Skip to main content

Edisi Sabtu 20 Juli 2019 | balipost.com

Page 1

Bali Post

balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Perpanjangan Izin FPI Dievaluasi Jakarta (Bali Post) – Perpanjangan izin organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) sedang dilakukan tahapan evaluasi. ‘’Organisasi ini sebenarnya izinnya sudah habis tanggal 20 Juni yang lalu, tapi sementara ini belum diputuskan, izin itu dilanjutkan atau tidak,’’ kata Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto, Jumat (19/7) kemarin. Wiranto menjelaskan alasan belum memberikan perpanjangan izin, karena masih mendalami terkait evaluasi aktivitas organisasi selama ini. ‘’Rekam jejaknya sedang disusun terkait organisasi ini layak diberikan izin lagi atau tidak,’’ ujar Wiranto. Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan akan mengeluarkan surat keterangan terdaftar atau SKT apabila ada organisasi kemasyarakatan yang mengajukan izin. Organisasi kemasyarakatan bisa mengajukan izin ke Kemendagri, Kementerian Hukum dan HAM. Bantah Menangkal Wiranto membantah jika pemerintah berupaya untuk menangkal kembalinya Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq ke Indonesia. ‘’Kalau ada berita yang bersangkutan ditangkal

untuk masuk ke Indonesia, tidak ada,’’ tegas Wiranto usai memimpin rapat koordinasi terbatas tingkat menteri dengan agenda pembahasan perkembangan situasi terkini dalam negeri, di Kantor Kemenkopolhukam Jakarta, Jumat kemarin. Wiranto menjelaskan polemik Habib Rizieq belum dapat kembali ke Indonesia dari Arab Saudi karena masalah pribadi, di mana dia tinggal melebihi batas waktu atau overstay. ‘’Sehingga ada tuntutan pemerintah di sana pada pribadi yang bersangkutan, untuk mempertanggungjawabkan kelebihan batas waktu itu,’’ jelas Wiranto. Sebelumnya, Sekretaris Umum FPI Munarman menegaskan, semua perkara yang menjerat Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka telah selesai atau sudah mendapatkan surat penghentian penyi-

Polda Bali Dalami Kesaksian Sandoz Denpasar (Bali Post) Putu Pasek Sandoz Prawirotama, anak mantan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, telah bersaksi pada sidang dengan terdakwa A.A. Alit Wiraputra, Rabu (17/7) lalu. Sandoz yang mengaku sebagai konsultan nonformal telah menerima fee sebanyak Rp 7,5 miliar. Terkait pengakuan tersebut, Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol. Andi Fairan justru mempertanyakan jumlah uang sebanyak itu hanya untuk jasa konsultan nonformal. ‘’Akan kami dalami kesaksiannya waktu sidang di PN,’’ tegas Andi. Ditemui Jumat (19/7) kemarin, ia mengatakan, bila dalam pengembangan kasus ini Sandoz merupakan bagian dari tim yang mengurus keluarnya izin reklamasi di Pelabuhan Benoa, maka statusnya akan ditentukan setelah melalui gelar perkara. ‘’Apa pantas hanya ngomong-ngomong saja, modal ngomong saja dapat Rp 7,5 miliar? Itu sudah dikejar juga di sana (siding - red). Nanti kami akan lihat perkembangannya di sidang. Kalau uang itu bagian dari pengurusan izin tersebut, tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain,’’ ujar Kombes Andi. Dia juga mengakui sedang menangani laporan Alit Wiraputra di Ditreskrimum. Terlapornya ada tiga yaitu I Putu Pasek Sandoz Prawirottama, Made Jayantara dan Candra Wijaya. ‘’Sedang didalami laporan tersebut, sambil menunggu perkembangan di pengadilan,’’ ujarnya. Ia menyatakan terus memonitor perkembangan kasus ini di persidangan. Mudah-mudahan dari sana ada alat bukti juga. ‘’Keterangan terdakwa di pengadilan kan ada alat bukti kami. Tidak menutup kemungkinan kasus ini akan berkembang ke sejumlah orang yang telah dilaporkan,’’ tandasnya. (kmb36)

Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol. Andi Fairan

dikan perkara (SP3). Munarman menjelaskan, sejak lama pihaknya berjuang dan menginginkan kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia, bahkan sebelum pelaksanaan ijtima ulama pertama. ‘’Habib Rizieq bukan tidak mau pulang, tetapi Habib tidak bisa pulang karena terhalang akibat pencekalan keluar dari wilayah Saudi atas permintaan pihak kita di sini,’’ kata Munarman. (ant) RAPAT KOORDINASI Menkopolhukam Wiranto didampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komjen Pol. Suhardi Alius memberikan keterangan seusai rapat koordinasi bidang Polhukam, Jumat (19/7) kemarin.

Perang Dagang akan Meluas Setelah China Disasar Vietnam Medan (Bali Post) – Dampak perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China diperkirakan berlanjut setidaknya hingga 2020. Karena diduga konflik dagang tersebut digunakan Presiden Donald Trump sebagai alat citra untuk memenangkan pemilihan presiden AS pada 2020. Menurut Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo, Jumat (19/7) kemarin, perang dagang juga berpotensi meluas karena AS sedang mengkaji transaksi perdagangan dengan beberapa mitra dagang

yang membuat negara ‘’Paman Sam’’ defisit seperti India dan Meksiko. Misalnya saat ini AS sedang mengkaji hubungan dagang dengan Vietnam. Bukan tidak mungkin, AS menerapkan kebijakan perdagangan yang progresif untuk membalikkan posisi defisit perdagangan bilateral mereka. ‘’Kalau bisa mengerucut ke suatu titik, ini akan berhenti pada saat pemilu. Itu adalah alat untuk Trump memenangkan pemilu. Kita bisa debat tapi masuk akal bahwa artinya jika begitu akan panjang peluang perang dagang,’’

ujar Dody. Pandangan mengenai keberlanjutan perang dagang tersebut mengemuka dalam beberapa analisis pelaku pasar. Hal itu juga yang menjadi salah satu pertimbangan beberapa lembaga keuangan internasional untuk memprediksi perlambatan perekonomian global akan berlanjut hingga 2020. Saat ini, ujar Dody, dampak perang dagang antara dua negara raksasa ekonomi AS dan China telah menekan volume perdagangan dunia yang mengakibatkan perlambatan perekonomian global. Kon-

flik dagang antara AS dan China sudah memasuki perang tarif yang sangat memengaruhi produksi rantai dagang global. AS mengenakan tarif impor sebesar 10-25 persen atas barang-barang impor asal China dengan total nilai 200 miliar dolar AS, sementara China membalas dengan meminta tarif impor sebesar 25 persen atas barang-barang asal AS senilai 60 miliar dolar AS. ‘’Belum lagi, kemungkinan pemerintah AS melakukan bilateral expansion (pengenaan bilateral) untuk mengharapkan perdagangan internasional

Jakarta (Bali Post) – Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menanggapi putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak permohonan kasasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kasus kebakaran hutan di Kalimantan. ‘’Saya sudah koordinasi dengan Menteri Kehutanan (dan Lingkungan Hidup), intinya pemerintah sudah mengambil langkahlangkah. Pertama, langkah perbaikan atas tuntutan. Menteri Kesehatan, Menteri Kehutanan telah bekerja sesuai perintah Presiden. Berikutnya, Presiden juga telah mengambil langkah-langkah taktis di lapangan untuk menyelesaikan agar kebakaran itu berkurang dan ini ada hasilnya,’’ kata Moeldoko di kantor KSP Gedung Bina Graha Jakarta, Jumat (19/7) kemarin. Pada 16 Juli 2019, majelis

hakim Mahkamah Agung yang terdiri dari hakim I Gusti Agung Sumanatha (ketua) dengan anggota Pri Pambudi Teguh dan Nurul Emiyah menolak pemohon Presiden Joko Widodo, Menteri Dalam Negeri, Gubernur Kalimantan Tengah atas termohon Arie Rompas dan kawan-kawan dalam nomor perkara 3555 K/PDT/2018. ‘’Inti pokok yang seharusnya disimpulkan adalah kewajiban negara dalam melindungi warga negaranya, sehingga wajib segera menanggulangi dan menghentikan bencana alam/kebakaran hutan yang mengancam jiwa raga dan harta benda warganya, di mana gugatan a quo demi kepentingan umum, diharapkan negara segera melakukan upaya dan atau tindakan yang diperlukan,’’ kata Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah.

Kasus bermula saat terjadi kebakaran hebat pada 2015. Salah satu yang dilanda yaitu Kalimantan. Sekelompok masyarakat menggugat negara, mereka adalah Arie Rompas, Kartika Sari, Fatkhurrohman, Afandi, Herlina, Nordin dan Mariaty. Mereka menggugat Presiden RI, sejumlah menetri dan Gubernur Kalimantan Tengah. Pada 22 Maret 2017, Pengadilan Negeri Palangkaraya memutuskan di antaranya menghukum Presiden RI, Menteri LHK, Menteri Kesehatan dan Gubernur Kalimantan Tengah untuk mendirikan rumah sakit khusus paru dan penyakit lain akibat pencemaran udara asap di Provinsi Kalimantan Tengah yang dapat diakses gratis bagi korban asap. Memerintahkan seluruh rumah sakit daerah yang berada di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah

membebaskan biaya pengobatan bagi masyarakat yang terkena dampak kabut asap di Provinsi Kalimantan Tengah. Atas putusan itu, Jokowi dkk. tidak terima dan mengajukan banding. Namun, Pengadilan Tinggi Palangkaraya menolak gugatan itu dan menguatkan putusan Pengadilan Negeri Palangkaraya pada 19 September 2017. (ant)

MA Tolak Kasasi Presiden Jokowi

yang lebih adil,’’ ucap Dody. Ia mengatakan, kepastian atas ketidakpastian ini akan membuat kondisi pertumbuhan ekonomi global lebih lambat dari yang diperkirakan sebelumnya. Hal ini juga berdampak ke Indonesia, karena AS dan China merupakan sasaran ekspor Indonesia. ‘’Sekarang ini pasar melihat semakin tegas bahwa perlambatan ekonomi akan mulai terjadi secara global, dikonfirmasi oleh lembaga internasional IMF yang mulai menurunkan performa ekonomi negara maju dan berkembang,’’ ujarnya. (ant)

Perkokoh Lembaga Keuangan

Bangun SDM, Antisipasi Kemajuan Teknologi

Di ERA digital, penetrasi teknologi informasi di Industri Jasa Keuangan (IJK) sangat deras. Demikian pula perilaku konsumen dan pasar juga berbasis teknologi informasi. Maka dari itu, IJK harus mengikuti perkembangan teknologi untuk memenuhi ekspektasi pasar. Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Bali (BI KPw) Bali Causa Iman Karana mengatakan, perbankan menghadapi era disrupsi yang perlu diantisipasi. Terbukti dari pengajuan izin beberapa bank di Bali untuk menutup kantor cabangnya. Bank–bank tersebut kebanyakan dari bank asing. Penegasan itu disampaikannya pada Seminar Nasional ‘’Memperkokoh Lembaga Keuangan dan SDM Bank/Non-Bank Era Disruption Digital Ekonomi Dalam Rangka Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat (Public

Trust)’’, Jumat (19/7) kemarin di Inna Grand Bali Beach, Sanur. Fenomena ini, katanya, terjadi seiring dengan perkembangan teknologi financial, sehingga IJK mau tidak mau harus mengikutinya dan beradaptasi dengan peruban. Dalam menghadapi era teknologi dan era digital, Bank Indonesia pun telah in progress dalam melakukan transformasi. Transformasi tersebut meliputi bidang kebijakan, organisasi, SDM dan budaya kerja. Transformasi dilakukan dalam rangka mengakomodasi dan mengantisipasi perkembangan baik global maupun nasional. Ketua Panitia Viraguna Bagoes Oka mengatakan, perkembangan memang begitu cepat, teknologi tidak bisa dihindari. Semua lembaga keuangan bank dan non-bank, mau tidak mau harus ber-

benah diri secara ekstrem. Namun kata kuncinya adalah SDM. SDM harus beradaptasi dan meningkatkan kemampuan sehingga memiliki kompetensi. SDM harus memiliki kredibilitas dan konsistensi untuk mengantisipasi dengan bisa mengukur risiko. ‘’Karena teknologi ini cepat, efisien tapi high risk kalau tidak terukur. Makanya kata kuncinya kalau SDM-nya tidak disiapkan sejak dini, dengan cara extra ordinary, itu tidak akan mudah, akan menjadi suatu hambatan,’’ ungkapnya. Tambah dia, IJK wajib mengikuti teknologi tetapi juga mengimbanginya dengan membangun SDM. Karenanya, ia berharap kebijakan yang dibuat BI harus mengatur tentang SDM dan aturan yang dibuat harus fleksibel dan bisa menjawab kebutuhan pasar. Sekda Provinsi Bali Dewa

Made Indra mengatakan, IJK harus mengadaptasikan dirinya, harus masuk dalam mainstream perilaku pasar. ‘’Karena pasar sudah sedemikian cerdasnya dalam menggunakan teknologi informasi. Mereka menginginkan pelayanan yang cepat, pelayanan yang mudah, aman,’’ ujarnya. Namun, otoritas jasa keuangan dan otoritas perbankan harus memberikan jaminan, bahwa pelayanan berbasis teknologi aman bagi customer. Pada saat yang bersamaan, memperkuat TI dalam pelayanan IJK juga harus diikuti dengan literasi kepada masyarakat. Literasi dalam penggunaan teknologi secara benar. Sebab, kalau tidak, kemahiran menggunakan TI itu bisa digunakan untuk perilaku–perilaku yang kurang baik, yang bisa merugikan masyarakat dan IJK. (kmb42)

SEMINAR - Sekda Bali Dewa Made Indra didampingi Viraguna Bagoes Oka (kiri) dan Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Bali (BI KPw) Bali Causa Iman Karana (dua kanan).


2

Sabtu Umanis, 20 Juli 2019

FIGUR

Dukung Bali Bersih

UPAYA menjaga lingkungan kini gencar disuarakan Pemerintah Provinsi Bali lewat sejumlah programnya yang terangkum dalam “Bali Bersih”. Guna mendukung upaya ini, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali juga

melakukan beragam inovasi dengan fokus pada produk yang ramah lingkungan. Salah satunya dengan memasang Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) atau beji lintar di sejumlah titik. Manager Komunikasi PLN UID Bali I Made Arya mengatakan, SPLU atau yang biasa disebut Powerbank PLN ini merupakan upaya untuk meminimalkan penggunaan generator set (genset) saat warga memiliki hajatan di area publik. Sebab, penggunaan genset berbahan bakar minyak (BBM) bisa menimbulkan polusi udara. “Melalui beji lintar, polusi udara karena penggunaan genset bisa diminimalkan, selain itu juga lebih efisien. Masyarakat yang punya event di ruang publik, seperti Bajra Sandhi sudah bisa memanfaatkan powerbank PLN ini,” katanya saat masimakrama ke Kantor Bali Post, Jumat (19/7) kemarin. Menurut pria yang sebelumnya menjabat sebagai Manajer Bidang Jaringan UP3 Bali Timur ini, beji lintar ini ada di beberapa titik di Denpasar. Di Lapangan Monumen Perjuangan Rakyat Bali ada lima unit beji lintar yang dipasang, yaitu di bagian sisi timur lapangan, barat, utara dan selatan lapangan. “Kita masih menjajaki plus-minusnya, karena ini merupakan pilot project,” ujar pria yang bekerja di PLN sejak 1993 ini. Hingga kini, kata pria asal Peguyangan ini, respons masyarakat sangat bagus. Terlebih program ini sejalan dengan program Bali Bersih. Nantinya beji lintar ini juga bisa berfungsi untuk pengisian daya motor listrik. Sehingga ketika regulasi terkait kendaraan listrik sudah keluar, infrastruktur penunjangnya juga sudah tersedia. Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati ketika mendirikan penjor perayaan Galungan. Diimbau jaraknya 1,5 meter dari jaringan. Imbauan ini terus digaungkan PLN, mengingat bahayanya dampak yang ditimbulkan dari pelanggaran yang dilakukan tersebut. “Masyarakat yang tidak tahu bahayanya, rasa takutnya mungkin tidak ada. Justru kita yang melihat, yang tahu, itu ngelihatnya takut sekali,” kata Arya yang menjabat Manager Komunikasi PLN IUD Bali per 1 Juli 2019 ini. (iah)

Gaji Naker Bali Perlu Ditambah Tunjangan Pelestarian Adat dan Budaya Denpasar (Bali Post) Ketua Komisi III DPRD Bali I Nengah Tamba mengusulkan agar slip gaji tenaga kerja (naker) ditambah dengan tunjangan untuk menjaga kelestarian adat dan budaya Bali. Utamanya bagi naker ber-KTP Bali. Pasalnya, adat dan budaya yang selama ini menarik banyak kunjungan wisatawan. “Masyarakat Bali begitu dahsyatnya mempertahankan adat dan budaya, dengan hari raya yang bertubi-tubi, semua itu butuh biaya,” ujar Tamba, Jumat (19/7) kemarin. Menurut Tamba, justru upacara keagamaan itulah yang “dikejar” oleh wisatawan. Dalam hal ini, masyarakat Bali mengeluarkan biaya untuk melestarikan adat dan budaya. Tapi penikmatnya adalah wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. “Sedikit sekali dampak konkritnya kepada pendapatan masyarakat Bali dalam rangka untuk menjaga eksistensi adat dan budaya ini. Oleh karena itu, saya mengusulkan agar slip gaji pegawai di Bali, baik di pemerintah maupun swasta, ada tambahan tunjangan menjaga adat dan budaya Bali di samping gaji pokok, tunjangan kinerja, dan lainnya,” jelas politisi Demokrat asal Jembrana ini. Untuk besarannya, lanjut Tamba, bisa disesuaikan dengan kebijakan masing-masing perusahaan. Untuk pegawai pemerintah, bisa

dengan memperhitungkan golongannya. “Itu kan melekat jadinya, bisa Rp 100 ribu, Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu. Itu kan dirasakan langsung masyarakat kita,” ujarnya. Berkaitan dengan nilai-nilai kearifan lokal Bali, terutama konsep Tri Hita Karana sejatinya diakomodir dalam Ranperda tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan yang tengah dibahas di DPRD Bali. Hal itu tampak pada pengaturan tentang penambahan indikator keagamaan, sosial budaya, dan lingkungan dalam sistem pengupahan, pengaturan pekerja kontrak, dan sistem outsourching. Anggota Pansus Ranperda Ketenagakerjaan I Wayan Sutena mengatakan, konsep budaya Bali yang berlandaskan ajaran Hindu dirumuskan dalam lima standar hidup sejahtera 5 W. Yang dimaksud 5 W adalah wareg, waras, wastra, wisma, dan wasita. Wareg berarti dapat memenuhi kebutuhan pangan sesuai dengan kebutuhan fisiknya akan gizi. Waras adalah mampu memenuhi kebutuhan kesehatan fisik maupun nonfisik. Wastra yakni mampu memenuhi kebutuhan dalam bidang sandang secara wajar. Wisma adalah kemampuan untuk memenuhi kebutuhan papan atau perumahan yang sehat dan wajar. Kemudian, wasita berarti mampu memenuhi kebutuhan bidang pendidikan dan seni budaya. (kmb32)

Anggota Jaringan Narkoba Medan-Bali Dihukum Delapan Tahun Denpasar (Bali Post) Anggota jaringan narkoba antarprovinsi, yakni MedanBali terdakwa I Putu Mas Wira Adi Kusuma alias Gus Mas, dihukum selama delapan tahun. Dalam sidang di PN Denpasar belum lama ini, terdakwa dinyatakan bersalah dan dijerat Pasal 112 ayat UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dalam sidang terungkap bahwa penangkapan terdakwa berawal dari tertangkapnya Muhammad Ikhsan (23), dan M. Dani (28), kurir sabu-sabu jaringan MedanBali di Bandara Internasional

Ngurah Rai Bali, Sabtu (9/3). Keduanya ditangkap karena ketahuan menyelundupkan empat paket sabu-sabu dengan cara diselipkan dalam sol sandal. Dengan rincian barang bukti sabu-sabu seberat 233,45 gram di sol sandal kanan dan 257,11 gram di sol sandal kiri milik Iksan. Kemudian sabu-sabu seberat 252,62 gram di sol sandal kanan dan 252,01 gram di sol sendal kiri milik Dani. Sabusabu yang beratnya hampir mencapai 1 kilogram ini rencananya akan diserahkan kepada Kusuma. Majelis hakim pimpinan

Kony Hartanto menilai, terdakwa terbukti bersalah memiliki narkotika golongan I jenis ekstasi sebanyak 105 butir total berat 34,52 gram neto. Selain dihukum 8 tahun, terdakwa juga diganjar dengan pidana denda sebesar Rp 800 juta dengan ketentuan apabila tidak membayar maka diganti pidana penjara selama empat bulan. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Made Tofan Amijaya yakni pidana penjara selama 12 tahun dan denda sebesar Rp 800 juta subsider enam bulan penjara. (kmb37)

Topik : Anggaran Pertanian Diusulkan 3-5 Persen dari Total APBD

Bali Post/kmb36

RILIS - Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol. Andi Fairan merilis hasil Operasi Pekat Agung 2019 di Mapolda, Jumat (19/7) kemarin.

Kasus ”Skimming’’ Coreng Citra Pariwisata Bali imbulkan citra buruk bagi Pulau Bali. Pasalnya, dari kartu ATM putih yang disita dari pelaku berisi nomor PIN empat digit. Biasanya nomor PIN empat digit tersebut merupakan milik nasabah bank dari luar negeri. ‘’Jadi, mereka (pelaku - red) menyasar wisatawan asing yang datang ke Bali. Kalau nomor PIN enam digit itu nasabah bank di Indonesia. Tapi, rata-rata semua nomor PIN-nya empat digit disita dari pelaku,’’ ujarnya. Selama empat bulan tinggal di Bali, pelaku menargetkan korbannya warga asing yang transaksi di ATM di Bali. Pelaku mencuri data nasabah bank dan disita 26 kartu ATM palsu berisi nomor PIN empat

digit. ‘’Pekerjaan pelaku agen asuransi di negaranya. Dia masuk ke Bali sejak 16 Maret 2019. Untuk menghindari batas waktu masa habisnya visa, pelaku terbang ke Malaysia. Dari Malaysia dia ke Singapura, lalu balik ke Bali,’’ kata Fairan Andi. Sementara itu, digelarnya Operasi Pekat Agung 2019, menurut Andi, dilatarbelakangi karena kasus pencurian pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) mendominasi tindak pidana di Bali. Hal ini berdampak buruk bagi citra keamanan di Bali. ‘’Kasus curat, curas dan curanmor kecenderunganya terjadi pada malam

hari di permukiman, kantongkantong perekonomian seperti mall dan pasar. Lebih sering juga terjadi di objek wisata, seperti di Kuta, Seminyak dan Sanur,’’ ujarnya. Menurut mantan Direktur Sabhara Polda Sumatera Utara ini, operasi tersebut dilaksanakan selama 16 hari mulai 27 Juni sampai 12 Juli lalu dan melibatkan 555 personel jajaran Polda Bali. Hasilnya diungkap 59 kasus, terdiri dari curat 29 kasus, curas enam kasus dan curanmor 24 kasus. Sedangkan jumlah tersangka yang ditangkap 53 orang, ditahan 45 orang, ditembak kakinya enam orang dan dua orang tidak ditahan karena masih di bawah umur. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) DPRD Bali menyampaikan lima rekomendasi terhadap Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018 dalam Rapat Paripurna di gedung dewan, beberapa waktu lalu. Salah satunya menyangkut perhatian pemerintah untuk sektor pertanian. Pasalnya, kontribusi sektor pertanian terhadap struktur perekonomian Bali dalam dua dasawarsa terakhir tidak beranjak dari kisaran 16-17 persen.

kan sektor tersier, sehingga akan terwujud keseimbangan baru dari kontribusi tiga sektor yakni sektor primer, sekunder, dan tersier,’’ kata politisi PDI-P asal Buleleng ini. Menurut Kusuma Putra, hal itu akan berdampak positif terhadap serapan tenaga kerja serta daya tahan ekonomi Bali. Terutama saat ada guncangan-guncangan yang berpengaruh pada pariwisata di Pulau Dewata. Terlebih lagi, masyarakat Bali lebih banyak tinggal di desa dan rata-rata mereka adalah petani. ‘’Tingkat kemiskinan di desa jauh lebih tinggi daripada di perkotaan. Data BPS, angka kemiskinan di desa rata-rata 13,1 persen, sedangkan di

kota rata-rata 6,89 persen,’’ paparnya. Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, pertanian khususnya pangan dari hulu ke hilir telah menjadi program prioritas Pemprov Bali. Anggaran yang disiapkan tidak hanya dari APBD, tapi juga dari APBN untuk pengembangan pertanian. Di sisi lain, Koster justru menilai usulan dewan agar mengalokasikan anggaran 3-5 persen dari APBD terlalu tinggi. (kmb32)

Denpasar (Bali Post) Dua tahun terakhir, Ditreskrimum Polda Bali mengungkap sembilan kasus skimming yang melibatkan komplotan asal Bulgaria dan Rusia. Pelaku terbaru yang ditangkap yakni Krasimir Stoykov (41) asal Rusia di ATM di Supermarket Bali Delli di Jalan Dewi Kunti 1, Seminyak, Kuta, Selasa (9/7). Ulah sindikat skimming ini tentu saja mencoreng citra pariwisata Bali. Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol. Andi Fairan mengatakan hal itu saat merilis hasil Operasi Pekat Agung 2019 di Mapolda, Jumat (19/7) kemarin. Andi Fairan menambahkan, ulah pelaku skimming ini men-

Anggaran Pertanian Diusulkan 3-5 Persen dari Total APBD ‘’Kami menyarankan perlunya dibuat peraturan daerah yang mengamanatkan sedikitnya alokasi dana untuk sektor pertanian 3-5 persen dari total APBD Pemprov Bali dan juga APBD kabupaten/ kota se-Bali,’’ ujar Koordinator Pembahasan Ranperda Gede Kusuma Putra. Apabila APBD provinsi dan kabupaten/kota diga-

bungkan, lanjut Kusuma Putra, jumlahnya ada di kisaran Rp 30 triliun. Dengan alokasi 3-5 persen, paling tidak ada dana Rp 1 triliun untuk sektor pertanian setiap tahunnya. Pihaknya meyakini hal itu akan mampu mendorong dan memacu sektor primer tersebut untuk memberikan kontribusi yang lebih besar. ‘’Namun tanpa mengabai-

DUA inovasi pelayanan publik Pemkot Denpasar mendapat apresiasi dan penghargaan dari pemerintah pusat. Masuk dalam Inovasi Pelayanan Publik Top 99 Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB). Penghargaan ini diserahkan Men-PAN RB Syafruddin yang diterima Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara di Semarang, Kamis (18/7). Dua inovasi Denpasar yang lolos Top 99 ini adalah Denpasar Mantap Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Damakesmas) untuk kategori pelayanan kesehatan dan Sungai Elok, Nyaman untuk Masyarakat dengan Menjaga Lingkungan dan Alam di Tukad Bindu (Senyum Melia di Tubin) Kelurahan Kesiman untuk kategori pemberdayaan masyarakat. Men-PAN RB Syafruddin dalam sambutannya mengatakan, terdapat 3.156 inovasi terdaftar yang diusulkan oleh 331 instansi mulai dari kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta BUMN, BUMD. Dari seluruh tahapan mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, penilaian proposal, dan selanjutnya ditetapkan 99 Top Inovasi oleh tim panel independen. Sampai saat ini total berjumlah 13.214 inovasi pelayanan publik, lahir karena meningkatnya kebutuhan masyarakat yang harus dijawab lewat representatif pelayanan publik dengan kemajuan inovasi, namun tetap pada kearifan lokal. ‘’Saya mengapresiasi pemda dalam kerja keras melayani rakyat lahirnya inovasi untuk Indonesia maju,’’ ujarnya. Men-PAN RB juga

menekankan inovasi harus terinternalisasi baik infrasturktur, SDM, termasuk aliran anggaran agar bermanfaat. Pelayanan jangan lagi dibuat berbelit-belit, tetapi harus mudah, efektif dan efisien membantu peningkatan kehidupan masyarakat. ‘’Melahirkan inovasi melalui kompetensi perlu ditopang keberlanjutannya sehingga diberikan dana insentif daerah untuk pemeliharaan dan memacu semangat yang lain untuk pelayanan yang lebih baik,’’ ujarnya. Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara didampingi Kabag Organisasi I.B. Alit Adhimerta, Kadis Kesehatan dr. Luh Putu Sri Armini, Lurah Kesiman I Gusti Ayu Made Suryani, Yayasan Tukad Bindu I Gusti Rai Ari Temaja, dan I.B. Made Ary Manik mengaku bersyukur atas suksesnya inovasi di Kota Denpasar yang mampu masuk dalam Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Nasional. Damakesmas merupakan pelayanan kesehatan yang menyasar lapisan masyarakat hingga yang terbawah ini, atau yang dikenal dengan istilah home care yang sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Sementara Senyum Melia di Tubin, sesuai dengan namanya identik dengan tokoh pada film ‘’Dilan’’ fokus inovasi pemberdayaan masyarakat ini juga menitikberatkan kegiatan untuk mempercantik lingkungan, utamanya kawasan Tukad Bindu. Diharapkan, dengan inovasi ini bisa melayani masyarakat yang lebih baik dari peningkatan kesehatan masyarakat, lingkungan dan kebersihan. Karena hakikat pembangunan yang berorientasi pada tingkat

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Dua Inovasi Denpasar Raih Penghargaan Top 99 Inovasi Nasional

PENGHARGAAN - Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara saat menerima dua piagam penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik dari Men-PAN RB Syafruddin di Semarang, Kamis (18/7). Hadir pula dalam kesempatan tersebut Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. kesejahteraan masyarakat itu sendiri mencakup pada pelayanan dasar meliputi kesehatan, pendidikan, dan sosial. ‘’Bapak Wali Kota Rai Mantra dan Wakil Wali Kota Jaya Negara selalu memotivasi kepada seluruh OPD melalui koordinasi Sekda Denpasar yang setiap tahunnya wajib ada satu inovasi. Sehingga tiap tahun ada 30 inovasi yang akan kita pacu untuk peningkatan pelayanan publik,’’ ujarnya. Kadis Kesehatan Kota Denpasar dr. Ni Luh Sri Armini mengaku bersyukur atas lolosnya inovasi kesehatan Damakesmas menjadi Top 99 Pelayanan Publik Nasional Tahun 2019. Inovasi yang diluncurkan sejak tahun 2017, mampu memberikan peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan kini telah terintegrasi dengan Damapancana milik BPBD. ‘’Ya, kami sangat bersyukur dan semoga dapat lolos menjadi Top

45 dan terus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,’’ ungkapnya. Sementara itu, Lurah Kesiman yang juga selaku Koordinator Senyum Melia di Tubin I Gusti Ayu Made Suryani didampingi Ketua Yayasan Tukad Bindu I Gusti Rai Ari Temaja menjelaskan, inovasi pemberdayaan masyarakat ini dilaksanakan guna mewujudkan kemandirian serta merangsang masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan. Di mana, kebiasaan untuk menjaga lingkungan ini justru mampu memberikan nilai tambah bagi perkembangan perekonomian sekitar. ‘’Kini Tukad Bindu telah berkembang menjadi sebuah tempat yang sangat menarik dikunjungi. Hal ini sebagai wujud nyata keberhasilan community based di Denpasar yang tentunya memberikan manfaat bagi masyarakat,’’ tambah I Gusti Rai Ari Temaja. (ad733)


BADUNG

Sabtu Umanis, 20 Juli 2019

3

Pascapenemuan Tulang Manusia, Desa Adat Pecatu Gelar ”Pacaruan”

MACARU - Prosesi macaru yang digelar Desa Adat Pecatu, Jumat (19/7) kemarin.

Bali Post/edi

Mangupura (Bali Post) Bertepatan dengan rahinan Sugihan Bali dan Kajeng Kliwon, Desa Adat Pecatu, Jumat (19/7) kemarin menggelar upacara Pacaruan Tawur Nawa Gempang Sasab Merana Kelebon Amuk lan Butha Slurik Balik Sumpah. Ritual ini bertujuan membersihkan secara niskala kawasan desa adat pascaditemukannya tulang belulang manusia di bekas galian C di Banjar Dinas Giri Sari Desa Pecatu Kecamatan Kuta Selatan, pada 4 Juli lalu. Menurut Bendesa Pecatu I Made Sumerta, upacara pacaruan dipusatkan di catus pata atau perempatan agung Pecatu. Upacara ini untuk pembersihan Bhuana Alit dan Bhuana Agung. Karena diakuinya, sebelumnya di kawasan Pecatu ada beberapa kejadian, termasuk yang terbaru berupa penemuan tengkorak manusia. Tidak itu saja, menurutnya ada juga kejadian di jalan raya maupun di pantai yang jumlahnya puluhan. Termasuk juga kejadian bus yang jatuh ke jurang di wilayah Suluban yang mengakibatkan beberapa wisatawan meninggal. Untuk itu, prajuru Desa Adat Pecatu sepakat untuk melakukan

pacaruan di catus pata dan di lokasi penemuan tulang. Bahkan prosesi ini juga dilaksanakan di masing-masing penjuru mata angin kawasan desa adat, termasuk di Pura Uluwatu. Sebab, sebelumnya di Objek Wisata Kawasan Luar Pura Uluwatu juga ada kejadian orang melompat dari tebing dan meninggal dunia. Dijelaskannya, upacara yang dipuput oleh dua sulinggih ini memiliki makna pembersihan unsur Tri Hita Karana. Apalagi saat ini umat Hindu akan menyambut hari raya Galungan dan Kuningan. Upacara ini juga dilakukan agar roh-roh mereka yang meninggal bisa kembali ke asalnya, yang mana dalam prosesinya juga akan dilarung ke laut. ‘’Ini dalam rangka menyambut rahinan jagat, ada Galungan dan Kuningan. Apalagi sebentar lagi akan dilaksanakan pujawali di prasanak Pura Uluwatu yaitu di Pura Selonding dan Pura Dalem Pengeleburan dan di Pura Uluwatu,’’ tegasnya. Ketua Panitia Drs Wayan Teja menambahkan, upacara ini diharapkan bisa membersihan kawasan desa adat secara niskala. Sarana upacara yang digunakan berupa satu ekor kambing, ayam dan sarana lain. (kmb23)

Tahun Ajaran Baru Dimulai Seragam Gratis Belum Dibagikan Mangupura (Bali Post)-

Seragam gratis dari Pemkab Badung kepada seluruh siswa baru di Kabupaten Badung, hingga kini belum dibagikan. Padahal tahun ajaran baru telah dimulai Minggu lalu. Berbeda dengan tahun sebelumnya, seragam gratis telah rampung didistribusikan sebelum tahun ajaran baru dimulai. Berdasarkan informasi Jumat (19/7) kemarin, seragam bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih dalam proses tender. Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung tak menampik perihal tersebut. ‘’Ya belum dibagikan. Kami masih dalam tahap lelang,’’ ujar Kepala Bidang Gedung dan Sarana Disdikpora Badung Putu Roby Widya Harsana. Menurutnya, pengadaan seragam gratis yang masih dalam tahap lelang adalah

pengadaan pakaian seragam bahan seragam Pramuka beserta kelengkapannya untuk siswa kelas I SMP negeri di Kabupaten Badung. Nilai pagu paket sebesar Rp 2.000.542.500. Seragam endek untuk siswa baru SMP negeri dianggarkan dengan nilai pagu paket Rp 3.111.955.000. Kemudian, belanja pakaian khusus seragam sekolah putih biru beserta kelengkapannya nilai pagu anggarannya Rp 2.000.542.500. ‘’Kami siapkan seragam siswa tahun 2019 untuk SMP sebanyak 8.083 orang siswa

dan SD sebanyak 8.500 orang siswa. Target pembagian seragam ini rencananya akhir November 2019 ini,’’ jelasnya. Selain itu, Pemkab Badung juga menganggarkan seragam gratis bagi siswa kelas I SD negeri di Kabupaten Badung dengan nama kegiatan proyek belanja pakaian khusus seragam sekolah merah putih beserta kelengkapannya dengan nilai pagu paket Rp 1.589.500.000. Kemudian, pengadaan seragam Pramuka beserta kelengkapannya dianggarkan Rp 1.589.500.000.

Pengadaan pakaian seragam olahraga nilai pagu anggarannya Rp 1.028.500.000. Sedangkan untuk seragam endek dianggarkan Rp 2.805.000.000. ‘’Dalam pembagiannya, para siswa baru akan diberikan seragam pramuka, seragam endek, seragam olahraga dan seragam merah putih untuk SD dan seragam putih biru untuk SMP. Pembagiannya dalam bentuk kain,’’ ungkapnya. Dia menambahkan, siswa yang akan menjahit sesuai dengan ukurannya. Namun, ongkos jahit akan tetap dibayarkan oleh pemerintah. Per set pakaian akan diberikan ongkos jahit sebesar Rp 110 ribu. (kmb27)

Pendapatan Daerah Turun

FIGUR

Giri Prasta Sebut Imbas Pemilu

Optimalisasi Pelayanan SEJUMLAH hal menjadi penekanan Herry A.Y Sikado yang baru beberapa hari menjabat sebagai General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai untuk optimalisasi pengelolaan bandara. Di antaranya, optimalisasi pergerakan pesawat dan penumpang, penataan arus kendaraan di areal terminal domestik maupun internasional, serta penyedian transportasi publik. ‘’Kami akan memanfaatkan lahan yang ada untuk peningkatan layanan kepada para pengguna jasa,’’ katanya usai acara pisah sambut General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Kuta, Kamis (18/7) lalu. Menurut Herry, luas Bandara Ngurah Rai sangat terbatas, sehingga membuat pihaknya terpaksa memanfaatkan fasilitas bandara yang ada saat ini. ‘’Luas lahannya yang kurang lebih 285 hektar ini yang kita manfaatkan, baik untuk peningkatan layanan maupun kapasitas di airside maupun landside,’’ ungkapnya. Pihaknya juga akan melakukan penambahan slot penerbangan. Otoritas Bandara (Otban) Wilayah IV Bali Nusra, kata Herry sudah menyetujui penambahan dua slot penerbangan, dari sebelumnya 30 penerbangan per jam menjadi 32 penerbangan per jam. Diperkirakan pengisian dua slot itu dapat direalisasikan paling

Bali Post/ist

MPLS - Pembukaan MPLS di SMPN 2 Kuta Utara, Senin (15/7) lalu. MPLS merupakan kegiatan di awal tahun ajaran baru.

lambat Oktober mendatang. Ia mengakui, permintaan slot dari maskapai penerbangan asing sangat tinggi. Setidaknya terdapat maskapai asing dari tiga negara masuk daftar tunggu di Bandara Ngurah Rai. ‘’Kita prioritaskan untuk luar negeri atau penerbangan internasional. Yang kedua adalah pesawat yang wide body yang besar,’’ jelasnya. Penambahan dua slot dipastikan memberikan dampak positif terhadap pergerakan pesawat dan penumpang. Hanya saja diperlukan berbagai hal di antaranya persiapan fasilitas penunjang. ‘’Jadi kalau dia nambah dua, berarti kita harus menyiapkan fasilitasnya berapa, impact-nya dari penambahan itu apa saja. Itu yang harus kita siapkan fasilitasnya,’’ ujarnya. Ditanya potensi pengisian slot penerbangan tengah malam, Herry menyebut hal itu belum dimungkinkan, sebab saat ini tengah dilakukan pemeliharaan landasan pacu di bandara. Overlay runway dilaksanakan mulai pukul 02.00 Wita hingga 07.00 Wita. (edi)

Bali Post/ken

NARKOBA - Bea Cukai Ngurah Rai, Jumat (19/7) kemarin memberikan penjelasan terkait kasus penyelundupan narkoba yang dilakukan Warga Peru, Guido Torres Morales dan WNI berinisial VPT.

Mangupura (Bali Post) – Hajatan Pemilu berupa Pilkada dan Pilpres di Kabupaten Badung berpengaruh terhadap pendapatan daerah Kabupaten Badung. Pesta demokrasi tersebut, kata Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, menjadi salah satu pemicu turunnya pendapatan daerah. Hal itu diungkapkan Bupati Giri Prasta usai mengikuti sidang paripurna di gedung DPRD Badung, Kamis (18/7) lalu. Pejabat asal Desa Pelaga, Petang ini tak menampik jika terjadi penurunan pendapatan hingga pihaknya harus merevisi APBD. ‘’Kemarin ada masalah erupsi, masalah Pilkada, Pilpres, kan salah satu

faktor yang menurunkan (pendapatan),’’ ujarnya. Menurutnya, APBD merupakan asumsi dan komitmen. Dalam hal ini pihaknya berkomitmen tidak akan mengurangi program-program yang telah tertuang dalam Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). ‘’Ketika 2018 ditetapkan Rp 7,9 triliun karena kita melihat persoalan pariwisata dan pendapatan tidak tercapai, maka diturunkan Rp 6,2 triliun. Namun hal yang paling pertama tidak boleh dirasionalisasi adalah program kebutuhan dasar PPNSB,’’ tegasnya. Dikatakannya, turunnya pendapatan daerah harus diketahui seluruh PNS dan tenaga kontrak di Pemkab Badung. Tujuannya, mereka dapat memahami kondisi keuangan daerah sekaligus berupaya meningkatkan pendapatan dan mengelola anggaran se-

cara efisien. Seperti diketahui, program-program yang tertuang dalam PPNSB terdiri dari bidang pangan, sandang dan papan, infrastruktur, kesehatan pendidikan, pariwisata, jaminan sosial dan ketenagakerjaan, adat, hingga agama dan budaya. Namun berdasarakan catatat Bali Post, program Pemkab Badung yang terkena rasionalisasi anggaran adalah bantuan dana upakara yang biasanya diberikan Pemkab Badung kepada masyarakat, turut tergerus rasionalisasi. Bantuan yang disalurkan melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) ini tidak akan diberikan penuh sesuai proposal yang diajukan. Program promosi pariwisata juga dipangkas, bahkan dihentikan sementara. Ironisnya, program penerangan jalan juga terkena dampak rasionalisasi. (kmb27)

kemudian melanjutkan dengan pemeriksaan badan dan rontgen di rumah sakit. Berdasarkan hasil rontgen, terdapat indikasi adanya benda mencurigakan di dalam saluran pencernaan GTM. Setelah dikeluarkan, diketahui benda mencurigakan di dalam saluran pencernaan GTM adalah sediaan narkotika jenis kokain yang dikemas dalam 125 bungkus plastik dengan berat total 950 gram neto. ‘’Keseluruhan kokain dengan berat 950 gram ini ditaksir nilai edar mencapai Rp 2.375.000.000 dan perkiraan nilai konsumsi sebanyak 4.750 orang,’’ kata Himawan saat memberikan keterangan pers, Jumat (19/7) kemarin, di kantor Bea Cukai Ngurah Rai. Terhadap kasus ini, kata Himawan GTM dapat dijerat dengan Pasal 102 huruf (e) j.o

Pasal 103 huruf (c) Undangundang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan j.o Pasal 113 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan tuntutan hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda paling banyak Rp 10 miliar ditambah sepertiga. Selain kasus GTM, lanjut Himawan, Bea Cukai juga melakukan penindakan atas sebuah paket asal Jerman yang dikirim melalui Kantor Pos Besar Renon, Denpasar, pada 4 Juli lalu. Dari pemeriksaan, isi paket tersebut berupa 1 buah plastik klip bening berisi 4 biji tanaman

total seberat 0,08 gram neto yang berdasarkan hasil uji laboratorium dinyatakan sebagai sediaan narkotika jenis ganja. Selanjutnya, tim gabungan Bea Cukai dan Polda Bali mengamankan penerima paket yakni seorang pria WNI berinisial VPT. Untuk kasus ini, VPT dapat dijerat dengan Pasal 102 huruf (e) j.o Pasal 103 huruf (c) Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan j.o Pasal 113 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan tuntutan hukuman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun, serta pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar. (kmb23)

Selundupkan 950 Gram Kokain Warga Peru Terancam Hukuman Mati Mangupura (Bali Post) Seorang pria warga negara Peru, Guido Torres Morales (GTM) (55) diamankan petugas Bea Cukai Ngurah Rai saat tiba di Bandara Ngurah Rai, 26 Juni lalu. Saat itu, GTM kedapatan menyelundupkan kokain sebanyak 950 gram neto dengan menggunakan modus swallow atau ditelan. Dengan jumlah barang bukti yang cukup banyak, GTM terancam hukuman mati. Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai Himawan Indarjono menjelaskan, sebelumnya GTM menumpang pesawat Emirates EK 450 rute Dubai-Denpasar. Saat melewati pemeriksaan X-ray di Bandara Ngurah Rai, petugas Bea Cukai melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap barang bawaan milik yang bersangkutan. Petugas


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Booth Daihatsu GIIAS 2019 Puaskan Selera Zaman ’’Now’’

MERIAH - Suasana kemeriahan dan keceriaan Booth Daihatsu di Hall 2A pada pameran otomotif GIIAS 2019 di ICE, Tangerang. DINDING penuh motif warnawarni ditambah cahaya neon yang artsy memenuhi salah satu booth di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 yang berlangsung 18-28 Juli 2019 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang Selatan. Booth menarik hati bergaya Memphis Art ini tidak lain adalah Booth Daihatsu. Booth Daihatsu di GIIAS 2019 dibuka secara resmi oleh Soichiro Okudaira, Presiden Daihatsu Motor Company, Ltd. Jepang, Tetsuo Miura, Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor, Supranoto, Chief Executive PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation, dan Pongky Prabowo, Wakil Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor. Turut hadir dan menyaksikan Gidion Hasan, Direktur PT Astra International Tbk., serta jajaran Direksi dan Manajemen PT Astra Daihatsu Motor, PT Astra International

Tbk-Daihatsu Sales Operation, Daihatsu Dealer Management & Owner beserta tamu undangan dari berbagai kalangan dan sahabat jurnalis dari seluruh media. Sesuai dengan tema ‘’Funtastic GenerasiON’’ yang diusung, Daihatsu mendandani booth 2A di area Hall 2 layaknya instalasi modern art yang saat ini digandrungi anakanak muda. Nuansa ceria, aktif, dan youthful yang tercermin dari desain dan tata ruang ala Memphis langsung terasa begitu menginjakkan kaki di Booth Daihatsu. Memang, Booth Daihatsu di GIIAS tahun ini dibuat untuk menyambut generasi milenial dan dinikmati seluruh sahabat Daihatsu. Tahun ini Daihatsu menampilkan total 12 unit mobil di Booth Daihatsu ekshibisi GIIAS, yang terdiri atas 1 unit mobil konsep HyFun, 1 unit mobil model domestik Jepang yaitu Tanto Custom, 1 unit Xenia modifikasi, dan 1 unit Sirion Artvatar yang dapat didesain sesuai

kreativitas dan selera pengunjung. Tidak hanya itu, Daihatsu juga memamerkan 3 unit special edition, yaitu Astra Daihatsu Ayla SE, Terios SE, dan Sirion SE; serta 5 unit existing model meliputi Xenia, Terios, Ayla, Sigra, dan Sirion. Selama pelaksanaan ekshibisi GIIAS 2019, Booth Daihatsu mengadakan berbagai program seru, baik di atas panggung (onstage) maupun di bawah panggung (offstage) berupa game corner interaktif. Booth Daihatsu juga dilengkapi dengan R&D (Research and Development) Corner yang memperlihatkan cara kerja Smart Assist, yaitu teknologi keamanan pintar, seperti brake assist, lane departure, error prevent, brake assist pedestrian, dan auto hi-beam. Teknologi ini dapat dilihat langsung pada miniatur mobil Daihatsu Tanto yang tersedia di R&D Corner. Terdapat juga After Sales Service (ASS) Corner yang didesain antigravitasi, serta Fantastic Play Ground bagi pengunjung yang datang bersama keluarga dan membawa anak. Bagi pengunjung yang penasaran rasanya naik mobil domestik Jepang yang berteknologi Smart Assist, tersedia unit test drive Tanto yang dapat dicoba untuk merasakan langsung fitur keamanan canggih dari mobil ini. ‘’Sesuai tema ‘Funtastic GenerasiON’ kami ingin selalu memberikan program unggulan dan permainan interaktif untuk para pengunjung kawula muda dan keluarga. Kami berharap Sahabat Daihatsu dapat menikmati pengalaman mengesankan selama berada di Booth Daihatsu,’’ ujar Supranoto. (Bns1)

Dr. I Wayan Suryasa, S.S., M.Hum.

Promosi Doktor Linguistik Terjemahan Unud

EMOSI merupakan sebuah pernyataan kompleks manusia yang melibatkan perasaan, lingkungan, hasrat, perubahan psikologis, dan pengendalian diri. Emosi manusia dapat berubah dalam hitungan detik. Demikian disampaikan Promovendus I Wayan Suryasa, S.S., M.Hum. pada Ujian Terbuka Promosi Doktor Prodi Doktor (S-3) Ilmu Linguistik Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Udayana (Unud) di Ruang Sidang Dr. Ir. Soekarno, FIB Unud, Jumat (19/7) kemarin. Di hadapan sembilan penguji yang dipimpin Ketua Sidang Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A., Promovendus I Wayan Suryasa, S.S., M.Hum. memaparkan disertasinya dengan judul ‘’Pengalihan Kata Emosi Bahasa Inggris ke Dalam Bahasa Indonesia pada Teks Kŗşņa’’. Penelitian ini dilatarbelakangi beberapa pemikiran rasional. Secara rasional filosofis, aspek epistemologi terhadap pengalihan makna dari bahasa sumber (BS) ke dalam bahasa target (BT). Secara rasional pragmatis, hal yang praktis pada penelitian ini adalah dengan mempertimbangkan sebuah konsep emosi. Emosi tidak dapat dipisahkan dari sebuah budaya. Hal bersifat praktis yang dimaksud adalah fenomena yang terjadi dalam budaya kehidupan sosial. Misalnya, budaya pada BT sangat ekspresif dibandingkan dengan budaya yang terdapat pada BS. Dua budaya yang berbeda ini juga merupakan alasan penelitian terhadap konsep kata emosi ini sangat penting dilakukan guna mengetahui hal yang terjadi pada produk terjemahannya. Secara rasional fenomenal, karya terjemahan teks Kŗşņa sangat menarik dilakukan karena konten buku tersebut mempunyai filosofi yang kuat terhadap kehidupan ini. Misalnya, penuh dengan norma, budi pekerti, serta dapat digunakan sebagai pedoman dalam kehidupan. Di satu sisi, dalam teks Kŗşņa terdapat banyak kata emosi, baik emosi positif maupun emosi negatif. Pada sisi lain, juga tampak fenomena kebahasaan, serta fenomena emosi dari pelbagai emosi dalam kehidupan berbahasa dan berbudaya.

Sabtu Umanis, 20 Juli 2019

MPLS SMAN 2 Denpasar Perkuat ’’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ Miliki Visi Baru, Ajak Siswa Baru ’’Matirtayatra’’

SMAN 2 Denpasar yang akrab disebut ReSMAN termasuk sekolah besar di Bali. Tahun ini merekrut 540 siswa baru. Mereka sejak Senin lalu mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sedangkan Kamis (18/7) diajak melakukan PSN dan aksi kebersihan di lingkungan sekolah dan Panjer. Ketua Panitia MPLS Dra. Tri Sulistyaningsih, M.Pd. didampingi Wakasek Kesiswaan Kadek Oka Satria Wibawa, S.Or. menjelaskan, semua agenda MPLS berjalan sesuai juknis dengan kehadiran 100 persen. MPLS tahun ini juga mengundang narasumber dari Dinas Kesehatan, TNI dan Dinas Sosial. Jumat (19/7) kemarin, siswa baru diperkenalan aneka ekstra yang dikemas dalam bentuk parade ekstra. Yang menarik, selama MPLS siswa baru SMAN 2 Denpasar menjadikan sekolah ini nol sampah plastik. Semua minuman dan makanan dikemas menggunakan bahan nonplastik. Kepala SMAN 2 Denpasar Drs. Ida Bagus Sueta Manuaba, M.Pd. mengungkapkan, sejak awal komitmen warga SMAN 2 Denpasar adalah membuat lingkungan bersih dan menolak sampah plastik. Makanya program MPLS SMAN 2 Denpasar kini diarahkan guna memperkuat visi Gubernur Bali ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Sabtu (20/7) ini peserta MPLS diajak matirtayatra ke sejumlah pura. Di antaranya Pura Serijong, Selemadeg, Tabanan, Pura Rambut Siwi, Tirtha Segara Rupek, dan Tirta Empul, Jembrana. Agenda ini, kata Sueta Manuaba, bentuk impelementasi dari KI-1 bidang spiritual/ketuhanan. Tujuannya selain mengenal pura kahyangan jagat di Bali, juga penting untuk memperkuat pendidikan

UCAPAN SELAMAT - Kepala SMAN 2 Denpasar Ida Bagus Sueta Manuaba didampingi waka memberi ucapan selamat kepada siswa baru saat menutup MPLS.

KARANGAN bunga sebagai ucapan selamat kepada I Wayan Gede Rumega dari puluhan rekannya terlihat di pintu masuk Fakultas Hukum Universitas Udayana, Jalan Pulau Bali, Denpasar, Jumat (19/7) kemarin. Lelaki kelahiran Ulakan, 18 Juli 1968, yang saat ini menjabat Ketua Pengadilan Negeri Madiun ini, berhasil meraih predikat terbaik (cumlaude) dalam ujian disertasi dengan Promotor Prof Dr. I Made Arya Utama, S.H., M.Hum. yang juga Dekan FH Unud. Kopromotor Dr. I Gede Yusa, S.H., M.H. dan Dr. Lilik Mulyadi, S.H., M.H. Penguji Undangan atau Eksternal Prof. Dr. R. Benny Riyanto, S.H., M.Hum., CN. dan Prof. Dr. I Ketut Mertha, S.H., M.Hum. Sementara Penguji Prof. Dr. Ibrahim R, S.H., M.H., Prof. Dr. I Wayan Parsa, S.H., M.Hum. dan Dr. Gde Made

Swardhana, S.H., M.H. Rumega berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul ‘’Rekontruksi Pengaturan Hukum Yang Berkepastian terhadap Tindakan Penyalahgunaan Wewenang oleh Aparat Pemerintah Daerah yang Dikualifikasikan Tindak Pidana Korupsi’’, sehingga mendapatkan gelar Doktor Ilmu Hukum. Dalam disertasinya mengangkat adanya konflik norma antara Pasal 21 UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang PTUN dan Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Konflik norma tersebut dapat menimbulkan ketidakpastian dalam hal putusan di PTUN, berbeda dengan putusan di Pengadilan Tipikor sebagai akibat persinggungan antara hukum pidana dan hukum administrasi.

karakter sesuai visi dan misi baru SMA 2 Denpasar yakni ‘’Terwujudnya insan berbudi luhur, cerdas, kompetitif, berlandaskan Tri Hita Karana’’. Sueta Manuanba didampingi Waka Kurikulum I Nengah Mardana, S.Pd., Waka Sarpras Ni Wayan Rustini, S.Pd., M.Pd. dan Waka Humas Dra. Tri Sulistyaningsih, M.Pd. menekankan, pegenalan lingkungan sekolah penting bagi siswa baru agar secepatnya menyesuaikan diri dengan budaya mutu di SMAN 2 Denpasar. Mereka dididik bukan saja menjadi insan pintar, namun juga cerdas sosial dan spiritualnya. Makanya siswa baru ditekankan perilaku sopan dan santun dengan semua orang dengan salam agama Hindu ‘’Om Swastiastu’’. Dalam menerapkan Pergub Pelestarian Bahasa Bali dan Busana Bali, katanya, semua warganya baik Hindu maupun non-Hindu mengenakan busana Bali dan tiap Kamis menggunakan bahasa Bali halus. Bahkan, sekolah sudah memasang papan nama semua ruan-

gan dilengkapi dengan huruf Bali. Mengingat tingginya animo masyarakat memilih ReSMAN, semua guru diminta tetap memberikan pelayanan terbaik. Tugas guru adalah mengajar dengan baik dan berkualitas, bukan sebagai pemilik sekolah. Untuk itu, SMAN 2 Denpasar berkomitmen menjalani full day school. Siswa baru yang selesai menjalani MPLS, Putu Aditya Mahendra (alumni SMPN 6), I Gusti Agung Istri Agrivina Shyta Devi (SMPN 1) dan Ni Kadek Katarina Mega Prasetya Putri (SMPK Harapan) mengaku senang menjalani MPLS. ‘’Sedikit melelahkan, namun banyak menyenangkan karena makin banyak punya teman,’’ ujar Shyta Devi. Aditya menambahkan, MPLS makin menyenangkan karena banyak diajak main game, diajarkan yel-yel dan diperkenalkan parade ekstra. Sementara Prasetya mengaku mendapat pendidikan disiplin selama MPLS terutama belajar bangun pagi dan menyelesaikan tugas tepat waktu. (ad372)

I Wayan Gede Rumega Lulus Promosi Doktor Ilmu Hukum Predikat ’’Cumlaude’’

SERTIFIKAT - Prosesi penyerahan sertifikat kelulusan Doktor kepada Dr. I Wayan Suryasa, S.S., M.Hum. di FIB Unud, Jumat (19/7) kemarin. Fenomena yang ditemukan adalah pengalihan kata emosi; positif ke positif, positif ke negatif, negatif ke negatif, serta negatif ke positif atau netral. Adanya fenomena pengalihan kata emosi ini mampu mengubah karakter seseorang akibat teks yang dibacanya. Oleh karena itu, sangat perlu dan penting memahami lebih mendalam, dengan mengkaji pengalihan kata emosi bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia pada teks terjemahan Krsna. Ini dilakukan dengan dua konsep yang ada, yaitu konsep terjemahan dan pendekatan Metabahasa Semantik Alamiah (MSA). Parameter emosi yang direkonstruksi ulang menyimpulkan bahwa evaluasi positif berdasarkan perasaan baik yang menganut sistem budaya level tinggi sebagai gaya dan strategi komunikasi. Praktik komunikasi nonverbal yang menerapkan gaya kognitif dengan mengedepankan pemikiran daripada perasaan molekul semantik yang bermanfaat positif. Ini membuktikan bahwa terjemahan dan semantik sangat berkaitan dan saling mendukung dalam analisis kata emosi. Terutama analisis MSA yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman leksikon yang diteliti. Oleh karena itu, dalam hal ini bukan sekadar untuk mencari kesepadanan, tetapi cara menyampaikan skenario kognitif dan efeknya dalam hasil terjemahan. Itu semua mampu dilakukan dengan teori MSA. Dr. I Wayan Suryasa, S.S.,

M.Hum. adalah seorang dosen tersertifikasi mengajar di ITB STIKOM Bali sejak 2016. Doktor kelahiran Marga, 5 Juli 1981 ini meraih gelar S-1 Sastra Inggris (S.S.) di Universitas Warmadewa, Fakultas Sastra (2006) dan gelar S-2 Magister Linguistik (M.Hum) di Program Pascasarjana (S-2) Universitas Udayana (2015). Dosen yang identik dengan rambut jering dan jenggot tipis ini adalah sosok yang sangat rendah hati serta murah senyum. Ia lahir dari keluarga sederhana yang orangtuanya hanya mengenyam pendidikan sampai SD. ‘’Saya mewakili keluarga besar merasa sangat bahagia dan bangga dengan gelar Doktor sebagai pencapaian akademik tertinggi yang diperoleh putra kami,’’ kata I Wayan Yasin T, ayahanda tercintanya. Dr. Suryasa tidak hanya mengemban tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi tetapi juga adalah seorang editor yang berkecimpung di dunia internasional. Kariernya sebagai Editor Publikasi Ilmiah Internasional terindeks ELSEVIER SCOPUS (SJR Q1-Q4) dimulai dari persahabatan yang berlanjut seperti keluarga dengan Prof. Surender Kumar Gupta (pemilik Penerbit IJMRAIndia) pada 2016. Koneksinya kian berkembang dengan pesat merambah ke beberapa negara sejak dekat dengan Eric Stefan George, Ph.D. (Executive Elsevier Marketing). (ad622)

DISERTASI - I Wayan Gede Rumega memaparkan disertasinya di hadapan tim penguji dalam ujian terbuka Program Studi Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Udayana, Jumat (19/7) kemarin.

Dalam hal penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh pejabat pemerintahan, khususnya pemerintah daerah, berdampak pada kerugian keuangan negara, yang tentunya wewenang itu adanya tindak pidana korupsi. Maka model pertanggungjawaban hukum yang berkepastian dan berkeadilan bagi aparat pemerintah daerah yang diduga melakukan tindak pidana korupsi atas dasar penyalahgunaan wewenang pemerintahan yakni melalui pengembangan model peradilan koneksitas. Dalam peradilan koneksitas ini memberikan kewenangan kepada majelis hakim yang berasal dari unsur hakim PTUN dan unsur hakim Pengadilan Tipikor secara proporsional untuk secara bersama-sama memeriksa dan memutuskan unsur penyalahgunaan wewenang yang disangkakan kepada oknum aparat pemerintah daerah. Melalui model peradilan koneksitas, maka proses persidangan dapat dilakukan terpadu dengan pendekatan holistik dari bidang hukum pidana dan hukum administrasi sejalan asas peradilan cepat, sederhana dan biaya ringan karena tidak melalui dua institusi pengadilan yang berbeda, dengan proses di masingmasing peradilan relatif lama. Dekan FH Unud Prof Dr. I Made Arya Utama, S.H., M.Hum. memberikan apresiasi yang positif terhadap Rumega dalam hal temuan hukumnya yang di luar zona nyaman, sebagai sebuah pemikiran ilmiah, sehingga dapat menjadi inovasi baru untuk mencari keadilan baru yang berkembang. Apresiasi atas kelulusan cumlaude juga diberikan oleh Ketua Alumni Doktor Ilmu Hukum FH Unud Dr. I Gede Agus Kurniawan, S.H., S.S., M.H. (ad621)

memiliki daya jelajah dan durabilitas tinggi dalam menghadapi berbagai kondisi jalan,’’ katanya. Executive Vice President Director AHM Johannes Loman menyatakan kontur dan kondisi jalanan di Indonesia yang beragam tentu menjadi kesenangan berkendara tersendiri bagi pengendara yang gemar menjelajah. Dengan Honda ADV150, AHM berusaha menemani konsumen agar dapat menikmati kondisi beragam jalan yang ada di Indonesia dengan berkendara yang menyenangkan. ‘’Kehadiran Honda ADV150 diharapkan tidak hanya menjadi jawaban untuk berkendara seharihari atau mobilitas kerja, namun juga dapat memenuhi kesenangan pengendara dalam mengeksplorasi lokasi-lokasi baru dan melakukan hobi di waktu luang. Kami optimis skutik ini dapat mewujudkan mimpi pengendara motor yang ingin memiliki motor skutik untuk aktivitas yang beragam,’’ terangnya. Secara keseluruhan tampilan, Honda ADV150 terlihat futur-

makin membuat pengendaranya merasa aman dan nyaman. Untuk memperkuat faktor keamanan, Honda ADV150 telah dilengkapi pula dengan fitur ESS (Emergency Stop Signal) pada tipe ABS. ESS secara otomatis akan mengaktifkan lampu hazard saat melakukan pengereman mendadak, sehingga dapat memberikan peringatan ke pengendara di belakang. Selain itu, ACG starter melengkapi kemampuannya agar tetap halus saat mesin dinyalakan. Honda ADV150 dipasarkan dengan dua tipe, ABS-ISS dan CBS-ISS dengan total 6 varian warna yang futuristik dan manly. Tipe ABS-ISS dipasarkan Rp 36,5 juta (On The Road Jakarta) dan tersedia dalam dua warna, yakni Advance Red dan Advance White. Sementara tipe CBS-ISS yang dipasarkan seharga Rp 33,5 juta (On The Road Jakarta) ada empat pilihan warna, yakni Tough Matte Brown, Tough Silver, Tough Matte Black, dan Tough Red. (bns2)

AHM Luncurkan Skutik Penjelajah Jalanan Honda ADV150

HONDA ADV150 - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mencoba motor skutik penjelajah jalanan Honda ADV150 saat pembukaan gelaran Gaikindo Indonesia International Autoshow 2019 di ICE BSD, Serpong, Kamis (18/7), disaksikan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, President Director AHM Toshiyuki Inuma, Executive Vice President Director AHM Johannes Loman dan Presiden Direktur Astra Prijono Sugiarto.

PT Astra Honda Motor (AHM) memperkenalkan skutik penjelajah jalanan yakni Honda ADV150. Hadir dengan desain bodi yang futuristik dan manly, Honda ADV150 sesuai dengan karakter pengendara yang aktif. Dibekali mesin 150cc eSP (enhanced Smart Power), skutik ini memiliki performa responsif. President Director AHM Toshiyuki Inuma mengatakan, Honda ADV150 dikembangkan untuk menjawab kebutuhan konsumen terhadap skutik berkarakter penjelajah. Model baru ini akan memberikan kebanggaan dalam berkendara, baik melalui desain yang tampil beda mengadopsi gaya motor besar, penyematan fitur-fitur canggih, kenyamanan berkendara saat melibas jalanan maupun performa responsif mesin eSP. ‘’Honda ADV150 didesain untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang berbeda melalui desain yang futuristik dan manly. Performa dan fitur-fitur unggulan yang disematkan pada skutik ini pun mendukung pengendara yang

istik dan manly. Memiliki jarak terendah dengan tanah setinggi 165 mm membuat skutik ini semakin gagah dan mudah melintasi jalanan di berbagai kondisi. Desain suspensi depan yang kokoh serta penyematan wavy disc brake sebesar 240 mm pada roda depan dan sebesar 220 mm pada roda belakang memberikan kestabilan dalam melakukan pengereman serta tampil semakin sporti dan terdepan di kelasnya. Pada bagian belakang, disematkan twin subtank rear suspension untuk memberikan kenyamanan dan kestabilan yang optimal pada saat menikung, jalan bergelombang dan berboncengan. Penggunaan tapered handle bar dan ban semi dual purpose berukuran besar 110/80–14 (depan) serta 130/70–13 (belakang) semakin memberikan kesan gagah dan tampil beda pada Honda ADV150. Dibekali pilihan fitur Anti-lock Braking System (ABS) dan Combi Brake System (CBS) dengan 3 kaliper, Honda ADV150 akan se-

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Sabtu Umanis, 20 Juli 2019

5

Bali Dapat Bantuan 205 Hektar Penanaman Cabai

FIGUR Penuhi Hak Anak SETIAP anak berhak mendapatkan kebahagiaan dan kehidupan yang layak. Mulai dari hangatnya kasih sayang, tersedianya sarana kehidupan, makanan, hingga pendidikan. Hanya, tidak semua anak cukup beruntung menikmati semua hal itu. Ada yang sudah dihadapkan dengan berbagai masalah kehidupan walau usianya masih sangat belia. ‘’Hak anak itu kan bagian dari hak asasi untuk memperoleh pendidikan dan perlindungan. Kaitan dengan itu, pemerintah selama ini sudah memiliki program secara nasional yang ada di setiap provinsi dan kabupaten/kota yakni Program Keluarga Harapan,’’ ujar Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra di ruang kerjanya, Jumat (19/7) kemarin. Menurutnya, Program Keluarga Harapan salah satunya juga memberikan bantuan bagi keluarga tidak mampu untuk bisa membiayai pendidikan anak. Khusus anak berkebutuhan khusus berhak mendapatkan pendidikan inklusi. Kemudian, anak-anak penyandang disabilitas juga harus mendapatkan hak pendampingan dan pelayanan. ‘’Dalam kaitan memenuhi hak-hak anak itu, kami juga bersinergi dengan Relawan Bali. Kalau dari orangtua kurang mampu memberikan pengasuhan, ya… kitalah, pemerintah melalui Dinas Sosial dan para relawan yang memberikan. Ini rutin, berkelanjutan sampai anak itu menjadi dewasa,’’ paparnya. Selain itu, pihaknya bersama Relawan Bali di bawah koordinasi Wayan Andi Karyasa menggelar acara One Day for Children di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar, Sabtu (20/7) ini. One Day for Children melibatkan sekitar 250 anak yatim dari keluarga tidak mampu. Sebagai bentuk pemenuhan terhadap hak-hak anak, mereka akan diajak bermain dan bergembira bersama para relawan dan donatur. Akan ada tujuh stan permainan berhadiah, 12 stan makanan dan minuman, serta 1.000 bingkisan untuk hadiah permainan yang semuanya bisa dinikmati anak-anak secara gratis. ‘’Selain memberikan hiburan dan menghadirkan rasa kebersamaan, juga sekaligus untuk memberi kepercayaan pada anak-anak bahwa mereka tidak sendiri dan tidak tersisih. Masih banyak orang yang peduli dan tulus membantu mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik,’’ pungkasnya. (rin)

Jadi Perantara Jual-Beli Narkoba

Muhammad Fuad Dihukum 10 Tahun Denpasar (Bali Post) Dinyatakan terbukti bersalah menjadi perantara jualbeli narkotika jenis sabu-sabu dan memiliki ganja, Muhammad Fuad (32) dihukum selama 10 tahun penjara. Dalam sidang di PN Denpasar, Kamis (18/7), majelis hakim pimpinan Gde Ginarsa dengan hakim anggota Dewa Budi Watsara dan Ni Made Purnami menyatakan perbuatan terdakwa melanggar dua pasal yakni Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 111 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Hakim menjelaskan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana yakni tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, menjadi perantara jual-beli, menukar, menyerahkan atau menerima narkotika golongan I bukan tanaman, dan menanam, memelihara, memiliki, menyimpan atau menyediakan narkotika golongan I dalam bentuk tanaman. Selain dipidana penjara, terdakwa Fuad juga dipidana denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan kurungan. Putusan dari majelis hakim ini lebih

ringan dari tuntutan jaksa. JPU Ni Made Karmiyanti sebelumnya menuntut supaya terdakwa dihukum 13 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara, sehingga atas putusan itu terdakwa langsung menyatakan menerima. Sementara JPU masih pikir-pikir. Sebelumnya dalam dakwaan disebut, kasus ini bermula dari tertangkapnya I Dewa Putu Herry Yuliana, Selasa (19/2), di Jalan Tukad Petanu, Gang Belibis, Denpasar Selatan. Petugas dari Polda Bali mengamankan 1 paket sabu-sabu seberat 4,27 gram netto dari tangan Herry Yuliana. Kepada petugas, dia mengaku membeli narkoba itu dari Fuad seharga Rp 6 juta. Terdakwa kemudian ditangkap di Jalan Pulau Galang, Perumahan Amerta Wisma, Denpasar Barat. Dari hasil pengeledahan di dalam kamar tersebut, aparat kembali menenukan barang bukti berupa 10 plastik klip masing-masing berisi sabu-sabu, 1 buah plastik klip berisi ganja, 1 buah timbangan elektrik dan 1 bandel plastik klip kosong. (kmb37)

Bali Post/dok

CABAI – Bali mendapat bantuan penanaman cabai seluas 205 hektar tahun ini.

Denpasar (Bali Post) Cabai merupakan komoditas pertanian yang menjadi salah satu indikator terjadinya inflasi dalam suatu daerah. Karenanya, pemerintah memberikan bantuan penanaman cabai kepada petani dengan harapan bisa meningkatkan produksi. Tahun 2019 ini, Bali mendapat bantuan penanaman cabai seluas 205 hektar. Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali Wayan Sunarta, Jumat (19/7) kemarin, mengatakan bantuan penanaman cabai seluas 205 hektar untuk Bali disebar ke Kabupaten Bangli seluas 40 hektar, Kabupaten Buleleng 50 hektar, Kabupaten Gianyar 20 hektar, Kabupaten Klungkung 30 hektar, Kabupaten Karangasem 20 hektar dan Kabupaten Tabanan 45 hektar. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan luas tanam cabai di Bali sehingga menambah pasokan pasar. ‘’Dengan adanya tambahan luas

tanam artinya meningkatkan produksi dan mengamankan ketersediaan pasokan pasar. Ini kemudian bisa mengendalikan atau menjaga kestabilan harga cabai di pasaran,’’ ujarnya. Bantuan yang sama juga didapatkan Bali pada 2018 lalu seluas 225 hektar yang disebar ke Buleleng (50 hektar), Tabanan (50 hektar), Gianyar (50 hektar), Bangli (25 hektar), Klungkung (25 hektar), dan Karangasem (25 hektar). ‘’Selain untuk daerah sentra cabai, bantuan ini juga diberikan berdasarkan pengajuan proposal dari petani,’’ jelas Sunarta. Luas tanam cabai di Bali baik cabai besar dan cabai rawit tahun 2019 ini meningkat dibandingkan 2018. Untuk cabai rawit luas tanam tahun 2018 mencapai 109.349 hektar, meningkat menjadi 150.510 hektar tahun 2019 atau sekitar 37,64 persen. Sementara cabai besar, luas tanam tahun 2018 mencapai 44.087 hektar dan tahun 2019 meningkat menjadi 48.566 hektar atau 10,16 persen. (kmb24)

juga yang tidak bisa dituntaskan. Seperti Ranperda tentang RDTR yang sudah sempat dibahas pansus, namun harus ditunda. Karena terhambat adanya regulasi baru serta masih menunggu RDTR provinsi. Sedangkan Ranperda RTRW yang sudah dikirim, terpaksa dikembalikan, karena belum memungkinkan untuk dibahas. ‘’Jadi belum sampai membentuk pansus, kita kembalikan. Ini murni akibat adanya ragulasi yang berubah,’’ jelasnya. Sementara itu, dilihat dari program kerja dewan pada 2019 ini dalam hal pembentukan perda, tercatat sebanyak

20 buah perda. Beberapa ranperda tersebut sudah selesai dan ditetapkan menjadi perda. Beberapa di antaranya yakni perizinan kesehatan, pembangunan industri, CSR, beberapa Ranperda Pajak Daerah, serta Ranperda Usaha Jasa Konstruksi. Sedangkan untuk rencana kerja lainnya pada 2019 ini, yakni rapat pembahasan ranperda dirancang sebanyak 32 kali, rapat hearing dengan tokoh masyarakat sebanyak 12 kali, rapat alat kelengkapan dewan sebanyak 104 kali, rapat paripurna 14 kali, rapat fraksi 25 kali, serta rapat reses tiga kali. (kmb12)

DPRD Denpasar Hasilkan Satu Perda Inisiatif

Denpasar (Bali Post) –

Masa kerja anggota dewan periode 2014-2019 akan segera berakhir. Tidak terkecuali DPRD Denpasar yang akan berakhir pada 19 Agustus mendatang. Bila dibandingkan periode sebelumnya, yakni 2009-2014, kinerja dewan kali ini terbilang cukup baik. Terbukti, para wakil rakyat periode ini berhasil menggarap satu ranperda inisiatif. Ranperda yang digarap Pansus XXIV tersebut yakni Perlindungan dan Pelestarian Bendega. Sekretaris DPRD Denpasar Putu Gede Dharma Wiyasa, Jumat (19/7) kemarin mengatakan, menjelang berakhirnya masa kerja dewan periode ini, sudah berhasil menyelesaikan beberapa produk hukum daerah. Namun, sampai saat ini masih ada sekitar tiga ranperda yang belum diparipurnakan. ‘’Jadi sampai

berakhirnya masa bakti periode ini, masih ada lagi sidang paripurna lagi dua kali, yakni direncanakan pada 22 Juli dan 16 Agustus,’’ katanya. Dharma Wiyasa mengatakan, pada sidang terakhir baru-baru ini, yakni pada Senin (15/7) lalu, dewan sudah berhasil merampungkan lima ranperda. Lima ranperda itu

di antaranya Ranperda Rencana Induk Pengembangan Kepariwisataan Kota Denpasar, Ranperda Pemilihan Perbekel, Ranperda tentang Perumda, dan Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2018. Dikatakan, selain berhasil merampungkan sejumlah ranperda menjadi perda, ada

Dewan Apresiasi Rencana Bentuk OPD Baru untuk Riset dan Inovasi

Denpasar (Bali Post) Anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana mengapresiasi rencana Gubernur untuk membentuk dua OPD baru. Terutama OPD Badan Riset dan Inovasi Daerah, karena dinilai dapat mencari solusi atas setiap permasalahan. Baik menyangkut sektor primer, sekunder maupun tersier. ‘’Saya sangat setuju dan mendorong sesegera mungkin berdirinya OPD riset inovasi dan pengembangan ini,’’ ujarnya di Denpasar, Kamis (18/7). Tidak hanya solusi, lanjut Adhi Ardhana, OPD yang mengkhususkan diri ini juga dapat melakukan pengembangan sektor-sektor di Bali lewat penelitian atau riset. Antara lain pertanian atau sektor primer,

material industri kreatif dan UMKM atau sektor sekunder, serta iklim pariwisata atau sektor tersier. ‘’Pemerintah saat itu tentu sudah memetakan kondisi perekonomian Bali. Seperti kita ketahui ada yang mengalami pelemahan, ada yang membutuhkan inovasi dan ada yang membutuhkan pemikiran untuk peningkatan,’’ jelas politisi PDI-P asal Kota Denpasar ini. Menurut Adhi Ardhana, hal itu tidak lain bagian dari tugas pemerintah untuk menjaga perekonomian berkelanjutan dalam kondisi dan situasi yang tentu juga terpengaruh oleh kebutuhan pasar global. ‘’Saya sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Bali ini, semoga masyarakat bisa mendapatkan manfaat dari langkah progresif revolusioner ini,’’ pungkasnya. Sementara itu, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan, rencana pembentukan Badan Riset dan Inovasi Daerah tidak lepas dari program prioritas dan visi Gubernur yakni ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali era baru. Dalam hal ini, Gubernur Wayan Koster ingin selalu ada terobo-

san-terobosan baru. ‘’Bagaimana kita mengatakan ada era baru, kalau tidak ada sesuatu yang baru. Untuk menciptakan kebaruan itu, maka harus ada menangani riset dan inovasi. Inovasi itu kan penemuan baru,’’ ujarnya menjelaskan alasan rencana pembentukan Badan Riset dan Inovasi Daerah. Menurut Dewa Indra, OPD baru ini akan memiliki misi khusus untuk melakukan riset dan inovasi dalam menghasilkan sesuatu yang baru bagi Bali. Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, Badan Riset dan Inovasi Daerah sesungguhnya memisahkan antara Bappeda dengan Litbang yang kini masih dalam satukesatuan di OPD Bappeda Litbang. Selain itu, adanya OPD khusus di bidang riset memang sudah menjadi tuntutan khususnya terkait pengembangan industri kreatif berbasis budaya Bali. ‘’Baik itu industri sandang, industri pangan maupun kerajinan rakyat yang sangat potensial di Bali, akan betul-betul dikelola secara baik oleh suatu badan agar bisa memberikan nilai ekonomi optimal bagi masyara-

kat Bali,’’ paparnya. Koster menambahkan, Badan Riset dan Inovasi Daerah juga tidak sematamata diisi oleh pegawai Pemprov, tetapi juga disinergikan dengan lembaga riset lain ataupun para ahli dari perguruan tinggi. Mereka akan bekerja di sana secara rutin untuk melakukan riset sesuai visi misi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. ‘’Ini menjadi harapan besar bagi kita semua sehingga industri kerakyatan berbasis kearifan lokal bisa dikembangkan dan dibangun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali,’’ jelas Ketua DPD PDI-P Bali ini. (kmb32)

Hunian Vertikal Sedang Diproses

REI Atur Strategi agar Tak Saingi PHRI

Denpasar (Bali Post) Hunian vertikal tidak lagi sebatas wacana. Telah ada progres nyata yang dilakukan DPD Real Estate Indonesia (REI) Bali. Perkembangan terakhir, usulan hunian vertikal ini telah masuk kajian hukum bidang hukum Pemprov Bali. Meski demikian, DPD REI Bali terus membuat kajian, forum, dan seminar dengan berbagai pihak terkait rencana ini.

Demikian disampaikan Sekretaris DPD REI Bali Tino Wijaya saat acara OSBIM BI tentang Survei Perkembangan Properti di OmangOmang Restaurant, Hyatt Regency, Sanur, Rabu (17/7) malam. Sementara Pemkab Badung sudah mengeluarkan perbup yang mengatur hunian vertikal yang disebut apartemen hunian. ‘’Progresnya positif, mudah-mudahan mampu menjawab

tantangan hunian yang terjangkau bagi masyarakat di perkotaan,’’ ungkapnya. Dikatakannya, meski rencana tersebut terus bergulir, masih ada beberapa kendala seperti respons MUDP dan PHDI. Menurutnya, rumah susun yang digagas secara bersama-sama ini untuk mencari solusi kebutuhan hunian, namun REI Bali juga berupaya mencegah agar tidak terjadi pergeseran tujuan

Bali Post/kmb42

OSBIM BI - Deputi Direktur BI KPw Bali Teguh Setiadi (paling kanan), Kepala BI KPw Bali Causa Iman Karana, dan Sekretaris DPD REI Bali Toni Wijaya saat OSBIM BI tentang survei perkembangan harga properti.

pariwisata. ‘’Dengan rekanrekan PHRI dan Kadin, kami mengaturnya dengan zonasi yang tepat, supaya hunian rusun dan apartemen tidak bertabrakan market dengan hotel bintang 3 dan hotel melati,’’ terangnya. Ia khawatir hunian apartemen yang dibuat malah dihuni oleh wisatawan sehingga tidak tepat sasaran. ‘’Yang tepat sasaran adalah hunian vertikal, rumah susun dihuni oleh pekerja-pekerja pariwisata yang membutuhkan lokasi yang dekat dengan tempat tinggal dan tempat bekerja,’’ imbuhnya. Untuk itu, REI Bali mengkaji lebih dalam tentang zonasi dengan melibatkan PHRI, supaya tidak berada di kawasan pariwisata, namun tetap berdekatan dengan lokasi tempat tinggal para pekerja. Selain itu, Tino menyampaikan bahwa aturan terbaru dari rumah bersubsidi di Bali maksimal seharga Rp 158 juta. Kalau lebih dari itu bukan rumah subsidi. Yang disubsidi oleh pemerintah adalah bunga KPR konsumen (pembeli). Pembeli juga harus memenuhi syarat yang harus dilengkapi yaitu merupakan rumah pertama, rumah tidak boleh disewakan, dan tidak

boleh dijual kembali. Satu lagi yang dikatakannya terkait aturan baru rumah bersubsidi adalah batasan penghasilan seseorang yang membeli rumah subsidi diatur oleh Peraturan Menteri PUPR. Batasan penghasilannya tidak boleh lebih dari Rp 6 juta. ‘’Kalau lebih dari Rp 6 juta dianggap bukan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),’’ tandasnya. Berdasarkan Survei Perkembangan Properti yang dilakukan Bank Indonesia Kantor Perwakilan (KPw) Bali, harga properti residensial (rumah tinggal) primer di Kota Denpasar pada triwulan II 2019 mengalami peningkatan dibanding triwulan sebelumnya. Kondisi ini diperkirakan berlanjut pada triwulan III 2019. Kondisi serupa juga terjadi pada harga properti residensial sekunder. Pertumbuhan harga tanah dan rumah di pasar sekunder pada triwulan II 2019 masih relatif landai dan belum mengalami perubahan yang signifikan. Pertumbuhan harga rumah sekunder pada triwulan II 2019 mengalami kenaikan rata-rata 0,37 persen (qtq) atau turun tipis dari 0,53 persen (qtq) pada triwulan

sebelumnya. Kepala BI KPw Bali Causa Iman Karana mengatakan, perkembangan properti memengaruhi lapangan usaha yang lain karena turunan properti sangat banyak bah-

kan bisa mencapai enam lapangan usaha. ‘’Kami memiliki concern khusus terhadap properti, karena dapat menggerakkan ekonomi di beberapa daerah,’’ ungkapnya. (kmb42)


OPINI

6

Sabtu Umanis, 20 Juli 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Modal Dasar Pemerintahan Baru

PERTEMUAN antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto, sungguh merupakan peristiwa politik dan sosial yang penting bagi Indonesia. Meskipun pertemuan itu telah berlangsung beberapa hari lalu, akan tetapi bagi kita peristiwa tersebut merupakan kejadian yang harus dicatat dan diingat oleh bangsa Indonesia. Banyak yang menyebutkan bahwa pertemuan itu merupakan titik balik dari ketegangan yang terjadi selama Pemilu 2019. Kita sepakat dengan pernyataan ini. Tetapi kalau kita boleh sebut, bukan sekadar pemilu tahun 2019, juga merangsek ke belakang sampai tahun 2014. Ya, pertemuan itu sekaligus mampu menurunkan tekanan persaingan politik sejak tahun 2014. Kita merasakan sekarang hasil pertemuan tersebut. Minimal dari perasaan masyarakat yang kita tangkap dari perbincanganperbincangan publik yang menyatakan lega setelah pertemuan itu terjadi. Apa yang menjadi pesan dari pertemuan ini? Pesan pertama adalah bahwa memang benar rakyat tertekan sebelumnya. Bagaimanapun, persai-ngan antarelite politik itu akan menekan perasaan psikologis masyarakat. Dikaitkan dengan sejarah, berbagai konflik berdarah pada masa lalu, dimulai dari adanya persaingan politik, yang melekat pada elite politik. Jadi, pertemuan antara dua tokoh itu langsung berpengaruh pada perasaan psikologis masyarakat. Alangkah bergunanya pertemuan antarelite di Indonesia untuk menekan perbedaanperbedaan pandangan yang ada. Kedua, ada gambaran konflik dan perdamaian di Indonesia, tergantung dari elitenya. Jika elite yang berkonflik, masyarakat ikut terbelah dan jika konflik antarelite itu tidak ada, maka stabilitas dan damailah yang ada di masyarakat. Tentu kita menginginkan stabilitas dan perdamaian yang hidup di masyarakat. Kita mengharapkan apa yang terjadi antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto tersebut mampu memberikan inspirasi perdamaian di struktur politik di bawahnya. Kita berharap arus perdamaian itu mengalir ke bawah, bukan saja kepada para politisi atau partai politik, tetapi juga kepada masyarakat yang lain. Kita tahu, masyarakat Indonesia masih banyak yang terlibat konflik pada akar rumput. Ini misalnya terjadi di desa-desa, antarkelompok di desa-desa atau antar-RT di perkotaan. Inspirasi memang diperlukan oleh masyarakat untuk menghindari pertumpahan darah. Sering kali konflik pada akar rumput berakhir dengan pertumpahan darah. Dengan adanya pertemuan ini, kita pesankan kepada politisipolitisi muda Indonesia yang kelak akan berkompetisi lima tahun mendatang, atau tahun mendatang untuk kepala daerah, mulailah dicerna apa arti sportivitas dalam berpolitik. Sportivitas dimulai dari pemahaman tentang apa itu kompetisi dan hakikat yang ada di baliknya. Persiapkanlah segala amunisi untuk berkompetisi. Kecakapan berkompetisi politik tidak salah dimulai dari sekarang, termasuk juga uang. Kemudian ketika berkompetisi, haruslah pula siapkan mental untuk menerima kekalahan maupun kemenangan. Ini harus dilakukan sejak sekarang agar kelak tidak menimbulkan kegaduhan ketika menerima kenyataan sebagai kandidat yang kalah. Khusus kepada calon presiden atau mereka yang berminat untuk itu, persiapan harus dilakukan benar-benar dari sekarang. Lima tahun bukanlah waktu yang lama untuk menunggu. Jika waktu lima tahun itu dibagi secara sistematis, sungguh merupakan waktu yang pendek untuk berkompetisi menjadi presiden. Salah satu contoh misalnya, mempersiapkan mental itu paling tidak diperlukan satu tahun. Empat tahun sisanya dibagi untuk persiapan pemetaan kekuatan politik dan modal keuangan. Jadi, sangat singkat. Demi stabilitas nasional, sekali lagi persiapkanlah diri dari sekarang. Bagi Joko Widodo, seperti yang sudah sering diungkapkan di media massa, persatuan Indonesia merupakan modal dasar untuk membangun Indonesia pada masa depan. Maka, setelah konflik diakhiri atau pertemuan dengan Prabowo sudah berhasil dilakukan, persiapkanlah tenaga dan waktu untuk konsentrasi memilih menteri dan kemudian dengan kabinet itu melakukan langkah kebijakan untuk memimpin Indonesia.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Sukses, Pelaksanaan PKB 2019 Tidak terasa PKB 2019 telah berlalu. Baik siang, sore, maupun malam kegiatan PKB selalu dipadati masyarakat. Hal ini secara jujur patut kita acungi jempol. Kami mengapresiasi upaya Gubernur Bali dan panitia PKB yang begitu giat mengupayakan ada seni budaya Bali yang adiluhung bisa dilestarikan dan dikembangkan dengan baik. Di pihak lain, juga banyak gebrakan yang telah dilakukan yaitu menggratiskan peserta pameran dan stan kuliner. Ini sangat membantu masyarakat untuk bisa berpartisipasi dalam ajang PKB. Oleh karena itu, penilaian PKB tahun ini adalah lebih baik dari sebelumnya. Saya terharu mendengar pidato Gubernur Bali saat penutupan PKB, yang mengaku bersemangat dalam pelestarian dan pengembangan seni budaya Bali. Dan berusaha agar PKB tahun mendatang bisa lebih baik. Disampaikan juga, seminggu setelah berakhir PKB tahun 2019 segera akan dilakukan langkah-langkah evaluasi. Selaku pencinta seni, ada beberapa masukan dan saran yang perlu kami sampaikan yaitu: (1). Dalam beberapa kali pementasan yang kami tonton ada disinggung oleh seniman masalah dana dari panitia yang sangat kurang apalagi untuk pementasan yang bersifat kolosal. Hal ini patut mendapatkan perhatian yang cukup baik untuk PKB tahun mendatang agar dananya bisa ditambah sehingga sekaa-sekaa dan sanggar-sanggar tidak sampai norok. Secara jujur harus diakui seni itu memang mahal dan tidak bisa dinilai dengan uang. Kami sangat menyadari keluhan dari seniman tersebut, karena persiapan untuk tampil di PKB rata-rata perlu waktu 3 bulan. (2) Untuk pergelaran drama gong pada PKB tahun ini ada dua kabupaten yang tidak berpartisipasi. Apakah ini kendala dana atau faktor lainnya. Saran kami, pergelaran kolosal semacam ini, baik itu drama gong maupun sendratari wajib diikuti oleh semua kabupaten. (3). Pembina dan kurator harus bekerja dengan baik sehingga pergelaran yang ditampilkan sebagai puncak prestasi dalam PKB itu betul berkualitas. A.A. Gede Oka Aryana, S.H., M.Kn. Jl. Gandapura II No.10, Denpasar Timur

Menyerap Aspirasi untukMembentuk Kabinet Meski presiden baru akan dilantik pada bulan Oktober 2019 mendatang, perbincangan soal komposisi, bentuk, dan pilihan anggota kabinet, sudah mulai ramai sejak sehari setelah kepastian Joko Widodo dan Ma’ruf Amin ditetapkan KPU sebagai pemenang pemilihan umum. Karena Indonesia merupakan negara bangsa yang terdiri dari bebagai (suku) bangsa yang membentuk negara, maka perbincangan pilihan anggota kabinet ini juga mengarah kepada seberapa banyak suku bangsa akan mendapatkan jatah menteri. Mengangkat menteri jelas merupakan hak kebebasan presiden. Akan tetapi, Joko Widodo kelak dalam memilih anggota kabinet itu akan mendapat beban lagi, yaitu di samping melihat komposisi partai yang mendukung dan akan bergabung dengan koalisinya, juga harus memilih secara representatif pada “perwakilan” bangsa-bangsa ini. Satu lagi yang mesti dilihat adalah ada usulan agar dalam memilih menteri nanti, Joko Widodo juga harus memerhatikan pendapat masyarakat. Jadi, bertambah komplitlah beban yang harus disandang presiden nanti dalam memilih komposisi kabinet.

Oleh

GPB Suka Arjawa Wacana yang muncul dari Joko Widodo adalah bahwa komposisi kabinet nanti, akan sebagian diisi oleh anak-anak muda, juga diisi oleh mereka yang profesional. Jika dilihat dari wacana tersebut dapat dikatakan bahwa inilah pilihanpilihan ideal prerogatif presiden karena pernayatan-pernyataan itu muncul dari presiden. Akan tetapi, haruslah disadari bahwa untuk kondisi politik di Indonesia, maka hak prerogatif tersebut juga mempunyai singgungan dengan masalah sosial dan politik. Singgungan inilah yang akan menentukan sukses tidaknya presiden dalam menjalankan pemerintahan mendatang. Singgungan itu tidak lain berupa mendengarkan aspirasi masyarakat, menarik masukan dari rakyat, memahami kondisi sosio-budaya di Indonesia (yaitu sebagai negara bangsa), serta real politik kemenangan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin yang didukung oleh banyak partai politik. Intinya bahwa hak prerogatif itu tidak dapat berlaku secara utuh untuk menjamin stabilitas politik pemerintahan pada masa mendatang. Wacana yang muncul dari masyarakat sejauh ini adalah kritisi terhadap anggota kabinet

muda yang menjadi cita-cita Joko Widodo. Mungkin kritisi ini adalah terhadap calon menteri yang berusia 20-25 tahun atau kurang dari 30 tahun. Seperti yang pernah dimuat di media massa, Joko Widodo pernah mengutarakan kalau dimungkinkan memilih menteri dengan rentangan umur seperti itu. Tentu saja tidak salah memilih menteri dengan rentangan umur seperti yang disebutkan. Akan tetapi, yang dikhawatirkan adalah soal kematangan emosi. Namun, muda di Indonesia tetap mempunyai rentang yang lain. Umur 35 sampai 40 tahun tetap masuk golongan muda. Karena itu, pada titik inilah yang harus diperhatikan kelak manakala harus memilih menteri untuk periode pemerinahan tahun 2019-2024. Masukan dari masyarakat, bukan sekadar untuk umur saja, saat ini dinilai sangat penting. Setelah pertemuan antara Joko Widodo dengan Prabowo Subianto beberapa hari yang lalu, secara politis boleh dikatakan bola berada di tangan Joko Widodo. Dengan kondisi seperti ini, modal sosial sekaligus modal dasar untuk menjalankan pemerintahan ke depan, sudah berhasil dipegang

oleh Joko Widodo dengan lebih kuat. Kekuatan politik tentu saja berbeda dengan kekuatan sosial. Kekuatan politik dapat diperoleh melalui rangkulan para elite, tokoh partai, atau juga para pengusaha nasional. Tetapi kekuatan sosial akan dapat diperoleh melalui pendekatan kerakyatan, sentuhan kerakyatan. Blusukan atau menangkap pandangan dan saran dari masyarakat, merupakan salah satu contoh dari pendekatan untuk kekuatan sosial. Kini, Joko Widodo memerlukan kekuatan sosial itu untuk memantapkan jalannya stabilitas pemerintahan ke depan nanti. Maka, saran-saran dari masyarakat haruslah didengarkan. Setelah soal umur, “perwakilan” bangsa-bangsa ini harus juga diperhatikan. Pengertian kabinet dapat saja dikatakan sebagai komposisi politis dari berbagai kekuatan politik untuk menjalankan praktik pemerintahan. Menteri sudah jelas merupakan wajah politik. Di mana pun negara yang terdiri dari komposisi bangsabangsa, pasti akan berupaya memberikan tempat bagi perwakilan bangsa itu ke dalam kabinetnya. Ini bertujuan untuk menjamin representasi bangsa tersebut pada

negara bersangkutan. Dan representasi itulah yang akan menjadi stabilitas pemerintahan. Anggota kabinet juga akan menjadi saluran pemahaman bagi pemimpin pemerintahan untuk membuat kebijakan terhadap bangsa tersebut. Perampingan komposisi kabinet merupakan salah satu ide yang juga sempat muncul ke permukaan. Perampingan ini penting dan sangat berkaitan dengan keinginan Joko Widodo untuk memangkas birokrasi pada pemerintahan periode berikutnya. Birokrasi yang ada di Indonesia memang perlu dirampingkan untuk mempersingkat waktu, tenaga, dan uang. Salah satu “uji coba” perampingan birokrasi tersebut, sudah muncul, sukses dan telah dimanfaatkan pada pemilihan umum, yaitu hanya dengan menggunakan KTP dapat melakukan pencoblosan. Ini mungkin terkait dengan teknologi. Akan tetapi jika dikaitkan dengan inspirasi, maka perampingan jumlah anggota kabinet akan memberikan inspirasi dan keyakinan kepada masyarakat untuk perampingan birokrasi yang menjadi keinginan Joko Widodo pada pemerintannya ke depan. Kementerian yang sederhana tetapi bekerja dengan maskimal tentu saja akan memberikan manfaat positif bagi negara, yaitu kecepatan gerak, lebih mudah dikelola oleh presiden sebagai manajer pemerintahan. Satu orang menteri yang “sulit diatur” tentu akan membuat seluruh Indonesia akan kesulitan mendapatkan kebijakan yang baik, dan sudah pasti akan menyulitkan presiden dalam menjalankan pemerintahan. Pada masyarakat Bali ada ungkapan kelet malu alih. Ini artinya membuat pertimbangan masakmasak, membicarakan persoalan yang paling sulit dan pelik, sebelum memutuskan sebuah hasil dalam satu negosiasi. Bila perlu

Ekonomi Digital dan Menteri Milenial

JOKO Widodo-Ma’ruf Amin resmi ditetapkan sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024. Penetapan dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah sebelumnya Mahkamah Konstitusi (MK) pada Kamis (27/6) memutuskan menolak seluruh dalil gugatan Prabowo-Sandi. Pascapenetapan, dinamika politik dilanjutkan dengan drama rekonsiliasi dan kasak-kusuk pembentukan kabinet. Salah satu sinyal yang diberikan Jokowi adalah adanya peluang pengisian salah satu pos menteri untuk anak muda atau milenial. Generasi muda, khususnya milenial sebenarnya siap dan harus dipersiapkan guna mengisi hingga melanjutkan estafet kepemimpinan. Selain itu juga bisa disinergiskan dengan optimalisasi menangkap potensi ekonomi digital yang ke depan akan semakin signifikan. Generasi era kini diwarnai oleh kehadiran generasi milenial. Demokrasi terancam tenggelam jika perbaikan kualitas dan regenerasi tidak optimal dilakukan. Di pihak lain, gerakan apatis seperti golput terus menggema. Anggapan politik itu kotor juga terus digemakan secara masif. Senyampang itu memang demokrasi di negeri ini masih dibayangi oleh sengkarut permasalahan dan tontonan tidak berkualitas dari segelintir oknum politisi. Bagaimanapun demokrasi menjadi pilihan tunggal bagi regenerasi kepemimpinan di negeri ini. Mau tidak mau demokrasi harus bersama dibenahi. Kaum muda juga mesti mendapatkan porsi strategis sebagai pelanjut estafet kepemimpinan. Prasyarat harus berpengalaman adalah bentuk feodalisme politik. Pengalaman anak muda tentu membutuhkan media dan ruang untuk diasah. Pengaderan menjadi syarat mutlak dan konsekuensi logis guna memenuhi urgensi regenerasi. Pengisian pos menteri dari generasi milenial selain bukti keberpihakan juga menjadi penyiapan regenerasi kepemimpinan. Sayangnya kaderisasi parpol masih jauh panggang dari api. Parpol yang berbasis ka-

Oleh

Ribut Lupiyanto derisasi rapi dapat dihitung jari. Pola instan menjadi senjata andalan pada setiap kontestasi demokrasi. Alhasil bukan kualitas yang dipersyaratkan, namun materi dan popularitas semata. Potensi kaum muda sangat prospektif bagi politik baik secara kuantitas maupun kualitas. Indonesia kini menghadapi bonus demografi. Proyeksi penduduk Indonesia 20102035 menguatkan bahwa bonus demografi akan berlanjut, jendela peluang melebar, dan angka ketergantungan dapat mencapai 47 per 100 pekerja (FEUI, 2014). Fenomena ini sayang jika diabaikan, sehingga pemanfaatan terbuka dilakukan termasuk untuk kepentingan demokrasi. Jika tidak termanfaatkan optimal, maka bonus demografi akan menjadi beban akibat praktik negatif seperti pengangguran dan munculnya penyakit sosial kaum muda. Urgensi Kaderisasi Konsekuensi logis atas penyiapan regenerasi kepemimpina kepada kaum milenial hanyalah dengan kaderisasi. Penunjukan tersebut tentu tidak boleh sembarang. Generasi milenial yang ditunjuk mesti tetap benar-benar berkualitas, profesional, ideolog, dan bukan hasil transaksi politik. Selama ini, karier politik anak muda cenderung terkalahkan oleh senjata instan parpol menggaet orang kaya, populer, artis dan lainnya. Cara ini tentu hanya akan menghadirkan kesuksesan semu dan berjangka pendek. Keberlanjutan parpol atau ideologi tertentu akan tidak terjamin tanpa kaderisasi yang rapi. Banyak hal perlu diperhatikan guna optimalisasi kaderisasi kepada generasi milenial. Pertama adalah kejelasan dan penguatan ideologi yang diusung. Parpol atau pemimpin mesti jelas dan tegas terkait ideologinya. Hal ini paling fundamental guna mengarahkan garis perjuangan. Selain itu, ideologi menjadi daya tawar kepada publik termasuk anak muda. Sos-

ialisasi masif diperlukan melalui pembahasaan sesuai sasaran serta serangkaian pembuktian di lapangan. Keteladanan dan konsistensi atas aplikasi ideologi tersebut menjadi tantangan berat yang harus ditunjukkan. Kedua, mesti memahami karakter psikologis anak muda. Generasi muda masa kini terbagi dalam tiga entitas. Ketiganya antara lain generasi X (1965-1976), Generasi Y (1977-1997), dan Generasi Z (1998-sekarang) (Tapscott, 2009). Masing-masing memiliki karakter yang penting dipetakan guna mendapatkan strategi jitu masuk dan berinteraksi dengan mereka. Kreasi dan inovasi program diperlukan sebagai senjata pendekatan. Ketiga, memberikan kepercayaan strategis kepada kaum muda. Objek kaum muda tentu membutuhkan energi besar dan pihak yang memahami karakternya. Tidak bisa tidak, yang bisa melakukan secara optimal tentu kaum muda segolongannya. Kepengurusan parpol dalam semua level penting memberdayakan kaum muda. Keempat, kaderisasi mesti menjadi jantung kehidupan parpol. Parpol idealnya membawa visi ideologi, bukan semacam industri demokrasi belaka. Kehadiran dan denyut kehidupannya mesti ada sepanjang perjalanan demokrasi, tidak hanya ketika jelang pesta demokrasi. Kurikulum dan peta jalan kaderisasi penting dirancang dan dijalankan secara masif dan sistematis. Peraturan organisasi penting ditegakkan dengan tetap mengikuti regulasi negara. Kelima, sinergi lintas lini guna menyiapkan kualitas generasi sejak dini. Sektor pendidikan diperlukan dalam rangka membentuk karakter dan kecerdasan insan. Sektor publik diperlukan dalam level keluarga dan masyarakat guna memberikan ruang kondusif dan konstruktif bagi pendidikan anak. Pemerintah memiliki tanggung jawab memfasilitasi dengan berbagai programnya.

diskusi yang tajam, saling menyerang harus dilakukan dengan lawan negosiasi dengan tujuan di depan tidak ada masalah ketika harus mengerjakan sesuatu atau bekerja sama. Pemilihan menteri adalah sebuah negosiasi untuk melakukan kerja sama di depan. Mau tidak mau presiden harus berdiskusi habis-habisan sebelum menjatuhkan pilihan terhadap orang yang akan membantu. Tantangan besar di sini bukan saja pada individu tetapi juga pada partai politik. Tujuan melakukan diskusi panjang dan mendalam ini adalah agar di tengah jalan tidak lagi terjadi perombakan kabinet. Reshuffle kabinet selalu akan menghambat kinerja pemerintah dan pasti juga menyita tenaga dan waktu untuk melakukan pilihan personal. Yang paling ditakutkan adalah pergantian menteri itu akan mengubah frontal kebijakan yang sudah dilakukan sebelumnya. Perubahan frontal ini akan mengganggu stabilitas sosial. Apa lagi yang harus diperhatikan dalam pemilihan anggota kabinet mendatang? Tidak lain adalah kesetaraan gender. Sebagai negara yang mempunyai tokoh pahlawan perempuan, pemikir perempuan dan presiden dari pemerintah-pemerintahan sebelumnya, maka Joko Widodo tidak boleh mengabaikan soal menteri perempuan. Bila perlu memilih menteri dari kaum perempuan yang lebih banyak dari komposisi kabinet sekarang. Pemilihan ini secara sosial politik akan memberikan inspirasi kepada masyarakat bahwa tidak ada beda antara laki-laki dan perempuan di Indonesia. Jangan lupa, banyak kelompok masyarakat yang menyatakan kedudukan perempuan lebih rendah dari laki-laki. Ini harus segera dihapus. Penulis, staf pengajar Sosiologi FISIP Universitas Udayana

POJOK Anggaran pertanian di Provinsi Bali diusulkan 3-5 persen dari APBD. - Masih kecil. *** Pendapatan daerah turun, Bupati Giri Prasta sebut akibat pemilu. - Bukan pengaruh ekonomi global? *** Tahun ajaran baru di Badung, belum ada pembagian seragam gratis. - Sabar, lagi prihatin.

Penulis, Deputi Direktur Center for Public Capacity Acceleration (C-PubliCA)

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Sabtu Umanis, 20 Juli 2019

Polres Ajak Masyarakat Pesisir Tangkal Radikalisme

Bali Post/ist

SOSIALISASI - Wakapolres Tabanan Kompol Ni Made Sukerti, S.H. bersama Kasat Polairud Polres Tabanan memberikan sosialisasi kepada warga pesisir.

Dewan Dorong Revisi Perda RTRW

Tabanan (Bali Post) -

Perda Nomor 11 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tabanan sudah berusia lebih dari lima tahun. Hingga kini perda tersebut belum direvisi. Padahal di lapangan sudah banyak terjadi perubahan. Belum adanya pengajuan revisi Perda RTRW Tabanan, dikarenakan Tabanan harus menyesuaikan dengan RTRW Provinsi yang baru akan disahkan. Sampai saat ini revisi Perda RTRW Tabanan dan Rencana detail Tata Ruang (RDTR) Jatiluwih masih menunggu rekomendasi Gubernur Bali. Komisi I DPRD Tabanan sangat konsisten mengawal proses rancangan revisi Perda RTRW Tabanan agar masuk Bapemperda Tabanan 2019 akhir. ‘’Walaupun revisi belum

I Putu Eka Putra Nurcahyadi

menjadi ranah legislatif karena belum masuk Ranperda, kami di Komisi I dari awal tetap mengawal penyusunan dokumen dan konsultasi publiknya. Karena ini tentunya akan menjadi kitab suci bagi Tabanan. Setelah direvisi, nantinya tidak ada lagi pembangunan asalasalan atau tanpa peruntukan yang jelas,’’ tegas Ketua Komisi I DPRD Tabanan I Putu Eka Putra Nurcahyadi beberapa waktu lalu. Agar semua pihak memahami secara bertahap poinpoin penting dalam RTRW, Komisi I mengajak Dinas PUPRPKP Tabanan melakukan konsultasi publik. Konsultasi publik ini juga dimaksudkan memperoleh masukan yang lebih luas untuk revisi tata ruang Tabanan dan Kawasan Strategis Nasional (KSN) yang ada di wilayah Tabanan. ‘’Rencananya, di bulan Juli ini kami dengan PUPR akan melakukan konsultasi publik yang mengundang komponen masyarakat. Selain RDTR dan KSN, nantinya juga kami akan membahas tentang kawasan perkotaan, kawasan kota kecamatan, lahan pertaBali Post/bit nian pangan berkelanjutan, kawasan pariwisata dan

Usulan Formasi CPNS Belum Dijawab Pusat Tabanan (Bali Post) Perekrutan CPNS 2019 menjadi berita yang ditunggu-tunggu oleh kalangan pencari kerja, khususnya para calon pelamar CPNS. Pemkab Tabanan pun telah mengusulkan ke Kementerian PAN

RB untuk merekrut sebanyak 100 orang Calon Pegawai negeri Sipil (CPNS) dan 259 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada formasi penerimaan pegawai tahun 2019. Hanya usulan formasi tersebut

potensi Tabanan lainnya,’’ katanya. Menurut Eka, dokumen tata ruang selain perlu keseriusan, dalam konsep pengawalan juga harus melalui proses yang cukup berat. Rekomendasi pusat dan provinsi bisa saja membuat rancangan revisi ini terus molor dari target yang sudah dipasang. Terlebih lagi, semua materi harus menyesuaikan dengan RTRW Provinsi terbaru yang baru akan disahkan. ‘’Kami berharap semua pihak nantinya bisa memberi masukan-masukan, khususnya masalah potensi kawasan pariwisata kita. Untuk Tabanan selatan seperti Soka, Tanah Lot, yang tampak juga masuk dalam revisi RTRW Provinsi Bali, sempadan pantainya harus ditegaskan nanti pada peta,’’ jelasnya. Eka melanjutkan, dengan revisi RTRW, kawasan pertanian tidak hanya dilindungi sebatas jalur hijau tetapi akan ditegaskan dengan peta Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Artinya, ke depannya harus jelas dan tidak ada zona abu-abu mengenai kawasan pertanian yang harus dijaga. ‘’Para pengusaha yang bergerak di bidang ritel dan pembangunan kerap mengeluh dengan keadaan saat ini. Karena Perda RTRW Nomor 11 Tahun 2012 yang dimiliki Tabanan saat ini masih sangat makro dan belum didampingi oleh dokumen RDTR dan RTBL sebagai peruntukan tata bangunannya,’’ terangnya. (kmb28)

belum mendapat jawaban dari Kemen-PAN RB. ‘’Masih belum ada informasi. Kami juga masih menunggu,’’ kata Kepala BKPSDM Tabanan I Wayan Sugatra, Jumat (19/7) kemarin. Dijelaskannya, pada surat edaran Kemen-PAN RB, disebutkan masih ada beberapa daerah yang belum mengusulkan formasi CPNS, sehingga pemerintah pusat memberikan penambahan waktu pengajuan formasi. ‘’Sesuai dengan isi surat yang kami terima, dalam tenggang waktu

Tabanan (Bali Post) Guna menangkal radikalisme, Wakapolres Tabanan Kompol Ni Made Sukerti, S.H. bersama Kasat Polairud Polres Tabanan memberikan sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir, khususnya di Desa Antap Kecamatan Selemadeg, Kamis (18/7) lalu. Di hadapan para anggota Kelompok Nelayan Sari Soka Segara, Wakapolres menyampaikan berbagai upaya yang bisa diambil guna menangkal radikalisme. Sosialisasi tersebut terkait dengan pemahaman Pancasila dan cinta tanah air, dengan harapan dapat menangkal organisasi maupun paham radikal yang bisa masuk ke pelosok desa. Waka Kompol Ni Made Sukerti menyampaikan, masyarakat pesisir atau anggota kelompok nelayan diharapkan tidak mudah terpapar pemikiran yang bersifat intoleran. Masyarakat harus selalu hidup dalam suasana pluralisme atau kebinekaan, serta memegang teguh nilai-nilai luhur Pancasila sebagai falsafah negara Indonesia. Selain sosialisasi untuk meningkatkan nasionalisme, Wakapolres

juga mengingatkan masyarakat pesisir agar mengurangi penggunaan barang-barang berbahan plastik, styrofoam atau sedotan minuman dari plastik untuk mengurangi timbunan sampah plastik. Sebab, hal itu telah diatur dalam Pergub Bali No. 97 Tahun 2018. Ia juga memberikan arahan kepada para nelayan agar mematuhi Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 56 Tahun 2016 tentang larangan penangkapan tanpa izin terhadap baby lobster, kepiting dan rajungan termasuk lobster yang beratnya kurang dari 200 gram setiap ekornya. Usai kegiatan sosialisasi, pihak kepolisian juga memberikan bantuan berupa sembako, life jacket, teks Pancasila dan bendera kebangsaan Merah Putih kepada 20 orang anggota kelompok nelayan. Pj. Perbekel Desa Antap Ketut Sudita Adhi menyambut baik kegiatan yang digagas jajaran Polres Tabanan ini. Menurutnya, selain memberikan manfaat bagi para warga pesisir di wilayah desanya, diharapkan Desa Antap bisa bersih terhindar dari pengaruh radikalisme. (kmb28)

Bali Post/bit

BABI - Stok babi di Tabanan jelang hari raya Galungan dipastikan mencukupi.

Jelang Galungan Stok Babi Mencukupi

Tabanan (Bali Post) Hari raya Galungan identik dengan pemotongan babi. Tingginya permintaan akan daging babi juga dipastikan mempengaruhi harga daging di pasaran. Meski demikian, masyarakat Tabanan tidak perlu khawatir. Pasalnya, stok babi siap potong melebihi estimasi kebutuhan untuk hari raya Galungan maupun Kuningan. Kabid Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan Drh. I Wayan Suamba mengatakan, jumlah babi siap potong di peternakan di Tabanan mencapai 14.941 ekor. Jumlah itu mencukupi kebutuhan masyarakat untuk hari raya Galungan. Dari estimasi kebutuhan babi menjelang hari Raya galungan, masyarakat Tabanan membutuhkan sekitar 10.901 ekor. ‘’Masyarakat tidak perlu khawatir. Stok babi siap potong melebihi estimasi kebutuhan,’’ ucap Drh. Suamba, belum

tersebut instansi pusat dan daerah harus sudah menyampaikan usulan kebutuhan ASN. Selain itu, instansi juga boleh memperbaiki analisis jabatan yang mungkin belum sesuai dengan kebutuhan di daerah setempat. Jika sampai batas waktu yang ditentukan tidak menyampaikan, instansi tersebut dinyatakan tak mengusulkan formasi dan tidak mengadakan perekrutan ASN tahun 2019,’’ jelas Sugatra. Disinggung mengenai kapan formasi tersebut akan diumum-

lama ini. Dia memastikan masyarakat akan mendapatkan babi untuk dipotong di hari Penampahan Galungan. Hanya harga babi hidup per kg sudah merangkak naik. Sebelumnya harga babi hidup berkisar Rp 24 ribu hingga Rp 25 ribu per kg. Sementara saat ini harga sudah berkisar Rp 27 ribu sampai Rp 28 ribu per kg. ‘’Biasa, menjelang Galungan harga babi hidup pasti naik. Tapi harganya masih relatif wajar bila dibandingkan saat Galungan lalu,’’ katanya. Sementara itu, Wakil Ketua Gabungan Peternak Babi (Gupbi) Bali I Wayan Ariadi mengakui harga babi hidup menjelang Galungan mulai merangkak naik. Saat ini harga babi di tingkat peternak berkisar Rp 28 ribu per kg. Namun untuk kelas super, harganya sudah sekitar Rp 30 ribu per kg. ‘’Harganya memang

kan, Sugatra mengakui masih belum bisa memastikan. Sebab, kewenangan tersebut adalah dari pusat. ‘’Mohon bersabar dulu,’’ ucapnya. Sebelumnya, Komisi I DPRD Tabanan sudah menggelar rapat kerja dengan BKPSDM Tabanan untuk membahas rencana pengusulan formasi PNS dan PPPK tahun 2019. Dalam rapat tersebut, anggota DPRD Tabanan mengusulkan agar perekrutan pegawai dilakukan sesuai dengan kebutuhan atau Analisis Beban

naik, tapi tidak jauh dari harga sebelumnya,’’ sebutnya. Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tabanan I Dewa Ayu Putu Sri Widhiyanti menjelaskan, harga kebutuhan pokok terutama pangan memang mengalami kenaikan. Seperti bumbu, cabai atau bawang yang naik sejak Juni lalu. Namun, masyarakat secara umum tidak terlalu terpengaruh terhadap kenaikan harga itu. Pasalnya, masyarakat khususnya ibu-ibu sudah mulai memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam cabai atau yang lainnya untuk kebutuhan sehari-hari. Dikatakan, naiknya harga cabai ataupun bawang disebabkan pasokan yang minim. Selama ini pasokan untuk Bali masih dari luar Bali, terutama dari Jawa. Suplai dari petani lokal Bali terbilang minim dan tidak mencukupi kebutuhan di Bali. (kmb28)

Kerja (ABK) dan bukan hanya mengacu ke Batas Usia Pensiun (BUP). Pemkab Tabanan setidaknya mengusulkan perekrutan 359 pegawai ke Menpan dan RB untuk tahun 2019, yang terdiri dari 100 CPNS dan 259 PPPK. Sugatra saat itu menegaskan, prinsip rekrutmen ASN 2019 menggunakan sistem zero growth yang artinya berapa banyak pegawai yang pensiun sejumlah itulah yang diusulkan CPNS tahun 2019. (kmb28)

SD Negeri 1 Mambang

Bangun Tembok ”Panyengker” dari Limbah Plastik

Bali Post/bit

ECOBRICK - Guru Pembina SDN 1 Mambang I Wayan Budi Susila memperlihatkan proses pengerjaan tembok panyengker menggunakan ecobrick.

MESKI sudah mendapatkan predikat sekolah Adiwiyata tingkat nasional, SD Negeri 1 Mambang yang berlokasi di Desa Mambang Kecamatan Selemadeg Timur masih minim perhatian pemerintah. Sampai saat ini, sekolah yang aktif dalam kegiatan peduli lingkungan khususnya sampah plastik ini belum memiliki tembok panyengker. Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat pihak sekolah dalam proses belajar dan mengajar. Bahkan berbagai inovasi dilakukan guna mensiasati keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan. Guru Pembina SDN 1 Mambang I Wayan Budi Susila tak habis akal. Dia kembali menelorkan ide kreatif membuat tembok panyengker sekolah dengan menggunakan bahan sampah plastik yang dipadatkan dalam botol air mineral atau dikenal dengan istilah

ecobrick. ‘’Meski sekolah kami sudah sampai tingkat nasional, kami belum diberi bantuan panyengker oleh pemerintah. Kalau diukur, sudah berkalikali dari kecamatan,’’ terangnya Jumat (19/7) kemarin. Penggunaan ecobrick, selain untuk mensiasati keterbatasan dana, sekaligus untuk mengedukasi warga sekolah, serta masyarakat luas, bahwa persoalan sampah plastik sebenarnya bukan masalah yang besar, asalkan bisa berinovasi. ‘’Saya terinspirasi saat diajak berkunjung ke TPA Mandung. Di sana makin menggebu keinginan saya, apalagi melihat sampah plastik yang menggunung. Sampah botol sudah diambil oleh pemulung, di satu sisi, sampah plastik perlu waktu puluhan tahun untuk bisa terurai,’’ ucapnya. Budi mengaku sudah mencoba berkreasi dengan ecobrick sejak lama. Namun kala itu ia

baru sebatas membuat bangku. Kini ia memberanikan diri memanfaatkan ecobrick dalam skala besar, khususnya untuk tembok panyengker. ‘’Masih pengerjaan, belum rampung seluruhnya. Kami membutuhkan ecobrick dalam jumlah yang cukup banyak, sekitar 30 ribu,’’ terangnya. Tembok panyengker yang akan dibuat dengan bahan limbah sampah plastik itu sepanjang 101 meter dengan ketinggian yang direncanakan 1,5 meter. Pada bagian atas akan dibuatkan variasi, menyesuaikan dengan ecobrick yang tersedia. Untuk mendirikan tembok panyengker berbahan ecobrick, pihaknya mendapatkan dukungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabanan. Dinas terkait telah mengumpulkan ecobrick dari para pelajar maupun ASN Pemkab Tabanan. Hanya saja, kata

Budi, ecobrick yang datang kebanyakan tidak layak pakai atau kurang padat. ‘’Ada yang sekadar penuh, tidak padat,’’ terangnya. Menurutnya, tembok panyengker dari ecobrick ini akan mampu bertahan hingga 70 tahun. Hal ini mengingat limbah plastik memerlukan puluhan tahun agar bisa terurai. Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tabanan I Made Subagia mengatakan, tembok panyengker tersebut paling tidak membutuhkan 30 ribu ecobrick. Untuk memperkenalkan ecobrick, pihaknya sudah mendahului pembuatannya sebanyak 400 botol dan sudah terpasang. Jika satu ecobrick beratnya 0,5 kg, diperlukan 15 ton limbah plastik untuk membuat 30 ribu botol ecobrick. Menurutnya ini sangat berarti dalam program penanganan sampah plastik di Tabanan. (bit)


BULELENG

8

Sabtu Umanis, 20 Juli 2019

Proyek SPAM Regional Burana Titab Bangun JDP, PUPR Alokasikan Rp 2,8 Miliar Singaraja (Bali Post) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Burana Titab (Buleleng dan Jembrana) saat ini sedang dibangun. Air baku dari Bendungan Titab - Ularan sebesar 350 liter per detik akan dialirkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Buleleng dan juga Kabupaten Jembrana. Mendukung pembangunan SPAM itu, Pemkab Buleleng membangun Jaringan Distribusi Pembagi (JDP). Jaringan ini dibangun bertahap yang dialokasikan anggaran Rp 2,8 miliar. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Buleleng Ketut Suparta Wijaya, Jumat (19/7) kemarin, mengatakan SPAM Regional Burana ini dibangun secara terintegrasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, dan Pemkab Buleleng. Pemerintah pusat saat ini menuntaskan pembangunan infrastruktur penyadap air, Instalasi Pengolahan Air (IPA), dan prasedimentasi. Pemprov membangun Jaringan Distribusi Utama (JDU) untuk mengalirkan pasokan air dari IPA. Sedangkan, Pemkab membangun JDP yang pada tahap pertama 2019 ini PUPR Buleleng mengalokasikan anggaran Rp 2,8 miliar. “Ini karena lintas kabupaten, jadi paket terintegrasi mulai pusat, provinsi, dan kita di daerah. Para pihak ini sudah memulai tugasnya dan termasuk kami di PUPR sudah berproses untuk mengerjakan pembangunan JDP SPAM Burana Titab,” katanya. Dari pemanfaatan air sebesar 350 liter per detik, kata Suparta, Buleleng mendapatkan alokasi debit air 300 liter per detik. Debit tersebut kemudian didistribusikan ke Kecamatan Busungbiu, Seririt, Banjar, dan Kecamatan Busungbiu. Di empat wilayah itu sampai 2023 mendatang ada 21 ribu sambungan rumah (SR) air minum. Tahap pertama, PUPR membangun JDP di Desa Telaga Titab (Kecamatan Busungbiu), Ularan Unggahan, dan Desa Lokapaksa (Kecamatan Seririt). Desa di dua kecamatan ini memiliki permasalahan air bersih ketika kemarau seperti sekarang, sehingga pemanfaatan SPAM Titab Burana ini diyakini dapat mengatasi permasalahan krisis air bersih di wilayah tersebut. “Tambahan sekitar 21 ribu SR sampai 2023 mendatang, dan yang melakukan itu adalah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dengan melanjutkan jaringan DJP yang kita bangun sampai ke rumah-rumah penduduk,” jelasnya. Suparta Wijaya menambahkan, saat ini pembangunan JDP sudah ditenderkan di Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Barang dan Jasa Pemkab Buleleng. Setelah melalui proses tender, paket pembangunan JDP ini sudah ditetapkan rekanan pemenang tender dan tinggal melakukan penandatanganan kontrak dan pelaksanaan paket pekerjaan. (kmb38)

SUARA BULELENG Bukan Daerah Transit

PERKEMBANGAN pembangunan yang telah diwujudkan di Buleleng saat ini relatif pesat. Hal itu mengindikasikan Daerah Den Bukit ini bukan lagi sebagai daerah transit, bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Hal itu dibuktikan dengan telah berkembangnya destinasi wisata di wilayah Buleleng. Seperti di wilayah Buleleng Barat berlomba-lomba menunjukkan pembangunan objek wisata. Selain itu, juga telah dibentuk Pokdarwis di masing-masing destinasi wisata itu. Diharapkan pula, agar bandara secepatnya ditetapkan lokasinya. Dengan cara itu, pembangunan bisa dimulai dan dipercaya mampu membuat Buleleng lebih maju. Itu artinya, Buleleng bukan lagi sebagai daerah transit. Gung Surya, Lovina

Tertibkan Pedagang di Barat Padmasana Seririt

BERKEMBANGNYA kuliner di wilayah Kecamatan Seririt perlu penataan yang baik. Para pedagang jangan membuat kumuh di sebelah barat padmasana pusat kota kecamatan itu. Berharap kepada Satpol PP Kecamatan agar bisa menertibkan para pedagang tersebut. Jangan sampai membuat wilayah itu kumuh. Diharapkan juga, aparat keamanan khususnya polisi agar bisa memberikan peringatan kepada pengguna jalan yang melanggar arus lalu lintas di Desa Pengastulan. Di sana, Desa Pengastulan itu sudah jelas-jelas ke arah selatan dilarang. Namun, kenyataannya masih saja ada warga yang melanggar. Mohon perhatian kepada pihak kepolisian agar menindak tegas yang melanggar. Darmayasa, Seririt

Bali Post/kmb38

MUSNAHKAN BB – Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng Jumat (19/7) kemarin, memusnahkan barang bukti dari 33 perkara yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht-red).

Kejari Musnahkan 0,5 Kg BB Narkoba

Singaraja (Bali Post) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng memusnahkan barang bukti (BB) penanganan perkara narkoba. Tercatat dari Januari hingga Juli 2019, selama tujuh bulan ini, kasus-kasus narkoba sudah digarap tuntas. Kasus penyalahgunaan narkoba memang mendominasi di Bumi Den Bukit ini. Ada berbagai jenis barang bukti dalam kasus narkoba itu. Yang dimusnahkan Kejari sebanyak 475,81 gram neto atau 0,5 kilogram. Tidak hanya berbagai jenis narkoba yang dihancurkan, termasuk juga alat isap (bong) dan HP yang digunakan para terdakwa untuk menjalankan bisnis narkoba. Barang bukti yang juga dimusnahkan seperti kasus perjudian dan kriminal umum lainnya. Pemusnahan barang bukti itu dipusatkan di halaman belakang Kejari Buleleng Jumat (19/7) kemarin. Pemusnahan ini dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Wahyudi didampingi para jaksa, Kasat Narkoba Polres Buleleng AKP Ketut Suparta, dan perwakilan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buleleng. Pemusnahan barang bukti itu dilakukan dengan cara dibakar dan juga dipotong memakai mesin gerinda. Kejari memusnahkan barang bukti narkoba dengan cara melarutkan di

air yang sebelumnya sudah dicampur bubuk detergen. Dari 33 perkara yang sudah ditangani dan vonis hukumnya sudah inkracht kata Wahyudi, sebagian besar adalah perkara penyalahgunaan narkoba. Hal ini membuktikan kalau peredaran dan penyalahgunaan obat terlarang di Buleleng, masih marak terjadi. Kondisi itu merupakan tantangan aparat penegak hukum. Bukan saja jajaran Kejari sendiri, tetapi juga kepolisian dan BNNK. Kita semua punya pekerjaan rumah (PR

kita tangani semakin berkurang,” harapnya. Khusus para terdakwa narkoba kata Wahyudi, sudah mendapat ganjaran hukuman sesuai perbuatannya. Dicontohkan, untuk pelaku penyalahgunaan narkoba yang dikategorikan pengedar, tidak ada kompromi terkait jerat hukum yang diberikan. Namun, untuk pengguna tambah Wahyudi, sudah pasti jerat hukumnya lebih rendah. Bahkan, pengguna yang dengan sadar melaporkan dirinya, maka kepadanya tidak dilakukan proses hukum. Bahkan, diarahkan mengikuti proses rehabilitasi yang dilakukan BNNK Buleleng bersama jajarannya. “Kalau sudah masuk pengedar pasti saya ‘sikat’. Ada pengedar yang diperkarakan keputusannya sangat berat yakni 13 tahun. Hal itu bukti kita sebagai penegak hukum tidak man-main menjerat pelaku kejahatan itu. Sebab, model kejahatan ini dampaknya luar biasa, dapat merusak masa depan generasi muda bangsa kita,” jelasnya. (kmb38)

Tangkal Surat-surat Bodong

Diterapkan Sistem Sertifikat Elektronik

Jalan Berlubang di Kota Singaraja

DIMOHON kepada Dinas terkait agar menambal jalan berlubang di belakang gudang Hardys Kelurahan Banjar Jawa. Selain itu, jalur jalan di Jalan Imam Bonjol juga perlu perbaikan karena sudah banyak lubangnya. Karena jalannya ada lubang, hampir terjadi kecelakaan akibat masyarakat kaget saat berkendara. De Agus, Gajah Mada

Mendukung Program KB Bali

INSTRUKSI Gubernur mendorong KB empat anak di Bali. Sebagai warga Bali sangat mendukung upaya tersebut. Namun perlu juga diatensi agar pihak pemerintah bisa memerhatikan tingkat kesehatan warga masyarakatnya termasuk tingkat pendidikannya. Sebagai warga Bali, saya mendukung upaya melestarikan budaya Bali. Pak Weda, Lovina

-red) besar untuk menekan catatan kasus yang dikenal memiliki dampak merusak masa depan generasi muda tersebut. “Ini artinya di daerah kita ini sudah termasuk darurat narkoba. Realitas itu merupakan tantangan. Kita wajib bersama-sama bergandengan tangan utamanya menekan kasus penyalahgunaan narkoba itu. Sudah pasti sesuai mekanisme hukum yang sudah diatur undang-undang,” katanya. Selama ini, internal Kejari sudah melakukan upaya-upaya preventif secara hukum untuk menekan bahaya narkoba itu. Beberapa program tujuannya mengedukasi warga juga dilakukan. Seperti program Jaksa Menyapa, Jaksa Masuk Sekolah, hingga penyuluhan hukum yang dilakukan ke desa-desa. “Target kita menekan perkara yang masuk. Kami sudah melakukan program-program pencegahan. Caranya dengan mengedukasi masyarakat agar mereka mengerti hukum, sehingga secara perlahan perkara yang

Ketut Suweca

Bali Post/kmb38

Singaraja (Bali Post) – Pemkab Buleleng akan mengaplikasikan sertifikat elektronik untuk memenuhi urusan surat-menyurat dan penerbitan dokumen-dokumen strategis. Upaya ini ditempuh karena pemkab ingin menangkal terbitnya surat-surat bodong yang berdampak pada penyelenggaraan pemerintah daerah. Dengan sistem sertifikat elektronik itu, maka keaslian dokumen tidak hanya bisa dicek secara fisik, tetapi bisa juga dicek secara digital. Data-data itu akan disimpan dalam perangkat server di Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian (Kominfo Sandi) Buleleng. Kepala Dinas Kominfo Sandi Ketut Suweca didampingi Ke-

pala Bidang (Kabid) Persandian Putu Gopi Supanaca belum lama ini mengatakan, sertifikat elektronik itu diterapkan untuk surat-surat keluar yang bersifat strategis. Beberapa produk hukum seperti Surat Keputusan (SK) Bupati dan Peraturan Bupati (Perbup) akan diproteksi lewat sertifikat ini. Selain diterapkan pada dokumen pemerintahan, sertifikat elektronik itu juga digunakan pada dokumen perizinan. Dokumen perizinan memang cukup rawan dimanipulasi. Biasanya oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab meminjam dokumen perizinan yang asli. Dokumen itu kemudian dimanipulasi sedemikian rupa, sehingga menyerupai aslinya. Setiap do-

kumen perizinan yang terbit akan mendapatkan kode yang berfungsi menambah keamanan dokumen bersangkutan. Untuk memverifikasi keaslian dokumen itu bisa diselesaikan dalam hitungan detik. “Surat-surat itu datanya akan tersimpan secara digital. Misalnya ada indikasi ada yang mau memanipulasi, kami bisa scan, sehingga diketahui dokumennya asli atau palsu,” katanya. Rencana jangka panjang, sertifikat elektronik itu akan diaplikasikan pada penerbitan dokumen kependudukan. Bahkan, targetnya ke depan juga akan diterapkan dalam dokumen silsilah yang sangat rentan menimbulkan masalah hukum. (kmb38)

Serkel Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 400 Juta Peristiwa kebakaran terjadi di Banjar Dinas Kaja, Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu, Kamis (18/7) tengah malam. Bangunan pengolahan kayu (serkel) di desa itu terbakar pukul 22.20 wita. Akibat kejadian itu, pemilik serkel Kadek Edi Permana Putra alias Kadek Moleh (38) mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp 400 juta. Apakah latar belakang pemicu serkel itu terbakar sehingga menimbulkan kerugian ratusan juta rupiah?

DARI informasi yang diperoleh di lapangan, sebelum kejadian, sejumlah pekerja masih beraktivitas seperti biasa. Saat sore hari, pekerja menutup serkel sembari merapikan peralatan kerja mereka. Namun, pada malam hari, seorang saksi Gede Abita (55) membuka jendela rumahnya yang berhimpitan dengan bangunan serkel milik korban. Tidak disangka, saat jendela itu dibuka, saksi kemudian melihat ada kobaran api di dalam bangunan. Mengetahui ada kebakaran, saksi menjerit meminta tolong. Warga pun berhamburan mendatangi lokasi kejadian. Warga dibuat panik sebab khawatir api merembet ke bangunan lain. Spontan masyarakat menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar). Tidak berselang lama, dua unit mobil tangki tiba di lokasi kejadian. Petugas pemadam bersama anggota polisi dan warga berjibaku memadamkan api. Kobaran api dengan cepat

membesar karena embusan angin sangat kencang. Situasi ini ditambah lagi limbah pengolahan kayu kering mudah terbakar, sehingga api begitu cepat membesar. Tidak pelak, kayu hasil olahan dan peralatan pun gagal diselamatkan, hingga seluruh bangunan serkel luluh lantak dilahap si jago merah. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.00 dini hari. Namun, kebakaran tidak sampai merembet ke bangunan lain. Kapolsek Busungbiu AKP Made Agus Dwi Wirawan seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. membenarkan di wilayahnya terjadi kebakaran. Untuk memastikan penyebab kebakaran itu, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Sejauh ini dilakukan pengumpulan keterangan saksi termasuk meminta keterangan pemilik serkel. Hasil penyelidikan sementara, saat kejadian serkel dalam keadaan kosong. Pemiliknya sedang berada di Denpasar. Sebelum kejadian,

di sekitar areal serkel itu ada pembakaran sampah. Diduga, api bekas pembakaran sampah itu belum dipadamkan. Sisa api pembakaran sampah itu diduga merembet dan membakar sekam kering di sekitar serkel dan semakin lama api bertambah besar. “Kasus ini masih kita selidiki. Kami sudah mengumpulkan keterangan saksisaksi. Sementara ada dugaan sebelum kejadian, ada pembakaran sampah. Karena angin berembus kencang diperkirakan percikan api itu merembet dan terjadi kebakaran,” katanya. Selain keterangan saksi yang diduga mengetahui kejadian itu, Dwi Wirawan juga akan meminta keterangan pemilik serkel. Ini untuk mendapatkan masukan terkait penyebab kebakaran. Apalagi, serkel milik korban itu menggunakan alat-alat listrik. Sehingga perlu didalami guna memastikan penyebab kebakaran yang mengakibatkan korban menelan kerugian sekitar Rp 400 juta tersebut. (mud)

Bali Post/mud

SERKEL TERBAKAR – Gudang pengolahan kayu (serkel) di Banjar Dinas Kaja, Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu, terbakar Kamis (18/7) tengah malam.


GIANYAR

Sabtu Umanis, 20 Juli 2019

9

Kehabisan Bensin Adiman Curi Motor

Gianyar (Bali Post) Dedik Iswanto alias Adiman kini harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Payangan. Pria berusia 33 tahun asal Malang, Jawa Timur ini ditetapkan sebagai tersangka pencurian sepeda motor (curanmor) di wilayah Payangan. Uniknya, alasan pelaku mencuri motor tersebut, hanya karena motor yang dikendarainya kehabisan bensin. Kapolsek Payangan AKP I Gede Sudyatmaja mengatakan, penangkapan tersangka Adiman berawal dari laporan I Made Dirgantara (57), Selasa (16/7) lalu. Saat itu korban kehilangan sepeda motor jenis Honda Supra dengan nopol DK 3614 KR, yang diparkir depan rumahnya di Desa Puhu, Kecamatan Payangan. ”Berdasarkan laporan tersebut, Tim Unit Reskrim Polsek Payangan melakukan lidik di TKP,” kata Sudyatmaja didampingi Kanit Reskrim Polsek Payangan IPDA I Putu Gede Agung Ariawan, Jumat (19/7) kemarin. Di seputaran TKP hilangya motor korban, polisi menemukan sepeda motor tak bertuan jenis Yamaha X-Ride nopol DK 2607 FV. Polisi lantas memeriksa pemilik sepeda motor. Alhasil, diketahui motor tersebut milik Abdi Susanto yang tinggal di Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati. “Tim lidik pun mencari pemilik motor dan memperoleh keterangan

bahwa motor tersebut dipinjam oleh Adiman yang bekerja sebagai buruh proyek di daerah Ketewel, Sukawati,” katanya. Berdasarkan pemeriksaan itu, polisi mendapatkan informasi Adiman sedang berada di seputaran Sanur. Polisi mendapati Adiman berada di Jalan Danau Poso, Sanur, tepatnya di sebuah warung bakso. Di lokasi itu juga ditemukan sepeda motor milik korban. “Tersangka diamankan oleh Tim Unit Reskrim Polsek Payangan pada Rabu malam sekitar pukul 19.00 Wita, sehari setelah laporan diterima,” jelas Sudyatmaja. Kepada polisi, tersangka mengakui perbuatannya mencuri sepeda motor korban. Alasannya, sepeda motor X-Ride yang dipinjamnya kehabisan bensin. Tersangka mengaku melihat sepeda motor milik korban yang terparkir di pinggir jalan dengan kunci nyantol. Tersangka lantas mengambil sepeda motor tersebut, kemudian melanjutkan perjalanannya mencari pekerjaan. “Motor ini maunya saya pakai jualan bakso. Saat ditangkap, saya sedang training di warung bakso,” terang tersangka di Mapolsek Payangan. Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka Adiman dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan hukuman penjara maksimal lima tahun. (kmb35)

Nasabah KSU Dana Asih Tuntut Pengembalian Dana Rp 22 Miliar

Gianyar (Bali Post) -

Bali Post/kmb35

MENCURI - Tersangka Adiman menunjukkan cara mencuri motor milik korban.

Percobaan Pencurian di Pasar Ubud Terekam CCTV

Gianyar (Bali Post) Warga di Pasar Ubud diresahkan dengan aksi percobaan pencurian yang berlangsung, Kamis (18/7) dini hari. Dalam aksi yang terekam CCTV itu, di salah satu sudut pasar terlihat seorang pencuri berusaha membobol pintu besi. Beruntung, aksi pencurian tersebut gagal. Dikonfirmasi Jumat (19/7) kemarin, Kapolsek Ubud Kompol Nyoman Nuryana membenarkan adanya aksi pencurian yang terekam CCTV tersebut. Guna mendeteksi pelaku, pihaknya berjanji akan meningkatkan patroli malam. “Patroli kami tingkatkan, terutama di

jam-jam rawan,” tegasnya. Rekaman CCTV yang berdurasi kurang lebih 2 menit 28 detik tersebut menujukkan aksi pelaku pencurian yang gagal. Dalam video itu, pelaku mengenakan baju kaos lengan pendek, celana panjang dan sandal jepit. Pelaku percobaan pencurian ini juga mengenakan penutup wajah dengan tas kompek di pinggangnya. Pelaku terlihat beraksi dengan sebuah alat. Kemudian berupaya mencongkel pintu salah satu toko. Karena tidak berhasil, ia mencoba beraksi di pintu toko lainnya. (kmb35)

Aksi demo dilancarkan oleh ratusan nasabah Koperasi Serba Usaha (KSU) Dana Asih di Desa Singapadu Tengah, Kecamatan Sukawati, Jumat (19/7) kemarin. Dalam aksi itu, mereka membentangkan dua spanduk dan menuntut pengembalian dana mereka yang totalnya mencapai Rp 22 miliar. Nasabah yang terdiri dari kalangan pedagang, tukang ukir dan buruh ini berunjuk rasa mulai dari perempatan Pasar Negari, Desa Singapadu Tengah. Dengan membentangkan dua spanduk, mereka beramai-ramai berjalan ke arah timur menuju KSU Dana Asih. Dua spanduk yang dibentangkan berisi foto wajah pemilik koperasi. Spanduk pertama bertuliskan “Tangkap dan Adili I Made Jaya Antara dan Antek-anteknya Koruptor Dana Nasabah KSU Dana Asih Rp 22 Miliar”. Spanduk kedua bertuliskan “Usut Tuntas Koruptor Rp 22 Miliar I Made Jaya Antara dan Antek-anteknya dan Aset-asetnya”. Sayangnya, sejak tiga bulan lalu kantor koperasi tersebut sudah tutup. Koordinator

Tak Kuat Nanjak Truk Terperosok ke Got Gianyar (Bali Post) Sebuah truk proyek terperosok ke got di jalan tanjakan di Desa Buahan, Payangan, Jumat (19/7) kemarin. Truk dengan nomor polisi DK 9363 SF itu diduga tidak kuat menanjak, akhirnnya mundur dan terperosok ke got. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut. Truk berwarna hijau itu dikemudikan Mustari (46) asal Lombok. Truk tidak kuat nanjak, hingga akhirnya mundur. Untuk menghindari seorang pengendara motor

yang membuntuti di belakang truk, sopir memilih banting stir hingga truk terperosok masuk got. Menurut Mustari, sesungguhnya beban truk masih batas normal. Namun karena tanjakan cukup tajam, truk tak kuat nanjak. Dikatakan, dirinya memang baru pertama kali mengirim matrial ke daerah Payangan. “Kelihatannya jalan landai, tapi ternyata cukup berat,” ujarnya. Kapolsek Payangan AKP I Gede Sudyatmaja mem-

Bali Post/kmb35

DEMO - Nasabah KSU Dana Asih saat menggelar aksi demo, Jumat (19/7) kemarin.

benarkan kejadian itu. Dikatakan, jalur PayanganBuahan memang memiliki tanjakan yang cukup tajam. Di jalur itu truk yang bermuatan berat sering tak bisa naik. Karena itu, pihaknya mengimbau agar para sopir yang lewat di jalur ini mengurangi beban muatan. Selain itu, harus ekstrahati-hati karena jalan terjal dan tikungan tajam. “Intinya, sopir harus mengurangi muatan dan ekstrahati-hati di jalur ini,” ujarnya. (kmb35)

Bali Post/kmb35

TERPEROSOK - Truk proyek yang terperosok ke got di Payangan, Jumat (19/7) kemarin.

nasabah dan pengacara nasabah hanya bisa berorasi di hadapan personel kepolisian yang berjaga. Koordinator unjuk rasa sekaligus nasabah, Nyoman Diarta, mengaku menabung di KSU Dana Asih sejak Januari 2019. Kala itu ia menyimpan uang Rp 330 juta. “Itu uang hasil jual tanah. Februari mulai ada masalah, lalu memasuki Maret dia langsung hilang,” katanya. Diarta mengakui, saat itu sudah tahu bahwa koperasi tersebut mulai kolaps. Namun, ia tetap menyimpan uang di koperasi ini karena mengenal pemilik koperasi sebagai orang yang dipercaya di Banjar Negari. “Dia itu casing atau penampilannya bagus sekali. Di adat sangat dipercaya, di banjar dia jadi bendahara dan pengawas

LPD,” jelasnya. Menurut Diarta, ia tertarik menabung di KSU Dana Asih karena menawarkan iming-iming yang menggiurkan. Yakni, memberikan bunga 1,2 persen untuk deposito. Dikatakan, jumlah itu dua kali lipat lebih besar dari bank yang hanya memberikan 0,6 persen. Sebelum pemilik koperasi kabur, Diarta sempat bertemu dengannya. “Rapat Maret lalu, uang nasabah Rp 21,8 miliar. Koperasi kolaps, katanya uang digunakan untuk mengobati istri. Dia juga kena tipu melipatgandakan uang, dan rugi di bunga karena memberikan bunga tinggi,” jelasnya. Saat ini, kata Diarta, satu keluarga pemilik koperasi itu menghilang entah kemana. Bahkan rumah yang berdampingan dengan KSU

Dana Asih itu dibiarkan kosong. “Satu keluarga kabur. Rumahnya sekarang sepi,” ujarnya. Secara hitung-hitungan nasabah, kata Diarta, pemilik koperasi sebetulnya sudah ada keuntungan. Pihaknya berharap kasus ini cepat selesai. Menurut Diarta, nasabah koperasi ini kebanyakan pedagang di pasar. Ada pedagang sayur, pedagang canang dan lainnya. Sementara itu, kuasa hukum para nasabah I Wayan Koplogantara menegaskan, para nasabah akan menempuh jalur hukum. Bahkan pihaknnya sudah melaporkan kasus ini ke Polda Bali, selanjutnya akan ditangani Polres Gianyar. “Mohon dukungan para nasabah dan polisi, supaya bisa ambil aset. Setidaknya terobati rasa sedih para nasabah,” ujarnya. Koplogantara mengatakan, jumlah nasabah sekitar 400 dari daerah Sukawati. Sebanyak 95 persen

merupakan nasabah dari Desa Pakraman Negari. “Sebanyak 132 orang memberikan kuasa kepada saya sebagai pengacara. Ini saya ambil sampel sebagian,” jelasnya. Menurut Koplogantara, pihaknya telah berupaya mencari informasi terkait pemilik koperasi. Sudah dicari ke sejumlah tempat, namun tidak ada. Ketika banyak nasabah kesal, pemilik koperasi sempat memberikan harapan. “Sempat disuruh ambil tanah di pinggir jalan seluas 45 are, tapi tidak kunjung diserahkan kepada nasabah,” terangnya. Melalui unjuk rasa ini, kata Koplogantara, pemilik yang meninggalkan rumahnya di Banjar Negari bisa terketuk. Ditegaskan, ada tiga tudingan yang akan dialamatkan ke pemilik koperasi. Yakni, pasal 372 KUHP tentang penipuan, pasal 378 KUHP tentang penggelapan dan pasal 385 KUHP tentang pemalsuan. (kmb35)

Jelang Galungan

Penjual Penjor Banjir Pesanan Gianyar (Bali Post) Menjelang hari raya Galungan, ternyata tidak hanya penjual perlengkapan penjor yang meraup untung. Kini penjual penjor yang sudah jadi juga banyak mendapat pesanan. Seperti diakui penjual penjor Dewa Sukayasa alias Dewa Jering, Jumat (19/7) kemarin. Penjual penjor di Desa Singapadu Kaler, Kecamatan Sukawati ini mengaku sudah memperoleh puluhan pesanan penjor untuk hari raya. Dewa Jering mengaku awalnya membuka bisnis batako di Banjar Silakarang, Desa Singapadu Kaler. Menjelang hari raya Galungan dan Kuningan, ia melihat peluang untuk berjualan bambu penjor. “Awalnya saya jualan bambu untuk penjor saja sekitar lima tahun lalu. Selain bambu untuk penjor, saya juga menjual sejumlah perlengkapan penjor lainnya,” katanya. Menurut Dewa Jering, saat itu ia memesan bambu di Desa Penglipuran, Bangli, kemudian dijual di tempatnya membuat batako. Selanjutnya ia mulai menerima pesanan penjor yang sudah jadi. “Ada yang meminta penjor jadi, saya coba buatkan. Awalnya hanya beberapa buah saja,” ujarnya. Saat ini pesanan penjor yang diterimanya terus bertambah setiap hari raya Galungan dan Kuningan. Jumlah pesanan antara 30 hingga 50 penjor jadi. “Yang pesan penjor ini perorangan. Mungkin karena tidak sempat membuat penjor, akhirnya memilih membeli yang sudah

Bali Post/kmb35

PENJOR - Dewa Sukayasa alias Dewa Jering menerima pesanan pembuatan penjor menjelang hari raya Galungan. jadi,” katanya. Dewa Jering mengatakan, pesanan penjor masih didominasi pelanggan dari sekitar Kecamatan Sukawati. Namun, saat ini pesanan juga datang dari pengelola vila dan tempat usaha pariwisata. “Kalau pelanggan dari luar Sukawati belum ada, tapi mudah-mudahan ke depan ada pesanan lebih banyak,” ujarnya. Menurut Dewa Jering, satu buah penjor paling mu-

rah dijual Rp 350 ribu. Penjor dengan harga tersebut sudah lengkap dengan berbagai perlengkapannya. “Kalau menjual penjor di bawah harga itu, saya yang tidak sanggup,” katanya. Sementara yang paling mahal dijual seharga Rp 800 ribu. Dikatakan, penjor dengan harga tersebut dilengkapi dengan berbagai hiasan. Namun, pesanan untuk penjor jenis ini sangat jarang. “Mayoritas pelanggan memesan

penjor seharga Rp 400 ribu,” katanya. Guna memenuhi pesanan penjor, Dewa Jering mengaku mengerahkan buruh yang sebelumnya dipekerjakan sebagai tukang batako. Mereka diajari membuat penjor variasi hingga mahir. “Karena pesanan penjor ini sifatnya musiman, kadang untuk membuat penjor Galungan ini saya sampai stop produksi batako untuk sementara,” ujarnya. (kmb35)


JEMBRANA

10

Sabtu Umanis, 20 Juli 2019

Usung Tema ’’Prabawa Nata’’

HUT Ke-124 Kota Negara Tampilkan 55 Event PERINGATAN HUT ke124 Kota Negara tahun ini mengusung tema ‘’Prabawa Nata’’. Secara menyeluruh tema ini memiliki makna Kewibawaan Pemimpin Menuju Jembrana Maju dan Masyarakat yang Sejahtera. Peringatan akan berlangsung sebulan penuh, menghadirkan 55 jenis event. Mulai dari pertandingan olahraga, kegiatan lomba, pentas seni budaya, serta pameran dagang, sehingga diharapkan seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati peringatan Hari Jadi Kota Negara yang ke-124. Hal itu disampaikan Bupati Jembrana I Putu Artha, Jumat (19/7) kemarin. Turut mendampingi Asisten I I Nengah Ledang yang juga Ketua I Panitia Peringatan HUT Kota Negara ke-124, Kadis Pariwisata Budaya Nengah Alit, serta Kabag Pemerintahan Edi Sudarso selaku Sekretaris panitia. ‘’Rangkaian HUT Kota telah kita awali dengan persembahyangan ke sejumlah pura sebagai bentuk permohonan niskala agar seluruh rangkaian berjalan lancar. Kita harapkan peringatan HUT Kota ini mampu menonjolkan potensi seni budaya serta kreativitas wilayah masing–masing, sebagai apresiasi Pemkab akan pelestarian nilai-nilai budaya serta sejarah Jembrana,’’ ujar Artha. Bupati Artha juga berharap semua kegiatan bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat sebagai momentum berbagi kebahagian dan kebanggan

akan hari jadi HUT Kota Negara tercinta. Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Nengah Ledang mengatakan, secara konsep rangkaian kegiatan HUT Kota Negara masih mengacu pada pelaksanaan tahun sebelumnya, namun ada penambahan serta modifikasi dalam kemasannya. Kegiatan besar dengan animo tinggi masyarakat tetap dipertahankan, seperti pameran kerajinan, parade baleganjur, sampai ditutup dengan parade budaya nanti yang akan menampilkan kesenian dari luar daerah. ‘’Parade gong kebyar juga digelar kembali, melihat respons masyarakat yang

begitu tinggi tahun lalu. Kami kemas kembali dan tetap kita selenggarakan. Sedangkan puncak HUT Kota pada tanggal 15 Agustus sekaligus hari jadi Kota Negara, malamnya akan dimeriahkan hiburan dari sederet pengisi acara,’’ kata Nengah Ledang. Selain itu, ditambahkan Ledang, pada peringatan hari jadi tahun ini Pemkab Jembrana juga menghadirkan tiga jenis festival yakni Festival Mekepung Bupati Cup, Festival Mekepung Jembrana Cup, serta Festival Teluk Gilimanuk guna mengangkat potensi wisata yang dimiliki kawasan Bali Barat. (ad730)

DIRAWAT – Sejumlah warga yang masih dirawat di salah satu ruang inap di Puskesmas Mendoyo. Warga dari Mendoyo Dauh Tukad ini diduga mengalami keracuanan nasi bungkus saat perlombaan Porcam Mendoyo, belum lama ini.

Saat Porcam

Puluhan Warga Mendoyo Dauh Tukad Keracunan, Satu Meninggal Negara (Bali Post) – Puluhan warga di Desa Mendoyo Dauh Tukad Kecamatan Mendoyo dirawat inap diduga akibat keracunan makanan saat kegiatan Porcam di Lapangan Pergung, Kecamatan Mendoyo. Para korban keracunan yang sebagian besar ibu rumah tangga ini, sebelumnya mengonsumsi makanan yang sama selama pelaksanaan Porcam. Salah satu peserta yang merupakan atlet futsal wanita Ni Putu Suardaniasih (34) asal Banjar Ngoneng meninggal dunia, Kamis (18/6) malam. Namun hingga kini belum dapat dipastikan apakah korban meninggal karena keracunan. I Putu Artha

Pilkades Serentak

Dari 35, Hanya Enam Desa Diikuti Dua Calon

Negara (Bali Post) – Pelaksanaan pemilihan perbekel (pilkel) serentak yang digelar pada September mendatang diikuti ratusan orang calon. Dari 35 desa di Jembrana yang telah memasuki tahap penetapan calon, rata-rata terdapat lebih dari 3 calon perbekel/kepala desa. Hanya enam desa yang menggelar pilkel dengan dua calon perbekel atau kepala desa. Asisten I Sekretariat Daerah Jembrana I Nengah Ledang ditemui Kamis (19/7) kemarin, mengatakan saat ini dari 35 desa yang akan menggelar pilkel serentak pada September mendatang sudah semuanya menetapkan calon. Sebagian besar incumbent atau petahana yang kembali mengikuti pemilihan. Hanya ada tiga desa incumbent perbekel tidak mencalonkan diri lagi, yakni Desa Melaya, Desa Yeh Sumbul dan Desa Medewi. Sisanya atau se k i t a r 3 2 desa, perbekel/ kepala desa

lama ikut mencalonkan diri. ‘’Lebih dari 100 orang calon di 35 desa itu telah ditetapkan. Rata-rata per desa jumlah calon lebih dari 3 orang,’’ ujar mantan Camat Mendoyo ini. Dari data yang dihimpun, menurutnya, kurang dari tujuh desa yang memiliki dua calon. Yakni di Desa Asahduren, Desa Pulukan, Desa Delodberawah, Desa Yehembang Kauh, Desa Blimbingsari dan Desa Ekasari. Sementara yang lain rata-rata tiga sampai lima orang calon. Lanjut Ledang, sejatinya di beberapa desa memiliki lebih dari lima calon yang mendaftar. Namun sesuai dengan aturan pelaksanaan, jumlah maksimal calon dalam pilkel serentak ini hanya lima orang calon. Sehingga panitia dari desa yang memiliki pendaftar bakal calon lebih dari lima orang dilakukan seleksi. ‘’Maksimal kita batasi lima orang calon. Di beberapa desa banyak yang menetapkan sampai lima calon. Kita harapkan ini bisa berjalan lancar karena ini berbeda dengan periode sebelumnya. Dilakukan serentak,’’ tambah Ledang yang juga Ketua Panitia Pilkel Kabupaten ini. Sementara itu, dari data yang dihimpun calon-calon perbekel/kepala desa, sebagian besar selain incumbent juga perangkat desa. Bahkan hampir di setiap desa memiliki calon yang berpengalaman di perangkat pemerintahan desa. Baik di desa dinas (kaur, kepala kewilayahan, sekdes), BPD maupun desa adat (bendesa). Selain perangkat desa, pemilihan perbekel ini juga diramaikan dari kalangan mantan anggota DPRD Jembrana dan pensiunan polisi. (kmb26)

I Nengah Ledang

Dari informasi yang dihimpun, hingga Jumat (19/7) kemarin ada sekitar 28 orang yang dirawat di puskesmas maupun RSU. Dari pengakuan warga yang dirawat, mereka merasakan gejala mual, pusing disertai muntah dan diare. Rinciannya yang sudah tertangani hingga kemarin di Puskesmas I Mendoyo masih tersisa sembilan orang yang dirawat, di RSU Negara satu orang dan di RSU Bunda satu orang. Selain peserta lomba tarik tambang dan futsal, sejumlah warga dan perangkat desa juga banyak yang tumbang dan dirawat dengan gejala yang sama. Sejumlah korban

mengungkapkan, mereka saat lomba tingkat kecamatan itu mengonsumsi nasi bungkus (jinggo) dan air mineral baik berbentuk kemasan gelas maupun botol tanggung. Di dalam nasi bungkus itu berisi nasi, saur, telur ayam, daging ayam sisit dan mi. Warga baru merasakan reaksi mulai pada Kamis (18/7) dan di antaranya dilarikan ke puskesmas dan RSU. ‘’Sejak awal lomba kita mengonsumsi itu. Memang makanan itu dari tempat yang sama,’’ terang salah seorang warga. Hampir semua warga yang mengonsumsi nasi tersebut mengalami gejala yang sama.

Perbekel Mendoyo Dauh Tukad I Gusti Putu Edi Ediana ditemui di Puskesmas Mendoyo kemarin sore membenarkan puluhan warganya diketahui mengalami gejala seperti keracunan. ‘’Sebagian besar memang yang datang saat Porcam, termasuk saya juga sempat merasakan sakit perut tapi tidak terlalu,’’ terang Edy. Total, menurutnya, ada 28 orang yang sempat dirawat di puskesmas dan RSU, tetapi sebagian besar sudah dipulangkan. Terkait penyebab, pihaknya tidak mengetahui persis, namun dari pihak Dinas Kesehatan dan kepolisian telah menelusuri. Terkait

NI PUTU Suardaniasih (34), warga Desa Mendoyo Dauh Tukad, meninggal diduga akibat keracunan makanan saat pelaksanaan Pekan Olahraga Kecamatan (Porcam). Dugaan ini muncul karena Suardaniasih termasuk salah satu dari puluhan warga di Desa Mendoyo Dauh Tukad yang mengalami sakit diduga keracunan makanan di acara yang sama. Dinas Kesehatan (Diskes) Jembrana pun melakukan investigasi. Namun sayangnya pihak keluarga enggan jasad korban diautopsi. Tim kesehatan melakukan sejumlah tindakan, mulai dari menanyakan kronologi hingga mengambil sampel yang diperlukan. Termasuk melakukan investigasi ke rumah Suardaniasih dari Banjar Ngoneng, Desa Mendoyo Dauh Tukad. Tetapi Dinkes masih belum dapat memastikan sumber pasti penyebab puluhan warga mengalami keluhan yang sama, yakni gangguan pada perut. Sementara itu, pihak keluarga Ni Putu Suardaniasih mengaku telah mengikhlaskan kepergian korban yang sebelum meninggal sempat mengalami kejang-kejang

itu. Keluarga juga enggan melakukan autopsi guna memastikan kematian. Salah satu kerabat korban, Komang Pasek (24), ditemui di rumah duka di Banjar Ngoneng, mengakui sebelumnya almarhum sudah sempat mengeluhkan sakit sejak beberapa hari sebelumnya. Termasuk saat final futsal wanita yang diikutinya di Lapangan Pergung dalam Porcam, sejatinya korban sudah merasakan tak enak badan. Kendati begitu, korban masih terlihat biasa bahkan sempat

datang saat acara pernikahan kerabatnya di Banjar lain. Namun pada Kamis (18/7) almarhum yang masih lajang ini berada di rumah dengan kondisi demam. Hingga pada Kamis malam di rumah, tiba-tiba korban sempat muntah dan kejang-kejang hingga akhirnya meninggal. Suardaniasih yang merupakan salah satu atlet futsal wanita dalam Porcam mewakili Desa Mendoyo Dauh Tukad ini memiliki riwayat yang sama dengan pasien lain. Tetapi belum dapat dipastikan

warganya yang meninggal dibenarkan juga ikut dalam kegiatan pordes bahkan menjadi salah satu peserta futsal wanita. Diakuinya saat itu mereka mengonsumsi nasi bungkus (jinggo) dan minuman mineral. Tetapi apakah memang bersumber dari sana, pihaknya menyerahkan ke pihak yang berwajib. Begitu mendapati ada banyak yang mengalami keracunan, pihaknya Jumat kemarin menginstruksikan klian dan perangkat desa untuk mendata dan menjemput warga-warga yang datang ke acara. ‘’Saya minta untuk dibawa ke puskesmas, terutama yang datang saat acara,’’ tandas Edi. Kapolsek Mendoyo Kompol I Made Karsa dikonfirmasi terpisah membenarkan adanya kejadian di Mendoyo Dauh Tukad yang diduga keracunan itu. Menurutnya, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. (kmb26)

Keluarga Enggan Jasad Korban Diautopsi

RUMAH DUKA – Suasana di rumah Ni Putu Suardaniasih (34), salah satu atlet porcam fustsal wanita yang meninggal dari Banjar Ngoneng. Pihak keluarga enggan melakukan autopsi.

apakah korban mengalami keracunan. Kepala Diskes Jembrana I Putu Suasta dikonfirmasi terpisah mengatakan tim hingga kemarin sore masih melakukan investigasi terkait sebab banyak warga di Mendoyo Dauh Tukad mengalami gejala sakit perut. ‘’Dari investigasi awal memang ada riwayat yang sama pada semua pasien. Yang sakit ini hampir semuanya datang di Porcam dan mengonsumsi makanan. Tetapi kita masih telusuri lebih lanjut, karena jangka waktu reaksi yang muncul agak lama dari waktu mengonsumsi. Jadi kita belum bisa memastikan apakah dari makanan atau faktor yang lain,’’ ujar Suasta. Menurut Suasta, para pasien ini mengalami gejala gangguan perut. Sementara untuk warga yang meninggal, menurutnya, juga belum bisa dipastikan karena keracunan. Bisa kemungkinan ada penyakit lain atau kondisi hingga menyebabkan meninggal. Karena itu, menurutnya, investigasi diperlukan untuk memastikan penyebab keluhan para pasien ini. (gik)


KARANGASEM

Sabtu Umanis, 20 Juli 2019

11

Relokasi Pedagang Ribuan Suket Pengganti Dicetak di Pasar Amlapura Setelah Kuningan Blangko E-KTP Habis

Amlapura (Bali Post) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) rencananya melakukan relokasi pedagang di Pasar Amlapura Barat setelah hari raya Galungan. Namun, karena permintaan sebagian besar para pedagang, akhirnya upaya relokasi itu setelah hari raya Kuningan. Salah seorang pedagang di Pasar Amlapura Barat, I Gede Arta, Jumat (19/7) kemarin, mengungkapkan dirinya beserta pedagang lainnya meminta supaya Disperindag bisa mengundur rencana relokasi yang direncanakan usai hari raya Galungan. ‘’Saya minta kalau bisa pemindahan pedagang dilakukan sesudah hari raya Kuningan. Masih suasana hari raya. Sebab, setelah Galungan, akan ada hari raya Kuningan. Pelanggan ramai mencari keperluan sarana upacara untuk hari raya itu,’’ ujar Gede Arta. Arta menambahkan, dirinya

mendapat bagian relokasi di Pasar Karangsokong, Subagan. Sebagian pedagang dipindah ke sana. Sedangkan sebagian lagi di belakang Pasar Amlapura Barat. ‘’Lahan yang di belakang Pasar Amlapura Barat itu merupakan tanah milik warga yang dikontrak sementara untuk menampung pedagang,’’ terangnya.

Sejauh ini, kata Gede Arta, memang sudah ada sejumlah pedagang yang mempersiapkan barang dagangannya untuk dipindah ke tempat yang sudah disiapkan. Seperti ke lahan kosong sebelah barat pasar, serta di sekitar Pasar Subagan.

‘’Baru beberapa saja yang mempersiapkan barang dagangannya untuk dipindah. Namun, sebagian besar masih bertahan untuk berjualan di sini. Usai hari raya Kuningan, semua pedagang pasti pindah ke tempat yang sudah disediakan,’’ tambah Arta. Kabid Bidang Sarana Usaha Perdagangan Disperindag Karangasem I Wayan Mangku membenarkan bahwa pihaknya telah memberikan kebijakan untuk para

pedagang pindah setelah hari raya Kuningan. Jumlah pedagang di Pasar Amlapura Barat yang akan direlokasi kata Mangku mencapai 386 pedagang. ‘Kita sudah sosialisasikan ke pedagang. Relokasi itu sifatnya sementara. Artinya, pemindahan itu hanya selama proses pembanguan pasar. Setelah itu, pedagang akan dikembalikan ke tempat mereka berjualan di Pasar Amlapura,’’ ujarnya. (kmb41)

Amlapura (Bali Post) Habisnya stok blangko e-KTP memaksa Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Karangasem memberikan surat keterangan (suket). Suket itulah sementara sebagai pengganti e-KTP. Sampai saat ini, Disdukcapil telah mencetak ribuan suket yang sudah diberikan kepada warga. Kepala Disdukcapil Karangasem Wayan Sumidia mengungkapkan, ketika stok blangko e-KTP kosong, maka pihaknya mencetak suket untuk masyarakat. Sejauh ini, sudah ribuan suket dicetak untuk mengakomodir kepentingan warga yang belum memiliki KTP elektronik. ‘’Suket itulah sebagai pengganti sementara e-KTP. Dengan suket itu, warga merasa terbantu untuk mengurus administrasi apa saja yang wajib dalam proses menggunakan indentitas kependudukan e-KTP,’’ ujar Sumidia. Pascahabisnya stok blangko e-KTP itu, kata Sumidia, pihaknya sudah sempat menda-

patkan bantuan 500 keping blangko yang didistribusikan dari pemerintah Provinsi Bali. Dengan tambahan itu akhirnya kembali bisa melakukan pencetakan e-KTP. Sudah pasti diprioritaskan untuk warga yang sudah melakukan perekaman data. ‘’Kita sudah ajukan ke pusat tambahan blangko e-KTP sekitar 5 ribu keping. Berapa yang dikirim belum bisa dipastikan,’’ terangnya. Biasanya bantuan blangko pada kisaran 500 sampai 1.000 keping. ‘’Semoga bantuannya lebih banyak sehingga pencetakan e-KTP itu bisa lebih cepat direalisasikan. Biar layanan lancar,’’ harap Sumidia. Bantuan blanko e-KTP yang nantinya diberikan Kemendagri itu rencananya akan diprioritaskan untuk warga yang telah melakukan perekaman. Seperti warga tamatan SMA yang sudah wajib memiliki kartu kependudukan. ‘’Sudah banyak masyarakt yang lebih dulu telah merekam e-KTP,’’ ujar Wayan Sumidia yang tidak tahu jumlah pastinya. (kmb41)

Tidak Kunjung Diperbaiki

Ruang Rapat Paripurna Dewan Jadi Sarang Kelelawar

Bali Post/kmb41

RELOKASI PEDAGANG - Pedagang masih berjulan di Pasar Amlapura Barat. Relokasi pedagang akan dilakukan setelah hari raya Kuningan.

Amlapura (Bali Post) Ruang rapat paripurna DPRD Karangasem yang rusak akibat diguncang gempa Lombok Agustus 2018 lalu, sampai saat ini tidak kunjung diperbaiki. Kondisi itu, membuat gedung dewan itu bukan saja kotor bahkan menjadi sarang kelelawar. Berdasarkan pantauan kemarin, di dalam gedung itu gelap gulita. Di sana juga terlihat sejumlah plafon yang jebol dan belum dibersihkan. Akibat lama tak diperbaiki dan dibiarkan begitu saja, kini di dalam ruangan itu menjadi sarang kelelawar. Bahkan ada bangkai kelelawar terlihat di lantai. Padahal rencananya, Juli ini, perbaikan gedung sudah rampung karena Agustus nanti ruangan itu dipergunakan untuk melantik anggota dewan yang

terpilih lima tahun ke depan. Jika dilihat waktu pelantikan yang begitu mepet, rasanya tidak mungkin proses perbaikan itu akan bisa dituntaskan sebelum pelantikan anggota dewan yang baru. Terlebih lagi, sampai saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan gedung itu dikerjakan. “Pak Sekwan masih ada kegiatan ke luar kota. Termasuk Kabag Umum juga ada urusan ke luar daerah,” kata salah seorang pegawai. Sebelumnya, Sekretaris Dewan Karangasem I Wayan Ardika mengatakan, biaya perbaikan bangunan gedung dewan yang rusak itu sudah dianggarkan dalam APBD Induk 2019 sebesar Rp 1,5 miliar. “Sudah kita anggarkan. Malah sudah dalam proses tender,” ujarnya. (kmb41)

Pasca-erupsi, Populasi Sapi Turun Signifikan Mulai Dikembangkan Mengadopsi Teknologi

Bencana erupsi Gunung Agung yang terjadi dua tahun lalu sangat berpengaruh terhadap populasi sapi di Karangasem. Salah satu penyebabnya, para peternak menjual ternak mereka akibat kesulitan mencari pakan lantaran semua rumput terpapar abu vulkanik. Guna kembali meningkatkan populasi sapi itu, berbagai upaya dilakukan Dinas Pertanian. Solusinya dikembangkan kawasan ternak sapi baru dan juga menggunakan pendekatan teknologi. Model teknologi seperti apakah diadopsi untuk meningkatkan populasi sapi itu? KABID Peternakan Dinas Pertanian Karangasem I Made Ari Susanta mengatakan bencana erupsi Gunung Agung yang terjadi dua tahun lalu memang sangat berpengaruh terhadap tingkat populasi sapi di Karangasem. Pasalnya, saat bencana itu, sebagian besar warga terdampak menjual ternak-ternak mereka. Situasi panik dan mereka harus mengungsi plus kesulitan mencari

pakan menjadi alasan tersendiri sapinya yang awalnya dititipkan di tempat penitipan sapi kemudian dijual. Gambaran selama tiga tahun terakhir keberadaan populasi sapi di Karangasem, yakni pada tahun 2015 sebanyak 121.637 ekor. Kemudian meningkat 2016 menjadi 127.578 ekor. Namun tahun 2017 menurun signifikan menjadi 117.126 ekor. ‘’Bahkan turunnya popu-

lasi sapi mencapai 10 ribuan lebih. Sapi banyak berpindah tangan ke luar daerah alias dijual akibat warga panik. Keputusan warga waktu itu simpel, daripada panik tidak bisa mengurus sapinya akhirnya dijual,’’ ujarnya. Warga waktu itu tidak masalah menjual sapi, kendati jauh di bawah harga normal. Karena kondisi di lapangan seperti itu akhinya Dinas Pertanian bekerja sama dengan provinsi. Sasarannya membantu masyarakat yang hendak menjual hewan ternak mereka dengan harga normal. Untuk kembali meningkatkan populasi sapi di Karangasem pascabencana erupsi Gunung Agung itu, kata Susanta, pihaknya telah melakukan berbagai upaya. Solusinya, mengoptimalkan pelaksanaan Upaya Khusus Sapi Induk Wajib Bunting (Siwab). Termasuk telah memberikan layanan inseminasi buatan (IB) gratis. Dengan program yang mengadopsi teknologi itu, ia berharap kepada para peternak tidak kehilangan momen memperoleh anak sapi. Lewat inseminasi buatan itu, diharapkan proses membuntingkan sapi bisa dipercepat. ‘’Jika memang sapi belum birahi, maka akan dirangsang dengan hormon agar birahinya bisa dipercepat. Sehingga bisa

dilakukan kawin suntik,’’ jelasnya. Tak hanya itu, lanjut Susanta, pihaknya juga melakukan pengembangan kawasan ternak sapi baru. Daerah yang menjadi sasaran program itu adalah kawasan Desa Bukit. Pertimbagannya, wilayah di sana memang sangat bagus untuk pengembangan ternak. Sebab, didukung geografis vegetasi tenaman untuk suplai makan yang relatif banyak. Petani di sana mengembangkan rumput gajah. Rumput hijau itu baik untuk pakan ternak. ‘’Di program awal ini kita mengembangkan sebanyak 200 ekor sapi. Anggaran yang dipakai adalah dana APBN,’’ tandasnya. Lebih lanjut diharapkan program itu berjalan baik. Jika berhasil maka pihaknya akan melirik wilayah lain yang memang berpotensi dilakukan optimalisasi populasi api. Daerah lain yang bagus untuk pengembangan sapi itu di wilayah Rendang. Sebab, di sana warga tidak kesulitan mencari pakan ternak. ‘’Meskipun kering di Kubu juga bagus untuk pengembangan sapi produktif. Di sana warga mengembangkan sapi betina produktif. Dengan upaya yang kita lakukan kita berupaya populasi sapi di Karangasem kembali meningkat,’’ harapnya. (nan)

Hanya Rp.100 JUTA Per Unit Villa

Miliki Sekarang!!

VILLA Pinggir Pantai dengan pasir putih di SANUR BALI

TYA 081237675135 DONI 081338977777 www.7lazvillas.com

C.0000593-BGN

Bali Post/kmb41

POPULASI SAPI - Pupulasi sapi di Karangasem menurun akibat erupsi Gunung Agung 2017 lalu.


KLUNGKUNG

12

Sabtu Umanis, 20 Juli 2019

TMMD di Nyanglan, Warga Timuhun Ikut Turun Tangan

Bali Post/kmb31

GOTONG ROYONG - TNI bersama warga Timuhun berbaur bergotong royong untuk mengangkut material, guna mempercepat terselesaikannya jalan sepanjang 2,2 km yang akan menghubungan Nyanglan dengan Timuhun.

Semarapura (Bali Post) Agenda TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-105 di Desa Nyanglan, Kecamatan Banjarangkan sudah memasuki hari ke-10. Pengerjaan pengerasan jalan sepanjang 2.200 meter, dengan lebar 5 meter ini tidak hanya menggerakkan warga Desa Nyanglan. Agenda TMMD ini ternyata juga telah membangkitkan semangat gotong royong warga Desa Timuhun. Sebab, akses jalan baru yang dibuka ini akan menghubungkan kedua desa. Antusias warga Desa Timuhun terlihat dari hadirnya warga dari Banjar Kawan, Banjar Kaleran, dan Banjar Tengah bergotong royong di lokasi TMMD, Jumat (19/7) kemarin. Meski cuaca mendung dan sedikit gerimis, mereka bahu-membahu bekerja mengangkut material seperti pasir, koral dan material

lainnya, membaur bersama Satgas TMMD dalam bekerja pada tahap pengerjaan pengerasan jalan. Komandan SSK TMMD Reguler ke-105 Kapten Czi Yuli Pranowo melihat semangat masyarakat Bali dalam membangun daerahnya memang cukup tinggi. Ini menunjukkan identitas masyarakat Bali dengan semangat goyong royong. ‘’Kalau semangatnya seperti ini, saya yakin TMMD ini akan maksimal dan lebih cepat selesai,’’ tegasnya. Yuli Pranowo mengaku terkesan dengan pelaksanaan TMMD di Desa Nyanglan. Dia mengaku merasa seperti berada di kampung sendiri, karena warga setempat menerima dengan terbuka tim TMMD, bahkan memberikan tempat tinggal bersama di rumah warga selama pelaksanaan TMMD. Mereka juga bersemangat ikut membantu

mambaur bersama Satgas. Kehadiran warga Timuhun ke lokasi TMMD, dipimpin langsung Perbekel Desa Timuhun Nengah Sujana. Dia memimpin warga Timuhun ikut serta membaur bersama Satgas bergotong royong mengangkut material, dan segala aktivitas lain yang bisa dikerjakan di lokasi TMMD. ‘’Tradisi gotong royong ini harus terus kita jaga dan lestarikan karena merupakan warisan budaya hidup kita yang mampu mempersatukan kita semua,’’ tegasnya. Dia berharap TMMD ini hasilnya nanti bisa bermanfaat untuk kemajuan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di desa. Kehadiran Satgas TMMD sangat memberikan manfaat dan membantu warga membangun kembali semangat gotong royong untuk lingkungan di sekitarnya. (kmb31)

Pembangunan Gedung SDN 1 Banjarangkan

Sejumlah Pejabat Disdikpora Turut Dipanggil Kejati Bali Semarapura (Bali Post) Masalah pembangunan gedung lantai II SDN 1 Banjarangkan membuat Kejati Bali benar-benar bergerak cepat. Tidak hanya pihak sekolah, panitia pembangunan dan tokoh masyarakat Desa Adat Banjarangkan dipanggil untuk dimintai keterangan. Tetapi, sejumlah pejabat Disdikpora (Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga) Klungkung juga dipanggil Kejati Bali. Kaitan dengan Disdikpora, pihak Kejati Bali mendalami bagaimana aliran DAK dari dinas ke sekolah. Beberapa pejabat Disdikpora Klungkung yang sempat dimintai keterangan oleh Kejati Bali, antara lain Kepala Disdikpora Dewa Gde Darmawan, Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Ketut Suastana dan Kasi Kelembagaan Sarana dan Prasarana Nyoman Sukadana. Saat dihubungi Jumat (19/7) kemarin, Sukadana mengakui juga dipanggil untuk dimintai keterangan pada Rabu (17/7) lalu. Dia menegaskan pembangunan gedung itu bersumber dari DAK (Dana Alokasi Khusus) sebesar Rp 713 juta tahun 2017 dan gedungnya selesai dikerjakan Desember 2017. Di sana, Sukadana banyak dicecar soal dasar Disdikpora Klungkung mengusulkan SDN 1 Banjarangkan menerima DAK untuk pembangunan gedung lantai dua. Termasuk juga bagaimana proses pelaksanaan, RAB dan kondisi fisik gedung saat ini. ‘’Kalau ditanya dasar usulan, saya jawab dasarnya adalah data Dapodik. Sementara dasar pelaksanaan swakelola adalah Permendikbud Nomor 9 Tahun 2017 tentang Petunjuk Operasional DAK Fisik tentang Pendidikan,’’ katanya. Pada prinsipnya, menurut Sukadana, dia tidak melihat adanya persoalan hukum terhadap pembangunan ge-

dung SDN 1 Banjarangkan. Sebab, menurutnya, gedung tersebut sudah dikerjakan sesuai dengan mekanisme. Melalui proses swakelola, melibatkan kepanitiaan dari sekolah dan dikerjakan oleh masyarakat setempat pula. ‘’Namanya swakelola, sesungguhnya persis seperti gotong royong. Panitia itu bahkan tidak dapat honor. Gedungnya juga sudah jadi, dan sudah dapat bermanfaat dalam dua tahun terakhir. Lalu yang dipersoalkan apanya?’’ tegasnya seraya menyampaikan, dimintai keterangan selama lima jam. Meski demikian, pihaknya menghormati proses hukum di Kejati Bali agar permasalahan ini dapat diperjelas. Adanya proses klarifikasi oleh Kejaksaan dengan memanggil pihak terkait dinilainya sebagai hal yang wajar. Proses klarifikasi demikian pun belum menunjukkan seseorang dinyatakan bersalah. Di sisi lain, pengawas SD setempat, Ngakan Juliartana, Jumat kemarin mengaku juga ikut dipanggil untuk dimintai keterangan pada 10 Juli lalu. Sebagai pengawas, dia juga mengaku tidak melihat adanya persoalan di balik pengerjaan proyek gedung SDN 1 Banjarangkan. Namun, saat disinggung

mengenai pihak yang mengerjakan, apakah warga setempat atau dari luar, sebagaimana keterangan Klian Banjar

Adat Selat, Banjarangkan, Wayan Norsa, yang menyatakan masyarakatnya tidak dilibatkan, Ngakan Juliartana mengakui tukang dan tenaga buruh yang mengerjakan memang dari luar Desa Adat Banjarangkan. ‘’Para pekerjanya memang dari luar. Tukang dan buruhnya ada sekitar 12 orang,’’ katanya. (kmb31)

PENGHARGAAN - Bupati Suwirta saat menerima penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Syafruddin.

Program Inovatif Klungkung KRIS 118

Raih Penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2019

Bali Post/kmb31

DIPERSOALKAN - Gedung lantai dua SDN 1 Banjarangkan yang sedang dipersoalkan Kejati Bali. Sejumlah pejabat Disdikpora (Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga) Klungkung juga dipanggil Kejati Bali untuk dimintai keterangan.

Rumah Tukang Bangunan di Pejukutan Terbakar Semarapura (Bali Post) Keluarga Wayan Serdah, warga Dusun Karang, Desa Pejukutan, Kecamatan Nusa Penida, Kamis (18/7) sore, mendadak panik. Kobaran api tiba-tiba sudah besar membakar seisi rumahnya. Kebakaran itu pun menimbulkan kepanikan bagi warga lingkungan sekitar. Tidak diketahui jumlah kerugian akibat kebakaran yang diduga akibat arus pendek listrik tersebut. Api dapat dipadamkan berkat bantuan warga sekitar. Api yang membesar itu bersumber dari salah satu kamar di rumah tersebut. Kebetulan, kamar itu berisi penuh kayu, karena korban dalam kesehariannya bekerja sebagai tukang bangunan. Selain kayu, ruangan tersebut juga penuh dengan alat-alat pertukangan. Seluruhnya ludes dilalap si

jago merah. Salah satu saksi mata, I Wayan Sudiarmawan, mengaku, dia tiba di rumah itu ketika api sudah membesar, hingga membakar bagian atapnya. Semua warga nampak panik. Kepanikan itu membuat warga sampai tak ingat menghubungi pemadam kebakaran. Warga sekitar melakukan pemadaman api dengan peralatan seadanya. Namun, karena banyak warga yang turut membantu, kobaran api dapat dipadamkan dalam waktu 30 menit. “Saat itu, kami hanya berpikir, bagaimana memadamkan api secepatnya. Kami sudah tak ingat ada petugas pemadam kebakaran,” kata Sudiarmawan yang akrab dipanggil Bagong ini. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ke-

Bali Post/kmb31

PADAMKAN API - Warga saat berusaha memadamkan api yang sudah berkobar di atap rumah Serdah.

bakaran ini. Namun, seluruh benda berharga di rumah itu, termasuk kayu-kayu dan seluruh alat pertukangan korban terbakar. Dari empat kamar tidur di rumah tersebut yang terbakar parah satu kamar. Namun, dampak kebakaran ini membuat Serdah harus melakukan perbaikan total pada rumahnya. Sudiarmawan tidak bisa memastikan berapa kerugian yang diderita Serdah akibat kebakaran tersebut. Serdah

masih berupaya mengamankan benda-benda berharga di dalam rumah yang mungkin bisa diselamatkan. Serdah masih bingung dengan penyebab kebakaran di rumahnya. Namun, dia curiga kalau kebakaran ini dipicu arus pendek listrik. Serdah menyampaikan terima kasih kepada warga sekitar yang membantunya. Secepatnya, dia mengaku akan melakukan perbaikan pada rumahnya. (kmb31)

SETELAH melewati beberapa kali tahap seleksi, dan diuji di hadapan delapan orang panelis independen profesional, program inovatif Pemkab Klungkung yakni Kring Sehat (KRIS) 118 akhirnya ditetapkan ke dalam Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2019. Program ini bersaing melawan 3.156 program inovasi lain dari seluruh Indonesia. Penyerahan penghargaan dilakukan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Syafruddin bersama Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam acara Pemberian Penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2019 di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (18/7) malam. Bupati Klungkung Nyoman Suwirta lega, inovasinya kembali berhasil mendapat pengakuan di tingkat nasional. Bupati Suwirta mengatakan untuk mempercepat pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, dibutuhkan program-program terobosan yang efisien dan mampu memberi manfaat kepada masyarakat. Dirinya bersyukur Kabupaten Klungkung mampu meloloskan sejumlah program inovasinya setelah Bima Juara dan TOSS, kini KRIS 118 juga diakui di tingkat nasional. Demi suksesnya pembangunan di Klung-

kung, dirinya tetap berharap semua program yang telah berjalan supaya didukung semua pihak, mulai dari masyarakat, semua instansi pemerintah dari daerah hingga pusat. ‘’Sejumlah program yang diciptakan dan telah berjalan, di antaranya Bima Juara dan TOSS pada tahun 2018 lalu dan kini KRIS 118 telah diakui nasional, mohon dukungan semua pihak sehingga semua program ini dapat berjalan dengan baik sehingga pembangunan di segala bidang juga dapat berjalan dengan baik,’’ ujar Bupati Suwirta sumringah didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. Made Adi Swapatni. Ditambahkan pula, dari inovasi ini juga akan diperoleh DID dana insentif daerah yang nantinya digunakan untuk penguatan dan pengembangan program inovasi ini, sehingga akan

semakin baik, efektif efisien, dan benar-benar dirasakan manfaatnya. Dari program ini, Bupati Suwirta terus melakukan pengembangan program ke depan dengan pembentukan ambulans laut yang akan segera direalisasikan. ‘’Semoga dengan penghargaan ini, Ambulans Laut bisa terwujud tanpa membebani APBD,’’ katanya. Menurut Bupati Suwirta, program KRIS 118 telah melayani seluruh kecamatan melalui puskesmas yang ada di Kabupaten Klungkung dengan metode telepon atau callcenter (118/0366 118). Ini merupakan program pelayanan kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung, sebagai bagian dari aksi Gema Santi Pemkab Klungkung. Dengan KRIS 118 ini, pemberian pertolongan pada keadaan darurat bisa lebih cepat dilakukan. (ad731)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Umanis, 20 Juli 2019

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA

Butuh Cepat PRT langsung Kerja Serius Hub.082144277772

B.BP.001.07.19.0000728

Dcr Driver & Sales Counter bs Bhs Inggris Hub. Merrys Tour 0361235700

B.BP.004.07.19.0000681

Dcr Sopir, punya SIM, kirim CV ke Bebek Tepi Sawah Resto Ubud

B.BP.004.07.19.0000598

Dcr Tk.Jarit Pglmn,Gj+Tunjngan Kesehatan.Hp:0818566106/Ketut

B.BP.001.07.19.0000659

Dibthkn Opr Gudang Laki2 Max30 Th,Min SMP Krm:POBOX 3138 Dps B.BP.001.07.19.0000669

Dcri Konstruktur S1 menguasai Sap 2000.Lam:WA 081238032984 B.BP.164.07.19.0000638

AquaMarineDiving Bali is hiring Asst.Dir.of Diving Operations (Indonesian only, Male preferred) Excellent English / pro-active/mature/can-do attitude/organized/computer skills 5.5days/wk/8hrs/day Resume&Cover letter in English Expected salary+start date to HRD@AquamarineDiving.com B.BP.004.07.19.0000676

Dibthkn Staf Prod, Acc, Pngiriman Pnglmn 1th, pny SIMC, CV : WA 081999131109

B.BP.004.07.19.0000723

Dibutuhkan PRT Cewek&Cowok u/ Rumah di Sanur SMS:08123877799 B.BP.001.07.19.0000667

Dicari Cepat!!! Tukang Kayu Utk Usaha Rumah Kayu Export.Jln.Ry Tojan 17 Gianyar.08123995608 B.BP.001.07.19.0000617

Dist Prodk Nestle/KAO Cr:Sales TO/Spv/TF,Sopir SIM A/B1,Admin MD,Tng Srbt/Gdg u/Dps,Ngr,Klk, Krgsem.Krm Jl.Ry Sempidi 2 Dps B.BP.001.07.19.0000241

KURSUS

DIJUAL MOBIL

SERVICE

DIJUAL RUMAH

BIRO JASA

BIRO JASA

Kuta Ardenia need Security & Engineering.Send CV to Jl.Kubu Anyar No.28 Kuta/0361 8468828 by email:reception@kutaardenia residance.com

B.BP.154.07.19.0000721

Prshn Dist Farmasi Mmbthkn 3 org sales(Min D3)& 1 org Acct (S1 Akuntansi) Lamaran kirim ke Jln.Gatot Subroto Barat 336 C Dps Telpun:085100937276

B.BP.001.07.19.0000700

SMK di Dps Bth Bendahara/Admin Syarat SMK/SMA,Pekerja Keras, Jujur,Teamwork, Honor Menarik. Hub:tugasbali@yahoo.com B.BP.001.07.19.0000663

Segera S1 Arsitek/Sipil untuk kontraktor CV kirim ke Jl.Pulau Galang 28 T.484670 B.BP.004.07.19.0000630

Sopir Serabutan & Asisten Rmah Tngga.Tinggal Dlm:085103167222 B.BP.001.07.19.0000628

Sopir u/Spa(antar jemput tamu) Hub.081246400852/081529427339. B.BP.001.07.19.0000716

Ubud Raya Resort butuh Posisi Resort Manager, Accounting, Front Office.Hub:0818359084 B.BP.001.07.19.0000706

Waiter, Lam ke Shankara Indian Food Jl.Bakung Sari dpn Burger Burger King Kuta .081805628430 B.BP.001.07.19.0000713

Kasir SMEA Lam ke TV Jl.Bakung Sari Blok D33 Hp:081805628430 B.BP.001.07.19.0000715

Urgent Vacancy:Taksu Spa&Rest Ubud:Spa receptionist.min exp. 2yrs. speak English good. Performance,ready to work. Pls send your CV to hrd@taksuspa. com or call:0361-971490 B.BP.004.07.19.0000714

Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818 G.01

DIJUAL MOBIL DAIHATSU

Taft GTS Th’91 Warna Putih Cat Original Istimewa Siap Pakai. Hubungi: 087861225255

DIJUAL MOBIL

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

PROPERTY

MAZDA

DIJUAL TANAH

Mazda CX5 Skyactiv GT 2015 asli Bali KM20rb 081999675175

3A bs ambil 1A Jl.Glogor Carik Gg.Kangguru No.2. 085101818655

B.BP.001.07.19.0000718 TOYOTA

Alphard’10 Putih Type trtinggi smst br istw Hub.081999675175 B.BP.001.07.19.0000719

Dijual mobil Toyota Alphard S2.4 AT 2012,hitam, Bensin, 2.362 CC 450jt Nego, Hub. 081999250006 (Heri) BUC B.BP.004.07.19.0000506

Fortuner VRZ Diesel 2016 Hitam Matic istimewa H:081999675175 B.BP.001.07.19.0000717

PROPERTY DIJUAL RUMAH

Dijual Rmh Bagus Noja Dps DP 10% Bunga Krd 0.83% / bln Hub:082236881191/081805374433

B.BP.154.07.19.0000727

Di jual, sebidang Tanah SHM, Luas 20 are/2000 M2, lokasi di Ungasan, belakang patung GWK. Hub.Kadek, Hp:081916362573. TP

B.BP.004.07.19.0000709

Dijual Tnh Lok.Medewi Pinggir Pantai, Cocok utk Villa 5Are. 12,8Are &18,65Are Harga 120Jt150Jt/Are.HB:08123917970/Siong

B.BP.001.06.19.0000758

Djl Tnh Kav.siap bgn Kampial Nusa Dua view,BU 082247056194

B.BP.004.07.19.0000726

Tnh 1,5A&1,85A Lok.Jl P.Belitung Gg.Babakansari III.Lbr Jln Depan 4M.Hub:081338542300 B.BP.001.07.19.0000703

Tnh 3,5A Tk.Badung Renon ±35A Ubud-Tegallalang.HP:0811394712

B.BP.001.07.19.0000006

Nissan EvaliaSV 2012 Htm Bagus Harga 87Jt Nego,HP.08123811345

Jl Rumah Kos2an 5K,LT 106m2,Jl Mataram Kuta 087888378445/WA

Tnh L 4A Lok Stratgis, Jl .Jepun Lbr Jl Dpn 6M Hotmix Utara RS. K.Ibu Tbn.T 7Are Ex Penginapan Lbr Jl dpn 6M Hotmix Lok.Desa Cupel Negara.Hub:081338542300

B.BP.001.07.19.0000697

B.BP.154.07.19.0000720

B.BP.001.07.19.0000702

B.BP.001.07.19.0000660 NISSAN

B.BP.004.07.19.0000092

DIJUAL TANAH

Hot Promo Kav Murah Tegal Jaya Dalung 499Jt/A,Aspek Perumahan Akses Jl 6 Mtr,Ling.Tenang & Nyaman.Khusus Terima DP sampai Tgl 31/7/19.Hub:081915706508/ 082144094724/081235360802

B.BP.001.07.19.0000696

PROPERTY DIJUAL RUKO

Dijl Ruko 3Lt di Gn. Agung Cepat Hub.087861488111/081275390529

B.BP.004.07.19.0000639

Dijual Ruko Mertanadi Kuta Bdg DP 10% Bunga Krd 0.83% / bln Hub:081338183031/081805374433

B.BP.004.07.19.0000087

KERJASAMA PT.CMC Grup bergerak dibidang GenTrad untuk Intrumentasi Air Bersih, Pendidikan,Kitchen Cari Distributor Wilayah Bali Area Denpasar.Korespondensi PT.Central Mitrausaha Cerlang Golden Madrid 2 Blok H 6-7 Jl. Let.Sutopo,Serpong,Tanggerang 15318 Tel:02153167770 hunting email: sales@cmcholding.co.id

B.BP.031.07.19.0000725


BANGLI

14

Sabtu Umanis, 20 Juli 2019

Wabup Sedana Arta Pimpin ’’Bhakti Panganyar’’ di Pura Mandara Giri Semeru Agung

BHAKTI PANGANYAR - Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta memimpin pelaksanaan bhakti panganyar serangkaian upacara Tawur Labuh Gentuh di Pura Mandara Giri Semeru Agung, Lumajang, Jawa Timur, Kamis (18/7).

WAKIL Bupati (Wabup) Bangli Sang Nyoman Sedana Arta didampingi Ny. Sariasih Sedana Arta memimpin pelaksanaan Bhakti Panganyar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli serangkaian upacara Tawur Labuh Gentuh di Pura Mandara Giri Semeru Agung, Lumajang, Jawa Timur, Kamis (18/7). Pelaksanaan bhakti panganyar juga dihadiri pengurus PHDI Kabupaten Bangli, pimpinan OPD dan sejumlah staf di lingkungan Pemkab Bangli. Hadir pula Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace). Wabup Sedana Artha mengatakan, bhakti panganyar merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun, sebagai wujud bakti ke hadapan Ida Batara-Batari yang berstana di Pura Mandara Giri Semeru Agung. Pada

kesempatan itu, Wabup Sedana Arta juga menyampaikan rasa bangganya terhadap keberadaan Pura Mandara Giri, mengingat pura ini memiliki peranan penting terhadap perjalanan umat Hindu di Bali dan Nusantara. ‘’Bhakti panganyar merupakan wujud dari bakti kita kepada sesuhunan yang berstana di Pura Semeru Agung, Lumajang,’’ kata Wabup Sedana Arta. Melalui bhakti panganyar ini, ia berharap Ida Batara memberikan keselamatan dan perlindungan untuk semua. ‘’Hari ini saya memimpin langsung pelaksanaan bhakti panganyar Pemkab Bangli di Pura Mandara Giri Semeru Agung. Melalui pelaksanaan bhakti panganyar ini, tentu kita berharap Ida Batara memberikan tuntunan dan sinar sucinya, sehingga kita semua diberikan keselamatan dan kesejahter-

aan,’’ ujarnya. Pada kesempatan itu, Wabup asal Desa Sulahan, Susut ini menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panglingsir dan pangempon Pura Mandara Giri Semeru Agung yang sudah mengabdikan diri untuk menjaga dan merawat keberadaan serta kesucian pura. ‘’Atas nama Pemerintah Kabupaten Bangli dan pribadi, saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tokoh dan umat Hindu yang sudah menjaga pura ini dengan baik,’’ terangnya. Kabag Kesra Setda Kabupaten Bangli Jro Penyarikan Widata mengatakan, bhakti pangayar Pemkab Bangli di Pura Mandara Giri Semeru Agung di-puput oleh Ida Pedanda Gede Jelantik Putra Manuaba dari Geria Manuaba, Nyanggelan, Tembuku, Bangli.

Adapun bhakti yang dihaturkan di antaranya bebangkit, pangelukatan, sorohan, dan upakara panegep panganyar lainnya. Puncak karya sudah dilaksanakan pada Anggara Paing Sungsang, Selasa (16/7) lalu, sedangkan Ida Batara masineb pada Sukra Paing Dunggulan, Jumat (26/7) mendatang. Sementara itu, perwakilan PHDI Lumajang Teguh Widodo menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bangli dan seluruh umat sedharma se-Nusantara, karena sudah berpartisipasi ngaturang bhakti ke hadapan Ida Batara yang berstana di Pura Mandara Giri Semeru Agung. ‘’Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh umat Hindu sedharma. Semogga melalui yadnya ini, Ida Batara memberikan keselamatan dan kesejahteraan untuk kita semua,’’ tandasnya. (ad729)

Tarif Retribusi Wisata Kintamani Layak Ditinjau Kembali

Bangli (Bali Post) –

Rencana Bupati Bangli I Made Gianyar menaikkan tarif retribusi wisata Kintamani segera ditindaklanjuti Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangli. Pihak Disparbud menyatakan tarif retribusi wisata Kintamani yang saat ini dikenakan Rp 30.000 per wisatawan memang sudah layak ditinjau kembali. Plt. Sekretaris Disparbud Wayan Bona mengatakan, untuk menindaklanjuti rencana Bupati menaikkan tarif retribusi wisata Kintamani pihaknya akan segera melakukan studi banding ke objek wisata Tanah Lot. Alasan memilih Tanah Lot, karena di objek wisata yang berlokasi di Tabanan ini juga diterapkan pungutan retribusi serupa. Alasan lainnya, tingkat kunjungan ke Tanah Lot selama ini cukup ramai dan pengelolannya bagus. ‘’Kami akan adakan studi banding dulu ke sana. Di sana berapa tarifnya sekarang. Kami akan jadikan pembanding, biar yang dirancang di sini tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah,’’ katanya, Jumat (19/7) kemarin.

Selanjutnya, pihaknya akan menyusun kajian dan rancangan mengenai tarif retribusi yang pas untuk dikenakan bagi wisatawan yang datang ke Kintamani. Hasil kajian akan dilaporkan ke Bupati. Nantinya kenaikan tarif retribusi wisatawan itu akan diatur dalam peraturan bupati. Setelah disetujui, barulah akan disosialisasikan ke pelaku wisata, travel agent, dan wisatawan. Menurutnya, untuk melakukan sosialisasi ke wisatawan, pihaknya akan menggandeng Badan Pengelola Batur Unesco Global Geopark, sehingga semua bisa tahu informasi tentang kenaikan tarif retribusi ini. Menurut pejabat asal Teru-

nyan, Kintamani ini, tarif retribusi wisata Kintamani saat ini memang sudah selayaknya ditinjau kembali. Sesuai amanah perda, tarif retribusi harus ditinjau kembali setiap tiga tahun. ‘’Terakhir kali retribusi wisata Kintamani dinaikkan tahun 2014 lalu, sehingga saat ini sudah semestinya ditinjau kembali,’’ terangnya. Ditambahkannya, kenaikan tarif retribusi layak dilakukan karena fasilitas dan aksesbilitas sudah bagus. Hampir semua jalan sudah di-hotmix. Untuk menjaga kenyamanan, pihaknya juga sudah melakukan pelatihan dan pemberdayaan terhadap masyarakat. Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, Bupati

Mantan ASN akan Gugat Bupati ke PTUN

Bangli (Bali Post) – Bupati Bangli I Made Gianyar akan digugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Gugatan akan didaftarkan kuasa hukum Cok Istri Trisnadewi, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diberhentikan dengan tidak hormat akhir tahun lalu karena kasus korupsi. Kuasa hukum Cok Istri Trisnadewi, I Wayan Sumardika, Jumat (19/7) kemarin, mengatakan sebagaimana yang diatur dalam pasal 129 Undang-undang ASN, pihaknya sebelumnya telah mengajukan keberatan terhadap Bupati Bangli atas surat keputusan (SK) yang dikeluarkan Bupati tentang pemberhentian kliennya sebagai ASN. Akan tetapi, keberatan yang diajukan ditolak Bupati. Pihaknya kemudian melakukan upaya band ing administrasi ke Komisi ASN di Jakarta. “Sudah ada jawaban dari Komisi ASN melalui surat per tanggal 21 Mei 2019. Nampaknya pihak Komisi ASN tidak memahami aturan main dari sengketa ASN ini. Sehingga surat yang datang ini bukan menolak atau menerima banding administrasi kami, malah dijelaskan peraturan perundangan yang tidak ada korelasinya terhadap pokok perkara kami,” terangnya. Adapun pokok perkara yang dimaksud, lanjut Sumardika, yakni SK pemecatan yang dikeluarkan Bupati Bangli yang dinilainya cacat yuridis. Dia menjelaskan bahwa peristiwa hukum yang dialami kliennya inkracht pada 9 September 2013. Sementara Bupati Bangli memberhentikan kliennya dengan tidak hormat dengan menggunakan dasar hukum UU ASN No. 5 Tahun 2014 dan PP No. 11 Tahun 2017 tentang manajemen PNS. “Jadi, dasar hukum yang digunakan terbit belakangan. Di sana sebenarnya SK pemberhentian itu cacat yuridis, cacat formil, dan cacat hukum. Itulah yang kami sikapi, kami lakukan keberatan dan banding administrasi sesuai pasal

129 Undang-undang ASN,” jelasnya. Sumardika mengatakan karena surat jawaban dari Komisi ASN atas banding administrasinya dinilai bersifat kabur, sumir, dan tidak ada kepastian hukum, maka pihaknya berencana akan mengajukan gugatan ke PTUN Denpasar. Pihaknya mengaku sudah sempat berkoordinasi dengan panitera PTUN Denpasar, dan dalam waktu dekat akan mengajukan gugatan. “Dalam waktu segera Bupati Bangli akan kami gugat ke Pengadilan Tata Usaha Denpasar atas SK tentang pemberhentian klien kami sebagai ASN. Persiapan segala sesuatunya kami sudah koordinasikan dengan pengadilan. Mungkin Senin ini akan kami daftarkan,” kata Sumardika. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar mengatakan, upaya hukum yang ditempuh ASN yang kena hukuman disiplin seperti yang dilakukan Cok Trisnadewi sudah benar dan sesuai prosedur. Di mana upaya hukum terakhir yakni dengan mengajukan gu-

gatan ke PTUN. Mengenai SK pemecatan yang dipersoalkan, Made Gianyar menjelaskan bahwa pihaknya membuat keputusan pemberhentian tidak hormat terhadap sejumlah ASN yang terlibat korupsi termasuk Cok Trisnadewi, ada dasar hukumnya. Yakni surat keputusan bersama antara Menteri Dalam Negeri dengan KPK. Dalam surat keputusan itu, termuat nama-nama ASN yang harus diberhentikan oleh bupati. ‘’Para bupati diancam apabila tidak melakukan tindakan pemecatan terhadap ASN yang melakukan tindak pidana karena kewenangannya atau yang disebut dengan tindak pidana korupsi,’’ terangnya. Lanjut Bupati, bilamana nantinya di PTUN, keputusan pemecatannya ternyata disalahkan, maka ia siap akan menindaklanjuti sesuai keputusan PTUN. ‘’Sekarang kan bupati harus tunduk pada surat edaran Menteri Dalam Negeri yang bekerja sama dengan KPK, sehinga saya selaku bupati membuat SK tersebut,’’ imbuhnya. (kmb40)

Bangli I Made Gianyar berencana menaikkan tarif retribusi wisata Kintamani mulai tahun depan. Kenaikan tarif retribusi dirancang Pemkab Bangli untuk meningkatkan kualitas pembangunan dan destinasi wisata menjadi lebih baik. Rencananya tarif retribusi Kintamani yang saat ini Rp 30 ribu akan dinaikkan menjadi Rp 50 ribu per orang. Dalam merancang tarif, Bupati berpatokan pada tarif yang diberlakukan di objek wisata lain seperti Tanah Lot yang saat ini Rp 60 ribu per wisatawan. Adanya rencana menaikkan tarif retribusi wisata Kintamani mendapat respons dari pelaku pariwisata. Kenaikan tarif retribusi wisata Kintamani dinilai belum pantas dilakukan mengingat fasilitas wisata di sana belum memadai. Sebelum menaikkan tarif retribusi, Pemkab Bangli diminta meningkatkan fasilitas, aksesbilitas dan kenyamanan wisatawan. (kmb40)

PENELOKAN - Suasana objek wisata Penelokan, Kintamani.

Bali Post/kmb40

Harga Cabai Tembus Rp 80 Ribu Per Kilogram Bangli (Bali Post) Harga cabai di pasar tradisional di Bangli terus meroket. Mendekati hari raya Galungan, harga cabai menembus Rp 80 ribu per kilogram. Berdasarkan data perbandingan dan perkembangan harga pangan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli, Jumat (19/7) kemarin, harga cabai rawit merah di Pasar Kidul naik Rp 10 ribu dari harga semula Rp 70 ribu menjadi Rp 80 ribu per kilogram. Demikian juga cabai rawit hijau, meningkat Rp 10 ribu dari harga Rp 50 ribu menjadi Rp 60 ribu per kilogram. Sebaliknya, beberapa jenis pangan lainnya mengalami penurunan harga. Bawang merah misalnya, turun Rp 3 ribu dari harga Rp 23 ribu menjadi Rp 20 ribu per kilogram. Khusus bawang merah Songan KW I turun Rp 4 ribu dari harga Rp 24 ribu, bawang merah KW II turun Rp 2 ribu per kilogram dari harga semula Rp 20 ribu. Bawang putih juga mengalami penurunan dari

harga Rp 27 ribu menjadi Rp 26 ribu per kilogram. Kepala Dinas PKP Kabupaten Bangli Wayan Sukartana menyatakan kenaikan harga cabai sudah terjadi sejak beberapa pekan terakhir. Kenaikannya secara bertahap. Menurutnya, kenaikan harga yang terjadi pada cabai rawit disebabkan pengaruh hari raya. Permintaan cabai menjelang Galungan mengalami peningkatan sehingga berpengaruh terhadap harga di pasaran. Di samping itu, kenaikan harga cabai juga disebabkan oleh produksi yang tidak maksimal akibat cuaca. Kondisi cuaca seperti sekarang menyebabkan tanaman cabai banyak terkena serangan embun upas yang berdampak tidak optimalnya produksi buah. Di Kabupaten Bangli, cabai selama ini banyak ditanam petani di wilayah balik bukit Kintamani. Jika kondisi cuaca terus seperti sekarang, menurutnya, tidak menutup kemungkinan

harga cabai di pasaran akan terus melambung hingga menembus Rp 85 ribu per kilogram. Untuk mengantisipasi kenaikan cabai ke depannya, mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup ini kembali mengimbau masyarakat untuk melakukan intensifikasi tanaman pekarangan dengan menanam cabai di pekarangan rumah masing-masing. Selama ini Dinas PKP bersama PKK sudah rutin mendorong masyarakat melakukan upaya tersebut melalui program Hatinya PKK. Dengan upaya itu, setidaknya kebutuhan cabai di rumah tangga bisa terpenuhi tanpa harus membeli. ‘’Inilah perlunya melakukan intensifikasi tanaman pekarangan melalui tabulampot (tanaman buah dalam pot). Minimal tanam cabai lima pot saja, itu akan membantu. Kenaikan harga cabai di pasaran tidak akan terlalu berpengaruh,’’ kata Sukartana. (kmb40)


Sabtu Umanis, 20 Juli 2019

OLAHRAGA

15

Barcelona Naikkan Tawaran untuk Neymar Barcelona – Barcelona dikabarkan terus berusaha mendatangkan Neymar dari Paris Saint-Germain (PSG). Blaugrana kini dikabarkan meningkatkan penawarannya. Barcelona menaikkan penawarannya, Jumat (19/7)

Ketua PTMSI Bali yang juga Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose.

Bali Post/ist

Petenis Meja Diminta Tunjukkan Persahabatan Denpasar (Bali Post) Para atlet yang berlaga pada turnamen internasional tenis meja bertajuk ‘’Bali Open International Table Tennis Championship 2019’’ di GOR Merpati, 19-21 Juli 2019, diminta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan rasa persahabatan. Amanat itu disampaikan Ketua Umum Pengprov PTMSI Bali yang juga Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose saat membuka Turnamen Bali Open, Jumat (19/7) kemarin. Menurutnya, tenis meja di Bali ini merupakan olahraga rakyat. Hal itu terbukti dengan adanya fasilitas meja pingpong di

banjar-banjar dan di desadesa. Bahkan, tenis meja ini digandrungi masyarakat dari segala usia. ‘’Mulai anakanak sampai orang tua bisa bermain pingpong. Bahkan saya punya teman berusia 93 tahun masih rutin bermain pingpong,’’ ungkapnya. Dijelaskannya, turnamen internasional ini sekaligus

sebagai ajang try out bagi atlet porprov. ‘’Jadi, atlet porprov ini berkesempatan bertanding meladeni petenis meja kelas dunia,’’ tuturnya. Selain itu, kejuaraan ini juga bertujuan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing ke Pulau Seribu Pura ini. Ke depan, dirinya berharap muncul petenis meja andal dari Bali yang mampu berprestasi di level nasional maupun internasional. ‘’Atlet Bali ini perlu menambah jam terbang dan pengalaman bertanding dengan mengikuti kejuaraan berskala internasional,’’ ka-

tanya. Sementara itu, Konsulat Jenderal Indonesia di Guangzhou, Tiongkok, Gustanto, mengakui atlet di negara tersebut merupakan profesi yang dijamin hari tuanya. ‘’Atlet di Tiongkok selalu bersikap profesional sebab dijamin masa depannya termasuk sampai memasuki masa pensiun,’’ terang Gustanto. Ia senang atlet Tiongkok, Hongkong, dan Macau bisa berpartisipasi pada hajatan yang dihelat di Pulau Dewata ini. Event ini juga dirangkaikan dengan Hari Bhayangkara yang ke-73. (022)

kemarin, dari 40 juta euro (Rp 626 miliar) menjadi 100 juta euro atau Rp 1,5 triliun untuk mendatangkan Neymar. Tawaran raksasa Catalan belum berhenti di situ. Sebelumnya Barcelona akan menyertakan dua pemainnya, antara Ivan Rakitic atau Philippe Coutinho. Kini, Los Cules menyodorkan enam nama yang bisa dipilih PSG sebagai bagian transfer Neymar. Selain Rakitic dan Coutinho, Barcelona kabarnya akan memberikan opsi kepada PSG untuk memilih Ousmane Dembele, Nelson Semedo, Malcom, dan Samuel Umtiti. Namun, Les Parisiens tetap hanya bisa membawa dua pemain saja. Sebelumnya, rumor transfer Neymar ke Barcelona diprediksi meredup, seiring kedatangan Antoine Griezmann. B a r c e lona baru saja mendatangkan pemain Prancis itu dari Atletico Madrid seharga 120 juta e u r o atau R p 1,8 tril-

iun. PSG sendiri menetapkan harga sangat tinggi untuk pemainya itu. Bila ingin mendapatkan Neymar, raksasa Ligue 1 Prancis ini meminta 300 juta euro atau Rp 4,6 triliun. Harga itu lebih tinggi dari yang dikeluarkan PSG saat memboyong Neymar dari Barca. Permintaan tinggi PSG tampaknya sulit dipenuhi Barca. Apalagi, juara La Liga musim lalu itu sudah mendatangkan Griezmann. Bila Neymar kembali ke Nou Camp, maka terjadi persaingan ketat di lini depan. Apalagi bila pelatih Valverde Ernesto tetap mengandalkan skema 4-3-3, ini berarti salah satu di antara mereka bakal duduk di bangku cadangan. Atau Ernesto bakal mengorbankan striker veteran Luis Suarez untuk memberi tempat kepada Griezmann dan Neymar. Saat peluang ke Barca sudah menipis, pemain asal Brazil yang gagal memperkuat tim nasional di Copa America 2019 karena cedera ini dikabarkan menawarkan dirinya kepada Manchester United (MU). Neymar malah kurang tertarik bergabung dengan City atau Liverpool yang musim lalu menduduki papan atas Liga Premier. Neymar sendiri juga mulai dikaitkan dengan klub lain. Kabar terbaru, pesepak bola Brazil itu bisa menuju Juventus atau MU. Bergabung dengan MU lebih realistis karena berstatus klub kaya. Klub tersebut juga tengah mengincar pemain bintang yang bisa diajak bergabung. (kmb33/afp)

Blibli Indonesia Open 2019

Sengit, Hendra/Ahsan Taklukkan Endo/Watanabe Jakarta (Bali Post) – Pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan memastikan tiket semifinal Blibli Indonesia Open 2019 dengan menaklukkan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang), 21-15, 9-21, 22-20. Penonton Istora sempat tegang karena Hendra/Ahsan yang tadinya unggul jauh, justru terancam kalah. Dalam laga yang digelar Jumat(19/7) kemarin, Hendra/Ahsan memang sudah unggul 17-9 di game penentuan, namun Endo/Watanabe mampu mengejar dan balik unggul match point 20-19. ‘’Syukur kami bisa melewati partai krusial karena sudah leading, di atas angin, tapi tersusul lawan yang balik unggul. Syukurnya bisa menang,’’ kata Ahsan setelah pertandingan. Dituturkan Ahsan, Endo/

Watanabe memiliki pertahanan yang rapat dan tak mudah untuk ditembus. Bola-bola yang kelihatannya tanggung dari mereka dan dimanfaatkan Hendra/Ahsan, tetapi malah bisa dikembalikan dengan baik oleh Endo/ Watanabe. ‘’Kami kurang sabar dan mereka punya defense yang baik,’’ ucap Ahsan. ‘’Di game kedua mereka mengubah permainan dan banyak main drive, kami enggak siap dan tertekan. Lawan dapat banyak poin dari situ,’’ komentar Hendra soal game kedua. Hendra juga menuturkan bahwa sebagai pemain berpengalaman, mereka mampu mengendalikan situasi yang begitu menegangkan di pertandingan tadi. ‘’Memang pengalaman berpengaruh, yang penting jangan mau

Sudarma dan Yamani Milik Badung

SMASH - Hendra Setiawan melakukan smash saat berhadapan dengan ganda Jepang di perempatfinal Blibli Indonesia Open 2019, Jumat (18/7) kemarin. kalah sebelum angka terakhir. Kalau kami yang main sih enggak tegang, mungkin yang nonton tegang. Tadi

Sabtu, 20 Juli 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Melarapan Karya Ngenteg Linggih Pinake Sarana Nincapang Srada Bakti Ring Ida Sang Hyang Widi (3) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07:35 Wita Sehat & Bugar Aero Mix Dance 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 08:30 Wita Ocydia Home Shopping 09:00 Wita Seputar Bali Terkini 09:05 Wita Kartun Uttara Kanda (2) 09:30 Wita Belajar Menggambar Buah dan Kendi

10:00 Wita Seputar Bali Terkini 10:05 Wita Galeri Musik 11:00 Wita Seputar Bali Terkini 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 11:30 Wita Ocydia Home Shopping 12:05 Wita Dharma Wacana Melarapan Karya Ngenteg Linggih Pinake Sarana Nincapang Srada Bakti Ring Ida Sang Hyang Widi (4) 12:30 Wita Bali Channel Tourist TV 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Folk Song 14:00 Wita Seputar Bali Terkini 14:05 Wita Ocydia Home Shopping 14:30 Wita Yowana Magz Prestasi Jurusan Tari dan Kerawitan SMKN 5 Denpasar 15:00 Wita Seputar Bali Terkini 15:05 Wita Parameter

16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Lila Cita Sanggar Warini (2) 17:00 Wita Bunda Arsaningsih Karma dan Reinkarnasi 8:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali Malam 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Satu Jam Bali Kumara Generasi Ke 5 Eps 1 21:00 Wita Classic Bali TV Gus Rajes 22:00 Wita Seputar Bali Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Sanggar Waringin Manik Suci (4) 23:00 Wita Seputar Bali Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping 23:30 Wita Folk Song

kami mikirnya jangan sampai habis dulu, kan masih match point, jadi coba saja,’’ ujar Hendra. (kmb33)

Denpasar (Bali Post) Dewan hakim memutuskan atlet gateball asal Gianya Made Sudarma Palguna dan atlet balap motor asal Jembrana Yamani resmi milik Badung. Putusan itu terungkap dalam sidang komisi hakim di KONI Bali, Jumat (19/7) kemarin. Usai sidang, Dewan Hakim Fredrik Billy menegaskan proses mutasi Made Sudarma sudah sesuai prosedur. Sudarma mengajukan surat perpindahan sebelum 30 Agustus 2018. Bahkan, saat ini status Sudarma sudah bekerja di Badung. ‘’Berdasarkan fakta-

fakta di persidangan, Sudarma memang resmi milik Badung,’’ ujarnya. Sementara permohonan perpindahan atlet balap motor Yamani dari Jembrana ke Badung juga dikabulkan dewan hakim. Sedianya dewan hakim juga menyidangkan dua atlet balap motor asal Denpasar yakni Arya Darmaputra dan Made Gede Sadhu Sakabakti, yang hendak pindah ke Badung. Oleh karena utusan KONI Denpasar tidak hadir maka dilanjutkan pada Jumat (26/7) depan. Billy menandaskan, jika memang delegasi KONI Denpasar tidak

hadir dalam sidang, pekan depan, maka sidang komisi hakim tetap digelar. Pada bagian lain, Wakil Ketua Umum KONI Denpasar Nyoman Mardika menyebutkan pihaknya tidak hadir karena penasihat hukum KONI Denpasar tak bisa menghadiri sidang. ‘’Kami sudah mengajukan surat agar sidang ditunda tiga pekan,’’ jelasnya. Selain menyidangkan perkara mutasi atlet, dewan hakim juga memediasi perebutan atlet seperti cabor gateball, balap motor, dan bridge. (022)


KESEHATAN @balipostcom http://twitter.com/balipostcom balipost http://facebook.com/balipost

TOP IN VASI

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Sabtu UMANIS, 20 Juli 2019

Rayakan Hari Jadi Ke-8

The ONE Legian & Hotel Vila Lumbung Menebar Inspirasi WONDERFUL BALI DALAM rangka merayakan perjalanan delapan tahun The ONE Legian & Hotel Vila Lumbung yang diperingati pada bulan Juli, Senin (8/7) lalu The ONE Legian & Hotel Vila Lumbung menyelenggarakan acara puncak Fabulous Eight yang dimeriahkan dengan pemberian penghargaan terhadap karyawan, inspirasional talkshow, pertunjukan musik dari Yayasan Senang Hati serta drama musikal dari Teater Kini Berseri di Rooftop Dine & Lounge, The ONE Legian. Acara yang disaksikan oleh lebih dari 300 undangan yang terdiri atas para karyawan kedua hotel, teman-teman dari Yayasan Senang Hati, kolega dari Rotary Bali Denpasar & Rotary Bali Taman beserta jajaran manajemen The ONE Legian & Hotel Vila Lumbung ini, mengusung tema ‘’Fabulous 8’’ dengan tagline ‘’Stay Inspiring, Stay Surprising’’. Tema ini dipilih karena terinspirasi dari cita-cita The ONE Legian & Hotel Vila Lumbung yang ingin tumbuh bukan hanya lebih baik, namun juga menebar inspirasi bagi sesama. ‘’Saya rasa, kita semua sepakat bahwa tumbuh berkembang menjadi lebih baik merupakan tujuan besar. Hari spesial ini menjadi momentum tepat untuk memperkuat komitmen kami sebagai perusahaan yang bukan hanya ingin terus melayani lebih baik, namun juga mampu memberi inspirasi. Inilah yang kami perlihatkan dalam acara hari ini melalui harmonisasi dan kolaborasi serta pemberian reward kepada karyawan. Kita perlu mendukung rekanrekan untuk memiliki ide-ide segar dan meyakini bahwa hal tersebut dapat menginspirasi sekitarnya serta membawa kesuksesan kelak,’’ ungkap Eka Pertama, General Manager The ONE Legian & Advisor Hotel Vila Lumbung dalam sambutannya. Pada acara tersebut, Eka Pertama dan Wayan Suada, Operation Manager Hotel Vila Lumbung, secara simbolis menyerahkan plakat kepada para karyawan yang menjadi Best of the Best dari 8 kategori yang

BUDAYA

ada. Kategori yang dimaksud adalah Best Grooming, Best Greeting, Best Multi-Talent, Best Energetic, Best Up-Selling, Best Recognized by Guest, dan Best Social Media Person. Acara ini menghadirkan pula pertunjukan nan indah dari Yayasan Senang Hati yang merupakan organisasi di Bali yang membantu mengembangkan kepercayaan diri, fisik, dan kemerdekaan ekonomi orang-orang cacat. Melalui permainan alat musik dan nyanyian merdu, rekan-rekan Yayasan Senang Hati berhasil menginspirasi bahwa kekurangan tak selamanya berarti gagal. Mereka dengan semangat dan senyum terukir melantunkan lagu dengan diiringi alat musik tradisional Bali. Pada kesempatan ini pula, special talkshow diadakan dari beberapa narasumber seperti Ibu Suzana Chandra, Managing Director Lestari Living; Ibu Marina Camil, HR Consultant & Training Center; dan Ibu Santy Sastra, Santy Sastra Public Speaking. Ketiganya berbagi pengalaman inspiratif dan memotivasi para karyawan The ONE Legian & Hotel Vila Lumbung agar memacu semangat lebih di usia perusahan yang ke-8 tahun ini. Ketiganya juga dianugerahi Inspiring Women of The Year atas kontribusinya dalam mendukung program-program The ONE Legian & Hotel Vila Lumbung. ‘’Secara pribadi saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan Anda semua terhadap kami. The ONE Legian & Hotel Vila Lumbung tidak akan sampai pada usia 8 tahun jika kami tidak memiliki keluarga setia seperti Anda,’’ sambung Eka Pertama. Sebelum puncak perayaan ulang tahun ke-8, The ONE Legian & Hotel Vila Lumbung melakukan kunjungan ke Lapas Wanita Kerobokan, Bali. Para karyawan dan jajaran manajemen hadir mengajak para penghuni lapas wanita melakukan aktivitas Zumba bersama dilanjutkan dengan sosialisasi kesehatan wanita, konsultasi, dan cek pap-smear. Rangkaian kegiatan tersebut adalah bagian dari komitmen The ONE Legian & Hotel Vila Lumbung dalam menjalankan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang berfokus kepada empat pilar:

The ONE Legian & Hotel Vila Lumbung memberikan beasiswa kepada putra-putri berprestasi dari karyawan kedua hotel. Terbuka dari tingkatan SD, SMP, SMA hingga universitas.

Kesehatan & Kemanusiaan KULINER

PENDIDIKAN

Diawali dengan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) dengan Palang Merah Indonesia pada 2015 sebagai bentuk partisipasi dalam kepedulian akan sosial kemanusiaan. Momen ini kemudian membawa The ONE Legian & Hotel Vila Lumbung terus menambah kerja sama dengan lembaga kesehatan bersama Rotary Bali Denpasar yang memiliki visimisi sama di ranah humanity. Fokus dari program ini adalah meningkatkan kesadaran akan gerakan kemanusiaan dan kesehatan melalui sosialisasi serta workshop bagi karyawan dan khalayak umum.

KESEHATAN

KULINER TOP Lingkungan Sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap keIN lestarian VASIlingkungan, The ONE Legian & Hotel

SENIMAN

Vila Lumbung aktif melakukan kegiatan-kegiatan ramah lingkungan dan penghematan energi yang dilakukan di lingkungan internal perusahaan dan eksternal perusahaan. Hotel memanfaatkan sumber daya listrik dan air seefisien mungkin. Menggandeng WWF, kedua hotel berpartisipasi dalam Earth Hour, pembersihan pantai, penanganan sampah dan mengurangi penggunaan bahan plastik. The ONE Legian & Hotel Vila Lumbung menunjukkan komitmennya dalam mendukung gerakan konservasi dan edukasi

WONDERFUL BALI

Pendidikan CSR pendidikan yang dilakukan melalui program Beasiswa Sekolah. Dimulai pada awal tahun 2019,

KESEHATAN

lingkungan hidup. Peningkatan Kualitas SDM Merupakan upaya The ONE Legian untuk memajukan dan mengembangkan potensi karyawan yang sekaligus menambah self value agar lebih percaya diri dalam bekerja. Adapun dalam pelaksanaan program ini, The ONE Legian & Hotel Vila Lumbung menggandeng lembaga training dan sertifikasi guna memberikan pendidikan serta pelatihan kepada para karyawan agar mendapatkan ilmu dan kemampuan baru sesuai dengan bidang pekerjaannya. The ONE Legian letaknya strategis, berlokasi di jantung ikonik area Legian, sedang Hotel Vila Lumbung menjadi pembeda dengan nuansa Bali di tengah trendinya Seminyak. Melalui konsep ONE EXPERIENCE, The ONE Legian memberikan semua yang tamu butuhkan mulai dari fasilitas 301 kamar, 2 kolam renang, 3 ruang meeting, layanan spa serta gym. Khas dengan nuansa Bali dan taman tropisnya, Hotel Vila Lumbung berhasil menghadirkan oase bagi wisatawan yang mencari ketenangan namun dekat pusat keramaian Seminyak. Kunjungi website www.theonelegian untuk cari tahu lebih lanjut tentang The ONE Legian atau www.hotellumbung.com untuk informasi terkini mengenai promosi dan penawaran khusus dari Hotel Vila Lumbung. Ikuti juga sosial medianya melaui Instagram dan Facebook di @theonelegian & @hotelvilalumbung. (ad735)

BUDAYA TOP Cintai Lingkungan SMPN 3 Denpasar Ajarkan Cara Mudah

IN VASI

PENDIDIKAN MENANAMKAN budaya cinta lingkungan perlu waktu lama, semuanya berawal dari pembiasaan-pembiasaan. Banyak cara bisa dilakukan mendidik anak sejak dini mencintai lingkungan. Kita bisa meniru model di SMPN 3 Denpasar alias Spentry. Usai menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), 440 siswa barunya diajak membuat hutan sekolah dengan tanaman gantung. Maklum sekolah ini tidak begitu luas memiliki lahan terbuka, namun hebatnya mampu meraih predikat sekolah Adi Wiyata Mandiri tingkat nasional. Untuk mempertahankan predikat itu, salah satu ide Kepala SMPN 3 Denpasar I Wayan Murdana, S.Pd., M.Psi. adalah satu siswa menyumbang satu tanaman dalam bentuk pot gantung. Itu pun jenis tanamannya

tak boleh dibeli dan pot tak boleh berbahan plastik. Tanaman sumbangan siswa adalah hasil stek di rumah atau yang sudah ada di rumah. Semua ini diletakkan di kebun kelas. Cara ini dinilai sangat sederhana dan efektif oleh Wayan Murdana karena setiap saat dilihat dan dipelihara oleh anak bersangkutan. Dari 40 are lahan sekolah, hanya tersisa sepertiganya untuk lahan hijau. Makanya pihaknya menghiasi sekolah dengan hydroponic, tanaman gantung, dan pot terpisah. Sebab, sangat disadari lingkungan sekolah yang sejuk dan nyaman menyebabkan siswa senang belajar dan mampu meningkatkan konsentrasi belajar. Kasek jebolan lulusan BK FKIP Unud ini mengatakan, faktor penting yang harus ada adalah komitmen semua komponen sekolah. Mulai dari siswa, guru, kasek, karyawan hingga tukang sapu peduli terhadap lingkungan dan tanaman. Sebab, sekolah Adi Wiyata bukan dibuat seperti lomba

WONDERFUL BALI SENIMAN

BUDAYA

KULINER TANAMAN GANTUNG - Siswa baru Spentry didampingi Kasek Wayan Murdana menyumbang tanaman gantung untuk kebun sekolah.

KESEHATAN

Kopi Instan Kemasan Gelas TOP IN VASI

BAGI sebagian orang, kopi menjadi minuman wajib. Minuman ini memiliki citarasa dan aroma yang khas. Sedap diseruput selagi hangat. Ingin kopi manis, biasanya dicampur dengan gula. Kemudian diseduh air panas. Atau yang suka kopi varian lain, bisa ditambah susu. Yang mengurangi konsumsi gula, cukup kopi saja. Rasanya tetap mantap. Kini, penikmat kopi tak harus repot-repot meraciknya. Sebab, sudah banyak tersedia kopi instan kemasan yang dijual di pasaran. Salah satunya Kopi Nini. Kopi produksi warga Desa Demulih, Susut, Bangli ini bahkan tinggal seduh karena tersedia dalam kemasan gelas. Produsen Kopi Nini, Ida Bagus Santosa, mengatakan Kopi Nini Gelas mulai diproduksinya sejak akhir 2015 lalu. Kopi Nini Gelas dihadirkan bagi penyuka kopi yang suka praktis. ‘’Sekarang ini kan lagi tren dan sedang menjamur coffee shop, swalayan yang menyediakan kopi. Jadi konsumen beli kopi tapi tidak perlu nongkrong. Setelah diseduh di sana lalu dibawa pulang. Nah konsep kita seperti itu, praktis,’’ ungkapnya, Rabu (17/7). Pria yang sudah hampir 25 tahun bergelut dengan dunia perkopian itu mengatakan, Kopi Nini Gelas diracik dengan komposisi kopi dan gula yang pas. Kopi yang dipakai yakni jenis arabika di-blend robusta. Kopi Nini Gelas tersedia dua varian. Ada yang kopi plus gula dan varian kopi susu yang komposisinya kopi, gula plus creamer. Ke depan ia berencana menghadirkan Kopi

WONDERFUL BALI

BUDAYA

Nini varian Kopi Susu Jahe yang sangat nikmat diminum di tengah cuaca dingin. Santosa mengatakan, selama ini Kopi Nini Gelas dipasarkannya ke pasar-pasar, toko dan koperasi. Tak hanya di Bangli, namun juga luar kabupaten seperti Denpasar, Karangasem dan lainnya. ‘’Respons pasar cukup bagus. Dari sisi rasa, selera diterima pasar,’’ ujarnya. Selain praktis, kopi produksinya itu juga nikmat di kantong. Per satu dus isian 24, Kopi Nini Gelas dijual ke eceran dengan harga Rp 21 ribu. Sementara untuk Kopi Nini Susu gelas hanya Rp 27.500. Bagi reseller b i s a

PENDIDIKAN

mendapatkan harga diskon jika berbelanja langsung ke tempat produksinya. ‘’Keunggulan dari Kopi Nini Gelas ini adalah konsumen bisa take away di warung. Seduh di warung lalu bawa pulang. Harga murah tapi berkualitas,’’ kata Santosa. (ina)

SENIMAN

PENDIDIKAN

’’Terlalu Manis’’

Diambil dari Kisah Pribadi

SENIMAN

AKRAB dipanggil Merry, pemilik nama lengkap Ni Kadek Maria Marwati ini memulai karier bermusik sejak tahun 2016. Dalam perjalanan kariernya, suka maupun duka sudah dirasakan oleh perempuan yang juga penyiar radio ini. Sejak awal berkarya, Merry berkeinginan memiliki album, namun hingga saat ini belum juga bisa diwujudkan. Kendalanya adalah ketidaktahuannya akan proses album dan promosi CD tersebut. Untuk itulah, ia memilih mengeluarkan single secara bertahap, di samping juga untuk menjaga eksistensinya di belantika musik Bali. Hingga saat ini, enam single telah dimiliki, seperti ‘’Bajingan Polos’’, ‘’Sori-Sori Gen’’, ‘’Cemburu’’, ‘’Mana Tahan’’, ‘’Lek Mekite’’ dan yang baru saja dirilis ialah ‘’Terlalu Manis’’. ‘’Saya ingin sih membuat album, tapi belum kesampaian karena saya tidak tahu bagaimana proses album itu hingga ke pencetakan CD. Untuk itulah saya mengeluarkan single-single saja dulu,’’ ujar Merry, Kamis (18/7) kemarin. Merry menambahkan, kini dirinya sedang fokus mempromosikan single terbarunya yang berjudul ‘’Terlalu Manis’’ yang diciptakan oleh Pranajaya dengan aransemen Dek Artha dan video klip oleh Yasa Sega. Video klip ‘’Terlalu Manis’’ akan resmi dirilis menjelang hari raya Galungan ini. Single tersebut menceritakan tentang seorang wanita yang dikhianati, pada saat benar-benar mencintai pasangannya. Hingga akhirnya si wanita harus pergi karena sudah tidak mampu bertahan lagi, walaupun kepergiannya itu bukan karena tidak cinta. ‘’Jadi single baru ini diambil dari kisah pribadi,’’ ujar perempuan kelahiran Kerambitan, 5 Januari 1993 ini. Perempuan yang hobi jalan-jalan ini pun berharap ke depan bisa lebih sukses dan menjadi penyanyi yang lebih profesional lagi serta mampu berada di panggung yang lebih besar. Dengan begitu bisa semakin mengangkat popularitas lagu Bali. ‘’Semoga single baru ini bisa diterima dan menghibur semua lapisan masyarakat, khususnya penggemar musik pop Bali,’’ pungkasnya. (win)

melainkan dipantau kontinu soal kebersihan dan pelestarian alamnya. Jenis tanamannya juga sesuai sikon daerah. Di Spentry diutamakan tanaman langka seperti badung dan mengkudu, juga ada tanaman upakara. Sekolah Adi Wiyata, katanya, tak tergantung luas lahan, melainkan sejauh mana sekolah mampu memanfaatkan sejengkal tanah untuk penghijauan. Nilai edukasinya juga sangat penting yakni menanamkan sikap mencintai lingkungan pada anak-anak secara sederhana. Makanya sekalipun SMPN 3 Denpasar kini menerima 440 siswa yang dibagi dalam 11 kelas, tetap melaksanakan full day school. Dia pun tak mengorbankan lab dan perpustakaan untuk ruang kelas. Usai MPLS, siswa baru Spentry menjalani tes skolastik awal guna mengetahui pemetaan kemampuan siswa. Hal ini penting guna mempertahankan prestasi siswanya setelah PPDB zonasi yang banyak dikeluhkan masyarakat. (sue)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook