20 HALAMAN
NOMOR 227 TAHUN KE 68 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (118 rb Like) http://facebook.com/balipost
minggu paing, 17 april 2016
Ida Pandita Istri Sri Bhagawan D.W.N.S. Prabhu Weda Sandhika
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Pengemban Pengamal Pancasila
Pemimpin Bali harusnya belapati menjaga kelestarian melalui kebijakan yang berbasis lingkungan. Dengan kebijakan ini akan mencegah jangan sampai kerusakan lingkungan sampai terjadi,” katanya.
@balipostcom (4.029 Follower) http://twitter.com/balipostcom
Pemimpin Berbasis Ekologi
Berani ’’Belapati’’ demi Pelestarian Alam Bali Singaraja (Bali Post) – Persoalan yang mengancam terjadinya kelestarian lingkungan alam belakangan ini mulai menimbulkan keprihatinan dari berbagai pihak. Apalagi, kerusakan alam tidak saja terjadi akibat bencana, namun yang lebih memprihatinkan adalah ancaman kerusakan justru dari perilaku manusia itu sendiri. Dalam situasi ini, peran
pemimpin Bali menjalankan fungsi pengambil kebijakan sudah waktunya menerapkan pola pemerintahan dengan mengedepankan kelestarian lingkungan atau berbasis ekologi. Dengan kebijakan dan dukungan dari segenap komponen masyarakat tentu ancaman kerusakan lingkungan bisa dicegah dan Bali menjadi damai. Hal itu diungkapkan sulinggih
dari Griya Lingga Singaraja Ida Pandita Istri Sri Bhagawan D.W.N.S. Prabhu Weda Sandhika, Sabtu (16/4) siang kemarin. Lebih jauh Ida Pandita mengatakan, ancaman kerusakan lingkungan tidak bisa dianggap remeh. Apalagi dengan perkembangan investor yang banyak melirik daerah di Bali untuk menanamkan modalnya menjadi peluang sekaligus tantangan ke depan.
Dalam situasi ini, para pengambil kebijakan baik dari pusat, provinsi, hingga kabupaten sebelum mengeluarkan kebijakan harus memikirkan terkait yang akan ditimbulkan. Untuk itu, pola pemimpin dan pemerintahan yang mengedepankan kelestarian lingkungan ini wajib dijalankan. Hal. 19 Kerusakan Lingkungan
Stand Up Against Greed
Reklamasi Teluk Benoa
Menertawakan Kerakusan Investor
Buat Alam Bali Tak Asli
PENOLAKAN rencana reklamasi Teluk Benoa seluas 700 hektar oleh PT TWBI terus digaungkan barisan seniman yang tergabung dalam Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa (ForBALI). Event bertajuk “Stand up against Greed” digelar di Taman Baca Kesiman, Jumat (15/4). Saat itu ditampilkan komika atau stand up komedian nasional Soleh Solihun. Pun grup lawak Inguh Gabeng, Rare Kual, trio folk Nosstress dan blues man, Made Mawut. Selain penampilan deretan seniman, event ini pun diramaikan sejumlah booth dari Substore, Sindikat Pesta Kebon, Pena Hitam Bali dan ForBALI. Panitia acara Dodix mengatakan, acara ini merupakan salah satu cara untuk terus menyuarakan penolakan reklamasi Teluk Benoa. “Melalui gerakan seni seperti stand up comedy kami ingin menertawakan kerakusan penguasa dan pengusaha yang bebal dan kami mengajak masyarakat untuk terus melawan. Yang terpenting adalah dari event ini, kami mengedukasi masyarakat tentang dampak buruk reklamasi terhadap lingkungan sekitar termasuk dampak terhadap adat dan budaya Bali. Ini tidak hanya sekali dua kali, dari awal gerakan ini, para seniman terus bergerak dengan menggelar konser mini,” jelasnya. Dikatakan Dodix, event ini untuk menggalang donasi yang nantinya akan disalurkan untuk membiayai gerakan tolak reklamasi Teluk Benoa. “Karena gerakan tolak reklamasi ini independen dan tidak ada intervensi dari siapa pun dan tidak ada kepentingan dari pihak mana pun. Hal. 19 Tak Dibayar
Jakarta (Bali Post) Perlu-tidaknya reklamasi Teluk Jakarta dan Teluk Benoa menjadi perbincangan hangat di diskusi Perspektif Indonesia dengan topik “Masih Perlu Reklamasi?” di Jakarta, Sabtu (16/4) kemarin. Dari diskusi ini tercetus pariwisata Bali sangat bergantung pada alam dan sangat jauh dari gedung-gedung. Sebaliknya, reklamasi justru memberikan ruang-ruang untuk pembangunan gedung. Ketua Umum Association of the Indonesia Tours and Travel, Asnawi Bahar, mencontohkan, rencana reklamasi Teluk Benoa yang terletak di selatan Bali. Reklamasi di daerah ini sebenarnya tidak terlalu mendesak. “Di situ (selatan Bali), sudah padat. Padahal di timur dan utara masih terbuka,” jelas Aswan. Ketika berbicara reklamasi, akan membuat keindahan alam termasuk alam Bali tidak lagi asli atau alami. Dengan demikian, bisa berdampak pada bidang pariwisata, khususnya di Bali. “Wisatawan datang ke Indonesia tidak mencari gedunggedung (beton), kecuali (wisatawan) di negara-negara tertentu,” ujarnya.
BPM/edi
GEBRAK - Musisi Iwan Fals saat menggebrak Bali di pentas GWK, Sabtu malam (16/4) kemarin.
JAGAT BALI
Pura Dalem Pingit PURA Dalem Pingit merupakan salah satu Pura Tri Kahyangan di Desa Pakraman Bedulu yang memiliki sejumlah keunikan. Seperti pada Palinggih Ratu Susu, menyimpan arca Garuda Wisnu Kencana yang diperkirakan peninggalan abad ke-14. Palinggih Ratu Susu yang diyakini memiliki kekuatan niskala untuk memperlancar fungsi air susu ibu. Arkeolog Agung Rai Astawa mengungkapkan keunikan Pura Dalem Pingit dengan sejumlah palinggih dengan arca peninggalan masa silam. Seperti arca kuno berwujud Garuda Wisnu Kencana yang merupakan peninggalan pada abad ke-14. Hal. 19 Garuda Wisnu
Menurut Asnawi, hanya wisatawan domestik yang memiliki kebiasaan untuk berwisata ke pusat perbelanjaan. Sementara wisatawan asing, lebih mencari keaslian, alam yang ramah, dan budaya. Dia mengatakan ketika Indonesia sudah punya alam yang indah, maka diperlukan sentuhan teknologi. Pasalnya, bangunan tinggi tidak akan mendatangkan wisatawan. Hal ini terlihat dari kecenderungan wisatawan di Bali yang berjumlah 4 juta orang. Hampir seluruhnya datang ke Bali bukan untuk mencari gedung-gedung megah. Hal. 19 Kewenangan Susi
Kejujuran Diabaikan UN SMA–SMK di Bali Sekalipun hasil Ujian Nasional (UN) tahun ini tidak lagi menjadi penentu kelulusan siswa, nyatanya, sejumlah pelanggaran masih ditemukan dalam pelaksanaan UN. Mulai dari siswa yang kedapatan membawa dan menggunakan handphone di dalam ruangan, temuan beredarnya kunci jawaban, hingga siswa yang membawa contekan atau bekerja sama dengan siswa lain. Kepala Disdikpora Bali, TIA Kusumawardhani mengaku hal itu dan sudah melakukan evaluasi dengan Disdikpora kabupaten/kota agar pelanggaran
yang sama tidak terulang pada UN SMP. Pihaknya menekankan, kejujuran adalah hal yang paling diharapkan dalam pelaksanaan UN. Meskipun, prestasi juga penting untuk diraih siswa. “Yang diharapkan kejujuran, bukan yang lain-lain karena pemerintah ingin melihat, betul tidak sudah banyak uang yang diberikan kepada sekolah, guru juga sudah diberikan tunjangan sertifikasi mampu nggak meningkatkan kualitas pendidikan kita,” ujarnya Sabtu (16/4) kemarin. Hal. 19 Peran Pengawas
BPM/eka
UN - Siswa SMA sedang mengerjakan soal UN.
Denpasar dan Badung Paling Tinggi TEMUAN Ombudsman perwakilan Bali mengejutkan kalangan pendidikan di Bali. Temuan Ombudsman menunjukkan Denpasar dan Badung menjadi daerah yang persentase tingkat kecurangannya lebih tinggi dibandingkan kabupaten lainnya di Bali. Terhadap temuan itu, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar pun angkat bicara. Apalagi, Kepala Bidang (Kabid)
Pendidikan Menengah (Dikmen) Disdikpora Kota Denpasar, I Wayan Supartha, tak menampik jika saat pelaksanaan UN lalu, telah ada ditemukan dan laporan sejumlah masalah seperti kunci jawaban, masih adanya siswa yang membawa ponsel, pengawas yang tidak mengikuti aturan seperti berdiri di luar ruang kelas, dan lainnya. Hal. 19 Rekayasa
Membentuk Generasi Tak Jujur UJIAN Nasional (UN) dilaksanakan dalam rangka melakukan standardisasi capaian mutu pendidikan nasional. Namun faktanya, manakala UN tidak lagi dijadikan sebagai indikator kelulusan, berbagai kecurangan terjadi. Hal ini
harus disikapi serius para pengampu kebijakan, khususnya pimpinan daerah kabupaten dan kota sebagai pemegang otonomi pendidikan. Hal. 19 Revolusi Mental
Ketika UN Tak Berintegritas
Siswa dan Pengawas Perlu Diberi Sanksi Tegas Bali bisa dikatakan sangat berat —kalau tak mau disebut gagal - menjalankan Ujian Nasional (UN) berintegritas 2016. Pasalnya, Ombudsman menemukan berbagai bentuk kecurangan peserta hingga penyelanggara UN.
BENTUK pelanggarannya berupa siswa menggunakan smarthphone ke ruang ujian, dugaan beredarnya kunci jawaban dan kebocoran soal hingga adanya pembiaran kerja sama antarpeserta UN. Hasil pengamatan Bali Post selama ini menunjukkan persiapan sekolah untuk mematangkan siswanya menghadapi UN sudah sangat baik. Enam bulan menjelang UN, mereka dipadatkan dangan berbagai try out. Namun sayang, persiapan yang matang itu dicoreng oleh kita sendiri. Dikatakan kita karena banyak pihak yang
berperan mencoreng citra UN berintegritas di Bali. Kita akui tak semua daerah menjalankan SOP UN secara benar. Kota Denpasar yang mengejar predikat kota UN berintegraitas dinodai oleh sejumlah siswa. Padahal di kota ini 11 sekolah melaksanakan UNBK demi tercapainya UN berintegritas. Pada hari pertama, siswa disiplin mengerjakan UN secara jujur, namun karena ada berita di sekolah lain siswa dibolehkan membawa Hp, siswa yang lain ikut melakukan hal serupa. Menurut sejumlah siswa di ruang ujian mereka mengguna-
kan smarthphone mengunggah google untuk mendapatkan jawaban. Untuk mengelabui pengawas, kata seorang siswa, mereka membawa dua Hp, satu diserahkan ke guru pengawas, yang satu disembunyikan di bagian tubuh yang luput dari pemeriksaan pengawas. Kondisi ini didukung oleh model pegawas yang tak terlalu ketat di ruang UN. Sekalipun diberlakukan sistem silang, kenyataannya pengawas sangat manusiawi. Hal. 19 Hanya Hadir
Rumawan Salain
Nengah Madiadnyana
Wenten Aryasuda
DAERAH
2
Minggu Paing, 17 April 2016
Berantas Nyamuk ”Si Poleng”
FIGUR
Warga Desa Panji Dukung Aksi PSN Massal
BPM/sos
Jangan Anggap Bahaya BELAKANGAN ini, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) masih sering ditemui. Meskipun telah mendapatkan perawatan medis, beberapa di antaranya tak mendapatkan perhatian dari keluarganya. Hal ini dilakukan karena muncul ketakutan akan terjadi sesuatu jika berinteraksi. Apabila sikap ini terjadi secara terus-menerus, ODGJ tersebut akan semakin sulit sembuh. “ODGJ jangan anggap bahaya,” ujar Direktur Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali, dr. Gede Bagus Darmayasa, Sabtu (16/4) kemarin. Berhadapan dengan ODGJ, keluarga perlu menciptakan sikap positif, salah satunya tak segan untuk makan bersama, menari, menyanyi dan melakukan aktivitas sosial lainnya. “Mereka adalah keluarga kita. Perlu perhatian dan diberikan dukungan untuk sembuh dan diperlakukan dengan penuh kasih sayang,” pintanya. Perhatian terhadap ODGJ ini sudah muncul dari berbagai pihak. Yang teranyar, dari Dewata Global Charities. Hal serupa pun masih bisa dilakukan oleh kalangan masyarakat lainnya. “Partispasi sosial sangat penting untuk ODGJ. Keluarga utamanya,” ucap Darmayasa. (sos)
Mesin Rusak, Kapal Australia Kandas di Gilimanuk Negara (Bali Post) Kapal asing jenis Katamaran dengan nama San Tanbour Ni Trompete (STNT) berbendera Australia kandas di perairan dekat Pura Segara Gilimanuk, Sabtu (16/4) kemarin. Kapal tersebut akhirnya mendapat pemeriksaan dari jajaran Anggota Satpol Air Polres Jembrana. Dari informasi, kapal tersebut dikemudikan oleh Andre Joseph J. Bealieu (72) alamat 62 Maryboroufh TCE, Scarborough QLP 4020 Australia, no passport N.8321940 bersama seorang perempuan bernama Merry Duwi Astuti Handayani (42) dari Jalan Rinjani Timur III No 28, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jembres, Kodya Surakarta-Jawa Tengah. Merry mengatakan mereka berdua berlayar dari Tanjung Priuk dengan tujuan Nusa Dua, namun karena terjadi kerusakan pada salah satu mesin sehingga mereka memutuskan untuk berhenti di perairan dekat Pelabuhan Gilimanuk. “Dari hasil pemeriksaan di dalam kapal tidak ditemukan adanya barang-barang mencurigakan maupun barang-barang terlarang seperti narkoba maupun barang lainnya,” kata seorang petugas. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol A.A. Arka seizin Kapolres Jembrana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Agar kapal tidak menghalangi jalur pelayaran, kapal tersebut diarahkan ke perairan Teluk Gilimanuk (Water Bee) guna menunggu mekanik untuk melakukan perbaikan. (kmb)
Bali Post/kmb23
lomba busana - Sejumlah anak-anak dari TK Tunjung Mekar, Denpasar, Sabtu (16/4) kemarin, mengikuti lomba busana untuk memperingati hari Kartini. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan edukasi kepada anak-anak tentang perjuangan dari seorang R.A. Kartini.
Singaraja (Bali Post) – Warga Desa Panji Kecamatan Sukasada tumpah ruah ke wantilan pura desa setempat Sabtu (16/4) pagi kemarin. Warga yang ramai mendatangi wantilan pura desa sekitar pukul 06.00 wita itu untuk mendapatkan sumbangan bubuk abate yang dibagikan oleh Pemkab Buleleng. Selain itu, warga bersama pejabat penting seperti Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) IGN Mahapramana, Kadishutbun Ketut Nerda, Kepala DKP Nyoman Genep, Camat Sukasada Dwi Adnyana dan aparat desa melakukan aksi pemberantasan sarang nyamuk (PSN) massal. Tidak ketinggalan pengasapan alias fogging dilakukan dnegan menyasar jalan di lingkungan desa hingga ke rumah-rumah penduduk. Aksi PSN massal dan pembagian bubuk abate tersebut disambut positif oleh warga. Bagi warga, aksi nyata yang dilakukan pemerintah untuk mencegah meluasnya penyebaran penyakit demam berdarah (DB). Warga mengaku sudah berupaya untuk menjaga kebersihan lingkungan
agar nyamuk “si poleng” tidak sampai berkembang biak. Sementara, gerakan PSN massal dan fogging yang dilancarkan pemerintah akan memperkecil lagi nyamuk berkembang biak. “Kami sangat terbantu dan sesuai arahan di desa kami sudah rutin menjaga kebersihan lingkungan dan sekarang ada pengasapan seperti ini, maka nyamuk akan semakin kecil kemungkinan bisa berkembang biak,” sebut salah seorang warga. Menanggapi komentar warga tersebut, Wakil Bupati Sutjidra mengungkapkan fogging dan penyerahan bubuk abate merupakan gerakan serentak di semua wilayah di Buleleng untuk memberantas perkembangbiakan nyamuk “si poleng”. Dengan upaya ini nantinya, penyebaran penyakit DB yang membahayakan dapat dicegah dan tidak sampai menimbulkan korban jiwa. “Kita mengajak seluruh unsur masyarakat bersamasama membasmi penyakit DB, makanya gerakan PSN massal seperti ini kami lancarkan dengan harapan tidak ada lagi warga kita yang meninggal karena tergigit nyamuk,” katanya. (kmb38)
Bandar Judi ’’Online’’ Ditangkap Polisi Sebuah buku tabungan lainnya juga berhasil disita petugas dengan jumlah saldo yang diduga merupakan hasil dari judi togel online ini dengan nilai mencapai Rp 50 juta. Sudarma Putra mengatakan pelaku sudah menjalankan judi togel online ini semenjak tahun 2012 lalu. Omzet mencapai jutaan rupiah seharinya. (kmb)
Negara (Bali Post) Jajaran Polres Jembrana Kamis (14/4) sore, mengamankan Mursalim (51), seorang bandar judi togel yang beroperasi secara online. Bandar judi togel online ini diamankan petugas dengan barang bukti jaringan pemasangnya yang hingga sampai ke Banyuwangi, Jawa Timur dan buku tabungan dengan saldo yang diduga dari hasil judi mencapai Rp 50 juta. Dari informasi Jumat (15/4) lalu, Mursalim diamankan di rumahnya di Lingkungan Ketapang, Kelurahan Lelateng Kecamatan Negara. Petugas menggeledah rumah pelaku dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya 1 unit perangkat komputer, 1 unit modem, sebuah buku tabungan atas nama yang bersangkutan, 2 unit HP Samsung (Galaxy Core dan Grand Duos), selembar kertas berisikan pasangan angka-angka togel, serta uang tunai Rp 40.000. Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Gusti Made Sudharma Putra seizin Kapolres Jembrana membenarkan pihaknya telah menahan Mursalim, bandar togel online tersebut. Pelaku diamankan karena informasi dari masyarakat adanya transaksi judi togel secara online yang diam-diam dioperasikan dari rumahnya. Setelah mengamankan Mursalim, pihaknya kemudian melakukan pengembangan kasus tersebut. Hasilnya, petugas mendapati bukti lainnya yang menunjukkan bahwa pelaku ini memang bukan lagi kelas pemasang maupun pengepul togel, melainkan sekelas bandar togel
yang beroperasi secara online. Selain menerima pasangan togel melalui layanan short message service (SMS), pelaku juga menerima pasangan melalui layanan internet serta pesawat HT. Bahkan terungkap jika jaringan pemasang togel secara online pelaku ini hingga mencapai Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
BPM/kmb
TOGEL - Bandar judi togel online ketika diamankan Polres Jembrana.
Renovasi Meru Tumpang Sebelas di Pura Hulundanu Batur Songan
BPM/dir
MERU - Meru Tumpang Sebelas di Pura Hulundanu Batur Songan.
PANGEMPON Pura Hulundanu Batur Songan, Kintamani mulai melakukan pematangan rencana renovasi total palinggih Meru Tumpang Sebelas yang ada di utamaning mandala pura setempat. Renovasi ini diharapkan rampung menjelang piodalan Panca Wali Krama yang rencananya digelar Oktober mendatang. Bahkan, gambar meru dan rincian biaya sudah dinyatakan final. Diperkirakan, anggaran renovasi mencapai Rp 1,5 miliar. Sebagai langkah awal persiapan renovasi, panglingsir (padulu) dan tokoh masyarakat dan jero mangku di Pura Hulundanu Batur Songan telah melakukan parum (pertemuan) dan koordinasi dengan sejumlah tokoh umat Hindu. Menurut Perbekel Songan B Jero Lanang, S.E., Selasa (5/4), renovasi meru tumpang sebelas sebagai linggih Ida Batari Dewi Danu – sum-
ber amerta jagat - tahun ini akan dilakukan secara total. Pemugaran sudah diawali dengan matur piuning. ‘’Kami sebagai krama pangempon berharap dukungan umat Hindu untuk merampungkan renovasi meru ini sebelum piodalan Panca Wali Krama. Partisipasi pemerintah dan komponen masyarakat sangat kami harapkan,’’ ujarnya. Pihaknya juga berharap Gubernur Bali para bupati/wali kota ikut mendukung renovasi ini. ‘’Kami mohon dukungan. Renovasi kami harapkan tuntas sebelum pujawali yang akan digelar Oktober mendatang,’’ jelasnya. Dijelaskannya, sesuai perhitungan dewasa dan waktu, Karya Panca Wali Krama di Pura Hulundanu Batur Songan, Kintamani dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Tahun ini akan dilakukan Oktober mendatang. Rangkain karya akan dipublikasikan secara terbuka kepada umat,
sehingga penyelenggaraan karya tahun ini bisa dikelola umat Hindu secara kolektif. Untuk itulah, kami warga 33 banjar dinas di Songan berharap bisa merampungkan renovasi meru tumpang sebelas ini sesuai rencana. Dijelaskanya, meru tumpang sebelas ini sempat direnovasi sekitar 40 tahun lalu. Kini kondisinya sudah lapuk dan sejumlah kayunya sudah lepas. Bahkan, atap meru dari ijuk sudah sangat tipis. Umat yang hendak berpartisipasi mendukung pemugaran meru ini bisa menyalurkan bantuannya ke rekening BCA Cabang Denpasar No. 040-3966000 atas nama Dompet Punia Pura Bali Post. Dana punia juga bisa langsung disalurkan ke Bali Post Jalan Kepundung 67 A Denpasar. ‘’Sebagai pangemong, kami sangat berharap partisipasi umat bisa memperlancar proses renovasi,’’ jelasnya. (dir)
BPM/kmb38
PSN - Warga Desa Panji Kecamatan Sukasada memadati wantilan pura desa setempat Sabtu (16/4) pagi kemarin. Warga antusias mengikuti PSN massal dan pembagian bubuk abate dari pemerintah.
Pelestarian Budaya Melalui Lomba Busana Pecalang Ramai Penonton Singaraja (Bali Post) Unik sekaligus menjadi pelestarian budaya inilah ditampilkan 53 pasangan di Gedung Kesenian Gde Manik Kota Singaraja. Para pria dewasa bersaing kreatif mengikuti Lomba Busana Pecalang se-Kabupaten Buleleng, serangkaian HUT ke-412 Kota Singaraja. Kerja sama lomba busana pecalang melibatkan sinergitas Harian Denpost, Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP), Radio Singaraja 92.0 FM, Humas dan Protokol Pemkab Buleleng, Polres Buleleng, beserta Kodim 1609/Buleleng. Seluruh peserta lomba busana pecalang begitu antusias dan semarak mengikuti perlombaan. Dikatakan ketua panitia lom ba b usana p ecalang, Gede Bob Suardika, lomba dimaksud sebagai sinergitas bersama pemerintah, sekaligus memeriahkan HUT ke-412 Kota Singaraja. Ia menilai peran pecalang, melalui wadah lomba mampu menyatukan persepsi antarpecalang di Buleleng. Hal ini sekaligus membuat mereka mampu mengombinasikan dan menyatukan
atribut sesuai tertuang di pararem MMDP Bali. Seluruh pecalang menjadi lebih tertata rapi, dan kompak dalam mengemban tugas adat ke depannya. “Karena kehadiran pecalang menjadi garda terdepan di dalam pengamanan di Desa Pakraman dan banjar di wilayah adatnya. Identitas diri ditunjukkan dengan tetap mengawal keamanan dan ketertiban. Mereka sekaligus mengedepankan norma-norma kesopanan serta bersikap ramah,” paparnya Sabtu (16/4) kemarin. Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. mengapresiasi lomba busana pecalang dan menjadi yang pertama kali diadakan di Bali. Menyoal kriteria yang dipergunakan dewan juri, tentu dapat dijadikan pegangan berbusana pecalang di Buleleng untuk keseragaman bersama. “Sesuai arahan Bupati Buleleng, nantinya seluruh pecalang yang ada di Kabupaten Buleleng akan mendapatkan pelatihan oleh kepolisian agar pecalang tahu betul bagaimana menjaga keamanan,” ucap Sutjidra asal Desa Bontihing ini. (kmb)
BPM/kmb
BUSANA PECALANG - Lomba busana pecalang sekaligus menjadi pelestarian budaya serangkaian HUT ke-412 Kota Singaraja.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
daerah
Minggu Paing, 17 April 2016
3
Kena Baling-baling Kapal, Nelayan Patah Tulang Negara (Bali Post) Seorang nelayan, Adi Sujoko (36) dari Banjar Kembang, Desa Cupel, Negara, jatuh di laut, Kamis (14/4) malam lalu di perairan Tabanan sekitar tiga mil dari pantai. Korban merupakan ABK perahu/kapal Ceria Istambul. Dari informasi yang dihimpun, Jumat (15/4) lalu kejadian tersebut dilaporkan oleh Saiful Alim (36) dari Ketapang Muara, Pengambengan. Mereka melaut di perairan Tabanan dari pelabuhan Pengambengan. Namun saat korban makan buah di atas perahu, tiba-tiba terjatuh akibat terpeleset ke laut dan ditolong oleh crew kapal. Setelah diangkat, kaki kanannya mengalami luka. Saat kejadian itu, juga dilihat oleh Sampurno (55) bersama temannya Heri (30) yang juga seorang nelayan. Kemudian pada Jumat (15/4) dini hari, korban tiba di pelabuhan Pengambengan dan selanjutnya di bawa ke RSU negara. Karena diduga luka tersebut akibat terkena baling-baling kapal. Dari keterangan dokter, pasien mengalami pendarahan terus menerus, patah tulang, robek di atas kemaluan dan pasien tidak sadarkan diri, sehingga korban dirujuk ke RS Sanglah guna penanganan lebih lanjut. Perbekel Cupel Negara, Usman dikonfirmasi lewat ponselnya, Sabtu (16/4) kemarin membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya mendengar informasi tersebut dari Kelian Dusun Kembang, Desa Cupel, Negara dan dikatakan dirujuk ke RS Sanglah. “Saya belum tahu bagaimana perkembangannya,” jelasnya. (kmb)
BPM/kmb
BALIHO - Forum Pemuda Kesiman bergerak menolak reklamasi Teluk Benoa dengan melakukan pemasangan baliho di wilayah Kesiman.
Forum Pemuda Kesiman
Minta Presiden Jokowi Batalkan Reklamasi Teluk Benoa
Denpasar (Bali Post) Setelah pengibaran panji-panji penolakan reklamasi Teluk Benoa di berbagai wilayah di Bali dan panggung seni stand up against greed, Sabtu (16/04) kemarin giliran Forum Pemuda Kesiman bergerak menolak reklamasi Teluk Benoa. Penolakan reklamasi Teluk Benoa oleh pemuda-pemuda di Kesiman bukanlah kali pertama. Sebelumnya, Jumat (15/4) lalu Komunitas Muda Batan Buah (KOMBAT) yang juga tergabung di dalam Forum Pemuda Kesiman juga melakukan pemasangan baliho tolak reklamasi Teluk Benoa di wilayah Banjar Batan Buah. Sementara itu, Sekaa Teruna Yowana Dharma Bhakti, Banjar Rangkan Sari, Suwung Kauh, mengibarkan bendera berukuran 3X5 meter dengan logo ForBALI di depan bale banjarnya. Pantauan kemarin, ratusan pemuda dari Forum Pemuda Kesiman yang terdiri atas STT (sekaa Teruna teruni) dan Komunitas yang ada di Wilayah Desa Kesi-
BPM/ara
TIANG - Perbaikan trotoar di Jalan Hang Tuah, Sanur, kini sedang berlangsung. Proyek penataan trotoar dan juga drainase ini sebelumnya sempat ditinjau Komisi III DPRD Bali. Dewan mengkritisi adanya tiang listrik berdiri tegak di tengah-tengah proyek Dinas Pekerjaan Umum Bali tersebut. Meski sudah diprotes, tiang listrik itu masih berdiri, Sabtu (16/4) kemarin.
Soal Penemuan Bayi
Diambil Ibu Kandungnya Tabanan (Bali Post) Bayi perempuan yang ditemukan di pekarangan rumah di Banjar Kutuh Kelod, Desa Sam Sam, Kerambitan beberapa waktu lalu kini kembali ke pangkuan ibu kandungnya. Kepala Sub Bidang Rekam Medis dan Humas BRSUD Tabanan Made Suarjaya, Sabtu (16/4) kemarin memaparkan jika bayi sudah diperbolehkan pulang dan telah diambil oleh ibu kandungnya, Siti H. Meski sudah diperbolehkan pulang, menurut Suarjaya bayi perempuan tersebut harus tetap rutin menjalani pengobatan. Sehingga pihak rumah sakit mengimbau ibu bayi untuk memeriksakan bayinya ke rumah sakit secara teratur sampai benar-benar dinyatakan sembuh. “Keadaan bayi sudah baik. Berat badan juga sudah naik. Tetapi tetap disarankan untuk kontrol kembali untuk mengetahui perkembangannya dan pemberian obat-obatan selanjutnya,” jelas Suarjaya. Seperti diberitakan sebelumnya, pelaku pembuang bayi perempuan di Banjar Kutuh Kelod Desa Sam Sam Kerambitan akhirnya berhasil diungkap pihak kepolisian Tabanan. Dimana pembuang bayi tidak lain dari ayah kandungnya sendiri yang bernama Agus W. Alasan Agus membuang anaknya karena ekonomi. Kasus ini masih ditangani Polres Tabanan dan bayi sendiri diserahkan keputusannya kepada orang tua, apakah hendak diasuh atau tidak. (kmb24)
man yaitu STT Banjar Bukit Buwung, STT Banjar Dauh Tangluk, STT Banjar Dangin Tangluk, STT. Abian Tubuh, STT. Banjar Kusuma Jati, STT. Banjar Kedaton, STT Banjar Batan Buah, Penggak Men Mersi dan Komunitas Muda Batan Buah memenuhi pelataran wantilan Pura Pengrebongan, Kesiman, Denpasar. Mereka menyiapkan spanduk, bendera, poster dan
baliho yang hendak dipasang di sejumlah titik. “Kegiatan ini merupakan aksi solidaritas untuk mendukung gerakan rakyat Bali yang menolak rencana reklamasi berkedok revitalisasi Teluk Benoa,” ujar Made Adi Apriyanta, humas aksi pemasangan baliho tolak reklamasi Teluk Benoa tersebut. Made Adi menjelaskan, pemasangan baliho tolak reklamasi Teluk Benoa oleh Forum Pemuda Kesiman diawali dengan parade dari Wantilan Pura Pengerebongan Desa Kesiman. Selama parade berlangsung, suara gamelan dan tarian Barong tiada henti disepanjang perjalanan dari Pura Pengerebongan menuju ke catus pata hingga kembali ketitik semula. Dalam aksi tersebut 2 baliho berukuran
3x4 meter dipasang oleh Forum Pemuda Kesiman di perempatan Waribang dan juga perempatan catus pata di depan Puri Kesiman. Forum Pemuda Kesiman juga mengecam sikap pemerintah Provinsi Bali baik itu DPRD Bali, Sekda Bali maupun Gubernur Bali yang tidak berkutik dihadapan pihak-pihak bermodal besar dan tutup telinga terhadap aspirasi penolakan reklamasi. “Maka dari itu kami berharap agar Pak Jokowi sebagai Presiden membatalkan Perpres No.51 tahun 2014. Bapak Jokowi harus membatalkan perpres tersebut agar keluar dari jebakan konspirasi para reklamator tersebut. Teluk Benoa harus di konservasi bukan direklamasi”. pungkasnya Di tempat lain, panji-panji
perlawanan terus berkibar di masing-masing desa adat yang menolak rencana reklamasi Teluk Benoa. Seperti halnya yang dilakukan oleh Sekaa Teruna Yowana Dharma Bhakti, Banjar Rangkan Sari, Suwung Kauh, Denpasar mengibarkan bendera berukuran 3X5 meter dengan logo ForBALI di depan bale banjarnya. Kadek Bobby Susila selaku salah satu penggerak di Desa Suwung Kauh mengatakan pengibaran bendera ini sebagai salah satu wujud untuk menolak reklamasi Teluk Benoa. “Jadi tidak hanya baliho, bendera berukuran besar ini juga sebagai simbol perlawanan untuk menolak proyek pengurugan Teluk Benoa yang kami yakini akan merusak alam dan lingkungan,” ujarnya. (kmb)
Lokasi Pedagang Canang bakal Ditata Bangli (Bali Post)Penjualan canang, khususnya di Pasar Kidul, Bangli masih dilakukan di sembarang tempat oleh sejumlah pedagang. Hal ini pun dianggap mempengaruhi kesucian canang tersebut. Hal itu menjadi sorotan kalangan DPRD Bangli dalam dialog interaktif bersama pedagang canang di Kantor Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bangli, Sabtu (16/4) kemarin. Ketua DPRD Bangli Ngakan Made Kutha Parwata, mengakui belakangan ini pedagang canang cukup marak ditemui. Akan tetapi dalam proses transaksi jual belinya, persoalan tempat masih sering diabaikan. Padahal ini dinilai sangat mempengaruhi kesucian canang tersebut. Oleh karenanya perlu ada tindakan prepentif berupa penataan tempat. “Kami bersama PHDI berinisiatif melakukan penataan pedagang canang dan memberikan pemahaman tentang kesucian canang,” ujarnya. Penataan pedagang tersebut nantinya akan dikoordinasikan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama steakholder lainnya. Tentunya langkah ini perlu mendapat kesepakatan
dari pedagang. “Langkah ini akan dikoordinasikan dengan pihak terkait,” kata Parwata. Sementara itu, Ketua PHDI Kabupaten Bangli I Nyoman Sukra dalam sambutannya menekankan kepada para pedagang canang dan sarana upakara jangan hanya mengejar untung saja. Peningkatan pemahaman etika dan tata cara membuat canang hingga menjualnyam agar kesucian sarana yang akan dipersembahkan kehadapan Ida Hyang Widi Wasa tetap terjaga kesuciannya juga perlu dilakukan. “Kesucian canang mesti tetap dijaga. Jangan sampai pedagang jualan canang di atas trotoar dan lingkungan yang justru menodai kesuciannya,” tegasnya seraya berlanjut menyampaikan dalam berjualan canang hendaknya pedagang menggunakan pakaian adat madya. Dalam dialog interaktif itu juga tampak dihadiri Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan I Nengah Sudibia. Sementara dari DPRD Bangli hadir Wakil Ketua I Komang Carles dan sejumlah anggota, seperti I Nengah Darsana, Dewa Gede Oka, Wayan Jamin, Ketut Kariyasa dan lainnya. (kmb45)
BPM/sos
CANANG - Dialog interaktif DPRD Bangli, PHDI, bersama pedagang canang di Kantor Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bangli, Sabtu (16/4) kemarin.
Pelajar Diminta Hindari Corat-coret Seragam Sekolah Singaraja (Bali Post)Siswa kelas XII yang telah mengikuti Ujian Nasional (UN) dan merayakan kegembiraan apabila mereka dinyatakan lulus. Pelajar di Buleleng seringkali melakukan aksi corat-coret baju, terutama mereka yang hasil nilai UN memuaskan. Menurut Wakil Bupacoret - Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. meminta siswa yang lulus agar menghindari aksi coratcoret baju. BPM/dgk
ti Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., kelulusan diawali pengumuman dan kedepan supaya siswa-siswi menghindari aksi konvoi maupun mencorat-coret baju seragamnya. Sutjidra usai menghadiri pelepasan siswa kelas XII di SMAN 1 Singaraja, mengatakan ada 300 siswa pasca mengikuti UN beberapa hari lalu telah resmi di lepas sekolahnya. “Siapapun dan di mana pun siswa-siswi harus mempunyai mimpi dan semangat mengejar cita-cita. Konsisten dan tidak mudah menyerah dengan apa yang dihadapi
ke depannya,” ucap Sutjidra yang juga alumni SMAN 1 Singaraja ini, Sabtu (16/4) kemarin didamping Kadis Pendidikan Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd. Pihaknya menjelaskan, meningkatkan penilaian sekolah di masyarakat dilakukan dengan berupaya melahirkan prestasi. “Setelah cukup lama menanti prestasi, angkatan ini kembali memberikan prestasi yang gemilang, bahkan tingkat internasional. Saya harap adik-adik yang lain bisa meneruskan pencapaian prestasi yang sudah dimi-
liki,” jelasnya. Diungkapkan Kepala SMAN 1 Singaraja I Putu Eka Wilantara, S.Pd., M.Pd., ke depan siswa-siswi akan memikul beban lebih berat di perguruan tinggi. Nama alumni SMAN 1 Singaraja diharapkan muncul di setiap perguruan tinggi ternama di Bali dan lainnya. “Saya berharap di setiap perguruan tinggi ternama ada nama siswa kami. Sama seperti pendahulunya yang sudah banyak sukses. Kami yakin seluruh siswa-siswi bisa lulus seratus persen,” ungkap Wilantara. (kmb34)
4
Minggu Paing, 17 April 2016
Mengenal Lebih Jauh Kanker Paru KANKER paru merupakan pertumbuhan sel yang tidak terkontrol pada jaringan paru. Pertumbuhan ini apabila tidak terawat dapat menyebar ke jaringan sekitar paru atau organ lainnya di luar paru melalui proses metastase. Kanker yang primer berasal dari paru sebagian besar merupakan karsinoma yang berasal dari jaringan epithel paru. Jenis kanker utama di paru ada 2 yaitu: SCLC (kanker paru sel kecil) dan NSCLC (kanker paru non-sel kecil). Gejala kanker paru pada umumnya adalah batuk (termasuk batuk darah), sesak napas dan terjadi penurunan berat badan.
“Penyebab kanker paru sebagian besar (80-90%) merupakan asap rokok (tembakau). Pada asap rokok ditemukan 60% bahan yang bersifat karsinogenik, termasuk radioisotop dan nitrosamin. Kanker paru merupakan penyebab kematian terbesar pada laki-laki di negara maju (90%) dan 70% pada perempuan. Proses inhalasi dari asap rokok di sekitarnya merupakan penyebab kanker paru pada perokok pasif. Gas radon adalah gas yang tidak berwarna dan berbau dari penguraian radioaktif radium, yang dapat meng-ion kan materi genetika sehingga kadang dapat menimbulkan kanker.�
“Stadium kanker adalah tingkat penyebaran kanker dari sumber asalnya. Dua jenis evaluasi stadium kanker adalah stadium klinis dan stadium bedah. Stadium klinis dilakukan sebelum pembedahan definitif, didasarkan pada hasil pencitraan dengan CT scan dan hasil biopsy. Stadium bedah dievaluasi selama ataupun setelah pembedahan. “
rontgen dada - Foto rontgen dada, menunjukkan sebuah tumor pada paru kiri. Penyebab kanker paru sebagian besar adalah paparan asap tembakau dalam jangka panjang (80-90%). Sebagian kecil (10-15%) terjadi pada bukan perokok, kombinasi dengan faktor genetik, debu asbestos, gas radon, polusi udara, dan asap rokok pasif. Kanker paru dapat dilihat melalui foto rontgen dan tomografi komputer (CT) scan. Diagnosis pasti ditegakkan melalui biopsi jaringan melalui bronkoskopi atau CT. Perawatan dan keberhasilan pengobatan ditentukan oleh tipe kanker, stadium (tingkat penyebaran), dan kondisi kesehatan umum pasien Perawatan biasanya meliputi pembedahan, kemoterapi, dan radioterapi. NSCLC biasanya ditangani melalui pembedahan, sedangkan SCLC umumnya memberikan respons yang lebih baik terhadap kemoterapi dan radioterapi. Secara keseluruhan, 15% dari penduduk di Amerika Serikat terdiagnosa kanker paru mencapai harapan hidup lima tahun setelah diagnosis. Secara global, kanker paru merupakan penyebab utama
kematian karena kanker pada laki-laki dan perempuan, dan bertanggung jawab untuk 1,38 juta kematian setiap tahunnya, hingga tahun 2008. Tanda-tanda dan gejala kanker paru antara lain: gejala pada saluran pernapasan (batuk atau batuk darah, sesak napas, bengek, napas pendek), gejala sistemik (penurunan berat badan, demam, jari tabuh, kelelahan), dan gejala karena penekanan lokal (nyeri dada, nyeri tulang, obstruksi vena cava superior, kesulitan menelan). Fenomena paraneoplastik biasanya menarik perhatian di awal penyakit. Kanker di bagian atas paru, disebut Pancoast Tumor, biasanya menimbulkan Sindrom Horner (jatuhnya kelopak mata dan pupil mengecil di sisi lesi), sampai menimbulkan kerusakan pleksus brakialis. Pada kebanyakan kasus, penderita datang ke dokter setelah kanker menyebar ke jaringan sekitarnya. Penyebarannya meliputi ke jaringan tulang, ginjal, paru di sebelahnya, hati, perikardium, dan kelenjar adrenal. Sekitar 10% dari penderita kanker paru
tidak mengalami gejala saat diagnosis. Kanker biasanya ditemukan tidak sengaja pada saat pemeriksaan rontgen dada. Kanker berkembang mengikuti kerusakan genetika pada DNA, dimana kerusakan genetika ini mempengaruhi fungsi normal sel meliputi proliferasi sel, proses kematian normal sel (apoptosis), dan perbaikan DNA. Apabila kerusakan lebih banyak terakumulasi maka risiko kanker akan lebih besar. Penyebab Penyebab kanker paru sebagian besar (80-90%) merupakan asap rokok (tembakau). Pada asap rokok ditemukan 60% bahan yang bersifat karsinogenik, termasuk radioisotop dan nitrosamin. Kanker paru merupakan penyebab kematian terbesar pada laki-laki di negara maju (90%) dan 70% pada perempuan. Proses inhalasi dari asap rokok di sekitarnya merupakan penyebab kanker paru pada perokok pasif. Gas radon adalah gas yang tidak berwarna dan berbau dari penguraian radioaktif
pneumonektomi - Hasil pneumonektomi dengan karsinoma sel skuamosa, berupa bagian putih dekat bronkus.
radium, yang dapat meng-ion kan materi genetika sehingga kadang dapat menimbulkan kanker. Asbestos dapat menimbulkan kanker paru secara sinergis dengan tembakau. Asbestos juga dapat menimbulkan kanker pada pleura, disebut mesotelioma. Polusi udara luar disebutkan hanya meningkatkan risiko kanker paru 1-2%, antara lain oleh partikulat halus dan aerosol sulfat dari asap kendaraan bermotor. Bukti tentatif yang mendukung peningkatan risiko terjadinya kanker paru adalah polusi dalam ruangan, seperti asap pembakaran kayu, batubara, residu bahan bakar kotoran, dan sampah dari proses memasak dan pemanas ruangan. Diperkirakan 8-14% kanker paru disebabkan oleh genetik. Pada orang yang saudaranya mengalami kanker paru, berisiko 2-4 kali untuk menderita kanker paru oleh karena adanya kombinasi gen. Seperti jenis kanker lainnya, kanker paru juga disebabkan oleh inisiasi aktivasi onkogen dan inaktivasi gen supresor tumor. Onkogen
dapat membuat seseorang rentan terhadap kanker. Proto-onkogen dapat berubah menjadi onkogen bila terpapar karsinogen. Foto rontgen dada dapat dilakukan untuk pemeriksaan awal kanker paru, untuk melihat adanya massa yang jelas, pelebaran mediastinum, efusi pleura, konsolidasi (pneumonia) dan atelektasis (kolaps). Jenis dan perluasan tumor dapat diketahui dari pemeriksaan CT. Bronkoskopi atau biopsi dengan panduan CT dapat digunakan untuk mengambil sampel tumor untuk pemeriksaan histopatologi. Pemeriksaan histologi digunakan untuk menentukan diagnosa definitif kanker paru. Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Tumbuh Hampir 40% kanker paru merupakan jenis adenokarsinoma, yang biasanya tumbuh dari bagian perifer paru. Sebesar 30% merupakan karsinoma sel skuamosa, yang biasanya terjadi pada saluran napas besar. Paru merupakan tempat yang umum untuk penyebaran kanker dari jaringan lain, seperti kanker
payudara, kanker otak, dan lain-lain, yang disebut sebagai metastase. Pada gambaran radiologi, sel kanker metastase pada paru menunjukkan gambaran bulat yang khas, disebut coin lesion. Kanker paru primer biasanya menyebar ke tulang, hati, otak, dan kelenjar adrenal. Stadium kanker adalah tingkat penyebaran kanker dari sumber asalnya. Dua jenis evaluasi stadium kanker adalah stadium klinis dan stadium bedah. Stadium klinis dilakukan sebelum pembedahan definitif, didasarkan pada hasil pencitraan dengan CT scan dan hasil biopsy. Stadium bedah dievaluasi selama ataupun setelah pembedahan. Pencegahan terhadap kanker paru yang disebabkan oleh factor lingkungan (selain factor gen) dapat dilakukan dengan mengurangi atau stop merokok, menetapkan larangan merokok di tempattempat umum, perbanyak konsumsi buah dan sayuran. Pengobatan kanker paru dilakukan berdasarkan jenis sel kanker, sejauh mana penyebarannya, dan kondisi
umum dari penderita. Metode pengobatan sel kanker antara lain : pembedahan, terapi radiasi, kemoterapi, dan terapi paliatif. Pada kanker paru non-sel kecil biasanya dilakukan pembedahan, seperti pembuangan lobus paru (lobektomi) atau pembuangan semua organ paru (pneumonektomi). Pada kanker paru sel kecil dapat dilakukan terapi radiasi dan atau kemoterapi. Pada kanker paru terminal dilakukan terapi paliatif atau pengelolaan rawat akhir. Prognosis kanker paru biasanya buruk, dimana hanya 15% penderita yang dapat bertahan hidup 5 tahun setelah diagnosis. Biasanya penderita datang ke dokter sudah pada stadium lanjut. Prognosis ditentukan dari ada tidaknya gejala paru, ukuran tumor, jenis sel kanker, stadium, metastase, dan kondisi umum penderita. Tindakan pencegahan lebih baik dilakukan untuk mengurangi risiko kejadian kanker paru. ldr. Ida Ayu Artini Dewi
REKLAMASI - Jangan sampai upaya reklamasi ini menjadi tanda-tanda Bali akan tenggelam, seperti kisah kerajaan Krisna, Dwaraka, yang tenggelam ditelan air. Sebelum hal itu terjadi, marilah kita pikirkan kembali dampak reklamasi yang ditimbulkan. Jangan sampai hanya untuk keuntungan pribadi dan sekelompok orang, Bali dijadikan caru.
Pantai Bali, di Tengah Terjangan Abrasi
Alih Fungsi Tempat �Melasti� dan Upaya Reklamasi PULAU Bali sempat terpuruk karena tragedi bom pada tahun 2002 dan 2005, sekarang Bali terpilih sebagai pulau yang paling indah pada polling yang dilakukan oleh majalah Travel Leisure yang berbasis di New York, USA. Keindahan dan pesona Bali tidak terbantahkan lagi. Setiap tahun Bali menjadi primadona bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan dan keasriannya. Bali dengan panorama alam melalui konsep nyegara gunung, mampu membius dan memberikan kenikmatan surgawi.
Ditambah dengan berkembangnya sektor pariwisata dengan fasilitas yang mendukung mulai dengan adanya tempat menginap, rekreasi, belanja dan taman bermain. Bahkan destinasi pantai di Bali yang begitu memesona seperti pantai Kuta dan Sanur menjadi primadona kunjungan para wisatawan. Pesona pantai Bali dengan pemandangan sunset dan sunrise serta hamparan pasir putihnya yang berkilau menjadikan destinasi wisata ini sangat menarik. Hampir setiap pagi sampai malam selalu terlihat kumpulan orang-orang yang menikmati keindahan pantai. Mulai dari aktivitas berjemur, snorkelling, diving, selancar sampai aktivitas ritual yang
bersifat sakral tidak bisa hilang dari wilayah pantai. Sehingga pantai menjadi tempat bercengkramanya antara yang sakral dan profan. Seiring perkembangan yang terjadi akibat dari banyaknya aktivitas yang bisa dilakukan di pantai karena pengaruh pariwisata, maka fungsi pantai sudah mengalami pergeseran bagi masyarakat Bali pada umumnya yang beragama Hindu. Melalui konsep nyegara-gunung, umat Hindu senantiasa melestariakan keasrian dan kesakralan pantai maupun gunung sebagai tempat untuk mendekatkan diri dengan Ida Sang Hyang Widhi. Tetapi kini sudah berbeda, pantai dalam konsep nyegara-gunung sebagai
tempat melaksanakan ritual agama dan biasanya di pantai dilakukan aktivitas malukat dan melasti sudah berbaur dengan aktivitas untuk pemenuhan kenikmatan duniawi. Bahkan banyak pantai di Bali yang sudah beralih fungsi menjadi tempat penginapan dan tempat rekreasi. Banyak hotel, vila dan tempat rekreasi yang dibangun di pinggir pantai mengambil alih fungsi lahan pantai sebagai areal suci dan dijadikan areal pemenuhan nafsu duniawi. Ironisnya lagi umat Hindu yang dulunya dengan leluasa mempergunakan pantai sebagai aktivitas ritual agama, sekarang mulai terdesak dan tergeser oleh keberadaan hotel, vila dan tempat rekreasi. Bahkan Pura Segara sebagai stana dari Batara Baruna sekarang sudah sejajar posisinya dengan hotel dan vila. Belum lagi saat umat Hindu melaksanakan aktivitas melasti di pinggir pantai disuguhi pemandangan para turis yang sedang berjemur dan sering terlihat pemandangan layak sensor yaitu �sumur� (susu yang dijemur) membuat pemandangan yang begitu kontras antara yang sakral dan profan. Apakah di
tempat seperti ini masih ada kekuatan spiritual? Ataukah munculnya kekuatan-kekuatan lain akibat dari vibrasi sensualitas yang menaikkan urat saraf? Pemandangan seperti ini tidak bisa dipungkiri lagi, sudah selalu bersetubuh dalam setiap aktivitas ritual agama di Bali yang berkaitan dengan penggunaan pantai. Laut Bali yang diselimuti laut dan bagian selatan berbatasan langsung dengan samudra Hindia, maka banyak wilayah pinggiran yang dekat dengan pantai mendapat gempuran ombak besar yang menimbulkan abrasi. Banyak permukaan daratan Bali yang tergerus oleh ombak yang semestinya selalu mendapat perhatian dan penanggulangan. Bila permasalahan ini tidak cepat diatasi dengan membuat tanggul penahan ombak dan beton pemecah ombak, maka lambat laut daratan Bali terus terkikis. Belum lagi adanya upaya reklamasi yang akan menguruk (menimbun) pantai dengan dalih penyelamatan ekosistem, konservasi dan perluasan daratan. Apakah ini bentuk solusi yang memang
diperlukan oleh Bali dalam mengatasi masalah, ataukah justru solusi ini akan menyebabkan Bali semakin tenggelam dalam gempuran dan hempasan ombak kepentingan yang berujung pada kehancuran Pulau Bali. Sesungguhnya reklamasi bukan solusi yang dibutuhkan Bali saat ini, bila dampak yang ditimbulkan dari reklamasi justru semakin menggerus dan mengikis daratan (tanah) Bali. Bila pantai sebagai wilayah perairan diuruk dijadikan daratan, maka ingat sifat air yang akan selalu menuju ke tempat yang
lebih rendah (lebah paraning banyu), pastinya daratan yang posisinya lebih rendah akan dihempas, disapu dan ditenggelamkan oleh air. Jangan sampai upaya reklamasi ini menjadi tanda-tanda Bali akan tenggelam, seperti kisah kerajaan Krisna yaitu Dwaraka yang tenggelam ditelan air. Sebelum hal itu terjadi, marilah kita pikirkan kembali dampak yang ditimbulkan. Apakah memang Bali perlu reklamasi, atau ada keperluan di balik reklamasi? Apakah reklamasi itu penting untuk Bali, atau ada kepentingan
di balik reklamasi? Pertanyaan ini semestinya mendapat jawaban yang pasti dari para pengampu kepentingan dan pembuat kebijakan. Jangan sampai karena berpikir keuntungan pribadi dan keuntungan sekelompok orang, maka Bali yang tercinta ini dijadikan caru (persembahan) untuk mendapatkan keuntungan itu. Mari jaga dan cintai Bali dengan upaya-upaya penyelamatan yang lebih manusiawi dan urgensi. lI Nyoman Agus Sudipta
BPM/ist
5
Minggu Paing, 17 April 2016
Tamasya Bahasa yang Indah Judul Buku Penulis Penerbit Tahun Tebal
: Tanjung Luka : Benny Arnas : Gramedia Pustaka Utama : 2015 : 288 halaman
NOVEL dengan bahasa yang kuat pasti akan selalu datang dari kemahiran berbahasa dan kuatnya budaya yang membesarkan seorang pengarang. Benny Arnas menulis novel ini dengan rasa Melayu yang sangat kental. Kebanyakan berkisah tentang romansa percintaan berlatar budaya lokal. Sastra Melayu yang sudah berkembang lama, mengakar dengan genre demikian. Namun, Benny Arnas dengan novel Tanjung Luka terbarunya, membawa rasa berbeda dari novel berlatar dan bergaya Melayu. Tanjung Luka justru menyajikan kisah roman thriller berlatar mitos masyarakat Dukuh Ulakkungkung, Lubuklinggau. Keseluruhan tubuh prosa dimulai dari pijakan sebuah mitos yang berkembang di Dukuh Uluakkungkung, bahwa siapa saja yang lahir di kandang babi sepanjang hidupnya akan dinaungi kesialan. Markonet dahulu lahir di kandang babi. Kemudian dia bertubuh bongsor, berkelakukan laki-laki, dan ditinggal oleh suami pertama Zawalib, karena prasangka bahwa Markonet tidak perawan sebab tidak ada darah di seprai ranjang pengantin (hal.17). Setelah menjanda hanya Barkumkum, garin masjid yang mau mendekati Markonet. Kelahiran putra Markonet dan Barkumkum, Tanjungluka pun di dekat kandang babi. Di tanjung Sungai Kelingi dalam perjalanan menuju dukun bayi Mak Jakun. Rupanya babi-babi hutan itu juga berdiam dalam persembunyian, karena beberapa dari mereka hendak melahirkan. (hal.31) Lengkaplah sudah kutukan meliputi keluarga Markonet dan Barkumkum. Novel ini indah dinikmati secara bahasa stilistikanya kuat, tanpa mengurangi imaji pembaca memasuki iklim kultur yang ditawarkan pengarang. Tamasya bahasa yang menyenangkan. (osi)
Menuju Kebahagiaan Judul Buku Penulis Penerbit Tahun Tebal
: Bhisama Bhatara : Ida Pandita Mpu Siwa Buudha Dhaksa Dharmita : Pustaka Bali Post : 2010 : 180 halaman DI BALI, banyak sekali lontar yang memuat berbagai disiplin ilmu dengan menggunakan aksara Bali, ada yang memuat tuntunan upacara, pengobatan, cerita yang dikemas dalam bentuk kakawin (sekar agung), dan gaguritan (sekar alit), bahkan ada pula lontar yang memuat ilmu-ilmu yang berhubungan
dengan mintik. Ini membuktikan bahwa peradaban orang Bali sudah memiliki akar yang kuat. Agama dan budaya telah menjadi satu kekuatan yang mengantar manusia Bali tumbuh-kembang menjadi makhluk yang “matang”. Di antara semua lontar itu ada lontar “Purana Bhuana Prakempa Agung. Wifhi Sastra Rogha Sangkara Bhumi, Aji Lebur Sangsa, Lebu Guntur, Shri Aji Jayakusuma, dan Sundarigama” lontar itu memuat berbagai hal penting dan wajib diketahui, terutama oleh umat Hindu Bali. Karena banyak yang beraksara Bali jadi sulit diakses. Buku ini memcoba mengupas dengan detail isi dari lontar-lontar tersebut, untuk memudahkan umat memahami hidup dan semesta ini. (osi)
Pelangi di Taman Kota Oleh: IBW Widiasa Keniten Perempuan cantik itu menuntun anjing kesayangannya. Langkahnya pasti. Sesekali senyum manisnya diperlihatkannya. Godaan-godaan kecil yang diterimanya dipandangnya sebagai sebuah angin lalu. Setiap ia melintas di kerumunan, anak-anak muda memberi pujian terhadap kecantikannya tak terlewatkan. Perempuan itu menikmati hidupnya bersama anjing kesayangannya. Tampak anjingnya dipeliharanya dengan cukup baik. Bulunya terawat. Tubuhnya pun tampak sehat. Ekornya dikipas-kipaskannya. Ciuman manis pun mendarat di mulut si anjing. Aku menjadi iri.”Kenapa tidak aku yang diciumnya?” bisikku. Ia berlari-lari kecil bersama anjing kesayangannya. Aku berpikir. “Kenapa sekarang ini banyak sekali anjing-anjing luar datang ke kotaku?” Padahal, rabies pernah merambah di kotaku. Saat itu, anjingku juga termasuk yang dieliminasi. Aku tidak bisa menolak karena rabies benar-benar menjadi hantu di siang hari. Aku ingat saat ada anjing lewat, aku cepat-cepat minggir. Takut tabuhku kena rabies. “Aku mau hidup seribu tahun lagi,” seperti kata Chairil Anwar saja. Semenjak itulah aku tidak lagi memelihara anjing. Entah kenapa semenjak aku bertemu dengan perempuan itu ada kegelisahan dalam hatiku. Apakah aku sudah jatuh hati padanya? Tapi, rasanya tidak karena aku sendiri sudah berjanji tidak akan menikah selama hidupku. Pilihanku ini karena perempuan yang pernah kucintai tega mengkhianati cintaku. Perempuan yang menurut pilihan hatiku akan memegang setiap perkataannya, tapi ternyata tidak. Bibir manisnya tidak seirama dengan wajahnya. Aku memang menaruh harapan padanya. Pikiran-pikiranku saat itu sudah di atas awan. Aku akan penuhi segala permintaannya. Akan kusayangi sepenuh hatinya. Aku akan menjadi lakilaki sejati dalam hidupnya. Akan tetapi, itu hanyalah kenangan manis yang membuat hatiku tertusuk derita. Jujur kukatakan, ia amat kucintai. Itulah jalan cintaku. Cinta kurasa akan memberikan sejuta harapan, dan sejuta masa depan yang ceria ternyata sebuah mimpi belaka. Sejak pengalaman itulah aku tak ingin lagi jatuh cinta. Tapi kenapa sekarang ini rasa kagumku pada perempuan yang menuntun anjing itu hatiku terpaut? Ingin rasanya aku bertemu padanya. Hampir setiap minggu kusempatkan untuk bisa bertemu padanya. Aku tidak tahu. Apakah ia memiliki rasa yang juga sama dengannya? Apa aku ini cemburu pada anjingnya yang teramat sering diciumnya? Apa aku ini sudah kurang waras? Cemburu pada seekor anjing. Ah, pikiranku sudah tak waras rasanya. Mencemburui binatang peliharaannya. Pikiran dan tubuhku terasa agak lelah. Aku yakin karena memikirkan yang semestinya tidak perlu kupikirkan. Hanya karena seekor anjing saja aku sudah lelah, apalagi memikirkan yang lebih berat. Aku tak mau kelelahan itu akan terus menggerogoti pikiran dan perasaanku. Aku tinggalkan kekalutan pikiranku dengan jalan-jalan ke taman kota. Kulihat anak-anak, remaja, orang dewasa asyik menikmati senja kota. Kota kami dikenal sebagai kota pemberi inspirasi. Beberapa sastrawan, pelukis, dan penari lahir di kota kami. Aku pun bangga bisa lahir dan besar di kota ini. Tamu-tamu dari negeri asing pun seperti terbius dengan kota kami. Ia menikmati nuansa kota yang masih dibalut dengan keramahan penghuninya. Kuakui beberapa penghuninya sudah mengalami degradasi, tapi masih dalam batas-batas kewajaran. Orang-orang lanjut usianya pun seakan menikmati senja di taman kota. Jika hujan rintik-rintik turun, dan mentari bersinar, pelangi di taman kota akan muncul. Orang-orang di taman kota akan berdecak kagum dengan keindahan selendang bidadari itu. Beberapa mengabadikannya. Momen keindahan alam seperti itu selalu dinanti-nantikan di taman kota. Senja itu, hujan amat bersahabat. Seperti
yang kuharapkan pelangi di taman kota kami pastilah akan hadir menunjukkan keindahannya. Perhatian orang-orang di kota kami tidak mau berpaling. Termasuk aku, kutatap langit yang dihiasi pelangi. Entah kenapa mataku disentakkan oleh perempuan penuntun anjing. Ia juga seperti mengagumi pelangi di taman kota. Aku mencoba mendekati. Tapi, ia seperti tak peduli. Ia menjauhiku. Hatiku semakin penasaran. Siapa sebenarnya perempuan itu? Setiap ada kesempatan, aku berusaha mendekati. Perlahan-lahan pelangi menghilang sama seperti perempuan itu yang menghilang entah ke mana. Senja menipis. Keramaian berpindah menjadi sepi. Tapi, kakiku terasa berat untuk meninggalkan taman kota itu. Dalam kesepian itu, kulihat suasana taman kota yang sebenarnya. Kulihat di sana-sini batang-batang pohon sudah mulai merapuh sama seperti hidup yang semakin menjauh. Batang pohon yang telah lama mengabdikan dirinya demi kesejukan hati para penikmat taman kota. Aku yakin pohon-pohon itu tak pernah minta pengunjung agar berterima kasih padanya. Batangnya merapuh. Ia telah menunaikan tugas dan kewajibannya sebagai sebuah pohon. Aku sebenarnya merasa malu. Aku belum pernah berbuat apapun pada alam. Aku hanya bisa menyakiti alam dan menjauhi rasa terima kasih. Kupandangi pohon-pohon perindang di taman itu satu per satu. Hembusan angin menerbangkan daun-daun kecilnya. Ia berlabuh di bumi menjauh dari induknya. Tak pernah ia tahu bahwa perpisahan dengan asal mulanya akan semakin menjauhkan dirinya pada kehidupannya. Daun-daun itu berani melepaskan ikatannya pada batang ranting-ranting yang menyangga hidupnya selama ini.
Angin telah menjauhkannya dari ranting. Ranting dan daun seperti menjaga jarak. Daun tidak lagi mengenal rantingnya. Ranting juga tak mengenal daun yang pernah tumbuh. Keduanya menjauh dan terus menjauh diterbangkan angin. Kupandangi daun-daun itu tiba-tiba angin berembus amat kencang. Beberapa pohon di taman kota itupun rubuh. Mataku mencari perempuan penuntun anjing itu. “Ke mana perginya perempuan cantik itu?” Kukelilingi taman kota. Kucari di setiap sudut taman, tapi tak ada kutemukan tanda-tanda keberadaannya. Senja semakin luruh. Aku pulang. Keinginanku agar bisa berkenalan dengan perempuan cantik penuntun anjing itu tak kesampaian. Bayangan perempuan itu menari-nari dalam mataku. Ia tersenyum dan seakan-akan ingin menyampaikan sesuatu. Kubiarkan hatiku terbang bersamanya dalam lamunan. Ia memperkenalkan dirinya. “Namaku Cahaya. Aku tidak punya siapa-siapa lagi yang bisa kupercayai. Orang tuaku sudah lama berpisah. Ia menikmati kebahagian di atas derita hidupku.” “Artinya selama ini kau bergelut dengan derita?” “Entahlah apapun namanya. Yang pasti aku tidak sempat merasakan kasih sayang. Jangan tanyakan lagi tentang masa laluku. Aku tidak akan mau bercerita pada siapapun.” Aku mengusap-usap mataku. “Apa aku ini sempat tertidur? Kenapa perempuan itu datang dalam hidupku. Kenapa ia bercerita tentang masa lalunya. Apa benar seperti yang diceritakannya? Ah, aku sudah terlalu banyak terbius oleh hal-hal yang tidak pasti.” Ingin sekali aku bertemu langsung dengannya. Aku ingin menanyakan masa
lalunya. Apa benar seperti yang ada dalam lamunanku. Sampai malam aku tidak bisa tidur dengan nyenyak. Aku ingat besok Minggu dan itu artinya akan ada car free day. Artinya akan bertemu dengan perempuan penuntun anjing itu. Pagi-pagi, aku mempersiapkan diri. Kukenakan pakaian olah raga. Sengaja aku berjalan kaki menuju taman kota. Tanpa sengaja mataku terpaut pada perempuan penuntun anjing. Aku bulatkan tekad agar bisa berkenalan. Aku pura-pura menyatakan. “Anjingnya bagus sekali. Di mana membelinya?” Ia tersenyum. Kecantikannya memancar. “Sudah lima bulan kubeli.” “Lama juga balasku. Tampaknya anjingmu amat setia?” “Anjing memang seperti itu. Ia setia pada tuannya. Beda dengan kita sebagai manusia yang kadang-kadang tidak setia dengan janji.” “Maksud Nona?” tanyaku. “Sudahlah. Tak usah dilanjutkan.” “Jika bisa, boleh kutahu nama Nona?” “Panggil aku Cahaya.” Aku terdiam. Kenapa sama dengan nama saat lamunanku bersamanya. “Cahaya,” aku mengulanginya. “Nama yang cantik sama seperti orangnya. Cahaya berarti penerang. Penerang dalam kegelapan hati,” kataku saat itu. Ia tidak menimpali perkataanku. Ia terus saja menuntun anjingnya. Aku berusaha meminta nomor handphonenya. Ia tak keberatan. Aku semakin dekat dengannya. Kuberanikan meng-SMS-nya. “Bisa kita bertemu di taman kota?” “Oh, bisa,” jawabnya. Aku ke taman kota. Kulihat Cahaya ditemani anjing kesayangannya. Ia tersenyum saat melihatku. Dadaku bergetar kencang. Entah kenapa, ia bercerita tentang hidupnya. “Aku sudah tidak kuat menahan beban hidup,” katanya. “Semoga Cahaya bisa membaginya padaku,”pintaku. “Tidak usah. Beban jantungku teramat berat. Tidak pernah dalam hidupku menemukan keindahan dalam hidup. Agar kau tahu, aku ini hidup dari bantuan obat-obat ini.” “Tapi, tampaknya kau sehat-sehat saja?” “Wujud fisik belum tentu sama dengan psikis. Jika kubuang obat-obat ini, matilah aku. Aku korban dari kedua orang tuaku. Demi egonya. Ia tak bisa memberi cinta padaku.” Gerimis turun saat itu. Pelangi hadir di taman kota. Ia mengejar bayangan pelangi. Ia berteriak. “Pelangiiiiiiiiiiiiii. Tolong antarkan aku ke surga.” Cahaya membuang obat-obat yang selalu dibawanya ke manapun ia pergi. Ia berlari mencari ujung pelangi. “Ke surga?” tanyaku dalam hati. “Ada apa dengan Cahaya. Kenapa ia mau pergi ke Surga? Apa karena orang tuanya broken home? Lantas ia nekat? Untuk apa aku hidup tanpa cinta dan kasih sayang orang tua,” teriaknya. “Tapi, aku mencintaimu, Cahaya.” “Mencintaiku? Aku tidak percaya lagi pada laki-laki. Laki-laki hanya pintar mengumbar janji. Kau sudah tahu orang tuaku tidak memiliki cinta. Artinya, aku lahir tanpa cinta. Lantas beraninya kau mengatakan memiliki cinta. Jangan mengumbar kata cinta. Biarkan aku pergi bersama pelangi ini.” “Tidak, Cahaya. Aku benar-benar mencintaimu. Ke manapun akan kuikuti dirimu. Aku juga korban cinta, Cahaya. Lihat, aku sampai detik ini belum menikah. Kita senasib. Terimalah cintaku, Cahaya.” “Jika kau benar-benar sayang padaku. Peluklah aku untuk terakhir kali ini.” Aku mengejarnya. Wajahnya semakin pucat. Tapi, saat kupegang tangannya tiba-tiba Cahaya kulihat menaiki selendang bidadari itu setapak-demi setapak. Ia terus menjauh. Tubuhnya semakin mengecil seputih kapas.
Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.
Nuriarta
Satya Dewi
Afrizal Ikhsan Dwiono
K. Ngurah
DIMENSI
6 ramalan
bintang
Capricorn Peruntungan: Di minggu ini masih cukup tenang dan jauh dari persoalan berat. Hanya saja perasaan emosi yang terkadang muncul sebaiknya bisa disikapi dengan lebih bijaksana lagi, sehingga emosi itu tidak sampai merusak suasana yang sudah berjalan baik ini. Karier: Harapan baik menanti Anda dan atasan tampak merespons positif setiap langkah yang Anda lakukan. Kesehatan: Berusahalah untuk tidak panik bila badan terasa ada yang tidak beres. Cobalah Anda beristirahat yang secukupnya, dan segera periksakan ke dokter secepatnya. Keuangan: Tidak ada masalah, pemasukan masih cukup lancar dan tidak ada hambatan yagn cukup berarti. Asmara: Semua itu kembali kepada diri Anda sendiri kalau selalu bisa menjaga sikap maka tidak sampai terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Aquarius: Peruntungan: Ada musuh dalam selimut yang perlu diwaspadai, terutama terhadap orang yang di depan anda bermulut manis dan suka memuji. Jangan cepat lupa diri bila dipuji dan jangan cepat naik darah bila dikritik, justru dengan dikritik maka Anda jadi bisa mengetahui apa kesalahan yang telah Anda lakukan dan apa yang harus segera dibenahi. Karier: Masih biasa-biasa saja tak perlu terlalu dimasukkan hati. Kesehatan: Anda tetap perlu menjaga kebugarran tubuh, dengan banyak berolahraga dan disiplin dalam mengatur pola makan yang benar. Hindari makanan cepat saji, karena itu akan sangat mengganggu program diet Anda. Keuangan: Cukup stabil, walaupun ada orang yang bermaksud tidak baik pada diri Anda, waspadalah dan jaga emosi anda baik-baik. Asmara: Jangan takut untuk bersikap keras kepadanya, apalagi kalau si dia sudah berani menerobos rambu-rambu kesopanan. Pisces Peruntungan: Coba lebih proaktif lagi di minggu ini, terutama dalam menyikapi setiap ide Anda yang muncul, jangan takut untuk mengutarakannya, karena tidak semuanya berseberangan dengan apa yang Anda pikirkan. Karier: Jagalah image Anda dengan selalu menjaga penampilan dan cara dalam bertutur kata. Kesehatan: Suasana hati Anda tampak lagi kacau dan berdampak buruk bagi kesehatan Anda saat ini. Tak perlu terbawa oleh perasaan cobalah untuk dapat selalu sabar dan jeli dalam melihat setiap persoalan. Keuangan: Di minggu ini jangan begitu mudah melakukan spekulasi tanpa persiapan yang matang. Asmara: Jangan biarkan kekompakan tercaik-cabik hanya karena omongan orang. Aries Peruntungan: Keberuntungan sudah semakin dekat maka tidak ada alasan untuk tidak berani melangkah ke depan. Bila ada tawaran walaupun kelihatan kecil untungnya, lebih baik diterima saja jangan pilih-pilih. Karier: Atasan mulai simpatik dengan cara kerja Anda selama ini. Kesehatan: Emosi kadangkala masih sulit untuk dikendalikan, untuk itu cobalah lebih bersabar dalam menghadapi berbagai permasalahan. Keuangan: Bisa melakukan spekulasi tetapi harus dengan pertimbangan yang lebih teliti. Asmara: Jaga ucapan Anda jangan sampai menyinggung hatinya. Taurus Peruntungan: Langkah Anda masih panjang sehingga tak perlu merasa puas dulu dengan keberhasilan yang telah diraih selama ini. Coba Anda lebih teliti dan lebih berani lagi untuk melakukan inovasi dan spekulasi. Karier: Tingkatkan kinerja dan prestasi kerjanya agar Karier cepat menanjak. Kesehatan: Aktivitas cukup berat sehingga memerlukan istirahat yang banyak untuk bisa menyegarkan kembali. Keuangan: Jauhilah bertindak yang dapat memperburuk kondisi keuangan Anda, apalagi kebutuhan yang cukup tinggi sedangkan pemasukan mulai berkurang. Asmara: Berkaca dululah sebelum memberikan koreksi kepada dirinya. Gemini Peruntungan: Jangan biarkan konflik baru timbul hanya karena ucapan yang Anda anggap sepele sebelumnya. Di minggu ini perasaan hati tampak labil dan kurang tenang, sehingga kalau tidak bisa mengendalikan emosi, maka hal yang buruk bisa menimpa diri Anda. Karier: Ucapan minor yang Anda dengar sebaiknya dihadapi dengan senyum saja atau pura-pura tidak tahu. Kesehatan: Kalau badan terasa capek sebaiknya tak perlu dipaksa untuk terus beraktivitas, hentikan dulu sementara waktu dan pergunakan untuk beristirahat. Keuangan: Masih tetap stabil dan terjaga. Bila akan melakukan usaha baru, sebaiknya telah dipikir matang dan jauh ke depan. Asmara: Agar suasana bisa tetap harmonis maka Anda harus bisa mengalah bila bertemu dengannya. Cancer Peruntungan: Cukup berat untuk bisa melampaui rintangan karena selain tidak ada dorongan juga kurang ada keseriusan Anda dalam menghadapi berbagai permasalahan yang muncul, sehingga permasalahan ini menjadi semakin meluas saja. Karier: Tenangkan pikiran dan hati Anda, sehingga bisa terhindar dari membuat keputusan yang hanya menambah kerugian saja. Kesehatan: Jangan biasakan begadang sampai larut malam jika tak ingin kondisi badan Anda terus menurun karenanya. Keuangan: Kebutuhan yang cukup tinggi masih merupakan masalah yang memusingkan bagi keuangan Anda. Asmara: Suasana sudah lebih menghangat lagi, maka dari itu cobalah untuk tetap lebih sabar dan bersikap hangat kepadanya. Leo Peruntungan: Minggu ini penuh dengan kejutan-kejutan sekalipun tak semuanya positif. Untuk itu waspadalah selalu terutama bila ada kejanggalan yang perlu diwaspadai. Karier: Segala ide dan rencana masih bisa berjalan dengan lancar. Kesehatan: Rutinitas tampak tinggi, sehingga kondisi badan harus selalu siap kapanpun. Beristirahatlah secukupnya dan mengkonsumsi makanan sesuai porsi yang ada jangan sampai over. Keuangan: Jangan terlalu cemas, pemasukan masih relatif lebih tinggi dibanding hari-minggu kemarin dan pengeluaran tampak berhasil ditekan. Asmara: Jika ada masalah sebaiknya tetap dikonfirmasikan dulu dengannya, agar tidak ada masalah baru yang muncul dikemudian hari. Virgo Peruntungan: Jangan takut untuk melangkah mumpung perbintangan Anda lagi mujur, pertahankan rencana yang telah Anda buat sendiri jangan sampai Anda meragukan tanpa alasan yang tepat. Karier: Bila ada omongan-omongan yang tidak benar bisa dijadikan bahan masukan untuk mengontrol langkah Anda selama ini. Kesehatan: Sekali pun suasana cukup rumit bila menginjak waktu istirahat usahakan untuk memanfaatkannya sebaik mungkin. Keuangan: Rezeki mengalir tiada henti, walaupun ini sebenarnya masih awal akan tetapi prospek tampak cerah dan melegakan hati. Asmara: Cukup menyenangkan dan tidak ada masalah yag perlu diributkan. Libra Peruntungan: Di minggu ini cari selamatnya saja. Karena jika dipaksakan akan percuma saja hasilnya, bisa-bisa malah akan membikin rugi dan pusing. Karier: Urusan yang membosankan sebaiknya tetaplah dijalani dengan biasa-biasa saja, jangan sampai anda biarkan begitu saja. Kesehatan: Jangan memforsir diri terlalu berat, cobalah Anda jalani dan selesaikan segala tugas dengan terorganisir. Keuangan: Tak perlu terlalu mengharap janji orang lain, itu hanya akan bikin kecewa saja. Asmara: Jangan suka membesar-besarkan masalah, semua itu tidak ada untungnya lebih baik memandang suatu permasalah dari sisi baiknya saja. Scorpio Peruntungan: Tak perlu berputus asa dalam menghadapi berbagai rintangan yang tiba-tiba datang menghadang di minggu ini, hadapi dengan tenang dan penuh semangat. Karier: Usulan dari luar sebaiknya jangan cepat diterima mentah-mentah begitu saja, ulas dan pertimbangkan dulu sebelum melaksanakannya. Kesehatan: walau agak batuk-batuk akan tetapi kondisi badan relatif masih lebih baik dan terjaga. Keuangan: Bila ada peluang jangan ragu untuk memanfaatkannya. Asmara: Suasana di minggu ini tetaplah ceria dan hampir tidak ada gangguan yang harus dikhawatirkan. Sagitarius Peruntungan: Tidak perlu memaksakan diri, bila perlu Anda mengambil inisiatif mengalah demi kemenangan, itu adalah langkah yang tepat dan harus dipikirkan di minggu ini. Karier: Patuhi dan jalankan semua perintah atasan, tak perlu Anda menentangnya. Kesehatan: Usahakan Anda selalu tidur dengan tenang tak perlu terus memikirDiasuh Oleh kan persoalan dan permasalahan yang Putri Wong Kam Fu lagi Anda hadapi saat ini. Asmara: Bila Berlaku hubungan lagi memanas jangan keburu 17 - 23 April 2016 ambil keputusan ekstrem.
Minggu Paing, 17 April 2016
Weda Wakya
”Happy Birthday”, Tradisi Salah Kaprah
subham karoti kalyanam arogyam dhana-sampada satru-buddhi-vinasaya dipa-Jyotir namostute Melalui Api Suci Dipa hamba menyampaikan sembah bhakti ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, semoga Tuhan YME memberkahi hamba dengan harta kekayaan dan kesehatan yang baik, dan semoga musuh-musuh hamba dalam bentuk pikiran-pikiran yang tidak baik segera dibinasakan. dipa-jyotih para-brahma dipa-Jyotih janardanah dipo haratu me papam dipa-Jyotir namostute Melalui Api Suci Dipa hamba menyampaikan sembah bhakti ke hadapan Tuhan YME, Brahman, melalui Api Suci Dipa hamba menyampaikan sembah bhakti ke hadapan Tuhan YME, Janardana. Melalui Api Suci Dipa ini semoga Tuhan YME mengambil dosa-dosa hamba. “Peniupan atau memadamkan lilin tidak ada dalam tradisi Veda, terlebih lagi jika melakukannya dengan meniup melalui mulut. Menurut tradisi Veda, jika orang meniup lampu Dipa (lilin) atau Dupa dengan mulut, maka upacara apa pun yang orang lakukan itu dianggap gagal sebelum mulai.” Kedua bait mantram di atas adalah mantram untuk menyalakan lampu Dipa atau lilin. Dapat pula diucapkan ketika orang menyalakan lilin pada peringatan hari ulang tahunnya. Dunia Barat merayakan hari ulang tahun dengan sebutan Happy Birthday atau Selamat Hari Ulang Tahun. Selanjutnya, dunia Timur khususnya India dan Indonesia (Bali) pun mengikutinya mentahmentah. Tanpa merasa ada sesuatu yang salah, tanpa pertanyaan apapun juga. Jika diamati dengan jujur, barangkali hanya orang-orang Bali yang memperingati hari kelahiran yang memang benar-benar hari kelahirannya. Peringatan Hari Ulang Tahun, Hari Kelahiran, “Birthday celebrations” yang kita lihat selama ini, ternyata sesungguhnya mereka tidak memperingati hari kelahiran melainkan tanggal kelahiran. Sekali lagi bukan hari kelahiran, tetapi tanggal kelahiran yang mereka peringati. Seharusnya mereka menyebut “Happy Birthdate” dan bukan Happy Birthday
(selamat Tanggal kan ulang tahun Oleh Darmayasa Lahir dan bukan dengan menghaselamat Hari Labiskan belasan hir). sampai puluhan juta rupiah. Bagi Di Bali, umat Hindu merayakan mereka yang memperingati Hari hari lahir dan bukan tanggal lahir. Ulang Tahun, paling tidak ada Pawetonan atau Otonan diperingati keseragaman cara peringatannya, dengan mengikuti Pawukon Bali, yaitu dengan menyalakan lilin, misalnya orang lahir pada hari menyanyikan lagu “Happy BirthSenin (Soma) dan pancawaranya day”, “Selamat Ulang Tahun”, lalu Wage, maka mereka akan mem- meniup lilinnya, memotong kue peringati hari kelahirannya selalu dan membagi-bagikannya kepada pada hari Soma (Senin) yang ber- semua yang hadir. Ada yang metemu dengan Wage dan Wukunya. mulai pembagian kue ulang tahunSetiap Soma Wage mereka akan nya anak kecil, ada pula yang mulai selalu memperingati hari kelahi- pemberian kuenya dari orang tua rannya. Tidak pasti Soma Wage atau orang yang paling dihormati itu jatuhnya selalu pada tanggal yang hadir pada peringatan hari yang sama, karena orang Bali tidak ulang tahun kelahiran tersebut. Dalam tradisi Veda orang-orang memperingati tanggal lahir, melainkan hari lahir yang jatuhnya 6 menyambut hari ulang tahun, bulan sekali. Biasanya, sarana per- datangnya tahun baru, memulai ingatannya menggunakan sarana suatu upacara, “Utsava” atau Piupakara kecil atau besar, semua itu odalan di Pura, Mandir (sebutan disesuaikan dengan keinginan dan tempat sembahyang di India), atau kemampuan dari yang merayakan- ketika mulai memasuki rumah nya. Adapun jenis sarana upakara baru, dan juga merayakan hari layang umum dipergunakan antara hir seseorang, -- selalu memulainya lain Banten Bayuhan Durmang- dengan cara menyalakan lampu gala atau disebut Biyakaon, Sayut Dipa (lilin) terlebih dahulu. PePrascita, Sayut Pengambyan, dan nyalaan lampu Dipa menandakan Sodan Tataban. Tambahan Banten orang bersuka cita menyambut Sambutan bagi anak-anak yang datangnya kesenangan, kebabelum “tanggal gigi”, yaitu Banten hagiaan dalam peringatan Ulang Jejanganan, Banten Pekakulan, Tahun, memasuki rumah baru, Banten Gundulan Alit. Tentu saja datangnya Tahun Baru, memulai kita mengenal tingkatan persemba- upacara suci, dan lain-lain. Hal han Banten yang Kanistha (paling sangat penting yang patut dicatat sederhana), Madhyama (menen- di sini adalah lampu Dipa (lilin) gah), dan Uttama (yang peling itu tidak ditiup, tidak dimatikan lengkap). Waktu upacara Otonan karena menyalakan lampu Dipa dimulai atau dilaksanakan mulai (lilin) menandakan orang berbabayi berusia 210 hari. Itulah hari hagia, sedangkan memadamkan yang sama seperti saat lahirnya si lampu menandakan orang berduka bayi (Pancawara, Saptawara, dan (berbeda dengan mematikan lampu Wuku yang sama). Selanjutnya pada hari raya Nyepi untuk tujuan dilaksanakan setiap 210 hari atau Samadhi). Lampu suci Dipa dibiarkan 6 bulan sekali. Tentu saja semakin dewasa, semakin sederhana ban- menyala terus sampai padam tennya, selain setiap desa juga agak dengan sendirinya. Secara spiriberbeda banten dan upacaranya. tual nyalanya lampu Dipa (lilin) Tempat seluruh rangkaian upac- terus sampai padam dengan ara ini biasanya dilaksanakan di sendirinya menandakan Tuhan rumah dan pelaksana upacara menjadi Saksi dari peringatan dipimpin oleh Pandita/Pinandita, Hari Lahir tersebut atau upacara atau oleh keluarga tertua (biasanya apapun yang dilakukan pada waktu itu. Menjadi Saksi di sini nenek atau ibu sendiri). Selain masalah salah kaprah berarti Tuhan melihat apa yang memperingati hari kelahiran den- orang sedang lakukan. Ketika gan tanggal kelahiran, juga cara Tuhan melihat artinya Tuhan memperingati hari kelahiran pun memberkahi dengan keberhasilan dunia Timur mengikutinya secara dan kemuliaan, juga melindungi membuta. Pada umumnya orang- yang bersangkutan agar peringaorang merayakannya dengan cara tan atau upacara apa yang sedang berpesta ria bahkan ada yang dilakukan tersebut dijauhkan dari melalui pesta mabuk-mabukan. halangan, cobaan, rintangan (nirSebagai catatan untuk direnung- wighna) dan akhirnya mencapai kan oleh kita semua, sekarang ini kesuksesan dari apa yang sedang ada pula kecenderungan meraya- dilakukan melalui penyalaan api
suci Dipa atau lilin tersebut. Api suci Dipa (lilin) tidak ditiup atau dimatikan melainkan dibiarkan menyala terus sampai padam dengan sendirinya berarti orang tidak mengahalangi, menutup atau menghentikan kebahagiaannya menyambut Hari Ulang Tahun kelahirannya. Peniupan atau memadamkan lilin tidak ada dalam tradisi Veda, terlebih lagi jika melakukannya dengan meniup melalui mulut. Menurut tradisi Veda, jika orang meniup lampu Dipa (lilin) atau Dupa, maka upacara apa pun yang orang lakukan itu dianggap gagal. Jika kita minum air dengan mulut maka gelas itu dianggap sudah kotor. Gelas tersebut harus dicuci bersih terlebih dahulu barulah boleh dipakai lagi, barulah orang lain boleh memakainya. Demikian pula jika orang meniup lilin maka selain lilin menjadi padam yang berarti kita memadamkan kebahagiaan dan rezeki, juga kue-kue itu sudah menjadi tidak layak dibagikan kepada orang-orang karena dianggap sudah terkotori oleh nafas yang keluar dari mulut. Tentu saja hal ini merupakan hal yang baru bagi kebanyakan umat Hindu khususnya dan bagi dunia pada umumnya, namun ia merupakan suatu hal yang sangat indah untuk dilakukan dan diterapkan dalam keseharian hidup kita. Peringatan Hari Ulang Tahun dalam bentuk tanggal kelahiran, tentu saja umat Hindu tetap bisa melakukannya dengan mengadakan sedikit pemurnian yaitu lilin atau lampu Dipa tidak ditiup, tidak dimatikan, melainkan tetap dibiarkan menyala sampai padam dengan sendirinya. Lampu Dipa atau lilin dinyalakan dengan mengucapkan dua bait mantra di atas, ditempatkan di tengah-tengah kue ulang tahun, persembahkan terlebih dahulu ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa, barulah mulai menyanyikan lagu “Selamat Ulang Tahun” atau “Happy Birthday”. Selanjutnya, pemotongan dan pembagian kue dapat dilakukan. Lilin yang dinyalakan bisa ditempatkan di atas meja atau di tempat lain yang aman, paling baik adalah ditempatkan di luar ruangan supaya api suci atau lilin bisa “bersentuhan” langsung dengan alam, demi mengundang turunnya berkah “alam” untuk kemuliaan mereka yang sedang ber-Ulang Tahun.
MIMBAR AGAMA
Berhati-hati dengan Marah “Janganlah lekas-lekas marah dalam hati, karena amarah menetap dalam dada orang bodoh.” Pengktobah 7:9 ADA banyak orang yang tidak menyadari akibat yang bisa ditimbulkan oleh kebiasaan membiarkan amarah menguasai diri kita. Sebagian menganggap bahwa sikap emosional bisa memberi rasa aman bagi mereka. Kalau mereka menunjukkan sikap seram, orang akan menjauh sehingga tidak perlu ada masalah dengannya. Ada yang berpikir bahwa mereka bisa terlihat hebat dan berkuasa dengan sering marah. Ada pula yang membiarkan saja diri mereka gampang tersulut emosi meski atas hal yang sebenarnya sepele saja. Dan banyak orang yang suka membiarkan kemarahan terus membakar hati mereka. Api kemarahan biasanya tidak langsung besar nyalanya melainkan bermula dari setitik api kecil saja. Jika tidak kita padamkan dengan segera, api itu akan bertambah besar dan pada suatu ketika kita tidak lagi bisa memadamkannya. Di saat seperti itulah berbagai dosa mengintip dan si jahat siap menerkam kita hingga tidak berkutik lagi. Penyesalan di kemudian hari bisa jadi sudah menjadi terlambat jika kita terlanjur melakukan sesuatu yang bodoh karena tidak bisa berpikir jernih akibat dikuasai emosi. Kalau bukan karena melakukan perbuatan-perbuatan ceroboh, berbagai penyakit pun bisa menyerang kita dimana beberapa di antaranya berpotensi mengakhiri hidup kita. Selain itu, coba bayangkan jika Anda hidup dengan kemarahan, sakit hati, dendam, kesal atau kebencian kepada banyak orang, tidakkah itu akan membuat diri Anda seolah ditumpuki beban yang semakin lama semakin berat? Seperti halnya processor yang panas, hati yang terus menerus panas oleh kobaran amarah pun akan membuat diri kita menjadi semakin berat dan lambat dalam melangkah. Dan salah-salah, kita pun bisa seperti komputer yang tamat riwayatnya. Petikan Firman Tuhan yang dikutif pada awal tulisan ini mengingatkan kita akan hal ini. “Janganlah lekas-lekas marah dalam hati, karena amarah menetap dalam dada orang bodoh.” (Pengkotbah 7:9). Alkitab berkata hanya orang bodoh-lah yang membiarkan hidupnya terus dikuasai amarah. Orang yang bijak akan tahu risikorisiko dari kemarahan, mulai dari
yang sederhana puni kesalahan- daklah cepat untuk mendengar, hingga yang faRedaktur kesalahanmu.” tetapi lambat untuk berkata-kata, tal sehingga tidak Khusus (Tetapi jika kamu dan juga lambat untuk marah.” akan membiartidak mengam- (Yakobus 1:19). Mengapa? Ini alakan dirinya terus puni, maka Bapa- sannya: “sebab amarah manusia KRISTEN menerus dibakar mu yang di sorga tidak mengerjakan kebenaran di api emosi. Kita PROTESTAN juga tidak akan hadapan Allah.” (ay 20). Kita harus bersinggungan mengampuni ke- ingat pula bahwa apa yang kita dengan begitu salahan-kesalah- tabur itu akan kita tuai. (Galatia PDT. I P WIDIARSANA, S.Th. banyak orang seanmu.)” (Markus 6:7). “Sebab barang siapa menabur tiap hari, dan kita 11:25-26). dalam dagingnya, ia akan menuai memang tidak bisa menghindari Mengampuni itu merupakan kebinasaan dari dagingnya, tetapi pertemuan dengan orang-orang pilihan. Benar, untuk melakukan- barang siapa menabur dalam Roh, yang sulit, provokatif atau sen- nya tidak pernah segampang men- ia akan menuai hidup yang kekal gaja membuat ulah, itu benar. gucapkannya. Tapi perhatikanlah dari Roh itu.” (ay 8). Jika kita terus Tetapi itu bukanlah alasan un- bahwa membiarkan sakit hati, menabur kebaikan dalam Roh, tuk membiarkan diri kita terus kebencian dan kemarahan untuk meski dalam situasi atau kondisi menerus dikuasai amarah. Kita berkuasa atas kita akan membuat apapun yang kita hadapi, maka bisa terus memastikan hati dan kita terus ditambahi beban berat kita pun akan menghasilkan tuaian kepala kita tetap dingin sehingga di atas punggung kita, hingga yang baik atasnya. biar bagaimanapun kita ditekan, pada suatu ketika kita tidak akan Tidaklah gampang untuk kita bisa meresponsnya dengan bisa lagi berdiri dan hanya akan mengampuni atau menahan amatenang karena hati dan otak kita terjatuh terhimpit beban-beban rah jika kita terus ditekan. Tetapi tetap sejuk. Firman Tuhan men- berat. Sebaliknya mengampuni itu tetaplah ingat bahwa marah atau gatakan “janganlah lekas-lekas sama dengan melepaskan beban. tidak adalah pilihan dan bukan marah dalam hati.” Janganlah Apakah ada yang bisa tetap mera- keterpaksaan. Tuhan mengingatmudah terpancing emosi. Jangan sa ringan ketika sedang benci atau kan kita agar tidak cepat marah, sedikit-sedikit sudah marah. Itu marah kepada seseorang? tentu dan apabila marah pun jangan bunyi Firman Tuhan yang saya tidak. Rasa ringan akan terasa jika membiarkan marah itu menetap di ambil sebagai ayat bacaan hari kita mulai sungguh-sungguh me- dalam diri kita. Itu akan membuat ini. Kalimat ini menunjukkan lepaskan pengampunan dan tidak hati kita tetap sejuk dan karenanya kita pun bisa jauh lebih ringan dan satu hal, bahwa marah itu adalah terjebak pada kemarahan. pilihan, dan bukan keharusan, buYakobus mengingatkan: “Hai nyaman dalam menjalani hidup. kan pula keterpaksaan. Artinya, saudara-saudara yang kukasihi, Becareful with anger. Control it or marah atau tidak itu tergantung ingatlah hal ini: setiap orang hen- it will control you! dari keputusan kita. Memastikan hati tetap dingin akan membuat emosi tidak bisa bertumbuh dalam hati kita, dan itu akan mencegah kita dari melakukan perbuatanperbuatan bodoh yang pada suatu saat akan kita sesali. Terus mendendam, menyimpan kemarahan, membiarkan Untuk pembaca Bali rasa sakit hati bercokol dalam Post Mingguan (BPM), diri kita bukanlah sesuatu yang kami membuka rubrik sesuai dengan prinsip kerajaan. baru ‘’Permata Hati”. RuSebaliknya, kita justru diminta brik ini mengangkat si untuk memberi pengampunan buah hati yang baru laseluas-luasnya kepada siapa pun. hir, yang berulang tahun Kepada Petrus yang bertanya, atau akan berulang tahun. “Yesus berkata kepadanya: “BuJuga pasangan yang mekan! Aku berkata kepadamu: Bunikah di minggu tersebut kan sampai tujuh kali, melainkan atau yang merayakan sampai tujuh puluh kali tujuh ulang tahun pernikahan. kali.” (Matius 18:22). Ini artinya Kirim foto menarik dan kita diminta untuk bisa memberi tulis data lengkap idenpengampunan tanpa batas, septitas diri, orang tua serta erti halnya Tuhan mengampuni komentar singkat. Sekita. Lalu ingatlah bahwa ada MENEK KELIH - Ida Ayu Gede mua data dikirim lewat keterkaitan antara mengampuni Candrasari melakukan upacemail redaksibalipost@ dan diampuni, seperti apa yang ara manusa yadnya Raja Sewala yahoo.com dengan kode dikatakan Yesus: “..ampunilah atau menek kelih, di Jalan GadPermata Hati. Bisa juga dan kamu akan diampuni.” (Lukas ung, Denpasar, Senin (11/4) lalu. naskah dan foto dikirim ke 6:37). Atau lihatlah ayat berikut: Siswi kelas 1 SMPN I Denpasar Sekretariat Redaksi Bali “Dan jika kamu berdiri untuk berini, merupakan putri pertama Post. Jl. Kepundung 67 doa, ampunilah dahulu sekiranya pasangan Ida Bagus Putra A Denpasar telp. (0361) ada barang sesuatu dalam hatimu Negarayana dengan Ida Ayu 225764. (Redaksi) terhadap seseorang, supaya juga Trisna Winarti. Bapamu yang di sorga mengam-
PERMATA HATI
Redité Paing, 17 April 2016
Bali L e m b a r
B a s a
7
B a l i
Togog Paras
Bencingah
Kakaryanin antuk Paras Cor-coran
I Madé Wira Atmaja
Panumbas Sayan Sepi NÉNTEN prasida kalémpasin, samian kahanan ring kahuripané puniki pacang setata magentos. Nénten wantah ring kahuripan jadma kémanten, taler ring sakancan parindikan sané ngiringang pamargin kahuripané, sinalih tunggilnyané parindikan ekonomi. Parindikan ekonomi ketah kasinahang saking parikrama maadolan sané kahananipun majanten setata magentos, duaning pikayunan krama ring barang sané kadol setata magentos-gentos nganutin kahanan masa. Mawinan punika, krama sané madolan patut prasida nyarengin taler nagingin sakancan pangaptin “konsumén”. Indiké punika ketah kapanggih olih krama sané madolan barang kerajinan seni, sakadi sané kabaosang olih I Madé Wira Atmaja. Krama Br. Tegaltamu, Batubulan, Gianyar sané sarahina makarya dados tukang ukir togog paras puniki maosang, dumun saraina setata wénten krama sané rauh matumbasan togog paras miwah piranti paras siosan. Sakéwanten mawit panguntat warsa 2015 lintang, kahanan becik sakadi punika sampun magentos, toko dané setata sepi. Kahanan inucap nénten wantah nibénin took sané kaduénang, nanging ring makudang-kudang genah madolan togog siosan minakadi ring genah langganan dané sané wénten By Pass I.B. Mantra taler sepi. “Yéning dumun kahanannyané becik pisan, nyabran petang raina wénten kémanten sané rauh numbas togog. Mangkin sampun matiosan, abulan durung karuan polih ngadol togog,” baos Wira Atmaja sada sebet. Lanang sané embas ring Tegaltamu, 31 Desember 1972 puniki malih nyatuayang, pakaryan puniki kamargiang duaning dumun sesampuné tamat SMP dané nénten madué kawagedan punapa-punapi anggén ngamolihang pangupa jiwa. Mawit irika dané malajah ngukir kantos ring warsa 90-an sampun dados tukang ukir paras panggilan. Sasukat punika dané polih ngukir maidehan kantos ka Jakarta miwah Bogor sareng sameton tukang ukir siosan. Sesampuné dané madué toko, kurenan Ni Kadek Masih puniki nénten malih makarya dados tukang ukir paras panggilan. Indik togog paras sané sampun kakaryanin, kabaosang wénten sané kapasang ring pura, hotél miwah ring paumahan. Yéning sané katumbas wantah togog marupa raksasa sinah jagi kagenahang ring pura. “Sakéwanten mangkin akéhan kramané matumbasan togog paras sané kakaryanin antuk panyangkan fiber, yadiastun cedek ukirannyané kirang becik nanging pangarganipun doh mudahan,” bapak saking Ni Wayan Rosmita Kumala Dewi miwah I Kadek Mardika Yasa puniki maosang. (wan)
(23)
SAMPUN saking nguni krama Bali kasub antuk makudang-kudang soroh kasenian. Nénten wantah kasenian sané kamargiang ri kala wénten upacara yadnya kémanten, taler marupa parikrama makarya piranti seni sané becik taler ngangobin manah sang sané ngaksiang. Ri kala ngaryanin piranti seni, majanten lakar sané kawigunayang sujatiné sampun ketah kapanggih tur akéh kawéntenanipun ring tengahing pakraman. Punika nyihnayang yéning lakar sané biasa yéning kapadonang sareng kawagedan saking krama seniman jagi ngasilang pakaryan seni sané becik. Kahanan sakadi asapunika sané ketah kapanggihin taler kamargiang olih krama Bali sané makarya dados tukang ukir kayu utawi tukang ukir siosan. Soroh batu sané prasida kanggén makarya piranti-piranti seni ukiran marupa batu paras. Duaning sinalih tunggil “lapisan” tanah punika nénten katos sakadi batu bulitan ngawinang nénten sukil yéning kaukir nganggén paet. Mawinan para seniman dangan ngamedalang sakancan kawagedan taler pikayunan seni sané kaduénang. Kahanané mangkin, lakar togog marupa paras Bali sayan sukil kapolihang ngawinang kawéntenan krama Bali sané dados supplier paras balok nénten prasida akéh sakadi dumun. Indiké punika kajantenang olih I Madé Wira Atmaja, seniman utawi tukang ukir togog paras ring wewidangan Br. Tegaltamu, Batubulan Gianyar. Dané maosang, mangkin pangargan paras sané jagi kanggén lakar togog sampun ngamaalang duaning sios saking méweh ngrereh taler sangkaning nénten wénten malih krama Bali sané kayun mamuruh ngajang paras sakadi dumun. “Parindikan punika ngawinang pangargan paras sayan ngamaalang. Dadosné togog sané dumun kakaryanin saking paras mangkin kakaryanin saking paras cor-coran, campuran semén miwah buk-buk paras,” baos dané. Dané ngwewehin, buk-buk paras punika katumbas ring Belayu. Pangargan buk paras punika mawit ring arga Rp 10.000 akampil. Nyabran matumbasan majanten dané jagi numbas 150 kampil antuk panaur kirang langkung Rp 1,5 yuta. Parindikan sané pateh taler kabaosang I Putu Wiadnya, tukang ukir togog paras ring wewidangan Blahkiuh, Abiansemal, Badung. Dané maosang, togog paras sané kakaryanin wantah nganggén lakar buk paras. Nglantur dané maosang, nyabran makarya togog sinah buk paras sané sujatiné wantah paras tukad sané sampun maselip taler kadedekang punika kaaduk tur kadagingin antuk toya miwah semén sareng mill mangda prasida dados balok paras laut kaukir. “Yéning jagi makarya togog alit, sinah luluh cor punika kakaryanin antuk pepadonan saking semén sareng buk paras antuk pabanding 1:1 utawi 1:2. Yéning sané jagi kakaryanin wantah togog sané agengan sinah luluh cor punika jagi ngawigunayang papadonan semén taler buk paras antuk pabanding 1:3,” Wiadnya nlatarang. (wan)
PARAS – Kawéntenan togog paras sampun saking nguni kapanggihin ring makudang-kudang pura utawi genah-genah pariwisata ring Bali. Antuk kahanan paras sané sayan sukil kapolihang sakadi mangkin, majanten sané kawigunayang dados lakar tatkala jagi makarya togog paras kagentosin antuk paras cor-coran.
Makarya Togog Paras
Wénten sané Maukir tur Wénten sané Nganggén Panyangkan ”Fiber” kaukir utawi kakaryanin saking paras Jogja utawi sané kasengguh antuk paras Paleman napkala krama sané matetumbasan meled mangda kakaryanin togog utawi piranti antuk paras sané warnannyané kuning putih punika. Yéning togog sané katumbas pacang kagenahang ring pura, majanten kramané pacang numbas togog saking paras putih cor-coran. I Putu Wiadnya maosang, parikrama makarya togog paras kakawitin saking makarya luluh saking buk paras, mill taler semén miwah toya nyantos luluh
NGUKIR – Yéning dumun makarya togog paras wantah antuk parikrama ngukir, nanging mangkin sampun wénten sané makarya togog nganggén panyangkan fiber sané madaging karét silikon. Indik cedek ukiran majanten kantun becikan togog sané kakaryanin antuk maukir saihang ring sané kakaryanin saking panyangkan fiber.
punika encéh sakadi luluh ngecor témbok. Luluh punika salanturnyané kajangka mrepat utawi sakadi balok nganggén panyangkan kayu limang dina nyantos aminggu nganutin saking ageng utawi alit togog sané pacang kakaryanin. Sesampuné tuh wawu paras mrepat punika kabagalbagalang nganggén patuk sakadi soroh togog sané pacang kakaryanin salanturnyané kaukir sakadi pakemnyané miwah ka-finishing antuk ukiran kémanten utawi kadagingin cét manut sakadi pangaptin krama sané mesen. “Sué makarya togog paras saking ngadukin luluh nyantos pamuput nénten ja pateh duaning nganutin saking soroh taler ageng utawi alit togog sané pacang kakaryanin. Yéning sikut togog sané kakaryanin wantah 80cm x 40cm, sinah pacang kakaryanin kantos limolas raina,” baosnyané. Wiadnya malih maosang, indiké punika masiosan pisan sareng togog sané kakaryanin antuk panyangkan saking serat fiber taler karét silikon. Duaning makarya togog antuk panyangkan punika wantah ajebos. Togog sampun prasida kaadol araina kantos kalih raina wusan saking nyangka luluh punika. Duaning ring panyangkan inucap sampun madaging antuk skét miwah
ukiran sané patut kadagingin ring togog utawi piranti sané kakaryanin. Pangargannyané taler mudahan katimbang togog sané maukir. Kahanan inucap ngawinang kahanan togog paras ukiran sayan kagingsirang olih togog sané mapanyangkan fiber. Sakéwanten yéning kacingak saking cedek ukiranipun, majanten togog sané maukir kantun becikan katimbang togog saking panyangkan fiber. Parikrama makarya togog utawi piranti paras antuk panyangkan fiber miwah karet silikon taler kajantenang I Made Wira Atmaja. Dané maosang, makarya godégan utawi pamucu rab sujatiné nénten masiosan ring makarya togog sané patut kaukir. Nanging mangkin sampun danganan malih, duaning luluh paras cor-coran sampun madaging antuk ukiran sesampuné wusan kajangka antuk panyangkan fiber. “Dadosné wusan nyangka godégan, ngantosang tuh kémanten sampun prasida kabenahin sakakidik. Galah sané katelasang wantah tigang dasa menit kémanten. Matiosan ring makarya godégan sané maukir, mawit makarya kantos puput araina wantah polih makarya kalih kantos tetiga godégan kémanten,” Wira Atmaja maosang. (wan)
deg. Nanging limanné tekek ngisiang tanganné Ngurah Jelada ané kari ngisi setang motorné. “Yén jani tiang ngatehang Madé, nyanan buin Madé ngatehang tiang mulih. Dong makelemah randa-rindi, iringiring semut. Yén tawang kéto, melahan itunian tiang milu teked jumah Madéné, lantas tiang majalan mulih mai sing kénkén kok,” baosné Ngurah Jelada saha melokang motorné lakar ngatehang, nanging tan maa Sudiari ngelut raganné. “Aaah Tungurah, macanda kok. Kadén kari selid, masak tiang ten bani mulih padidi. Rasanné bas cepet teked jumah. Tiang kari kangen makita ngobrol,” aturné Madé Sudiari saha ngecup pipinné. Ngurah Jelada alon ngwalesang mangda tan kabaos bancih. “Bénjang jam pitu tiang ngalih Tungurah meriki,” aturné Madé Sudiari ngraris macuet nyalanang motorné beneng kauh. Ngurah Jelada bengong nyingakin bajangé buduh kasmaran ngaras pipinné. Kadi
rasa Luh Suwarni sané katresnain ten naen purun madiman. Ngurah Jelada ngranjing saha ngancing kuriné saking tengah, dapetanga rainné sampun dumunan rauh. Raganné sané klas II SMP ituni masepédaan budal sareng timpalné. “Beli Ngurah ngujang mara mantuk? Tiang sampun ituni teked jumah,” atur rainné. “Kadung ngomongang rencanané mapestaan buin mani jumahné Suwarni. Madak mani liu maan udang lan bé julit anggon ngimbuhin udangé ané bakatang ibi. Kadén kari mawadah gentong. Bé julité kari buin aukud,” baosné Ngurah Jelada ngraris ka kamarné. Wenginé sayan sepi, suaran clepuké makuuk katimbal antuk suaran miongé luh muani manying saling sautin. Ngurah Jelada sirepné kadi blasak, kantun mrasa-rasa bibihné Sudiari némpél ring pipinné. Raganné ngambil cermin, sira uning kantun malaad lipstick. Malih raganné sirep ngelut galeng guling. Nanging ring kayunné marawat-rawat
kenyemné Luh Adé Suwarni ngancem, “Awas selingkuh?” Malih mabading kakébot kanten kenyemné Ayu Citra sané pipinné sujénan nuntut, “Awas Beli Ngurah ten mriki, tiang kangen.” Nanging kasuénsuén saking lelehné raganné raris sirep, kalanturang antuk ipiané ender lelipi.
SANGKANING kahanan paras sané sayan méweh kapolihang, majanten krama miwah seniman ukir togog paras punika pacang nganggén paras “sintetis” utawi paras cor-coran, paras sané kakaryanin saking luluh semén taler buk paras nyabran makarya togog. Sios punika wénten taler togog sané
ACARA salanturipun malila cita sané kadagingin olih para sisia kelas satu lan kalih antuk sesolahan jangér, légong, bebondrésan, lagu-lagu Bali, dangdut, lan Pop. Acara panguntat nyerahang cendera mata kanggén temon-temon ngraris masalam-salaman kairingin antuk lagu Gélang Sipatu Gélang… téndané raris ka tedunang. Para sisiané sesampuné nampedang piranti sané manggén irika ka gudang wiadin ka ruangan kelas soang-soang raris bubaran mantuk ka jero utawi umahnyané soang-soang. Luh Adé Suwarni lan Ngurah Jelada ngumpulang timpaltimpal Grup belajar nyané sané roras jaga ngwéntenang pésta perpisahan sakadi sané sampun karencanayang dumun. “Sameton sami, kayang Mingguné buin mani iraga payu lakar mapéstaan jumah tiangé ngawit masak jam 07.00. Bé julit lan udang saking Gusti Ngurah Jelada, lan bahan lénan manut kasanggupané soang-soang
apang sampun bresih,” baosné Luh Suwarni teges. “Yés oké boss... horéé, selamat sampé bésok, daag... daag... daag.” raris bubar. Sami mantuk magandéngan nganggén motor mapasang-pasangan. Ngurah Jelada sareng Madé Sudiari sami-sami saking Pringalot. Sané lianan taler manut jurusanné soang-soang. “Gusti Ngurah rarisang dumun rauh ring Jero. Nyanan tiang élah mawali mantuk,” aturné Madé Sudiari nelekep meluk bangkiangné Ngurah Jelada. Rauh ring pamedalné Ngurah Jelada sampun sepi. Raganné tedun nyerahang motorné ring Madé Sudiari sané kari maselekep nganengneng Gusti Ngurah Jelada. “Nah, jani Madé mulih padidi. Mani semengan tiang lakar ngangkid bubu malu ka tukadé sambilang mandus, mara kumahné Arniek,” baosné Ngurah Jelada makenyem. “Béh, tiang takut mulih padidi, atehang nak’é,” pasautné Sudiari matadah nreg-
**@** Bénjangné semengan nuruput Gusti Ngurah Jelada sampun matangi ngraris ka tukadé ngangkid bubu lan masiram. Kendel pisan raganné santukan bubun bé julité sami madaging julit cukupan agengné kadi patin kandiké. Tukad Telagawajané sané toyanné nénten naen nyat mula akéh madaging bé julit minakadi udang, nyalian, lélé lan uduan. Rauh ring jeronné daging bubuné mangkin gapulanga sareng pikolihanné ibi muah sané kalih rahina. Udangné wénten kalih kilogram lan bé julité tigang ukud cukupan agengné. (Masambung)
Upacara
8 Bebantenan Kawangén, Sarana Cihna Tri Aksara HINDU sinalih tunggil agama sané sarat antuk upacara yadnya miwah banten utawi upakara pinaka saranannyané. Sarana sané kanggén gumanti madué smerti miwah tetujon nganutin yadnya sané kalaksanayang. Sarana pamuspan Hindu ngawit sané mawentuk sederana kantos sané dahat rimit. Tios canang, sinalih tunggil sarana pamuspan sané kabuatang ri sajeroning pamargin upacara miwah pamuspan wantah kawangén. Kawangén kacihnayang pinaka lambang aksara suci Om Kara, taler pinaka lambang angga sarira, miwah lambang palemahan. Kawangén kaselehin ring wit krunané mawit saking kruna wangi, polih pangater ka- miwah pangiring –an, manados kawangian. Ri sampuné kasandiang raris manados kawangén, sané madué teges keharuman. Mawinan kawangén kanggén sarana nyuksmayang Ida Sang Hyang Widhi Wasa sané luih, miik, tur suci, gumanti setata kasuksmayang taler kasembah. Santukan kawangén kacihnayang pinaka simbolis Ida Sang Hyang Widhi Wasa, punika awinan kawangén kakaryanin antuk lakaran miwah wentuk sané becik tur miik. Indiké puniki janten madué smerti mangda krama setata éling, ngacep, tur ngwangiang Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Kawéntenan kawangén mabuat pisan ring sajeroning panyangkep upakara Panca Yadnya, minakadi sajeroning Déwa Yadnya kawangén kawigunayang pinaka panyangkep banten tebasan, prayascita, miwah saluiring sesayut. Sajeroning Rsi Yadnya pinaka panyangkep banten tebasan. Sajeroning Pitra Yadnya kawangén kawigunayang sajeroning upacara simbolisasi nangiang layon sané pacang kaupacarain. Ring upacara Manusa Yadnya kawigunayang ri kala upacara ngotonin, mapandes, pawiwahan, miwah sajeroning Bhuta Yadnya kawigunayang ri kala ngamargiang upacara memakuh, macaru, miwah sané lianan. Kawangén taler kanggén ri kala ngamariang kramaning sembah. Indik daging taler wentuk kawangén sané macihna pinaka prelambang sakadi kojong kawangén, kakaryanin antuk daun pisang sané mawentuk segitiga lancip, pinaka cihnan Ardhacandra. Salanturnyané Plawa, punggelan daun kayu minakadi endong, pandan arum, kemuning, miwah sané lianan pinaka cihna katreptian. Porosan, kakaryanin antuk kalih bidang daun basé sané kadagingin pamor miwah buah (pinang) raris kagulung antuk tegak nungkayak tur malinggeb raris kajangkepang. Porosan punika kawastanin porosan silih asih pinaka cihna hubungan timbal balik manusa sareng Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Kembang Payas utawi cili, kakaryanin antuk jejaitan janur sané karinggit tur kawentuk pinaka lambang Nadha. Reringgitan janur nyihnayang rasa lascarya krama majeng Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Salanturnyané sekar, kautamayang sané kantun seger tur miik pinaka cihna kasucian ring sajeroning ngamargiang yadnya, miwah jinah képéng pinaka cihna Windu. Jinah nyihnayang sesari, sarining manah. Jinah taler mawiguna pinaka panebus saluiring kakirangan. (Ida Rsi Bhagawan Smerthi Kusuma Wijaya Sebali)
Redité Paing, 17 April 2016
Ngias Taman antuk Genah Lampu ”Artistik” TIOS mabuat pinaka sarana upacara, kawéntenan tiing taler prasida kaolah dados kerajian sané klasik, unik, taler ngwetuang kahanan sané artistik. Yadiastun wentuk kerajinannyané sederana, nanging madué nilai ekonomis sané ageng. Akéh krama ring wewidangan Désa Belega, Blahbatuh, Gianyar sané dados perajing tiing. Krama sané dados perajin irika wénten sané makarya kursi bambu, bél bambu, plangkan, keben, genah lampu taman, miwah kerajian tiing tiosan. Bahan dasar sané kawigunayang majanten akéhan muatang tiing. I Nyoman Guna wantah sinalih tunggil perajin sak-
ing sakatah perajin tiing ring wewidangan Désa Belega, Blahbatuh, Gianyar. Ring kiosnyané, Wayan Guna makarya kerajinan genah lampu taman sané mawentuk umah-umahan maraab ambengan. Yadiastun wéntuknyané sederana, argannyané rumasuk maal. “Sané asiki maarga kantos karobelah tali rupiah,” krama Banjar Kebon Kaja, Désa Belega, Blahbatuh, Gianyar puniki nguningayang. Kabaosang, genah lampu sané kakaryanin becik kanggén iasan taman santukan ngwetuang kahanan artistik. Yadiastun wentuknyané sederana, yéning sampun kanggén iasan pacang makanten
BPM/uma
LAMPU— Genah lampu taman sané mawentuk umah-umahan maraab ambengan wantah sinunggil kerajinan tiing sané lais tur akéh karereh krama dura negara.
becik. “Wéntuk genah lampu taman sakadi puniki (umah-umahan maraab ambengan-red) paling lais tur paling akéh karereh olih krama inggian lokal kantos tamiu dura negara,” baos Guna. Utsaha sané kamargiang ngawit warsa 1985 puniki kantos mangkin kantun becik mamargi. Wénten kémanten sané rauh matumbasan genah lampu, kantos prasida ngirim ka Belanda miwah Australia. Guna maosang, nglimbakang kerajinan genah lampu taman puniki kadasarin antuk dangannyané makarya kerajinan inucap. Tios dangan, bahan dasar sané kabuatang taler dangan kapolihang. “Tios dangan makarya, lakaran sané kawigunayang sakadi tiing miwah ambengan dangan kapolihang. Wantah ngrereh rotan sané méwehan akidik,” somah Balik Suasti puniki nuturang. Yadiastun sampun sué makarya dados perajin tiing pamekasnyané makarya genah lampu taman, pianaknyané nénten pisan kayun malajah makarya kerajinan inucap. Mawinan dané nénten madué penerus sané pacang nglanturang utsahannyané kawekas. “Mangkin arang alit-alité kayun malajah makarya barang kerajinan sakadi puniki. Sampunang doh ngambil contoh, pianak tiangé kémanten nénten kayun malajah ngarya kerajinan tiing sakadi puniki,” dané makeengan. Tios makarya mangda prasida nagingin kaperluan saraina, Guna makarya dados perajin wantah meled nglestariang tetamian leluhur. Ring pikayunannyané, asil kerajinan wantah pacang dados pajangan yéning iraga nénten kayun malajahin tatacara makarya. Yéning sampun kayun malajah sinah dangan nglimbakang kerajinan inucap. Napiké ngwetuang kréasi utawi wentuk taler soroh kerajinan anyar, utawi nglimbakang kerajinan inucap mangda sayan kauningin krama. Tios punika, dané ngaptiang para yowana kayun malajah makarya kerajinan sakadi sané kakaryanin, mangda wénten bekel kawekasan. “Pemerintah taler mangda nguratiang kawéntenan para perajin miwah nénten meratin para perajin ri kala pacang ngirim asil kerajinannyané ka dura negara,” Guna ngaptiang. (uma)
Dudonan Karya Panca Wali Krama ring Pura Kahyangan Jagat Samuantiga, Désa Bedulu, Blahbatuh, Gianyar MAPAIKETAN ring Purnama Kadasa sané pacang rauh nemoning raina Wrehaspati Umanis, 21 April 2016, pacang kamargiang Karya Panca Wali Krama ring Pura Kahyangan Jagat Samuantiga, Désa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupatén Gianyar. Prawartaka karya nguningayang dudonan karya sané pacang kamargiang sakadi ring sor. Sadurungnyané dudonan Karya Panca Wali Krama Kahyangan Jagat Pura Samuantiga sampun kamargiang ngawit raina Redité, 24 Januari 2016. Mangkin nemoning raina puniki Redité, 17 April 2016 éédan karya kalanturang antuk upacara melasti miwah mapekelem ring segara. Raina bénjang Soma, 18 April 2016 kalaksanayang pulapali mapakelem sané kalaksanayang ring gunung miwah danu. Raina Anggara, 19 April 2016 éédan karya malih kalanturang antuk upacara mapada wewalungan taur Ratu Penataran Sasih rauh. Salanturnyané raina Buda, 20 April 2016 éédan kalanturang antuk taur Panca Wali Krama miwah padanaan. Raina Wrehaspati, 21 April 2016 sané pinaka pamucuk karya kamargiang éédan mukiang karya miwah mapaselang. Mungguing nemoning raina Sukra, 22 April 2016 kantos Saniscara, 23 April 2016 kamargiang upacara nganyarin miwah ngremekin taur. Nglantur malih, nemoning raina Redité, 24 April 2016
Ida Bhatara budal miwah kamargiang pangremekan karya. Ring raina Soma kantos raina Anggara, dudonan karya kadagingin antuk nganyarin. Raina Buda, 27 April 2016 kalanturang antuk nangun ayu. Ring raina Wrehaspati, 28 April 2016 kamargiang nganyarin miwah macaru ring Pura Dalem Puri. Salanturnyané nepet raina Sukra, 29 April 2016 kamargiang nganyarin miwah odalan Dalem Puri. Nepet raina Saniscara, 30 April 2016 kalanturang antuk ngamargiang nyenukin. Mungguing ngebekin pacang kamargiang nepet raina Redité, 1 Mei 2016. Ring raina Soma, 2 Mei 2016 dudonan karya kalanturang antuk Rsi Bojana, maguru piduka, miwah nuek bagia pulakerti. Raina Anggara, 3 Mei 2016 Ida Bhatara kairing ka jeroan miwah kalanturang antuk masineb. Bénjangnyané kalaksanayang upacara nyegara gunung. Ring raina Wrehaspati, 5 Mei 2016 kalanturang antuk nyaga-nyaga panyepian karya. Malih apisan panyepian karya kamargiang ring raina Sukra, 6 Mei 2016. Wantah asapunika dudonan Karya Panca Wali Krama ring Pura Kahyangan Jagat Samuantiga, Désa Bedulu, Blahbatuh, Gianyar sané prasida katurang majeng umat Hindu ring dija ugi magenah gumanti prasida nguratiang sapisanan prasida pedek tangkil ngaturang bakti nunas karahayuan.
BPM/uma
BÉL-- Bél bambu sané madaging iasan kedis-kediasan makanten lewih unik saihang ring bél bambu sané biasa. Kerajinan klasik puniki kakaryanin antuk tiing sané kapaduang sareng tempurung kelapa miwah sambuk.
Bél Bambu, Iasan Klasik sané ”Unik” RING sakatah wewidangan, kerajinan pering/tiing kantun kasenengin. Kawéntenan tiing banget kabuatang krama, pamekasnyané krama Hindu. Ring sajeroning upacara agama, krama Hindu pastika ngawigunayang tiing pinaka sarana upacara. Tiing sajabaning kanggén sajeroning sarana upacara, yéning kaambil olih krama sané kréatif prasida dados barang kerajinan sané madué nilai ékonomis. Ketut Supadmi, sinunggil perajin sapisanan dagang sané ngadol asil kerajinan saking tiing. Dané wantah sinunggil krama saking sakatah kulawarga sané ngambil bisnis kerajinan tiing puniki. Kacunduk wawu puniki ring tokonnyané ring Batubulan, Gianyar, Supadmi maosang sampun ngawitin usaha kerajinan puniki duk plekutus warsa sané lintang. “Utsaha sané karyanin titiang akéhan ngawigunayang tiing, tempurung kelapa, miwah sambuk,” baosnyané. Sareng kurenannyané I Nyoman Parwata, dané makarya kerajinan sané lakarannyané atenga langkungan nganggén bahan dasar tiing, tempurung kelapa miwah sambuk. Supadmi nguningayang, kerajinan tiing ring genahnyané puniki wénten makudang-kudang soroh. Sané pinih macihna wantah kerajinan bél bambu sané kakaryanin antuk tiing tur kapaduang antuk sambuk. Manut dané, bél bambu wantah sinalih tunggil kerajinan klasik sané “unik” pinaka asil seni sané prasida kanggén ngias pakarangan utawi paumahan mangda makanten asri. Ring toko kerajinannyané punika
wénten bél bambu biasa miwah bél bambu ias. Bél bambu biasa wantah sané nénten madaging iasan gumanti makanten saderana utawi biasa. Yéning bél bambu ias wantah bél bambu sané madaging antuk makudang-kudang iasan. Iasannyané taler wénten makudangkudang soroh. Iasan bél bambu minakadi kedis celepuk, rumah kedis stik, miwah rumah kedis alang-alang. “Iasan punika pinaka sinunggil kréasi bél bambu ring toko tiang pinaka nilai tambah,” tutur dané sinambi sayaga nyanggra tamiu. Sajabaning iasan bél, mangda bél bambunnyané tetep prasida kasenengin dané taler ngandelang warna bambu. Indik warna bél bambunnyané dané ngangken nganggén pewarna alami duaning warna alami lewih kasenengin. Warna alami inucap kakaryanin malakar antuk peka miwah gambir sané kaolah, olahan inucap ngawetuang warna coklat. Yéning tempurung kelapa lan sambuk kapolihang saking wewidangan Negara. “Pamekas tiing polihang tiang saking pengepul sané wénten ring Bangli,” tutur dané. Indik pangargan bél bambu, Supadmi sané ngangken sajeroning saraina prasida ngaryanin satus bél bambu puniki nguningayang pangarga bél bambu kerajinan ring tokonnyané punika matios-tiosan. Bél bambu sané biasa utawi tanpa iasan kadol Rp 5000,- asiki. Yéning bél bambu sané madaging iasan kedis kadol ngawit Rp 20.000,- asiki. “Bél madaging iasan kedis lewih maal,” baosnyané. (uma)
Satua
I Kedis Petingan Olih : Madé Taro DISUBANÉ suud masan manyi, ramé pesan anaké di cariké. Petaniné ada ané ngangonang sampi lan kebo, cerikceriké pada girang malayangan, kéto masih kedisé ngalih amah-amahan. Kedis petingané ngamah jijih, kedis ané gedénan cara kedis kokokan lan kedis goak maidehan ngalih-ngalihin katak lan tomati. Di kénkéné madingehan suaran kedisé nguci lan pasuryak marebut mamahan. Suaran kedisé ngricak sahasa magaburan sesukat ada kedis sikep gedé teka uli langité tur nyanderin kedis-kedis cenik sané sedeng ngalih amah. Sikep ento nyagrep lantas ngamah lan noltol kedis ané bakat baana nyagrep. Kedis-kedis cenik cara kedis petingan sinah élah baana nguluh. Kedis lénan ané ngidaang makeber magaburan patikaplug nylametang raga.
Dugasé ento, ada kedis petingan sané makeber ditu tur ningalin sakancan solah sikep gedé ento. Ia pedih lantas makeneh lakar nulungin timpaltimpalné. “Bas nyapa kadi aku kedis corah ento!” keto ia ngrémon. Ditu lantas ia ngénggalang makeber tuun nantangin kedis gedé ento. “Ih Iba kedis congkak!” kéto ia nengkik. “Nyén adan Cainé? Uli dija Cai dadi mai ngadug-ngadug ngaé uwug tongosé dini?” Nepukin kedis cenik majujuk diarepané, sikep gedé ento kedék ngakak. “Ha ha ha…! Cai sing nawang? Icang suba I Sikep, ratun kedis uli pasisi tanggun kelod. Patutné cai nyumbahnyumbah Icang, tusing ja wanén mamunyi bangras sada galak. Apa buin Cai tuah kedis petingan, ha ha ha…..!!!”. (Masambung)
Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.
MINGGU PAING, 17 APRIL 2016
9
Logo Sponsor di Jersey NBA
HAL 10
Diganggu Hujan, Rosberg Tercepat di Kualifikasi Shanghai -
Pembalap Mercedes Nico Rosberg mengungguli Daniel Ricciardo (Red Bull) untuk mengamankan posisi start terdepan pada kualifikasi Grand Prix Formula 1 Tiongkok, Sabtu (16/4) kemarin. Sirkuit Internasional Shanghai diguyur hujan deras yang memaksa tim-tim menjalankan strategi pemakaian ban. Kualifikasi kembali ke format lama setelah komplin diajukan ke panitia lomba di dua seri sebelumnya. Namun tetap saja pembalap Mercedes berada di barisan terdepan dan dominasinya sulit digeser. Rosberg yang memenangkan seri sebelumnya di Australia dan Bahrain, mencatatkan waktu terbaik yakni 1 menit 35,402 detik, unggul setengah detik lebih cepat dari rival terdekatnya dari Australia itu. Padahal pembalap Jerman itu menggunakan ban lebih keras dibandingkan rival-rivalnya.
Pembalap Ferrari Kimi Raikkonen menduduki posisi start ketiga. Sedangkan rekan setimnya yang merupakan juara dunia empat kali Sebastian Vettel akan start dari posisi keempat untuk balapan Minggu siang ini. Juara dunia Lewis Hamilton mendapatkan penalti lima grid karena penggantian gearbox. Pembalap tim Mercedes itu start dari posisi paling belakang setelah gagal mencatatkan waktu pada kualifikasi pertama karena masalah mesin. Hamilton mengeluhkan mesin mobilnya tidak punya tenaga. Meski sempat
menunjukkan tanda-tanda membaik di akhir sesi selama 18 menit, namun masalah mesinnya semakin memburuk dan memaksanya start paling belakang. “Saya yakin kami akan belajar dari permasalahan ini. Saya berharap masalah mesin ini bisa tertangani dan tampil di lomba besok (hari ini,” jelas Hamilton yang berharap bisa menjuarai balapan di sirkuit ini tiga kali berturut-turut. Sesi kualifikasi ini diwarnai dengan hujan deras yang membuat sirkuit menjadi basah. Panitia sempat menunda sesi hingga dua kali sebelum dilanjutkan kembali. Penundaan pertama terjadimobil Manor Pascal Wehrlein yang menabrak pagar pembatas. Yang kedua terjadi saat sayap depan mobil Nico Hulkenberg terlepas dari mobil Force Indianya. (kmb39/rtr/ant)
Rio Start dari Posisi Ke-20
Mercedes Nico Rosberg
Bali Post/ap
Shanghai Pembalap Formula 1 Indonesia Rio Haryanto mengakhiri sesi kualifikasi pertama Grand Prix Formula 1 Tiongkok pada posisi ke-20 di Sirkuit Internasional Shanghai, Sabtu (16/4) kemarin. Posisi Rio didepan rekan satu timnya Pascal Wehrlein, serta sang juara dunia Lewis Hamilton (Mercedes). Pembalap tim Manor Racing itu seperti tercantum dalam situs resmi Formula 1 mencatatkan waktu satu menit 40,264 detik dan menyelesaikan sesi kualifikasi sebanyak sembilan putaran pada sesi kualifikasi per-
tama. “Sesi tadi cukup sulit untuk meraih kenaikan suhu ban,” kata Rio seperti tercantum dalam akun Twitter resmi Manor Racing. Meski menempati posisi ke-20 dalam hasil sesi itu, Rio tampil lebih baik saat memacu mobil MRT05 dibanding rekan satu timnya Pascal Wehrlein. Pascal terdiskualifikasi setelah mo-
bilnya menabrak pembatas lintasan. Tim Manor menyebut kecelakaan Pascal disebabkan benjolan di lintasan sirkuit Shanghai dan bukan karena air hujan. Manor mengaku spekulasi penggunaan ban SuperSoft terbayar dengan kecelakaan Pascal. “Pascal kembali, tapi mobilnya tidak. Bukan berarti itu akan terjadi di mana pun.
Suatu hal yang memalukan. Lintasan pada umumnya kering. Semua harapan tertumpu pada Rio sekarang,” ujar tim Manor saat sesi kualifikasi berlangsung selepas Pascal kembali ke garasi. Panitia perlombaan lantas menetapkan penundaan sesi kualifikasi selama 20 menit setelah mobil MRT05 Pascal menabrak pembatas jalan. (ant)
OLAHRAGA
10
Minggu Paing, 17 April 2016
BPM/ap
LATIHAN - Pemain Golden State Warriors Stephen Curry melepaskan tembakan pada sesi latihan di Oakland, California, Sabtu (16/4). Warriors menyiapkan putaran pertama babak playoff melawan Houston Rockets.
Logo Sponsor di ”Jersey” NBA
New York Kaos atau jersey NBA nantinya tidak hanya berisi nama klub saja. NBA mulai musim kompetisi 2017-2018 akan membuka pintu bagi sponsor untuk memasang logonya di jersey tersebut. NBA, Sabtu (16/4) kemarin menyetujui proposal tersebut setelah mengkajinya selama tiga tahun. Penempatan logo sponsor itu diberlakukan bersamaan dengan kontrak NBA dengan produsen peralatan olahraga Nike dimulai. NBA berharap langkah ini akan menghasilkan pemasukan sekitar 100 juta dolar AS setiap tahunnya. Besar kemungkinan liga-liga lainnya, seperti hoki (NHL) atau pun American football (NFL) dan bisbol (MBL) akan mengikuti jejak NBA dalam menjual kaos mereka ke sponsor. Di kompetisi sepak bola (MLS) telah melakukan kebijakan ini sejak 2007. Hasilnya MLS mendapatkan pemasukan 6 juta dolar setiap tahunnya. Komisioner NBA Adam Silver menjelaskan pemasangan logo sponsor itu tak bisa dibendung sebagai langkah untuk menambah pendapatan. Selama ini kaos bola basket tim putri (WNBA) dan putra (NBA) juga berisi logo kompetisi dan di klub dikombinasi dengan sponsornya. Adidas akan mengakhiri sponsornya di NBA mulai musim depan. Logo Nike untuk pertama kali akan terpampang di jersey NBA musim 2017/2018. Salah satu yang minus logo itu adalah klub Charlotte Hornets yang dimiliki Michael Jordan. Klub itu menggunakan logo Jordan Brand. (kmb39/ap)
BPM/rtr
KERTAS - Kiper Lyon Anthony Lopes (tengah) membantu petugas membersihkan lapangan pertandingan dari kertas-kertas yang bertebaran di lapangan pada pertandingan kompetisi Liga Prancis melawan Nice, Sabtu (16/4).
Sepuluh Pemain Lyon Tahan Imbang Nice
Paris -
Olympique Lyon mengakhiri pertandingan dengan sepuluh pemain, namun masih mampu untuk menahan imbang tamunya Nice 1-1 pada pertandingan Liga Prancis, Sabtu (16/4) kemarin. Meski unggul jumlah pemain Nice tak mampu meraih banyak gol menghadapi tim kedua klasemen sementara L-1. Pemain Lyon Alexandre Lacazette mencetak gol dari jarak dekat, tujuh menit sebelum pertandingan usai setelah tendangan bebas Mathieu Valbuena membentur mistar gawang. Ini menjadi gol ke-17 musim ini untuk dia. Valere Germain menyundul bola yang menghasilkan gol pada menit ke-18 dan membawa tim tamu memimpin terlebih dahulu di Parc Olympique Lyon. Tuan rumah harus kehilangan Maxwell Cornet yang diusir keluar lapangan karena menda-
patkan kartu merah akibat pelanggarannya terhadap kiper Nice pada menit ke-25. Lyon tetap menduduki peringkat kedua di Liga Prancis dengan 56 poin, dengan empat pertandingan tersisa. Tim peringkat ketiga AS Monaco yang hanya berjarak satu angka, akan berhadapan dengan Olympique de Marseille pada Senin dini hari. Nice menghuni peringkat keempat dengan 54 poin, tertinggal 29 poin dari pemuncak klasemen Paris Saint Germain (PSG) yang menghadapi Caen pada Sabtu
kemarin. Liga Champions Asa Borussia Moenchengladbach untuk lolos ke Liga Champions dikacaukan oleh kekalahan 0-2 di markas klub juru kunci Hanover. Gladbach yang masih mencari kemenangan tandang pertama mereka sejak Oktober, tetap berada di peringkat kelima dengan koleksi 45 poin, dengan empat pertandingan tersisa. Mereka tertinggal tiga angka dari Bayer Leverkusen yang menghuni peringkat keempat,
posisi terakhir untuk kualifikasi Liga Champions musim depan dan tertinggal empat angka dari tim peringkat ketiga Hertha Berlin. Tiga tim peringkat teratas lolos ke fase grup Liga Champions di mana tim peringkat keempat akan mengikuti putaran-putaran kualifikasi. Hanover yang diasuh pelatih sementara Daniel Stendel yang menggantikan Thomas Schaaf pada awal bulan ini, mengamankan kemenangan pertama mereka sejak Februari melalui gol-gol di babak kedua dari Waldemar Anton dan Artur Sobiech. Tuan rumah menelan tujuh kekalahan kandang beruntun dan hanya terpaut satu keka-
lahan lagi untuk menyamai laju kandang terburuk di Liga Jerman. Namun yang terjadi, mereka justru merayakan kemenangan kandang perdana bagi Stendel setelah timnya bermain imbang di markas Hertha Berlin pekan lalu. Gladbach yang melakukan debutnya di Liga Champions musim ini, kini telah kalah empat kali dari enam pertandingan, termasuk dua laga terakhir. Hanover yang semestinya dapat mencetak lebih banyak gol pada perayaan ulang tahun ke-120 mereka kini memiliki 21 angka, namun masih terpaut tujuh angka dari spot playoff degradasi. (afp/ant)
Phelps Masih Tangguh di 200 M Gaya Kupu-kupu BPM/ap
Bintang LA Lakers Kobe Bryant (kiri) dan LeBron James dari Cleveland Cavaliers (kanan).
Mesa, Arizona Juara Olimpiade Michael Phelps masih terlihat tangguh saat menjuarai nomor renang 200m gaya kupu-kupu pada kejuaraan Arena Pro Swim di
Mesa, Arizona, Sabtu (16/4) kemarin. Meski diganggu dengan tiupan angin yang kencang, kemenangan ini menunjukkan keseriusannya menghadapi Olimpiade Rio de Janeiro Agus-
tus mendatang. Phelps yang mengoleksi 22 medali Olimpiade dengan 18 diantaranya emas, membukukan waktu 1 menit 58,14 detik. Rivalnya Calrk Pace di tempat
4,2 Juta Cuitan Sebut Kobe Bryant Jakarta (Bali Post) Sebanyak 4,2 juta cuitan dari pengguna Twitter di seluruh dunia menyebut tentang pertandingan terakhir dari 20 tahun karier gemerlap Kobe Bryant di kompetisi bola basket NBA. Berdasarkan data dari media sosial populer itu yang diterima di Jakarta Jumat lalu, puncak percakapan terjadi pada pukul 21.56 waktu setempat dengan 100.000 cuitan per menit. Akun NBA Indonesia misalnya mencuit berterima kasih atas 20 tahun kiprah gemilang Kobe Bryant di NBA. Fansfans NBA dari Indonesia juga menyampaikan terima kasih kepada Kobe karena telah menjadi inspirasi selama kariernya di Lakers. “Hari ini game terakhir Kobe di NBA. The Legend of our generation. Thank you, Kobe!” cuit akun @daraprayoga_. Sebagian besar pengguna Twitter menggunakan tanda pagar #ThankYouKobe dan #MambaDay dalam pujian dan apresiasi yang ditujukan kepada pemain berusia 37 tahun itu. Untuk mengapresiasi pemain yang membantu timnya meraih kemenangan 101-96 atas Utah Jazz pada pertandingan perpisahan itu, Twitter juga merilis emoji khusus setiap kali pengguna menggunakan tagar #MambaDay. Kobe Bryant mengakhiri pertandingan dengan perolehan 60 angka. Ia disambut dengan meriah oleh para penggemarnya di Staples Center sebelum membalas defisit 15 angka timnya saat pergantian babak dan mendorong Lakers bangkit. “Saya mengapresiasi perjalanan yang telah kami lakukan. Ada saat-saat naik dan turun, namun bagian terpenting adalah kami semua tetap bersama-sama melaluinya,” ujar dia usai laga terakhirnya. Bryant mengokohkan tempatnya di antara para pemain terhebat NBA, dengan karier yang juga mencakup gelar juara NBA, MVP, serta perolehan angka terbanyak peringkat ketiga sepanjang sejarah liga dan pemain terbaik liga (MVP) pada 2008. (ant)
kedua dengan 1:58,71. Kemenangan juga diraih atlet Olimpiade Katie Ledecky yang menjuarai nomor 400m gaya bebas. Pemegang rekor dunia itu memerlukan waktu 4 menit 02,14 detik meski dihadang cuaca dingin dan angin kencang. “Dengan kondisi semacam ini, saya tidak membuat target di kejuaraan ini,” katanya menyaksikan cuaca yang tidak bersahabatan. Di nomor 50m gaya bebas, Nathan Adrian menjadi juara dengan waktu 21,60 detik. Catatan waktu ini merupakan
yang tercepat ketiga di dunia tahun ini. Mantan juara Olimpiade Anthony Ervin diposisi kedua dengan 22,28 detik disusul Cullen Jones ketiga 22,30 (detik). Nomor 200m gaya kupu-kupu putri dimenangkan Cammile Adams dengan waktu 2 menit 08,59 detik. Sementara Katinka Hosszu dari Hungaria di posisi ke-7 dari 8 peserta putaran final. Juara Olimpiade Missy Franklin tercecer di posisi ke-5 dengan waktu 1:01,28 pada nomor 100m gaya punggung. Nomor ini dimenangkan Maya DiRado dengan 1 menit 00,71 detik. (kmb39/ap)
THE
HEARING
C E N T R E
BPM/ap
JUARA -Perenang AS Michael Phelps memenangi nomor 200 meter gaya kupu-kupu di kejuaraan Arena Pro Swim Series di Mesa, Arizona, Sabtu (16/4).
Quality Hearning Begins Here
MEYEDIAKAN
ALAT BANTU DENGAR YANG BERKUALITAS DISCOUNT
20%
GRATIS SCRENING TEST
HANYA DENGAN PERJANJIAN
Untuk Info selanjutnya Hub. 08123952504 / 081337437373
www.Thehearingcentre.sg
C.0000190-RPA
AKADEMI KEBIDANAN BALI WISNU DHARMA DENPASAR IJIN MENDIKNAS RI NO.: 109/D/0/2007
MENERIMA MAHASISWA BARU ANGKATAN X TAHUN 2016/ 2017
PROGRAM DIPLOMA III KEBIDANAN
1. PENDAFTARAN : 04 Januari s/d. 29 Juli 2016 2. SYARAT PENDAFTARAN : a. Lulus SMA Jur.IPA/IPS, SMK Kes, SMK TI. b. Tinggi Badan minimal 150 cm. 3. TEMPAT PENDAFTARAN: Terakreditasi BAN-PT. Kampus I : Jln. Kebo Iwa I No.2 Menyediakan Asrama Mengwi-Mangupura, Telp/Fax (0361) 4790612/4790610. Menyediakan Beasiswa Free WiFi Website: www. Akbidbwd.ac.id , E-mail : bwdmengwi@ymail.com Kampus II : Jln. Cargo Saridana IV No.1 Denpasar Telp/Fax. (0361) 9007936/9007935 ( Belakang Citra Land ) 4. PERKULIAHAN : Mulai Tahun Ajaran 2016/2017 dilaksanakan di Kampus II. C.0000344-PEND
Minggu Paing, 17 April 2016
Spentwo Bertekad “Hattrick” di Porsenijar Denpasar (Bali Post)Kontingen SMPN 2 Denpasar berhasil merebut gelar juara umum pada Porsenijar Kota Denpasar tahun 2014 dan 2015. Kini sekolah berjuluk Spentwo itu bertekad merebut kembali juara tiga kali berturut-turut (hattrick) pada Porsenijar Denpasar 25-30 April mendatang. Kasek Spentwo Putu Suarka, S.Pd. M.Pd.H, di Denpasar pada Sabtu (16/4) kemarin menerangkan pihaknya ingin Spentwo merebut juara BPM/022 umum tiga kali, Putu Suarka, S.Pd. M.Pd.H. sebab dirinya sejak 2009 mengabdi di Spentwo, serta memasuki usia pensiun pada Desember mendatang. “Kami ingin siswa-siswi SMPN 2 memberikan kado juara umum Porsenijar, karena sekolah kami ingin maju di bidang akademis dan olahraga,” ujar pria kelahiran Banjar Pandean, Mengwi, Badung, 31 Desember 1956 ini. Dikemukakan, sejauh ini persiapan siswa-siswi mulai latihan rutin pada ektra kurikuler. “Di luar itu atlet juga menempa diri dengan menambah porsi latihan,” kata dia. Pada bagian lain, Ketua Porjar Spentwo Farid Ahmad merinci, pihaknya menerjunkan 249 atlet yang turun pada 16 cabor. “Menjelang Porsenijar ini, latihan makin intensif agar persiapannya makin matang,” jelas Farid. Menurut dia, pada Porsenijar Denpasar terdapat enam cabor ekshibisi dan Spentwo hanya turun pada dua cabor, yakni panahan dan gateball. Selain itu pihaknya juga memiliki cabor andalan yang diharapkan manjadi tambang medali, seperti sepak takraw, renang, atletik, judo, taekwondo, tenis meja, dan bulu tangkis. (022)
GELANGGANG
PON Tundukkan Putra Tresna Denpasar (Bali Post)-
Kesebelasan PON Bali berhasil menekuk lawannya Putra Tresna dengan skor 4-1, dalam latih-tanding di Lapangan Kompyang Sujana, Sabtu (16/4) kemarin. Gol pembuka kemenangan PON Bali hasil bidikan Andi Sulianto di menit ke-50, menuntaskan umpan tarik Warih Sentanu dari sektor kanan sukses memperdaya kiper Agus Salim. Selanjutnya, Putra Tresna mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui penalti. Penalti diberikan wasit Ali Bacho kepada Putra Tresna, karena pemain PON Otong handaball di petak keramat. AAN Surya Negara yang
mengeksekusi mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1, pasca tembakannya gagal diselamatkan kiper Casala Pratama. Tim PON yang ditangani duet pelatih AAK Bramastra dan AAN Ardika kembali unggul 2-1 lewat sontekan Andik di menit ke-67. Bahkan Otong pasca membuat kesalahan di daerah terlarang membalasnya dengan gol di menit ke-70, hingga membawa tim PON unggul 3-1.
Warih Sentanu memperbesar kemenangan timnya menjadi 4-1 di menit ke-75. Wasit Ali Bacho mengusir AAN Surya Negara di menit ke-85 usai mendapatkan kartu kuning kedua kalinya. Tim PON menurunkan ketiga kipernya, yakni Maruti, Pager, dan Casala. Bendahara Tim PON Gede Made Anom Prenatha menyatakan tim PON kini mempersiapkan diri mengikuti turnamen Piala Pesanku. (022)
Eks Bali Devata Ungguli Putra Perkanthi Mangupura (Bali Post)Gol semata Wayang Agustina menit ke-50 sukses mengantarkan kesebelasan Eks Bali Devata unggul tipis 1-0, dalam pertandingan persahabatan yang berlangsung di Lapangan Yoga Perkanthi, Jimbaran, Badung, Sabtu (16/4) kemarin. Tim yang diperkuat beberapa eks pemain Bali Devata, seperti Rafik Armawan, Sulendra Repot, Bayu Yusa, Asep Tri Wahono sempat beberapa kali
menebar ancaman ke jantung pertahanan Putra Perkanti. Sementara di pertandingan kedua Legend Mitra Devata sukses membantai Madura FC 5-2. Di mana Legend Mitra Devata menurunkan Gangga Mudana, Komang Mariawan, IB Mahayasa, dan sempat ketinggalan dua gol lebih dulu dari Madura FC. Dua gol Madura masing-masing diciptakan Salam dan Kasim yang sukses menjebol gawang Adi.
Tak mau dipermalukan, Mitra Devata mencoba perlahan meningkatkan tempo permainan untuk mengejar ketinggalan. Alhasil, kerja keras para pemain Mitra Devata akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat gol Komang Mariawan dan Gede Sudana. Sementara tiga gol di babak dua masing-masing diceploskan Gangga Mudana, Rafik Armawan dan Mariawan untuk mengunci kemenangan 5-2. (kmb41)
11 Panahan Ekshibisi di Porjar Badung Mangupura (Bali Post)Panahan merupakan cabor ekshibisi pada Porjar Badung 2016, yang digelar di Lapangan Bumi Pusaka Kapal, Badung. Tujuannya untuk bibit muda atlet panahan yang berbakat dan bertalenta. Itu dilontarkan Ketua Umum Pengkab Perpani Badung, Nyoman Suhartana barubaru ini. Ia menilai Porjar ini sebagai ajang untuk mengasah mental atlet penahan dari kalangan pelajar. “Kami juga ingin memasyarakatkan olahraga panahan ini,” tuturnya. Pada ekshibisi Porjar, nomor yang dipertandingkan divisi compund, recurve, dan standar bow. Ekshibisi ini melibatkan 15 pemanah dari sembilan sekolah. Misalnya SMAN 1 Kuta Utara (Sakura) mengirimkan enam atlet, yakni Indah Dewi Rahayu Suhariyanto, Komang Agus Wisnu Saputra, Ni Made Rika Diandra Saraswati, AA Hery Dwijayandra, dan Putu Friska Udayani.
SMAN 1 Mengwi menurunkan Ni Putu Sri Sudi Padmawati, SMAN 2 Mengwi menurunkan Gede Palguna Tresna Diputra. SMK Pariwisata Mengwitani menerjunkan Putu Gede Wahyu dan Putu Indra Gunawan. SMK TI Mengwitani mengirimkan Ni Putu Priyastini Dessy Safitri. SMK PGRI 2 Badung mengutus atletnya Nyoman Gede Putra Wahyu P. SMPN 2 Mengwi menurunkan Komang Gde Krishnana Putra K, SMPN 5 Mengwi menurunkan Made Warsana, sedangakn SMPN 1 Mengwi memasang Putu Utama Yasa. Sementara Ketua Harian Pengkab Perpani Badung Ketut Jaya Kesuma mengakui antusiasme pelajar menggeluti cabor panahan cukup tinggi. Karena itu pihaknya optimis panahan resmi dipertandingkan pada Porsenijar 2017 mendatang. “Saya optimis bisa digelar, sebab persyaratan minimal melibatkan atlet dari 3 SMP dan 3 SMA,” kata dia. (022)
BPM/022
PANAHAN - Panahan merupakan cabor ekshibisi pada Porjar Badung 2016. Pengkab Perpani Badung optimis tahun depan cabor panahan resmi dipertandingkan di ajang Porjar.
12
Minggu Paing, 17 April 2016
Roger Federer Tersingkir di Perempatfinal Monte Carlo Petenis Swiss Roger Federer tersingkir dari turnamen Monte Carlo Masters setelah kalah 6-3, 2-6, 5-7 dari favorit tuan rumah Jo-Wilfried Tsonga pada babak perempatfinal yang berlangsung, Sabtu (16/4) kemarin.
Roger Federer
BPM/ap
Unggulan ketiga asal Swiss itu kembali bermain pada pekan ini setelah absen selama sepuluh pekan, memulai pertandingan dengan baik ketika ia mengantungi set pertama. Tsonga yang mengincar forehand Federer bermain ketat dan menyamakan kedudukan melalui penampilan meyakinkan pada set kedua. Petenis Prancis itu mematahkan servis lawannya pada game ke-11 melalui
pukulan kemenangan. Ia menutup pertandingan melalui match point pertamanya untuk membuka jalan bertemu kompatriotnya Gael Monfils, yang menang 6-2, 6-4 atas petenis Spanyol Marcel Granollers. Pada pertandingan yang dimainkan lebih awal, Rafa Nadal menunjukkan kehebatannya ketika sang juara delapan kali itu menyingkirkan juara Prancis Terbuka Stan Wawrinka dengan skor
6-1, 6-4. Petenis Spanyol itu yang menggenggam rekor di turnamen ini dengan 46 kemenangan beruntun dari 2005 sampai 2013, akan berhadapan dengan Andy Murray untuk memperebutkan tempat di final. Petenis peringkat dua dunia Andy Murray melaju ke semifinal dengan kemenangan 6-2, 6-0 atas petenis Kanada Milos Raonic. Tampil di lapangan ten-
gah, petenis Inggris itu tidak pernah direpotkan oleh unggulan kesepuluh Raonic pada pertandingan yang berjalan berat sebelah. Murray yang melepaskan 19 pukulan kemenangan dan tidak menghadapi satu break point sama sekali. Dua kali dikalahkan Nadal di semifinal pada turnamen Masters pertama pada satu musim. Unggulan kelima Nadal belum memenangi gelar pada tahun ini. “Inilah tepatnya apa yang saya perlukan, inilah yang saya cari, ini memberikan kepercayaan diri kepada saya,� kata Nadal. (afp/ant)
Sastra
Redité Paing, 17 April 2016
I Kaki Dengkil
Bala Tan Panata Tan Pawiku SURYANÉ sampun surup rainané puniki. I Kaki Dengkil sidap-sidap tedun saking kubonné. Nembé mangkin Ipun bangun tengai langkahin surya. Selselé dong sampun tan kadi santukan marasa iwang pacang keni sengkala. Ngelisang magésonan Ipun nunas toya ka Telabah Sampuan mangda nénten lintang majayajaya, nunas panegteg ring Ida Padanda. Sambilanga mamargi nuut pundukan sané sayan ngalitang matéstésin mangda widang bangketé nglinggahang anyari kalih nyari, sriat-sriut sirahné pating manahanga. Saking solah petaniné nglahlahang sukat bangket kantos pakibeh jagaté sané mangkin. Saking paripolah wargi Tepisiringé kantos paripolah pangageng jagaté. Manahanga antuk I Kaki Dengkil, sané mangkin Sang Angawaraté kabaos sakadi Nata Tan Pawiku. Sampun sayan ngadohang saking kasucian, sampu ajerih ring kasucian, sampun sayan nyapa kadi aku. Nénten malih precaya wénten sané kabaos genah suci. Napi malih mrecayain ring genahé suci punika malingga sawatek Ida Bhatara. Méh nyanan sakadi wargi Tepisiringé ngarya genah suci ring duur betoné. Pungkuran, sira uning purané jagi kagenahang ring duur betoné mangda lemah ring sorné dados anggén karang paumahan? Dados anggén garasi? Dados anggén genah pamulesan? Sira uning? Sané banget manahanga, dados segarané jagi kaurug dados karang paumahan? Saking dija rauh pamineh Sang Angawaraté sakadi punika? Napi malih irika wénten makudang-kudang genah suci? Punika nyiriang, nénten tatas uning tetuek sané kén mawasta genah suci, sané kén nénten. Matiosan ring lemahé sané rusak kaléplép antuk toya segara. Punika sandang becikang. Toya segara ngléplép gumi, matiosan sareng segara kaurug dadosang palemahan. “Ora pesan keneh Sang Angawaraté! Ngudiang ngaé ané tidong-tidong? Ngudiang warginé mrecayain jlemané ento Ngawarat? Apa ené pituduh Widhi apang ada raosang? Jlema, kéto malu baan medasang Sang Angawaraté ento! Kamula jlemané ané bisa mamuta! Manusa ya, déwa ya, bhuta ya! Kéné suba yén jalema Ngawarat, paekan mamuta tekén nglaku déwata!” Asapunika I Kaki Dengkil ngrémon padéwékan sambilanga kecag-kecog nglangkahin jlingjing. Sesampuné punika, I Kaki Dengkil éling malih ring paripolah jatmané sané kasengguh wiku parum nepasin indik wewengkon Teluk Benoané. Kocap mangkin katepasin minakadi wewengkon genah suci. “Nyén ento masuara nepasin Teluk Benoané wewengkon tongos suci? Sajan ja tepukin jlemané ané parum ento mabusana sarwa putih, maprucut, saling palantangin jénggot. Apa sajan makejang ento kamula wiku? Sangsaya baana! Yén sajan kamula wiku, tusing perlu maparuman, jeg kamula ja yén suba madan teluk, pastika suba pasih, segara, samudra! Ngudiang ento parumang buin? Yén suba madan pasih, segara, tur samudra, makejang madan wewengkon suci! Sing perlu buin bligbagang. Suba uling kadituan madan wewengkon suci!” Aéng pisan grémonan I Kaki Dengkilé kantos nénten rasaanga déwékné sampun majujuk ring pinggir Telabah Sampuané. “Mimih... sayan makelo sayan saja miribné Sang Angawaraté tan pawiku. Sawiréh tusing pesan ngelah keneh nyalanang swadarma madasar kasucian. Tuah madasar makeneh ngawé sugih sabilang dina, buka sesenggak Ida Cokorda Mantuk Ring Ranané. Kéto masé sayan saja miribné, Wikuné tan panata, sawiré para Wikuné tusing sajan ngelah pangrasa ngagemang pamargin Widhi Swarané. Yén saja maperagaan Siwa Sakala, sinah suba sakatilanganing ambek paramartha pandita. Tusing buin matakon, apa ené patut utawi pelih. Cutetné marasa, sujatiné ané nyengguhang déwék wiku ento tusing ngelah Widhi. Tusing ngamanggehang laksana daivi sampat nang adakin kuku.” Banget pisan I Kaki Dengkil ngura sesambatan. Minab baciné sampun ka polo antuk meh basangné manggihin wikuné parum maosang genah suci. Makasami upeta antuk I Kaki Dengkil semengané puniki saking mamargi ka Telabah Sampuan kantos sampun majujuk ngelus kamen jagi mandus. Kantos engsap sausan mandus jagi majaya-jaya. Ipun iteh makerem mangda basangné usan bengka. Sambilanga makerem ngalemuhang basang, I Kaki Dengkil naler ngamanahang wantah kawéntenané mangkin Wikuné Tan Panata, Natané Tan Pawiku, sapunapi balané? Sapunapi paripolah wargi Tepisiringé sané mangkin? Obah... obah... makasami rasayanga sampun obah. Makasami ngapak-apak ngabhimanasampat lebihan bangga ring déwéknyané padéwékan. Punika awanan makasami patutanga. Usan mamanah asapunika, saharsa I Kaki Dengkil ngadébras bangun saking makerem ring Tukad Telabah sampuané. Ipun maosang: “Bala Tan Panata Sirna... Bala Tan Pawiku Pati….” (Jelantik)
Nyak Beli Nyumpangang Bungan Tiangé Nyoman Manda JANI sedeng pekenan liu pesan anaké ka peken sing cara pekenan sesai. Ada anak negen dagangan, ada anak nyuun sok, ada masi ané ngaba penarak cenik bakal mablanja ka pekené. Nyoman Jayaprana nolih anak bajang-bajang liu léwat. Paningalané mréngang krana liu pesan anak jegég-jegég léwat. Kipak-kipek ia majalan neneng bajang-bajangé. Sagét tan panehen ia nomplok anak sedeng mapapas jalané. “Kénkén Jero majalan jeg ulah nomplok,” lengking manis munyin anak bajangé ento. Ia sanget pesan makesiab krana di jalané ada penarak cenik mabrarakan, biu, kudang ungkusan kacang, saur, lan jaja mauyagan di jalané. Nyangetang nrugtag bayuné nepukin anak bajang langsing lanjar bokné lantang magonjéran nguntul nuduk biuné ajak ungkusané. “Jero sing memata,” ada anak luh sada wayahan bedik nelik ngomong. “Ampurayang titiang,” ngejer Nyoman Jayaprana ngomong. “Ampura, ampura,” mencéng pesan anak luh ento ngomong. “Titiang ten nyelapang,” nyangetang Nyoman Jayaprana ngejer ngomong. “Maan goba bagus kakéné nanging solahé….”
“Kénkén Luh?” “Kacang ajak saur tiangé mabrarakan, lan mabalik buin ka peken meli kacang ajak saur apang ada anggo nanding tangkih kacangkacang.” Anak bajang ento majujuk, Nyoman Jayaprana engsek sing nyidaang mamunyi nepukin mua lonjong putih langsat kadi dedari, paningalané mabinar mekarang caya nudut ati pesan. “Ampura tiang Jero, sangkaning titiang blanjaan Jeroné mabrarakan ten dados anggé.” “Sangkaning yan majalan sampunang lédat,” ketus pesan anak bajang jegég ento ngomong nanging mara nepukin jeleg lan bagus goban anak teruna di aepané ia sada nguntul maangsegan nolih paningalan anak truna ané nunjem pesan. “Yan wantah dados boya ja titiang ngelah jinah akéh, niki titiang ngaturang akidik anggén panumbas belanjaan Jeroné,” Nyoman Jayaprana mesuang pipis uling buntelan kambené. “Banggiang sampun….” “Mangda tan katindih iwang titiang niki wantah akidik,” ia maksa maang pipisné kanti ia maan ngisi liman anak bajangé ento. Ngejer pesan ia, kéto masi anak bajang ané nguntul kabilbil. Adéng-adéng ia bakal ngedeng li-
13
mané nanging Nyoman Jayaprana enu ngisi sada ngedeng krana anak bajang ento sanget pesan ngejer limané lan becat majalan awanan kelés gisian limané krana Nyoman Jayaprana sing masi bani bes makelo ngisi liman anak bajang ento. “Niki Jero anggé penumbas kacang lan saur Jeroné,” Nyoman Jayaprana ngenjuang limané. “Banggiang sampun ten ja aji kuda pesan,” manis anak bajang ento masaut, jani ngenah ia makenyem bedik. “Inggih sampun orahina manggiang,” alus anak luh ané ajaka disampingné. “Ampurayang sikian titiang,” Nyoman Jayaprana demen kenehné mara anak bajang ento makenyem. “Mai mbok ajaka ka peken buin,” lantas ia ngedeng liman timpalné. “Lan….” “Sampunang duka nggih,” Nyoman Jayaprana sada keras abedik ngomong krana anak bajang ento sada joh. “Ten,” alus anak bajang ento nyawis lan makenyem nyledétin Nyoman Jayaprana. Ia bengong nolih anak bajang langsing lanjar pamuluné nyandat gading makamben sada kakuning-kuningan, bokné lantang nglintang kanti ka bangkiang, batis nyariris putih malampah bungah cara bungan mawa katempuh angin nglayung makidung, lan klélamklélam muané macaya pesan. Duh makletugan keneh Nyoman Jayaprana ngranayang pesu pineh pongah ngantosang mapi-mapi mablanja jaja ané ada di aepan pamesuan pekenan wélan paningalanné sing pegat-pegat nolih ka pamesuan pekené apa anak bajangé ento suba mulih. Anak bajang ento masi nrugtag bayuné. Sasubané ia mablanja amun nyet kenehné meli kacang ajak saur lan ané lénan ia énggal makita mulih dumadak anak teruna ento enu di jalané, apang maan ia kacepuk buin ajak anak bagus alep, ia marasa kasemsem krana tunian suba maan mamunyi sada keras abedik baan makesiabné tomploka. Kipekané mréngang. “Mbok Ketut lan énggal-énggal mulih,” ia ngajakin timpalné mulih lamun jatiné apang maan ia nolih kuri nuréksain apa ada anak truna ento di duriné. Ia majalan magésoan cara sada sebet krana anak teruna ento sing ada tepukina. “Dadi énggal-énggal pesan mulih,” timpalné matakon. “Apa buin….” kondén pragat munyiné sagét ada anak masaut. “Wiakti dados gelis pisan budal,” Nyoman Jayaprana nyagjag uling samping jalané krana ia majujuk di batan punyan waru gedé di aepan pekené. Anak bajang ento makesiab nanging di kenehné demen pesan. “Gelis pisan budal,” buin Nyoman Jayaprana matakon. “Sampun polih sané tumbas napi malih antosang,” timpalné matakon. “Tiang anak énggal-énggal,” anak bajang ento masaut enduk nanging sledét matané demen nganceng sig Nyoman Jay-
sisin abian biuné ditu blanjaan Mboké jek maadukan. “Lan,” Nyoman Jayaprana ajak Layonsari nutug mbok Ketut Kasih ka sisin abian biu ané linggah nyamping uli jalané. Mbok Ketut negak di tegiké ngutang Nyoman Jayaprana ajak Layonsari enu majujuk di batan punyan biuné. Nyoman Jayaprana maakin Layonsari lan maujar, “Tiang mara masi macelep ka tengah pekené,” ia mogbog. “Napi tumbas Beli?” “Tiang meli bunga cempaka kuning.” “Cempaka kuning?” “Nggih.” “Tiang masi mara meli bunga cempaka kuning dadi sing tepuk tiang Beli?” “Liu ada dagang bunga cempaka,” Mbok Ketut Kasih nyelag. Demen pesan keneh Jayapranané apang sing tawanga ia mogbog. “Tiang masi meli bunga cempaka kuning,” saut Layonsari girang. “Sira kabeliang bunga Beli,” Layonsari matakon lan mbok Ketut Kasih sada nguri abedik krana ia menahin blanjaané. “Ada anak jegég beliang tiang,” gigis pesan Nyoman Jayaprana masaut. “Sira nika?” Layonsari jelek muané cara anak iri. “Anak jegég ané majujuk di aepan tiangé jani, nyak Luh,” Layonsari nengil sing pesu munyi krana engsek sing ngadén jeg becat pesan nuek manah nancep di kenehné. “Sapunapi?” Nyoman Jayaprana maakin anak bajang ento lan nyledét sig Mbok Ketuté cara ia ngorahang ada ané saget pesan bakal satuanga ajak Layonsari. “Kénkén?” buin Nyoman Jayaprana matakon nanging Layonsari nengil duén. “Yén kéto, lacur tiang nyangéngét nolih bulan sing ada anak nyumpangang bungan tiangé,” Nyoman Jayaprana cara anak ngambul. “Seken Beli maang tiang?” “Dadi Luh sing percaya.... Luh nyak? “Kénkén, nyak Luh nampi bungan tiangé.” lantas Nyoman Jayaprana maang bungané ento lan adéng-adéng Layonsari nampi sahasa makenyem manis. “Tiang nyak Beli.” “Suksma luh.” “Beli nyak masi nampi bungan tiangé,” lantas Layonsari maang bunga ané mara belina. “Dadi Beli nyumpangang bungan Luhé?” “Nyak Beli?” “Nyak san?” “Tiang masi bakal nyumpangang bungan Beliné,” lantas ia nyemak bunga lan Jayaprana masi nyumpangang bungané ento di kupingné. “Eda naké di kupingé nanging di udeng Beliné,” lantas Layonsari nyemak bunga di kuping Jayapranané lan nyumapangang di udengné. Makenyem manis ajaka dua, mabunga-bunga kenehné miik ngalub ngrambah keneh bakal saling anjuran. Bunga cempaka kasumpangang ajaka dua masemu kenyem manis di kenehné.
Saking Langit Bali
Udyoga Parwa
Waranugraha Sang Guru Parasurama Olih : I K. Satria, S.Ag IDA Bhagawan Parasurama ngaksi Ida Sang Karna antuk pangaksian sané teleb pisan. Pikayunan sang guru majeng sisya nénten prasida palas ngawinang Ida Sang Parasurama tan bina sakadi yayah Ida Sang Karna. Antuk pikayunan sané degdeg Ida Sang Parasurama ngandika: “Uduh Cening Sang Radhéya, nénten wénten sané kirang ring anggan I Déwané. Sami sané plajahin Cening sampun nyihnayang ksatria. Durusang I Déwa mayuda, cihnayang anggan I Déwa pinaka sisyan Ida Sang Parasurama Bhargawa ring tengahing payudan. Samian senjata sané sakti taler sampun icénin Bapa.” Asapunika pangandikan Ida Sang Parasurama. Ida Sang Karna nyawis: “Nawegang Sang Guru, indik makudang-kudang sastra, Ida Sang Arjuna minab sujati jaya ring anggan titiang. Sangkaning mirengang bebaosan Sang Guru, titiang sakadi polih tirta sanjiwani.” Wus matur sakadi punika, Ida Sang Radhéya manyumbah mangubhakti ring cokor Ida Sang Parasurama. “Dumogi rahayu Cening, Bapa nganugrahin I Déwa....” Sesampuné molihang waranugrahan Ida Sang Parasurama, Ida Sang Radhéya raris nuju genahidané tumuli nyayagayang angga pacang mayuda. Ida sampun sumanggup mayuda mélanin Ida Sang Duryodhana taler ngasorang Ida Sang Arjuna. Ida Sang Parasurama rumasa sungsut nyaksiang Ida Sang Karna sakadi asapunika. Ida nénten lascarya sangkaning sisyanidané sané dahat mawisésa pacang mayuda nandingin ksatria sané polih waranugrahan Ida Sang Kesawa. Kawéntenan punika taler rumasa karaksa olih Ida Sang Krtawarmaji, Sang Wikarna, miwah Sang Yuyutsu. Ida Sang Yuyutsu wantah sameton Ida Sang Duryodhana sané nénten ngayunin payudané puniki mamargi. Samaliha Ida Sang Wikarna wantah sameton Ida Sang Duryodhana sané dahat nulak kawéntenan Ida Sang Duhsasana nglukar busanan Ida Déwi Drupadi. Ida Sang Wikarna matur ring sametonidané:
apranané. “Budal kija?” “Tiang budal ka Banjar Sekar.” “Dangin bengang,” timpalné gangsar masaut. “Ten ja doh pisan,” Nyoman Jayaprana masaut krana ia nawang Banjar Sekar uling Tempek Kangin. “Niki putrin Jero Bendésa Sekar,” buin timpalné nyambungin. “Putrin Jro Bendésa Sekar?” Nyoman Jayaprana makesiab lan nguntul. “Punapi?” anak bajang ento masi makesiab. “Nawegang titiang,” Nyoman Jayaprana nguntul lan anak bajang ento cara madalem ia. “Ten kuda…, Jeroné saking napi?” “Titiang saking Puri Agung.” polos Nyoman Jayaprana masaut. “Saking Puri?” anak bajang ento makesiab. “Nawegang titiang parekan, titiang memanjak ring puri, titiang jadma lacur saking Kalianget,” polos Nyoman Jayaprana masaut. “Oh,” anak bajang ento cara makeengan. “Sira peséngan Jeroné?” timpal anak bajang ento matakon miriban ia ada nyetné krana makenyem manis ia manyawis. “Titiang Nyoman Jayaprana.” “Titiang Layonsari,” sagét manyempléng manis anak bajang ento masaut japin ja ia kondén matakon. “Titiang Ketut Kasih.” “Nggih,” Jayaprana nguntul neneng anak bajang ento. “Sering Jero Layonsari lunga ka pasar?” “Sampunang ja misi misi majero,” manis Ketut Kasih masaut krana Layonsari enu nengil. “Sayuwakti Beli Nyoman,” anak bajang ento masaut manis. Nyoman Jayaprana marasa cara makeber ningeh munyiné Layonsari ma-Beli Nyoman marep déwékné. Paak pempatan désané Ketut Kasih ngedeng liman Layonsariné. “Tiang bakal mulih malu Beli Nyoman,” Layonsari alus manyapa lan majalan nganginang. “Bénjang ka pasar malih?” Layonsari neneng Ketut Kasih cara anak matakon ané kudang jahan suba maanggutan lantas Layonsari masaut. “Nggih.” “Tiang bakal ngantosang” “Nggih,” Layonsari masaut manis lantas nugtug Ketut Kasih majalan. “Dadi aluh pesan majanji Luh.” “Anak bagus ento polos mbok,” polos Layonsari masaut krana ia marasa anak bagus ento nundun kenehné. Buin mani semengan ia suba ka peken dumadak anak bajang ento suba mablanja ka pekené. Makelo ia ngantosang mara anak bajang ajaka dua ento pesu uli pekené. Suba sada paak lantas ia nyagjag. “Sampun polih matumbasan?” “Sampun Nyoman,” saut Mbok Ketut Kasih lan Layonsari nguntul nyledét nganceng. “Lan jani masanekan jahan ka
“Uduh lacur pisan kawéntenané puniki. Samian pacang molihang phala saking parilaksana sané iwang sané naen kamargiang.” Ida Sang Yuyutsu raris mabaos: “Uduh Beli, titiang taler minehin kawéntenané puniki. Yéning titiang tempal ring Sang Duryodhana, titiang nénten prasida nampi krodan Ida Sang Prabhu Dhrastarastra. Sangkaning mayuda ring sameton, Ida Sang Yudhisthira, dija minab dharmané tatkala punika.” “Uduh Adi, Ida Sang Duryodhana minab nénten ja sida maurip yéning tempal ring pikayunan becik sané kabaosang para penglingsiré iriki.” “Sampun nénten becik yéning ngayunin kaselamatan ring anggané. Sané patut pikayunin wantah kawéntenan Astinapurané. Titiang sebet pisan ngayunin kawéntenan sentana Kuru pacang mayuda.” “Uduh Beli, patut pisan kawéntenané punika. Yéning pradé Sang Yudhisthira rauh pacang ngambil anggan titiang mangda mabela pati ring kapatutan, titiang pacang nerima antuk manah sané garjita pisan.” “Napi kasujatiané punika Adi Sang Yuyutsu...?” Nyawis Ida Sang Yuyutsu: “Uduh Beli, titiang mapikayunan nénten pacang ngawigunayang makasami aji pepanahan sané polihang titiang ring Ida Sang Guru Drona yéning titiang mayuda melanin adharma. Titiang lewih lascarya mayuda sareng Ida Bhatara Indra saihang titiang mayuda mélanin Ida Sang Duryodhana sané mautsaha mademang Ida Sang Dharmawangsa....” Kadi asapunika Ida Sang Yuyutsu sané ngutarayang daging paminehidané indik payudané punika. Duaning Ida mikayunin kawéntenan Panca Pandawa wénten ring Upaplawya wantah pinaka pamargi sané nénten patut. Ida Sang Yudhisthira sampun dahat mautama sangkaning nerima kawéntenané punika. Yéning dané pinaka Ida Sang Yudhisthira, minab dané nénten prasida sakadi napi sané kamargiang Ida Sang Dharmaraja. (Puput)
Mabélapati Saking niskala nira ngandika maring kita parajana sané susatya magehin pangajah nira atag-atag bala waduanya mabélapati pwa kita ri ibu ibunta sedih kinkin tan sinipi nandang lara hana wong dusta corah laksana mlegandang ibunta sakama-kama parikosa yén putranta tan arep mabélapati tandangin wak bajraning ibu satsat mantra sidhi pamastu katemah ibu panak temah pitra ala tinemu salampah kita urip. Nyoman Punia
Kruna
14 Cerakén Lengkara Punggelan geguritan puniki kaanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Cokli sané kakawi olih Djelantik Santha. Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti
pupu;gind, Pupuh Ginada 7.rhienk)kli;ekocp/,
Rainé kekalih kocap,
n)d%tɱntu(hp)kik/, nedeng truna tur apekik,
dedosÐkidu\nãj*,
dados kakidungan bajang,
s&k)z)minuæin;budu;,
I Wayan Arnawa
Patut Wicaksana Ngawigunayang Toya TOYA pinaka dasar kahuripan kapercayain I Wayan Arnawa. Manut Kabag Produksi PDAM Kota Dénpasar puniki, akedik pisan krama sané mautsaha mangda toyané prasida setata membah. Sinunggilnyané toya sané kakelola PDAM Kota Dénpasar. Ring ajeng dasaan siswa pamilet program aplikasi pengajaran SMAN 3 Dénpasar, lanang mimitan Banjar Robokan, Désa Padangsambian Kaja, Denpasar Barat puniki nyaritayang suka duka nyalantarayang tugas ring widang produksi PDAM Kota Dénpasar. Ngabdi ring widang produksi PDAM Kota Dénpasar, ring Belusung, Peguyangan Kaja, Arnawa marasa angayubagia ring pakaryannyané sané mapaiketan sareng pabuat krama akéh. “Prasida katarka yéning toya PDAM Kota Dénpasar
sing kenyemin sinah buduh,
lnuæ*hri,
lan sang ari,
dengusÓik)tuetãon. dané Gusti Ketut Bona. 8.sk&pituduh&hê*, Saking pituduhing Hyang, wiini;hyuks)n)\in/, Winih Ayu kasenengin,
hnÓ¡ká¡sÓi\ur;sib)tn/, antuk Gusti Ngurah Sibetan,
ehoknÀdiptihgu*,
okan Adipati Agung,
mkesnptip)r*,
maka sénapati perang,
wirmnÓË,
wira mantra,
kritɱnglgl.
kari truna galagala.
nénten membah langkungan ring ajam manten, pacang akéh pisan swagina krama mandeg. Napimalih kantos ngraina,’’ baosnyané. Bapak kalih putra sané ngawitin karirnyané pinaka petugas lapangan puniki ngaturang rasa suksma majeng sekolah miwah perguruan tinggi sané madué program ngiringang siswa miwah mahasiswannyané kunjungan ka bagian produksi PDAM Kota Dénpasar. Para siswa miwah mahasiswa inucap pacang kairingang ngantenang proses pengolahan air baku dados air bersih sané sayaga kaembahang ka umah krama. Rumasuk proses pengolahan air siap minum. Ngabih alitalit miwah yowana sané madué sikap kritis, Arnawa mautsaha nguasayang becik widang tugasnyané.
“Siswa miwah mahasiswa sané rauh ka bagian produksi PDAM Kota Denpasar bagia pisan miragiang pawarah titiang. Indiké punika macihna saking akéhnyané pitakén sané katakénang. Pangaptin titiang sujatiné malarapan ngaksi proses pengolahan air baku, tumbuh rasa éling krama mangda wicaksana ngawigunayang toya,” baosnyané. Arnawa akéhan nelasang galah ring lapangan ngiringang krama mangda urati tur ngemit kalestarian palemahan pinaka sumber air baku. Salanturnyané mapakéling mangda wicaksana ngawigunayang toya. Yadiastun mangkin saking finansial krama prasida naur tagihan air bulanan, nanging tetep patut wicaksana ngawigunayang toya. Malih Arnawa metuéling, toya punika kabuatang samian sané maurip, nénten
Bagia Dados Guru GURU petang jaman pantes kapolihang Ni Made Naderi, S.Pd. Anak istri sané embas ring Tabanan, 8 Juni 1940 puniki sampun molihang status guru duk warsa 1960 lintang. Manut ninik petang putu sané sampun kaicén cicit asiki puniki, sasukat alit sampun madué cita-cita dados guru. Kadasarin kaangobannyané majeng kawéntenan ibu guru ring désanyané. Sajabaning jegeg tur wikan ngajahin, pangrauh guru punika kajantosang olih siswa. Krama taler angob. Minab santukan makarya manut pangaptinnyané, Naderi banget nresnain pakaryannyané pinaka guru. Dané sané mangkin ngamel tugas pinaka Kepala TK PGRI Kota Denpasar. Pula-pali pinaka guru kakawitin Naderi ngranjing Sekolah Guru Bawah (SGB) Putri ring Karangasem. Sekolah calon guru pamekas remaja putri saking Bali Selatan. Yadiastun akéh pikobet mangda prasida ngranjing SGB Putri ring Karangasem, Naderi setata mautsaha. Pikobet taler rauh saking reramannyané sané nénten sayaga nglepas pianaknyané masekolah doh saking désa. “Aget wénten rerama sané mituturin reraman tit-
iang, ngawinang rerama tiang kayun nyokong titiang ngranjing ka SGB Putri ring Karangasem,” baos Naderi. Pikobet mangda prasida muputang pendidikan ring SGB Putri nénten dangan. Prasida kaitung nganggén jeriji peserta ujian sané prasida lulus. Saking 50 peserta ujian sané lulus nénten langkungan ring limang diri. Bobot lulusan jakti kauratiang. Sesampun muputang pendidikan ring SGB Putri Karangasem, Naderi molihang tugas ring SD No. 2 Tegalcangkring, Jembrana. Daerah sané dados basis PKI daweg punika. Daweg punika taler wénten pembrontakan G 30 S PKI, sané ngawinang Naderi mawali mulih tur dados guru ring SD No. 2 Timpang. Meled molihang selah nincapang pendidikan, Naderi raris pindah ka Denpasar. Dané kaicén tugas ring SD No. 11 Denpasar. Prestasi miwah dedikasi sané kaduénang ngawinang Naderi molihang akéh tawaran pindah ngajar. Raris dané dados guru SMP sané kaicén tugas ring SMPN 1 Kuta. Salanturnyané Naderi mawali pindah tugas ring SMPN 7 Denpasar. “Yéning pula-pali dados
Isin Gumi
Pemerintah Kaptiang Mecikang Pasar Tradisional ANGGANING DPRD Bali, Ketut Nugraha Pendit ngaptiang pisan pemerintah pusat, provinsi, miwah pemerintah ring kabupatén digelis ngambil pamargi mecikang pasar tradisional taler mautsaha mangda pasaré sayan ramia. Pasar-pasar tradisional patut kabecikang mangda prasida nincapang kahanan ekonimi samian krama. Pungkuran puniki kabaosang krama sané rauh matumbasan ka pasar tradisional sayan ngidikang. Kahanan inucap metu sang-
kaning akéhan krama matumbasan ka pasar-pasar modern sané kahanannyané doh lewih becikan saihang ring pasar tradisional. Napi malih pasar modern sayan ngakéhang ring wewidangan sajebag Bali. Parindikan punika kabligbagang ring sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 Mhz raina Anggara, 12 April 2016 lintang. Cahaya Permai, Sulanyah Wantah patut pisan pasar
tradisional mangda polih uratian saking pamerintah pusat lan provinsi utawi pemerintah daérah. Kadi mangkin pasar tradisional kantun kumuh lan kirang rapi. Yéning mangkin nénten gelis ngamolihang uratian sinah pacang katilaris olih para krama, kasuénkasuén sinah sayan nedunang sané rauh matumbasan. Gung Dé, Jl.Nurah Rai Singaraja Kawéntenan pasar tradisional kawéntenanyané
Kruna Basa Bali
AKSARA BALI
1.
arip
1. hrip/,
1. mengantuk
2.
arja
2.
Á(j,
2. drama tari tradisi
3.
arod
3.
herod/,
3. menangis terus
4.
arsa
4.
Á([,
4. keinginan
5.
arta
5.
Á(`,
5. kekayaan
6.
asri
6.
hsÉi,
6. indah
7.
asu
7.
hsu,
7. anjing
8.
atiti
8.
Átiti,
8. tamu
9.
bebanyolan
9.
b)bezoln/,
9. lelucon
10. bacakan
prasida kagentosin. Utamannyané manusa sané muatang toya bersih nénten wantah kainum kémanten, taler kanggén masiram. Suami Ni Luh Gede Sumerti puniki malih metuéling krama mangda ngemit kalestarian sumber air baku. Sasepelan air baku inucap nganutin bobot lingkungan hidup. PDAM Kota Dénpasar sareng krama madué kapatutan sareng-sareng ngemit kalestarian palemahan. Indiké punika prasida kasalantarayang malarapan ngemit daerah aliran sungai. Rumasuk ngemit konservasi hutan lindung miwah pencegahan pencemaran lingkungan. “Naen daweg Pebruari lintang, PDAM kirangan air baku. Pamuputnyané mesin produksi nénten prasida operasi. Aget kawéntenan sakadi punika wawu apisan wénten,” Arnawa nguntatin. (ast/yan)
Ni Made Naderi
denguse iÓ zomnãz,(é dané Gusti Nyoman Banjar,
Redité Paing, 17 April 2016
10. bckn/,
Bahasa Indonésia
10. daftar
sampun saking nguni. Kémahon kahanan jaman sané sayan nglimbak ngawinang pasar tradisional seiring kemajuan jaman téknologi lan informasi, mawinan pasar tradisional patut ngamolihang uratian saya kabecikang, inggian manajemennyané kabecikang mangda lewih becik, mangda prasida taler masaing sareng pasar modérn. Pasar tradisional patut taler nulad penataan miwah nanjaang barang sané becik. Tanaya, Kampung Tinggi Pemerintah provinsi miwah kabupatén mangda maprakanti mautsaha mecikang pasar-pasar tradisional. Ring Bali kantun akéh pasar tradisional nénten kauratiang. Santukan abaa jagat sayan nglimbak, pamineh krama naler sayan maju. Yéning pasar tradisional sampun becik majanten pacang nudut kayun krama sané matumbasan. Nyoman Yasa, Lovina Tiang nyokong pisan pamineh sinunggil angganing DPRD punika. Aptiang titiang pemerintah digelis nyayagayang anggaran anggén mecikang pasar tradisional. Napi malih ring kawéntenané mangkin sampun ngranjing ring kahanan MES. Yadiastun sampun ngranjing MEA, pasar tradisional mangda kaajegang. (ama)
guru punika caritayang, wénten sané banyol taler sané ngawi nangis bagia. Titiang mautsaha nénten sedih ri kala ngarepin pikobet,” baos istri I Made Riken sané taler pensiunan guru. Katakénin suka dukanyané dados guru, manut Naderi akéhan sukannyané. Dukanyané akedik. Yéning murid bengkung ri kala ngajar nénten nguratiang guru, punika sinunggil dukannyané. Naderi taler marasa sedih, pungkuran akéh guru sané nénten madué jiwa guru. Yadiastun sampun dados guru, minab paukudannyané
manten sané guru. Sakéwanten jiwanyané nénten wénten jiwa guru. Profesi guru punika matiosan pisan sareng profesi lianan. Mangda prasida dados guru sakadi dané nénten sawates ngafal materi, nanging materi sané kaicén punika madué jiwa sané banget kabuatang olih murid. Napimalih sajeroning kahanan pergaulan modern galahé mangkin. “Titiang dumun molihang mata kuliah ilmu jiwa, dikdatik metodik miwah mata kuliah sané jakti-jakti nyayagayang titiang dados guru. Rumasuk praktik ngajar,” imbuh Naderi. (ast/yan)
Minggu Paing, 17 April 2016
Peluang Emas Derajat Kesadaran Kemakhlukan lBali, Bencana, dan Penundukan (3) UPAYA “bersahabat” dengan bencana dalam Bali Tradisi lewat upacara demi upacara memang dimaksudkan supaya berujung pada kesadaran dan komitmen pribadi maupun komitmen kolektif untuk tidak menyakiti, tidak merusak tatanan alam lingkungan. Sepanjang manusia, tak terkecuali manusia Bali, tidak mau mengubah cara pandang, pola pikir, dan tingkah polahnya terhadap alam, niscaya alam tak akan berbalik menyayangi manusia. Dalam visi Bali Tradisi, ketika jiwa sebagai percikan Mahajiwa mendapatkan tubuh material berwujud manusia, dia sesungguhnya mendapatkan kesempatan emas terbesar untuk meningkatkan kualitas hidup dalam kehidupan ini untuk menjadi mulia, dari manawa (manusia mulia) hingga mencapai kualitas kecemerlangan sang Mahajiwa yang dinamakan madawa. Ruang persemaian dan pertumbuhan untuk itu disediakan seluas-luasnya dan selengkap-lengkapnya dalam wujud bhuwana, alam semesta raya dengan segenap isinya, yang menjamin manusia hidup berkecukupan. Syaratnya sederhana dan mudah: manusia mesti hidup berkesantunan dan berkesatuan dengan alam semesta raya, sehingga terjalin relasi hidup yang saling menghidupi, urip-nguripi. Hidup
lRaudal Tanjung Banua Catatan (tak Selesai)
Rawa Aopa Watumohai Anak-anak Rawa
ke tengah rawa lunak basah sampan yang keras dialirkan sepasang tangan anak-anak tumbuh dalam asuhan duri pudak terbukalah arena pacuan lengan terbuka bangau tongtong, burung-burung blekok. menyatu dalam keriangan tarian ganggang, hijau rumput yang mengombak mengusir belibis-belibis cemas ke garis batas cakrawala. lalu reruntuhan tiang-tiang dermaga tampak di antara gelagah dan belukar ular beludak. seriang katak, anak-anak melompat ke daratan pulau harapan sunyi, terpencil (dan aku mencatat, dalam gigil, deru angin...) sebuah gardu pandang miring persis kelapa condong digerus waktu mereka panjat usai menengok bubu jerat biawak dan perangkap burung-burung mereka terus bercakap, ramai tawa dalam bahasa dan aksen yang tak kumengerti tapi kutahu, seolah hendak mereka jangkau bukit-bukit kelabu konawe-bombana dengan suara-suara mereka hijau rumput rawa-rawa dan kesudahannya mereka jumpalitan mandi telanjang serupa ikan-ikan dalam jaring mereka serahkan kemurnian ke dalam pekat lumput air hitam. Nelayan Air Tawar sebuah jhonson menderu bersama batuk-batuk kekal nelayan air tawar. seseorang meringkuk di sisi jala yang baru ditebar kemudian dibangkitkan sepasang tangan hitam tembikar terbakar matahari ia sentuh sedikit ikan yang menggelepar di jaring tua. betok, mas, gabus, mujair ia kumpulkan di lambung sampan akan ia taburi garam di rumah, meski di sini telah lebih dulu ditaburi butir-butir keringat asin dan pekat. (tapi tiap pekan mereka naik jauh ke kaki gunung watumohai harga ikan tak pernah naik di pasar-pasar seputar Andolo)
berkesantunan dan berkesatuan dengan alam semesta raya ini menjadikan manusia tahu “rasa cukup” dengan rem alami yang dinamakan pengendalian diri lewat titik simpul yang dinamakan Pikiran. Bila manusia manusia mau dan berhasil mengendalikan sang Pikiran, maka hidupnya akan selamat melewati lubang jarum menembus ke-madawa-an. Bila manusia mau tapi gagal mengendalikan Pikiran, masih tersedia peluang kembali menjadi manawa. Namun, bila manusia sama sekali tidak mau mengendalikan Pikiran-nya, maka niscaya manusia menuai bencana. Bencana paling tragis yang dialami manusia akibat ketidakmauannya mengendalikan Pikiran dalam kehidupan bukan sekadar raga dan mental, melainkan degradasi atau penurunan derajat kesadaran kemakhlukan. Bencana degradasi manusia ini adalah penurunan derajat dari manawa menjadi danawa, yang bergelepan karena kesadaran nan rendah, sempit, pendek, dan dangkal. Bukan yang bersinar terang karena derajat kesadaran hidup yang tinggi, luas, dan medalam. Kerugian terbesar manusia di titik ini adalah bahwa potensi dan peluang emas naik derajat ke madawa pun kian menjauh, kian tipis dan kecil sekali. ldeprabas
lRaudal Tanjung Banua
Soliloqui XLI Hatiku yang menolak jadi seonggok daging Kubasuh siang-malam dengan darah getah empedu emi segumpal timbangan yakin Dan tak mau jadi yang banyak. Di panas tanah matahari Hariku terbuka dari yang kuncup Mekar jadi bunga liar Di luar asuhan musim. Dalam perjalanan panjang bertebing-tebing Hatiku mengembang jadi perasut Turun di lembah-lembah jiwa pengecut Bahkan bayang-bayang teduhnya Menjinakkan kaktus dan duri-duri Hatiku adalah iman dan kepercayaan Tak bisa dijinakkan logam Aku percaya pada kepercayaanku Aku terbenam dalam iman.
lRaudal Tanjung Banua
Di Makam Lakidende : bersama iwan konawe bahkan batu nisan pun rukuk dan bersujud di segunduk tanah unahaa yang tenang-tenang bergelora deru sungai konaweeha di pintu bendunganitu sudah kami tinggalkan. aroma bumu sate pokea kami lupakan dulu. kami kini berjaga di samping penjga makam keramat yang bergegas turun dari kebun dan rumah papan bau keringatnya pedas lada, nikel dan tembaga ia sentuh hati kamid engan cerita kebesaran raja yang datang mengaji ke parauna hingga istana wowonggole tegak sekuat bukit-bukit sampara ia terus berkisah pujian bagi raja lakidende, lakidende, raja yang bijaksana lakidende, llakidende, sunyi nama dari konawa! ia rogoh dada kami dengan hasrat percintaan yang tak sudah. Tangan kami gemetar berpegang jaruji pagar seolah jemari kami yang hidup dan yang mati saling menggenggam di antara empat batu nisan dalam balutan kain putih yang perlahan bergerak ]seperti orang sembahyang
Apresiasi Suratan Susastra Alami di Kaki Bali
lMembaca Denyut Mahaibu Laut (3) BUKANLAH suatu kebetulan, bukan pula sekadar mengada-ada, bila kawasan pantai yang mengitari tanah-air Bali ‘dipagari’ dengan bangunan suci, pura. Dari beragam pura inilah vibrasi kesucian dan kemurnian itu mengalir, menyusup ke puncak pikir, ke kedalaman hati, hingga ke relung batin umat manusia. Pendeta visioner asal Jawa Timur yang kemudian menetap di Bali, Dang Hyang Nirartha, dalam karya susastranya bahkan menjadikan kawasan suci itu sebagai pondok sastra untuk melakonkan praktek yoga sastra. Hamparan pantai yang sunyi, dengan pesona keindahannya lantas menjadi altar upacara diri penuh khusyuk menukik ke dalam diri bagi sang kawi (pujangga) yang juga wiku (pendeta pertapa) ini. Di sini kebenaran (satyam), kesucian dan kemuliaan (siwam), menyatu dengan keindahan (sundaram), sehingga perenungan spiritual sekaligus menjadi pesona keindahan yang benar dan mulia, suci. Dalam pemahaman sang kawi-wiku ini, gelombang ombak yang membenturbentur tebing-tebing gua karang di tepi Pantai Selatan Bali mengeluarkan asap putih, tak ubahnya asap api pemujaan. Bukit karang yang kokoh itulah gambaran sang yogin yang kukuh memuja Sang Maha Pencipta. Suara gemuruh gelombang ombak yang perlahan dibayangkan sebagai uncaran puja-stawa, rafalan mantram pujaan, ke hadapan Sang Mahadewata. Adapun suara genta sang pendeta yang indah disimbolikkan dengan suara ayam hutan yang memesona segenap rasa. Bahkan, tebaran mendung dengan gerimis hujan pun dimaknakan sebagai tirta panyucian, sedangkan bunga-bunga harum sang pendeta adalah kembang pudak yang jatuh di atas batu karang putih dengan simbahan rintik gerimis. Semua panorama di Pantai Selatan, di Kaki Bali itu, tak pelak lagi, merupakan sura-
15 Manusia Ber-aksi, Semesta Raya Ber-reaksi l Bali, Bencana, dan Penundukan (4) G U N A tetap menjaga ruang peluang emas penaikan derajat kesadran kemakhlukan itulah manusia dalam kehidupan ini patut punya kesepakatankesepakatan aturan tersendiri—supaya kehidupan menjadi teratur, semua dapat tempat, peran, dan fungsi yang saling memuliakan kehidupan bersama. Bahwa untuk hidup manusia perlu makan, minum, dan seterusnya hingga perlu buang air kecil maupun buang air besar. Untuk mempertahankan kehidupannya itu, manusia lantas mengambil dari alam—sering justru melebihi standar kecukupan yang wajar alamiah. Agar derajat kesadaran kemakhlukannya tidak jatuh ke danawa, manusia wajib mengendalikan diri, mengekang keinginan agar tidak liar. Hanya dengan pengendalian yang ketatlah pikiran sebagai simpul setiap keinginan dapat diarahkan agar serasi, selaras, dan seimbang dengan Hukum Semesta Raya. Manusia tak bisa menentang, melawan, bahkan sekadar menyimpang, apalagi hendak mengubah Hukum Semesta Raya, tapi tindakan manusia bisa berpengaruh kepada alam Semesta Raya ini. Sebaliknya, Hukum Semesta Raya yang ritmis berkarakter tenangdamai, aktif-dinamis, dan pasif niscaya sangat berpengaruh terhadap manusia dan segenap makhluk hidup. Ketika manusia lantas terusmenerus mengambil jauh lebih banyak daripada kebutuhan alamiahnya, maka mulailah melentik masalah yang para-
doksal: manusia yang sepatutnya menjaga dan merawat alam untuk kelangsungan hidup bersama, justru berbalik menjadi pelaku utama perusak alam. Dan, terjadilah kepastian hukum aksireaksi, hukum tarik-menarik alamiah itu: manusia ber-aksi merusak alam, lalu alam pun membalas ber-reaksi menjawab setiap ulah manusia yang menzaliminya. A ga r t i d a k d i j a w a b a l a m dengan keliaran, manusia juga patut bertindak tidak liar terhadap alam. Bila manusia menebar keliaran keinginan yang tiada batas terhadap alam, maka ini menjadikan Hukum Semesta Raya bekerja lebih cepat daripada sepatutnya. Es di Kutub Utara, misalnya, meleleh dalam proses lebih cepat tinimbang semestinya akibat efek pemanasan global. Pemanasan global terjadi akibat efek rumah kaca yang semakin biasa dilakonkan manusia. Ujung-ujungnya, permukaan air laut meninggi, saat bersamaan permukaan tanah pun menurun akibat air tanah disedot berlebihan oleh manusia. Yang terjadi kemudian: permukaan air saat banjir meninggi saban tahun. Apalagi hutan-hutan di hulu, di kawasan resapan air juga ditebangi, saluran air diurug, bahkan laut pun diurug, dan permukaan tanah kian luas ditutupi bangunan sehingga air permukaan saat hujan kian bongsor mengalir langsung ke laut, tanpa tersedia celah buat meresap ke dalam tanah. ldeprabas
tan susastra alami yang menumbuhkan rasa spiritualitas nan girang riang. Saat mencerap pesona suratan susastra alami itu, sang pandita tak ubahnya sedang memuja Sang Dewa Keindahan yang menyusup di setiap keindahan, sehingga dia merasa menembus
alam dunia ini, suntuk masuk ke dalam alam lain yang penuh daya pesona tiada tara, tak kuasa dilukiskan dengan kata-kata. Itulah alam sunya yang Ning dan Nir, yang dicapai para yogin yang telah berbatin bersih, suci, tiada bernoda. lnirta ks
lGunawan Tri Atmodjo
lJun Nizami
Menatapmu
Melankolia
wajahmu di bawah temaram lampu 5 watt seperti perjalanan seribu tahun cahaya yang gagal ditempuh masa laluku seumpama laki-laki ombak membentuk undak-undak menuju langit puncak di sepasang matamu yang legam paras rembulan berkali-kali terperam
Saya telah lupa kapan untuk yang terakhir kali saya tidur di malam hari Seperti kamu tahu, sejak lama sekali setiap malam tiba, selalu saya mengusahakan diri telah berada di puncak bukit atau di mana pun di sebuah tempat yang lebih tinggi
aku seperti musafir yang kehilangan jalan dan menemukan kaca benggala di bayangmu yang rindang sekadar untuk mebilang kebutaanku yang lengang
Menyaksikan bintang berkedip sepanjang malam atau menyaksikan sehampar lampu, untuk kemudian menerka nerka yang sebelah manakah rupanya lampu rumahmu
di bawah temaran lampu 5 wan rautmu tersimpan di lidah hujan yang kelaparan
Dari situ, lalu saya akan membayangkanmu tengah melakukan s esuatu (misal: memeluk boneka beruang yang besar lagi lucu) atau membayangkanmu membayangkanku
lGunawan Tri Atmodjo Fragmen Hari Tua esok kita tak akan muda lagi dan aku akan menjadi tuli tapi suaramu akan senantiasa menggema di dalam dada kita akan sama renta dan angka-angka akan menoreh cerita di lembar-lembar kebisuan almanak kita akan bertukar kata lewat bahasa mata saling menabur rindu di lidah yang kelu kau akan meminjamkan lehermu untuk rongga batukku dan akan kusediakan tulangku untuk menampung ngilumu pada akhirnya, sulur usia akan melumpuhkan sekujur badan tapi cinta akan mengalirkan kita dalam keabadian.
Membaca Ciam Si, Menikmati Puisi-puisi Ramalan
kemudian terdengar lantang suara salam nisan kembali putih hening lSubaidi Pratama meresap di segunduh tanah unahaa yang diam-diam bergelora. Melontar Dongeng (bukan di klenteng). Juga melihat jumlah baris pada Ciam Pada dingin pagi, aku merasa semua kehangatan telah pergi Si adalah 4 baris dan jumlah kata perbarisnya sama seluMeninggalkan kenangan subuh yang purna ditikam fajar ruhnya. ‘’Untuk sementara saya menyimpulkan jia Ciam Matahari yang muncul dari dalam secangkir kopi Si yang sudah ada bahkan berabad-abad digunakan di Mengecup bibirku sebelum uap menjadi begitu hening klenteng-klentang adalah puisi ramalan yang terdiri dari Dan melintas tenang di atas awan yang dikelilingi bintang empat baris dan jumlah kata tiap barisnya seluruhnya sama,’’ jelas Tan Lioe Ie pada pengantar buku ‘’Ciam Si Sebatang rokoh gemar melontar dongeng pagi hari Puisi-puisi Ramalan’’ terbitan Buku Arti (2015). Tentang langit dan bumi yang dicipta berpasangan DALAM buku ini, selain Ciam Si dalam jumlah baris Aku ingin percaya, tapi ujung rokok itu bermata api serta jumlah kata perbaris sama dengan Ciam Si yang Hingga kesepian di sekitarku lesap oleh selembar tembakau digunakan di klenteng klenteng, juga menampilkan Dan dengan susah payah menyelami hatiku yang agak hijau puisi Ciam Si yang berbeda. Ada pula puisi Ciam Si satu Tapi waktu seakan berjalan begitu pelan baris. Menurut Tan Lioe Ie, puisi satu baris tersebut Mengukur sembilu yang runcingnya sembunyi terinspirasi salah satu lembaran yang bisa muncul saat Di bagian ujung paling belakang ritual Ciam Si Klenteng: semacam ‘’denda’’ atau ‘teguran’ yang dikenakan serta dilaksanakan si peminta Ciam Si di Sebagai pendongeng yang lihai, meramu dan merawat cerita klenteng saat itu juga. Kedua puisi satu baris dalam buku Baik masa lalu yang telah sima dari rumah ingatan ini masing-masing dihadirkan di bagian awal (puisi 1), Maupun yang masih mengecap sebagai ornamen kenangan terdiri dari dua kata yakni: ‘’Berbagi Cahaya’’, dan di puisi Ternyata sebatang rokok juga akan sunyi terakhir (puisi 46) yang hanya satu kata: ‘’Tertawa’’. Tanpa secangkir kopi memasrahan diri di hadapan api Kedua Ciam Si satu baris tersebut menjadi menarik karSebab sebagai ciptaan yang berpasangan ena dijadikan ‘pembuka’ dan ‘penutup’. Artinya, jika boleh Hanya hatimulah yang berhak mengakrabi derita dikaitkan, bisa bermakna: mengawali hidup dengan ‘’berbagi Sekaligus menumpahkan segelas kesedihan cahaya’’, maka akan berakhir dengan ‘’tertawa’’. SELAIN dua puisi satu baris tersebut, semua puisi dalam SUDAH cukup lama penyair Tan Lioe Ie Lioe Ie ‘’bergerilya’’ buku ini terdiri dari 4 baris, masing-masing baris tidak seke Klenteng untuk melakukan riset serangkaian niatnya menulis muanya sama jumlah katanya. Ada yang satu baris terdiri puisi Ciam Si. Ciam Si adalah ritual persembahyangan yang lazim dari tiga kata, empat kata, lima kata, enam, tujuh. dilakukan di Klenteng untuk meminta petunjuk (meramal) nasib. SECARA keseluruhan puisi-puisi Ciam Si dalam buku Pada masa riset awal, Tan berhasil menulis beberapa puisi yang ini menarik untuk disimak: kalimat-kalimat bijak yang berhubungan dengan hal-ikhwal Ciam Si, di antaranya puisi berjudul memberi daya renung, nasihat, petunju, dan inspirasi ‘’Ciam Si di Caw Eng Bio’’ yang dimasukkan dalam buku kumpulan bagi pembacanya. Bagi pembaca yang kebetulan telah puisi bertajuk ‘’Malam Cahaya Lampion’’. mengenal Ciam Si, atau juga suka ramalan, maka puisiTan menceritakan, dalam sejumlah riset serangkaian rencana puisi dalam buku ini mungkin bisa dijadikan bahan menerbitkan buku kumpulan puisi ‘’Ciam Si’’, dia banyak mendapuntuk itu. atkan jenis dan betuk Ciam Si, misalnya Ciam Si dari Zhuge Liang SIMAK misalnya, puisi (2) ‘’Jubah cahaya bulan/ (salah seorang tokoh di era Siam Kok) yang digunakan di rumah Rambut rumah bintang/langkah tarian riang/Kekasih
Tahukah? seorang lelaki tak lagi dapat tidur hanya agar bisa menuliskan bait sentimentil semacam ini. seperti yang telah kita duga suatu ketika, laila. inilah kisah kita, akhirnya : berbahagia. seseorang lalu meminangmu. seperti duka demi duka yang kemudian menimang daku. dari sini, lailaku, sehampar lampu kotamu - tasikmalaya itu, terlihat bagitu sendu. yang kelap-kelip itu, adakah ia sebuah lampu dari halaman ingatanmu?
lJun Nizami Kawih Kinasih Kita telah tahu, bahwa suatu hari Kita akan tidak lagi disini Seperti bukit-bukit dan daun-daun jatuh itu Dan pohon-pohon dan seseorang yang berteduh Di lengkung alismu Hanya akan jadi sekadar nama Juga river flows in you Tinggalkan kata-kata Meski baka Meski akan jadi tak ada Saya bayangkan kamu terjaga, suatu senja Menyaksikan burung-burung terbang Meninggalkan sayapnya Juga layang-layang yang lepas membawa dirinya (Menentukan sendiri nasibnya) Kamu selalu terkesan, menyaksikan pelangi Menampakkan diri Tetapi untuk kemudian Menghapus dirinya sendiri Kembali ‘’Alangkah menakjubkan,’’ Kamu bergumam Sedang seperti kamu tahu, sejak lama, selalu saya terpana Menyaksikan jari-jari saya yang dapat terluka Membayangkan betapa bahagia menjadi seseorang Yang tak pernah ada Atau memahami bahwa diri saya sendiri Ialah juga sesuatu yang ada Sekaligus fana ‘’Alangkah mengagumkan, bukan?’’ Waktu seolah menyela, Ke tengah percakapan Keterpanaan kita
memeluk manja’’. Puisi (3) ‘’Memburu langit lapar/Mabuk laut dahaga/Mengejar angin ingin/Raja Cuma budak’’. Atau ‘’Tetapi kita tidak tahu, (6) ‘’Mata pena menemukan kertas/Mata adalah bangku taman itu juga tahu, air memanjakan ikan/Mata hati bintang bahwa suatu waktu, pemandu/mata uang melunasi rindu.’’ ia akan tak lagi di situ,’’ Juga puisi (8) ‘’Burung cemas telah terSepasang angsa terlihat menepi bang menjauh/Bumi subur menyukai si ke bibir telaga. sabar/Bintang bersinar siang dan malam/ Kamu rasakan seekor semut Buah ranum di segala musim’’. Puisi (12) merayap di lenganmu ‘’Terpesona bulan ikan lupa air/Meloncat Dan angin reda menggelepar di tanah kering/ikan yang Dan entah untuk helaan memeluk bulan air/Berkilau tubuhnya keberapa kalinya lagi dimanja cahaya bulan.’’ Kiranya Kita terpesona. TAPI, meskipun dinamakan buku puisi ramalan, pembaca lSubaidi Pratama yang kebetulan tak suka ramalan, tentu Sepetak Rusuk Batu saja boleh melihat buku ini sebagai Mungkin hujan masih Kau tampung karya sastra (puisi) Di dalam batu yang bergelemung semata. Terbuka Sebelum angin menjadi begitu hening kemungkinan bagi Anak sungai mengecup lereng lembah pembaca untuk me‘’Adakah air yang tersisa untuk perut ladang manfaatkan buku dan sawah,?’’ katanya ini: apakah benarTanah surga telah menjadi hamparan labirin berliku benar dipandang Yang lebih keras dari sepetak rusuk batu sebagai ‘’buku puisi Sulur-sulurnya akan menenggelamkan tanaman bervitamin ramalan.’’ atau hanLalu tumbuh tanaman-tanaman baru yang memabukkan ya sebagai karya sastra belaka. ArtiEngkau tentu tak bakal percaya, suatu ketika makanan nya, ‘’tidak wajib’’ Yang dideretkan di atas meja menjelma jamuan pahit bagi pembaca memDengan alasan yang sangat sederhana percayai buku ini Dan ular-ular yang melangkah pelan sebagai buku (puisi) dari telapak daun ke jemari ranting meniup angin luka ramalan, sebaliknya Surga telah terjerumus ke dalam lubang jarum sempit juga tidak perlu meSetelah musim terusir dalam gerbang waktu dan menit nampiknya sebagai buka ramalan. Mungkin hujan masih Kau tampung lAS Iduamsa Anayrun
Dalam hati mendung yang murung Dan kelak ketika para tuan menaksir musim Awan segera datang sebagai pembawa cuaca yang rajin Setelah batas kematian bisa ditafsir para pemilin
NASIONAL
16
Minggu Paing, 17 April 2016
Kereta Satyaki Dipasangi Tiang Berbentuk Singa
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta
(Edisi Dua Ratus Empat Puluh Lima) Rishi Vyasa : (Bharata) setara
dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
DIVISI gabungan dari orangorang Mleccha itu semuanya berasal dari benteng-benteng Gunung Himava. Sepak terjang mereka sudah kelihatan dari jauh. Orang-orang Mleccha itu seperti warna asap. Setelah mendapatkan semua ini para ksatria yang tak terhitung jumlahnya, sebagaimana Guru Kripa, yang utama dari prajurit-prajurit kereta, Guru Drona, penguasa Sindhu, Karna. Mereka semua menganggap enteng para Pandava. Didorong ‘’takdir’’, mereka menganggap dirinya sendiri telah dimahkotai keberhasilan. Hamba telah sebutkan namanya semua. Hari ini, mereka berada dalam jangkauan anak-anak panahku. Mereka tidak akan bisa lolos dari hamba, oh putra Kunti, walau mereka dilengkapi kecepatan seperti angin. Para ksatria utama itu terlalu tinggi dihargai Duryodhana. Pangeran itu kata Satyaki tergantung kepada keberanian orang lain. Prajurit-prajurit akan menanggung ke sengsaraan dengan awan-awan panahku. Mereka
pasti bertemu dengan kehancuran. Para prajurit lain, oh raja yang paduka lihat, memiliki tiang bendera keemasan. Barisan yang sulit ditahan bernama Kamvoja. Mereka pemberani dan sempurna. Sangat mumpuni ahli pengetahuan senjata. Menginginkan kesejahteraan masing-masing. Mereka semuanya bersatu dengan teguh. Mereka terdiri dari satu Akshauhini penuh prajurit-prajurit pemarah. Oh Bharata mereka dengan hati-hati siap untuk kepentingan Kuru. Mereka dilindungi dengan baik para pahlawan keturunan Kuru itu. Mereka selalu waspada, oh raja, dengan mata menatap hamba. Hamba pasti menghancurkan mereka semua, seperti api menghanguskan setumpuk jerami. Karena itu, oh raja, biarlah kereta-kereta itu telah diperlengkapi. Di sana di tempatkan kantong-kantong yang berisi anak panah. Semua diperlukan dalam kereta hamba dan ditempatkan sepantasnya.
Sungguh, dalam sebuah pertempuran menakutkan seperti ini, berbagai macam senjata harus dibawa. Biarlah kereta itu diperlengkapi barang-barang yang diperlukan, lima kali lebih banyak dari yang diarahkan guru besar ilmu pengetahuan militer itu. Karena hamba harus melawan para Kirata yang bersenjatakan berbagai macam senjata, pada peperangan itu. Mereka menyerupai bisa ular mematikan. Mereka sempurna dalam ilmu pukulmemukul, selalu diperlakukan dengan baik oleh Duryodhana. Dalam urusannya bermaksud untuk kesejahteraan Duryodhana. Aku juga harus melawan orang-orang Saka itu. Mereka dilengkapi keberanian setara Sakra itu sendiri. Mereka memiliki kekuatan dahsyat seperti api. Sulit dipadamkan seperti sebuah kebakaran besar, memunculkan api berkobar. Sungguh, oh raja, hamba akan menghadapi pada pertempuran, itu banyak prajurit yang sulit ditahan. Untuk ini biarlah kuda-kuda terkenal dari per-
ankan terbaik dan anggun yang memiliki tanda-tanda baik itu, yang dipasang di kereta hamba. Setelah rasa haus mereka dihilangkan, kuda-kuda itu dirawat sebagaimana mestinya!’ Sanjaya melanjutkan, ‘Setelah ini, Yudhishthira menyebabkan kantung-kantung panah Satyaki penuh panah-panah terbaik. Berbagai macam senjata-senjata yang diperlukan itu semuanya diperlukan, ditempatkan dalam keretanya Satyaki. Kemudian, orang-orang itu menyebabkan ke-empat kudakuda miliknya yang sangat baik
itu telah memakai pakaian bagus. Kuda kuda itu minum, berjalan, mandi, makan, setelah itu dihiasi dengan rantai-rantai keemasan. Binatang-binatang itu, untuk operasi Satyaki itu dilepaskan dari gandarnya. Kuda itu bercorak warna emas. Kuda itu terlatih baik dan dilengkapi kecepatan tinggi. Kuda itu tampil riang gembira, jinak luar biasa. Dengan sungguh-sungguh kuda kuda itu dipasang di keretanya. Di atas kereta itu, dipasang sebuah tiang bendera tinggi menahan seekor singa, dengan gada keemasan. (bersambung)
Sloka 6.36 Asamyatatmana yogo dusprapa iti me matih vasyatmana tu yatata sakyo ‘vaptum upayatah Yoga ini sukar tercapai oleh ia yang tak dapat mengendalikan dirinya. Tetapi, seseorang yang berjuang dengan jalan yang benar dan penuh kendali diri akan mencapainya. Itulah keputusan-Ku.
Dipindahkan Pengemplang Dana BLBI Ba’asyir ke Lapas Bogor Ditangkap di Tiongkok Jakarta (Bali Post) Kabar penangkapan Samadikun Hartono, buron pengemplang dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), dikonfirmasi kebenarannya oleh Jaksa Agung HM Prasetyo, Sabtu (16/4) kemarin. Menurut dia, buronan sejak 2003 itu telah berhasil ditangkap di Tiongkok.
Samadikun Hartono
BPM/ist
“Dalam proses ya, under control. Semua dalam proses, ini kan tim pemburu koruptor dengan kita yang bekerja itu,” ujarnya. Jajarannya akan menggalang kerja sama dengan negara yang bersangkutan dalam proses pemulangan Samadikun. “Karena namanya di negara asing kan perlu proses, tapi under control sudah dibawa ke sini, tapi masih dalam proses,” ujarnya. “Ada prosesnya, jadi tidak semudah ditangkap di negara sendiri. Misalnya saja seperti bupati yang ditangkap di Kamboja, itu kan tim yang bekerja, jadi kerja sama dengan semua pihak.” Prasetyo menegaskan, Samadikun tidak menyerahkan diri, tapi ditangkap. Jajarannya telah melakukan pemantauan, sebelum akhirnya
RSUP Sanglah : 227912-15 PMI/RSUP Sanglah : 227911 RSAD Udayana : 228061 RSU Wangaya : 222141 RSU Manuaba : 426393 RSUD Badung : 9006813 9006812 RSU Surya Husada : 235041 : 233786 : 233787 RSU Puri Raharja : 222013 RSU Saidharma : 227220 RSU Kasih Ibu Denpasar : 223 036 BaliMed Hospital : 484748 RSU Dharma Yadnya : 462629 : 462488 Fax. : 462488 RSU Dharma Usadha : 227560 : 234824 RSU Bina Atma : 425744 RSU Khusus Bedah Graha Usadha : 423467 : 426492 Klinik SOS Gatot Kaca : 223555 RS Bhakti Rahayu : 430270 : 403245 RS Bhayangkara : 234670 RSU Sari Darma Jl. Pulau Seram No.1 : 226866 RSU Prima Medika Jl.P.Serangan No.9X : 236225 (Hunting) Fax : 236203 Bali Royal Hospital Jl. Letda Tantular No. 6 Renon : 247499 RSU Wisma Prashanti, Tabanan : 819601 RSU Bintang Jl. Ngurah Rai 10, Klungkung : (0366) 25241 Fax. : (0366) 22819 Rumah Sakit Bersalin Harapan Bunda : 265533 34 Layanan Psikiatri Jl. Belimbing 74 Dps. : 249488 Polda Bali : 236494 Posko Bantuan Tourist Police : 224111 Nusa Dua Clinik : 771324 Klinik Mas (Jl. Raya Mas-Ubud) : 974573 Batu Bulan Medical Clinic : (0361)
8884000 Markas PMI Cabang Badung Jl. Imam Bonjol Denpasar : 484305 Pelayanan Abulance Gawat Darurat PMI Cab. Badung : 484305
Disdikpora Karangasem Upayakan Lima Sekolah UNBK
PELAKSANAAN UN (Ujian Nasional) tahun ini berjalan relatif lancar. Namun, tahun ini Pelayanan Usaha belum ada satu pun sekolah jenTransfusi Darah (PUTD) jang SMP, SMA/SMK di KaranPMI Cabang gasem melaksanakan UN BerBadung d.a. RSUP basis Komputer (UNBK). Sanglah Denpasar : 227224 Sebagai bahan evaluasi, Dis : 227915 dikpora Karangasem menar : 227911 s.d. getkan ada lima sekolah yang 227915 diproyeksikan akan menggelar UNBK tahun depan. Sistem ini dinilai akan mampu mencegah UGD Jiwa 24 Jam kecurangan UN untuk mewuRSJP Bangli : (0366) judkan hasil UN yang lebih 91008, berintegritas. Kadisdikpora Karangasem, 91052 RSU Graha Asih : 764860 I Gede Ariyasa, belum lama ini RSIA Puri Bunda : 0361- mengatakan UN jenjang SMA/ SMK berlangsung lancar, tanpa 437999 ada temuan pelanggaran serius Fax. : (0361) di lapangam. Meski berjalan 433988 relatif lancar, tetapi pelaksanaan UN tahun ini di KarangasPelayanan Gawat em tertinggal selangkah lebih Darurat 24 Jam maju dibandingkan daerah lain (Posko PSC Dinas di Bali. Sebab, sejumlah sekoKesehatan lah di setiap kabupaten sudah Propinsi Bali) : 7805498 bisa menerapkan UNBK. SePesawat 118 dangkan, Karangasem masih Informasi AIDS : 239191 terkendala masalah teknis yang membuat seluruh sekolah Yayasan Peduli Keluarga/ Narkoba : 259597/ tidak siap. Ada satu sekolah yang sempat diproyeksikan 08123988429 bisa melaksanakan UNBK Dinas Kebakaran yakni SMKN 1 Abang. Akan Kota Denpasar : 113.1 tetapi, pada menit-menit teraDinas Kebakaran khir, pihak sekolah akhirnya Kab. Badung : 113.2 mengaku juga tak siap karena Gangguan PLN : 123 terkendala perlengkapan lainSTB-N : 262872 nya, meski jumlah komputer Gangguan PDAM : Kodya Denpasar : 240749 PDAM Badung : 421845 Layanan Informasi & Pengaduan PT. Pertamina (Persero) : 232222 : 0800-13- 55555 (Bebas Pulsa) : 08155800 5555 (SMS) Call Center Safe Community Kota Denpasar : (0361) 223333 dan SMS (0361) 8022232
sangkut kasus penyimpangan BLBI saat menjadi Presiden Komisaris PT Bank Modern. Samadikun divonis empat tahun penjara karena penyalagunaaan dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sebesar Rp 169,4 miliar itu. Dia kabur sesaat setelah Mahkamah Agung (MA) memperkuat vonis itu. Tim Kejaksaan Negeri Jakarta yang hendak menangkap Samadikun di Menteng, Jakarta Pusat, cuma menemukan penjaga rumah. Samadikun sudah kabur entah ke mana. Dalam pengumuman daftar buron di laman kejaksaan.go.id, info terakhir keberadaan Samadikun tinggal di Apartemen Beverly Hills Singapura. Samadikun disebut punya pabrik film di Tiongkok dan Vietnam. (kmb)
Cegah Kecurangan
TELEPON PENTING RUMAH SAKIT
menangkap Samadikun. “Ya enggaklah menyerahkan diri. Kalau dia menyerahkan diri dari dulu. Dilakukan istilah penjejakan ya, namanya pemantauan,” kata dia. Jaksa Agung menjelaskan, Samadikun hanyalah satu dari sekian banyak buron yang masih berkeliaran di luar negeri. Dia menyebut nama yang sudah buron dalam rentang masa cukup lama. “Buronan kita banyak di luar negeri, itu ada Samadikun Hartono, Edi Tansil, Tjoko Chandra, semua sedang dicari. Ini perlu waktu, karena ada negara yang sudah ekstradisi, ada yang tidak. Ini kan perlu waktu,” ujarnya. Nama Samadikun Hartono masuk dalam daftar buron Kejaksaan Agung. Pria kelahiran 4 Februari 1948 itu ter-
05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wecana Dharma Agama dan Dharma Negara (3) 06.35 Sehat & Bugar 07.05 Seputar Bali Akhir Pekan 07.35 Warna-warni Pagi 08.05 Klinik Anak 08.35 I Got It TK Negeri 08.45 BCTTV 09.05 Taman Sari TK. Negeri Pembina Badung (3) 09.30 Belajar Menggambar
sudah memenuhi syarat. Ariyasa menegaskan, tahun depan, lima sekolah yang diproyeksikan bisa melaksanakan UNBK antara lain tingkat SMP, yakni SMPN 2 Amlapura dan SMPN 2 Selat. Tingkat SMA yakni SMAN 2 Amlapura dan SMAN 1 Amlapura. Sedangkan, tingkat SMK yakni SMKN 1 Abang. UN berbasis komputer pascapelaksanaan di sejumlah sekolah secara nasional sejak tahun lalu, dinilai mampu meningkatkan integritas hasil UN di sekolah. Sebab, dengan sistem online, hasil UN mampu mencerminkan kondisi riil kemampuan siswa yang sebenarnya karena mampu mencegah terjadinya kebocoran soal, ataupun upaya kerja sama dan segala bentuk kecurangan lainnya. Bila terjadi kebocoran soal, maka soal tersebut bisa
langsung diganti. Bahkan, soal di setiap komputer berbeda-beda untuk setiap siswa. Namun, dengan tingkat kesukaran yang hampir sama. Sebelumnya, Kepala SMKN 1 Abang, Ketut Kertanegara, juga mengungkapkan bahwa sekolahnya baru siap melaksanakan UNBK tahun depan. Sebab, mengenai sarana, tinggal melengkapi sarana pelengkap lainnya, seperti headphone. Karena sarana komputer sudah lengkap yakni sepertiga dari total jumlah siswa kelas XII sesuai syarat pelaksanaan UNBK. Kertanegara menegaskan tahun ini sekolahnya hanya bakal fokus pada persiapan. Sehingga, ditargetkan tahun 2017, SMKN 1 Abang benar-benar siap melaksanakan UN berbasis komputer. (kmb31)
BPM/gik
UN - Siswa SMK PGRI Amlapura saat mengikuti Ujian Nasional.
Minggu, 17 April 2016 10.05 Spot News 10.30 Pelangi Kehidupan 11.30 Dunia Otomotif 12.00 Dharma Wacana Dharma Agama dan Dharma Negara (3) 12.30 Traventure 12.45 BCTTV/Glimpse Of The Island 13.00 Dunia Kita 13.30 Lejel Home Shopping 14.30 Tembang Bali 15.30 Gita Shanti SS. Gita Sandhi Suara Hotel 16.05 Dialog Interaktif Harmoni Bali 17.05 Round Up The World
17.30 DW TV 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Banjar Bali Quis (BBQ) 19.30 Kris (Kriminal Sepekan) 20.00 Samatra Artis Bali 20.30 Lintas Manca Negara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Ajeg Bali 22.00 Sekilas Berita 22.05 Lila Cita Penyalonarangan Sumambang (1) 23.05 Solusi Alternatif Herbal Putih 00.00 Lejel Home Shopping
Jakarta (Bali Post) Abu Bakar Ba’asyir dipindahkan dari Lapas Pasir Putih di Nusakambangan ke Lapas Gunung Sindur Bogor, Sabtu (16/4) kemarin. Proses pemindahan Ba’asyir dengan tangan seperti diborgol. Tim Pembela Muslim memprotes keras perlakuan aparat terhadap tokoh sepuh tersebut. Terlihat ketika Ba’asyir turun dari mobil kendaraan taktis aparat. Dari foto itu terlihat kedua tangan Ba’asyir menangkup satu dengan yang lainnya. Terlihat kain putih menutupi ujung tangan hingga pergelangannya. Gambar ini mengesankan bahwa kedua tangan Ba’asyir diborgol dan selanjutnya ditutupi dengan kain agar tidak terekspos. Dua foto lainnya juga memperlihatkan kedua tangan Ba’asyir yang selalu menangkup ketika berjalan menuju pesawat dengan pengawalan ketat dan ketika menaiki pesawat di Bandara Tunggulwulung, Cilacap, ketika tokoh sepuh pendiri Pesantren Ngruki tersebut hendak dibawa ke Jakarta.
Tim Pembela Muslim (TPM) memprotes keras pelakuan itu. Perlakuan seperti itu, menurut TPM jelas menunjukkan adanya kecurigaan kepada Ba’asyir akan melakukan gerakan berbahaya. Bahkan. TPM meyakini sedang ada skenario untuk mencapai sesuatu tujuan tertentu dengan menggunakan Ba’asyir. “TPM pun akan mempertanyakan masalah pemborgolan tersebut kepada Ustadz Abu Bakar Ba’asyir yang sudah berumur. Selama ini penjagaan-penjagaan selalu berdalih ada kemungkinan ancaman dari luar dan sebagainya. Kami protes keras atas perlakuan seperti itu dan akan mempersoalkannya secara hukum,” tegas Ketua Dewan Pembina TPM, Mahendradatta. Belum ada keterangan soal apakah Ba’asyir benarbenar diborgol atau tidak. Kalapas Pasir Putih, Eka Hendra Putra, hanya menyebutkan Ba’asyir dipindahkan dengan alasan kemanusiaan. “Sudah tua, jadi kalau berobat bisa lebih dekat,” katanya. (kmb)
UN Harus Dipertahankan Singaraja (Bali Post) Pembantu Rektor II Undiksha Singaraja, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd., menilai UN perlu dipertahankan dalam praktik pendidikan nasional, sekalipun tidak lagi menjadi barometer kelulusan seorang siswa. Mantan Ketua BPM FKIP Unud ini dengan tegas mengatakan UN harus dipertahankan. Ia menilai semangat UN bukan semata-mata untuk menentukan kelulusan seorang siswa, tetapi diyakini memiliki beragam dimensi yang melatarbelakanginya. Lasmawan menilai perlu dilakukan standardisasi pendidikan nasional. Melalui UN masyarakat akan dapat melihat bagaimana proses pendidikan dilakukan di berbagai daerah. “Ini termasuk latar sosial dan budaya serta style guru berbeda,” ujarnya Sabtu (16/4) kemarin. Menurut Lasmawan, terdapat sejumlah alasan kenapa UN harus dipertahankan yaitu pertama, UN merupakan suatu upaya assessment of learning, yang dilakukan penilai eksternal guna pengendalian mutu secara nasional dan sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggara pendidikan kepada stakeholders. Kedua, UN penting untuk digunakan sebagai alat pertanggungjawaban sekolah dan pengambil kebijakan pendidikan kepada orang tua dan masyarakat yang menaruhkan kepercayaan pendidikan dan masa depan anak-anaknya. UN berfungsi sebagai upaya menilai tentang materi yang telah dikuasai peserta didik setelah belajar di sekolah dan dapat mengukur kompetensi dirinya secara benar. “UN merupakan quality control setiap lulusan mendapat jaminan sudah mencapai standar nasional tertentu dan penguasaan kompetensi tertentu. UN juga merupakan instrumen untuk memotivasi semangat belajar mengajar peserta didik dan guru agar bekerja lebih serius,” paparnya. Munculnya UN akan menjadi pembuktian kinerja guru
BPM/dgk
I Wayan Lasmawan
dan perangkat sekolah lainnya dalam melaksanakan tugasnya. Ini karena hasil yang mereka capai akan dinilai oleh pihak ketiga secara objektif dan hasilnya dapat dibandingkan dengan guru dan murid di tempat lain, atau dibandingkan dengan prestasinya sendiri di masa lampau. “UN harus tetap dilakukan dan tetap memiliki nilai strategis dalam pembangunan pendidikan nasional,” imbuh Lasmawan. Apabila UN dihapuskan, ia menilai akan memicu terjadinya abrasi nilai-nilai pendidikan dan melahirkan persoalan baru lebih kompleks. Ke depan yang harus dilakukan adalah memperbaiki mekanisme pelaksanaan UN dan mensterilisasi praktik dan pengambilan keputusan pendidikan dari campur tangan dan kepentingan politik instan. “Jangan hanya karena diduga terjadi kecurangan dalam pelaksanaannya dan tidak lagi menjadi acuan kelulusan, semuanya ditimpakan dan diputuskan UN itu tidak penting dan tanpa makna. Yang harus dilakukan adalah memperbaiki mekanisme pelaksanaan UN dan mendudukkannya pada posisi yang sebenarnya sebagai standardisasi capaian kompetensi oleh siswa pada level pendidikan tertentu,” ujarnya. (kmb34)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Minggu Paing, 17 April 2016
17
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris
Bali Ads 17
PASTIJITU&SUKSES
PROMO LOWONGAN & ANEKA USAHA dimuat 17 kali di koran Bisnis Bali & Denpost
Hanya
50.000,max 5 Baris
Pinjaman dana tunai. Toyota Yaris Th. 2011 Jaminan BPKB Motor/ Merah Type E mulus. Hp. 081 xxx Mobil. Pinjaman pasti cair, BPKB 100% aman. DCR PRT wanita tdr Bisa take over kredit. dlm lokasi Gatsu, Plat luar Bali bisa, buminat Hub/ SMS: nga 0,4%. Hub: 081 xxx 081138 xxx
!!CR Assisten Ahli Gizi/ Perawat wanita. 0819330 xxx !DCR Security bs B. Inggris utk Vila di Umalas Tunon. 081239 xxx
Marcomm HP. 081 138 85168 Bagian Iklan Depost, Jl. Kebo Iwa 63 A Denpasar, Telp. 0361-416669 Bagian Iklan Bisnis Bali, Jl. Kebo Iwa 63 A Denpasar, Telp. 0361-416657 Customer Iklan Bali Post, Jl Kepundung 67 A Denpasar, Telp. 0361-225764
MFI.2KOL.RPA.BALI ADS17-1
PASANG IKLAN LOWONGAN KERJA KOLOM
LOWONGAN
MUAT 17X DI PORTAL Bali Post DENPOST Bisnis Bali
hanya
RP. 400.000,-
AKUNTANSI
Tenaga Aku ntan Tamat D3-S si, Baru Tamat 1 untuk : DenCONTOH pasar, IKLAN in50MM gara UK. 1KOLSX Lombo k, Surabaya, ja, Jogja Lamaran ke : Email:balijo bads@gmai l.com
TAMPIL LEBIH EKSKLUSIF JANGKAUAN PEMBACA LEBIH LUAS Hubungi sekarang juga
Yulandari : 081 1397 6363 Arniti : 081 1388 5168 G.0000641-rpa-1
Dibutuhkan Segera *Staf Admin Prod.Bakery *Staf Produksi Pastry/Bakery *Kasir *SPG Toko Kualifikasi:*Pria/Wnt Usia Max 28Th *Pend.Min SMU/SMK/Sdrjt *Dspln,Jjr,berpnmpln Mnrk,Sht Jsmani *Brsdia Krj Shif,KrmLam CV&Photo Terbaru ke:The Orange Fresh Baked Jl.T.Umar 48 Dps
Dcr Cook Helper,Waiter/ss, Sopir Domisili Ubud 081237768888
B.BP.154.04.16.0000784
Bth Tng Borong Bengkel Cat (Ketok dll) Hub.722222/4719322
B.BP.004.04.16.0000584
Bth dr.Umum Hub.RSU Premagana 0361-8461955 Batubulan
A.BP.001.04.16.0001331
Bth sgr staff u/Coffe shop di Sanur Bhs Ing Hub.0361-270046
B.BP.141.04.16.0000775
A.BP.153.04.16.0001474
B.BP.031.04.16.0000644
A.BP.001.04.16.0001139
Dcr 1.Admn Wnt,2.Custumer Service,3.Telemarketing MinSMU bs Cmputer,Lam:Mahendradata 97Dps
Dcr cepat Spv Ars Sipil&Mep CV courtyard.extention@gmail.com / Hub 085316821985
Dcr 2 Wnt Tkg Jarit yg Pnglmn u/Tailor Gj Blnn,081999958825
Dcr: Reseptionist/FO,HK,Puri Asih Htl,Jl.Pantai Kuta40,Kuta
Dcr 5 Tenaga Serabutan utk Rmh Makan Hub:081999003416
Dcr:Dr.Umum,Apoteker,Sopir, Satpam Serabutan,RSU Graha Asih, Jl.ByPas Ngurah Rai 33X Kuta
B.BP.141.04.16.0000732
A.BP.001.04.16.0000905
A.BP.001.04.16.0001568
Dcr Acct Htl pglm2th,PSP nilai plus,pnmptn di Ubud T.4726864 E: sun_y_kudus@yahoo.co.id
B.BP.101.04.16.0000754
A.BP.001.04.16.0001617
A.BP.001.04.16.0001618
Dcr:Guru Honor Perhotelan,Staf Admin,Ibu Asrama Gaji1-2Jt/Bln min D3,CV:info@baliwise.org
Bth tenaga wanita SIM C Dcr Head Accounting,L/P, S1 Tlp:081934347676 Akuntansi,Pengl min 2Th.Hub. B.BP.001.04.16.0000703 B.BP.135.04.16.0000802 Dcr Aconting min SMEA/SMK,CV Dapur Prima Jl.Gn Batu Karu No B.BP.101.04.16.0000586 51 Dps 0361482704-085333399978 Bth:Tng Pengawas MEP yg Brpglm ke:Kopkar CCDI HP:081933011268 Dcr:HRD Staf Wnt Max 30 Th,Min Min.3Th utk Proyek AMP diSanur E:balikopkarcc_ketut@yahoo.com D3 Pglmn 2Th,Bs Comp MS Office A.BP.001.04.16.0001184 Bali,Hub.Jl.By Pass Ngr Rai No. Butuh Accounting utk online A.BP.001.04.16.0001502 &Internet,Krm CV & Lmrn ke: 165 Sanur Bali 0361-288155/ Dcr Adm wnt min SMA,UMR,lmrn Marketplace Min.Exp:2th send ptzazabali@gmail.com/keJl.Te081337355388 sayamartin@yahoo.com,726778 CV:sri@balishopping.co.id geh Sari No.88 Kuta Tlp.766496 A.BP.001.04.16.0001333 B.BP.004.04.16.0000716 A.BP.001.04.16.0001534 A.BP.001.04.16.0001527 Cr Cepat Guide B-Jepang u/Tour Dcr Admin unt Garment,Experien- Dcr:PRT Wnt u/Pribadi Max:25Th Persh.Garment Bth Tk.Patrun/ Max.35Th,Hub.0361-727547 ce,Computer Skill,English,Good Pola,Tk.Spec/Diagram,Tk.Jahit Mkn/Tdr Dalam H:081999492582 B.BP.001.04.16.0000290 Salary.HP:085100050706,Email: Sample,Tk.Jahit,Tk.Potong & A.BP.001.04.16.0001605 Cr House Keeping,Partime,Villa infojob_garmen@yahoo.co.id Dcr:Waiter/ss,Bs Bhs.Inggris QC/Checker.Jl.Pulau Ayu 15 No.2 Smnyk,2Thn Pnglmn,Jujur,Speak A.BP.001.04.16.0001386 Dps.(0361) 236 391, 474 4527 u/RM di Legian Hub.081236109808 English,Hub adorebali@hotmail. Dcr Cook,Waitress & Stylist A.BP.001.04.16.0001569 A.BP.001.04.16.0001600 com/Telp.082145156040 Hr Senin utk Rm.Makan Hub.081239801377 Dbutuhkan S1/D Sipil,Arsitek, Dicari Teknisi AC+Helper bs A.BP.001.04.16.0001522 A.BP.001.04.16.0001624 Elektro,Mesin,STM,SMK Admin Dhub.081338792213 085100986816 Email:gnsteknika81@gmail.com Cr PRT Wnt Brpglmn,Sopan&Rajin Dcr Gr Bhs Inggris&Tng Marketing A.BP.001.04.16.0001630 umr 30-40Th Gj2Jt.082146808888 utk Kursus H.085237866176 Hp:082311761870 Dibthkan:Admin HRD,Spv Toko, A.BP.001.04.16.0001549 A.BP.169.04.16.0001586 A.BP.001.04.16.0001584 Cr Pembantu Gj1,5Jt yg Ngantar Dcr Kapster & Stylst Penglm u/ Maintenance,Finc Controller/Email Job Australia Prkbnan & Rest. Dpt 500,081805481810/487706 Sln Rdy Mall Park 23 :iwayan.budiarta@frestive.com Biaya 50% Ptng Gj,brngkt Cpt, A.BP.001.04.16.0001621 A.BP.001.04.16.0000391 Hub.08888522229 Gji Bsr,Resmi,Trbts!Hub.Bu Cr Staf Mrkting&Kasir Sepatu & B.BP.004.04.16.0000634 Dibthkn Sgr Accounting Dinapertiwi.Sh,Indopower Pt. Property GdLoking 081236723118 Dcr Kryw Pria u/Tour Couter di Berpglman,Menguasai Program A.BP.001.04.16.0001421 Hotel area NusaDua081999150844 Hp.081 217 127 822 Segera. Quickbooks/Myob Bisa A.BP.817.04.16.0001633 Cr Villa Manager,Uluwatu Pnglm A.BP.001.04.16.0001613 Bhs Inggris Aktif,Berminat !!Kpl pesiar-Dream Cruises req: Sbg Butler,Fluent English, Dcr Prwt/Bidan/Gizi & T. Hub:0361-734267-082236231075 Waiter/Asst.CabinSteward/ess/ Hub.adorebali@hotmail.com Serabutan Hub.08123636725 B.BP.004.04.16.0000724 A.BP.001.04.16.0001521 Asst.Laundryman.Cooks.Pls Con: A.BP.001.04.16.0001599 Dibutuhkan 1 Pria,1 Wanita Bag Dbthkn Segera Cook Helper, PT.Piramid Jl.Jayagiri VII/12B Dcr byk SPG/B u/ Mall. Lam lkp Pengiriman dan Produksi Lokasi Waiter/ss, dan Cashier min SMK Renon,Phn:0361-226636/226736. Hub.CV.AMP Jl.Gatsu Brt 576B B.BP.001.03.16.0001373 Ubud Hub:085100982369 CV to hrdkzu@gmail.com 085238913030 Bth Kasir Wnt min18Th di BeachA.BP.001.04.16.0001434 A.BP.001.04.16.0001362 B.BP.004.04.16.0000483 Dibthkan Segera Karyawati Toko walk Mall.Min SMK&D3.Pglmn/tdk Dicari Staf Administrasi Kirim Dcr Sgr Front Office Wanita min SMU Hub.484585 gaji&Tunj.Rosy 085737461171 CV ke:supimport99@yahoo.co.id Hubungi : Telp. 0361-972934 B.BP.001.04.16.0000712
B.BP.154.04.16.0000782
Dibutuhkan Sales Admin, Mekanik Kendaraan Listrik dan Tukang Cat yg Berpengalaman.Kirim CV ke;info@greengolfbuggy. com/Jl.Mahendradata Selatan No.101 Dps Telp.0361 4717030/ 4717031
Garment Butuh Karyawan unt Kontrol Kain,bisa Komputer, Pengalaman Digament H.085100050706 E:infojob_garmen@yahoo.co.id
PT.Gill Wilson Interiors Urgently Required:Designer, Speak English,Hard Worker,3D Organized,Autocad,Photoshop. A.BP.001.04.16.0001526 Office Assistant:Speak English Housekeeping-Legian,goodsalary Sales in House,Basic Photoshop English, 6 days/week incl Send CV or Call for Details to office helper, garden, pool, A.BP.001.04.16.0001467 info@gwinteriors.com Ph:270030 electricity, 7am-3pm, Dibutuhkan Sgr Sales Marketing B.BP.004.04.16.0000719 Ph:Maya 0811380405 Officer PT.Anomali Coffee.Send Pria max 25th HK/Serabutan A.BP.001.04.16.0001573 CV hrdbali.anomali@gmail.com SMEA/SMK sdrj, single hub, Telp.0361-767119/082236357908 Krj Dpt 1-4 Jt/Hr,087861036984 0361 225353-223651 A.BP.001.04.16.0001472 Hub.081234782055 -085364344489 A.BP.001.04.16.0001572 A.BP.001.04.16.0001271 Dibutuhkan Teknisi&OB Pria Max Rest Turtle in Poppies II Kuta Lamak Restaurant & Bar Ubud is 27Th Pend DIII Teknik Kirim CV Looking for Cook.081338702266 Hiring cook/ Security/ Waiter PT.EMS Indoappliances Jl.Raya B.BP.154.04.16.0000785 as DW/ Full time -Call 974668 Sesetan 214 Dps Tlp.727570 Security-villa in Legian 6days or email to hr@lamakbali.com Email:arimbawa@emsindo.com B.BP.004.04.16.0000723 /week, 8pm-7am,speak EnglishA.BP.001.04.16.0001508 Looking for Accountant.Outgogood salary, certificate/KTA/ Dicari Colector Hub.Kop.Megah ing Personality,good team work ref/uniform Ph:Maya-0811380405 Sejahtera 085101411031 can operate MYOB&Familiar with A.BP.001.04.16.0001329 A.BP.001.04.16.0001574 financial report Send CV to Dicari Housekeeping,Satpam & Shopkeeper di Renon tami@thecolonyhotelbali.com Maintenance.Info Hub:461874 Rokok Elektrik B.BP.818.04.16.0000579 B.BP.004.04.16.0000787 Hub.08123883339 Dicari Kep.Produksi u/Garment, Looking for Bartenders, A.BP.001.04.16.0001238 B.Pengalaman dibidangnya dan Waiter/ss,Kitchen Staff for a Spa terapis pglmn.Gj 2,5-3jt Mengerti Patrun H.081999452377 busy Bar in Ubud.Experience & Hub.0818355386 Ry.Kerobokan 24 A.BP.001.04.16.0001343 English require 0361 978954 B.BP.004.04.16.0000771 Dicari Kitchen Head Chef unt or 081237183707 Sri Abi Ratu Villa Looking for Hotel Ecosfera diCanggu min D1 B.BP.004.04.16.0000648 Sales Executive,M/F,Exp 1year 4th Exp Plexsibel bs Bhs IngLooking for Guest Relation Own Vehicle, English Sent CV to gris,Hub.087861025900 Email: Officer(GRO) 1 Year Exp. Team greenspotcafebali@gmail.com Work Fluent English,Hard Work. Mail:budiantara2014@gmail.com A.BP.001.04.16.0001489 A.BP.001.04.16.0001433 Send CV to rudisata@gmail.com Dicari Sgr Tng Therapis Pijat A.BP.001.04.16.0001407 Stylist 2Female Max:35 Spk EngRefleksi Pria/Wanita Looking for Sales & Marketing lish Htl NusaDua.087860888880 B.BP.101.04.16.0000793 Hub:085101407890 /081999125975 min 2 years Experience,Fluent A.BP.001.04.16.0001439 Urgently Required Butler,Villa English, Hard Work.Send CV to Distributor Building Material rismasata@gmail.com Attendant for Seminyak villa Bth:OM,Audit,Spv Sales, Sales A.BP.001.04.16.0001404 CV to:hrd@baliandvillas.com Krm Lam :bit.hrd.ga@gmail.com Marketing Lembaga Pelatihan A.BP.001.04.16.0001422 Jl.Gatot Subroto Barat No.376 Gj 15jt Hub:087862215739 Villa di Tulamben+Manggis Bth A.BP.001.04.16.0001424 A.BP.001.04.16.0001016 2 Secretaris+1Personal Asisten Gardener-legian.good salary, Mekanik Motor,suka Otomotif Diberikan Training,Driver Vila English,6days/week,7am-3pm Fas:Kesehatan,Jamsostek +HK Wnt Ph.081529138888 Ph:Maya-0811380405 Dll.Maks 32Th, 082146805559 A.BP.001.04.16.0001575
A.BP.001.04.16.0001566
B.BP.004.04.16.0000356
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post A.BP.001.04.16.0001606
DAIHATSU
Xenia Dp 7jt,Ayla Dp 6Jt Pick Up Dp.7jt H.082340855805
A.BP.001.04.16.0001037
Xenia Li Deluxe’10 Silver asBali 78JtNego H.087860002341
Djl CRV Th’2010 2400cc Mulus Tgn I Asli Bali dan Ninja Th’ 2012 Hub.081338665134
Dijual Jimny’92 Merah Marun 38Jt Nego Hub:085237283202
A.BP.001.04.16.0001567
A.BP.001.04.16.0001634
Jazz VTec’08ABS Hitam asliBali Manual,Sgt Bagus,085100421453
B.BP.164.04.16.0000791
Jes RS AT’08 DK hitam Trwt Orsnl L/D Prbd,081238744721 BU
A.BP.001.04.16.0001517
ISUZU
B.BP.141.04.16.0000796
Espas-PU’2006 Hitam 38Jt Nego Panther H.Sporty’00SmstBru AuTaman Jimbaran 081999677782 dio AbuBgs 68,5Jt,081338743737
B.BP.166.04.16.0000800
B.BP.101.04.16.0000794
Xenia Li’04 CokMet VR17,TV,Pwr Miror,Window 77Jt 081239587125
A.BP.001.04.16.0001640
HONDA
Jazz New’2008 Pmk AT Silver Ston asBali Tg1 H.085101404327
B.BP.141.04.16.0000779
Accord Maestro Th’93 Silver PGM-F1 Bagus Hp.081238224598
Dijual Mobil Camry Warna Hitam Metalik Th’2010 Hrg 260Jt Nego Hub.0811510588-(0361)766481
MERCEDEZ
Futura PU 1.5’09 Htm AsDK Tgn1 Org Cat Bs Krdit 081999663666
B.BP.164.04.16.0000788
Yaris SA/T Ltd MedSilver’12 Knds Bgs 165Jt Ng DK 081936222166
A.BP.001.04.16.0001625
Jimny GX’96 Hijau Hub.Bedahulu XIV/4 Dps Hub.0817352877
A.BP.001.04.16.0001442
TOYOTA
Avanza’12 Silver,DK,Jl.Soka Kertapura II/4 T.0817555449
A.BP.001.04.16.0001636
A.BP.001.04.16.0001628
KOST Kost,LokStrtgs Jl.KartikaPlaza Kuta.085100005655/085100005665
Toyota Hardtop’82 Wrn Cream Mulus Jl.Jayagiri XVII No.7Dps
Mercy E240 AT’00 Hitam asBali Agya TRD’15 Akh MT Putih asDK KM28Rb Bs Tkr,085100856999Prbd Tg1 KM3Rb,P.Menjangan 15Snglah B.BP.141.04.16.0000776 NISSAN
B.BP.141.04.16.0000778
SUZUKI
A.BP.001.04.16.0001444
Splash’2011 Silver tgn 1 Djl CRV’13 AT Pth Low KM Asuransi’17 08175130686/0818351023 Seperti Baru hub.085738052689 A.BP.001.04.16.0001620 A.BP.001.04.16.0001443 Splash GL Th’2011 DK Bali Honda Stream’04 Silver Tgn pertama H.100 Jt Hub:081233333617 Biru Original.085 953 801 452
B.BP.164.04.16.0000789
A.BP.001.04.16.0001614
N
BUKA
DP
20 JT-an
P
MO APRIL
Angs. 90 Rb-an
Angs. 80 Rb-an
Tukar mobil bekas anda disini 24 jam good service Proses kredit pasti lolos
081919188899 08123844556 C.0000701-MBL
B.BP.154.04.16.0000781
Djl Rumah Kontrakkan Lt2 LT.2A Kamar fas Hotel dlm Ling RS 11KT,11KM,Dpr,Sumur Bor,Lstrik B.BP.141.04.16.0000798 Sanglah/Surya Husada u/Dokter/ Kjg Rover’92,Gn.Lumut Gg.Dru1,3Watt, Parkir,Lok.Jl.Batu Residen/Koas/Pasien Harian/Bln padi/5 08124611464/08123997172 H:03614722128/081337322228 Intan Batubulan Ph.08123931319 A.BP.001.04.16.0001635
A.BP.001.03.16.0002241
Comuter’13 Pth 16Set Tgn1 Prbd Istw H360Jt/Ng Hp.081353117008
DIJUAL KIOS Diover Kontrak Kios DiTerminal Ubung Hub.081339634170
A.BP.001.04.16.0001587
Dijual Fortuner’2011 Seri V Hitam Asli Bali 08123913214
A.BP.001.04.16.0001553
A.BP.001.04.16.0001588
DIJUAL RUMAH Rp.785jt Rmh 2 lantai Tkd Banyusari/7Kmr/3Kmr Mandi/ 1.17Are Hub: 085237189680
Dijual Toyota Altis 2004 Silver Istimewa HP:081338735911
A.BP.001.04.16.0001361
!Rmh Baru Lt2 SubakDalem LT/LB 107/125m2 1,2M Ng 081337270111
A.BP.001.04.16.0001638
Dijual Rmh di Candra Asri Tbn Siap Huni Hub: 081 999 452 377
A.BP.001.04.16.0001342
Jl BUC Rmh Kavling Area Celuk 60/100+Isi 575Jt 085100372934
A.BP.001.04.16.0001604 A.BP.001.04.16.0001602 Jimny Zera’83 4x4+Kjg’90 Shot Jazz IDSi’05 Slvr Stone Manual Djual Sgr Innova Type V Th2009 Jl Rmh Br Renov,Jl.Nuansa Kori 5Spd Tibubeneng, 082147454248 Tinggal Pake,087861858987 Prbd A.BP.001.04.16.0001428 Hub”081239293301/081805608587 VII/1 Dps,Hub.081236286222 B.BP.164.04.16.0000790 B.BP.141.04.16.0000795 A.BP.001.04.16.0001601 Rmh Mewah 9A Lt2 Jl.Utama ada A.BP.001.04.16.0001577 APV 2011 Red Burgundy 110Jt Jazz Manual’12 Putih Asli Bali Great Corola’95 IjoMet Mulus Rmh Baru 60/100 Jl5m,685Jt Isi Kos2an 18Kmr,081337844499 Smst Baru,Pribadi,081338731007 Mulus Pribadi.082144444045 A.BP.001.04.16.0001626 PuriGading Jimbaran 0811385346 VR17 56,5Jt 081239587125 B.BP.154.04.16.0000783 A.BP.001.04.16.0001629 A.BP.001.04.16.0001641 BUC Rmh LT 1,6Are Harga Nego A.BP.001.04.16.0001138 Jazz RS’13 Matic Hitam Asli DK APV X 05 Htm Mulus 77Jt Jl.P. Lok Abianbase Dlg Hub:08123933 Rmh Br Jadi 3KT 1KM Tp.65/100 Inova’2013 Hitam,Mulus Hub.081239022455 Galang Pamogan 081239587125 Jl.Siulan Dps 08123833999 2525/087761496802 Terawat Hub.085333896829 A.BP.001.04.16.0001593
PERCETAKAN
A.BP.001.04.16.0001639
SERVICE
PATEN & MEREK
DIJUAL MOBIL
Konsultan Paten Terdaftar
HONDA
Melayani Pendaftaran : PATEN MEREK HAK CIPTA DESAIN INDUSTRI Hub :
HP. 0851 0144 0677 081 6471 0459 Telp. 8448032 C.0000763-SRV
G.0002601-PRC
SPA
SERVICE TV PANGGILAN
0817563986, 085100515078 www.mitrahaki.com email: info@mitrahaki.com C.0001320-PM
INTERIOR
TV
I
NS RA GA
DP 35jt BRIO NEW JAZZ DP 65jt MOBILIO DP 33jt DP 65jt BR-V
HR-V DP 71 087861965007 HUB : 081337281539
POMPA AIR
SUMUR BOR MESIN CUCI WATER HEATER
HUB. PAK KADEK :
PANGGILAN MURAH BERGARANSI
TOYOTA ETIOS | ALTIS | HILUX | COMMUTER MENANGKAN PAKET LIBURAN NEW RUSH KE CHINA DP 33Jtan
FREE AKSESORIS KREDIT S.D 6TH BISA TUKAR TAMBAH
C.0000901-MBL
Proses Cepat & Mudah Bisa tukar tambah
DIJUAL MOBIL
GEMILANG APRIL NEW AGYA
Terima tukar tambah TERSEDIA: RUSH | YARIS | DLL 081 936 222 166 081 320 029 897 081 916 114 442 C.0000238-mbl
T 1H 20A @30Jt/A Kristal Bay Desa Sakti Penida 081236296636
TOYOTA PROMO APRIL
READY STOCK Semua serba mahal?.........Kata Siapa? Khusus buat Anda Agung Toyota Tabanan Berikan Promo DP 7 JT -an untuk Avanza ambil paket iritnya di Bulan ini selagi stock tersedia
GRAND PRIZE 1 Mobil NAV I | 10 Unit Motor
HADIAH LANGSUNG Samsung S7 / Emas @10Gr/ LED TV 32" / Mesin Cuci / Voucher Service
081237689237 / 081805361681 / 081337756941 Bunga 0,4%, Tenor s/d 7Th, bisa tukar tambah C.0000835-mbl
5Jt
DP
A.BP.001.04.16.0001255
A.BP.001.04.16.0001313
A.BP.001.04.16.0001557
TERIMA TUKAR TAMBAH
6
AGUS
SUZUKI
BIRO JASA
WC SERVIS BERGARANSI
PAK
KOMANG
SYARAT MUDAH
DP
20
Jt-an
CV. KENCANA PERTIWI TEKNIK
BIRO JASA
083114627667 / 081239725686
RAJA MAMPET
KONTRAKTOR
50
/HARI
TOYOTA DISKON
BESAR! GRAND NEW AVANZA
DP MURAH ERTIGA
PICK UP
READY: APV | SPLASH | KARIMUN | SWIFT
082 341 303 131 C.0000711-MBL
18
Jt
BONGKAR
PASANG 200RB FREON 24 JAM CUCI AC ALAM INSTALASI SIANG/M SERVICE LISTRIK BERGARANSI DLL ISI
C.0000911-AC
KURAS MENGATASI
WC GARANSI
CLOSET SALURAN AIR WASTAFEL DLL TANPA BONGKAR
HUB 081 933 098639 081 238 503 877
RUPA-RUPA
BELI EMAS Emas, Silver & Platinum Rusak, tidak ada surat, berat kecil sekali, Mau Jual??
TERIMA KURAS - BERGARANSI
081 239 534 731
I LOVE EMAS
C.0000605-brj
C.0001235-BRJ
AHLI SUMBAT
Jl. Gunung Soputan 36B Denpasar Barat Telp. 082 14 666 0000, (0361) 8466343 Buka jam: 09.00-22.00 wita, Senin Libur C.0002246-rpa
REBUT PASAR STRATEGI SUKSES 2016
081337666135 082359392760
PROMORINGAN SPECIAL BUNGA
KREDIT S/D 7 TH FREE ACCESORIES BISA TUKAR TAMBAH BONUS HADIAH
PROSES CEPAT & MUDAH
082145293708 / 081916677038 C.0000543-MBL
Pasang Iklan Paket A
C.0001371-BRJ
RAJA SUMBAT ATASI MAMPET
WC GARANSI
Atasi WC Mampet, Saluran Air, Wastavel Dll. Tanpa Bongkar Melayani Nguras
081338633936 C.0001191-BRJ
17 Kali
Paket A : 1 Kolom x 30 mm Rp. 300.000
C.0001185-BRJ
C.0000342-MBL
RB
RUPA-RUPA
PERBAIKAN SIAP DITEMPAT SERVICE + FREON KULKAS BONGKAR PASANG GARANSI
Atasi WC Mampet, Wastavel Dll. 24 Jam SMS ALAMAT LENGKAP TanpaBongkar&ObatKimia HUB: 0822 4796 4577 Kuras WC C.0000533-AC
AHLI MAMPET
AC
EVER COOL - SPECIALIS
BALI LANCAR AC
A.BP.001.04.16.0001632
A.BP.001.04.16.0001598
Muat
08176638278 081216529883
LAN
CICI
A.BP.001.04.16.0001637
Jl Ruko Lt2(5x18)Soputan I No. 23 H:1,7M Tlp.085338259869 Own
Koran Bisnis Bali, Denpost & Portal Denpost
GREAT XENIA Jt
BONUS ACCESORIES DISKON SPECIAL PROSES KREDIT CEPAT READY STOCK
A.BP.001.04.16.0001607
A.BP.001.04.16.0001589
5Jt
DP
B.BP.001.04.16.0000076
DIJUAL RUKO !Djl 2 Ruko Jl.Utama Goa Gong Dkt Kampus 1,3MNg,081337270111
Tnh 1Are Pnggr Jl Raya Sibang Tanah 2,38 Are Taman Priskila KLUNGKUNG A.BP.001.04.16.0001615 BUC Buduk Badung No.1,081237525533 Djl Rmh Br 440Jt Dp20% Kredit dkt Jembatan 081237070478 Ruko 2unit Lt2 Lws 1are strateA.BP.001.04.16.0001179 A.BP.001.04.16.0001416 20Thn Kamasan Hub.0818557299 !!!Petitenget Dkt Pantai 2A,7A Tn 8APuriGadingJimbaran/A500Jt gis 450Ng Tabanan 087760443218 A.BP.165.03.16.0001159 A.BP.167.04.16.0001585 Akomodasi Wisata 081338977777 Ng ViewLautStrtgs 087862392060 A.BP.001.04.16.0001511 A.BP.001.04.16.0001622 DISEWAKAN RUMAH DISEWAKAN VILLA 4Are Sekar Tunjung X Gatsu Tmr Tnh 1-3A Aspk Perm Mudutaki Dikont Rmh 2Lt di Pd.Sambian Sewa Vila di Sanur Jl.Kutat 10+30A Tnh Sawah,085100840907 Dlg HP:081246515908 Furniture, Kitchen Set,Air Lestari 3KT+Pool 081236855640 B.BP.141.04.16.0000799 A.BP.001.04.16.0001594 A.BP.001.04.16.0001552 Panas-Dingin,4KT,Grs,75Jt/Thn Dijual Tanah 3,6Are Lok Jl. Tnh 1-5A Aspk Perum Rajawali Nego Hub:08174720535 Bedahulu Dps Hub.081246204689 Raya Tabanan H:085101866136 B.BP.004.04.16.0000614 SEMINAR A.BP.001.04.16.0001616 A.BP.001.04.16.0001595 Dikont Rumah Jl.Saridana No.17 Pskologi.Atasi sgl mslh dlm Hdp Dijual Tanah kavling Ls 1,8Are Tnh 3,2A @675Jt LC.Kargo cck Mnimlis Siap Huni 081933105080 Tabanan Pesiapan. 081338617554 Gdg&17A@525Jt Prm Bumi Jmbaran Knsltasi Private 081337100093 A.BP.001.04.16.0001431 A.BP.001.04.16.0001336 Asri(Dpn F.E Unud)085739044777 A.BP.001.04.16.0001609 Dikont.Rmh: Jl.P.Saelus II Gg. Dijual Tnh Kavling Jl.Raya A.BP.001.04.16.0001631 BIRO JASA Mawar 9 H.081236120011 jam 5 Padonan-Dalung LT.1,39;1,57: Tnh Kebun di Abiansemal Badung Adi Dewata Sda B.Siter,S.Jompo, sore Harga 30jt/tahun 2,35:1,5Are Rp.425Jt/Are Nego Jl.6m 15A/60Jt Ng Bisa Beli 1/2 A.BP.001.04.16.0001452 PRT,Driver Pglmn 081236307378 Krd/Cash Hub:08977303385 Hub.08970204698/085100566896 Dikontrakan Rmh Lt2 Jl.Bisma A.BP.001.04.16.0001627 A.BP.001.04.16.0001581 081239678388/081353356996 BUC No.22 Hub.081999714366 A.BP.001.04.16.0001360 KARTU KREDIT A.BP.001.04.16.0001560 DISEWAKAN TOKO Djl Kav Baru 1 Are Bitra Gianyar Tarik Tunai&Talangan Kartu KreKont Rmh 3KT 2KM Noja Indah A4 Dikont Toko 3Blok Gn.Andakasa Jln 5 Mtr Hub:081999025757 dit Visa/Master H.081285987839 Dgn Furniture 085230016396 A.BP.001.04.16.0001061 Penamparan TT Mbl,085100856999 A.BP.001.04.16.0001354 A.BP.001.04.16.0001273 B.BP.141.04.16.0000777 Djl Tnh 5A,Pndsi Klling Jl4mtr Rm dikontrakan 3KmTdr,2KmMdi AndongPeliatan Ubud08123803450 KEHILANGAN DISEWAKAN RESTORAN AC AirPanas Hb081916214440 Snr Hilang Ijasah SD-SMP AN. Sri A.BP.001.04.16.0001612 Restaurant Over Kontrak di Jln B.BP.135.04.16.0000801 Jual Tanah 2,4H 24Are,21Are, Kartini yg Menemukan Monkey Forest Ubud.Saat ini Pinggir Pantai Tejakula 15Are Hub:082147574609 DIJUAL TANAH Masih Beroperasi,Kontrak Masih A.BP.001.04.16.0001559 Jl.Ry Bona,1H Pupuan,2x1,7Are Jual Tanah Luas 1,18 Are di PeruBerlangsung Th2018.Hrg PerpanMissing Dog Pug Wrn Cklt Gemuk Tkd.Balian,Rumah 3,6Are Jln mahan Multi Jadi Permai Sanggujangan Bs Nego Lgs ke Pemilik lan Tabanan Hub.081236308787 Drupadi H:08123913214 Pmlk Lgs Yg Berminat Hub:081338176905 Eny 081934322533 dpt Imbalan
C.0000602-BRJ
C.0001142-MBL
Dapatkan PROMO menarik
Murah Jl Cpt Timur Puspem Bdg 1-2A Jl5m Pav.081337332121Nego
A.BP.001.04.16.0001149
081236529577
DP 21 JT-AN* DP 19 JT-AN* DP 15 JT-AN*
08113850048 / 089618882000 *) Syarat & Ketentuan berlaku.
Rumah 3 Kamar Jl.Gurita IV/3 Hub.081805312706
C.0000541-mbl
DP NEW RUSH
INFO : CHRISTIN ANDA TELP KAMI DATANG
NEW AGYA DP 15 Jt-an*
Kav 225Jt/A Jl Mobil Trima SHM Batubln 2+4 300Jt 087761245398
AYLA ALL NEW YARIS
Urusan Toyota Jadi Mudah
Tnh Kvl di Mengwi 65Jt/A & 145Jt/A Bs Kredit 087862450004
085100870732 | 081999884503
PROMO DAIHATSU
C.0002047-SRV
Bali Jl. Pertulaka No. 28X Br. Peninjoan, Desa Peguyangan Kangin, Denpasar Utara T : 081327413385 081999278882 C.0002237-BBN
STOK TERBATAS
PICK UP
085101704628 | 081936006001
CV. Tiga Sampoerna
WAGON R Dp. 10Jt-an
C.0001085-mbl
BINTANG SERVICE
BAHAN BANGUNAN
BISAO NEG
Angs. 96rb/hari Angs. 50rb/hari Jt
08113802553 | 087761341277
C.0000807-SRV
SUZUKI TOP MOTOR
Free Cicilan 1 X
AGYA DP 15Jtan
082 144 495 421 081 5470 9697
DIJUAL MOBIL
FREE SERVICE + OLI, SPARE PART 3 TH
YARIS DP 30Jtan
SEGALA MERK
A.BP.001.04.16.0001505
A.BP.001.04.16.0001461
A.BP.001.04.16.0001642
Rmh Lelang T120/144 mnls Gatsu Jl6M 1,25M Ng AC2 081999274555
A.BP.001.04.16.0001619
A.BP.001.04.16.0001623
DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk
B.BP.141.04.16.0000797
Nissan March’11 AT Slvr asBali Tgn1 Hrg 99JtNego,085101855556
SUZUKI PERMAI GATSU
ATASI
BMW
Dijual BMW S528i Th’98 Hitam Istimewa 081999788804
WC
GARANSI 1 BLN Simp XL
MAMPET
- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS
081236711931 08175782707
C.0000987-BRJ
ANEKA USAHA DEPO BANGUNAN CCTV AC MARMER KAMPUS KURSUS SEKOLAH DISTRIBUTOR
Paket B : 2 Kolom x 50 mm Rp. 500.000
Pasang Iklan Paket B ANEKA USAHA DEPO BANGUNAN CCTV AC MARMER KAMPUS KURSUS SEKOLAH
DISTRIBUTOR VARIASI MOBIL SPA RESTO BIRO JASA KULINER ARTSHOP RUMAH SAKIT
Hitam Putih Paket C : 2 Kolom x 100 mm Rp. 600.000
Pasang Iklan Paket C ANEKA USAHA DEPO BANGUNAN CCTV AC MARMER KAMPUS KURSUS SEKOLAH DISTRIBUTOR VARIASI MOBIL SPA REFLEKSI RESTO BIRO JASA DISTRO FACTORY OUTLET HOME INDUSTRI
CAFE ALAT KESEHATAN RUMAH TANGGA HOTEL DEALER SEPEDA SEPEDA MOTOR MOBIL ALAT BERAT SUMUR BOR JASA SERVICE KOMPOR GAS WC MAMPET RUMAH SAKIT KULINER ARTSHOP
Marcomm HP. 081 138 85168 Bagian Iklan Depost, Jl. Kebo Iwa 63A Denpasar, Telp. 0361-416669 Bagian Iklan Bisnis Bali, Jl. Kebo Iwa 63A Denpasar, Telp. 0361-416657 Customer Iklan Bali Post, Jl Kepundung 67 A Denpasar, Telp. 0361-225764 MFI.4KOL.RPA.rebut pasar strategi sukses bw
18
REKREASI
Minggu Paing, 17 April 2016
TTS Bali Post
Pertanyaan Mendatar 1. dan 9, 4. dan 11. judul buku Karangan RA Kartini 8. Hambur (Bali) 10. Dibalik : Senapan mesin Ringan 13. Dibalik : Iuran 14. Dunia (Bali) 15. Dibalik : Piket 17. Gayung 19. Jangan sekali-kali mencoba yang satu ini 22. Oh My God 23. Sebuah kota besar di negeri Van Oranje 26. Sesaat 29. Sejenis Kue dari terigu 31. Tumbuk agar lumat (Bali) 32. Dibalik, kabupaten di Jawa Tengah yang terkenal dengan ukir-ukirannya 33. Pengguguran kandungan 35. Dibalik, alat penangkap ikan 36. Di dalam atau bagian dalam 37. Daun enau (Bali) 38. Tata bahasa 39. Dibalik : Bor kecil
1
2
3
4
5
6
7
8 9
10 11
12
13
14 15
17
16
18
19
20
21
22 23
24
25 29
26
27
28
30
31
32 33
34
35
36 37
38
SPT2016
Menurun : 1. Dibalik : Mutahir 2. Panu (Bali) 3. Bintang meledak ukuran besar 4. Patuh 5. Ongkos Atau Biaya 6. Balok yang dipasang tegak 7. Turunan kawin silang dari dua jenis berbeda 12. Telut (Inggris) 15. Sejenis Tarian di Klab malam atau Diskotik 16. Timba air dari sumur (Jawa) 18. Ini (Bali) 20. Nama Putri sejati, Putri Indonesia, Harum namanya 21. Bara (Bali) 23. Hantu penjaga rumah, pohon besar dsb 24. Dibalik : salah satu jenis terbitan berkala 25. Mutlak 27. Planet kelima tata surya kita 28. Prajurit 30. Bingkai 34. Pembebasan dari tuntutan hukum (Arab)
39
KUPON TTS No.242 Ketentuan Menjawab
Pemenang TTS No. 240
Jawaban di tulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 242 dan cantumkan identitas lengkap serta no telepon/Hp. Kirim ke Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 23 April 2016. Pemenang diumumkan pada Bali Post Minggu 1 Mei 2016. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang @200.000, dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga ( 2 dewasa + 2 anak ). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos.
Jawaban TTS No. 240 Mendatar 1. Komodor 4. Standar 7. Edi (Ide) 8. Niru 9. Frontal 11. Pungli 13. Enca (Acne) 15. Lai 16. ILC 17. Nasi 19. Spring 22. Aspirant 23. Ngangget 25. Lempad
28. Koli 29. Aji 30. SOS 31. Kina 33. Turtle 35. Awatara 36. Lait 37. SGO 38. Intuisi 39. Geopark Menurun 1. Konte 2. Okupasi 3. Reng
4. Sifilis 5. Aborigine 6. Relocated 10. Taigalp (Plagiat) 12. Neng 14. NIP 18. Santo 19. Singasari 20. Realita 21. Negosiasi 24. Ekstasi 25. Liat 26. Mekelep 27. ASN 32. Antik 34. Reog
1. IGNA Purnama Putra Desa Sulang Dawan, Klungkung 2. Ni Kadek Sri Purnama Jl. Brigjen Ngurah Rai No. 59 Bangli 3. Nyoman Gede Nurwita Perum Puri Ayodya Pandak Gede, Kediri Tabanan 4. Ni Luh Asrini Jl. Ngurah Rai no. 52 Amlapura karangasem 5. Mudana Br. Anggar kasig Ds. Medahan Blahbatuh Gianyar
1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar Nama : Sang Made Widarta Alamat : Jl. Goa Gong Jimbaran Perum Puri Udayana No. 12
”Sampi Gerumbungan” Daya Tarik Wisata Tradisi di Buleleng TRADISI pertunjukan sampi (sapi) gerumbungan memiliki daya tarik dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara di Buleleng. Umumnya ditampilkan masyarakat di lapangan Desa Kaliasem Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng. Penampilan sampi gerumbungan sering didukung Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Buleleng, ke dalam wadah kegiatan. Kepala Disbudpar Buleleng Ir. Nyoman Sutrisna, M.M., mengatakan, sampi gerumbungan mempunyai daya tarik untuk menggaet kunjungan wisatawan mancanegara. Mereka bahkan menyempatkan diri mengagendakan kunjungan ke Bali Utara, jika pemerintah melakukan lomba sampi gerumbungan. Sampi atau
sapi digunakan berjenis jantan dan telah dirawat khusus melalui serangkaian latihan. “Sampi gerumbungan ini memang memiliki daya tarik, kami akan berkoordinasi lagi dengan desa adat setempat. Jika diperlukan dan minat pecinta sampi gerumbungan banyak, dapat kami adakan kegiatan ke depannya,” ujar Sutrisna, dikonfrimasi, Sabtu
(16/4) kemarin. Digelarnya tradisi sampi gerumbungan di Buleleng, menyerupai tradisi menggunakan sapi atau sejenis kerbau di Madura maupun Makepung di Jembrana. Sampi gerumbungan sebelumnya sudah pernah dilombakan di lapangan Desa Kaliasem, memiliki nilai tradisi tinggi. Dua ekor sampi gerumbungan dipacu di arena pelombaan dan diberi vitamin atau pakan khusus. “Pertunjukan sampi gerumbungan sangat unik dan ini adalah khazanah tradisi dimiliki Buleleng,” ucapnya. Keindahan penampilan
sewaktu lari kencang sampi gerumbungan, dilengkapi ornamen lampit atau menyerupai pembajak sawah di bagian tengah kedua sapi. Lampit digunakan pengendali sapi, agar tidak berlari ngawur atau keluar dari arena pertandingan. “Lampit umumnya dipakai membajak sawah dan itu dijadikan lampit rekreasi untuk lombalomba. Kalau biasanya dipakai petani membuat tanah sawah menjadi gembur,” kata Sutrisna Mantan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Buleleng ini. Pihaknya menuturkan, kepala sapi diberi variasi hiasan bendera berbagai ukuran sedang dan kecil. Ada pula ukiran menyerupai mahkota di atas kepala sapi, berwarna keemasan menambah daya tarik. Bunyibunyian keroncong tidak
ketinggalan di leher sapi, waktu berlari suaranya merdu dan dipadu gamelan baleganjur dari sekaa gamelan di pinggir lapangan. “Dua sapi waktu berlari kepala dan ekornya berdiri dengan tegak memiliki dinilai tinggi juri. Ke empat pasang kaki sapi, berjalan beriringan rapi dan supaya kencang dipakai pecut supaya makin kencang larinya. Wisatawan usai lomba banyak mencoba menaiki dan mengobati rasa penasarannya,” tandasnya. (kmb34)
JUAL BELI PROPERTY
RUMAH / TANAH / HOTEL / VILA Bisnis Bali, DENPOST PROPERTY Djl Rmh Lt. 90m2 lok Jl. Buana Raya Perum Surya Buana No. 100 Hub. 081234659910
TEMUKAN PEMBELI POTENSIAL PARA PEBISNIS NASIONAL GLOBAL MELALUI IKLAN BARIS BERGAMBAR FULL COLOR DI Bisnis Bali DAN DENPOST HANYA
RP. 110.000,-
Djl Rmh Lt. 90m2 lok Jl. Buana Raya Perum Surya Buana No. 100 Hub. 081234659910
Iklan Property Anda Dimuat Sebulan Penuh Di Bisnis Bali dan DENPOST
Ketentuan: Hanya berlaku untuk iklan properti perorangan Bila properti anda laku, penggantian materi dengan properti lain cukup hanya dengan menambah rp. 50.000,- dan dimuat hingga kontrak berakhir. Bali Post/dgk
Sampi gerumbungan - Tradisi sampi gerumbungan menarik minat kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali Utara. Sampi gerumbungan sempat dipertunjukan Disbudpar Buleleng, di lapangan Desa Kaliasem Kecamatan Banjar, Buleleng.
Hubungi
Wiwik Yulandari(Marcomm) HP. 081 1397 6363 Bagian Iklan Denpost, Jl. Kebo Iwa 63A Denpasar, Telp. 0361-416669 Bagian Iklan Bisnis Bali, Jl. Kebo Iwa 63A Denpasar, Telp. 0361-416657 Customer Iklan Bali Post, Jl. Kepundung 67 A Denpasar, Telp. 0361-225764 G.0000620-rpa
19
Minggu Paing, 17 April 2016
Hanya Hadir Dari Hal. 1 Sementara petugas Disdikpora kota/kabupaten dan provinsi yang dikirim ke sekolah tugasnya bukan memantau fakta di lapangan, melainkan hanya mencari tekenan kasek bahwa dia hadir saat UN. Pengamat pendidikan yang juga Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar, Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M., mengaku kasihan dengan sekolah yang secara tertib menjalankan UN secara berintegritas dirusak akibat ulah segelintir siswa. Jika ini terjadi, kata kepala SMK PGRI 3 Denpasar ini, tujuan dari evaluasi pendidikan tak tercapai karena tes atau ujian dilakukan untuk mengukur sejauh mana keberhasilan belajar siswa dan mengajar guru. ‘’Ini harus dievaluasi pada UN SMP mendatang,’’ ujarnya. Hal itu dibenarkan oleh Ketua PD PGRI Bali, Dr. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd., bahwa evaluasi dilakukan untuk membedakan siswa yang pintar, sedang, dan kurang mampu. Makanya UN harus dijalankan secara objektif. Bagi dia, semua komponen tak perlu saling tuding kesalahan. Fakta ini bisa dijadikan pedoman agar ke depan
semua komponen berkomitmen menjalankan UN secara berintegritas. Sejumlah peserta UN mengaku salahnya pemerintah membuat paket soal UN yang sama, sekalipun dibuat dalam paket berbeda. Soal sama, hanya nomornya diubah. Dengan demikian, memungkinkan siswa bertanya kepada siswa lain. Kesalahan lainnya, nilai UN dipakai untuk mencari studi lanjut baik ke SMP, SMA, dan PTN dengan mengabaikan kejujuran. ‘’Wajar saja kami kerja sama siapa tahu dapat nilai UN tertinggi nasional bisa bebas diterima di mana saja,’’ ujar salah seorang siswa. Tindakan Tegas Pengamat pendidikan Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si., IAI., menilai perlunya tindakan tegas jika peserta membawa atau memanfaatkan Hp saat ujian berlangsung. Pengawas bisa menjadikan barang bukti, selanjutnya siswa dikenakan sanksi, bisa berupa tidak lulus mata ujian saat itu, dan yang lebih ekstrem lagi yaitu tidak diperkenankan mengikuti ujian dan disarankan mengikuti ujian susulan atau ujian paket C. “Bila siswa berhubungan
dengan bimbingan belajar, usaha tersebut bisa dicabut izinnya. Jika dengan guru kelas, guru tersebut dipindahkan ke daerah pinggiran. Sanksi bagi pengawas, mulai dari dipindahkan, tidak naik pangkat sampai dengan dipecat. Ingat guru adalah profesi. Bagi orang-orang yang menyandang profesi harusnya profesional dan menjunjung integritas yang tinggi dan tulus,” tegasnya. Soal siapa yang salah, apakah siswa, guru, atau pengawas UN, menurut Ketua Dewan Pendidikan Kota Denpasar ini, semuanya salah. Karena, keberanian dari para pihak yang melanggar dilatarbelakangi oleh beragam motivasi namun dia menyayangkan terjadinya pembiaran ini. Model begini, kata dia, akan menyesatkan dan mengubur cita-cita luhur dalam memajukan pendidikan nasional. Bagi dia, sanksi yang paling menarik adalah sanksi sosial dengan mengumumkan namanama siswa dan guru pengawas yang bermasalah di media massa. ‘’Sungguh memalukan jika temuan Ombudsman yang sangat independen dianggap angin lalu. Mau ke mana masa depan anak-anak bangsa ini akan dibawa,” ujar Rumawan. (sue/win)
Peran Pengawas Dari Hal. 1 TIA juga menggarisbawahi peran para pengawas agar serius dalam mengawasi jalannya ujian. Kalau memang ada larangan siswa membawa handphone, semestinya pengawas tegas melarang. Sementara bagi siswa yang masih kedapatan mencontek, TIA menilai wajar sepanjang masih ada dalam koridor. “Jangankan anak-anak mahasiswa S-3 mau ujian ada nyontek. Manusiawi itu sepanjang masih ada dalam koridor. Tapi ini kan seperti ulangan harian biasa, tidak menentukan kelulusan. Itu yang seharusnya lebih banyak disosialisasikan kepada anak-anak kita bahwa UN tidak sebagai penentu kelulusan, tapi mengutamakan kejujuran,” jelasnya. Sekretaris Komisi IV DPRD Bali, Nyoman Budi Utama, mengatakan, Bali mendapat peringkat 21 dalam hal kejujuran untuk UN. Pihaknya sangat menyayangkan karena tahun-tahun sebelumnya, pelajar dari Bali selalu ada dalam deretan
peraih nilai UN tertinggi nasional. “Bali prestasi nomor satu, tapi tingkat kejujurannya nomor sekian. Ke depan, kata dia, siswa perlu diberikan edukasi agar saat ada kecurangan seperti beredar kunci jawaban, merekalah yang pertama harus teriak,” ujarnya. Di sisi lain, lanjut Budi, siswa juga harus diberi pemahaman tentang tata tertib ujian. Bagaimana agar mereka taat pada tertib seperti tidak membawa handphone ke dalam ruang ujian. Anggota Fraksi PDI-P DPRD Bali, Ketut Kariyasa Adnyana, melihat tujuan revolusi mental melalui pendidikan berkarakter masih belum bisa terwujud lantaran masih adanya pelanggaran UN. Padahal, pola UN tahun ini diubah agar ada bahan evaluasi untuk menentukan berjalan atau tidaknya program sekolah, termasuk para guru. “Kalau tetap terjadi kecurangan, pelanggaran UN, bagaimana kita mengevaluasi sekolah itu akan bagus
atau tidak? Terutama dalam proses belajar mengajarnya. Nah, tentu ini adalah sesuatu yang tidak bagus bagi dunia pendidikan,” ujarnya. Kariyasa khawatir sekolah mengejar kelulusan 100 persen hanya untuk dianggap bagus oleh masyarakat. Di sisi lain, temuan pelanggaran UN di Bali sebetulnya membentuk citra negatif. Seolah-olah ada permainan dalam pelaksanaan UN di tahun-tahun sebelumnya, sa a t UN ma sih m enja d i penentu kelulusan. Kondisi ini mesti diperbaiki utamanya oleh Disdikpora, secara komprehensif dari atas ke bawah. “Sebenarnya tahun ini kan sudah dimudahkan sekali. Kalau masih ada temuan berarti ada yang salah dalam proses pendidikan kita. Ini harus terjadi perubahan karakter, perubahan mental daripada pelaksanaan sistem belajar mengajar baik dari kepala sekolahnya, gurunya. Tidak seperti dululah, walaupun umpamanya nilainya jelek tapi itu ada rasa kejujuran,” jelasnya. (kmb32)
Garuda Wisnu Dari Hal. 1 “Arca Garuda Wisnu Kencana sangat langka karena setelah diteliti ini berasal dari abad ke-14,“ ucap mantan Ketua Balai Arkeologi (Balar) Bali ini. Dari peninggalan yang bersajarah itu, sejak enam tahun lalu, Pura Dalem Pingit di-sungsung oleh seluruh krama di Desa Pakraman Bedulu. Sebelumnya, Pura Dalem Pingit yang berada di sebelah timur setra itu, hanya di-emong oleh keluarga Jro Mangku Timbal. “Sejak enam tahun silam, Pura Dalem Pingit diserahkan ke krama Desa Pakraman
Bedulu dan seluruh warga sepakat dan menyambut positif, termasuk melakukan perbaikan hampir seluruh palinggih yang ada. Sementara keluarga Jro Mangku Timbal tetap sebagai pemangku pura,“ sambung Bendesa Desa Pakraman Bedulu, I Gusti Made Ngurah Serana. Sementara Jro Mangku Tinggal menjelaskan, arca Garuda Wisnu Kencana di Pura Dalem Pingit distanakan di Palinggih Ratu Susu. Diungkapkan bila di tempat itu banyak warga, khususnya para ibu bersembahyang karena diyakini dapat memperlancar proses menyusui bayi. “Kehadiran ibu-ibu itu,
biasanya untuk memohon agar air susu ibu yang sedang menyusui lancar dan sehat,” jelasnya. Menurutnya, keberadaan arca Garuda Wisnu Kencana pada Palinggih Ratu Susu memberikan kesejahteraan. Terlebih selama ini diketahui Wisnu sebagai simbol pemelihara. “Ini seperti yang banyak tertuang dalam kitab suci, Wisnu Dewa yang menjaga alam. Jadi, dengan air susu yang sehat maka manusia bisa tumbuh dengan baik. Tetapi ada pula yang menafsirkan ini seperti susu dari Lembu Nandini yang senantiasa memberikan kesejahteraan,” tuturnya. (nik)
Tak Dibayar Dari Hal. 1 Gerakan ini dari awal berdiri sendiri semua dibiayai dari sumbangan individu yang dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya. Soleh Solihun, komika yang namanya melenggang di pentas stand up nasional mendukung gerakan tolak reklamasi Teluk Benoa dan merelakan hadir ke Bali meskipun tidak dibayar. “Saya tidak ingin Bali seperti Jakarta, karena saya datang ke Bali karena keunikannya bukan karena gedung dan hotel mewah. Kalau di Bali isinya hotel mewah apa
bedanya dengan Jakarta, keunikan Bali yang dicari wisatawan untuk datang ke Bali” ungkapnya disambut tepuk tangan meriah penonton. Seperti diketahui, gerakan tolak reklamasi Teluk Benoa telah berjalan tiga tahun. Berbagai elemen masyarakat Bali mulai dari Pasubayan Desa Pakraman/Adat Bali, pemuda adat, komunitas, mahasiswa, pelajar, seniman, dan individu tanpa kenal lelah terus menyuarakan tolak reklamasi Teluk Benoa. Masyarakat Bali berharap Presiden Joko Widodo membatalkan proyek reklamasi
Teluk Benoa dengan mencabut Perpres No. 51 tahun 2014. “Perpres ini adalah jebakan batman yang dikeluarkan oleh rezim SBY untuk memuluskan proyek reklamasi Teluk Benoa. Sekarang, Presiden Jokowi harus menanggung peninggalan SBY dan kami meminta Jokowi untuk segera mencabut Perpres 51 tahun 2014,” ujarnya. Dalam event ini terkumpul donasi Rp 9,8 juta dan langsung diserahkan pihak panitia kepada perwakilan ForBALI yang diwakili koordinator divisi politik ForBALI, Suriadi Darmoko. (kmb)
Kewenangan Susi Dari Hal. 1 Di bidang pariwisata, Indonesia memiliki alam dan kuliner yang menjadi andalan. Hal ini menjadi faktor tumbuh kembangnya pariwisata yang meningkat 5 persen setiap bulan. Sementara itu, kewenangan reklamasi Pulau G atau Pluit City, Pulau F, I, dan K, di Teluk Jakarta, dan daerah lainnya antara pemerintah pusat dan daerah masih diperdebatkan sejumlah pihak. Menurut Ketua Umum Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia, Riza Da-
manik, dalam hal pengelolaan kawasan strategis nasional (KSN), termasuk DKI Jakarta dan Teluk Benoa, maka kewenangannya ada pada pemerintah pusat yakni Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). “Kalau kita merujuk pada Undang-undang nomor 1 pasal 50 tahun 2014, perubahan dari Undang-undang 2007, ini jelas sekali bahwa menteri KP berwenang memberi dan mencabut izin (lokasi reklamasi),” ujar Riza dalam diskusi tersebut. Menteri KKP Susi Pudjiastuti berhak mencabut izin
lokasi. Oleh karena itu, Riza mengatakan, kewenangan tersebut tidak perlu diperdebatkan lagi. Pasalnya, hal tersebut bukanlah berasal dari interpretasi hukum yang berbeda antara pusat dan daerah. Saat ini, proses hukum reklamasi di Jakarta sampai pada pembahasan Raperda Perda Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta dan Raperda Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulaupulau Kecil (ZWP3K). Namun, DPRD DKI memutuskan menghentikan pembahasan tersebut hingga 2019 mendatang. (kmb)
Rekayasa Dari Hal. 1 Menurut Supartha apa yang ditemukan pihak ORI ini merupakan kasus (permasalahan) tahun ke tahun. Disdikpora sudah menyampaikan aturan dan protap pelaksanaan UN secara resmi. “Jika pada akhirnya ditemukan permasalahan, itu kami kira sebagai kasus, tidak bisa digeneralisasi. Pihaknya juga menduga adanya rekayasa tertentu oleh pihak-pihak yang memang ingin mencari keuntungan dalam pelaksanaan UN,’’ tegasnya. Di Bangli pelaksanaan UN yang diikuti 2.322 peserta, secara umum berjalan lancar. Hanya, sejumlah siswa di beberapa sekolah ditemukan melanggar aturan UN yakni membawa handphone ke dalam ruang ujian. Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Banglli A.A. Gede Raka, Sabtu (16/4) kemarin, mengatakan pelaksaan UN sesuai POS (prosedur operasional standar). Hanya, saat memantau jalannya UN hari pertama, pihaknya sempat menemukan adanya sejumlah siswa di salah satu sekolah di Tembuku yang membawa HP ke dalam ruang ujian akibat ketidaktahuan siswa. A.A. Raka berpendapat bahwa meski saat ini UN sudah tidak lagi menjadi penentu kelulusan siswa, namun UN tetap perlu dilaksanaan. Alasannya karena dengan UN, pendidikan sebuah sekolah bisa diukur. Kadisdikmudora Tabanan, Putu Santika, menekankan
pelaksanaan UN selalu menekankan agar sekolah bisa menunjukkan integritas kejujuran. Tidak hanya itu, Santika menilai kebijakan UN kali ini dianggap tepat jika dikaitkan dengan PP 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan, di mana mengamanatkan yang menentukan kelulusan adalah satuan pendidikan. “Artinya, sistem pendidikan kali ini bukan lemah tapi memang lebih baik yang sistem saat ini,” katanya. Terkait kecurangan yang masih muncul meski ujian nasional, pejabat asal Gubug Tabanan ini mengakui semua memang kembali pada karakter dan budaya siswa maupun guru. Tak dimungkiri selama ini memang masih ditemukan oknum pendidikan yang berbuat curang hanya agar sekolah bersangkutan tetap mendapatkan citra yang baik di masyarakat karena para siswanya lulus dengan hasil memuaskan. Di Kabupaten Tabanan sendiri diakuinya selama pelaksanaan ujian nasional jenjang SMA/SMK tidak ada laporan ataupun temuan Ombudsman. Meski demikian, pihaknya akan terus meningkatkan kualitas pendidikan yang ada. Apalagi untuk penerapan UNBK sendiri di Kabupaten Tabanan sudah dilaksanakan di empat sekolah yakni SMAN 2 Tabanan dan SMKN 1, 2, dan 3 Tabanan. “Untuk SMP belum ada yang siap, tapi akan terus kita dorong agar paling tidak tahun depan sudah ada yang bisa melaksanakan UNBK,” ujarnya. (ara,ina,bit)
Kerusakan Lingkungan Dari Hal. 1 Pola pemerintahan seperti ini menjadi kunci yang menentukan apakah ancaman kerusakan lingkungan itu bisa dicegah atau sebaliknya. “Lingkungan ini harus dijaga. Pemimpin Bali harusnya belapati menjaga kelestarian melalui kebijakan yang berbasis lingkungan. Dengan kebijakan ini akan mencegah jangan sampai kerusakan lingkungan sampai terjadi,” katanya. Menurut Ida Pandita, lingkungan yang terjaga dengan baik akan mewujudkan Bali akan lebih damai lagi. Kalau situasi damai itu bisa diwujudkan, maka dengan sendirinya umat yang tinggal di dalamnya akan merasakan kedamaian
itu. Kalau sudah situasi damai, semua aktivitas manusia akan bisa berjalan dan pada posisi itu kesejahteraan masyarakat dengan otomatis terwujud pula. Untuk mewujudkan kedamaian ini tidak bisa diserahkan kepada pemerintah saja. Tetapi kesadaran seluruh umat harus berpartisipasi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Perilaku bersahabat dengan alam dan lingkungan ini perlu ditanamkan dari semua lini kehidupan. “Kedamaian Bali ini harus kita jaga baik oleh pengambil kebijakan dan semua umat. Kalau situasi damai bisa dijaga, maka umat sendiri akan bisa melakukan swadharma masing-masing dalam mewujudkan kesejahteraan,” jelasnya. (kmb38)
Kini, Kalau Telat Makan Lambungnya Tidak Langsung Sakit Lagi Dalam lima tahun belakangan ini sering sekali asam lambung Nyonya Deitje Tamatompol naik, yang membuat lambungnya kerap sekali perih. “Kalau kambuh, efeknya sampai ke kepala. Kepala berdenyut-denyut terus dan saya tidak bisa berkonsentrasi dalam bekerja,” ucap wanita 43 tahun ini saat ditemui 24 Maret 2015 lalu. “Kalau saya sudah terlambat makan, memakan yang asam-asam, yang pedas-pedas, atau yang bersantansantan, sakit mag saya itu pasti langsung kambuh. Padahal, saya bekerja sendirian dari pagi hingga malam,” lanjut ibu dua anak ini. Kendati sudah minum berbagai obat, penyakitnya itu tak kunjung hilang. Namun, dua bulan sebelum wawancara ini dilakukan, seorang tetangganya mengenalkan Madu Bima
99 kepada wanita yang membuka warung sembilan bahan pokok ini. Karena ingin bebas dari gangguan itu, ia pun mengonsumsinya dengan rutin. “Saya meminumnya satu hingga dua kali sehari. Yang rutin di pagi hari, sebelum sarapan,” tutur warga Perumahan Griya Tikala, Jalan Pramuka, Lingkungan I, Kelurahan Taas, Kecamatan Tikala Baru, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, ini. Hasilnya? “Sekarang kalau telat makan tidak langsung kambuh lagi. Telat sedikit tidak masalah. Stamina bertambah sehingga sekarang dalam bekerja saya tidak cepat lelah lagi,” ungkapnya. “Selain itu, dulu liver saya sering sakit. Sekarang so nyandak,” imbuhnya. Rutin mengonsumsi madu akan membuat metabolisme, termasuk metabolisme asam lambung, akan kembali normal. Dari dulu madu sudah dikenal sebagai minuman untuk memelihara kesehatan, karena
Revolusi Mental Dari Hal. 1 ‘’Hal ini terjadi di saat bangsa ini mengedepankan gerakan nasional revolusi mental, salah satu indikatornya adalah kejujuran dalam kemandirian insan Indonesia’’ tegas Pembantu Rektor II Undiksha Singaraja, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd., Sabtu (16/4) kemarin. Praktisi pendidikan ini mengaku tambah miris karena kecurangan tersebut dilakukan secara sengaja dengan tujuan-tujuan nonkependidikan. Seperti pemertahankan posisi (jabatan -red), pencapaian kelulusan 100 persen secara statistik, dan alasan lain yang dimunculkan sebagai alibi pembenaran kecurangan itu sendiri. Ia menegaskan pendidikan pada dasarnya dimaksudkan untuk memanusiakan manusia dalam bingkai nilai-nilai kejujuran. UN dikhawatirkan dilacurkan dengan melakukan ketidakjujuran. Makanya dia menilai ini musibah bangsa dalam konteks pembangunan generasi ke depan. Karena generasi yang dididik dan ditentukan standar kualifikasinya dengan cara-cara yang tidak jujur, nantinya sangat besar peluangnya jadi manusia yang tidak jujur pula. Mengingat semua produk pendidikan itu, berpulang pada bagaimana proses pendidikan itu dilakukan. Ditanya mengenai, siapa yang paling bertanggung madu kaya dengan mineral. K, Ca, Fe, I, Na, S, Cl, P, Mn, dan Mg adalah contoh-contoh mineral madu yang sangat dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan imunitas, memelihara kebugaran, dan meningkatkan vitalitas. Begitu juga asam lemaknya, seperti vitamin B kompleks, vitamin D, vitamin E, dan vitamin K. Kandungan garam-garam mineralnya serupa dengan garamgaram mineral di dalam darah manusia. Bahkan, zat besinya dapat meningkatkan jumlah eritrosit (sel darah merah), sel darah yang paling banyak dan berfungsi membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Madu juga mengandung perangsang biogenik dan zat antibakteri. Vitamin C pada madu berfungsi sebagai antioksidan untuk mencegah penuaan dini. Makin gelap warna madu, makin tinggi kandungan antioksidannya. Saat ini berbagai madu pahit dengan berbagai merek telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo
jawab atas terjadinya kecurangan dalam pelaksanaan UN. Profesor pendidikan ini menyatakan secara diplomatis bahwa kita semua bertanggung jawab atas hal tersebut. Persoalannya adalah mampukah semua pihak secara bersinergi mengurai dan memilah untuk menemukan di mana titik nadir dari proses UN tersebut, sehingga memicu terjadinya kecurangan. “Kecurangan itu terjadi, tentu ada stimulator yang biasanya bersifat terstruktur dan masif. Dugaan saya, kecurangan tersebut terjadi dipicu salah satunya oleh abrasi makna pendidikan di mata masyarakat. Di mana mereka lebih memaknai pendidikan itu sebagai sebuah status atau pencapaian label oleh seseorang, dengan mengabaikan kompetensi dan capaian atas status atau label itu sendiri,” paparnya. Menurut Lasmawan, praktik pendidikan akhir-akhir ini, lebih meletakkan parameter keberhasilannya pada kuantitas, bukan pada kualitas. Kondisi demikian menyebabkan kalangan pelaku pendidikan khususnya sekolah dan administrator berupaya mengejar capaian target statistik bagi kelulusan siswanya, dengan mengabaikan bagaimana mekanisme (proses) pencapaian angka kelulusan tersebut. Di samping itu, lemahnya pengawasan merupakan salah satu faktor yang disinyalir memudahkan kecurangan tersebut terjadi. (dgk) September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Bahkan, saat ini juga tersedia Madu Bima 99 khusus, yakni Madu Kesuburan Pria, Madu Kesuburan Wanita, dan Madu Kecerdasan Otak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99. Distributor Bali 08123644754, Subdist : Jembrana 081936459563, Klungkung 085954158293, Tabanan 087761444100, Buleleng 08174708396 / 0817351071, Karangasem 081239707770, Gianyar&Bangli 081338916680, Denpasar 08123644754, Badung 081999945381
M.0000884-adv-2
balipost (118rb Like) http://facebook.com/balipost
Minggu PAING, 17 APRIL 2016
Tokoh
Gex Kinclong
Denpasar (Bali Post) Merupakan suatu kebanggaan bagi Komang David Darmawan (KDD) dapat menghibur penonton. Apalagi ditambah dengan kegemarannya yang hobi jalan-jalan, membuatnya semakin cinta dengan profesi sebagai pragina. Sebelum menamatkan diri di bangku perkuliahan, David yang lebih dikenal dengan Gex Kinclong telah melanglang buana bersama sekaa-nya yaitu Canging Mas. Hingga kini, ia pun meneruskan profesi yang ia cintai itu. Dalam sehari, ia bisa dua kali pentas. “Enggak merasa capek, apalagi menyesal karena kan dapat menghibur penonton, terus hobi jalan-jalan juga, senenglah intinya,” katanya Sabtu (16/4) kemarin. Selain ngibur ke sana –sini, David kini juga melanjutkan studinya di S2 Pasca-Sarjana UNHI. Tak jarang, kegiatan kuliahnya berbenturan dengan jadwal pentas sehingga membuatnya bingung mengatur jadwal. “Tapi tetap sih kuliah dulu dari jam 4, setelah itu permisi,” tuturnya malu-malu. David juga tak lupa membagi ilmunya pada generasi muda dengan menjadi guru tari di Sekolah Menengah Pertama. Terkadang membuatnya dilema lantaran kegiatan menari hingga dini hari, dilanjutkan dengan kegiatan mengajar di pagi hari. Bisa dibayangkan kelelahan yang dialaminya, tapi David berusaha tetap semangat. Ia mengakui, ada perasaan berbeda yang ia rasakan antara menari dan mengajar. Kerap ia merasakan ketegangan ketika mengajar dibandingkan dengan menari di hadapan banyak penonton. (kmb42) JADI LIKU - Komang David Darmawan (Gex Kinclong) ketika show menjadi liku.
Dekonstruksi Politik Ahok brolan BALE BANJAR ARIDUS membahas Sumber Waras secara tidak waras‘. Penulis berargumen bahwa debat dilakukan oleh kedua pihak tanpa narasumber yang kredibel. Pihak yang anti-Ahok bicara dengan fokus Ahok jelek dan korup harus ditangkap, yang pro sebaliknya menganggap mantan Bupati Belitung Timur itu baik dan jujur. Menyebut dua nama politisi yang hadir malam itu, penulis menilai pembahasan tidak akan waras sebab 99 persen bahasannya memojokkan Ahok yang tidak hadir dalam diskusi. Anehnya, tumben kutonton ILC merehatkan debat sejenak di mana seluruh peserta debat, juga penonton di rumah, diajak menyaksikan keluarnya Ahok dari pintu gerbang KPK. Kalau telewicara dengan narasumber yang tidak hadir di lokasi debat tidak aneh, namun kalau menyaksikan orang keluar dari tempat pemeriksaan, bagiku, sangat aneh,” tutur Rubag. “Ya, awalnya aku juga heran, namun setelah membaca berbagai informasi, aku mahfum. Ternyata kemunculan Ahok keluar dari gerbang KPK tanpa mengenakan rompi oranye, seperti disorot kamera TV, merupakan pukulan kedua bagi para haters yang mendominasi tempat duduk di ILC malam itu. Sebab, ditengarai mereka mengharap Ahok ditetapkan sebagai tersangka. Hari itu, sejak pagi selama 12 jam, Gubernur DKI Jakarta itu di-
periksa KPK terkait laporan audit BPK yang menyatakan pembelian RS Sumber Waras oleh Pemda DKI, Jakarta penuh kejanggalan. Namun, kejanggalan yang dimaksud BPK akibat salah mengacu aturan. Lembaga tersebut menggunakan peraturan kedaluwarsa dan menafikan aturan baru yang digunakan Ahok membeli lahan itu. Aku tidak tahu, apakah ini kekeliruan disengaja atau para pengaudit BPK tidak tahu ada peraturan presiden yang baru di bidang pembelian lahan dan perubahan nilai jual objek pajak (NJOP). Itu terkuak lewat berita berjudul ‘Akhirnya terbongkar! ICW temukan kejanggalan pada audit BPK yang diduga fitnah Ahok‘. Akhirnya, aku berpendapat, berbagai cara dilakukan lawan politik Ahok terkait pemilihan Gubernur DKI, Jakarta, 2017 mendatang. Ini bukan masalah kepo, rempong maupun nyinyir, namun sebagai warga negara, kita harap kejujuran, transparansi, dan etika berpolitik yang baik harus dimulai dari Jakarta. Sebab, ini ibu kota negara dan pusat pemerintahan, kita harap revolusi mental seperti didengungkan Jokowi harus dicontohkan para elite yang otak dan perilakunya berkadar megapolitan. Tidak kampungan seperti dipertunjukkan di ranah publik saat ini!“ ujar Kadek Wahyudita. “Benar, Ahok seperti pendekar tanpa bayangan alias Bu Eng Cu dalam cerita silat versi Asmaraman Kho Ping Ho. Tanpa menabrakkan fisik secara langsung dia merobohkan nyaris semua musuhnya, yang di antaranya menggunakan cara-cara ortodoks dalam berpolitik. Dia seperti meminjam tenaga lawan untuk membuat musuh-musuhnya terhuyung karena terlalu semangat dan emosional untuk menyerang. Isu ras, agama, dan stigma
Grup Band SMAN 1 Singaraja Juara SBH 2016 Singaraja (Bali Post) -
Grup band wakil dari SMAN 1 Singaraja merebut juara pertama dalam kompetisi Singaraja Band Heroes (SBH) 2016 Jumat (15/4) malam di arena Pekan Apresiasi Seni (PAS). Band dari sekolah di jantung Kota Singaraja ini meraih nilai tertinggi 1.010 untuk kategori grup band pelajar. Saat grup band bernomor undi delapan ini mulai pentas sudah menghentak panggung. Penonton lain langsung berjingkrak di depan panggung meski hujan sempat turun membasahi arena kompetisi. Masing-masing personelnya tampak atraktif dan serasi ketika memainkan alat musik. Tak heran jika grup band berjuluk Visteria merebut posisi teratas dan menyisihkan 16 grup band lainnya yang mengikuti kompetisi SBH kali kedua. Sementara itu, posisi kedua diraih oleh grup band wakil dari SMA Lab Undiksha Singaraja. Pada penampilannya, grup band bernomor undi 10 ini juga sukses menggaung-
kan permainan yang energik di atas panggung. Hasilnya, anak band dari SMA Swasta terkenal di Buleleng ini berhasil mengumpulkan nilai 850. Juara ketiga diraih oleh grup band SMAN 1 Seririt. Anak band dari kota dengan julukan Segitiga Emas ini berhasil mengumpulkan nilai 835. Salah satu dewan juri, Gana, mengatakan secara umum penampilan grup band pelajar sudah sangat baik. Hal ini membuktikan bahwa potensi seni musik modern di Singaraja tidak kalah dalam persaingan musik dibandingkan di Denpasar atau bahkan dengan kota-kota besar lain di Indonesia. Hanya, karena
kafir yang dipakai menyerangnya, dipatahkan oleh popularitasnya di kalangan anak-anak muda dan para intelektual yang tergabung dalam Teman Ahok. Ketika partai politik jaga image alias jaim untuk mendukungnya, tanpa berpikir terlalu rumit, dia menerima tawaran para pendukungnya untuk menggunakan jalur independen untuk maju ke Pilgub. Dia juga memilih sendiri wakil gubernur berdasar kualitas dan kejujuran. Kebetulan undang-undang menjamin keputusannya yang sangat berisiko itu. Namun, dia siap untuk tidak jadi gubernur lagi asalkan tidak kehilangan kepercayaan teman-teman. Celakanya, orang-orang parpol yang merasa tersinggung melihat sepak terjang yang tidak lazim tersebut, menaikkan persyaratan jumlah dukungan KTP cagub independen dan mewajibkan pemilik KTP untuk mencantumkan alamat yang jelas serta mengisi formulir. Bukannya patah semangat, para relawan Teman Ahok justru semakin gencar mencari dukungan dengan membuka booth atau counter
di mal dan beberapa tempat yang secara ikhlas disumbangkan pemiliknya untuk menjaring suara. Hebatnya, mereka mau melakukan semua tanpa gaji, malah keluar duit. Juga berupaya mencari jalan untuk menghasilkan uang lewat penjualan T Shirt berlogo ‘KTP Gue udan Buat Ahok‘, yang ternyata laris manis. Ahok benar-benar manusia fenomenal!“ komentar Bakti Wiyasa. “Popularitas yang mengkhawatirkan mekanisme politik mapan itu melahirkan isu deparpolisasi. Padahal tidak mungkin seorang Ahok bersama para pendukungnya bisa melakukan pengurangan jumlah parpol seperti Soeharto di zaman Orde Baru, yang punya kekuasaan besar sebagai presiden. Artikel yang menertawakan istilah salah kaprah yang ditulis beberapa pengamat politik membuat istilah itu lenyap. Namun, sepak terjang Ahok yang mengerti tugasnya sebagai gubernur untuk membersihkan Jakarta dari segala kekumuhan, penyakit masyarakat, dan kesemrawutan, memerlukan tindakan yang tidak populer. Kalijodo
http://facebook.com/balipost
Balipostcom
langkah cepat dan strategis rebut pasar Bali
Beriklan di Bali Post Telp. : 0361-225764 email : iklanbp@yahoo.co.id
Balipostcom Balipost on Gadget
BERIKLAN VIA SMS
Iklan Bali Post
Ketik BP#Teks iklan#Tanggal muat (dd-mm-yy)
1397 1818
Facsimile: 227418
Musik
gerai iklan
Kirim ke : 081
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Senang Bisa Menghibur Penonton
MAAFKANLAH mereka, karena sebenarnya mereka tidak tahu apa yang mereka bicarakan. Begitu bunyi short message service Ahok, yang dibaca Ruhut Sitompul lewat telepon genggamnya di acara Indonesia Lawyers Club, Selasa malam lalu. Mungkin saja Ruhut mewartakan suasana debat ILC yang membahas perihal pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras, di mana dalam audit Badan Pemeriksa Keuangan, dinyatakan janggal, menyalahi prosedur, dan beraroma korupsi. Memang malam itu, peserta debat didominasi para haters atau anti-Ahok, sehingga seorang pendukung Gubernur DKI Jakarta mengeluh, “Bisa disate kita di ILC!“. Namun, pesan singkat Ahok yang dikirim saat keluar dari gedung Komisi Pemberantasan Korupsi setelah diperiksa selama 12 jam, merupakan pukulan telak bagi yang mengkritisinya dari berbagai sudut. “Memang terkesan kepo dan rempong kalau kita yang tinggal di Bali, nyinyir terhadap debat di ILC itu, sebab kita tidak tahu persis apa yang mereka tuturkan. Lokasi, prosedur, dan NJOP yang mereka jadikan bahasan seperti dilontarkan politisi pembenci Ahok, jelas kita tidak pahami. Jangankan kita, mereka yang berdebat pun belum pasti meresapi, apa yang mereka ucapkan, seperti ditulis Ahok dalam SMS-nya ke Ruhut, sehingga terjadi debat kusir. Malah karena terlalu emosional, seorang peserta debat yang pro-Ahok melontarkan kata ‘goblok‘ tertuju ke seorang pensiunan jenderal yang dalam argumennya terkesan anti-Ahok, menyebabkan suasana membara, diwarnai saling hardik. Aku jadi terpingkal membaca artikel keesokan harinya di sebuah media online bertajuk ‘ILC
@balipostcom (4.029 Follower) http://twitter.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
Ketentuan : - Panjang teks iklan 30 karakter per baris, minimal 2 baris maksimal 10 baris - Anda akan menerima SMS balasan tentang biaya dan nomor rekening Bank transfer - Transfer pembayaran dan SMS nama pemilik rekening plus nominal uangnya.
BPM/mud
JUARA PERTAMA - Grup Band SMAN 1 Singaraja meraih juara pertama dalam kompetisi SBH tahun 2016 di panggung PAS Jumat (15/4) malam lalu. ruang anak-anak muda mengasah keterampilannya bisa dibilang jarang, sehingga
kreativitas mereka seperti tidak tersalurkan dengan baik. (mud)
dan Pasar Ikan dibuldoser dan diratakannya dengan tanah, sehingga ribuan masyarakat melakukan perlawanan dan ini dimanfaatkan lawan-lawan politiknya. Mereka datang sebelum penggusuran sambil pura-pura bersimpati, namun Ahok tetap melaksanakan programnya berdasarkan niat murni dan kejujuran untuk membuat wajah Jakarta lebih baik demi kemaslahatan semua warga. Dia tidak peduli meski menuai banyak musuh, karena paham kalau tindakannya demi kemanusiaan yang lebih luas. Mereka yang tergusur pun disediakan rumah susun sepanjang mereka memiliki KTP Jakarta. Jadi, Ahok tidak menjilat dan pura-pura berbuat baik untuk melanggengkan kekuasaan, namun melakukan tugas semestinya. Dia betul-betul mengoyak kemapanan berpolitik gaya lama dan melakukan
dekonstruksi politik seturut gayanya. Dia mahfum perlu pendukung, namun pendukung yang sadar sebagai warga negara yang baik. Karena kejujuran dan keikhlasannya sebagai pemimpin yang bertanggung jawab, dia terhindar dari santet sebab Tuhan melindunginya. Balai kota terdengar pernah disambangi dua dukun dan gedung KPK pun sehari sebelum dia diperiksa dikitari dua dukun. Rupanya mantra para dukun digiring Yang Mahakuasa ke oknum yang seharusnya kena santet. Seorang kini mendekam di balik terali besi karena tertangkap basah menerima suap, yang seorang lagi mungkin menyusul karena jadi terduga penggelapan pajak seperti tertera di Panama Papers. Ya, ini dekonstruksi politik gaya Ahok!“ ujar Pacet Sudiarsa. (aridus)
LAYANAN ONLINE IKLAN DISPLAY IKLAN SOSIAL IKLAN ISLAND AD IKLAN PROSPEKTUS IKLAN KUPING IKLAN MEMORIAL IKLAN BERITA DUKA IKLAN BALI BIG SALE PROMO ADVERTORIAL
139 62168 PIN : 55C8E021
CUSTOMER CARE
: 081
email:pembacabalipost@gmail.com
G.0000621-RPA