Skip to main content

Edisi Minggu 15 September 2019 | balipost.com

Page 1

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis k. nadha

HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

12 HALAMAN

NOMOR 30 TAHUN KE 72 Online:http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Pengemban Pengamal Pancasila

Minggu Pon, 15 September 2019

balipost http://facebook.com/balipost

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Swasembada Daging Sapi

Siswa dan Guru Ajeg Bali

Refleksi Dramatis

Indonesia menuju swasembada daging sapi pada 2026. Untuk itu, Dirjen PKH Kementan I Ketut Diarmita minta peternak melakukan Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab). Apa itu?

Rubrik Orti Bali banyak mengulas kiprah juara Siswa dan Guru Ajeg Bali 2019. Ikuti profil singkatnya.

Rubrik fotografi akan mengulas cara memotret refleksi. Ada timing tepat yang harus dipenuhi.

Bali Orti | HAL. 6 - 7

Daerah | HAL. 3

Fotografi | HAL. 8

Jokowi Dituding Khianati Janji Politik Denpasar (Bali Post) Komisi III DPR RI telah memilih Irjen Firli Bahuri sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023. Firli menjadi sorotan lantaran memiliki rekam jejak pernah melanggar kode etik ketika masih menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK. Nilai kekayaannya mencapai Rp 18 miliar lebih.

BPM/ade

Sementara itu, gedung KPK di Kuningan Persada, Jakarta Selatan kembali didemo massa. Sabtu (14/9) kemarin, pendemo mengatasnamakan dirinya sebagai Aliansi Rakyat Lawan Korupsi. Mereka mendesak pembubaran Wadah Pegawai (WP) KPK. Massa menyuarakan dukungannya untuk DPR serta pemerintah merevisi Undangundang nomor 30 tahun 2002 tentang KPK. Selain anak muda, ibu-ibu, ada juga anak usia di bawah umur yang ikut serta. Uniknya, mereka yang datang mengenakan pakaian unik seperti superhero dan tokoh pewayangan. Sikap Presiden Joko Wido-

do (Jokowi) menyetujui revisi UU nomor 30 tahun 2002 tentang KPK dituding Jokowi mengkhiati janji politiknya sendiri. Transparency International Indonesia (TII) menilai langkah Jokowi ini mencederai kepercayaan publik dan mengkhianati janji politiknya sendiri. “Bagi kami, ini betul-betul mencederai kepercayaan publik, bahkan mengkhianati janji politiknya Jokowi sendiri,” kata peneliti TII, Alvin, Sabtu kemarin. Jokowi-Jusuf Kalla (JK) memiliki sembilan agenda prioritas dalam Nawacita yang disampaikan selama kampanye Pilpres 2014. Salah satunya ‘‘Kami akan mem-

perkuat kehadiran negara dalam melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya’’. Dia membela mantan Ketua KPK Agus Rahardjo, yang menyerahkan tanggung jawab pengelolaan KPK kepada Jokowi. Menurutnya, kalau memang revisi UU mau memperkuat KPK, seharusnya publik didengarkan dan KPK dilibatkan. “Ini reaksi yang wajar dari KPK, penguatan KPK seharusnya tidak dilakukan dengan ngebut dalam tiga minggu, tidak mau mendengarkan publik dan tidak melibatkan KPK sama sekali,” ujarnya. (kmb/ant)

tempat penyimpanan barangbarang temuan masyarakat. Sebagian berisi bahan peledak sisa-sisa perang yang masih dalam proses pemusnahan. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel mengatakan, olah TKP ledakan di gudang penyimpanan bahan peledak di Markas Brimob Polda Jawa Tengah belum bisa dilakukan hingga Sabtu sore, mengingat masih ada potensi ledakan sisa-sisa bahan peledak yang belum terevakuasi.

“Beberapa bahan peledak sudah bisa diamankan. Tapi ada yang belum, misalnya karena tertimpa reruntuhan tembok,” kata Kapolda. Menurut dia, pengamanan TKP sudah dilakukan oleh tim penjinak bom dari Brimob Mabes Polri yang didukung tim dari Brimob Polda Jawa Tengah. Gudang yang meledak ini lokasinya jauh dari gudang amunisi Mako Brimob dan gedung lainnya, sehingga tak ada gedung lain yang ikut terbakar.

Terdata 44 rumah warga rusak akibat ledakan tersebut. Satu anggota Brimob mengalami luka-luka di bagian tangan dan wajah karena serpihan kaca. Beberapa kaca dan plafon rumah warga yang jaraknya sekitar 50 meter dari lokasi ledakan mengalami pecah-pecah. Dia menjelaskan bahwa ledakan terjadi sebanyak empat kali dengan beberapa interval, namun ledakan besar terjadi terakhir pukul 07.45 WIB. Hingga kini, pihaknya

masih menyelidiki pemicu dari ledakan tersebut. “Warga aman. Kami akan lakukan penyelidikan komprehensif dan memastikan lokasi kejadian aman. Kami akan melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab ledakan tersebut,” ujarnya. Menurut dia, masyarakat di sekitar markas Brimob tetap diizinkan tinggal di rumahnya masing-masing meski masih ada potensi ledakan dari bahan peledak sisa perang. (ant/kmb)

AKSI - Aksi massa di depan gedung KPK, Sabtu (14/9) kemarin, mendukung DPR segera merevisi UU KPK dan membubarkan wadah pegawai KPK.

Gudang Mako Brimob Meledak, 44 Rumah Rusak

Semarang (Bali Post) Ledakan besar disertai kebakaran terjadi di kompleks Mako Brimob di Srondol, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (14/9) kemarin, sekitar pukul 07.00 WIB. Seorang anggota TNI terluka, 44 rumah warga rusak. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel menegaskan bahwa gudang yang terbakar tersebut bukan gudang amunisi atau bahan peledak, melainkan gudang

Pergub 99/2018

Mulai Jalan, Belum Optimal Peraturan Gubernur (Pergub) Bali nomor 99 tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali telah diundangkan sejak 28 Desember 2018 lalu. Walaupun sudah mulai berjalan, namun implementasinya masih belum begitu optimal.

SALAK - Petani salak saat mengupas salaknya untuk dijual.

BPM/nan

GUBERNUR Bali Wayan Koster saat menyampaikan pidato tahun pertama pencapaian visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, beberapa waktu lalu mengakui tak optimalnya Pergub tersebut. “Sudah diundangkan, mulai berjalan namun saya lihat belum begitu optimal,” ujar Koster. Bidang pangan, sandang, dan papan merupakan salah satu prioritas dalam visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Program atau kegiatan yang dilaksanakan meliputi pemasaran dan pemanfaatan produk pertanian, perikanan, dan industri lokal sesuai isi Pergub 99. Kemudian membangun kerja sama (MoU) antara kelompok tani sebagai produsen dengan hotel, restoran, dan pasar swalayan sebagai konsumen dalam pemanfaatan produk pertanian, perikanan, dan industri lokal. “Ini belum jalan dengan mantap, 2020 akan kita mantapkan,” jelas Koster. Hal. 11 Terus Berproses

Pasar Induk Baturiti

Putus Mata Rantai Pengepul PASAR Induk Sayur Baturiti mulai berdiri sejak 2007. Awal pembangunannya bertujuan untuk mengurai kemacetan yang terjadi di Pasar Baturiti. Geliat pasar induk yang menjual produk pertanian Bali seperti kol, sawi, kentang, wortel, bawang, Lombok, dan sayur lainnya ini masih cukup ramai tiap harinya. Apalagi para pedagang di lokasi tersebut menjual secara grosir. Meski terkesan kurang penataan, namun ternyata banyak pembeli yang datang

membeli produk pasar sayur ini untuk dijual kembali ke hotel-hotel di Denpasar maupun Badung serta pedagang di pasar tradisional lainnya untuk dijual kembali secara eceran. Adanya Pergub nomor 99 tahun 2018 menjadi kabar baik bagi petani maupun para pedagang. Pasalnya, salah satu yang diatur dalam Pergub ini adalah mewajibkan toko swalayan membeli dan menjual dengan besaran masing-masing produk tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan serta peternakan

paling sedikit 60 % dari total volume produk yang dipasarkan. Hanya, karena kebijakan tersebut masih baru, sejumlah pedagang di pasar ini belum tahu terkait kebijakan tersebut. Seperti dikatakan pedagang sayur asal Banjar Pacung, Baturiti, Ni Wayan Sekariati, saat ini banyak petani yang langsung menjual produk mereka, tanpa melalui pengepul. Artinya pasar ini memutus mata rantai petani dengan pengepul. Hal. 11 Bisnis Sampingan

BPM/bit

PASAR - Aktivitas jual- beli di Pasar Sayur Baturiti.

PERGUB 99/2018 ANTARA HARAPAN DAN REALITAS PETANI BALI

SALAH satu lokal Bali. terobosan GuSelain itu, bernur Bali Pergub ini W a y a n memiliki tuKoster di juan untuk dalam mengatur pembantata niaga gunan produk pertapertanin i a n an, periadalah kanan melalui dan inditerbitdustri lokal kannya Bali yang Pergub No. berpihak ke99/2018 tenpada masyaratang Pemasaran kat Bali, meningdan Pemankatkan kuantitas, Oleh: faatan Produk kualitas dan konDr. Ir. Gede Pertanian. Per- Sedana, M.Sc., MMA. tinuitas produksi, gub ini dapat serta meningkatmenjadi penambah semangat kan kesejahteraan masyaradan harapan bagi para petani kat. Apalagi, Pergub ini juga untuk semakin menginten- memberikan ketentuan kewasifkan pengelolaan usaha jiban kepada pihak swalayan, taninya. Kondisi ini diharap- hotel, dan restoran di Bali kan akan mampu mendong- untuk mengonsumsi produkkrak pendapatan petani dari produk pertanian. Misalnya, usaha taninya, khususnya toko swalayan wajib membeli pada saat panen raya, selain dan menjual produk pertanian, pada musim-musim panen perikanan, dan industri lokal berikutnya. Bali dalam kegiatan usahanya Harga yang dipastikan dengan besaran masing–masturun saat para petani ber- ing produk adalah produk produksi yang tinggi sela- tanaman pangan, hortikultura lu menghantui para petani dan perkebunan paling sedikit berserta keluarganya. Ter- 60 % (enam puluh persen) dari lebih lagi Pergub ini me- total volume produk yang dimiliki tujuan yang mulia pasarkan. Sedangkan produk yaitu untuk menjadi panduan peternakan paling sedikit dalam memberikan kepastian 60 % (enam puluh persen) dan kesinambungan dalam dari total volume produk pemasaran dan pemanfaatan yang dipasarkan, dan besaran produk pertanian, perikanan persentase untuk produk peridan industri lokal Bali. Juga kanan lokal Bali dan produk memberikan kepastian harga industri lokal Bali. jual terhadap produk perta- Hal. 11 nian, perikanan dan industri Harapan Petani

Petani Salak dan Anggur Minta Kejelasan Harga

Pemerintah Provinsi Bali Melalui Gubernur Bali Wayan Koster mengeluarkan Peraturan Gubernur Bali nomor 99 tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali. Pergub tersebut dibuat, sebagai upaya pemerintah untuk membantu memasarkan hasil pertanian para petani di Bali ketika masa panen, namun sejauh ini belum dirasakan dampaknya oleh para petani.

PETANI salak di Banjar Kalanganyar, Desa Sibetan, Karangasem, I Wayan Sudi, mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung adanya Peraturan Gubernur Bali nomor 99 tahun 2018 dalam membantu patani di Bali dalam menjual hasil produk pertanian. Hanya, dirinya mengaku adanya Pergub tersebut, belum dirasakan dampaknya oleh petani. “Terlebih bila ada instruksi restoran dan hotel di Bali wajib menggunakan produk hasil pertanian lokal Bali. Tapi jujur sampai saat ini belum saya rasakan dampak dari aturan tersebut,” ujarnya.

Alasannya, ketika panen raya tetap saja hasil pertanian anjlok dan kadang sampai di buang akibat harga murah dan tidak laku dijual. Jika pemerintah memang ingin membantu, maka juga harus bisa membantu dalam segi penjulan, ke mana seharusnya diarahkan dalam pemasaran produk pertanian yang dihasilkan. Sehingga, jelas arahnya pemasarannya. Petani Anggur Sementara itu, petani anggur di Buleleng mengalami masalah serius hingga ancaman kepunahan. Penyebabnya

biaya produksi (pupuk, obat-obatan, dan ongkos tenaga kerja -red) tidak seimbang dengan penghasilan. Makanya petani menyambut baik terbitnya Pergub No. 99/ 2018. Proteksi lewat regulasi dirasa belum cukup, namun perlu ada pengawasan dan monitoring. Ketua Kelompok Petani Anggur Amerta Nadi Desa Banjar, Kecamatan Banjar, I Made Budiasa, Sabtu (14/9) kemarin, mengatakan, budi daya anggur sekarang ini mengalami permasalahan serius. Hal. 11 Harga Anggur

BPM/mud

ANGGUR – Budi daya anggur di Buleleng dihadapkan pada masalah serius.


2

Minggu Pon, 15 September 2019

Diskominfo Denpasar Rancang Pasar Desa Ber-SNI Dilengkapi Wifi

BPM/eka

PASAR BADUNG – Pasar Badung sudah dilengkapi wifi yang dipasang di 18 titik.

Denpasar (Bali Post) – Penyediaan wifi gratis di sejumlah tempat umum memberikan nilai positif bagi perkembangan teknologi. Selain itu, kebutuhan masyarakat akan wifi sudah tidak terbantahkan lagi. Oleh karena itu, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfo) Kota Denpasar kembali merancang penyediaan wifi gratis di area publik. Salah satunya yang akan disasar yakni pasar rakyat dan pasar desa yang sudah ber-SNI. Hal ini diungkapkan Kepala Diskominfo Denpasar I Dewa Made Agung, S.E., M.Si., saat ditemui belum lama ini. Dikatakannya, Denpasar bekerja sama dengan Google Station untuk pema-

sangan wifi. Beberapa lokasi yang telah dipasangi wifi yakni Pasar Badung semua lantai, Taman Kumbasari, Tukad Badung, Tukad Bindu, Gedung Sewaka Dharma, Taman Kota Lumintang, dan saat ini di RSUD Wangaya masih dalam proses pemasangan. Pihaknya juga telah mengajukan penambahan wifi yang rencananya dipasang di Puputan Badung, Pasar Kumbasari, dan pasar desa yang bersertifikasi SNI dari pemerintah. “Ini baru pengajuan, mudah-mudahan bisa terealisasi,” katanya. Menurut Dewa Agung, pasar yang sudah dilengkapi wifi adalah Pasar Badung. Di Pasar ini terdapat 18 titik wifi yang bisa diakses masyar-

akat, baik pengunjung pasar maupun pedagang. Dengan adanya koneksi internet diharapkan pedagang dapat memanfaatkannya sebagai wahana promosi dan memperkenalkan produk yang dijual. Sementara di Taman Kumbasari, Tukad Badung sebanyak 3 titik, Taman Kota Lumintang, Youth Park 8 titik, dan di Tukad Bindu 3 titik. “Dari data yang kami punya, di Pasar Badung saja per hari pengguna wifi gratis rata-rata 500 orang,” ujarnya. Selain yang dilakukan Pemkot Denpasar, wifi gratis bantuan Pemprov Bali telah terpasang di 54 titik di Kota Denpasar. Wifi tersebut dipasang di wantilan desa, puskesmas, dan di tempattempat umum. (kmb12)

Ketua K3S Ajak Penderita Skizofrenia Tingkatkan Keterampilan Denpasar (Bali Post) -

Keinginan mewujudkan Denpasar zero pasung menjadi motivasi pembentukan Rumah Berdaya Denpasar. Penyandang skizofrenia (ODS) umumnya menunjukkan gejala menyerupai gangguan jiwa, bahkan iasanya diperlakukan layaknya orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), yaitu dipasung, diikat atau mendapatkan perlakuan diskriminasi, baik oleh anggota keluarga maupun lingkungan. Rumah Berdaya Denpasar di bawah Koordinator Dinas Sosial Kota Denpasar serta keterlibatan Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) sebagai solusi untuk menampung dan melatih ODS agar menjadi pribadi yang terampil sejak tahun 2016 lalu. Dalam memperingati hari jadi yang ke-3 Rumah Berdaya tahun 2019 ini diisi dengan berb-

agai kreativitas penyandang skizofrenia di Rumah Berdaya Denpasar yang berlokasi di Jalan Raya Sesetan nomor 280, Denpasar Selatan. Kegiatan bazar kuliner hingga diskusi menjadi ajang kreativitas memeriahkan HUT Rumah Berdaya. Kegiatan ini sempat dihadiri Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Ketua K3S Denpasar Ny.

I.A. Selly Dharmawijaya Mantra, bersama Kepala Dinas Sosial Made Mertajaya, dan Lurah Sesetan Ketut Sri Karyawati, Sabtu (14/9) kemarin. Dalam kegiatan itu juga digelar pameran lukisan Nyoman Sudiasa, salah satu penyandang Skizofrenia. Ny. Selly Mantra mengungkapkan rasa haru karena kini semakin banyak yang bers-

inergi bersama termasuk hadirnya komunitas-komunitas positif. Mengubah stigma masyarakat tentang ODS bahwa mereka mampu diberdayakan bersama dalam berbagai kreativitas. “Dalam hal ini kita ingin mengubah stigma masyarakat agar orang dengan skizofrenia tidak ditakuti atau dikucilkan lagi. Ke depan diharapkan mereka mampu mandiri. Hadirnya Rumah Berdaya ternyata menjadikan perubahan yang sangat positif. Bahkan, mereka mampu menghasilkan karya sesuai bakatnya,” ujar Ny. Selly Mantra.

Saat itu juga diserahkan bantuan lima buah gerobak dari Kementerian Perdag a ng a n R I . B a nt ua n i ni akan semakin memotivasi sahabat-sahabat di Rumah Berdaya agar terus berkarya dan berkreativitas. “Saya sangat kagum dengan sahabat-sahabat kita di sini, semakin membaik bahkan mampu menghasilkan karya. Ada yang melukis, membuat minyak, jasa cuci motor, hingga bisa meracik kopi. Ini ini luar biasa,” ungkapnya. Sementara itu, Fasilitator Rumah Berdaya, dr. Rai Putra Wiguna, mengatakan,

Dishub Gelar ”Galang Bulan Masepedaan” Denpasar (Bali Post) Serangkaian Hari Perhubungan, sejumlah kegiatan dilakukan jajaran Dinas Perhubungan Kota Denpasar. Setelah melakukan kunjungan ke panti sosial, Sabtu (14/9) kemarin, digelar sepeda santai. Sepeda santai bertajuk “Galang Bulan Masepedaan” diikuti ratusan komunitas sepeda. Kegiatan sepeda santai yang dilepas Wali Kota Denpasar diwakili Asisten 1 Made Toya ini menempuh jarak sekitar 10 kilometer. Dimulai dari Pasar Badung, peserta menyusuri Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, menuju Renon, tembus Ja-

lan Diponegoro, Jalan Hasanudin, Jalan Tamrin, dan kembali finis di Pasar Badung. Kadis Perhubungan Denpasar I K e t u t S r i a w a n m e n g a t a ka n , kegiatan ini untuk menjalin kebersamaan dengan komunitas dan masyarakat guna mewujudkan Denpasar yang damai dan nyaman. Melalui kegiatan ini, pihaknya juga ingin menggugah masyarakat untuk selalu tertib di jalan raya. Dijelaskannya, serangkaian Hari Perhubungan tahun ini, pihaknya menggelar sejumlah kegiatan, mulai yang bersifat sosial hingga hiburan. (kmb12)

BPM/eka

PETANI - Seorang petani tengah merawat tanaman padinya di lahan pertanian di Badung. Dari data BPS Bali, indeks nilai tukar petani Provinsi Bali pada Agustus 2019 mengalami penurunan dibandingkan Juli lalu. Penurunan terjadi pada subsector hortikultura, tanaman perkebunan rakyat, dan peternakan. Sementara pada subsektor tanaman pangan dan perikanan, nilai tukar petani mengalami kenaikan.

BPM/kmb12

SEPEDA SANTAI - Suasana sepeda santai serangkaian Hari Perhubungan yang dimulai dari Pasar Badung, Sabtu (14/9) sore kemarin.

Rumah Berdaya selain fokus pada pemberdayaan dan edukasi, juga dapat menjadi ruang diskusi publik yang merangkul sahabatsahabat skizofrenia. Rumah Berdaya adalah wadah penderita skizofrenia satu-satunya di Bali. “Besar harapan kami ke depannya, setiap daerah juga mampu berbuat hal sama, sehingga semakin banyak merangkul sahabatsahabat skizofrenia untuk tetap berkreativitas,” paparnya. (kmb12)

Jaga Marwah Partai SELURUH pimpinan DPRD tingkat provinsi dan kabupaten/kota seIndonesia dari Partai Golkar dikumpulkan di Jakarta, Sabtu (14/9) kemarin. Termasuk Wakil Ketua Sementara DPRD Bali dari Golkar, I Nyoman Sugawa Korry, yang telah ditunjuk sebagai Wakil Ketua definitif oleh Partai Beringin. “Tantangan ke depan akan semakin keras dan kader Golkar harus berani meninggalkan zona nyaman untuk siap terdepan mengubah setiap tantangan dijadikan peluang untuk kemenangan Partai Golkar,” ujar Sugawa Korry ketika dimintai dikonfirmasinya. Politisi asal Buleleng ini menambahkan, kader Partai Golkar sudah sangat berpengalaman. Konflik yang ada justru dijadikan sebagai tantangan untuk mengambil peluang sehingga tetap bertahan di posisi kedua nasional. Sesuai arahan Korbid Kepartaian, kader yang diberikan tugas dan tanggung jawab sebagai pimpinan DPRD diminta tetap memegang teguh komitmen menjaga marwah partai. Selain itu, tunduk dengan penugasan partai, selalu berkonsultasi dengan induk partai, dan membesarkan Partai Golkar. “Seluruh kader khususnya yang telah diberikan kepercayaan sebagai pimpinan DPRD diharapkan selalu solid dan bekerja keras membesarkan partai termasuk dalam Pilkada Serentak 2020,” ucapnya, sesuai harapan yang disampaikan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Sugawa Korry bersama seluruh kader lainnya juga telah menandatangani Pakta Integritas. Isi Pakta Integritas meliputi kewajiban untuk solid menjaga marwah dan nama baik partai, kesanggupan membesarkan partai serta kesiapan diambil tindakan organisasi apabila tersangkut hukum, narkoba, dan pelanggaran AD/ART partai. “Saya berpandangan apa yang diarahkan Ketua Umum, Korbid Kepartaian, dan Pakta Integritas adalah hal-hal yang patut ditaati dan dilaksanakan oleh seluruh kader yang diberikan kepercayaan oleh partai. Semua teman siap dan taat melaksanakannya,” jelasnya. Dikatakannya, tiga kader Golkar di Bali yang tergolong generasi muda berhasil lolos ke DPR RI. Artinya, Golkar telah mampu memberikan kesempatan yang lebih besar terhadap generasi muda dan sejak reformasi telah mengubah dirinya melalui paradigma baru Partai Golkar yang lebih demokratis, modern, dan dengan SDM unggul. Walaupun menghadapi berbagai tantangan, Golkar selalu mampu keluar dari krisis dan perpecahan. “Ini karena Golkar tidak lagi tergantung figur yang secara sentral mengatur partai, tetapi selalu mengambil keputusan melalui mekanisme demokratis dari bawah,” ujarnya. (rin)

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


3

Minggu Pon, 15 September 2019

Mancing Ikan di Selat Bali, Temukan Mayat Negara (Bali Post) Dua orang nelayan yang memancing di tengah perairan Gilimanuk Sabtu (14/9) kemarin, mendadak heboh. Pasalnya, saat perjalanan kembali ke darat menggunakan jukung, Ismail (32) asal Kalipuro, Banyuwangi dan Sukir (43) dari Lingkungan Penginuman, Gilimanuk menemukan mayat mengambang. Mayat tersebut mengambang sekitar 300 meter dari bibir pantai Monumen Lintas Laut Jawa-Bali, Cekik, Gilimanuk, Jembrana. Kepada petugas, setelah mengevakuasi mayat, Ismail menjelaskan, dirinya berangkat memancing ikan sekitar pukul 04.30 Wita. Selanjutnya pada Sabtu siang sekitar pukul 11.30Wita ia dan Sukir beranjak pulang ke daratan. Setibanya di lokasi, Ismail melihat dari jarak sekitar 50 meter sesosok mayat laki-laki mengapung. Curiga dengan yang dilihatnya, jukung pun didekatkan. Di situlah benar-benar dilihatnya mayat laki-laki. Lebih jelasnya lagi, mayat itu tanpa baju, mengenakan celana panjang jean’s, dan dalam

keadaan tengadah. Ismail berinisiatif membawa mayat mengapung itu. Ia memanggil Sukir untuk membantu mengangkatnya ke atas jukung. Selanjutnya mayat tersebut dibawa ke Pantai Gilimanuk. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Satpolair Polres Jembrana di Gilimanuk dan Polsek Kawasan Laut Gilimanuk. Kanit Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk Iptu Putu Suparta mengungkapkan, setelah dilakukan pemeriksan fisik, dipastikan mayat tersebut laki-laki, tinggi 168 cm, menggunakan

celana jean’s panjang warna hitam, dan tanpa baju. Dari hasil identifikasi menggunakan alat Inafis Portable System, mayat teridentifikasi warga Jember, Jawa Timur, bernama Syaiful Bahri. Petugas masih melakukan koordinasi terkait hal ini. Pemeriksaan luar yang dilakukan oleh dokter dari Puskesmas Gilimanuk, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada mayat. Selanjutnya mayat dibawa ke RSUD Negara untuk dititipkan sementara, menunggu pihak keluarga. (kmb26)

BPM/kmb

KERUBUTI - Warga mengerumuti jukung nelayan yang membawa mayat dari Selat Bali di Pantai Gilimanuk, Jembrana, Sabtu (14/9) kemarin.

Menuju Swasembada Daging Sapi

Kementan Dorong Peningkatan Populasi Ternak

BPM/ist

AMBIL FORMULIR - Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Wayan Diar, dan Wayan Artom Krisna mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati di Sekretariat DPC PDI-P Bangli, Sabtu (14/9) kemarin.

Wabup Sedana Arta Ambil Formulir Cabup Bangli (Bali Post) Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati (cabup) di Sekretariat PDI-P Bangli, Sabtu (14/9) siang kemarin. Di hari yang sama, dua kader PDI-P Bangli lainnya, yakni Wayan Diar dan Wayan Artom Krisna juga mengambil formulir untuk pendaftaran bakal calon wakil bupati (cawabup). Ketua Tim Pendaftaran Cabup/Cawabup DPC PDIP Bangli I Nengah Sujiwa mengatakan, dari ketiganya, Wayan Artom yang paling awal mengambil formulir. Disusul kemudian Sedana Arta dan Wayan Diar mengambil formulir usai mengikuti rapat rutin internal DPC PDI-P Bangli. Menurutnya, total lima

orang yang telah mengambil formulir pendaftaran cabup/ cawabup hingga hari keempat pendaftaran kemarin. Sebelumnya, dua lainnya lebih dulu mengambil formulir, yakni Made Subrata yang merupakan adik kandung Bupati Bangli I Made Gianyar, dan I Gde Mangun pelaku pariwisata asal Songan. Keduanya mengambil formulir untuk pendaftaran sebagai cawabup. Sesuai jadwal, masa pengambilan formulir yang dibuka sejak Rabu (11/9) lalu, akan ditutup pada Senin (16/9) besok. Pengambilan sekaligus pengembalian formulir dilayani sesuai jam kantor hingga pukul 16.00 Wita. “Minggu tetap buka mulai pukul 09.00 Wita sampai pukul 14.00 Wita,” ujarnya.

Selaku Ketua DPC PDI-P Bangli, Sedana Arta usai mengambil formulir menyampaikan terima kasih kepada kader-kader dan tokoh masyarakat yang mempercayakan PDI-P sebagai kendaraan politik untuk maju dalam Pilkada Bangli 2020. Menurutnya, siapa pun nantinya yang direkomendasikan DPP PDI-P, semuanya harus bersatu mendukung calon yang direkomendasikan. Dalam penjaringan ini, DPC PDI-P Bangli tidak mempunyai kewenangan mencoret nama yang mendaftar. “Berapa pun yang muncul akan kami setor seluruhnya ke DPD. Nanti DPD dengan mekanisme dan kewenangannya yang akan melakukan penjaringan,” terangnya. (kmb40)

Denpasar (Bali Post) Dalam upaya menuju swasembada protein hewani khususnya daging sapi pada tahun 2026, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) mendorong peningkatan populasi ternak. Hal ini merupakan bagian integral pembangunan nasional peternakan yang dalam lima tahun terakhir diarahkan untuk peningkatan produksi daging. Demikian disampaikan Dirjen PKH Kementan I Ketut Diarmita saat menghadiri Kontes Ternak dan Panen Pedet Tahun 2019 di Denpasar, Jumat (13/9). “Dalam mewujudkan swasembada, Kementan telah melaksanakan program terobosan melalui kegiatan Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab), penambahan sapi indukan, pengembangan sapi Belgian Blue dan sapi Wagyu yang didukung dengan upaya peningkatan status kesehatan hewan, penjaminan keamanan pangan asal ternak, skim pembiayaan, investasi, dan asuransi ternak,” ungkapnya. Dijelaskannya, upaya pertama yang dilakukan adalah Upsus Siwab. Program ini sudah memberikan hasil yang menggembirakan. Secara nasional program Upsus Siwab sejak tahun 2017 hingga 9 September 2019 menunjukkan realisasi. Inseminasi Buatan (IB) realisasinya 10.548.530 ekor akseptor atau 105,49 persen dari target 10 juta ekor akseptor. Indikator kebuntingan 5.498.695 ekor atau 76,37 persen dari target 7,2 juta kebuntingan dan dari sisi indi-

kator kelahiran 4.140.916 ekor atau 71,89 persen dari target 5.760.000 ekor. Capaian kinerja Upsus Siwab Provinsi Bali sejak Januari sampai 5 September 2019 juga cukup baik. Realisasi IB 50.827 ekor atau 72,61 persen dari target 70.000 ekor, kebuntingan 30.970 ekor atau 63,20 persen dari target 49.000 ekor, dan kelahiran 24.554 ekor atau 62,64 persen dari target 39.200 ekor. Diarmita berharap program Upsus Siwab mampu meningkatkan kualitas sumber daya genetika ternak sapi. Hal ini terlihat dari kegiatan panen pedet hasil IB yang dilaksanakan pada hari itu. Selain itu, kegiatan kontes ternak diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi bagi peternak yang tentunya dapat menambah pendapatan dan kesejahteraan peternak. Ia melanjutkan, untuk mewujudkan swasembada pro-

tein hewani khsususnya daging sapi, upaya kedua yang dilakukan adalah penambahan sapi indukan Brahman Cross pada 2015, 2016, dan 2018. Sekitar 8.985 ekor sapi Brahman Cross telah didistribusikan ke 16 provinsi di seluruh Indonesia, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur. Ada pun untuk Bali, pada 2016-2018 fasilitasi bantuan ternak yang telah diberikan sebanyak 719 ekor sapi potong dan 742 ekor kambing. Tahun 2019 telah dialokasikan bantuan ternak untuk Provinsi Bali sebanyak 390 ekor sapi potong. Sebanyak 150 ekor di antaranya dari BPTU HPT Sembawa dan 240 ekor dari Dinas PKH Provinsi Bali, kambing perah sebanyak 24 ekor dari

BPM/ist

PANEN – Dirjen PKH Kementan I Ketut Diarmita meninjau panen pedet yang dilaksanakan di Lapangan Kapten Japa, Denpasar, Jumat (13/9) lalu.

Dinas PKH Provinsi Bali, dan 200 ekor babi dari BPTU HPT Denpasar. Upaya lain yang dilakukan Kementan dalam melakukan percepatan peningkatan populasi sapi dan kerbau adalah dengan Program Pengendalian Betina Produktif bekerja sama dengan Baharkam Polri. Hal ini penting, mengingat pemotongan betina produktif tercatat cukup tinggi setiap tahunnya. Sebelum tahun 2017, angka pemotongan betina produktif di atas 22 ribu ekor. Dengan program yang dilaksanakan, pada tahun 2018 angka ini dapat ditekan menjadi 12.209 atau menurun 47,10 persen dibanding tahun 2017. Sementara pada tahun 2019 sampai Agustus tercatat angka pemotongan sapi betina produktif masih cukup rendah yaitu 7.268 ekor. Diarmita menyatakan faktor penting lain dalam upaya peningkatan produktivitas ternak dalam rangka swasembada adalah adanya pemenuhan hijauan pakan ternak yang berkualitas. Pada 2019, Kementan berusaha melakukan pemenuhan pakan melalui kegiatan Gerakan Pengembangan dan Pemanfaatan Pakan Berkualitas (Gerbang Patas) seluas 9.063 hektar dan pengembangan padang pengembalaan mencapai 8.914 hektar. Kepala Dinas PKH Provinsi Bali I Wayan Mardiana mewakili Gubernur Bali menyampaikan, kegiatan Kontes Ternak dan Panen Pedet ini berkontribusi dalam mewujudkan kemandirian pangan dengan meningkatkan nilai tambah dan daya saing untuk kesejahteraan peternak. (kmb42)

Promosi Sanur Melalui ”Sport Tourism”

Potensi Pesisir Belum Digarap Maksimal

BPMt/kmb12

PROMOSI - Salah satu kegiatan lomba perahu yang menjadi ajang promosi pariwisata Sanur.

Denpasar (Bali Post) – Sanur sebagai destinasi wisata sudah tidak asing lagi. Kunjunganwisatawan yang datang ke objek wisata dengan keindahan alam pesisirini cukup besar. Meski demikian, banyak potensi yang belum digarap secara maksimal. Karena itu, upaya untuk kembali membangkitkan potensi-potensi yang ada di pesisir Sanur mulai digalakkan lagi. Ketua Yayasan Pembangunan Sanur I.B. Gede Sidharta Putra yang ditemuidisela-sela kegiatan lomba jukung belum lama

ini mengungkapkan, promosi pariwisata Bali dan Sanur pada khususnya bisa dilakukan dengan berbagai kegiatan. Tidak terkecuali yang melibatkan komunitas lokal untuk merintisnya. Seperti yang dilakukan pada saat Sanur Village Festival. Berbagai lomba digelar untuk menjaring minat wisatawan agar lebih lama tinggal di Sanur. Dikatakannya, salah satu yang bisa dilakukan sebagai upaya promosi pariwisata yakni melalui sport tourism. Misalnya surfing, regatta sailing dan lomba layang-

layang. “Banyak potensi pesisir kita yang terangkat dengan maksimal. Karena itu, ke depan kita akan dorong lagi para komunitas yang ada di Sanur untuk bangkit,” ujarnya. Gus De, sapaan akrab Ida Bagus Gede Sidharta Putra menyebutkan, kegiatan regatta sailing sudah dilakukan sejak tiga tahun lalu. Melalui regatta sailing ini pihaknya ingin mengangkat potensi pesisir Sanur. Sebab, potensi olahraga cukup besar untuk bisa mendorong promosi pariwisata kepada

wisatawan. “Selain sebagai promosi pariwisata, melalui kegiatan ini kita juga bisa mencari atlet berprestasi tingkat nasional atau internasional,” ungkapnya. Ditambahkannya, Yayasan Pembangunan Sanur bersama warga ingin terus memberikan sumbangsih bagi keberlanjutan pariwisata yang menjadi penopang ekonomi terbesar di wilayah ini. Pihaknya berharap sejumlah komunitas tidak henti-hentinya melakukan kreasi dan inovasi demi keberlangsungan pariwisata Sanur. (kmb12)

15 ”Sales People” Terbaik Astra Motor Bali Dapat Penghargaan PENGHARGAAN tertinggi diberikan kepada sales people Astra Motor Bali yang berhasil menunjukkan pencapaian penjualan terbai-

knya sepanjang satu tahun sejak Agustus 2018 hingga Mei 2019. Mengusung acara “Sales People Awards Night 2019”, 15 sales people terbaik

PENGHARGAAN – Sebanyak 15 sales people terbaik Astra Motor Bali mendapat penghargaan di Gedung Smesco, Jakarta Selatan.

Bali berkumpul di Gedung Smesco, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, bersama 500 sales people Astra Motor untuk menerima penghargaan. Panerima penghargaan itu berasal dari 12 jaringan Astra Motor di seluruh Indonesia, yang meliputi Jawa Tengah, Yogyakarta, Bali, NTB, Jakarta, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kalimantan Barat, Balikpapan, Samarinda, Makassar, dan Papua. Acara yang merupakan kali pertama ini merupakan kegiatan yang dikemas khusus untuk 500 sales people terbaik yang bertujuan meningkatkan motivasi serta kualitas dalam bekerja sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen setia motor Honda. Chief Executive Astra Motor, Sigit Kumala mengatakan, sebagai ujung tom-

bak dari bisnis penjualan sepeda motor Honda, sales people Honda telah memberikan kinerja terbaiknya dan berhasil menghadapi berbagai macam konsumen di lapangan. “Sales people yang telah menunjukkan performa terbaik, dipilih untuk menghadiri acara ini sebagai penghargaan atas kontribusinya terhadap penjualan sepeda motor Honda di jaringan Astra Motor selama ini,” ungkapnya. Ditambahkannya, penghargaan ini digelar khusus bagi counter sales dan salesman yang fokus terhadap penjualan reguler, Sport Winning Army Team (SWAT) yang fokus pada penjualan segmen sport, serta Wing Sales People (WSP) yang fokus pada penjualan segmen premium sepeda motor Honda. Untuk penilaian di wilayah

Bali, sales people terbaik dipilih berdasarkan kinerja penjualan selama satu tahun terakhir, kemampuan dalam penguasaan product knowledge serta hasil training development yang telah diikuti selama ini. Penghargaan untuk sales people dibedakan menjadi dua kategori, yaitu silver dan gold. “Melalui kompetisi dan penghargaan ini kami berharap dapat menjadi pemacu semangat bagi sales people untuk terus melakukan kreativitas tinggi, memberi layanan dengan tulus, bekerja keras dan berinovasi untuk memberikan kepuasan konsumen setia motor Honda. Semangat ini dapat tertular ke sales people yang lainnya,” ungkap Wahyudi Saputra selaku Region Head Astra Motor Bali. Setelah melalui tahapan

seleksi, Astra Motor secara nasional menentukan 400 sales people menerima penghargaan kategori silver sekaligus diajak berkunjung ke pabrik Astra Honda Motor yang berlokasi di Cikarang, serta menikmati destinasi wisata di Ancol, Jakarta. Astra Motor juga memberikan apresiasi kepada 100 sales people terbaik Indonesia penerima kategori gold dengan mengajak tour ke Malaysia didampingi langsung oleh Top Manajemen Astra Motor. Ke-15 sales people Astra Motor Bali yang menerima penghargaan adalah Ni Putu Wiastika Dewi (Counter Sales UD Sari Indah Motor), Ni Wayan Widyantari Asih (Salesman Astra Motor Tabanan), Ni Ketut Eva Kartini (Counter Sales Mitra Krida Mandiri Mambal), Ketut Nila Antari (Counter Sales As-

tra Motor Singaraja), I Putu Puspa Arimbawa (Salesman Astra Motor Negara), I Made Pasek Suarjaya (Salesman Astra Motor Gianyar), Muchlis Samsi (Salesman Astra Motor Singaraja), Ni Kadek Kartini, S.Pd. (Counter SalesMitra Krida Mandiri Mambal), I Gede Dio Amara Putra ( S a l e s m a n A s t r a Motor Singaraja), Agus Supandi (Salesman Enam Tiga Sejahtera Ngurah Rai), Ida Bagus Gde Yoga Pramana (Salesman Astra Motor Batu Bulan), Irma Ria Anitasari (Counter Sales PT Daya Anugrah Mandiri Tabanan), Dewa Gede Agus Indrawan (Salesman Astra Motor Batu Bulan), Ni Ketut Susanti (Counter Sales PT Daya Anugrah Mandiri Gianyar), I Putu Edy Sumartana (Salesman Astra Motor Batu Bulan). (bns)


4

Minggu Pon, 15 September 2019

TAHUN ini rumah mode Chanel mengeluarkan pakaian-pakaian ready to wear yang segar dan memikat. Chanel memang memiliki umat mode yang fanatik yang selalu menunggu kelahiran karya-karya baru yang selalu ditunggu “umat” mode dunia.

Gaya Segar dari Rumah Made Chanel House of Chanel (Chanel S.A) didirikan pada tahun 1909 ketika Gabrielle Chanel membuka toko topi wanita di 160 Boulevard Malesherbes, menyewa lantai dasar dari flat Paris milik sosialita dan pengusaha tekstil Etienne Balsan. Karena Flat Balsan juga merupakan salon untuk berburu barang olahraga elite Perancis, Chanel memiliki kesempatan untuk bertemu dengan demi-mondaine mistresses, salah seorang wanita fesyen, darinya banyak pria kaya yang menampilkan kekayaannya seperti pakaian, perhiasan dan topi. Coco Chanel menggunakan pakaian berbahan jersey karena ciri fisiknya sebagai pakaian, seperti tirai - bagaimana jatuhnya di tubuh wanita - dan seberapa baik itu disesuaikan dengan desain garmen yang sederhana. Berkenaan dengan penjahitan, beberapa desain

Chanel berasal dari seragam militer lazimnya dibuat saat perang, dan pada 1915, desain dan pakaian yang diproduksi oleh House of Chanel dikenal di seluruh Prancis. Pada 1915 dan 1917, majalah Harper’s Bazaar melaporkan bahwa pakaian dari House of Chanel termasuk dalam “daftar pada setiap pembeli” di pabrik pakaian Eropa. Toko gaun Chanel di 31 rue Cambon menampilkan gaun siang dan jaket disetel dengan desain simpel,

dan gaun malam hitam dengan potongan renda; serta kain tulle yang didekorasi dengan jet, sebuah bahan batu permata.

Sederhana

Setelah Perang Dunia Pertama, House of Chanel, mengikuti trend tahun 1920-an, memproduksi gaun manik-manik, membuatnya sangat populer di antara wanita flapper (wanita yang menggandrungi fashion dengan standar konvensional). Pada tahun 1920, Chanel telah merancang dan menampilkan setelan pakaian - terdiri dari dua pakaian atau tiga pakaian yang memungkinkan seorang wanita untuk memiliki penampilan feminin yang modern, sementara tetap nyaman dan praktis untuk dirawat; diadvokasi sebagai “seragam baru untuk siang dan malam”, yang dikenal sebagai Setelan

Chanel (Chanel Suit). Pada tahun 1921, untuk melengkapi setelan pakaian, Coco Chanel menugaskan pembuat parfum Ernest Beauz untuk membuat parfum bagi House of Chanel. Termasuk perfume No. 5, yang dinamai berdasarkan jumlah sampel yang disukai Chanel. Awalnya sebotol No. 5 de Chanel adalah hadiah untuk klien Chanel. Popularitas parfum mendorong House of Chanel menawarkannya untuk penjualan eceran pada tahun 1922. Pada 1923, demi menjelaskan kesuksesan pakaiannya, Coco Chanel memberitahu majalah Harper’s Bazaar bahwa kesederhanaan desain adalah kunci dari keanggunan sejati. Konsep sederhana, simple dan anggun tetap dipegang Chanel sampai hari, termasuk koleksinya di tahun 2019. (osi/pelbagai sumber)

Cara Mudah Kendurkan Ketegangan (1) KESIBUKAN kerja sehari-hari dan berbagai problem dalam pekerjaan maupun kehidupan keluarga seringkali membuat kita merasa tegang. Jika dibiarkan, akan merupakan awal dari stres. Dari berbagai hasil penelitian

Rubrik “Bugar” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post, Jl. Kepundung 67 A Denpasar (80232) atau hubungi Adolfina Grace Tangkudung, Sekolah Senam Lala Studio, Jl. Veteran 66E, Puri Satria Denpasar, telp. 08123843259. Cantumkan kupon “Bugar” di sudut kiri amplop.

bermanfaat karena dapat membuat rasa tenang, tidak tertekan, dan dapat menambah daya kreativitas serta rasa optimis. Baiklah ikuti contoh peragaan berikut ini bersama Komang Budi Rasmi dari Lala Studio.

Gb. Ill: Untuk merilekskan otot leher, tetaplah duduk bersila dengan punggung tegak. Lengan kiri rileks sedangkan tangan kanan memegang kepala dan ditekuk ke arah kanan. Tahan 1x8 hitungan, setelah itu lakukan juga ke arah kiri pada hitungan yang sama pula.

Gb. I: Duduk bersila di lantai dengan posisi badan tegak dan kedua tangan rileks bertumpu pada lutut. Pejamkan mata dan bernapaslah biasa melalui hidung sambil merasakan ketenangan pikiran.

1

para ahli, ternyata upaya meredakan ketegangan dengan metode relaksasi juga bisa dapat menambah energi. Teknik relaksasi seperti meditasi dan melakukan peregangan ringan 2x seminggu dengan rutin akan sangat

Gb. IV: Untuk mengendurkan ketegangan pinggang, putarlah badan jauh ke kanan lalu tahan 1 x 8 hitungan. Setelah itu lakukan juga ke arah kiri.

2 4 3

Gb. II: Tetaplah pada posisi duduk, kedua siku lengan siku ditekuk menyiku ke samping, dan jari-jari tangan menyentuh kedua bahu. Naik turunkan kedua siku lengan beberapa hitungan.

Kupon

Kisara Hai Kak, namaku Clara. Aku baru saja punya pacar nih Kak. Pacarku ganteng sih, tapi dia kasar Kak dan protektif banget. Aku bingung harus gimana, Kak. Tolong kasih pencerahan ya Kak hehehe. Terima kasih Kak. Hai Clara, wahh sudah punya pacar nih yeeee. Hmm pacar kamu ganteng, tapi kasar? Waduh, bahaya nih. Okay, Kakak Mimin akan kasih kamu beberapa pertimbangan yah. Keputusan apakah Clara mau lanjut atau selesai sama pacar, itu balik lagi ke Clara sendiri. Kita bahas dulu yuk pacaran itu apa dan gimana sih prinsip pacaran yang baik. Pacaran merupakan proses pendekatan dua orang untuk saling mengenal satu sama lain

melalui serangkaian aktivitas positif. Nah, pacaran itu juga bisa diartikan proses perkenalan untuk mempersiapkan diri bersama pasangan menuju jenjang yang lebih tinggi (pernikahan). Pacaran yang baik tentu saja pacaran yang sehat. Eits, bukan sehat karena rajin olahraga berdua, loh ya. Pacaran sehat yang dimaksud adalah menggunakan prinsip-prinsip yang baik untuk beraktivitas sehingga pacaran tidak akan menimbulkan dampak

Hindari stres berkepanjangan dengan melakukan meditasi dan latihan peregangan ringan serta salam bugar dari Lala Studio.

Pacar Kasar dan Protektif

negatif. Adapun prinsip-prinsip yang dapat dijadikan pedoman untuk pacaran sehat di antaranya:

1. Care (Perhatian/Peduli) Saat kamu dan dia pacaran, kalian harus saling perhatian dan peduli sama kondisi masing-masing. Penting banget loh memahami pasangan agar tidak terjadi kesalahpahaman dan perselisihan. Kalau kamu merasa hanya kamu yang perhatian dan dia tidak, coba tanyakan lagi kenapa dia seperti itu. Mungkin saja dia memang bukan tipikal orang yang mudah menunjukkan perhatian/kepeduliannya atau bisa juga dia memang tidak sayang sama kamu. Intinya,

komunikasi dulu, ya! Hindari asal tuduh menuduh hehehe. 2. Respect (hormat) Nah, saling menghormati penting banget ada di dalam hubungan apapun ya, termasuk pacaran. Setiap orang tentunya akan memiliki kesibukan, kegiatan, ataupun mimpi yang berbeda. Sebagai pasangan tentu kita harus senantiasa menghormati dan menghargai apapun pilihan atau keputusan yang pasangan ambil, asal merupakan hal yang positif. Melakukan kekerasan atau bertindak kasar sama pasangan bisa berindikasi dia tidak menghormati kamu, loh.

3. Responsibility (tanggung jawab) Tanggung jawab sangat penting loh dalam pacaran. Mengenal orang lain pasti tidak mudah dan mungkin saja ada beberapa pergesekan yang bisa terjadi. Debat, marah, kesal tentu akan menghiasi perjalanan pacaran kalian. Walaupun begitu, jika kamu memang salah, jangan takut untuk mengakui kesalahan kamu dan bertanggung jawab yah! 4. Knowledge (pengetahuan) Prinsip terakhir, kamu dan pasangan juga harus senantiasa menambah pengetahuan kalian. Jangan sampai karena sibuk pacaran, kalian jadi malas untuk

belajar dan mencari ilmu yang penting untuk kehidupan kalian. Penting banget loh mencari ilmuilmu seputar pacaran ataupun kesehatan reproduksi agar kalian terhindar dari perilaku berisiko. Yap, itu saja yang bisa mimin sampaikan tentang prinsip pacaran sehat. Clara bisa Analisa sendiri yah apakah pacaran Clara sehat atau tidak sehat. Silakan Clara putuskan sendiri baiknya seperti apa yah untuk kenyamanan dan kebahagiaan Clara sendiri. Oh iya, untuk sahabat KISARA yang mau lebih paham tentang prinsip pacaran sehat, bisa banget cek dan tonton video di Youtube KISARA yaaa! Sampai jumpaaaa!


5

Minggu Pon, 15 September 2019

Capricorn Peruntungan: Apa yang Anda alami di minggu ini jauh dari perkiraan Anda sebelumnya, karena situasi memang sulit untuk diprediksikan. Jalani semua ini apa adanya tak perlu punya pikiran untuk melawan arus karena akan sulit untuk dapat meraih kesuksesan jika tanpa ada persiapan yang benar-benar matang. Kesehatan: Kepala terkadang pusing dan cukup mengganggu konsentrasi Anda. Cinta: Jangan keburu emosi, dengarkan dulu penjelasannya barulah mengambil sikap. Aquarius Peruntungan: Usahakan untuk lebih teliti dan tidak sembrono dalam mengerjakan suatu rencana agar hasilnya bisa tepat pada sasaran. Tak perlu menghiraukan omongan orang yang akhirnya hanya akan membikin diri Anda menjadi lengah saja. Kesehatan: Perbanyak makan buah dan jangan lupa untuk minum air putih yang banyak. Cinta: Suasana percintaan Anda kurang begitu menggairahkan, maka dari itu cobalah untuk sedikit agresif. Pisces Peruntungan: Permasalahan timbul akibat kelengahan dan kesembronoan Anda sendiri yang seharusnya bisa dihindari. Di minggu ini kemujuran masih cukup bisa diandalkan, tetapi masalah yang datang juga tidak bisa diremehkan dan dipandang sebelah mata. Kesehatan: Jangan kebanyakan tidur karena hanya akan bikin pusing. Cinta: Sikapnya yang menjengkelkan itu tak perlu dihadapi dengan emosi karena hanya akan membikin suasana menjadi tidak terkendali. Aries Peruntungan: Di minggu ini percayailah feeling dan tak perlu terpengaruh dengan prediksiprediksi dari orang lain yang hanya akan mengacaukan konsentrasi Anda. Walaupun suasana tampak lebih tenang, sebaiknya Anda tetap berlaku waspada dan giat untuk mempersiapkan segala rencana yang akan Anda terapkan di kemudian minggu. Kesehatan: Tidak ada masalah, hanya saja faktor emosi tampak sulit untuk dikendalikan. Cinta: Usahakan untuk tidak menyinggung hatinya walaupun Anda beranggapan apa yang Anda lakukan itu adalah benar. Taurus Peruntungan: Segalanya serba mendadak begitu juga hambatan tiba-tiba datang dan bikin kacau segalanya. Bila ada masalah sebaiknya diselesaikan dengan penuh ketenangan, tidak perlu panik ataupun berkecil hati. Kesehatan: Waspadailah bagian perut Anda karena rawan sekali untuk terserang penyakit. Cinta: Tetaplah menjaga sikap dan ucapan Anda agar suasana hatinya tetap terjaga. Gemini Peruntungan: Jangan sia-siakan kesempatan bagus di pertengahan bulan ini. Segera follow up janji-janji yang ada dan tak perlu malu untuk memulainya dari awal. Di minggu ini sangatlah berprospek sekali untuk melakukan terobosan-terobosan baru, walau untuk itu tidak semudah seperti yang dibayangkan, yang penting teruslah berjalan dengan konsep-konsep yang telah Anda buat. Kesehatan: Kekesalan dan kekecewaan tak perlu disimpan dalam hati terus menerus karena hanya akan menimbulkan penyakit saja. Cinta: Masih sulit untuk bisa menjalin komunikasi yang baik Cancer Peruntungan: Jangan terburu-buru dalam melangkah, cobalah dipikir seribu kali karena penyesalan akhir tiada gunanya lagi. Situasi di minggu ini menuntut Anda untuk lebih hati-hati dan teliti dalam menelaah setiap kejadian yang muncul agar bisa meraih hasil yang optimal. Kesehatan: Masih sering pusing-pusing terutama sewaktu bangun tidur dan akan segera hilang dengan mengkonsumsi obat seperti biasanya. Cinta: Semua permasalahan akan bisa diselesaikan dengan penuh kesabaran dan ketenangan. L e o Peruntungan: Kecerobohan dominan sekali menghiasi setiap langkah Anda maka dari itu jangan biarkan kesuksesan yang sudah tampak di depan mata itu hilang begitu saja hanya karena kesalahan sendiri yang seharusnya bisa dihindari. Kesehatan: Perhitungkan waktu secermat dan seefisien mungkin sehingga dapat mengakomodir semua kegiatan penting dan yang menunjang bagi kesehatan Anda. Cinta: Visi ke depan mulai dipersiapkan dan didiskusikan dengannya, jangan hanya memikirkan kesenangan saat ini saja. Virgo Peruntungan: Usahakan untuk tidak membikin kacau segala rencana yang lagi berjalan, cobalah Anda berjalan d iatas koridor yang ada agar hasil yang akan dicapai benar-benar tepat pada apa yang direncanakan. Kesehatan: Dengan bangun di pagi hari akan bisa merasakan hawa segar dan juga kicauan burung. Ini akan sangat membantu bagi pengembalian stamina Anda yang telah terforsir dengan aktivitas yang cukup berat ini. Cinta: Jangan berpikiran yang bukan-bukan hanya akan bikin hati menjadi tak tenang saja. Libra Peruntungan: Tidak ada permasalahan yang tidak ada titik temunya, walaupun semua itu terkadang harus mau berkorban demi penyelesaikan masalah tersebut. Carilah pengorbanan terkecil dari semua solusi yagn ada, sehingga Anda segera bisa hidup tenang dan tidak dihantui oleh permasalahan tersebut. Kesehatan: Walau terkadang timbul rasa pusing sebaiknya jangan dibuat tidur-tiduran, karena hanya dengan kesibukanlah maka Anda bisa menghindari gejala migren yang terkadang muncul. Cinta: Cobalah positive thinking dengan segala sikapnya sehingga persoalan tersebut cepat dapat ditemukan solusi yang tepat. Scorpio Peruntungan: Banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, maka mau tidak mau Anda harus mengimbanginya dengan motivasi tinggi dan prestasi kerjanya harus lebih dipergiat lagi agar bisa lebih mudah dalam meraih segala peluang yang ada. Kesehatan: Kondisi badan Anda belum benar-benar prima sehingga segala sesuatunya masih perlu dijaga dan diperhatikan. Cinta: Tak perlu berpikiran yang bukan-bukan karena si dia amat sayang pada diri Anda. Sagitarius Peruntungan: Pikiran kurang bisa fokus dan konsentrasi sebaiknya tak perlu dipaksakan, cobalah hadapi segala tantangan dengan penuh ketenangan dan kesabaran. Di minggu ini peluang belum tertutup, sehingga tak perlu takut untuk mengambil tindakan berani untuk meraihnya. Kesehatan: Hati-hati stres akan dapat mengganggu pencernaan, usahakan makan teratur dan tepat pada waktunya. Cinta: Perlu konsentrasi pada masalah personal dan usahakan untuk tidak terganggu dengan masalah profesional atau urusan sehari-hari.

Diasuh Oleh : Astrologer Ki Wongso Wijoyo Berlaku : 15 - 21 September 2019

Einstein: Ego Vs. Pengetahuan ”Vidya” Bhavanti namrastaravah phalodgamair Navambubhir bhumi vilambito ghanah Anuddhata sat-purusah samrdhibhih Svabhava evaisa paropakarinam (Bhartrhari Satakam70)

“Pepohonan menadi merunduk karena berat oleh buah, mendung yang dipenuhi oleh air baru untuk memberikan hujan bergerak turun ke bawah dari langit, demikian pula orang-orang bijaksana menjadi tunduk hati karena dipenuhi oleh kemuliaan, karena ia merupakan sifat alami dari orang-orang yang selalu berbuat kebaikan untuk yang lain.” “Taravah namah bhavanti” – pepohonan menjadi tunduk merunduk, dikarenakan pepohonan diberati oleh buahbuah yang sangat banyak dan manis siap di-“persembahkan” kepada siapa saja yang memerlukannya. Pepohonan tunduk merunduk bukan karena dahan, cabang, dan rantingnya lemah melainkan “phalodgamaih”, dikarenakan ia diberati oleh buah. Karena berbuahlah pepohonan menjadi tunduk merunduk. Mega atau mendung, dari langit tinggi ia turun ke bawah karena dipenuhi oleh air hujan siap membuat bumi menjadi menghijau subur. Demikian orangorang bijaksana, dipenuhi oleh segala kemegahan, keagungan, kebaikan dan kemuliaan secara alami menjadi tunduk hati. Orang bijaksana mempunyai “harta” yang satu yang di dalamnya tersimpan segala harta benda berharga lainnya. Semua kemuliaan tersebut didapatkan dengan penuh kesulitan dan pengorbanan besar, dan hasilnya siap dibagikan kepada semua tanpa pandang bulu dan

Redaktur Khusus weda

WAKYA Darmayasa

tanpa persyaratan, termasuk tanpa harapan imbalan apa pun dari yang lain, termasuk nama baik sekali pun. Pada suatu ketika, Resi Saunaka mengajukan sebuah pertanyaan kepada Resi Angira, “kasmin nu bhagavo vijnate sarvam idam vijnatam bhavati”, wahai maharesi yang hamba hormati, mohon mengajarkan kepada hamba satu hal dengan mana segalanya menjadi diketahui dengan sendirinya?” Resi Saunaka menanyakan hal yang satu, dengan mengetahui yang satu tersebut maka semua dan segala menjadi diketahui dengan sendirinya. Terhadap pertanyaan super cerdas tersebut, Maharesi Angira menjelaskan, “Anakku, Resi Saunaka, di alam ini terdapat dua jenis pengetahuan. Satunya bernama Apara-vidya dan satunya lagi bernama Para-vidya. Apara-vidya adalah pengetahuan-pengetahuan material, sedangkan Para-vidya adalah pengetahuan perihal Sang Sangkan Paraning Dumadhi, pengetahuan tentang Brahman, Tuhan yang merupakan sumber dari segala ciptaan alam semesta beserta segala isinya. Perihal Apara dan Para-vidya ini disampaikan oleh para resi suci yang sudah memasuki pencapaian spiritual maha tinggi (brahmavidah bhavanti).” Jenis pengetahuan yang termasuk dalam pengetahuan Apara-vidya antara lain: Rg, Yajuh, Sama, Atharva-Veda, termasuk pustaka-pustaka suci penunjangnya yaitu Siksa, Kalpa, Vyakarana, Nirukta, Jyotisa, dan Chandasastra. Sedangkan yang dinamakan Para-vidya adalah pengetahuan suci yang mengantarkan orang pada pen-

karena ia tetap berada dalam tingkatan tidak kurang dan tidak lebih sama dengan binatang (dharmo hi tesam adhiko viseso, dharmena hinah pasubhir naranam). Vidya harus mengantarkan orang pada kesejahteraan dan kedamaian hidup dunia material dan juga pada akhirnya vidya harus mengantarkan orang pada pencapaian pembebasan selamanya dari kedukaan material, atau moksa. Segala jenis pengetahuan yang dikumpulkan orang bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan hidup pribadi dan keluarga. Pada kahirnya vidya memang harus diarahkan demi pencapaian moksa, terbebaskan dari kesengsaraan material. Vidya harus mengantarkan orang pada pencapaian moksa karena sesungguhnya tujuan vidya adalah moksa (sa vidya ya vimuktaye). Namun, penekanan keberhasilan pengetahuan vidya untuk mengantarkan orang sukses material dan spiritual adalah pada puncak keberhasilan pengetahuan itu sendiri. Keberhasilan pengetahuan material bukanlah keberhasilan memperoleh gelar, pekerjaan, dan jabatan. Pencapaian pengetahuan vidya dalam spiritualitas bukanlah pada pencapaian kesarjanaan dan jabatan-jabatan keagamaan, melainkan penegasan sastrasastra suci tentang pencapaian vidya, baik itu Apara-vidya demi keberhasilan, kesejahteraan, kesenangan dan kebahagiaan hidup material maupun Paravidya (pencapaian pengetahuan suci jnana) terletak pada ketundukan hati. Ciri orang berpengetahuan adalah terbentuknya ketundukan hati yang baik pada orang yang menekuni disiplin pengetahuan vidya: vidya dadati vinayam. Menurut kitab Hitopadesa, sebuah kitab cerita bercerita “kembaran” dari Panca Tantra, orang mendisiplin diri dalam pengetahuan vidya dimaksudkan agar hidupnya mendapatkan kesenangan dan kebahagiaan material maupun spiritual. Ia merupakan sebuah proses, dan

setiap proses tersebut memerlukan perjalanan panjang serta pengorbanan lahir batin yang tidak sedikit. Sebagaimana sudah selalu disampaikan bahwa semakin maju bhakti/spiritual seseorang maka egonya akan menjadi semakin berkurang. Semakin mundur bhakti/spiritual orang maka egonya akan menjadi semakin membesar dan meninggi. Demikian pula semakin maju seseorang dalam disiplin pengetahuan vidya maka semakin menipis dan mengecil egonya. Sebaliknya, semakin melemah disiplin pengetahuan vidya-nya maka sang ego menjadi semakin tinggi melambung ke atas dan menjadi semakin membesar. Einstein memberikan dalil atau teori relativitas ego sangat indah dan sepertinya sangat cocok serta sangat sesuai dengan keindahan ajaran Veda. Einstein bukan hanya seorang ilmuwan berhasil, melainkan juga ia adalah seorang yang menenggelamkan dirinya dengan baik dalam filsafat agama spiritual. Einstein pernah mengatakan bahwa semakin banyak pengetahuan dimiliki orang maka egonya akan menjadi semakin berkurang, dan sebaliknya semakin kurang pengetahuan yang dimiliki orang maka ego orang tersebut akan menjadi semakin meninggi (the more knowledge the less ego, the less knowledge the more ego). Menurut Einstein, ego=1/ pengetahuan. Keberadaan pengetahuan sangat menentukan keberadaan ego. Semakin banyak dan luas pengetahuan vidya yang dimiliki seseorang maka keberadaan egonya akan menjadi semakin mengecil dan menipis. Sebaliknya, semakin tipis, kerdil, dan kecil pengetahuan seseorang maka egonya akan menjadi semakin meninggi dan membesar. Indah sekali perumpamaan dalil yang diberikan oleh Einstein. Hanya saja Einstein dalam hal ini tidak membedakan pengetahuan vidya dengan informasi.

rela menerima salib besar dan kecil yang juga harus kami tanggung di dalam hidup kami di dunia dan mempersembahkan penderitaan kami kepada Allah, dan dengan demikian boleh memperolehkan tempat bagi kami bersama-Nya dalam kehidupan abadi. ...dilanjutkan dengan... Novena kepada Hati Kudus Yesus dan Doa Salam Ya Ratu. Doa Hati Kudus Yesus: a. Ya Yesus, Engkau berkata: “Mintalah maka akan diberkan kepadamu, carilah maka kamu akan mendapat; ketuklah maka pintu akan dibukakan bagimu.” Dengan perantaraan Maria Bunda-Mu tersuci aku memanggil Engkau, aku mencari dan memohon kepada-Mu untuk mendengarkan permohonanku ini. (Sebutkan permohonan Anda) b. Ya Yesus, Engkau berkata: “Apa saja yang kau minta kepada Bapa-Ku dengan namaKu. Dia akan memberikannya kepadamu.” Aku memohon dengan rendah hati dan penuh kepercayaan dari Bapa Surgawi dalam nama-Mu, dengan perantaraan Maria Bunda-Mu tersuci, untuk mengabulkan permohonanku ini. (Sebutkan permohonan Anda) c. Ya Yesus, Engkau berkata:

“Langit dan bumi akan musnah, tetapi Sabda-Ku tidak akan musnah.” Dengan perantaraan Maria Bunda-Mu tersuci aku percaya bahwa permohonanku akan dikabulkan (Sebutkan permohonan Anda) d. Yesusku, Tuhan jiwaku, Engkau berjanji bahwa Hati Kudus-Mu akan menjadi laut kerahiman bagi orang-orang yang berharap pada-Mu, aku sungguh percaya bahwa Engkau akan mengabulkan apa yang aku minta, walaupun itu memerlukan mukjizat. Pada siapa aku akan mengetuk kalau bukan pada hati-Mu. Terberkatilah mereka yang berharap pada-Mu. Ya Yesus, aku mempersembahkan kepada Hati-Mu (penyakit ini, jiwa ini, permohonan ini). Pandanglah dan buatlah apa yang hati-Mu kehendaki. Ya Yesus, aku berharap padaMu dan percaya, kepada-Mu aku mempersembahkan diriku, di dalam Engkau aku merasa aman. (1x Bapa Kami, Salam Maria, Kemuliaan) Hati Kudus Yesus, aku berharap pada-Mu (Ulangi 10x dengan penuh semangat) Ya Yesus yang baik, Engkau berkata: “Jika engkau hendak menyenangkan Daku, percayalah kepada-Ku. Jika engkau hendak lebih menyenangkan Daku, berharaplah pada-Ku selalu.” Padamu Tuhan, aku berharap, agar aku tidak binasa selamanya. Amin.

Doa Salam Ya Ratu: Salam ya Ratu, Bunda yang berbelas kasih. Hidup hiburan dan harapan kami. Dengarkan kami anak Hawa yang terbuang. Bunda, perhatikan keluh kesah kami. Dalam lembah duka ini. Ya Ibunda, ya Pelindung kami. Dengan mata yang memancarkan belas kasihan pandanglah kami. Dan kelak, tunjukkanlah kepada kami. Yesus, buah rahimmu yang terpuji Maria yang pemurah, ya Perawan yang baik hati. O Ratu, O Ibu, O Maria Bunda Kristus Santo Yusuf doakanlah kami. Langkah ke-4: Doa kepada Santo Padre Pio Padre Pio yang terkasih, Hari ini aku datang untuk menyatukan doaku bersama dengan ribuan doa yang dipersembahkan kepadamu setiap hari oleh mereka yang mencintai dan menghormatimu. Mereka memohon pengobatan dan penyembuhan, berkat bagi jasmani dan rohani, serta damai bagi jiwa dan raga. Dan karena persahabatanmu dengan Allah maka Ia menyembuhkan mereka yang kau doakan kesembuhannya dan mengampuni mereka yang kau ampuni. Berkat luka-luka salibmu yang tampak nyata dan telah kau derita selama 50 tahun, kami mengetahui bahwa engkau adalah yang terpilih pada masa kini untuk memuliakan Yesus yang disalibkan.

ke luar negeri. Setelah suasana mendingin, menyusul lagi isu tentang mobil imitasi setelah Presiden Joko Widodo meresmikan hadirnya mobil nasional Esemka. Kalau masalah ini jagat maya atau medsos lebih gonjang-ganjing daripada di dunia nyata. Masyarakat tidak ada yang memasalahkan, sebab mereka sadar, semua mobil bentuk dan sistem mekaniknya serupa namun tidak sama. Belum tuntas masalah, tibatiba muncul kabar, PB Djarum menghentikan audisi bulutangkis Tahun 2020 , karena polemik atau perdebatan tak bisa diatasi dengan pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia. Kok sing betek-betek makerah lan macokrah ne!“ komentar Rubag. “Bukan masalah bosan atau tidak bosan bertengkar Bag, tapi kalau kamu nyinggung provokator dalam ulasanmu, mereka lah biang kerok sing betek-betek mekerah. Menyimak berbagai kejadian yang menjurus perpecahan di Tanah Air, aku selalu teringat dengan kelompok orang yang

disebut komprador. Istilah ini konon mulai muncul di Cina pada Abad ke-19, saat saudagar-saudagar Barat ingin menguasai perekonomian Cina. Mereka merekrut beberapa pribumi yang dianggap punya otak namun minus ideologi kebangsaan dan tidak cinta Tanah Air. Terutama yang rakus uang, jabatan dan pecinta kemewahan. Otak encer membuat mereka pintar bicara, khususnya memutar-balik masalah dan piawai berpura-pura. Seakan-akan membela rakyat, namun taktik yang digunakan berkiblat pada kependingan para Tuan yang membayarnya. Ini berhasil khususnya di Era Digital yang dijejali teori komunikasi dan informasi. Escobar berpendapat bahwa strategi yang digunakan negara-negara maju untuk penetrasi dan mengendalikan dunia ketiga adalah teknologi komunikasi dan informasi lewat televisi, internet, media cetak dan daring. Inilah yang menciptakan relasi kekuasaan yang baru buat mengontrol, mendominasi dan

menguasai negara yang menjadi target. Jadi, komprador adalah personel terpilih, baik yang menduduki jabatan resmi, intelektual, gelandangan politik dan bisa siapa saja sepanjang memenuhi persyaratan para majikan,“ ulas Nyoman Sudiantara. “Wah, mudah-mudahan goro-goro di dunia perbulutangkisan Indonesia bukan akibat racikan komprador. Sebab aku masih ingat cuma cabor bulu tangkis mampu memperkenalkan nama Indonesia di kancah olahraga dunia khususnya. Tujuh Pendekar Bulu Tangkis yang dikepalai Tan Joe Hok, berikut Ferry Sonneville, Lie Poo Djian, Tan King Gwan, Njoo Kim Bie, Addy Jusuf dan Olich Solihin berhasil jadi juara Piala Thomas tahun 1958. Tan Joe Hok sendiri juara All England tahun 1959. Generasi berikut Rudy Hartono berturut-turut delapan kali di Era tahun 1960-1970’an juara All England dan Juara Dunia tahun 1980.

capaian moksa (atha para yaya tad aksaram adhigamyate). Sesuai tujuan dari Dharma yang sanatana atau langgeng, yaitu 1. Jagat-hita (demi kesejahteraan dan kedamaian hidup material) dan 2. Moksa (demi pembebasan langgeng dari lingkaran kesengsaraan atau punarbhava), maka pengetahuan juga ditujukan untuk pencapaian hal-hal material dan spiritual. Penekanan pentingnya manusia mengisi dirinya dengan pengetahuan vidya merupakan penegasan langkah untuk membedakan diri sebagai manusia dengan binatang. Hanya dengan pencerahan-pencerahan melalui pengetahuan vidya orang dapat mengarahkan dirinya pada Dharma. Hanya vidya, hanya Dharma yang membedakan hidup manusia dengan hidup binatang. Resi Canakya “batasan-batasan” yang membedakan hidup manusia dengan binatang: ahara nidra bhaya maithunani samani caimani nrnam pasunam jnanam naranam adhiko viseso jnanena hinah pasubhih samanah “Makan, tidur, kecemasan dan hubungan seks, semua itu adalah persamaan binatang dengan manusia. Kelebihan manusia adalah (ia dapat mengisi dirinya dengan berbagai) pengetahuan. Orang yang tidak memiliki ilmu pengetahuan sama dengan binatang.” Pengetahuan disebut sebagai jnana, pengetahuan yang membedakan manusia dengan binatang. Sarasamuccaya juga memberikan penegasan pentingnya manusia membedakan diri dengan binatang: Matangnyan haywa tan pawiweka..., pada lawan pasu kariki ta mangke, pada lawan sang pandita kunang (maka dari itu janganlah hidup tanpa kebijaksanaan, apakah tingkah laku saat ini sama dengan binatang, ataukah sama dengan pandita/ orang bijaksana.). Tanpa pengetahuan vidya hidup manusia hanyalah sia-sia

MIMBAR AGAMA

Novena Santo Padre Pio Ignatius Suharto MENJELANG Hari Peringatan Santo Padre Pio pada 23 September, kita dapat berdoa Novena St. Padre Pio mulai dari Sabtu 14 September (atau mulai hari ini 15/9) sampai dengan 22 September 2019. (Novena ini dilakukan 9 (sembilan) hari berturut-turut (sedapat mungkin pada jam-jam yang sama) Langkah ke-1 Doa Pertobatan: Ya Tuhan, aku sangat menyesal telah menghina Engkau. Aku membenci semua dosaku dan takut akan kehilangan surga dan menderita neraka. Dan terutama karena dosaku telah menyinggung Engkau, Tuhanku Yang Mahabaik dan layak kucintai seluruhnya, aku sungguh memohon dengan rahmat-Mu untuk mengakui dosa-dosaku, untuk melakukan penitensi dan untuk mengubah hidupku. Amin. Langkah ke-2 Doa Pembuka: Santo Padre Pio selama 50 tahun pada tubuhmu engkau mengenakan luka-luka Kristus dan engkau dengan rela menderita bagi

orang lain. Engkau tidak pernah melepaskan mahkota sengsara, melainkan terus menyediakan waktu untuk berbicara, untuk mendengarkan dan untuk mendoakan orang lain. Perolehkanlah bagiku sekarang seperti yang pernah engkau katakan seperti mutiara yang disatukan dengan seutas benang, demikianlah kebajikan disatukan oleh amal budi dan seperti mutiara akan jatuh ketika benangnya putus; begitu pula kebajikan hilang jika perbuatan amal melemah. Langkah ke-3 (Doa Hari ke-1 sd hari ke-9) Adalah untuk kebaikanmu untuk menjalani penderitaan yang dikirimkan Yesus kepadamu. Yesus tidak dapat tahan melihat engkau menderita dan Ia akan datang kepadamu dan menghiburmu dan memberkatimu dengan banyak rahmat bagi jiwamu. Padre Pio, Santo Padre Pio kekasih, engkau telah menerima tanda sengsara Tuhan kita Yesus Kristus pada tubuhmu. Engkau telah mengenakan luka-luka-Nya untuk semua orang menanggung derita pada raga dan mentalmu dalam pengorbanan terus-menerus. Kami memohon kepadamu doakanlah kami agar kami dapat

Bukan Kompradorisasi! MENGAMATI konflik dan kerusuhan yang tak putusputus seakan membenarkan asumsi Newsweek Edisi 9 Juli 2001, yang menulis bahwa “Indonesia is the worst place to be president“. Ditambah lagi embel-embel bahwa di bawah permukaan negara yang punya 17 ribu lebih pulau tersimpan seribu titik api yang sewaktuwaktu siap menyala. “ Kita memang harus jujur mengatakan bahwa hipotesa mingguan luar negeri tersebut tidak terlalu keliru. Dari Pilkada Jakarta 2017 dan Pilpres 2019, contoh paling mutakhir, membuat jantung warga bangsa yang cinta persatuan dan kesatuan berdebar keras. Jurus pemecah-belah berupa politik identitas dijadikan isu utama buat memenangkan kontestasi. Syukur berkat kesadaran mayoritas warga negara, rajutan kebangsaan yang nyaris terkoyak bisa diatasi. Ternyata ada beberapa provokator yang berhasil

brolan BALE BANJAR ARIDUS diciduk. Pascapemilu, muncul lagi goro-goro yang membuat masyarakat resah, yakni isu yang diwarnai kerusuhan akibat pelecehan rasial terhadap warga Papua di Surabaya dan Malang. Akibatnya zombie yang sudah terkubur yakni Gerakan Papua Merdeka bangkit dari kubur, sehingga beberapa pemimpin bangsa harus turun gunung meredam kemarahan. Insiden ini juga ada provokatornya, yang salah seorang di antaranya raib


Bali

6

Dura désa

Redité Pon, 15 September 2019

Sendratari Ramayana Prambanan

Sesolahan Carita Pawayangan Rama-Sinta SENDRATARI Ramayana wantah sinalih tunggil sesolahan seni sané kasolahang pantara seni tari lan drama. Kawastanin Sendratari Ramayana santukan sajeroning peméntasan nyolahang indik

carita Ramayana. Santukan ketah kasolahang ring wewidangan Candi Prambanan, Yogyakarta, sesolahan inucap kasub kasengguh Sendratari Ramayana Prambanan. Carita Ramayana wantah

Kruna Basa Bali

AKSARA BALI

BAhAsa INDONESIA

1.

ebah

1. h)b;,

potong

2.

ébat

2. ehbt/,

masak

3.

ébuh

3. ehbu;,

gendut

4.

édalem 4.

5.

édan

5.

6.

ehd2m/,

kasihan

ehdn/,

gila

eeb

6. h)h)b/,

iris

7.

ees

7. h)h)s/,

turun

8.

égar

8.

gembira

9.

élah

9. ehl;,

mudah

10. ehl&,

ingat

10. éling

ehg(,

I Gusti Ayu Andhini Iswari

sinalih tunggil carita pawayangan sané kasub ring sajebag jagat Indonesia. Carita inucap maosang indik tresna taler utsaha Sang Rama ngrebut Dewi Sinta sané kapandung olih raja Aléngka sané mapeséngan Rahwana. Satios madaging parindikan tresna taler utsaha, carita inucap taler nyinahang indik kadharman sajeroning ngasorang adharma utawi kamomoan Sang Rahwana.

siswi kelas IV SDN 8 Dauh Puri Denpasar puniki taler naen polih Juara Harapan 1 ring Lomba Akting sané kamargiang olih Téater Bumi macentokan ngrereh Piala Wakil Gubernur Bali Sudikerta, warsa 2017; Juara 1 Lomba Menulis Puisi olih APSAI Denpasar 2017; miwah Juara 3 ngwacén Dongéng ring Denpasar Book Fair 2018. Satios punika, ring pemilihan Siswa Ajeg Bali 2019 sané kamargiang olih Kelompok Media Bali Post, pinaka pamilet sané pangadegnyané pinih alit, Andin prasida ngamolihang Juara Harapan III Kategori Sekolah Dasar. Unteng pikayunan reramannyané, pinaka krama Bali, oka-okannyané patut prasida masesolahan Bali. Punika mawinan Andin kasarengang ring lés masesolahan Bali saking kantun alit. Satios punika, Andin taler ketah sareng ring acara-acara sané mapaiketan ring pelestarian seni lan budaya Bali. Andin maosang, kantos mangkin durung cacep mabasa Bali, sakéwanten malarapan antuk sastra utamanipun puisi miwah plalianan tradisional kasuén-suén Andin uning saha tresna ring basa Bali. (kmb)

Gusti Ayu Diah Prabaswari

Makasenian saking Alit

GEK Diah—sapunika anak alit sané seneng ring kasenian Bali puniki ketah kasambat. Oka pasangan I Gusti Ngurah Alit Pranata, S.TP. - Gusti Ayu Tirtawati, S.TP. puniki sampun seneng ring kasenian Bali pamekas seni tari mawit yusa petang tiban. Sangkaning ibundané pinaka pragina, dané ketah ngayah

masolah ring pura sareng timpaltimpal dané ring sanggar tari. Satios masesolahan, ngranjing ring kelas II SD, Gek Diah taler malajah masatua Bali, madharma wacana mabasa Bali, miwah sané tiosan. Makatah prestasi sampun kapolihang anak alit antuk aran jangkep Gusti Ayu Diah Prabaswari puniki. Minakadi Juara I Mesatua Bali Tingkat SD ‘Omed-omedan Festival’ Disdikbud Kota Denpasar warsa 2017, Juara II Dharma Wacana Yayasan Ganta Yoga Dinas Kebudayaan Kota Denpasar warsa 2018, miwah makudang-kudang prestasi ring widang masesolahan. Prestasi pinih anyar sané kapolihang wantah pinaka Juara Harapan I Siswa Ajeg Bali 2019 sané kamargiang olih Kelompok Media Bali Post. “Yadiastun polih juara harapan, tiang bangga sampun prasida dados Siswa Ajeg Bali. Dumogi seni lan budaya Bali ajeg kantos kawekas,” siswa kelas VI SD Saraswati 5 Denpasar puniki mapangapti. (kmb)

I Gusti Agung Adinda Maheswari

I GUSTI Agung Adinda Maheswari wantah sinalih tunggil yowana sané bangga tur nresnain adat, seni, lan budaya Bali santukan Bali kasub kantos ka dura Negara. Satios punika, Krama Bali pageh ngamargiang Tri Hita Karana, minakadi urati tur tresna ring palemahan, manyama braya sesamén krama, miwah setata bhakti ring Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Pinaka krama Bali, iraga patut pageh ngamargiang Tri Hita Karana,

mangda ajeg Jagat Baliné,” Siswa kelas IX SMP PGRI 3 Denpasar puniki maosang. Masesolahan wantah sinalih tunggil kasenian Bali sané kasenengin Gung Dinda—sapunika dané ketah kasambat. Mawit alit dané sampun seneng ngigel tur ketah ngaturang ngayah masesolahan. Satios ring widang seni lan budaya Bali, Gung Dinda ketah molihang prestasi ring widang paplajahan, pamekas paplajahan IPA majalaran Karya Tulis Ilmiah. “Pangawit warsa 2019, tiang nyarengin ajang Internasional Karya Ilmiah Remaja ring Bangkok, Thailand,” baosnyané. Yowana sané embas ring Denpasar, 17 Juli 2005 puniki taler naen ngamolihang penghargaan medali perak miwah 2 special award saking Hongkong lan India. Satios punika, sajeroning ngamiletin pemilihan Siswa Ajeg Bali 2019 sané kamargiang Kelompok Media Bali Post, Gung Dinda prasida ngamolihang juara Harapan III. Yadiastun wantah juara harapan, dané marasa bangga santukan prasida sareng-sareng nglestariang seni lan budaya Bali mangda ajeg. (kmb)

I Gede Luvy Hermawan Valdan Ngamecikang ”Karakter” ring Pasraman

SINALIH tunggil siswa ring SMAN 4 Singaraja antuk aran panjang I Gede Luvy Hermawan Valdan prasida ngamolihang juara Harapan II ring acara pemilihan Siswa Ajeg Bali 2019 sané kamargiang Kelompok Media Bali Post daweg Agustus lintang. Akéh pengalaman anyar sané kapolihang Luvy—sapunika ipun ketah kasambat salami nyarengin pasrama ring Pasraman Dalem Ketut, Lumajang, Tabanan. “Marasa aget tiang polih nyarengin pasraman ring Pasraman Dalem

Bagia dados Siswa Ajeg Bali enang olih krama Bali. Punika sami patut kalimbakang taler kalestariang mangda kawéntenané ajeg kantos kawekas. Pinaka Siswa Ajeg Bali, Septi Andani sané ngranjing ring SMA N 1 Negara madué kapatutan nglestariang kawéntenan seni lan budaya Bali. “Tiang sampun nyarengin makatah parikrama indik Budaya Bali mawit kelas IV SD. Tatkala punika tiang nyarengin pacentokan Ma-

Sang Ayu Rania Callista Astarina

Ngamargiang Tri Hita Karana Nyarengin Makatah Lomba

Ni Komang Septi Andani

NI Komang Septi Andani ngamolihang juara Harapan III sajeroning pemilihan Siswa Ajeg Bali 2019 sané kamargiang Kelompok Media Bali Post daweg Agustus lintang. Ipun marasa bagia santukan prasida dados sinalih tunggil Siswa Ajeg Bali ring warsa 2019 puniki. Pianak pasangan I Ketut Sutana - Ni Ketut Suardani taler bangga embas ring Bali duaning akéh pisan seni, budaya, lan tradisi sané kadru-

masaih ring sesolahan Wayang Wong. Sané minayang, ring Sendratari Ramayana nénten ngawigunayang dialog utawi bebaosan. Mawinan lewih ngutamayang semita sang pragina. Sajeroning masesolahan, busana sané kawigunayang nyabran pragina matios-tiosan, kaanutang sareng tokoh sané kasolahang. Sajeroning peméntasan, para pragina kawantu olih narator sané ngwacén daging carita. Para pragina masolah manut daging carita sané kawécen olih narator. Satios punika, sesolahan Sendratari Ramayana taler kairingang panembang miwah gamelan, mawinan sesolahan sayan ramia tur nyantep. Peméntasan Sendratari Ramayana ketah kamargiang ring teater terbuka ring sisi kauh wewidangan Candi Prambanan. Sajeroning panglimbaknyané, Sendratari Ramayana puniki sampun akéh ngamolihang penghargaan pinaka wentuk apresiasi seni lan budaya. Sendratari Ramayana puniki kantun nerus kalimbakang tur kasolahang pinaka utsaha nglestariang budaya miwah pinaka daya tarik wisata ring Candi Prambanan, Yogyakarta. (pusdat/ berbagai sumber)

JUARA SISWA AJEG BALI 2019

Waged Mapuisi

“KECIL-kecil cabé rawit” asapunika sané ketah kabaosang tatkala nyaksiang anak alit antuk aran jangkep I Gusti Ayu Andhini Iswari maparikrama ring kalangan. Pidabdabnyané ngwacén puisi prasida ngagobin para panuréksa tur ngawinang Andin – asapunika anak alit puniki ketah kasambat ngamolihang Juara I Lomba Baca Puisi Tingkat SD Pekan Seni Pelajar Provinsi Bali 2019. Nénten wantah ngwacén puisi,

Santukan carita inucap kalintang panjang, sesolahan Sendratari Ramayana kapah dados petang paletan. Paletan kapertama indik icalnyané Dewi Sinta. Salanturnyané indik pamargin Sang Hanoman ka Alengka. Paletan kaping tiga indik pademnyané Sang Kumbakarna lan Rahwana. Pinih untat indik patemon Sang Rama sareng Dewi Sinta. Igelan utawi gerakan sajeroning Sendratari Ramayana

cepat tur polih juara III,” baos Septi Andani. Satios punika, akéh taler prestasi tiosan sané kapolihang, minakadi Juara kapertama Lomba Cerdas Cermat Agama Hindu, Juara II Lomba Debat Bahasa Bali, Lomba Nyurat Aksara Bali, Juara II Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar, Lomba Pelafalan Doa Sehari-hari, Juara II Lomba Kekawin Remaja Putri, miwah sané tiosan. (kmb)

Ketut, Lumajang sané kamargiang Kelompok Media Bali Post. Tiang polih selah ngamecikang pikayunan lan “karakter” tiangé salami ngarengin pasraman. Irika tiang akeh polih pembekalan jasmani lan rohani,” baosnyané. Yowana sané embas ring Ambang, 2 September 2001 puniki sampun seneng ring seni lan budaya Bali pamekas matembag miwah nyurat lontar ngawit ngranjing ring SMP. Satios punika, ngranjing ring SMA, gurunipuné taler nyantenang yéning Agama Hindu taler mabuat pisan sajeroning pidabdab mikukuhin seni lan budaya Bali. Akéh prestasi sané kapolihang pianak pasangan I Ketut SudarsanaNI Made Dewi Parmiti, minakadi; juara II pacentokan Utsawa Dharma Widia daweg Utsawa Dharma Gita Provinsi Bali 2019, Juara III mageguritan sané kamargiang Education Expo ring Buleleng, miwah sané tiosan. “Dumogi seni lan budaya Bali ajeg kantos kawekas,” Luvy mapangapti. (kmb)

JUARA Harapan I Siswa Ajeg Bali 2019 kategori siswa SMP kapolihang Sang Ayu Rania Callista Astarina. Gek Rani—sapunika dané ketah kasambat sampun nyinahang rasa seni sané kaduénang ngawit Play Group Kuncup Bunga saking dané nyarengin pacentokan busana adat ka pura. Daweg punika, dané setata ngamolihang juara. Risampuné ngranjing ring sekolah Taman Kanak-kanak ketah ipun nyarengin lomba minakadi fashion show, ngwacen puisi taler setata dados juara. Embas ring Denpasar, 1 Juni 2005 pinaka oka saking dr. Sang Nyoman Suriana, Sp.B. lan Sang Ayu Ketut Ratwiastri, S.E., Gek Rani taler ketah nyarengin pacentokan. Risampuné ipun nglanturang ka SD Cipta Dharma raris ipun nyarengin lomba sané raris nuju ka Tingkat Nasional. Nanging sadurungnyané naenin taler dados juara lomba masatua ring RRI nyanggra Hari Radio kaping 70, Juara 1 Lomba Masatua Bali ring Tingkat Kota Denpasar, Juara 1 ngwacen puisi sané kamargiang olih Tabloid Lintang, Juara Mapidarta Tingkat Provinsi ring FLS2N, Juara ngwacen Puisi se-Bali, Juara 1 Dharma Wacana Tk. Provinsi Bali ring Utsawa Dhamagita Provinsi Bali XXVII warsa 2016, Juara I Utsawa Dharmawacana Tk. Nasional ring Palembang ring parikrama Utsawa Dharmagita Tingkat Nasioanl XIII warsa 2017 miwah sané siosan.

Gek Rani taler nyarengin makudang-kudang pacentokan sané kamargiang ring Tingkat Internasional, minakadi National Research Council of Thailand 2-6 February 2018 ngamolihang Medali Emas tur ngamolihang Special Award saking panégara Saudi Arabia. Nyarengin Invention & Innovation Award 2018 Malaysia 22 –24 February 2018 polih Medali Perak. Nyarengin World Invention Creativity Olympic 2018 Seoul-Korea 02-04 Aug 2018 tur polih Medali Emas, asapunika taler tatkala nyarengin 2019 Japan Design, Idea & Invention Expo June 15-17 2019 ngamolihang Medali Emas. (kmb)

Putu Cening Chaya Kalpika Samahitha Wijaya

Seneng Mageding Bali

CENING—sapunika pianak kapertama pasangan I Ketut Artawan, ST-Luh Putu Eka Suyanti, S.Sos puniki ketah kasambat. Dané seneng ring kasenian Bali pamekas ring widang seni suara utawi magending Bali. Makudang-kudang lomba magending Bali naen kamiletin yowana antuk aran panjang Putu Cening Chaya Kalpika Samahitha Wijaya puniki. Akéh prestasi sané sampun naen kapolihang pamekas ring widang magending Bali. Minakadi daweg kantun ring Sekolah Dasar, Cening prasida ngamolihang Juara III Tingkat Nasional ring Manado sajeroning ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) warsa 2016 lintang. “Pinih anyar tiang ngamolihang Juara II ring ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) kategori SMP ring tingkat Provinsi Bali,” baos siswa IX ring SMPN 1 Denpasar puniki sinambi makenyem. Yowana sané embas ring Denpasar, 7 Desember 2004 puniki taler naen ngranjing ring album kompilasi anak-anak “Bali Kumara

Generasi ke-3” ngendingang lagu sané mamurda Dewi Danu. Yadiastun aktif nyarengin makudangkudang parikrama ring widang non akademik, Cening nénten lali ring paplajahan ring sekolahan. “Tiang marasa angayubagia sampun akéh prasida molihang prestasi, sinalih tunggilnyané pinaka Harapan II ring Ajang Pemilihan Siswa Ajeg Bali 2019 sané kamargiang olih Bali Post,” Cening nguntatin. (kmb)


Nyastra

Redité Pon, 15 September 2019 BULAN makalangan, Penyuné mataluh, katak dongkang uli becing. Bapa Darta makesiab dugasé ngendingang gending raréné buka kéto. Ia makipekan menék ka langité. Bulané sedek Purnama masunaran utawi makalangan. Anaké wikan ngorahang ada yéh ngiterin bulané lantas bulané néjain dadi makalangan. Téja matemu toya ngwetuang kalangenan. Ia makesiab krana dugasé nika sedek ada di Pasisi Kusamba. Ia bengong mabalih linggah pasihé. Ia bengong majujuk padidiana nuléngék langit. Bulané sayan negehang sayan ngejohang pajalané ngilehin gumi. Ia di pasisi paak ajak kubu ané dugasé ipidan dadi tongos uyah Kusamba. Ia tusing med-med ningalin lawat bulané di pasihé. Lawat bulané ngenah melah gati. Ia makeneh-keneh buin pidan lakar ngidaang lawatné ning buka bulané di Pasih Kusambané. Ia inget tekén kakawin Arjuna Wiwaha-né. Di yéhé ening, ngenah bulané. Ia ngipekin awakné, sayan inguh krana suba tawanga liu daki ané badeng senged buka mangsi negul awakné. Suba ping kuda-kuda ia ngalih tongos ngeningang keneh masi tusing mintulin. Kudang tirtha suba tunasa masi tusing marasa neket di kenehné. Dinané dugasé ento ia meled mabalih lawatné ané sujati sedeng melaha sedek Purnama di sisin Pasih Kusambané. Sinah lakar galang ngluntang ngenah lawat awakné. Ia kangin-kauh di pasisi sambilanga nlektekang Purnamané. Suud kangin-kauh nyekjek bias pasisi ané selem, ia lantas negak marep kelod. Ngenah Nusa Penida ané jimbar. “Ditu ipidan iraga taén nongos. Ditu iraga taén macepuk ajak somahé jani. Ditu iraga taén ngayahang keneh. Jani, suba di daratan. Dugasé ipidan tusing buka jani Nusa Penidané.” Kelip-kelip listriké di Nusa Penida ngingetang pajalan idupné. Ia negak masila nyémplég. Ia ngenyit dupa tangcebanga di canang sekaré ané abana sabilang ka Kusamba. Kenehné buka sayutin yén suba maan ka Kusamba. Kanti ping telu ia mabakti nunas apang nawang warnan lawatné. “Beli ngujang mai ka Kusamba? Mai mulih!” Munyin somahné ngliwat di kenehné. Somahné suba limang tiban ngalahin. Dugas ngajud tulangné ka Kusamba. Ia inget dugasé nganyut yéh pasihé buka ané jani. Tegteg tusing ada ombak gedé. Asah buka tusing ada ombakné. Kéwala ia inget, ané tusing mombakan ento sujatiné anak dalem. “Luh, Beli tusing ngidaang idup padidi. Tusing ada ajak Beli ngepah isin keneh Beliné. Tuah dini di Kusamba Beli ngrasaang enteg. Beli ngrasaang Luh ada dini.” Bapa Darta ngunjal angkihanné busan-busan. Angin segarané ané tis buina bersih nyusupin kenehné. “Kadén Beli taén ngorahang ané idup anak matimpal ajak matiné. Beli pepes nembangang I Tamtam, suka duka lara pati. Ipidan taén

Purnama di Kusamba IBW Widiasa Keniten

iraga bareng-bareng masuka-duka. Ipidan iraga taén matemu. Yén taén matemu, sinah lakar mapalasan. Koné rta, pepes sambat Beli. Dadi Beli buka kéné jani? Tiang mabalik tusing tegteg jani. Beli inguh, tiang masi inguh krana tiang ajak Beli taén matemu di lemah.” Bapa Darta nuléngék bulan. Tepukina marawat somahné di sisin bulané. “Luh, dadi ditu nongos jani?” “Dija Beli?” “Di bulané murnama.” “Buka ané pepes tuturang Beli di lemah, tiang ngayah di Purnamané. Kawitan iragané masi ngayah Beli. Mayasa kérti di Purnamané. Meled apang maan galang murnamayang kenehné. Suud ngayah dini, tiang ngayah di bintangé. Yén lemah tiang ngayah di Suryané. Ngalih galang.” “Dadi Beli bareng ngayah, Luh?” “Eda malu Beli. Sentanané ento jani melahang. Sentanané ento, kawitan iragané. Ento jani ayahin. Ento jani dabdang. Kénkén patutné. Eda

Putu Sumandi Yasa

Ni Wayan Sariani

Ngwangun Pasraman

NI Wayan Sariani, S.Pd, M.Hum. wantah sinalih tunggil Guru Ajeg Bali pinaka Juara Harapan I sajeroning Pemilihan Guru Ajeg Bali 2019 sané kamargiang Kelompok Media Bali Post. Santukan nerus nelebin widang seni lan sastra Bali, anak istri sané embas ring Gianyar, 20 April 1969 puniki pamuput ngwangun Pasraman Sastra Bali “Mas Amerta Sari” daweg warsa 2011, pinaka genah krama Bali pamekas para yowanané malajahin saha nelebin budaya Bali.

Parikrama sané mapaiketan ring pidabdab ngajegang Bali sampun kamargiang saking alit antuk nyarengin makudang-kudang pacentokan, sinalih tunggilnyané prasida molihang Juara kapertama Nyurat Lontar ring Pesta Kesenian Bali daweg warsa 1998, Juara II Mapidarta Basa Bali tingkat Provinsi Bali, taler Juara I Guru Berprestasi Kabupaten Badung 2012. Satios dadus Guru ring SMP Negeri 1 Kuta Selatan Badung, Wayan Sariani ngawit warsa 1999 taler dados Pembina Nyastra ring Kabupaten Gianyar kantos mangkin. “Indik parikrama ngajegang budaya Bali ring pakraman, tiang taler dados pembina basa, aksara, lan sastra Bali inggian ring tingkat banjar, desa, kantos ring kecamatan,” baosnyané. Penulis lontar taler pangwacén prasasti puniki taler nagingin siaran ring RRI Denpasar mawit warsa 2017 kantos mangkin. Acara inucap ngambil tema basa, aksara, lan sastra Bali maprakanti sareng Balai Bahasa Provinsi Bali.

Ni Wayan Diah Juni Ashari

Bangga Pisan Ring Budaya Bali

Ni Wayan Diah Juni Ashari, S.Pd.B. inggih punika oka kapertama saking I Nyoman Dana lan Ni Nyoman Sari, embas ring Désa Batuan, Sukawati ring dina Saniscara Paing Wuku Sungsang pinanggal 27 Juni 1992. Sarahina ipun manados Guru Basa Bali ring

pesan Beli nyengsarain sentanané. Manian yén suba wanengan sinah Beli dini bareng ajak tiang. Umah ané lakar tongosin Beli ajak tiang suba resikin tiang. Lakar kiterin tiang baan bunga. Lakar raabin tiang baan bungan cempaka. Lakar jelananin tiang baan bungan tunjung. Lakar jendélain tiang baan bungan kasna. Apang miik umah iragané buin pidan Beli. Sinah Beli lakar demen nongosin umah ané miik. Uli jani tiang munduhang sarwa bunga.” Bapa Darta tusing ngelah saut. Ia mapangsegan. Inget tekén dugasné enu mabesikan tusing taén maangin rasa bagia tekén somahné. Pragat gedinina ngecel i srawah jambul dogén. Branangan joh-joh kepungina. Dugas gelem somahné tusing sanget runguanga. Kanti ngalih pajalan mara inget tekén somah. “Ampurayang Beli Luh. Beli pelih dugasé ipidan.” “Sing kenapa? Mula pajalan tiangé tuah amontoan dogén, Beli. Eda ento sanget selselanga. Melahang té

sentanané. Ia jani pinaka isin keneh iragané.” Nyelselé mula durian dogén tekanne. Ipidan marasa tekén awak enu seger, bayu enu gedé. Awak enu siteng, marasa tusing lakar ada rasa sepi nekain. Jani, disubané mapalasan mara inget tekén awak. Lakar ngujang lantas? “Beli mautsaha Luh.” Bapa Darta mamunyi di kenehné. “Luh beli ngidih, baang ja mantas nutur di nuju Purnamané ajak Luh dini di Kusamba?” Bulané énggalan kaliput baan amubu mara lakar masaut somahné ané suba dadi pangayah. Bapa Darta nelektekang kenehné. “Mirib baan liu iraga matagihan buina liu nyatua sangkan prajani bulané kalibut amubu.” Énggal-énggal ia mulih. Panakné suba uli tuni ngantiang di ampakan umahné. “Ngujang dadi tusing pules?” Bapa Darta matakon. Sinambi nyemak liman panakné. “Kénkénang pules? Bapa magedi. Yén sesai bapa tusing inget, tiang lakar magedi. Ngujang jumah nongos! Bapa buka lelawah sabilang peteng magedi. Mirib bapa ngelah sesepelan kénkén?” Kamemegan Bapa Darta tusing madaya sentanané bani mamunyi buka kéto. Ia mula tusing nyambat ka Pasisi Kusamba ngantiang Purnamané nedeng. “Bapa tusing ngelah keneh buka kéto?” “Ngujang sabilang peteng magedi? Bapa liunan tutur tekén tiang, kéwala tutur bapané tusing mabukti.” Alah iyis kenehné Bapa Darta. Tusing narka lakar kakéto isin keneh sentanané. Ia lantas ka paon ngalih yéh nyem anggona negtegang kenehné. “Ampurayang Bapa, Dé. Bapa pelih tusing taén morahan lakar kija-kija.” Panakné ngambres lantas ka kamarné. Ia makancing jelanan. “Dé Bapa ngidih pelih. Bapa tusing lakar ngedinin Madé buin.” Kendel Bapa Darta nyak magréyot munyin jelananné. “Jatiné Bapa kija?” “Bapa ka Kusamba, Dé.” “Ngujang kema, Pa?” “Mabalih bulan.” “Ngujang joh-joh mabalih bulan? Dini dogén ada bulan. To ada bulan. Ento pabalih, Pa.” “Yén di Kusamba, nyak melah rasané mabalih bulan, Dé, sahingang tekén jumah. Bapa maan mabalih bulan Purnama di pasihé ané ening. Bapa maan mabalih bulan ané tegeh ngayor.” “Yén uli tuni Bapa nyambat buka kéto, sinah tusing buka kéto bikas tiangé, Pa. Ampuryang Madé, Pa.” “Suba uli tuni aksamaang Bapa.” Kanti kudang purnama kadén Bapa Darta ka Kusamba. Purnamé ané lakar nekain jani suba Purnama Kapat. Kartika anaké nyambat. Kenehné patuh buka ané suba-suba maan macunduk ajak somahné di Kusamba. Tuah kasyuhan ombak Kusambané ané dingeha. -0-

SMK PGRI 5 Denpasar taler dados Penyuluh Agama Hindu Non PNS ring wewidangan Kantor Kementerian Agama Kabupatén Gianyar. Ipun tresna lan bangga pisan ring budaya Bali napi mlaih manados krama Bali sané prasida sareng ngalestariang kawéntenan budaya Bali. Rasa lan pikayunan inucap medal ring sajeroning angganyané duaning embas tur meneng ring wewidangan désa seni. Ngawit kantun alit ipun sampun kajantenang sareng makatah budaya Bali sinalih tunggil marupa sesolahan Bali tur dados budaya pinih kasenengin, sané kasinahang antuk pidabdabnyané ngayah ring makatah pura taler masolah ring ajeng pejabat antuk sesolahan panyanggra. Ipun taler seneng madharma wacana nyantos polih nyarengin pacentokan saha polih juara 2 ring warsa 2017 ring wewidangan Kantor Kementerian Agama.

Nglestariang Budaya Bali Majalaran ”Pembinaan Sastra” GURU Pendidikan Agama Hindu lan Budi Pekerti ring SMA N 4 Singaraja prasida ngamolihang Juara Harapan II kategori Guru Ajeg Bali tingkat SMA sané kamargiang Kelompok Media Bali Post daweg Agustus lintang. Drs. Putu Sumandi Yasa, M.Si. sapunika aran jangkepnyané. Ipun taler setata mautsaha nglestariang seni lan budaya Bali majalaran pembinaan sastra taler sajeroning parikrama panureksan utawi penjurian lomba sastra Bali ring Kabupaten Buléléng. “Tiang ketah nyarengin parikrama agama lan pakaryan adat ring desa pakraman pinaka prajuru adat,” baos dané makenyem. Lanang sané embas ring Singaraja, 25 Juni 1967 puniki muputang pendidikan S2 Ilmu Agama lan Kebudayaan ring UNHI Denpasar. Salami puniki, anggané taler ketah ngamargiang pembinaan majeng siswa-siswin duéné kantos polih juara sajeroning lomba sastra Bali lan lomba keagamaan Hindu. Minakadi lomba Nyurat Lontar, Mawirama,

Pidarta, ngwacén Puisi Bali, Ngwacén Berita Bali, Ngwacén Cerpen Bali, miwah sané tiosan. “Saking pembinaan punika, pinih untat siswan tiang polih Juara III Lomba Dharma Wacana Remaja Putra mabasa Bali lan Bahasa Inggris ring Utsawa Dharma Gita Provinsi Bali 2019 miwah Juara II Lomba Dharma Widya (Lomba Cerdas Cermat Keagamaan) ring Utsawa Dharma Gita Provinsi Bali 2019 sané kamargiang Kementerian Agama Provinsi Bali.”

I Desak Nyoman Purnama

Ngwentuk “Karakter” Majalaran Seni lan Budaya Bali

I Desak Nyoman Purnama, S.Pd. wantah sinalih tunggil guru ring SD Saraswati 4 Denpasar. Dané tresna ring dresta lan budaya Bali mawit alit. Punika duaning dané embas saha tumbuh ring désa sané sarat antuk seni lan budaya Bali. Minakadi daweg alit ketah kaicénin satua Bali. Punika ngawinang dané

seneng masatua Bali. Manut anak istri sané ngamolihang Juara Harapan III kategori Guru Ajeng Bali Tingkat SD puniki, ring satua Bali akéh pisan madaging paplajahan idup sané maguna. Punika mawinan, majeng i rerama sané madué anak alit mangda kayun ngwacénang alit-alitnyané satua Bali sadurungé merem sakadi daweg dumun. “Kantos mangkin tiang kantun seneng makidung, mejejaitan, miwah masatua Bali. Pinaka guru, tiang setata nguduhang alit-alité mangda tresna ring adat, seni, lan budaya Bali. Dumogi tiang prasida ngwangun karakter alit-alit majalaran seni lan Budaya Bali sané adiluhung,” baos anak istri sané embas ring Desa Tusan, 4 September 1964 puniki mapangapti.

7 I Gusti Ayu Eka Damayanthi

Ngwentuk ”Kelompok Belajar” Basa Bali EMBAS tur kelih ring genah seni, ring Desa Batuan, ngawinang parikrama Ajeg Bali sampun kamargiang I Gusti Ayu Eka Damayanthi,S. Pd.,M.Pd. saking alit. Wusan ngranjing ring SMA, dané sampun dados pembina ekstrakurikuler nyurat Aksara Bali ring makatah sekolah miwah pembina ring pasraman sané wénten ring Desa Batuan. Sios punika, dané dados narasumber taler tutor ring makatah pidabdab pelatihan minakadi pelatihan MC mabasa Bali miwah pelatihan nyurat aksara Bali. Antuk pamarginé punika, dané ngamolihang makatah prestasi saking makatah lomba. Minakadi Juara I Lomba Nyastra (Ngrupak) se-Kabupaten Gianyar warsa 2004, Juara II Lomba Ngwacen Cerpen Bali Modern,Juara II Lomba Menyalin Huruf Latin ka Aksara Bali, Juara II Olimpiade Agama Hindu warsa 2007 Tingkat Provinsi Bali. Malih prestasinyane dados Runner Up I Teruni Denpasar warsa 2011

taler dados duta Provinsi Bali ring Jambore Pemuda Indonesia miwah Pemuda ASEAN ring Palu, Sulawesi Tengah. Ring selag-selag galahnyane ngajahin, dané taler membina para alite antuk ngwangun kelompok belajar Basa Bali mangda dané sayan seneng tur tresna saha misadia nglestariang seni, budaya, basa, sastra lan aksara Bali.

Ayu Sri Wahyuni

Tresna ring Budaya Bali

AYU Sri Wahyuni, S.Pd. wantah sinalih tunggil Guru Ajeg Bali sané ngamolihang Juara Harapan III Kategori guru SMP ring ajang pemilihan Guru Ajeg Bali sané kamargiang Kelompok Media Bali Post daweg Agustus lintang. Ipun seneng tur tresna ring dresta budaya Bali mawit kantun alit. Sané mangkin, ipun taler

setata mautsaha nglestariang seni lan budaya Bali. Sri Wahyuni ngranjing dados guru honorer ring SMP PGRI 2 Denpasar ngawit 18 Juli 2010 tur dados guru tetap yayasan (GTY) kantos mangkin. Satios dados guru ring SMP PGRI 2 Denpasar, Sri Wahyuni taler dados Pembina Klub Fisika, Pembina Karya Ilmiah Remaja (KIR) taler dados Pembina Kelompok Siswa Peduli AIDS lan Narkoba (KSPAN). Makatah prestasi sané sampun kapolihang ring parikrama sané kamargiang olih Dinas Pendidikan lan Pemuda Kota Denpasar. Minakadi juara 1 Olimpiade Guru Nasional (OGN) Tingkat SMP ,juara 1 Lomba Video Pembelajaran Tingkat Kota Denpasar warsa 2018 Satios punika, dané taler dados juara ring parikrama tiosan minakadi juara III Lomba Media Presentasi Pembelajaran Berbasis Multimedia Tingkat Guru SD lan SMP se-Provinsi Bali .

I Wayan Phala Suwara

Pragina Arja

I Wayan Phala Suwara, S.Pd.H., M.Pd. inggih punika guru kontrak peplajahan Agama Hindu lan Budi Pekerti ring SMA Negeri 3 Denpasar. Oka saking I Wayan Sujana lan Ni Nyoman Sariani puniki embas ring Denpasar pinanggal 22 Mei 1993. Raka saking Ni Kadek Unik Jayanti puniki sampun ngawit tresna ring budaya Bali ngawit saking kelas 4 SD ring SD no 17 Kesiman. Ngranjing ring SMP kawagedannyané sayan kalimbakang nyantos ngranjing ring organisasi. Napi malih tatkala punika dados sinalih tunggil duta Bali ring sajeroning penilaian pribadi Sekolah Adi Wiyata Tingkat Nasional sane prasida nincapang nilai plus majeng ring SMP N 4 Denpasar nyantos prasida ngamolihang predikat Sekolah Adi Wiyata Mandiri. Ring SMA N 3 Denpasar ngawit kelas X ipun sampun sering kaaptiang dados duta sekolahnyané nyarengin pacentokan nénten ring widang seni kémanten nanging taler ring indik organisasi. Ngawit warsa 2011 inggih punika risampunné ipun tamat masekolah SMA ipun kajudi dados Tata Usaha ring almamaternyané SMA N 3 Denpasar sinambi nglanturang S1 ring IHDN Denpasar sane kapuputang ring warsa 2015 antuk gelar S1 wusan nuréksayang in-

dik téks Lontar Wirasa Dharmagita. Ipun raris polih galah dados guru Agama Hindu ring SMA Negeri 3 Denpasar, yadiastun sampun polih gelar sarjana nanging makatah lomba ring indik Dharmagita, sesolahan lan sastra kantun kasarengin napi malih polih piteket saking para pragina sane sampun kasub sayan nincapang kawagedannyané ring indik matembang. Parikrama minakadi Pesta Kesenian Bali setata kasarengin duaning tresna ring indik matembang raris ring warsa 2018 ipun muputang S2 ipun antuk panuréksan indik sesolahan Arja.

Putu Ayu Sri Kumala Dewi

Ngamargiang Seni Madasar Seneng

PUTU Ayu Sri Kumala Dewi wantah sinalih tunggil guru Pendidikan Agama Hindu & Budi Pekerti miwah guru Yoga ring SD Saraswati 3 Denpasar. Anak istri sané embas ring Pujung Kelod (Gianyar), 14 Januari 1997 puniki sampun seneng ring seni lan budaya Bali taler yoga ngawit kelas V SD. Ngranjing ring SMP, kawage-

dan ipun kalimbakang malih ring makudang-kudang soroh seni. “Mawit seni macepat, magender wayang taler nelebin widang karya tulis ilmiah margiang tiang sangkaning rasa seneng,” baosnyané makenyam. Mawit irika taler Sri Kumala Dewi nyarengin pacentokan ring widang kasenian minakadi masesolahan taler nyeledi sekolahnyané, SMP Negeri 1 Tegallalang sajeroning lomba karya tulis ilmiah sareng tim KIR Nesa. Ngawit warsa 2014, Sri Kumala Dewi kajudi ngajahin yoga asanas majeng alit-alit kantos PKK ring makudang-kudang instansi miwah club yoga sinambi nglanturang kuliah S1 ring IHDN Denpasar. “Yadiastun sampun ngamolihang gelar sarjana, makudangkudang pelatihan kasenian, yoga miwah karya tulis ilmiah kantun telebin tiang kantos mangkin antuk pangapti prasida kalimbakang taler kasobyahang majeng krama tiosan,” Sri Kumala Dewi nguntatin.


8

Minggu Pon, 15 September 2019

Jalan Hujan

Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.

mungkin ia mendapati sesosok tubuh berkelebat di setiap keloknya. mata yang awas dari ketakutan dengan aura mistis yang dingin berbagi waktu dan acara-acara yang mesti dilewatkan sebab ia mengurungmu di sebuah tempat tanpa bisa beranjak dalam desahnya yang basah terhimpun dalam bekas malam yang diam

Di Pesisir Serangan Aku Mengail Bulan pada lekuk luka tubuh pesisir sekawanan burung payau melintas mencari sarang senja matahari yang diperam kabut pekat di dingin angin pesisir dan debur ombak pasang aku menggigil menebar jala bulan mengendap di lumpur laut riuh suara anak-anak pesisir menabuh lesung batu di atas sampan mencari kulit lokan di sela-sela bakau sambil sesekali memanggil leluhurnya “ke mana arah jalan ke pesisir? tujuh tikungan di lintasan hutan bakau tersadap para penyamun!” pedih nyeri luka basah pesisir tergores di jantung pribumi sampai anak cucu seperti mengeja bintang tanpa henti aku mengail bulan yang mengambang di permukaan untuk kusuntingkan pada si anak lanang saat upacara meminang nanti tapi serumpun lumut tersanggkut mimpi buruk perjaka peladang garam

I Wayan Nuriarta

maka engkaupun mengingat segala plang alamat lama dari hujan agar lekas tiba di rumah lAlexander Robert Nainggolan 2019

Membaca Mantra Malam Membaca Agustina Thamrin

kalau di sungai jangan menepi kayuhlah perahu lesung purba pahatan tulang rusuk nenek moyangmu sambil sesekali memetik dawai sensapi dengan mantra para balian biarkan roh pagandut bermain di bening air sungai siapa tahu perjaka pengayau pulang ke rumah tua melingkarkan bulan di teragtag ini mahar pengantin perjaka pedalaman yang dirajah di batu-batu gunung diberi jampi-jampi pekasih para tetua

duhai senja yang suram serupa wajah muram kanak-kanak yang kehilangan bulan di kegelapan malam lelaki mabuk tangannya menggamit batu karang tikamkan beliung bulan terkapar di pasir anak-anak pesisir dengan kulit lokan memasukkan ke dalam bubu bulanku! bulanku! hanyut dalam ceruk mataku sampai jauh tanpa arah aku tersesat mencari jalan ke pesisir yang telah disadap para penyamun!

duhai rimbun belantara yang tercabik perbukitan tandus tanah kapur terbakar matahari khatulistiwa anak-anak bertelanjang dada memanggil-manggil angin galuh! di manakah galuh?! kupinangkan kau perjaka sebelum senja

lGM Sukawidana Pesisir Serangan, 2018-2019

Suara Hujan Afrizal

Kota ia menyelimutimu di malam yang dingin. memijarkan cahaya sampai jauh namun selalu ada remah rumah yang gagal ditempuh isyarat percakapan yang sekejap melingkar dan kota adalah kenangan yang berjejalan di emperan toko, stasiun, pojok terminal. mungkin ada angin yang memanggulnya menerbangkan lembaran koran atau kardus para gelandangan tanpa mesti terusik dari tidur lelap

tik.tik.tik ia menguncimu dari separuh sadar menempuh jalan yang panjang hanya gemericiknya menggema tik.tik.tik seperti lagu masa kecil yang kauhapal sampai sekarang bersama aroma gerimis tak tertepis

kota telah memanjat pengap berulang Cok. Padmanaba

Fotografi MEMOTRET refleksi merupakan hal yang sangat mengasyikan dan cenderung diminati sebagian besar fotografer. Waktu yang paling ideal untuk memotret refleksi adalah beberapa saat setelah hujan. Genangan air hujan bisa berubah menjadi “cermin” yang memantulkan berbagai macam benda termasuk manusia dan hewan yang ada di atasnya. Terkadang, refleksi yang muncul di genangan air tersebut terlihat sangat indah dan dramatis serta memberi nilai tambah tersendiri bagi sebuah foto.

Pesona Danau Tamblingan karya Anom Manik Agung

Senja di Pelabuhan Benoa karya Gabriella Okki Alfian

lAlexander Robert Nainggolan 2019

lAlexander Robert Nainggolan 2019

dari kejauhan kubayangkan kau tengah menggaru ladang kata menyusuri tepian sungai amandit sambil menggumamkan mantra malam parau suaramu menyusup celah-celah luka bukit meratus tapi aku tak tahu tuah mantramu adakah dapat menghalau para penambang batubara yang menguliti nganga luka tanah moyangmu menjadi semakin menganga? mantra malammu nujum para perambah belantara suara-suara gaduh pepohonan tumbang bercampur jerit siamang yang kehilangan sarang terakhir di manakah tuah mantramu? sekawanan penunggang kuda liar berkalungkan medali taring buaya berburu api matahari di lembah-lembah galuh! di manakah galuh?! kupinangkan kau perjaka pedalaman ah, agustina adakah mantra malammu menghalau nganga luka tanah moyangmu sendiri? lGM Sukawidana Bukit Jimbaran, April 2019

Refleksi Dramatis dengan Memaksimalkan Potensi Alam Namun, bukan perkara mudah untuk “memindahkan” keindahan refleksi di genangan air tersebut ke dalam frame foto. Ingin mendapatkan foto-foto refleksi yang menakjubkan, berikut sejumlah tips praktis yang bisa dicoba. Sejatinya, refleksi bisa dimunculkan dalam berbagai genre fotografi. Mulai dari landscape yang dramatis, human interest hingga komposisi makro yang detail. Harus diingat, memotret refleksi sangat berhubungan dengan depth of field. Oleh karena itu, sangat disarankan menggunakan bukaan diafragma kecil atau angka f tinggi sekitar f/11 atau lebih. Pemilihan angka f tinggi itu akan membantu menyeimbangkan objek sehingga mata melihatnya lebih dekat dengan refleksinya dan mendukung efek pantulan untuk muncul. Sedangkan fokus sangat bergantung pada jarak antara objek dengan pantulannya. Pertama, cobalah fokus pada objek, lalu pada refleksinya. Hal ini akan membuat hasil yang sedikit berbeda tergantung pada seberapa banyak perhatian yang kamu inginkan untuk refleksinya. Selain itu, perhatikan juga sudut datangnya cahaya karena hal itu bisa mempengaruhi refleksi yang tampak. Jika pemotretan dilakukan di studio, kamu bisa memanipulasi faktor cahaya ini untuk menaikkan efek pantulan. Namun, jika kamu memanfaatkan cahaya matahari berarti harus mengeksplor sudut pandang yang berlainan untuk mendapatkan titik yang paling efektif. Foto-foto refleksi yang bagus juga bisa didapatkan dengan memaksimalkan potensi alam yang ada di sekitar kita. Sebagai contoh, kita seringkali terpukau melihat foto gugusan bukit dan gunung yang seolah tengah bercermin di air danau yang jernih. Untuk mendapatkan foto menakjubkan seperti itu, tentunya anda harus memotret saat cahaya sedang bagus-bagusnya. Bisa saat matahari baru terbit atau saat akan tenggelam. Pastikan kamu

membawa tripod untuk mendapatkan foto tertajam dan gunakan juga beberapa filter lensa. Polarizing filter akan sangat membantu untuk mengontrol cahaya yang terpantul dari permukaan air. Sementara filter graduated ND akan membantu agar langit tidak over exposure. Juga sangat disarankan mencoba bereksperimen dengan shutter speed yang panjang untuk melembutkan permukaan air. Perhatikan juga depth of field, sudut datang cahaya dan cobalah memberi fokus lebih pada air untuk mendapatkan efek yang dramatis. Selamat berburu refleksi! (ian)

Refleksi Ngaben karya Anom Manik Agung

Mengarak Layang-layang karya I Made Dana


Minggu Pon, 15 September 2019

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

9

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 72 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA

Dcr 2 pembantu bisa masak,Tdur dalam&bersih2 Hub:082145997989

Sardine Restaurant Looking for Female Bartendress Must Speak English Jl.Petitenget 21 Telp.733617 Mail:sardine@sardinebali.com

Dcr Kasir Toko Wanita.min SMA, Umr max 25th Hub.Krisna MM Jl. Gn Catur Dps/WA.082145521880

B.BP.001.09.19.0000463

Cr Pembantu rumah tangga premp Gj.1,7jt, tidur dlm, 081934342727

B.BP.001.09.19.0000488

Cr Staff Toko bisa Bhs Jepang Hub.082236365599 Email: office999992344@gmail.com B.BP.154.09.19.0000458

Dcr 1 Sopir,KTP Bali,umur Max 25th Hub:082145997989 B.BP.001.09.19.0000473

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.09.19.0000472

B.BP.004.09.19.0000328

Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818 G.01

Dcr:FO,B.Boy,HK,Driver,Laundry Engineering,Scurity,Garden:new arenahotelkutabali@gmail.com B.BP.164.09.19.0000408

Dibth Sgr Tkg Kayu u/di Gianyar Fasl.Mes+Gaji.Hb:082236624744 B.BP.001.09.19.0000475

Dibutuhkan sgr Sales Manager, pria max.40 tahun, min S1 & berpengalaman dibidang Marketing. Kirim CV anda ke Email : diah@tigamanunggalmaju bersama.com

B.BP.004.09.19.0000462

Koordinator Customer Service Laundry,wil.sidakarya, bs kompt max.40th,pny spd mtr,0818568149

B.BP.004.09.19.0000487

Spa Delivery Canggu membthkan Terapis wanita, pengalaman Hub.08113804020

B.BP.004.09.19.0000366

Urg.DW Housekeeping laki, disiplin,jujur,teamwork, u/25 s/d 1 Okt19 CV:hrdbali2019@gmail.com

B.BP.001.09.19.0000427

Dcr PRT,Wnt,Tidur Luar & Sopir Matic,Fortuner,SMS:08873400259 B.BP.001.09.19.0000439

Dcr Tukang Cat Motor Bs Dempul Ada Mes.WA:087888899869 Dps B.BP.001.09.19.0000386

Spa Terapis utk Wellness Retreat di Seminyak,Good Salary,Pr,Min.2th Pnglmn,Good English,Full time.Kirim CV ke: serenavillasseminyak@gmail.com WA:081339743475 B.BP.004.09.19.0000483

Urg.Markting Komunikasi u/Bali Team Work,Hard work,good speak English disiplin min.exp.2yrs CV:hrdbali2019@gmail.com B.BP.001.09.19.0000426

Urgent Req:Junior Chef for 3 star Htl in Ubud min 2yrs exp contact:+6287761443431 ASAP B.BP.001.09.19.0000479

DIJUAL MOBIL

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

DIJUAL MOBIL SUZUKI

Swift’2011 hitam,audio , asli Bali Hub WA:081246111627

B.BP.001.09.19.0000489

DAIHATSU

PROPERTY

Taft GTS 91 Full Original, Istimewa.Hub:087861225255

DISEWAKAN RUMAH

B.BP.001.09.19.0000474

HONDA

Honda CRV 2009,Jok Kulit,Asli Bali,Terawat, Hub.08123628094

B.BP.001.09.19.0000442

SUZUKI

Jimny GX96,Mrh Met,Body Kaleng VR,Pjk On,H45Jt H:081952544538

B.BP.001.09.19.0000447

Rumah Lt2 Fasl.Lngkp,4KT,4KM, Grs Luas Daerah Padangsambian Hub:081337049159

B.BP.001.09.19.0000477

PROPERTY

DIJUAL RUMAH

Jual Rmh SHM Teras Ayung.A12 Lt615M,LB550MDenpasarHubPutu 0811994747/081213282323

B.BP.031.09.19.0000437

RumahLT530M2,LB400M2,SHM,Lok Tanjung Bungkak.0817357734 TP

B.BP.001.09.19.0000478

PROPERTY DIJUAL TANAH

Kav.baru@bypass Mantra Ketewel Mobil Masuk Rp195Jt.0817340222 B.BP.001.09.19.0000420

DIJUAL RUMAH

KEHILANGAN

Rmh Jl.Imambonjol Perum Mutiara,087860846839/081805531078

Hilang BPKB No.L09850704-O DK5172EZ An.I Kadek Suarjana

B.BP.164.09.19.0000409

B.BP.001.09.19.0000445


10

Minggu Pon, 15 September 2019

Mendatar: 1. Alat masak terbuat dari bambu 4. Cek ; Lihat dengan teliti 8. Kuali dari tanah 11. Prajurit 13. Dusta 14. Dibalik ; Menunda pembayaran 15. Nomor pokok keanggotaan 16. Jarak antara dua tempat ; Tahap 18. Penelitian 20. Saran menganjurkan 22. Cawan berkaki untuk juara 25. Babi pejantan 29. Sangat sesuai dengan selera umum 30. Besar dan megah 31. Buku harian kapal 32. Mawar 33. Salah satu grup musik rok Indonesia 34. Nyanyian Bali yang dinyanyikan dengan guru lagu 36. Tidak ternoda 38. Seroja 39. Perasaan hati yang kuat tentang rindu, cinta kasih dan lain-lain. Menurun: 1. Lemari tempat menyimpan surat dan dokumen 2. Lelucon 3. Remaja pemula 5. Siti hawa 6. Kelompok persekutuan ; Gabungan beberapa unsur 7. Bagian (tubuh), terutama tangan dan kaki 9. Istri kakek 10. Lagu-lagu dalam satu kemasan 11. Tempat pembiakan 12. Memenangi perlombaan/pertandingan 17. Pare 19. Sesuatu sebagai pengisi waktu saja 21. Singkat ; Ringkas 22. Burung berparuh panjang dan kuat 23. Mengijinkan ; Memperbolehkan 24. Nama populer seorang penyanyi kita 26. Dibalik ; Rusuh hati ; Gelisah 27. Super hero Indonesia 28. Dibalik ; Kias 35. Penginapan 37. Kolam jepang

Pelaksanaan Kegiatan PKM Staf dosen Bagian Farmakologi dan Farmasi FKIK Unwar.

PKM Kesehatan Reproduksi pada Kelompok Arisan Dewi Sartika PENINGKATAN jumlah penduduk merupakan salah satu masalah besar bagi negara berkembang, khususnya Indonesia. Merencanakan keluarga yang sejahtera dapat dilakukan dengan cara mengatur jarak kehamilan. Proses ini dapat dimulai dengan memilih dan menggunakan alat kontra-

sepsi yang tepat aman dan nyaman bagi penggunanya. Kontrasepsi adalah metode atau alat yang digunakan untuk mencegah kehamilan. T e r d a p at berbagai jenis kontrasepsi dengan manfaat dan kekurangannya masing-masing. Informasi terkait pemilihan jenis alat kontrasepsi yang sesuai

sangat diperlukan demi menjaga kenyamanan ibu serta suami. Berangkat dari permasalahan tersebut, sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat, Universitas Warmadewa khususnya Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unwar telah

melaksanakan kegiatan pemberian informasi berupa penyuluhan kepada ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok arisan Dewi Sartika yang berasal dari lingkungan Banjar Yang Batu Kangin, Denpasar Timur. Tema kegiatan pengabdian yang dilakukan yaitu, “PKM Kesehatan Reproduksi pada Kelompok Arisan Dewi Sartika”. Ketua kegiatan ini adalah dr. Putu Nita Cahyawati, M.Sc. yang merupakan staf dosen Bagian Farmakologi dan farmasi FKIK Unwar. Kegiatan dilaksanakan pada hari Minggu, 18 Agustus 2019, bertempat di Jln. Letda Kajeng No.19A. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam memilih metode kontrasepsi yang sesuai. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan mahasiswa FKIK Unwar sebagai salah satu upaya pembelajaran promosi kes-

Ketentuan Menjawab Jawaban ditulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 413 dan cantumkan identitas lengkap serta nomor telepon/HP. Kirim ke Sekretariat Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 21 September 2019. Pemenang diumumkan pada Koran Bali Post Minggu 29 September 2019. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang (@Rp.200.000,-) dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga (2 dewasa + 2 anak). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos. Jawaban TTS No. 411 Mendatar: 1. DORTRAP 4. GLADIOL 8. MAKODAM 11. GANYANG 13. ANU 14. MAL 15. HIU 16. AKASA 18. NODAL (MODAL) 20. NIM 21. BLANGKO 23. INDEHOI 25. PES 28. DUNGU

29. ASOBU 30. SUE 31. ABT 32. NIY (YIN) 33. IMITASI 35. ABORTUS 37. MEIOSIS 38. MODERAT Menurun: 1. DAMPRAT 2. REKANAN 3. AGA 5. LUA 6. IKAHODO 7. LEGIBLE

9. DEMAM 10. MALABUHGENI 11. GUHYAWIJAYA

12. NAUNG 17. SIUNG 19. OKIES (SEIKO) 22. ADENIUM 23. INTUISI 24. DUSTA 25. PATTO 26. SOLITER 27. SUNGSUT 34. SEI 36. BEO

Pemenang TTS No. 411 1. Suparti Jl.Raya Singaraja – Gilimanuk No.127, Desa Banyupoh, Kec. Gerokgak, Kab,Buleleng (HP:083-114-280-XXX) 2. Made Ayuni KDS Tabanan, Jl.By–Pass Soekarno, Kec.Kediri, Kab.Tabanan (HP:089-685-514-XXX) 3. Luh Komang Sri Widiantari Jl.Sumandang No.6, Batubulan, Kab.Gianyar (HP:085-704-677-XXX) 4. Ni Nyoman Jati Jl.Nangka Utara No.5, Kelurahan Tonja, Denpasar Utara (HP:081-337-052-XXX) 5. Ni Wayan Suwati Jl.Veteran No.3, Kec. Karangasem, Kab. Karangasem (HP:085-353-898-XXX) 1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket bisa langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Nama: I GEDE SUTYAWAN Alamat : Br.Piakan, Desa Sibang Kaja, Kec.Abiansemal, Kab.Badung (HP:087-763-028-XXX)

ehatan dan melatih kemampuan komunikasi mahasiswa dengan masyarakat. Pemberian materi disesuaikan dengan kebutuhan ibu-ibu yang memerlukan informasi dan penjelasan terkait jenisjenis metode kontrasepsi, keuntungan dan kelemahan, serta kesesuaian dengan kebutuhan masing-masing mitra. Kegiatan diawali dengan penyampaian informasi, demo jenis-jenis alat kontasepsi yang ada di Indonesia, pemutaran video cara pemasangan alat kontrasepsi, dan dilanjutkan dengan focus group disccusion (FGD) untuk menggali permasalahan yang dialami selama menggunakan alat kontrasepsi. Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini dilakukan secara berkelanjutan, disertai monitoring dan evaluasi secara berkala. dr. Putu Nita Cahyawati, M.Sc

Pawang Didatangkan untuk Kerusakan Habitat Ancaman Terbesar Rafflesia Patma Atasi Gangguan Harimau BADAN Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh mendatangkan seorang pawang dari Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Syarwani Sabi (70), guna mengatasi gangguan satwa liar Harimau Sumatera di kawasan Desa Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Jumat (13/9). Sebelumnya seekor sapi milik warga di daerah itu ditemukan mati karena diduga dimangsa oleh seekor Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumaterae) pada Kamis (12/9) lalu. “Kami berharap dengan datangnya seorang pawang, mampu mengatasi gangguan Harimau di perkampungan masyarakat,” jelas Camat Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Tahta Amrullah, di Meulaboh, Jumat. Menurutnya, gangguan satwa liar yang dilindungi oleh masyarakat tersebut diketahui pada Kamis lalu

setelah seekor ternak sapi milik masyarakat di Desa Ladang Rimba, kecamatan setempat ditemukan hanya tersisa bagian kepalanya saja. Di sekitar pemukiman warga juga ditemukan bekas tapak kaki diduga kaki harimau yang berkeliaran di perkampungan dan di belakang Puskesmas Trumon Tengah. Tahta Amrullah mengakui, kawasan tersebut berada dekat dengan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) Aceh, sehingga banyak ditemui satwa liar seperti harimau yang turun ke perkampungan masyarakat untuk mencari makan. Guna mengatasi persoalan tersebut, pada Jumat siang BKSDA Aceh bersama pawang harimau memasang empat unit perangkap dan kamera untuk memantau pergerakan harimau. Selanjutnya rombongan kembali turun ke perkampungan dan menunggu hasil pemotretan dari kamera yang sudah dipasang tersebut. (ant)

PENELITI Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia mengatakan ancaman terbesar kepunahan secara permanen spesies Rafflesia Patma di Indonesia datang dari kerusakan habitat akibat aktivitas manusia. “Ancaman terhadap kepunahan spesies akibat aktivitas manusia sangat nyata karena Rafflesia bukan komoditas komersial sementara pengetahuan tentang kehidupan spesies ini masih sangat terbatas,” kata Kepala Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya LIPI R. Hendrian dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Sabtu (14/9). Ia menjelaskan, secara biologis Rafflesia Patma berevolusi dengan habitat aslinya yang mengakomodasi kehidupannya lewat berbagai faktor alam yang sangat rumit dan spesifik. “Kerusakan habitat akan memusnahkan keberadaannya secara permanen”. Hingga saat ini, upaya maksimal yang dapat dilakukan pihaknya adalah dengan memperbesar populasinya

melalui percobaan demi percobaan grafting untuk memperbesar jumlah kesempatan berbunga. Kebun Raya Bogor masih menjadi kebunraya pertama di dunia yang memiliki koleksi ex-situ Rafflesia Patma. Sebelumnya tumbuhan ini pernah berhasil tumbuh di Kebun Raya Bogor sejak 1.800an. Salah satu keberhasilan yang dicatat ialah Rafflesia Patma koleksi H. Loudon yang berbunga pada 1852. Berangkat dari kekhawatiran akan menyusutnya habitat dan kepunahannya, maka terbangun gagasan untuk memunculkan gerakan konservasi yang nyata, ujar dia. Upaya menggalang keterlibatan berbagai pihak dalam konservasi Rafflesia, telah dilakukan berbagai kegiatan di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya adalah Forum Rafflesia dan Amorphophalus Indonesia (FORAMOR-Indonesia). Forum ini merupakan forum tumbuhan pertama di Indonesia yang mewadahi peran multi stakeholder dalam upaya konservasi bunga langka Rafflesia. (ant)

MEKAR - Rafflesia Patma yang mekar di Kebun Raya Bogor, Sabtu (14/9).

BPM/ant


Minggu Pon, 15 September 2019

Kiprah SAB dan GAB 2019 (4 - Habis)

Mengabdi Seni untuk Leluhur Bali NI MADE Wulan Tisandi adalah peraih juara III Guru Ajeg Bali (GAB) 2019 tingkat SD. Dia mengalahkan puluhan duta sekolah lain karena Bu Guru Wulan atau Miss Wulan memiliki keunggulan dalam Bahasa Inggris. Namun guru kelas di kelas V SD Saraswati 3 Denpasar ini juga pembina ekstra seni suara. Lahir di Sandiego California USA, 22 Januari 1983 dari pasangan Dr. I Nyoman Astita, M.A. dengan Ni Putu Lastini, S.Sn. Dia tumbuh besar di lingkungan keluarga seni. Mempunyai orang tua yang berkecimpung di bidang seni, membuatnya merasa, seni adalah hidupnya. Bu Guru Wulan sudah langganan mengikuti ajang PKB, PSR, Porseni, dll., juga menjadi duta budaya mewakili Bali bersama Taman Budaya, maupun sanggar seni di Bali ke luar daerah, bahkan hingga ke mancanegara. Di SMP, dia mengenal dunia menyanyi dan pengalaman di broadcaster dengan Bali TV, sebagai vokalis Trio Merah Putih di ajang HUT Bali TV beberapa tahun silam, plus penyiar radio dan MC. Kini sebagai orang Bali dan seorang guru, dia merasa ikut bertanggung jawab dengan “Kebalian” ma-

Ni Made Wulan Tisandi

syarakat Bali agar selalu ajeg dan lestari. Makanya saat ini, dia aktif pada usaha-usaha pelestarian seni budaya, yang merupakan salah satu aspek utama menuju keajegan Bali sebagai pembina maupun pelaku. Pemain Arja dan Dalang Tugek Carang Sari merupakan panggilan akrab dari IGA Putri yang melakoni pekerjaan sebagai salah satu guru Bahasa Bali di SMP PGRI 5 Denpasar. Dia meraih juara III GAB 2019 tingkat SMP karena sangat mencintai seni dan budaya Bali. IGA Putri dilahirkan di Desa Carang Sari, 10 Desember 1967. Menariknya, dia adalah anak pertama dari tokoh Topeng Tugek Carang Sari yang sudah dikenal di kalangan masyarakat Bali. Sekarang bakat dan seninya tersebut sudah diwariskan dan dilestarikan oleh anaknya, yaitu IGA Putri. Selain melakoni seni arja, Tugek Carang Sari juga menekuni Dalang Wanita (wayang Arja). Wanita yang memiliki dua orang anak ini, sering pentas hampir di seluruh daerah di Bali. Tugek bergabung dalam

grup Sanggar Seni Tugek Carang Sari. Semua dilakoninya karena rasa cintanya terhadap seni dan budaya Bali. Walaupun kesibukannya sering pentas di mana-mana, namun Tugek tetap meluangkan waktunya untuk mengajar sebagai guru Bahasa Bali. Guru yang juga seorang dalang juga dilakoni I Gede Arum Gunawan, S.Ag. Ternyata putra pertama dari pasangan I Nyoman Artajaya dan Luh Umbarawati ini sebelumnya adalah juara I SAB 2004 dan kini menjadi juara III GAB 2019 tingkat SMA. Pemuda kelahiran Desa Buruan, 7 November 1993 ini sehari-hari bertugas sebagai g u r u Agama Hindu d a n Budi

IGA Putri

Pekerti serta Bahasa Bali di SMA Negeri 1 Tabanan. Dia menjadi seniman tulen berkat gemblengan sang kakek alm. I Wayan Senada, A.Ma. Pd. Hingga saat ini, Arum menggemari kegiatan nyastra Bali, dharma gita, arja, menabuh dan seni pedalangan termasuk pula amat menyenangi seni sastra dan teater modern. Selain kesibukan sebagai seorang pendidik, dia mendedikasikan diri sebagai pelayan umat, ngayah untuk agama dan budaya sebagai seorang dalang wayang lemah. Melalui peran ini dia berharap mampu memberikan pencerahan dan pemahaman kepada umat Hindu tentang ajaran-ajaran luhur Weda, membangun karakter dan moralitas masyarakat, serta sebagai bentuk langkah nyata dalam usaha pelestarian budaya dan kearifan lokal masyarakat Bali sebagaimana yang kita kenal dengan istilah ajeg Bali. Segudang prestasi dimiliki Arum. Di antaranya juara 1 Utsawa Sloka Dewasa Putra pada UDG Nasional 2014 di Jakarta, juara 1 Utsawa Palawakya Dewasa Putra pada UDG Nasional Tahun 2017 di

Terus Berproses Diwawancara terpisah, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali, Ida Bagus Wisnuardhana mengatakan, sebetulnya tidak ada kendala dalam implementasi Pergub 99. Kalaupun dikatakan belum optimal, lebih karena peraturan tersebut yang masih baru. Sedangkan implementasinya terus berproses di lapangan. “Sosialisasi terus dilakukan, masif, fasilitasi kelompok-kelompok tani untuk bermitra dengan hotel, restoran, katering terus berjalan,” ujarnya. Menurut Wisnuardhana, sosialisasi juga dilakukan lewat festival-festival pertanian. Termasuk yang sekarang berlangsung di Karangasem yakni Festival Subak dan Festival Kelapa Internasional. Selain itu, saat ini juga sedang dibahas terkait peta sentra produksi dan kabupaten/kota memiliki komo-

ditas unggulan masing-masing. Untuk implementasi Pergub 99 di bidang peternakan, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali, I Wayan Mardiana, mengatakan sudah ditindaklanjuti dengan adanya perjanjian atau kontrak bisnis antara peternak dengan rumah potong hewan maupun hotel, restoran dan katering. Baik untuk komoditas daging ayam, sapi, atau babi, maupun telur. “Sentra-sentra peternakan seperti sapi itu kan ada di Badung karena dekat dengan Pasar Beringkit, RPH-nya juga sudah ada. Daging ayam ada di semua kabupaten/kota, kalau telur ada beberapa sentranya di Bangli, Tabanan, dan Karangasem,” ujarnya. Menurut Mardiana, ada persyaratan khusus yang diminta oleh user terutama hotel terkait suplai daging. Antara lain harus berkualitas, sehingga peternak mesti memperlakukan hewan ternaknya sesuai standar. Be-

gitu juga harus memenuhi aspek kuantitas dan kontinuitas. Anggota Fraksi Golkar DPRD Bali yang diplot sebagai Ketua Komisi II, IGK Kresna Budi, mengatakan, Bali memiliki banyak potensi pada bidang pertanian dalam arti luas. Potensi itu tinggal dimaksimalkan dan diolah agar memiliki nilai tambah untuk bisa bersaing. memiliki tempat pembibitan. Bali juga mesti jeli melihat kebutuhan pasar agar komoditas pertanian yang dihasilkan bisa diterima dengan baik. Kemudian didukung dengan regulasi agar petani Bali tidak menjadi penonton di rumah sendiri. Mekanisme Pasar Sementara itu, Manajer Unit Barang dan Jasa Bumda Desa Kutuh I Ketut Suwita mengatakan sejatinya sesuai dengan mekanisme pasar, Pergub Bali nomor 99 tahun 2018 telah berjalan. Karena permintaan akan suatu produk, khususnya produk pertanian lokal dicari oleh konsumen. Konsumen men-

Namun, realitas dari implementasi Pergub ini belum menyentuh harapan para petani secara maksimal, sehingga dikesankan Pergub ini berjalan dengan sendirinya. Para petani masih tetap melakukan penjualan atau pemasaran produknya seperti biasa. Para petani telah memiliki tata niaga produk yang telah terbentuk sejak lama. Secara realitas, petani padi misalnya masih menjual gabahnya kepada para penebas, selain di pengusaha penyosohan beras. Petani hortikultura juga masih menjalani pemasaran produk-produknya (buahbuahan) seperti yang telah biasa dilakukan. Kondisi seperti ini tidak bisa dibiarkan dan diperlukan adanya upaya yang lebih serius lagi untuk mengawal implementasi Pergub Bali yang memiliki tujuan mulia bagi para petani di Bali. Pertanyaan yang terlintas di tingkat petani adalah apakah para petani mengetahui dan memahami isi Pergub

ini perlu dibangun melalui fasilitasi pemerintah, selain menetapkan regulasi yang berorientasi pada peningkatan produksi, kualitas dan pengolahan serta pemasaran produk yang memberikan jaminan keuntungan ekonomis bagi para petani. Sistem pengawasan dan pembinaan perlu segera dibentuk secara teknis, sehingga akan terbentuk mekanisme untuk mendorong terwujudnya tujuan Pergub tersebut. Sistem pemasaran yang terjadi selama ini perlu dimonitor di tingkat swalayan selain pihak-pihak yang diharapkan menjadi mitra petani dan kelompok petani. Pengawasan yang intensif merupakan upaya yang harus dilaksanakan sehingga dapat dipantau pemasaran produkproduk pertanian lokal Bali, selain proses pra-produksi dan produksinya. Diperlukan adanya pemetaan atau mapping terhadap sentra-sentra produksi pertanian di Bali, dan pemetaan terhadap produksi, konsumsi serta lokasi-lokasi pemasaran dalam periode satu

Bisnis Sampingan Banyak juga pegawai hotel dan restoran yang juga memiliki bisnis sampingan berjualan sayur mayur ke tempat mereka bekerja. Produk pertanian di pasar Baturiti, kata Sekariati, tidak hanya berasal dari para petani di Tabanan, melainkan juga dari kabupaten lain. Seperti bawang putih, bawang bombay, sawi, dan kentang. Dia menyambut baik kebijakan pemerintah Bali yang memerhatikan nasib para pelaku sektor pertanian. Apalagi selama ini untuk harga tiap komoditas pertanian selalu bersaing dengan komoditas dari luar daerah Bali. Dikatakannya, jika harga komoditas yang didapat dari para petani di Tabanan mahal, kecenderungan para pedagang dengan volume banyak mencari komoditas yang sama dari luar yang harganya murah seperti sawi untuk dijual kembali. “kalau harga di sini murah, mereka mengambil barang dari sini terus dibawa dan dijual ke Jawa,” terangnya. Terkait serapan komoditas

pertanian lokal sampai pada toko berjaringan, hotel maupun restoran, di Tabanan sendiri juga sudah mulai dilakukan oleh Perusahaan Daerah Dharma Santhika sejak dua tahun terakhir. Seperti dikatakan Dirut PD Darma Santhika, I Putu Sugi Darmawan, selaku badan usaha milik daerah yang

mengoordinir produk BUMDes dan UKM agar bisa diserap di toko berjaringan maupun sektor pariwisata, sampai saat ini sudah memenuhi 10 persen, dari target 30 persen yang diharapkan. Ini dikarenakan untuk serapan BUMDes ke toko berjaringan masih terkendala sertifikasi produk. (bit)

I Gede Arum Gunawan

Harga Anggur ginginkan produk yang segar dan produk tersebut hanya bisa didapat dari produk pertanian lokal. Bumda Unit barang dan jasa merupakan salah satu unit usaha dari 9 unit usaha yang dimiliki Desa Kutuh. Unit ini bergerak dalam pengadaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di desa termasuk hotel, restoran, minimarket, supermarket yang ada di wilayah itu. Tidak dimungkiri juga bisa memasok untuk kebutuhan di luar desa. Namun, diakui untuk komoditas buah dipasok dari lokal Bali dan luar Bali baik luar negeri maupun luar Bali. Selain itu, kendala kuantitas yang tidak bisa dipenuhi dari Bali juga dipenuhi dari luar Bali. “Kadang–kadang dengan keperluan kita yang luar biasa banyaknya di hotel, otomatis kita tetap masih kekurangan. Untuk meng-cover kekurangan itu, kita pergunakan impor,” tandasnya. (rin/may)

Harapan Petani tersebut? Jika belum, maka diperlukan adanya sosialisasi ke tingkat petani, peternak, dan produsen produk-produk pertanian lainnya. Pemahaman terhadap Pergub akan menjadi acuan atau panduan bagi petani dan kelompok petani bersama-sama dengan pemerintah untuk membangun kemitraan bisnis dengan pelaku usaha produk pertanian, seperti swalayan, restoran atau hotel. Kemitraan bisnis yang dibangun agar bersifat inklusif, di mana para aktor pasar di dalam rantai pasok (supply chain) harus saling berbagi peran secara proporsional sesuai dengan fungsinya. Para aktor pasar dalam kemitraan bisnis inklusif ini agar dapat menyusun model bisnis yang menjadi pedoman di dalam proses pra-produksi, produksi dan pascapanen. Sehingga diharapkan mereka dapat memprediksi keuntungan ekonomis yang akan diperoleh di kemitraan bisnis produk-produk lokal tersebut. pengelolaan usaha tani di masa mendatang. Model bisnis di dalam kemitraan bisnis

Palembang dan 2020 i akan mewakili Bali dalam Utsawa Kakawin Dewasa Putra pada UDG Nasional di Maluku. Ia juga juara II pidato Kependudukan dan Penyuluhan Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal di Jakarta Tahun 2018, dll. Hingga aktif sebagai Pembina Kader Pelestari Budaya Provinsi Bali, pendiri Kader Pelestari Budaya Tabanan, Widya Sabha Kabupaten Tabanan, Sekretaris Sabha Yowana Tangkas Kori Agung Penebel, serta sebagai Ketua Karang Taruna Yowana Bhakti Winangun Desa Buruan. ‘’Apa yang saya lakoni ini adalah bentuk bakti pada leluhur Bali, leluhur Nusantara. Mental dan karakter ini makin kuat terbentuk saat saya mengikuti Pasraman Siswa dan Guru Ajeg Bali di Pasraman Dalem Ketut Lumajang,Tabanan. Saya berbahagia bisa bergabung dalam perjuangan mulia ini. Suksma Bali Post,’’ ujarnya. (sue/suk)

tahun. Potensi mitra bisnis kelompok petani juga agar diidentifikasi guna mewujudkan kemitraan bisnis inklusif dan sekaligus melakukan pembinaan dan pengawasannya. Dengan demikian Pergub 99/2018 ini benar-benar akan mampu mewujudnyatakan atau menjadikan realitas dari harapan-harapan yang tertuang di dalam Pergub dan juga harapan-harapan para petani. Penulis, Rektor Universitas Dwijendra

Persoalan yang membelit petani adalah harga anggur yang tidak menentu. Selama ini, petani masih dikalahkan dengan permainan harga dari pihak pengumpul. Harga pupuk dan obatobatan yang terus meningkat bahkan langka di pasaran. Harga pupuk Rp 300.000 tiap sak, harga obat-obatan terus naik sampai 1.000 persen dibandingkan sebelumnya. Sementara ongkos tenaga kerja yang semakin mahal. Pada saat panen, harga jual anggur hanya Rp 5.000 tiap kilogram. Tidak pelak, banyak petani mengalami kerugian. Imbasnya, areal kebun angur mulai menyempit karena memanam anggur dinilai tidak menguntungkan, petani beralih ke komoditas lain. “Masalahnya buah ketika panen selalu dita-

war murah. Sementara biaya produksi sudah terus naik, tidak salah kalau petani putus asa. Menurut Budiasa, kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster dengan Pergub No. 99 tahun 2018 wujud keberpihakan pemerintah kepada petani dan proteksi kelestarian buah lokal Bali dan salah satunya anggur. Agar regulasi itu tidak terkesan seperti “Macan Ompong”, perlu dilakukan pengawasan optimal oleh instansi terkait. Ini penting karena kahwatir petani tetap menjadi pihak yang dirugikan setelah menjual produk ke perusahaan pengolahan, hotel dan restoran, namun petani tetap mendapat harga rendah. Dari pengalamannya bertani anggur ketika menjual pembeli selalu menawar dengan harga murah. Kalau tidak diikuti dipastikan anggur tidak dibeli sehingga petani selalu

pada pihak yang dirugikan. ’’Kalau pasar dan harga jelas dan ada kesepakatan, dipastikan akan bisa dipenuhi oleh petani. Saya khawatir setelah menjual ke hotel atau restoran dibilang kualitas tidak baik dan alasan lain, lalu kami dipaksa menjual dengan harga rendah, sehingga bukannya untung tapi berbalik malah rugi. Untuk itu, Pergub ini perlu ditindaklanjuti dengan pengawasan ketat,” jelasnya. Tidak cukup pengawasan, Budiasa meminta ada kebijakan yang mengatur kesepakatan harga. Dengan cara ini, pihaknya meyakini permainan harga pada saat panen tidak terjadi. Kesepakatan ini bisa saja dilakukan dengan mempertemukan antara kelompok petani dengan perusahaan pengolah anggur atau pihak produsen lain. Petani menawarkan harga ideal di atas Rp 10.000 setiap kilogram. (nan/mud)

Minggu, 15 September 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 07:00 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Kasuksman Dewa Pitara Pratistha (1) 06:35 Wita Bali Channel Tourist TV Klip Anak Sehat & Bugar Aerobik Ceria Seputar Bali Pagi Akhir Pekan Seputar Bali Terkini Kartun Krishna Garuda (1) Belajar Menggambar

10:00 Wita 10:05 Wita 10:30 Wita 11:00 Wita 11:05 Wita 11:30 Wita 12:00 Wita 12:05 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:30 Wita

Menggambar Anak Anjing Seputar Bali Terkini Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shopping Seputar Bali Terkini Bali Channel Tourist TV Mahadewi Tampil Cantik Dengan Gigi Sehat Puja Trisandya Dharma Wacana Kasuksman Dewa Pitara Pratistha (2) 12:30 Wita Ocydia Home Shopping Wirasa Peduli Sesama Lejel Homeshopping Tembang Bali

15:30 Wita 16:00 Wita 16:05 Wita 17:00 Wita 17:30 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:30 Wita

Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Harmoni Bali Inovator Ocydia Home Shopping Puja Trisandya Seputar Bali Malam Kris Samatra Artis Bali Gek Diah, Mang Joe Indi Band Generation Mang Saras Seputar Bali Terkini Lila Cita Calonarang Nyi Rimbit (2) Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Folk Song


MINGGU PON, 15 september 2019

Rossi Gunakan Helm dengan ”Livery” Spesial di GP San Marino San Marino Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) meneruskan tradisi menggunakan helm dengan desain livery spesial untuk turun di GP San Marino, Italia, Minggu (15/9) yang merupakan balapan di kampung halamannya. Sebelum sesi latihan bebas ketiga, Sabtu, Rossi menunjukkan desain helmnya yang baru itu di garasi tim, demikian laman resmi MotoGP, Sabtu (14/9). Di sisi kiri, gambar potongan pizza disusun membentuk matahari, desain klasik

yang selalu digunakan Rossi. Sedangkan di sisi lain helm itu tampak gambar semangka yang melambangkan warna bendera Italia dengan warna merah, putih, dan hijau. Di bagian belakang helm terpasang gambar kartun hewan peliharaan Rossi, dua anjing labrador yang bernama Ulysses dan Penelope yang mengapit seekor kucing yang bernama Rossano. Ketiga hewan itu menggunakan atribut VR46, sementara Rossano memegang bendera bertulisan Forza Vale. (afp/ant)

HELM - Valentino Rossi memperlihatkan desain livery baru helmnya di GP San Marino.

Bianca Andreescu Gagal Tampil di Osaka Tokyo -

Peraih gelar Grand Slam US Open 2019, Bianca Andreescu gagal tampil pada Pan Pacific Open di Osaka karena kaki kanannya mengalami cedera, demikian disampaikan oleh petenis asal Kanada itu.

Selain Andreescu, beberapa petenis lain seperti Marketa Vondrousova dan Belinda Bencic yang masing-masing masih melakukan pemulihan akibat cedera pergelangan tangan dan kaki, juga tidak akan ikut berkompetisi. “Saya meminta maaf karena tidak bisa mengikuti Toray Pan Pacific Open tahun ini,” papar Andreescu seperti dikutip dari laman WTA. “Saya tahu turnamen itu adalah turnamen tenis wanita terbesar di Jepang dan saya sangat menantikan bisa berkompetisi di sana. Saya harap bisa segera bertemu kalian.” Petenis Swiss Bencic juga turut menyampaikan kekecewaannya karena tidak bisa bermain diturnamen tersebut. “Saya sedih tidak bisa datang ke Osaka tahun ini dan

bermain di Toray Pan Pacifik Open,” katanya. “Saya selalu gembira bermain di Jepang, apalagi di depan para penggemar, tapi saya butuh istirahat karena cedera kaki yang saya alami. Saya sangat menanti untuk kembali ke Jepang tahun depan dan semoga turnamen tahun ini berjalan dengan baik.” Atas tidak ikut sertanya trio itu, petenis Amerika Alison Riske, Yulia Putintseva dari Kazakhstan dan petenis Puerto Riko Monica Puig dipastikan masuk ke putaran pertama turnamen yang berlangsung 16-22 September. (afp/ant)

Kalahkan Badung, Futsal Denpasar Juara Grup B Tabanan (Bali Post) Juara dan runner-up grup B untuk cabor futsal telah ditentukan pada pertandingan babak penyisihan Sabtu (14/9) kemarin, di GOR Debes Utara. Dua tim penghuni klasemen yakni Denpasar dan Badung saling bertemu, dimana laga penuh gengsi ini dimenangkan oleh Denpasar. Badung justru memimpin 2-0 di babak pertama lewat gol Moch Jihad Setiyo Aji di menit 5 dan digandakan I Putu Adi Purnama Putra menit 14. Selepas turun minum, Denpasar perlahan-lahan mulai bangkit dan terus menekan Badung. Alhasil 7 gol mereka ciptakan oleh 2 pemain saja. I Kadek Yogi

Juliantara mencetak hattrick (3 gol) menit 19, 20 dan 29. Bahkan satu pemain lagi yakni Raffly Hidayat Ramadhan mencetak quattrick (4 gol) secara beruntun dalam waktu 2 menit saja. Sementara Badung menambah dua gol lagi lewat Kadek Ryon Cahya Pratama menit 20 dan kembali lewat I Putu Adi Purnama Putra menit 29. Dari klasemen sementara, Denpasar meraih poin sempurna 12 dari 4 kali bermain dan dipastikan menjadi juara grup sekaligus melangkah ke babak semifinal. Dan bagi Badung, meski mengalami kekalahan mereka tetap melaju ke semifinal dengan status runner-up yang meraih poin

9 hasil 4 kali tampil. Lalu dipertandingan lainnya di grup B yang tidak berpengaruh di klasemen, Klungkung menang 4-2 atas Gianyar. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi tim futsal Gumi Serombotan dari 3 kali penampilan. Sedangkan bagi Gianyar, di Porprov Bali 2019 ini harus menyudahi penampilannya dengan raihan 3 poin, dimana sudah menuntaskan 4 kali pertandingan. Satu pertandingan sisa di grup B ini antara Jembrana melawan Klungkung. Siapapun yang menang di laga ini, tidak akan berpengaruh ke klasemen, mengingat dua wakil grup B untuk di babak semifinal sudah terisi. (kmb)

BPM/kmb

FUTSAL - Laga futsal tim Denpasar melawan Badung. Denpasar (kaos merah, celana hitam), Badung (kaos loreng, celana merah).

POSE - Petenis Kanada Bianca Andreescu pose bersama trofi US Open di Top of the Rock, Rockefeller Center, New York.

BPM/ist

DUEL - Canelo Alvarez (kiri) akan naik dua divisi untuk menghadapi juara dunia kelas berat ringan Sergey Kovalev.

Duel Canelo Alvarez dan Kovalev Tersaji Awal November Las Vegas Juara dunia kelas menengah Canelo Alvarez akan naik dua divisi untuk menghadapi juara dunia kelas berat ringan Sergey Kovalev di Las Vegas pada 2 November mendatang, demikian disampaikan oleh Alvarez. Jadwal pertandingan tersebut diumumkan oleh Alvarez melalui media sosial twitternya. Layanan streaming online DAZN yang akan menayangkan duel tersebut pun telah mengkonfirmasinya. Duel di antara keduanya menjadi sangat dinanti karena petinju pemilik rekor 52 menang, 35 KO, Alvarez merupakan raja kelas menengah tapi belum pernah bertarung di kelas berat ringan yang berada dalam penguasaan Kovalev. Sebelumnya Alvarez dan Kovalev sudah berbicara pada awal tahun ini agar bisa bertarung pada Oktober, tetapi Kovalev menolak tawaran tersebut. Sementara itu, Alvarez harus kehilangan sabuk juaranya dari Federasi Tinju Internasionalnya (IBF) setelah menolak duel dengan penantang wajib, Sergey Derevyanchenko. Alvarez mengatakan bahwa dia menanti pertarungannya dengan Kovalev yang jauh lebih berat darinya, dan berhasil mempertahankan sabuk juaranya setelah merobohkan Anthony Yarde di ronde 11 pada Juli lalu. “Fase kedua dalam karier saya berlanjut seperti yang telah kami rencanakan, dan itulah sebabnya kami terus berjuang keras untuk masuk ke dalam sejarah tinju,” papar Alvarez. “Itu juga mengapa saya memutuskan untuk melompat dua kelas melawan salah satu juara paling ditakuti dalam beberapa tahun terakhir.”(afp/ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Minggu 15 September 2019 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu