Bali Post
balipost http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Australia Puji Langkah Gubernur Koster Bersihkan Bali dari Sampah Plastik UPAYA dan komitmen Gubernur Bali Wayan Koster dalam membersihkan alam Pulau Dewata dari sampah plastik, mendapat pujian dan apresiasi dari pihak Australia. Hal itu terungkap saat Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Konsul Jenderal Australia di Bali Anthea Griffin, di ruang tamu Gubernur, Kantor Gubernur Bali, di Denpasar, Selasa (18/6) pagi. Ini menjadi pertemuan pertama Konjen Griffin yang mulai ditunjuk untuk menggantikan Helena Studdert bulan Maret lalu. AUSTRALIA - Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima audiensi Konsul Jenderal Australia di Bali Anthea Griffin (dua kanan) di ruang tamu Gubernur, Kantor Gubernur Bali di Denpasar, Selasa (18/6) pagi.
KPU Bantah Ada TSM
Jakarta (Bali Post) Sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Pemilu Presiden (PHPU Pilpres) 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Selasa (18/6) kemarin, mendengarkan jawaban Komisi Pemilihan Umum (KPU) atas gugatan tim hukum paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno (Prabowo-Sandiaga) selaku pemohon. Ketua tim kuasa hukum KPU Ali Nurdin selaku termohon membacakan jawaban KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta tim hukum pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin (Jokowi-Ma’ruf). Ketua tim kuasa hukum KPU Ali Nurdin dalam paparannya meminta majelis hakim MK menolak seluruh permohonan kubu PrabowoSandi. ‘’Meminta MK menolak permohonan pemohon untuk sepenuhnya,’’ ujar Ali Nurdin
saat membacakan jawaban atas sengketa pilpres dalam sidang yang dipimpinan Ketua MK Anwar Usman selaku ketua majelis hakim. Pihak KPU juga meminta agar MK menyatakan keputusan KPU RI Nomor 987 tentang Penetapan Hasil Pemilu 2019 pada 21 Mei 2019 adalah benar yakni dengan perolehan suara pasangan calon 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin 85.607.362 dan pasangan calon 02 Prabowo-Sandi 68.650.239. ‘’Meminta MK menyatakan benar keputusan KPU Nomor 987 tentang penetapan hasil pemilu,’’ ucapnya. Selain itu, Ali Nurdin menegaskan, KPU menolak perbaikan permohonan PrabowoSandi, karena merujuk pada PMK Nomor 5 Tahun 2018 dan PMK Nomor 2 Tahun 2019 tentang Tahapan, Kegiatan, dan Jadwal Penanganan Perkara Hasil Pemilihan Umum. Hal. 15 Kepastian Hukum
Donald Trump akan Usir Jutaan Migran Ilegal Washington – Presiden AS Donald Trump pada Senin (17/6) mengatakan bahwa otoritas Amerika Serikat mulai pekan depan akan mengusir jutaan migran ilegal yang berada di Amerika Serikat. ‘’Pekan depan ICE akan mulai memproses pemindahan jutaan orang asing yang tiba di Amerika Serikat secara ilegal,’’ cuit Trump, yang merujuk kepada Badan Migrasi dan Bea Cukai. ‘’Mereka akan dipindahkan secepat mereka datang,’’ katanya. Sebanyak 12 juta migran diperkirakan datang ke Amerika Serikat secara illegal, terutama dari Meksiko dan Amerika Tengah. Berdasarkan kesepakatan yang dicapai awal bulan ini, Meksiko setuju untuk menjemput migran Amerika Tengah yang mencari suaka di Amerika Serikat hingga kasus mereka diproses di pengadilan AS. Kesepakatan tersebut, yang mencakup janji Meksiko untuk mengerahkan pasukan Penjaga Nasional guna menghentikan migran Amerika Tengah mencapai perbatasan AS, menangkis ancaman Trump yang hendak memberlakukan tarif terhadap produk impor Meksiko. Trump juga mengatakan dalam cuitannya bahwa Guatemala ‘’bersiap untuk meneken Safe-Third Agreement.’’ Wakil Presiden AS Mike Pence pekan lalu menyarankan bahwa Guatemala dapat menerima pencari suaka dari tetangganya yang disebut negara aman ketiga. Informasi lebih lanjut soal rencana tersebut belum disampaikan kepada publik dan Guatemala secara terbuka belum mengonfirmasikan pembicaraan, yang Departemen Luar Negeri AS katakan akan berlangsung di Guatemala pada Jumat. Namun, Kelompok HAM AS, Human Rights First, menuturkan ‘’cukup dungu’’ untuk menyatakan bahwa Guatemala mampu melindungi pengungsi, ketika warga mereka saja melarikan diri dari kekerasan. Meksiko sepakat bahwa jika langkah-langkah yang ditempuhnya gagal membendung arus migran, maka pihaknya akan membahas penandatanganan kesepakatan negara aman ketiga dengan Amerika Serikat. (ant/afp)
Bali Post/afp
MIGRAN - Seorang migran Amerika Tengah menggendong anaknya melintasi Rio Grande di Ciudad Juarez, Negara Bagian Chihuahua, Meksiko, pada 12 Juni 2019, sebelum minta suaka di AS.
Selain perkenalan, pertemuan ini juga membahas beberapa isu di bidang pariwisata, budaya, perdagangan, lingkungan dan pariwisata. Perbincangan yang paling menonjol adalah seputar masalah lingkungan hidup. Konjen Australia terkesan dengan upaya Gubernur Wayan Koster yang telah berkiprah dalam mengatasi permasalahan sampah di Bali, utamanya sampah plastik. ‘’Saya senang sekali ketika belanja di supermarket, di mana sayuran buncis dan cabainya dibungkus daun pisang,’’ kata Griffin. Ia mengatakan, pemerintah Australia tertarik untuk bisa terlibat dalam upaya mengatasi permasalahan sampah di Bali. Menurutnya, pihaknya sudah terlibat dalam program edukasi di beberapa hotel dan desa di Bali. Menanggapi hal itu, Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, setelah me-
larang penggunaan plastik sekali pakai, pihaknya sedang menyiapkan peraturan pengelolaan sampah agar sampah di Bali bisa selesai sejak dari sumbernya. ‘’Yang organik diupayakan selesai di desa, sedangkan yang anorganik dikelola di satu pihak,’’ kata Gubernur yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali. Ia menyambut baik jika ada program yang bisa bersinergi dengan Pemprov Bali untuk menciptakan alam Bali yang bersih sesuai dengan visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Gubernur Koster mengatakan, hubungan antara Bali dan Australia sudah terjalin sejak lama, sehingga pihaknya berharap hubungan ini bahkan dapat terus ditingkatkan. Selain masalah lingkungan, Konjen Griffin juga mengapresiasi pelaksanaan pawai Pesta Kesenian Bali XLI yang disaksikannya secara
langsung pada Sabtu (15/6) lalu. Griffin berharap tahun depan Australia bisa turut berpartisipasi dalam ajang Pesta Kesenian Bali. Masih di bidang budaya dan pariwisata, Konjen Griffin juga berharap para wisatawan dari Australia bisa lebih berhubungan dengan adat dan budaya Bali, di samping kegemaran mereka dalam berselancar dan berlibur di hotel sebagaimana mestinya. Di bidang perdagangan, Konjen Griffin berharap perjanjian bilateral di bidang ekonomi antara Indonesia dan Australia (IA-CEPA) bisa segera disahkan, sehingga akan berdampak terhadap kerja sama perdagangan antara Bali dan Australia. ‘’Hubungan antarnegara kita sudah kuat, sekarang kami ingin meningkatkan hubungan antarwarga (people to people),’’ ujar Griffin menjelaskan. (kmb)
Sidang Sengketa Pilpres di MK
Yusril Sebut Permohonan Prabowo-Sandi Cacat Formil
Jakarta (Bali Post) – Ketua tim kuasa hukum Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra, mengatakan berdasarkan perbaikan permohonan yang dilakukan kuasa hukum Prabowo-Sandi, maka Mahkamah berwenang menyatakan permohonan tersebut cacat formil. ‘’Cukup kiranya alasan bagi majelis hakim Konstitusi yang mulia untuk menyatakan permohonan cacat secara formil, sehingga beralasan bagi Mahkamah Konstitusi untuk menyatakan permohonan tidak dapat diterima,’’ ujarnya, di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (18/6) kemarin. Alasan yang dimaksud Yusril adalah, karena dalam perkara sengketa hasil pilpres di MK, pemohon tidak diberi kesempatan secara hukum untuk memperbaiki berkas permohonan. Hal ini tertuang dalam Pasal 33 Peraturan MK Nomor 4 Tahun 2018. ‘’Artinya berkas permohonan yang telah diajukan oleh pemohon pada tanggal 24 Mei 2019 adalah bersifat final dan apa adanya,’’ ujar Yusril. Sementara itu dalam sidang, Selasa kemarin, Yusril mengatakan dalil permohonan Prabowo-Sandi tentang adanya pelanggaran yang bersifat sistematis, terstruktur dan masif (TSM) adalah asumsi belaka. ‘’Dalil-dalil pemohon merupakan asumsi, tidak disertai bukti-bukti yang sah, dan tidak pula dapat terukur secara pasti bagaimana dan sebesar apa dampaknya terhadap perolehan suara dalam pemilu presiden dan wakil presiden,’’ ujar Yusril. Yusril memaparkan, dalam permohonan kubu PrabowoSandi justru tidak menerangkan tentang perselisihan hasil perolehan suara sebagai objek perkara yang seharusnya menjadi syarat formil dalam permohonan. ‘’Hal ini terbukti dalam permohonan pemohon
sama sekali tidak mendalilkan adanya perselisihan hasil perolehan suara dengan pihak terkait, termasuk argumentasi yang memuat tentang kesalahan hasil penghitungan suara yang ditetapkan oleh termohon (KPU) maupun hasil penghitungan suara yang benar menurut pemohon,’’ ujar Yusril. Oleh sebab itu secara keseluruhan di dalam permohonannya, pemohon tidak sedikit pun membantah hasil perhitungan perolehan suara pemilihan presiden dan wakil presiden yang ditetapkan oleh termohon, jelas Yusril. ‘’Pemohon hanya mendalilkan contoh-contoh peristiwa tanpa ada kaitan dan signifikansinya dengan perolehan suara,’’ kata Yusril. Di dalam permohonan tersebut, pemohon juga tidak memberikan gambaran klaim kemenangan 62 persen sebagaimana pidato pemohon pada tanggal 17 April 2019 atau pun klaim kemenangan 54,24 persen sebagaimana presentasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Pemohon pada tanggal 14 Mei 2019. ‘’Dengan tidak didalilkan perolehan suara versi pemohon maka klaim kemenangan tersebut menjadi gugur,’’ ujar Yusril. (ant)
Yusril Ihza Mahendra
Bali Post/ant
Kasus Pembelian Senjata
Kivlan Dikonfrontasi dengan Habil Marati
Jakarta (Bali Post) – Tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk dikonfrontasi dengan sejumlah saksi, di antaranya Iwan Kurniawan dan Habil Marati, Selasa (18/6) petang. Kivlan tiba di Gedung Ditreskrimun Polda Metro Jaya sekitar pukul 16.55 Wita dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Kivlan yang mengenakan kemeja putih dengan jas biru kembali bungkam dan menghindari awak media yang telah menunggunya. Kuasa hukum Kivlan, Muhammad Yuntri, mengatakan bahwa agenda kali ini kliennya tidak membawa barang bukti apa pun. ‘’Mungkin kita memfokuskan untuk konfrontasi langsung. Belum, ya, barang buktinya,’’ kata Yuntri. Yuntri juga menjelaskan, Kivlan Zen akan dikonfrontasi dengan keterangan tersangka percobaan pembunuhan Habil Marati, Iwan Kurniawan dan nama lainnya yang akan saling dihadapkan untuk interogasi pada Selasa petang. Selain dihadap-hadapkan bersama
Habil dan Iwan, kata Yuntri, kliennya juga akan dihadapkan dengan Titi dan Azmi yang juga saksi dalam kasus percobaan pembunuhan yang menetapkan Habil Marati sebagai tersangka. ‘’Ya nanti ada lima orang, ada Habil Marati, Iwan Kurniawan, pak Kivlan, Titi dan Azmi. Ini semua pihak yang ada di unit II terkait dengan tersangka Habil Marati,’’ ujar Yuntri. Yuntri menuturkan, pada pemeriksaan Kivlan sebelumnya pada Senin (17/6), dia membantah semua keterangan yang disampaikan tersangka Iwan Kurniawan yang menurutnya adalah saksi kunci dalam kasus Habil Marati. ‘’Karena saksi kunci daripada Habil Marati itu Iwan. Nah, kita bantah semua itu, nanti akan dibuktikan ketika dikonfrontasi apa iya ada keterlibatan Pak Kivlan di situ,’’ ucapnya. Sebelumnya, Kivlan mengakui telah menerima uang dari politikus PPP Habil Marati. Dia menerima 4.000 dolar Singapura atau setara Rp 42.400.000. ‘’Mengakui, tapi tidak sesuai dengan tuduhan. Uang itu hanya untuk demo (Supersemar).
Tidak ada kaitan sama sekali dengan masalah pembelian senjata, membunuh tidak ada sama sekali,’’ kata Yuntri. Dalam pemeriksaan terakhirnya, Senin (17/6), Kivlan memberikan nomor rekening ke penyidik untuk mengecek uang yang masuk. ‘’Dicek tadi rekening. Dikasihkan rekeningnya, bahwa terima ke rekening dia terima dan sampaikan ada. Yang satu Rp 50 juta. Yang satu lagi 4.000 dolar Singapura untuk kegiatan antikomunis atau Supersemar yang di Monas,’’ tutur Yuntri. Y u n t r i menerangkan, uang Rp 50 juta
itu diberikan Kivlan kepada anak buahnya Iwan Kurniawan (HK) yang saat ini juga telah ditetapkan sebagai tersangka. Uang itu digunakan untuk tur ke daerah-daerah mengantisipasi gerakan-gerakan komunis. Namun, Iwan yang menyanggupi mendatangkan 1.000, ternyata tidak terjadi, bahkan Iwan sempat menghilang. (ant)
DENPASAR
2
Rabu Kliwon, 19 Juni 2019
Tingkat Kebocoran Air PDAM di Atas 20 Persen Denpasar (Bali Post) – Upaya PDAM Denpasar meningkatkan pelayanan kepada para pelanggan terus ditingkatkan. Namun, sejumlah kendala masih menghadang. Salah satunya tingkat kebocoran air dinilai cukup tinggi, yakni di atas 20 persen. Kebocoran air PDAM ini akibat jaringan pipa yang umurnya cukup tua. Dirut PDAM Denpasar Ida Bagus Gede Arsana mengatakan hal itu di sela-sela acara temu pelanggan, Selasa (18/6) kemarin. Arsana yang didampingi Direktur Umum Luh Putu Sri Utami dan Direktur Teknik Putu Yasa mengungkapkan, saat ini masih ada beberapa jaringan pipa PDAM dengan usia yang cukup tua. Kondisi ini mengakibatkan sering terjadi kebocoran yang menyebabkan distribusi air ke pelanggan terganggu.
Arsana mengatakan, PDAM sudah berencana untuk melakukan pergantian pipa yang umurnya sudah tua. Namun akibat biaya yang diperlukan cukup besar, sehingga harus menunggu sumber pendanaan di luar APBD. “Kami sudah memohon ke pusat agar bisa dibantu untuk biaya mengganti jaringan pipa ini,” katanya. Biaya yang diperlukan untuk pergantian pipa ini cukup besar. Seperti untuk di Jalan Nangka dengan panjang 5,6 kilometer, memerlukan biaya Rp 60 miliar lebih. “Kami juga akan mendapat bantuan dari Korea untuk perbaikan jaringan ini,” ujar Arsana. Salah seorang pelanggan di Sanur, I Made Sedana, mengharapkan petugas PDAM lebih sering memantau ke lapangan, sehingga bila terjadi kebocoran cepat tertangani. Ia mengaku sering melihat kebocoran pipa
yang terjadi di jalan-jalan, penanganannya cukup lama. Kondisi ini tentu berdampak pada pelayanan kepada pelanggan. “Kami berharap petugas ada yang keliling,” ujar Sedana yang juga Perbekel Sanur Kaja ini. Selain itu, pihaknya juga meminta kepada jajaran PDAM Denpasar agar melakukan sosialisasi terkait sejumlah kebijakan yang dilakukan PDAM. Misalnya, beberapa desa digabung menjadi satu, sehingga sosialisasi lebih efektif. Menyikapi usulan tersebut, Direktur Umum Luh Putu Sri Utami menyatakan kesiapannya. Terlebih pihaknya sudah memiliki program door to door untuk memberikan penjelasan terkait kebijakan yang dilakukan PDAM Denpasar. “Kami menyambut baik usulan ini dan kami siap untuk datang ke desa-desa,” katanya. (kmb12)
Hipakad Bantu Orangtua Jaga NKRI
Denpasar (Bali Post) Sebagai putra-putri keluarga Angkatan Darat, Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat (Hipakad) bertekad membantu orangtua mereka dalam menjaga keutuhan NKRI. Hal itu dilontarkan Ketua DPD Hipakad Bali John Korassa Sonbai, S.H., M.H. saat melantik Dewan Pengurus Cabang Hipakad Denpasar dan Dewan Pengurus Cabang Hipakad Badung di Aula Korem 163/Wira Satya, Denpasar, Selasa (18/6) kemarin. Hipakad merupakan wadah tunggal bagi anak-anak keluarga Angkatan Darat, baik TNI aktif maupun purnawirawan, sipil dan veteran. Kepengurusan DPD Hipakad Bali yang terbentuk pada 23 Juli 2018, hingga saat ini sudah berhasil membentuk kepengurusan di Jembrana, Singaraja, Denpasar, dan Badung. Untuk pengurus DPC Hipakad Badung dipimpin Ventje Kakomore dan DPC Hipakad Denpasar dipimpin Tonny Kushartanto Susanto Sahertian. Dengan terbentuknya kepengurusan Hipakad Denpasar dan Badung, nantinya ada kegiatan yang berkembang. Hipakad juga agar ikut membantu TNI
Bali Post/kmb16
Angkatan Darat selama ini. Generasi saat ini tidak menyebut sebagai anak kolong yang merupakan warisan Belanda, melainkan anak kesatrian, pejuang yang mempertahankan NKRI. Saat ini keanggotaan Hipakad Denpasar dan Badung mencapai seribu orang. (kmb16)
Dugaan Korupsi Dana Desa Dauh Puri Kelod Mengerucut Denpasar (Bali Post)Penyidik Pidsus Kejari Denpasar terus mengembangkan kasus dugaan korupsi Dana Desa Dauh Puri Kelod, Denpasar Barat. Bahkan informasi yang didapat, penyidikan sudah mengerucut. Hanya saja, pihak kejaksaan belum mau menyebutkan calon tersangkanya. Dikonfirmasi Selasa (18/6) kemarin, Kasipidsus Kejari Denpasar Nengah Astawa menjelaskan, ada empat orang
kadis dan satu orang mantan camat diperiksa kemarin. Mereka ada dari BPMD, Inspektorat, Kadis BPKAD, Kadis BPBD dan mantan camat Denpasar Barat. “Ada empat kadis dan satu mantan camat. Camat juga kami periksa tadi,” katanya. Dijelaskan, dari dana Rp 1.035.000.000. yang awalnya diduga menjadi temuan, sudah ada yang mengembalikkan. Di antaranya mantan Kepala Desa Dauh Puri Kelod Rp
Agenda PKB XLI-2019 Rabu, 19 Juni 2019
Pukul : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Angsoka Kegiatan : Permainan Tradisional Anak-anak “Rare Angon” iringan Tabuh Bebarongan, Sanggar Seni Kalingga, Br. Teba, Kel. Jimbaran, Kec. Kuta Selatan, Duta Kabupaten Badung Pukul : 17.00 Wita Tempat : Kalangan Madya Mandala Kegiatan : Joged Bumbung, Sekaa Joged Dharma Laksana, Br. Seme, Desa Pikat, Kec. Dawan, Duta Kabupaten Kungkung Pukul : 19.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Kegiatan : Parade Arja, Sanggar Citta Usadi, Br. Gunung, Desa Mengwitani, Kec. Mengwi, Duta Kabupaten Badung Pukul : 19.30 Wita Tempat : Depan Gedung Kriya
Topik :
Kegiatan : Lomba Wayang Kulit Parwa Tingkat Anakanak, Sanggar P. Luk Jiner, Duta Kab. Jembrana Pukul : 19.30 Wita Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra Kegiatan : Lomba Balaganjur Tingkat Remaja: - Sanggar Manik Bang, Desa Penyaringan, Kec. Mendoyo, Duta Kab. Jembrana - Komunitas Seni Wasesa Ananta, Kec. Karangasem, Duta Kab. Karangasem - Sanggar Seni Ganeswara, Desa Pemaron, Kec. Buleleng, Duta Kab. Buleleng - Sekaa Balaganjur Bala Nawa Sanga, Desa Blahbatuh, Kec. Blahbatuh Duta Kab. Gianyar
Verifikasi dan Pengambilan Token PPDB SMP Negeri Lancar Denpasar (Bali Post) Suasana krodit yang dialami orangtua siswa pada hari pertama pelaksanaan verifikasi dan pengambilan token PPDB SMP negeri, tidak terulang kembali. Sejumlah SMP negeri dan Rumah Pintar yang menjadi tempat verifikasi berkas pendaftaran, kondisinya tidak seramai pada hari sebelumnya. Bahkan beberapa petugas verifikasi terlihat cukup santai menunggu orangtua siswa yang datang. Pantauan Bali Post di SMPN 3, Rumah Pintar, dan
PELANTIKAN - Suasana pelantikan Dewan Pengurus Cabang Hipakad Denpasar dan Dewan Pengurus Cabang Hipakad Badung di Aula Korem 163/Wira Satya, Denpasar, Selasa (18/6) kemarin. dalam berbagai kegiatan sosial dan bela negara. “Hipakad dibangun bukan oleh otot dan emosi, tapi intelektual, untuk itu mari bantu orangtua kita dalam menjaga NKRI,” katanya. John Korassa juga meluruskan mengenai penyebutan nama anak kolong bagi anak
Bali Post/eka
PPDB - Sejumlah orangtua siswa mengantre untuk proses pengambilan token dan verifikasi PPDB di SMPN 10 Denpasar, Selasa (18/6) kemarin.
8,5 juta, Kaur Perencanaan mengembalikan Rp 102 juta, Bendahara Rp 144 juta. Sisanya sekitar Rp 780 juta yang diduga masih sumir. Untuk mendalami hal itu, pihak kejaksaan akan mendalami saksi lainnya, termasuk dari Camat Denpasar Barat dan Inspektorat. Disinggung soal peluang tersangka, Astawa mengatakan, pihaknya tidak berani memastikan apakah satu atau dua bahkan lima orang. Yang jelas, hingga saat ini penyidik kejaksaan masih mengumpulkan bukti-bukti terkait. “Belum tahu berapa orang (calon tersangka). Kami tetap berupaya semaksimal mungkin mengumpulkan bukti sebanyakbanyaknya. Yang jelas dari Rp 1.035.000.000., ada mantan kades mengembalikan Rp 8,5 juta, ada Bendahara Rp 144 juta dan Kaur Perencanaan Rp 102 juta,” jelasnya. (kmb37)
SMPN 8 Denpasar, Selasa (18/6) kemarin, proses verifikasi berjalan dengan lancar. Tidak ada lagi yang berjubel untuk mengambil nomor antrean. Seperti halnya di Rumah Pintar, Jalan Kamboja No. 4 Denpasar yang merupakan tempat untuk melakukan verifikasi dan pengambilan token jalur siswa miskin dan perpindahan orangtua. Bila sehari sebelumnya kondisi di Rumah Pintar tampak ramai, kemarin terlihat lengang. Bahkan setelah tengah hari sudah tidak ada lagi siswa dan orang-
tua siswa yang datang. Hanya ada empat petugas yang duduk di depan komputer menunggu siswa yang datang. Salah seorang petugas yang melakukan verifikasi, Putu Tistha mengatakan, sejak pagi suasana memang sepi. Berbeda dengan hari sebelumnya yang sejak pagi sudah dipenuhi siswa dan orangtuanya untuk melakukan verifikasi. “Kemarin (dua hari lalu - red) baru ramai. Sekarang sepi,” katanya. Kondisi serupa juga terlihat di SMPN 3 Denpasar. Pada hari pertama, orangtua
siswa sampai berebutan untuk mendapatkan nomor urut. Bahkan pihak sekolah harus menambah lagi pengeluaran nomor antrean. Kemarin tampak panitia PPDB dan pengurus OSIS yang membantu verifikasi jauh lebih santai dibandingkan sehari sebelumnya. Pada hari pertama, jumlah antrean di sekolah ini mencapai 400. Sementara kemarin hanya 186 saja. Tidak seperti hari pertama yang ramai hingga waktu penutupan verifikasi pukul 17.00 Wita. (kmb12)
PPDB SMA/SMK Negeri Tanpa Token
Denpasar (Bali Post) Ruwetnya proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP negeri diharapkan tidak terjadi pada PPDB SMA/SMK negeri. Apalagi Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Bali telah menegaskan jika PPDB SMA/SMK khususnya jalur zonasi dilakukan tanpa pengambilan token dan tidak ada istilah cepat-cepatan. “Tidak ada istilah cepatcepatan, dan tidak ada token biar masyarakat tidak galau. Kalau tidak paham, silakan datang ke Posko PPDB di masing-masing sekolah. Semua SMA/SMK negeri sudah membuat posko sesuai instruksi Kadisdik. Di Disdik Provinsi Bali juga kita punya posko,” ujar Kepala UPTD Balai Pengembangan Teknologi Pendidikan Dinas Pendidikan Provinsi Bali I Nyoman Ratmaja di sela-sela acara Pelatihan Operator PPDB Tahun 2019 di Denpasar, Selasa (18/6) kemarin. Menurut Ratmaja, PPDB jalur prestasi SMA dan perpindahan orangtua dilaksanakan pada tanggal 26-27 Juni mulai pukul 08.00 Wita. Calon peserta didik tinggal membawa kelengkapan pendaftaran ke sekolah untuk selanjutnya diverifikasi dan didaftarkan oleh operator sekolah. Sedangkan untuk jalur zonasi SMA (termasuk jalur perjanjian dengan desa adat, keluarga tidak mampu, dan anak inklusi - red) dilaksanakan pada tanggal 28 dan 29 Juni, dilanjutkan tanggal 1, 2, dan 3 Juli. Calon peserta didik sudah bisa melakukan pendaftaran online mulai tanggal 28
Juni pukul 08.00 Wita. Mereka dapat memilih dua SMA dan satu SMK. Di antara dua SMA dan satu SMK yang dipilih, salah satunya wajib sekolah swasta. “Pendaftaran online di mana saja bisa. Nanti itu diprint, lalu dibawa ke sekolah. Sekolah yang memverifikasi data itu, lalu oleh operator dimasukkan ke sistem. Kalau di online, anak itu beberapa kali boleh mencoba. Tapi kalau sudah di operator sekolah, itu sudah final, tidak boleh lagi mengulangi,” jelasnya. Oleh karena itu, Ratmaja mewanti-wanti calon peserta didik termasuk orangtua siswa agar benar-benar memilih sekolah yang dekat dengan tempat tinggalnya dan memang memungkinkan atau persaingannya sedikit. Kalau jarak sekolah dan tempat tinggal terlalu jauh, ditambah persaingan cukup ketat, maka sistem yang nanti akan mengeliminasi. “Di sistem sudah ada per meter, per sentimeter untuk menentukan jarak terdekat dengan sekolah,” imbuhnya. Ratmaja mengaku sudah mengantisipasi sistem down pada saat pendaftaran online. Pihaknya telah bekerja sama dengan Telkom agar la-
Bali Post/kmb32
PELATIHAN - Dinas Pendidikan Provinsi Bali saat menyelenggarakan pelatihan bagi operator PPDB di SMA/SMK negeri. man pendaftaran online dapat diakses hingga 500 ribu orang saat diklik secara bersamaan. Sementara lulusan SMP seBali diperkirakan hanya 75 ribu orang. Di sisi lain, ketua panitia PPDB dan operator di sekolah juga diberikan pelatihan. Total ada 127 operator PPDB yang dilatih, masingmasing 77 orang operator SMA negeri dan 50 orang operator SMK negeri. “Kami ingin menyamakan persepsi terkait dengan sistem yang dipakai sekarang. Narasumbernya dari Telkom, dia akan berikan teknis pelaksanaan, bagaimana sistemnya, dan apa yang perlu dilaksanakan,” terangnya. Sementara pendaftaran untuk jalur reguler SMK (termasuk perjanjian dengan desa adat, keluarga tidak mampu, dan anak inklusi - red), lanjut Ratmaja, waktu pelaksanaannya sama dengan jalur zonasi
SMA yakni tanggal 28, 29 Juni, dilanjutkan tanggal 1, 2, 3 Juli 2019. Calon peserta didik dapat memilih maksimal enam kompetensi. Namun mereka tidak boleh lagi memilih SMA. Secara umum, calon peserta didik yang nanti akan diterima di sekolah negeri akan disesuaikan dengan daya tampung. Bagi yang tidak tertampung di sekolah pilihannya, akan disalurkan ke sekolah negeri maupun swasta terdekat yang masih tersedia daya tampung. Ratmaja menegaskan, tidak ada jual beli kursi di SMA/ SMK negeri. Mengingat sudah ada tiga bentuk pembiayaan sekolah. “Dari APBD per anak sudah ada, kalau tidak salah Rp 700 ribu untuk SMA dan Rp 900 ribu untuk SMK. Kemudian dana BOS dan dana sumbangan dari masyarakat (bukan pungutan - red),” tegasnya. (kmb32)
Wujudkan Dedikasi Maksimal dan Profesional dalam Pelayanan
Pemkot Gelar Bimtek Keprotokolan
GUNA meningkatkan profesionalitas dan dedikasi dalam menjalankan tugas keprotokolan, serta untuk meningkatkan koordinasi dengan jajaran OPD, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar menyelenggarakan Bimbingan Teknis Keprotokolan di Lingkungan Pemkot Denpasar yang dibuka oleh Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara didampingi Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar I Dewa Gede Rai di Ruang Sewaka Mahottama Graha Sewaka Dharma, Selasa (18/6) kemarin. Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara mengatakan, acara ini sangat penting dilakukan guna meningkatkan profesionalitas dan dedikasi dalam menjalankan tugas keprotokolan. Selain itu, koordinasi antar
OPD yang baik sangat diperlukan khususnya dalam menyambut tamu kenegaraan ataupun event internasional. Apalagi di Denpasar yang merupakan ibu kota Provinsi Bali sering digelar acaraacara yang berskala nasional, bahkan internasional. “Humas dan Protokol adalah garda terdepan dalam pelayanan informasi kehumasan dan keprotokolan, sehingga acara ini sangat saya apresiasi,” ujarnya. Jaya Negara menambahkan, petugas protokol harus memiliki integritas yang tinggi, kapabilitas, kemampuan manajerial, bertanggung jawab serta komunikasi yang baik. Komunikasi yang baik ini tentunya harus terus terjalin dengan baik khususnya dengan OPD, karena setiap tugas tentu harus melewati koordinasi dengan OPD terkait. Sehingga pengetahuan keprotokolan juga sangat penting diketahui oleh
semua OPD. Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Ni Made Sugiani yang juga Kasubag Perjalanan Dinas dan Protokol mengatakan, kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yaitu tanggal 18-19 Juni 2019. Pada hari pertama, menghadirkan pembicara di antaranya Kepala Biro Humas Protokol Provinsi Bali Anak Agung Ngurah Oka Sutha Diana, S.H., M.Si., pakar Psikologi Dra. Retno Indrayati Kusuma, M.Kes. dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Kota Denpasar I Dewa Gede Rai, S.Sos., M.Si. Dalam kesempatan tersebut dikatakan, bahwa besar harapan acara ini dapat memberikan manfaat dan terciptanya peningkatan pelayanan keprotokolan. Selain itu, kerja sama dan koordinasi lintas OPD juga semakin terjalin dengan bekal yang sudah diberikan oleh pembicara. Salah satu peserta Bimtek,
Ni Made Ayu Satyadirti dari perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar mengatakan, acara ini sangat bermanfaat karena OPD juga sering mengadakan acara internal yang men-
datangkan tamu-tamu penting. “Acara ini sangat bermanfaat sehinga bisa memberikan pengetahuan tambahan terkait pentingnya tata tempat, tata acara dan komunikasi keprotokolan,” ujarnya. (ad448)
BIMTEK - Wakil Wali Kota Denpasar saat menghadiri acara Bimtek Keprotokolan di Lingkungan Pemerintah Kota Denpasar di Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Selasa (18/6) kemarin.
BADUNG
Rabu Kliwon, 19 Juni 2019
3 Gelombang Tinggi
Aktivitas Wisata Bahari Perlu Disesuaikan
Bali Post/edi
GELOMBANG - Gelombang tinggi diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. BBMKG pun mengimbau masyarakat khususnya nelayan dan pelaku wisata bahari untuk meningkatkan kewaspadaan.
Situng Pileg Belum 100 Persen
Mangupura (Bali Post) Dalam beberapa hari ke depan, potensi gelombang tinggi hingga mencapai empat meter diperkirakan masih akan terjadi. Untuk itu, Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar kembali mengimbau masyarakat, khususnya nelayan mewaspadai fenomena ini. Dikonfirmasi Selasa (18/6) kemarin, Kepala Bidang Data dan Informasi BBMKG Wilayah III Denpasar Imam Faturahman menerangkan, adanya pergerakan udara bagian selatan Bali yang cukup kencang, menyebabkan gelombang tinggi dengan perkiraan setinggi empat meter. Gelombang tinggi diperkirakan terjadi di selatan Bali khususnya wilayah Nusa Dua, Pecatu, Ungasan dan perairan selatan Nusa Penida. Untuk menekan risiko
kecelakaan yang disebabkan faktor gelombang tinggi, Imam berharap para nelayan khususnya di sekitar Kedonganan dan Nusa Dua untuk lebih waspada. Selain itu, para pelaku wisata bahari juga diharapkan bisa menyesuaikan aktivitas dengan kondisi gelombang. ‘’Cuaca ekstrem ini sangat berisiko terhadap aktivitas nelayan, wisata bahari dan juga kapal penumpang. Sehingg perlu diwaspadai untuk mengantisipasi jatuhnya korban,’’ ujarnya. Dampak pergerakan angin ini juga menimbulkan gelombang di perairan lainnya seperti Laut Bali, Laut Sumbawa, Selat Bali bagian selatan, Selat Lombok dan Selat Alas bagian selatan. Hanya, perkiraan gelombang di wilayah itu lebih kecil yakni diperkirakan 2 meter hingga 3 meter. (kmb23)
Mangupura (Bali Post) -
Input hasil pemilihan legislatif (pileg) di Kabupaten Badung belum 100 persen masuk dalam Aplikasi Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng). Berdasarkan informasi, Selasa (18/6) kemarin, hanya varian pemilihan presiden dan wakil presiden saja yang telah 100 persen. Sementara untuk pemilihan DPRD kabupaten baru 88,5 persen, pemilihan DPRD provinsi 96,9 persen dan pemilihan DPR-RI sebanyak 96,9 persen. Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta membenarkan perihal tersebut. Dokumen yang sebagian belum terupload dalam Situng adalah dokumen formulir model C1 hasil Pileg 2019. Kondisi ini mengharuskan KPU Badung menggelar rapat dengan jajaran Bawaslu Badung, kemarin, di Kantor KPU Badung, Jalan Kebo Iwa Nomor 39 Denpasar. ‘’Setelah dilakukan pencermatan terkait hasil upload data di aplikasi Situng, sehingga kami menggelar rapat hari ini (kemarin - red) untuk menindaklanjuti keluarnya Surat Edaran (SE) KPU RI Nomor 901/PL.02.6-SD/06/KPU/ VI/2019 tentang Penyelesaian Situng Pemilu dan Penetapan Perolehan Kursi dan Calon
Terpilih, maka KPU Badung melaksanakan rapat koordinasi hari ini dengan Bawaslu Badung,’’ jelasnya. Pria yang akrab disapa Kayun ini mengakui masalah input data hanya terjadi pada Pileg DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, dan DPR-RI, sedangkan varian dari pemilihan DPD tidak ada masalah, karena DPD bersifat perorangan. ‘’Bila dokumen tidak ada dan mengharuskan membuka kotak suara untuk mengambil formulir model C1, maka Bawaslu menyarankan agar pembukaan kotak suara juga melibatkan kepolisian,’’ katanya. Meski demikian, Bawaslu Badung siap membantu KPU Badung untuk melengkapi dokumen formulir model C1.
Saat ini Bawaslu Badung akan melakukan pengecekan terhadap daftar dokumen yang masih kurang. ‘’Namun kami berharap, semoga dokumennya dapat ditemukan, sehingga tidak diperlukan membuka kotak lagi,’’ ucapnya. Dikonfirmasi terpisah, Komisioner Bawaslu Badung Pande Made Yuliarta yang juga sebagai Koordinator Divisi Hukum membenarkan adanya pertemuan bersama KPU Badung membahas SE KPU RI Nomor 901/PL.02.6-SD/06/ KPU/VI/2019. ‘’Pada hasil pertemuan ini kami menyarankan seadainya dilakukan pembukaan kotak suara, kami harapkan ada transparansi. Libatkan semua pihak termasuk aparat kepolisian,’’ ujarnya. (kmb27)
Mangupura (Bali Post) – Wakil rakyat di DPRD Kabupaten Badung ternyata mendapatkan dana representasi alias pensiun. Hanya, sesuai kebijakan yang mengacu pada PP No. 18 Tahun 2017, dana pensiun yang mereka dapatkan hanya enam kali gaji pokok. Informasi yang dihimpun dari Sekretariat DPRD Badung, Selasa (18/6) kemarin, jabatan Ketua DPRD uang representasinya dihitung sebesar Rp 2.100.000. Dengan begitu, uang purnabaktinya 6 x Rp 2.100.000 yakni sebesar Rp 12.600.000. Wakil Ketua DPRD memperoleh uang representasi Rp 1.860.000, sehingga dana
purnabakti untuk dua jabatan Wakil Ketua DPRD masingmasing mendapatkan sebesar Rp 11.160.000. Sedangkan untuk anggota dewan besaran uang representasi anggota DPRD dihitung Rp 1.575.000. Jadi, para anggota DPRD Badung yang jumlahnya 37 orang masing-masing akan mendapatkan dana pensiun sebesar Rp 9.450.000. Sekretaris DPRD Badung I Nyoman Predangga mengungkapkan, secara keseluruhan besaran dana representasi yang dialokasikan 40 anggota DPRD Badung mencapai Rp 358 juta. ‘’Anggota DPRD Badung periode 2014-2019 akan habis masa
jabatannya 4 Agustus 2019 akan mendapat dana pensiun. Namun, mereka semua sudah tidak akan menerima gaji bulan Agustus karena sudah berakhir,’’ katanya. Menurutnya, bagi anggota Dewan periode 2019-2024, pemerintah setempat juga memberikan dua buah lencana emas seberat 5 gram dan 10 gram kepada anggota dewan baru. Dua lencana emas 22 karat dengan masing-masing sebesar 5 dan 10 gram ini tengah disiapkan.‘’Artinya, bila masa jabatan berakhir 4 Agustus maka di bulan itu juga dana purnabakti sudah cair,’’ paparnya. (kmb27)
Dana Pensiun Dewan Enam Kali Gaji Pokok
Bali Post/may
SIPADU - Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali I.B. Wisnuardhana bersama salah satu kelompok tani Sipadu.
Pemprov Berupaya Tingkatkan Produksi Pupuk Organik
DALAM rangka menuju Bali organik, Pemprov Bali melalui Dinas Ketahanan Pangan, Hortikultura dan Perkebunan merancang penguatan pupuk organik. Program ini berupa pengembangan pupuk organik Sistem Pertanian Terpadu (Sipadu). Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali Ir. I.B. Wisnuardhana, M.Si. mengatakan, Sipadu merupakan penyempurnaan dari Simantri. Simantri yang dimulai sejak 2009, terus berlanjut hingga 2018 dan disempurnakan menjadi Sipadu sesuai dengan visi-misi Gubernur Bali ‘‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. ‘’Kita mengevaluasi bersama kelompok ahli Gubernur Bali, di mana kelemahan Simantri itu, apa sih yang kurang, kita perbaiki. Sehingga menjadilah dia sekarang Sistem Pertanian Terpadu,’’ jelasnya, Selasa (18/6) kemarin. Inovasi Sipadu untuk menekan angka kemiskinan ini membuat Bali masuk
dalam TOP 99 yang diadakan Kementerian PAN RB. Inovasi pelayanan publik didorong untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat. Sementara Bali dengan inovasinya ini telah berhasil mengalahkan lebih dari 3.000 peserta dari seluruh Indonesia. Setelah TOP 99, Bali akan menuju TOP 45. Jika berhasil masuk dalam TOP 45, maka inovasi dari Bali ini akan direkomendasikan untuk pelayanan publik di seluruh Indonesia. Dikatakannya, Sipadu pada dasarnya sama dengan Simantri yaitu sama-sama memberdayakan kelompok tani dan ternak. Pemerintah memfasilitasi dengan membangun kandang koloni dan diberikan 20 ekor sapi betina. Kelompok tani juga diberikan alat pengolah pupuk organik baik padat maupun cair. ‘’Sapi dibuatkan kandang koloni supaya limbahnya bisa diolah,’’ ujarnya. Hasil evaluasi, Simantri yang kini menjadi Sipadu
telah terbukti memberikan banyak manfaat. Yaitu sebagai upaya pelestarian plasma nutfah sapi Bali, kelompok tani juga mampu menghasilkan pupuk organik padat dan cair sendiri. Dengan ketersediaan pupuk organik di lapangan, disertai jumlah yang memadai dan kualitasnya bagus, kemudian dimanfaatkan kembali oleh kelompok tani itu sendiri. Ini akan semakin memperkuat pertanian organik Bali. Kelebihan pupuk organik dari kelompok tani Sipadu akan dibeli oleh pemerintah dan disubsidi kepada petani di luar kelompok Sipadu. ‘’Sehingga kelompok tani lain di luar Sipadu ini juga menikmati pupuk organik dengan harga murah Rp 150 per kg,’’ jelasnya. Dengan berkembangnya Sipadu ini diharapkan program Bali organik bisa cepat terwujud. Dikatakan, Perda untuk mendukung hal tersebut sedang disiapkan. ‘’Melalui visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’, Gubernur
Bali berkomitmen menjadikan Bali ini pulau organik,’’ imbuhnya. Anggota Simantri saat ini jumlahnya 700 kelompok tani. Pada 2018 atau saat Sipadu, bertambah menjadi 50 sehingga totalnya 750 kelompok tani yang tersebar di seluruh Bali. Masing-masing kelompok tani terdiri dari sekitar 20 petani, sehingga totalnya 1.500 petani. Sementara untuk meningkatkan produksi tanaman, yang paling penting menurutnya adalah penerapan teknologi budidaya, terutama komoditas unggulan Bali. Yaitu dengan penggunaan bibit unggul, pemupukan dengan pupuk organik, dan perbaikan teknik budi daya, perbaikan irigasi, pengolahan tanah dan jarak tanam, pengendalian hama, hingga aspek pengolahan dan pemasaran hasil yang difasilitasi. ‘’Kalau ini sudah kita lakukan, pasti ada peningkatan produksi dan produktivitas tanaman,’’ tegasnya. (kmb42)
Puluhan Tahun Menunggu Janji GWK
Warga Santi Karya Segera Dapat Pelayanan Air Bersih
Bali Post/edi
PERTEMUAN - Suasana pertemuan di kantor Camat Kuta Selatan, Selasa (18/6) kemarin, yang membahas rencana penyambungan pipa PDAM untuk memfasilitasi kebutuhan warga Banjar Santi Karya Desa Ungasan.
Mangupura (Bali Post) Sejak puluhan tahun warga di Banjar Santi Karya Desa Ungasan Kecamatan Kuta Selatan belum mendapatkan pelayanan air bersih dari PDAM. Selama ini, untuk memenuhi kebutuhan air bersih mereka terpaksa membeli air tangki secara swadaya. Menurut penuturan Camat Kuta Selatan I Made Widiana, sebanyak 18 KK yang tinggal di Banjar Santi Karya adalah mereka yang direlokasi dari permukiman sebelumnya. Awalnya mereka menetap di Banjar Giri Darma, Ungasan. Kemudian, saat dilakukan pembangunan Garuda Wisnu Kencana (GWK), mereka direlokasi ke Banjar Santi Karya. Dipaparkan Widiana, sejak proyek pembangunan GWK, serta pengelolaan yang berpindah tangan dari satu investor ke investor lain, belasan KK yang sudah dijanjikan untuk difasilitasi mendapatkan pelayanan air bersih, sampai saat ini belum terealisasi. ‘’Belum pernah difasilitasi air bersih. Mereka hanya membeli air dengan swadaya,’’ katanya saat dikonfirmasi, Selasa (18/6) kemarin. Penyediaan air bersih meru-
pakan janji dari pihak GWK pascarelokasi. Untuk itu, pihaknya meminta pengelola GWK untuk bersurat kepada PDAM guna menindaklanjuti persoalan tersebut. Pihaknya juga terus memfasilitasi agar kebutuhan warga bisa segera terpenuhi. Seperti kemarin, pihaknya memfasilitasi pertemuan di kantor Camat Kuta Selatan terkait rencana pemasangan pipa PDAM. Hadir pada koordinasi itu, Dirut PDAM Tirta Mangutama, perwakilan GWK, Kepala Lingkungan Santi Karya, dan Kepala Lingkungan Giri Darma. Melalui pertemuan tersebut, pihaknya berharap seluruh perangkat desa membantu kelancaran proyek penyambungan pipa PDAM. Mengingat proyek ini juga untuk kepentingan warga di sana. ‘’Setelah puluhan tahun belum terlayani untuk mendapat air bersih, tahun ini hal itu akan direalisasikan. Kami sudah lakukan koordinasi supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terkait penyambungan pipa PDAM nanti,’’ ucapnya. Dikonfirmasi terpisah, Dirut PDAM Tirta Mangutama I Ketut Golak mengatakan, untuk me-
menuhi kebutuhan masyarakat terhadap air bersih, pihaknya akan memberikan penyambungan baru. Untuk pengerjaan nanti, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pengelola GWK, camat dan kaling setempat. Selain memfasilitasi kebutuhan 18 KK tersebut, pihaknya juga akan mengecek keberadaan warga yang belum terlayani PDAM di kawasan tersebut. Dari pendataan, ada sekitar 19 warga lain serta 15 vila yang belum terlayani. ‘’Kita akan inventarisir. Besok (hari ini - red) kita akan cek ke lapangan. Mudah-mudahan bisa segera ditangani,’’ bebernya. Ke depan, pihaknya akan tetap berbenah untuk memberikan pelayanan prima. Dia berharap, dengan adanya penambahan pompa pada Juli mendatang, layanan PDAM di kawasan tersebut akan lebih optimal. ‘’Memang kendala kita terkait debit air yang masih perlu ditambah. Mudah-mudahan dengan tambahan debit air di Dam Estuari, TB4 dan Ungasan, serta berfungsinya reservoir yang ada, bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,’’ ujar Golak. (kmb23)
info seremoniAL
4
Izin Universitas Triatma Mulya Resmi Diserahkan
A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Rabu Kliwon, 19 Juni 2019
SENDRATARI - Penampilan sendratari kolosal ‘’Sukasrana Karuna Wisesa’’ komunitas seni IHDN Denpasar di panggung terbuka Ardha Candra, Denpasar, Senin (17/6) malam.
IHDN Denpasar Persembahkan Sendratari Kolosal ’’Sukasrana Karuna Wisesa’’ MEMERIAHKAN pagelaran Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 yang mengusung tema ‘’Bayu Pramana: Memuliakan Sumber Daya Angin’’, Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar mempersembahkan sendratari kolosal berjudul ‘’Sukasrana Karuna Wisesa’’ di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center Denpasar, Senin (17/6) malam. Sendratari ini melibatkan 265 seniman dari komunitas seni IHDN Denpasar. Antusias ribuan penonton memadati tribun Ardha Candra menyaksikan aksi pagelaran yang ditampilkan selama dua jam tersebut. Tidak hanya itu, sendratari kolosal garapan Gek Diah Desi Sentana sebagai ketua, I Wayan Juana Adisaputra dan Dewa Ketut Wisnawa selaku penata tari, dan I Wayan Darya selaku penata tabuh ini disaksikan langsung Rektor IHDN Denpasar Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si. beserta jajaran, Komisi II DPRD Bali A.A. Adhi Ardhana, perwakilan Disbud Bali, seniman Prof. Dr. I Wayan Dibia, S.ST., M.A. dan para kurator PKB. Rektor Ngurah Sudiana men-
jelaskan, sendratrai kolosal ini menceritakan tentang kisah seorang ksatria hebat, yaitu Sukasrana yang merupakan adik dari Sumantri, putra Rsi Swandageni di Pertapaan Ardisekar. Dalam kehidupannya, ksatria Sukasrana sering mengalami cobaan hidup. Terutama pada saat terpisah dengan kakaknya di hutan dan saat mencari ayahanda yang sulit ditemukan. Namun, dengan jiwa ksatria, ia tak pernah gentar dan putus asa dalam menghadapi rintangan yang menghadangnya. ‘’Makna dari sendratari kolosal ini dalam kehidupan, seseorang seharusnya tidak mudah menyerah dan putus asa. Sukasrana ini salah satu figur yang sangat militan dalam memperjuangkan idealismenya dan tak pernah goyah dalam menghadapi tantangan yang dihadapi,’’ ujar Prof. Sudiana seusai pemetasan. Dikaitkan dengan tema ‘’Bayu Pramana’’, dikatakan, Sukasrana memiliki arti tenaga yang tak pernah padam. Apabila bayu atau Sukasrana hilang, maka dunia akan hancur. Begitu juga dengan
manusia. Apabila manusia kehilangan bayunya, maka manusia akan mati. ‘’Tema PKB ini sangat cocok dengan Sukasrana. Di mana tenaga (bayu - red) sangat penting untuk kehidupan. Alam ini penuh dengan prana atau bayu,’’ tandasnya. Melalui pemetasan sendratari kolosal ini, pihaknya berharap agar seseorang dalam mengarungi kehidupan tidak boleh cepat menyerah dan putus asa. Sebab, dalam kehidupan tantangan dan cobaan akan selalu ada dengan berbagai konsekuensinya. Oleh karena itu, secara sekala dan niskala harus selalu optimis untuk berjuang mendapatkan apa yang diinginkan dengan jalan damai. Selaku ketua dalam garapan ini, Gek Diah Desi Sentana mengaku banyak hal yang diperoleh selama proses menyelesaikan garapan. Terutama dapat mempelajari karya sastra kuno, saling mengenal satu sama lain, dan belajar bekerja sama. ‘’Kisah dalam sendratari ini intinya adalah cinta kasih terhadap saudara. Saudara adalah tempat berbagi suka dan duka,’’ imbuh Gek Diah Desi Sentana. (ad445)
Guru Produktif SMK Penerbangan Cakra Nusantara Bersertifikasi BPPSDM Kemenhub GURU produktif SMK Penerbangan Cakra Nusantara mengikuti program diklat pemberdayaan masyarakat berupa TOT Keudaraan Tingkat Dasar yang diadakan Badan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPPSDM) Perhubungan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Poltekbang Surabaya. Diklat TOT Keudaraan Tingkat Dasar dilaksakan selama 14 hari di Poltekbang Surabaya. Mulai 20 Juni sampai dengan 3 Juli 2019. Sebanyak empat guru produktif SMK Penerbangan Cakra Nusantara diundang secara khusus. Mereka adalah Sunarto Effendi, Ni Made Yunita Aryasari, S.Pd. dan I Komang Adit Saptayana, S.Pd. Kepala Sekolah Indra Gita Saragih, S.Pd. menyatakan pihaknya sangat mengapresiasi program pemerintah ini, khususnya yang diadakan Kementerian Perhubungan. ‘’Kami sangat berterima kasih karena guru produktif SMK Penerabngan Cakra Nusantara mendapat undangan khusus untuk mengikuti Diklat TOT Keudaraan Tk. Dasar. Semoga melalui kegiatan diklat ini mampu meningkatkan kompetensi tenaga pendidik menjadi lebih berkompeten, sehingga dari tahun ke tahun prestasi Taruna Taruni SMK Penerbangan Cakra Nusantara makin meningkat,’’ katanya. SMK Penerbangan Cakra Nusantara meraih peringkat ke-4 terbaik SMK se-Bali dengan 97% nilai UNBK di atas rata-rata Provinsi Bali. Meningkat dari tahun sebelumnya yakni peringkat ke-6 SMK se-Bali dengan 84% nilai UNBK di atas rata-rata Provinsi Bali. SMK Penerbangan Cakra Nusantara yang telah terakreditasi A (unggul) mempersiapkan alumni yang siap kerja
dan memiliki daya saing tinggi bersertifikat kompetensi BNSP sehingga sudah pasti diterima di dunia industri (dudi) sesuai Peraturan Pemerintah No. 23 Tahun 2004. Prestasi adalah tradisi setiap anak menjadi juara sesuai bidang masing-masing. Kalau mau pandai sekolahnya di sini. SMK Penerbangan Cakra Nusantara memprioritaskan upaya penyaluran lulusannya untuk berkiprah di dunia internasional. Karena itu, seluruh Taruna Taruni SMK Penerbangan Cakra Nusantara diberikan karakter sikap unggul, tangguh, mandiri di mana pun mereka berada. Penguasaan bahasa asing serta pembelajaran dengan menggunakan Kurikulum Nasional 2018 yaitu dengan 70% praktik dan 30% teori serta on job training di luar negeri.
SMK Penerbangan Cakra Nusantara sudah menjadi TUK berbagai LSP ternama. Satusatunya SMK yang menjadi TUK LSP K 3 dengan empat program keahlian, di antaranya Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (Bandara), Pemeliharaan dan Perbaikan Motor dan Rangka Pesawat Udara (Airframe Power Plant), Pemeliharaan dan Perbaikan Instrumen Elektronika Pesawat Udara (Electrical Avionics), Teknik Telekomunikasi (Penerbangan). Beralamat di Jalan Drupadi No. 25 dan Jalan Tukad Pakerisan No. 25 Denpasar telah membuka penerimaan siswa baru 2019/2020 dan dapat menghubungi nomor pendaftaran 0361-4742600 atau 081237098090, website www.smkpenerbangan.sch.id. (ad444)
SETELAH perjuangan panjang, empat sekolah tinggi di bawah naungan Yayasan Triatma Surya Jaya akhirnya dimerger dan menjadi Universitas Triatma Mulya. Penyerahan surat keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi tentang Izin Universitas Triatma Mulya diserahkan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VIII Bali dan NTB Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si., Selasa (18/6) kemarin. Usai menyerahkan izin tersebut, Dasi Astawa mengatakan merger biasanya dilakukan jika ada beberapa perguruan tinggi kecil yang mahasiswanya sedikit atau dianggap ke depan tidak akan begitu berkembang. Perguruan tinggi ini kemudian dimerger menjadi sebuah universitas. ‘’Program merger beberapa perguruan tinggi menjadi universitas ini adalah program pemerintah dengan harapan akan menjadi lebih kuat ke depan karena adanya penggabungan dalam hal SDM maupun sumber daya lain,’’ ujarnya. Dalam proses merger ini, lanjut Dasi Astawa, tidak ada yang dirugikan, tetapi justru menguntungkan masyarakat karena seluruh komponen yang berada dalam perguruan tinggi yang dimerger termasuk mahasiswanya akan diakomodir dalam satu lembaga pendidikan yaitu universitas. ‘’Tentu gengsinya menjadi lebih tinggi dari sekolah tinggi menjadi universitas,’’ ujarnya. Ia berharap dari merger ini dapat memberikan spirit dan semangat baru untuk bersaing dan mengedepankan kualitas. Ia percaya Universitas Triatma Mulya akan menjadi lebih baik dan bagus karena sudah memiliki pengalaman yang baik. ‘’Dulu kan pengalamannya terpecahpecah karena terpisah lembag-
IZIN - Penyerahan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi tentang Izin Universitas Triatma Mulya, Selasa (18/6) kemarin. anya. Sekarang menyatu dan saya yakin akan semakin cepat untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi yang dahsyat sekarang ini,’’ tegasnya. Sementara itu, Rektor Universitas Triatma Mulya Dr. I Ketut Putra Suarthana, M.M., Ph.D. mengatakan, adapun empat sekolah tinggi yang dimerger dan di bawah naungan Universitas Triatma Mulya adalah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi, Sekolah Tinggi Kesehatan, Sekolah Tinggi Keguruan dan Sekolah Tinggi Teknologi. Keempat sekolah tinggi ini berubah statusnya menjadi fakultas. Proses merger empat sekolah tinggi menjadi universitas ini, diakui Putra Suarthana, bukanlah hal yang mudah. Namun dengan kerja sama tim yang kompak,
akhirnya izin Universitas Triatma Mulya resmi diterima. ‘’Memperkenalkan nama universitas ke masyarakat pun perlu waktu. Oleh karena itu, semua jajaran harus bekerja keras. Tahun depan universitas sudah mulai bisa menerima mahasiswa,’’ paparnya. Dalam peningkatan kualitas, salah satu program pertama yang segera diluncurkan adalah membangun pendidikan di daerah Jembrana. Di mana pihak universitas sudah membangun gedung. Rencananya proses pendidikan beberapa fakultas akan bisa dilakukan di daerah tersebut, sehingga diharapkan masyarakat Jembrana yang hendak meneruskan pendidikan ke perguruan tinggi tidak perlu jauh-jauh menimba ilmu sampai ke Banyuwangi atau Denpasar. (ad446)
Road To 60th Diamond Years Jubileum Mahendradatta University 2023
Dosen Unmar Peroleh Dana Hibah Penelitian dari Kemenristekdikti
TRI dharma perguruan tinggi (PT) merupakan kewajiban yang harus dilakukan setiap perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Tri dharma PT terdiri dari pelaksanaan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Universitas Mahendradatta (Unmar) adalah universitas tertua di Bali yang konsisten menjalankan tri dharma tersebut, baik di dibang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unmar adalah lembaga yang secara khusus menangani segala bentuk kegiatan penelitian atapun pengabdian kepada masyarakat di lingkup universitas. Lembaga yang dipimpin A.A. Ngr. Agung Wira Bima Wikrama, S.T., M.Si. ini secara konsisten terus meningkatkan kuantitas dan kualitas pelaksanaan kegiatan penelitian ataupun kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu bukti kekonsistenan LPPM sebagai wadah untuk memfasilitasi segala kegiatan penelitian civitas akademika Umar adalah dengan meningkatnya
motivasi dosen dalam melakukan penelitian dan menghasilkan luaran penelitian berupa publikasi ilmiah dari tahun ke tahun. Suatu kebanggaan bagi Unmar, pada tahun ini jumlah dosen penerima hibah penelitian Kementerian Ristek Dikti (Kemenristekdikti) meningkat dari tahun sebelumnya. Pada tahun ini, LPPM Unmar berhasil memotivasi para dosen untuk mengajukan proposal penelitian sehingga sebanyak tujuh penelitian dosen berhasil lolos pendanaan hibah Kemenristekdikti. Adapun dosen yang penelitiannya lolos pendanaan hibah adalah I Nyoman Suandika, S.H., M.H., A.A. Elik Astari, S.E., M.M., I Ketut Merta, S.E., M.M., Komang Agus Rudi Indra Laksmana, S.E., M.M., Mardiki Supriadi, S.T., M.T., Ni Wayan Ari Sudiartini, S.E., M.Si. dan L. Virginayoga Hignasari, S.Pd., M.Pd. Hal tersebut tentunya akan memberikan dampak positif kepada Unmar, baik dampak secara internal maupun eksternal. Dengan adanya peningkatan jumlah penelitian penerima hibah, tentunya akan sangat
menunjang akreditasi Unmar. Selain untuk meningkatkan motivasi dosen lain untuk melakukan penelitian, dengan pencapaian ini juga akan berpengaruh terhadap eksistensi Unmar di tingkat nasional. Ke depannya dengan di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Unmar berkomitmen akan terus meningkatkan kuantitas dan kualitas kegiatan penelitian ataupun luaran penelitian yang dihasilkan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat luas. Dalam kesempatan ini, Unmar yang memiliki Fakultas Ilmu Hukum (S-1) dan Magister Hukum (S-2) Pemerintahan, Fakultas Ekonomi (S-1) dengan Prodi Manajemen dan Kewirausahaan, Fakultas Teknik serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (S-1) dan Magister Administrasi Publik (S-2) kembali membuka pendaftaran mahasiswa baru lulusan SMA/SMK untuk mahasiswa melanjutkan ke jenjang S-1, para sarjana yang ingin melajutkan S-2 Hukum Pemerintahan/S-2 MAP. (ad449)
DANA HIBAH – Penyerahan dana hibah dari Ketua LPPM kepada dosen Unmar Mardiki Supriadi, S.T., M.T., I Ketut Merta, S.E., M.M., A.A. Elik Astari, S.E., M.M., Ni Wayan Ari Sudiartini, S.E., M.Si., Komang Agus Rudi Indra Laksmana, S.E., M.M., I Nyoman Suandika, S.H., M.H. dan L.Virginayoga Hignasari, S.Pd., M.Pd.
Isi Liburan dengan Jalan-jalan? #KenapaNggak! PERNAH gak sih kamu ngerasain bosen sama rutinitas yang gitu-gitu aja? Kalo iya, berarti waktunya kamu untuk liburan nih! Waktunya diri kamu untuk refereshing biar bisa balik lagi semangat menjalani rutinitas. Nah, salah satu kegiatan yang bisa kamu lakuin saat liburan adalah traveling. Yes, jalan-jalan atau traveling ini merupakan kegiatan yang bisa mengisi liburan kamu dan pastinya menyenangkan! Apalagi kalau kamu travelingnya bareng sama sahabat-sahabat kamu, pasti bakal tambah seru deh. Ada yang pernah bilang ka -
lau ‘’friends that travel together, stay forever’’ jadi kalau kamu pergi jalan-jalannya bareng sama sahabat-sahabat kamu, persahabatan kalian bakal long lasting atau awet sampai tua nanti. Saat kamu traveling, bakalan ada banyak banget hal positif yang bisa kamu dapetin. Kamu bisa belajar mengenai sejarah, budaya atau bahkan adat istiadat dari tempat yang kamu datangi. Gak cuma itu, bahkan kadang kalau kamu mengunjungi tempat yang masih belum populer, kamu bisa ketemu dan ngobrol bareng sama warga lokal di sana. Buat kamu yang pengen cari
referensi destinasi wisatanya, bisa dicari lewat sosial media, melalui Instagram salah satunya. Tinggal cari lewat hashtag “#” atau location tag kamu bisa nemuin destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Kamu gak perlu takut kuota internet kamu habis pas lagi nyari info di sosial media untuk cari destinasi wisata yang bakal didatangi saat kamu traveling. Karena sekarang AXIS punya paket OWSEM! Karena paket OWSEM bakalan ngasih kamu Kuota Utama, Kuota Malam (untuk internetan di pukul 00.00 – 06.00 WIB). Kuota Sosial Media (untuk
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
akses aplikasi Instagram, Twitter, Facebook dan TikTok), Kuota Musik (untuk akses aplikasi JOOX dan Smule), dan yang paling OWSEM-nya lagi ada Unlimited Gaming (untuk akses AoV, Free Fire, Vain Glory, Mobile Legends, Asphalt 9, Modern Combat 5 dan HAGO) lho! Seru banget kan? Jadi selain kamu bisa sosmed-an, kamu juga bisa mabar bareng sama sahabatsahabat kamu pas lagi liburan! Tunggu apalagi? Buruan beli Paket OWSEM sekarang di AXISnet! Untuk informasi lebih lanjut kamu bisa kunjungi www. axisnet.id/owsem. (br451)
DAERAH
Rabu Kliwon, 19 Juni 2019
5
Tips Menjaga Kendaraan Daihatsu Ribuan Mahasiswa KKN Dibekali P4GN Usai Mudik dan Liburan MOMEN libur panjang Lebaran telah usai. Masyarakat Indonesia yang melakukan mudik ataupun menikmati libur panjang bersama keluarga, siap kembali melanjutkan rutinitas dan kesibukan masing-masing dengan beragam sarana transportasi yang dipilih. Salah satunya dengan kendaraan pribadi, khususnya mobil Daihatsu. S e bag a i s a h a b a t b a g i masyarakat Indonesia, Daihatsu terus mendekatkan diri kepada pelanggan melalui sharing tips untuk menyegarkan kembali kendaraan agar tetap dalam kondisi prima setelah digunakan dalam perjalanan panjang dan waktu yang lama. Sahabat dapat membawa kendaraannya ke bengkel resmi Daihatsu terdekat. Sahabat juga dapat memeriksa secara manual jika dirasa tidak memerlukan perlakuan khusus. Hal yang perlu diperiksa misalnya oli. Pastikan Sahabat memeriksa komponen cairan penting ini. Kendaraan yang digunakan pada jarak jauh dan waktu yang lebih lama dari biasanya, maka tingginya suhu mesin dapat membuat kekentalan oli dan volumenya berkurang. Pastikan tidak terdapat kebocoran dengan melihat adanya rembesan oli atau tidak. Kemudian periksakan bagian kaki-kakinya. Kondisi serta medan jalan yang bervariasi, memaksa komponen ini bekerja ekstra dalam menopang bodi kendaraan. Pastikan Sahabat memeriksa kondisi shockabsorber, lower-arm, dan jangan lupa keausan ban beserta
DAIHATSU - Layanan Service Super Cepat (SSC) dari Daihatsu untuk Sahabat. tekanan angin. Selain itu, rem sangat penting. Perjalanan panjang dan macet dalam waktu lama, memberikan beban pada sektor pengereman juga bekerja lebih keras. Pastikan ketebalan kampas rem masih dalam keadaan yang baik. Sahabat dapat mengganti komponen ini apabila memang sudah mencapai batas maksimal dan jangan lupa untuk mengisi minyak rem apabila berkurang dari takaran yang seharusnya sesuai rekomendasi dari pabrik. Selanjutnya filter bahan bakar. Selama perjalanan mudik, kadang Sahabat terpaksa mengisi bahan bakar tidak sesuai dengan oktan yang direkomendasikan karena ketersediaan bahan bakar di area tersebut. Pastikan Sahabat juga mengecek filter bahan bakar, dan dapat menggantinya untuk meminimalisir kotoran yang masuk ke dalam komponen
ruang bakar. Terakhir cek interior dan filter AC. Pastikan interior kendaraan Sahabat bersih dari sisa makanan dan minuman di dalam kabin. Lakukan pembersihan secara menyeluruh mulai dari kabin hingga bagasi agar tidak menyebabkan aroma yang tidak sedap dan terhindar dari masuknya serangga ke dalam kabin. Jangan lupa bersihkan saringan udara AC. ‘’Pelanggan dapat menjaga kendaraan Daihatsu agar tetap dalam kondisi prima setelah digunakan dalam perjalanan panjang. Sahabat dapat mempercayakan kendaraan Sahabat ke bengkel resmi Daihatsu terdekat agar pengecekan kendaraan lebih maksimal karena ditangani oleh mekanik andal Daihatsu,’’ ujar Bambang Supriyadi, Product Improvement Department Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM). (bns1)
Setubuhi Anak di Bawah Umur
Oknum Mahasiswa Dituntut 10 Tahun Penjara Denpasar (Bali Post) Dinyatakan terbukti bersalah karena menyetubuhi anak di bawah umur, oknum mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Denpasar, terdakwa berinisial AS (23), Selasa (18/6) kemarin dituntut pidana penjara 10 tahun dan denda Rp 5 juta subsider tiga bulan kurungan. Sidang pembacaan tuntutan dilakukan secara tertutup. Jaksa yang membacakan tuntutan itu yakni Purwanti Murtiasih. Kuasa hukum terdakwa, Benny Hariyono, membenarkan kliennya dituntut 10 tahun dan denda Rp 5 juta. Mahasiswa semester tujuh itu dijerat Pasal 81 ayat (2) jo Pasal 81 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dalam salinan berkas tuntutan yang diterima pihak Benny, JPU menilai perbuatan terdakwa sangat tercela yang bisa meru-
sak masa depan korban yang masih berusia 15 tahun. Terdakwa juga dinilai tidak peduli lagi dengan norma-norma di masyarakat. Itu menjadi pertimbangan yang memberatkan. Sedangkan yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum, bersikap sopan dan mengakui perbuatannya serta masih muda, sehingga bisa memperbaiki diri. Benny bersama tim kuasa hukumnya meminta waktu untuk menyampaikan pembelaan atau pledoi tertulis. Kasus ini bermula pada 25 November 2018. Saat itu, terdakwa berkenalan dengan korban yang masih duduk di bangku SMP kelas IX melalui media sosial Instagram. Korban memberikan nomor WA kepada terdakwa. Kesempatan itu digunakan merayu dan terdakwa menyatakan suka pada korban serta mengajak pacaran. Korban mengiyakan hingga terjadi hubungan pacaran.
Mereka sering ngobrol melalui telepon. Pada 26 November, ketika terdakwa jatuh dari motor, korban bersama temannya sempat menjenguk terdakwa di rumahnya di bilangan Kerobokan, Badung. Bahkan korban sempat meminta terdakwa untuk menikahinya dengan alasan tidak tahan hidup di rumah karena sering dimarahi ibu dan bapaknya. Permintaan korban itu dijawab terdakwa dengan janji akan menikahinya tiga tahun lagi. Pada 27 November 2018, korban kembali mendatangi rumah terdakwa. Di sana terdakwa mengajak korban bersetubuh. Korban yang sudah dijanjikan akan dinikahi menuruti permintaan terdakwa. Akhirnya hubungan badan terjadi. Hubungan badan itu akhirnya sering dilakukan. Peristiwa itu berakhir adanya laporan ke polisi yang dilakukan orangtua korban. (kmb37)
Warung Global
Sejumlah Warga Kecewa Mengurus Kelanjutan Sekolah PPDB (lagi) kisruh. Mungkin demikian judul yang tepat untuk situasi saat ini. Hari pertama PPDB sudah menimbulkan kekecewaan di kalangan orangtua/wali murid yang mendaftarkan anak mereka di sekolah yang dituju. Hampir tiap tahun situasi yang sama terjadi, kisruh. Sejumlah warga mengaku kecewa semakin ribetnya mengurus kelanjutan sekolah. Lalu apa solusi yang ditawarkan Kawan Global atas kejadian ini? Berikut rangkuman dialog interaktif pendengar Radio Global 96,5 FM dalam acara Warung Global. Di sekolah sebelumnya sudah diberikan sosialisasi. Jadi tidak begitu ribet. Demikian dikatakan Ardana di Denpasar. Namun, disayangkan jika ada yang nyelonong dengan arogannya membawa SK dari pejabat agar dapat di sekolah tertentu, ini yang harus diantisipasi. Ia menilai pendaftaran dengan sistem saat ini sudah bagus,
sosialisasi harus lebih dimantapkan lagi. Kenapa kisruh terus? Demikian Fera di Tabanan menanyakan. Karena sistemnya sulit. Ia menyarankan sosialisasi dilakukan agar masyarakat atau orangtua paham. Jadi penjelasan mengenai mekanisme PPDB ini harus jelas, tidak usah ribet-ribet. Tiap tahun dievaluasi,
kok makin ribet? Demikian Werdha di Gianyar menyampaikan. Kemudian ada yang belum mengeluarkan juknisnya, tiap tahun kisruh. Jangan-jangan ada yang sengaja membuat kekisruhan ini terjadi. Jika tiap tahun dievaluasi, kisruh mestinya bisa diantisipasi. Bukannya nambah ribet. Ia menyarankan agar masa pendaftaran di masing-masing jalur diperpanjang. Pasti pendaftar membeludak karena semua ingin di negeri. Kemudian mengenai rombongan belajar, katanya untuk keadilan dan pemerataan sekolah negeri dan sekolah swasta. Tapi ia belum melihat keadilan itu. Soal jalur prestasi dan zonasi mestinya diporsikan sama, masing-masing 50 persen. (sikha)
Denpasar (Bali Post) BNNP Bali hadir dalam pembekalan umum KKN PPM dan Tematik Revolusi Mental Periode XIX Tahun 2019 di Aula Widya Sabha, Kantor Rektorat Universitas Udayana, Denpasar, Senin (17/6). Acara tersebut dihadiri 3.000 mahasiswa yang akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan diberi pembekalan program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. saat menjadi narasumber utama menyampaikan mahasiswa sebagai aset bangsa merupakan kelompok masyarakat yang terdidik dalam berbagai bidang keilmuan dan keterampilan. Terdapat tiga peran penting mahasiswa dalam masyarakat yaitu sebagai agent of change, social control dan iron stock. Sebagai agent of change, mahasiswa harus mampu memperjuangkan perubahanperubahan menuju perbaikan di bidang sosial dalam kehidupan masyarakat. Sedangkan perannya sebagai social control, mahasiswa menjadi penengah antara pemerintah dan masyarakat, di mana mahasiswa berperan sebagai pengontrol peraturan, kebijakan dan kegiatan pemerintah. Terakhir sebagai iron stock, mahasiswa diharapkan menjadi manusia tangguh yang memiliki kemampuan dan akhlak mulia sebagai generasi penerus bangsa. ‘’Tiga fungsi inilah yang harus diarahkan
- Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa diundang sebagai narasumber pembekalan umum KKN PPM dan Tematik Revolusi Mental Periode XIX Tahun 2019 di Aula Widya Sabha, Kantor Rektorat Unud, Senin (17/6) lalu. untuk menguatkan program pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba atau P4GN,’’ ujarnya. Menurut Brigjen Suastawa, ada lima tantangan generasi milenial, yaitu lapangan kerja semakin sempit, kebutuhan hidup yang semakin tinggi, kesenjangan kepercayaan diri, sikap yang semakin individualistis, serta lingkungan alam yang semakin rusak. ‘’Kita harus bisa mengolah tantangan ini, termasuk mengatakan tidak pada narkoba,’’ ungkapnya. Berdasarkan hasil survei Bank Indonesia dari persepsi pelaku usaha industri pariwisa-
ta dan BPS Provinsi Bali tahun 2017, kata mantan Direktur Binmas Polda Bali ini, kualitas tenaga kerja Bali rendah dibandingkan pekerja dari luar Bali. Sebagian besar gap yang terjadi ada di level manajer, yaitu dari sisi produktivitas, kreativitas, kedisiplinan dan kemampuan komunikasi. Dia juga menjelaskan kondisi penyalahgunaan narkoba di Bali, yaitu jumlah pecandu narkoba tahun 2018 sebanyak 31.178 orang pekerja dan 5.318 orang pelajar/mahasiswa. Sebanyak 60 persen penyalah guna narkoba tersebut adalah orang Bali asli. Saat ini terdapat 800 narkotika jenis baru di dunia, 71 jenis
telah masuk ke Indonesia dan baru 68 jenis yang telah diatur dalam Permenkes Tahun 2018. Untuk mewujudkan peran penting ini, dituntut usaha bersama BNN dengan melibatkan kampus, masyarakat serta pemerintah. ‘’Mahasiswa yang mengikuti kuliah kerja nyata atau KKN, saya harapkan agar turun ke lapangan menggerakkan desa adat di lokasi KKN-nya untuk memberdayakan masyarakat, khususnya dalam membuat pararem tentang P4GN. Gerakkan pecalang sebagai relawan narkoba, bahkan membuat desa bersih narkoba di lokasi itu,’’ tegas jenderal bintang satu di pundak ini. (kmb36)
Terlibat Kasus Pencurian, Warga Kenya Diadili
Bali Post/kmb37
SIDANG - Eunice Anyango Akoki asal Kenya usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (18/6) kemarin.
Denpasar (Bali Post) Wanita asal Kenya, terdakwa Eunice Anyango Akoki (29), diadili di Pengadilan Negeri Denpasar karena terlibat kasus pencurian, Selasa (18/6) kemarin. Jaksa penuntut umum Putu Gede Juliarsana di hadapan majelis hakim pimpinan Ketut Kimiarsa menjelaskan, wanita yang tinggal sementara di Apartemen Pondok Gaya Studio, Jalan Merpati, Denpasar Selatan itu mencuri barang milik Jag Juleus Reader asal Australia. Jaksa mengatakan, pada 26 Maret 2019 lalu Eunice Anyango Akoki di kamar Hotel Amadea Resort & Villas di Seminyak mengambil barang milik korban. Yakni jam tangan, uang tunai pecahan 50 dolar sebanyak dua lembar, hingga total kerugian korban Rp 42 juta. Peristiwa itu dengan mudah dilakukan terdakwa karena terdakwa sebel-
umnya berkenalan dengan korban di sebuah restoran di Seminyak. Keduanya kemudian ke hotel untuk melanjutkan obrolan mereka. Bahkan mereka sempat menenggak minuman beralkohol di dekat kolam renang hotel tersebut. Korban merasa pusing kepalanya sehingga kembali ke kamarnya untuk tidur. Jelang dini hari sekitar pukul 02.30 Wita, korban tersadar dan Eunice Anyango Akoki sudah tidak ada di kamarnya. Barang dan uang korban juga hilang. Yakni jam yang dipakai di tangannya raib dan kaca mata hilang. Uang Rp 10 juta dan uang 1.300 dolar juga lenyap. Total kerugian yang diderita korban mencapai Rp 42 juta. Selanjutnya, korban bergegas melaporkan peristiwa itu ke Polsek Kuta. Terdakwa asal Kenya itu pun ditangkap. Dalam perkara ini, terdakwa dijerat dengan Pasal 362 KUHP. (kmb37)
Obesitas pada Kehamilan
OBESITAS, suatu keadaan di mana terjadi penimbunan lemak tubuh berlebihan yang akan mengganggu kesehatan. Keadaan ini terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Menurut data dari Kementerian Kesehatan, tahun 2017 kondisi obesitas mencapai 10,5% dan tahun 2018 mencapai 21,8%. Seseorang dikatakan obesitas ditentukan dari Indeks Masa Tubuh (IMT) dengan mengukur berat badan dibagi tinggi badan (kg/ m2). Dikatakan normal, apabila IMT seseorang yaitu 18,524,9 kg/m2, overweight yaitu 25-29,9 kg/m2 dan obesitas lebih dari 30 kg/m2. Pada masa kehamilan ibu hamil harus memenuhi kebutuhan gizi untuk dirinya dan untuk pertumbuhan serta perkembangan janin. Karena gizi janin sangat tergantung pada gizi ibu dan kebutuhan gizi ibu juga harus tetap terpenuhi. Pada wanita yang mengalami berat badan berlebih (overweight) atau obesitas saat hamil sangat meningkatkan faktor risiko buruk yang dapat terjadi pada ibu dan anak itu sendiri.
Adapun beberapa risiko yang dapat terjadi pada ibu hamil dengan obesitas yaitu risiko kehamilan dengan obesitas, infertilitas/kemandulan, preeklamsia (gangguan peningkatan tekanan darah selama atau setelah kehamilan) serta obstructive sleep apnea (kondisi di mana seseorang berhenti bernapas untuk beberapa waktu saat sedang tidur). Selain itu, juga berisiko diabetes dalam kehamilan, keguguran, kelahiran prematur, persalinan yang sulit, distosia bahu (ketidakmampuan melahirkan bahu depan akibat adanya tahanan pada simfisi saat persalinan normal) dan melahirkan dengan operasi caesar serta perdarahan berlebih pascamelahirkan. Tidak hanya wanita hamil, dampak buruk juga dirasakan pada bayi itu sendiri. Seperti kelainan bawaan sejak lahir, bayi dengan berat badan berlebih (macrosomia/bayi dengan berat badan lebih dari 4 kg saat lahir) hingga bayi bisa mengalami obesitas saat ia mencapai masa kanakkanak. Apabila sudah da-
lam kategori overweight atau obesitas sebelum hamil cara yang terbaik adalah menurunkan berat badan dengan diet, meningkatkan aktivitas fisik, dan rutin berolahraga agar mengurangi faktor risiko yang terjadi saat kehamilan dengan obesitas. Menjaga Berat Pada ibu dengan berat badan normal sebelum hamil dianjurkan untuk meningkatkan berat badan saat kehamilan sebanyak 25-35 pound ( 11,5-16 kg), sedangkan untuk yang sudah masuk kategori obesitas menurut IMT dianjurkan meningkatkan berat badan saat kehamilan sebanyak 11-20 pound (5-9 kg). Untuk menghindari ter jadinya obesitas, menjaga berat badan dengan rutin berolahraga seperti jogging atau renang selama 30 menit per hari agar mengurangi risiko terkena dampak buruk akibat obesitas saat hamil. Seseorang yang sedang hamil dengan obesitas, sebaiknya juga tetap aktif 30 menit per hari, dan olahraga yang dapat dilakukan saat sedang
hamil yaitu berjalan kaki dan renang. Renang adalah salah satu olahraga yang baik untuk ibu hamil untuk menghindari cedera dan keram otot. Selain berolahraga, ibu hamil juga harus memperhatikan asupan makanan seperti bijibijian, makanan yang kaya serat, ditambah variasi buahbuahan, sayur-sayuran, dan hindari makanan cepat saji dan tinggi gula, karena asupan nutrisi ibu hamil sangat penting bagi perkembangan janin. Konsumsi suplemen juga tidak kalah penting seperti vitamin (asam folat, vitamin D, vitamin A), mineral (kalsium, zat besi). Konsultasikan lebih lanjut pada dokter kandungan jika anda mengalami obesitas saat hamil. Hindari melakukan program penurunan berat badan atau diet sendiri tanpa anjuran dokter, karena dokter kandungan akan membantu memberikan solusi yang tepat untuk mengurangi risiko yang terjadi sesuai dengan kondisi kesehatan anda. l dr. Putu Taradipa Permana
OPINI
6
Rabu Kliwon, 19 Juni 2019
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Mengedukasi Warga Patuh Bayar Pajak EKONOMI dunia makin lesu. Tepat tiga tahun ketika Indonesia menerapkan kebijakan pengampunan pajak alias tax amnesty. Banyak pihak menilai kebijakan tersebut pas ketika dilakukan saat ekonomi global kian merangkak. Namun, sebagian pihak menilai sangat tak tepat karena usai tax amnesty yang juga bertujuan untuk mendapatkan penerimaan pajak lebih banyak pada tahun berikutnya, dunia usaha sedang melemah. Syukur kita berada di Bali, tak begitu merasakan betapa dahsyatnya pelemahan ekonomi nasional. Ini disebabkan Bali banyak ditunjang oleh sektor pariwisata, yang juga tak lepas dari pengaruh ekonomi global. Namun, tak sedahsyat yang dirasakan oleh warga lain di luar Bali. Tanda-tanda pelemahan ekonomi itu bisa kita lihat dari makin turunnya daya beli masyarakat, pasar sepi pembeli dan kios serta toko banyak yang tutup. Hanya, rumah sakit dan dunia pendidikan yang tak kentara merasakan akibatnya. Namun, ada juga gejala pasien tertentu mengurangi membeli obat untuk satu bulan menjadi 15 hari dan banyaknya tunggakan uang pendidikan di sekolah. Kalangan pebisnis menilai sikap Kementerian Keuangan yang tak konsistem dalam mengimplementasikan kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty) dinilai akan menimbulkan distorsi dan mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintah. Pemerintah merevisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 118 Tahun 2016 dan menempatkan beleid layaknya program pengampunan pajak (tax amnesty) jilid IV. Hal itu dilakukan demi mengejar penerimaan pajak yang baru sekitar 70 persen dari target Rp 1.283,57 triliun. Dalam revisi ini, pemerintah memberi kelonggaran bagi wajib pajak untuk menggunakan Surat Keterangan Bebas Pajak Penghasilan (SKB PPh) agar bisa memperoleh fasilitas pembebasan PPh dengan melakukan balik nama atas tanah dan bangunan yang dideklarasikan pada program tax amnesty sebelumnya. Kebijakan ini tentu akan menuai kontra, terutama dari para wajib pajak yang sudah patuh mengikuti tax amnesty. Kita akui tax amnesty juga memberi nilai tambah yakni membuat wajib pajak tak terbebani dengan tarif tinggi dan memberikan sumbangsih kepada penerimaan negara. Tax amnesty yang dijalankan sejak tiga tahun lalu, kita ambil hikmahnya bahwa kita diedukasi untuk patuh membayar pajak. Di sisi lain, ada peluang bagi wajib pajak, khususnya dari kalangan pengusaha, untuk terus memperbaiki tingkat kepatuhan dan pembayaran pajak. Yang jelas, pajak bukan uang milik kita, melainkan harus disetorkan kepada negara demi pembangunan dan memperkuat Indonesia. Jika pola pikir kita lurus seperti itu, kita mesti patuh membayar pajak. Toh pemerintah sudah memberi kesempatan berupa pengampunan. Kita perlu meniru negara Eropa yang penerimaan sektor pajaknya sangat tinggi. Termasuk dalam pajak penghasilan. Lihat saja Jerman, dia tak peduli apakah WNA atau warganya, kalau sudah berpenghasilan dikenakan pajak tinggi. Untuk perawat saja bisa dikenakan hingga Rp 8 juta/bulan, tentu sesuai jumlah penghasilan mereka. Yang kedua, mereka konsisten dan aparatnya bersih menjalankan tugas. Apakah aparat kita juga demikian?
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Susahnya Mencarikan Anak Sekolah
Ternyata apa yang dikeluhkan banyak orangtua di media sosial dan surat pembaca terbukti pada pendaftaran hari pertama penerimaan siswa baru tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Saya melihat di sejumlah sekolah, para orangtua antre dan berdesak-desakan untuk mendapatkan nomor antrean. Ini tentu menjadi langkah mundur dalam penerimaan siswa baru. Mestinya, pada era digital ini para orangtua tak perlu lagi repot-repot mengantar anak ke sana-ke mari. Saya juga kasihan mendengar keluhan para orangtua yang mengaku sejak dini hari sudah mendatangi sekolah yang menjadi zonasi anaknya bersekolah namun tetap gagal mendapatkan nomor pendaftaran. Mudah-mudahan kesusahan mendapatkan sekolah ini segera ada jalan keluarnya. Jangan sampai gara-gara hanya sulit masuk sekolah, banyak anak menjadi drop out. Pemerintah mencarikan solusi yang terbaik untuk masyarakat dalam menyekolahkan anak-anaknya. Pada era teknologi ini, semuanya mesti lebih dimudahkan, setidaknya untuk mendapatkan akses informasi. Sekolah hendaknya tetap sabar melayani para orangtua yang ingin mendaftar dengan memberikan informasi yang jelas. Kerancuan informasi dan beragamnya berita yang beredar terkait penerimaan siswa baru ini hendaknya disikapi dengan baik. Jelaskan batasan zonasi satu sekolah dengan radiusnya termasuk jika memungkinkan buatkan peta sebaran zonasi sekolah tersebut. I Wayan Arsana Gianyar, Bali
Menjelang Tiga Tahun Pasca-’’Tax Amnesty’’ Program tax amnesty (pengampunan pajak) telah usai. Meskipun telah berakhir, program pemerintah dengan tagline ‘’Ungkap, Tebus, Lega’’, ternyata masih menyisakan ketidaklegaan pada beberapa wajib pajak. Penyebabnya tak lain adalah, keberadaan wajib pajak yang tidak mengikuti program dan baru menyadari besarnya manfaat yang diperoleh peserta program pengampunan pajak. Selain itu, terdapat juga wajib pajak peserta program yang ternyata belum melakukan pengungkapan harta secara benar.
Oleh Made Satria Pramanda Putra, A.Md., S.E., S.H., M.M.
P
ada akhir bulan Juni 2019, program pengampunan pajak tepat berusia tiga tahun. Program yang dimulai sejak 1 Juli 2016 dan berakhir pada 31 Maret 2017 itu, disebut sebagai salah satu program pengampunan pajak dengan capaian pengungkapan harta tertinggi di dunia. Data menunjukkan selama sembilan bulan berjalan, program pengampunan pajak diikuti oleh 973,4 ribu wajib pajak dengan jumlah penerimaan uang tebusan Rp 114,5 triliun serta total pengungkapan harta mencapai Rp 4.884,2 triliun. Program pengampunan pajak diberikan kepada wajib pajak dengan beberapa manfaat, meliputi penghapusan pajak yang seharusnya terutang, penghapusan sanksi administrasi perpajakan, serta penghapusan sanksi pidana di bidang perpajakan atas harta yang diperoleh pada tahun 2015 dan sebelumnya yang belum dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak. Manfaat tersebut diperoleh dengan melakukan mengungkapkan tambahan harta dalam Surat Pernyataan Harta (SPH) serta membayar sejumlah uang tebusan. Pascaberakhirnya periode pengampunan pajak, pemerintah telah menerbitkan beberapa peraturan terkait mengenai pelaksanaan administrasi,
kepastian hukum serta guna memenuhi rasa keadilan wajib pajak. Secara garis besar, pascapengampunan pajak, terdapat dua kriteria wajib pajak yang menjadi perhatian khusus, pertama adalah wajib pajak yang memiliki harta yang selama ini belum dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan (SPT) PPh tetapi tidak mengikuti program pengampunan pajak. Kedua, wajib pajak peserta program pengampunan pajak tetapi tidak mengungkapkan hartanya dengan benar. Bagi wajib pajak peserta, selain melaksanakan kewajiban penyampaian laporan pengalihan, realisasi investasi dan/atau laporan penempatan harta, ada baiknya juga melakukan pengecekan silang terhadap daftar harta yang dimiliki dengan harta yang telah diungkapkan saat mengikuti pengampunan pajak. Karena fakta di lapangan menunjukkan tidak sedikit setelah dilakukan cross check data, diketahui masih terdapat harta yang kurang diungkap saat mengikuti program pengampunan pajak. Perlakuan atas harta yang kurang dan/atau belum diungkap tersebut sangat tergantung pada pihak mana yang mengetahui dan melakukan aksi terlebih dahulu. Apabila diketahui terlebih dahulu oleh pihak fiskus Direktorat Jenderal Pajak (DJP), maka akan
merujuk pada ketentuan pasal 18 ayat (1) UU Pengampunan Pajak. Pasal tersebut menyatakan bagi peserta pengampunan pajak apabila kemudian ditemukan adanya data dan/atau informasi mengenai harta yang belum atau kurang diungkapkan, atas harta dimaksud dianggap sebagai tambahan penghasilan yang diterima atau diperoleh wajib pajak pada saat ditemukannya. Lebih lanjut, selain diberlakukan sebagai tambahan penghasilan, dikenakan pula konsekuensi berupa sanksi administrasi sebesar 200%. Selanjutnya, perlakuan sedikit berbeda bagi wajib pajak nonpeserta program pengampunan pajak. Apabila ingin melakukan pengecekan kembali, maka dilakukan terhadap daftar harta pada SPT Tahunan PPh yang telah dilaporkan. Pada Wajib Pajak nonpeserta, jangka waktu tiga tahun menjadi penting, karena berdasarkan pasal 18 ayat (2) UU Pengampunan Pajak disebutkan apabila DJP menemukan data dan/atau informasi mengenai harta wajib pajak yang diperoleh sejak tanggal 1 Januari 1985 sampai dengan 31 Desember 2015 dan belum dilaporkan dalam SPT Tahunan Pajak Penghasilan, atas harta dimaksud dianggap sebagai tambahan penghasilan yang diterima atau diperoleh wajib pajak pada saat ditemukannya data dan/ atau informasi mengenai harta
dimaksud, paling lama tiga tahun terhitung sejak Undang-undang Pengampunan Pajak mulai berlaku. Berpedoman pada pasal tersebut, artinya saat ini DJP masih memiliki waktu sampai dengan 30 Juni 2019 untuk menggali potensi penerimaan dari wajib pajak nonpeserta secara mundur sejak tahun 2015 sampai dengan tahun 1985. Walaupun terdapat batasan jangka waktu, hal ini bukan berarti setelah melewati periode tiga tahun, wajib pajak nonpeserta menjadi bebas jika terdapat kewajiban perpajakan yang belum terlaksana dengan benar. Setelah jangka waktu tiga tahun terlewati, maka dalam pelaksanaan kewajiban perpajakan kembali berpedoman pada aturan umum perpajakan yang berlaku. Artinya, DJP tetap dapat menggali potensi penerimaan dari wajib pajak nonpeserta pengampunan pajak sepanjang koridor kedaluwarsa penetapan pajak dalam UU KUP dan ketentuan peraturan terkait di bidang perpajakan. Bagaimana Selanjutnya? Bagi wajib pajak peserta maupun nonpeserta pengampunan pajak dan masih memiliki harta yang belum diungkap dapat menggunakan kesempatan yang kembali ditawarkan pemerintah. Program yang dimaksud adalah melakukan pengungkapan aset secara sukarela dengan tarif final (PAS Final). PAS Final merupakan program yang memfasilitasi wajib pajak untuk dapat mengungkapkan harta yang diperoleh sebelum 1 Januari 2016 yang belum dilaporkan pada SPT tahunan 2015 atau pada Surat Pernyataan Harta (SPH) dalam program pengampunan pajak. Tarif pajak yang dikenakan pada harta yang belum diung-
Membaca Jangan Menunggu Hari Perpustakaan BANYAK predikat yang diberikan kepada ‘’perpustakaan’’ dengan maksud untuk memberikan makna bahwa keberadaan perpustakaan itu penting bagi kita. Ada yang menyebut perpustakaan itu jantungnya perguruan tinggi dan ada pula yang mengandaikan sebagai paru-parunya sekolah. Sepintas, mendengar yang namanya ‘’jantung’’ dan ‘’paru-paru’’ tentu asosiasi pikiran kita akan tertuju kepada sesuatu yang memiliki fungsi teramat vital. Bayangkan saja jika manusia sudah tidak memiliki jantung dan/atau paruparu tentu bukan manusia lagi, melainkan sudah menjadi mayat. Begitu pula jika jantung dan paru-paru itu tak berfungsi secara normal, jelas akan memengaruhi cara kerja organ-organ tubuh lainnya secara keseluruhan. Perumpamaan perpustakaan sebagai jantung maupun paru-paru, merupakan pertanda bahwa perpustakaan tersebut tak bisa dianggap remeh apalagi dipandang dengan sebelah mata. Selama ini masih ada yang menganggap perpustakaan itu hanyalah tempat menyimpan buku-buku. Anggapan seperti itu memang tidak salah, cuma kurang lengkap. Di era global dan kemajuan teknologi informasi yang kian pesat, mengharuskan kepada kita untuk mengakui bahwa perpustakaan selain gudangnya atau tempatnya menyimpan buku-buku, juga masih ada jenis ‘’pustaka’’ yang lain. Sebut saja, kumpulan hasil-hasil penelitian (jurnal ilmiah), kamus, ensiklopedi, surat kabar, majalah, novel, dan masih banyak lagi yang sifatnya nonbuku. Malah, kepingan CD, kasetkaset rekaman, yang di dalamnya tersimpan sejumlah informasi/ pengetahuan, belakangan ini ikut
Oleh Romi Sudhita menambah khazanah perpustakaan. Dilihat dari peruntukannya, perpustakaan dapat dibedakan menjadi; perpustakaan umum, perpustakaan khusus, perpustakaan daerah, perpustakaan pusat (nasional), perpustakaan yayasan, perpustakaan kampus, dan tentu saja perpustakaan sekolah. Perpustakaan yang disebut terakhir ini menjadi teman karibnya para siswa maupun guru. Peran dan fungsi perpustakaan bagi kita, terutama kalangan intelektual, tak perlu diragukan lagi. Mengacu pada pola pikir para ahli yang membidangi ilmu perpustakaan, umumnya mengakui bahwa peran dan fungsi yang dimiliki perpustakaan dapat diklasifikasi menjadi empat. Pertama, perpustakaan berfungsi informatif yang berarti pula menyediakan segala informasi yang dibutuhkan oleh para pengunjung dan anggota perpustakaan. Kedua, berfungsi edukasi yaitu berfungsi memberikan pendidikan bagi mereka yang senantiasa hadir di perpustakaan tersebut. Buku dan bahan lain yang dibaca oleh pengguna perpustakaan secara teoretis diasumsikan mampu memberikan pendidikan kepada setiap pengunjung sebagai bahan pengayaan. Ketiga, berfungsi rekreasi terutama kepada yang lagi mempunyai masalah dan pikiran kalut. Datang ke perpustakaan lalu mengamati seisi tempat penyimpanan buku berikut cerita & gambar lucu yang diperoleh, tak jarang berdampak pada terhiburnya orang tersebut. Keempat, fungsi penelitian. Ada kalanya orang-orang (siswa, mahasiswa,
guru, dan dosen) berkunjung ke perpustakaan tidak sekadar menengok apa yang ada di situ, melainkan ada juga yang secara disengaja mengadakan penelitian (research) guna merampungkan karya tulis semacam makalah, skripsi, tesis, dan atau disertasi. Siswa dalam mengikuti pembelajaran dan mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan tidak jarang dituntut untuk membuat karya tulis ilmiah. Itu berarti, yang bersangkutan dapat menggali materi karya tulis secara tekun di perpustakaan. Di Mata Siswa Sebagian siswa menganggap keberadaan perpustakaan di sekolah tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap dirinya. Tiadanya pengaruh bukan disebabkan oleh keterbatasan koleksi yang tersedia di perpustakaan dan bukan pula disebabkan oleh petugas perpustakaannya yang mahal senyum tapi penyebabnya justru ada pada siswa itu sendiri. Mereka ogah dan sama sekali tidak tertarik untuk berkunjung ke perpustakaan apalagi meminjam buku secara teratur. Mereka sepertinya lebih senang ngerumpi dan membicarakan aib orang, sesama rekan-rekannya yang lain. Menghadapi fenomena seperti ini, tugas gurulah yang ditunggutunggu untuk menasihati dan memberikan semacam bimbingan agar siswa-siswanya bisa tertarik dan mau memanfaatkan perpustakaan. Sebagian siswa lainnya justru sangat rajin berkunjung ke perpustakaan. Setiap terjadi pergantian jam pelajaran (jam
istirahat) mereka selalu datang ke ruang baca perpustakaan sekadar untuk baca-baca koran, majalah, yang tersedia di situ. Kalau ada penugasan dari bapak/ibu gurunya dalam hal pembuatan karya tulis sebagai kelengkapan mata pelajaran, mereka (siswa) tidak menyia-nyiakan meminjam buku lalu membawanya pulang. Kondisi positif seperti ini patut diacungi jempol dan diberikan penguatan (reinforcement) agar semakin rajin memanfaatkan perpustakaan tersebut. Antara siswa dengan guru tak jauh berbeda. Maksudnya, kalau siswa ada yang malas dan rajin berkunjung ke perpustakaan, guru juga demikian. Hanya, guru yang kelihatan ogah ke perpustakaan belum boleh kita menyikapi secara apriori bahwa guru itu tidak pernah membaca buku, koran, atau majalah. Guru yang jarang atau tidak pernah ke perpustakaan berada pada dua kemungkinan, yaitu; ia memang malas membaca-baca buku dan kemungkinan kedua di rumahnya sendiri sudah mengoleksi berbagai bahan pustaka di bawah ‘’payung’’ perpustakaan pribadi. Yang patut disorot di sini adalah mereka (guru) yang benar-benar malas ke perpustakaan dan malas juga membaca buku. Guru sebagai agen perubahan dan sumber informasi bagi siswa, tak sepatutnya malas membaca. Pentingnya literasi harus ada pada setiap benak guru. Jangan sampai ungkapan ‘’Guru kencing berdiri, murid kencing berlari’’ menimpa para guru kita. Semoga, dan selamat berkunjung ke perpustakaan tanpa harus menunggu datangnya Hari Perpustakaan 17 Mei.
kapkan pada periode PAS Final adalah tarif PPh Final. Tarif ini terbagi menjadi kriteria, yakni untuk wajib pajak badan sebesar 25%, wajib pajak orang pribadi sebesar 30%, dan wajib pajak tertentu sebesar 12,5%. Manfaat utama yang diperoleh bagi wajib pajak peserta PAS Final adalah tidak ada pengenaan sanksi administrasi pasal 18 UU Pengampunan Pajak, yaitu: sanksi 200% bagi wajib pajak peserta pengampunan pajak atau 2% per bulan bagi wajib pajak yang tidak mengikuti program pengampunan pajak. Program PAS Final tidak berbatas waktu, namun kesempatan bagi wajib pajak untuk mengungkapkan sendiri adalah sepanjang pihak DJP belum melakukan pemeriksaan pajak. Akhirnya, apabila semua harta telah diungkapkan, maka sudah saatnya kini wajib pajak mulai meningkatkan kesadaran dan kepatuhan kewajiban perpajakan. Kesadaran dan kepatuhan akan kewajiban perpajakan dapat dimulai dengan melaporkan harta dan penghasilan sesuai dengan masa waktu perolehan. Ketidakpatuhan dapat berdampak secara langsung pada usaha wajib pajak. Mengingat ke depannya tidak dapat dipastikan akan terbit peraturan dan fasilitas yang memberikan keringanan atau hal serupa dengan program pengampunan pajak. Pelaksanaan kewajiban perpajakan secara benar sesuai peraturan perundangundangan akan menghindari wajib pajak dari pengenaan sanksi administrasi yang secara langsung memperbesar beban wajib pajak. Oleh karena itu, salah satu pilihan perencanaan pajak terbaik adalah dengan selalu berupaya patuh dan mengikuti peraturan berlaku. Penulis, praktisi perpajakan
POJOK Perajin perak di Gianyar wajib tingkatkan daya saing. - Bersaing era global. *** Sidang MK, Yusril sebut dalil kubu Prabowo lemah. - Semoga selesai dengan damai. *** Dana pensiun DPRD Badung enam kali gaji pokok. - Lebih dari cukup.
Penulis, pemerhati pendidikan pensiunan dosen Undiksha
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Rabu Kliwon, 19 Juni 2019
Bali Post/ist
MONITORING - Kabag Organisasi Setda Tabanan I G.N. Suarya saat melakukan monitoring pelayanan di BRSU Tabanan.
7 TABANAN Pelayanan Publik, Pemkab Targetkan Raih Zona Hijau Tabanan (Bali Post) Pemkab Tabanan terus melakukan perbaikan pelayanan publik, khususnya pascamendapatkan kategori kuning dari evaluasi Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali. Diharapkan perbaikan dan pembenahan tersebut dapat mewujudkan pelayanan publik yang sesuai harapan masyarakat. Kabag Organisasi Setda Tabanan I G.N. Suarya mengatakan, salah satu upaya pembenahan yaitu dengan gencar melakukan monitoring. Seperti monitoring pelayanan di BRSU Tabanan yang di-
lakukan pihaknya Selasa (18/6) kemarin. Monitoring ini untuk memastikan pelayanan publik sudah baik dan terus ditingkatkan kualitasnya. ‘’Sesuai arahan pimpinan, kami langsung turun mengecek pelayanan publik di setiap sektor untuk memastikan apakah sudah ada peningkatan dan melaksanakan rekomendasi, sekaligus melakukan perbaikan atas catatan yang diberikan Ombudsman,’’ jelasnya. Selain di BRSUD Tabanan, monitoring juga dilakukan di Bakeuda, DPMPTSP, Disdukcapil serta OPD lain yang
memberikan layanan langsung kepada masyarakat. ‘’Sesuai arahan dan komitmen pimpinan, Tabanan bertekad peningkatan kualitas pelayanan publik agar tahun ini bisa masuk zona hijau,’’ sebutnya. Mantan Camat Selemadeg ini juga mengimbau semua OPD meningkatan kualitas pelayanan public, sehingga masyarakat mendapatkan layanan prima, cepat, mudah dan murah. Masyarakat harus dimudahkan dalam layanan. Seperti di rumah sakit sudah menerapkan sistem teknologi informasi dalam pendaftaran secara online
yang bisa diakses melalui smartphone sehingga tidak harus berjubel di ruang pendaftaran seperti sebelumnya. Hal ini harus terus disosialisasikan kepada masyarakat sehingga masyarakat memahami dan merasakan manfaat dari penerapan teknologi informasi. Setelah adanya penilaian pelayanan, nantinya juga akan ada survei kepuasan masyarakat pada layanan yang diberikan pemerintah. Sementara itu, Humas BRSU
Pemkab Usulkan Perekrutan 100 CPNS dan 259 PPPK Tabanan (Bali Post) -
Perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi berita yang ditunggu-tunggu pencari kerja. Tahun ini, Pemkab Tabanan mengusulkan ke Kementerian PAN RB untuk merekrut sebanyak 100 orang CPNS dan 259 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada formasi penerimaan pegawai tahun 2019. ‘’Untuk rekrutmen 2019 kami usulkan 359 orang, 100 CPNS dan 259 PPPK. Saat ini masih proses penyusunan formasi,’’ terang Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabanan I Wayan Sugatra, Selasa (18/6) kemarin. Menurutnya, usulan tersebut menindaklanjuti surat MenPAN RB dengan nomor B/617/M. SM.01.00/2019 tentang Pengadaan ASN. Sesuai hal tersebut, Pemkab Tabanan pun mengusulkan formasi berjumlah 359 sesuai Batas Usia
Pensiun (BUP) serta ketersediaan anggaran untuk latihan dasar bagi CPNS. Jumlah itu sudah sesuai dengan alokasi pusat, yakni untuk CPNS 30 persen sejumlah 100 orang dan PPPK sejumlah 259 orang. ‘’Kita harapkan 359 tetapi belum tahu berapa yang dikabulkan oleh pusat,’’ tegasnya. Perekrutan CPNS akan menerapkan sistem zero growth yang artinya berapa banyak pegawai yang pensiun sejumlah itulah yang diusulkan untuk CPNS tahun ini. ‘’Jadi jumlah usulan sama dengan
jumlah PNS yang akan pensiun, karena rekrutmen ini juga memerlukan beberapa pertimbangan,’’ terangnya. Namun sebelum pengajuan usulan jumlah CPNS dan PPPK ini di-upload ke pusat, akan dilaporkan terlebih dahulu kepada pimpinan daerah. Ditargetkan dalam pekan ini selesai dikerjakan. ‘’Kebutuhan untuk formasi ini sesuai dengan arah pusat memang diperlukan pelayanan dasar, seperti guru, tenaga kesehatan dan teknis staf pejabat struktural,’’ ucapnya.
Saat ini kebutuhan guru di Tabanan masih cukup besar. Dari 1.000 orang guru yang dibutuhkan, baru 200 yang terisi. Itupun 100 CPNS dan 100 PPPK hasil perekrutan tahun 2018. ‘’Jadi, memang kebutuhan dasar yang kekurangan. Sekarang ini formasi tengah dipersiapkan sebelum dikirim ke pusat,’’ katanya. (kmb28) I Wayan Sugatra
Bali Post/bit
Sidak Rumah Kos, Petugas Temukan Duktang Tanpa E-KTP Tabanan (Bali Post) Kabupaten Tabanan sebagai daerah penyangga Kabupaten Badung dan Kota Denpasar menjadi magnet besar bagi para pendatang baru untuk mengais rezeki. Fenomena arus balik yang serta merta membawa gelombang penduduk pendatang (duktang) dari luar Bali dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Sayangnya duktang yang datang ke Bali kerap tanpa membekali diri dengan identitas lengkap. Terbukti dalam sidak administrasi kependudukan oleh tim Yustisi Pemkab Tabanan yang digelar Senin (17/6) malam, di sejumlah tempat kos di Banjar Gerokgak Kecamatan Tabanan dan Banjar Pande Kecamatan Kediri masih ditemukan duktang yang tidak memiliki e-KTP. ‘’Masih ada yang tidak mengantongi identitas. Yang terjaring ada 14 orang, dari 20 kamar kos yang terpaksa kita gedor,’’ beber Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba, Selasa (18/6)
kemarin. Dikatakannya, sidak dalam upaya pembinaan penyelenggaraan administrasi kependudukan yang diatur dalam Perda No. 5 Tahun 2010 ini menyasar 15 rumah kos dengan total 200 kamar. Operasi melibatkan tim Yustisi Kabupaten Tabanan ini dibagi dua regu, terdiri dari unsur kejaksaan, kepolisian, Satpol PP dan OPD terkait, serta dibantu linmas dan pecalang desa setempat. Sarba yang juga mantan Kabag Humas Tabanan ini sangat menyayangkan masih adanya pemilik rumah kos yang cuek dengan kondisi hunian kamar milik mereka. ‘’Banyak pemilik kos yang tidak mencatat siapa saja yang menghuni kamar kos dan terkesan dibiarkan begitu saja,’’ terangnya. Terkait hal itu, petugas telah memberikan teguran dan pembinaan langsung kepada pemilik kos agar selalu memperhatikan dan mencatat siapa saja yang menyewa kamar kos, sehingga gampang melakukan
pengawasan. ‘’Sementara yang terjaring akan disidang di Pengadilan Negeri tanggal 25 Juni mendatang,’’ ucapnya. Sarba juga menyampaikan, operasi kependudukan ini digelar terkait penegakan Perda tentang Kependudukan. Karena bagaimanapun ketatnya penjagaan di pintu-pintu masuk menuju Bali, seperti di Gilimanuk, selalu saja masih banyak ditemukan pelanggaranpelanggaran kependudukan. ‘’Kami tidak kaku atau mengekang. Ini wilayah NKRI. Di mana pun boleh tinggal dan mencari kehidupan, sepanjang prosedur dan aturan-aturan yang mengikat harus ditaati,’’ ungkapnya. Ditambahkannya, operasi ini akan terus berlanjut untuk menjamin ketertiban administrasi kependudukan dan mencegah hal-hal yang membahayakan. Seperti tindakan kriminal dan teroris, sehingga memberikan keamanan, ketenteraman dan ketertiban umum. (kmb28)
Lupa Matikan Dupa, Bale Gede Terbakar
Bali Post/ist
SIDAK - Tim Yustisi Pemkab Tabanan saat sidak di salah satu rumah kos.
Dijagokan Maju dalam Pilbup
Boping Pilih Fokus di Dewan Bali Tabanan (Bali Post) Namanya digadanggadang menjadi salah satu kader PDI-P yang layak maju dalam bursa calon bupati (cabup) Tabanan 2020-2025. Namun, Ketut Suryadi alias Boping justru menanggapinya dengan santai. Ia mengaku hanya ingin fokus melaksanakan tugasnya sebagai anggota DPRD Provinsi Bali. Dalam Pileg 2019, mantan Ketua DPRD Tabanan ini berhasil melenggang ke gedung Dewan Bali. Boping yang diwawancarai Minggu (16/6), menyatakan bermunculannya nama sejumlah kader yang dijagokan menjadi cabup maupun cawabup Tabanan merupakan hal wajar dalam demokrasi. Apalagi Tabanan memiliki orang-orang hebat yang diyakininya mampu membangun Tabanan ke arah lebih baik. ‘’Ya, minimal harus mampu belajar dan berkaca dari kesalahan 20 tahun kemarin, dan mau mengambil hal-hal positifnya sebagai pegangan,’’ tegasnya. Namun saat disinggung terkait kesalahan yang dimaksudkannya, Boping
hanya menjawab ringan. ‘’Setiap rezim pasti punya kesalahan dan kebenaran, harus paham itu,’’ ucapnya. Soal siapa yang akan maju sebagai cabup dan cawabup Tabanan dari PDI-P, Boping menegaskan, semua akan kembali kepada keputusan atau rekomendasi dari induk partai. ‘’Semua silakan menjadi keputusan induk partai, asal jalankan demokrasi partai dengan terbuka dan jujur. Jangan jadi kebiasaan buruk, partai mengubur daulat rakyat. Biarkan rakyat dulu bicara untuk menentukan figurnya, tentu lewat mekanisme partai,’’ tegasnya. Lalu, calon pemimpin seperti apa yang dibutuhkan Tabanan? Boping pun mengatakan, Tabanan sebetulnya tidak kalah potensinya dengan kabupaten lain. Tabanan memiliki sumber daya alam paling lengkap. Kelebihan Kabupaten Tabanan inilah yang harus didukung dengan orientasi dan komitmen untuk membangun daerah. ‘’Pertama, seorang pemimpin daerah nantinya
Tabanan I Made Suarjaya yang mendampingi tim monitoring Pemkab menyatakan pihaknya telah berupaya melakukan perbaikan dan peningkatan pelayanan seperti yang direkomendasikan Ombudsman. Berbagai perbaikan telah dilakukan termasuk kesiapan SDM melaksanakan hal tersebut, sehingga mampu memberikan layanan prima pada masyarakat khususnya pasien. ‘’Salah satunya penerapan teknologi infiormasi dalam pendaftaran pasien yang akan berobat serta layanan lainnya,’’ jelasnya. (kmb28)
harus memiliki cita-cita, impian dan konsep-konsep yang autentik dan substantif terhadap persoalan-persoalan di Tabanan. Kedua, seorang pemimpin daerah harus mengajak rakyat untuk memahami semua impian, konsepsi dan cita-cita untuk menuju kesejahteraan Tabanan secara kolektif dan lan. berkeadi -
Ketut Suryadi
Bagaimana juga seorang pemimpin daerah nantinya memfasilitasi rakyat dan berikan ruang seluasluasnya untuk mengembangkan diri sesuai potensi wilayah masing-masing, di sini pemerintah hanya sebagai pendamping, pembina, dan regulator,’’ jelasnya. Untuk diketahui, Boping dikabarkan akan maju dalam bursa Cabup Tabanan. Ada pula yang mengatakan dia akan dipaketkan menjadi Cawabup bersama Komang Gede Sanjaya, sehingga muncul nama paket Sanjaya-Boping. Selain itu, beredar nama paket cabup dan cawabup lainnya, yakni Sanjaya dengan I Putu Eka Nurcahyadi yang merupakan kader PDI-P asal Kecamatan Marga. (kmb28)
Bali Post/bit
Tabanan (Bali Post)Kasus kebakaran akibat faktor kelalaian belakangan marak terjadi di Tabanan. Seperti yang terjadi Senin (17/6) malam, bale gede milik I Made Darmawan (60), warga Banjar Baturiti Kelod Desa Baturiti Kecamatan Kerambitan, terbakar. Api diduga berasal dari dupa yang lupa dimatikan oleh pemilik rumah. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 100 juta. Dari informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 22.15 Wita. Kasubag Humas Polres Tabanan Iptu Made Budiarta, Selasa (18/6) kemarin mengatakan, peristiwa tersebut bermula saat istri korban melakukan persembahyangan di bale gede dengan sarana sesajen dan dupa yang diletakkan di pelangkiran bale gede sekitar pukul 18.00 Wita. Dupa yang masih menyala itu dibiarkan di pelangkiran tersebut. Pemilik rumah kemudian menuju kamar tidur yang berada di sebelah selatan bale gede. Sekitar pukul 22.30 Wita, terdengar suara benda terbakar. ‘’Setelah dicek ternyata api sudah membesar di bale gede,’’ ucapnya. Melihat kobaran api, pemilik rumah kemudian berteriak meminta tolong warga sekitar dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun api kian membesar dan sulit dijinakkan. Setelah petugas dengan tiga unit armada pemadam kebakaran tiba di TKP, api baru bisa dipadamkan. Api padam sekitar pukul 23.45 Wita. ‘’Beruntung tidak sampai ada korban jiwa,’’ kata Iptu Made Budiarta. (kmb28)
BULELENG
8
Rabu Kliwon, 19 Juni 2019
Dikunjungi Universitas Negeri Semarang
Undiksha ”Sharing’’ Terkait Pendirian Fakultas Kedokteran
KUNJUNGAN KERJA – Rektor Undiksha Prof. Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. (tengah) menerima rombongan kunjungan kerja Universitas Negeri Semarang, Kamis (13/6) lalu.
Mobil Tabrak Pohon Perindang Lima Orang Luka-luka Singaraja (Bali Post) – Nasib nahas dialami lima orang asal Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan. Mobil yang mengangkut mereka mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Singaraja - Amlapura wilayah Dusun Dauh Munduk, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Selasa (18/6) dini hari kemarin. Akibat kecelakaan, kelimanya mengalami luka-luka hingga harus dirawat di rumah sakit. Kasat Lantas AKP Putu Diah Kurniawandari seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatakan, lakalantas ini berawal ketika pengemudi mobil dengan nomor polisi (nopol) B 1572 BYG, Gede Widiarta (29), asal Desa Bungkulan Kecamatan Sawan melintas dari barat. Mobil mengangkut empat temannya yakni Gede Ardi Wiardana (20), Ketut Sumber Kawindra, Ketut Juli Artawan (20), dan Ketut Prema Santi (19). Di lokasi kejadian, pengemudi tidak bisa mengendalikan mobil hingga oleng dan melaju liar ke luar jalur. Pertama kali mobil menabrak pohon asam di kiri jalan. Meskipun sudah membentur pohon asam, mobil tetap melaju liar. Setelah itu, kembali menghantam pohon mangga dan akhirnya baru berhenti setelah membentur pagar pembatas rumah salah satu warga di lokasi kejadian. Akibat benturan itu, pengemudi dan empat penumpang terluka parah. Mereka kemudian dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis. Sementara bodi mobil bagian depan rusak berat akibat benturan saat kejadian. Bahkan, benturan itu membuat warga di sekitar lokasi terkejut hingga keluar rumah. ‘’Dari laporan Unit Lalu Lintas (Lantas) Polsek Sawan, kami menerima laporan lakalantas tunggal yang mengakibatkan pengemudi dan empat penumpang terluka dan masih dirawat di rumah sakit,’’ katanya. Menurut Kurniawandari, penyebab lakalantas diduga karena kurang hati-hatinya pengemudi saat berkendara di jalan raya. Parahnya lagi, ada dugaan kalau sang pengemudi sempat mengonsumsi minuman beralkohol (mikol) sebelum mengemudi. Inilah yang diduga menyebabkan pengemudi tidak konsentrasi karena berada di bawah pengaruh alkohol. Hal tersebut dikuatkan dari mulut pengemudi yang mengeluarkan bau alkohol. ‘’Kasusnya masih diselidiki, namun hasil sementara pengemudi ini diduga mabuk saat berkendara karena dari mulutnya ada bau alkohol, dan penyebab pasti masih kita dalami,’’ jelasnya. (kmb38)
FAKULTAS Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) memantik perhatian sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Salah satunya dari Universitas Negeri Semarang. Universitas berstatus sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) ini melaksanakan kunjungan kerja sekaligus menggali informasi terkait proses pendiriannya, Kamis (13/6) lalu. Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Zaenuri, S.E., M.Si., Akt. Ia yang didampingi sejumlah jajarannya mengaku memiliki rencana untuk mendirikan Fakultas Kedokteran. Hal tersebut sebagai salah satu bentuk dukungan untuk bidang kesehatan. Kunjungan ke Undiksha ini diharapkan mampu memberikan
gambaran terkait hal-hal yang harus dipersiapkan maupun lainnya untuk mewujudkan cita-cita itu. ‘’Undiksha sudah lebih dulu memiliki Fakultas Kedokteran. Kami ingin tahu proses pendiriannya. Hal apa saja yang harus dipersiapkan,’’ katanya. Respons positif juga diberikan untuk FK Undiksha karena mampu berdiri di perguruan tinggi yang masuk sebagai LPTK. Sebuah hal yang cukup sulit diwujudkan. Selain melalui kunjungan tersebut, mewujudkan rencana itu, pihaknya juga melakukan upaya lain. Salah satunya meminta dukungan stakeholder terkait, seperti rumah sakit untuk pendidikan. ‘’Kami ingin proposal secepatnya bisa terselesaikan. Harapannya
kerja sama dengan Undiksha tetap berjalan,’’ jelasnya. Sementara itu, Rektor Undiksha Prof. Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. mengatakan, pendirian fakultas yang surat keputusannya turun dari pemerintah pusat pada 8 Agustus 2018 lalu itu membutuhkan proses yang cukup panjang. Khususnya dalam penyusunan proposal. ‘’Kami harus berkali-kali melakukan FGD. Memperbaiki segala kekurangan,’’ katanya. Dukungan dari berbagai pihak, katanya, sangat diperlukan. Seperti halnya pemerintah daerah, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) maupun lainnya. Selain itu, kurikulum dan sumber daya manusia harus benar-benar dimantapkan. ‘’Banyak hal yang harus dipersiapkan.
Universitas Negeri Semarang sudah memiliki sejumlah program studi yang menjadi embrio Fakultas Kedokteran. Kami rasa pasti bisa mewujudkan rencana itu. Kami siap untuk bekerja sama dalam berbagi informasi,’’ tegasnya. Pada kesempatan tersebut juga dipaparkan keunggulan FK Undiksha. Kompetensi inti sesuai standar kompetensi dokter Indonesia tahun 2012. Sedangkan kompetensi pendukung, dokter dengan wawasan kedokteran pariwisata dengan konsep menciptakan health and wellness tourism. Selain Universitas Negeri Semarang, sebelumnya kunjungan juga dilakukan oleh Universitas Negeri Surabaya dan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Kepulauan Riau. (ad447)
”Job Fair’’ 2019 Sediakan 1.800 Lowongan Kerja Singaraja (Bali Post) – Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Buleleng menggelar bursa lowongan pekerjaan (job fair), Selasa (18/6) kemarin. Ada sekitar 1.800 lowongan kerja yang disediakan oleh 21 perusahaan baik di Buleleng maupun beberapa daerah di Bali, termasuk lowongan bekerja ke luar negeri. Job fair kemarin, dibuka Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) didampingi Kepala Disnakertrans Buleleng Made Dwi Putri Koriawan. Putri Koriawan mengatakan, job fair digelar rutin setiap tahun untuk memfasilitasi para pencari kerja yang baru lulus mulai dari jenjang SMA/SMK maupun perguruan tinggi. Ajang ini mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan. Pihaknya optimis, lulusan SMA/ SMK dan perguruan tinggi bisa mendapatkan pekerjaan dalam job fair. “Angkatan kerja lumayan tinggi dan peluang kerja pun demikian dan terbukti dari job fair ini ada sekitar 1.800 peluang kerja yang dibutuhkan perusahaan dan kami yakin dalam ajang ini peluang itu bisa dimanfaatkan para pencari kerja kita di daerah,” katanya. Sementara itu, Bupati Agus Suradnyana mengatakan, job fair merupakan
ruang komunikasi antara pencari kerja dan penyedia lowongan kerja. Para pencari kerja bisa memilih pekerjaan maupun berdiskusi dengan para penyedia lowongan kerja. Pelamar pun bisa mengukur kompetensi masing-masing sehingga bisa memutuskan lowongan kerja yang akan dilamar. “Diharapkan, job fair ini bisa membantu mereka dalam mendapatkan peluang kerja yang ada,” katanya. Agus Suradnyana berharap, lembaga informal terus menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan teknologi kekinian. Ini karena kebutuhan tenaga kerja bergerak terus sesuai zaman. Keunggulan tenaga kerja di daerah dan Indonesia pun bisa dikembangkan seperti attitude atau sopan santun. “Kita punya keramahtamahan dan attitude. Itu bisa menjadi keunggulan tenaga kerja kita,” tegasnya. Salah seorang pencari
Bali Post/kmb38
JOB FAIR – Sekitar 1.800 peluang kerja dibuka dalam bursa lowongan pekerjaan (job fair) yang digelar Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Buleleng, Selasa (18/6) kemarin. kerja, Luh Putu Damayanti, menyebut ini pertama kali dirinya mencari pekerjaan melalui job fair. Job fair dapat
mengurangi pengangguran, karena dengan mengikuti bursa lowongan kerja, dia dan temannya bisa mencari pe-
kerjaan yang dikehendaki, sehingga tidak harus mengganggu setelah menyelesaikan pendidikan. (kmb38)
Nelayan Nekat Curi TV LED
Bali Post/ist
IDENTIFIKASI – Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Buleleng melakukan identifikasi di lokasi kecelakaan lalu lintas mobil B 1572 BYG yang menyebabkan pengemudi dan empat penumpang luka parah.
Singaraja (Bai Post) – Hasil tangkapan ikan di laut yang menurun memaksa seorang nelayan Hasnawai (32) asal Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak melakukan aksi pencurian. Dia mencuri televisi LED ukuran 32 inci di rumah korban Juhriah (50) warga sekampungnya. Apesnya, belum sempat menjual hasil curiannya itu, pria yang masih membujang ini ditangkap Unit Reskrim Polsek Kawasan Laut Celukan Bawang. Kepala Sub-Bagian (Kasubag) Humas Iptu Gede Sumarjaya didampingi Kanit Reskrim Polsek Kawasan Laut Celukan Bawang Iptu Ketut Yasa Adnyana seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Selasa (18/6) kemarin mengatakan, sebelum kejadian, rumah korban dalam kondisi kosong karena ditinggal mudik merayakan Idul Fitri pada 7 Juni 2019 lalu. Kesempatan itu tidak
disia-siakan pelaku. Dengan leluasa, pelaku masuk ke dalam rumah korban melalui jendela yang tidak dipasangi terali. Apalagi, pelaku sendiri sempat mengintai rumah korban, sehingga mengetahui cara masuk ke dalam rumah dengan aman. Pelaku berusaha mencari barang berharga milik korban, namun tidak satu pun barang berharga ditemukan di dalam rumah. Saat itu, pelaku hanya menemukan televisi LED ukuran 32 inci yang dipasang di salah satu ruang kamar. Sekitar 10 menit, televisi layar datar itu dicopot kemudian dibungkus dengan karung. Pelaku kemudian meninggalkan rumah korban dan menyembunyikan televisi tersebut di belakang rumahnya. “Kasus ini dilaporkan oleh anak korban atas nama Bahtiar yang menemukan rumahnya disasar pencuri. Dengan penyelidikan dan
pengumpulan bukti-bukti, pelaku ditangkap dengan barang bukti televisi yang disembunyikan di rumah pelaku,” katanya. Hasnawai di hadapan penyidik mengakui telah mencuri televisi milik korban. Tadinya dia ingin mencari barang berharga, namun tidak ada di dalam rumah korban. Agar aksinya tidak sia-sia, dia kemudian mengambil televisi tersebut. Untuk menyembunyikan barang curiannya, Hasnawai membungkus televisi tersebut dengan karung kemudian disimpan di rumahnya untuk menunggu calon pembeli. Namun, saat menunggu pembeli, polisi lebih dahulu menangkapnya. Dia mengaku terpaksa mencuri karena terdesak beban kebutuhan hidup seharihari. Sementara penghasilan menjadi nelayan penangkap ikan belakangan ini semakin menurun akibat cuaca buruk. Hasnawai melanggar pasal
Bali Post/kmb38
DITANGKAP – Hasnawai (32), nelayan asal Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak, ini ditangkap polisi setelah mencuri televisi LED ukuran 32 inci. 363 ayat 1 ke-3 dan 5 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Saat ini,
dia ditahan di Mapolsek Kawasan Laut Celukan Bawang. (kmb38)
Penyidik Kembali Panggil Oknum Perbekel Celukan Bawang Singaraja (Bali Post) – Pascaditetapkan sebagai tersangka, oknum Perbekel Celukan Bawang, MA, kembali dipanggil penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng, Selasa (18/6) kemarin. Pasalnya, penyidik masih memerlukan keterangan tambahan sebelum merampungkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). MA menjadi tersangka atas kasus dugaan mark-up pembayaran dana ganti rugi pembangunan gedung kantor Perbekel Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak. Tersangka MA datang memenuhi panggilan penyidik sekitar pukul 14.00 wita. Dia didampingi pengacaranya, Putu Artha, datang ke Kejari Buleleng dengan mobil pribadi. Tersangka menjalani pemeriksaan tambahan di ruang Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Buleleng. Pemeriksaan berlangsung alot dan baru berakhir sekitar pukul 16.00 Wita. Begitu keluar gedung Kejari Buleleng, tersangka menolak memberikan keterangan kepada wartawan, bahkan berusaha menghindar. Pengacara tersangka, Putu Artha, mengatakan, kliennya diperiksa untuk memberikan keterangan tambahan. Ada
sekitar delapan pertanyaan yang diajukan penyidik pada kliennya. Dari materi pemeriksaan itu, kliennya menjelaskan bahwa proses tukar guling lahan antara PT General Energi Bali (GEB) tidak diketahui dengan pasti karena proses itu dilakukan oleh perbekel sebelumnya. Meski demikian, dia tidak menampik, kliennya melakukan kekeliruan pada proses pembangunan kantor perbekel dengan dana ganti rugi yang dibayarkan PT GEB. Untuk menguatkan keterangan kliennya itu, dia berencana akan mengajukan saksi yang meringankan kepada penyidik. Sementara itu, Kasi Pidana Khusus Kejari Buleleng Wayan Genip mengatakan, keterangan itu dibutuhkan untuk mendukung keterangan dari saksi-saksi lain yang telah diperiksa. Hingga kini, pihaknya telah memeriksa sebelas saksi yang terkait kasus tersebut. Saksi itu dimintai keterangan terkait proses pencairan dan pemberian dana pembangunan, pelaksanaan pembangunan, hingga pembayaran pada kontraktor pelaksana. Menurut Genip, penyidik sekarang hanya perlu melengkapi sejumlah keterangan pendukung. Apabila telah rampung, berkas segera dilimpahkan kepada jaksa penuntut
umum (JPU). “Sekarang, kami tinggal tahap pemberkasan, sebelum nanti kami serahkan ke penuntut umum,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, dugaan kasus ini berawal ketika PT GEB membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Celukan Bawang yang sekarang telah beroperasi. Pada 2014 silam, investor menyerahkan ganti rugi bangunan gedung kantor perbekel yang terkena jalur proyek itu. PT GEB membeli lahan di Dusun Celukan Bawang dengan luas yang sama dengan areal kantor lama di Dusun Pungkukan. Sementara untuk pembangunannya, PT GEB juga menyerahkan dana ganti rugi. Dana ganti rugi bangunan kantor perbekel desa itu sekitar Rp 1,1 miliar dibayarkan melalui rekening pribadi. Pembangunan itu tidak melalui proses tender di lembaga resmi, tetapi dilakukan dengan cara penunjukan langsung. Rekanan yang ditunjuk langsung itu juga mengerjakan pembangunan pagar pembatas gedung kantor perbekel. Pembangunan tersebut diduga tidak sampai menghabiskan biaya sebesar dana ganti rugi yang diserahkan PT GEB atau telah dilakukan mark-up. (kmb38)
Wayan Genip
Bali Post/kmb38
GIANYAR
Rabu Kliwon, 19 Juni 2019
9
Bangga Menari dengan Topeng Karya Sendiri
PAGI itu, I Made Martin (36) terlihat sangat hati-hati menggoreskan kuas pada topeng Anoman. Proses pewarnaan itu merupakan proses
terakhir dalam pengerjaan topeng sekaligus untuk memperkuat karakter topeng tersebut. Sesekali pria kelahiran 2 Juli 1983 ini tampak me-
nyodorkan topeng tersebut kepada ayahnya, Nyoman Narka (65), untuk dikoreksi. Sejak menamatkan pendidikannya di Program Studi
Bali Post/ian
TOPENG - I Made Martin dan ayahnya, Nyoman Narka sedang menyelesaikan topeng pesanan pelanggannya.
Perajin Perak Wajib Tingkatkan Daya Saing Gianyar (Bali Post)Pengembangan kembali kerajinan perak di Desa Celuk, Kecamatan Sukawati memang masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya persoalan ekspor bagi para perajin yang masih produktif. Melihat kondisi ini, pemerintah diminta meningkatkan kualitas SDM perajin perak di desa setempat untuk meningkatkan daya saing di pasar global. Berdasarkan data Disperindag Gianyar, saat ini di Desa Celuk terdapat sekitar 300 perajin perak. Namun tidak semuanya beraktivitas secara
maksimal sebagai perajin perak karena terganjal beberapa kendala. “Persaingan bebas dan keterbukaan informasi berdampak sangat luas bagi industri ekspor di Gianyar,” kata Kabid Perdagangan Disperindag Gianyar Heni Sriwahju saat memberikan pembinaan kepada perajin perak di Desa Celuk, Selasa (18/6) kemarin. Guna meningkatkan daya saing produk dan memperluas akses pemasaran secara global, kata Heni Sriwahju, perlu dilakukan pemanfaatan teknologi informasi. “Peman-
faatan teknologi iformasi itu sangat mutlak dilakukan untuk meningkatkan kompetensi para perajin perak,” ujarnya. Melihat kondisi ini, Disperindag Kabupaten Gianyar memberi pelatihan ekspor untuk sejumlah perajin di Desa Celuk. “Melalui pelatihan ini, kami berharap dapat meningkatkan wawasan dan membantu para perajin perak, sehingga dapat memasarkan produknya secara online dan dapat bersaing dengan produk sejenis dari negara lain,” tegasnya. (kmb35)
Bali Post/kmb35
PEMBINAAN - Suasana pembinaan para perajin perak di Desa Celuk, Selasa (18/6) kemarin.
Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik (Sendratasik) Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni IKIP PGRI Bali beberapa waktu lalu, Martin memutuskan membantu ayahnya untuk mengerjakan pesanan topeng yang masuk. “Saya sebenarnya bisa mengerjakan semua proses dalam pembuatan topeng. Tapi saya lebih sering mendapat bagian finishing atau proses pewarnaan. Proses awal dari pengolahan bahan sampai pembentukan lebih sering dikerjakan oleh Bapak,” ujar Martin ketika ditemui Bali Post di kediamannya di Banjar Apuan, Desa Singapadu, Apuan, Kecamatan Sukawati, belum lama ini. Martin mengatakan, awalnya ia sama sekali tidak tertarik menjadi perajin topeng. Makanya begitu menamatkan pendidikan SMA, ia lebih sreg melanjutkan pendidikan di Program Studi Sendratasik dengan spesialisasi seni tari. Menurutnya, menjadi seorang penari memberikan kesempatan yang lebih luas baginya untuk berkarier. Bisa menjadi guru tari, membuka sanggar tari maupun menjadi penari freelance pada sebuah
pergelaran. Ia juga mengaku tidak pernah belajar secara khusus untuk membuat topeng. “Saya bisa membuat topeng karena setiap hari melihat Bapak membuat topeng. Suatu hari saya coba-coba membuat topeng dari proses pembentukan hingga perwarnaan. Ternyata hasilnya tidak terlalu mengecewakan, sehingga keterusan sampai sekarang. Menariknya lagi, cukup banyak yang tertarik untuk membeli topeng karya saya,” kata ayah seorang putri yang masih balita ini menuturkan proses kreatifnya. Melihat potensi tersebut, Martin makin tertantang untuk mengasah keterampilannya dalam membuat topeng. Tanpa ragu-ragu ia mulai mengibarkan “bendera” Putra Topeng. Untuk memasarkan hasil karyanya, pria yang juga nyambi sebagai guru tari honorer di salah satu SD di desanya ini tidak lagi hanya menunggu calon pembeli datang ke bengkel kerjanya. Namun juga proaktif mempromosikan karya-karya topengnya di media social, sehingga mampu menjangkau kalangan yang lebih luas. “Awalnya pembeli topeng produk Putra
Wali/Pajegan seperti Topeng Tua, Topeng Arsawijaya, Topeng Penasar, Topeng Keras, Topeng Sidakarya, dan Topeng Bebondresan. Namun ia juga tidak menolak pesanan topeng lainnya, seperti topeng untuk pementasan Wayang Wong, Topeng Barong dan Topeng Rangda. Sebagian besar bahan baku topeng tersebut dari kayu pule yang dikenal memiliki kualitas yang baik untuk pembuatan topeng. Terkait harga dan waktu penyelesaian sebuah topeng, pria yang juga dikontrak sebagai penari pada pergelaran reguler di salah satu kebun binatang terkenal di Ginayar ini mengaku sangat variatif. Tergantung dari jenis topeng, bahan baku atau jenis kayu dan peruntukan topeng tersebut. “Harganya sangat variatif, mulai dari Rp 350 ribuan hingga jutaan rupiah. Saya hanya membuat topeng setengah hari, karena sore harinya harus menari di pergelaran reguler di salah satu kebun binatang di Gianyar. Sedangkan menari Topeng Wali saya fungsikan sebagai sarana ngayah alias tidak ada tarif khusus sekali pentas,” ujarnya. (ian)
Diduga Palsukan ”Awig-awig”
Bendesa Pakraman Jasan Ditetapkan sebagai Tersangka Gianyar (Bali Post) Bendesa Pakraman Jasan, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang I Wayan Arcana Wijaya ditetapkan sebagai tersangka oleh jajaran Polres Gianyar. Penetapan ini dilakukan karena sebagai bendesa dia diduga sudah memalsukan awig-awig desa pakraman setempat. Kini kasus tersebut masuk dalam tahap P 19 dari Kejaksaan Negeri Gianyar. Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar Nyoman Bella membenarkan pihaknya menerima pelimpahan berkas kasus pemalsuan awigawig dari Polres Gianyar. Pihaknya sudah mengecek kasus dengan tersangka seorang bendesa pakraman tersebut. “Itu sudah dua kali P19, berkasnya dikembalikan ke kepolisian,” kata Nyoman Bella, Selasa (18/6) kemarin. Menurut Bella, pengembalian ini dilakukan karena ada sejumlah unsur yang belum terpenuhi. Misalnya unsur merugikan orang lain, unsur pemalsuan dan unsur lainya. Namun setelah P19 yang kedua, pihak kepolisian belum melakukan pengembalian kembali ke Kejari Gianyar. “Sampai saat ini belum ada pengem-
balian kembali dari Polres. Karena ini lama tidak ditindaklanjuti, sekarang kami menyiapkan P20,” katanya. Bella menambahkan, sebelumnya Bendesa Pakraman Jasan itu memang ditetapkan sebagai tersangka di tingkat penyidikan. “Memang dari awal ditingkat penyidikan ini tersangkanya,” ujarnya. Sementara itu, Bendesa Pakraman Jasan I Wayan Arcana Wijaya saat dikonfirmasi via telepon mengaku tidak tahu menahu terkait penetapan dirinnya sebagai tersangka. Sementara terkait kasus pemalsuan awig-awig itu, ia enggan berkomentar. “Saya tidak tahu soal itu Pak,” katanya singkat. Informasi yang dihimpun di lapangan, kasus pemalsuan awig-awig ini dilaporkan oleh warga Desa
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gianyar Gelar ”Workshop” Kearsipan bagi Pengelola Arsip OPD GUNA meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan pengelola arsip Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gianyar menyelenggarakan Workshop Kearsipan Tahun 2019. Workshop dibuka Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gianyar Cokorda Gde Agusnawa di Ruang Rapat UPT Farmasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, Selasa (18/6) kemarin. Cokorda Gde Agusnawa mengatakan, workshop kearsipan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini dilaksanakan untuk meyamakan persepsi pengelola arsip OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta terwujudnya tertib arsip di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar. Workshop Kearsipan diikuti 70 peserta, dilaksanakan dari tanggal 18-21 Juni 2019, yang terbagi menjadi dua gelombang. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Kepala Bidang Pengelolaan Arsip
Topeng hanya terbatas di kalangan penari topeng yang kebetulan pernah menari sepanggung dengan saya pada sebuah pergelaran. Setiap mendapat panggilan untuk menarikan Tari Topeng serangkaian pujawali (upacara keagamaan-red) pada sebuah pura, saya selalu mengenakan topeng hasil karya sendiri. Selain lebih percaya diri mengenakan topeng buatan sendiri, moment ini sekaligus saya memanfaatkan untuk mempromosikan topeng-topeng produk Putra Topeng. Biasanya ada saja teman-teman sesama penari topeng yang tertarik dan memesan topeng buatan saya,” kata penari yang sering diundang untuk menarikan Tari Topeng Pajegan saat upacara keagamaan di sejumlah pura ini. Menurut Martin, topengtopeng produk Putra Topeng saat ini tidak hanya diminati para penari topeng. Namun juga dikoleksi oleh para penggemar topeng untuk kepentingan hiasan dinding maupun ditempatkan di ruangan suci. Jenis topeng yang diproduksi sebagian besar merupakan karakter yang ada dalam pergelaran Topeng
WORKSHOP - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gianyar Cokorda Gde Agusnawa saat membuka workshop di Ruang Rapat UPT Farmasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, Selasa (18/6) kemarin. Dinas Kearsipan dan PerCok Agusnawa menambah- kita berharap para peserta pustakaan Provinsi Bali Dra. kan, arsip merupakan sumber nanti mengaplikasikan pemLuh Terry Yuliandari serta informasi dan sebagai alat belajaran yang didapat pada Arsiparis Madya pada Dinas pengawasan yang diperlukan unit kerja masing-masing,” Kearsipan dan Perpustakaan setiap instansi dalam rangka ujarnya. Provinsi Bali Ni Nyoman perencanaan, penganalisaan, Sementara itu, Kepala Wiwik Suryawati, S.H. den- pembangunan, pembuatan Bidang Pengelolaan Arsip gan materi SDM Kearsipan, laporan dan pembuatan kepu- Dinas Kearsipan dan PerManajemen Pengelola Arsip tusan. “Melihat hal itu, bila pustakaan Provinsi Bali Dra. Dinamis, Pengelolaan Ar- ada kesadaran dan budaya Luh Terry Yuliandari mensip Vital, Penyusutan Arsip tertib arsip di antara kita gatakan, saat ini masih banserta Praktek. Total materi semua, arsip akan memberi- yak aparat pemerintah yang dan praktek selama 20 jam kan manfaat dan nilai guna belum paham terhadap arsip. pelajaran. yang sangat vital. Untuk itu, Sehingga sering terjadi kel-
alaian serta daur hidup kearsipaan tersebut tidak dijalani padahal perangkat-perangkat daerah itu menciptakan arsipnya sendiri, menggunakan arsipnya sendiri yang semestinya dipelihara serta ada masa pemusnahan dan penyusutan sesuai masa retensinya. “Dari tingkat pimpinan hingga tingkat bawah harus paham tentang kearsipan, karena arsip bisa menjadi alat bukti hukum ketika ada masalah di kemudian hari. Karena arsip kita selamat, karena arsip kita bisa celaka,” tegasnya. Salah satu peserta workshop Ida Ayu Sri Mas Indrayani dari Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Gianyar mengaku sangat mengapresiasi dilaksanakan Workshop Kearsipan bagi pengelola arsip OPD di Lingkungan Pemkab Gianyar. Dengan adanya workshop ini, diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan dalam pengelolaan arsip. Karena, dengan pengelolaan arsip yang baik akan memudahkan dalam hal temu balik arsip yang tepat, cepat dan akurat. “Workshop ini penting sekali, bagus sekali buat kita anggota di dinas masingmasing. Penting juga untuk kita mengetahui tentang kearsipan itu, karena arsip itu sangan penting di pemerintahan,” katanya. (ad450)
Pakraman Jasan Kadek Artono. Menurut pelapor, awig-awig itu sudah dibuat sekitar tahun 1988. Kemudian Bendesa Jasan disebut sudah merubah salah satu paos atau pasal dalam awig-awig di desa pakraman setempat sekitar tahun 2018 lalu. “Kemudian bagian itu difoto kopi sebanyak 150 eksemplar. Dibagikan sama masyarakat di sini,” ujarnya. Artono kemudian membawakan paos berdasarkan terjemahan Drs. Nyoman Sukarta dari Universitas Udayana. “Paos menggunakan Bahasa Bali. Setelah diterjemahkan berbunyi: Sekalipun orang yang bersengketa tidak setuju dengan keputusan prajuru desa, boleh mereka memohonkan petunjuk pada pengadilan negeri saja. Bila keputusan pengadilan sama dengan keputusan prajuru desa, maka orang yang meminta keputusan dikenakan beban
berupa denda pecalang. Sesuai kesepakatan pararem,” ujar Artono membacakan salah satu pasal yang lama. Kemudian tanpa rapat desa, paos itu dirubah diamdiam oleh Bendesa Jasan. “Lalu yang dirubah, sekalipun orang yang bersengketa (bermasalah-red) tidak setuju pada keputusan pengadilan, tetapi bila keputusan yang dikeluarkan para aparat desa maka orang yang memohon keadilan dikenakan denda bea pecalang. Sesuai ketentuan pararem,” jelasnya. Lantaran awig-awig itu dipalsukan, maka Artono merasa dirugikan. Terlebih dia sedang bersengketa tanah di pengadilan. Ia sendiri baru mengetahui awigawig dipalsukan, kemudian langsung melaporkan bendesa ini ke Polres Gianyar. Setelah melalui proses penyelidikan, akhirnya Bendesa Jasan ini ditetapkan sebagai tersangka. (kmb35)
10
JEMBRANA
Rabu Kliwon, 19 Juni 2019
SOSOK Indonesia Damai
SEJUMLAH tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kabupaten Jembrana berharap Bangsa Indonesia selalu terjaga dan tercipta kehidupan masyarakat yang damai, rukun, tentram serta saling menghormati dan penuh toleransi. Dalam situasi sekarang ini peran tokoh agama, masyarakat dan tokoh adat diakui sangat penting. “Kami mengimbau masyarakat Indonesia benar-benar tetap dapat menjaga persatuan dan kesatuan, utamanya Aparatur Negara, Polri dan TNI harus tetap kompak kuat dan solid, jangan mudah digoyahkan dengan isu-isu yang ingin merusak Institusi Polri dan TNI,” ujar Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jembrana H. Tafsil. Terlebih dengan munculnya fenomena upaya sekelompok masyarakat sebelum dan pasca-Pilpres 2019 yang menginginkan Indonesia kacau dan hidup saling bermusuhan. Upaya adu domba antara satu masyarakat dengan lainnya. Begitu juga adanya gelar perkara sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), mantan anggota DPRD Jembrana ini mengharapkan masyarakat menyerahkan dan mempercayakan sepenuhnya kepada Mahkamah Konstitusi (MK). Sebab prosedur inilah yang telah disepakati oleh Bangsa Indonesia dan selaku tokoh masyarakat pihaknya meminta masyarakat khususnya masyarakat Jembrana jangan mudah terprovokasi terhadap ajakan-ajakan untuk melakukan demo yang berujung pada kerusuhan dan pengrusakan. Tafsil juga sangat berharap bangsa Indonesia tetap kuat, bersatu dan damai. (olo)
Ribuan Anjing Luput Vaksinasi Massal Negara (Bali Post) Dinas Pertanian dan Pangan (Distan) Jembrana melakukan penyisiran vaksinasi rabies hingga ke desa-desa. Upaya ini dilakukan guna mencegah hewan penular rabies khususnya anjing yang belum tervaksinasi massal belum lama ini. Diperkirakan, masih ada ribuan anjing yang luput dari vaksinasi massal dan berpotensi terjangkit virus rabies. Jembrana termasuk daerah yang kasus gigitan anjing rabiesnya cukup tinggi. Dari data yang dihimpun di Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, populasi anjing di Jembrana ada 42.090 ekor. Dari populasi itu yang telah divaksinasi massal beberapa waktu lalu sekitar 39.081 ekor. Sehingga masih ada lebih dari seribu anjing yang tercecer belum divaksinasi. “Karena itu kita lakukan penyisiran untuk vaksinasi anjing yang belum divaksin,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Veteriner Wayan Widarsa di sela-sela vaksinasi di Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, Selasa (18/6) kemarin. Upaya ini menurutnya akan dilakukan mulai bulan ini hingga akhir bulan Juni mendatang di semua desa dan kelurahan di Jembrana. Penyisiran dilakukan guna memastikan seluruh anjing sudah tervaksinasi dan pencegahan rabies pada hewan. Di Kelurahan Banjar Tengah menurutnya sempat ada temuan anjing yang positif rabies pada awal Juni lalu. Dari pengecekan anjing tersebut terlepas dari vaksin massal pada bulan Mei lalu. Dari data yang dihimpun Dinas, ada jumlah kasus gigitan anjing di Kabupaten Jembrana mulai Januari 2019 hingga Mei 2019 mencapai 1.258 kasus. Namun dari jumlah kasus gigitan itu, ada tujuh kasus gigitan yang positif anjing rabies. Salah satunya terjadi di Banjar Tengah. (kmb26)
TIDAK JELAS - Gedung BPR telah selesai dibangun namun rencana pembentukan BPR Jembrana nampaknya makin tidak jelas. Saat ini gedung tersebut digunakan untuk kantor Perusda dan pelayanan PDAM.
Dipertanyakan, Keseriusan Pemkab Membentuk BPR Jembrana
Negara (Bali Post) – Pembentukan BPR Jembrana hingga kini masih tak jelas alias gabeng. Padahal bangunan kantor dan perangkat hukum sudah lama terwujud, namun belum ada kepastian pendirian bank plat merah yang diinisiasi DPRD Jembrana ini. Peraturan Daerah (perda) terkait BPR ini sudah ditetapkan sejak dua tahun lalu. Tetapi Perda yang merupakan inisiatif DPRD ini belum terlaksana. Bahkan hingga menjelang akhir masa jabatan DPRD Jembrana periode 2014-2019 pelaksanaan
belum terwujud. Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jembrana I Ketut Catur, Selasa (18/6) kemarin ,kembali mempertanyakan realisasi pendirian BPR itu. Semestinya pemerintah daerah selaku eksekutor pendirian dievaluasi kin-
terbentur dengan persoalan yang berada di luar kendali eksekutif. Sejatinya DPRD berharap, BPR ini bisa beroperasi pada tahun 2018 lalu. Padahal sudah ada gedung lantai dua yang rencananya digunakan untuk kantor BPR di Jalan Udayana. Kantor tersebut untuk sementara dimanfaatkan untuk Perusda Jembrana dan pelayanan PDAM. (kmb26)
Soal Wacana Penundaan Pilkel Serentak
Panitia Desa Resah, Pemkab Yakin Tetap Berjalan Antusiasme masyarakat menyambut pemilihan perbekel/kepala desa (pilkel) serentak di 35 desa di Jembrana mendadak harus diredam. Kalangan legisltaif masih meragukan dasar hukum pelaksanaan pemilihan yang rencananya digelar September tahun ini. Keresahan pun muncul terutama dari kalangan panitia pemilihan tingkat desa, mengingat hingga saat ini mereka telah bekerja. Namun, pihak eksekutif tetap berkeyakinan pilkel serentak akan berjalan sesuai jadwal, meski upaya konsultasi tetap akan ditempuh.
VAKSINASI RABIES - Petugas sedang berusaha memvaksinasi anjing liar. Di Jembrana diperkirakan masih ada ribuan anjing yang luput vaksinasi massal dan akan disisir Distan setempat.
erjanya. “Perda sudah ada, tetapi realisasinya tak terlaksana,” tandas Catur. Menurutnya Perda pendirian BPR yang merupakan inisiatif DPRD ini bertujuan mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Banyak Kabupaten
yang telah memiliki BPR mampu memberikan kontribusi untuk pemerintah daerah. Pihaknya berharap agar eksekutif lebih serius dalam mendirikan BPR. Bila perlu menurutnya dibuatkan panitia kerja (panja). Dalam setiap Rapat Paripurna DPRD juga sering dipertanyakan hal tersebut. Namun eksekutif mengaku telah berupaya melakukan langkah konkret, tetapi masih
Rekomendasi dari DPRD Jembrana untuk penundaan pilkel serentak 35 desa, menuai keresahan di sejumlah desa yang telah melaksanakan tahapan. Masih gamangnya aturan ini membuat para panitia, termasuk para calon yang telah ditetapkan bertanya-tanya. Sementara dari Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) meskipun akan menanyakan, berkeyakinan pelaksanaan pilkades
serentak tetap berjalan. Sejumlah panitia di desa mengaku waswas dengan adanya polemik tersebut. Mereka terpaksa menunggu petunjuk teknis lebih lanjut terkait pelaksanaan pemilihan perbekel (pilkel) tersebut. Pasalnya di beberapa desa, sudah memasuki tahapan penetapan calon. Beberapa desa bahkan jumlah calon perbekel hingga lima orang. Dalam petunjuk
teknis pelaksanaan pilkel, bila ada bakal calon (balon) perbekel/kepala desa lebih dari lima orang yang mendaftar, maka akan dilakukan seleksi berdasarkan bobot nilai sesuai kriteria. Bobot nilai itu mencakup pengalaman bekerja di pemerintahan, tingkat pendidikan, usia dan persyaratan lainnya. “Terus terang kami terkejut dan kami masih menunggu petunjuk selanjutnya. Banyak yang sudah ditetapkan dan para calon juga banyak yang bertanya-tanya,” terang salah seorang panitia dihubungi, Selasa (18/6) kemarin. Namun, beberapa desa yang masih tahapan penjaringan serta pendaftaran tetap menjalankan tahapan. Mereka justru menilai bila tahapan tidak dijalankan justru akan muncul masalah baru. Asisten I Setda Jembrana yang juga Ketua Panitia Pilkel Kabupaten Jembrana 2019 I Nengah Ledang, Se-
lasa kemarin menambahkan, pihaknya sudah melapor kepada Bupati Jembrana I Putu Artha terkait permintaan Dewan untuk menunda Pilkel tersebut. Dikatakan sesuai hasil koordinasi, tahapan Pilkel yang sudah berjalan ini, diputuskan belum sampai harus ditunda. Menurutnya tahapan sudah berjalan, tidak mungkin ditunda. “Kami sampai berani memulai tahapan juga tidak sembarangan melangkah,” ujarnya. Perubahan Permendagri yang lama ke Permendagri Nomor 65 Tahun 2017, ada penghapusan syarat calon kepala desa (perbekel) yang sebelumnya diharuskan terdaftar sebagai penduduk dan bertempat tinggal di desa setempat minimal 1 tahun sebelum pendaftaran. “Nah, di Permendagri yang baru, syarat calon perbekel yang harus berdomisili di desa setempat, itu sudah dihapuskan, dan kami juga sudah tuangkan ke dalam
tatib (tata tertib) pilkel tahun ini. Kalau memang harus merubah Perda, yang diubah tidak banyak, dan hanya perlu menghapus syarat itu,” ujar Ledang yang juga mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Jembrana ini. Ledang juga mengatakan terkait kekurangan anggaran Pilkel di APBD 2019 dari Rp 2,8 miliar, hanya terpasang Rp 1,8 miliar sudah dikoordinasikan ke Mendagri. Dipastikan kekurangan anggaran bisa dibiayai lewat APBDes di masing-masing desa. Yang disiapkan di desa itu juga sebenarnya tidak banyak yakni untuk mamin (makan dan minum) dan ATK (alat tulis kantor). Menurut dia, pihaknya tetap menghormati masukan dewan. “Nanti akan kami usulkan perubahan Perda. Begitu juga kami menunggu petunjuk Pak Bupati, bersama-sama konsultasi ke Mendagri,” tandasnya. (olo)
Rabu Kliwon, 19 Juni 2019
KARANGASEM
11
Siswa SMK PGRI Amlapura Raih Juara II FLS2N Amlapura (Bali Post) Siswa SMK PGRI Amlapura terus mengukir prestasi gemilang di tingkat provinsi maupun nasional. Kali ini, siswa SMK PGRI Amlapura kembali mampu merebut juara II film pendek pada lomba Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang dilaksanakan di Hotel Batu Karu, Ubung, Denpasar beberapa hari lalu. Waka Kesiswaan SMK PGRI Amlapura I Komang Astra Negara didampingi guru pembina I Wayan Gede Artawa, Selasa (18/6) kemarin mengungkapkan, juara II lomba film pendek tersebut diraih oleh I Nengah Arta Dana dan I Putu Eka Pratama siswa kelas XI jurusan multimedia. ‘’Tema film pendek yang sukses meraih juara II itu yakni tema kesatuan dan
persatuan,’’ ujarnya. Astra Negara mengaku sangat mengapresiasi dan bangga atas prestasi yang diraih oleh siswanya. Pasalnya, ini merupakan torehan prestasi keempat kalinya yang diraih oleh siswanya secara berturut-turut sepanjang empat tahun terakhir. Prestasi pertama di lomba yang sama yakni pada tahun 2016 lalu. Kala itu, siswanya mampu meraih juara III, kemudian 2017 meraih juara II, 2018 sukses merebut juara I dan berhak mewakili Bali di tingkat nasional di Aceh, dan 2019 kembali meraih juara II. Raihan prestasi tahun ini diakui memang menurun dibandingkan tahun lalu. Kendati demikian, pihaknya tetap bersyukur anak asuhannya bisa kembali meraih juara. ‘’Meskipun prestasi menu-
run, kita pihak sekolah tetap mengapresiasi perjuangan mereka hingga sukses kembali meraih juara. Karena untuk memperoleh juara ini tidak mudah. Butuh perjuangan dan harus bersaing dengan siswa dari sekolah-sekolah ternama di Bali. Setidaknya, kita mampu terus menjaga eksistensi juara di lomba ini. Karena lomba ini cukup bergengsi,’’ katanya. Selain meraih juara II dalam Lomba FLS2N, siswa SMK PGRI Amlapura juga sukses menyabet juara II lomba fruit carving dalam ajang Festival Tenganan. Selain meraih juara II, siswanya juga meraih juara harapan II. Juara II diraih siswa atas nama I Gede Eka Wardana dan juara harapan II diraih I Kadek Buki Atmata, siswa kelas XI jurusan perhotelan.
Astra Negara mengatakan, untuk tahun ini, SMK PGRI Amlapura membuka empat jurusan yakni Multimedia, Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Perhotelan dan Tata Boga. Tahun ini, sekolah membuka dua kompetensi keahlian yakni akuntansi dan usaha perjalanan wisata. Dibukanya dua kompetensi keahlian ini merupakan masukan dari masyarakat karena selama ini sekolah dinilai sudah menorehkan prestasi yang bagus. ‘’Saat ini untuk akuntansi sudah ada 8 siswa yang mendaftar dan untuk usaha perjalanan wisata 4 siswa. Kemungkinan, nanti siswa yang mendaftar bertambah. Karena pendaftaran PPDB dibuka sampai 13 Juli mendatang,’’ jelas Astra Negara. (kmb41/k100)
Pawai JKPI
Dishub Larang Truk Galian C Lewati Jalur Untung Surapati Amlapura (Bali Post) Para sopir truk pengangkut material galian C diimbau tidak melalui Jalan Untung Surapati menuju Jalan Jenderal Sudirman pada 22 Juni mendatang. Pasalnya, akan dilaksanakan kegiatan Pawai Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) dan HUT ke-379 Kota Amlapura. Imbauan yang dikeluarkan Dinas Perhubungan ini untuk menjaga agar kegiatan pawai tidak terganggu.
Bali Post/kmb41
JUARA - Dua siswa yang sukses meraih juara II film pendek dalam Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).
Pohon Perindang Tumbang Ganggu Arus Lalu Lintas
Amlapura (Bali Post) Bencana pohon tumbang kembali terjadi Selasa (18/6) kemarin. Kali ini, pohon tumbang terjadi di akses Jalan Untung Surapati, tepatnya di sebelah utara Polsek Karangasem. Arus lalu lintas pun sempat terganggu akibat pohon melintang di jalan raya. Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Arimbawa mengatakan, pohon tumbang sekitar pukul 04.10
Wita. Saat menerima informasi adanya pohon perindang tumbang, pihaknya langsung menerjunkan petugas untuk melakukan assessment atau penanganan pohon tersebut. “Pohon tumbang diameternya mencapai 30 cm. Pohon tumbang menimpa kabel milik PLN dan kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak PLN. Kejadian ini sempat membuat arus lalu lintas terganggu. Dalam pembersihan ini, kita dibantu
petugas Polsek Karangasem. Sekarang, pohon tersebut sudah tertangani dan arus lalu lintas sudah kembali normal,” katanya. Sebelumnya, rumpun bambu longsor di Banjar Dinas Delem, Desa Duda, Selat, Senin (17/6) lalu. Longsoran menimpa badan jalan. Untuk membersihkan material longsoran tersebut, petugas BPBD dibantu oleh masyarakat setempat. (kmb41)
Ida Bagus Putu Suastika
Bali Post/kmb41
‘’Truk pengangkut material galian kita arahkan untuk melewati Jalan Veteran Amlapura,’’ ujar Kepala Dinas Perhubungan Karangasem Ida Bagus Putu Suastika, Selasa (18/6) kemarin. Untuk tanggal 21-22 Juni, Suastika juga mengimbau seluruh masyarakat Karangasem khususnya yang berada di seputaran Kota Amlapura, agar tidak memarkir kendaraan pada lokasi tertentu. Terutama di sisi jalan yang bakal dilalui pawai. Di antaranya Jalan Ngurah Rai, Jalan RA Kartini, Jalan Sultan Agung, Jalan Gajah
Mada, Jalan Kesatrian, Jalan Diponegoro, Jalan Gatot Subroto, Jalan Teuku Umar, Jalan Patih Jelantik, Jalan Letda Arti, dan Jalan Letda Bajra. ‘’Upaya itu kita lakukan agar tidak sampai mengganggu pelaksanaan kegiatan pawai. Dalam pengaturan arus lalu lintas kita akan bekerja sama dengan petugas kepolisian dan Satpol PP agar tidak sampai menimbulkan kemacetan. Karena saat pawai warga pasti akan membeludak datang untuk menyaksikan,’’ jelasnya. (kmb41)
Sumardi menambahkan, pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2018 sendiri harus sudah mendapat persetujuan DPRD Karangasem paling lambat 30 hari setelah ranperda masuk. Guna mempercepat pembahasan, pihaknya akan melakukan pembahasan secara maraton bersama anggota dewan. ‘’Setelah pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2018
mendapat persetujuan dewan, barulah menginjak pada program selanjutnya yakni pembahasan KUA/PPAS dan KUPA/PPASP,’’ jelasnya. Sebelum dilakukan pembahasan, KUPA seharusnya sudah diketahui dan dibahas bersama. Hanya, pihaknya telah dua kali mengirim surat ke eksekutif dan meminta KUPA tersebut, belum juga diberikan. (kmb41)
Dewan Terima Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2018
Amlapura (Bali Post) DPRD Karangasem menerima materi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2018 dari eksekutif, Selasa (18/6) kemarin. Materi ranperda diserahkan oleh Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa. Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi mengatakan, untuk dapat melakukan
pembahasan KUA/PPAS yakni harus ada pengesahan Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2018. Kalau belum disahkan, tentunya belum bisa membahas KUA/PPAS. ‘’Jika ranperda belum disahkan, nasib APBD Perubahan 2019 terancam lagi. Karena kuncinya materi ini, kalau belum disahkan bagaimana kami bisa membahas KUPA,’’ ujarnya.
Bali Post/ kmb 41
Ranperda - Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa menyerahkan Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2018 kepada pimpinan DPRD Karangasem.
Buah Kelapa Melimpah KWT Pidpid Dilatih Produksi VCO
Bali Post/kmb41
TUMBANG - Pohon perindang tumbang di Jalan Untung Surapati.
Amlapura (Bali Post) Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Pidpid diberikan pelatihan untuk membuat virgin coconut oil (VCO). Pasalnya, buah kelapa yang menjadi bahan baku VCO terbilang sangat melimpah saat panen. Anggota KWT diharapkan mampu berinovasi dengan mengolah buah kelapa sehingga memiliki nilai tambah. ‘’Pelatihan ini diberi kan untuk meningkatkan kreativitas masyarakat agar mampu melakukan inovasi sehingga memberi nilai tambah bagi produk
hasil pertanian, khususnya buah kelapa,’’ ujar Perbekel Desa Pidpid I Wayan Pasek Antara, belum lama ini. Menurut Pasek Antara, pelatihan diikuti 31 orang anggota KWT selama beberapa hari. Selain itu, pihaknya juga menyerahkan bantuan berupa mesin parut kelapa kepada KWT. Buah kelapa yang diolah menjadi VCO, salah satunya berkhasiat untuk obat. Untuk usam-nya atau ampas kelapa, dapat dimanfaatkan untuk pakan babi. ‘’Kalau buah kelapa diolah menjadi produk olahan seperti
VCO, tentunya kita harapkan lebih menyejahterakan
petani dan KWT,’’ jelasnya. (kmb41)
12
KLUNGKUNG
Rabu Kliwon, 19 Juni 2019
SOSOK Tidak Ada Kejelasan
MEGAproyek Dermaga Gunaksa sangat diharapkan tuntas dan bisa dimanfaatkan, guna menunjang transportasi antar pulau. Tujuannya jelas, terwujudnya pemerataan pembangunan, khususnya di Klungkung maupun Bali pada umumnya. Apalagi, ratusan miliar rupiah yang sudah terinvestasi dalam proses pembangunannya, membuat publik menuntut Dermaga Gunaksa segera dapat dituntaskan. Namun, pascadijanjikan redesign oleh pemerintah pusat, usai kunjungan terakhir jajaran pusat ke lokasi Dermaga Gunaksa, kini tidak jelas lagi kelanjutannya. Sehingga, komitmen pemerintah pusat untuk menuntaskannya, kembali dipertanyakan. Sementara itu, Pemkab Klungkung sifatnya hanya menunggu sikap pemerintah pusat selanjutnya. “Kalau soal Dermaga Gunaksa sementara kami no coment, kami hanya fokus melakukan kewajiban kami pada proses akses jalan. Karena ini program sharing. Proses pensertifikatan tanah untuk akses jalan sebagai tanggung jawab kami, sudah kami tuntaskan,” kata Sekda Klungkung Gede Putu Winastra, Selasa (18/6) kemarin. Sejak diputuskan Dermaga Gunaksa akan redesign, dikatakan belum ada informasi lebih jauh dari pemerintah pusat, mengenai kelanjutan pembangunannya. Apakah pembangunannya akan dilanjutkan kembali tahun ini atau tidak. Pejabat asal Desa Kukuh, Kerambitan Tabanan ini, menegaskan sejauh ini Pemkab Klungkung, juga belum mengambil sikap berikutnya, apakah akan mempertanyakannya kembali ke pusat atau tidak. Mengingat, belakangan sorotan legislatif terhadap komitmen pemerintah daerah dalam upaya penuntasan Dermaga Gunaksa secara utuh, baik dermaga, lahan hingga akses jalannya, semakin tajam. Meski demikian, Winastra selanjutnya akan berkoordinasi dengan Bupati Klungkung Nyoman Suwirta lebih jauh, setelah menyelesaikan proses pengobatannya, guna memastikan langkah selanjutnya. (gik) PENCARIAN - Basarnas Bali saat melakukan upaya pencarian, Aviv Meshil, warga asal Amerika Serikat yang hanyut terbawa arus di perairan Musroom Bay Beach, Pulau Nusa Lembongan, Klungkung.
Pemerataan Kualitas Sekolah Disdikpora Siapkan Zonasi Guru Semarapura (Bali Post) Sistem zonasi yang diterapkan dalam proses PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru), mengharuskan para guru juga harus merata di setiap sekolah. Tidak hanya soal jumlahnya, tetapi juga sekala kemampuannya. Mengantisipasi situasi tersebut, Dinas Pendidikan Klungkung berencana melakukan sistem zonasi berbasis pemerataan kualitas untuk mengukur kemampuan guru, dalam tiga kategori klasifikasi. Kepala Dinas Pendidikan Klungkung Dewa Gde Darmawan, Selasa (18/6) kemarin, menyampaikan bahwa pemerataan guru harus diwujudkan di setiap kecamatan, agar tidak ada keraguan lagi bagi orangtua siswa untuk menyekolahkan anaknya di sekolah sesuai zonasinya. Kemampuan guru akan diklasifikasikan ke dalam tiga kelompok dengan pengkajian kurva normal. Kelompok I adalah 20 persen pada peringkat pertama, kelompok II, 60 persen pada peringkat berikutnya dan sisanya 20 persen lagi pada kelompok ketiga. “Misalnya, total guru yang ikut seleksi zonasi ada sebanyak 2.000 orang. Berarti 20 persennya, 400 orang guru peringkat pertama masuk kelompok I. 60 persennya lagi atau sebanyak 1.200 orang masuk kelompok II, dan sisanya 20 persen lagi, sebanyak 400 orang guru pada peringkat berikutnya masuk kelompok III,” kata Darmawan. Untuk menentukan klasifikasi ini, Disdikpora akan menggunakan indikator UKG (Uji Kompetensi Guru), PKG (Perincian Kinerja Guru) dan tingkat kedisiplinan guru dalam sebulan terakhir. Setelah ada pemeringkatan itu, Disdikpora Klungkung baru akan mencermati formasi guru di setiap sekolah. Sebab, di setiap sekolah klasifikasi gurunya juga harus memenuhi ketiga kelompok di atas, 20 persen pada kelompok I, 60 persen kelompok II, dan 20 persen lagi sisanya pada kelompok III. “Kalau dalam satu sekolah itu ada klasifikasi gurunya tidak sesuai standar kelompok tersebut, maka kelebihannya akan dilakukan mutasi ke sekolah lain,” tegasnya. Proses ini dikatakan akan segera dilakukan usai PPDB tahun ini. Sebagai bahan evaluasi, proses serupa akan dilakukan setahun sekali. Sebab, kemampuan setiap guru tentu akan berkembang, sehingga guru dari kelompok III, bisa menjadi kelompok II atau meningkat menjadi kelompok I, bila mampu masuk ke dalam 20 persen peringkat I setelah proses zonasi guru. Ini juga menjadi sistem yang dibangun untuk membangun persaingan sehat di kalangan para guru. “Sistem ini sudah kami pikirkan dalam dua tahun terakhir bersama Bapak Bupati. Jadi, kami ingin menunjukkan komitmen kami untuk mewujudkan pemerataan guru di seluruh sekolah. Baik SD maupun SMP,” tegasnya. (kmb31)
Hilang Saat Bermain ”Paddle Board” Warga Amerika Belum Ditemukan 17 NM. Sejak RIB bertolak dari Pelabuhan Benoa pada pukul 16.30 Wita dan melakukan pencarian sekitar 1 jam lamanya, korban tak kunjung ditemukan. Selanjutnya RIB sandar di Nusa Penida pada pukul 19.00 Wita, sebelum melanjutkan proses pencarian pada Selasa (18/6) kemarin. Kepala Kantor Basarnas Bali Hari Adi Purnomo juga terus memantau pelaksanaan operasi SAR melalui ruang kontrol yang berada di Kantor Basarnas Bali - Jimbaran. “RIB yang pagi tadi bergerak dari Benoa telah
Semarapura (Bali Post) Basarnas Bali (Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar), terus melakukan upaya pencarian terhadap Aviv Meshil (23), WNA asal Amerika Serikat, yang hanyut terbawa arus di perairan Musroom Bay Beach, Pulau Nusa Lembongan, Klungkung. Proses pencarian sudah memasuki hari kedua, Selasa (18/6) kemarin. Tim kembali bergerak dengan tambahan personel dan satu unit Rigit Inflatable Boat (RIB) dari Pelabuhan Benoa. Kepala Seksi Siaga dan Operasi Basarnas Bali I.B. Surya Wirawan mengatakan, pada hari kedua operasi SAR RIB yang sebelumnya sandar di Nusa Penida usai melakukan pencarian hari pertama, langsung melakukan pencarian sejak pagi. Dikatakan, awalnya korban saat kejadian diketahui terlalu asik mendayung Paddle
Board. Menurut saksi mata yakni pemilik penyewaan paddle board, Aviv bermain terlalu ke tengah laut. Diperkirakan, waktu kejadian berkisar pukul 14.30 Wita. Sejak saat itu, korban tak kunjung kembali. Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan dari Kadek Suwika pada hari Senin (17/6) lalu,
sekitar pukul 16.15 Wita. Sebanyak 6 personel bergerak menuju lokasi diduga korban terbawa arus dengan menggunakan RIB dan dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Siaga dan Operasi Basarnas Bali I.B. Surya Wirawan. Jika ditarik garis lurus dengan radial 70 derajat arah timur laut maka jaraknya dari Pelabuhan Benoa yakni
sampai di area pencarian sekitar pukul 09.30 Wita, jadi ada 2 RIB yang sementara ini melakukan pencarian,” ungkap Hari Adi. Tim SAR gabungan juga berkoordinasi dengan Kapal Samudra Indah 29 yang kebetulan melintas agar memberikan informasi jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban. “Pantauan tim di lapangan bahwa ada banyak terlihat kapal-kapal nelayan di sekitar area pencarian dan semoga itu bisa membantu proses pencarian, kondisi alun pun cukup mendukung, berkisar 1 hingga 2 meter,” imbuhnya. (kmb31)
Hadapi Persaingan Era Digital
Sopir Angkutan Umum Diminta Tingkatkan Kualitas Semarapura (Bali Post) Puluhan sopir angkutan umum dari berbagai trayek dikumpulkan, di Ruang Rapat Dinas Perhubungan Klungkung, Selasa (18/6) kemarin, untuk mendapatkan pembinaan. Persaingan dunia transportasi saat ini semakin ketat seiring dengan dimanfaatkannya teknologi informasi. Untuk itu para awak kendaraan umum diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengetahuan dan kemampuannya, guna meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dalam menghadapi persaingan. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Klungkung I Gede Putu Winastra saat Pemilihan Abdiyasa Teladan tingkat Kabupaten Klungkung Tahun 2019. Dite-
PEMILIHAN - Kepala Dinas Perhubungan saat hadir di ruang rapat Dinas Perhubungan saat Pemilihan Abdiyasa Teladan tingkat Kabupaten Klungkung Tahun 2019.
gaskan Winastra, dengan peningkatan pengetahuan dan kemampuan aopir, maka akan memperoleh pengakuan profesi dari seluruh elemen masyarakat. Selain itu operator angkutan umum juga didorong agar senantiasa mempersiapkan awak kendaraan yang berkualitas, berdisiplin, bertanggung jawab dan memiliki wawasan yang luas, serta menumbuhkembangkan citra yang baik bagi awak kendaraan umum akan etika profesinya. “Manfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kualitas diri dalam menghadapi persaingan di era teknologi sekarang ini,” ujarnya. Kesempatan ini bermanfaat positif dalam merubah sikap dan perilaku pengemudi dalam rangka menciptakan sistem transportasi yang baik di Kabupaten Klungkung. Kepala Dinas Perhubungan Nengah Sucitra menambahkan, seleksi calon Awak Kendaraan Umum Teladan (AKUT) Klungkung Tahun 2019, untuk membina insan awak kendaraan umum, supaya sejajar dengan insan pembangunan lainnya dengan cara meningkatkan motivasi melalui pemberian penghargaan terhadap profesinya. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat merubah sikap dan perilaku pengemudi menjadi lebih disiplin dan bertanggung jawab sekaligus mempersiapkan awak kendaraan angkutan umum yang profesional dan berkualitas sehingga mewujudkan pelayanan jasa angkutan umum yang baik. Mereka akan menjadi contoh dalam bersikap sebagai awak kendaraan umum, bagi pengguna jalan lain. “Kami persiapkan mereka untuk mengubah budaya yang urakan di jalan raya,” tegasnya. (kmb31)
Tahun
PEMILIHAN SISWA DAN GURU
AJEG BALI 2019 Tempat Pendaftaran Sekretariat Kantor Bali Post
Jln. Kepundung 67A Denpasar (0361) 225764, 08123840249
Syarat : -
-
-
Kirim copy prestasi ke Siswa dan Guru SD, email : siswaajegbali@gmail.com SMP, SMA/SMK se-Bali guruajegbali@gmail.com bisa mengirim data diri atau Juara I - Harapan III wakil sekolah lewat online. Tiap katagori SD/SMP/SMA/SMK Seleksi awal dilakukan lewat online/langsung menyerahkan penghargaan dan prestasi dalam kegiatan Ajeg Bali dan minat baca Lulus tes wawancara dan kompetensi diri
Pendaftaran 27 Mei - 17 Juli 2019
AjegSiswa
siswaajeg guru_ajegbali
siswaajeg.bali.3 guruajegbali
DIDUKUNG OLEH YAYASAN PR SARASWATI PUSAT DENPASAR
UNMAS DENPASAR
PAUD PAUD PAUD TK SARASWATI 1 SARASWATI 2 SARASWATI 3 SARASWATI 4 DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR
SD SD SD SD SD SD SARASWATI 1 SARASWATI 2 SARASWATI 3 SARASWATI 4 SARASWATI 5 SARASWATI 6 DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR SMP/SLUB SMA/SLUA SMK SMK SMF/SMK SMP SARASWATI 1 SARASWATI 1 SARASWATI 1 SARASWATI 2 SARASWATI 3 PGRI 2 DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR SMP SMK SMK PGRI 3 PGRI 3 PGRI 4 DENPASAR DENPASAR DENPASAR
ITEKES BALI
PENGURUS CABANG KOTA PGRI PROVINSI DENPASAR PGRI BALI
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Rabu Kliwon, 19 Juni 2019
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
JOB VACANCY LOWONGAN KERJA BPR Adiartha Mbthkn OfficeBoy u/Wlyh Badung & Admin Kredit min S1 Hkm/Eknmi.Krm ke email bpradiartha@yahoo.com/433287 B.BP.004.06.19.0000439
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan resto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692
Dbthkn Staf Operation u/Travel Agent.08123918373/08124647824 B.BP.001.06.19.0000433
Dcr 2 Peg.Salon Jl.Hangtuah 11C Sanur HP.089682828229 B.BP.001.06.19.0000358
Dcr Mekanik Motor,Gaji+Bonus Hub:087761444728/085738369952 B.BP.001.06.19.0000223
Dcr Serabutan L/P Hub.082266539835 B.BP.001.06.19.0000441
Dcr Sopir u.Rumah Potong Ayam Serius Kerja Hub.085338422666
Dcr sgr Therapist P/W bersedia ditmptkn di Dps, pglm diutmkan, Gj+Bns mnrik Hub.081239621123 (Massaji Spa) B.BP.001.06.19.0000400
Dicari Sales untuk Dental, Gaji pokok + Transport + Bonus Hub. Telp:262167/4747562 Tatia Job Australi Korea Jpang WA:08 563925015 FB:Kadek Kizuna Bali B.BP.166.06.19.0000443
Dicari Admin dan Kasir utk CV.Dayuhsini.Hub:081939084292 Tohpati Denpasar.
Dibthkn Sgr:Mrkt Pria max 37Th Pend Min SMA Sdrjt Gj. 2,5-5Jt Hub:CV.Samsamtung.0361-8443086
B.BP.001.06.19.0000437
B.BP.001.06.19.0000435
B.BP.001.06.19.0000428
B.BP.001.06.19.0000291
SERVICE
BIRO JASA
DIJUAL MOBIL SERVICE
BENGKEL LAS SERVICE
Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
B.BP.004.06.19.0000402
Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818
B.BP.001.06.19.0000426
Waiter 14,PA 2,(Pres Tamat SMK Barista 6,Cook 2,Kasir 3 Pglm Restauran di Canggu.Lam Email: nurjayaserigroup70@yahoo.com atau WA.085858547660
B.BP.004.06.19.0000361
Dibutuhkan Loper Koran, pria, motor sendiri. Bw lam: NewspaperDirect, Central Parkir Blok Techno 9 Kuta Telp.769414
G.01
Sopir SPA Antar Jemput Tamu Hotel,Villa SIM A/B1 bisa krj Shift, Gaji Bonus Sampai dgn 4,5 Jt Nusa SPA 081353222211 B.BP.001.06.19.0000427
Cr 2 karyawati Srbtn u/Garment CV.Divine Diva, Jl.Kayu Aya 1A Oberoi telp. 085338223233 B.BP.001.06.19.0000453
RUPA-RUPA
Tenaga Serabutan Pria&Pembantu RT Wanita Tdr Dlm, 08123861941 B.BP.001.06.19.0000424
Foreign investment company in Bali open a Purchase Manager & Accountant working position. Requirements:-English oral & written indeed - Preferably living at UbudArea considering Resort position in Ubud experience in hospitality Call 081287783000 for interview appoinment B.BP.004.06.19.0000360
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DIJUAL MOBIL
PROPERTY
TOYOTA
DIJUAL RUMAH
Dijl Avanza G 210,Silver, M.Pri 122JtNego.HubWA:081339502799
Rmh Perum Dukuhsari Ling.AmanNyamnLT160,LB150,082144733754
B.BP.001.06.19.0000438
Kijang LGX Diesel ’01 As DK + Panther LS’05 H.087862547783 B.BP.001.06.19.0000440
DICARI MOBIL
Dcr Avanza 2005-2010,Krm Foto Mobil di WA Hub.089651640709 B.BP.001.06.19.0000432
PROPERTY
Dicari Baker yg Pglmn di Roti & Pastry Hub.082233447777 / Jl.By Pass Ngr Rai 19X Tuban sebelah Kioski Galerry Lsg interview
Djual Kav.Pdg.Griya,Ubung Kaja & Sekar Tunjung.Hub:0811398086
B.BP.001.06.19.0000452
B.BP.001.06.19.0000338
DIJUAL TANAH
B.BP.001.06.19.0000431
Rumah107M2,2Lt,4Km(2bwh+2Ats) Grsi,SHM, Hrg 950Jt. Jln.Palapa XIIA/16 Dps.Hub:0895332221167 B.BP.001.06.19.0000430
RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.412815 / 08123985172 B.BP.001.06.19.0000365
Dijual Dua Buah Genzet Body Silent dengan kapasitas 25kph dan 80kph Hub:081338528811 B.BP.001.06.19.0000391
BANGLI
14
Rabu Kliwon, 19 Juni 2019
Pengisian Pasar Loka Çrana Ditarget Pertengahan Juli
Menolak Pindah Pedagang Terancam Tak Dapat Tempat Bangli (Bali Post) –
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bangli akan segera memindahkan pedagang kain Pasar Kidul ke Pasar Loka Çrana. Ditargetkan, pemindahan seluruh pedagang kain akan rampung pada pertengahan Juli mendatang. Bagi pedagang yang menolak dipindah, terancam tidak akan mendapat tempat berjualan di pasar yang baru. Kepala Disperindag Kabupaten Bangli Nengah Sudibya ditemui usai rapat kerja di DPRD Bangli, Selasa (18/6) kemarin mengungkapkan, awalnya pedagang kain di Pasar Kidul sempat menolak dipindah ke Pasar Loka Çrana. Namun kemudian setelah pihaknya melakukan sosialisasi dan pendekatan, sebagian besar pedagang tersebut kini sudah bersedia untuk dipindah. Untuk memindahkan pedagang kain ke Pasar Loka Çrana, Sudibya mengaku sudah meminta petunjuk mengenai hari baik ke sulinggih. Sesuai petunjuk yang diberikan, pemindahan
pedagang baik dilakukan pada tanggal 6, 11 dan 16 Juli. ‘’Target kami tanggal 16 Juli sudah final pemindahannya. Kita akan laksanakan mapiuning bertepatan dengan Purnama Kasa,’’ jelasnya. Sudibya menyebutkan, jumlah pedagang kain Pasar Kidul yang akan dipindah ke Pasar Loka Çrana sebanyak 96 orang. Selain pedagang lama, Pasar Loka Çrana juga akan diisi pedagang kain baru yang sudah mendaftar sebanyak 34 orang dan 16 orang pedagang kain yang selama ini berjualan di pasar eks lembaga pemasyarakatan (lapas).
‘’Kapasitas di Loka Çrana 156. Kita utamakan tempatnya untuk pedagang lama. Jangan sampai nanti pedagang lama justru tidak dapat tempat di sana,’’ katanya. Pejabat asal Penglipuran ini mengatakan dalam proses pemindahan nanti pihaknya akan terus melakukan pendekatan ke pedagang yang masih enggan dipindah. Jika hingga batas waktu yang ditentukan, masih saja ada pedagang yang menolak dipindah maka pihaknya
mengancam tak akan memberikan tempat berjualan di Pasar Loka Çrana. ‘’Pokoknya wajib. Kalau mereka tidak mau pindah, mereka tidak akan dapat tempat di sana. Gitu risikonya,’’ tegasnya. Ditambahkan, setelah proses pemindahan pedagang kain tuntas, Disperindag selanjutnya akan menata dan memindahkan pedagang yang selama ini berjualan di selasar Pasar Kidul ke lantai dua. Selanjutnya selasar yang telah dikosongkan akan dikembalikan fungsinya seperti semula sebagai tempat parkir. ‘’Mengenai hal itu kita akan koordinasikan dengan Dishub,’’ imbuhnya. (kmb40)
Bali Post/kmb40
SAMPAH - Kondisi kawasan hutan di Kintamani yang tercemar sampah. Foto diambil beberapa waktu lalu.
Tekan Pencemaran Hutan
Pemkab Diminta Siapkan Sarana Penampungan Sampah Bangli (Bali Post) – Sampah yang selama ini mencemari kawasan hutan di Kintamani disebabkan adanya perilaku oknum warga yang sengaja membuangnya ke hutan. Untuk menekan perilaku tersebut, Pemkab diharapkan dapat menyediakan sarana penampungan sampah untuk warga. Kepala UPT KPH Bali Timur I Made Warta dikonfirmasi, Selasa (18/6) kemarin, tak menampik adanya pencemaran sampah di kawasan hutan. Bahkan salah satu lokasinya ada di kawasan hutan tepat di depan kantor KPH di Kintamani. Untuk mengatasi hal itu pihaknya sejatinya telah melakukan berbagai upaya. Seperti pemasangan span-
duk, sosialisasi hingga patroli. Namun masih saja ada yang secara sembunyi-sembunyi membuang sampah ke hutan. Menurutnya, sampah yang selama ini mengotori hutan banyak berasal dari sampah rumah tangga dan sampah pasar. Dirinya mengaku sempat memergoki oknum warga yang dengan sengaja membuang sampah. Saat ditanya, yang bersangkutan mengaku bingung harus ke mana lagi membuang sampah lantaran tidak ada sarana penampungan sampah. Karena itu, untuk menekan perilaku warga membuang sampah ke hutan, pihaknya sangat berharap pemerintah daerah di Bangli dapat menyediakan sarana penampungan sampah untuk warga. Seperti
bak dan truk sampah. Selain itu, Warta juga mengharapkan Pemkab Bangli dapat mengatur sanksi bagi pembuang sampah sembarangan. Ia mengatakan, meski saat ini sudah ada regulasi berupa peraturan daerah (perda) tentang sampah, namun belum ada diatur mengenai sanksinya. ‘’Kita sudah sarankan untuk mengatur mengenai sanksi ini,’’ ujarnya. Jika nantinya pemerintah sudah bisa menyediakan sarana pembuangan sampah, katanya, dipastikan secara perlahan perilaku warga untuk buang sampah sembarangan akan berhenti. Dalam upaya menekan perilaku warga buang sampah ke hutan, sosialisasi ke masyarakat juga perlu terus digencarkan. (kmb40)
Pemkab Diminta Terapkan Sanksi Tegas Pegawai Malas
Bali Post/kmb40
PASAR - Disperindag Bangli segera memindahkan pedagang kain Pasar Kidul ke Pasar Loka Çrana. Dalam foto tampak Pasar Loka Çrana yang megah.
Masa Kerja Segera Berakhir
Dewan Minta Bupati Segera Sampaikan Rancangan KUPA-PPASP Bangli (Bali Post) DPRD Bangli meminta Bupati segera menyampaikan rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan (KUPA-PPASP) tahun 2019. ‘’Pembahasan KUPA-PPASP mesti secepatnya dilakukan mengingat masa kerja anggota DPRD Bangli periode 2014-2019 akan segera berakhir Agustus mendatang,’’ ujar Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata ditemui di DPRD Bangli, Selasa (18/6) kemarin. Ia pun mengaku telah bersurat ke Bupati Bangli I Made Gianyar meminta agar segera menyampaikan rancangan KUPA-PPASP 2019 dan KUA-PPAS 2020,
sehingga pembahasannya bisa dipercepat. Dijelaskan Kutha Parwata, pembahasan RAPBD Perubahan 2019 ada tahapannya. Sesuai Permendagri, pembahasan RAPBD Perubahan diawali dengan pembahasan KUPA-PPASP. Setelah ada kesepakatan itu baru akan dilajutkan dengan pembahasan RAPBD Perubahan. ‘’Begitu RAPBD Perubahan ketok palu, maka akan dilanjutkan dengan pembahasan KUAPPAS APBD Induk tahun 2020,’’ terangnya. Menurutnya, pembahasan ini harus segera dilakukan mengingat waktu yang dimiliki mepet. Masa kerja anggota DPRD Bangli periode 2014-
2019 segera akan berakhir 10 Agustus mendatang. Jika pembahasan lamban dan tak selesai bulan Juni ini, dikhawatirkan anggota DPRD yang baru nantinya akan kekurangan waktu untuk membahasnya. Usai dilantik anggota DPRD Bangli baru nantinya akan disibukkan dengan rapat internal dewan untuk menentukan pimpinan sementara hingga pelantikan pimpinan dewan yang definitif. Hal itu diperkirakan membutuhkan waktu satu bulan. Selanjutnya anggota dewan baru akan disibukkan lagi dengan rapat internal untuk pengisian alat kelengkapan dewan (AKD) seperti Banggar, Bamus dan komisi-komisi. ‘’Karena itu
Sapi Bertanduk Tiga di Metra Kaja Bangli (Bali Post) Sepasang suami-istri (pasutri) di Banjar Metra Kaja, Desa Yangapi, Tembuku punya sapi unik dan berbeda dengan sapi pada umumnya. Keunikannya terletak pada bagian kepala sapi yang ditumbuhi tiga buah tanduk. Karena keunikannya itu, foto sapi tersebut kini viral di media sosial. Pasutri pemilik sapi unik itu yakni I Wayan Sudira (52) dengan Ni Made Tami (46). Oleh keduanya, sapi berjenis kelamin jantan itu dikandangkannya di pondokan Banjar Penaga. Jika dilihat sekilas fisik sapi milik Sudira tak jauh berbeda dengan sapi pada umumnya. Namun jika dicermati, pada bagian kepalanya nampak tumbuh sebuah tanduk kecil di bagian tengah-tengah kepalanya. Sudira mengungkapkan sapi miliknya yang kini berusia sekitar 2,5 tahun ini dibelinya sekitar dua tahun silam di Pasar Beringkit, Badung. Bersamaan dengan dua ekor sapi
Bali Post/ist
BERTANDUK TIGA - Sapi bertanduk tiga milik warga di Banjar Metra Kaja, Desa Yangapi, Tembuku. lainnya untuk dipelihara. Saat awal membeli, ia mengaku tak melihat keanehan pada fisik sapi miliknya. Namun lama kelamaan, salah satu sapinya itu mulai nampak berbeda. ‘’Setelah saya pelihara selama setahun, baru mulai muncul keanehan dari bagian tengah tanduk seperti ada benjolan dan lama kelamaan tumbuh tanduk yang baru ini,’’ ungkapnya. Ia mengaku sudah sempat
mengukur panjang tanduk baru di kepala sapi miliknya. Panjangnya sekitar 10 cm. Meski memiliki kelainan, lanjut Sudira, perilaku sapi jantan miliknya itu mempunyai perilaku sama seperti sapi lainnya. Ia mengaku sempat berniat menjual sapinya itu, namun tak ada yang berani beli. Kini dirinya pun memutuskan tetap memeliharanya dan tak berencana menjualnya lagi. (kmb40)
kami sudah bersurat ke Bupati untuk segera menyerahkan baik KUPA-PPASP 2019 dan KUA-PPAS 2020. Mudah-mudahan Juni ini bisa tuntas. Biar bisa mengatur jadwal selanjutnya,’’ imbuhnya. Sementara itu, ditanya mengenai adakah pekerjaan anggota dewan periode 20142019 yang masih belum selesai jelang akhir masa kerja, ia mengatakan, semuanya sudah tuntas. Pascapenetapan empat Ranperda lalu, semua pekerjaan sudah selesai. Tinggal pembahasan RAPBD Perubahan 2019 dan RAPBD Induk 2020. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Pemerintah Kabupaten Bangli diminta memberikan sanksi tegas terhadap oknum pegawai yang malas ngantor apalagi sampai tak ngantor bertahun-tahun. Sanksi tegas perlu diberikan agar tak mempengaruhi kinerja pegawai lainnya. Hal itu dikatakan anggota DPRD Bangli Nengah Darsana, belum lama ini. Darsana mengatakan dalam undang-undang ASN, sudah diatur dengan jelas mengenai disiplin ASN. Semestinya Pemkab bisa mengacu aturan tersebut untuk mengambil tindakan terhadap oknum pegawai yang malas ngantor. “Dalam undangundang ASN itu sudah ada mekanisme dan aturan yang jelas. Kalau itu tidak dijalankan yang melanggar ya pemerintah daerah,” ujarnya. Dalam penerapan UU ASN tak boleh ada unsur like and dislike. Harus diterapkan secara tegas dan adil. Jika pemerintah tidak tegas, Darsana khawatir hal itu ber dampak pada kinerja pegawai lainnya. Tak menutup kemungkinan pegawai yang selama ini sudah disiplin akan mencontoh perilaku oknum pegawai malas lantaran mengganggap tak ada hukuman. “Jadi pemerintah harus tegas. Apalagi terhadap pegawai yang tak pernah ngantor sampai tahunan. Itu pelanggaran berat. Karena itu selayaknya pemerintah daerah harus me-
nindaklanjutinya,” terangnya. Darsana meminta Pemkab Bangli mencontoh kabupaten lain dalam hal penegakan disiplin. “Kita kan sudah sering lihat contoh kabupaten/kota lain, seperti Surabaya. Ada yang sudah pakai sistem IT. Pemerintah jadi gampang memantau kinerja pegawainya, apa yang dikerjakan, sampai jam berapa kerja. Kalau Bangli mau, bisa contoh itu,” imbuh politisi Golkar tersebut. Seperti diberitakan belum lama ini, seorang oknum PNS di Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) dikabarkan tak pernah ngantor hingga tiga tahun lebih. Meski demikian, hingga saat ini belum ada tindakan tegas terhadap oknum pegawai tersebut. Oknum pegawai itu pun masih tetap menerima gaji bulanan dari pemerintah. Kepala BKPAD Kabupaten Bangli Gede Suryawan
Bali Post/kmb40
Nengah Darsana
mengaku telah memberikan teguran dan sanksi berupa penundaan kenaikan pangkat dan penundaan gaji berkala. Pihaknya juga sudah melaporkan oknum pegawainya itu ke atasan dan tim disiplin pegawai untuk diproses. (kmb40)
Rabu Kliwon, 19 Juni 2019
Penyisihan Tenis Porprov di Denpasar Denpasar (Bali Post) – Pertandingan babak penyisihan cabang olahraga (cabor) tenis lapangan pada Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan, September mendatang, diputuskan digelar di Lapangan KONI Bali, Denpasar. Babak berikutnya diadakan di Tabanan. Kepastian itu disampaikan Ketua Kontingen Porprov Kota Denpasar Nyoman Mardika di Denpasar, Selasa (18/6) kemarin. Menurutnya, tim tenis Denpasar sudah siap menyambut hajatan multi-event dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali itu. Begitu pula atlet Denpasar dari cabor lainnya. Kontingen Denpasar akan mengikuti seluruh cabor dan nomor yang dipertandingkan di Porprov Bali 2019. Untuk itu, KONI Denpasar menurunkan tim yang berkekuatan 1.024 orang yang terdiri atas sekitar 800 atlet berikut pelatih dan ofisial guna berjuang merebut medali di Tabanan. Berdasarkan laporan target medali dari seluruh pengkot cabor di jajaran KONI Denpasar, pihaknya optimis kontingen Denpasar keluar sebagai juara umum. Apalagi, kontingen Denpasar mendulang 128 keping medali emas, hanya terpaut tiga emas dengan Badung yang menjadi juara umum pada Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar. ‘’Saat ini atlet sedang berlatih keras dan akan menjalani tes fisik tahap kedua pada Juli nanti,’’ jelas Mardika. (022)
Dewi Ayu Agung Kurniayanti (tengah)
Bali Post/ist
PASI Bali Tak Kirim Atlet ke Jateng Denpasar (Bali Post) Pengprov PASI Bali memutuskan tidak mengirim atlet pada Kejurnas Jateng Terbuka di Semarang, awal Juli mendatang. Alasannya, ajang nasional yang sekaligus kualifikasi PON ini jadwalnya sangat mepet dengan Kejurnas Atletik di Bogor yang berlangsung Agustus dan Porprov Bali di Tabanan yang digelar September. Ketua Pengprov PASI Bali Ida Bagus Dipta menegaskan, pihaknya tidak memberangkatkan atlet ke Jateng Terbuka mengingat jadwalnya berdekatan dengan dua kejuaraan penting lainnya. ‘’Saya kasihan terhadap atlet yang harus tampil beruntun. Untuk itu, kami putuskan tidak menerjunkan atlet pada Jateng Terbuka,’’ ucapnya di Denpasar, Senin (17/6). Sebagai gantinya, pihaknya akan mengoptimalkan program latihan bagi atlet Bali yang sudah mengantongi tiket ke PON 2020 di Papua. Tujuh atlet atletik Pulau Dewata sudah lolos ke PON 2020. Selama ini mereka menjalani program latihan di tangani pelatihnya masing–masing. Menurut pelatih Nyoman Suteja, tujuh atlet Bali yang telah menembus PON adalah Maria Natalia Londa (nomor lompat jauh dan jangkit), Gede Antara, Ni Made Eppi Wilantika (loncat tinggi), Ni Ketut Citta (lari 800 meter), Ni Nyoman Kerni (lari 200 meter), Dewi Ayu Agung Kurniayanti (lari 200 meter dan 400 meter), serta Dewa Mudiasa (lari 200 meter). (022)
OLAHRAGA Copa America
Chile Tetap Merendah Sao Paulo – Eduardo Vargas mencetak dua gol saat Chile mengalahkan Jepang 4-0 pada pertandingan Grup C Copa America di Sao Paulo, Brazil, Selasa (18/6) pagi kemarin. Kemenangan ini membuat Chile bergabung dengan Uruguay di puncak klasemen Grup C dengan jumlah gol dan poin sama yaitu 4 dan 3. Vargas yang bermain untuk klub Meksiko, Tigres UANL, mencetak dua gol di babak kedua. Erick Pulgar membuka skor untuk Chile di babak pertama sebelum Vargas menggandakan keunggulan sang juara 2015 dan 2016. Pemain Manchester United, Alexis Sanchez, kemudian mencatatkan rekor golnya untuk timnas menjadi 42 pada menit ke-82. Beberapa saat berselang Vargas mencetak gol cerdas ke gawang Jepang yang dikawal Keisuke Osako. ‘’Yang penting adalah bahwa kami bergerak sekarang dengan kerendahan hati. Kemenangan ini tidak tiba-tiba membuat kami tim impian, sama seperti kami bukan bencana yang dikatakan oleh para pengkritik sebelumnya,’’ kata pelatih Chile Reinaldo Rueda usai pertandingan. Jepang mengukir beberapa peluang menjanjikan, tetapi dikecewakan oleh penyelesaian buruk striker muda Ayase Ueda. ‘’Kami pantas mencetak gol. Perbedaannya adalah bahwa mereka klinis dan mengambil risiko. Kami sedih kalah tetapi bangga bisa membawa mereka ke sini,’’ ucap pelatih Jepang Hajime Moriyasu. Jepang mengawali laga dengan percaya diri dan mendominasi pertandingan meskipun tanpa mengancam
gawang Chile. Peluang terbaik datang setelah sembilan menit, namun bola tembakan Shoya Nakajima dapat diselamatkan oleh kiper Chile Gabriel Arias. Di babak kedua, Chile mulai mengancam. Sanchez membunyikan alarm di pertahanan Jepang pada menit ke-35 ketika tembakan rendahnya melebar. Selanjutnya, bola tendangan Charles Aranguiz dapat dibelokkan oleh pemain Jepang. Pada menit ke-41, Aranguiz mengirimkan umpan matang yang dapat dituntaskan oleh Pulgar. Pada menit ke-54, Chile menggandakan keunggulan. Vargas membuat gol setelah meneruskan sodoran Mauricio Isla. Jepang mendapat peluang emas yang berawal dari umpan silang Shibasaki, tetapi disia-siakan oleh Ueda. Ueda juga melewatkan peluang lain pada menit ke69. Chile bangkit berkat gol Sanchez pada menit ke-82 dan Vargas menjadikan skor 4-0 satu menit kemudian.
Caroline Graham Hansen memberi Norwegia keunggulan awal dari titik penalti pada menit ke-3. Isabell Herlovsen membuat gol kedua untuk Norwegia guna menempati peringkat kedua Grup A di bawah tuan rumah Prancis, meskipun Yeo Min-ji mmapu mampertipis ketinggalan Korsel pada 12 menit terakhir. Sementara itu, Prancis menang 1-0 atas Nigeria melalui gol Renard dari titik penalti pada menit ke-79. Dalam laga lainnya, Jerman unggul telak 4-0 atas Afrika Selatan untuk memuncaki Grup B dengan poin sempurna 9. Spanyol dan Cina yang bermain imbang 0-0 menyusul Jerman ke babak 16 besar sebagai runner-up dan peringkat ketiga terbaik. Kontestan babak kedua lainnya adalah Italia (Grup C), Inggris, Jepang (Grup D), Belanda, Kanada (Grup E), Amerika Serikat dan Swedia (Grup F). (afp/kmb)
Wanita Norwegia lolos ke babak 16 besar Piala Dunia Wanita 2019 di Prancis bersama Cina dan Spanyol setelah mengalahkan Korea Selatan 2-1. Sementara Prancis dan Jerman memuncaki grupnya berkat kemenangan atas Nigeria dan Afrika Selatan.
Bali United U-18 Mesti Disiplin Lawan Persebaya
Kepastian Hukum
Dengan demikian, Peraturan MK tersebut harus dipatuhi demi menjaga ketertiban umum, keadilan bagi semua pihak, dan kepastian hukum. Pada sidang lanjutan tersebut, Ali Nurdin menegaskan tuduhan kecurangan tentang kesalahan penghitungan suara kecurangan Pilpres 2019. ‘’Pemohon menyampaikan tuduhan yang sangat tidak jelas, dan tanpa dalil yang kuat,’’ kata Ali. Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan menampik tuduhan tim hukum Prabowo-Sandiaga yang antara lain pelibatan aparatur sipil negara (ASN) seperti kasus pengerahan aparat kepolisian oleh paslon Jokowi-Ma’ruf Amin di Garut, Jawa Barat. Dalam gugatannya, paslon 02 menyoal pernyataan bekas Kapolsek Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, AKP Sulman Aziz, diperintahkan pimpinan untuk
mengerahkan dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf. ‘’Bahwa setelah dilakukannya proses investigasi, Bawaslu Kabupaten Garut berkesimpulan bahwa peristiwa tersebut tidak dapat dijadikan sebagai temuan dugaan pelanggaran pemilu karena tidak terpenuhinya syarat formil dan materiil,’’ kata Abhan dalam sidang di Gedung MK. Begitu juga dengan pelanggaran yang dituduhkan terhadap cawapres Ma’ruf Amin yang dituduh sebagai pegawai BUMN karena statusnya di Bank BNI Syariah dan Bank Syariah Mandiri. Terkait kasus ini, Bawaslu mengingatkan pihaknya pernah menangani kasus serupa yaitu bakal calon DPR dari Dapil VI Jawa Barat Mirah Sumirat yang diputuskan tidak memenuhi syarat. Namun lewat Putusan Nomor 033/PS.REG/BAWASLU/IX/2018, Bawaslu menyatakan bahwa Mirah memenuhi syarat. ‘’Bawaslu menilai Mirah Sumirat ,S.E. bukan karyawan perusahaan BUMN melainkan karyawan anak perusahaan BUMN,’’ ujar Abhan. (kmb4)
Bali Post/bu
DIJEPIT – Pemain Bali United (tengah) dijepit dua pemain Kalteng Putra pada laga Liga 1 U-18 di Sawangan, Depok.
Rabu, 19 Juni 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Karya Mamungkah Ngenteg Linggih, Padudusan Agung, Mupuk Padagingan Tawur Pedanan lan Nawa Gempang (5) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Krishna Garuda (3) 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:00 Wita Seputar Bali Terkini 09:05 Wita Inovator 09:30 Wita Solusi Alternatif Marion Sam 10:05 Wita Seputar Bali Terkini
10:05 Wita Lejel Homeshopping 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 11:30 Wita Ocydia Home Shooping 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Karya Ngenteg Lingih, Mapadudusan Agung (1) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Ocydia Home Shooping 14:00 Wita Klip Bali 14:30 Wita Ocydia Home Shooping 15:00 Wita Seputar Bali Terkini 15:05 Wita Agrobisnis Peternakan Anjing Siberian Aski 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Lila Cita Sanggar Tari dan Tabuh Taman Suci (1)
17:00 Wita Taman Sari TK Kumara Sari (3) 17:30 Wita Kartun Khrisna Karna 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe 21:00 Wita Wirasa Peduli Sesama 21:30 Wita Mahadewi Ida Nabe Sinuhun Netri 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Dalem Ped Nusa Penida (4) 23:00 Wita Seputar Bali Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shooping 23:30 Wita Bali Channel
Mangupura (Bali Post) – Tim Bali United U-18 harus puas bermain imbang tanpa gol melawan Kalteng Putra U-18 dalam laga lanjutan seri 1 Grup C Elite Pro Academy Liga 1 U-18 di Stadion NYTC Sawangan, Kota Depok, Senin (17/6) sore. Ini merupakan laga kedua buat tim Serdadu Tridatu Muda setelah sebelumnya meladeni Borneo FC. Bali United U-18 melakoni pertandingan ketiga kontra Persebaya Surabaya pada Rabu (19/6) ini. Pelatih kepala Made Pasek Wijaya minta para pemainnya disiplin dan kerja keras. ‘’Pastinya pertandingan melawan Persebaya tidak akan mudah. Kami tahu Persebaya tim yang sudah matang. Penekanan kami dari tim pelatih untuk
para pemain yaitu harus disiplin dan kerja keras. Mengenai penurunan kondisi fisik pemain, saya rasa Persebaya juga mengalami hal yang sama. Kami juga siapkan rotasi pemain,’’ ujar Pasek Wijaya dikutip dari situs Bali United, Selasa (18/6) kemarin. Terkait hasil seri melawan Kalteng Putra U-18, ia tetap memberikan apresiasi kepada pemainnya. Pasek Wijaya mengaku tetap gembira melihat progres permainan tim asuhannya. ‘’Walaupun imbang, secara permainan kami akui para pemain tampil lebih baik dibandingkan saat melawan Borneo FC U-18. Mereka sangat disiplin saat melakukan marking dan mampu menguasai permainan di babak kedua,’’ kata ayah kandung Made Andhika Wijaya ini. (kmb)
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom @balipost_com http://instagram.com/balipostcom
balipost http://facebook.com/balipost
rabu kliwon, 19 Juni 2019
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
KULINER KESEHATAN TOP IN VASI WONDERFUL BALI
BUDAYA PENDIDIKAN
Bali Post/eka
WAYANG WONG - Seniman duta Kabupaten Buleleng menampilkan kesenian Wayang Wong pada PKB ke-41 di Taman Budaya, Denpasar, Selasa (18/6) kemarin.
Apresiasi Gebrakan PKB
SENIMAN BERBAGAI gebrakan dan inovasi mewarnai Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 yang mengusung tema ‘’Bayu Pramana: Memuliakan Sumber Daya Angin’’. Gebrakan yang dilakukan tersebut mendapat apresiasi sejumlah kalangan. Salah satunya dari penyanyi pop Bali kenamaan, Ayu Saraswati. Penyanyi senior kelahiran Denpasar, 27 Mei 1979 ini menilai ada spirit baru yang dikemas oleh Pemerintah Provinsi Bali. Salah satunya dekorasidekorasi yang digunakan lebih banyak menampilkan bahanbahan ramah lingkungan. Hal ini memberikan karakter simpel, namun jauh lebih fresh dan mengentalkan taksu Bali. ‘’Saya amati sangat bagus ya gebrakan PKB tahun ini. Tampilannya (dekorasi) sangat simpel, tapi lebih fresh dan berkarakter. Yang paling bagus itu, minimnya penggunaan plastik sekali pakai di areal PKB,’’ ujarnya, Senin (17/6). Menurutnya, PKB tanpa plastik sekali pakai merupakan implementasi bagaimana masyarakat Bali lebih peduli pada alam lingkungan sebagaimana yang terjabar dalam konsep Tri Hita Karana. Meski demikian, terkait materi yang ditampilkan dalam gelaran yang akan berlangsung hingga 13 Juli 2019 nanti, alumni ISI Denpasar ini menilai fokus besar masyarakat masih tetap
KULINER
pada satu kesenian, yaitu gong kebyar. Untuk itu, ia berharap ada inovasi yang dapat diambil guna menarik minat masyarakat pada seni-seni tradisi lainnya. ‘’Saya pikir seni makakawin, dharmagita, bercerita dalam bahasa Bali, atau aksara Bali bisa diinovasikan lagi agar lebih dapat perhatian. Menurut saya yang lebih ke dalam aksara Bali-nya harusnya dapat perhatian lebih,’’ tandasnya. Apalagi, dikatakan bahwa saat ini masyarakat lebih sering bersentuhan dengan aksara Bali, bahkan setiap nama instansi, perkantoran, hingga toko harus ditulis dengan aksara Bali. Dengan menampilkan aksara Bali di PKB, diharapkan warisan yang adiluhung itu bisa semakin melekat di masyarakat, terutama anak-anak sebagai generasi muda Bali. ‘’Misalnya nanti bisa dijadwalkan kegiatan nyurat aksara Bali selama sehari, atau bisa disiapkan satu majalah dinding bagi masyarakat agar bisa mengungkapkan ekspresi mereka dengan bahasa dan aksara Bali, misalnya dengan menulis namanya dengan aksara Bali di papan itu. Biar aksara Bali kita benar-benar bisa diingat dan dipraktikkan secara tepat,’’ pungkasnya. (win)
KESEHATAN
TOP IN VASI SEMAKIN banyak perajin melakukan inovasi agar produknya selalu eksis. Salah satunya perajin keben asal Desa Kukuh, Marga, Tabanan. Produknya yang inovatif itu bisa kita temukan pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 di Art Center, Taman Budaya Bali. Keben yang dipamerkan berhiaskan kaca maupun kerang. Usaha keben yang dirintis Made Wintara ini berawal dari kelesuan ekonomi karena Bom Bali I pada tahun 2002. Kini, hampir kurang lebih 16 tahun, usaha pembuatan keben berhias kaca dan kerang ini tetap eksis dan tidak terpengaruh kondisi ekonomi yang naikturun. Saat ini pasarannya tidak hanya di Bali tetapi juga hingga luar Bali. Menurut Gita Suandewi, anak kandung Made Wintara, saat ditemui di stan PKB, Selasa (18/6) kemarin, usaha keben yang dirintis ayahnya sejak 2003 itu diberi nama Mozaik Hindu Bali. Saat itu, Wintara terpaksa banting
”Keben’’ Hiasan Kaca Diminati
WONDERFUL BALI
BUDAYA
stir membuat keben karena pekerjaannya di sebuah perusahaan sepi kunjungan akibat Bom Bali I. ‘’Awalnya ayah saya buat kerajinan manekin dan guci yang ditempeli kaca. Tetapi pesanan itu dibatalkan. Agar tidak merugi, bapak saya menghias keben dengan kaca itu,’’ jelas Gita. Tidak disangka, ternyata
PENDIDIKAN
SENIMAN
inovasi keben hiasan kaca ini banyak peminatnya. Pada tahun 2015, hiasan keben-nya dilengkapi dengan kerang. Di arena PKB keben yang dijual berkisar Rp 100 ribu hingga Rp 250 ribu. Kata Gita, hiasan keben didatangkan dari Jawa. ‘’Untuk kerang biasanya 10 sampai 20 kilogram per bulan. Diambil dari Jawa,’’ ujarnya. (san)
WAYA N G W o n g Tejakula t e l a h d i a k u i UNESCO sebagai warisan budaya dunia tak benda pada 2015. Kesenian sakral milik Desa Pakraman Tejakula, Buleleng itu tampil memeriahkan PKB ke-41 di Kalangan Angsoka, Art Center Denpasar, Selasa (18/6) kemarin. Mengangkat cerita ‘’Gugurnya Patih Prahasta’’ yang membela Kerajaan Alengka dalam kisah Ramayana, kesenian sakral yang berkembang sejak abad ke-17 ini melibatkan 35 seniman dari Sanggar Wayang Wong Guna Murti Tejakula dan membawakan 23 topeng. Meskipun tergolong kesenian sakral, animo masyarakat menyaksikan pementasan Wayang Wong ini sangat tinggi. Terlihat sejak awal pementasan hingga akhir, penonton tetap setia memenuhi Kalangan Angsoka. Tidak hanya masyarakat lokal, wisatawan mancanegara juga tampak serius menyaksikan adegan demi adegan yang diperankan para seniman. Ketua II Sanggar Wayang Wong Guna Murti Tejakula Ketut Suarna Dwipa menuturkan, kesenian Wayang Wong merupakan warisan turun-temurun Desa Pakraman Tejakula. Kesenian Wayang Wong bertahan dengan cara yang mistis. Namun, saat ini tarian Wayang Wong Tejakula bukan hanya menjadi bagian upacara di Pura-pura wilayah Desa Pakraman Tejakula, tetapi juga dipentaskan sebagai tontonan (acara hiburan) sejak 1975. Hanya, untuk kepentingan
pentas hiburan, menggunakan tapel (topeng) duplikat, bukan aslinya yang diwarisi dari abad ke-17. Dikatakan, kesenian Wayang Wong Tejakula sudah cukup tua, yang diperkirakan sudah ada sejak pertengahan abad ke-17, melalui proses kelahiran yang mistis. Ketika itu, salah seorang kepercayaan Ida Batara yang berstana di Pura Maksan mendadak karauhan (karasukan). Melalui raga orang kepercayaannya yang karauhan ketika itu, Ida Batara meminta harus ada kesenian Wayang Wong yang dipentaskan di Pura Maksan dan Pura-pura lainnya wilayah Desa Pakraman Tejakula. Menurutnya, saat ini jumlah tapel Wayang Wong sakral Tejakula seratus lebih yang wajahnya menyerupai tokoh-tokoh dalam epos Ramayana. Ketut Widiasa selaku Ketua Sekaa Wayang Wong Guna Murti menyampaikan garapan ini memberi pesan akan penanaman sikap cinta tanah air. ‘’Bagaimana perjuangan Prahasta sebagai patih Kerajaan Alengka dan akhirnya gugur patut menjadi tuntunan,’’ terang Widiasa yang turut memerankan tokoh Rahwana. Prahasta sendiri adalah paman dari Raja Alengka yakni Rahwana. Saat Rahwana menculik Dewi Sita, Prahasta telah wanti-wanti mengingatkan Rahwana namun tetap diabaikan sampai akhirnya terjadi peperangan. Ketika berperang, Prahasta tak memandang hubungannya dengan Rahwana, yang dipandang Prahasta adalah bagaimana ia dapat membela tanah airnya agar tak banyak korban berjatuhan. Salah satu seniman Wayang Wong, Made Suarjana (44), mengaku senang dapat melestarikan kesenian ini. ‘’Saya memang senang dan punya hobi nari, saya ditarik sama ketua sekaa ikut dalam sekaa wayang wong terus saya disuruh nari menjadi Hanoman,’’ terang Suarjana. Ketekunannya selama 20 tahun melestarikan kesenian Wayang Wong membuat dirinya dipercaya untuk menjadi model dalam branding PKB ke-41. (win)
PAUD Saraswati 3 Denpasar Segera Miliki Gedung Baru
PENDIDIKAN Anak Usia Dini (PAUD) Saraswati 3 Denpasar sudah 38 tahun berpengalaman mengelola pendidikan berkualitas. PAUD yag terdiri atas TK dan Play Group (PG) ini satu kawasan dengan SD Saraswati 5 Denpasar di Jalan WR Supratman 239 Tohpati, Denpasar Timur. Sejak 1,5 tahun, PAUD Saraswati 3 Denpasar dipimpin oleh Ni Wayan Kasih, S.Pd., dibantu oleh sembilan guru dan empat karyawan. PAUD ini memiliki 246 siswa, belum lama ini melepas 133 siswa TK-B. Sekolah ini memiliki sejumlah unggulan. Menurut Kasek Ni Wayan Kasih, semua ekstra yang dimiliki menghasilkan prestasi. Ekstra itu meliputi renang, menari, pengenalan komputer dan bahasa Inggris, melukis, menyanyi dan drum band. Drum Band Suara Ganesha Kids TK Saraswati 3 Denpasar sukses dua kali juara umum I pada ajang Langgam Nasional. Siswanya meraih juara II paduan swara se-Kota Denpasar 2019 dalam lomba lagu keagamaan. Di ajang renang menghasilkan atlet berprestasi setelah di SD, siswa lainnya meraih juara II dan harapan lomba melukis dalam Porsenijar Kota Denpasar. Ekstra tari dalam Gebyar PAUD 2019 mempersembahkan juara I tari Pendet dan juara II tari Puspanjali se-Kota Denpasar. Sementara gurunya, Desak Ketut Santhi, meraih guru berprestasi di Kota Denpasar untuk kategori TK. Selain lokasi PAUD Saraswati 3 strategis, keunggulan lain lulusannya diprioritaskan untuk diterima di SD Saraswati 5 Denpasar. PAUD ini juga banyak memberikan penguatan pendidikan karakter sesuai dengan visi dan misinya ‘’Mewujudkan anak berakhlak mulia, cerdas dan mandiri sejak dini’’. Mengimplementasikan visi itu, Kasek
Bali Post/sue
BERPRESTASI- Ketua Yayasan Bagus Ketut Lodji dan Kasek Ni Wayan Kasih bersama siswa berprestasi PAUD Saraswati 3 Denpasar. Ni Wayan Kasih menjabarkan dengan berbagai program. Setiap hari siswa diajak sembahyang dan melantunkan lagu keagamaan. Sekolah melarang siswa membawa bekal makanan dan uang serta HP karena sekolah sudah menyiapkan lewat anggaran SPP bulanan. Hal ini dilakukan untuk menghindari siswa makan makanan tak sehat dan menanamkan pola hidup hemat. Tiap jeda semester siswa diajak tur ke tempat yang mengandung pendidikan. Termasuk mengenal rambu-rambu lalu lintas. Padahal biaya pendidikannya hanya Rp 203.000 tiap bulan. Siswanya juga diajarkan hidup mandiri. Mulai dari mencuci tangan sendiri dan ke kamar mandi sendiri. Sementara disiplin ditempa lewat membiasakan siswa senam pagi,
mengenakan pakaian seragam sesuai aturan dan menjalani 5-S (senyum, sapa, salam, sopan, santun). Siswa PAUD Saraswati 3 mulai masuk pagi 07.00 - 10.00 Wita. Sedangkan kelas siang mulai pukul 10.00 - 12.00 Wita. Tahun ini sekolah ini menerima 7 kelas, sebagian besar sudah terisi, tinggal tersisa 8 kursi untuk siswa TK-A (nol kecil). Enaknya, sekolah ini memiliki tempat bermain yang luas dan lengkap. Yayasan pun memperhatikan betul kelangkapan sarana di PAUD ini. Mulai Juni ini akan dibangun gedung baru berlantai dua. Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. mengatakan sudah menyiapkan dana Rp 3 miliar. Untuk itu PBM sementara dilakukan di SD Saraswati 5 Denpasar. (sue)
Jasa dan Layanan Psikologi Makin Dibutuhkan
DINAMIKA perubahan lingkungan dan sosial bisa saja membuat seseorang tidak siap, sehingga membutuhkan jasa dan layanan psikologi. Tujuannya untuk me-refresh pikiran dan psikologi. Jasa dan layanan ini terkesan remeh, namun sejatinya sangat dibutuhkan karena dapat memengaruhi pekerjaan, pendidikan, termasuk kehidupan sosial. Guna menjawab kebutuhan inilah, tahun 2013 CV Aget Udayana dibangun. CV Aget Udayana yang lahir dan dibidani oleh inkubator bisnis Udayana ini, kini berkembang stabil. Bahkan dinilai layak untuk diberikan permodalan oleh perbankan yaitu BNI. Ditemui saat Bulan Layanan BNI, Owner sekaligus Trainer CV Aget Udayana I Putu Brian Obie Putra, CH.Cht. menuturkan, CV Aget Udayana adalah usaha yang bergerak di bidang tim building dan biro psikologi. ‘’Karena kami lulusan psikologi, jadi kami menyediakan layanan konsultasi dan paket outbound,’’ ujarnya, baru-baru ini. Kata dia, di dunia, emosi yang diperbolehkan adalah tertawa. Padahal ada emosi
Bali Post/may
PERMAINAN - Obie sebagai master game untuk tim building sedang memandu permainan tangkap kacang. lain yang juga harus dikeluarkan seperti menangis, marah, senang, bahagia. Emosi itu sama–sama penting. Pria berusia 25 tahun ini mengatakan, kantor CV Aget Udayana menjadi satu dengan incubator bisnis Unud, karena di sana tersedia co working space. ‘’Karena kita butuh kantornya untuk ketemu klien saja. Sedangkan untuk kegiatan pasti yaitu di outdoor. Kalau kita ketemu klien bi-
asanya juga di kantor klien,’’ jelasnya. Bertemu dengan klien bertujuan untuk meng-assement kebutuhan mereka, agar ia dan timnya bisa menentukan jenis games dan kegiatan outbound yang akan dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan psikologi kliennya. Dalam tim building atau outbound jumlahnya bisa mencapai 100 orang bahkan lebih. Ia pernah melayani pe-
rusahaan Nokia, Nestle, partai politik, perbankan, pemerintah dan sebagainya dengan jumlah yang cukup besar. Paket outbound atau tim building bisa dirancang untuk setengah hari dan full day. Dari pengalamannya, kebutuhan dan permasalahan yang lebih banyak dialami suatu perusahaan adalah komunikasi, sehingga ia pun merancang tim building untuk melatih komunikasi lebih baik. Misalnya dengan permainan lego, menyusun lego dengan tim. Kelompok pemikir diberikan bentuk yang sebenarnya. Bentuk ini harus disampaikan ke kelompok pembicara atau kelompok komunikator. Namun penyampaian bentuk ini tanpa berbicara, sehingga menggunakan kode. Kelompok pembicara ini kemudian menyampaikan ke kelompok pembangun. Kelompok pembangun inilah yang akan merealisasikan bentuk yang disampaikan oleh komunikator tadi. Itulah salah satu games yang ia buat. Masih banyak jenis dan model games yang dibuat tergantung dari kebutuhan instansi atau perusahaan. (may)