Bali Post
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Soal Ciptakan Aparat Bersih dan Tidak Korupsi
Prabowo akan Naikkan Gaji, Jokowi Nyatakan Tak Setuju Jakarta (Bali Post) – Debat perdana Capres-Cawapres 2019 berlangsung Kamis (17/1) malam. Tema yang diangkat adalah soal penegakan hukum, HAM, penanganan korupsi dan terorisme. Pada sesi pertama keduanya menyampaikan visimisinya. Dilanjutkan dengan sesi memilih pertanyaan serta menanggapi jawaban pasangan lawan. Sesi ini cukup menarik. Ketika Prabowo menyatakan bahwa penegakan aturan saat ini masih tebang pilih. Ia menyebut apabila ada kades yang menyatakan dukungan pada pasangan calon nomor 02 maka langsung ada tindakan dari aparat. Sementara pejabat yang menyatakan dukungan pada calon nomor urut 01 dibiarkan. Semestinya itu tidak terjadi. Sebab, hukum harus adil dan berlaku untuk semua orang. Atas jawaban itu, Jokowi pun menanggapi. Ia pun meminta agar paslon nomor urut 02 tidak menuduh demikian. Jokowi pun mempersilakan mengadukan ke aparat apabila terjadi hal demikian. Jokowi juga meminta calon pemimpin tidak grasa-grusu. Ia pun menyinggung soal pernyataan adanya juru bicara pasangan calon yang dianiaya. Bahkan diikuti dengan jumpa pers bersama. Ternyata setelah diselidiki ternyata bukan dianiaya, tetapi karena operasi plastik. Sementara terhadap pertanyaan banyaknya peraturan yang tumpang tindih dan tidak harmonis. Prabowo mengaku akan memanfaatkan Badan Pembinaan Hukum Nasional. ‘’Kami akan memberdayakan Badan Pembinaan Hukum Nasional yang melibatkan pakar hukum yang terbaik untuk sinkronisasi, sehingga UU di pusat tidak tabrakan dengan di daerah,’’ ucap Prabowo. Sandiaga menambahkan, akan melibatkan ahli. Prabowo-Sandiaga memastikan tugas besar ini menjadi tanggung jawab presiden dan wakil presiden. ‘’Harmonisasi harus dilakukan untuk kepastian hukum. Hukum harus menghadirkan peluang bagi investasi,’’ ucap Sandiaga. Sementara Jokowi memastikan akan mem-
buat pusat legislasi nasional, sehingga dikontrol oleh presiden lewat satu pintu dan tidak tumpang tindih. ‘’Kita sederhanakan semua. Apabila tumpang tindih langsung kelihatan dan langsung revisi dengan baik,’’ ujar Jokowi. Ma’ruf Amin tidak memberikan tambahan jawaban walupun sudah dipersilakan Jokowi karena waktu masih tersisa 10 detik. ‘’Saya mendukung Pak Jokowi,’’ kata Ma’ruf Amin. Perbedaan pandangan antara Jokowi dan Prabowo makin tampak pada sesi-sesi berikutnya. Seperti pada pertanyaan terkait menciptakan aparat bersih dan bebas korupsi. Atas pertanyaan itu, Prabowo menyatakan akan menaikkan gaji para ASN. Dengan pendapatan yang besar maka mereka tidak akan terlena dengan imingiming swasta untuk melanggar hukum. Apabila masih melakukan korupsi, maka mereka harus dikirim ke sebuah pulau yang terpencil. ‘’Mereka disuruh nambang pasir terus-menerus, misalnya,’’ papar Prabowo. Atas jawaban tersebut, Jokowoi menyatakan tidak setuju. Sebab, saat ini gaji para ASN sudah cukup termasuk tunjangan-tunjangannya. Jokowi menekankan, untuk mencetak ASN yang bersih harus diawali dari rekrutmen. Mereka harus berasal dari putra-putri terbaik. Selain itu ada pula pengawasan internal maupun eksternal. Maka dengan demikian akan tercipta ASN yang punya tanggung jawab serta bebas dari tindakan yang melanggar hukum, termasuk korupsi. (019)
Pemberantasan Terorisme
Ma’ruf Tawarkan Dua Cara, Uno Sebut Kontraradikalisasi Jakarta (Bali Post) – Menanggulangi terorisme menjadi salah satu topik dalam debat capres-cawapres, semalam. Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin menyatakan bahwa upaya dalam menanggulangi terorisme dapat dilakukan dengan dua cara.
‘’Terorisme merupakan kejahatan. Oleh karena itu, terorisme harus diberantas sampai ke akar-akarnya. MUI telah mengeluarkan fatwa bahwa terorisme bukan jihad. Oleh karena itu haram dilakukan bahkan terorisme dianggap melakukan kerusakan. Dalam Alquran
PUNIA PURA LEMPUYANG LUHUR Karya Wana Kertih, Melaspas Pura Pasar Agung, Segara Kertih, Panca Wali Krama lan Matingkeb digelar di Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur sejak 12 Juli 2018. Upacara akan berakhir pada 3 Maret 2019. Serangkaian upacara tersebut Bali Post membuka dompet punia pura. Punia bisa langsung dibawa ke Bali Post Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau ditransfer melalui Dompet Punia Bali Post BCA CABANG DPS NO:040-3966000. Bukti transfer mohon difax ke 0361-227418 Jalia Wandana
Rp
Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya
Rp Rp Rp
50.000 50.000 1.000.000 1.050.000
dinyatakan bahwa orang yang melakukan perusakan di bumi harus dihukum dengan keras, berat,’’ ucap Ma’ruf. Oleh karena itu, katanya, upaya-upaya menanggulangi terorisme dilakukan dengan dua cara. Pertama, mensinergikan antara pencegahan dan penindakan. ‘’Ke depan kami lebih utamakan pencegahan melalui kontraradikalisme untuk menghilangkan atau menekan paham-paham radikal dan intoleran dan melalui deradikalisasi untuk mengembalikan mereka yang sudah terpapar,’’ tuturnya. Untuk itu, ucap Ma’ruf, di dalam melakukan penindakan, juga akan melakukan pendekatan yang humanis dan manusiawi dengan tidak harus melanggar HAM. ‘’Untuk itu, dalam menanggulangi terorisme di masa yang akan datang, kami akan mengajak ormas-ormas khususnya organisasi keagamaan,’’ ucap Ma’ruf. Hal. 15 Penyusup Luar
Berbalas Yel-yel
Jakarta (Bali Post) – Dua pendukung pasangan calon presiden-calon wakil presiden telah memadati area debat di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1) petang. Keduanya terlihat saling berbalas yel-yel. Berdasarkan pantauan di lapangan, kedua pendukung berada di basement Hotel Bidakara sejak sore hari. Para pendukung capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf berada di depan Starbuck Coffee, sedangkan pendukung capres-cawapres Prabowo-Sandi di depan Raja’s Coffee and Resto. Kedua tempat tersebut berada di basement Hotel Bidakara, jarak keduanya sekitar 50 meter. Para pendukung Jokowi-Ma’ruf meneriakkan ‘’Jokowi... Jokowi’’ lalu tidak mau ketinggalan pendukung Prabowo-Sandi menyanyikan lagu ‘’Nona Manis’’ yang telah diubah yaitu ‘’Prabowo siapa yang punya, yang punya kita semua’’. Pendukung JokowiMa’ruf juga menyanyikan shalawat nabi dan juga meneriakkan yel-yel ‘’Jokowi menang’’. (ant)
Koster Tak Bersedia Buka Dewan Tak Sepakat MUDP Ikut Urusi LPD Surat Tolak Reklamasi Ranperda Desa Adat
DPRD Bali menolak perubahan nama LPD menjadi Labda Pacingkreman Desa dalam Ranperda tentang Desa Adat. Apalagi, perubahan nama ini berpeluang merevisi Perda No.3 Tahun 2017 tentang Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Dalam Ketentuan Penutup Ranperda tentang Desa Adat, disebutkan bila Perda tentang LPD dan peraturan pelaksanaannya tetap berlaku sepanjang belum diatur dan/atau tidak bertentangan dengan Perda tentang Desa Adat. ‘’Onden atiban, saget suba nagih berubah (Belum ada setahun umur Perda LPD, tibatiba mau diubah - red). Istilah LPD sudah melekat di sanubari masyarakat, sekarang mau diganti Labda Pacingkreman, buin bingung (bingung lagi red),’’ ujar Wakil Ketua Pansus Ranperda tentang Desa Adat Ngakan Made Samudra dalam rapat antara pansus dan ekse-
kutif Pemprov Bali di DPRD Bali, Rabu (16/1). Samudra mengingatkan bahwa pembahasan Perda LPD memerluka waktu cukup panjang sebelumnya. LPD saat ini juga sudah dikecualikan dalam UU No.1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro. Sehingga LPD tidak harus diaudit, tidak membayar pajak, dan tidak diwajibkan membuat laporan kepada OJK. Hal senada disampaikan anggota Pansus I Gusti Putu Budiarta. LPD yang dimaksud dalam UU LKM adalah Lembaga Perkreditan Desa. Selain itu, LPD juga sudah diatur dalam Perda tentang LPD. ‘’Itu kalau dihapus akan berdampak terhadap ketentuan yang berlaku dalam UU LKM, yang diberikan pengecualian di sana adalah Lembaga Perkreditan Desa, bukan Labda Pacingkreman Desa walaupun singkatannya sama LPD,’’ jelasnya.
Budiarta menambahkan, pengecualian dalam UU LKM akan hilang bila nama LPD berubah. Oleh karena itu, dewan sepakat mempertahankan LPD tetap berada di dalam Perda LPD. Bukan malah menghapus Perda LPD sesuai ketentuan penutup Ranperda Desa Adat. ‘’Kita harapkan Perda LPD itu tetap menjadi sebuah aturan yang membentengi LPD,’’ tegas politisi PDI-P ini. Dikonfirmasi usai rapat, anggota Pansus I Made Dauh Wijana mengatakan, eksekutif menyebut perubahan nama Labda Pacingkreman Desa untuk memperkuat LPD. Namun tidak dijelaskan bagaimana perubahan nama itu akan memperkuat LPD. Pihaknya khawatir LPD yang kini sudah familiar dan dikecualikan dalam UU LKM justru akan dilemahkan eksistensinya dengan perubahan nama. Ini akan berdampak pada kepentingan
desa adat itu sendiri. ‘’Kita sudah jelaskan tidak perlu diubah,’’ ujarnya. Dauh menambahkan, pansus juga menyoroti soal Majelis Utama Desa Adat (MUDA) yang di dalam Ranperda Desa Adat diatur membentuk Lembaga Otoritas Perekonomian Adat (LOKA) Bali. Dewan menengarai hal itu sebagai upaya untuk mengambil peran BKS LPD. Mengingat, LOKA nantinya bertanggung jawab atas pengelolaan dan pembangunan LPD dan BUPDA. ‘’Ini seolah-olah ada take over dan otoritasnya terlalu besar. Apa argumentasinya kok MUDA mengurusi LPD. Majelis Utama kan seharusnya mengurusi desa adat itu sendiri saja,’’ jelasnya. Upaya untuk memperkuat LPD, lanjut Dauh, mestinya dilakukan pemerintah dengan memperkuat SDM dan IT. Hal. 15 Majelis Alit
SURAT Gubernur Bali kepada Presiden RI yang diserahkan langsung lewat Sekretaris Kabinet RI Pramono Anung hingga kini belum dibuka kepada publik. Walhi Bali pun bersurat kepada Gubernur memohon salinan surat tersebut, namun Gubernur Bali Wayan Koster tetap ogah memperlihatkannya. Bahkan, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan tidak bisa membuka surat itu kepada publik. Koster yang juga Ketua DPD PDI-P Bali itu mengatakan, tidak semuanya bisa dibuka kepada publik kendati ada undang-undang tentang Keterbukaan Informasi Publik. ‘’Ya… enggak bisa dibuka suratnya. Masak surat kepada Presiden kita buka, enak aja,’’ ujarnya singkat.
Koordinator Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi Komisi Informasi Bali Widiana Kepakisan mengatakan semestinya surat itu bisa dibuka untuk publik. ‘’Itu kan surat antarbadan publik, gubernur sebagai badan publik dan kementerian atau presiden juga badan publik. Secara undang-undang, logikanya harus dibuka,’’ ujarnya, Kamis (17/1) kemarin. Terlebih, lanjut Widiana, Gubernur juga sudah menyampaikan keterangan pers terkait dirinya mengirim surat kepada Presiden. Meski demikian, untuk kekuatan hukum formal bahwa surat itu memang harus dibuka atau ditutup kepada publik tetap harus melalui putusan sengketa informasi. ‘’Harus dibuka logikanya,
tapi kan kita belum menguji itu. Apakah di dalamnya ada sesuatu yang rahasia, kita tidak tahu,’’ jelasnya. Sebelumnya, Walhi Bali mengirim surat permohonan informasi publik yakni salinan surat Gubernur Bali ke Presiden RI yang meminta review Perpres No.51 Tahun 2014. Setelah 11 hari kerja, surat itu pun dibalas oleh Gubernur Koster. Gubernur menolak memberikan surat tersebut dengan berbagai alasan. Tim Hukum Walhi Bali I Wayan Adi Sumiarta, S.H., M.Kn. menegaskan Walhi Bali segera mengajukan keberatan atas jawaban surat dari Gubernur Bali terkait permintaan salinan surat tersebut. Hal. 15 Informasi Publik
DENPASAR
2
Jumat Pon, 18 Januari 2019
FIGUR
Buat Kebijakan Pro-Ekonomi SAAT ini kondisi ekonomi sedang tidak bagus. Meski kurs rupiah mulai membaik, namun situasi ekonomi ini dikhawatirkan kembali tertekan. Maka dari itu, pemerintah diharapkan membuat kebijakan yang pro-ekonomi. ‘’Ekonomi lagi susah, jadi kebijakan yang dibuat diharapkan yang proekonomi,’’ kata Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra, Kamis (17/1) kemarin. Kebijakan yang dimaksud seperti pengurangan penggunaan plasik. Pengurangan penggunaan plastik di Kota Denpasar khususnya
telah berdampak pada pengusaha atau pedagan plastik. Ada lebih dari 1.000 pedagang plastik di Bali yang terdiri dari penjual besar (distributor) maupun pengecer. Sebanyak 30 orang dari perwakilan Asosiasi Pedagang Plastik (Adaplas) mengadu ke Kadin terkait penjualannya yang menurun. ‘’Omzetnya menurun drastis dengan adanya peraturan tersebut,’’ katanya. Menurut Caleg DPR-RI Dapil Bali dari Partai Gerindra ini, pengusaha plastik di Bali bahkan tidak berani berjualan. Mereka berharap pemerintah memberikan tenggang waktu karena mereka belum siap dengan sarana penggantinya. Masyarakat juga masih
membutuhkan tas untuk membawa barang belanjaannya. ‘’Jadi, pergub dan perwali ini memang agak berat bagi pengusaha plastik,’’ ujarnya. Pedagang plastik juga agak waswas karena takut barangnya disita dan sebagainya. Sementara solusi untuk mengganti plastik yang ramah lingkungan belum ada. ‘’Kalau barang yang dibeli mengandung air seperti tahu, daging, ayam, dan ikan, solusianya apa,’’ bebernya. Dikatakan, asosiasi pedagang plastik berharap ada penundaan terkait peraturan tersebut. Kemudian mempersiapkan pengganti plastik bagi masyarakat. ‘’Pemerintah harus menyiapkan penggantinya, jangan hanya buat peraturan saja. Masyarakat juga harus lebih gencar diedukasi untuk membawa tas sendiri,’’ bebernya. Terkait keluhan Asosiasi Pedagang Plastik (Adaplas) tersebut, katanya, Kadin akan memfasilitasi Adaplas bertemu dengan Gubernur dan Wali Kota dalam waktu dekat untuk membicarakan masalah tersebut. Tidak hanya Adaplas, Aprindo juga sempat menyampaikan soal pengurangan penggunaan plastik ke Kadin. Aprindo kebingungan ketika menyiapkan tas untuk customer-nya ketika customer-nya tidak membawa tas atau lupa membawa tas. Dengan demikian, Kadin berharap Pemerintah Provinsi Bali atau pemerintah daerah di Bali membuat kebijakan yang dapat mendukung dunia usaha sehingga ekonomi dapat bergerak lebih cepat dan stabil. (may)
Bali Post/kmb12
ASRI - Salah satu jalan di lingkungan Karya Darma, Sesetan yang tampak asri dengan tanaman di pinggir jalan.
Sesetan Kembangkan Lingkungan Hijau Denpasar (Bali Post) – Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan terus melakukan inovasi dalam penataan lingkungan. Setelah membuat sejumlah lukisan mural di sejumlah titik, kini penataan lingkungan dengan menanam tanaman hias di sejumlah gang terus digalakkan. Terlebih kini sejumlah gang sudah mulai tampak hasilnya dengan melakukan penataan ini. Lurah Sesetan Ni Ketut Sri Karyawati, S.KM., M.Kes. mengatakan, penataan lingkungan telajakan di ganggang sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, tingkat partisipasi masyarakat untuk ikut dalam
menata lingkungannya semakin besar. “Kami akan rancang semua gang di wilayah Sesetan ini agar lebih bersih dan hijau dengan aneka tanaman hias,” ujar Sri Karyawati, Kamis (17/1) kemarin. Untuk menumbuhkan minat masyarakat dalam menata lingkungan, kata Sri Karyawati harus dimulai dari lingkungan Kantor Lurah. Ini untuk menunjukkan bahwa program yang disampaikan ke masyarakat bukan hanya omong kosong semata. “Ketika masyarakat datang ke kantor lurah, mereka sendiri bisa melihat kondisi yang asri. Penuh dengan tanaman yang bermanfaat, karena di kantor ini sudah ada tanaman yang bisa dipetik untuk
sayuran, ada cabai, kangkung, serta sayuran yang lainnya. Jadi, mereka akan tertarik,” katanya. Dampak lain yang juga dirasakan masyarakat, yakni kasus penyakit demam berdarah (DB) menurun pada tahun 2018. Sebelumnya kasus DB di Sesetan cukup tinggi. Namun setelah ada penataan lingkungan ini, kasus yang sering muncul pada musim pancaroba ini bisa ditekan. Ini bisa terjadi karena saluran got atau drainase bisa terpantau dengan baik. Bila ada jentik bisa segera ditangani oleh masing-masing petugas. “Kami juga sudah punya group WA, sehingga apa yang dilakukan bisa di-share ke grup untuk menggugah warga lain-
nya,” ujarnya. Terkait dengan pendanaan penataan lingkungan ini, Sri Karyawati mengaku lebih banyak dari partisipasi masyarakat sendiri. Namun, ada juga program CSR dari perusahaan yang ada di lingkungan Sesetan. “Kami mulai memanfaatkan CSR untuk ikut serta mendanai program penataan lingkungan ini,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Lingkungan Karya Darma, Sesetan Made Budartana mengatakan, sejak adanya program penataan lingkungan gang ini, terjadi perubahan perilaku di masyarakat. Selain lingkungan terlihat lebih asri, ancaman terhadap kasus DB juga bisa ditekan,” katanya. (kmb12)
Satpol PP Kesulitan Menindak Terlalu Banyak Libur Pedagang Asongan Anak-anak Denpasar (Bali Post) Belakangan ini, pedagang asongan atau pedagang kaki lima (PKL) kembali marak diperbincangkan, khususnya di Kota Denpasar. Hal ini lantaran para pedagang tersebut kini justru didominasi oleh anak-anak yang masih usia sekolah dan berstatus sebagai pelajar. Bahkan pembahasaan hal tersebut menjadi viral di linimasa media sosial (medsos). Dikonfirmasi terkait permasalahan tersebut, Kamis (17/1) kemarin Kepala Satpol PP Kota Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga mengakui masih ada pedagang asongan anakanak yang berjualan di pusat keramaian dan traffic light di Kota Denpasar. Dikatakan, Satpol PP sudah rutin melaksanakan penertiban. Hingga kini telah terdata sedikitnya 15 anak pengasong yang sebagian besar menjual tisu dan aksesori ini telah ditertibkan. Mereka didominasi siswa sekolah dasar. ‘’Itu sudah sering kami tertibkan. Namun yang kami khawatirkan saat penertiban, karena aktivitas mereka lebih banyak di jalan raya adalah keselamatan anak-anak yang begitu melihat petugas langsung lari tanpa melihat kanankiri,’’ ujarnya. Sayoga mengatakan, keberadaan anak-anak pengasong ini tentu akan menyisakan persoalan dan sangat berpotensi mengganggu ketertiban umum, serta gangguan sosial di masyarakat. Karenanya, aksi penertiban ini rutin dilaksanakan dan yang terjaring sebagian besar merupakan wajah-wajah lama yang sudah pernah ditertibkan sebelumnya. ‘’Yang kami tertibkan anaknya itu-itu saja. Bahkan ada beberapa yang sudah menjadi langganan penertiban,’’ katanya menyesalkan.
Menurut Sayoga, pihaknya sudah melakukan pembinaan mental berkoordinasi dengan Dinas Sosial, Disdikpora, dan Yayasan Lentera Anak Bangsa yang disertai dengan pemanggilan orangtua anak-anak bersangkutan. ‘’Terhadap pelanggaran ini, tentu tidak bisa dilanjutkan ke sidang tindak pidana ringan meskipun perbuatan mengasong telah diatur dalam Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum di Kota Denpasar. Hal ini lantaran mereka masih tergolong di bawah umur,’’ jelasnya. Setelah diberikan pembinaan, kata Sayoga, anak-anak tersebut dikembalikan kepada orangtuanya. Kendati demikian, masih banyak orangtua yang mengelak dan mencari pembenaran bahwa mengasong ini adalah salah satu alasan mancari penghasilan tambahan untuk bersekolah. ‘’Kami merasa sia-sia melakukan penertiban, karena setelah dikembalikan justru dari pihak keluarga mendorong dan mengizinkan anak-anak tersebut untuk mengasong dengan dalih menambah biaya sekolah,’’ ujarnya. Sayoga menegaskan, Satpol PP Denpasar akan terus memantau pergerakan anak-anak pengasong itu dan sedianya akan menindak tegas jika ada pihak yang kedapatan secara sengaja mengoordinir anakanak tersebut untuk mengasong. Pihaknya juga mengimbau kepada orangtua serta wali kelas untuk ikut memantau dan memberikan pemahaman agar anak-anak tersebut tidak lagi mengambil kegiatan mengasong di jalan atau pusat keramaian kota. ‘’Kami mengimbau kepada orangtua agar lebih memahami dan mengawasi anakanaknya agar tidak mengasong lagi,’’ tegasnya. (kmb12)
Bali Post/ist
DITERTIBKAN – sejumlah pedagang asongan anakanak yang sempat ditertibkan dan diberikan pembinaan di Kantor Satpol PP Kota Denpasar.
819446 / 081337032965
Topik :
Terlalu Banyak Libur, Lemahkan Daya Saing Naker Bali
Lemahkan Daya Saing Naker Bali Denpasar (Bali Post) -
Terlalu banyak libur menjadi keluhan utama sejumlah perusahaan yang beroperasi di Bali terhadap tenaga kerja (naker) lokal. Hal ini tentu saja memperlemah daya saing naker lokal, sehingga perusahaan akhirnya lebih memilih untuk merekrut naker dari luar Bali. Perlakuan diskriminasi ini juga sering dikait-kaitkan dengan ikatan adat istiadat yang mengharuskan naker lokal banyak meminta izin. “Kita atur nanti. Jadi kalau dia ada upacara adat, izin berapa jam, ya nanti harus diganti sehingga klop satu minggu terpenuhi kewajiban kerjanya,” ujar Gubernur Bali Wayan Koster usai acara Paparan dan Diskusi RUU tentang Provinsi Bali di Wiswasabha Utama Kantor Gubernur Bali, Rabu (16/1). Menurut Ketua DPD PDI-P Bali ini, perlu diatur mengenai berapa jam per minggu seorang karyawan itu diwajibkan bekerja di suatu perusahaan. Ia mencontohkan, suatu perusahaan misalnya menentukan 48 jam kerja dalam satu minggu. Lalu ada karyawannya yang meminta izin tiga jam dalam satu hari, maka harus diganti dengan hari lain. Den-
gan demikian, total karyawan itu bekerja dalam satu minggu tetap 48 jam. “Ini harus diformat. Kalau tidak diurus, maka orang Bali akan kalah dalam persaingan. Perusahaan tidak mau rugi. Kalau hilang sekian jam, maka produktivitasnya akan turun,” jelasnya. Koster menambahkan, naker Bali ke depan juga harus ditata terkait potensinya, etos kerja, integritas moral dan jati dirinya supaya memiliki daya saing. Penataan ini akan dilakukan melalui suatu sistem pengembangan SDM. Jika pembangunan SDM didesain dengan baik, mantan anggota DPR-RI ini meyakini orang Bali akan menjadi sangat luar biasa. “Karena orang Bali ini dalam sejarahnya memiliki keunggulan yang ada di dalam sastra. Bisa dilihat orang Bali yang bertransmigrasi ke Lampung, Sumatera, Sulawesi, hasilnya pasti bagus karena mereka ulet, tekun, kreatif, inovatif dan memiliki etos kerja yang tinggi,” paparnya. Sebaliknya kalau tidak dikelola dengan baik, lanjut Koster, maka orang Bali akan terting-
gal dan semakin terpinggir. Hal ini tentu akan menimbulkan masalah sosial karena muncul ketidakadilan. Perlindungan naker Bali dan peningkatan kemampuan mereka telah dirumuskan dalam Rancangan Undang-undang tentang Provinsi Bali. Sejumlah upaya yang akan dilakukan pemerintah di bidang ketenagakerjaan meliputi kebijakan untuk mewujudkan perluasan kesempatan kerja di setiap sektor dan kebijakan perlindungan tenaga kerja lokal masyarakat Bali. Kemudian, menyiapkan sarana dan prasarana pendidikan dan latihan untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing angkatan kerja. Pengusaha yang melakukan kegiatan usaha di Bali, agar mengutamakan penggunaan naker setempat. “Nanti dengan perusahaan harus ada MoU, sekian persen harus tenaga kerja lokal Bali,” tegasnya. (kmb32) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-819446
BPN Denpasar akan Petakan Seluruh Bidang Tanah di Denpasar SEBAGAI upaya memaksimalkan pemetaan pertanahan di Kota Denpasar dalam mendukung beragam kemudahan tata ruang wilayah, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Denpasar akan melakukan pemetaan bidang tanah di seluruh Kota Denpasar. Hal ini dilakukan mengingat di Kota Denpasar masih ada 11.000 bidang tanah yang masih kosong atau belum terpetakan, dan masih ada 26.000 bidang tanah yang sudah bersertifikat namun belum terpetakan. ‘’Dari jumlah itu, tugas kita adalah memetakan agar semua tanah terpetakan, mengingat dalam peta itu semua informasi mulai dari kepemilikan, hak maupun tanah yang bersengketa bisa diketahui,’’ ujar Kepala BPN Denpasar I Ketut Suburjo saat beraudiensi dengan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di Kantor Wali Kota Denpasar, Kamis (17/1) kemarin. Suburjo menambahkan, pemetaan ini dilakukan untuk menyukseskan program pusat di bidang pertanahan.
Proses pemetaan ini sedianya akan dibantu pengerjaannya oleh Tim Universitas Gadjah Mada dan ditarget tuntas tahun 2019 ini. Menurut Suburjo, jika semua tanah dipetakan, manfaatnya sangat besar terutama kepentingan instansi pemerintah, baik dari segi perpajakan maupun izin penggunaan ruang. Bahkan, jika Pemerintah Kota Denpasar merencanakan pembangunan bisa dilihat dari peta pemilik tanah hingga jumlah-jumlah bidang tanah yang dimiliki. ‘’Peta tanah akan ditampilkan secara online sehingga dapat mempermudah Kota Denpasar jika ada rancangan pembangunan karena sudah ada peta lengkap dan nama kepemilikannya serta kawasannya apa,’’ ujarnya. Meskipun banyak manfaat, kata Suburjo, dalam proses pemetaan tanah ini ada sejumlah kendala yang harus dihadapi. Seperti animo masyarakat yang masih minim untuk meresponsnya, bahkan ketika pihak BPN datang
langsung ke lapangan tidak diterima masyarakat dengan baik. Meskipun demikian, ia berharap ke depan ada kerja sama mulai dari aparat paling bawah, mulai kepala lingkungan, desa untuk membantu BPN sehingga target yang diberikan ke BPN bisa terlaksana di tahun 2019 ini. Ketua Tim Peneliti Implementasi Kebijakan Satu Peta Berbasis Bidang Tanah Dr. Trias Aditya mengatakan, kegiatan ini untuk mendukung kebijakan satu peta pada level tapak terutama untuk mendukung Pemerintah Kota dalam menyelenggarakan pemerintahan terkait pertanahan, perpajakan, izin, mitigasi bencana, Online Single Submission (OSS) atau kemudahan berinvestasi yang dicanangkan pemerintah pusat bisa difasilitasi dengan baik, karena informasi bidang tanah sudah lengkap dan terjamin serta data tersebut menjadi acuan bersama. ‘’Jadi, tidak hanya dilakukan Kantor Pertanahan, namun bisa digunakan untuk Pemerintah Kota. Di situlah akan dihasilkan efisiensi
AUDIENSI - Kepala BPN Denpasar I Ketut Suburjo saat audiensi dengan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di Kantor Wali Kota Denpasar, Kamis (17/1) kemarin. karena kegiatan pemetaan itu sudah lewat yang dilakukan sekarang adalah meningkatkan informasinya,’’ ujarnya sembari mengatakan dengan satu peta ini dapat mendukung Smart City Kota Denpasar. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini. Menurutnya,
dengan pemetaan maka selain mempermudah masyarakat juga mempermudah pemerintah untuk proses perizinan dan pengaturan tata ruang ke depanya. ‘’Program ini juga akan menggunakan sistem online yang akan sangat membantu sekali dalam menyukseskan program Pemerintah Kota Denpasar,’’ ujarnya. (ad684)
Jumat Pon, 18 Januari 2019
BADUNG
3
Pemkab Tak Bisa Tangani Sampah di Tengah Laut Mangupura (Bali Post) -
Beberapa tahun lalu, Pemkab Badung melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) telah mengusulkan untuk menangani sampah di tengah laut. Namun sampai saat ini usulan tersebut belum bisa direalisasikan. Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung Putu Eka Merthawan, rencana tersebut tidak bisa direalisasikan karena ada sejumlah kendala. Salah satunya terkait kewenangan. Kewenangan untuk 10 mil laut ada di tangan pemprov. Selebihnya, merupakan kewenangan pemerintah pusat. ‘’Rencana penanganan sampah di tengah laut memang terkendala masalah kewenangan. Badung tidak bisa menangani di tengah laut, itu hanya bisa ditangani oleh pemerintah provinsi atau pusat,’’ tegasnya. Untuk itu, pihaknya berharap Pemprov Bali agar
mencari solusi atas persoalan tersebut. DLHK Badung sudah membicarakan dengan pemerintah pusat, namun hingga kini belum ada tindak lanjut. ‘’Yang di tengah laut 20 mil ke atas, pemerintah pusat belum ada tindakan. Untuk itu, pemerintah provinsi diharapkan membuat ino-
PROFIL
vasi di tengah laut, yang bisa memblok minimal 20 persen sampah. Sedangkan sisanya, yang masuk ke darat, kami di Badung siap menangani,’’ yakinnya. Selain inovasi penanganan sampah di tengah laut, pihaknya berharap sumber sampah dari sejumlah sungai
di masing-masing kabupaten agar juga dikurangi. Ratarata sampah pantai di Badung yang ditangani setiap tahunnya mencapai 2.000 ton. Tentu ini bisa disebut darurat sampah. ‘’Pantai di Badung menjadi korban sampah kiriman. Padahal sampah ini terbawa sengai-sungai dari sejumlah kabupaten,’’ katanya. Kepala Bappeda Badung I Made Wira Dharmajaya, S.H., M.M., Rabu (16/1) mengungkapkan, penanganan sampah di tengah laut bukan ranah Pemkab Badung. Meski demikian, Pemkab Badung selalu fokus untuk penanga-
nan di darat. Bahkan, Badung terus melakukan penambahan anggaran untuk bidang kebersihan. Seperti tahun ini, disiapkan anggaran untuk penambahan alat kebersihan sebesar Rp 19 miliar. Meski demikian, pihaknya berharap swasta turut serta membantu penanganan sampah melalui CSR. Selain masalah sampah, untuk tahun 2019, programprogram pro-rakyat juga dilanjutkan. ‘’Tetap berlanjut karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat Badung,’’ tegasnya. (kmb23)
Puluhan Baliho Kedaluwarsa Ditertibkan
Optimalkan TJSP BADAN Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Badung akan memaksimalkan Forum Tanggung Jawab Sosial Perusaaan (TJSP) Kabupaten Badung untuk mendukung program pembangunan dari pemerintah. Upaya ini dalam rangka menyesuaikan belanja daerah tahun 2019 yang lebih tinggi dibandingkan PAD yaitu Rp 7,9 triliun berbanding Rp 6,6 triliun. Menurut Kepala Bappeda Badung I Made Wira Dharmajaya, keterlibatan pihak swasta dalam pembangunan sangatlah penting. Sebab, dana yang dimiliki swasta sangat potensial digunakan, apalagi dalam undang-undang swasta harus mengalokasikan anggaran CSR. Tidak dimungkirinya, dari evaluasi selama ini, fungsi TJSP belum optimal. Saluran komunikasi pemerintah dengan swasta belum maksimal, sehingga swasta berjalan sendiri-sendiri. Untuk itulah ke depan pihaknya akan gencar duduk bersama dengan TJSP, sehingga dana CSR swasta bisa lebih terarah dalam mendukung program dan kebutuhan daerah. ‘’Program TJSP ini bisa mendukung program prioritas Kabupaten Badung. Seperti kemarin, penataan taman serta bantuan penanganan sampah. Kita harapkan sektor lain juga bisa disentuh, termasuk program penanggulangan kemiskinan dan penanganan orang disabilitas dan sebagainya,’’ paparnya. Diungkapkannya lebih lanjut, ketika keuangan daerah belum mampu menyasar program lain, saat itulah peran pihak ketiga dibutuhkan. (edi)
Bali Post/edi
SAMPAH - Saat musim angin barat, pantai-pantai di Badung dipenuhi sampah kiriman.
Bali Post/ist
BALIHO - Petugas Satpol PP menurunkan baliho hari raya yang telah kedaluwarsa.
Mangupura (Bali Post)Baliho ucapan hari raya Galungan, Natal dan Tahun Baru yang memenuhi setiap sudut Kabupaten Badung, akhirnya diturunkan paksa. Puluhan baliho tersebut ditertibkan Satpol PP Badung akibat pemiliknya tidak mengindahkan deadline penurunan baliho kedaluwarsa yang berakhir, Kamis (17/1) kemarin. Kepala Satpol PP Badung I GAK Suryanegara menegaskan, deadline ini mutlak alias tak bisa ditawar-tawar. Deadline ini belajar dari pengalaman tahun lalu. Kala itu banyak baliho terpasang hingga berbulan-bulan setelah hari raya. ‘’Hari ini (kemarin - red) memberangus baliho dan spanduk ucapan hari raya Galungan dan Kuningan serta ucapan Natal dan Tahun Baru di ruas-ruas jalan protokol di Badung. Ini telah kedaluwarsa,’’ tegasnya. Menurutnya, tim Satpol PP sejak pagi telah bergerak memonitor ruas jalan protokol. Penurunan baliho atau spanduk dilakukan serentak, baik baliho yang terpasang di ruas jalan protokol maupun jalanjalan kecil di desa-desa.
Guna mempercepat penurunan baliho, Satpol PP menerjunkan kekuatan penuh. Bahkan personel yang ada di kecamatan turut dilibatkan. Penurunan baliho kedaluwarsa kemarin secara serentak dilakukan di Kecamatan Petang, Abiansemal, Kuta Utara, Kuta dan Kuta Selatan. Sedangkan untuk Kecamatan Mengwi dan Kuta Utara akan dilakukan mulai Jumat (18/1) hari ini. ‘’Spanduk yang berhasil diturunkan untuk ucapan selamat tahun baru 2019 dan ucapan Hari Raya Galungan dan Kuningan sebanyak 40 buah. Terdiri dari spanduk sebanyak 15 buah, baliho 11 buah dan banner 14 buah,’’ jelasnya. Dijelaskannya, baliho dan spanduk yang ditertibkan itu tersebar di Kecamatan Kuta Selatan sebanyak 17 buah, Kecamatan Kuta (15), Kecamatan Abiansemal (5) dan Kecamatan Petang hanya tiga buah baliho. Mantan Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Badung itu menegaskan, data ini baru bersifat sementara. Terlebih tim masih akan melakukan penyisiran. (kmb27)
info seremonial
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Jumat Pon, 18 Januari 2019
Gubernur Koster Ajak Masyarakat Dukung Puji Prestasi Trisma, Ajak Siswa Tangani Sampah Program ”Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ Putri Suastini Koster di HUT Ke-42 SMAN 3 Denpasar
PUNCAK HUT ke-42 SMAN 3 Denpasar (Trisma), Kamis (17/1) kemarin sangat istimewa. Dikatakan demikian karena puncak HUT dihadiri Ketua PKK Provinsi Bali Putri Suastini Koster. Suastini Koster langsung disambut Kepala SMAN 3 Denpasar Drs. Ida Bagus Gede Sudirga, M.Pd.H., Ketua Komite Ida Bagus Putu Bintana, bersama waka dan dewan guru serta Duta Trisma 2019 Agung Mirah Prayoga dan Putu Kalvin Lingga Pratama. Begitu menginjakkan kaki di Trisma, Putri Suastini Koster langsung mendapat penjelasan dari siswa Madya Padma berbagai hasil penelitian yang memenangkan juara nasional dan internasional. Kasek Ida Bagus Sudirga mengungkapkan rasa syukurnya berkat kebersamaan dan sinergistas komponen sekolah dengan stakeholders HUT ke-42 Trisma berjalan sumringah dengan mendatangkan Putri Suastini Koster. Hal ini dilakukan agar Putri Suastini Koster dan Pemprov Bali melihat langsung keungggulan anak-anak Trisma dalam budaya dan sains. Hal ini pas dengan tema HUT yakni ‘’Harmoni dalam Balutan Budaya dan Sains’’. Kasek yang baru setahun bertugas di Trisma ini dengan bahasa Bali yang fasih mengungkapkan juga sukses merevisi visi Trisma membentuk lulusan yang cerdas, berbudaya, berkarakter berlandaskan Tri Hita Karana. Ida Bagus Sudirga didampingi Waka Dra. Ni Nyoman Ayu Rustikawati, M.Pd., Dra. Ni Luh Putu Suratni, I Made Mertana, S.Pd. dan I Ketut Arya Putra, M.Pd. mengungkapkan, sebagai kado HUT kali ini yakni meraih perunggu di OSN dan 10 emas juara internasional. Selain itu juara I LKTI dan poster di AFS, 12 tim Trisma lolos final ke Thailand, Malaysia, AS dan Spanyol. Sementara gurunya meraih juara I penelitian di Denfest 2018 dan juara III sekolah busana Bali se-Bali. ‘’Tinggal kami landing di juara OSN,’’ tegasnya. Ditanya model manajemen keterbatasan dana sekolah, Ida Bagus Sudirga mengatakan Trisma tak boleh berhenti berkreativitas. Seko-
PEMERINTAH Provinsi Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) akan menata secara fundamental dan komprehensif pembangunan Bali yang mencakup tiga aspek utama. Di antaranya aspek alam, krama, dan kebudayaan Bali berdasarkan nilai-nilai Tri Hita Karana yang dilaksanakan dengan konsep kearifan lokal yakni Sad Kerthi (atma kerthi, wana kerthi, danu kerthi, segara kerthi, jana kerthi, dan jagat kerthi). Semua itu telah tertuang dalam program ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’, sehingga perlu dukungan masyarakat agar apa yang telah dirancang dapat berjalan dengan baik. Hal itu disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya saat melaksanakan persembahyangan panyineban serangkaian Karya Agung Tribhuwana Panca Wali Krama, Pura Penataran Agung Catur Parhayangan Ratu Pasek Linggih Ida Batara Mpu Ghana, Punduk Dawa, Desa Pesinggahan, Dawan, Klungkung, Kamis (17/1) pagi. ‘’Karya ini juga sejalan dengn visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’. Kita ketahui Bali dibangun dengan budaya, adat istiadat sehingga dikenal ke seluruh dunia. Kita ingin agar seluruh tatanan kehidupan berjalan secara harmonis berlandaskan spiritual. Ke depan diharapkan agar orang Bali bisa bersaing dalam tatanan nasional maupun global, tentu berakar pada kekuatan budaya dan memiliki jati diri yang kuat sebagai orang Bali,’’ ujar Koster. Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini menambahkan, sejumlah peraturan telah dikeluarkan untuk menata fundamental pembangunan Bali secara menyeluruh. Saat ini Koster telah mengeluarkan empat peraturan gubernur (pergub) yakni Peraturan Gubernur Bali Nomor 79 Tahun 2018 tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali, Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan
Sastra Bali serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali, Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai dan Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali. ‘’Saya mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mengimplementasikan ke empat pergub tersebut. Ini semua untuk kebaikan dan keberlangsungan Bali ke depan. Semua ini tidak akan berjalan jika tidak mendapat dukungan penuh dari masyarakat,’’ imbuhnya. Tak hanya itu, Koster juga mengatakan telah merampungkan Rancangan Undang-undang tentang Provinsi Bali yang selanjutnya akan diperjuangkan ke pusat sehingga nantinya dapat segera disahkan menjadi undang-undang. Menurut Koster, RUU tersebut untuk menjaga pembangunan Bali agar tetap eksis dan berkelanjutan hingga generasi yang akan datang. Menurutnya, salah satu langkah urgen yang harus segera dilakukan untuk memproteksi Bali adalah penyusunan sebuah regulasi berupa
peraturan perundang-undangan yang secara khusus mengatur tentang Provinsi Bali. Dengan adanya UU itu, nantinya seluruh wilayah dengan segala sumber dayanya diharapkan dapat dikelola dengan lebih baik. Untuk mewujudkan itu semua, Koster berharap dukungan serta komitmen kuat, kesungguhan serta kasujatian dan keluhuran hati dari semeton krama Bali. ‘’Untuk itu, saya mengajak sameton krama Bali sareng sami agar tetap kompak, guyub, bersatu, gilik-saguluk, parasparos, salunglung sabayantaka, sarpanaya, seia sekata, seiring sejalan, bersama-sama bahu-membahu, mewujudkan itu semua, sebagai generasi penerus yang bertanggung jawab terhadap eksistensi dan keberlanjutan Bali yang diwariskan oleh para panglingsir, leluhur kita. Marilah terus bergerak maju di tengah perubahan yang dinamis dalam skala lokal, nasional, dan global, dengan terus membangun hal-hal yang baik dalam diri kita, karena hanya di tangan kitalah sesungguhnya nasib dan masa depan Bali dapat dijaga demi kelangsungan kehidupan generasi mendatang,’’ tutupnya. (ad685)
TERAMPIL lebih awal sukses lebih cepat adalah konsep dari SMK Penerbangan Cakra Nusantara yang saat ini telah berakreditasi A (unggul) sesuai SK BAN S/M Provinsi Bali Nomor: 761/BNP-SM/LL/XI/2018. Untuk itu sekolah ini terus melakukan transformasi pendidikan vokasi dalam rangka menuju Indonesia Emas 2045 sebagai persembahan dari Bali untuk dunia. Menurut Ketua PPDB 2019/2020 SMK Penerbangan Cakra Nusantara Yulyana Grisnawati, M.Pd., dengan penerapan konsep ini, maka animo pendaftar peserta didik baru TA 2019/2020 meningkat pesat. Banyak pendaftar dari seluruh nusantara. Saat ini 20 orang memperoleh beasiswa siswa baru sebesar Rp 19,5 juta dan 10 orang Rp 17,3 juta pada gelombang I dan II. Pada gelombang berikutnya yakni gelombang III yang dimulai 1 Januari 2019 ini pihaknya memberikan beasiswa Rp 15,4 juta kepada siswa baru. Pihaknya mengundang dan memberi kesempatan yang seluas-luasnya kepada putra-putri lulusan SMP untuk mendapatkan beasiswa ini agar menjadi pahlawan keluarga di masa depan. Sebagai pelopor, pertama, dan satu-satunya pendidikan menengah formal bidang vokasi di Bali, SMK Penerbangan Cakra Nusantara juga sejak tiga tahun yang lalu telah memperoleh akreditasi international ISO 9001:2015. Hal ini menjadikan tumbuhnya kepercayaan dunia internasional, di mana sudah ada beberapa siswa asing yang bersekolah di sini. Pada TA 2019/2020, selain penerapan program pola pembelajaran unggulan yaitu Teleconfrence Class, Bilingual Class, Virtual Class, Digital Class, 3D Imax
Class, SMK Penerbangan Cakra Nusantara juga melaksanakan program sebagai implementasi dari sekolah berbasis industri dan berwawasan internasional. Program reguler bilingual, di mana pelaksanaan Bilingual Class sejak kelas I, khususnya di mata pelajaran produktif. Join program, dengan lisensi dan sertifikasi dari Lembaga Sertifikasi Profesi Poltek Penerbangan BPPSDM Kementerian Perhubungan, di antaranya Hydraulic Fluid Power Aircraft dan Electrical Avionic, LSP Komputer, LSP Administrasi Perkantoran dan lainnya. Program internasional dengan sertifikat internasional dari Kuala Lumpur, Filipina dan Australia. SMK Penerbangan Cakra Nusantara yang terletak di Jalan Drupadi No. 25 (kampus 1) dan Jalan Tukad Pakerisan No. 25 Denpasar (kampus 3) menyediakan empat program keahlian yang bergerak di bidang penerbangan, kebandaraan dan kedirgantaraan. Di antaranya
Airframe and Power Plant, Electrical Avionics, Teknik Transmisi dan Telekomunikasi (Penerbangan) dan Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (Bandara). Di era transportasi yang dikuasai oleh penerbangan kini membuat luasnya kesempatan kerja di bidang penerbangan, kebandaraan dan kedirgantaraan. Ayo segera dapatkan fasilitas pendidikan dan praktik di bidang penerbangan, kebandaraan dan kedirgantaraan dengan teknologi ter-update serta beasiswa jutaan rupiah, sehingga terampil lebih cepat sukses lebih awal dengan segera menghubungi nomor pendaftaran 03614742600, dan juga dapat dilakukan via SMS ke 081237098090 dengan Ketik: DAFTAR (spasi) NAMA LENGKAP (spasi) ASAL SEKOLAH (spasi) KABUPATEN ASAL SISWA (spasi) JENIS KELAMIN (spasi) NOMER WA/HP. ‘’Pendaftaran online via website kami di www.smkpenerbangan.sch.id,’’ jelasnya. (ad680)
TINJAU - Dekan FSRD ISI Denpasar Dr. A.A. Gde Bagus Udayana, S.Sn., M.Si. mendampingi Rektor Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.S.Kar., M.Hum. meninjau karya TA mahasiswa di Plaza Renon, Denpasar, Rabu (16/1) malam.
tinggi harus mampu menjamin lulusannya untuk bisa berkerja, dapat pekerjaan, bahkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan. ‘’Sudah saatnya perguruan tinggi hadir bukan sekadar sampai mahasiswa itu tamat, tetapi terus memperhatikan lulusannya setelah tamat mau dibawa ke mana mereka,’’ tandas Prof. Sugiartha. Melalui pameran ini, pihaknya mendorong dan terus memantau program studi (prodi) maupun fakultas yang ada di ISI Denpasar untuk terus berinovasi dan melakukan terobosan baru, termasuk pemilihan tempat sebagai ajang menunjukkan hasil karya mahasiswa kepada masyarakat umum. Ia memandang bahwa mall merupakan tempat yang sangat strategis untuk dijadikan tempat berpameran. Sebab, masyarakat yang berkunjung ke mall akan
KARIKATUR - Ketua OSIS Trisma Adi Adianta didampingi Kasek IB Gede Sudirgha menyerahkan karikatur kepada Putri Suastini Koster saat HUT ke- 42 SMAN 3 Denpasar. lah bersama komite menggalang menjadi rompi antipeluru dan partisipasi dari orangtua siswa obat demam berdarah yang sudah dan pengusaha. Termasuk sukses dihakciptakan. melobi Gubernur Bali membantu Ini pas dengan langkah Guberpendanaan siswanya ke lomba nur untuk mem-branding produk internasional. Hal ini diakui Ketua Bali melalui ‘’Nangun Sat Kretih Komite Trisma Ida Bagus Putu Bin- Loka Bali’’. Dia juga minta anaktana bahwa komite mendukung dua anak Trisma bisa mengatasi samkeunggulan yakni dalam budaya pah di Bali dengan cara meneliti dan sains. manajemen, sistem pengolahan Hanya, dia tekankan pengua- sampah, dan lainnya. Saat ini kita saan sains terapan berupa peduli sendiri yang membuat sampah, lingkungan. Kini kedua sains ini masalahnya diserahkan ke pemerindisinergikan guna menghasilkan tah. Kenyataannya produsen hanya juara olimpiade nasional. Saat itu memproduksi sampah, akhirnya Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi merepotkan pemerintah. Bali Putri Suastini Koster menyDia mengusulkan siapa yang erahkan penghargaan bagi siswa memproduksi sampah wajib dan dan guru Trisma berprestasi 2018 bertanggung jawab memungutnya. dan SMPN 10 Denpasar sebagai Jika ini diberikan sanksi, dia yakin juara umum lomba HUT Trisma. semua orang berpikir memproduksi Dia juga membaca puisi favoritnya sampah. Untuk itu anak-anak ‘’Kumbakarna’’ dan dia siap menjadi Trisma diminta tak hanya mengolah ibu asuh Teater Trisma. otak kiri, namun juga otak kanan. Putri Suastini Koster men- ‘’Jadi SDM yang smart bukan robot,’’ gatakan bersama Gubernur san- tegasnya. gat atensi dengan kegiatan siswa Di acara istimewa itu, Ketua dan guru. Bahkan, Gubernur Bali OSIS Trisma I Made Dita Adiyanta langsung membantu kekurangan menyerahkan hadiah karikatur dana anak-anak Trisma yang akan kepada Putri Suastini Koster. Dia berlaga di LKTI internasional. Dia mengungkapkan HUT ke- 42 Trismemuji prestasi Trisma sangat luar ma diisi dengan lomba ekshibisi biasa, namun jangan didiamkan. Trisma, olimpiade sains, makenPrestasi itu perlu dipresentasikan dang tunggal dan bapang barong, ke pemerintah, sehingga Pemprov Entrepreneurship Trisma CompetiBali bisa menyalurkan ke dinas tion, pemilihan Duta Trisma, nyurat terkait. Dengan demikian hasil aksara Bali dan mawirama. Selain karya luar bisa ini dinikmati ma- itu warga Trisma berbagi dalam syarakat. Misalnya bahan alami kegiatan internal. (ad682)
SEMBAHYANG - Gubernur Bali Wayan Koster saat melaksanakan persembahyangan panyineban serangkaian Karya Agung Tribhuwana Panca Wali Krama, Pura Penataran Agung Catur Parhayangan Ratu Pasek Linggih Ida Batara Mpu Ghana, Punduk Dawa, Desa Pesinggahan, Dawan, Klungkung, Kamis (17/1) pagi.
SMK Penerbangan Cakra Nusantara Magister Manajemen Unmas Kembangkan Kerja Sama Internasional Pilihan Tepat Generasi Milenial Revolusi Industri 4.0
Teken MoU dengan IUKL Malaysia
MAGISTER Manajemen (MM) Program Pascasarjana (PPS) Univerasitas Mahasaraswati (Unmas) terus memperkuat kerja sama internasional. Selain untuk meningkatkan iklim akademik juga penting dalam akreditasi program studi ke depan. Belum lama ini mahasiswa dan dosen MM PPS Unmas mengunjungi dan menjalin kerja sama ke Infrastructure University Kuala Lumpur (IUKL), Malaysia. Kunjungan ke Malaysia selama tiga hari banyak membawa manfaat bagi MM Unmas. Pada Senin (14/1) rombongan dari MM Unmas diterima dengan penuh kekeluargaan di IUKL. Rombongan MM Unmas dipimpin Rektor Universitas Mahasaraswati Denpasar Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. diterima Profesor Ideris Zakaria sebagai President & Vice-Chancellor, Jason Andrew Polko BA, MLIS sebagai Ketua Divisi Hubungan Internasional, serta para pimpinan Infrastucture University Kuala Lumpur, Malaysia. Saat itu, Rektor didampingi mahasiswa Magister Manajemen PP Unmas dipimpin langsung Dr. Ir. I Ketut Sumantra, M.P. sebagai Direktur PPS Unmas, Dr. I Nengah Suardhika, S.E., M.M. sebagai Sekretaris PPS Unmas, Dr. I Gusti Ngurah Agung Gd Eka Teja Kusuma, S.E., M.M. sebagai Ketua Prodi Magsiter Manajemen Unmas dan Dr. Suryani, S.E., M.M. sebagai salah satu dosen Prodi Magister Manajemen. Kunjungan Rektor dan mahasiswa MM dari Bali ini, kata Kaprodi MM Unmas I Gusti Agung Gd Eka Teja Kusuma, untuk mendiskusikan kerja sama pengembangan berkaitan dengan kurikulum dan akademik serta menandatangani
TEKEN MOU - Rektor Unmas Made Sukamerta didampingi Direktur PPS Unmas Putu Sumantara dan Kaprodi MM I Gusti Ngurah Agung Eka Teja Kusuma dan dosen saat menekan MoU di IUKL, Malaysia. nota kesepakatan MoU oleh kedua Ketua Tim MM Unmas Dr. I rektor. Nengah Suardhika, S.E., M.M. Sementara penandatangan LoA menyebutkan tercatat 40 peserta dilakukan Direktur PPS Unmas dan 3 dosen pembimbing yang ikut Dr. I Ketut Sumantra, M.P. dalam dalam rangkaian kunjungan dan rangka menjalin kerja sama aka- kerja sama ke Malaysia. Mahasiswa demik secara profesional, dan ko- yang ikut ke Malaysia ini sedang laborasi penelitian bersama untuk menyusun proposal penelitian tesismemberikan masukan kepada nya dengan ketiga dosen pembimbpemerintah di dua negara ASEAN ing. Selain ke IUKL, rombongan tersebut. Juga disepakati peluang MM PPS Unmas juga melakukan untuk pertukaran mahasiswa dan kunjungan ke perusahaan timah ternama di dunia yaitu Royal Sepengembangan pendidikan. Pada kunjungan tersebut, di- langor. Rombongan diterima dengan presentasikan visi dan misi serta hangat oleh pemilik perusahaan, berbagai fasilitas yang mendukung Lan Mun Kwen. Menurut Ketua Prodi MM Dr. kegiatan kuliah di kedua universitas. Jason Andrew Polko BA, MLIS I Gusti Ngurah Agung Eka Teja sebagai Ketua Divisi Hubungan Kusuma S.E., M.M., kunjungan ini Internasional Infrastructure Uni- sangat positif bagi mahasiswa MM versity Kuala Lumpur akan segera Unmas guna memahami secara merancang kunjungan balasan ke nyata tentang kreativitas dan inoUniversitas Mahasaraswati Den- vasi dalam product development dan pasar untuk mempererat hubungan internasional branding strategy. kedua belah pihak. Bersamaan Manfaat bagi dosen yakni dapat dengan kegiatan penandatanganan menunjukkan bukti nyata kepada kerja sama juga dilakukan kegiatan mahasiswa berkaitan dengan materi kuliah yang telah diberikan. (ad681) visiting lecture.
PULUHAN karya tugas akhir (TA) mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia (FSRD ISI) Denpasar dipamerkan di pusat perbelanjaan, Plaza Renon, Denpasar, Rabu (16/1) malam. Pemeran TA yang ketiga kalinya ini dikemas secara unik dengan acara talkshow para alumni. Selain itu, pada pembukaan juga ditampilkan tari Kecak yang sukses menarik perhatian ribuan pengunjung. Dekan FSRD ISI Denpasar Dr. A.A. Gde Bagus Udayana, S.Sn., M.Si. menjelaskan, kegiatan pemeran TA merupakan tahapan akhir yang harus dilalui mahasiswa yang diawali dengan pengajuan proposal, riset dan berkarya. Setelah ini, mahasiswa akan diuji dan selanjutnya akan diyudisium. Menurutnya, pameran TA di tempat umum memiliki banyak manfaat. Selain mampu membangun
ruang interaksi bagi calon lulusan dengan dunia luar, juga sebagai ajang mempromosikan institusi. Apalagi Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN) 2019/2020 akan dibuka mulai 4 Februari mendatang. Pihaknya berharap kegiatan semacam ini bisa dirancang lebih besar ke depan. Apalagi, grafik pendaftaran mahasiswa baru ke FSRD ISI Denpasar terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Sebab, FSRD ISI Denpasar telah memperkuat kuantitas kerja sama dengan berbagai pihak untuk memberi ruang kreativitas mahasiswanya. Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.S.Kar., M.Hum. mengatakan tugas pokok dan tanggung jawab perguruan tinggi tidak cukup hanya memberi pelajaran atau perkuliahan di dalam kelas, namun perguruan
Puluhan Karya TA Mahasiswa FSRD ISI Denpasar Dipamerkan di Pusat Perbelanjaan
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
mampu menilai kualitas, memberi masukan dan secara otomatis mempertemukan karya tersebut dengan calon penggunanya. Di samping juga sebagai langkah untuk mendekatkan mahasiswa dengan dunia yang bersentuhan langsung dengan bisnis dan perdagangan. Pihaknya mengaku bangga melihat langsung pihak pengembang hotel yang tertarik dengan desain interior salah satu karya TA yang dipamerkan. Hal tersebut menunjukkan kualitas ISI Denpasar diperhitungkan oleh pasar dan mampu bersaing. Apalagi, jumlah mahasiswa yang mengikuti pameran TA ini sebanyak 30 mahasiswa yang terdiri dari tujuh prodi. Di antaranya Prodi Seni Murni, Prodi Krya Seni, Prodi Desain Interior, Prodi Desain Komunikasi Visual, Prodi Fotografi, Prodi Desain Mode, dan Prodi Produksi Film dan Televisi. (ad683)
daerah
Jumat Pon, 18 Januari 2019
Hadir Lebih Mewah dan Stylish
Agung Toyota Perkenalkan New Avanza dan New Veloz MENGAWALI tahun 2019, PT Toyota Astra Motor (TAM) melalui Agung Toyota sebagai Authorized Dealer Toyota di Bali, Kamis (17/1) kemarin me-launching New Avanza dan New Veloz. Bertempat di Harris Sunset Road, kendaraan sejuta umat ini kini tampil dengan penampilan yang semakin mewah dan stylish. Ditemui di sela peluncuran, Chief Operation Officer Agung Toyota I Putu Rubika mengatakan kehadiran New Avanza dan New Veloz diharapkan mampu mengikuti kesuksesan pendahulunya yang tercatat bertahan sebagai market leader. Terhitung sejak diperkenalkan pada akhir 2003 dan resmi dipasarkan pada awal 2004 dan menjadi mobil MPV dengan penjualan terbanyak. Selama 15 tahun kehadirannya di Indonesia, sudah terjual sebanyak lebih dari 1,7 juta unit. Dikatakannya, meski persaingan semakin ketat, posisi Avanza bahkan belum tergoyahkan. Di tahun 2018 lalu, Avanza membukukan angka penjualan 82.167 unit secara nasional. Avanza tidak hanya bertahan sebagai market leader di segmen MPV-Low, tetapi juga berhasil bertahan sebagai mobil terlaris. Sementara untuk wilayah Bali, Avanza selama tahun 2018 lalu berhasil mencatatkan penjulan sebesar 2.646 unit dan tetap sebagi market leader di wilayah Bali. Selama ini Avanza memang sebagai backbone atau tulang punggung dari penjualan Toyota. Dengan hadirnya New Avanza dan New Veloz ini, pihaknya berharap bisa mempertahankan market leader di segmen MPV-Low di Bali. ‘’Astungkara, di awal tahun 2019 ini kami dapat menghadirkan New Avanza dan New Veloz kepada masyarakat Bali. Dengan berbagai penyegaran yang dilakukan kami optimis mampu mempertahankan posisi market leader di segmen MPV-Low di Bali seperti tahun 2018 lalu,’’ katanya. Memasuki 15 tahun kehadiran di Indonesia, New Avanza dan New Veloz memberikan kesan yang berbeda dengan tampil lebih modern,
PELUNCURAN - Jajaran manajemen Agung Toyota berfoto bersama saat peluncuran New Avanza dan New Veloz, Kamis (17/1) kemarin di Harris Sunset Road, Kuta. lebih lengkap dan juga lebih nyaman, tanpa meninggalkan DNA utamanya yang memang sudah diterima dengan baik oleh penggunanya di Indonesia dan menjadi salah satu faktor keberhasilan produk kendaraan terlaris di Indonesia. Perubahan mendasar pada penampilan New Avanza terlihat pada bagian depan yang tampak semakin kokoh, stylish, dan modern. Perubahan mencolok terlihat pada empat lampu headlamp yang dibelah mengekspresikan desain stylish dan modern. Penyegaran pada roda (velg) makin memperkuat penampilan New Avanza yang semakin berkelas. Sementara tampilan yang lebih kuat terlihat pada New Veloz. Desain trapesium pada grille-nya, menjadikan New Veloz terlihat lebih gagah dan semakin stylish. Sisi interior hadir dengan warna interior yang mewah serta cover seat baru. Untuk memberi nilai tambah yang lebih tinggi kepada konsumen, New Avanza dan New Veloz mendapatkan sejumlah fitur terbaru seperti smart entry, desain outer mirror yang kini hadir dengan fitur retractable auto folding. Semua varian Veloz kini menggunakan fitur teknologi lampu Follow Me Home Light yang memberikan
pencahayaan saat malam hari untuk pemilik kendaraan pada saat memasuki hunian. Head unit pada semua varian New Veloz dan sebagian New Avanza menggunakan teknologi touchscreen, steering switch, dengan sistem audio dengan 6 speaker. Penyegaran juga dilakukan pada bagian rangka dan kaki-kaki. Desain suspensi New Avanza dan New Veloz lebih disempurnakan sehingga kendaraan lebih stabil dan nyaman. Pada fitur keselamatan All New Avanza dan All new Veloz dilengkapi dengan Dual SRS Airbags, Seatbelt with Pretensioner & Force Limiter, ABS (Anti-Lock Braking System), ISOFIX, 3-Points Seatbelt, Side Impact Beam, dan Front Passenger Seat Belt Warning. Sementara itu, Regional Manager Agung Toyota Area Timur Mahmud Fauzi mengatakan, untuk harga masih sama. Untuk Tipe G M/T berkisar Rp 250.700.000. Sedangkan untuk inden sampai Kamis (17/1) kemarin sudah sebanyak 161 unit. Sampai akhir bulan Januari ini, pihaknya menargetkan minimal sebanyak 300 spk. ‘’Di Bali, kami menargetkan bisa menjual sebanyak 221 unit per bulannya,’’ ujarnya. (ad686)
Senator RI Kunjungi Subak Sading dan Subak Margaya Pemecutan
Arya Wedakarna Dukung Subak di Perkotaan Susun Peta Wilayah dan Bangun ’’Jogging Track’’
ATAS undangan dari sejumlah krama subak, Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III hadir di dua subak yang kini terancam dengan adanya alih fungsi lahan yakni Subak Delod Sema Sading, Badung dan Subak Margaya Desa Pemecutan Kelod, Denpasar. Saat kunjungan ke Subak Delod Sema, Senator Arya Wedakarna (AWK) diterima I Made Suka (Majelis Subak Badung), I Gede Adnyana (Ketua Pekaseh), I.B. Made Manubawa (Kantor Camat Mengwi) dan Ketut Sudiarsa (Bendesa Adat Sading). Sedangkan di Subak Margaya, Senator AWK diterima A.A. Ngurah Made Wijaya (Camat Denbar), I Wayan Tantra (Perbekel Pemecutan Kelod), Kariadi (Dinas Pertanian Kota Denpasar), dan Nyoman Ariantha (Ketua Pekaseh Subak Margaya) dan puluhan petani/ penggarap subak. Dalam dialog dengan petani itu, Senator AWK menyadari ke depan tantangan warga masyarakat di Bali, khususnya majelis subak akan semakin berat, terutama godaan materi yang bisa menyebabkan alih fungsi lahan. Ke depan perlu proteksi dari sistem adat dan aturan pemerintah untuk melindungi keberadaan subak sebagai warisan budaya dunia yang telah diakui UNESCO. ‘’Khusus di Delod Sema Sading, Badung, subak ini masih memiliki kurang lebih 80 hektar tanah dengan sekitar 100 anggota subak. Wilayah Badung Utara kini menghadapi tantangan besar, arus urbanisasi dan juga tingginya kebutuhan masyarakat menyebabkan masyarakat tidak segan menjual lahan sawahnya. Kini perlu adanya potensi ekonomi kreatif untuk meningkatkakn kesejahteraan petani,’’ kata Gusti Wedakarna. Begitu juga saat langsung meninjau keberadaan areal subak di Pemecutan Kelod, Senator AWK menyampaikan dukungan terhadap niat dan rencana dari warga subak di Margaya untuk bisa meningkatkan potensi sumber daya subak, termasuk memberikan masukan untuk menciptakan ikon baru di atas sekitar 100 hektar lebih ini. ‘’Subak Margaya
Antisipasi Genangan Air di Underpass Simpang Ngurah Rai
Disiapkan Lima Pompa Penyedot Otomatis Mangupura (Bali Post) Pascahujan deras yang terjadi beberapa hari terkahir, mengakibatkan sejumlah ruas jalan di Badung Selatan tergenang air. Namun tidak demikian untuk jalan Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai. Tidak terlihat adanya genangan air, bahkan di sana jalur lalu lintas dalam kondisi normal. Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII Nyoman Yasmara, untuk di kawasan underpass, selama ini masih dalam kondisi normal. Karena, untuk antisipasi genangan air hujan yang tertampung langsung disedot otomatis dengan lima pompa yang ada. Pihaknya mengatakan, untuk pengawasan selain terdapat sebanyak 7 CCTV, setiap harinya juga diawasi empat petugas jaga. Mereka bertugas untuk melakukan pengawasan kondisi secara keseluruhan. Diungkapkan, seperti saat kondisi hujan, pompa penyedot air juga diawasi petugas yang standby setiap hari. Namun untuk pompa, kata Yasmara, biasanya akan bekerja otomatis pada saat level ketinggian air mencapai 1,5 meter di saluran dainase bak penumpang (sumpit). ‘’Biasanya kalau level air naik, pompa pasti ngikutin. Secara sistem, pompa sudah bekerja secara otomatis,’’ pungkasnya. Ditambahkan Yasmara, untuk
melakukan penyedotan air, di sana terpasang sebanyak lima pompa dengan kapasitas 88 liter per detik. Yang mana untuk air pembuangannya langsung disalurkan ke timur underpass yang menuju laut. ‘’Saat ini memang tidak sampai ada genangan. Mudah-mudahan seterusnya seperti itu,’’ harapnya. Terhadap dinding underpass yang ada kemungkinan terjadi rembesan air, menurut Yasmara, sampai saat ini masih normal. Kalaupun nanti ada rembesan, akan langsung dilakukan grouting atau injeksi. ‘’Ini juga masih dalam masa pemeliharaan selama dua tahun. Sambil kita evaluasi juga,’’ terangnya. Sementara itu, untuk kawasan Nusa Dua yang sempat tergenang air saat hujan pada Senin (14/1), menurut Yasmara, kondisi itu baru kali ini terjadi. Saat dilakukan pembersihan, diketahui adanya genangan ini terjadi akibat tertutupnya inlet saluran pembuangan. Karena sebelumnya masyarakat setempat sempat melakukan gotong royong. Sampah dan rumput bekas pembersihan dikumpulkan di dekat gang untuk menunggu pengangkutan. Namun, akibat hujan deras yang turun tibatiba, sampah tersebut hanyut ke badan jalan dan menutupi inlet. ‘’Malam itu langsung petugas kami melakukan pembersihan. Di sini tumben tergenang,’’ pungkasnya. (kmb23)
ARUS - Suasana arus lalu lintas di Underpass Simpang Patung Ngurah Rai, Tuban.
Tumbuhkan Kecintaan terhadap Budaya DI ERA globalisasi saat ini, tidak dimungkiri berbagai budaya dari luar memengaruhi sendi-sendi kehidupan masyarakat. Dengan pendidikan budi pekerti yang mantap ditambah dengan kecintaan yang tinggi terhadap budaya Bali, generasi muda diharapkan tidak mudah larut dalam ekses negatif budaya luar. Mencintai Bali dengan adat istiadatnya yang unik diharapkan seni dan budaya Bali tetap ajeg. Dalam konteks itum kata I Wayan Agus Eri Putra, perupa muda asal Banjar Kelingkung, Lodtunduh, UbudGianyar, kecintaan terhadap
seni budaya, adat istiadat dan alam Bali penting ditumbuhkembangkan sejak dini. ‘’Kecintaan terhadap bangsa dan seni budaya harus sudah mulai diajarkan di pendidikan dasar, sehingga fondasi karakter bangsa kita akan semakin kuat,’’ ujar lulusan SMSR (SMKN 1 Sukawati), belum lama ini. Dikatakan, edukasi tentang kecintaan akan budaya atau culture, sederhana saja. Misalnya dengan berpakaian adat Bali, berbahasa Bali, melestarikan seni budaya Bali dan menjaga alam Bali agar lestari. ‘’Edukasi tentang itu salah satunya bisa diperoleh lewat karya seni rupa. Sebab, dalam sebuah karya lukis misalnya, ada pesan nilai yang bisa dimaknai untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Bali. Sebab, perupa banyak yang mengangkat tema sosial, aktivitas budaya, alam lingkungan dan sebagainya,’’ ujar pelukis kelahiran 30 Oktober 1987 ini. Lukisan bertema alam, misalnya, para perupa secara tidak langsung mengajak masyarakat menjaga dan mencintai alam. Caranya, tentu dengan
5
tidak merusak alam. Pesan betapa pentingnya menjaga alam, memang kerap dititipkan Agus Eri Putra dalam karya-karyannya bertema alam yang memiliki konsep ‘’memuja’’ cahaya. Dalam karya rupanya bergaya naturalis, pencahayaan dan sinar matahari menjadi fokusnya. Pemilik Agus Eri Putra Studio di Lodtunduh Ubud ini mengatakan, apresiasi masyarakat terhadap seni rupa sudah cukup baik. Sekarang banyak orang ingin belajar tentang seni. Peran galeri dan museum seni juga dinilai lumayan bagus untuk mewadahi para perupa memamerkan karya. Agus Eri Putra tercatat beberapa kali pameran karya lukis. Tahun 2008 ia ikut pameran di Colorado. Setahun kemudian ikut pameran di San Fransisco (2009). Dua tahun terakhir, Agus Eri Putra tercatat ikut pameran bersama group exhibition Vanguard di Museum Seni Batuan tahun 2018 dan group exhibition Sari Lotus di Monkey Forest Gallery pada 11 Januari 2019. (08)
MARHAENIS – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat di Subak Margaya, Pemecutan Kelod dan Subak Delod Sema, Sading, Badung. ini adalah benteng terakhir sawah di perbatasan Denpasar dengan Kuta, Badung. Siapa sangka ada lahan seluas 100 hektar di tengah segitiga emas Denpasar. Dan ini tentu memberikan semangat bagi kaum marhaen. Syukurlah dengan adanya program prona dan PTSL dari pemerintah Presiden Joko Widodo, kini tata agraria tanah di Bali sudah semakin rapi, termasuk menyelamatkan tanah rakyat. Kini jika ada ide untuk membuat semacam destinasi agrotourism, maka saya sangat mendukung. Termasuk juga menolak jika ada lahan-lahan produktif subak diubah statusnya jadi LC. Kita tidak mau lahan di Bali beralih fungsi menjadi hutan beton. Jika serius memperhatikan kaum marhaen, harusnya subak dapat perhatian. Ini bagian dari perjuangan Satyagraha,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Terkait dengan program Subak Delod Sema dan Subak Margaya, pihak DPD-RI memberikan sejumlah
masukan dan nasihat. Di antaranya majelis subak segera membuat peta sawah dan status kepemilikan tanah untuk mempermudah pelaksanaan program. Mendukung pembangunan tempat rekreasi baru dengan program jogging track tanpa mengubah sebagian besar landscape tanah. Meminta pemerintah kota dan kabupaten konsisten tentang pajak Rp 0 untuk tanah sawah. Mendukung anggaran yang lebih besar dari pemprov dan pemkot/pemkab terkait sumbangan untuk subak. Menyusun pararem dan aturan adat agar memproteksi tanah di Bali dikuasai krama adat yang bisa melindungi parahyangan dan mendukung adanya studi banding dari subak tersebut ke sejumlah tempat yang lebih awal sukses mengelola agrotourism seperti Subak Sembung, Peguyangan, Desa Kertalangu, Subak Guliang Kangin, Taman Bangli dan Subak Tajen Penebel, Tabanan. (ad689)
Soal Pengungkapan 25 Kg Ganja
Tersangka Sewa Kamar Kos Elite sebagai Gudang Penyimpanan
Denpasar (Bali Post) Saat ditangkap mengambil 25 kilogram ganja, Kurniawan Risdianto (49) sempat ditelepon bandarnya, Pu. Kurniawan disuruh menyimpan ganja tersebut di gudang. Namun saat ditanya petugas BNNP Bali soal alamat gudang tersebut, pelaku langsung bungkam. ‘’Padahal pelaku sewa kos elite dipakai gudang di Jalan Pulau Roti, Gang Panda, Densel (Denpasar Selatan). Per bulan sewanya Rp 1,6 juta dan sudah dibayar lunas untuk satu bulan tapi baru ditempati dua minggu,’’ kata sumber, Kamis (17/1) kemarin. Sumber ini menegaskan, kamar itu hanya dipakai gudang, sedangkan pelaku tinggal bersama keluarganya di tempat lain. ‘’Selain kamar itu dipakai gudang, kalau pelaku juga sering pakai narkoba di sana,’’ ujarnya. Setelah pelaku buka mulut soal gudangnya itu, tim Opsnal Berantas BNNP Bali dipimpin Kasi Intelijen Kompol Saifudin Jupri, S.H., M.H., Senin (14/1) lalu melakukan penggeledahan kamar kos tersebut. Ternyata pelaku memilih kamar kos sebagai gudang di lantai dua kamar H. ‘’Pelaku kita ajak ke sana. Selain itu ada beberapa saksi juga,’’ ujar Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. Putu Gede Suastawa, S.H. didampingi Kabid Berantas AKBP Ketut Arta.
Alhasil di kamar tersebut petugas mengamankan barang bukti empat paket ganja seberat 3,1 kilogram, 20 paket ganja dalam plastik klip berat total 468 gram, dua paket ganja dalam tas kresek hitam berat 103 gram, 30 butir ekstasi warna hijau, satu unit timbangan, tiga gulung lakban, satu bendel plastik klip, satu buah gunting dan satu cutter. ‘’Jadi total ganja yang disita yaitu seberat 3. 671 gram atau 3,6 kilogram dan ekstasi 30 butir. Selain mengambil kiriman paket, pelaku juga mendapat tugas dari bandarnya untuk memecah atau mengemas paket kecil ganja,’’ tandasnya. Barang bukti itu yang disita tersebut merupakan sisa kiriman sebelum 25 kilogram ganja. Diduga pelaku mendapat kiriman jumlahnya sama. ‘’Kemungkinan yang sudah beredar lebih banyak lagi. Kami akan terus mendalami kasus ini,’’ ujar mantan Direktur Binmas Polda Bali ini. Seperti diberitakan, Tim Berantas BNNP Bali dipimpin Kasi Intelijen Kompol Saifudin Jupri berhasil menggagalkan peredaran 25 kilogram ganja asal Medan, Sumatera Utara, Minggu (6/1) lalu. Ganja tersebut dipesan napi Lapas Kerobokan berinisial Rz dan dikirim lewat jasa pengiriman paket. Terkait kasus ini, petugas menangkap dua kurir, Kurniawan Risdianto dan Muh Haryono. (kmb36)
OPINI
6
Jumat Pon, 18 Januari 2019
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Peran UMKM dalam Pemberdayaan Ekonomi TANTANGAN ekonomi 2019 telah banyak disuarakan. Mulai pelemahan daya beli, rendahnya daya saing, hingga perang dagang global. Jika tantangan ini menguat tentu pesimisme menghadapi tahun 2019 juga menguat. Terlebih tahun ini juga diwarnai tahun politik. Tahun ini cenderung disikapi dengan ketakutan pihak pemodal melakukan investasi. Namun, kita tentu tidak boleh terjebak oleh kondisi ini. Aktivitas ekonomi dan festival budaya yang menjadi event tahunan bisa menjadi pilihan. Penguatan ekonomi haruslah dilakukan untuk membangun optimisme ekonomi 2019. Banyaknya event, festival, pesta budaya, atau apa pun namanya di Bali saat ini, mesti dimanfaatkan secara optimal. Pihak penyelenggara serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) harus melakukan sinergi yang apik untuk memberi manfaat yang positif untuk pemberdayaan ekonomi publik. Dampaknya harus dapat dirasakan secara optimal. Syukur-syukur, dan memang semestinya begitu, ada pihak lain yang turut terlibat dalam hal ini. Misalnya, pihak perbankan atau pengusaha besar lain yang membantu mengenalkan mereka ini. Selama ini kan memang persoalan yang membelit pengusaha UMKM adalah permodalan, jejaring, serta kesempatan untuk melihat ‘’dunia luar’’. Jadi, dengan semakin bayaknya event maka kesempatan mereka pun menjadi semakin banyak serta luas. Dapat berinteraksi dengan berbagai kalangan serta masyarakat secara luas, tentu ini merupakan peluang besar. Sebab, kemungkinannya berkembang menjadi semakin besar pula. Akan ada interaksi, paling tidak mereka bisa berjualan secara aktif karena ada pihak-pihak yang merangkul mereka. Tidak hanya pemerintah, tetapi kalangan swasta yang maju pun bisa berperan sebagai bapak angkat. Hal ini tentu menjadi semangat baru. Tidak hanya pengusaha UMKM itu sendiri, juga pemerintah serta kalangan swasta. Ini merupakan gerakan untuk membantu pemerintah secara keseluruhan. Membantu menggerakkan ekonomi kerakyatan serta pedesaan. Mengenalkan dan memberikan kesempatan belajar untuk hal-hal baru yang inovatif. Pergaulan pun akan membuat mereka lebih kreatif dalam menciptakan produk. Tidak hanya sifatnya konvensional tetapi juga sudah mulai ada sentuhan kreatif yang cocok dengan zamannya. Seperti diketahui, produk UMKM di Bali tidak hanya berdimensi ekonomi, tetapi juga ada kandungan budayanya. Tidak sedikit produk yang dihasilkan merupakan perwujudan suatu budaya masyarakat tertentu. Hal ini tidak hanya nantinya menjaga agar suatu daerah berkembang pesat pengusaha serta produknya tetapi juga berimbas positif lain yakni masyarakat setempat juga mampu melestarikan budayanya. Tidak hanya produk kerajinan tetapi juga kuliner. Tidak hanya itu, juga budaya serta kesenian dalam arti luas. Tahun 2019 ini, hendaknya dikelola oleh pelaku UMKM secara cerdas dengan pertimbangan yang matang pula. Pelaku UMKK Bali tentunya harus punya target menjadikan Bali indikator penguatan ekonomi. Kebangkitan UMKM Bali hendaknya tetap mendapat pendampingan dari pemerintah.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Menata Jalan Protokol Secara kualitas, jalan-jalan di Bali memang tergolong bagus. Lebar jalan juga memadai. Namun, jika kita bicara keasrian dan keindahan jalan nyaris tak ada yang bisa dibanggakan. Taman median di jalan-jalan protokol di Bali tak ada yang berkesan. Jauh dari kesan indah. Bahkan, terkesan asal-asalan. Pohon kembang kertasnya tak ada yang berbunga. Jika kita lihat tayangan di TV, jalan-jalan di kota-kota lainnya sangat indah. Taman kotanya sejuk dan penuh bunga. Janganlah kita bicara Singapura yang jalannya bersih dan indah. Mungkin dengan Surabaya saja Bali kalah. Untuk itu, mohon agar pemerintah mempercantik wajah taman di jalan-jalan protokol. Kalau studi banding para wakil rakyat jangan hanya urusan administrasi dan aturan. Sekali-sekali lakukan perbandingan dalam kenyamanan jalan raya. Bagi Bali, taman median jalan indah itu penting agar saat macet kita tak sumpek. Terlebih Bali menjadi tujuan wisatawan. Kesan nyaman di jalan juga harus dibangun. Anggaran studi banding mungkin bisa dialihkan sedikit untuk membeli tanaman bunga. Ni Komang Wirayanti Buleleng, Bali
Tanah Pemprov Jadi TPA Liar Ada sebidang tanah bertulisan “Tanah Milik Pemprov Bali”, berlokasi di Jalan Pulau Panjang di Kompleks Bumi Werdi, Dauh Puri Kauh. Kini tanah tersebut menjadi TPA liar. Sampah makin hari makin menumpuk. Mohon perhatian Pemprov Bali melalui instansi terkait. Wayan Kawan Setiawan Jalan Pulau Ayu, Denpasar
WAJAH UMKM PADA TAHUN 2019 Secara realita, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada tahun 2019 mau tidak mau atau suka tidak suka sudah dipastikan akan menghadapi pesta demokrasi politik dan persaingan ekonomi global. Adapun kondisi tersebut dapat merupakan tantangan sekaligus peluang bagi UMKM dalam upaya meningkatkan dan memberdayakan usaha ekonominya, sehingga mampu berkembang menjadi usaha yang tangguh dan mandiri berbasiskan teknologi dan kearifan lokal sebagai perwujudan wajah UMKM pada tahun 2019. Di samping itu, UMKM juga akan menghadapi perdagangan bebas pada tahun 2020. Pada tahun tersebut telah disepakati untuk melaksanakan perdagangan bebas bagi ekonomi yang masih berkembang termasuk Indonesia.
Oleh
Bambang Gede Kiswardi ejalan dengan itu, sesuai amanat Ketetapan Majelis Permusyarawatan Rakyat Republik Indonesia nomor XVI/MPR-RI/1998 tentang Politik Ekonomi dalam rangka Demokrasi Ekonomi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Undang–undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, untuk itu perlu diberdayakan sebagai bagian integral ekonomi rakyat yang mempunyai kedudukan, peran, dan potensi strategis untuk mewujudkan struktur perekonomian nasional yang makin seimbang, berkembang, dan berkeadilan. Maka dari itu, peran pemerintah pusat dan pemerintah daerah maupun para stakeholder diharapkan dapat memberikan pemberdayaan bagi UMKM. Adapun UMKM dalam era tahun politik dan era perdagangan bebas ini, diharapkan dapat menangkap peluang yang baik dan apabila salah dalam mengambil keputusan usaha akan menjadi tantangan yang begitu fatal. Maka dari itu, bentuk tantangan dan peluang yang sangat strategis dalam mengisi pesta demokrasi politik maupun persaingan pasar global diharapkan mampu memberikan multiplier effect bagi UMKM. Dalam hal ini, wajah UMKM yang pantas ditampilkan untuk menghadapi strategi dalam mengisi keperluan dan kebutuhan pesta
demokrasi politik, juga mampu bersaing dalam pasar global yaitu UMKM yang memiliki strategi entrepreneurship yang berbasiskan kearifan lokal dan teknologi. Sedangkan kondisi pertumbuhan ekonomi saat ini, masih sangat lambat. Hal tersebut dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi pada tahun 2016 mencapai 5,25 persen dan pada tahun 2017 pertumbuhannya mencapai 5,07 persen sedangkan pada tahun 2018 pertumbuhannya mencapai 5,27 persen begitu pula pada tahun 2019 diproyeksikan pertumbuhannya mencapai 5,3 persen (Tribun news.com 2018 ). Ini berarti dengan melihat kondisi pertumbuhan ekonomi tersebut akan berdampak juga terhadap perkembangan UMKM pada tahun 2018 sebanyak 59,2 juta orang dan UMKM yang sudah go online 3,9 juta orang sedangkan pada tahun 2019 UMKM yang sudah go online diproyeksikan 8 juta orang. Untuk mewujudkan wajah UMKM pada tahun 2019 sangat diperlukan persyaratan yang paling mendasar adalah membangun jiwa dan potensi entrepreneurship bagi pelaku UMKM. Apabila pelaku UMKM tidak menguasai jiwa dan potensi entrepreneurship (kewirausahaan) serta demokrasi ekonomi dan demokrasi politik juga termasuk teknologi dan kearifan lokal akan menjadi tantangan yang cukup serius di antaranya:
1) lambatnya pertumbuhan dan perkembangan UMKM yang berdampak terhadap lambatnya pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang dihadapi oleh masyarakat sehingga menyebabkan turunnya daya beli masyarakat dan turunnya produksi bagi ekonomi kerakyatan, yang pada gilirannya menyebabkan masyarakat tidak mampu memenuhi kebutuhan pokoknya. Kedua, adanya kekhawatiran dan ketakutan atas keadaan pesta demokrasi politik yang carut marut dan ketidakpastian perdagangan global, sehingga membawa pergeseran terhadap demokrasi ekonomi yang sekaligus berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi kita. Karena telah memilih demokrasi ekonomi untuk meniti masa depan yang lebih memberikan harapan. Jadi, dengan memilih demokrasi ekonomi sebagai kekuatan dalam membangun ekonomi yang penuh kesadaran, karena meyakini bahwa demokrasi ekonomi adalah pilihan terbaik untuk ekonomi jangka panjang. Sekalipun tersedia pilihan lainnya, seperti yang dikehendaki oleh sejumlah elemen masyarakat dengan tuntutan bahwa sudah saatnya pemerintah memperbaiki kebijakan dalam bidang ekonomi yang memberikan kemudahan berusaha, perlindungan berusaha, dan perkuatan berusaha bagi pelaku UMKM.
Ketiga, ketergantungan yang tinggi terhadap luar negeri, baik berupa pinjaman maupun investasi sangat ditentukan oleh situasi dan kondisi perkembangan politik pada saat pesta demokrasi politik pada tahun politik ini. Maka dari itu, diperlukan struktur ekonomi yang memiliki fondasi yang kuat dan kokoh dengan asas gotong royong yang berlandaskan jiwa entrepreneurship, kearifan lokal dan UMKM sudah siap go online dengan kekuatan teknologi bisnis. Secara konstitusi, kedudukan demokrasi ekonomi sangatlah kuat dan mampu menata masa transisi selama terjadinya pesta demokrasi politik, supaya manajemen quality kontrolnya dalam kebijakan ekonomi betul-betul terjamin dan pada akhirnya akan menjadi era demokrasi ekonomi yang kian solid dan matang setelah melalui tahapan konsolidasi dan pendalaman demokrasi ekonomi yang berkelanjutan sesuai falsafah budaya indonesia. Keempat, adanya persaingan tidak sehat di antara pelaku-pelaku UMKM yang membawa kepentingan politik dalam menggapai keuntungan, sehingga akan menyebabkan terjadinya ketidakstabilan ekonomi baik secara mikro ekonomi maupun makro ekonomi. Di samping itu, persaingan tidak sehat dalam situasi dan kondisi pesta demokrasi politik juga akan berdampak pada persaingan tidak sehat dalam perdagangan global akan mempersulit tumbuhnya bisnis-bisnis baru, karena kecenderungan akan mengganggu dan memperlambat pertumbuhan ekonomi kita. Terkait dengan tantangan tersebut, masih terlihat ada peluang yang bisa dimanfaatkan oleh UMKM dalam menghadapi tahun politik maupun era perdagangan bebas saat ini di antaranya: pertama, kerangka pikir pemberdayaan usaha bagi pelaku UMKM, bahwa dalam era pesta demokrasi politik dan era perdagangan bebas,
Transportasi Umum untuk Pariwisata Bali Bali sampai saat ini masih menjadi tujuan favorit wisatawan asing maupun domestik untuk berlibur. Bali menempati posisi 4 besar dari 25 destinasi terpopuler di dunia versi 2018 Traveller Choice Tripadvisor. Hal ini merupakan sebuah kebanggaan tersendiri untuk Bali, dan tentunya hal ini sekaligus menunjukkan bahwa Bali menjadi tujuan wisata yang diperhitungkan di dunia, mengalahkan tujuan wisata seperti Phuket di Thailand, Dubai di Emirate Arab, dan Tokyo di Jepang. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat pada bulan November 2018, terdapat 407.213 kunjungan wisatawan mancanegara ke Provinsi Bali, bila dibandingkan dengan bulan November 2017 (y on y), jumlah wisatawan mancanegara mengalami peningkatan 12,80 persen. Sejalan dengan hal tersebut, jika dilihat dari Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang bulan November 2018 meningkat 1,84 poin dibandingkan dengan bulan November 2017 (y on y). Secara kumulatif, pada periode Januari hingga November 2018, wisatawan mancanegara yang langsung datang ke Bali tercatat mencapai 5.572.142 orang atau naik 3,54 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (y on y). Jika dilihat dari pertumbuhan perekonomian Bali, pada triwulan III-2018 Bali tercatat tumbuh 6,24 persen dibandingkan triwulan III-2017, pertumbuhan perekonomian Bali didominasi oleh lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum dengan kontribusi tercatat 23,13 persen. Tentunya hal ini perlu dipertahankan, dikembangkan, dan didukung oleh fasilitas pariwisata yang mengikuti kebutuhan wisatawan setiap tahunnya, sehingga wisatawan asing maupun domestik nyaman berlibur di Bali. Salah satu hal yang perlu dikembangkan adalah transportasi pariwisata di Bali. Transportasi menjadi hal yang sangat penting dalam pariwisata, karena pertumbuhan dan pengembangan pariwisata yang terus mening-
Oleh
Ida Ayu Candrawati, S.ST. kat sebaiknya disertai dengan peningkatan kualitas transportasi yang semakin lama akan menjadi tuntutan di wilayah tujuan wisata. Kenyamanan wisatawan dalam berlibur ditentukan oleh ketersediaan transportasi yang memadai terutama transportasi wisatawan menuju objek-objek wisata di Bali. Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan Provinsi Bali, pada tahun 2017 terdapat 1.344 armada angkutan untuk pariwisata, 14.796 armada angkutan sewa, 519 armada angkutan sewa khusus dan 3.379 armada taksi di Bali. Sementara itu, terdapat 167 kendaraan bus umum di Bali dengan jumlah bus umum yang beroperasi 68 bus. Hal ini tentu dirasa kurang memadai untuk jumlah wisatawan yang terus meningkat tiap tahunnya ke Bali, selain itu kenyamanan transportasi pariwisata yang ada masih harus diperbaiki terutama dari segi kenyamanan, kemudahan akses dan keamanan bagi wisatawan dan juga masyarakat Bali. Transportasi umum yang sudah dikembangkan Bali salah satunya adalah Bus Trans Sarbagita yang sudah mulai beroperasi dari tahun 2011 lalu. Bus Trans Sarbagita ini beroperasi pada dua koridor utama yaitu Koridor I dari wilayah Kota Denpasar sampai Garuda Wisnu Kencana (GWK) dan Koridor II dari wilayah Batubulan, Kabupaten Gianyar sampai Nusa Dua, Kabupaten Badung. Dinas Perhubungan Provinsi Bali mencatat pada tahun 2017, penumpang pengguna Bus Trans Sarbagita berjumlah 749.582 penumpang pada kedua koridor tersebut. Tentunya masyarakat dan wisatawan pengguna Bus Trans Sarbagita diharapkan bisa mengalami peningkatan sehingga perlu adanya kajian untuk meningkatkan kualitas kenyamanan dan pelayanan moda transportasi ini. Selain Bus Trans Sarbagita, di Bali juga
sudah menjamur angkutan online yang dengan mudah dapat diakses menggunakan smartphone. Secara kasatmata jumlah kendaraan angkutan online baik roda dua maupun roda empat meningkat setiap tahunnya, tidak hanya kendaraan yang memiliki pelat daerah Bali, kendaraan dengan pelat luar Bali pun semakin memadati jalan-jalan di Bali terutama di wilayah pusat wisata seperti Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Sementara terus meningkatnya jumlah kendaraan di Bali baik kendaraan umum maupun pribadi, solusi berupa pembangunan infrastruktur dengan melakukan penambahan jalan mungkin cukup sulit dilakukan di wilayah padat wisatawan mengingat tingginya nilai jual tanah di wilayah tersebut. Jumlah kendaraan melebihi kapasitas jalan akan memicu terjadinya kemacetan yang tentunya membawa efek negatif terhadap pariwisata Bali ke depannya. Maka dari itu, peningkatan transportasi umum yang nyaman dengan jumlah yang mencukupi dan dengan harga terjangkau bisa menjadi solusi yang dapat diwujudkan di Bali. Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2017, BPS Provinsi Bali mencatat tenaga kerja pada lapangan usaha perdagangan, akomodasi, dan rumah merupakan yang paling tinggi jumlahnya yaitu 760.093 orang atau 31,69 persen dari total penduduk 15 tahun ke atas yang bekerja di Provinsi Bali. Hal ini menunjukkan kebutuhan terhadap transportasi umum juga sangat diperlukan oleh masyarakat Bali sebagai penunjang kegiatan perekonomiannya. Penyediaan transportasi umum di Bali diharapkan dapat menekan kemacetan terutama di titik-titik padat wisatawan, selain itu dapat membuka peluang lapangan kerja baru di bidang transportasi untuk masyarakat Bali.
kegiatan ekonomi akan mengarah pada mekanisme pasar, sehingga diharapkan akan mampu meningkatkan efisiensi produksi dan distribusi barang dan jasa. Dengan demikian, dapat memenuhi kebutuhan pesta demokrasi politik sekaligus kebutuhan perdagangan bebas dunia. Karena semua pelaku UMKM bebas bersaing antara yang satu dengan yang lainnya, dan akan menciptakan pemusatan-pemusatan sesuai dengan kekuatan yang dimiliki oleh setiap pelaku UMKM. Mekanisme pasar yang bebas menciptakan kondisi struktur, tingkah laku, dan keragaan yang tidak memberikan ruang yang kondusif bagi UMKM yang lemah dan tidak professional. Kedua, peran partai politik dalam membangun UMKM, bahwa dalam menempatkan partai politik bukan hanya sebagai mesin pengumpul suara atau alat mobilisasi masa, melainkan juga sebagai alat kontrol ekonomi, social, dan politik. Dalam proses ini, partai politik lebih banyak memfokuskan kinerjanya dalam lembaga legislatif atau parlemen untuk melakukan koreksi menyeluruh terhadap peraturan perundangundangan yang digunakan untuk menciptakan demokrasi ekonomi dan pemberdayaan ekonomi yang berkeadilan pada khususnya dan sosial politik pada umumnya. Dengan iklim ekonomi pada tahun 2018 akan berdampak terhadap wajah UMKM pada tahun 2019 yang lebih tangguh dan mandiri. Karena wajah UMKM ke depan diharapkan mampu mengkolaborasi antara demokrasi politik dengan demokrasi ekonomi dan struktur ekonomi yang berbasiskan entrepreneurship, teknologi ekonomi, dan kearifan lokal, sehingga wajah UMKM pada tahun 2019 sudah siap menghadapi karut-marutnya pesta demokrasi politik dan era perdagangan bebas yang penuh dengan dinamika politik ekonomi baik secara mikro ekonomi maupun makro ekonomi.
POJOK Panitia khusus Ranperda Desa Adat tolak MUDP urus LPD. - Setuju sekali. *** Gubernur Koster tolak buka surat tolak reklamasi Teluk Benoa. - Tidak ada dusta di antara kita. *** Pasar rakyat terdesak, Bangli ajukan Ranperda Penataan Pasar. - Segala lini terdesak.
Penulis, PNS Badan Pusat Statistik Provinsi Bali Bidang Produksi Seksi Industri
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Jumat Pon, 18 Januari 2019
7
TABANAN SOSOK
Strategi Pengelolaan Sampah
Bali Post/san
BERAS - Proses pengemasan beras hasil pertanian Tabanan di gudang PDDS Tabanan. Dalam waktu dekat, beras Tabanan akan dipasarkan melalui toko modern.
Beras Tabanan Siap Masuk Toko Modern
Tabanan (Bali Post) –
Kopi yang diproduksi BUMDes Tabanan telah dipasarkan di toko modern. Kini giliran besar produksi petani Kabupaten Tabanan yang dipersiapkan untuk bersaing di toko modern dengan brand ‘’Pertiwi Bali’’. Direktur Utama Perusahaan Daerah Dharma Santhika (PDDS) Tabanan I Gede Putu Sugi Darmawan, Kamis (17/1) kemarin, mengatakan rencana memasarkan beras Tabanan ke toko modern sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) No. 12 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Perbup No. 40 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah No.
1 Tahun 2016 tentang Penataan Toko Modern. Dalam salah satu pasal dalam perbup tersebut, toko modern yang beroperasi di Tabanan wajib mengadakan kemitraan dengan UMKM dan BUMDes. Bentuk kemitraan tersebut, toko modern wajib memasarkan produk-produk yang dihasilkan UMKM dan BUMDes. Beras Pertiwi Bali yang
Tabanan (Bali Post) DPRD Tabanan melalui jajaran Komisi I tengah disibukkan dengan pemantapan dua ranperda inisiatif, yakni Ranperda tentang Agribisnis Terintegrasi Berbasis Kearifan Lokal dan Pariwisata serta Ranperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Tabanan tahun 2019-2027. Untuk ranperda rencana induk pembangunan kepariwisataan, disosialiasikan oleh inisiator Ranperda inisiatif yang juga Sekretaris Komisi I DPRD Tabanan I Gusti Nyoman Omardani, Kamis (17/1) kemarin, di gedung dewan. Sosialisasi menyasar eksekutif dan pelaku pariwisata. Sejumlah masukan untuk menyempurnakan draf Ranperda mewarnai sosialisasi tersebut. Salah satunya dilontarkan Ketua PHRI Tabanan I Gusti Made Bagus Damara. Damara berharap, sebelum Ranperda ini ditetapkan, minimal ada seminar terkait strategi pengembangan pariwisata Tabanan dengan mendatangkan praktisi. Karena, menurutnya banyak model pariwisata yang berkembang dan harus disesuaikan dengan potensi Tabanan.
‘’Tentunya tidak terlepas dari wisata budaya yang kita miliki. Apalagi regulasi ini untuk jangka panjang, sementara model pariwisata selalu berkembang sesuai perkembangan zaman,’’ terangnya. Asisten II Setda Tabanan I Wayan Miarsana menyambut baik adanya regulasi yang nantinya bisa menguatkan sektor pariwisata Tabanan. Apalagi banyak potensi yang dimiliki dan perlu dikembangkan dengan acuan yang jelas dan terarah. Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan I Made Yasa. Guna memperkuat Ranperda, dia meminta hasil kajian dewan terkait kawasan-kawasan yang bisa dikembangkan untuk pariwisata. ‘’Kajian yang sudah dihasilkan oleh tim akan kita jadikan acuan, sehingga tahu kawasan mana yang bisa dikembangkan agar bisa disinkronkan dengan program di Dinas Pariwisata,’’ ucapnya. Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRD Tabanan Gusti Nyoman Omardani mengatakan, pihaknya akan menampung masukan tersebut selanjutnya dibahas dalam rapat
akan dipasarkan melalui toko modern ini, selain yang jenis konvensional atau beras putih juga ada yang berkategori khusus, seperti beras putih wangi mentik susu Pertiwi Bali, dan beras merah cendana Pertiwi Bali. Saat ini, kata Sugi penjualan beras konvensional maupun beras kategori khusus ini sudah berjalan di sejumlah toko kelontong atau minimar-
ket yang tidak berjaringan. ‘’Nantinya pangsa pasar beras ini akan diperluas lagi masuk ke toko modern,’’ tuturnya. Perluasan pemasaran beras Tabanan ke toko modern sedang menunggu Izin Pangan Segar Asal Tanaman (PSAT). PSAT ini merupakan standarisasi produk dari Kementerian Pertanian (Kementan) sekaligus menjadi standar bagi toko modern dalam menerima produk pertanian. ‘’Izin PSAT ini sudah kami urus melalui Dinas Pertanian Provinsi Bali. Bahkan sudah dilakukan cek labora-
Dewan Sosialisasikan Ranperda Inisiatif Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan
Bali Post/bit
SOSIALISASI - Sosialisasi Ranperda inisiatif dewan yang digelar di gedung DPRD Tabanan, Kamis (17/1) kemarin. kerja. Menurutnya, ranperda rencana induk pembangunan kepariwisataan dimaksudkan untuk meningkatkan citra kepariwisataan daerah sebagai destinasi pariwisata yang aman, nyaman dan berdaya saing tinggi, serta mewujudkan tata kelola kepariwisataan yang baik dan bertanggung jawab, mencakup aspek perencana, koordinasi, implementasi dan pengendalian. ‘’Selama ini potensi wisata belum tergarap maksimal. Bukan karena ketidakmauan dan ketidakmampuan, tetapi ada
kendala regulasi yang menghambat proses pengelolaan pariwisata. Dengan adanya Ranperda, minimal ada kepastian hukum terkait kegiatan yang berkaitan dengan kepariwisataan,’’ terangnya. Selain merupakan amanat undang-undang, penyiapan regulasi ini juga berkaitan dengan bantuan pusat. ‘’Pemerintah pusat baru bisa memberikan bantuan jika sudah memiliki rencana induk pariwisata kabupaten sebagai acuan terutama untuk infrastruktur,’’ tegasnya. (kmb28)
Tabanan (Bali Post) Warga Banjar Tegal Belodan Desa Dauh Peken, Kamis (17/1) kemarin digegerkan dengan temuan tengkorak yang diduga tengkorak manusia di tempat pembuangan sampah sementar (TPS) sebelah utara Jalan By-pass Ir. Soekarno. Tidak hanya tengkorak, beberapa tulang yang belum diketahui kaitan dan kejelasannya juga ditemukan di lokasi yang sama. Kapolsek Kota Tabanan Kompol I Wayan Nuriata mengungkapkan, tulang belulang itu ditemukan dalam kondisi terbungkus karung. Sementara tengkorak di luar karung. Tengkorak ini pertama kali ditemukan oleh pemulung bernama Ari Kurniawan (40) yang tinggal di Desa Sembung Gede Kecamatan Kerambitan. Nuriata menyampaikan, sekitar pukul 11.00 Wita
Kurniawan yang merupakan penjual roti dan baru sebulan bekerja sambilan sebagai pemulung ini mencari barangbarang bekas di TPS tersebut. Saat sedang asyik bekerja mengais tumpukan sampah, tongkat pengait sampahnya membentur suatu benda yang kemudian diketahui sebagai tengkorak. Kurniawan pun terkejut dan langsung memberitahukan hal ini ke warga sekitar untuk selanjutnya diteruskan ke polisi. Selang beberapa menit, tim Inafis Polres Tabanan tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP serta mengamankan tulang belulang tersebut. Tulang dan tengkorak itu dibawa ke RSUP Sanglah untuk dilakuan indentifikasi. ‘’Jadi kami masih menunggu hasil lab forensik untuk diketahui kejelasan terkait tulang tersebut,’’ terangnya. (kmb28)
Temuan Tengkorak di TPS Gegerkan Warga Dauh Peken
Bali Post/ist
TENGKORAK - Tengkorak yang ditemukan di tumpukan sampah.
torium terhadap beras yang diajukan untuk mendapat Izin PSAT. Mudah-mudahan Januari ini keluar izinnya dan lanjut Februari kami akan ajukan ke toko modern,’’ katanya. Terkait kualitas dan kontinuitas produksi beras kategori khusus, dia menegaskan PDDS selalu mengawasi mulai dari tahap penanaman. ‘’Begitu juga terkait menjamin kontinuitas produksi, kami jamin selalu tersedia karena bekerja sama langsung dengan subak untuk penanaman,’’ tegasnya. (kmb24)
SETIAP harinya sekitar 30 truk atau setara 180 meter kubik sampah dibuang ke TPA Mandung. Volume sampah yang cukup besar, dan luas TPA yang tidak bertambah menyebabkan TPA tersebut overload. Untuk itu, tahun ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan berencana menurunkan volume sampah residu yang terbuang tiap harinya sebanyak 30 persen. Kepala DLH Tabanan A.A. Ngurah Raka Icwara mengatakan, pihaknya akan lebih fokus pada strategi dan kebijakan pengelolaan sampah di tingkat desa. Targetnya 30 persen pengurangan dan 70 persen penanganan. ‘’Artinya, dari volume sampah yang dibawa ke TPA mandung setiap hari di tahun ini diharapkan menurun 30 persen, sehingga hanya 70 persen sampah residu yang dibawa ke TPA,’’ ujarnya. Pengurangan sampah residu sebanyak 30 persen ini dilaksanakan melalui pemberdayaan bank sampah dan TPS3R di tingkat desa. Dari 133 desa di Tabanan, baru 44 yang memiliki bank sampah dan dari 44 ini, 11 di antaranya memiliki TPS3R. ‘’Jadi masih ada 89 desa yang belum memiliki bank sampah. Ini yang kami dorong agar desa berinisiatif membentuk bank sampah untuk menangani permasalahan sampah di daerahnya masing-masing. Kita dari DLH siap melalukan pembinaan,’’ ujarnya. Tahun ini Tabanan akan memiliki tambahan satu TPS3R yang akan dibentuk di Baturiti lewat dana DAK. Dengan adanya bank sampah dan TPS3R di tiap desa, diharapkan ada perubahan perilaku masyarakat untuk menerapkan 3R (reuse, reduce dan recyle) sampah rumah tangga. Mengenai sanksi bagi pelanggar pengelolaan sampah, lanjut Raka, sudah diatur dalam Surat Edaran Bupati No. 67 Tahun 2017 mengenai intensifikasi penanganan sampah di masing-masing kecamatan. Namun diakuinya, sanksi masih berupa pembinaan. ‘’Tetapi kita dorong implementasi sanksi ini lewat pararem desa adat yang efeknya lebih kuat. Saat ini Desa Adat Munduk Temu sudah menerapkan dan diharapkan desa adat lainnya melakukan hal yang sama,’’ ujar Raka. (san)
BULELENG
8
Jumat Pon, 18 Januari 2019
Pesta Narkoba
Dua Pemakai Sabu-sabu Ditangkap Singaraja (Bali Post) – Dua tersangka pemakai narkoba jenis sabu-sabu ditangkap ketika sedang pesta narkoba. Satu tersangka yang diamankan, malah Oktober lalu keluar dari sel tahanan, di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Singaraja dalam kasus yang sama. Kepala Sub-Bagian (Kasubag) Humas Iptu Gede Sumarjaya seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Kamis (17/1) kemarin, mengatakan dua tersangka itu ditangkap Satuan Narkoba (Sat. Narkoba) Polres Buleleng setelah melakukan investigasi di lapangan. Dari hasil penyelidikan, keduanya diketahui hendak melakukan pesta narkoba. Dengan percaya diri, polisi kemudian mendatangi lokasi kejadian itu. Apa yang diperhitungkan aparat benar, kemudian dengan mudah menemukan tersangka Made SD (38) asal Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, sedang pesta narkoba bersama rekannya Ketut BA (23) asal Desa Sinabun. Pemakai sabu-sabu itu ditangkap tanpa perlawanan berarti di rumah tersangka Made SD, Rabu (9/1) lalu, pukul 16.30 Wita. Sebelum tertangkap untuk kedua kalinya, Made SD sehari-hari bekerja di salah satu usaha jasa dekorasi di Denpasar. Dari kasus itu, polisi menyita barang bukti dua paket sabu-sabu. Masingmasing dengan berat 0,17 gram broto (0,07 gram neto) dan 0,19 gram bruto (0,09 gram neto). Selain itu, di TKP juga ditemukan bong (alat mengisap sabu-sabu red), korek api, gunting, dan potongan pipet plastik untuk menyimpan sabu-sabu. ‘’Ini penyelidikan jajaran Sat. Narkoba. Saat diselidiki, di TKP, kedua tersangka akan pesta narkoba. Setelah dilidik, keduanya ditangkap ketika akan pesta sabu-sabu,’’ katanya. Kasus ini, kata Iptu Sumarjaya, masih dikembangkan karena tidak menutup kemungkinan tersangka bisa juga sebagai pengedar ba-
rang haram, narkoba itu. Apalagi, menurut catatan kepolisian, tersangka Made SD itu sebelumnya pernah terlibat kasus yang sama. Baru beberapa bulan, ia bebas dari sel tahanan, sehingga tidak menutup kemungkinan yang bersangkutan mengetahui informasi khususnya terkait keberadaan jaringan peredaran narkoba di Buleleng Timur. ‘’Kasusnya terus dikembangkan. Kemungkinan ada pengedar atau jaringan yang memasok narkoba itu. Tersangka ini memiliki informasi tersebut. Sejauh ini, penyidik masih melakukan penyelidikan lanjutan,’’ jelasnya. Di hadapan polisi, tersangka Made SD mengaku pertama kali memakai narkoba karena mengalami permasalahan di keluarganya. Dia menggunakan narkoba untuk menghilangkan stres, akibat permasalah keluarga. Dari pengalaman memakai pertama, Made SD sudah pernah tertangkap. Malah, ia sudah selesai menjalani masa penahanan dan dinyatakan bebas sekitar Oktober 2018 lalu. Meskipun baru beberapa bulan bebas, ketergantungan memakai sabu-sabu belum juga hilang. Dia kembali nekat membeli sabu-sabu dan digunakan untuk menghilangkan stres akibat masalah di keluarganya. Paket sabusabu itu dibeli Made SD dari seorang temannya seharga Rp 300.000. ‘’Karena sudah ingin pakai, sehingga terpaksa gaji bulanannya dipakai untuk membeli narkoba. Itu awalnya saya pesan. Kemudian teman yang mengantarkan,’’ katanya. Perbuatan Made SD dan Ketut BA itu melanggar pasal 112 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Keduanya diancam hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara, serta denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar. (kmb38)
Tahun Ini, Digulirkan Pilkel Serentak di 82 Desa Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 82 desa di Buleleng tahun ini akan menggulirkan pemilihan perbekel (pilkel) serentak. Dari jumlah itu, empat desa di antaranya melaksanakan masa transisi kepemimpinan di desa bersangkutan melalui jalur pergantian antarwaktu (PAW). Menyusul pilkel serentak, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) sudah mengalokasikan anggaran Rp 1 miliar. Dana ini diakuinya masih kurang, karena idealnya diperlukan dana segar mencapai Rp 8,2 miliar. Data di Dinas PMD, 82 desa yang menggelar pilkel serentak itu meliputi Kecamatan Tejakula 4 desa, Kecamatan Kubutambahan 10 desa, Kecamatan Sawan 11 desa, Kecamatan Buleleng 9 desa, Kecamatan Sukasada 10 desa, Kecamatan Banjar 3 desa, Kecamatan Seririt 8 desa, Kecamatan Busungbiu 13 desa, dan Kecamatan Gerokgak 10 desa. Sedangkan 4 sisanya merupakan PAW. Kepala Dinas PMD Buleleng Made Subur, Rabu (16/1) lalu mengatakan, meskipun anggaran tergolong minim, dana Rp 1 miliar dipastikan mencukupi. Ini karena PMD menerapkan skema sharing anggaran dengan APBDes. Anggaran Rp 1 miliar itu dialokasikan untuk mencetak kartu pemilih, surat suara, pengadaan kotak suara, dan anggaran pelantikan perbekel terpilih. ‘’Sebenarnya perlu dana Rp 8,2 miliar. Namun, kami sudah lakukan sharing anggaran antara dana APBD dengan desa,’’ katanya. Terkait tanggal pelaksanaan pilkel serentak, pihaknya belum bisa menentukan waktunya. Alasannya, karena masih menunggu pembentukan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Pembentukan BPD akan digelar Mei 2019 ini. Di samping itu, juga diperlukan adanya regulasi yang bisa dijadikan acuan menentukan jadwal pilkel serentak ini. ‘’Untuk tanggalnya belum ditetapkan. Masih menunggu Kamis, pembentukan BPD dan petunjuk Bupati. Rencana pelantikan perbekel terpilih itu akhir tahun, Desember 2019,’’ jelasnya. (kmb38)
Made Subur
Bali Post/kmb 38
Bali Post/kmb38
DIAMANKAN - Tersangka pemakai sabu-sabu diamankan anggota Satuan Narkoba (Sat. Narkoba) Polres Buleleng, Kamis (17/1) kemarin.
Dinas PMD Tunggu Ketegasan Status Hukum MA
Singaraja (Bali Post) Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Buleleng menunggu penegasan status hukum oknum perangkat Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak yang ditetapkan sebagai tersangka. Oknum perangkat desa MA disangkakan terlibat kasus pembayaran ganti rugi gedung kantor Perbekel Desa Celukan Bawang dari PT General Energi Bali (GEB). Penetapan status hukum dan ancaman hukuman yang disangkakan oleh tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng akan menentukan apakah oknum MA itu nantinya diberhentikan dari jabatannya sebagai perangkat desa. Kepala Dinas PMD Buleleng Made Subur di ruang kerjanya, Kamis (17/1) kemarin, mengatakan sejak Kejari Buleleng menyelidiki dugaan kasus hukum pembayaran ganti rugi dari pihak ketiga, tim penyidik belum pernah berkoordinasi ke PMD yang notabene atasan para perangkat desa. Sampai oknum MA itu ditetapkan sebagai tersangka. Pihaknya baru mengetahui informasi itu setelah media massa ramai memberitakan terkait kasus tersebut. ‘’Kasus itu sebetulnya sudah terjadi tahun 2014. Sejak
kasus hukum ini bergulir sampai ramai diberitakan media, belum ada penyidik koordinasi ke kita. Kami juga tidak tahu seperti apa status hukum dan ancaman hukuman yang disangkakan kepada perangkat desa. Benar, kami belum tahu persis terkait kasus itu,’’ katanya. Namun, atas kondisi ini, birokrat asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini sudah berkoordinasi dengan Kecamatan Gerokgak. Hal itu dilakukan untuk mengetahui kronologis kasus itu. Selain itu, juga untuk memastikan situasi pemerintahan dan pe-
layanan kepada masyarakat. Ini penting, sebelum PMD menunjuk pelaksana tugas (plt.), pemerintahan dan pelayanan publik di Desa Celukan Bawang tidak terganggu akibat kasus hukum ini. Selain itu, minggu ini, Subur berjanji akan menemui tim penyidik Kejari Buleleng. Pihaknya ingin mendapat informasi yang pasti terkait status hukum dan ancaman hukuman terhadap oknum MA. Kalau penyidik sudah menetapkan status hukum dan ancaman hukuman akibat perbuatan yang dilakukan oknum MA, baru kemudian
PMD menindaklanjuti dengan memberhentikan jabatan yang disandang oknum MA dan segera akan ditunjuk plt. ‘’Kami tadi sudah koordinasi dengan camat. Setelah ini, kami akan tanyakan status hukumnya. Kalau memang sudah tersangka dan ancaman hukumannya sudah ditetapkan, maka kami akan proses pemberhentian jabatannya. Kemudian menunjuk pejabat pengganti sementara atau bisa disebut pelaksana tugas,’’ jelasnya. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengaku prihatin setelah mendapat informasi kalau oknum MA itu terseret kasus hukum terkait pembayaran ganti rugi dengan pihak ketiga. Atas fakta itu, Bupati menyerahkan penanganan kasus itu sesuai mekanisme hukum yang ada. ‘’Saya tahu dari berita di media. Memang dia (oknum MA) sudah tersangka. Kami serah-
kan penanganan masalah itu sesuai prosedur hukum dan siapa nanti pejabat penggantinya, saya belum dapat laporan tertulis,’’ tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, 3 Januari 2019 lalu, penyidik Kejari Buleleng menetapkan oknum MA sebagai tersangka kasus pembayaran dana ganti rugi pembangunan gedung kantor Perbekel Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak. Penetapan tersangka ini setelah saksi ahli menerangkan, ada selisih dana Rp 295 juta dalam pembayaran ganti rugi itu. Total ganti rugi yang dibayarkan PT GEB sekitar tahun 2014 sebesar Rp 1 miliar. Penyidik juga menemukan kejanggalan dana ganti rugi itu dibayarkan melalui rekening pribadi. Selain itu, pembangunan gedung kantor baru itu tidak melalui mekanisme tender, tetapi penunjukan langsung (PL) kepada salah satu rekanan. (kmb38)
Apel HUT Ke-46 DPC PDI Perjuangan Buleleng
Bertekad Menangkan Jokowi-Ma’ruf Amin 80 Persen PDI Perjuangan Buleleng menggelar apel HUT ke-46 yang dipusatkan di lapangan Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Kamis (17/1) kemarin. Apel diikuti internal pengurus DPC PDI Perjuangan Buleleng, para calon legislatif (caleg), simpatisan, dan masyarakat umum. Momentum perayaan HUT tahun ini dijadikan oleh PDI Perjuangan untuk menguatkan tekad memenangkan pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Joko Widodo - Ma’ruf Amin dengan merebut 80 persen suara. Bagaimanakah komitmen dan tekad DPC PDI Perjuangan Buleleng untuk capres dan juga pileg kepada para kadernya yang sangat militan? APEL peringatan HUT ke-46 PDI itu dihadiri Ketua DPC Putu Agus Suradnyana, bersama jajaran lainnya termasuk Sekretaris DPC PDI Perjuangan Buleleng Gede Supriatna. Sebelum apel, dipentaskan permainan magoakgoakan. Permainan tradisisonal magoak-goakan itu sejatinya merupakan warisan sejarah pada masa pemerintahan Raja Buleleng Ki Gusti Anglurah Panji Sakti. Sementara, wujud penghormatan dan kebanggaan juga dikibarkan bendara PDI Perjuangan dengan ukuran sangat besar. Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan, mometum HUT tahun ini sesuai instruksi DPP untuk menampilkan haja-
tan politik santun, dan penuh kegembiraan semua lapisan masyarakat. Selain itu, siapa pun kader dan caleg diingatan tidak gontok-gotokan dalam usaha merebut simpati pemilih. Yang tidak kalah pentingnya, Suradnyana mengajak para kader banteng moncong putih itu tetap solid merebut kemenangan dalam laga Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres). Khusus dalam laga Pilpres April 2019 mendatang, politisi asal Desa Banyuatis, Banjar ini memasang target merebut 80 persen suara, untuk pasangan 01, Jokowi dan Ma’ruf Amin. Keyakinan memenangkan laga Pilpres di Bali Utara, karena figur Jokowi dan Ma’ruf Amin yang tepat memimpin bangsa
dan empat tahun lebih ini sudah melakukan kebijakan pembangunan dan memberi kesejahteraan bangsa. “Tadi setelah kita mengikuti apel menyaksikan pengibaran bendera sebagai rasa bangga dan penghormatan terhadap PDI-Perjuangan yang berusia 46 tahun. Kami mengajak berpolitk santun dan penuh kegembiraan dan tetap solid memenangkan Jokowi dan Ma’ruf Amin dengan 80 pers-
en,” katanya. Di sisi lain, pria berlatar belakang pengusaha ini mengatakan, laga pileg para caleg PDI Perjuangan itu minta bersaing sehat tanpa menunjukkan sikap gontok-gontokan. Sebaliknya, semua caleg diinstruksikan solid dan menawarkan program realistis kepada calon pemilih. Khusus untuk di Daerah Pemilihan (Dapil) Sukasada, jatah kursi 5, PDI-Perjuangan menarget-
kan merebut 3 kursi. Target ini bisa dicapai, meskipun di Kecamatan Sukasada para calegnya bersaing dengan caleg dari partai besar seperti Partai Golkar dan Partai Demokrat. ‘’Yakin bisa mencapai target itu. Mengapa dalam apel HUT ini kami lakukan di Panji, karena di desa ini ada sejarah masa kerajaan. Di sini, kita jadikan simbol perjuangan merebut kemenangan,’’ tegasnya. (mud)
Bali Post/kmb38
HUT Ke-46 PDI-P – Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) menghadiri apel HUT ke-46 PDI Perjuangan di lapangan Desa Panji, Sukasada, Kamis (17/1) kemarin.
GIANYAR
Jumat Pon, 18 Januari 2019
Anggaran Rp 87 Juta Masuk DIPA
SOSOK Wajib Berinovasi PEMKAB Gianyar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa sudah merekrut 70 tenaga pengawas berbasis masyarakat pada Desember 2018. Selain disiapkan sebagai pendamping kegiatan posyandu, mereka juga diharapkan bisa membuat inovasi pemberdayaan di desa. “Mereka wajib melakukan kegiatan inovatif terkait pemberdayaan di desa masing-masing sehingga strata posyandu di Kabupaten Gianyar bisa lebih ditingkatkan,” jelas Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra, belum lama ini. Istri Bupati Gianyar Made Mahayastra ini menambahkan, puluhan tenaga pengawas berbasis masyarakat ini akan ditempatkan di desa/kelurahan se-Kabupaten Gianyar. Hal ini sebagai salah satu upaya mengimplementasikan Permendagri Nomor 19 Tahun 2011 tentang Pedoman Pengintegrasian Layanan Sosial Dasar di Posyandu. “Tugas mereka adalah mengupayakan percepatan penganekaragaman pangan, peningkatan perekonomian keluarga serta kegiatan pengembangan lainnya di posyandu,” ujarnya. Ia menambahkan, ide awal dari perekrutan tenaga posyandu berbasis masyarakat ini didasari keinginan untuk merevitalisasi kinerja kader posyandu. “Kader-kader yang sudah ada tidak bisa bekerja sendirian, kader perlu mendapat dukungan konkrit baik dari masyarakat di lingkungannya maupun dari pemerintah,” katanya. Mengingat beratnya tugas mereka nanti di desa, para tenaga pengawas itu akan diberi pembekalan dan pelatihan agar nantinya mereka mampu menyikapi isu-isu strategis tentang kesehatan melalui kegiatan posyandu, mampu berinovasi dalam penganekaragaman konsumsi pangan untuk pemberian makanan tambahan di posyandu dan lain-lainnya. “Perekrutan tenaga pengawas ini baru pertama kali di Gianyar bahkan di Bali. Ini merupakan program inovasi dari TP PKK Gianyar dengan DPMD. Mereka direkrut dalam sebuah seleksi yang transparan dan yang terbaik diangkat sebagai tenaga kontrak dengan SK Bupati Gianyar,” tegasnya. (nik)
BPBD Kembali Layani Pemangkasan Pohon Gianyar (Bali Post) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar sempat tidak melayani permohonan pemangkasan pohon rawan tumbang, karena anggarannya dipangkas sepanjang 2018. Namun kini anggaran tersebut sudah dikembalikan, sehingga BPBD bisa kembali memberikan pelayanan tersebut. Anggaran ini sudah masuk dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dengan nominal kurang lebih Rp 87 juta per tahun. Dikonfirmasi Kamis (17/1) kemarin, Kepala BPBD Gianyar Anak Agung Oka Digjaya membenarkan anggaran tersebut sudah masuk DIPA. Dengan adanya anggaran tersebut, maka pihaknya bisa kembali melakukan pemangkasan terhadap seluruh pohon di Gianyar. “Pohon yang berpotensi roboh, kami bisa pangkas melalui program ini. Dengan anggaran itu, kami bisa memangkas pohon rawan tumbang sebanyak 160 kegiatan selama setahun,” jelasnya. Oka Digjaya menambahkan, pemangkasan pohon rawan tumbang ini bisa dilakukan atas inisiatif BPBD Gianyar. Pelayanan ini juga dapat diajukan oleh masyarakat ke BPBD Gianyar, cukup dengan mengirim surat permohonan ke kantor yang berlokasi di Stadion Dipta itu. “Bisa juga melalui permohonan. Kalau masyarakat menginginkan ada pohon yang dipangkas, kami bisa lakukan,” jelasnya. Oka Digjaya menegaskan, pohon yang ditangani adalah pohon yang punya potensi bencana. Yaitu pohon yang berada dekat pura, dekat rumah, hingga pohon yang berada di jalanan. Diakui program itu sangat efektif dan mampu menekan kasus pohon tumbang. (kmb35) PEMANGKASAN - Sejumlah petugas BPBD Gianyar saat melakukan pemangkasan pohon.
Kasus Ayah Hamili Anak Kandung
DP3AP2KB Berikan Pendampingan kepada Korban
Gianyar (Bali Post) Kasus persetubuhan ayah kandung terhadap anak kandung yang terjadi di Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar mendapat sorotan Pemkab Gianyar. Agar kejadian serupa tidak terulang, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Gianyar Cokorda Gede Bagus Lesmana Trisnu mengajak segenap komponen untuk peka terhadap kasus seperti ini. Ditegaskan, pihaknya juga memberikan pendampingan terhadap korban saat menjalani pemeriksaan polisi. “Kami harap semua stakeholder bisa ikut memberikan pemahaman secara jelas, dari sekolah kemudian lingkungan terdekat, “ ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Gianyar Cokorda Gede Bagus Lesmana Trisnu, Kamis (17/1) kemarin. Lesmana Trisnu mengatakan, ada banyak faktor yang menyebabkan kasus asusila ini terjadi, dari persoalan ekonomi hingga keretakan orangtua. Oleh
9
karena itu, aparat terbawah diminta untuk jeli memantau penyimpangan di masyarkat, sehingga dapat segera ditanggulangi. “Kami harapkan aparat terbawah juga ikut memantau, biar tidak terulang lagi,” katanya. Lesmana Trisnu mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian untuk penanganan tersangka yang notabene merupakan orangtua kandung korban. Pihaknya hanya akan memberikan pendampingan terhadap korban saat menjalani pemeriksaan polisi. “Kami
berikan pendampingan terhadap korban, disemangati agar mentalnya tidak terganggu. Kami dampingi dengan psikolog,” katanya. Lesmana Trisnu menambahkan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar untuk memantau kondisi kesehatan korban dan janinnya. Selain itu, pihaknya juga berupaya memperhatikan ekonomi keluarga korban, berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Gianyar. “Keluarganya kan kurang mampu, makanya
kami akan koordinasikan agar lebih dipantau. Bantuan sosial sudah dirancang,” tegasnya. Disinggung status anak korban setelah lahir nanti, Lesmana Trisnu mengaku segera akan membahas hal tersebut dengan pihak keluarga. “Terkait status anak tersebut, masih dikomunikasikan dengan keluarga. Apakah nanti ada yang mengadopsi atau bagaimana, ini akan kami tangani juga. Sekarang yang terpenting kita pastikan janin bisa tumbuh dengan baik,” katanya. Tak kalah pentingnya, kata Lesmana Trisnu, pendidikan korban yang masih berusia 16 tahun ini harus tetap berlanjut. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan UPT SMA/SMK Kabupaten Gianyar. “Kami sudah koordinasikan lewat UPT dan
kepala sekolah untuk tetap memberikan ruang agar korban melanjutkan sekolah,” tegasnya. Dikonfirmasi terpisah, Komisioner Komisi Penyelengara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Bali I Made Ariasa mengaku sangat menyayangkan terjadinya kasus ini di Kabupaten Gianyar. Terlebih tersangka adalah ayah kandung korban yang sangat tega menghamili darah dagingnya sendiri. Ia kembali mengingatkan seluruh lapisan masyarakat agar menjadikan kasus ini untuk introspeksi. “Ini pengalaman penting dalam meningkatkan perhatian, pendidikan dan tindakan nyata yang berkelanjutan dari berbagai pihak terkait untuk melindungi anakanak,” katanya. (kmb35)
Kasus OTT Tirta Empul
Polisi Tunggu Hasil Audit Inspektorat
Gianyar (Bali Post) Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap petugas tiket Pura Tirta Empul belum rampung. Polisi masih menantikan hasil perhitungan audit dari Inspektorat Kabupaten Gianyar. Setelah perhitungan rampung, barulah Polres Gianyar melakukan langkah lanjutan. “Kami tunggu penghitungan Inspektorat. Kalau sudah ada hasil, kami tindaklanjuti,” ujar Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo, belum lama ini. Priyanto Priyo Hutomo menegaskan, pihaknya masih membidik oknum yang bertanggung jawab dalam kasus ini. Sehingga, bukan petugas tiket saja yang menjadi sasaran polisi. “Kami akan membidik oknum yang bertanggung jawab,” tegasnya. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Deni Septiawan mengaku telah meminta keterangan dari Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) sebagai saksi ahli. Pemeriksaan terhadap para saksi ini hampir
rampung, dan kini tinggal menunggu hasil audit dari Inspektorat. Dari hasil audit Inspektorat itu, polisi akan mempelajari apakah ada unsur kerugian negara atau tidak. “Apakah digunakan sendiri, untuk kepentingan desa adat atau kepentingan lain, kami cek melalui Inspektorat,” jelasnya. Deni Septiawan mengakui, penanganan kasus korupsi memang perlu waktu yang lebih lama ketimbang kasus pidana lainnya. “Penanganannya banyak prosedur, banyak orang yang dimintai keterangan,” ujarnya. Sebelumnya, Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengaku menyerahkan segala proses kasus ini kepada pihak kepolisian. Jika memang ada unsur memperkaya diri sendiri, ia berharap kasus tersebut segera terungkap. “Kan ada gelar perkara. Nanti pasti kelihatan kemana larinya uang itu. Siapa yang bertanggung jawab. Termasuk jika ada aparat dari pemerintah sebagai leading sectornya terlibat, saya tidak akan lindungi,” ujarnya.(kmb35)
DPRD Gianyar Menerima Penjelasan Enam Ranperda dari Wabup A.A. Gde Mayun WAKIL Bupati (Wabup) Gianyar A.A. Gde Mayun menyampaikan penjelasan enam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pemerintah Kabupaten Gianyar Tahun 2019, Selasa (15/1). Ranperda disampaikan dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan I Tahun 2019 DPRD Kabupaten Gianyar, yang dipimpin Wakil DPRD Kabupaten Gianyar I Made Togog. Turut hadir pada rapat tersebut Forkopimda serta pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar. A.A. Gde Mayun mengatakan, enam Ranperda yang diajukan adalah Ranperda tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi Kawasan Sukawati Tahun 2019-2039, Ranperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Kabupaten Kawasan Lebih Tahun 2019-2039, Ranperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Kabupaten Kawasan Pariwisata Ubud Tahun 2019-2039, Ranperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Gianyar Tahun 2018-2023, Ranperda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukimam Kumuh Kabupaten Gianyar, serta Ranperda tentang Pendirian Perumda Air Minum Tirta Anyar Kabupaten Gianyar. Dijelaskan, Ranperda tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Peraturan Zonasi Kawasan Sukawati adalah rencana terperinci tentang tata ruang wilayah kabupaten yang dilengkapi dengan peraturan zonasi. Sebagai rencana rinci, RDTR mempunyai kedudukan sebagai penjabaran RTRW Kabupaten yang perlu dilengkapi dengan acuan yang bersifat lebih detail yang sekaligus memuat ketentuan pengendalian pemanfaatan ruang kabupaten. “Di dalam RDTR harus dilengkapi dengan peraturan zonasi, sebagai salah
satu dasar dalam pengendalian pemanfaatan ruang serta menjadi dasar penyusunan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) bagi zona-zona yang pada RDTR ditentukan sebagai zona yang penanganannya diprioritaskan,” terang A.A. Gde Mayun. Ranperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Kabupaten Kawasan Pariwisata Lebih serta Kawasan Pariwisata Ubud, merupakan wilayah yang penataan ruangnya diprioritaskan. Karena mempunyai pengaruh yang sangat penting dalam lingkup kabupaten, terutama dalam bidang ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan. Kawasan strategis juga dimaksudkan sebagai wadah dalam mengembangkan, melestarikan, melindungi dan/ atau mengkoordinasikan keterpaduan pembangunan dan nilai strategis kawasan dalam mendukung penataan ruang
wilayah kabupaten. Ranperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) merupakan dokumen perencanaan pembanguan daerah untuk periode lima tahunan yang berisi penjabaran dari visi, misi dan program kepala daerah berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah serta memperhatikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional. “RPJMD menekankan tentang pentingnya menerjemahkan secara arif tentang visi, misi dan agenda kepala daerah. Dalam tujuan, sasaran, strategi dan kebijakan pembangunan yang merespons kebutuhan dan aspirasi masyarakat, serta kesepakatan tentang tolok ukur kinerja untuk mengukur keberhasilan pembangunan daerah dalam lima tahun ke depan,” imbuh A.A. Gde Mayun. Ranperda tentang Pencega-
han dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Pemukiman Kumuh merupakan turunan dari Undang-undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukimam. Ranperda ini merupakan instrumen untuk mencegah tumbuh dan berkembangnya kekumuhan pada perumahan dan permukiman yang layak huni, serta untuk meningkatkan kualitas perumahan dan permukimam yang diindikasi kumuh agar menjadi layak huni. Sementara itu, Ranperda tentang Pendirian Perumda Air Minum Tirta Anyar Kabupaten Gianyar diajukan sebagai upaya pemenuhan ketentuan pasal 331 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan Pasal 2 Ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah. Pemerintah Daerah berupaya
untuk mendorong dan memberdayakan BUMD dengan meningkatkan kinerja, sehingga Perumda Air Minum dapat ikut membantu Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan pembangunan. “Perumda memiliki peran yang sangat penting sebagai bagian dari pelayanan publik dan turut membantu pengembangan, khsusunya dalam sektor pengelolaan air minum,” kata A.A. Gde Mayun. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gianyar I Made Togog mengatakan, enam Ranperda yang disampaikan tersebut ada beberapa yang sangat mendesak. Seperti peraturan tentang pencegahan dan peningkatan kualitas perumahan kumuh, peraturan menyangkut detail tata ruang baik kawasan wisata Ubud dan Lebih termasuk detail pengaturan tata ruang di Sukawati. Ada satu perda yang berkaitan dan menyesuaikan perundang-undangan yakni
RANPERDA - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gianyar I Made Togog menerima berkas enam ranperda dari Wabup Gianyar. Pendirian Perumda Air Minum Tirta Anyar harus menyesuaikan. “Ada beberapa hal yang memang harus masuk, terutama yang berkaitan dengan visi dan misi saudara Bupati yang harus dijabarkan dalam
RPJMD. Ini menjadi sangat priotitas. Ini akan kami lakukan dengan serius dan akan bentuk pansus sehingga agar bisa kita selesaikan tidak terlalu lama,” kata Made Togog. (ad687)
JEMBRANA
10
Jumat Pon, 18 Januari 2019
SOSOK Perangi Narkoba Peredaran dan penyalahgunaan narkoba dampaknya sangat berbahaya masa depan sebuah bangsa. Narkoba bisa menjadi ancaman yang menghancurkan para generasi mudanya. Selain generasi muda, salah satu yang berpotensi dirongrong adalah prajurit TNI. Karena itu, di kalangan prajurit perlu adanya upaya pencegahan dan penyalahgunaan narkoba ini. “Komitmen TNI sudah jelas dan tegas, menyatakan perang terhadap narkoba,” tegas Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok. Hal ini tidak terlepas dari upaya menyikapi meningkatnya pengguna narkoba termasuk di wilayah Jembrana yang sudah di ambang batas dan perlu mendapat perhatian yang serius. Termasuk potensi penyelundupan narkoba dari luar Bali ke wilayah Jembrana. Lulusan Akabri 1999 ini mengungkapkan salah satu upaya untuk melakukan pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan, dan peredaran narkoba (P4GN) itu dilakukan melalui sosialisasi sampai aksi nyata pelaksanaan tes urine bagi seluruh personel, baik militer, PNS dan Persit sebagai bagian keluarga besar TNI-AD. P4GN ini dilakukan secara rutin guna mencegah keterlibatan Keluarga Besar TNI dalam masalah narkoba. Dengan begitu, diharapkan mampu melemahkan sekaligus menumpas segala aktivitas jaringan sindikat peredaran gelap narkoba yang mencoba masuk dan merusak kehidupan masyarakat Jembrana. “Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk menghindari, memerangi, dan memberantas narkoba secara bersama-sama melalui aksi nyata yang diawali dari diri pribadi, keluarga, dan satuan,” tegas Dandim (olo)
Bali Post/olo
MASIH TINGGI – Salah satu upaya Dinas Kesehatan menekan penyebaran HIV/AIDS dengan memperkuat KSPAN di sekolah-sekolah. Tren selama tiga tahun terakhir, penyakit mematikan ini masih tinggi.
Penyebaran HIV/AIDS di Jembrana Terus Meningkat
Negara (Bali Post) –
Penyebaran HIV/AIDS di Jembrana selama kurun waktu tiga tahun ini meningkat. Dari data yang dihimpun Dinas Kesehatan Jembrana dari 2005 – 2018 jumlah penderita HIV/AIDS di Jembrana sudah mencapai 972 orang. Itupun yang baru terpantau, sebab tren selama tiga tahun terakhir terus meningkat. Tahun 2016 tercatat penambahan temuan positif baru sebanyak 106 orang, tahun 2017, 107 orang dan tahun 2018 jumlah itu bertambah lagi sebanyak 104 orang. Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Jembrana dr. Putu Suasta di sela-sela pemaparan penanganan HIV/AIDS, Kamis (17/1) kemarin mengatakan, HIV/AIDS tidak memandang orientasi seksual, apakah heterosex, transgender atau homoseksual. Juga tidak memandang profesi atau pekerjaan seseorang, jabatan, kedudukan sosial, kecacatan dan lain sebagainya. Namun, yang berhubungan erat dengan penularan adalah soal perilaku seksualnya. ”Perilaku tidak sehat con-
tohnya bergonta-ganti pasangan, seks tanpa kondom (bila gonta-ganti pasangan). Cara lainnya yang bukan tergolong perilaku seksual, bisa melalui transfusi darah, air susu ibu dan bayi yang tertular saat melahirkan,” terang Suasta. Karena itu walaupun orang itu cacat, miskin, hidup dalam kesusahan bahkan yang mustahil kena HIV, tapi faktanya perilaku seksualnya tidak sehat, tetap bisa tertular. Dinas menurutnya terus mengajak masyarakat mewaspadai bahaya penu-
laran HIV/AIDS di wilayahnya. “Waspada, tergantung bagaimana kesadaran serta pola hidup masing-masing,” tambahnya. Pemkab Jembrana melalui Dinas Kesehatan menurutnya berupaya melakukan berbagai program serta langkah preventif. Upaya pencegahan itu di antaranya menggencarkan komunikasi informasi dan edukasi (KIE), memperkuat Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN), memperkuat kader desa peduli AIDS serta mem-
Walaupun upaya sudah maksimal dengan memberikan penyuluhan dan pelayanan terhadap ODHA, tapi karena menyangkut kebutuhan dasar (biologis) hal itu menjadi kendala. Selain itu lamanya masa inkubasi virus HIV menjadi AIDS yaitu sekitar 5 - 10 tahun, menjadi hambatan tersendiri bagi petugas saat melakukan sosialisasi. “Kesannya apatis, masyarakat jadi tidak percaya dengan penjelasan petugas, karena akibatnya tidak seketika dalam beberapa hari,” tegas Suasta. Berbeda dengan penyakit lain yang dampaknya langsung berasa. Sehingga sebagian besar baru sadar setelah terkena. Dan itu menurutnya sudah sangat terlambat karena virus sudah menyebar. (kmb26)
Lindungi Hak Pilih, Puluhan Narapidana Rekam E-KTP
Bali Post/kmb
KLARIFIKASI - Ketut Sumantra, seorang PNS, usai diperiksa Bawaslu Jembrana dan menerima hasil klarifikasi.
Diperiksa Bawaslu, Oknum PNS Bantah Terlibat Kampanye
Negara (Bali Post) Oknum PNS asal Desa Pergung Kecamatan Mendoyo yang menjadi pengawas SD, Ketut Sumantra, Kamis (17/1) kemarin diperiksa Bawaslu Kabupaten Jembrana. Ketut Sumantra, berdasarkan informasi dari masyarakat, diduga menghadiri kegiatan kampanye caleg DPR-RI Dapil Bali dari Partai Golkar Wayan Geredeg. Dari pengamatan Kamis pagi, Ketut Sumantra diperiksa selama satu setengah jam secara tertutup di Kantor Bawaslu di Jalan Udayana, Kota Negara. Ketut Sumantra diperiksa Koordinator Divisi Organisasi dan Sumber Daya Manusia (Or-SDM) Bawaslu Jembrana, Ni Made Wartini. Seusai diperiksa, Sumantra membantah kalau dia menghadiri kegiatan kampanye caleg. Dikatakan, pihaknya datang ke pertemuan tersebut karena diundang. Apalagi dirinya dipercaya sebagai panglingsir Pasemetonan Sira Arya Kanuruhan di Jembrana. “Itu pertemuan pasemetonan (keluarga besar Sira Arya Kanuruhan). Yang hadir itu Pak Wayan Geredeg, pengurus pusat. Tidak ada kampanye,” ujarnya. Ia mengaku tidak tahu apakah Wayan Geredeg itu caleg atau tidak, namun yang diketahuinya Wayan Geredeg adalah Pengurus Pusat Pasemetonan Sira Arya Kanuruhan. Menurutnya, dia diundang sebagai panglingsir bagian Parahyangan. Di sana Wayan Geredeg menyampaikan program terkait program Sira Arya Kanuruhan di Besakih, silsilah, mahasaba di Besakih dan lokasaba di Jembrana. Saat menghadiri undangan tersebut, ia mengaku mengenakan pakaian PGRI karena sebelumnya sempat pemimpin rapat dengan sejumlah guru pada hari Sabtu (12/1) lalu. Surat undangan katanya dia terima hari Rabu. “Acaranya hari Sabtu bersamaan dengan rapat guru. Karena terus ditelepon supaya datang jadi lupa ganti pakaian,” pungkasnya. Sementara itu, Koordinator Divisi Organisasi dan Sumber Daya Manusia (Or-SDM) Bawaslu Jembrana Ni Made Wartini mengatakan, dari hasil klarifikasi awal, Ketut Sumantra mengakui dirinya PNS yang bertugas sebagai pengawas SD UPT Kecamatan Mendoyo. Dia juga mengakui menghadiri kegiatan yang dilaksanakan di warung lesehan di ujung Desa Perancak karena mendapat undangan. Namun, menurutnya, kegiatan tersebut merupakan pertemuan pasemetonan (keluarga besar) Sira Arya Kanuruhan se-Kabupaten Jembrana yang dihadiri pengurus pusat Wayan Geredeg. Menurut Wartini, surat undangannya juga dibawa dan ditunjukkan ke pihaknya. “Katanya tidak ada penyampaian visi-misi,” ujar Wartini. Ada 18 item pertanyaan yang diajukan pihaknya kepada yang bersangkutan. “Kami belum sampai pada kesimpulan. Masih kami dalami karena kami akan melakukan klarifikasi kepada PPDK biar kita juga tidak salah,” jelasnya. Dikatakan Wartini, jika nanti dari hasil kajian pihaknya menemukan adanya unsur dugaan kampanye akan dilakukan tindakan sesuai prosedur. Bawaslu masih memiliki waktu tiga hari sesuai Perbawaslu 7 Tahun 2018. “Setelah itu baru ada kesimpulan” tandasnya. (kmb)
perluas jejaring klinik VCT di semua puskesmas dan rumah sakit termasuk Rutan Kelas IIB Negara. Selain itu, dukungan pengobatan, serta sarana prasarana serta melalui kebijakan test screening pada ibu hamil untuk mencegah penularan ke bayi dan deteksi lebih awal. Dari upaya itu, menurutnya hasilnya cukup terasa disertai meningkatnya kesadaran warga untuk memeriksakan diri. Selain itu Pemkab juga menginisiasi kelompok-kelompok berisiko untuk aktif memeriksakan diri. Seperti waria serta pekerja lokalisasi. Pada 2018 lalu jumlah warga yang memeriksakan diri sebanyak 4.838 sedangkan 2019 kesadaran itu meningkat menjadi 5.551 orang.
Bali Post/ist
DIGEMBOK – Petugas melakukan tindakan gembok pada salah satu sepeda motor yang parkir sembarangan di kawasan Civic Center Pemkab Jembrana.
Parkir Sembarangan, Motor Digembok Dishub Negara (Bali Post) – Sejumlah kendaraan yang parkir sembarangan di areal Civic Center, Pemkab Jembrana, Kamis (17/1) kemarin ditertibkan Dinas Kelautan, Perikanan dan Perhubungan Jembrana. Petugas bahkan menindak tegas dengan menggembok roda kendaraan yang diketahui parkir liar. Tindakan tersebut dilakukan untuk memberikan efek jera pada pelanggar. Seperti yang terlihat salah satu sepeda motor yang parkir di Jalan Surapati, kawasan Civic Center. Meskipun ada
tanda larangan parkir, namun oleh pengendaranya sengaja diparkir di tempat tersebut. Oleh petugas Perhubungan, sepeda motor itu terpaksa ditindak dengan digembok bannya. Saat pemilik hendak mengendarai motornya, petugas menghampiri dan memberikan peringatan terhadap pelanggar tersebut. Kepala Bidang Perhubungan I Gusti Agung Kade Oka Diputra mengungkapkan, upaya penertiban kendaraan yang parkir sembarangan ini sejatinya sudah dilakukan setiap hari. Termasuk
di kawasan Civic Center yang sering mendapat pengawasan dari petugas Perhubungan. Selain melakukan penjagaan, petugas juga melakukan pengawasan dengan patroli. Salah satu upaya untuk pencegahan sebenarnya selain rambu, juga pemasangan water barrier sebagai batas tempat parkir. Tetapi meskipun demikian, masih saja ada yang melanggar. Sehingga dilakukan tindakan dengan menggembok ban. Pihaknya berharap agar masyarakat lebih tertib. (kmb26)
Negara (Bali Post) – Puluhan warga binaan permasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas IIB Negara, Kamis (17/1) kemarin dikumpulkan. Khusus mereka yang belum melakukan perekaman KTP Elektronik (e-KTP) diminta untuk melakukannya. Jemput bola perekaman ini sengaja dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jembrana untuk mensukseskan pemilu 2019. Dari 119 WBP yang berada di Rutan Kelas IIB Negara itu, sekitar 33 orang di antaranya mengikuti sosialisasi pemilu dilanjutkan dengan perekaman e-KTP. Kepala Rutan Kelas IIB Negara, Purniawal mengatakan, dari pengecekan belum semua WBP di Rutan Negara sudah melakukan perekaman e-KTP. Dari 33 orang yang mengikuti sosialisasi kemarin ada 18 orang yang belum pernah rekam. Kemudian 11 narapidana lainnya KTP rusak atau hilang. Dan 4 orang di antaranya merupakan warga luar Jembrana. “Dari 119 WBP, ada sekitar 33 warga binaan yang bermasalah data kependudukan. Misalnya, mereka sudah punya e-KTP tapi rusak atau hi-
lang. Ada juga yang belum punya (rekam data) sama sekali,” terang pejabat asal Lombok ini. Meskipun berada di Rutan Negara, para WBP ini nantinya juga tetap memiliki hak untuk mengikuti pemilihan umum. Sehingga upaya perekaman data ini perlu, untuk mensukseskan pelaksanaan pemilu April mendatang. Selain Dinas Dukcapil, KPU Jembrana bersama Bawaslu Jembrana ikut melakukan pengawasan dan sosialisasi. Diharapkan dengan adanya perekaman data ini, bisa melindungi hak WBP dalam pemilu. Komisioner KP U J e m b r a na N i P u t u Angelia mengatakan, upaya perekaman ini tujuan utamanya ingin melindungi hak pilih. “Perekaman eKTP ini sangat penting, kalau tidak terdaftar warga binaan di Rutan ini nantinya tidak bisa memilih” tandas Angelia. Selain itu, KPU bersama Bawaslu juga melakukan sosialisasi terkait tahapan Pemilu hingga pada pencoblosan bulan April mendatang. Angelia berharap dengan sosialisasi tahapan pemilu ini, bisa menekan angka golput. (kmb26)
Bali Post/olo
PEREKAMAN – Sejumlah WBP di Rutan Negara mengikuti perekaman e-KTP. Dari 117 orang WBP di Rutan Negara, ada sekitar 50 orang yang perlu ditindaklanjuti terkait data kependudukan.
Karangasem
Jumat Pon, 18 Januari 2019
11
Banyak APK Caleg Melanggar
Bawaslu Hanya Jadi Penonton
Amlapura (Bali Post) Menjelang pelaksanaan pemilu, cukup banyak alat peraga kampanye (APK) caleg, baik berupa baliho maupun spanduk yang terpampang di pinggir jalan dikategorikan melanggar. Kendati demikian, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Karangasem hanya menjadi penonton terkait pelanggaran yang dilakukan caleg-caleg itu.
Bali Post/kmb41
APK CALEG MELANGGAR - APK caleg berupa baliho dan spanduk mulai banyak dikategorikan melanggar.
Tanah Labil
Satu Unit Bangunan Rumah ’’Desaku Menanti’’ Ambles Amlapura (Bali Post) Sebanyak 50 unit bangunan rumah bantuan yang diberikan pemerintah pada program ‘’Desaku Menanti’’ kepada warga Banjar Munti Gunung, Desa Tianyar Barat, Kubu telah diresmikan Selasa (15/1) lalu. Namun, dari sejumlah bangunan itu,
satu unit bangunan rumah ambles akibat kondisi tanah di sana labil. Berdasarkan pantauan, bangunan baru itu temboknya mengalami retak pada bagian depan, belakang, dan juga samping. Tembok di bagian samping itu malah terlihat miring, akibat tanah yang
Bali Post/kmb41
RUMAH AMBLES - Kondisi satu rumah bantuan ‘’Desaku Menanti’’ ambles akibat tanahnya labil.
ada di bawahnya ambles. Hal itu juga menyebabkan lantai di ruangan itu retak karena ambles. Kondisi itu membuat rumah tersebut belum bisa ditempati oleh warga. Alasannya, rumah yang diberikan itu kondisinya sangat membahayakan. Perbekel Desa Tianyar Barat I Gede Agung Pasrisak Juliawan mengungkapkan, pihaknya tidak menampik jika dari 50 unit bantuan rumah yang diberikan itu satu di antaranya rusak akibat ables. Rumah itu ambles karena di lokasi bangunan tersebut tanahnya labil. ‘’Bisa jadi pemadatan bangunan itu yang dikerjakan pada musim kemarau saat itu kurang maksimal, sehingga ketika musim hujan sekarang ini tanah menjadi labil, setelah itu, bangunan kemudian ambles,’’ ujarnya. Atas kondisi itu, Pasrisak Juliawan menambahkan, kalau bangunan akan secepat-
nya diperbaiki, sehingga rumah itu bisa segera ditempati oleh pemilik yang mendapatkan bantuan. ‘’Rumah yang rusak itu akan secepatnya diperbaiki,’’ katanya. Salah seorang warga, Wayan Cukup, mengatakan warga sudah ada yang membawa perlengkapan rumah setelah menerima bantuan rumah itu. Bahkan, sejumlah warga ada yang sudah menempati rumah itu. Namun ada juga yang belum berani. Alasan mereka saat ini rumah yang diberikan ini belum di-pelaspas. ‘’Kalau saya belum tidur di rumah ini. Karena rumah itu belum di-pelaspas. Karena di Bali kalau rumah belum di-pelaspas ada uger-uger adat belum bisa ditiduri,’’ ujarnya. Sejauh ini, pihaknya belum tahu kapan prosesi melaspas itu dilaksanakan. Semoga secepatnya bisa dilakukan, sehingga beberapa perlengkapan sudah bisa ditaruh di rumah ini. (kmb41)
Pasca-Erupsi Gunung Agung
Kunjungan Wisman ke Bukit Lempuyang Meningkat Amlapura (Bali Post) Bukit Lempuyang di Kecamatan Abang memiliki daya tarik yang kuat dalam upaya menyedot kehadiran pengunjung. Realitasnya, para tamu ke sana bukan saja bertujuan sembahyang, juga menikmati suguhan pemandangan Karangasem dari ketinggian bukit itu. Penikmat pemandangan itu tidak hanya warga lokal, ada juga wisatawan mancanegara. Apalagi, pasca-erupsi Gunung Agung, kunjungan ke Bukit Lempuyang dari jaba Pura Penataran Lempuyang bertambah ramai. ‘’Kunjungan wisman belakangan ini terus mengalami peningkatan signifikan,’’ ujar seorang pengelola desa wisata I Wayan Gede Intaran, Kamis (17/1) kemarin. Lempuyang memang memiliki magnet luar biasa. Banyak alasan pengunjung datang ke Bukit Lempuyang. Puncak Gunung Agung tidak hanya dapat dilihat dari sana,
namun juga dapat dilihat dari wilayah perbukitan di Karangasem. Wilayah Lempuyang mulai jadi favorit wisatawan khususnya mancanegara, pascaterjadinya erupsi Gunung Agung 2017 lalu. ‘’Wisman yang datang kemari selain dari Asia, seperti India, Cina, Jepang, Korea atau Taiwan, juga termasuk Eropa. Mereka banyak datang ke sini karena senang bisa melihat puncak Gunung Agung. Dari jaba Pura Penataran Lempuyang Gunung Agung terlihat sangat dekat,” ujarnya. Beberapa wisatawan, selain terpesona oleh keindahan Gunung Agung yang menjulang tinggi, juga tertarik oleh keindahan pemandangan lembah di sekelilingnya. Selain itu, juga ada petakpetak persawahan terhampar hijau. ‘’Apalagi kalau padi di sawah itu tengah menguning. Tampak indah bagai hamparan permadani. Bisa
berubah hijau, manakala padi masih muda,’’ tambahnya. H a ny a re la t i f b a ny a k wisatawan menyayangkan adanya hamparan lembah hijau itu justru bopeng sebagai akibat pengerukan galian C di lembah di kiri kaki dan lereng gunung di wilayah Desa Buana Giri. Seperti di Banjar Kepaon, Butus, Linggasana dan sekitarnya.
Kepala Dinas Pariwisata Karangasem, Wayan Astika, mengatakan, pada saat musim ramai, kunjungan wisatawan sehari bisa mencapai 1.000 hingga 1.500 orang. ‘’Biro perjalanan wisata biasanya menjual paket kunjungan Tirtagangga, Pesona Bukit Lempuyang, dan ke Taman Soekasada Ujung,” jelas Astika. (kmb41)
Bali Post/IST
RAMAI BERKUNJUNG - Wisatawan ramai berkunjung ke Bukit Lempuyang di jaba pura Penataran Lempuyang, Kecamatan Abang.
Berdasarkan pantauan di lapangan, cukup banyak baliho maupun spanduk para caleg yang dipasang di pinggir-pinggir jalan melanggar aturan pemasangan. Pasalnya, banyak baliho maupun spanduk yang dipasang itu diikat. Ironisnya, baliho itu dipaku di pohon perindang serta diikat di tiang listrik. Selain itu, dari segi zona pemasangan banyak juga yang melanggar. Sebab, banyak baliho maupun spanduk dipasang di luar zona yang telah ditentukan. Ketua Bawaslu Karangasem Putu Gede Suastrawan saat dikonfirmasi. Kamis (17/1) kemarin, mengungkapkan pihaknya tidak menampik jika banyak APK caleg itu melanggar peraturan pemasangan. Bahkan, pelanggaran itu hampir terjadi di semua kecamatan di Karangasem. Hal ini cukup
disayangkan. Sebab, para peserta pemilu tidak mengikuti peraturan yang berlaku. “Dari hasil pantauan Panitia Pengawas di masingmasing kecamatan bersama Bawaslu Karangasem, ditemukan puluhan APK caleg melanggar tata cara pemasangan APK,’’ ujarnya. Pelanggaran ini terjadi hampir di semua kecamatan. Banyak APK dipasang di tempat yang tidak seharusnya dipasangi APK. Hal itu jelas-jelas sudah melanggar aturan.
Suastrawan menambahkan, atas banyak pelanggaran yang terjadi, maka pihaknya bakal melakukan koordinasi dengan partai. Kalau memang upaya yang dilakukan itu tidak diindahkan, maka pihaknya akan melakukan penurunan paksa APK caleg yang dinilai melanggar itu. “Kalau masih membandel, kita akan turunkan paksa APK caleg yang melanggar itu dengan meminta bantuan instansi terkait,” jelas Suastrawan. (kmb41)
’’Dari hasil pantauan Panitia Pengawas di masing-
masing kecamatan bersama Bawaslu Karangasem, ditemukan puluhan APK caleg melanggar tata cara
’’
pemasangan APK.
Ketua Bawaslu Karangasem Putu Gede Suastrawan
Bali Post/kmb41
PEREKAMAN E-KTP - Warga binaan saat melakukan perekaman e-KTP di Lapas Kelas II B Karangasem.
Digelar Perekaman E-KTP di Lapas
Amlapura (Bali Post) Dalam rangka memenuhi kewajiban warga negara utamanya dalam hal pemenuhan hak administrasi kependudukan, dilangsungkan perekaman e-KTP di lapas atau rutan. Upaya jemput bola dilaksanakan untuk memenuhi syarat hak konstitusional pemilih pada pemilu April mendatang. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Karangasem melakukan perekaman data e-KTP di Lapas Kelas II B Karangasem, Kamis (17/1) kemarin. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti penugasan Kementerian Dalam Negeri RI Kependudukan dan Pencatatan Sipil, terkait
Gerakan Nasional Jemput Bola Serentak di lapas atau rutan. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Karangasem, I Nyoman Sumidia, mengatakan, perekaman e-KTP dilakukan terhadap penghuni lapas atau rutan sampai beberapa hari ke depan. Menurutnya, perekaman e-KTP itu dilakukan serentak di seluruh Indonesia. “Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 17 Januari sampai 19 Januari,” ungkap Sumidia. “Bagi pemilih di dalam lapas perlu memenuhi syarat administrasi untuk bisa mengikuti pemilu 17 April mendatang. Jadi, untuk memenuhi hal tersebut,
Disdukcapil melaksanakan jemput bola ke lapas/rutan ini,” jelasnya. Lebih lanjut dikatakannya, dalam perekaman kemarin, pihaknya menghasilkan data dari enam orang di lapas anak, yang sudah memiliki e-KTP 2 orang, 3 orang melakukan perekaman saat kegiatan tersebut, dan 1 orang masih belum ditemukan datanya. Di lapas dewasa tercatat 178 orang. Sedangkan lapas anak anak 112 orang yang sudah memiliki e-KTP. Jadi, rinciannya 14 orang perlu pencetakan e-KTP ulang, karena hilang. ‘’Sedangkan 65 orang perlu melakukan pengecekan data,” tandas Sumidia. (kmb41)
Diterjang Banjir
Lagi, Jalan Menuju Rumah Pohon Putus Akses jalan utama menuju objek wisata Rumah Pohon di Banjar Apad Sari, Desa Batudawa Kaja, Tulamben, Kubu, kembali putus. Terputusnya jalan itu karena diterjang banjir. Kejadian ini merupakan peristiwa yang kedua kalinya. Sebab, sebelumnya, jalan ini sudah sempat putus akibat terjangan banjir, hingga membuat puluhan KK sempat terisolasi. Lalu, apa solusi terbaik untuk mengatasi permasalah jalan utama itu yang selalu saja putus jika terjadi hujan? KLIAN Adat Apad Sari, I Wayan Putra, Kamis (17/1) kemarin, mengungkapkan hujan lebat yang terus mengguyur wilayah Karangasem itu kembali membuat akses jalan menuju objek wisata Rumah Pohon, itu putus. Jalan itu kembali putus sejak dua hari lalu saat hujan lebat melanda wilayah itu. “Untuk sekarang ini, warga dipimpin Kepala Wilayah Batu Dawa Kaja, Perbekel Tulam-
ben, bersama BPBD bergotong royong memasang tanggul dari kampil yang berisi pasir. Kampil berisi pasir ini ditumpuk di pinggir yang nantinya ditimbun tanah. Hal itu dilakukan, agar jalan kembali dapat dilintasi oleh warga,” ujarnya. Putra menambahkan, kondisi seperti ini memang sempat mengganggu aktivitas warga setempat. Sebab, sampai saat ini , jalan tersebut belum bisa dilalui
kendaraan roda empat. Sekarang ini, masih dalam proses perbaikan. Kalau memang sekarang ini proses perbaikannya belum bisa diselesaikan, maka perbaikan bakal dilanjutkan besok (hari ini - red). “Sekarang, jalan itu belum bisa dilintasi, karena proses perbaikannya sedang berlangsung. Dengan semangat gotong royong semoga hari ini perbaikan itu bisa dituntaskan. Sehingga jalan bisa kembali dilintasi warga untuk beraktivitas termasuk pengunjung yang hendak menuju objek wisata Rumah Pohon,” terangnya. Lebih lanjut dikatakannya, permasalahan jalan ini belum akan tuntas kalau belum dibangun jembatan. Agar warga aman, tidak ada jalan lain, pemerintah idealnya memberikan bantuan jembatan. Jika tidak, peristiwa itu akan selalu berulang setiap musim penghujan datang.
‘’Pasalnya, jika kembali terjadi hujan lebat, maka dipastikan jalan itu kembali akan putus,’’ tambahnya. Karena itu, pihaknya yang mewakili suara masyarakat, sangat berharap pemerintah daerah dapat segera membangun jembatan permanen di sana. Hal itu sebetulnya merupakan solusi terbaik. Apalagi, jalan itu merupakan akses utama warga. Jika tidak ada akses, bagaimana warga memutar ekonominya. Semuanya tidak berfungsi optimal. “Jalan itu adalah akses utama warga melakukan segala bentuk aktivitasnya. Jadi, kita sangat berharap jalan itu aman digunakan. Oleh karena itu, secepatnya harus dibangun jembatan permanen. Dengan begitu, warga tidak lagi waswas ketika ada hujan lebat yang dapat mengganggu aktivitas warga,” ujar Putra. (nan)
Bali Post/kmb41
BANGUN TANGGUL - Warga bersama BPBD saat membangun tanggul akses utama menuju objek wisata Rumah Pohon di Banjar Apad Sari, Desa Batudawa Kaja, Tulamben, Kubu yang kembali putus akibat diterjang banjir.
KLUNGKUNG
12
Jumat Pon, 18 Januari 2019
SOSOK Menang di Klungkung DPC PDI-P Klungkung siap memenangkan pasangan Capres-Cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Ini melihat tingkat popularitas keduanya cukup tinggi di Bali, sejalan dengan capaian kinerja yang ditunjukkan Joko Widodo sebagai Presiden RI. PDI-P Klungkung menargetkan Jokowi-Ma’ruf Amin, menang dengan perolehan suara 60 persen di Klungkung. Demikian disampaikan Ketua DPC PDI-P Klungkung A.A. Gede Anom saat ditemui di sela-sela kegiatan pengibaran bendera serentak serangkaian HUT ke-46 PDI-P yang dipusatkan di Kantor DPC PDI-P Klungkung, Kamis (17/1) kemarin. Menurutnya, ini menjadi cermin untuk struktur partai berjalan meraih kemenangan dalam pilpres maupun pileg nanti. Para caleg diingatkan kembali, sesuai dengan surat yang sudah ditandatangani sebelumnya, jangan hanya membawa diri sendiri saat turun ke tengah masyarakat. “Karena sudah tertuang dalam instruksi partai, sudah seharusnya saat bertemu dengan masyarakat, wajib membawa misi memenangkan Jokowi,” kata A.A Gde Anom. Dia mengingatkan kembali kepada semua caleg, khususnya anggota fraksi yang menjadi caleg lagi, bahwa mereka harus menang di desanya. Selain itu, perolehan suara Jokowi tidak boleh lebih rendah dari perolehan suara caleg yang bersangkutan. “Di desanya caleg, kalau sampai suara Jokowi lebih rendah dari perolehan suara calegnya, sanksi tegas sudah menunggu. Sanksinya, kalau calegnya lolos, dia tidak akan dilantik. Itu sudah tertuang dalam perjanjian,” tegas Anom, seraya meminta seluruh kadernya jangan coba-coba bergandengan dengan partai lain. DPP PDI-P, katanya, sudah menurunkan orang, mengintai pergerakan seluruh mesin partai di setiap cabang. Sehingga, selain memaksimalkan mesin partai, pihaknya juga akan memerankan Relawan Projo dan dua organisasi relawan lainnya. Selain target memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin, DPC PDI-P Klungkung juga optimis mampu merebut kembali kursi Ketua DPRD Klungkung dalam pileg nanti. “Semua itu tergantung rakyat, bukan tergantung bupati,” tegas mantan Ketua DPRD Klungkung, yang juga mencalonkan diri lagi menjadi caleg DPRD Klungkung dapil Kecamatan Klungkung. (gik)
RAPAT - Bupati Suwirta saat memimpin rapat dengan TPID di Ruang Rapat Praja Mandala, Kamis kemarin.
Dilarang, Penyelenggaraan Pasar Murah Sasar PNS
Semarapura (Bali Post) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mendapat peringatan keras dari Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. Ini terkait penyelenggaraan program pasar murah yang kerap menyasar kalangan PNS. Bupati Suwirta langsung melarang penyelenggaraan pasar murah baik dari TPID maupun OPD lainnya kepada PNS dan meminta mengalihkannya dengan menyasar warga miskin, karena dinilai lebih membutuhkan. Peringatan keras Bupati Suwirta itu disampaikan saat rapat dengan Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra, membahas finalisasi penyusunan Roadmap TPID Klungkung tahun 2018-2021 di Ruang Rapat Widya Mandala Kantor Bupati Klungkung, kamis (17/1) kemarin. Dalam pertemuan itu ditegaskan, apabila ingin membuat pasar murah, sebaiknya ditujukan
TOSS Terintegrasi Disiapkan di Kusamba Semarapura (Bali Post) Program TOSS (Tempat Olahan Sampah Setempat) kini semakin meluas. Setelah beberapa desa sudah beroperasi dengan baik, TOSS lain akan segera disiapkan di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan. Di sana akan dibangun TOSS terintegrasi antara pengolahan sampah dengan membuatan pupuk organik hingga gasifier. Rencana tersebut dimatangkan kembali melalui pertemuan antara Bupati Klungkung, bersama Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, tokoh masyarakat dan petani setempat, di Los Bangunan Balai Benih Utama, Karangdadi, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Kamis (17/1) kemarin. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Klungkung A.A Kirana usai sosialisasi mengatakan, pertemuan tersebut difokuskan membahas rencana pembangu-
nan TOSS Terintegrasi di atas tanah Pemprov Bali seluas 4 hektar. TOSS ini sedikit berbeda, karena terintegrasi antara pengolahan sampah yang menjadi energi terbarukan berupa pelet, kemudian ada pembuatan pupuk organik dan gasifier yang dikhususkan untuk warga setempat. Dengan proses gasifikasi bisa merubah hampir semua bahan organik padat menjadi gas bakar yang bersih, netral. “Petani penggarap di sana akan direkrut tenaga kerjanya,” kata A.A Kirana. Di atas tanah seluas 4 hektar itu, rencananya sebagian dibangun untuk lokasi TOSS. Sedangkan sebagian lagi akan digunakan areal pertanian organik. TOSS Terintregrasi ini dibangun menggunakan dana yang bersumber dari DID (Dana Insentif Daerah) sebesar Rp 4,5 miliar. Sesuai hasil pertemuan
tersebut, pada Maret nanti proses pengerjaan sudah dimulai, sehingga Oktober diharapkan sudah selesai. November ditargetkan semua sudah siap beroperasi. A.A Kirana menambahkan, rencana pembangunan TOSS Terintegrasi sudah tercetus sejak tahun 2017. Pemkab Klungkung sengaja mencari lahan yang jauh dengan pemukiman namun dekat dengan lahan pertanian warga setempat. Akhirnya, disepakati menggunakan tanah setempat, yang sejak awal dikelola oleh Dinas Pertanian. Kebetulan, areal setempat, tanamannya sering diganggu gelombang pasang, yang membuat hasil pertanian gagal panen. “Imbas dari program ini, selain lahan dimanfaatkan untuk program yang lebih tepat, akses jalan di sekitarnya juga akan diperbaiki,” kata A.A Kirana. (kmb31) SOSIALISASI TOSS Masyarakat Desa Kusamba saat menghadiri sosialisasi di Balai Benih Utama, untuk rencana pembangunan TOSS Terintegrasi.
kepada masyarakat miskin, dengan memberikan kupon yang isinya potongan harga. Kupon ini nantinya dapat ditukarkan pada kegiatan pasar murah tersebut. Saat memberi pengarahan, Bupati Suwirta menyoroti kinerja TPID yang terkesan lambat dan hanya sifatnya menunggu kebijakan bupati. Dia meminta TPID selain bertugas untuk menjaga stabilitas harga di
daerah, juga diharapkan bisa menurunkan kemiskinan. Dengan banyaknya lembaga ekonomi sampai ke daerah pedesaan, seperti koperasi, Bumdes, PNPM Mandiri, dan jenis lembaga ekonomi lainnya, di satu sisi menurutnya dapat membuat penanganan inflasi di daerah menjadi kurang fokus, dan dapat berdampak kepada terjadinya inflasi yang semakin tinggi. “Da-
lam memantau dan menjaga stabilitas harga kebutuhan masyarakat, TPID tidak boleh seperti pemadam kebakaran, yakni pada saat harga naik, baru tim turun ke lapangan,” sorot Bupati Suwirta. Tidak hanya “menjewer” TPID, Bupati Suwirta juga menugaskan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Klungkung, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Klungkung untuk menghidupkan kembali semua KUD dan BUMDes. Ini terkait dengan penanganan inflasi ke depan, yang terkesan menjadi tidak
fokus. “Setelah semua dihidupkan, kemudian silakan mulai jalin kerja sama dan membangun Holding Company di Klungkung. Inilah yang akan menjaga kestabilan harga-harga kebutuhan pokok nanti,” terangnya. Ketua TPID Klungkung I Gede Putu Winastra mengaku siap menindaklanjuti instruksi Bupati Suwirta. Ini akan membuat peran TPID ke depan semakin besar dalam membantu menjaga kestabilan harga-harga, yang kerap naik ketika menjelang hari raya tertentu. Demikian juga dengan program pasar murah yang lebih tepat ditujukkan kepada warga miskin, bukan PNS. (kmb31)
Bupati Keluarkan SE
Pembuatan Ogoh-ogoh Diperbolehkan, Festival Ditiadakan
Semarapura (Bali Post) Pemkab Klungkung akhirnya bersikap secara resmi mengenai banyaknya pertanyaan seputar pembuatan ogohogoh. Apakah diperbolehkan atau tidak, mengingat pawai ogoh-ogoh yang biasanya dilaksanakan serangkaian perayaan hari raya Nyepi berada dalam masa kampanye pemilu serentak. Bupati Klungkung Nyoman Suwirta mengeluarkan Surat Edaran (SE) tertanggal 16 Januari lalu, yang mempertegas pembuatan dan pengarakan ogoh-ogoh dapat dilaksanakan. Namun, festival ogoh-ogoh seperti tahun sebelumnya ditiadakan karena terbatasnya anggaran pemkab. SE dengan Nomor :900/013/ KESBANGPOL tersebut menjelaskan jika edaran ini dikeluarkan dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya, untuk mendukung kreativitas generasi muda yang tetap perlu dibina keberadaannya. SE yang diteken langsung Bupati Suwirta ini menegaskan, dalam pembuatan dan pengarakan ogoh-ogoh nanti, agar dilakukan secara etis, estetis, religius, dan tetap mengedepankan keamanan dan ketertiban. Untuk memastikan selu-
ruh proses ini berjalan aman, camat, perbekel, hingga bendesa adat diminta melakukan pengawasan di setiap wilayah masing-masing. Namun, ada yang kurang dari kemeriahan menjelang Nyepi tahun ini, yakni ditidakannya Festival Ogoh-ogoh seperti tahun sebelumnya. Ini karena keterbatasan anggaran yang saat ini terjadi pada pemerintah daerah. Sebe-
lumnya, Wakil Ketua DPRD Klungkung I Wayan Buda Parwata mengatakan, pembuatan ogoh-ogoh sudah menjadi tradisi dalam kehidupan adat budaya di setiap banjar hingga desa. Kreativitas anak muda, menurutnya sejalan dengan misi pemerintah daerah yang mengendepankan inovasi. Sebab, dasar inovasi, tentu adalah kreativitas yang tinggi yang
KELUARKAN SE - Wakil Ketua DPRD Klungkung Wayan Buda Parwata bersama Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. Bupati mengeluarkan SE yang memperbolehkan pembuatan ogoh-ogoh meskipun di tahun politik yang rentan gesekan.
dibina sejak dini. Dia mengakui, tahun politik sangat rentan dengan adanya pergerakan massa. Apalagi, berkaitan dengan kegiatan tradisi dalam adat dan budaya. Namun, menurut Buda Parwata, walaupun ada sedikit kekhawatiran dengan tahun politik ini, pemerintah menurutnya bisa melarang pembuatan ogoh-ogoh yang bermuatan politik. “Dengan dukungan semua komponen termasuk Kepolisian dan TNI, kegiatan ogoh-ogoh kita pastikan bisa berjalan kondusif dan aman,” katanya. Dengan keluarnya SE ini, Buda Parwata, Kamis (17/1) kemarin, mengapresiasi keluarnya surat edaran pembuatan ogoh-ogoh tersebut. Sehingga masyarakat sudah bisa mempersiapkan sarana yang dibutuhkan. Dia yakin, Bupati Suwirta merespons ini dengan cepat, karena melihat ini sebagai aktivitas yang positif dan layak didukung penuh. “Bila perlu pemerintah melakukan penilaian pembuatan ogoh-ogoh di masing-masing banjar dan desa, terhadap maha karya dari kretivitas generasi muda di Klungkung ini,” saran politisi Partai Hanura ini. (kmb31)
Perjuangan SMA Swasta di Tengah Gempuran Sekolah Negeri Dunia pendidikan di daerah berkembang pesat. Sejumlah sekolah negeri terus bermunculan, khususnya SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) dengan program lulus langsung punya keahlian. Tak sedikit perkembangan lembaga pendidikan negeri di daerah akhirnya membuat sekolah swasta kalah, akhirnya ditutup karena minim siswa.
SEKOLAH - Salah satu kegiatan kesenian berupa tari penyambutan di salah satu sekolah swasta di Klungkung. Sekolah swasta harus berjuang keras agar kuat menghadapi gempuran sekolah-sekolah negeri.
Namun, ada yang berbeda di Bumi Serombotan Klungkung. Salah satu sekolah swasta setempat, SMA Pariwisata Saraswati Klungkung, justru tak pernah kekurangan siswa. Malah, setiap tahun ada ratusan siswa yang ditolak, karena sudah penuh. Karena sekolah hanya mau menerima siswa untuk sembilan kelas. Padahal, ini sekolah swasta, yang terus berada dalam gempuran sekolah negeri. “Kalau kami di sini, mengarahkan siswa ketika lulus benar-benar sudah siap terserap di dunia kerja, menariknya di situ,” kata Gusti Made Subrata saat ditemui usai pelaksanaan HUT ke-42 PR Saraswati
Klungkung di Aula Pesamuan Kerti Widya Mandala, Kamis (17/1) kemarin. Subrata menegaskan, kemampuan bidang pariwisata yang didapat di sekolah, justru ini yang mayoritas mampu terserap ke dunia kerja. Baik untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja akomodasi pariwisata maupun di kapal pesiar. “Setiap tahun biasanya sebelum pelulusan, siswa kami sudah dicari untuk bekerja di tempat mereka,” kata Subrata. Selain pendidikan akademis, sebagai sekolah plus pariwisata, siswa jelas mendapatkan dasar-dasar kompetensi kepariwisataan. Keseriusan mengelola
plus pariwisata ini dengan sasaran yang jelas, membuat banyak siswa memilih SMA Pariwisata Saraswati. Pariwisata adalah tumpuan generasi muda lulusan SMA, untuk terserap langsung dalam dunia kerja. Sehingga, konsep sekolah semaksimal mungkin memberikan bekal kemampuan yang total mendukung sasarannya. “Kualitas proses pembelajaran kita, akan terlihat dari seperti apa lulusan kita mampu mengamalkan seluruh ilmunya di lapangan kerja. Sejauh ini, setiap lulusan semuanya selalu terserap tanpa ada komplin dari penyedia pekerjaan,” tegasnya. Ini sejalan dengan program pemerintah daerah, di mana lulusan dengan kompetensi pariwisata akan diberangkatkan ke Kapal Pesiar secara gratis. Bupati Suwirta yang hadir dalam kesempatan itu menegaskan kalau pihaknya memiliki program khusus di bidang tenaga kerja pariwisata. Setiap lulusan yang
memiliki kualitas baik, akan diseleksi secara terbuka untuk diberangkatkan ke kapal pesiar. Bahkan, ada juga program lanjutan bagi lulusan dengan kompetensi pariwisata untuk dididik lanjutan secara gratis di STP Pariwisata. “Kami akan melakukan seleksi terbuka, bukan berdasarkan titipan kepada bupati atau DPRD,” kata Bupati Suwirta. HUT tahun ini diisi dengan berbagai perlombaan, jalan santai, donor darah, dan kegiatan lainnya. Lomba mulai dari tingkat TK sampai SMA. Tingkat TK antara lain, perlombaan nanding canang sari, senam dan kebersihan kelas. Tingkat SMP lomba Masatua Bali, story telling, karaoke dan tari kreasi modern. Tingkat SMA lomba akademik, seni budaya, olahraga, pariwisata, jalan santai, donor darah hingga kebersihan kelas. Semua lomba diikuti oleh seluruh siswa dari jenjang TK sampai SMA yang bersekolah di sekolah PR Saraswati Klungkung. (gik)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Jumat Pon, 18 Januari 2019
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Dibthkan Sales Engineer, Teknisi AC, WA: 081808251133 Email: hrd@microchem.co.id
B.BP.004.01.19.0000453
Dicari Sopir pribadi utk daerah Dps SMS: 0811394065 B.BP.153.01.19.0000671
Dibutuhkan segera: 1.Sales 2.Driver 3.Admin 4.Gudang Persyaratan: 1.Diutamakan pengalaman di bunga potong (1&4), 2.Ada SIM A, 3.Bisa MS.Office(3), 4.Jujur,teliti, punya kemauan & pekerja keras CV bisa dikirim langsung ke Jln.Bikini Utama No.10, Hp: 082145958115
B.BP.004.01.19.0000668
Dicari Sopir SIM A, 3 org dtg ke Jln.Pondok Indah III No.13 Buluh Indah Tlp.081 237 201 557 WA 081 547 132 336
B.BP.004.01.19.0000669
Immediately needed Waiters/ sses &Helper interview 21/1/19 Dubai,Kuwait& Cruise L./PT.MM. Mandiri/Ms.Wawas 082144243866 B.BP.004.01.19.0000579
Dcr Karywn KTP Bali utk Mebanten, Jl.Sehati No.9A, 0361723777 B.BP.001.01.19.0000649
DIJUAL MOBIL
Karyawati Packing,Sopir L300 Sales,Admin,Mks25Th,Single,sdg TdkKuliah.HnySMS:081999251555
Dcr QS/Estimator u/ Kontraktor Hub:081805585472 / Email:hakersenbali@yahoo.co.id
Garmen Bth Sgr Tng Srbutan L/P Sbnyk2nya+Sopir SIM A Brpnglmn Hub:08980739354,08179728394
Admin Garment Production Hub: Call/WA: 085100050706 Email: hrd@buddhawear.com
Dcr Segera Tenaga Cleaning Service & Sopir Pariwisata SIM B1 Umum.Lamaran Bawa Lsg ke PT.Golden Kris Tours Jl.Bypass Ngurah Rai 7 Sanur
Leading Cargo Company Looking for CS.Able to Work as a Team, able in English Speaking & Writing.Work Experience in Cargo Company is Priority.Send CV to:info@bayusbalicargo.com
B.BP.001.01.19.0000529
B.BP.004.01.19.0000582
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan resto Pasti Brangkat.Line WA081375409869&087754689692
B.BP.004.01.19.0000530
Bth Sgr S1 Ekonomi Akuntansi utk Kontraktor Hb.085237320489
B.BP.001.01.19.0000595
Bth staf pria umur max.36 thn bs Bhs Inggris,Hub.03614745713 Lam ke Jl.T.Badung 18/9 Renon
B.BP.001.01.19.0000624
Cleaning Service,SMA,P/W,28th, Lam:Polo Batubulan,Telp.290189
B.BP.001.01.19.0000570
Dcari Karyawati Fotocopy/Print WineeBali, Jl.Hym Wuruk 71 Dps Hub.081936247579/082171831905
B.BP.001.01.19.0000658
Dcr Admin Trspt Wnt,SMA/SMK Gatsu Brt H:082240787147 B.BP.004.01.19.0000677
DicrAdminWntSMK/SMAMax.25th Gaji+Bonus.HP/WA:081999714544
B.BP.001.01.19.0000657
B.BP.001.01.19.0000627
B.BP.001.01.19.0000656
Dcr Sopir Pribadi utk di Kesiman Gaji 2,2jt Hub.08123850501
B.BP.101.01.19.0000674
Dcr Staff Marketing, Accounting (Min S1)Supir, Cleaning Service (Min SMA).Single.Lam Krm ke Jl.Tukad Barito Timur/18 Renon Dps. 081916549599
B.BP.004.01.19.0000676
Dcr Tng Kennel Boy u/Klinik Hewan Jl.Sehati No.9A,0361723777
B.BP.001.01.19.0000650
Dcr sgr tng srbtn wnt max.35th, tdr dlm Hub/WA 081237217889.
B.BP.004.01.19.0000672
Dicari Sopir Pariwisata Hub.081999040400
B.BP.154.01.19.0000673
Dicari Waitres,Gaji 2,4 Juta Hub:Sate Pelecing Arjuna B.BP.001.01.19.0000608
Pria/Wanita Staf Adm Cargo SMA 18-28 th Jl.Pulau Kawe 61 Dps
B.BP.001.01.19.0000617
B.BP.004.01.19.0000663
Need Admin Staff,Good Salary, Good English,Speak & Written Send:sari.iskawari@ckabali.org
B.BP.001.01.19.0000655
Sales Mrkting Instlasi Gas LPG Gaji+BBM+Bonus.WA:085103167222 B.BP.001.01.19.0000436
Tenaga Srabutan u/ Nusa Penida 3Jt/bln ada mess 081230649181
B.BP.004.01.19.0000620
Ymh Bisma Dicr:1.SMA/SMK/D1/S1 Ek Hub:T.Umar 142 Dps B.BP.001.01.19.0000556
Satpam /Waker. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com
G.02
BENGKEL LAS Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
RUPA-RUPA
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA
BIRO JASA
SERVICE
B.BP.001.01.19.0000690
Sopir SIM A untuk catering antar jemput tamu. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88, Hp.081238553358 Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com
G.03
Waiter, Kasir, SMEA SMK ke Bali Pizza Jl.Danau Toba 7 Sanur, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com
G.04
Waiter, Kasir SMEA SMK ke Shankara Kuta Jl.Bakung Sari depan Matahari Dept.Store Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com
G.05
Cook Indonesia/India. Lamaran Shankara Kuta Jl.Bakung Sari Kuta Square Blok D33 depan Matahari Dept. Store, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com
G.06
Satpam Waker. Lamaran datang langsung ke Jl.Danau Toba 7 Sanur, Hp. 0818621818
G.07
G.01
Tukang masak bebek goreng. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88 Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com
B.BP.001.01.19.0000511
DIJUAL MOBIL
Dicari PRT utk Batubulan, Villa Pribadi, Hub.Gusti 08123806901
Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
ALUMINIUM
DIJUAL RUMAH Rmh Over Kredit Bank LT2 Jl.Ry Patih Jlantik Gyr 081916087050 B.BP.004.01.19.0000665
DIJUAL RUMAH
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DIJUAL RUMAH Jl Cpt Rmh Lt.2,Tkd.Badung 18 Renon.LT.5A,LB540m2,8KT+KM,2KP 2Gdg,2Dpr,2RT,1KM luar,PLN23rb klmrenang,CCTV,Indihome,PDAM WA 08113866733 / 081338336235 B.BP.001.01.19.0000626
DIJUAL RUKO BUC Pasti Mrh Lgs DO Sewa/Jual Ruko 2Lt SHM 104/170m2 Tepi Jl Cokroaminoto Hub.087856227779
B.BP.033.01.19.0000662
DISEWAKAN RUMAH Dkntrkn Rmh Tinggal, LT.8Are 5KT,R.Tamu,Dapur,Hrg 40Jt Net Jl.Gng Agung G.XVI No.1 Pasekn Baleran,Tbn (Seblh SMAN 1 Tbn) Hub:08123631852/081339571011
B.BP.001.01.19.0000653
DISEWAKAN TANAH
Dijual Tnh Umalas,Tk.Badung,Jl Ratna.H.08123940424(Pemilik)TP
B.BP.001.01.19.0000421
RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.412815 / 08123985172
B.BP.001.01.19.0000107
KEHILANGAN BPKB No.A9818431-G DK 1810 QE An.PT.Indocev,Hub.081339133505 B.BP.001.01.19.0000660
Hlg BPKB NO.D6446598-O DK 1749 KH An.Ni Luh Gede Raka
B.BP.001.01.19.0000661
BIRO JASA Bntu Lpor/Byar Pajak SPT Thnan Bulanan,SIUP,NPWP,087887729409 B.BP.001.12.18.0000878
PENGUMUMAN
Jl cpt Tanah 40are,60are,1.268 are, lokasi Ds.lembongan,view tebing/Pantai,SHM. Minat WA : 08113866733 / 081338336235
Brdsrkn Akta No.02 Tgl 11-012019 dibuat dihdpan Notaris I Gd Made Himawan,SH,M.Kn di Dps bahwa PT.Field Day Design Bali brkddkn diKab.Badung Tlh Resmi dibubarkan.Sgl,Keberatan, Sanggahan,Dll dpt diajukan kpd Dewan Direksi tmpt kdudukn Perseroan.Dmikan Pngumumn ini dbuat u/Prmklumn.Hormat Kami,Direksi
DIJUAL RUMAH
DIJUAL RUMAH
Tnh Over Cr 250Jt+DP,sdhTembok+ Mterial-Atap JdRmh,Dps Utr dkt PsrH:08164701778/087761559518 B.BP.001.01.19.0000647
DIJUAL TANAH
B.BP.001.01.19.0000623
B.BP.001.01.19.0000645
BANGLI
14
Jumat Pon, 18 Januari 2019
Pasar Rakyat Terdesak Toko Swalayan
Eksekutif Ajukan Ranperda Penataan Pasar
Bali Post/ist
LONGSOR - Jalan di Desa Buahan yang merupakan akses utama dan satu-satunya menuju Desa Abang Batudinding, Abang Songan dan Terunyan tertimbun material longsor kemarin.
Tebing Bukit Abang Kembali Longsor
Jalan Tertimbun Material, Warga Tiga Desa Terisolir Bangli (Bali Post) –
Tebing Bukit Abang yang berada di wilayah Desa Buahan Kintamani kembali longsor, Kamis (17/1) sore kemarin. Material longsor berupa tanah dan babatuan berukuran besar menimbun dan menutup seluruh badan jalan yang ada di sekitarnya. Kondisi itu mengakibatkan warga dari tiga desa, yakni Desa Abang Batudinding, Abang Songan, dan Terunyan terisolir. Berdasarkan informasi, longsor yang dipicu hujan deras itu terjadi sekitar pukul 14.00 Wita. Material longsor menimbun badan jalan sepanjang kurang lebih lima puluh meter. Badan jalan yang tertimbun longsor merupakan akses utama menuju tiga desa. Banyaknya material yang menutup jalan hingga setinggi sepuluh meter, mengakibatkan kendaraan roda dua dan roda empat tak bisa melintas. Perbekel Desa Abang Batudinding Made Diksa saat dihubungi mengatakan hingga sore kemarin, akses jalan masih belum bisa dilalui warga. Sejumlah kendaraan yang hendak menuju tiga desa, yakni Desa Abang Batudinding, Abang Songan, dan Terunyan, begitu juga sebaliknya tak bisa melintas. “Mobil lagi menyemut, macet sekarang. Kasihan masyarakat,” ujarnya. Untuk mengevakuasi material longsor tersebut, warga tak bisa melakukan secara manual lantaran ukuran material batu yang menimbun jalan lumayan besar. Pihaknya mengaku sudah memohon bantuan ke instansi terkait agar segera menurunkan alat berat-
nya. “Sudah (mohon bantuan) tapi alat beratnya satu rusak dan satu masih ada pengerjaan yang sama,” jelasnya. Pria yang juga Ketua Forkom Perbekel Kabupaten Bangli ini mengaku cukup menyayangkan minimnya alat berat yang dimiliki Pemkab Bangli untuk menangani bencana. Dia mengungkapkan sejatinya pihaknya bersama para perbekel di Kabupaten Bangli sudah sempat mengusulkan dan beraudensi langsung ke dewan untuk menganggarkan penambahan atau pengadaan alat berat, sehingga bisa disiagakan di masing-masing kecamatan. Sayangnya usulan yang sudah disampaikannya sekitar tahun 2015 lalu, tak pernah direalisasikan hingga saat ini. Alasannya selalu karena keterbatasan anggaran. Diksa pun berharap usulan pengadaan alat berat bisa direalisasikan segera. Sehingga ketika terjadi bencana tanah longsor, penanganannya bisa dilakukan dengan cepat. Namun jika tahun depan usulan pengadaan alat berat tak lagi dianggarkan dalam APBD, pihaknya berencana
kembali melakukan audensi ke dewan untuk menyampaikan aspirasi usulan pengadaan alat berat. Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Pemukiman (PUTRPerkim) Kabupaten Bangli Made Soma mengatakan, pihaknya selama ini terus menyiagakan alat berat untuk membantu menangani bencana tanah longsor, terutama saat musim hujan. Alat berat yang disiagakan berupa satu unit eksavator, dua unit loader dan satu unit buldoser. Sejatinya Dinas PUTRPerkim memiliki alat eksavator sebanyak dua unit. Akan tetapi, satu di antaranya sudah tak bisa dipakai, karena kondisinya sudah rusak berat. Dengan kondisi geografis dan tingginya potensi bencana longsor di Bangli, menurut Soma, jumlah alat berat yang dimiliki Dinas PUTRPerkim saat ini masih kurang. Pihaknya mengaku sering kewalahan memenuhi kebutuhan alat berat untuk membantu penanganan bencana tanah longsor saat musim hujan seperti sekarang. (kmb40)
BENCANA tanah longsor yang terjadi di wilayah Desa Buahan Kintamani, Kamis (17/1) sore mengakibatkan warga di tiga desa terisolir. Karena material longsor yang menimbun jalan belum bisa dibersihkan hingga Kamis malam kemarin, jalan satu-satunya yang bisa dilalui warga untuk keluar dari wilayah terisolir adalah dengan melalui jalur penyeberangan danau. Untuk memfasilitasi warga keluar dari keterisoliran, Pemkab Bangli melalui
Dinas Perhubungan mulai sore kemarin telah menyiagakan boat. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangli Gede Arta mengatakan, atas perintah Bupati sebanyak sepuluh boat telah disiapkan untuk bisa dipakai warga tiga desa yang terisolir. Boat tersebut disiapkan untuk warga secara gratis. “Boat kita siagakan di Dermaga Terunyan dan Dermaga Kedisan. Fasilitas ini kita berikan gratis. Kita kerja sama dengan Koperasi
Gapasdap,” ujarnya. Boat gratis ini akan disiagakan sampai nantinya jalur darat yang kini tertimbun longsor bisa dilalui kembali. Dikatakan Gede Arta, untuk membersihkan material tanah dan bebatuan yang menimbun jalan di Desa Buahan, BPBD dan Dinas PU Bangli sedang mengupayakan peminjaman alat berat. “Kalau masih kurang dengan jumlah 10 boat ini, nanti akan kita tambah lagi,” jelasnya. (ina)
Dishub Siagakan Sepuluh ”Boat”
Rekam E-KTP, Disdukcapil Jemput Bola ke Rutan dan Lapas
Bali Post/ist
E-KTP - Kegiatan perekaman dan pencetakan e-KTP yang dilakukan Disdukcapil Bangli di rutan dan lapas.
Bangli (Bali Post) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bangli kian gencar melakukan perekaman e-KTP dengan sistem jemput bola. Tak hanya ke desa-desa dan sekolah, perekaman e-KTP dengan sistem jemput bola juga dilakukan ke rutan dan lapas. Seperti yang dilakukan Kamis (17/1) pagi kemarin. Petugas Disdukcapil Bangli dipimpin langsung Kadisdukcapil Nyoman Sumantra mendatangi rutan kelas II B Bangli dan Lapas Narkotika Bangli untuk melakukan perekaman terhadap warga binaan yang belum memiliki e-KTP. Kegiatan tersebut juga dilaksanakan bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli. Nyoman Sumantra mengatakan, kegiatan perekaman dan pencetakan e-KTP ke rutan dan lapas ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Tujuannya, tiada lain untuk melindungi hak pilih warga binaan dalam rangka Pemilu April mendatang. Dia menyebutkan dalam kegiatan kemarin, semua warga binaan yang direkam e-KTP
berasal atau berdomisili dari luar Bangli. Di Rutan Kelas IIB Bangli, dari enam warga binaan yang belum mengantongi e-KTP, empat di antaranya telah dilakukan perekaman dan dicetakan KTP-nya. Sementara dua orang di antaranya tidak bisa ikut rekaman karena data identitasnya tidak ada dalam database. Sedangkan di Lapas Narkotika yang berlokasi di Banjar Buungan Desa Tiga, Susut, Disdukcapil Bangli hanya bisa melakukan perekaman terhadap 14 orang warga binaan. Hal itu dikarenakan adanya gangguan jaringan internet. “Hanya bisa rekam sampai 14,” ujarnya. Sumantra mengatakan kedatangannya ke Rutan dan Lapas untuk perekaman e-KTP bukan kali pertama dilakukan Disdukcapil Bangli. Sebelumnya pihaknya sudah sempat dua kali melakukan kegiatan serupa. “Ke depan kalau ada warga binaan lagi yang masih belum memiliki e-KTP, kami siap akan datang ke sana untuk melakukan perekaman,” kata pejabat asal Desa Siakin, Kintamani itu. (kmb40)
Bangli (Bali Post) – Keberadaan pasar rakyat dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bangli selama ini terdesak. Tidak mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan dan toko swalayan. Kondisi itu terjadi karena lemahnya permodalan, pengelolaan serta sarana dan prasarana yang belum begitu baik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemkab Bangli telah menyusun rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Penataan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan. Ranperda tersebut diajukan ke DPRD Bangli untuk dibahas bersama tiga ranperda lainnya, Kamis (17/1) kemarin. Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata menyampaikan bahwa terhadap permasalahan dan fenomena perkembangan sektor perdagangan tersebut, Pemerintah telah mengeluarkan Perpres Nomor 112 Tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan sebagai respons dan sekaligus bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjalankan fungsinya sebagai regulator atau masalah yang berkembang di masyarakat menyangkut keberadaan pusat perbelanjaan dan toko swalayan yang semakin menjamur di setiap daerah. Kemudian sebagai ketentuan lebih lanjut dari Peraturan Presiden tersebut dikeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No. 53/MDAG/PER/12/2008 tentang Pedoman Penataan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan. Namun demikian, keberadaan Perpres tersebut dirasa masih kurang memberikan perlindungan kepada pengusaha kecil dan
Bali Post/kmb40
PARIPURNA - Rapat paripurna di DPRD Bangli, Kamis (17/1) kemarin. pelaku ekonomi di pasar rakyat. “Sehingga daerah perlu menindaklanjuti dengan menyusun peraturan daerah yang lebih konkret mengatasi permasalahan tersebut,” kata Sedana Arta saat membacakan pidato pengantar Bupati Bangli dalam penyampaian empat ranperda kemarin. Hal ini, lanjut Sedana Arta, juga sejalan dengan Permendagri No. 20 Tahun 2012 tentang Pengelolaan dan Pemberdayaan Pasar Rakyat. Dimana diamanatkan pemerintah daerah harus menata dan memberdayakan pasar rakyat yang dimiliki atau dikelola untuk sebesar-besarnya kepentingan pengusaha kecil agar dapat tumbuh berkembang bersama-sama dengan pedagang lainnya dalam mengisi peluang usaha secara terbuka. “Sehubungan dengan hal tersebut, perlu adanya penataan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan serta pengelolaan pasar yang memadai,” ujarnya. Dengan adanya penataan pasar tersebut, masyarakat pelaku pasar (terutama pedagang) sangat diharapkan partisipasi dan dukungannya dengan cara mematuhi segala ketentuan dan peraturan perundang-undangan.
Selain ranperda tentang Penataan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan, tiga ranperda lainnya yang juga diajukan dalam rapat paripurna di DPRD Bangli kemarin yakni Ranperda tentang Penyelenggaraan Pemerintahan Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi, Ranperda tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah dan Ranperda tentang Retribusi Pelayanan Kepelabuhan. Sedana Arta berharap seluruh ranperda yang diajukannya tersebut dapat dibahas DPRD dengan semangat kebersamaan dan tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sementara itu usai berlangsungnya rapat paripurna dengan agenda penyampaian ranperda kemarin, DPRD Bangli langsung menggelar rapat pembentukan panitia khusus (pansus). Ada dua pansus yang dibentuk untuk membahas keempat ranperda tersebut. Pansus I yang beranggotakan sebelas orang dipimpin I Nyoman Gelgel Wisnawa. Sementara Pansus II yang beranggotakan sepuluh orang dipimpin Dewa Sang Made Widana. (kmb40)
Jual Listrik PLTS ke PLN, Perusda BMB Hasilkan Rp 390 Juta Bangli (Bali Post) Sudah hampir setahun terakhir, Perusahaan Daerah Bhukti Mukti Bhakti (Perusda BMB) menjual listrik yang dihasilkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Dusun Bangklet Desa Kayubihi secara komersial ke pihak PLN. Dari kerja sama penjualan listrik tersebut, pendapatan yang dihasilkan Perusda hingga Oktober lalu tercatat mencapai Rp 390 juta lebih. Kabag Ekonomi Setda Bangli Luh Ketut Wardani saat dikonfirmasi, Kamis (17/1) kemarin, mengatakan listrik PLTS sudah mulai dijual secara resmi oleh Perusda BMB ke pihak PLN sejak Februari lalu. Sesuai perjanjian jual beli listrik yang disepakati, besaran tarif listrik PLTS yang dijual Perusda BMB ke PLN, yakni Rp 750 per kWh. Selama ini pembayaran atas penjualan listrik dilakukan PLN ke pihak Perusda setiap bulan. Dikatakan Wardani bahwa selama ini produksi listrik dari PLTS tidak bisa ditentukan targetnya. Produksi listrik sangat bergantung dengan cuaca. Jika musim hujan, daya
listrik yang dihasilkan akan mengalami penurunan. Selain cuaca, produksi listrik juga sangat bergantung pada kondisi panel PLTS. Diakuinya dari seluruh panel yang ada tidak semuanya kondisinya baik. Sekitar 20 persennya tidak bisa berfungsi maksimal karena rusak. Menurut pejabat asal Kelurahan Kubu, Bangli ini, sejatinya produksi listrik PLTS bisa dimaksimalkan untuk menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi jika seluruh panel PLTS yang rusak bisa diperbaiki. Namun untuk melakukan hal itu, terkendala modal. Dia juga mengatakan, meski Perusda BMB saat ini sudah bisa menghasilkan pendapatan dari keberadaan PLTS, namun pendapatan itu belum bisa disumbangkan ke daerah dalam bentuk dividen. Sesuai hitunghitungan, Perusda BMB dikatakan belum bisa mendapatkan untung. Pendapatan yang didapat dari penjualan listrik, sementara ini baru mencukupi untuk dipakai biaya operasional Perusda. “Perusda hanya mengandalkan biaya operasional, gaji pegawai, dari itu saja. Karena modal Rp 1 miliar, yang
diberikan daerah tahun 2013 lalu sudah habis untuk mengurus segala proses agar PLTS Bangklet bisa dihibahkan dan dikelola,” terangnya. Sementara itu disinggung mengenai nasib pembayaran atas pemanfaatan daya listrik PLTS oleh PLN sejak 2013 hingga adanya perjanjian jual beli listrik Februari 2018 lalu, Wardani mengatakan masih belum ada kejelasan. Dia mengatakan, sesuai perhitungan, besaran tagihan yang mestinya dibayarkan PLN ke Perusda BMB atas pemanfaatkan listrik tersebut nilainya mencapai Rp 3 miliar. Terkait belum adanya kejelasan terkait pembayaran listrik tersebut, pihaknya mengaku sempat difasilitasi Kejati Bali. Agar pembayaran atas listrik yang telah dimanfaatkan PLN tersebut bisa segera diterima, pihaknya juga sudah sempat meminta fatwa ke BPK dan BPKP Bali. Hanya belum ada kepastian terkait formulasi dan mekanisme pembayaran atas pemanfaatan listrik sebelum PLTS beroperasi secara komersil/comersial operation date (COD). (kmb40)
15
Jumat Pon, 18 Januari 2019
TNI Pegang Teguh Komitmen Netralitas
NOBAR - Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Kerja Provinsi Bali menggelar acara nonton bareng (nobar) acara debat perdana Pilpres 2019 di GOR Segara Perancak, Desa Tibubeneng, Badung, Kamis (17/1) malam.
Koalisi Indonesia Kerja Gelar Nobar Debat Pilpres 2019
TIM Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Kerja Provinsi Bali menggelar acara nonton bareng (nobar) acara debat perdana Pilpres 2019 di GOR Segara Perancak, Desa Tibubeneng, Badung, Kamis (17/1) malam. Acara ini digelar untuk mewujudkan demokrasi partisipatoris dan edukasi politik. Dengan harapan, masyarakat bisa langsung melihat calon sekaligus visi dan misi serta program-program unggulan mereka. Khususnya pasangan calon nomor urut 01, Ir. H. Joko Widodo-Prof. DR.(H.C) KH Ma’ruf Amin. ‘’Masyarakat juga bisa terlibat langsung dalam diskusi-
diskusi dalam nonton bareng ini. Jadi itu salah satu wujud demokrasi partisipatoris dan edukasi politik,’’ ujar Ketua TKD Koalisi Indonesia Kerja Provinsi Bali IGN Kesuma Kelakan di sela-sela nobar. Selain itu, lanjut Kelakan, kegiatan nobar yang dihadiri pula oleh Ketua DPC PDI-P Badung sekaligus Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta ini juga untuk mempertegas bahwa visi-misi dan program unggulan Jokowi sudah berjalan dan bisa dirasakan oleh masyarakat. Artinya, tidak dalam konteks wacana lagi bila dibandingkan calon lain yang belum pernah menge-
lola republik ini. Sebelum nobar dimulai, berbagai capaian Jokowi selama menjabat presiden empat tahun terakhir juga dipertontonkan kepada masyarakat yang hadir. Termasuk di dalamnya adalah Relawan Projo serta partai pengusung dan pendukung yakni PDI-P, Golkar, PKB, NasDem, PPP, Hanura, PKPI, Perindo, dan PSI. Di Bali sendiri Jokowi-Ma’ruf Amin ditarget meraih kemenangan 80 persen. ‘’Mudahmudahan ini bisa kita capai,’’ imbuhnya. Ketua DPC PDI-P Badung I Nyoman Giri Prasta opti-
mis perolehan suara JokowiMa’ruf Amin di Bali dapat melebihi target yang ditentukan. Ia juga memaparkan sejumlah alasan mengapa masyarakat harus memilih pasangan nomor urut 01 itu. Jokowi khususnya disebut sebagai pribadi yang jujur, disiplin, bekerja dengan setulus hati dan berhati-hati, serta bekerja keras dan tuntas. ‘’Kita harus objektif, kita sudah melihat Jokowi betul-betul menjaga empat pilar bangsa (Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 45),’’ ujar Giri Prasta yang sempat menyumbang sebuah lagu untuk menghibur para peserta nobar. (kmb32)
Kasus Satu Kilogram Ganja
Wanita Asal Malang Divonis 12 Tahun Penjara
Denpasar (Bali Post) Setelah dituntut selama 15 tahun, majelis hakim pimpinan I Ketut Kimiarsa akhirnya menjatuhkan pidana penjara selama 12 tahun kepada terdakwa Yulia Nur Safitri (30). Wanita asal Malang itu, Kamis (17/1) kemarin, dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana narkotika, sebagaimana ketentuan Pasal 114 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Selain dihukum selama 12 tahun, wanita yang didakwa menguasai hampir satu kilogram ganja itu juga didenda Rp 1 miliar, subsider tiga bulan kurungan. Atas vonis itu, terdakwa langsung menerimanya. Sebelumnya oleh JPU Made Dipa Umbara, terdakwa Yulia Nur Safitri (30) dituntut pidana penjara selama 15 tahun. Terdakwa secara tanpa hak atau melawan hukum menerima dan menyerahkan narkotika golongan 1. Yulia Nur Safitri sendiri diadili atas perkara narkotika jenis ganja seberat 909,35 gram bruto atau 879,43 gram neto.
Informasi Publik
‘’Atas surat jawaban dari Gubernur Bali tersebut, sesuai dengan Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik, Walhi Bali memiliki waktu 30 hari kerja untuk mengajukan keberatan secara tertulis. Dalam beberapa hari ini Walhi Bali segera akan mengirimkan surat keberatan kepada Gubernur Bali, sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik,’’ tandasnya. (kmb32)
Dalam surat dakwaan disebutkan terdakwa ditangkap petugas BNNP Bali di rumah kos terdakwa pada 29 Mei 2018. Dari hasil pemeriksaan, terdakwa mengaku ganja yang beratnya hampir satu kilogram itu diterima dari Made Yosep. Namun saat diminta menghubungi Yosep, tidak bisa dihubungi. Tetapi ada orang yang datang hendak mengambil, yakni Nanang Susilo alias Paul (dalam berkas terpisah). Dia pun ikut ditangkap petugas BNNP Bali. Kini nasib para terdakwa berada di tangan majelis hakim PN Denpasar. (kmb37)
Denpasar (Bali Post) Terkait pelaksanaan pesta demokrasi, pemilihan presiden dan wakil presiden bersamaan dengan pemilihan legislatif, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto menekankan supaya seluruh anggota baik militer maupun PNS agar memegang teguh komitmen netralitas TNI. Prajurit TNI khususnya Kodam Udayana meningkatkan kewaspadaan. ‘’Jangan mudah percaya dan terpengaruh terhadap maraknya pemberitaan media sosial yang tidak bertanggung jawab atau hoax. Cermati dan pastikan setiap informasi yang didapat, jangan sampai ikut menjadi penyebar hoax,’’ tegas Pangdam, Kamis (17/1) kemarin, di Lapangan Praja Raksaka, Kepaon, Denpasar. Selanjutnya Mayjen Benny membacakan amanat Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Pada intinya Panglima mengajak melihat kembali apa yang sudah dilaksanakan pada tahun 2018. Berbagai catatan peristiwa yang bukan hanya menjadi perhatian, tetapi juga menguji kesiapsiagaan dan kemampuan serta pengabdian TNI sebagai alat negara. Seperti pelaksanaan pilkada serentak telah dapat terlaksana dengan aman, lancar dan sukses, di mana keberhasilan itu juga tidak terlepas dari netralitas dan sumbangsih pengamanan TNI dengan mengerahkan personel puluhan ribu personel termasuk
Benny Susianto alutsista. Tahun 2018 juga menjadi pembuktian bahwa TNI mampu menyelenggarakan beberapa kegiatan berskala besar secara serentak, seperti penanggulangan bencana gempa bumi di Lombok dan Palu, ASEAN Games ke18 di Jakarta dan Palembang, termasuk IMF-WB Annual Meeting di Bali. Selain itu, dilaksanakan pengembangan organisasi dalam rangka mendukung program pemerintah dengan membentuk Divisi III/ Kostrad, Koormada III, Koopsau III dan Pasmar III di
wilayah timur Indonesia. Dengan demikian kekuatan pertahanan dan pembangunan nasional akan semakin merata dan mendukung kedaulatan negara. ‘’Untuk misi PBB, TNI menempati posisi ke-7 dunia sebagai negara kontributor Pasukan Perdamaian PBB. Di mana sampai saat ini TNI telah menugaskan puluhan ribu personel, termasuk wanita TNI yang bertugas di berbagai posisi di bawah bendera PBB,’’ tegas Pangdam saat membacakan sambutan Panglima TNI. (kmb36)
Penyusup Luar
Sementara itu, calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo SubiantoSandiaga Uno mengungkapkan bahwa terorisme terjadi karena adanya ketidakadilan dan keputusasaan. ‘’Banyak terorisme yang merupakan penyusupan dari luar, tapi terorisme yang berasal dari dalam negeri akibat rasa ketidakadilan keputusasaan,’’ kata Prabowo Subianto.
Kata Prabowo, mereka (para teroris) melihat perlakuan tidak baik, tidak benar, tersakiti, jadi dipengaruhi pengajaranpengajaran dan paham-paham yang radikal dan mengarah ke kekerasan. Prabowo mengatakan mendukung deradikalisasi dengan melakukan investasi besarbesaran di bidang pendidikan, kesehatan serta membantu rakyat paling miskin. ‘’Pesantren, madrasah, sekolah, guru kita bantu kapasitasnya, kualitas hidupnya agar bisa
memperbaiki pengajaran dan pembangunan iklim lebih baik, suasana tidak merasa saling membenci dan tidak tersakiti,’’ jelas Prabowo. Sandiaga Uno menambahkan bahwa program kontraradikalisasi, kontraprogpaganda bagi banyak masyarakat agar masyarakat merasakan manfaat masa depan. ‘’Mereka yang tidak merasa masa depan cerah terpapar, kami akan lihat petapeta timbulnya radikalisasi berdasarkan ideologinya itu,’’ ungkap Sandiaga. (ant)
Majelis Alit
Bali Post/eka
PUTUSAN - Terdakwa Yulia Nur Safitri tertunduk mendengarkan pembacaan putusan saat sidang di PN Denpasar, Kamis (17/1) kemarin.
Sehingga tidak perlu membuat lembaga baru karena akan menimbulkan kekeruhan, bahkan gejolak. Hilangnya Majelis Alit Desa Adat dalam Ranperda tentang Desa Adat sempat menjadi pertanyaan fraksifraksi di DPRD Bali. Terkait hal ini, Dauh Wijana menyebut pansus sudah bisa menerima alasan eksekutif. Yakni untuk memperpendek rentang kendali. Kendati, pansus tetap menginginkan agar Majelis Alit bisa dipertahankan. ‘’Karena desa adat sedemikian sibuk, sehingga dalam rangka berkoordinasi, lebih pendek bisa ke Majelis Alit,’’ terangnya. (kmb32)
Karya Padudusan Agung, Tawur Balik Sumpah Agung lan Mupuk Padagingan digelar di Pura Kahyangan Jagat Er Jeruk, Sukawati, Gianyar. Puncak upacara akan berlangsung Buda Kliwon Pahang, 30 Januari 2019. Serangkaian upacara tersebut Bali Post membuka dompet punia pura. Punia bisa langsung dibawa ke Bali Post Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau ditransfer melalui Dompet Punia Bali Post BCA CABANG DPS NO:0403966000. Bukti transfer mohon difax ke 0361-227418. Prama Yoga
Rp
Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya
Rp Rp Rp
50.000
50.000 650.000 700.000
balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost
Jumat Pon, 18 Januari 2019 Piala Asia 2019 Hasil Rabu (16/1) Malam Korea Selatan vs Cina Kirgiztan vs Filipina Iran vs Irak Vietnam vs Yaman
2-0 3-1 0-0 2-0
Klasemen Akhir Grup C Korsel Cina Kirgiztan Filipina
3 3 3 3
3 2 1 0
0 0 0 0
0 1 2 3
4-2 5-3 4-4 1-7
9 6 3 0
Grup D Iran Irak Vietnam Yaman
3 3 3 3
2 2 1 0
1 1 0 0
0 7-0 0 6-2 2 4-5 3 0-10
7 7 3 0
profil Cok Istri Agung Sanistya Rani
Buru Tiket Olimpiade TAMPIL di ajang Olimpiade menjadi impian para atlet dari seluruh dunia. Karateka nasional asal Bali, Cok Istri Agung Sanistya Rani, juga mengidam-idamkan pesta olahraga terbesar di muka bumi ini. Ia tengah berburu tiket tampil pada Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang. Untuk itu, karateka yang akrab disapa Coki ini terjun dalam berbagai ajang Premier League dan kejuaraan internasional Seri A di berbagai negara. Ia kini menduduki peringkat 16 besar kelas -55 kg versi World Karate-do Federation (WKF). Sementara untuk Olympic standing point, bercokol di urutan sembilan besar. Artinya, peluangnya tampil di Tokyo tahun depan terbuka lebar. Kendalanya, untuk melakoni Premier League dan Seri A memerlukan biaya besar. Di sisi lain, ia ngebet ingin berlaga di Tokyo mengingat cabang olahraga (cabor) karate baru pertama kali dipertandingkan di Olimpiade. ‘’Asalkan ada yang membiayai, saya siap bertarung sendirian ke negeri orang,’’ tutur karateka kelahiran Klungkung, 31 Desember 1994 ini. Coki penah bertarung seorang diri ke Rotterdam atas biaya KONI Klungkung didampingi pelatih lokal negara tersebut. Di antara delapan karateka Indonesia yang berburu tiket Olimpiade, hanya Coki yang mampu menembus 10 besar, sedangkan tujuh lainnya jauh di bawahnya. ‘’Saya targetkan urutan ketujuh, delapan atau sembilan, yang penting bisa berlaga di Olimpiade,’’ ucap putri pertama pasangan Cok Gede Purnomo Sidi dan Cok Istri Agung Surat Mirah ini. Coki harus melahap 15-20 event internasional guna memuluskan langkahnya ke Tokyo. Ajang terdekat di Paris, 25-27 Januari, tetapi PB FORKI tak mengirim atletnya. Otomatis peringkat WKF dan Olimpyc standing point Coki bergeser. Coki berharap bisa menebusnya dengan turun di Dubai, 15 Februari nanti. Sementara itu, untuk masuk timnas ke SEA Games Filipina 2019, Coki harus bertanding pada Piala Kasad di Banjarmasin, Kalsel, Maret mendatang. Ia mendulang medali emas kelas -61 kg pada SEA Games 2017 di Malaysia, meraih perunggu kelas -55 kg di Asian Games 2018 serta perak kumite beregu dan perunggu kumite perorangan SEA Games Myanmar. Mulai belajar karate di Dojo Inkai Garing Kerti Negara, alumnus SMAN 1 Negara ini sempat kuliah di Unas Jakarta dan Undiknas Denpasar, namun tak sampai tamat. Coki pernah bekerja di BKD Provinsi Bali mengambil jatah PNS bagi peraih emas SEA Games. Ia dimutasi dari Jembrana ke Klungkung pada 2016, tetapi belum pernah mengibarkan bendera Bumi Serombotan di Porprov Bali. Soalnya, pada Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar dirinya harus bertanding ke mancanegara, sedangkan pada Porprov Bali XIV di Tabanan, September nanti, peraih emas SEA Games dan penyabet medali Asian Games dilarang tampil. ‘’Saya kecewa tak bisa membela Klungkung,’’ ujarnya. Yang membanggakan, Coki memecahkan mitos karateka Bali sulit menyabet emas di PON. Hal itu dibuktikannya dengan mendulang emas kelas -55 kg pada PON XIX/2016 di Jabar. Jika berhasil lolos ke Tokyo, otomatis Coki menjadi karateka Bali pertama yang tampil di Olimpiade. (nel)
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Ronaldo Incar Trofi Berikutnya Jeddah – Cristiano Ronaldo membawa Juventus menang 1-0 atas AC Milan dalam pertandingan Piala Super Italia di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Kamis (17/1) dini hari kemarin. Itu merupakan trofi pertama yang diraih Juve musim ini. Bintang Portugal tersebut menyundul bola melewati kiper Milan, Gianluigi Donnarumma, pada menit ke-60. Sukses ini membuat Juventus menjadi klub Italia pertama yang mampu memenangi gelar Piala Super untuk kedelapan kalinya, mengungguli Milan yang menjadi juara tujuh kali. “Saya memiliki gelar pertama bersama Juventus, jadi saya senang. Saya benar-benar menginginkan ini, untuk memulai awal yang baik pada 2019. Ini hanya permulaan. Kami akan mengambil langkah demi langkah. Kami punya piala ini. Sekarang kami harus terus bekerja keras untuk mencapai trofi berikutnya,” kata Ronaldo usai pertandingan. Ronaldo yang didatangkan Juve dari Real Madrid tahun lalu dengan target merebut gelar Liga Champions pertama sejak 1996, kini memiliki 28 trofi termasuk lima gelar Liga Champions dan liga dari Inggris dan Spanyol serta Piala Eropa bersama Portugal. Pelatih Juve, Massimiliano Allegri, memuji kontribusi Ronaldo. ‘’Ronaldo? Kami selalu mengatakan hal yang sama. Itu sebabnya kami mengontraknya. Ia penentu dan mencetak gol besar, tetapi seluruh tim tampil bagus,” sebut Allegri yang memenangkan trofi untuk kedua kalinya setelah kalah dari Milan pada 2016 dan Lazio tahun lalu.
menurunkan barisan pemain muda dalam lawatan ke Stadion Butarque menelan kekalahan 0-1 akibat gol Martin Braithwaite untuk Leganes. Kendati demikian, Si Putih tetap lolos dengan skor agregat 3-1 setelah di laga pertama menang tiga gol tanpa balas. Sevilla juga menelan kekalahan 0-1 dari tamunya Athletic Bilbao, namun lolos berkat skor agregat 3-2. Girona, Sevilla, dan Madrid menyusul dua tim lain yang sudah lebih dulu memastikan diri ke perempatfinal yakni
Piala Raja Dua tim ibu kota Spanyol, Real Madrid dan Atletico Madrid, mendapati nasib yang berbeda saat memainkan laga kedua putaran 16 besar Piala Raja. Madrid yang menelan kekalahan 0-1 di markas Leganes berhasil lolos ke perempatfinal, sedangkan Atletico yang hanya bermain imbang 3-3 melawan Girona malah tersingkir. Atletico yang bermain lebih awal di Stadion Wanda Metropolitano harus rela tersingkir akibat gol Seydou Doumbia dua menit jelang waktu normal usai yang membawa Girona menyamakan kedudukan 3-3. Hasil ini membuat tim besutan Diego Simeone tersingkir akibat kalah agresivitas gol tandang kendati skor agregat 4-4. Sebaliknya, Madrid yang
Fokus Berlatih, Teco Apresiasi Pemain BU Mangupura (Bali Post) – Para pemain Bali United (BU) telah melakukan dua kali sesi latihan pada tahun 2019 ini di bawah asuhan pelatih anyar Stefano Cugurra Rodrigues alias Teco. Dalam dua kali sesi latihan di Stadion Samudra, Kuta, Badung, Selasa (15/1) dan Rabu (16/1), Teco lebih fokus pada pemulihan kondisi fisik para pemain pascamenjalani libur akhir tahun. ‘’Ya, untuk awal latihan setelah libur, kami fokuskan dulu pada pemulihan fisik pemain. Dalam program latihan kami kali ini harus ada intensitas. Kami berharap dengan intensitas
Halep Ditantang Venus Malebourne – Petenis putri nomor satu dunia Simona Halep lolos ke pertandingan putaran ketiga Australia Terbuka di Melbourne setelah mengalahkan Sofia Kenin (AS) 6-3, 6-7 (5/7), 6-4 dalam waktu dua setengah jam, Kamis (17/1) kemarin. ‘’Saya tidak tahu bagaimana saya memenangkan malam ini, sangat sulit untuk menjelaskan apa yang terjadi,’’ kata Halep setelah mengatasi Kenin, peringkat ke-37 dunia yang baru memenangkan turnamen pemanasan International Hobart. Tekanan pada juara Prancis Terbuka asal Rumaina itu akan meningkat di babak berikutnya ketika menghadapi tantangan juara grand slam tujuh kali Venus Williams (AS) dalam perebutan tiket ke babak keempat. Venus (38) menundukkan Alize Cornet (Prancis)
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
6-3, 4-6, 6-0 dalam partai lainnya. Serena Williams (AS) melewati petenis Kanada Eugenie Bouchard dalam usahanya meraih gelar grand slam ke-24. Adik Venus ini menang mudah dengan skor 6-2, 6-2 dalam 70 menit. Serena selanjutnya menghadapi Dayana Yastremska (Ukraina). Dalam pertandingan lainnya, Milos Raonic (Kanada) menggulingkan juara 2014 Stan Wawrinka dalam empat set. Unggulan ketujuh Dominic Thiem menyerah 7-5, 6-4, 2-0 dari pemain pengganti Alexei Popyrin (Australia). Juara AS Terbuka dan unggulan keempat Naomi Osaka (Jepang) menyapu petenis Slovenia Tamara Zidansek 6-2, 6-4. (afp/kmb)
yang pas, semua pemain akan memiliki kondisi fisik yang bagus,’’ kata Teco seperti dikutip dari situs Bali United, Kamis (17/1) kemarin. Pelatih asal Brazil itu memberikan apresiasi terhadap para pemain Bali United yang menurutnya memiliki fokus yang tinggi ketika menjalani latihan. ‘’Saya lihat mereka sangat fokus dalam mengikuti semua arahan dari pelatih fisik. Pastinya hal itu positif,’’ ujarnya. Mantan arsitek Persija Jakarta tersebut juga mulai memberikan latihan sentuhan bola dan koordinasi antarpemain. Hal ini terlihat dalam sesi terakhir latihan pada Rabu (16/1). Itu dilakukannya karena ada beberapa pemain baru yang bergabung. Ia juga pelatih baru dan ingin melihat bagaimana semua pemainnya. Sesi latihan Bali United pada Kamis (17/1) sore dilakukan di Lapangan Tri Sakti, Legian. (kmb)
Getafe dan Valencia. Wahbi Khazri mengemas dua gol ketika St. Etienne menang 2-1 atas tamunya Olympique Marseille dalam pertandingan Liga Prancis. Hasil ini membawa Les Verts naik ke peringkat ketiga klasemen dengan 36 poin, sedangkan Marseille tertahan di tempat kesembilan dengan 28 poin. Dalam pertandingan lainnya, AS Monaco hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan tamunya Nice. Hasil ini belum mampu mendongkrak Monaco dari peringkat ke19 dengan 15 poin. Tim juru kunci Guingamp menang 2-1 atas Rennes, Toulouse bermain imbang 2-2 kontra Lyon dan duel Nimes versus Nantes berakhir 1-0. (afp/kmb)
Harden Gagal Menangkan Rockets Houston – James Harden mencetak 58 poin untuk Houston Rockets, tetapi itu tidak cukup untuk mengalahkan Brooklyn Nets pada lanjutan kompetisi NBA, Kamis (17/1) kemarin. Spencer Dinwiddie yang membuat 25 dari 33 poinnya di kuarter keempat dan perpanjangan waktu membawa Nets menang dengan skor 145-142. Itu merupakan poin tertinggi yang dihasilkan Harden musim ini. Ia mencetak 57 pon saat Rockets menang atas Memphis Grizzlies pada Selasa lalu. Harden telah menghasilkan setidaknya 30 poin dalam 18 pertandingan dan mencapai 40 poin dalam sembilan dari 12 laga terakhir. Harden menuntaskan 21 dari 23 lemparan bebas serta membuat 10 rebound dan 6 assist. Namun, dia kecewa karena Rockets akhirnya kalah pada perpanjangan waktu. ‘’Frustrasi, sangat frustrasi. Kami kecil, kami memiliki beberapa kesalahan menjelang akhir,’’ ujarnya. Di tempat lain, Kyrie Irving mencetak 27 poin dan 18 assist ketika Boston Celtics mengakhiri tiga kekalahan beruntun dengan kemenangan 117-108 atas Toronto Raptors dalam laga dua klub papan atas Wilayah Timur. Al Horford menamb a h kan 24 serta Jayson Tatum 16 poin dan 10 rebound untuk Celtics. Sementara Kawhi Leonard mencetak 33 poin dan Serge Ibaka membuat 22 poin dan 10 rebound untuk Raptors. Hasil lengkap: Boston Celtics vs Toronto 117-108, Golden State Warriors vs New Orleans Pelicans 147-140, LA Clippers vs Utah Jazz 109-129, Dallas Mavericks vs San Antonio Spurs 101-105, Portland Trail Blazers vs Cleveland Cavaliers 129-112, Houston Rockets vs Brooklyn Nets 142-145, Memphis Grizzlies vs Milwaukee Bucks 101111, Detroit Pistons vs Orlando Magic 120-115. (afp/kmb)
James Harden
Bali Post/afp