Skip to main content

Edisi Sabtu 16 Maret 2019 | balipost.com

Page 1

Bali Post

balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

KPK Tangkap Ketua Umum PPP Kasus Suap di Kemenag Surabaya (Bali Post) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Romahurmuziy terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Surabaya, Jumat (15/3) kemarin. Ada tiga orang lainnya yang terjaring saat itu. Dua merupakan aparat di Kementerian Agama (Kemenag) dan satu orang swasta. Penangkapan itu diduga terkait jual-beli jabatan di Kementerian Agama. Selain menjaring empat orang, KPK juga menyita uang dalam pecahan rupiah.

Romahurmuziy

Ketua KPK Agus Rahardjo melalui pesan singkatnya membenarkan telah melakukan OTT terhadap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Rommy. ‘’Betul ada giat KPK di Jawa Timur, saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh KPK bertempat di Polda Jatim,’’ katanya. Juru bicara KPK Febri Diansyah menambahkan, selain orang, tim KPK juga mengamankan uang dalam pecahan rupiah. ‘’Ada uang yang kami amankan juga, karena itu diduga ada transaksi yang diindikasikan melibatkan penyelenggara negara tersebut,’’ kata Febri. Hal. 15 Empat Orang

Dibawa ke Jakarta Surabaya (Bali Post) – Ketua Umum PPP Romahurmuziy ditangkap di Kanwil Kemenag Jawa Timur di kawasan Juanda Sidoarjo, Jumat (15/3) kemarin. Kapolda Jatim Irjen Lucky Hermawan membenarkan hal tersebut. ‘’Ya benar,’’ terang Lucky singkat saat dihubungi,

Jumat (15/3) kemarin. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Frans Barung Mangera menjelaskan, Romy ditangkap KPK di Kantor Departemen Agama Jatim. ‘’Jam 09.00 WIB, Ketua Umum PPP Romahurmuzy terkena OTT KPK di Kakanwil Kemenag, Jalan Raya Juanda,

Gedangan, Sidoarjo,’’ ujar Frans. Frans Barung juga membenarkan Romahurmuziy telah dibawa ke Jakarta usai menjalani pemeriksaan dari sekitar pukul 09.30 WIB dan keluar sekitar pukul 13.30 WIB. ‘’Sudah keluar 13.30 WIB, sudah keluar kan sebentar saja itu,’’ ungkap Barung.(kmb/ant)

Bali Post/afp

KORBAN - Seorang korban tiba di rumah sakit setelah penembakan masjid di Christchurch. Pada peristiwa itu sedikitnya 40 orang meninggal dan puluhan luka-luka.

Penembakan di Dua Masjid

40 Tewas, 20 Luka-luka Wellington – Sebanyak 40 orang tewas dan lebih dari 20 luka parah dalam aksi penembakan di dua masjid di Selandia Baru pada Jumat (15/3) kemarin, yang disebut Perdana Menteri Jacinda Ardern sebagai serangan teroris. Pembunuhan oleh sedikitnya seorang pria bersenjata itu dilakukan saat sholat Jumat berlangsung di Kota Christchurch. ‘’Kami mendapat laporan bahwa 40 orang meninggal dalam aksi kekerasan ekstrem ini,’’ kata Ardern. Ardern mengatakan Selandia Baru telah ditempatkan dalam tingkat ancaman keamanan tertinggi. Ia menyatakan 30 orang tewas di Masjid An Nur, masjid utama kota itu, dan 10 orang lagi di sebuah masjid di pinggiran Linwood. ‘’Ini hari terburuk Selandia Baru,’’ ujarnya. Komisaris polisi Selandia Baru Mike Bush mengatakan empat orang yang terdiri atas tiga orang pria dan seorang wanita telah ditahan. Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan salah

seorang dari pria-pria tersebut adalah warga Australia. Polisi menyatakan bahan-bahan peledak ditemukan bersama dengan sebuah kendaraan yang mereka hentikan. Gambar-gambar video yang tersiar di media sosial, yang diambil oleh seorang pria bersenjata dan diunggah ke jejaring sosial saat serangan itu berlangsung, menunjukkan dia bergerak ke satu masjid, memasukinya dan melepaskan tembakan serampangan ke arah orang-orang di dalam masjid. Seorang pria berada di Masjid An Nur menyatakan kepada media, pria itu berkulit putih, mengenakan helm dan rompi antipeluru. Pria tersebut masuk ke dalam masjid ketika para jamaah sedang ruku. ‘’Dia bawa senjata besar... dia datang dan mulai menembak siapa saja di dalam masjid,’’ kata pria itu, Ahmad Al-Mahmoud. Dia mengatakan dirinya dan yang lain berhasil meloloskan diri dengan memecah kaca pintu. (ant/rtr)

Dua WNI Dibawa ke RS Jakarta (Bali Post) – Dua orang warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban dalam aksi teror penembakan massal yang terjadi di masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru pada Jumat (15/3) pukul 13.40 (waktu setempat). ‘’Kami baru menerima informasi bahwa terdapat dua WNI yang tertembak dalam peristiwa penembakan di masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru,’’ kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir. Arrmanatha menyatakan berdasarkan informasi yang dikumpulkan oleh KBRI di Wellington dari kelompok WNI di Christchurch, dua WNI yang tertembak dalam peristiwa tersebut adalah seorang ayah dan anaknya. Hal. 15 Ruang ICU


DENPASAR

2

Sabtu Kliwon, 16 Maret 2019

RAPAT KOORDINASI - Gubernur Koster bersama bupati/wali kota atau perwakilan dan kepala OPD Pemprov Bali serta jajarannya saat Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Provinsi Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Jumat (15/3) kemarin.

FIGUR

Perjuangkan UMKM ke Senayan

Bali Post/ist

A.A. Ngurah Alit Wiraputra

PERTARUNGAN calon legislatif sebentar lagi. Salah satu calon DPR-RI Dapil Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra dari Partai Gerindra mengungkapkan alasannya maju dalam “kontes” ini. Ia berkomitmen memperjuangkan dunia usaha, khususnya pelaku UMKM agar memiliki bargaining position. Ditemui Jumat (15/3), ia membeberkan bahwa ekonomi Bali yang selalu tumbuh di atas 6,5 persen. Meski tumbuh satu persen di atas pertumbuhan ekonomi nasional, dampaknya belum merata ke seluruh wilayah Bali. “Kenapa teman-teman menyarankan saya untuk maju ke legislatif, DPR-RI? Yaitu untuk memperjuangkan dunia usaha di Bali ini, karena selama ini hampir tidak ada senator ataupun anggota DPR-RI yang memperjuangkan teman-teman dari dunia usaha, terutama usaha kecil dan menengah (UMKM) yang ada di Bali,” bebernya. Pemerataan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan tidak dinikmati daerah lain, seperti Karangasem, Klungkung, Bangli, Singaraja, Negara, Tabanan. Karena mereka sangat sulit untuk memasarkan produknya. “Untuk membawa ke Denpasar saja mereka sulit. Bahkan, lebih gampang produk dari luar Bali atau luar negeri masuk ke Bali selatan daripada produk dari Karangasem, Singaraja, Negara, masuk ke Bali selatan. Ini pasti ada satu kesalahan,” selorohnya. Salah satu penyebab kesulitan

distribusi produk di Bali ini karena infrastruktur yang tidak memadai. Maka dari itu, nantinya ia akan memperjuangkan infrastruktur Bali agar dapat dibenahi untuk memajukan UMKM. “Kalau infrastruktur sudah dibangun, semuanya mungkin akan bisa mensinergikan semua kabupaten/ kota,” ujarnya. Saat ini dunia usaha khususnya UMKM dikatakan mengalami tekanan yang sangat signifikan beratnya. Dengan pertumbuhan ekonomi di atas enam persen, dunia usaha seharusnya menggeliat. Namun dunia usaha khususnya kerajinan tangan dan handicraft di Gianyar dan sekitarnya mati suri. “Ini yang akan saya dorong untuk diperbaiki, bagaimana mekanismenya untuk mempertahankan mereka,” ujarnya. UMKM Bali juga sangat sulit bersaing dengan UKM nasional dan internasional. Masuknya pengusaha dari ASEAN selama ini menjadi tantangan tersendiri bagi UMKM lokal. Regulasi yang dibuat juga tidak banyak berpihak kepada pengusaha. Ia akan memperjuangkan agar masyarakat Bali khususnya generasi milenial tidak lagi berorientasi pada bekerja, tapi pada wirausaha. Karena di Bali ini masih kekurangan lebih dari 200 ribu-300 ribu dunia usaha. “Dengan kekurangan itu, makanya saat ini diisi oleh pengusaha dari luar dan pengusaha asing. Dengan tujuan ini, diharapkan ada perwakilan dari dunia usaha yang menuju ke Senayan untuk memperjuangkan aspirasi ini,” kata Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bali ini. Kabupaten/kota yang memiliki PAD cukup besar harus mulai memikirkan SDM dan ekonomi di daerah. “Jangan membangun fisik saja. Ini kita akan supervisi juga mulai dari pusat sampai ke daerah-daerah agar daerah-daerah yang PAD-nya besar harus membangun SDM dan ekonomi masyarakat setempatnya. Selain itu, membuat Bali satu kesatuan yaitu one island manajemen. Caranya dengan membuat ekonomi ini dibangun berdasarkan Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” tegasnya. (may)

Jika Tidak Ingin Berat Badan Turun Drastis

Gubernur Koster Ingatkan Hindari ”Jus KPK” GUBERNUR Bali Wayan Koster dengan tegas menginginkan jajaran dan wilayah kerja Provinsi Bali agar terbebas dari tindak pidana korupsi. “Saya sangat berharap yang namanya korupsi, apalagi operasi tangkap tangan (OTT), tidak terjadi di Bali. Kalau kedapatan melakukan dan dipanggil ke kantor KPK, itu ada yang bilang rasanya seperti naik tangga surga. Ada juga istilah yang bilang jus apa yang paling cepat dan manjur untuk menurunkan berat badan? Jawabannya jus KPK, pasti cepat turun drastis berat badannya setelah dipanggil KPK, tidak bisa tidur,” kata Gubernur Koster dalam sambutannya membuka Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Provinsi Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Jumat (15/3) kemarin. Di hadapan segenap bupati/wali kota atau perwakilan dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Bali serta jajarannya, Gubernur Koster yang didampingi Sekda Dewa Made Indra mengingatkan untuk hati-hati dalam mengambil keputusan-keputusan yang menyangkut anggaran. “Saya pun kalau mengambil keputusan akan setiap saat berdiskusi dengan Pak Sekda. Sudah benar atau tidak sesuai dengan hukum, harus di-

pastikan betul secara administrasi. Saya tidak mau ada hal-hal yang bermasalah di kemudian hari,” tutur Gubernur kelahiran Singaraja, Kabupaten Buleleng tersebut. Gubernur Koster juga mengharapkan semuanya mengedepankan dedikasi yang baik dalam bekerja yang didukung pula oleh komitmen. “Yang penting bekerja sesuai dengan visi dan misi, sesuai dengan harapan masyarakat. Itu saja cukup. Kepuasan itu tidak ada

batasnya, jadi kalau sudah dirasa cukup ya distop saja kepuasannya,” tegasnya. Rapat evaluasi tersebut dilaksanakan untuk tata kelola pemerintahan yang baik di Provinsi Bali, di mana mencakup pengelolaan APBD, SDM, barang dan jasa serta aset dan perizinan. Di samping itu juga untuk mengelola sumbersumber pendapatan daerah dan hingga pencegahan korupsi di sektor swasta. “Korupsi adalah persoalan serius, harus disikapi dengan penindakan dan pencegahan dan menjadi fokus pemerintahan Indonesia saat ini. Saya ingin mendukung dan mengapresiasi tinggi kerja KPK di Bali agar Bali bersih dan bebas korupsi,” tutup ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini. Di sisi lain, Koordinator Unit Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) KPK Asep Rahmat Suwandha merasa senang dengan komitmen Gubernur Bali dan jajaran dalam rapat evaluasi yang juga sebagai rencana

aksi untuk pencegahan korupsi di Bali tersebut. “Saya apresiasi dan senang sekali karena Bapak Gubernur memastikan untuk hadir langsung karena tentu saja menganggap acara ini amat penting untuk pengelolaan pemerintahan ke depan. Saya bilang begini karena berdasar pengalaman, saham terbesar untuk keberhasilan ataupun kegagalan pencegahan dan pemberantasan korupsi di daerah adalah karena komitmen kepala daerahnya, besaran pengaruhnya lebih dari 50 persen,” tukas Suwandha. Suwandha juga mengharapkan jajaran OPD dan ASN segera melengkapi pelaporan pajak dan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) karena juga jadi salah satu faktor yang mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Selain itu, reformasi birokrasi dan pelaporan gratifikasi juga jadi sorotan utama agar pengelolaan pemerintahan bisa berjalan bersih dan bebas indikasi korupsi. (kmb)

HUT Ke-40 SMPN 3 Denpasar

Menjaring Peserta Olimpiade dan Peneliti Belia

LOMBA - Paiketan Krama Bali bekerja sama dengan Unhi Denpasar siap menggelar Lomba Arjuna Digital 2019.

Lomba Arjuna Digital 2019 Segera Digelar Denpasar (Bali Post) Lomba Arjuna Digital 2019 segera digelar. Berbekal kesuksesan menggelar Lomba Arjuna Digital 2018, Paiketan Krama Bali yang tahun ini bekerja sama dengan Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar siap menggelar Lomba Arjuna Digital 2019. Kesepakatan kerja sama dituangkan dalam MoU yang ditandatangani oleh Ketua Umum Paiketan Krama Bali Ir. Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc., Ph.D. dan Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. di Gedung Raktorat Unhi Denpasar, Kamis (14/3). “Kami Paiketan Krama Bali dan Unhi Denpasar sepakat bekerja sama dalam kegiatan Lomba Arjuna Digital 2019,” ujar Agung Suryawan sebelum presentasi tentang Lomba Arjuna Digital 2019 kepada tim Unhi Denpasar. Melalui kesepakatan kerja sama tersebut, kata Agung Suryawan, pihaknya selaku Ketua Umum Paiketan Krama Bali memberikan kepercayaan penuh kepada Unhi Denpasar sebagai Panitia Penyelenggara Lomba Arjuna Digital 2019. Ia berharap, melalui kerja sama dengan Unhi Denpasar, gema Lomba Arjuna Digital akan makin luas menyasar generasi muda, mulai dari SMP hingga mahasiswa di berbagai perguruan

Topik :

tinggi serta pemuda-pemudi Hindu. Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. didampingi tim Unhi Denpasar W.A. Sindhu Gitananda, I Putu Darmawan, dan I Putu Arsa Aryawan menerima kepercayaan tersebut untuk mengambil peran mendorong kemajuan dan kejayaan Hindu ke depan. Ditegaskan, Lomba Arjuna Digital sejalan dengan visi dan misi Unhi Denpasar. Damriyasa mengucapkan terima kasih karena Unhi Denpasar mendapat kepercayaan dari Paiketan Krama Bali untuk menyelenggarakan Lomba Arjuna Digital 2019. “Ini sebuah kepercayaan kepada Unhi Denpasar sekaligus menjadi media promosi bagi kami agar umat Hindu semakin banyak kuliah di Unhi sebagai kampus milik umat Hindu,” ujarnya. Ketua Departemen Litbang dan Information Technology Paiketan Krama Bali I Putu Sudiarta berharap tim Unhi Denpasar mampu menjaring peserta lebih banyak dengan pendampingan dari Paiketan Krama Bali. Sebab, Lomba Arjuna Digital merupakan salah satu ajang edukasi bagi generasi muda Hindu dalam berorganisasi dan pemahaman tentang konten-konten ajaran Hindu sesuai selera kaum milenial. (win)

SMPN 3 Denpasar secara rutin menggelar lomba akademis dan non-akademis. Serangkaian HUT ke-40 SMPN 3 Denpasar alias Spentri, Jumat (15/3) kemarin digelar lomba akademis dengan soal setara olimpiade. Di samping itu, juga digelar lomba Kompetisi Inovator Cilik (KIC). Jadilah sekolah ini diserbu ratusan siswa SD se-Bali. Untuk lomba IPA diikuti 105 siswa, IPS diikuti 55 siswa, Matematika sebanyak 120 siswa, Bahasa Inggris sebanyak 175 siswa, story telling diikuti 35 siswa, dan Kompetisi Inovator Cilik diikuti delapan siswa. Para peserta yang ditemui Bali Post mengaku soal-soal lomba kali ini sangat sulit, setara dengan materi pelajaran di SMP. ‘’Pokoknya sulit, Pak. Banyak yang belum pernah diajarkan di sekolah,’’ tegasnya. Hal ini dibenarkan Wakasek Kurikulum Spentri yang juga Koordinator Lomba Akademis Ni Putu Sumiasih, S.Pd., M.Pd. Dikatakan, tingkat kesulitan soal di ajang ini setara dengan di olimpiade. Dengan demikian, siswa semakin penasaran menemukan

jawabannya di rumah. Kedua, hasil ini juga diharapkan akan menjadi tim inti Spentri di ajang olimpiade mata pelajaran. Model penilaian, kata dia meliputi tes tahap pertama diikuti semua peserta dengan waktu 1,5 jam. Selanjutnya, 10 besar terbaik kembali menjalani ujian tahap kedua untuk masuk tiga terbaik. Inovator Cilik Sementara itu, di ruang laboratorium berlangsung Kompetisi Inovator Cilik (KIC). Lomba ini guna melahirkan peneliti belia yang juga memperkuat tim LKTI Spentri di berbagai event. Banyak hasil karya ilmiah siswa SD ternyata menarik. Di antaranya I Putu Mahesa Widhyarta Dharma asal SD Cipta Darma, menemukan alat pendeteksi banjir sederhana. Alat ini, kata dia bisa berbunyi jika halaman rumah tergenang air dengan ketinggian tertentu. Kadek Dwi Kresna Wahyu Subagia Putra dari SD Saraswati 5 Denpasar, memaparkan hasil karya yang ramah lingkungan yakni bokor inovasi dari bahan koran bekas.

Putu Ngurah Rangga Candra Adi Wisesa dari SD Saraswati 3 Denpasar, menemukan AC mini portable multifungsi. Sementara itu, I Dewa Gede Putra Hari Yigeswara (SD Saraswati 3 Denpasar) memaparkan soal shampo bar ramah lingkungan. Peserta lain, A.A. Istri Dw Cahya Melani dari SD Saraswati 3, memaparkan soal kompor dengan bahan bakar biomassa. Siswa SD Saraswtai 3 lainnya Ni Putu Puspita Rini, menemukan deodoran alami. Sementara Dewa Ayu Putu Amanda Aiswarya dari SDK Anugrah memaparkan soal pemanfaatan belimbing wuluh dan serai sebagai pembersih lantai alami. A.A. Istri Yuri Pratista Savitri dari SD Cipta Darma memaparkan soal mencegah bakteri dengan hand sanitizer alami berbahan daun kamboja. Mereka diuji secara intens oleh dan juri Putu Sri Utami Dewi, S.Pd., M.Pd. dan I Nengah Muliarta, S.Si., M.Si. Kepala SMPN 3 Denpasar I Wayan Murdana, S.Pd., M.PSi. mengungkapkan, Spentri selalu peduli dengan masalah kekinian, termasuk

Bali Post/sue

KIC - Para peneliti belia menunjukkan hasil karya ilmiahnya di ajang Kompetisi Inovator Cilik (KIC) yang digelar SMPN 3 Denpasar. dalam mengasah kecerdasan siswa SD. Selain untuk memberi media bagi siswa SD bersaing di bidangnya, juga untuk mengoptimalkan pengembangan potensi siswa dan menyaring peneliti belia. Apalagi SMPN 3 Denpasar selama ini memiliki trademark sebagai kumpulan siswa cerdas, peraih juara LKTI dan olimpiade tingkat nasional dan internasional. Termasuk meningkatkan

seni budaya. Makanya, Sabtu ( 16/3) hari ini 400 siswa SD juga bersaing dalam aneka lomba budaya, seperti pidato Bahasa Bali, makendang tunggal, merindik, dan lainlain. (sue) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

Jadi Pembicara Dalam ”International Reform Policy Symposium and Regional Workshop 2019”

Rai Mantra Paparkan Inovasi Reformasi Birokrasi GELARAN International Reform Policy Symposium and Regional Workshop 2019 dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kamis (14/3). Kegiatan yang dilaksanakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi

Birokrasi (Men-PAN RB) RI ini menghadirkan 65 narasumber, serta 1.000 lebih peserta dari berbagai negara di ASEAN, Australia, dan Korea. Salah satunya Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang didapuk menjadi pembicara pada Public Administration Reform and National

PEMBICARA - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bertatap muka dengan Men-PAN RB RI Syafruddin di sela-sela menjadi pembicara pada Public Administration Reform and National Development in Indonesia, Korea and Soth East Asia serangkaian International Reform Policy Symposium and Regional Workshop 2019 di Nusa Dua Hall BNDCC, Jumat (14/3).

Development in Indonesia, Korea and Soth East Asia serangkaian International Reform Policy Symposium and Regional Workshop 2019 di Nusa Dua Hall BNDCC, Jumat (14/3) kemarin. Pada kesempatan tersebut, Rai Mantra juga turut bertatap muka dengan Menpan RB RI Syafruddin saat meninjau stan pameran. Wali Kota Rai Mantra tampil bersama dua narasumber lainnya, yakni Ms. Vilaythone Sounthone dan Prof. Den Ben Paul dengan moderator Prof. Dr. Eko Prasojo. Wali Kota Rai Mantra dalam paparannya menjelaskan satu persatu inovasi Pemkot Denpasar yang dilaksanakan guna mendukung percepatan reformasi birokrasi. Beberapa inovasi, di antaranya Pelayanan Rakyat Online (PRO Denpasar), Sistem Informasi Sadar dan Peduli Lingkungan (Si Darling), Denpasar Safe Comunity, Bank Sampah, serta beragam inovasi lainnya yang memberikan kemudahan bagi masyarakat. Hal ini, kata Rai Mantra, diwujudkan dengan membangun sistem yang terintegrasi

secara menyeluruh. Saat ini di lingkungan Pemkot Denpasar sendiri terdapat sedikitnya 138 aplikasi yang terintegrasi guna menciptakan transparansi bagi masyarakat. Sehingga pegawasan terhadap jalannya pemerintahan dapat dilaksanakan oleh masyarakat secara langsung. “Dengan adanya sistem yang dikemas dalam aplikasi sebagai pengejawantahan Denpasar Smart City, tentunya masyarakat dapat mengawasi secara langsung tata kelola pemerintahan, dan hal ini dilaksanakan guna percepatan reformasi birokrasi serta menciptakan good goverment,” katanya. Rai Mantra menambahkan, beragam inovasi yang dilaksanakan Pemkot Denpasar tidak hanya untuk masa kini, melainkan keberlanjutan untuk masa depan. Sehingga pola edukasi terus dikedepankan guna mewujudkan kesadaran serta partisipasi masyarakat. “Penataan sungai, penerapan Perwali 36 Tahun 2018 tentang pengurangan sampah plastik, serta berbagai terobosan lainnya adalah untuk memberikan edukasi kepada

masyarakat untuk aktif serta peduli terhadap lingkungan,” jelasnya. Rai Mantra menekankan, inovasi yang dilaksanakan Kota Denpasar ini sejalan dengan amanat dari Wapres RI Jusuf Kalla yang mengamanatkan adanya sistem yang lebih cepat, sistem yang lebih baik, serta sistem yang efisien. “Jadi, kami di Denpasar terus berupaya melaksanakan percepatan reformasi birokrasi dalam balutan Denpasar Smart City dengan beragam inovasi serta terobosan guna memberikan pelayanan publik yang maksimal bagi masyarakat,” paparnya. Rai Mantra menambahkan, selain pelayanan bagi masyarakat, peningkatan kinerja ASN juga terus digalakkan. Hal ini terbukti dengan berbagai usaha berbasis kinerja, sehingga Pemkot Denpasar kini sukses menyandang predikat SAKIP BB. “SAKIP ini juga merupakan bentuk reformasi birokrasi. Dengan SAKIP ini tata kelola pemerintah, utamanya penggunaan anggaran dapat efisien dan tepat sasaran,” jelasnya. (ad426)


BADUNG

Sabtu Kliwon, 16 Maret 2019

3

Klaim Asuransi Pertanian Terbesar Akibat Hama

Bali Post/eka

SEMPROT - Seorang petani menyemprot padi di Subak Sempidi, Badung. Klaim Asuransi Usaha Tani Padi di Badung dominan diajukan petani akibat tanamannya terserang hama.

Terapkan E-Hibah, Pemkab Diminta Konsisten

Mangupura (Bali Post) – Serangan hama penyakit blas (Pyricularia grisea) mendominasi klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di Kabupaten Badung pada 2018. Luas sawah yang mendapatkan asuransi 1.900 hektar dari luas subak di Badung 9.938 hektar. Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan I Putu Oka Swadiana belum lama ini mengungkapkan, pembayaran atas klaim yang diajukan akibat gagal panen diukur sesuai dengan tingkat kerusakan. ‘’Pembayaran ganti rugi atas klaim dilaksanakan paling lambat 14 hari kalender sejak berita acara hasil pemeriksaan kerusakan,’’ katanya. Menurutnya, program asuransi pertanian telah lama direncanakan pemerintah. Namun baru tahun 2015 mulai direalisasikan setelah ditetapkannya Peraturan Menteri Pertanian Nomor 40/Permentan/ SR.230/7/2015 tanggal 13 Juli 2015 tentang Fasilitasi Asuransi Pertanian yang merupakan turunan Undang-undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. ‘’Pelaksanaan Asuransi Usaha Tani Padi pada 2018 dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia dengan luas pertanaman lahan tiga juta hektar yang tersebar di sentra produksi padi,’’ ujarnya. Premi yang harus dibayarkan petani di Badung sudah sepenuhnya ditanggung pemerintah. Sebab,

Pemprov Ajak Pelaku Pariwisata Bangun Kekuatan Ekonomi Lokal

Mangupura (Bali Post) –

Penerapan e-Hibah di Kabupaten Badung mendapat perhatian serius wakil rakyat di DPRD setempat. Penyaluran bantuan melalui pemanfaatan informasi dan teknologi (IT) itu dikhawatirkan menghadapi banyak kendala dalam penerapannya. Seperti diungkapkan Ketua Komisi I DPRD Badung Wayan Suyasa. Sekretaris DPD Golkar Badung ini mengatakan, eHibah merupakan kemajuan Pemkab Badung dalam mewujudkan clean dan good governance. Namun, pihaknya berharap eksekutif konsisten dalam menerapkannya. ‘’Perlu ada-nya komitmen dalam pelaksanaan e-Hibah ini. Kapan boleh diajukan dan kapan terakhir diajukan, itu perlu disosialisasikan secara matang,’’ ujarnya, Jumat (15/3) kemarin. Politisi asal Penarungan, Mengwi ini menyatakan, jika e-Hibah benar-benar diterapkan, pola pengajuan bantuan masyarakat harus benar-

benar tepat waktu serta tidak ada lagi perubahan dalam pengajuan bantuan tersebut. ‘’Contoh saja usulan masyarakat harus sudah masuk enam bulan atau satu tahun sebelum anggaran tersebut digunakan,’’ tegasnya. Namun yang menjadi pertanyaan, kata Suyasa, jika eksekutif mendadak ingin membantu dengan dana hibah, bagaimana mekanismenya? Dia menegaskan, penerapan e-Hibah tidak bisa multitafsir dan harus disosialisasikan dengan baik ke masyarakat. ‘’Apakah bisa dan apakah bisa terealisasi dengan cepat? Karena itu, kami harapkan

jika ingin penerapan e-Hibah ini berjalan baik, eksekutif harus memperhitungkan segala halnya sehingga pelaksanaannya sesuai pola yang sudah ditentukan,’’ jelasnya. Hal senada dikatakan Wakil Ketua Komisi III DPRD Badung Nyoman Satria. Politisi PDI Perjuangan asal Mengwi ini berharap eksekutif menyosialisasikan e-Hibah dengan gencar sehingga tidak terhambat saat pencairan. ‘’Kami juga menyarankan untuk bantuan hibah korban bencana diharapkan tidak menggunakan e-Hibah, karena sifatnya urgent,’’ katanya. (kmb27)

Bali Post/kmb23

WISATAWAN - Sejumlah wisatawan mancanegara bersantai sambil menikmati keindahan Pantai Labuan Sait, Pecatu, Jumat (15/3) kemarin.

Peringati Hari Dharma Samudera

TNI-AL Gelar Baksos Kesehatan dan Komsos Mangupura (Bali Post) Dalam rangka membantu pemerintah di daerah dalam meningkatkan kecerdasan masyarakat dan menangani permasalahan sosial serta kemanusiaan, Pangkalan TNIAL (Lanal) Denpasar melaksanakan bakti sosial (baksos) kesehatan dan komunikasi sosial (komsos) TNI TA 2019, di wilayah kerja Posal Nusa Penida. Sasaran kegiatan berupa pemeriksaan dan pengobatan

umum dan mata, serta sosialisasi penerimaan prajurit TNIAL di Nusa Penida, tepatnya Desa Suana Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung. Kegiatan dibuka secara resmi Palaksa Lanal Denpasar Letkol Laut (P) Bambang Abdullah Basuki Rahmat mewakili Komandan Lanal Denpasar Kolonel Henricus Prihantoko, Kamis (14/3). Kegiatan ini juga sebagai rangkaian peringatan Hari Dharma

Samudera tahun 2019, serta mewujudkan Dharma Bakti TNI dalam hal ini TNI-AL. Komandan Lanal Denpasar dalam sambutan yang dibacakan Palaksa Lanal Denpasar menyampaikan, selain memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, pada Baksos juga dilakukan pembagian sembako gratis kepada masyarakat yang kurang mampu. Selaim itu, juga ada bazar sembako murah serta mengajak dan

mengarahkan para siswa SDN 1 Desa Suana tentang cara menyikat gigi yang baik dan benar. Baksos dan komsos mengambil tema, ‘’Melalui Bhakti Sosial Kesehatan dan Komsos TNI Kita Wujudkan Kebersamaan TNI-AL dengan Rakyat dalam Rangka Mensejahterakan Rakyat Melalui Laut.’’ Jumlah pasien yang dilayani yakni 437 orang. Pasien yang menjalani operasi katarak sebanyak enam orang.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Klungkung yang diwakili Camat Nusa Penida I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, Danramil Nusa Penida, Kapolsek Nusa Penida, Ketua Cabang 10 Korcab V Jalasenastri Armada II Ny. Henricus Prihantoko, Kolonel (Purn) Gede Wiadnyana, perwakilan Arta Graha Peduli, Danposal Nusa Penida, serta prajuru adat se-Kecamatan Nusa Penida. (kmb23)

Golkar Solid Kampanyekan Jokowi-Ma’ruf PARTAI Golkar khususnya di Bali tetap solid mengkampanyekan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Golkar berusaha keras mencapai target perolehan suara 85 persen. Apalagi perolehan suara di Bali diharapkan bisa menutupi kekurangan perolehan suara di daerah lain. ‘’Maka dari itu, kami terus semangat untuk menambah. Walaupun sekarang ini secara survei kami sudah mencapai 85 persen untuk kemenangan Jokowi-Ma’ruf,’’ ujar Plt. Ketua Partai Golkar Bali Gde Sumarjaya Linggih saat masimakrama ke Bali Post, Jumat (15/3) kemarin. Menurut pria yang akrab disapa Demer ini, ia bersama kader Golkar terutama yang menjadi kandidat Pileg setiap hari selalu membicarakan dan mensosialisasikan Jokowi-Ma’ruf agar dipilih masyarakat. Sebab, Pilpres 2019 bukanlah pilpres biasa. ‘’Ini pilpres yang betul-betul akan menentukan arah daripada kebijakan ke depan, arah dari-

pada perpolitikan Indonesia ke depan. Nah untuk itu saya juga telah memerintahkan calegcaleg Partai Golkar untuk terus meningkatkan kinerjanya. Utamanya tentang Pilpres ini,’’ jelasnya. Sejalan dengan Pilpres, Demer juga menekankan target perolehan suara untuk Pileg kepada para caleg dari Golkar. Masing-masing tiga kursi DPRRI, penambahan dua hingga tiga kursi DPRD Bali, dan tentunya target peningkatan kursi di DPRD kabupaten/kota. Seluruh jajarannya telah diinstruksikan agar tidak main-main dalam Pileg dan Pilpres 2019. Dengan demikian, Golkar yang selama ini memegang teguh NKRI, menjadi pengemban Pancasila, dan memegang teguh Kebhinekaan tetap eksis di Bali. ‘’Kalau boleh dibilang mungkin sekarang ini kami adalah garda terdepan, karena partai kami harga matinya adalah NKRI, Pancasila, dan Kebhinekaan. Tentu tidak hanya sekadar slogan, ini perlu kerja keras,’’ terangnya.

Demer menyadari tantangan terbesar dalam Pilpres adalah hoax. Pihaknya melawan hoax dengan mensosialisasikan informasi yang benar dan prestasi Jokowi-Ma’ruf. Apalagi sekarang sudah terlihat kerja nyata dari pemerintahan Presiden Joko Widodo saat ini baik dari sisi pertumbuhan, pemerataan, maupun pelaku ekonomi baru. ‘’Memang kenyataannya bahwa pertumbuhan yang berkualitas, yaitu pertumbuhan dengan pemerataan dengan pelaku baru dan itu semua sudah dilakukan. Baik itu melalui infrastruktur, maupun melalui pemberdayaan terhadap Program Keluarga Harapan,’’ imbuh calon anggota DPR-RI pada Pileg 2019 ini. Program Keluarga Harapan, lanjut Demer, saat ini anggarannya bahkan naik dua kali lipat untuk keluarga penerima manfaat. Dalam hal ini, keluarga miskin yang tertinggal

80 persen premi atau Rp 144 ribu per hektar dibayarkan pemerintah pusat, dan sisanya 20 persen atau Rp 36 ribu dibiayai dari APBD Badung. ‘’Dengan demikian, petani gratis, tidak perlu membayar premi dari kantong sendiri karena seluruhnya sudah ditanggung pemerintah melalui AUTP ini. Harga atau nilai pertanggungan ditetapkan sebesar Rp 6 juta per hektar per musim tanam dan menjadi dasar perhitungan premi serta sebagai batas maksimum ganti rugi,’’ ujarnya. Seperti diketahui, delapan subak yang mengajukan klaim, yaitu Subak Sangeh seluas 0,35 hektar karena kekeringan dan 8,9 hektar terserang penyakit blas. Kelompok Usaha Tani Sejahtera Subak Sempidi seluas 6,6 hektar karena terserang penyakit blas. Subak Bukti Kecamatan Mengwi seluas 0,29 hektar karena terserang penyakit blas. Subak Batan Badung Mengwi 0,76 hektar terserang penyakit blas. Subak Tungkub Dalem Kecamatan Mengwi seluas 2,9 hektar karena kekeringan. Subak Pacung Babakan Mengwi seluas dua hektar karena kekeringan. Subak Bergiding Kecamatan Petang sembilan hektar, seluas 7,38 hektar kekeringan dan 1,62 hektar terkena blas. Subak Pengelumbaran Petang juga terserang blas seluas 1,39 hektar. (kmb27)

oleh pembangunan dan pertumbuhan ekonomi dibantu uang tunai dan barang secara berkesinambungan. Namun tetap ada pendamping yang mendampingi mereka sampai menjadi pelaku baru di dunia usaha.

Demer menambahkan, program-program yang pondasinya sudah sangat bagus ini mestinya tetap berkelanjutan. Bahkan bisa digenjot agar lebih bagus lagi, ketimbang membuat program baru yang sifatnya mencoba-coba. Oleh karena itu, pihaknya tidak ingin sistem yang ada sekarang sampai berubah karena memang sudah berjalan dengan baik dan ada pertumbuhan yang dirasakan. (kmb32)

Gede Sumarjaya Linggih

Mangupura (Bali Post) Pelaku pariwisata di Bali diharapkan bersama-sama membangun kekuatan ekonomi lokal. Hal ini mengingat pariwisata merupakan lokomotif perekonomian dan berperan signiÀkan dalam pertumbuhan ekonomi Bali. Hal itu diungkapkan Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra di Nusa Dua, Jumat (15/3) kemarin. Meski posisi pariwisata sangat penting, bukan berarti sektor ini bisa tumbuh sendiri dan mengesampingkan sektor lainnya, seperti pertanian dan industri kreatif. Pariwisata justru akan tumbuh kuat apabila didukung sektor lainnya. Sinergi inilah yang mampu memperkokoh kekuatan ekonomi lokal Bali. ‘’Jangan sampai sektor pertanian hanya menjadi penonton dari pesatnya pertumbuhan pariwisata. Bagaimana kita mengaitkan pariwisata dengan aktivitas ekonomi lainnya, sehingga terbentuk ekonomi yang kuat. Pemahaman ini harus menjadi jiwa dan spirit kita bersama. Kita perkuat ekonomi lokal, sumber daya lokal, dan maju bersama-sama,’’ tegasnya. Ditambahkan Dewa Indra, Pemprov Bali berkomitmen menata dan memajukan pariwisata Bali serta sektor pertanian dan industri kecil. Hadirnya Peraturan Gubernur Nomor 99 Tahun 2018 terkait Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali, merupakan salah satu wujud dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian dan industri kecil. ‘’Bagaimana agar pariwisata bisa terkoneksi dengan pertanian dan industri kecil, untuk itu kami berharap semua pihak baik pelaku pariwisata, pemerintah maupun masyarakat bergandengan tangan dan berkomitmen memajukan ekonomi lokal,’’ harapnya. Upaya yang dilakukan Pemprov Bali tersebut mendapat dukungan berbagai pihak. Seperti dari Asita Bali. Ketua Asita Bali I Ketut Ardana menyampaikan, Asita bersama pemerintah berupaya mewujudkan pariwisata berkualitas yang berkelanjutan. (kmb23)


4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A

INFO SEREMONIAL Layani Nasabah Lebih Cepat dan Baik

Pencanangan Vaksin Rabies Massal 2019

BCA Buka Kantor Fungsional Kredit Konsumer

Dinas PKH Bali Targetkan 95 Persen Anjing Sudah Divaksin

DALAM meningkatkan kemampuan melayani nasabah dengan lebih baik dan penetrasi pasar yang lebih besar, BCA membuka Kantor Fungsional Kredit Konsumer (KFKK) Bali, Jumat (15/3) kemarin. Bertempat di KCU Kuta Sunset Road, pembukaan kantor ini juga dihadiri Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusra Elyanus Pongsoda, perwakilan dari Bank Indonesia =ainul AriÀn, jajaran manajemen BCA dan sejumlah mitra bisnis. Direktur BCA Suwignyo Budiman mengatakan selama ini di Bali, penyaluran KPR dari BCA memang masih belum maksimal. Hal itulah yang melatarbelakangi pembukaan KFKK ini. Memang,

diakuinya, Bali memiliki potensi yang besar untuk penyaluran KPR. ‘’Kebutuhan KPR masyarakat Bali memang cukup besar. KFKK ini dibuka supaya bisa melayani lebih baik, lebih cepat, sehingga lebih banyak lagi masyarakat bisa mengambil KPR melalui BCA,’’ pungkasnya. Sementara itu, Felicia M. Simon selaku Executive Vice President mengatakan KFKK ini merupakan kantor perwakilan yang membawahi dan melakukan pemasaran KPR. ‘’Memang BCA memiliki strategi untuk fokus pada kota-kota yang dirasa berpotensi besar untuk pemasaran KPR,’’ ujarnya. Dikatakannya, untuk kota yang dikategorikan

PEMBUKAAN - Dari kiri kekanan: Welly Yandoko (Senior Vice President), Eko Budiono (Senior Vice President), Hendrik Sia (Kakanwil IV), Felicia M. Simon (Exc Vice President), Suwignyo Budiman (Direksi BCA), Elyanus Pongsoda (Kepala OJK Reg 8), .DNDQ +DQGRNR .HSDOD .).. %DOL =DLQXO $ULĂ€Q SHUZDNLODQ BI, dan Frengky C. Kusuma selaku Kakanwil III di sela pembukaan Kantor Fungsional Kredit Konsumer BCA Bali, Jumat (15/3) kemarin.

sebagai kota utama, pihaknya berupaya melakukan penetrasi yang besar untuk pengembangan bisnis KPR. Untuk Bali, kata Felicia, memang masuk ke dalam salah satu kota kriteria tersebut. ‘’Selain kantor pusat, ini adalah kantor kami yang keenam setelah Surabaya, Bandung, Makassar, Semarang, dan Malang,’’ pungkasnya. Dalam pembukaan KFKK ini, ada beberapa tujuan penting. Yaitu pertama penetrasi pasar untuk pengembangan bisnis yang lebih besar. Tujuan kedua adalah memberikan layanan yang lebih baik kepada seluruh masyarakat di Bali. Ketiga terkait dengan pengendalian risiko. ‘’Dari sisi risiko, harus dipastikan pengikatan kreditnya, dokumentasi dossier kredit dan pengelolaan kualitas kredit,’’ ucapnya. Kepala KFKK Bali Kakan Handoko menambahkan, hadirnya KFKK ini, menjadi satu solusi dari BCA untuk nasabah yang ingin mengajukan kredit rumah melalui BCA. Pihaknya melihat potensi Bali untuk pengembangan bisnis KPR memang cukup besar. Diungkapkannya, di Bali saat awal pembentukan KFKK, sudah ada sebanyak Rp 2 triliun portofolio KPR. Pihaknya berharap, dalam waktu dekat, Bali menjadi salah satu kota utama KPR BCA. ‘’Bali ini masih sangat potensial untuk perkembangan KPR,’’ akunya. Untuk tahun ini KPR di daerah Bali ditargetkan untuk mendapatkan bisnis baru KPR sebesar Rp 1 triliun. Guna mendukung pencapaian tersebut di awal tahun ini BCA mengeluarkan suku bunga yang sangat menarik yaitu 5,62 Ă€[ed 1 tahun, 6,62 Ă€[ed 2 dan 3 tahun, 7,62 Ă€[ed 5 tahun. (ad424)

Cuaca Buruk, Penyeberangan Selat Bali Buka-Tutup Negara (Bali Post) – Cuaca buruk yang terjadi di Selat Bali, Jumat (15/3) kemarin, kembali mengharuskan operasional pelabuhan menerapkan pola buka-tutup. Dalam sehari kemarin, tercatat dua kali dilakukan penundaan penyeberangan pagi dan siang hari. Kepala Unit Pelaksana Pelabuhan (UPP) Kelas III Gilimanuk Ketut Aryadana, kemarin, mengatakan cuaca buruk berupa angin kencang mengharuskan penyeberangan dilakukan penundaan. Selain angin kencang berkisar 30-40 knot, hujan deras juga sebagai pemicu dilakukan penutupan pelabuhan. Pasalnya,

jarak pandang yang terhalang kabut dampak dari hujan deras itu dan berpotensi membahayakan pelayaran. Antisipasi hal yang tak diinginkan, maka dilakukan penundaan pelayaran. Dari informasi pada pagi hari, penutupan dilakukan mulai pukul 07.20 Wita hingga pukul 08.20 Wita. Sejumlah kapal yang sudah selesai bongkar muat diminta agar tetap bersandar di dermaga. Setelah penyeberangan kembali dibuka, sekitar pukul 12.00 Wita kemudian cuaca kembali buruk. Angin dengan kecepatan sampai 40 knot kembali terjadi. Menyikapi hal tersebut, UPP

kembali memutuskan untuk menutup sementara penyeberangan. Para penumpang baik dari Pelabuhan Ketapang maupun Pelabuhan Gilimanuk diminta untuk menunggu masuk ke kapal karena kondisi tersebut. Penutupan kedua ini lebih lama, yakni sekitar dua jam. Pukul 14.30 Wita, cuaca kembali reda dan memungkinkan untuk kapal kembali berlayar. ‘’Belakangan cuaca di Selat Bali memang kurang bersahabat, tadi (kemarin - red) dua kali ada penutupan,’’ ujar Aryadana. Pihaknya meminta agar nakhoda untuk waspada dan selalu berkoordinasi melalui alat komunikasi. (kmb26)

S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Sabtu Kliwon, 16 Maret 2019

PENUTUPAN - Suasana di salah satu dermaga di Pelabuhan Gilimanuk saat penutupan pelabuhan, kemarin. Beberapa kapal merapat di dekat dermaga menunggu penyeberangan kembali dibuka.

Dinas PUPR Rancang Perbaikan 20 Ruas Jalan Denpasar (Bali Post) Infrastruktur menjadi perhatian penting bagi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Denpasar. Bahkan, tahun ini peningkatan infrastruktur menjadi agenda terbesar yang akan digarap. Terutama perbaikan jalan sebagai program prioritas, mengingat jalan merupakan akses utama dalam menjalankan ekonomi masyarakat perkotaan. Pada tahun 2019, Dinas PUPR Denpasar rencananya melakukan perbaikan jalan sepanjang 13.315 meter. Kepala Dinas PUPR Denpasar Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta didampingi Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Denpasar I Wayan Dirgayasa mengatakan hal itu, Jumat (15/3) kemarin. Jimmy Sidarta mengatakan, perbaikan akses jalan di perkotaan dilakukan mengingat jalan merupakan akses terpenting bagi perekonomian masyarakat. Tahun 2019, setidaknya ada 20 ruas jalan yang direncanakan mendapatkan program perbai-

kan. Kedua puluh program perbaikan tersebut yakni peningkatan jalan dan pembuatan trotoar di Jalan Buana Raya dengan panjang 1.147 meter, peningkatan Jalan Pidada dengan panjang 657 meter, peningkatan jalan dan pembuatan trotoar kawasan Jalan Noja sepanjang 764 meter, peningkatan jalan kawasan Jalan Tukad Badung sepanjang 1.125 meter, dan peningkatan Jalan Terompong sepanjang 310 meter. Selain itu, juga ada peningkatan Jalan Gunung Talang sepanjang 755 meter, peningkatan Jalan Gunung Guntur sepanjang 1.107 meter, peningkatan jalan kawasan Jalan Sentanu sepanjang 714 meter, peningkatan jalan kawasan LC Jalan Kalimutu X sepanjang 173 meter, peningkatan Jalan Raya Gelogor Carik sepanjang 880 meter, peningkatan Jalan Matahari Terbit sepanjang 335 meter, peningkatan jalan kawasan Jalan Bung Tomo sepanjang 1.760 meter, peningkatan kawasan Jalan Tukad Pancoran sepanjang 1.200

meter, peningkatan Jalan Gunung Muliawan sepanjang 280 meter. Peningkatan jalan juga dilakukan di kawasan Jalan Gunung Gede sepanjang 153 meter, peningkatan Jalan Tunjung Sari sepanjang 1.265 meter, peningkatan jalan kawasan Jalan Bukit Indah sepanjang 390 meter, peningkatan Jalan Kerta Petasikan sepanjang 300 meter. Tahun 2019, Dinas PUPR juga mendapat DAK untuk peningkatan kapasitas Jalan Tukad Bilok di Denpasar Selatan sebanyak satu paket dan peningkatan kapasitas Jalan Tukad Balian Denpasar Selatan sebanyak satu paket. “Selain peningkatan jalan, program kami juga akan melakukan pembuatan trotoar, yakni di kawasan Jalan Jaya Giri sepanjang 620 meter dan pembuatan trotoar di kawasan Sanur sepanjang 590 meter,� ujar Dirgayusa sembari menambahkan, tahun 2018 sudah ada 19 ruas jalan yang diperbaiki dengan panjang 14.002 meter. (kmb12)

DINAS Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Bali mencanangkan vaksinasi rabies massal Provinsi Bali 2019 pada Jumat (15/3) kemarin di Legong Room, Inna Grand Bali Beach, Sanur. Untuk vaksinasi massal 2019, Dinas PKH Bali menargetkan cakupan vaksinasi mencapai 95 persen dari populasi anjing yang ada. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Bali drh. I Wayan Mardiana, M.M. mengatakan, untuk percepatan penanganan rabies 2019, target cakupan vaksinasi 95 persen dari populasi anjing yang ada di Bali. Populasi anjing di Bali ada sekitar 600.000 ekor. ‘’Manakala tidak ditangkap dan tidak divaksin maka ada upaya–upaya yang harus kita lakukan yaitu semacam kebijakan yang harus kita lakukan. Yang jelas bagaimana Bali harus segera bisa kita bebaskan dari rabies ini dalam rangka jangan sampai rabies mencederai pariwisata Bali,’’ tegasnya. Vaksinasi massal dilaksanakan mulai 18 Maret sampai awal Mei 2019, yaitu selama 30 hari secara serentak di 9 kabupaten/kota. Diawali dari zona merah yang merupakan daerah yang sangat aktif kasus rabiesnya, di tiga kabupaten, yaitu Karangasem, Buleleng, dan Bangli. ‘’Tapi daerah lain juga serentak dilakukan di hari itu, karena target kita 30 hari harus sudah selesai,’’ ungkapnya. Berdasarkan evaluasi tahun– tahun sebelumnya, cakupan vaksinasi hanya mencapai 70 persen. Maka dari itu 30 persen anjing yang tidak tervaksin akan menjadi permasalahan yang menimbulkan kasus positif pada anjing yang tidak tervaksin. ‘’Kalau sekarang 5 persen tidak tervaksin, anjing yang positif rabies ini akan mati, sedangkan 95 persen akan survive dan 95 persen anjing ini terproteksi dari rabies. Kalaupun ada anjing positif rabies,

ALAT TANGKAP - Dirjen PKH Kementan didampingi Kepala Dinas PKH Provinsi Bali menyerahkan alat tangkap pada tim vaksinator. kalau sudah divaksin maka dia akan menjadi resisten terhadap virus rabies,’’ ungkapnya. Sebanyak 1.764 petugas vaksinator diterjunkan untuk menyukseskan vaksinasi massal tahun ini. Vaksinator tersebut tersebar di sembilan kabupaten/ kota di Bali. Pada 2019 ini juga pihaknya sedang melatih tenaga vaksinator baru sebanyak 660 orang. Total anggaran yang dikeluarkan untuk percepatan pemberantasan rabies yaitu Rp 23 miliar, Rp 18 miliar dari APBN dan Rp 5 miliar dari Pemprov Bali. Kegiatan ini rutin dilakukan demi membebaskan Bali dari rabies tahun 2020. Dirjen PKH Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita mengatakan, pencanangan vaksinasi ini perlu dilakukan lebih konkret lagi karena pihaknya bercita–cita agar rabies Bali bisa diselesaikan secepatnya. Dikatakan, Bali sangat berpotensi untuk terbebas dari rabies karena pulaunya kecil, masyarakatnya sangat humanis,

geografinya memenuhi syarat, bariernya jelas yaitu laut, dan SDM-nya pun mumpuni. ‘’Tidak ada rumus untuk tidak bisa menyelesaikan rabies di Bali ini. Saya hanya menuntut integritas dan komitmen teman–teman di Bali, seluruh kabupaten/kota di Bali untuk menangani rabies Bali, karena di Bali ini modal utamanya adalah pariwisata. Jangan sampai pariwisata Bali ini terganggu karena rabies,’’ ujarnya. Tidak hanya di Bali, namun penanganan rabies di provinsi lain juga ia gencarkan. Namun karena Bali merupakan serambi dari Indonesia dan pintu masuk turis asing, ia berharap tamu mancanegara nyaman berlibur di Bali. ‘’Saya menuntut Pemda Dati II untuk bersungguh-sungguh menyelesaikan rabies Bali ini, karena dana sudah banyak kita habiskan,’’ ungkapnya. Terhitung Rp 18 miliar anggaran dari APBN ia gelontorkan untuk menyelesaikan rabies di Bali. (ad425)

Gelar RAT Pertama

Koperasi Yasa Segara Bengiat Harus Mampu Dikelola Profesional BARU setahun berdiri, Koperasi Yasa Segara Bengiat terus mengalami perkembangan. Koperasi yang dirintis sebagian besar anggota nelayan di Pantai Bengiat ini, dalam perkembangannya telah melampaui beberapa tantangan-tantangan yang dijalani. Selain menjadikan sebagai mitra yang andal dalam permodalan usaha, koperasi ini harus dikelola secara profesional. Saat ini seluruh anggota koperasi juga telah merasakan manfaat, khususnya di bidang permodalan usaha. Untuk laporan perkembangan koperasi selama tahun 2018, koperasi ini menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) pertama, Kamis (14/3) lalu di Jaba Tengah Pura Segara Bengiat. Pada RAT ini juga dihadiri Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Badung Drs. I Ketut Karpiana, M.M., Ketua Dekopinda Badung, perwakilan Camat Kuta Selatan, Lurah Benoa, dan undangan lainnya. Ketua Koperasi Yasa Segara Bengiat I Ketut Koder, S.E. sesuai dengan visi yang dicanangkan yaitu menjadikan koperasi sebagai mitra yang andal dalam permodalan usaha yang dikelola anggota. Untuk itu, ke depan koperasi ini diharapkan agar mampu dikelola secara profesional, sehingga dalam perjalanan nanti dapat tumbuh dan berkembang untuk kesejahteraan para anggotanya. ‘’Di sisi lain kami juga berharap keberadaan Koperasi Yasa Segara Bengiat dapat memberikan sumbangan yang konkret bagi pembangunan

ekonomi nasional,’’ harapnya. Perkembangan koperasi selama setahun ini diakuinya memang mengalami kemajuan. Hal ini disebabkan oleh kesadaran seluruh anggota, pengurus, pengawas, serta karyawan dalam melaksanakan kewajibannya. Adapun besaran aset yang dikelola selama tahun 2018 yaitu Rp 1.338.299.975. Dijelaskan Koder, berdirinya koperasi ini diawali oleh anggota nelayan yang berkeinginan membuat sebuah wadah organisasi bersifat kekeluargaan. Hal itu karena sering terjadi proses pinjam-meminjam di antara anggota nelayan. Atas dasar pertimbangan itulah terjadi

kesepakatan untuk membuat wadah organisasi dan terbentuk Koperasi Yasa Segara Bengiat yang beralamat di Pantai Bengiat, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Koperasi ini mulai beroperasi sebagai pra koperasi pada 2 Januari 2017. Pada 20 April 2017, Koperasi Yasa Segara Bengiat secara resmi telah memiliki Badan Hukum dengan No. 004019/BH/M.KUKM.2/ IV/2017 yang disahkan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Deputi Bidang Kelembagaan Republik Indonesia saat itu, Ir. Meliadi Sembiring, M.Sc. (kmb23/150)

Bali Post/edi

RAT - Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Badung Drs. I Ketut Karpiana, M.M. membuka pelaksanaan RAT Koperasi Yasa Segara Bengiat, Kamis (14/3) di Jaba Tengah Pura Segara Bengiat.

Ambil SS di Tembok ATM BRI, Dony Diadili Denpasar (Bali Post)Dony Dahmawi (38) diadili di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (14/3) lalu. Ia ditangkap polisi setelah mengambil tempelan sabu-sabu (SS) di tembok ATM BRI di Jalan Raya Pemogan, Denpasar Selatan, JPU I Gusti Lanang Suyadnyana menyatakan, awalnya terdakwa Dony memesan SS pada seseorang yang

diketahui bernama TauÀk. Ia memesan seharga Rp 1,3 juta dan pembayaran ditransfer melalui rekening BCA. Setelah transaksi berjalan, TauÀk meminta terdakwa mengambil SS itu di tembok ATM BRI Jalan Raya Pemogan, dengan cara ditempel. Sabu-sabu itu kemudian dibawa terdakwa ke kosnya di Jalan Campuan II, Legian, Badung.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, CSR, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Pada 19 Desember 2018 sekitar pukul 18.30 Wita, saat terdakwa melintas di Jalan Raya Pemogan Gang Mutiara Indah dan sampai di kos Pondok Mutiara, Denpasar, datang polisi dari Polresta Denpasar. Saat ditangkap, ditemukan dua plastik klip berisi kristal bening diduga SS. Atas barang bukti itu terdakwa digelandang ke kantor polisi. (kmb37)


5

DAERAH

Sabtu Kliwon, 16 Maret 2019

Minimalisasi Kasus TBC

PPTI Denpasar Gandeng PKK Denpasar (Bali Post) Dinas Kesehatan Kota Denpasar melalui Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Cabang Kota Denpasar terus gencar untuk melakukan pencegahan meningkatnya kasus TBC (tuberkulose). Setelah membentuk kader di desa/ lurah se-Kota Denpasar, kini PPTI Cabang Kota Denpasar menggandeng PKK untuk melakukan sosialisasi. Karena kasus TBC banyak yang belum muncul ke permukaan, sehingga penanganannya tidak maksimal. Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini, Jumat (15/3) kemarin di Kantor PPTI Cabang Kota Denpasar mengatakan, untuk pencegahan TBC lebih bagus bila melibatkan lebih banyak orang. Karena dengan demikian diharapkan masyarakat semakin memahami bahaya TBC. Dikatakan, selama ini masih banyak masyarakat yang tidak mau memeriksakan diri saat ada gejala TBC. Dengan adanya keterlibatan ibu-ibu PKK diharapkan semakin meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap bahaya TBC. Lebih lanjut Sri Armini menambahkan, menurut survei prevalensi TBC di Indonesia tahun 2013-2014 memperkirakan sebanyak 1.600.000 kasus dan insisen TBC sebanyak 1.020.000 kasus serta mortalitas TBC mencapai 100.000 kasus. Sampai saat ini diteksi kasus TBC di Indensia hanya 45 persen dan sebanyak 55 persen kasus belum dilaporkan. Sedangkan untuk di Provinsi Bali diperkirakan kasus TBC sebanyak 13.150 dan baru ditemukan sebanyak 3.150 kasus atau 23,95 persen.

Dari jumlah kasus-kasus di Provinsi Bali, sebanyak 1.328 kasus di temukan di Kota Denpasar dari berbagai tipe penderita. Dengan semakin banyak ditemukan kasus TBC menunjukkan semakin meningkat kesadaran masyarakat akan bahaya TBC. Mengingat satu penderita TBC dapat menular ke sejumlah orang. ‘’Tantangan Denpasar sebagai kota besar di mana penderita TBC selalu berpindah-pindah alamat tinggalnya, sehingga kami sangat sulit untuk melakukan pengawasan,’’ ujarnya. Sementara itu, Ketua PPTI Cabang Kota Denpasar dr. I Made Sudhana Satrigraha menyampaikan untuk mendidik masyarakat yang paling strategis adalah menyasar ibu-ibu terutama ibu-ibu PKK. Mengingat di dunia pendidikan pun menyampaikan bahwa untuk mendidik masyarakat harus mendidik ibuibu terlebih dahulu. Mengingat ibu-ibu merupakan mercusuar dalam mendidik masyarakat terutama mulai dari keluarga. Meski demikian, menurut Satrigraha, masyarakat lain tetap diberikan pendidikan sehingga dengan demikian semakin meningkatkan pemahaman masyarakat untuk bahaya TBC. Diharapkan melalui sosialisasi ini akan semakin meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan terutama masalah TBC. Menurutnya, semakin meningkat temuan TBC di suatu wilayah membuktikan semakin meningkat pula kepedulian masyarakat terhadap bahaya TBC. Karena dengan demikian semakin cepat dapat dilakukan penceghan penyebarannya. (kmb12)

Bali Post/ist

PATROLI SEPEDA - Dirlantas Polda Bali Kombes Pol. A.A. Made Sudana bersama sejumlah anggotanya ketika melaksanakan patroli bersepeda di wilayah Kuta, beberapa waktu lalu.

Antisipasi Kamseltibcarlantas

Personel Ditlantas Polda Bali Patroli Sepeda Denpasar (Bali Post) Salah satu tugas pokok aparat kepolisian adalah membuat dan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Hal inilah yang menjadi komitmen Polda Bali, khususnya jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Bali. Di bawah komando Dirlantas Polda Bali Kombes Pol. A.A. Sudana, sejumlah anggota Polantas melaksanakan patroli dialogis dengan cara

bersepada. Sasaran rute patroli bersepeda yaitu pusat keramaian di kota dan tempat-tempat wisata di wilayah Kuta. Sembari berpatroli, petugas juga kerap berhenti di suatu lokasi yang kebetulan terjadi kemacetan. Mereka pun turun tangan melakukan pengaturan hingga arus lalu lintas kembali normal. ‘’Kami juga memberikan pesan-pesan kamtibmas dan kamseltibcarlantas secara

humanis kepada pengendara dan mengimbau masyarakat terkait keamanan serta keselamatan berkendara,’’ kata Kombes Sudana, Jumat (15/3) kemarin. Selain itu, kata mantan Kapolresta Denpasar ini, kegiatan patroli dialogis bersepeda tersebut dilaksanakan sebagai tali silaturahmi kepada warga untuk lebih dekat dengan anggota Polri. Dalam pelaksanaannya, anggota Polantas

melakukan pengaturan arus lalu lintas di titik-titik rawan macet dan sekolah-sekolah. Begitu juga menyampaikan imbauan kamtibmas dan kamseltibcarlantas serta mengajak masyarakat berkomunikasi. ‘’Ini dilakukan agar lebih dekat dengan masyarakat,’’ ucapnya. Lebih lanjut dikatakan, tujuan patroli bersepeda ini juga guna mencegah dan mendeteksi potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa

aman bagi masyarakat. Kemudian, bagi pengendara kendaraan bermotor bisa lebih tertib dalam berkendara. Selain itu, pastinya menyehatkan tubuh para anggota karena berpatroli sambil berolahraga. Bahkan, patroli bersepeda ini dilakukan sekaligus untuk mempererat kemitraan antara polisi dengan masyarakat. ‘’Setiap Sabtu kami keliling, mulai dari Polda hingga Kuta,’’ imbuhnya. (jay)

Mediasi Ditolak, Kasus Oknum Guru Cukur Siswa Jalan Terus Banyuwangi (Bali Post) -

Kasus pencukuran rambut puluhan siswa SDN 2 Patoman, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, tampaknya akan terus menggelinding. Penyebabnya, para wali murid menolak upaya mediasi yang dilakukan pihak sekolah maupun Polsek. Bahkan, mereka meminta Polres mengusut tuntas kasus ini. Permintaan pengusutan kasus ini diluapkan dengan mendatangi Polres Banyuwangi, Jumat (15/3) kemarin.

Bali Post/udi

BERKUNJUNG - Pura di Alas Purwo yang memikat wisatawan berkunjung ke kawasan ini.

Pengunjung Wisata Alas Purwo Naik 53 Persen Banyuwangi (Bali Post) Keindahan hutan abadi Taman Nasional (TN) Alas Purwo, Banyuwangi makin menyedot wisatawan. Tiga tahun terakhir, jumlah pengunjung ke kawasan ini terus meroket. Tembus hingga 53 persen. Lonjakan ini dipicu perbaikan infrastruktur ke lokasi, khususnya akses jalan. Data dari Balai TN Alas Purwo menunjukkan lonjakan kunjungan paling terasa di tahun 2018. Total menjadi 211.049 wisatawan. Sebelumnya, tahun 2017 hanya 137.430 orang dan tahun 2016 mencapai 134.130 orang. ‘’Perbaikan akses jalan serta penambahan fasilitas di TN Alas Purwo menjadi pendorong naiknya kunjungan wisatawan,’’ kata Kasubag TU Balai TN Alas Purwo Muhammad Wahyudi, belum lama ini. Dijelaskan, akses jalan ke Alas Purwo sudah diaspal mulus mulai pintu masuk hingga pos pemberhentian terakhir, sehingga membuat pengunjung cukup nyaman. Hingga Januari-Februari 2019, jumlah kunjungan sudah tembus 38.000 orang. Meningkat 26,6 persen dibanding tahun lalu di periode yang sama. Selain alamnya yang asli, TN Alas Purwo menyimpan 700 jenis Áora, 50 jenis mamalia, 320 jenis burung, 15 jenis amfibi, dan 48 jenis reptile. Sejak dahulu Alas Purwo dikenal sebagai kawasan alami yang memikat. Memasuki kawasan tersebut, pengunjung disambut rimbunan pohon mahoni. Terdapat Situs Kawitan, pura umat Hindu. Dalam bahasa Jawa, kawitan berarti ‘’awal mula’’. Ini merujuk pada keyakinan

Alas Purwo dipercaya sebagai tanah tertua di Tanah Jawa. Lalu, wisatawan bisa menikmati padang rumput (sabana), melihat burung merak, rusa, dan banteng. Juga deretan pantai eksotis, mulai Pantai Parang Ireng, Pantai Ngagelan, Pantai Pancur hingga Pantai Plengkung. Plengkung memiliki ombak memukau setinggi 6 meter, diakui sebagai salah satu tempat selancar terbaik dunia. Alas Purwo juga memiliki banyak gua. Salah satunya Gua Istana, memiliki kegelapan abadi dan banyak didatangi tokoh-tokoh spiritual. (udi)

Di Polres, mereka menyampaikan surat berisi tanda tangan sejumlah wali murid yang anaknya menjadi korban pencukuran rambut. ‘’Kami ingin menyampaikan permohonan tertulis kepada Kapolres. Kasus pencukuran rambut oleh oknum guru ini jangan sampai berhenti. Ini menjadi pembelajaran kepada para guru,’’ kata Yulis, salah satu wali murid. Wanita ini mengakui sempat ada permintaan mediasi dari pihak sekolah, PGRI hingga Polsek. Bahkan sempat ada upaya intimidasi dari PGRI agar para wali murid mencabut laporannya. ‘’Tapi, kami tetap sepakat, kasus jalan terus. Karena kejadian ini, psikologi siswa tergang-

gu,’’ jelasnya. Dia mencontohkan putranya yang harus diantar ketika bersekolah. Lalu malu bergaul bersama teman-temannya. Parahnya, belum ada satu pun permintaan maaf dari pihak sekolah maupun oknum guru yang melakukan pencukuran. Wali murid lainnya, Ariono, justru menyayangkan upaya mediasi dari pihak sekolah bersama PGRI. ‘’Jadi, upaya mediasi ini cukup aneh. Para siswa disuruh pulang, lalu diminta membawa wali murid ke sekolah. Kemudian, ada upaya intimidasi. Kalau laporan tidak dicabut, para siswa tak bisa melanjutkan sekolah,’’ sesalnya. Meski muncul intimidasi, pihaknya bergeming. Karena

itu, meminta Polres melanjutkan penyidikan kasus tersebut. Rencananya, para wali murid ini akan kembali ke Polres, menagih upaya penyidikan kasus tersebut. Kapolsek Rogojampi AKP Agung Setyabudi mengatakan pihaknya sempat menawarkan upaya mediasi terkait kasus yang dilaporkan ke Polsek. Namun, para pihak terkesan landai menanggapinya. Alhasil, pihaknya akan melakukan gelar perkara. Kemudian, melimpahkan kasus tersebut ke Polres. ‘’Kami akan lakukan penanganan laporan sesuai prosedur,’’ tegasnya. Diberitakan sebelumnya, sebanyak 20 siswa SDN 2 Patoman, Kecamatan Blimbingsari, menjadi korban huku-

Bali Post/udi

WALI MURID - Wali murid korban pencukuran rambut mendatangi Polres Banyuwangi, Jumat (15/3) kemarin. man cukur rambut. Pelakunya, oknum guru olahraga berstatus honorer. Tak terima dengan kejadian ini, puluhan wali murid melapor ke Polsek Rogojampi, Senin (11/3) lalu. Mereka meminta oknum

guru Ar dituding bertanggung jawab terhadap insiden pencukuran rambut siswa tersebut. Apalagi, cukurannya tak rapi, dibuat petal. Parahnya, yang mencukur justru pelatih silat. (udi)

Pipa Bocor, Pelayanan PDAM di Jimbaran Terganggu

Bali Post/edi

BOCOR - Genangan air akibat bocornya pipa PDAM di Jimbaran.

Mangupura (Bali Post)nDiduga tergaruk alat berat, pipa milik PDAM di Jalan Uluwatu Jimbaran yang berada di bawah Pura Tegeh Sari Jimbaran mengalami kebocoran. Akibatnya, pelayanan air menuju ke kompleks Unud, Wanagiri, Four Season, Jalan Bali Cliff, sampai Kampial Residence, Ungasan,

Balangan, Masuka, Pecatu dan sekitarnya mengalami gangguan. Menurut Dirut PDAM Tirta Mangutama Badung I Ketut Golak, pipa yang bocor berukuran 450 mm. Petugas telah melakukan perbaikan. ‘’Bocor karena kena sofel proyek. Jumat malam diperkirakan selesai perbaikan.

Mudah-mudahan Sabtu siang (hari ini - red) normal kembali,’’ jelasnya. Terhadap kondisi ini, pihaknya memohon permakluman kepada pelanggan. Kondisi seperti ini memang tidak bisa dihindari, apalagi saat ini di kawasan setempat sedang ada proyek. (kmb23)


OPINI

6

Sabtu Kliwon, 16 Maret 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Antara Terorisme dan Kemiskinan PELEDAKAN bom bunuh diri kembali terjadi di Indonesia. Kali ini terjadi di Sibolga, Sumatera Utara setelah istri seorang terduga teroris meledakkan diri bersama anaknya. Meski ini bukan tindakan serangan yang dilakukan oleh teroris kepada sasaran tertentu, tetapi perilaku tersebut merupakan pesan dari mereka kepada kita bahwa mereka tidak menyerah dan bersedia mengorbankan tubuhnya demi tujuan tertentu. Mungkin tindakan bom itu merupakan pesan bahwa metode kekerasan yang tidak akan ditinggalkan. Kedua, dapat saja merupakan cara untuk menghindari interogasi yang lebih dalam kelak oleh pihak kepolisian jika misalnya juga tertangkap. Penghindaran interogasi digunakan untuk menyembunyikan informasi yang dimiliki, misalnya tentang informasi anggota jaringan. Bukan tidak mungkin pula, apabila terduga teroris yang tertangkap polisi di Sibolga tersebut akan meledakkan diri, apabila dia sedang berada di dekat bom saat ditangkap. Pesan-pesan ini penting kita cerna untuk mengantisipasi perkembangan pada masa yang akan datang. Seperti yang sering kita dengar melalui media massa akhir-akhir ini, tidaklah berarti kegiatan teroris itu akan berhenti, meski ISIS yang di Timur Tengah itu berhasil dilumpuhkan. Banyak yang menduga bahwa sel-sel mereka masih menyebar di mana-mana, dan kemungkinan saja saat ini mereka sedang “istirahat� untuk menyusun kembali kekuatan mereka dengan metode lain. Metode lain inilah yang harus kita waspadai. Juga muncul informasi bahwa apabila jaringan teroris itu telah dapat dipatahkan oleh pihak kepolisian internasional di berbagai negara, kemungkinan metode mereka sekarang bergeser menuju tindakan individualisme. Gejala-gejala ini sudah mulai kelihatan. Penubrukan kendaraan kepada orang-orang ramai, boleh dikatakan sebagai bagian tindakan individu. Dan individual terorisme ini secara mudah dapat dilakukan, jika calon teroris ini telah berhasil diindoktrinasi. Cara itu dapat saja dimulai ketika masih remaja, atau malah disosialisasikan pada tingkat keluarga sejak kecil. Maka dalam perkembangan waktu, mereka akan dapat berkembang sendiri, tanpa perintah berdasarkan informasi yang didapatkan melalui media sosial. Masamasa usia dewasa awal, antara umur 20 sampai 30 tahun ini merupakan masa pengembangan yang paling harus diwaspadai. Sebab, pada masa inilah nilai-nilai ideal dalam hidup itu muncul. Dengan inisiatif sendiri, mereka akan mampu melakukan tindakan teror entah bagaimanapun bentuknya, mulai dari menabrakkan kendaraan sampai dengan meledakkan diri. Indonesia harus mewaspadai tindakan terorisme tunggal ini. Amerika Serikat menilai bahwa tindakan teroris itu mempunyai akar pada kemiskinan. Kita coba tambahkan, mungkin juga akibat kecemburuan sosial. Inilah yang harus diwaspadai di Indonesia. Tingkat kemiskinan di Indonesia masih berada pada persentase di atas delapan persen. Itu kira-kira mencapai 20 juta orang, atau lima juta keluarga. Bisa dibayangkan, apabila kita salah menangani persoalan kemiskinan ini, akan banyak orang terpapar radikalisme di Indonesia. Tentu kita tidak ingin hal ini terjadi. Tetapi sebagai sebuah bentuk kewaspadaan, tidak ada salahnya kalau angka kemiskinan ini harus diperhatikan. Mengatasi kemiskinan, jauh lebih lambat dan lama dibandingkan dengan penyebaran ajaran sesat. Karena itu, pemerintah haruslah segera menangani persoalan kemiskinan ini dengan baik dan tuntas. Bagaimana dengan Bali? Sudah dua kali Bali terkena ledakan bom yang dilakukan oleh teroris. Tetapi tidak salah kita harus waspada. Semakin sesaknya penduduk perkotaan di Bali, harus diwaspadai. Masyarakat yang rajin melakukan patroli merupakan salah satu solusi untuk mencegah itu. Tentu saja kita apresiasi dengan tindakan Pola Bali yang dengan tegas menindak kelompok-kelompok yang suka membikin onar. Cara seperti ini juga dapat diterapkan untuk menindak unsurunsur yang membawa pesan teror ke Bali.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Penjelasan �Pamuput Tri Sadaka’’ Om Ano Badrah Kretawu Wantu Wiswatah, semoga pemikiran baik datang dari segala penjuru. Merujuk pada terbitan Bali Post edisi Sabtu Pon 9 Maret 2019, halaman 3 pada rubrik “Badung Gelar Tawur Agung Kasanga di Catus Pata Mengwi�, dalam rubrik tersebut dijelaskan upacara Tawur Kasanga yang dipuput oleh tri sadaka atau Pedanda Siwa, Buda, dan Rsi Bhujangga yaitu Peranda Putra Pemaron dari Geria Sidemen Mengwi, Ide Pedanda Gede Jelantik Giri Santacita Geria Jadi Tabanan dan Jro Gede Sengguhu Tamburu Yasa Sibang Kaja. Membaca terbitan tersebut, kami mewakili Maha Warga Bhujangga Waisnawa Pusat dalam hal ini yang namanya Tri Sadaka beliau Sulinggih Siwa Boda Bhujangga Waisnawa tetapi yang muput di Catus Pata Mengwi yang diberitakan Ida Jro Gede Sengguhu Tamburu Yasa Sibang Gede bukan dari sulinggih Rsi Bhujangga Waisnawa dari Maha Warga Bhujangga Waisnawa, demikian untuk diketahui terima kasih. Gr. Gede Widnyana Humas MWBW

Mewaspadai Keluarga sebagai Pengembangan Teroris Beberapa waktu lalu, peristiwa yang berkaitan dengan teroris kembali mengguncang Indonesia. Istri dari terduga teroris Abu Hamzah meledakkan diri dan tewas di rumahnya, di Kota Sibolga, Sumatera Utara. Peristiwa ini menandakan dua hal, yaitu pihak kepolisian telah melakukan tugas dan fungsinya dengan baik karena selalu mengikuti perkembangan teroris. Sumatera Utara merupakan wilayah yang boleh dikatakan baru dalam hal perkembangan teroris di Indonesia. Akan tetapi di pihak lain, semakin membuktikan bahwa sikap dan perkembangan terorisme di Indonesia tidak pernah berhenti. Kejadian di Sibolga, malah memberikan “perjalanan lanjutan� yang baru karena memperlihatkan perilaku perempuan teroris atau yang berkaitan dengannya. Ini sama dengan apa yang terjadi di Surabaya setahun yang lalu.

Oleh

GPB Suka Arjawa arus dilihat bahwa, Surabaya telah memberikan gambaran perubahan terhadap perubahan aktor pelaku teroris. Gambaran yang di Surabaya memperlihatkan bahwa teroris tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa tetapi juga anak-anak. Bukan itu saja, di samping anakanak dari sisi gender, pelakunya juga perempuan. Bagi Indonesia, ini merupakan gambaran yang baru, bahkan untuk teroris internasional. Satu lagi yang menjadi gambaran dan juga pesan bagi terorisme di Surabaya, adalah gerakan mereka bersama keluarga, dan mempersiapkan diri terlebih dahulu sebelum melakukan tindakannya, secara matang. Peristiwa Surabaya itu seharusnya tidak boleh dipandang sebelah mata karena mengandung makna yang besar bagi perkembangan pola gerak teroris dan terorisme, minimal di Indonesia. Dari sisi jenis kelamin, pelaku perempuan sudah dilibatkan. Ini merupakan pesan bahwa kaum perempuan teroris di Indonesia sudah tidak khawatir dan tidak

ragu-ragu lagi untuk melakukan tindakan. Pesan ini mengandung makna banyak. Itu artinya, mereka tidak akan takut dan tidak akan berhenti melakukan tindakannya meskipun suaminya telah meninggal. Mereka juga tidak takut meninggalkan anakanaknya. Dalam hal teroris yang meninggalkan anak tersebut, ini seharusnya diperhatikan benar oleh pemerintah karena fenomena ini menggambarkan adanya penyandang dana yang menjamin anak tersebut di masa depan. Atau sang anak ini akan dipelihara dan dididik untuk menjadi teroris juga. Jadi, penyandang dana harus diperhatikan karena bisa jadi ia menjadi lokus pendidikan dan pemeliharaan, termasuk pembinaan teroris berkelanjutan. Dari keterlibatan teroris perempuan ini juga dapat ditafsirkan bahwa mereka bergerak tidak memandang jenis kelamin lagi, mereka sudah masuk menuju ranah gender, dan karena itu pasti akan memberi pengaruh atau inspirasi kepada kaum perempuan yang PHPSXQ\DL DĂ€OLDVL LGHRORJL \DQJ sama. Tantangan dari mereka

itu tidak hanya berhenti sampai memberikan inspirasi tetapi juga keberanian untuk melahirkan banyak keturunan. Dan sebagai seorang ibu, teroris perempuan akan lebih mudah menularkan nilai-nilai ideologisnya kepada keturunan mereka bahkan sejak umur yang lebih muda, lebih awal. Setelah kaum perempuan, catatan dari Surabaya juga memberikan pesan soal peran anakanak. Seluruh pelaku teror di Surabaya melibatkan anak-anak. Hal ini menggambarkan bahwa perkembangan teror, sebagai sebuah nilai atau ajaran, telah mampu dikembangkan pada tingkat yang paling inti pada masyarakat, yaitu keluarga. Di Surabaya, ledakan yang memakan korban itu melibatkan remaja yang berusia di bawah dua puluh tahun, dan juga melibatkan anak perempuan yang masih berusia di bawah 12 tahun. Boleh dikatakan, mereka itu telah berhasil mensosialisasikan ajaran kekerasan untuk mencapai tujuan itu pada lingkup keluarga. Bahkan, bukan sekadar sosialisasi tetapi sudah menjadi internalisasi. Orang tua mempunyai peran

menerangkan berbagai hal dan tujuan itu kepada anak-anaknya dengan menggunakan berbagai sarana dan kesempatan. Sosialisasi yang berhasil itu dilakukan secara kontinu dan sistematis, dan keberhasilan sosialisasi itu adalah dalam bentuk internalisasi. Dengan internalisasi, objek sasaran (anak dan anggota keluarga) telah menyetujui, paham, dan mempercayai berbagai nilai dan ajaran yang diterima. Jika sudah seperti ini, maka sikap, perilaku, dan tindakan pasti akan menyesuaikan dengan nilai-nilai yang diajarkan. Jika nilai itu kekerasan dan terorisme, maka tidak bisa lain, mereka akan menjadi teroris dan tidak takut melakukan tindakan apa pun. Itulah yang terjadi di Surabaya, pada tingkat paling inti dari struktur sosial, yaitu keluarga. Apa yang terjadi di Sibolga, dapat ditafsirkan seperti apa yang terjadi di Surabaya. Bom bunuh diri dari istri terduga teroris itu menandakan bagaimana ia telah terpapar dengan nilai-nilai tersebut. Bahwa anaknya yang masih berusia dua tahun ikut menjadi korban, menandakan bahwa kepercayaan terhadap nilai itu tinggi. Hal lain yang terlihat di Sibolga tersebut, adalah penjalaran pengaruh pola Surabaya tersebut telah sampai ke Sumatera Utara. Bukan tidak mungkin, apabila pihak kepolisian tidak cepat tanggap dengan melakukan penangkapan, anak terduga teroris ini akan berkembang dan terdidik untuk menjadi teroris. Perkembangan fenomena seperti ini pasti membahayakan Indonesia, jika menyebar menuju daerah-daerah lain. Karena itulah harus segera dibuat tindakan

Kota Cerdas, Kebahagiaan Warga PENERAPAN konsep kota cerdas diharapkan bisa menjadi salah satu solusi jitu untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi kota-kota kita di masa depan. Diproyeksikan menjelang tahun 2050 mendatang, sekitar 75 persen penduduk dunia bakal menyesaki kawasan-kawasan perkotaan. Di Indonesia sendiri saat ini, jumlah penduduk yang tinggal di kawasan perkotaan ditaksir mencapai 45 persen dari total penduduk keseluruhan dan diperkirakan bakal meningkat mendekati 70 persen pada tahun 2035. Ketersediaan peluang ekonomi, sosial, politik maupun budaya yang lebih besar di kawasan perkotaan menjadi semacam magnet kuat yang menyedot banyak orang untuk terus menyerbu kawasan perkotaan. Sudah barang tentu, hal ini bakal membawa konsekuensi dalam banyak dimensi sekaligus menjadi tantangan besar bagi para pengelola kota dalam soal bagaimana kotakota yang mereka kelola bisa tetap layak huni dan menjadi kota yang berkelanjutan. Menurut Roderick Lawrence (2008), secara garis besar, setidaknya ada empat jenis risiko yang umumnya bakal dihadapi kawasankawasan perkotaan pada masa yang akan datang. Yang pertama adalah risiko lingkungan. Sejumlah masalah yang dihadapi kawasan perkotaan yang terkait dengan risiko lingkungan antara lain adalah masalah melonjaknya tingkat kebisingan, meningkatnya pencemaran air, pencemaran tanah, pencemaran udara, serta persoalan pembuangan sampah. Selanjutnya adalah risiko ekonomi berupa persoalan penyediaan rumah layak huni, ketersediaan pangan, ketersediaan air bersih, dan juga ketersediaan lapangan kerja maupun ketersediaan layanan kesehatan dan pendidikan yang adil dan terjangkau bagi semua warga. Yang berikutnya adalah risiko teknologi berupa kemacetan, kecelakaan lalu lintas, dan kecelakaan industri. Dan yang terakhir adalah risiko sosial berupa meningkatnya kriminalitas, tindak kekerasan, putus sekolah dan pengangguran.

Oleh

Djoko Subinarto Salah satu konsep pengelolaan kota yang kini mulai banyak dilirik para pengelola kota dalam upaya mewujudkan kota yang benarbenar sehat sehingga layak huni adalah apa yang dikenal sebagai kota cerdas alias smart city. Secara sederhana, kota cerdas dapat GLGHĂ€QLVLNDQ NRQVHS SHQJHPEDQJDQ SHUNRWDDQ yang mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan teknologi Internet of Things (IoT) dengan cara yang aman untuk mengelola aset kota. Penerapan konsep kota cerdas diharapkan bisa menjadi salah satu solusi jitu dalam mengatasi berbagai persoalan yang sedang dan bakal dihadapi kawasan perkotaan. Capaian akhir kota cerdas adalah meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakat. Dalam pengimplementasiannya, konsep kota cerdas mencakup sekurangnya tiga aspek utama. Pertama, cerdas secara ekonomi. Maksudnya, kota ditopang oleh perekonomian yang baik dengan memaksimalkan sumber daya atau potensi kota, di antaranya adalah dengan menfaatkan layanan TIK. Kedua, cerdas secara sosial, di mana masyarakat memiliki keamanan, kemudahan dan kenyamanan dalam melakukan interaksi sosial dengan sesama masyarakat ataupun dengan pemerintah. Ketiga, cerdas secara lingkungan. Masyarakat memiliki tempat tinggal layak huni, sehat, hemat energi, dibarengi dengan pengelolaan energi yang ramah lingkungan dengan dukungan layanan TIK beserta pengelolaan dan peran sumber daya manusia (SDM) yang baik. Di samping tersedianya infrastruktur internet berkecepatan tinggi (broadband) berikut fasilitas jaringan wilayah metropolitan (metropolitan area network) yang andal, praktik tata kelola pemerintahan kota yang prima menjadi faktor krusial bagi terlaksananya konsep kota cerdas secara ideal.

Praktik tata kelola pemerintahan kota yang prima bersandar pada prinsip-prinsip sebagai berikut. Pertama, keberlanjutan. Dalam pembangunan kawasan perkotaan, aspek keberlanjutan harus menjadi pertimbangan utama. Kedua, responsif. Setiap kebijakan dan layanan publik haruslah responsif terhadap tuntutan dan kebutuhan warga dan dilaksanakan GHQJDQ HĂ€VLHQ VHUWD HIHNWLI .HWLJD NHDGLODQ Segenap warga tanpa memandang gender, VXNX ZDUQD NXOLW SHQGLGLNDQ DĂ€OLDVL SROLWLN maupun agama harus memperoleh akses yang sama bagi berbagai kebutuhan dasar seperti kesehatan, pendidikan, pekerjaan, air minum, sanitasi dan layanan-layanan umum lainnya. Keempat, transparansi. Pengelolaan kota yang baik dibangun oleh transparansi dari semua pemangku kepentingan. Ini untuk menciptakan iklim keterbukaan dan keterpercayaan sekaligus menegakkan profesionalitas, integritas serta sebagai modal untuk membangun kolaborasi yang harmonis dari semua pihak dalam menghadapi berbagai persoalan kota. Kelima, partisipasi publik. Partisipasi publik secara aktif -- termasuk partisipasi dari kelompok yang termarginalisasi -- dalam proses pembuatan keputusan dapat berkontribusi bagi tercapainya kehidupan perkotaan yang lebih baik. Keenam, keamanan. Faktor keamanan harus benar-benar terjamin sehingga hak-hak dasar seperti hak hidup, kepemilikan, dan kebebasan dapat dirasakan oleh semua warga, tanpa kecuali. Untuk itu, para pengelola kota harus berusaha keras menghindari dan mengaWDVL WHUMDGLQ\D DQHND NRQĂ LN PDXSXQ EHQFDQD sekecil apa pun, di lingkungan mereka. Praktik tata kelola pemerintahan kota yang prima dapat dicapai dengan terciptanya peningkatan sistem manajemen dan pelaksanaan pemerintahan kota serta peningkatan kinerja aparatur pemerintahan kota melalui sistem pendidikan dan pelatihan yang bermutu dan sinambung.

untuk mencegah penyebaran hal tersebut. Dalam konteks pemerintah, tindakan dan pemantauan terus-menerus yang dilakukan pihak kepolisian Indonesia, sudah benar. Penyebaran personel intelijen perlu diperbanyak dan diperluas cakupannya, termasuk metode pelaporan terhadap adanya kecurigaan terhadap anggota keluarga yang mencurigakan. Jika situasinya mendesak, sebagai petugas penjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, tidak salah apabila pihak kepolisian (melalui jaringannya yang paling bawah), lebih mengintensifkan kontak sosial dengan perangkat banjar, tokoh-tokoh masyarakat. ,QWHQVLĂ€NDVL LQL GLODNXNDQ WLGDN harus dengan cara yang formal tetapi juga melalui cara informal, seperti kunjungan ke kantor lurah atau menjalin persahabatan dengan tokoh-tokoh masyarakat. Pada tingkat masyarakat, penggalian nilai-nilai budaya lama melalui pentas seni atau diskusi sangat diperlukan. Banyak sekali nilai budaya lama di Indonesia itu mempunyai manfaat besar untuk mendorong perbaikan moral dan etika masyarakat. Pemerintah harus berani memberikan sponsor untuk menggelar acara seperti ini. Media sosial kita juga harus banyak berisi tentang nilai-nilai budaya lokal yang tentunya mempunyai sikap adiluhung. Media sosial merupakan salah satu faktor yang memberikan pengaruh paling besar bagi peningkatan tindakan teroris dan terorisme di Indonesia. Karena itu, haruslah dilawan dengan mengenalkan ajaran nilai budaya luhur Indonesia. Penulis, staf pengajar Sosiologi FISIP, Universitas Udayana

POJOK Ketua Umum PPP bersama sejumlah pejabat dan swasta kena OTT KPK. - Ini bukan bagian kampanye. *** Penembakan di dua masjid di Selandia Baru, 40 orang meninggal. - Turut berdukacita. *** Takut terseret korupsi, penerima hibah di Klungkung kembalikan dana. - Bukan antikampanye politik uang.

Penulis adalah kolumnis

z Perintis : K.Nadha, z Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha zPemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana zRedaktur Pelaksana : Made Sueca zSekretaris Redaksi: Sugiartha zRedaktur Eksekutif: Parwata zRedaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata zAnggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto zKantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. zOmbudsman: Jimmy Silalahi. zAlamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Â&#x201E; WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Sabtu Kliwon, 16 Maret 2019

Khawatir Bantuan Pusat Mubazir

BLK akan Usulkan Revisi Kejuruan Tabanan (Bali Post) -

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Tabanan mendapatkan bantuan 55 paket pelatihan tenaga kerja dari pemerintah pusat untuk mendukung program pemerintah daerah mencetak wirausaha baru. Dari jumlah tersebut, ada beberapa jurusan yang sepi peminat sehingga dikhawatirkan bantuan tersebut ada yang mubazir. Kepala UPT BLK Tabanan I Gede Nengah Sugiarta, S.E., Jumat (15/3) kemarin mengatakan, pihaknya telah melakukan pendekatan ke tiap desa terkait pelatihan keterampilan yang masyarakat harapkan. Hasil penjajakan inilah nantinya akan coba diusulkan ke pemerintah pusat, sehingga bisa dilakukan revisi kejuruan atau bidang keterampilan. ‘’Jadi jangan sampai program yang baik dari pemerintah pusat ini tidak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Minimal bisa dilakukan revisi keju-

ruan disesuaikan dengan kebutuhan di daerah,’’ ucapnya. Secara rinci, bidang keterampilan yang masih sepi peminat seperti pemasangan listrik bangunan sederhana, AC split, komputer serta bahasa Inggris. ‘’Memang ada yang mendaftar untuk keterampilan itu, tetapi tidak mencapai target karena satu paket diikuti 16 orang peserta. Misalnya saja servis sepeda motor atau bengkel, dapat tiga paket kelas, tahun ini baru terpenuhi satu kelas. Begitupun jurusan listrik dan AC masing-masing dua paket kelas, belum ada yang daftar,

tetapi masih berproses karena kita masih punya waktu sampai bulan September,’’ terangnya. Kendati demikian, pejabat yang baru bertugas kurang lebih satu setengah bulan ini mengakui peminat untuk jurusan lain tetap tinggi. Jurusan dimaksud seperti menjahit, tata boga untuk pembuatan roti dan kue, tata rias, dan barista. Bahkan untuk peserta jurusan itu, membeludak. Rencananya peserta yang belum berhasil tahun ini akan diusulkan untuk pelatihan tahun selanjutnya. Apalagi pemerintah pusat selalu

memberikan bantuan sarana prasarana keterampilan yang memadai. Pada September 2018, untuk menjarit mendapatkan bantuan mesin jarit dan delapan unit sepeda motor untuk mendukung pelatihan keterampilan servis motor. Sugiarta menjelaskan, di BLK peserta dilatih dan diasah untuk mengembangkan keterampilan sesuai bidang yang diminati. Pelatihan ini tidak dipungut biaya apapun karena sepenuhnya ditanggung oleh pusat. ‘’Animo masyarakat tetap bagus. Apalagi fungsi dari BLK ini menjadi tempat pelatihan untuk mendapatkan keterampilan atau ingin mendalami keahlian tertentu, agar bisa bersaing sesuai kebutuhan industri,” jelasnya. (kmb28)

Bali Post/bit

MENJAHIT - Keterampilan menjahit paling banyak diminati di BLK Tabanan.

Mantan Pegawai UPTD Diusulkan Ditugaskan di SD Tabanan (Bali Post) Sebanyak 89 pegawai yang sebelumnya bertugas di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) telah ditarik ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan. Hal ini mendapat perhatian Dewan Pendidikan Tabanan. Ketua Dewan Pendidikan Tabanan I Wayan Madra Suartana menyarankan para mantan pegawai UPTD tersebut ditugaskan di Sekolah Dasar (SD). Hal ini mengingat sejumlah SD di Kabupaten Tabanan masih minim pegawai administrasi dan perpustakaan. ‘’Saat ini saja banyak SD yang tidak memiliki tenaga tata usaha. Bahkan untuk urusan administrasi dan perpustakaan masih ada yang di-handle oleh guru pelajaran. Ini sebenarnya

sudah saya usulkan sebelum ada penghapusan UPTD,’’ ucapnya, Jumat (15/3) kemarin. Madra pun menyarankan mereka yang didistribusikan ke SD juga harus disesuaikan dengan bidangnya. ‘’Minimal tenaga guru yang saat ini bertugas di administrasi bisa fokus mengajar siswa dan tidak lagi dibebankan tugas lain,’’ tegasnya. Tak hanya itu, Madra juga menginginkan pembenahan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) khususnya pada TK, SD dan SMP. Jangan sampai persoalan double shift seperti tahun-tahun sebelumnya kembali terjadi. ‘’Bila perlu, penerimaan peserta didik di TK dan SD juga bisa online,’’ jelasnya. Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I

Wayan Miarsana mengatakan, pihaknya telah melakukan penataan SDM, khususnya mantan pegawai UPTD. Dengan dihapusnya UPTD, ada kemungkinan membentuk koordinator untuk mengoptimalkan pelayanan Dinas Pendidikan bagi sekolah-sekolah di semua kecamatan. ‘’Apakah nanti akan dibentuk satu koordinator satu kecamatan, ini sedang kami kaji,’’ imbuhnya. Mengenai saran Dewan Pendidikan untuk mendistribusikan eks tenaga UPTD ke SD, Miarsana menyatakan hal itu akan dikaji, terutama dari sisi kepangkatan. ‘’Agar benar-benar sesuai. Jangan sampai tenaga di SD tidak sesuai. Maka dari itu kami sedang kaji ini dengan sejumlah staf,’’ ujarnya. (kmb28)

UPTD Kalibrasi Tunggu Izin Operasional Bali Post/san

SAWAH - Sawah di Desa Kelating, Tabanan. Pemerintah sedang mendorong sektor produksi, salah satunya pertanian untuk mendapatkan modal usaha melalui KUR.

Penyaluran KUR di Sektor Produksi

Distan Siap Berikan Rekomendasi Tabanan (Bali Post) Rencana pemerintah untuk lebih memfokuskan serapan KUR 2019 ke sektor produksi, seperti pertanian, perkebunan dan perikanan, direspons positif Dinas Pertanian (Distan) Tabanan. Kepala Distan Tabanan Nyoman Budana, Jumat (15/3) kemarin, bahkan mengaku siap memberikan rekomendasi yang diperlukan pelaku usaha sektor produksi ketika hendak mengakses KUR ke bank penyalur. Menurut Budana, saat ini sudah ada beberapa petani yang datang ke Distan untuk mendapatkan rekomendasi. Rata-rata

calon debitur KUR yang mengajukan rekomendasi ke Distan ini merupakan kelompok tani. Terdiri dari kelompok tani usaha di bidang peternakan dan kelompok tani bidang produksi tanaman hortikultura yakni manggis dari daerah Pupuan. Selama ini rekomendasi penyaluran KUR ke petani memang dari pihaknya sesuai usulan teknis. Rekomendasi dari Distan akan dilanjutkan ke bank penyalur KUR. Calon debitur kemudian dinilai kelayakannya untuk mendapatkan KUR. Guna semakin meningkatkan penyerapan KUR di sektor produksi, Distan Tabanan juga melakukan pendampingan dan sosialisasi program penguatan modal dari pemerintah yang

bersuku bunga tujuh persen tersebut kepada kalangan petani maupun kelompok tani. Terkait harapan sejumlah bank penyalur KUR agar instansi terkait memberikan dukungan agar serapan KUR lebih maksimal, pihaknya menyatakan kesiapan akan hal itu. ‘’Kami selalu siap mendukung bank penyalur KUR ini untuk menyalurkan KUR ke kalangan petani di Tabanan. Sebab, kebutuhan modal usaha, apalagi dengan suku bunga yang murah untuk kelangsungan produksi memang sangat dibutuhkan oleh petani maupun kelompok tani selama ini,” tutur Budana. Selain sosialisasi ke petani, Distan juga terus mengimbau petani untuk mengajukan permohonan

kredit usaha dalam bentuk KUR ke sejumlah bank penyalur. Sebelumnya, Kepala BRI Cabang Tabanan Anditya Mahendra Krishna mengungkapkan, pihaknya membutuhkan dukungan dari dinas terkait dalam melakukan sosialisasi KUR ke kalangan petani sebagai salah satu target sasaran dari program pemerintah tahun ini. Pertimbangannya, jika sosialisasi dikolaborasikan dengan dinas terkait atau tenaga penyuluh lapangan yang memang memiliki hubungan erat ke pelaku usaha pertanian atau petani langsung, maka tujuan sosialisasi sekaligus yang akan berdampak pada target serapan KUR menjadi lebih maksimal. (kmb24)

Pasar Kediri Kembali Dapat Dana Revitalisasi Tabanan (Bali Post) Pada tahun 2018 Pasar Kediri direvitalisasi dengan menggunakan dana pusat. Tahun ini, Pasar Kediri kembali mendapatkan bantuan dana revitalisasi. Nilainya Rp 1,9 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perda-

gangan Tabanan, Primayani, Kamis (14/3) lalu mengatakan tahun lalu Pasar Kediri mendapatkan bantuan dana revitalisasi dari dana Tugas Perbantuan (TP) APBN. ‘’Dana ini untuk alokasi revitalisasi pasar tipe C, sementara Pasar Kediri tipe B sehingga tidak semua bagian pasar bisa direvitalisasi. Hanya di bagian timur. Tahun ini kita usulkan dapat dana dari DAK, sehingga Pasar Kediri tahun ini tuntas direvitalisasi,’’ jelas Primayani. Selain Pasar Kediri, pasar yang sedang diperjuangkan untuk mendapatkan dana revitalisasi melalui dana TP adalah Pasar Baturiti yang rusak karena gempa beberapa waktu lalu. Untuk Pasar Batu-

riti, saat ini prosesnya berupa review di pusat. Lebih lanjut Primayani menjelaskan, dengan dana revitalisasi untuk Pasar Kediri dan Pasar Baturiti tahun ini, artinya masih ada dua pasar lagi di Tabanan yang harus diperjuangkan untuk mendapatkan dana revitalisasi yaitu Pasar Dauh Pala dan Pupuan. Pasar Bajra yang belum semuanya direvitalisasi juga sedang diperjuangkan. ‘’Pasar Bajra kemarin sudah dapat dana DAK tahun 2017. Tetapi memang belum semua tersentuh revitalisasi, sehingga akan diperjuangkan untuk mendapatkan dana TP. Tetapi tidak bisa tahun ini karena proposal untuk Pasar Bajra belum masuk,’’ jelas Primayani. (kmb24)

Tabanan (Bali Post) UPTD Kalibrasi di Tabanan saat ini sedang menunggu izin operasional. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Jumat (15/3) mengatakan, izin saat ini sedang diproses. Jika tidak ada hambatan, prosesnya bisa tuntas tahun ini sehingga UPTD Kalibrasi bisa beroperasi. Ia melanjutkan, dalam pembentukan UPTD Kalibrasi, semua persyaratan sudah dipenuhi mulai dari SDM, gedung hingga peralatan. ‘’Sekarang tinggal mengurus izin operasional. Struktur organisasi, sarana dan prasarana sudah lengkap,’’ ujarnya. Latar belakang pembentukan UPTD Kalibrasi dikarenakan Tabanan memiliki SDM serta sarana dan prasarana. Di sisi lain, pemeriksaan kalibrasi alat kesehatan secara rutin merupakan salah satu syarat layanan kesehatan mendapatkan akreditasi. Sayangnya di

Indonesia lembaga yang bisa melakukan kalibrasi ini masih sangat terbatas. Karenanya, Tabanan di tahun 2018 ini membentuk UPTD Kalibrasi. Suratmika menyampaikan, UPTD Kalibrasi akan sangat membantu fasilitas kesehatan di Tabanan untuk melakukan kalibrasi alat-alat kesehatannya baik sebagai persyaratan akreditasi maupun dalam hal keamanan prosedur pelayanan bagi masyarakat setiap harinya. Jika dulu untuk melakukan kalibrasi pihak fasilitas kesehatan masih memanggil pihak luar dalam hal ini Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Surabaya, nantinya dengan adanya UPTD kalibrasi, Tabanan bisa melakukan pemeriksaan secara mandiri. Hal ini tentu lebih menghemat biaya pengeluaran dan ke depan UPT ini bisa membuka layanan kalibrasi alat kesehatan bagi layanan kesehatan

di luar Tabanan. ’’Tentu nanti bisa menjadi pemasukan daerah juga. Hanya perlu disusun mengenai pola tarif layanannya. Proses itu masih memerlukan waktu,’’ ujar Suratmika. Sementara itu, Kepala Puskesmas Selemadeg Barat dr. Wayan Arya Putra Manuaba mengatakan, sebagai praktisi kesehatan, pemeriksaan kalibrasi alat kesehatan sangat penting dilakukan karena berefek langsung ke pasien. ‘’Misalkan alat tensi. Jika tidak pernah dikalibrasi bisa saja alatnya memberikan diagnosa yang salah. Tensi normal hasilnya bisa tinggi. Kalau dokter tidak jeli, bisa saja pasien diresepkan obat penurun tensi. Maka bisa fatal akibatnya,’’ jelasnya. Adanya UPTD Kalibrasi di Tabanan tentu membuat pihaknya mudah untuk melakukan pemeriksaan kalibrasi pada alat-alat kesehatan di Tabanan. (kmb24)


BULELENG

8

Sabtu Kliwon, 16 Maret 2019

SOSOK Ekonomi Desa MEMPERCEPAT laju perekonomian desa semakin intens dilakukan. Tidak saja melalui kebijakan yang sudah dirancang, pendekatan dengan kabupaten lain yang notabene memiliki kemampuan keuangan lebih pun dilakukan. Jurus ini gencar dilakukan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Bupati yang akrab dengan sapaan PAS ini gencar melakukan lobi ke Pemkab Badung. Awal tahun ini, Pemkab Badung telah menggelontorkan Dana Bagi Hasil (DBH) PHR berupa bantuan bedah rumah kepada 450 warga miskin di Buleleng dengan nilai bantuan masingmasing Rp 50 juta tanpa dipotong pajak. “Sekarang, kebutuhan mendasar seperti bedah rumah sudah dibantu Pemkab Badung. Ini sangat positif dan ini saya coba lakukan dengan modal komunikasi dan koordinasi yang intens belakangan ini,” katanya, Jumat (15/3) kemarin. Setelah mendapat kucuran BKK untuk bendah rumah, Bupati berlatar belakang pengusaha ini tidak berpuas diri. Pihaknya kembali menajamkan komunikasi dan koordinasi dengan Pemkab Badung. Ini penting karena kucuran BKK masih dibutuhkan untuk mempercepat laju perekonomian desa. Salah satunya menggeliatkan pariwisata di beberapa desa di daerahnya. Untuk itu, dirinya menawarkan agar ke depan BKK bisa dialokasikan untuk mengembangkan pariwisata desa di Bali Utara. Integrasi ini selain dilakukan di Buleleng, juga yang paling penting ada jalinan kerja sama dengan pariwisata di Bali Selatan. “Saya menawarkan mudahmudahan Pemkab Badung bisa men-drive community base tourism. Saya yakin kalau pariwisata desa seperti di Bali Aga dan desa lain terkoneksi satu sama lain termasuk ke Bali Selatan, peluang ini mempercepat perekonomian di daerah kita,” tegas Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng ini. (mud)

Pengedar dan Pemakai SS Ditangkap Singaraja (Bali Post) – Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Buleleng kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabusabu (SS). Seorang pengedar SS dibekuk tanpa perlawanan, dan dua orang pemakai ditangkap seusai transaksi narkoba. Kasat Narkoba AKP Ketut Suparta, S.H. seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Jumat (15/3) kemarin, mengatakan pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba ini dilakukan di tiga lokasi yang berbeda. Pertama pada Senin (11/3) lalu, polisi menangkap pengedar narkoba Agus Polos Hendry alias Agus (32) asal Kelurahan Kampung Baru Singaraja. Anggotanya dikerahkan untuk mengintai gerakgerik tersangka. Dari penyelidikan itu, diketahui tersangka bertransaksi narkoba dengan pelanggannya. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyergapan di kawasan perumahan Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng. Polisi meringkus tersangka tanpa perlawanan. Dari hasil pemeriksana di lokasi kejadian, polisi menemukan barang bukti 25 paket SS dengan berat total 10,45 gram bruto atau 7,51 gram neto. Selain itu, sebuah timbangan elektrik turut disita dan uang tunai Rp 1,7 juta yang diduga hasil bisnis narkoba. “Hasil penyelidikan anggota kami di lapangan dan tersangka ini kita tangkap bersama barang bukti sabu-sabu siap jual. Juga timbangan yang kami duga untuk mengemas paket sabu-sabu itu. Dari pendalaman kami, paket sabu-sabu itu akan diedarkan kembali kepada pelanggan di seputaran Kota Singaraja,” katanya. Tersangka Agus di hadapan polisi mengakui memiliki SS tersebut. Pria yang sehari-hari menjadi penjual akuarium ini mengatakan, barang haram itu dibelinya dari seseorang yang tidak dikenal dengan cara tempel. Seluruh paket sabu-sabu itu dibeli Rp 12 juta dan baru dilunasi Rp 10 juta. Terkait tuduhan mengedarkan sabu-sabu, dia berkelit. Sebaliknya, paket sabu-sabu itu akan digunakan sendiri. Selain menangkap pengedar, dua orang pemakai sabusabu juga berhasil ditangkap yaitu Ketut Yasa Alias Togog (39) asal Desa Busungbiu dan I Made Merta Yasa Alias Puyung (54) warga Desa Panji, Kecamatan Sukasada. Dari penangkapan tersangka Yasa alias Togog ditemukan barang bukti sabu-sabu 0,32 gram bruto atau 0,14 gram neto. Rencananya, sabu-sabu itu akan digunakanya sendiri. Sedangkan, dari tersangka Merta Yasa alias Puyung, saat diperiksa, polisi menemukan dua paket sabu-sabu dengan berat keseluruhan 0,51 gram neto dan sebuah alat untuk mengisap narkoba. Tersangka mengaku sabut-sabu itu akan digunakannya sendiri. Guna mempertangungjawabkan perbuatannya, ketiganya sekarang menghuni ruang tahanan Mapolres Buleleng. Ketiganya melanggar Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (kmb38)

Bali Post/kmb38

VAKSINASI – Distan Buleleng menggelar vaksinasi anjing rabies massal di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Jumat (15/3) kemarin.

Vaksinasi Anjing Rabies Prioritaskan Desa Zona Merah Singaraja (Bali Post) – Dinas Pertanian (Distan) Buleleng melakukan vaksinasi anjing rabies massal, Jumat (15/3) kemarin. Vaksinasi tersebut lebih awal menyasar 42 desa yang masuk kategori zona merah tertular virus rabies. Selanjutnya menyasar desa-desa yang masuk zona kuning dan desa yang belum tertular virus rabies hingga 31 April 2019 mendatang. Dalam vaksinasi ini, Distan mengerahkan petugas ke masing-masing kecamatan. Vaksinasi anjing rabies massal kemarin, dicanangkan di Desa Banjar, Kecamatan Banjar. Pencanangan ini dihadiri Staf Ahli Bupati Made Budi Astawa, Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) Distan Buleleng Drh. Wayan Susila, Kabid Pembibitan dan Produksi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bali Drh. Ketut Gede Natea Kusuma, dan Camat Banjar Gede Ardika, serta aparat Desa Banjar. Drh. Wayan Susila mengatakan, desa zona merah diutamakan dalam vaksinasi ini untuk meningkatkan

kekebalan kolektif kesehatan anjing dari penularan virus rabies. Dengan demikian, penularannya bisa diputus dan gigitan berulang bisa dicegah. Vaksinasi massal di desa zona merah ditargetkan tuntas pada akhir bulan ini. Setelah itu, sampai 31 April 2019 mendatang, vaksinasi anjing rabies massal akan menyasar desa yang dikategorikan zona kuning dan desa yang masih bebas rabies. Di sisi lain, Susila mengatakan estimasi populasi anjing di daerahnya masih menunjukkan tren peningkatan. Data terbaru menun-

jukkan populasi anjing di Buleleng mencapai 107.033 ekor. Dari total estimasi tersebut, sejumlah anjing masih berpotensi menularkan virus rabies. Karena itu, vaksinasi anjing ini sangat membutuhkan dukungan masyarakat, sehingga target sekitar 74 ribu ekor anjing atau 70 persen anjing di masyaraat dapat divaksin. Dukungannya dengan mengandangkan atau mengikat anjing atau hewan penular rabies (HPR) lain. Selain itu, pengendalian populasi melalui pararem di desa pakraman sangat diperlukan. Regulasi adat itu diharapkan dapat menyadarkan warga untuk bertangung jawab dalam memelihara anjing atau HPR. “Taget kami 70 persen dari perkiraan populasi yang tercatat. Kami yakin kalau ini mendapat dukungan yakni anjing atau HPR diikat dan sasaran vaksinasinya akan melebihi target itu,” katanya.

Curi Perhiasan untuk Lunasi Utang

Bali Post/kmb38

DIAMBIL ALIH – Sistem navigasi penerbangan di Air Strip Letkol Wisnu, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak diambil alih oleh AirNav Indonesia.

AirNav Indonesia Ambil Alih Penerbangan Air Strip Letkol Wisnu

Bali Post/kmb38

SABU-SABU – Satnarkoba Polres Buleleng menangkap seorang pengedar dan dua pemakai sabu-sabu.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Made Budi Astawa mengatakan, vaksinasi anjing rabies massal ini merupakan tanggung jawab pemerintah untuk menekan terjadinya kasus penularan anjing rabies di daerah. Vaksinasi ini diakui begitu penting, pihaknya mengajak masyarakat mendukung dengan mengikat anjing yang akan divaksin. Seorang pemilik anjing Made Sulaba mengaku khawatir setelah mengetahui informasi terkait penyebaran kasus rabies belakangan ini. Dia memelihara anjing lokal Bali untuk menjaga lingkungan rumahnya. Anjing itu masih jinak dan rutin dicarikan vaksin. Namun, Sulaba masih waswas kalau sewaktu-waktu anjingnya tertular rabies. Untuk itu, program vaksinasi anjing rabies ini dijadikan kesempatan untuk memvaksin ajing peliharaannya. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Sistem navigasi penerbangan di Air Strip Letkol Wisnu, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak diambil alih oleh AirNav Indonesia. Peralihan itu telah dirancang oleh beberapa pihak, Pemkab Buleleng dan Lembaga Penyelenggaraan Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia. Sebelumnya, pertemuan secara rutin juga digelar antara Dinas Perhubungan Buleleng dengan tim AirNav Denpasar dan Bali International Flight Academy (BIFA) sebagai lembaga pendidikan yang menggunakan bandara tersebut sebagai salah satu sarana untuk pendidikan dan pelatihan bidang penerbangan. Tim AirNav Indonesia sudah melakukan pertemuan di markas AirNav Indonesia membahas persiapan nota kesepakatan (MoU) penyelenggaraan navigasi penerbangan di Air Strip Letkol Wisnu. Dalam rilis yang disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Buleleng Gede Gunawan, Jumat (15/3) kemarin, menyebut sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No.60/2016 tentang Pengalihan Penyelenggaraan Pelayanan Navigasi Penerbangan, khususnya pada pasal 1 menegaskan, bahwa Penyelenggaraan Pelayanan Navigasi Penerbangan dilakukan oleh Perum Lembaga Penyelenggaraan Pelayanan Navigasi Pener-

bangan Indonesia (LPPNPI) atau yang lebih dikenal dengan AirNav Indonesia. Beberapa jenis pelayanan navigasi itu yakni lalu lintas penerbangan, telekomunikasi, informasi aeronautika, informasi meteorologi dan SAR. “Dari beberapa kali pertemuan, baik di internal tim Pemkab dengan pihak eksternal yaitu BIFA dan Perwakilan AirNav Denpasar, ada kesepakatan untuk mengalihkan Penyelenggaraan Navigasi Penerbangan yang sebelumnya oleh Dishub Buleleng ke AirNav Indonesia,” katanya. Menurut mantan Kabag Humas Protokol Sekkab Buleleng ini, dari pertemuan dengan Direktur Keselamatan, Keamanan dan Standardisasi AirNav Indonesia Yuliar Hasibuan di markas besar AirNav Indonesia, pihak Pemkab dan tim AirNav Indonesia sepakat terhadap substansi dari MoU tentang Pengalihan Penyelenggaraan Navigasi Penerbangan dari Pemkab Buleleng c.q. Dishub Buleleng kepada AirNav Indonesia. Sedangkan penggunaan fasilitas milik Pemkab Buleleng setelah pengambilalihan oleh pihak airNav Indonesia akan dikoordinasikan dan dikerjasamakan dalam bentuk perjanjian kerja sama (PKS). “Beberapa potensi yang bisa dimasukkan dalam poin-poin kerja sama seperti kontribusi dalam bidang aset, SDM, dan bidang penyelenggaraan operasional penerbangan,” jelasnya. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Terdesak uang untuk melunasi utang, seorang ibu rumah tangga (IRT), Luh IA, nekat mencuri perhiasan emas. Akibatnya, perempuan ini ditangkap polisi. Dari aksinya itu, polisi menemukan barang bukti kalung emas dan liontin yang harganya diperkirakan Rp 7 juta. Kapolsek Sukasada Kompol Nyoman Landung didampingi Kasubag Humas seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Jumat (15/3) kemarin, mengatakan kasus ini berawal ketika korban Komang Ayu Arsini warga Desa Tukadmungga, Kecamatan Buleleng melaporkan telah kehilangan perhiasan emas Selasa (12/3) lalu. Saat itu, ia meninggalkan tas yang berisi perhiasan emas di atas meja warung di tempat kejadian. Setelah kembali ke lokasi kejadian, korban terkejut ketika akan membuka tasnya, perhiasan emas miliknya hilang. Korban melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Sukasada. “Korban ini tidak curiga dan meninggalkan tas di TKP dan baru akan membuka tas, perhiasannya sudah hilang dan melapor ke Polsek,” katanya. Menurut Kompol Landung, dari kejadian itu, Unit Reskrim ditugaskan melakukan penyelidikan. Dari pemeriksaan di lokasi kejadian, anggotanya mendapat keterangan kalau terduga pelaku yang mengambil perhiasan itu adalah Luh IA. Dia sendiri adalah karyawan yang dipekerjakan oleh korban berjualan di warungnya. Dengan bukti yang cukup, polisi kemudian mengamankan Luh IA dan setelah diinterogasi, mengakui telah mengambil perhiasan tersebut. Polisi meminta terduga pelaku menunjukkan perhiasan korban dijual di salah satu koko perhiasan emas di kawasan Pasar Anyar Singaraja. Dari pengembagan itu, barang bukti perhiasan emas pun berhasil disita. Sementara itu, Luh IA mengaku menyesali perbuatannya. Dia mengaku terpaksa mencuri karena terdesak uang harus melunasi utang di rentenir. Setelah mengambil perhiasan emas itu, Luh IA memutuskan pulang lebih awal dan langsung menjual kalung dan liontin di salah satu toko emas di Pasar Anyar seharga Rp 2,6 juta. Dari penjualan itu, dirinya kemudian melunasi utang pokok dan bunga Rp 1,5 juta. Sedangkan sisanya dipakai untuk biaya hidup sehari-hari. Untuk mempertangungjawabkan perbuatannya, Luh IA harus menghadapi proses hukum. (kmb38)

Bali Post/kmb38

DIAMANKAN – Seorang IRT diamankan petugas karena mencuri perhiasan emas.


GIANYAR

Sabtu Kliwon, 16 Maret 2019

9

Sampah Plastik Ancam Biota Laut Gianyar (Bali Post) -

Sampah plastik yang sampai mengotori laut kini menjadi persoalan serius. Apalagi sudah banyak biota laut yang rusak akibat sampah plastik. Melihat kondisi ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar mengajak ribuan warga menggelar aksi bersih-bersih, berburu sampah plastik di sepuataran Pantai Saba, Jumat (15/3) kemarin.

SAMPAH - Warga tampak antusias memungut sampah plastik di Pantai Saba, Jumat (15/3) kemarin.

Satpol PP Amankan ODGJ Gianyar (Bali Post)Satpol PP Gianyar mengamankan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) asal Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Jumat (15/3) kemarin. ODGJ bernama I Made Tinggal itu kerap ke luar rumah dengan telanjang bulat atau tanpa pakaian. Kondisi ini membuat warga setempat risih, sehingga meminta bantuan Satpol PP Gianyar untuk membawa ODGJ berusia 55 tahun ini ke RSUJ Bangli. Petugas Satpol PP Kabupaten Gianyar I Wayan Nasta menerangkan, I Made Tinggal sudah cukup lama mengalami gangguan jiwa. Bila sudah kumat, ODGJ ini memang kerap keluar dengan kondisi telanjang. “Sudah lama bapak itu mengidap gangguan jiwa. Sering telanjang dan teriak-teriak di lingkungannya, sehingga meresahkan warga,” katanya. Namun menurut keterangan pihak keluarga, sejak dua pekan terakhir I Made Tinggal tidak keluyuran di jalanan. ODGJ ini justru tinggal di sudut rumah dengan mengikat kakinya sendiri. “Kakinya diikat pakai kawat. Pihak keluarga ingin membawanya ke RSUJ, tapi bapak itu tidak mau. Jadi minta bantuan Satpol PP untuk membawa ke RSUJ,” jelas Nasta. Menerima laporan itu, kata Nasta petugas Satpol PP Gianyar langsung ke rumah I Made Tinggal di Desa Bedulu. Tanpa perlawanan, ODGJ ini bisa didekati oleh petugas Satpol PP. “Sampai di sana, baunya minta ampun. Tapi kakinya diikat kawat,” katanya. Setelah melepas kawat yang mengikat kaki Tinggal, petugas kemudian meminta Tinggal mengenakan pakaian. Usai itu, ODGJ ini lantas dibawa ke RSJ didampingi pihak keluarga. ”Dia bersedia dibawa ke Bangli,” ujar Nasta. (kmb35)

Bali Post/kmb35

Kepala DLH Gianyar I Wayan Kujus Pawitra menerangkan, kegiatan untuk memerangi sampah plastik terus tumbuh di kalangan masyarakat. Seperti kegiatan Jumat kemarin yang melibatkan berbagai stakeholder dari pelajar, tokoh masyarakat hingga instansi terkait. “Kegiatan rutin ini memang selalu melibatkan berbagai komponen, karena bagaimanapun kesadaran harus ditumbuhkan,” katanya. Kujus Pawitra menambahkan, pihaknya juga menekankan pengurangan pemanfaatan kantong plastik yang dimulai dari lingkungan keluarga. Setiap hari ia memperkirakan lima ratus ribu kantong plastik masih dimanfaatkan warga Gianyar. Mulai dari aktivitas ke pasar hingga aktivitas lainnya. Karena itu, warga didorong untuk membudayakan pemanfaatan kantong ramah lingkungan. “Tanpa menunggu momentum, kebersihan lingkungan kami harapkan selalu terjaga, sekaligus membangkitkan kesadaran bahwa permasalahan sampah wajib diantisipasi sejak dini. Mulai dari tingkat rumah tangga dengan tidak membuang sampah di sungai, yang ujung-ujungnya akan mengotori pantai di bagian hilir sungai,” tegasnya. Bersama instansi terkait pihaknya juga melakukan penanaman ratusan bibit pohon di seputaran Pantai Saba. Pihaknya menyiapkan pohon kelapa, pudak dan pandan yang dinilai cocok tumbuh dan merindangi pantai. “Selain itu, kami juga melakukan pelepasan tukik sebagai bentuk pelestarian terhadap satwa langka,” katanya. (kmb35)

YKI Cabang Gianyar Gelar ”Pap Smear” Gratis MEMPERINGATI HKG PKK ke-47 dan Hari Perempuan sedunia, YKI Cabang Gianyar dengan menggandeng Laboratorium Klinik Prodia Denpasar menggelar pap smear gratis bagi anggota organisasi perempuan di Gianyar. Dengan mendatangkan tim dokter spesialis kandungan dari RSUD Sanjiwani Gianyar, seperti dr. Nyoman Rudi Susantha, Sp.OG., dr. Wayan Sudirtayasa, Sp.OG. dan dr. I.B Udiyoga, Sp.OG., pemeriksaan dilakukan di Poliklinik Kesehatan Perempuan AMAN di Lingkungan Kantor Pemkab Gianyar, Jumat (15/3) kemarin. Berdasarkan data di YKI Cabang Gianyar, jumlah penderita kanker servik menurun secara signifikan. Bahkanpada tahun 2018 tidak ditemukan penderita atau kasus baru kanker servik. Ini membuktikan kesadaran masyarakat akan deteksi dini sudah bagus. Meski demikian, menurut Ketua YKI Cabang Gianyar Ny. Ida Ayu Adnyani

Mahayastra, pihaknya tidak mau ambil risiko. Pap smear, IVA masih rutin dilakukan di masyarakat. Seperti saat ini terkait peringatan HKG PKK ke-47 dan peringatan Hari Perempuan sedunia YKI mengadakan pemeriksaan pap smear gratis untuk anggota organisasi perempuan di Gianyar, seperti Darma Wanita Persatuan Kabupaten Gianyar, Gatriwara, PKK dan anggota Bayangkari. Tidak hanya itu, kata Adnyani Mahayastra, ke depannya secara bertahap pap smear juga akan diberikan pada anggota ASN dan pegawai di Lingkungan Pemkab Gianyar. “Kami akan berupaya bekerja sama dengan Laboratorium Prodia agar kegiatan ini bisa rutin minimal tiga bulan sekali, namun untuk roadshow YKI ke desadesa masih akan terus gencar dilakukan,” ujarnya. Sementara itu, Sekretaris YKI Cabang Gianyar Dewa Oka Harimbawa, SKM., M.Kes. mengatakan, untuk

kegiatan kali ini pap smear diberikan kepada sekitar 50 orang, namun untuk antisipasi disiapkan sekitar 100 sediaan. Selain pap smear

juga disediakan screening kesehatan, seperti pemeriksaan tensi, gula darah dan kolesterol. Jika dalam pemeriksaan ini baik pap smear

maupun screening kesehatan jika ditemui suatu kendala dapat berkonsultasi langsung dengan para dokter di YKI. (ad427)

MENGECEK - Ketua YKI Cabang Gianyar Ny. Ida Ayu Adnyani Mahayastra mengecek proses pemeriksaan yang dilakukan di Poliklinik Kesehatan Perempuan AMAN di Lingkungan Kantor Pemkab Gianyar, Jumat (15/3) kemarin.

Kisah Asmara Pasangan Disabilitas

Berpacaran Enam Tahun, Biaya Pernikahan dari Hasil Menjual Lukisan MEMILIKI keterbelakangan fisik sejak lahir, tidak menjadi hambatan sepasang kekasih untuk memulai kehidupan berumah tangga. Seperti pasangan disabilitas I Ketut Budiarsa (37) dengan istrinya Ida Ayu Ketut Kenari (39) yang melangsungkan prosesi pernikahan di Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud, Kamis (14/3). Kini pasangan yang sudah pacaran selama enam tahun ini berharap segera memiliki momongan. Rangkaian bunga gumitir masih menghiasi beberapa sudut pintu gerbang rumah penyandang disabilitas Budiarsa di Jalan Raya Kesehatan, Desa Kedewatan, Jumat (15/3) kemarin. Saat ditemui awak media, Budiarsa yang duduk di kursi roda tampak sumringah, karena telah sukses merampungkan prosesi pernikahannya, Kamis lalu. Mengenai kisah asmara pria kelahiran 25 Juli 1982 dengan Dayu Kenari, itu terjadi karena cinta lokasi. Budiarsa yang juga Ketua Yayasan Permata Hati di Tampaksiring ini mengenal

Dayu Kenari juga di yayasan yang sama. “Istri saya menjadi bendaharanya di yayasan. Kami berdua lebih sering tinggal di yayasan. Seminggu sekali baru pulang,” ujarnya. Budiarsa mengenal Dayu Kenari sebagai sosok yang tekun, suka menolong dan peduli dengan sesama. Akhirnya kisah cinta merekapun bersemi dan sempat melewati masa pacaran selama enam tahun. “Selama kami pacaran, kami tidak menunjukkan kemesraan berlebihan. Bersahaja saja. Kalau di antara kami sakit, kami saling khawatir,” jelasnya. Berbeda dengan Budiarsa, istrinya, Dayu Kenari menderita polio. Kondisi itu dideritanya sejak usia dua tahun. Namun kini Dayu Kenari bisa pakai tongkat, bahkan bisa mengendarai sepeda motor roda tiga. Selama pacaran, Dayu Kenari biasa menjemput Budiarsa ke rumahnya di Kedewatan menuju yayasan di Tampaksiring. Akhirnya dengan kebulatan tekad dan persiapan tabungan, Budiarsa berkomitmen untuk menikahi Dayu Kenari. “Keluarga Dayu merestui dan kami

Bali Post/nik

MENIKAH - Pasangan disabilitas I Ketut Budiarsa (37) dan Ida Ayu Ketut Kenari (39), saat melangsungkan prosesi pernikahan.

menikah,” terangnya. Sementara untuk biaya menikah, Budiarsa mengaku sudah mulai mengumpulkan uang sejak masih pacaran, enam tahun lalu. Waktu itu merupakan hari jadian Budiarsa dengan istrinya. “Sejak enam tahun lalu saya berpikir dan mengumpulkan uang dengan cara menjual lukisan,” ujarnya. Beruntung lukisan gaya fantasi yang dibuatnya bersama tiga saudara kandungnya yang senasib dengannya itu mampu mendatangkan uang. Diungkapkan, hasil lukisan yang ia jual ada di Four Season Jimbaran. Pernah juga dikirim ke Belanda ikut pameran pada Oktober 2018 di tengah acara konferensi. Di Belanda, lukisannya laku dua buah. “Harga lukisan saya rata-rata Rp 10 juta hingga Rp 15 juta,” ujarnya.

Menurut Budiarsa, setiap tahun ada saja lukisannya yang laku terjual. Ia mengaku punya langganan, Profesor Pals, asal Belanda. “Profesor Pals rutin memamerkan lukisan saya di Belanda dan dijual di sana,” terangnya. Budiarsa menambahkan, Profesor Pals kebetulan seorang peneliti penyakit yang dideritanya. Budiarsa merupakan enam bersaudara. Tiga saudaranya disabilitas dan lainnya normal. “Profesor itu bisa mencari obat untuk penyakit orang seperti saya, mengantisipasi dan lainnya,” terangnya. Dari hasil penjualan lukisan itu, Budiarsa mulai menabung, sehinga terkumpul uang Rp 30 juta. Ditambah donatur konsumsi dan sumbangan lainnya, maka biaya pernikahannya pada Kamis lalu mencapai Rp 50

juta. Selain dari tabungan, Budiarsa juga mendapat donasi berupa hidangan makanan. Bahkan ada bantuan prewedding gratis dari Parahita. “Hanya pakaian saja yang sewa,” jelasnya. Tidak tanggung-tanggung, prewedding dilakukan di tiga lokasi, yakni Bedugul, Pantai Melasti dan di Penglipuran. “Fotonya tiga hari. Di samp-

ing jaraknya jauh, juga karena keterbatasan kami,” ujarnya. Menurut Budiarsa, prosesi pernikahan mereka dihadiri seribu lebih undangan. Pernikahannya juga dihadiri sejumlah tamu penting, di antaranya istri Wali Kota Denpasar dan istri Kapolda Bali Ny. Barbara Golose. Juga hadir pegawai Bagian Kesra

Pemkab Gianyar. Usai menikah, Budiarsa dan Dayu Kenari ingin secepatnya punya momongan sama seperti pasangan pada umumnya. “Sekarang Dayu belum hamil. Tentunya kami ingin dapat memiliki keturunan yang sehat dan normal. Saya lihat teman disabilitas lain anaknya normal,” katanya. (nik)


JEMBRANA

10

Sabtu Kliwon, 16 Maret 2019

PKL di Jalan Hasanudin Diimbau Pindah

Bali Post/kmb26

SEPI – Lokasi PKL di Barat Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK) selama beberapa hari belakangan ini sepi pedagang. Dinas memberikan imbauan agar secara sukarela untuk pindah.

SLBN Negara Kekurangan Guru Berijazah PLB Negara (Bali Post) Jumlah siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Negara kini semakin banyak, yakni mencapai 143 orang dari tingkat SD sampai SMA. Sementara jumlah guru/tenaga pendidik masih kurang. ‘’Saat ini guru yang kami miliki baru 13 orang dengan status PNS itu termasuk kepala sekolah. Dari jumlah ini belum semuanya memiliki sertifikat/ijazah pendidikan luar biasa (PLB) dan ini tentu belum layak,’’ kata Kepala TU SLBN Negara Nengah Bandi Astawa didampingi Kepala SLBN Negara Made Ngurah Adi Bagiartha, Jumat (15/3) kemarin. Ke depan, katanya, jumlah pendidik perlu ditingkatkan, karena saat ini sebagian besar pendidik merupakan guru sekolah umum bukan khusus. Apalagi dalam menangani anak berkebutuhan khusus (ABK) diperlukan keterampilan. ABK juga idealnya didampingi satu siswa dua guru. Namun sekarang satu guru harus mendampingi 3-5 ABK. Ini dinilai belum layak. ‘’Semestinya guru juga berijazah PLB. Dan kami sudah mengajukan 24 guru dan baru dipenuhi pokokpokoknya saja,’’ jelas Ngurah Adi. Kebutuhan tenaga pendidik ini juga mendesak, karena ABK harus mendapat pelayanan khusus sehingga menciptakan ABK/disabilitas yang mengalami perubahan perilaku, berkualitas, dan berprestasi. Mereka juga perlu dilatih berbagai keterampilan. ABK yang saat ini sekolah di SLBN Negara, di antaranya ada tunagrahita, tunarungu, tunanetra, tunadaksa dan juga downsindrum. Selain tenaga pendidik, juga banyak kekurangan lainnya. ‘’Kami juga membutuhkan alat bantu dengar untuk anak-anak dan juga peningkatan sarana perbaikan sekolah. Seperti di aula plafonnya jebol dan belum kami perbaiki,’’ katanya. Diakui, perhatian terhadap sekolah SLB sangat dibutuhkan, tidak hanya dari pemerintah namun masyarakat dan juga aktivis sosial kemanusiaan. Apalagi banyak di antara anak yang dari keluarga kurang mampu. Saat ini pihaknya juga mengalami kendala pengasuh anak yang mondok di asrama. Di mana pengasuh hanya satu orang dan harus menangani 25 anak. Serta satu tukang masak. ‘’Jadi kami masih butuh pengasuh sehingga anak-anak bisa diawasi dengan maksimal. Idealnya perlu ada lima pengasuh,’’ jelas Ngurah Adi. Dijelaskan pula, jika SLBN Negara kewenangannya ada di Pemerintah Provinsi Bali. (kmb)

Kepala TU SLBN Negara Nengah Bandi Astawa didampingi Kepala Sekolah SLBN Negara Made Ngurah Adi Bagiartha.

Negara (Bali Post) – Pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Hasanudin, Kelurahan Dauhwaru (sebelah barat Gedung Kesenian Ir. Soekarno) sejak beberapa hari belakangan ini sepi. Dari jumlahnya yang banyak, kini mulai berkurang. PKL yang buka di atas badan jalan umum pada sore hingga malam hari ini dari informasi diberikan imbauan agar tidak menggunakan badan jalan. Sejak awal mulai dibuka, lapak pedagang ini juga menggunakan trotoar dan sebagian badan jalan. Sehingga separuh jalan kabupaten ini sulit dilalui baik pengguna jalan maupun pejalan kaki saat malam hari. Jumlah pedagang belakangan juga terus bertambah. Dari mulanya awal dibuka hanya beberapa lapak, memanjang mulai dari depan pertokoan hingga sebelum Kantor Departemen Agama. Dari informasi sejatinya upaya relokasi PKL di lokasi tersebut sudah pernah dilakukan tahun 2010. Namun saat itu pedagang yang berada di lajur jalan timur dipindahkan ke lajur barat. Terakhir masih ada sekitar sembilan

PKL yang rutin berjualan menggunakan rombong. Sementara pedagang lainnya tanpa menggunakan rombong juga mulai bermunculan. Namun dari pengamatan Jumat (15/3) sore kemarin, jumlah padagang yang masih beroperasi menyusut. Hanya sekitar dua hingga tiga PKL yang masih beroperasi. Beberapa pedagang juga memilih berjualan di dalam halaman ruko. Biasanya pada sore hari sudah mulai banyak lapak pedagang yang dipasang. Dari informasi, mereka sebelumnya juga diberikan batas waktu jam buka mulai dari 18.00 Wita hingga 24.00 Wita. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Jembrana Komang Agus Adinata dikonÀrmasi mengatakan secara resmi memang belum ada relokasi. Namun para pedagang ini diberikan imbauan agar sukarela memindahkan dagangan karena melanggar lokasi tempat berjualan. “Kita berikan imbauan, secara sukarela saja agar mereka mau pindah,” tandas mantan Camat Negara ini. (kmb26)

Satpol PP Hentikan Pembangunan di Jalur Hijau Negara (Bali Post) – Satpol PP Jembrana menghentikan aktivitas pembangunan di kawasan jalur hijau, Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo. Penghentian aktivitas pembangunan ini terkait pelanggaran jalur hijau, yakni Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2006 tentang Penetapan Jalur Hijau.

Bali Post/kmb26

PENGHENTIAN – Satpol PP bersama tim dari perizinan menghentikan aktivitas pembangunan di jalur hijau kawasan Tegalcangkring.

Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Jembrana I Made Tarma, Jumat (15/3) kemarin, mengatakan dari pengecekan bersama tim dari perizinan, Kamis (14/3) lalu telah dilakukan penyetopan aktivitas pembangunan. Sebab, berdasarkan Surat Keterangan Tata Ruang (SKTR) Nomor 650/169/SKTR/ PUPRPKP/2018 dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Jembrana jelas disebutkan tidak sesuai dengan pemanfaatan. Sebab, di lokasi tersebut masuk jalur hijau. Sesuai Perda Nomor 11 Tahun 2006 Pasal 2 B, jalan jurusan Tegalcangkring-Delodberawah termasuk jalur hijau dilarang mendirikan bangunan. ‘’Kita hentikan, di sana merupakan jalur hijau. Tadi juga sudah kami berikan penjelasan,’’ tandas Tarma. Dengan adanya penyetopan ini, pembangunan diminta untuk dihentikan dulu. Pembangunan yang baru sebatas urukan dan fondasi bangunan. Namun sebelum dilanjutkan kembali, Satpol PP meminta dihentikan dulu. SKTR yang dikeluarkan Dinas PUPRPKP itu juga jelas tidak memberikan rekomendasi untuk pembangunan. Dari pihak pembangun, rencananya di tanah seluas 700 meter persegi itu akan digunakan untuk rumah pribadi. (kmb26)

Hujan-hujanan Bupati Artha Sambangi Warga Sakit PERHATIAN Bupati Jembrana I Putu Artha kepada warga kurang mampu kembali ditunjukkan. Hujan deras yang mengguyur Jembrana sejak Jumat (15/3) pagi kemarin, tidak menghentikan Bupati Artha memberikan bantuan kepada KK kurang mampu dan sakit. Bupati Artha hadir didampingi oleh istri Ny. Ari Sugianti Artha, Kepala Dinas Sosial dr. I Made Dwipayana, dan Camat Jembrana I Made Leo Agus Jaya menyambangi rumah I Wayan Milia (57) di Desa Batuagung. Mila mengalami cedera sejak 2002 sehingga lumpuh hingga sekarang. Selain itu, Bupati Artha juga mengunjungi I Gusti Komang Radiem, lansia asal Desa Dangintukadaya yang juga mengalami lumpuh kaki (kaki mengecil). Selain memberikan bantuan berupa makanan dan alat bantu jalan, Bupati Artha juga menyerahkan bantuan secara pribadi berupa uang tunai. Menurut Bupati Artha, kegiatan ini dilakukan sekaligus memberikan dukungan moril kepada masyarakat-

nya. ‘’Mudah-mudahan bantuan ini bisa memberikan manfaat, terlepas dari besaran jumlah yang bisa kita berikan,’’ ujar Bupati Artha. Di sela-sela kegiatan, Bupati Artha memastikan agar masyarakat yang kurang mampu dan menderita sakit ini mendapat perhatian dari dinas-dinas terkait. ‘’Kalau bukan kita, siapa lagi yang memperhatikan masyarakat kita ini, saya harap dinas sosial, kesehatan dan lainnya yang terkait benar-benar memantau masyarakat yang seperti ini (sakit dan kurang mampu),’’ harap Bupati Artha. Sebelumnya, di hadapan jajaran pimpinan OPD Pemkab Jembrana, Bupati Artha wanti-wanti dan menegaskan tentang prioritas kerjanya dalam menuntaskan kemiskinan di Jembrana. Tiap OPD diminta bersinergi, mulai dari perencanaan, penganggaran sampai pelaksanaan, sehingga seluruh program yang diluncurkan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan pengurangan angka KK miskin di Jembrana. (ad422)

SAMBANGI WARGA – Bupati Artha menyambangi warga yang sakit di Batuagung untuk memberikan dukungan moril, sekaligus menyerahkan bantuan alat bantu berjalan serta uang tunai.

Simulasi Pengamanan Pemilu Serentak 2019

Polres Tangani Massa Beringas Kepung Kantor KPU

SIMULASI - Jajaran Polres Jembrana dalam rangka Pengamanan Pilpres dan Pileg 2019, Jumat (15/3) kemarin menggelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota).

Negara, (Bali Post) Jajaran Polres Jembrana dalam rangka Pengamanan Pilpres dan Pileg 2019, Jumat (15/3) kemarin menggelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota). Simulasi Sispamkota diawali dengan Apel dipimpin oleh Wakapolres Jembrana Kompol I Komang Budiartha mewakili Kapolres Jembrana AKBP Budi P. Saragih. Simulasi Sispamkota digelar bertujuan agar masyarakat mengetahui langkah-langkah yang dilakukan dalam sistem pengamanan kota dalam rangka Pileg dan Pilpres 2019. Dalam simulasi itu juga hadir Bupati Jembrana I Putu Artha, Dandim 1617/Jembrana

Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok, FKPD Kabupaten Jembrana, KPUD Kabupaten Jembrana, Bawaslu Kabupaten Jembrana, para Kapolsek jajaran Polres Jembrana, dan instansi terkait lainnya. Dalam simulasi tersebut diasumsikan bahwa di TPS 1 Pendem pada tanggal 17 April 2019 dilaksanakan pencoblosan. Pada saat penghitungan suara terjadi ketidakpuasan pendukung capres X, kemudian ketua KPPS menyampaikan kepada petugas Pam dan unit patroli gabungan mendatangi TPS dan situasi tetap ricuh sampai saksi X diamankan tim gabungan. Dua minggu kemudian pada saat pelaksanaan pleno di

KPUD kejadian di TPS tersebut berdampak pada saat sidang pleno sampai terjadi unjuk rasa dari pendukung capres X untuk menggagalkan sidang pleno. Karena situasi memanas pada zona kuning, Kabag Ops Polres Jembrana memerintahkan Kapolsek Kota agar satu peleton dalmas awal untuk mengatasi unjuk rasa. Namun situasi tetap memanas sampai zona merah komando diambil alih Kapolres sampai menerjunkan dalmas lanjutan dengan mobil AWC dan AVC untuk memecah konsentrasi massa. Situasi masih tetap belum bisa dikuasai, massa tetap beringas. Untuk mencegah terjadinya penyanderaan Ketua KPUD maka

Ketua KPUD diamankan oleh eskip dengan kendaraan AVC. Dalmas selanjutnya melaksanakan sikap dorong, namun massa tetap brutal dan terjadi bakar-membakar sehingga d an p i m e m e r i n ta h k a n ti m pemadam untuk memadamkan api dengan apar (alat pemadan api ringan), kemudian mobil AWC melakukan semprotan gas air mata. Massa belum bubar, lalu reinmas menghalau dan melakukan tembakan untuk menghalau massa, sehingga massa ketakutan dan satu per satu massa meninggalkan kantor KPUD Jembrana dan situasi kembali aman kondusif. Kapolres memerintahkan tim dalmas awal kembali ke mako. (kmb)


KARANGASEM

Sabtu Kliwon, 16 Maret 2019

11

Stok Tinta Habis

Disdukcapil Pinjam ke Luar Daerah Amlapura (Bali Post) Akibat stok tinta habis, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Karangasem terpaksa harus meminjam tinta ke luar daerah. Peminjaman itu dilakukan, agar pencetakan itu segera bisa dilakukan. Kepala Disdukcapil Karangasem Wayan Sumidia mengatakan, saat ini stok tinta yag dimiliki Disdukcapil telah habis. Atas kondisi itu, pihaknya terpaksa kembali meminjam tinta yang diperlukan itu ke luar daerah. Hal itu harus dilakukan agar bisa melakukan pencetakan e-KTP. “Kita meminjam tinta ke Kabupaten Buleleng, Badung, atau ke provinsi,” ujarnya. Sumidia menjelaskan, untuk saat ini pinjaman ke kabupaten lainnya masih tersisa dua botol saja. Dengan tersisa hanya dua botol, otomatis hanya mampu mencetak sekitar 500 e-KTP. ”Stok tintanya kemungkinan cukup untuk sepekan lagi. Sudah biasa, kalau tinta itu habis, kita pinjam dulu ke kabupaten lainnya,” jelasnya. Disinggung ketersediaan blangko e-KTP, Sumidia menegaskan, persediaan blangkonya tidak ada masalah alias masih aman. Jika memang nantinya blangko itu habis, kita bisa amprah ke pusat melalui Provinsi Bali. ”Sekarang, persediaan blangko masih aman. Jika habis, kita langsung amprahkan. Namun, berapa jatah yang diberikan, hal itu wewenang pusat,” tegasnya. (kmb41)

Bali Post/kmb41

SIDAK - Petugas gabungan Satpol PP Kabupaten dan Satpol PP Provinsi melakukan sidak. Hasilnya, petugas mengamankan tumpukan kampil berisi pasir dan kerikil dan sama sekali tidak menemukan orang.

Petugas Hanya Amankan Peralatan

Bali Post/kmb41

CETAK - Petugas Disdukcapil Karangasem saat mencetak e-KTP. Untuk mencetak e-KTP itu, Dinas meminjam tinta ke kabupaten lain karena stok tinta habis.

”Pamedek’’ Manfaatkan Layanan Bengkel Gratis Amlapura (Bali Post) Selama pelaksanaan Karya Agung Panca Wali Krama di Pura Agung Besakih, para pamedek yang memiliki mobil mogok tidak usah khawatir lagi. Pasalnya, panitia menyiapkan layanan bengkel mobil gratis. Bahkan, jasa pelayanan itu sudah mulai beroperasi. Sejak dibuka, sudah ada sejumlah pamedek yang memanfaatkan layanan tersebut. Salah seorang mekanik, I Putu Budi, mengatakan pascadibukanya pelayanan bengkel mobil gratis itu, sudah ada sejumlah pamedek yang memanfaatkan layanan ini. Hanya, jumlah pamedek yang memanfaatkan layanan ini belum begitu banyak. “Baru belasan mobil pamedek saja yang kita bisa layani,” ujarnya. Budi menambahkan, jasa pelayanan bengkel mobil gratis itu sudah sering dilakukan pada setiap pelaksaan karya di Besakih. Sesuai pengalaman sebelumnya, pamedek yang memanfaatkan jasa layanan bengkel gratis itu, pasti lebih banyak pada puncak karya yakni 20 Maret nanti. “Sekarang, pamedek yang tangkil belum begitu banyak. Biasanya mendekati puncak, warga yang tangkil mulai membeludak. Di sanalah banyak kendaraan yang mengalami masalah. Seperti ban bocor, radiator serta bagian busi dan lainnya,” katanya. Lebih lanjut dikatakannya, kalau mobil pamedek mengalami kerusakan cukup parah, pihaknya langsung mencarikan mekanik terdekat yang mampu memperbaiki kerusakan itu. ‘’Kita akan carikan langsung mekanik untuk menangani kerusakan mobil yang parah. Jadi, jasa layanan yang kita berikan full service selama 24 jam,” jelas Budi. (kmb41)

Bocor, Sidak di Penambang Pasir Ilegal Bugbug Amlapura (Bali Post) Aktivitas penambangan pasir dan kerikil ilegal di Pantai Bugbug, Karangasem diperkirakan masih terjadi. Seperti Kamis (14/3) lalu, petugas gabungan Satpol PP Kabupaten dan Satpol PP Provinsi melakukan sidak ke lapangan. Namun, hasilnya, petugas hanya mengamankan tumpukan kampil berisi pasir dan kerikil dan tidak menemukan orang yang dicari. Pada sidak Kamis lalu itu, petugas gabungan mendatangi Pantai Bugbug. Kemudian ke lokasi penamabangan ilegal di pantai bagian barat desa itu. Para petugas gabungan Satpol PP Provinsi dan Kabupaten itu berharap bisa menemukan orang yang dicari. Namun ternyata sama sekali petugas tidak menemukan para penambang material di sana. Karena itu, petugas

hanya bisa mengamankan kerikil dan batu pantai saja. Selain itu, juga alat-alat yang digunakan untuk menambang, seperti sekop 7 buah, cobek 6 buah, ember kecil 1, kampil 1, dan ayakan 4 buah, keranjang pengangkut pasir yang dilengkapi pemikul 7 pasang dan pengorek pasir 17 buah. Kepala Satpol PP Karangasem

Nyoman Wage Saputra mengatakan, sebetulnya sidak ke Bugbug itu sudah sering dilakukan. Pihaknya harus turun ke lapangan karena menerima laporan dari masyarakat jika penambangan di Bugbug itu masih marak alias belum berhenti. Pada sidak kali ini, petugas kembali gagal menemukan orang yang dicari. Pihaknya hanya mendapatkan sejumlah tumpukan kampil berisi kerikil selain alat-alat digunakan menambang. “Kita hanya menemukan sejumlah barang bukti penambangan. Sementara penambangnya tidak ada di lokasi,” ujar Wage Saputra. Karena tidak bisa menemukan orang yang sedang menambang se-

cara ilegal itu maupun mengangkut material itu, pihaknya kemudian menyita sejumlah barang bukti. Barang bukti yang didapat itu, selain ada yang dibawa ke Satpol PP Provinsi, barang bukti lainnya juga diamankan ke kantor Satpol PP Karangasem. Dengan hanya mendapatkan sejumlah barang bukti itu, kemungkinan sidak yang dilakukan sudah bocor alias sudah diketahui oleh para penambang ilegal ini. Memang kuat kemungkinan sidak yang dilakukan itu sudah ketahuan duluan. ‘’Nanti, kita atur strategi kembali. Kita akan cari waktu yang tepat agar bisa menangkap penambang liar di lokasi,’’ tegasnya. (kmb41)

Jaga Kondusivitas Pemilu 2019

Bupati Minta ASN Pertahankan Netralitas

Bali Post/kmb41

SOSIALISASI - KPU saat melaksanakan sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemilihan Umun tahun 2019 dengan stakeholder dan pemangku kepentingan, Jumat (15/3) kemarin.

Amlapura (Bali Post) Hajatan politik Pemilu 2019 yang sudah di depan mata mau tidak mau wajib dijaga keamanannya agar tetap kondusif. Karena itu, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Karangasem maupun elemen masyarakat terkait lainnya mempertahankan netralitas saat pemilihan yang akan berlangsung 17 April mendatang. Mas Sumatri mengajak seluruh ASN di Lingkungan Pemkab Karangasem beserta masyarakat lainnya turut serta menyukseskan pesta demokrasi yang digelar lima tahun sekali itu. Caranya dengan tetap berpedoman pada peraturan yang berlaku. “Kredibilitas dan juga integritas pemerin-

tahan wajib tetap dijaga dengan baik pada setiap hajatan politik. Karena kita harus patuh pada aturan dan regulasi yang ditetapkan,” ujarnya saat Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemilihan Umun tahun 2019 dengan stakeholder dan pemangku kepentingan, Jumat (15/3) kemarin. Divisi Data dan Informasi KPU Karangasem Ni Luh Kusmirayanti mengatakan, melalui acara sosialisasi ini, selain mensinergikan antarlembaga, juga diharapkan kepada jajaran pemerintah yang hadir dapat meneruskan informasi khususnya teknis kepemiluan kepada satuan kerjanya masing-masing. “Specimen telah kita bagikan. Silakan disebarluaskan di unitnya masing-masing,” pinta Kusmirayanti. (kmb41)

Tingkatkan Jumlah Kunjungan

Pengelola Taman Ujung Diminta Buat Inovasi Baru Kelurahan Karangasem cukup banyak memiliki tempat pariwisata selain juga berupa situs sejarah tempo dulu yang luar biasa daya tariknya. Seperti pantai indah Jasri, Timbrah, Bukit Asah, Virgin Beach. Objek itu sangat menarik dan potensial ditawarkan kepada para tamu lokal dan asing. Akan tetapi, Kelurahan Karangasem juga punya maskot objek lainnya. Bahkan, merupakan situs yang memiliki nilai histroris tak lekang oleh zaman. Objek itu adalah Taman Soekasada Ujung yang terletak di Banjar Ujung, Desa Tumbu. Lalu, bagaimanakah pesona Taman Soekasada Ujung yang dibangun saat masih penjajahan Belanda di mata wisatawan lokal maupun asing itu?

TAMAN Soekasada Ujung itu dulunya dibangun oleh Raja Karangasem I Gusti Bagus Jelantik. Sang raja yang terkenal sakti itu juga menyandang gelar Agung Anglurah Ketut Karangasem. Taman Ujung itu dibangun pada tahun 1901. Awalnya diberi nama Kolaim Dirah. Maksudnya, kolam itu konon sebagai tempat pembuangan khususnya orang-orang yang menguasai ilmu hitam. Namun, delapan tahun kemudian, 1909, Raja Karangasem memerintahkan Arsitektur Belanda yang bernama Van Hentz bersama arsitek orang Tiongkok yang bernama Loto Ang, untuk mengembangkan Kolam Dirah itu menjadi tempat peristirahatan Raja Karangasem. ‘’Selain dibangun tempat peristirahatan Raja Karangasem juga dibangun tempat semedi termasuk tempat untuk menjamu tamu Raja Karangasem. Akhirnya, pembangunan Taman Soekasada Ujung itu selesai tahun 1921,’’ ujar Camat Karangasem, Cok Alit Surya Prabawa. Guna meningkatkan jumlah kunjungan ke objek wisata tersebut, ke depannya, pengelola harus mampu membuat inovasi baru yang mampu menarik minat pengunjung untuk melakukan kunjungan. Hal itu diungkapkan Camat Karangasem, Cok Alit Surya Prabawa.

Lalu bagaimana apresiasi tamu terhadap Taman Soekasada Ujung itu, kata Cok Alit Surya Prabawa, selama ini objek wisata itu memang sudah cukup ramai dikunjungi para tamu lokal dan asing. Kendati demikian, pengelola diharapkan mampu membuat kreasi dan inovasi. Upaya itu harus dilakukan agar ke depannya bisa lebih meningkatkan jumlah kunjungan. Pihak pengelola mampu menawarkan sesuatu yang berbeda, yang bisa membuat pengunjung benar-benar puas berkunjung. Pengelola dituntut melakukan inovasi-inovasi konstruktif. Dengan cara itu bisa ditawarkan produk yang lebih. Artinya, sesuatu yang NKDV GDQ VSHVLÀN \DQJ EHOXP SHUQDK dinikmati di tempat lainnya. Misalnya membuat trekking, playing fox, adventure dan lainnya. ‘’Jangan produk yang ditawarkan yang itu-itu saja. Fenomena saat ini jiwa adventure warga semakin besar. Sehingga hal itu sangat potensial ditawarkan kepada pengunjung. Dengan cara itu, pengunjung mendapat kesan spesial,’’ ujarnya. Hanya, untuk mengembangkan dan membuat inovasi tersebut harus ada pendampingan dari dinas terkait yakni Dinas Pariwisata. Dengan adanya pendampingan itu, mereka bisa mengetahui konsep apa yang akan dibuat. Mengingat saat ini, pengelola

Bali Post/kmb41

KUNJUNGAN - Wisatawan saat berkunjung ke Taman Soekasada Ujung. Pengelola diminta membuat inovasi baru guna meningkatkan jumlah kunjungan. Pokdarwis rata-rata masih belum begitu profesional, sehingga masih perlu untuk mendapatkan bimbingan dalam mengelola tempat wisata. “Harus ada pendampingan secara

berkesinambungan. Sehingga mereka tahu apa yang harus dilakuakn dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Karena itu, perlu strategi yang holistik. Dengan cara

itu, maka tempat wisata Taman Soekasada Ujung itu bukan saja eksis namun bisa terus berkembang ke depannya,” ujar Cok Alit Surya Prabawa. (nan)


KLUNGKUNG

12

Sabtu Kliwon, 16 Maret 2019

Cuaca Buruk, Pelabuhan Rakyat Kusamba Buka-Tutup Semarapura (Bali Post) Cuaca buruk, hujan disertai angin kencang, membuat aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Rakyat Tri Buana, Kusamba, Kecamatan Dawan, kembali terganggu, Jumat (15/3) kemarin. Gelombang di sekitar pesisir pantai setempat mencapai dua hingga tiga meter. Akibatnya, aktivitas proses penyeberangan dari Kusamba menuju Nusa Penida menjadi terganggu. Gelombang setinggi itu tidak memungkinkan sampan dan speed boat untuk melakukan aktivitas penyeberangan orang maupun barang. Begitu juga aktivitas serupa sebaliknya dari Nusa Penida ke Kusamba. Selain itu, angin kencang juga tidak memungkinkan warga setempat untuk melakukan aktivitas bongkar muat barang. Petugas Syahbandar Nusa Penida Nengah Warnata mengatakan pihak petugas Syahbandar Nusa Penida di wilayah Kusamba, terpaksa melakukan upaya penutupan aktivitas pelabuhan sejak pukul 06.00 Wita. Penutupan saat itu dilakukan hingga

batas waktu yang tidak ditentukan, sambil menunggu cuaca kembali membaik dan gelombang kembali normal. Akibat keputusan tersebut, penumpang yang sudah menunggu sejak pagi, tidak bisa melakukan penyeberangan. Sehingga terjadi penumpukan ribuan penumpang di pelabuhan. Tetapi, mereka memilih menunggu di pelabuhan sembari berharap cuaca membaik menjelang siang, agar bisa diseberangkan ke Nusa Penida. Sejak pukul 06.00 Wita, hingga pukul 08.00 Wita, setidaknya sudah ada sekitar 2.000 penumpang, menumpuk di pelabuhan. “Ombak pantai lagi membesar, tidak memungkinkan untuk melakukan naik turun penumpang. Sementara, solusinya sebagian kami arahkan nyeberang dari Pelabuhan Padangbai,” kata Warnata. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Syahbandar Padangbai untuk bisa mengondisikan para penumpang menuju ke Nusa Penida. Proses pengangkutan dibantu bus dari Dinas

SOSOK Capai Progres Tertinggi INOVASI Pemkab Klungkung dalam memberikan pelayanan akta perkawinan sangat dirasakan masyarakat. Khususnya para pasangan yang baru menikah. Sebab, inovasi dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Klungkung ini, mampu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap akta perkawinan langsung di lokasi acara pernikahan. Tahun ini, ramainya pasangan yang akhirnya menikah, membuat progres kawismara mencapai titik tertinggi, yakni sampai 54 penerima akta perkawinan dari program kawismara ini. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Klungkung Komang Darma Suyasa saat dihubungi, Jumat (15/3) kemarin. Dengan inovasi Kawismara ini mempelai baik di perkotaan maupun di pedesaan langsung mendapatkan akta perkawinan begitu upacara perkawinan selesai dilakukan. Di samping itu, inovasi unggulan Kawismara ini mampu mendongkrak pelayanan yang maksimal serta memotong rantai birokrasi dalam pengurusan akta perkawinan. Penandatanganan pamuput/pendeta akan dilakukan di lokasi upacara perkawinan. Termasuk juga penandatanganan oleh perangkat desa/kelurahan, mempelai dan saksi. Sehingga, akta perkawinan bisa langsung jadi dan langsung diserahkan saat itu juga. “Masyarakat yang ikut program inovasi Kawismara pada saat musim nikah dari Ngembak Nyepi sasih kedasa mencapai progres tertinggi. Total sampai Kamis (14/3), sudah ada 54 pasangan, tersebar di semua kecamatan di klungkung, termasuk di Kecamatan Nusa Penida,” kata Mantan Kepala Satpol PP dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Klungkung ini. Pihaknya bersyukur, program ini dapat membantu para mempelai meski diakui cukup kewalahan melayani banyaknya mempelai yang menikah pada hari yang sama. Untuk ke depan, agar tidak sampai kewalahan, pihaknya merancang PKS atau Perjanjian Kerja Sama dengan perbekel atau desa adat untuk ikut membantu penyerahan akta kepada warganya pada saat upacara pernikahan. “Meski kewalahan, sampai kantor kosong karena semua bergerak, tetapi kami menikmatinya. Karena kami sadar ngayah melayani masyarakat. Saat itu, kami juga merasakan kebahagiaan pasangan yang menikah,” katanya. (gik)

Perhubungan. Sementara di Perairan Kusamba, masih tidak memungkinkan naik turun. Situasi lebih lanjut, sesuai fakta di lapangan jika mereda di Kusamba, maka bisa dibuka lagi trip selanjutnya. Sementara, sisanya masih menunggu bertahan di Pelabuhan Kusamba. Pihak syahbandar menambahkan, sesuai peringatan dini BMKG Wilayah Bali, kondisi cuaca buruk seperti ini sudah terjadi sejak tiga hari terakhir. Hujan lebat disertai angin kencang serta gelombang tinggi, datang dengan cepat. Sesuai peringatan dini BMKG, perlu diwaspadai potensi gelombang tinggi mencapai 2,0 meter di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan, dan Samudera Hindia selatan Bali. Sehingga, pihak petugas pelabuhan setempat terus melakukan antisipasi dengan buka-tutup di pelabuhan penyeberangan setempat. Kondisi demikian diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. (kmb31)

CUACA BURUK - Beberapa boat yang belum bisa menaikkan penumpang, karena cuaca buruk.

Legislatif ”Adili” Eksekutif Soal Kisruh Dana Hibah Semarapura (Bali Post) -

Kisruh penggunaan hibah akhirnya disikapi serius oleh lembaga dewan, Jumat (15/3) kemarin. Dewan memanggil seluruh pihak eksekutif terkait, untuk menjelaskan secara gamblang mengenai persoalan sesungguhnya. Kesempatan ini pun digunakan dengan baik oleh lembaga legislatif untuk “mengadili” eksekutif, guna mempertanyakan sejumlah kejanggalan yang menjadi sorotan masyarakat. Salah satunya, adalah pertanyaan masyarakat kenapa ada hibah tanggal 28 Desember baru bisa dicairkan. Padahal, sesuai Perbup Nomor 12 Tahun 2017 tentang Perubahan Perbup Nomor 30 Tahun 2016 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bansos, tanggal 10 Januari, penerima hibah harus sudah menyerahkan laporan pertanggungjawaban. “Mana mungkin menyelesaikan pekerjaan fisik sesuai proposal cuma 12 hari,” ujar legislator Wayan Mastra. Politisi dari PKPI ini, mempertanyakan alasan eksekutif mencairkan dana hibah kepada penerima tanggal 28 Desember. Bahkan, dia menuding pencairannya sengaja ditunda-tunda sampai batas akhir penyerahan laporan pertanggungjawaban. Apalagi, dia banyak menerima keluhan dari penerima hibah, karena ditekankan kalau tidak bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai isi proposal sampai batas waktunya, sebaiknya tidak usah dikerjakan. Atau dananya dikembali-

kan saja. “Bohong itu Kadisbudpora, kalau bilang ada sosialisasi. Ada dua orang penerima hibah mengadu ke saya, bahwa tidak pernah ada sosialisasi. Bahkan, ada penerima sudah masuk SK, dananya malah tidak cair. Ini bagaimana?” ujar politisi asal Desa Tangkas ini. Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Klungkung Nyoman Mudarta membantah tidak pernah melakukan sosialisasi. Pihaknya mengklaim, ada bukti surat undangan, hingga foto dokumentasi kegiatan di setiap kecamatan. Dia juga membantah, tak mencairkan hibah yang sudah masuk di SK. Malah, dia mengaku memperjuangkan proposal yang sebelumnya ditarik salah satu oknum legislator, agar tetap bisa memperoleh hibah karena sudah masuk SK. “Jangan kira Bapak-bapak saja yang pusing. Saya juga tegang, tiba-tiba dipanggil Polda Bali, dipanggil Ke-

jati. Saya tidak ada niat menghambat, apalagi niat menjebak masyarakat,” tegas pejabat asal Desa Tegak ini. Dia menegaskan, tidak semua hibah cair tanggal 28 Desember. Ada juga yang cair Agustus, seperti di Desa Besan, Kecamatan Dawan, sebesar Rp 750 juta. Namun, karena pengerjaannya baru sebatas fondasi, setelah dilaporkan kepada bupati, akhirnya dana diputuskan dikembalikan oleh pihak desa. Lantaran tidak bisa mengejar limit waktu penyelesaiannya. Malah, setelah dilakukan monitoring, ada banyak penerima hibah yang tidak melakukan pengerjaan fisik sama sekali, sesuai isi proposalnya. Bahkan, bahan-bahan bangunan juga tidak ada sama sekali. Inilah sebabnya, pihaknya meminta dananya segera dikembalikan, agar tidak menimbulkan persoalan hukum. Politisi lainnya dari Partai Gerindra, A.A. Sayang Suparta, mempertanyakan legalitas pengembalian utuh dana hibah yang telanjur dipakai itu.

Takut Terseret Korupsi

13 Penerima Hibah Kembalikan Dana Senilai Rp 1,7 Miliar Semarapura (Bali Post) Kisruh pencairan hibah hingga masuk ke ranah hukum, membuat warga lain sebagai penerima hibah ikut waswas. Para penerima hibah lainnya, ikut ramai-ramai melakukan pengembalian dana hibah tersebut kepada Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah. Hingga Jumat (15/3) kemarin, total sudah ada 13 penerima hibah yang akhirnya melakukan pengembalian dana secara utuh. Kondisi demikian disampaikan Plt. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah Klungkung, Wayan Sumarta, saat dihubungi Jumat (15/3) sore kemarin. Dia mengatakan setelah ada pengembalian dari 13 penerima hibah, total pengembalian dananya kini sudah mencapai Rp 1,7 miliar. Sayangnya, dia belum bisa merinci kelompok penerima hibah yang baru menyusul melakukan pengembalian dana itu. Dia mengaku data lebih rincinya, dari kelompok masyarakat mana dan berapa jumlah dananya, dikatakan masih dibawa stafnya. “Kalau ada yang mengembalikan. Kami terima saja dulu. Nanti ada laporan lengkap dari Disbudpora dan ditangani lebih jauh oleh Inspektorat,” kata Sumarta. Sebelumnya, Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah sudah menerima sembilan Surat Tanda Setoran

(STS) atau bukti pengembalian dengan total uang yang dikembalikan Rp 1,4 miliar. Saat itu, penerima hibah yang sudah mengembalikan dan sudah menyetor STS ke Pemkab, antara lain, Panitia Pembangunan Pura Dukuh Suladri, Desa Gunaksa Rp 40 juta, Pura Bale Agung Desa Besan, Kecamatan Dawan Rp 750 juta, Pura Pasek Gaduh Banjar Pemenang, Desa Nyalian Rp 30 juta, Desa Pakraman Gepuh, Nusa Penida Rp 100 juta, Merajan Agung Gelgel, Desa Gelgel Rp 70 juta, Paibon Pasek Gelgel, Banjar Pulagan, Desa Sakti, Rp 27 juta, Pura Dalem Telaga Sakti Banjar Batuguling, Desa Batukandik Rp 36 juta, Paibon Arya Kenceng Banjar Tulad, Desa Batukandik Rp 22,5 juta. Satu lagi penerima hibah, baru-baru ini juga melakukan pengembalian, yakni Pura Paibon Arya Kenceng di Desa Sakti, Nusa Penida, Rp 420 juta. Menurut Sumarta, pascapengembalian itu, uang tersebut masuk dalam kas umum daerah. Peruntukan ke depannya, harus dirumuskan kembali perencanaannya. Belum tentu uang itu kembali diperuntukkan untuk bantuan hibah. Menurutnya, bisa juga direncanakan untuk kegiatan lain. Nantinya, proses pengawasan secara mendalam akan dilakukan Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga dan Inspektorat Daerah, sebelum dilaporkan secara utuh kepada Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. (kmb31)

Bali Post/gik

Bali Post/kmb31

RAPAT KERJA - Eksekutif dan legislatif saat rapat kerja di Ruang Rapat Sabha Mandala DPRD Klungkung.

Mestinya, ini harus jelas dulu, berapa dananya terpakai, dilengkapi dengan bukti-bukti kuitansi, baru dibuatkan surat pernyataan, kenapa tidak bisa menyelesaikan sisa pekerjaannya. Menurutnya, ini harus ada hasil audit dulu. Pihaknya juga menyayangkan, kenapa proses hibah yang masih dalam tahap pengawasan, belum ada data siapa benar dan salah, sudah diributkan di media massa. Malah yang berkomentar, membeberkan bahwa penggunaan hibah ini diduga ada kekeliruan, justru eksekutif sendiri. “Ini kok eksekutif kesannya sengaja membiarkan persoalan ini semakin gaduh. Program hibah kan programnya bupati. Ini kesannya eksekutif meludah ke dirinya sendiri. Ada apa ini?” ujar politisi Gerindra ini. Menurut legislator yang lain seperti Komang Suantara, pemerintah daerah harus bertanggung jawab terhadap karut-marut realisasi hibah ini. Dia melihat persoalan ini lebih kepada keterlambatan pencarian anggaran. Sehingga, sorotan seharusnya ke dinas terkait, bukan legislatif yang sifatnya hanya memfasilitasi. Sayangnya, hingga rapat bubar, pertanyaan kenapa ada hibah yang baru cair tanggal 28 Desember, tidak mendapat tanggapan dari eksekutif, khususnya dari Plt. Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah, Wayan Sumarta. Rapat kerja ini seperti tidak ada ujung pangkalnya. Juga tidak ada kesimpulan yang jelas. Pembahasan kian melebar, hingga persoalan ke ranah pidana, atas kasus penyalahgunaan hibah yang diduga melibatkan Ketua DPRD Klungkung Wayan Baru. Selain itu, rapat kerja juga memberikan kesempatan dua netizen yang kerap bicara kritis di media sosial, I Nengah Sumerta dan Kadek Agus Mulyawan. Keduanya punya sudut pandang sendiri terhadap kisruh hibah ini. “Hibah saya lihat lebih banyak digunakan untuk membangun pura baru. Saya tidak melihat itu sebagai upaya menurunkan angka kemiskinan. Tidak ada hubungannya meningkatkan nilai religiusitas pribadi seseorang dengan upaya menurunkan kemiskinan,” kata Sumerta. Beda dengan Sumerta, Agus Mulyawan justru mengusulkan agar program hibah dihentikan sementara, karena dinilai kerap diselewengkan. Bahkan, faktanya sudah ada legislator yang harus meringkuk di balik jeruji besi. (kmb31)

Wayan Baru Akui Hanya Fasilitasi Satu Hibah Semarapura (Bali Post) Pelaporan penyalahgunaan hibah ke Polda Bali yang menyeret nama Ketua DPRD Klungkung Wayan Baru kian terkuak. Wayan Baru akhirnya blak-blakan menceritakan secara gamblang terhadap ikhwal pelaporan tersebut, yang menyatakan dirinya diduga menyalahgunakan dana hibah dari lima kelompok penerima hibah. Dia mengaku hanya memfasilitasi satu hibah, khususnya dari Pura Dadia Arya Kenceng, Banjar Cubang, Desa Sakti, Nusa Penida. Tanggapan terhadap kasusnya itu, dia beberkan dalam rapat kerja dengan eksekutif, Jumat (15/3) kemarin. Dia merasa perlu meluruskan isu yang beredar, karena pelaporan tersebut menurutnya tidak berdasar dan sangat

tendensius merusak citra dirinya dan citra pimpinan lembaga dewan. “Saya dilaporkan menyelewengkan dana hibah dari lima kelompok. Padahal, saya fasilitasi satu saja. Itu pun karena saya di sana juga sebagai pangempon pura,” tegas Wayan Baru. Dia menegaskan proposal dari pangempon pura dadia tersebut dengan nilai bantuan Rp 700 juta digunakan untuk pengadaan palinggih. Total, dikatakan ada 15 palinggih. Sementara untuk pembangunan dasarnya, itu dikatakan hasil dari urunan masyarakat setempat, yang terkumpul hingga Rp 150 juta. Jadi, menurutnya wajar kalau yang terealisasi saat tim monitoring turun, baru sebatas fondasi. Bahkan, pihak pangempon pura dikatakan sudah meneken surat pernyataan,

bahwa akan menyelesaikan proses pembangunan pura tersebut. “Kalau kebutuhan total, pembangunan pura dadia ini menghabiskan anggaran Rp 1,5 miliar,” kata Wayan Baru. Menurutnya, terlalu cepat menyimpulkan kalau kisruh penggunaan dana hibah ini dengan menyudutkan lembaga dewan sebagai pihak-pihak yang terlibat di dalamnya. Padahal, Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Klungkung juga baru turun melakukan monitoring hasilnya. Bahkan, Inspektorat Daerah juga belum melakukan turun ke lapangan. Biasanya, setelah Disbudpora turun monitoring, baru menjadi ranah Inspektorat Daerah. Ini juga dibenarkan Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra. Menurutnya, saat ini

masih menjadi ranah Disbudpora untuk melakukan proses monitoring kepada seluruh penerima hibah. Terkait laporan warga ke Polda Bali, jajaran Polda Bali sendiri dikatakan sudah mengecek langsung titiktitik penerimaan hibah di Kecamatan Nusa Penida. Demikian juga sempat mendatangi Kepala Disbudpora Klungkung Nyoman Mudarta, untuk menggali informasi bagaimana mekanisme dan prosedur proses pencairan dana hibah. Ketua dewan enggan disebut panik menghadapi situasi ini. Secara lembaga tidak ada yang panik, karena menurutnya secara hukum pidana, selama belum ada putusan inkrah dari pengadilan, maka tidak ada yang disebut bersalah dalam kasus ini. (kmb31)

Bali Post/gik

Ketua DPRD Klungkung Wayan Baru.


IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA WAITER

Tamat SMP/ SMK belum pengalaman kerja untuk Sanur dan Kuta. Lamaran ke Shankara Kuta depan Buger King Jl.Bakung Sari Blok D33 Kuta Square SMS/WA 0818621818 G.01

Waiter Barista FB Staf . Lamaran ke Shankara Resto Jl. Danau Toba 7 Sanur Hp.081939020448 G.02 COOK

Cook Indonesia, India, Western baru tamat SMK. Lamaran ke Shankara Resto Jl. Danau Toba 7 Sanur Hp.081939020448 G.03

SMK Pariwisata Jurusan Boga untuk Staf Cook. Lamaran ke Warung 63 Jl. Veteran 86 Denpasar G.04

AKUNTANSI

IT

Staf Akuntansi tamat Diploma dan S1 Akuntansi baru tamat kerja atau pengalaman 1th kerja. Lamaran SMS/WA 0818621818

Diploma IT untuk Medsos Portal e marketing. Lamaran ke Jl. Veteran 86 Denpasar Arowana Food Street

G.05

G.07

Sarjana berbagai jurusan, Diploma untuk Manager Operasional, SDM, Akuntansi, Teknik dan Keuangan Surabaya TV. Lamaran hrdsurabayatv@gmail.com, HP/WA 08113962168 G.09 SEKRETARIS

Sekretaris Purel Marcom, Protokol masih kuliah, sarjana berbagai jurusan, Sastra Inggris untuk sekretaris ajudan. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa 63A Denpasar. email: sdm@balitv.tv G.11 TEKNIK

Teknik Kamera STM , Diploma Elektronik,dll untuk produser FTV dan program. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa 63A Denpasar.email: sdm@balitv.tv

AKUNTANSI

G.12

Sarjanadiploma berbagai jurusan untuk Manajer Operational, Keuangan Akuntansi, produksi Semarang TV. Lamaran ke HP/WA 08113962168. email: recruitmensemarangtv@gmail.com G.13

KONTRAKTOR

KASIR

KasirSMEA/SMK. Lamaran ke Shankara Resto Jl. Danau Toba 7 Sanur Hp.081939020448

DRIVER

SIM A SMP/SMTA pengalaman mobil kecil Pick Up minimal 2th. Lamaran Jl.Danau Toba 7 Sanur

B.BP.004.03.19.0000406

Pria/Wnt, mak 30thn,SMA,motor, kantor di Renon 081238520120 B.BP.004.03.19.0000375

Cr 2 Admin , OB , 2 Bartender Hub.08179666777

G.08

B.BP.154.03.19.0000414

Jurnalis, Produser acara event. Lamaran ke Bali TV Jl.Kebo Iwa 63A Denpasar. email: sdm@balitv.tv

Dbthkn Sgr Admin:S1 Akuntansi, IPK 3.00,Pnglmn 2Th & Sales Horeca:SMU,SIM C,punya Motor, Pnglmn 2Th.CV ke Jl.Nangka Utara 273B,Koja,Denpasar atau hr.trimila@gmail.com Max 24/3

JURNALIS

G.10

Sardine Restaurant Looking for Kitchen Cleaning, Security,Hostess, Female Bartender Must Speak English Jl.Petitenget 21 T.0361733617 Mail:sardine@sardinebali.com B.BP.141.03.19.0000303

Villa Resort di Jimbaran membutuhkan: staff engineering umur 23-27,mempunyai keahlian di bidang tertentu, Bahasa Inggris aktif.Kirim lamaran ke career@jamahal.net B.BP.004.03.19.0000418

Dcr 2krywan mengerti Akuntansi & komputer Hub .081339344442 Pak Nengah/082144940084 Gede

G.06

B.BP.001.03.19.0000318

DIJUAL RUMAH

SERVICE

DIJUAL MOBIL

SERVICE

BIRO JASA

SERVICE

DIJUAL RUMAH SERVICE

BIRO JASA

BENGKEL LAS Free

Design

Money Back Guarantee

BIRO JASA

Dibutuhkan Restaurant Spv (26-35th), lokasi Berawa-Canggu. T:081999474828 E:agung@soulfoodmob.com

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

BAHAN BANGUNAN

B.BP.004.03.19.0000408

Dcr Marketing yg Brpegalamn di bidang Penginapan,Wedding,Dll U/Villa Nusa Dua 087881251499 B.BP.001.03.19.0000369

Dcr Pembantu utk Rumah Tangga, Kuta Hub.08123961293 B.BP.001.03.19.0000275

Dcr Pramuniaga & Sopir u/ Toko Listrik Multidaya Electric Jl.T.Umar,WA Only:08175777171 B.BP.001.03.19.0000211

Dcr beberapa tenaga untuk tim Sukses, tau wilayah Badung, Kirim CV ke Raya Kuta No.168 Email: rec.dianagrp@gmail.com B.BP.004.03.19.0000326

Dcr tng IT bisa buat&mengelola Website min.D3 Teknik Informatika.Lam ditujukan ke PT.Multi Bali Abdi Jl .Tkd Badung IVX:A No.16A. Telp/WA:081342407993 B.BP.001.03.19.0000403

Dibutuhkan Segera Asisten Bartender untuk Restoran di Kuta.Pengalaman 3 Tahun.Email CV ke:info@mnm-concepts.com B.BP.004.03.19.0000417

Dibutuhkan Waiter/Waitress,Bar min SMK/D1.Lamaran Kirim CV ke Email:projectcoatl@gmail.com B.BP.001.03.19.0000364

Dicari Guru English,B.Bali, Tematik u/SD.Bawa Lamaran ke SD Bhaktivedanta Dharma Shcool 2.Jln.Tukad Balian, Renon, Dps. Hubungi:085101561816 B.BP.001.03.19.0000397

Dicari Pegawai Butik.Lamaran ke Korina Batik&Butik Jl.Nusakambangan No.179 E Denpasar(Sebelah Toko Aksesoris HP Murah) Telp.081237769220 B.BP.001.03.19.0000402

Nike Villas Sanur Urgently Need Security Staff. Please send CV to us in Jalan Bumi Ayu No.19 Sanur, or email to: info-b@nikevillas.com For more information please dial to 0361 286911 / 286912 B.BP.004.03.19.0000409

Informasi pasang iklan Telepon Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dicari Sgr Therapis SPA Wanita Bersedia Ditmptkn di Canggu & Pnglmn diutmkn,Gaji&Bns Menrik Hub:081239621123(Masaji SPA)

PT.HM Looking For Staff Admin Stock,Female,D1-S1.Send CV: (0361)4735705/WA:08123853981 B.BP.001.03.19.0000271

B.BP.001.03.19.0000401

Dicr Operator Produksi Syarat: Pria/Wanita Min SMP Jujur. Kirim Ke PT.Inducomp Dewata. Jln.Setiabudi 52 Denpasar B.BP.001.03.19.0000399

Engineering & Cook for Villa Seminyak Bali Aroma Exl Villas Pls Contact HP/WA,08971203441

PROPERTY DIJUAL RUMAH

Rumah 2 lantai , 1 master room + 2 room di belakang bangunan induk ada satu bangunan dgn 1 room + dapur + taman belakang, luas tanah 4 are, Jl.Kusuma Dewa Denpasar Hub.0852 1867 9944 G.04

B.BP.001.03.19.0000398

M&M Catering Bali Mmbthkn Executive Chef.Khusus utk di Bali LmrEmail:info@mnm-concepts.com B.BP.004.03.19.0000416

Sekolah di Jimbaran Cari: Guru Matematika,Bhs.Ing.,IPA, Komputer,Sejarah,Olah Raga (W) Guru PAUD,Guru PGSD,Helper, Administrasi,Maintenance. Sent:schoolhrdbali@hotmail.com B.BP.004.01.19.0000271

Sekuriti (pabrik Tabanan), pengalaman, Hub. Dewi, 081236222509 B.BP.004.03.19.0000405

Seminyak Restaurant Is Looking for Dinning Manager Must Speak English Experienced Please Send Photograph and CV at Email : johndory2013@yahoo.com B.BP.141.03.19.0000302

PROPERTY DIJUAL TANAH

Dijual Murah 3.6M kavling SHM 480M2 Taman Griya Jimbaran Nusa Dua.Hub Rini 08119707272 B.BP.004.03.19.0000327

Djl Tnh 1 Are Jl.Batu Intan III Batu Bulan, 081338797212 B.BP.004.03.19.0000407

PROPERTY DIJUAL RUKO

**Ruko di Gatsu Timur LT2,1A** LB.170m2 Lt2, Hub.081807779807 B.BP.001.03.19.0000420

RUPA-RUPA Dicari Tukang Pasang Atap Baja Ringan Hub.Hp:081.338.344.155 B.BP.001.03.19.0000411


BANGLI

14

Sabtu Kliwon, 16 Maret 2019

Kios Keluarkan Asap Pedagang Pasar Kidul Panik Bangli (Bali Post) –

Pedagang di Pasar Kidul Bangli, Jumat (15/3) kemarin mendadak panik. Kepanikan dipicu lantaran asap muncul dari salah satu kios milik pedagang sepatu di lantai dua pasar setempat.

Bali Post/kmb40

KIOS - Petugas kepolisian dan pedagang mendatangi kios milik Nyoman Mudra di lantai dua Pasar Kidul karena mengeluarkan asap.

Berdasarkan pantauan di lokasi siang kemarin, sejumlah pedagang terlihat mendatangi kios di sisi barat lantai dua Pasar Kidul yang diketahui mengeluarkan asap. Kios tersebut adalah milik Nyoman Mudra, pedagang sepatu asal Desa Penglumbaran yang tinggal di Kelurahan Kawan. Beberapa petugas Damkar dan kepolisian juga tampak berada di lokasi untuk mengecek kondisi dan mengamankan kios tersebut. Menurut keterangan salah seorang saksi, Ketut Sudarni, kepanikan terjadi pukul 13.30 Wita, saat sejumlah pedagang hendak menutup kiosnya. Sebelum mengetahui adanya asap yang muncul dari kios Nyoman Mudra, dirinya awalnya mencium adanya bau angit seperti barang terbakar di sekitar kios tempatnya berjualan. Pedagang asal Klungkung itu sempat mencari tahu sumber bau angit ke sekitar kiosnya. Dia juga sempat menanyakan ke beberapa pedagang lainnya soal adanya bau angit tersebut. ‘’Awalnya tidak banyak yang nyium, tetapi lama-kelamaan

PN Bangli Gelar Donor Darah

PMI Harapkan Kesadaran Masyarakat Donorkan Darah Meningkat PALANG Merah Indonesia (PMI) Bangli selama ini sangat aktif melayani kegiatan donor darah yang dilaksanakan institusi dan komunitas di Kabupaten Bangli. Seperti halnya kegiatan donor darah yang dilaksanakan Pengadilan Negeri (PN) Bangli dalam rangka peringatan HUT ke-66 Ikatan Hakim Indonesia, Jumat (15/3) kemarin. PMI Bangli berharap melalui kegiatan yang dilaksanakan PN Bangli ini, kesadaran masyarakat di Bangli untuk mendonorkan darahnya semakin meningkat. Sekretaris PMI Kabupaten Bangli Pasek Lanang Sadia mengatakan, kegiatan donor darah di PN Bangli kemarin, diikuti segenap karyawan dan hakim PN Bangli. Kegiatan dihadiri Ketua PN I Gede Putu Saptawan dan Wakil Ketua PN Bangli Redite. Dari 20 pegawai dan hakim yang terdaftar, jumlah darah yang berhasil dikumpulkan PMI Bangli sebanyak 6 kantong darah dari berbagai golongan. ‘’Pegawai dan hakim di PN Bangli terlihat sangat

antusias mengikuti kegiatan donor darah. Apalagi bapak Ketua PN setia mendampingi dan memberikan motivasi, sehingga banyak peserta ikut donor darah untuk pertama kalinya,’’ terangnya. Lanang Sadia menyampaikan ucapan terima kasih kepada PN Bangli yang telah menggelar kegiatan donor darah. Menurutnya, ini merupakan wujud kepedulian terhadap sesama. Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh bagi mereka yang mendonorkan darahnya. ‘’Banyak manfaatnya bagi kesehatan kita. Dan dengan donor darah ini, juga merupakan salah satu wujud yadnya terhadap sesama,’’ kata pria yang juga menjabat Kabag Tata Pemerintahan Setda Bangli ini. Dikatakannya bahwa saat ini PMI Bangli sangat memerlukan relawan donor darah untuk memenuhi kebutuhan darah di RS. Dengan kegiatan donor darah yang selama ini banyak dilaksanakan institusi dan komunitas di Bangli, diharapkan masyarakat semakin

Jalan TMMD Dekati Rampung Bangli (Bali Post) – Pembangunan jalan penghubung Banjar TampuaganPenarukan, Desa Peninjoan, Tembuku yang dikerjakan prajurit Kodim 1626/Bangli bersama warga dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), mendekati rampung. Hingga Jumat (15/3) kemarin,

progres pembangunan jalan yang dibangun sejak hampir tiga pekan terakhir tersebut sudah mencapai 80 persen. Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn. Andy Pranoto mengatakan, dari total 1,5 km panjang jalan yang dikerjakan, tinggal 300 meter yang belum tuntas teraspal. Pihaknya optimis pengerjaan

baunya semakin keras,’’ ungkapnya. Dari hasil pengecekannya, akhirnya diketahui bau angit itu muncul dari dalam kios milik Nyoman Sudarma yang saat itu dalam keadaan tertutup. Takut terjadi kebakaran, dirinya kemudian memanggil petugas pasar setempat untuk memutus sambungan listrik di lantai dua. Sudarni saat itu mengaku sempat menghubungi pemilik kios Nyoman Mudra namun tak berhasil. Beberapa pedagang yang panik langsung membuka paksa rolling door kios tersebut dan langsung menyiramkan air pada sumber asap. ‘’Tidak ada api. Hanya asap saja,’’ ujarnya. Beberapa pedagang mengaku sempat dibuat panik dengan kejadian itu. Pedagang takut kebakaran yang pernah meludeskan Pasar Kidul terulang kembali. Sementara itu, Nyoman Mudra, pemilik kios, mengatakan dirinya sempat menyalakan dupa dan bersembahyang di dalam kiosnya. Dirinya mengaku bersembahyang pukul 11.30 Wita. Selang dua jam

Sejumlah Baliho Caleg Diturunkan

sadar untuk ikut serta mendonorkan darahnya. Untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat, PMI Bangli akan terus berupaya mensosialisasikan manfaat donor darah ke masyarakat. ‘’Kami sampaikan ucapan

terima kasih kepada institusi dan komunitas di Bangli yang selama ini secara rutin melaksanakan donor darah. Semoga ke depannya, masyarakat semakin sadar untuk ikut serta mendonorkan darahnya,’’ harapnya. (ad423)

Bangli (Bali Post) – Tim gabungan dari Bawaslu bersama Satpol PP kembali melakukan penertiban terhadap alat peraga kampanye (APK) yang melanggar zona pemasangan. Dalam penertiban yang dilakukan di Kecamatan Kintamani, Jumat (15/3) kemarin, sedikitnya tujuh buah baliho calon legislatif (caleg) diturunkan oleh petugas. Kegiatan penertiban APK yang juga melibatkan KPU, Panwascam, dan dikawal aparat kepolisian, berlangsung sekitar dua jam. Penertiban dilaksanakan di sekitar Penelokan hingga ke wilayah Desa Suter. Cuaca yang tidak bersahabat, hujan dan berkabut, menyebabkan tim tak bisa menertibkan seluruh APK yang melanggar di Kecamatan Kintamani. Ketua Bawaslu Bangli Nengah Purna didampingi Komisioner Nengah Mudana Atmaja mengatakan, sesuai UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, PKPU No. 33 Tahun 2018 tentang Perubahan kedua PKPU No. 23 Tahun 2018 tentang Kampanye, Perbawalu No. 33 Tahun 2018 tentang Pengawasan Kampanye Pemilihan Umum, APK yang ditertibkan adalah yang terpasang tidak sesuai dengan

pembangunan jalan tersebut bisa rampung dalam waktu dekat ini, sebelum kegiatan TMMD resmi ditutup 27 Maret mendatang. “Perkiraan dengan cuaca seperti ini, tanggal 23-24 sudah selesai. Over all saat ini progresnya sudah mencapai 80 persen,” jelasnya. Selain menyelesaikan pembangunan jalan, Satgas TMMD dibantu masyarakat dan warga binaan juga tengah menyelesaikan bedah rumah. Dikatakan perwira asal Salatiga ini, selama pelaksanaan TMMD sejauh ini tidak ditemukan adanya

kendala yang berarti. Sejumlah warga binaan dari Rutan Bangli dan Lapas Narkotika Bangli yang dilibatkan dalam kegiatan TMMD, cukup senang dan menikmati kegiatan ini. “Testimoni mereka, senang bisa ikut dilibatkan. Merasa ada suasana baru. Bisa bergaul dengan masyarakat,” kata Letkol Andy. Sementara itu, salah seorang warga setempat, Made Pepek, saat ditemui di sela-sela kegiatan pembangunan jalan di Desa Peninjoan mengaku sangat senang dan berterima kasih kepada prajurit TNI

dari Kodim 1626/Bangli yang telah membuatkan jalan penghubung Banjar TampuaganPenarukan. Sebelum adanya program TMMD, jalan itu dulunya hanya berupa jalan setapak yang sering dilalui warga untuk kegiatan upacara dan aktivitas pertanian lainnya. “Sekarang dengan sudah diaspal, masyarakat bisa melintas pakai kendaraan. Petani seperti saya yang punya lahan di sini juga tidak harus mencangkul lagi, karena traktor sudah bisa dibawa ke sini,” ungkapnya. (kmb40)

DONOR DARAH - Kegiatan donor darah yang dilaksanakan di PN Bangli dalam rangka peringatan HUT ke-66 Ikatan Hakim Indonesia, Jumat (15/3) kemarin.

kemudian, sekitar pukul 13.30 Wita, ia menutup kiosnya dan pulang ke rumah. ‘’Pas saya sudah di rumah, ada teman pedagang yang datang member tahu ada asap di kios saya,’’ ungkapnya. Panik mendengar hal itu, ia langsung mendatangi kiosnya dan mendapati kiosnya sudah dalam keadaan terbuka dan disiram air. Menurut Mudra, munculnya asap tersebut diduga karena dipicu percikan api dupa yang mengenai kardus kotak sepatu dagangannya hingga membakar kertas di dalamnya. ‘’Yang terbakar kertas yang ada di dalam kotak sepatu saja. Kemungkinan api dupanya mengenai kardusnya dan membakar kertas di dalamnya hingga menyebabkan adanya asap,’’ terangnya. Beruntung tidak ada barang dagangannya yang rusak akibat kejadian itu. Pria yang akrab disapa Jero Mangku ini pun meminta maaf kepada rekan pedagang lainnya akibat keteledorannya sempat membuat pedagang lainnya panik. (kmb40)

Bali Post/kmb40

APK - Kegiatan penertiban APK yang dilakukan tim Bawaslu bersama Satpol PP di Kecamatan Kintamani, Jumat (15/3) kemarin. zona yang telah ditetapkan oleh KPU, terpasang di pohon, tiang listrik, tiang telepon, dan di tempat pribadi yang tanpa izin pemiliknya. Sebelum penertiban dilakukan, PPDK dan Panwascam sudah sempat memberikan peringatan kepada peserta pemilu dan pemilik APK. Dikatakan Purna, dalam penertiban kemarin, sempat terjadi dialog antara tim dan pihak tim calon. ‘’Setelah diterangkan dan diberi pengertian terkait pelanggaran yang dilakukan, tim calon yang balihonya ditertibkan menerimanya dan ikut serta menurunkan APK-nya untuk selanjutnya

dipasang di tempat yang sesuai aturan,’’ jelas Purna. Mudana menambahkan, sesuai agenda awal, penertiban APK Jumat kemarin, rencananya dilakukan di dua wilayah yakni Kintamani dan Tembuku. Namun karena jumlah personel Satpol PP kemarin terbatas hanya 12 orang, akhirnya disepakati penertiban hanya dilakukan di Kecamatan Kintamani. Sedangkan penertiban APK di Kecamatan Tembuku akan diagendakan pekan depan. ‘’APK yang kami tertibkan kemarin ada tujuh buah baliho. Satu baliho DPD, 1 calon DPR, 5 calon DPRD provinsi,’’ ujarnya. (kmb40)

Bali Post/kmb40

JALAN - Sejumlah prajurit TNI dan warga bergotong royong membangun jalan penghubung Banjar Tampuagan -Penarukan, Desa Peninjoan, Tembuku, Jumat (15/3) kemarin.


15

Sabtu Kliwon, 16 Maret 2019

Gunung Agung Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 M Amlapura (Bali Post) Setelah sempat tenang beberapa hari, Gunung Agung kembali mengalami erupsi, Jumat (15/3) kemarin. Erupsi kali ini lumayah besar. Karena kolom abu yang dikeluarkan mencapai ketinggian 1.000 meter. Kepala Subdi Gunung Api Wilayah Timur Devy Kamil Syahbana membenarkan Gunung Agung memang kembali mengalami erupsi skala kecil. Kata dia, erupsi terjadi pada pukul 18.27 Wita. Dengan ketinggian kolom abu teramati mencapai 1.000 meter di atas puncak kawah. ‘’Erupsi sudah berakhir. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 1 menit 23 detik. Untuk VONA masih berwarna orange, sehingga belum mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internatinal Ngurah Rai, Denpasar,’’ ujarnya. Dia menambahkan, bagi masyarakat di sekitar Gunung Agung tidak diperkenankan untuk melakukan aktivitas di radius 4 kilometer. Termasuk pengunjung atau wisatawan juga tak diizinkan untuk melakukan aktivitas pendakian ke puncak Gunung Agung. Sebab, gunung tertinggi di Bali itu bisa mengalami erupsi sewaktu-waktu. Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi, terutama pada musim hujan. (kmb41)

WARUNG GLOBAL

APK Sudah Tak Diacuhkan SEJAK 23 September 2018 sampai dengan 13 April 2019 merupakan masa kampanye bagi calon legislatif, DPD dan calon presiden. Mereka pun sudah memasang alat peraga kampanye (APK). Bahkan tidak jarang mengganggu pengguna jalan. Bahkan ada yang sudah robek dan tumbang namun belum dibersihkan pemiliknya. Inilah yang menjadi keluhan warga Kota Denpasar. Ini pula yang menjadi sorotan beberapa pendengar Radio Global 96,5 FM dalam acara dialog interaktif Warung Global, Jumat (15/3) kemarin.

ERUPSI - Gunung Agung kembali mengalami erupsi, Jumat (15/3) kemarin.

Bali Post/ist

Kompetensi SDM Koperasi di Level Bawah Masih Rendah

Bali Post/kmb32

I Gede Indra Dewa Putra

Denpasar (Bali Post) Di era Revolusi Industri 4.0, sumber daya manusia (SDM) koperasi juga dituntut kompeten dan profesional. Sementara saat ini, SDM koperasi yang sudah 80 persen kompeten baru di level manajer. Untuk SDM di level bawah seperti kasir, juru buku, juru tagih, dan cus-

tomer service hanya sekitar 15 persen yang bisa disebut kompeten. “Ini yang perlu kita kejar lagi ke depan. Di era global dengan teknologi informasi yang makin berkembang ini, persyaratan dasarnya adalah SDM-nya yang kompeten, yang profesional melalui diklat (pendidikan dan pelatihan - red),” ujar Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali I Gede Indra Dewa Putra, Jumat (15/3) kemarin. Menurut Indra Dewa Putra, saat ini di provinsi ada 15 diklat kompetensi dari total 50-an diklat yang ada untuk melatih 1.500 pengelola koperasi dan UKM. Khusus diklat kompetensi akan menyasar 450 orang di level manajer, hingga kasir, juru buku, juru tagih, dan customer service. Diklat yang lainnya juga meliputi diklat IT dan diklat sektor riil. Diklat kompetensi tersebut diharapkan menghasilkan output berupa kinerja dan

tata kelola koperasi yang semakin bagus sesuai dengan standar yang baku. “Kalau sudah dikelola dengan baik, kinerjanya akan meningkat, kepercayaan anggota kepada koperasi dan kesejahteraan anggotanya meningkat, volume usaha juga akan meningkat,” paparnya. Dengan begitu, lanjut Indra Dewa Putra, keberadaan koperasi yang tidak sehat juga dapat ditekan karena SDM di dalamnya sudah dididik agar kompeten dan profesional. Ini tidak lepas dari perhatian besar Kementerian Koperasi dan UKM RI kepada Bali yang memberikan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk diklat sekitar Rp 5,8 miliar. Baik lewat Pemprov Bali maupun pemerintah kabupaten/kota. “Kita start mulai April ini. Diklat kan tidak langsung kelihatan hasilnya. Paling tidak tahun depan kinerja koperasi di Bali diharapkan lebih meningkat lagi,” ujarnya.

PUNIA PURA LEMPUYANG LUHUR Karya Wana Kertih, Melaspas Pura Pasar Agung, Segara Kertih, Panca Wali Krama lan Matingkeb digelar di Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur sejak 12 Juli 2018. Upacara akan berakhir pada 3 Maret 2019. Serangkaian upacara tersebut Bali Post membuka dompet punia pura. Punia bisa langsung dibawa ke Bali Post Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau ditransfer melalui Dompet Punia Bali Post BCA CABANG DPS NO:040-3966000 (Bukti transfer mohon di Wa ke no 081-658-1142) ADN, Denpasar Ni Nyoman Sujati, Denpasar Agus Darmendra, Sekar Jepun VI/18A Denpasar

Rp Rp

500.000 100.000

Rp

100.000

Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya

Rp 700.000 Rp 7.250.000 Rp 7.950.000

06:35 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita 10:00 Wita 10:05 Wita 11:05 Wita

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Dharma Santhi (2) Seputar Bali Pagi Akhir Pekan Sehat & Bugar Senam Kebugaran Jasmani Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Dialog Interaktif Seminar Tour & Travel Belajar Menggambar Art Paper Jerapah Seputar Bali Terkini Galeri Musik Bali Channel Tourist TV

11:30 Wita Ocydia Home Shopping 12:05 Wita Dharma Wacana Dharma Santhi (3) 12:30 Wita Bali Channel Tourist TV 13:00 Wita Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe 14:00 Wita Ocydia Home Shopping 14:30 Wita Yowana Magz Juara Judo SMK PGRI 1 Badung 15:00 Wita Seputar Bali Terkini 15:05 Wita Parameter 16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Gita Santhi Sekaa Santhi Dipa Santi Prajatama Desa Pakraman Duda (4) 16:30 Wita Gita Santhi Sekaa Santhi Dipa Santi Prajatama Desa Pakraman

satu bahasa untuk mau maju dengan dukungan teknologi informasi dengan aplikasi,” tegasnya. (kmb32)

Keduanya sekarang masih mendapatkan perawatan di Christchurch Public Hospital. ‘’Ayahnya saat ini dirawat di ruang ICU dan anaknya juga dirawat di rumah sakit yang sama tetapi di ruang perawatan biasa,’’ ujarnya. Pihak Kementerian Luar Negeri mewakili pemerintah Indonesia menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa dua WNI tersebut. ‘’Kami sangat pri-

Duda (5) 17:00 Wita Nangun Yadnya 17:30 Wita Kartun Sabha Parwa (1) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali Malam 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Satu Jam Bali Kumara 21:00 Wita Lipsus Sri Mulyani 1.000 Persen Dukung Penguatan Desa Adat 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Cetik Durga Maya(5) 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping 23:30 Wita Folk Song

hatin dengan situasi saat ini, yang dialami para korban dan keluarga mereka. Kami mendoakan agar ayah dan anak itu segera pulih,’’ ucap Arrmanatha. Terkait situasi pascaperistiwa penembakan di Christchurch, pemerintah Indonesia mengimbau agar

Made Bimasena di Gianyar juga melihat pemasangan APK di lapangan semrawut, kalau tak tertib, harusnya ditindak saja. Budiada di Tabanan sangat setuju APK dipasang tetapi jangan mengganggu area publik. Sebaiknya para caleg memunculkan diri di televisi atau media elektronik menyampaikan program dan visi-misinya. Ada juga Kawan Global yang bergabung lewat facebook, Mangfull Gendeng. Ia berharap agar pemasangan APK diatur oleh KPU agar Bali tak semrawut. Sementara Ketut Suastika melihat pemasangan APK cenderung jorok, ada yang sudah robek dan tumbang. APK sudah tak diacuhkan, apakah ini cerminan calon wakil rakyat kita nanti yang juga akan tak acuh terhadap rakyatnya? (sikha)

Empat Orang

KPK mengamankan empat orang di Jawa Timur, salah satunya adalah penyelenggara negara yaitu Ketua Fraksi PPP sekaligus anggota Komisi XI DPR Romahurmuziy alias Rommy, sisanya ada dua orang pejabat Kemenag dan satu orang dari swasta. ‘’Jadi dari pagi sampai siang tadi setelah kami mendapatkan informasi akan ada transaksi yang diduga melibatkan penyelenggara negara, maka tentu saja sesuai dengan tugas dan kewenangan KPK kami harus menindaklanjuti hal tersebut,’’ ungkap Febri. Namun, KPK belum me-

Ruang ICU

Sabtu, 16 Maret 2016 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita

Selain diklat yang dibiayai oleh pemerintah, pihaknya juga sangat mengapresiasi penyelenggaraan diklat dan uji kompetensi yang dibiayai sendiri oleh koperasi. Utamanya koperasi-koperasi besar yang sudah melakukan diklat secara swadaya. Hal ini diharapkan bisa diikuti oleh koperasi lain yang memang sudah terhitung mapan, sehingga tidak menunggu dari pemerintah lagi. Apalagi koperasi yang sudah besar juga memiliki tantangan untuk lebih maju lewat penggunaan aplikasi teknologi informasi. Memang sudah ada koperasi yang menerapkan hal itu, seperti melakukan transaksi pembayaran, transfer, membeli pulsa, tiket pesawat hingga booking hotel lewat handphone, namun jumlahnya belum banyak. “Sebenarnya tantangan terbesarnya adalah bagaimana kita membangun komitmen bersama antara pengurus, pengawas, dan seluruh anggota sehingga

Momen yang wajar jika para caleg memasang baliho, kan ini adalah masa kampanye, tidak menyalahi waktunya, demikian Suardana di Tabanan. Febri di Denpasar dan Ayu di Petang juga menyatakan hal yang sama. Mereka harus dikenal oleh masyarakat pemilih, agar pemilih tak memilih kucing dalam karung, lantaran tak mengenali calonnya. Jika ada yang melanggar aturan pemasan APK, ya… harus diberikan tindakan. Menurut Werdha di Gianyar, pemasangan APK harus memperhatikan keindahan dan kerapian. Silakan berpesta tetapi jangan mengabaikan keindahan. Baru jadi calon saja tidak memperhatikan estetika. Ia juga sepakat APK yang melanggar segera ditindak.

para WNI di Selandia Baru untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap berhati-hati. Berdasarkan catatan Kemenlu RI, terdapat 331 orang WNI di kota Christchurch, termasuk 134 mahasiswa. Jarak dari Wellington ke Christchurch mencapai 440 kilometer. (ant)

mutuskan apakah uang itu merupakan suap atau gratifikasi atau bentuk korupsi lainnya. ‘’Saya kira belum tepat saya sampaikan sekarang karena proses masih berjalan dan ada waktu maksimal 24 jam nanti untuk menentukan status dan nanti akan kami jelaskan secara lebih rinci pada konferensi pers,’’ tambah Febri. Konferensi pers rencananya akan dilakukan pada Sabtu (16/3) sesuai dengan batas waktu OTT 1x24 jam. ‘’Informasi yang saya dengar tadi mereka diamankan di tempat yang berbeda, tapi semuanya di Jawa Timur. Rincinya

apakah itu di rumah di kantor di jalan atau di mana, nanti kami sampaikan pada saat konferensi pers,’’ ucap Febri. KPK sebelumnya juga pernah menangani kasus suap terkait jual-beli jabatan seperti yang dilakukan oleh Bupati Klaten. ‘’Bagi KPK, bahasa yang lebih tepat tentu terkait dengan pengisian jabatan kami tidak merespons itu, saya kira karena dalam konteks hukum yang kami duga terjadi adalah diduga ada pemberian dan penerimaan uang terkait pengisian jabatan,’’ tambah Febri. (kmb4/ant)


balipost http://facebook.com/balipost

SABTU KLIWON, 16 MARET 2019

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Ayucious Andalkan Menu Lawar Cumi

NAMA Ayucious tentu tidak asing bagi penikmat kuliner khususnya di Denpasar. Restoran yang terletak di daerah Renon ini telah mulai menyajikan berbagai hidangan nikmat sejak 2012 lalu. Salah satu menu andalan yang paling diminati adalah lawar cumi.

â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Sajian lawar cumi sengaja kami ciptakan bagi penggemar sea food yang ingin mecobanya dengan ciri khas Bali. Sejauh ini, respons konsumen terhadap menu ini sangat baik,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; ujar Ni Ketut Wartini, Restaurant Manager Ayucious. Ayucious juga menyediakan berbagai fasilitas pendamping yang akan memberikan pilihan dan pengalaman yang berbeda bagi para pengunjung. Resto yang berlokasi di Jalan Tantular ini memiliki VIP Room dan lounge bagi mereka yang ingin mendapatkan privasi lebih. Selain itu, ada ruang karaoke bagi mereka yang ingin menyalurkan hobi menyanyinya. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Kami juga memiliki kolam renang yang representatif untuk pengunjung. Mereka dapat bersantai, berenang sambil menikmati hidangan yang kami sajikan,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; katanya. Fasilitas ini jarang ditemui di resto lainnya. Ayucious pun memiliki sebuah perpustakaan mini. Pengunjung restoran dimanjakan dengan puluhan buku dari berbagai jenis, mulai dari novel, buku sejarah, hingga majalah baik lokal maupun mancanegara. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Harapan Pengunjung Ayucious bersantai sambil menikmati hi- kami, perpustakaan mini ini akan meningkatkan minat dangan di samping kolam renang.

baca serta membuat pengunjung tertarik untuk datang. Acara-acara formal dan nonformal juga bisa digelar di Ayucious,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; ujar Wartini. Resto ini menyediakan ruang pertemuan, gathering dan perayaan ulang tahun. Arisan juga bisa dilakukan di sini. Yang paling mengesankan adalah Ayucious juga menyediakan venue untuk menggelar pernikahan. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Kami menyediakan fasilitas yang sangat lengkap dan nyaman bagi mereka yang ingin menggelar pernikahan di Ayucious. Kami siap mengakomodasi berbagai konsep yang diinginkan, baik itu indoor maupun outdoor,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; tambah sang manajer. Tempat parkir yang cukup luas pun tersedia sehingga para undangan tidak perlu khawatir. Semakin berkembangnya bisnis kuliner juga membuat Ayucious menyediakan nasi kotak yang menunya dapat disesuaikan dengan permintaan konsumen. Wartini menjelaskan, permintaan nasi kotak ini kerap datang dari kantor-kantor yang mengadakan acara. Dengan begitu banyaknya variasi menu yang menggiurkan dan fasilitas yang sangat menawan, maka tidak ada salahnya datang dan menikmati sajian di Ayucious. NPE

VIP Room dan lounge bagi yang ingin mendapatkan privasi.

Ruang pertemuan.

LIGA EROPA

INGGRIS DISAINGI SPANYOL

Wayan Rutawan

Kejurprov Kempo

Gianyar Incar Juara Umum

London â&#x20AC;&#x201C; $UVHQDO PHQMDGL NOXE ,QJJULV NHHQDP \DQJ ORORV EDEDN SHUHPSDWĂ&#x20AC;QDO NRPSHWLVL (URSD VHWHODK PHQJDODKNDQ 5HQQHV 3UDQFLV SDGD ODJD NHGXD EDEDN EHVDU /LJD (URSD GL (PLUDWHV -XPDW SDJL NHPDULQ 7KH *XQQHUV PHPEDOLNNDQ NHNDODKDQ SDGD SHUWHPXDQ SHUWDPD GL NDQGDQJ 5HQQHV

Gianyar (Bali Post) Sekitar 30 kenshi tuan rumah Kabupaten Gianyar siap merebut gelar juara umum pada Kejurprov Shorinji Kempo memperebutkan Piala Bupati Gianyar 2019 di GOR Kebo Iwa mulai Sabtu (16/3) ini hingga Minggu (17/3) besok. Tim kempo Gianyar ditangani kuartet pelatih Wayan Rutawan, Ketut Sada, Juliantini dan Mardika. Sada mengemukakan persiapan atlet Gianyar cukup matang dengan melakukan pemusatan latihan selama tiga bulan di Dojo Kebalian, Sukawati. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Kami optimis merebut gelar juara umum karena menerjunkan kenshi di semua nomor,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; tuturnya saat dikontak, Jumat (15/3) kemarin. Kejurprov Shorinji Kempo melibatkan seluruh kenshi dari Pengkot dan Pengkab Perkemi se-Bali. Mengacu pada nomor di PON Papua 2020, Kejurprov Kempo mempertandingkan 17 nomor, terdiri atas enam nomor randori dan 11 nomor embu. Dewan Penyantun Pengkab Perkemi Gianyar Wayan Rutawan menjelaskan, Kejurprov Piala Bupati Gianyar bersifat terbuka. Kejurprov ini sekaligus sebagai ajang pemanasan bagi kenshi yang akan berlaga pada Porprov Bali XIV . (022)

Arsenal bergabung dengan Chelsea dalam undian perempatfinal Liga Eropa menyusul Liverpool, Manchester City, Manchester United dan Tottenham Hotspur yang melaju ke delapan besar Liga Champions. Inggris disaingi Spanyol yang juga meloloskan dua wakil ke perempatfinal Liga Eropa yaitu Valencia dan Villarreal. Memenangkan Liga Eropa akan meloloskan The Gunners dan The Blues ke kualifikasi Liga Champions jika gagal finis keempat di Liga Utama Inggris. Manajer Arsenal Unai Emery menginginkan trofi pada musim pertamanya di Emirates. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Bukan hanya kemungkinan pergi ke Liga Champions, kami juga merasakan akan memenangkan satu gelar,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; kata

pria asal Spanyol yang menjuarai Liga Eropa tiga kali sebagai pelatih Sevilla ini. Pierre-Emerick Aubameyang mencetak dua gol dan Ainsley Maitland-Niles menambahkan satu gol untuk Arsenal. Itu menjadi gol ke-22 Aubameyang musim ini dan merayakannya dengan mengenakan topeng Black Panther. Rennes membobol gawang tuan rumah yang dikawal Petr Cech melalui tembakan Mâ&#x20AC;&#x2122;Baye Niang. Aubameyang melewatkan dua peluang gemilang dalam waktu 60 detik sehingga gagal membuat hattrick. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Terpenting kami menang serta semua orang senang dan bangga. Saya membutuhkan topeng yang mewakili saya dan itu adalah Black Panther. Di Gabon kami menyebut tim nasional Panthers,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; ujarnya. Gol kedua Aubameyang diprotes oleh kubu Rennes. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Gol kedua jelas offside. VAR tidak perlu melihat offside. VAR tidak menyelesaikan segalanya. Tidak ada yang menghalangi asisten wasit untuk menaikkan benderanya di babak kedua (ketika Rennes menyerang),â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; jelas kiper Julien Stephan. VAR tidak beroperasi di Liga Eropa, tidak sep-

erti di Liga Champions. Giroud Di Stamford Bridge, Chelsea memukul Dynamo Kiev 5-0. Tiga gol dibuat Olivier Giroud. Giroud yang belum pernah turun di Liga Primer pada 2019 sejak kedatangan Gonzalo Higuain, mencetak dua gol di babak pertama. The Blues juga menang tiga gol tanpa balas pada pertandingan pertama di kandang lawan. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Kami memulai dengan sangat baik. Kami ingin memulai dengan cara ini. Kami memainkan babak pertama yang luar biasa dan mengelola permainan di babak kedua,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; kata manajer Chelsea Maurizio Sarri. Delapan tim yang lolos ke perempatfinal Liga Eropa adalah Chelsea, Valencia, Napoli, Arsenal, Eintracht Frankfurt, Villarreal, Benfica dan Slavia Prague. (afp/kmb) PEREMPATFINAL LIGA CHAMPIONS Ajax Amsterdam Liverpool Totttenham Man. United

vs vs vs vs

Juventus FC Porto Man. City Barcelona

Pelatih Bali United Segera Lakukan Evaluasi Delapan Klub Futsal Berebut Piala Wali Kota Bekasi (Bali Post) â&#x20AC;&#x201C; Hasil di luar dugaan diraih Bali United pada penyisihan terakhir Grup B Piala Presiden 2019 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jabar, Kamis (14/3) malam. Tim Serdadu Tridatu harus mengakui keunggulan Bhayangkara FC dengan skor 1-4. Satu-satunya gol Bali United dicetak Melvin Platje 10 menit jelang

laga usai. Hasil itu membuat tim Serdadu Tridatu mengakhiri babak penyisihan Grup B sebagai runner-up dengan nilai 6, di bawah Bhayangkara FC yang tampil sebagai juara berbekal poin sempurna 9. Terlepas dari hasil akhir laga, pelatih kepala Bali United Stefano Cugurra mengatakan kedua tim ber-

main dengan kerja keras tinggi. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Namun, di akhir babak pertama kami hilang konsentrasi dan Bhayangkara FC bisa mencetak gol yang tentunya meningkatkan rasa percaya diri mereka, sehingga mampu mencetak gol-gol berikutnya,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; ujarnya dalam konferensi pers seperti dikutif dari situs Bali United, Jumat

(15/3) kemarin. Menurut pria yang akrab disapa Teco itu, pihaknya mesti segera melakukan evaluasi dalam tim. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Kami harus kembali bekerja keras dalam latihan. Ini masih pramusim dan dengan hasil ini kami bisa melihat apa saja yang menjadi kekurangan tim ini. Para pemain harus tetap kompak,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; katanya. (kmb)

Denpasar (Bali Post) Tercatat delapan klub futsal siap memperebutkan Piala Wali Kota di Zona Futsal Sanur pada 23-24 Maret mendatang. Tujuh tim yang sudah pasti berpartisipasi adalah Sahabat Merdana, Putra Kesiman, Padangsambian, Damar Cakti, The Waal, Panjer, dan Inter Meaza, sedangkan satu peserta lagi masih ditunggu kehadi-

rannya. Humas Askot PSSI Kota Denpasar Dewa Gede Rai menerangkan, pemain yang tampil harus memiliki KTP/KK Kota Denpasar dan kelahiran Januari 1998. Tujuan Piala Wali Kota ini untuk menjaring skuad Porprov Denpasar. â&#x20AC;&#x153;Selama pelaksanaan turnamen futsal ini, kami mengerahkan tim pemandu bakat,â&#x20AC;? terang-

nya Jumat (15/3) kemarin. Menurutnya, Askot Kota Denpasar pada 2019 ini hanya menggelar turnamen futsal untuk pembentukan tim Porprov. Pihaknya tidak mengadakan kejuaraan sepak bola. Pembentukan tim sepak bola dilakukan usai Kongres Tahunan sekaligus Muskot Askot PSSI Denpasar yang rencananya dihelat April. (022)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Sabtu 16 Maret 2019 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu