558041018 Kost di Kerobokan.081916268880 Jamin.Ir.Marthen, 08980989289 081246777700/087862110221
0,7%
- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS
DIJUAL TANAH Tnh Nempil 250Jt/A, Jl.Besakih Pondok Citra Pmogan 08123871809
DIJUAL MOBIL
Kredit Bunga
RAJA BUNTU
B.BP.001.11.17.0000965
B.BP.001.11.17.0000963
HOT PROMO
BIRO JASA
YAMAHA
Dijual Motor Yamaha Jupiter 2007 Hub: 08123840869
Usaha Garment membutuhkan Segera Tailor/Penjahit, Pengepul Jahitan Yang Berminat Hub:08124625291/087863459282. Area Kerobokan Kelod
** Supir M.Box,Hub: Jl.Gadung No.81 Kreneng - Denpasar
Bth Cpt Sales,Hub:081353314754 email: tacohplbali@gmail.com
B.BP.001.11.17.0000979
DIJUAL MOTOR
B.BP.001.10.17.0001449
Dcr PRT Tdr Dlm Gj 1,5 Bersih Perbulan Hub.082 144 519 900
LOWONGAN “Dcr Sgr!!! SPG Gj 2.250+Bns di Nusa Dua Telp.08214554844 (Pak Leo)”
TOYOTA
B.BP.001.11.17.0000980
Bth Customer Service (Pr max.25 th)&Trainer Spa(Pr max 35th)H: 081-9330-65331/081-3373-27057
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Avanza G’05 samsat baru H.84jt Jl.Soka Kertapura 2/4,0817555449
Dcr SPG Min.SMU Max 27Th,Jujur Penampilan Menarik, Rajin, Penempatan Kuta&Nusa Dua Gj1,8Jt Hub Lusi 082144355655
B.BP.001.11.17.0000845
Informasi pasang iklan Telepon
C 0000051 bkl
B.BP.164.11.17.0001056
DIJUAL MOBIL
B.BP.164.11.17.0001059
JASA KONSTRUKSI
B.BP.001.11.17.0000962
RUPA-RUPA
B.BP.004.11.17.0000985
SPA
EKONOMI
18
Selasa Kliwon, 21 November 2017
Pengendalian Inflasi 2017 Hadapi Beberapa Tantangan Jakarta (Bali Post) Pengendalian inflasi di Indonesia pada 2017 menghadapi beberapa tantangan, baik berasal dari eksternal maupun domestik, sehingga perlu diwaspadai dan dimitigasi sejak dini. Tantangan dari eksternal terutama terkait dengan kenaikan harga komoditas global. Sementara tantangan domestik berasal dari kelanjutan kebijakan reformasi subsidi energi yang lebih tepat sasaran, berupa penyesuaian harga untuk pelanggan listrik dengan daya 900 VA. Demikian disampaikan Direktur Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI) Yoga Affandi saat Pelatihan Wartawan Daerah Bank Indonesia 2017 di Jakarta, Senin (20/11) kemarin. Pemerintah dan Bank Indonesia menyepakati enam langkah strategis untuk menjaga inflasi agar tetap berada dalam kisaran 4±1 persen. Untuk mewujudkan hal tersebut, ada enam upaya yang dilakukan yaitu menekan laju inflasi volatile food (VF) hingga di kisaran 4-5 persen melalui penguatan infrastruktur
logistik pangan di daerah, khususnya pergudangan untuk penyimpanan komoditas. Membangun sistem data lalu lintas barang, khususnya komoditas pangan. Penggunaan instrumen dan insentif fiskal untuk mendorong peran pemerintah daerah dalam stabilisasi harga. ‘’Ada pula dengan cara mendorong diversifikasi pola konsumsi pangan masyarakat, khususnya untuk konsumsi cabai dan bawang merah antara lain dengan mendorong inovasi industri produk pangan ola-
han. Termasuk penguatan kerja sama antardaerah dan mempercepat pembangunan infratruktur konektivitas,’’ katanya. Upaya kedua yaitu mengendalikan dampak lanjutan dari kebijakan administered price (AP) yang dilakukan pemerintah. Contohnya dengan pengendalian tarif angkutan umum. Ketiga melakukan sequencing kebijakan AP, termasuk rencana implementasi konversi beberapa jenis subsidi langsung menjadi transfer tunai antara lain pupuk raskin dan elpiji 3 kg.
Ekspor Kerajinan Ditargetkan 2 Miliar Dolar AS
Solo (Bali Post) Kementerian Perindustrian menargetkan nilai ekspor mebel dan kerajinan produk Indonesia mengalami kenaikan mencapai sekitar dua miliar dolar Amerika Serikat pada 2018. ‘’Kami berharap target nilai ekspor mebel dan kerajinan 2018 mencapai dua miliar dolar AS atau meningkat dibanding tahun ini, 1,06 miliar dolar AS, sehingga 2019 dapat mencapai sekitar 2,5 miliar dolar AS,’’ kata Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah (IKM) Kemenperin Gati Wibawaningsih seusai membuka Launching Omah Mebel dan Kerajinan Koperasi Industri Mebel dan Kerajinanan Solo Raya (KIMKAS) di Gedung Bakorwil II Jawa Tengah, Jalan Monumen 45 No. 2 Kecamatan Banjarsari, Solo, Senin (20/11) kemarin. Gati mengatakan ekspor mebel dan kerajinan Indonesia pada 2015 mencapai 1,21 miliar dolar AS dan 2016 kebetulan menurun menjadi 1,04 miliar dolar AS. Penurunan ekspor itu disebabkan beberapa hal antara lain ketersediaan pasokan bahan baku, sehingga saat ini bekerja sama dengan Perhutani untuk mempermudah perolehan bahan baku, kemudian adanya overlaping dari be-
berapa regulasi dan meminta pemerintah provinsi atau kota serta kabupaten nanti lebih mempermudah perizinan yang harus dipenuhi daripada industri IKM, kemudian berkurang promosi produk. Diakuinya, pemerintah perlu langkah strategis untuk penyelesaikan segala permasalahan. Jadi kapabilitas Indonesia dalam memproduksi mebel dan kerajinan sudah tersohor di mata dunia. Namun, katanya, tidak hanya aspek produksi dari kualitas produk yang memengaruhi nilai ekspor daripada produk, tetapi juga bagaimana aspek promosi yang tidak cukup hanya secara daring saja. ‘’Kami mempunyai program yang namanya e-Smart IKM sudah bekerja sama dengan Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) untuk menggelar workshop yang berguna bagi IKM,’’ katanya. Menurutnya, ternyata pemasaran produk dengan online saja tidak cukup, sehingga dengan pemasaran offline tetap harus dilakukan karena pembeli harus melihat langsung bagaimana barangnya dan kualitasnya. Oleh karena itu, katanya, untuk meningkatkan promosi dari hasil produksi HIMKI tersebut
dibuat KIMKAS dan pemerintah memberikan fasilitas adanya rumah mebel dan funiture yang ada di Banjarsari, Solo ini. ‘’’Kami apresiasi inisiatif dan kerja sama antara pemerintah provinsi, pemerintah kota, asosiasi, perbankan, dan Perhutani yang ikut serta di dalam mempermudah IKM memperoleh bahan baku,’’ katanya. Pihaknya berharap dengan adanya pembentukan rumah mebel dan kerajinan di Banjarsari ini, dapat meningkatkan koordinasi dan kerja sama seluruh stakeholder agar terus berupaya mengisi potensi peluang pasar ekspor serta dalam negeri yang cukup luas. Ketua HIMKI Surakarta Adi Dharma Santoso mengatakan pasar ekspor mebel dan kerajinan Indonesia ke Amerika Serikat sudah lama. Pihaknya kini sedang membidik pasar baru untuk meningkatkan ekspor mebel dan kerajinan ke Afrika dan Amerika Selatan. Menurut Adi Dharma Santoso, untuk ekspor mebal dan kerajinan dari Solo dan sekitarnya ke Amerika itu, hampir 50 persen serta sisanya ke Eropa, Asia dan Australia. Jateng nilai ekpor mebel dan kerajinan sekitar 700 juta dolar AS per tahun. (ant)
Keempat, memperkuat kelembagaan TPI dan TPID melalui keputusan presiden. Kelima, memperkuat koordinasi pusat dan daerah melalui penyelenggaraan Rakornas VIII TPID. Keenam, memperkuat bauran kebijakan BI untuk memastikan tetap terjaganya stabilitas makro-ekonomi. Sementara itu, Bank Indonesia berencana men etapkan target inflasi 2018 di kisaran 3,5±1 persen dan sasaran inflasi pada 20192021 pada 3,5±1 persen, 3±1 persen dan 3±1 persen. (kmb42)
Bali Post/kmb42
PELATIHAN - Yoga Affandi, Simorangkir, Ganjar Pranowo, dan Lana memberikan materi pelatihan wartawan daerah BI 2017 dimoderatori Primus.
SIAL Interfood 2017
Hadirilah Pameran Terbesar Bidang Makanan, Minuman, Horeca, Jasa Boga dan Bakery
SIAL Interfood 2017, Pameran Internasional ke-17 untuk produk makanan dan minuman yang diadakan setiap tahun, kembali diselenggarakan pada 22-25 November 2017 di Jakarta International Expo, Kemayoran. SIAL Interfood 2017 diikuti oleh lebih dari 800 perusahaan asal 32 negara seperti Algeria, Australia, Belarus, Belgia, Bolivia, Brunei Darussalam, Bulgaria, Cina, Prancis, Yunani, Hungaria, Indonesia, Italia, Jepang, Lithuania, Malaysia, Selandia Baru, Oman, Pakistan, Polandia, Rusia, Saudi Arabia, Singapura, Korea Selatan, Spanyol, Sri Lanka, Taiwan, Thailand, Turki, Amerika Serikat, Vietnam dan negara-negara Uni Eropa. Pameran akan dihadiri 50.000 pengunjung dari dalam dan luar negeri. Menampilkan lebih dari 15 sektor, antara lain produk susu dan telur, daging dan unggas, ikan dan produk hasil laut, buah dan sayuran, makanan sehari-hari, bakery, cokelat, kopi dan teh, gelato dan es krim, minuman nonalkohol produk makanan sehat, produk makanan kalengan, produk makanan organik, produk makanan beku, peralatan horeca dan katering, perlengkapan memasak serta peralatan memasak dengan teknologi terbaru. Berbagai program dan acara menarik turut diadakan dalam SIAL Interfood 2017 seperti sial innovation, kelas dekorasi kue, baking demo, demo memasak, kompetisi memasak La Cuisine, kompetisi Pastry & Bakery oleh Indonesian Pastry Alliance, ICA Culinary Challenge, Barista & Latte Art Workshop oleh SCAI, Roasting Class and Workshop oleh AEKI, Wine Class & Fun Blind
Tasting Competition, melibatkan lebih dari 400 chef, baik dari dalam maupun luar negeri. Gelato Competition, kompetisi gelato yang diadakan pertama kali di Indonesia, juga diisi seminar-seminar menarik dari Aprindo, IPF, GAPMMI, AP5I serta passion media, esperto dan acara menarik lainnya. Bagi para usahawan di bidang makanan dan minuman, jangan lewatkan program Business Meeting yang digelar 22–23 November. Temukan kesempatan untuk memperluas bisnis makanan dan minuman Anda dengan bertemu penjual-penjual dari dalam dan luar negeri. Juga diadakan program Business Meeting khusus bagi pengusaha di bidang hasil laut dan perikanan pada 24 November. Acara pembukaan pameran SIAL Interfood 2017 diadakan 22 November 2017 di Jakarta International Expo, Kemayoran, pukul 09.30 WIB dan rencananya dibuka Menteri Pariwisata RI. Keberhasilan SIAL Interfood 2017 didukung oleh Kementerian Pariwisata RI, Kementerian Perindustrian RI, Kementerian Perdagangan RI, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Kementerian Negara Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia, Kamar Dagang dan Industri Jakarta, Asosiasi Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Asosiasi Chef Indonesia (ICA), Asosiasi Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Asosiasi Pedagang Ritel Indonesia (Aprindo), AP5I (Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia, Aptindo
(Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia), Asosiasi Eksekutif Makanan dan Minuman Indonesia (IFBEC), Asosiasi Kopi Spesial Indonesia (SCAI), Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (GAEKI), Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI), Asosiasi Sommelier Indonesia, Asosiasi Bakery Indonesia (ABI), Aliansi Pastry Indonesia (IPA), Asosiasi Profesi Kuliner (ACP), World Association of Chefs’ Societies, Asosiasi Pengemasan Indonesia (IPF), Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia, Asosiasi Franchise Indonesia, Asosiasi Penyewa Pusat Belanja Indonesia (Hippindo), Asosiasi Penyelenggara Pameran dan Konvensi Indonesia. Pameran ini memberikan berbagai macam peluang bisnis bagi peserta yang datang dari seluruh dunia untuk mempromosikan produknya melalui platform ini. Menawarkan platform yang sempurna bagi pengunjung dan peserta pameran untuk bertemu, berbisnis dan menemukan solusi untuk kebutuhan bisnis. SIAL Interfood 2017 adalah pilihan yang tepat untuk perdagangan dan pengunjung di bidang bisnis makanan dan minuman yang mencari dan ingin menemukan inovasi baru dalam makanan dan minuman. Pameran dibuka RabuSabtu pukul 10.00-19.00. Pengunjung dapat mendaftar secara online untuk tiket masuk pameran: http://sialinterfood.com/online/ Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami di +62 21 634 5861/2 atau email keinfo@kristamedia.com. Kunjungi website kami di www.sialinterfood. com. (bns1)
Jakarta (Bali Post) Di era serba online, jumlah penduduk yang menggunakan uang tunai diprediksi makin turun. Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI) Suhaedi mengatakan, sekitar 82 persen penduduk Indonesia masih menggunakan uang tunai rupiah. ‘’Uang rupiah yang beredar saat ini mencapai Rp 600 triliun melalui 45 kantor BI yang tersebar di Indonesia,’’ kata Suhaedi, Senin (20/11) kemarin. Menurutnya, untuk membantu kelancaran peredaran uang rupiah di lapangan, terdapat 107 bank kas titipan untuk membantu BI, sehingga terdapat 152 titik distribusi pada 2017 untuk
menjangkau 515 kabupaten/kota di Indonesia. Pihaknya optimistis pada akhir 2017 semua daerah sudah dapat terjangkau uang rupiah, sehingga tidak lagi menggunakan mata uang negara tetangga, khususnya di wilayah perbatasan antarnegara. Hal ini terkait pula dengan upaya pihak BI dalam menyukseskan program ‘’BI Jangkau’’ yang kini tengah digencarkan, baik melalui bank pemerintah maupun melalui kantor pegadaian dan kantor pos setempat. ‘’Ini agar semua sudah dapat uang rupiah emisi 2016, sehingga uang yang beredah tidak lusuh lagi,’’ katanya. Khusus di wilayah perbatasan
antarnegara, lanjutnya, sudah ada lima pos lintas batas negara, money changer dan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yakni di NTT, Papua, Kalimantan Barat dua unit dan menyusul dua unit di NTT. Sementara dari penduduk Indonesia yang 55 persen berada di Pulau Jawa, diakui peredaran uang rupiah juga sekitar 58 - 60 persen juga berada di Pulau Jawa. ‘’Uang rupiah selain sebagai alat transaksi, juga adalah simbol kedaulatan negara, sehingga uang rupiah harus digunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia di dalam negeri, tidak menggunakan mata uang negara lain seperti yang masih ada ditemukan di wilayah perbatasan,’’ katanya. (ant)
55 Persen Uang Beredar di Jawa
KERAJINAN BALI - Produk kerajinan Bali menjadi produk ekspor unggulan Indonesia.
Vasa Denpasar Telan Dana Rp 1,3 Triliun Surabaya (Balipost) Vasa Denpasar, salah satu dari 12 proyek properti unggulan yang tersebar di enam kota yakni Jakarta, Medan, Surabaya, Bali, Makassar dan Bandung. Nilai ke-12 megaproyek itu sekitar Rp 15 triliun. Sedangkan megaproyek properti landed house Vasa Denpasar di kawasan Tohpati seluas 12 hektar yang mulai dibangun awal 2018 mendatang diperkirakan menghabiskan dana Rp 1,3 triliun untuk membangun 350 unit rumah mewah yang diperuntukkan bagi investor, kalangan atas dan warga asing. Direktur Pengembangan Bisnis PT Waskita Karya Realty Ir. Luki Theta Handayani kepada Bali Post di Surabaya, Senin (20/11) kemarin mengatakan Vasa Denpasar, yang mulai dibangun awal 2018 ini merupakan kawasan perumahan elite yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas mewah bagi investor berkelas. Rumah yang dijual Rp 3 miliar per unit ini merupakan surga bagi orang kaya, investor dan warga asing yang akan berinvestasi di Bali. (059)
19
Selasa Kliwon, 21 November 2017
Politik
Golkar Belum Bersikap, Rai Mantra Masih Menunggu
Denpasar (Bali Post) DPD Golkar Bali belum mengambil sikap soal pasangan yang diambil Sudikerta di Pilgub 2018. Pasalnya, jajaran pengurus di Pulau Dewata masih menunggu pengurus DPP melakukan rapat pleno. Hasil rapat pleno itulah yang nanti dijadikan dasar untuk mengambil keputusan. Sekretaris DPD Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry, Senin (20/11) kemarin, menegaskan status tersangka Setya Novanto tidak akan banyak memengaruhi persiapan Golkar Bali menjelang Pilkada 2018. Pasalnya, sistem yang ada di Golkar sudah berjalan dengan baik. Selain itu, Golkar bukanlah partai yang tergantung dengan figur siapa yang menjadi ketua. Terkait calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung Golkar dalam Pilgub Bali 2018, Sugawa Korry mengatakan hal itu akan segera diumumkan. Mengingat sampai saat ini, pemegang rekomendasi sebagai calon gubernur dari DPP Golkar, I Ketut Sudikerta, belum
mengumumkan siapa yang akan dia gandeng sebagai wakil. Ataukah sebaliknya, belum memutuskan apakah dirinya akan mengalah menjadi nomor dua menyusul Koalisi Rakyat Bali (KRB) lebih mengerucut pada paket Dharma-Kerta (I.B. Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta). Dikonfirmasi terpisah, I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang juga Wali Kota Denpasar tak banyak berkomentar soal kemungkinan Paket Dharma-Kerta. Kendati, KRB sudah mendekati kata sepakat untuk mengusung paket di mana dirinya menjadi calon gubernur didampingi Sudikerta sebagai wakil. ‘’Nanti kita bicarakan lagi ya, ini saya juga belum dengar dengan pasti seperti apa. Nanti ya, kita bersabar. Mudah-mudahan semua bisa berjalan dengan baik,’’ ujarnya. Kalau memang tidak tercapai keputusan, Rai Mantra memberi isyarat batal maju dalam Pilgub Bali 2018. ‘’Kalau tetap di wali kota juga enggak apa-apa,’’ pungkasnya. (kmb32)
Dibentuk BUDA
Dari Hal. 1
Sementara itu, Rektor Unhi Denpasar Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A. mengatakan, LPD memiliki landasan kuat untuk mengantarkan masyarakat pada kesejahteraan dan kemakmuran dengan berbakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. LPD juga terbuka untuk modernisasi dan dapat mengembalikan kemajuankemajuan yang dicapai tanpa hilangnya jati diri. Namun, ke depan perlu didorong lagi agar setiap desa membuat Badan Usaha Desa Adat (BUDA) seperti yang menjadi pemikiran perintis LPD di Bali Prof. Ida Bagus Mantra (alm). ‘’BUDA
Dari Hal. 1
Setahun sebelum Prof. Mantra meninggal, ayahandanya itu pernah bermimpi LPD akan menjadi satu kekuatan ekonomi besar bagi umat Hindu dan budaya Bali. Itu sebabnya, LPD ke depan perlu lebih dikuatkan sehingga semakin bermanfaat. ‘’Ini tentunya bukan hal yang mudah, tantangan dan permasalahannya sangat berat. Tetapi untuk membuat LPD menjadi kuat dan berkembang
ini untuk memasarkan dan sekaligus menampung hasil usaha-usaha yang ada di desa itu,’’ ujarnya. Menurut Dharmika, keberadaan BUDA akan dapat memberi peluang kerja bagi generasi muda untuk membangun desanya. Terlebih ke depan, persaingan dan kompetisi akan semakin ketat. Di sisi lain, ada tujuh keterikatan masyarakat Bali sesuai penelitian Cilfford Geertz. Salah satunya adalah desa adat, di samping terikat pada pura, subak, status sosial, ikatan kekerabatan, sekaa, serta kesatuan administrasi tertentu. ‘’Demikian banyaknya SDM Bali yang tertampung dalam kegiatan LPD, tentu saja
memperluas partisipasi mereka dalam proses pembangunan bangsa,’’ paparnya. Dharmika menambahkan, desa adat yang kuat perekonomiannya dengan LPD akan menjadi kaya. Era sekarang dengan arah pembangunan ke desa-desa untuk pertumbuhan dan pemerataan diasumsikan akan mempercepat pembentukan desa adat yang kaya tetapi berakar budaya yang kuat. ‘’Pak Mantra dulu membayangkan desa yang jauh dari perkotaan, kecil, tetapi merupakan desa yang dinamis, memiliki usaha desa, memiliki LPD, memiliki teknologi tinggi, tradisi yang kuat dan sangat modern,’’ jelasnya. (rin)
memang ada banyak hal yang harus kita pertimbangkan, dan banyak hal yang ikut berpartisipasi. Setiap permasalahan harus ada solusi dan harus ada penyelesaian secara baik,’’ jelasnya. Selain pemberian penghargaan, Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha juga me-launching Program Ajeg Bali. Program itu untuk pertama kali diserahkan kepada BKS LPD. Ketua Panitia Temu Wi-
rasa Srianti mengatakan, temu wirasa terselenggara guna mendiskusikan beberapa tantangan yang dihadapi untuk mencapai kemajuan bersama. Sebab, pengembangan sektor ekonomi tidak bisa lepas dari peran sosial budaya masyarakat Bali. Lembaga-lembaga tradisional seperti LPD yang masih eksis amat terbuka untuk modernisasi dan bisa meraih kemajuan tanpa meninggalkan atau menghilangkan jati dirinya. (kmb32)
Pernah Bermimpi
Surat Berharga
Dari Hal. 1
Selain itu, Novanto juga melaporkan beberapa surat berharga dari 1992 hingga 1997. Surat berharga itu senilai Rp 8.450.000.000 serta giro dan setara kas lainnya dengan nilai Rp 21.297.209.937. Dalam hal surat berharga, Novanto disebutkan pada tahun investasi 1998
Dari Hal. 1
Dalam memacu tumbuhnya wirausaha-wirausaha baru, LPD perlu menjadi ‘’provokator’’. ‘’Menjadi provokator untuk tujuan yang positif tentu sangat baik,’’ ujarnya. Dalam hal ini, dia juga mengatakan keberadaan LPD yang sepakat tidak diawasi pihak eksternal, sehingga
mencapi Rp 45.000.000, tahun investasi 1992-1998 Rp 650.000.000, tahun investasi 1996 Rp 40.000.000. Tahun investasi 1994-1997 Rp 30.000.000, tahun investasi 1992 Rp 6.650.000.000 dan tahun investasi 1997 mencapai Rp 1.035.000.000. Sementara giro dan setara kas lainnya yang berasal dari hasil sendiri Rp
Wirausaha Baru pengawasan internal harus diperkuat untuk keajegan LPD ke depannya. Demikian juga diharapkan keberadaan Lembaga Pemberdayaan Lembaga Perkreditan Desa (LP-LPD) dan manajemen LPD yang juga harus diperkuat. S e m e ntara itu, Ketua BKS-LPD Provinsi Bali Drs. I Nyoman Cendikiawan,
Saksi Lain Dari Hal. 1
Sebelumnya, KPK menjadwalkan pemeriksaan Deisti pada Jumat (10/11), namun yang bersangkutan tidak hadir dikarenakan sakit. Selain memeriksa Deisti, KPK juga akan memeriksa dua saksi lainnya untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo, yakni Direktur PT Transdata Global Network Debby Susanti dan Sales Direktur PT Vektordaya Mekatrika Benny. Anang Sugiana Sudihardjo merupakan Direktur Utama PT Quadra Solution yang ditetapkan sebagai tersangka kasus e-KTP pada 27 September 2017. PT Quadra Solution merupakan salah satu perusahaan yang tergabung dalam konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) sebagai pelaksana proyek KTP elektronik yang terdiri dari Perum PNRI, PT LEN Industri, PT Quadra Solution, PT Sucofindo, dan PT Sandipala Artha Putra. Anang Sugiana Sudihardjo diduga dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena kedudukannya atau jabatannya, sehingga diduga
mengakibatkan kerugian negara sekurang-kurangnya Rp 2,3 triliun dari nilai paket pengadaan sekitar Rp 5,9 triliun dalam paket pengadaan e-KTP di Kemendagri. Indikasi peran Anang Sugiana Sudihardjo terkait kasus itu antara lain diduga dilakukan bersama-sama dengan Setya Novanto, Andi Agusitnus alias Andi Narogong, Irman dan Sugiharto dan kawan-kawan. Anang Sugiana Sudihardjo diduga berperan dalam penyerahan uang terhadap Setya Novanto dan sejumlah anggota DPRRI melalui Andi Agustinus alias Andi Narogong terkait dengan proyek e-KTP. Anang Sugiana Sudihardjo disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) atas Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Sebelumnya, dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Deisti Astriani Tagor dan Reza Herwindo yang merupakan istri dan anak Setya Novanto diketahui pernah memiliki saham di PT Mondialindo Graha Perdana yang merupakan pemegang saham mayoritas dari PT Murakabi Sejahtera, salah satu perusahaan peserta proyek e-KTP. (ant/kmb)
Enggan Tanggapi 21.297.209.937. Dengan demikian total harta kekayaan Novanto yang dilaporkan pada 2015 yakni Rp 114.769.292.837 dan US$ 49.150. Jumlahnya meningkat dari 2009 lalu yakni Rp 73.789.728.051 dan US$ 17.781. Namun daftar yang dilaporkan di LHKPN belum tentu benar-benar memuat semua harta yang dimilikinya. (kmb) S.H., M.Si. saat ditemui di sela-sela acara mengatakan, keberadaan LPD yang merupakan lembaga berbasiskan kearifan lokal dan sudah berdiri sejak 33 tahun lalu, memiliki peran dalam mendorong dan mengembangkan perekonomian di desa pakraman, terutama membangun wirausaha muda. (kmb)
Dari Hal. 1
Sementara itu, Presiden Joko Widodo enggan menanggapi pernyataan Ketua DPR Setya Novanto yang akan mengirimkan surat kepada Presiden untuk meminta perlindungan. Pernyataan ini keluar saat Setya Novanto digiring ke kantor KPK. Presiden Jokowi hanya menyampaikan bahwa ia berharap Setya Novanto bisa mengikuti proses hukum yang ada. Ucapan tersebut berkali-kali dilontarkan Jokowi ketika ditanya mengenai keinginan Novanto mendapatkan perlindungan dari Presiden. Ini berarti tersirat Presiden Jokowi tak mau memberi perlindungan hukum kepada Novanto. ‘’Ya, saya kan sudah menyampaikan agar Pak Setya Novanto mengikuti pros-
Melanggar Kode Etik
es hukum yang ada,’’ ujar Jokowi usai menghadiri acara TNI-AD di Balai Kartini, Senin kemarin. Terkait dengan dorongan agar ada pergantian Ketua DPR, Jokowi mengatakan bahwa mekanisme menonaktifkan ketua di sebuah lembaga pemerintahan, baik eksekutif, legislatif maupun yudikatif sudah ada aturannya. Aturan tersebut tinggal diikuti secara seksama. ‘’Ya… kan ada mekanismenya. Mekanisme di DPR silakan mekanismenya berjalan sesuai dengan aturan yang ada,’’ ujar Jokowi. Ia pun memastikan bahwa komunikasi antara pemerintah dan DPR tidak akan terhambat, meski Ketua DPR saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi KTP elektronik oleh KPK. (ant/kmb)
Dari Hal. 1
Keputusan ini menyusul laporan dugaan pelanggaran kode etik oleh Setya Novanto dalam kasus korupsi e-KTP. ‘’Untuk menyamakan persepsi dan pendapat mengenai masalah hal ini,’’ kata Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad di Gedung DPR, kemarin. Surat undangan MKD kepada pimpinan DPR dan semua fraksi bernomor 194/SK-MKD/ XI/2017 tertanggal 20 November 2017 menyebut rapat konsultasi sekaligus menjadi pengganti Rapat Badan Musywarah (Bamus) DPR-RI. Surat juga mencantumkan tentang agenda rapat yaitu membicarakan mengenai posisi Ketua DPR-RI. Menurut Dasco, laporan yang masuk ke MKD adalah dugaan pelanggaran etik oleh Novanto pascaditahan oleh KPK. Selain itu, Novanto juga dinilai tidak dapat melaksanakan sumpah janji dan jabatannya. Oleh sebab itu, ada desakan dari fraksi-fraksi di DPR menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran etik oleh Novanto. ‘’Kami kan enggak bisa begitu (langsung mengambil keputusan di sidang MKD), ada tata dan caranya, tapi yang penting kami satu persepsi dulu besok bagaimana menyikapi hal ini begitu,’’ kata Dasco. Desakan Lintas Fraksi Sejumlah pimpinan fraksi
mengakui mendesak Partai Golkar melakukan pergantian Ketua DPR setelah Setya Novanto meringkuk di Rutan KPK. Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) di DPR Yandri Susanto mendesak Partai Golkar segera mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR-RI, sebab bila dibiarkan dapat berdampak buruk kepada DPR secara kelembagaan. ‘’Partai Golkar harus mendorong itu. Kalau tidak kan, cukup mengganggu citra kelembagaan DPR,’’ kata Yandri Susanto. Menurut anggota Komisi II DPR ini, Partai Golkar harus memikirkan citra DPR yang ikut terbawa dalam pusaran kasus hukum. Dia juga meminta kepada fraksi-fraksi yang masih menyimpan hasrat menempatkan kadernya di posisi pimpinan DPR untuk memanfaatkan situasi dan kondisi ini untuk kepentingan politiknya. ‘’Ketuanya saja, yang lain kan tidak ada masalah. Jadi tidak perlu kocok ulang,’’ tegasnya. Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ida Fauziah juga mengaku citra DPR telah tercoreng karena terimbas kasus hukum Setya Novanto sebagai Ketua DPR. ‘’Karena ini pimpinan kolektif kolegial tidak terganggu, tapi tak bisa dimungkiri memang agak terganggu secara pencitraan. Cuma PKB enggak bisa berbuat banyak,’’ katanya. (kmb4)
Satu Kompleks Dari Hal. 1
Novanto dipindahkan ke Rutan KPK karena tim dokter menyatakan dia tidak membutuhkan rawat inap lanjutan. Dia ditahan di Rutan KPK yang baru. Lokasinya masih satu kompleks dengan kantor KPK. Novanto menempati tahanan berukuran 2,5 x 2,5 meter. Tempat tidurnya berupa cor-coran semen setinggi 0,5 meter dengan rongga di bawahnya. Rongga di bawah tempat tidur itu digunakan sebagai lemari bagi para tahanan untuk menyimpan barangbarangnya. Tak ada ventilasi apa pun kecuali teralis yang terpasang di pintu ruangan. Satu ruangan itu bisa ditempati 3 - 5 tahanan. Di ruang tahanan itu pula
ada 1 WC duduk (kakus) dan 1 keran. Selain itu, ada pula ruangan luas tempat para tahanan berkumpul. Di rutan yang bernuansa abu-abu tersebut, terdapat juga tempat terbuka dengan tembok setinggi kurang lebih 15 meter bagi tahanan untuk menjemur pakaian dan berkegiatan lainnya. Novanto sendiri usai diperiksa dini hari tadi menyatakan telah meminta perlindungan hukum. Dia meminta perlindungan kepada Presiden Joko Widodo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian hingga Kejaksaan Agung. Meski Novanto harus mendekam di balik sel, kolega Novanto di DPR Fahri Hamzah sempat menyebutnya sebagai orang sakti. (kmb)
Selasa, 21 November 2017 05:00 Gayatri Mantra 05:52 Mars Indonesia Raya 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Makna Pujawali dan Piodalan (4) 06:35 Seputar Bali Pagi
07:05 Bali Channel 07:35 Kartun Wirata Parwa (3) 08:00 Bali Channel Tourist TV 09:05 Gatra Praja 10:05 Lejel Home Shopping 10:30 Yowana Magz
Luh Ade Meta Rahayu 11.05 Bali Channel Tourist TV 12:05 Dharma Wacana Makna Pujawali dan Piodalan (5) 12:30 Berita Siang 13:00 Klip Bali 13:30 Lejel Homeshopping
14:05 Klip Bali 14:30 Lila Cita Sendratari Ramayana Payangan (1) 15:30 Bali Channel Tourist TV 16:05 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa
(Dedy Susanto) 17:00 Prita 17:05 Lipsus Bali Mandara 18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali 19:00 Giliran Anda
19:30 Orti Bali 20:00 Solusi Alternatif Soman 20.30 Lila Cita Parade Gong Kebyar Pohmanis (5) 21:30 Taksu
Jero Mangku Dalem Alit Keputungan 22:00 Lila Cita Calonarang Tajun (3) 23:00 Berita dan Bincang Terkini 23:05 Solusi Alternatif Marion Sam
Arjuna Bantai para Raja dan Samsaptaka
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Lima Puluh Tiga)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
SATYASENA pada pertempuran itu menyerang putra ketiga Pandu itu dengan tiga batang anak panah. Rekannya, Raja Mitradeva, menyerang menggunakan tiga lalu 60 dan Candradeva tujuh panah. Mitravarman melesatkan tiga lanjut memberondongkan 70 batang anak panah. Putra Susruta tujuh. Pangeran Satrunjaya menyerang dengan 20 dan Susharma sembilan panah. Diserang ksatria-ksatria itu, Arjuna dengan tenang melakukan serangan balik kepada raja-raja itu. Sungguh setelah menyerang putra Susruta itu dengan tujuh batang anak panah, dia menyerang Satyasena memakai tiga panah. Satrunjaya dengan 20 panah dan Candradeva delapan anak panah, Mitradeva 100 anak panah, Srutasena tiga panah dan Mitravarman sembilan dan Susharma delapan panah. Setelah membantai Raja Satrunjaya dengan sejumlah anak panah yang diasah di atas batu, Dhananjaya lalu memenggal batang tubuh putra Susruta itu. Tanpa penundaan kemudian, mengirim Candradewa ke kediamanan Dewa Yama dengan sejumlah panah terbaiknya. Kepada ksatria-ksatria kereta perkasa lainnya dengan semangat menahan mereka dengan lima
batang anak panah. Kemudian Satyasena yang dipenuhi kemarahan melemparkan sebuah tombak hebat. Tombak itu dibidikkan kepada Krishna sembari mengeluarkan sebuah raungan singa. Tombak bermulut besi itu memiliki batang keemasan. Setelah menembus melalui lengan kiri Madhava yang berbudi luhur itu lalu tombak itu masuk ke bumi. Demikian Madhava ditembus oleh tombak itu tongkat penghalau tali kekang kudanya jatuh dari tangannya. Setelah melihat anggota badan Vasudeva ditembus tombak, putra Pritha, Dhananjaya, itu mengeluarkan semua kemarahannya. Dia menyapa Vasudeva, ‘’Oh engkau yang berlengan perkasa. Tahanlah kereta ini menuju Satyasena itu, oh orang kuat, akan aku kirim dia ke tempat tinggalnya Dewa Yama.’’ Keshava yang terkenal itu dengan cepat mengambil tongkat penghalau tali kekang kuda itu. Hal itu menyebabkan kuda-kuda menahan kereta di depannya kendaraan Satyasena. Setelah melihat Penguasa Alam Semesta tertusuk, Dhananjaya itu menahan Satyasena dengan beberapa batang panah tajam. Kemudian memotong dengan sejumlah panah sangat tajam berkepala lebar kepala besar raja yang dihiasi anting-anting itu. Serangan mema-
tikan Arjuna itu dilakukan di depan bala tentaranya sendiri. Setelah memotong kepalanya Satyasena, Arjuna mengirim Citravarman dengan sejumlah panah tajam berikut sais kereta. Oh tuan, Arjuna dengan sebuah anak panah tajam berkepala seperti gigi anak sapi melesatkan ratusan batang panah untuk menumbangkan para Samsaptaka dalam jumlah ratusan bahkan ribuan. Oh raja, dengan sebuah anak panah berkepala seperti pisau cukur yang dilengkapi sayap-sayap perak itu, prajurit kereta perkasa itu memotong kepala Mitrasena yang terkenal. Dipenuhi kemarahan dia kemudian menyerang Susharma di persendian bahu. Kemudian seluruh ksatria Samsaptaka itu dipenuhi kemarahan selanjutnya mengepung Dhananjaya dari semua sisi. Segenap Samsaptaka itu mulai membuat menderita putra ketiga Pandu dengan hujanhujan senjata kepada Dhananjaya. Serangan bergelombang Samsaptaka itu membuat semua tempat di arah mata angin bergema dengan suara teriakan mereka. Arjuna yang dibuat menderita oleh ksatria kereta perkasa itu bergeming. Jishnu, yang jiwanya tak terukur itu dan dilengkapi keberanian menyerupai Dewa Sakra sendiri, memanggil senjata dahsyat Aindra.
Ketika senjata itu dipanggil, ribuan batang panah keluar otomatis, oh raja. Anak-anak panah itu terusmenerus keluar. Oh raja, sebuah suara hiruk-pikuk terdengar dari kereta-kereta itu. Serangan gencar Arjuna itu membuat jatuh tiangtiang bendera, kantong-kantong panah, gandar-gandar, as-as roda, roda-roda, tali-temali berikut tali penghubung, bagian bawah kereta dan juga pelindung kayu di sekitar mereka. Selain itu anak-anak panah, kuda-kuda, lembing-lembing, pedang-pedang, gada-gada, tongkattongkat berpaku, panah-panah, tombak-tombak, kampak-kampak, Sataghni yang dilengkapi roda-
roda dan anak-anak panah. Pahapaha, kalung-kalung, angada dan keyura, oh tuan, kalung bunga, pelindung badan dan baju zirah itu, oh Bharata, payung-payung, kipas-kipas dan kepala dihiasi mahkota kecil bergeletakan di medan pertempuran. Kepala-kepala yang dihiasi anting-anting, mata indah, masing-masing menyerupai bulan purnama, kelihatan berbaring di medan pertempuran itu seperti bintang-bintang di langit, diurapi pasta cendana, dihiasi kalung bunga indah, jubah-jubah sangat baik banyak tubuh para ksatria itu terbantai. Mereka terlihat seperti berbaring di atas tanah. (bersambung)
Sloka 16.23 Yah sastra-vidhim utsrjya vartate kama-karatah na sa siddhim avapnoti na sukham na param gatim Orang yang meninggalkan aturan Kitab Suci dan bertindak menurut kehendak sendiri tidak mencapai kesempurnaan, kebahagiaan maupun tujuan tertinggi.
16 Pages
215 Number 9th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos
om. http://epaper.inte
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.intern
Tuesday,
win big Male artists singers but female erican Am dominate s stage ard Aw Music Tuesday, November
ationalbalipost.c
Indonesia parliament speaker taken into custody by anti-graft agency
r 21, 2017 Novembe
21, 2017
N. Chinnappa
the against in protest as they or not unslogans movie ‘Padmavati’ feel different are, fight ors chant Bollywood that if you who you said. Demonstratthe upcoming “Just remember dare give up on 15, 2017. Gaga - Pink, derstood, don’t youyou believe in,” Lady this year’s release of India, November received what Nov 19 (Reuters) led female like hell for superstar Diana Ross video tributes from Bengaluru, Aguilera LOS ANGELES, Motown award with Taylor Swift. Ross the American and Christina “I’m ComObama and Lady Gaga music dominating with powerful lifetime achievement Michelle including pop by male Barack anda medley of her hits “Ain’t No Mountain artists of stage on Sunday edged out Higher” and performed Music Awardss, despite being this year. “Take Me ing Out,” said, surrounded performance award categories Enough.” this,” Ross former One most artists in humbled by of the Year, Artist of the High show, “I feel so on stage. won Artist New Music Awards Horan won family Bruno Mars Justin Bieber from pop member Niallsinger Luis Fonsi, the Year for by her fan-voted Americanperformances Direction The of features Rican on ABC, Collaboration Year and Puerto televised the late Whitnames. Yankee won biggest tribute to of Houston’s and Daddy “Despacito.” music’s biggest the night’s Davis paid belted earlier the catchy Actress Viola of pop delivered in a statement. the 25th anniversary Aguilera 2012 into trouble The women in as Christina Houston and The film ran a Rajput caste or- The producers REM’s “Everybody the ney “The Bodyguard,” film. Houston died Sena, NEW DELHI - a Bollywood this year when moments. Kelly Clarkson sang and victims of the Karni film from Rajput bathtub. parts of hits Pink and in a hotel by newly- of “Padmavati” epic poem about ganisation, the to first responders a medley Sanjay Leela that have ravaged drowning accompanied the first movie based on an said on Sunday attacked director in Rajasthan Hurts,” dedicated and wildfires aged 48 after who was Roem, set from a highrecent hurricanes delayed the Bhansali on the Demi Lovato, legislator Danicaa state legislative a Rajput queen, States. acrobatics indefinitely been win of the United performed aerial Trauma.” person to “Sorry/Not Sorry.” they had the film, which has and in January. based in Rajasthan, elected Virginia “Beautiful hit the Wash- openly transgender Pink later The Sena, release of distorting history the film, sayher latest while singing Cure” from piano critical of the Rajput rise building performed “The accused of protests. seat, performed on a Perspex has been due to Lady Gaga of her tour, playingdown on stage. She (rtr) would offendBhansali was has sparked which was stop 1, ing it and that The movie, in India on Dec. ington D.C. history. as sparks rained community, artist. Rajasthan, deliberately distorting by Malik and then dancing go on release female pop/rock epic poem protests in has film tells won favorite Based on an has led to and other states. It Jayasi, the queen of Maharashtradelays in approval from Muhammad the a of Padmavati, Mughal also faced censor board. Vi- the story warrior clan and the Indian behind the movie, the Rajput Khilji. state, between conqueror Alaudin The studio populous Mina joint venture India’s most acom 18 - and Network 18 owned ruled by Prime on Viacom Inc Industries, said Uttar Pradesh, Modi’s Bharatiya by Reliance “voluntarily deferred ister Narendrahad also warned the had Party that there Sunday it date of the film.” soon Janata problems the release faith that we will to federal government was law and order “We have clearances would be if the film requisite obtain the film. We will announce in Uttar Pradesh film (rtr) release the release date of the said released. the revised the company DAY OF THE in due course,” TPX IMAGES REUTERS/Danny
Singer Diana
Ross poses
with her
Lifetime
t award.
Achievemen
You can
Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor
REUTERS/Abhishek
of Indian Release t Rajput film abou yed queen delaests after prot
Moloshok
onal Bali
find Internati
Cafee 19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
No. 106 Dps Jl. Raya Puputan No 148 Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
Post at:
Antara Foto/
Rosa Panggabean
Commission
/ via REUTERS
(KPK) build-
en speaker tak ncy parliament Indonesia y by anti-graft age into custod
at the Corruption 19, 2017. case, arrives in a corruption taken November Picture as a suspect Antara Foto. identified taken by Setya Novanto, this photo of the House 19, 2017 in Speaker November Indonesia’s Indonesia ing in Jakarta,
Eradication
to find But they failed had Wednesday. speculation that he sparking
agency is surgery. The needed heart state losses of about that investigating after allegations $5.5 $170 million from $5,000 to up ranging
custody by by marking taken into losses of him, into hiding. in a sums ID cards, has been was involved million, generated costs for thepoliticians Novanto, role in causing statean orange gone Fredrich Later, Novanto among speaker, Setya clad in and his lawyer,was driv- procurement alleged divided up parliament arrested over his scheme. Novanto, was transferred car accident a journalist his were 6 card being - Indonesia’s (KPK), Yunadi, said and interviewingwas in parliament. to page JAKARTA ion agency after electronic identity Commission Continued car crash ing the vehicle Eradication a national as saying. client at the time. The media cited the anti-corrupt linked to of the Corruption detention facility. also be heard 20 days for found to be an accident, of traffic poNews can website Kumparan.com at Global a KPK $170 million be held for by detainees night into in “Bali Image” from 9.30 not need further Novanto will said KPK spokesman Jakarta’s deputy director speculation 96.5 vest worn on Sunday Novanto did dismissing Radio FM am. Listen to Muham- questioning, detained lice as saying, He will be staged. from a hospital senior showed treatment, Laode http:// until 10.00 of the was cell hospital the mishap Febri Diansyah. hed holding of the most deputy head He is one be detained by the mad Syarif, the video on its official in a sparsely-furnis and a shared that N to in a INVESTIGATIO politicians some mattresses among ordinary agency, said denied wrongdoing told with to FBI HELPING members of Periscope page. agency, popular Novanto has missed summonstoilet. night, Novanto officials tried for targeting of abuse On Sunday still suffering from Indonesians Graft agency the chairman of but has repeatedly by the agency in suspected on ill and the establishment was arrestedwas reporters he was crash that he said arrest Novanto, second-largest es for questioning the Novanto detention his saying he was coaliof power. vertigo after a leg, an arm and Golkar, Indonesia’s but his in the rulinglate on recent months, be given injured and partner Friday nightwhile he received treata car had “I thought I wouldI obey the party at his house in Jakarta postponed suffered in head. but tion, by news ment for injuries time for recovery, before. was quoted crash the day the arrest is no longer law,” Novanto “Delay of medical statement as a needed,”
FM at m Global Radio ten2myradio.co at http:// globalfmbali.lis streaming http:// or live video li.com and li. radioglobalfmbanel/global-fm-ba
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
ustream.tv/chan
Selasa Kliwon, 21 November 2017
Bali Post/kmb
IBG - Langlang Buana (kiri) saat mewawancarai artis dalam program IBG yang digelar perdana Sabtu (18/11) di Shankara Resto, Sanur.
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Bruno Mars Raih ”Artist of the Year” AMA 2017
IBG, Wadah Anak Muda Berkreativitas
Bruno Mars meraih hadiah utama dalam American Music Awards (AMA) yang digelar Minggu (19/11) waktu AS. Dalam AMA tahun ini, penghormatan dilakukan untuk diva legendaris seperti Diana Ross dan Whitney Houston (alm).
Denpasar (Bali Post) Sejauh ini band indie Bali hanya asyik dengan komunitas mereka dan enggan kenal satu sama lain. Indie Bali Generation (IBG) yang diselenggarakan Bali TV bertempat di Shankara Resto menjadi salah satu program yang positif bagi generasi muda khususnya band indie Bali untuk berkreativitas lebih semangat lagi. IBG merupakan program baru dari Bali TV yang bertujuan memberikan wadah bagi anak muda Indie Bali agar bisa tampil dan dikenal lebih luas. Konsep dari acara ini diisi dengan obrolan santai yang menampilkan bintang tamu artis, baik Bali maupun nasional, selain dari komunitas indie. Acara IBG perdana diselenggarakan pada Sabtu (18/11). Acara yang dilaksanakan perdana di Shankara Resto Sanur tersebut setiap episodenya menampilkan satu artis Bali, satu band indie, serta Muuthaci Band yang akan selalu setia mengiringi program IBG. Selain itu, Langlang Buana yang merupakan host kondang ditemani oleh Andi Robokan co-host acara itu akan selalu menemani dan menghibur penikmat musik indie di Bali. Acara ini membuka kesempatan buat semua generasi muda untuk berkreativitas lebih semangat lagi. IBG akan diselenggarakan setiap Sabtu pukul 7 malam di Shankara Resto. Bagi kaum muda yang ingin tampil di IBG, bisa datang langsung ke Shankara Resto tanpa dipungut biaya apa pun alias gratis. (kmb)
Mars, penyanyi retro sukses memadukan nada-nada funky dengan harmoni R&B dalam album terakhirnya “24K Magic” meraih penghargaan tertinggi, Artist of the Year. Sayangnya Mars tidak hadir langsung dalam penyerahan penghargaan karena ia sedang melakukan perjalanan dalam sebuah minivan yang ditampilkan saat dirinya dinobatkan sebagai artis terbaik tahun ini. Penghargaan AMA memilih pemenang berdasarkan pilihan penggemar, tidak seperti penghargaan bergengsi Grammy Awards yang diputuskan oleh para profesional. AMA menyerahkan penghargaan seumur hidup (Lifetime Achievement Award) kepada Diana Ross (73), yang menutup acara penganugerahan dengan pertunjukkan medley yang dimulai dari lagu terkenalnya, “I’m Coming Out”. Anak perempuan Ross, yang merupakan bintang seri televisi, “Tracee Ellis Ross”, memandu penyerahan penghargaan tersebut. Sebelum penganugerahan, diputar sebuah video dari Barack
Los Angeles (Bali Post) -
dan Michelle Obama, yang menyatakan bahwa lagu-lagu Motown merupakan musik yang hebat dan masih sering didengar oleh mereka. Penghargaan ini juga menghormati karier Whitney Houston selama 25 tahun sejak ia menyanyikan lagu soundtrack “The Bodyguard”, yang juga menampilkan lagu Dolly Parton yang dinyanyikan ulang oleh Houston “I Will Always Love You”. Houston (48) ditemukan sudah tidak bernyawa di kamar mandi hotel pada February 2012 saat malam Grammy Awards. Seorang koroner menyatakan Houston meninggal karena tidak sengaja tenggelam, dengan ketergantungan kokain dan penyakit jantung sebagai faktor-faktor yang menyebabkan ia meninggal. Christina Aguilera mendapatkan tugas berat untuk menyanyikan lagu Houston dan mampu meraih nada-nada tinggi meskipun sempat meleset sedikit dari nada yang seharusnya. Namun, pertunjukkan yang paling berkesan adalah P!nk yang menggantung di ketinggian
bangunan 54 tingkat. P!nk menyanyikan “Beautiful Trauma” dengan tergantung pada sebuah tali di bangunan L.A. Live hotel. Siaran kemudian beralih ke Washington saat Lady Gaga sedang menggelar pertunjukkan. Konsernya diinterupsi dengan kemenangannya dalam “Favorite Female Artist”. Gaga yang cukup tersentuh karena penghargaan tersebut berterima kasih pada penggemarnya dan menyatakan “Ingat, jika kamu merasa berbeda atau di salah mengerti, jang a n b era ni unt uk menyerah.” (iah/afp)
PENGHARGAAN - Diana Ross meraih penghargaan “Lifetime Achievement” dalam AMA 2017.
Porsenijar Sekolah PGRI Denpasar Demi Ajeg Bali
Denpasar (Bali Post) Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Sekolah PGRI yang diadakan YPLP Kota PGRI Denpasar tahun ini memasuki tahun kelima. Pembukaan Porsenijar sekolah PGRI, Senin (20/11) kemarin diisi dengan atraksi baleganjur siswa SD dan senam PGRI dipusatkan di lapangan SMP PGRI 2 Denpasar. Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. menekankan Porsenijar sekolah PGRI yang diikuti 22 sekolah ini merupakan wujud bahwa sekolah PGRI di Denpasar sarat dengan pendidikan budaya dan karakter. Semua lomba diarahkan untuk memperkuat kompetensi siswa demi ajeg Bali.
Pada Porsenijar PGRI tahun ini untuk tingkat SMP dan SMA-SMK dilombakan catur, makidung, lomba pidato bahasa Bali dan senam PGRI. Agenda serangkaian HUT ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2017 ini, menurut Madiadnyana, memberi dampak ganda bagi sekolah PGRI di Denpasar makin berlomba menjadi yang terbaik mencapai prestasi. Kedua, tumbuhnya rasa bangga sebagai warga PGRI. Inilah dikatakan Madiadnyana, model evaluasi pembinaan esktrakurikuler di sekolah PGRI. Sasaran lainnya yakni tampil sehat fisik dan mental, menjaring bibit unggul dan yang terpenting adalah menjunjung nilai sportivitas dan
kejujuran. Nilai kejujuran ini sangat penting ditanamkan kepada generasi muda untuk menjadikan insan Denpasar yang berkarakter. Kadisdikpora Dempasar Drs. I Wayan Gunawan saat membuka Porsenijar mengungkapkan Porsenijar ini menunjukkan sekolah PGRI sudah berperan menanamkan jiwa sportivitas dan seni budaya. Semua ini diarahkan untuk membangun SDM Bali yang cerdas dan berbudaya. Sebab penanaman seni budaya perlu dilakukan sejak dini guna membentuk SDM yang berkarakter. Untuk bisa mencetak insan yang hebat, kata dia, guru harus tampil pintar dan profesional. Makanya dia tak pernah henti memotivasi 11.000 guru di Denpasar terus
”Mystical Situs Air Taman Mumbul”
Menjaga Kemuliaan Air KREATIVITAS seniman Bali memang tidak mengenal istilah stagnan. Dari kepekaan olah cipta, rasa dan karsa mereka, selalu saja lahir inovasi dan kreativitas baru yang menggairahkan jagat seni pertunjukan di Bali. Semangat itulah yang diusung Sanggar Pancer Langiit saat tampil pada Parade Bali Creative Performance serangkaian Bali Mandara Nawanatya 2017 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Sabtu (18/11) lalu. Malam itu, fragmentari yang dipersembahkan komunitas seniman muda yang ber-home base di Kelurahan Kapal, Mengwi, Badung ini sukses memaksa penonton tidak berkedip sepanjang pergelaran berlangsung. Fragmentari bertajuk “Mystical Situs Air Taman Mumbul” ini tidak hanya mengandalkan plastisitas gerak tari para penarinya yang berkarakter
kuat. Namun, juga didukung kostum khas Pancer Langiit yang didesain sangat artistik serta jeli memanfaatkan properti guna menciptakan sebuah pergelaran yang spektakuler dan tak terlupakan. “Mystical Situs Air Taman Mumbul” sudah menancapkan pesonanya begitu Sang Oman yang bertindak selaku narator menyampaikan pamahbah (dialog pembuka) untuk menggambarkan perilaku sebagian masyarakat Bali yang tidak bersahabat dengan lingkungan. Pencemaran terjadi di mana-mana. Air yang sejatinya merupakan sumber kehidupan juga tidak luput dari pencemaran akibat ulah manusia dalam menggunakan produkproduk teknologi secara tidak bijaksana. Menghadapi realitas seperti itu, Sang Dewi Air pun menangis pilu. Sesi pembuka dalam fragmentari ini ditransforma-
sikan ke dalam gerakan ritmis seorang penari putri dengan ekspresi sarat kesedihan. Selanjutnya, alur cerita bergerak ke masa lampau yang menggambarkan kondisi yang sungguh berbanding terbalik. Masa di mana air begitu dimuliakan, dijaga, dipelihara dan dimanfaatkan dengan bijaksana. Sebagai contoh, munculnya Taman Mumbul di Desa Sangeh, Badung yang erat hubungannya dengan perkembangan Kerajaan Mengwi. Di masa lampau hingga kini, Taman Mumbul dikenal dalam konsep Mandala Tirtha, menjadi pusat kehidupan masyarakat Desa Sangeh. Tempat ini sangat disucikan dan disakralkan guna menjaga kemuliaan dari air itu sendiri. Dengan terjaganya alam nan asri seperti inilah tercipta keindahan alam yang harmonis. Kondisi sekala dan niskalanya tetap terjaga dengan baik
Bali Post/ian
ADEGAN – Salah satu adegan dalam fragmentari “Mystical Situs Air Taman Mumbul’’ yang ditampilkan Sanggar Pancer Langiit.
Bali Post/sue
MAKIDUNG - Lomba makidung salah stau agenda di Porsenijar sekolah PGRI Denpasar. meningkatkan kualitas diri. Pembukaan Porsenijar sekolah PGRI Kota Denpasar juga dihadiri Ketua PGRI Bali Dr. Gede Wenten Ary-
asuda, Ketua YPLP PGRI Provinsi Bali, Dr. I Made Suada, M.M. dan Ketua PGRI Kota Denpasar Nyoman Winata. (025)
demi terwujudnya kehidupan yang sejahtera. Ritus masyarakat Desa Sangeh dalam memuliakan air itu berhasil ditransformasikan ke dalam gerak tari yang sangat estetis, dinamis dan ritmis. Alhasil, persembahan seni Sanggar Pancer Langiit ini tidak hanya nikmat ditonton, tapi juga sarat dengan pesan-pesan moral yang akan menggugah kesadaran para penikmat seni pertunjukan di Bali untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan. Ditemui seusai pergelaran, Art Director Agung Rahma Putra mengatakan, garapan tari
ini memang terinspirasi dari kondisi Taman Mumbul yang masih terjaga dan terpelihara dengan baik hingga saat ini. Dengan mengeksplorasi kondisi alam taman air yang asri tersebut, Sanggar Pancer Langiit ingin mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam memanfaatkan dan melestarikan alam. “Mudah-mudahan, spirit masyarakat Desa Sangeh dalam memuliakan air yang tercermin dari keberadaan situs Taman Mumbul ini juga menginspirasi masyarakat lainnya untuk melakukan hal serupa,” ujarnya. (ian)