Skip to main content

Edisi19 Februari 2017 | balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (157 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

Minggu kliwon, 19 februari 2017

saya adalah Komisaris di BPR Lestari. Prinsipnya, semua keterampilan dapat dipelajari. Apalagi di zaman sekarang, dengan begitu banyaknya kursus. Mau punya rumah sejumlah anak, tanpa uang, tanpa utang pun bisa. Kuncinya adalah ada kemauan. Kemudian cari mentor atau pelatih yang baik. Ingat kata kuncinya pelatih atau mentor yang baik. Yang sudah berpengalaman, yang sudah mengalami. Kalau memungkinkan belajar dari yang terbaik. Kalau bisa terbaik di dunia. Kalau tidak bisa, terbaik di Indonesia. Kalau tidak bisa juga, yang terbaik di Bali. Kalau mau belajar bisnis, ya

(Semua Keterampilan Dapat Dipelajari) usnya orang bisa mempelajari keterampilan apa saja. Semua keterampilan dapat dipelajari. Saya pernah menghadiri seminar di Singapura, judulnya Millionare Minds. Speaker-nya T Harv Eker. Nah di setiap pengujung sesi, selalu dihadirkan trainer-trainer lain yang menjual pelatihan-pelatihan lain. Ada yang ngajarin bagaimana caranya kalau diwawancarai oleh TV. Dalam 30 detik kita harus bisa menjelaskan maksud dan tujuan kita dengan sejelas-jelasnya, menggunakan languange of impact, katanya. Ada trainer lain yang menga-

Sumbangan untuk Korban Longsor Bali Post sejak Sabtu (11/2) menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi bencana longsor di Bali. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang sedang tertimpa bencana sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000 Nama

jarkan bagaimana menciptakan kekayaan via internet. Ada yang menjual kursus creating wealth dengan membuat Apps buat Apple. Sekarang tergantung kita, jalur mana yang mau kita pilih supaya kita menjadi ahli. Yang mana yang menjadi kesukaan kita. Mana keterampilan yang ingin kita miliki. Semuanya ada kursusnya. Saya senang menyanyi, namun saya tidak begitu peka terhadap nada. Jadi anak saya berkata, “Papa nyanyinya bagus, tapi lebih bagus lagi kalau tidak nyanyi.”

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

Saya kursus menyanyi di Purwacaraka. Diajari cara bernapas. Lima kali pertemuan bernapas melulu. “Kapan nyanyinya,” kata saya. Sang pelatih tersenyum, “Sabar pak, menyanyi itu dasarnya bernapas, kalau belum bisa bernapas, enggak akan bisa nyanyi.” Nah lho…. Sekarang walaupun belum sebagus Robin William, saya bisa menyanyikan “Better Man” dengan baik. Kalau saya menyanyi, staf saya di kantor selalu bilang bagus. Kalau ada yang tidak memuji, saya akan mengingatkan bahwa jabatan

Rp 11.410.500 Rp 7.000.000 Rp 3.500.000 Rp 3.000.000 Rp 1.200.000 Rp 1.000.000 Rp 1.000.000 Rp 500.000 Rp 500.000 Rp 500.000 Rp 500.000 Rp 500.000 Rp 350.000 Rp 300.000 Rp 300.000 Rp 273.000 Rp 200.000 Rp 200.000 Rp 100.000 Rp 100.000 Rp 100.000 Rp 100.000 Rp 100.000 Rp 50.000 Rp 50.000

Hal. 19 Inneke

belajar sama orang yang sudah pernah membangun bisnis. Bukan bertanya sama dukun. Kalau mau belajar bernyanyi, ya belajarnya sama orang yang bisa menyanyi. Dalam bisnis, saya belajar dari yang terbaik. Saya berkawan dengan Tung Desem Waringin. Saya bergaul dengan Pak Hermawan. Saya diskusi dengan Pak Cok “Krisna”. Saya mendengarkan Pak Joger. Dan di perpustakaan saya, ada mentor-mentor yang siap mengajari saya, guru-guru terbaik di dunia. Ada Peter Drucker, ada Jack Welch, ada Steve Jobs, ada Pak Rhenald Khasali, ada Richard Branson dan seterusnya. Hal. 19 Belajar ”Cornering”

Chappy Mundur Jadi Presdir Freeport Jakarta (Bali Post) -

Sempat didemo karyawannya, PT Freeport Indonesia mengumumkan pengunduran diri Chappy Hakim dari jabatannya sebagai Presiden Direktur (Presdir) PT Freeport. Kini, dia hanya sebagai penasihat perusahaan. Pengunduran Chappy yang cukup mendadak itu dilakukan saat isu perubahan kontrak karya (KK) Freeport menjadi izin usaha pertambangan khusus (IUPK) tengah berlangsung. Freeport bersikeras rezim perpajakan bersifat tetap (nail down) dan saham divestasi tidak sebanyak 51 persen. Padahal, UU mewajibkan rezim perpajakan mengikuti aturan yang berlaku (prevailing) dan porsi divestasi sebesar 51 persen. Pada 9 Februari 2017, Chappy terlibat insiden dengan salah satu anggota Komisi VII DPR usai rapat dengan komisi tersebut. Hal. 19 Skandal Rekaman

Jenis Sumbangan

Guru, Pegawai, dan Siswa SD Saraswati 5 Denpasar Keluarga Besar SMPN 8 Denpasar SMP Negeri 1 Kuta SMA Pariwisata Saraswati Klungkung Hary Sadewa I Putu Restu Wiana, Badung Model Rias dan Busana Tabanan I Made Budayana Gita Kirana I Made Darma, Sekar Jepun Ade Dian Mahendra I Made Siwi Rudy Susanto Ida I Dewa Gd Surahardi, Pejeng I Putu Budiasa Kelas 5A SDN 12 Padangsambian Ngurah Pramana Ni Ketut Suarti, Penamparan Denpasar I Kadek Susila NN 0416 (17/2/17) NN 6110 (17/2/17) Putu Aris Wiratma I Made Muka, Br. Mawang Kaja Putu Wahyu Wirawan 4-Genz, Panjer Denpasar

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

’’Every Skills is Learnable Skills’’ ALL development is self development. Sammy, anak saya sering bertanya, mengapa saya yang sekolahnya engineer malah menjadi pengusaha. Bukankah seharusnya engineer itu yang punya bengkel, katanya. Adiknya, Anastasya, kemudian melanjutkan bertanya, “Terus papa belajar bisnisnya kapan dan siapa yang ngajarin?’’ Dan saya menjawabnya asal, “Dari buku yang saya baca setiap hari.” Jika seorang engineer bisa dididik menjadi banker, sehar-

20 HALAMAN

NOMOR 180 TAHUN KE 69

Chappy Hakim

Keluarga Aisyah Minta Bantuan Presiden Jokowi Jakarta (Bali Post) Siti Aisyah, WNI yang diduga terlibat pembunuhan Kim Jong-Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un diduga merupakan bagian dari agen yang direkrut oleh Korea Utara. Hal itu disampaikan oleh Praktisi Intelijen Fauka Noor Farid. “Kalau dilihat cara dia membunuh, tidak mungkin perempuan berumur 25 tahun itu pasti terdidik. Gaya dia keluar santai,

Bali Vs Reklame Oleh Prof. Dr. Ir. I Wayan Runa, M.T. SEJAK zaman dahulu, keindahan Pulau Bali telah dikagumi banyak orang dari mancanegara. Karena itu, banyak seniman kemudian mengembangkan kariernya, menikah, dan mengakhiri hidupnya di Pulau Dewata. Keindahan alam dan budaya itu membentang dari lautan hingga ke pegunungan (nyegara – gunung). Dari laut kita bisa lepas dan bebas memandang alam pegunungan, demikian juga sebaliknya. Mereka sangat terkesan dan sulit melupakan kekayaan alam dan budaya masyarakat Bali. Hal. 19 Tujuan Wisata

berarti dia kan sudah terdidik. Kalau saya meyakini dia itu agen, orang Indonesia yang dipakai Korea Utara,” tegasnya Sabtu (18/2) kemarin. Dugaannya makin kuat karena Siti Aisyah tidak terdaftar sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dan di Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). “Artinya, dia intelijen murni,

dia ngapain ke Malaysia. Berarti dia memang agen kan, kecuali di situ dia terdaftar jadi TKI. Semakin menguatkan kalau dia adalah agen yang dipakai,” ucap mantan anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI itu. Dikataknnya, usai membunuh, Siti tak langsung melarikan diri, tapi berdiam diri di sebuah hotel di kawasan Kuala Lumpur, Malaysia. Berdiam dirinya Siti itu karena Siti dinilai ingin melihat dahulu kehebohan dunia internasional atas

Siti Aisyah

BPM/ist

Amburadul dan Tak Berbudaya

Reklame Rusak Wajah Bali Bali sudah berkomitmen mengembangkan pariwisata budaya, apalagi Kota Denpasar sebagai pusat pemerintahan Provinsi Bali dijadikan kota berwawasan budaya. Oleh karena itu, pemerintah daerah dengan dukungan pihak swasta dan masyarakat harus mempunyai komitmen bersama untuk mewujudkan kriteria kota budaya.

Denpasar Batasi 204 Reklame

PENATAAN reklame di Denpasar mengalami perubahan yang signifikan sejak beberapa tahun lalu. Mengingat, penggunaan spanduk mulai dikurangi, karena sudah menggunakan LED TV. Bukan hanya itu, pemasangan reklame sudah pula ditata setelah adanya moratorium pemasangan reklame pada 2013 lalu. Kini, pemasangan reklame berlandaskaran Perwali No. 3 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Reklame di Kota Denpasar dan SK Wali Kota Denpasar No. 188.45/568/HK/2014 tentang Penetapan Pola Penyebaran Peletakan Reklame dan Peletakan Titik Reklame di Kota Denpasar. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar Made Kesuma Diputra yang dihubungi Sabtu lalu, menyebutkan, penataan reklame di Denpasar sudah dilakukan sejak 2013 lalu. Diawali dengan melakukan moratorium reklame selama satu tahun. Saat moratorium tersebut, Pemkot Denpasar merancang master plan zonasi pemasangan reklame oleh pihak konsultan perencana. Master plan ini berhasil diselesaikan pihak konsultan perencana per Mei 2014 lalu. Rampungnya master plan ini, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertahanan (dulu Dinas Tata Ruang dan Perumahan) berkoordinasi lagi dengan Satpol PP Denpasar dalam melakukan pembongkaran reklame yang sudah tidak berizin lagi. Hal. 19 Tak Berizin

dibunuhnya kakak tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un itu seperti apa. Sehingga, kecurigaan kalau Siti merupakan seorang agen mendekati kebenaran. “Gini, dalam dunia intelijen, ibarat kita melempar batu, kita lempar batu di air, mau tahu gelombangnya sejauh apa, benar enggak. Itu kenapa dia tidak kabur dahulu, dia mau tahu,” ujarnya. Hal. 19 Minta Presiden

KON S E P d a s a r n y a bersumber dari nilai-nilai luhur Agama Hindu Bali, baik pembangunan fisik maupun nonfisik. Apalagi dilihat dari perspektif pariwisata tentu pengembangan pariwisata harus mengikuti unsur Sapta Pesona, di antaranya keindahan daerah tujuan wisata, karena pariwisata tersebut juga merupakan Industri Citra (tourism is the image industry) Begitu juga dengan pemasangan reklame, harus ditata dengan baik dan mengutamakan budaya dan stil Bali. Sebab, akhir-akhir ini pemasangan reklame di Kota Denpasar dan Badung sangat marak dan amburadul, serta kurang tertata dengan baik dan rapi, sehingga memberi kesan negatif secara visual terhadap pencitraan wajah Bali. Pemasangan billboard iklan kurang memerhatikan estetika (keindahan) visual. Bahkan, ada yang dipasang di pohon perindang pinggir jalan dengan menggunakan paku sebagai perekat. Hal. 19 Menyakiti Pohon

Badung Akui Banyak yang Bodong

SUNGGUH miris mendengar kalau ternyata banyak papan reklame di Badung yang bodong. Padahal, keberadaannya sangat merusak wajah Bali. Banyaknya reklame tak berizin di Kabupaten Badung, berdampak signifikan terhadap pendapatan daerah. Bahkan, adanya reklame bodong membuat target penerimaan pajak reklame yang dipungut Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Badung tahun 2016 meleset jauh. Dispenda memasang target hingga Rp 14 miliar, namun realisasinya hanya mencapai Rp 3 miliar. Kepala Badan Pendapatan Daerah/Pasedahan Agung Kabupaten Badung, Wayan Adi Arnawa, belum lama ini, menegaskan tidak bisa memungut pajak dari papan reklame yang tidak memiliki izin. “Kami mengakui target yang dipasang tidak tercapai. Salah satunya akibat banyaknya reklame tak berizin, dan penertiban reklame yang tidak sesuai dengan master plan,” jelasnya. Pejabat asal Pecatu ini menjelaskan, pemungutan pajak reklame dengan pajak hotel dan restoran itu berbeda. “Kalau pajak hotel dan restoran, setiap terjadi transaksi kami kutip pajak, tapi kalau reklame bila tidak memiliki izin kami tidak berhak memungut pajak,” ujarnya. Dikatakannya, pajak reklame bukan lagi menjadi prioritas pendapatan seiring dengan keluarnya Peraturan Bupati Badung No. 80 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Reklame di Kabupaten Badung. Hal. 19 ”Master Plan”

Buat Turis Merasa ”Berbeda” ketika Tiba di Bali Wajah Bali sangat menentukan citra pariwisata Pulau Dewata di mata dunia. Wisatawan yang datang bagaimanapun harus bisa merasakan aura Bali yang berbeda ketika pertama kali menginjakkan kakinya di sini. Antara lain, bisa dengan mempertahankan penggunaan arsitektur khas Bali pada bangunan-bangunan vital serta mengurangi pemasangan reklame yang tidak perlu.

DI samping itu, kita perlu memperlihatkan keramahan dan kehangatan sebagai sikap khas masyarakat Bali. “Ini yang sudah mengalami degradasi dari segi bangunan hotel-hotel, itu kan sudah melanggar aturan. Seharusnya harus ada nuansa Balinya, itu harus karena begitu wisatawan mendarat dia harus merasakan kita tiba di Bali, beda rasanya,” ujar Ketua PHRI Badung, Rai Suryawijaya, di sela-sela acara Simakrama Gubernur Bali di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur, Sabtu lalu.

Rai menambahkan, arsitektur khas Bali wajib dipertahankan oleh semua pihak. Oleh karena itu, harus ada komitmen dari pemerintah, kalangan industri (termasuk industri pariwisata), dan masyarakat. Bagaimana agar Perda tentang arsitektur khas Bali bisa ditegakkan, tidak sekadar menjadi macan ompong. “Penegakan hukum harus jalan. Untuk melakukan itu aturannya sudah ada tapi penegakan hukumBPM/ist nya yang lemah,” keluhnya. Berbeda - Suasana berbeda di Jalan Gajah Hal. 19 Mada Denpasar. Mesti Ditertibkan


DAERAH

2

Minggu Kliwon, 19 Februari 2017

Komunitas Peduli Bali Gelar Valentine Blood Donation Ke-19

Denpasar (Bali Post) Komunitas Peduli Bali yang merupakan kumpulan beberapa komunitas melakukan aksi Valentine Blood Donation pada Sabtu (18/2) kemarin, di Legian Beach Hotel. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, dalam setiap kegiatan Valentine Blood Donation, darah yang terkumpul selalu mencapai 300 kantong dan kali ini pun pihaknya menargetkan 300 kantong darah. “Dan 300 ini jumlah terbesar menurut PMI,” kata Ketua Panitia, Dr. Ir. Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc., Sabtu kemarin. Komunitas Peduli Bali sukses menyelenggarakan kegiatan Valentine Blood Donation yang diadakan setahun sekali, hingga kini ke-19 kalinya. Melalui kegiatan tersebut ia ingin mengubah paradigma di masyarakat bahwa Valentine Day yang merupakan hari rasa kasih sayang bukan hanya dengan mengirim bunga, cokelat, atau bahkan seks bebas. “Kita ingin membantahkan hal seperti itu. Rasa kasih sayang bisa dicurahkan dalam bentuk ekspresi lain, salah satunya memberikan bagian tubuh kita tanpa harus kehilangan, contohnya darah didonorkan terus-menerus tidak masalah karena darah terus berproduksi, dan bahkan donor darah secara rutin bagus untuk tubuh kita,” jelasnya. Bagi orang yang membutuhkan, darah sangat penting artinya karena setetes darah bisa menyelamatkan nyawa seseorang. “Ide ini muncul 19 tahun lalu dan terus kita lakukan sampai sekarang,” tandasnya. Ia juga sangat bangga dan berterima kasih atas support semua pihak yaitu, Parasparos, Forum Studi Majapahit, Komunitas Pengayah Gema Perdamaian, Agoda Internasional, Yayasan Puteri Bali, Cantik Bali Villas, Yayasan Sapta Darma, Kuta Executive Club, INTI Bali, Puslit Pariwisata Unud, Denpasar Children Centre, Paramitha Auto Graha (PAG), Legian Beach Hotel, Bali Villa Association (BVA), IHGMA, MoVe VIP Bali, STPBI, dan Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI). (kmb42)

BPM/eka

MACET - Angkutan umum seperti bus Trans, Kura-kura bus dinilai efektif untuk mengurangi kemacetan, namun hanya efektif untuk wisatawan asing.

Pelik, Lalu Lintas di Kuta

Mangupura (Bali Post) -

Lalu lintas di wilayah Kuta pelik. Berbagai macam cara pernah dilakukan untuk mengurangi kemacetan di Kuta seperti menggunakan central parkir untuk tempat parkir kendaraan. Namun realisasinya, central parkir hanya berfungsi untuk kendaraan bus. “Kendaraan pribadi masih lalu lalang. Kenapa lalu lalang? Karena di dalam wilayah Kuta ada perumahan penduduk lokal yang tidak bisa dibatasi kendaraannya,” ujar Ketua Pusat Penelitian Pariwisata Universitas Udayana, Dr. Ir. Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc., Sabtu (18/2) kemarin. Selain itu, antara kendaraan pribadi dengan kendaraan wisatawan sulit diidentifikasi. “Kalau ini kawasan hotel saja, tidak ada penduduk lokalnya, gampang, tinggal diblok saja, tidak boleh

masuk kecuali kendaraan milik hotel misalnya,” selorohnya. Sementara itu, dalam upaya mengatasi kemacetan juga dilakukan pengalihan arus. Hal ini dikatakan harus dites terlebih dahulu. “Kalau ternyata hasil pengalihan mampu mengurangi kemacetan atau traffic jam tentu ini bisa dilanjutkan. Tapi paling tidak ada usaha untuk melakukan pembaruan walaupun kita tahu keterbatasan infrastruktur jalan yang tidak bisa diperluas atau ditambah dengan cepat. Yang bisa dilakukan manajemen

lalu lintas seperti sekarang ini,” jelasnya. Namun tentunya, pengalihan arus ini perlu diuji coba 1 bulan atau 2 bulan, dan tidak hanya pada low season tapi juga high season. Sedangkan angkutan umum seperti bus trans, kura-kura bus dinilai efektif untuk mengurangi kemacetan, namun hanya efektif untuk wisatawan asing. “Tapi untuk wisatawan domestik, tidak bisa. Kalau wisatawan domestik, bawa mobil dari Jawa, kemudian pindah dengan menggunakan angkutan umum, mereka kurang nyaman, sedangkan kalau wisatawan mancanegara karena tidak membawa kendaraan, mereka enjoy saja naik angkutan umum,” ujarnya. Transportasi umum juga perlu diatur, waktu berangkat dan tibanya harus tepat.

“Karena kalau penumpangnya belum penuh, tidak jalan, jadi mengurangi kesempatan untuk berlibur,” imbuhnya. Ia mengungkapkan sebel umnya pernah dibahas tentang angkutan umum trans Sanur. “Kalau di Kuta mungkin trans Kuta tapi di Sanur pernah membahas angkutan umum untuk mengurangi porsi mobil pribadi dan untuk kenyamanan pejalan kaki,” ungkapnya. Namun yang perlu dipikirkan adalah kebebasan masyarakat menggunakan kendaraannya di kawasan Sanur atau Kuta karena yang perlu dipikirkan menurutnya adalah kenyamanan semua pihak tidak hanya wisatawan tapi juga masyarakat. General Manager Jimbaran Bay Beach Resort dan Spa,

Christian Gumala berpendapat pengalihan arus untuk mengurangi kemacetan belum dilakukan sosialisasi secara maksimal sehingga perlu dievaluasi. Terhadap kemacetan yang terjadi di daerah Bali Selatan, ia yang juga salah satu pengurus IHGMA lebih condong pada pemanfaatan angkutan umum. “Karena kita juga banyak dibantu pelaku pariwisata lain seperti Kura-kura bus, Sarbagita sangat membantu. Kalau infrastruktur transportasi diperbaiki, saya rasa semua orang pasti menggunakan angkutan umum,” tandasnya saat ditemui pada acara Media Gathering perkenalan properti terbaru yaitu Jimbaran Bay Resort dan Spa yang dikelola oleh Manajemen Prabu. (kmb42)

Usai Transaksi di Halte

Polisi Bekuk Pengguna SS BPM/kmb42

DONOR DARAH - Komunitas Peduli Bali menyelenggarakan Valentine Blood Donation di Legian Beach Hotel.

Kosmetik Ilegal Diamankan di Gilimanuk

Negara (Bali Post) Jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Sabtu (18/2) kemarin, mengamankan kosmetik ilegal dan kucing tanpa dokumen yang diangkut dalam bagasi bus AKAP. Polisi melakukan pengamanan saat pemeriksaan di Pos II pintu masuk Bali sekitar pukul 06.30 wita. Bus Titian Mas dengan nomor polisi EA 7777 AN saat itu masuk dan dilakukan pemeriksaan rutin oleh petugas. Saat diperiksa bagasi bawah bus, petugas yang dipimpin langsung Kanit Reskrim AKP Komang Mulyadi mencurigai satu karung plastik (kampil) di dalam bagasi bawah. Petugas kemudian meminta untuk dibuka. Di dalamnya terdapat dus yang berisi 18 kaleng plastik diduga kosmetik. Dalam segel kaleng plastik dengan merek “Hot Oil” itu tanpa tercantum nomor BPOM yang semestinya ada. Dalam dus tersebut disebutkan dikirim dari Surabaya atas nama Anita dengan tujuan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Selain itu, petugas juga mendapati kandang plastik warna pink yang berisikan satu ekor kucing. Saat dimintai dokumen kesehatan dari Karantina, kru bus tidak bisa menunjukkan. Selanjutnya petugas mengamankan barang-barang tersebut serta memintai keterangan dari sopir bus I Wayan Rai (52) asal Karang Bata Utara, Abian Tubuh Baru, Mataram, NTB. Dari informasi pengiriman, kucing itu milik M. Nauval dari Malang dengan tujuan Mataram. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Anak Agung Gede Arka didampingi Kanit Reskrim AKP Komang Mulyadi saat dikonfirmasi siang kemarin, membenarkan jajarannya telah mengamankan sejumlah barang tanpa dokumen itu. Untuk belasan kaleng plastik kosmetik itu selanjutnya akan dikoordinasikan dengan Balai BPOM. Sedangkan untuk kucing yang termasuk HPR (hewan pembawa rabies) akan diserahkan ke Karantina Pertanian Gilimanuk. (kmb26)

BPM/olo

DIAMANKAN – Polisi mengamankan kosmetik dan kucing yang dikirimkan tanpa dokumen menggunakan bus AKAP di Gilimanuk.

Negara (Bali Post) – Seorang pengguna narkotika jenis sabu-sabu (SS) diamankan jajaran Satuan Narkoba Polres Jembrana, Kamis (16/2) lalu di Keladian, Kelurahan Dauhwaru. Pelaku yang diketahui bernama Endang Wahyuni (39) dari Desa Banyubiru itu diamankan petugas setelah melakukan transaksi. Kasat Narkoba Polres Jembrana, AKP Gusti Komang Muliadnyana, Sabtu (18/2) kemarin, membenarkan penangkapan oleh jajarannya tersebut. Penangkapan bermula dari informasi masyarakat jika di desa Batuagung sering terjadi penyalahgunaan narkoba sehingga dilakukan penyelidikan. Dari pemantauan yang dilakukan jajaran Sat. Res. Narkoba, seki-

tar pukul 01.00 wita terdapat aktivitas mencurigakan di halte lingkungan Keladian. Diduga kedua orang tersebut melakukan transaksi narkoba. Kedua pelaku dengan mengendarai sepeda motor masing-masing bergerak menuju Jalan Kebo Iwa dan berlanjut ke Jalan Nusa Ceningan, Keladian. Petugas kemudian memepet kedua kendaraan tersebut. Namun yang berhenti hanya satu, yakni yang dikendarai oleh tersangka Endang Wahyuni. Sementara satu kendaraan lain yang dikendarai laki-laki, kabur ke arah Desa Batuagung. Pelaku yang mengendarai sepeda motor DK 4074 ZF terlihat menjatuhkan sesuatu dari sepeda motor. Kemudian setelah diperiksa oleh polisi ternyata

gulungan plastik klip yang diikat dengan plester bening. Oleh tersangka isi plastik bening tersebut merupakan SS yang dibeli dari tersangka senilai Rp 300 ribu. Polisi kemudian mengamankan pelaku berikut barang bukti tersebut. “Dari hasil tes urine, pelaku positif narkoba,” terang Muliadnyana. Sementara barang bukti yang diamankan di antaranya sabu seberat 0,25 gram bruto atau 0,20 gram neto, satu lembar sobekan kertas tisu yang berisi isolasi warna bening, handphone Samsung, dan sepeda motor Honda Vario milik tersangka. Pelaku dijerat pasal 112 ayat (1) atau pasal 127 ayat (1) huruf (a) UURI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (kmb26)

BPM/olo

PELAKU – Sat. Res. Narkoba Polres Jembrana mengamankan pelaku pengguna narkoba di Keladian belum lama ini.

Kasat Resnarkoba dan Kapolsek Tembuku Diganti

BPM/kmb42

KECELAKAAN - Korban kecelakaan ketika tiba di IGD RSUP Sanglah.

Ngerem Mendadak

Rahang Siswa SMKN 1 Denpasar Retak Denpasar (Bali Post) Nahas nasib Andry Sasmito (18), siswa kelas XI SMKN 1 Denpasar. Hendak menghindari mobil yang mengerem mendadak, Andry yang mengendarai motor Kawasaki Ninja, kehilangan keseimbangan menyebabkan ia tersungkur di simpang empat Jalan Cokroaminoto-Ubung. Kecelakaan tunggal yang terjadi Sabtu (18/2) siang kemarin itu, menyebabkan Andry mengalami retaknya tulang rahang, 3 gigi tanggal, dan robek pada bibir hingga dagu. Ditemui di IGD RSUP Sanglah,

teman Andry bernama Muhammad Fauzan menuturkan, Andry yang merupakan siswa Jurusan Teknik Listrik itu akan dioperasi dan pemasangan pada rahangnya. Kejadian berlangsung ketika Andry pulang sekolah mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja dengan kecepatan tinggi dan hendak berbelok. Tibatiba mobil di depannya ngerem mendadak. Korban mencoba menghindari mobil sehingga ngerem secara mendadak. Korban terjungkal dan kaca helmnya pecah. (kmb42)

Bangli (Bali Post) Kasat Resnarkoba Polres Bangli yang selama ini dijabat AKP Agung Buwono kini resmi digantikan oleh AKP I Putu Gede Ardana. Demikian juga dengan posisi Kapolsek Tembuku yang selama ini dijabat AKP I Made Adi Suryawan kini ditempati AKP I Made Sunjaya Wirya. Pergantian jabatan tersebut ditandai dengan apel serah terima jabatan (sertijab) yang digelar Polres Bangli di halaman Mapolres setempat, Sabtu (18/2) kemarin. Dipimpin langsung Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K., apel serah terima jabatan Kasat Resnarkoba dan Kapolsek Tembuku dihadiri oleh para Kabag, Kasat, Perwira, anggota Polres serta ketua dan pengurus Bhayangkari Cabang Bangli. Sebagaimana yang terungkap dalam apel serah terima jabatan kemarin, AKP Agung Buwono yang selama lebih dari dua tahun terakhir menjabat sebagai Kasat Resnarkoba kini pindah tugas ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali. Sementara AKP I Made Adi Suryawan kini pindah tugas ke Dit Lantas Polda Bali. Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K. dalam amanatnya menyampaikan bahwa serah terima jabatan ini merupakan hal biasa sebagai penyegaran dan pembinaan karir di tubuh Polri. Kapolres menyampaikan ucapan terima kasih kepada

AKP Agung Buwono dan AKP I Made Adi Suryawan atas loyalitas dan dedikasinya selama bertugas di Polres Bangli. “Pergantian pejabat atau mutasi jabatan di lingkungan Polri adalah merupakan hal yang biasa dan pasti akan terjadi. Oleh karena itulah hendaknya kita terima dan sikapi sebagai bagian penting dari suatu tatanan manajemen kinerja dan kebutuhan organisasi Polri, sekaligus juga merupakan indikator adanya suatu keberhasilan dalam pelaksanaan tu-

gas, serta memberikan kesempatan dan pengalaman kepada generasi penerus Polri untuk dapat berkembang sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan organisasi,” jelasnya. Sementara kepada AKP I Putu Gede Ardana dan AKP I Made Sunjaya Wirya, Kapolres mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung. Kapolres meminta kedua perwiranya yang baru itu dapat segera beradaptasi dan melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat dengan baik. (kmb40)

BPM/kmb40

SERTIJAB - Suasana apel serah terima jabatan Kasat Resnarkoba Polres Bangli dan Kapolsek Tembuku di Mapolres Bangli, Sabtu (18/2) kemarin.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


daerah

Minggu Kliwon, 19 Februari 2017

Bali Kiddy Cares

3 IKIP PGRI Bali

Gelar Kegiatan Anak Bali Kiddy Berbagi Siapkan Siswa Hadapi UN, Buka UNTUK merayakan hari kasih sayang yang jatuh di bulan Februari, Sekolah Bali Kiddy mengadakan acara bakti sosial yang bertajuk “Bali Kiddy Cares”. Bali Kiddy Cares merupakan suatu kegiatan bakti sosial yang bertujuan untuk membangkitkan dan menumbuhkan rasa cinta kasih, serta kepedulian warga Sekolah Bali Kiddy, khususnya anak-anak Bali Kiddy untuk peduli dan berbagi dengan saudara-saudara kita yang berada dalam kondisi yang memprihatinkan melalui kegiatan pemberian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan dalam kegiatan ”Anak Bali Kiddy Berbagi”. Kegiatan bakti sosial Bali Kiddy Cares adalah kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun, khususnya pada bulan Februari pada perayaan hari Valentine atau hari Kasih Sayang. Pada tahun ini Sekolah Bali Kiddy mengadakan serangkaian kegiatan bakti sosial dengan memberikan bantuan berupa beasiswa kepada sepuluh orang siswa kurang mampu, bantuan sosial keluarga kurang mampu, serta bantuan sosial bencana alam kepada korban bencana alam di Desa Songan, Bangli. Kegiatan bakti sosial pertama dilaksanakan pada tanggal 14 Februari yang, diisi dengan pemberian bantuan beasiswa kepada lima orang siswa dari SD No 3 Kerobokan Kelod dan satu orang siswa dari SMP Negeri 2 Kuta. Sementara pada tanggal 18 Februari, bantuan beasiswa diberikan kepada satu siswa dari SMP Negeri 4 Petang, satu siswa dari SD No 5 Padangsambian, satu Siswi dari SMP Nusa Dua, dan satu siswa dari SD No 2 Buduk. Bantuan tersebut diserahkan oleh perwakilan siswa, orangtua siswa, guru-guru, serta Kepala Sekolah TK dan SD Bali Kiddy. Selain memberikan beasiswa, bantuan sembako juga diberikan kepada keluarga siswa penerima bantuan. Pada hari yang sama juga dilaksanakan pemberian bantuan kepada satu keluarga kurang mampu di Desa Peguyangan. Sementara itu, kegiatan penyerahan bantuan kepada korban bencana alam di Desa Songan, Bangli akan dilaksanakan pada tanggal 25 Februari mendatang. Ada pun bantuan yang akan diberikan kepada para korban, yaitu berupa dana bantuan, sembako, dan perlengkapan rumah tangga yang akan diserahkan langsung oleh perwakilan Komite sekolah, guru, serta orangtua siswa Sekolah Bali Kiddy. Dalam mewujudkan Bulan Berbagi Kasih ini, Sekolah Bali Kiddy mendapat dukungan penuh dari orangtua dan siswa Bali Kiddy, serta Komite SD Bali Kiddy. ”Bali Kiddy Cares tahun ini adalah

Pendaftaran Mulai Februari 2017

BANTUAN - Penyerahan bantuan kepada salah satu penerima beasiswa dalam kegiatan Bali Kiddy Cares, Selasa (14/2) lalu. yang ke-5. Dari tahun ke tahun yang bertujuan untuk memberi partisipasi orang tua Bali Kiddy fasilitas pembelajaran yang lebih terus bertambah dalam kegiatan baik dan maksimal bagi siswa-siswi ini, sehingga target pengumpulan Bali Kiddy ke depannya. dana sudah terpenuhi bahkan lebih Bali Kiddy School juga menyedari yang dialokasikan. Kelebihan lenggarakan kegiatan pengembandana bantuan ini, dengan berkoor- gan kepribadian dan bakat dalam dinasi dengan Ketua Komite SD kegiatan ekstrakurikuler. Hal ini Bali Kiddy akan disalurkan untuk telah terbukti mampu mengantarkorban tanah longsor di Kintamani,” kan siswa-siswi Bali Kiddy untuk demikian disampaikan oleh I.A.K. dapat meraih prestasi di berbagai Suwardani, S.S., selaku Head Of ajang lomba yang mereka ikuti. School Bali Kiddy. Seperti misalnya prestasi-prestasi Ditambahkan, melalui kesem- yang telah diraih oleh siswa-siswi patan ini, Sekolah Bali Kiddy me- Primary (SD) dan TK yang berhasil nyampaikan ucapan terima kasih mendapatkan juara pada lombayang sebesar-besarnya kepada lomba akademik dan non akademik/ seluruh orangtua dan anak-anak bakat yang diadakan, baik oleh Sekolah Bali Kiddy dan semua pemerintah maupun swasta. Selain pihak yang telah mendukung dan memiliki siswa berprestasi, Bali menyukseskan Bali Kiddy Cares Kiddy School juga memiliki tenaga tahun 2017 ini. Ucapan terima kasih pengajar dan pengelola yang projuga disampaikan oleh orangtua fesional dan berprestasi. Prestasi siswa Bali Kiddy yang telah berpar- yang telah diraih antara lain, Juara tisipasi dalam kegiatan Bali Kiddy II dalam Lomba Alat Peraga EduCares. Mereka merasa senang dan katif se-Kabupaten Badung pada bahagia, karena telah mendapat tahun 2015, Juara I dalam Lomba kesempatan untuk dapat berbagi Alat Peraga Edukatif di tingkat dengan sesama dalam upaya untuk Provinsi Bali pada tahun 2016, dan membantu meringankan beban peringkat terbaik ke-2 Pengelola masyarakat yang membutuhkan. PAUD se-Kabupaten Badungm Bali Kiddy School merupakan yang diselenggarakan oleh DisdikSekolah National Plus yang berala- pora Badung pada tahun 2016. mat di Jalan Teuku Umar Barat, Tentunya, dengan bimbingan No. 235 Badung. Bali Kiddy School guru-guru yang professional dan memberikan fokus pada kualitas berpengalaman akan memberikan pendidikan bagi anak-anak Bali kesempatan kepada anak untuk Kiddy. Pendukung pendidikan yang mencapai potensi akademik yang berkualitas tersedia untuk anak- terbaik dan mampu mengembanganak Bali Kiddy, seperti gedung kan kreativitas mereka dalam yang representatif dan fasilitas yang kegiatan non-akademik yang positif. lengkap, seperti ruang serba guna, Kepada para orangtua yang ingin ruang kesenian, laboratorium, ru- meningkatkan mutu pendidikan ang komputer, perpustakaan, arena anaknya dapat memperoleh inforolahraga, serta swimming pool. masi lebih lengkap tentang Bali Pengembangan fasilitas pendukung Kiddy School, dengan datang langpendidikan pun terus dilakukan, sung ke sekolah kami yang beralaguna memberikan pelayanan yang mat di Jalan Teuku Umar Barat, optimal bagi siswa. Di tahun ini, nomor 235 Badung atau langsung Bali Kiddy tengah mengadakan menghubungi kami di nomor (0361) pengembangan fasilitas sekolah 8954957 dan 8954991. (ad1591)

Honda Manjakan Konsumen dalam ’’Romantic Dinner” dan Matic Exhibition MASIH dalam rangkaian merayakan hari kasih sayang, Astra Motor Bali kembali mengapresiasi konsumennya dalam event yang bertajuk “Say Your Love with Scoopy”. Acara yang digelar, Sabtu (18/2) kemarin berlokasi di Mall Bali Galeria, mengajak konsumen untuk turut merayakan Hari Valentine 2017 dalam nuansa romantis. Kegiatan yang sudah di laksanakan mulai dari bertepatan Hari Valentine, 14 Pebruari 2017, yaitu pembagian coklat, kegiatan sosial pembagian sembako ke petugas kebersihan, Romatic Touring dengan melibatkan 30 couple pengguna Honda Scoopy disambut antusias oleh konsumen . Acara yang dikemas dalam nuansa romantis, diawali dengan city touring pasangan pengendara honda scoopy dengan melintasi rute seputaran Denpasar dan finish di MBG, dilanjutkan dengan Romantic Dinner dengan suasana penuh kasih sayang. Berbagai game’s kebersamaan mewarnai pasangan yang begitu antusias menikmati acara ini. Sementara itu, para pengunjung dapat melihat atrium Barat Mall Bali Galeria untuk menyaksikan secara langsung type motor Matic yang dipamerkan berkonsep family dalam Honda Matic Exhibition den-

EVENT - Astra Motor Bali kembali mengapresiasi konsumennya dalam event yang bertajuk “Say Your Love with Scoopy” yang digelar, Sabtu (18/2) kemarin, berlokasi di Mall Bali Galeria.

CENDERAMATA - Rektor IKIP PGRI Bali Made Suarta, didampingi IGB Arthanegara menyerahkan cenderamata kepada WR I Untag, Andik Matulesi dan Suroso. PGRI Bali tampil di PKB. Makanya kini kurikulum IKIP PGRI Bali tak hanya disiapkan menjadi guru, juga berwirausaha. Mahasiswa diberikan pelatihan MC, PR, wartawan, perbankan, tutor pelatih olahraga, dll. Bahkan IKIP PGRI Bali dikenal paling banyak melakukan bedah rumah di Bali, yakni mencapai 20 buah. Rektor didampingi WR I Drs. Pande Wayan Bawa, M.Si., WR II Drs Dewa Putu Juwana, M.Pd., dan WR III Dr. I Wayan Citrawan, M.Si., menambahkan menyiapkan puluhan UKM dan beasiswa, seperti bidik misi, yayasan dan lembaga lainnya. Dia menjelaskan pendaftaran calon mahasiswa baru bisa dilakukan secara online atau ke kampus IKIP PGRI Bali di Jl. Seroja Denpasar. Pendaftaran gelombang I sudah dimulai 1 Februari24 Juni 2017. Khusus untuk Prodi Seni Rupa dan Bahasa Bali diberikan bebas SPP hingga tamat. Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali Drs. IGB Arthanegara, S.H., M.H., M.Pd., mengatakan semua mahasiswa

baru dibebaskan dari uang gedung. Soal biaya pendidikan, dia menambahkan mahasiswa hanya dikenakan biaya bulanan Rp 275.000, masingmasing SPP Rp 100.000, pengembangan fasilitas Rp 150.000 dan biaya lab. Rp 25.000. Langkah ini diambil IKIP PGRI Bali, menurut Made Suarta dan IGB Arthanegara untuk membantu SDM Bali yang kurang mampu namun cerdas bergabung menjadi guru. Mereka bisa memilih Fak. Ilmu Pendidikan (Bimbingan dan Konseling), Fak. Pendidikan. Bahasa dan Seni (Bahasa Indonesia, Bahasa Bali, Seni Rupa, Seni Drama Tari dan Musik) FPIPS (Pend. Sejarah dan Ekonomi), FPMIPA (Matematika dan Biologi), FPOK (Pend. Jasmani Kesehatan dan Rekreasi). Hebatnya, semua prodi ini sudah terakreditasi B. IKIP PGRI Bali juga menjadi 100 kampus terbaik nasional, nomor tiga terbaik di Bali, NTB dan NTT dan terbaik I antar PT PGRI. (ad1592)

Ayu Pastika Serahkan Bantuan bagi Korban Longsor di Desa Songan

KETUA Tim Penggerak Peningkatan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali Ny. Ayu Pastika, menyerahkan bantuan bagi korban tanah longsor di Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Sabtu (18/2). Bantuan berupa 107 paket sembako, layanan kesehatan dan hiburan ini merupakan sinergi TP PKK Provinsi Bali dengan Tim Program Bali Santhi yang diketuai I Ketut Rochineng, S.H., M.H. Ditemui di sela-sela kegiatan penyerahan bantuan, Ayu Pastika mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian jajaran TP PKK terhadap krama yang tengah menghadapi musibah. Dia berharap, bantuan ini dapat meringankan beban para korban yang hingga saat ini masih bertahan di lokasi pengungsian. Pada bagian lain, istri orang nomor satu di Bali ini juga menyemangati para korban. Dengan uluran tangan dari berbagai pihak, dia berharap para korban segera bangkit dari kesedihan, karena bagaimanapun hidup akan terus berjalan. Dalam kesempatan itu, Ayu Pastika juga mengapresiasi antusiasme para donatur dari seluruh Bali yang memberi begitu banyak bantuan bagi para korban. Untuk menghibur para korban, Ayu Pastika juga sempat mempersembahkan suara emasnya. Menggandeng penyanyi Bali Dek Ulix dan Galuh Bilen, wanita humoris ini menyanyikan lagu ‘Tembang Kasmaran’. Hal senada juga diutarakan Ketua Tim Program Bali Santhi Ketut Rochineng. Pria yang ngetop dengan nama Rocky N itu berharap para

BANTUAN - Ketua Tim Penggerak Peningkatan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali Ny. Ayu Pastika, menyerahkan bantuan bagi korban tanah longsor di Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Sabtu (18/2) kemarin. korban dapat segera bangkit dengan semangat baru. “Bencana yang menelan tujuh korban jiwa ini,” ujar dia, hendaknya menjadi pelajaran agar ke depannya lebih mawas diri. “Kalau hujan, harus lebih waspada. Alam juga harus kita jaga,” imbuhnya. Untuk menghibur para korban, Rocky N dan sejumlah artis Bali seperti Bayu KW, Widi Widiana, Yong Sagita dan lainnya mempersembahkan masing-masing satu buah lagu. Kehadiran para Artis Pop Bali tersebut mampu membuat para korban melupakan sejenak kepedihan yang mereka hadapi. Sementara itu, Perbekel Desa Songan B Jero Lanang, S.E., menghatur-

kan terima kasih atas kehadiran Ny. Ayu Pastika. “Sebelumnya Bapak Gubernur juga sudah hadir di sini. Langkah tanggap darurat pun telah dilakukan dan sangat membantu warga kami,” ujarnya. Dia berharap bencana ini tak terulang lagi di kemudian hari. Menurutnya, masyarakat harus dapat memetik pelajaran dari kejadian ini. Meski masa tanggap darurat telah berakhir, pihaknya belum mengijinkan 25 KK korban longsor untuk kembali ke pemukiman mereka, karena kawasan itu memang merupakan zona merah. “Sesuai hasil koordinasi yang terus kami lakukan, rencananya mereka akan direlokasi,” pungkasnya. (ad1590)

Kurir Bawa 22 Kg Ganja Dibekuk

gan memberikan berbagai program khusus on the sport selama periode pameran 18-19 Februari 2017. Acara semakin meriah dengan performs dan competition, seperti High School Dance Competition, Lipsync Battle dan Puncak acara di meriahkan dengan penampilan segar dari bintang tamu The Overtunes. “Melalui kegiatan ini, kami ingin bersama-sama konsumen merayakannya dalam suasana kekeluargaan dan sebagai ungkapan

terima kasih atas kepercayaan dan loyalitas konsumen Honda,” ungkap Gede Legawa selaku Ketua Panitia kegiatan. Tercatat sepanjang tahun 2016 lalu, type skutik berkontribusi sebesar 96 persen dalam penjualan Honda di Bali, khusus type Honda Scoopy berkontribusi sebesar 45 persen, yang membuktikan bahwa matic Honda sangat di terima dan dipilih oleh masyarakat Bali untuk aktifitas sehari-hari. (bns)

Mangupura (Bali Post)Tim gabungan Sat. Resnarkoba Polres Badung dan Polda Bali menangkap kurir ganja di halaman parkir rumah makan di Lumajang, Samsam, Kerambitan, Tabanan, Sabtu (18/2) kemarin. Pelakunya berinisial SM (32), dengan barang bukti dua dus berisi ganja seberat 22 kilogram.

buah cabai yang terkena virus antrak sehingga tidak menyebar ke buah cabai lainnya. ‘’Karena rutin melakukan perawatan tidak terjadi gagal panen,’’ ujarnya. Meningkatkanya harga cabai, menggembirakan petani. Di sisi lain pemerintah pun melakukan program agar mengatasi fluktuasi harga cabai di masyarakat dengan cara kegiatan pengembangan program hortikultura, salah satunya penanaman cabai. Kepala Dinas Pertanian, Nyoman Budana, belum lama ini memaparkan Tabanan sendiri tahun 2017 ini mendapatkan alokasi kegiatan

ini untuk penanaman cabai sekitar 40 hektare. Namun sayangnya, saat ini di tengah mahalnya harga cabai yang menembus angka Rp 170-an ribu per kg di pasaran dan Rp 120 ribu di petani, bantuan tersebut baru tahap penentuan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) penerima kegiatan pogram. Ia melanjutkan, bantuan program kegiatan pengembangan cabai tersebut dalam bentuk saprodi. Di antaranya, bantuan bibit, pupuk, dan mulsa yang semuanya diberikan oleh pemerintah. Lokasi sasaran yang dituju untuk program tersebut adalah wilayah Kecamatan Marga, Kecamatan Baturiti, dan Kecamatan Penebel. Dengan adanya program pengembangan hortikultura, salah satunya penanaman cabai ini diharapkan bisa menyediakan produksi cabai di setiap musim, sehingga bisa mengatasi fluktuasi harga cabai di masyarakat. (kmb24)

GANJA - Polisi mengamankan puluhan ganja yang disembunyikan di truk.

Petani Gembira, Harga Cabai Tembus Rp 170 Ribu/Kg

Tabanan (Bali Post) Harga cabai saat ini benar-benar meroket. Cuaca hujan dan banjir menjadi salah satu penyebab langkanya produksi cabai di tingkat petani dan menyebabkan harga naik. Di sisi lain, petani menyambut gembira kenaikan harga cabai ini. Salah satu petani cabai di Banjar Apit, Desa Bangli Baturiti, Wayan Lena (48) mengaku saat ini cabai di tingkat petani dihargai Rp 120 ribu per kilogram. Harga ini naik dua kali lipat dari harga normal. Dirinya memiliki 10 are yang ditanami cabai di musim hujan. Agar produksinya baik, lanjut Lena, ia rajin memetik

IKIP PGRI Bali bekerja sama dengan Univ. 17 Agustus (Untag) Surabaya, Sabtu (18/2) kemarin melakukan pengabdian masyarakat dengan cara memberikan coaching kepada siswa SMA dan SMK se-Bali, guna mempersiapkan diri menghadapi UN dan mengatasi kecemasan. Acara ini juga dipakai IKIP PGRI Bali untuk mensosialisasikan keberadaan IKIP PGRI Bali yang tahun ini mulai menerima calon mahasiswa baru. Acara dibuka Rektor IKIP PGRI Bali, Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum., didampingi Dekan Piskologi Untag Dr. Suroso, M.S.Psikolog., dan WR I Untag Surabaya Dr. Andik Matulesi, M.Si.Psikolog. Saat itu, tim IKIP PGRI Bali dan Untag Surabaya mengerahkan 29 mahasiswa psikologi dan BK IKIP PGRI Bali untuk memberi pembekalan dalam menghadapi UN. Rektor Made Suarta mengatakan, kerja sama ini sudah berlangsung setiap tahun untuk memberi sumbangsih bagaimana menyiapkan mental siswa SMA dan SMK menghadapi UN. Kerja sama ini, kata dia juga penting untuk akreditasi dan meningkatkan budaya akademik. Hal itu juga direspons positif oleh Dekan Psikologi Untag, Suroso agar kerja sama ini terus berkelanjutan. Di sisi lain, Rektor Made Suarta mengingatkan siswa lulusan SMA dan SMK untuk memilih studi lanjut di perguruan tinggi dengan melihat nilai akreditasi program studi. Di IKIP PGRI Bali semua prodinya terakreditasi B. Prestasi mahasiswanya di akademik juga diperhitungkan, seperti juara Olimpiade MIPA dan LKTI tingkat nasional. Di non akademis, prestasi mahasiswanya go internasional. Di antaranya juara silat dunia, peraih medali emas tinju dan loncat jauh Asia dan dunia. Di bidang seni, tiap tahun seniman IKIP

Pembetulan : Berita pada halaman info seremonial Bali Post edisi, Sabtu (18/2) halaman 4, pada judul tertulis “Pokphand Tanda Tangani PKS dengan FKH UNUD, Berikan Bantuan Beasiswa Per Semester”. Seharusnya “Pokphand Tanda Tangani PKS dengan FKH dan Fapet Unud, Berikan Bantuan Beasiswa Per Semester” Redaksi

Menurut sumber, tersangka ditangkap saat makan di rumah makan tersebut pukul 11.05 Wita. Setelah menangkap SM, petugas lalu menggeledah truk yang dikemudikan tersangka. Hasilnya ditemukan dua dus berisi paket ganja. “Dus pertama dua berisi bungkus dan dus kedua berisi tiga bungkus. Adapun kendaraan yang digunakan

truk fuso warna hitam. Ganja dalam dus tersebut diletakkan di antara besi yang diangkut truk tersebut,” tegas sumber. Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan, saat dikonfirmasi membenarkan pengungkapan kasus itu bekerja sama dengan Polda Bali. “Nanti saja (rilis), masih dikembangkan,” tegasnya singkat. (kmb36)

BPM/ist


4

Minggu Kliwon, 19 Februari 2017

SEKOLAH - Pemandangan sekolah yang semestinya menjadi rumah kedua bagi siswa hanya isapan jempol. Siswa merasa terbebani begitu memasuki tempat yang bernama sekolah. Apalagi saat mereka masuk kelas, maka kebosanan dan rasa terpenjara mulai menggelayuti. Hal ini terjadi bila dalam pengelolaan kelas suasana yang diciptakan tidak mampu mengakomodir kebutuhan siswa. Bahkan suasana pembelajaran yang dilakukan tidak menyenangkan.

Sekolah dan Beragam Persoalannya

KATA sekolah berasal dari Bahasa Latin yaitu dari kata skhole, scola, scolae atau skhola yang memiliki arti waktu luang atau waktu senggang. Dari arti tersebut, maka sekolah adalah kegiatan bagi anak-anak pada saat waktu luang. Anak-anak di tengah-tengah kegiatan utama mereka, yaitu bermain dan menghabiskan waktu untuk menikmati masa anak-anak memiliki waktu luang yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan mempelajari cara berhitung, cara membaca huruf dan mengenal tentang moral (budi pekerti) dan estetika (seni). Tetapi sekarang justru sekolah bukan lagi menjadi waktu luang bagi anak-anak. Sekolah menjadi tempat yang membosankan dan menjemukan dengan berbagai beban tuntutan yang harus dipenuhi anak-anak (siswa). Para siswa dituntut memiliki berbagai kemampuan yang sudah dituangkan dalam kurikulum. Artinya di sekolah anak-anak sudah diatur beban belajar yang harus mereka lakukan. Belum lagi tugas tambahan dari guru yang berupa pekerjaan rumah (PR) yang mesti dikerjakan. Seolah-olah siswa tidak ada kesempatan untuk rehat dan me-refresh diri setelah belajar di sekolah. Begitu juga kegiatan belajar tambahan berupa les yang mesti dilakoni untuk mendongkrak nilai. Pemandangan sekolah yang semestinya menjadi rumah kedua bagi siswa hanya isapan jempol. Siswa merasa terbebani begitu memasuki tempat yang bernama sekolah. Apalagi saat mereka masuk kelas, maka kebosanan dan rasa terpenjara mulai menggelayuti. Hal ini terjadi bila dalam pengelolaan kelas suasana yang diciptakan tidak mampu mengakomodir kebutuhan siswa. Bahkan suasana pembelajaran yang dilakukan tidak menyenangkan. Siswa terbebani untuk belajar. Siswa terlalu dituntut menguasai semua materi pelajaran. Siswa diperkosa hak-haknya dan kehilangan kemampuan alaminya begitu memasuki ruang belajar bernama sekolah. Ibarat ikan yang kehilangan kemampuan alaminya berenang karena dipaksa untuk berlari. Burung kehilangan kemampuan alaminya untuk terbang, karena dipaksa untuk berenang. Inilah yang terjadi di sekolah sekarang. Kemampuan alamiah yang dimiliki siswa hilang dalam bentuk bakat dan potensi yang dimiliki. Sekolah hanya mengharapkan siswa menjadi robot yang telah diprogram dengan sistem yang hanya mengedepankan pembentukan kecerdasan intelektual. Materi-materi hafalan membenam kreativitas, inovasi dan keterampilan siswa untuk mengolah bakat dan

minatnya. Jangan heran lulusan yang dihasilkan di sekolah seperti produk gagal. Sekolah disebut sebagai pencetak pengangguran intelektual terbesar. Sekolah konvensional telah menjadi tempat yang hanya diisi oleh bangunan-bangunan (benda mati), karena kehidupan pembelajaran di dalamnya sudah mati dan tercerabut maknanya. Sekolah bukan lagi tempat untuk mengisi waktu luang bagi siswa. Sekolah telah menjadi tempat manusia-manusia robot untuk diprogram, bila aspek kemanusiaan di dalamnya hilang. Nilai-nilai insani kehidupan yang semestinya dibentuk dalam ruang yang bernama sekolah mulai terabaikan, maka sekolah telah gagal dalam tujuannya. Begitu juga bila komunitas sekolah tidak dibangun dengan asas cinta dan kasih sayang, terutama antara guru dan siswa itulah sesungguhnya kegagalan yang paling mendasar. Guru dan Siswa Guru dan siswa sebagai penghuni dan pencipta kehidupan di sekolah diharapkan bersinergi. Artinya guru dan siswa membangun suasana pembelajaran dan aktivitas belajar yang aktif, inovatif, kreatif, edukatif, menyenangkan penuh kegembiraan. Di samping itu guru dan siswa semestinya menciptakan suasana kekeluargaan tanpa sekat tembok yang kokoh. Guru dan siswa ibarat orangtua dengan anak yang saling menyayangi dan tidak membentuk fanatisme sempit. Guru tidak membangun tembok pembatas yang kokoh dan jurang yang terjal dengan siswa. Guru memosisikan diri sebagai orangtua yang penuh perhatian. Bersikap adil, tegas, berwibawa dan bertanggung jawab. Jangan sampai guru memunculkan rasa gila hormat dan ingin ditakuti, agar siswa tidak berani. Bila sikap ini yang terus dikedepankan, maka siswa tidak akan berani untuk menyampaikan segala kemampuan, perasaan dan keinginannya kepada guru. Semestinya yang perlu dibangun adalah kesadaran siswa untuk selalu menghargai, menghormati dan menjaga etika serta sopan santun terhadap guru. Bukan memaksa siswa untuk takut dan enggan dekat dengan gurunya dalam menyampaikan segala situasi dan kondisi yang dialami. Sebuah pemandangan yang memang tidak bisa dipungkiri, bila suatu saat setelah proses pembelajaran di sekolah usai, maka ada beberapa siswa lulusan suatu sekolah yang bertemu dengan gurunya tidak menegur sapa gurunya. Bahkan ada yang secara sengaja menghindar agar tidak bertemu dengan gurunya.

Hal seperti inilah yang menjadikan bahwa sesungguhnya proses yang dibangun di sekolah sudah gagal. Rasa kekeluargaan, cinta kasih dan saling menghormati secara tidak langsung telah luntur. Guru semestinya membangun kembali rasa itu tanpa mengesampingkan kewibawaan dan martabatnya. Karena sesungguhnya di sekolah semestinya rasa itu terpelihara dan terpupuk dengan baik. Maka tembok kokoh yang membatasi antara guru dan siswa harus dirobohkan dengan rasa kekeluargaan, cinta kasih dan saling toleransi. Bila hal ini mampu diwujudkan niscaya tujuan dari pendidikan dapat tercapai. Kepuasan Terry Weeks guru teladan nasional 2003 dari Tennessee menyatakan bahwa ada kepuasan dalam mengajar yang tidak bisa dipenuhi dengan gaji, guru akan terus hidup dalam diri murid-murid, hal apa lagi yang lebih baik tentang seorang manusia selain bahwa ia telah menyentuh banyak kehidupan. Dari pesan tersebut diharapkan guru mampu menjalin ikatan yang tulus dengan siswa dalam rumah indah bernama sekolah yang tidak mampu dibayar dengan materi. Rasa ini terjalin secara abadi dalam kehidupan seorang guru yang mampu menyentuh jiwa-jiwa siswa. Sesungguhnya siswa memerlukan sentuhan tulus ikhlas seorang guru dalam proses pembelajaran untuk mampu membentuk jiwa-jiwa insani yang luhur. Bila masih saja ada tembok kokoh yang membatasi antara guru dan siswa bagaimana sentuhan itu dapat dilakukan dan dirasakan? Inilah keutamaan guru yang secara tidak langsung mulai memudar karena jiwa dan naluri sebagai seorang pendidik terbungkus oleh ego yang semestinya dikendalikan. Rasa apatis terhadap siswa semestinya dihilangkan untuk membangun sebuah paradigma baru dalam pembelajaran dengan pendekatan kasih sayang. Hal ini disampaikan oleh Dr. Hamzah B. Uno bahwa guru sebagai pendidik harus mempunyai rasa cinta dan sifat pengabdian kepada profesinya sebagai pendidik. Bila hal ini yang terjalin dan terbangun, maka cerita dan kisah indah antara guru dan siswa sesungguhnya menghidupkan kembali fungsi dan makna sekolah dalam kehidupan. Sekolah menjadi rumah kedua, menjadi taman yang menyenangkan dan menjadi tempat untuk mengisi waktu luang dengan dasar rasa kekeluargaan berbalut cinta dan kasih sayang antara guru dan siswa. lI Nyoman Agus Sudipta

Memahami Kembali

Nilai-nilai Budaya dan Karakter dalam Genjek GENJEK sebagai salah satu seni sastra yang ada di Kabupaten Karangasem. Genjek dilihat dari penyebarannya hampir sudah merambah kecamatan-kecamatan yang ada di Karangasem bahkan sampai ke kabupaten di luar Karangasem. Sebagai masyarakat yang selalu ingin berkreativitas, masyarakat Karangasem khususnya Seraya, menciptakan genjek sebagai wahana berkreativtas. Genjek ini mampu memberikan ruang untuk berkreativitas bagi masyarakat, maka lahirlah genjek dengan beragam tambahannya, misalnya genjek disertai dengan joged, genjek dengan dramatari. Ini dapat dikatakan bahwa genjek memberikan ruang-ruang berkreativitas. Keterbukaan genjek ini amat berarti bagi masyarakat hingga keberadaannya bisa terus bertahan.

Genjek juga diberdayakan dalam dunia pendidikan. Beberapa sekolah di Karangasem sempat mementaskan genjek dalam kegiatannya di sekolah. Dunia pendidikan bisa memberdayakan genjek dalam beberapa event kegiatan sekolah. Hal ini amat berarti bagi kelangsungan dan sebagai sarana penyebaran nilai-nilai pendidikan yang ada dalam genjek. Jika dicermati, teks-teks genjek memiliki nilainilai pendidikan. Nilai-nilai ini bisa disampaikan dalam bentuk karya seni. Pendengar tidak akan merasa bahwa dirinya seolah-oah berhadapan dengan dokrin-dokrin terntentu. Akan tetapi, sebuah nilai budaya yang masuk secara alami dalam diri pendengar. Mantra (2017) menyatakan bahwa teks genjek Karangasem memiliki beberapa funsi di antaranya: fungsi hiburan, fungsi pendidikan. Fungsi mengenang masa lalu, fungsi solidaritas, fungsi pengendalian sosial, protes, dan kritik sosial, serta fungsi religius. Dengan adanya fungsi genjek seperti di atas, mengindikasikan betapa bermaknanya genjek bagi masyarakat khususnya masyarakat karangasem. Dunia pendidikannya pun merasa terbantu dengan hadirnya genjek karena bisa digunakan sebagai sarana dalam penyampaian nilai-nilai pendidikan. Dengan hiburan, maka nilai-nilai pendidikan itu akan bisa diterima tanpa ada unsur ketertekanan.

Inilah kelebihan dari sebuah karya seni.

Nilai-nilai Budaya dan Karakter dalam Genjek Pendidikan karakter merupakan pendidikan nilai, pendidikan budi pekerti, pendidikan moral, pendidikan watak yang bertujuan mengembangkan kemampuan seluruh warga sekolah untuk memberikan keputusan baikburuk, keteladanan, memelihara apa yang baik & mewujudkan kebaikan itu dalam kehidupan sehari-hari dengan sepenuh hati (Rencana Aksi Nasional Pendidikan Karakter, 2010). Ada delapan belas nilai-nilai budaya dan karakter bangsa antara lain religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/ komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. Pendidikan karakter tidak hanya dalam wadah formalitas berupa sekolah. Pendidikan karakter bisa dilakukan dengan beragam wahana. Keberagaman itu akan membuat pendidikan karakter tidak menjadi kaku. Genjek sebagai salah satu wahana menumbuhkan karakter-karakter peserta didik. Pelantunan larik-larik genjek mengandung nilai-nilai karakter yang cukup tinggi. Penyampaian nilai-nilai moralitas ini dalam sebuah wahana seni memundahkan untuk diserap dan dihayati oleh peserta didik. Pemaparan melalui genjek mampu menumbuhkembangkan nilai-nilai karakter manusia sebagai makhluk moralis-agamais (Keniten, 2014). Genjek tidak hanya menghibur. Genjek mampu membawakan pesan-pesan yang menumbuhsuburkan karakter-karakter mulia. Larik-larik terpilih mengandung makna yang mendalam yang memberikan pencerahan kepada pendengarnya tanpa maksud menggurui. Wahana genjek mampu membawakan nilai-nilai kemanunusian-sosial-budaya. Estetika Teks Genjek Sebagai karya seni teks-teks genjek tidak bisa melepaskan dirinya dari nilai estetikanya. Nilai-nilai ini bisa dilihat dalam

salah satu teks genjek Momo Angkara. Pilihan kata, deretan kata, permainan kata, atau ungkapan-ungkapan yang dipilihya. Teks genjek Momo Angkara menggunakan pilihan kata yang bersanding. Misalnya, larik / eda pesan nyalanang momo angkara/ ulian momo hidupe nemu sengsara/. Pasangan kata /angkara/ dengan /sengsara/, dengan rima [ra] pada kedua kata yang mengilustrasikan hati yang kurang baik, atau menderita. Pasangan kata/ suka duka, aget lacur/ (suka duka, nasib baik, kurang baik), kata-kata itu dipilih dengan memperhatikan unsur-unsur permainan kata sehingga memperkuat teks genjek yang diciptakannya. Pencipta bisa dengan kesadaran menciptakannya bisa juga dengan tanpa sadar hadir pilihan katanya. Kata-kata yang diciptakan dalam teks sastra berbagai kemungkinan akan bisa muncul. Pencipta bisa setelah diperdengarkan barulah menyadari keindahannya. Penggunaan bunyi [ang] pada beberapa larik, misalnya /nyalanang, nyandang, ngenehang, tingkahang/ ada nuansa mengingatkan, memerintah. Verba tingkah laku/ nyalanang, tingkahang/ dan juga verba versepsi /ngenehang, nyandang/ memilih verba ini menindikasikan bahwa pikiran dan perbuatan merupakan satu-kesatuan dalam hidup manusia. Penggunaan rima juga dilakukan pada awal larik, misalnya /aget, asing, agamane/. Bunyi [a] dipilih oleh pencipta, bisa jadi pemilihan ini tanpa disadari oleh seniman genjek. Genjek memberikan kemungkinan baru mengembangkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa. Larik-larik genjek mengandung nilai-nilai budaya dan karakter bangsa. Sebagai manusia perlu terus belajar dan belajar menjadi manusia. Dalam genjek, hakikat diri kemanusiaan bisa ditumbuhkembangkan. Lariklarik genjek membangun sebuah keindahan yang memberikan ruang kepada manusia untuk merenungi perjalanan hidupnya. Pemilihan larik-larik tidak bisa dilepaskan dari kehidupannya sebagai makhluk sosial-budaya dan beragama. lIBW Widiasa Keniten

Skoliosis

Manajemen Perawatan Mandiri Kenali Risiko, Gejala, dan Penanganannya pada Penderita Gagal Jantung

SKOLIOSIS adalah suatu istilah yang digunakan pada keadaan abnormal dimana tulang belakang melengkung ke arah samping. Skoliosis dibagi menjadi 2 bentuk umum berdasarkan letak penyebab kelainannya, yaitu Postural Scoliosis (kelainan bentuk tulang belakang terjadi akibat kompensasi terhadap kondisi abnormal di bagian tubuh lain) dan Structural Scoliosis (diakibatkan oleh kondisi abnormal dari tulang belakang itu sendiri).

Penyebab Skoliosis Usia adalah faktor utama yang mempengaruhi skoliosis. Anak dan remaja usia 9-15 tahun adalah rentang usia yang paling sering mengalami skoliosis. Perempuan memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami kondisi ini, dan biasanya memiliki progresivitas penyakit yang lebih buruk dibandingkan laki-laki. Adanya riwayat keluarga sebelumnya juga dapat meningkatkan risiko skoliosis. Sekitar 80% dari kasus skoliosis tidak memiliki penyebab yang pasti (dikenal dengan istilah Idiopathic Scoliosis) namun skoliosis juga dapat

disebabkan oleh faktor fungsional, kelainan bawaan, kelainan tulang, kelainan otot, atau kelainan saraf.

Gejala Skoliosis Gejala utama dari skoliosis adalah tulang belakang yang tampak melengkung ke arah samping. Kondisi ini terutama terlihat jelas ketika anak diminta untuk membungkuk ke depan. Gejala lain yang sering ditemukan menyertai gejala utama (tulang belakang melengkung ke arah samping) adalah bahu yang tidak simetris, tonjolan pada tulang iga di samping tulang belakang, serta salah satu kaki lebih pendek dari kaki yang lain. Pada anak dan remaja, skoliosis umumnya pertama kali disadari oleh teman, anggota keluarga, atau dokter. Pada kondisi yang lebih parah, skoliosis dapat menyebabkan kesulitan bernapas serta kelainan pada jantung dan paru. Pemeriksaan yang Diperlukan untuk Mendiagnosa Skoliosis Pada pemeriksaan, dokter akan memberikan beberapa pertanyaan mengenai kondisi tulang belakang

TULANG - Skoliosis yang tidak ditangani secara baik terkadang dapat mengarah kepada kelainan tulang belakang yang serius. Konsultasi dengan dokter ahli tulang (spesialis Orthopaedi) dapat memberikan gambaran lebih baik mengenai penyebab, tatalaksana, serta perjalanan penyakit skoliosis.

pasien. Pemeriksaan fisik yang umumnya diperlukan adalah pemeriksaan terhadap tulang belakang dari samping, depan, dan belakang. Pasien akan diminta untuk membungkuk ke depan, menyentuh jari-jari kaki. Pemeriksaan penunjang yang umumnya diperlukan adalah pemeriksaan foto X-ray. Foto X-ray sangat membantu dalam pengukuran derajat lengkungan dan perkembangan kondisi lengkungan tulang belakang pasien. Jika ditemukan adanya kelainan pada saraf, tidak jarang diperlukan pemeriksaan penunjang MRI atau CT scan.

Penanganan Skoliosis Terdapat dua cara utama dalam penatalaksanaan skoliosis: nonoperasi dan operasi. Pada anak usia 10 tahun atau di atasnya (Adolescent Idiopathic Scoliosis), apabila pasien telah mencapai kematangan pertumbuhan tulang dan derajat kelainan tulang belakang sebesar kurang dari 30 derajat, penaganan hanya sebatas pemantauan perkembangan kondisi tulang belakang. Operasi dipertimbangkan apabila lengkungan tulang belakang lebih dari 30 derajat dan anak masih dalam masa pertumbuhan. Pada anak usia 4-9 tahun (Juvenile Idiopathic Scoliosis), alat bantuan dapat mulai digunakan saat kondisi derajat lengkungan tulang belakang belum terlalu buruk untuk mempertahankan kondisi tulang belakang anak hingga masa pertumbuhannya usai. Skoliosis yang tidak ditangani secara baik terkadang dapat mengarah kepada kelainan tulang belakang yang serius. Konsultasi dengan dokter ahli tulang (spesialis Orthopaedi) dapat memberikan gambaran lebih baik mengenai penyebab, tatalaksana, serta perjalanan penyakit skoliosis. ldr. Bagus Gede Krisna Astayogi, S.Ked.

GAGAL jantung merupakan suatu kondisi jantung yang tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh secara optimal. Kondisi ini dapat disebabkan oleh beberapa penyakit dasar, seperti, penyakit jantung koroner, jantung rematik, gangguan katup jantung, tekanan darah tinggi, penyakit jantung bawaan, atau infeksi. Gagal jantung merupakan masalah kesehatan yang progresif dengan angka mortalitas dan morbiditas yang tinggi di negara maju maupun negara berkembang termasuk Indonesia. Oleh karena itu, pemberian obat-obatan saja tidaklah cukup, modifikasi pola hidup memiliki peran penting dalam keberhasilan terapi gagal jantung. Modifikasi pola hidup melalui manajemen perawatan mandiri dapat memberi dampak bermakna terhadap perbaikan gejala gagal jantung, kapasitas fungsional, kualitas hidup, morbiditas, dan prognosis. Berikut dijelaskan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam manajemen perawatan mandiri pada penderita gagal jantung.

cairan 1,5-2 liter/hari disarankan terutama pada penderita gagal jantung berat. Diet rendah garam juga dianjurkan, tidak lebih dari 2000 mg sodium/hari.

jantung. Penderita dapat menggunakan alat bantu seperti buku catatan atau smartphone untuk mengingatkan waktu mengkonsumsi obat-obatan.

3. Pemantauan Berat Badan Mengukur berat badan setiap hari merupakan panduan untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh tetap stabil. Bila terjadi peningkatan berat badan >2 kg dalam 3 hari, diperlukan pengaturan dosis obat diuretik.

5. Latihan Fisik Mempertahankan pola hidup yang aktif adalah tujuan dari terapi gagal jantung. Latihan fisik ringan sampai sedang dibawah pengawasan tenaga medis aman untuk dilakukan dan direkomendasikan kepada semua penderita gagal jantung kronik yang stabil. Selain itu, menghindari kebiasaan merokok dan mengkonsumsi alkohol juga penting untuk dilakukan.

4. Ketaatan Mengkonsumsi Obat Penelitian menunjukkan ketaatan pasien mengkonsumsi obat dapat memperpanjang harapan hidup dan mengurangi gejala gagal

ldr. Bagus Made Indrata Saputra

1. Memahami Gejala Gagal Jantung Ketika jantung tidak mampu memompa darah dengan optimal, maka akan terjadi retensi cairan di beberapa organ tubuh. Hal tersebut akan menimbulkan gejala seperti pembengkakan pada kaki atau perut, batuk, badan terasa lemas, sesak saat beraktivitas atau saat tidur terlentang. Penderita diharapkan dapat menjelaskan gejala-gejala yang dikeluhkan kepada tenaga medis. 2. Membatasi Asupan Cairan dan Garam Membatasi asupan cairan dan garam akan membantu mengurangi gejala gagal jantung. Membatasi

JANTUNG - Gagal jantung merupakan masalah kesehatan yang progresif dengan angka mortalitas dan morbiditas yang tinggi di negara maju maupun negara berkembang termasuk Indonesia. Oleh karena itu, pemberian obat-obatan saja tidaklah cukup, modifikasi pola hidup memiliki peran penting dalam keberhasilan terapi gagal jantung.


5

Minggu Kliwon, 19 Februari 2017

Resensi Buku

Pesan-pesan dari Himalaya Judul Buku Penulis Penerbit Tahun Tebal

: Ayat-Ayat Himalaya : I Gede Gatot Binawa Rata : Pustaka Bali Post : Agustus,2009 : 242 halaman

BUKU ini memuat pesanpesan dari Shri Hairakhan Wale Baba, orang suci yang diyakini sebagai Siwa Mahavatar Babaji. Ia muncul pada bulan Juni 1970 di dalam gua suci, di kaki gunung Kumaon di seberang sungai Gautama Gangga. Ia muncul begitu saja (tanpa dilahirkan seorang wanita) di muka bumi sebagai seorang anak muda yang sudah berumur 18 tahun, dan memiliki kekuatan ilahi. Beberapa orang desa di Hairakhan melihatnya sebagai orang tua dengan jenggot putih yang panjang, namun orang lain melihatnya sebagai anak muda yang tampan tanpa jenggot. Shri Babaji mengatakan bahwa umat manusia ada dalam bahaya besar selama periode Kali yuga, yaitu berkembangnya zaman materialistik dan menolak kehidupan spiritual. Kedatangan Shri Babaji untuk memperbaiki hati dan ingatan manusia. (osi)

Film

Dosa Sebuah Masa Lalu Judul Film Rilis Sutradara Penulis Naskah Pemeran Utama

: Jack Reacher Never Go Back. : 19 Oktober 2016 (Indonesia) : Edward Zwick : Richard Wenk dan Marshall Herskovitz : Tom Cruise, Rosamund Pike dan Richard Jenkins

“ J a c k Reacher: Never Go Back” adalah film action adventure Amerika 2016 yang disurtradarai oleh Edward Zwick dan ceritanya ditulis oleh Richard Wenk dan Marshall Herskovitz. Film ini merupakan sekuel dari film Jack Reacher (2012). Dibintangi oleh Tom Cruise, Rosamund Pike dan Richard Jenkins. Jack Reacher: Never Go Back menceritakan empat tahun setelah aksi Jack Reacher di film pertamanya. Kini Jack harus berurusan dengan pemerintah untuk membersihkan namanya dan membebaskan atasannya yang dituduh berkhianat. Empat tahun setelah aksi Jack Reacher di film pertamanya, dia kembali ke markas tempat dia dulu bertugas. Namun, saat di sana, dia dituduh telah terlibat pembunuhan yang pernah terjadi 16 tahun silam dan mendapati temannya, Susan Turner, ditangkap karena tuduhan pengkhiantan. Ketika Jack berjuang untuk membersihkan namanya dan membebaskan Susan, Jack baru menyadari jika dia hanya sebagian kecil dari rahasia besar yang ada sangkut pautnya dengan masa lalunya. Film ini memilili alur yang cepat dan mengingatkan kita pada film-film Tom Cruise yang lain. (osi)

Terumbu Kepala

CERPEN “Mimpi apa aku, waktu tidur semalam,” kata Darkun dalam hatinya, setengah menggerutu. Entah musabab kesialan apalagi yang dilakukannya sebelum berangkat melaut pagi tadi, hingga jaringnya tak dapat digulung, meski sudah dengan sekuat tenaga ia berusaha menariknya. Hingga tengah hari bolong begini, barang seekor kepiting pun belum tertangkap, apalagi ikan. Dalam hatinya, mungkin hanya umpatan-umpatan dan cacian pada diri sendiri. Sementara tangannya, tak bisa menarik jaring lebih kuat. Kecuali ingin melihat jaringnya suwir. Jika itu terjadi, lalu bagaimana ia akan menangkap ikan? Mad Darsam yang memarkir perahunya hanya beberapa bentangan galah dari sini, berteriak dengan lantang, “Jaringe sampeyan kenapa kang?” Mendengar pertanyaan itu, Darkun segera menjawab, “Embuh iki, Mungkin kesangkut karang.” Mengetahui sahabatnya sedang mengalami kesulitan, ia segera mendayung perahunya kemari. Meninggalkan jaringnya yang baru ditebar. Barangkali ada bantuan yang bisa ditawarkan, batinnya. Ibarat pucuk dicinta ulam tiba, Darkun yang tengah kesulitan merasa seperti kedatangan malaikat penolong di siang hari bolong. Sekalipun dalam hatinya masih ada sedikit rasa jengkel, karena Mad Darsamlah yang mengajaknya memburu ikan di perairan ini. Padahal, firasatnya sudah menolak dari awal. Tapi rasa kesetiakawanan membuatnya menurut. Untung saja, di tengah kesulitan seperti ini, Mad Darsam mau membantunya. Jika tidak, entah kejengkelan macam apa yang bisa dilampiaskan lelaki paruh baya itu. “Tolong pegang ini,” pinta Darkun sembari mengulurkan jaring yang ada di kedua tangannya, “aku mau coba menyelam.” “Iya, Kang. Hati-hati.” Dan byurrr…. Suara air yang terkoyak, membuyarkan mimpi kalong-kalong yang bergantungan di reranting bakau. Menghamburkannya ke segala penjuru. Menimbulkan suara gaduh di bawah sengatan matahari yang membakar kulit. Tinggal Mad Darsam seorang diri memegang jaring, duduk menjagai dua sampan kecil. Sama sekali tak ada nelayan lain yang mencari tangkapan di perairan Segara Anakan ini. Di kejauhan, nampak pesisir Pulau Nusakambangan yang begitu angkuh di kelilingi pos-pos penjagaan militer. Ini adalah kali pertama ia dan Darkun mencoba peruntungan di perairan ini, kawasan yang sama sekali tak pernah menjadi incaran nelayan lain sejak masa ayahnya masih aktif melaut. Entah sebab apa, tak seorang nelayan pun berani menyambanginya. Lokasinya yang dekat muara, membuat banyak orang meyakini cerita yang tersebar di masyarakat bahwa perairan ini adalah sarang buaya dan ular-ular laut berukuran besar. Katanya, banyak orang pernah datang ke sana dan tak pernah kembali lagi. Selain itu, cerita yang lebih banyak berkembang di kalangan nelayan mengatakan bahwa kawasan ini dijaga oleh setan Blawuk. Dulu sekali, sekitar tahun 70-an, konon pernah seorang nelayan menangkap ikan yang cukup besar di perairan ini. Tapi begitu sampai di rumah dan digoreng oleh istrinya, ikan itu tiba-tiba menggelepar dan kembali bernyawa di atas meja makan. Menimbulkan geger yang sampai ke seluruh penjuru pesisir selatan Cilacap. Seorang sesepuh kepercayaan kepala desa mengatakan bahwa ikan itu adalah jelmaan setan Blawuk, salah seorang pengawal Nyi Roro Kidul. “Kembalikan ikan itu ke tempat semula, jika ingin selamat,” perintahnya. Awalnya tak ada yang mau mempercayai mitos tersebut—sebab baru kali ini mereka mendengar bahwa Nyi Roro Kidul punya pengawal bernama setan Blawuk—sampai rombongan tentara berpangkat rendah mendatangi mereka dan memasang bendera merah di sekitar Segara Anakan. Sejak itu,

Oleh Dwi S. Wibowo

Segara Anakan berubah jadi area terlarang bagi siapa saja. Seketika tak seorang nelayan pun berani menjamah kawasan ini. Hanya Mad Darsam dan karibnya, Darkun, yang tiba-tiba memiliki keberanian untuk menebar jaring di perairan ini. Alasannya hanya satu: kepepet! Mereka berdua harus segera melunasi hutang pada Masrengat, seorang tengkulak baik hati yang selalu meminjamkan uang dengan bunga tinggi pada para nelayan yang sedang kesulitan ekonomi. Syaratnya hanya satu, setiap hari mereka harus menyetor ikan pada tengkulak itu, jika tak ingin bunganya semakin berlipat ganda. Padahal, cuaca yang tak menentu membuat ikan-ikan minggat entah ke mana. “Kang, kita harus nyoba njaring di Segara Anakan,” terdengar bujuknya di telinga kiri Darkun. “Aku yakin di sana banyak ikanikan besar.” “Tahu dari mana, kamu?” mulanya Darkun sedikit ragu. “Kita nggak akan pernah tahu, kalau nggak pernah mencoba,” bujuknya dengan keyakinan bertabur. “Apa sampeyan mau terus menerus ditagih sama centengnya Masrengat? Apa sampeyan…” “Cukup, ayo berangkat!” Belum genap kalimat yang diungkapkan Mad Darsam, Darkun keburu mencegatnya dan mengajaknya buru-buru melaut. Itulah perbincangan yang terjadi di antara mereka sebelum pergi melaut. Mimpi buruk tentang centeng penagih hutanglah yang akhirnya memompa keberanian Darkun ke tingkat tertinggi, sekaligus mengantarnya kemari. Tanpa peduli lagi pada mitos-mitos yang menyesaki batok kepalanya selama ini. Tanpa peduli pada bendera merah yang dipasang para tentara. *** “Huaahh…,” kepalanya menyembul dari air, setelah menit-menit menegangkan yang terasa begitu lama. Mulutnya persis ikan

yang baru mentas dari comberan; megapmegap. “Gimana, Kang? Bisa dilepas jaringnya?” “Belum,” dengan napas terengah, kepalanya menggeleng berulang kali. “Kurang sedikit lagi untuk sampai ke dasar.” Ia tak menyangka kalau kedalaman air di sekitar sini lumayan juga. Faktor usia tak bisa menutupi kelemahan fisiknya yang menurun sekian tahun belakangan ini. Butuh tenaga ekstra dan kesabaran tingkat tinggi agar jaringnya selamat. Bayangan hutang, dan centeng-centeng Masrengat yang menyebalkan, kembali memompakan semangatnya ke tingkat tertinggi. Setelah menghirup napas untuk menyumpal rongga paru-parunya, dengan segera, Darkun menenggelamkan dirinya dalam air. Menghilang dari pandangan Mad Darsam, meninggalkan buih-buih udara pada permukaan, yang mungkin di antaranya terselip sebutir nasib baik. Sesuatu yang saat ini tengah mereka berdua perjuangkan demi keberlangsungan hidupnya. Sekali lagi, tinggal Mad Darsam seorang diri menunggui sampan di tengah laut yang tenang nyaris tanpa segulung ombak pun. Membuat jaring-jaring kebosanan mulai merambati dirinya. Dengan tangan kiri masih menggenggam pangkal jaring titipan, tangan kanannya merogoh saku. Mengambil bungkusan plastik lusuh berisi tembakau dan lembaran papir. Digulungnya sebatang, kemudian diselipkan ke celah bibir yang keriput disebabkan angin garam yang menerpanya bertahuntahun. Hanya rokok lintingan, satu-satunya benda yang bisa membantunya mengatasi rasa bosan seorang diri. Setelah disulut, kempot di pipinya terlihat semakin dalam. Sekelebat asap dihembuskan dari mulutnya, mengepul menyerupai kabut kemiskinan yang selama ini menyelimuti hidupnya. Dan juga hidup belasan nelayan lain yang menggantungkan

penghasilannya sekadar dari mencari ikan. Padahal, ikan-ikan sudah semakin sulit diperoleh. Berulang kali, ia hanya pulang membawa beberapa ekor blanak yang tak laku dijual. Pangkal jaring yang digenggamnya bergerak tersendat-sendat, dari sana dapat ia rasakan kegigihan karibnya yang tengah menyelam ke bawah laut. Bibir kisutnya terus menghisap rokok lintingan, seiring doa yang diucapnya berulang-ulang dalam hati; semoga tak ada buaya ataupun setan Blawuk yang menyergap kang Darkun di bawah sana. Sebab tak ada seorang pun tahu rahasia laut. *** Sudah lebih dari sepuluh menit kang Darkun menyelam dalam air, kata Mad Darsam pada dirinya sendiri. Segala kecurigaan—mungkin lebih tepat kekhawatiran—terbit dalam benaknya, “Jangan-jangan, terjadi sesuatu pada Kang Darkun di bawah sana”. Mustahil seseorang bisa menahan napasnya selama itu dalam air, bahkan dirinya yang mengenal asin laut sejak balita sekalipun. Dengan tekad yang membulat seperti karet pelampung, ia mengikat pangkal jaring yang sedari tadi digenggamnya pada kayu melintang di lambung perahu. Lalu bergegas melepas kausnya, Mad Darsam turut menceburkan diri dalam air. Jika terjadi hal buruk pada Darkun, tentu dirinyalah yang akan merasa paling bersalah. Jika bukan karena bujukannya, mustahil karibnya itu akan mengikutinya memburu ikan sampai di sini. Usianya yang lebih muda dibanding Darkun, membuatnya lebih leluasa menyelam hingga ke kedalaman dalam sekali tarikan napas. Disusurnya bentangan jaring hingga menuju dasar laut, berharap menemukan karibnya dalam kondisi masih bernyawa. “Apa yang harus kukatakan pada anak istrinya?” tanyanya, hanya dalam batin. Pencariannya segera membuahkan hasil. Terpaan cahaya matahari menuntun penglihatannya pada sesosok tubuh yang tampak terkapar di antara terumbu karang. “Itu Kang Darkun,” batinnya, tepat di ujung jaring yang tersangkut. Segera ia meraih tubuh karibnya itu, tapi sebelum sempat memastikan kondisinya, kedua matanya keburu dikejutkan dengan panorama ngeri yang terbentang di hadapannya; tubuh Darkun tidak terkapar di antara terumbu karang, melainkan pada tumpukan tengkorak dan belulang yang berserak, juga mengerak! Ditumbuhi ganggang dan lumut laut. Entah berapa ratus kepala yang dilihatnya, termasuk salah satu tengkorak yang menjerat jaring Kang Darkun. Di tengah segala kengerian, terkejut, juga takjub yang bercampur, arus air tiba-tiba bergerak. Sesosok bayangan benda besar nampak berada di atasnya, “Mungkin itu perahu,” yakinnya. Dengan menggandeng tubuh karibnya itu, Mad Darsam segera menuju permukaan. Berharap pertolongan. “Huaahhh…,” kepalanya menyembul dari air. Dugaannya benar, bayangan itu rupanya adalah perahu boat militer, di atasnya para tentara berpangkat rendah berjajar menghadap tepat ke arahnya. “Apa yang kau lakukan di sini?” tanya seorang di antara mereka, mungkin komandannya. “Kepala, Pak! Banyak kepala di bawah sana,” antara takut dan gugup, ia menceritakan apa yang baru saja dilihatnya dalam air. Dengan ekspresi dingin, komandan itu menjawab, “Ya, kami sudah tahu.” Tangannya segera meraih pistol di pinggang, dan…. “Ikat tubuhnya dengan batu! Biarkan arwahnya menyatu dengan hantu komunis di dasar sana.” Setelah melaksanakan tugasnya, perahu boat itu segera menuju Nusakambangan, meninggalkan sepasang sampan tanpa nelayan.

Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.

K. Ngurah

W.G. Sumarta

Khoiril Mawahib Supriatin

Ikhsan Dwiono

Nuriarta


DIMENSI

6 ramalan

bintang

Capricorn Peruntungan: Suasana memang kurang menyenangkan, namun Anda jangan lantas patah semangat. Awan gelap gulita tak selalu berarti kesedihan, anggap saja sebagai ujian. Yang terpenting Anda mau mengendalikan emosi Anda, pasti semuanya akan berjalan lancar. Karier: Optimislah bahwa Anda akan menemukan keberhasilan di minggu ini. Kesehatan: Jauhilah bertindak yang dapat memperburuk kondisi badan Anda, ingatlah kesehatan mahal harganya dan ternilai jumlahnya. Keuangan: Pemborosan masih lagu lama yang harus Anda cermati dan diwaspadai. Asmara: Jangan menceritakan masalah hubungan Anda berdua dengan pihak ketiga dalam minggu ini, sebab lagi ada yang mau usil. Aquarius Peruntungan: Di minggu ini tergantung bagaimana Anda punya motivasi, kalau hanya diam tentunya tidak akan meraih apa yang seharusnya didapat. Apalagi suasana bintang Anda tampak sangat mendukung setiap langkah dan upaya, untuk itu jangan Anda siasiakan kesempatan bagus ini. Karier: Mantapkan hati Anda untuk lebih berani melakukan perubahan ke dalam. Kesehatan: Tampak segar bugar dan tidak ada masalah sekecil apapun. Terus lakukan berpola hidup sehat, agar kondisi badan tetap terjamin dan terjauhkan dari berbagai macam penyakit. Keuangan: Rezeki mengalir tiada henti, walaupun ini sebenarnya masih awal, tetapi prospek tampak cerah dan melegakan hati. Asmara: Hubungan yang sudah baik ini pertahankan, jangan perdulikan hasutan, percayalah akan kesetiaannya. Pisces Peruntungan: Kemajuan belum dapat dinikmati, jangan frustasi karena itu sudah menjadi kehendak alam. Segala sesuatu ada masanya, tetaplah sabar dan tekun. Bintang Anda minggu ini masih bersinar, untuk itu pergunakan sedikit sinar ini untuk mengejar keberhasilan dengan semangat tanpa ada rasa bosan. Karier: Masih ada saja yang usil dengan keberhasilan Anda saat ini, cuekin aja. Kesehatan: Sadarilah perubahan-perubahan yang terjadi dalam tubuh Anda, jangan sampai Anda meremehkannya. Bila dirasa ada kejanggalan sebaiknya segera lakukan tindakan preventif, jangan sampai terlambat. Keuangan: Ada harapan asal Anda tidak malas dan sembrono, tentu keberhasilan yang akan Anda raih. Asmara: Jangan biarkan masalah kecil tersebut berubah menjadi besar hanya karena Anda bersikap sembrono. Aries Peruntungan: Agar hidup ini tenang dan dapat menikmatinya, maka selalulah bersyukur dengan apa yang Anda raih, baik itu berupa keberhasilan ataupun kekecewaan, yang penting Anda telah dan tetap berusaha. Karier: Hidup ini tidak selalu selaras dengan keinginan kita, dan ini perlu ketabahan serta tidak putus asa. Kesehatan: Kalau badan terasa capek sebaiknya tak perlu dipaksa untuk terus beraktivitas, hentikan dulu sementara waktu dan pergunakan untuk tidur, walaupun sebentar, tetapi itu akan terasa menyegarkan dan bikin badan fresh kembali. Keuangan: Jangan cepat percaya dengan janji-janji orang, Anda harus tegas agar tidak dibuat mainan. Pemasukan cukup banyak dan bisnis berjalan lancar. Asmara: Tidak baik cemburu yang terlalu berlebihan apalagi kalau sudah ada ikatan. Cemburu itu hanya menyiksa diri, berilah dia kepercayaan agar Anda dan si dia dapat hidup tenang dan bahagia. Taurus Peruntungan: Selama di situ ada kemauan dan motivasi tinggi, maka sesulit apapun masalah dan situasi yang Anda hadapi tetap masih ada jalan dan solusi yang tepat untuk melewati dari cobaan berat ini. Karier: Hanya dengan kerja keras maka impian dan cita-cita yang tinggi itu akan dapat teraih. Kesehatan: Jangan menyepelekan anjuran dokter, walaupun kondisi badan sudah terasa baikan ada baiknya Anda tetap disiplin untuk mematuhinya. Keuangan: Pemborosan masih merupakan masalah utama di minggu ini. Asmara: Jangan biarkan hati panas merusak apa yang telah Anda bangun bersusah payah dengan dirinya. Gemini Peruntungan: Di minggu ini walaupun masih terbilang tenang tetapi sebenarnya di balik semua itu problem baru tampak menghantui peruntungan Anda di minggu ini, untuk itu waspadalah jangan sampai Anda terkesan sembrono dan menyepelekan segala sesuatunya. Karier: Atasan masih bersikap positif terhadap posisi Anda saat ini, meski begitu sebaiknya jangan lupa diri dulu. Kesehatan: Masih segar dan tidak ada problem yang memusingkan, walaupun sebenarnya aktivitas Anda cukup menguras tenaga. Keuangan: Terbilang cukup stabil dan tidak ada masalah. Kebutuhan masih tercukupi dengan baik. Asmara: Segeralah instropeksi diri sendiri tanpa harus cepat menyalahkan dirinya. Cancer Peruntungan: Jangan terlalu percaya dengan berita gosip yang belum tentu kebenarannya, karena itu hanya akan membuat pusing pikiran. Bila ada yang mau memberi bantuan terima saja, buat apa ditolak, apalagi kondisi Anda saat ini lagi membutuhkannya. Karier: Jangan terlalu menuruti gengsi karena bisa-bisa akan memperpuruk posisi Anda saat ini. Kesehatan: Masalah hanya seputar suasana hati Anda yang tampaknya masih dipengaruhi oleh pikiran-pikiran jengkel dan kecewa karena mendengar omongan orang. Keuangan: Anda bisa bernafas lega di minggu ini karena pemasukan cukup lancar dan bisnis juga tidak ada rintangan. Asmara: Selama Anda mau mengalah dan tidak terlalu mengekang dirinya, maka hubungan asmara Anda akan dapat berjalan dengan penuh kedamaian. Leo Peruntungan: Tak perlu ikut campur urusan orang lain yang tidak ada sangkut pautnya dengan diri Anda, sadarilah bahwa urusan Anda sudah setumpuk untuk itu apa gunanya ikut campur urusan orang lain yang akhirnya hanya akan menambah beban pikiran Anda saja. Karier: Lebih baik Anda diam daripada terus bicara tapi tak menyelesaikan masalah. Kesehatan: Kondisi badan masih terjaga dengan baik, bila ada masalah hanya penyakit lama Anda pusing yang biasa timbul di pagi hari. Keuangan: Keinginan hati yang ingin beli barang yang kurang begitu penting sebaiknya bisa dikendalikan. Asmara: Berusahalah untuk selalu jujur dan tidak mengingkari asmaranya yang tulus. Virgo Peruntungan: Jagalah ucapan sebaik mungkin, jangan asal bicara tanpa dipikir masak-masak dulu. Agar bisnis Anda bisa lancar dan tidak mengalami halangan ataupun rintangan. Karier: Bicaralah sekadarnya karena di minggu ini tidak sedikit orang yang berusaha mencari-cari kesalahan Anda. Kesehatan: Jangan menolak ajakan orang lain untuk berolahraga bersama-sama, tak perlu ogah-ogahan mumpung badan masih sehat. Keuangan: Cukup baik dan stabil sehingga Anda tak perlu cemas. Asmara: Jika memang masih sangat mencintai sebaiknya cobalah untuk mau menerima segala kekurangannya. Libra Peruntungan: Kesuksesan di tangan Anda sendiri dan semua faktor yang ada di sekeliling itu hanyalah sebagai pendorong, bangkitkan motivasi untuk bisa meraih hasil yang lebih baik di minggu ini dan di masa yang akan datang. Karier: Tetap jaga keyakinan diri Anda terhadap berbagai semua rencana yang telah Anda jalankan. Kesehatan: Kondisi badan masih baik, hanya perasaan jengkel yang terkadang sulit dihilangkan dari dalam hati cobalah untuk dicermati kembali. Keuangan: Berhati-hatilah! jangan mudah mengeluarkan dana pinjaman kepada orang lain. Asmara: Walau tampak tenang sebaiknya omongan Anda tetap dijaga jangan terlalu cerewet. Scorpio Peruntungan: Berhati-hatilah karena kompetitor Anda mulai berani bermain curang. Jangan diladeni dengan berlaku curang pula, lakukan saja langkah-langkah preventif sehingga kredibilitas Anda tetap baik di mata klien Anda. Karier: Kesempatan cukup terbuka lebar hanya dalam mengambil tindakan sebaiknya tidak perlu grusa-grusu. Kesehatan: Tidak ada masalah karena semuanya masih baik-baik saja. Bila ada rencana untuk bepergian jauh sebaiknya tak perlu mencemaskan kondisi badan. Keuangan: Pemasukan lumayan tinggi dan lancar. Asmara: Jangan pernah berhenti untuk merajut benang-benang kasih yang akan putus ini. Sagitarius Peruntungan: Di minggu ini cobalah untuk tetap konsisten dalam bekerja walaupun situasinya serba membingungkan, agar tidak semakin memperburuk suasana saja. Karier: Rongrongan dari rekan-rekan Anda ada baiknya disikapi dengan lebih bijaksana lagi. Kesehatan: Jangan menyepelekan gejala terkecil yang timbul dari badan Anda, cobalah segera dilakukan tindakan preventif dengan segera melakukan medical check up. Keuangan: Walaupun income masih lancer, tetapi jika Diasuh Oleh diri Anda sembrono dalam membePutri Wong Kam Fu lanjakannya maka Anda akan bisa pusing sendiri. Asmara: PandaiBerlaku pandailah menciptakan suasana lebih ceria lagi jangan sampai 19-25 Februari 2017 membosankan.

Minggu Kliwon, 19 Februari 2017

Weda Wakya

Menghindar Menghindari "Masaiban" yajña-śiṣṭāśinaḥ santo mucyante sarva-kilbiṣaiḥ bhuñjate te tv aghaṁ pāpā ye pacanty ātma-kāraṇāt (Bhagavad-gῑtā 3.13) “Orang suci yang memakan makanan yang sudah dipersembahkan terlebih dahulu sebagai yajña, terbebaskan dari segala jenis dosa. Sedangkan mereka yang memasak makanan untuk kenikmatan diri sendiri, sesungguhnya mereka hanya memakan dosa.” Di Bali, kita mengenal istilah “Ngejot”, “Mesaiban”, dan belakangan lebih dikenal istilah “Yajña Śeṣa”. Tradisi ini begitu melekat di dalam keseharian umat Hindu Dharma, di Bali khususnya. Tentu saja ia dipraktikkan oleh umat Hindu Dharma di mana saja, khususnya di India sendiri. Tradisi ini dipraktikkan tanpa gagal oleh setiap umat. Ngejot atau Masaiban dilakukan selesai masak, biasanya setelah masak pertama kali, entah pagi atau pun siang hari. Sesuai petunjuk kitab suci, seharusnya Masaiban ini dilakukan setiap kali selesai memasak. Tidak ada umat Hindu yang gagal mempertahankan tradisi ini dan tidak ada yang meragukannya sama sekali. Tradisi ini melekat begitu erat dan lengket dalam keseharian umat. Hanya saja, ada beberapa hal yang patut diperhatikan supaya tradisi indah ini tidak menjadi “pertanyaan” atau “keraguan” yang mengarah pada “pencemohan” tradisi Veda yang sangat indah ini. Tradisi indah memerlukan cara pelaksanaan yang indah selain sraddha bhakti serta ketulusan hati yang indah. Saya masih ingat, waktu kecil dulu, masih belum sekolah, saya selalu mendapat tugas masaiban. Kami membuat persembahan banten saiban dalam sebuah “tempeh” besar sebanyak 45 buah. Yang menarik dan selalu saya kenang adalah bagaimana saya membuat satu “banten saiban” yang besar di tengah-tengah tempeh tersebut. Itu khusus untuk “bethare dalem” alias untuk diriku si kecil waktu itu. Orang-orang melakukannya tanpa beban sama sekali; baik beban batin maupun beban “kerja sia-sia” menahan lapar.

Redaktur Khusus weda

WAKYA Darmayasa Anak-anak pada zaman dulu pun melakukan semua itu dengan tulus ikhlas dan sama sekali tanpa keluhan. Akan tetapi, zaman sekarang keberadaan anak-anak kita sangat berbeda. Usia-usia 50 tahun ke atas merupakan produk “keprihatinan” sedangkan anak-anak zaman sekarang merupakan produk “kenyamanan”. Sangat berbeda signifikan, sehingga dalam segala hal, dalam banyak hal praktik dan/atau tradisi agama pun memerlukan perhatian sungguh-sungguh dari para orang tua, demi tidak “menyentuh” dan “melukai kenyamanan” anak-anak. Sebab, keseleo pengarahan dan bimbingan akan menyebabkan terjadi “ledakan” yang tidak diperlukan. Penyampaian latar belakang keberadaan tradisi indah ini perlu mendapat perhatian semua orang. Yajñaśiṣṭāsinaḥ santo, -- santah atau para orang suci memakan makanan yang sudah dipersembahkan terlebih dahulu kepada Tuhan YME; maka, mucyante -- mereka menjadi terbebaskan sepenuhnya; sarva-kilbisaih -- dari segala dosa. Orang-orang suci mempraktikkan hal ini dengan sangat ketat, bahkan bukan hanya mempersembahkan makanan saja melainkan juga memberikan perhatian ketat pada proses sebelum dan selama memasak makanan. Bahan makanan dan uang untuk membeli bahan-bahan makanan juga mendapat pertimbangan sangat ketat. Ia hendaknya didapatkan tidak melalui jalan atau cara penipuan, korupsi, atau melalui kejahatan lainnya. Orang yang memasak juga hendaknya sudah mandi bersih dan selama memasak mereka hendaknya sepenuhnya mengingat Tuhan YME dan memasak demi persembahan kepada-Nya. Oleh karena memasak tujuan utamanya adalah sebagai persembahan maka masakan yang dimasak tidak akan dicicipi terlebih dahulu sebelum

dipersembahkan kepada Tuhan. Dalam kesadarannya, mereka memasak dengan riang dan bahagia sebab masakannya akan dipersembahkan kepada Tuhan dan pada akhirnya semua anggota keluarga akan mendapatkan karunia memakan makanan “sisa” Tuhan, sisa Yajña, yaitu Yajña-śesa. Menurut kitab Manava Dharma Śāstra (2.55), makanan yang sudah dipersembahkan kepada Tuhan memberikan kekuatan dan kemuliaan, sedangkan makanan yang tidak dipersembahkan akan menyebabkan kehancuran bagi makanan itu sendiri dan juga yang memakannya (pūjitaṁ hy aśanaṁ nityaṁ balam ūrjaṁ ca yacchati, apūjitaṁ tu tad bhuktam ubhayaṁ nāśayed idam). Tidak banyak orang beruntung hidup dalam keindahan spiritual seperti itu. Bagi yang ingin mempraktikkan lebih jauh, mereka mengingat kemuliaan Tuhan terlebih dahulu sebelum memulai “nunas” (memakan) makanan tersebut. Ada yang mengucapkan berbagai mantram untuk menambah śraddha bhaktinya: Om annapūrṇe sadāpūrṇe śaṅkara prāṇa ballavegyana vairāgya siddhārtaṁ bhikṣāṁ dehi ca pārvatῑ. Om annapate’nnasya no dehyanamῑvasya śuṣmiṇaḥ pra pradātāraṁ tāriṣa ūrjaṁ no dhehi dvipade saṁ catuṣpade. Oṁ śriyaṁ bhavantu sukhaṁ bhavantu pūrṇaṁ bhavantu, oṁ śāntiḥ śāntiḥ śāntiḥ Om. (Om..., Duhai Ibu Sumber Makanan, Anda berada di hadapan hamba sebagai makanan. Anda sepenuhnya sempurna dalam kesempurnaan makanan demi seluruh ciptaan. Karuniailah hamba kesehatan, kekuatan, kebijaksanaan serta kedamaian batin. Izinkanlah hamba berbagi makanan kepada yang lain. Ya Tuhan Pemberi Makanan..., mohon karuniailah hamba makanan yang memberikan kehidupan dan jauh dari penyakit-penyakit, berikanlah pembebasan kepada mereka yang membagikan makanan kepada yang lain. Ya Tuhan, berkenanlah mengaruniai makanan kepada seluruh makhluk hidup termasuk binatang-binatang berkaki dua dan berkaki empat. Ya Tuhan..., semoga kami dikaruniai segala kesejahteraan, kebahagiaan, dan kesempurnaan hidup lahir dan batin). Menyerderhanakan persembahan banten saiban merupakan keharusan untuk dilakukan

pada zaman sekarang ini. Kalau tidak, kesempatan orang mencemoh pada tradisi ini terbuka lebar-lebar. Dari 45 buah banten saiban, atau belasan, orang bisa menyederhanakan menjadi 5 buah, 3 buah, atau bahkan hanya satu, yaitu kepada Tuhan YME saja. Alasan terakhir ditujukan kepada mereka yang supersuper sibuk tetapi ingin tetap mengabadikan tradisi indah ini di dalam kesehariannya. Penyederhanaan, paling tidak, bisa dilakukan persembahan pada “pelangkiran” (altar tempat sembahyang), di dekat tungku api masak atau kompor, tempat air, tempat beras, dan di tanah di halaman rumah. Persembahan “hanya kepada Tuhan” memastikan persembahan tersebut sampai kepada semua. Persembahan kepada yang lain hanyalah untuk menambah keyakinan agar persembahan tersebut lebih mantap. Kepada Dewa Agni di tungku api, Kepada Dewa Apah (di Bali Dewa Vishnu) di tempat air, kepada Dewi Shri di tempat penyimpanan beras, kepada Ibu Pertiwi sebagai sumber segala jenis makanan. Penyederhanaan seperti ini akan memastikan tradisi ini tidak mendapat kesempatan untuk di-“ragu”-kan. Paling tidak, jika orang tidak melakukannya, mereka akan mengakui bahwa “masalah” ada pada diri mereka dan bukan pada tradisi Veda yang indah ini. Kitab Manava Dharma Śāstra menghubungkan tradisi ini dengan aktivitas Pañca-Suna (pañcaśuna gṛhasthasya...), yaitu 5 tempat yang biasanya membuka “kesempatan” untuk melakukan pembunuhan tidak sengaja pada makhluk-makhluk hidup yang kecil seperti semut dan lain-lain. Oleh karena itu di tempat-tempat tertentu tersebut (tempat masak, gentong tempat air, lesung beserta alunya, batu pengasah, sapu) dipersembahkan banten saiban. Yang lain ada pula menghubunghubungkannya dengan 5 elemen Pañca Mahā Bhūta. Apa pun alasannya, secara ajaran agama, memakan tanpa mempersembahkan terlebih dahulu kepada Tuhan dikatakan sebagai “mencuri” (yo bhuṅkte stena eva sah). Adalah wajib bagi setiap orang untuk berdoa terlebih dahulu sebelum makan. Cara paling sederhana yang dapat dianjurkan adalah mengucapkan Aksara suci OM sebelum makan dan sesudah makan.

MIMBAR AGAMA

Kasih Menurut 1 Korintus 13

Redaktur Khusus

KRISTEN PROTESTAN PDT. I P WIDIARSANA, S.Th. “Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.” (1 Korintus 13:13) Ketika renungan ini dipersiapkan kita baru saja merayakan Valentine”s Day yang di Indonesia disebut dengan Hari kasih Sayang. Dari tahun ke tahun perayaan ini terus menimbulkan pro dan kontra. Sebagian menganggapnya sebagai bagian dari perayaan keagamaan kita sehingga pelarangan pun muncul. Sayang sekali sebenarnya, karena yang diambil hanyalah asal muasal menurut sejarah lalu membuang esensinya. Sebagian lagi beralasan bahwa kasih seharusnya dirayakan setiap hari jadi tidak perlu dijadikan peringatan secara istimewa tiap tahun. Menyatakan kasih setiap hari. Itu saya setuju sekali. Itu idealnya. Masalahnya, seringkali kesibukan, kegiatan dan rutinitas membuat kita lupa melakukannya. Kalau saya yang ditanya, saya pikir sebuah momen khusus setiap tahun diperlukan agar kita ingat akan pentingnya kasih dalam hidup kita. Mengasihi pasangan, bagi yang sudah punya anak mengasihi anak-anaknya, mengasihi orang tua, saudara, famili, teman-teman terdekat, dan bahkan, mengasihi sesama secara luas tanpa memandang perbedaan atas dasar apapun. Saat dunia menerjemahkan kasih secara pilih-pilih berdasarkan kesamaan kepercayaan, suku dan sebagainya, kita sebagai murid dan sahabat Kristus seharusnya memiliki standar kasih yang jauh lebih luas daripada itu. Jangankan kepada orang yang tidak dikenal, kita bahkan diminta Yesus untuk mengasihi dan mendoakan musuh. Jika kepada kita ditanya apakah kasih itu, kebanyakan orang biasanya hanya mengacu kepada sebuah perasaan cinta antara pasangan. Dari ketertarikan kepada seseorang, dari mata turun ke hati, timbul rasa cinta yang mengarah kepada

keinginan untuk menjalani dan menghabiskan hidup bersama dengannya. Itu memang salah satu bentuk kasih, tapi sebenarnya ada banyak lagi seluk beluk atau aspek-aspek penting dari kasih yang mungkin masih luput dari perhatian kita. 1 Korintus 13 berbicara panjang lebar mengenai kasih. Kasih disana digambarkan bukan hanya sebatas cinta antar pasangan, namun lebih jauh berbicara mengenai aspek-aspek yang ada dalam kasih. Lihatlah bagian ini. “Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.” (1 Korintus 13:4-6). Dari ayat ini kita bisa melihat ada begitu banyak aspek kasih yang jauh lebih dari keinginan untuk memiliki. Di dalam kasih ada:- kesabaran- kemurahan hati- tidak cemburu- tidak memegahkan diri- tidak sombong- tidak melakukan yang tidak sopan- tidak mencari keuntungan sendiri- tidak berisi kemarahan- tidak menyimpan kesalahan orang alias mendendam- menentang ketidakadilan- menyukai kebenaranmenguatkan/memberi daya tahan untuk menghadapi segala sesuatu- memampukan untuk melihat sisi-sisi terbaik pada setiap orang- membuat kita terus hidup dalam pengharapan, dan- membuat kita tabah dalam menanggung segala sesuatu. Seperti itulah aspek-aspek kasih yang seharusnya kita miliki dan aplikasikan. Kalau semua itu kita jalankan tentu akan membawa makna yang sangat besar bagi tatanan kehidupan dunia yang damai, jauh dari kekerasan, kebencian dan kejahatan. Begitu pentingnya dan begitu banyaknya, maka kita perlu diingatkan pada waktuwaktu tertentu akan makna kasih yang mendasari keimanan kita. Standar tinggi kasih seperti ini tentu saja sangat baik apabila diaplikasikan kepada pasangan kita, antara suami-istri, terhadap anak-anak atau keluarga dan sahabat. Tapi kasih seperti ini akan jauh lebih membawa manfaat apabila diaplikasikan jauh melebihi itu yaitu dengan menjangkau orang-orang di luar sana, yang belum kita kenal

bahkan yang sulit dijangkau sekalipun. Kasih seperti inilah yang akan mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Itu merupakan wujud kasih Surgawi yang sudah dipraktekkan oleh Allah sendiri lewat Kristus, kasih yang sudah mendatangkan keselamatan bagi kita dan mendamaikan hubungan antara Sang Pencipta dan yang diciptakan yang tadinya terputus akibat dosa. Lebih jauh lagi, orang yang memiliki kasih akan tahan menghadapi segala sesuatu, dan mau melihat sisi baik dari setiap orang, tidak pernah kehilangan harapan dan sabar. Mari kita lihat rangkaian ayat berikutnya. “Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.” (ay 7). Lantas “Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap”. (ay 8). Semua yang lainnya pada suatu ketika akan lenyap, bahkan hingga tiga poin penting terakhir yaitu iman, pengharapan dan kasih, Firman Tuhan mengatakan bahwa diantara ketiganya yang paling besar itu adalah kasih. “Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.” (ay 13). Mari kita lihat lebih jauh ayat 8. Kata “kasih tidak berke-

sudahan” disana sesungguhnya mengandung pesan yang sangat penting. Dalam versi Amplified Bible dikatakan “Love never fails”. Kasih tidak akan pernah gagal, tidak pernah gagal untuk membuat perubahan-perubahan dalam kehidupan kita menuju ke arah yang lebih baik, tidak pernah gagal untuk memulihkan dan memperbaiki apa yang sudah rusak atau bahkan hancur. Seandainya alkitab diperas habis, maka semuanya yang akan kita peroleh adalah kasih. Semua bermuara kepada kasih. Kasih pula lah yang menjadi dua hukum yang terutama yang diberikan Yesus sendiri. “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” (Matius 22:37-40). Mengasihi orang lain, seperti halnya Tuhan mengasihi kita, itulah yang seharusnya kita lakukan. Mengasihi dengan sepenuh hati tanpa memandang siapa diri mereka, tidak memilah-milah mana yang harus dikasihi dan mana yang boleh dibenci seperti yang dilakukan sebagian orang yang keliru dalam mengartikan makna kasih.

PERMATA HATI

Untuk pembaca Bali Post Mingguan (BPM), kami membuka rubrik baru ‘’Permata Hati”. Rubrik ini mengangkat si buah hati yang baru lahir, yang berulang tahun atau akan berulang tahun. Juga pasangan yang menikah di minggu tersebut atau yang merayakan ulang tahun pernikahan. Kirim foto menarik dan tulis data lengkap identitas diri, orang tua serta komentar singkat. Semua data dikirim lewat email redaksibalipost@yahoo.com dengan kode Permata Hati. Bisa juga naskah dan foto dikirim ke Sekretariat Redaksi Bali Post. Jl. Kepundung 67 A Denpasar telp. (0361) 225764. (Redaksi) Sehari menjelang hari kasih sayang, Ni Nengah Dwi Febri Ananta Putri, merayakan hari ulang tahunnya yang ke-9, Senin (13/2) lalu. Semoga siswa kelas 3C SD Saraswati 6 Denpasar ini selalu dalam lindungan-Nya.


Redité Kliwon, 19 Februari 2017

Bali L e m b a r

Bencingah Ida Bagus Alit

Pangijeng Palinggih TIOS kakaryanin antuk sikut taler pawilangan antuk tetuek-tetuekipun, majanten palinggih utamanipun kemulan rong tiga patut kaplaspas tur kahuripang. Ri kala kaplaspas, makasamian palinggih patut mapadagingan sané olih Ida Bagus Alit, sangging wewangunan Bali saking Br. Nyelati, Kuwum, Mengwi, BPM/was Badung pinaka pangijeng Ida Bagus Alit palinggih utawi etéh-etéh wiadin atin palinggih inucap. Daging padagingan punika makéh minakadi emas, perak, intan, slaka, budi taler jinah bolong kirang langkung satus selaé képéng sané mabungkus antuk kain kasa miwah benang Tri Datu. Wusan punika katatakin malih antuk jinah bolong kirang langkung satak képéng pinaka akah padagingan. Wus punika wawu padagingan inucap kapendem sinarengan antuk pasimpenanipun. “Soang-soang palinggih patut kadagingin padagingan duaning yéning nénten wénten pasimpenan miwah padagingan, Ida Bhatara sané kaaptiang nénten kayun malinggih irika duaning kantun kapanggih leteh,” baos dané. Dané sané sampun matuuh nem dasa warsa puniki malih maosang, padagingan inucap ageng pisan pangargannyané, duaning dagingipun akéh. Yéning nénten mrasidayang nganggén padagingan sakadi punika, prasida nganggén padagingan sané mawasta pasimpen sari. Punika marupa kwangén sané mategul antuk benang tri datu. Sané wenang ngaryanin wantah Ida Sang Sulinggih kémanten. Tuuh pasimpen sari punika wantah awarsa, mawinan patut kagentosin nyabran warsa antuk pasimpen sari sané anyar. “Yéning sampun ngranjing ring tigang warsa nanging nénten kabecikang utawi kagentosin antuk padagingan sané patut, sinah sané malinggih ring palinggih sané sampun kakaryanin punika boya Ida Bhatara, nanging wantah Sang Kala Bhuta Cuil,” asapunika Ida Bagus Alit nartayang. (was)

I Wayan Pagon

Adungang ring Kawéntenan PINAKA piranti pakaryan jadma, majanten sanggah prasida usak yadiastun lakar sané kanggén ngaryanin wantah lakar sané becik. I Wayan Pagon, sangging wewangunan Bali saking Br. Negari, Singapadu Tengah, Gianyar puniki maosang, kawéntenan palinggih sané patut pisan kabeBPM/was cikang malih wantah Pagon palinggih sané sampun mueg kahanannyané taler wénten kayunipun sané sampun pruspus. Parikrama punika patut setata nganutin kawéntenan sang sané jagi makarya, duaning makarya sanggah sané becik muatang prabéa sané akéh. “Ngamecikang palinggih dados sakasiki utawi sané kabecikang wantah palinggih sané sampun usak kémanten. Yéning mrasidayang samian, sinah becikan malih,” baos dané. Kawewehin malih, sakadi sané sampun kabaosang, raab wantah parindikan sané taler nyinahang becik-kaon palinggih inucap. Sangkaning punika tatkala makarya raab palinggih, majanten parikramanipun jagi kauratiang pisan napi malih indik akéh wilangan iga-iga palinggih. Duaning wilangan iga-iga wénten nem soroh sané madué pawilangan soang-soang tur jagi nganutin saking soroh wewangunan sané jagi kakaryanin. Minakadi Sri wantah kanggén makarya jineng, Werdhi kanggén balé wiadin kamar, Naga kanggén lawang kori umah, Hyang kanggén sanggah miwah paon, Mas kanggén patengahan, miwah Perak kanggén makarya balé padagangan utawi warung. “Pawilanganipun Sri, Werdhi, Naga, Hyang, Mas miwah Perak. Sané kanggén tatkala makarya raab sanggah wantah pawilangan Hyang. Dadosné akéh iga-iga sané kawigunayang minakadi patpat, dasa, nem belas, miwah siosan sané jagi nyinahang pawilangan Hyang punika,” baos dané. (was)

(65)

B a s a

7

B a l i

Sikut Sanggah Kemulan

Salikur Rai Maurip, Mapawilangan Guru SAKADI sané ketah kauningin, krama Hindu Bali madué cihna sajeroning kahuripanipun. Sios ring makudang-kudang soroh parikrama upacara yadnya, taler kawéntenan indik tata-titi wewangunan paumahan tradisional Bali. Sajeroning pakarangan, majanten wénten genah suci sané kawastanin sanggah. Sios manados panguluning karang, sanggah taler pinaka cihna saking parikrama Tri Hita Karana inggih punika Parahyangan sané tegesipun wantah kapatutan jadma mangda setata ngrastiti bakti majeng Ida Sang Hyang Widhi Wasa. I Wayan Pagon, sangging wewangunan Bali saking Br. Negari, Singapadu Tengah, Gianyar maosang, tatkala makarya palinggih kemulan rong tiga, tegeh wangunanipun saking bongkol saka kantos lis jelanan rong akéhan salikur rai maurip. Wénten taler sané tegehipun wantah siangolas rai maurip. Sané kawastanin rai punika wantah lombeng saking saka sané kawigunayang ring kemulan utawi palinggih sané kakaryanin. Minakadi yéning lombeng saka inucap limang sénti, majanten kawastanin a rai. Yéning tegeh kemulan salikur rai, sinah limang sénti kaketek ping salikur dados satus nanggu limang sénti taler kadagingin antuk panguripipun. Nénten wantah tegehnyané kémanten, embang saking soangsoang palinggih taler wénten wilanganipun sané kasikut antuk tapak batis utawi jengka-

lan tangan. Minakadi sané ketah ring wewidangan Gianyar, kawéntenan palinggih Gedong sané embangipun saking kemulan rong tiga wantah tigang tapak ngandang tur mapawilangan Guru. Asapunika taler embangan palinggih anglurah saking kemulan rong sané pateh pawilanganipun taler masikut tigang tapak ngandang. Indik pawilangan inucap jagi kapolihang antuk wilangan Asta Wara inggih punika Sri, Indra, Guru, Yama, Ludra, Brahma, Kala miwah Uma. “Ngeninin indik embang kemulan rong tiga sareng piasan, pawilanganipun taler Guru sakéwanten durung majanten sikutipun telung tapak ngandang. Punika duaning jagi kaadungang sareng jimbar wewidangan sanggah inucap, sangkaning punika wénten sané ngawigunayang solas tapak ngandang, wénten siangolas tapak ngandang sané pawilanganipun pateh Guru,” baos dané. Ngeninin indik embang kemulan rong tiga sareng taksu, kasikut antuk parikrama sané mabinayan duaning genah palinggih inucap ring baler sanggah marep kelod tur mabinayan sareng kemulan sané magenah ring kangin sanggah marep kauh. Manut baos Ida Bagus Alit, sangging wewangunan Bali saking Br. Nyelati, Kuwum, Mengwi, Badung, kakawitin antuk ngwilangin telung tapak ngauhang saking lemah dengdeng kemulan. Risampuné polih telung tapak wawu malih

BPM/was

PAWILANGAN – Ri kala makarya palinggih, wénten makudang-kudang pawilangan sané patut kaanutin duaning soang-soangnyané madaging antuk tetuek-tetuek agama Hindu taler pinaka sepat siku-siku saking wewangunan Bali. ngwilangin telung tapak ngajanang sané taler mapawilangan Guru. Yéning genahé cupit, wilangan sané kanggén prasida wantah atapak antuk pawilangan Sri. Parindikan mabuat ri kala nyikut tegeh kemulan rong tiga taler palinggih siosan wantah panguripipun minakadi maurip anyari tujuh utawi kirang langkung kalih sénti, maurip aguli tujuh utawi mawasta aguli madu sané kirang langkung wantah tigang sénti, maurip an-

yari kacing miwah sané siosan. Kawigunan pangurip inucap wantah kanggén ngadungang mangda sikutipun adung, nénten kirang utawi langkungan. Sios punika, pangurip inucap taler madaging antuk tetuek soang-soang minakadi tatkala ngawigunayang pangurip aguli madu sinah punika kawastanin antuk Dewa Sih, mateges Ida Sang Hyang Widhi Wasa kaptiang mangda setata rajeg malinggih saha mapaica wara nugraha. Pangurip anyari tu-

juh kawastanin antuk Werdhi, mateges rahayu tur napi sané kamargiang mapikolih becik. “Sios embang sareng palinggih siosan, wénten taler wilangan embang kemulan rong tiga sareng tembok panyengker ring ungkurnyané. Wilanganipun pitung tapak ngandang tur mapawilangan Kala sané tetueknyané mangda sekancan kala nénten prasida ngranjing ka sanggah taler ka pakarangan paumahan,” asapunika Ida Bagus Alit nartayang. (was)

Tatkala Ngwangun Sanggah

Ambengan Pinaka Raab sané Utama PINAKA parindikan sané mabuat ring kahuripan krama Hindu-Bali, ngwangun taler ngamecikang sanggah majanten sampun dados sinalih tunggil tetujon utama sajeroning kahuripan krama. Sangkaning punika majanten krama jagi ngwangun sanggahnyané antuk tata-titi sané patut mangda nénten iwang saking sapunapi kapatutan sané munggah ring Asta Kosala-Kosali. Satios ukiran, parindikan sané taler ngawinang palinggih kasinahang becik wantah sapunapi kahanan raabipun. Ida Bagus Alit maosang wénten tigang soroh lakaran sané ketah kanggén raab palinggih, luiré; genténg tanah, duk, miwah ambengan. Malih kabaosang, sané kaucap pinih utama wantah ngawigunayang raab ambengan, duaning kacingak saking Tri Wangsa, ambengan wantah lakar sané pinih duuran genahipun katimbang duk miwah genténg. Ambengan taler ketah kawigunayang ring upacara yadnya minakadi kanggén pangetisan tirta, karawista, miwah siosan sané satmaka cihna ambengan mabuat pisan sajeroning kahuripan krama Bali. Sakéwanten, ngawigunayang raab ambengan pacang gelis rusak yéning saihang sareng raab duk miwah genténg tanah. “Sangkaning punika akéh krama sané tatkala makarya sanggah maraab antuk duk jaga nagingin ambengan ring batan raab duk pinaka jejatonan. Parikrama inucap kantos mangkin kantun kamargiang,” baos dané. Mapaiketan ring wangunan palinggih anglurah sané mabinayan sareng rong tiga miwah taksu, kabaosang sampun manados kapatutan yéning palinggih punika kakaryanin antuk lakar minakadi batu wiadin paras. Punika duaning palinggih inucap ngranjing

“ B É É H yéning sampun sapunika sapunapiang nyen. Ngiring durusang, nanging Tuk Ngurah yén wénten galah sampunang lali simpang mriki,” atur pianakné Madé Tusan sedih. Ngurah Jelada sareng Ayu Jeladi ngraris ngampakang kamarné saha ngamedalang buku-buku miwah alat-alat dapur siosan wadahina dus miwah sokasi mangda gimpes. Sapunika taler sepédanné kamedalang. Usan punika raris ngepél kantos bresih. Duk punika Gusti Madé Taman sareng Madé Tusan malinggih ring térasé. Sagét rauh Gusti Gedé Karang sareng okanné masépan-sépan nganjali, “OM Swastyastu.” “Ooh, OM Swastyastu, atuk Karang ja taler rauh,” aturné Pak Madé Tusan. “Ngiring Beli Dé, tiang sampun dumunan, ten polih nyimpangin jumah ring Selat,” baosné Gusti Madé Taman ngambilang kursi ring tengah. Ayu Citra ngejorjor ka kamar raris meluk Ngurah Jelada sané sedeng negul dus bukunné, tan panolih rainné ring dapur.

ring sajeroning wangunan tugu sané satmaka nyihnayang gunung. Dadosné manawita wénten wewangunan palinggih anglurah sané kakaryanin antuk kayu, sinah punika nénten malih ngranjing ring soroh wewangunan tugu. Dadosné pinaka palinggih pangabih Ida Bhatara Hyang Guru, sinah palinggih anglurah jagi mabinayan sareng palinggih kemulan rong tiga taler taksu sané akéhan ngawigunayang lakar kayu miik minakadi kayu majagau utawi cempaka kuning. Ngeninin indik kayu sané kanggén, satios majagau miwah cempaka kuning, kayu cenana taler becik kanggén lakar palinggih. Antuk kawéntenanipun sané méweh kapolihang, kayu cenana prasida kanggén jejatonannyané kémanten. Kayu sandat taler becik kanggén lakar palinggih, nanging tuuh ipun wantah pitung warsa kémanten, wus punika sampun lapuk utawi pruspus. Parindikan sané pateh taler kabaosang I Wayan Pagon. Krama Bali akéhan sané ngawigunayang majagau utawi cempaka kuning ri kala makarya palinggih. Kayu waru lot taler becik kanggén lakar palinggih duaning padet tur nénten gelis bubukan. “Yéning ring wewidangan Gianyar ketah nganggén kayu nangka utawi ketéwél tatkala ngwangun sanggah duaning tuuh kayu puniki sué pisan. Sakadi sanggah tiangé puniki ngawigunayang kayu ketéwél. Saking tiang wawu embas sampun manggihin kawéntenan sanggah puniki, mangkin tuuh tiang sampun 73 warsa, sanggah punika durung naenin kagentosang wewangunanipun kantos mangkin santukan kantun becik kawéntenanipun,” baos dané makenyem. (was)

“Madé Tusan, aksamayang panaké Ngurah Jelada jag nadak ngorang lakar pindah ka Bangli, apang élahan koné ngajag uli jumah masuk ngajak timpaltimpalné ka Bangli.” “Inggih ipéné taler wau maosang kénten. Tungurah mantuk mangda polih nulungin ajinné makarya ring tegalé. Inggih sapunapiang, yadiastun wénten program biaya sekolah gratis, nanging buktiné setata ngunggahang manten,” aturné Madé Tusan sada alon. “Beli Ngurah, ngujang kalahin tiang.... dadi ati pesan ten singgah jumah. Tiang sukeh nganti montor uli jam kutus, jam sia mara maan. Kabenengan montoré jumah rusak.” “Beli Wah kabenengan maan montor sampun bek uli Rendang langsung teked driki, ten maan marérén. Kadén ja Gék Citra ten lakar mriki sareng Aji,” Ngurah Jelada ngecup rainné mesra. Ayu Citra sayan trenyuh, toya panonné sayan deres ngetél. Pelukanné sayan tekek yadiastun Ayu Jeladi

BPM/was

SIKUT – Yadiastun sampun ngranjing ring jaman modern, para sangging wewangunan Bali kantun ngawigunayang sikut miwah jejangkan Bali utamanipun ri kala makarya wewangunan tradisional .

rauh nyagjagin ka kamar alonalon saha milu ngelut Ayu Citra. “Tiang mabuaka mriki sawiréh ipidan ten sempat nelokin Beli énggalan kabancaran kanti opname di RSU. Kadén Beli Ngurah ané maang darah,” aturné Ayu Citra sayan sedih. “Nggih, tiang ajak Ibu masih déréng taén nelokin mriki,” Gusti Ayu Jeladi nyelag sambilanga ningting dus madaging alat-alat dapur ka térasé. Ayu Citra taler sareng makta dus bukuné sami masiki sareng Ngurah Jelada pupulanga dados asiki ring térasé. “Bééh Tuaji Karang, ampurayang titiang dumunan mriki mangda polih matamped.” “Aji makelo ngantiang montor jumah, kanti Adiné ngiah-ngiuh nagih pang énggal.” “Tuaji malinggih dumun, niki barangé sampun sami medal. Titiang jaga ka términal dumun ngrereh montor Amlapura-Rendang mangda nyidaang makta barangé sapisanan.” “Lamun kénten tiang milu pesu. Lakar meli tas, buku, lan

keperluan pribadi lénan,” baosné Ayu Citra saha nunas jinah ring ajinné, mangda nyanan nénten mabuaka medal. “Koné lakar melali malu ajak aji ka Ujung. Nyanan ja acepokan mabelanja?” baos ajinné nanging ring kayunné ngerti ring swabawan okanné sendu, raris ngicén jinah. Sareng tiga mangkin lunga ka mini market numbas kaperluanné. Saking irika ngraris ka rumah makan ngajengang katraktir olih Ayu Citra. Wau ka Penambangan ngrereh montor sané langsung ka Rendang jam solas. Sapisanan sareng tiga makta ka Jl. Ciung Wanara. “Tuaji niki montoré langsung ka Rendang mangkin,” baosné Ngurah Jelada saha ngunggahang barang-barangé ka montoré. Sepédanné unggahanga ka duur kap montoré. “Bééh Tuaji Taman dados magelis-gelisan. Patuté usan ngayunang wau mantuk.” “Nggih suudan mangkin ten kirangan galah mriki. Niki panaké Ngurah Jelada lakar langsung ka

Bangli apang buin mani semengan nyidang naftar ka SMA Negeri 1 Bangli. Beli Dé Karang yéning kari ka Ujung rarisang, tiang dumunan pamit,” baos ipénné kenyem. “Nggih Pak Madé sareng sami tiang pamit dumun, usan niki pasti tiang malali mriki. Tiang déréng maan pamitan ring timpaltimpal tiangé ring sekolah,” aturné Ngurah jelada. “Gék Citra driki malu sareng Tuaji, Beli Wah malunan. Salam tekén sametoné di Ujung, Beli Gus Cakra lan Gus Catra Andana ané sebengné mirip cara nikiii.” Saha nyubit pipin rainné. “Aaaah Beli Wah nakal....daag, magedi sampun depang kutang tiang deriki,” baosné Ayu Citra saha ngecup pipinné Ayu Jeladi. Gusti Madé Taman munggah ka montoré. “Aah salah alamat, patutné lambénné nika?” aturné Ayu Jeladi kenyem makisi-kisi ngulgul rakanné sané sayan sedih raris malih ngelut Ayu Jeladi masawang tangis. (Masambung)


Upacara

8 Bebantenan Tetuek Banten Dapetan KRUNA dapetan mawit saking kruna lingga “dapet” sané molihang pangiring -an sané ring kamus Bahasa Indonesia madué artos sané kapolihang, utasi dados taler kaartosang sané kaasilang. Banten dapetan puniki kadadosang pinaka niyasa Karma Wasana, samian sané naen karasayang olih i manusa, sané naen kapanggihin, sané naen kapolihang, sané kaasilang, sané kakaryanin sajeroning ngamargiang kahuripan puniki, luiré; sané becik wiadin kaon, suka wiadin duka, wikan wiadin tambet, miwah sané tiosan. Samian punika nénten tios metu sangkaning karma wasana i manusa sajeroning ngamargiang kahuripan. Karma inucap patut katerima ring kahuripan sané kamargiang. Sapatutnyané iraga pinaka manusa patut angayubagia antuk napi ja sané kapaica, inggian sugih wiadin lacur, bagia wiadin sengsara. Samian wantah asil saking parilaksanan iraga soang-soang, boya sangkaning anak tiosan. Mangda molihang parindikan sané becik, patut ngawit mangkin ngaturang dapetan (karma wasana) sané becik, mangda sajeroning kahuripan salanturnyané prasida ngamolihang parindikan sané taler becik. Kahuripan sané mangkin wantah nyinahang kahuripan sadurungnyané, miwah pinaka dasar kahuripan sané jaga rauh, santukan pinaka krama Bali percaya ring Karmaphala. Amunapi ja parilaksana sané naen kamargiang, yadiastun wantah sawates pamineh, majanten molihang phala sané anut. Sakadi punika sané katlatarang sajeroning tetuek banten dapetan sané kawigunayang pinaka sarana upacara saking sinunggil kajian filosofis pamekas sajeroning maotonan. Antuk punika, pinaka manusa patut setata malaksana becik mawinan kapungkur prasida ngamolihang asil sané becik. Ngeninin indik banten dapetan sané kawigunayang ring upacara yadnya sané ketah ring Bali katlatarang sakadi ring sor; Pertama, Banten Dapetan Sambutan kawigunayang sajeroning upacara nyambutin pangrauh (kelahiran) Jatakarma Samskara, sané madaging nasi mawentuk tumpeng, rerasmen, raka-raka, miwah sanganan sajangkpenyané. Kaping kalih, Banten Dapetan sané kawigunayang ri kala mendem ari-ari sané ring Bali matetuek nyambut atma sané wawu embas pinaka raré. Kaping tiga, Banten Dapetan tumpeng pitu sané katur sajeroning Banten Pasupati sané ring tengahnyané madaing cawan, base tampin, beras,benang tebus, jinah bolong tigang kepeng, raka-raka, sajangkepnyané. Sané kaping pat, Banten Dapetan ring soangsoang palinggih paibon katur majeng atma leluhur sané durung kasuciang kawastanin sagi saji dapetan pangiring. (Ida Rsi Bhagawan Smerti Kusuma Wijaya Sebali)

Redité Kliwon, 19 Februari 2017

Ngemit Palemahan Bali

Uratian Krama majeng Tetanduran Patut Katincapang KAWÉNTENAN tetanduran patut kalestariang, indiké punika muatang uratian sané lewih, napimalih mangkin ri kala sayan akéhnyané metu pikobet indik palemahan. Pikobet inucap nénten wantah prasida kapuputang antuk bebaosan kémanten, nanging kabuatang laksana, pamargi sumeken samian angganing, kakawitin saking déwék utawi soang-soang krama. Mawinan punika, uratian krama majeng tetanduran patut katincapang malih. Manut I Wayan Widiarta, sinunggil krama sané seneng ring sarwa tetanduran puniki maosang, nglestariang tetanduran minakadi tetanduran sané mawiguna pinaka tamba, pinaka sarana upacara, pamekas sané sampun langka patut ngawit katumbuhang. Tetujonnyané nénten tios mangda sarana upakara, sarana tamba tradisional prasida tetep jangkep, lestari saha prasida katamiang majeng sentana riwekas. Rasa seneng ring tetanduran manut Widiarta, prasida metu sangkaning kadasarin sakatah parindikan, minakadi meled mangda pakarangan makanten asri, seneng mengoleksi tanaman hias, sangkaning madué utsaha budidaya tanaman, utawi parindikan tiosan. “Patut kadasarin rasa seneng dumun, wawu prasida nglimbakang, salanturnyané prasida nglestariang tetanduran sané sampun kabaos langka. Parindikan puniki prasida dados sinalih tunggil utsaha nglestariang alam/palemahan,” baos anak

lanang sané ring pakarangannyané makéh mentik tetanduran sarwa sekar, Toga, miwah tanaman hias. Dané ngwewehin, parindikan ngruruh bibit tetaruan tamba, tanaman hias, utawi tetaruan sané kanggén sarana upakara mangkin sampun dangan kapolihang. Tetaruan inucap prasida kapolihang krama ring genahgenah budidaya tanaman sakadi sané prasida kapanggihin ring sapanjang margi Hang Tuah, Denpasar, ring Badung, Gianyar, miwah ring wewidangan tiosan. Sinalih tunggil krama sané mungkah utsaha budidaya tanaman ring wewidangan Dénpasar maosang, makéh krama saking sajebag Bali ngruruh tetaruan tamba miwah tetaruan woh-wohan sané sampun langka. Mungguing bibit tetaruan tamba sané ketah karereh olih krama minakadi bibit temen, bibit piduh, adas, soroh tanaman sané tumbuhnyané nénten kauratiang mangkin. “Pangarga bibit kaadol matiosan nganutin ageng alit bibit,” baosnyané. Dané ngwewehin, sang sané matumbasan miwah sang sané nyenengin tetanduran ias, tetanduran sané prasida kawigunayang pinaka sarana upakara, miwah tetanduran tamba nénten wantah warga lokal kémanten, nanging taler para tamiu sané rauh malancaran ka Bali. Satios punika, anggané taler marasa seneng, santukan krama sayan urati majeng palemahan antuk kayun mamula-mulaan. “U t s a h a m i w a h u r a t i a n

krama patut katincapang malih,” weweh dané. Parikrama matetanduran banget mawiguna majeng kahuripan puniki. Indiké punika santu-

ngawitin nglestariang kawéntenan tetanduran tamba miwah tetanduran sarana upakara gumanti ri kala muatang nénten sukeh pisan ngrereh. (uma)

BPM/was

TETANDURAN - Sinalih tunggil pakarangan krama ring wewidangan Désa Kuwum, Mengwi, Badung, madaging sakatah entik-entikan, minakadi sarwa sekar, plawa, miwah tetanduran ias tiosan. Tetanduran inucap makanten ngawi palemahan asri.

Matetanduran, Sinunggil Utsaha Nglestariang Palemahan NGLESTARIANG tetanduran liar kasujatiannyané becik saha akéh gunannyané majeng palemahan taler manusa. Boya maguna majeng manusa kémanten, taler sekancan sané maurip ring jagat agung puniki. Sang sané seneng matetanduran taler sané mungkah utsaha budidaya tanaman antuk nénten langsung taler sareng nglestariang palemahan miwah sakatah soroh tetanduran, minakadi tanduran sané dados tamba miwah tanduran langka. Soroh tetanduran wénten akéh. Mawiwit saking pembibitan tanaman perhutanan, ngawinang pungkuran utsaha budidaya tanaman sayan nglimbak. Soroh sané katandur taler katah, minakadi tetanduran woh-wohan, tanduran langka, tanduran sané dados tamba, tetanduran ias, sarwa sekar, miwah soroh tiing. Ring Bali, sang sané mungkah utsaha budidaya tanaman sampun akéh nyayagayang tetanduran majeng sané seneng ring tetanduran ias. Minakadi akéh makanten ring sapanjang margi Hang Tuah, Denpasar, ring wewidangan Blahbatuh, Gianyar, miwah ring wewidanga tiosan. Antuk punika, becik yéning iraga éling tur kayun ngemit palemahan antuk matetanduran utawi mamula-mulan. Pidabdab mamula-mulan punika sakadi pidabdab mawali ka jati mula, pangawit jagat miwah jadmané maurip. Jadma miwah sekancan sané maurip pastika nénten pacang prasida nglimbak yéning nénten wénten Panca Mahabhuta; pertiwi, apah, teja,

kan asing sané katandur banget mawiguna majeng kahuripan. Pamekas majeng krama Hindu, kaaptiang mangda ngawit éling yéning sampun sapatutnyané

Satua

BPM/dok

NANDUR - Nandur taru wantah sinalih tunggil utsaha sané prasida kamargiang pinaka jalaran nglestariang palemahan. bayu, akasa. Kawéntenan Panca Mahabhuta punika prasida masiki-sikian taler prasida magilikan dados siki. Kawéntenan Panca Mahabhuta puniki sané banget ngiusin sarwa mauripé, ngawi sarwa mauiripé seger, sungkan, inguh taler lampus. Ring sekancan sané maurip, wantah punyan-punyanan sané pinih santina, sangkaning kanikayang wantah madué éka pramana, wantah madué bayu kémanten. Sakéwanten, minab sangkaning wantah madué bayu ngawi punyan-punyanné jenek nyaga pertiwiné, prasida nyanggra apah, ngobah téja, miwah ngetisin akasané. Mawinan punika, panglingsir Baliné nguni

nganikayang pidabdab matetanduran punyan-punyanan pinaka mamula-mulaan sané kadadosang pangawit kahuripan. Sakadi pamargin jagaté, kocap punyan-punyanan sané kapertama, wawu raris beburon, pinih ungkur manusa. Duaning i manusa miwah beburon minab nénten pacang prasida maurip yéning néntan wénten tetanduran utawi pamula-mulaan. Punika awinan, yéning iraga pinaka manusa meled mangda jagaté nglimbak tur lestari, pula-pali kahuripané mamargi antar, patut kayun matetanduran pinaka sinunggil utsaha nglestariang palemahan. (uma)

Olih : Madé Taro

Magoak-goakan

I KEDIS Goak satmaka makeneh sapunapiang carané mangda prasida jayanti ring plalianan sané méweh punika. Antuk kawisésannyané, Ida Sang Prabhu ngenggalang ngempur I Siap Pengina. I Kedis Pengina ngebatang kampidnyané saha ngencanin I Kedis Goak. Nénten wantah ka kiwa miwah tengen kémanten, nanging taler makecog sinambi makeber nganampekin. Ring sapunapiné, I Kedis Goak sahasa nluksuk ka sor kebatan kampid I Siap Pengina saha ngelisang ka ungkur sinambi mlaibang pitik aukud. Panjak sané dados pamiarsa masuryak manggihin sapunapi Ida Sang Prabu maplalianan. “Ida Sang Prabu jayanti plalianan puniki!” asapunika Patih Macan Gading mageluran sinambi ngunggahang tangan cihna plalianan kapuputang. “Jani Gelah lakar nagih paatur-atur,” asapunika Ida mangandika. “Napi sané kayunin I Ratu?” asapunika pitakén panjakné. “Tuah abesik tetagihan Gelah, lurug Panegara Blambangan!” Samian panjakné bengong tan mikayunin jagi kanikain nglurug taler ngaturang ayah-ayah kadi asapunika. Irika lantas ipun marembug pacang nulak pangaptin Ida Sang Prabu. “Ampura Ratu! Sapunapi tiang sareng sami prasida ka Blambangan? Tuang nénten madué bekel?” Asapunika panyledii panjak matur. “Kaden suba nunas pipis? Pipisé ento anggon bekel!” asapunika Ida ngandika. “Ampura Ratu! Wadwa Blambangan punika siteng pisan, napi anggén titiang nglawan?” “Kaden suba ngelah keris lan tumbak?” asapunika malih Ida mangandika. Irika lantas panjaké kaicalang daya anggén nulak pituduh Ida Sang Prabu. Yadiastun wantah plalianan, nanging tata-titi taler pasubayannyané patut kamargiang. Makudang-kudang raina malih, makasami wadwa lunga ka Blambangan kajangkepin antuk bekel miwah sanjata. Ipun mamargi antuk manah égar, napi malih sané ngamucukin wadwa wantah Ida Sang Prabu Panji Sakti. Ring marginé Ida nénten prasida lali ring parikraman Ida magoak-goakan sareng panjakidané. (Puput)

Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.


MINGGU KLIWON, 19 FEBRUARI 2017

9

Karl-Anthony Towns, Bintang Baru NBA HAL 12

Misteri Masa Depan Wenger London –

Kontrak Arsene Wenger sebagai manajer Arsenal berakhir musim ini. Namun, ia menegaskan akan tetap melanjutkan karier sebagai pelatih pada musim berikutnya. “Apapun yang terjadi, saya akan tetap menjadi manajer pada musim depan. Entah tetap menjadi manajer di Asenal atau di klub lain. Saya akan memutuskan kesepakatan baru pada Maret atau April,” kata Wenger, Sabtu (18/2) kemarin Masa depanya di Arsenal terguncang setelah tim asuhanya ditaklukan 1-5 oleh Bayern Munchen di Liga Champions. Beberapa pihak kemudian meyakini bahwa hasil buruk itu akan mengganggu kariernya di Arsenal. “Saya rasa dalam hidup ini sangat penting untuk melakukan apa yang kita rasa benar, sisanya biarkan orang lain yang menilai. Saya bekerja di BIODATA Tanggal lahir 22 Oktober 1949 (umur 67) Tempat lahir Strasbourg, Perancis Tinggi 1,91 m Posisi bermain Gelandang Informasi klub Klub saat ini Arsenal (manajer) Karier junior 1963–1969 FC Duttlenheim 1969–1973 Mutzig Karier senior Tahun Tim Tampil (Gol) 1969–1973 Mutzig 1973–1975 Mulhouse 56 (4) 1975–1978 ASPV Strasbourg RC Strasbourg 11 (0) 1978–1981 Total 67 (4) Kepelatihan 1984–1987 Nancy-Lorraine 1987–1994 AS Monaco 1995–1996 Nagoya Grampus Eight 1996– Arsenal

bidang yang berkaitan dengan publik sehingga saya harus menilai itu. Namun saya harus bersikap sesuai dengan nilai yang saya yakini,” ujarnya. Wenger menegaskan tidak ada jaminan Arsenal memenangkan pertandingan demi pertandingan andai dia hengkang. Sebab, saat datang pada 1996, kata Wenger Arsenal bukanlah tim yang sudah lima kali menjuarai Liga Champions. “Yang paling penting untuk klub adalah membuat keputusan yang tepat untuk masa depan. Saya peduli dengan klub dan masa depannya. Jadi penting ke depan klub berada ditangan yang tepat,” kata dia. Memang, kritik pedas bermunculan pasca kekalahan tersebut. Salah satu yang angkat bicara adalah Legenda Leicester City Robbie Savage. Savage menilai Pelatih 67 tahun tersebut sudah seharusnya mengakhiri 21 tahun rezimnya di Arsenal, jika melihat prestasi tim itu belakangan ini. Savage menilai ini adalah saat yang tepat bagi Wenger untuk mundur dari jabatannya. “Ada dua kata yang saya tidak pernah sangka akan saya tulis pada kali ini, yaitu: Wenger Out,” tulis Savage dalam kolomnya di The Mirror. “Jika sebuah tim terlihat dari manajernya, maka kejadian di Munich menunjukkan bahwa Arsenal adalah tim yang lemah. Mereka terlihat limbung dan tidak tahu bagaiman menghentikan serangan yang tengah menimpa mereka. Dari pada membuat orang bertanya-tanya siapa yang akan menjadi manajer Arsenal tahun depan, Arsene Wenger harus segera menghadap kepada para fans. Ia harus keluar dan mengatakan bahwa ia akan meninggalkan klub di akhir musim, karena

itu bisa menghentikan cacian, perpecahaan, dan kebencian yang berkembang di Sosial Media dan yang lainnya,” ujar Savage. Mantan bek Arsenal William Gallas yakin bahwa ini adalah waktu yang tepat bagi klub untuk mengganti Wenger. “Mungkin sekarang saatnya untuk mengubah sesuatu di akhir musim,” ujar mantan pemain Arsenal dan Chelsea itu. “Kita tidak bisa melupakan apa yang telah ia lakukan untuk klub. Dia melakukan pekerjaan yang sangat baik, sehingga terkadang anda tidak bisa memecat manajer seperti ini. Anda harus menghormati seorang manajer. Itulah sebabnya aku mengatakan pada akhir musim ini mungkin pihak klub harus berbicara dengan Arsene dan mencoba untuk mencari jalan keluarnya,” terangnya. Gallas berpikir bahwa kurangnya piala dalam beberapa tahun terakhir adalah alasan utama mengapa Wenger dikritik. The Gunners belum memenangkan Liga Premier sejak tahun 2004, dan hanya memenangkan dua trofi Piala FA sejak tahun 2010. Memenangi Piala FA di 2014/2015 lalu tak cukup untuk mengurangi tekanan terhadap pria Perancis tersebut. Bagaimanakah masa depan pelatih berjuluk The Professor tersebut? (kmb33/rtr/ap)

Berawal dari Perjudian Conte, Sosok Pembela Wenger London – Hari pertama Arsene Wenger bekerja sebagai manajer Arsenal adalah pada tanggal 1 Oktober 1996. Penunjukan Wenger sebagai manajer baru Arsenal kala itu sebenarnya cukup menyita perhatian Inggris. Karena tak seperti sekarang yang namanya begitu dikenal dunia, saat itu memang tak banyak yang mengetahui sepak terjang Wenger. Harian Evening Standard saja sampai memberikan judul “Arsene Who?” saat Arsenal secara resmi memperkenalkan Wenger sebagai manajer baru mereka. Motif di balik penunjukan Wenger sebagai pelatih baru Arsenal saat itu bukan karena ia mirip dengan pelatih Arsenal yang digantikannya, Bruce Rioch. Disinyalir, terpilihnya Wenger yang menghapuskan rumor bahwa Johan Cruyff merupakan pengganti Rioch itu, karena kedekatan Wenger dengan vice-chairman Arsenal saat itu, David Dein yang mana keduanya bertemu saat Arsenal menghadapi Queen Park Rangers pada 1988. Sebelum menangani Arsenal, Wenger baru saja meraih J-League Super Cup bersama Nagoya Grampus. Kala itu adalah musim keduanya Wenger berkarier sebagai pelatih di Jepang. Namun dengan tambahan pelatih terbaik J-League 1995, itu sudah cukup bagi Dein untuk menunjuknya sebagai pelatih baru Arsenal. Kapten kesebelasan Arsenal saat itu Tony Adams, sempat meragukan kapabilitas Wenger. Meski memiliki prestasi pernah membawa AS Monaco menjuarai Ligue 1 1987-1988 dan Coup de France pada 1990-1991, Wenger benar-benar kurang familiar bagi sepak bola Eropa, khususnya Inggris. “Awalnya saya berpikir, apakah Orang Prancis Ini mengetahui sepak bola? Ia menggunakan kaca mata seperti seorang guru sekolah,” ujar Adams. “Lalu, apakah ia bisa dengan jelas berbicara bahasa Inggris?” tanyanya lagi. Tapi, seharusnya saat itu Adams tak perlu khawatir soal kemampuan berbahasa Wenger. Karena pada kenyataannya, manajer kelahiran kota Strasbourg ini fasih menguasai lima bahasa Eropa, dan juga bisa berbahasa Jepang. Keraguan pada Wenger saat itu memang datang dari segala arah. Saat itu pun masih ada anggapan bahwa Liga Inggris hanya bisa dimenangkan oleh manajer dari Britinia. Anggapan ini muncul karena orang asing tak paham benar kultur sepak bola Britania. Wenger tentunya mendapatkan tekanan besar atas asumsi tersebut. Apalagi Arsenal yang kala itu baru meraih 10 kali juara Liga Inggris, selalu dipimpin oleh manajer asal Britania. Ia pun diprediksi tak akan sesukses George Graham, manajer asal Skotlandia yang membawa Arsenal meraih tujuh trofi juara, termasuk UEFA Cup Winners Cup. “Arsenal mungkin sedikit gila dengan menunjuk saya yang tak memiliki nama, orang asing, dan tak ada sejarah yang bagus. Tapi mereka memang harus seperti itu, mungkin bukan gila, tapi berani,” ujar Wenger pada 2009. Perjudian itu ternyata membuahkan hasil. Pada musim keduanya, Arsenal berhasil menjuarai Liga Primer Inggris, atau juara liga ke-11 Arsenal. Pada 2002 dan 2004, Wenger pun kemudian menambah dua trofi Liga Primer Inggris lainnya, dengan rekor yang sampai sekarang belum bisa terpecahkan: tak terkalahkan sepanjang musim 2003-2004. Kini, meski Wenger hanya memberikan tiga trofi Liga Primer Inggris, enam trofi Piala FA, dan enam trofi Charity Shields, Wenger masih menjadi sosok yang berdiri di pinggir lapangan saat Arsenal menjalani laga. Ya, ketika pendukung MU mulai mengenal sosok David Moyes dan Louis van Gaal pascaplus Jose Mourinho er Sir Alex Ferguson, pendukung Arsenal masih berharap besar pada pelatih yang dijuluki Le Professeur ini. (kmb33/rtr)

London – Ketika banyak orang mengkritiknya, Arsene Wenger justru mendapatkan pembelaan dari figur yang tidak diduga-duga: Antonio Conte. Wenger berada dalam tekanan. Kekalahan 1-5 yang diterima Arsenal dari Bayern Muenchen di leg I babak 16 besar Liga Champions, Kamis (16/2) dini hari lalu membuat posisinya goyah. Manajer Arsenal itu sudah sejak lama dikritik. Setelah menukangi The Gunners sejak 1996 dan mempersembahkan tiga buah gelar juara liga, Wenger tak lagi diang-

gap bertaji. Wenger memang masih sempat mempersembahkan gelar juara Piala FA pada 2015, tetapi loyonya Arsenal di liga dan Liga Champions-lah yang menjadi sorotan untuknya. Arsenal seringkali tampil inkonsisten menjelang musim berakhir. Imbasnya, mereka tercecer dari perburuan gelar dan amat sulit untuk melangkah jauh di fase gugur Liga Champions. Wenger memang masih memiliki pendukung, tapi suara-suara yang meneriakkan “Wenger Out!” di tribun-tribun pendukung Arsenal juga kian nyaring terdengar.

Di tengah segala kelesuan ini, Wenger mengeluarkan pernyataan mengejutkan: “Apapun yang terjadi, saya akan tetap menangani tim untuk satu musim lagi. Entah di sini atau di tempat lain. Itu pasti.” Artinya, ada kemungkinan ia tak menangani Arsenal musim depan. Kontraknya bersama Arsenal memang akan habis musim panas ini. Petinggipetinggi klub asal London Utara itu dikabarkan sudah menyodorkannya kontrak baru, tetapi Wenger belum menyentuh, apalagi menandatanganinya. Bagi mereka, yang kontra Wenger ini tentu

saja kabar baik. Namun ada baiknya yang kontra mendengar sedikit perkataan dari Conte. Manajer Chelsea asal Italia itu menyebut, Wenger-lah yang berjasa membesarkan Arsenal hingga seperti sekarang. Oleh karenanya, pria yang juga pernah menangani AS Monaco dan Nagoya Grampus Eight itu layak mendapatkan penghormatan. “Saya amat menghormatinya, baik sebagai manajer ataupun sebagai seorang pria. Dia telah melakukan pekerjaan yang luar biasa, dan begitu juga sekarang,” ujar Conte, Sabtu (18/2) ke-

marin. “Jika Anda menangani tim besar, Anda pasti akan selalu ada dalam tekanan. Namun, dia adalah salah satu manajer terbaik di dunia,” lanjut Conte. Kendati Wenger belum pasti pergi, nama-nama yang disebut bakal menggantikannya sudah beredar. Dua di antaranya adalah Thomas Tuchel (Borussia Dortmund) dan Massimiliano Allegri (Juventus). Sejauh ini baru Tuchel yang menanggapi rumor itu. Kata pelatih berusia 43 tahun itu, ia sama sekali tak tahu apa-apa dan hanya ingin fokus ke Dortmund saat ini. (kmb33/ap)

Antonio Conte


OLAHRAGA

10

Minggu Kliwon, 19 Februari 2017

Bologna Vs Inter Milan

La Beneamata Incar Hasil Positif

Milan – Inter Milan bertekad untuk melanjutkan hasil positif yang mereka dapatkan di Serie A. Untuk itu mereka akan membidik kemenangan saat menyambangi Stadio Renato Dall’Ara, markas Bologna malam nanti. Kubu La Beneamata sendiri beberapa waktu yang lalu mendapat kekalahan yang meyakitkan saat mereka ditumbangkan Juventus dengan skor tipis 1-0. Kekalahan itu terasa menyakitkan, karena delapan laga sebelumnya mereka selalu menang di ajang Serie A. Namun mereka bereaksi dengan cepat memenangkan laga melawan Empoli dengan skor 2-0. Demi bermain di Eropa musim depan, kemenangan wajib terus diraih Inter Milan di sisa laga musim ini. Calon lawan mereka di Giornata ke 25 nanti adalah Bologna. Ini adalah pertemuan ketiga kedua tim musim ini, di mana sebelumnya Inter mengalahkan Bologna di ajang Coppa Italia pada pertengahan Januari lalu. Sebelumnya kedua tim berhadapan di Giuseppe Meazza di bulan September lalu, dimana tim tamu berhasil menahan Inter dengan skor 1-1. Secara umum, rekor pertemuan Inter terhadap Bologna bisa dikatakan cukup bagus. Mereka sama belum tersentuh kekalahan di enam laga terakhir melawan I Rossoblu. Selain itu, rekor tandang mereka ke Stadio Renato Dall’Ara juga bagus, dimana mereka memenangkan empat dari enam lawatan terakhir mereka ke markas Bologna tersebut. Untuk itu

Inter masih menjadi unggulan pada laga ini. Stefano Pioli datang ke Bologna tanpa masalah cedera yang berarti. Ia hanya kehilangan Marcelo Brozovic yang mengalami cedera. Namun, ia juga tidak bisa memainkan Mauro Icardi dan Geoffrey Kondogbia yang menjalani hukuman. Pioli sendiri dipercaya masih akan menggunakan skema tiga bek, dimana Joao Miranda, Gary Medel dan Jeison Murillo akan diplot sebagai tiga bek tengah pada laga ini, sedangkan Danilo D’Ambrosio dan Antonio Candreva akan menyisiri sisi sayap Nerrazurri. Untuk posisi ujung tombak, Pioli kemungkinan masih akan menunjuk Rodrigo Palacio sebagai pengganti Mauro Icardi yang harus menjalami

hukuman kartu merah. Sang pelatih optimis timnya akan mampu mengatasi absennya sang kapten seperti saat mengatasi Empoli. Icardi menjadi pemain tersubur Inter Milan dalam ajang Serie A musim ini, dengan koleksi 15 gol. Tanpa sang kapten Inter menang dua gol tanpa balas atas Empoli. Masing-masing gol Il Biscione dicetak Eder Citadin Martins pada menit ke-14 dan Antonio Candreva menit ke-54. “Icardi adalah pemain hebat dan saya tidak sabar menantinya kembali, namun itu bukan hanya dia. Ada tim yang menunjukkan bisa berkembang dan mencapai level yang hebat,” tutur Pioli, Sabtu (17/2) kemarin. Gelandang Inter Milan Roberto Gagliardini membuat pernyataan yang senada den-

gan Pioli. Gagliardini menyatakan timnya masih memiliki para pemain depan, lainnya yang mampu berkontribusi maksimal. “Tim menunjukkan karakter yang tangguh. Saya tidak berpikir kami merindukan pemain yang absen. Rodrigo Palacio mencatatkan assist dan Eder mencetak gol,” kata Gagliardini. Di tim tuan rumah, pelatih Roberto Donadoni tengah dipusingkan dengan absennya sejumlah pilar intinya. Antonio Mirante, Daniele Gastaldello, dan Mattia Destro tidak bisa dimainkan karena mengalami cedera. Selain itu, Domenico Maietta juga harus absen pada laga ini karena mendapatkan suspensi kartu. Donadoni sendiri diprediksi masih akan dimainkan skema 4-3-3, dimana Umar Sadiq akan diplot menggantikan Mattia Destro di ujung tombak Bologna. Ia akan dibantu oleh Ladislav Krejci dan Simone Verdi di sektor sayap. Untuk posisi bek, Dondadoni kemungkinan akan memainkan duet Marios Oikonomou dan Emil Krafth yang berjaga di depan Angelo Da Costa. (BPM/kmb33/rtr)

Dybala Belum Puas

Paolo Dybala

BPM/rtr

Turin – Striker Paulo Dybala berhasil membawa Juventus menaklukkan Palermo dan mencetak dua gol ke gawang mantan klubnya itu, tapi sang penyerang tidak merasa puas. Dybala ingin timnya bermain lebih baik lagi untuk menghadapi laga Liga Champions kontra Porto, meski baru saja meraih kemenangan telak 4-1 atas Palermo dalam lanjutan Serie A Italia, Sabtu (18/2) dini hari kemarin. Penyerang Argentina itu mencetak dua gol dan satu assist saat menghadapi mantan timnya tersebut. Kemenangan tersebut membuat Juve kukuh di puncak klasemen. Untuk sementara ini mereka unggul sepuluh poin dari Roma yang baru akan berlaga menghadapi Torino, malam nanti. Dua gol lain yang Juve cetak tercipta lewat aksi Claudio Marchisio dan Gon-

zalo Higuain, meski mampu mencetak empat gol Dybala ingin rekan-rekannya bermain lebih baik lagi. “Kami berhasil mengambil langkah besar di liga, tapi kami tidak bermain dengan cukup bagus. Dibabak pertama kami terlalu banyak melakukan kesalahan dalam melakukan operan, kami tidak bisa membiarkan itu terjadi,” ujar Dybala. “Menghadapi Porto kami akan mengubah sikap dan mentalitas. Tidak akan mudah bermain di sana dan kami harus fokus menghadapi laga itu. Tapi kami layak meraih kemenangan atas Palermo. Bermain di Turin tidak mudah bagi lawan kami. Mereka kesulitan menghadapi situasi di Juventus Stadium,” imbuhnya. Juventus akan bertandang ke markas Porto dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (23/2) dini hari nanti. (kmb33/rtr)

hal yang berbau tentang perang Suriah. Ia pernah memberikan dukungan dan donasi untuk anak-anak yang menjadi korban dari perang saudara tersebut. Hal ini tentu akan memudahkannya untuk mendalami perannnya nanti. Sementara itu, Ronaldo dan Pepe bersama kiper Sporting Lisbon Rui Patricio menjadi kandidat pemain terbaik Portugal 2016. Pemain-pemain ini memiliki peran besar dalam membawa Portugal juara di Euro 2016, walau Ronaldo hanya bermain sebentar di laga final. Selain itu, Ronaldo dan Pepe juga mengangkat trofi Liga Champions, serta Piala Dunia antar Klub bersama Real Madrid. Sedangkan Patricio membantu Sporting memenangkan Piala Super Portugal. Pemain terbaik Portugal atau yang biasa disebut dengan Quinas de Oro, akan diputuskan lewat voting pelatih-pelatih

Portugal, pemain dan suporter. Pemungutan suara akan ditutup pada 13 Maret. “Bintang Real Madrid akan bertarung untuk menjadi pemain terbaik Portugal 2016,” pernyataan resmi Real Madrid. Ini adalah penghargaan yang diberikan Federasi Sepak Bola Portugal, bekerja sama dengan Asosiasi Sepak Bola Nasional dan Player Union.” Legenda Portugal Luis Figo, presiden Quinas de Ouro mengatakan ini penting untuk timnas dan pengakuan dari pemain-pemain, sehingga mereka bisa terus meningkat. “Penghargaan ini menilai karya luar biasa yang dilakukan selama setahun,” katanya. Ronaldo sudah mendapatkan dua penghargaan besar untuk tahun 2016, Ballon d’Or dan The Best FIFA Men’s Player. Memenangkan penghargaan ini, tentu akan melengkapi lemari hias Ronaldo edisi 2016. (kmb33/rtr/ap)

Ronaldo akan Membintangi Serial TV Madrid – Bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo, akan tampil bersama aktris Hollywood Angelina Jolie dalam sebuah serial televisi di Turki. Serial ini akan menceritakan tentang sebuah keluarga asal Suriah yang melarikan diri dari perang sipil yang terjadi di negara mereka. Rencananya serial yang berjudul “Hayat Koprusu” akan ditayangkan di Turki, Timur Tengah dan Amerika Latin. Syuting serial ini akan dilakukan di bagian tenggara Turki yang dekat dengan perbatasan Suriah dan akan memfokuskan kepada sebuah keluarga yang melarikan diri dari perang sebagai pengungsi. “Kami akan mulai syuting pada minggu pertama bulan April, serial ini tentang nasib keluarga pengungsi dan apa

yang telah mereka lalui. Akan ada penampilan dari aktor dan aktris dari seluruh dunia, termasuk Cristiano Ronaldo, Angelina Jolie dan Nancy Ajram” ujar Sutradara Eyup Dirlik, Sabtu (18/2) kemarin. Menjadi seorang aktor tentu akan merupakan pengalaman baru bagi Ronaldo. Namun, sepertinya hal ini tidak akan terlalu menjadi masalah bagi Ronaldo. Mengingat ia pernah mengatakan bahwa ingin masuk ke dunia perfilman jika pensiun nanti. “Hidup ini hanya tentang sepak bola. Setelah bermain saya ingin memasuki dunia film,” ujar Ronaldo dalam sebuah wawancara dengan FourFourTwo. Selain itu, kapten timnas Portugal tersebut juga sudah sangat sering terlibat dalam

Cristiano Ronaldo

BPM/rtr

BPM/ap

Striker Inter Milan Eder

Guardiola Takkan Latih Barca Lagi Manchester – Pep Guardiola menutup rapat kemungkinan dirinya kembali menjadi pelatih Barcelona. Menurutnya, waktunya melatih Blaugrana sudah berakhir. Guardiola sangat sukses ketika menukangi Barca pada 2008-2012. Dia mempersembahkan 14 trofi dalam kurun waktu tersebut, termasuk dua titel Liga Champions. Guardiola kemudian meneruskan petualangannya dengan melatih Bayern Munich selama tiga musim. Dia sekarang berada di klub Inggris, Manchester City. Sementara itu, Barca sekarang dilatih oleh Luis Enrique. Masa depan Enrique dispekulasikan setelah Barca kalah telak 0-4 dari Paris Saint-Germain di babak 16 besar Liga Champions. Apalagi kontraknya juga akan habis pada akhir musim ini. Jika Barca benar-benar berpisah dengan Enrique, Guardiola menegaskan bahwa dirinya tak akan pulang ke Camp Nou dan menjadi pelatih Barca lagi. “Saya tidak akan pernah kembali ke Barcelona untuk melatih di sana. Periode saya di sana sudah berakhir,” kata Guardiola, Sabtu (18/2) kemarin. Mantan pelatih Bayern Munich itu pun sempat mengingatkan para pengkritiknya, bahwa Barca belum habis meski kalah besar. Menurut Guardiola, Barca sudah sangat sering keluar dari situasi sulit. Oleh karena itu, agar para pengkritik tak malu sendiri nantinya. Dia menyarankan mereka untuk menahan diri.

“Bagi saya Barcelona masih merupakan tim terbaik di dunia,” ucap Guardiola. “Masih ada 90 menit lagi di leg kedua dan apapun bisa terjadi. Jika ada sebuah tim yang bisa mengatasi hasil ini, defisit 0-4, maka tim itu adalah Barcelona. Wajar setelah pertandingan komentarkomentar itu muncul. Tapi,

dalam sepuluh tahun terakhir Barcelona telah mendominasi dunia sepak bola,” katanya lagi. Sejumlah nama lain dikaitkan dengan kursi pelatih Barca belakangan ini. Antara lain Jorge Sampaoli (Sevilla), Mauricio Pochettino (Tottenham Hotspur), hingga Ronald Koeman (Everton). (kmb33)

Pep Guardiola

BPM/ap


Minggu Kliwon, 19 Februari 2017

GELANGGANG

11

Putra Angkasa dan Perkanthi Unggul

Mangupura (Bali Post)Kesebelasan Putra Angkasa Kapal sukses menundukkan lawannya RSB Blahkiuh dengan skor 2-0, pada hari kedua turnamen Pesanku Cup U-16 di Lapangan Samudra Kuta, Badung, Sabtu (18/2) kemarin. Hasil lainnya, Putra Perkanthi Jimbaran menang atas lawannya SMPN 4 Kuta Selatan dengan skor 1-0. Sebelumnya tim tuan rumah Pesanku Kuta menekuk lawannya Putra Tresna Sobangan dengan skor 2-0 pada hari pertama turnamen Pesanku Cup U-16, Jumat (17/2) lalu. Gol pembuka kemenangan Pesanku hasil tandukan Mading di menit ke-16. Berawal dari sepak pojok yang dilesakkan Gangga. Bola lambung di mulut gawang disongsong sundulan Mading yang mengoyak gawang Putra Tresna Sobangan yang dikawal Wayan Permana. Bomber Pesanku Pedro menggandakan kemenangan lewat aksi sol run. Pedro menggiring bola melesat sendirian, kemudian mencocorkan bola ke gawang dan kembali menjebol gawang Putra Tresna Sobangan. Hingga wasit Joniarta meniup peluit panjang, skor akhir Pesanku tetap unggul 2-0. Hasil lainnya, Susila Putra menang tipis atas Putra Mumbul dengan skor 1-0. Sebiji gol kemenangan Susila Putra tercipta lewat titik-putih. Penalti diberikan wasit Wayan Artana setelah kiper Putra Mumbul Faizal Kariyono meninggalkan sarang melewati garis, kemudian mentackling- striker Susila Putra. Kiper Faizal pun diganjar kartu kuning. Pemain Susila Puta Adhi yang dipercaya mengeksekusi penalti sukses memperdaya kiper Faizal. Kemenangan 1-0 untuk Susila Putra bertahan sampai akhir pertandingan. Turnamen Pesanku U-16 ini, diikuti tim-tim se-Badung dan berakhir sampai dengan 5 Maret nanti. (022)

BPM/wan

JURU KUNCI — Tuan rumah Bali United ditundukkan tamunya Barito Putera dengan skor 1-2, dalam laga penyisihan terakhir Grup IV, Piala Presiden 2017, di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar, Sabtu (18/2) kemarin. Atas kekalahan ini, Bali United tersingkir dan menduduki posisi juru kunci.

BU Tersingkir, PBFC Lolos

Gianyar (Bali Post)-

Langkah tim tuan rumah Bali United (BU) terhenti, pasca-dipermalukan Barito Putera dengan 1-2 (1-1) pada babak penyisihan terakhir Piala Presiden 2017, Grup IV di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (18/2) kemarin. Sementara Pusamania Borneo Football Club (PBFC) memastikan tiket lolos ke babak delapan besar, usai menang tipis atas lawannya Sriwijaya FC dengan skor 1-0.

Ketut Bagus Prabu Ananta

BPM/022

Petenis Prabu Ananta Kawinkan Gelar

Denpasar (Bali Post)Petenis Ketut Bagus Prabu Ananta sukses mengawinkan gelar untuk kategori U-14 tunggal dan ganda, yang berpasangan Gede Ngurah Darma Suputra dalam turnamen tenis Piala Wali Kota VIII/2017 di Lapangan Tenis Kompyang Sujana yang berakhir, Sabtu (18/2) kemarin. Juara II tunggal U-14 direbut A.A. Gede Agung Bayu Anantha Udayana, kemudian juara III bersama Gede Ngurah Darma Suputra dan Mahsun Kasim. Di sektor putri U-14, juaranya Ni Made Oni Martinez, I Gusti Agung Kharisma dan Komang Putri Punaminingsih. Untuk U-10, juaranya Sanjaya Adi Perkasa, Tjiu Andy Hartamajaya, Teo Putra, dan Jesua. Di bagian putri, juaranya Miraslova, Ni Made Diah Putri Utari, dan Riski Aulia. Juara U-12 adalah Dewa Komang Gede Narayana, disusul Putu Agastya Krisna W, Jackson Zeus, dan A Wibawa. Juara U-12 putri adalah Ida Ayu Tirta Maheswari, Ni Nyoman Martinez. Juara U-16 yakni Dewa Made Kerta Jaya, Gede Yoga Sedana Atmaja, Ainun Sidiq, serta Putu Arsa. Pada bagian putri, juara U-16 Desak Made Dwi Suryani, kemudian Manik Mustika Jayanti, Ida Ayu Shinta Candrawati Pidada, serta Armila. Ketua Pengkot Pelti Kota Denpasar Ketut Dirga, menyatakan turnamen Piala Wali Kota VIII/2017 ini bertujuan mewadahi petenis yang selama ini berlatih di klubnya agar bisa berkompetisi dengan usia sebaya mereka. ‘’Jadi, ajang ini sebagai wahana unjuk kekuatan bagi petenis belia,’’ tuturnya. Selain itu, pihaknya menjaring atlet ini untu pelapis atlet Porprov. (022)

PRSI Tetapkan Tiga Seleknas SEA Games

Jakarta (Bali Post)Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) menetapkan tiga kejuaraan sebagai ajang seleksi atlet-atlet renang pemusatan pelatihan nasional yang akan turun dalam SEA Games 2017 di Malaysia. “Kami akan menyertakan atlet dalam Kejuaraan di Singapura, Palembang, dan Malaysia pada Maret hingga April,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PRSI Wisnu Wardhana selepas Rakernas 2017 PRSI di Jakarta, Sabtu (18/2) kemarin. Wisnu mengatakan, cabang renang menjadi fokus utama PRSI, karena cabang olahraga ini memperebutkan 38 medali emas dalam setiap kejuaraan multicabang olahraga. “Setelah tiga kejuaraan itu, kami baru menentukan atlet-atlet inti yang akan berlaga dalam SEA Games pada Agustus mendatang,” katanya. PRSI akan mengirim atlet-atlet yang telah terpilih dalam seleknas ke pemusatan latihan di Prancis pada Juni hingga Juli. “Kami ada tiga seri latihan uji coba di Prancis, yaitu di Monaco, Nice, dan Paris. Kami akan langsung mengikuti Kejuaraan dunia renang di Budapest, Hongaria dari Prancis,” katanya. PRSI telah menetapkan pemusatan pelatihan nasional cabang renang di tiga lokasi di Indonesia, yaitu DKI Jakarta, Bali, dan Bandung. “Tentu target kami adalah juara dalam setiap kompetisi internasional. Untuk itu, kami menetapkan program jangka pendek untuk empat hingga lima tahun dan program jangka panjang hingga lebih dari lima tahun,” kata Ketua Umum PB PRSI Anindya Bakrie. PRSI, lanjut Anindya mengajak swasta dan pemerintah-pemerintah daerah di Indonesia untuk bekerja sama dalam pembibitan, dan pembinaan atlet-atlet renang Tanah Air. PB PRSI menargetkan perolehan lebih dari satu medali emas dalam SEA Games 2017. “Kami ingin meraih hasil lebih dari SEA Games 2015. Target dari Satlak Prima kepada kami juga tidak kecil. Kami akan punya gambaran lebih jelas terkait peluang dalam SEA Games Malaysia pada Mei,” kata Anindya. (ant)

Sejak kick-off, BU dan Barito Putera saling melancarkan serangan. Tim tamu unggul lebih dulu di menit ke32 melalui sepakan Nazarul Fahmi. Berawal dari umpan silang kapten Rizky Rizaldi Pora ke mulut gawang, disongsong gocekan Nazarul Fahmi hingga memperdaya kiper BU Made Wardhana. Tertinggal 0-1, Serdadu Tridatu berupaya bangkit. Alhasil BU mampu menyamakan kedudukan di menit ke-40, lewat tandukan pemain Korea Ahn Byungkeon. Yabes Roni yang melakukan sepak pojok, bola lambung di mulut

gawang disundul Ahn Byungkeon dan menggetarkan jala Barito Putera yang dikawal Shahar Ginanjar. Hingga turun minum, skor imbang 1-1. Di paruh kedua BU melalukan rotasi dengan memasukkan Samsul Pelu menggantikan Miftahul Hamdi, Ndumba Makeche digantikan Yandi Sofyan, termasuk memasang Gede Nano Sukadana. Di babak kedua ini murni dikuasai BU sepanjang pertandingan. Pasukan Serdadu Tridatu mampu mengurung benteng pertahanan Laskar Antasari. Serangan bertubi-tubi dan seabrek pelu-

ang BU yang diciptakan Irfan Harrys Bachdim, Marcos Abel Flores Benard, mampu dipatahkan defender Barito Putera yang main sapu bersih seperti Aaron Michael Evans, Nazar Nurzaidin, dan Valentino Telaubun. Keasyikan menyerang BU justru lupa pertahanan. Serangan balik (counter attack) cepat yang diperagakan anakasuh Jacksen F. Tiago mampu memenangkan pertandingan pada babak tambahan waktu, persisnya menit ke-92. Gol penentu kemenangan Barito Putera hasil sundulan legiun asing Aron Muniz Teixeira da

Silva yang mengoyak gawang Made Wardhana. Aron yang mendapat umpan akurat dari sektor kanan, lagi-lagi berkat assist Sang Kapten Rizky Rizaldi Pora. Sampai wasit Djumadi Effendi (Malang) meniup peluit panjang, skor akhir Barito Putera menaklukkan BU 2-1. Usai laga, pelatih BU Hans Peter Schaller berkilah, kekalahan asuhannya lantaran kalah dalam adu fisik. ‘’Stamina anak-anak harus dibenahi,’’ kata pelatih asal Austria ini. Pemain belakang BU Abdul Rahman memaklumi, dirinya bersama rekan setimnya

berjuang maksimal di lapangan hijau, namun hasilnya mengecewakan. ‘’Kami memaklumi pemain, pelatih, dan suporter semuanya kecewa berat,’’ ujar Rahman. Sementara pemain belakang Barito Putera Hansamy Yama Pranata mengakui kemenangan berkat keberuntungan ini diperoleh dengan kerja keras,’’ kata pesepak bola yang dipanggil seleknas ini. Pada bagian pelatih Jacksen Tiago menjelaskan, keberuntungan bisa diraih dengan kerja keras dan kejujuran. (022)

Klasemen Akhir Grup IV 1. PBFC 2. Sriwijaya 3. Barito Putera 4. Bali United

3 3 3 3

1 1 1 0

2 0 1 1 1 1 2 1

1-0 4-4 3-3 3-4

5 4 4 2

Hari Ini Musprov PBVSI Bali

Ngurah Agung Tak Mau Dipilih Lagi

BPM/ant

PERTAHANKAN BOLA - Pebasket Satya Wacana Salatiga Jarron Crump (kanan) berupaya mempertahankan bola yang coba direbut pebasket Pacific Caesar Surabaya Okky Arista (kiri), pada pertandingan basket Indonesian Basketball League (IBL) Seri III, di GOR Sahabat Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (11/2) lalu.

JNE Siliwangi Tundukkan Satya Wacana

Jakarta (Bali Post)Satya Wacana Salatiga kembali menelan kekalahan di Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2017, setelah takluk dari JNE Siliwangi Bandung dengan skor 62-65, pada lanjutan Seri IV. Kekalahan tersebut merupakan kekalahan ketujuh yang dialami Satya Wacana sejak dimulainya musim IBL 2017, dan tanpa satu pun kemenangan. Bertanding di Britama Arena, Jakarta, Sabtu (18/2) kemarin anak-anak asuh

Efri Meldi tidak berkutik di dua kuarter awal, dan harus mengakui keunggulan JNE Siliwangi masing-masing dengan skor 14-10 dan 28-26. Cassiopeia Manuputty dan kawan-kawan baru bisa unggul dari JNE pada kuarter ketiga 53-44. Keunggulan itu masih berlanjut pada interval lima menit pertama kuarter keempat 57-50. Namun di lima menit terakhir pertandingan, Satya Wacana kedodoran dan harus mengakui kekalahan dengan

skor ketat 65-62. Bagi JNE Siliwangi Bandung, kemenangan itu merupakan kejayaan keduanya di IBl musim ini. Di kubu JNE, pemain asing Chris Brand menjadi personel dengan catatan terbaik di laga itu, setelah menorehkan doubledouble, 24 poin dan 23 rebound. Sementara di Satya Wacana, shooting guard lokal Andre Adriano menobatkan diri sebagai yang terunggul di laga dengan 20 poin dan delapan rebound. (ant)

Jakarta (Bali Post)Indonesia terbebas dari sanksi Lembaga Anti Doping Dunia, atau WADA setelah institusi tersebut mencabut sanksi yang diberikan sebelumnya, menyusul adanya upaya perbaikan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). “Pecabutan sanksi didasarkan atas langkah perbaikan yang dilakukan pemerintah bersama dengan LADI (Lembaga Anti Doping Indonesia), dalam dua bulan terakhir sejak sanksi diberikan pada

Novemer 2016,” kata Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Gatot S Dewa Broto dalam keterangan tertulis yang diterima media di Jakarta, Sabtu (18/2) kemarin. Bebasnya sanksi dari WADA, bagi Indonesia ini tertuang dalam surat dari lembaga anti doping yang ditujukan kepada Menpora Imam Nahrawi dan ditanda tangani oleh Direktur Jenderal WADA Olivier Niggli, per 17 Februari. Surat tersebut juga ditembuskan ke ketua LADI Zaini Saragih.

Dengan dicabutnya sanksi, kata Gatot, maka akan memudahkan kerja pengawasan doping di Indonesia. Untuk itu Kemenpora mendorong LADI bekerja keras, khususnya untuk menghadapi Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang, serta terus menjalin komunikasi dengan WADA. “Persiapan Asian Games 2018 menjadi prioritas. Pemerintah juga akan terus mendorong LADI untuk mematuhi peraturan lembaga anti doping dunia. (ant)

Denpasar (Bali Post)Musprov PBVSI Bali dihelat di Sanur, Minggu (19/2) ini. Ketua sebelumnya A.A. Bagus Ngurah Agung menyatakan dirinya tak mau maju lagi. Ditemui di Denpasar, Sabtu (18/2) kemarin Ngurah Agung mengemukakan, dirinya memberi kesempatan kepada insan voli di Bali agar bersedia menggantikan dirinya. ‘’Saya harap ada pengurus yang mau menjadi ketua umum Pengprov PBVSI Bali,’’ harapnya. Ia beralasan, selama ini dirinya tidak fokus mengurus voli di Bali. ‘’Saya kira lebih baik orang lain yang mengurus voli,’’ kilahnya. Ngurah Agung optimis jika ada ketua yang bersedia meluangkan waktunya, prestasi voli Bali bisa mengkilap lagi di kancah nasional. ‘’Saya ingin sosok pengganti saya bisa konsentrasi mengurusi voli. Sehingga prestasi yang digapai pebola voli Bali lebih cemerlang lagi,’’ katanya. Seperti biasa, agenda musprov berisikan pertanggungjawaban selama dirinya menakhodai induk organisasi voli di Bali. ‘’Saya sudah menyiapkan segala laporan pertanggungjawaban mengenai kegiatan voli selama kepengurusan saya,’’ kata dia. Di sisi lain, Ketua Musprov PBVSI Bali Ida Bagus Badjra menyatakan, sejauh ini belum ada figur kandidat ketua umum. Ia mempersilahkan jika yang berminat menjadi ketua umum periode mendatang. Caranya, silakan mendaftar kemudian menyajikan visi dan misi demi kemajuan prestasi voli Bali. ‘’Yang memilih nanti terdapat sembilan suara dari seluruh Pengkab dan Pengkot PBVSI se-Bali,’’ terang Ida Bagus Badjra. (022)

A.A. Bagus Ngurah Agung

BPM/022

Sang Putu Subaya Indonesia Terbebas Sanksi Lembaga Anti Doping Dunia Pimpin Percasi Bali Denpasar (Bali Post)Sang Putu Subaya terpilih secara aklamasi memimpin Percasi Bali masa bakti 2017-2021, menggantikan Komang Gede Sutresna (alm), dalam musprov Percasi Bali di KONI Bali, Sabtu (18/2) kemarin. Ketua Pengkab Percasi Badung Wayan Suanda, usai musprov menyatakan, intinya kesembilan pengkab dan pengkot Percasi se-Bali sepakat memilih Sang Putu Subaya, yang juga Ketua DPP Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI). ‘’Kami dari Pengkab

dan Pengkot Percasi sepakat memilih Sang Putu Subaya, setelah menyimak visi dan misi dalam memajukan olahraga asah otak di Pulau Dewata ini,’’ tutur Suanda. Sang Putu Subaya, menurut Suanda, dalam mengurus Percasi minta dukungan pihak terkait seperti KONI. Bahkan Sang Putu Subaya siap memajukan prestasi pecatur Bali ke tingkat nasional hingga internasional. ‘’Sang Putu Subaya dalam mengurus Percasi Bali punya prinsip harus bekerja keras, dan cerdas,’’ jelas Suanda. (022)


LAGA

12

Minggu Kliwon, 19 Februari 2017

Karl-Anthony Towns, Bintang Baru NBA New Orleans – Tampil baik di Liga Basket Amerika atau dikenal NBA, menjadi hal yang positif bagi tim. Tak terkecuali bagi pebasket muda yang memiliki talenta luar biasa di liga basket terbaik di dunia itu.Sejumlah nama pebasket muda mencuri perhatian publik Amerika Serikat di pentas NBA. Dalam laman resmi NBA, dirilis nama-nama mereka sebelum pertandingan BBVA Compass Rising Stars Challenge yang digelar pada Jumat (17/2) kemarin di Smoothie King Center, Negara bagian New Orleans. NBA merilis starting pemain muda berbakat dengan potensi terbaik, di antaranya Devin Booker (Suns, 20 tahun), Malcolm Brogdon (Bucks, 24), Marquese Chriss (Suns, 19), Brandon Ingram (Lakers, 19), Frank Kaminsky (Hornets, 23), Jahlil Okafor (76ers, 21), D’Angelo Russell (Lakers, 20), Jonathon Simmons (Spurs, 27), Karl-Anthony Towns (Timberwolves, 21), Myles Turner (Pacers, 20). Dari sederet nama tersebut, yang paling bersinar adalah Karl-Anthony Towns asal klub Timberwolves.

Pebasket berpaspor Republik Dominika itu musim lalu berhasil meraih anugrah NBA Eastern Conference Rookie of the Month awards this season yaitu penghargaan sebagai pemain muda terbaik. Pada 30 September 2016, Towns mencatatkan rekor terbaiknya dengan mencetak 47 poin dan 18 rebound dalam laga Timberwolves melawan New York Knicks (106-104). Pebasket berusia 21 tahun itu menjadi pemain termuda ketiga dalam tiga dekade terakhir pertandingan NBA

yang mampu mencetak 45 poin dan 15 rebound dalam satu pertandingan. Dalam laga itu sendiri pemain yang biasa dipanggil KAT tersebut meraih 22 poin dan 10 rebound. Pertandingan BBVA Compass Rising Stars Challenge adalah rangkaian NBA All-Star Weekend 2017 di New Orleans, Louisiana, Amerika Serikat (AS). Dalam ajang ini, para pemain NBA tahun pertama dan kedua bertanding dalam laga para bintang pemula. Mereka dibagi ke dalam

dua tim, yaitu tim USA dan tim dunia, bertanding dua babak masing-masing 20 menit. Lima rookie tahun lalu kembali bermain tahun ini, yaitu Devin Booker, Jahlil Okafor, dan Karl-Anthony Towns di tim USA. Sedangkan di tim World ada Nikola Jovic dan Kristaps Porzingis. “Saya tidak ingin berpuas diri. Saya harus tetap berjuang agar terus bisa tampil baik di kompetisi yang panjang ini,” ujar Karl. Karl-Anthony Towns berpandangan jauh ke depan. Dia berkata bahwa dirinya ingin menghabiskan seluruh kariernya bermain untuk Minnesota Timberwolves. Towns bersanding dengan Andrew Wiggins dan Zach LaVine, Tom Thibodeau sebagai pelatih dan Kevin Garnett sebagai mentor terbaik. Kombinasi yang sangat diinginkan oleh pemain manapun. (kmb33/rtr)

Ducati Lebih Baik Musim Ini

Philip Island– Setelah mengikuti rangkaian tes pramusim selama tiga hari di Phillip Island, Australia, pebalap Ducati Corse Andrea Dovizioso mencoba mengambil sisi positifnya. Menurutnya, Desmosedici GP 17 telah membuat kemajuan, namun harus ada usaha lebih untuk mendapatkan hasil yang lebih

baik juga. Pada sesi pamungkas, rekan setim dari Jorge Lorenzo tersebut berada di posisi ketujuh. Dovi melahap 73 lap, dengan menghasilkan waktu terbaik 1 menit 29,248 detik. Ducati tengah melakukan pengembangan selama uji coba pramusim, tapi mereka ingin para rider mengumpulkan

Andrea Dovizioso

BPM/ap

data lebih banyak. Selain itu, Dovizioso juga sudah merasa nyaman di atas kuda besinya. Bahkan ini waktu baginya untuk lebih berusaha tampil maksimal. “Dalam tiga hari ini, di Phillip Island kita telah berhasil melewati banyak pekerjaan, mengumpulkan banyak informasi yang berguna. Kami bekerja keras pada set up dan pada beberapa aspek sasis, dan lebih meningkatkan perasaan,” ungkap Dovizioso, Sabtu (18/2) kemarin. “Secara keseluruhan ini adalah tes yang baik, saya senang saya berhasil melakukannya dan membuat saya merasa baik. Namun saya tidak puas karena kita masih belum berhasil untuk benar-benar meningkatkan beberapa karakteristik dari sepeda, dan jadi kita harus berusaha lebih baik lagi,” imbuhnya. “Tapi di sisi lain kita masih belum mampu menghilangkan beberapa poin negatif. Saya masih belum bahagia jika memikirkan kejuaraan, karena di sana kita perlu untuk menjadi kompetitif di setiap trek. Kami telah melakukan pekerjaan yang baik, tapi itu belum cukup,” katanya lagi. Dovizioso menambahkan, bahwa kekuatan timnya baru bisa benar-benar diukur pada seri keempat MotoGP 2017 di Jerez, Spanyol. Menurutnya, kesimpulan tersebut diambil berdasar hasil balapan pada

musim lalu. “Penampilan kami bakal sangat dipengaruhi oleh ban, karena tahun lalu ban tak terlalu bagus di Jerez. Setiap orang agak melintir di tengahtengah trek lurus. Dengan kondisi trek plus ban, hasil kami di sana cukup buruk,” imbuh pebalap asal Spanyol tersebut. Meskipun menilai balapan di Jerez sangat krusial, Dovizioso juga menganggap tiga balapan pertama penting untuk menakar kemampuan Desmosedici GP-17. “Tapi, tetap saja balapan lain juga jadi ujian bagi kami. Saya perkirakan tiga balapan pertama bakal ketat, tapi ada perbedaan dibanding trek di Jerez,” kata Dovizioso. Balapan MotoGP 2017 merupakan era baru bagi Ducati. Tim asal Bologna, Italia tersebut benar-benar ngotot mengejar titel juara dunia, dengan mendatangkan Jorge Lorenzo dari Movistar Yamaha. Pada musim lalu Ducati mengukir kemenangan pertama di MotoGP sejak 2010 melalui Andrea Iannone, yang jadi kampiun di Austria. Trek di Sirkuit Red Bull Ring memang dikenal cocok untuk motor Ducati. Kemenangan untuk Ducati kembali datang di MotoGP Malaysia, kali ini dipersembangan oleh Andrea Dovizioso. Mampukah Ducati meraih hasil yang lebih bagus pada 2017? (kmb33/rtr)

”Rotterdam Open”

Goffin Lolos ke Semifinal Rotterdam – Petenis unggulan ketiga asal Belgia David Goffin, lolos semifinal Rotterdam Open pertamanya setelah menang atas petenis unggulan kelima, Grigor Dimitrov dengan hasil 6-4, 1-6, 6-3 pada Sabtu(17/2) kemarin. Dalam pertandingan ulang dari final Sofia Open pekan lalu, Goffin sukses balaskan dendamnya kepada Dimitrov dalam waktu 2 jam, dan menjadi kemenangan pertamanya atas petenis berkebangsaan Bulgaria, Dimitrov. “Pertandingan itu adalah pertandingan yang luar biasa, dari poin pertama sampai poin terakhir dengan intensitas yang mengagumkan. Saya memutuskan untuk benarbenar agresif dari BOLA pertama. Itu adalah kuncinya,

menunjukkan pada Grigor bahwa saya siap untuk menjadi agresif. Ia sangat solid di set kedua, jadi sulit bagi saya untuk mempertahankan level tersebut, tetapi akhirnya saya menemukan permainan terbaik saya untuk menyelesaikan pertandingan,” jelas Goffin. Sebelum tahun 2017, Goffin belum pernah mendapatkan kemenangan dalam tiga kali lawatannya ke Rotterdam. “Saya menyukai turnamen ini. Walaupun saya belum pernah memenangkan pertandingan di sini sebelumnya. Musim ini saya datang dengan kepercayaan diri lebih. Itulah mengapa saya memenangkan beberapa pertandingan sengit. Saya sangat senang bisa berada di semifinal untuk pertama kalinya,” tambah Goffin.

Di semifinal Goffin akan berduel melawan petenis berkebangsaan Perancis, Pierre Hugues Herbert. Petenis peringkat 109 dunia tersebut lolos ke semifinal setelah mengklaim kemenangan pertamanya atas petenis peringkat sepuluh besar yang diunggulkan di posisi kedua, Dominic Thiem dengan 6-4, 7-6. “Saya bermain dan servis dengan baik, serta maju ke area net untuk menembakkan beberapa volley yang bagus. Mungkin saat ini gaya permainan seperti ini gaya yang tidak akan dipilih oleh petenis lain untuk dimainkan, terutama di lapangan cepat seperti ini,” timpal Herbert yang akan melakoni semifinal turnamen ATP keduanya. (kmb33/rtr)

David Goffin

BPM/rtr

Karl-Anthony Towns

BPM/rtr

Tim F1 Dukung Kembalinya Suspensi Aktif Brackley – Mayoritas tim Formula 1 setuju bahwa kembalinya komponen aktif pada mobil akan memecah kebingungan yang disebabkan oleh status legalitas suspensi saat ini. Kembalinya suspensi aktif saat ini diyakini sebagai salah satu dari empat opsi yang sedang dievaluasi untuk musim F1 2018. Para pebalap meyakini FIA akan memperjelas peraturan baru tersebut menjelang sesi tes pramusim perdana di Barcelona pada tanggal 27 Februari mendatang. Perdebatan mengenai “pre-loaded suspension” telah berlangsung selama beberapa minggu terakhir. Ferrari telah meminta klarifikasi dari FIA, apakah perangkat tersebut akan membantu p erf orm a a erod ina mika. “Kami ingin kejelasan tentang hal ini. Jangan sampai di pertengahan musim ada yang terkena penalti karena salah mengerti,” ujar Bos Ferrari Maurizio Arrivabene, Sabtu (17/2) kemarin. Dari diskusi tersebut, muncul empat opsi dan salah satu dari opsi itu adalah kembalinya teknologi suspensi aktif yang telah dilarang sejak musim 1994. Seperti yang diketahui, teknologi suspensi aktif membawa tim WIlliams mendominasi jalannya musim F1 1993. Proposal tersebut akan membawa teknologi suspensi aktif Formula 1 untuk abad ke-21. Penggunaan komponen standar juga berguna

untuk mengurangi biaya pengeluaran tim F1. Proposal oleh Mercedes pada tahun 2014, akan menjadi titik awal untuk mengatur perilaku suspensi elektronik. Opsi kedua yang sedang dipertimbangkan adalah untuk membuat regulasi suspensi menjadi lebih ketat. Hal tersebut untuk mencegah pengembangan sistem pasif yang dapat mempengaruhi aerodinamika kendaraan. Ide ini muncul berdasarkan proposal yang diajukan oleh Ferrari terkait penafsiran pelarangan suspensi aktif. Opsi ketiga meliputi pembebasan sistem suspensi dari regulasi yang mengatur pengaruh suspensi terhadap aerodinamika. Opsi tersebut secara efektif memperbolehkan sistem pasif untuk didesain dengan maksud

mengendalikan aerodinamika kendaraan. Namun opsi ini akan tetap melarang kembalinya teknologi suspensi FRIC (Front-to-Rear Interconnected). Meski opsi ketiga akan memperjelas status legalitas beberapa sistem, banyak yang khawatir opsi tersebut akan membutuhkan biaya yang lebih mahal. Opsi terakhir adalah mempertahankan peraturan yang saat ini berlaku. FIA akan melakukan pemeriksaan tambahan untuk memastikan bahwa tim-tim mematuhi aturan yang ada. Keempat opsi di atas akan membentuk dasar dari diskusi antara tim dan FIA untuk menafsirkan aturan yang saat ini berlaku dan untuk merancang aturan baru di masa depan. (kmb33/rtr)

BPM/rtr

CONTOH - Salah satu contoh suspensi aktif yang dipasang pada mobil F1.


Sastra

Redité Kliwon, 19 Februari 2017

I Kaki Dengkil

Anilabrata

SAMPUN limang raina I Kaki Dengkil nénten polih masaré aketélan. Wenginé magadang makelemah bétél. Ring lemahé mamargi malingser nuut rurung ring Tepisiring. Malih ngalérang nuut telabah Sampuan, malih ngelodang nuut Tukad Jangga. Wantah wenginé? Ipun kanten mamegeng, negak padma masila lémpéh ring ambén magalar tiing bubukan kubonné. Dawegé mamargi bulus ring pundukan telabah Sampuané, panyakap bangket Gria tur Puriné paslangkab manganampekin. Nanging I Kaki Dengkil nénten ngrengeang saharsa mamargi ngangsarang. Boya ja jejeh jagi prejayana antuk panyakapé punika, nanging Ipun kenjekan wénten sané manahanga sané nénten jagi prasida mabligbagan sareng panyakapé punika. Sané mangkin panyakapé paslangkab manganampekin I Kaki Dengkil, kocap sujatiné santukan jagi ngrereh cirén sané kabaos kode buntut. Daldalané dawegé wénten sané polih cacirén ngaksinin Ipun nangkep pianak paksi. Raris masang nomer buntut petang angka tur ngukup akéh kantos mrasidayang numbas onda anyar. Mangkin, sanunggil Ipun mamargi ring pundukan telabah Sampuané, panyakapé setata nginté napi sané dakepa. Asapunika naler dawegé mamargi nuut Tukad Jangga, tukang ngrereh pasir tur batuné paslangkab ngiwasin I Kaki Dengkil sairing pangapti polih cacirén mangda polih nomer jagi masang buntut. Asapunika kamula wargi Tepisiringé sané mangkin. Akéh sané keni cara-cara aluh, mamotoh mangda naan ngamel jinah makéh. I Kaki Dengkil naan ngamanahang pari-polah wargi Tepisiringé sakadi punika. Utamané sané marasa sampun makarya jemet ngraina, nanging tuah polih pangargan tegep anggéna numbas beras ategepan kémanten. Kadi songgané polih mertha agayung camplung ngraina. Wantah baosang tegep, minab tegep, wantah nikaang kirang, sinah makéh kakirangané. “Apa tusing resep tekén munyin Bhagawadgitané? Tusing ké apang iteh magaé selegang turing ngarepang asil? Ento baos Ida Bhatara Kresna, awatara Ida Bhatara Wisnu? Ento patuh tekén baos Ida Bhatara Siwa, Sang Hyang Maha Tunggal.” Asapunika I Kaki Dengkil mabaos pagrimik padéwékan rihinan dawegé miragi akéh wargi Tepisiringé marerasan kobetné ngrereh pangupajiwa sané nangkin. Gelising carita, mangkin mapagang Kajeng Kliwon. I Kaki Dengkil kanten kantun negak masila padma lémpéh ring kubonné. Masan anak jerih clamang-clamang ring mapagang Kajeng Kliwoné, Ipun nénten pisan naan jejeh sakadi punika. Wenginé puniki, Ipun iteh masila asapunika samblinga sapisan-pisan ngekehang tunduné mangda leser. Kocap Ipun ngamanahang pamanah sané kalintang abot rasaanga. Ingih punika Ipun ngamanahan Anilabrata minakadi silih sinunggil bebratan Sang Prabu Tedung Jagaté sané mungguh ring Lontar Nitiraja Sasanané. Baos anilabrata punika kocap arang pisan kapiragi. Santukan kantené indik kasubratan sané makilitan sareng kawiryan. Naler sareng kasujatian uripé puniki kamula pangraksan Ida Sang Hyang Parama Kawi. Kocap utamanya indik pati uripé sané kawentennyané manut pangrasan Idané. Nénten ké bebratan sakadi punika sujatiné biasa kamanten? Napi sané mabuat saking bebratané punika? Kocap Sang Angawaraté mangda ingan mamargi ngaksinin pakibeh jagaté. Mangda ingan ngwantu sapusira ugi sané kasengsaran. Wantah ring payudané, mangda nénten singsal gelis ngamademang meseh. Naler mangda nénten jerih katibén kapatian santukan tatas uning ring pati uripé sujatiné punika ambek Sang Hyang Parama Kawi. “Kéto dogén? To imaluan. Lamun jani kénkén? Jani tusing ada yuda cara ipidané. Abedik-bedik mayuda!” I Kaki Dengkil marasa gagelaran bratané punika sujatiné biasa kémanten. Nanging, sambilanga iteh mamegeng ngidemang jit, Ipun kantun lenged ngamahang indik anilabratané punika. Sayan wengi, I Kaki Dengkil sayan jagra mamegeng ngleserang awakné sumari negak masila padma lémpéh. Kantené, sayan jenged Ipun ngamanahang indik anilabratané punika. Ipun ngamanahang bebratané punika napi ja kasuksmannyané? “Aluh sajan bebratané ento artosang. Nanging parilaksanané cara janiné kénkén?” Usan ngrémon sakadi punika, saharsa I Kaki Dengkil ngadébras bangun. Raris ngadubug jenged malaib ka nataré. Rauh irika, Ipun sakadi wénten sané baosanga sambilanga nguyeng sirahné padéwékan. Minab wantah wénten sané ngaksinin, minab pitananga Ipun kenjekan meréh ngaléak. Irika I Kaki Dengkil ngubat-abit mawacana maosang indik Sang Angawaraté sakadi mangkin. Kocap, sujatiné anilabratané punika dahat mabuat. Mangda suwirya tur subakti Sang Angawaraté. Emed geréh-geréh ring nataré, I Kaki Dengkil raris mabahan ring ambéné sambilanga ngubat-abit Sang Angawaraté mangkin pragat ngetung sugih. (Jelantik)

Timpal Ahok I Gedé Putra Ariawan “Bapa madiolas, suud Cai ngurusang politik!” Kéto bapanné mapangidih tekén pianakné. “Cai sing ningehang munyi?” Pianakné tusing masaut, prajani mamongol, nyaru-nyaru sing ningeh apa. Tusing runguanga bapanné ngomong. Kamar tamiuné nadak panes, sapanes berita langsung ané sedeng kasiarang di tipiné jani. “Ih… Cai!” Bapanné nengkik pianakné. Pianakné tusing masaut, iteh mabalih berita Pak Ahok dadi tersangka kasus penistaan agama. Prajani ténsi bapanné menék nepukin pianakné lebihan matingkah, nglempas tekén janji lan ajah-ajahanné pidan. Bapanné mameteng, alisné pecuk, paningalanné barak, basangné gedeg. Lamun mamanes, malénan lakar panadiné. Bapanné tusing ngrambang nyén, musuh apa nyama, manusa apa buron, pianak apa pisaga, makejang asah. Né madan pesaing politik, lakar lawana kanti mamati-mati. “Cai dot Bapa mati?” Bapanné ngentungang kléwang di arep

pianakné. I pianak mabalik mamanes, jemaka klewangé tur entunganga ka sisi. I mémé ané negak di ambén balé delod makesiab ningehang anaké marebat di kamar tamiu. Prajani ia nyagjagin, tepukina pianak lan kurenané saling gulet. Bapanné lantas malaib ka sisi nyemak kléwangé lakar anggona nebek basang pianakné. “Pilih Bapa ané mati apa Cai!” Bapanné berangasan. Pianakné jani suba kaanggep musuh. Musuh politik ané tusing pantes idup. I pianak malaib ka tengah kamaré, nyemak senjata anggona nglawan. Lamun ngomongang politik, sing ngrambang nyén, makejang bisa dadi musuh. “Éh… Icang suba med nepukin Bapa idup!” I pianak pesu ngaba bedil, suba bek isinina pélor. Jani suba gantiné bapanné mati. Mati ulian politik, mati di liman pianakné padidi. “Dor… dor… dor…” I mémé nyagjagin uli dori, péloré matinggah di awakné. Ia makenyem tur matimpuh di batis pianakné. ***

13

I Wayan mapangapti, ipiané ibi peteng tusing maciri guminé grubug. Ada a minggu, sasukat Basuki Tjhahaja Purnama utawi Pak Ahok dadi berita panes di tipiné, sirahné sesai maklenyot. Guminé sinah mabading, langité malingser dadi tanah, tanahé dadi langit, lemahé dadi peteng, petengé dadi lemah. Né maciri gumi panes. Wayah san penyakité jani. Lamun aba ka dokter, orahanga kena vertigo. Lamun aba ka balian orahanga kena crongcong polo, lamun di Jawa orahanga santét. Cén ané beneh? “Serem san niki penyakité Jero. Sayaga tekén timpal. Niki penyakit madasar iri. Sampunang mamolos ngajak anak, wiréh nénten sami pateh itungané. Pageh tekén déwék. Kedik ngraos kedik pelih, akéh ngraos akéh pelihné. Di jelékan nasibé, iraga katibén sakit. Akéh mangkin penyakit néntén wénten ubadné. Élingang sakadi anaké matapa, tusing mamunyi nanging misi, sesai ngaturang bakti, rajin mapitulung, seleg manyama, lan manut tekén ajahan agama.” Kéto raos baliané. I Wayan maanggutan. Ia marasa pelih ngalih tongos maubad, tusing ja tamba baanga dini nanging penataran P4. Dija ada politik sing ngomong-ngomong? Politik kolok adané. Lamun mapolitik, iraga musti dueg ngomong. Kéweh ngorta ngajak balian sonténg ané tusing nawang politik, iraga bisa mabalik baanga tutur tawah-tawah. I Wayan ngénggalang mapamit. Di jalané ia makeneh, sajaké raos baliané tuni? Sakit apa madasar iri? Ia tusing taén meratin timpal, nyakitin anak, apa buin kanti ngamaling pis rakyat utawi korupsi. Kondén telah masa jabatanné, suba bek pesu penyakité. Liunan kena sakit sing sinah. Éngkénang bisa seger lamun penyakité tusing tawanga. Suba med maronsen lan cék lab di rumah sakit, pragat orahanga kena vertigo tekén dokteré. “Ampura niki Pak, yéning meled kenehé seger, sampunan bes ruet-ruet berpikir!” Kéto pabesen dokteré. “Napi mawinan kénten? Iraga idup jatma berpikir. Bapak ten berpikir indik pasiénné sané keni makudang-kudang penyakit?” I Wayan nyautin munyin dokteré tur mabalik matakon. Bapak dokteré makenyem lantas masaut. “Tiang nénten ja ruet berpikir. Ten wénten dokter ngidupang anak ané samun padem kadi lelampahan calonarang. Tiang nyalanang ayah-ayahan manten, mapaica ubad mangda pasiéné seger. Salanturné, iraga padidi ané ngaba. Ubad ané paling utama magenah ring keneh iraga soang-soang. Lamun nenganenga kenehé maubad, tusing

kanti maplesiran ka luar negeri. Lamun perlu pipis, tinggal telpon asistén di kantor. Buin kesepné ada ané ngabaang pipis a koper. Idupé pidan setata liang, liang, lan liang. Kéweh meli sebet ulian pipis ané ngomongang. Né jani guminé mabading, makejang kena révolusi mental. Présidén baru aturan baru. Apa buin jani ngelah pemimpin baru, makejang polah-palih gaéné gaénanga aturan. Dija-dija ada KPK. Ngekoh ati jani ka kantor. Lamun ada masalah pusat, iraga beténan ané kena. Pada-pada wakil rakyat tusing pantes saling perintah. Nyén lakar perintah? Rakyaté jani tusing precaya tekén pamimpin. Guminé suba benyah uyak aturan. Ané beneh pelihanga, ané pelih benehanga. Ulian ento, dija-dija anaké dueg ngalih mua. Tuni das lemahé, tiang maan SMS uli Pak Wayan. Makejang anggota, staf, lan pagawé ajakina tirta yatra lakar nunas ica apanga pajalanné Pak Ahok rahayu. Tiang sujatiné elek tekén pamangkuné di pura ulian masalah politik abana ka pura. Né masalahé di Jakarta, ngudiang iraga ruet ngenehang. Tiang tusing kenal Ahok, tusing matimpal ngajak Ahok. Saja anaké ngorahang, Pak Wayan dueg ngalih mua apanga énggal terkenal. Pasti buin mani ia sinah di tipi lan surat kabaré. Né madan pencitraan politik. *** I Wayan lan timpal-timpalné sedeng maturan. Ia nunas ica apanga pajalanné Pak Ahok setata rahayu. Uli semengan, wartawan lan stasiun tipiné ngebekin jaba purané lakar ngeliput. Makejang pongah, makejang magarang apanga sinah di tipi. Prajani ngaku-ngaku kenal tekén Ahok, matimpal ngajak Ahok. Satu visi lan misi ngajak Ahok. Apa buin I Wayan, ngaku kenal ngajak Ahok uli nyumunin kuliah. Kondén suud ngaturang bakti, ia suba aliha tekén wartawané ngidih informasi. Lamun ngomongang politik, lengut pesan bibihné nyawis, manis cara gulali. Apa buin nepukin ada kaméra di arepné, prajani pesu belog ajumné I Wayan. Mara bedik maan nyatua, sagétan sirahné I Wayan buin maklenyot. Satuané pegat di tengah jalan. “Bapak baik-baik saja kan?” I Wayan tusing masaut, sirahné buin maklenyot. Tepukina guminé mabading, langité malingser dadi tanah, tanahé dadi langit, makejang mameteng. Awak lan limanné ané tengawan semutan, bibihné béngor, caket, tusing ngidaang makemikan. I Wayan ngengsap tekén iba, nglemet di jaba purané. “Kenapa timpal Ahok?” “Vértigo-né kumat!” -0-

Saking Langit Bali

Aswamédha Parwa

Sarwaning sané Mautama Olih : I K. Satria, S.Ag KAHURIPANÉ pacang nglantur mamargi sakadi sané sampun kacumawisang. Pangresepnyané pinaka bayu, jiwatman pinaka agninnyané. Pangideran kahuripan kaiket antuk pangrasa miwah indria. Samian mawit saking lelima daging jagat, Panca Maha Bhuta. Ring kahuripané puniki taler malinder, suka kalawan duka ngawinang sebet liang kawéntenan manusané. Kahuripané puniki kaliput olih kawéntenan genah miwah dauhnyané. Suarannyané tan bina sakadi suaran toya pasihé ngebug tur ngawinang resres mirengang, suarané punika mawit saking pangutsahan manusa ngamargiang swadharma. Siang ratri pinaka cihna pamargin kahuripané sakadi roda. Kaliput raris antuk suka kalawan duka ring angga sarira pinaka cihna kawéntenan tapa brata sané patut tincapang. Panés miwah dinginé pinaka cihna kautaman gegodan kahuripané, sané ngawinang manusané liang utawi sebet. Punika mamargi nénten madasar antuk éling ring sajeroning pikayunan. Tapa brata miwah kasumekenan pikayun pinaka silih sinunggil pirantinnyané. Kamané pinaka sarana nglanturang pangutsahan uripé. Pamuteran pedatiné sakadi asapunika wantah pangutsahan manusa sané eled ngruruh tetujon urip sané paripurna. Pedatiné punika nerus mamargi nglintanin kasukan miwah kadukané sané ngawinang sami pacang wénten pangentul suka kalawan duka. Pamuteran pedatiné punika setata nincap nuju genah kahuripan sané sekala duaning nyumingkin kaleketin Panca Indriané. Pamargin kahuripané puniki manawi pacang obah yéning sampun kategul olih kamané sané nénten madué tetujon sané luih mautama. Pamuterané punika wantah ajerih ring sekancan pangiket kahuripan sané setata nuutin pikayunan molihang kasukan. Punika sané mamargi nerus nagingin sekancan pikayunan, sané setata nagingin kama saha setata lempas ring kahuripan sané becik. Cihna kahuripané mamargi sakadi pedati wantah wéntennyané panrestian miwah pralaya. Sami malinder nganutin pangriptannyané. Yéning buat gelisnyané, pamutarané punika wantah pateh sakadi kawéntenan pikayunané sané setata mlesat. Punika wantah daging jagat sané banget maya tur patut kaicalang sajeroning pikayunan. Sang pradnyan wicaksana wantah sané sampun asah suka kalawan dukané inggih punika meraga galang! Punika sané patut pisan kirangin kawéntenannyané ring jagaté. Sang wicaksana sampun waged ring pamargin nuju Brahman. Sampun maraga putusing kerti, nénten malih kaliputin olih sekancan sané ngawinang jiwatmané kasor ngamargiang kahuripan. Wénten sané maosang indik kawéntenan kahuripané ring sekala ngeninin indik kahuripan grehasta. Kahuripan inucap sané akéh madué uger-uger. Nanging pamarginé punika patut kamargiang sangkan-

lakar seger.” Saut Pak Dokteré lantas nulis resep vitamin. I Wayan manggutan dogén. Ia marasa setata pelih ngalih tongos maubad. Dija-dija panadiné patuh. Ané malunan Jero baliané ngamaang penataran P4, itunian Pak Dokteré misi nyatua lelampahan calonarang ané ngurip anaké mati. Makejang raosé nyaplir tusing pantes kagugu. Sujatiné ia sakit apa? Ngudiang sing baanga berpikir? Iraga lekad mabekel Tri Pramana utawi bayu, sabda, idep. Idepé ané anggon berpikir, nawang cén beneh cén pelih, cén timpal cén musuh. Lamun keneh-kenehang, sasukat I Wayan menek ngisiang gumi, ia liunan berpikir. Mikir ibané padidi, mikir rakyat, mikir negara. Kondén buin mikir timpalné di Jakarta ané sedeng kena masalah. “Saja Pak Ahok dadi tersangka Yan?” Prajani sirahné I Wayan maklenyot. “Madiolas, suud nakonang Ahok!” saut I Wayan bangras. “Sing dadi mamanes. Né madan politik. Iraga sapantesné bisa nerima.” Kéto pasaut timpalné suud maca berita Ahok di surat kabaré. I Wayan tusing pesu munyi. Kenehné suba joh ngenehang timpalné di Jakarta. “Punduhang anggotané makejang. Telpon wartawané, ajakin mani ngliput di pura. Iraga lakar ngaturang bakti, nunas ica apanga Pak Ahok rahayu!” perintahné I Wayan. “Jani?” timpalné nyekenang matakon. “Jani!” “Adeng-adeng mapineh! Da ngawang-ngawag merintah timpal. Urusan politik da abana ka Pura. Icang sing milu-milu, Cai padidi ngurusang. Ngudiang iraga ruet ngitungang masalahé di Jakarta?” Saut timpalné lantas magedi. Sakabesik timpal-timpalné pesu uli kantor, sing ada ngamaang dukungan. Makejang jani gedeg ulian I Wayan dadi pemimpin bas tenget tekén aturan. Ia dogén nagih beneh. Malémpas bedik pelihanga. Sing baanga timpalné ngawag-ngawag mesuang anggaran. Musti ngirit, harus beneh prosedur lan pertanggungjawaban-né. Pipis tunjangan lan fasilitas tusing pasti, program studi banding ka luar negeri kahapus maganti dadi program tirta yatra lan pengentasan kemiskinan. Kéto masih masalah rapat, sing baanga jani anggotané ngadaang rapat di luar daérah utawi hotél berbintang ulian pengiritan anggaran. Éngkénang nagih sugih? Makejang anggotané ngetuh. Lamun pidan, sing kanti atiban suba balik modal dana kampanyené, bin sada ngidang mabati satusan yuta tiap bulan. Ada anggon meli mobil, tanah, pepayasan,

ing sarwa mauripé setata linyok ring sapamargin dharma. Sang sané sampun ngamargiang upacara madwijati utawi panyucian wantah sampun utama, napi malih yéning wénten ring kulawarga sané sampun kasub sangkaning madué kautaman. Kahuripan sakadi punika pacang prasida ngruwat sekancaning kaletehan ring angga sarira. Sang sané sampun ngamargiang grehasta pacang setata pageh ngelarang tapa miwah brata sajeroning alaki rabi, nénten malih mapikayunan pacang nuwenang anak istri siosan miwah sekancaning sané ngawinang angga sarirané kaletehin Panca Indria. Punika mawinan dahat méweh yéning manahin duaning pamarginé utama. Parajanané punika wantah pageh ngelarang panca yadnya sané ngawinang jagaté enteg kawéntenannyané. Parajanané sané nunas bhoga miwah upabhoga wantah sané sampun puput katurang utawi jadnya sesa, ngamargiang atiti puja utawi ngaturang rayunan majeng sang sapa sira ugi sané rauh wantah kapatutan miwah uger-uger sané patut kalaksanayang ring kahuripan grehasta puniki. Lianan punika, ngaturang dana punia sakasidan wantah utama pisan. Antuk rasa sumanggup ngamargiang kahuripan ring grehasta wantah ngawinang parajanané setata éling makarya ngruruh pangupa jiwa saha sakulawarga mangda maurip becik. Parajana sakadi punika sané kabaosang mautama sané ngawinang jagaté tegteg. Para bhaktané mangda setata nganggén panegulan benang ring silih sinunggil angga sarirannyané pinaka cihna polih panegul sang hyang dharma nganggén busana sané resik, seneng madana saha ngelarang tapa brata wantah kapatutan. Sekancaning gegodan urip wantah sané patut kasorang antuk manah dharma. Setata pageh ngelarang saha miara kasucian wantah kapatutan. Sesampuné teleb ngamargiang swadharma, parajanané kapatutang mangda setata sayaga ngelarang yadnya antuk tetujon molihang rahayu. Punika wantah cihna pamargi mangda kasengguh jadma sané becik. Yéning selehin, sujatinnyané wantah wénten tetiga utamannyané; malajah, ngelarang yadnya, miwah ngaturang dana punia. Tetiga parilaksana sané tiosan minakadi; ngamargiang tapa miwah brata, ngeret sekancaning indria, setata tresna asih ring sarwaning maurip, welas asih saha ngampurayang sekancan sané iwang. Brahmana sané sampun wicaksana saha ngelarang kahuripan grehasta, pageh ring sekancaning semaya pawiwahan, ngrastiti antuk manah sané lascarya, taler ngelarang swakarya sané pinaka swadharma sané mautama, pastika pacang molihang kautaman sané mautama. (Puput)

Inguh Ragané pinaka raja sané sujati gagah ngebekin tangkah ngebekin manah sakadi ngetisin manah sepi sué naanang lara padidi Jagaté karasa galang apadang rueté marasa ilang manahé nénten malih nrawang kenyem manisé manganyudang Ragané setata kabayang alep bagusé kakenehang kocap ring manahé sané dalem wantah tiang adiri ngaku tresna ngantos mati manantangin ala kocap bani sareng baya nénten peduli sangkaning tresnané pinih suci Nanging… ring ungkur ragané mamuduh mamunyah mamuuk sareng anak luh anak luh sané ngaé buduh ngenehang ragané sané nénten kukuh kedas buka kerik tingkih sekayané ulian luh ring dija mangkin ngrereh patuh? kenehé dadi inguh Sadwika


Kruna

14 Cerakén Lengkara Punggelan geguritan puniki kaanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Cokli sané kakawi olih Djelantik Santha.

puupu;du(m,

Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti

Pupuh Durma 13.r&lk×n, Ring laksana, t)tigptutÀimæs*,

tetiga patut impasang, somæun*mmtimti, sampunang mamati-mati, mzkitinÓimæl/,

manyakitin timpal, d)m)nßml&memgl/,

demen mamaling mamegal, g)l;pisghibi\in/, gelah pisaga ibingin, dÉtikrn, drati karana, esom;timæluæ)li\Сhin/. somah timpal selingkuhin. 14.mulsj,

Mula saja, en\win*k(m8l,

né ngawinang karma pala ds÷nÑËiypuniki, dasa indria puniki, ptutÐsuciy*, patut kasuciang, m\ÑlurusÞ)s$hnÓ(,

mangda lurus leser antar, p)pin);b)bewosã)cik/,

pepineh bebaos becik, surupÀk)n,

surup akena, mr&p\Þk×nsmi.

maring panglaksana sami.

Redité Kliwon, 19 Februari 2017

Agung Wirasutha

Ngutamayang Kulawarga YADIASTUN sampun kaloktah dados penyanyi miwah MC sané sampun kasub ring Bali, nénten ngawinang Agung Wirasutha - asapunika dané ketah kasambat rumasa waneh makarya tur malajahang raga. Akéh pisan prestasi sané sampun kapolihang olih penyanyi lanang sané suaranyané ngangobin manah puniki, minakadi dados penyanyi anyar sané pinih becik Gita DenPost Award (GDA) 2002. Sios punika ring kalih warsa maruntutan ring GDA 2004 miwah GDA 2005 sané lintang, penyanyi sané mapeséngan I Gusti Agung Wira Sutha, ST., MT., puniki kajudi dados penyanyi lanang sané pinih becik. Dané taler ngamolihang kalih gelar sinarengan awarsa, dados penyanyi terfavorit GDA ring warsa 2007. Sekancan prestasi sané majanten ngawinang lanang sané embas ring Tabanan, 24 Mei 1973 puniki rumasa bangga. Minab nénten makasami krama Bali uning yéning kasuksesan sané kapolihang wantah mawit saking kegagalan. “Sané sujatiné mautama wantah ngulengang tur ngamecikang pikayunan,” baos Agung nyutetang. Nénten wantah waged nabdabang sekancan galah sané kadruénang, Agung taler maosang yéning dané setata kasarengin antuk pikayunan miwah pangapti becik saking kulawarga utamanipun saking rabi taler makekalih okandané. Aji saking I Gusti Agung Ayu Dinda Prameswari Sutha miwah I Gusti Agung Bagus Revito

Nugraha Sutha puniki setata mautsaha mangda nénten lémpas ring okannyané makekalih, utamanipun tatkala madué galah embang. Ketah taler okannyané nyarengin dané ka genah makarya sané tetujonnyané mangda dané setata raket ring kulawarga. Sinambi mabanyolan Agung maosang yéning dané meled mangda ring a raina suéné langkungan ring 24 jam, mangda akéhan malih pakaryan sané prasida kamargiang. Eling ring pikobet, pangapti taler selah sané jagi kapanggih ring arepnyané, ngawinang putra kaping kutus I Gusti Wayan Suandha (alm) - I Gusti Ayu Rai Nurati (alm) puniki setata malajahang raga. Sakéwanten sané ngawinang pikayunan dané karasa jangkep wantah duaning Agung madué rabi Ni Putu Suaryani sané taler becik pisan nyarengin tatkala dané jagi matetimbang.

Manggihin indik sané akéh nibénin makudang-kudang artis Pop Bali, pejabat miwah krama sané becik karir ipun, makéh sané nénten urati ring kulawarga. Sangkaning punika Pemuda Pelopor Kabupaten Badung warsa 2005, kapeloporan ring widang pendidikan puniki ngutsahayang mangda dané setata madué galah majeng ring kulawarganyané. Napi malih ring oka istrinyané Gung Dinda sané sampun manados yowana tur mangkin sampun ngranjing ring kelas II SMPN 1 Denpasar. T u u h punika majanten ngaptiang pisan uratian saking rerama utawi aji miwah biangnyané. Sampun

setata akéh ngamargiang pakaryan saking alit nyantos yowana, ngawinang penyanyi Tresna Garang Kuluk puniki nénten kesiab antuk makudang-kudang pakaryan sané patut kamargiangnyané mangkin. Agung ngwiaktinin yéning makasami punika kamargiang antuk manah lascarya sinah pikolih sané kapolihang jagi becikan saking sané kaptiang. Sané ngawinang kesiab saking Agung ring patingetan warsa anyar sané sampun lintang puniki Agung ngamolihang aran anyar saking parikrama niskala inggih punika Agung Wiradana. Dané maosang, sekancan aran sané kaicén olih reramané dumun majanten sampun kaupacara tur wénten tetueknyané. Nanging kasuén-suén kapanggih pikobet sané risampuné polih ngrereh jalaran nepasin medal aran Agung Wiradana pinaka aran ring kaniskalan. Sakéwanten ring saraina, majanten aranipun wantah sané setata kanggén ring widang keartisan, manut ring hukum utawi sané munggah ring dokumén. “Punika patut margiang tiang antuk manah lascarya sinambi nincapang rasa taler pikayunan ngamargiang kahuripan saraina. Napi malih risampuné tiang polih matembang ring kalangan sareng Dewi Persik sané ngamedalang istilah goyang linggis, punika laut manados murdan tembang anyar tiangé,” baos dané sané polih matembang sareng Dewi Persik daweg wanti warsa Kota Mangupura punika makenyem. (ast/was)

Isin Gumi

Kawéntenan Dokar miwah Angkot Sayan Rered SAYAN becatnyané pertumbuhan kendaraan pribadi dados bumerang majeng kawéntenan angkutan kota (angkot) miwah angkutan tradisional dokar. Kawéntenan dokar miwah angkot sayan sué sayan ngedikang. Napi malih mangkin, kawéntenannyané sayan rered. Krama sané makarya pinaka kusir dokar wiadin sopir angkot makéhan sané sampun lingsir miwah nénten wénten pangelanturnyané. Dokar kantun prasida kapanggihin ring Buléléng, sakémahon katahnyané akidik pisan. Asapunika taler antuk kawéntenan angkutan kota. Parindikan punika kabligbagang ring sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 Mhz raina Soma, 13 Fébruari 2017 lintang. Gung Surya, Lovina Indiké punika taler kawinang ékonomi krama sayan nincap mawinan prasida numbas kendaraan pribadi. Jaman taler sampun matiosan, krama kayun sané praktis miwah efisien. Indik kawéntenan dokar mangda nénten ical, patut karerehang pamargi minakadi kanggén sarana sané nyokong widang pariwisata. Umpami, dokar mangkal ring kawasan Lovina maprakanti sareng PHRI. Kaki Dukuh, Tangguwisia Parindikan puniki patut nga-

molihang uratian saking pihak pamerintah. Usaha sané prasida kalaksanayang minakadi ngaryanin aturan majeng kawéntenan angkot miwah dokar. Angkutan kota mangda maprakanti sareng dinas pendidikan ri kala ngangkut para siswa saking genah sané sampun katentuang. Dokar taler mangda kauratiang olih pemerintah pamekas dinas pariwisata. Kadek Berata, Buanasari Mangda tetep ajegnyané kawéntenan dokar, patut kakaryanang jalur khusus. Ring jalur punika nénten kadadosang kendaraan tiosan nglintang. Asapunika taler majeng angkutan kota. Samian patut molihang uratian sané becik. Gung De, Jalan Ngurah Rai Singaraja Kalih sarana transportasi punika mangda pateh ngamolihang uratian sané sumeken saking pamerintah. Uger-uger kawéntenan angkot patut kakaryanin, asapunika taler kawéntenan dokar. Yéning kalih sarana puniki nénten polih uratian sinah pacang ical. Kadek Jok, Banyuasri Sayan rerednyané angkutan kota (angkot) utawi transportasi tradisional dokar, lewih kawinang olih arus

globalisasi. Ring kahanan téknologi sakadi mangkin, krama lewih seneng milihin alat transportasi sané lewih modern, gelis, murah, miwah efisien.

Tanaya, Singaraja Angkutan kota miwah dokar nyabran warsa nyabran ngedikang kawéntenané. Parindikan puniki nénten lémpas saking

pangelimbak transportasi utamané kendaraan pribadi. Mawinan kalih transportasi punika arahang ka obyék pariwisata sané wénten ring Buléléng. (ama)

Kruna Basa Bali

AKSARA BALI

1.

lila

1.

lil,

1. senang

2.

lurug

2.

lurug/,

2. langgar

3.

makarya

3.

mk(y,

3. bekerja

4.

marebat

4.

mÏbt/,

4. berkelahi

5.

matamba

5.

mtmã,

5. berobat

6.

mawali

6.

mwli,

6. kembali

7.

mawangsul

7.

mw\uæul/,

7. muntah

8.

meseh

8.

m)s);,

8. musuh

9.

ngranjing

9.

\Ézé&,

9. masuk

10.

p)d)s/,

10. pedas

10. pedes

Bahasa Indonésia


15

Minggu Kliwon, 19 Februari 2017

Gejer Geger Segara, Gejir Gigir Ukir Sasmita Problematika Menyadari Kembali Tutuk-Bongkol Perut dan Kepala l Teks Pasir-Ukir Bali Tanpa Konteks (1) l Teks Pasir-Ukir Bali Tanpa Konteks (3)

BENCANA demi bencana di kawasan hulu Bali, hingga bunuh diri sepasang kekasih beda generasi di Danau Batur, memanggil pembacaan kembali teks besar Bali Tradisi perihal konsepsi segaragunung. Setelah empat tahun energi terkuras buat menolak kerakusan kuasa pemilik modal uang dan politik yang ingin ngurug pasih Teluk Benoa di kaki Bali, kini beruntun tikaman banjir dan tanah longsor di kawasan hulu Bali. Gejer geger pasir pesisir, telah disambung secara alamiah dengan gejir gigir ukir pegunungan. Adakah peristiwa gejer geger-gejir gigir ini isyarat penegasan bagi Bali jani yang memang sudah sedemikian senjang konteksnya dari teks kearifan kepribadian tradisinya sendiri? Tiba-tiba ingatan saya berkelebat-kelebat lagi pada Arjunawiwaha. SENJATA Pasupatisastra itu menyatu sudah di tubuh Arjuna. Yoga samadhi Arjuna yang kukuh menjadikan Dewa Siwa tak sangsi lagi menganugerahkan senjata mahautama itu kepadanya. Setelah memberikan wejangan-wejangan kerohanian, Dewa Siwa pun lenyap. Dan, Arjuna lantas dilukiskan oleh Mpu Kanwa lewat karya Kakawin Arjuna-wiwaha gubahannya, menyembah ke arah puncak Gunung Indra, tempatnya beryoga samadhi. //… manganjali ri agran ing indra parwata/ tan wismerti sangkan ikang ayun teka/ swabhawa sang sajjana rakwa mangkana// tulis Mpu Kanwa. Maka memujalah Sang Arjuna ke hadapan puncak Gunung Indra/ tiada lupa dia pada asal muasal datangnya karahayuan/ perilaku sang sujana memang

patut demikian adanya// begitulah kirakira makna bebasnya. Kenapa Mpu Kanwa menyebutkan gunung sebagai asal muasal datangnya karahayuan, keselamatan, dan kebahagiaan bagi segenap makhluk? Kenapa pula perilaku yang menghormati dan menyadari keberadaan gunung seperti itu dikatakan sebagai sikap sang sujana, sang bijak? Gunung memang mendapat permenungan luas dan mendalam dalam susastra Hindu yang membabarkan paham Siwaisme. Dalam paham Siwaisme, gunung merupakan tempat Siwa. Dari visi yang menempatkan puncak gunung sebagai tempat Siwa ini muncullah pemahaman, gunung merupakan kawasan suci. Dalam teks-teks Siwaistis disebutkan, gunung tertinggi namanya Kailasa, yaitu tempat Siwa bertapa. Di sini Siwa menurunkan ajaran-ajaran-Nya kepada sakti-nya, Parwati. Lantas sakti Siwa menurunkannya kepada sang putra bernama Ganesha (Gana). Ini simbolik bagi sang Jiwa (Siwa) yang mewujudkan kekuatannya (sakti) pada pikiran sebagai sang kreator. Sang pikiran kreatif mewujud dalam bentuk kebijaksanaan (Gana). Paham Hindu Siwaisme inilah yang tampak besar mempengaruhi sehingga pendirian pura di Bali banyak di gunung— entah di puncak, lereng, ataupun di kakinya. Siwa sendiri dalam kaitan ini disebut dengan nama Sang Hyang Girinatha, Raja atau Dewa Gunung. Sementara sakti Siwa disebut Giriputri. Dalam konsep Siwaisme, di mana saja gunung tertinggi maka di sana akan distanakan Siwa. ldeprabas

lRaudal Tanjung Banua

Yang Sakit Saat Kata Dilahirkan

SAAT terbaring sakit di ranjang, tak ada yang dapat kulakukan kecuali mengenang: masa kecil di samping ibu, tidur dalam dekapan, irama dendang. Bahkan lebih jauh kubayangkan ke belakang, saat kelahiranku, saat ibu tergolek lesu namun pias senyum di wajah. 42 tahun, kian jauh jarak itu, kian kelabu. Aku telah berganti ruang di seberang, meski cinta tetap putih, tetap benderang kenangan. Terasa sejuk, istri mengompres dada sambil ia cium keningku dengan mesra, membisikkan bahwa 42 tahun telah kuterima sebagai berkah. Benarkah? Hanya doa dan harapan semogalah demikian. Doa yang memanjang seperti huruf-huruh di halaman buku yang belum selesai dibaca. Semua berputar dalam kepala. Berputar, sepertri kenangan, menyerbu sepenuh ruang. Kepalaku megap menampung sekian banyak gagasan yang minta segera dituliskan. Tenanglah, jangan oleng dulu, akan kutulis nanti begitu sembuh dari sakit yang manis ini, bujukku seolah memadamkan api. Ya, akan kutulis puisi dan cerita-cerita tentang sawah-ladang, ibu yang sabar menanti, nasi bungkus Ampera, dan pedati tua di jalan mendaki. Aku bergegas ingin cepat sembuh, bercakap dengan kawan seperti dulu, plesir ke took buku. Tapi, kepalaku kembali berat, badan menggigil, pandangan gelap bagai sepotong malam yang dating mengendap. MALAM kadang menakutkan. Terasa dunia lain datang merentangkan kain hitam, panjang bergulung, menutupi kemungkinan bertemu matahari esok pagi.

Betapa panjangnya malam, betapa menakutkan kemungkinan-kemungkinan. Di loteng, sawang dari sarang laba-laba mencipta pemandangan aneka rupa dalam kepala: raksasa, adegan perburuan, orangorang bongkok sarat beban dan wajah asing yang selalu berubah-ubah. Siapakah mereka? Apa maksudnya menggoda? Bunyi kran bocor di kamar mandi, gemertak jarum jam di ambang mati, serta sayup cakap para peronda, semuanya ikut menggoda dengan rasa yang sulit kuterjemahkan. Tak sanggup kujamah. Kembali aku terkenang saat kelahiran. Menurut orang di kampong, ibuku sakit waktu malam begini menahan kandungan. Tapi derita itu terlalu lama, ketuban belum juga pecah, sementara ibuku dalam sakit sehunjam itu pastilah juga didera rindu dan cinta, tak sabar melihat benih ilham yang yang Sembilan bulan ia pendam. Barulah Senin, malam berikutnya, 19 Januari 1975, benih ilham yang dikandungnya muncrat ke bumi; bayi merah itu bagai kata-kata berkilau dibasahi tinta, dan ibuku memang seerti penyair yang berjuang merenggutkan sakit dan derita. Ayahlah yang merawatnya bersama nenek yang tabah. Kini, dalam sakit yang kuderita aku dirawat istriku – ah, laki-perempuan ganti berjaga- meski puisi terbaikku belum juga lahir ke bumi, masih berupa imaji, benih ilham yang kekal, jauh ia berdiam dalam kenagan. Butuh kesakitan entah berapa panjang lagi untuk merenggut dan menjemputnya bagi hari depan yang tegak menantang.

lIGA Komang Wiliani

Yang Terselip di Antara Cahaya DI ANTARA CERITA, dirimulah yang paling menawan. Bukan karena kau tokoh utama yang namanya didengung orang dan berwajah tampan, tapi karena kau memilih diam dalam suntukmu kepada bayang. Mencari yang terselip di antara cahaya. Kau tak mau kehilangan lagi, maka kau gigih mencari. DAHULU, waktu belia, daun-daun itu sama dungunya denganmu. Tak pernah bertanya mengapa ia begitu pasrah di tanganmu melekaitkan sidik jari dan melayarkannya menjadi perahu di sungai tenang, terpisah dari tangkai dan tak ada satupun yang menggenang di matamu. KAU PERNAH berteriak di semak dan rerimbun kata yang kadang membuatmu jenuh. Kertas-kertas lepas terbaca, nama-nama Tuhan berserak di dinding dank au membubuhkan tanda silang di antaranya. Kemudian, ada seekor burung yang bernyanyi, dan kau tak peduli. Melangkah sunyi. KAU DEPAK TAS BIRU bermotif hujan. Di gang sempit yang sesak aroma waktu kau mendapati usiam,u yang lugu dan berkata ‘’Aku ingin seorang adik ibu!’’ maka kau Tanya asal usulnya. Pikiranmu bergerak, segala warna berbiak membentuk wajahwajah yang hamper sama. Kita dibekali sayap yang sama agar kelak bisa bertengger dan bernyanyi bersama burung di tengah sepi. Akan tetapi, apakah kau peduli setelah sekian lama menggilai usia? Ah, saat itu seekor kupu-kupu menyenth bahumu tapi kau menyingkirkannya, berlari mendekat ke ujung waktu. AKAN TETAPI, kupu-kupu itu telah menuntunmu ke taman bunya yang cepat berganmti usia. ‘’Bukankah ia mengajarimu sesuatu?’’ Tanya kupu-kupu itu kemudian. Bunga-bunga meletup, kemudian layu. Aromanya bahkan masih diceritakan dalam sajak singkat. Dan tetap diceritakan walaupun kelak ladang ini tak ada lagi. Kau tersenyum, dan sekilas menatap kata-kata di dinding yang diobati oleh angin. KINI, AKU MENGGILAIMU bukan karena sepasang sayap di pundakmu. Akan tetapi karena kau mengepakkannya sambil menyibak pintu-pintu udara dan tak terbujuk bayang. Hingga kau lihat, betapa tulus cahaya dan baying mengungkapkan apa yang ada di baliknya.

lIGA Komang Wiliani

Pintu Sang Nala…. KUCARI-CARI nyanyianmu di balik pintu. Aku mengetukknya dengan suaraku. Lubang kunci menerka, berprasangka, siapakah kau? Rupanya pintu itu menuruni sifat ayahnya si kayu hutan yang melupakan kenangan musik gugur. LALU kupanggil-panggil namamu Nala, agar pintu ini terbuka. Kutarikan kakiku tanpa alas, menari-nari mengetam tanah. Perlahan pintu itu mengingatku karena ada gerakan yang menyentil usianya. Gerakan ketika daun menadah matahari. Ternyata ia tak melupakan cara bahagia walau ia terlalu diam. Kutepuk tubuh kayunya. Kubisikkan puisi singkat tentang daun-daun pelupa agar ia tetap punya mimpi. DI MANAKAH kau Nala, apakah kau sedang membantu ayahmu mengumpulkan semak untuk makanan ternak, atau kau sedang merayu pintumu sendiri yang pelupa dan tua? Ternyata benar, ia sedang merau pintunya sendiri. Bagaimana bisa tergesa kalau begini. Rupanya, ketika kau selalu terlambat ke sekolah,m pintu ini yang menyebabkannya. ‘’’Aku telah mengenalmu teman.’’ Katamu dengan suara pelan dan mata yang mendekat ke arahku ‘’Penlah bersuara, karena pintu ini sangat rapuh. Bukan karena ia aku sering terlambat ke sekolah. Dulu aku sering menggodanya. Berpura-pura menjadi angin yang berlari terlalu cepat, menjadi mimpi pagi yang lupa pulang atau menjadi benih kecil yang tersesat hinga ia menangis dan tubuhnya jadi lembab. Setelah puas aku puna menjadi diriku sendiri. Celakanya, ia tak membukakan pintu agar aku bisa memakai seragam sekolah. Maka pakaiankulah yang paling beda. Begitu berwarna. Ia salahku. Akan tetapi, aku menjadi pintar bernyanyi karenanya; suaramu renyah menyimpan tawa. Aku pun tersenyum menatap ingatanku tentangmu, menyanyi di balik pintu, Aku mendekatkan telingaku di tubuh kayunya. Merasakan degup jantung yang tumbuh teratur. Ketenangan semakin menumbuh di seratnya. Ia perlahan membukakan pintunya untuk kita. Memberikan kesempatan untuk memelukmu Nala, sahabatku.

l Teks Pasir-Ukir Bali Tanpa Konteks (2)

KAKAWIN Sumanasantaka memberikan penegasan, kesucian gunung lebih tinggi daripada kesucian laut, karena di gunung itulah tempat kedudukan Girinatha dan Giriputri, Siwa dan sakti-Nya. Dari sini pula bisa dipahami kenapa mitologi gunung dan laut di Bali menempatkan Siwa berada di puncak gunung sedangkan Wisnu di lautan, dan Brahma di dasar Bumi. Secara utuh tetua Bali Tradisi memformulasikan kesepadu-padanan ini ke dalam konsepsi segara-gunung atau pasir-ukir. Dalam konsep Siwaisme yang tertinggi tentu saja Siwa. Di samping itu secara geografis tempat gunung nyatanya memang tertinggi. Dan, Siwa adalah centre, pusat (puser atau madya), dan Siwa adalah yang tertinggi. Karenanya, meskipun Pura Agung Besakih berada di wilayah Bali Timur namun secara mistis tetap saja diposisikan di tengah (pusering jagat atau madyanikang bhuwana). Ini menunjukkan pendirian pura di gunung-gunung, seperti diwarisi Bali hingga kini merupakan perpaduan konsep mistis, geografis, dan estetika. Di dalamnya ada dasar kebenaran (satyam), kesucian (siwam), dan keindahan (sundaram). Orientasi pada gunung di Bali bukanlah tradisi baru. Pada zaman prasejarah di Bali telah ada kepercayaan kepada gunung sebagai tempat bersemayamnya roh para leluhur yang telah meninggal. Kepercayaan ini tampak berkembang sejak zaman pra-Hindu sebagaimana terbukti dengan ditemukannya punden perundag-undag di Besakih. Juga dengan adanya tinggalan sejarah berupa batu berbentuk lingga di Pura Batu Madeg. Tradisi zaman batu ini tampak dipertahankan dan disatupadukan dengan paham Siwaisme sehingga menjadilah pura di ketinggian gunung-gunung itu sebagai kahyangan jagat. Dinamakan Pura Luhur atau Pura Pucak, Lebih arkais lagi dinamakan Ratu Bukit. Di bawahnya ada Pura Panataran atau Pura Pasar Agung. Gunung secara nyata oleh tetua Bali Tradisi memang dipahami sebagai ciptaan Hyang Paramakawi yang langsung memberikan kehidupan kepada manusia, berupa kesuburan pertanian. Pohon-pohon besar, binatang, serta sumber-sumber air yang memakmurkan manusia berasal dari gunung. Bahan obat-obatan juga dipetik dari

KINI setelah gejer geger pasir pesisir sekaligus gejir gigir ukir pegunungan Bali, sudah seyogyanya memang, manusia Bali dan siapa pun yang berdiam di Bali dan berkepentingan dengan Bali ini, merawat alam Bali sebagaimana merawat dirinya, karena ada pengidentikan antara jagat manusia (bhuwana alit) dengan jagatraya (bhuwana agung). Dalam kitab-kitab Tantra yang menguraikan tentang yoga, misalnya, sangat jelas dibabarkan bagaimana kaitan konsep gunung di alam semesta raya sebagai stana Siwa dengan Mahameru dalam diri manusia yang juga sebagai stana Siwa. Kitab-kitab yoga menyebutkan, Gunung Mahameru sebagai padma bhuwana, bunga padma yang berlapis-lapis. Bagi seorang sadaka (dia yang begitu kukuh menjalankan disiplin yoga sadana), gunung itu juga terletak di sahasra padma. Itulah puncak kepala manusia. Di sanalah Hyang Siwa menurunkan ajaran-ajaran-Nya, kemudian dicatat dalam berbagai yamala, damara, Siwasutra, dan kitab Tantra yang disusun dalam bentuk tanya jawab antara Batara Siwa dengan Dewi Parwati, Dewi Gunung, sakti-Nya. Dari sini menjadi jelas, kenapa Mpu Kanwa menyuratkan Arjuna bertapa menjalankan yoga samadhi di Gunung Indrakila, gunung pusat indera. Di pusat indera itulah seseorang sepatutnya senantiasa menjalankan yoga agar teguh, kukuh sebagaimana gunung. Seorang sadaka penekun yoga sepatutnya teguh, tidak goyah menghadapi godaan inderawi, selayaknya gunung yang tegak kuat tak bergerak meski digempur angin, panas, ataupun hujan. Dari sini menjadi jelas bagaimana keterkaitan gunung dengan meru sekaligus dengan yoga sebagai jalan pembebasan sang Jiwa agar menyatu kembali dengan Paramajiwa. Meru yang berarti gunung

dalam teks-teks yoga memang sangat terkait dengan cakra-cakra dalam diri manusia. Pangkalnya di muladaracakra, di antara alat kelamin dan dubur, sedangkan puncaknya di sahasracakra, di ubun-ubun. Ubun-ubun secara tradisi di Bali juga dikenal dengan sebutan Siwadwara, lobang Siwa. Tapi dalam lontar Tatwa Jnana yang menguraikan tentang sapta parwata (tujuh gunung dalam diri manusia), jantung (papusuh) itulah Mahameru. “Godaan paling besar bagi pelaksana yoga adalah inderawinya sendiri. Itulah yang harus dikendalikan sehingga orang perlu melakukan tapa, brata, yoga untuk mencapai samadhi,” tandas teks-teks Bali Tradisi. Menjaga kesucimurnian pegunungan dan pesisir dengan membangun pura di kawasan itu, selain karena pertimbangan kebenaran filosofis dan keindahan alamiah, juga menjadi metodologi pengajaran yoga secara praktis Bali Tradisi. Berjalan menuju geger-gigir, pesisir-pegunungan, hilir-hulu, akan menimbulkan pemanasan tubuh lewat pernapasan (pranayama), sebagai akar dasar yoga. Bila napas sudah dikendalikan, pikiran sesampai di pura pun akan tenang. Dengan pikiran tenang itulah orang mulai mabakti, menghubungkan diri dengan Siwa, sang Mahajiwa. Layaknya seperti menyuling air: terlebih dulu dipanaskan sehingga menguap, barulah dihubungkan. Sampai di sini Bali Tradisi sejatinya sudah memiliki sistem yang jelas, pasti, dan lengkap. Kerakusan sesaat dan atas nama kepraktisanlah membikin kebijakan dan ulah manusia direspons oleh TanahAir Bali jani dengan gejer geger, gejir gigir. Saatnya segera kembali menyadari, memahami, merasakan, dan meresapkan makna hulu-hilir, awal-akhir tutuk-bongkol pasirukir segara-gunung sebagai proses ulangalik teks-konteks. ldeprabas

gunung—atau hutan pegunungan. Gunung pula yang menjaga struktur tanah, sekaligus sebagai paru-paru dunia. Senyata-nyatanya, memang, gunung berfungsi luar biasa. Dari gunung peradaban bermula dan ke gunung pula secara fisik maupun spirit manusia menuju. Itu alasan, gunung dimaknai sebagai asal-muasal datangnya karahayuan.

Tetua Bali mengajarkan supaya senantiasa menjaga kelestarian gunung, justru untuk berlanjutnya kehidupan manusia. Dalam bacaan Bali Tradisi, masalah di pasir-ukir itu merupakan sasmita jelas nan tegas betapa manusia telah sungguh-sungguh berproblematika di perut dan kepalanya. ldeprabas

lRaudal Tanjung Banua

Aku Mencari Sesuatu, Seratus Tahun Tak Ketemu SUNGGUH mati aku, bertahun-tahun mencari sesuatu, tak ketemu. Soalnya apa yang kucari ini warisan turun-temurun leluhurku; mereka mungkin melebihi aku telah mencari ke mana-mana, ke laut ke hulu, ke dalam tambo dan kaba, tapi tak bersua. Aku lanjutkan pencarian mereka, melanjutkan kesia-siaannya mencari sesuatu yang aku pun tak tahu entah apa! Berhari-hari, berminggu-minggu hingga bulan berpendar, berduyun-duyun menuju tahu, aku kian terbenam dalam harapan bakal bertemu. Kucari-cari di halaman kamus dan buku, kubolak-balik atlas dan peta dunia, sia-sia. Kembali aku ke gurindam dan pantun lama, ke bait pepatah dan umpama, siap tahu leluhurku dulu luput menemukannya di sana. Tapi celaka, semakin balik ke sana semakin kutanggungkan sakit mereka, putus asa dan rasa sia-sia mereka. Aku pun keluar-masuk pustaka, sekolah, lembaga pemerintah bahkan museum purbakala, mana tahu sesuatu itu berupa tengkorak atau aksara asing yang tak terbaca. Namun sebagaimana lembaga, bangku sekolah dan cabang ilmu, tak satu pun memberiku sesuatu yang kucari itu, sehingga akhirnya kuputuskan pergi mengembara mengamalkan ajaran lama, ‘’Alam terkembang jadi

guru. Jauh melangkah banyak ketemu’’ TAPI alamku bisu, langkahku patah, padahal kuhasratkan membaca semua lembah, gunung dan samudera. Sudah jauh aku berjalan, kulewati rantau ke sekian, pulau-pulau, bertahun-tahun berlau, belum juga kutemui sesuatu yang kucari. Maka aku terimalah kutukan ini sebagai Si Pencari Abadi, mengikuti garis edar bulan-bintang dan matahari. Mungkin di antara remang terang dan gelap nanti, sesuatu melompat, ialah kijang kencana bertanduk emas, jinak dan hangat, ‘’Akulah yang kau cari, kijang dari bukit, yang sigap membaca tanda-tanda alam. Tiap petaka akan tiba, aku turun hingga ke laut, membawa isyarat untuk berbenah. Tapi orang-orang tak percaya, dan mereka justru memburuku, sebagaimana engkau terus mencariku….’’ Aku tertunduk. Apakah aku, bertahuntahun, lebih layak sebagai pemburu penuh nafsu atau si pencari yang bijak-haru? Sudahkah aku membaca isyarat dari makhluk gesit penyanggah hutan sawah-ladang, sahabat burung-burung enggang? Aku tak tahu. Aku bagai si bisu bermimpi tengah hari: tangan menggapai-gapai matahari, tapi bibirku terbakar kelu. Betapa capai, O, betapa pilu!

lPutu Gede Pradipta

Desain Kehilangan

Ada lemari yang mesti dipindahkan ke sebuah sudut yang sulit ditempuh mata. Agar yang lama menghilang tetap berada di keheningan kenangan semata. Kenangan sebagaimana jarak yang merentang. Tercipta dari sulaman nasihat Ayah. Ibu tiada henti merajutnya dalam ingatanmu. Semua itu selalu membuat yang kaurenungkan tak pernah terampungkan. Ayah dan Ibu, kau menyadari keduanya telah berada jauh dari lintasan hidupmu. Tersimpan rapi di lemari di sudut itu. Cita-cita merentang terlalu pajang menciptakan jarak bagimu. Tanganmu, meski ragu-ragu, selalu berkeinginan untuk bisa membukanya. Betapa ingin menyalakan yang lama redup. Betapa ingin mengobati hidup yang akhir-akhir ini bertambah gugup.

lPutu Putra Santiasa

Di Beranda Baru

DI DEPAN beranda ada buah mengkudu, jambu dan buah kuning bulat kecil berasa sepat, agak pahit. Siapa menanamnya. Dibiarkan lengang merindukan bias bulan di jendela. Satu mengkudu terlewat matang jatuh, kemudian seorang gadis dating sembari menerbangkan layangan merah, pun tak sengaja menginjaknya, ruah sudah. Seperti kua rasa riramisu yang melumer di langit mulutku, saat hari berulang menyambut kehadiranmu. JIKA JAMPU merah muda ranum pertengahan tahun, datanglah. Sejumlah burung hendak singgah berteduh, usai menetaskan perjalanan panjangny menyusur garis pantai hingga ke ujung selatan. Lalu tiba para suami, perintah istri hamil pertama. Layaknya kerumunan semut, merubung gula di atas meja dapurku. Saling menindih, salih selisih, tapi tetap tertawa berbahak menertawakan diri. Jika penuh kantong plstik, mereka akan kembali ke rumah dengan bangga, seperti usai berperang menandaskan seribu pleton musuhnya. Aku melihat seluruh sore itu, dari kursi kayu bercorak burung pipit, sesekali aku tersentak saat mimpi hanya busuk di tanah, menyubur. Sebaiknya jangan kau makan buah-buah itu, sebab di dalamnya ada mimpi buruk yang tak ingin di kenal orang-orang, begitu pula aku. Lebih baik bahwa bijinya saja, lalu tanam di halaman, betapa bahagianya. Rumahmu seperti taman kecil saban pagi di jamu kupu-kupu penebar benih untuk menyemai waktu, agar tak jadi sia-sia sepertiku.

lPutu Putra Santiasa

Siapa Waktu

SIAPA waktu tanyaku pada hari yang berputar di sepanjang jalan di depan

rumah. Ia menjawab perlahan sembari mengusir penat kelu berpatri di keningnya. Pagi adalah ibu yang menyiapkan sarapan roti berlapis telur mata sapi dan jus jeruk manis, bekalmu untuk memulangkan hari. Kemudian diciumnya pipimu tanda kasih berlimpah mengalir ke jemu samudra. SIANG adalah ayah yang mengajarkanmu menepis letih, menjamah bulan, mengayam gerimis, membasuh dosa dari ketiadaan. Kemudian kau jadi tahu siapa seutuhnya diri. Hendak ke mana bertiup, entah mengguncang awan jadi gema gemuruh atau hanya diam berdiri di jalanjalan buntu. Setidaknya kau memilih jalan untuk dirimu, daripada sibuk mengurus sesuatu hal yang tak kunjung berujung. MALAM adalah kawan-kawan, membiarkanmu di bawah temaran kota, membiarkanmu menderas hingga menemu si mati, membiarkanmu menjadi gila agar hari lebih gerguncang. Kadang pula mereka meninggalkanmu di trotoar saat imaji pergi ke antah berantah. Namun setelah usai, kau akan tertawa, terbahak dengan mereka, berbagi riang, berbagi sedih serta arak murahan di pinggir jalan. AKU RASA setiap orang berhak memilih bahagianya, begitu juga kita memilih bahagia di pintas tertunda. Lalu tak usah kau tanyakan siapa waktu? Sebab itu sama saja dengan kau bertanya kenapa pagi, siang dan malam tidak berhenti.

Ngampoeng SENI 229 TAHUN DENPASAR ikuti edisi yad

lPutu Gede Pradipta

Di Jalan Itu

Jalan itu pernah dilaluinya. Walau pada akhirnya memecah-mecah matanya. Jalan itu, jalan yang orang-orang tetapkan ke arah tujuan. Hanya dirinya yang asing dan kerap merasakan arah demikian sungsang. Di jalan itu, jejakjejak silamnya tiada dikenali lagi. Orang-orang berganti wajah gegas sekali. Di jalan itulah, kehilangan hadir sebagai permulaan. Meskipun di ujung penantian ada kematian yang tetap tiada terelakkan.

lAchmad Obe Marzuki

Geram di Jakarta

MENJELANG MALAM di antara lampu lalu lintas Jakarta hujan mulai mengguyur aspal, kulalui jalan yang ramai suara klakson membuat telinga pekak orang berlalu lalang berlari mengejar bus dan menyeberang, sepeda motor berseliweran memotong kendaraan lain, di halte perempatan yang kulewati bertemu orangorang muda bercelana jins kumal sambil menghisap rokok asapnya menyepul di wajah mereka, suara gitar yang dimainkannya sama sekali tak enak didengar telinga nadanya serba ngelantur, ah entah gembel atau pengamen sungguhan mana aku tahu, bisa jadi segerombol copet yang sedang meluangkan waktunya membaca situasi untuk melangsungkan operasinya atau juga provokator yang akan mengusik pememilihan pemimpin Kota Jakarta yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Lagi-lagi dalam benakku ah, apa urusanku, peduli setan dengan semua itu, ujar pikirku tak ada urusannya dengan diriku saat ini, tak ada rasa ingin aku memilih siapa yang akan menjadi pemimpin di Kota Jakarta ini. HUJAN belum juga berhenti menjatuhkan jarum-jarum runcingnya ke wajah malam di Kota Jakarta yang geram dengan bentuk segala permasalahannya semakin menderas, begitu pesatnya perubahan membuat kenang kehilangan jejak orangorang yang kukenal dulu tersingkir ke pinggiran kota ini, cukup asing kumenempuh rumah sendiri setelah sekian lama kutinggalan semakin membuat tak kukenali lagi serasa kegelisahan Jakarta dengan perdebatan basi mencari siapa yang benar dan salah di Jakarta ini semata hanya sebagai ingin menduduki kekuasaan busuk yang tak peduli siapa pun yang menanti dan mencintainya pulang dalam keadaan menahan geram.

lPutu Gede Pradipta

Biarkan Ia Menikmati Sepi

Biarkan ia menikmati sepi. Sudah terlalu lama ia kagumi api. Sudah sejak lama ia membakar dirinya sendiri. Pada secarik nama ia bernaung. Nama yang menyimpan doa ayah. Yang mampu meneduhkannya di segala musim. Tapi hujan bisa membuat luntur apa saja. Setiap hujan jatuh adalah jatah bagi sebuah kehilangan. Padanya kenangan yang padam kembali mencipta bayangbayang. Sebuah musim akan terlihat begitu panjang. Sepi. Sepi sebagaimana berbicara dengan diri sendiri. Mengulang-ulang yang kerap dilupakan. Berkelana menembus awang. Mengurainya dari tubuh yang disusun dari kekalahan. Biarkan ia menikmati sepi. Beberapa jenak lagi kau akan kehilangan dia sepenuhnya sekali lagi dan selamanya tak akan kembali. Ia sendiri telah memasuki semadi.


NASIONAL

16

Minggu Kliwon, 19 Februari 2017

Gagal Hadapi Drona, Bhimasena Marahi Dhrishtadyumna

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta ( Edisi Lima Ratus lima Puluh Empat )

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SETELAH Dhrishtadyumna melontarkan sumpah itu di tengahtengah semua pemanah. Pembantai pahlawan-pahlawan bermusuhan itu didukung oleh divisinya sendiri. Pangeran Panchala itu kemudian maju menyerang Guru Drona. Orang-orang Panchala mulai menyerang Drona dari satu sisi. Sedangkan Arjuna melakukana tekanan dari sisi lainnya. Di pihak Kuru, Duryodhana, Karna, Sakuni, Putra Suvala, saudara-saudara kandung Duryodhana ditempatkan sesuai pengalaman terdahulu mereka. Mereka semua mulai melindungi Guru Drona dalam pertempuran. Drona menjadi mendapat perlindungan sangat ketat pada perang dharma itu. Prajurit-prajurit utama orang-orang Panchala itu walaupun berjuang penuh semangat, tetapi mereka tidak dapat bahkan melirik Drona. Kemudian Bhimasena, oh tuan menjadi sangat marah kepada Dhrishtadyumna. Oh banteng di antara manusia, putra Pandu itu menyerang Dhrishtadyumna dengan kata-kata dahsyat ini. Vrikodara berkata, ‘’Manusia

apa di sana. Apalah dia pantas dianggap sebagai seorang ksatria. Setelah mengambil kelahirannya di keluarga Raja Drupada. Dia menjadi yang utama dari semua orang. Dia memiliki sebuah pengetahuan tentang senjata-senjata. Hanya melihat saja musuh berada di depannya? Orang apa yang setelah melihat ayahanda dan putranya terbantai, dan utamanya setelah bersumpah seperti sebuah janji itu di tengah-tengah para raja, demikian tak acuh menghadapi musuhnya? Di sana berdiri Guru Drona. Putra Baradwaja itu seperti sebuah api yang hebat dengan energinya sendiri. Sungguh, dengan busur dan anak-anak panah, yang merupakan bahan bakarnya. Dia sedang menghabiskan energi seluruh ksatria yang membela Pandava. Segera dia akan memusnahkan bala tentara Pandava. Kalian berdirilah -- sebagai penonton -- dan lihatlah prestasiku. Aku akan meneruskan melawan Guru Drona itu sendirian saja.’’ Setelah mengucapkan katakata ini, Vrikodara, yang dipenuhi kemarahannya, kemudian men-

embus ke dalam susunan barisan Guru Drona. Bhima mulai menyengsarakan dan memukul mundur kelompok itu. Kemudian pangeran Panchala Dhrishtadyumna juga ikut menerobos ke dalam kelompok besar ini. Kakak Drupadi itu melibatkan dirinya sendiri melawan Guru Drona. Pertempuran menjadi sangat hebat. Sebuah pertarungan seperti itu tidak pernah terlihat dan terdengar sebelumnya. Oh raja, seperti yang terjadi saat matahari terbit hari itu. Kereta-kereta, oh tuan, terlihat sangat kacau. Banyak kereta terjerat satu dengan lainnya. Tubuh-tubuh dari makhluk-makhluk membadan itu kehilangan nyawa-nyawa. Kudakuda bertebaran di seluruh medan pertempuran. Beberapa meneruskan menuju bagian lain dari medan pertempuran. Dalam perjalanannya diserang orang-orang lainnya. Beberapa ketika sedang melarikan diri, dipukul di punggung mereka dan juga di bagian sisi mereka. Perang umum itu berlanjut dengan kemarahan dahsyat. Segera matahari pagi telah terbit. Sanjaya melanjutkan, Prajurit

yang memakai baju zirah di medan pertempuran itu, oh Raja, dihiasi seribu sinar Aditya. Ketika dia bangun pagi harinya. Badan seribu sinar itu menunjukkan kemegahan berkilauan. Seperti emas dibakar saja. Bangkit dan bumi menjadi tersinari, pertempuran sekali lagi dimulai. Serdadu-serdadu sama saling terlibat satu dengan lainnya. Sebelum matahari terbit, sekali lagi saling bertarung sangat sengit satu dengan lainnya. Oh Bharata, setelah terbitnya matahari. Para penunggang kuda terlibat dengan para prajurit kereta, gajah-gajah

dengan para penunggang kuda, dan para serdadu jalan-kaki, dengan gajah-gajah. Dan para penunggang kuda itu dengan para penunggang kuda, Oh banteng keturunan Bharata. Kadang-kadang, secara bersamaan dan kadang-kadang secara terpisah. Mereka para ksatria itu saling menyerang satu dengan lainnya. Setelah bertarung penuh semangat pada malam itu, banyak ksatria kelelahan dengan usaha mereka. Kondisinya menjadi lemah karena lapar dan haus. Akibatnya, banyak prajurit itu akhirnya menjadi kehilangan kesadaran. (bersambung)

Sloka 12.10 Abhyase ‘py asamartho ’si Mat-karma-paramo bhava Mad-artham api karmani kurvan siddhim avapsyasi. Dan juga sekiranya dikau tak mampu untuk mengusahakan konsentrasi, beriktikadlah untuk bertindak demi Aku. Bekerjalah demi Aku, dan dikau akan mencapai kesempurnaan.

Agus Bambang Pritanto

’’Ngayah’’ Sesuai Kemampuan

BPM/udi

EVAKUASI - Petugas mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Sabtu (18/2) kemarin.

Rumah Tertimpa Pohon, Satu Keluarga Luka-luka

Banyuwangi (Bali Post) Apes menimpa satu keluarga di Dusun Barurejo, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Sabtu (18/2) kemarin. Akibat tertimpa pohon, rumah sekaligus warung mereka ambruk. Lima penghuninya luka-luka. Beruntung, seluruh korban dengan cepat ditolong warga. Keluarga nahas itu, Salaman (48) dan istri, Siti (48) bersama ketiga anak dan satu saudara. Masing-masing, Faisol (18), Rohmat (8), Nisa (6), dan Sunarya (40). Insiden ini terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Mendadak, sebuah pohon beringin berdiameter 3 meter di Petak 2 KRPH Malangsari, BKPH Genteng, Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, ambruk. Saat kejadian, kelima korban sedang tertidur. “Pa-

dahal cuaca normal. Mendadak pohon ambruk dan menimpa rumah korban,” kata Kapolsek Kalibaru AKP Bambang Suprapto. Begitu mendapat laporan, kata Kapolsek, pihaknya langsung melakukan evakuasi. Dibantu tim penanggulangan bencana. Menurut Kapolsek, pohon raksasa itu usianya memang sudah sepuh. Sebelum kejadian, sempat turun hujan. Namun tak terlalu lebat. Tak hanya membuat penghuni rumah terluka, pohon

tumbang sempat memacetkan jalan Banyuwangi-Jember. Selanjutnya, lanjut Bambang, polisi dibantu warga mengevakuasi para korban ke rumah sakit. Jalan yang tertutup pohon dibersihkan, mengantisipasi macet di jalur selatan Banyuwangi ini. Selama pembersihan batang pohon ambruk, pihaknya melakukan sistem buka tutup. Beberapa jam melakukan pembersihan, seluruh ranting dan batang pohon yang menutup jalan berhasil dievakuasi. Jalanan kembali

normal. Sementara itu, para korban menjalani rawat jalan. Keempatnya hanya luka ringan, kecuali Faisol mengalami patah tulang. Kini, Faisol dirawat di RS Krikilan, Kalibaru Banyuwangi. Sedangkan, Rohmat tidak sadarkan diri dibawa ke rumah sakit Al Huda Genteng, Banyuwangi. Para korban terluka akibat tertimpa atap rumah dan ranting pohon. Insiden ini langsung menarik perhatian warga. Mereka berbondongbondong mendekat. Bahkan, sejumlah pengguna jalan ikut berhenti melihat dari dekat. Rumah korban yang terbuat dari gedek ambruk total. (kmb30)

Perangkat Desa Harus Punya Keterampilan Berbahasa Indonesia

Denpasar (Bali Post) Perangkat desa harus memiliki keterampilan berbahasa Indonesia untuk keperluam administrasi desa. Terutama dalam memformulasikan surat-surat agar jangan sampai memunculkan kalimat ambigu ataupun sulit dimengerti. “Kita tahu bahwa yang terkait dengan perangkat desa, mereka harus mampu menulis surat dengan bahasa Indonesia ragam ilmiah,” ujar

Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana, Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A., di Denpasar, Sabtu (18/2) kemarin. Sutjiati mengaku ingin FIB turut berkontribusi agar perangkat desa mampu menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Salah satunya dengan memberi pelatihan bagi perangkat desa yang dikemas melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).

“Bagaimana kita mengkomposisikan sebuah surat karena itu kan sudah ada teori yang memang harus diajarkan agar kita mampu menghasilkan produk yang bisa diterima, tidak bahasanya ambigu, strukturnya seperti apa, itu yang merupakan tujuan kami,” jelasnya. Menurut Sutjiati, pelatihan lebih kepada penyempurnaan keterampilan berbahasa Indonesia di kalangan perangkat desa. Standar yang sudah ada

Minggu, 19 Februari 2017 05:52 Mars Indonesia Raya 05:54 Mars Bali Jagadhita 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Membangun Generasi Emas Menurut Reg Weda (4) 06:35 Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07:35 Sehat Bugar 08.00 Klip Anak 08.35 I Got It 09.05 Taman Sari TK Permata Kasih 09:30 Belajar Menggambar Membuat Boneka Gadis Jepang 10:05 Education On Bali TV

10.30 Agrobisnis Pertanian Ramah Lingkungan 11:00 Round Up The World 11:30 DOT Pinggan Adventure Trail 12.00 Puja Trisanyda 12:05 Dharma Wacana Sewaka Dharma (1) 12:30 Traventura 13:00 Wirasa 13:30 Lejel Homeshopping 14:30 Tembang Bali 15:30 Education On Bali TV 16:05 Harmoni Bali 17.05 Inovator 17.30 Gita Shanti

Sekeha Shanti Werdha Tama (2) 18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali 19.00 Banjar Bali Quiz 19.30 KRIS 20.00 Samatra Artis Bali 21.00 Lila Cita Drama Gong Manik Kaput Upih – Taro (1) 22:00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Lila CitaPrembon Cupak Keswargan (3) 23:00 Solusi Alternatif Teh Mayang 23.30 Folksong

agar bisa meningkat ke arah yang lebih baik. “Kami tidak mengatakan yang sekarang itu jelek. Kami menginginkan akan menjadi lebih baik, karena kita berada di tangga 1 standarnya. Tahun depan harus dinaikkan lagi standarnya itu, artinya harus mampu naik ke tangga 2. Kan harus seperti itu, agar tidak stagnan,” tandasnya. Ketua Panitia PKM FIB Unud, Dr. I Made Rajeg, M.Hum., mengatakan kesalahan sedikit pun dalam pembuatan administrasi desa termasuk surat, bisa menyebabkan miskomunikasi. Meskipun sudah pernah dilakukan sosialisasi sebelumnya, tapi mungkin saja perangkat desa lupa menerapkan. Oleh karena itu, pelatihan dari FIB dilakukan untuk menyempurnakan supaya lebih baik. “Ke depan, kita perlu melakukan pembinaan ke desa yang letaknya lebih jauh dari kota. Sebab, di sana biasanya meng-copy yang sudah ada, mungkin yang sudah lama sekali,” ujarnya. (kmb32)

TAK semua orang mau mengabdikan diri menjadi seorang relawan. Namun tidak halnya seperti Agus Bambang Pritanto atau yang lebih akrab disapa Haji Bambang. Menjadi relawan sejak Bom Bali I pada Sabtu 12 Oktober 2002 bisa dikatakan sudah cukup senior dalam menangani setiap bencana alam yang besar yang terjadi selama ini di Indonesia. Semenjak itulah, Haji Bambang sampai sekarang ini tetap mengabdikan dirinya sebagai relawan. Tak hanya menjadi relawan ketika ada bencana di Bali, akan tetapi dirinya melanglang buana di seluruh Indonesia. Di mana ada bencana pasti di sana pula ada sosok dirinya dengan setulus hati melayani para korban yang terkena bencana. Contohnya, bencana alam tanah longsor di Kintamani Jumat (10/2) lalu yang memakan 13 korban jiwa dirinya bersama relawan-relawan lainnya terlihat sibuk melakukan evakuasi jenazah para korban bencana. Kegiatan seperti ini sudah menjadi profesinya di dunia relawan. “Saat bom Bali I keterlibatan total saya sebagai relawan. Sehingga dari sana terus berlanjut sampai sekarang ini,” ungkap Haji Bambang beberapa waktu lalu. Meskipun dirinya sampai sekarang ini masih berkecimpung menjadi relawan, akan tetapi dia berharap tidak ada lagi bencanabencana seperti ini. Kata dia, matanya sudah sangat lelah sekali melihat penderitaan orang. Dia berharap tidak ada lagi peristiwa yang memilukan seperti ini. “Air mata saya sudah bayak terkuras melihat penderitaan orang di daerah bencana. Semoga tidak ada lagi bencana seperti ini lagi ke depannya,” ucapnya. Menurutnya, menggeluti profesi sebagai relawan merupakan suatu kebanggaan tersendiri. Karena apa yang dilakukan ini merupakan panggilan jiwa yang datang dari lubuk hati yang paling dalam. Baginya, dengan bisa membantu orang-orang yang membutuhkan bantuan tangannya merupakan suatu kepuasan batin yang tidak bisa dibayar dengan uang. Apalagi membantu orang di daerah bencana, itu merupakan sutu kebahagian yang tidak ternilai harganya. “Detik-detik yang mengharukan biasanya ketika saya mau pulang karena sudah selesai menjalankan tugas. Warga sampai menangis tidak mengizinkan saya balik. Itu karena saya sudah dianggap bagian dari keluarga mereka,’’ ujarnya. Pengalaman yang paling mengharukan saat bencana di Sleman, Yogyakarta. ‘’Dengan keadaan susah menderita mau pulang, malah diberi oleh-oleh. Jadi, intinya saya ngayah sesuai dengan kemampuan,’’ ucapnya. Haji Bambang menyatakan sudah banyak

bermunculan relawan termasuk pemerintah melahirkan organisasi-organisasi kebencanaan seperti BPBD dan Dinas Sosial. Meski begitu, dia tidak merasa disaingi atas kehadiran relawan-relawan tersebut dan tidak menjadi momok buat dirinya untuk terus berkecimpung di dunia relawan. “Tetapi semua itu menjadi mitra kerja saya. Kenapa demikian, tidak sedikit teman yang ada di BPBD dan Tagana diberikan diklatnya dari PMI. Karena PMI mengambil pekerjaan di bencana sehingga ada bencana saya dan teman-teman relawan lainnya dari Dinas Sosial maupun Tagana melakukan koordinasi dengan baik,” ucapnya Pria kelahiran Kuta, 20 April 1960 itu, mengungkapkan, dalam menjalankan tugas sebagai relawan selalu didukung istri dan anak-anak. Kini, dia ingin memotivasi para relawan muda bisa menunjukkan kualitas dan kebersamaan yang tinggi di dalam menjalankan tugas. (nan)

Bambang Pritanto

BPM/nan

G-20 Harus Berkontribusi Ciptakan Dunia Aman Jakarta (Bali Post) Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, pada Pertemuan Menlu Kelompok G-20 mengatakan bahwa negaranegara anggota G-20 harus berkontribusi dalam upaya menciptakan dunia yang aman, stabil, dan sejahtera. “Negara-negara G-20 memiliki tanggung jawab dan kepentingan bersama untuk menciptakan dunia yang lebih damai, stabil, dan sejahtera,” ujar Menlu Retno Marsudi seperti disampaikan dalam keterangan pers Kementerian Luar Negeri yang diterima di Jakarta, Sabtu (18/2) kemarin. Pernyataan tersebut disampaikan Menlu RI pada Pertemuan Menlu G-20 dalam sesi mengenai “Maintaining Peace in A Complex World” (Memelihara Perdamaian di Dunia yang Kompleks) di Bonn, Jerman pada Jumat (17/2) lalu. Dalam pembahasan Menlu RI mengingatkan situasi dunia yang semakin rumit serta tidak menentu, termasuk masih maraknya pertikaian, konflik, tragedi kemanusiaan, terorisme, sentimen populisme dan “Islamophobia” di berbagai negara. Menlu Retno juga menegaskan bahwa perbedaan kepentingan nasional berbagai negara seharusnya tidak mengarah pada perpecahan, apalagi konflik. Untuk itu, dia

berpendapat bahwa diperlukan pendekatan yang komprehensif, termasuk dalam upaya bersama untuk mencegah atau menyelesaikan konflik secara damai. “Negara anggota G-20 memiliki tanggung jawab untuk terus menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan global yang kompleks,” ujar dia. Selain itu, Menlu RI juga menekankan peran penting Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam membantu menjaga perdamaian dan stabilitas global. Terkait hal itu, Retno menyoroti pentingnya peran dan efektivitas PBB dalam upaya menciptakan perdamaian dunia. Menlu RI juga mengajak anggota G-20 untuk meningkatkan dukungan terhadap peran PBB itu, antara lain dengan memastikan adanya pendanaan yang pasti, mencukupi dan berkelanjutan bagi aktivitas pemeliharaan perdamaian PBB. Selanjutnya, Menlu Retno secara khusus membahas masalah ancaman terorisme, yang saat ini sangat nyata, semakin serius dan semakin besar. Dia menekankan bahwa tidak ada satu negara pun di dunia yang bebas dari ancaman terorisme. Dalam 16 tahun terakhir, sebanyak

93 negara telah mengalami serangan terorisme, dan serangan dari kelompok yang terafiliasi dengan ISIS. Menlu RI juga menegaskan bahwa terorisme tidak terkait dengan agama, bangsa, budaya, atau etnis mana pun. “Upaya untuk atasi ancaman dari terorisme membutuhkan kerja sama internasional yang kuat,” tutur Menlu Retno. Menlu RI juga menyoroti adanya kecenderungan selama ini untuk mengatasi ancaman terorisme dengan fokus menggunakan hard power (penegakan hukum). Menanggapi hal itu, dia menekankan pentingnya menggunakan soft power dalam memerangi ancaman dari terorisme. Menurut Retno, jangkauan kepada pemimpin komunitas dan organisasi agama serta program-program de-radikalisasi, kontra-radikalisasi dan dialog antar-agama merupakan berbagai kegiatan soft power yang penting dilakukan untuk memerangi ancaman terorisme. “Memerangi terorisme harus menggunakan strategi yang pintar dan komprehensif, mengkombinasi strategi hard power dan soft power, mengatasi akar masalah dan memenangkan hati dan pikiran baik orang-orang yang telanjur menjadi radikal maupun yang belum,” ucapnya. (ant)


Minggu Kliwon, 19 Februari 2017

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Informasi pasang iklan Telepon

� Tarif iklan Mini/Baris

***Cari Sopir Furniture HP:081805494222

B.BP.001.02.17.0001434

“Dcr Knsltn Akunt.Hb RS Ari Canti (081353175113)”

B.BP.004.02.17.0001475

Bth: Reservasi, Marketing, Info: 085102499349/ bcwtour@gmail.com

B.BP.001.02.17.0001554

Dbthkn Cook,Helper u/Catering & Serabutan T.0818484739

B.BP.001.02.17.0001555

!!Dcr Cpt PRT Tgl Dlm G.1-1,5jt 081237903622 / 087861412911

B.BP.135.02.17.0001572

*Dcr sgr Acct pglm min D3 Myob B.Inggris,08113801717,082144899 502 giligetaway@ozemail.com.ou

B.BP.166.02.17.0001588

Bawang Merah Rest is Looking for Rest.Manager, Bartender, European Cook,Waiters and Driver Cont:0361-770210 E: marketing@ bawangmerahrestaurant.com

Bth Gr BK/Psikolog utk SMK di Dps,Syrt S1 Pend BK/Psikolog, Mnrk,Sbr E:tugasbali@yahoo.com

Bth Sgr Kasir Utk Rest.Kirim CV ke MadamTan Resto Jl.Cok Agung Tresna No.55 Dps, Tlp.4723435

Bth Nurse Jl.P.Moyo T.725076 E:dodik@careforkidsbali.com

Cr Sales/Marketing u/Toko Besi Umur Max.30Th.Lmran ke Jln.Teuku Umar Barat 331. 081916499222

B.BP.001.02.17.0001085

B.BP.001.02.17.0001558

B.BP.001.02.17.0001567

Bth Sales& Mrktg,Marcom,Engnr, B.BP.801.02.17.0001530 Gardener,Waiter/ss,Bartndr,krm Cri Sgr Controller produk spa, LamKe:Samasama Rest ND Hp:0812 Kasir/Reserv.CleaningService, 3841129E:wira@samasamabali.com Hub:723593/723637/082144159869 B.BP.101.02.17.0001575

Dcr Manager Marketing berpengalaman Hub.0817334537

B.BP.154.02.17.0001578

Butuh Marketing Pendidikan sbg Koordinator di Prov (Korprov) min.D3,Menarik,Komunikatif, bisa kerja sendiri / Team. Krm Lamaran ke: Jl.Pengasinan Raya No.50,Rawa Lumbu,Bekasi Timur 17115,tlp:087775011611,Email: adm@alexandriaschool.sch.id

B.BP.031.02.17.0001576

B.BP.001.02.17.0001306

Dcr Foto Grafer&Assistant akan ditraining max 25th,0818838599

B.BP.001.02.17.0001472

Dbthkan Sopir/Instruktur Menge- Dcr Krywn u/Laundry Canggu Lmr Krm:Office Jl.Babakan 88 Canggu mudi Rapi,Jujur,Sopan mau Krja E:mutiatrattoria@hotmail.com Keras Hub:081999888004 Tdk SMS B.BP.001.02.17.0001548

Dcr Admin Wanita Max 30th bisa computer&Excell Bawa Lmran PT. Banoli Motor,Jl.Buluh Indah 75

B.BP.001.02.17.0001322

Dcr Chief Akunting,S1 Akutansi Pria/Wanita Max 35th, Pnglman min 2th.Lam ke CV.Antartika, Jl.Pidada V No.9 Dps E:paiansimalango@yahoo.co.id

B.BP.001.02.17.0001239

Dcr Customer Service,SMK/SMU, Dbthkn Admin Min.SMA bs Komptr Pria/Wanita max35th,Pnglmn 1th Pngalaman tdk diutamakan.Jln. Lam lengkap ke CV.Antartika, Raya Kesambi 288X Kerobokan Jl.Pidada V No.9 Dps Kuta Utara UD.Guna Jaya Warna E:paiansimalango@yahoo.co.id H.081337062658/081558511850 B.BP.004.02.17.0001235

Dcr Admin Gdng Wanita Min.D3 Bs Komp&Excell;SPG Max.30th,Bs Komp.Bw Lamrn ke Toko Gayathri Dupa Wangi-Gatsu Timur 85XX/IV (0361-239980)

B.BP.001.02.17.0001238

Dcr Guru MI/MTS Pai,B.Indo,B.Ing Wl.Kls,TU,Bendhr 087862226088 B.BP.001.02.17.0001495

Dcr Kepala Teknisi Mesin BerB.BP.101.02.17.0001573 Cari Krywti RumahTangga Sunset pendingin,SMK/SMU,Pria max35th Bth 1 Spr & Tech (Pria/SMU)SIM Road 08123961293 /081239995037 B.BP.001.02.17.0001547 B.BP.001.02.17.0001452 Pnglman min 5th.Lam Lengkap ke A&C Jujur/Pengalaman,Tanggung CV.Antartika,Jl.Pidada V/9 Dps Cri Tkg Masakan Bali Kuta Area jawab,Hub.0361283138 CV. Dcr PRT Tinggal Dlm Bth Segera Jl.ByPass Ngrh Rai No.314 Sanur Gaji + Bonus Hub:081237777972 Hub.085288082327/085237305656 E:paiansimalango@yahoo.co.id B.BP.001.02.17.0001170

B.BP.001.02.17.0001088

B.BP.001.02.17.0001546

B.BP.001.02.17.0001236

B.BP.001.01.17.0002650

Dcr PRT tdr dlm serius mau kerja Gj 1,2jt-1,4jt,085339598882

B.BP.154.02.17.0001580

Dcr Reservation Min.SMA max.30Th Usaha Adventure, Hub.081338597825

: : : :

Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �

Dcr Sales Pria Max.30th pny Sp mtr.Bawa Lamaran ke PT.Banoli Motor,Jl.Buluh Indah 75 Dps

B.BP.001.02.17.0001321

Dcr Sopir Kanvas,SMK/SMU,Pria max 35th,Pnglmn min 2th,SIM B1 Lam Lengkap ke CV.Antartika, Jl.Pidada V No.9 Dps, E:paiansimalango@yahoo.co.id

B.BP.001.02.17.0001237

Dcr Staf Kolam Berpengalaman utk Villa, Krm ke: novie.exotiktrading@gmail.com

B.BP.001.02.17.0001430

Dcr Staf Produksi,SMK/SMU,Pria max 35th,Kuat Cekatan Bersih. Lam kengkap ke CV.Antartika Jl.Pidada V No.9 Dps E:paiansimalango@yahoo.co.id

Dcr SPV.Sales & Marketing,S1, Pria max 35th,Pnglmn min 2th, bs Bhs Inggris.Lam lengkap ke Antartika Jl.Pidada V No.9 Dps E:paiansimalango@yahoo.co.id

B.BP.001.02.17.0001241

Dcr Sales Kanvas & Motoris SIM A/C Umur Maks 35Th Min.SMA Krm Lam PT.Gunung Slamat T.410188

B.BP.001.02.17.0001425

B.BP.001.02.17.0001240

Dcr Staff Ktr Notaris di Klungkung Diutamakan yg Berpengalaman Hub;081230427331

B.BP.001.02.17.0001536

Dcr Tkg jarit/Sample Pengalaman utk Garment HP:085100050706

B.BP.001.02.17.0001285

Dcr Sgr Sales Marketing English Hub.PT.QRG Resort,8480379/82

B.BP.001.02.17.0001535

Dibthkan Sgr Tng Krj Engineering dan Gardener utk Villa Hub.733226/081236020002

B.BP.001.02.17.0001529

Dicari Accounting Pddkn min D3 Akuntansi Mengerti Pajak Lmrn Dpt Dikirim ke:trigi.indonesia @yahoo.com Telp.0361412716

B.BP.001.02.17.0000571

Dicari HK Wanita & engineering Hotel Made Bali T:0361-424633

B.BP.001.02.17.0001244

Dicari Marketing Min D3/S1 Lamaran dikirim ke trigi.indon esia@yahoo.com tlp:0361412716

B.BP.001.02.17.0000572

Dicari teknisi pendidikan min SMK Elektro & Mesin Lmrn Dpt dikirim ke:trigi.indonesia@yah oo.com Telp.0361-412716

B.BP.001.02.17.0001545 Dcr Tk masak&waiter u/Wrg Nusantara Jl Poppies II Kuta752209 Dcr Staf Therapist&Hairdresser B.BP.154.02.17.0001577 u/Salon di Pererenan.Krm CV ke B.BP.001.02.17.0000574 Dcr Tkg Potong+Srbutan Garment estheticdayspa79@gmail.com Dicr Tk.Smpl,Tk Jrt&Tk Cek utk Hp.0811399130/085737624947 Jl.Patih Nambi 7A,085103008088 Grmnt H:0361236391,08174742637 B.BP.001.01.17.0002647

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456

VISA

� Email: pembacabalipost@gmail.com

B.BP.001.02.17.0001449

Dcr SPG/SPB,Sopir(SIM A) Hub. Bali Pet Shop Jl.Setiabudi No.23A Dps Phone 421100

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

B.BP.001.02.17.0001541

Hotel Rijasa Agung Cari HK,PA, Bellboy,engineering, Admin. Kirim CV&Lamaran Segera ke rijasaagung_hrd@yahoo.co.id

B.BP.004.02.17.0001255

International Travel Company in Bali, looking for a Representative, Indonesian Nationality fluent speaking & writing French. Comptr skills. Motivating salary for capable person. Send complete resume with photo: Inbound Manager at email agung@avbali.com

B.BP.001.02.17.0001465

Paud di Seminyak Membutuhkan Asst Teacher&Accounting,Pengalaman/Fresh Graduate & Bhs. Inggris,CV:assistme01@gmail.com

B.BP.145.02.17.0001469

Looking for Reservation Staff, must be expert computer&good English both in oral&writing, T.0361-4490319 CV:asavillasproperty@gmail.com B.BP.001.02.17.0001174

Cr.Reseptionist/FO,HK, Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta40,Kuta B.BP.001.02.17.0001365

B.BP.001.02.17.0001428

Sales Acc Hp,Gaji+Komisi dll (±5Jt) Hub.PT.Vivan Bali 081237763718

B.BP.001.02.17.0001341

PMA di Gianyar Membthkn TeknisiMekanikLaki-Laki Max.30Th, SMK, Mengerti Bhs.Inggris, Mengetahui Ttg Industri Pangan, Pnglmn Max 3Th. Bawa Lamaran ke PT.Tripper Nature Br. Tegaltamu, Batubulan (Bank Raga) Telp:0361-291000

B.BP.004.02.17.0001483

PMA di Gianyar Membthkn Driver Laki-Laki Max30Th, SMA,Mengerti Bhs.Inggris, SIM A.Bawa Lamaran ke PT.Tripper Nature, Br. Tegaltamu,Batubulan(Bank Raga) Telp:0361-291000

B.BP.004.02.17.0001485

PT.Astra Intl Tbk-Honda Cabang Batubulan. Bth:Bag.Mrktng min.SMA Sdrjt,Usia max.28Th Gj Diatas Rp.5Jt/Bln,Asuransi Kesehatan,Jenjang Karier, Hub:081936052441/081236332614

B.BP.001.02.17.0001532

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU

AllNew Xenia R Sporty’15 Matic Rush G’14 Bs TT, 087860856999

B.BP.141.02.17.0001582

SUZUKI

Djl Suzuki PickUP’2013 Putih jarang pakai Hub.081239961940

B.BP.001.02.17.0001537

New Sirion Putih Th2012 Manual Splash Merah’2013 Lengkap Tgn 1 Hub.087862270180 BUC 115Jt Ng Panjer H.081236502828 B.BP.001.02.17.0001531

HONDA

HRV 1.8 Putih’2016 Disc terbesar,087862130930

TOYOTA

B.BP.153.02.17.0001586

Agya G Manual Putih’14 AsDK LowKM 95Jt BgsMls,081936222166

B.BP.141.02.17.0001583

All New Avanza G Luxury’15 As Bali Silver Jl.Akasia VI/5

Jazz RS’2009 Matic Silver Barang Pribadi H.085100856999 NISSAN

Nissan Evalia XV Manual Htm Th 2013 Akhir Hub:081999171235

B.BP.167.02.17.0001533

SALON

B.BP.141.02.17.0001581

B.BP.001.02.17.0001574

B.BP.001.02.17.0001569

Avanza G MT’13 AirBag,putih,ijin Parw.Brg terawat 0818354141 B.BP.001.02.17.0001539

INTERIOR

Avanza G’2008 Asli Bali Hub.08123920112

Rmh 3Lt,5KmTdr 1,5M, Dalung. Tnh 1Are 450Jt,08124630641

Dijual Mobil Yaris’12 Type J Hub: 087 860332598

Rmh Kos Ls.2A,7KmrJl.C.Aminoto Gg Mawar II/3, 081338330485 TP

B.BP.001.02.17.0001557

B.BP.001.02.17.0001313

Jual Taxi Wahana Limo Lmbg 235 Hub:081337722499

B.BP.001.02.17.0001099

DIJUAL TANAH Tnh Kvl di Mengwi 60Jt/A & 140Jt/A bs Kredit 087862450004

B.BP.001.02.17.0001571

B.BP.001.02.17.0001560

!!081237676375 Tnh 1A 150Jt Ng Jl.PasekanBatuyang081236909637

B.BP.001.02.17.0001450

DISEWAKAN RUMAH Dikont Rmh 2KT,1RT,Dpr,12Jt/Th Kertha Dalem Sdky,08563715206

B.BP.001.02.17.0001559

3Are Di Jl.Besar,20mt dr ByPas 380Jt/A @ Ketewel H:0817340222

B.BP.001.02.17.0001543

DIJUAL RUMAH “Jual Rmh 2Lt Taman Jimbaran Luas115M2 Hub085100436638/1138

Dikontrakan Rmh Hub.Desak 081805558830

Batubln 2+3+4 350Jt Ng JlMobil Ketewel170Jt+275Jt087761245398

Djl Rumah Lt.2, 1,6A,7KT ,5KM Sekar Tunjung XIII Gatsu Timur Dps.Hub:081916750254 Maaf TP

KOST Kost KM tidur dapur ruang tamu Pulau Misol Hub:08123933009

Djl Tnh 1866m2 Lok.Ungasan Jl Utama Uluwatu,Dpn Dream Land 081337888412,082145934148

B.BP.004.02.17.0001182

B.BP.001.02.17.0001319

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.02.17.0001459

B.BP.001.02.17.0001542

B.BP.001.02.17.0001017

B.BP.001.02.17.0001527

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.02.17.0001343

DIJUAL MOBIL

SERVICE

Dijual Tnh 2,95A Sekuta Sanur Lok.Villa Hub:081239961940

B.BP.001.02.17.0001538

Djl Tanah Jl.Tukad Buaji Gg. Yamuna Panjer Hub:082341417675

B.BP.001.02.17.0001534

Djl Tnh 1A Blkg Pasar Bringkit 300Jt bersih, Hub.08113864266

B.BP.001.02.17.0001579

Jl Tanah 2A Abian Tuwung,2A BTN Sanggulan Tlp:081236757410

B.BP.001.02.17.0001440

Tnh 1,5Are Jln.Gn.Payung III No.2 Dps Hub.08553799399

B.BP.001.02.17.0001448

Tnh Djual 1,25Are Jl.Trengguli 1 B Hub:08123694410 BUC B.BP.001.02.17.0001566

SERVICE

JEMBRANA

Tnh 2A,3A,Yeh Embang Kauh, 27jt/are Hp.0811398154

B.BP.001.02.17.0001488

RUPA-RUPA Cuci Gudang jual Cpt Bermacam alat Fitness Hp.082131234798

B.BP.001.02.17.0001480

Jual Alat Bantu Dengar Murah DISEWAKAN GEDUNG Berkualitas Diskon Utk lansia Disewakan Gdung cck utk Bimbel HP:081237203160 Ntaris,Prkir luas,Jl.Buanaraya B.BP.001.02.17.0001437 Dps Hub:085738559532 16%/th Bunga Deposito Koperasi, B.BP.001.02.17.0001342 Aman,Legal,Untung,081239011111 B.BP.001.02.17.0001589

KEHILANGAN Hlg 1 Paket Milik Atas Nama PT.ITC Finance Yg Brisi 2Buah BPKB Dgn Nopol DK9722JB AN:Sudarsono&DK143EE AN:Iwan Santosa

BIRO JASA Bantu Urus Amnesti Pajak,NPWP, Lap.Pajak.SIUP T.081235887887

B.BP.001.02.17.0001454

Sertifikat Hak Milik No.1431 Desa Kaliakah Negara Ls 400M2 A/N: Ni Ketut Sandiyantini

KURSUS Les Private Keyboard Piano u/anak2. Hub/SMS 081236718176

B.BP.001.02.17.0001439

B.BP.001.02.17.0001563

RUPA-RUPA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

B.BP.001.01.17.0002291


18

REKREASI

Minggu Kliwon, 19 Februari 2017

TTS Bali Post

Pertanyaan Mendatar: 1. Berhenti sebentar ; istirahat (Inggris) 5. Kelompok besar bintang di langit yang nampak seperti kabut 8. Jerami 9. Ikan sotong 10. Ban (Inggris) 11. Nama kapal perang Jepang 13. Perencanaan (Inggris) 15. Keinginan untuk membalas 17. Gelitik 18. Diulang, berarti berbahaya (Bali) 19. Pahlawan 23. Tumbuhan sebagai bahan karung goni 26. On the road 27. Roda karet 28. Kata depan yang memuliakan 29. Bangsa yang menurunkan Bangsa Eropa 31. Mayat yang diawetkan dengan pembalseman 32. Berbentuk sel-sel 33. Gundik orang asing 34. Sapi liar ; “Bos Sondaicus” 36. Dibalik: Gosok kuat-kuat 38. Halaman depan istana (Bali) 39. Kelereng-kelereng kecil terbuat dari logam

2

3

Di sisi lain, Maskapai Garuda Indonesia mendapatkan peringkat ke-3 sebagai best economy class. Dan peringkat ke-5 masing-masing pada kategori Best Airline dan best frequent flyier program. Menurut Pitana, penghargaan yang didapat dari majalah DestinAsian menunjukkan kepariwisataan Indonesia masih mendapatkan tempat di mata wisatawan mancanegara. “Ini menjadi modal yang baik guna pembangunan dan pencapaian target pariwisata nasional 20 juta kunjungan pada 2019,” katanya. (kmb)

BPM/dok

OBJEK - Salah satu objek wisata yang menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Bali.

6

9 11

7

10

12 13

15

14

16

17 18

19

20

21

22

23

26 28

24

25

27 29

30

31

32 33

34

35

36

38

37

39

KUPON TTS No.284 Ketentuan Menjawab Jawaban di tulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 284 dan cantumkan identitas lengkap serta no telepon/Hp. Kirim ke Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 25 Februari 2017. Pemenang diumumkan pada Bali Post Minggu 5 Maret 2017. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang @200.000, dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga (2 dewasa + 2 anak). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos.

Jawaban TTS No. 282 Mendatar 1. Imunitas 5. Pirang 8. AUK (KUA) 10. Pupil 11. Onslah 12. ASN 13. Imla 15. Setan 18. Selesma 21. Rit 22. Sauna 25. Pelor 28. Kecap 30. Kroni 32. Tepis

34. Senka 36. TUR 37. Antonio 41. Ngeri 44. Line 45. KIE 46. Donasi 49. Kabut 50. Asa 51. Ochiru 52. Gandarwa Menurun 1. Impas 2. Umpat 3. Iklan

BPM/dok

Indonesia juga mendapatkan penghargaan untuk Pulau Lombok sebagai pulau terbaik di 10 besar (peringkat 10). Industri yang mendapatkan penghargaan atas pilihan pembaca majalah DestinAsian adalah Alila Villas Uluwatu sebagai the best boutique hotel, sedangkan COMO Uma Ubud berada di peringkat ke-5. Ayana Spa sebagai the best Hotel Spa ditemani oleh The Spa, Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay di peringkat ke-3 dan beberapa resort lain di Bali juga mencatatkan prestasi gemilang.

5

8

RAMAI - Kunjungan wisatawan ke Tanah Lot cukup ramai dan menjadi ikon wisata Kabupaten Tabanan.

Bali dinobatkan sebagai pulau terbaik selama 12 tahun berturut-turut berdasarkan “DestinAsian Readers Choice Award” (RCA) 2017 yang bermarkas di Singapura. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gde Pitana di Jakarta, belum lama ini menyambut baik penghargaan yang dianugerahkan di Singapura pada 15 Februari 2017 tersebut. “Kementerian Pariwisata Republik Indonesia diundang untuk menerima penghargaan atas Bali yang kembali menjadi the best island untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut,” ucapnya kepada Antara. DestinAsian selama 12 tahun melaksanakan voting secara terbuka dan memberikan penghargaan atas pilihan pembacanya. Hal yang paling menjadi sorotan perhatian pemilih adalah keramahan staf dan pelayanan, kenyamanan lokasi, fasilitas, dan kualitas baik tempat maupun kuliner. Untuk tahun ini, polling dilakukan pada Agustus dan Oktober 2016, dengan 31 kategori yang berbeda termasuk “hotel and resorts”, serviced residences, spas, airlines, airports, dan destinations. DestinAsian Publisher Ronald Liem mengatakan ada beberapa perubahan yang dilakukan dalam DestinAsian RCA tahun ini untuk lebih memberikan kebebasan dan nilai kompetitif. “Selain menambah beberapa kategori baru, kali ini memperluas region, seperti ada penghargaan khusus industri di beberapa negara dan penilaian tidak lagi hanya diberikan untuk juara satu dan dua saja melainkan menambahkan menjadi sepuluh besar,” tuturnya. Selain Bali pada peringkat pertama,

4

SPT2017

Bali Raih Penghargaan Pulau Terbaik

Menurun: 1. Bumbu tambahan yang membuat makanan lebih lezat 2. Undangan (Bali) 3. Sunting naskah 4. Peringatan/beritahukan agar waspada 5. Sebutan untuk seluruh wilayah kepulauan Indonesia 6. Timbunan pasir yang memanjang dari tepi ke tengah laut 7. Rasa kasih sayang 12. Organisasi Papua Merdeka 14. Dokter ahli berkenaan dengan fungsi alat tubuh dan penyakit khusus pada wanita 16. Sikap ; kelakuan (Bali) 20. Satu dan satu-satunya 21. Bersifat mengikuti/menjabarkan suatu ajaran tanpa kritik sama sekali (Inggris) 22. Kejang otot 24. Pemecatan 25. Penegasan ; pengakuan 27. Pandangan yang sungguh-sungguh dengan mata hati 28. Penimbunan cairan berlebih dalam jaringan 30. Arena tinju 35. Nama huruf ke-25 Abjad Arab 37. …….. sistem (penggolongan darah manusia)

1

4. San 5. PKL 6. Rahim 7. Galaktosa 9. Usil 11. Ons 14. Margin 16. Era 17. Acne 19. Ene 20. Eror 22. Sontoloyo 23. Ukuran 24. Act 25. PPP 26. LKS

27. Ros 29. Aero 31. Neng 33. Iri 35. Kir 38. Nedni (Inden) 39. Nias 40. OKI 41. Nekad 42. Ember 43. Intra 47. Nau 48. SAG

Pemenang TTS No. 282 1.

Ni Made Seri Ayu Darmayanti Dsn. Tengah, Ds. Koripan, Banjarangkan, Klungkung

2. I Wayan Mantra Br. Serokadan, Abuan, Bangli 80661 (Hp: 085 237 580 415) 3. I Made Sukradana SD No.1 Carangsari, Kec. Petang, Badung 4. I Nyoman Ramia Jl. Diponegoro III/3, Tabanan 82114 5. Pt. Gd Purna Wijaya Kantor SAR Karangasem, Jl. Pantai Jasri, Amlapura 80813 1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Nama : Luh Putu Putri Mariawan Alamat : Jl. Kecubung Gg. Suli No.22, Denpasar 80235 (Hp: 081 238 488 158)


19

Minggu Kliwon, 19 Februari 2017

Tujuan Wisata Dari Hal. 1

BPM/ade

DISKUSI - Tim Pemenangan AHY-Sylvi dari Partai Demokrat Roy Suryo (tengah) saat diskusi “Sinema Politik Pilkada DKI” bersama Tim Pemenangan Ahok-Djarot Trimedya Panjaitan, di Cikini, Jakarta, Sabtu (18/2) kemarin.

Tak Berizin Dari Hal. 1

Karena secara logika, setelah setahun dilakukan moratorium reklame di 24 ruas jalan, maka saat ini reklame yang ada di ruas jalan itu sudah tidak lagi memiliki izin. Karena semua izinnya sudah kedaluwarsa. Kusuma Diputra mengakui dalam pembahasan awal, pihaknya telah melibatkan pengurus periklanan. Bahkan, pada awalnya sedikitnya 10 kali pertemuan dan semua melibatkan pengurus dari asosiasi periklanan. Kusuma Diputra mengatakan, kebijakan moratorium ini dilakukan untuk bisa mempercantik wajah kota. Sedikitnya, 24 titik ruas jalan protokol yang sempat dimoratorium untuk pemasangan iklan berdasarkan Perwali No. 3 tahun 2014. Moratorium ini telah dicabut per 15 Mei 2014 berdasarkan SK Wali Kota No. 188.45/ 568/2014. Saat ini, jumlah reklame yang bisa dipasang di 24 ruas jalan protokol tersebut hanya 204 buah reklame, yang sebelumnya mencapai 700 buah reklame sebelum moratorium. Di sisi lain, akibat dari moratorium reklame di 24 titik ruas jalan ini yang diterapkan Pemkot Denpasar, berdampak pada perolehan pajak reklame pada 2014 ini. Bahkan, perolehan pajak reklame di tahun ini dirancang menurun dibandingkan 2013 lalu. Tahun 2014, Pemkot hanya menargetkan memperoleh pajak reklame Rp 5,7 miliar. Padahal, tahun 2013 perole-

han pajak reklame dirancang Rp 9,2 miliar. Artinya, ada penurunan sebesar 38,19 persen dari tahun sebelumnya. Sedangkan pada 2014, pajak reklame ditetapkan sebesar Rp 5,7 miliar. Namun, hanya mampu terealisasi Rp 1,6 miliar. Sementara pada 2015, perolehan pajak reklame mencapai Rp 4,4 miliar dan perolehan pajak reklame 2016 sebesar Rp 2 miliar. Sedangkan untuk 2017 ini, perolehan pajak reklame meningkat sebesar 6,72 persen dari tahun sebelumnya. Jadi, tahun ini perolehan pajak reklame dirancang Rp 2,134 miliar. Terlalu Terang Mata yang terpapar cahaya handphone atau layar LED terlalu terang dapat menyebakan mata lelah. “Apabila mata terpapar cahaya dalam waktu paling lama 1,5 jam, efek yang timbul bisa berupa gejala astenopia dan dry eye,” kata dokter spesialis mata divisi pediatric oftalmologi RSUP Sanglah, dr. Eka Sutyawan, Sp.M., Sabtu lalu. Astenopia adalah kelelehan mata sedangkan dry eye adalah gejala mata kering. Jika astenopia dibiarkan berlarut-larut, efek jangka panjang yang ditimbulkan, bisa rasa tidak nyaman saat membaca serta gangguan akomodasi atau kecembungan lensa. Sedangkan dry eye yang dibiarkan berlarut-larut dapat memudahkan terjadinya iritasi. Selain itu, dry eye juga dapat menurunkan tingkat pertahankan mata. (ara/may)

Inneke Dari Hal. 1 Inneke, Vina, Yolanda, Puri Mas Moyo No. 10, Jl. Pulau Moyo 4-Genz, Panjer Denpasar Made Sritama DLPC (Denpasar Live Painting Community) Intan, Denpasar Keluarga Besar SMPN 8 Denpasar Wayan Cakra, Panjer Kelas 5A SDN 12 Padangsambian Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya

5 dus mi, 5 dus air mineral, 2 dus pakaian 2 dos mi, 1 dus air mineral, 1 dus pakaian 5 dus mi 3 dus mi 1 dus mi 1 tas buku dan 1 tas pakaian 2 dos pakaian 1 tas pakaian Rp 32.833.500 16 dos mi 6 dos air mineral 5 dos pakaian 2 tas pakaian 1 tas buku Rp 143.793.367 Rp 176.626.867

Skandal Rekaman Dari Hal. 1

Presdir Freeport Indonesia sebelum Chappy, Maroef Sjamsoeddin, juga mengundurkan diri dari jabatannya pada Januari 2016. Maroef yang merupakan mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara mundur di tengah terkuaknya skandal rekaman yang dikenal sebagai kasus Papa Minta Saham. “Demi kepentingan terbaik bagi Freeport dan keluarga saya, saya mengundurkan diri dari tugas-tugas saya sebagai presiden direktur,” kata Chappy dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (18/2) kemarin.

Sementara itu, Chief Executive Officer dan President Freeport-McMoRan Inc, selaku induk Freeport Indonesia, Richard C. Adkerson menyampaikan terima kasih kepada Chappy atas sumbangsihnya selama ini. Chappy yang merupakan mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal (Purn) ditunjuk sebagai Presdir Freeport Indonesia pada November 2016. Jadi, belum setahun menjadi Presdir, dia sudah mundur. Chappy sebelumnya menjabat penasihat senior perusahaan tambang emas dan tembaga di Papua tersebut sejak Agustus 2016. (ant)

Menyakiti Pohon Dari Hal. 1

“Cara ini tentu menyakiti pohon tersebut, sehingga tindakan ini sudah keluar dari filosofi THK (Tri Hita Karana -red) yang wajib harus menjaga keharmonisan dengan alam lingkungan. Belum lagi di Kota Denpasar semakin berkurangnya bangunan yang memakai ornamen arsitektur tradisional Bali, dan ada juga bangunan tradisional Bali yang terhalang reklame yang dipasang sembarangan,” ungkap Drs. Ec. I Putu Anom, B.Sc., M.Par., Ketua ICPI (Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia) Wilayah Bali, Sabtu lalu. Mantan Dekan Fakultas Pariwisata Unud ini mengatakan, pemerintah daerah jangan terlalu ambisi terhadap pendapatan dari pajak reklame yang sebesar-besarnya, namun tetap harus cermat memerhatikan estetika pemasangan reklame. Begitu juga dengan pihak swasta yang memasang iklan harus konsisten menaati peraturan pasangan reklame. “Pemda bekerja sama dengan Persatuan Pengusaha Periklanan Indonesia (P3I) Bali harus menindak tegas pemasangan reklame yang melanggar peraturan yang sudah ada,” tandas pria asal Desa Kapal, Mengwi tersebut. Sementara itu, pengamat Tata Ruang Kota Denpasar,

Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si., IAI., mengatakan pengertian reklame harus dijabarkan lebih luas lagi, sehingga diketahui mana yang termasuk reklame dan mana yang bukan. Sehingga, batasan-batasan yang telah diatur dalam pemasangan reklame diketahui oleh agenagen pemasang reklame. Sebab, belakangan ini pemasangan reklame tidak mengikuti kaidah yang telah ditentukan oleh pemerintah. Bahkan, reklame yang berbentuk LED yang kesannya lebih praktis, banyak pemasangannya hang menutupi arsitektur bangunan Bali. “Kalau ini dibiarkan secara terus-menerus tanpa ada tindakan tegas oleh pemerintah terkait maka akan mengganggu estetika pariwisata budaya di Bali,” tegas Prof. Rumawan Salain. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada pemerintah terkait untuk segera menertibkan jika ada pemasangan reklame yang melanggar aturan dan keindahan kota. Kota Denpasar yang merupakan jantung kotanya Bali tetap memberikan kesan yang indah kepada wisatawan yang datang ke Bali. “Desa Adat juga harus berani menindak secara langsung dan tegas kalau melihat ada pemasangan reklame oleh agen-agen tertentu yang melanggar aturan pemerintah,” ujarnya. (win)

’’Master Plan’’ Dari Hal. 1

Dalam Perbup telah diatur master plan dan zonasi pemasangan iklan. Di luar zonasi tidak boleh terbangun iklan atau reklame. “Dibeberapa lokasi strategis sesuai dengan Perbup 80 bebas iklan, ini untuk mewujudkan perwajahan Kabupaten Badung yang lebih baik, tidak semrawut karena reklame,” imbuhnya. Seperti diketahui, data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Badung, dari kurun waktu Januari hingga Desember 2015 telah ditolak 37 permohonan. Yang terdiri dari 34 permohonan papan cahaya, 2 papan reklame, dan 1 billboard. Titik yang dimohonkan mulai dari wilayah Kuta Selatan, Kuta, Kuta Utara, dan Mengwi. Kemudian tahun 2016 ini, hingga bulan Oktober 2016 kembali menolak 33 permohonan. Yang meliputi, 27 permohonan papan cahaya dan masing-masing 3 permohonan papan reklame dan

billboard. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung, mengaku tengah mengumpulkan data Izin Mendirikan Bangunan Reklame (IMBR) yang keluar guna mengetahui kondisi riil di lapangan. “Kami sedang mengumpulkan data IMR yang keluar, bukan semata-mata baru tidak mencapai target (pajak reklame –red) saya disalahkan,” ungkap Kepala Satpol PP Badung, I Ketut Martha. Pejabat asal Karangasem ini mengatakan, melesetnya target penerimaan pajak reklame yang dipungut Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Badung di 2016, menjadi tanggung jawab bersama. Sebab, dalam penataan reklama di Badung dilakukan secara terpadu. “Ini kan tim ada mekanisme prosedurnya orang cari izin beberapa lama, kita cek dulu. Tidak bisa baru tidak mencapai target saya terus tanggung jawab kan ada mekanisme,” ucapnya. (par)

Belajar ’’Cornering’’ Dari Hal. 1

Sekarang saya lagi belajar cornering. Ini istilah teknisnya dari naik motor gaya Marc Marquez. Nikung sambil lututnya menggeser aspal. Ini mimpi jangka panjang saya. Minggu lalu saya kursus racing di Sirkuit Sepang, Malaysia. Pengajarnya adalah California Superbike School, yang menjadi pengajar juga toptop rider dunia. Saya belajar mengatur gas (throttle control), menentukan turning point, bagaimana membelokkan motor dengan cepat (quick steer) dan bagaimana menggunakan mata

kita (visual) sebagai kontrol kendaraan kita. Hasilnya lumayan, walaupun belum terlalu kencang, namun buat dipotret sudah gaya. Prinsipnya my friends, every skills is learnable skills, tetapi every development is self development. Semua keterampilan dapat dipelajari namun harus ada kemauan dari diri sendiri. Tidak ada orang lain yang bisa diserahi tanggung jawab atas kemajuan diri kita. Salam www.alexpchandra.com

Demikian terkesannya mereka sehingga secara tidak sadar mereka sering berkata, ‘’Oh…Bali’’. Sebagai salah satu daerah tujuan wisata utama di dunia, keunikan tata ruang atau suasana alam Pulau Bali sangat diharapkan kelestaiannya sampai kapan pun. Keindahan alam pulau ini salah satunya ditentukan oleh street furniture dan taman. Elemenelemen yang berkaitan dengan street furniture misalnya signed yang terdiri atas lampu taman, papan nama jalan, penunjuk arah, aneka patung, dan baliho. Papan nama jalan dan lampu taman sudah banyak didisain khas Bali. Bagi wisatawan yang memiliki waktu kunjungan terbatas, maka suasana pada jalanjalan utama dari dan ke bandara atau pelabuhan baik itu jalan negara, jalan provinsi, maupun jalan yang menuju daerah tujuan wisata (DTW) menjadi sangat penting. Aspek taman meliputi pohon, perdu, ground cover, dan rumput. Berkaitan dengan taman, masyarakat Bali telah memiliki ensiklopedi tanaman upakara “Taman Gumi Banten” terbitan Udayana University Press bekerja sama dengan Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat. Pada beberapa median jalan protokol

di dalam maupun di luar kota sudah ada ditanam pohon kelapa gading, kelapa bulan, pohon jepun, dengan berbagai jenis warna bunganya. Ke depan, hal seperti ini perlu lebih ditingkatkan dengan cara lebih banyak menanam tanaman langka, pinang, maskot kabupaten/kota, penuh dengan perdu atau ground cover, dan bukan ditanami rumput. Penataan taman-taman kota di Surabaya dapat dipakai sebagai salah satu acuan. Hal seperti ini juga dapat dipakai sebagai sarana pendidikan bagi generasi muda di daerah perkotaan. Kehadiran billboard dan reklame iklan baik yang dipasang di luar atau di halaman gedung maupun yang menyatu dengan bangunan gedung akhir-akhir ini sangatlah mengkhawatirkan. Hal ini terjadi karena dimensinya semakin besar saja, apalagi belakangan ini di tempattempat strategis makin banyak dipasang baliho elektronik atau disebut LED dengan penerangan yang semakin menyilaukan mata. Semakin besar dimensi billboard (papan iklan) pasti akan semakin banyak bagian fasade bangunan keindahan lingkungan yang tertutupi. Hampir di semua sudut perkotaan yang strategis dipenuhi pajangan billboard dengan berbagai ukuran. Hal

Minta Presiden Dari Hal. 1

Sementara itu, keluarga besar Siti Aisyah di Serang, Banten, berharap agar pemerintah Indonesia lewat Presiden Jokowi bisa menyelamatkan ibu satu orang anak itu agar kembali ke Tanah Air. Keluarga sangat yakin Aisyah bukanlah pembunuh sebenarnya Kim Jong-nam. “Harapannya teteh (Siti Aisyah) bisa cepat pulang,” kata Iqbal, keponakan Siti Aisyah kemarin. Sebelum kejadian pembunuhan dan tertangkap polisi Malaysia, Iqbal bercerita, pada Selasa, 14 Februari 2017, dia sempat berkomunikasi dengan Siti Aisyah melalui video call. “Kemarin itu kan saya barusan video call. Terakhir malam Rabu ini,” kata dia. Liang Kiong, mantan mertua dari Siti Aisyah, menduga

kalau mantan menantunya itu tengah dijebak. Ia mengaku belum berkomunikasi lagi dengan anggota keluarga Siti setelah perempuan asal Serang itu dinyatakan sebagai salah satu tersangka pembunuhan Kim Jong-nam. Ia berharap agar Siti tidak dihukum dan bisa segera kembali ke Indonesia. Sebab, Akiong masih yakin kalau Siti tidak bersalah dalam kasus itu. Sementara itu, sumber di KBRI Malaysia melaporkan bahwa pihak KBRI belum bisa menemui Siti Aisyah. Dia masih meringkuk di tahanan kepolisian Malaysia. “Sejauh ini, kami belum dapat menemuinya. Yang bersangkutan saat ini masih ditahan oleh kepolisian Malaysia,” ujar Wakil Dubes RI untuk Malaysia Andreano Erwin, kemarin.

Mesti Ditertibkan Dari Hal. 1

Selain arsitektur khas Bali, lanjut Rai, reklame yang ilegal juga mesti ditertibkan. Sebab, keberadaannya cukup mengganggu este tika. Terlebih, reklame yang tidak dipasang pada tempat yang seharusnya. “Harus ditertibkan, jangan sampai mengganggu kecuali reklame yang sudah ditetapkan punya izin. Itu harus dibikin rapi,” ujarnya. Kepala Dinas Pariwisata Bali, A.A. Gede Yuniartha Putra, mengatakan, Bali memiliki Perda No.2 tahun 2012 tentang Kepariwisataan Budaya Bali. Payung hukum ini semakin memperkuat bahwa apa yang dibuat dan dilakukan di Bali, semuanya bersandar pada budaya. Dengan demikian, Bali akan tetap menjadi yang terunik di dunia dari segi budaya. Ada satu hal yang disesal-

kan Yuniartha menyangkut arsitektur khas Bali. Arsitektur khas Bali kini lebih banyak terkikis gaya minimalis. Padahal, arsitektur merupakan salah satu media untuk menunjukkan budaya Bali kepada wisatawan. Selain itu, juga sudah memiliki payung hukum berupa Perda Provinsi Bali No.5 tahun 2005 tentang Persyaratan Arsitektur Bangunan Gedung. “Orang luar datang ke sini mau melihat budaya kita, mau melihat gaya arsitektur kita. Kita lihat Prancis, Italia itu masih dengan gaya arsitektur mereka, ngapain kita kok gaya-gayaan dengan gaya minimalis,” sesalnya. Menurut Yuniartha, hasil survei mengatakan bahwa 65% wisatawan datang ke Bali untuk melihat budaya. Oleh karena itu, budaya harus tetap menjadi “jualan” utama pariwisata. Sementara itu, Kepala

seperti ini tentu akan memperburuk suasana lingkungan binaan di daerah perkotaan. Memang baru sebagian kecil saja masyarakat yang memodifikasi atau merencanakan tata letak billboard iklan yang disesuaikan dengan langgam arsitetur Bali di sekitar billboard iklan. Dari sudut pandang keindahan arsitektur perkotaan, tentu yang diharapkan adalah sebaliknya yaitu dimensi dan jumlah billboard iklan yang semakin kecil sehingga tidak banyak mengganggu estetika fasade bangunan gedung. Dari sisi yang lain, tentu akan merugikan instansi tertentu karena uang yang dihasilkan akan semakin sedikit. Disain dan sistem pemasangan papan nama toko seperti di Jalan Gadjah Mada Kota Denpasar layak dikembangkan di tempat lain. Bagi kita semua, tantangan yang paling berat adalah bagaimana memperkecil ukuran billboard iklan, tetapi uang yang didapatkan menjadi semakin besar. Kalau sangat terpaksa harus memasang billboard yang sangat besar dimensinya (lebih dari 20 m2), maka penempatannya harus sangat selektif dan sedapat mungkin ditempatkan jauh dari pusat kota. Semoga segera ada solusi yang terbaik. (*) Penulis, Dekan Fakultas Teknik Unwar

Aisyah bersama tersangka lainnya, yakni seorang wanita yang memegang paspor Vietnam atas nama Doan Thi Huong, menjalani reka ulang kejadian di Kuala Lumpur International Airport, Jumat (17/2) lalu. Dalam reka ulang, mereka mengaku mengusapkan cairan yang diduga racun ke wajah Jong-Nam. Dalam kasus ini, polisi Malaysia juga menangkap Ri Jong-Chol. Ri Jong-Chol merupakan warga Korut pertama yang ditangkap terkait dengan pembunuhan Jong-Nam. Kepolisian Malaysia meyakini dia sebagai satu dari empat pria yang terekam kamera CCTV bersama Doan dan Aisyah pada hari kejadian, 13 Februari, dan sehari sebelum kejadian di Bandara Kuala Lumpur. Saat ini, polisi Malaysia masih memburu tiga orang lainnya. (kmb)

Bappeda, Penelitian dan Pengembangan Provinsi Bali, I Putu Astawa, mengatakan, bicara budaya sebetulnya memang tidak ada budaya yang statis. “Budaya itu pasti dinamis dan untuk di Bali untungnya kita punya desa pakraman dengan Kahyangan Tiga sangat mengerem pengaruh globalisasi,” ujarnya. Astawa menambahkan, keberadaan desa pakraman sebagai benteng terakhir budaya Bali sangat berperan agar budaya Bali tidak banyak tergerus zaman. Pengaruh-pengaruh luar yang berdampak negatif sepatutnya jangan terlalu banyak diserap masyarakat. Dengan demikian, Bali tidak akan tercerabut dari akar budayanya sendiri. “Ini juga membutuhkan kecerdasan untuk bisa memfilter mana-mana yang harus kita serap, yang mana yang tidak,” jelasnya. (rin)


balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Minggu KLIWON, 19 FEBRuari 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Makan Enak Berhadiah Rp 5 Juta ’’Cash’’

Hanya di ’’Grand Opening’’ SING Bak Kut Teh

Gek Alitra

BPM/win

”Ulian Tresna”, Gek Alitra Siap Lestarikan Seni dan Budaya Bali BELANTIKA musik pop Bali terus kedatangan penyanyi baru dari berbagai daerah di Bali. Kali ini penyanyi asal Kota Seni Gianyar, Gek Alitra hadir dengan single perdananya “Ulian Tresna”. Bahkan, single perdananya itu sudah beredar dan dapat dinikmati di radio-radio seluruh Bali. Gek Alitra mengatakan, dirinya bangga bisa ikut meramaikan belantika musik pop Bali yang kini perkembangannya semakin pesat dan dibanjiri pendatang baru. Wanita kelahiran Gianyar, 3 Agustus 1997 ini pun siap bersaing secara sehat lewat karya-karya yang tentunya memiliki kualitas masing-masing. “Saya sangat bersyukur, akhirnya bisa ikut meramaikan belantika musik pop Bali. Ini merupakan impian saya sejak lama. Lewat single perdana ini, saya siap untuk ikut melestarikan seni budaya Bali, khususnya lagu pop Bali,” ujar Gek Alitra saat dikonfirmasi Sabtu (18/2) kemarin. Single “Ulian Tresna” yang diciptakan oleh Ajunk Danendra dan diaransemen Wiwit Setyawan ini menceritakan tentang seorang wanita yang disakiti dan ditinggalkan tanpa alasan yang jelas oleh pacarnya di saat si wanita itu benar-benar sayang terhadap sang pacar. “Saya berharap sih, mudah-mudahan tidak ada yang mengalami kisah seperti di dalam lagu ini,” imbuh Gek Alitra yang tinggal di Banjar Angkling, Desa Bakbakan, Gianyar ini. Ke depan, ia pun berharap bisa berkarya lebih baik lagi serta bisa mengeluarkan single atau karya secara berkelanjutan. Untuk single “Ulian Tresna” diharapkan bisa diterima penggemar musik pop Bali di mana pun berada. “Saya berharap lagu perdana ini bisa diterima semua lapisan masyarakat. Selain itu, saya juga ingin terus bisa berkarya di belantika musik pop Bali dengan mengeluarkan karya-karya terbaru,” harapnya. (win)

Kambing Hitam brolan BALE BANJAR ARIDUS SULIT membantah pendapat Thomas Hobbes bahwa seluruh tingkah laku manusia digerakkan oleh nafsu atau hasratnya. Nafsu dalam berbagai kehendak seperti kaya, nikmat, berkuasa, melahirkan istilah harta, wanita, dan tahta. Guna mewujudkan semua itu, membuat nyaris seluruh rangkaian hidup manusia diisi kompetisi dan rivalitas. Sebab, semua objek buat mewujudkan kehendak berada di luar tubuh dan jumlahnya pun terbatas. Celakanya, hasrat pun bukan lahir dari buah pikir sendiri melainkan karena meniru atau mimesis. Karena itu, pertengkaran, perkelahian dan perang lebih dominan mewarnai kehidupan manusia daripada perdamaian dan persaudaraan. “Kalau saja tidak ada peradaban yang menjaga kelestarian manusia, kukira, seleksi alam seperti ditulis Charles Darwin dalam kitab ‘The Origin of Species‘ akan terjadi. Pihak yang kuat melenyapkan yang lemah, yang besar meludeskan yang kecil, merupakan hukum alam asli, menyebabkan kelestarian hanya bagi pihak terulung atau The Survival of The Fittest! Syukurnya, darwinisme sosial yang mengerikan tersebut terhalang berkat lahirnya peradaban di dunia manusia. Aku katakan terhalang, karena nafsu hewani manusia belum lenyap total, meskipun ada etika, norma, hukum serta ajaran agama yang dibawa peradaban buat mengurangi keliaran mereka. Ungkapan yang lebih cocok disebut makian seperti ‘biadab atau binatang!‘ yang sering

dilontarkan untuk mengutuk perbuatan kejam di luar batas kemanusiaan, merupakan bukti nafsu hewani manusia masih tersisa. Paradoks dengan slogan ‘Memajukan dan Memanusiakan manusia‘ dari Aufklarung atau Pencerahan yang menandai Zaman Modern, justru pembunuhan dengan berbagai sebab meningkat Mesin perang yang tercipta lewat Sains dan Teknologi, melahirkan Perang Dunia I (1914-1918), Perang Dunia II (1939-1945), dan Perang Dingin (1945-1991). Padahal, mereka sudah kapok dan ngeri melihat tumpukan mayat akibat Perang Saudara (1618-1648) di Eropa, lalu mengusulkan Perjanjian Westphalia guna ketertiban dunia dan lahirnya negaranegara modern berdasarkan kedaulatan,“ papar Rubag. “Keserakahan, iri hati, dan keculasan mendorong hasrat manusia bisa terwujud. Mimesis merupakan bekal lahir manusia, di samping lapar, haus, seks, buang air besar dan kecil. Tanpa meniru, manusia tidak akan bisa hidup seperti manusia. Namun karena dorongan iri hati, keculasan dan keser-

SING Bak Kut Teh telah hadir di Bali, dan untuk grand opening kali ini, tidak tanggung-tanggung, para pelanggan akan mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan undian berhadiah cash Rp 5 juta, Rp 3 juta, dan Rp 2 juta. Total hadiah Rp 10 juta. Event ini hanya berlangsung dari tanggal 20 Februari hingga 31 Maret 2017. Undian akan dilakukan pada tanggal 1 April 2017 dan hasilnya akan diumumkan secara langsung. Cara mengikuti dan persyaratannya pun cukup mudah. Syarat pertama event ini hanya khusus diperuntukkan bagi WNI, dan setiap kunjungan dengan pembelanjaan minimum Rp 200.000 akan berkesempatan mendapatkan 1 nomor undian. Hingga pada tanggal 1 April 2017, akan mereka undi siapa yang

berhak mendapatkan hadiah 5jt, 3jt ataupun 2jt cash! So tunggu apalagi, ayok buruan makan enak dan siapa tahu, hadiah Grand Prize Rp 5 juta menjadi milik Anda. SING Bak Kut Teh, restaurant otentik khas Singapura hadir di Mal Bali Galeria Lt. 1 No. VIa , tepat bersebelahan dengan gerai Starbucks. Lengkap menambah pilihan kuliner di Mal Bali Galeria. Di tahun 1976, Rong Cheng Group (SING Bak Kut Teh, nama di Indonesia) yang pertama kali di Singapura memperkenalkan Bak Kut Teh dengan kuah yang bening tetapi memiliki rasa kaldu dan rempah yang kental. Keistimewaan restoran mereka terletak pada penggunaan bahan-bahannya. Untuk daging rusuk/iga, mereka menggunakan daging impor kualitas grade A yang tidak

ada atau sangat jarang kita temui kualitas sekelas ini, dagingnya manis dan tekstur yang sangat menggoda. Kemudian untuk semangkok sup bak kut teh, mereka menggunakan 90% bahanbahan impor dengan kualitas terbaik. Bahkan kecap dark soya sauce yang ada di meja pun didatangkan langsung dari Singapura. Untuk makanan dengan kelas, rasa dan kuali tas seperti ini, harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Berkisar mulai Rp 65 ribu untuk satu mangkok bak kut teh. Bagi anda pencinta menu berbahan babi, tentu akan sulit untuk tidak mencoba sajian khas Singapura ini. Segera datang ke SING Bak Kut Teh, di Mal Bali Galeria Lt.1 No. VIa (Sebelah Starbucks). Informasi lebih lanjut anda dapat menghubungi 0823-3150-5609. (ad2546)

HADIR DI BALI - SING Bak Kut Teh telah hadir di Bali yang dihadirkan langsung dari Singapura, dengan resep dan rasa khas sejak 1976.

Menikmati Duet Cokelat dengan Buah Tropis Pascadirampok, Kim Kardashian Mungkin Kembali Lagi ke Paris

Jakarta (Bali Post) Cokelat tidak hanya berjodoh dengan stroberi atau kacang, santapan manis ini juga bisa dipadukan dengan buah-buah tropis yang ada di Indonesia. Bakerzin bersama Valrhona, cokelat premium asal Prancis, berkolaborasi menciptakan duet cokelat dengan buah tropis dalam tiga menu makanan penutup baru untuk disajikan di seluruh gerai Bakerzin Indonesia: Bananaz, Aloha, dan Hula.

Bananaz Sesuai namanya, pencuci mulut ini terdiri dari duet cokelat dan pisang. “Saya memilih ini karena orang Indonesia suka pisang,” kata Chef Maxime Danguillaume, Executive Pastry Chef Valrhona Asia Pacific di Jakarta, Jumat. Kue berwarna kuning ini tidak terlalu manis karena rasa pisangnya mendominasi. Bagian atas Bananaz dihiasi cokelat Valrhona Dulcey yang menambah citarasa karamel. Hula Seperti hula hoop, pastry berbentuk bulat ini memiliki tekstur lembut dari cokelat Valrhona Coeur de Guanaja. Perpaduan rasa dengan krim yang terbuat dari lemon dan kapulaga terasa unik dan cocok bagi Anda yang tidak terlalu suka manis.

BPM/ant

COKELAT - Cokelat tidak hanya berjodoh dengan stroberi atau kacang, santapan manis ini juga bisa dipadukan dengan buah-buah tropis yang ada di Indonesia. akahan, maka hasrat yang lahir dari mimesis itu jadi berlebihan, sehingga rivalitas menjelma menjadi pertengkaran, perkelahian dan di tingkat negara berwujud perang. Melihat tetangga punya rumah dan mobil mewah, istri cantik dan seksi, jabatan tinggi, karena mimesis, seseorang berusaha memilikinya juga, bahkan kalau bisa yang lebih berkualitas. Bila upaya tidak bisa dilakukan secara baik dan bermartabat, ditempuhlah cara-cara tidak terpuji. Nah, perang dunia yang kau paparkan juga tidak terlepas dari tabiat serakah, iri dan culas, yang melahirkan kolonialisme dan imperialisme. Melihat perang yang terus berlanjut, aku curiga, tidakkah ini merupakan skenario Tuhan, mengingat daya tampung dan kemampuan bumi untuk memberi makan miliaran manusia, terbatas? Meski kau katakan, Perang Dingin berakhir tahun 1991, ternyata kepulan asap tebal berbau mesiu terus membubung di kawasan Timur Tengah. Benjamin R. Barber menyebut perang yang terjadi sekarang, baik berupa terorisme maupun perang konvensional adalah Jihad versus McWorld. Isu Negara Universal, yang satu berbasis agama atau khilafah, yang lain berbasis kapitalisme

Aloha Serupa eclair, kue Aloha yang bentuknya lonjong ini paling manis dari ketiga ragam duet cokelat dengan buah tropis. Awalnya Anda mungkin merasa kue ini tak beda dengan cokelat lain, tapi pada gigitan kedua atau ketiga ada kejutan dari rasa markisa yang menyeruak. Aloha adalah kue tart berbahan dasar Valrhona Nyangbo dari Ghana. (ant)

bermotto ‘E pluribus Unum‘, melatari perang saat ini,” ujar Nyoman Sudiantara. “Menyimak berita tentang kelompok ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) yang dilawan pasukan gabungan negara-negara Barat plus Rusia, tesis Barber masuk akal. Kelompok ISIS pun merupakan gabungan dari berbagai bangsa, yang mungkin tertarik dengan seduksi khilafah yang mereka lontarkan. Ini membenarkan tengaramu tentang isu Negara Universal itu. Bahkan dari Indonesia juga ada WNI yang ikut bergabung dan tragisnya ada sepasang suami istri bersama anaknya, dan sang suami punya pekerjaan bermartabat di Tanah Air, minggat ke Turki selanjutnya ke Suriah. Lucunya, ratusan orang yang saat berangkat berkobar-kobar semangatnya membala keyakinannya, namun saat pasukan koalisi Barat dan Rusia meningkatkan serangannya ke kubu-kubu pertahanan ISIS, berbondong pula minta dipulangkan ke Indonesia. Rupanya setelah melihat mayat bergelimpangan dan suara ledakan bom tak henti-henti, rasa takut mereka langsung muncul. Mudah-mudahan mereka sadar bahwa hidup di Indonesia dengan kedamaian

Los Angeles – Hanya lima bulan setelah dia dirampok dan ditodong senjata saat Paris Fashion Week, Kim Kardashian dikabarkan berencana kembali ke kota itu. Menurut sumber yang dekat dengan keluarga Kardashian, Kanye West sangat tertarik melihat hasil karya para desainer musim ini dan Kim sedang memikirkan apakah akan ikut bepergian dengan suaminya. Seperti dilansir People, bila Kim memutuskan pergi, dia akan kembali ke kota yang memberikan kenangan buruk itu bersama keluarga dan temannya. Selain Kanye, Kendall Jenner juga akan pergi ke Paris untuk menjadi model dalam beberapa peragaan busana, ada pula penata rambut Kim, Jen Atkin yang akan ke Paris untuk acara yang berlangsung selama sepekan itu. (afp/ant)

dinaungi ideologi Pancasila jauh lebih nyaman daripada menganut waham tidak jelas berbau kekerasan. Ketika perang sudah merambah ke berbagai pelosok, seperti yang terjadi sekarang di kawasan Timur Tengah, upaya untuk menghentikan sangat sulit. Bangsa Indonesia seharusnya memahami itu!“ komentar Made Surjanegara. “Benar! Cuma orang-orang yang jiwanya tidak normal, bagiku, merindukan kerusuhan dan perang! Di Indonesia, kudoakan, semoga tidak terjadi pertumpahan darah seperti yang kutonton di TV hampir setiap malam. Anehnya, kini ada segelintir orang terus bersikap intoleran meniupkan kebencian terhadap kebinekaan, demi kekuasaan yang ingin diraihnya. Mereka tidak baca kalau Newsweek pernah melansir artikel bahwa di negeri ini dimetaforakan ada seribu sumbu api, yang setiap saat siap berkobar, bila ada yang menyulut. Aku sesalkan di antara demagog atau provokator tersebut ada yang sebenarnya berstatus negarawan. Perang saudara akibat disulut isu SARA yang multidimensional, kalau sampai meletus, sangat sulit dihentikan. Apalagi negeri

kita negara kepulauan, jangan sampai pecah berkeping karena diskriminasi atas suku, agama, ras, dan antargolongan. Sebab, jumlah aparat keamanan kita sangat kurang untuk memadamkan kerusuhan. Pikir dulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna! Cuma, aku tidak setuju untuk mengatakan atau mencurigai Tuhan, bila kerusuhan massal atau perang saudara terjadi karena scenario-Nya. Itu semata karena human error atau kesalahan manusia, terutama yang ambisi kekuasaan secara berlebihan, tanpa mengukur kemampuan kecuali kemahiran untuk memecah belah. Tuhan, bagiku, tetap adil dan Mahatahu!“ imbuh Wayan Wijaya. “Setuju! Jangan sampai mengambinghitamkan Tuhan, itu durhaka dan terkutuk namanya! Tuhan dikambinghitamkan, kukira, dari kebiasaan melemparkan kesalahan sendiri terhadap orang lain, karena hasrat untuk mencapai suatu citacita gagal. Ini biasanya terjadi di kancah politik dan kekuasaan. Karena nafsu besar kemampuan kurang, menyebabkan seseorang gampang marah disertai tindakan brutal terhadap orang lain, karena korban dianggap se-

bagai penyebab kegagalannya. Dia tidak tahu kalau masyarakat sudah banyak yang mampu berpikir kritis dan rasional, karena sering mengamati perilaku dan tindakannya. Di era keterbukaan ini, untuk membohongi masyarakat bukan pekerjaan gampang, apalagi terkait dengan harta, wanita, dan tahta. Pencitraan bukan lagi alat untuk membuat orang percaya, sebab untuk mengatakan diri jujur, selalu berbuat baik dan berdarma-bhakti pada negara dan bangsa, akan dibully bila kenyataannya terbalik 180 derajat. Kepiawaian berpidato dan bersilat lidah saat ini, mirip bumerang yang menyerang diri sendiri bila dilemparkan. Meski kelihatan planga-plongo dan tidak pintar berorasi, bila apa yang diucapkan sesuai dengan apa yang dilakukan, justru mendapat apresiasi dan dukungan dari masyarakat. Jadi, kebiasaan mengambinghitamkan orang lain, lebih baik dihentikan dari sekarang! Kalau punya kambing, tidak mesti hitam, putih atau cokelat, mari disembelih untuk sate buat mensyukuri kemenangan pilihan kita dalam Pilkada serentak ini,“ saran Nengah Karta Wiguna. (aridus)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi19 Februari 2017 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu