Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
Rabu Pon, 19 Desember 2018
16 HALAMAN
NOMOR 121 TAHUN KE 71
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Bade Padmanegara Karya Enam ’’Undagi’’ BADE Padmanegara yang mengantarkan almarhum Panglingsir Puri Blahbatuh I Gusti Ngurah Djelantik menuju Setra Ageng Blahbatuh memang menjadi perhatian banyak warga. Pasalnya, bade setinggi 24 meter ini tidak menggunakan tumpang seperti bade di puri-puri lainnya. Meski demikian, bade karya enam undagi asal Blahbatuh ini tetap nampak megah saat diusung ribuan krama menuju setra, Selasa (18/12) kemarin.
Upacara Palebon Puri Ageng Blahbatuh 18 Desember 2018 - Panglingsir Puri Ageng Blahbatuh I Gusti Ngurah Djelantik - Palebon dengan lembu putih - Bade seberat 15 ton dan tinggi 24 meter - Bade Padmanegara (tidak menggunakan tumpang) - Bade diusung 3.000 krama dari 12 banjar dengan cara 10 estafet.
Upacara Palebon Puri Ubud 2 Maret 2018 - Palebon A.A.Niang Agung (96). Almarhumah merupakan istri kedua dari almarhum Tjokorda Gde Agung Sukawati - Palebon dengan lembu hitam - Bade tumpang sia (9) - Bade setinggi 27,5 meter dan berat 11 ton - Diusung oleh 3.910 krama, dengan cara estafet setiap 50 meter. - Kapolda Bali Petrus Golose ikut mengusung bade tersebut.
Upacara Palebon Puri Agung Klungkung 29 Juni 2014 - Palebon Ida Dewa Agung Istri Putra, permaisuri ketiga Raja Klungkung terakhir, Ida I Dewa Agung Oka Geg - Upacara palebon dengan lembu hitam, nagabanda, dan bade tumpang solas (11) - Bade setinggi 28 meter dan berat sekitar 6 ton. - Diusung dengan cara estafet, tiap estafet melibatkan 350 krama, dan total pengusung bade 6.500 krama.
Koordinator para undagi, Ketut Gede Setyawan, menjelaskan pengerjaan bade dengan bobot 15 ton ini memang dikebut karena mengejar puncak hari palebon Selasa kemarin. Dikatakannya, total pengerjaan bade tersebut memakan waktu 24 hari. Diungkapkan, total ada enam orang undagi asal Desa Blahbatuh yang dilibatkan untuk mengerjakan bade padmanegara ini. Selain para undagi, pengerjaan juga dibantu 25 orang pangayah. ‘’Konsep dan pengerjaan didesain para undagi,’’ katanya. Menurut pria 47 tahun ini, pengerjaan bade padmanegara untuk panglingsir Puri Blahbatuh ini memang melampaui ekspektasi. Pasalnya dari bentuk dasar, para undagi menambahkan tinggi bade menjadi 24 meter. Hal ini pun menyesuaikan dengan almarhum yang merupakan panglingsir Puri Blahbatuh
generasi XXIV. ‘’Lebar-nya memang kurang sedikit, karena tingginya ditambah, jadi memang ada makna tinggi 24 meter,’’ kata undagi yang kesehariannya bergerak di perusahaan tenun ini. Meski memiliki tinggi 24 meter, ia pun menjamin kekuatan bade tersebut, karena di bagian dalamnya menggunakan susunan bambu. ‘’Ini sudah sistem kita dalam membuat bade, di mana bagian dalamnya menggunakan bambu, sehingga bade tetap kokoh saat diusung krama,’’ katanya. Sementara itu putra al-
marhum, A.A. Ngurah Kakarsana, mengatakan konsep palebon menggunakan Bade Padmanegara ini sama dengan palebon raja terakhir Puri Ageng Blahbatuh I Gusti Ngurah Rai pada tahun 1962. ‘’Palebon tahun itu juga yang terakhir dengan nagabanda di Puri Ageng Blahbatuh,’’ ucapnya. Dikatakannya, bade padmanegara menggunakan ornamen 9 gunung. ‘’Ditambah seperti emas naga, gajah gambar, macan, angsa dan lainya, sehingga berjumlah sembilan,’’ tandasnya. (kmb35)
Upacara Palebon Puri Ageng Blahbatuh 18 Desember 2018 - Panglingsir Puri Ageng Blahbatuh I Gusti Ngurah Djelantik - Palebon dengan lembu putih - Bade seberat 15 ton dan tinggi 24 meter - Bade Padmanegara (tidak menggunakan tumpang) - Bade diusung 3.000 krama dari 12 banjar dengan cara 10 estafet.
Upacara Palebon Puri Ubud 2 Maret 2018 - Palebon A.A.Niang Agung (96). Almarhumah merupakan istri kedua dari almarhum Tjokorda Gde Agung Sukawati - Palebon dengan lembu hitam - Bade tumpang sia (9) - Bade setinggi 27,5 meter dan berat 11 ton - Diusung oleh 3.910 krama, dengan cara estafet setiap 50 meter. - Kapolda Bali Petrus Golose ikut mengusung bade tersebut.
Upacara Palebon Puri Agung Klungkung 29 Juni 2014 - Palebon Ida Dewa Agung Istri Putra, permaisuri ketiga Raja Klungkung terakhir, Ida I Dewa Agung Oka Geg - Upacara palebon dengan lembu hitam, nagabanda, dan bade tumpang solas (11) - Bade setinggi 28 meter dan berat sekitar 6 ton. - Diusung dengan cara estafet, tiap estafet melibatkan 350 krama, dan total pengusung bade 6.500 krama.
I Gusti Ngurah Djelantik (Alm)
Upacara Palebon Puri Ageng Blahbatuh 18 Desember 2018 - Panglingsir Puri Ageng Blahbatuh I Gusti Ngurah Djelantik - Palebon dengan lembu putih - Bade seberat 15 ton dan tinggi 24 meter - Bade Padmanegara (tidak menggunakan tumpang) - Bade diusung 3.000 krama dari 12 banjar dengan cara 10 estafet.
Upacara Palebon Puri Ubud 2 Maret 2018 - Palebon A.A.Niang Agung (96). Almarhumah merupakan istri kedua dari almarhum Tjokorda Gde Agung Sukawati - Palebon dengan lembu hitam - Bade tumpang sia (9) - Bade setinggi 27,5 meter dan berat 11 ton - Diusung oleh 3.910 krama, dengan cara estafet setiap 50 meter. - Kapolda Bali Petrus Golose ikut mengusung bade tersebut.
Ngaben Megah di Zaman ’’Now’’ Upacara Palebon Puri Agung Klungkung 29 Juni 2014
- Palebon Ida Dewa Agung Istri Putra, permaisuri ketiga Raja Klungkung terakhir, Ida I Dewa Agung Oka Geg - Upacara palebon dengan lembu hitam, nagabanda, dan bade tumpang solas (11) - Bade setinggi 28 meter dan berat sekitar 6 ton. - Diusung dengan cara estafet, tiap estafet melibatkan 350 krama, dan total pengusung bade 6.500 krama.dalam kelahirannya adalah BAGI umat Hindu ngaben
diyakini sebagai jalan pendakian sang Atma menuju alam keabadian Brahman, sesuai landasan teologi Brahman Atman Aikyam. Bahwa Atman dan Brahman adalah satu adanya. Atman adalah realitas absolut yang sama dengan Brahman dengan identitas yang identik. Oleh karenanya tujuan terakhir sekaligus tertinggi dari pergulatan kehidupan manusia
I Gusti Ketut Widana
melepaskan dengan mahardika sang Atman agar dapat kembali menyatu-bersatu pada Sang Sangkaning Paraning Dumadi. Mengupayakan itu, dalam pandangan umat Hindu ritual ngaben dianggap sebagai peristiwa paling penting, sehingga untuk melaksanakannya berbagai usaha, daya dan terutama dana ‘’diyadnyakan’’ (dikorbankan) meski tak jarang harus mengambil langkah ‘’baris-berbaris’’ (adep kanan adep kiri), menjual aset peninggalan leluhur. Hingga kemudian kata ngaben acapkali diplesetkan menjadi ngabehin, menghabiskan bahkan habis-habisan menguras harta kekayaan untuk yadnya sang mati, dengan mengabaikan kebutuhan sang hidup (keturunan). Bagi mereka yang berpunya (sugih), boleh jadi tidak masalah, namun bagi umat yang keadaan ekonominya (di bawah) standar jelas menjadi beban pikiran ketika dihadapkan dengan kewajiban ngaben dengan konotasi ngabehin. Hal. 15 Memperabukan Jasad
Gemar Anggrek dan Merakyat PALEBON Panglingsir Puri Ageng Blahbatuh I Gusti Ngurah Djelantik XXIV berlangsung Selasa (18/12) kemarin. Ribuan warga Gianyar mengikuti upacara palebon menuju Setra Ageng Blahbatuh ini. I Gusti Ngurah Djelantik mengembuskan napas terakhir pada Kamis (15/11). Almarhum wafat di usia 74 tahun. Almarhum meninggalkan lima orang anak yakni A.A. Ayu Prawaniti, I Gusti Ngurah Jelantik, A.A. Ngurah Kakarsana, A.A. Ngurah Teja Kusuma dan A.A. Ngurah Putra Narayana. Selain itu almarhum juga meninggalkan lima orang cucu. Semasa hidup, almarhum yang lahir dari keluarga Puri Ageng Blahbatuh ini juga aktif dalam Forum Kerajaan dan Kesultanan Nusantara. Karena itu almarhum diketahui dekat dengan sejumlah raja Nusantara, tidak hanya di Indonesia, juga raja di wilayah Malaysia, Thailand dan Filipina. ‘’Semasa hidup almarhum memang aktif dalam forum,’’ ujar I Gusti Ngurah Jelantik, putra kedua almarhum. Meski lahir di keluarga puri, almarhum juga dikenal sebagai sosok yang rendah hati. ‘’Beliau ini tidak suka ditinggikan, karena bagi beliau menyatu dengan masyarakat adalah yang utama,’’ katanya. Saat masih remaja almarhum juga dikenal sebagai penghobi anggrek. Bahkan berkat seratusan koleksi anggrek yang dirawat, mengantarkan I Gusti
Ngurah Djelantik ikut dalam kompetisi anggrek tingkat international. ‘’Saking banyaknya anggrek, bahkan dulu puri ini sering disebut Puri Anggrek,’’ tandasnya. (kmb35)
Bali Post/eka
PURI BLAHBATUH - Prosesi palebon Panglingsir Puri Ageng Blahbatuh I Gusti Ngurah Djelantik, Selasa (18/12) kemarin. Ribuan warga menyaksikan prosesi palebon dengan bade setinggi 24 meter.
DENPASAR
2
Rabu Pon, 19 Desember 2018
ASN di Lima OPD Dites Urine
FIGUR Semua Warga Harus Berperan WALI Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengajak semua warga untuk mengurangi penggunaan plastik. Hal ini juga telah diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 36 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik. Ajakan tersebut senantiasa disampaikannya di berbagai event dan kesempatan, seperti saat pelaksanaan pasar murah menyambut hari raya Galungan dan Kuningan di Lapangan Parkir Lumintang, Selasa (18/12) kemarin. Orang nomor satu di Denpasar ini mengatakan, semua warga harus berperan untuk mengurangi sampah plastik, karena ini masalah global dan lingkungan. Untuk mengurangi penggunaan sampah plastik di masyarakat tidak gampang. Ini perlu edukasi yang tinggi. ‘’Bila tidak ditangani dari sekarang, kemungkinan di tahun 2050 sampah plastik lebih banyak dari pada ikan yang ada di laut,’’ katanya mengingatkan. Kalau itu terjadi, pariwisata Bali yang cenderung menawarkan alam pantai dan pegunungan harus siap-siap gulung tikar apabila tidak ditanggulangi dari sekarang. Untuk mengurangi sampah plastik di pantai harus mulai gerakan masif dari hilir, sungai dan rumah tangga. Ia menambahkan, untuk menghilangkan penggunaan plastik tidak bisa hanya melarang, namun harus ada edukasi secara fisik dan pemberdayaan. Masalah sampah plastik menjadi perhatian dunia. Untuk itu, penggunaan sampah plastik harus diperangi mengingat wisatawan yang ada di Bali sangat cinta dengan budaya dan alam Bali. Tentunya sangat mendukung gerakan pengurangan sampah plastik dan terus melakukan promosi dan edukasi terhadap pengurangan sampah plastic, sehingga tas plastik bisa diganti dengan tas yang ramah lingkungan. ‘’Denpasar juga sebagai pusat kota yang memiliki penduduk urban cukup tinggi, sehingga masalah sampah harus diselesaikan bersama dengan cara-cara kreatif,’’ tegasnya. (ara)
Ekspor Menurun, Hubungan Bali-Hungaria Ditingkatkan
Denpasar (Bali Post) Data menunjukkan bahwa angka ekspor ke Hungaria menunjukkan penurunan. Kendati demikian, kunjungan wisatawan dari negara Eropa Tengah tersebut ke Bali terus menunjukkan kenaikan. Bahkan, saat ini sudah mendekati angka sepuluh ribuan wisatawan. Hal tersebut terungkap saat digelarnya pertemuan dan perjanjian antara pemerintah Hungaria melalui kedutaannya dengan Bali, yang diwakili langsung Wakil Gubernur Bali Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati di Sanur, Selasa (18/12) kemarin. “Kita berharap hubungan antara Bali dengan Hungaria, khususnya dalam bidang ekonomi terus ditingkatkan kendati angka ekspor beberapa tahun terakhir menunjukkan penurunan,” ujar pria yang akrab disapa Cok Ace ini. Kendati demikian, Cok Ace meyakini pengusaha menengah sangat baik menjalin hubungan dengan Hungaria, terutama dalam hal teknologi. Dengan adanya MoU yang melibatkan pengusaha lokal, diharapkan antarmereka selalu saling memfasilitasi, baik dalam hal promosi melalui provider maupun dalam bentuk dukungan lainnya. Sementara itu, Duta Besar Hungaria untuk Republik Indonesia H.E. Ms. Judit Pach didampingi Konsul Kehormatan Hungaria sekaligus menjabat Badung Tourism Promotion Board I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya menjelaskan, MoU itu salah satunya dilatarbelakangi karena beberapa tahun terakhir ini kunjungan wisatawan Hungaria ke Bali terus melonjak. Sehingga perlu ditingkatkan dalam hal hubungan ekonomi, infrastruktur, industri, termasuk teknologi dan start ups-start ups. “Bali di Hungaria sekarang menjadi the most favorite tourism destination. Mereka sekarang akan ke Bali. Dari 12 juta penduduk Hungaria, hampir 40 persennya suka traveling. Selama ini Bali belum dikenal,” jelas Rai Suryawijaya. Dia menambahkan, dengan dijadikannya dirinya sebagai konsul kehormatan oleh pemerintah Hungaria, pihaknya terus akan menggenjot kerja sama. Tidak hanya pada sektor pariwisata semata, namun juga teknologi, pendidikan, kebudayaan, perdagangan dan investasi. “Banyak investor yang mau berinvestasi di Bali. Maka dari itu, hubungan ini dijalin mulai dari pertemuan dengan gubernur, dan duta besar untuk menjalin kerja sama yang lebih erat,” katanya. Rai Suryawijaya mengatakan, hubungan antara Hungaria dan Indonesia sudah berlangsung sejak 1962. Ke depan, pihaknya akan meningkatkan kunjungan wisatawan Hungaria ke Bali. Bahkan pihaknya menargetkan ada kenaikkan hingga 20 persen. (kmb37)
Bali Post/kmb12
TES URINE - Suasana tes urine di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Selasa (18/12) kemarin.
Denpasar (Bali Post) – Gerakan peningkatan disiplin di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai kontrak di lingkungan Pemkot Denpasar terus dilakukan. Setelah memaksimalkan sidak, kini dilanjutkan dengan tes urine. Dinas Kesehatan bekerja sama dengan BNN melaksanakan tes urine secara bertahap. Selasa (18/12) kemarin ASN di lima OPD yang ada di Gedung Sewaka Dharma dites urine. Sekretaris Dinas Kominfo Denpasar Dewa Ari Ariawan mengungkapkan, tes urine ini sebagai bentuk dukungan untuk mewujudkan disiplin pegawai. Melalui tes urine ini, pihaknya berharap semua pegawai di lingkungan kerjanya tidak mencoba-coba untuk menggunakan obatobatan terlarang, terlebih
narkoba. Dikatakan, tes urine ini dilakukan setiap tahun yang diharapkan bisa menghentikan niat pegawai bila ingin mencoba menggunakan narkoba. Beruntung selama beberapa kali dilakukan tes urine, semua hasilnya negatif. ‘’Kami berharap tidak ada yang terkena narkoba,’’ jelasnya. Selain di Dinas Kominfo, tes urine juga dilakukan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pariwisata, Dinas Pencatatan Sipil dan Kependudukan, serta Dinas Penanaman Modal dan PTSP. Sementara itu, salah seorang penyuluh BNN mengaku pihaknya melaksanakan tes urine ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Denpasar. Dinas Kesehatan yang menyiapkan alat-alatnya, dan BNN sebagai pelaksana tes urine. (kmb12)
Rumah kos tersebut, lanjutnya, terdiri dari 22 kamar di atas lahan enam are. Akibat kejadian itu, beberapa penghuni kos untuk sementara waktu pindah karena direnovasi. Sementara dari keterangan Ana (32), penghuni kos di TKP, sekitar pukul 22.30 Wita Bambang yang biasa dipanggil Pauk datang ke warungnya untuk membeli bensin satu liter dengan harga Rp 10 ribu. Selanjutnya Bambang kembali ke belakang ke kamar kosnya sambil membawa bensin tersebut. Saat sibuk di warung, Ana mendengar ada musibah kebakaran di belakang warung di TKP. Saksi lain, Wayan Suartana (23), mengatakan pukul 23.30 Wita dia berada di dalam kamar tidur-tiduran. Tiba-tiba mendengar suara ribut kebakaran dan dia langsung keluar
melihat dari kamar korban api sudah membesar. Suartana dan penghuni kos lain membantu memadamkan api. “Sebelum terjadi kebakaran, saksi (Suartana) mendengar kedua korban (Bambang dan Yana) sering ribut karena cemburu,” kata sumber. Kapolsek Denpasar Barat (Denbar) AKP Johannes H. Widya Dharma Nainggolan mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan keterangan saksi dan menunggu hasil labfor. Apakah mereka bunuh diri? “Dugaan sementara seperti itu. Tapi kami masih mengumpulkan keterangan saksisaksi dulu,” tegasnya. (kmb36)
Sepasang Kekasih Ditemukan Gosong di Kamar Mandi
Denpasar (Bali Post) -
Kamar kos nomor 2 di Jalan Bung Tomo Nomor 5X Denpasar, Senin (17/12) malam ludes terbakar. Sepasang kekasih, Yana (38) dan Bambang (30), ditemukan gosong di kamar mandi. Saat ditemukan di kamar mandi, Yana sudah meninggal, sementara Bambang masih bernyawa dan langsung dilarikan ke RSUP Sanglah. Namun, setibanya di rumah sakit dia akhirnya mengembuskan napas terakhirnya. Hasil olah TKP, petugas menemukan botol bekas bensin. Pemilik rumah kos Drs. Putu Sarjana, M.Si. saat ditemui di TKP, Selasa (18/12) kemarin, mengatakan kejadiannya pukul 23.30 Wita. Waktu itu dia sedang berada di rumahnya di Jalan Kusuma Bangsa III Nomor 7X Denpasar. ‘’Saya ditelepon oleh karyawan ada kebakaran di kos. Saya langsung ke sana
(TKP - red),’’ ujar pemilik Toko UD Kori ini. Mendengar hal tersebut, dosen Unhi Denpasar ini bergegas menuju TKP. Sesampainya di TKP, pemadam sudah datang dan petugas sibuk memadamkan si jago merah. ‘’Sesampainya di TKP sudah banyak orang. Diinformasikan oleh petugas pemadam, ada korban di kamar mandi yang berjumlah dua orang. Satu perempuan sudah meninggal dan lakilaki dibawa ke Rumah Sakit Sanglah,” ungkapnya. Menurut Sarjana, kedua penghuni kos sudah menempati kamar tersebut kurang lebih satu tahun. “Informasi-
nya Bambang asal Banyuwangi dan keluarganya tinggal di kampung. Dia di sini bekerja serabutan. Kalau Yana dari Bandung. Awalnya mereka didengar ribut-ribut,” ujarnya. Proses pemadaman tidak lebih dari 20 menit. Selanjutnya, petugas pemadam mendobrak pintu kamar mandi dan ditemukan kedua korban dalam posisi bertumpuk. Menurutnya, hanya kamar itu saja yang terbakar, sedangkan kamar kos lain dan tokonya selamat dari amukan si jago merah. “Pukul 21.00 Wita saya ke sini (TKP - red) mabanten. Aman-aman saja, maka dari itu saya langsung pulang,” katanya.
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-819446
Bali Post/kmb36
TKP - Di TKP inilah Bambang dan Yana ditemukan gosong .
Pihak JBT Sebut Kasus Korupsi Pengerjaan Tol Ada di Pelaksana Proyek
Denpasar (Bali Post) – Jalan Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa atau Jalan Tol Bali Mandara yang sudah beroperasi selama lima tahun, ternyata terjadi penyimpangan saat pengerjaannya. Bahkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya tindak pidana korupsi proyek dalam proses pengerjaan. Dalam hal ini, KPK menetapkan Bali Post/kmb37
HUNGARIA - Duta Besar Hungaria untuk Republik Indonesia H.E. Ms. Judit Pach diapit Wakil Gubernur Bali Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati dan I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya.
FM 96,5
Topik : JELANG GALUNGAN, STOK BABI AMAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
dua petinggi perusahaan BUMN PT Waskita Karya sebagai tersangka tindak pidana korupsi terkait proyek dimaksud. Dari 14 proyek infrastruktur yang dikerjakan PT Waskita Karya (Persero) yang dikorupsi, dua di antaranya proyek Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa untuk Paket 2 dan Paket 4. Terkait dengan tindak pidana korupsi dua paket jalan tol Nusa
Dua, Humas Jasamarga Bali Tol (JBT) Putu Gandhi Ginatra saat dikonfirmasi mengatakan hal itu tidak ada hubungan dengan manajemen JBT. Dia menyebutkan, kasus tersebut semuanya ada di kontraktor Waskita dengan subkontraknya. ’’Ini tidak ada hubungan dengan JBT. Jangan sampai timbul asumsi yang kurang mengenakkan. Kita serahkan
semua ke KPK. Semua ada di pihak pelaksana proyek. Kami tidak tahu kasusnya seperti apa,’’ ujar Gandhi Ginatra saat dihubungi, Selasa (18/12) kemarin. Selama pengerjaan proyek, kata Gandhi Ginatra, pendanaan memang dari pihak JBT. Namun terkait dengan kasus korupsi ini, pihaknya mengaku memang ada di pihak pelaksana proyek. (kmb23)
Lahan Pertanian Terbatas, Denpasar Fokus pada Pemasaran Denpasar (Bali Post)Lahan yang sempit tidak memungkinkan untuk pengembangan pertanian skala besar. Selain itu, Denpasar sebagai pusat perekonomian, pemerintahan, serta pendidikan lebih efektif dalam kegiatan pemasaran. Kalaupun mengembangkan usaha pertanian, maka yang bisa dilakukan, yakni urban farming. Karena itu, Pemkot Denpasar selalu memberikan ruang penuh bagi semua pihak untuk memberikan
inovasi dalam pembangunan kota. Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar I Gede Ambara Putra mengatakan hal itu, Selasa (18/12) kemarin. Menurut Ambara Putra, Denpasar fokus pada usaha pemasarannya. Artinya, komoditi yang dihasilkan petani akan ditampung di Denpasar untuk dijual kepada masyarakat. “Ini karena lahan yang terbatas untuk mengembangkan pertanian skala besar,” katanya. Ambara Putra menegas-
kan, lahan yang terbatas ini tidak menjadi hambatan dalam pengembangan inovasi di sektor pertanian. Seperti halnya urban farming yang dicoba di bantaran Tukad Bindu, Kesiman. “Adanya inovasi dari semua pihak seperti swasta atau stakeholder lainnya ini tentu sangat membantu Pemkot Denpasar. Sehingga dapat mendorong masyarakat untuk mandiri dalam pengadaan bahan pangan sehari-hari serta memanfaatkan lahan
yang berada di pekarangan secara maksimal,” ujarnya. Ambara Putra menambahkan, Denpasar juga telah mendorong warga setempat untuk mengembangkan pertanian dengan pola hidroponik. Pola tanam ini sangat cocok untuk berbagai komoditas hortikultura seperti sayuran dan tanaman obat. Sistem teknologi hidroponik adalah budidaya tanaman dengan memanfaatkan air sebagai media tumbuhnya dengan menekankan pada pemenu-
han kebutuhan nutrisi bagi tanaman. “Kelebihan sistem hidroponik adalah penggunaan lahan lebih efisien, lingkungan maupun pemberian nutrisi pupuk dapat diatur, tanpa media tanah, tidak ada gulma, tidak ada risiko penanaman terus-menerus sepanjang tahun, kuantitas dan kualitas produksi lebih tinggi, lebih bersih, bebas dari racun pestisida, penggunaan pupuk dan air lebih efisien, periode tanam lebih pendek,” ujarnya. (kmb12)
BADUNG
Rabu Pon, 19 Desember 2018
3
Bali Post/par
BALAI BUDAYA - Proyek gedung Balai Budaya Graha Mangu Mandala.
Soal Ambruknya Atap Baja Gedung Balai Budaya
Dinas PUPR Bantah Ada Penyimpangan Mangupura (Bali Post) –
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung tak menyangka kasus kecelakaan kerja di gedung Balai Budaya Graha Mangu Mandala, Rabu (12/12) lalu, viral di media sosial. Bahkan, peristiwa yang menimpa empat pekerja proyek ini disebut-sebut menjadi bidikan Kejari Badung dan kepolisian. Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPR Badung I.B. Surya Suamba mengatakan, rangka baja yang hendak dipasang tiba-tiba jatuh dan menimpa crane yang tepat berada di bawahnya itu adalah murni kecelakaan kerja. Birokrat asal Tabanan ini juga menegaskan, kejadian tersebut bukanlah penyimpangan. Pengerjaan gedung sesuai SOP. ‘’Jangan terlalu dibesar-besarkan, tidak ada apa-apa. Sebab itu kan biasa proses dalam bekerja. Sama halnya dengan orang pasang kuda-kuda rumah kemudian ada jatuh,’’ tegas Surya Suamba, Selasa (18/12) kemarin. Kejadian tersebut, kata Surya Suamba, tidak menimbulkan kerugian pemerintah. Pekerja yang ter-
luka juga telah ter-cover asuransi. ‘’Proses K3-nya sudah dicek dan sudah semua lengkap. Makanya tidak ada korban jiwa, karena sudah sip K3-nya semua. Terus penanganan pascakejadian juga sudah, asuransi juga sudah,’’ terangnya. Dia tak menampik jika Kejari Badung dan kepolisian turun ke lapangan. Namun, kehadiran penegak hukum ini bukan dalam rangka membidik kasus pelanggaran, melainkan menjalankan fungsi sebagai Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D). Sedangkan kepolisian kaitan dengan ketentuan kesehatan dan keselamatan kerja (K3). ‘’Kejari memang turun terkait TP4D dan kepolisian kaitan dengan apakah sudah dilakukan ketentuan
K3, pengenaan asuransi terhadap yang luka, dan itu sudah terpenuhi semua,’’ jelasnya. Meski demikian, pihaknya tidak berpangku tangan melihat insiden tersebut. Pihaknya telah meminta rekanan melakukan uji materi. Tak hanya itu, pihaknya juga meminta rekanan mengubah metode pelaksanaan guna meminimalisir human error. ‘’Yang jelas, dengan adanya insiden itu saya minta rekanan untuk menguji baut yang digunakan. Apakah sudah sesuai dengan yang ditentukan, karena baut dibeli dari pabrik juga, daya tariknya juga dicek. Dengan adanya human error perlu diubah metode pelaksanaannya. Sebelum dipasang, metode itu harus dipresentasikan dulu ke
kami,’’ tegasnya. Seperti diketahui, ambruknya rangka baja atap gedung budaya yang tengah dibangun Pemkab Badung mengakibatkan empat orang pekerja harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka-luka. Musibah ini terjadi pada pukul 10.00 Wita. Rangka baja yang hendak dipasang tiba-tiba jatuh dan menimpa crane yang tepat berada di bawahnya. Crane pun rusak. Pagu anggaran proyek ini kurang lebih Rp 336 miliar, namun oleh pihak rekanan ditawar Rp 317 miliar. Proyek ini berdiri di lahan seluas empat hektar dengan total luas bangunan gedung kurang lebih 1,8 hektar. Ditargetkan selesai tahun 2019. Sesuai perencanaan awal, gedung ini didesain bisa menampung sekitar 2.600 penonton. Selain itu, juga dilengkapi piranti pendukung lainnya seperti LED, sound system dan lighting berstandar internasional. (kmb27)
Kapolres Tegaskan Baru Tahap Klarifikasi Kasus ambruknya rangka baja pada bagian atap gedung Balai Budaya Graha Mangu Mandala, tengah ditangani Polres Badung bersama Polsek Mengwi. Namun kepolisian baru sebatas melakukan klarifikasi. ‘’Ya, kami masih tahap klarifikasi soal ini. Untuk saksi-saksi terkait, masih dimintai keterangan,’’ kata Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, Selasa (18/12) kemarin. Menurutnya, proyek tersebut masih dalam tahap pembangunan sehingga pihaknya masih mengklarifikasi ke kontraktor. ‘’Kami perlu klarifikasi apa penyebabnya,
apakah ada kelalaian pekerja atau teknis pengerjaan ada yang salah dan sebagainya,’’ ujarnya sembari menyatakan, sejauh ini tahapan penyelidikan atas kasus tersebut belum berlangsung. Dia pun menegaskan masih menunggu perkembangan kasus ini. Jika ada ditemukan unsur pidana, maka kemungkinan kasus ini akan masuk tahap penyelidikan. Hal senada disampaikan Kasatreskrim AKP Made Pramasetia. Dia menyatakan, masih mengumpulkan bahan-bahan dan laporan. ‘’Segera nanti kami sampaikan perkembangannya,’’ tegasnya. (kmb36)
Di Mengwi dan Kuta Utara
Wabup Suiasa Serahkan Sertifikat Program PTSL
Bali Post/edi
GARDU TOL - Gardu tol Bali Mandara. Saat libur Nataru, JBT menyiapkan mobile reader mengantisipasi antrean panjang di gerbang tol.
Antisipasi Antrean Panjang Saat Libur Nataru
JBT Siapkan ’’Mobile Reader’’
Mangupura (Bali Post) Selama liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), diperkirakan akan terjadi lonjakan kendaraan yang melintasi Jalan Tol Bali Mandara. Lonjakan diperkirakan mencapai 25 persen atau sebanyak 50 ribu kendaraan per hari. Humas Jasamarga Bali Tol (JBT) Putu Gandhi Ginatra mengungkapkan, jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan hari biasa yaitu 40 ribu kendaraan per hari. Untuk mengantisipasi antrean panjang atau
penumpukan kendaraan di gerbang tol, JBT akan menyiapkan perangkat pembayaran bergerak atau mobile reader yang akan memudahkan pengguna jalan melakukan transaksi pembayaran tol. ‘’Mesin pembaca uang elektronik yang bisa dibawa ini nantinya akan digunakan untuk jemput bola, untuk mempercepat transaksi,’’ katanya. Per gerbang akan disiapkan dua sampai tiga mobile reader. Sementara untuk petugas akan disiapkan khusus untuk
melakukan penjagaan selama liburan. Pihaknya akan menyiapkan satgas khusus selama liburan Nataru. Meski sudah ada upaya antisipasi, pihaknya berharap pengguna jalan tol selalu mempersiapkan kartu tol untuk menghindari antrean. Sebagai apresiasi kepada pengguna jalan tol, JBT melaksanakan undian berhadiah dalam rangka menyambut Nataru. Hal ini diharapkan dapat membangkitkan animo pengguna jalan untuk terus menggunakan jalan tol. (kmb23)
figur
WAKIL Bupati Badung I Ketut Suiasa kembali menyerahkan sertifikat tanah program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) untuk masyarakat Kecamatan Mengwi dan Kuta Utara, Selasa (18/12) kemarin. Sebanyak 7.300 sertifikat diserahkan kepada masyarakat Kecamatan Mengwi, bertempat di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Mengwi. Sementara di Kuta Utara diserahkan sebanyak 1.900 bidang berlangsung di GOR Desa Tibubeneng. Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ida Bagus Yoga Segara, anggota DPRD Badung Gede Ardana, Kepala BPN Provinsi Bali Rudi Rubijaya, Kepala BPN Badung Samsul Bahri dan Kepala Bappeda Badung Made Wira Dharmajaya. Dalam sambutannya, Wabup Suiasa mengatakan, penyerahan sertifikat saat ini merupakan komitmen dari pemerintah pusat guna menjamin hak masyarakat sehingga memiliki kepas-
tian hukum dalam kepemilikan tanah berupa sertifikat. Tentunya masyarakat perlu memperhatikan agar sertifikat tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. ‘’Pemberian sertifikat ini telah memiliki nilai multipllier efect, tidak semata-mata memilki kepastian hukum tentang kepemilikan tanah, namun juga dapat dipergunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari segi ekonomis. Dengan sertifikat ini, masyarakat yang mau melakukan usaha kebutuhan modal, maka itu dapat dijaminkan. Asalkan usaha tersebut benar-benar produktif dan dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,’’ kata Suiasa. Lebih lanjut dikatakan, dengan diizinkannya tanah pekarangan desa disertifikatkan, maka sekarang tanahtanah ayahan desa, tanah pekarangan desa yang dikuasai oleh desa adat sudah jelas memiliki suatu ketetapan hukum terhadap tanah tersebut. ‘’Bidang tanahnya sudah pasti, batas-batas dan
rah Rai. Co. General Manager Commercial Rahadian D. Yogisworo mengungkapkan, kegiatan ini sebagai bagian untuk meningkatkan penjualan dari tenant. Selain itu, juga sebagai kegiatan marketing Indonesia. ‘’Tujuan utamanya adalah bagaimana airport ini menjadi cerita perjalanan wisata pengguna jasa,’’ ujarnya, Selasa (18/12) kemarin. Menurutnya, bandara sekarang tidak hanya sekadar sebagai tempat naik turunnya penumpang dan barang. Bandara menjadi bagian dari telling story pengguna jasa. Ini juga sebagai upaya airport meningkatkan kunjungan wisatawan. (edi)
luasnya sudah pasti yang sudah dibuktikan melalui sertifikat. Hal ini juga mempertegas, memperkuat hubungan kekuatan hukum desa adat, dalam hal tanah-tanah yang dikuasai desa adat yang diberikan kepada masyarakat untuk menempatinya,’’ jelasnya. Sementara itu, Kepala BPN Provinsi Bali Rudi Rubijaya mengatakan, untuk seluruh Indonesia, program
PTSL ditarget tuntas di tahun 2025. Namun di Bali akan diselesaikan pendaftaran tanah di tahun 2019. Khusus untuk Kabupaten Badung di tahun 2018 sudah selesai. ‘’Inilah sebagai wilayah percontohan bagaimana kerja sama yang baik dengan Pemerintah Daerah, kita bisa selesaikan sertifikat tanah lebih cepat, baik, dan akuntabel,’’ katanya. (ad671)
Mangupura (Bali Post) Memasuki musim angin barat, kawasan Pantai Kuta dan sekitarnya mulai diserbu sampah kiriman. Kondisi ini sudah terjadi sejak dua pekan terakhir. Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan, Selasa (18/12) kemarin mengungkapkan, selama dua pekan total sampah terangkut dari 10 stop over alias tempat penampungan sampah sementara mencapai 50 truk. Ini setara 110 ton. Dari seluruh sampah kiriman tersebut, 90 persennya berupa berupa batang pohon dan ranting. Sedangkan 10 persennya merupakan sampah plastik. ‘’Sampah batang dan rant-
ing ini nantinya akan dibawa ke tempat usaha laundry dan perusahaan batu bata serta genting. Sedangkan sisa atau residu-nya akan dibawa ke TPA Suwung,’’ ujarnya. Guna menangani sampah, DLHK Badung mengerahkan ratusan personel Unit Reaksi Cepat (URC) dan menyediakan 10 stop over. Menurutnya, sejumlah pantai yang banyak dikunjungi wisatawan seperti Pantai Kuta, Pantai Legian, Pantai Seminyak, Pantai Berawa, dan pantai lainnya, setiap harinya masih diserbu sampah kiriman. Tumpukan sampah kiriman tentu merusak keindahan pantai. (kmb23)
Dalam Dua Pekan, DLHK Angkut 110 Ton Sampah Kiriman
Perkuat Citra Positif PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai berkomitmen memberikan pelayanan prima serta pengalaman baru bagi para pelancong. Hal ini mengingat bandara tersebut merupakan pintu gerbang Bali sebagai destinasi wisata internasional. Salah satu upaya memperkuat citra positif bandara serta untuk meningkatkan kepuasan pengalaman berbelanja bagi para pengguna jasa, digelar Event Eat, Shop, & Fly di area komersial Bandara Ngu-
SERAHKAN SERTIFIKAT - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa saat menyerahkan sertifikat tanah program PTSL.
Bali Post/ist
SAMPAH - Petugas DLHK Badung membersihkan tumpukan sampah kiriman di Pantai Kuta, Selasa (18/12) kemarin.
info seremonial
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
SMK Dwijendra Raih Akreditasi A dari BAN-SM Provinsi Bali
PRESTASI luar biasa dipersembahkan SMK Dwijendra Denpasar. Menjelang akhir tahun 2018, SMK Dwijendra Denpasar meraih akreditasi A (unggul) dengan nilai 92 dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-SM) Provinsi Bali. Bahkan nilai ini melampaui sejumlah SMK dan SMA negeri di Bali. Kepala SMK Dwijendra Denpasar Ida Bagus Dwi Oka Putra, S.Si., MI.Kom. mensyukuri prestasi ini karena sebelumnya SMK Dwijendra yang berlokasi di Jalan Suradipa, Peguyangan baru mengantongi akreditasi program studi atau jurusan. Tahun ini dilakukan akreditasi institusi meliputi delapan standar nasional pendidikan dengan raihan A (ungggul). Sesuai SK BAN SM Provinsi B a li No . 7 6 1 /B A NP-SM/L L/ XII/2018, dari 668 sekolah yang diakreditasi tahun ini, SMK Dwijendra Denpasar meraih akreditasi dengan nilai A. Sekolah ini divisitasi 21-22 November 2018 oleh asesor. Ketua BAN-SM Provinsi Bali Prof. Dr. I Wayan Maba mengungkapkan, akreditasi A seperti yang diraih SMK Dwijendra ini artinya mereka berkualitas unggul mengalahkan akreditas B dan C. Ini bisa dijadikan cermin bagi masyarakat dalam menentukan studi lanjut. Bahkan di Bali ada dua sekolah yang tak terakreditasi. Kasek Dwi Oka Putra menambahkan, dari delapan standar, SMK Dwijendra meraih nilai standar isi (99), proses (97), kompetensi lulusan (93), pendidik dan tenaga kependidikan (82), sarana dan prasarana (83), standar pengelolaan (99), standar pembiayaan (100) dan penilaian (92). Gus Dwi mengungkapkan semua prestasi ini berkat dukungan
SK - Kepala SMK Dwijendra Ida Bagus Dwi Oka Putra, S.Si., MI.Kom. menyerahkan SK BAN-SM Provinsi Bali kepada Ketua Yayasan Dwijendra Dr. M.S. Chandra Jaya. Ketua Yayasan Dwijendra M.S. Chandra Jaya karena pemenuhan standar penilai oleh yayasan seperti SDM, sarpas, proses dan lain-lain. Kemudian berimplikasi pada lulusan berkompetensi, biaya dan evaluasi. Kasek Dwi Oka Putra didampingi Wakasek Kurikulum I.A. Paramita Mahasari, S.E., Wakasek Kesiswaan I Wayan Sumadika, S.Pd., Humas I.A. Rai Trisna Dewi dan Wakasek Sarpras Putu Aris Sanjaya, S.Pd. mengungkapkan, tahun ajaran nanti SMK Dwijendra Denpasar akan merekrut siswa baru untuk Program Keahlian Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Program Keahlian Akuntansi dan Program Akomodasi Perhotelan. Mereka juga diberi penguatan untuk florist dan laundry guna menjadi SDM siap kerja. Selain itu, SMK Dwijendra juga menggandeng Somvliet College, Belanda melalui pertukaran siswa dan guru, memberi penguatan lewat PKL dan menerapkan pembelajaran e-learning. Atas akreditasi
A ini, Ketua Yayasan Dwijendra Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya mengacungkan jempol atas kinerja dan kekompakan guru, pegawai dan kasek memajukan SMK Dwijendra. Ini sebuah prestasi yang patut dibanggakan. Semua tak terlepas dari fungsi leadershif dan kepemimpinan sang kasek. Yayasan berkomitmen mendorong sarpras dan SDM pendidikan dan tenaga kependidikan. Dia mengatakan akreditasi A ini menunjukkan pemerintah memberi pengakuan bahwa SMK Dwijendra sekolah unggul melebihi status sekolah baik. Masyarakat pun harus cerdas menentukan pilihan sesuai dengan peringkat akreditasi. Ke depan SMK Dwijendra, katanya, akan dikembangkan lebih profesional menjadi kampusnya remaja milenial, mendorong guru berinovasi dan melahirkan pelayanan terbaru. Seperti bidang akuntansi menciptakan laporan keuangan yang kredibel, AP membuat produk pelayanan berkualitas dengan konsentrasi florist dan laundry. (ad672)
FH Unwar Gelar Seminar Nasional Peranan LPD
LPD Harus Mampu Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Adat SERANGKAIAN HUT ke-34 yang akan dirayakan pada 29 Desember mendatang, Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) menggelar Seminar Nasional dengan tema ‘’Peranan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai Lembaga Keuangan Komunal dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Adat’’ di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama Kampus Unwar, Selasa (18/12) kemarin. Seminar Nasional ini dibuka Asisten I Pemerintahan Kesra Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dr. Drs. Ida Bagus Kade Subhiksu, M.M. dan menghadirkan hakim Mahkamah Konstitusi Dr. I Dewa Gede Palguna, S.H., M.H. selaku keynote speaker. Selain itu, seminar nasional ini juga melibatkan akademisi, praktisi, dan penggiat budaya dan adat se-Bali, serta diikuti seluruh pimpinan civitas akademika Unwar dan Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali. Dekan FH Unwar Dr. Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. mengatakan LPD merupakan lembaga keuangan desa adat, di mana dalam pengawasannya tidak sama seperti perbankan. Sebab, LPD secara internal dibentuk masyarakat desa adat untuk membatu sosial ekonomi krama desa adat. Oleh karena itu, dalam pelakasanaannya LPD tidak mendapatkan pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) yang merupakan badan pengawas keuangan. Jadi LPD berhak mengatur diri sendiri tanpa ada keterlibatan pengawasan eksternal. Kendati demikian, untuk menjaga eksistensinya, pemerintah berhak mengetahui bagaimana sistem keuangan dan administrasi di LPD tersebut, sehingga masyarakat percaya dan sistemnya berjalan secara sehat. ‘’Harapan
Rabu Pon, 19 Desember 2018
Senator Minta Taman Ujung Karangasem Jadi Destinasi Kreatif
Wedakarna Puji Ikon Baru Tabanan GWS Saat Hadiri Festival Budaya Delod Peken
PERAN generasi muda bangsa untuk menjadi bagian dari gerakan ekonomi kreatif (satyagraha) saat ini cukup signifikan. Hal ini ditandai dengan semakin banyaknya muncul acara berbau festival yang menjamur, bahkan di tiap desa. Dukungan dengan munculnya berbagai acara kreatif di tiap kabupaten di Bali disampaikan Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III di sela-sela menghadiri Festival Budaya Delod Peken di kota Tabanan. Apresiasi terhadap inisiatif desa ini diharapkan menjadi teladan bagi desa-desa di Bali. ‘’DPD mendukung jika tiap desa di Bali mengadakan kegiatan festival dengan menampilkan atraksi seni budaya, seni kotemporer dan juga pameran produk ekonomi dan kuliner. Di Bali ada 716 desa dinas dan diharapkan mereka mampu mengadakan festival untuk merangsang potensi desa. Mengadakan desa tidak harus mengandalkan APBD murni, cukup kreatif saja dari penjualan stan dan juga dari sponsor, sisanya ya… gotong royong. Tidak usah sampai mendatangkan artis dari luar Bali, cukup manfaatkan seniman Bali itu sudah berdikari. Pembangunan infrastruktur memang perlu, tetapi pembangunan SDM juga penting. Semoga teladan Desa Delod Peken bisa menginspirasi desa-desa di Bali,’’ kata Senator Wedakarna sembari memuji peran simbol Garuda Wisnu Serasi (GWS) di hadapan I Gede Sanjaya (Wakil Bupati Tabanan). Hal yang sama ia sampaikan juga di Bumi Lahar Karangasem. Di sela-sela kunjungan kerja ke ujung timur Bali, ia menyatakan revitalisasi pembangunan di Karangasem sudah semakin baik dan mulai tertata di bawah kepemimpinan Bupati Mas Sumatri. Ia berharap penataan fisik diimbangi dengan peningkatan pola SDM di Karangasem. ‘’Selama beberapa hari berkeliling di Karangasem, tiang sudah melihat hasil pembangunan Karangasem. Misalkan kawasan Besakih yang kini sudah memiliki Badan Pengelola Besakih. Tentu kita dorong agar tahun 2019 saat upacara besar Wali Krama agar kawasan bisa semakin rapi. Kemarin saya hadir di Festival
SATYAGRAHA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Bupati Karangasem di Taman Ujung dan bersama Wakil Bupati Tabanan di kota Tabanan. Genjek terbesar, dan itu juga sudah cukup positif terutama agar Taman Ujung Sukasada ini bisa semakin dikenal. Saya memuji juga penataan Taman Ujung di bawah kepemimpinan Badan Pengelola Taman Ujung yang dipimpin Ida Made Alit. Kini Taman Ujung semakin tertata serta MoU antara puri dan pemkab sudah menghasilkan pemasukan daerah yang signifikan. Ke depan yang perlu diperjuangkan pemkab dan DPD adalah bagaimana agar pemerintah pusat menetapkan status yang lebih tinggi untuk situs budaya Taman Ujung ini, di samping perhatian negara pada situs Hindu Bali. Kita akan sinergi, maka dari itu saya hadir di Karangasem saat ini,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia pun menyarankan agar objekobjek wisata di Bali, termasuk dari situs-situs leluhur seperti Pura Khyangan Jagat menerapkan sistem badan pengelola agar segala sesuatunya lebih tertata. ‘’Dalam agama
Hindu, tempat suci seperti pura harus dijadikan pusat kemakmuran. Tidak ada salahnya pura dibuka untuk kepentingan pariwisata spiritual karena dalam Catur Purusa Artha mencapai kekayaan termasuk membuat desa menjadi kaya adalah perintah kitab suci Weda. Yang dilarang adalah eksploitasi secara berlebihan yang over capacity itu yang saya tolak. Tapi ketika pura dikelola oleh badan bersama, ya… kenapa tidak? Lihat saja pengelolaan Pura Tanah Lot, Pura Ulundanu Beratan atau Taman Ujung Karangasem ini, semua menghasilkan artha yang baik untuk daerah termasuk membantu ekonomi rakyat sekitar. Saran saya, segera bentuk badan pengelola permanen di semua objek wisata dan nanti mereka jadi penggerak kegiatan festival, MICE dan juga spiritual tourism,’’ imbuh Gusti Wedakarna yang saat ini masih tercatat menjadi doktor ilmu pemerintahan termuda di Indonesia. (ad670)
Jelang Nataru, Basarnas Bali Laksanakan Siaga SAR Khusus
SEMINAR - Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. (lima dari kiri) didampingi Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. (empat dari kanan) dan Dekan FH Unwar Dr. Nyoman Putu Budiartha, SH., M.H. (kiri) berfoto bersama narasumber dan akademisi, praktisi, dan penggiat budaya dan adat pada seminar nasional, Selasa (18/12) kemarin. dari seminar nasional ini menghasilkan rumusan tentang LPD yang berguna bagi Pemerintah Provinsi Bali,’’ katanya. Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. mengatakan secara empirik, keberadaan LPD sebagai lembaga keuangan desa telah banyak memberikan kontribusi untuk masyarakat desa. Namun, di balik itu masih ada beberapa LPD yang mengalami masalah dalam administrasinya. Seperti nasabah yang tidak bisa mencairkan uang miliknya. ‘’Melalui seminar ini kami berharap akan menemukan dan melahirkan solusi untuk pemecahan masalah ini,’’ ujar Prof. Widjana. Sementara itu, Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. menyampaikan beberapa hari lalu telah dilaksanakan paru-
man agung di Pura Samuan Tiga, Gianyar dengan melibatkan seluruh bendesa adat se-Bali yang difasilitasi Pemerintah Provinsi Bali. Dalam paruman tersebut membahas tentang pernyataan sikap keberadaan desa pakraman yang akan dikembalikan ke desa adat. Dikatakan, dari 1.733 desa adat yang ada di Bali, baru 1.433 yang memiliki LPD. Beberapa desa adat yang belum memiliki LPD merupakan suatu masalah yang harus kita carikan solusinya. Apalagi, perkembangan LPD di Bali sampai saat ini telah memiliki omzet sebesar Rp 19 triliun. Omzet ini tentu mempunyai peran dalam perekonomian masyarakat Bali. ‘’Sangatlah perlu adanya perlindungan, sehingga ada penguatan hukum yang melindungi LPD, baik dalam bentuk perda ataupun peraturan desa atau awig-awig,’’ ucapnya. (bns1)
Mangupura (Bali Post) Menjelang dan setelah Natal dan Tahun Baru (Nataru), frekuensi arus transportasi darat, laut dan udara dari dan ke Bali selalu mengalami peningkatan. Bali sebagai destinasi pariwisata, baik turis lokal maupun mancanegara, tentunya harus meningkatkan kesiapsiagaan sebagai langkah antisipasi. Untuk itu, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) melaksanakan Siaga SAR Khusus Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru), dimulai sejak 18 Desember 2018 dan akan berakhir pada 1 Januari 2019. Bertempat di Kantor Jimbaran digelar apel kesiapsiagaan personel yang dipimpin Ketut Gede Ardana, S.E. selaku Kepala Kantor Basarnas Bali, Selasa (18/12) kemarin. ‘’Pengerahan dan pengendalian alut dan personel dalam aspek SAR telah disusun dalam rencana operasi SAR. Nantinya penempatan tersebar di beberapa lokasi,’’ kata Ardana. Dikatakannya, tujuan dari penyebaran kesiapsiagaan untuk menjawab respons time yang cepat
dan benar. Hal itu mengingat kondisi alam dan cuaca akhir-akhir ini di Bali cukup buruk, tentunya berbanding lurus dengan kemungkinan adanya kondisi rawan yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Lebih lanjut dikatakan, posko terpadu akan difokuskan di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, arus penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Badangbai, Pelabuhan Benoa, dan Pelabuhan Toya Pakeh Nusa Penida. Personel yang disiapsiagakan untuk melakukan pemantauan di beberapa titik dan siaga on call sebanyak 111 orang. Alut yang disipkan untuk kelancaran yakni rescue truck, truk angkut personel, Rapid Deployment Land SAR Unit, Rescue Car Type 1, Evacuation Vehicle, Rescue ATV, Rescue Trail KLX, dan di laut diperkuat dengan KN SAR Arjuna 229, Rigid Inflatable Boat (RIB), Amphibious, Rubber Boat, dan Jet Sky. ‘’Seluruh pergerakan di darat dan perairan juga didukung dengan keberadaan Heli BO 105 yang standby di Bandara Udara Ngurah Rai,’’ tambahnya. (kmb23)
SAR - Basarnas Bali laksanakan siaga SAR khusus selama Natal dan Tahun Baru.
Bali Post/ist
Danamon Siapkan Dana Rp 2 Triliun untuk Libur Akhir Tahun
Jaringan Digital Siap Layani Kebutuhan Perbankan Saat Liburan Nataru PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. (Bank Danamon) mengumumkan kegiatan operasional jaringan layanan dan penyediaan dana tunai sejumlah Rp 2 triliun melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) menjelang dan pada saat hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta cuti bersama di akhir tahun. Chief Operations Officer Bank Danamon Evi Damayanti mengatakan Bank Danamon mengucapkan selamat merayakan hari raya Natal dan Tahun Baru. Sehubungan dengan libur akhir tahun dan cuti bersama, pihaknya berkomitmen untuk tetap melayani kebutuhan transaksi perbankan nasabah, baik dalam kesediaan uang tunai maupun layanan melalui jaringan fisik dan elektronik seperti ATM dan mesin setor tunai. Dalam momen liburan, transaksi perbankan melalui Bank Danamon tetap mudah dan bebas dilakukan kapan saja. Hal ini didukung oleh rangkaian layanan perbankan digital yang terdiri dari Danamon Online Banking, aplikasi
mobile banking D-Bank, DCard Mobile, D-Connect dan SMS Banking. Bank Danamon telah menyiapkan dana sebesar Rp 2 triliun yang akan dialokasikan di mesin ATM Danamon yang tersebar di seluruh Indonesia. Selama libur akhir tahun dan cuti bersama, nasabah juga dapat bertransaksi melalui electronic channel Danamon yang memberikan layanan 24 jam, seperti ATM (termasuk transfer online ke bank lain yang telah terhubung dengan jaringan ALTO, ATM Bersama dan Prima), setoran tunai melalui Cash Deposit Machine (CDM) dan Phone Banking Hello Danamon 1-500-090. Layanan perbankan digital nasabah juga dapat bertransaksi melalui layanan digital banking Danamon, yang tersedia via Internet yaitu Danamon Online Banking. Layanan perbankan melalui handphone yaitu SMS Banking dan aplikasi mobile banking untuk smartphone yaitu D-Bank yang dilengkapi fitur Ponsel D-Cash. Selain D-Bank, pemegang kartu
kredit Danamon dapat mengelolanya melalui aplikasi DCard Mobile. Danamon juga menyediakan DConnect yang merupakan jaringan internet banking terintegrasi dalam hal Cash Management dan Financial Supply Chain. Operasional ini adalah keterangan kegiatan operasional cabang Danamon pada hari raya Natal dan Tahun Baru 2019. Pada 24 dan 25 Desember 2018, seluruh Kantor Cabang Bank Danamon tutup. Pada 26 sampai 28 Desember 2018, Bank Danamon buka dan melayani kegiatan operasional seperti biasa. Khusus pada 31 Desember 2018, Bank Danamon buka dan melayani kegiatan operasional seperti biasa dengan pembatasan jadwal kliring yakni setoran kliring debet, diadakan sesuai jadwal yang berlaku. Setoran kliring kredit (transfer ke bank lain) sampai dengan pukul 15.00 WIB. Keesokan harinya (1 Januari 2019), seluruh kantor cabang Bank Danamon kembali tutup. Kemu-
dian pada 2 Januari 2019, kembali buka seperti biasa. Untuk informasi operasional dan daftar Kantor Cabang Danamon yang beroperasi pada periode Natal dan Tahun Baru, dapat diakses melalui website www.danamon.co.id. PT Bank Danamon Indonesia Tbk. yang berdiri sejak 1956, per 30 September 2018 mengelola aset sebesar Rp 178,3 triliun bersama anak perusahaannya yaitu PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (Adira Finance) dan PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance). Dalam hal kepemilikan saham, 40,00% saham Bank Danamon dimiliki MUFG Bank, Ltd., 33,83% oleh Asia Financial (Indonesia) Pte. Ltd., 5,08% oleh JPMCB-Franklin Templeton Investment Funds, dan 21,09% dimiliki oleh publik. Bank Danamon didukung 1.243 jaringan kantor cabang konvensional, unit Syariah dan kantor cabang anak perusahaannya serta jaringan ATM Danamon, ATM Bersama, PRIMA dan ALTO yang
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
tersebar di 34 provinsi. Selain jaringan fisik, layanan Danamon juga dapat diakses melalui Danamon Online Banking, aplikasi D-Bank, D-Card, serta SMS Banking. Bank Danamon merupakan satu-satunya penerbit kartu debit, kartu ATM dan Kartu Kredit Manchester United di Indonesia serta penerbit kartu kredit American Express. Dengan beragam produk keuangan seperti Danamon Lebih, FlexiMax, Tabungan Bisa iB, Dana Pinter 50, KAB Bisa, dan Asuransi Primajaga, Danamon siap melayani kebutuhan nasabah dari berbagai segmen. Bank Danamon dinobatkan sebagai Best Digital Bank, Indonesia dari Asiamoney pada ajang Asiamoney Best Bank Award 2018 di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok. Bank Danamon juga meraih penghargaan Best Bank in Digital Service dan Best Sharia Business Unit pada ajang Indonesia Banking Award 2018 yang diselenggarakan oleh Tempo Media Group dan Indonesia Banking School. (r)
daerah
Rabu Pon, 19 Desember 2018
5
Residivis Narkoba Divonis 12 Tahun Denpasar (Bali Post) Residivis narkoba, terdakwa I Wayan Nuryanta alias Yande (38), Selasa (18/12) kemarin dihukum selama 12 tahun penjara. Majelis hakim pimpinan I Gde Ginarsa juga menghukum terdakwa dengan pidana denda Rp 1 miliar. ‘’Apabila tidak mampu membayar maka diganti dengan pidana kurungan selama empat bulan,’’ vonis hakim. Dalam perkara ini, terdakwa Nuryanta dinyatakan terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana secara tanpa hak atau melawan hukum menguasai narkotika golongan I dalam bentuk tanaman berupa ganja seberat 1.577 gram netto, dan menguasai narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman jenis kristal bening mengandug sabu seberat 41,27 gram netto dan 16 butir ekstasi dengan berat keseluruhan 4,8 gram netto. Atas apa yang telah diperbuat, terdakwa dijerat Pasal 111 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Vonis itu sejatinya masih lebih rendah dari tuntutan jaksa. JPU I Gusti Nyoman Widana sebelumnya menuntut supaya terdakwa dihukum 14 tahun dan denda 1 miliar subsidair 6 bulan penjara. Menyikapi putusan itu, Nuryanta yang didampingi penasihat hukumnya Catharine Vania Suardhana dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) DPC Peradi Denpasar tidak berniat mengajukan upaya hukum banding. ‘’Yang mulia, setelah berdiskusi dengan terdakwa, kami menyatakan menerima,’’ kata Vania. Sebelumnya, terdakwa dibekuk polisi di rumahnya di Jalan Tanah Sampi, Desa Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Badung, Jumat 10 Agustus 2018 lalu. (kmb37)
Dikendalikan dari Lapas
Penyelundupan 35.000 Pil Koplo Digagalkan Banyuwangi (Bali Post) Peredaran obat daftar G di Kabupaten Banyuwangi makin masif. Terbaru, Satuan Narkoba Polres setempat menggagalkan penyelundupan 35.000 obat-obatan terlarang itu. Menariknya, pengiriman pil koplo itu dikendalikan dari balik lembaga pemasyarakatan (lapas). Dari kasus ini, empat pelaku diamankan. Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansah Zeinardi mengatakan terungkapnya kasus ini berawal dari penyelidikan petugas. Polisi mendapat kabar ada pengiriman paketan berisi pil koplo. Dari salah satu jasa paket, polisi mendapati pelaku, Muhammad Shaleh (35), warga Kelurahan Sobo, Banyuwangi, membawa bungkusan kardus. Penyergapan digelar. Setelah diperiksa, bungkusan itu berisi botol plastik. Di dalamnya berisi pil koplo. ‘’Pelaku kita sergap 9 Desember lalu. Total ada 20.000 pil koplo,’’ kata Kapolres usai syukuran penghargaan Pelayanan Prima dan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) di Polres Banyuwangi, Selasa (18/12) kemarin. Yang mengejutkan, pelaku berdalih pil koplo tersebut dikendalikan dari balik lapas. Pemiliknya mendekam di lapas dalam kasus peredaran obat daftar G. Sedangkan pelaku pengambil paketan pil koplo hanya bertugas sebagai kurir. ‘’Setiap pengambilan paket diberikan upah. Sedangkan pengirimannya dikendalikan dari lapas,’’ jelasnya. Bersama barang bukti, kurir apes itu diamankan ke Polres. Selain pil koplo, dari pelaku diamankan sebuah ponsel dan motor Honda Scoopy. Saat bersamaan, polisi juga menggagalkan pengiriman pil koplo dalam jumlah besar. Total 15.000 butir. Obat terlarang itu dikirim dari jasa paket di wilayah Genteng, Banyuwangi. Dari kasus ini, tiga pelaku diamankan. Masing-masing Satria Ilham Alamsyah (18), AP (19) dan Alex Setiyawan (20), seluruhnya warga Gambiran, Banyuwangi. Kapolres menambahkan, terungkapnya kasus ini bermula dari pengembangan kasus sebelumnya. Pihaknya mendapat kabar pengiriman pil koplo jenis Tryhexyphenidyl dan Tramadol. Polisi langsung menggelar penyelidikan. Hasilnya, belasan ribu pil maut itu datang Minggu (9/12) pagi. Polisi yang menyamar langsung menyanggong di dekat lokasi tempat jasa paket kilat. Tak berselang lama, pelaku Satria Ilham Alamsyah dan AP keluar dari kantor jasa paket. Keduanya membawa kardus coklat berukuran sedang. Polisi langsung menyergapnya. Ternyata, kardus tersebut berisi tumpukan pil koplo, terbungkus plastik. Begitu tertangkap, kedua pelaku memilih bernyanyi. Mereka mengaku disuruh Alex Setiyawan mengambil barang tersebut. Keduanya mendapat upah Rp 100.000, sekali pengambilan. Polisi kemudian memburu Alex di rumahnya. Pemuda ini hanya bisa pasrah saat disergap polisi. Menurut Kapolres, seluruh pil koplo itu sedianya diedarkan menjelang pergantian tahun. Jika ditotal nilai transaksinya melebihi Rp 150 juta. ‘’Ini menjadi atensi khusus. Peredaran pil koplo cukup rawan menjelang pergantian tahun,’’ pungkas Kapolres. (udi)
Bali Post/udi
BARANG BUKTI - Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik HZ menunjukkan barang bukti 35.000 pil koplo, Selasa (18/12) kemarin.
SAMBUT - Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri menyambut tim Pakar Khusus Manajemen Kementerian Pertahanan RI.
Bali Post/ist
Kodam Waspadai Penyusupan Intelijen Asing Denpasar (Bali Post) Banyaknya kunjungan turis mancanegara, terutama di wilayah Bali, tidak menutup kemungkinan juga adanya penyusupan kegiatan intelijen asing. Ini menjadi ancaman bagi pertahanan keamanan NKRI. Oleh karena itu, jajaran Kodam IX/Udayana meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi hal ini. Hal ini disampaikan Kasdam IX/ Udayana Brigjen TNI Kasuri mewakili Pangdam didampingi Aster Kasdam Kolonel Inf. I Kadek Subawa saat menerima kunjungan tim Pakar Khusus Manajemen Kementerian Pertahanan RI dipimpin Mayjen TNI (Purn) Djoko Sutrisno, Selasa (18/12) kemarin. Pada kesempatan itu, Brigjen Kasuri menyampaikan tentang tugas pokok Kodam IX/ Udayana. Baik dalam mengemban fungsi selaku Kotama Bin, melaksanakan penguatan di bidang organisasi, melaksanakan berbagai macam latihan sesuai dengan kepentingan operasi dan hakikat ancaman serta
menata gelar satuan sesuai dengan kepentingan pertahanan negara dalam geografi Bali dan Nusa Tenggara. Sedangkan dalam fungsi sebagai Kotama Ops, Kodam selalu menjaga kesiapan kualitas satuan untuk digunakan dalam berbagai operasi, baik OMP maupun OMSP serta operasi Perdamaian Dunia. Sementara terkait kondisi wilayah Kodam terdiri dari beberapa pulau dan dihuni suku bangsa yang berbeda-beda serta adat istiadat yang beraneka ragam. ‘’Dengan karakteristik wilayah seperti ini juga menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan mancanegara untuk berkunjung
ke wilayah Kodam IX/Udayana,’’ ujarnya. Kodam juga mengemban tugas untuk mengamankan wilayah perbatasan negara RI-RDTL dan beberapa pulau terluar (Pulau Batek dan Ndana Rote). Sementara itu, Aster Kolonel Subawa menyampaikan potensi ancaman yang menonjol antara lain seperti bencana alam (erupsi Gunung Agung dan gempa bumi di Lombok), konflik horizontal di Sumbawa, Sumba dan Flores, kelompok radikal di Bali, Lombok, Sumbawa dan Flores serta pelanggaran pelintas batas di perbatasan Nusa Tenggara Timur dengan RDTL. Termasuk juga ancaman terhadap keberadaan pulau terdepan (Pulau Batek dan Ndana Rote). Untuk program penataran bela negara diharapkan dilaksanakan secara berkesinambungan. Selain itu, adanya penambahan kuota mengingat besarnya minat masyarakat untuk
mengikuti kegiatan ini yang pada akhirnya akan bermuara pada kuatnya pertahanan dan keamanan negara. Ketua Tim Pakar Khusus Manajemen Kementerian Pertahanan Mayjen TNI (Purn) Djoko Sutrisno mengatakan kunjungan seperti ini dilaksanakan setiap tahun dan turun secara langsung ke lapangan. Tujuan untuk mengumpulkan data, mendapatkan masukan terkait dengan dampak peningkatan turisme terhadap pertahanan negara dan animo masyarakat terhadap program bela negara. Selain itu untuk mengetahui permasalahanpermasalahan yang ada di daerah. ‘’Provinsi Bali adalah merupakan salah satu destinasi wisata yang terkenal di mancanegara. Selain mempunyai dampak positif tentu juga ada dampak negatifnya yang perlu diwaspadai terkait dengan pertahanan dan keamanan negara,’’ ujarnya. (kmb36)
Revitalisasi Pasar Kerta Waringin Sari Rampung
Denpasar (Bali Post) Revitalisasi Pasar Kerta Waringin Sari Desa Pakraman Anggabaya, Penatih sudah rampung. Ini artinya penyelesaiannya lebih awal dari target waktu yang ditentukan. Karena sudah selesai, dilakukan upacara pamelaspasan oleh desa pakraman setempat. Menyikapi penyelesaian proyek revitalisasi ini, Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara menyambut baik. Karena pasar adalah sektor penting penggerak ekonomi kerakyatan Kota Denpasar, sehingga revitalisasi diperlukan untuk memaksimalkan pembangunan ekonomi kerakyatan. Direvitalisasinya Pasar Kerta Waringin Sari ini diharapkan dapat membuat kepercayaan masyarakat akan pasar tradisional meningkat dan akhirnya berdampak positif untuk perkembangan ekonomi kerakyatan. ‘’Kami secara rutin dan berkelanjutan untuk memperjuangkan revitalisasi pasar rakyat di Kota Denpasar. Nantinya semua pihak wajib
mendukung dan memajukan ekonomi kerakyatan yang tentunya akan memberikan manfaat yang besar bagi sektor perekonomian Kota Denpasar,’’ jelasnya, Selasa (18/12) kemarin. Hal ini dimaksudkan agar pasar bermanfaat dengan baik dan memberikan manfaat ekonomi yang produktif bagi masyarakat. Jaya Negara juga menekankan agar sampah di Pasar Kerta Waringin Sari agar dikelola dengan maksimal. ‘’Sampah organik yang bisa diolah dan dimanfaatkan sebagai pupuk. Jika sampah anorganik dapat ditabung dalam bank sampah,’’ tegasnya. Kepala Pasar Kerta Waringin Sari I Made Sukrasena mengaku revitalisasi Pasar Pasar Kerta Waringin Sari menggunakan dana tugas pembantuan (TP) dari Kementerian Perdagangan dengan jumlah Rp 6 miliar, ditambah dengan APBD Kota Denpasar sebanyak Rp 141 juta. Setelah dilakukan revitalisasi pasar ini dibagi menjadi tiga los yaitu los A, B dan C. Dari tiga los itu jumlah lapak pedagang
sebanyak 201 lapak. Untuk los A berjumlah 126 lapak, los B 46 lapak dan los C 29 lapak. Plt. Kadis Disperindag Kota Denpasar I.B. Anom Suniem didampingi Kabid Perdagangan Disperindag Kota Denpasar IGA Laxmi Saraswati menambahkan, jumlah pasar yang telah direvitalisasi di Denpasar menggunakan dana APBD maupun APBN sebanyak 30 pasar. Khusus untuk revitalisasi pasar menggunakan dana TP Kementerian sebanyak 11 pasar. Dengan direvitalisasi pasar tradisional yang dulunya terkenal dengan becek kini menjadi bersih, rapi dan tertata dengan baik. Bahkan, pengelolaan manajemen para pedagang tertata dengan baik, sehingga omzet mereka mengalami peningkatan yang luar biasa. Ia juga mengaku Pasar Kerta Waringin Sari ini akan menuju pasar SNI. Mengingat Denpasar telah memiliki tiga pasar bertarap SNI, di antaranya Pasar Agung Peninjoan, Pasar Nyanggelan Panjer, dan Pasar Poh Gading Ubung Kaja. (kmb12)
Amankan Perayaan Nataru
Penjahat Nekat Beraksi, Siap-siap Ditembak LIBURAN akhir tahun (Natal dan Tahun Baru -- Nataru) di Bali dipastikan akan ramai. Untuk itu, perlu pengamanan ekstra supaya pengunjung merasa nyaman dan aman. ‘’Ada wisatawan ingin bersenangsenang di Bali, tapi ada tikus-tikus enggak jelas (penjahat) ini. Harus kita ratakan (tembak). Jangan sampai Bali tercoreng oleh tikus-tikus enggak benar ini,’’ tegas Kapolresta Denpasar AKBP Ruddi Setiawan, Selasa (18/12) kemarin. Kata AKBP Ruddi, apa yang dilakukan bersama jajarannya sejak menjabat Kapolresta Denpasar sekitar satu setengah bulan, pelaku jambret dan curanmor ditindak tegas. Apa yang disampaikan selama ini bukan isapan jempol semata. ‘’Saya buktikan dengan tindakan tegas dengan menembaknya (kaki). Saya tunggu pelaku lain, jika anda (penjahat) berani melakukan aksi di wilayah Polresta, khususnya di Denpasar, saya tidak main-main akan melakukan tindakan tegas,’’ ucap mantan Kapolres Badung ini dengan nada tinggi. Bahkan, ia me-warning jangan sampai saat perayaan malam tahun baru banyak pelaku luar masuk dan beraksi di Bali. Begitu juga pelaku lokal. Kembali ia
menengaskan akan menindak tegas mereka. ‘’Saya akan lakukan tindakan tegas dengan cara menembak mereka,’’ ucapnya. Sementara evaluasi dari Januari hingga November 2018, Polresta menerima 1.583 laporan kasus dan 1.124 berhasil dituntaskan. Dibandingkan tahun 2017 sebanyak 1.445 laporan dan 1.042 bisa diselesaikan. Untuk tunggakan kasus tahun 2018 sebanyak 459 dan tahun 2017 sebanyak 413. ‘’Kami bersama jajaran mengungkap kasus 2018 sebanyak 445 dengan tersangka 517 orang. Warga negara asing jadi korban tindak pidana 46 orang dan jadi tersangka 13 orang. Dibandingkan tahun 2017, korban 40 orang dan pelaku 22 orang. Kalau orang asing melakukan tindak pidana menurun sekali selama satu setengah bulan saya menjabat. Tidak tahu setelah tahun baru ini,’’ ungkap mantan Wadir Ditreskrimsus Polda Bali ini. Kapolresta mengakui ada kasus menonjol yang belum terungkap, di antaranya perampokan di ATM dan perampasan senpi di Hotel Ayana, Kuta Selatan. Berbagai upaya telah dilakukan pihaknya, selain melakukan penyelidikan. Dia mengumpulkan anggota Resmob Polda Bali dan
Polresta, tujuannya membangun sinergitas untuk menuntaskan kasus-kasus belum terungkap. ‘’Bapak Kapolda memerintahkan kami mengungkap kasus itu. Sampai sekarang beliau atensi kasus itu untuk segera diungkap. Mereka juga terus dilatih menembak,’’ sambungnya. Jajarannya juga tiap malam melakukan razia kendaraan bermotor, baik pagi, siang, malam dan subuh. Ia juga memerintahkan anggotanya terus menggali informasi, mencari saksi-saksi melihat kejadian dan rekaman CCTV. Mantan Kapolsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara ini berharap di Denpasar semua terpasang CCTV, termasuk di rumah-rumah. Itu mempermudah aparat penegak hukum mengungkap kasus. CCTV terpasang di tempat usaha, kata Ruddi, jangan diarahkan ke dalam saja tetapi juga ke jalan. Apalagi bisa terhubung Command Centre di Puspem Badung dan Polda Bali. ‘’Tahun 2019 tidak ada preman, narkoba. Kita ratakan, termasuk tidak ada tikus-tikus seperti ini (penjahat). Saya perintahkan tembak, tetapi sesuai prosedur. Apalagi kami di-back up Satgas CTOC bentukan Bapak Kapolda,’’ tegas perwira asal Madura, Jawa Timur ini. (rah)
Bali Post/rah
RILIS KASUS - Kapolresta Denpasar AKBP Ruddi Setiawan, Selasa (18/12) kemarin, menggelar rilis akhir tahun 2018 di depan patung Padarakan Rumeksa Gardapati di depan Monumen Bajra Sandi, Renon, Denpasar Timur.
OPINI
6
Rabu Pon, 19 Desember 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Dosen Jangan Jadi Robot PEMERINTAH serbasalah. Ketika para dosen mengeluh minimnya gaji, pemerintah sudah menyambutnya dengan tambahan satu kali gaji pokok yang disebut sertifikasi dosen alias serdos. Di luar negeri hanya dosen yang berkualitas yang berhak mendapatkan dana tunjangan lebih. Di Indonesia seorang guru besar diberi tiga kali gaji pokok sebagai tunjangan kehormatan. Enak sekali menjadi dosen dan guru besar toh pekerjaannya normalnormal saja. Buktinya, Dikti mengeluhkan banyaknya dana penelitian dosen yang tak mampu diraih dosen lantaran tak mau meneliti. Jika dulu mengeluh soal dana penelitian yang kecil, sekarang ketika dianggarkan besar tak ada yang layak mendapatkan dana. Itu karena pertimbangan kualitas. Begitulah potret dosen kita yang sering dikatakan orang sibuk mengajar di sana-sini melupakan predikat sebagai peneliti. Mereka hanya menjadi robot habis mengajar pulang dan besoknya mengajar lagi. Maka wajar saat ini pemerintah menuntut kualitas bukan lagi kuantitas. Terutama kualitas dalam penelitian dan pengabdian masyarakat alias P2M. Mereka pun sudah menikmati segalanya. Pensiun hingga 65 tahun bahkan guru besar hingga 80 tahun dan berbagai aspek pendapatan lain akibat jabatan yang dipegang di program studi, fakultas hingga universitas. Ada pernyataan rekan dosen bergelar guru besar di Bali menggelitik hati saya. Seorang profesor ternyata masih memperebutkan honor kecil di prodinya. Bahkan tanpa dikasi honor mereka tak mau ikut bekerja. Sungguh ironis. Negara yang juga artinya rakyat berani menggaji mereka besar agar dosen dan guru besar banyak menemukan sesuatu yang baru yang bermanfaat bagi masyarakat luas atau dunia industri. Contoh nyatanya, banyak penemuan baru dalam segala bidang namun hanya berlaku di atas kertas alias tak dapat ditransferkan ke rakyat atau industri. Misalnya ditemukan tomat gajah dan padi unggul yang menelan dana APBN yang besar, namun mana kebanggaan berlanjut yang terjadi usai penelitian itu. Toh hampir sebagian dosen kini memperebutkan jabatan struktural di lembaganya. Inilah yang namanya salah besar. Mereka dididik menjadi peneliti dan meneliti bukan menjadi pejabat struktural. Sekali lagi, itulah potret dosen kita saat ini. Jika masalahnya adalah penelitian, mestinya dosen harus memosisikan diri sebagai ilmuwan alias scientific. Syukur sekarang, pemerintah mewajibkan dosen meneliti dalam setahun. Itu pun sebenarnya sangat mudah toh banyak juga dosen yang tak melakukan tugas itu. Dosen kita perlu mempelajari literatur yang relevan dengan penelitiannya. Hal ini menyebabkan paradigma dosen menjadi terbatas. Untuk menambah wawasan dosen dituntut untuk banyak membaca literatur di luar bacaan wajib pendukung mata kuliah. Saat ini belum ada teknologi yang dapat mentransfer secara langsung dari bahan bacaan ke otak kita, sekali tancap semua konten pindah. Satu-satunya jalan adalah membaca. Kedua, tingkatkan penalaran. Penalaran berbeda dengan wawasan. Penalaran adalah kemampuan melakukan analisis lalu menarik kesimpulan dari berbagai fenomena yang dihadapi. Jika dianalogikan dengan sistem komputer, wawasan adalah database, sedangkan penalaran adalah processing. Penalaran juga berhubungan dengan logika berpikir dosen. Sebagai contoh, sebuah applied research harus diawali dengan problem definition, setelah diketahui masalahnya dilanjutkan dengan penelusuran akar masalah. Setelah akar masalah diidentifikasi, dosen kemudian melakukan penelitian untuk menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi. Kini, tempat melakukan penelitian tidak mendukung bukan alasan. Kini, tersedia data yang gampang diakses, key person (orang-orang kunci yang diperlukan pendapatnya) sangat mudah ditemui.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Sependapat Empat Anak Dengan munculnya kebijakan atau lebih tepat anjuran Gubernur kepada masyarakat (Hindu) Bali agar melakukan KB (Keluarga Berencana) dengan empat anak, di masyarakat muncul dua pandangan atau pemikiran. Jika KB Nasional dengan dua anak untungnya seperti ini dan ruginya seperti itu. Begitu pula KB dengan empat anak, untungnya seperti ini dan kerugiannya seperti itu. Dengan memerhatikan dua pandangan yang seakan-akan bertentangan itu, saya sependapat dengan anjuran Gubernur dengan tiga alasan, pertama: melestarikan konsep Bali yang sudah turun-temurun berlaku yaitu empat anak yang ditandai dengan nama awal Wayan, Made/Nengah, Nyoman/Komang, dan Ketut. Kedua, apabila dengan dua anak lalu kedua anak itu berada di luar daerah (kuliah atau bekerja), maka yang tinggal hanya ayah dan ibu bagaikan pengantin baru. Ini sangat riskan jika terjadi sesuatu seumpama sakit atau keadaan emergency, dan ketiga, dengan hanya dua anak penduduk Bali akan stagnan apalagi didesak-desak agar warga Bali berminat untuk bertransmigrasi. Sementara warga Bali bertransmigrasi, penduduk luar Bali terus ‘’menyerbu’’ masuk Bali, bisa dibayangkan apa yang bakal terjadi kelak di kemudian hari. Satu lagi, untuk lebih menguatkan dan memantapkan anjuran Gubernur tersebut sangat elegan jika hal itu diatur ke dalam bentuk perda (peraturan daerah). Romi Sudhita Jl. Srikandi, Singaraja
P2M Dosen, Antara Tugas dan Panggilan Jiwa Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (P2M) adalah salah satu tugas perguruan tinggi yang dilaksanakan oleh para dosen dalam berbagai rupa kegiatan di masyarakat. Sebagai tuntutan tugas atau profesi, P2M sekadar jalan karena belum menjadi panggilan jiwa. Dana yang disediakan dan direbut melalui kompetisi sering menjadi tujuan sehingga para dosen bekerja keras untuk menyusun proposal yang ‘’hebat’’ agar dapat menarik hati para reviuer.
Oleh
Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum. Setelah lolos, maka nasib proposal P2M ada di tangan dosen. Bisa jadi semangat kerja hebat ketika menyusun proposal tidak ada lagi. Kegiatan-kegiatan P2M berjalan seadanya agar tidak menyalahi aturan administrasi dalam pelaporan dan penggunaan dana. Kualitas P2M yang ditentukan oleh tingkat kebermanfaatan kepada kelompok masyarakat secara nyata, tidak ada yang mampu menera. Laporan dan foto-foto kegiatan dinilai sudah cukup. Setelah laporan selesai, tamat pula riwayat sebuah pengabdian. Dosen tidak memiliki ikatan batin dengan tempat dan kelompok warga yang dulu menjadi sasaran kegiatan P2M. Setelah itu, dosen bersangkutan berseminar dan mempublikasikan artikel P2M di jurnal-jurnal bereputasi. Laporan, kertas kerja, dan artikel murni untuk dirinya. Tak ada yang sadar jika sikap ini mengingkari konsep pengabdian kepada masyarakat karena setelah kegiatan usai, dosen tidak pernah lagi memikirkan, keberlanjutan program P2Mnya, apalagi soal keberpihakan kepada masyarakat. Terhadap kondisi ini, ada seabrek pledoi yang muncul dari kalangan dosen. Tulisan ini meng-
gunakan perspektif lain untuk memahami keadaan yang dibahas. Memandang P2M sebatas tuntutan tugas adalah pandangan umum yang berkembang di kalangan dosen. Padahal, pengabdian kepada masyarakat memiliki makna yang sangat dalam bagi satu-satunya profesi yang membebankan tugas di pundak para dosen agar bekerja di masyarakat, hidup bersama masyarakat, dan membantu masyarakat mengatasi persoalan. Sejatinya P2M membutuhkan modal yakni mental atau moralitas humanisme, keterlibatan dosen secara tulus dalam persoalan masyarakat. Hal ini salah satu ruang kerja dosen yang harus pula mendapat porsi yang seimbang ketimbang mengajar di kelaskelas berpendingin dan harum atau suntuk dalam laboratorium modern memenuhi segala rasa ingin tahu untuk ketenaran dan keagungan seorang ilmuwan. Dalam kaitan inilah penting sekali menyitir kembali surat Albert Einstein tahun 1938 yang dibacakan di hadapan mahasiswa Institut Teknologi California. Ilmuwan sekaliber Einstein menegaskan bahwa tugas ilmuwan bukan berakhir pada ketenaran
dan pujian karena prestasi akademik yang tinggi dalam mengembangkan suatu teori tetapi pada kebermanfaatan ilmu bagi harkat dan martabat umat manusia. Hal ini adalah pengabdian ilmuwan kepada kemanusiaan. Atau jika becermin pada kesuntukan seorang rahib penemu genetika, George Mendel, di kebun anggur biaranya, sesungguhnya tengah berkarya untuk kemaslahatan manusia. Pun hibah dana abadi yang diwasiatkan Alfred Nobel agar memberi dorongan atau penghormatan kepada ilmuwan dari seluruh dunia yang berjasa bagi kemanusiaan adalah ikhtiar tertinggi seorang ilmuan dalam pengabdiannya. Maka dengan cerita tersebut, dosen sesungguhnya tidak cukup menjalankan P2M sebatas tugas tetapi seyogianya ada kesadaran diri bahwa pengabdian harus menjadi panggilan jiwa. Maka keterlibatan atau keperpihakan dosen dalam persoalan kehidupan masyarakat adalah syarat yang mutlak jika tidak hendak memandang kampus atau universitas sebagai menara gading. Namun, kiranya ada ironisme ketika dosen berperilaku atau memandang kampus atau universitas sebagai
menara gading. Karena itulah, jarang sekali di kampus-kampus Indonesia lahir dosen yang memiliki program P2M yang monumental, membesarkan namanya, dan mengangkat derajat almamaternya. Lewat dosen pengabdi seperti itulah, masyarakat bertumbuh mencapai kemajuan, kemerdekaan dalam arti luas, kecerdasan dan daya kritis, serta produktivitas hidup, tumbuh sebagai masyarakat atau kelompok warga yang bermartabat. Justru yang terjadi mungkin bisa dikatakan sebaliknya. Para pengabdi sejati hidup di luar kampus. Sebut saja Butet Manurung. Ia adalah seorang antropolog yang mengabdikan diri dan seluruh hidupnya di suku Orang Rimba di hutan Taman Nasional Bukit Dua Belas, Jambi. Dia hidup dan belajar mengenai suku terasing ini dan mengembangkan program nyata bagi masyarakat setempat, yang diberi nama Sekolah Rimba. Ketika pemerintah tidak pernah berencana membangun sekolah maka Butet Manurung telah menyelenggrakan program Sekolah Rimba. Sekolah ini dibangun dari kenyataan setempat, dengan kurikulum lokal, sebagai pilihan yang paling tepat untuk segala kondisi setempat, seperti alam, transformasi sosial, ekonomi, mitologis, dan interaksi sosial dengan orang luar. Namun, para dosen bisa menolak mentah-mentah model hidup pengabdian Butet lewat Sekolah Rimba-nya, karena dosen harus mengajar dan meneliti. Tetapi pemahaman yang mendalam, memberi pengertian baru dalam memaknai kerja pengabdian se-
Bela Negara Srikandi Politik
HARI Bela Negara ke-70 diperingati bangsa Indonesia pada 19 Desember 2018. Seiring dengan itu, Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Bela Negara Tahun 2018-2019. Inpres ini bertujuan agar upaya bela negara lebih terstruktur, sistematis, masif, dan terstandardisasi. Rencana Aksi Nasional Bela Negara Tahun 2018-2019 yang terdiri tiga tahap, yaitu sosialisasi, internalisasi nilai dasar bela negara, dan tahap aksi gerakan. Bela negara tidak mengenal diskriminasi gender. Laki-laki dan perempuan memiliki hak dan kewajiban yang sama. Kaum perempuan memiliki peluang yang sama dalam mengekspresikan potensinya dalam bela negara. Salah satunya dapat dilakukan kaum srikandi pada tahun politik ini. Permasalahan dan Peluang Kaum perempuan masih tersangkut pada sengkarut permasalahan klasik yaitu kekerasan. Komnas Perempuan mencatat sebanyak 348.446 kasus kekerasan terhadap perempuan terjadi di Indonesia baik yang dilaporkan maupun ditangani sepanjang tahun 2017. Di ranah privat, persentase tinggi adalah kekerasan fisik 3.982 kasus (41%). Kekerasan seksual 2.979 kasus (31%), kekerasan psikis 1.404 kasus (15%), dan kekerasan ekonomi 1.244 kasus (13%). Angka kekerasan sepanjang 2017 meningkat karena budaya masyarakat yang masih menempatkan posisi perempuan lebih rendah dibanding laki-laki. Hal ini dilihat dari sisi pengambilan keputusan yang masih didominasi oleh laki-laki (Azriana, 2018). Ayu Utami (2013) mengungkapkan, kekerasan seksual tidak hanya dimaknai sempit secara fisik berbasis peristiwa seks. Kekerasan seksual dapat berupa jejak hubungan seksual yang secara emosional dan psikologis tidak beradab, tidak manusiawi, serta tidak terselesaikan secara pantas dan seimbang. Indonesia memiliki beberapa perundangan sebagai jaminan perlindungan dari tindak kekerasan seksual. Peraturan itu antara lain Undang-undang (UU) No. 7/1984 tentang Pengesahan Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan
Oleh
Ribut Lupiyanto (Cedaw), UU No. 5/1998 tentang Pengesahan Konvensi Antipenyiksaan dan Perlakuan atau Penghukuman yang Kejam, Tidak Manusiawi, atau Merendahkan Martabat Manusia, UU No. 24/2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga, UU No. 21/2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, UU Hukum Pidana (pasal 285-289, 291, 294), UU Hukum Perdata (pasal 1365 dan 1367), serta UU No. 1/1947. Ini khususnya pasal 6 tentang Syarat-syarat Perkawinan. Faktanya, hukum masih jarang berpihak kepada korban. Korban justru semakin termarginalkan. Kasus kekerasan yang memakan korban kaum perempuan terus bertebaran. Kondisi ini menuntut perhatian serius bagi pengambil kebijakan. Ini untuk mengurusi perlindungan perempuan. Pemilu 2019 merupakan momentum yang tepat untuk menakar komitmen calon legislatif (caleg) dan partai politik (parpol) dalam merealisasikannya. Angin segar didapatkan melalui pemenuhan sistem afirmatif. Ini terkait keterwakilan caleg perempuan. Kesetaraan gender dan semangat menjamin kepentingan perempuan dalam legislasi menjadi landasan peraturan ini. Pemilu 2019 kembali menegaskan kewajiban pencapaian kuota 30 persen bagi caleg perempuan. KPU hingga KPU kabupaten/kota layak diapresiasi karena tegas menerapkan peraturan kuota caleg perempuan. Pemenuhan keterwakilan perempuan bukan tanpa hambatan. Permasalahan mendasar parpol, salah satunya adalah kaderisasi. Geliat perekrutan dan pembinaan kader hanya santer terdengar menjelang pemilu. Ini khususnya untuk mengisi daftar caleg. Pembukaan pendaftaran caleg di satu sisi menunjukkan iklim keterbukaan parpol. Di sisi lain, ini mengindikasikan problem kaderisasi yang tidak teratasi. Problematika kaderisasi menyebabkan parpol kesulitan dalam menyiapkan daftar caleg. Sistem pemilu dengan suara terbanyak semakin membuat sulit. Itu karena kader yang merasa minim modal sosial dan finansial men-
jadi minder. Jika caleg secara umum saja mengalami kesulitan, apalagi caleg perempuan. Belum lagi dengan mencuatnya kasus korupsi anggota DPR perempuan. Tidak dimungkiri ini membuat ketakutan tersendiri. Sebagian besar parpol ditengarai sekadar mendaftarkan caleg perempuan untuk formalitas. Jika akal-akalan ini terjadi, sungguh tragis nasib caleg perempuan yang sebenarnya memiliki nilai strategis. Politik Afirmasi Kebutuhan lapangan dengan kasus-kasus yang semakin banyak menuntut signifikansi keseriusan memenangkan politik afirmasi caleg perempuan. Parpol mesti serius memenangkan caleg perempuan. Caleg perempuan memiliki peran strategis dan ikut andil memenangkan suatu parpol meraih kursi. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melaporkan 49,13 persen penduduk Indonesia adalah perempuan. Artinya, perempuan adalah pasar politik yang potensial. Pencalonan 30 persen caleg perempuan mestinya dimaknai sebagai strategi mendulang banyak suara. Berbagai pihak dapat mendukung pemenangan caleg perempuan yang berkualitas. Parpol penting mengubah pola pikir terkait perempuan, dari sekadar menempatkannya ‘’jadi caleg’’ menjadi ‘’caleg jadi’’. Pengubahan ini bukan tindakan emosional, melainkan membawa konsekuensi pada penyiapan kualitas caleg perempuan untuk siap berkompetisi. Caleg perempuan mesti optimistis, serius, dan tidak minder dalam persaingan. Sistem suara terbanyak memberi peluang sama rata. Nomor urut tidak berpengaruh. Caleg perempuan bahkan memiliki energi ekstra karena didukung suami atau keluarganya. Keterwakilan 30 persen diprediksi belum mampu memuluskan caleg perempuan duduk di kursi dewan. Apa pun hasilnya legislasi di parlemen mendatang, itu mesti dikawal agar tidak mendiskriminasikan perempuan. Suara perempuan dan kelompok yang memperjuangkannya masih dibutuhkan agar tetap lantang lima tahun ke depan.
bagai panggilan jiwa dan bukan semata tugas. Dengan demikian, ikatan dosen dengan kelompok masyarakat sangat kuat karena telah lebur dalam persoalan masyarakat tersebut. Ikatan ini semakin kuat ketika dosen mengubahnya menjadi tanggung jawab akademik dan kemanusiaan. Maka dengan itulah sebuah karya pengabdian seorang dosen tidak dibatasi waktu sepertai pola penyelenggaraan P2M selama ini. Laporan-laporan yang dihasilkan tiap tahun hanyalah satu fase dari transformasi yang tidak jelas kapan akan berakhir. Namun, ada kesadaran penting yang harus tumbuh, sebuah program P2M tidaklah instan. Namun kenyataannya, hal inilah yang sering dialami atau dilakukan oleh para dosen. Para dosen jumawa mengatakan dengan dua kali pelatihan akan mampu menciptakan perubahan sosial. Sikap atau mentalitas para dosen dalam menyelenggarakan tugas pengabdian kepada masyarakat ini, yang melihat sebagai tugas dan bukan panggilan, sehingga berpikir instan, mungkin sebagai konsekuensi memandang hidupnya di atas menara gading, harus mulai diubah dengan mengembangkan paradigma humanis atau moral dalam pelaksanaan tugas P2M bagi dosen. Dosen harus menyadari bahwa persoalan di masyarakat tidak bisa dipecahkan secara instan, karena itu sebuah kegiatan P2M membutuhkan keterlibatan/keberpihakan yang berkelanjutan. Meleburkan diri dalam kehidupan masyarakat. Untuk itu, sebuah perguruan tinggi harus mengembangkan kebijakan-kebijakan baru dalam P2M. Dari segi pemilihan kelompok masyarakat sasaran, seorang dosen harus berpikir dalam jangka panjang, mungkin 5-10 tahun ke depan. Penulis, dosen Undiksha, Singaraja
POJOK Jelang Galungan, stok babi aman, harga sedikit naik. - Berkah bagi peternak. *** Pendanaan Bandara Buleleng dari pemerintah dan badan usaha. - Peluang krama Bali tertutup. *** Lahan pertanian terbatas, Denpasar fokus pada pemasaran. - Harga di petani jangan dipermainkan.
Penulis, Deputi Direktur C-PubliCA (Center for Public Capacity Acceleration)
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
7
TABANAN
Rabu Pon, 19 Desember 2018
Tabanan Menuju Pertanian Organik
Bali Post/san
SAWAH - Sawah di Desa Belimbing, Pupuan. Tabanan memiliki lahan pertanian seluas 21.455 hektar yang memiliki potensi tidak hanya sektor pertanian tetapi juga pariwisata.
BRSU Tabanan Tambah Tempat Tidur dan Mesin HD Tabanan (Bali Post) Kebutuhan akan tempat tidur terutama kelas III semakin meningkat, terlebih dengan adanya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Di sisi lain, penyakit non-infeksi seperti diabetes dan hipertensi mengalami peningkatan yang mengakibatkan terjadi komplikasi dan akhirnya memerlukan tindakan cuci darah. Melihat kebutuhan akan kamar serta tindakan cuci darah yang meningkat setiap tahunnya ini, BRSU Tabanan melakukan penambahan tempat tidur serta penambahan mesin hemodialysis (HD) atau cuci darah. Peresmian gedung rawat inap Cempaka serta gedung layanan Hemodialysis Centre, Selasa (18/12) kemarin diresmikan oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Direktur BRSU Tabanan dr. Nyoman Susila memaparkan, untuk gedung rawat inap Cempaka dibangun dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat sebesar Rp 14 miliar. Gedung terdiri dari tiga lantai. Lantai satu untuk layanan rawat inap HCU dengan 12 tempat tidur dan ruang isolasi sebanyak enam tempat tidur. Sementara lantai dua dan tiga berupa ruang rawat inap biasa kelas III masing-masing sebanyak 30 tempat tidur. ‘’Awalnya gedung Cempaka ini merupakan ruangan rawat inap dengan 24 tempat tidur. Dibangun kembali menjadi gedung lantai tiga dan kapasitasnya menjadi 79 tempat tidur. Adanya penambahan tempat tidur di gedung Cempaka ini menyebabkan kapasitas tempat tidur di BRSU yang awalnya 225 menjadi 280. Diharapkan dengan penambahan tempat tidur untuk kelas III ini, bisa mengurai antrean tempat tidur di BRSU Tabanan,’’ ujarnya. Layanan lain yang ditambah kapasitas-
nya adalah hemodialysis atau cuci darah. Selain mesin cuci darah ditambah dari 27 menjadi 40 unit, gedung juga dibangun agar bisa menampung tambahan mesin tersebut. Menurut Susila, bantuan ini dari CSR. Pihaknya menerima dalam bentuk gedung dan mesin. Tambahan mesin cuci darah tentu sangat membantu, terutama untuk melayani pasien gagal ginjal di Tabanan. ‘’Karena kekurangan alat, beberapa pasien ada yang berobat sampai ke Denpasar. Dengan adanya tambahan alat ini, mereka yang dulu harus berobat RSUP Sanglah, ada yang bisa ditangani di sini,’’ jelas Susila. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengatakan, tambahan tempat tidur serta tambahan mesin untuk layanan cuci darah di BRSU tentu harus diiringi dengan kualitas pelayanan. ‘’Pelayanan harus terus ditingkatkan, terlebih dengan adanya tambahan fasilitas,’’ tegasnya. Semakin lengkapnya layanan BRSU Tabanan, kata Eka, bukan berati masyarakat harus semakin banyak yang sakit. Ia justru mengimbau agar masyarakat lebih mementingkan langkah pencegahan daripada pengobatan. ‘’Layanan sekarang sudah semakin bertambah dan berkualitas. Tetapi akan lebih baik agar masyarakat melakukan tindakan pencegahan agar tidak sakit,’’ jelasnya. Ia melanjutkan, dari 80 pasien cuci darah per hari yang dilayani BRSU Tabanan, semuanya dikarenakan penyakit yang seharusnya bisa dicegah sejak dini, seperti diabetes, hipertensi dan kencing batu. ‘’Kalau menerapkan pola hidup sehat, makan teratur, dan istirahat cukup, tentu penyakit pemicu gagal ginjal ini bisa dicegah. Tidak hanya penyakit ini, tetapi semua penyakit bisa dicegah dengan penerapan pola hidup sehat,’’ katanya. (kmb24)
Tabanan (Bali Post) Tabanan memiliki lahan pertanian seluas 21.455 hektar. Lahan pertanian terluas berada di Kecamatan Penebel, seluas 4.360 hektar dan terkecil di Kecamatan Selemadeg seluas 938 hektar. Lahan pertanian di Tabanan adalah yang terluas jika dibandingkan dengan kabupaten/ kota lainnya di Bali. Untuk mempertahankan ini, beberapa inovasi telah dilakukan Pemkab. Salah satunya, mendorong petani kembali ke pertanian organik atau pertanian lebih ramah lingkungan. Kepala Dinas Pertanian Tabanan I Nyoman Budana, Selasa (18/12) kemarin mengatakan, setiap tahunnya di 10 kecamatan yang ada di Tabanan selalu ada yang didorong untuk menjadi pertanian mengarah organik dan pertanian organik. ‘’Tahun ini sertifikat organik telah diberikan ke petani kopi Munduk Temu yang ada di Pupuan. Sekarang juga petani didorong untuk menanam sayur ramah lingkungan. Artinya mengurangi pemakaian zat kimia,’’ ujarnya. Pertanian menuju organik dan organik, kata Budana sangat banyak keuntungannya. Selain mendongkrak harga jual produk pertanian, dalam jangka panjang juga menjaga kelestarian hayati unsur tanah. Den-
gan nilai jual pertanian yang lebih tinggi, tentu menambah penghasilan petani yang pada akhirnya menjaga luas lahan pertanian di Tabanan. Pertanian juga bisa menjadi salah satu potensi yang ditawarkan bagi desa di Tabanan yang mengembangkan desa wisata. ‘’Pertanian menjadi salah satu modal desa wisata di Tabanan. Biasanya untuk trekking maupun mengenalkan pertanian organik kepada wisatawan,’’ jelas Budana. Guna mendukung dan mendorong bertambahnya perlakuan pertanian organik ataupun ramah lingkungan di Tabanan, pihaknya tidak menutup kemungkinan adanya bantuan dari luar. Namun bantuan ini biasanya untuk mendukung pertanian itu sendiri. Bantuan yang sudah diterima adalah dari Jepang berupa Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTHM) yang sudah diterapkan di saluran irigasi Subak Jatiluwih. Ada juga rencana bantuan pemberian Rice Milling Unit (RMU) oleh Jepang dan kerja sama pengolahan bambu dengan Argentina. ‘’Kami terbuka dengan bantuan maupun investasi sepanjang itu mendukung pertanian yang ada di Tabanan,’’ jelas Budana. (kmb24)
Kontrak Pembangunan ”Shortcut” Ditargetkan Diteken April 2019
Tabanan (Bali Post) Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII terus memantapkan pembangunan shortcut 3-4 Bedugul- Singaraja. Saat ini pembangunan jalan sepanjang 1.576 meter yang dibiayai pusat itu telah masuk tahap penyusunan dokumen untuk selanjutnya akan dilakukan tender. Ditargetkan pada Maret 2019 kontrak sudah ditandatangani sehingga pembangunan bisa dimulai. Hal itu ditegaskan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tabanan, Mengwitani, Batas Kota Singaraja PJN Metropolitan Denpasar BBPJN VIII Ketut Payun Astapa, belum lama ini di Tabanan. Menurutnya, semua tahapan tersebut harus mendapatkan persetujuan Kementerian PUPR. Hal ini mengingat nilai anggarannya di atas Rp 100 miliar. Jika perkiraan biaya dari kementerian sudah dirampungkan, barulah masuk tahap lelang. ‘’Rencana bulan maret 2019 sudah mulai tanda tangan kontrak dan pembangunan direncanakan selama 10 bulan, dengan masa pemeliharaan selama dua tahun,’’ ucapnya. Seperti diketahui, shortcut 3-4 Bedugul-Singaraja diharapkan dapat menjadi solusi kemacetan di kawasan tersebut dan memperlancar konektivitas Bali Selatan-Bali Utara. Pembangunan shortcut Bedugul-Singaraja dinilai sangat mendesak, mengingat jalur menuju objek wisata Bedugul belakangan ini makin krodit. Tak hanya pada akhir pekan atau hari libur, akses utama menuju Singaraja itu hampir tiap hari mengalami kemacetan.
Lanjut kata Payun Astapa, untuk shortcut 3 total panjang jalan mencapai 480 meter. Sedangkan shortcut 4 sepanjang 1.096 meter. Namun tidak semuanya berupa jalan, karena ada juga pembangunan jembatan sepanjang 485 meter. Soal pembebasan lahan, pihaknya telah mendapatkan informasi jika masyarakat sudah mau melepaskan tanahnya. Pembangunan shortcut akan menggunakan lahan milik warga, pihak kehutanan, Pemprov Bali dan Pemkab Tabanan. Untuk lahan milik warga, diterangkan Payun dibebaskan oleh Pemprov Bali, dalam hal ini Dinas PUPR. Instansi bersangkutan sudah melaksanakan musyawarah mengenai bentuk ganti rugi dan pelepasan hak. ‘’Hampir semua masyarakat sepakat,’’ ucapnya. Sedangkan untuk lahan milik kehutanan seluas 1,8 hektar, kata dia perjanjian kerja sama
tengah disusun. ‘’Sedang membuat draft kerja sama dengan kehutanan, tinggal dari Kementerian LHK menyetujui siapa yang menandatangani untuk perjanjian kerjasamanya,’’ katanya. Sementara untuk lahan milik Pemkab Tabanan, pada Senin (17/12) lalu telah dilakukan rapat koordinasi terkait hibah aset. ‘’Pemkab setuju untuk hibah aset. Proses sekarang terkait rapat yakni pemindahan aset dari milik Pemda Tabanan ke Kementerian PU. Dan untuk lahan Pemprov Bali seluas 56 are tinggal administrasi,’’ jelasnya. (kmb28)
Bursa Inovasi Desa Tabanan
Persiapan Pembangunan Sumber Daya yang Berdaya Saing
Bali Post/san
MENINJAU - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat meninjau layanan hemodialysis atau cuci darah di BRSU Tabanan, Selasa (18/12) kemarin.
Tabanan (Bali Post) – Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya membuka Bursa Inovasi Desa, Kabupaten Tabanan, Selasa (18/12) kemarin, di Gedung I Ketut Maria. Bursa Inovasi Desa merupakan salah satu bagian dari Program Inovasi Desa (PID) di Kabupaten Tabanan. Wabup Sanjaya mengatakan, PID merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan agenda nawacita
dalam RPJMN 2015-2019. PID dimaksudkan meningkatkan kapasitas desa sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, dalam mengembangkan rencana dan pelaksanaan pembangunan desa secara berkualitas, sehingga dapat meningkatkan produktivitas rakyat dan kemandirian ekonomi. Ini juga dalam rangka mempersiapkan pembangunan sumber daya yang memiliki daya saing.
Bursa Inovasi Desa merupakan sebuah forum penyebaran dan pertukaran inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di desa-desa dan wahana pertukaran pengetahuan dan inovasi desa. Melalui bursa ini diharapkan desa dapat berbagi ide-ide kreatif. ‘’Diharapkan desa dapat berbagi ide-ide kreatif dan inovatif yang telah diterapkan di desa untuk diberikan kepada desa lainnya, sehingga penyebaran
informasi dan pengetahuan pembangunan yang baik di suatu desa dapat disampaikan ke desa-desa lainnya,’’ ujarnya. Wabup Sanjaya menambahkan, melalui penyebaran dan pertukaran inisiatif atau inovasi masyarakat ini, diharapkan perencanaan pembangunan dan pemanfaatan Dana Desa dapat lebih efektif sebagai investasi dalam peningkatan produktivitas masyarakat.(kmb24)
Nonton Bareng Tandai 16 Tahun Dewan Pendidikan Tabanan SELAMA 16 tahun, Dewan Pendidikan Kabupaten Tabanan telah melahirkan beragam terobosan untuk membantu program pemerintah dalam upaya memajukan dan meningkatkan mutu pendidikan di Tabanan. Di hari jadinya pada Kamis (13/12) lalu, peringatan HUT ke-16 Dewan Pendidikan Tabanan diisi pemutaran film dokumenter. Film tersebut memuat berbagai program yang telah direalisasikan selama ini. Ketua Klinik Pendidikan Tabanan I Wayan Kawi mengatakan, Dewan Pendidikan Tabanan telah mampu melahirkan berbagai program yang diharapkan bisa meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mencari solusi beragam permasalahan di dunia pendidikan. ‘’Program yang telah kami realisasikan tentunya men-
dukung program pemerintah dalam mewujudkan dunia pendidikan yang layak dan berkualitas,’’ ungkap Kawi. Hal senada disampaikan Ketua Dewan Pendidikan Tabanan Drs. I Wayan Madra Suartana, M.Si. Menurutnya, terobosan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Tabanan selama ini dilakukan dengan melibatkan berbagai komponen. Seperti Kepala Sekolah, guru, pegawai tata usaha hingga para pengelola perpustakaan. Atas respons berbagai komponen tersebut, dalam memajukan dunia pendidikan di Tabanan, lanjut Madra Suartana, pada HUT tahun ini Dewan Pendidikan Tabanan memberikan bingkisan dan piagam penghargaan bagi tokoh ataupun insan-insan pendidikan di Tabanan. ‘’Mereka yang
menerima penghargaan tersebut adalah pihak-pihak yang selama mendukung program-program Dewan Pendidikan maupun Klinik Pendidikan Tabanan,’’ sebut mantan Ketua STISIP Margarana Tabanan ini. Madra Suartana menjelaskan, proses penyerahan bingkisan dan penghargaan ini berdasarkan pengamatan Dewan Pendidikan Tabanan dan juga dari hasil monitoring dan evaluasi (monev). Pengamatan langsung dan monev yang dimaksudkannya ini dari pelaksanaan angket terkait dengan persentase realisasi program-program Dewan Pendidikan. Ditambahkannya, pelaksanaan atau realisasi dari program-program yang telah dilakukan di antaranya pelaksanaan buku saku dan tata tertib siswa serta pen-
gelolaan perpustakaan. Selain juga ada pembelajaran inovatif, penelitian tindakan kelas dan karya tulis ilmiah bagi tenaga guru yang berstatus PNS. Penerima penghargaan yaitu kategori kepala sekolah untuk tingkat SMP sebanyak 16 orang dari total 40 kepala sekolah, kemudian 12 kepala sekolah tingkat SD dari 360 kepala sekolah, satu kepala sekolah TK dari total 200-an kepala sekolah. Penghargaan juga diberikan kepada tiga guru penulis PTK terbaik, lima guru penulis satua Bali dan delapan tenaga TU yang ditugaskan mengelola perpustakaan. Penghargaan untuk siswa diberikan kepada siswa berprestasi dalam ajang berpidato bahasa Bali untuk tingkat SMP, dan lomba masatua Bali untuk siswa SD.
‘’Dengan pemberian bingkisan tersebut, diharapkan semua pihak ikut aktif mendukung program-program kami dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Tabanan,’’ ucap Madra Suartana. Dewan Pendidikan juga mengusulkan agar ada penyediaan mobil operasional untuk mendukung kegiatan, karena selama ini mengalami kesulitan karena tidak semua pengurus memiliki mobil. Apalagi sistem monitoring menyasar sejumlah sekolah di perdesaan terutama TK/PAUD dan SD yang perlu terus dibina. ‘’Itu memang dibutuhkan oleh sekolah yang memerlukan kehadiran Dewan Pendidikan secara terprogram. Usul dari sekolah, agar program Dewan Pendidikan disampaikan ke sekolah, agar bisa disinergikan antara
PENGHARGAAN - Pemberian penghargaan dukungan meningkatkan kualitas pendidikan di Tabanan. kegiatan Dewan Pendidikan dan program sekolah itu sendiri, terutama menyangkut masalah anggaran yang dicantumkan dalam RAPBS-
nya dalam tiap tahun anggaran. Karena RAPBS akan sah ketika sudah mendapatkan persetujuan dari komite sekolah,’’ tegasnya. (ad673)
BULELENG
8
Rabu Pon, 19 Desember 2018
Penjual Miras dan Mercon Di-’’sweeping’’ Singaraja (Bali Post) – Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) tidak bisa dipisahkan dari acara pesta bersama keluarga dan kerabat dekat. Setiap perayaan tutup tahun itu, banyak warga menyambut dengan sumringah dan sukacita. Biasanya tidak sedikit pula yang merayakan dengan cara menyulut kembang api, mercon, hingga pesta minuman keras (miras). Mengantisipasi peredaran miras dan mercon tanpa izin itu, jajaran Polres Buleleng Selasa (18/12) kemarin, melakukan sweeping beberapa toko penjual mercon dan miras. Dari pengawasan itu, polisi belum menemukan penjual yang tidak mengantongi izin. Pengawasan itu dilakukan Unit Reskrim Polsek Gerokgak dengan mendatangi penjual mercon dan beberapa jenis miras di Buleleng Barat. Anggota Reskrim tampak mengecek label daya ledak mercon yang dijual itu. Selain itu, izin penjualan juga menjadi perhatian polisi. Dari pemeriksaan itu, sebagian besar mercon atau kembang api daya ledaknya sudah seperti yang diatur mengacu pada izin yang diberikan kepolisian. Terkait izin toko penjual, polisi belum juga menemukan penjual yang tidak mengantongi izin. Kapolsek Gerokgak Kompol Made Widana, S.H. seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatakan, sweeping ini sesuai perintah pimpinan guna menjaga situasi kamtibmas wilayah mendekati Nataru. Pengawasan ini baru tahap awal. Selanjutnya akan kembali dilakukan. Ini karena mendekati hari H, permintaan tinggi. Kemudian, muncullah pedagang musiman yang ti-
dak mengurus izin. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar mengikuti aturan, sehingga Natal dan Tahun Baru 2019 dapat dirayakan aman, tertib, dan lancar. “Kami melakukan pengawasan awal dan terus berlanjut. Tidak menutup kemungkinan mendekati Nataru ini, biasanya peredaran mercon ini bertambah banyak. Kita imbau penjual tidak melanggar aturan sehingga situasi kamtibmas tetap terjaga dengan baik,” katanya. Dalam pengamanan Nataru, Polres Buleleng mengerahkan 170 personel. Petugas dari berbagai kesatuan itu disebar ke sejumlah lokasi. Pengamanan akan didukung unsur TNI, pemerintah daerah, serta partisipasi berbagai organisasi kemasyarakatan. Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Kompol Gede Wali didampingi Kasubag Humas Iptu Gede Sumarjaya, mengatakan, berbagai tahapan persiapan pelaksanaan pengamanan Nataru dalam sandi Operasi Lilin telah dilakukan bertahap. Jajaran Polres Buleleng tengah melakukan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon). Terkait potensi kerawanan, sejauh ini, polisi telah melakukan upaya antisipasi secara dini, melalui berbagai komunikasi dengan sejumlah tokoh masyarakat, dan tokoh agama. “Rencananya, pasukan pengamanan menggelar apel pasukan. Anggota nanti disebar untuk melakukan pengamanan dan rentetan operasi Cipta Kondisi (Cipkon). Dengan langkah ini, kita berharap situasi kamtibmas tetap terjaga dan Nataru bias dirayakan secara aman, tertib, juga lancar,” katanya. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Tren pemakaian produk kosmetik belakangan ini memunculkan indikasi pelanggaran legalisasi penjualan produk kosmetik. Hasil pengawasan Loka POM Buleleng ditemukan 3.241 kemasan kosmetik tanpa izin edar dari instansi berwenang. Bahkan, nilai ekonomi total kemasan kosmetik tanpa izin edar itu mencapai Rp 195.727.500. Kepala Loka POM Buleleng Made Ery Bahari Hantana mengungkapkan hal itu di kantornya, Selasa (18/12) kemarin. Menurutnya, sejak Loka POM Buleleng itu dibentuk, pihaknya mengawasi kosmetik yang beredar di Buleleng dan di Kabupaten Jembrana. Di dua kabupaten, diawasi 109 sarana yang menjual kosmetik. Dari jumlah itu, 50 sarana yang diawasi dengan sebaran temuan 35 sarana di Buleleng, 15 sarana di Jembrana. Tercatat 33 sarana dinyatakan tidak memenuhi ketentuan terdiri 22 sarana di Buleleng dan 11 sarana di Jembrana. Sedangkan, 359 jenis kosmetik itu terdiri atas 273 jenis beredar di Buleleng dan 86 di Jembrana. Total ada 3.241 kemasan. Rinciannya, 1.871 kemasan kosmetik beredar di Buleleng dan 1.370 di Jembrana. Ribuan item kosmetik di Buleleng itu ditemukan kategori tanpa izin edar. Nilai ekonominya sekitar Rp 99.988.500. Sedangkan, di Jembrana ditemukan 1.370 kemasan kosmetik, dengan nilai ekonomi Rp 895.739.000.
“Sejak aktif di dua kabupaten mulai 17 September 2018, kami temukan kemasan kosmetik tanpa izin edar. Banyaknya jenis kosmetik itu tidak lepas akibat permintaan konsumen tergolong tinggi,” katanya. Selain menemukan kosmetik tanpa izin edar, kata Bahari Hantana, pihaknya mengkaji kalau produk kosmetik itu mengandung bahan berbahaya. Hal itu tak lepas dari gencarnya pemasangan iklan melalui media massa. Bahkan, promosi yang dilakukan itu terkesan berlebihan, sehingga konsumen seperti termakan iklan. Faktanya, bukannya mendapat hasil sesuai iklan, namun malah memicu dampak buruk bagi kesehatan konsumen itu. Menyusul fakta itu, Badan POM melakukan beberapa strategi mengintervensi masalah. Seperti intensifikasi pengawasan kosmetik melibatkan lintas sektoral. Pemberdayaan masyarakat melindungi diri sendiri dari dampak pemakaian kosmetik yang berisiko bagi kesehatan, menjadi perpanjangan tangan BPOM mengawasi, dengan memberikan laporan terkait aktivitas produksi kosmetik ilegal dan mengandung bahan berbahaya. “Kampanye cerdas memakai kosmetik mendesak untuk generasi milenial. Konsumen perlu waspada dan selalu lakukan cek kemasan, label, izin edar, termasuk masa kedaluwarsa (cek klik), sehingga pengawasan dan pembinaan yang dilakukan jadi intensif,” katanya. (kmb38)
Loka POM Buleleng Temukan 3.241 Kemasan Kosmetik Tanpa Izin Edar
Bali Post/kmb32
KONSULTASI PUBLIK - Kementerian Perhubungan RI menggelar konsultasi publik KPBU pembangunan Bandar Udara Bali Utara di Banyualit Spa & Resort Singaraja, Selasa (18/12) kemarin.
Bandara Bali Utara Disepakati di Kubutambahan
Diperkirakan Telan Dana Rp 15 Triliun Buleleng (Bali Post) -
Kementerian Perhubungan RI menggelar Konsultasi Publik KPBU Pembangunan Bandar Udara Bali Utara di Banyualit Spa & Resort Singaraja, Selasa (18/12) kemarin. Pelaksanaan konsultasi publik bertepatan dengan Anggara Kasih Sungsang, yang disebut hari baik untuk membangun opini publik. Konsultasi publik itu juga dihadiri Gubernur Bali, Bupati Buleleng, Ketua DPRD Buleleng, dan jajaran OPD terkait di Provinsi Bali dan Buleleng. Konsultasi itu juga melibatkan Bendesa Adat dan Prajuru Desa Pakraman Kubutambahan, Bendesa Adat Desa Pakraman Bukit, Majelis Alit Kecamatan Kubutambahan, MMDP Buleleng, Perbekel Desa Kubutambahan, Bulian dan Bukit, serta sembilan subak di wilayah Kubutambahan. Dalam pertemuan itu terungkap, lokasi pembangunan Bandar Udara Bali Utara telah disepakati di Kubutambahan. Bandara itu didanai melalui skema KPBU (Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha). Dalam hal ini dipersiapkan Kementerian Perhubungan RI. Untuk izin penetapan lokasi (penlok) diharapkan sudah terbit pada 2019. “Ini (KPBU) konsep yang paling tepat. Di dalamnya ada peran pemerintah, bahkan pemerintah menjadi leading pembangunan ini. Dengan demikian, rencana pembangunan bandara baru ini memiliki kepast i a n d a ri s i si d u kung a n anggaran,” ujar Gubernur Bali Wayan Koster usai konsultasi publik. Koster menambahkan, per-
wakilan dari Kementerian Keuangan bahkan telah memberi jaminan kebutuhan anggaran untuk pembangunan bandara Bali Utara ini. Terpenting, keterlibatan pemerintah pasti akan melindungi kepentingan masyarakat banyak, dan tidak akan membuat kebijakan yang merugikan. Hal ini pun sesuai visi Nangun Sat Kertih Loka Bali. Pulau Dewata harus dibangun secara seimbang. Harus ada desain pemerataan pendapatan masyarakat di semua wilayah. Sudah pasti berlandaskan kepada tatanan adat, agama, tradisi, seni, termasuk budaya. “Saya kira dengan ditentukannya lokasi di daerah Kubutambahan, maka polemik terkait tempat pembangunan bandara ini sudah selesai. Tinggal sekarang dilakukan tahapan studi lanjut, penyusunan master plan
kemudian lahan yang akan dipergunakan,” imbuhnya. Koster mendorong agar tempat yang dipergunakan adalah lahan milik desa adat yang tak produktif. Saat ini, telah ada 370 hektar lahan milik Desa Adat Kubutambahan, 50 hektar tanah milik Desa Adat Sanih, serta tanah lain milik masyarakat sekitar yang diperkirakan cukup untuk pembangunan tahap pertama. Lahan milik desa adat yang akan dipakai memang tengah dikontrakkan dengan pihak ketiga. Pihaknya mengaku sudah ada pembicaraan dengan pihak ketiga, kemudian akan dilakukan join. Sudah Rampung 2024 Koster menargetkan tahapan pembangunan bandar udara di Bali Utara sudah rampung tahun 2024. Pihaknya juga mendukung akses jalan menuju
Buleleng lewat pembangunan sepuluh titik shortcut yang seluruhnya ditargetkan selesai 2021. Sementara perkiraan anggaran yang dibutuhkan membangun bandara mencapai sekitar Rp 15 triliun. Ketika ditanya investor yang sebelumnya menyatakan berminat membangun bandara di Buleleng, Koster balik mempertanyakan kesiapan anggaran mereka. “Yang berminat banyak, tapi uangnya ada apa nggak, kan gitu aja. Kalau KPBU ini pemerintah yang menjamin. Badan Usaha Milik Negara ada di dalamnya, pasti ada uangnya. Kalau yang lain, cuma broker, nggaklah,” tegasnya seraya berharap Perusda Bali bisa ikut berperan dalam KPBU sesuai kemampuannya. Direktur Bandar Udara Kementerian Perhubungan RI, Pramintohadi Sukarno, mengatakan, konsultasi publik merupakan amanat dari Menteri Perhubungan. Acara ini merupakan bagian dari kegiatan studi kelayakan lokasi Bandar Udara Bali Utara yang membutuhkan saran dan masukan dari semua sektor serta instansi terkait lainnya. Minimasi APBN untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur yang bersifat segera, menjadi salah satu alasan mengapa
pengembangan Bandar Udara Bali Utara akan dikerjasamakan dengan Badan Usaha. Kebutuhan bandara baru ini di Bali juga dilatarbelakangi keterbatasan pengembangan Bandara I Gusti Ngurah Rai. Terutama menjawab kebutuhan layanan kepariwisataan khususnya transportasi udara. Pengembangan Bandara Ngurah Rai juga membutuhkan investasi yang lebih tinggi serta risiko lingkungan yang lebih besar. “Apabila terjadi kondisi darurat atau hal-hal yang mengakibatkan Bandara Ngurah Rai Bali tidak dapat dioperasikan, maka akses utama ke Bali ini menjadi sangat terganggu,” ujarnya. Konsultasi publik diisi pula pemaparan Kasubdit KPS Bappenas Dadang Jusron, tenaga ahli Menteri Perhubungan Bidang Investasi Otto Ardianto, Konsultan dari PT Virama Karya (Persero) Yon Sugiono, Kepala Pusat Fasilitasi Kerja Sama dan Kemitraan Internasional Kementerian Perhubungan Agus Saptono, serta Rizka Anandita Ramses dari PT PII. Salah satunya dijelaskan mengenai KPBU yang disebut tidak sama dengan swastanisasi. Sebab, bandara nantinya menjadi kepemilikan negara. (kmb32)
Gema Budaya Akhir Tahun
Digelar Utsawa Merdangga Gong Kebyar Singaraja (Bali Post) – Gerakan Masyarakat (Gema) melaksanakan Utsawa Merdangga Gong Kebyar di pengujung tahun 2018. Dinas Kebudayaan (Disbud) Buleleng menggulirkan gerakan budaya itu dengan tujuan lebih menghidupkan aktivitas berkesenian di Buleleng. ‘’Misi yang diusung Gema Budaya itu adalah pelestarian kesenian dengan cara melakukan penggalian seni
gong kebyar yang tercipta di Bali Utara,’’ ujar Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Buleleng Gede Komang, M.Si. usai acara pembukaan gema ini di Puri Seni Sesana Budaya Singaraja, Senin (17/12) malam. Acara itu menghadirkan sanggar seni yang mewakili Buleleng Barat (Dauh Jung - red) dengan Buleleng Timur (Dangin Jung - red). Dahulu, pembagian dua wilayah ini memiliki ciri khas tersendiri, baik
dalam kreasi tabuh maupun tarian. Masing-masing wilayah itu memiliki maskot seorang seniman yang ditokohkan. Gema Budaya dengan model Utsawa Merdangga itu merupakan program pelestarian sekaligus penggalian seni gong kebyar dan juga tari. Ini karena sejak seni gong kebyar terkikis hingga berkembang pesat di Bali Selatan, aktivitas seniman gong kebyar itu
nyaris ‘’tenggelam’’. Kondisi ini kalau dibiarkan tanpa ada upaya penyelamatan dan menggali kreasi para senimannya, bisa saja seni gong kebyar yang terlahir di Den Bukit akan punah. Untuk itu, gelaran Gema Budaya ini digulirkan. Dengan digulirkan gema budaya ini diharapkan ruang ini sebagai media efektif bagi penabuh dan penari untuk mengasah kemampuan seni mereka.
Selain itu, media ini untuk menggali kreasi seni dan menjadi bahan edukasi warga lebih mencintai warisan seni gong kebyar di kalangan generasi sekarang. ‘’Tujuannya selain menghibur dan membangkitkan gairah berkesenian di daerah kita, Gema Budaya ini untuk menggali dan mempelajari bersama warisan yang kita terima dari pendahulu, sehingga gong kebyar ini tetap lestari,’’ katanya. (kmb38)
Pengawasan Pangan Jelang Galungan dan Nataru
Ditemukan, Penjualan Daging Karkas Tanpa Label Kedaluwarsa Menjelang Galungan, Natal dan Tahun Baru (Nataru), terjadi kenaikan harga-harga di pasar. Karena itu, Dinas Perdagangan Perindustrian (Disdagprin) Buleleng turun memantau. Selain itu, juga mengontrol ketersediaan stok bahan pokok (bapok - red), dan masa kedaluwarsa produk pangan yang beredar di beberapa pasar modern. Saat turun ke lapangan, ditemukan satu merek kopi terkenal yang masa kedaluwarsanya tinggal empat bulan, tetapi belum ditarik distributor. Juga, dijumpai penjual daging dalam bentuk karkas tidak dilengkapi masa kedaluwarsa. Lalu, bagaimanakah tindakan Disdagprin setelah menjumpai secara langsung fakta di lapangan seperti itu? TEMUAN itu terungkap setelah petugas Disdagprin Buleleng melancarkan pengawasan menyasar beberapa toko modern di Bali Utara Senin (17/12) lalu. Pengawasan itu dipimpin Kepala Disdagprin Ketut Suparto. Tim menyasar toko modern di Kota Singaraja dan satu toko modern di sen-
tra kawasan wisata Lovina, Kecamatan Buleleng. Dari hasil pengawasan toko modern di jantung Kota Singaraja, tim menemukan produk kopi dalam kemasan yang masa kedaluwarsanya tersisa empat bulan. Meski masa label kedaluwarsa itu segera berakhir, tetapi manajemen toko modern
tetap memajang produk kopi terkenal tersebut. Tidak saja dipajang di etalase toko, namun produk kopi itu malah sudah dikemas di paket parcel Nataru 2019 yang banyak diminati konsumen. Sementara hasil pengawasan di toko modern terbesar di Lovina, ditemukan penjualan daging babi dan ayam dalam bentuk karkas yang sudah diawetkan. Anehnya, pada setiap kemasannya, tim tidak menemukan label kedaluwarsanya. Atas temuan itu, Kepala Disdagprin Ketut Suparto mengatakan, pihak manajemen toko modern diinstruksikan agar menarik produk kopi atau daging karkas tersebut. Hal itu diupayakan untuk menghindari munculnya masalah yang bisa membahayakan kes-
ehatan pangan. Selain itu, pihaknya meminta agar manajemen toko modern itu secepatnya berkoordinasi dengan pihak distributor. Sesuai mekanisme yang ada, pihak distributor produk pangan itu wajib menarik produk yang diedarkan tiga bulan sebelum masa kedaluwarsa berakhir. Sementara penjualan daging karkas yang diawetkan itu diminta kepada distributor agar melengkapi label masa kedaluwarsa. “Kami peringati manajemen untuk menarik produk yang tidak ada label kedaluwarsa itu atau produk yang masa kedaluwarsanya segera berakhir. Aturan menyebut tiga bulan sebelum masa kedaluwarsa habis, produk yang belum terjual itu harus ditarik,” katanya.
Suparto menambahkan, setelah pengawasan awal, timnya akan kembali turun memastikan apakah peringatan itu sudah ditindaklanjuti. Kalau dalam pengawasan lanjutan produk itu masih dipajang, pihaknya bersama instansi terkait akan melakukan proses lanjutan sesuai regulasi yang ada. “Tujuan kami agar konsumen mendapat produk higienis, sehingga pengawasan ini terus kami lanjutkan. Tidak menutup kemungkinan akan ada proses sesuai regulasi yang ada, kalau ada indikasi pelanggaran yang menyangkut perlindungan konsumen,” jelas mantan Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Sekkab Buleleng ini. (mud)
Bali Post/kmb38
KOPI KEDALUWARSA – Tim pengawas peredaran pangan menemukan produk kopi label kedaluwarsanya tinggal empat bulan, namun tetap diedarkan. Selain itu, tim menemukan penjualan daging dalam bentuk karkas tanpa tertera masa kedaluwarsa.
Rabu Pon, 19 Desember 2018
GIANYAR
9
TERBAKAR - Bupati Gianyar Made Mahayastra saat mengecek lokasi Pasar Bona yang ludes terbakar.
Bali Post/kmb35
Pasar Bona Terbakar, Puluhan Kios Ludes
Gianyar (Bali Post) Warga dikejutkan dengan musibah kebakaran yang terjadi di Pasar Bona di Jalan Raya Bona, Kecamatan Blahbatuh, Selasa (18/12) kemarin sekitar pukul 01.00 Wita. Akibat kejadian itu, puluhan kios milik pedagang ludes terbakar. Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp 2 miliar. Sementara itu, Bupati Gianyar Made Mahayastra menjanjikan perbaikan pasar tersebut dengan anggaran sebesar Rp 6 miliar pada APBD 2019. Informasi yang dihimpun di lapangan, kebakaran bermula dari kios dagang nasi, Bu Imah, yang buka hingga dini hari. Dari warung itu api merembet ke seluruh bangunan pasar yang terdiri dari 69 kios tersebut. Pedagang sembako Gede Suardana mengatakan, saat kejadian warung nasi Ibu Imah mau tutup. ‘’Yang jelas awalnya
dari warung Bu Imah. Apakah kesalahan di kompor, itu ditangani sama yang berwajib,’’ ujar pria yang juga warga Desa Bona itu. Api dengan cepat membesar dengan melalap barang-barang yang mudah terbakar di kawasan pasar tersebut. Ketika api membubung tinggi, warga yang berada di lokasi tersebut
SOSOK Siapkan Pelajar Menjadi Polisi PEMBINAAN dan pelatihan (binlat) pelajar SMA dan SMK berprestasi menjadi calon polisi merupakan program yang kini sedang dijalankan jajaran Polres Gianyar. Program ini berhasil meluluskan banyak pelajar asal Gumi Seni ini menjadi anggota polisi. Bahkan, ada salah seorang peserta asal Gianyar yang memperoleh nilai terbaik dalam seleksi penjaringan Polri. Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo menjelaskan, binlat bagi putra-putri Gianyar ini merupakan persiapan bagi mereka untuk mengikuti Seleksi Bintara (Seba) Polri Tahun 2019. “Binlat sendiri akan dilaksanakan mulai tanggal 2 Januari 2019 dan akan berlangsung selama enam bulan,” ujarnya, Selasa (18/12) kemarin. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkab Gianyar terhadap pembinaan calon taruna maupun siswa brigadir dan tamtama Polri bagi putra-putri Gianyar yang mempunyai potensi untuk menjadi anggota Polri di wilayah Kabupaten Gianyar. Dikatakan, penjaringan siswa-siswi SMA/SMK sudah dilaksanakan sejak tanggal 26-30 Oktober lalu ke sekolah-sekolah. Penjaringan awal didasarkan pada nilai akademis dan kesehatan mereka, dan sebanyak 350 orang berhasil lolos penjaringan tahap awal. Selanjutnya 350 orang tersebut menjalani tes kemampuan, kesehatan, dan antropometri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 50 orang berhasil lolos. Nantinya 50 orang inilah yang akan mengikuti Binlat di Polres Gianyar. Binlat bagi putra-putri Gianyar ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesempatan mereka lolos dalam seleksi bintara Polri 2019. (nik)
berusaha membantu menyiram menggunakan ember. Pemadam kebakaran pun turun ke lokasi kejadian. Meski begitu, kios Suardana dan kios lainnya yang kebanyakan berjualan sembako, tidak terselamatkan. ‘’Tidak ada barang yang bisa selamat di sini. Kulkas saja meleleh. Karena waktu kejadian api besar seka-
li,’’ keluhnya. Akibat kejadian itu, Suardana mengaku menderita kerugian sekitar Rp 75 juta. Sementara itu, pedagang lainnya, Jero Padma, sampai menangis di halaman Kantor Perbekel Bona. Jero Padma menangis karena sebelum kejadian sempat memesan satu ton beras untuk dijual. Atas kejadian tersebut, petugas kepolisian sedang menyelidiki kasus itu. Lokasi pasar dipasangi garis polisi. Bahkan warung Bu Imah juga dipasangi garis polisi khusus. Selasa siang sekitar pukul 12.00 Wita, petugas Laboratorium Forensik Polda Bali tiba di Pasar Bona
Dianiaya, Sopir Taksi ”Online” Lapor Polisi
Gianyar (Bali Post) Seorang sopir taksi online, I Wayan Suartama, melaporkan aksi penganiayaan yang menimpa dirinya di Jalan Raya Penestanan, Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Senin (17/12) lalu. Sopir taksi online berusia 28 tahun ini diduga dihajar oleh sopir taksi pangkalan. Kasus ini pun langsung ditangani aparat Polsek Ubud. Berdasarkan informasi dihimpun di lapangan, awalnya korban Suartama yang mengemudikan mobil Toyota Avansa DK 1613 US masuk ke wilayah Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Senin siang sekitar pukul 14.45 Wita. Kala itu korban asal Kecamatan Bebandem Kabupaten Karangasem ini hendak menjemput tamu di kawasan Jalan Penestanan, Ubud atas permintaan dari tamu. Ketika tiba di lokasi penjemputan, Suartama didatangi oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Supra. Pelaku menegur Suartama, terkait taksi online yang tidak boleh masuk wilayah Ubud untuk menjemput maupun mengantar tamu. Cekcok mulut sempat terjadi, hingga akhirnya Suartama langsung dihajar oleh pelaku. Menurut keterangan Suartama, pukulan itu mengenai ulu hati dan perutnya. Pelaku juga sempat memukul kendaraan yang dikemudikan korban menggunakan tangan kosong. Sopir taksi online ini lantas melapor ke kantor polisi. Korban Suartama memberikan ciri-ciri pelaku kepada polisi, yakni perawakan tinggi besar, berkulit putih, berambut keriting, dan mulut agak monyong. Polisi langsung terjun ke lokasi kejadian. Korban diminta melakukan visum dan beberapa orang saksi dimintai keterangan. Dikonfirmasi Selasa (18/12) kemarin, Kapolsek Ubud Kompol Raka Sugita membenarkan kejadian itu. Dikatakan, polisi yang melakukan penyelidikan langsung menemukan pelaku penganiayaan tersebut. “Sudah ketemu tersangkanya. Tapi pengakuan tersangka, itu bukan dipukul, tapi hanya didorong,” katanya. Raka Sugita menambahkan, antara korban dan pelaku sudah dipertemukan. Dikatakan, kasus ini akhirnya diselesaikan dengan kekeluargaan dan kedua pihak sepakat damai. Menurut Raka Sugita, antara pelaku dan korban hanya terjadi salah paham saja. Mengenai adanya larangan bagi taksi online masuk wilayah Ubud, Kapolsek tidak mempermasalahkannya. “Boleh saja menurut saya,” tandasnya. (kmb35)
gianyar - 943056 - 943144 - 7844717/7844718 - 943113 - 944436 - 943020 - 944225/943233 - 942184 - 8958414 - 947261 - 946122 - 947166 - 943069 - 942289 - 941167 - 974792 - 901601 - 297564
lokasi kebakaran. Pada kesempatan tersebut, Bupati Mahayastra menjanjikan membangun Pasar PKK Desa Bona melalui APBD 2019 dengan menggunakan anggaran TP (Tugas Perbantuan) senilai Rp 6 miliar. ‘’Desember 2019, pasar dipastikan jadi. Saya minta para pedagang bersabar dulu,’’ ujarnya. Bupati Mahayastra menegaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan bendesa setempat untuk merelokasi para pedagang di Wantilan Pura Desa, sembari menunggu pembangunan dilakukan pada tahun anggaran 2019.
Kepala Pasar PKK Desa Bona Ketut Mardika mengatakan, kebakaran pertama diketahui oleh pemuda Desa Bona yang baru selesai melakukan latihan baleganjur yang tidak jauh dari lokasi pasar. Respons yang diberikan Damkar Gianyar dan Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Gianyar sangat cepat untuk mengatasi kebakaran yang terjadi dini hari tadi. Warga Desa Bona juga membantu untuk memadamkan api tersebut supaya tidak menjalar lebih luas. ‘’Api berhasil dipadamkan selang waktu empat jam,’’ katanya. (kmb35)
Gianyar (Bali Post) Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengharapkan konsistensi dukungan para pengusaha di Kabupaten Gianyar dalam mendukung pembangunan pemerintah untuk rakyat secara keseluruhan, melalui taat membayar pajak tepat waktu. Selama ini dukungan dari pengusaha menurutnya sudah baik, bahkan sudah membawa Kabupaten Gianyar menjadi kabupaten dengan kekuatan ekonomi terbesar kedua di bawah Kabupaten Badung. ”Ini lompatan yang tinggi,” ujar Bupati Mahayastra, belum lama ini. Bupati Mahayastra mengatakan, sokongan dana segar dari hasil pajak tersebut diperuntukkan membangun berbagai mega proyek, seperti yang dicanangkan terealisasi pada 2019. Di antaranya, revitalisasi pasar, pembangunan rumah sakit Gianyar dan Payangan, balai banjar, wantilan, beberapa pura dan lainnya. ”Setelah rampung itu, berikutnya saya akan prioritaskan pembangunan infrastuktur di kawasan pariwisata, pembenahan taman kota, dan lain sebagainya. Perlu waktu secara bertahap untuk mewujudkan semua itu. Mungkin
dua periode baru cukup untuk menyelesaikannya,” jelasnya. Mahayastra juga memastikan uang yang disetorkan para pengusaha kepada pemerintah dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Begitu juga metode pembayaran pajak via online sangat berfungsi untuk menciptakan transaksi yang transparan. Dia berharap tidak ada lagi deal to deal di belakang layar antara WP dan penagih pajak tanpa sepengetahuan lembaga resmi. “Kalau ada indikasi kecurangan, bisa langsung lapor ke Bupati atau Wabup. Kami akan segera tuntaskan. Tidak ada ampun bagi staf Pemkab yang berani mainmain deng a n uang
rakyat. Kita berharap supaya sistem transaksi berjalan lurus,” tegasnya. (kmb35)
KLIAN Dusun atau Klian Banjar Dinas Buahan, Desa Buahan, Payangan, Gianyar, terdakwa I Nyoman Wirawan alias Komang Bilawa (33) yang sebelumnya dituntut pidana penjara selama 1,5 tahun penjara, akhirnya bisa bernapas lega. Terdakwa yang ditangkap kasus OTT pengurusan sertifikat tanah itu, Selasa (18/12) kemarin dihukum selama setahun penjara oleh majelis hakim pimpinan Angeliky Handajani Day. Saat sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, majelis hakim menyatakan per -
buatan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Yakni melakukan pungutan liar (pungli) pengurusan berkas permohonan sertifikat tanah. Selain dihukum setahun, terdakwa juga didenda Rp 50 juta subsider satu bulan kurungan. Terdakwa dinyatakan bersalah dan melanggar ketentuan Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor, sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor. Menanggapi putusan hakim, terdakwa yang didam-
Bupati Harapkan Konsistensi Pengusaha Dukung Pembangunan
Klian Banjar Dinas Buahan Dihukum Setahun
Telepon Penting Kantor Bupati DPRD BPBD PMK Kantor Satpol PP RSUD Sanjiwani PDAM KPA Gianyar PMI Gianyar KONI Gianyar BNN Kab. Gyr. PLN Kodim 1616 Gyr Koramil Gianyar Koramil Blahbatuh Koramil Tegallalang Koramil Tampaksiring Koramil Sukawati
untuk mendalami kasus itu. ‘’Masih dalam penyelidikan,’’ ujar Kapolsek Blahbatuh Kompol Dwikora. Belasan unit Damkar dikerahkan untuk meminimalisasi kebakaran supaya tidak menjalar ke rumah warga yang ada di sekitar pasar. Kebakaran yang diketahui sejak pukul 00.30 Wita berhasil dipadamkan empat jam setelahnya. ‘’Ini merupakan musibah yang harus kita jalani dengan tabah. Pemkab Gianyar akan melakukan langkah-langkah agar para pedagang bisa berjualan kembali,’’ jelas Bupati I Made Mahayastra yang turun ke
Bali Post/asa
SIDANG - Terdakwa I Nyoman Wirawan alias Komang Bilawa (33) seusai menjalani sidang putusan.
pingi kuasa hukumnya Dody Arta Kariawan langsung menyatakan menerima putusan hakim. Sementara JPU dari Kejaksaan Negeri Gianyar menyatakan masih pikir-pikir atas vonis tersebut. Seperti diberitakan sebelumnya, terdakwa I Nyoman Wirawan diadili atas kasus OTT Pungli pengurusan sertifikat tanah yang dilakukan oleh saksi korban Ni Made Wirani. Awalnya terdakwa meminta Rp 25 juta. Namun saat p eny erahan awal Rp 10 juta, tak lama berselang datang polisi menangkapnya. (asa)
JEMBRANA
10
Rabu Pon, 19 Desember 2018
Ruang Pertunjukan dan Regenerasi Terbatas
Musik Tradisional Genggong di Ambang Kepunahan
Bali Post/olo
MAINKAN GENGGONG - Salah satu warga di Penyaringan memainkan Genggong, alat musik tradisional yang semakin terpinggirkan.
Kesenian musik tradisional Genggong termasuk salah satu kesenian yang nyaris di ambang punah. Berbeda dengan alat musik tradisional lainnya asal Jembrana yang lebih populer seperti Jegog dan Kendang Mabarung, Genggong penyebarannya terbatas. Alat musik tradisional yang berkembang di desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo ini hanya segelintir pemain yang menggelutinya. Seriring waktu, alat musik dari bambu ini semakin terpinggirkan kalah populer dengan alat musik modern. Sempitnya ruang untuk unjuk gigi, di samping regenerasi yang terbatas menjadi salah satu pemicu alat musik tradisional ini kurang berkembang. Namun, beberapa warga masih memberikan ruang bagi sekaa ini untuk
tampil. Keunikan lantunan alat musik ini menjadi daya tarik tersendiri. Biasanya warga mengundang sekaa Genggong ini saat manusa yadnya. Sedangkan untuk tampil di khalayak umum hanya di momen tertentu, misalnya Parade Budaya Jembrana. Salah satu sekaa Genggong yang ada yakni sekelompok warga yang berprofesi petani di banjar Penyaringan, Desa Penyaringan. Mereka mengaku menekuni musik tradisional sejak duduk di bangku SD. Menurut sejumlah warga di Penyaringan, tidak sembarang orang bisa memainkan alat musik seperti ini. Selain harus kuat bernapas juga memiliki insting mencari nada supaya sesuai suara yang diharapkan. Irama yang didendangkan alat ini pun
mengikuti irama jegog. “Idealnya ada 10 orang, termasuk yang mengiringi suling dan kletuk (penanda irama). Tetapi sekarang terus berkurang dan hanya satu dua saja,” tandas Gede Sumarwan, salah seorang pemain Genggong belum lama ini. Menurutnya untuk melestarikan alat musik ini perlu dukungan bersama. Baik masyarakat maupun pemerintah. Alat musik dengan bunyi yang khas ini menurut cerita tetua, berasal dari masyarakat agraris yang meniru suara kodok di sawah. Sehingga para petani membuat alat dari enau atau bambu yang dilubangi sedemikian rupa kemudian untuk menghasilkan bunyi. Lantas bambu itu ditarik menggunakan tali. Hasil perpaduan renggangan bagian bambu atau enau yang
dilubangi dengan celah mulut menciptakan suara yang nyaring menyerupai suara kodok di sawah. Di depan bambu atau enau itu terdapat tempurung kelapa yang dengan fungsi menutup mulut pemainnya. Kekuatan membunyikan alat musik ini pada jari yang menarik tali dan mulut. Tak jarang para pemula bisa mengalami kram. Rata-rata Sekaa ini bisa memainkan Genggong hingga 30 menit. Kesenian ini berkembang di Penyaringan dan sering pentas mengisi acara manusa yadnya dan menyambut tamu. Bahan yang digunakan untuk mengeluarkan bunyi yang nyaring pun tidak sembarangan. Biasanya diambil dari bagian bambu yang sering bergesekan dengan bambu lainnya. (olo)
Cuaca Ekstrem, Penyebab Kematian Belasan Ekor Kambing Bantuan Negara (Bali Post) Matinya sejumlah kambing bantuan dipastikan karena penyakit akibat cuaca ekstrem dampak pergantian musim (pancaroba). Kematian ternak peliharaan ini terjadi secara bertahap sejak diserahkan sekitar sebulan lalu. Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana mengaku saat kondisi kambing sakit sudah melakukan pengecekan intensif melalui dokter hewan yang siaga di masing-masing kecamatan. Dinas membantah matinya kambing dampak dari waktu karantina yang hanya seminggu maupun kondisi kandang yang tidak sesuai. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana I Wayan Sutama, Selasa (18/12) kemarin mengatakan, matinya belasan
kambing milik Kelompok Tani Ternak Barokah di Banjar Air Anakan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara itu terjadi secara bertahap. Faktor utama adalah penyakit akibat perubahan musim. Sedangkan untuk kandang kambing yang juga disediakan sejatinya juga sudah sesuai berdasarkan kajian serta hasil spesifikasi yang ditentukan. Kambing mati yang terjadi di Banyubiru lebih banyak disebabkan faktor penyakit itu. Sedangkan hanya satu ekor yang mati terjepit. Faktanya juga di kelompok lain tidak mengalami hal serupa. Diberitakan sebelumnya, belasan ekor kambing bantuan mati padahal baru diserahkan beberapa bulan. Dari pendataan Dinas, selain di Kelompok Tani Ternak Barokah sebanyak 11 ekor mati,
di dua kelompok lain juga ada yang mati. Di dua kelompok di Kecamatan Negara itu empat ekor kambing mati juga karena penyakit. Sebelumnya, bantuan kambing yang disediakan melalui rekanan ini sudah melalui tahap karantina selama seminggu. Beberapa kambing yang sakit dipisahkan di kandang afkir dan tidak diserahkan ke kelompok. Total ada 500-an ekor kambing jenis PE yang diserahkan untuk 13 kelompok, yakni 4 kelompok di Kecamatan Pekutatan, 3 kelompok di Kecamatan Mendoyo, dan masingmasing 2 kelompok lainnya di Kecamatan Jembrana, Negara, dan Kecamatan Melaya. Setiap kelompok menerima 40 ekor kambing betina dan 4 ekor kambing jantan. (kmb26)
Bali Post/
GUNDUKAN – Karung atau jaring yang disebut geotextile woven sejak beberapa bulan ini terpasang di tengah Pantai Pebuahan. Berdasarkan uji coba, cara penanggulangan abrasi ini belum maksimal.
Tanggulangi Abrasi
Penggunaan ”Geotextile Woven” Belum Maksimal
Negara (Bali Post) –
Guna mengatasi abrasi yang berdampak hingga merusak permukiman di Pantai Pebuahan Banyubiru, sejak beberapa bulan lalu dipasang geotextile woven. Pemasangan penanggulangan pantai ini merupakan tahap uji coba. Sepanjang 80 meter dipasang semacam jaring menggunakan geotextile woven tersebut. Fungsinya untuk menjaring pasir laut hingga membentuk gundukan sebagai penahan ombak.
Bali Post/olo
KHAWATIR TERJEPIT – Kandang kambing di salah satu kelompok tani ternak yang menerima bantuan. Beberapa bagian ruas kandang dengan tempat kandang sengaja direnggangkan oleh anggota kelompok khawatir kambing terjepit.
APK Caleg Dirobek, Bawaslu Lakukan Investigasi Negara, (Bali Post) Baliho I Putu Ngurah Sukadana, Caleg Dapil II Kecamatan Melaya, nomor urut 4, dari Partai Hanura, asal Banjar Brawantangi Desa Tukadaya Kecamatan Melaya, Selasa (18/12) pagi diketahui robek. Baliho tersebut dipasang di pinggir jalan di Banjar Pendem Desa Manistutu, Kecamatan Melaya. Ketua Bawaslu Kabupaten Jembrana Pande Made Adi Mulyawan saat dikonfirmasi menyatakan, pihaknya sudah menerima informasi tersebut. Namun, Bawaslu Jembrana saat ini masih melakukan
penelusuran dan investigasi. Dari informasi, baliho itu diketahui robek oleh warga. “Pagi-pagi baliho itu sudah robek di bagian bawahnya. Entah siapa yang merobek. Memang di wilayah ini berbagai dukungan untuk caleg,” kata seorang warga Selasa pagi. Ini katanya harus diantisipasi pihak keamanan sehingga tidak terjadi gesekan yang membuat suasana jadi panas dan kisruh. Hingga saat ini belum diketahui orang yang telah merusak baliho tersebut. Bahkan Caleg Putu Ngurah Sukadana di akun facebook-nya menyay-
angkan adanya perobekan balihonya tersebut. “Suksma semeton sane sampun merusak APK ring Desa Manistutu Banjar Pendem Kec. Melaya. Napi salah APK balihonya? Kalau bermasalah sama orangnya tolong bicara baik-baik apa yang tiang pernah berbuat salah kepada Anda yang merusak APK tiang. Tapi tiang tetep berjuang mangkin. Demokrasi pilihan hati nurani rakyat. Warna mau naik boleh beda menjadi calon dewan tapi kalau sudah duduk di kursi dewan semuanya harus netral,” tulisnya. (kmb)
Bali Post/kmb
ROBEK - APK I Putu Ngurah Sukadana, Caleg Dapil II Kecamatan Melaya, nomor urut 4, dari Partai Hanura, asal Banjar Brawantangi Desa Tukadaya Kecamatan Melaya, Selasa (18/12) pagi diketahui robek.
Kepala Bidang Sumber Daya Air pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Jembrana, Wayan Widnyana, belum lama ini mengatakan uji coba ini untuk antisipasi awal agar kawasan pantai Pebuahan tidak semakin parah terdampak abrasi. Total ada 4 geotextile woven yang dipasang dengan masing-masing panjang 20 meter diamater 2,5 meter. Empat geotextile woven itu dipasang di titik-titik yang paling rawan abrasi. Diakuinya dengan geotextile woven itu jauh berbeda menggunakan
batu armor yang lumrah diterapkan di beberapa pantai di Jembrana. Prinsipnya seperti jaring atau karung besar untuk menjaring pasir yang dibawa ombak. Geotextile woven itu dipasang sekitar 50 meter dari tepi pantai. “Intinya meredam ombak memanfaatkan gundukan pasir itu. Memang tidak efektif seperti batu armor yang terpasang di pinggir pantai. Tetapi paling tidak sementara untuk bisa meredam ombak,” terang Widnyana. Bila dari sisi efisian anggaran, jauh lebih murah menggunakan geotextile woven. Sementara itu, dari data
yang dihimpun per akhir 2018 ini, 20,63 kilometer pantai mengalami abrasi. Tepatnya di 22 titik pantai tersebar di lima Kecamatan di Kabupaten Jembrana. Rinciannya, mulai dari Kecamatan Melaya abrasi sepanjang 3,77 kilometer di 4 titik pantai. Yakni Pantai Tuwed, Pantai Candikusuma, Pantai Nusasari, dan Pantai Gilimanuk. Selanjutnya di Kecamatan Negara, 7 kilometer di 5 titik pantai, yakni di Pantai Muara Sowan, Pantai Pengambengan, Pantai Cupel, Pantai Baluk Rening, dan Pantai Pebuahan. Di Kecamatan Jembrana, 3,5 kilometer di
tiga titik pantai, yakni Pantai Yeh Kuning, Pantai Air Kuning (dan Pantai Perancak. Sedangkan di Kecamatan Mendoyo ada empat titik dengan total panjang 3,55 kilometer di antaranya Pantai Rambut Siwi, Pantai Yehembang, Pantai Penyaringan, dan Pantai Delod Berawah. Terakhir di Kecamatan Pekutatan sepanjang 2,8 kilometer di 6 titik pantai. Antara lain, Pantai Pengeragoan, pantai Gumbrih, Pantai Pangyangan, Pantai Pekutatan, Pantai Pulukan, dan Pantai Medewi. Namun, dari 22 titik itu, menurut Widnyana yang terparah terjadi di Pantai Gilimanuk dan Pantai Pebuahan. Dampak abrasi sudah merusak sejumlah fasilitas umum dan permukiman warga. Penanganan abrasi di Jembrana terakhir diterima pada tahun 2017 lalu. (kmb26)
Sidak Dinas Koperindag
Sejumlah Toko Jual Barang Kedaluwarsa
Negara (Bali Post) Menjelang hari raya Galungan, Natal, dan Tahun Baru, sejumlah toko dan warung di Kabupaten Jembrana, Selasa (18/12) kemarin, disasar tim perlindungan konsumen dari Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Jembrana. Pengawasan tim perlindungan konsumen ini terkait barang-barang yang dijual baik minuman, makanan maupun obat. Dari pengawasan yang dilakukan di sejumlah toko dan warung di Kecamatan Jembrana dan Negara, petugas mendapati cukup banyak pelanggaran. Seperti kedaluwarsa dan produk kosmetik tanpa izin edar. Selain itu petugas juga menemukan warung menjual minuman beralkohol jenis bir tanpa dilengkapi Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol (SIUP-MB). Total ada tujuh toko yang disidak, di antaranya 4 toko di Desa Berangbang, Kecamatan Negara dan 3 toko di Kelurahan Sangkaragung, Kecamatan Jembrana. Dari tujuh toko itu, ada enam yang diketahui menjual barang tidak layak edar.
Terbanyak ada di dua toko di wilayah Desa Berangbang. Kepala Dinas Koperindag Jembrana Made Gede Budhiarta kepada wartawan mengatakan, di salah satu took, tim mendapati toko tersebut menjual puluhan mamin kedaluwarsa serta sejumlah produk kosmetik tanpa izin edar. Sebelumnya, di toko itu juga pernah ditemukan hal yang sama bahkan sempat diberikan Surat Peringatan (SP) I. Karena diulang kembali, selanjutnya Dinas memberikan SP II dan pembinaan lagi. Apabila nantinya, toko tersebut masih menjual barang yang tidak ada izin edar dan kedaluwarsa maka produk yang dijual akan dimusnahkan. Untuk saat ini, pihak pemilik toko diminta untuk mengembalikan ke pihak supplier. Semestinya tiga bulan sebelum kedaluwarsa, produkproduk mamin itu harus diganti dengan produk yang baru. Menurut Budhiarta barang dagangan yang diketahui kedaluwarsa itu selain terancam disita dan dimusnahkan juga merugikan konsumen. Bahkan menjurus pada sanksi pidana berdasar UU 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. (kmb26)
Bali Post/
PENGAWASAN – Petugas dari Dinas Koperindag saat melakukan pengawasan toko terkait barang dagangan. Salah satu toko diketahui menjual minuman beralkohol tanpa dilengkapi SIUM MB.
KARANGASEM
Rabu Pon, 19 Desember 2018
11
Musim Hujan di Desa Ban, 20 Titik Jalan Tergerus Air Amlapura (Bali Post) -
Turunnya hujan di Desa Ban, Kecamatan Kubu yang terjadi sejak beberapa hari belakangan ini, membuat puluhan senderan dan 20 lebih titik jalan tergerus air hujan. Atas kondisi jalan yang berubah, berlubang dan juga berkerikil itu membuat warga kesulitan melintas.
JALAN TERGERUS - Akses jalan di Desa Ban, Kubu, Karangasem yang rusak akibat tergerus air hujan.
Amlapura (Bali Post) Menjelang hari raya Galungan dan Kuningan serta Natal dan Tahun Baru (Nataru), tidak hanya membuat harga bumbu dapur sepeti cabai dan bawang merah mengalami kenaikan. Harga daging ayam potong pun ikut melonjak. Akibat naiknya harga daging ayam itu membuat penjualan ayam menjadi sedikit menurun dibanding hari-hari biasanya. Salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Amlapura, Zikriah, Selasa (18/12) kemarin, mengatakan harga ayam potong memang mengalami peningkatan. Sebelumnya, harga ayam potong per kilogramnya Rp 40 ribu, tetapi kini harga ayam potong itu naik menjadi Rp 45 per kilogram. “Harga ayam potong mulai naik sejak dua pekan terakhir. Harga ayam naik memang terjadi setiap menjelang hari raya Galungan, termasuk Natal dan Tahun Baru. Kenaikan harga ayam itu disebabkan minimnya pasokan ayam dari peternak. Sehingga jumlah ayam yang akan dijual menjadi berkurang,” ujarnya. Dia menambahkan, naiknya harga daging ayam itu memicu penurunan jumlah pembeli. Biasanya kalau hari-hari normal dapat jualan ayam sampai 50 ekor, tetapi sekarang turun menjadi Rp 35 ekor. Sementara penjual bumbu dapur, Ni Wayan Mudani, mengatakan jika harga cabai saat ini mencapai Rp 27 ribu. Sebelumnya, harga cabai sekitar Rp 20 ribu. Kenaikan harga itu sudah terjadi sejak sekitar empat hari lalu. Selain harga cabai naik, harga bawang juga ikut melambung. Sebelumnya, harga bawang hanya Rp 8 ribu per kilogram, saat ini naik menjadi Rp 21 ribu per kilogram. “Kenaikan harga ini akibat petani gagal panen, karena sudah memasuki musim penghujan. Sehingga cabai menjadi rusak dan membusuk akibat terus diguyur hujan,” katanya. Seorang pembeli, Ariningsih, mengatakan akibat naiknya harga ayam ini, membuat dirinya terpaksa menurunkan jumlah timbangan ayam yang dibeli. Biasanya, kalau harga normal ia bisa membeli ayam dua kilogram, kini turun menjadi satu kilogram saja. (kmb41)
buat pedagang dan siswa yang tinggal di daerah atas waswas melintasi jalan itu. Selain berlubang, kondisi jalan menurun dan banyak jurang sekitar jalan, licin serta becek saat musim hujan. Biasanya, pedagang dan siswa menempuh perjalanan sekitar 1 - 2 kilometer dari rumahnya turun ke bawah. “Akibat kondisi itu, aktivitas warga menjadi terganggu seperti pedagang sulit berjualan. Termasuk petani juga sulit menjual hasil kebunnya. Ada juga siswa sampai libur belajar karena akses jalan sulit dilalui sepeda motor,’’ ujarnya. Pemandangan di jalan, kata Pontag, bukan saja pengendara sepeda motor yang jatuh pejalan kaki pun sering terjatuh di jalan. Untungnya, tidak sampai makan korban. Mereka hanya mengalami luka ringan. Saat hujan, jalanan memang jadi becek dan licin. Oleh karena itu, orangtua atau wali murid waswas melepas anaknya berangkat sendiri ke sekolah. (kmb41)
Patroli Laut Periksa 20 Unit ’’Fast Boat’’
Jelang Galungan dan Kuningan
Harga Daging Ayam Naik
Bali Post/kmb41
Perbekal Desa Ban Wayan Potag menjelaskan, jalan yang tergerus itu tersebar di beberapa banjar. Lokasinya berada di dataran tinggi yakni di dekat pegunungan. Mulai dari Banjar Dlungdungan, Jatituhu, Belong, Bonyoh, Daya, Bunga, dan Darmaji. “Jalan yang tergerus itu ada jalan milik kabupaten. Namun, ada juga milik desa. Jalan desa yang tergerus mencapai dua puluh titik lebih. Sedangkan, jalan kabupaten yang tergerus jumlahnya sekitat sepuluh titik. Semua lokasinya di bagian atas,” ujarnya. Potag menambahkan, jalan yang tergerus kebanyakan jalan yang belum dihotmik, masih dasar jalan itu dari tanah. Karena masih tanah, otomatis fondasi jalan itu sangat labil. Ketika hujan, tanah itu sebagian besar terbawa ke bawah oleh aliran air yang relatif deras. Akibatnya, jalanan berubah jadi rusak parah, berlubang. Karena jalan banyak yang berlubang, warga dan siswa kesulitan melintas. Realitas itu mem-
Amlapura (Bali Post) Satuan Polisi Air (Satpol Air) Polres Karangasem menggelar patroli laut di perairan Karangasem dengan memeriksa 20 unit fast boat. Patroli itu digelar dalam rangka menjaga keamanan perairan laut Karangasem menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kepala Satpol Air Polres Karangasem AKP I Made Wartama mengatakan dari 20 unit fast boat yang diperiksa, pihaknya tidak menemukan barang yang mencurigakan. Fast boat itu hanya berisi penumpang, dan tidak membawa barang-barang yang mencurigakan apalagi terlarang. ‘’Hasilnya nihil. Tdak ditemukan apa pun yang mencurigakan,’’ ujarnya. Pengamanan di Pelabuhan Padangbai memang diperketat. Beberapa petugas memeriksa identitas penumpang yang keluar masuk Bali lewat pintu ujung timur. Patroli itu dimulai dengan menyisir perairan Yeh Malet, Antiga, Kecamatan Manggis hingga Pantai Tianyar, Kecamatan Kubu. Patroli yang dipimpin
Made Wartamana, melibatkan tujuh personel. “Patroli seperti ini memang menjadi agenda rutin yang kita gelar menjelang Nataru. Dalam patrol kali ini, kita menggunakan satu unit fast boat,” ujar Wartama. Bukan saja unit fast boat dari Dermaga Padangbai, Kecamatan Manggis ke Gili Terawangan, Nusa Tenggara Barat yang diperiksa, juga termasuk feri di Dermaga Padangbai menuju Pelabuhan Lembar sudah diperiksa sebelum berlayar. Patroli laut itu dilakukan untuk mengantisipasi masuknya barang yang dilarang. Satu di antaranya bahan peledak selain peredaran narkoba. Kegiatan ini juga dilakukan untuk mensterilkan wilayah perairan di Karangasem dari teroris dan tindak pidana kriminal lainnya. ”Kami harap, kegiatan yang kita lakukan ini, membuat Karangasem khususnya benar- benar aman saat perayaan hari Natal dan Tahun Baru 2019,” harapnya. (kmb41)
Bali Post/kmb41
PATROLI LAUT - Kepala Satpol Air Polres Karangasem AKP I Made Wartama saat melaksanakan patroli di Perairan laut Karangasem.
Kasus Perusakan LPD Desa Asak Didalami
Diperiksa, Sejumlah Saksi
Bali Post/kmb41
AYAM POTONG - Pedagang ayam potong di Pasar Amapura Timur.
Amlapura (Bali Post) Perusakan Kantor Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Asak, di Banjar Asak Kangin, Desa Pertima, Karangasem terjadi Sabtu (15/12) lalu. Pihak kepolisian masih mendalami kasus perusakan tersebut. Sejauh ini, pihak kepolisian masih dalam tahapan pemeriksaan
saksi-saksi. Berdasarkan informasi di lapangan, Sabtu (15/12), pukul 17.30 Wita, saksi I Wayan Danta, melihat seorang yang dikenal bernama I Wayan Winda, I Wayan Bontak, dan I Wayan Mandra, sedang mengambil kursi milik LPD itu menggunakan sepeda motor.
Saksi lainnya I Nengah Sudana dan I Nengah Mesir dengan menggunakan sepeda motor diduga merusak bendera dan papan nama LPD Desa Adat Asak itu memakai palu besar. Melihat orang mengangkut barangbarang milik LPD seperti meja dan lemari memakai mobil tanpa izin, Bendesa
Adat Asak kemudian melaporkan peristwa itu ke Polres Karangasem. Kasat Reskrim Polres Karangasem AKP Losa Lusiono Araujo membenarkan jika kasus perusakan Kantor LPD Desa Asak itu dilaporkan ke kantornya. Atas peristiwa itu, kantor LPD mengalami sejumlah
kerusakan antara lain tiang bendera dan juga papan nama LPD. “Sekarang, masih dilakukan pendalaman terhadap kasus itu. Saat ini, kita masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Selain itu mengumpulkan barang-barang bukti,” ujar AKP Losa Lusiono Araujo. (kmb41)
SMAN 1 Rendang Gelar Simulasi UNBK
Komputer Kurang, Pinjam pada Siswa dan Guru SMAN 1 Rendang sejak setahun lalu telah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Untuk menghadapi UNBK 2019, pihak sekolah mulai melakukan berbagai persiapan. Salah satunya telah menggelar simulasi UNBK. Agenda simulasi itu sengaja dikondisikan untuk mematangkan persiapan siswa menghadapi UNBK nanti. Lalu, apa saja yang dilakukan sekolah dan kendala krusial yang dihadapi saat simulasi UNBK itu? KEPALA SMAN 1 Rendang I Wayan Janiarta, Selasa (18/12) kemarin mengungkapkan, sejak setahun lalu, SMAN 1 Rendang mulai melaksanakan UNBK. Karena pada tahun-tahun sebelumnya, sekolah itu masih memakai sistem UNKP. Sebagai persiapan menghadapi UNBK tahun depan, kata Janiarta, pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan mulai sekarang. Salah satunya melaksanakan simulasi UNBK. Langkah antisipasi dini itu diupayakan sebagai pelatihan pelatinan soal secara intensif untuk
mematangkan semua siswa kelas XII menghadapai UNBK tahun depan. “Pelaksanaan simulasi UBNK hanya digelar selama tiga hari. Jumlah siswa yang mengikuti simulai ini 230 siswa. Semua program yang diberikan berjalan baik, kendati sedikit ada kendala sarana komputer,” ujarnya. Janiarta mengatakan, dalam pelaksanaan simulasi itu, ada sedikit kendala yang dihadapi para siswanya. Pihak sekolah terkendala sarana jumlah komputer yang be-
lum memadai. Pasalnya, saat ini, sekolah hanya memiliki 30 unit komputer. Untuk menyiasati hal itu, pihak sekolah meminjam laptop siswa dan para guru. Dengan cara itu, pelaksanaan simulasi maupun UNBK dapat berjalan. Diharapkan, dengan persiapan itu, pada gelaran sesungguhnya nanti berjalan lancar tanpa ada hambatan yang berarti. “Simulasi itu memang sangat penting dilaksanakan untuk melatih siswa agar terbiasa menghadapi UNBK yang sesungguhnya. Dengan adanya simulasi seperti ini, maka ketika siswa mengikuti UNBK yang sesungguhnya nanti, anak-anak otomatis secara mental jadi lebih percaya diri,’’ ujarnya. Dengan simulasi itu diyakini anak-anak siap, bukan saja secara fisik juga secara psikis. Pada kesempatan itu, juga dicek kesiapan sarana dan prasarana penunjang UNBK. Seperti sarana vital server, jaringan internet, termasuk keberadaan jumlah komputer. (eka)
SIMULASI UNBK - Siswa SMAN 1 Rendang saat menjalani simulasi UNBK.
Bali Post/kmb41
KLUNGKUNG
12
Rabu Pon, 19 Desember 2018
Hamil Tua, Penahanan Tersangka Korupsi Proyek Biogas Ditunda Kejari Alihkan Jadi Tahanan Kota
Bali Post/kmb31
RAKOR - Suasana Rapat koordinasi lintas sektoral menyambut Nataru di Ruang Praja Mandala. Bupati Klungkung Nyoman Suwirta menginstruksikan seluruh desa agar bisa melarang warganya yang merayakan dengan minuman keras (miras).
Sambut Tahun Baru
Bupati Instruksikan Desa Larang Perayaan dengan Miras Semarapura (Bali Post) Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) melakukan rapat koordinasi di Gedung Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Selasa (18/12) kemarin. Dalam kesempatan itu, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta menginstruksikan seluruh desa agar bisa melarang warganya yang merayakan dengan minuman keras (miras). Selain Forkopinda, juga hadir Komunikasi Pimpinan Kecamatan Klungkung, Perbekel se-Kabupaten Klungkung, Majelis Alit Desa Pekraman, Organisasi RAPI, dan ORARI serta lembaga terkait lainnya. Dari tahun ke tahun, menurut Bupati Suwirta, masyarakat Klungkung sudah mengalami peningkatan karakter ke dalam hal positif yang lebih baik. Oleh karena itu, momen Nataru ini, dia ingin agar tetap saling membahumembahu menjaga wilayah masing-masing, terutama di desa dengan adatnya diharapkan bersinergitas dengan peraturan adat. “Semua desa harus berani membuat pararem untuk melarang penggunaan miras pada saat perayaan Nataru. Ini untuk mencegah, pemicu tindak kriminalitas,” kata Bupati Suwirta.
Masyarakat diminta melakukan koordinasi sebaik-baiknya, bersama TNI dan Polri agar selalu bersinergi dan meningkatkan kepekaan dan kesiagaan. Sehingga pelaksanaan Nataru berjalan aman. Selain itu Bupati Suwirta juga mengingatkan gelaran Pesta Rakyat Klungkung sebagai bentuk syukur atas berlangsungnya pilkada damai tanggal 20 Desember nanti, berjalan lancar. Kapolres Kapolres Klungkung AKBP I Komang Sudana mengatakan, pertemuan tersebut sebagai langkah mengantisipasi kesiapan petugas gabungan terkait pelaksanaan pengamanan Nataru. Ada beberapa fokus pengamanan, di antaranya Pesta Rakyat Klungkung, terkait keamanan pelaksanaan perayaan Natal di gerejagereja dan malam Tahun Baru 2019, sebagai puncak kerawanan. “Satu tujuan kami, agar kamtibmas tetap kondusif,” tegas Kapolres AKBP Sudana. Pihaknya mengaku akan mendirikan tiga pos pengamanan, yakni di Goa Lawah, Lapangan Puputan Klungkung, dan Pos Lepang, sesuai dengan keperluan dan tingkat kerawanannya. Rencananya, jumlah personel yang diterjunkan sebanyak 328 personel kepolisian. (kmb31)
Semarapura (Bali Post) -
Penahanan terhadap tersangka ketiga kasus dugaan korupsi pengadaan instalasi biogas di Nusa Penida, Tiarta Ningsih, kembali ditunda Kejari Klungkung. Tersangka mengajukan penangguhan penahanan, namun, pihak Kejari Klungkung memutuskan untuk menetapkan tersangka istri anggota DPRD Klungkung Gede Gita Gunawan ini sebagai tahanan kota, Selasa (18/12) kemarin. Kini, dalam kondisi hamil tua, Tiarta Ningsih berusaha menjaga kesehatan bayi dalam kandungannya. Apalagi, kelahirannya tinggal menghitung hari. Penasihat hukum tersangka, Pande Made Sugiartha, mengatakan sejak ditetapkan menjadi tersangka, Tiarta Ningsih, cukup stres menghadapi kasusnya. Dia harus bolak-balik ke rumah sakit, untuk memeriksakan kondisi kesehatannya agar tidak berimbas pada bayinya. Sebab, dalam kondisi hamil tua, situasi yang menimpa dirinya sangat riskan mengganggu kondisi janin. Saat keluar dari gedung Kejari Klungkung, dia nampak dibantu oleh dua orang pegawai kejaksaan, didampingi kuasa hukumnya, sekitar pukul 11.15 Wita. Kondisinya nampak lemas dengan muka sedikit pucat. “Dia sempat menjalani pemeriksaan tambahan. Tadi sudah diputuskan menjadi tahanan kota,” kata Sugiartha. Sugiartha menambahkan, bayi dalam kandungan Tiarta Ningsih, kelahirannya tinggal menghitung hari. Kelahirannya diperkirakan tepat pada 16 Januari nanti. “Saat ini, dia (tersangka) sedang berusaha menjaga kondisi psikologisnya, agar tidak berisiko pada kelahiran anaknya nanti. Cek kesehatan dilakukann rutin. Seperti kemarin, kondisinya tiba-tiba drop,” tegasnya. Sementara, Kasi Intel Kejari Klungkung I Gusti Ngu-
rah Anom didampingi Kasi Pidsus Kadek Wira Atmaja mengakui tersangka sebelumnya telah mengajukan penangguhan penahanan. Awalnya, usai pemeriksaan kemarin, tersangka rencananya langsung ditahan. Tetapi, melihat kondisi tersangka demikian, pihaknya memutuskan untuk melakukan pengalihan penahanan menjadi tahanan kota. Artinya, tersangka sementara dilarang ke luar Kota Semarapura. “Kami mempertimbangkan permohonan tersangka. Namun, penuntut umum tetap melakukan penahanan, tetapi statusnya tahanan kota,” kata Gusti Ngurah Anom. Ngurah Anom menambahkan, tahanan kota itu hitungan masa penahanannya seperlima dari masa tahanan di dalam rutan yang biasanya 20 hari. Kalau tersangka tiba-tiba melahirkan, nanti pihaknya akan meminta penasihat hukum untuk bersurat, sebelum pihak Kejari Klungkung bersikap. “Nanti kami lihat perkembangannya, sebelum persidangan kan ada surat panggilan tiga hari sebelumnya,” ujarnya, seraya menegaskan berkas ketiga tersangka rencananya akan dilimpahkan bersamaan ke pengadilan. Sebelumnya, dua tersang-
Bali Post/kmb31
KELUAR - Tersangka Tiarta Ningsih saat keluar dari gedung Kejari Klungkung dibantu dua pegawai kejaksaan setempat. ka kasus pengadaan instalasi biogas di Desa Sakti, Klumpu, dan Kutampi Kaler, Kecamatan Nusa Penida, akhirnya resmi ditahan, Selasa (11/12) lalu. Keduanya adalah I Gede Gita Gunawan dan Made Catur Adnyana. Keduanya ditahan pihak Kejari Klung-
kung, untuk mencegah para tersangka menghilangkan barang bukti dan mempengaruhi para saksi. Mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak 5 November lalu. Penetapan ketiga tersangka dilakukan setelah Kejaksaan mengum-
pulkan dua alat bukti yang kuat. Hasil audit BPK menunjukkan, kerugian negara akibat kasus ini, mencapai Rp 792.912.654, mendekati nilai proyek Rp 890 juta. Kerugian ini diduga muncul akibat adanya pengurangan spek proyek. (kmb31)
Sudah Berbulan-bulan
PDAM Belum Bisa Atasi Masalah Pompa di Rendang Semarapura (Bali Post) Pelayanan PDAM belakangan kian dikeluhkan pelanggan. Masalahnya, layanan air PDAM kerap terganggu karena persoalan daya dukung pasokan listrik pada lokasi pembangkitan di Rendang. Persoalan ini sudah berlangsung lama. Tetapi PDAM sepertinya kesulitan mengatasi persoalan tersebut. Anggota DPRD Klungkung Komang Ludra, Selasa (18/12) kemarin, mengatakan keluhan pelayanan PDAM ini sudah berlangsung lama. Dia mengakui pihak manajemen PDAM sudah memberikan permakluman. Tetapi, pihaknya mempertanyakan langkah PDAM dalam mengatasi persoalan tersebut. Masalahnya, air menjadi kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda-
tunda. Sehingga pelanggan tak bisa hanya menerima permakluman secara terusmenerus hingga berbulanbulan. “Terobosannya apa dalam menghadapi situasi ini. Setiap hari pelanggan hanya menerima permakluman saja. Ini sudah berbulan-bulan situasinya seperti ini. PDAM ini bukan Permakluman Daerah Air Minum,” katanya. Dia mengaku banyak menerima keluhan dari para pelanggan di setiap kecamatan. Apalagi menjelang hari raya Galungan dan Kuningan, kebutuhan akan air bersih dipastikan meningkat di setiap desa. Dia mempertanyakan kesiapan dan tanggung jawab PDAM dalam hal ini. Agar pelaksanaan kepentingan upacara di setiap desa adat dapat berjalan lancar. “Ka-
Bali Post/kmb31
Bali Post/kmb31
Wayan Renin Suyasa
Komang Ludra
lau saat galungan nanti pelayanan airnya juga seperti ini, maka reaksi pelanggan bisa menjadi semakin besar,” kata politisi Partai Hanura dapil Kecamatan Dawan ini. Direktur PDAM Klungkung I Wayan Renin Suyasa, Selasa (18/12) kemarin, mengakui belakangan banyak keluhan dari pelayanan PDAM. Keluhan khususnya paling dirasakan masyarakat di Kecamatan Klungkung. Ini disebabkan kerja pompa pada sumber mata air di Kecamatan Rendang terganggu akibat listrik PLN yang mengoperasikan pompa sering mati. Pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan PLN, tetapi PLN pun katanya sedang dalam kesulitan melakukan perbaikan insta-
lasi listrik di lokasi, akibat faktor cuaca. “Ketika listrik mati, pompa kita juga mati. Tetapi ketika listrik hidup lagi, instalasi kami masih pada tahap pendistribusian atau normalisasi. Seperti yang terjadi belakangan, travo PLN di sumber mata air Rendang sedang diperbaiki. Sehingga, PLN sendiri butuh waktu untuk melakukan perbaikan travo ini, agar kami juga bisa beroperasi normal,” kata Renin. Sebagai dampak dari permasalahan ini, pihaknya mengaku melakukan monitoring terhadap masyarakat pelanggan. Bila ada keluhan air sudah lama tidak mengalir, sementara diatasi dengan pengiriman air secara gratis melalui mobil tangki. Sejauh ini, menurutnya,
cara ini dinilai efektif untuk sementara memenuhi kebutuhan pelanggan yang terdampak. Sampai kapan situasi ini akan berlangsung, dia sendiri mengaku belum tahu, sebab itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab PLN. Pihaknya pun mengaku ingin secepatnya agar perbaikan travo PLN pada gardu listrik PLN 197 kVA pada sumber mata air di Rendang bisa segera diatasi. Sementara mengantisipasi hari raya Galungan dan
Kuningan, dimana penggunaan air bersih pada saat itu akan meningkat, dia berharap perbaikan kerusakan pada travo ini bisa segera tuntas. “Kami juga akan bersurat kepada PLN agar tidak melakukan pemadaman listrik selama perayaan galungan dan kuningan, agar tidak mengganggu kerja pompa yang mendistribusikan air bersih kepada seluruh pelanggan,” katanya. Total, PDAM Klungkung mengelola tujuh sumber
mata air dan 19 sumur bor. Di Kecamatan Dawan beroperasi enam sumur bor. Sementara di Kecamatan Nusa Penida, ada dua sumber mata air besar, antara lain mata air penida dan mata air guyangan. Sementara, di Kecamatan Banjarangkan juga dikatakan tidak terjadi banyak masalah. Dia berharap bisa segera keluar dari persoalan sumber mata air di Rendang, karena amat vital dalam pelayanan pelanggan di daerah perkotaan. (kmb31)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Rabu Pon, 19 Desember 2018
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN *Spa Therapist L/P,JuiceBar,Spv Reborn Spa,Sunset SS.PH:766744 B.BP.001.12.18.0000378
Administrasi, Sales Marketing Surveyor Project 085103167222 B.BP.001.12.18.0000411
Challenging Job for Villa Manager up to 29years old only Private Villa in Ubud,Bali Job Responsibilities:ManagingStaff Care of the Property,able to Travel Everywhere, Daily Reports.Send Your CV (Mention Desired Salary&Colour Photo to lowongan747@yahoo.com or to Biyu Siyu,PO Box 5000,Ubud B.BP.031.12.18.0000620
Dcr 3 Tng PRT Wnt Berpglmn Tgl dlm,Tlp.082111032679 atau Dtg Lsg ke Jl.D.Poso 35 Sanur B.BP.004.12.18.0000018
Dcr Admin,Staff MCU,Management Training.Syrt:P/W,Umur Max.35th Min.SMA,D3,S1.Kirim CV ke Jl. Gatsu Timur 110A,085266692107 B.BP.001.12.18.0000646
Dcr Asisten Apoteker,D1/D3 Apotek Sekar Hub.085100636609 B.BP.001.12.18.0000527
Dcr E Commerce Villa di Ubud Hub.Artini 081338608448 rm@ubudrayaresort.com B.BP.001.12.18.0000563
Dcr Tk.Jahit,Tk.Bordir,Tk.Gambar, 081338469660,089686133665
B.BP.001.12.18.0000651
Hotel in Kuta looking for Bar Staff call 082144450099 for interview male&female can apply B.BP.004.12.18.0000657
Laki2 bs Goreng.Gaji min 2jt Hubungi: 081999287722
B.BP.001.12.18.0000668
B.BP.004.12.18.0000658
Dibthkn Acct Min D3,Admin,Cust Service,Driver, Ops Support & Office Boy Max 28Th.Lmrn ke Jl Gn.Soputan I/107 Dps.T:8466317
Sopir SIM B1. Lamaran ke Jln.Veteran 86 Dps, Telp. 227439 / 081 862 1818
B.BP.001.12.18.0000609
Dicari Kasir & Karyawati Toko Rajin &Jujur Jl.Gn.Andakasa 35 Hub:08123817910 / 083114837375 B.BP.031.12.18.0000661
Dicari Sopir SIM B(1) bisa metic datang lsg ke Jl.T.Yeh Aya 38 Dps Tlp.234296 B.BP.001.12.18.0000662
Dicr 5 Admin bisa Bhs Inggris, Komputer & 50 Orang Satpam. Hubungi:PT Bali Dana Sejahtera Jln.Sudirman Dps.Telp.255376 B.BP.001.12.18.0000647
SERVICE
G.01
Waiter. Lamaran ke Jl.Veteran 86 Dps, Telp. 227439 / 081 862 1818 G.02
Satpam. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88, Tlp. 227439 / 081 862 1818 G.03
Waiter. Lamaran ke Shankara Rest Kuta Square D32 Jl.Bakung Sari, Telp. 227439 / 081 862 1818 G.04
Dcr utk dididik sbg staf pembukuan sy; Pddk min SMK Akuntansi, umur maks.25th. Lamaran lengkap sgr ke Jl.Kepundung 67A Denpasar. G.05
Dicari Sopir Matic Hubungi: 081808830830 B.BP.001.12.18.0000605
Dcr Sgr Kasir dan Kolektor penempatan Gianyar dan Klungkung, penddkn: SMK/SMU, umur maks.25thn. Lam ke Kop.Krama Bali, Jl.Kepundung No.61A Dps email: kkb_pusat@yahoo.com G.06
DIJUAL MOBIL HONDA
***Jazz Man’09 Grey Metalik*** *Civic AT”07 Grey*081353696360 B.BP.001.12.18.0000650 NISSAN
Navara sport version manual 2014 hrg 225jt & Hilux Dcab manual 2012 225jt WA 081823807171 B.BP.004.12.18.0000659 TOYOTA
DIJUAL MOBIL
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DIJUAL RUMAH
DIJUAL TANAH
LT172M2,2Kmd,3KT,OneGateSatpam 24Jam.GreenKori Jl.P.Moyo Pedungan.Denpasar Sltn.08124656642
T.10A(85jt/A),12A(150jt/A)SHM dkt pantai.Tabanan085257539923
B.BP.001.12.18.0000643
Tanah Kav & Sawah di Denpasar Hub.0811398086 / 0361-245460
Rmh LT 3Are Jl.Tkd Pancoran VA IMB,PAM,6Kmr,AC,H.08164711067
B.BP.167.12.18.0000664
B.BP.001.12.18.0000558
B.BP.001.12.18.0000584
DIJUAL TANAH 1Ha,30Jt/A,di Kristal Bay View NusaPenida,SHM,H.081236296636 B.BP.001.12.18.0000648
Djl Tnh 2A Dalung Dkt Jl.Induk BU sekali Hub.082147454248 B.BP.164.12.18.0000667
Djl Tnh P.Bungin 5mnt Spng 6 10mnt Bypass 800Jt 08111072500 B.BP.001.12.18.0000398
Jual Cpt Tnh+Bangunan LT.214m2 Hrg.NegoUbung-Dps,081237868532 B.BP.001.12.18.0000644
RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat Telp.412815/085337370228 B.BP.001.12.18.0000320
KEHILANGAN Hlg Sertifikt Tnh M.2128-Benoa L.850m2 A.N Suryawan Anwar B.BP.004.12.18.0000418
Hlg Srtfkat Tnh SHM No.5644 SU No.164/1999/Jimbaran Luas400M2 An.I Wayan Bemo Cs B.BP.001.12.18.0000649
BIRO JASA
Alnew KjgLGX 1.8EFi Th2004 Tgn I. AsBali Sver Hp.081238169620
Kav Mrh 1A/2A lok.dr Psr Sibang Gede keBrt ±100M, 081338437957
Bntu Lpor/Byar Pajak SPT Thnan Bulanan,SIUP,NPWP,087887729409
B.BP.001.12.18.0000665
B.BP.001.12.18.0000660
B.BP.001.12.18.0000200
DIJUAL RUMAH
RUPA-RUPA
SERVICE
Dicr Mekanik & Asisten Mekanik Mobil Rally Utama/0361-4747911
Informasi pasang iklan Telepon
DIJUAL RUMAH
DIJUAL RUMAH
BANGLI
14
Rabu Pon, 19 Desember 2018
Kasus Gigitan Anjing Capai 1.644 Stok VAR Diklaim Aman
Bangli (Bali Post)Angka kasus gigitan anjing di Kabupaten Bangli relatif masih tinggi. Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Bangli mencatat jumlah kasus gigitan anjing sejak Januari hingga November tahun ini mencapai 1.644 kasus. Diskes Bangli mengklaim ketersediaan vaksin anti-rabies (VAR) aman hingga tiga bulan ke depan. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli dr. Nengah Nadi melalui Kasi P2PM Nyoman Sudarma, Selasa (18/12) kemarin, mengatakan jika dibandingkan tahun sebelumnya angka gigitan anjing di Bangli tahun ini mengalami penurunan. Pada tahun sebelumnya dalam sehari gigitan anjing liar tembus 10 kasus, namun saat ini hanya rata-rata lima hingga enam kasus per hari. Kondisi ini diakuinya tidak lepas dari kerja keras tim dari Dinkes dan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) yang dengan gencar
melakukan sosialisasi dan juga vaksinasi serta eliminasi anjing liar. “Sejak 2015 sudah tidak ada kematian akibat kasus rabies. Mudah-mudahan bisa terus seperti itu,” kata Sudarma. Lanjut dikatakannya bahwa untuk menangani kasus gigitan, Bangli telah memiliki rabies center di 12 puskesmas dan RSU Bangli. Bangli juga mempunyai tim tata laksana kasus gigitan (Takgit) yang terdiri atas Dinas Kesehatan dan PKP. Setiap kali ada kasus gigitan yang masuk ke fasyankes (puskesmas atau RS), maka akan diinformasikan ke Dinas PKP untuk ditindaklanjuti dengan pelacakan penyelidikan epidemologi (PE). Selama ini seluruh korban kasus gigitan anjing telah mendapat penanganan sesuai juklak dan juknis. Korban yang digigit anjing di bagian tubuh yang berisiko rendah cukup diberikan VAR lengkap. Sementara jika di tempat yang berisiko tinggi,
ditambah dengan pemberian serum anti rabies (SAR). Dikatakan Sudarma, saat ini stok VAR di Kabupaten Bangli masih tersedia 1.220 vial, sementara SAR tersedia 10 vial. Menurutnya dengan jumlah itu persediaan VAR dan SAR di Bangli masih cukup aman hingga tiga sampai empat bulan ke depan. Selama ini pengadaan VAR dan SAR rutin dilakukan setiap tahun. Pengadaan VAR dan SAR juga dibantu oleh Pemerintah Provinsi. “Untuk tahun 2019, pengadaan VAR sebanyak 3 ribu vial dan SAR 50 vial,” imbuhnya. Sebagaimana diketahui kasus gigitan anjing masih terus terjadi di Bangli. Belum lama ini tiga orang warga di Banjar Tangkas, Desa Susut digigit anjing liar. Setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium terhadap sampel otak anjing tersebut oleh Dinas PKP Bangli, diketahui anjing penggigit tersebut positif rabies. (kmb40)
E-KTP - Disdukcapil Bangli melakukan pemusnahan e-KTP invalid Jumat lalu.
Belasan Ribu E-KTP Invalid Dimusnahkan
Bangli (Bali Post) -
Belasan ribu keping kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) yang sudah dinyatakan tak berfungsi alias invalid, dimusnahkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bangli dengan cara dibakar. Pemusnahan dilakukan untuk mengantisipasi adanya e-KTP tercecer serta menghindari terjadinya penyalahgunaan e-KTP yang telah rusak tersebut.
Bali Post/kmb40
KARYA - Upacara Tawur Malik Sumpah, Nubung Padagingan, Pamelaspas lan Masupati Palinggih di Padmasana Kantor Bupati Bangli, Selasa (18/12) kemarin.
Pemkab Gelar ”Karya Mamungkah Nubug Padagingan Wrhaspati Kalpha” Bangli (Bali Post) Pertama kalinya, Pemkab Bangli akan menggelar Karya Mamungkah, Nubug Padagingan Wrhaspati Kalpha di Pura Padmasana Kantor Bupati Bangli. Jelang dilaksanakannya puncak karya, pada Selasa (18/12) kemarin Pemkab Bangli melaksanakan upacara Tawur Malik Sumpah, Nubung Padagingan, Pamelaspas lan Masupati Palinggih. Upacara tersebut dipuput oleh tiga sulinggih. Upacara yang dipusatkan di Padmasana Kantor Bupati Bangli kemarin diawali dengan Negtegang, Tawur Malik Sumpah, Numbung Pedagingan, Melaspas Palinggih. Upacara diisi dengan sembahyang bersama yang diikuti seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Bangli. Turut hadir dalam upacara tersebut, Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Ketua DPRD Bangli Ngakan Made Kutha Parwata, Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles, Forkompinda Bangli, Wakil Ketua TP PKK Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta, Ketua DWP Bangli Ny. Ida Ayu Giri Putra, Pimpinan OPD, perbekel dan bendesa se-Kabupaten Bangli. Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra yang sekaligus manggala karya menyampaikan, Karya Mamung-
kah, Nubug Padagingan Wrhaspati Kalpha baru pertama kali dilaksanakan di Pura Padmasana Kantor Bupati Bangli. Dijelaskannya bahwa pada zaman kerajaan terdahulu, murdaning jagat (para raja) adanya di Kantor Bupati. Berarti Padmasana Kantor Bupati merupakan parahyangan murdaning jagat. Sehingga masyarakat Bangli, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di Pemerintah Kabupaten Bangli, berkewajiban menghaturkan yadnya suci ke hadapan Beliau. Dengan harapan, Ida Batara senantiasa memberikan limpahan rahmat, perlindungan dan jalan terbaik, sehingga dalam pengabdian ASN kepada masyarakat, daerah, nusa dan bangsa, bisa berjalan dengan baik. Ia menambahkan, tujuan dari Karya Tawur Malik Sumpah, Nubung Padagingan, Pamelaspas lan Masupati Palinggih adalah untuk menyucikan alam semesta (bhuana agung), nyomia bhuta kala, sebelum mengadakan upacara nedunang Ida Batara. Adapun bhakti yang dihaturkan dalam upacara kemarin di antarannya bhakti ring Sanggar Agung Upasaksi Catur Mukti, Mapedudusan Catur Kumba lan Pacaruan Manca Kelud. Sedangkan wewalungan yang
digunakan, seperti ayam mancawarna, itik blangbungkem mapenangkeb, angsa, kambing, bawi butuan, asu bangbungkem, itik cemaning lan mapenyerang ayam klau, ayam buik, ayam wangkas lan ayam ijo. Upacara di-puput oleh tiga sulinggih, yakni Ida Pedanda Gde Putra Sidemen Tembuku dari Geria Jaksa, Banjar Pande Bangli, Ida Pedanda Gde Nyoman Jelantik Bhuda dari Geria Alang Ajeng Nongan, dan Ida Pedanda Istri Made Rai dari Geria Kaler Kauh, Brahmana Bukit Bangli. Saat prosesi berlangsung juga dipentaskan tari Rejang, Pendet, Baris Gede, Wayang Gedog, Topeng Sidekarya, dan Rejang Renteng. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar berharap melalui pelaksanaan yadnya suci ini, Ida Bhatara yang berstana di Padmasana Kantor Bupati Bangli, selalu memberikan tuntunan dan sinar sucinya, agar semua urusan pemerintahan di Kabupaten Bangli bisa berjalan dengan baik. Ia juga meminta, agar selama pelaksanaan karya, pegawai di lingkungan Pemkab Bangli, kompak ngaturang ayah-ayah sesuai dengan tugas masing-masing, sehingga pelaksanaan karya, bisa berjalan dengan baik. (kmb40)
Jelang Galungan, Stok Babi Aman Bangli (Bali Post) Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli memastikan stok babi untuk perayaan hari raya Galungan mendatang, aman. Dinas PKP berencana menurunkan tim untuk mengecek kesehatan babi yang akan dipotong untuk konsumsi masyarakat. Kepala Dinas PKP Bangli I Wayan Sukartana saat dikonfirmasi, Selasa (18/12) kemarin mengatakan, jelang perayaan hari raya Galungan sebelumnya, stok babi di Kabupaten Bangli aman, sekitar 21 ribu ekor. Hanya dari segi harga mendekati hari raya, biasanya akan mengalami kenaikan. Sebagaimana informasi yang
didapatnya, harga babi saat ini sudah mulai merangkak naik mencapai Rp 500 per kilogramnya. Di pasar, harga daging babi kualitas I dijual Rp 70 ribu per kilogram, sementara untuk kualitas II, dijual dengan harga Rp 65 ribu per kilogram. Mendekati hari raya Galungan, pihaknya mengaku akan turun ke sejumlah rumah potong hewan (RPH) yang ada di beberapa tempat di Bangli. Itu diakukan untuk mengecek kesehatan babi yang akan dipotong. “Kita ingin masyarakat aman saat merayakan hari raya nanti,” katanya. Selain ke RPH, tim juga nanti akan turun ke sejumlah pasar yang ada di Bangli untuk
mengecek kesehatan daging yang diperjualbelikan. Jika ditemukan ada pedagang menjual daging tidak sehat, pihaknya akan meminta pedagang tersebut untuk tidak menjualnya karena akan bisa membahayakan konsumen. Pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk cermat membeli daging babi. Konsumen diharapkan membeli daging babi yang sehat dengan ciri daging berwarna cerah. Sementara itu seorang peternak babi di Banjar Kayang, Desa Kayubuhi Ketut Guna mengatakan, harga babi sekarang ini berkisar antara Rp 36 ribu hingga Rp 37.000 per kilo. Harga ini diakuinya cukup bagus bagi peternak. (kmb40)
Bali Post/kmb40
Kepala Disdukcapil Bangli Nyoman Sumantra, Selasa (18/12) kemarin mengatakan, pemusnahan belasan ribu keping e-KTP invalid tersebut sudah mulai dilakukannya pada Jumat (14/12) lalu. Pada hari itu total e-KTP invalid yang dimusnahkan sebanyak 13.656 keping. Pemusnahan kembali dilanjutkan pada Senin (17/12) sebanyak 776 keping. Seluruh e-KTP invalid yang dimusnakan tersebut merupakan hasil pencetakan sejak 2012 lalu. “E-KTP yang
dimusnahkan tersebut yang sudah tidak terpakai. Misalnya, karena terkelupas, salah cetak, berubah status, berubah alamat. Kalau e-KTP-nya diganti kan warga dapat baru, nah yang lama ini disetor ke kami. Yang sudah tak terpakai inilah yang kami musnahkan,” jelasnya. Proses pemusnahan e-KTP yang dilakukan dengan cara dibakar di halaman Kantor Disdukcapil Bangli itu disaksikan petugas dari Satpol PP. Dijelaskan Sumantra, pemusnahan e-KTP invaid
tersebut dilakukannya berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 470.13/1176/SJ tentang Penatausahaan e-KTP rusak atau invalid. Tujuannya untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan e-KTP yang rusak atau invalid. “Dulu SOP-nya, kalau ada e-KTP invalid digunting ujungnya. Tapi sekarang dimusnahkan dengan cara dibakar,” jelasnya. Sesuai arahan pusat, pemusnahan e-KTP invalid ke depannya akan dilakukan secara rutin setiap hari setelah
jam kantor. Dalam wawancaran kemarin, Sumantra kembali mengimbau kepada seluruh warga Bangli yang berumur 23 tahun ke atas namun belum memiliki e-KTP untuk segera melakukan perekaman sebelum 31 Desember tahun ini. Sebab jika tidak melakukan perekaman maka data kependudukan warga yang bersangkutan akan diblokir pemerintah. Jika sampai diblokir artinya warga tersebut tidak akan mendapatkan pelayanan dalam bentuk apapun karena sudah dianggap tidak ada. “Bapak Bupati sudah menyosialisasikan mengenai hal ini. Kami masih tunggu kedatangan masyarakat untuk segera melakukan perekaman,” imbuhnya. (kmb40)
Lakalantas
Pelajar dan Buruh Luka-luka Bangli (Bali Post) – Kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar kembali terjadi di Bangli. Sebuah sepeda motor yang dikendarai seorang pelajar bertabrakan dengan kendaraan yang dikendarai seorang buruh harian lepas. Kecelakaan yang terjadi di jalan umum Jurusan BangliGianyar, tepatnya di Banjar Guliang Kawan, Desa Bunutin, mengakibatkan kedua pengendara itu luka-luka. Kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi pada Senin (17/12) sore. Kecelakaan bermula saat Honda Scoppy nopol DK 2500 PT yang dikendarai Putu Ari Mahaputra (17) dengan membonceng Kadek Wahyudi Putra melaju dari arah utara menuju selatan. Setibanya di TKP, keduanya kemudian berbelok ke kanan atau arah barat. Di saat yang bersamaan, melaju sepeda motor Vario DK 2358 LU yang dikendarai Amin Zhori (39) dari arah berlawanan. Karena jaraknya terlalu
dekat, tabrakan pun tak terhindarkan. Benturan mengakibatkan pengendara Scoopy asal Desa Tamanbali itu mengalami luka lecet pada lutut kaki kiri dan lutut kaki kanan. Sementara yang dibonceng mengalami luka lecet pada lutut kaki kanan. Sedangkan
pengendara Vario Amin Zohri mengalami luka robek pada pelipis kiri, keluar darah dari hidung, dan luka lecet pada tangan kiri. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan, kasus lakalantas tersebut telah ditangani Satlantas Polres Ban-
gli. Sesaat setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi TKP, mencatat keterangan saksi-saksi, dan mengecek korban ke RSU Bangli. “Akibat luka yang dideritanya saat ini pengendara Amin Zhori masih dalam perawatan di RSU Bangli,” jelasnya. (kmb40)
Bali Post/ist
LAKALANTAS - Petugas kepolisian mengecek kondisi korban lakalantas yang dirawat di RSU Bangli.
15
Rabu Pon, 19 Desember 2018
Desa Munduk
I Ketut Oka Wiluga I Made Surya Nurra NN 8/11 I Putu Nuri Bhawan I Ketut Suarsana Putu Ayu Mulia I Nyoman Rastika I Nyoman Anom Suas Ida Bagus Joni Era Nyoman Gde Gita Yo Ida Ayu Made Mayon I Nyoman Gde Gita Y Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya
Team Carnival Paradise I Made Surya Nurra NN 8/11 Ida Bagus Joni Era Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya
Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp
800.000 500.000 500.000 300.000 300.000 100.000 100.000 100.000 52.000 50.000 50.000 50.000
Dari Penghasil Kopi Menjadi Desa Wisata
Rp 2.902.000 Rp 632.839.370 $ 2.500 Rp 635.741.370 $ 2.500
Rp Rp Rp Rp
10.505.000 500.000 500.000 100.000
Rp 11.605.000 Rp 639.877.488 Rp 651.482.488
Bali Post/kmb42
SUMBANGAN - Team Carnival Paradise menitipkan sumbangan untuk korban gempa Lombok sebesar Rp 10.505.000.
Nataru, Pertamina Siapkan 3.687 SPBU Beroperasi 24 Jam
Jakarta (Bali Post) Menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019, Pertamina menyiapkan 3.687 SPBU beroperasi penuh 24 jam. Direktur Pemasaran Retail Pertamina Mas’ud Khamid menyebutkan hal itu, Selasa (18/12) kemarin. Berdasarkan data yang diterima Antara di Jakarta, Selasa (18/12), untuk mengantisipasi kebutuhan pada masa puncak, Satgas Nataru Pertamina juga menyediakan fasilitas tambahan yakni 16 mobil dispenser, 24 motor kemasan, 31 kios pertamax, 54 Buffer Tank BBM, serta 3,7 kl BBM kemasan. ‘’Antisipasi kenaikan konsumsi BBM pada masa puncak, Satgas Nataru Pertamina menyediakan sarana tambahan jauh lebih banyak dari tahun sebelumnya. Pengalaman mengelola kebutuhan BBM saat Satgas Lebaran Idul Fitri,
Dari Hal. 1 Merujuk filosofinya, ritual ngaben sejatinya adalah proses membasmi atau memperabukan jasad yang dibangun atas unsur Pancamahabhuta (bhasmantam sariram sadhanam) agar cepat kembali pada Sang Ngutpeti (Pencipta). Intisari ngaben adalah ngabuin badan kasar (sthula sarira) menjadi abu dengan cara ngapiang/ngapen (api) yang adalah Brahma itu sendiri selaku Sang Pencipta. Jadi ngaben itu tiada lain prosesi pengembalian unsur-unsur Pancamahabhuta pembentuk badan kasar, yang selanjutnya melalui tahapan Mamukur sang Atma dibersihsucikan lagi sehingga lepas bebas (kalepasan) dari ikatan jasmani lalu merohani mencapai alam tertinggi. Setidaknya dalam keyakinan umat Hindu (Bali) dapat ditempatkan (di-sthana-kan) sebagai Ida Batara-Batari di Rong Tiga (Kamulan) yang kemudian disembah-puja oleh keturunannya (pratisentana).
Pertamina menambah volume BBM kemasan jenis pertamax dan dex sekitar 32 persen dari 2017. Secara keseluruhan Pertamina mempersiapkan 125 moda layanan di sepanjang jalur mudik,’’ ungkap Mas’ud. Menurutnya, dengan pertumbuhan perekonomian 5,2 persen dan adanya cuti bersama serta libur akhir tahun yang bersamaan dengan libur sekolah, diprediksi kebutuhan BBM naik, karena terdapat peningkatan konsumsi pada saat momen akhir tahun 2018. Secara keseluruhan penyaluran BBM jenis gasoline sebesar 99,7 ribu liloliter (kl) atau naik 5,6 persen dari kondisi normal. Sementara BBM jenis gasoil naik sekitar 2,5 persen sebesar 41,2 ribu kl. Satgas Nataru Pertamina juga memprediksi permintaan tertinggi BBM terjadi pada Sabtu 22 Desember 2018 dan Sabtu 5 Januari 2019. (ant)
AIR TERJUN - Wisatawan asing dan domestik mengunjugi air terjun Tanah Barak di wilayah Desa Munduk, Buleleng.
Bali, selanjutnya ke Makassar. Setelah bermalam di Munduk, tamu–tamu Belanda melanjutkan perjalanan ke Denpasar dengan berkuda atau jalan kaki ke Bedugul sekaligus transit di sana. Dari Bedugul, tamu Belanda berkendara dengan taksi ke Denpasar. Pada waktu itu tokoh masyarakat yang mahir berbahasa Belanda dan Inggris adalah I.B. Mahadewa yang juga seorang polisi dan Bupati Buleleng serta Ngurah Oka yang lebih akrab disapa Nang Lecir (Bupati Tabanan) dan Gede Riasa. Tahun 1927 beberapa ahli bahasa dan budaya Belanda secara berkala pernah bermukim di Desa Munduk. Seperti Doktor Goris, Liferinck dan Van Der Tuck. Mereka juga sambil mempelajari lontar– lontar. Pada akhirnya mereka mendirikan Museum Lontar Gedong Kertya tahun 1926. Selain itu juga ada filosof dari India yang mendapat Nobel bernama Rabindranath berkunjung ke Desa Munduk selama 4 hari 3 malam. Desa Munduk berlokasi di tempat yang indah dan scenic view, udara segar, rata–rata 18–25 derajat serta sinar matahari yang cukup. Hutan dan perkebunan hijau di sekitar Desa Munduk membuat suasana sangat nyaman untuk wisatawan yang ingin jauh dari kebisingan kota. Landscape sawah juga turut menyemarakkan pemandangan Desa Munduk. Desa Munduk memiliki danau dan tiga air terjun. Tiga air terjun itu yaitu Tanah
Barak, Melanting Waterfall, dan Labuhan Kebo Waterfall. Saat itu Munduk sangat populer sehingga banyak raja Bali berkunjung ke Munduk untuk pengobatan. Di samping itu, Desa Munduk cukup banyak memiliki seniman akar rumput (musik dan tari tradisional), sehingga desa ini memiliki atraksi wisata yang lengkap. Tahun 1992 sampai dengan saat ini mulailah dirintis dengan menghidupkan kegiatan pariwisata perdesaan. Untuk memulihkan kehidupan ekonomi dan kegiatan konservasi alam untuk menjaga kelestarian warisan alam di Bali Utara khususnya Munduk. Eksperimen ini dilakukan oleh Hotel Puri Lumbung bekerja sama dengan STP Nusa Dua Bali. Desa Munduk merupakan desa binaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Nyoman Sutarya (50) atau yang akrab disapa Mangkok, guide yang mengantar rombongan OJK berkeliling Desa Munduk, mengungkapkan kesehariannya mengantar tamu ke tempat–tempat wisata di Desa Munduk. Seperti menuju air terjun, pemandangan sawah, penginapan, dll. Dalam seminggu ia bisa mengantar 3–4 rombongan menuju air terjun. Untuk satu jam mengantar, ia bisa dibayar Rp 175.000. Jasanya diminta minimal dua jam. Namun lebih sering ia mengantar tamu selama lebih dari enam jam. Sambil berprofesi sebagai tour guide, ia juga mengolah perkebunan cengkeh milik orang Cina. (may)
WARUNG GLOBAL
Diragukan, Pemasangan CCTV Bisa Cegah Korupsi PEMASANGAN CCTV di gedung dewan dinilai tidak ada manfaatnya dan hanya menghamburkan anggaran. Di sisi lain, pemasangan CCTV ini dipandang perlu untuk menjaga keamanan dan memantau penyelewengan. Demikian antara lain pandangan pendengar dalam acara Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Selasa (18/12) kemarin. Berikut rangkumannya. Menurut Gusti di Renon, pemasangan CCTV di gedung dewan tidak ada manfaatnya dan hanya menghamburkan anggaran. Penegak hukum harus mengaudit anggaran yang dipergunakan dan harus dipertanggungjawabkan serta hasilnya harus dilaporkan. Berata Yasa di Sangeh menyampaikan, pemasangan CCTV ini perlu untuk menjaga keamanan dan memantau penyelewengan. Pemasangannya mesti di tempat yang strategis. Setelah ter-
pasang CCTV harus selalu dicek agar dapat beroperasi normal. Pimpinan agar memutar rekaman CCTV agar diketahui apa yang terjadi. Pemasangan CCTV ini diharapkan ada manfaatnya dan juga dipasang di kantor dan tempat lainnya. Bu Fera di Tabanan mengatakan, banyak oknum yang korupsi. Sebagai anggota dewan mestinya menjadi teladan yang baik bagi generasi penerus bukan melakukan korupsi. Ia setuju pemasangan kamera CCTV tersebut
Memperabukan Jasad Dalam buku ‘’108 Mutiara Veda’’ (2001), dengan mengutip kitab Yajurveda dinyatakan: ‘’Wahai manusia, badanmu yang dibuat oleh Pancamahabhuta akhirnya menjadi abu dan atmanya akan mendapat moksa. Oleh karena itu, ingatlah nama Tuhan, yaitu AUM, ingatlah nama Tuhan AUM, dan ingatlah perbuatanmu’’. Kutipan ini memberikan pemahaman sederhana namun bermakna bahwa apa yang disebut ritual ngaben sebenarnya adalah peristiwa perabuan jasad dengan sarana api. Bahwa kemudian tampak lebih besar sarana dengan berbagai macam bentuk, jenis, aksesori dan fungsinya melebihi kobaran api pengabenan, itulah fenomena beryadnya kekinian yang tidak lepas dari pengaruh tren zaman now di tengah pengaruh gaya hidup modern kontemporer. Ciri khasnya adalah keberterimaan umat Hindu bergelut dan bergulat dengan gaya hidup masa kini yang
TAHUN 1870, kopi arabika diperkenalkan Belanda di Desa Munduk Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng. Kemudian tahun 1919 diperkenalkan kopi robusta. Komoditas kopi merupakan ekspor utama Bali oleh VOC (Belanda) tahun 1950. Sehingga dapat dipahami Munduk mengalami zaman keemasan karena kopi, sampai dengan tahun 1950. Setelah tahun 1950, Amerika Latin mulai memproduksi kopi besar–besaran, sehingga dunia mengalami overproduksi. Jatuhlah petani kopi yang merupakan penyuplai kopi untuk Belanda. Demikian Nyoman Bagiarta, tokoh masyarakat Desa Munduk, mengawali ceritanya, Senin (17/12). Dikatakannya, tahun 1920 tercatat penduduk Bali Utara berjumlah 178.322 jiwa. Dari jumlah tersebut, 3.149 jiwa adalah orang Eropa dan Cina. Saat itu Buleleng sebagai pusat pemerintahan dan ekspor. Kaum elite Belanda juga datang ke Buleleng. Mereka datang untuk berlibur. Setelah mengadakan observasi seluruh Bali Utara, pilihan jatuh ke Desa Munduk. Tahun 1920 dibangun sebuah guest house atau rumah pesinggahan yang pertama di Bali, berlokasi di Desa Munduk. Satu lagi berlokasi di Singaraja, tepatnya di Banjar Paketan, Singaraja. Tahun 1925 Munduk telah dipromosikan dan dijual dengan paket–paket wisata di Amsterdam oleh Cruiship KPM. Kapal tersebut berlayar dengan rute Sumatera, Malaka, Singapura, Jawa dan Buleleng,
cenderung materialistik konsumeristik. Konsumeristik itu sendiri adalah manifestasi dari semangat kapitalisme yang menonjolkan pemanfaatan materi dalam bentuk modal. Kenyataan ini, oleh Rendra (dalam Adlin, 2006) dikatakan bahwa agama, nilai-nilai subkultur dan tradisi ternyata mulai dirusak oleh kapitalisme global, tentunya dengan filosofi uangnya. Perusakan ini melahirkan hedonisme dan narsisisme. Perubahan basis ekonomi pun kian tumbuh dan menjalar pada gaya hidup masyarakat konsumerisme yang dikembangkan kapitalisme, sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat modern, yang didefinisikan sebagai masyarakat konsumsi dalam kemasan serba materi (Ritzer, 2007). Termasuk apa yang sedang diperagakan umat Hindu dalam ritual ngaben di zaman now, apalagi bagi yang berada dalam posisi dan kondisi berada (the have), lebihlebih lagi yang berasal dari
kalangan berwangsa, seperti wajib hukumnya untuk melaksanakan ritual ngaben megah plus mewah. Seakan sarana wadah/bade yang dirancang dengan ketinggian meroket menjulur langit sebagai ukuran dekat dan cepatnya mencapai tujuan (surga/moksa). Sebaliknya, jika hanya menggunakan sarana sederhana dengan gaya apa adanya dan bersahaja dianggap akan membuat berlama-lama sang Atma dapat kembali pada-Nya. Padahal mengacu konsep ajaran Panca Sraddha, penentu perolehan surga/moksa semuanya tergantung pada karmaphala yang bersangkutan. Kata kuncinya: ayu kinardi ayu kapanggih, ala lumaku ala katemu (baik dilakukan baik diperoleh, buruk perilaku buruk juga ditemukan). Persoalannya sekarang, mau dan tulus ikhlaskah umat Hindu melaksanakan yadnya apa pun, tak terkecuali ngaben dengan cara sederhana, dan gaya bersahaja tetapi bermakna?
agar berbagai tindak pidana korupsi bisa dicegah sejak dini. Werda di Tegallalang merasa pesimis terhadap pemasangan CCTV di gedung DPRD bisa mencegah korupsi, karena biasanya korupsi dilakukan di luar gedung DPRD. Dewan sebagai badan legislasi agar membuat UU koruptor dimiskinkan. Menurutnya, cara ini bisa memberantas korupsi atau minimal mengurangi pelaku korupsi. Siapa yang korupsi hartanya disita untuk negara. Bima Sena di Gianyar berharap pemerintah membuat UU tembak mati koruptor. Meski ada upaya pembenahan, korupsi selalu berulang dan terjadi lagi. Selain pengawasan internal pemerintah, ia menilai harus ada pembenahan dari sisi politik. Arya di Denpasar me-
nyampaikan, hukuman koruptor harus diperberat yakni hukuman mati dan segera dieksekusi agar memberikan efek jera sehingga yang lainnya tidak melakukan korupsi. Dewan sebaiknya tidak digaji. Suardana di Tabanan mengatakan, pembelian CCTV ini untuk menghabiskan anggaran akhir tahun. Pemasangan CCTV untuk antisipasi saja karena di sana pasti tidak ada korupsi dan sudah sesuai administrasi. Menurutnya, anggota Dewan agar digaji sesuai golongannya. Ia tidak setuju anggota dewan membawa dana bansos ke masyarakat dan jabatan dewan agar dibatasi dua periode. Becik di Tuban tidak yakin dengan dipasangnya CCTV di gedung dewan bisa mencegah korupsi, alasan-
nya CCTV hanyalah alat yang diam tidak bergerak. Bagaimana bisa mencegah perbuatan orang? CCTV hanya bisa membantu penegak hukum untuk mengungkap pelaku kriminal setelah kejadian. Ada atau tidaknya CCTV jika mental pejabatnya korup tetap saja akan korupsi, mereka tahu celahnya. Misalnya transaksi dilakukan di luar gedung. Ini masalah mental, jangankan CCTV, Tuhan saja tidak ditakuti. Perbaiki mentalnya baru berharap korupsi bisa diminimalisir. Mursi di Panjer berharap praktik korupsi dapat dicegah atau paling tidak langkah tersebut dapat mengurangi karena pada dasarnya korupsi lebih pada mentalitas para penyelenggara dan aparat pemegang kekuasaan. (dika)
balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost
Rabu Pon, 19 Desember 2018
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
MU Pecat Mourinho
London – Manchester United (MU) memecat manajer Jose Mourinho, Selasa (18/12) kemarin. Langkah ini dilakukan menyusul hasil terburuk MU di awal musim selama 30 tahun. Pertandingan terakhir pelatih asal Portugal berusia 55 tahun itu adalah kekalahan 1-3 dari Liverpool yang membuat MU tertinggal 19 poin di klasemen sementara Liga Inggris. ‘’Manchester United mengumumkan bahwa manajer Jose Mourinho telah meninggalkan klub dengan segera. Klub mengucapkan terima kasih kepada Jose untuk karyanya selama di Manchester United dan berharap dia sukses di masa depan,’’ kata pernyataan klub. Mantan pemain tengah Michael Carrick yang sekarang anggota staf pelatih akan mengambil alih peran sementara Mourinho sampai United menunjuk manajer sementara sampai akhir musim. United saat ini tertahan di urutan keenam klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 26 poin, terpaut delapan poin dari peringkat kelima Arsenal (34)
yang kian menyulitkan mereka mencapai ambisi empat besar. Sementara di ajang Liga Champions, lolos ke babak 16 besar guna mengadapi Paris Saint Germain (PSG). Yang lebih menyakitkan buat fans United adalah melihat rival sengit Manchester City dan Liverpool di bawah Pep Guardiola dan Jurgen Klopp menikmati kesuksesan dengan sepak bola yang menghibur. ‘’Pekerjaan terpenting sepak bola adalah menghibur orang-orang karena itu hanya sepak bola dan tidak ada yang lain,’’ kata Klopp pada awal musim ini dalam duel pribadinya dengan Guardiola. Peranan Klopp Juergen Klopp lagi-lagi me-
mainkan peranan yang membuat nasib sejawatnya Mourinho kembali kehilangan pekerjaannya. Mourinho dipecat dari jabatannya sebagai pelatih MU tak sampai 48 jam setelah Liverpool memenangi pertandingan berat sebelah dengan skor 3-1 di Anfield pada laga pekan ke-17 Liga Inggris. Kekalahan itu bukan satusatunya alasan Mourinho kehilangan pekerjaannya, mengingat United minim hasil positif sepanjang musim ini walaupun lolos dari fase penyisihan grup Liga Champions. Namun, kekalahan dari kubu besutan Klopp dalam laga yang kerap dikenal sebagai Derby Barat Laut Inggris itu seolah menjadi batas toleransi kesabaran manajemen United.
Lloris Bertekad Tebus Kekalahan Tottenham lalu ada kegembiraan untuk memainkannya,’’ katanya, Selasa (18/12) kemarin. Lloris menegaskan timnya akan senang bila dapat menebus kekalahan menyakitkan itu. ‘’Tidak ada perasaan yang lebih buruk daripada ketika Anda mendapatkan kekalahan. Kehilangan pertandingan Liga Primer beberapa minggu lalu lebih memotivasi kami. Memang benar Arsenal bermain sangat baik dan merupakan tim yang sulit dikalahkan, tetapi saya pikir kami memiliki kualitas untuk melakukannya,’’ tambah penjaga gawang timnas Prancis ini. Tottenham takluk 2-4 dalam kunjungan terakhirnya ke kandang Arsenal dalam kompetisi Liga Inggris baru-baru ini. Laga diwarnai perkelahian antarpemain dari kedua tim setelah gelandang Tottenham Eric Dier membuat perayaan gol provokatif. Penggemar Tottenham juga dalam masalah setelah kulit pisang
London – Arsenal akan menjamu Tottenham Hotspur pada babak perempatfinal Piala Liga Inggris di Stadion Emirates, Kamis (20/12) dini hari. Saat bersmaan turun Chelsea melawan Bournemouth, sedangkan laga Middlesbrough versus Burton Albion dan Leicester kontra Manchester City digelar Rabu (19/12) dini hari. Kiper Tottenham, Hugo Lloris, menyatakan klubnya belum memenangkan trofi di bawah pelatih Mauricio Pochettino. Untuk itu, timnya harus serius di ajang ini terutama mengingat lawannya adalah tim sekota Arsenal. ‘’Penting memperhatikan setiap kompetisi dengan serius, apa pun persaingannya. Tentu saja ada prioritas musim ini tetapi ini adalah pertandingan Piala Liga. Jika Anda melaluinya, ada semifinal dan peluang bagus. Kemudian ada derbi, jadi lebih mudah mempersiapkan karena se-
dilemparkan ke striker Pierre-Emerick Aubameyang saat merayakan gol Arsenal. Hasil ini mengulangi kekalahan 0-2 yang dialami Spurs dalam derbi London musim lalu. Tetapi pemain Tottenham kemudian tampil mengesankan dengan berhasil menahan tuan rumah Barcelona di Liga Champions yang memastikan tempatnya di babak 16 besar. Sebaliknya, Arsenal dipermalukan Southampton 2-3 di laga Liga Inggris mengakhiri 22 pertandingan tak terkalahkan mereka di semua kompetisi dan menunjukkan kelemahan dalam pertahanan The Gunners. Situasi pasukan Unay Emery makin buruk akibat daftar cedera pemainnya yang sedang tumbuh. Sead Kolasinac mengalami cedera otot paha, sedangkan Hector Bellerin tertatih-tatih di kandang Southampton. Rob Holding absen panjang dan Shkodran Mustafi sedang berjuang untuk
melepaskan cedera hamstring. ‘’Kami perlu meningkatkan dan memberi peluang lebih sedikit kepada lawan. Kami banyak mencetak gol tetapi juga kebobolan banyak,’’ ungkap Emery. Pochettino dan Emery kemungkinan tergoda untuk menurunkan pemain lapis kedua dan mengistirahatkan skuad kunci untuk menghadapi jadwal padat menjelang dan sesudah Natal. (kmb/afp)
Bali United Lepas Pemain Keempat
Mangupura (Bali Post) – Manajemen Bali United kembali melepas pemainnya usai melakoni laga terakhir tahun 2018 ini. Tim Serdadu Tridatu tidak memperpanjang kontrak bek sayap Novan Setya Sasongko. Itu artinya mantan pemain Semen Padang dan Sriwijaya FC ini hanya setengah musim bersama Bali United. Novan merupakan pemain keempat yang dilepas Bali United setelah tuntasnya kompetisi Liga 1 Indonesia. Sebelumnya, manajemen Bali United melepas dua pemain lokal Bali yaitu kiper I Made Wardana dan gelandang I Gede Sukadana, serta penyerang Yandi Sofyan Munawar. Menurut CEO Bali United Yabes Tanuri, pihaknya melepas Novan setelah melakukan evaluasi selama setengah musim ini. ‘’Kami putuskan tidak memperpanjang masa kontrak Novan Setya. Yang pasti kami ucapkan terima kasih sudah pernah berjuang bersama Bali
United dan semoga sukses untuk kelanjutan karier Novan,’’ ujarnya di website Bali United, Senin (17/12). Novan Setya Sasongko bergabung dengan Bali United pada Juli 2018. Ia bermain di Pulau Dewata setelah sebelumnya memperkuat Sriwijaya FC Palembang. Bersama Tim Serdadu Tridatu, Novan bermain dua laga di kompetisi Liga 1 2018 dan satu laga di Piala Indonesia 2018. Sementara itu, Wardana, Sukadana dan Yandi Sofyan kontraknya sudah habis akhir tahun ini. Wardana dan Yandi Sofyan bermain untuk Bali United selama dua musim sejak 2017 lalu, sedangkan Sukadana membela Tim Serdadu Tridatu selama tiga musim mulai 2016. Yabes Tanuri sangat berterima kasih kepada Wardana, Sukadana dan Yandi Sofyan yang sudah pernah berjuang bersama Tim Serdadu Tridatu. Khusus Wardana, penjaga
gawang asal Ubud, Gianyar ini memutuskan pensiun sebagai pemain sepak bola. (kmb)
Uniknya, ini bukan kali pertama Klopp berperan terhadap nasib Mourinho. Tiga tahun silam, Mourinho juga dipecat dari kursi pelatih Chelsea pada 17 Desember 2015, hanya beberapa pekan setelah menelan kekalahan 1-3 melawan Liverpool yang kala itu baru ditangani Klopp selama beberapa pekan. Berbanding terbalik dengan kali ini, Klopp dan Liverpool menjadi faktor kesekian dari pemecatan Mourinho yang terjadi setelah dua kekalahan beruntun melawan Bournemouth dan Leicester City. Pada 2013, Klopp juga turut andil membuat Mourinho kehilangan pekerjaannya sebagai pelatih Real Madrid. Kala itu Klopp bersama Borussia Dortmund sukses menyingkirkan Madrid di semifinal Liga Champions, sebelum kemudian Mourinho berpisah dengan raksasa Eropa tersebut di pengujung musim. (ant/rtr)
profil Komang Harik Adi Putra
Kado Medali Emas DUA medali emas direbut Komang Harik Adi Putra dari ajang internasional pada tahun 2018. Pesilat Kota Denpasar ini menyabet itu pada Asian Games di Jakarta-Palembang yang berlangsung Agustus lalu dan Kejuaraan Dunia 2018 di Gedung OCBC Singapura, 13-16 Desember. Kedua emas diraihnya dari kelas E. Kontribusi Komang Harik membawa kontingen Indonesia menduduki juara umum III dengan mengoleksi 5 emas, 5 perak dan 5 perunggu di Singapura. Gelar juara umum direbut tuan rumah Singapura, disusul Vietnam di posisi kedua. Komang Harik menyatakan bangga bisa mempersembahkan medali emas untuk bangsa dan negara. Apalagi pada babak penyisihan dirinya menaklukkan musuh bebuyutan Jufri (Malaysia), kemudian menundukkan pesilat Singapura di semifinal dan menang atas pesilat Thailand dalam laga pamungkas. Prestasi itu dipersembahkannya sebagai kado buat IPSI Bali, perguruan PSPS Bakti Negara dan kedua orangtua yang telah membinanya hingga menjadi atlet kelas dunia saat ini. ‘’Pascakejuaraan dunia, saya pulang ke Bali untuk merayakan hari raya Galungan dan Kuningan. Setelah itu, saya balik ke Jakarta mengikuti pembubaran tim nasional pada 27 Desember,’’ jelasnya. Pesilat kelahiran Buleleng, 14 Oktober 1994 ini sudah dua kali turun dalam Kejuaraan Dunia. Yang pertama tahun 2016 di GOR Lila Bhuana, Denpasar. Dua tahun lalu, putra ketiga pasangan Ketut Mudastra dan Ni Nyoman Sarianis ini mendapat perunggu. (nel)
Stephen Curry Ukir Sejarah Memphis – Kevin Durant mencetak 23 poin saat juara bertahan Golden State Warriors mengalahkan tuan rumah Memphis Grizzlies dengan skor 110-93 dalam lanjutan kompetisi NBA di Oakland’s Oracle Arena, Selasa (18/12) kemarin. Durant adalah salah satu dari lima pemain Warriors untuk membuat angka ganda. Stephen Curry menghasilkan 20 poin dan Klay Thompson menyumbang 16 poin yang membawa Warriors mengukir rekor menang-kalah 21-10, tepat di belakang pemimpin Wilayah Barat, Denver Nuggets, yang memiliki rekor 20-9. Curry kini sudah membuat lebih dari 15.000 poin sepanjang kariernya atau pemain kelima
dalam sejarah Warriors yang mencapai itu. ‘’Ini adalah tonggak yang sangat keren, sebuah perjalanan yang luar biasa. Tapi itu hanya motivasi untuk terus melakukan apa yang saya lakukan. Saya diberkati untuk memainkan permainan ini dengan rekan tim yang hebat. Kami semua bisa mencapai hal-hal hebat jika tetap seperti saat ini,’’ papar Curry. Di tempat lain, LaMarcus Aldridge mengantongi double-double saat San Antonio Spurs memberi Philadelphia 76ers kekalahan 123-96. Aldridge mempelopori penampilan ofensif Spurs yang kini memiliki catatan rekor 16-15. Rudy Gay mengantongi 21 poin dan DeMar DeRozan menambahkan 20 poin buat Spurs.
Kekalahan ini membuat Sixers mempunyai rekor 2012. Ben Simmons dan J.J. Redick sama-sama mendulang 16 poin, Joel Embiid 13 poin, sedangkan Jimmy Butler hanya menghasilkan 3 poin dari 13 upaya lapangan untuk Sixers. Pada pertandingan lainnya, tuan rumah Houston Rockets menundukkan Utah Jazz dengan skor 10297, Milwaukee Bucks mengatasi perlawanan Detroit Pistons 107-104 dan Oklahoma City Thunder menaklukkan Chicago Bulls 121-96. (afp/kmb)
Bali Post/ist
MEDALI - Komang Harik Adi Putra (atas) dikalungi medali emas di Singapura.
Piala Wali Kota Denpasar
Empat Ranting Loloskan Pesilat ke Final
Bali Post/wan
MENJATUHKAN - Dua pesilat remaja putri berusaha saling menjatuhkan dalam pertandingan Piala Wali Kota di GOR Ngurah Rai, Denpasar, Selasa (18/12) kemarin.
Denpasar (Bali Post) Pesilat dari empat ranting akan bertarung pada babak final kategori usia dini Kejuaraan Pendekar Cup XIX/2018 PSPS Bakti Negara Piala Wali Kota Denpasar di GOR Ngurah Rai, Rabu (19/12) ini. Mereka adalah Ahmad Raehan (Ranting Slam Kepaon) menantang Gede Agus Sukrawan (Ranting Batu Paras) di kelas E, dan M. Agus Feri Afrizal (Ranting Abian Timbul) meladeni Wayan Pradnyana Sukmayasa (Ranting Sindu Sanur) di kelas I. Mereka lolos ke partai puncak setelah mengatsi lawan-lawannya pada babak semifinal, Selasa (18/12) kemarin. Ahmad Raehan menaklukkan Made Ajus Suka Cahyadi (Cakra
Buana), Agus Sukrawan menundukkan Putu Nova Aditya Pratama (Ranting Kayumas Kelod), Agus Feri mengalahkan Gede Oka Permana Putra (Ranting Juwet Sari) dan Pradnyana Sumayasa menang atas Gede Kesuma Jaya (Ranting Jematang). Ranting Slam Kepaon adalah juara Piala Wali Kota XVIII/2017. Panpel Bidang Pertandingan Gede Feri Setiawan menjelaskan, pertandingan final usia dini akan dilanjutkan dengan babak semifinal remaja dan dewasa. Kejuaraan bakal berlangsung hingga Kamis (20/12) besok. Panpel sepakat menobatkan atlet terbaik putra dan putri untuk tiap kategori, wasit dan juri terbaik. (022)