Skip to main content

Edisi Kamis 19 Desember 2019 | balipost.com

Page 1

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis k. nadha

12 HALAMAN

HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

NOMOR 124 TAHUN KE 72

Online:http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Pengemban Pengamal Pancasila

kamis pon, 19 DESEMBER 2019

balipost http://facebook.com/balipost

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pelaku Begal Anggota Ormas

Tunggakan BPJS Capai Rp 10,7 M

Proteksi Petani Garam Kusamba

Polresta Denpasar ungkap kasus begal yang melibatkan tersangka I Made Deni Dwi Pranata alias Fery dan M. Arif Saputra. Salah satunya merupakan anggota ormas dan residivis sejumlah kasus.

Tunggakan pembayaran iuran BPJS Kesehatan di Kabupaten Gianyar terbilang cukup besar. Berdasarkan data BPJS, dari 500.154 penduduk Gianyar, ada 10 ribu lebih peserta tidak taat bayar iuran. Jumlah itu jika ditotal mencapai Rp10,7 miliar GIANYAR | HAL. 6

Klungkung menyiapkan langkah serius dalam memproteksi petani garam Kusamba. Klungkung telah mendatangkan Bekraf untuk melakukan penelitian. Hasilnya menjadi dokumen permohonan urus izin.

DENPASAR | HAL. 2

KLUNGKUNG | HAL. 7

Bertemu Puan Maharani, Gubernur Koster Mohon Dukungan RUU Provinsi Bali

PUAN MAHARANI - Gubernur Bali Wayan Koster menyerahkan plaket kepada Ketua DPR-RI Puan Maharani saat diterima di Gedung Utama Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Rabu (18/12) pagi.

Calon Dewas KPK

Harian Bisnis Bali

www.bisnisbali.com

Harian DENPOST Khawatir Serangan ”Tabuan Sirah” Merebaknya serangan tabuan sirah atau vespa affinis di beberapa daerah di Jawa, juga mengkhawatirkan warga Banjar Pangkung, Desa Delod Peken, Tabanan. www.denpostnews.com

mengakomodasi kebutuhan perkembangan zaman dalam pembangunan daerah Bali. ‘’Saya ingin memproteksi Bali, salah satunya melalui RUU Provinsi Bali. Dari RUU ini, Bali bisa membangun dengan karakter alam, manusia dan bu-

daya lokalnya. Untuk itu, saya mohon dukungan DPR-RI agar RUU ini bisa masuk Prolegnas 2020. Meskipun saat ini RUU Provinsi Bali berada di nomor urut 162 dalam Daftar Tunggu Prolegnas, tapi saya ingin agar RUU ini bisa segera disetujui,’’ harap Gubernur Koster. Ditambahkan Gubernur Koster, saat ini berbagai kebijakan telah diambil dalam rangka menjaga alam dan budaya Bali. Di antaranya kebijakan pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai, sedotan dan styrofoam yang tertuang dalam Pergub Nomor 97 Tahun 2018. Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih dan Peraturan Gubernur Bali Nomor 48 Tahun 2019 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Selain itu terkait dengan pelestarian budaya, telah dibuat kebijakan Peraturan Gubernur Bali Nomor 79 Tahun 2018 tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali. Bali merupakan daerah yang lain daripada daerah lainnya di Indonesia. Bali terkenal akan budayanya, sehingga hal ini menjadi perhatian. Karena Bali ini tidak memiliki tambang, batu bara serta yang lainnya. Bali ini hanya mengandalkan alam dan budaya. Hal. 11 Gumi Bali

Penggunaan ABT Tak Terkontrol

Denpasar (Bali Post) Pemanfaatan Air Bawah Tanah (ABT) di Bali, terutama di Badung dan Denpasar, nyaris tak terkendali. Hingga kini belum ada solusi yang tegas dan pasti untuk melakukan kontrol. Aturan yang bertujuan membatasi eksplorasi ABT seolah-olah hanya menjadi macan kertas. Sementara itu, dampak jangka panjang tak terkendalinya pengambilan ABT adalah krisis air yang semakin parah.

P

enelitian Yayasan IDEP Selaras Alam bersama dengan Politeknik Negeri Bali (PNB) yang dirilis awal tahun 2019 lalu menyebutkan telah terjadi intrusi air laut. Salah satunya akibat masifnya pengambilan ABT. Ada lima kabupaten mengalami intrusi yakni Badung, Tabanan, Jembrana, Buleleng dan Karangasem. Sejumlah penelitian menyatakan tiga dampak besar dari pengambilan ABT yang tak terkendali yakni penurunan muka tanah, intrusi air laut dan pencemaran air. Salah satu penggerak Yayasan IDEP, Komang Arya Ganaris, membenarkan soal pengambilan ABT yang tidak terkontrol sudah sangat mengkhawatirkan sehingga memicu krisis air di Bali. ‘’Ya, selain pengaruh perubahan iklim, pengambilan ABT yang tidak terkontrol sudah sangat mengkhawatirkan. Terlebih lagi di Bali yang bergantung dari sektor pariwisata, industri yang dikenal boros penggunaan air,’’ kata pria yang akrab dipanggil Bobby ini. Ironisnya, lanjut Bobby, pengawasan pemerintah terhadap penggunaan ABT melalui berbagai aturan masih sebatas macan kertas. Justru yang dijadikan target adalah pemasukan pajak. ‘’Target besarnya pemasukan pajak, tapi

dibungkus dengan aturan. Jadi bukan untuk melakukan kontrol dan pengawasan,’’ kata Bobby. Sementara itu, ., peneliti di Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) Unud, menyatakan hingga saat ini pengambilan ABT di Bali masih wajar. ‘’Hanya dua daerah yang mungkin sudah berlebihan yakni Badung dan Denpasar,’’ kata Suyarto. Maraknya pengambilan ABT karena secara biaya lebih murah dibandingkan berlangganan PDAM. Namun terkait dampak, Suyarto sepakat bahwa pengambilan ABT akan mengakibatkan penurunan muka air tanah. Ketika kemarau, air tanah akan mengalami penurunan yang sangat dalam. Ditanya mengenai komitmen pemerintah dalam pengawasan dan kontrol pengambilan ABT, Suyarto menilai sudah cukup memadai. Yang menjadi persoalan adalah dana pengawasan memang sangat minim. ‘’Ini menjadi masalah umum di Indonesia. Pengawasan lemah karena soal minimnya dana,’’ katanya. (ata)

KEDALAMAN DANAU DI BALI

DANAU BUYAN

DANAU TAMBLINGAN

87 M

90 M

LUAS DANAU DI BALI

35 M

( PENYUSUTAN 2,5 M)

DANAU BATUR

58 M

( PENYUSUTAN 1-1,5 M)

379 Ha

LUAS DANAU

DANAU BATUR DANAU BUYAN DANAU TAMBLINGAN DANAU BERATAN

360 Ha

110

Ha

1.607,50 Ha jembrana tabanan badung : 14 sungai gianyar

SUNGAI klungkung

DANAU BERATAN

: : : :

40 sungai 26 sungai 21 sungai 11 sungai

bangli karangasem buleleng denpasar

: : : :

40 sungai 54 sungai 56 sungai 11 sungai

NERACA AIR

Ketersediaan

Air Permukaan 6.545,96 juta M3/tahun Air Bawah Tanah 285,15 juta m3/tahun

Total

6.831,11 juta m3/tahun

Kebutuhan 7.558,79 juta M3/tahun

Defisit 727,68 juta M3/tahun

Penggunaan ABT di Bali Pariwisata10 – 150 m3/hari/sumur Industri Air Minum dalam Kemasan10- 150 m3/hari/sumur Rumah Tangga 2 – 5 M3/hari/sumur

Dampak Eksploitasi ABT Penurunan Permukaan Tanah Intrusi Air Laut Pencemaran

Waspadai Fintech Tak Masuk Akal Korban investasi ilegal seperti financial technology (fintech) terus saja terjadi. Hal ini akibat masih banyak masyarakat yang tergiur dengan imingiming keuntungan yang tak masuk akal. Apa yang harus dilakukan?

Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng ini, materi dalam undang-undang tersebut sudah kurang sesuai lagi dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI 1945) dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta kurang mampu

DI BALI

Jokowi Sebut Nama Artidjo dan Albertine Ho Balikpapan (Bali Post) – Presiden Joko Widodo menyebutkan sejumlah nama yang diusulkan sebagai calon anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK mulai dari Taufiequerachman Ruki hingga hakim Albertina Ho. ‘’Dewan Pengawas KPK ya… namanama sudah masuk tapi belum difinalkan karena kan hanya lima, ada dari hakim, ada dari jaksa, ada dari mantan KPK, ada dari ekonom, ada dari akademisi, ada dari ahli pidana,’’ kata Presiden Jokowi dalam diskusi dengan wartawan di Balikpapan, Rabu (18/12) kemarin. Lima orang anggota Dewas KPK rencananya akan dilantik bersama dengan lima orang Komisioner KPK 2019-2023 pada 20 Desember 2019. ‘’Ada hakim Albertine Ho, itu tapi belum diputuskan lho ya, Pak Artidjo, saya ingat tapi lupa, dan belum diputuskan,’’ tambah Presiden sambil menambahkan, nama Ketua KPK jilid I Taufiequerachman Ruki juga diusulkan sebagai calon anggota Dewan Pengawas. Presiden memastikan bahwa orang-orang yang terpilih sebagai Dewan Pengawas adalah orang-orang yang baik. ‘’Saya kira itu namanya ya… nanti ditunggu sehari saja kok, yang jelas nama-namanya nama yang baiklah, saya memastikan nama yang baik,’’ tegas Presiden. Mengenai calon dari jaksa dan ekonom, Presiden belum mau menyebutkan nama-nama mereka. ‘’Jaksa siapa ya, ada jaksa yang tidak aktif lagi (pensiun) kelihatannya, kalau ekonom masuk biar seimbang, (anggota dewan pengawas) pasti baikbaiklah,’’ tambah Presiden. Albertina Ho dikenal sebagai ketua majelis hakim yang menyidangkan kasus suap pegawai pajak Gayus Tambunan. Sedangkan Artidjo Alkostar adalah mantan Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung. Ia mendapat banyak sorotan atas keputusan memperberat vonis terdakwa kasus korupsi. Artidjo sudah pensiun pada Maret 2018. (ant)

GUBERNUR Bali Wayan Koster terus berusaha agar Rancangan Undang-undang (RUU) Provinsi Bali yang merupakan Revisi Undang-undang (UU) Nomor 64 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah Tingkat I Bali, NTB, NTT ini bisa dibahas dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas tahun 2020. Setelah sebelumnya berhasil mengantongi dukungan tertulis dari Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian dan Ketua DPD-RI La Nyalla Mahmud Mattalitti, kemudian saat bertemu Ketua DPR-RI Puan Maharani digunakan Gubernur Koster untuk memohon dukungan dari DPRRI. Hal tersebut terungkap saat Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan kerja Ketua DPR-RI Puan Maharani beserta rombongan di Gedung Utama Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Rabu (18/12) pagi. Dikatakan Gubernur Koster, saat ini Provinsi Bali dibentuk dengan Undang-undang Nomor 64 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur yang masih berdasarkan pada Undang-Undang Dasar Sementara Tahun 1950 (UUDS 1950) dan dalam bentuk Negara Republik Indonesia Serikat (RIS). Menurut Gubernur asal

Pencegahan dampak Eksploitasi ABT Perusahaan pengguna ABT wajib buat Sumur Imbuhan Pelarangan Eksplorasi ABT di daerah terintrusi air laut Kenaikan Tarif Pajak ABT Optimalisasi penggunaan air permukaan Membentuk Otorita Pengelola Air Tanah

PEMBERIAN izin penggunaan air bawah tanah (ABT) dilakukan secara selektif. Setiap tiga tahun akan dilakukan evaluasi. Pemegang izin yang tidak melaksanakan upaya konservasi, tidak diperpanjang. Pemerintah kabupaten/kota di Bali didorong menyusun regulasi, terutama dalam soal penetapan tarif pajak ABT. Hingga sekarang, secara keseluruhan tercatat 2.795 izin air tanah yang sudah diterbitkan.

Mayoritas merupakan perpanjangan izin atas sumur bor eksisting. ‘’Kita membantu menertibkan secara administrasi. Mayoritas atau lebih dari 90 persen adalah eksisting, yang baru membuat izin hanya belasan (14 izin pengeboran),’’ ujar Kepala Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Setiawan, Rabu (18/12) kemarin.

Pihaknya kini mendorong pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota untuk bersinergi dalam melakukan pengawasan terpadu. Utamanya agar para pemilik izin melaksanakan upaya konservasi air tanah sesuai rekomendasi yang dikeluarkan. Baik dengan

membuat biopori maupun penanaman pohon. ‘’Tim sudah menyiapkan untuk melakukan monev, apakah sudah dilakukan upaya konservasi,’’ jelasnya. Sementara itu di Denpasar,

Pemkot didorong untuk membuat regulasi terkait tarif ABT. Hal ini disampaikan anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Denpasar Putu Metta Dewinta Wandy, S.H. dalam sidang paripurna, belum lama ini. Fraksi ini mengaku prihatin dengan banyaknya penggunaan ABT oleh pihak pengusaha, mulai dari air kemasan, hotel, serta usaha besar lainnya. Kondisi ini terkesan tidak terkontrol, sehingga dikhawatirkan akan berdampak buruk terhadap lingkungan. (kmb32/kmb12)


Kamis Pon, 19 Desember 2019

Sampaikan Pledoi

Sudikerta Minta Dibebaskan

Denpasar (Bali Post) -

Mantan Wakil Gubernur Bali Drs. I Ketut Sudikerta menyampaikan pembelaan (pledoi) dalam persidangan pascadituntut pidana penjara selama 15 tahun dan denda Rp5 miliar, Rabu (18/12) kemarin. Sudikerta yang juga mantan Wakil Bupati Badung itu menyampaikan tidak bersalah, sehingga minta dibebaskan dari jeratan hukum. Bagi mantan Ketua DPD Golkar Bali ini, tuntutan 15 tahun penjara sesuatu hal yang sangat tinggi.

Bali Post/kmb

KCBI - Komunitas Cinta Berkain Indonesia Provinsi Bali (KCBI-Bali) merayakan akhir tahun 2019 dalam keragaman busana nuansa budaya Nusantara dengan corak warna serta ornamen yang dinamika. Acara ditandai sambutan Ketua KCBI-Bali, Ibu Mayke Boestami. Kegiatan ini telah terselenggara dengan sangat sukses dan penuh suka cita. Kemeriahan dan kehangatan berpadu dan menyatu di antara ratusan anggota yang hadir dengan berbagai busana daerah yang dikenakan. Kebinekaan dalam berbusana Nusantara. KCBI Provinsi Bali mengucapkan Selamat Hari Natal dan Selamat Menyambut Tahun Baru 2020 dengan resolusi baru dan lebih mencintai budaya bangsa kita melalui budaya Cinta Berkain.

Dia pun membeber beberapa alasan, mengapa harus minta dibebaskan oleh majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi. ‘’Dalam persoalan yang menimpa saya ini saya jelaskan dari lubuk hati terdalam bahwa tidak ada niatan menipu, membohongi menyuruh orang lain dan atau menguntungkan diri sendiri dengan melawan hukum. Kalau saja saya tahu, saya tidak mau membuat atau bekerja sama membangun hotel. Buat apa kerja sama membangun

hotel, tiba-tiba ada masalah dengan Alim Markus,’’ jelas Sudikerta. Sudikerta juga menyampaikan tidak ada menghalang-halangi Alim Markus bersama timnya untuk masuk ke lokasi. Dia juga membantah mencabut plang yang dipasang di sana. ‘’Justru saya mendukung, bahwa itu menunjukkan bahwa itu aset PT,’’ tegasnya. Sudikerta mengaku tidak pernah mengusir, siapa pun boleh masuk termasuk

dia selaku pemegang saham 45%. Jadi, Sudikerta menjelaskan bahwa dia tidak bisa dijerat Pasal 378 KUHP, karena unsurnya tidak terpenuhi. Meski demikian, dia sedang berusaha menyelesaikan perdamaian dengan Alim Markus. ‘’Saya berkeyakinan itu terbangun,’’ jelasnya. Dengan demikian, yang berkaitan dengan kerja sama pembangunan hotel tersebut, kata Sudikerta, dengan pembayaran saham 55%

dari PT Marindo Investama kepada PT Pecatu Bangun Gemilang, itu adalah uang yang sah. ‘’Jadi itu sah. Tidak bisa dikategorikan TPPU, karena prosesnya sah. Apalagi juga sertifikat itu digadaikan di Bank Panin, untuk membayar saham ini, saham PT Pecatu 55%,’’ tegas Sudikerta. Lanjut dia, karena tidak terbukti uang itu bukan TPPU, maka bisa dimanfaatkan membayar apa pun, sepanjang yang dibayar sesuai peraturan perundangundangan yang berlaku. ‘’Terakhir, karena saya tidak terbukti. Sudi kiranya majelis hakim membebaskan saya,’’ harap Sudikerta. Yang penting, kata Sudikerta, intervensi hukum di

Indonesia disudahi. ‘’Jika terus-terusan diintervensi, kapan kita berdiri menegakkan hukum,’’ tandas Sudikerta. Karenanya, tuntutan 15 tahun baginya merupakan tuntutan yang tidak adil. Selain masalah hukum, Sudikerta kemarin juga menyatakan dirinya mundur dari dunia politik. Mantan Ketua DPD Golkar itu mengaku sudah 20 tahun terjun di politik, dan kini sudah saatnya istirahat. Pun saat disinggung soal pengembalian KTA, Sudikerta mengaku sudah tidak punya KTA Golkar. (kmb37) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Pengangkutan Sampah Terkendala Armada

Denpasar (Bali Post) – Pengangkutan sampah mengalami keterlambatan. Sejumlah sampah rumah tangga maupun yang sudah ada di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) terlihat menumpuk. Kondisi ini akibat kekurangan armada untuk pengangkutan sampah ke TPA Suwung (Sarbagita). Salah seorang warga di Panjer, Ngurah, mengaku sejak beberapa hari ini sampah di depan rumahnya tidak terangkut. Bahkan, sepanjang gang yang ditempatinya tersebut tidak terangkut semua. ‘’Sejak beberapa hari ini sampah saya tidak diangkut, ada apa ini ya,’’ ujar warga yang tinggal di Jalan Tukad Melangit ini, Rabu (18/12) kemarin. Terhadap kondisi ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar, I Ketut Wisada, mengakui keterlambatan pengangkutan sampah tersebut ke masing-masing TPS dikarenakan alat berat yang kurang. Saat ini pihaknya memiliki dua unit alat berat yang menangani 13 TPS yang tersebar di Denpasar. ‘’Ini harus digilir,’’ jelasnya. Dikatakan, alat berat tersebut digunakan secara bergantian dari TPS satu ke TPS lainnya. Kondisi ini berdampak pada keterlambatan pengangkutan. Selain itu, Wisada juga mengaku dum truk yang digunakan masih kurang dalam satu TPS. Bila sampah menumpuk di satu TPS, maka tidak akan cukup

ditangani satu armada. Mereka harus bolak-balik untuk proses pengangkutannya. Jadi, ada keterlambatan. ‘’Benar memang ada keterlambatan pengangkutan karena kami hanya memiliki dua wheel loader. Itu kami harus bergilir di 13 TPS digunakan mengangkut sampah dari pagi dan sore. Jadi, harus menunggu dari TPS Yangbatu baru bisa ke Panjer, jadi begitu terus sehingga ya… harus bergilir,’’ ungkapnya. Dengan adanya kendala tersebut, kata Wisada, pihaknya sudah mengusulkan dua dump truck dengan anggaran Rp760 juta, dan satu wheel loader dengan anggaran Rp1,6 miliar pada anggaran 2020. Namun, hal tersebut masih dalam usulan anggaran. ‘’Itu yang kami baru usulkan, dua dump truck dan satu wheel loader untuk menambah armada. Tetapi belum tahu realisasinya,’’ jelasnya. Kata Wisada, idealnya di Denpasar untuk memaksimalkan pengangkutan sampah, pihaknya membutuhkan 4 wheel loader dan 90 unit dump truck. Namun, saat ini pihaknya baru memiliki 2 wheel loader dan 40 dump truck. ‘’Kalau untuk maksimalnya pengangkutan sampah agar tidak tertunda perlu lagi 2 wheel loader, dan 50 dump truck. Baru bisa kita maksimal. Sekarang kami masih berupaya pengadaan secara bertahap dulu,’’ jelasnya. (kmb12)

Bali Post/eka

Bali Post/kmb37

PLEDOI - Ketut Sudikerta membacakan pledoinya pascadituntut 15 tahun penjara. Dia minta dibebaskan dari jeratan hukum.

Pelaku Begal Residivis dan Anggota Ormas Denpasar (Bali Post) – Polresta Denpasar, Rabu (18/12) kemarin, merilis pengungkapan kasus begal yang melibatkan tersangka I Made Deni Dwi Pranata alias Fery (27) asal Buleleng dan M. Arif Saputra (20) asal Surabaya, Jawa Timur. Dari hasil pengembangan kasus tersebut, diketahui bahwa tersangka Fery merupakan anggota ormas dan residivis sejumlah kasus. Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Ruddi Setiawan, didampingi Kasatreskrim Kompol I Wayan Arta Ariawan menyampaikan, kasus begal yang sempat viral di media sosial tersebut menjadi atensi pimpinan Polda Bali. Oleh karena itu pihaknya mengerahkan Tim Resmob Polresta dan Satgas CTOC Polda Bali untuk memburu pelaku. ‘’Kasus ini dalam waktu singkat berhasil diungkap. Pelaku tinggal di wilayah Gianyar,’’ ungkap Kombes Ruddi. Menurut mantan Kapolres

Badung ini, tersangka Fery merupakan residivis. Tahun 2016, pria asal Buleleng ini ditangkap karena terlibat kasus narkoba jenis sabusabu. Akibat perbuatannya tersebut, pelaku yang keluarmasuk ormas ini divonis satu tahun penjara. Setelah bebas, pelaku kembali berulah. Tahun 2017, pelaku terlibat kasus perampasan di daerah Kuta. Terkait kasus ini, dia divonis 10 bulan penjara. ‘’Kalau tersangka Arif baru pertama kali ditangkap. Dia ini kesehariannya jualan sate di Gianyar,’’ ungkap mantan Wadir Reskrimsus Polda Bali ini. Seperti diketahui, belakangan ini pengendara sepeda motor (pemotor) dibuat resah aksi komplotan begal. Pelaku begal ini berkedok kena serempet, lalu minta ganti rugi dan bahkan mereka tak segansegan menganiaya serta mengancam menembak korbannya. Kedua pelaku diringkus di Jalan Danau Toba,

Samplangan, Gianyar, Senin (16/12) lalu. Beberapa orang telah menjadi korban kedua pelaku. Mereka di antaranya Nyoman Wahyu Suteja yang dibegal pelaku pada Senin (25/11), pukul 16.30 wita di Jalan By-pass Ngurah Rai, dekat traffic light Tirta Nadi, Sanur, Denpasar Selatan. Saat itu korban asal Klungkung ini mengendarai sepeda motor melintas di TKP. Pelaku berjumlah dua orang mengendarai motor

Yamaha Mio warna hijau memepet dan memberhentikan korban. Korban diancam akan ditembak oleh pelaku. Setelah korban berhenti kemudian pelaku menuduh korban telah menyerempet motornya dan meminta ganti rugi. Pelaku kemudian menendang dan memukul wajah korban dan merampas uang, jam tangan serta vape milik korban. Selanjutnya pelaku pergi meninggalkan korban. Saat diinterogasi, kedua

pengangguran ini mengakui beraksi di wilayah Sanur. Selain itu mereka juga beraksi di wilayah Suwung, Denpasar Selatan, Kelan, Kuta dan Jalan Cokroaminoto, Ubung, Denpasar Utara. Barang bukti yang diamankan polisi berupa satu buah vape merek Lira, satu buah jam tangan merek Rolex, satu buah vape merek Smook, satu unit sepeda motor Yamaha Soul hijau DK 2795 UAE, dua buah helm dan pakaian pelaku. (kmb36)

Topik : Pengangkutan Sampah Terkendala Armada

DEPO SAMPAH - Beberapa warga mencari botol plastik dan pakan ternak di depo sampah Monang-maning, Denpasar. Foto diambil belum lama ini.

Bali Post/eka

BEGAL - Kapolresta Denpasar menggelar barang bukti dan tersangka kasus begal di Mako Polresta Denpasar, Rabu (18/12) kemarin.

Komisi VIII DPR-RI Sambangi Kota Denpasar

Tinjau Keramat Agung Pemecutan dan RBRA Taman Janggan KOMISI VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)-RI yang membidangi agama, pemberdayaan perempuan dan sosial melaksanakan kunjungan kerja (kunker) di Provinsi Bali, khususnya Kota Denpasar. Kegiatan menyasar dua lokasi di Kota Denpasar, yakni Keramat Agung Pemecutan dan Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) Taman Janggan. Kedatangan rombongan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VIII DPR-RI, TB Ace Hasan Syadzily, diterima Wakil Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, di Keramat Agung Pemecutan, Denpasar, Rabu (18/12) kemarin. Hadir dalam kesempatan tersebut anggota Komisi VIII DPR-RI Dapil Bali IGN Alit Kesuma Kelakan, Bendesa Adat Denpasar AAN Rai Sudarma, OPD terkait di lingkungan Pemkot Denpasar, serta instansi terkait lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Komisi VIII DPR-RI TB Ace Hasan

Syadzily mengatakan bahwa kunjungan kerja ini dilaksanakan sebagai upaya untuk memastikan kerja pemerintahan berjalan dan maksimal. Hal ini secara khusus berkaitan dengan bidang sosial, agama, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan penanggulangan bencana. ‘’Kedatangan kami melaksanakan kunjungan kerja ini guna memastikan seluruh inovasi yang dilaksanakan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,’’ paparnya. Lebih lanjut dijelaskan, keberadaan Keramat Agung Pemecutan dengan sejarahnya dapat menjadi simbol kerukunan umat beragama. Di mana, umat Hindu, Islam dan Buddha melaksanakan peribadatan secara berdampingan dan bersama secara harmonis. ‘’Tentu Keramat Agung Pemecutan ini bisa dikatakan sebagai ikon kerukunan umat beragama di Bali, khususnya Kota Denpasar

yang dapat ditiru atau diterapkan oleh daerah lain. Hal ini juga sesuai dengan predikat Bali sebagai daerah paling toleran ketiga nasi-

onal,’’ ujarnya. Wakil Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, dalam kesempatan tersebut mengucapkan

KUNJUNGAN - Wakil Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, saat menerima kunjungan rombongan Komisi VIII DPR-RI yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VIII DPR-RI, Ace Hasan Syadzily, di Keramat Agung Pamecutan, Denpasar, Rabu (18/12) kemarin.

terima kasih atas dipilihnya Kota Denpasar sebagai lokasi kunjungan kerja. Tentunya sebagai ibu kota Provinsi Bali, Denpasar memiliki tingkat keberagaman yang tinggi. Sehingga rasa toleransi dan saling menghormati sesama menjadi penting untuk diciptakan bersama. Sehingga kerukunan umat beragama di Kota Denpasar dapat tercipta. ‘’Perlu kami sampaikan bahwa di Kota Denpasar dengan keberagamanya memiliki rasa toleransi yang tinggi. Bahkan, dalam setiap hari besar keagamaan dapat kita saksikan bersama bagaimana tradisi ngejot dan berbagi juga kita laksanakan tidak hanya pada umat Hindu, melainkan dengan umat lain di sekitar, sebagai wujud nyata toleransi dan rasa kebersamaan saling memiliki,’’ ujar Jaya Negara. Hal senada juga disampaikan Bendesa Adat Denpasar, AA Ngurah Rai Sudarma, didampingi

Juru Kunci Keramat Agung, Jro Mangku Made Puger. Pihaknya mengaku bangga Keramat Agung dipilih menjadi lokasi kunjungan kerja DPR-RI Komisi VIII. Tentunya diharapkan dari kunjungan ini mampu menghasilkan rumusan kebijakan yang mempertahankan toleransi dan kerukunan umat beragama. Pihaknya menambahkan bahwa Keramat Agung merupakan makam dari Raden Ayu Siti Khotidjah yang merupakan anak dari Raja Pemecutan. Raden Ayu Siti Khotidjah merupakan seorang mualaf yang sebelumnya bernama I Gusti Ayu Rai. Di makam tersebut juga tumbuh sebuah pohon yang konon merupakan rambut dari Raden Ayu Siti Khotidjah. Hingga saat ini, baik umat Hindu maupun umat Islam tetap melaksanakan persembahyangan di area ini. Di sekitar bangunan tersebut juga terdapat tempat pemujaan umat Buddha. (ad475)


Kamis Pon, 19 Desember 2019

Badung Umumkan Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama PEMERINTAH Kabupaten Badung mengambil langkah untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Badung. Pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama dilaksanakan melalui pengumuman terbuka Nomor :03/Pansel-Jpt/2019 tentang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung tertanggal 18 Desember 2019 yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Badung yang juga selaku Ketua Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II.b) Kabupaten Badung, I Wayan Adi Arnawa. Keluarnya pengumuman tersebut Sesuai Undangundang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 13 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Secara Terbuka di Lingkungan Instansi Pemerintah dan Surat Komisi Aparatur Sipil Negara Nomor : B-4356/ KASN/12/2019, tanggal 17 Desember 2019, Hal : Rekomendasi Rencana Seleksi Terbuka JPT Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. Melalui pengumuman tersebut Adi Arnawa mengundang Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten/Kota SeBali yang memenuhi syarat untuk mendaftarkan diri kepada Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama untuk pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Badung. Adi Arnawa mengatakan,

I Wayan Adi Arnawa 11 pimpinan tinggi pratama yang akan diisi di antaranya Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika. Dijelaskan, waktu dan tempat penerimaan berkas pendaftaran dilaksanakan mulai tanggal 19 Desember 2019 s.d. 3 Januari 2020 pada pukul 08.00 Wita s.d. 15.00 Wita tiap hari kerja, kecuali hari Jumat pada pukul 08.00 Wita s.d. 12.00 Wita di Sekretariat Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II.b) Kabupaten Badung (Badan Kepegawaian dan Pengem-

bangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Badung), Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung “Mangupraja Mandala” Jalan Raya Sempidi, Mangupura, Badung, Bali, Telp. (0361) 9009240. Lebih lanjut dikatakan, untuk jadwal pendaftaran dan seleksi melalui tahapan sebagai berikut pengumuman dari tanggal 18 Desember 2019 s.d. 3 Januari 2020 selanjutnya penerimaan berkas 19 Desember 2019 s.d. 3 Januari 2020. Seleksi administrasi dan pengumuman hasil seleksi administrasi pada 4 Januari 2020, untuk tes kompetensi dilaksanakan pada tanggal 6 s.d. 7 Januari 2020. Pembuatan makalah, presentasi dan wawancara dilaksanakan tanggal 8 s.d. 9 Januari 2020, penelusuran rekam jejak peserta seleksi dari tanggal 10 s.d. 11 Januari 2020. Untuk informasi lebih lanjut bisa dilihat melalui papan pengumuman resmi dan website: https:// badungkab.go.id/instansi/ bkpsdm/. (ad474)

”Market Sounding” Proyek KPBU

Pemkab Badung Paparkan Pembangunan Jaringan Utilitas Terpadu dan Jalan Lingkar Selatan PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Badung, dalam hal ini Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, bersama Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), IB Surya Suamba, melakukan pemaparan mengenai pembangunan jaringan utilitas terpadu dan jalan lingkar selatan Kabupaten Badung dalam acara “Market Sounding Proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU)” yang digelar Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Badung dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas serta Kantor Bersama KPBU bertempat di Kantor BKPM di Jakarta, Rabu (18/12) kemarin. Acara ini bertujuan untuk mendapatkan feedback dalam rangka meningkatkan kualitas kajian prastudi proyek KPBU Pembangunan Jaringan Utilitas Terpadu dan Jalan Lingkar Selatan Kabupaten Badung. Acara tersebut dihadiri Deputi Perencanaan Penanaman Modal BKPM, Ikmal Lukman, Sekda Badung, I Wayan Adi Arnawa, selaku Ketua Simpul KPBU beserta anggota KPBU yang terdiri dari Kepala BPKAD, Kadis PMPTSP dan Kabag Hukum Setda Badung. Dalam acara Market Sounding, proyek tersebut diisi penjelasan skema KPBU oleh Kementerian PPN/Bappenas, penjelasan dukungan pemerintah terkait Project Development Facility dan Viability Gap

Funding oleh Kementerian Keuangan, penjelasan tentang penjaminan proyek infrastruktur oleh PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia dan presentasi proyek pembangunan jaringan utilitas terpadu dan jalan lingkar selatan Kabupaten Badung oleh Kadis PUPR Badung IB Surya Suamba serta diakhiri dengan konsultasi proyek. Dalam pemaparannya, Kadis PUPR IB Surya Suamba menerangkan, proyek jalan lingkar selatan akan memiliki panjang total 31,3 km, terdapat dua buah terowongan dengan panjang 3,5 km dan 2,5 km, terdapat pula elevated segmen sepanjang 1,6 km. Proyek yang dirancang menelan dana Rp7,97 triliun ini akan diawali dengan kajian awal prastudi kelayakan yang direncanakan selesai tahun 2019 ini. Dilanjutkan kajian akhir prastudi kelayakan mulai semester I tahun 2020, tahap transaksi mulai semester 2 tahun 2020, tahap konstruksi mulai semester I tahun 2021 dan tahap operasional mulai semester I tahun 2023 nanti. Penanggung jawab proyek adalah Bupati Badung dengan skema proyek KPBU, dimana kerja sama ini juga dalam bentuk pengembalian investasi dengan masa kerja sama 15 tahun. Sementara terkait ja ringan utilitas terpadu, Surya Suamba menjelaskan, proyek jaringan utilitas terpadu ini merupakan yang pertama di Indonesia, dibangun sepanjang 10 km

MARKET SOUNDING - Bupati Giri Prasta bersama Sekda dan Kadis PUPR saat Market Sounding proyek kerja sama pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di Kantor BKPM di Jakarta, Rabu (18/12) kemarin. mulai wilayah Seminyak, Legian dan Kuta, Keca matan Kuta, Badung. Fasilitas ini diharapkan menjadi solusi efektif untuk mengatasi kabel udara yang menurunkan nilai ektetika serta mengganggu pelayanan masyarakat dan wisatawan. Di dalam jaringan utilitas terpadu bawah tanah akan ditaruh kabel listrik, kabel Telkom maupun kabel internet. Guna mengatisipasi air hujan di dalam lorong utilitas, dipasang pompa dan membuangnya ke drainase. Proyek ini sudah mulai dikerjakan di tahun 2019, dengan pengerjaan mulai pukul 11 malam hingga pukul 5 pagi sehingga tidak mengganggu masyarakat dan lalu lintas yang dirancang menelan dana Rp1,055 triliun. Sementara itu, Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, meyampaikan bahwa Proyek Jalan Lingkar

Selatan Kabupaten Badung telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Kabupaten Badung 2016-2021. Kabupaten Badung merupakan pintu gerbang pariwisata pulau dewata serta menjadi tujuan Meeting, Incentif, Conference dan Exhibition (MICE) internasional, sehingga diperlukan dukungan infrastruktur yang memadai dan berstandar internasional. Oleh karenanya, pembangunan infrastruktur Jaringan Utilitas Terpadu dan infrastruktur Jalan Lingkar Selatan Kabupaten Badung ini memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam rangka mendukung kelancaran dan kenyamanan berbagai kegiatan dan event internasional yang diselenggarakan di Bali dan Kabupaten Badung khususnya. (ad485)

2019, Bea Cukai Ungkap 2.172 Kasus Mangupura (Bali Post) -

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Bali, NTB, dan NTT menjelaskan hasil pengawasan dan pelayanan sepanjang tahun 2019. Khusus di Bea Cukai Ngurah Rai dan Denpasar mengungkap atau menindak 2.172 kasus dengan nilai kerugian negara yang berhasil diselamatkan sejumlah Rp1,4 miliar. Pengungkapan terakhir, ditangkapnya enam warga negara asing penyelundup narkoba.

NARKOBA - Enam warga negara asing, pelaku penyelundupan narkoba, digelar petugas di halaman kantor Bea dan Cukai Ngurah Rai, Badung, Rabu (18/12) kemarin.

‘’Hingga hari ini (Rabu red), ada 74 kasus narkotika yang kami ungkap. Hari-hari terakhir tahun 2019 sangat meresahkan karena menjelang tahun baru dan perayaan Natal. Mohon dukungannya supaya kami bisa mengungkap pengiriman narkotika lewat bandara atau kantor pos,’’ tegas Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Himawan Indarjono, didampingi Kepala Seksi Humas Kanwil Bea Cukai Bali, NTB dan NTT, Wachid Kurniawan, Rabu (18/12) kemarin. Sementara itu, di bidang kepabeanan, Bea Cukai Denpasar juga melakukan pengawasan terhadap perdagangan E-Commerce. Atas pengawasan tersebut, Bea Cukai Denpasar berhasil menindak upaya ma-

suknya barang impor yang belum memenuhi ketentuan larangan dan pembatasan sejumlah 588 penindakan. Adapun jenis barang yang berhasil dilakukan penindakan meliputi pakaian, kosmetik, alat kesehatan, smartwatch, dan perangkat elektronik (HP, tablet, laptop) dengan total jumlah barang 7.820 set dengan nilai Rp8.207.491.410. Penerimaan negara yang berhasil dicapai dari kegiatan pengawasan yang dilakukan oleh bea cukai Denpasar adalah sebesar Rp19.125.794.000 yang terdiri dari bea masuk dan PDRI. ‘’Modus pelanggaran yang dilakukan adalah dengan melakukan splitting pengiriman, memberitahukan jenis barang yang tidak sesuai un-

tawan kan image pariwisata Bali juga tercoreng nantinya,’’ ucapnya. Untuk di Jalan Pantai Kuta, bangunan semacam halte tersebut ada tiga unit. Terhadap kondisi bangunan yang sudah termakan usia, pihaknya berharap pemerintah bisa mengatensi hal tersebut. ‘’Dulu sudah pernah kita pertanyakan apakah itu kewenangan pemprov apa pemkab. Tapi hingga kini kita belum tahu itu menjadi

juga belum tahu. Kita sudah cek di inventarisir aset, ternyata itu tidak terdaftar,’’ ujarnya. Selama menjabat sebagai Kadishub sejak tahun 2017, pihaknya mengaku belum mengetahui siapa yang membangun bangunan tersebut. Ia memperkirakan bangunan tersebut erat kaitannya dengan penataan di Pantai Kuta dahulu, entah bangunan itu menjadi satu kesatuan atau pelengkap semata. (kmb23)

Mangupura (Bali Post) – Setelah kasus plafon jebol, Dewan di DPRD Badung kembali menemukan ruang kelas baru (RKB) yang rusak. Hal ini ditemukan di SD 3 Kapal, Kecamatan Mengwi. Bangunan yang didirikan tahun 2018 mengalami keretakan pada bagian anak tangga. Kerusakan tersebut dilaporkan warga setempat, Rabu (18/12) kemarin. Wakil rakyat di Gumi Keris pun langsung meninjau lokasi. Made Suwardana, anggota Fraksi PDI-P DPRD Badung, mengecek kondisi anak tangga yang retak dengan didampingi tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung, Konsultan Perencanaan dan Pengawas. ‘’Ya, begitu ada laporan saya langsung turun mengecek. Memang kondisi retak, karena itu merupakan bangunan baru, jadi masih dalam masa pemeliharaan rekanan. Semoga keretakan tangga segera diperbaiki, supaya tidak semakin parah,’’ ungkapnya. Menurutnya, pihaknya berencana memanggil pihak terkait untuk mengklarifikasi penyebab keretakan tangga RKB di SD 3 Kapal. Pemanggilan akan diagendakan pada 26 Desember 2019. ‘’Kami akan dipanggil bersama dengan OPD terkait,’’ katanya. Kepala Bidang Sarana dan

Bali Post/eka

Tiang Keropos, Halte di Jalan Pantai Kuta Membahayakan

Mangupura (Bali Post) Bangunan yang menyerupai halte di depan Pantai Kuta kondusinya mulai memprihatinkan. Selain atap halte terlihat berlubang, dinding tiang dari batu bata juga mulai terlihat keropos dan retak. Kondisi ini tentunya sangat membahayakan, mengingat Kuta merupakan kawasan pariwisata. Bendesa Adat Kuta, Wayan Wasista, saat dikonfirmasi Rabu (18/12) kemarin tidak menampik kondisi tersebut. Bahkan tahun lalu sempat ada salah satu bangunan serupa hingga roboh. Untuk halte yang roboh saat itu, disebabkan karena tiangnya patah dan pondasi bangunannya miring. Untuk bangunan yang ada saat ini, pihaknya mengaku tidak berani membersihkan. Karena, itu bukan kewenangannya. ‘’Bangunan roboh sebelumnya sudah kita bersihkan karena demi keamanan wilayah. Jika itu kena wisaHALTE - Kondisi halte di Jalan Pantai Kuta sangat memprihatinkan. Kondisi ini sangat membahayakan warga maupun wisatawan yang melintas.

tanggung jawab siapa. Kita harap hal ini bisa mendapatkan atensi, karena kondisinya memang memprihatinkan,’’ harapnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dishub Kabupaten Badung A.A. Ngurah Rai Yuda Dharma mengaku bangunan tersebut bukanlah aset milik Dishub Badung. Namun, pihaknya mengaku masih terus mencari tahu bangunan tersebut milik kewenangan siapa. ‘’Itu asetnya siapa kita

Bali Post/edi

derinvoicing dan tidak melengkapi perizinan Lartas,’’ ungkap Wachid. Himawan menjelaskan, penangkapan pertama dilakukan 4 November lalu terhadap seorang penumpang Hongkong Airlines dengan nomor penerbangan HX 709 rute HongkongDenpasar. Pelakunya berinisial RH (45) asal Switzerland, dibekuk pukul 01.15 Wita. RH (45) dicurigai saat akan melewati area pemeriksaan bea cukai dan dilakukan pemeriksaan barang bawaannya melalui mesin X-ray. Alhasil diamankan satu tabung bening terbungkus selendang merah yang berisikan potongan daun berwarna hijau di dalam koper hardcase hitam bertuliskan ATA isi

ganja seberat 1,65 gram netto. Selain itu diamankan satu bungkusan kuning bertuliskan ‘’Fleur Du Pays’’ yang berisikan potongan-potongan daun ganja seberat 28.39 gram netto. Selanjutnya pada 6 November lalu diringkus penumpang Air Asia dengan nomor penerbangan FD 396 rute Don Mueang, Bangkok tujuan Denpasar berinisial PK (36). PK warga Thailand ini saat diperiksa petugas ditemukan satu kemasan plastik bening berisi potongan daun ganja disembunyikan di dalam celana dalam yang sedang dikenakannya. Ganja yang disita seberat 20,26 gram brutto. Penangkapan ketiga, seorang wanita berinisial RTEY, penumpang maskapai Scoot dengan nomor penerbangan TR 288 dengan rute penerbangan Singapura-Denpasar, 14 November 2019. RTEY datang ke area pemeriksaan Bea Cukai dikawal oleh petugas Imigrasi. (kmb36)

Anak Tangga RKB di SD 3 Kapal Retak

Bali Post/ist

RETAK - Anak tangga di ruang kelas belajar SD 3 Kapal, Kecamatan Mengwi retak. Padahal bangunan tersebut masih terbilang baru, karena dibangun pada 2018 lalu. Prasarana, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung, Putu Roby Widya Harsana, juga membenarkan perihal tersebut. Menurutnya, bangunan yang retak itu merupakan ruang kelas baru yang dibangun tahun 2018. ‘’Sejauh ini kami belum mengetahui persis penyebab keretakan tersebut. Sebab, pembangunan bukan di bawah leading sector Disdikpora. Kegiatan pembangunan dikerjakan oleh Dinas PUPR,’’ tegasnya. Sementara Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung, IGA Ngurah Arinda Trisnawati, sei-

zin Kadis PUPR Badung IB Surya Suamba mengakui telah melakukan pengecekan bersama dengan DPRD, PUPR dan instansi terkait lainnya. ‘’Tadi kami telah melakukan pengecekan kondisi (retak pada anak tangga) bersama dengan DPRD, direksi PUPR, kontraktor, pengawas, pihak sekolah, komite sekolah,’’ ujarnya. Dikatakan, atas persetujuan pihak sekolah akan dilakukan perbaikan oleh pihak rekanan pada hari Sabtu (21/12) ini, sehingga tidak mengganggu aktivitas belajar siswa. ‘’Saat ini dalam masa pemeliharaan oleh pihak rekanan PT Mertha Sari Sedana,’’ pungkasnya. (kmb27)


Kamis Pon, 19 Desember 2019 Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Perempuan Milenial Sadar Kodrat dan Profesional TIDAK bisa dimungkiri lagi bahwa peran perempuan saat ini di berbagai negara sudah merambah ke mana-mana. Sektor-sektor yang dulunya dianggap tabu, kini tidak lagi. Di beberapa negara, terutama di Timur Tengah, kiprah perempuan pun kini semakin diperluas. Perempuan tidak hanya diam di rumah mengurus keluarga, tetapi sudah pula punya aktivitas di luar rumah. Di Indonesia, peran kaum ini juga semakin melebar saja rambahannya. Sudah sejak lama perempuan tidak lagi dianggap sebagai pelengkap, tetapi sekarang sudah ke taraf yang menentukan. Kesetaraan gender, dengan berjuang di segala lini, posisinya semakin diperhitungkan. Walau begitu, banyak pihak mewanti-wanti, terutama dari kaumnya sendiri, agar perempuan jangan kebablasan. Jangan sampai kemaruk peran. Jangan sampai meninggalkan jati dirinya sebagai perempuan. Sebagai wanita, sebagai seorang ibu yang mengurus keluarga, membesarkan dan mendidik anak-anak sebagai sosok yang berbudi luhur, berkepribadian mulia dan punya tingkat kecerdasan yang mumpuni. Dia mesti mempersiapkan kader kehidupan yang lebih baik di masa depan. Yang jelas, kekuatan kaum ini sudah sangat diperhitungkan. Namun, apakah semua persoalan di seputar perempuan sudah tertangani semua? Belum. Sekali lagi belum. Sejarah sudah mencatat bahwa republik ini pernah punya presiden perempuan, banyak menteri perempuan, politisi, bankir, bos perusahaan, rektor serta jabatan bergengsi lainnya. Hampir di semua lini. Namun, nasib perempuan tidak selamanya berbanding lurus dengan kemajuan yang dicapai elitenya. Masih banyak yang berkubang dengan kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan dan tidak semuanya mampu mensejajarkan diri dengan kaum laki-kaki. Di banyak daerah, mereka masih bergulat dengan keterbatasan, berjuang demi kesetaraan dan sebagainya. Banyak yang berhasil, banyak pula yang sebaliknya. Tidak semuanya indah ketika kita melihatnya cuma dalam frame TV atau film atau berita di koran dan media sosial. Tidak semuanya bisa dengan senyum lebar terus berpose dengan gonta-ganti status di media sosial. Tidak semuanya bisa tertawa ceria ketika bertemu rekan sejawat di sebuah kedai kopi, bertemu dan bergembira saat reuni, melepas anak dengan senyum bangga karena diwisuda dan sebagainya. Masih banyak yang mesti melewatkan pagi berganti pagi demi sesuap nasi. Masih banyak pula yang berlinang air mata karena kekerasan domestik. Masih banyak pula yang menderita karena tidak cukup literasi untuk mengenal kesehatan diri mereka sendiri.

Memberdayakan Emak-emak Melalui Literasi Kaum ibu yang belakangan populer dengan sebutan emak-emak terbukti menyimpan potensi yang sangat besar. Pada perhelatan politik yang baru lalu, persatuan mereka memberi pengaruh signifikan pada perolehan suara kandidat yang mereka sokong. Terlepas dari adanya upaya pihak tertentu menggerakkan dan memobilisasi mereka, yang pasti potensi tersebut tak boleh dipandang sebelah mata.

Oleh Tjokorda Istri Mas Kartikawati, S.E., M.Si. i sisi lain, ketika berbicara mengenai adanya pihak tertentu yang menggerakkan dan memobilisasi mereka, terasalah bahwa emak-emak harus lebih berdaya terutama dalam pada ranah intelektual sehingga potensi besar mereka tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak lain ke luar dari aspirasi mereka yang sesungguhnya. Berkait politik, peran emak-emak (baca: perempuan) telah dijamin secara konstitusional oleh negara. Undangundang Nomor 31 Tahun 2002 tentang Partai Politik menjamin kepentingan perempuan dengan menetapkan kuota sedikitnya harus ada 30 persen perempuan pada kepengurusan partai politik tingkat pusat dan pada bakal calon anggota lembaga legislatif. Walau demikian keterwakilan perempuan dalam politik saat ini tetap saja memprihatinkan. Harapan pada keterwakilan perempuan dalam kancah politik ibarat jauh panggang dari api. Di Bali, partisipasi emakemak di ranah publik tergolong sangat redup. Di parlemen, level

partisipasi tertinggi perempuan Bali baru 9,09 persen saja (Putu Simpen Arini, 2019). Memang itu sudah meningkat dibanding tahun 2014 yang hanya mencapai 4,5 persen. Namun secara umum keterlibatan emak-emak Bali di kancah politik sejauh ini masih sekadar pelengkap proses semata. Berbeda dengan politik, saat ini peran emak-emak di bidang perekonomian di Indonesia amatlah besar. Mereka berperan cukup dominan khususnya di ranah mikro-ekonomi hingga ekonomi rumah tangga. Menurut Dr. E. Kristi Poerwandari (2015), peran emak-emak di bidang ekonomi terutama terjadi pada masyarakat kurang mampu. Meski demikian, menurut psikolog gender yang juga Wakil Ketua Program Pascasarjana Program Studi Kajian Gender Universitas Indonesia tersebut, masih juga terdapat banyak batu sandungan yang menghambat peran emak-emak untuk menjalankan perekonomian keluarga dan masyarakat. Menurut Kristi, hingga saat ini emak-emak yang secara aktif bergerak di bidang ekonomi masih terbentur beban-beban

S URAT PEMBACA Masalah Mobil Jenazah Saya sering lihat mobil jenazah menerobos lampu merah sambil mengencangkan suara sirenenya. Tentunya para pengendara minggir memberi kesempatan mobil jenazah itu lewat. Saya curiga apa betul mobil tersebut membawa jenazah. Jika betul mobil itu tak perlu

majemuk di rumah mereka. Yang memprihatinkan, sering kali peran besar emak-emak dalam menjalankan perekonomian keluarga tidak diakui sama sekali. Diduga sistem patriarki yang masih kuatlah yang menyebabkan partisipasi emak-emak di ruang publik sangat lemah. Sistem yang memberi ruang dominan pada setiap pengambilan keputusan kepada kaum laki-laki telah membuat bawah sadar kaum perempuan mengembangkan citra diri sebagai subordinat kaum laki-laki di segala segi kehidupan. Sesungguhnya apa pentingnya mendorong peran emakemak di ruang publik? Jawabnya, selain untuk alasan kesetaraan gender dan hak emansipasi, peran perempuan di ruang publik sangat penting untuk memberi warna feminin pada kebijakankebijakan publik. Pikiran-pikiran feminin yang lembut di ruang publik memberi keseimbangan bagi kebijakan-kebijakan maskulin yang cenderung keras. Selain itu, sangat banyak aspirasi emakemak sebagai warga negara dan penyangga keluarga yang hanya

dapat diartikulasikan dengan baik oleh kaum emak-emak sendiri. Lalu apa upaya yang dapat dilakukan untuk melibatkan lebih banyak lagi partisipasi emak-emak di ruang publik? Menurut hemat penulis, karena rendahnya partisipasi mereka di ruang publik disebabkan oleh paradigma patriarki yang membuat kaum emak-emak di Bali menganggap diri mereka sebagai warga kelas dua di bawah lakilaki, maka paradigma tersebutlah yang harus dibongkar dan diluruskan. Bagaimana caranya? Salah satunya dengan mengadakan gerakan literasi menyeluruh dan berkesinambungan terkhusus di kalangan emak-emak. Melalui gerakan ini pada saatnya nanti bermunculan emak-emak di Bali yang pandai memosisikan diri secara proporsional sesuai peran dan kapasitas masing-masing. Tidak lagi merasa inferior di depan kaum laki-laki, tidak juga bersikap mentang-mentang di hadapan mereka. Mengenai gerakan literasi, sebagaimana diketahui, kemampuan literasi bangsa kita memang masih sangat rendah dibanding negaranegara lain di dunia. Maka gerakan literasi dalam berbagai bentuk, khususnya bagi emak-emak, sudah menjadi hal yang mendesak saat ini. Pendirian perpustakaan desa, pemasangan free WiFi di balai-balai desa, dan sebagainya yang sudah baik saat ini tak boleh hanya terhenti pada penyediaan sarana

Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

‘’genting’’ seperti itu. Kecuali jenazah itu menuju rumah sakit untuk bisa dihidupkan kembali. Hal ini rasanya sulit dilakukan kecuali ada mukjizad. Sekali lagi saya mohon mobil jenazah itu tak perlu ngebut. Dan menurut saya pribadi, tak perlu ada mobil jenazah. Ganti saja tulisan mobil jenazah dengan tulisan mobil ambulans. Apakah

mobil ambulans tidak boleh mengangkut jenazah. Saya kira boleh saja. Tidak ada yang melarang. Di samping itu, mohon maaf ini masalah perasaan bagi umat yang beragama Hindu. Biasanya ada sejumlah tempat suci atau pura yang pantang ada jenazah lewat di depannya. Ini konon akan ada akibat yang tidak baik. Menurut saya, hal itu adalah ma-

salah hati nurani. Namun, saya berharap agar pengemudi mobil jenazah tetap santun di jalan. Jika memungkinkan pergantian nama mobil jenazah ini diganti dengan istilah yang lebih tepat dan menimbulkan rasa yang damai.

fisik semata. Harus ada program terencana dan berkelanjutan untuk merangsang para emak rajin membaca. Selanjutnya program tersebut harus dibarengi dengan program lanjutan yang membuat para emak mampu menghayati bacaan yang mereka baca serta mampu menyampaikan hal-hal baiknya ke pihak lain melalui tulisan atau cerita. Penulis adalah Kasi Layanan dan Pelestarian pada Dinas Kearsipan dan Perpustaan Kabupaten Badung

POJOK Pemanfaatan air bawah tanah di Bali tidak terkontrol. - Ancaman bagi Bali. *** Ketua DPR akan dorong pembahasan RUU Provinsi Bali. - Kado 2020 bagi Bali. *** Tunggakan iuran BPJS di Gianyar capai Rp10,7 miliar. - Rakyat lagi susah.

W. Beratha Yasa Kapal, Badung

Pendidikan

SMPN 8 Denpasar Raih Adiwiyata Mandiri Tingkat Nasional

’’Graduation Day’’ WIP Bacth 6 FS Unwar SETELAH mengikuti perkuliahan selama satu semester di Fakultas Sastra Universitas Warmadewa (FS Unwar), mahasiswa Warmadewa International Program (WIP) Batch 6 dilepas di Ruang Sidang Sri Ksari Mandapa Warmadewa, Rabu (18/12) kemarin. Pelepasan dilakukan langsung oleh Dekan FS Unwar Prof. Dr. I Nyoman Kardana, M.Hum. bersama para Wakil Dekan yang dihadiri oleh Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. dan pejabat struktural, para dosen, serta pegawai di lingkungan FS Unwar. Dekan FS Unwar Prof. Dr. I Nyoman Kardana, M.Hum. mengatakan pada Graduation Day Bacth 6 ini, WIP FS Unwar melepas 60 mahasiswa dari 25 perguruan tinggi yang berasal dari 6 negara berbeda di Eropa. Di antaranya dari Finlandia 7 orang, Prancis 4 orang, Jerman 44 orang, Belanda 2 orang, Swiss 2 orang, dan Taiwan 1 orang. Mahasiswa WIP Batch 6 yang dilepas diberikan Certificate of Participation dan Academic Transcript sebagai bukti telah mengikuti pendidikan akademik di WIP FS Unwar. Dikatakan, WIP Bacth 6 ini mengalami peningkatan jumlah dari WIP Bacth 5. Hal ini menunjukkan bahwa WIP FS Unwar telah dipercaya sebagai penyelenggara pendidikan akademik untuk mahasiswa asing yang ingin melaksanakan studi di Indonesia. Sesuai dengan kurikulumnya, mahasiswa ini telah mengikuti pembelajaran selama satu semester dengan menempuh 5 sampai 7 mata

kuliah sesuai dengan pilihan masing-masing mahasiswa. ‘’Manfaat dari pelaksanaan program kelas Internasional ini adalah untuk mengembangkan atmosfer akademik di Unwar sebagai media interaksi langsung, baik untuk mahasiswa FS Unwar maupun semua mahasiswa dari fakultas lainnya. Interaksi ini tentu memberikan pengetahuan dan pengalaman untuk meningkatkan kompetensinya. Selain itu, bagi dosen-dosen program ini dimanfaatkan sebagai sarana mengembangkan diri untuk mengajar pada level internasional dan meningkatkan kompetensinya mengajar dengan bahasa Inggris,’’ tandas Prof. Kardana,

Rabu kemarin. Dengan berbagai pengalamannya selama mengikuti pembelajaran akademik di WIP FS Unwar, mahasiswa asing diharapkan mampu mempromosikan dan mengenalkan Bali, serta program WIP kepada teman ataupun universitas di negaranya masing-masing. Sehingga selalu ada peningkatan jumlah mahasiswa asing yang mengikuti program WIP FS Unwar ke depannya. Apalagi, selain WIP, FS Unwar juga memiliki dua program untuk mahasiswa asing lainnya yaitu BBF (Bali Business Foundation) dan WISE (Warmadewa International Summer Exchange). Semua

program internasional ini untuk mendukung visi Unwar menuju go global tahun 2034 mendatang. Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. mengatakan bahwa mahasiswa WIP yang berasal dari berbagai negara menjadi media yang baik untuk mempromosikan Warmadewa di kancah dunia internasional. Apalagi, peningkatan jumlah peserta yang mengikuti program ini dapat memperkuat posisi Unwar dan menjadi tolok ukur kemajuan iptek di Unwar. Program ini juga dapat mendukung akreditasi Unwar untuk lebih baik melalui program-program internasional. (ad481)

FS UNWAR - Sebanyak 60 mahasiswa WIP Batch 6 FS Unwar dilepas oleh Dekan Fakultas Sastra Prof. Dr. I Nyoman Kardana, M.Hum. Hadir pula Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. pada acara Graduation Day di Ruang Sri Kesari Warmadewa Mandapa, Rabu (18/12) kemarin.

MASYARAKAT Bali sangat bersyukur memiliki SMPN 8 Denpasar sebagai sekolah lengkap dan berkualitas, sehingga menjadi kebanggaan masyarakat Bali. Kebanggaan itu makin menguat setelah SMPN 8 Denpasar yang lebih akrab disebut Spelden meraih predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri tingkat Nasional. SMPN 8 Denpasar ditetapkan pemerintah pusat sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri karena prestasi dan kiprahnya dalam cinta dan peduli lingkungan. Trofi dan piagam diserahkan langsung Menteri LHK Siti Nurbaya diterima Wakasek Luh Dian Wahyuni di Jakarta, belum lama ini. Kepala SMPN 8 Denpasar I Wayan Murah, Rabu (18/12) kemarin mengungkapkan, prestasi ini berkat perjuangan panjang warga sekolah sejak menjadi Sekolah Adiwiyata di Kota Denpasar, kemudian meningkat menjadi Sekolah Adiwiyata Provinsi Bali, lanjut Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional. Tahun 2019 SMPN 8 Denpasar meraih prestasi pemuncak bidang lingkungan yakni sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri. Dengan prestasi ini, sekolah di kawasan Sumerta ini berpeluang bersaing di tingkat ASEAN. Wayan Murah mengungkapkan rasa syukurnya atas prestasi ini. Secara khusus dia memberi penghargaan kepada Tim Adiwiyata Spelden yang berjuang keras dari merintis sampai mencapai prestasi pemuncak. Rintisan Sekolah Adiwiyata diawali ketika Wayan Murah menjabat sebagai kasek sejak 2013 dengan menetapkan visi baru SMPN 8 Denpasar yakni ‘’Sekolah Berkarakter, Bermutu, Berwawasan Budaya dan Lingkungan’’. Lewat visi ini, SMPN 8 Den-

TROFI ADIWIYATA - Kepala SMPN 8 Denpasar Wayan Murah mengangkat trofi Sekolah Adiwiyata Mandiri bersama waka, guru dan siswanya. pasar menjalankan program lingkungan bersinergi dengan DLH Kota dan masyarakat. Saat itu sekolah ini sudah juara lomba UKS hingga juara nasional. Pada Februari 2013 sekolahnya ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata Kota Denpasar dan Juni menjadi Sekolah Adiwiyata Provinsi Bali. Setelah dibina intensif, 2016 melalui perjuangan berat sukses meraih predikat Sekolah Adiwiyata Nasional. Dalam waktu tiga tahun sekolah ini mengimbas dan berhak menyandang Sekolah Adiwiyata Mandiri. Soal manajemen pengelolaan lingkungan, sekolah ini memiliki Tim Adiwiyata dilengkapi bidang-bidang seperti bidang kebijakan, kurikulum, partisipasi dan sarpras. Salah satu kebijakan strategis Wayan Murah yakni sejak 2014 sudah melakukan tata kelola sampah dan mulai 2017 mengampanyekan ‘’One Student One Tree’’. Program ini sukses menghijaukan halaman sekolah dan menjadi green school. Soal prestasi, anak-anak Spelden paling terdepan. Wayan Murah didampingi Waka

Kurikulum IGA Aryaningsih, S.Pd., M.Pd., Waka Kesiswaan I Ketut Werta, S.Pd., Waka Humas Dra. Ni Made Suresti, Waka Sarpras sekaligus Koordinator Waka Luh Dian Wahyuni, S.Pd. mengatakan hampir tiap minggu siswanya mempersembahkan prestasi. Di antaranya juara I Nasional lomba pelafalan doa, tim Pramuka meraih juara umm I se-Bali di Trisma Cup 2019, juara III LKBB Sixsma 2019 dan juara harapan II lomba resensi buku SMP se-Bali. Di tingkat Kota Denpasar siswanya meraih juata III lomba gender berpasangan, juara I lomba rindik berpasangan, juara I makidung, juara harapan II lomba tari Kebyar Duduk, juara III melukis dan lomba membaca puisi, juara harapan III LKBB SMP Sarbagita SMA Dharma Praja serta juara harapan I lomba Yoga Asanas. Sementara gurunya juga mengukir prestasi. Ni Made Darini meraih juara I Olimpiade Guru Nasional Provinsi Bali bidang Bahasa Indonesia. Ia berhak maju ke tingka nasional. (ad482)

Bali Community - Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.  Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya, Nyoman Winata, Ketut Winata, Wira Sanjiwani. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: IB. Wirawan Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Kamis Pon, 19 Desember 2019

Bawaslu Tetapkan 30 Anggota Panwascam SETELAH melalui tahapan seleksi yang cukup panjang, akhirnya Bawaslu Tabanan menetapkan 30 anggota Panwascam yang akan bertugas mengawal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tabanan tahun 2020. Penetapan dilaksanakan melalui rapat pleno yang digelar Selasa (17/12) malam. Ketua Bawaslu Tabanan, I Made Rumada, menjelaskan, nantinya ada tiga anggota Panwascam di tiap kecamatan. Mereka akan mulai bekerja pada tanggal 23 Desember 2019. ‘’Panwascam bertugas hingga tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan berakhir,’’ ujarnya. Menurut Rumada, anggota Panwascam Tabanan ditetapkan setelah melalui serangkaian tahapan seleksi ketat. Dalam hal ini, Bawaslu menginginkan Panwascam menjadi garda terdepan dalam mengawal pesta demokrasi sehingga dapat menghasilkan pemimpin yang mampu membawa Tabanan ke arah lebih baik. Tahapan tersebut, yakni pendaftaran yang dimulai pada tanggal 27 November sampai 3 Desember. Bawaslu kemudian melaksanakan penelitian administrasi dari tanggal 27 November hingga 4 Desember. Hasil penelitian diumumkan pada tanggal 10 Desember, dimana pendaftar yang lolos sebanyak 81 orang. Namun, dari 81 orang tersebut, 10 di antaranya tidak hadir pada tes online

PANWASCAM - Suasana rapat pleno untuk hasil rekrutmen Panwascam di Ruang Rapat Bawaslu Tabanan, Selasa (17/12) malam. socrative pada tanggal 13 Desember yang digelar di SMAN 1 Kediri. Tahapan selanjutnya, yakni tes wawancara pada tanggal 14 hingga 17 Desember di Kantor Bawaslu Tabanan. Mereka yang lolos menjadi anggota Panwascam ditetapkan pada rapat pleno di kantor Bawaslu Tabanan. Rumada menambahkan, Bawaslu Kabupaten Tabanan akan menekankan kesungguhan Panwascam dalam melaksanakan tugasnya di lapangan. Sebab, Panwascam akan bekerja penuh waktu, sehingga harus siap dalam situasi apapun menjalankan perintah dari Bawaslu Kabupaten Tabanan untuk kelancaran pelaksanaan Pilkada 2020.

Sementara itu, salah seorang Komisioner Bawaslu, Ketut Narta, menambahkan usai dilantik nanti pada tanggal 23 Desember, 30 Panwascam hasil seleksi ini langsung diberikan pembekalan dengan beragam materi, seperti pengawasan, SDM dan penindakan sengketa. Narta mengakui, proses rekrutmen Panwascam berjalan transparan tanpa ada manipulasi apapun. Apalagi tes CAT yang dilakukan memang langsung link dari Bawaslu RI. ‘’Setelah memberikan nilai wawancara, hasilnya kita kirim ke Bawaslu RI. Barulah diturunkan nilai CAT dari pusat, lanjut nilai tersebut kita akumulasi, sehingga muncul perangkingan,’’ terangnya. (ad477)

Warga Diminta Waspadai Pohon Tumbang

Tabanan (Bali Post) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan meminta warga mewaspadai bencana pohon tumbang akibat hujan deras dan angin kencang belakangan ini. “Tingkatkan kesiapsiagaan memasuki musim hujan kali ini, karena memang bencana tidak ada yang bisa memprediksi,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Tabanan, Gusti Ngurah Sucita, Rabu (18/12) kemarin. Sucita menambahkan, hujan disertai angin kencang memang berpotensi menyebabkan pohon tumbang. Hal inilah yang harus diwaspadai masyarakat khususnya yang tengah berkendara. Karena pohon tumbang bukan hanya karena rapuh, tetapi memang ada potensi untuk tumbang dan sulit diprediksi, seperti yang terjadi di Banjar Bugbugan Sari, Desa

Senganan, Kecamatan Penebel. Pohon jenis beringin tumbang menimpa palinggih padma, bebaturan Pura Bedugul. “Kejadiannya sudah dua hari lalu, namun baru dilaporkan hari ini (Rabu kemarin - red),” terangnya. Meskipun tidak sampai menimbulkan korban jiwa, dari hasil pendataan diperkirakan kerugian mencapai Rp30 juta. “Pascamenerima laporan, 10 petugas TRC BPBD dibantu pangempon pura dan staf Kasi Trantib Penebel turun melakukan evakuasi,” katanya. Sejak mulai musim penghujan awal Desember lalu, sedikitnya ada belasan peristiwa yang terjadi mulai dari pohon tumbang hingga senderan longsor, dengan kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. Data BPBD Tabanan, ada delapan titik kejadian pohon tumbang dan satu peristiwa senderan longsor di Lapangan Gunung

Salak, Kecamatan Selemadeg Timur. Sucita mengimbau masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan selama musim pancaroba ini. Sebagai antisipasi atau pencegahan, masyarakat diharapkan menghindari berteduh di bawah pohon atau bangunan rapuh. Sebab, hujan disertai angin kerap menyebabkan pohon tumbang yang kemudian menimpa bangunan. “Potensi longsor juga berpeluang terjadi di semua kecamatan yang ada di Tabanan. Yang patut diwaspadai adalah wilayah yang tanahnya labil dan kerap terjadi peristiwa tanah longsor seperti Kecamatan Baturiti, Penebel, Pupuan, termasuk di wilayah Kecamatan Selemadeg. Beberapa wilayah tersebut memiliki tingkat kerawanan lebih dari kecamatan lainnya,” terangnya. (kmb28)

Pendidikan

Audiensi dengan Forkopimda

Wabup Sanjaya Paparkan Kesakralan ”Karya Agung Pangurip Gumi” MENGINGAT pentingnya Karya Agung Pangurip Gumi yang akan digelar tahun 2020 mendatang, tentunya diperlukan kerja sama dari seluruh pihak terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, termasuk Forkopimda. Untuk itu, Ketua Umum Panitia Karya Pangurip Gumi yang juga Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya melakukan audiensi ke Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tabanan, Rabu (18/12) kemarin. Audiensi diawali ke Polres Tabanan, di mana Wabup Sanjaya diterima langsung oleh Kapolres Tabanan AKBP Agus Tri Waluyo, lanjut ke Pengadilan Negeri (PN) Tabanan yang diterima langsung Ketua PN Gusti Ayu Susilawati dan mengakhiri audiensi hari itu di Kantor Kodim 1619 Tabanan yang diterima langsung Dandim 1619 Tabanan Letkol Inf. Toni Sri Hartanto. Tidak hanya ketiga lokasi tersebut, ke depannya juga akan dilakukan audiensi lanjutan ke seluruh Forkopimda Tabanan. Dalam ketiga audiensi tersebut, Wabup Sanjaya selaku Ketua Umum Karya Agung Pangurip Gumi menyampaikan, Pemkab Tabanan akan menggelar Karya Agung Pangurip Gumi di Pura Luhur Batukau tahun 2020 mendatang yang bertepatan dengan pujuwali di pura setempat. ‘’Karya ini adalah upacara yang sangat disakralkan, yang merupakan pawisik

atau pawuwus Ida Batara,’’ ungkapnya. Wabup Sanjaya menambahkan, pawisik (sabda) ini turun langsung dari Ida Batara melalui pemangku di Pura Puncak Kedaton yang selaku pedasaran. Dari situlah diminta agar digelar Karya Agung Pangurip Gumi atau Panyucian Jagat. ‘’Salah satu syarat yang diminta adalah melaksanakan ritual melasti berjalan kaki sejauh 43 kilometer dari Pura Luhur Batukau sampai di Pura Luhur tanah Lot, kemudian dari Tanah Lot lagi jalan, istirahat di Pura Puseh Tabanan, lanjut lagi ke Pura Luhur Batukau,’’ jelasnya. Mengingat sangat pentingnya pelaksanaan karya ini, Wabup Sanjaya meminta agar seluruh Forkopimda turut serta berpartisipasi untuk menyukseskan serangkaian kegiatan Karya Agung Pangurip Gumi, sehingga berjalan dengan lancar sesuai dengan keinginan bersama. ‘’Puncak acara kita gelar pada tanggal 20 Februari 2020 sampai selesai pada tanggal 2 April 2020. Puncaknya nanti yang paling berat, yaitu tanggal 20 Februari 2020. Mohon doa restu dan kerja samanya,’’ pintanya. Menurut Sanjaya, kerja sama antarsemua unsur Forkopimda sangat penting dilakukan sebagai perwujudan sinergi dalam mewujudkan pebangunan di Tabanan. Di samping itu, untuk menjaga keajegan atau kelestarian tradisi, seni, adat dan budaya

AUDIENSI - Ketua Umum Panitia Karya Pangurip Gumi yang juga Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, saat melakukan audiensi di Polres Tabanan, Rabu (18/12) kemarin. di Kabupaten Tabanan. ‘’Tidak henti-hentinya saya minta tolong kepada kawan-kawan saya ini untuk ikut menyukseskan Karya Agung Pangurip Gumi ini. Pangurip Gumi ini merupakan bagian untuk menjaga keseimbangan, keserasian, keharmonisan dan kelestarian bumi kita secara sekala dan niskala,’’ imbuhnya. Ketiga pimpinan Forkopimda yang disambangi Wabup Sanjaya mengaku sangat bersedia turut serta berpartisipasi dalam Karya Agung Pangurip Gumi ini. Kapolres Tabanan AKBP Agus Tri Waluyo, misalnya, menanggapi ritual melasti sepanjang 43 kilometer. ‘’Dengan jarak 43, kalau ditambah itu kan tujuh. Kalau tujuh itu kan menuju, orang Jawa me-

nyebut pitu, pitulungan. Mungkin ini menuju kesuksesan dan mendapatkan pertolongan,’’ ujarnya. Dalam audiensi itu, banyak hal yang dibahas. Mulai perencanaan teknis sampai tahap antisipasi baik pengamanan dan keselamatan. Sementara itu, Ketua PN Tabanan Gusti Ayu Susilawati menjelaskan, pihaknya akan memberikan apa yang bisa diberikan dan akan bersama-sama menyukseskan karya ini. ‘’Karena karya ini untuk kita semua, untuk saya juga dan warga saya juga. Jadi, itu kan menyangkut kita juga. Marilah kita bersama-sama dengan kompak menyukseskan kegiatan yang luar biasa ini,’’ ujarnya. (ad478)

Gigit Tujuh Warga Petugas Buru Anjing Liar

Tabanan (Bali Post) -

Warga Desa Padangan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan resah akibat banyaknya kasus gigitan anjing liar di wilayahnya. Selama dua hari sejak Sabtu (14/12) dan Minggu (15/12) , tujuh warga setempat digigit anjing liar. Khawatir akan adanya kasus rabies, aparat desa langsung melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk segera melakukan penanganan. Hingga Rabu (18/12) kemarin, proses pencarian terhadap anjing liar tersebut masih dilakukan oleh petugas dan warga. Anjing tersebut belum berani disimpulkan rabies karena masih belum ditemukan. Perbekel Desa Padangan, I Wayan Wardhita, mengatakan perburuan terhadap anjing liar yang menggigit warga masih dilakukan. Dari informasi warga yang tergigit, anjing liar itu memiliki bulu berwarna cokelat berisi putih. “Masih terus dicari oleh petugas dan warga di lapangan,” ujarnya. Tujuh warga Desa Padangan yang digigit anjing liar, tiga warga Banjar Padangan

Kawan, yakni I Made Dwi tergigit di bagian paha, I Nyoman Putri juga di bagian paha dan I Wayan Rupaken di bagian kaki. Kemudian I Ketut Lazim juga digigit anjing liar di bagian paha dari Banjar Padangan Kelod, Luh Gede Surya Dewi bagian lutut dan Men Sunarwi bagian kaki dari Banjar Padangan Kaja, dan Ketut Suparma di bagian kaki warga dari Banjar Kangin. Menurut

Wardhita, ketujuh warga ini sudah mendapatkan vaksin di puskesmas dan kondisinya sudah membaik dan beraktivitas secara normal. Menurut Wardhita, anjing yang menggigit warga tersebut adalah anjing liar. Anjing itu terkadang terlihat di kebun warga untuk bersembunyi. Warga digigit saat sedang berjalan. “Ada warga yang digigit saat dari kebun, ada yang digigit usai matulungan, bahkan, ada

yang selamat karena saat digigit ban sepeda motornya yang kena,” bebernya. Dari penuturan warga, ada indikasi anjing yang menggigit lebih dari satu. “Ketika tanya ke warga yang digigit banyak menyebutkan perawakan anjing lebih pendek, jadi kemungkinan lebih dari satu anjing liar,” katanya. Untuk mengantisipasi agar tidak terulang kasus serupa, kata Wardhita, pihaknya akan menggelar rapat, Minggu (22/12) mendatang, terkait upaya menanggulangi anjing liar di Desa Padangan. Diakuinya, saat ini memang banyak terdeteksi banyak anjing liar. “Kami masih koordinasi dengan seluruh tokoh masyarakat termasuk adat untuk langkah selanjutnya,” tegasnya. (kmb28)

Tutup Tahun 2019

STIKI Raih Sepasang Prestasi Membanggakan

KAMPUS STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) berhasil naik tingkat menjadi Klaster Madya dalam klaster perguruan tinggi bidang kinerja penelitian yang diumumkan pada Selasa (19/11) oleh Kemenristek/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kampus ini sekaligus menjadi kampus yang mendapat hibah Penelitian Dosen Pemula (PDP) paling banyak di bawah lingkup Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VIII sehingga ditunjuk menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Seminar Hasil PDP, Kamis (12/12) lalu. Kemenristek/BRIN membuat klasterisasi dalam bidang penelitian. Menurut Undangundang Nomor 12 Tahun 2012, perguruan tinggi wajib dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat). Dibuatnya klasterisasi ini karena

perguruan tinggi tidak hanya melaksanakan pengajaran, namun juga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Klasterisasi ini dibagi menjadi empat kelompok, yaitu Klaster Binaan, Klaster Madya, Klaster Utama, dan Klaster Mandiri. Dari hasil yang telah diumumkan untuk periode 20162018, sebanyak 47 perguruan tinggi masuk ke dalam Kelompok Mandiri, 146 perguruan tinggi masuk ke dalam Kelompok Utama, 479 perguruan tinggi masuk ke dalam Kelompok Madya, dan 1.305 perguruan tinggi masuk ke dalam Kelompok Binaan. Kampus STIKI Indonesia yang termasuk Klaster Binaan (perguruan tinggi yang baru merintis pelaksanaan penelitian dan perlu dibina) meningkat menjadi Klaster Madya yang mana STIKI Indonesia telah mengelola penelitiannya dengan baik. Penilaian kinerja penelitian didasarkan pada beberapa indi-

kator, yaitu sumber daya penelitian sebanyak 30%, manajemen penelitian sebanyak 15%, luaran penelitian sebanyak 50%, dan revenue generating sebanyak 5%. Indikator-indikator yang berhasil ditingkatkan oleh Kampus STIKI Indonesia adalah jumlah publikasi dosen, baik dari jurnal nasional terakreditasi, internasional, maupun partisipasi dalam konferensi ilmiah. Terdapatnya Inkubator Bisnis (INBIS) juga menjadi nilai tambah. Dengan diperolehnya predikat Klaster Madya, pihak kampus dapat mengajukan reviewer. Selain itu, hibah yang dikelola akan menjadi lebih banyak dibandingkan dengan predikat sebelumnya. Anggaran maksimal yang dapat dikelola pada Klaster Madya adalah Rp7,5 miliar per tahun. “Penelitianpenelitian dari dosen sudah dibaca dari luar negeri dan ini menjadi nilai tambah. Semakin banyak kita punya jurnal di luar STIKI, maka nilainya juga akan semakin bagus,” ujar Ida Bagus Ary Indra Iswara, S.Kom., M.Kom. selaku Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Bagai peribahasa sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui, Kampus STIKI Indonesia menuai sepasang prestasi pada pengujung tahun 2019, yaitu menjadi tuan rumah Seminar Hasil PDP berkat lolosnya 20 proposal dari 21 proposal yang diajukan atau yang paling banyak dalam hibah PDP 2018-2019 dan naiknya predikat Kampus STIKI Indonesia menjadi Klaster Madya dalam bidang kinerja penelitian. (ad486)

Bali Post/kmb28

PASAR MURAH – Hari pertama pelaksanaan pasar murah, masyarakat sangat antusias untuk berbelanja.

Pasar Murah Jelang Nataru

Beras Paling Diburu Pembeli Tabanan (Bali Post) Ni Wayan Sudiningsih (42), warga Banjar Jambe Belodan, Desa Dauh Peken, Tabanan, tampak sumringah saat menjunjung beras seberat 10 kilogram dan sejumlah sembako lainnya yang dibelinya di ajang pasar murah yang digelar Pemkab Tabanan di areal parkir Gedung Kesenian I Ketut Maria, Rabu (18/12) kemarin. Pasalnya, harga yang ditawarkan memang jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran. Tentunya momen seperti ini sangat ditunggu-tunggu jelang hari raya ataupun jelang pergantian tahun. ‘’Senang sekali bisa untuk nambah jualan jaja uli di pasar. Tiap hari saya memang jualan jaja uli. Selain beras, saya beli gula juga, mumpung murah,’’ ujarnya. Dari pantauan di lapangan, hari pertama pelaksa-

naan pasar murah, animo masyarakat yang datang membeli masih belum begitu ramai. Kendati demikian, dari sejumlah komoditas yang ditawarkan, komoditi beras paling cepat laku. Seperti dikatakan Nyoman Sumerta, penjual beras dari Perpadi, untuk hari pertama pasar murah, ia hanya membawa 40 sak beras isian 5 kilogram dan 10 kilogram. Sejak dibuka pukul 07.30 Wita, hanya dalam hitungan jam saja, sudah banyak laku terjual. Harga jual yang ditawarkan lebih murah Rp1.000 per kilogram, di mana beras yang dipasarkan adalah jenis beras Ciherang dijual Rp45 ribu untuk isian 5 kilogram dan Rp90 ribu untuk yang isian 10 kilogram. ‘’Besok (Kamis hari ini - red) kami akan bawa lagi. Namun, jumlahnya masih koordinasi dengan bos kami di Perpadi,’’

terangnya. Kepala Bagian Perekonomian Sekda Tabanan yang juga Sekretaris Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tabanan, Gusti Putu Ekayana, mengatakan pasar murah jelang Nataru ini digelar selama tiga hari. Sebelumnya ia telah bersurat ke tingkat kecamatan. ‘’Saya yakin hari kedua dan ketiga akan banyak lagi masyarakat yang datang,’’ katanya. Hari pertama pasar murah, komoditi yang banyak dicari, yakni beras, gula, minyak dan telur. Menurut Ekayana, komoditi yang dijual melibatkan OPD terkait seperti Dinas Perdagangan yang menggandeng mitra kerjanya, dan Dinas Pertanian yang menggandeng Perpadi dan pedagang telur. Menariknya, mereka menjual barang dagangannya di atas kendaraan. ‘’Ini murni produsen pertama sehingga

otomatis harga lebih murah tanpa melalui pengepul dan pengecer. Jadi, harga pokok dari produsen,’’ ujarnya. Melalui kegiatan pasar murah ini, kata Ekayana, pihaknya ingin mengubah mindset agar produsen mau peduli bergerak mengendalikan laju inflasi dengan mengadakan pasar murah dan menjaga kestabilan stok. ‘’Seandainya ada komoditas yang berkurang, biar bisa segera dikoordinasikan untuk dicarikan solusi, sehingga tidak sampai berdampak pada laju inflasi,’’ ujarnya. Sementara untuk pengawasan produk kedaluwarsa terkait program perlindungan konsumen, TPID sendiri akan berkoordinasi dengan dinas terkait. Tentunya pengawasan tersebut wajib dilakukan. ‘’Masih kami koordinasikan jadwalnya. Rencananya juga akan menggandeng pihak kepolisian,’’ terangnya. (kmb28)


Kamis Pon, 19 Desember 2019

Bali Post/nik

LEBAR - Suasana di kediaman almarhum Ida Pedanda Nyoman Temuku di Griya Cebang Giri Kesuma, Desa Melinggih, Kecamatan Payangan, Rabu (18/12) kemarin.

Ida Pedanda Nyoman Temuku ”Lebar”

Gianyar (Bali Post) Ida Pedanda Nyoman Temuku yang merupakan penemu Wariga Belog telah lebar (wafat) di RSUP Sanglah, Selasa (17/12) malam. Sebelum meninggal, sulinggih 72 tahun ini diketahui mengalami sesak napas akibat penyempitan jantung. Almarhum pun sempat dilarikan ke Puskesmas Payangan lantas dirujuk ke RSUP Sanglah. Pantuan Bali Post di kediaman almarhum di Geria Cebang Giri Kesuma, Desa Melinggih, Kecamatan Payangan, Rabu (18/12) kemarin, terlihat kerabat serta sejumlah sulinggih silih berganti datang untuk melayat serta menyampaikan bela sungkawa. Putra almarhum, I.B. Mayun, mengatakan almarhum memang punya rekam medis menderita penyempitan jantung. Dengan kondisi itu, almarhum sudah pernah operasi pemasangan ring di jantung. “Selasa kemarin, kira-kira pukul 19.00 Wita, beliau mengalami sesak napas,” katanya didampingi keponakan almarhum, IB Palguna. Ida Pedanda Nyoman Temuku lantas dilarikan ke Puskesmas Payangan untuk pertolongan pertama, kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah. “Beliau mengembuskan napas terakhirnya di RS Sanglah sekitar pukul 21.00 Wita,” ucapnya. Hingga Rabu kemarin, jenazah almarhum ditempatkan di Gedong Kaja Geria Cebang Giri Kesuma, Desa Melinggih. Sementara untuk kepastian upacara almarhum masih menunggu keputusan rapat keluarga. “Belum ada keputusan masih rapat semeton,” tandasnya. (kmb35)

Tunggakan BPJS Kesehatan Capai Rp10,7 Miliar Gianyar (Bali Post) Tunggakan pembayaran iuran BPJS Kesehatan di Kabupaten Gianyar terbilang cukup besar. Berdasarkan data BPJS, dari 500.154 penduduk Gianyar, ada 10 ribu lebih peserta tidak taat bayar iuran. Jumlah itu jika ditotal mencapai Rp10,7 miliar. Hal ini disampaikan Kepala BPJS Klungkung yang membawahi wilayah Kabupaten Gianyar, dr. Endang Triana Simanjuntak, Rabu (18/12) kemarin. Endang mengatakan ada sejumlah faktor penyebab penunggakan tersebut. Mulai dari peserta yang mau seksio (operasi bedah cesarred) yang ikut BPJS. Ada pula peserta yang setelah melahirkan, tidak pernah lagi membayar iuran. “Setelah seksio, mereka berhenti di tengah jalan, tidak melanjutkan membayar,” keluhnya. Endang mengatakan, prinsip di BPJS adalah gotong royong, sehingga pihaknya berharap, para peserta BPJS paham dengan kewajibannya. Terlebih, per Januari 2020, tarif BPJS naik. Untuk kelas III, dari Rp 25 ribu per peserta per bulan menjadi Rp 42 ribu per peserta per bulan. “Apabila dua bulan menunggak,

kami hubungi mereka. Kami berusaha supaya peserta aktif membayar kewajibannya mereka. Kami harap peserta paham,” jelasnya. Merujuk Undang-undang, lanjut Endang, peserta diwajibkan terus melanjutkan kepesertaan dengan membayar iuran setiap bulan. Ditegaskan, sekali masuk tidak boleh berhenti, kecuali meninggal dunia. Ditambahkan dengan kenaikan tarif iuran, peserta pun bisa memilih kelas. “Kalau berat di kelas satu atau kelas dua, bisa turun kelas. Kami ada kebijakan sampai April 2020, bisa turun kelas tiga,” ungkapnya. Meski turun kelas, tak merubah pelayanan. “Kalau mau ganti ring jantung atau cuci darah tetap bisa. Cuma

Pendidikan

Siswa dan Guru Juara LKTI, Futsal dan Cricket Go Nasional Kusuma bersama Ayu Candra Dewi dan Anggi Candra meraih juara III LKTI di Poltekes Bali. Tim binaan Made Yadnya Tresna Putra juga meraih perunggu di Olimpiade Fisika di Unud atas nama Kamita Putri. Di ajang Lomba Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) SMA tingkat nasional, I Gede Teguh Permana dan Romiza Zildjian meraih special award dari Kemdikbud. Keduanya juga meraih juara III di LKTI Kimia di Unud. Di bidang lain, Putu Jenny Natasia dan I Putu Gede Raditya Wikadhyana meraih juara Harapan III lomba pelajar pelopor lalu lintas se Denpasar. Di Bahasa Inggris anakanak Sixsma meraih empat prestasi. Juara I pidato Bahasa Inggris se-Bali oleh A.A. Djagat Karana Prawangsa. Juara II diraih I Made Pasek Pramadita Swarsa dan juara III oleh Toni Kristianto. Siswa binaan Ni Wayan Rusmayanti, S.S. ini juga meraih juara II Olimpiade Bahasa Inggris oleh Elia David. Sementara Rahmi Zakiya Zahara meraih juara II Business Plan di Poltek Bali. Gurunya, I Made Yadnya Tresna

PRESTASI - Kasek Nyoman Mudita bersama pelatih bergambar bersama siswa SMAN 6 Denpasar yang berprestasi.

pas dirawat berada di ruang kelas tiga,” paparnya. Selanjutnya, bagi peserta yang benar-benar tidak mampu ikut BPJS Kesehatan, masih diberikan kesempatan ikut

BPJS. Dikatakan peserta bisa ikut PBI (Penerima Bantuan Iuran), dalam hal ini peserta mengajukan ke pusat bahwa sebagai orang miskin. Di Gianyar, jum-

lah PBI ada dua. Pertama, yang dibantu melalui ABPN sebanyak 147.260 peserta, dan yang kedua, dibantu melalui APBD sebanyak 12.618 peserta. (kmb35)

Hasil Riset Dibukukan dalam Bentuk ”Prosiding”

Prestasi Akhir Tahun SMAN 6 Denpasar

SISWA SMAN 6 Denpasar (Sixsma) selalu mempersembahkan kado akhir tahun berupa prestasi. Tahun ini bukan saja siswa yang mengukir prestasi, namun juga gurunya. Siswa dan guru Sixsma sukses meraih juara I LKTI se-Bali. Sementara tim futsal melaju ke tingkat nasional dan cricket memperkuat tim praPON Bali serta mengukir segudang prestasi budaya. Untuk kesekian kalinya siswa Sixsma meraih predikat Putra Sekolah Ajeg Bali 2019. Prestasi ini dipersembahkan I Komang Dimastyasa. Dia juga menyandang predikat winner duta pendidikan se-Bali. Di bidang LKTI, siswa Sixsma jagonya. Ni Putu Dina Agustina (X-IPA-4) menjadi duta Bali di lomba Peneliti Belia Nasional setelah meraih juara I di Bali bidang sosiologi. Bidang life science meraih juara harapan I oleh Pande Putu Andika Putra Ariwangsa dan Ketut Yoga Surya Dharma (X-IPA-1). Tim lain diperkuat Ari Kusuma dan Mirah Artati Devi meraih juara III. Di ajang lain Tim Sixsma diperkuat Ari

Bali Post/nik

BPJS - Kepala BPJS Klungkung yang membawahi wilayah Kabupaten Gianyar, dr. Endang Triana Simanjuntak, saat membeberkan tunggakan BPJS Kesehatan yang mencapai 10 ribu lebih.

Putra, juara I LKTI guru di Undiksa 2019. Bahkan dia tiga kali merebut piala bergilir rektor sehingga tahun ini berhak menjadi piala tetap. Guru Fisika Sixsma ini juga meraih juara I best practice serangkan HGN. Budaya dan Olahraga di bidang budaya siswa Sixsma meraih juara I lomba MC Bahasa Bali atas nama Sayu Putu Ratih. Siswa kelas XII IPS1 ini juga juara I lomba pidato bahasa Bali di Festival Anak Hindu 2019. Ratih berpasangan dengan Ni Made Risma Dwiantari meraih juara III lomba kekawin se-Bali. Siswa binaan A.A. Ngurah Pujana, S.Ag., M.Pd.H. ini juga meraih juara III lomba kekawin putri se-Denpasar yang diukir Ratih dan Desy Anggreni. Di Olimpiade Agama Hindu, I Ketut Alfina Alit Kristiwiyawan, meraih juara II, Gede Raditya Wikadiana meraih ranking IV dan Jeny Natashia ranking 7. Mereka kini sedang lomba di tingkat Bali. Di olahraga, tim Futsal Nem Sanur meraih juara I se-Bali. Tim ini go nasional memperebutkan piala Menpora. Bahkan meraih predikat pemain terbaik atas nama Darmar Gozali dan Yoga Prasetya sebagai top skor. Sementara atlet Cricket Sixsma, I Dewa Ayu Dara Agung Laksmi Paramitha, kini memperkuat tim Bali di Pra-PON 2019. Kepala SMAN 6 Denpasar Drs. I Nyoman Mudita, M.Pd. didampingi para Wakasek Drs. Nyoman Sumahendra, Drs. I Nyoman Sudiarta, I Wayan Subiakta, S.pd., Drs. I Wayan Arta, dan Drs. Jerokum mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada siswa dan guru Sixsma yang terus mengharumkan nama Sixsma di akademik, budaya dan olahraga. Prestasi luar luar biasa ini adalah kado akhir tahun 2019 dan di 2020 nanti dia berharap makin banyak lagi prestasi yang diukir siswa dan gurunya. (ad483)

STIMI Handayani Denpasar Komitmen Tingkatkan Hasil Penelitian Dosen DALAM rangka meningkatkan mutu penelitian dan peringkat perguruan tinggi, Sekolah Tinggi Ilmu Managemen Indonesia (STIMI) Handayani Denpasar di bawah naungan Yayasan Pendidikan Handayani Denpasar secara konsisten selama 7 tahun menggelar seminar nasional hasil penelitian (riset) yang dibukukan dalan bentuk prosiding. Bahkan, seminar nasional ini dilaksanakan 2 kali dalam setahun. Kali ini, sebanyak 8 artikel dari dosen eksternal dan 4 artikel dari dosen STIMI Handayani Denpasar diseminarkan, Rabu (18/12) kemarin. Seminar nasional ini menghadirkan narasumber khusus, yaitu Prof. Raka dan Prof. Wardana yang dihadiri Kasubag Sumber Daya LLDikti Wilayah VIII BaliNusra Pande Putu Suryadinata dan melibatkan sebanyak 150 mahasiswa semester akhir. Wakil Ketua I STIMI Han-

dayani Denpasar Dr. Dra. Ni Ketut Karwini, M.M. mengatakan kegiatan seminar nasional hasil penelitian dibukukan dalam bentuk prosiding merupakan program tahunan yang telah dilaksanakan secara rutin sejak 18 Juni 2013 silam. Pesertanya berasal dari para dosen di perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Bali. Tujuannya untuk meningkatkan motivasi, kepekaan dan kesadaran akademik mahasiswa dan dosen, khususnya di bidang riset. Di samping juga bertujuan untuk memenuhi kewajiban para dosen membuat BKD (beban kerja dosen) dan SKP untuk kepentingan pengembangan karier serta penerimaan serdos setiap tahun. Sebab, dikatakan setiap tahun dosen harus membuat laporan BKD dan SKP secara online, sehingga setiap dosen harus memiliki ID Sinta (Science and Technology Index). “Kami memiliki

SEMINAR - Wakil Ketua I STIMI Handayani Denpasar Dr. Dra. Ni Ketut Karwini, M.M. (2 dari kanan) berfoto bersama para narasumber dalam seminar nasional hasil penelitian yang dibukukan dalam bentuk prosiding, Rabu (18/12) kemarin.

komitmen untuk mendorong para dosen melakukan penelitian dan dibuatkan artikel, apalagi salah satu kewajiban perguruan tinggi adalah melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, di samping melakukan proses pendidikan,” ujarnya. Dihubungi terpisah, Ketua Yayasan Pendidikan Handayani Denpasar Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H. mengatakan sebagai penyelenggara pendidikan STIMI Handayani, pihaknya sangat mendukung semua kegiatan berlandaskan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang penelitian. Menurutnya, riset merupakan basis pengembangan ilmu pengetahuan. Sebab, ilmu pengetahuan adalah sebuah pengetahuan yang memiliki karakter khusus, metodologi tersendiri, dan menjunjung tinggi objektivitas. Kasubag Sumber Daya LLDikti Wilayah VIII Bali-Nusra Pande Putu Suryadinata mengatakan antusias dosen peneliti di perguruan tinggi di Bali terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini dibuktikan semakin banyaknya para dosen yang mengajukan tingkatan jabatan akademik mereka di LLDikti Wilayah VIII. Sebab, hasil penelitian yang diprosiding dapat membantu para dosen peneliti untuk meningkatkan jabatan akademik mereka. Selain itu, hasil penelitian yang dilakukan harus dipublikasikan, sehingga diketahui oleh masyarakat luas. Apalagi, saat ini LLDikti Wilayah VIII telah memberikan ruang kepada para peneliti, terutama peneliti pemula untuk melakukan penelitian yang didesentralisasi di LLDikti Wilayah VIII, sehingga tidak lagi bersaing dengan peneliti dari Jakarta. (ad484)

Temui Wabup, Senator Tinjau Situs Pra Majapahit “Ganesha Gimbal” di Jawa Timur

Shri Gusti Wedakarna Tegaskan Patung Ganesha Gimbal Magetan Satu-satunya di Dunia MENINDAKLANJUTI aspirasi umat Hindu Indonesia terkait temuan patung Ganesha Gimbal di Desa Bangsri, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III akhirnya turun ke lapangan untuk meninjau langsung situs langka yang sudah ditemukan sejak tahun 2017 itu. Tapi belum mendapatkan penanganan sebagaimana mestinya. Didampingi Direktur The Hindu Center Of East Java, PHDI Jawa Timur, PHDI Madiun Magetan, Pejabat Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCP) Trowulan Jawa Timur, Senator Arya Wedakarna (AWK) diterima Hj. Nanik Endang Ruskmiartini, M.Pd. (Wakil Bupati Magetan) di Kantor Bupati. Dalam agenda rapat kerja, Senator DPD-RI menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Magetan segera melindungi situs dimaksud sesuai den-

gan aturan dan perundangundangan yang berlaku, termasuk adanya kewenangan pengelolaan kawasan situs sejarah yang berskala daerah oleh pemerintah kabupaten. “Sesuai dengan UU Cagar Budaya No.11/2010, temuan situs cagar budaya termasuk yang dulunya memiliki fungsi keagamaan bisa mendapatkan perlindungan negara. Ini konsekuensi dari situs/candi menjadi living monument sesuai UU ini. Magetan adalah kabupaten yang sudah memiliki dua contoh penataan, revitalisasi candi dengan sangat baik, yakni Candi Simbatan (Dewi Sri) dan Candi Sadon (Reog) yang ditata dengan baik. Semoga proses penataan kawasan di Bangsri ini bisa dimaksimalkan dengan kerja sama pusat melalui BPCB yang ada di bawah Direktorat Kebudayaan Kemendibud RI dan juga Pemkab Magetan. Kami dari DPD-RI siap untuk memberikan bantuan rekomendasi baik agar ini menjadi perhatian dari pemerintah

pusat. Tapi saya minta penataan kawasan sudah bisa dimulai hari ini oleh Pemkab Magetan,“ ungkap Senator AWK. Dalam kunjungan ke lokasi, Senator AWK didampingi Drs. Venly Tomy Ncholas (Kadisparbud Magetan). Senator AWK mendapatkan penjelasan langsung dari Andi M. Said (BPCP) Trowulan terkait dengan proses ekskavasi termasuk penataan kawasan yang bisa dikerjasamakan oleh Pemkab Magetan dengan BPCB serta desa setempat, termasuk adanya posisi patung yang seharusnya sebagaimana pakem-pakem yang ada. “Tadi di lapangan sudah dijelaskan terkait dengan rencana kerja usai situs ini didata. Artinya Pemkab Magetan harus segera menetapkan kawasan ini sebagai situs dengan SK Bupati. Setelah itu dibuat rencana kerja sama dengan pemilik lahan serta pemberdayaan desa untuk pengelolaan. Secara landscape, kawasan ini sudah

sangat mendukung dan tidak perlu ditata berlebihan karena sudah baik. Tinggal dibuka akses masuk dan parkir untuk menunjang pariwisata sejarah dan wisata spiritual,“ kata Gusti Wedakarna yang juga President The Hindu Center Of Indonesia ini. Lebih lanjut kepada PHDI yang hadir, Senator AWK memberikan sejumlah petunjuk bahwa pihak PHDI agar segera mengadakan upacara macaru, guru piduka, dan abhiseka patung Ganesha di lokasi yang bertujuan untuk memunculkan aura positif di kawasan. Ini bisa dilakukan nanti menjelang Siwaratri. “Arca Ganesha Gimbal ini adalah arca yang unik, dan mungkin satu-satunya di dunia ada arca Ganesha dengan rambut gimbal terurai. Dan juga arca Ganesha ini terdapat dua taring yang masih utuh, ini artinya simbol Ganesha sebagai Brahmacari saat itu. Kita tahu taring yang patah di salah satu caling Ganesha menandakan ganesha

yang sempurna usai menulis Kitab Suci Weda bersama Maharesi Wyasa. Hal lain yang mencengangkan, di belakang kepala Ganesha Gimbal ini ada ornamen Naga Besar yang sangat mirip dengan budaya China. Ini artinya ada persatuan Siwa Budha yang penuh toleransi. Menurut ahli, situs ini berusia jauh sebelum Majapahit. Artinya sekitar awal abad X. Prinsip saya selaku DPD-RI siap untuk melindungi dan juga membantu dengan segala daya upaya agar situs ini lestari sesuai amanat UU dan juga implementasi ajaran Bung Karno, berkepribadian di bidang kebudayaan (Tri Sakti). Selain itu, ini semua berkat Sabdo Palon Nayogenggong,“ ucap Gusti Wedakarna. Selama kunjungan Gusti Wedakarna di lokasi, muncul rintik-rintik hujan khususnya di sekitar batu patirtan dan punden berundak yang melengkapi kemistisan situs Ganesha Gimbal ini. (ad487)

SATYAGRAHA – Senator DPD-RI bersama PHDI Jatim dan Madiun, Kadisparda, BPCB Trowulan, TNI/Polri meninjau situs Ganesha Gimbal yang muncul di Magetan (atas) dan saat AWK disambut Wakil Bupati Magetan di Kantor Bupati.


Kamis Pon, 19 Desember 2019

Proteksi Petani Garam Kusamba

Pemkab Ajukan Sertifikat IG ke Kemenkum HAM

Denpasar (Bali Post) –

Bali Post/kmb31

PETISI - Tokoh masyarakat Banjarangkan dikoordinatori Ngakan Nyoman Mulyawan saat menyerahkan petisi tanda dukungan warga desa setempat kepada Aspidsus Kejati Bali, Rabu (18/12) kemarin.

Belasan Tokoh Masyarakat Banjarangkan Datangi Kejati Bali Bawa Petisi yang Diteken Ratusan Warga

Semarapura (Bali Post) Belasan tokoh masyarakat Desa Banjarangkan, Klungkung, kembali mendatangi Kejati Bali, Rabu (18/12) kemarin. Kedatangan mereka untuk melihat progres penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan gedung SDN 1 Banjarangkan yang diduga banyak melibatkan oknum pejabat. Bahkan, mereka membawa petisi sebagai bentuk pernyataan sikap yang diteken langsung ratusan masyarakat Banjarangkan agar penanganan kasus ini segera dapat dituntaskan. Rombongan tokoh masyarakat Desa Banjarangkan tiba di Kejati Bali sekitar pukul 10.00 Wita. Mereka dipimpin Ngakan Nyoman Mulyawan dan sudah mendapatkan izin dari perbekel setempat. Para tokoh masyarakat Desa Banjarangkan itu diterima oleh Asisten Intelijen Kejati Bali Eko Hening Wardono, Asisten Pidana Khusus Kejati Bali Nyoman Sucitrawan dan Kasi Penyidik Pidana Khusus Anang Suhartono. Ngakan Muliawan mengatakan, sejak kasus ini terekspos, penanganannya terkesan lambat. Masyarakat pun mempertanyakannya. Kalau memang harus ada yang bertanggung jawab, pihaknya meminta agar segera diproses, sehingga gambarannya jelas. ‘’Kami ingin dugaan penyimpangan itu bisa diperjelas dan penanganan kasus ini tuntas. Semua harus terang bagi warga. Kami merasa ini ada tarik ulur,’’ kata Klian Adat Pagutan ini. Terkait dugaan adanya temuan pelanggaran secara administrasi dan konstruksi, kata Ngakan Muliawan, tim audit dari Unud yang independen juga sudah turun. Namun, hingga kini hasilnya juga belum turun. Padahal, warga sudah tahu, secara kasat mata sudah sangat jelas tidak sesuai spesifikasi. Dikelola secara swakelola, tetapi justru digarap oleh pemborong. Apalagi, dibekengi oknum pejabat. Seharusnya tukangnya dari orang setempat. Ke-

nyataannya, panitia hanya formalitas, pekerjanya juga bukan orang lokal, tetapi justru orang luar Bali. Menanggapi kedatangan tokoh masyarakat Banjarangkan tersebut, Anang Suhartono mengatakan, dalam penanganan kasus tentu ada skala prioritas. Namun, bukan berarti pihaknya mengabaikan Klungkung. Khusus untuk penanganan kasus SDN 1 Banjarangkan, pihaknya menegaskan proses penyelidikan sudah memasuki tahap akhir. Bulan ini pihaknya mengaku sudah mulai menyusun laporan akhir tentang apa yang telah ditemukan di lapangan, setelah penyidik menerima hasil audit dari Tim Audit Independen Unud. ‘’Hasil audit Unud terkait konstruksi bangunannya sudah keluar. Secara umum, hasil audit penghitungan konstruksi memang ditemukan ada pelanggaran. Itu progresnya. Jangan lagi ada kesan kami menghalangi, atau membuat ini menjadi lambat,’’ katanya. Disinggung mengenai detail kerugian negara sebagaimana hasil audit Tim Unud, Anang Suhartono enggan membeberkannya. Sebab, kasusnya masih dalam tahap penyelidikan. Ia berjanji akan menyampaikannya, apabila nanti memang ada peningkatan penanganan dari penyelidikan menjadi penyidikan. Kalau kasus ini naik, maka yang bertanggung jawab tentu adalah kepala sekolah. Tetapi, dalam proses pengembangan, tidak menutup kemungkinan bisa menyentuh oknum pejabat terkait. Asisten Pidana Khusus Kejati Bali Nyoman Sucitrawan menambahkan, intinya penanganan kasus ini akan disimpulkan, khususnya siapa yang harus menjadi tersangka, sehingga ini tetap akan berjalan. Ia meminta warga tetap bersabar. Ditegaskan, kasus ini tentu dalam penanganan serius, sebagaimana harapan warga. Pihaknya juga berharap agar para tokoh masyarakat Banjarangkan dapat menjaga kondusivitas di wilayah setempat. (kmb31)

Pemkab Klungkung menyiapkan langkah serius dalam memproteksi petani garam Kusamba, Kecamatan Dawan. Melihat keseriusan mereka mempertahankan profesinya itu, Pemkab Klungkung bergerak cepat melakukan langkah-langkah strategis mengapresiasi petani garam Kusamba, agar mereka memiliki sertifikat IG (Indikasi Geografis). Sejauh ini Pemkab Klungkung telah mendatangkan Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif), kemudian melakukan penelitian. Hasil penelitiannya dijadikan dokumen permohonan untuk diajukan ke Kemenkum HAM. ‘’Permohonan untuk memperoleh sertifikat IG itu sedang diproses. Baru sekitar seminggu lalu pihaknya melengkapi persyaratan sertifikat IG ke Bekraf. Dengan adanya sertifikat IG itu maka garam Kusamba nantinya bisa diekspor ke luar negeri. Dengan demikian garam Kusamba itu tidak akan dicegat Bea Cukai,’’ kata Nyoman Wikaya, Kasi Pemberdayaan Usaha Kecil, Permodalan, Kelautan dan Peri-

kanan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung saat ditemui di areal petani garam Kusamba, belum lama ini. Keberadaan petani garam Kusamba itu pernah mencapai 131 orang petani. Namun, karena terjadi abrasi dan harga garam tidak sesuai harapan, akhirnya banyak warga meninggalkan profesi yang diwarisi dari leluhurnya itu. Pembuatan garam itu diajari para tetua mereka, namun mayoritas sudah meninggal. Karena itu saat ini jarang ada generasi muda yang mau menggeluti petani garam. Berbagai upaya sudah dilakukan. Namun, diakui, memang belum maksimal. Alasannya, terbentur

dana dan regulasi. ‘’Sebelum mengurus sertifikasi IG, kami juga pernah memberikan pompa, agar memudahkan petani mengambil air laut menuju pusat pengelolaan garam itu,’’ tegasnya. Garam Kusamba itu perlu mendapatkan sertifikat Indikasi Geografis untuk melindunginya dari pemalsuan. Selain itu, katanya, menjaga kualitas yang sudah sangat terkenal sejak masa Kerajaan Klungkung sampai saat ini, melestarikan kekayaan budaya dan pengetahuan tradisional masyarakat Kusamba membuat garam, dengan teknik ciri khas Kusamba. Untuk mengajukan permohonan pendaftaran Indikasi

Geografis kepada Kementerian Hukum dan HAM RI, Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Garam Kusamba Bali (MPIG-GKB) dibantu berbagai pihak menyusun dokumen deskripsi Indikasi Geografis Garam Kusamba yang berisi informasi. Informasi itu berkaitan dengan MPIG-GKB, reputasi, kualitas dan karakteristik khas produk garam Kusamba. Sertifikat IG juga merupakan upaya menjaga mutu, sekaligus meningkatkan produksi dan pemasarannya. Garam Kusamba saat ini punya dua jenis produk yaitu bubuk garam alami dan bubuk garam beryodium. Agar MPIG-GKB dapat berperan maksimal dan dapat melakukan berbagai kegiatan bisnis dengan baik, seperti misalnya membentuk koperasi dan unit-unit usaha/kegiatan lainnya, MPIG-GKB akan didaftarkan ke notaris agar kuat setelah berbadan hukum. (kmb31)

Peringatan Hari Ibu di Kabupaten Klungkung

Berlangsung Sederhana, Para Suami Ucap Kata Sayang kepada Istri PERINGATAN Hari Ibu ke-91 di Kabupaten Klungkung berlangsung dalam suasana sederhana. Peringatan diisi dengan pemotongan tumpeng dan senam bersama di Lapangan Puputan Klungkung, Rabu (18/12) sore kemarin. Suasana romantis terlihat sebelum senam dimulai di mana Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang hadir saat itu mengkomando peserta bapakbapak mengucap kata ‘’Kami Sayang Ibu’’ yang selanjutnya dibalas oleh ibu-ibu atau para istri ‘’Bapak, Kami Juga Sayang Bapak’’. Dalam sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia I Gusti Ayu Bintang Darmawati yang dibacakan Bupati Suwirta menyampaikan bahwa hakikat Peringatan Hari Ibu (PHI) setiap tahunnya adalah mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda akan arti dan makna Hari Ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan yang tidak dapat dipisahkan

dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. ‘’Untuk itu sebagai apresiasi atas gerakan yang bersejarah itu, PHI ditetapkan setiap tanggal 22 Desember sebagai hari nasional,’’ ujar Bupati Suwirta. Lebih lanjut ditambahkan, tema PHI ke-91 tahun 2019 ini adalah ‘’Perempuan Berdaya, Indonesia Maju’’ yang dibangun dengan melihat situasi dan kondisi bangsa Indonesia yang masih mengalami kekerasan, perlakuan diskriminatif dan lain-lain. ‘’Semoga peringatan Hari Ibu ke-91 tahun 2019 ini dapat mendorong terciptanya kesetaraan perempuan dan lakilaki dalam setiap aspek kehidupan,’’ harap Bupati Suwirta. Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung I Nyoman Ardika menyampaikan peringatan Hari Ibu merupakan upaya bangsa Indonesia untuk mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan Indonesia yang telah berjuang dalam merebut dan mengisi kemerdekaan. Perayaan Hari Ibu

LOMBA - Bupati Suwirta saat menyerahkan piala kepada salah satu pemenang lomba dalam rangka Hari Ibu. ke-91 tahun 2019 diselenggarakan melalui beberapa kegiatan, yakni diawali dengan jalan sehat keluarga, lomba senam osteoforosis, seminar kesehatan tulang dan stunting dan berbagai lomba dengan organisasi perempuan, sembahyang bersama dan ziarah. Di akhir kegiatan, Bupati Su-

wirta menyerahkan piala kepada para pemenang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Klungkung Ny. Ayu Suwirta, Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Klungkung Cokorda Gede Agung serta Forkopimda Kabupaten Klungkung. (ad488)


Kamis Pon, 19 Desember 2019

Mas Sumatri dan Artha Dipa Ambil Formulir Calon Bupati Amlapura (Bali Post) Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri dan Wakil Bupati I Wayan Arta Dipa mengambil formulir pendaftaran bakal calon di Sekretariat DPD Partai Golar, Rabu (18/12) kemarin. Pengambilan formulir tersebut diwakilkan masingmasing anaknya. Artha Dipa memberikan mandat kepada putrinya, Ni Putu Putri Adnyani, dan adik kandungnya, I Ketut Sumerta. Mereka tiba sekitar pukul 11.00 Wita untuk pendaftar pertama di Partai Golkar. Setelah itu, disusul kedatangan utusan dari Partai NasDem untuk pengambilan formulir pendaftaran Ayu Mas Sumatri yang diwakilkan putranya, I Gusti Ngurah Subagiarta alias Ode, bersama dengan Sekretaris Partai NasDem I Made Juwita. Keduanya tiba di Kantor DPC Partai Golkar sekitar pukul 12.00 Wita. Usai pengambilan formu-

Bali Post/kmb41

FORMULIR - Putri dari I Wayan Artha Dipa, Ni Putu Putri Adnyani, dan adik kandung Arta Dipa, I Ketut Sumerta, saat mewakili mengambil formulir pendaftaran bakal calok kepala daerah dan wakil kepala daerah jelang Pilkada 2020 mendatang.

Okonomi

Gelar Pelatihan, Ajak UMKM Pasarkan Produknya di Alfamart

ALAFAMART - Suasana pelatihan industri kecil dan menengah PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Pengelola Alfamart) bekerja sama dengan PLUT-KUMKM Provinsi Bali dan Dinas Koperasi UMKM Karangasem. PT SUMBER Alfaria Trijaya Tbk. (selaku pengelola Alfamart) melakukan pelatihan bagi Industri Kecil Menengah bekerja sama dengan PLUT-KUMKM Provinsi Bali dan Dinas Koperasi UMKM Kabupaten Karangasem. Kegiatan yang dilaksanakan Rabu (18/12) kemarin, di Ruang Rapat

Diskop setempat itu, bertujuan mengajak UMKM untuk memasarkan produknya di toko Alfamart dengan harapan bisa terus menumbuhkan keberadaan usaha tersebut. Sekretaris Dinas Koperasi UMKM Karangasem I Wayan Kertia mengatakan, kerja sama yang dilakukan

dengan Alfamart ini sangat baik karena pihak minimarket itu dapat memfasilitasi produk UMKM untuk bisa dipasarkan dengan menyediakan tempat khusus. ‘’Tentunya semuanya ada proses dan dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku. Semua harus mengubah mindset-nya supaya bisa berkembang dan maju,’’ ucapnya. Dia berharap produk lokal di wilayah tersebut lebih banyak diserap nantinya dan para pelaku usaha diberikan kemudahan untuk memasukkan produknya. Sementara itu, Branch Merchandising Alfamart Bali Ni Made Ayu Riantini pada pelatihan tersebut menyampaikan mengenai prosedur supaya produk IKM bisa masuk dan dipasarkan di toko-toko Alfamart. Mulai dari kemasan sampai legalitasnya, tetapi tentunya tidak serumit suplier besar. ‘’Kami ingin berbagai produk makanan khas Kabupaten Karangasem sema-

lir, Sumerta mengatakan pihaknya diminta oleh bakal calon untuk mengambil formulir pendaftaran ke DPD Partai Golkar. ‘’Kami hanya dimandatkan untuk mengambil formulir pendaftaran. Kami kurang tahu apakah bakal calon akan mendaftar sebagai kepala daerah atau wakil kepala daerah,’’ ucapnya didampingi Putri Adnyani. Sumerta menambahkan,

kin dikenal oleh masyarakat dengan cara dipasarkan di toko Alfamart. Semoga kerja sama ini dapat berlanjut secara berkesinambungan,’’ katanya. Ayu menuturkan, sebelumnya memang sudah ada produk lokal yang sudah dipasarkan di toko Alfamart. ‘’Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami mengajak para IKM di kabupaten ini untuk memasarkan produknya ke toko kami, namun harus mengikuti prosedur yang ada. Terkait kendala-kendala teknis yang mungkin ada, bisa didiskusikan dengan kami serta dinas terkait,’’ ucapnya. Usai kegiatan, ada beberapa contoh produk IKM yang akan diseleksi terlebih dahulu dan kemudian diusulkan ke kantor pusat untuk dipasarkan. Akan tetapi semuanya tidak instan, butuh proses dalam pengajuannya. ‘’Produk yang dibawa tersebut di antaranya telur asin dan kopi salak,’’ ujar Ayu. (ad479)

untuk pengembalian formulir pendaftaran belum bisa dipastikan kapan akan dilakukan. Pihaknya masih menunggu hari baik atau momen yang tepat untuk pengembalian formulir. ‘’Kami belum bisa pastikan kapan akan dikembalikan formulirnya. Kami akan mencari hari baik. Nanti kami akan sampaikan lagi kalau formulir akan mengembalikan,’’ katanya. Hal yang sama juga disampikan Sekretarsi Partai NasDem I Made Juwita didampingi Ngurah Subagiarta. Dia menjelaskan, tujuan kedatangan dirinya untuk mengambil formulir pendaftaran atas

perintah Ayu Mas Sumatri. Sebelum mengambil formulir pendaftaran ini, pihaknya sudah sempat berkoordinasi dengan Partai Golkar. Bahkan, saat itu pihaknya telah menyetorkan biodata Mas Sumatri untuk ikut mendaftar sebagai bakal calon bupati di Partai Golkar. Ketua Pembentukan Tim Pilkada Wayan Sekep Ariana Munasabat mengatakan, pendaftaran untuk pengambilan formulir ini dimulai 18 sampai 27 Desember. Sementara untuk pengembalian formulir pendaftaran dilakukan mulai 28 Desember sampai 7 Januari 2020. ‘’Kami minta bakal calon melengkapi segala administrasi yang dibutuhkan. Kalau sudah lengkap, bisa diserahkan ke kami. Selanjutnya formulir akan diserahkan ke DPP. Setelah itu, akan dilanjutkan survei bakal calon,’’ jelasnya. (kmb41)

Patung I Gusti Ketut Djelantik Mulai Dipasang

Bali Post/kmb41

PATUNG - Dinas Ligkungan Hidup Karangasem saat memasang patung Pahlawan Karangasem I Gusti Ketut Djelantik, Rabu (18/12) kemarin.

Amlapura (Bali Post) Patung Pahlawan Karangasem I Gusti Ketut Djelantik yang sebelumnya ambruk akibat dilanda gempa pada 2018 lalu, kini telah terpasang kembali, Rabu (18/12) kemarin. Pemasangan patung tersebut dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karangasem. Kepala Dinas Lingkungan Hidup I Gede Ngurah Yudiantara mengatakan, kalau patung Pahlawan I Gusti Ketut Djelantik tiba di Karangasem sekitar pukul 03.00 Wita. Sebab, penggarapan patung ini dilakukan di Yogyakarta. ‘’Anggaran untuk pembuatan patung ini sebesar Rp 198.328.000.00. Patung masih dalam proses pemasangan. Untuk menaikkan patung itu harus menggunakan alat berat. Saat ini patung dibeton. Dan besok sore rangkanya baru dibuka,’’ ujarnya. Yudiantara menambahkan, dipasangnya kembali patung ini sebagai upaya untuk memenuhi aspirasi masyarakat yang disampaikan beberapa waktu lalu lewat petisi. Sebab, sebelumnya patung rusak akibat gempa. ‘’Kami harap, dengan kembalinya dipasang patung ini bisa menjadi icon Taman Ciung Wanara Karangasem,’’ jelas Yudiantara. Sementara itu, I Nyoman Labda Susinta menjelaskan, patung diretorasi sebesar 30 persen. Perakitan patung dilakukan di Yogyakarta, mengingat di Bali belum ada alat untuk merakit patung yang memakai bahan tembaga. ‘’Patung dibuat selama dua bulan. Di dalam tubuh patung dilapisi kerangka besi agar patung lebih utuh dan kuat’’ katanya. (kmb41)

SPESIALIS STANDAR/MODIF INTERIOR MOBIL & SALON MOBIL DETAIL

PROMO SPESIAL AKHIR TAHUN DAPATKAN

DISKON 15 s/d 25% UNTUK PEMBELIAN PAKET COVER JOK + KARPET MOBIL DAN

NANO CERAMIC COATING PROMO TERBATAS!! *Syarat dan ketentuan berlaku

JOK SEMI (KULIT) SARUNG/PATEN KARPET DOOR TRIM DASBOARD (BUNGKUS/CAT) PLAFON

- POLES BODY / PAINT PROTECTION (NANO CERAMIC COATING) - POLES KACA MU K A TU & LITA - CLEANING INTERIOR TEW S BER RJAMIN GAR - CLEANING MESIN ANS I - PEREDAM

READY STOCK SARUNG JOK & KARPET! AVANZA, INNOVA, X PANDER, XENIA, MOBILIO, APV, R3 Auto Nyaman

JL. GUNUNG AGUNG 183 DENPASAR - BALI Telp. 424390, 428288, WA: 081999564360, 08118400723 www.nyamanautomotive.com

autonyaman.bali

L.0000848-BLS


Kamis Pon, 19 Desember 2019

Rata-rata Enam Kasus Gigitan Anjing Per Hari Dinas Kesehatan Klaim Stok VAR dan SAR Aman

Bangli (Bali Post) -

Kasus gigitan anjing terus terjadi. Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli mencatat, jumlah angka kasus gigitan anjing hingga Desember tahun ini mencapai 2.000 lebih. Sementara itu, ketersediaan vaksin anti-rabies (VAR) dan serum anti rabies (SAR) saat ini diklaim masih cukup aman. Dikonfirmasi, Rabu (18/12) kemarin, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli, dr. Nengah Nadi, melalui Kasi P2PM, Nyoman Sudarma, mengatakan, data yang dimil-

ikinya menunjukkan bahwa kasus gigitan anjing cukup banyak. Rata-rata terjadi enam kasus gigitan anjing per hari. Angka tersebut meningkat dari tahun sebelumnya

yang rata-rata lima kasus sehari. Menurut Sudarma, warga yang menjadi korban gigitan anjing selama ini sudah diberikan penanganan dan

VAR melalui puskesmas dan rumah sakit. Hanya saja, pemberian VAR dilakukan secara selektif. Tidak semua korban kasus gigitan anjing diberikan VAR. Kalau kasus gigitan terjadi karena anjingnya terprovokasi, maka korban gigitan tidak diberikan VAR. Sementara sebaliknya, kalau korban mengalami gigitan di daerah risiko tinggi dan anjing

positif rabies akan diberikan VAR dan SAR. “Kami punya tim tata laksana kasus gigitan (takgit) yang di dalamnya terdiri dari Dinas Kesehatan dan Dinas PKP. Kalau ada informasi kasus gigitan anjing, tim akan melakukan penyelidikan etimologi. Apakah anjingnya sudah divaksin, apakah anjingnya terinjak lalu terprovokasi. Kalau ya, maka tidak

Manfaatkan Limbah Hotel dan Restoran

Peternak Diimbau Masak Matang Sebelum Diberikan kepada Babi

BABI - Peternak babi sedang beraktivitas di kandang ternaknya.

Bali Post/kmb40

Bangli (Bali Post) – Penggunaan limbah hotel dan restoran untuk pakan ternak babi dapat berpotensi menyebarkan virus African Swine Fever (ASF). Oleh karena itu, para peternak yang selama ini memanfaatkan limbah hotel dan restoran untuk bahan pakan ternaknya diimbau waspada. Guna mengantisipasi penyebaran virus tersebut, peternak diminta memasak secara matang limbah restoran yang dimanfaatkan sebelum diberikan ke hewan ternaknya. Kabid Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli, drh. Ni Nyoman Sri Rahayu, mengatakan pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi penyebaran virus ASF di Bangli. Salah satunya dengan turun ke lapangan untuk mendata peternak babi yang memanfaatkan limbah restoran untuk pakan hewan ternaknya. Hasilnya, ada sembilan peternak babi rumahan yang terdata memanfaatkan limbah restoran sebagai bahan pakan hewan ternaknya. “Sembilan peternak itu sudah kami identifikasi. Delapan di antaranya ada di Kintamani dan satu lainnya ada di Tembuku,” ujar Sri Rahayu, belum lama ini. Sri Rahayu menjelaskan, virus ASF merupakan virus yang dapat menyebabkan kematian pada babi. Virus itu telah menyebar di China. Virus ASF bisa menu-

lar, salah satunya melalui pakan yang tercemar. Bali sebagai daerah pariwisata, selama ini banyak dikunjungi wisatawan dari China. Terkadang wisatawan asal China yang datang ke Bali membawa makanan dari negara asalnya. Ketika wisatawan makan di suatu restoran atau hotel, sisa makanan yang dibawanya itu kemungkinan dibuang dan kemudian bercampur dengan limbah lainnya. “Maka dari itu, kami lakukan antisipasi dengan pendataan sekaligus pembinaan terhadap peternak yang memberikan pakan babinya dari limbah hotel maupun restoran,” terangnya. Sejauh ini, kata Sri Rahayu, pihaknya belum menemukan adanya laporan ternak babi yang terjangkit virus ASF di Bangli. Guna mengantisipasi terjadinya penyebaran virus, pihaknya telah mengimbau para peternak terutama yang memanfaatkan limbah hotel dan restoran untuk memasak secara matang limbah sebelum diberikan ke hewan ternaknya. “Virus ASF tidak menular ke manusia, namun berdampak kematian pada babi sehingga menimbulkan kerugian material bagi petani. Kalau soal kekhawatiran di kalangan peternak pasti ada beberapa. Nanti kami akan cari waktu untuk sosialisasi tentang ASF, kebetulan peternak babi punya perkumpulan,” ujar. (kmb40)

dapat VAR,” terangnya. Sudarma menambahkan, saat ini ketersediaan VAR dan SAR di Bangli masih cukup aman. Rabu kemarin, pihaknya baru mengambil 1.000 vial VAR ke Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Demikian pula dengan ketersediaan SAR diklaim masih aman. “SAR yang ukuran 10 mililiter masih tersedia 15 vial

dan yang ukuran 2 mililiter tersedia 14 vial,” terangnya. Menurut Sudarma, selama ini pengadaan VAR dan SAR dilakukan secara sharing dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Untuk mendekatkan pelayanan, VAR dan SAR didistribusikan ke rabies center di masingmasing puskesmas maupun RSU Bangli. (kmb40)

Pemfokusan Layanan GoLife

GOLIFE lahir sebagai bagian dari ekosistem Gojek, dengan misi memberikan solusi terhadap permasalahan sehari-hari yang dihadapi konsumen melalui layanan gaya hidup. Dalam menjalankan misi tersebut, kata Head of GoLife, Wesly Simatupang, pihaknya selalu mengutamakan pengembangan produk yang didasari oleh kebutuhan dan tingkat permintaan konsumen, termasuk mengoptimalkan produk yang telah membuktikan keunggulannya di pasar. Menurut Wesly Simatupang, saat ini kontribusi layanan GoClean dan GoMassage mencapai hampir 90% dari total order di dalam ekosistem GoLife. Sehingga pengkajian dan pemfokusan ulang perlu dilakukan supaya pertumbuhan usaha terus berkesinambungan, sekaligus memastikan konsumen tetap dapat menikmati layanan maksimal dari ekosistem GoLife. Oleh karenanya, layanan GoLife lainnya termasuk GoGlam, GoFix, GoAuto, GoDaily, GoLaundry dan Service Marketplace tidak dilanjutkan. Layanan GoLaundry dan GoDaily akan beroperasi hingga 31 Desember 2019, sedangkan layanan GoFix dan GoGlam akan beroperasi sampai pertengahan Januari 2020, termasuk Service MarketPlace yang masih dalam tahap percobaan. GoLife Tetap Perhatikan Mitra Menurut Wesly Simatupang, kesejahteraan mitra tetap menjadi prioritas uta-

ma GoLife dalam proses ini. Pihaknya telah melakukan sejumlah inisiatif guna memastikan para mitra tetap memiliki opsi mendapatkan penghasilan tambahan, antara lain dengan bergabung di layanan Gojek lainnya. “Inisiatif yang telah kami lakukan, yakni memberikan kesempatan kepada para mitra untuk mendaftar ke berbagai layanan lain di dalam ekosistem Gojek, mulai dari bergabung sebagai mitra GoRide dan GoCourrier, rekan usaha GoPay, dan GoTix, hingga mitra Usaha Mapan. Memberikan pelatihan dan modal awal bagi yang bergabung menjadi mitra Usaha Mapan untuk memudahkan memulai usaha baru. Khusus mitra GoFix, kami memberikan kesempatan kepada istri mereka untuk dapat mendaftar sebagai mitra Usaha Mapan. Membuka kesempatan untuk dapat masuk ke platform layanan online sejenis lainnya di pasar. Hal ini dilakukan dengan cara memfasilitasi para mitra untuk menghadiri Bursa Kerja Mandiri yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan,” katanya seraya bersyukur, langkahlangkah tersebut mendapat sambutan yang sangat baik dari para mitra. Wesly Simatupang menambahkan, pihaknya juga berharap seluruh upaya ini dapat tetap memberikan peluang bagi para mitra untuk mendapatkan penghasilan tambahan di luar dari penghasilan utama mereka seharihari. (kmb)


Kamis Pon, 19 Desember 2019

Perbekel Celukanbawang Nonaktif Dihukum 15 Bulan SUDAH jatuh tertimpa tangga pula. Nasib apes itu saat ini sedang dialami Perbekel Celukanbawang terpilih. Terdakwa Mohamad Ashari, yang sudah sempat dilantik Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, diberhentikan sementara menjadi Perbekel Celukanbawang. Setelah diberhentikan kemudian ditahan pihak kejaksaan. Terdakwa harus ditahan karena harus menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (18/12) kemarin. Majelis hakim yang dipimpin Esthar Oktavi itu kemudian menghukum perbekel nonaktif Mohamad Ashari itu dengan pidana penjara 15 bulan alias satu tahun tiga bulan. Putusan majelis hakim itu lebih rendah dari tuntutan jaksa. JPU I Wayan Genip yang sebelumnya menuntut terdakwa dihukum satu tahun sepuluh bulan (22 bulan). Pada sidang pagi kemarin, majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti bersalah. Dalam dakwaan subsider, terdakwa disebut melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Tipikor, sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU 31 Tahun 1999 jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP, jo Pasal 64 ayat 1 KUHPidana. Selain terdakwa dipidana 15 bulan, hakim juga menghukum terdakwa membayar denda Rp50 juta subsider empat bulan kurungan. Juga membayar uang pengganti sebagai akibat atas kerugian keuangan negara. Namun, uang yang dinikmati terdakwa itu sudah dibayarkan terdakwa dengan cara penitipan di kejaksaan. Dengan demikian, terdakwa hanya

tinggal menjalankan hukuman utamanya. Pada surat dakwaan jaksa itu dijelaskan, kasus itu bermula dari pembangunan kantor perbekel yang berlokasi di Banjar Pungkukan. Kantor perbekel itu masuk wilayah PLTU Celukanbawang yang dikelola PT General Energy Bali (PT GEB). Karena kantor perbekel itu ada di dalam kawasan PLTU Celukanbawang, maka mau tidak mau harus dipindahkan, sehingga pemindahan kantor perbekel dapat ganti rugi digunakan membangun kantor Perbekel Celukanbawang baru. Total dana ganti rugi itu disepakati Rp1,2 miliar. Untuk mencairkan dana ganti rugi itu, Perbekel Ashari membuat rekening Bank Mandiri. Dana pun masuk tiga kali secara bertahap. Tahap pertama Januari 2014 Rp540 juta, tahap kedua Februari 2014 Rp540 juta serta tahap ketiga April 2015 Rp120 juta. Namun, dana itu tidak disetorkan ke bendahara desa, melainkan dibayar sendiri ke rekanan Abdul Aziz Rp1 miliar. Ada juga dana itu dikeluarkan untuk pembayaran Ketua BPD Agus Adnan Rp80 juta, sedangkan Rp120 juta dipergunakan membayar jasa dan meterial pembangunan gedung perbekel. Terdakwa, kata jaksa, harusnya menyetorkan seluruh dana itu kepada bendahara, bahkan selanjutnya harus membuat TPK. Namun, hal itu tidak dilakukan terdakwa, sehingga jaksa menyebut adanya pelanggaran hukum. Ditemukan kerugian negara mencapai Rp149 juta. Hanya yang dinikmati terdakwa disebutkan sekitar Rp39.160.000. (kmb37)

Polemik BTN Bersubsidi di Pengastulan

Komisi I Kaji Hasil Penelusuran Dinas Terkait

Singaraja (Bali Post) –

Komisi I DPRD Buleleng sedang membahas hasil penelusuran instansi terkait proyek perumahan (BTN) bersubsidi di Dusun Purwa Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt. Instansi terkait memerintahkan pengembang PT Graha Adi Jaya itu agar tidak menutup irigasi subak. Pengembang juga dituntut membuat biopori guna menampung limbah, sehingga limbah perumahan itu tidak dibuang ke irigasi subak. Hasil penelusuran itu, sekarang sedang dikaji. Kajian itu akan dijadikan pertimbangan Komisi I yang menerbitkan rekomendasi yang diharapkan dapat mengakhiri polemik antara pengembang dan warga. Hal itu diputuskan pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi I dengan Dinas Pertanian (Distan) dan Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimta) Buleleng, Rabu (18/12) kemarin. RDP itu dipimpin Ketua Komisi I Gede Ody Busana bersama anggotanya, sedangkan dari pihak eksekutif dihadiri Kepala Distan Made Sumiarta dan Kepala Dinas Perkimta Ni Komang Surattini. Kepala Distan Made Sumiarta menyebut, di lokasi proyek perumahan itu masih

terdapat irigasi yang dimanfaatkan petani. Mencengah terganggunya pengolahan lahan di sana, pihaknya menyarankan agar irigasi di kawasan proyek itu dapat dipelihara dengan baik. Dia meminta jangan sampai ada penutupan irigasi. Alasannya, penutupan irigasi itu akan menyulitkan krama subak melakukan pemeliharaan irigasi. Kepala Dinas Perkimta Komang Surattini menyebut pengelolaan limbah perlu dilakukan di kawasan perumahan itu. Pihaknya

menyarankan agar di kawasan perumahan dibuat biopori untuk menampung pengolahan limbah, sehingga dapat mencegah pencemaran lingkungan. Seperti yang dikhawatirkan warga selama ini. Selain itu, pembatasan antara areal perumahan dengan Pura Dalem, Desa Pakraman Pengastulan harus dibuatkan tembok permanen. Akses jalan disarankan satu pintu, yakni di sebalah utara perumahan. Dengan akses satu pintu, dipercaya dapat mencegah gangguan

ketika warga menggelar upacara agama di pura setempat. Menanggapi hasil penelusuran Distan dan Perkimta itu, Ketua Komisi I Ody Busana meminta agar temuan itu dituangkan dalam rekomendasi dinas. Komisi I nantinya menerbitkan rekomendasi berdasarkan hasil penelusuran instansi terkait. Dengan demikian, rekomendasi dewan akan menjadi kuat. Dasarnya jelas, sehingga diharapkan dapat mengakhiri polemik yang terjadi tanpa ada pihak yang dirugikan. “Tadi baru laporan lisan. Kami minta laporan itu dituangkan dalam rekomendasi dinas. Dengan data itu rekomendasi kami menjadi jelas dan bisa dilaksanakan. Dipastikan polemik itu berakhir tanpa ada pihak yang dirugikan,” jelasnya. (kmb38)

Pendidikan

Pengambilan Sumpah/Janji PNS dan Pelantikan Pejabat Fungsional Unud

REKTOR Universitas Udayana (Unud) Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). mengambil sumpah/janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan melantik pejabat fungsional di lingkungan Unud, di Gedung Widya Sabha Kampus Unud Bukit Jimbaran, Rabu (18/12) kemarin. Dalam laporan Ketua Panitia Drs. I Gusti Ngurah Agung Juliawan, ada 45 orang PNS dan pejabat fungsional yang dilakukan pengambilan sumpah dan pelantikan. Di antaranya Fakultas Ilmu Budaya sebanyak 1 orang, Fakultas Kedokteran 18 orang, Fakultas Hukum 1 orang, Fakultas Teknik 3 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 5 orang, Fakultas Pertanian 2

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA Dcr Sopir,Waker Lamaran ke Moh.Yamin NO.50 Denpasar

orang, Fakultas MIPA 3 orang, Fakultas Pariwisata 2 orang, Fakultas Teknologi Pertanian 1 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 7 orang, Fakultas Kelautan dan Perikanan 1 orang dan Kantor Pusat sebanyak 1 orang. Pengambilan sumpah/ janji PNS dan pelantikan pejabat fungsional ini sesuai dengan yang diamanatkan oleh Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Kepala BKN Nomor 7 Tahun 2017. Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). dalam sambutannya mengatakan, pengambilan sumpah/janji kepada PNS ber-

DIJUAL MOBIL TOYOTA

Toyota Yaris 2014 AT,Pribadi Over Kredit. HP:085100461881 BU

B.BP.001.12.19.0000467

B.BP.001.12.19.0000466

Dicari Admin Sembako,Bisa Computer,Max 35th,SMEA Acct Hub.081338097333 B.BP.001.12.19.0000398

Dicari:FO,HK,Waker,Hotel Puri Asih Jl.Pantai Kuta No.40 Kuta

PROPERTY DISEWAKAN RUMAH

Rmh 2LT Jalan Utama,Dalung Permai. H-15 Hrg damai. 0811413424

B.BP.001.12.19.0000464

PROPERTY

B.BP.001.12.19.0000465

Sopir SIM A,bw Srt Lamaran ke Pertokoan Sudirman Agung B-25 B.BP.001.12.19.0000471

LOKER

DIJUAL TANAH

Djl Tnh 1A 2A Dalung+Rmh Dalung 550Jt Hub. 081999231333

B.BP.164.12.19.0000480

Free

pengakuan, penghargaan, dan kepercayaan atas kompetensi, kinerja, integritas, dan tanggung jawab di dalam pelaksanaan tugas berdasarkan atas keahlian atau keterampilan di dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi tertentu serta bersifat mandiri seperti pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga mampu memberikan lulusan bermutu, memiliki kompetensi tinggi dalam penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. ‘’Kami sangat mengharapkan khususnya bagi dosen agar semangat melakukan riset dan publikasi terutama publikasi internasional, karena ini

DIJUAL TANAH

PROPERTY

Tanah 1,8A Lingk Villa Jl.Goa gong Hrg300Jt/Ng.081338319558 B.BP.001.12.19.0000468

PROPERTY DIJUAL GUDANG

Djl Cpt Gudang area Cargo Dps LuasTanah1880m2, 08123812567 B.BP.004.12.19.0000473

PROPERTY DIJUAL RUMAH

Dijual Rmh Sidakarya Denpasar DP 10% Bunga Krd 0.83% /bln Hub: 082236881191 / 081805374433 B.BP.004.11.19.0000728

DIJUAL RUMAH

n

Desig

Money Back Guarantee

SERVICE

tujuan dalam rangka membina dan menciptakan PNS yang bersih, jujur, netral, bebas dari intervensi politik, korupsi, kolusi dan nepotisme serta setia dan taat terhadap Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Sedangkan pelantikan dan pengambilan sumpah/ janji pejabat fungsional bertujuan agar pejabat fungsional di dalam menjalankan tugas jabatannya menjunjung etika jabatannya, menjaga integritas, tidak menyalahgunakan kewenangannya serta bekerja dengan penuh tanggung jawab. Rektor perempuan pertama Unud ini mengingatkan, jabatan fungsional yang diemban ini pada dasarnya merupakan

KONTRAKTOR

Aditya Design Bangun / Renov Rtinggal Vila Ruko IMB 081237911954 B.BP.166.12.19.0000472

PENGUMUMAN Telah dibubarkan PT.La Belle Pelarian Indonesia berkedudukan di Kota Dps.Sesuai dgn RUPS Tgl 5 Desember 2019.Apabila ada pihak yg msh punya hutang piutang harap menghubungi Tim Likuidasi Telp:081231624982 B.BP.001.12.19.0000469

BIRO JASA

merupakan salah satu indikator untuk kenaikan jabatan akademik dosen, serta terhadap pemberian tunjangan profesi dosen,’’ katanya. Sebelum acara pengambilan sumpah/janji dilakukan upacara majaya-jaya di Pura Dalem Belembong yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Pemaron, Munggu. Sedangkan acara pelantikan dan pengambilan sumpah/janji dihadiri oleh Ketua Senat, para Wakil Rektor, Ketua SPI, para Kepala Biro, para Dekan, Direktur Pascasarjana, Direktur Rumah Sakit, para ketua lembaga, para Kepala UPT, para kepala bagian, dan kepala subbagian tata usaha. (ad476)

PENGUMUMAN

Dgn ini PT Studio Akar Desain Jl.Uluwatu 275 Villa Nirwana Bukit Jimbaran Kel.Jimbaran Kec Kuta Selatan Badung Bali akan membubarkan perseroannya dgn Notaris Yan Armin akta Tgl 11-12-2019 No.110 Yg keberatan harap kirim surat tertulis kpd Direksi Perseroan maksimal 7 hari dari pengumuman ini.

B.BP.004.12.19.0000412

KEHILANGAN

Hlg SHM dgn No.409 Ls Tnh 2400 M2 /Ds.Munggu AN.I Made Jati B.BP.001.12.19.0000397

BIRO JASA

SELAMAT - Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). mengucapkan selamat kepada PNS dan pejabat fungsional yang baru diambil sumpah/janjinya di Gedung Widya Sabha Kampus Unud Bukit Jimbaran, Rabu (18/12) kemarin.


Kamis Pon, 19 Desember 2019

Disiplin Belajar

SMAN 1 Negara

Konsisten Terapkan Tri Budaya untuk Raih Prestasi

Putu Nindya Krisnadewi Rahadi, salah satu siswa berprestasi yang dicetak SMAN 1 Negara. Putri pertama pasangan dr. I Made Dudy Rahadi dan Yenni Hariani ini sejak SD telah meraih sejumlah piala dan penghargaan. Kecintaan perempuan yang hobi menyanyi ini pada Matematika, Fisika dan Kimia sudah terpupuk sejak kecil. Budaya disiplin belajar dan berlatih yang diterapkannya setiap hari, mengantarkan Putu Nindya mewakili Kabupaten Jembrana dan Provinsi Bali dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun 2019 di bidang studi Matematika. Belum lama ini, Putu Nindya juga berhasil mengukir pretasi meraih medali emas di tingkat Nasional dalam Pekan Matematika Nasional yang diselenggarakan di Malang. “Belajar sudah menjadi kewajiban saya. Meskipun hanya 10 menit setiap hari, ada lomba atau tidak tetap saya belajar,” ujar gadis berkacamata ini. Karena itu penggemar renang dan traveling ini tak bisa lepas dari belajar dan sekolah sudah membudaya. Dalam keseharian, di luar kegiatan belajar, Putu Nindya juga bersosialita di dunia maya menggunakan gawai. Namun penggunaan gawai hanya sekadarnya, tidak berlebihan. “Kalau belajar tidak bisa ditinggalkan. Gawai juga kita manfaatkan untuk berkomunikasi dan sarana belajar,” tandas Nindya yang bercita-cita seperti kedua orangtuanya ini. Di samping belajar, diakui Nindya, situasi lingkungan sekolah juga sangat mendukung prestasi dirinya. Sokongan dari seluruh komponen SMAN 1 Negara, baik Kasek, guru dan teman-temannya sangat berperan. Nindya berharap ke depan, semakin banyak siswa SMAN 1 Negara yang mengikuti seperti apa yang diraihnya saat ini. (olo)

SMA Negeri 1 Negara, salah satu SMA Negeri favorit dengan segudang prestasi di Kabupaten Jembrana. Dalam meraih rentetan prestasi itu, sekolah konsisten menerapkan Tri Budaya SMAN 1 Negara, yang meliputi budaya disiplin, budaya etika dan budaya akademik/non-akademik. Hal ini juga salah satu perwujudan visi dan misi SMAN 1 Negara, yakni tampil unggul dalam mutu berwawasan lingkungan dalam rangka menyongsong era globalisasi. Kepala SMAN 1 Negara Putu Prapta Arya mengatakan, pelaksanaan Tri Budaya inilah yang menjadi kunci keberhasilan seorang pelajar. Budaya disiplin yang diterapkan dalam keseharian serta budaya etika dengan senyum, salam, sapa dan tata cara berbahasa (sor singgih) juga salah satu penunjang program penguatan pendidikan karakter. ‘’Bagaimana berkomunikasi dengan guru, dengan teman maupun di masyarakat. Ini sudah kita terapkan sejak 2011 di SMAN 1 Negara. Dengan etika, disiplin dan akademik, pasti akan berhasil. Kesuksesan bukan hanya pada prestasi, tetapi juga karakter,’’ ujar Prapta Arya yang pernah meraih penghargaan Kepala SMA Berprestasi se-Bali ini. Hal ini pula yang menunjang SMAN 1 Negara menjadi salah satu Sekolah Rujukan di Jembrana. Sejak program Sekolah Rujukan diterapkan 2016 lalu hingga sekarang ini SMAN 1 Negara menjadi Sekolah Rujukan tingkat SMA di Jembrana. Dalam mengelola

Kadek Adi Hirawan

Borong Tiga Penghargaan OGN

Kadek Adi Hariawan Prestasi yang diraih salah satu guru SMAN 1 Negara, Kadek Adi Hirawan, tidak dapat dianggap enteng. Guru Biologi yang masih berstatus kontrak ini mengukir pretasi hingga tingkat Nasional dalam Olimpiade Guru Nasional (OGN) di Universitas Negeri Yogyakarta tahun 2017. Tidak main-main,

tiga penghargaan dalam satu ajang diborong guru yang berasal dari Lingkungan Jineng Agung, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana tersebut. Selain medali emas, Hariawan juga meraih predikat Best Presentation dan Best Experiment. Bukan itu saja, Hariawan meskipun masih berstatus kontrak, di awal tahun 2019 lalu juga telah merasakan tugas belajar ke Australia melalui program seleksi Kemendikbud. Yang membanggakan lagi bagi SMAN 1 Negara, pria kelahiran 16 Juli 1990 ini juga merupakan alumni SMAN 1 Negara. Ia juga jebolan S-1 Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas MIPA Undiksha Singaraja. Prestasi yang diraihnya ini, bukan tanpa kerja keras. Hariawan mengaku disiplin mempelajari materi secara rutin.

Di samping juga mencari referensi ilmu terbaru. Selain itu, dari faktor lingkungan sekolah, Hariawan tidak ragu menimba pengalaman dan ilmu dari rekan sejawat di SMAN 1 Negara yang sebelumnya pernah mengikuti OGN hingga ke tingkat Nasional. “Sebenarnya itu pengalaman pertama saya ikut OGN tingkat Nasional. Tapi ternyata eksperimen dan presentasi saya dinilai bagus hingga tiga penghargaan saya raih,” terang guru Biologi ini. Hariawan mengaku senang bisa membawa nama SMAN 1 Negara dan berhasil meraih prestasi, meskipun saat ini dalam posisi sebagai guru. Saat menjadi guru juga, dirinya bisa mendapat kesempatan hingga ke Benua Australia untuk belajar. Dan yang paling membanggakan adalah menjadi guru di sekolah tempatnya menimba ilmu dulu. (olo)

Gumi Bali

’’Untuk itu, saya telah membuat kebijakan yang bertujuan untuk membenahi alam, manusia dan kebudayaan Bali untuk menyelaraskan dan keharmonisan pembangunan di Bali agar berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Bali,’’ ungkapnya. Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini mengatakan, semua program telah tertuang dalam Visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Visi tersebut mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia, sekala-niskala menuju kehidupan krama dan gumi Bali sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno, yakni berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Melalui pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintegrasi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan nilai-nilai Pancasila. ‘’Bali dengan kekayaan dan keunikan budaya serta kearifan lokalnya, menjadi daya tarik tersendiri bagi ma-

syarakat dunia, sehingga Bali menjadi destinasi nomor satu di dunia. Untuk itu, kita harus menjaga semua ini,’’ imbuhnya. Ketua DPR-RI Puan Maharani menyambut baik berbagai program dan kebijakan yang diambil oleh Gubernur Bali. Menurutnya, apa yang disampaikan Gubernur merupakan suatu hal yang harus disinergikan antara daerah dan pusat. Terkait dengan usulan RUU Provinsi Bali, Puan mengatakan siap mengawal RUU tersebut agar bisa mendapat perhatian, mengingat saat ini sudah ada di list meski nomornya besar. Putri Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri ini akan ikut memperjuangkan proses pembahasan RUU Provinsi Bali yang diajukan Pemerintah Provinsi Bali. Namun, perjuangan itu harus dilakukan secara bertahap dan penuh kesabaran. ‘’RUU Provinsi Bali ini bisa dimasukkan di komulatif terbuka. Jadi masih ada kesempatan untuk dibahas. Tugas dan sinergi anggota DPRD Bali dengan anggota DPR-RI perwakilan Bali harus terus ditingkatkan dalam mengawal RUU ini. RUU Provinsi Bali ini akan saya terus dorong agar bisa lebih maksimal lagi. Saat

ini RUU Provinsi Bali masih berada di daftar 162 dari 248 rancangan undang-undang (RUU) yang masuk dalam Daftar Program Legislasi Nasional RUU Tahun 2020-2024,’’ ujarnya. Selain itu, mantan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) ini juga memberikan perhatian khusus lainnya kepada Bali. Jelang Natal dan Tahun Baru, ia berharap agar keamanan Bali bisa mendapat perhatian agar tragedi Bom Bali I dan II tidak terulang. ‘’Terkait dengan pelaksanaan pengawasan jelang Natal dan Tahun Baru, penumpukan dan puncak wisatawan ke Bali harus diantisipasi dengan baik. Keamanan di Bali harus mendapat perhatian khusus agar kejadiankejadian yang dulu tidak terulang kembali,’’ tutupnya. Hadir pada kesempatan ini, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose, Pangdam IX/ Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Danrem 163/Wira Satya Kolonel TNI Albertus Magnus Suharyadi, Danlanud I Gusti Ngurah Rai Kolonel Pnb. Wibowo Cahyono Soekadi. (kmb)

Kamis, 19 Desember 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita

06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 08:30 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita 10:00 Wita

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih, Ngusaba Desa Ngusaba Nini (2) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Aranya Kanda (1) Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shopping Seputar Bali Terkini Solusi Alternatif Marion Sam Ocydia Home Shopping Seputar Bali Terkini

10:05 Wita Bali Channel Tourist TV 11:00 Wita Seputar Bali Terkini 11:05 Wita Wirasa Peduli Sesama 11:30 Wita Mahadewi Meraup Rejeki Melalui Bisnis Online 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih, Ngusaba Desa Ngusaba Nini (3) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Solusi Alternatif Marion Sam 14:30 Wita Bali TV Shop 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Ocydia Home Shopping

16:30 Wita Nangun Yadnya Karya Ngaben Sedaya (Ngaben Masal) Desa Adat Kubutambahan, Buleleng 17:00 Wita Diabemed 17:30 Wita Kartun Aranya Kanda (2) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali Malam 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog Nuansa Property 21:00 Wita Talk Show Merah Putih UN dihapus Bagaimana Dengan PPDB Sistem Zonasi 23:00 Wita Seputar Bali Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping 23:30 Wita Bali Channel

sekolah, pria asal Menega Kelurahan Dauhwaru ini menekankan komunikasi, sehingga dengan komunikasi bagus seluruh warga sekolah dapat menyatukan tujuan membawa sekolah menjadi lebih baik. ‘’Tugas manajerial, supervisi, dan kewirausahaan dilakukan kita bangun dengan suasana kekeluargaan, baik para guru maupun staf di lingkungan sekolah, sehingga segala permasalahan bisa dicarikan solusi bersama,’’ ujar Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Jembrana ini. Begitu juga untuk meraih Sekolah Rujukan, perlu kolaborasi seluruh warga sekolah. Di samping kelengkapan fasilitas juga kualitas tenaga pendidik. Selain itu, penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) seperti e-modul, e-learning dan e-rapor. Di samping juga pengembangan sistem pembelajaran abad ke-21, pengembang Creative, Critical Thinking, Communicative, dan

Collaborative (4C), Higher Order Thinking Skill (HOTS), Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan yang tidak kalah penting adalah Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Setiap tahunnya, SMAN 1 Negara menjadi langganan prestasi, baik akademik ataupun non-akademik. Di antaranya Olimpiade Sains Matematika, Fisika, Biologi, liga sepak bola antarpelajar, lomba renang, lomba baleganjur, lomba seni tari, lomba makekawin, dan sejumlah lomba lainnya baik di tingkat kabupaten maupun provinsi hingga nasional. (kmb26)


Kamis Pon, 19 Desember 2019

Widi Widiana

Musik Bali Harus Berjaya SOSOK penyanyi Bali kawakan, Widi Widiana, sudah tidak asing lagi bagi para pencinta musik pop Bali. Puluhan album sudah diciptakannya sejak mengawali karier pada 1993. Bahkan, dengan suaranya yang khas, suami dari Wenna ini memiliki tempat spesial di hati para penggemarnya. Widi Widiana turut tampil memeriahkan konser ‘’Songsong Matahari Bali 2020’’ yang diinisiasi Bali TV dan Bali Post bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kebudayaan Provinsi Bali di Panggung Terbuka Ardha Candra Taman Budaya, Art Center, Jumat (20/20) besok. Konser dalam rangka menyongsong Tahun Baru 2020 menuju Bali Era Baru ini akan dirangkai dengan pidato akhir tahun Gubernur Bali Wayan Koster, sekaligus

Sp

Piala Wali Kota Libatkan 451 Pesilat Bakti Negara

Denpasar (Bali Post) Tercatat 451 pesilat dari PSPS Bakti Negara (BN) mengikuti Kejuaraan Piala Wali Kota XX/2019 Antarranting se-Kota Denpasar di GOR indoor Kompyang Sujana mulai Rabu (18/12) kemarin. Tujuannya untuk menjaring pesilat yang dipersiapkan berlaga pada kejuaraan antaraliran Piala Wali Kota serta Piala Gubernur. Ketua Panpel I Bagus Putu Yudik Darmawan, S.E. di sela-sela kejuaraan kemarin menerangkan, kejuaraan ini dibagi dalam kategori usia dini, pra-remaja, remaja dan dewasa. ‘’Kejuaraan ini khusus mempertandingkan nomor laga,’’ ucap Bagus Yudik. Selain itu, kejuaraan ini sebagai wujud pembinaan, sekaligus menjaring bibitbibit pesilat yang potensial, berbakat dan bertalenta. Karena itu, bagi pesilat yang pernah turun di ajang Porprov, Popnas, Popwil dilarang tampil pada event ini. Dijelaskannya, Kejuaraan Pendekar Bakti Negara Kota Denpasar ini mempertandingkan kelas laga A sampai den-

Bali Post/022

WALI KOTA - Suasana Kejuaraan Piala Wali Kota Pendekar Bakti Negara Kota Denpasar, di GOR indoor Kompyang Sujana, Rabu (18/12) kemarin. gan bebas, dan khusus laga dewasa putri mempertandingkan kelas A sampai dengan F. ‘’Kami menggelar event ini untuk mencari pesilat pelapis yang siap mengharumkan Kota Denpasar,’’ tuturnya. Kejuaraan melibatkan 25 ranting se-Kota Denpasar dan sebagai juara umum 2018

maupun 2017, direbut Ranting Slam Kepaon. Bagi ranting yang merebut gelar juara umum berhak mendapatkan uang pembinaan Rp 5 juta, juara II Rp 3 juta dan juara III Rp 2 juta. Kejuaraan dibuka resmi Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. (022)

tim dari Sindonews.com menjadi juara di kompetisi antarsahabat jurnalis. DXIC pun menyabet juara di tiga cabang sekaligus, yakni Judgement Test, Fun Ekiden, dan juga Interactive Quiz yang berlangsung sangat seru. Pada pengujung acara, Daihatsu juga mengadakan pertandingan ekshibisi khusus untuk cabang olahraga bulu tangkis sebagai pertandingan persahabatan ganda putra antara tim pemenang utama dari Sahabat Klub

yakni AXIC melawan tim Sahabat Jurnalis. ‘’Terima kasih atas partisipasi dan fair play yang ditunjukkan oleh Sahabat Klub dan Jurnalis dalam acara ini. Saya harap ajang ini dapat menjadi wadah untuk meningkatkan keakraban dan kesehatan bagi semua peserta. Semoga Sahabat pun senantiasa menjadi lebih dekat dengan Daihatsu,’’ ujar Budi Mahendra, Customer Satisfaction & Value Chain (CSVC) Division Head, PT Astra Daihatsu Motor. (bns1)

Daihatsu Selenggarakan Turnamen Olahraga untuk Sahabat Klub

MENJELANG akhir tahun 2019, Daihatsu mengadakan turnamen olahraga sebagai salah satu bentuk apresiasi Daihatsu terhadap pelanggan melalui Sahabat Klub dan Jurnalis. Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, selain mengundang Sahabat Klub, tahun ini Daihatsu juga mengundang Sahabat Jurnalis untuk dapat berpartisipasi pada acara bertajuk ‘’Daihatsu Club Tournament & Journalist Competition 2019’’. Acara ini diadakan Minggu (15/12) di area Vehicle Logistic Center (VLC) dan Daihatsu Sport Center (DSC), Sunter, dalam bentuk beragam kompetisi menarik. Mulai dari turnamen olahraga bulu tangkis, Fun Ekiden (lari estafet) untuk anak-anak, Judgement Test (safety driving) yang didukung oleh GT Radial, dan Cerdas Cermat ala Daihatsu berupa interactive quiz yang unik, dengan pertanyaan seputar wawasan umum dan pengetahuan tentang Daihatsu. Tercatat lebih dari 400 peserta dari Sahabat Klub dan Sahabat Jurnalis yang ikut berpartisipasi pada acara ini. Terdapat total 17 klub mobil Daihatsu berpartisipasi pada turnamen ini yaitu Avanza Xenia Indonesia Club (AXIC), Daihatsu Ayla Indonesia (DAI), Terios Indonesia (TID), All New Rush Terios Indonesia (ALERT!), Daihatsu Taruna Club (DTC), Taruna Owners (TO), Calya Sigra Club (CALSIC), Daihatsu Xenia Indonesia Club (DXIC), Terios Rush Club Indonesia (TERUCI), Club Ayla Indonesia (CAI), Gran Max Luxio Indonesia (MAXXIO), Daihatsu Zebra Club (ZEC), Ceria Club Indonesia (CCI), Sirion Indonesia Club (SIC), YRV Owner Indonesia (YOI), Charade Classy Winner (C2W), dan Sirion Community (Sirionity). Pada cabang olahraga badminton, AXIC membuktikan menjadi yang terbaik di kompetisi antarsahabat klub, serta

DAIHATSU - Manajemen Daihatsu berfoto bersama pemenang turnamen bulu tangkis untuk kategori Sahabat Klub.

Penganugerahan Kerthi Bhuwana Sandhi Nugraha. Pada kesempatan itu, Widi Widiana akan membawakan dua single andalannya yaitu ‘’Formalin Sik Luh’’ dan ‘’Sesapi Putih’’. ‘’Pada tahun 2020 saya berharap semoga Bali tetap menjadi daerah tujuan wisata yang aman, nyaman dan damai bagi para wisatawan domestik dan mancanegara. Masyarakat Bali harus lebih meningkatkan kewaspadaan, mempererat ikatan persauda-

raan manyama braya, dan mempertahankan toleransi yang sudah kita bina dari dulu, agar Bali tetap bersih, aman, lestari dan indah,’’ ujar Widi Widiana. Sebagai seorang musisi Bali, Widi Widiana juga berharap agar musik Bali semakin berjaya. Apalagi saat ini banyak bermunculan musisi-musisi muda dengan ciri khas musik masing-masing. Terlebih mereka didukung oleh kecanggihan teknologi

informasi yang dengan cepat mempromosikan hasil karya mereka. ‘’Semoga musik Bali makin maju, makin inovatif dan berkualitas, sehingga musik Bali tetap bisa menjadi tuan rumah di daerah sendiri,’’ harapnya. Seperti diketahui, Widi Widiana mengawali kariernya di Maharani Record pada tahun 1993 dengan merilis rekaman bersama adik kandungnya, Sri Dianawati. Di bawah label Maharani Record, Widi melahirkan album pertama yang berjudul ‘’Tunangan Tiang’’. Album tersebut merupakan album kompilasi dengan penyanyi-penyanyi pop Bali lainnya. Setelah itu, kemudian Widi Widiana pindah rekaman ke label Aneka Record. Sejak kemunculannya

di Aneka Record, namanya semakin melejit dengan album kompilasi yang berjudul ‘’Kasmaran’’ pada tahun 1995, ‘’Metulak Singkal’’, dan lainlain. Akhirnya pada tahun 1996 impiannya untuk memiliki album solo sudah terwujud dengan dirilisnya kaset album solo pertama Widi Widiana yang berjudul ‘’Sesapi Putih’’. Sukses dengan album ‘’Sesapi Putih’’, kemudian di tahun 1997 Widi Widiana kembali merilis album solo kedua yang berjudul ‘’Sampek Ingtay’’. Tahun 1998 merilis album ‘’Kadung Belus’’, 1999 album ‘’Tepen Unduk’’, 2000 album ‘’Kupu-Kupu Nakal’’, 2001 album ‘’Celeng Guling’’, 2002 album ‘’Kilang Kileng’’ dan tahun 2003 album ‘’Nganten Muda’’. (win)

Inovasi RSUP Sanglah Dalam Fotografi TIDAK banyak masyarakat yang tahu apa saja layanan dan inovasi yang dilakukan RSUP Sanglah. Karena itu, RSUP Sanglah menggelar pameran fotografi yang menampilkan kegiatan di RSUP dan apa saja inovasi dan layanan yang dilakukan selama setahun terakhir. Diharapkan dengan adanya pameran ini bisa memberikan informasi kepada masyarakat umum apa saja layanan yang bisa dilakukan di RSUP Sanglah. Ketua Panitia dr. Ketut Sinardja, Sp.AN.KIC., Rabu (18/12) kemarin mengatakan, peserta pameran dari intern RSUP Sanglah.

PAMERAN - Pameran fotografi di RSUP Sanglah. Temanya disesuaikan dengan tema HUT ke-60 RSUP Sanglah ‘’Bersama Menjadi Lebih Unggul’’. ‘’Karena tema seperti ini maka pamaren foto me nampilkan layanan-layanan unggulan yang dilaksanakan di RSUP Sanglah di berbagai bidang,’’ jelas Sinardja. Foto-foto bernuansa

hitam putih ini dipasang sepanjang selasar RSUP Sanglah yang menghubungkan antara satu gedung ke gedung lainnya. Fotonya pun menggambarkan beraneka ragam kegiatan mulai dari operasi mata, pelayanan pasien oleh perawat, kegiatan persembahyangan atau hanya sekadar foto tim.

Bali Post/san

Sinardja melanjutkan, foto-foto yang dipamerkan juga akan dilombakan. Penilainya pun melibatkan fotografer profesional. Fotofoto ini nanti akan dipilih yang terbaik untuk ditentukan juaranya dan diumumkan pada perayaan puncak HUT RSUP Sanglah, Senin (30/12). (san)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Kamis 19 Desember 2019 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu