Bali Post
balipost http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
TELEPON GUBERNUR KOSTER JOKOWI BERTERIMA KASIH PADA BALI
MASYARAKAT yang punya hak politik telah mengambil keputusan politik. Pilihan politik hasil hitung cepat menempatkan pasangan Joko Widodo–Ma’ruf Amin unggul dibandingkan Prabowo Sandi. Persentasenya 54,5 persen berbading 45,5 persen. Bahkan, di Bali Jokowi unggul telak dengan angka 92 persen. Ini menjadi dukungan fantastis dan jauh di atas prediksi yang awalnya ditargetkan 80 persen. Tingginya dukungan masyarakat pemilih di Bali kepada pasangan Joko WidodoMa’ruf Amin diapresiasi langsung oleh Jokowi. Presiden RI ini langsung menelepon Gubenur Wayan Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali. ‘’Pada hari Kamis Presiden Jokowi menelepon saya dan menyampaikan aspresiasi atas pilihan masyarakat Bali. Persentase dukungan di Bali tertinggi di Indonesia,’’ jelas Gubernur Wayan Koster kepada awak media. Gubernur Koster mengatakan, telepon Presiden ini diterimanya sekitar pukul 18.30 Wita. ‘’Presiden RI yang juga capres terpilih menelepon saya di kediaman Jaya Sabha, Denpasar. Ada banyak hal yang beliau sampaikan. Salah satunya ucapan terima kasih kepada masyarakat Bali,’’ jelasnya.
Dijelaskannya, Presiden menyampaikan bahwa Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi telah melaporkan bahwa hasil hitung cepat dengan data masuk sudah mencapai 100 persen. ‘’Di Bali persentase Capres nomor 01 mencapai 92 persen. Ini angka paling tinggi dari 34 provinsi di Indonesia,’’ tegasnya. Atas raihan suara ini, Gubernur Bali yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali pertama kali ditelepon untuk mengucapkan terima kasih atas tingginya perolehan suara tersebut. ‘’Sebagai calon presiden, Bapak Jokowi mengira di Bali akan memperoleh suara sekitar 80 persen, sehingga beliau merasa sangat surprise atas tingginya perolehan suara tersebut,’’ jelasnya. Gubernur Koster juga menjelaskan bahwa Pres-
iden menitipkan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bali yang telah memberikan dukungan maksimal untuk beliau pada Pilpres 17 April. Selebihnya, Presiden mengapresiasi kerja dan pendekatan yang telah dilakukan Gubernur Bali Wayan Koster kepada para tokoh masyarakat saat acara tatap muka 22 Maret 2019 di Ardha Candra. Acara ini dipenuhi tokoh masyarakat Bali walaupun diguyur hujan lebat malam harinya. Ini membuktikan masyarakat Bali menghormati dan menaruh harapan besar kepada Presiden Jokowi yang juga bisa dimaknai sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas undangan Gubernur Bali. Hal. 15 Menghadap Presiden
’’Presiden menitip ucapan terima kasih atas tingginya perolehan suara di Bali. Sebagai calon presiden, Bapak Jokowi mengira di Bali akan memperoleh suara sekitar 80 persen, sehingga beliau merasa sangat surprise atas tingginya perolehan suara 92 persen.’’
Bali Pos/ist
Wayan Koster Gubernur Bali
KOSTER-JOKOWI - Presiden Jokowi dan Gubernur Wayan Koster ketika berada di Bali.
Hasil Penghitungan Sementara KPU-RI UNTUK BALI 22,29 %
22,29 %
lPilpres
l DPR-RI Jumlah TPS Jumlah Suara PERsentase
1
JOKO WIDODO MA’RUF AMIN
18.640
2 SANDIAGA UNO
PRABOWO SUBIANTO
1.956.617
55,20
Parpol
GOLONGAN KARYA
12,21 % 12,21 %
Jumlah Suara
Parpol 11,94 %
18.640 1.587.701
Jumlah Suara Parpol Jumlah Suara
Parpol Jumlah Suara
11,94 %
10.707
PARTAI KEBANGKITAN BANGSA
1.242
PARTAI KEBANGKITAN BANGSA
Parpol
PErsentase
22,29 %
486
109
416
93
10,84 %
22,29 %
10,84 %
38,62 GOLONGAN KARYA
12,21 %
19,52 11,94 %
GOLONGAN KARYA
7.504
44,80
JOKO WIDODO 1 MA’RUF 2 SANDIAGA UNO AMIN
PRABOWO SUBIANTO
1.159
13,34 10,84 %
12,21 %
8,13 %
2.096
1. 048
1.320
541
8,13 %
398
60
115
47
11,94 %
22,29 %
PARTAI KEBANGKITAN BANGSA
GOLONGAN KARYA
12,21 %
lDPRD Bali
GOLONGAN KARYA
PARTAI KEBANGKITAN BANGSA
8,13 %
8,2
11,94 %
5,27 PARTAI KEBANGKITAN BANGSA
10,84 %
3,89
10,84 %
Sumber : KPU-RI hingga pukul 15.00 Wita
8,13 %
Hoax, Nama Calon Lolos ke DPR-RI dan DPD Denpasar (Bali Post) Pasca-pemilu serentak 17 April, banyak beredar di media sosial nama-nama calon legislatif yang lolos ke DPR-RI. Begitu juga muncul empat nama calon DPD-RI yang disebut meraih suara terbanyak. KPU Provinsi Bali menegaskan hal itu merupakan hoax. Masyarakat diminta bersabar dan menunggu hasil penghitungan resmi yang dilakukan oleh KPU. ‘’Itu hoax. Sabar saja, tunggu, bahkan Presiden pun bilang sabar, tunggu, karena yang resmi itu harus bertahap. Tidak boleh seenak-enaknya mengeluarkan. Jadi tolong jangan tambah kami lagi kerepotan dengan menjelaskan hoax seperti ini,’’ ujar Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan dikonfirmasi, Jumat (19/4) kemarin. Menurut Lidartawan, KPU memang memiliki Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng), namun proses penghitungan diakui berjalan lambat karena data diunggah dari seluruh Indonesia. Masyarakat yang ingin mengetahui perolehan suara pemilu di Bali bisa mendatangi KPU kabupaten/kota. Pihaknya memperkirakan rekapitulasi di kabupaten/kota selesai 19 atau 20 Mei. Setelah itu, baru dilakukan rekapitulasi di tingkat provinsi. ‘’Kalau mau betul-betul hasilnya semua bisa diterima, nanti di kecamatan kita buka lagi. Kalau ada yang kecewa, salah atau apa, jangan lagi ada caleg-caleg yang mengatakan suaranya hilang atau suaranya ditilep KPU,’’ jelasnya. Lidartawan menambahkan, ada waktu 15 sampai 17 hari untuk mengecek di PPK supaya pemilu berjalan transparan. Terlebih, ada sanksi pidana pemilu bagi petugas yang terbukti macam-macam atau dengan sengaja mengubah perolehan suara. Termasuk bagi para saksi yang ketahuan membuat laporan palsu. (rin)
8,13 %
Jakarta (Bali Post) Penghitungan suara terus dilakukan KPU. Hingga Jumat (19/4) kemarin pukul 17.45 WIB, sudah masuk data dari 21 ribu TPS. Real count sementara KPU menunjukkan Jokowi-Ma’ruf Amin unggul dengan 2.206.564 (54,9%) dan Prabowo-Sandi mendapatkan 1.812.407 (45,10%). Rekapitulasi akhir KPU secara nasional rencananya akan keluar pada Rabu (22/5) nanti. Sekalipun hasil hitung cepat pasangan Prabowo-Sandi kalah dari Jokowi- Ma’ruf, Prabowo Subianto masih optimis menang. Bahkan, Jumat kemarin menggelar syukuran. ‘’Terima kasih emak-emak relawan semuanya kalian berkorban ke sini. Alhamdulillah kemenangan secara resmi sudah di depan mata. Walaupun menghadapi berbagai cobaan dan menghadapi segala macam bentuk ancaman dan intimidasi dan praktikpraktik yang menyimpang
Prabowo Syukuran dari kaidah demokrasi, tetapi kehendak rakyat Indonesia tidak bisa ditekan-tekan lagi,’’ ungkap Prabowo dalam acara syukuran kemenangan dan doa bersama, Jumat kemarin. Dia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para relawan dan masyarakat yang telah mendukungnya pada Pemilu 2019 ini dengan berbondong-bondong hadir ke acara Syukuran Kemenangan dan Doa Bersama yang digelar di halaman kediamannya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan itu, ia mengimbau kepada seluruh relawan dan masyarakat pendukungnya untuk tetap menjaga hasil perolehan suara yang tertuang dan terdata dalam formulir C1 dan C1 plano, sehingga potensi kecurangan dengan mengubah hasil perolehan suara tidak dapat terjadi. Tak hanya itu, Prabowo juga meminta kepada seluruh rakyat Indonesia untuk selalu berdoa kepada Allah SWT, Tuhan Yang
Mahakuasa agar perjuangan yang selama ini dilakukan oleh dirinya dan Sandiaga Uno serta rakyat Indonesia yang mendukungnya selalu dijaga dan diberikan kehendak untuk memimpin bangsa dan rakyat Indonesia demi menciptakan kehidupan yang adil dan makmur. Lebih jauh Prabowo juga menegaskan bahwa dirinya dan Sandiaga Salahuddin Uno bersama seluruh pendukungnya adalah warga negara Indonesia yang selalu memegang teguh Pancasila dan UUD 1945 serta selalu mengedepankan kedamaian. Karena itu, ia meminta kepada seluruh pendukungnya untuk tidak terpancing provokasi dari pihak yang ingin memecah belah bangsa Indonesia. (kmb4) SUJUD - Sebelum menggelar syukuran, Prabowo sujud saat sembahyang di Masjid Al-Azhar.
Pelanggaran Pemilu di Bali
Terbanyak di Buleleng, 3 TPS Direkomendasi Coblos Ulang
Balipost/rin
HASIL PENGAWASAN - Bawaslu Provinsi Bali saat menyampaikan hasil pengawasan tahapan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 17 April lalu.
PELAKSANAAN pemilu di Bali bukan tanpa cacat. Pelanggaran terbanyak ditemukaan di Buleleng. Sementara potensi Pemungutan Suara Ulang (PSU) alias coblos ulang bertambah. Tidak hanya di Jembrana dan Denpasar, tetapi juga di Tabanan. Bawaslu bahkan sudah mengeluarkan rekomendasi PSU pada 3 TPS di kabupaten/kota tersebut. ‘’Anggota KPPS di TPS 29, Banjar Pangkung, Tabanan diduga merusak surat suara calon DPRD kabupaten,’’ ujar Ketua Bawaslu Provinsi Bali Ni Ketut Ariyani saat menyampaikan hasil pengawasan tahapan pemungutan dan penghitungan suara pemilu serentak 17 April, Kamis (18/4). Menurut Ariyani, ketentuan PSU untuk kasus tersebut diatur dalam UU No. 7 Tahun 2017 Pasal 372 ayat (2) huruf c. Sementara rekomendasi PSU di Jembrana, lantaran ditemukan ada dua orang pemilih yang menggunakan e-KTP di luar daerah tanpa membawa formulir A5, namun diberikan memilih oleh KPPS. Kejadian ini terjadi di TPS 04, Kelurahan
Loloan Timur, Jembrana. ‘’Pengawas TPS sudah memberikan rekomendasi ke KPPS agar dilakukan pemungutan suara ulang,’’ jelasnya. Untuk PSU di Denpasar, lanjut Ariyani, yakni di TPS 05, Dauh Puri, Denpasar Barat juga sudah direkomendasikan ke KPU. Penyebabnya, di TPS tersebut ada satu pemilih mencoblos menggunakan e-KTP dari luar Bali tanpa formulir A5. Kordiv Penindakan Bawaslu Bali I Wayan Wirka menambahkan, khusus PSU di Tabanan juga dibarengi dengan dugaan pelanggaran pidana pemilu. Sebab, yang melakukan perusakan surat suara adalah anggota KPPS. Berdasarkan alat bukti berupa video, anggota KPPS tersebut membuka kertas suara lalu mencoblosnya dengan suatu benda. Kertas suara tersebut lantas diberikan kepada anggota KPPS lainnya untuk dibaca sehingga terhitung sebagai suara tidak sah. ‘’Terhadap dugaan pidana sedang ditangani Sentra Gakkumdu Kabupaten Tabanan. Kebenaran apakah video itu
asli atau tidak kan perlu pembuktian,’’ imbuhnya. Secara umum, temuan paling banyak sejatinya tercatat di Kabupaten Buleleng. Utamanya terkait dengan kekurangan logistik, keterlambatan pendistribusian logistik, dugaan money politics, serta keterlambatan pelaksanaan pemungutan suara. Masih di Bumi Denbukit, Bawaslu juga menemukan sedikitnya 12 TPS tidak terdapat bilik suara, hanya menggunakan triplek, bangku terbalik yang ditutup kain putih, kardus air kemasan, ataupun kain yang dibentangkan. Di Badung, ada pemilih yang membawa A5 mendapatkan informasi salah dari saksi yang menyatakan pemilih tersebut baru bisa menggunakan hak pilihnya pukul 14.00 Wita. Pemilih itu pun berencana melaporkan ke Bawaslu Badung. Di Klungkung, ada kekurangan surat suara, TPS yang berada di pura banjar sehingga warga yang cuntaka melakukan pencoblosan di luar TPS, serta saksi yang berumur di bawah 17 tahun.
Di Karangasem, ada pemilih yang tidak membawa A5 namun ingin mencoblos. Di Bangli, terjadi data yang tidak sesuai di formulir salinan C1 antara data penggunaan surat suara dengan data perolehan suara partai politik. Di Gianyar, ada surat suara yang tertukar. Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan, Jumat (19/4) kemarin langsung mengecek kebenaran adanya kecurangan yang terjadi di TPS 29 Banjar Pangkung, Desa Delod Peken, Tabanan oleh oknum KPPS, IWS. Menurutnya, yang bersangkutan harus diberhentikan dengan tidak hormat, terlebih lagi oknum tersebut adalah Ketua KPPS. ‘’Buatkan SK pemberhentian, karena sudah melanggar dan seumur hidup tidak bisa menjadi panitia pemungutan suara lagi,’’ tegasnya. Disinggung apakah KPU kecolongan hingga muncul pelanggaran, Lidartawan mengatakan, dengan jumlah TPS di Tabanan yang berjumlah 1.544, hanya ada satu orang yang melanggar. Hal. 15 Soal PSU
DENPASAR
2
Sabtu Kliwon, 20 April 2019
Regulasi Tembakau Alternatif Perlu Diatur ATURAN tentang rokok telah banyak diatur. Namun aturan tentang rokok elektrik dan yang terbaru tentang tembakau alternatif belum diatur secara tegas. Padahal rokok ini telah beredar di masyarakat. Berdasarkan kajian terhadap 68 negara, 22 negara mengatur peredaran rokok elektrik menggunakan aturan yang sudah ada, 25 negara membuat aturan baru, 7 negara mengubah aturan yang sudah ada, dan 14 negara mengkombinasikan antara
”Kalau tembakaunya diganti dengan tidak melalui pembakaran, mungkin dianggap risikonya lebih rendah. Cuma perlu penelitian lagi.” I.A. Manik Partha Sutema
aturan baru, perubahan, dan aturan yang sudah ada. Menurut apoteker yang juga dosen Universitas Udayana Dr. rer.nat. I Made Agus Gelgel Wirasuta, M.Si., perlu ada regulasi yang mengatur terkait tembakau alternatif ini baik regulasi baru atau memperbaharui regulasi yang sudah ada. “Regulasi yang ada belum antisipatif mengatur perkembangan rokok dan tembakau,” ujarnya, Jumat (19/4) kemarin. Agus Gelgel Wirasuta menambahkan, dalam tembakau alternatif terkandung bahanbahan yang ada dalam vape (rokok elektrik). Pada rokok elektronik maupun tembakau alternatif tidak melalui proses pembakaran tapi pemanasan. Proses pemanasan ini merupakan proses pemanasan cairan kimia yang membentuk aero-
BNN Antisipasi Peredaran ”Happy Water” Denpasar (Bali Post) Saat ini beredar narkotika jenis baru yang disebut happy water. Narkoba yang dikemas dalam bungkus minuman sachet ini sudah beredar dan BNNP Bali beserta jajarannya sudah melakukan antisipasi supaya tidak sampai masuk Bali. Happy water ini diselundupkan dari Malaysia dan per sachet dijual Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta. “Kasus ini sudah diungkap Badan Narkotika Nasional Kota Jakarta Utara. Kami sudah melakukan antisipasi dan penyelidikan, tapi sampai saat ini belum terdeteksi masuk Bali,” kata Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H., Jumat (19/4) kemarin. Produk narkoba jenis baru ini merupakan campuran sabu-sabu (SS) dan benzoate yang bisa dikonsumi dengan cara diseduh atau langsung diminum. Sedangkan efeknya seperti mengonsumsi ekstasi dan bisa dikontrol. “Kalau kita lihat gaya pengguna narkoba sekarang khususnya generasi muda, mereka kurang berminat mengonsumsi ekstasi, sabusabu atau ganja. Mereka menginginkan jenis baru seperti tembakau gorila dan blue safir, padahal barang tersebut terbatas. Mereka ingin sensasi baru. Mereka tidak mau sensasi lama, walaupun pendatang baru. Kondisi inilah yang harus kita antisipasi bersama,” ujarnya. Sedangkan terkait banyaknya kurir atau narkoba dari luar masuk ke Bali, Brigjen Suastawa menyampaikan, fenomena ini terjadi karena gencarnya BNNP, BNNK, dan kepolisian melakukan penindakan. Apalagi berbagai warning disampaikan aparat penegak hukum dan hal ini membuat sindikat lokal agak keder. Namun, jaringan narkoba nasional tidak menyerah, mereka mengirim anggota jaringannya untuk beraksi di Bali. “Dari gambaran umum berdasarkan hasil asesmen para tersangka yang kami tangkap, justru sekarang untuk penyelundupan narkoba melalui jasa kurir paket dan pribadi, dominan lewat udara,” ungkapnya. Untuk pemantauan atau pengawasan lewat darat dan laut masuknya lewat Pelabuhan
sol yang terlihat seperti kabut asap. “Kandungan utamanya adalah glicol atau gliserin,” imbuhnya. Sementara itu, Ketua Prodi Farmasi Klinis IIK Medika Persada Bali I.A. Manik Partha Sutema mengatakan, perlu kajian mendalam terkait tembakau alternatif ini sebelum membuat regulasi. “Karena belum banyak penelitian tentang tembakau alternatif ini. Tembakau alternatif ini tidak hanya bisa dilihat secara umum. Meregulasi benar sih, tapi sebelum meregulasi harus yakin dulu apakah yang kita anjurkan dan sarankan itu sudah jauh lebih baik dari tembakau konvensional,” ujarnya. Jika tembakau alternatif ini dalam bentuk vape atau yang lainnya, ada beberapa penelitian yang menyebutkan bahwa
risikonya bergeser. Misalnya tembakau risikonya kecanduan, mengganggu sistem paru dan jantung. Sedangkan yang tembakau alternatif adalah risikonya sama dengan rokok konvensional, namun dampak jangka waktunya lebih lama. Tembakau alternatif yang diproses dengan dipanaskan juga perlu ditelusuri medianya apa. Ini penting diketahui, karena jika dipanaskan dengan air mendidih menurutnya tidak masalah. Namun tidak mungkin memanaskan tembakau dengan air mendidih, pasti menggunakan media lain. Tembakau alternatif ini biasanya dipanaskan dengan listrik, memang bukan proses pembakaran. Sedangkan jika asap dari rokok konvensional yang menjadi permasalahan karena asapnya menjadi karbon, tapi
penting juga diperhitungkan soal unsur kimia lain yang menyebabkan gangguan. “Cuma mungkin benar risikonya lebih rendah, karena kalau dilihat dari unsur kimia, memang karbonnya yang memang tinggi risiko, terutama untuk kanker, dan lain-lain, karena oksidatif sekali, mengoksidasi ke tubuh kita. Kalau tembakaunya diganti dengan tidak melalui pembakaran, mungkin dianggap risikonya lebih rendah. Cuma perlu penelitian lagi,” ujar Manik Partha Sutema. (may)
“Regulasi yang ada belum antisipatif mengatur perkembangan rokok dan tembakau.” Dr. rer.nat. I Made Agus Gelgel Wirasuta, M.Si.
Pengamanan Pergeseran Kotak Suara Diperketat Denpasar (Bali Post) -
Tahap pencobolan usai, proses dilanjutkan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Pergeseran kotak suara dari TPS ke PPK mendapat pengawalan ketat anggota TNI dan Polri. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Bali Post/kmb36
Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H.
Ketapang, tapi dipantau polisi di Pelabuhan Gilimanuk. “Sejumlah tangkapan oleh polres itu merupakan jaringan darat dan laut. Kalau BNN murni berdasarkan hasil tapping,” ujarnya. Hingga saat ini, narkoba yang masih laris ada tiga yaitu SS, ekstasi, dan ganja. Jarang sekali yang pesan heroin dan kokain. Jenderal bintang satu di pundak ini mengakui pangsa pasar dari dalam Bali menurun, tapi peredaran barang dari luar tetap gencar. Terbukti penangkapan sejak Januari sampai April 2019 menurun. Polda Bali mengungkap 96 kasus dan BNNP 14 kasus. Antisipasi ke depan, kata mantan Direktur Binmas Polda Bali ini, BNNP tetap melakukan penyelidikan dan penyidikan dari tangkapan yang ada. Selain itu, pihaknya terus mengantisipasi modus yang baru dengan alibi yang baru. “Update data dan alat terus dilakukan sesuai dengan perkembangan IT yang begitu cepat, supaya kami tidak akan kalah. Fokus kita, BNN tetap pada barang yang datang dari luar ke Bali dan sindikat besar. Lebih menekankan barang besar agar tidak sampai beredar di Bali,” kata Brigjen Suastawa yang juga dipercaya sebagai pemangku Pura Dalem Khayangan Desa Gulingan Gede, Kecamatan Mengwi, Badung ini. (kmb36)
“Usai pencoblosan, kami jajaran TNI dan Polri memiliki agenda pengawalan kotak surat suara dari TPS ke PPK, nantinya sampai ke KPU Provinsi,” Kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan didampingi Dandim 1611 Badung Letkol Inf. Handoko Yudho Wibowo, Kamis (18/4). Kapolresta dan Dandim terus mengawasi proses pengamanan dan memantau perkembangan situasi di lapangan. Mereka bersama-sama sempat
mengecek keamanan penyimpanan surat suara di Kantor Camat Kuta Selatan. Penjagaan kotak suara dilakukan ekstra ketat oleh personel Polresta dan Kodim 1611/Badung. “Pendistribusian kotak suara tersebut harus dilakukan pengawalan sangat ketat oleh aparat keamanan,” ujarnya. Menurut Ruddi Setiawan, potensi kerawanan tetap tinggi. Misalnya, perampasan surat suara, ancaman orang tak bertanggung jawab, penganiayaan terhadap petugas TPS dan
KPPS, pembakaran, perusakan, hingga bentrok massa. “Tapi sampai saat ini situasi wilayah Denpasar dan Badung masih kondusif. Semua ini berkat peran serta masyarakat turut andil menjaga keamanan dan kondusivitas wilayahnya masing-masing,” kata Kasagtas CTOC Polda Bali ini. Selain itu, kata Ruddi Setiawan, Polri dan TNI tetap mengintensifkan serta meningkatkan patroli terpadu agar keamanan wilayah tetap terjaga pascapencoblosan 17 April
ARAHAN - Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan didampingi Dandim 1611 Badung Letkol Inf. Handoko Yudho Wibowo saat memberi arahan kepada pasukan khusus yang dikerahkan untuk menjaga keamanan Pemilu Serentak 2019.
Panggung Literasi Duta Baca
Dari Perpustakaan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat PERPUSTAKAAN kini tidak hanya sekadar menjadi tempat untuk membaca buku sebagai gudangnya ilmu. Tapi juga bisa berperan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terlebih sekarang Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali membuka ruang bagi masyarakat untuk mempraktikkan apa yang telah dibaca di perpustakaan. “Mereka membaca di sini, misalnya belajar membuat kue, terus mereka coba. Lalu mereka pasarkan lewat internet yang ada di sini, kan bisa saja seperti itu,” ujar Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali Luh Putu Haryani, S.E., M.M. di sela-sela acara Panggung Literasi Duta Baca Provinsi Bali di kantor setempat, belum lama ini. Contoh lain, lanjut Haryani, masyarakat bisa membaca buku tentang tata cara membuat banten. Mereka pun dapat mempraktikkannya langsung di perpustakaan. Dengan begitu, perpustakaan dapat meningkatkan kecerdasan masyarakat sekaligus kesejahteraan mereka dari segi ekonomi. “Kita harapkan seperti itu supaya perpustakaan benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kecerdasan intelektual, spiritual, dan emosionalnya, termasuk keterampilan juga,” jelasnya. Haryani menambahkan, acara Panggung Literasi Duta Baca salah satunya juga digelar untuk lebih mensosialisasikan keberadaan perpustakaan yang kini beralamat di Jalan D.I. Pandjaitan Nomor 4 Den-
Bali Post/rin
LITERASI - Suasana kegiatan Panggung Literasi Duta Baca Provinsi Bali yang dilaksanakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali, Senin (15/4) lalu. pasar. Di samping untuk meningkatkan minat membaca di kalangan generasi muda dan kecintaan mereka terhadap buku. Oleh karena itu, acara ini lebih banyak melibatkan komunitas anak-anak muda seperti Pro Bali Ambassador, Indonesia Mengajar, Bengkel Energi, Putra Putri Kampus Ajeg Bali, Kakak Asuh Bali, serta siswa SMA. Agar lebih bisa diterima, materi diberikan oleh duta baca yang juga masih muda, di samping dari pustakawan. Sejauh ini Panggung Literasi Duta Baca telah dilaksanakan dua kali. Yakni, pada Jumat (5/4) lalu dengan tema “Melalui Gemar Membaca, Kita Ciptakan Masyarakat Bali yang Sejahtera” serta pada Senin (15/4) lalu dengan tema “Melalui Perpustakaan Keliling, Kita Tumbuhkembangkan Kegemaran Membaca di Lingkungan Masyarakat Bali”. “Namanya
819446 / 081337032965
Topik : tiga tps direkomendasikan coblos ulang
literasi terkait dengan membaca, menulis, dan sebagainya. Pokoknya cinta bukulah untuk menambah wawasan dan pengetahuan. Supaya mereka nanti mensosialisasikan termasuk bagaimana kampanye supaya minat baca itu tinggi,” jelasnya. Menurut Haryani, kunjungan ke perpustakaan sejatinya sudah relatif bagus. Namun alangkah baiknya jika dapat lebih ditingkatkan. Saat ini, pihaknya memiliki sekitar 35 ribu koleksi buku. Dalam hal ini, pustakawan selalu diminta melihat dan mencari bacaan apa yang sedang trend untuk bisa memenuhi kebutuhan pengunjung. Koordinasi dengan Dinas Kominfos Provinsi Bali juga telah dilakukan untuk membuat jejaring buku, sehingga dapat memudahkan pencarian buku yang diinginkan. Kemudian sudah ada free WiFi, komputer, dan ke depan akan dibangun gedung khusus membaca digitalisasi, ruangan kedap suara, serta ruangan untuk menggelar diskusi. Termasuk fasilitas seperti kamar mandi. Perpustakaan nantinya akan dikemas lebih baik supaya pengunjung nyaman dalam rangka memberikan pelayanan terbaik. “Kita ingin mereka yang dalam seminggu datang dua kali misalnya, sekarang bisa ditingkatkan lagi. Supaya lebih sering datang dan mengajak teman-teman lagi,” tandasnya. (rin)
lalu. Sementara itu, Dandim 1611 Badung Letkol Inf. Handoko Yudho Wibowo mengatakan, pasukannya tetap melekat bersama Polri dalam melaksanakan pengamanan dan pengawalan proses Pilpres dan Pileg 2019, terutama proses pencoblosan hingga tahapan selanjutnya. Menurutnya, wilayah tugas Kodim 1611/ Badung meliputi Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, secara umum pelaksanaan Pilpres dan Pileg berlangsung aman, lancar dan kondusif. “Kita apresiasi terhadap kondisi ini. Termasuk partisipasi masyarakat yang antusias melaksanakan hak politiknya,” ujarnya. (kmb36)
Bali Post/ist
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965
Bawaslu Kaji Pelanggaran di TPS 5 Dauh Puri Denpasar (Bali Post) – Secara umum kasus pelanggaran pada pencoblosan Pemilu Serentak 2019 di Denpasar relatif kecil. Meski demikian, saat ini Bawaslu setempat masih melakukan kajian terhadap temuan yang ada di TPS 5 Dauh Puri. Karena itu, Bawaslu maupun KPU Denpasar belum bisa memastikan apakah berpotensi untuk pemungutan suara ulang (PSU) atau tidak. Ketua Bawaslu Denpasar
Putu Arnata yang ditemui di kantornya, Jumat (19/4) kemarin mengatakan, proses pencoblosan pada Pemilu Serentak 2019 berjalan cukup lancar. Tidak ada pelanggaran signifikan yang terjadi. Hanya ada temuan salah seorang pemilih yang mencoblos menggunakan e-KTP yang bukan beralamat di tempat TPS tersebut. “Ini sedang kita kaji bersama,” katanya. Menurut Arnata, kasus ini sudah ditangani sejak awal
oleh pengawas TPS setempat. Kemudian ditindaklanjuti dengan PPK di kecamatan. “Nanti setelah sampai di KPU, kita akan tanyakan tentang tindaklanjutnya. Apa yang akan dilakukan atas temuan ini,” katanya. Sementara itu, Ketua KPU Denpasar Wayan Arsa Jaya yang dikonfirmasi terkait wacana pemungutan suara ulang (PSU), belum bisa memberikan jawaban. Mengingat, persoalan ini masih dalam
proses. “Ini masih proses, kami belum bisa memutuskannya,” ujarnya. Terkait dengan perolehan suara, Arsa Jaya mengatakan masih dilakukan di tingkat kecamatan. Data belum masuk ke KPU. “Data yang masuk KPU belum banyak. Masingmasing kecamatan belum ada yang melebihi enam desa, itu pun banyak yang kurang,” ujar petugas input data di Sekretariat KPU Denpasar, kemarin. (kmb12)
Pemilu Serentak 2019 di Kota Denpasar Berjalan Damai dan Lancar
Rai Mantra dan Jaya Negara Apresiasi Semua Pihak
PEMILU serentak 2019 yang digelar pada 17 April lalu telah berlangsung, begitu pula halnya di Kota Denpasar. Berdasarkan pantauan secara umum, seluruh rangkaian pemilu di Kota Denpasar telah berjalan dengan lancar. Karenanya, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan rangkaian Pemilu Tahun 2019 di Indonesia, khususnya Kota Denpasar. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara saat dijumpai di sela-sela kegiatannya Jumat (19/4) kemarin menjelaskan, berdasarkan pantauan dan laporan dari jajaran di bawahnya, bahwa secara umum pelaksanaan pemilu di Kota Denpasar tidak terjadi permasalahan yang berarti. Selain itu, partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilih juga meningkat pada pemilu serentak 2019. “Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Denpasar, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut menjaga
kondusivitas Kota Denpasar, utamanya penyelenggara pemilu seperti KPU, Bawaslu, hingga jajaran KPPS yang telah bekerja dengan maksimal dan penuh tanggung jawab, serta seluruh masyarakat Kota Denpasar yang telah menggunakan hak pilihnya. Pemilu ini sangat penting sekali dan kita harus berperan aktif karena pembangunan-pembangunan ini tergantung kita,” jelas Rai Mantra. Lebih lanjut dijelaskan, saat ini gelaran pemilu telah usai. Rai Mantra yang didampingi Kabag Humas dan Protokol Dewa Gede Rai mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati seluruh rangkaian proses yang ada, serta dapat menerima hasilnya dengan penuh rasa bangga. Seluruh lapisan masyarakat diharapkan untuk kembali bergandengan tangan, bersatu serta tetap mempererat tali silaturahmi untuk mendukung pembangunan keberlanjutan di Indonesia, khususnya Kota Denpasar. Hal ini dikarenakan hasil pemilu merupakan keputusan masyarakat, sehingga menjadi kewajiban masyarakat pula untuk
BERSAMA - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara. mendukung segala program persatuan dan kesatuan,” yang dilaksanakan nanti- ajaknya. nya. “Saya berharap suaHal senada juga disampaisana yang kondusif ini dapat kan Wakil Wali Kota Denterus berlangsung hingga pasar IGN Jaya Negara. Ia penetapan hasil pemilu dan juga menyampaikan ucapan rasa persaudaraan ini harus terima kasih kepada semua bersama-sama kita pupuk pihak yang telah ikut medalam melangsungkan hidup nyukseskan gelaran pemilu bermasyarakat dan kini saat- serentak 2019. “Pemilu ini nya kembali kepada aktivitas adalah ajang demokrasi yang dan swadharma masing- harus kita jaga dan dukung masing serta selalu menjaga bersama,” jelasnya. (ad765)
Sabtu Kliwon, 20 April 2019
BADUNG
3
Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Ngurah Rai Terbakar 19 Penerbangan Terganggu
Mangupura (Bali Post) Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Ngurah Rai, Jumat (19/4) kemarin terbakar. Hal ini menyebabkan para penumpang berhamburan ke luar. Tidak ada korban jiwa, namun akibat kejadian ini 19 penerbangan terganggu.
Bali Post/ist
TERBAKAR - Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Ngurah Rai, Jumat (19/4) kemarin, terbakar. Kejadian ini menyebabkan belasan penerbangan terganggu.
Menurut Communication Head and Legal Section Head Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, informasi awal kebakaran berawal dari Area ATM Center Terminal Keberangkatan Domestik sisi barat pada pukul 16.50 Wita. Untuk memadamkan api, sebanyak 3 kendaraan ARFF milik PT Angkasa Pura 1 dan 3 mobil pemadam kebakaran Badung diturunkan. Berkat kesigapan petugas, api dapat segera dipadamkan. ‘’Petugas PKP-PK dan Avsec Bandara telah berhasil memadamkan api pada pukul 17.20 Wita dan mengevakuasi penumpang ketempat yang aman dari sekitar lokasi kejadian,’’ katanya. Kebakaran tersebut berpengaruh pada keberangkatan domestik. Bahkan Untuk sementara operasional Terminal Domestik terhenti sampai selesainya proses pemulihan. Sementara aktivitas operasional dan penerbangan melalui Terminal Internasional tetap berjalan normal. Menurutnya, 19 penerbangan terdampak kejadian ini.
Rinciannya, Lion Air sebanyak 4 penerbangan, Garuda Indonesia 5 penerbangan, Nam Air 2 penerbangan, Batik Air 2 penerbangan, Wings Air 1 penerbangan, Air Asia 1 penerbangan, Citilink 3 penerbangan dan Sriwijaya Air sebanyak 1 penerbangan. Dari jumlah tersebut, 5 penerbangan dipindahkan menggunakan flow di Terminal Internasional yakni Garuda Indonesia, Air Asia, Sriwijaya Air, Nam Air dan Citilink. Mengenai penyebab terjadinya kebakaran saat ini pihaknya sedang menunggu investigasi lebih lanjut dari instansi terkait. Atas kejadian ini, manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali meminta maaf atas ketidaknyaman yang timbul akibat aktivitas pemulihan area yang terkena dampak dari kejadian kebakaran. Saat ini manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali telah menyediakan help desk yang berlokasi area Terminal Domestik untuk membantu calon penumpang yang terdampak kejadian ini. (kmb23)
Bawaslu Belum Terima Laporan Pelanggaran Pemilu
SOSOK Sabar Menunggu ANTUSIASME masyarakat untuk berpartisipasi menyalurkan hak pilihnya pada pemilu tahun ini sangat besar. Hal itu menandakan tingkat kecerdasan dan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya demokrasi ini semakin baik. Tentu saja masyarakat menaruh harapan terhadap proses demokrasi ini. Seperti yang disampaikan Ketua DPD Golkar Badung I Wayan Muntra, untuk pemilihan legBali Post/edi islatif di tingkat Kabupaten Badung, pihaknya menaruh harapan besar. Mengenai hasil, pihaknya menunggu penghitungan suara baik yang dilakukan PPK maupun KPU. ‘’Kita harus sabar menunggu agar apa yang diharapkan bisa maksimal. Untuk pemilu tahun ini, Partai Golkar Badung menargetkan peningkatan perolehan kursi di DPR Badung, minimal bertahan 12 kursi,’’ katanya belum lama ini. Menurutnya, pelaksanaan pemilu tahun ini merupakan hal yang baru. Tentunya dengan harapan, pemilu berjalan lancar dan sukses sesuai harapan rakyat Indonesia. ‘’Tentu kami sebagai pimpinan Partai Golkar di Badung, ini merupakan apresiasi dan penghargaan untuk kita bersama. Sukses ini akan membawa dampak positif pada masyarakat dan pemerintah. Pesta ini sukses kita, tentu akan menjadi kebanggaan masyarakat Badung dan Bali,’’ tegasnya. Diungkapkannya, dari sisi penyelenggara, baik dari KPU maupun Bawaslu, mereka sudah memiliki aturan maupun SOP yang akan digunakan untuk melaksanakan semua tahapan pemilu. ‘’Tentu yang sudah berjalan ini sesuai dengan SOP penyelenggaraan pemilu. Sejauh ini berjalan sangat baik, baik dari persiapan maupun pendistribusian kotak dan surat suara,’’ ujarnya. (edi)
Bali Post/ist
PEMUNGUTAN SUARA - Suasana salah satu TPS di Badung saat pemungutan suara Pemilu 2019, Rabu (17/4) lalu.
Mangupura (Bali Post) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Badung belum ada menerima laporan pelanggaran dalam penyelenggaraan Pemilu, 17 April. Meski demikian, Bawaslu tetap memantau intensif proses penghitungan suara di tingkat desa dan kecamatan. ‘’Kami tetap memantau proses penghitungan suara. Kami cek ke Mengwi, Abiansemal, dan Kuta Selatan, karena ada beberapa desa yang masih melakukan penghitungan lantaran wilayahnya luas,’’ ungkap Ketua Bawaslu Badung I Ketut Alit Astasoma, Jumat (19/4) kemarin. Menurutnya, pihaknya juga melakukan validasi penghitungan surat suara seperti yang dilakukan pihak ketiga. ‘’Yang pindah memilih dan yang menggunakan e-KTP kan harus pasti dan match dengan data dari KPU, sehingga harus divalidasi,’’ katanya. Kendati berjalan kondusif, namun pihaknya tak menampik ada beberapa catatan. Seperti permasalahan kekurangan surat suara bagi pegawai RSD Mangusada saat pemilu. ‘’Karena kewajiban kami juga untuk push kinerja KPU, tapi untuk yang di RSD memang aturan yang tidak memperbolehkan membuat TPS di sana, beda halnya dengan LP ada TPS khusus,’’ ucapnya. Seperti diberitakan, tercatat 67 pegawai yang telah didaftarkan RSD Mangusada ke KPU Badung gagal menggunakan hak pilihnya. Tak hanya pegawai yang kecewa, ratusan pasien yang dirawat di RS tersebut yang diperkirakan sebanyak 200 orang juga tidak dapat menggunakan hak pilihnya meski telah memiliki C6 atau surat undangan memilih. Dirut RSD Mangusada Kabupaten Badung dr. I Nyoman Gunarta menyayangkan perihal tersebut. Pejabat asal Sibang Gede, Abiansemal ini mengakui telah melaporkan bila ada ratusan pasien dan puluhan pegawai yang diperkirakan akan menyalurkan hak suaranya di rumah sakit pelat merah tersebut. ‘’Kami sudah melaporkan kondisi pemilih di RSD pada 9 April lalu, sehingga kami pun sudah mengumumkan ke pegawai yang bertugas untuk menggunakan hak pilihnya,’’ ungkapnya. Menurutnya, dari ratusan jumlah pemilih di RDS Mangusada, hanya 15 orang yang dapat menyalurkan hak pilihnya. Padahal, potensi jumlah pemilih mencapai ratusan, yakni 200 pasien dan 70 pegawai. Angka ini belum termasuk penunggu pasien, jika diasumsikan 1 pasien didampingi 1 penunggu, maka terdapat sekitar 470 pemilih di RSD Mangusada. (kmb27)
Pasca-”Panca Wali Krama” di Pura Besakih
Jelang UNBK SMP Puluhan Jenazah Masih Lima Siswa Mengundurkan Diri Dititipkan di RSD Mangusada Mangupura (Bali Post) Puluhan jenazah masih dititipkan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada, Jumat (19/4) kemarin. Meski jumlahnya telah menyusut, namun jika dibandingkan dengan kapasitas freezer yang hanya menampung 12 jenazah, ditambah luas ruangan, kamar jenazah hanya mampu menampung 40 jenazah. Jumlah jenazah yang masih dititipkan masih lebih tinggi dari kapasitas. Dirut RSD Mangusada Kabupaten Badung dr. I Nyoman Gunarta mengatakan, jumlah jenazah masih tinggi. Lonjakan jenazah terkait upacara Panca Wali Krama di Pura Agung
Besakih ini mencapai 60 jenazah, sehingga tenda yang sebelumnya didirikan belum ditutup. ‘’Masih ada sekitar 60 jenazah yang belum diambil. Mungkin karena menunggu hari baik untuk melaksanakan upacara ngaben,’’ ungkapnya. Kendati demikian, dr. Gunarta optimis jumlah jenazah yang dititipkan akan menurun secara bertahap dari hari-hari sebelumnya yang mencapai ratusan. Hingga Sabtu (13/4) lalu masih terdapat 112 jenazah yang masih berada di rumah sakit tersebut. Sebelumnya, Kepala Bidang Pelayanan RSD Mangusada dr. Made Nurija
mengatakan, pengambilan jenazah untuk dibawa pulang pihak keluarga sudah terjadi mulai 8 April 2019. ‘’Setiap hari pasti akan ada pengurangan, karena sudah usai upacara di Pura Besakih,’’ ucapnya. Terkait hal ini, pihaknya akan mengantisipasi membludaknya penitipan jenazah ke depan. RSD Mangusada berencana mengembangkan kamar jenazah. ‘’Namun pengembangan kamar jenazah rencananya dilakukan usai pembangunan gedung yang baru,’’ katanya. Saat ini tengah dipersiapkan studi kelayakan atau feasibility study (FS).
Bila FS selesai tahun ini, maka tahun depan akan masuk tahap berikutnya yakni pembebasan lahan. Untuk diketahui, kamar jenazah di RSD Mangusada mengalami overload hingga menampung sedikitnya 138 jenazah. Hal ini disebabkan banyak masyarakat yang menitipkan jenazah anggota keluarganya untuk disemayamkan sementara di RS selama upacara Panca Wali Krama di Pura Besakih berlangsung. Padahal RS milik pemerintah ini hanya memiliki 12 freezer atau lemari pendingin. Namun dari luas ruangan, kamar jenazah hanya mampu menampung 40 jenazah. (kmb27)
Mangupura (Bali Post) Sebanyak lima siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Badung mengundurkan diri. Padahal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk jenjang SMP tinggal menghitung hari. Hal tersebut diakui Kepala Bidang Pendidikan Disdikpora Kabupaten Badung I Gusti Lanang Bagus Ardhana. Menurutnya, berdasarkan data dari Disdikpora terdapat sebanyak 9.957 siswa yang akan mengikuti UN. Terdiri dari 7.201 siswa SMP negeri dan 2.756 siswa dari SMP swasta. ‘’Ada lima orang kemudian mengundurkan diri, jadi tinggal 9.957 siswa. Mereka dari sekolah SMPN 4 Abiansemal, SMPN 3 Mengwi, SMPN 2 Kuta, SMP Swadhyaya Seni Ukir, dan SMP Angsaka, Kuta,’’ ungkap Lanang Ardhana, Jumat (19/4) kemarin. Dijelaskannya, dari hasil rekap awal calon peserta UN per sekolah tahun ajaran 2018/2019, terdapat 9.962 siswa yang akan mengikuti ujian. Pihaknya secara umum telah menyiapkan pelaksanaan UNBK di Gumi Keris.
‘’Kami juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak demi lancarnya pelaksanaan UNBK yang baru pertama kali dilakukan tahun ini. Pada tahun lalu, lantaran masih terdapat sekolah yang belum siap melaksanakan UNBK, sehingga ada 11 sekolah swasta yang melaksanakan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP),’’ katanya. Kadisdikpora Kabupaten Badung I Ketut Widia Astika juga menyampaikan kesiapan seluruh SMP di Badung guna melaksanakan UNBK. Menurutnya, sarana dan prasarana telah memadai. Begitu juga sekolah swasta sudah menyiapkan diri, sehingga siap mengikuti UNBK. ‘’Tidak saja siap dari segi sarana dan prasarana, siswa di Badung pun juga sudah mendapatkan pembekalan mengenai teknis UNBK. Pada bulan Maret 2019, para siswa mengikuti gladi bersih atau simulasi yang persis sama saat ujian sesungguhnya,’’ terangnya seraya menyebutkan, gladi bersih ini dilakukan untuk memantapkan siswa sebelum ujian. (kmb27)
DAERAH
4
Sabtu Kliwon, 20 April 2019
A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
AYAM - Salah seorang pedagang daging ayam tengah melayani pembeli di Pasar Badung, Denpasar. Pemenuhan kebutuhan daging ayam di pasar ini didatangkan dari sejumlah peternak yang ada di Bali.
Lulusan SMK PGRI 4 Denpasar Jadi ’’Job Creator’’ Tahun Ini Terima 12 Kelas Siswa Baru
BERTEPATAN dengan purnama jyesta, Jumat (19/4) kemarin, Kepala SMK PGRI 4 Denpasar Drs. I Ketut Suarya, M.Pd. melepas 276 siswa kelas XII. SMK PGRI 4 Denpasar sekaligus sekolah pertama yang melepas siswanya di hotel sesuai kompetensi keahlian bidang pariwisata. Pelepasan ditandai dengan penyerahan siswa oleh Kasek Ketut Suarya kepada Ketua Komite SMK PGRI 4 Denpasar Drs. IGB Wiadnyana, M.M., M.Pd. disaksikan Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. dan Ketua Kota PGRI Denpasar Drs. I Nyoman Winata. Dari 276 siswa yang dilepas, masing-masing 108 dari Program Akomodasi Perhotelan, 142 siswa dari Jasa Boga dan 26 siswa MM. Saat itu juga diserahkan sertifikat profesi dari LSP DMI. Mereka yang dilepas tinggal menunggu pengumuman kelulusan karena sebelumnya sukses menjalani UNBK, UKK dan USBN dengan baik. Pada pelepasan kali ini, Ketut Suarya yang juga Bendahara PGRI Kota Denpasar mengatakan
hampir 70 persen lulusannya sudah bekerja, sebagian lagi sudah membuka usaha mandiri alias job creator. Dikatakan job creator karena mampu menyiapkan lapangan kerja baru. Lulusan Tata Boga membuka usaha katering, MM membuka servis dan Akomodasi Perhotelan bekerja di hotel dan vila. Sebagian lagi bisnis online menjual baju kaos, kosmetik dan herbal. Sekalipun bisnis di luar pariwisata, tetap luar biasa karena mereka terbukti mengimplementasikan pelajaran kewirausahaan dan disiplin di sekolah. Atas prestasi itu, dia optimis tahun ini bisa merekrut 12 kelas dengan tambahan membangun lab kitchen bertaraf internasional. Selain sebagai sekolah rujukan nasional, SMK PGRI 4 Denpasar juga menjalin sistter school dengan sekolah di Thailand. Tahun ini SMK PGRI 4 Denpasar akan menerima 12 kelas siswa baru masing-masing Tata Boga (lima kelas), AP (lima kelas) dan MM dua kelas. Memiliki lab AP, Boga dan MM. Bagi warga Padangsambian diberikan keringanan 30 persen termasuk bagi
PELEPASAN - Kepala SMK PGRI 4 Denpasar I Ketut Suarya bersama IGB Wiadnyana, Nengah Madiadnyana saat melepas siswa kelas XII.
lulusan SMP PGRI. Makanya tak berlebihan lulusannya dikenal memiliki daya saing tinggi karena memiliki kompetensi keahlian. Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. mengakui sekolah ini banyak diminati masyarakat karena SMK PGRI 4 Denpasar dikenal ber-ISO 9001-2008 dan sekolah rujukan kemitraan nasional. Dia ikut berbangga karena lulusan SMK PGRI 4 Denpasar banyak diterima bekerja sebelum dan sesudah tamat. Ini menandakan sekolah ini sukses melahirkan human capital berkualitas bagi Bali. Makanya wajar acara pelepasan dilakukan lebih awal guna memberi kesempatan kepada lulusan untuk bekerja atau bekerja sambil melanjutkan studi. Hebatnya lagi, kata Madiadnyana, siswanya sudah bekerja mandiri lewat bisnis online semasih belajar di bangku sekolah. Inilah tuntutan dunia kerja sebenarnya, di mana lulusan SMK harus bisa menjadi wirausaha mandiri, bekerja di tempat orang lain dan melanjutkan studi. Ketua Komite Drs. IGB Wiadnyana, M.M., M.Pd. yang mewakili orangtua siswa berterima kasih bahwa anaknya dididik dengan sempurna selama tiga tahun di SMK PGRI 4 Denpasar, dan secara berkualitas. Mereka kini menjadi SDM siap kerja sesuai dengan ciri khas pendidikan vokasi seperti SMK. Komite sekolah sudah menjadikan sekolah ini memiliki sarana dan prasarana yang lengkap. Tinggal sekarang siswa diproses secara berkualitas untuk menghasilkan output berkualitas. Dia juga berpesan kepada alumninya terus menunjukkan prestasi dan disiplin di tempat bekerja dan melanjutkan studi serta eling dengan almamater SMK PGRI 4 Denpasar. (ad763)
Hari Ini, Hipakad Bali Gelar ’’Kartini Go Surf’’ di Kuta Mangupura (Bali Post) Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat (Hipakad) DPD Bali bersama Magic Wave menggelar event surfing yang bertajuk ‘’Kartini Go Surf’’. Kegiatan serangkaian menyambut Hari Kartini 2019 serta wujud penghargaan terhadap emansipasi wanita akan digelar di Pantai Kuta, Sabtu (20/4) hari ini. Menurut Wakil Sekretaris Hipakad DPD Bali A.A. Istri Mirah Candrawati, event ‘’Kartini Go Surf 2019’’ ini mengangkat tema ‘’Dengan Semangat Kartini Kita Tingkatkan Rasa Persatuan serta Berbuat yang Terbaik, Berani, Tulus dan Ikhlas Dalam Mewujudkan Bali Santi dan Jagadhita’’. Selain untuk memperingati Hari Kartini, event ini juga untuk menggelorakan olahraga surfing di kalangan wanita, menampung minat dan bakat generasi muda yang gemar dengan olahraga surfing serta membantu program pemerintah yakni mengolahragakan masyarakat. ‘’Ajang ini juga menjadi sarana untuk memacu perkembangan olahraga surfing khususnya bagi kalangan wanita. Tak hanya itu, melalui event ini kami ingin menyampaikan pesan bahwa Bali sangat aman untuk dikunjungi, sehingga kunjungan wisatawan bisa meningkat,’’ katanya saat memberikan keterangan pers, Kamis (18/4) di Kuta. Yang menjadikan event ini menarik, kata Mirah, yaitu para surfer wanita yang berpartisipasi akan menggunakan kebaya dan kain saat berselancar. ‘’Kartini
Go Surf’’ kali ini ditargetkan diikuti sekitar 20 surfer wanita. ‘’Kami berharap, ke depan event ini bisa berlangsung secara rutin dan menjadi event yang berskala nasional bahkan internasional,’’ ucapnya. Sementara itu, President Indonesian Surfing Association (INSA) Jro Made Supatra Karang memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini, karena menjadi terobosan yang luar biasa. Menurutnya, surfing saat ini sudah mulai beremansipasi, karena sebelumnya surfing dominan dilakoni oleh kaum pria. Namun, diakui, surfer wanita masih minim di Bali. ‘’Potensi olahraga surfing di Bali sangat luar biasa, didukung adanya pantai dan sarana untuk latihan
yang memadai. Dengan adanya event seperti Kartini Go Surf ini, saya yakin ke depan akan tumbuh surfer-surfer wanita andal di Bali. Kalau di Jepang sudah banyak,’’ ucapnya. Ditambahkannya, olahraga surfing memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar dan daerah. Secara ekonomi, surfing memberi peluang tumbuhnya bisnis surf shop di kawasan sekitarnya. Sedangkan dari sisi pariwisata, sudah tentu kehadiran para surfer dari berbagai negara ikut mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan. Di kawasan dekat pantai yang biasa digunakan untuk surfing secara otomatis tumbuh berbagai akomodasi pariwisata, seperti hotel. (kmb23)
Bali Post/kmb23
KARTINI - Wakil Sekretaris Hipakad DPD Bali A.A. Istri Mirah Candrawati (dua dari kiri) dan President INSA Jro Made Supatra Karang memberikan keterangan terkait pelaksanaan Kartini Go Surf 2019, Kamis (18/5), di Kuta.
Ribuan Siswa SMP Siap Ikuti UNBK dan UNKP
Denpasar (Bali Post) –
Setelah SMA/SMK melakukan ujian nasional, kini mulai dilakukan di tingkat SMP. Pada tingkat SMP, tidak semua sekolah melakukan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Beberapa sekolah masih tetap menerapkan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). Secara keseluruhan, sebanyak 13.120 siswa dari 71 sekolah SMP di Kota Denpasar siap mengikuti ujian akhir ini. Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar A.A. Gede Wiratama saat dikonfirmasi, Jumat (19/4) kemarin, mengungkapkan UNBK dan UNKP ini akan dilaksanakan mulai Senin (22/4) sampai Kamis (25/4). Dari total tersebut, sebanyak 6.901 siswa mengikuti UNKP, sisanya sebanyak 6.219 siswa ujian menggunakan sistem UNBK. Dari 71 SMP di Denpasar sebanyak 29 sekolah SMP negeri maupun swasta akan mengi-
kuti ujian menggunakan sistem UNBK. Sementara 42 sekolah masih menggunakan UNKP. Menurut Wiratama, sekolah yang masih mengikuti UNKP karena terkait dengan kesiapan sekolah secara menyeluruh. Dalam pelaksanaan UNBK bukan hanya perlengkapan yang harus dipenuhi, melainkan juga kesiapan siswa untuk bisa mengikuti proses ujian dengan komputer tersebut. Jika dilihat, katanya, banyak sekolah yang sudah bisa melaksanakan UNBK. Namun yang menjadi kendala adalah
siswa yang belum siap melaksanakan ujian dengan sistem UNBK. ‘’Pendistribusian soal sudah dilaksanakan, dan persiapan perlengkapan juga untuk UNBK. Sekarang tinggal masing-masing sekolah menyiapkan siswanya. Kenapa banyak yang belum melaksanakan UNBK, ya… karena ada juga yang belum siap dari siswanya. Jadi kami harus siapkan keduanya baik kesiapan siswa maupun perlengkapannya baru bisa jalan,’’ jelasnya. (kmb12)
Bali Post/ist
PUJAWALI - Wali Kota Denpasar mengikuti persembahyangan bersama serangkaian pujawali di Pura Taman Sari, Jumat (19/4) kemarin.
Pujawali di Pura Taman Sari
Wali Kota Rai Mantra Ikuti Persembahyangan Bersama Denpasar (Bali Post) Pujawali di Pura Taman Sari, Desa Dangin Puri Kangin dilaksanakan pada Purnama Jhiesta, Jumat (19/4) kemarin. Pujawali tersebut dihadiri Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Kehadiran Rai Mantra didampingi Camat Denpasar Utara Nyoman Lodra, Kabag Humas dan Protokol Dewa Gede Rai, dan Kabag Kesra Setda Kota Denpasar Made Raka Purwantara disambut Perbekel Desa Dangin Puri Kangin I Gusti Ngurah Putrawan dan tokoh masyarakat desa setempat. Wali Kota Rai Mantra ikut serta melakukan persembahyangan bersama masyarakat desa setempat. Pelaksanaan pujawali di Pura Taman Sari sudah dipersiapkan sebelumnya oleh pangempon Desa Dangin Puri Kangin. Di samping melaksanakan persiapan pujawali yang juga akan diisi dengan pagelaran calonarang pada malam harinya. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, pelaksanaan pujawali di Pura Taman Sari ini merupakan wujud bakti umat yang dalam hal
ini adalah warga Desa Dangin Puri Kangin. Sehingga pelaksanaan yadnya ini dapat menjadi momentum atau sebagai ajang mulat sarira serta meningkatkan sradha dan bhakti umat dalam menjalankan swadharma. ‘’Rasa manyamabraya umat Hindu harus kita pupuk, sehingga yadnya sebagai wujud syukur dapat terus kita laksanakan guna meningkatkan sradha dan bhakti umat sesuai dengan swadharma menuju keseimbangan alam semesta, serta menjalankan dharma yang dapat memberikan hal positif membersihkan dan menetralisir hal-hal negatif yang tidak diinginkan demi terciptanya keseimbangan jagat beserta isinya,’’ jelasnya. Sementara itu, Perbekel Dangin Puri Kangin I Gusti Ngurah Putrawan mengatakan, persiapan pelaksanaan pujawali di Pura Taman Sari sejak Sabtu (23/3) lalu, yang dilanjutkan dengan pelaksanaan pembersihan areal pura. Dijelaskan, Pura Taman Sari adalah Pura Swagina yang keberadaannya sudah ada sejak 50 tahun lalu. Sebelumnya pura ini sebagai Pura Ulun Suwi yang dikelilingi daerah persawahan. ‘’50
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
tahun lalu kawasan Kreneng ini merupakan kawasan persawahan, sehingga Pura Taman Sari berada di areal persawahan. Namun dengan perkembangan permukiman saat ini, keberadaan pura berada di kawasan perkantoran, pasar, dan pendidikan,’’ ujarnya. Pura Taman Sari dengan pangempon Desa Dangin Puri Kangin yang terdiri dari tujuh banjar dan satu lingkungan Asrama Polda Bali dengan jumlah warga 10 ribu jiwa. Meliputi Banjar Kreneng, Banjar Kreneng Kaja, Banjar Merta Nadi, Banjar Kerta Bhuwana, Banjar Kertha Bhuwana Kaja, Banjar Merta Rauh dan Banjar Merta Rauh Kaja. Pelaksanaan panganyaran Pura Taman Sari dilaksanakan dua hari, yakni Sabtu (20/4) dan Minggu (21/4) serta upacara panyineban dilaksanakan Senin (22/4). ‘’Kami mengucapkan terima kasih kepada warga Desa Dangin Puri Kangin, Pemerintah Kota Denpasar, Wali Kota Denpasar beserta jajaran yang telah hadir melaksanakan persembahyangan bersama dan turut serta dalam pelaksanaan pujawali di Pura Taman Sari,’’ ujarnya. (kmb12)
DAERAH
Sabtu Kliwon, 20 April 2019
5
Maha Putra Gantung Diri di Kamar Mandi
Denpasar (Bali Post) Rumah kos di Jalan Gelogor Carik, No. 19 Pamogan, Denpasar Selatan (Densel), Jumat (19/4) kemarin geger. Pasalnya, salah satu penghuni kos I Komang Triangga Maha Putra (22) ditemukan gantung diri di kamar mandi. Kejadian ini pertama kali dilihat pacar korban, Komang Budiastrini (23), setelah dia mendobrak pintu kamar mandi. Informasi di lapangan, Budiastrini asal Desa Kubutambahan, Buleleng saat diperiksa polisi menyampaikan, dia dan korban tinggal sekamar di lokasi kejadian. Pada Kamis (18/3) pukul 23.30 Wita, korban datang dari bekerja di Krisna Oleholeh Tuban. Mereka sempat ngobrol dan korban mengaku tidak mempunyai uang. Rencananya korban pinjam uang kepada kakaknya, namun dilarang oleh Budiastrini. Pasalnya kakak korban tidak bekerja. Seiring waktu, mereka terus bercerita hingga saksi Budiastrini tertidur. ‘’Korban lalu masuk ke kamar mandi,’’ kata sumber. Pada Jumat sekitar pukul 02.30 Wita, Budiastrini bangun dan tidak melihat sang pacar. Dia langsung membuka pintu kamar mandi tetapi gagal karena dikunci dari dalam. Budiastrini sempat memang-
gil-manggil korban tetapi tidak ada jawaban. Akhirnya Budiastrini mendobrak pintu kamar mandi dan ketika terbuka dilihat korban gantung diri dengan menggunakan selendang warna hitam yang diikatkan di lubang ventilasi kamar mandi. ‘’Budiastrini langsung mengambil pisau dapur untuk memotong selendang yang dipakai untuk gantung diri. Korban lalu direbahkan di lantai kamar mandi dan selanjutnya menyampaikan hal tersebut kepada pemilik rumah,’’ ujar sumber kepolisian. Nyoman Sarta (42), pemilik rumah, mengatakan korban dan Budiastrini tinggal sekamar di rumah kos korban bunuh diri sudah sekitar satu tahun. Selama pengetahuan dia, korban belum menikah. Mereka sama-sama kerja di Krisna Oleh-oleh. Selama tinggal di sana mereka tidak pernah dilihat bertengkar. Usai petugas Inafis Polresta Denpasar olah TKP, mayat korban dibawa ke RSUP Sanglah dengan menggunakan mobil ambulans BPBD Denpasar. Kanitreskrim Polsek Densel Iptu Hadimastika saat dikonfirmasi menyatakan memang benar adanya gantung diri tersebut. ‘’Untuk motifnya masih kami selidiki,’’ ujarnya. (kmb36)
Bali Post/ist
SIDANG - Sidang Pemilihan Tingkat Pusat Calon Tamtama (Cata) PK TNI-AD gelombang I tahun 2019 untuk wilayah Provinsi Bali, NTB dan NTT.
Sebaran Personel TNI Belum Merata Denpasar (Bali Post) Pimpinan TNI-AD saat ini sangat concern terhadap kondisi tidak meratanya jumlah personel TNI-AD antara satuan di wilayah Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa, khususnya wilayah Indonesia Timur. Hal ini disampaikan Pangdam IX/ Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP. di Aula Ngurah Rai Rindam IX/Udayana, Tabanan, Kamis (18/4) lalu. Kapendam Kolonel Kav. Jonny Harianto G., Jumat (19/4) kemarin di Makodam, Denpasar, menyampaikan selaku Ketua Sub-Panpus, Pangdam memimpin Sidang Pemilihan Tingkat Pusat Calon Tamtama (Cata) PK TNI-AD gelombang I tahun 2019 untuk wilayah Provinsi Bali, NTB dan NTT. Sidang ini merupakan tahapan akhir dari seluruh rangkaian tahapan seleksi yang telah dijalani oleh seluruh peserta calon prajurit Tamtama. ‘’Tujuannya untuk mencari calon prajurit yang benarbenar memenuhi syarat agar dapat dididik dan dilatih menjadi prajurit TNI Angkatan Darat yang profesional,’’ ujarnya. Pada kesempatan tersebut, kata Kolonel Jonny Harianto, Pangdam Benny Susianto membacakan sambutan dari Aspers Kasad yang pada intinya menyampaikan tentang kebijakan di bidang personel tahun 2019. Salah satu kebijakan tersebut adalah menetapkan pertumbuhan personel secara proporsional melalui prinsip Proportional Growth Of Personnel (PGP), di mana jumlah personel tidak dibatasi pada besaran angka tertentu melainkan didasarkan pada kebutuhan untuk meningkatkan kesiapan satuan-satuan jajaran TNI-AD. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka intake personel melalui rekrutmen/werving terus-menerus ditingkatkan jumlahnya secara bertahap, sehingga diharapkan akan segera terpenuhinya kebutuhan personel TNI-AD sesuai dengan konsep piramida komposisi personel. ‘’Saat ini pimpinan TNI-AD sangat concern terhadap kondisi tidak meratanya jumlah personel TNI-AD, khususnya untuk wilayah Indonesia
Timur. Sehingga perlu segera dilakukan upaya-upaya pemenuhan personel di wilayah Indonesia Timur melalui rekrutmen maupun pemindahan,’’ tandasnya. Selaku Ketua Sidang Pemilihan Tingkat Pusat, Pangdam secara khusus menekankan kepada Tim Rik/Uji agar benar-benar menjalankan kewajibannya dengan penuh rasa tanggung jawab, profesional, proporsional, transparan dan subjektif, sesuai aturan yang berlaku agar didapatkannya calon prajurit yang sesuai harapan. Ia berharap acara sidang pemilihan ini dapat menghasilkan calon prajurit Tamtama PK TNI-AD yang berkualitas, terstandardisasi sesuai ketentuan dan harapan TNI Angkatan Darat. Peserta Cata PK TNI-AD gelombang I tahun 2019 telah dinyatakan lulus tingkat Panda dan Sub-Panda wilayah Kodam IX/Udayana sebanyak 332 orang. Untuk selanjutnya akan diseleksi lagi dan berhak mengikuti pendidikan sebanyak 220 orang calon Tamtama sesuai dengan jumlah alokasi pendidikan dan yang memenuhi kriteria prajurit TNI Angkatan Darat. (kmb36)
Bali Post/kmb42
BVA - Dari kanan Sekjen BVA, mantan Ketua BVA, dan Ketua BVA.
Kriteria Vila Bodong dan Penegakan Regulasi Belum Tegas
Denpasar (Bali Post) -
Vila bodong telah menjadi masalah klasik di Bali. Namun kehadirannya cukup mengganggu eksistensi pariwisata Bali. Permasalahan yang terjadi adalah belum adanya kriteria yang jelas terkait vila dan vila bodong. Selain itu, regulasi yang telah ada juga belum diterapkan secara tegas. Ketua Bali Vila Association (BVA) I Gede Sukarta mengatakan, permasalahan terkait vila bodong perlu adanya pergub standardisasi vila. Namun, diakui, terkait pergub belum ada kajian baru karena saat ini sudah ada banyak pergub mengenai vila. Sebelumnya, ia bersama Jero Mangku Suteja sudah pernah beberapa kali membuat standardisasi vila. Di Badung pun sudah ada perbupnya yaitu Perbup No. 5 Tahun 2015. ‘’Dulu ada kriteria vila bintang dan nonbintang. Tapi sekarang setelah ada Peraturan Kementerian Pariwisata Nomor 29 Tahun 2014, banyak sekali ada perubahan seperti siapa yang bertanggung jawab mengenai standardisasi vila
bintang dan nonbintang. Ranah itu sekarang tidak berada di ranahnya pemerintah, tapi ada di lembaga swasta, LSU (lembaga sertifikasi usaha),’’ bebernya, Kamis (18/4), saat technical meeting BVA Anniversary Cup 2019 di Kilo Restaurant, Seminyak. Vila pada awalnya merupakan rumah tunggal tanpa ada kolam renang, hanya ada kamar tidur, kamar mandi dan dapur. Tamu dari mancanegara khususnya Australia berupaya meningkatkan kualitas akomodasi itu. ‘’Karena landscape-nya cukup luas, dibuatlah kolam renang, buat private swimming pool, dapur, kamar dan kamar mandinya di-update, jadilah vila itu,’’ tuturnya. Vila dipilih wisatawan kare-
na lebih aman dari hotel yang jumlah tamu menginap cukup banyak. ‘’Sehingga mereka lebih cenderung menginap di vila yang aman,’’ tandasnya. Seiring berkembangnya waktu, vila dijual dengan orang asing namun nomineenya orang Bali. Dibuatlah vila atau rumah mewah yang disebut juga vila. Properti seperti ini memang memiliki NPWP namun tidak memiliki izin lengkap. ‘’Tapi izin IMB-nya ada, itu yang disebut vila bodong,’’ jelasnya. Belum adanya ketegasan tentang kriteria vila bodong membuatnya belum bisa menjawab jumlah vila bodong yang ada di Bali. ‘’Karena definisi vila bodong, bisa saja tidak bodong ketika dia bayar pajak hotel,
restoran karena dia punya NPWP tapi tidak lengkap izin operasionalnya. Izin prinsip tidak ada, tapi IMB ada. Apalagi sistem pemasarannya melalui OTA. Itu permasalahan yang kita hadapi,’’ imbuhnya. Ia berharap dengan terbitnya pergub, eksekusinya juga harus tegas. Vila yang ada juga diharapkan dapat masuk menjadi member BVA agar dapat bekerja sama dalam menerapkan standardisasi vila demi peningkatan kualitas pariwisata Bali. Anggota BVA Jero Mangku Suteja yang juga mantan Ketua BVA menambahkan, tantangan asosiasi tidak ringan, salah satunya adalah persaingan terbuka antara akomodasi skala besar dan kecil, yang memiliki izin dan tidak, dan yang membayar pajak dan tidak, sehingga membuat kompetisi di lapangan menjadi tidak sehat. ‘’Rumah–rumah penduduk
yang tidak memiliki izin, yang tidak membayar pajak ikut juga bertarung dalam pasar terbuka, sehingga pangsa pasar vila maupun hotel itu tergerus oleh mereka,’’ ungkapnya. Hal ini yang menjadi penyebab hotel bintang 4 dan 5 okupansinya 55 persen sampai 60 persen. Sedangkan vila level tertentu ada yang 80 persen. ‘’Mungkin pada harga tertentu, tapi ketika bermain di harga yang high end, okupansinya struggling, jika okupansinya 70 persen itu sudah bagus,’’ ungkapnya. Tantangan lainnya adalah adanya nomade traveller yang begitu tren, mencari tempat tinggal murah, salah satunya rumah penduduk termasuk kos. Sekjen BVA Yoga Iswara berharap vila di Bali dapat bergabung agar standar dan goal dari quality tourism bisa dicapai. Saat ini anggota BVA baru sekitar 300, namun yang aktif hanya 160. (kmb42)
Pujawali di Kahyangan Jagat Pura Luhur Sri Rambut Sedana Tabanan (Bali Post) Pujawali di Kahyangan Jagat Pura Luhur Sri Rambut Sedana, Desa Pakraman Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Tabanan akan berlangsung selama tiga hari. Sebagaimana dudonan upacara yang diberikan
prajuru adat melalui Bandesa Adat Pakraman Jatiluwih I Ketut Suparka, dudonan upacara pujawali atau penangkilan dilakukan 24 April mendatang, atau persisnya di rainan suci Budha Wage Kelau. Lanjut pada nyejer penangkilan
yakni Wrespati Kliwon Kelawu hingga Saniscara paing kelawu atau tanggal 25 hingga 27 April 2019. Dan terakhir, pada 27 April dilakukan acara pemelayagan atau Ida Batara munggah masineb. ‘’Penangkilan bisa dilakukan mulai pukul 07.00 hingga
23.30. Pukul 24.00 Wita sudah munggah masineb,’’ kata manggala karya I Nengah Sukra didampingi Bendesa Adat I Ketut Suparka. Dia berharap umat sedharma turut tangkil dan ngaturang bhakti di pura tersebut yang sedang dilakukan wali. (kmb)
OPINI
6
Sabtu Kliwon, 20 April 2019
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Bersabar Menunggu Hasil Resmi MENUNGGU selama sebulan lebih, memang membikin penasaran. Dalam hal hasil pemilu seperti yang kita rasakan sekarang, kiranya juga mempunyai nilai rasa yang sama. Tetapi itulah yang harus kita lakukan di Indonesia. Kalaupun misalnya ada pengajuan pengumuman, misalnya karena ternyata telah selesai penghitungannya, mungkin ini merupakan pilihan yang lebih bagus. Terutama, tentu untuk memperpendek jarak penasaran masyarakat. Generasi milenial, mungkin tidak terlalu suka dengan waktu penantian yang panjang ini. Mereka adalah generasi yang serbacepat, terutama dalam bidang informasi. Namun sekali lagi, untuk urusan politik yang penting seperti ini, kita harus melatih kesabaran. Harus diingat bahwa Indonesia ini adalah negara besar dan luas, dan berbentuk negara kepulauan. Tidak itu saja, Indonesia ini merupakan negara pedesaan dan pegunungan. Dalam arti masyarakatnya banyak yang berada di pedesaan dan pegunungan. Tidak semua infrastruktur jalannya bagus. Demikian juga infrastruktur teleponnya, termasuk telepon seluler. Indonesia bukanlah negara kota yang sebagian besar penduduknya hidup di perkotaan. Jika ada negara yang mampu melakukan pengumuman hanya dalam waktu satu hari atau mungkin dua tiga hari, bisa jadi negara itu negara kota, berpenduduk sedikit dan modern. Karena kita merupakan negara seperti yang diuraikan di atas, maka kita harus maklum. Indonesia juga negara kepulauan yang dipisahkan oleh selat dan juga sungai yang lebar-lebar. Dengan titik tolak seperti itu, kita bukan saja mesti sabar tetapi bijak terhadap kondisi Indonesia. Bahkan harus berbangga dengan varian negara kita seperti itu, karena menciptakan berbagai suku dan kepercayaan. Dengan sendirinya juga varian seperti itu akan menciptakan budaya yang berbeda tetapi dalam kesatuan negara Indonesia. Dan gabungan itulah yang kemudian menjadikan Indonesia sebagai negara yang indah, dengan seni budaya yang beragam. Tidak bisa lain, kitalah semua yang dapat menikmati itu, menikmati dan menyelami keindahan itu. Maka, dalam konteks pemilihan umum dan hasilnya, kita harus bersabar menanti, dengan dasar pengetahuan seperti yang diungkapkan tadi. Bahwa sejak beberapa jam seusai pencoblosan kita disuguhi informasi beragam tentang hasil dari pemilihan umum, mungkin ini dapat dikatakan wajar. Di mana letak posisi wajarnya? Karena pengumuman resmi belum dilakukan, dan pada saat yang sama kita telah menerapkan sistem demokrasi dan keterbukaan. Lebih jelasnya lagi, kondisi itu terjadi pada saat kita hidup di zaman media sosial yang demikian dominan di tengah masyarakat. Mau apa lagi kita, kecuali mendengarkan arahan mereka yang bijaksana, bahwa sebaiknya menunggu hasil resmi dengan sabar. Kita melatih kesabaran, generasi milenial harus melatih kesabaran. Di sinilah kita melatih rasio kita, bukan kefanatikan kepada salah satu partai atau sosok politisi. Beberapa lembaga survei yang sudah dianggap kredibel oleh masyarakat, menyuguhkan hasil penghitungan cepat mereka dengan jumlah suara random yang sudah mencapai 100 persen. Lembaga-lembaga ini secara rata-rata menyebut posisi 54:45 persen untuk keunggulan Joko Widodo-Ma’ruf Amin dibanding dengan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Tetapi ada juga lembaga survei yang menyebutkan keunggulan sebaliknya dengan menyatakan perolehan 62 persen pada pasangan Prabowo-Sandiaga Uno. Dari kacamata demokrasi, kebebasan bersuara nampaknya klaim ini sah-sah saja. Nantilah pengumuman resmi yang akan menentukan siapa sesungguhnya yang menang. Nah pada saat inilah, kedua belah pihak harus menerima dengan lapang dada terhadap hasil tersebut. Ketidakmampuan menerima ini akan berubah menjadi pihak yang kerdil.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Lakukan Validasai Penerima Bansos
Pemerintah Provinsi Bali saya rasakan sangat getol melakukan upaya pengembangan sapi Bali. Bahkan, saya sempat dengar ada kredit khusus untuk pengembangan sapi Bali. Mudah-mudahan program ini memang efektif dan mampu membuat perkembangbiakan sapi Bali bagus. Namun, saya juga mendengar banyak bansos pengembangan bibit sapi Bali gagal berkembang. Bahkan, ada yang sapinya habis. Ini terjadi di sejumlah desa atau banjar yang mendapat bantuan bibit sapi, namun ternyata kelompok peternaknya fiktif. Yang saya dengar, bansos setelah cair dibelikan bibit sapi oleh pengurusnya. Namun setelah bibit sapi ada, bibitnya dijual satu per satu oleh pengurus kelompok yang memiliki kedekatan dengan anggota legislatif. Untuk itu, Kadis Peternakan Provinsi Bali agar mengecek kemana saja bansos pengembangan sapi Bali ini disalurkan. Ke depan, pada Bali era baru agar bantuan bibit ternak benarbenar efektif dan tak dijadikan lahan korupsi. Tak hanya bansos pengadaan bibit sapi, bansos untuk pembangunan pura juga diributkan. Bahkan di salah satu kabupaten di Bali, kasus ini masuk ranah hukum. Untuk itu, mohon ke depan validasi pemohon bansos dilakukan secara jelas. Langkah ini saya pikir untuk membuat krama Bali tak masuk penjara gara-gara salaha kelola bansos. Artinya, untuk melindungi uang negara, maka tahap pertama yang harus dilakukan memastikan kelompok ternak atau penerima bansos patut diyakini memiliki mentalitas positif. I Komang Putrawan Denpasar, Bali
Tersandera Pemenang Pemilu, ”Kemenangan” Generasi Koes Plus Pengumuman resmi pemenang pemilu serentak 2019 ini baru akan dilakukan tanggal 22 Mei yang akan datang. Cukup lama masyarakat Indonesia menunggu hasil itu. Barangkali bagi mereka, terutama generasi milenial yang selalu mendapatkan hasil cepat dalam sebagian pencariannya, menunggu sebulan merupakan tempo kuno yang tidak dapat ditolerir perasaan mereka. Tetapi bagi generasi Koes Plus (lahir dekade enam puluhan) yang terbiasa menulis surat untuk mengungkapkan cintanya, menunggu sebulan ini adalah biasa dan sah-sah saja. Lumrah jika di masa lalu menunggu balasan surat “rasa” itu lebih dari seminggu bahkan sampai sebulan, sambil deg-degan. Generasi Koes Plus ikut pemilu pertama tahun 1977/1982.
Oleh GPB Suka Arjawa
S
esungguhnya generasi milenial sekarang sudah memiliki perwakilan dalam kontestasi pengumuman pemilu presiden, yaitu dengan adanya polling hitung cepat. Lebih dari empat lembaga hitung cepat berseliweran di televisi Indonesia untuk mengumumkan temuannya terhadap hasil pemilu kali ini. Hampir seluruh lembaga hitung cepat yang muncul itu memberikan angka konstan sekitar 54 persen untuk suara Joko Widodo-Ma’ruf Amin, berbanding 45 persen untuk pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Akan tetapi pasangan nomor urut 02 ini juga mengatakan dan mengklaim kemenangan sekitar 62 persen berdasarkan lembaga hitung cepat yang ada di dalam timnya. Adanya dua indikasi kemenangan inilah yang kemudian membuat masyarakat seolah tersandera oleh hasil kemenangan tersebut, terutama bagi mereka-mereka yang menginginkan hasil secepatnya terhadap pemilu yang membikin penasaran ini. Dalam beberapa pengalaman pemilu di Indonesia, baik tingkat
pusat (presiden) maupun tingkat daerah (seperti wali kota atau gubernur), perhitungan yang dilakukan oleh lembaga penyedia jasa penghitungan cepat tidak pernah meleset. Ini terjadi pada lembaga-lembaga independen profesional yang memang berfokus pada penghitungan itu tanpa keberpihakan politik. Boleh dikatakan lembaga ini kredibel, dapat dipercaya. Dalam pemilu kali ini, lembaga-lembaga yang mengeluarkan angka 54-45 untuk pasangan nomor 01 dan 02 itu adalah lembaga independen yang dalam penghitungan tahuntahun sebelumnya tidak meleset hasilnya. Jadi kredibel. Jelas ada rumus dan teori tertentu untuk melaksanakan survei ini. Akan tetapi, angka 62 persen kemenangan untuk PrabowoSandiaga Uno ini masih belum kelihatan secara jelas lembaganya. Meski demikian, karena seluruh lembaga tersebut baru memberikan data yang berdasar pada hasil perhitungan cepat, bukan pada hasil murni, maka kita harus menghargainya. Hanya KPU yang berhak melakukan penghitungan resmi untuk seluruh suara hasil pemilu di Indonesia. Dan itu akan
diumunkan tanggal 22 Mei yang akan datang. Jadi, mumpung hasil resmi belum diumumkan oleh KPU dan mumpung penghitungan masih diselenggarakan, boleh-boleh saja mengeluarkan pernyataan bahkan mengklaim kemenangan. Ini seperti petinju atau petarung bebas UFC yang sama-sama mengangkat tangan sebelum wasit mengangkat tangan pemenang pada saat terakhir, berdasarkan perhitungan nilai yang dilakukan oleh juri. Di sinilah kemudian menariknya fenomena masyarakat modern atau post modern sekarang. Banyak kejadian kuno di zaman post modern ini, juga banyak kejadian lucu kalau meminjam terminologi lucu versi Srimulat (lucu adalah pembelokan kewajaran!). Di zaman sekarang kebenaran itu adalah berawal dari subjektif, atau dari klaim diri sendiri dulu, baru kemudian diobjektifkan atau dipaksa diobjektifkan. Orang-orang pintar (bukan “pintar”) menyebutnya dengan pascakebenaran. Pascakebenaran itu bisa jadi kebohongan, bisa jadi kegamangan, tetapi mungkin juga benar hal itu terjadi. Kebenaran itu merupakan klaim sendiri dan kemudian
dengan menggunakan berbagai metode atau alat, berupaya disebar, dikabarkan bahka dipaksakan kepada pihak lain (agar percaya dengan kebenaran subjektif itu). Bagaimana kebenaran itu wujudnya, tidaklah terlalu perlu dipikirkan, yang penting mampu memaksakan dan menyebarkan kepada pihak lain. Atau mampu mempunyai pengikut. Jelas, pengikut sebanyak-banyaknya. Sesungguhnya pendapat ini tidaklah terlalu baru di Indonesia, karena Wakil Presiden Mohammad Hatta di masa awal kemerdekaan dulu mengatakan bahwa hati-hati dengan kebenaran karena ia merupakan sesuatu yang relatif. Artinya, jika seribu orang mengatakan pensil itu pulpen, maka itulah yang benar, dan lima puluh orang yang mengatakan pensil itu adalah pensil, tetap mendapati diri mereka salah. Dalam skala lain, pendapat ini sama saja dengan kenyataan bahwa masyarakat sudah tahu jika calon bupati itu jelek, tetapi kenyataannya sang calon bupati itu menang dan masyarakat itulah yang memilih. Tidak peduli bagaimana cara ia terpilih, entah melalui suap, politik uang, ancaman, paksaan dan sebagainya. Yang paling penting adalah sang calon bupati yang sudah ketahuan kelemahannya itu tetap terpilih. Di zaman sekarang, ketika media sosial begitu membahana di tengah-tengah masyarakat, kebenaran subjektif dapat diciptakan dan disebar. Media sosial dapat mencari pengikut sebanyak-banyaknya. Jika pulpen itu dikatakan pensil oleh orang yang dungu, tetapi kemudian ia yang dungu itu mampu mencuri perhatian orang banyak dan memercayainya, maka banyaklah yang membenarkan bahwa pulpen itu
Menyelamatkan Kartini-Kartini Bali MENURUNKAN Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu Tujuan Pembangunan Milenium atau Millennium Development Goals (MDGs) yang secara global belum tercapai di tahun 2015 sehingga perlu dituangkan kembali ke dalam Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 3 atau SDG3. Sama seperti AKI global, penurunan AKI di Indonesia belum mencapai target MDG5, yaitu 102 per 100.000 kelahiran hidup di tahun 2015. Menurut data hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) di tahun 2012 AKI Indonesia tercatat masih tinggi yaitu sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup. Di tahun 2015, walaupun Kementerian Kesehatan menyatakan AKI Indonesia sudah turun ke angka 305 per 100.000 kelahiran hidup, angka ini masih jauh dari target MDG5, dan sangat jauh dari SDG3 Target 1 yang menargetkan AKI turun hingga 70 per 100.000 kelahiran hidup di tahun 2030. AKI di Bali menunjukkan perkembangan yang lebih baik dari capaian AKI nasional. Dinas Kesehatan Provinsi Bali dalam Profil Kesehatan Provinsi Bali melaporkan bahwa AKI di Bali tercatat sebesar 68,6 per 100.000 kelahiran hidup di tahun 2017. Walau angka ini sudah berada di bawah target SDG3, tentunya masih banyak hal yang dapat dit-
Oleh Mery Linda Kesuma ingkatkan untuk menyelamatkan perempuan Bali dari ancaman kematian karena melahirkan. Di Bali, angka cakupan pemeriksaan kehamilan sedikitnya sebanyak empat kali selama kehamilan, terus mengalami penurunan dalam kurun waktu empat tahun terakhir (Profil Kesehatan Provinsi Bali 2017). Di tahun 2014, ibu hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal atau memeriksakan kehamilannya paling sedikit empat kali selama kehamilan sesuai jadwal yang dianjurkan mencapai 94,1 persen. Namun, angka ini turun menjadi 93,0 persen di tahun 2015, 91,4 persen di tahun 2016, dan terkahir 89,7 persen di tahun 2017. Angka ini tentunya menunjukkan perkembangan yang tidak menggembirakan. Salah satu manfaat pemeriksaan kehamilan adalah mengidentifikasi masalah kesehatan pada ibu hamil secara lebih dini, sehingga dapat mengurangi risiko kematian ibu. Selain itu, pemeriksaan kehamilan biasanya juga disertai pemberian suplemen kepada ibu hamil yang dapat meningkatkan kesehatan ibu sehingga menurunkan risiko kematian ibu. Selanjutnya, Dinas Kesehatan Provinsi Bali mencatat bahwa persentase persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan mencapai 93,6 persen di tahun 2017.
Angka ini menunjukkan penurunan jika dibandingkan dengan angka di tahun 2015, di mana persentase persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan telah mencapai 97,5 persen. Seperti dua indikator sebelumnya, indikator yang menggambarkan akses terhadap program keluarga berencana (KB) di Bali juga menunjukkan trend yang kurang menggembirakan. Di tahun 2017, peserta KB aktif tercatat sebesar 76,5 persen dari 662.536 pasangan usia subur. Angka ini turun sekitar empat poin dari angka di tahun 2015 yang menunjukkan bahwa persentase KB aktif adalah sebesar 80,7 persen dari sekitar 681.899 pasangan usia subur. Menurunnya ketiga indikator kesehatan ibu di atas, tentunya perlu mendapatkan perhatian pemerintah daerah Provinsi Bali, karena jika dibiarkan, bukan tidak mungkin hal ini akan menyebabkan AKI di Bali mengalami kenaikan. Selanjutnya, selain tiga rekomendasi dari WHO di atas, meningkatkan akses perempuan terhadap pendidikan tentunya juga memegang peran penting dalam usaha menurunkan AKI. Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2018 yang dilaksanakan oleh BPS mencatat bahwa secara umum capaian pendidikan formal laki-laki di Bali lebih baik dari-
pada perempuan. Persentase lakilaki yang tidak mempunya ijazah hanya sekitar 13 persen sedangkan perempuan sebesar 23 persen. Persentase laki-laki yang memiliki ijazah SMA sederajat sebesar 36 persen sedangkan perempuan hanya sebesar 26 persen. Selanjutnya, persentase laki-laki yang mempunyai ijazah pendidikan tinggi sekitar 13 persen, sedangkan perempuan tidak sampai 12 persen. Tingkat pendidikan yang lebih baik menjadikan seorang ibu dapat lebih mudah mengakses dan menyerap informasi kesehatan. Selain itu, meningkatkan akses perempuan terhadap pendidikan dapat mengurangi terjadinya pernikahan dini atau pernikahan remaja. Seperti kita ketahui, usia ibu yang terlalu muda memiliki risiko kematian yang lebih tinggi daripada ibu yang sudah mencapai usia yang cukup. Selain itu, pendidikan dapat memberikan perempuan kesempatan yang lebih baik dalam mendapatkan pekerjaan dan mendapatkan penghasilan. Dengan pekerjaan dan penghasilan yang lebih baik, perempuan dapat memperoleh bargaining power yang lebih tinggi dalam keluarga, sehingga dapat memperoleh porsi yang paling tidak sama besar dengan suami dalam menentukan keikutsertaan dalam program keluarga berencana.
pensil. Kendati kita mengatakan orang-orang yang mengatakan pulpen itu pensil merupakan orang dungu, mereka tidak peduli karena sudah berhasil meraih massa. Itulah zaman sekarang, kaliyuga! Bagaimana dengan klaim kemenangan 62 persen dalam pemilihan presiden, demikian juga keunggulan 54 persen berbanding dengan 45 persen? Ya, mumpung pengumuman resmi masih satu bulan lagi, maka dapat diduga saling klaim itu akan terus berulang dan berulang lagi seterusnya sampai sebulan. Media sosial adalah lokasi paling hiruk-pikuk mencari pengikut. Jika klaim kemenangan 62 persen ini mampu mengambil hati lebih banyak orang, bisa jadi juga pengikut mereka akan percaya dengan kemenangan itu. Demikian sebaliknya. Titik bahaya paling besar adalah manakala pengikut-pengikut kebenaran itu sama-sama banyak, dan berhadapan. Ini situasi yang berbaya secara nasional. Maka jalan tengahnya adalah, jika memungkinkan mempercepat pengumuman hasil formal dari KPU. Elite politik Indonesia sudah benar mengeluarkan imbauan, agar masyarakat menunggu hasil yang formal dari KPU. Sikap yang paling waras adalah menunggu hasil resmi itu. Menungu sebulan. Generasi Koes Plus sudah terlatih menunggu hasil pemilu yang berminggu-minggu ini, seperti mereka menunggu balasan surat dari gadis incarannya, jauh di masa lalu!! Penulis, staf pengajar Sosiologi FISIP Universitas Udayana
POJOK Presiden Jokowi berterima kasih kepada Bali. - Balas budi untuk kemenangan 92 persen. *** Tiga TPS di Bali direkomendasi coblos ulang. - Kerja lagi, keluar uang lagi. *** Kriteria vila bodong tak jelas. - Namanya saja bodong.
Penulis, staf Seksi Statistik Kependudukan di Badan Pusat Statistik Provinsi Bali
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
7
TABANAN
Sabtu Kliwon, 20 April 2019
Jaga Kelestarian Jatiluwih, Bupati Rancang Perbup
Bali Post/bit
JATILUWIH - Panorama DTW Jatiluwih banyak menyedot kunjungan wisatawan.
Panen Kurang Baik Harga Bawang Meningkat Tabanan (Bali Post) Sejak pekan lalu harga bawang merah mengalami kenaikan. Salah satu pedagang di Pasar Kediri, Made Rusmini, mengatakan, harga bawang merah naik dari Rp 30 ribu menjadi Rp 40 ribu per kg. Naiknya harga bawang dikarenakan stok dari pengepul berkurang. ‘’Bawang biasa datang dari Bima. Kemungkinan karena panen di daerah penghasil kurang baik hingga stok di pengepul berkurang,’’ ujarnya. Kenaikan harga bawang ini diakui Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tabanan, Primayani. Dari pemantauan harga yang dilakukan timnya, harga bawang merah saat ini di kisaran Rp 40 ribu per kg untuk kualitas 1 dan Rp 35 ribu per kg untuk kualitas 2. ‘’Harga bawang merah ini naik sejak seminggu lalu dan cenderung stagnan di harga tersebut,’’ katanya, Rabu (17/4). Selain bawang merah, kenaikan harga juga terjadi pada bawang putih. Kenaikan terjadi, Jumat (1/4) lalu, yang harga awalnya untuk kualitas 1 Rp 35 ribu per kg, naik menjadi 45 ribu per kg. Sedangkan bawang putih kualitas 2 naik dari Rp 30 ribu menjadi Rp 40 ribu per kg. Alasan kenaikan, kata Primayani, pasokan yang menurun akibat panen yang tidak bagus. Sementara itu, Kabid Peningkatan Produksi Tanaman
PDI-P Optimis Raup 31 Kursi DPRD Kabupaten
Eka, Jumat (19/4) kemarin. Meski demikian, Bupati Eka mengaku adanya surat tersebut membuat dirinya lebih fokus lagi dalam upaya menjaga kelestarian kawasan Jatiluwih. ‘’Apa pun yang mereka lakukan ke depan harus koordinasi dulu ke pemerintah daerah, sehingga tidak sampai menyalahi aturan dan tidak menjadi image yang tidak baik untuk daerah,’’ tegasnya. Terkait keberadaan helipad, diakuinya baik subak, pengelola dan para bendesa juga sudah sepakat menjadikan tempat itu untuk center point atau keadaan darurat jika diperlukan proses evakuasi. ‘’Tidak ada fungsi untuk helipad lagi, dan Februari sudah ditanami bibit bunga dan dihijaukan, bahkan sebagai spot selfie,’’ terangnya. Disinggung informasi yang santer bahwa dirinya tidak menanggapi surat yang dilayangkan pemerintah pusat, Bupati Eka menegaskan ia sudah melakukan tindak lanjut setelah mendapat surat tersebut. ‘’Dikira saya tidak menghiraukan, padahal sudah ditindaklanjuti. Dan sudah tidak ada fungsi helipad di sana,’’ katanya. Dia kembali menegaskan, pihaknya tengah menyusun Perbup sebagai dasar hukum dalam melakukan pengawasan berikut sanksi yang bisa diterapkan jika aturan tata ruang kawasan tersebut dilanggar. ‘’Kita lagi buat aturan. Untuk pembangunan apapun di sana harus seizin pemerintah daerah, jadi tidak asal bangun,’’ jelasnya. (kmb28)
Tabanan (Bali Post) -
Dari data sementara yang didapatkan dari penghitungan Badan Saksi Pemenangan Nasional (BSPN), PDI-P Tabanan mengulang kembali kejayaannya di tahun 1999. Pada saat itu, dari 40 kursi DPRD Tabanan, PDI-P menduduki 31 kursi.
Bali Post/san
BAWANG - Petani bawang di Tabanan. Saat ini harga bawang meningkat sebagai imbas hasil panen di daerah penghasil kurang baik. Pangan dan Hortikultura Wayan Suandra membenarkan jika panen yang kurang baik adalah salah satu penyebab turunnya pasokan bawang. Ia melanjutkan, dalam menjaga stabilitas harga bawang sekaligus dalam rangka swasembada bawang putih tahun 2021, pemerintah pusat mengeluarkan program hortikultura yang salah satunya bantuan penanaman bawang putih dan bawang merah. Untuk tahun
ini, Tabanan mendapatkan alokasi seluas 200 hektar untuk bawang putih. Selain itu, Tabanan mendapatkan bantuan untuk bawang merah seluas 25 hektar, cabai seluas 30 hektar, dan manggis 50 hektar. Untuk bawang putih dijadwalkan penanamannya pada Mei dan Juni 2019. Daerah yang mendapatkan program ini adalah Kecamatan Baturiti, Penebel, dan Pupuan. (kmb24)
‘’Pencapaian ini termasuk spektakuler dan mengulang kembali kejayaan PDI-P di Tabanan pada tahun 1999. Penambahan kursi di tingkat Kabupaten ini melebihi target dari tambahan 5 kursi menjadi 9 kursi,’’ ujar Ketua DPC PDI-P Tabanan Komang Gede Sanjaya, Jumat (19/4) kemarin. Sanjaya menjelaskan, dari data sementara BSPN dengan suara masuk 75 persen, kemenangan PDI-P Tabanan untuk tingkat 1, kursinya bertambah dari 3 kursi menjadi 5 kursi. Adapun 5 caleg yang masuk 5 besar dengan suara terbanyak adalah Adi Wiryatama dengan perolehan 44.553 suara, I Ketut Suryadi 20.861 suara, I Ketut Purnayasa 17.884 suara, I Made Supartha 14.216 suara dan Gusti Ayu Manik Ariani sebanyak 2.178 suara. Kenaikan jumlah kursi juga didapatkan di tingkat kabupaten. PDIP Tabanan mendapatkan tambahan 9 kursi. Sehingga dari 40 kursi, PDIP mendapatkan 31 kursi. Penambahan ini terjadi di semua Dapil yaitu Dapil 1 bertambah sebanyak 2 kursi, Dapil 2 bertambah 1 kursi dan Dapil 3 dan 4 masing-masing bertambah
3 kursi. Dari data sementara BSPN, untuk Dapil 1 PDI-P mendapatkan 8 kursi, Golkar 1 kursi dan NasDem 1 kursi. Untuk Dapil 2, PDI-P mendapatkan 8 kursi, Golkar 1 kursi, dan NasDem 1 kursi. Untuk Dapil 3 PDI-P mendapatkan 7 kursi, Golkar 1 kursi dan NasDem 1 kursi. Dapil 4, PDIP mendapatkan 8 kursi, Golkar 1 kursi, NasDem 1 kursi dan Gerindra 1 kursi. Sehingga total PDI-P mendapatkan 31 kursi, Golkar 4 kursi, NasDem 4 kursi dan Gerindra 1 kursi. Pencapaian ini, kata Sanjaya, tidak terlepas dari kerja keras jajaran PDI-P serta relawan. Meski ia yakin dengan hasil sementara ini, namun pihaknya tetap menunggu hasil penghitungan resmi KPU. ‘’Ini data sementara dari BSPN yang penghitungannya juga dengan C1. Tetapi kita tetap menunggu hasil dari KPU,’’ imbuhnya. (kmb24)
Tabrak Truk Parkir, Pengendara Motor Tewas Tabanan (Bali Post) Kasus kecelakaan maut pengendara sepeda motor menabrak truk parkir kembali terjadi. Kejadiannya pada Jumat (19/4) kemarin, di Jalan By-pass Soekarno, wilayah Banjar Sanggulan Desa Banjar Anyar Kecamatan Kediri. Pengendara sepeda motor tewas di tempat setelah menabrak truk parkir di depan Hardy’s Swalayan. Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan maut terjadi sekitar pukul 03.00 Wita. Saat itu, sepeda motor Honda Vario nopol DK 2939 GAM dikendarai Immanuel Nixon Anggelina Devamaeiyanfo (22) yang beralamat di Banjar Selingsing Kaja Desa Pangkung Karung, Kerambitan melaju dari arah Denpasar dengan kecepatan tinggi. Nahas, saat tiba di jalan
Tabanan (Bali Post) Ancaman terhadap kelestarian alam kawasan Jatiluwih akibat gencarnya perkembangan pariwisata sudah diprediksi pemkab dan DPRD Tabanan. Hanya sejauh ini, belum ada aturan hukum yang jelas guna memberikan perlindungan terhadap kelestarian kawasan tersebut. Memang sudah ada perda tentang jalur hijau yang selama ini dijadikan pedoman instansi terkait dalam hal pengawasan pemanfaatan lahan. Namun, aturan ini dirasa masih lemah karena cakupannya kurang luas. Terkait hal itu, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengatakan, akan segera merancang peraturan bupati (perbup) yang secara khusus mencantumkan ketentuan yang bertujuan menjaga kelestarian Jatiluwih. Menurutnya, payung hukum untuk menjaga kelestarian kawasan Jatiluwih sangat penting. Ancaman sudah sangat nyata. Salah satunya sempat terusik oleh adanya helipad yang dibangun manajemen DTW Jatiluwih tanpa ada koordinasi dengan pemerintah daerah. Bahkan, hal itu mendapat perhatian langsung Kemendikbud. ‘’Memang betul ada surat dari Kemendikbud mengenai adanya landasan itu tidak diperbolehkan dan secara pribadi saya tidak mengetahui ada landasan itu. Tetapi surat itu kami terima bulan Januari dan sudah kami tindak lanjuti di bulan Februari, bahkan di lokasi itu sekarang sudah dihijaukan kembali,’’ terang Bupati
lurus korban diduga kurang hati-hati dan tidak memperhatikan ada truk Hino DR 8626 AG yang sedang parkir. Sopir truk itu adalah Ratu Agung Ngurah Aryana Putra (49) asal Mataram, Lombok, NTB. Kondisi jalan gelap dan supir truk tidak memasang tanda sehingga truk tidak terlihat. Korban menabrak bagian belakang truk parkir tersebut. Korban mengalami luka parah dan tewas di tempat. Kasatlantas Polres Tabanan AKP Ida Ayu Made Kalpika Sari mengungkapkan, tak lama setelah kejadian jazad korban dievakuasi ke kamar mayat BRSU Tabanan. Kasus ini ditangani pihaknya. Dengan kejadian ini, dalam sepekan terakhir sudah ada 3 kasus kecelakaan menelan korban jiwa di Jalan By-pass Soekarno. (kmb28)
Komang Gede Sanjaya
Bali Post/san
BUMDes Bersama Selemadeg Uji Coba MRU Bantuan Pusat Tabanan (Bali Post) Uji coba milling rice unit (MRU) yang merupakan bantuan dari pusat untuk BUMDes Bersama Selemadeg mulai dilakukan sejak Kamis (18/4) lalu. Pada uji coba tahap pertama ini telah dikelola 500 kg gabah yang dibeli dari petani. Jika modal bersama terkumpul, rencananya penyerapan gabah yang bisa dilakukan BUMDes Bersama Selemadeg mencapai 30 ton per bulan. Ketua BUMDes Bersama Selemadeg I Ketut Leo Wirajaya mengatakan, uji coba ini dilakukan bulan ini karena memasuki musim panen. Penyerapan gabah yang ditargetkan adalah subak yang ada di Selemadeg. ‘’Saat ini yang terserap sebanyak 3 ton dan yang baru diuji coba ke MRU sebanyak 500 kg,’’ ujarnya. Diakui Leo, karena masih baru, belum banyak petani yang tahu jika BUMDes Bersama Selemadeg memiliki MRU. Karena itu pihaknya akan melakukan sosialisasi ke petani sehingga mereka memiliki pilihan untuk
Bali Post/san
MRU - MRU di BUMDes Bersama Selemadeg yang kini dalam masa uji coba pengoperasian.
menjual gabahnya ke BUMDes ini. Menurut Leo, gabah petani dihargai Rp 4.300 oleh pihaknya. Harga ini jika petani mau membawa langsung gabahnya langsung ke lokasi MRU. Mengenai modal, BUMDes Bersama Semeladeg yang terdiri atas 10 desa ini mendapatkan bantuan penyertaan modal dari masing-masing desa yang dialokasikan dari Dana Desa. Sesuai kesepakatan, per desa memberikan penyertaan modal sebesar Rp 50 juta sehingga nantinya BUMDes memiliki modal sebanyak Rp 500 juta. Modal ini akan digunakan untuk membeli gabah petani dan ditargetkan penyerapannya mencapai 30 ton per bulan. Mengenai target penjualan beras dari hasil proses penggilingan selain menjual ke outlet yang sudah ada, pihaknya sedang berusaha agar bisa memenuhi kebutuhan beras rastra. ‘’Kami sedang berusaha agar program beras rastra bisa diambil dari kami,’’ ujarnya. Karena masih uji coba, BUMDes belum bisa menentukan harga jual beras yang akan diluncurkan ke pasaran. Sebab, pihaknya harus melihat dulu kualitas beras yang dihasilkan. (kmb24)
BULELENG
8
Sabtu Kliwon, 20 April 2019
Tempat Tidak Mencukupi
Kotak Suara Dititipkan di Garasi Kantor Dinas Pariwisata
Singaraja (Bali Post) – Gara-gara tempat menyimpan kotak suara yang berisi dokumen pascapencoblosan pemilu serentak Rabu (17/4) lalu, memaksa PPK Buleleng menitipkan sebagian logistik ke tempat lain. Atas persetujuan KPU, kotak suara untuk DPR-RI, DPD-RI, DPRD Bali, dan DPRD Buleleng kini dititipkan di garasi kantor Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng. Sedangkan kotak suara pemilihan presiden/wakil presiden (pilpres) tetap disimpan di dalam ruang gedung kantor Kecamatan Buleleng. Ketua PPK Buleleng Gede Agus Trio Arisnawan, Jumat (19/4) kemarin mengatakan, pascapencoblosan dan penghitungan suara di masing-masing PPS, kotak suara yang berisi dokumen hasil pencoblosan dititipkan sementara di kantor kecamatan. Untuk kotak suara Pilpres sebanyak 411 disimpan di dalam gedung. Sedangkan, kotak suara DPR-RI, DPD-RI, DPRD Bali, dan DPRD Buleleng lokasi penyimpanannya sebagian di tempat parkir, bale sekepat, dan sebagian di halaman dengan atap tenda. Kenapa disimpan di luar ruangan, karena kapasitas di dalam gedung tidak mencukupi. “Setelah pencoblosan, Kamis (18/4) malam semua kotak suara sudah masuk ke kantor camat. Tempatnya tidak cukup, sebagian ditaruh di luar ruangan,” katanya. Setelah penitipan sementara kata Agus Trio, pihaknya
kemudian menerima kunjungan pengamanan logistik dari Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. Dari kunjungan itu, ada saran agar dicarikan tempat menitipan kotak suara yang lebih aman. Saran itu kemudian dikoordinasikan ke KPU Buleleng. Disepakati kotak suara itu dititipkan di garasi kantor Dispar Buleleng yang lokasinya berhimpitan dengan gedung kantor Kecamatan Buleleng. “Dari kunjungan itu, ada kekhawatiran kalau hujan dan halaman parkir kecamatan ini rendah takutnya banjir, sehingga kami koordinasikan ke KPU. Penitipan di kantor Dispar tidak jauh dari sekretariat PPK. Di sana tempatnya memang lebih tinggi, sehingga aman seandainya hujan,” jelasnya. Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. saat meninjau keamanan penyimpanan kotak suara mengatakan, sesuai
komitmen Polri dan TNI, agar menjaga keamanan logistik pascapencoblosan pemilu serentak Rabu (17/4) lalu. Memasuki tahapan rekapitulasi dan penetapan perolehan suara di tingkat PPK (kecamatan), pihaknya ingin memastikan lokasi penyimpanan dan ada jaminan keamanan terhadap semua dokumen logistik pemilu serentak itu. Kapolres Suratno menginstruksikan anggotanya tetap siaga menjaga kotak suara. Anggotanya diinstruksikan tidak lalai dan tetap waspada menjaga kotak dan logistik karena masih ada tahapan rekapitulasi sampai di KPU. Komisioner KPU Buleleng Devisi Teknik Penyelenggaraan, Gede Sutrawan, mengatakan, penghitungan dan pengisian Formulir C-1 oleh PPS tuntas dilakukan Kamis (18/4), pukul 12.00 Wita. Selanjutnya, PPK ditugaskan memetakan potensi masalah
yang terjadi untuk dicarikan jalan keluarnya. Bersamaan dengan itu, PPK ditugaskan melakukan rekapitulasi dan penetapan hasil pemilu serentak dari 18 April 2019 sampai 4 Mei 2019 mendatang. Dari rekapitulasi lanjutan ini, PPK akan menetapkan hasil perolehan suara Presiden Wakil Presiden, DPR-RI, DPD-RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten atau Kota. Beban pekerjaan yang begitu tinggi, kata Sutrawan, membuat 19.314 KPPS yang dikerahkan dalam pencoblosan dan penghitungan perolehan suara di setiap TPS tidak bisa terhindar dari kesalahan. Di formulir itu, Sutrawan menyebut ada kesalahan menuliskan jumlah perolehan suara dan tidak ada menuliskan jumlah perolehan suara. Kesalahan penulisan itu banyak ditemukan dari lembar Formulir C-1. Kendati demikian, kata Sutrawan, semua data Fromulir C-1 itu di-scan kemudian di-input dalam aplikasi penghitungan milik KPU. Perhitungan di TPS di-input dengan sistem aplikasi komputer. Hal itu sebagai transparansi tidak ada perubahan perolehan suara dari hasil penghitungan di PPS. (kmb38)
43 Desa Zona Merah Di-’’cover’’ Vaksinasi Rabies Massal Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 43 desa di Buleleng masuk zona merah terkait kasus penularan anjing positif rabies. Desa itu menjadi fokus dalam realisasi
program vaksinasi anjing rabies massal yang digulirkan Dinas Pertanian (Distan) Buleleng. Sejak vaksinasi anjing rabies massal itu dicanangkan, anjing di desa
Basli Post/kmb38
VAKSINASI MASSAL – Dinas Pertanian (Distan) Buleleng telah menyelesaikan vaksinasi massal menyasar 43 desa zona merah tertular anjing rabies. Sekarang, vaksinasi menyasar desa yang masuk kategori zona kuning dan desa bebas rabies.
yang masuk zona merah itu telah di-cover vaksinasi massal. Dari data yang dikumpulkan di Dinas Pertanian Buleleng, estimasi populasi anjing di Bali Utara itu lebih dari 107.033 ekor. Jumlah populasi anjing sebanyak itu ditarget vaksinasi massal itu dapat di-cover 70 persen atau 74 ribu ekor anjing yang divaksin. Sampai 16 April 2019 lalu, anjing yang sudah divaksin 43.333 ekor anjing. Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Pertanian Drh. Wayan Susila, Jumat (19/4) kemarin, mengatakan pertimbangan vaksinasi massal itu mengutamakan desa yang masuk zona merah, semata-mata untuk mencegah terjadinya perluasan penularan virus rabies itu. Utamanya terhadap anjing di desa bertetangga dengan wilayah yang sudah tertular sebelumnya. Petugas dikerahkan ke zona merah itu agar mereka dapat melaksanakan tugas vaksinasi massal
dengan baik. Ini didukung kesadaran warga yang mengikat atau mengandangkan anjing peliharaannya itu untuk divaksin. “Kami sudah tuntaskan vaksinasi massal di 43 desa yang masuk zona merah tertular rabies itu. Capaian vaksinasi massal yang kami canangkan ini sesuai target. Atensi warga antusias mendukung vaksinasi massal ini,” katanya. Setelah menyelesaikan vaksinasi massal di desa zona merah, Susila dan petugas vaksinasi massal sekarang menyasar desa-desa yang masuk zona kuning. Terkait kategori zona kuning memang secara topografi, wilayah desa itu berdekatan dengan desa zona merah. “Kami sekarang menyasar desa yang masuk zona kuning. Program itu berlanjut sampai akhir program terutama menyasar desa yang belum ditemukan ada kasus gigitan anjing rabies,’’ jelasnya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
JAGA KOTAK SUARA – Polres Buleleng komitmen menjaga keamanan kotak suara setelah pencoblosan pemilu serentak Rabu (17/4) lalu.
Enam Desa Diusulkan Dapat HPHD
Singaraja (Bali Post) – Enam desa di Buleleng diusulkan mendapatkan izin Hak Pengelolaan Hutan Desa (HPHD) ke Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK). Usulan itu merupakan skala prioritas, karena perangkat desa dan kelompok masyarakatnya memerlukan pengelolaan hutan desa menjadi produktif. Karena itu, kelestarian kawasan hutan itu harus dijaga semua pihak. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Made Subur, Jumat (19/4) kemarin, mengatakan enam desa yang diusulkan itu masing-masing Desa Sepang (Kecamatan Busungbiu), Desa Pemuteran, Desa Sumberkima, Desa Patas (Kecamatan Gerokgak), Desa Tembok, dan Desa Penuktukan (Kecamatan Tejakula). Apa pertimbangan enam desa ini menjadi usulan prioritas,karena komitmen perangkat desa dan kelompok masyarakatnya dalam menjaga kelestarian hutan di wilayahnya itu sangat serius. Pertimbangannya saat musim hujan kerap kali terjadi banjir bandang dari daerah
hulu. Sedangkan material yang dihanyutkan itu adalah potongan kayu hutan. Kondisi ini menunjukkan kalau di kawasan hutan itu masih terjadi kerusakan, sehingga melalui usulan HPHD ini, kerusakan hutan bisa ditanggulangi secara perlahan. Subur mencontohkan, kawasan hulu di Desa Pemuteran dan sekitarnya setiap musim hujan terjadi banjir bandang. Banjir bandang itu menghanyutkan potongan kayu atau batu kali. Dengan desa itu mendapat izin HPHD tahun ini, perangkat desa dan kelompok masyarakat bisa melakukan penanganan kerusakan hutan di Buleleng Barat. Seperti Desa Pemuteran itu kenapa kita prioritaskan? Karena di Pemuteran sering terjadi banjir. ‘’Kita rencanakan bangun hutan desa dan embung juga akan dibuat. Kala musim hujan, air bisa tertampung dan musim kemarau airnya bisa dimanfaatkan untuk masyarakat,” katanya. Birokrat asal Desa Banyuatis, Banjar ini mengatakan, pengelolaan hutan desa berfungsi sosial, ekonomi, dan
pengentasan kemiskinan. Ini sesuai kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Kawasan hutan yang telah diberikan kepada desa dengan luasan bervariasi akan dibuatkan apa yang disebut ‘’Bumi Banten”. Setiap kawasan dengan luas sekitar 20 hektar, dijadikan tempat budi daya tanaman yang menghasilkan material upacara yadnya untuk keperluan di desa bersangkutan. Jika ada kelebihan produksi akan disalurkan ke desa lainnya. Selain dirancang ‘’Bumi Banten”, pemerintah desa yang sudah diberikan izin HPHD, desa bersangkutan bisa melakukan pelestarian hutan di daerahnya dengan optimal. Terkait manajemen pengelolaan, pemerintah desa didorong memfungsikan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Lembaga Ekonomi di desa itu ditugaskan mengelola HPHD “Pengelolaan hutan desa menjadi unit usaha BUMDes. Dengan demikian, lapangan pekerjaan tercipta, sehingga penanggulangan kemiskinan, dan kawasan hutan itu semakin terjaga dengan baik,” jelasnya. (kmb38)
Atraksi Seni Budaya Bali Aga Dukung Program Desa Wisata Beragam seni dan budaya yang diwariskan warga Desa Bali Aga, Kecamatan Banjar dipentaskan pada gelaran Atraksi Seni Budaya yang dipusatkan di lapangan Yeh Embung, Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Jumat (19/4) kemarin. Gelaran itu sebagai upaya pelestarian, penggalian, dan juga media edukasi bidang seni dan budaya Bali Aga. Apalagi, belakangan di wisata desa di Bali Aga ini mulai menggeliat, sehingga event lokal ini dipercaya dapat mendukung pengembangan desa wisata tersebut. Bagaimanakah diharapkan pergelaran atraksi seni budaya secara rutin terhadap apresiasi kaum milenial? ATRAKSI seni budaya ini dibuka Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana didampingi Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Buleleng Gede Komang, Ketua Panitia Gede Sudana, dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Buleleng. Gede Suadana mengatakan, ragam potensi seni dan budaya di Bali Aga dipentaskan selama atraksi berlangsung. Ragam kesenian dan budaya itu, di antaranya permainan gangsing, seni pencak silat, tajog, dan sapi gerumbungan. Sementara jenis kesenian yang ditampilkan meliputi tari Anggelo, Tabuh Beleganjur, tari Pusparesti, Janger, Joged Bumbung, dan Gita Santhi. Atraksi seni dan budaya ini kata Sudana, adalah ruang seniman atau kelompok masyarakat untuk menampilkan beragam seni tradisional dan atraksi budaya khas Bali Aga. Pementasan yang dilakukan selama ini menjadi media bagi generasi muda atau masyarakat umum untuk mengenal lebih dekat ragam atraksi seni dan budaya Bali Aga itu sendiri. Tujuan besar lainnya agar potensi seni dan atraksi budaya ini bisa lestari dan menjadi pendukung pengembangan desa wisata yang sudah menggeliat akhir-akhir ini. “Ini yang pertama dan tu-
juan besarnya mendukung pengembangan desa wisata dan mengenalkan kepada kalangan anak muda, sehingga muncul rasa memiliki seni tradisional dan aktrasi budaya Bali Aga dari pengaruh zaman milenial seperti sekarang ini,” katanya. Bupati Putu Agus Surad-
nyana menyambut baik hajatan Atraksi Seni Budaya Bali Aga itu. Pihaknya berharap kegiatan ini digelar rutin di desa, sehingga generasi muda dapat menggali, melestarikan seni dan atraksi budaya di daerahnya. Bupati meminta, desa lain juga menggelar atraksi seni dan budaya di desa masingmasing. Dengan semakin sering pementasan itu digelar, maka atraksi seni dan budaya juga akan lebih dicintai tidak saja warga di desanya sendiri, tetapi juga bisa dinikmati wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Buleleng. “Ke depan, di Bali Aga rutin digelar atraksi seni dan budaya untuk meningkatkan pariwisata. Pementasan sering dilakukan tidak saja warga kita, tetapi wisatawan yang berkunjung akan menikmati atraksi seni dan budaya di daerah kita,” katanya. (mud)
Bali Post/kmb38
ATRAKSI SENI BALI AGA – Beragam seni dan atraksi seni budaya khas Desa Bali Aga, Kecamatan Banjar dipentaskan dalam gelaran Atraksi Seni Budaya, Jumat (19/4) kemarin.
GIANYAR
Sabtu Kliwon, 20 April 2019
9 Pasar Seni Sukawati di Tempat Relokasi
Pendapatan Turun Dratis, Sementara Pedagang Bebas Retribusi
Bali Post/dar
RELOKASI - Suasana parkir kendaraan dan Pasar Seni Sukawati di tempat relokasi di Lapangan Sutasoma, Batuan, Jumat (19/4) kemarin.
16 Pengabdi Seni Raih Penghargaan
SENIMAN - Pegawai Disbud Gianyar menunjukkan foto seniman Kecak I Wayan Limbak.
Terhadap persoalan akses masuk ke pasar dan parkir ini juga disampaikan oleh perwakilan pedagang Wayan Wijaya kepada para pedagang. Melalui pengeras suara, Wijaya menyampaikan kepada pedagang tentang masalah parkir pihaknya sudah mengusulkan dibuat dua pintu, agar keluar-masuk kendaraan ke tempat parkir pasar tidak krodit. Saat ini pintu masuk parkir hanya satu, karena akses jalan kecil sehingga terjadi krodit. Selain itu, nanti juga akan dipasang spanduk petunjuk arah di pinggir jalan masuk tempat relokasi Pasar Seni Sukawati. Kepala Pasar Seni Sukawati Anak Agung Gede Raka Wibawa Putra, S.H. mengatakan, sampai saat ini Pemkab Gianyar sedang berupaya melengkapi kekurangan yang masih terjadi. Rencananya jalan dan halaman parkir akan dipasangi paving. “Petugas dari Pemkab sudah ada tampak mengukur ke lokasi,” katanya. Sementara untuk pengaturan parkir nantinya akan diambil pihak Desa Adat Batuan. Untuk pengaturan di pintu masuk nanti akan dilakukan secara koordinasi dengan Dishub dan Satpol PP. “Untuk kendaraan bus, alternatif parkir di sekitar Pura Desa Sukawati dan Pura Dalem Puri Sukawati. Bus hanya menurunkan penumpang di depan saja dan dilakukan penjemputan,” katanya. Raka Wibawa Putra menambahkan, di tempat relokasi para pedagang untuk sementara tidak dipungut uang retribusi sebagaimana diatur dalam Perda Nomor 5 Tahun 2011, kendati target retribusi Pasar Seni Sukawati mencapai 137 juta setahun. “Untuk sementara, Pemkab melalui Kantor Pasar tidak melakukan pungutan retribusi,’ ujarnya. (dar)
Sikapi Surat Kesepakatan Mencoblos Caleg Tertentu
Bawaslu Jadwalkan Pemanggilan Oknum ”Prajuru”
Tiga Orang Kategori Parama Satya Gianyar (Balipost) Pemkab Gianyar tahun ini kembali akan memberikan penghargaan kepada pengabdi seni yang selama ini telah ikut melestarikan seni yang merupakan aset daerah dengan nilai sangat tinggi. Sedikitnya ada 16 orang seniman dari 20 usulan, dengan tiga kategori akan memperoleh anugerah pengabdi seni dari Bupati Gianyar di tahun 2019. Penghargaan tertinggi berupa kategori Parama Satya Citra Kara dan Parama Satya Budaya. Kategori ini diberikan kepada seniman yang telah membawa nama besar Gianyar hingga ke dunia internasional. Penerimanya mempunyai syarat khusus, di antaranya karyanya diakui secara lokal, nasional dan internasional. “Kedua penghargaan ini setingkat master dan paling tinggi,” kata Kabid Kesenian dan Tenaga Kebudayaan Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar Anak Agung Gde Agung, Kamis (18/4). Menurut Gde Agung, dua kategori penghargaan bergengsi di bidang seni ini pertama kali diberikan tahun 2018 kepada pelukis Ketut Budiana (Parama Satya Citra Kara) dan Cokorda Gede Rai serta A.A. Gede Ngurah Mandera (Parama Satya Budaya). Berbeda dengan kategori Wija Kusuma yang telah berjalan sejak tahun 1978, hingga kini sudah 386 orang yang menerimanya. Tahun ini, kategori Parama Satya Citra Kara diberikan kepada seniman sekaligus master Kecak almarhum I Wayan Limbak dari Banjar Margabingung, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh dan seniman kriya Ida Bagus Anom, Banjar Batan Ancak, Desa Mas, Ubud. Sedangkan untuk kategori Parama Satya Budaya diberikan kepada almarhum Dewa Putu Kebes, Banjar Gede, Desa Batuan, Sukawati. Seniman Dewa Kebes (alm) adalah pembuat topeng rangda pertama kali di Bali dan penerima Dharma Kusuma di tahun 1971. Hasil karya dari seniman kelahiran 1871 ini disimpan di Museum Bali. Berupa Topeng Jauk nomor koleksi 447, Topeng Majenawa nomor koleksi 448, Topeng Panglembar dengan koleksi 449, dan tahun 1961 mendapatkan penghargaan dari Konservator Bali Museum. “Beliau banyak melahirkan generasi seniman pembuat topeng di Bali, dan hasil karyanya juga tersimpan di beberapa puri di Bali hingga ke luar negeri,” katanya. Gde Agung mengakui untuk penentuan kategori Parama Satya ini sangat selektif walaupun sama-sama diusulkan oleh masyarakat. “Melalui pemberian penghargaan ini bisa sebagai motivator bagi generasi bidang seni berikutnya,” jelasnya. (kmb16)
RENOVASI Pasar Seni Sukawati yang sejak dulu diwacanakan akhirnya direalisasikan. Akhir Maret lalu pasar seni yang merupakan bagian dari sejarah perkembangan pariwisata Gianyar, para pedagangnya telah direlokasi ke Lapangan Sutasoma, Batuan, Sukawati. Mereka akan berjualan di sana sampai dua tahun ke depan. Seperti apa para pedagang penyumbang PAD Gianyar tersebut di tempat relokasi? Sekitar 802 orang pedagang, terdiri dari pedagang los dan pedagang kios, per 1 April 2019 sudah menempati tempat relokasi. Semua pedagang mendapatkan tempat sesuai nomor undian yang mereka ambil. Untuk los, setiap pedagang mendapatkan tempat ukuran 2 x 2 meter. Sedangkan yang sebelumnya menempati kios lebih luas. Dua minggu lebih menempati lokasi relokasi, beberapa pedagang masih ada yang belum buka. Mereka ada yang baru mempersiapkan tempatnya. Beberapa pedagang yang dijumpai Jumat (19/4) kemarin, juga masih ada mengeluhkan soal fasilitas infrastruktur. Seperti akses jalan ke los pedagang dan parkir agar segera dilakukan penataan, karena ketika hujan turun terjadi becek. “Setiap hujan airnya tergenang dan becek. Pedagang secara swadaya urunan untuk membeli kerikil agar jalan menuju tempat jualan tidak becek,” kata Ni Wayan Koplin, pedagang yang sebelumnya berjualan di Blok A Pasar Seni Sukawati. Pedagang asal Banjar Puaya, Batuan ini mengakui, pascarelokasi tamu yang datang belum banyak seperti di pasar lama. Hal ini tentu berpengaruh pada pendapatan pedagang yang turun drastis. Demikian pula soal pengaturan parkir.
Gianyar (Balipost) Bawaslu Kabupaten Gianyar akan melakukan pemanggilan terhadap para pihak yang terlibat dalam kasus dugaan intimidasi pemilihan caleg tertentu, melalui surat keputusan paruman di Desa Pakraman Badung, Payangan. “Hari Senin mereka kami panggil,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar I Wayan Hartawan, Jumat (19/4) kemarin. Pemanggilan dilakukan karena kasus ini juga mendapatkan atensi dari Bawaslu Provinsi Bali. Bahkan,
Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Bali Wayan Widiardana Putra saat berkunjung ke Gianyar, Jumat sore, juga membahas soal dugaan intimidasi, menyarankan agar Bawaslu Gianyar memanggil pihak terkait untuk dilakukan
pemeriksaan. Menurut Hartawan, mereka yang dipanggil adalah yang nama-namanya ada di surat keputusan desa pakramam tersebut. Mulai dari klian adat, bendesa, penyarikan dan klian dinas. Menurut Hartawan, per-
hatian Bawaslu di sini adalah karena ada klian dinas dalam surat tersebut. Klian dinas merupakan perangkat desa, sebagaimana UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dilarang untuk terlibat politik praktis. “Kami akan panggil dan minta klarifikasi atas kasus tersebut,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, Desa Pakraman Badung, Desa Melinggih, Kecamatan Payangan, Gianyar
melalui Prajuru Desa Pakraman Badung menandatangani kesepakatan dalam selebaran yang ditandatangani oleh keempat oknum prajuru. Dalam surat tersebut juga memuat sanksi adat alias denda peturunan pembangunan sebesar Rp 7.500.000, apabila tidak mencoblos tiga orang caleg dari PDI-P, di antaranya I Nyoman Parta, S.H., I Kadek Diana, S.H. dan I Wayan Suartana. (kmb16)
Apel HUT Ke-248 Kota Gianyar
Kuatkan Budaya Lokal dalam Menghadapi Tantangan Arus Budaya APEL perayaan HUT ke-248 Kota Gianyar tahun 2019 berlangsung khidmat. Diawali dengan prosesi sakral pemercikan tirta terhadap lambang kebanggaan Kabupaten Gianyar “Dharma Raksata Raksita” oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Artha Ardhana Sukawati didampingi Bupati Gianyar Made Mahayastra, Wakil Bupati Anak Agung Gde Mayun, Ketua DPRD Gianyar beserta jajaran, Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, beserta pejabat terkait lainnya di Lapangan Astina Gianyar, Jumat (19/4) kemarin. HUT ke-248 Kota Gianyar mengusung tema “Satya Premana Winangun Loka Budaya” yang berarti Kekuatan Jiwa Membangkitkan Budaya Lokal dalam Menghadapi Tantangan Arus Budaya. Dalam amanat Gubernur Bali Wayan Koster yang disampaikan Wagub Bali Tjokorda Artha Ardhana Sukawati mengatakan, peran aktif masyarakat sangat positif bahu-membahu dalam membangun Gianyar. Relevansi kearifan lokal mesti dipadukan beriringan dengan taksu Gianyar sebagai kota seni dan kota pusaka. ”Saya harap potensi seni budaya terus digali, dan sesuai nilai luhur Tri Hita Karana,” katanya. Panglingsir Puri Ubud yang akrab disapa Cok Ace ini menegaskan, Bali
TIRTA - Prosesi pemercikan tirta terhadap lambang kebanggaan Kabupaten Gianyar “Dharma Raksata Raksita” oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Artha Ardhana Sukawati didampingi Bupati Gianyar Made Mahayastra beserta pejabat terkait lainnya di Lapangan Astina Gianyar, Jumat (19/4) kemarin. sudah dikenal berkat keunikannya. Harmoni alam dan kehidupan bermasyarakat sangat seimbang. Jangan sampai pembangunan menjadi kebablasan. Harus tetap fokus dan tidak tumpang tindih dengan keajegan
budaya, sekala-niskala harus sejalan,” ujar mantan Bupati Gianyar ini. Cok Ace menambahkan, permasalahan kemiskinan tetap harus diprioritaskan, juga menguatkan desa pakraman, subak, banjar adat. Pem-
bangunan dan budaya harus seimbang dan tidak tumpang tindih. Cok Ace juga sempat menyinggung terkait perkembangan usai pesta demokrasi yang berlangsung 17 April lalu. Dia mengapresiasi antusiasme masyarakat yang sangat tinggi terlibat dalam pemilihan presiden dan calon legislatif. Itu menandakan masyarakat sudah mulai melek terhadap politik dan ingin terlibat langsung dalam pembangunan bernegara. “Apa pun hasil dari pemilu kemarin, hendaknya masyarakat semua bersatu kembali, walaupun sebelumnya berbeda bendera dan pilihan. HUT Kota ini merupakan momentum untuk satukan visi dan bersama membangun Kabupaten Gianyar secara khusus dan Bali secara umum,” pungkas Cok Ace. Sementara itu, Bupati Gianyar Made Mahayastra berharap melalui peringatan HUT ke-248 ini Gianyar semakin kuat membangkitkan budaya lokal dalam menghadapi tantangan arus budaya. “Kita harus terus menguatkan Gianyar sebagai bumi seni,” ujar Bupati Mahayastra. Seusai apel peringatan HUT di Lapangan Astina Gianyar, rombongan menuju Taman Makam Pahlawan Gianyar, Kertha Kertya Mandala untuk melakukan ziarah dan tabur bunga. (ad762)
Paket Soal UNKP SMP Dititipkan di Empat Sekolah 26 SMP Laksanakan UNBK
Gianyar (Balipost) Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMP secara serentak akan berlangsung Senin (22/4) hingga Kamis (25/4). Di Gianyar, sebanyak 7.741 siswa akan mengikuti UN, berasal dari 22 SMP negeri dan 21 SMP swasta. Dari 43 sekolah negeri maupun swasta di Gianyar yang akan menyelenggarakan UN, 26 sekolah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan 17 SMP mengikuti Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP). Untuk UNKP, Kamis (18/4) paket dokumen berupa soalsoal sudah tiba di Kabupaten Gianyar. Paket soal UNKP telah diserahterimakan dari Dinas Pendidikan Provinsi Bali
ke Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, selanjutnya diserahterimakan kepada kepala sekolah yang sekolahnya menjadi tempat titik penitipan soal. “Ada empat titik penyimpanan soal tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Gianyar,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar Drs. Made Suradnya, M.Si. didampingi Kabid Dikdas Ni Ketut Astini, S.Sos., M. Pd. Suradnya mengatakan, untuk beberapa sekolah di Kecamatan Blahbatuh, Ubud dan Sukawati, penyimpanan dilakukan di SMPN Blahbatuh. Untuk Kecamatan Payangan di SMPN 2 Payangan, Kecamatan Tegallalang di SMPN 3 Tegallalang, dan Kecamatan
Tampaksiring di SMPN 3 Tampaksiring. “Khusus Kecamatan Gianyar, semua sekolah UNnya menggunakan komputerisasi,” ujarnya. Paket soal yang dititipkan di sekolah nantinya akan dijaga keamanannya oleh pihak sekolah selama 24 jam. “Meski dalam juknis tidak diwajibkan melibatkan pihak kepolisian, namun kami sudah bersurat untuk mohon pengamanan untuk soal UN,” kata Suradnya. Sementara untuk sekolah yang melaksanakan UN dengan sistem komputerisasi, kata Suradnya, Disdik Gianyar sudah bersurat ke PLN untuk membantu kelancaran UNBK dari gangguan pemadaman listrik. Untuk UNBK ada 26 sekolah
yang melaksanakannya tahun ini. Sebanyak sembilan sekolah melakukan dengan mandiri. Sedangkan 17 sekolah melakukan dengan cara penggabungan dan meminjam di SMA/SMK. “Dilihat dari jumlah, tahun ini ada peningkatan sekolah yang melaksanakan UNBK dari tahun sebelumnya, yang hanya 13 sekolah,” katanya. Sekolah yang melaksanakan UNBK, kata Suradnya, penyelenggaraan UN berlangsung tiga sesi. Sesi pertama mulai pukul 07.30-09.30 Wita. Sesi kedua mulai pukul 10.30-13.30 Wita, dan sesi ketiga mulai pukul 14.00- 16.00 Wita. Sedangkan penyelenggaraan UNKP serentak dimulai pukul 10.30-12.30 Wita. (kmb16)
Bali Post/ist
PAKET SOAL - Kepala Dinas Pendidikan Gianyar Drs. I Made Suradnya, M.Si. menerima kedatangan dokumen berisi paket soal UN untuk siswa SMP dari Dinas Provinsi Bali.
JEMBRANA
10
Sabtu Kliwon, 20 April 2019
Dikeluhkan Warga, Dinas LH Cek Pabrik Tepung Ikan Negara (Bali Post) Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jembrana belum lama ini melakukan pengecekan terhadap salah satu pabrik pengolahan tepung ikan di Pengambengan yang dikeluhkan warga di Dusun Ketapang Lampu. Dari hasil pengecekan, pabrik yang berada di pinggir pantai itu sudah memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Kasi Perencanaan dan Pengelolaan Lingkungan Dinas LH Kabupaten Jembrana Luh Putu Priladewi kepada wartawan belum lama ini mengatakan, selain pabrik yang dikeluhkan warga terkait baunya, Dinas juga telah melakukan pembinaan selama seminggu, sejak Senin (8/4) terhadap lima Pabrik ikan lain di sana. Dari penilaian Dinas menurutnya keenam perusahaan itu telah memiliki IPAL. Namun, diakui, hasil akhir dari pengelohan air limbah itu tak dapat dibuang ke sungai ataupun laut langsung. Untuk pembuangan limbah yang telah diolah di IPAL ke laut, menurutnya, juga harus mengantongi izin dari pusat. Dan dari pengecekan, memang izin kewenangan pusat perusahaan pengolahan tepung ikan masih dalam proses. “Izinnya masih dalam proses di pusat,” ujarnya.
Dari belasan parameter yang ditentukan dalam pengolahan limbah khususnya limbah ikan, menurutnya ada yang masih di atas baku mutu, namun tidak signifikan. Memang diakuinya hasil dari pengolahan itu berbeda-beda. Bila masih ada warna, kemungkinan masih ada endapannya dari pengolahan air limbah. Pabrik yang mengelola IPAL itu pasti juga memiliki analisa air setiap bulan. Dan setiap enam bulan, pabrik-pabrik melaporkan ke Dinas LH. Terkait bau yang dikeluhkan warga, kemungkinan dari produksi pengolahan tepung ikan. Bisa dari tulang ikan atau sisa-sisa pembuangan ikannya. Sebelumnya diberitakan, warga di Ketapang Lampu mengeluhkan bau dari limbah pabrik pengolahan tepung ikan yang berada di sekitar permukiman warga. Bahkan bau yang ditimbulkan hampir setiap sore hingga malam. Alhasil warga mulai dari orangtua hingga anakanak di dusun nelayan ini menggunakan masker. Warga khawatir bila bau busuk itu dihirup langsung menyebabkan sesak dan sakit di pernafasan. Dewi menyebutkan, juga telah melakukan kroscek dengan pihak pabrik langsung. Dan diketahui selama ini pabrik tidak ada produksi. (kmb26)
SOSOK
Bali Post/kmb26
TEMPAT PEMBUANGAN - Pantai di Pengambengan yang diduga untuk pembuangan pengolahan limbah pabrik tepung ikan di Pengambengan yang sempat diprotes warga Ketapang Lampu.
PDI-P Dominasi Perolehan Suara
Negara (Bali Post) – Perolehan suara partai di Kabupaten Jembrana mengalami kejutan. Sejumlah partai yang sebelumnya menguasai kursi di Dewan, mendongkrak suara seperti PDI Perjuangan dan Golkar. Selain itu menyusul Gerindra dan Demokrat yang masih bersaing suara. Kekuatan partai tercermin di daerah pemilihan (dapil) ‘’neraka’’ yakni Dapil Pekutatan. Di dapil termuda hasil dari pemekaran Dapil Mendoyo ini, suara paling banyak diraih PDI Perjuangan, Gerindra dan Golkar. Dipastikan jatah tiga kursi di dapil neraka tersebut diperoleh ketiga partai tersebut. Ketua DPC PDI Perjuangan Jembrana Made Kembang Hartawan ditemui di kantor DPC mengatakan, selain pemilihan presiden (pilpres) yang melebihi target, suara untuk PDI
Perjuangan di DPRD Jembrana juga dipastikan meningkat. ‘’Ada peningkatan, namun jumlah pasti kursi yang jelas lebih dari yang sekarang (14 kursi - red),’’ ujar Kembang.
Dengan bertambahnya kursi ini, menurutnya, merupakan bentuk kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan PDI Perjuangan pada khususnya. Kantong suara yang
meningkat, menurutnya, ada di Dapil Mendoyo. Bahkan salah satu caleg incumbent meraih suara hingga 7.000 suara, melonjak dibandingkan sebelumnya 4.229 suara. Ketua DPD II Golkar Jembrana I Wayan Suardika juga mengklaim suara Golkar pada elektoral legislatif tahun ini naik. Bahkan, ia memastikan dari awalnya empat kursi, menjadi lima kursi terbagi rata di masing-masing dapil. Termasuk di Dapil Pekutatan, dengan
Manfaatkan Aset SEJUMLAH aset tanah provinsi di Kabupaten Jembrana saat ini di antaranya dipergunakan oleh pemerintah daerah. Aset berupa tanah itu dimanfaatkan untuk kepentingan umum, seperti perkantoran, GOR, dan lain-lain. “Kita masih data lagi, terutama yang di desa-desa. Agar bisa digunakan untuk kepentingan umum di desa itu. Misalnya lapangan, balai dusun, dan lain-lain,” ujar Bupati Jembrana I Putu Artha ditemui, belum lama ini. Apalagi ada sinyal positif dari Gubernur Bali I Wayan Koster agar kabupaten memohon penggunaan aset provinsi untuk kepentingan umum. Yang sudah berjalan saat ini di antaranya di gedung PLUD (Pusat Layanan UMKM Terpadu) yang berada di Jalan Ngurah Rai dan rencananya di Jalan Udayana sebelah Kantor Camat Negara, akan digunakan untuk Mall Perizinan. Yang disebutkan terakhir ini, menurutnya, nantinya menjadi salah satu kantor yang sangat penting. Sebab, di Mall Perizinan itu akan melibatkan seluruh instansi. Segala keperluan pelayanan perizinan akan dilayani di sana. Namun, Bupati asal Melaya ini juga mengharapkan di masing-masing desa atau kelurahan, apabila memang ada tanah provinsi yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan umum agar bisa diajukan atau dimohonkan. (olo)
suara yang diperoleh ia meyakini meraih satu kursi. ‘’Secara umum suara kita naik, di Mendoyo dan Melaya. Di Pekutatan kita dapat satu kursi, tapi suara masih stagnan,’’ tegas mantan Ketua KNPI Bali ini. Ketua DPC Gerindra Jembrana I Kade Darma Susila mengatakan terkait kursi caleg DPRD provinsi ini mengklaim dengan suara yang diperoleh saat ini empat kursi masih diperoleh partainya. Bahkan ada peningkatan lagi satu kursi, namun masih bersaing dengan partai lain. ‘’Ini masih berjalan, tapi dengan perolehan kali ini kami yakin masih dapatkan empat kursi di Dewan,’’ terang Darma Susila. Di sisi lain, Ketua DPC Demokrat I Wayan Wardana juga meyakini dengan suara yang masih dalam penghitungan ini masih bertahan empat kursi. Sementara itu, di Pekutatan dari perolehan suara sementara diperkirakan sejumlah incumbent masih menguasai. Seperti PDI Perjuangan Nyoman Sudiasa, Gerindra I Ketut Sadwi Darmawan dan new comer dari Golkar Ni Wayan Wirti meraih suara cukup signifikan. Dapil Jembrana 3 atau Pekutatan ini merupakan pemecahan dari periode pemilihan legislatif sebelumnya bergabung dengan Dapil 4 Mendoyo. (kmb26) BERKUMPUL – Sejumlah caleg, kader dan simpatisan PDI Perjuangan berkumpul di kantor DPC PDI Perjuangan, Kamis (18/4) lalu seusai pileg dan pilpres.
PSU di TPS 4 Loloan Timur Dipastikan Hari Minggu Negara (Bali Post) Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 4 Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana dipastikan akan dilaksanakan Minggu (21/4). Ketua Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Muliyawan, Jumat (19/4) kemarin, mengatakan pemilihan ulang yang dilaksanakan hanya pemilihan presiden dan wakil presiden. “Waktu itu dua orang dengan menggunakan e-KTP hanya memilih presiden dan wakil presiden. Ini kami juga sudah koordinasikan dengan KPU. Ini berdasarkan kajian kami di internal. Karena hanya pelanggaran administrasi,” jelas Pande. Saat pemungutan suara 17 April lalu, katanya, ada saksi salah satu peserta pemilu di TPS 4 Loloan Timur yang melakukan penekanan sehingga KPPS mengalami keragu-raguan. Dengan berbagai pertimbangan aturan yang ada, di mana sesuai UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan Peraturan Pemilu terkait pemungutan dan penghitungan suara dan syarat pemungutan suara. Sesuai UU Pemilu pasal 372 ayat 2 huruf D dan Perppu No. 9 Tahun 2019 pasal 65 ayat 2 huruf d, di mana jika ada pemilih yang tidak berhak memilih di TPS tersebut berpotensi untuk dilakukan pemilihan ulang. Pemilihan ulang katanya sesuai dengan DPT di TPS 4 Loloan Timur sebanyak 289. Pengambilan surat suara di Denpasar dan akan di cek jumlah logistik ketika datang. “Formulir C6 sudah disebar. Sedangkan surat suara masih dijemput,” kata Pande. Kenapa sampai ada dua orang pemilih yang tidak ma-
suk sebagai daftar pemilih di TPS 4 Loloan Timur bisa memilih dengan e-KTP menurut Pande karena ada sebuah pemahaman yang berbeda oleh penyelenggara. “Harusnya memang sosialisasi lebih maksimal dan ditingkatkan sehingga tidak ada mis,” tandasnya. Diberitakan sebelumnya, kalau pemungutan suara di TPS 4 Loloan Timur sempat ricuh karena dua orang dari luar Jembrana memilih dengan menggunakan e-KTP dan tidak membawa A5. Dua orang pemilih tersebut A.B.H dari Genteng, Banyuwangi yang menikah dengan M.I asal Loloan Timur dan S.P.W dari Jember.
Sementara Ketua KPU Jembrana Ketut Gede Tangkas Sudiantara didampingi anggota KPU Jembrana Nengah Suardana membenarkan jika KPPS 4 atas nama Gusti Ayu Ketut Puspawati telah menerima dan membalas surat dari Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) tersebut. Surat rekomendasi dari PTPS lanjut Tangkas, terkait dugaan pelanggaran administrasi yang terjadi di TPS 4. KPPS katanya sempat datang ke KPU dan berkoordinasi. Tangkas juga membenarkan jika surat rekomendasi dari PTPS 4 sudah dibalas dan dikirim. Surat yang dikirim
KPPS sifatnya menanyakan. Apakah yang diulang itu pemungutan dan penghitungan suara Pilpres dan Pileg atau Pilpres saja. Karena dari penuturan KPPS yang dicoblos itu hanya surat suara Pilpres. “Kami siap melaksanakan rekomendasi. Siap melaksanakan pemilihan ulang,” jelasnya. Suardana menambahkan, pemilih memang bisa memilih dengan menggunakan e-KTP. Namun hanya didaerah setempat. Jika memilih diluar kecamatan, kabupaten atau bahkan provinsi harus membawa form A5 (formulir pindah pilih) sesuai PKPU No. 3 Tahun
2019 tentang pemungutan dan penghitungan suara. Diberitakan sebelumnya di TPS 04 di Kelurahan Loloan Timur terdapat dua orang
pemilih yang menggunakan KTP Jawa Timur. Kedua orang tersebut sejatinya sudah dilarang oleh petugas Linmas dan KPPS setempat. Namun atas
desakan salah seorang saksi akhirnya keduanya diberikan mencoblos di TPS 4 yang berlokasi di SDN 2 Loloan Timur. (kmb)
Karangasem
Sabtu Kliwon, 20 April 2019
11
Bali Post/kmb
SEDOT DANAU BATUR - Danau Batur terlihat dari Bukit Terunyan yang diusulkan disedot untuk mengairi pertanian di wilayah Banjar Madya, Banjar Bunut, dan wilayah timur Karangasem yang kering.
Atasi Krisis Air Bersih di Desa Ban
Perbekel Minta Proyek Sedot Air Danau Batur
Amlapura (Bali Post) Mengatasi krisis air bersih di Desa Ban, Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, diyakini sangat potensial memanfaatkan air Danau Batur. Dengan teknologi canggih seperti sekarang, air Danau Batur itu bisa disedot ke Ban, Kubu. Air itu nantinya lebih dulu melewati bukit Banjar Bunut dan Madya yang ada di wilayah Bangli. Dengan cara itu, nantinya air danau yang telah disedot itu bisa dimanfaatkan bukan saja untuk menyemprot tanaman lain termasuk bawang merah, juga lebih penting mengatasi krisis air bersih warga saat musim kemarau. Perbekel Desa Ban, Kubu, I Wayan Potag, meminta agar ada proyek penyedotan air Danau Batur itu. Hematnya, air Danau Batur itu bisa dibawa ke Bukit Terunyan lebih dulu, selanjutnya dari bak reservoir di sana kemudian dialirkan secara gravitasi ke Banjar Bunut
dan Madya wilayah Bangli. Dengan mekanisme seperti itu, air Danau Batur nantinya tidak saja bisa dimanfaatkan warga warga Bangli tetapi juga warga Kecamatan Kubu yakni Desa Ban dan sekitar Tianyar di bagian bawah. Gagasan itu sudah disampaikan Perbekel Potag
kepada Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi saat melakukan peninjauan lapangan ke Dusun Paleg Kelod. Peninjaun itu kemudian dilanjutkan dengan melihat situasi Danau Batur dari Bukit Terunyan. Potag melanjutkan, warga petani di dua banjar di Kabupaten Ban-
gli yakni Bunut dan Madya, paling banyak menanam bawang merah. Penghasilan utama masyarakat petani di sana bawang merah, selain itu juga talas, ubi kayu, ubi jalar dan jagung. Potag menambahkan saat musim bawang merah, semua petani bercocok tanam bawang merah. Ratusan hektar bawang merah petani itu dibeli oleh para saudagar. “Bawang merah itu dibeli para saudagar atau pengepul. Tetapi banyak juga dijual ke pasar Tukad Deling, Tianyar,” ujar Potag. Sementara petani di wilayah bawah yakni Kecamatan Kubu,
umumnya menghasilkan mete. Nyaris seluruh wilayah Kubu merupakan daerah kering. Warga hanya berharap dari pohon mete. Namun, ada juga yang mengembangkan kapas, ternak sapi, dan babi. Apa yang dikatakan Potag disetujui Klian Desa Pakraman Paleg Kelod, Wayan Sudana. Menurut mereka pada musim kemarau, masyarakat akan sering mengalami krisis air bersih. Selain air bersih, warga juga mendambakan perbaikan jalan-jalan rusak agar diaspal. “Warga sangat mengharapkan bantuan air bersih agar saat musim kemarau tidak menga-
lami krisis air bersih,’’ harap Wayan Sudana. Keduanya meminta Ketua DPRD Karangasem itu memperjuangkan kepada birokrat yang membidangi. ‘’Kami mohon agar ada proyek pengangkatan atau penyedotan air Danau Batur ke atas. Dari reservoir di atas bukit, kemudian bisa dialirkan secara gravitasi ke warga di bagian bawah,” harap Potag dan Sudana. Wilayah Bangli Dari pemantauan wilayah Banjar Bunut dan Madya walau secara geografis dekat dengan Kubu, namun masih
termasuk wilayah Kabupaten Bangli. Kedua dusun itu berada di perbukitan selatan Desa Terunyan. Di sana tampak pipa-pipa plastik yang menyalurkan air di tepi jalan. Dengan pipa plastik itu, warga berupaya menaikkan air Danau Batur. Menanggapi aspirasi Perbekel Ban, Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi mengatakan, ide penyedotan air Danau Batur itu yang nantinya dialirkan ke wilayah krisis air bersih itu merupakan ide yang sangat bagus. Namun, proyek itu tentu memerlukan biaya yang besar. (kmb)
PDI-P Klaim Berjaya Monyet Liar Habisi Tanaman Duduki 14 Kursi DPRD
Populasi Monyet di Tenganan dan Gumang Bertambah
Warga Pegeringsingan
Bencana datang tidak saja disebabkan oleh alam yang murka. Peristiwa tidak dikehendaki hadir, bisa juga dipicu oleh ulah binatang liar. Seperti yang terjadi di Desa Tenganan Pegeringsingan, Kecamatan Manggis Rabu (17/4) lalu, justru tanaman warga menjadi objek ‘’penjarahan’’ dari monyet-monyet liar yang diperkirakan berasal dari Bukit Tenganan dan juga Bukit Gumang. Disinyalir, populasi monyet di sana terus bertambah. Lalu, bagaimanakah solusi efektif mengatasi amukan monyet liar itu agar tidak menghabisi tanaman warga di Desa Tenganan Pegeringsingan? MEMANG sangat sulit untuk mencari pemecahan yang pas dan efektif. Terlebih populasi monyet di Bukit di Tenganan dan Bukit Gumang itu jumlahnya ribuan. Monyet yang lapar logikanya pasti akan mencari makanan. Ketika tidak ada yang memberikan makanan, sudah pasti tanaman warga menjadi objek jarahan monyet itu agar hasrat kelaparan binatang itu terobati. Kasusnya pada Rabu lalu, ratusan monyet liar mulai turun ke Desa Tenganan Pegeringsingan, Manggis. Bahkan, monyet itu merusak sejumlah tanaman milik warga di salah satu desa kuno Bali Age. Tidak pelak, tanaman warga dijadikan kesempatan monyet-monyet liar itu melampiaskan kelaparan monyet itu. Akibatnya sudah pasti, keberingasan monyet itu menyebabkan para petani di Desa Tenganan merugi hingga jutaan rupiah. Klian Desa Tenganan Pegerinsingan, Wayan Sudarsana, menuturkan, dari pantaunnya, jumlah monyet yang merusak tanaman milik petani itu tidak tanggungtanggung. Malah, jumlahnya mencapai ratusan ekor. Kedatangannya secara bergerombol. Jenis tanaman yang menjadi sasaran moyet itu, adalah tanamam-tanaman produktif. Seperti tanaman pisang, rambutan, dan nanas. Malah
bunga juga tidak luput dari serangan monyet itu. Bunga juga habis dimakan. Yang tidak habis pikir, termasuk hasil tuak warga jadi sasaran. Monyet itu seperti berpesta saja, menyantap tuak warga yang masih di pohon. Tuak itu juga habis diminum monyetmonyet liar itu. “Monyet-monyet liar itu merusak tanaman warga sekitar tiga bulanan,’’ ujar Klian Desa Wayan Sudarsana. Atas serangan monyet itu, banyak warga akhirnya mengeluhkan kondisi yang tidak bisa ditotal itu. Apalagi dari kejadian ini, para petani mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. Sebab, faktanya nyaris setengah tanaman hasil pertanian masyarakat dihabiskan monyet-monyet liar itu. Atas kondisi ini, dirinya berharap pemerintah daerah mencarikan solusi efektif agar gerombolan monyet itu tidak lagi merusak tanaman yang ada di permukiman warga. ‘’Kami sangat mengkhawatirkan populasi monyet di Bukit Tenganan dan Gumang itu terus bertambah. Jika monyet-monyet itu tidak diberikan makanan, yang menjadi pelampiasan pasti tanaman warga. Kami minta solusi dari berbagai pihak terutama pemerintah, agar ikut menangani masalah yang sangat krusial bagi warga kami,’’ ujar Klian Desa Wayan Sudarsana. (nan)
Amlapura (Bali Post) Kursi pemilihan legislatif (pileg) di Karangasem kali ini tampaknya akan banyak direbut Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Pada periode sebelumnya PDI-P hanya diwakili 12 kursi. Namun, dari hitungan internal partai berlogo banteng moncong putih itu mengklaim partainya berjaya pada pemilu legislatif tahun ini. Alasannya, dari 45 kursi yang diperebutkan parpol, mengacu penghitungan versi internal PDI-P, lembaganya akan mampu merebut 14 kursi. Dengan simpulan prediksi itu, PDI-P merasa caleg-calegnya nantinya akan duduk secara mayoritas di lembaga Dewan Karangasem itu. Ketua DPC PDI-P Karangasem I Gede Dana menegaskan hal itu, Jumat (19/4) kemarin. Menurutnya, dari hasil penghitungan intern PDI-P, perolehan kursi dewan sementara berada di anggka total 13 kursi. Dana memiliki keyakinan akan bertambah satu lagi, sehingga bisa mencapai total 14 kursi. ‘’Saat ini penghitungan suara di intern kami sudah mencapai 90 persen, baru 13 kursi kemungkinan masih
bisa bertambah lagi satu kursi untuk dapil Selat, Rendang dan Sidemen,’’ kata Gede Dana optimis. Dana menambahkan, jika 14 kursi itu benar-benar berhasil diraih, tentu saja hal itu menjadi prestasi baik bagi partai moncong putih tersebut. Pasalnya, membandingkan dengan raihan pada pileg lima tahun lalu, PDI-P Karangasem hanya berhasil menduduki 12 kursi di DPRD Karangasem. ‘’Tahun ini PDI-P menjadi juaranya,’’ ujar pria asal Datah, Abang itu. Dana melanjutkan, hitunghitungan sementara di intern PDI-P memprediksi 14 kursi nantinya bisa diraih. Dirincinya dari wilayah dapil Selat, Rendang, Sidemen tiga kursi, tetapi dua di antaranya sudah pasti, sedangkan satu kursi lagi masih melihat perkembangan suara masuk. Dapil Bebandem 1 kursi, Manggis 2 kursi, Abang 3 kursi, Kubu 2 kursi, dan Kota Karangasem diprediksi 3 kursi. Dana menegaskan, di dapil Kota Karangasem, sesuai penghitungan sudah memperoleh dua kursi untuk satu kursi tambahan sudah 75 persen diprediksinya akan direbut PDI-P. (kmb)
MASUKKAN KARTU PEMILIH – Bupati Karangasem I Gusti Mas Sumatri tampak antusias mengikuti mekanisme pencoblosan di TPS 36 Subagan. Usai penjoblos, Bupati kemudian memasukkan lima kartu ke kotak masing-masing yakni Presiden, DPD, DPR Pusat, DRPD Bali dan DPRD Kabupaten.
KLUNGKUNG
12
Sabtu Kliwon, 20 April 2019
SOSOK Tanggung Jawab Kader FANATISME masyarakat Bali terhadap Jokowi-Ma’ruf Amin di Bali kian tak terbendung dalam pemilu serentak, Pemilu Presiden, DPD-RI, DPR-RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten, Rabu (17/4) lalu. Kabupaten Klungkung yang dikenal sebagai basis massa calon presiden dan wakil presiden nomor 02 Prabowo-Sandi, dengan bupati dan ketua dewan dari Partai Gerindra, tak mampu menghentikan niat sebagian besar masyarakat untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin. Bupati Klungkung Nyoman Suwirta menanggapi dengan bijak persoalan ini. Dia tegas mengatakan masyarakat saat ini sudah cerdas menentukan pilihan. Sehingga sejak awal, dia mengaku memang tidak ada upaya pengarahan agar mencoblos calon tertentu. Apalagi, sampai mengekang masyarakat untuk memilih yang tidak sesuai dengan hati nuraninya. Sehingga untuk pilpres itu pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat untuk menentukan pilihan. “Jangankan upaya mengarahkan rakyat, anggota keluarga saja, saya bebaskan untuk menentukan pilihan,” ujar Bupati Suwirta. Meski demikian, dia juga mengakui punya tanggung jawab moral sebagai kader partai untuk memenangkan calon presiden dan wakil presiden yang diusung Partai Gerindra. Tetapi, tanggung jawabnya itu tidak ia letakkan pada ajang pemilu serentak ini. Sebab, dalam pemilu serentak, Bupati Suwirta tegas mengatakan bahwa dia bersikap lebih dominan sebagai kepala daerah, atas mandat yang dia terima langsung dari rakyat. Maka, sebagai kepala daerah, dia tentu harus bersikap netral. “Tanggung jawab saya sebagai kader, tidak saya taruh sepenuhnya pada pemilu serentak ini. Tetapi, saya tunjukkan dengan menjadi bupati yang berprestasi dari Gerindra. Menjadi kepala daerah yang dicintai masyarakatnya,” kata Bupati Suwirta. (gik)
TPS Salah satu TPS di Klungkung yang melakukan proses perhitungan perolehan suara hingga larut malam, usai pencoblosan, 17 April lalu.
KoDe Bali Kritisi Lambatnya Penyampaian Data Hasil Pemilu Semarapura (Bali Post) Hingga H+2 Jumat (19/4) kemarin, belum ada informasi yang jelas tentang hasil sementara Pilpres, Pileg maupun DPD. Komite Demokrasi (KoDe) Bali menyoroti hal itu sebagai persoalan teknis yang serius, yang bisa membuat publik ragu terhadap akurasi hasil pemilu serentak ini. Sekretaris KoDe Bali Made Kariada, Jumat (19/4) kemarin, mengatakan ada sejumlah persoalan serius. Khusus pada KPU Klungkung, dia melihat ada persoalan pada manajemen teknis pengambilan data yang amburadul. Padahal, operator menurutnya sudah dan stand by dari hari H. Selain itu, ada juga kemungkinan aplikasinya yang belum bisa
meng-upload atau oleh operator sengaja belum di-upload. “Tetapi, saya lihat KPU lain seperti KPU Jembrana malah sudah masuk datanya. Karena Jembrana sudah meng-upload secara berkala,” ujar mantan Ketua KPU Klungkung ini. Selain itu, dia juga menilai komisioner tidak mengerti pengolahan data Situng KPU dan cara me-manage-nya. Sehingga, mekanisme kerjanya menjadi sedikit kacau. Dia juga mengaku heran, hingga H+2, KPU belum merilis data yang bisa sedikit memberi gambaran hasil pemilu. Dia juga menyorot seharusnya ada kerja sama yang baik dengan media massa, agar pertanyaan dan tuntutan publik terhadap
Semarapura (Bali Post) Acara hiburan pesta rakyat yang seyogianya digelar Kamis (18/4) malam di Lapangan Puputan Klungkung, tiba-tiba batal digelar. Padahal, seluruh persiapan sudah dilakukan, termasuk pemasangan panggung dan sound system. Panitia menjelaskan acara batal digelar, karena adanya alasan keamanan, usai pemilu berlangsung agar sementara tidak ada upaya pengumpulan massa.
warga Klungkung, dan Bali pada umumnya. Sebab, Hari Puputan Klungkung selalu mengingatkan masyarakat terhadap heroiknya perjuangan para pahlawan, dalam mempertahankan tanah Bali. (kmb31)
informasi akurat dari KPU bisa terpenuhi. Mengingat H+2 informasi di Situng KPU tidak menampilkan bahwa KPU melakukan input data, kecuali KPU Jembrana dan Karangasem. Padahal, KPU menyediakan operator yang sangat banyak. “Pilkada saja dulu sebelum 24 jam sudah bisa dituntaskan datanya. Kok, ini sudah H+2 pemilu, data masih kosong, mengacu pada hasil pantauan media pada Situng KPU/pada website KPU,” kata Kariada. Dalam pengalamannya waktu pilkada, setiap menit data bisa dipantau perkembangan perolehan suaranya melalui layar proyektor yang dipasang oleh KPU Klungkung. Biasanya sekali upload
langsung 90 persen. Tetapi yang terjadi sekarang pada KPU di daerah, mereka dinilai tidak mengerti yang namanya informasi publik yang seharusnya bisa disuguhkan secara berkala dan transparan. “Model C1 IT yang seharusnya sudah di-scan dan di-upload juga terkesan ditutup-tutupi, ada apa ini?” ujarnya. Menurutnya, KPU harus segera meng-upload data input dan data scan C1 IT-nya, supaya lebih transparan. Sebab, situng itu dibuat untuk masyarakat agar bisa segera tahu dan mengamankan data C1 sebagai pembanding. KPU Bali mesti segera memerintahkan ke KPU kabupaten/ kota agar memastikan meng-
upload pasti dilakukan. Ketua KPU Klungkung, Gusti Lanang Mega Saskara ditanya soal hasil rekab data pemilu, mengaku tidak pegang data, karena masih berada di Nusa Penida. Sedangkan, komisioner lainnya seperti Gede Suka Astreawan mengatakan, pihaknya terus meng-iput dan memindai datanya, kemudian baru proses verifikasi dan langsung tampil di info pemilu. Alur ini sudah sesuai dengan alur hitung dan rekab suara pemilu serentak 2019. Hasil sementara dapat dilihat pada situs https://pemilu2019.kpu.go.id. Pada prinsipnya, seluruh jajaran KPU saat ini sedang bekerja keras menuntaskan rekap data itu. (kmb31)
Alasan Keamanan, Pesta Rakyat Peringatan Hari Puputan Batal Digelar Ketua Umum Panitia Peringatan Puputan Klungkung Made Kasta mengatakan acara pesta rakyat peringatan Hari Puputan Klungkung yang ke-111 rencananya dilaksanakan Kamis (18/4) malam. Saat itu, sejumlah artis pengisi acara sudah datang, seperti Rai Peni dan pengisi hiburan lainnya. Termasuk, atraksi debus dan hipnotis serta bondres. Namun, di tengah persiapan, kegiatan dihentikan oleh pihak kepolisian. Rupanya, acara ini tidak mendapatkan izin dari kepolisian, mengingat masih dalam susana pemilu. Saat itu, banyak warga sekitar yang mempertan-
yakan alasan pembatalan acara hiburan ini. Padahal, sejumlah warga telah datang ke lapangan Puputan Klungkung, untuk menikmati hiburan rakyat. Namun hingga sore hari, panitia tidak kunjung mendapatkan izin dari Polres Klungkung untuk menggelar keramaian. Alasan keamanan sebagai pembatalan acara itu, dibenarkan Made Kasta yang juga Wakil Bupati Klungkung ini. Terhadap persoalan tersebut, Wabup Kasta sempat berkoordinasi langsung ke Polres Klungkung terkait hal ini. Tetapi, upayanya untuk meminta pihak kepolisian memberikan izin, tidak berhasil. Pihak kepolisian
ngotot dengan alasannya, agar pemilu yang sudah berlangsung damai di Bali, tidak tercoreng jika nanti ada keributan antarmassa. “Pada prinsipnya, kami sementara tidak diizinkan menggelar acara yang sifatnya mengumpulkan massa. Masih dalam suasana pemilu. Ada permintaan seperti itu dari pihak kepolisian. Maka acaranya terpaksa dibatalkan,” katanya. Pihaknya memohon maaf atas kejadian ini. Wabup Kasta juga dapat memaklumi alasan kepolisian. Meski demikian, pihaknya tetap berharap semangat dan semarak Hari Puputan Klungkung tetap menggema dalam setiap
PAD 2019 Dirancang Jadi Rp 179,5 Miliar
Semarapura (Bali Post) Pemkab Klungkung merancang PAD dalam APBD Induk 2019, menjadi Rp 179,5 miliar. Jumlah ini turun dari pagu indikatif perubahan 2018, karena saat itu dirancang cukup tinggi. Pemkab optimis mampu mencapai itu dalam setahun ke depan, melihat seluruh potensi daerah yang sudah diperhitungkan matang. Khususnya, di sektor pariwisata. Sekda Klungkung Gede Putu Winastra, Jumat (19/4) kemarin, mengatakan PAD sebesar itu, dirancang dari sejumlah target pos pendapatan, seperti pos pendapatan pajak daerah Rp 56,4 miliar, hasil retribusi daerah Rp 28,8 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp 8,1 miliar dan lain-lain PAD yang sah Rp 86,2 miliar. Sekda menegaskan, secara keseluruhan, pendapatan dirancang mencapai Rp 1,16 triliun. Selain dari PAD, ada juga sumber pendapatan dari dana perimbangan Rp 701,8 miliar, terdiri dari bagi hasil pajak Rp 19,2 miliar, dana alokasi umum Rp 554,2 miliar, dan dana alokasi khusus Rp 128,3 miliar. Sedangkan, untuk pos anggaran lain-lain pendapatan
daerah yang sah, dirancang Rp 228,01 miliar. Terdiri dari pendapatan hibah Rp 27,6 miliar, dana bagi hasil pajak dari provinsi dan kabupaten lainnya Rp 90,9 miliar, dana penyesuaian dan otonomi khusus Rp 98,5 miliar dan bantuan keuangan dari provinsi atau pemerintah daerah lainnya Rp 70,8 miliar. Dibandingkan tahun lalu, realisasi pendapatan daerah saat disampaikan dalam rapat paripurna dewan oleh Bupati Suwirta, mencapai Rp 1,1 triliun, dari pagu indikatif perubahan RKPD Tahun 2018 sebesar Rp 1,126 triliun lebih, atau mencapai 97,7 persen. Realisasi pendapatan ini bersumber dari PAD Rp 186,9 miliar. Lebih rendah Rp 5,1 miliar dari pagu indikatif perubahan RKPD tahun 2018 sebesar Rp 192,1 miliar atau mencapai Rp 97,3 miliar. Realisasi pendapatan yang bersumber dari dana perimbangan Rp 669,7 miliar, lebih rendah Rp 10,9 miliar dari pagu indikatif perubahan RKPD 2018 sebesar Rp 680,6 miliar. Sumber dana perimbangan yang tidak memenuhi target adalah pada penerimaan dana bagi hasil pajak dan bukan pajak yang teralisasi Rp
18,4 miliar dari pagu indikatif perubahan RKPD tahun 2018 sebesar Rp 21,7 miliar atau hanya mencapai 84,4 persen. Selain itu, juga penerimaan dana alokasi khusus yang terealisasi Rp 120,9 miliar lebih dari pagu indikatif perubahan 2018 sebesar Rp 128,4 miliar. Sedangkan, realisasi pendapatan yang bersumber dari pendapatan lain-lain yang sah tahun anggaran 2018, sebesar Rp 243,4 miliar. Ini capaiannya juga tak mencapai target, karena tercapai 93,3 persen dari pagu indikatif perubahan 2018 sebesar Rp 253,2 miliar. “Tahun 2018, khususnya pada pagu indikatif perubahan itu memang sengaja dipasang target tinggi-tinggi. Kami sudah bekerja maksimal, agar semuanya tercapai dan sesungguhnya tinggal sedikit lagi,” kata Sekda Winastra. Dia berharap target PAD pada khususnya maupun pendapatan secara umum, dapat terlampaui dengan segala potensi dan strategi yang sudah disiapkan dengan sangat matang oleh Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. Dengan target PAD tahun ini sebesar Rp 179,5 miliar, dia optimis target itu dapat terealisasi. (kmb31)
”Pada prinsipnya,
kami sementara tidak diizinkan menggelar acara yang sifatnya mengumpulkan massa. Masih dalam suasana pemilu. Ada permintaan seperti itu dari pihak kepolisian. Maka acaranya terpaksa dibatalkan.” Made Kasta
Bali Post/kmb31
PESTA - Spanduk pesta rakyat Hari Puputan Klungkung sudah dipasang di panggung, terpaksa dibongkar lagi, karena batal digelar.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Sabtu Kliwon, 20 April 2019
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
JOB VACANCY LOWONGAN KERJA *Bth Mekanik &SPG/SPB Gaji UMK Daerah Krobokan H.087755891333
B.BP.166.04.19.0000755
*Dcr Karyawan Laundry di Kerobokan Kuta Utara H.082147086628 B.BP.166.04.19.0000756
Bth Tkng Jahit Bikini Pnglmn Min 2Th Area Dps(Dibyr Per Pcs +Bonus+UangMakan)08111962503
B.BP.004.04.19.0000747
Butuh Admin untuk Lembaga Sertifikasi Profesi,Syrt: SMA/ SMK Aktif, Menarik,Team Work. Email:tugasbali@yahoo.com
Dcr Sopir SIM A/B & Marketing E:cvasri@dps.centrin.net.id P.0361-485849/085101421578
B.BP.001.04.19.0000731
Dcr Superviser Sipil & Electrik, Acc,Admin,Drafter, Estimasi. E:cvnusamandiribali@gmail.com
B.BP.001.04.19.0000749
Dibthkan Sgr Akunting Wnt Krm CV:msastrawan3@gmail.com atau Hubungi:081238827000
B.BP.001.04.19.0000730
SMK Dps Bth Bendahara,Syrt:SMA /SMK Aktif,Menarik,Team Work, Email:tugasbali@yahoo.com
B.BP.001.04.19.0000746
DcrMekanik,Admin&SalesCounter Lmrn Lngsng dibawa ke Dealer Kecak Motor Jl.Ry Padang Luwih No.166 Dalung Tlp.0361-412106
Dibutuhkan Bread and Pastry Baker,Cake Decorator Butter & Fondant, Pelayan Toko,Staff Admin.Lokasi Seminyak. Min Peng 2 Thn Hub.081510098137
DIJUAL RUMAH
BIRO JASA
B.BP.001.04.19.0000745
B.BP.001.04.19.0000741
B.BP.031.04.19.0000739
PT Fuji Home Japan Cr Branch Manager u/Cbg Lombok, Brtnggjwb mampu Mncpai target Prusahaan, mnghargai bisnis, jjr&mampu krj dgn schedule, mnpti janji, gaji tnggi+tjngn, Rini 085205841033/ 4472356/info@fujihomejapan.com B.BP.001.04.19.0000759
Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818 G.01
Lowker Marketing Mobil PT.Finansia Multi Finance Ket:Max 35Th,Min SMA.Kirim CV Jl.PB.Sudirman No.10 Kav 1 Dauh Puri, Denpasar/ke:Jl.Raya By Pas Kediri/Ir.Sukarno-Tbn E: jobs.intim@finansia.com B.BP.004.04.19.0000147
DIJUAL MOBIL BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
SERVICE
Dibthkan Sgr Sopir Hub.723593/ 723637/081246400852 B.BP.001.04.19.0000692
Temple Hill Villa looking for GSA.Qualification:Friendly, Good English,Good Health,Good Looking & Attitude,Male under 27yo,Able to helping out with various task.CV to: operationmgr@templehillbali.com B.BP.001.04.19.0000735
Dicari Karyawati untuk Butik Hubungi:0361-298439 B.BP.001.04.19.0000684
Legal Consultant looking for Admin staff : Fresh Graduated (S1 Hukum), good English.Send CV to : hrm.celerityvisa@gmail.com B.BP.004.04.19.0000757
Dcr Kasir untuk di Abiansemal Hub.081237172650 B.BP.001.04.19.0000767
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DIJUAL MOBIL
DIJUAL RUMAH
DAIHATSU
SINGARAJA
Taruna CX’04 full ori mulus, baru samsat Hp. 08123957050
B.BP.004.04.19.0000750
TOYOTA
Veloz Matik 2015 Silver 1,5cc Pribadi,162,5Jt,H.081999299227
B.BP.001.04.19.0000729
Dijual Rmh SHM 543 LT/LB 350/459,5 m2,Lok. Jln.Teleng Kel.Banyuasri Buleleng Hub.081915605781 Pak Kardika
B.BP.009.04.19.0000738
PROPERTY DIJUAL TANAH
PROPERTY DIJUAL RUMAH
Djl Rmh Jl.Tkd Petanu Gg.Belibis No.23 LT300m2, 5KM,5KT. Lt2, 2,4M nego pemilik 081239366902 B.BP.004.04.19.0000760 SURABAYA
Dijual Kav Pancasari Tbn view DP 10% Bunga Krd 0.83% /bln Hub:081338183031/081805374433
B.BP.004.04.19.0000568
Dijual Murah 3.6M kavling SHM 480M2 Taman Griya Jimbaran Nusa Dua.Hub Rini 08119707272
DIJUAL TANAH
Dijual Tnh 2A di Sanur SHM Rp.800 Jt/Are Belakang RS Bali Mandara.Hubungi: 0811398772
B.BP.001.04.19.0000743
Jual-200m2-Gianyar-dkt Bypas IB.Mantra-4Jt/m2-081999930612TP
B.BP.004.04.19.0000752
Tnh 8A dkt Pantai Balian lingk Vila,Rest,Htl 081916482648 BUC
B.BP.154.04.19.0000751
PROPERTY DIJUAL RUKO
Dijual Ruko di Jl.Merdeka Tbn DP 10% Bunga Krd 0,83%/Bln Hub:085792654757/081805374433
B.BP.004.04.19.0000548
B.BP.004.03.19.0000327
Dijual Rmh LT 297,80m2 LB235m2 Fas:List,Air,4KT, 2KM Hub.082340226322,08131383180
Dijual Tnh 1A Jl .Garuda Kediri Tbn DP 10% Bunga Krd 0.83%/bln Hub:08174792678/081805374433
B.BP.001.04.19.0000742
B.BP.004.04.19.0000557
KEHILANGAN Hlg BPKB No:L02776898-O an:I Kadek Sudita,081353426242
B.BP.001.04.19.0000732
BANGLI
14
Sabtu Kliwon, 20 April 2019
Peternak Anjing Kintamani Minta Perhatian Pemerintah
ANJING - Anjing kintamani yang dikenal cerdas, telah mendapat pengakuan sebagai anjing ras dunia.
Panwascam Rekomendasikan Penghitungan Suara Ulang di Dua TPS Bangli (Bali Post) –
Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Susut direkomendasikan untuk melakukan penghitungan suara ulang di dua TPS yakni TPS 3 Sulahan dan TPS 14 Tiga. Hal itu dikarenakan pihak pengawas kecamatan setempat menemukan adanya dugaan penggelembungan suara di kedua TPS itu. Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli, Nengah Purna, mengatakan, rekomendasi tersebut telah dilayangkan Panwascam Susut ke PPK Susut, Jumat (19/4) kemarin. Rekomendasi untuk melakukan penghitungan suara ulang dikirimkan lantaran ditemukan adanya dugaan penggelembungan suara. Saat dilakukan input C1, ditemukan adanya selisih antara jumlah suara yang digunakan dengan jumlah perolehan suara di kedua TPS tersebut. Dia menjelaskan, di TPS 3 Sulahan, dari 252 daftar pemilih tetap (DPT), yang menggunakan suara 217. Namun hasil penghitungan perolehan suaranya ternyata tidak sesuai. Untuk DPR RI jumlah perolehan suaranya tercatat 287. Itu artinya, terdapat selisih 70 suara. DPRD Provinsi, jumlah perolehan suara 334, terdapat selisih 117 suara. DPRD Kabupaten, jumlah perolehan suara 370, terdapat selisih 153 suara. Sementara di TPS 14 Tiga, dari DPT 253, jumlah suara digunakan 216. Akan tetapi, jumlah perolehan suaranya justru melebihi, yakni 332 suara. Jika dibandingkan antara jumlah suara yang digunakan dengan jumlah perolehan suara, maka ditemukan selisih 116 suara. Karena ditemukan adanya
selisih tersebut, maka pihak Panwascam merekomendasikan PPK untuk melakukan penghitungan suara ulang. “Jadi, rekomendasi penghitungan suara ulang untuk memastikan apakah itu terjadi karena kesalahan administrasi, salah jumlah atau ada surat suara lebih,” terang Purna. Mengenai kapan penghitungan suara ulang dilakukan, pihaknya belum bisa memastikan. Sebab hingga siang kemarin, rekomendasi yang dikirimkan belum mendapat jawaban dari PPK Susut. Purna mengatakan, nantinya proses penghitungan suara ulang akan dilakukan secara tertutup, disaksikan saksi, pengawas TPS dan KPPS di TPS masing-masing. Ketua KPU Bangli Putu Pertama Pujawan saat dikonfirmasi terpisah mengakui adanya rekomendasi terkait penghitungan suara ulang tersebut. “PPK kita sudah menjawab rekomendasi itu,” katanya. Sebagai tindaklanjut dari rekomendasi itu, rencananya saat rekapitulasi di tingkat PPK Sabtu ini akan dilaksanakan pengecekan kembali. Adapun yang dicek yakni C1 hologram dan C1 plano yang dicocokkan dengan C1 lampiran yang diterima saksi
maupun pengawas TPS. “Jika misalnya terjadi perbedaan, untuk mengklirkan itu, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan pembukaan sampul surat suara untuk dilakukan penghitungan suara ulang di tingkat PPK,” terangnya. Sementara itu disinggung mengenai apa yang menyebabkan terjadinya selisih antara jumlah suara yang digunakan dengan jumlah perolehan suara di kedua TPS tersebut, menurut Pujawan itu ada banyak kemungkinan. Pertama, hal itu kemungkinan terjadi karena adanya kesalahan input data/ salah mengadministrasikan-
nya. Misalnya, satu surat suara yang dicoblos partai dan namanya, diinput duakali. “Artinya coblosan partainya dimasukkan ke partai, coblosan caleg juga dimasukan ke caleg. Perhitungannya lho ini. Padahal susat suaranya satu. Bisa saja seperti itu. Atau bisa saja mereka salah menginput. Semestinya total surat suara itu di bawah, jumlah totalnya, baik perhitungan suara partai dan caleg, tetapi penulisannya itu ditulis di suara partai. Sehingga antara pengguna surat suara dengan perolehan suara partai dan caleg tidak balance,” jelasnya. (kmb40)
Bangli (Bali Post) ASN di lingkungan Pemkab Bangli selama masa pemilu diberikan tugas tambahan untuk melaksanakan piket malam di kantor masingmasing. Hal itu dilakukan untuk menjaga kondusivitas dan mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama pesta demokrasi berlangsung. Kabag Protokol, Kerja Sama dan Komunikasi Publik Setda Bangli Cok Bagus Gaya Dirga, Jumat (19/4) kemarin mengatakan, sesuai instruksi Sekda Bangli, tugas piket malam wajib dilaksanakan ASN secara bergilir selama kegiatan pemilu. Piket malam ini sudah dilaksanakan sejak H-3 hingga tiga hari pascapemungutan suara. Piket dilaksanakan mulai sore hingga pagi hari. “Per bagian/OPD ada 1-2 orang pegawai yang piket malam di kantor masingmasing,” terangnya. Lanjut dikatakannya, saat melaksanakan piket malam, pegawai tak hanya berdiam di kantor, namun juga wajib melakukan patroli di sekitar kantor. Pegawai yang telah menjalankan tugas piket malam, akan mendapat dispensasi untuk tidak ngantor
keesokan harinya. Cok Gaya Dirga mengatakan, situasi Bangli selama masa pemilu masih cukup kondusif. Tidak ada permasalahan atau kejadian yang berkaitan dengan pe-
milu. Meski demikian, piket malam tetap dilaksanakan untuk menjaga keamananan dan mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di sekitar kantor. (kmb40)
Cok Bagus Gaya Dirga
Bali Post/kmb40
Bangli (Bali Post) – Peternak anjing kintamani di Desa Sukawana, Kintamani mengharapkan adanya perhatian lebih dari pemerintah terhadap keberadaan anjing jenis ini. Terlebih saat ini anjing yang memiliki ciri khas bulu tebal pada leher dan dikenal cerdas tersebut telah mendapat pengakuan sebagai anjing ras dunia dari Federation Cynologique International (FCI). Salah seorang peternak anjing kintamani di Desa Sukawana, Ketut Nonog, saat dihubungi Jumat (19/4) kemarin, mengaku sudah mendengar kabar pengakuan anjing kintamani sebagai anjing ras dunia. Sebagai peternak dan masyarakat Kintamani dirinya tentu cukup bangga dengan adanya pengakuan dari FCI tersebut. Namun, sebagai peternak dirinya mengharapkan pengakuan yang telah didapat anjing kintamani ini, tak berhenti sebatas pengakuan. Pemerintah, baik kabupaten maupun provinsi, diharapkan bisa memberikan perhatian lebih terhadap keberadaan dan perkembangan anjing Kintamani yang habitat aslinya berada di Banjar Paket, Desa Sukawana. Perhatian yang dimaksud, baik berupa pembinaan terhadap para peternak, juga berupa pemberian bantuan pakan.
Nonog mengungkapkan, sampai saat ini, pengembangbiakan anjing kintamani di Desa Sukawana, masih dilakukan dengan cara tradisional, yakni dengan cara meliarkannya. Peternak memilih tidak memeliharanya dalam kandang lantaran terkendala mahalnya biaya pakan dan perawatan. Tidak sebanding dengan harga jual. ‘’Karena mahal, jadi dibiarkan saja liar. Pakan yang diberikan belum terjamin, hanya ketela, kadang sisasisa. Perhatian peternak soal pakan agar kualitasnya bagus, tidak ada,’’ ungkap pria yang juga Perbekel Desa Sukawana tersebut. Agar kualitas anjing kintamani di habitat aslinya tetap terjaga, dirinya sangat mengharapkan pemerintah dapat membantu dan memerhatikan para peternak anjing kintamani di desanya. Kelompok peternak anjing kintamani yang sudah ada selama ini, diharapkan dapat diberikan pembinaan secara rutin. ‘’Kalau betul-betul mau mengangkat anjing kintamani, kami harapkan ada perhatian. Bagaimana cara pemeliharaan, dan dari segi pakannya juga dibantu. Tidak perlu dikasi bantuan uang, pakan saja cukup. Karena dari biaya pakan dan perawatan sangat mahal,’’ harapnya. (kmb40)
Ditabrak ’’Pick-Up’’ Pengendara Motor Luka Kepala Bangli (Bali Post) Seorang pengendara motor mengalami luka robek pada kepala belakangnya, setelah kendaraannya ditabrak mobil pick-up dari arah berlawanan. Kecelakaan lalu lintas yang telah ditangani Satlantas Polres Bangli tersebut terjadi di Jalan Raya Jurusan Gianyar-Bangli tepatnya di Banjar Tanggahan Talangjiwa, Desa Demulih, Kamis (18/4). Pengendara motor tersebut Kadek Kumala Dewi (16), warga Banjar Tanggahan Talangjiwa, Desa Demulih, Susut. Sementara mobil pick-up bernopol DK 9667 KI dikemudikan M. Efendi,
warga Desa Keramas, Blahbatuh, Gianyar. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.30 Wita. Awalnya sepeda motor yang dikendarai Kumala Dewi datang dari arah utara dengan tujuan ke selatan. Sesampainya di tempat kejadian, dari arah berlawanan tiba-tiba datang mobil pick-up warna cokelat yang dikemudikan Efendi. Mobil yang saat itu mengambil haluan terlalu ke kanan, tak bisa menghindar hingga kemudian menabrak sepeda motor Kumala Dewi hingga terjatuh. Kerasnya benturan menyebabkan pengendara motor mengalami luka robek pada kepala bagian
belakang kanan dan bengkak pada tangan kanannya hingga dilarikan ke RSU Bangli. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi, Jumat (19/4) kemarin, mengatakan saat kejadian pengendara motor tidak memakai helm SNI dan tidak membawa SIM. Berdasarkan hasil penanganan Satlantas, disimpulkan kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi akibat kurang hati-hatinya pengemudi mobil jenis pickup tersebut saat berbelok. ‘’Pengemudi pick-up mengambil haluan terlalu ke kanan sehingga menyebabkan kecelakaan,’’ terangnya. (kmb40)
Bali Post/kmb40
“Jadi, rekomendasi penghitungan suara ulang untuk memastikan apakah itu terjadi karena kesalahan administrasi, asalah jumlah atau ada surat suara lebih.” Nengah Purna
ASN Ditugaskan Piket Malam Selama Pemilu
Bali Post/kmb40
Bali Post/kmb40
LAKALANTAS - Petugas Satlantas menangani kasus lakalantas di Banjar Tanggahan Talangjiwa, Desa Demulih, Kamis (18/4).
Sabtu Kliwon, 20 April 2019
PSSI Denpasar Tetapkan Manajer Tim Denpasar (Bali Post) – Askot PSSI Denpasar ingin sedini mungkin membentuk tim sepak bola dan tim futsal yang akan diterjunkan pada Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan, September mendatang. Untuk itu, mereka bergerak cepat dengan menetapkan dua manajer tim. Kedua manajer tersebut diputuskan dalam rapat pengurus PSSI Denpasar dan klub-klub anggotanya. ‘’Sepak bola manajernya A.A. Sudirka Yoga Semadi alias Gung Civic, sedangkan manajer futsal A.A. Candra Gupta (Turah Mantri),’’ jelas Humas PSSI Denpasar Dewa Gede Rai beberapa hari lalu. Manajer tim itu masing-masing diberikan wewenang menunjuk tim pelatih sekaligus melakukan seleksi pemain untuk memperkuat tim sepak bola dan futsal Porprov Denpasar. Pelatih yang dipilih harus berlisensi minimal kepelatihan C nasional. Bahkan, futsal telah mengumumkan rencana mengadakan seleksi pemain secara terbuka. Menurut Dewa Rai, rapat juga membahas soal Musyawarah Kota (Muskot) PSSI Denpasar guna memilih ketua dan pengurus baru. Apalagi Ketua PSSI Denpasar Eko Supriadi minta agar muskot dilaksanakan bulan ini, karena Mei mendatang masa tugas kepengurusannya sudah habis. ‘’Muskot akan digelar secepatnya, setelah pembentukan panitia pelaksana (panpel) dalam waktu dekat,’’ ungkap pria yang juga Humas KONI Denpasar ini. (kmb)
Djokovic Menang Mudah
Monte Carlo – Unggulan teratas Novak Djokovic asal Serbia dan juara 11 kali Rafael Nadal (Spanyol) menang mudah untuk lolos ke babak perempatfinal turnamen tenis Monte Carlo Masters, Monaco, Jumat (19/4) kemarin. Djokovic memperpanjang kemenangan beruntunnya atas Taylor Fritz (AS) dengan skor 6-3, 6-0 di babak ketiga. Juara turnamen dua kali itu kini menang sembilan kali berturut-turut atas petenis AS sejak dikalahkan Sam Querrey di Wimbledon pada 2016. Nadal mengulangi kemenangan semifinal tahun lalu atas Grigor Dimitrov (Bulgaria) untuk ke-12 kalinya dengan skor 6-4, 6-1. Djokovic selanjutnya menghadapi Daniil Medvedev (Rusia), Nadal sudah ditunggu Guido Pella (Argentina). (afp/kmb)
Soal PSU Soal PSU, Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan mengatakan, rekomendasi PSU yang sudah jelas sebetulnya baru untuk satu TPS di Jembrana. Kalaupun dilaksanakan PSU, pihaknya mengupayakan dilaksanakan hari Sabtu atau Minggu supaya semua masyarakat bisa hadir tanpa terkendala harus bekerja dan lainnya.
Sementara rekomendasi PSU pada satu TPS di Tabanan, Lidartawan mengaku masih melakukan pengecekan. Di luar masalah PSU, pihaknya tak menampik memang ada temuan dari Bawaslu terkait logistik. ‘’Itu kan tidak ada masalah, yang penting pelayanan kepada masyarakat. Kalaupun ada itu (pelanggaran - red), saya tinggal menunggu rekomendasi. Apakah dengan begitu saya harus mengulang apa tidak, gitu saja,’’ jelasnya. (rin/bit)
Menghadap Presiden Selebihnya, Gubernur Wayan Koster mengaku telah mohon jadwal menghadap Presiden untuk menyampaikan aspirasi pembangunan masyarakat Bali ke depan. Gubernur Koster akan menyampaikan sejumlah agenda strategis yang dirancang dan telah didesain dan diluncurkan untuk merawat dan menjaga peradaban Bali ke depan. ‘’Saya berharap pusat memberikan perhatian khusus kepada Bali. Aspirasi ini akan saya sampaikan secara khusus pula kepada Presiden,’’ jelasnya. Sementara itu, selaku Gubernur Bali, Wayan Koster mengapresiasi antusiasme masyarakat yang datang ke TPS untuk menyalurkan hak pilihnya dalam pemilu serentak, Rabu (17/4) lalu. Selain itu, pemilu yang terdiri dari pemilihan presiden dan wakil presiden, DPD-RI, DPR-RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota juga telah berlangsung dengan nyaman, aman, dan damai serta lancar dan sukses. ‘’Dari hasil pemantauan langsung maupun tidak lang-
sung, melalui jajaran partai serta lembaga lain memperlihatkan bahwa masyarakat berbondong-bondong dengan antusias dan bergembira datang ke TPS menggunakan hak pilihnya,’’ ujar Koster saat memberikan keterangan pers bersama Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati di Jaya Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Kamis (18/4) lalu. Koster menambahkan, hal ini telah sesuai dengan harapan dan imbauan Gubernur bersama PHDI Bali dan MUDP, serta kepolisian dan berbagai lembaga lainnya. Pihaknya pun optimis, target partisipasi yang dipasang KPU Bali sebesar 80 persen dapat tercapai. Kepada penyelenggara pemilu yakni KPU dan Bawaslu beserta jajaran serta Kapolda Bali, Pangdam IX/Udayana dan Danrem, Ketua DPD PDI-P Bali ini mengucapkan terima kasih karena sudah melaksanakan tugas dengan baik. Begitu juga kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi mendukung penyelenggaraan pemilu serentak di Bali. ‘’Secara khusus, saya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada krama Bali yang
OLAHRAGA Liga Inggris
City Siap Bereaksi Lawan Tottenham
London – Manchester City kembali menjamu Tottenham Hotspur di Stadion Etihad. Jika Kamis lalu di kancah Liga Champions, Sabtu (20/4) malam ini dalam lanjutan kompetisi Liga Utama Inggris. Hasil duel ini memiliki implikasi besar bagi upaya City memenangkan gelar dan harapan Spurs lolos ke Liga Champions lagi musim depan. Pasukan Pep Guardiola berjarak lima pertandingan lagi untuk menjadi tim pertama dalam satu dekade yang mempertahankan trofi Liga Primer. Namun, Liverpool memimpin dengan dua poin karena lebih banyak memainkan pertandingan daripada saingannya itu. City yang berada di jalur meraih empat gelar, bernasib dramatis di perempatfinal Liga Champions. Menang 4-3, The Citizens tersingkir menyusul agregat 4-4 karena Spurs diuntungkan oleh gol tandang menyusul kemenangan 1-0 di kandang pada laga pertama. “Kami harus berdiri dan harus bereaksi. Kami banyak bertarung dalam sembilan atau 10 bulan terakhir untuk Liga Primer. Kami masih di sana, itu di tangan kami. Tentu saja itu sulit, tetapi kami harus melakukannya hingga akhir,” tegas Guardiola usai laga. Pep bisa memainkan Fernandinho, Leroy Sane, Riyad Mahrez, Gabriel Jesus, Nicolas Otamendi, dan John Stones yang berada di bangku telah menggunakan hak pilihnya datang ke TPS,’’ imbuhnya. Terhadap hasil hitung cepat, lanjut Koster, berbagai lembaga survei telah menunjukkan indikasi kemenangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebesar 53-55 persen. Di Bali khususnya, persentase kemenangan bahkan mencapai di kisaran 90 persen. Ini termasuk indikasi kemenangan untuk PDI-P secara nasional dan khususnya di Bali. Menurutnya, hasil ini mesti disikapi dengan rasa syukur dan bahagia. Tidak perlu ada pesta kemenangan, namun tetap menjaga situasi dan kondisi di Bali agar tetap kondusif, memelihara persatuan dan kesatuan, dan menghormati semua pihak. ‘’Termasuk (menghormati - red) Tim Pasangan Prabowo-Sandiaga Uno di Bali, dengan tidak memancing atau terpancing dari pihak manapun juga sebagai bentuk komitmen bersama nindihin gumi Bali,’’ jelasnya. Selanjutnya, Koster mengajak semua pihak menunggu hasil resmi penghitungan dari KPU. Proses dan tahapan penghitungan suara oleh KPU agar dikawal dengan penuh kesabaran dan berlapang dada. (ad764)
Sabtu, 20 April 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Dharma Santhi (5) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07:35 Wita Sehat & Bugar Line Dance 08:00 Wita Ocydia Home Shopping 08:30 Wita Bali Channel Tourist TV 09:00 Wita Seputar Bali Terkini 09:05 Wita Kartun Uttara Kanda (1) 09:30 Wita Belajar Menggambar Membuat Dinosaurus 10:00 Wita Seputar Bali Terkini
10:05 Wita Galeri Musik 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 11:30 Wita Ocydia Home Shopping 12:05 Wita Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih lan Mapadudusan Agung, Ngusaba Desa, Ngusaba Nini (1) 12:30 Wita Bali Channel Tourist TV 13:00 Wita Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe 14:00 Wita Ocydia Home Shopping 14:30 Wita Yowana Magz Yoga Stansha SMA 2 Semarapura,Juara I Yoga SMA/SMK 15:00 Wita Seputar Bali Terkini 15:05 Wita Parameter 16:00 Wita Seputar Bali Terkini
15
16:05 Wita Lila Cita Sanggar Agung Smara Dwipa (2) 17:00 Wita Dunia Kita 17:15 Wita Seputar Bali Malam 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali Malam 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Satu Jam Shaeker Head 21:00 Wita Classic Bali TV 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Pura Tanjung Sari Sanur (4) 23:00 Wita Seputar Bali Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping 23:30 Wita Folk Song
cadangan saat bersua Spurs. Sebaliknya, Tottenham tetap tanpa Harry Kane dan sekarang sangat kekurangan di lini tengah setelah Moussa Sissoko cedera. Tottenham disusul Liverpool ke semifinal Liga Champions lewat kemenangan 4-1 atas tuan rumah FC Porto. Pasukan Jurgen Klopp kini telah memenangkan delapan pertandingan berturut-turut di semua kompetisi dan berpeluang mendapatkan gelar liga utama pertama selama 29 tahun jika City tergelincir. Semifinal Liga Champions kontra Barcelona menunggu, tetapi The Reds fokus bertandang ke Cardiff pada Senin lusa. Liverpool memiliki catatan yang jauh lebih nyaman dibandingkan City, namun Cardiff mengalahkan Brighton pada pertengahan pekan untuk kembali ke peringkat 18 klasemen sementara. “Kami bermain melawan Cardiff, itu ada dalam pikiran saya dan bukan bagaimana kami bermain menghadapi Barcelona,” ujar manajer Jurgen Klopp.
Liga Eropa Pedro Rodriguez menjadi bintang saat C he l se a m e n gatasi Slavia Prague 4-3 di Stamford Bridge, sedangkan Arsenal mengalahkan tuan rumah Napoli 1-0 untuk lolos ke semifinal Liga Eropa. Gol-gol Chelsea disumbangkan Pedro Rodriguez (2 gol), bunuh diri Simon Deli dan Olivier Giroud sehingga unggul agregat 5-3. Lawan The Blues di empat besar adalah Eintracht Frankfurt yang di partai lain menyingkirkan Benfica lewat gol tandang. “Kami efisien di depan dan solid di belakang tetapi menurunkan intensitas setelah istirahat,” ungkap Giroud
yang mencetak gol ke-10 di Liga Eropa kepada BT Sport. “Kami memulai dengan sangat buruk di babak kedua tetapi saya benar-benar bahagia karena bermain bagus di 45 menit pertama,’’ tambah manajer Maurizio Sarri. Sementara itu, Alexandre Lacazette mencetak satusatunya gol Arsenal ke gawang Napoli guna melaju ke babak semifinal dengan agregat 3-0. Pelatih Arsenal Unai Emery yang menargetkan gelar Liga Eropa
keempat bakal bereuni dengan mantan klubnya Valencia yang menang agregat 5-1 atas sesama klub Spanyol, Villarreal. “Saya tidak tahu apakah ini penampilan terbaik kami musim ini, tapi itu bagus terutama setelah mengalahkan Watford. Tujuan kami adalah mencetak gol. Kami melakukan itu untuk menang dan konsisten selama 90 menit. Saya sangat bangga terhadap para pemain dan pekerjaan kami. Para pemain menunjukkan kepribadian,” papar Emery. (afp/ kmb)
TEBUS – Sergio Aguero bertekad menebus kegagalan Manchester City di Liga Champions.
Bali United Jamu Persija 26 April
Mangupura (Bali Post) – Jadwal laga babak 8 besar turnamen Piala Indonesia 2018 telah resmi dirilis oleh PSSI. Bali United akan terlebih dulu menjamu Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (26/4) nanti mulai pukul 16.30 Wita. Bali United sudah melakukan beberapa kali uji coba di sore hari dan hal tersebut menjadi modal untuk tim Serdadu Tridatu menjalani laga kontra Persija. ‘’Saya rasa tidak ada masalah bermain sore hari. Kami juga sebelumnya sempat beberapa kali menjalani uji coba pukul 16.00. Jadi, hal tersebut juga menjadi bagian dari persiapan kami menghadapi pertandingan sore hari,’’ ujar pelatih kepala Stefano Cugurra dikutip dari situs Bali United, Jumat (19/4) kemarin.
Mengenai bermain di kandang lebih dulu, ia manyatakan asuhannya akan bekerja keras baik pada pertandingan kandang maupun tandang. ‘’Khusus bermain di kandang, tentu kami ingin menang di hadapan suporter,’’ imbuh pelatih yang akrab disapa Teco ini. Ditanya terkait kemungkinan bisa diturunkannya Melvin Platje dan Ilija Spasojevic, pria asal Brazil itu mengatakan masih menunggu kondisi kedua penyerang tim Serdadu Tridatu tersebut. Tetapi kalau mereka harus absen, pihaknya masih memiliki pemain depan lainnya yang diyakini mampu membantu tim meraih hasil terbaik. Sepekan kemudian giliran Fadil Sausu dan kawankawan bertandang ke markas Persija. Laga kedua ini akan
berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (4/5) mendatang. Pertemuan Bali United dengan Persija akan menjadi laga yang menarik untuk dinantikan. Rekor pertemuan kedua tim yang saling mengalahkan di kompetisi Liga 1 2018 menjadi salah satu
faktornya. Selain itu, Stefano Cugurra adalah mantan arsitek tim Macan Kemayoran. Beberapa penggawa tim Serdadu Tridatu juga sempat berkostum Persija seperti Willian Pacheco, Michael Orah, Gunawan Dwi Cahyo, Leonard Tupamahu dan Sutanto Tan. (kmb)
balipost http://facebook.com/balipost
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Sabtu Kliwon, 20 April 2019
Diapresiasi, Antusiasme Masyarakat Bali Datang ke TPS
Denpasar (Bali Post) Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi antusiasme masyarakat yang datang ke TPS untuk menyalurkan hak pilihnya dalam pemilu serentak, Rabu (17/4) lalu. Selain itu, pemilu yang terdiri dari pemilihan presiden dan wakil presiden, DPD-RI, DPR-RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota juga telah berlangsung dengan nyaman, aman, dan damai serta lancar dan sukses. ‘’Dari hasil pemantauan langsung maupun tidak langsung, melalui jajaran partai serta lembaga lain memperlihatkan bahwa masyarakat berbondong-bondong dengan antusias dan bergembira datang ke TPS menggunakan hak pilihnya,’’ ujar Koster saat memberikan keterangan pers bersama Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati di Jaya Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Kamis (18/4). Koster menambahkan, hal ini telah sesuai dengan harapan dan imbauan Gubernur bersama PHDI Bali dan MUDP, serta kepolisian dan berbagai lembaga lainnya. Pihaknya pun optimis, target partisipasi yang dipasang KPU Bali sebesar 80 persen dapat tercapai. Kepada penyelenggara pemilu yakni KPU dan
Bawaslu beserta jajaran serta Kapolda Bali, Pangdam IX/ Udayana dan Danrem, Ketua DPD PDI-P Bali ini mengucapkan terima kasih karena sudah melaksanakan tugas dengan baik. Begitu juga kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi mendukung penyelenggaraan pemilu serentak di Bali. ‘’Secara khusus, saya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada krama Bali yang telah menggunakan hak pilihnya datang ke TPS,’’ imbuhnya. Terhadap hasil hitung cepat, lanjut Koster, berbagai lembaga survei telah menunjukkan indikasi kemenangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebesar 53-55 persen. Di Bali khususnya, persentase kemenangan bahkan mencapai di ki saran 90 persen. Ini termasuk indikasi kemenangan
untuk PDI-P secara nasional dan khususnya di Bali. Menurutnya, hasil ini mesti disikapi dengan rasa syukur dan bahagia. Tidak perlu ada pesta kemenangan. Namun, tetap menjaga situasi dan kondisi di Bali agar tetap kondusif, memelihara persatuan dan kesatuan, dan menghormati semua pihak. ‘’Termasuk (menghormati - red) tim pasangan Prabowo-Sandiaga Uno di Bali, dengan tidak memancing atau terpancing dari pihak manapun juga sebagai bentuk komitmen bersama nindihin gumi Bali,’’ jelasnya. Selanjutnya, Koster mengajak semua pihak menunggu hasil resmi penghitungan dari KPU. Proses dan tahapan penghitungan suara oleh KPU agar dikawal dengan penuh kesabaran dan berlapang dada. (kmb32)
KPPS - Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 18 Desa Penarungan, Badung, Bali, Rabu (17/4). Tingkat partisipasi pemilih di Bali diperkirakan meningkat sesuai target KPU yakni 80 persen.
PDI-P Diperkirakan Kuasai Semua Pihak Diminta Tahan Diri Tunggu Hasil Resmi KPU Kursi DPRD Seluruh Bali Denpasar (Bali Post) Ketua DPD PDI Perjuangan (PDI-P) Bali yang juga Gubernur Bali Wayan Koster optimis partai yang dipimpinnya akan meraih kemenangan mutlak di Pulau Dewata. Untuk DPR-RI, misalnya, Koster yakin PDI-P mampu meraih minimal lima kursi, bahkan bisa lebih. Pun di DPRD provinsi dan kabupaten/ kota, kursi yang diraih PDI-P juga diperkirakan meningkat dari pemilu sebelumnya. ‘’Kalau melihat surveinya dan melihat data yang masuk sekarang ini untuk DPR-RI itu lima kursi yakin saya, jadi nambah satu kursi. Kemungkinan jadi enam,’’ ujarnya di Denpasar, Kamis (18/4). Koster menambahkan, perolehan suara partai untuk DPR-RI sampai saat ini sudah di atas 55 persen. Demikian pula untuk perolehan suara DPRD provinsi juga sudah di kisaran tersebut. Kursi yang bisa diraih diperkirakan meningkat dari 24 menjadi 30 kursi dari total 55 kursi DPRD Bali. Untuk DPRD kabupaten/kota, pihaknya meyakini persentase perolehan suara tidak akan jauh berbeda. ‘’Saya perkirakan PDI Perjuangan akan menang di semua kabupaten/kota di Bali. Dulu kan kalah di Karangasem dan Klungkung. Di Klungkung kita menang, Karangasem menang. Dulu kan tujuh kursi, dugaan saya sekarang minimum sembilan kursi ke atas,’’ jelasnya. Sementara untuk perolehan suara Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Koster menyebut mencapai di kisaran 92 persen. Persentase ini bahkan tertinggi di antara 34 provinsi di Indonesia. Joko Widodo bahkan langsung meneleponnya pada pukul 18.30, Kamis lalu. Selain mengapresiasi dukungan dari
rakyat Bali, Jokowi juga mengundangnya untuk datang ke Istana Negara pekan depan. Pencapaian ini tidak lepas dari cara Presiden berkomunikasi dengan masyarakat Bali. Salah satunya lewat acara tatap muka antara Presiden dengan para tokoh masyarakat se-Bali yang diinisiasinya di Ardha Candra, Art Center, 22 Maret lalu. ‘’Dengan Pak Jokowi kembali memimpin Indonesia untuk periode yang kedua ini, kita berharap dengan satu jalur (Jokowi dan Koster sama-sama kader PDI-P - red), apa rencana yang kami bangun di Bali mendapat dukungan penuh dari Presiden,’’ imbuhnya. Di antaranya, lanjut Koster, rencana infrastruktur darat, laut, dan udara secara terintegrasi dan terkoneksi di Bali untuk pelayanan publik serta peningkatan kualitas pelayanan kepariwisataan di Bali. Selain untuk prioritas tersebut, juga diharapkan ada bantuan anggaran untuk membangun Pusat Kebudayaan Bali dan dukungan anggaran bagi pelestarian adat istiadat, seni budaya, dan kearifan lokal. Di sisi lain, Koster mengimbau agar kemenangan ini tidak dirayakan dengan berpesta pora. Namun, cukup memanjatkan doa sebagai ungkapan raya syukur. (kmb32)
Jakarta (Bali Post) – Pendiri Rumah Milenial yang mewadahi anak-anak muda kreatif dari berbagai provinsi meminta semua pihak menahan diri untuk melakukan manuver politik yang berpotensi memancing kegaduhan dan menunggu hasil resmi perhitungan dari KPU. Pendiri Rumah Milenial Sahat Martin P. Sinurat di Jakarta, Jumat (19/4) kemarin, mengatakan anak-anak muda milenial telah turut serta meramaikan dan berpartisipasi aktif dalam Pemilu 2019. ‘’Pada 17 April 2019, kita telah selesai melaksanakan pemilihan umum. Pemilu ini mendapat apresiasi banyak negara karena ini adalah pertama kalinya suatu negara mampu melaksanakan Pemilihan Presiden, DPD, DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota serentak dalam satu hari pelaksanaan,’’ katanya. Pihaknya juga mengapresiasi pemilu damai yang telah
berjalan dengan lancar. Namun, ia menggarisbawahi bahwa walaupun hasil Quick Count dari berbagai lembaga survei yang terverifikasi KPU sudah dikeluarkan, namun secara konstitusional, penghitungan suara masih dilaksanakan oleh KPU. ‘’Ketua Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman mengatakan pihaknya menetapkan hasil Pemilu 2019 secara nasional paling lama 35 hari pascapemungutan suara, Rabu, 17 April 2019. Dengan demikian, hasil resmi Pemilu 2019 baru bisa diketahui paling lama pada 22 Mei 2019,’’ katanya. Oleh karena saat ini penghitungan suara masih dilakukan oleh KPU, ia meminta setiap pihak, khususnya pasangan calon, tim sukses, dan para pendukung pasangan calon untuk dapat menjaga kondusivitas dan keamanan. ‘’Para elite politik diharapkan untuk tidak mengeluarkan kalimatkalimat provokatif yang dapat
menimbulkan ketegangan dan keributan di tengah masyarakat,’’ katanya. Pihaknya mengajak semua pihak untuk menghormati tahapan proses pemilu dan tidak melakukan tindakan yang inkonstitusional. ‘’Mari kita hormati tahapan proses pemilu kita dan tidak melakukan langkah-langkah yang inkonstitusional. Seharusnya kita sudah dewasa dalam berdemokrasi, menempuh jalur konstitusional jika ada ketidakpuasan terhadap hasil pemilu, dan siap menang ataupun kalah,’’ katanya. Sahat yang juga aktivis lintas agama itu sekaligus mengapresiasi TNI dan Polri yang akan menindak tegas setiap aksi penolakan terhadap hasil pemilu yang dianggap inkonstitusional. ‘’Kami mengharapkan TNI dan Polri dapat menjaga stabilitas ketertiban dan keamanan di tengah masyarakat, khususnya dalam tiga hari ini, sebagian
Bali Post/ant
SYUKURAN PEMILU DAMAI — Sejumlah pedagang dan warga mengikuti doa bersama dan berbagi jenang sungsum di pasar setempat, Solo, Jawa Tengah, Kamis (18/4). Acara tersebut sebagai ungkapan syukur penyelengaraan Pemilu 2019 yang berlangsung aman dan lancar. masyarakat Indonesia sedang melaksanakan hari raya keagamaan. Kami harapkan para elite politik dan juga setiap lapisan masyarakat
dapat saling menghormati dan menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan oleh kita bersama,’’ katanya. (ant)
Mahfud MD: Sampai Saat Ini Belum Ada Pemenang Resmi Pemilu 2019 Sleman (Bali Post) Di tengah klaim pihak tertentu yang menyatakan kemenangannya, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menegaskan jika hingga saat ini belum ada pemenang resmi dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Hal ini didasarkan pada belum adanya pengumuman resmi dari pihak penyelenggara pemilu. Tahapan pemilu saat ini baru usai pemungutan suara. Peserta pemilu
diharapkan untuk berkonsentrasi mengawal proses penghitungan suara. ‘’Pemenang pemilu, termasuk pilpres baru bisa diketahui saat pengumuman rekapitulasi suara pada 22 Mei 2019 oleh KPU,’’ kata Mahfud MD di Sleman, Jumat (19/4) kemarin. Menurutnya, hasil quick count atau hitung cepat masing-masing orang boleh percaya dan boleh tidak. ‘’Namun hasil quick count percaya atau tidak, itu tidak mengikat belum resmi. Hasil hitungan internal masing-masing pihak juga belum resmi,’’ katanya. Mahfud mengimbau kepada semua pihak agar tidak bertindak di luar konstitusi, terutama untuk peserta pemilu. ‘’Kontestan pemilu untuk cukup mengawasi penghitungan sampai tiba tanggal penetapan oleh KPU, yaitu 22 Mei 2019,’’ katanya.
Ia juga meminta semua pihak agar tidak bertindak di luar konstitusi, yang bisa dilakukan adalah mengawasi proses serta mengumpulkan atau menyiapkan bukti-bukti di setiap kecamatan, ketika penghitungan di kecamatan termasuk penghitungan di kabupaten atau kota. ‘’Nanti dibawa semua sebagai bukti, apalagi jika merasa ada kecurangan, pada 22 Mei itu ada di mana yang keliru,’’ katanya. Menurut Mahfud, jika nantinya pada tanggal 22 Mei yaitu saat pengumuman oleh KPU ada pihak yang tidak puas, maka bisa mengajukan gugatan. ‘’Tentunya proses pengajuan gugatan pemilu itu melalui Mahkamah Konstitusi (MK). Instrumen hukum sudah disediakan oleh konstitusi dan negara ini untuk tidak berlaku curang,’’ katanya. (ant)
Ditargetkan 50 Persen Industri Pariwisata Memakai Hormel Bali
Wonderful Indonesia
Hotel, Villa dan Restoran
Makanan yang dibuat dari olahan Hormel.
Dukung Pariwisata, Bahan Baku Makanan Harus Berkualitas
PARIWISATA Bali harus didukung berbagai sektor dan komponen, mulai dari akomodasi, restoran, objek wisata, makanan, dan minuman, dan lain-lain. Khusus makanan dan minuman serta bahan bakunya harus didukung dengan produk berkualitas, karena makanan berperan penting dalam pariwisata. Apalagi wisatawan yang datang ke Bali dari berbagai negara yang notabene biasa mengonsumsi makanan dengan pengolahan yang canggih dan higienis. Seperti Chef Benny Zhu, chef asal Shanghay, memasak dengan produk berkualitas asal Amerika yaitu Hormel, yang dominan diproduksi adalah pork (daging babi). Ia melakukan demo memasak pada acara Launch Hormel Feast, belum lama ini di Hatten Wine Building, Sanur. Chef di Bali juga menyukai memasak daging babi (pork) dari produk Hormel. Selain karena tamu menginginkan produk tersebut, juga karena
mudah dimasak, enak rasanya dan aromanya sedap. Hormel adalah merek produk makanan asal Amerika Serikat. Terdiri dari bacon, ham, dll. Selain itu, Hormel juga memiliki produk butter yang telah ada di Indonesia sebelumnya yang bernama Skippy. Owner Megafood Trading Hidayat yang memasarkan produk Hormel di Indonesia menuturkan, selama ini merek Hormel didapat dari Singapura, sehingga industri ataupun rumah tangga yang membutuhkan produk tersebut mesti mengimpor ke Australia. Namun bulan Mei nanti, Hormel akan diimpor langsung dari AS, sehingga harganya bisa lebih murah. Ia sendiri tertarik memasarkan Hormel ini karena belum ada agen yang memasukkannya ke Bali. ‘’Jadi kita pasarkan karena memang dipakai dibutuhkan oleh hotel–hotel dan restoran,’’ tandasnya. Terlihat chef dan undangan yang hadir pada kesempatan
tersebut tertarik, karena selama ini Hormel hanya mereka lihat di google dan website. Namun sekarang sudah tersedia di Bali. Hormel dikatakan sudah dikenal di dunia, terutama di Singapura dan Hongkong. Hormel adalah produk olahan babi yang pertama di dunia. Saat ia diajak melihat proses pembuatan produk tersebut, ia melihat proses pembuatannya dengan mesin–mesin canggih. Babi yang digunakan adalah jenis babi rock dengan ukuran badan agak panjang. Selain itu bibit babi yang diternakkan juga bagus sehingga dagingnya agak lebar. Babi tersebut diternakkan dengan baik, tidak diliarkan. Kualitas dagingnya tergantung makanan yang dimakan babi tersebut. ‘’Kalau babi yang makanannya bagus, ya… dari rasanya dijamin biasanya dijamin bersih bagus, farm-nya bersih bagus, makanannya dijamin, pasti bagus,’’ ungkapnya.
Chef Benny Zhu, chef asal Shanghay, melakukan demo memasak. Produk makanan yang berkualitas seperti Hormel, dikatakan, juga sangat penting dalam menunjang pariwisata, karena memengaruhi citra pariwisata Bali. Sehingga pemilihan bahan baku makanan dan minuman menjadi sangat penting untuk mendukung pariwisata Bali. Di Bali ia meyakini banyak yang menyukai, apalagi Bali
adalah kawasan wisata yang notabene banyak turis asing yang telah mengenal dan merasakan enaknya produk Hormel tersebut. Di Bali juga ada ekspatriat yang sudah lama tinggal di Bali, yang selama ini kebingungan mencari produk ini. Targetnya, 50 persen restoran dan hotel di Bali menggunakan produk Hormel, ia sudah bersyukur. (ad761)