Skip to main content

Edisi Senin 18 Februari 2019 | balipost.com

Page 1

Bali Post

balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Debat Capres

Prabowo Sebut Jokowi Grasa-grusu, Jokowi Nilai Prabowo Tak Optimis Jakarta (Bali Post) – Debat calon presiden putaran kedua dilangsungkan, Minggu (17/2) malam. Pesertanya Capres 01 Joko Widodo dan Capres 02 Prabowo Subianto. Materi debat menyangkut insfrastruktur, pangan, lingkungan dan energi.

Bali Post/ant

DEBAT - Capres Joko Widodo dan Capres Prabowo Subianto bersiap memulai debat capres 2019 disaksikan Ketua KPU Arief Budiman (tengah), Minggu (17/2) kemarin.

Debat diawali dengan penyampaian visi-misi oleh masing-masing calon. Setelah itu calon mengambil nomor undian. Materi pertama menyangkut infrastruktur. Capres Jokowi menegaskan koneksitas antarwilayah dan antarpulau betul-betul tersambung dengan baik selama ini, sehingga transportasi semakin mudah dan cepat. ‘’Saya konsisten terus membangun infrastruktur di samping pembangunan sumber daya manusia (SDM),’’ ujar Jokowi. Jokowi mengatakan, selama empat tahun kepemimpinannya banyak pembangunan yang sudah dilakukan baik jalan, jalan tol, pelabuhan hingga bandara. ‘’Saya kira empat tahun ini telah bangun banyak sekali. Baik itu jalan, jalan tol, pelabuhan, baru maupun pengembangan, airport baru maupun pengembangan. Dan inilah yang akan terus kita lakukan agar konektivitas antarpulau, antarprovinsi, antarkabupaten/kota betulbetul tersambung dengan baik,’’ ujar Jokowi. Dengan pembangunan

infrastruktur tersebut maka kemudahan berusaha, logistik dan mobilitas barang hingga orang bisa semakin cepat. ‘’Dengan itu, kecepatan kemudahan, transportasi logistik, transportasi barang, mobilitas akan semakin cepat,’’ tutur Jokowi. Capres Prabowo Subianto sangat menghargai niat baik Jokowi dalam pembangunan infrastruktur. Namun, menurutnya, tim Jokowi kurang efisien dalam bekerja, banyak yang grasagrusu tanpa feasibility study (FS), sehingga banyak yang rugi dan proyeknya sulit dibayar. Menurut Prabowo, pembangunan infrastruktur harus untuk kepentingan rakyat. Menanggapi hal itu, Jokowi mengatakan pernyataan Prabowo bahwa pembangunan infrastruktur itu tanpa FS, salah besar. Proyek infrastruktur yang akan dibangun sudah melalui proses dan direncanakan sejak lama, ada DED dan FS. Soal LRT/MRT, tegas Jokowi, butuh waktu. Hal. 15 Perlu Waktu

Dua Kali Ledakan di Areal Dekat Debat Jakarta (Bali Post) – Dua kali ledakan terdengar di antara lokasi nonton bareng (nobar) dan lokasi debat calon presiden putaran kedua di kawasan Hotel Sultan, Jakarta Pusat. Ledakan terjadi pada pukul 20.20 WIB di jalan raya yang membelah kedua tempat tersebut. Belum diketahui sumber ledakan yang terjadi secara beruntun. Sesaat setelah ledakan, Tim Gegana Brimob Polda Metro Jaya langsung mengecek sumber ledakan tersebut. Polisi masih berjaga-jaga di lokasi ledakan di Parkir Timur Senayan, tepatnya di dekat Stadion Akuatik. Lokasi ledakan berada di jalan raya. Tepatnya di antara lokasi nonton bareng (nobar) debat pendukung 01 dan 02 di Parkir Timur Senayan. Suaranya terdengar sekitar 200 meter dari panggung debat. Polisi langsung menutup jalan dengan mengalihkan arus kendaraan melalui jalan lain. Ribuan pendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin, berkumpul di Lapangan Parkir Timur, Senayan, Jakarta, Minggu (17/2) kemarin. Begitu juga pendukung pasangan calon nomor urut 02, Prabowo SubiantoSandiwara Salahuddin Uno. Mereka hadir untuk mengikuti acara derap kebudayaan dipuncaki nonton bareng (no-

bar) debat Pilpres 2019 tahap kedua yang diagendakan KPU RI. Lokasi tersebut memang disediakan oleh KPU sebagai tempat nobar debat. Debatnya sendiri dilaksanakan di Hotel Sultan yang letaknya di sebelah lokasi nobar. Terdapat dua lokasi tenda yang disediakan untuk nobar. Satu untuk kubu Jokowi-KH Ma’ruf. Satunya untuk kubu Prabowo-Sandi. Anggota KPU RI Wahyu Setiawan mengatakan nobar di luar ruang debat sengaja difasilitasi KPU untuk mengakomodir para pendukung yang ingin menyaksikan debat capres namun tidak bisa masuk ke dalam ruangan. Meskipun KPU sendiri sudah menambah jumlah penonton Debat Pilpres 2019 sebanyak 100 orang. Karenanya, dalam debat kali ini, jumlah penonton di arena naik dari 500 orang menjadi 600 orang. ‘’Pada debat pertama kapasitas ruangan hanya memungkinkan 500 undangan, sementara di sini luas, maka kuota tambah (menjadi) 600 orang,’’ kata Wahyu Setiawan. Penambahan jumlah penonton Debat Pilpres 2019 juga dilakukan karena area Hotel Sultan mampu menampung penonton dibanding di Hotel Bidakara, 17 Januari 2019 lalu. Hal. 15 600 Kursi

LPD Perlu LPS Denpasar (Bali Post) Total aset LPD sudah mencapai Rp 21 triliun. Nilai tersebut tidak sedikit. Maka dari itu, aset LPD tersebut perlu diamankan karena sebagian besar merupakan dana masyarakat. Demikian harapan salah satu perintis LPD I Wayan Gatha, Minggu (17/2) kemarin. Ia berharap ada lembaga penjamin simpanan (LPS) yang menjamin dana masyarakat tersebut. Ini sejalan dengan komitmen Gubernur Bali Wayan Koster untuk memperkuat LPD. ‘’Untuk keberlangsungan LPD beberapa tahun ke depan dan seterusnya, dari Rp 21 triliun aset LPD, 77% merupakan uang masyarakat. Maka kita perlu semacam LPS. Apakah ini sudah dipikirkan oleh pemda atau belum,’’ ungkapnya. Tujuan lembaga penjamin simpanan ini untuk mem-back up dana masyarakat jika kelak LPD tersebut mengalami wanprestasi atau sampai mengalami kebangkrutan. Ini harus menjadi pemikiran agar uang masyarakat aman. Berkaca dari 35 tahun perjalanan LPD, ada beberapa LPD yang mengalami wanprestasi sehingga dana masyarakat tidak bisa dikembalikan. Meski ia tidak mengetahui persis perjalanan LPD tersebut, ia berharap dana masyarakat bisa dikembalikan. LPD juga perlu di-back up dengan ketentuan dan peraturan agar lebih kuat. ‘’Di mana ada kelemahan LPD, kita sebagai krama adat berkewajiban menyumbangkan pikiran untuk menguatkan LPD ini,’’ imbuhnya. Ia juga mengusulkan pada desa adat untuk membentuk dana abadi. Dana abadi bisa diambil dari dana pembangunan desa sebesar 20% dari LPD. Upaya ini akan saling melengkapi dengan upaya mem-back up simpanan masyarakat dengan adanya lembaga penjamin simpanan. (kmb42)

Bali Post/ant

KAWAL WARGA - Petugas kepolisian mengawal warga seusai terdengar ledakan di kawasan parkir timur Senayan, Jakarta, Minggu (17/2) kemarin.

Kemenperin Pacu Ekspor Lima Sektor Industri Jakarta (Bali Post) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memacu ekspor lima sektor industri yang pertumbuhannya di atas lima persen dan memiliki catatan kinerja ekspor gemilang di tahun 2018. ‘’Kami sedang fokus memacu kinerja ekspor di lima sektor industri yang mendapat prioritas pengembangan berdasarkan Making Indonesia 4.0,’’ kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto lewat keterangannya di Jakarta, Minggu (17/2) kemarin. Kelima industri tersebut yakni industri makanan dan minuman yang nilai ekspornya mencapai 29,91 miliar dolar AS, disusul industri tekstil dan pakaian jadi 13,27 miliar dolar AS, serta industri logam dasar 15,46 miliar dolar AS. Lima sektor itu adalah industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, elektronika, dan kim-

ia. Apalagi, lima kelompok manufaktur tersebut mampu memberikan kontribusi sebesar 65 persen terhadap total nilai ekspor nasional. Sepanjang 2018, industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia, menorehkan nilai ekspor sebesar 13,93 miliar dolar AS, kemudian kendaraan bermotor, trailer dan semi trailer, dan alat angkutan lainnya menembus angka 8,59 miliar dolar AS, serta pengapalan barang komputer, barang elekronik dan optik mencapai 6,29 miliar dolar AS. ‘’Memang ada beberapa sektor lain yang juga punya potensi besar dalam menopang perekonomian nasional melalui kinerja ekspornya. Misalnya, industri perhiasan, permesinan, furnitur, pengolahan ikan, dan hortikultura,’’ katanya. Pada 2019, pemerintah menargetkan ekspor nonmigas tumbuh 7,5 persen. Proyeksi tersebut memper-

timbangkan pertumbuhan ekonomi global sebesar 3,7 persen. Adapun tiga pasar ekspor utama, yakni Amerika Serikat, Jepang, dan Cina. Penetrasi pasar ekspor ke negaranegara nontradisional juga dilakukan, seperti ke Bangladesh, Turki, Selandia Baru, Myanmar dan Kanada. ‘ ’ M e s k i demikian, diharapkan ada perbaikan ekonomi global, sehingga bisa mendo-

rong ekspor nonmigas lebih tinggi lagi di tahun 2019,’’ ujar Airlangga. Pemerintah juga menargetkan segera merampungkan sebanyak 12 perjanjian dagang baru pada tahun ini. (ant)


DENPASAR

2

Senin Wage, 18 Februari 2019

FIGUR Suka Menulis PERJALANAN kehidupan seseorang tidak bisa diperkirakan. Meskipun berada di lingkaran birokrasi Pemkot Denpasar, A.A. Ngurah Oka Wiranata tetap mengisi waktu luangnya dengan menulis. Bahkan tulisan pria kelahiran Puri Jambe Celagigendong ini beberapa kali dimuat pada kolom opini media Bali Post. Paling tidak dia berupaya membuat tulisan sesuai dengan perkembangan opini di masyarakat yang sedang viral melalui media massa, baik itu masalah sosial maupun politik. Dari beberapa tulisan pria yang akrab dipanggil Gung Ocha ini, ada yang sudah dibukukan dan di-launching langsung oleh Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra pada tahun 2012 bertepatan dengan acara Melepas Matahari. Menulis bagi ayah dua putra ini tidak sekadar hobi semata, tetapi dijadikan media untuk mengasah kepedulian terhadap permasalahan yang berkembang di masyarakat. Melalui tulisan, dia berharap dapat ikut berpartisipasi dalam memberikan solusi atas apa yang dilihat dan didengarkannya atas permasalahan yang terjadi. Mengasah pola pikiran melalui tulisan bagi pria yang saat ini dipercaya menjadi Irban 1 pada Inspektorat Kota Denpasar sudah dilakukan sejak duduk di bangku SMPN 2 Denpasar dengan menulis puisi. Bahkan saat itu, suami dari A.A. Sagung Ayu Saptarisni ini sering membuatkan puisi ‘’pesanan’’ dari teman-temannya. Sayang, puisi pesanan dimaksud yang lebih banyak bertemakan kisah cinta itu tidak sempat dikumpulkan. Saat itu belum ada pikiran untuk membukukannya. Prinsipnya, bila menulis memang jalan hidup yang mesti dilakukan, kenapa tidak dilaksanakan. (ara)

Bali Post/ist

DIKUMPULKAN - Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan mengumpulkan anggota Satlantas untuk diberikan pengarahan.

Polantas Diminta Jual Narkoba, Pria Hilangkan Budaya Korupsi Asal Bogor Diadili Denpasar (Bali Post) Gara-gara ingin meraup keuntungan besar, pria asal Bogor, terdakwa Haska (39) nekat menjual narkoba. Alhasil, ia pun harus diadili di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Tak tanggung-tanggung, ancaman hukuman atas pasal yang dikenakan jaksa mencapai 20 tahun penjara. Terdakwa diadili di PN Denpasar atas dugaan perkara kepemilikan 50 plastik klip masing-masing berisi sabu-sabu dengan total berat 26,35 gram. Jaksa penuntut umum (JPU) Dina K. Sitepu sudah membacakan surat dakwaan, Kamis (15/2) lalu. JPU menuding Haska telah menjual narkotika golongan I berupa narkotika jenis sabu-sabu yang beratnya melebihi 5 gram sebagaimana diatur dalam Pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Masih dalam dakwaan jaksa, terdakwa juga dijerat Pasal 112 ayat (2) UU yang sama. Jaksa di hadapan majelis hakim pimpinan I Wayan Kawisada menjelaskan, tertangkapnya terdakwa bermula dari laporan masyarakat atas penyalahgunaan dan peredaran narkoba di seputaran Denpasar Barat. Setelah melakukan penyelidikan, polisi dari Polresta Denpasar melakukan penangkapan disertai pengeledahan terhadap terdakwa di halaman parkir Yuni kos Jalan Marlboro, Gang XX Banjar Buagan, Pemecutan Kelod, Denbar. Saat itu ditemukan satu buah potongan pipet warna hijau yang di dalamnya ada satu buah plastik klip berisi kristal bening diduga sabu-sabu yang digenggam di tangan kiri terdakwa. Selain itu, juga didapat satu buah tas warna hitam berisi plastik klip berisi delapan potongan pipet masing-masing berisi satu buah plastik klip berisi kristal bening diduga sabu-sabu. Dalam waktu bersamaan, petugas juga melakukan penggeledahan di kamar kos yang ditempati Haska di Kamar kos 104 Pondok Popi-popi, Jalan Geria Anyat, Banjar Kajeng, Pemecutan Kelod, Denbar. Petugas mengamankan 42 plastik klip masing-masing berisi kristal bening diduga sabu-sabu siap edar. Atas barang bukti itu, Haska dibawa ke Polresta Denpasar untuk diproses lebih lanjut. (kmb37)

Denpasar (Bali Post) Sebanyak 323 anggota Satlantas Polresta Denpasar dan Polsek dikumpulkan di Ruang Serbaguna Gedung Pusat Gatra Polresta Denpasar, Minggu (17/2) kemarin. Salah satu pesan yang disampaikan Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan agar anggota Satlantas menghindari dan menghilangkan budaya korupsi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka persiapan pengamanan Millennial Road Safety Festival (MRSF) 2019 di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Minggu sore. Juga terkait pengamanan Pesta Demokrasi Serentak Tahun 2019. ‘’Saya kumpulkan anggota Lantas sekitar pukul 06.00 Wita,’’ kata Kapolresta Kombes Pol. Ruddi Setiawan didampingi Kasatlantas AKP Agus Sulistyo. Pada kesempatan terse-

but, Ruddi Setiawan minta tolong kepada Kasatlantas dan Wakasatlantas supaya benar-benar mengecek jumlah personel dan melaksanakan tugas tepat waktu. Mantan Kapolres Badung ini mewanti-wanti agar ke depannya jangan sampai terjadi lagi seperti pada saat kegiatan yang dilaksanakan di Mall Bali Galleria. ‘’Pada saat pembuatan film tidak ada satu pun anggota Satlantas dari Polresta Denpasar hadir, justru dari Polres lain

melindungi generasi milenial. Untuk menjaga calon pemimpin bangsa nantinya. Kalian ini merupakan calon pengganti nantinya, kami-kami ini kolonial bukan milenial lagi,” ujarnya. Sebagai Kapolda Bali, dia mengaku paham apa yang generasi milenial inginkan. “Nanti malam (kemarin) banyak sekali hiburan. Bali akan menjadi model untuk dunia. Dari Bali kita guncangkan Indonesia, dari Bali kita guncangkan dunia,” tandas jenderal bintang dua di pundak ini. MRSF 2019 diawali dengan jalan santai diikuti ribuan generasi milenial, khususnya pelajar dan mahasiswa di seluruh Bali. Jalan santai tersebut dilepas Dirlantas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana, dan dimeriahkan tarian Barongsai serta marching band. “Kami harapkan para peserta ikut memeriahkan Millenial Road Safety Festival. Intinya, kami harapkan agar ke depannya tertib dan mematuhi aturan berlalu lintas,” ujar Kombes Sudana. Selain melibatkan puluhan ribu peserta, MRSF juga dimeriahkan dengan kehadiran ratusan klub motor dan mobil. Selain dipajang motor gede, juga motor dan mobil antik menyemut di sisi utara lapangan. (kmb36)

Topik : Polantas Diminta Hilangkan Budaya Korupsi

terbanyak. Ada beberapa pesan disampaikan perwira melati tiga asal Madura, Jawa Timur ini. Di antaranya menjaga kekompakan, harus menjamin keamanan dan keselamatan kepada masyarakat dalam mengatasi kemacetan, penanganan dan pencegahan lakalantas, serta pelayanan tilang dan SIM sesuai SOP, meningkatkan kedekatan dengan masyarakat melalui Dikmaslantas dalam kegiatan apa pun, pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM, terus berinovasi dan kepada para perwira melakukan evaluasi berkala terhadap semua kebijakan dan program yang sudah dijalankan. Adapun harapan masyarakat Bali, lanjut mantan Wadir Reskrimsus Polda Bali ini,

yaitu menginginkan polisi berseragam hadir di tengah-tengah masyarakat, di antaranya adanya anggota berseragam pada saat pengaturan lalin, tidak adanya kejadian seperti Bom Bali, masalah kemacetan lalu linTopik : harus diselesaikan tas di Bali oleh kepolisian dan stakeholder lainnya. ‘’Kita tahu tentang Commander Wish Kapolda Bali dalam rangka akselerasi dan dinamisasi organisasi tahun 2019 pada poin nomor 9 yaitu menjadikan Bali sebagai model tertib berlalu lintas,’’ tegasnya. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

Kembangkan Pertanian

Bali Jalin Kerja Sama dengan Provinsi Kumamoto Jepang

Polda Pecahkan Rekor Dunia Tari Bali Gemilang Denpasar (Bali Post) Millennial Road Safety Festival (MRSF) 2019 yang digelar Polda Bali di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Minggu (17/2) kemarin, berlangsung sukses. Dari kegiatan ini, Polda meraih rekor dunia Tari Bali Gemilang Millenial dengan jumlah peserta terbanyak yaitu 80 ribu orang. Padahal target awal 50 ribu peserta. Penghargaan tersebut diserahkan perwakilan Muri kepada Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose. Dalam sambutannya, Kapolda Golose menyampaikan, acara yang dilaksanakan mulai pukul 14.00 Wita ini bisa dilaksanakan atas kerja sama semua pihak, terutama berkat inisiasi daripada Presiden RI Joko Widodo. “Anda (generasi milenial) hidup apa yang disebut borderless world atau tidak ada batas lagi di dunia ini. Anda hidup dalam gadget, Anda lebih mempercayai informasi yang ada walaupun itu hoax,” tegasnya. Kapolda Golose juga menyampaikan, tiga tahun terakhir, 1.561 orang generasi milenial lakalantas di Bali dan 603 orang meninggal dunia. Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo sangat menghargai masa depan generasi milenial, sehingga digelar MRSF ini. “Untuk apa? Untuk

yang banyak hadir, sehingga menjadi teguran dari Bapak Kapolda Bali. Tolonglah kita semua sudah sama-sama dewasa, agar selalu diingatkan dan masukan kepada pimpinannya. Tolong ke depannya Kasatlantas agar melakukan pengecekan personel, jangan sampai terjadi lagi kejadian yang sama. Intinya, kesuksesan melalui kebersamaan,’’ pintanya. Terkait pengamanan MRSF, menurut Ruddi, Setiawan kegiatan ini akan dihadiri 35 ribu siswa SMA dan mahasiswa di seluruh Bali. Mereka akan menarikan tari Bali Gemilang Millennial bersama peserta lainnya dan jumlahnya 50 ribu orang. Kegiatan ini diprediksi akan memecahkan Rekor Muri penari Bali Gemilang Millennial dengan jumlah peserta

Bali Post/kmb42

ASISTENSI - Tim ahli dari Provinsi Kumamoto, Jepang memberikan asistensi bagi tim pertanian Bali.

Denpasar (Bali Post) Bali menjalin kerja sama dengan Provinsi Kumamoto, Jepang dalam bidang pertanian. Kerja sama ini dalam bentuk asistensi atau bimbingan bertani bagi pertanian di Bali, karena sektor pertanian di provinsi tersebut sangat maju. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bali I.B. Wisnuardhana mengatakan, Provinsi Kumamoto, Jepang adalah salah satu provinsi di Jepang yang pertaniannya sangat maju. Beberapa komoditi pertanian di Bali ada yang sama dengan di Kumamoto, seperti jeruk, tomat, strawbery, dan beberapa jenis sayuran, termasuk kemajuannya dalam bidang peternakan sapi. “Untuk dapat mengadopsi teknologi usaha tani yang diterapkan oleh Kumamoto, Jepang dalam mengembangkan pertanian termasuk peternakan sapi Bali,

telah diadakan kesepakatan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Bali dengan Kumamoto pada tahun lalu,” ujar Wisnuardhana, Sabtu (16/2). Menurut Wisnuardhana, tim ahli pertanian dan peternakan Kumamoto memberikan asistensi kepada beberapa kelompok tani dan kelompok ternak dalam perbaikan teknologi produksi, sehingga kualitas dan kuantitas produksi beberapa produk Bali dapat ditingkatkan. “Sebagai wujud tindak lanjut kerja sama, Tim Asistensi Provinsi Kumamoto sebanyak enam orang yang dipimpin Wakil Kepala Departemen Pertanian, Kumamoto Mr. Shingi Takeuchi dari tanggal 13-15 Februari datang ke Bali untuk memulai memberikan asistensi,” katanya. Menurut Wisnuardhana, kegiatan ini diawali pertemuan dengan Tim Pendamping Bali di Kantor Dinas TPHP Bali,

dilanjutkan dengan kunjungan asistensi ke lapangan. Tim dibagi menjadi tiga, yaitu tim I memberikan asistensi percobaan yang telah disepakati yaitu Kelompok Tani Tomat dan Strawbery di Mekar Sari, Desa Pancasari, Buleleng. Tim II ke Kelompok Tani Jeruk Mertha Buwana, Desa Katung, Bangli. Tim III ke Kelompok Ternak Sapi Sari Laba, Desa Bebalang, Bangli. Dikatakan, tim ahli pertanian Kumamoto memberikan asistensi teknis setiap empat bulan atau tiga kali dalam setahun yang berlangsung sampai dengan tahun 2021. “Asistensi tim ahli pertanian Kumamoto ini sangat bermanfaat untuk memperbaiki kualitas dan kuantitas produk pertanian lokal Bali mendukung Peraturan Gubernur Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemanfaatan dan Pemasaran Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali,” ujarnya. (kmb42)

Pemkot Kembali Gelar Evaluasi Pemantapan Pembangunan TA 2019

Program Pembangunan Harus Memberikan Kemanfaatan bagi Masyarakat MEMASUKI tahun ketiga penerapan Padmaksara serta RPJMD Semesta Berencana Kota Denpasar Tahun 20162021, beragam upaya terus dimaksimalkan guna memastikan pembangunan di berbagai sektor mampu memberikan kemanfaatan maksimal. Karenanya, Pemkot Denpasar melalui Bagian Administrasi Pembanguan secara rutin setiap tahunnya menggelar Rapat Evaluasi yang kali ini dilaksanakan di Mahagiri Resort Nusa Lembongan dari tanggal 15-17 Februari 2019. Kegiatan rutin ini dibuka Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Kelompok Ahli Pembangunan Kota Denpasar, OPD di lingkungan Pemkot Denpasar serta perbekel/lurah se-Kota Denpasar. Dalam arahannya, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra menjelaskan bahwa saat ini program pembangunan di Kota Denpasar yang dikemas dalam Padmaksara serta RPJMD Tahun 20162021 telah memasuki tahun

ketiga, sehingga pelaksanaan program hendaknya harus menukik pada permasalahan yang terjadi di masyarakat. Sehingga pembangunan di Kota Denpasar mampu memberikan kemanfaatan yang maksimal bagi masyarakat. ‘’Seluruh elemen pembangunan mulai dari sistem perencanaan, sistem penganggaran dan sistem pelaporan kinerja harus tepat sasaran dan terintegrasi, sehingga kemanfaatan dari pelaksanaan program dapat dirasakan masyarakat,’’ ujarnya. Rai Mantra menambahkan, saat ini terjadi transformasi atau perubahan pola dalam bekerja. Di mana dulu fokus capaian seorang pegawai adalah bagaimana bekerja dengan maksimal, dan kini bagaimana seorang pegawai dituntut kinerjanya. ‘’Dulu kita berpikir bagaimana caranya bekerja dengan baik, dan kini bagaimana kita berkinerja. Kinerja yang maksimal akan menjadi prestasi, prestasi inilah yang nantinya memberikan kemanfaatan pembangunan bagi masyarakat,’’ jelasnya. Meski demikian, Rai Mantra menyampaikan bahwa

memang tidak dimungkiri beberapa inovasi serta program pembangunan terjadi kendala-kendala yang harus dimaksimalkan. Dari pelaksanaan rapat evaluasi inilah nantinya dihasilkan rumusan rekomendasi guna memecahkan permasalahan percepatan pembangunan yang mungkin timbul di lapangan. ‘’Evaluasi akan terus dilakukan guna manghasilkan program yang tepat sasaran dan memberikan kemanfaatan maksimal bagi masyarakat,’’ katanya. Sementara itu, Kabag Administrasi Pembangunan Setda Kota Denpasar I Gede Cipta Sudewa Atmaja mengatakan, tema yang diangkat pada rapat evaluasi tahun 2019 ini adalah ‘’Melalui Evaluasi Program dan Kegiatan Tahun Anggaran 2018 RPJMD Semesta Berencana Kota Denpasar Tahun 2016-2021’’. Dari tema ini tentunya diharapkan dapat menjadi wahana inventarisasi masalah untuk dirumuskan dapat rekomendasi yang direalisasikan pada program pembangunan TA berikutnya. Adapun kegiatan ini dikemas dalam beberapa sesi yang dimu-

lai dari pemaparan oleh Dewan Kebudayaan Kota Denpasar, Badan Kreatif Kota Denpasar, Program Kota Tangguh Sosial, serta Pengelolaan Sampah Plastik, Bank Sampah serta Peduli Lingkungan oleh DLHK. Selain itu, juga turut dilaksanakan pemaparan terkait isu yang sedang berkembang yakni LAKIP dan SAKIP oleh Bappeda Kota Denpasar. Diskusi panel, serta

perumusan rekomendasi oleh Kelompok Ahli Pembangunan Kota Denpasar. ‘’Atas arahan Bapak Wali dan Wakil Wali Kota, rapat evaluasi kali ini turut melibatkan kades/lurah selaku stakeholder terbawah dalam mewujudkan pembangunan yang terintegrasi dari hulu ke hilir, serta memberikan kemanfaatan yang maksimal,’’ tegasnya. (ad593)

RAPAT EVALUASI - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara serta seluruh OPD saat pelaksanaan rapat evaluasi pemantapan pembangunan TA 2019 di Mahagiri Resort Nusa Lembongan.


Senin Wage, 18 Februari 2019

Menpar Arief Yahya Resmikan Bebek Timbungan di Sunset Road MENTERI Pariwisata (Menpar) Arief Yahya didampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati secara resmi membuka Rumah Makan Bebek Timbungan Bali yang berlokasi di Jalan Sunset Road, Minggu (17/2) kemarin. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita serta penandatanganan prasasti. Pada kesempatan tersebut, Menpar Arief Yahya menyampaikan selamat atas peresmian Bebek Timbungan Sunset Road. Dia juga menyampaikan selamat atas penghargaan Balinese Food Festival sebagai best of the best. Meski baru

dibuka, antusiasme pengunjung cukup bagus terhadap sajian Bebek Timbungan. Bahkan seperti yang disampaikan owner, penjualan di satu outlet sudah sama dengan restoran bebek yang lain yang selama ini sudah memiliki nama.

Menpar berharap ke depannya Bebek Timbungan bisa memperluas pasar ke luar Bali. Bahkan kalau bisa agar mengembangkan sayap ke luar negeri. Untuk itu, dia menyampaikan, Kemenpar siap mendukung dalam hal promosi.

Kuliner Tempati Posisi Penting nBebek Timbungan menawarkan berbagai jenis menu tradisional yang diolah sesuai selera wisatawan. nRestoran ini didirikan dari keinginan melestarikan filosofi keanekaragaman makanan khas Bali. nMenu paling spesial adalah Bebek Timbungan. Ini adalah salah satu jenis masakan tertua di Bali. Dahulu, Bebek Timbungan hanya dihidangkan saat upacara adat Bali. nTimbungan berasal dari kata embung atau timbung yang artinya bambu. Bebek timbungan berarti daging bebek yang dimasak dengan basa genep dengan menggunakan bilah bambu.

SAAT ini kuliner dari sisi pariwisata maupun ekonomi kreatif menempati posisi yang sangat penting. Dari data, untuk pariwisata sebanyak 30-40 persen spending of money atau pengeluaran wisatawan adalah di kuliner. Kuliner juga menempati 40 persen dari ekonomi kreatif di Indonesia. ‘’Sebanyak 40 persen merupakan kuliner, 20 persen fashion dan 15 persen craft. Dari 40 persen kuliner, pertumbuhan bisa lebih dari 20 persen,’’ kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di sela-sela peresmian Bebek Timbungan Sunset Road, Minggu (17/2) kemarin. Dari data yang dipaparkan, Menpar menyebutkan kuliner merupakan bisnis yang sempurna karena porsinya yang besar hingga 40 persen. Selain itu, pertumbuhannya serta keuntungannya juga besar. Namun, diakuinya, tantangan kuliner Indonesia saat ini adalah Indonesia belum memiliki national food. Hal itu disebabkan di Indonesia terlalu banyak makanan di daerah-daerah. Namun saat ini sudah ditetapkan oleh

Becraft, bahwa national food Indonesia adalah soto. Sementara Kemenpar menetapkan lima national food yaitu soto, sate, nasi goreng, gado-gado dan yang terbaik adalah rendang. Permasalahan kedua, kata Menpar, Indonesia tidak memiliki destinasi kuliner tingkat dunia. Untuk itu kementerian akan melakukan sertifikasi untuk tiga destinasi di Indonesia. Tahun ini diharapkan Bali, terutama Ubud, bisa menjadi destinasi kuliner kelas dunia. Sedangkan tahun depan menyusul Bandung, Yogyakarta, Solo dan Semarang. Sementara untuk permasalahan ketiga, Indonesia tidak memiliki restoran khas di luar negeri. Untuk itu pihaknya akan mem-branding sebanyak 100 restoran yang ada di luar negeri. Pihaknya mengajak pengusaha kuliner yang memiliki restoran di luar negeri dan Kemenpar akan siap membantu dalam hal promosi. ‘’Tiga yang kita lakukan, satu menetapkan national food, kedua membuat destinasi kuliner tingkat dunia di Indonesia, ketiga mem-branding 100 restoran kuliner di luar,’’ pungkasnya.

Bebek Timbungan ’’Balinese Heritage Cuisine’’ Tawarkan Menu Tradisional BAGI wisatawan yang berlibur ke Bali, yang ingin menemukan menu tradisional klasik dan nikmat, bisa datang langsung ke Bebek Timbungan Balinese Heritage Cuisine. Berlokasi di Jalan Sunset Road, tempat makan yang kental dengan nuansa tradisional itu sangat dekat dengan kawasan pariwisata Kuta, pusat petokoan suvenir dan sekitar 10 menit dari Bandara Ngurah Rai. Menurut Wieok Susanto selaku Direktur Natura Pesona Mandiri (NPM), Bebek Timbungan menawarkan berbagai jenis menu tradisional yang sudah diolah sesuai dengan lidah wisatawan. Namun, menu paling spesial adalah

Bebek Timbungan, salah satu sajian terkenal dan sebagai menu tertua di Bali. Dahulu Bebek Timbungan hanya dihidangkan pada upacara adat Bali saja. Hadirnya restoran ini, kata Wieok, berangkat dari sebuah keinginan untuk terus melestarikan filosofi keanekaragaman makanan khas Bali. Dijelaskannya, Timbungan berasal dari kata embung atau timbung yang memiliki arti bambu. Jadi, Bebek Timbungan adalah hidangan daging bebek yang dimasak dengan bumbu basa genep yang merupakan racikan bumbu utama khas Bali dengan menggunakan bilah bambu. Dengan tingginya perminta-

an terhadap menu Bebek Timbungan di restoran sebelumnya yang terletak di Secret Garden Village Bali, menjadi latar belakang dibukanya restoran Bebek Timbungan-Balinese Heritage Cuisine ini. ‘’Kami siap melayani para pencinta kuliner tradisional berkualitas. Maka itu, Bebek Timbungan dibuka setiap hari mulai pukul 10.00 Wita – 23.00 Wita,’’ terangnya. Sebagai rumah makan yang menjunjung warisan leluhur, Bebek Timbungan berkomitmen menyajikan menu khas dan istimewa yang dihidangkan dengan mempertahankan komposisi dan cara pengolahan sesuai dengan resep para leluhur tempo dulu. Menyuguh-

kan berbagai menu tradisional Bali dengan interior bernuansa budaya Bali modern. Bebek Timbungan-Balinese Heritage Cuisine menyajikan suasana Bali banget. Interior didesain kembali dengan suasana alam baik dari bentuk warna dan material. Bangunannya sesuai dengan karakter orang Bali yang hangat, rendah hati dan berjiwa elegan. Restoran ini memiliki dua lantai dilengkapi dengan fasilitas meeting dengan kapasitas 240 seat. Dilengkapi sound system dan lantai bawah khusus untuk menikmati aneka menu. ‘’Makan di sini terasa Bali banget, karena semua ornamen sesuai dengan alam,’’ tambahnya. ad588


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Wisuda dan Dies Natalis Emas Undiknas

Senin Wage, 18 Februari 2019

Resmikan Posko Garda, GPM di Klungkung dan Gianyar

Wedakarna Minta Anak Muda Milenial Kenalkan Rektor Terpilih, Target Jadi 100 PT Terbaik Asia Waspadai Gerakan Radikalisme Berjubah Ekonomi ACARA Wisuda ke-81 dan Dies Natalis ke-50 (HUT emas) Undiknas University, Minggu ( 17/2) kemarin, lebih istimewa karena momen bersejarah babak emas pertama Undiknas berlangsung semarak. Acara wisuda terakhir bagi Rektor Undiknas Prof. Ir. Gede Sri Dama, S.T., M.M., DBA., IPU.,ASEAN Eng. karena 12 Maret masa jabatannya sudah berakhir. Dia pun memperkenalkan rektor terpilih Dr. Nyoman Sri Subawa. Puncak HUT Emas ditandai dengan pemotongan kue oleh Prof. Gede Sri Darma dihadiri Gubernur Bali diwakili Asisten I Sekda Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani, Kepala LLDikti VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si., pendiri utama Perkumpulan Pendidikan Nasional (Perdiknas) Drs. Ketut Sambreg, M.M. beserta Ni Nyoman Kundri, dan Ketua Perdiknas Denpasar Dr. AAA Ngurah Tini Rusmini Gorda, S.H., M.M., M.H. Usai puncak dies, Rektor Undiknas Gede Sri Darma mewisuda 577 sarjana S-1 dan S-2. Dari jumlah itu, 282 wisudawan dari Program Studi Manajemen, Akuntansi (198), Ilmu Administrasi Negara (11), Ilmu Komunikasi (11) Ilmu Hukum (23), Teknik Sipil (3), Teknik Elektro (2), Magister Manajemen (34) dan Magister Hukum (13). Gubernur Bali dalam sambutannya yang dibacakan TIA Kusuma Wardhani menegaskan di usia 50 tahun jajaran Undiknas patut mengevaluasi diri untuk kemajuan masa depan. Di usia emas, katanya, Undiknas banyak berperan mencetak human capital SDM Bali yang berkualitas. Kemudian terus memberi akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Bali. Rektor Prof. Gede Sri Darma saat itu mengucapkan happy birthday fifety years young. Kenapa young karena kampus semakin tua makin bagus, namun SDM Undiknas tampil lebih muda dan berkualitas. Di acara itu, dia me-

POTONG KUE - Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma memotong kue HUT Emas 50 Tahun Undiknas saat acara wisuda, Minggu (17/2) kemarin, disaksikan pendiri utama. maparkan bagaimana hebatnya perusahaan besar kelas dunia seperti Apple, Google dan lainnya. Apakah persamaan dari semua perusahaan besar tersebut di atas? Salah satu itu kesamaan yang paling unik, yaitu bisnis mereka semuanya berawal dari sebuah garasi rumah. Mereka memiliki visi yang sangat tajam atau pendirinya seorang visioner. Dari kisah ini, dia bernostalgia ke era 1965-an. Dua pemuda yang kemudian menoreh sejarah dan menjadi legenda bagi Undiknas. Dua pemuda itu mengawali hubungan pertemanan melalui diskusi-diskusi kecil guna mencerdaskan kehidupan anak bangsa. Ide pun diimplementasikan dengan mendirikan Kursus Bon A pada 1968. Kedua pemuda itu kemudian dengan berani membawa kembali mimpinya ke tempat yang lebih tinggi. Mengubah lembaga kursus menjadi sebuah lembaga akademi bernama AKABA atau Akademi

Keuangan & Perbankan pada 17 Februari 1969. Kedua anak muda itu adalah Prof. Gorda (alm) dan Ketut Sambereg. Keduanya founding father Undiknas, dua tubuh satu kepala yang sering disebut dwi tunggal. AKABA pun berkembang menjadi STIK dan menjadi Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) tahun 1984. Ada mimpi yang lebih besar yang harus diwujudkan di masa depan. Gede Sri Darma mengaku tangga emas kepemimpinannya untuk dilanjutkan rektor mendatang. Dia menegaskan siapa pun rektornya nanti pada usia 100 tahun (2056), Undiknas sudah ditargetkan menjadi salah satu 100 PT terbaik di Asia. Hal ini harus diawali dengan menerapkan digital education 4.0 yang berbasis TI. Undiknas sukses menjadi kampusnya anak muda, katanya, karena memiliki platform GSD yakni Global, Smart, and Digital. (ad591)

Berdayakan Potensi Lokal Melalui Desa Wisata

BALI yang masih mempetahankan budaya sebagai unggulan pariwisata, memang sudah terkenal sejak dulu. Tidak hanya itu, alam Bali yang masih asri juga menjadi daya tarik wisatawan dunia maupun domestik. Sektor pariwisata Bali yang saat ini terfokus di Badung Selatan harus mulai dikembangkan ke daerah lain dengan mengembangkan desa wisata. Menurut pengusaha yang bergerak di bidang konveksi, Panudiana Kuhn, saat ini di Badung Utara, Badung Tengah dan Badung Selatan memang ada kesenjangan dalam hal pariwisata. Untuk itu, pihaknya berharap di Badung Utara dan Tengah pengembangan desa wisata agar terus digenjot guna memberdayakan potensi lokal. Mengingat kawasan tersebut memang memiliki alam yang masih bagus. Keberadaan desa wisata saat ini, kata Kuhn, memang sudah banyak, namun tidak dikelola dengan baik. Bahkan sebagian besar desa wisata dimiliki pihak swasta. Untuk ke depan, pihaknya berharap lebih banyak desa wisata dimiliki oleh warga setempat, sehingga masyarakat asli daerah di sana juga terlibat. ‘’Dengan harapan supaya mereka tidak perlu merantau ke luar desa untuk mencari pekerjaan,’’ kata Kuhn yang merupakan pengusaha senior ini. Yang perlu dilakukan, katanya, adalah memberdayakan potensi lokal serta mengembangkan community based tourism untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat. Tentunya kegiatan-kegiatan ini diupayakan untuk membangun destinasi yang berbasis kepada kebutuhan masyarakat. Pihaknya mengharapkan peran serta pemerintah dalam mendukung pengembangan desa wisata ini. Pengembangan desa wisata perlu didukung manajemen atau pengelolaan dengan kelembagaan yang solid, fleksibel dan sederhana serta dinamis. Kelembagaan pengelolaan desa wisata seharusnya bersifat mandiri, melibatkan tokoh desa dan masyarakat setempat serta berbasis pada asas manfaat, bukan asas keuntungan (profit oriented). Keterlibatan masyarakat lokal merupakan unsur utama dalam pengelolaan desa wisata ini untuk mengambil bagian aktif dalam semua proses, meliputi perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan, termasuk di dalamnya pengusahaan kegiatan ekonomi yang bisa dikembangkan dari desa wisata. ‘’Dengan demikian masyarakat akan tumbuh rasa memiliki terhadap perkembangan pariwisata di desanya, sebagai pengelola sekaligus penerima manfaat,’’ ucapnya. Kualitas hidup masyarakat setempat (sosial ekonomi), di mana pembangunan pariwisata harus mampu memberikan dampak positif bagi sosial ekonomi masyarakat setempat. Seperti menumbuhkan kes-

Panudiana Kuhn empatan kerja, atau bahkan menjadikannya sebagai masyarakat yang mandiri secara ekonomi. ‘’Kapasitas dari masyarakat lokal harus bisa secara bersinergi membangun pariwisata nasional. Bagaimana kita mengupayakan masyarakat lokal ini menjadi basis kekuatan pariwisata di Indonesia,’’ pungkasnya. Pengembangan desa wisata, menurutnya, harus didukung dengan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, berkompeten. Untuk itu, knowledge atau pengetahuan dari petani di sana juga perlu ditingkatkan. Baik itu peningkatan produksi maupun untuk pengembangan mutu dan kualitas dari hasil perkebunan dan pertanian di sana. Setelah hasil produksi bisa meningkat, dukungan kepada petani dalam hal penyaluran hasil produksi juga sangat diperlukan. Jangan sampai hasil kebun yang banyak, namun tidak terdistribusikan. ‘’Selain bisa dimanfaatkan untuk mendukung desa wisata, hasil pertanian dan perkebunan di sana juga diharapkan bisa didistribusikan untuk kebutuhan pariwisata ke hotel-hotel,’’ ujarnya. (kmb)

SENATOR DPD-RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III terus menyosialisasikan Piagam Tantular di Kabupaten Klungkung dan Gianyar. Khususnya mewaspadai gerakan radikalisme berjubah politik dan ekonomi yang mulai menggerogoti Bali. Pertahanan desa adat di Bali sangat penting untuk menjaga eksistensi agama Hindu dan budaya Bali. Serta sangat tidak mungkin jika desa adat di Bali suatu saat digantikan oleh jenis desa lain di Bali, terutama desa-desa bernuansa lain dari kultur Bali yang belum tentu selaras dengan nilai Pancasila. Demikian diungkapkan Arya Wedakarna (AWK) saat hadir di hadapan ratusan masyarakat Banjar Gunung Hyang, Semarapura Kelod, Klungkung. ‘’Saat ini saya hadir untuk kembali menyosialisasikan Piagam Tantular yang isinya tetap menolak desa-desa bernuansa agama tertentu yang diembuskan pihak-pihak antiPancasila di Bali. Sosialisasi Piagam Tantular ini sekarang lebih kepada penguatan ekonomi. Ini kita kuatkan melalui filosopi Satyagraha, yakni penyadaran insan krama Bali agar semakin waspada dengan serbuan ekonomi yang dilakukan kaum radikal dengan iming-iming manfaat ekonomi bernuansa kelompok tertentu. Syukurlah para toko Hindu sudah semakin sadar. Jika umat semakin sadar, maka ke depan gerakan Satyagraha ini akan memperlambat ekspansi kaum antiPancasila, termasuk kewaspadaan bangkitnya neo orba dan neo kapitalisme serta persaingan dengan SDM internasional yang menyerbu Bali,’’ kata AWK. Ia pun memberikan contoh saat ini sudah ada gerakan ekonomi yang lebih berbahaya dibandingkan dengan minimarket berjaringan yang sudah masuk desa. Yakni ada kegiatan ekonomi dari luar Bali yang membuka warung- warung rakyat dengan ciri khas satu kelompok tertentu dan sudah menyasar hampir di setiap jalan di Bali. ‘’Di Bali ini ada suatu gerakan ekonomi yang memiliki tujuan jahat yang

MARHAENIS – Senator DPD-RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III di Banjar Gunung Hyang, Semarapura Kelod, Klungkung bersama Garda AWK dan Desa Sidan Gianyar bersama GPM Bali. tidak murni membantu Bali. Seperti mereka ingin menguasai tanah Bali (dalam genggaman), mereka banyak mempekerjakan tenaga kerja non-Bali. Mereka membuka lowongan kerja non-Hindu. Mereka kelompok yang secara masif ingin menguasai ekonomi Bali, tapi dengan menonjolkan identitas tertentu. Dan tentu tujuannya adalah menambah jumlah penduduk secara sistematis. Ini sudah menjadi pembicaraan dan bahan bahasan di desa-desa dan kini saatnya ekonomi rakyat Bali, khususnya di desa adat harus bangkit agar tidak kalah saing. Semua itu harus dimulai oleh anak-anak muda Bali,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Maka dari itu, ia meminta anak muda di Gianyar dan Klungkung untuk segera memproteksi diri,

khususnya menjaga banjar, desa dan wewidangan masing-masing agar tidak sampai agenda penguasaan Bali secara ekonomi menjadi ancaman nyata di kemudian hari. ‘’Tiang ingin anak-anak muda di Bali belajar dari amburadulnya pertahanan ekonomi orang Bali di kota-kota besar. Ini sangan tidak boleh diulangi. Anak muda di desa adat harus segera membuat cerdas diri mereka sendiri, debatable dan argumentasi agar mereka tidak kalah saing secara ekonomi. Karena jika sampai ekonomi dikuasai kaum yang tidak bertanggung jawab, maka eksistensi Bali sebagaimana cita-cita Tri Sakti Bung Karno tidak akan bisa terwujud. Harus kita pertahankan,’’ tegas Gusti Wedakarna yang juga Presiden The Hindu Center of Indonesia ini. (kmb)

Melesat Terbang Menjemput Masa Depan Bersama SMK Penerbangan Cakra Nusantara

SUDAH tidak asing lagi di telinga nama SMK Penerbangan Cakra Nusantara di kancah penerbangan Indonesia. Sekolah vokasional pelopor dan pertama satu-satunya di Bali yang bergelut di bidang penerbangan yang telah terbukti mencetak generasi dirgantara yang siap kerja dan melanjutkan. Menurut Kepala Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Penerbangan Cakra Nusantara Putu Agus Mahendra, S.Pd. yang sekaligus Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, alumni SMK Penerbangan Cakra Nusantara telah diterima di beberapa universitas penerbangan, baik negeri maupun swasta. Di antaranya di STPI Curug Bogor, Universitas Nurtanio Bandung, STTKD Yogyakarta, Universitas Utara Malaysia, Universitas Udayana dan lainnya. Alumni atas nama Kohirunissa telah resmi menjadi pramugari maskapai Garuda Indonesia dan beberapa alumni bekerja di bandara. ‘’Masa depan itu dijemput, bukan ditunggu. Jika ingin sukses, keluarlah dari zona nyaman. Terbang tinggilah seperti rajawali, jangan hanya berkicau dalam sangkar seperti pleci. Demikianlah salah satu karakter sikap yang tertanam dalam Taruna Taruni SMK Penerbangan Cakra Nusantara, pelopor pertama dan satu-satunya di Bali dan terakreditasi A,’’ kata Agus Mahendra. Masa remaja usia awal adalah penuh kerawanan. Desain dan pola pengajaran yang sesuai dengan generasi revolusi industri 4.0 telah diaplikasikan di sekolah ini. Misalnya e-learning, teleconference, virtual class, 3D iMax class, bilingual class, simulator, dan role play. Di mana ini

BERFOTO - Dua siswa SMK Penerbangan Cakra Nusantara sedang berfoto di pesawat. menunjang, mempermudah, mempercepat pemahaman dari yang tidak bisa menjadi bisa. Pendidikan bukan hanya mendidik yang pintar untuk menjadi lebih pintar. Praktik langsung dengan pesawat dan alat praktik teknologi terkini di lokasi dengan suasana kerja yang riil akan menjadikan lulusan SMK Penerbangan Cakra Nusantara siap kerja dan lebih kompetitif. Peserta didik tidak hanya mendapatkan teori dan praktik nyata, tetapi juga ilmu kehidupan. Bagaimana bekerja dengan aman, ilmu hubungan industrial sesama rekan kerja, komunikasi antara atasan dan bawahan, strategi menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan lingkungan di mana pun berada. Kompetensi ini akan melekat pada karakter lulusan karena sudah terbiasa berada di dunia usaha dan dunia industri sejak kelas X. ‘’Ayo segera dapatkan fasilitas pendidikan dan praktik di bidang

penerbangan, kebandaraan dan kedirgantaraan dengan teknologi ter-update serta beasiswa-beasiswa jutaan rupiah, sehingga terampil lebih cepat sukses lebih awal dengan empat program keahlian yang bergerak di bidang penerbangan, kebandaraan dan kedirgantaraan. Di antaranya Airframe and Power Plant, Electrical Avionics, Teknik Transmisi dan Telekomunikasi (Penerbangan) dan Otomatisasi dan Tatakelola Perkantoran (Bandara),’’ ajak Agus Mahendra. Ia menambahkan, SMK Penerbangan Cakra Nusantara terletak di Jalan Drupadi No. 25 (kampus 1) dan Jalan Tukad Pakerisan No. 25 Denpasar (kampus 3) dengan nomor pendaftaran 0361-4742600. Juga dapat dilakukan via SMS ke No. 081237098090 dengan ketik: DAFTAR (spasi) nama lengkap (spasi) asal sekolah (spasi) kabupaten asal siswa (spasi) jenis kelamin (spasi) nomor WA/HP. Pendaftaran online via website kami di www.smkpenerbangan.sch.id. (ad590)

BEM Unhi Gelar Seminar Nasional

Pemuda Milenial: Tingkatkan Moralitas-Stop Hoax and Bullying in Social Media MENYIKAPI maraknya berita bohong (hoax) di tengah masyarakat yang disebarkan melalui media sosial (medsos), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menggelar seminar nasional dengan tema ‘’Pemuda Milenial: Tingkatkan Moralitas - Stop Hoax and Bullying in Social Media’’ di Gedung Ksinarnawa, Art Center Denpasar, Sabtu (16/2). Seminar nasional dibuka Wakil Rektor III Unhi Denpasar Dr. Ir. I Wayan Muka, S.T., M.T. dan menghadirkan dua narasumber yakni I Made Mangku Pastika (President of World Hindu Parisad) dan I Putu Supadma Rudana, MBA. (anggota Komisi X DPR-RI). Ketua BEM Unhi Denpasar Gede Putra Wiranata mengatakan

sebagai generasi penerus bangsa sudah selayaknya menjadi pemuda yang kritis dalam menghadapi berbagai serangan. Salah satu serangan di era sekarang ini adalah berbagai tindak kejahatan yang muncul dari kecanggihan teknologi. Mulai dari bullying hingga hoax melalui medsos yang sering kali menimbulkan permasalahan yang meresahkan masyarakat. ‘’Melihat hal tersebut kami sangat ingin mengembangkan wawasan serta menyadarkan anak muda akan pentingnya menjadi generasi yang kritis dalam memanfaatkan kecanggihan teknologi saat ini,’’ kata Putra Wiranata. Mahasiswa Prodi Manajemen Semester VI ini berharap melalui seminar nasional yang menghadirkan dua tokoh Bali ini dapat

mengurangi hoax dan bullying yang sering terjadi di masyarakat. Serta berharap generasi muda milenial mampu menggunakan medsos dengan bijak ke depannya. ‘’Sebagai generasi milenial, saya berharap medsos saat ini menjadi lebih sehat, dalam arti penggunaannya lebih dibawa ke arah positif. Sebagai contoh pemanfaatan medsos dalam bisnis serta kewirausahaan karena tidak bisa kita mungkiri medsos mempunyai andil besar dalam kehidupan kita dewasa ini,’’ tukasnya. Wakil Rektor III Unhi Denpasar Wayan Muka mengatakan, selain bertujuan untuk meningkatkan kesadaran generasi milenial agar cakap menggunakan perangkat IT di tengah kemajuan serta kecanggihan informasi, kaum muda

milenial agar dapat membedakan dan memilah mana informasi yang benar dan yang salah. Salah satu caranya adalah menggunakan medsos dengan cerdas dan bijak. Apalagi Unhi Denpasar memiliki visi menuju universitas unggulan, sehingga membangun dan menempa mahasiswa yang berkualitas, berkarakter dan berprilaku dharma menjadi prioritas Unhi Denpasar. ‘’Kampus kami (Unhi Denpasar red) menjadi salah satu pelopor perguruan tinggi yang menolak segala jenis bentuk berita bohong atau hoax dan bullying atau intimidasi yang diimplimentasikan melalui peran mahasiswa yang mengedit berita di sosial media yang tergolong hoax dan adanya intimidasi,’’ tegas Wayan Muka. (ad594)

SEMINAR NASIONAL - Ketua BEM Unhi Denpasar Gede Putra Wiranata (kiri) mendampingi Wakil Rektor III Unhi Denpasar Dr. Ir. I Wayan Muka, S.T., M.T. (2 dari kanan) berfoto bersama narasumber pada seminar nasional di Gedung Ksinarnawa, Art Center Denpasar, Sabtu (16/2).

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Senin Wage, 18 Februari 2019

’’Open House’’ IIK Medika Persada Bali

Perkenalkan Kampus dan Pendidikan Era Baru INSTITUT Ilmu Kesehatan (IIK) Medika Persada Bali menggelar open house sekaligus Seminar Peran Guru BK untuk meningkatkan potensi siswa dan perkembangan pendidikan di era masa kini pada Sabtu (16/2) di Kampus IIK Medika Persada Bali, Gang Jeruk, Jalan Seroja, Denpasar. Pembicara dalam seminar tersebut yakni Dra. Hilda Sudhana, M.Kes., Psikolog, dan Ida Ayu Manik Partha Sutema, S.Farm., M.Far.Apt. Pembicara tersebut juga menyinggung soal pendidikan era baru yang diterapkan di IIK Medika Persada Bali. Rektor IIK Medika Persada Bali Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD.-KHOM. mengatakan tujuan dilaksanakan seminar dan open house ini adalah untuk memperkenalkan kampus IIK Medika Persada Bali kepada sekolah-sekolah. Yayasan sudah mempersiapkan fasilitas kampus seluas 1,7 hektar. Lokasinya berada di pinggir Sungai Ayung. Pihaknya pun berkomitmen mempertahankan suasana hijau agar bisa menjadi green campus. Kata Prof. Bakta, ini baru seperempat dari total pembangunan yang akan dibangun. Ia akan melengkapi fasilitas kampus secara bertahap untuk menunjang proses belajar mengajar. Dari sisi akademik, pihaknya menyiapkan 8 program studi yang menjadi kebutuhan industri. Seperti rumah sakit, klinik, dinas-dinas kesehatan, lembaga dan institusi kesehatan, hotel serta lulusan juga bisa menjadi entrepreneur, berbekal kemampuan dan keahlian. Dengan demikian, lulusan IIK Medika Persada Bali nantinya akan terserap di industri-industri tersebut. Program Studi Farmasi yang dimiliki IIK Medika Persada

open house - Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Medika Persada Bali saat menggelar open house sekaligus Seminar Peran Guru BK untuk meningkatkan potensi siswa dan perkembangan pendidikan di era masa kini pada Sabtu (16/2) di Kampus IIK Medika Persada Bali, Gang Jeruk, Jalan Seroja, Denpasar. Bali dalah farmasi klinis yang khusus membantu farmasi di puskesmas dan rumah sakit. Kedua ada Prodi Teknik Laboratorium Medik, yaitu tenaga lab. Sebelumnya hanya ada program D-3 Teknik Laboratorium Medik. Namun sekarang ada program S-1 Teknik Laboratorium Medik. ‘’Kalau kita lihat perkembangan rumah sakit di Bali, NTB, NTT peluang kerja untuk lulusan kita besar,’’ ujarnya. Selain itu juga ada Prodi Teknik Elektromedik yaitu tenaga untuk mengoperasikan alat-alat medis yang menggunakan listrik. Seperti rontgen dan alat pacu jantung. Tenaga di bidang ini sangat dibutuhkan karena sampai saat ini belum ada lulusan elektromedik setingkat S-1. Prodi Fisioterapi memang saat ini sudah mulai dikembangkan di beberapa sekolah termasuk IIK Medika Persada Bali. Namun, menurut Bakta, tenaga fisioterapi kebutuhannya masih tinggi karena masih banyak masyarakat yang membutuhkannya di prak-

tik swasta maupun di rumah sakit. IIK Medika Persada Bali juga memiliki program S-1 Administrasi Rumah Sakit. Tenaga ini akan mengisi jabatan-jabatan di rumah sakit. Jika seorang direktur RS harus bergelar S-2 (MARS), maka jabatan di bawahnya seperti wakil dan kepala bidang (kabid) harus bergelar S.ARS. Prodi Manajemen Informasi Kesehatan yang dulu bernama rekam medik. Rekam medik perannya sangat penting dalam mengamankan arsip rumah sakit, sehingga peluangnya sangat besar masuk dalam industri kesehatan. IIK Medika Persada Bali juga memiliki prodi yang prospektif di dunia kerja dan peranya sangat penting yaitu Keselamatan, Kesehatan Kerja (K3). Setiap rumah skait, hotel dan perusahaan besar nantinya diharuskan memiliki divisi atau bidang K3, sehingga peluangnya juga besar. Prodi Psikologi juga menjadi daya tarik banyak orang, calon mahasiswa. (ad589)

Mencegah Adanya Korban

PMI Badung Gelar Sosialisasi dan Edukasi Mitigasi Kebencanaan BALI, khusunya di wilayah Badung, sering mengalami dan terdampak bencana alam. Seperti gempa, tanah longsor, angin puting beliung, banjir dan terimbas erupsi Gunung Agung. Untuk meminimalisir, bahkan mencegah jatuhnya korban jiwa, maka Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Badung menggelar sosialisasi dan edukasi mitigasi kebencanaan dari usia dini di SDN 1 Belok, Petang, Badung, Jumat (15/2). Kegiatan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pelatihan tersebut diikuti sekitar 60 siswa SD yang tegabung dalam gugus V Petang, dan sejumlah guru pendampingnya. Ketua Umum PMI Badung Kompyang R Swandika menerangkan pentingnya edukasi kebencanaan dilakukakn mulai dari usai dini. Bahkan edukasi kebencanaan diharapkan menjadi kurikulum mata pelajaran, mengingat wilayah Indonesia, termasuk Bali rawan akan bencana alam. ‘’Ini sesuai dengan instruksi presiden, bahwa diperlukan adanya sosialisasi dan edukasi mitigasi kebencanaan mulai dari usia dini. Edukasi ini dimulai dari anak sekolah dasar, bahkan diharapkan untuk dapat masuk menjadi kurikulum mata pelajaran,’’ terangnya. Didampingi Dewan Kehormatan PMI Badung, Nyoman Warta dan Kepala Markas PMI Badung I Wayan Wardika, Ketua Umum PMI Badung memaparkan sekilas terkait tugas pokok PMI, yakni pelayanan kesehatan melalui transfusi darah, dan pelayanan tentang kebencanaan. Terkait pelayanan kebencanaan, tidak hanya dilakukan saat terjadi bencana

EDUKASI KEBENCANAAN - Ketua Umum PMI Badung bersama jajaran PMI Badung dan guru pendamping dalam kegiatan edukasi mitigasi kebencanaan di SDN 1 Belok, Petang, Badung, Jumat (15/2). saja, namun juga memberikan edukasi mitigasi kebencanaan. Atas izin Bupati Badung melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Badung, maka PMI Badung menggelar sosialisasi dan edukasi mitigasi kebencanaan di SDN 1 Belok, Petang, Badung. Ini skaligus menjadi pembukaan sosialisasi dan edukasi mitigasi kebencanaan PMI Badung ke sekolah-sekolah. Kegiatan serupa akan rutin digelar tiap minggunya ke sejumlah sekolah SD dan SMP yang ada di Badung, terutama wilayah yang rawan akan bencana. Untuk instrukturnya, PMI Badung menerjunkan beberapa staf PMR Badung yang telah mengikuti palatihan di tingkat provinsi, nasional dan memiliki sertifikasi. Dari edukasi ini para peserta diharapkan paham akan kebencanaan, sadar risikonya, paham dan tahu tindakan apa yang harus dilakukan apabila terjadi bencana. ‘’Jadi diharapkan

nantinya para peserta makin paham dan sadar, sehingga bila terjadi bencana mereka tidak panik, tidak gerogi, dan mereka tau SOP apa yang harus dikerjakan,’’ harap Ketua Umum PMI Badung. Adanya edukasi kebencanaan tersebut, Kepala SDN 1 Belok I Gusti Made Suwela menyatakan rasa terima kasihnya dan sangat antusias mengikuti tahapan edukasi yang diajarkan para pelatih. Dengan adanya kegiatan ini, membuat para siswa dan guru tahu tentang tata cara penanganan bencana. Diharapkan kegiatan ini dapat dilanjutkan, sehingga semua siswa sekolah dapat mengikuti pelatihan kebencanaan. I Gusti Made Suwela menambahkan, jumlah siswa yang mengikuti edukasi sekitar 60 orang, di mana masing-masing sekolah yang tergabung di Gugus V Petang mengirimkan perwakilan sekitar 10 siswa dari kelas V dan VI, ditambah dengan guru pendamping. (ad583)

Miliki Garis Pantai Panjang

Potensi Wisata Bahari Indonesia Masih Tinggi Mangupura (Bali Post) Indonesia dengan 70 persen luasannya merupakan perairan, tentunya memiliki potensi bahari yang sangat tinggi. Dengan 17 ribu pulau dan banyak laut, sebanyak 17 persen dari flora fauna laut dunia ada di Indonesia. Untuk itu, Tim Ahli Co-Branding Wonderful Indonesia Kementerian Pariwisata Ravita Datau menyampaikan dengan memilik garis pantai yang panjang, ini menjadi potensi yang bagus untuk pariwisata. Dilihat dari jumlah turis yang datang ke Indonesia, wisata alam masih menjadi daya tarik utama. Banyak orang asing membuka bisnis di Indonesia karena Indonesia

memiliki magnet yang begitu besar. ‘’Ada namanya wisata budaya, alam, alam buatan. Wisata alam masih menjadi yang utama,’’ katanya, Sabtu (16/2). Diakui potensi wisata alam masih merupakan yang cukup powerfull terkait kekayaan atau aset Indonesia. Kalau dilihat potensi untuk budaya sebesar 60 persen, dan sisanya sebanyak 40 persen dibagi dengan potensi alam. Namun harus diakui, ketika wisatawan melihat budaya, pasti akan melihat alam juga. Kekayaan laut Indonesia bisa di atasnya atau di bawahnya yang disebut wisata bahari, itu bisa menyumbang angka yang signifikan kalau dibuatkan paket wisata yang

menarik. Seperti yang dilakukan Sea Safari, dengan life on board. Sebagai upaya untuk mempromosikan potensi wisata bawah laut, Kementerian Pariwisata bersama dengan mitra co-branding yaitu Sea Safari Cruise menggelar lomba foto bertema ‘’Underwater Photo Competition 2019’’. Sementara itu, Direktur Marketing Sea Safari Cruise Eva Tanudjaja mengatakan selama ini kekayaan alam bawah laut Indonesia telah memukau wisatawan terutama dari mancanegara. Antara lain kawasan Raja Ampat yang menjadi salah satu dari 10 objek wisata underwater terbaik di dunia. (kmb23)

5 Berkah di Hari ’’Valentine’’

PPLP Pansophia Singaraja Terima Anugerah ’’Indonesia Best of The Best Award 2019’’ VALENTINE’S DAY 2019 bagi PPLP Pansophia Singaraja tentu memiliki arti tersendiri. Mengapa? Karena kampus perhotelan di bumi Panji Sakti (Buleleng) itu pada Jumat (15/2) menerima anugerah Indonesia Best of The Best Award 2019 dari Indonesia Achievement Center, bertempat di Hotel Grand Inna Kuta Bali. Menurut pihak Indonesia Achievement Center, yang diwakili Rere Tanjung, sebagai pihak penyelenggara, Pansophia sangat pantas menerima pengharagaan ini. Dalam usianya yang ke-30 tahun mengabdi dalam bidang pendidikan vokasi perhotelan, Pansophia sangat banyak menorehkan legacy dan menebar manfaat bagi masyarakat karena telah mampu mendorong para generasi muda bangsa berwirausaha dengan menekuni berbagai karier prospektif bergelimang dolar, baik di hotel maupun di cabin pesiar mewah dan di berbagai company lintas dunia. Di samping itu, dalam portofolio Pansophia yang panjang, lembaga humanis di belahan Bali Utara ini juga tercatat sebagai lembaga yang memiliki social carring yang tinggi. Buktinya sangat banyak memberi layanan program gratis kepada masyarakat seperti tahun 2018 yang dilaksanakan di Kabupaten

Karangasem untuk 100 orang bagi para remaja terdampak erupsi Gunung Agung. Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) gratis di Karangasem yang proses diklatnya bekerja sama dengan pemerintah kabupaten setempat secara kolaboratif memanfaatkan dan mengoptimalkan operasional gedung SKB Karangasem. Semua prestasi prestatif inilah yang dijadikan barometer, sehingga Indonesia Achievement Center memutuskan Pansophia layak atas anugrah Award Excellenece Training and Education 2019. Ditemui di sela-sela acara penganugerahan, Direktur PPLP Pansophia Dr. Made Yudana, M.Pd. menegaskan pihaknya bersyukur kepada Tuhan atas berkah tak ternilai ini. Untuk itu, secara pribadi dan atas nama pimpinan lembaga mengucapkan terima kasih kepada Indonesia Achievement Center atas penetapan Pansophia sebagai penerima award. ‘’Yang tidak kalah merinding, saya jujur sangat exited malam ini karena berada di antara 30 orang dari berbagai kompetensi di seluruh Indonesia yang menerima anugerah di malam dalam suasana Valentine kali ini,’’ ucapnya. Ia berharap mudah-mudahan anugerah ini dapat menjadi inspirasi untuk semua anak negeri yang semakin banyak menebar kebajikan, sehingga pelan tapi pasti

AWARD - PPLP Pansophia ketika menerima anugerah Indonesia Best of The Best Award 2019 dari Indonesia Achievement Center, bertempat di Hotel Grand Inna Kuta Bali, Jumat (15/2). Indonesia ke depan lebih makmur karena warganya memiliki dedikasi yang dapat dibanggakan. Ditanya kesan dan harapannya setelah menerima award? Yudana yang juga Guru Besar Undiksha merespons kalem. ‘’Prestasi yang kami raih dan anugerahnya diakreditasikan malam ini, sejatinya hasil kerja kolaboratif tim manajemen Pansophia, terutama kepercayaan masyarakat Bali dan Buleleng,’’ terangnya. Terkait dengan itu, dalam

suasana kebatinan yang diliputi sukacita yang mendalam, di hadapan tim manajemen, ia yang turut hadir dalam acara bergengsi ini dengan kerendahan hati memohon kepada mereka untuk melakukan yang terbaik kepada masyarakat. Sebab, sebagaimana filosofi yang dianut di Pansdophia ‘’Man for Each Others’’ yang bermakna Pansophia hadir di tengah masyarakat dengan niat luhur berbagi untuk kesejahteraan bersama. (ad592)

Event Honda Premium Matic Day 2019

Astra Motor Bali Hadirkan Tiga Skutik Terkini PADA event Honda Premium Matic Day 2019, Astra Motor Bali menghadirkan tiga jajaran motor premium matic terkini untuk menunjang gaya hidup konsumen. Selama dua hari, dari 16-17 Februari di Mall Bali Galeria (MBG), tiga tipe motor tersebut di antaranya Honda Forza, Honda PCX 150, Honda Vario 125 dan Vario 150. Menurut Wahyudi Saputra selaku Region Head Astra Motor Bali, hadirnya pameran matic ini mencerminkan kedekatan Honda dengan konsumennya untuk melihat langsung skutik premium Honda yang sangat di gandrungi masyarakat Bali. ‘’Untuk mewujudkan mimpi konsumen, kami hadirkan pilihan motor yang sesuai dengan gaya hidup dan karakter konsumen. Selain itu dengan semangat satu hati kami senantiasa selalu menemani mereka dalam hal kesenangan berkendara melalui suguhan produk dan beragam aktivitas,’’ ungkap Wahyudi. Dijelaskan Wahyudi, All New Honda PCX 150 menghadirkan kenyamanan berkendara melalui berbagai fiturnya dengan desain elegan dan tampilan mewah. Model ini hadir dengan pilihan dua tipe, yaitu ABS dan CBS. Kehadirannya semakin spesial dan elegan seiring disematkannya fitur-fitur terbaru seperti Full Digital Panel-

meter, Honda Smart Key, Enhanced Smart Power (eSP) teknologi minim gesekan dan efisiensi pendinginan mesin, dan lampu LED di semua sistem pencahayaan. Sementara skutik premium Honda Forza sebagai ikon prestisius hadir dengan penyematan desain mewah dan sporti serta didukung performa kelas atas mesin 250cc berpendingin cairan. Posisi berkendaranya memanjakan pengendara dengan kenyamanan tingkat tinggi karena diperkaya fitur canggih masa kini yang menunjang gaya hidup modern. Pertama di kelasnya, Honda Forza hadir dengan fitur terbaik yaitu electrical adjustable windscreen sebagai pengatur ketinggian windshield sehingga membuat pengalaman berkendara semakin nyaman dan menyenangkan. Model ini juga dilengkapi Honda Selectable Torque Control (HSTC) sebagai pengontrol traksi sepeda motor yang berfungsi mencegah terjadinya ban slip. ‘’Kebanggaan memiliki skutik premium ini diperkuat melalui fitur kombinasi digital panelmeter yang informatif dan lengkap dengan aksen krom mewah di sisi spidometer,’’ jelasnya. Sementara All New Honda Vario 125 yang berbekal mesin 125cc berteknologi eSP diminati karena mampu memberikan keseimbangan

Denpasar (Bali Post) Makanan tradisional Bali sudah mulai ditinggalkan. Itu karena ketersediaan bahan bakunya juga sedikit. Seperti kakul, daun bulun bawon, keladi, kepiting air tawar, dan lainnya. Padahal di Bali tidak hanya ada babi guling ataupun lawar, tetapi juga ada makanan tradisional yang lain seperti sayur urab daun bulun bawon, palem yuyu, sate kakul, dan sup keladi ungu. Made Ariana, seorang chef di salah satu vila menuturkan, atasannya menginginkan makanan yang disajikan mengangkat kuliner tradisional masyarakat Bali. Kemudian ia menggali kembali kuliner-kuliner yang pernah ia makan waktu kecil. ‘’Ada yang menginginkan makanan khas untuk vila. Kita gali dan hampir makanan yang kita sajikan ini tidak ada yang menjualnya,’’ ungkapnya. Saat menggali ide membuat makanan tradisional, ia teringat dengan masakan neneknya yaitu sayur urab bulun bawon, palem yuyu, sate kakul dan kuah (sup) keladi ungu. ‘’Masakan ini terinspirasi dari makanan nenek karena pernah dibuatkan waktu kecil,’’ ujar pria asal Desa Kendran, Kecamatan Tegallalang, Gianyar ini. Sup keladi ungu ini bukanlah makanan khas dari desanya,

melainkan dari Jembrana. Namun di Jembrana disebut dengan remana. Sup keladi ungu ia buat dari batang keladi ungu yang batangnya besar dan masih muda. Batang keladi itu dikupas diiris tipis-tipis. Batang keladi ungu ini direndam dengan menggunakan air garam sekitar 30 menit. Lalu diperas hingga tiga kali. Tujuannya agar batang tersebut menjadi lunak dan tidak mengandung getah dan lendir. Bumbunya dengan menggunakan bumbu Bali seperti kunyit, jahe, lengkuas, sereh, bawang. Semua bumbu tersebut hanya digeprak untuk menghasilkan kuah yang agak bening. Kemudian bumbu tersebut ditumis (sautee) dan tambahkan kaldu ayam. Batang keladi kemudian dimasukkan dengan garam dan merica, lalu masak selama 30 menit. Dalam satu paket hidangan, tidak hanya menyajikan sup keladi ungu, namun juga menu utamanya. Yaitu nasi ketela rambat, sayur urab bulun bawon, sate kakul, palem yuyu, serta sambal matah dicampur belut. ‘’Masyarakat biasa menyajikannya secar terpisah, tapi di sini dirangkum menjadi satu sajian,’’ ujarnya. Palem yuyu terbuat dari parutan kelapa, yuyu santan (sejenis kepiting yang cang-

antara performa yang optimal serta konsumsi bahan bakar yang irit. Sedangkan skutik eksklusif terbaru All New Honda Vario 150 menjadi pilihan bagi pecintanya di kalangan anak muda seiring disematkannya fitur baru full digital panel meter dengan multi informasi dan New Honda Smart Key System yang terintegrasi dengan Answer Back System dan Anti Theft Alarm. Gelaran event yang dikemas dalam bentuk exhibition ini, mempersembahkan berbagai aktivitas seru di antaranya Hybrid Technology Talk Show, Smart Key Challenge, 360 Photo Contest, Community Gathering. Selain itu, untuk pecinta modifikasi,

juga digelar PCX Modification Contest, Talk Show Photography, Talk Show Modification, Celebgram Talkshow, Riding Test. Serangkaian dengan hari kasih sayang atau Valentine, juga digelar Couple Rally PCX & Scoopy. Selain itu juga digelar Pubg Competition, Vario In City Touring (Varci). Pada kesempatan tersebut, juga diadakan Vlog Competition dan juga special performance dari Dewa Krisna (HARMONIA) dan Rocktober & Tika Pagraky. Sementara untuk konsumen yang melakukan transaksi on the spot selama pameran, mendapatkan promo khusus serta jaket exlusive untuk type yang bertanda khusus. (bns1)

Makin Langka, Makanan Tradisional yang Dilestarikan Hotel

MEWAH - Makanan tradisional yang dikemas mewah oleh kalangan kotel. kangnya lunak dan berwarna agak putih). Kepiting ini diiris-iris kasar. Lalu dicampur dengan parutan kelapa, dibumbui dengan bumbu Bali lalu ditumbuk dan ditambah garam serta merica. Adonan itu dibungkus dengan daun keladi lalu dikukus. Sementara sayur bulun bawon diolah dengan cara daunnya direbus terlebih dahulu. Daun bulun bawon ini direbus dengan air garam yang sudah mendidih. Tujuannya agar warna hijaunya tidak hilang serta rasa pahitnya hilang. Tidak sampai di situ, untuk tujuan estetis, daun bulun bawon yang sudah direbus itu direndam dengan air es sam-

pai dingin. Ini dilakukan agar warnanya tidak hilang. Saosnya dengan menggunakan bumbu kalasan lindung (belut). Namun tulang belut dibuang, dagingnya dicincang sampai halus dan dibumbui dengan bumbu Bali dan santan. Bumbu kalasan lindung ini direbus hingga airnya berkurang (nyatnyat). Bumbu kalasan ini dicampur dengan bawang goreng, cabai goreng dan kelapa parut yang sudah dipanggang. Diakui meski bahan-bahan tersebut langka, namun ia bisa mendapatkannya dari sekitar vila, membeli dari petani dan pasar terdekat. Manager vila I Putu Eka Richnawan menambahkan, makanan itu biasanya dibuat oleh masyarakat saat padi berusia 40 hari. Makanan ini digunakan untuk upacara lalu dimakan bersama-sama seusai upacara. Makanan ini semakin langka begitu juga bahan bakunya, maka dari itu pihaknya ingin melestarikan makanan tradisional Bali ini. Wisatawan yang menginap pun sangat antusias dengan menu tradisional Bali ini. ‘’Wisatawan sangat antusias dengan rasa dan telling story dari makanan ini,’’ ujarnya. Tamu yang dominan menginap dari Eropa dan India itu tak ketinggalan ingin mencoba menu tradisional Bali. (kmb42)


OPINI

6

Senin Wage, 18 Februari 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Semangat Kebersamaan Membangun Bali BALI tetap mengandalkan pariwisata sebagai pemacu ekonominya. Namun, bukan berarti melupakan ekonomi kerakyatan. Artinya, Bali harus tetap memperbaiki fondasi ekonomi kerakyatan, pariwisata kerakyatan yang berbasis budaya. Ini tentu sejalan dengan Nangun Sat Kerthi Loka Bali, visi Gubernur Wayan Koster. Pusat-pusat ekonomi pariwisata yang sentralistik di Bali Selatan membuat persebaran ekonomi juga menjadi timpang. Pembangunan ekonomi yang lebih berorientasi kepada pendewaan kapital akan semakin mendegradasi kearifan lokal. Tidak jarang mengorbankan budaya dan lingkungan, termasuk mengorbankan rakyat. Usulan peninggian bangunan, salah satu yang dianggap ‘’melupakan’’ kearifan lokal. Selama ini pemerintahan di Bali bangga karena pertumbuhan ekonominya tinggi, bahkan melebihi rata-rata nasional. Namun di balik pertumbuhan itu, banyak yang pesimis bahwa pertumbuhan yang dicapai itu semu. Artinya, pertumbuhan yang tinggi tak diikuti dengan pemerataan pendapatan secara berkeadilan. Bahkan disinyalir gap ekonomi semakin lebar. Artinya, warga tingkat bawah tak merasakan pertumbuhan tinggi tersebut. Mereka masih miskin, masih berpendapatan rendah. Dengan kondisi seperti itu, banyak yang menyimpulkan bahwa ekonomi Bali berada di luar jalur. Artinya, menyimpang dari cita-cita semula. Memang kita bangga dengan angka pertumbuhan ekonomi yang hebat, pariwisata tumbuh hebat, semuanya pesat. Tetapi di balik tingginya pertumbuhan ekonomi Bali tidak memberikan efek kepada kesejahteraan masyarakat Bali. Melencengnya pertumbuhan ekonomi selama ini harus menjadi perhatian pemimpin di Bali. Pemimpin Bali harus memikirkan secara bijaksana, bahwa pertumbuhan pariwisata harus mampu menyejahterakan masyarakat secara keseluruhan. Walaupun menyadari pariwisata merupakan denyut nadi kehidupan masyarakatnya, bukan berarti semuanya untuk pariwisata. Ada ruang yang harus dijaga secara konsisten. Lingkungan salah satunya. Contohnya, ketika ada rencana reklamasi Teluk Benoa, banyak desa adat menolak. Selain alasan penyelamatan lingkungan, penolakan terhadap reklamasi juga didasari alasan ekonomi. Penjejalan pembangunan di Bali Selatan akan semakin menimbulkan ketimpangan ekonomi. Jurang kemiskinan akan semakin melebar antara Bali Selatan dengan Bali Timur, Utara dan Barat. Di tiga wilayah itu, masyarakat Bali takkan pernah merasakan dampak kemajuan pariwisata. Pemerintah selaku regulator sebenarnya punya perangkat hukum untuk mengerem hal ini. Model ketimpangan yang terjadi lainnya di Bali adalah sesuai dengan kondisi geografis serta potensi yang dimiliki terkait pembangunan pariwisata. Artinya, ketimpangan sektoral serta geografis menyebabkan ketidakadilan ekonomi itu sendiri. Ini salah satu contohnya. Pusat-pusat ekonomi pariwisata yang sentralistik di Bali Selatan membuat persebaran ekonomi serta kesejahteraan rakyat menjadi timpang. Solusinya, mentalitas ke-Bali-an para pengambil kebijakan ini harus direkonstruksi ulang agar muncul semangat baru, kegotongroyongan baru, sagilik saguluk sabayantaka muncul lagi ke permukaan. Ini yang sangat kurang yang kita lihat serta rasakan sekarang.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Hormati Penolakan Rakyat Bali Wacana geothermal mau dihidupkan lagi membuat banyak pihak kaget. Termasuk saya juga kaget membaca berita ini. Bagi rakyat Bali, penolakan terhadap geothermal di Bedugul sudah harga mati. Jangan lagi menghambat dan membuat krama Bali berteriak menentang proyek tersebut. Carilah solusi lain untuk membuat Bali memiliki cadangan energi yang memadai. Pihak Jakarta jangan hanya berpikir masalah energi teratasi, namun di sisi lain lingkungan Bali terancam. Saya mendukung komitmen Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubenur Bali Cok Ace yang menengaskan Bali tak ingin mengorbankan lingkungan untuk proyek geothermal ini. Mohon hormati penolakan krama Bali terhadap proyek ini. Saya juga berharap para wakil rakyat Bali yang selama ini duduk di Senayan bicara. Jangan hanya datang saat menjelang pemilihan. Tunjukkan diri sebagai wakil rakyat memiliki kesamaan persepsi dengan rakyat Bali. Saya catat ada sembilan orang DPR-RI dan empat DPD dari Bali yang cukup representatif bicara soal penolakan krama Bali terhadap geothermal. Selebihnya saya tetap berharap jangan lagi ada pihak-pihak di Bali yang ingin mencari keuntungan personal dengan melakukan upaya-upaya memberi harapan untuk mewujudkan proyek panas bumi di Bali. Mari kita jaga Bali dengan damai. Jika Bali diprediksi krisis listrik 2024, maka sebaiknya investasi masuk Bali dibatasi. Jangan semua proyek investasi masuk Bali, namun kebutuhan energinya tak disiapkan yang ramah lingkungan. Putu Trinatha Andrian Gianyar, Bali

Perspektif Guru di Tahun Politik Di tengah ingar-bingarnya masa kampanye di media sosial, atau kampanye langsung yang dihadiri para calon atau pasangan calon, masyarakat menaruh harapan dan mimpi besar pada hadirnya wakil rakyat serta presiden yang membawa perubahan yang membawa kemaslihatan masyarakatnya lima tahun ke depan. Harapan akan hadirnya pemimpin yang lebih baik “menakhodai” negeri ini, tentu juga menjadi harapan para aparatur sipil negara (ASN) termasuk para guru. Namun mengacu pada UU No. 15 Tahun 2014 tentang Pemilu, ASN (termasuk di dalamnya guru-guru) harus bersifat netral.

Oleh I Wayan Kerti

L

ebih lajut dijelaskan, netral yang dimaksud adalah: (1) tidak menjadi anggota dan atau pengurus partai politik; (2) tidak memihak dan menunjukkan dukungan terhadap partai politik secara terbuka di depan publik; (3) tidak melibatkan diri dalam kegiatan-kegiatan politik yang dilakukan oleh partai politik; (4) tidak menggunakan fasilitas negara dan kewenangan yang diperoleh dari jabatan untuk kepentingan partai politik; (5) memberikan pelayanan yang sama & tidak diskriminatif terhadap semua golongan di masyarakat. Sesuai dengan ketentuan dalam netralitas, ASN mempunyai hak memilih sebagai warga negara sesuai dengan pilihan sendiri secara bebas dan bisa menggunakan hak memilih dengan baik dan benar, ASN dituntut untuk mengikuti perkembangan politik. ASN harus cerdas politik, tidak boleh apatis dan buta politik. Tujuannya, mencegah ASN dan birokrasi pemerintah (termasuk dunia pendidikan) menjadi sasaran tarik-menarik kepentingan politik. Di samping itu, untuk mencegah digunakannya birokrasi pemerintah sebagai alat politik oleh partai politik. Tujuannya agar ASN dan birokrasi pemerintah dapat memberikan pelayanan yang adil dan tidak diskriminatif bagi semua rakyat. ASN

dan birokrasi pemerintah wajib berdiri di atas semua golongan dan kelompok. Guru-guru yang notabene bagian dari ASN tidak diperbolehkan berpolitik praktis, tetapi tidak pula apatis dan buta politik. Jadi, guru-guru pun akan turut memilih calon pemimpin daerahnya masing-masing. Akan tetapi, sebagai masyarakat intelektual, guru hendaknya ikut berpartisifasi aktif memilih pemimpin. Itu artinya, mau tidak mau pilihan harus tertuju pada para calon wakil rakyat yang sudah ditetapkan oleh KPU/KPUD, serta kedua calon presiden-wakil presiden. Guru-guru yang jumlahnya cukup besar tersebar di sekolah-sekolah di seluruh daerah pemilihan, memiliki peran besar terhadap arah politik di daerah tersebut saat pemilu nanti. Guru-guru juga memiliki keluarga, para siswa (SMA/SMK yang sudah berhak memilih) secara tidak kasat mata sesungguhnya bisa mereka pengaruhi. Belum lagi di masyarakat, banyak guru-guru turut mengabdikan diri sebagai pengurus/klian adat di desa-desa atau banjarbanjar adat. Guru-guru sejatinya membawa gerbong pemilih yang besar. Akan tetapi mereka tidak boleh secara praktis (terangterangan) berpolitik karena ada aturan yang mengatur. Ironisnya, yang terjadi di lapangan sering tidak sesuai harapan dan peraturan/undang-

undang yang berlaku. ASN (termasuk guru-guru), sering diseretseret dalam dunia politik praktis, utamanya oleh calon incumbent. Berbagai strategi dilakukan untuk mengelabui aturan, misalnya; ada yang berdalih silaturahmi keluarga antara atasan dengan bawahan, sampai pada kegiatan pemberian bantuan-bantuan yang didomplengi politik terselubung. Dalam posisi seperti itu, ASN (guru) bagai “makan buah simalakama”. Jika diikuti, mereka melanggar aturan, jika tidak diikuti bisa berdampak negatif terhadap kariernya. Oleh karena itu, kesadaran dari para calon dan paslon agar mematuhi peraturan tentang keberadaan ASN (termasuk guru), serta peran aktif dari para pelaksana pemilu, utamanya pengawasan dari Panwaslu agar lebih maksimal. Kita juga berharap tidak ada oknum-oknum ASN yang turut bermain/berpolitik praktis demi kepentingan “balas budi” (jabatan). Semoga ASN benar-benar memahami aturan dan menerapkannya dalam kegitan pelaksanaan pemilihan calon anggota legislatif, DPD, dan Presiden-Wakil Presiden yang akan berlangsung serentak pada bulan April 2019 di seluruh wilayah Indonesia. Penulis pun berharap agar siapa pun yang dipilih oleh masyarakat menjadi wakilnya dan menjadi Presiden-Wakil Presiden RI pada tanggal 17 April,

benar-benar peduli dan memperhatikan dunia pendidikan. Dunia pendidikan, khususnya para guru tentu memiliki harapan dan mimpi-mimpi sebagai sebuah perenungan untuk kita bersama, utamanya bagi kalangan dunia pendidikan. Harapan dan mimpi tersebut, di antaranya: 1) Para wakil rakyat dan presiden-wakil presiden terpilih nanti bisa membawa kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di daerahnya dengan memberdayakan potensi masing-masing daerah secara terukur dan tepat guna. 2) Pemimpin terpilih nanti kita harapkan mampu tetap mempertahankan dan mengembangkan seni dan budaya nusantara yang adi luhung ini, bukan malah mengembangkan dan memaksakan seni dan budaya impor yang malah bisa memecah persatuan dan kesatuan NKRI. Ikon pariwisata sesungguhnya bukanlah tentang ingarbingar dunia hiburan di clubclub malam, atau keindahan alam semata, tetapi indah dan uniknya seni budaya nusantara yang ingin diketahui dan dinikmati oleh kaum wisatawan. 3) Alam Indonesia yang alami dan lestari dengan berbagai keunikan tradisionalnya, juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, kita harapkan mampu dibentengi dengan peraturan perundang-undagan oleh pemimpin baru nanti, dengan prinsip “pemanfaatan dengan pelestarian” bukan “pemanfaatan dengan memusnahkan”. 4) Kita juga berharap warisanwarisan yang baik bisa dipertahankan dan ditingkatkan, misalnya jaminan kesehatan dan pendidikan. Pelaksanaannyalah agar lebih selektif lagi dengan melibatkan tim survei indenpenden agar tidak “kebablasan” seperti terdahulu. 5) Dari sisi kesejahteraan kita berharap pemimpin terpilih nanti bisa meningkatkan kesejahteraan

Ketika Trotoar Beralih Fungsi GOT atau saluran air pada sebuah pemukiman dan pusat keramaian kota tampak begitu kumuh, banyak kotoran, sehingga air meluap saat hujan tiba. Begitu got mendapat perhatian dari pemerintah dengan mengubah wajah kumuh menjadi dan dilengkapi dengan trotoar cantik, masyarakat sekitar pun secara serempak bilang hore. Berselang beberapa bulan lamanya trotoar yang menghabiskan biaya ratusan juta itu tiba-tiba berubah fungsi. Tak lagi sebagai penyaman para pejalan kaki, akan tetapi di situ sudah bermunculan pedagang nasi kuning, penjual canang, rombong bakso, dijadikan tempat parkir sepeda motor, malah ada yang memanfaatkan sebagai tempat minum-minum. Suasana dan pemandangan seperti itu dengan mudah didapat di seputar kota Singaraja. Kalau ada waktu barang satu jam lalu berkeliling kota, pasti Anda akan menemukan kondisi seperti itu. Apa itu trotoar dan apa pula fungsinya? Trotoar adalah jalur pejalan kaki yang umumnya sejajar dengan jalan dan lebih tinggi dari permukaan jalan untuk menjamin keamanan pejalan kaki yang bersangkutan. Patut diingat, para pejalan kaki berada pada posisi yang lemah jika mereka bercampur dengan kendaraan bermotor

Oleh Romi Sudhita maupun kendaraan tidak bermotor. Pihak pengendara sudah tentu akan memperlambat arus lalu lintasnya manakala di depan dan samping kirikanannya terlihat orang-orang sedang berjalan kaki. Oleh karena itu, salah satu tujuan utama manajemen lalu lintas adalah berusaha untuk memisahkan pejalan kaki dari arus kendaraan bermotor, tanpa menimbulkan gangguan-gangguan yang besar terhadap aksebilitas dibangunnya trotoar. Umumnya trotoar itu diadakan di daerah perkotaan, di depan sekolah, di areal rumah sakit, dan juga di jalan menuju lapangan olahraga. Ruang publik yang sengaja dibangun untuk para pejalan kaki atau pengguna jalan (trotoar) dapat pula dijumpai di pasar-pasar tradisional. Ambillah contoh di Pasar Banyuasri ataupun di Pasar Anyar Singaraja. Sejak semula kedua pasar itu dibangun memang sudah dilengkapi dengan trotoar dengan maksud agar ibu-ibu yang umumnya berkunjung ke pasar merasa betah dan nyaman bertransaksi di pasar. Idealnya antara barang dagangan dipisah/ada jarak dengan

para pembeli atau mereka yang hendak berbelanja tidak merasa terganggu lantaran sempitnya jalan. Kenyataan membuktikan bahwa jalan yang semestinya digunakan para pebelanja malah berimpit dengan aneka barang dagangan. Pemandangan terasa begitu sumpek. Jangan heran kalau di situ terjadi adu pantat yang dipicu oleh sempitnya ruang berlalu-lalang. Barangkali ini pula yang menyebabkan kenapa ibu-ibu dan juga bapakbapak lebih senang berbelanja di pasar dan toko-toko modern semacam Hardys, Indomart, dan Alfamart. Kondisi kekurangnyamanan tersebut semestinya segera direspons dan dilakukan penertiban oleh mereka yang memiliki kewenangan terhadap masalah tersebut. Katakanlah seperti petugas keamanan pasar maupun petugas satuan polisi pamong praja (Satpol PP). Apalagi pemerintah sekarang ini berkehendak untuk merevitalisasi pasar-pasar tradisional. Sementara itu langkah pencegahan sangat perlu dilakukan, misalnya kalau tiba-tiba terlihat ada yang memanfaatkan trotoar untuk didirikan warung

semipermanen harus segera ditegur dan disarankan untuk berjualan ke tempat lain. Langkah seperti itu bukan berarti melarang orang mencari sesuap nasi melainkan semata-mata untuk mengatur dan menjaga ketertiban. Tayangan berita-berita di televisi nasional sering mempertontonkan bagaimana petugas Satpol PP adu urat leher (bertengkar) dengan para pelanggar atau pengguna lahan yang tidak sesuai peruntukan. Pihak pelanggar bersikeras mengatakan bahwa tempat ini sudah lama kami tempati dan setiap bulannya kami sudah menunaikan kewajiban, seperti membayar iuran tepat waktu begitu juga membayar rekening listrik tak pernah terlambat, dan sebagainya. Perdebatan sengit dan susahnya “mengusir” para pedagang yang menempati lahan secara ilegal tersebut disebabkan oleh lambatnya para petugas menertibkan mereka. Mudah-mudahan di daerah kita dengan mengandalkan semboyan Buleleng/Singaraja “SMILE” (Sejahtera, Mandiri, ter-Integrasi, Lestari, dan berEtika), tidak mengalami hal serupa yang terjadi di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung maupun Surabaya.

ASN (utamanya guru-guru PNS/ non-PNS) secara lebih adil dan merata ke seluruh wilayahnya, sepanjang tidak bertentangan dengan aturan-payung hukum di atasnya. 6) Hal terpenting adalah agar ASN, khususnya guru-guru agar tidak diseretseret pada politik praktis oleh kandidat atau paslon saat kampanye nanti. Sehingga dunia pendidikan utamanya guru-guru bisa lebif fokus dan nyaman melaksanakan tugas. Selama ini, guru-guru sering menjadi “korban politik”. Mereka, khususnya guru-guru di daerah sering menjadi “korban” dengan memutasinya secara tidak adil dan irasional, padahal mereka tidak berpolitik praktis. Bisikan oknum-oknum tim sukses yang mungkin sentimen pribadi atau mengetahui bahwa guru tersebut tidak memilih jagonya saat pemilihan menjadi pemicu proses politisasi guru secara destruktif. Sebagai calon pemilih cerdas, ASN, khususnya guruguru harus benar-benar bisa menangkap calon pemimpin yang memiliki visi-misi sesuai dengan mimpi dan harapan untuk membangun dunia pendidikan. ASN (guru-guru) tidak latah memilih pemimpin secara tradisional yang mendasarkan pada “warna”, suku, ras, atau golongan, atau menebar politik SARA, tetapi memilih calon yang memiliki visi-misi yang membawa kemaslahatan masyarakat di daerah pemilihan tersebut di berbagai sisi, termasuk pendidikan. Penulis, Guru SMP Negeri 1 Abang

POJOK UKM di Tabanan perlu tumbuhkan kepercayaan perbankan. - Percaya diri dulu. *** Menteri Perindustrian pacu ekspor lima produk industri. - Ayo semangat. *** Miss Pure International UK kampanye perang sampah plastik. - Di mana-mana perang lawan plastik.

Penulis, pemerhati masalah sosial

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7 TABANAN Ratusan Pemilih Pemula Teken Petisi Siap Gunakan Hak Pilih Senin Wage, 18 Februari 2019

PETISI - Mahasiswa dan pelajar di Kabupaten Tabanan menandatangani petisi siap gunakan hak pilih pada Pemilu 2019.

Tabanan (Bali Post) Ratusan pemilih pemula dari kalangan pelajar SMA/ SMK hingga mahasiswa membubuhkan tanda tangan di atas kain putih di Lapangan Alit Saputra, Minggu (17/2) kemarin. Kegiatan yang digagas Relawan Demokrasi bekerja sama dengan KPU Tabanan itu sebagai bentuk komitmen pemilih pemula untuk menggunakan hak pilihnya dalam pileg dan pilpres secara bijaksana dan tidak golput. Kegiatan yang dirangkaikan sosialisasi Pemilu 2019 dengan sasaran pemilih pemula ini juga untuk menghapus stigma bahwa generasi muda abai terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. ‘’Sebagai warga negara yang baik, sudah tentu menjadi tanggung jawab kami selaku pemilih pemula ikut berpartisipasi dalam pemilu,’’ ucap salah seorang mahasiswi asal Tabanan, Cempaka Mertanadi. Cempaka memastikan dir-

inya akan menggunakan hak pilihnya di TPS pada 17 April. ‘’Untuk calon, saya sudah punya pilihan sendiri,’’ terangnya. Cempaka mengaku menentukan pilihan dengan sebelumnya melakukan browsing di internet untuk mengetahui karakter calon, baik dalam pilpres maupun pileg. ‘’Saya lihat ketokohan para calon melalui internet, bukan karena dipengaruhi oleh keluarga, teman atau lainnya,’’ tegasnya. Ia pun mengajak generasi muda untuk tidak golput, karena sebagai penerus bangsa Indonesia, generasi muda haruslah berperan aktif dalam pemilu. Komisioner KPU Tabanan Bidang Sosialisasi Ni Putu Suaryani mengatakan, Relawan Demokrasi Tabanan terus bergerak melakukan sosialisasi Pemilu 2019. Seperti dengan sosialisasi menyasar mahasiswa dan pelajar yang dilangsungkan di lapangan Alit Saputra tersebut.

Menurutnya, pada kegiatan tersebut generasi muda menyatakan sikap dengan menandatangani petisi siap memilih pada 17 April mendatang. Untuk lebih menarik minat generasi muda mengikuti kegiatan ini, Relawan Demokrasi menyediakan spot foto selfie. ‘’Jadi hasil foto selfie para mahasiswa diunggah di akun media sosialnya seperti IG, FB dan lainnya. Bagi yang terbanyak mendapatkan like, kami berikan hadiah doorprize berupa payung dan mug cantik,’’ jelasnya. Ia berharap berbagai upaya dari Relawan Demokrasi yang berjumlah 55 orang dan tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Tabanan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pemilu 2019. Untuk diketahui, jumlah pemilih pemula di Kabupaten Tabanan mencapai 51 persen dari total DPT yang sebanyak 366.150 orang. (kmb28)

di lingkungan Dinas Kesehatan atau BRSU Kabupaten Tabanan. Sementara tenaga penyuluh pertanian pendidikan minimal SMK di bidang pertanian atau SMA plus sertifikasi di bidang pertanian. Jika lulus seleksi akan ditempatkan di lingkungan Dinas Pertanian. Persyaratan umum untuk melamar menjadi PPPK di antaranya, usia maksimal satu tahun sebelum batas usia pensiun pada jabatan yang akan dilamar per tanggal 1 April 2019. Kemudian tidak pernah terlibat tindak pidana hingga dipenjara, tidak terlibat atau menjadi anggota partai politik, tidak mengalami ketergantungan narkotika, dan siap

untuk ditempatkan di seluruh wilayah Tabanan. Sugatra juga menerangkan, sebelum pendaftaran dibuka resmi pada Jumat malam, ia bersama jajarannya juga telah bertolak ke pusat untuk berkoordinasi mengenai kejelasan perekrutan PPPK tahap I. Hanya saja saat itu memang dari pusat belum memberikan kejelasan dan petunjuk teknis terkait jadwal perekrutan. Terkait verifikasi berkas pendaftaran PPPK, Sugatra mengatakan baru akan dilakukan, Senin (18/2) hari ini. ‘’Kami di BKPSDM standby melayani para pendaftar PPPK. Target kami sehari sudah bisa selesai,’’ pungkasnya. Sementara itu, sebelum ada

pengumuman resmi terkait jadwal pendaftaran di daerah, banyak tenaga honorer yang telah mencoba keberuntungan mendaftar secara online di portal resmi BKN dan mendapat berkas bukti registrasi. Seperti Ni Putu Lina Wati, tenaga honorer yang mengabdi sejak tahun 2005 di SD 1 Belimbing, Kecamatan Pupuan, yang mengaku sudah mendapatkan berkas bukti registrasi dari pendaftaran online yang dilakukannya sebelum pendaftaran resmi dibuka. ‘’Di grup WhatsApp K-2 saya selalu update informasi, dan setiap malam begadang untuk melengkapi berkas,’’ ucapnya. Lina Wati merupakan satu

dari puluhan tenaga K-2 yang datang ke BKPSDM Tabanan kemarin. Kebanyakan mereka ingin mengumpulkan berkas pendaftaran untuk diverifikasi. Hanya saja sejumlah berkas masih harus dilengkapi, khususnya terkait legalisir SK. Ia pun mengaku beruntung sebelum pendaftaran resmi dibuka ia sudah melakukan registrasi online sehingga tinggal melengkapi berkas. Di sisi lain, banyak tenaga K-2 yang saat ini masih berjibaku mencoba tembus untuk bisa registrasi online. ‘’Kurang legalisir, tadi sempat ke Dinas Pendidikan tetapi disuruh tanya informasi ke BKPSDM. Makanya saya ke sini (BKPSDM) dulu,’’ ucapnya. (kmb28)

oman Ariadi, beberapa waktu lalu mengatakan, potensi Desa Sudimara menjadi desa wisata sebenarnya besar. Namun hingga saat ini belum ada konsep yang tepat, terutama untuk mengkemas ciri khas wisata desa tersebut. Menurutnya, karena banyaknya potensi, banyak konsep yang bisa dikembangkan. Misalnya, wisata religi. Pantai Yeh Gangga biasa menjadi tempat umat Hindu melaksanakan upacara nyegara gunung. Atau bisa juga konsep seperti Pantai Jimbaran yang menjual hasil laut menjadi kuliner khas. Terlebih sudah ada vila yang berpotensi mendatangkan wisatawan. Sayangnya, untuk konsep-konsep ini Desa Sudimara menemukan beberapa hambatan, antara lain sampah yang mengotori pantai hingga ketidaksiapan nelayan dalam memenuhi bahan baku kuliner. Sampah menjadi momok di Pantai Yeh Gangga yang Bali Post/san belum ditemukan pemNyoman Ariadi

ecahan masalahnya. Terlebih karena pantai Yeh Gangga memiliki dua muara sungai, yaitu Yeh Abe di bagian barat dan Yeh Empas di bagian timur. Saat musim penghujan dan aliran air deras, tidak jarang dua muara sungai ini dipenuhi sampah kiriman dari hulu yang akhirnya mengotori pantai. ‘’Belum lagi sampah kiriman dari laut. Sehingga sebelum membuka desa wisata dengan potensi laut, masalah sampah ini harus diselesaikan dulu,’’ ujarnya. Ia memaparkan, jika masih ada masyarakat yang membuang sampah sembarangan ke sungai, maka persoalan sampah di Pantai Yeh Gangga tidak akan tuntas. Namun pihaknya tetap melakukan upaya mengatasi sampah, dimulai dari warga Desa Sudimara terlebih dahulu. Tahun ini pihaknya berencana membeli truk sampah agar sampah rumah tangga masyarakat Sudimara bisa diangkut ke TPA. ‘’Langkah awal penanganan sampah memang baru pada pemindahan saja, belum pada pemilahan dan pengolahan. Sebab, sangat susah menyewa

lahan kosong untuk dijadikan TPS3R,’’ jelasnya. Selama ini warga Sudimara sudah melakukan pemilahan sampah plastik untuk dijual ke bank sampah. Untuk sampah residu-nya masih dibuang ke tegalan masing-masing. Kebiasaan ini yang hendak diubah dengan adanya program pengangkutan sampah ke TPA, sehingga tidak ada lagi sampah yang dibuang ke tegalan. Konsep lain dalam mengembangkan desa wisata adalah menikmati jalur trekking persawahan di Desa Sudimara. Luas lahan sawah Desa Sudimara 368 hektar dari luas total wilayah 583 hektar. Saat ini Desa Sudimara sudah berbenah dari segi infrastruktur melalui Dana Desa. Jika infrastruktur sudah tuntas, barulah dikembangkan jalur trekking. ‘’Apakah potensi laut atau persawahan yang dikembangkan, atau menggabungkan ke duanya? Untuk itu diperlukan konseptor agar bisa mengembangkan konsep yang tepat. Untuk itu masih menunggu karena sekarang kami sedang membenahi infrastruktur desa,’’ jelas Ariadi. (kmb24)

Bali Post/bit

Pengumuman Perekrutan PPPK Mendadak, BKPSDM Kelimpungan

Tabanan (Bali Post) -

Proses pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap I secara online mulai dibuka Jumat (15/2) malam dan berakhir Minggu (17/2) kemarin. Pendaftaran selama dua hari itu pun terkesan singkat dan mendadak, lantaran Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kabupaten Tabanan baru menerima surat dari pemerintah pusat pada Jumat malam. Surat ini langsung ditindaklanjuti hari itu juga oleh Kepala BKPSDM Tabanan. Ia berkoordinasi dengan Sekda serta OPD terkait untuk kesiapan pengesahan SK. Kepala BKPSDM Tabanan I Wayan Sugatra menjelaskan, perekrutan PPPK tahap I hanya untuk tiga formasi bidang dan tenaga honorer. Formasi PPPK yang akan diserap adalah di bidang pendidikan, kesehatan dan penyuluh pertanian. ‘’Setelah dapat surat pengumuman itu, langsung kami koordinasi ke Asisten I yang menjabat Plt. Kepala Dinas Pendidikan un-

tuk memerintahkan para Kabid untuk stand-by. Begitupun kami di BKPSDM juga sudah siap melayani para pendaftar,’’ terangnya. Dari data BKPSDM, untuk PPPK di Tabanan formasi yang dicari sebanyak 236 orang. Rinciannya, tenaga pendidik/ guru sebanyak 213 orang, tenaga kesehatan tujuh orang dan tenaga penyuluh pertanian sebanyak 16 orang. Untuk

tenaga guru persyaratannya antara lain pendidikan minimal S-1 dan masih aktif mengajar. Jika lulus seleksi akan ditempatkan di lingkungan Dinas Pendidikan. Kemudian tenaga kesehatan pendidikan minimal lulusan D-3 bidang kesehatan dan memiliki STR (Surat Tanda Registrasi) yang masih berlaku alias bukan internship. Jika lulus akan ditempatkan

Tabanan (Bali Post) Keterbatasan modal usaha menjadi permasalahan klasik yang dihadapi mayoritas usaha kecil dan menengah (UKM). Permasalahan ini hanya bisa terpecahkan apabila pelaku usaha bisa mengakses bantuan permodalan. Oleh karena itu, perbankan diharapkan bisa memecahkan permasalahan ini salah satunya dengan memberikan kemudahan bagi pelaku UKM dalam meminjam dana. Di sisi lain, pelaku usaha harus mampu membangun kepercayaan dari perbankan. Hal ini dipaparkan owner UD Manik Galih, Dedi Hartawan, saat berbagi pengalaman usaha dengan sejumlah pelaku UKM pada edukasi literasi keuangan, belum lama ini. Menurutnya, perbankan memberikan andil yang cukup besar pada pertumbuhan UKM di Kabupaten Tabanan. Meski demikian, dalam mengakses bantuan modal akan lebih baik jika dilakukan saat usaha sudah berjalan. Dari penilaiannya, memberikan atau mengajukan modal di awal atau sebelum membuka usaha,

merupakan hal yang kurang tepat karena berujung pada berkurangnya kepercayaan perbankan terhadap usaha. Usaha yang sudah berjalan, kata Dedi, menjadi sebuah pertimbangan bagi perbankan terhadap kelayakan usaha dalam mendapatkan kredit. ‘’Dengan usaha yang sudah berjalan, perbankan akan mampu melakukan penilaian terhadap usaha dan kemudian bisa tercipta kepercayaan atas kelayakan usaha untuk mendapatkan akses kredit. Dengan kondisi ini, tentu ke depan kepercayaan perbankan akan semakin meningkat dalam memberikan akses peningkatan jumlah kredit untuk modal bagi pelaku usaha,’’ ujarnya. Untuk memulai usaha, lanjut Dedi, dibutuhkan keberanian. Ketika memulai usaha dan gagal, itu justru sebuah pembelajaran untuk bisa disikapi dalam kelanjutan usaha berikutnya. Ia bercermin dari pengalamannya yang sempat melakoni bisnis showroom hingga properti. Untuk memulai usaha tidak harus dengan yang besar. Sebab, terkadang bisnis yang dimulai dari kecil

namun dibutuhkan banyak orang, justru akan memiliki prospek jangka panjang. Selain itu, ada banyak kesalahpahaman di kalangan calon pelaku usaha. Mereka berpikir jenis usaha yang tumbuh ramai adalah lumbung emas. Padahal itu salah, karena justru memicu persaingan ketat dan tidak menutup kemungkinan akan membuat usaha tersebut tidak bertahan lama. Sementara itu, Kabid Pemberdayaan UKM dan Lembaga LPD Diskop dan UKM Tabanan Ketut Antara mengungkapkan, dulu kebutuhan modal usaha memang selalu menjadi permasalahan klasik yang dihadapi kalangan pelaku UKM. Namun sekarang sudah ada solusinya dengan banyaknya program bantuan permodalan yang ditawarkan perbankan. Bahkan pemerintah juga sudah membantu melalui program KUR dengan suku bunga tujuh persen. ‘’Bercermin dari hal itu, kendala permasalahan permodalan tersebut bukan lagi menjadi kendala utama dalam menopang pertumbuhan usaha saat ini,’’ tegasnya. (kmb24)

UKM Perlu Tumbuhkan Kepercayaan Perbankan

Belum Ada Konsep Tepat Kembangkan Desa Wisata Sudimara

Tabanan (Bali Post) Desa Sudimara di Kecamatan Tabanan memiliki potensi alam yang cukup lengkap. Tidak hanya areal persawahan, desa ini juga memiliki potensi pariwisata berupa Pantai Yeh Gangga dengan panjang sekitar 1,8 km. Potensi ini membuat Desa Sudimara berpeluang menjadi desa Wisata yang mengkolaborasikan keindahan persawahan dan pantai. Sayangnya, untuk mengembangkan desa wisata ini, Desa Sudimara belum memiliki konsep yang tepat. Perbekel Sudimara Ny-


BULELENG

8 Pengusaha Besi Tua Wajib Kantongi Izin Singaraja (Bali Post) – Sejalan dengan berlakunya Peraturan Daerah (Perda) tentang Persampahan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng mulai menindaklanjuti dengan regulasi di bawahnya. Buktinya, DLH sedang menyusun Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup) Penanganan Sampah dan Izin Usaha Pengelolaan Sampah. Dengan regulasi itu pemerintah daerah ingin menertibkan keberadaan bisnis barang rongsokan atau pengumpul besi tua. Tidak hanya menertibkan, namun regulasi ini juga menata keberadaan usaha, ini yang selama ini terkesan masih amburadul. Bahkan ditengarai mengganggu estetika suatu daerah terutama di kota Singaraja. Kepala DLH Buleleng Putu Ariadi Pribadi akhir pekan lalu mengatakan, saat ini pihaknya sedang membahas dua ranperbup terkait persampahan, yakni ranperbup penanganan sampah dan ranperbup izin usaha pengelolaan sampah. Dalam ranperbup ini DLH fokus membahas izin usaha pengelolaan sampah. Keberadaan perbup ini penting karena selama ini pengusaha yang bergerak di bidang persampahan dan pengumpul barang rongsokan atau besi tua itu seperti kurang terkontrol. Dia mencontohkan, sebagian pengusaha ini sering kali menggunakan trotoar, sehingga mengganggu aktivitas lingkungan setempat. Dampak lainnya menyangkut sanitasi dan tumpukan barang rongsokan seperti tidak terkontrol, sehingga rawan memicu terjadinya bencana. ‘’Setiap pengusaha yang bergerak di bidang sampah baik pengepul dan juga pemulung, agar berusaha tanpa menghambat masyarakat. Selama ini keberadaanya belum diatur,’’ katanya. Penertiban itu, kata Ariadi, khususnya untuk mengatur menempatan barang atau sampah dengan baik, sehingga sampah-sampah itu tidak sampai meluber. Apalagi kemudian menghalangi trotoar dan badan jalan di sekitarnya. Seperti di sekitaran Jalan Dewi Sartika dan Kampung Anyar, Kecamatan Buleleng. Selain itu, pengusaha sampah itu juga wajib membuat sanitasi yang baik. Sehingga limbah yang dihasilkan dalam pengelolaan sampah itu tidak menimbulkan dampak polusi pada warga di sekitarnya. Barang rongsokan yang ditimbun itu agar tidak membahayakan warga sekitarnya. Setelah perbup ini diundangkan maka pengurusan izin usaha dilakukan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Buleleng secara gratis. Pengusaha yang tidak mencari izin, konsekuensinya nanti diberikan sanksi tegas berupa penutupan usaha. ‘’Tujuannya bagaimana usaha itu tidak membahayakan lingkungan. Seperti kalau terjadi kebakaran, apalagi di permukiman padat penduduk, sehingga mengganggu kondisi lingkungan di sekitarnya,’’ jelasnya. (kmb38)

Senin Wage, 18 Februari 2019

Mengganggu Ketertiban Umum Sejumlah PKL Ditertibkan

Singaraja (Bali Post) – Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Buleleng menertibkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di beberapa sudut kota Singaraja akhir pekan lalu. Tindakan tegas ini dilakukan Satpol PP karena aktivitas PKL itu tidak menjalankan amanat regulasi yang ditetapkan. Karenanya, tindakan PKL itu sudah dianggap mengganggu ketertiban umum. Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Putu Dana mengatakan, aktivitas PKL tersebut dinilai melanggar ketentuan, dengan memanfaatkan fasilitas umum yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Seperti memanfaatkan bahu jalan dan trotoar untuk membuka lapak penjualannya. PKL selama ini beroperasi di Jalan Ahmad Yani, Diponegoro, WR Suprat-

man, Kubujati, Ngurah Rai dan beberapa daerah lainnya. Saat ditertibkan, petugas mengamankan barang dagangan milik PKL. Peralatan berjualan itu baru akan dikembalikan, kalau PKL bersangkutan sudah menandatangani surat berita acara. Surat berita acara itu intinya menekankan agar PKL itu tidak mengulangi lagi pelanggaran yang telah

dilakukan. ‘’Penertiban ini sesuai Perda Buleleng No. 6 Tahun 2009 tentang Ketertiban Umum,’’ katanya. (kmb38) Bali Post/kmb38

DITERTIBKAN – Satpol PP menertibkan sejumlah PKL yang beroperasi di sejumlah lokasi di kota Singaraja, akhir pekan lalu.

Miss Pure International UK Kunjungi Buleleng

Kampanye ”Perang’’ Sampah Plastik

Bali Post/mud

KUNJUNGI BULELENG - Miss Pure International United Kingdom Heater Rosemary Lloyd berkunjung ke Buleleng, Minggu (17/2) kemarin. Selain menikmati wisata di Bali Utara, perempuan asal London itu mengampanyekan kepedulian lingkungan utamanya sampah pelastik.

POTENSI wisata di Buleleng mengundang ketertarikan Miss Pure International United Kingdom (UK) Heater Rosemary Lloyd berkunjung ke daerah ini, Minggu (17/2) kemarin. Perempuan berperas cantik itu mengunjungi tiga Daerah Tujuan Wisata (DTW) terkenal di Bali Utara. Tidak kalah pentinggnya kunjungan wanita asal London itu juga mengampanyekan ‘’perang’’ terhadap sampah pelastik. Rosemary Lloyd mengaku tertarik melihat dari dekat Monumen Perang Puputan Jagaraga. Selain itu beberapa pura di Desa Jagaraga, dan tempattempat indah lainnya. Dia juga belajar menari dan mencoba menenun songket khas Desa Sinabun. Heater Rosemary Lloyd mengatakan, selain promosi pariwisata, kunjungannya ke Buleleng untuk kampanye peduli lingkungan. Dengan cara penanganan sampah yang baik dan kampanye pengurangan penggunaan plastik. Kampanye ini gencar dilakukan, karena tahun 2020 Eropa melarang pemakaian plastik dan sedotan. ‘’Saya ingin semangat peduli pada lingkungan itu tersebar di Indonesia, Bali dan khususnya Buleleng. Kalau soal potensi wisata saya akan promosikan pengalaman berkunjung ke sini,’’ katanya. Terkait pengalaman berkesan saat berkunjung ke Buleleng, perempuan asal London itu mengaku tertarik tari Trunajaya. Dia memilih tari Trunajaya

itu dijadikan materi promosi pariwisata Buleleng. Dia pun berjanji mempromosikan pariwisata Buleleng kepada wisatawan lain termasuk yang melangsungkan bulan madu. ‘’Saya akan promosikan kepada wisatawan, tidak hanya yang suka berkunjung ke pantai saja. Tetapi yang hendak berbulan madu. Mereka bisa berkunjung ke sini. Hal itu bisa dipromosikan lagi, apalagi ditampilkan tari yang saya sukai, tari Trunajaya,’’ tegasnya. Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng Nyoman Sutrisna, M.M. mengatakan, tiga lokasi yang dikunjungi ada di Kecamatan Sawan. Seperti Monumen Perang Puputan Jagaraga, beberapa pura di Desa Jagaraga dan juga berkunjung ke tempat usaha kerajinan tenun songket di Desa Sinabun. Kehadiran sosok Miss Pure International United Kingdom itu merupakan satu kesempatan emas meningkatkan promosi pengembangan industri pariwisata di daerahnya. Dari kunjungan pertama ini, Sutrisna berharap pengalaman berkunjung dan beberapa referensi DTW di Bali Utara itu dapat dipromosikan ke negara asalnya maupun negara lain di dunia. ‘’Ini kesan positif untuk kemajuan dan peningkatan promosi wisata di daerah kita. Mudahmudahan pengalaman berkunjung dan informasi tentang DTW di daerah kita bisa dipromosikan baik di negara asalnya London maupun negara lain di dunia,’’ katanya. (mud)

Akomodasi Kreativitas Sastrawan

Dibangun Ruang Terbuka Hijau Tematik PENAMBAHAN Ruang Terbuka Hijau (RTH) terus dilakukan Pemkab Buleleng. Dalam desain RTH terbaru, pemerintah daerah akan membangun RTH Tematik. Lokasi strategis yang akan dimanfaatkan adalah lahan bekas gedung Bank Perniagaan Umum (BPU) di Jalan Gajah Mada Singaraja. Lalu bagaimanakah desain RTH Tematik yang dimaksud itu dan apa keunggulannya?

Kawasan Ruang Terbuka Hijau itu juga difungsikan sebagai taman baca. Fasilitas ini sekaligus memberikan ruang kreatif bagi sastrawan di Bali Utara agar mereka lebih semangat menghasilkan karya-karya sastra yang melegenda. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, belum lama ini mengatakan, lahan bekas gedung BPU seluas 10 are itu lokasinya sangat strategis untuk mengakomodasi warga refresing termasuk seniman berkarya. Di atas lahan itu pihaknya akan membangun kawasan taman hijau yang di dalamnya disediakan taman baca. Sementara untuk gedung aslinya tetap dipertahankan. Langkah terobosan itu sebagai komitmen pemerintah melindungi aset bangunan bersejarah. Apalagi bangunan itu sudah masuk sebagai

cagar budaya. ‘’Di sekelilingnya dibuat taman yang menarik. Tetapi bangunan induk yang dulunya dipakai gedung itu kita jadikan sebagai salah satu warisan dalam bentuk cagar budaya. Apalagi bangunan itu merupakan cagar budaya yang merupakan peninggalan Kolonial Belanda,’’ katanya. Kepala Bidang (Kabid) Aset Badan Keuangan Daerah (BKD) Made Pasda Gunawan mengatakan, setelah melalui berbagai tahapan proses, akhirnya disepakati bekas gedung kantor BPU itu dihibahkan kepada pemerintah daerah. BKD sangat mendukung keberadaan instansi vertikal, karena itu merupakan bagian kekayaan negara. Terkait pemanfaatan aset untuk RTH Tematik, birokrat

asal Desa Kayuputih Kecamatan Banjar itu menilai hal tersebut sangat positif. Action itu juga menunjukkan bahwa komitmen pemerintah daerah ingin menata kota Singaraja tampak lebih estetis. Selain itu, RTH dengan konsep tematik dan taman baca itu sejalan dengan slogan Buleleng sebagai Kota Pendidikan. ‘’Hasil koordinasi dengan Dinas Perumahan Permukiman Pertanahan (Perkimta) untuk teknis pengerjaannya baru akan dilakukan setelah aset itu diberikan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Nantinya aset itu kita serahkan kepada Dinas Perkimta, agar bangunan bersejarah itu dan lingkungan di sekitarnya bisa dimanfaatkan sesuai program yang disusun pemerintah,’’ tegasnya. (mud)

Bali Post/mud

RTH TEMATIK – Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana bersama Kepala Dinas Perumahan Pemukiman Pertahanan (Perkimta) dan Badan Keuangan Daerah (BKD) meninjau lokasi pembangunan RTH Tematik.


GIANYAR

Senin Wage, 18 Februari 2019

9

DLH Uji 60 Titik Mata Air

Memprihatinkan, Kondisi Kantor Diskominfo Gianyar (Bali Post) Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Gianyar kondisinya sangat memprihatinkan. Sejumlah ruas bangunan di kantor tersebut sudah rusak parah. Bahkan, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama. Warga yang datang mengajukan pelayanan terkait komunikasi dan informatika, sering mengeluhkan kondisi kantor yang memprihatinkan tersebut. Kantor Diskominfo Kabupaten Gianyar berlokasi di Jalan Raya Kebo Iwa, atau tepat di sebelah barat GOR Kebo Iwa, Gianyar. Berdasarkan pantauan, nampak sejumlah plapon kantor tersebut sudah jebol. Kondisi ini sudah berlangsung lama dan tidak kunjung mendapat perbaikan. Tidak hanya plapon, atap genteng pada kantor itu juga banyak yang rusak. Warga yang melintas pun harus berhati-hati, lantaran genteng pada bagian pinggir atap bangunan di kantor ini kerap jatuh. Bahkan, tidak jarang menimpa kenda-

Bali Post/kmb35

Rusak - Seorang warga melintas di bawah bangunan yang rusak di Kantor Diskominfo Kabupaten Gianyar.

raan yang parkir di bawahnya. Ironisnya saat hujan lebat, kebocoran pun tidak terhindarkan. Petugas di kantor ini harus berhati-hati, agar file-file penting tidak rusak akibat air hujan yang merembes. Tidak hanya itu beberapa pekan lalu, saat hujan lebat yang berlangsung beberapa hari, sejumlah titik di kantor ini justru menjadi kolam akibat genangan air yang tak bisa mengalir. Persoalan lainnya adalah di kawasan Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gianyar ini justru minim layanan wifi, sehingga warga kesulitan mengakses internet bila berkunjung ke kantor ini. Padahal, saat ini internet menjadi hal penting sebagai media komunikasi dan berbagi informasi. Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Diskominfo Kabupaten Gianyar I Gede Daging menerangkan, bangunan yang kondisinya memprihatinkan itu ditempati Subbag Keuangan Dinas Kominfo Gianyar. Pihaknya tidak bisa memastikan kapan bangunan itu bisa direvitalisasi total, hanya untuk perbaikan kerusakan sudah dianggarkan tahun ini. “April nanti memperoleh biaya servis ringan sebesar Rp 450 juta,” katanya. Selama proses perbaikan itu, kata Daging, mulai Maret mendatang, pegawai di bidang itu akan pindah ke ruangan pada bangunan yang ada di sebelah utara kantor tersebut. “Dekat ruangan saya masih banyak kosong. Pindah sementara ke situ,” katanya. Terkait wifi, menurut Daging, memang koneksinya sering lelet karena digunakan berbanyak. Namun, tahun ini juga dianggarkan untuk peningkatan kualitas wifi di Kantor Kominfo. “Wifi tahun ini juga sudah dianggarkan, agar nanti jaringannya lebih kencang untuk akses internet,” katanya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar melakukan pengujian air minum dari mata air yang digunakan masyarakat. Bahkan, tahun ini DLH Gianyar melakukan pengujian 60 titik mata air di tiga kecamatan.

Cepat Tangani Pasien Kritis

Dirut BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Pelayanan RSU Kasih Ibu Saba

DIREKTUR Utama (Dirut) BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengapresiasi optimalnya pelayanan di Rumah Sakit Umum (RSU) Kasih Ibu Saba, di Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh yang sudah memberikan pelayanan terbaik kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan A.A Gede Parwata. Meski sempat koma, pria asal Bangli yang mengalami luka berat akibat kecelakaan pada Januari 2019 lalu ini berhasil selamat setelah mendapat perawatan tim medis di RS tersebut. Sementara untuk seluruh pembayaran yang nilainya menyentuh ratusan juta rupiah, sudah ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan. Direktur RSU Kasih Ibu Saba dr. I Gede Ngurah Buana, M.Kes. menerangkan, dalam kunjungan Dirut BPJS Ketenagakerjaan pada Selasa 12 Februari itu didampingi pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gianyar dan Wakil Bupati Gianyar A.A. Gde Mayun. ‘’Maksud kedatangan beliau untuk memberi support doa kepada salah satu peserta BPJS Ketenagakerjaan yang sejak 19 Januari menjalani perawatan di RSU Kasih Ibu Saba. Dalam kunjungan itu, beliau (Dirut BPJS Ketenagakerjaan - red) mengapresiasi RS ini dari sisi kecepatan pelayanan, kelengkapan alat, kenyamanan pasien hingga interiornya. Malah, Bapak Wabup Gianyar mengagumi RS kami yang bagus sekali,’’ katanya. Diungkapkan, sesungguhnya korban Parwata mengalami kecelakaan pada 17 Januari. Kala itu, korban yang berusia 59 tahun yang menderita cedera kepala berat dan patah tulang ini dibawa ke salah satu rumah sakit umum daerah di Gianyar. Namun selama dua hari di RSUD itu, Parwata yang kondisinya kritis tak kunjung mendapat penanganan. Hal ini terjadi lantaran

tidak adanya spesialis bedah saraf di RSUD tersebut. ‘’Setelah dua hari berselang, atas info yang diterima pihak keluarga terkait dokter bedah saraf, pasien tersebut lantas dibawa ke RSU Kasih Ibu Saba. Setelah dicek di RSU Kasih Ibu Saba, pasien langsung dioperasi oleh dokter spesialis bedah saraf kami yakni dr. Nyoman Golden dan dokter spesialis tulang,’’ katanya. Sampai saat ini, kondisi pasien sudah mulai membaik, namun masih tahap pemulihan. Selain didukung tim medis berpengalaman, peralatan pada rumah sakit di Desa Saba itu juga lengkap seperti X-ray, CT-Scan hingga MRI (Magnetik Resonance Imaging). ‘’Sekarang korban masih tahap pemulihan, dari yang awalnya koma sekarang pasien sudah bisa buka mata walaupun gerakannya memang belum maksimal,’’ katanya. Ditambahkanya, saat ini RSU Kasih Ibu Saba memiliki spesialis bedah saraf yang menjadi satu-satunya dokter bedah saraf yang ada di wilayah Bali Timur. Sementara untuk dokter spesialis tulang, RSU Kasih Ibu Saba memiliki lima orang dokter. ‘’Kita ada di dekat By-pass I.B. Mantra yang

Bali Post/kmb35

SAMPEL - Petugas saat mengambil sampel air di mata air Kanto Lampo.

banyak terjadi lakalantas dan banyak yang mengalami cedera kepala dan tulang. Sementara untuk lulusan bedah saraf memang terbatas, dan kita bersyukur dr. Nyoman Golden memilih bertugas di sini,’’ katanya. Sementara itu, putri A.A. Gede Parwata yakni A.A Istri Paramita Sundari juga mengapresiasi cepatnya pelayanan di RSU Kasih Ibu Saba. Ia sendiri sempat pasrah sebab dua hari di RSUD yang ada di Gianyar, orangtuanya tak kunjung mendapat penanganan. ‘’Sempat mau dirujuk ke Sanglah karena tidak ada dokter bedah, lantas Bapak diajak ke sini, dan sampai di sini langsung ditangani. Sampai sekarang kondisi Bapak membaik,’’ katanya. Paramita juga mengaku bersyukur RSU Kasih Ibu Saba yang memiliki dokter dan peralatan lengkap sudah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, sehingga ia sendiri tidak mengeluarkan biaya sepeser pun. ‘’Pengobatan pakai BPJS Ketenagakerjaan, di sini pelayanan baik sekali. Dokter dan perawat ramah semua, saya juga mendapat penjelasan rinci terkait perkembangan kesembuhan Bapak,’’ katanya. (ad582)

BERKUNJUNG - Direktur Utama (Dirut) BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto saat mengunjungi RSU Kasih Ibu Saba.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan kondisi air, sebelum dikonsumsi oleh masyarakat luas. “Hasil pengujian yang diambil dari mata air masih memenuhi baku mutu, namun direkomendasi air tersebut sebelum diminum harus dimasak hingga mendidih,” kata Kepala UPTD Laboratorium DLH Gianyar Ni Luh Putu Diah Mantiasih, belum lama ini. Diah Mantiasih mengatakan, pengujian air minum dari sumber mata air ini merupakan program DLH Gianyar sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 16 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Minum. Tahun 2019 ini, DLH Gianyar melakukan pengujian air minum dari mata air di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Gianyar, Blahbatuh dan Kecamatan Sukawati. “Ada 60 titik mata air di tiga kecamatan yang dilakukan pengujian. Hasilnya masih memenuhi baku mutu. Artinya, masih sangat layak untuk dikomsumsi,” ujarnya saat mendampingi Kepala DLH Gianyar Kujus Pawitra. Menurut Diah Mantiasih, upaya ini juga dilakukan serangkaian program pengendalian pencemaran lingkungan. Dikatakan, pihaknya sudah berupaya optimal untuk mengecek sumber mata air yang lain, meski terkendala SDM dan anggaran. “Saat ini DLH Gianyar baru memiliki dua orang petugas laboratorium,” katanya. Diah Mantiasih menambahkan, DLH Gianyar melakukan pengujian air minum dari mata air dalam zona lingkungan. Sementara untuk kualitas air minum merupakan kewenangan Dinas Kesehatan Gianyar. (kmb35)

Kembangkan ’’Agrotourism’’

Toya Devasya Lebarkan Sayap Toya Ubud Valley

SUKSES dengan wisata air panasnya yang dikunjungi ratusan wisatawan setiap harinya, kini Toya Devasya Hot Spring melebarkan sayapnya dengan membangun Toya Ubud Valley yang berlokasi di Desa Kenderan, Kecamatan Tegallalang. Di lokasi Toya Ubud Valley tersebut, digelar acara bertema ‘’Coffee Journey From Seed to Cup’’, Sabtu (16/2). Acara ini diawali dengan bersepeda dari Kintamani menuju ke Desa Kenderan, yang dilanjutkan dengan sharing terkait kopi hingga penanaman kopi di kebun seluas 2,5 hektar oleh 50 orang undangan meliputi Bank BRI, Bank Indonesia, Kodim Bangli, Kodim Gianyar, petani kopi hingga tokoh masyarakat setempat. Direktur Toya Ubud Valley Putu Astiti Saraswati, S.E., M.Bus. menerangkan, acara ini mengungkap proses petani menghasilkan biji kopi terbaik, hingga bisa dinikmati oleh semua komponen. Menurutnya, semua komponen sangat berpengaruh terhadap kopi yang disajikan, bukan saja biji kopi melainkan ada proses roasting hingga penyeduhan. ‘’Coffe beans itu memegang peranan penting, di Kintamani itu arabika karena ketinggian di atas 900. Kalau untuk di Kenderan kita tanam robusta,’’ katanya didampingi Komisaris Utama Toya Ubud Valley Dr. I Ketut Mardjana. Alasan memilih Desa Kenderan, awalnya ia mengaku dikenalkan oleh Dirut Bank Indonesia Causa Iman Karana terkait pengembangan kopi. Dari sanalah ia mulai berkeinginan menjual kopi, serta belajar lebih dalam tentang proses pengolahan kopi. ‘’Dalam kesempatan ini kita lebih banyak bertemu komunitas petani sehingga bisa paham di hilir masalahnya apa, di hulu apa,’’ jelasnya. Di Toya Ubud Velley, pihaknya

PENANAMAN - Direktur Toya Ubud Valley Putu Astiti Saraswati, S.E., M.Bus. didampingi Komisaris Utama Toya Ubud Valley Dr. I Ketut Mardjana melakukan penanaman bibit kopi di areal Toya Ubud Valley Desa Kenderan, Kecamatan Tegallalang. memiliki lahan seluas 5 hektar, rencannya nanti akan dikembangkan menjadi agrotourism. Bahkan, tiga bulan lalu pihaknya sudah meletakkan batu pertama untuk pembangunan vila, restoran dan kolam renang di lokasi tersebut. ‘’Toya Devasya ini kan besarnya dari air, kalau di Bangli kita punya air panas alami, di sini juga lokasi kita dekat dengan Kenderan holy water, makanya kita namakan Toya Ubud Valley yang merupakan perluasan Toya Devasya,’’ katanya. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana memandang Toya Ubud Valley sebagai sebuah terobosan yang menjadi kombinasi antara pertanian, pariwisata dan olahraga. Paling penting ialah bagaimana mengembangkan

atraksi baru di Bali. ‘’Kalau hanya itu-itu saja kan turis bosen. Makanya yang saya suka di sini ada kombinasi antara pertanian kopi, kemudian olahraga cycling dan juga pariwisata. Tentunya, kami menyambut baik langkah ini yang merupakan terobosan dari Toya. Mudah-mudahan bisa sukses dalam rangka mendorong pariwisata dan produk pertanian Bali,’’ katanya. Menurutnya, Toya Ubud Valley sudah tepat memilih kopi sebagai unggulan. Terlebih potensi kopi Bali merupakan salah satu yang terbaik. ‘’Kopi di Bali memang punya garis geografis yang unik, branding yang kuat sehingga diharapkan menjadi kekuatan kopi semakin baik mendukung pariwisata di Bali,’’ katanya. (ad586)


JEMBRANA

10

Senin Wage, 18 Februari 2019

SOSOK Jumpa Berlian Upaya memerangi dan pengendalian sampah di lingkungan dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya melalui kegiatan rutin bersih-bersih baik di lingkup kerja maupun melibatkan komunitas masyarakat. Termasuk di kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) yang memiliki areal sangat luas, pengendalian sampah khususnya sampah kiriman menjadi rutinitas. Menurut Kepala Balai TNBB Agus Ngurah Krisna K, di lingkup TNBB, diterapkan kegiatan rutin setiap akhir pekan bertajuk Jumpa Berlian (Jumat Pagi Bersih Lingkungan). Aksi bersih akhir pekan ini melibatkan puluhan pegawai TNBB. eperti yang digelar pada akhir pekan lalu di Pantai Cekik, Gilimanuk, jumlah sampah yang dikumpulkan hingga 8 karung sampah anorganik seberat 276 kg yang terdiri dari bungkus makanan, sterofoam, sandal, tali, dan pakaian bekas. Selain itu, dilakukan juga pembersihan pantai dari sampah bawaan arus laut berupa kayu, bambu dan dedaunan. Selain itu kegiatan serupa juga dilakukan di Karangsewu dan Pulau Menjangan melibatkan komunitas masyarakat, siswa dan instansi lainnya. Upaya menjaring komunitas ini sejalan dengan arahan Agus Ngurah Krisna, di mana pejabat asal Buleleng ini meminta jajarannya untuk meningkatkan jejaring kerja sama dengan para pihak, baik instansi pemerintah maupun komunitas masyarakat dalam pengendalian sampah di kawasan TNBB. Melalui kegiatan Bali’s Biggest Clean Up dan menyambut HPSN 2019 dapat memicu kesadaran masyarakat untuk mengurangi jumlah pemakaian sampah plastik. Selain itu, aksi ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan jalinan ikatan komunitas masyarakat serta pelaku jasa wisata dalam pengelolaan objek wisata di TNBB, khususnya menjaga kebersihan dan kenyamanan objek wisata. (olo)

Balio Post/’olo

MUTASI – Mutasi ratusan pegawai mulai eselon IIB hingga eselon IVB dilakukan Minggu (17/2) kemarin. Seluruh jabatan camat dirombak.

Seluruh Jabatan Camat Dirombak, Program Pemerintah Mesti Perhatikan Ratusan Pegawai Dimutasi Pengarusutamaan Gender

Negara (Bali Post) Konsep gender dalam setiap kegiatan perencanaan dan penganggaran di pemerintahan sangat penting guna terwujudnya pengarusutamaan gender. Hingga saat ini pemahaman masyarakat terkait dengan gender masih dikonotasikan dengan perempuan. Namun sejatinya, gender mengacu pada perbedaan peran, status, tanggung jawab, fungsi, perilaku laki-laki dan perempuan yang merupakan kontruksi sosial. Hal itu ditekankan Kepala Dinas PPPAPPKB Jembrana, Ni Kade Ari Sugianti di sela-sela diklat Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender belum lama ini. Ari Sugianti mengungkapkan selain meminta para peserta diklat dapat memahami dan mengimplementasikan konsep gender dalam setiap kegiatan perencanaan dan penganggaran, juga memahami seutuhnya terkait gender. Penganggaran yang responsif gender, kata Ari Sugianti, merupakan instrumen untuk mengatasi adanya kesenjangan akses, partisipasi, manfaat dan kontrol. “Dalam penyusunan perencanaan kebijakan program dan kegiatan Responsif Gender agar melalui langkah-langkah yang dapat digunakan sebagai alat bantu untuk mengidentifikasi kesenjangan gender di berbagai bidang pembangunan,“ pungkasnya. (kmb26)

Negara (Bali Post) – Mutasi pejabat di Pemkab Jembrana akhirnya digulirkan, Minggu (17/2) kemarin. Total ada 209 pegawai mulai jabatan eselon II hingga eselon IVB dilantik langsung Bupati Jembrana I Putu Artha di Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK). Yang cukup mengundang perhatian, seluruh jabatan camat dirombak. Hanya Camat Melaya I Wayan Andy Suka Anjasmara yang masih menjabat camat, namun kini menjadi Camat Negara. Sementara empat camat lainnya promosi ke eselon II dan digeser ke jabatan lainnya di luar kecamatan. Camat Mendoyo I Gede Sujana dan Camat Negara I Komang Agus Adinata promosi eselon IIB menjadi Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta Kadis Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag). Sedangkan

Camat Pekutatan I Komang Dhiyatmika menjabat Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Camat Jembrana I Gusti Anom Saputra ditarik menjadi Kabag Perlengkapan di Sekretariat Kabupaten. Selain itu, tujuh jabatan pimpinan tinggi pratama (es-

elon IIB) seleksi tidak berubah dari hasil ranking 1 lelang jabatan sebelumnya. Mereka di antaranya, I Wayan Sudiarta (Kabid Bina Marga) menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH), I Komang Suparta (Kabag Humas dan Protokol) menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja, dr. Made Dwipayana (Direktur RSU Negara) untuk jabatan Kepala Dinas Sosial, I Wayan Sudana (Kabag Perlengkapan Setda) menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan, I Gusti Ngurah Darma Putra (Kakan Kesbangpol) menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Hukum. Dua lainnya Kadis PMD dan Kadis Koperindag dijabat mantan Camat Mendoyo dan

Camat Negara. Bupati Jembrana I Putu Artha ditemui seusai pelantikan mengatakan, mutasi ini sudah sesuai dengan aturan yang ada. Seperti untuk jabatan eselon IIB harus ada izin dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), sudah terpenuhi semua. Begitu juga dengan jabatan eselon III dan IV tergantung atasannya. “Kita serahkan kepada pimpinannya, kami harap job discription dijalankan dan kompak sejalan dengan pimpinannya,” tandas Bupati Artha. Kekompakan yang dimaksudkan bupati adalah pelaksanaan program untuk masyarakat. Misalnya, program pengentasan kemiskinan, harus terintegrasi antar-OPD. “Kalau itu bisa dilakukan,

saya yakin kemiskinan bisa dientaskan. Dengan sinergi dan terintegrasi setiap OPD. Seperti ada proyek di PU, harus melibatkan masyarakat tidak mampu, termasuk di desa,” tambahnya. Terkait pejabat pimpinan tinggi pratama baik yang dilantik hasil seleksi, perpanjangan maupun rotasi agar tidak segan mendengar aspirasi masyarakat. Jangan mengutamakan aspirasi golongan apalagi pribadi. Aspirasi masukan masyarakat terutama warga kurang mampu. Selain pejabat eselon, juga dilakukan pelantikan sejumlah pejabat struktural dan fungsional. Seperti Direktur RSU Negara, pustakawan, analis kebijakan dan arsiparis. (kmb26)

Jalan Sehat hingga Kuliner Milenial Warnai Peringatan HUT Ke-3 Abang

Ni Kade Sugianti Artha

Bali Post/olo

SERANGKAIAN peringatan HUT Kepemimpinan Bupati Artha dan Wabup Kembang Hartawan (Abang) periode II di tahun yang ketiga, puncaknya Minggu (17/2) pagi dilaksanakan kegiatan jalan sehat melibatkan ribuan masyarakat Jembrana. Turut dilaksanakan pameran kuliner serta clothing, yang merupakan usaha dari anak-anak muda Jembrana. Seluruh kegiatan dipusatkan di Gedung Kesenian Bung Karno. Jalan sehat kali ini mengambil rute dari gedung Kesenian Bung Karno, menuju Jalan Sudirman, ke Jalan Hasanudin-Jalan Ngurah Rai-Jalan Pahlawan, dan kembali finish di Jalan Sudirman. Pada jalan sehat tersebut, juga ikut serta kalangan siswa-siswi SMA se-Kota Negara, serta pegawai dilingkup Pemkab Jembrana. Setibanya di Gedung Kesenian Bung Karno, ribuan peserta ini disuguhi nasi jinggo secara gratis. Selain nasi jinggo, peserta jalan sehat ikut dalam

undian doorprize, dengan berbagai macam hadiah yang disiapkan panitia. Pelaksanaan HUT kepemimpinan yang bertepatan dengan car free day ini mendapat antusias warga, hingga panitia tidak hanya membatasi peserta dari kalangan internal, tampak juga masyarakat umum tumpah ruah mengikuti kegiatan jalan sehat ini. Penyerahan hadiah undian dilakukan Bupati Artha didampingi Wabup Kembang Hartawan, Ketua DPRD I Ketut Sugiasa serta Sekda I Made Sudiada. Juga menyerahkan secara langsung piagam dan penghargaan bagi pemenang lomba menulis surat kepada Bupati/Wakil Bupati Jembrana. Lomba ini bertujuan menjaring ide/gagasan dari kalangan milenial akan Pembangunan Jembrana yang dituangkan dalam bentuk surat kepada pemimpinnya. Di sela-sela penyerahan hadiah, Bupati Artha mengatakan, selama tiga tahun

kepemimpinan di periode kedua pemerintahan Bupati Artha dan Wabup I Made Kembang Hartawan, telah banyak program-program yang ditujukan bagi kesejahteraan masyarakat. Ke depan hal-hal itu bisa ditingkatkan, khususnya di masing-masing OPD agar menyusun program yang benar-benar pro rakyat, sesuai kebutuhan masyarakatnya. “Selama ini kami rasakan kerja sama pihak eksekutif, legislatif maupun dengan jajaran forum komunikasi pimpinan daerah sudah sangat baik. Hal ini juga modal dalam pembangunan Jembrana. Berbagai saran dan masukan berusaha kami seimbangkan, sebagai acuan dalam membangun Jembrana yang lebih baik,“ ujarnya. Dalam kesempatannya, Bupati Artha mengatakan di tahun ketiga periode kedua ini, Pemkab Jembrana mendapat berbagai penghargan. Di antaranya Penghargaan LKJIP dari Kemenpan RB meningkat dari CC ke B untuk tahun 2017,

Jalan Sehat – Jalan sehat serangkaian HUT ArthaKembang (Abang) III periode II diikuti ribuan warga, Minggu (17/2) kemarin. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemkab Jembrana Tahun 2017, Kabupaten Layak Anak kriteria madya pada acara penghargaan Kabupaten/ Kota Layak Anak (KLA) 2018, Penghargaan dari Ombudsman RI sebagai Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia tahun 2018, serta Anugerah Parahita

Ekapraya Kategori Madya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI. Pelaksanaan peringatan HUT kepemimpinan ketiga, malam harinya masih akan dilanjutkan dengan berbagai hiburan kesenian tradisional serta pementasan artis-artis pop Bali. (ad580)


KARANGASEM

Senin Wage, 18 Februari 2019

11

Jaga Kelestarian Lingkungan

Bersih-bersih Sampah Plastik di Candidasa Amlapura (Bali Post)Sampah plastik kini menjadi perhatian semua pihak. Peduli akan hal itu, PHRI Karangasem bersama Trash Hero, Clean Up Bali, Anakanak TK dan SD melakukan aksi bersih-bersih sampah plastik yang dipusatkan di Pantai Candidasa. Upaya ini dilakukan guna membebaskan serta menjaga kelestarian

lingkungan dari kepungan sampah-sampah plastik. Ketua PHRI Karangasem I Wayan Kariasa mengungkapkan, aksi bersih-bersih sampah plastik itu melibatkan sekitar 390 orang. Mereka adalah anak-anak TK, SD dan pengurus serta anggota PHRI Karangasem. “Kita mampu mengumpulkan sampah plastik sebanyak 150 kilogram

Bali Post/kmb41

BERSIH-BERSIH - PHRI Karangasem bersama Trash Hero, Clean Up Bali, Anak-anak TK dan SD melakukan aksi bersih-bersih sampah plastik yang dipusatkan di Pantai Candidasa.

dari kegiatan ini,” ujarnya. Kegiatan yang dilakukan ini, kata Kariasa untuk menyelamatkan lingkungan dari kepungan sampah plastik. Pasalnya, sekarang ini masyarakat mulai nyatakan ‘perang’ terhadap sampah plastik. Komitmen itu juga bagian dari intruksi Gubernur. Sampah plastik memang sangat berbahaya. Alasannya, mencemari lingkungan sangat parah. “Kegiatan ini sekaligus untuk mengedukasi anak-anak agar mereka peduli lingkungan. Kami ingatkan agar semua pihak tidak membuang sampah plastik sembarangan. Langkah itu sebagai upaya efektif meminimalisir pencemaran plastik,” katanya. Pihaknya senantiasa mengajak anggota PHRI untuk meminimalkan penggunaan kemasan plastik. Caranya mengganti menggunakan bahan ramah lingkungan. Seperti straw diganti dengan straw bambu atau kertas dan lainnya. Sedangkan air kemasan botol plastik diganti kemasan botol kaca atau lainnya. “Ke depannya kegiatan seperti ini terus berlanjut. Nanti pas upacara Ida Batara Turun Kabeh melasti ke Pantai Kelotok serangkaian Karya Panca Wali Krama di Besakih. Kita bersih-bersih bekerja sama dengan para relawan peduli lingkungan,” jelas Kariasa. (kmb41)

Tanggulangi HIV/AIDS dan TBC Perlu Usaha Bersama Masyarakat

Penyakit HIV/AIDS termasuk TBC itu sesungguhnya merupakan penyakit mematikan. Sejauh ini cukup banyak masyarakat Karangasem yang terjangkit penyakit ini. Guna menekan kasus ini semakin banyak, masyarakat diminta secara bersama-sama menanggulangi penyakit ini agar tidak semakin bertambah. Lalu bagaimanakah cara efektif menanggulangi HIV/AIDS dan TBC yang digolongkan jenis penyakit berbahaya itu? WAKIL Ketua PPTI Karangasem Ibu Sarini Artha Dipa mengungkapkan, penyakit TBC ini masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, termasuk di Karangasem. Guna menekan kasus ini semakin bertambah, pihaknya telah melaksanakan sosialisasi TBC. Selain itu, juga Pelatihan Kader Kesehatan TBC PPTI se-Kecamatan Bebandem beberapa hari lalu. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mencegah kasus ini semakin bertambah. “Tantangan yang dihadapi memang tidak mudah. Jadi semakin berat dengan terkendalanya berbagai kondisi dan situasi yang berhubungan dengan penanggulangannya. Kita masih harus meningkatkan kualitas pelayanan TBC yang

sudah kita lakukan selama ini,’’ pintanya. Selain TBC juga muncul masalah baru yakni kian bertambahnya kasus HIV/AIDS. Jadi kedepannya hal itulah yang harus mendapat perhatian serius. Bagaimana caranya mencegah kasus ini agar tidak terus saja bertambah. Mau tidak mau kita harus bersamasama menanggulangi kasus ini agar tidak kian meningkat saja,” harapnya. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menegaskan, pemerintah daerah selama ini telah berupaya melaksanakan program-program kesehatan melalui Dinas Kesehatan. Kendati demikian, masih perlu adanya bantuan dari pihak lainnya. Seperti PPTI agar

bersama-sama berperan aktif membantu pemerintah di bidang kesehatan dalam penanggulangan penyakit menular (TBC). “Penyakit itu dapat menular kepada siapa saja. Penyakit itu tidak pandang umur, jenis kelamin dan latar belakang sosial,’’ ujar Bupati. Bagi masyarakat yang sudah menderita penyakit HIV/ AIDS justru akan semakin mudah mendapatkan penularan kuman TBC. Maka dari itu, masalah ini memerlukan penanganan lebih serius. ‘’Ini memang masalah serius. Jika tidak ditangani optimal, maka bisa menyebabkan terjadi rantai penularan yang tidak terkendali,” tegas Mas Sumatri mengingatkan. (nan)

Bali Post/kmb41

SOSIALISASI TBC - Masyarakat saat mengikuti sosialisasi TBC dan pelatihan kader kesehatan TBC.

Bali Post/kmb41

EVAKUASI - Petugas Basarnas Karangasem dibantu warga saat melakukan evakuasi korban dari sumur.

Bocah 5 Tahun Tewas Nyemplung ke Sumur Amlapura (Bali Post) Setelah keberadaannya tidak diketahui sehari, I Made Adi Wiguna (5) akhirnya ditemukan tewas nyemplung di sumur, Minggu (17/2) kemarin. Putra kedua pasangan I Kadek Yasa dan Ni Putu Eka Budiari asal Dusun Belong, Desa Manggis itu sudah tidak bernyawa setelah tercebur di sumur dengan kedalaman 15 meter di areal rumah korban. Untuk mengevakuasi jenazah korban, petugas Basarnas Karangasem turun menggunakan tabung oksigen. Proses pencarian korban dimulai sekitar pukul 13.00 Wita. Ratusan warga beserta keluarga, kerabat korban sebelumnya ikut sibuk mencari korban. Namun akhirnya setelah sehari ditemukan di sumur. Karena sumur relatif dalam, petugas sempat kesulitan melakukan evakuasi sebab ketinggiannya 15 meter. Evakuasi itu dilakukan dengan cara petugas Basarnas turun ke dalam sumur menggunakan bantuan alat pernapasan tabung oksigen. Setelah hampir dua jam dicari, tepatnya pukul 14.50 Wita korban akhirnya berhasil di evakuasi Basarnas dengan cara diderek menggunakan tali. Setelah jenazah korban sukses diangkat, isak tangis kedua orangtua, keluarga beserta keluarga pun tidak bisa dibendung. Mereka masih tidak

percaya kepergian korban begitu cepat di usia belia 5 tahun. Sebelum jenazah korban ditemukan Sabtu (16/2) sekitar pukul 18.30 Wita, korban sedang bermain di halaman rumah. Sedangkan ibu korban memasak di dapur. Sekitar pukul 20.00 Wita ibu korban tidak lagi mendengar suara korban. Ibu korban pun bingung. Apalagi sudah malam dan korban belum dimandikan. Akhirnya Ni Putu Eka Budiari menanyakan keberadaan anaknya kepada bapaknya, Kadek Yasa. Tapi bapaknya juga tidak mengetahui di mana anaknya itu. Setelah ditunggu sampai pukul 21.00 Wita korban juga tidak kunjung muncul. Orangtua korban menyampaikan kepada tetangga anak belianya itu hilang. Juga diteruskan kepada kadus dan

perbekel selain Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Pencarian bersama-sama warga di dilakukan di seputaran rumah korban, kebun, sumur, rumah kosong dan sungai, termasuk menanyakan ke rumah tetangga. Tetapi korban tidak juga kunjung ditemukan. Juga ditanyakan kepada orang pintar. Paman korban, I Nyoman Suparna, mengatakan korban menghilang tidak ditemukan sejak Sabtu (16/2) sekitar pukul 19.00 Wita. Sebelum hilang korban sempat bermain di halaman rumah. “Malah korban sempat belanja di timur. Setelah itu korban hilang,” ujarnya. Suparna juga menanyakan kepada keponakannya korban itu memakai sandal apa. Keponakannya bilang kalau korban terakhir memakai sandal warna

merah. Setelah itu korban dicari dengan membuka sumur yang ada di halaman rumah. Ketika sumur dibuka, dirinya milihat dua sandal warna merah mengapung di dasar sumur. “Setelah dilihat lebih jelas, ternyata tubuh korban ada di dalam sumur itu,” ujarnya sembari menyatakan, korban adalah anak kedua dari dua bersaudara. Korban sudah dimakamkan malam ini (Minggu - red) pukul 19.00 Wita. “Namun baru diprosesi dengan cara makinsan di geni,” jelas Suparna. Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Karangasem I Gusti Ngurah Eka usai evakuasi mengungkapkan, pascamenerima laporan ada anak kecebur ke sumur, BPBD sekitar pukul 12.00 Wita langsung mendatangi TKP. Setelah tiba di TKP pihaknya pun melakukan proses pencarian. Memang ada hambatan evakuasi dari sumur yang cukup dalam itu. Sebab, mau tidak mau harus dibantu tabung oksigen. (kmb41)

Minimalisir Golput Pemilih Pemula Digelar Kegiatan ’’Goes to School’’ dan Kampus

Amlapura (Bali Post) Jumlah partisipan alias peserta pemilih pemula di Kabupaten Karangasem pada hajatan Pemilu 2019, cukup tinggi. Guna meminimalisir serta memaksimalkan partisipasi pemilih pemula agar mereka tidak golput, Komisi Pemilih Umum (KPU) Karangasem melalukan terobosan-terobosan efektif. Caranya dilakukan sosialisasi ke sekolahsekolah goes to school dan juga ke kampus. Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan SDM KPU Karangasem Putu Deasy Natalia mengatakan, persentase pemilih milenial usia 17 sampai 40 tahun mencapai 78,3 persen dari total pemilih 380.283. Guna meminimalisir golput di kalangan pemilih pemula, pihaknya melaksanakan berbagai upaya. Di antaranya sosialisasi ke selu-

ruh sekolah-sekolah SMA/SMK yang ada di Karangasem, selain ke kampus. Beberapa materinya adalah informasi tentang teknis pemilihan dan juga memotivasi mereka agar tidak golput. “KPU senantiasa memotivasi pemilih pemula untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik pada 17 April 2019,” harapnya .Selain upaya itu, pihaknya juga telah membentuk relawan demokrasi. Relawan demokrasi terbagi menjadi 11 basis. Salah satu di antaranya ada basis pemilih pemula. Untuk program goes to school, lanjut Deasy, sudah dilakukan sejak tahun 2018. Targetnya Februari ini para pemilih pemula sudah tuntas dilakukan, baik itu sosialisasi maupun memotivasi mereka ke sekolah-sekolah dan kampus. “Kami sudah berupaya keras mendorong partisipasi pemilih

pemula pada hajatan politik ini agar mereka optimal menggunakan hak pilihnya. Namun, memotivasi dan sosialisasi kepada para pemilih muda itu sejatinya perlu peran banyak pihak. Tidak cukup KPU saja. Tetapi kami terus berupaya maksimal untuk itu,” harap Deasy. Selain sosialisasi di sekolah-sekolah, pihaknya juga menggelar sosialisasi ke kampus-kampus di Karangasem. Bahkan pihaknya juga menyasar Dharma Wanita hingga SLB, sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat informasi segala hal-hal teknis terkait pelaksanaan pemilu nanti. “Biasanya pemilih pemula punya rasa ingin tahu yang tinggi. Solusi kami tidak saja menyasar anak-anak SMA, juga mahasiswa di kampuskampus. Potensi suara milenial

itu relatif besar, sehingga kita garap mereka,” tegas Deasy Natalia. (kmb41)

Bali Post/kmb41

Putu Deasy Natalia


KLUNGKUNG

12

Senin Wage, 18 Februari 2019

Dinilai Melanggar Undang-undang

Ketegasan Pemkab Wujudkan KTR Diprotes Produsen Rokok Semarapura (Bali Post) Implementasi KTR (Kawasan Tanpa Rokok) di Kabupaten Klungkung cukup ketat, bahkan terkesan ekstrem. Tidak boleh ada muncul sedikit pun segala bentuk iklan rokok dari kota sampai ke desa. Produsen rokok sempat melakukan protes karena sikap tegas penegakan KTR dianggap melanggar undangundang. Kebijakan tegas ini membuat nilai kepatuhan masyarakat Klungkung sebagaimana tertuang dalam Perda Nomor 1 Tahun 2014 tentang KTR berada di atas rata-rata Provinsi Bali.

SIDAK - Bupati Suwirta saat sidak ke minimarket berjejaring dan meminta menutup reklame rokok di tempat itu, sebagai wujud kepatuhan terhadap Perda Nomor 1 Tahun 2014 tentang KTR.

Pengakuan terhadap upaya penerapan Perda KTR ini, datang dari Udayana Central (Center For NCDs, Tobacco Control and Lung Health) saat datang ke Klungkung bersama dengan Tim dari Bloomberg Initiative USA dan The Union Asia Pasifik, belum lama ini. Koordinator Penegakan dan Implementasi Udayana Central dr. Gde Artawan Eka Putra, M. Epid. menjelaskan, saat ini Klungkung menjadi daerah dengan nilai kepatuhan masyarakat terhadap KTR di atas rata-rata Provinsi Bali. Berdasarkan data dari Udayana Central, nilai kepatuhan masyarakat Klungkung terhadap KTR sudah menca-

pai 81,7 persen. Angka ini di atas nilai rata-rata kepatuhan masyarakat terhadap KTR di Provinsi Bali yang persentasenya 80 persen. “Ada daerah lain masih di bawah itu, dan Klungkung termasuk sudah melebihi target,” jelas dr. Gde Artawan Eka Putra. Kepatuhan masyarakat terkait KTR di ruang publik seperti instansi pendidikan, instansi kesehatan, arena permainan anak dan di terminal bus, bahkan dikatakan telah mencapai 100 persen. Sementara di tempat lain, seperti instansi pemerintahan masih 81,7 persen. Di balik capaian positif itu, menurutnya ini menjadi PR berikutnya. Demikian

juga pada daerah lain, dimana angka kepatuhan masyarakat terhadap KTR di hotel atau restoran masih rendah. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengaku mewujudkan masyarakat agar mematuhi KTR memang cukup berat. Tidak hanya dari masyarakat, hambatan juga datang dari produsen rokoknya. Bahkan, salah satu pihak perusahaan rokok, Arga Prihatmoko dan Armytanti Hanum Kasmito dari PT HM Sampoerna Tbk, saat menemuinya sempat menyampaikan kepadanya, bahwa apa yang dia lakukan telah melanggar undang-undang, karena meminta masyarakat tidak memasang atau menerima reklame rokok

dalam bentuk apapun. “Tetapi, saya tetap kepada komitmen awal, menegakan KTR demi kesehatan masyarakat kita. Saya punya tanggung jawab soal itu,” jelas Suwirta. Terkait kepatuhan masyarakat terhadap KTR di instansi pemerintahan, Suwirta mengakui belum mencapai 100 persen. Pihaknya pun masih mendengar ada salah satu instansi yang pegawainya masih kerap merokok di kantor. “Saya akan masuk lewat belakang di instansi itu. Jika ada pegawai yang ketahuan merokok di kantor, akan saya tindak tegas,” tegas Suwirta. Selain itu, guna memperkuat sosialisasi hingga ke tingkat desa, Pemkab Klungkung juga mengesahkan kader antirokok, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait bahaya kebiasaan merokok. Kader ini dibentuk di masing-masing desa melibatkan Karang Taruna yang ada di setiap desa. (gik)

Program Bedah Desa Ke-42 di Desa Negari

Bupati Suwirta Minta Tindak Tegas Penyakit Sosial Masyarakat UNTUK mengendalikan maraknya prostitusi berkedok kafe remang-remang dan warung kecil yang sudah masuk hingga ke pelosok desa, para prajuru adat maupun dinas hendaknya dibekali produk hukum berupa pararem maupun perdes. Dengan dasar produk hukum tersebut, maka prajuru adat dan dinas juga harus tegas dalam mengendalikan situasi desanya dari berbagai penyakit sosial masyarakat tersebut. Demikian disampaikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat melaksanakan bedah desa ke-42 di Desa Negari Kecamatan Banjarangkan, Sabtu (16/2) lalu. “Selain harus memiliki pararem maupun perdes, para prajuru juga harus berani dan tegas menindak tempat tempat maksiat dan hal-hal negatif lainnya. Sekali saja bisnis semacam itu berkembang, maka selamanya desa tersebut akan dicap negatif,” ujar Bupati suwirta.

Selain menyoroti masalah warung esek-esek yang terdapat di wilayah Desa Negari, dalam bedah desa yang dimulai pukul 07.00 Wita ini, Bupati Suwirta juga mengungkapkan betapa dalamnya ketimpangan kemiskinan di Desa Negari. Beberapa warganya bahkan ada yang tidak memiliki dapur dan mesti memasak di alam terbuka dengan tungku seadanya. Total KK miskin berjumlah 77 kepala keluarga (KK) dan jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) pun terbilang banyak, yakni 10 orang. Menurutnya, kemiskinan di desa ini umumnya bukan karena sakit, namun karena kurangnya motivasi dari lingkungan masing-masing. “Kali ini cukup banyak saya temukan KK miskin yang badannya sehat, memiliki bangunan rumah yang tidak bagus, namun memiliki halaman rumah yang luas. Untuk itu segera akan kita latih bertani dengan metode hidroponik serta pemasaran

hasil produk pertaniannya ke depan,” ujarnya. KK miskin yang akan mendapatkan pelatihan pertanian hidroponik di antaranya Gusti Ngurah Budiasa, Gusti Ngurah Suryawan, dan Gusti Ngurah Suardana. Banyaknya KK miskin yang berprofesi sebagai buruh bangunan selanjutnya juga akan dikumpulkan dan diberikan pelatihan serta bantuan alat untuk selanjutnya dikirim ke Nusa Penida. Menurut Bupati Suwirta, saat ini Nusa Penida sedang membutuhkan banyak tenaga tukang bangunan dengan bayaran yang lebih tinggi dibandingkan di Klungkung daratan. Anggota KK miskin lainnya ada pula yang diangkat menjadi tenaga kontrak sebagai tukang sapu dan tukang kebun seperti Gusti Ngurah Agus (20), Pande Putu Sitapandini (21) dan Gusti Ngurah Gemet. Serta Dewa Gede Ananda Tirta yang merupakan seorang yatim piatu akan diikutkan seleksi

mengikuti pelatihan kerja kapal pesiar. Dalam bedah desa ini, Bupati Suwirta juga mendata warga yang selanjutnya akan mendapatkan bantuan bedah rumah dan rehab rumah serta bantuan pembangunan dapur dan Kamar Mandi Cuci Kakus (MCK). Mereka yang menerima di antaranya Gusti Ngurah Mangku Puja (Rehab Rumah), Gusti Ngurah Mangku Arnawa (Rehab Rumah), Gusti Ngurah Budiasa Rehab Rumah, Dapur dan MCK), Gusti Ngurah Suweka (Rehab Rumah), Gusti ngurah Arta (Rehab Dapur), Gusti Ngurah Suardana (Rehab Rumah), Gusti Ngurah Matra (Rehab Rumah), I Wayan Warda (Bedah Rumah), I Made Gledag (Rehab Dapur), Gusti Ngurah Suantara (Bedah Rumah sekaligus Dapur), Wayan Mudiarta (Bedah Rumah), Nyoman Dimpil (Rehab Rumah) serta I Made Reta (Rehab Dapur). Program Bedah Desa merupakan cara yang digunakan

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta untuk melihat langsung keadaan warganya. Melalui program bedah desa, Bupati Suwirta bersama seluruh OPD

turun ke lapangan dan mengunjungi desa-desa untuk mencari data secara pasti terkait permasalahan maupun potensi desa. Program yang telah ber-

jalan dari 15 Januari 2016 telah berhasil melakukan bedah desa sebanyak 42 desa dari 58 desa dan 6 kelurahan di Kabupaten Klungkung. (ad 587)

TURUN LANGSUNG - Bupati Suwirta saat turun langsung ke Desa Negari dalam program Bedah Desa ke-42, menggali potensi desa dan menyelesaikan langsung permasalahan desa setempat.

Jelang Panca Wali Krama, Pantai Klotok Mulai Ditata Sebuah alat berat sibuk memindahkan gundukan pasir di Pantai Klotok, Klungkung, Minggu (17/2) kemarin. Ini sebagai realisasi penataan pantai untuk areal parkir, menjelang ritual melasti pralingga Ida Batara dari Pura Agung Besakih pada awal Maret nanti. Selain itu, penataan ini sebagai tindak lanjut pemerintah daerah, setelah menghentikan total pencarian batu sikat di pantai setempat, belum lama ini.

PENATAAN - Sebuah alat berat saat sedang bekerja meratakan pasir di Pantai Watu Klotok, menjelang digunakan sebagai tempat melasti Karya Panca Wali Krama Pura Agung Besakih. Hal ini juga dilakukan sebagai upaya penataan pantai agar tidak terkesan kumuh.

Pasir pantai yang menggunung di tepi jalan akibat air laut pasang itu, membuat areal parkir setempat terkesan tak terurus. Sehingga alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman Klungkung harus mendorong agar kembali ke pinggir pantai. Sisa batu sikat yang tidak terpakai dalam karung-karung kecil itu, juga dikembalikan ke tepi pantai. Gubuk-gubuk liar yang terbangun di sekitarnya juga dibongkar, agar tidak memberikan kesan kumuh. “Nanti saat

melasti, agar umat nyaman,” kata Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, saat meninjau langsung penataannya. Pihaknya sekaligus juga menginstruksikan Plt. Kepala Dinas PU Nyoman Susanta, untuk segera membuat kajian penataan pantai setempat. Sehingga bisa semakin memberikan kesan positif Pura Watu Klotok yang bersih, nyaman dan asri. Setelah penataan awal ini, dia meminta sudah tidak ada lagi gubuk maupun warung-warung kecil di sekitar tepi pantai. Sebab, itu memberikan

kesan kumuh di sekitar pura. Pihaknya sudah merencanakan untuk membuat kios-kios kecil di sebelah utara jalan raya, bekerja sama dengan warga setempat. Selain sebagai tempat suci untuk melasti, Pantai Klotok ramai didatangi warga untuk sekadar berlibur. Dia mengakui sebelumnya, kondisi pantai ini banyak dikeluhkan pengunjung. Selain karena adanya aktivitas tambang batu sikat, juga karena banyak sampah dan terkesan lama tak terurus. “Ini sebagai jawaban kami, terhadap protes sejumlah pengunjung. Penataan ini hanya awal. Selanjutnya akan disiapkan sarana pendukung lainnya,” tegasnya. Sebelumnya, mencegah terjadinya abrasi yang semakin parah, pencarian batu sikat di pantai ini dihentikan. Selain menyelamatkan lingkungan, penghentian pencarian batu sikat yang marak dilakukan di sekitar Pantai Watu Klotok juga

untuk menjaga kesucian pura di lokasi tersebut. Saat itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung, A.A. Ngurah Kirana, menyebutkan saat ini tercatat sebanyak 160 orang menjadi pencari batu sikat. Mereka berasal dari Desa Negari 16 orang, Desa Takmung 56 orang, Desa Satra 6 orang, Desa Tojan 53 orang, Desa Gelgel 14 orang, Desa Tangkas 5 orang dan Desa Jumpai 10 orang. Bupati Suwirta selanjutnya menawarkan solusi kepada para pencari batu sikat ini untuk membentuk kelompok peternak/ memelihara sapi atau babi. Jika sudah terbentuk, di tahun 2020 Pemkab akan menggelontor bantuan tersebut. Selain itu, beberapa dari mereka yang memenuhi syarat akan diangkat menjadi tenaga kontrak yang akan ditempatkan sebagai petugas kebersihan, tukang kebun, petugas pembibitan dan petugas balawista. (gik)


Senin Wage, 18 Februari 2019

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

DRIVER

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA AKUNTANSI

Staf Akuntansi tamat Diploma dan S1 Akuntansi baru tamat kerja atau pengalaman 1th kerja. Lamaran SMS/WA 0818621818

G.06

WAITER

SIM A SMP/SMTA pengalaman mobil kecil Pick Up minimal 2th. Lamaran Jl.Danau Toba 7 Sanur G.08

Dcr Tng Kirim Ikan Lele (Pke SpdMtr)081246682139/0818503603 B.BP.001.02.19.0000553

*Dcr Receptionist,Therapist,OB Reborn Spa,Jl.SunsetA1 P:766744

Tamat SMP/ SMK belum pengalaman kerja untuk Sanur dan Kuta. Lamaran ke Shankara Kuta depan Buger King Jl.Bakung Sari Blok D33 Kuta Square SMS/WA 0818621818

Staf Produksi(Tabanan), Lulusan Mesin/Listrik/Kimia/Tataboga Hub: Dewi Hp:081236222509

G.07

B.BP.031.02.19.0000574

B.BP.001.02.19.0000492

Sekuriti (Pabrik Tabanan) Sertifikat, Pengalaman Hub: Dewi Hp:081236222509 B.BP.031.02.19.0000575

Dcr Pembantu RT Tdr Luar Kerobokan Kelod H.081236700700 B.BP.001.02.19.0000397

Dcr Tgs Klr/Srbutn&Pnjahit Tas Jl.Patih Nambi 7A 085100061049 B.BP.001.02.19.0000556

Dcr Waiter/es u/restaurant di Bali Collection H:087861616996 B.BP.101.02.19.0000569

Dibthkan Segera Waiter/ess, Orange T.Umar 48.(229551) B.BP.004.02.19.0000478

Dcri Sgera Guru Private Bahasa Inggris u/anak,sabar & telaten Krm CV : hrdbali2019@gmail.com B.BP.001.02.19.0000485

Dicari Karyawan/ti untuk Perusahaan Perak yang Bisa Computer Hub.(0361) 8446108 B.BP.001.02.19.0000513

Sgr Admin unt Kontraktor SMU/S1 Excel Words Jl.Pulau Galang No.28 Tlp.484670

BENGKEL LAS Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

BIRO JASA

B.BP.004.02.19.0000576

Dicari Pelaksana,Proyek&Mandor Hub.081236258886 B.BP.001.02.19.0000392

Dicr Sales Farmasi,Pria,Punya Motor Max30Th,Tdk Merokok,Lam: PT.BKS Jl.Bung Tomo V/14 Dps

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

PROPERTY

DIJUAL RUMAH

DIJUAL TANAH SINGARAJA

Djl Tnh SHM lok.Tegalinggah Sgr10A@35Jt/AHub085238849297 B.BP.004.02.19.0000481

PROPERTY DIJUAL RUMAH

Dicari Sopir Lulusan SLTA Umur Max.30th,LamaranBawaLangsung ke PBMC Jl.Hayam Wuruk 240 Dps

Kuta:SPV,Waiter(3Jt),Bartender Cook,Kasir,Spa,CS.08123807241

Rumah 2 lantai , 1 master room + 2 room di belakang bangunan induk ada satu bangunan dgn 1 room + dapur + taman belakang, luas tanah 4 are, Jl.Kusuma Dewa Denpasar Hub.0852 1867 9944

B.BP.001.02.19.0000427

B.BP.001.02.19.0000554

G.04

B.BP.004.02.19.0000528

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL

BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunanresto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692

Informasi pasang iklan Telepon

B.BP.001.02.19.0000555

DIJUAL RUMAH

DIJUAL RUMAH

Dijual Rmh Type 36 Kediri Tbn DP 10% Bunga Krd 1% Perbln Hub.08174792678/081805374433 B.BP.004.01.19.0000847

RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.412815 / 08123985172 B.BP.001.02.19.0000572

BIRO JASA Bntu Lpor/Byar Pajak SPT Thnan Bulanan,SIUP,NPWP,087887729409 B.BP.001.01.19.0001033

DIJUAL RUMAH


BANGLI

14

Senin Wage, 18 Februari 2019

Terapkan ’’Full Day School’’ Perlu Persiapan Matang

Bangli (Bali Post) –

Program full day school belum bisa diterapkan semua sekolah di Bangli. Hingga saat ini, hanya satu sekolah yang sudah menerapkannya. “Baru SMPN 3 Bangli saja,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli Nyoman Suteja saat ditemui di kantornya, belum lama ini.

PLASTIK - Sekda Ida Bagus Giri Putra menghadiri kegiatan gerakan bebas sampah plastik yang diselenggarakan Junior Chamber International (JCI) di Pasar Kidul Bangli, Sabtu (16/2).

Hadiri Gerakan Bangli Bebas Sampah Plastik

Sekda Giri Putra Bagikan Tas Belanja Berbahan Kain

SEKRETARIS Daerah (Sekda) Kabupaten Bangli Ida Bagus Giri Putra, M.M. mewakili Bupati Bangli I Made Gianyar menghadiri kegiatan Gerakan Bangli Bebas Sampah Plastik yang diselenggarakan Junior Chamber International (JCI) di Pasar Kidul Bangli, Sabtu (16/2). Dalam kegiatan tersebut, Sekda Giri Putra turut membagikan tas belanja berbahan kain kepada pengunjung pasar dan bersihbersih sampah plastik di areal pasar setempat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bangli Nengah Sudibya, Plt. Kadis Koperasi UMKM Kabupaten Bangli Ni Wayan Manik, Kabag Protokol, Kerjasama dan Komunikasi Publik Setda Bangli Cok Bagus Gaya Dirga dan sejumlah pelajar SMA/SMK di Kabupaten Bangli. Sekda Ida Bagus Giri Putra dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas gerakan bersih sampah plastik yang dilaksanakan JCI. Menurutnya kegiatan itu adalah bagian dari upaya menyukseskan Pergub Bali tentang pembatasan timbunan sam-

pah plastik sekali pakai yang bertujuan agar Bali dan Bangli pada khususnya bebas dari sampah plastik sekali pakai. Giri Putra berharap dengan kegiatan bersih-bersih sampah plastik bisa diikuti seluruh masyarakat Bangli, tidak hanya dilaksanakan di Pasar Kidul, namun juga dilaksanakan di seluruh telajakan dan lingkungan masing-masing. “Untuk itu, saya mengajak komponen masyarakat Bangli agar ikut secara aktif dan melaksanakan Pergub No. 97 Tahun 2018 dengan cara membersihkan lingkungan dari sampah plastik,” terangnya. Ditambahkannya, sejatinya masyarakat Bali sudah memiliki modal konsep filosofi dan budaya dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan. Masyarakat Bangli mengenal filosofi Tri Hita Karana yang di dalamnya termasuk menjaga hubungan yang harmonis dengan alam sekitar, termasuk bagaimana agar manusia hidup berdampingan dengan alam, menjaga kelestariannya serta mencegah kerusakan alam. Sementara itu, Lokal President JCI Bangli 2019 I Dewa Ayu Eka Taris Wahyuniati

mengatakan, JCI merupakan sebuah federasi beranggotakan para profesional dan pengusaha muda sedunia yang tersebar di lebih dari 120 negara. JCI Bangli mendukung program pemerintah dalam berbagai sektor, salah satunya kegiatan gerakan bebas kantong plastik yang dilaksanakan sebagai realisasi Pergub No. 97 Tahun 2018 tentang pembatasan timbunan sampah plastik sekali pakai. Gerakan Bangli bebas kantong plastik diselenggarakan dengan melaksanakan dua kegiatan sekaligus, yakni pembagian tas belanja berbahan kain dan bersih-bersih sampah plastik di seputaran Pasar Kidul Bangli. Ditambahkannya mengingat pentingnya kegiatan ini maka JCI Bangli berupaya menginisiasi kegiatan yang bermanfaat untuk Bangli pada khususnya dalam rangka mendukung semua program pemerintah memerangi sampah plastik. Ini dilakukan untuk keselamatan bumi ini dari isu-isu pemanasan global. Pihaknya berharap hal-hal kecil yang dilakukan dapat bermanfaat besar untuk ke depannya. (ad584)

karena dikhawatirkan dapat menularkan virus HIV/AIDS pada mereka yang masih sehat. Tak hanya semasa hidupnya, diskriminasi juga diterima saat ODHA sudah meninggal. Contohnya, saat ada jenazah yang meninggal karena HIV/AIDS. Masih ada kekhawatiran sebagian masyarakat untuk memandikannya. Perwakilan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bali, Dian Febriana mengatakan, penderita HIV/AIDS sejatinya tidak perlu ditakuti atau dijauhi. Karena mereka sama dengan penderita penyakit lain. Dia mengatakan, saat ini HIV sudah ada obatnya yakni

Antiretroviral (ARV). Sama seperti penyakit lainnya, obat itu juga dikonsumsi seumur hidup. “Jadi sama seperti orang hipertensi, jantung, juga minum obat seumur hidup. Jadi saya rasa, HIV sudah bukan menjadi penyakit yang mengerikan, yang mematikan. Namun HIV itu sudah seperti penyakit kronis lainnya,” ungkapnya. Koordinator Petriwi, Yayuk Fatmawati menambahkan, stigma buruk terhadap penderita HIV ataupun pengguna narkoba, sejatinya merupakan pembunuh utama. Bukan penyakitnya. Untuk itu diperlukan adanya sosialisasi dan upaya untuk menghapus stigma. (kmb40)

ODHA Masih Dapat Stigma Bangli (Bali Post) Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) kerap mendapat perlakuan diskriminatif di masyarakat. Stigma buruk tak hanya diterima ODHA saat masih hidup, namun juga saat mereka sudah meninggal. Hal itu diungkapkan Ni Putu Utami dari Yayasan Spirit Paramacitta saat ditemui di sela-sela kegiatan kampanye Indonesia Tanpa Stigma yang digelar Perempuan Tangguh Inspirasi Wahana Imbas NAPZA (Pertiwi) di Lapangan Kapten Mudita, Bangli, Minggu (17/2) kemarin. Dia mengatakan, sampai saat ini masih ada stigma buruk masyarakat terhadap ODHA. ODHA kerap dijauhi

Dikatakannya, berdasarkan laporan yang diterimanya, program full day school di SMPN 3 Bangli sejauh ini dapat berjalan dengan baik dan mendapat dukungan penuh masyarakat. Meski demikian dia tetap mengingatkan pihak sekolah setempat untuk memperhatikan dan menyiapkan segala keperluan serta kebutuhan siswa selama mengikuti program full day school. Mulai dari kesiapan kantin dengan menjual makanan higienis, kesiapan pelaksanaan pembelajaran baik di dalam maupun di luar kelas, dan sebagainya. “Saya minta pihak sekolah agar terus melakukan pengawasan,” terangnya. Suteja mengungkapkan saat ini ada beberapa sekolah yang berkeinginan menerapkan program full day school

sebagaimana yang telah dilaksanakan SMPN 3 Bangli, seperti SMPN 2 Bangli, SMPN 6 Kintamani, SMPN 2 Tembuku, dan SMPN 4 Tembuku. “Sebagai sekolah imbas mereka ada keinginan seperti itu (terapkan full day school),” ujarnya. Agar program full day school bisa terlaksana dengan baik sesuai harapan, pejabat asal Lingkungan Sidembunut, Kelurahan Cempaga ini telah menyarankan kepada beberapa sekolah tersebut agar mempersiapkan secara matang. Mulai dari gedung, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler yang akan dilaksanakan, kesiapan kantin, SDM baik siswa, guru maupun pegawainya, serta yang terpenting dukungan masyarakat dan pihak komite. Sementara itu, Kepala SMPN 2 Bangli Ida Bagus Gede Wardana dikon-

Bali Post/kmb40

Bali Post/kmb40

I Nyoman Suteja

Ida Bagus Gede Wardana

firmasi terpisah mengakui memang ada keinginan untuk menerapkan full day school. Akan tetapi tidak untuk saat ini. Pihaknya kini tengah fokus untuk menyiapkan sekolahnya menjadi sekolah model, persiapan akreditasi dan persiapan sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri. Menurutnya untuk menerapkan program full day school, persiapan yang dilakukan harus benar-benar matang.

Peserta didik, tenaga guru serta pegawai harus dipastikan benar-benar siap menjalani program itu. Di samping itu, dibutuhkan juga kesiapan dan dukungan dari komite dan masyarakat. Dikatakan Wardana, masyarakat pendukung SMPN 2 Bangli masih banyak yang ekonominya menengah kebawah. Sehingga anak-anaknya diharapkan dapat membantu orangtuanya sepulang sekolah. (kmb40)

DPRD Bangli Gelar Rembuk Sastra Bangli (Bali Post) DPRD Kabupaten Bangli bekerja sama dengan beberapa organisasi Hindu dan komunitas sastra Bali di Kabupaten Bangli menggelar kegiatan interaktif, Sabtu (16/2). Kegiatan yang mengangkat tema “Sastra Bangli dan Merdeka Seratus Persen” tersebut, dilaksanakan serangkaian peringatan Bulan Bahasa Bali. Acara interaktif dan diskusi yang digelar di Kantor DPRD Bangli dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli, perwakilan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud), PHDI, dan MMDP Kabupaten Bangli. Kegiatan tersebut juga dihadiri organisasi siswa dan kemahasiswaan se-Kabupaten Bangli. Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata saat membuka acara Sabtu lalu menyampaikan bahwa kegiatan interaktif merupakan program rutin yang

dilaksanakan DPRD Bangli sejak 2004 lalu. Tujuannya sebagai sarana sosialisasi atau membahas dan membedah berbagai hal yang berkembang di masyarakat. Dalam setahun, kegiatan interaktif digelar hingga delapan kali. Namun khusus tahun ini, DPRD Bangli mengagendakan pelaksanaan interaktif sebanyak empat kali dalam setahun. “Ini adalah acara yang kedua kami laksanakan di tahun 2019 ini,” terangnya. Dalam acara itu, Kutha Parwata juga menyampaikan apresiasinya terhadap gerakan Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah), Kesatuan Mahasiswa Hindu KMHDI, dan Komunitas Bangli Sastra Komala yang ikut meramu kegiatan interaktif kali ini berupa rembuk sastra. Pihaknya sangat mendukung acara interaktif yang melibatkan organisasi siswa di Kabupaten Bangli, guna melestarikan dan mem-

Bali Post/kmb40

SASTRA - Kegiatan rembuk Sastra Bali yang digelar DPRD Bangli bekerja sama dengan DPK Peradah Indonesia Bangli, PC KMHDI Bangli dan Komunitas Bangli Sastra Komala, Sabtu (16/2). bangkitkan bahasa dan sastra Bali sebagaimana yang diamanatkan Pergub No. 80 Tahun 2018. “Saya mengharapkan melalui kegiatan ini bahasa dan sastra Bali dapat terus berkembang,” kata Kutha Parwata. Sementara itu Ketua Panitia Acara I Putu Edi Suastawan mengatakan kegiatan Rembuk

Sastra Bali dan Merdeka Seratus Persen yang difasilitasi DPRD Bangli dilaksanakan untuk melestarikan dan membangkitkan bahasa dan sastra Bali di Bangli. Serangkaian bulan bahasa Bali, selain rembuk sastra, juga digelar lomba masatua, ngerupak dan lomba puisi. (kmb40)


15

Senin Wage, 18 Februari 2019

Muhammadiyah Tegaskan Ani Yudhoyono Kaget Derita Kanker Darah Jaga Jarak Politik Jakarta (Bali Post) – Muhammadiyah pasca-Sidang Tanwir di Bengkulu menegaskan menjaga diri dari politik praktis yang merupakan wilayah kerja partai politik. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (17/2) kemarin, mengatakan pihaknya memilih mengambil jarak dari pergulatan politik kekuasaan. Menurutnya, jika organisasi dakwah berhimpitan dengan partai politik dan kekuatan politik yang terjadi adalah politisasi ormas dan agama. Saat ini, katanya, Muhammadiyah mengubah pergerakan dari mengambil jarak pasif dengan parpol, sementara sekarang cenderung proaktif berkomunikasi dengan partai-partai politik.

Kendati begitu, menurut Haedar, jarak dengan partai tetap dijaga agar tidak abu-abu bahwa ormas Muhammadiyah masuk politik praktis. Politik, lanjutnya, adalah baik selama mengikutsertakan nilai-nilai moral dan etika. Politisi yang baik tentunya belajar bahwa politik bukan tentang upaya meraih kekuasaan semata, tetapi juga

soal kebajikan untuk orang banyak dan bertata krama. ‘’Kalau kami sering berkomunikasi dengan tokoh-tokoh politik akan ada negosiasi nilai,’’ katanya. Haedar mengatakan politik adalah urusan muamalah atau hubungan sesama manusia. Bahkan, Muhammadiyah berpandangan politik sebagai muamalah yang baik sebagaimana urusan ibadah, akidah dan akhlak. ‘’Memperjuangkan kekuasaan, menduduki pemerintahan dan setelah itu bagaimana negara diurus. Ini nilai luhur,’’ katanya. Ketum Muhammadiyah mengatakan politik tidak boleh dibiarkan lepas kendali

Perlu Waktu Memindahkan budaya transportasi dari kendaraan pribadi ke angkutan umum itu memerlukan waktu lama sekitar 20 tahun. Di sisi lain, Prabowo menegaskan infrastruktur yang dibangun mesti inklusif dan memperhatikan nasib kelompok marginal. Karena itu, perlu melibatkan masyarakat yang terdampak dalam pembangunan infrastruktur. Pembangunan infrastruktur mesti mampu meningkatkan ekonomi dan kompetitif kita. Dan, lahan masyarakat yang terdampak mesti dibayar dengan nilai wajar. Pertanyaan kedua terkait dengan industri 4.0 yang dikaitkan dengan kemajuan pertanian. Jokowi menyampaikan pandangannya

Senin, 18 Februari 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita

06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:30 Wita 10:00 Wita 10:05 Wita 11:00 Wita 12:05 Wita

12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:05 Wita 14:30 Wita 15:30 Wita 16:05 Wita 17:00 Wita 17:05 Wita 17:30 Wita 18:00 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 20:30 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita 22:05 Wita 23:05 Wita 23:30 Wita

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Widya Jnana Kerthi Mepala Sukertaning Pemangku (2) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Sundara Kanda (1) Bali Channel Tourist TV Yowana Magz Juara Speech Contest SMA 2 Tabanan Marion Sam Sugli Sinoil Berita dan Bincang Terkini Lejel Home Shopping Bali Channel Tourist TV Dharma Wacana Widya Jnana Kerthi Mepala Sukertaning Pemangku (3) Berita Siang Klip Bali Bali Channel Tourist TV Klip Bali Yowana Live Krativitas Three SC Produksi Sandal dari Ban Bekas Bali Channel Tourist TV Konser Ketog Semprong Kedasin Besakih (1) Berita dan Bincang Terkini Nangun Yadnya Sansekerta Eps. 3 Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Folk Song DIABEMED Taksu Putra Wijawa, Mengabdi untuk Seni Lukis Lila Cita Calonarang Angentelu (1) Folk Song Bali Channel Tourist TV

mengenai revolusi industri 4.0 untuk bidang pertanian. Ia sudah mendorong petani juga beralih menjual komoditasnya secara online. Atas jawaban itu, Prabowo justru mengkritik Jokowi yang dinilainya belum berpihak kepada petani. Prabowo menyebut, sesuai visi-misinya, para petani harus diberdayakan. Demikian pula tentang swasembada pangan. Prabowo menyatakan akan memperhatikan nasib petani bila diberikan mandat untuk b e r kua sa . Revolusi ind ust ri 4.0 bukan hal yang mendasar, tetapi bagaimana meningkatkan kesejahteraan petani dan swasembada pangan adalah hal yang utama. Atas jawaban tersebut, Jokowi pun memberi tanggapan. Ia pun menyebut Prabowo kurang optimis. ‘’Pak Prabowo kelihatannya ke depan kurang optimis. Kalau saya lihat dengan pembangunan SDM, saya yakin kita akan menyongsong revolusi industri 4,0 dengan optimis. Petani masuk marketplace, sudah pasarkan produk petani ke konsumen,’’ ujar Jokowi. (019/08)

karena berpotensi menumbuhsuburkan paham Machiavellisme yaitu menghalalkan segala cara. ‘’Maka Muhammadiyah perlu menghadirkan nilai-nilai agama yang mencerahkan yang berkaitan dengan politik,’’ kata Haedar. Haedar mengatakan dakwah memang tidak bisa dilepaskan dari politik. Bagi Islam, politik itu bagian dari dakwah. Dia mengatakan ada dakwah dan politik kebangsaan yang bersifat umum, misalnya suara moral dan pelurusan kiblat bangsa. ‘’Kami ingin mengajak semakin banyak orang yang teguh dengan posisinya di lahan dakwah dan Muhammadiyah harus memberi contoh,’’ katanya. (ant)

600 Kursi Masing-masing kandidat capres mendapatkan kuota 140 orang, sehingga total yang diakumulasi mencapai 280 orang tamu, ditambah 320 undangan KPU. Total keseluruhan menjadi 600 kursi. Pada lokasi nobar yang difasilitasi KPU itu, bendera parpol pendukung Jokowi-Ma’ruf dikibarkan. Bendera PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), PKP Indonesia, Partai Perindo, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan lain-lain. Para sekjen parpol koalisi juga hadir. Tampak Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Sekjen PKB Hanif Dhakiri, Sekjen Perindo Ahmad Rofiq, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, dan Sekjen PPP Arsul Sani. Tampak juga sejumlah tokoh lain seperti Lukman Edy, Ruhut Sitompul, Sonny Tulung, Irfan Pulungan, Angel Karamoy, dan lain-lain. Berbagai pertunjukkan seni dipertontonkan. Dari pertunjukan musik kulintang sampai barongsai. Ada juga photo booth di mana sebuah sepeda motor custom yang pernah dipromosikan Jokowi dipajang di sana. Booth lainnya memajang poster Jokowi yang laiknya sedang swafoto. Bergantian para pendukung berfoto di sana. Secara bergantian, para sekjen parpol dan tokoh-tokoh melakukan orasi membakar semangat pendukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Nobar sendiri baru dimulai pada pukul 20.00 WIB. (kmb4/ant)

Jakarta (Bali Post) – Istri Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono, mengaku kaget menderita kanker darah, karena tidak ada satu pun riwayat di keluarganya yang pernah menderita penyakit itu. ‘’Menderita sakit pasti pernah dialami oleh setiap orang, termasuk saya. Wajar saja. Namun ketika dokter di Singapura menyatakan saya terkena blood cancer, rasanya seperti palu godam menimpa saya. Kaget tak menyangka sama sekali, rasanya tak ada riwayat dalam keluarga terkena penyakit itu,’’ tulis Ani melalui akun instagram @aniyudhoyono, Minggu (17/2) kemarin. Ani mengatakan dirinya menyadari bahwa ujian dari Allah SWT dapat menimpa siapa saja yang dikehendaki. ‘’Kali ini saya yang dipilih. Alhamdulillah baik dokter Singapura maupun Indonesia memberikan yang terbaik untuk saya,’’ tulis Ani. Dia mengaku mencatat setiap pengobatan yang dijalaninya, mulai dari konsumsi obat, suntikan kemo, transfusi darah dan lain-lain. Dia menyatakan menjalani dengan penuh ketabahan, tegar dan disiplin. ‘’Karena pengobatan itu saya harus ketat, saya ‘diisolasi’, untuk menghindari penyakit lain masuk,’’ jelasnya. Ani menyatakan dirinya akan mampu melawan kanker darah itu dengan dukungan kuat dari semua orang di Indonesia dan di dunia. ‘’Thank you very much for your love and care dear my husband and family. Bismillahirohmanirohim I can do this!’’ tulis Ani. (ant)

Bali Post/ist

ISTAGRAM - Foto yang diunggah Ani Yudhoyono dalam instagram @aniyudhoyono.

’’Menderita sakit pasti pernah dialami oleh setiap orang, termasuk saya. Wajar saja. Namun ketika dokter di Singapura menyatakan saya terkena blood cancer, rasanya seperti palu godam menimpa saya. Kaget tak menyangka sama sekali, rasanya tak ada riwayat dalam keluarga terkena penyakit itu.’’ Ani Yudhoyono

WARUNG GLOBAL

Jangan Tunggu Intrusi Makin Parah MELUASNYA intrusi di sejumlah wilayah di Bali agar segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang dengan melakukan berbagai upaya, agar tak semakin parah. Demikian saran para pendengar Radio Global 96,5 FM dalam acara dialog interaktif Warung Global yang disiarkan langsung, Sabtu (16/2). Berikut rangkumannya. Intrusi adalah masuk atau menyusupnya air laut ke dalam pori-pori batuan dan mencemari air tanah yang terkandung di dalamnya. Made Bimasena di Gianyar melihat bahwa laju penduduk saat ini sepertinya sulit ditekan, permukiman terus tumbuh, lahan banyak yang beralih fungsi. Ini juga terjadi akibat pemanasan global. Untuk itu harus segera dicarikan solusinya. Selain laju pertumbuhan penduduk yang begitu pesat, mengakibatkan pengambilan air bawah tanah yang tidak terkontrol mengakibatkan intrusi, demikian Arya di Denpasar. Untuk itu, ia menyarankan agar yang berwenang mengecek ke rumah-rumah penduduk, pengusaha hotel, vila apakah memakai air bawah tanah untuk operasional mereka. Sebaiknya memakai air laut saja,

demikian sarannya. Ayu di Petang juga menyarankan hal yang sama, industri rumah tangga seperti pemotongan hewan juga memakai air bawah tanah, apakah ini ada izinnya. Ada sebab ada akibat yang ditimbulkan, demikian menurut Lilis di Tabanan dan Nyoman Mastra di Gianyar. Ini adalah akibat ulah manusia yang tidak menjaga alam, alam dieksploitasi, pohon-pohon dibabat. Jangan tunggu intrusi semakin parah. Kecurigaan Ardana di Tabanan, ada yang menggunakan air bawah tanah untuk kepentingan operasional perusahaan mereka. Ini harusnya ditata, jangan sampai tak ada kontrol. Kenapa sampai terjadi intrusi, karena pengawasan lemah. Ia merasa prihatin dengan kondisi ini. (sikha p)


balipost http://facebook.com/balipost

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Senin Wage, 18 Februari 2019

Diallo Juara ’’Slam Dunk’’

Charlotte – Pemain Oklahoma City Thunder, Hamidou Diallo, menggunakan mantan bintang NBA Shaquille O’Neal sebagai alat untuk mencatat skor sempurna dan merebut gelar NBA Slam Dunk di Spectrum Center, Charlotte, North Carolina, AS, Minggu (17/2) kemarin. Diallo memposisikan O’Neal empat kaki dari keranjang. Dia membawa penonton dan para juri merespons dengan memberinya skor 50 atau sempurna. ‘’Suasananya luar biasa. Aku baru saja keluar dan memberi orang banyak apa yang mereka cari,’’ kata Diallo yang memaksa Dennis Smith (New York Knicks) menjadi runner-up. Sementara itu, Joe Harris (Brooklyn Nets) meraih gelar penembak terbaik setelah mengalahkan superstar Golden State Warriors, Stephen Curry, dalam kontes three point. Harris menghabiskan selusin tembakan langsung di babak final untuk mendapatkan skor 26. Curry berada di urutan kedua dengan 24 dan Buddy Hield (Sacramento Kings) di posisi ketiga dengan 19 poin. Jayson Tatum (Boston Celtics) memenangkan kontes tantangan keterampilan disusul Trae Young (Atlanta Hawks). Mereka masing-masing mengalahkan Nikola Jokic (Denver Nuggets) dan Luka Doncic (Dallas Mavericks) di semifinal. Juara tahun lalu Spencer Dinwiddie (Nets) tidak dapat mempertahankan gelarnya karena cedera. (afp/kmb)

Samator Lolos ke Final

Malang (Bali Post) – Juara bertahan tim putra Surabaya Bhayangkara Samator membuktikan mental juaranya saat menggebuk Palembang Bank SumselBabel untuk memastikan lolos ke final Proliga 2019 di Yogyakarta pada 23-24 Februari mendatang. Pada laga terakhir babak empat besar putaran kedua di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur, Minggu (17/2) kemarin, Randy Tamamilang dan kawan-kawan tampil agresif saat menyingkirkan Bank SumselBabel dengan skor telak 3-0 (25-21, 25-20, 25-23). Di partai puncak Proliga musim ini, Samator akan menghadapi Jakarta BNI 46, tim yang dua kali mengalahkan mereka pada final four di Kediri dan Malang. Di bagian putri, tim Jakarta Pertamina Energi tampil sempurna sepanjang final four Proliga 2019 dengan menyapu bersih kemenangan enam laga sejak putaran pertama di GOR Jayabaya, Kediri, hingga putaran kedua di GOR Ken Arok, Malang. Tim asuhan Muhammad Ansori itu mengalahkan Jakarta PGN Popsivo Polwan 3-1 (16-25, 25-20, 2523, 25-11) untuk menguasai puncak klasemen akhir sekaligus berhak atas hadiah uang pembinaan Rp 40 juta sebagai tim terbaik babak empat besar. Sementara itu, tim Stapac Jakarta tetap tampil memukau pada laga terakhir dalam seri kedelapan IBL Pertamax 2018-2019 dengan menaklukkan Prawira Bandung 89-69 di GOR UNY Yogyakarta. (ant)

FOKUS – Penyerang Bali United Irfan Bachdim (merah) mesti fokus melawan Persela di Stadion Surajaya, Lamongan, Senin (18/2) malam ini.

Piala Indonesia

Bali United Waspadai Persela Denpasar (Bali Post) – Bali United dijamu Persela Lamongan pada laga pertama babak 16 besar Piala Indonesia 2018 di Stadion Surajaya, Lamongan, Jawa Timur, Senin (18/2) malam ini pukul 20.00 Wita. Persiapan tim Serdadu Tridatu menghadapi duel ini sangat matang karena sudah dilakukan usai menyingkirkan Blitar United di babak 32 besar. Pelatih Kepala Bali United Stefano Cugurra memberikan pasukannya berbagai jenis latihan termasuk latihan tertutup di Lapangan Tri Sakti, Legian, Kamis (14/2) lalu. Ini menunjukkan keseriusan pria asal Brazil ini menyongsong laga kontra Persela. Persiapan Fadil Sausu dan kawan-kawan juga diselingi uji coba melawan Undiksha FC di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar. Itu dilakukan karena pi-

haknya menginginkan hasil terbaik di Lamongan sebagai modal melakoni pertemuan kedua di Stadion Dipta mendatang. ‘’Kami sudah siap, kami ingin hasil bagus. Kehadiran suporter Persela akan membuat pertandingan enak ditonton,’’ ujar pelatih yang akrab disapa Teco tersebut, Minggu (17/2) kemarin. Oleh karena sudah siap fisik dan mental meladeni Persela, Teco merahasiakan pemain yang

Piala AFF U-22

Indonesia Incar Hasil Positif Lawan Myanmar

Phnom Penh – Gelandang serang Tim Nasional Indonesia U-22 Gian Zola dan rekan-rekannya bertekad merebut hasil positif dari Myanmar pada laga perdana Piala AFF U-22 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Senin (18/2) sore ini. Hasil melawan Myanmar bakal menjadi penentu bagi Indonesia dalam mengarungi dua laga berikutnya di fase penyisihan Grup B. ‘’Zola pribadi sama teman-teman harus fokus, karena itu menentukan ke depannya. Jadi, harus bisa meraih hasil positif agar bisa positif terus,’’ kata Zola selepas menjalani lati-

han di Lapangan American University Phnom Penh, Minggu (17/2) kemarin. Ia mengaku tidak mempermasalahkan apakah akan dipasang sejak awal atau memulai laga dari bangku cadangan. Zola menyerahkan seluruh keputusan kepada pelatih Indra Sjafri. ‘’Yang penting siap 100 persen agar kepercayaan dan strategi yang disiapkan pelatih tidak siasia,’’ ujarnya. Di bagian lain, pelatih Indra Sjafri memastikan telah menyiapkan strategi untuk mengantisipasi permainan Myanmar. ‘’Ini persiapan terakhir untuk melawan Myanmar. Kami

sudah menganalisis pertandingan-pertandingan Myanmar serta bagaimana merespons kelebihan dan kekurangannya,’’ jelasnya. Indra Sjafri mengatakan seluruh pemainnya berada dalam kondisi fisik terbaik dan siap tampil dengan kekuatan penuh. Kendati demikian, dalam sesi latihan pagi, Marinus sempat terlihat berpisah dari rekan-rekannya. ‘’Tidak ada masalah. Dia sakit perut mendadak, tapi sekarang sudah sehat,’’ tegasnya. Selain Myanmar dan Indonesia, di Grup B juga bergabung Malaysia dan tuan rumah Kamboja. Semen-

tara Grup A berisikan Fili-

p i n a , Thailand, Timor Leste dan Vietnam. Vietnam mengh a d a p i Filipina dan Thailand versus Timor Lestemenjadi laga pembuka gelaran Piala AFF U-22 pada Minggu sore dan malam kemarin. (ant) PEMANASAN Pemain Timnas Indonesia U-22 melakukan pemanasan dalam latihan di Lapangan AUPP Sport Club, Phnom Penh, Kamboja, Minggu (17/2) kemarin.

PSSI Bali Sahkan Tiga Klub Putri

Denpasar (Bali Post) Asprov PSSI Bali mengesahkan status keanggotaan tiga klub sepak bola putri pada Kongres Tahunan Asprov PSSI Bali di Kesiman, Denpasar, Minggu (17/2) kemarin. Ketiga klub anggota baru tersebut adalah FSK Klungkung, Putri Pemenang dan Paradise Woman Angels. Itu dilontarkan Ketua Umum Asprov PSSI Bali Ketut Suardana usai kongres. ‘’Kami berharap pembinaan sepak bola di Bali tetap bergairah mulai usia dini sampai senior. Kami juga ingin kompetisi di daerah tetap digulirkan meski regulasinya menunggu dari PSSI Pusat,’’ tuturnya. Pihaknya siap mengikuti segala petunjuk atau keputusan PSSI Pusat yang

telah menggelar Kongres Tahunan di Nusa Dua pada 20 Januari lalu. ‘’Seandainya PSSI Pusat kembali menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) untuk memilih ketua umum baru, kami pun siap mengikuti,’’ katanya. Di bagian lain, Suardana mengharapkan komunikasi antara klub, Askot dan Askab termasuk dengan

Asprov lebih ditingkatkan lagi, utamanya melalui iptek. Saat ini komunikasi lebih mengandalkan online, sehingga pengurus dituntut menguasai IT. Terkait program 2019, pihaknya telah menyiapkan tim sepak bola yang akan diturunkan pada ajang Pra-PON. Pelatih berikut manajer timnya sudah

dibentuk. Menyikapi gonjang-ganjing persepakbolaan nasional, ia mempercayakan kepada PSSI Pusat untuk menuntaskan segala peroalan. ‘’Biarkan Satgas Antimafia Bola bekerja dan menyelesaikan semua permasalahan,’’ ucap Suardana. (022)

Bali Post/022

KONGRES - Suasana Kongres Tahunan Asprov PSSI Bali di Kesiman, Denpasar.

bakal diturunkan. Ia menyebut semua pemain yang dibawanya ke Lamongan siap memberikan yang terbaik di lapangan. ‘’Bisa Melvin Platje bisa Spasojevic atau bisa pemain lainnya. Yang pasti kami siap dengan kondisi saat ini,’’ tegasnya. Di satu sisi, Stefano Cugurra ti-

dak mau berbicara banyak terkait Persela karena mengaku tidak tahu kekuatannya sekarang. Mantan arsitek Persija Jakarta ini berkilah baru pertama kali menghadapi Persela sejak berakhirnya kompetisi musim lalu. Yang ia tahu, Persela memiliki pemain-pemain berkualitas dan kali ini tampil di kandang sendiri. ‘’Jadi, kami tetap harus mewaspadai mereka,’’ tuturnya. Bek kiri Ricky Fajrin sependapat dengan pelatihnya bahwa Persela merupkan tim yang tangguh meski banyak pemainnya

keluar ke klub lain. Menurut punggawa tim nasional senior ini, pemain baru Laskar Joko Tingkir sama baiknya dengan pemain yang meninggalkan Lamongan. Ricky sudah sering bermain melawan Persela sehingga tahu banyak kemampuan tim ini. Tetapi seperti halnya klub-klub lainnya, Persela serius berbenah menghadapi Piala Indonesia dan kompetisi Liga 1, sehingga kekuatan terkininya sulit ditebak. ‘’Kami akan kerja keras agar bisa membawa pulang hasil positif. Kami akan melakukan itu,’’ ungkap pemain yang juga bisa berperan sebagai bek tengah ini. (kmb)

Messi Cetak Gol Ke-30 Musim Ini Madrid – Lionel Messi mencetak gol penalti dan melewatkan satu gol lainnya saat Barcelona mengalahkan Real Valladolid 1-0 dalam lanjutan kompetisi La Liga Spanyol di Nou Camp, Minggu (17/2) kemarin. Itu merupakan golnya yang ke-22 di La Liga dan ke-30 di semua kompetisi musim ini. Barca kini mengumpulkan 54 poin di puncak klasemen, disusul Atletico Madrid (47) dan Real Madrid (45). ‘’Kami belum bermain bagus. Satusatunya hal yang b a i k adalah kemenangan. Kembali ke jalur dengan tiga poin adalah penting setelah dua hasil imbang di liga, tapi kami harus memperbaiki,’’ kata bek tengah Barca, Gerard Pique, yang membuat penampilan ke300 di La Liga kepada Movistar. Kemenangan serupa direbut Atletico di kandang Rayo Vallecano. Gol tunggal tim tamu dihasilkan Antoine Griezmann di babak kedua. Ia membuat gol ke1 0 dalam 11 pertandingan terakhir dan ke-130 selama membela Atletico. ‘’Griezmann adalah pemain luar biasa. Dia selalu beradaptasi dengan apa yang dibutuhkan tim dan sangat penting bagi kami,’’ ujar pelatih Atletico, Diego Simeone. Krzysztof Piatek mencetak dua gol ketika AC Milan kembali mengalahkan Atalanta 3-1. Bintang Polandia ini telah membuat 17 gol di Liga Italia, hanya dua di belakang Cristiano Ronaldo (Juventus). Piatek sudah mengoleksi enam gol untuk Milan sejak pindah dari Genoa pada Januari menggantikan Gonzalo Higuain. Pasukan Gennaro Gattuso tetap di tempat keempat tetapi sekarang memiliki 42 poin, empat lebih banyak dari Atalanta, Roma dan Lazio. Sebelumnya, Paulo Dybala, Ronaldo dan bek Leonardo Bonucci membawa Juventus mengatasi Frosinone 3-0 sehingga melonjak 14 poin di puncak klasemen Seri A. Monaco keluar dari zona degradasi Ligue 1 Prancis berkat kemenangan 1-0 atas Nantes, sedangkan Mario Balotelli mencetak gol untuk ketiga kalinya dalam empat laga untuk mengantarkan Marseille mengalahkan Amiens 2-0. Marseille mencatat tiga kemenangan beruntun untuk pertama kalinya musim ini dan melompat ke urutan keempat. Schalke 04 meraih hasil imbang tanpa gol di kandang Freiburg dalam kompetisi Liga Jerman menjelang melawan Manchester City di Liga Champions. Schalke tidak pernah menang dalam tiga laga terakhir sehingga duduk di posisi ke-14 klasemen. (afp/kmb)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Senin 18 Februari 2019 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu