Issuu on Google+

HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA

Bali Post

20 HALAMAN SEJAK 1948

NOMOR 349 TAHUN KE 62 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id HARGA LANGGANAN Rp. 60.000 ECERAN Rp 3.000

Pengemban Pengamal Pancasila

MINGGU KLIWON, 15 AGUSTUS 2010

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Jagat Bali

Pura Batur dan Keajaiban 11 Sumber Mata Airnya

BPM/dok

PURA BATUR - Pura Batur Kintamani menjadi sumber kemakmuran bagi masyarakat Bali.

DI Bali banyak terdapat pura, salah satunya Pura Sad Kahyangan, letaknya tersebar di Pulau Dewata. Purapura itu ada yang terletak di gunung (giri atau ukir), tepi samudera (segara). Salah satunya Pura Ulun Danu Batur di Kintamani, Bangli. Pura ini tempat memuja Dewi

atau Betari Danu (Danuh), memohon kerahayuan dan kemakmuran jagat. Pengamat budaya dan agama Drs. Ida Bagus Gde Agastia mengatakan Pura Ulun Danu Batur m e r u p a kan sebuah ke s a t u a n dengan Pura Be s a k i h . Dalam konteks purusa-

predana, Pura Besakih adalah purusa-nya, sedangkan Pura Batur predana-nya. Kaitan dengan ritual, di Pura Penataran Agung Besakih tiap Purnama Kedasa digelar upacara Bhatara Turun Kabeh. Demikian pula di Pura Batur juga dilaksanakan Ngusaba Kedasa. Pada

Purnama Kedasa atau Waisaka tersebut umat Hindu melaksanakan upacara Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Penataran Agung Besakih dan Ngusaba Kedasa di Pura Batur. Hal.19 Tawur Agung Kesanga

LENSA

Qory Hormati Ramadan Jakarta (Bali Post) Ajang Miss Universe 2010 digelar di saat umat Islam menjalani bulan Ramadan. Menghormati bulan suci, Puteri Indonesia 2009, Qory Sandioriva, pun memilih tak menggunakan bikini saat pemotretan melainkan menggunakan baju renang one-piece. Hal.19 Busana Renang

BPM/edi/eka

BENDERA - Semangat 17 Agustus mulai membahana. Seorang pemuda Bali, Sabtu (14/8) kemarin, menancapkan bendera Merah Putih di atas Tugu Adhipura di Banjar Taensiat Denpasar. Serangkaian Proklamasi dan HUT ke-62 Bali Post, Pemimpin KMB Satria Naradha menaburkan bunga di TPB Margarana. Sementara ratusan siswa dan veteran mengikuti pengibaran bendera Merah Putih.

Ba’asyir Minta Pindah Sel Qory Sandioriva

BPM/ist

Jakarta (Bali Post) Amir Markaziyah (pemimpin utama) Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) Abu Bakar Ba’asyir mulai tak nyaman di dalam sel. Ba’asyir minta pindah sel. Pasalnya, rumah tahanan di Bareskrim Mabes Polri yang selama ini dihuninya tak layak untuknya.

Gaji Ke-13 SBY untuk Guru Teladan Jakarta (Bali Post) Selama enam tahun menjabat sebagai presiden, Susilo Bambang Yodhoyono (SBY) tidak pernah menerima gaji ke-13. Gaji ke-13 SBY ternyata disumbangkan untuk 99 guru SD teladan dan guru Sekolah Luar Biasa berprestasi. “Selama enam tahun ini, gaji ke-13 presiden tidak pernah saya nikmati, tetapi kami sumbangkan. Tidak banyak memang tetapi semoga bisa membantu,” kata Ibu Ani Yudhoyono saat pemberian hadiah guru teladan di Istana Merdeka, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Sabtu (14/8) kemarin. Hal.19 Memotivasi Guru

“Memang ada usulan untuk menempatkan ustad Abu Bakar Ba’asyir di tempat yang lebih baik. Itu yang kami harapkan,” ucap Koordinator Tim Pembela Muslim (TPM), Ahmad Michdan, di Bareskrim Mabes Polri, Sabtu (14/8) kemarin. Ahmad datang bersama Yose Rizal, Ketua Mer-C, untuk memeriksa kesehatan Ba’asyir yang mengeluh sakit di bagian panggul hingga tungkai kaki. Hal.19 Penyakit Tulang Kambuh

Perlunya Densus Antikorupsi Jakarta (Bali Post) Kinerja Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiterorisme memang dipuji-puji banyak pihak. Diharapkan akan ada Densus yang sama dalam memberantas korupsi yang selama ini terkesan lamban. “Saya ingin Kepolisian melakukan tindakan yang sama dalam korupsi, seperti saat memberantas teroris,” tutur Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, kepada wartawan di Jakarta Pusat, Sabtu (14/8) kemarin. Din melihat selama ini, kinerja Polri dalam memberantas kasus korupsi terkesan sangat lamban. “Jangan main pendekatan yang berlama-lama. Langsung tangkap dan jadikan tersangka,” ujarnya. Hal.19 Tidak Sigap

Demi Cewek Kafe

Bagler Rampok Kantor Pegadaian Singaraja

BPM/ant

PRAMUKA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyematkan lencana teladan saat Hari Pramuka yang ke-49.

Miskin, sebuah predikat yang pasti dihindari setiap orang. Namun faktanya masih ada. Bahkan, di Pulau Bali yang pariwisatanya sangat maju, masyarakat miskin masih belum bisa dientaskan. Kemiskinan itu pula menyebabkan masyarakat terkebelakang secara pendidikan. Untuk mengurai penyebab kemiskinan dan langkah-langkah yang mesti diperlukan untuk mengentaskannya, Bali Post menggelar diskusi yang diadakan di kabupaten/kota di Bali. Diskusi ini dilaporkan bersambung hingga 16 Agustus 2010, tepat di usia 62 tahun Bali Post.

Singaraja (Bali Post) Setelah bekerja keras selama kurang dari enam hari, jajaran Polres Buleleng akhirnya berhasil mengungkap tersangka perampokan Kantor Perum Pegadaian di areal Hardys Singaraja. Tersangkanya adalah I Gede Mertayasa alias Bagler (36), warga Jalan Gajah Mada, Banjar Penataran Kelurahan Kendran, Singaraja. Mertayasa ditangkap sekitar pukul 11.00 wita keti-

ka sedang melintas di Jalan WR Supratman Singaraja. Lelaki bertato itu kemudian digelandang ke Mapolres Buleleng untuk diperiksa. Meski sempat membantah, saat diperiksa Mertayasa mengakui semua perbuatannya yakni merampok Kantor Pegadaian sekaligus melakukan penganiayaan terhadap Mirza Resti Nirmala (24), karyawan Pegadaian yang bertugas saat itu. Hal.19 Untuk Cewek Kafe

BPM/kmb15

DIGELANDANG - Mertayasa, menutup wajahnya dengan tangan saat digelandang ke Polres Buleleng.

Bus Sarbagita

Mengubur Kemiskinan di Bali (12)

Kaum Urban Sumber Kemiskinan di Denpasar PENDAPATAN asli daerah (PAD) yang besar dan cenderung meningkat setiap tahunnya, ternyata tidak menjadi jaminan daerah tersebut terbebas dari masyarakat miskin. Keberadaan warga yang tergolong berada di garis kemiskinan juga masih ditemukan di Kota Denpasar. Jumlahnya pun tergolong cukup besar. Data yang dimiliki Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Sosial Denpasar menyebutkan terdapat 3.439 KK rumah tangga miskin (RTM) atau 13.633 jiwa warga Denpasar yang masih tergolong keluarga miskin. Padahal, bila dilihat dari perolehan PAD Kota Denpasar pada tahun 2010 ini, dirancang Rp 213 miliar pada APBD Perubahan 2010 lalu. Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas

Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial Denpasar, Drs. I Ketut Likub, M.Si., dalam diskusi terbatas Bali Post di Warung Sari Warta Boga, Denpasar, Kamis (12/8) lalu tidak menampik adanya RTM di Denpasar. Dalam diskusi yang membahas persoalan kemiskinan dan transportasi umum di Denpasar menghadirkan enam narasumber. Selain dari Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial, juga hadir Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Denpasar Hari Edi, Ketua Komisi D DPRD Denpasar I Wayan Sugiarta, S.E., Ketua Fraksi Indonesia Raya I Ketut Resmiyasa, S.T., Kabag Operasional PD Parkir A.A. Gede Agustina, S.E., dan Kabag Humas Pemkot Denpasar I Made Erwin Suryadarma Sena, S.E., M.Si. Likub mengatakan Denpasar se-

I Ketut Likub

Erwin Suryadarma

bagai pusat pemerintahan, pusat pendidikan, serta tempat berkumpulnya aktivitas perekonomian memberikan dampak terhadap munculnya kaum urban. Kehadiran

BPM/edi

I Wayan Sugiarta

kaum urban dari berbagai daerah, bukan hanya memberikan dampak positif semata. Hal.19 Persoalan Lain

Solusi atau Masalah? Masalah angkutan umum di Denpasar dan sekitarnya bak benang kusut. Susah mengurainya mesti dimulai dari mana. Persoalan angkutan umum begitu kompleksnya. Penumpang susah mendapatkan kepastian waktu dan biaya kalau menggunakan angkutan umum. Akhirnya, angkutan umum kurang dilirik dan masyarakat memilih angkutan pribadi. Pemprov Bali mencoba mengurai masalah ini dengan mengoperasikan bus Sarbagita mulai November 2010. Layakkah? Kemacetan lalu lintas menjadi problema klasik di kota-kota besar termasuk Denpasar dan Kuta. Kondisi ini disebabkan ketidakmampuan pemerintah mengerem laju penggunaan kendaraan pribadi. Di Kota Denpasar, pengguna kendaraan pribadi hampir sebanding dengan jumlah penduduk. Jumlah kendaraan di Denpasar tahun 2009 sebanyak 572.071 unit sedangkan jumlah penduduknya di awal tahun 2009 mencapai 642.358 jiwa. Bayangkan betapa padatnya kendaraan lalu lalang di Kota Denpasar. Tiada hari tanpa kemacetan terutama saat pelajar pergi atau pulang sekolah. Hal.19 Biaya Mahal


DAERAH

2

FIGUR

Bukan Perkara Mudah BAGI Drs. Wayan Adnyana, M.Si., upaya memajukan pendidikan di Kabupaten Tabanan bukanlah perkara mudah. Selain kerap menerima pujian, tak jarang pria berusia 53 tahun tersebut ‘’dihadiahi’’ kritik pedas hingga hujatan dari berbagai pihak. Kendati demikian, cobaan yang begitu berat lantas tak membuat dirinya menyerah begitu saja. Alhasil, atas pengabdiannya selama 30 tahun di bidang penBPM/KMG didikan menjadikan pria asal Kerambitan tersebut kini dianugerahi penghargaan Widya Kusuma yakni penghargaan tertinggi sebagai tokoh pendidikan di bidang pendidikan tingkat provinsi, Sabtu (14/8) kemarin. Penghargaan itu sendiri diserahkan secara langsung oleh Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, terkait HUT RI yang ke-65. Kendati demikian, penghargaan yang diterima mantan Kepala SMAN 2 Tabanan tersebut bukanlah menjadi kepuasaan akhir. Sebab, masih banyak beban serta tanggung jawab moral yang akan dijalaninya. Bagi dirinya, bagaimana menunjukkan kiprah dalam pendidikan di masyarakat untuk semua lapisan, khususnya di Kabupaten Tabanan menjadi tugas yang paling pokok. Ia yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Tabanan tersebut mengatakan bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai pendidikan. Menurut dia, no teacher, no education. No education, no social development. ‘’Artinya, tidak ada pendidikan tanpa guru dan tidak ada masyarakat yang maju tanpa pendidikan,’’ katanya. Adnyana juga menegaskan betapa pentingnya dunia pendidikan itu. Pada intinya, untuk memajukan negeri ini, harus mencintai pendidikan. Dirinya berharap, semua pihak bisa memberikan perhatian dengan sungguh-sungguh, baik pemerintah maupun masyarakat. (kmb)

S

EKITAR KITA

Perahu Oleng, Yasa Tewas MALANG menimpa nasib Nyoman Adnyana Yasa (28) warga Jalan Mertasari Sanur Sabtu (14/8) kemarin. Berdasarkan informasi, Adnyana yang hendak pulang dari memancing tewas tenggelam di Pantai Sanur. Perahu yang dipakai Adnyana dan lima orang teman lainnya untuk memancing, tiba-tiba saja oleng hingga seluruh penumpangnya terjatuh ke laut. Lima orang teman Adnyana selamat namun tidak begitu halnya dengan Adnyana. Begitu ditemukan, kondisi Adnyana sudah kritis dan akhirnya meninggal sebelum tiba di RS Sanglah. Penuturan saksi mata, perahu yang membawa Adnyana dan teman-temannya sudah hampir sampai ke tepi. Namun entah kenapa, perahu itu tiba-tiba oleng dan terbalik hingga penumpangnya terjatuh. Jenazah Adnyana kemudian dibawa ke Kamar Jenazah RS Sanglah untuk diperiksa lebih lanjut. (san)

Badung Nyatakan Swasembada Daging Mangupura (Bali Post) Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Badung, I Made Badra, menyatakan pada dasarnya Badung telah mencapai swasembada daging. Hal ini dilihat dari produksi dan ketersediaan daging yang telah mencukupi kebutuhan masyarakatnya. Dari data terkini Disnakanlut Badung, populasi sapi di Badung mencapai 65.118 ekor, babi (105.373), kambing (661), ayam buras (511.335), ayam ras pedaging (662.700), dan itik 102.254 ekor. “Swasembada daging sebetulnya sudah dapat kita capai. Tapi konsumsi masyarakat akan daging, itu yang masih belum tinggi,” ujar Badra. Meski terbilang swasembada, namun Badra mengaku pihaknya terus melakukan sejumlah langkah untuk meningkatkan produksi daging. Mulai dari permodalan dengan mengucurkan Kredit Ketahanan Pangan (KKP), bantuan langsung, kredit tanpa agunan (KTA), hingga dana bantuan LM3. “Kami terus upayakan peningkatan produksi. Hal tersebut untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat akan daging,” jelasnya. (ded)

Dipukul Suami, Lapor Polisi Denpasar (Bali Post) Pertengkaran pasangan suami istri, Ahmad Kusayi (51) dan Nas Rotin (35) berbuntut panjang. Pasalnya, sang istri melaporkan Ahmad ke Polsek Densel lantaran dinilai telah berbuat kasar. Korban mengaku diseret dan dipukul hingga mengalami luka lecet dan memar di pipi. Polisi kini masih menyelidiki keberadaan pelaku. Informasi di lapangan, Ahmad kesal terhadap Rotin yang tak mau diajak mudik ke kampung halaman, Banyuwangi. Melihat istri tak ada di rumah, pelaku langsung mencari di kawasan Suwung. Ternyata Rotin memang ditemukan di Jalan Suwung, Batan Kendal, Jumat (13/8) pukul 05.00. Ahmad langsung minta kesediaan korban agar mau diajak mudik. Saat diajak mudik, korban justru menolak. Entah karena takut atau tidak mau pulang ke Banyuwangi, kata petugas, Sabtu (14/8) kemarin. Ahmad tentu langsung marah mendengar jawaban Rotin. Akhirnya, pelaku pun menyeret korban dan memukul dengan tangan. Akibatnya, pipi Rotin mengalami luka lecet dan memar. Korban yang tak terima dengan perlakuan kasar sang suami langsung melapor ke Polsek Densel. Kapolsek Densel AKP Gede Ganefo membenarkan ada laporan korban. Polisi saat ini masih melacak keberadaan pelaku.(jep)

Minggu Kliwon, 15 Agustus 2010

Blangko Kependudukan Kosong di Tabanan

Berdalih Tidak Ada Anggaran Tabanan (Bali Post) Kekosongan blangko administrasi kependudukan sekitar satu bulan lebih di Tabanan khususnya dirasakan di Kecamatan Pupuan, membuat masyarakat setempat jengkel. Pasalnya, masyarakat yang hendak mengurus administrasi seperti membuat kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), hingga kartu keterangan domisili diminta bersabar lantaran harus menunggu kiriman blangko dari dinas terkait yakni Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tabanan. Masyarakat yang mau mengurus Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) juga harus gigit jari. Padahal hal tersebut menyangkut masalah kesehatan serta nyawa seseorang. ‘’Dulu, waktu mau ngurus JKBM, saya dimintai KTP oleh petugas. Karena sudah tidak berlaku, saya langsung pergi ke kantor camat untuk perpanjangan KTP. Tetapi sampai di sana, blangkonya dibilang habis. Sudah empat kali saya ke sana, tetapi masih saja dibilang kosong. Dan ini terjadi satu bulan lebih. Ini kan masalah kesehatan. Apa orang sakit harus menunggu selama satu bulan biar bisa berobat,’’ keluh salah warga Pupuan belum lama ini. Saat dimintai konfirmasi, Kadisdukcapil Tabanan IGN Rai Wirajaya mengakui sejak beberapa bulan terakhir, permohonan KTP dan KK meningkat tajam, terutama bagi masyarakat yang hendak mencari JKBM. Membeludaknya permo-

honan tersebut membuat stok blangko yang ada dipihaknya cepat habis. Terlebih, pagu (batas) anggaran induk yang tersedia sebelumnya telah habis, dan baru muncul dalam APBD Perubahan Tahun 2010. ‘’Memang sempat terjadi kekosongan, karena keterbatasan anggaran. Tetapi sekarang anggarannya sudah ada. Jadi, masyarakat tidak usah khawatir lagi,’’ dalihnya. Anehnya, pernyataan Rai Wirajaya tersebut rupanya berseberangan dengan yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Tabanan, Wayan Sarba, soal anggaran keuangan Pemkab Tabanan. Menurut Sarba, pihaknya memiliki cadangan dana Rp 20 miliar di BPD setempat. Bahkan,

mantan Camat Marga tersebut mengaku Pemkab Tabanan sama sekali tidak mengalami kekosongan kas daerah. ‘’Kas daerah kita tidak pernah kosong. Kan masih ada cadangan Rp 20 miliar yang bisa digunakan sewaktu-waktu jika diperlukan,’’ ujarnya. Sebelumnya, sejumlah anggota DPRD Tabanan asal Pupuan, Made Rimayasa dan Putu Agus Ekananda, sempat meminta pihak terkait bisa membuat proyeksi anggaran yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan, termasuk hal-hal yang di luar langkah dugaan sebagai langkah antisipasi. Ini penting dilakukan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat segala lapisan. (kmb)

Semarak, Peringatan HUT Ke-17 Bali Usada Programkan Tapa Berata Gratis Denpasar (Bali Post) Kiprah Bali Usada dalam melaksanakan pelatihan meditasi kesehatan tidak terasa telah memasuki usia ke-17 tahun. Perjalanannya selama ini telah berhasil mengajarkan meditasi kesehatan secara langsung kepada 87.000 sahabat meditasi. Menariknya, minat masyarakat untuk mengikuti meditasi kesehatan di Bali Usada ini bukan hanya warga Indonesia. Ribuan warga Eropa, sejumlah negara di Asia telah mengikuti meditasi kesehatan yang diajarkan Bali Usada. Guru Utama Sahabat Meditasi Bali Usada, Merta Ada, yang ditemui di sela-sela peringatan HUT ke-17 Bali Usada di Wantilan Gedung DPRD Bali, Sabtu (14/8) malam kemarin, mengatakan tahun depan akan memprogramkan tapa berata gratis bagi krama Bali. Tapa berata gratis ini bertujuan untuk membentuk masyarakat yang lebih sehat, tenang, pikiran lebih harmonis sehingga mampu memiliki watak yang kuat. Dalam peringatan HUT ke17 tahun Bali Usada, sejumlah tokoh masyarakat Bali hadir mengikuti prosesi perayaan yang dipusatkan di Wantilan DPRD Bali. Hadir pula Sekreataris Daerah Kota Denpasar A.A. Rai Iswara mewakili Wali Kota Denpasar. Tidak ketinggalan artis ibu kota Maudi Kusnadi juga ikut memeriahkan HUT Bali Usada tahun ini. ‘’Karena telah memasuki usai mejelang dewasa, kami

BPM/ist

SERAHKAN HADIAH - Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, menyerahkan hadiah dan penghargaan bagi para pemenang aneka lomba serangkaian peringatan HUT ke-52 Pemprov Bali pada apel Puncak Peringatan HUT di Lapangan Puputan Margarana, Renon Denpasar, Sabtu (14/8) kemarin.

Tiga Komponen Dasar

Wujudkan ”Bali Clean and Green’’ Denpasar (Bali Post) Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, mengingatkan untuk mewujudkan Bali menjadi Bali Clean and Green yakni provinsi yang bersih dan hijau perlu dilaksanakan tiga komponen dasar dengan melibatkan masyarakat. “Tiga kompnen dasar tersebut antara lain melestarikan dan pengembangkan nilai-nilai kearifan lokal yang berwawasan lingkungan hidup, termasuk aktivitas keagamaan,” kata Mendagri Gamawan Fauzi dalam sambutan tertulis yang dibacakan Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Lapangan Niti Mandala Renon Denpasar, Sabtu (14/8) kemarin. Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Pemerintah Provinsi Bali, Mendagri Gamawan Fauzi menambahkan pengembangan kearifan lokal tersebut disertai dengan mewujudkan perekonomian daerah yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi. Upaya tersebut tetap dapat menjaga kelestarian fungsi lingkungan hidup untuk generasi sekarang maupun yang akan datang. Ia juga mengingatkan, Bali yang bersih dan

hijau itu harus mampu terbebas dari pencemaran dan kerusakan sumber daya alam. “Saya yakin dan percaya masyarakat Bali dengan semangat dan sinergi Pemprov Bali akan mampu mewujudkan Bali menjadi bersih dan hijau,” ujar Mendagri Gamawan Fauzi. Penghargaan Gubernur Made Mangku Pastika pada kesempatan itu juga menyerahkan penghargaan kepada 17 tokoh Bali dari bidang pendidikan, seni dan pembangunan. Pemberian penghargaan yang digelar setiap tahun ini merupakan salah satu upaya pemerintah memperhatikan dedikasi, apresiasi para tokoh di sejumlah bidang baik muda maupun tua. Ketujuhbelas orang penerima penghargaan tersebut adalah sembilan orang tokoh seni, empat orang tokoh pendidikan dan empat orang tokoh bidang pembangunan. Mereka yang penerima penghargaan Dharma Kusuma adalah Ida Bagus Pidada Kaut (seniman topeng), I Nyoman Silaparta (seniman karawitan), I Made Bidja (seniman sastra daerah), Jro Mangku Made Kantor (seniman ukir), Ni Gusti Ayu Raka

Rasmi (seniman tari), I Dewa Gede Negara (seniman tabuh gender ), I Nyoman Swiji (seniman pedalangan), almarhum I Wayan Sinom (seniman tari dan tabuh) dan almarhum I Wayan Pugeg (seniman tari). Penerima penghargaan lainnya, yakni empat orang tokoh pendidikan mendapat penghargaan Widya Kusuma meliputi I Wayan Adnyana (Tabanan), I Wayan Lantera (Jembrana), Anak Agung Gede Raka (Bangli) dan I Gusti Ngurah Sutama (Badung). Sementara penghargaan Silpakara Nugraha untuk tokoh pembangunan diberikan kepada I Wayan Karya, I Gusti Nyoman Buleleng dan I Wayan Narka. Para tokoh penerima penghargaan ini mendapatkan hadiah berupa piagam, emas, dan tabungan . Selain kepada tokoh, Pemprov Bali juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pejabat, instansi, dan masyarakat. Penghargaan tersebut diantaranya berupa donor darah sukarela 100 kali, lomba desa, pemenang lomba usaha kecil menengah dan pemenang lomba pengelolaan lingkungan, pemenang lomba Penghijauan dan Konservasi Alam Wana Lestari 2010 tingkat Provinsi Bali.(kmb13)

BPM/edi

POTONG TUMPENG - Guru Utama Bali Usada Meditasi Kesehatan, Merta Ada, memotong tumpeng saat memperingati 17 tahun berdirinya Bali Usada Meditasi di Wantilan DPRD Bali, Sabtu (14/8) kemarin. sengaja memperingatinya di tempat ini,’’ ujar Merta Ada. Puncak HUT Bali Usada malam kemarin, juga diwarnai dengan meditasi bersama yang disiarkan langsung melalui striming Radio Global ke seluruh penjuru dunia. Karena di beberapa negara, seperti Singapura, Abudabi, Denmark, London, serta sahabat meditasi di seluruh Indonesia juga mengikuti meditasi kesehatan selama 30 menit tersebut. Meditasi itu dipandu langsung guru utama meditasi Bali Usada Merta Ada dari wantilan DPRD Bali. Menariknya, di awal meditasi itu, juga dikumandangkan kidung keheningan leluhur oleh sekaa kidung Banjar Wangaya Kaja, Denpasar. Merta Ada mengatakan meditasi kesehatan Bali Usada ini semakin banyak pesertanya di berbagai daerah. Set-

elah berkembang pesat di Bali, meditasi ini juga berkembang di Jakarta, Surabaya, Solo, Lombok, Palembang, Medan, serta daerah lainnya di Indonesia. Peserta sabahat meditasi juga banyak dari kalangan keluarga bangsawan Inggris, seperti Merina. ‘’Sahabat meditasi di mancanegara sudah mencapai 6.000 orang,’’ kata Merta Ada. Sementara itu Ketua Panitia HUT ke-17 Bali Usada, Winawan, mengatakan kegiatan ini merupakan inisiatif dari para klub alumni Bali Usada. Klub ini telah berkiprah dalam berbagai kegiatan, baik sosial, serta kegiatan lainnya. ‘’Semua ini merupakan inisiatif rekan-rekan seama klub alumni Bali Usada,’’ ujar Winawan dalam sambutannya kemarin malam. (kmb12)

Dewan Segera Bersidang

Getas Kawan Makin Kondusif Gianyar (Bali Post) Pascamunculnya gejolak di Banjar Getas Kawan Desa Buruan Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, DPRD Gianyar segera menjadwalkan sidang paripurna untuk memproses soal pembatalan SK Pembentukan Banjar Persiapan Dharmasanmata. Sidang akan diselenggarakan pada 18 Agustus 2010. Demikian disampaikan Perbekel Desa Buruan, Gusti Nyoman Aryawan, di hadapan warga Banjar Getas Kawan, Sabtu (14/8) malam kemarin. Hal itu disampaikan Perbekel Buruan berdasarkan atas jawaban dari Ketua Komisi A DPRD Gianyar I Gusti Ngurah Purbaya saat ditanyai rencana DPRD dalam penyelesaian kasus pembatalan pendirian Banjar Dinas Dharmasanmata. Gusti Nyoman Aryawan,

Jumat lalu (13/8) sekitar pukul 12.00 wita, mendatangi Ketua Komisi A di gedung DPRD Gianyar. Hasil pertemuan, DPRD akan segera menjadwalkan sidang untuk memutuskan masalah yang kini menjadi perhatian keamanan di Gianyar. Bamus DPRD telah menjadwalkan sidang pada tanggal 18 Agustus 2010. Pantauan di lokasi, pascadisampaikannya rencana sidang DPRD tersebut suasana di wilayah Getas Kawan berangsur mulai kondusif. Beberapa lampu yang ada di ganggang, yang sebelumnya mati sudah mulai tampak menyala. ‘’Kami harapkan warga Getas Kawan dapat menahan emosi untuk bersama-sama menjaga suasana kondusif di wilayah Getas Kawan,’’ jelasnya Peberkel.

Sedangkan, aparat kepolisian masih tetap berjaga-jaga dengan melakukan pengamanan terbuka dan tertutup. Pascapemagaran dan pembongkaran paksa jalan masuk oleh Warga Getas Kawan, warga Dharmasanmata masih belum keluar dari rumah. Meski sudah mengajukan surat perlindungan keamanan ke Polres Gianyar, sejumlah warga masih ada yang bertahan di rumahnya. Namun ada juga beberapa warga yang mengungsi ke rumah keluarganya di banjar tetangga. Kapolres Gianyar AKBP Ketut Suardana masih menunggu keputusan dari DPRD Gianyar berkenaan meredam konflik tersebut. ‘’Kami siap mengawal DPRD untuk turun ke lokasi jika diperlukan dalam hal verifikasi,’’ jelasnya. (kmb16)

Gubernur Buka Pameran Pembangunan

Mesti Lebih Informatif dan Komunikatif GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika membuka Pameran Pembangunan Provinsi Bali Tahun 2010 di Taman Budaya Bali, Sabtu (14/8) malam. Pameran yang digelar serangkaian HUT ke52 Provinsi Bali dan HUT ke65 Proklamasi Kemerdekaan RI ini juga dilaksanakan bersamaan dengan Utsawa Dharma Gita Provinsi Bali 2010 ini mengusung tema ‘’Melalui Pameran Pembangunan Provinsi Bali Tahun 2010 Kita Teguhkan Komitmen Membangun Bali Menuju Bali Mandara’’. Sedangkan Utsawa Dharma Gita mengusung tema ‘’Santi Kinenyepi Tutur’’ yang bermakna ‘’Pendalaman Dharma Gita Meneguhkan Karakter Bangsa’’. Gubernur Mangku Pastika dalam sambutannya mengharapkan pameran pembangunan tahun ini mampu lebih

informatif dan edukatif di samping dapat berperan sebagai media hiburan bagi masyarakat lantaran penyelenggaraan pameran pembangunan juga disemarakkan dengan berbagai pergelaran seni dan budaya. Ditegaskan, pameran pembangunan merupakan salah satu media yang sangat efektif untuk menyebarluaskan informasi dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. ‘’Saya berharap semua pesan dan informasi dikemas seatraktif dan seobjektif mungkin sehingga mampu memberikan gambaran yang sebenar-benarnya bagi masyarakat. Dengan begitu penyatuan langkah kita dalam rangka mengimplementasikan visi Bali Mandara dapat lebih dimantapkan,’’ tegasnya. Menurut dia, pameran pembangunan yang mengikut-

sertakan kalangan pengusaha kecil dan menengah serta industri kecil dan menengah bisa dimanfaatkan sebagai ajang promosi produk UKM dan IKM yang ada di Bali. Melalui ajang ini juga diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan kesejahteraan seluruh masyarakat Bali. Sementara itu, Utsawa Dharma Gita yang merupakan ajang kompetisi para sastrawan Hindu dalam penguasaan estetika dan pemaknaan nilainilai sastra agama dapat dimanfaatkan sebagai sarana penyebarluasan sekaligus pelestarian keberadaan sastra Hindu sebagai bagian pendukung pelaksanaan upacara yadnya. ‘’Nilai-nilai filsafat dan etika yang ditampilkan dengan estetika tinggi menjadikan sastra sebagai

fenomena universal yang tepat dalam membangung karakter bangsa sekaligus bahasa yang dapat diterima semua unsur masyarakat,’’ tegasnya. Pada kesempatan itu, Ketua Pameran Pembangunan I Made Santha, S.E., M.Si. menegaskan pameran pembangunan Provinsi Bali 2010 akan dilaksanakan selama 10 hari yakni tanggal 14- 23 Agustus 2010 dan Utsawa Darma Gita dilaksanakan selama tiga hari yakni mulai 14-16 Agustus 2010. Dikatakan, peserta Utsawa Dharma Gita dari Kabupaten/Kota se-Bali berjumlah 378 orang. Sedangkan peserta pameran pembangunan melibatkan empat pilar pembangunan (pemerintah, swasta, BUMN/BUMD, unsur masyarakat dan akademisi) dengan jumlah peserta 162 peserta/stan. (ian)

BPM/ian

PAMERAN - Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat membuka Pameran Pembangunan 2010, Sabtu (14/8) malam kemarin.

z Perintis : K.Nadha, z Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha z Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata z Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab: Alit Purnata zSekretaris Redaksi: Sugiartha z Redaksi: Alit Susrini, Alit Sumertha, Daniel Fajry,Dira Arsana,Mawa, Sri Hartini, Suana, Sueca, Wirya, Yudi Winanto z Anggota Redaksi Denpasar: Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Subagiadnya, Subrata, Suentra, Sumatika, Asmara Putra, Diah Dewi, Yudi Karnaedi, Wira Sanjiwani, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Dedy Sumartana, Parwata. Bangli: Pujawan, Buleleng: Adnyana, Gianyar: Agung Dharmada, Karangasem: Budana, Klungkung: Bali Putra Ariawan, Negara: IB Surya Dharma. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Syamsudin Karim, Izzul Khairi, Raka Akriyani, Nur Haedin, Suyadnya. Surabaya: Bambang Wilianto. z Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Mahadita, Marketing/Pengaduan Pelanggan: Kariawan, z Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, perbaris Rp 30.000,- Iklan Umum: < 100 mmk Rp 37.000 per mmk, >100 mmk Rp 40.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 28.000 per mmk. Advertorial Rp 20.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 50.000, 4 warna Rp 58.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 15.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 60.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 3.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura. „ WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


SEREMONIAL Dwijendra Juara Umum Jambore Pesraman Hindu Nasional

3

Minggu Kliwon, 15 Agustus 2010

SMA Raih Tiga Emas, Perak oleh SMP Denpasar (Bali Post) SMA Dwijendra Denpasar bersama SMP Dwijendra sukses mengukir prestasi juara umum dalam Jambore Pesraman Agama Hindu Tingkat Nasional di Cibubur, Jakarta. Jambore yang pertama kali diadakan Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI ini mengantarkan SMA Dwijendra meraih tiga emas dan satu perak oleh SMP. Tim Dwijendra berhak atas tiga piala tetap, piala bergilir Dirjen Bimas Hindu dan hadiah uang tunai. Tim Dwijendra berkekuatan 17 orang, 12 inti, satu ofisial, sisanya cadangan. Di lagu rohani, SMA Dwijendra yang diwakili Ni Putu Feni Juliari meraih medali emas. Lagu rohani ciptaannya berjudul “Jagaditha”. Emas juga diraih di cabang Puisi Keagamaan atas nama siswa SMA Dwijendra

Intan Kusuma Dewi. Puisi ciptaannya “Puja Dara Pangelana” ini mengalahkan 33 peserta provinsi lainnya. Emas ketiga dipersembahkan tim kramaning sembah oleh Ni Kadek Elis Feriantari, Ni Made Debyanti Purnama Dewi dan Ni Putu Ayu Kartika Praba Dewi. Satu-satunya perak dipersembahkan tim SMP Dwijendra di lomba Tri Sandya. Tim ini diperkuat Ni Made Dwi Mawarni Permana Sari, Ariasa Saputra dan Ni Komang Ferosa Krystiandini. Guru Pembina tim Bali Dra. I Gusti Ayu Komang Kartika mengaku puas dengan hasil di Jambore Pesraman pertama kalinya ini. Anak asuhnya sudah berbuat maksimal namun masih kalah di lomba pelapalan doa sehari-hari dan di yoga asana. Kepala SMA Dwijendra Denpasar Ida Bagus Alit Bajra Manuaba, S.Pd., langsung

memberikan ucapan selamat kepada siswa dan guru berprestasi di Jambore ini. Bahkan ia berjanji menyerahkan bonus berupa bebas SPP selama empat bulan bagi siswanya saat apel 17 Agustus mendatang. Sementara guru pembinanya juga disiapkan hadiah khusus. Sementara hadiah uang dari pusat dibagikan ke siswa. ‘’Kami menghabiskan hingga Rp 85 juta demi nama anak-anak,’’ ujarnya. Prestasi pemuncak ini, kata I.B. Alit Bajra Manuaba dipersembahkan sebagai kado atas pelantikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara. Selain itu juga kado HUT Pemprov Bali dan krama Bali pada umumnya karena SMA Dwijendra sukses mengemban kepercayaan yang diberikan Kanwil Agama Bali dan Kota

Bali Post/025

JUARA - Kasek I.B. Alit Bajra Manuaba (paling kiri) bersama siswa yang meraih juara umum jambore agama Hindu tingkat nasional. Denpasar sebagai duta Bali di jambore ini. Ia mengatakan prestasi ini patut dijadikan kebanggaan karena pas

dengan visi dan misi Dwijendra sebagai pusat kajian dan pengembangan budya dan agama Hindu. (025)

Smansa Juara Umum II Nasional Olimpiade Ilmu Sosial

Bali Post/025

PRESTASI-Siswa Smansa yang berprestasi di olimpiade bergambar bersama guru pembinanya. Denpasar (Bali Post) Anak-anak SMAN 1 (Smansa) Denpasar tak bisa dibendung untuk terus berprestasi. Menjelang 17 Agustus 2010,

anak Smansa sukses meraih juara umum II di lomba bergengsi Olimpiade Ilmu Sosial 2010 di Univ. Indonesia (UI). Di ajang ini anak-anak

Smansa meraih dua medali emas dan satu perak. Ketiga medali ini dipersembahkan trio Smansa yakni I Gusti Yulia Mahaadi Pratiwi, Putu Dian Pratita Lestari dan Ni Made Nian Anggara. Ketiga siswa cerdas binaan Dra. Nyoman Yuniati,M.Pd., ini meraih emas di analisa masalah dan sircle of beat. Sementara medali perak diperoleh saat presentasi di grand final. Atas prestasi ini Tim Smansa berhak atas piala juara umum II, tiga medali dan hadiah Rp 4 juta. ‘’Kami hanya kalah tipis dari juara umum I, khususnya di presentasi,’’ujar Yulia mewakili rekan-rekannya. Tim ini, kata Yuniati, sudah pernah terjun di lomba serupa tahun lalu namun baru sampai di babak semifinal. Di ajang ini Yulia dkk unggul di analisis masalah dan review film. Tim Smansa

juga unggul di sircle of beat dengan menyapu habis jawaban benar untuk 50 pertanyaan tiap pos. Dengan prestasi ini, Smansa dijadikan sekolah representasi bahwa anak didiknya bisa mengikuti kuliah di Universitas Tokyo. Prestasi Lain Sementara siswa Smansa lainnya yang mengukir prestasi adalah Abdi Baskara dan Putu Suryawan yang mengikuti Olimpiade Geografi di Malang. Sekalipun Abdi Baskara dan Suryawan hanya masuk semifinal, namun prestasinya di Bali cukup membanggakan yakni juara IV. Juara I dipegang oleh Ratih Purnama Dewi dan Puspa yang juga mampu menembus babak semifinal di Olimpiade Geografi. Sementara tim Smansa ketiga yakni Ratih dan Sonya juga hanya bisa

menembus babak semifinal. Anak asuh Drs. Ketut Suastika dan Drs. I Wayan Darma ini sukses mengharumkan nama Smansa di tingkat nasional. Siswa Smansa lainnya Ni Nyoman Ayu Widianti sukses meraih juara II di Bali dalam Olimpiade Sain Nasional bidang astronomi. Ia gagal meraih medali di OSN di Medan. Sementara Ni Made Puspa Prawitri sukses meraih juara II Olimpiade Kebumian OSN di Kota Denpasar. Kepala SMAN 1 Denpasar Drs. I Made Tumbuh,M.Pd., didampingi Wakasek Humas, Nyoman Sudana,S.Pd., berterima kasih atas prestasi yang dipersembahkan anak didiknya sebagai kado HUT Emas Smansa. Prestasi ini ia juga dipersembahkan atas pelantikan Wali Kota IB Rai Dharma Wijaya Mantra dan IGN Jaya Negara belum lama ini. (025)

Sanur Kaja Juara I Lomba Desa Se-Bali Denpasar (Bali Post) Desa Sanur Kaja, wakil Kota Denpasar akhirnya ditetapkan sebagai juara I Lomba Desa Tingkat Provinsi Bali dan Kelurahan Kesiman ditetapkan sebagai juara II Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Bali tahun 2010. Di samping itu, Kelurahan Kesiman juga ditetapkan sebagai juara I Lomba Arsip Tingkat Provinsi Bali. Atas keberhasilan yang diraih Sanur Kaja dan Kesiman tersebut Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyerahkan piala, piagam dan uang pembinaan kepada Kepala Desa Sanur Kaja Ida Bagus Paramartha, S.H. dan kepada Lurah Kesiman I.B. Ketut Suantara, usai apel bendera HUT ke-52 Pemerintah Provinsi Bali di Lapangan Puputan Renon, Sabtu (14/8) kemarin. Ditemui usai penyerahan hadiah, Kades Sanur Kaja I.B. Paramartha mengucapkan terima kasih kepada warga Sanur Kaja yang telah

berbuat maksimal dengan memberikan dukungan penuh. ‘’Prestasi ini bukan untuk saya tapi milik masyarakat Sanur Kaja termasuk ibu-ibu PKK-nya dan di samping itu juga perhatian dari Wali Kota Denpasar I.B. Rai Mantra yang memberikan motivasi baik langsung maupun tidak langsung,’’ ujar Paramartha dengan nada bangga sambil cepat berlalu karena hari ini juga harus segera berangkat ke Jakarta diundang Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono untuk mengikuti apel peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Negara, Selasa (17/8). Keberhasilan tersebut menurutnya tidak lepas dari kekompakan masyarakat dalam setiap pembangunan sehingga apa yang diprogramkan bisa terealisasi baik di bidang keamanan dan kebersihan. ‘’Di bidang keamanan kami telah membentuk polisi masyarakat (Polmas)

yang siap 24 jam menjaga keamanan desa dengan bekerja sama dengan aparat setempat dan masalah sampah telah membangun depo sampah yang bernama Cemara

untuk mendaur ulang sampah masyarakat dan hotel yang bisa memberikan pendapatan desa kami,’’ ungkap Kades Sanur Kaja yang sudah dua kali menjabat.

Bali Post/ist

Wali Kota Denpasar I.B. Rai Mantra bersama Nyonya Sally Mantra dengan Kades Sanur Kaja I.B. Paramartha dan istri (kanan) juara I Lomba Desa dan Lurah Kesiman I.B. Ketut Suantara bersama istri, juara II Lomba Kelurahan (kiri).

Sementara itu, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Mantra bersama Nyonya Sally Mantra dan didampingi Kabag Humas dan Protokol Made Erwin Suryadarma ditemui di tempat acara mengaku bangga karena desa dan kelurahan sebagai wakil Denpasar semuanya memperoleh prestasi yang sangat memuaskan. Dan dia berharap apa yang telah diraih tersebut sebagai motivasi untuk lebih memicu dan memacu diri. ‘’Jadi penghargaan ini bukan merupakan tujuan tapi sarana untuk mensejahterakan masyarakat,’’ pungkas Wali Kota yang murah senyum ini. Dalam lomba merayakan HUT Provinsi Bali, Denpasar juga berhasil meraih penghargaan dalam lomba pelayanan publik di mana Puskesmas II Denpasar Selatan ditetapkan sebagai juara II dan di bidang pengelolaan KB juga mendapat juara harapan II Nugraha Satya Pulina. (r)

”Pemelaspasan” Prasasti Grebeg Aksara Gianyar (Bali Post) Sebagai kelanjutan dari acara grebek aksara yang diselenggarakan bertepatan dengan hari kelahiran Pancasila 1 Juni lalu, Rabu (11/ 8) bertepatan dengan piodalan di Pura Desa Pekraman Mas, Ubud, dilakukan pemelaspasan prasasti Grebeg Aksara. Kegiatan

tersebut dihadiri Bupati Gianyar Tjok. Oka Artha Ardana Sukawati, Camat Ubud, Perbekel Desa Mas, Penglingsir Puri Ubud, Puri Peliatan dan Mas, serta seluruh warga Desa Pakraman Mas. Acara pemelaspasan didahului dengan persembahyangan bersama, dilanjutkan mendem pedagingan

di linggih prasasti serta dilanjutkan pengguntingan pita oleh Bupati Gianyar. Dalam acara pemelaspasan juga dipentaskan tabuh Pancasila Bumi Manunggal, Pancasila Bumi Bersatu oleh anak-anak Bajra Sandhi. Dilanjutkan pembacaan prasasti dan persembahan tari rejang revolusi oleh penari dari

Bali Post/dar

GUNTING PITA - Bupati Gianyar Tjok. Oka Artha Ardana Sukawati gunting pita.

Desa Pakraman Mas. Dalam proses tersebut juga diselenggarakan penandatanganan dan penyerahan buku “Pengadistana Desa” oleh I.B. Balik Ambara sebagai Ida Desa/Inisiator didampingi oleh Jro Bendesa Pakraman Mas I Wayan Muka sebagai Adi Desa/ Penggerak. Buku dan plakat Grebeg Aksara juga diberikan kepada Ida Pedanda Gede Gunung Ketewel sebagai Lingga Pangadistana Desa, Bupati Gianyar (Cakrawati) dan desa pradesa yaitu Desa Budakeling, Desa Saren, Desa Nongan dan Desa Blahtanah. Bendesa Pakraman Mas Wayan Muka menyebutkan, kegiatan pemelaspasan prasasti Grebeg Aksara ini merupakan kelanjutan dari prosesi ritual yang dikemas dalam yadnya Grebeg Aksara serangkaian memperingati hari lahirnya Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika yang memasuki tujuh abad pada tahun ini. Kegiatan yang dilaksanakan di Pura Taman Pule, Desa Pakraman Mas, Ubud, Gianyar waktu itu berlangsung khidmat diikuti ribuan warga dan menjadi perhatian masyarakat yang melintas di jalur Sukawati Ubud. Hakikatnya, pelaksanaan Grebeg Aksara bertujuan

memohon keselamatan dunia dengan segala isinya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Bahwasanya, umur dunia ini sudah tua bahkan berbagai ramalan mengatakan kiamat sudah dekat, di mana tandatandanya diyakini sudah muncul seperti tsunami, lumpur Lapindo, dan berbagai bencana alam yang menimpa dunia ini semestinya menjadikan kita sebagai umat beragama wajib berupaya meningkatkan srada bhakti kepada Tuhan. Salah satunya dengan menggelar ritual yadnya Grebeg Aksara. Grebeg Aksara (secara harfiah berarti perjalanan aksara) ini digelar dengan nedunan sejumlah pustaka dan bendabenda suci mampu menambah fibrasi/kekuatan yadnya dalam memohon keselamatan kepada Tuhan. Prosesi yang bergelar Grebeg Aksara Prasada Menapak Bumi Nusantara kali ini secara khusus bermaksud untuk mengembalikan moralitas negeri dengan cara kembali pada ajaran sastra agama, sehingga manusia akan selalu ingat kepada kesejatian dirinya. Dipilihnya Pura Taman Pule sebagai tempat prosesi Grebeg Aksara Persada tahun ini, karena mempunyai makna sebagai tempat penyatuan Siwa dengan Budha. (kmb16)

Pembukaan Matrikulasi Program Magister dan Doktor IHDN Utamakan Kualitas Dibandingkan Kuantitas Denpasar (Bali Post) Rektor Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar Prof. Dr. Made Titib, Sabtu (14/8) kemarin, membuka secara resmi matrikulasi Program Magister dan Doktor Ilmu Agama. Pembukaan matrikulasi tersebut, sekaligus pula menandai dimulainya program doktor pada kampus yang berlokasi di Jln. Kenyeri itu. Rektor Made Titib menyatakan IHDN tetap mengutamakan kualitas dalam sistem pengajarannya. Maka dari itu sejumlah upaya telah direncanakan, di antaranya dengan memperbanyak buku-buku perpustakaan serta menyertakan sejumlah guru besar sebagai pengajar. ‘’Kami telah menginventarisir sejumlah judul buku, yang harus dibeli. Mesti perlu biaya mahal, namun hal tersebut tidak masalah yang penting bisa menghasilkan lulusan berkualitas bagus,’’ kata Titib, seraya menyebut negara India merupakan prioritas utama dalam pembelian buku. Peserta matrikulasi kali ini diikuti tidak kurang dari 166 orang. Rinciannya 148 karya siswa Magister, serta 18 orang merupakan karya siswa Program Doktor Ilmu Agama. Selanjutnya 148 karya siswa magister tersebut, 38 merupakan karya siswa Magister Brahmawidya dan sisanya karya siswa Magister Dharma Acarya. ‘’Dari segi kuantitas, jumlah

Bali Post/edi

MOU - Rektor IHDN Denpasar Prof. Dr. I Made Titib, Ph.D. (kanan) bersama Ketua Yayasan Siwa Agung Jagadhita saat penandatanganan MoU antara IHDN dengan Yayasan Siwa Agung Jagadhita, Sabtu (14/8) kemarin di sela-sela pembukaan Matrikulasi Program Magister dan Doktor PPS IHDN Denpasar. karya siswa tersebut sangatlah besar. Maka dari itu, untuk menjamin kualitas serta dedikasi karya siswa baru maka proses matrikulasi dipandang semakin signifikan,’’ jelas Ketua Panitia I Gede Suwindia, S.Ag., M.A. Tema yang diangkat dalam pelaksanaan matrikulasi ini adalah “matrikulasi karya siswa Program Magister dan Doktor Ilmu Agama, dalam rangka membangun sumber daya manusia umat Hindu yang intelek, religius dan humanis menuju Kampus Universitas yang berbudaya akademis dalam membangun peradaban”. Pemateri untuk menunjang pelaksanaan program magister dan doktor itu, se-

lain dari IHDN juga melibatkan UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, UGM, Universitas Udayana, ISI Denpasar serta Undiksha Singaraja. Sementera Direktur Program Pascasarjana Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si. mengaku gemes sehubungan adanya pandangan miring sebagian orang terkait pelaksanaan program pascasarjana IHDN. Dikatakannya, banyak pihak ragu akan kualitas lulusan yang dihasilkan IHDN. ‘’Kami mengundang siapa pun mereka, untuk melihat dari dekat pelaksanaan program magister di IHDN. Kendati kami berusia muda, IHDN tetap mengutamakan kualitas,’’ katanya. (015)

Bali Post/ist

KAMPANYE SEPEDA SEHAT - Tri dan ikon Tarif Edan Tora Sudiro bersama 100 komunitas SAMAS (sekretariat sepeda bersama) Denpasar bersepeda bersama dari 3 Store menuju ke acara pembukaan Denpasar Bike Festival di Jl. Veteran Denpasar, Jumat (13/8). Konvoi sepeda digelar sebagai dukungan Tri pada kampanye sepeda sehat sekaligus mempromosikan tarif telepon dan SMS ke semua operator dari Tri. (bns)


4

Minggu Kliwon, 15 Agustus 2010

KESEHATAN Risiko Penyakit Jantung pada Penderita Diabetes PENYAKIT kencing manis atau disebut diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit menahun yang ditandai dengan kadar gula darah melebihi nilai normal (hiperglikemia). Kondisi ini timbul terutama disebabkan adanya gangguan pada metabolisme karbohidrat (gula) di dalam tubuh. Gangguan metabolisme tersebut antara lain disebabkan oleh adanya gangguan fungsi hormon insulin di dalam tubuh. Pada penderita DM, gangguan fungsi hormon insulin, akan menyebabkan pula gangguan pada metabolisme lemak, yang ditandai dengan meningkatnya kadar beberapa zat turunan lemak seperti trigliserida dan kolesterol. Perubahan-perubahan tersebut dapat menyebabkan kerusakan jaringan, dan kerusakan jaringan inilah yang akan menimbulkan komplikasi-komplikasi. Penyebab kematian dan kesakitan utama pada pasien DM adalah penyakit jantung koroner yang merupakan salah satu penyulit makrovaskular pada DM. Penyulit ini bermanifestasi sebagai aterosklerosis dini yang dapat mengenai organ vital (jantung dan otak). Atherosklerosis adalah pengerasan dan penebalan dinding pembuluh darah arteri akibat plaque dimulai dari lapisan intima bagian pembuluh darah paling dalam yang kemudian meluas juga ke lapisan media dari pembuluh darah yang terjadi karena proses pengendapan lemak, komplek karbohidrat dan produk darah, jaringan ikat dan kalsium sehingga membentuk plak. Plak ini bisa menumpuk sehingga terjadi sumbatan pembuluh darah. Jika sumbatan tersebut terjadi di arteri sekitar jantung dan menghambat aliran darah ke otot jantung maka akan terjadi nyeri dada dan bahkan serangan jantung. Atherosklerosis pembuluh koroner merupakan penyebab penyakit arteri koronaria yang paling sering ditemukan. Penyebab aterosklerosis pada penderita diabetes karena

Oleh dr. I Putu Eka Dharma Putra, S.Ked. insulin tidak berfungsi dengan baik (DM tipe 2 ) bersifat multifaktorial, melibatkan interaksi kompleks dari berbagai keadaan seperti hiperglikemia, hiperlipidemia, stres oksidatif, penuaan dini serta perubahan dalam proses koagulasi dan fibrinolisis. Ruptur plak aterosklerosis adalah bencana besar yang harus diwaspadai penderita aterosklerosis. Data ilmiah menunjukkan bahwa kematian otot jantung akut (Acute myocardial infarction/AMI) dipicu oleh ruptur plak aterosklerosis. AMI menjadi penyebab kematian utama di Amerika Serikat dan dunia. Pada penderita DM terjadinya infark miokard kadang-kadang tidak disertai dengan nyeri dada yang khas karena diabetes juga merusak sistem saraf. Keadaan ini dikenal dengan silent myocardial inarction. Kelompok penderita ini tidak pernah mengeluh adanya nyeri dada (angina) baik pada saat istirahat maupun saat aktifitas. Secara kebetulan penderita menunjukkan iskemia saat dilakukan uji beban latihan. Ketika EKG menunjukkan depresi segmen ST, penderita tidak mengeluh adanya nyeri dada. Pada penderita DM, risiko payah jantung kongestif meningkat 4-8 kali. Peningkatan risiko ini tidak hanya disebabkan karena penyakit jantung iskemik. Dalam beberapa tahun terakhir ini diketahui bahwa DM dapat mempengaruhi otot jantung secara independen. Selain melalui keterlibatan aterosklerosis dini arteri koroner juga dapat terjadi perubahan berupa fibrosis interstisial, pembentukan kolagen dan hipertropi sel-sel otot jantung. Penderita DM tidak perlu takut karena risiko timbulnya komplikasi diabetik dapat diantisipasi dengan jalan mengontrol dan mengendalikan kadar gula darah dan profil lipid (lemak) dalam jangka panjang. Pengendalian kadar gula darah secara

ketat akan memperbaiki pula kadar trigliserida dan kolesterol pada penderita DM sehingga faktor risiko terkena komplikasi DM dapat dikurangi. Pemeriksaan laboratorium merupakan bagian penting dalam menanggulangi DM, baik untuk menemukan penyebabnya, diagnosis, pemantauan, maupun deteksi dini adanya komplikasi. Pemeriksaan kadar gula darah di laboratorium yang biasa dilakukan selama ini, umum-nya hanya mencerminkan kadar gula darah sesaat, karena hasil pengukuran sangat dipengaruhi oleh faktor makanan, olah raga, emosi, maupun oleh obat-obat yang diminum. Penentuan seseorang menderita DM tidak dapat dilakukan hanya dengan satu kali pemeriksaan kadar gula darah. Oleh karena itu dokter perlu melakukan pemantauan melalui beberapa kali pemeriksaan, di samping juga anjuran untuk mengatur pola makan dan berolahraga. Mengatur pola makan, apalagi atas rekomendasi ahli gizi yang telah diperhitungkan secara seksama, bertujuan me-ngelola kadar gula maupun kadar lemak darah sesuai kebutuhan tubuh. Berolah raga secara teratur dapat juga membantu menurunkan kadar gula darah karena dengan berolah raga, gula darah dapat dengan mudah dimetabolisme oleh sel-sel tubuh. Berdasarkan rekomendasi The American Diabetes Association, penatalaksanaan terhadap pasien DM terutama ditujukan terhadap penurunan risiko kardiovaskular secara komprehensif, yaitu meliputi: pengobatan hiperglikemi dengan diet dan obat oral atau insulin, pengobatan dislipidemia, pemberian aspirin, pengobatan hipertensi, dan stop merokok.

Belajar dari Ponsel, Kenapa Tidak? PERKEMBANGAN teknologi yang makin canggih, mau tak mau harus diikuti. Tetapi, tak semua teknologi berdampak positif, kita harus pintar-pintar memilah dan memilih teknologi. Anak-anak pun perlu diperkenalkan dengan teknologi tentunya dengan pengawasan orangtua. Teknologi merupakan alat yang mengantar manusia mencapai tujuan. Jadi, teknologi itu bukan tujuan. Jika teknologi itu dimanfaatkan dengan baik, ia akan memberi kemaslahatan. Sebaliknya jika teknologi tidak dimanfaatkan, maka ia akan mendatangkan bencana. Pengenalan teknologi berikut manfaatnya harus diberikan kepada anak-anak. Jangan sampai anak-anak mencari sendiri karena kurang mendapat pemahaman dan informasi dari orangtua. Kalau si anak mendapat informasi di luar yang benar tentu tak masalah, tetapi kalau informasi yang diterima sesat tentu akan mempengaruhi si anak. Peran orangtua sebagai pendamping dan panutan mutlak harus dilakukan. Sesibuk apapun orangtua, harus menyempatkan diri memberikan perhatian kepada anak. Kecanggihan teknologi bisa membantu orangtua yang ingin memberi perhatian bagi anak di sela kesibukan. Piranti teknologi yang dimiliki hampir semua orang adalah telepon seluler (ponsel). Ponsel yang memiliki beragam model, tidak hanya dipakai untuk menelepon dan ber-SMS. Ponsel sudah menjadi piranti yang melekat bagi orang-orang sibuk. Dengan ponsel, dunia berada dalam genggaman. Hadirnya ponsel-ponsel cerdas (smartphone) menunjang berbagai aktivitas si pemilik. Stig Nordqvist, Executive Director Emerging Digital Platforms, WAN-IFRA, dalam acara seminar Digital Media Asia 2009 di Singapura mengatakan hamper 50% ponsel sekarang mengarah ke smartphone yang bisa dipakai untuk akses internet. Menurutnya, dari 6,7 miliar penduduk dunia, 4 miliar diantaranya pengguna ponsel. Selain dipakai untuk membantu tugastugas kantor karena memiliki program office, smartphone juga bisa dipakai untuk mengakses berita dari media massa. Ponsel yang biasa banyak dibicarakan adalahBlackBerry, iPhone, beberapa seri Nokia, dan ponsel keluaran Cina yang sudah teruji sebagaismartphone. Gary Chan, Manager Developer Relations, Forum Nokia, Nokia SEAP Singapura menambahkan jutaan orang di dunia mengakses internet dengan ponsel. Data tahun 2009 yang mereka rilis menyatakan 9,3 juta orang melakukan untuk mengakses jejaring sosial, 8,2 juta untuk mengunduh peta, dan 22,3 juta

KELUARGA Pertolongan Pertama pada Pasien Henti Napas dan Henti Jantung

Oleh Wah Budi Paramartha untuk berita dan informasi. Ponsel juga bisa dikombinasikan dengan piranti lain, seperti komputer dan kamera. Untuk komputer, ponsel berfungsi sebagai modem untuk mengakses internet. Untuk kamera, ponsel bisa dihubungkan dengan baby cam ditempatkan di rumah. Kondisi rumah bisa terpantau saat orangtua berada di luar rumah. Sepanjang ada jaringan telepon dan data yang memiliki teknologi 3G, pemantauan dari jarak jauh bisa dilakukan. Orangtua tinggal memantau dari ponsel yang juga didukung layanan 3G. Dengan ponsel itu, orangtua bisa berkomunikasi dengan anak atau siapa pun yang ada di rumah. Ini akan membuat orangtua dan anak bisa tetap berkomunikasi walau jarak memisahkan mereka. Aplikasi Edukasi Dewi dan Maya adalah wanita karier yang memanfaatkan ponsel mereka untuk memberikan pendidikan bagi anaknya. Dewi menggunakan iPhone-nya untuk mengunduh aplikasi-aplikasi edukasi bagi anak. Aplikasi ini ada yang gratis dan ada yang harus dibeli. Harganya bervariasi mulai dari 0,99 dollar AS. Dengan aplikasi edukasi, Dewi mengenalkan jenis-jenis binatang, warna-warna, bentukbentuk, dan buah-buahan. Aplikasi ini memberi dua manfaat. Pertama, anak bisa belajar bahasa Inggris. Kedua, anak belajar untuk mengetahui nama binatang, nama warna, nama buah, bentuk-bentuk dan yang lainnya. Dewi tak pernah melepaskan anaknya untuk bermain sendirian. Ia dan suaminya selalu mendampingi anak. Selain menambah keakraban keluarga, mereka juga bisa memantau perkembangan pengetahuan anak. Dengan pengawasan dan bimbingan orangtua, anak akan mendapat pengetahuan yang baik dan benar. Pengalaman Maya tak jauh beda dengan Dewi. Maya menggunakan iPod untuk mengajarkan anaknya bernyanyi. Lagulagu yang dipilih merupakan lagu-lagu anak yang mudah dicerna. Maya pun mengunduh lagu-lagu anak baik yang berbahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Selain membuat anak belajar menyanyi, anak juga belajar mengenal kosa kata berbahasa Inggris. Pemanfaatan gadget untuk memberikan pelajaran kepada anak bisa membuka peluang bisnis bagi orang-orang yang bergelut dengan teknologi. Misalnya, pembuatan aplikasi edukasi yang bermuatan kearifan lokal. Selama ini aplikasi edukasi lebih banyak dibuat orang luar

negeri. Orang Indonesia sebenarnya bisa juga membuat aplikasi tersebut. GM Sales & Customer Service Telkomsel Bali Nusra Syaiful Bachri pernah mengatakan sejak diluncurkannya iPhone di Indonesia, sudah membuka peluang bagi orang Indonesia. Peluang itu terkait dengan pembuatan aplikasi. Beragam aplikasi bisa dibuat untuk dijual dan diunduh pemilikiPhone. Ia pun yakin aplikasi yang bermanfaat akan memberikan dampak positif. Pria yang akrab disapa Ari menambahkan kecanggihan teknologi bisa juga diaplikasikan di dunia pendidikan. Boleh saja anak-anak sekolah membawa ponsel tetapi dengan catatan, ponsel hanya digunakan untuk hal-hal penting. Misalnya, untuk komunikasi urusan jemputan. Beberapa sekolah dan Telkomsel juga sudah ada yang bekerja sama untuk layanan Sistem Informasi Sekolah (SIS). Dengan layanan ini, orangtua dapat melakukan pembayaran uang sekolah, memantau prestasi anak di sekolah, dan mengetahui nilai ulangan anaknya. Bahkan tidak tertutup kemungkinan, ponsel akan menjadi pengganti buku penghubung antara sekolah dengan orangtua. Ke depan, Ari mengatakan ujian sekolah bisa dilakukan dengan ponsel. Materi soal diberikan oleh guru, selanjutnya siswa dipersilakan open book atau mencari referensi melalui ponsel. Ini akan membuat siswa lebih kreatif mencari dan membaca referensi. Makin banyak referensi yang dimiliki, makin kaya pengetahuan si anak. Ketua Dewan Pendidikan Denpasar Putu Rumawan Salain pernah mengatakan perkembangan teknologi tidak bisa dihindari. Tetapi, bagi anak-anak yang terpenting adalah mereka mendapat pemahaman yang sesuai usianya. Peran orangtua menurutnya sangat penting untuk mendampingi anak saat menggunakan piranti teknologi, seperti ponsel dan internet . Jangan sampai anak-anak terjerumus ke dalam hal-hal negatif, seperti mengakses video porno. Ia sepakat kalau muatan-muatan lokal seperti penanaman budi pekerti menjadi bagian dari aplikasi teknologi. Melalui ponsel, anak-anak bisa diingatkan jadwal sembahyang dan fiturfitur yang memiliki nilai keagamaan. Jadi, tidak ada salahnya belajar dari ponsel.

APA yang akan Anda lakukan jika Anda menemukan seseorang yang mengalami kecelakaan atau seseorang yang terbaring di suatu tempat tanpa bernapas spontan? Apakah Anda dapat menentukan orang tersebut sudah mati? Seseorang yang mengalami henti napas ataupun henti jantung belum tentu ia mengalami kematian, mereka masih dapat ditolong. Dengan melakukan tindakan pertolongan pertama, seseorang yang henti napas dan henti jantung dapat dipulihkan kembali. Tindakan pertolongan pertama yang dilakukan untuk memulihkan kembali seseorang yang mengalami henti napas dan henti jantung disebut bantuan hidup dasar, atau dalam istilah Inggris disebut BacisLife Support. Bantuan hidup dasar inilah yang harus dikuasai oleh masyarakat awam, karena bisa dilakukan sebelum korban sampai dirumah sakit. Waktu sangat penting dalam melakukan bantuan hidup dasar. Otak dan jantung bila tidak mendapat oksigen lebih dari 8-10 menit akan mengalami kematian, sehingga korban tersebut dapat mati. Bantuan hidup dasar (BHD) dibagi menjadi 3 tahapan yaitu ABC yang dilakukan secara simultan. Sebelum melakukan tayhapan A (airway) terlebih dahulu dilakukan prosedur awal pada pasien/ korban, yaitu: Memastikan keamanan lingkungan, aman bagi penolong maupun aman bagi korban itu sendiri. Memastikan kesadaran korban. Dalam memastikan kesadaran korban dapat dilakukan dengan menyentuh atau menggoyangkan bahu korban dengan lembut dan mantap, sambil memanggil namanya atau Pak!/ Bu!/ Mas!/ Mbak!, dll. Meminta pertolongan. Bila diyakini korban tidak sadar atau tidak ada respons segera minta pertolongan dengan cara: berteriak tolong! beritahu posisi di mana, pergunakan alat komunikasi yang ada, atau aktifkan bel/ sistem emergency yang ada (bel emergency di rumah sakit). Memperbaiki posisi korban. Tindakan BHD yang efektif bila korban dalam posisi telentang, berada pada permukaan yang rata/ keras dan kering. Bila ditemukan korban miring atau telungkup korban harus ditelen-

Oleh dr. Pande Kurniasari tangkan dulu dengan membalikan badan menjadi satu garis lurus untuk mencegah cedera/ komlikasi. Mengatur posisi penolong. Posisi penolong berlutut sejajar dengan bahu korban agar pada saat memberikan bantuan napas dan bantuan sirkulasi penolong tidak perlu banyak pergerakan. A. Jalan Napas (Airway) Pada korban yang tidak sadar akan terjadi relaksasi dari otot-otot di dalam mulut. Akibatnya lidah akan jatuh ke belakang dari tenggorokan dan akan menutupi jalan napas. Akibatnya, korban tidak dapat bernapas. Penutupan jalan ini juga dapat disebabkan oleh gigi palsu, sisa-sisa muntahan, atau benda asing lainnya. Di sini penolong memeriksa apakah korban masih bernapas atau tidak. Bila tidak bernapas akibat adanya sumbatan maka penolong harus membersihkan jalan napas ini agar menjadi terbuka. - Korban dibaringkan terlentang. - Penolong berlutut di samping korban sebelah kanan pada posisi sejajar dengan bahu. - Letakan tangan kiri penolong di atas dahi korban dan tekan ke arah bawah dan tangan kanan penolong mengangkat dagu korban ke atas. Tindakan ini akan membuat lidah tertarik ke depan dan jalan napas terbuka serta akan membentuk satu garis lurus sehingga oksigen mudah masuk. Dekatkan wajah Anda ke wajah korban, dengar serta rasakan hembusan napas korban sambil melihat ke arah dada korban apakah ada gerakan ke dada atau tidak. Bila korban masih bernapas maka: Baringkan korban di tempat yang aman dan nyaman, jangan dikerumuni, berikan posisi berbaring yang senyaman mungkin bagi korban. - Bila Anda tidak dapat mendengar dan tidak merasakan napas korban serta adanya gerakan dada, maka ia menunjukkan bahwa korban tidak bernapas. Setelah itu lakukan langkah kedua.

- Pernapasan buatan dari mulut ke mulut - Korban dalam posisi terlentang dengan kepala seperti pada langkah pertama, yaitu kepala mendongak. - Tangan kiri penolong menutup hidung korban dengan cara memijitnya dengan jari telunjuk dan ibu jari, tangan kanan penolong menarik dagu korban ke atas. - Penolong menarik napas dalam-dalam, kemudian letakkan mulut penolong ke atas mulut korban sampai menutupi seluruh mulut korban jangan sampai ada kebocoran, kemudian tiupkan napas penolong ke dalam mulut korban secara pelanpelan sambil memperhatikan adanya gerakan dada korban sebagai akibat dari tiupan napas penolong. Gerakan ini menunjukan bahwa udara yang ditiupkan oleh penolong itu masuk ke dalam paru-paru korban dan ini juga berarti oksigen telah masuk ke dalam paru-paru korban. - Setelah itu angkat mulut penolong dan lepaskan jari penolong dari hidung korban. Hal ini untuk memberi kesempatan pada dada korban kembali ke posisi semula sebelum pernapasan buatan berikutnya diberikan. - Pernapasan buatan dari mulut ke hidung - Sama dengan cara dari mulut, hanya bedanya penolong meniup napasnya

melalui hidung korban. Mulut korban harus menutupi seluruh hidung korban, sementara meniup napas, mulut korban dalam keadaan tertutup. - Setelah melakukan langkah ke-2 ini, penolong memeriksa denyut nadi korban melalui denyut nadi yang ada di sebelah kanan dan kiri leher korban. Caranya: Tentukan garis tengah leher yang melewati adamâ&#x20AC;&#x2122;s apple (jakun). Geser jari penolong ke kiri atau ke kanan sejauh 2 jari. Di situlah tempat meraba denyut nadi leher. Raba denyut nadi leher tersebut dengan menggunakan 2 jari (jari telunjuk dan jari tengah). Apabila tidak teraba denyut nadi, ini menandakan bahwa jantung korban tidak berdenyut, maka lanjutkan langkah ketiga C. Bantuan Sirkulasi (Circulation) Tujuan dari langkah ke-3 ini adalah untuk membuat suatu aliran darah buatan yang dapat menggantikan fungsi jantung sehingga oksigen yang diberikan dapat sampai ke organ-organ yang membutuhkan. Adapun mekanismenya sebagai berikut: - Bila dilakukan penekanan pada tulang dada di atas jantung maka darah akan terdorong keluar jari jantung masuk ke jaringan tubuh. - Bila penekanan tersebut dilepaskan maka darah akan terisap kembali ke jantung. - Mekanisme ini sama dengan cara kerja dari jan-

tung saat jantung memompa darah. Cara membuat peredaran darah buatan: - Untuk menentukan letak tempat penekanan adalah dengan menelusuri tulang korban yang paling bawah dari kiri dan kanan yang akan bertemu di garis tengah, dari titik pertemuan itu naik 2 jari kemudian letakkan telapak tangan penolong di atas 2 jari tersebut. - Tangan penolong satunya diletakkan di atas dari telapak tangan di atas 2 jari tadi. - Lakukan penekanan sedalam kira-kira 1/3 dari tingginya rongga dada korban dari atas korban, biasanya antara 3-5 cm. - Harus diingat, pada saat melakukan penekanan, siku penolong tidak boleh ditekuk. Bantuan hidup ini dapat dilakukan oleh satu orang atau bisa juga dilakukan oleh dua orang penolong. Kombinasinya antara pernapasan buatan dan peredarah darah buatan dilakukan dengan frekuensi 15:2, artinya 15 penekanan dada diberikan 2 kali pernapasan buatan. Lakukan terus kompresi dan pernapasan buatan sampai ditemukan adanya denyut nadi dan pernapasan spontan dari penderita. Jika penderita masih terus mengalami henti napas dan henti jantung, lakukan terus tindakan di atas sampai Anda merasa lelah dan bantuan dari petugas kesehatan datang.

B. Bantuan Napas (Breathing) Ada dua macam pernapasan buatan, yaitu:

BPM/ist

Mioma Uteri dan Penanganannya SUATU masa di rongga perut harus dibedakan asalnya baik itu berasal dari genital atau ekstra genital. Kemungkinan adanya keganasan membutuhkan diagnosis yang akurat dan terapi yang agresif, dimana kebanyakan dari masamasa itu terutama pada usia reproduktif bersifat jinak. Walaupun begitu, adanya gejala dan tanda yang tumpang tindih antara tumor jinak dan ganas membuat diagnosis yang akurat menjadi sulit. Salah satu masa pada rongga perut yang sering dijumpai pada wanita usia reproduktif adalah mioma uteri. Mioma uteri merupakan tumor jinak yang terdiri dari otot polos dan jaringan ikat fibrus. Merupakan struktur yang padat, memiliki pseudokapsul, dan membentuk nodul kecil maupun besar yang dapat diraba pada dinding otot uterus, tumor ini sering juga disebut fibroid, leiomyoma, atau fibromioma. Tumor ini merupakan tumor jinak dan masa pada uterus yang paling sering ditemui pada rongga perut wanita. Mioma ini bisa muncul single/tunggal, tapi lebih sering dijumpai multipel serta memiliki ukuran yang bervariasi mulai dari ukuran mikroskopik 1 mm sampai dengan ukuran yang besar yakni 20 cm, dan mengisi hampir seluruh ruang abdomen. Insiden tertinggi dari mioma ini dijumpai pada wanita usia reproduksi antara 30-45 tahun, dimana angka insiden yang lebih tinggi dijumpai pada wanita berkulit hitam daripada wanita berkulit putih, yakni sebesar 3-9x lipat lebih tinggi. Tumor ini tidak terdeteksi sebelum pubertas dan merupakan tumor yang pertumbuhannya tergantung pada hormon. Sedangkan berdasarkan otopsi, Novak menemukan 27% wanita berumur 25 tahun mempunyai sarang mioma, pada wanita yang berkulit hitam ditemukan lebih banyak. Mioma uteri belum pernah (dilaporkan) terjadi sebelum menars. Setelah menopause hanya kira-kira 10% mioma yang masih bertumbuh. Di Indone-

Oleh dr. IGA Ngurah Agung Sentosa, S.Ked. sia mioma uteri ditemukan 2,39-11,7% pada semua penderita ginekologi yang dirawat. Gejala dari mioma bervariasi tergantung dari ukuran, jumlah, dan lokasinya. Kebanyakan wanita dengan mioma bersifat asimtomatis; gejala muncul dalam 10-40% wanita yang menderita penyakit ini. Adapun gejala yang mungkin timbul antara lain :1,4 Perdarahan Uterus Abnormal Merupakan gejala yang paling sering dihubungkan dengan mioma uteri, muncul hingga >30% wanita yang menderita penyakit ini. Tipe perdarahan yang muncul adalah menorrhagia, perdarahan berlebih saat periode menstruasi (_+>80 ml). Peningkatan aliran biasanya muncul secara gradual, tapi perdarahan dapat menyebabkan anemia. Mekanisme pasti terjadinya peningkatan perdarahan tidak jelas. Faktor-faktor yang mungkin antara lain nekrosis permukaan endometrium yang ada diatas mioma submukosa; gangguan kontraksi otot uterus bila terdapat mioma intramural yang luas; peningkatan luas area permukaan kavitas endometrium; dan perubahan mikovaskulatur endometrium. Nyeri Mioma yang tidak berkomplikasi biasanya tidak menyebabkan nyeri. Nyeri akut dihubungkan dengan fibroid, biasanya disebabkan oleh torsi pedunculated myoma atau infark yang progresif menjadi degenerasi carneous dalam mioma. Nyeri biasanya seperti nyeri kram, bila mioma submukosum dalam kavitas endometrium bertindak sebagai benda asing. Beberapa pasien dengan mioma intramural mengeluhkan dismenore yang muncul lagi setelah beberapa tahun periode menstruasi bebas nyeri.

Tekanan Begitu mioma membesar, akan memberi rasa seperti rasa berat pada pelvik atau gejala tekanan pada strukturstruktur di sekitarnya. 1. Sering kencing, adalah gejala yang sering muncul bila mioma yang tumbuh menyebabkan penekanan pada kandung kencing. 2. Retensi urine, jarang terjadi, biasanya terjadi bila pertumbuhan mioma menyebabkan uterus retroversi terfiksasi yang mendorong serviks ke anterior di bawah simfisis pubis di area sudut uretrovesikuler posterior. 3. Efek tekanan mioma asimtomatis biasanya disebabkan oleh ekstensi laterla atau mioma intralegamen, yang menyebabkan obstruksi ureter unilateral dan hidronefrosis. 4. Konstipasi dan susah defekasi dapat disebabkan oleh mioma posterior yang besar. 5. Kompres vaskulatur rongga perut oleh uterus yang membesar dengan hebat dapat menyebabkan varicositis atau edema ekstremitas bawah. Gangguan Reproduksi Infertilitas akibat adanya mioma tidak biasa terjadi. Infertilitas dapat terjadi bila mioma mempengaruhi transportasi tuba normal atau implantasi ovum yang terfertilisasi. 1. Mioma intramural besar yang berlokasi di kornu dapat menutup pars interstisialis tuba. 2. Perdarahan kontinu pada pasien dengan mioma submukosum dapat mengganggu implantasi; endometrium diatas mioma dapat tidak mengalami fase-fase seperti endometrium normal, sehingga merupakan permukaan yang tidak baik untuk implantasi. 3. Terdapat peningkatan insiden abortus dan kelahiran prematur pada pasien dengan mioma submukosum atau intramural. Kelainan Berhubungan dengan Kehamilan

Mioma uteri pada 0,3%7,2% kehamilan biasanya muncul sebelum konsepsi dan dapat meningkat ukurannya selama gestasi. 1. Insiden abortus spontan lebih tinggi pada wanita dengan mioma, tetapi mioma merupakan penyebab abortus yang tidak biasa. 2. Kelahiran prematur dapat meningkat pada wanita dengan mioma. 3. Dalam trimester ketiga, mioma dapat menjadi faktor penyebab malpresentasi, obstruksi mekanik, atau distosia uteri. Mioma-mioma yang besar pada segmen bawah uterus dapat menghalangi penurunan bagian presentasi janin. Mioma intramural dapat mempengaruhi kontraksi uterus dan persalinan normal. 4. Perdarahan Post Partum (HPP) lebih sering terjadi pada pasien dengan mioma uteri. Tidak semua mioma uteri memerlukan pengobatan bedah, 55% dari semua mioma uteri tidak membutuhkan suatu pengobatan dalam bentuk apapun, terutama apabila mioma itu masih kecil dan tidak menimbulkan gangguan atau keluhan. Walaupun demikian mioma uteri memerlukan pengamatan setiap 3-6 bulan. Dalam menopause dapat terhenti pertumbuhannya atau menjadi lisut. Apabila terlihat adanya suatu perubahan yang berbahaya dapat terdeteksi dengan cepat agar dapat diadakan tindakan segera. Dalam dekade terakhir ada usaha mengobati mioma uterus dengan GnRH agonist (GnRHa). Hal ini didasarkan atas pemikiran mioma uterus terdiri atas sel-sel otot yang diperkirakan dipengaruhi oleh estrogen. GnRHa yang mengatur reseptor gonadotropin di hipofisis akan mengurangi sekresi gonadotropin yang mempengaruhi mioma. Pemberian GnRHa (buseriline acetate) selama 16 minggu pada mioma uteri menghasilkan degenerasi hialin di miometrium hingga uterus dalam keseluruhannya lebih kecil. Akan tetapi setelah

pemberian GnRHa dihentikan, mioma yang lisut itu tumbuh kembali di bawah pengaruh estrogen oleh karena mioma itu masih mengandung reseptor estrogen dalam konsentrasi yang tinggi. Perlu diingat bahwa penderita mioma uteri sering mengalami menopause yang terlambat. a. Pengobatan Operatif Miomektomi adalah pengambilan sarang mioma saja tanpa pengangkatan uterus. Tindakan ini dapat dikerjakan misalnya pada mioma submukosum pada myom geburt dengan cara ekstirpasi lewat vagina. Pengambilan sarang mioma subserosum dapat mudah dilaksanakan apabila tumor bertangkai. Apabila miomektomi ini dikerjakan karena keinginan memperoleh anak, maka kemumgkinan akan terjadi kehamilan adalah 30-50%. Perlu disadari bahwa 25-35% dari penderita tersebut akan masih memerlukan histerektomi. Histerektomi adalah pengangkatan uterus, yang umumnya merupakan tindakan terpilih. Histerektomi dapat dilaksanakan per abdominam atau per vaginam. Yang akhir ini jarang dilakukan karena uterus harus lebih kecil dari telor angsa dan tidak ada perlekatan dengan sekitarnya. Adanya prolapsus uteri akan mempermudah prosedur pembedahan. Histerektomi total umumnya dilakukan dengan alasan mencegah akan timbulnya karsinoma servisis uteri. Histerektomi supravaginal hanya dilakukan apabila terdapat kesukaran teknis dalam mengangkat uterus keseluruhannya. b. Radioterapi Tindakan ini bertujuan agar ovarium tidak berfungsi lagi sehingga penderita mengalami menopause. Radioterapi ini umumnya hanya dikerjakan kalau terdapat kontra indikasi untuk tindakan operatif. Akhir-akhir ini kontra indikasi tersebut makin berkurang. Radioterapi hendaknya hanya dikerjakan apabila tidak ada keganasan pada uterus.


5 T REND Anggun dan Simpel dari Lautan

Minggu Kliwon, 15 Agustus 2010

INFO Raih Berat Badan Ideal dan Langsing SIAPA yang tidak ingin memiliki badan ideal dan tubuh langsing? Tidak ada seorang pun yang ingin terlihat kelebihan berat badan alias gendut atau obesitas. Kuncinya ternyata pada pengaturan makanan dan cara pandang kita terhadap makanan. Tubuh dikatakan gemuk atau obesitas jika terdapat kelebihan berat badan. Obesitas adalah kelebihan berat badan sebagai akibat adanya penimbunan lemak tubuh yang berlebihan. Setiap orang sebenarnya memerlukan sejumlah lemak bagi tubuhnya antara lain untuk menyimpan energi dan sebagai penyekat panas. Umumnya wanita memiliki lemak tubuh lebih banyak dibandingkan pria. Obesitas digolongkan dalam tiga kelompok yaitu obesitas ringan yaitu kelebihan berat badan 20-40%, obesitas sedang yaitu kelebihan berat badan 41-100%, sedangkan obesitas berat yaitu kelebihan berat badan lebih dari 100%. Menurut penulis buku Diet Sehat untuk Membentuk Tubuh Langsing & Bugar, Mirza Maulana, untuk mendapatkan berat tubuh yang ideal dan langsing kita harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut :  Jangan menggunakan makanan sebagai reward bagi diri sendiri. Pilihlah reward yang lain seperti nonton bioskop atau membeli buku dan lain-lain.  Tidak menghabiskan makanan yang ada di piring keluarga kita. Misalnya, sisa makanan anak. Jika sayang dengan makanan itu simpanlah di kulkas atau buang dengan segera.  Jangan membiarkan makanan tergeletak atau terlihat yang bisa menggoda kita untuk memakannya. Simpan di tempat tertutup seperti lemari atau kulkas. Ternyata diet itu tidak bisa dilakukan sembarangan. Pola gizi seimbang juga harus diperhatikan. Jika kita melakukan diet ketat dengan makan satu atau dua jenis tertentu mungkin saja berat badan kita akan menurun dengan cepat, tapi hal ini berdampak pada kesehatan. Jangan sampai tubuh kita lemas karena kesalahan dalam berdiet. Oleh karenanya diet ketat perlu mendapat perhatian jika :  Tidak mengandung gizi yang seimbang  Dapat mencapai berat badan yang diinginkan, tetapi tidak dalam waktu lama  Diet itu sering membuat kita lapar Diet yang Aman dan Sehat Diet yang aman dan sehat dapat ditempuh dengan makan secara teratur tiga kali sehari, hindari mencicipi makanan bila sedang menyiapkan dan memasak makanan, bila sedang makan jangan sambil membaca buku, menonton televisi ataupun berbicara lewat telepon. Lalu bagaimana cara makan yang sehat dan nyaman agar dapat kita nikmati dengan baik?  Konsentrasilah pada makanan. Nikmati setiap sendok makanan.  Makanlah secara perlahan dan jangan tergesa-gesa. Masukkan sendok ke dalam mulut bila mulut sudah kosong.  Gunakan piring kecil sebagai tempat makanan.  Taruhlah makanan sesuai dengan kebutuhan pada piring makanan dan jangan menambah lagi Jika kita sering makan bersama teman-teman atau keluarga, jangan segan untuk mengatur cara makan kita. Maka yang perlu diperhatikan :  Makan di luar sangatlah menyenangkan, tetapi janganlah makanan dijadikan sebagai alasan untuk sosialisasi dengan orang lain.  Cobalah untuk menikmati kegiatan sosial yang diadakan oleh kantor atau rekan kita, tidak hanya untuk makan dan minum.  Rencanakan apa yang akan kita makan.  Makanlah apa yang telah kita rencanakan. Jika kita menolak makanan, katakan bahwa kita sedang diet, maka teman kita akan mengerti pola makan yang baru.  Pada saat pesta, janganlah berdiri atau duduk dekat makanan.  Pilihlah minuman, misalnya air mineral atau minuman rendah kalori.  Buah segar, biskuit tanpa cream, crackersatau salad sayuran bisa dijadikan alternatif snack. Pilih Makanan Agar tetap langsing, pilih waktu makan dan makanan yang tepat. Atur waktu makan dengan waktu tidur. Sebaiknya, beri jeda waktu sekitar 3 jam, terutama jika mengkonsumsi makanan yang tinggi karbohidrat. Tapi jika porsi makan kita ringan, cukup beri jeda waktu 1-2 jam saja. Batasi asupan kalori untuk menu makan malam kita, paling tinggi 350 kalori saja dari asupan normalnya, sekitar 500 kalori. Pilih makanan yang mengandung karbohidrat berserat tinggi dengan indeks glikemik (indeks untuk mengukur efek makanan terhadap konsentrasi gula darah) rendah, seperti beras merah, roti gandum, atau havermut. Jika ingin memilih menu berkarbohidrat tinggi, seperti pasta, imbangi dengan sayuran atau sumber protein nabati yang tinggi, seperti kacang-kacangan, di dalam menu tersebut. Padukan dengan protein hewani, seperti daging sapi, ikan atau ayam, dalam jumlah yang tidak terlalu banyak. zAsti Musman

PANTAS rasanya bila Hongkong dikatakan sebagai gerbang mode Asia, terutama saat melihat Hong Kong Fashion Week yang menghadirkan parade fashion dari para desainer papan atas Asia. ‘’17th Hong Kong Fashion Week Spring/Summer 2010'’ baru saja digelar awal Juli lalu. Mardiana Ika, desainer penggagas Bali Fashion Weeks ini menawarkan rancangan-rancangan yang kuat bertema laut. Untuk mengingatkan pada dunia, betapa pentingnya laut dalam kehidupan manusia. Terutama untuk generasi mendatang. Acara yang digelar oleh Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) ini diikuti 21 negara, termasuk Indonesia. Dua desainer Indonesia yang ikut serta, Mardiana Ika dan Ali Charisma, memamerkan koleksinya melalui HKFW. Mardiana Ika, mengambil tema “Time of the Tides” keindahan lautan. Mungkin karena Mardiana Ika memang biasa berada di wilayah Indonesia. Hidup dikelilingi dengan lautan, sehingga karyanya kali ini terkesan begitu glamour dan benar-benar mengharukan. Selain indah juga kelihatan Mardiana Ika, makin matang. Beragam ide-ide luar biasa mengalir deras dari dirinya. Laut adalah hidup. Juga gelombang riak dari hidup sekaligus tempat Mardiana Ika melakukan meditasi yang sesungguhnya pada perjalanan kariernya sebagai desainer. Mardiana Ika begitu terpesona pada keindahan lautan, sehingga mencurahkan semua cintanya itu pada koleksi terbaru label Ika Butoni yaitu Time of The Tides. Keindahan dunia maritim beserta penghuninya diterjemahkan Ika ke dalam 80 buah busana dari kasual, etnik hingga busana malam, dengan dukungan aksesori dari Suarti- Bali. Total empat tema diluncurkan Ika. Yang pertama adalah Galapagos Island- The Tidal Zone yang menampilkan busana berpola angular dan bergaris tegas pada kain yang melambai. Disusul dengan tema Isimangaliso- The Flow of Water yang menampilkan busanabusana yang memeluk tubuh dengan potongan bias sehingga membentuk lipatan menyerupai ombak. Tema terakhir yaitu El Vizcaino - The Shades of the Underwater World yang menampilkan busana hitam putih dengan lipatan dan lipitan sehingga membentuk struktur tertentu. Melalui koleksinya, Ika tidak hanya ingin mengagumi keindahan laut, namun juga ingin memberi pesan bagi dunia untuk samasama menyelamatkan lautan dari kerusakan. Dengan menyelamatkan lautan berarti kita menyelamatkan dunia. Mardiana Ika sangat menyadari laut yang tenang bersih dan terawat merupakan jaminan bagi masa depan kehidupan yang akan datang. Koleksi-koleksinya sekalipun memikul tema cukup berat, tetap terlihat anggun, elegan, dan galmour. (osi)

Kombinasikan Lengan dan Paha Menggunakan Tongkat DI PAGI hari yang cerah ini marilah kita meluangkan waktu untuk berlatih mengencangkan lengan dan paha dengan menggunakan tongkat pendek. Caranya pun mudah sekali dan cukup dilakukan di rumah setiap pagi sebelum berangkat beraktivitas atau sore hari setelah beraktivitas. Kombinasi gerakan yang indah dan mudah dilakukan akan membuat latihan jadi menyenangkan. Ikuti contoh peragaan berikut ini bersama Evi Anggraeni dari Lala Studio Dalung. Rubrik “Bugar” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post (Jl. Kepundung 67A Denpasar 80232) atau Adolfina Grace Tangkudung Sekolah Senam Lala Studio (Jl. Veteran 66 E,Puri Satria Denpasar, telp. (0361) 283226) Cantumkan kupon “Bugar” di sudut kiri amplop.

Gb. I: Posisi berdiri tegak dengan kaki kanan sedikit ditekuk di depan kaki kiri dan kedua tangan memegang tongkat pendek. Tekukkan kedua siku lengan depan dada lalu luruskan dan ulangi hingga 2x8 hitungan.

Gb. II: Tetaplah berdiri tegak dengan kedua kaki tutup rapat sedangkan kedua siku lengan lurus ke atas memegang tongkat. Tekuk lengan kanan dengan mempertahankan posisi lengan kiri tetap lurus setelah itu luruskan dan lanjutkan dengan menekukkan lengan kiri dengan mempertahankan posisi lengan kanan tetap lurus. Ulangi gerakan hingga 2x8 hitungan.

Gb. III: Berdiri dengan kedua kaki dibuka dan ke-dua lengan lurus depan dada memegang tongkat pendek. Silangkan kedua lengan sembari menekukkan kedua lutut lalu kembali ke posisi semula dan ulangi gerakan hingga 4x8 hitungan, n a m u n saat menyilangkan kedua lengan, tumpuan kedua lengan bergantian kankanan dan kiri.

Gb. IV: Dengan posisi seperti yang nampak pada gambar yaitu meluruskan kedua lengan ke atas dan diayun sejauh mungkin ke belakang sembari meluruskan kaki kanan ke arah belakang, maka lengan dan paha yang kencang jadi milik Anda. Lakukan pada 3x8 hitungan secara bergantian kaki kanan dan kiri.

Kupon

Dengan gerakan yang sederhana namun dilakukan dengan rutin maka penampilan jadi semakin oke dengan paha dan lengan yang kencang serta salam bugar dari Lala Studio.


DIMENSI

6 RAMALAN

BINTANG

Banyak hal yang harus diselesaikan, jangan santai-santai saja. Yang semangat dan bertanggung jawab. Agar beban pikiran jadi ruangan, rencana selanjutnya bisa lancar. Kalau Anda selalu nanti-nanti, beban semakin berat, rencana selanjutnya terbengkelai, hasilnya Nol. Suasana keluarga memang menyenangkan, namun harapan ke depan bisa gagal. Asmara: Kalau ada masalah hendaknya segera diselesaikan supaya tenang. Kuatkan pendidikan, lanjutkan apa yang masih terpendam dihati. Jangan minder atau pesimis, mintalah kekuatan lewat sembahyang. Maka akan mendapat jalan keluar yang berharga. Bintang nasib sedang bersinar terang, jangan ragu-ragu untuk maju. Keluarga yang berkepala batu, sukar dinasi hati, didiamkan saja. Asmara: Harus berani bertindak tegas. Tegur dan katakan mana yang Anda tak suka. Kendorkan ketegangan, hentikan perdebatan. Dengarkan dan hargai orang lain berbicara, sebab akan menemukan banyak faedah yang bisa menentramkan bathin Anda. Bintang kemujuran sudah datang, pikiran harus jernih. Kesulitan keluarga juga mulai bisa diatasi. Asmara: Rintangan akan menyisih sendiri, kalau Anda berdua cuek, tidak menanggapi. Sudah banyak peristiwa yang Anda lalui, pahit dan getirnya hidup untung ruginya bekerja mencari nafkah. Hendaknya dijadikan pelajaran, yang menyusahkan jangan sampai diulang kembali. Mantap pendirian, jangan suka terpengaruh. Keluarga mau sabar, waspada dan hati-hati terhadap siapa saja. Asmara: Kalau Ortu tidak merestui jangan memaksa. Katakan terus terang kepada Doi. Kalau memang ada perubahan atau harus pindah, hendaknya diterima dengan sabar dan pasrah. Jangan anarkis atau dendam. Di tempat baru akan ada kesibukkan yang lebih baik, bisa maju dan banyak untung. Semua itu ada hikmahnya, jangan ditentang. Keluarga jangan emosi. Rencana Tuhan siapa tahu? Asmara: Doi menjadi bosan dengan acara atau pembicaraan itu-itu saja. Buatlah kejutan yang romantis. Apabila Anda kurang teguh atau kuat iman, gangguan asmara bisa masuk pikiran, rencana yang sudah matang, tidak dilaksanakan. Keuangan yang sudah mapan jadi korat karit, tak menentu kegunaannya. Sebelum telanjur bangkrut, segeralah sadar, bertobat, jangan percaya rayuan gombal. Kebutuhan keluarga dipenuhi, binalah keharmonisan, tidak bertengkar. Asmara: Janji-janji tak akan ditepati. Anda harus bisa mandiri, cari kesibukan yang positif. Minggu banyak kejutan. Hal-hal yang tidak direncanakan bisa terjadi. Rezeki yang tidak disangkasangka datang. Pokoknya kejutan yang menggembirakan. Semua ini merupakan bonus dari Tuhan YME. Bersyukurlah. Manfaatkan dengan baik, agar kehidupan ke depan tidak keteteran. Keluarga diajari jujur dan disiplin, saling menghormati dan jaga nama. Asmara: Sudah bahagia, jangan neko-neko. Bercintalah secara profesional, tidak karena nafsu. Apa yang pernah gagal atau tertunda, minggu ini bisa dimulai lagi. Aktif dan kreatif, bisa mengikuti perkembangan zaman. Sudah ada titik terang, dukungan, jadi Anda jangan takut atau ragu-ragu. Keluarga harus tenang dan sabar, jangan terpengaruh gosip, berita yang belum pasti. Asmara: Tetaplah rukun bersatu, sebab ada gangguan dari orang iri hati. Apabila Anda masih ingin mencapai sukses yang lain, tetap pada rencana semula, berjalan sendiri atau jangan mau dikuasai. Kerja sama, Anda harus jadi pimpinan dan yang mengatur uang. Jangan terpengaruh orang lain yang sok pinter, omong kosong. Keluarga jangan kemasukan orang ketiga yang baru kenal, akan ngaco. Asmara: Tolak dengan tegas, bila ada yang ikut campur. Begitu sebaliknya Anda jangan sok jadi pahlawan. Hati-hati dalam permainan uang, main spekulasi dalam judi atau taruhan. Jangan mengharap hadiah dan jangan menunggu janji. Semua itu tak akan terjadi, tidak bisa didapatkan. Anda harus turun tangan sendiri, bekerja mencari keuntungan lewat keringat sendiri. Keluarga juga harus mau membatasi pengeluaran uang, belajar menabung supaya tidak bingung. Asmara: Carilah ketegasan, jangan main-main. Katakata guyonan bisa jadi perselisihan. Kalau ingin ketenangan, pergilah ke daerah pegunungan, cari hawa segar dan istirahat. Renungkan apa yang sudah terjadi dan susunlah rencana yang akan datang. Kalau sudah ketemu, segeralah pulang melaksanakan apa yang Anda inginkan, tentunya hal-hal yang positif. Keluarga tentu ikut senang sebab Anda semangat untuk maju. Terimalah saran-sarannya. Asmara: Sempatkan untuk bertemu, sebab sudah rindu. Bicara yang baik-baik saja dan jangan ngegosip. Meskipun ada yang mencela, mengkritik, pendirian jangan goyah. Keputusan Anda di tangan Anda, oleh sebab itu pikirkan masak-masak. Supaya berhasil dan tidak ditertawakan. Posisi Anda masih di atas, ba-nyak harapan tercapai apa yang Anda kerjakan. Kebutuhan keluarga juga cukup menyenangkan, silakan maju terus. Asmara: Semua yang Anda dengar, hendaknya direnungkan. Bertindaklah dewasa dan bijaksana.

Diasuh Oleh

Putri Wong Kam Fu Berlaku:

15 s.d. 21 Agustus 2010

Pengertian Merdeka Menurut Hindu Lwirning mangdadi madaning jana sur pa guna dhana kula kulina yowana lawan tang sura len kas aran agawe wereh manahikang sarat kabeh, yang wwanten wang sira sang dhanewsara sur apa guna dhana kula yowana yan ta mada maharddhikeka panggarannia sira putusi sang pinandita. (Nitisastra, IV. 18). Maksudnya: Hal yang dapat membikin orang mabuk adalah keindahan rupa, kepandaian, kekayaan, kemudahan, kebangsawanan, keberanian dan air nira. Barang siapa tidak mabuk karena semuanya itu dialah yang dapat disebut merdeka (mahardika), bijaksana bagaikan Sang Pinandita. SETIAP tanggal 17 Agustus sejak tahun 1945 bangsa Indonesia memperingati hari Kemerdekaan. Hal itu dilakukan karena pada hari itulah Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari penjajahan diproklamirkan oleh Bung Karno. Kemerdekaan yang kita peringati itu adalah baru tahap kemerdekaan politik dalam artian bangsa Indonesia sudah berdaulat tidak lagi diatur kehidupannya oleh bangsa lain. Kedaulatan politik itu seyogyanya dijadikan kesempatan emas untuk menata kehidupan sendiri tanpa ada campur tangan bangsa lain. Kedaulatan tersebut hendaknya dijadikan jembatan emas untuk mewujudkan kemerdekaan individual dan kemerdekaan sosial dalam artian yang sesungguhnya bagi rakyat Indonesia. Merdeka berasal dari bahasa Sansekerta dari kata ‘’maharddhika’’ yang artinya berkuasa, bijaksana, orang berilmu. Dalam Kekawin Nitisastra IV.19 dijelaskan konsep ‘’mahardhika’’ amat nyata. Ada tujuh penyebab orang bisa mabuk. Tetapi barang siapa yang tidak mabuk atau dapat menguasai tujuh penyebab mabuk itu dialah yang disebut hidupnya ‘’merdeka’’. Dialah orang bijaksana bagaikan Sang Pinandita. Ini artinya perjuangan untuk memperoleh kemerdekaan itu adalah perjuangan untuk membangun tujuh hal yaitu surupa guna dhana kula kulina yowana, sura, kasuran. Yang penting ketujuh hal itu tidak membuat mabuk atau dapat menguasai tujuh penyebab mabuk itu. Adapun tujuh hal itu adalah: ❑ Surupa yaitu keindahan rupa seperti cantik bagi mereka yang perempuan dan ganteng bagi mereka yang lakilaki. Cantik dan ganteng ini tentunya tidak ada artinya dalam hidup ini kalau tidak disertai dengan sehat dan bugar. Kalau kebetulan berhasil lahir cantik atau ganteng tentunya amat membahagiakan. Ini artinya hidup ini boleh dan semestinya berusaha untuk menguatkan eksistensi cantik dan ganteng tersebut dengan usaha membina kesehatan diri yang bugar dan segar. Yang penting hal itu tidak menyebabkan orang itu mabuk. Ada sementara fakta sosial yang kita jumpai bahwa ada orang yang cantik atau ganteng tetapi sulit mendapatkan pasangan yang ideal karena sering tampil sombong atau gelap hati karena kecantikan atau kegantengannya itu. Ini artinya dia dijajah oleh kecantikan atau kegantengannya. ❑ Guna artinya ilmu terapan yang telah memberikan

Oleh I Ketut Wiana makna pada kehidupan. Dalam Nitisastra II.5 ada dinyatakan: Norana mitra mengelewihaning wara guna maruhur. Artinya tidak ada sahabat yang melebihi bersahabat dengan ilmu pengetahuan yang luhur. Ilmu itu adalah tongkat penunjang kehidupan. Dalam susastra Hindu di Bali disebut: matungked tutur utama. Ini artinya ilmu itu adalah sarana untuk mensukseskan tujuan hidup. Kalau tongkat ilmu pengetahuan itu telah dimiliki, selanjutnya mereka tidak sombong atau mabuk karena ilmu pengetahuan itu, dialah yang disebut merdeka. Kalau mereka itu sombong bersikap ekslusif karena memiliki ilmu pengetahuan itu artinya mereka belumlah merdeka. Bahkan bisa menjadi budaknya ilmu pengetahuan. ❑ Dhana artinya memiliki kekayaan berupa harta benda. Hubungan kekayaan dengan manusia ibarat air dengan perahu. Perahu tidak bisa berlayar tanpa air. Tujuan perahu berlayar bukan mencari air, tetapi, mencari pantai tujuan. Kalau salah caranya perahu berlayar, air itulah yang menenggelamkan perahu tersebut. Ini artinya harta benda itu adalah sarana hidup untuk menyelenggarakan kehidupan. Janganlah sampai harta benda itu menenggelamkan hidup ini sehingga justru menggagalkan usaha mencapai tujuan hidup. Orang yang sombong dan mabuk karena merasa memiliki harta benda itu artinya mereka belum merdeka. ❑ Kula kulina artinya memiliki keturunan yang mulia. Lahir dalam keluarga yang mulia artinya dari keluarga orang suci, orang berjasa pada bangsa atau orang yang kaya dermawan adalah suatu karunia yang patut disyukuri. Yang penting tidak mabuk karena merasa memiliki wansga yang mulia itu. Apa lagi Bhagawad Gita menyatakan bahwa membangga-banggakan wangsa

(abhijana) itu salah satu sifat manusia yang keraksasaan atau asuri sampad. ❑Yowana artinya senantiasa punya semangat muda. Semangat muda didukung oleh kesehatan yang prima dan wawasan yang luas tentunya karunia yang amat utama. Apa lagi delapan sistem ajaran Ayurveda itu salah satu adalah Rasayana Tantra yaitu ilmu kesehatan untuk membina hidup sehat bugar awet muda. Yang penting tidak sombong karena kemudaan dan segalanya itu. Kalau sombong dan mabuk karena kemudaannya itu artinya ia belum juga merdeka. ❑Sura artinya nira atau di Bali disebut tuak. Minuman itu mengandung alkohol. Memang ada obat tertentu yang membutuhkan alkohol sebagai salah satu unsur yang membentuk obat tersebut. Yang penting jangan sampai alkohol itu diminum di luar fungsinya sebagai obat sampai kecanduan. Kalau sampau mabukmabukan itu artinya mereka itu belum juga merdeka. ❑Kasuran artinya pemberani karena memiliki kesaktian artinya memiliki ilmu dan kemampuan untuk mengamalkan ilmu tersebut dalam kehidupan empiris. Mereka yang sakti itu tentunya menjadi dambaan masyarakat pada umumnya. Yang penting mereka tidak sombong dan mabuk karena semuanya itu. Kalau mabuk artinya mereka belum merdeka. Berdasarkan uraian tersebut di atas merdeka menurut Hindu adalah suatu upaya yang mampu membangun diri yang sehat, berilmu, sejahtera secara ekonomi, mampu menjaga harkat dan martabat keturunan, bersemangat karena sehat bugar dan berwawasan, tidak pemabuk, minum alkohol, memiliki keberanian karena memiliki ilmu dan kemampuan untuk mengamalkan ilmu yang dimiliki itu. Pengertian merdeka menurut Hindu itulah yang wajib kita wujudkan untuk mengisi kemerdekaan politik.

Minggu Kliwon, 15 Agustus 2010

„MIMBAR AGAMA

Menyoal ”Buah” Puasa Dalam Diri Kita BERUNTUNGLAH bagi orang-orang yang beriman, yang dikaruniai kesempatan untuk bertemu dengan bulan Ramadhan. Suatu bulan yang merupakan “wahana” membersihkan diri dan juga merupakan bulan pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi upaya meraih jiwa yang bertakwa, suatu kondisi kejiwaan yang didambakan oleh siapa pun yang beriman. Mereka yang memanfaatkan karunia Ramadhan dengan sebaik-baiknya, tentu akan memperoleh predikat yang diidamkan oleh setiap orang, yakni jiwa yang bersih yang oleh Rasulullah SAW disebut bagai bayi yang baru lahir. Maklumlah mereka yang bersungguh-sungguh berpuasa, akan senantiasa berupaya menjaga lisannya agar selalu berkata-kata baik, jujur dan santun. Sedangkan sikap dan perilakunya pun menyebarkan kasih sayang bagi sesama manusia dan lingkungan sekitarnya. Alangkah eloknya kepribadian yang bersih, yang ditempa melalui ibadah puasa Ramadhan yang akan menghiasi pribadi orang-orang beriman yang menunaikan puasa dengan penuh kesungguhan, sehingga dalam dirinya terpancar ketaqwaan jiwa kepada khaliqnya. Tentu saja tidak semua shaimin-shaimat (orang yang berpuasa) dapat meraih kemilau pribai bersih seperti itu. Lazimnya, ketidakseriusan adalah pangkal dari kurang berhasilnya seseorang dalam meraih “buah” puasa. Rasulullah SAW menginformasikan, “Betapa banyaknya orang yang berpuasa hanya memperoleh lapar dan dahaga saja”. Artinya, tanpa memperoleh nilai-nilai taqwa. Yang ditahan hanya keinginan makan dan minum semata, namun tidak menahan kata-kata buruk yang keluar dari mulutnya. Juga tidak menahan keinginan hawa nafsunya sehingga tetap melakukan perbuatan yang tergolong mendurhakai Tuhannya. Bulan Ramadhan masih dalam “etape” sepuluh hari pertama. Semoga dalam “etape” berikutnya, hingga akhir bulan yang penuh kemuliaan itu, kita dapat meningkatkan kesungguhan dalam mengabdi (beribadah)

Redaktur Khusus MIMBAR

ISLAM H. Kusnadi Musthofa kepada Allah SWT, baik ibadah mahdoh, maupun ibadah ghairumahdoh atau muamalah yang berhubungan dengan sesama. Betapapun bagi kita yang terpanggil memanfaatkan peluang emas untuk mendekat kepada Allah (taqarrub ilallah), masih ada sekian hari lagi ke depan untuk meraih nilainilai ketakwaan pada bulan yang penuh berkah ini, bukan malah sibuk mengalihkan perhatian dalam menggapai nilainilai keduniaan, atau bersiap memanjakan kesenangan saat lebaran dengan segala pernakperniknya itu. Kesungguhan dalam meraih ridha Allah SWT, adalah pilihan utama bagi siapa pun yang ingin kembali bersih (idul fitri) selepas Ramadhan. Kesungguhan dalam melaksanakan ibadah puasa, keseriusan dalam hal tadarus (mempelajari) Al-Qur’an, menegakkan shalat malam dan melakukan i’tikaf, adalah halhal yang perlu kita tingkatkan terus hingga hari-hari akhir bulan yang penuh rahmat itu, sehingga puasa kita tidaklah sia-sia, yang dalam istilah Rasulullah SAW, tidak hanya mendapatkan lapar dan dahaga saja. Namun ketaqwaan jiwalah yang didapatkan. Jangan biarkan Ramadhan, salah satu karunia besar dari Allah SWT bagi orang-orang beriman, berlalu begitu saja tanpa merengkuh buah ketakwaan yang disediakan. “Sekiranya tidaklah karunia Allah dan rahmatNya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorang pun dari kamu bersih (dari perbuatanperbuatan keji dan munkar itu) selama-lamanya,” (Q.S. an-Nur [24]: 21). Kebersihan jiwa yang utama, adalah bersih dari syirik (menyekutukan Allah). Selain bersih dari syirik, kita pun mutlak perlu memelihara diri dari “polusi” kemaksiatan dengan cara banyak melakukan

amal kebajikan, seperti menafkahkan harta di jalan Allah (Q.S. 92: 18), melakukan (banyak) shalat (87: 7) dan amal shaleh lainnya, termasuk menyempurnakan ibadah puasa yang dilengkapi dengan pembayaran zakat fitrah, maupun zakat mal (harta benda) jika memang tiba saatnya untuk dibayarkan. Sejatinyalah, dengan berbagai fasilitas ibadah yang ada, Allah SWT berkehendak membersihkan kita dari kemaksiatan dan dosa-dosa yang telah kita perbuat. “Dan barangsiapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan beriman, lagi bersungguh-sungguh telah beramal shaleh, maka mereka itulah orang-orang yang memperoleh tempat-tempat yang tinggi (mulia), (yaitu) surga “Adn yang mengalir sungaisungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya. Dan itu adalah balasan bagi orang-orang yang bersih (dari kekafiran dan kemaksiatan),” (Q.S. Thaahaa [20]: 75 - 76). Kini pada saat-saat kita “melaju” menyertai putaran waktu di bulan Ramadhan ini, adakah “buah puasa”, yakni takwa, telah semakin bersemikah pada diri kita? Jika jawabannya “ya”, sudah seberapa banyak dan seberapa berkualitaskah? Pada akhirnya nanti, tentu perlu dicermati, lebih berkualitaskah “buah puasa” kita pada tahun ini dibanding tahun sebelumnya? Menjadi semakin rajinkah diri kita dalam memakmurkan masjid dan dalam mengkaji Al-Qur’an? Pertanyaan-pertanyaan itu penting untuk diajukan kepada diri kita sendiri, termasuk saat kita beri’tikaf. Meminjam kalimat yang digunakan oleh Khalifah Umar bin Khattab, “Hisablah (adili) dirimu sebelum dihisab (di hari kiamat)”. Tentu kita berharap semoga ibadah puasa kita pada Ramadhan tahun 1431 Hijriyah ini, membuahkan peningkatan kualitas pengabdian kita kepada Allah SWT yang tercermin pada meningkatnya kualitas akhlak kita, seperti semakin meningkatnya kejujuran, kesabaran dan rasa kasih sayang kita kepada sesama manusia, bahkan kepada lingkungan (alam) di mana kita berada. Amin.

Gangsing, Berputar Sendiri di Gesing LAHIR di tengah lahan pertanian kering, seni bermain gangsing merupakan salah satu produk permainan yang lahir di tengah-tengah masyarakat agraris di Buleleng. Seni permainan yang kini dikenal sebagai olahraga tradisional itu awalnya berkembang dari bawah kebun-kebun kopi di komunitas catur desa, yakni Gobleg, Munduk dan Gesing yang masuk wilayah Kecamatan Banjar serta Umajero yang berada di wilayah Kecamatan Busungbiu. Perkembangannya sempat redup, namun kini mulai bangkit meski hanya berputar-putar di empat desa yang terletak di bagian atas Kabupaten Buleleng itu. Secara rutin seni permainan gangsing masih tetap digelar di sebuah arena di Desa Gesing, Kecamatan Banjar. Pesertanya tentu bukan hanya dari Gesing, namun juga datang dari Munduk, Gobleg, Umajero, Pedawa dan desa lain di sekitarnya. Setidaknya, dalam seminggu warga di desa itu menggelar dua kali pertandingan yang selalu dipenuhi penonton. Namun seperti nasib seni dan permainan agraris lainnya, seni gangsing tak mendapat perhatian selayaknya dari in-

stansi yang berwenang menjaga seni-budaya leluhur di Buleleng. Mulai dari memilih kayu, membuat bakalan gangsing, hingga gangsing berputra di arena, semuanya dilakukan secara gembira oleh warga yang memang mencintai seni peninggalan leluhur itu. Dalam perayaan-perayaan hari-hari besar, misalnya HUT RI, mereka menggelar sendiri acara yang meriah, tanpa banyak diketahui warga di luar empat desa itu. Konon, beberapa kali mereka mengajukan permohonan agar adu permaianan gangsing itu diselenggarakan pemerintah dengan dana yang lebih besar. Namun niat itu tak pernah terpenuhi. Gangsing memang seni permainan yang unik. Aturan yang dipergunakan dalam permainan itu adalah aturan tradisional yang tidak banyak orang tahu. Ada dua jenis gangsing yakni gangsing pemelek dan gangsing pengebug. Bentuknya mirip seperti piringan terbang. Bentuk bulat melingkar dan lancip ke bawah. Di atasnya ada semacam benjolan untuk mengikat tali gangsing. Cara memainkannya, gangsing yang mempunyai

Bali Post/ole

GANGSING - Permainan gangsing di Desa Gesing. lebar sekitar 60 centimeter (keliling) diiikat tali. Tentunya harus dengan sangat kuat. Setelah terikat, barulah gangsing ini dilecutkan di tengah arena. Gangsing ini diadu. Ada dua kelompok pemain. Satu kelompok sebagai kelompok pemelek, dan satu kelompok lagi sebagai pengebug. Kelompok pemelek biasanya lebih dulu melecutkan gangsingnya lalu digebuk oleh kelompok pengebug. Kelompok mana yang gangsingnya mengalami kerusakan seperti retak terlebih dahulu atau tidak bisa

berputar, maka kelompok ini dianggap kalah. Setiap kelompok menurunkan empat pemain dengan durasi permainan dua jam. Jika harus dikaitkan dengan daya tarik wisata, arena gangsing di Gesing ini juga tak mendapat perhatian yang serius dari pelaku pariwisata atau pemangku pariwisita di Pemkab Buleleng. Selama ini memang banyak turis mancanegara yang datang untuk melihat seni gangsing tersebut. Namun turis itu sebagian besar datang karena kebetulan lewat atau karena

mendapat informasi dari teman-temannya sesama turis yang lebih dulu sempat berkunjung ke desa itu. Padahal jika Gesing bisa menjadi tujuan wisata permaianan tradisional, maka seni gangsing bisa hidup dan tetap terpelihara. Yang menjadi daya tarik bukan hanya permainan gangsing atau bagaimana gesture tubuh pemain ketika melecutkan tali gangsing. Namun yang juga menarik adalah suasana yang terbangun di arena gangsing yang benar-benar mencerminkan masyarakat agraris. Di sekitar arena masyarakat menjual jajanan tradisional khas desa dan makanan-makanan lain yang sulit diperoleh di restoran-restoran besar di Bali. Perbekel Gesing Nyoman Sanjaya berharap, pemerintah terutama Disbudpar dan PHRI memperhatikan seni budaya leluhur yang masih dipertahankan di Gesing itu. Karena permainan gangsing itu menjadi tontonan menarik turis mancanegara. ‘’Kami minta paling tidak jalan ke desa ini bisa diperbaiki sehingga tamu asing yang sering datang ke sini nonton gangsing tidak kecewa,’’ kata Perbekel Sanjaya. (ole)


OLAH RAGA

Minggu Kliwon, 15 Agustus 2010

7

Neymar Bantah Kontak Chelsea

BPM/afp

Mario Balotelli

City Kontrak Balotelli Lima Tahun London Setelah melewati tes kesehatan, Mario Balotelli resmi menjadi pemain Manchester City, Sabtu (14/8) kemarin. Mantan striker Inter Milan berusia 20 tahun yang dijuluki Super Mario ini, mengikat kontrak selama lima tahun. Akan tetapi Balotelli mengatakan sedih telah meninggalkan Italia. “Saya menyesal meninggalkan Inter dan Italia karena saya lebih memilih melanjutkan karier profesional di negara saya sendiri,” ucapnya. “Saya pergi ke klub di mana dapat menemukan ruang harus bermain yang sangat penting bagi saya. Saya harus bermain untuk membuat kesalahan, untuk belajar dan bermain lagi serta mendapatkan lingkungan yang tenang di sekitar saya. Ini akan menjadi tahun yang sulit, tapi saya sudah sering berada di bawah tekanan dan menerima kritik yang membuat saya jengkel,” tambahnya. Manajer City, Roberto Mancini, yang bekerja dengan Balotelli ketika masih menjadi pelatih Inter, tidak memiliki keraguan telah menandatangani pemain yang dapat menjanjikan trofi pertama sejak memenangkan Piala Liga pada 1976. “Saya kira Mario adalah salah satu pemain terbaik di usianya di Eropa dan saya sangat senang bisa bekerja dengan dia lagi,” kata Mancini. Menurutnya, gaya bermain Balotelli sesuai dengan Liga Premier karena ia masih begitu muda. “Ada kemungkinan besar baginya untuk berkembang. Dia adalah seorang pemain kuat dan fans City akan menikmati permainannya,” ujar Mancini. Balotelli yang membuat debutnya di tim nasional Italia melawan Pantai Gading dalam pertandingan persahabatan di London, Selasa lalu, berulang kali bentrok dengan mantan bos Inter, Jose Mourinho. AC Milan pendukung kuat, Balotelli kesal, fans Inter memakai strip saingannya di TV musim lalu dan turun dari tim di Maret setelah Mourinho memberinya tanda nol yang ditampilkan dalam hasil imbang melawan AS Roma. Dia akhirnya meminta maaf kepada pelatih asal Portugal itu sehingga dipanggil kembali ke skuad Inter melawan Barcelona pada semifinal Liga Champions. Balotelli lagi-lagi membuat kontroversi dalam pertandingan itu dengan melemparkan celana pendek ke tanah setelah dicemooh oleh fans Inter. Dengan bermain di Inggris, striker yang lahir di Italia tetapi berasal dari keturunan Ghana tersebut berharap dapat melepaskan diri dari nyanyian rasis di Seri A terutama oleh fans Juventus. (par/rtr)

Rio de Janeiro Striker remaja Brazil, Neymar, membantah telah melakukan kontak tidak sah dengan Chelsea seraya mengatakan akan tetap tinggal di Santos. Manajemen Santos yang menolak tawaran 20 juta euro (25,60 juta dolar AS) dari Chelsea untuk pemain berusia 18 tahun itu bulan lalu, menuduh klub Liga Utama Inggris tersebut melakukan pendekatan secara ilegal dan mengancam akan membawa masalah ini ke Badan Sepak Bola Dunia (FIFA). Pemain yang mencetak gol dalam debutnya bagi Brazil ketika mengalahkan Amerika Serikat 2-0 pada pertandingan persahabatan lalu, dibombardir dengan pertanyangan mengenai masa depannya oleh wartawan di lapangan latihan Santos, Sabtu (14/8) kemarin. Neymar mengatakan tidak sedang dalam pembicaraan dengan Chelsea. “Saya sangat gembira diingat oleh tim besar tetapi Santos adalah tempat saya saat ini. Saya ingin tinggal di Santos, memenangi lebih banyak gelar di sini, siapa tahu pergi di masa yang akan datang,” kata Neymar yang dikontrak Santos hingga 2014. Ketika seorang reporter mengejar pertanyaan mengenai masa depannya, Neymar yang tampak jengkel menjawab, “Saya katakan bahwa Neymar milik Santos, apakah Anda BPM/rtr tuli?” Ditanya mengenai dugaan berbicara langSALTO - Striker Tottenham Hotspur, Peter Crouch (tengah), menendang bola di atas kepala pemain Manchessung dengan Chelsea tanpa izin Santos, Neyter City, Shaun Wright Philips, dengan lompatan salto pada laga pembuka Liga Utama Inggris, Sabtu (14/8) mar menambahkan: “Chelsea tidak menjanmalam kemarin. gkau saya hingga sekarang. Saya tidak tahu apa pun mengenai ini.” Sebaliknya, pemain Brazil lainnya, Ramires, menandatangani kontrak empat tahun dengan Chelsea kemarin. Gelandang berusia 23 tahun yang membantu Benfica memenangkan gelar Liga Portugal musim lalu ini, telah menyelesaikan pemeriksaan medis setelah izin kerjanya dikabulkan. “Setiap pemain di dunia ingin bermain untuk Chelsea dan ini kesempatan besar yang diberikan kepada saya. Saya bebas transfer setelah dilepas London akan memberikan yang terHasil imbang 0-0 mewarnai pertandingan pembuka Arsenal akhir musim lalu. baik untuk membayar “Saya suka Gallas. MenuLiga Utama Inggris, Sabtu (14/8) malam kemarin. Tuan kesempatan ini dan rumah Tottenham Hotspur memaksa klub ambisius rutku dia pemain hebat unsaya sangat Manchester City bermain tanpa gol alias kacamata di Sta- tuk ukuran bebas transfer. gembira,” ujar Kemungkinan merekrut Galdion White Hart Lane, London. Ramires yang las terbuka. Gaji tak akan menSkor ini mungkin nya partai pertama, sulit bagi wan West Ham United, masalah. Dia tidak serakah. gawali latihan Kami telah menghubungi Blackburn Rovers kontra sebuah tim bisa menampiltidak begitu mengecewabersama The Blues kan buat Spurs kendati kan permainan terbaiknya. Everton, Bolton Wanderers agennya,’’ kata Manajer pekan depan. Spurs, Harry Redknapp. versus Fulham, Sunderland bermain di kandang sendiApalagi jika klub tersebut Ramires adalah Tottenham perlu tenaga ri karena tidak melaku- banyak menampilkan pe- kontra Birmingham City, pemain kedua yang kan banyak pembelian pe- main anyar. Tentu saja mere- Wigan Athletic menjamu tim Gallas untuk mendampingi dikontrak manajer main musim ini. Namun, ka masih perlu beradaptasi promosi Blackpool, Wolver- duet bek internasional IngChelsea, Carlo Ancetidak demikian halnya dengan pemain lainnya dan hamton menjajal Stoke City gris Michael Dawson dan Selotti, saat libur dengan City yang jor-joran kompetisi Liga Inggris yang dan Chelsea meladeni West bastien Bassong (Kamerun). musim kompetisi mendatangkan pemain terkenal dengan permainan Bromwich. Duel Liverpool “Kami terlalu banyak memenyusul gelanversus Arsenal berlangsung naruh harapan padanya. baru. Terakhir, klub asu- keras dan cepatnya. dang serang Yossi han pelatih Roberto ManciHari pertama Liga Utama Minggu (15/8), sedangkan Jika dia masuk dan memainBenayoun asal Isni mengontrak striker Mar- Inggris menampilkan dela- Menchester United mengh- kan sampah, orang-orang rael yang dibeli io Balotelli dari Inter Milan. pan partai. Tujuh laga lain- adapi Newcestle United pada menyembelihnya, namun dari Liverpool. jika dia datang dan bermain Akan tetapi yang nama- nya adalah Aston Villa mela- Senin (16/8) dini hari. BPM/afp Neymar (kiri) (par/rtr) besar, mereka akan mengasihi,” ucapnya. Redknapp William Gallas Di bagian lain, Tottenham menargetkan merekrut lima Hotspur tertarik merekrut pemain sebelum jendela bek William Gallas. Pemain transfer ditutup. Prancis ini berstatus pemain (052/par/rtr) Para pemain itu direkrut musim depan yang memberiJaya), Rahmat Latif (PersirPalembang (Bali Post) Lima pemain baru Sriwi- am Raja Ampat), Mahyadi murni atas rekomendasi pel- kan porsi cukup besar untuk jaya Football Club (SFC) Panggabean (Persik Kediri) atih Ivan Kolev, tanpa inter- pemain lokal. Sebelumnya, manajemen musim kompetisi 2010-2011 dan Ferry Rotinsulu (pemain vensi manajemen klub. “Pemain ini murni bidikan Ivan SFC telah mengikat kontrak melakukan penandatangan- SFC musim lalu). Penandatanganan itu di- Kolev, meskipun ada yang M. Subran (Persiba Balikpaan kontrak kerja dengan Presiden Klub H. Dodi Reza hadiri pelatih kepala Ivan putra daerah Sumsel, yaitu pan) dan masih menyeleksi Alex di Palembang, Sumatera Kolev, asisten pelatih Vasile Supardi dan Mahyadi Pang- tiga pemain SFC U-21 yang Selatan, Sabtu (14/8) sore ke- Kardinov Pedrov, Direktur gabean yang istrinya ketu- notabene putra daerah SumTeknik Hendri Zainuddin, runan asli Palembang,” ujar sel. Jika pada musim lalu marin. hanya satu putra daerah Kelima pemain tersebut Direktur Kewirausahaan Dodi. Menurut dia, banyak pe- yang jadi pemain SFC, yakni adalah M. Ridwan (eks Peli- Bakti Setiawan dan Sekretarmain yang dibidik oleh Kolev. Amirul Mukminin, pada ta Jaya), Supardi (Pelita is Klub Faisal Mursyid. Ia bersyukur akhirnya ada musim depan manajemen pemain asli Sumsel yang Laskar Wong Kito memberimasuk skuad. Artinya, Kolev kan kuota hingga enam ormendukung visi manajemen ang. (ant)

Tottenham Tahan Manchester City

Lima Pemain Teken Kontrak dengan SFC

Bremen Tolak Tawaran Madrid Munich Werder Bremen menolak tawaran dari Real Madrid untuk mendapatkan pemain tengah Mesut Ozil. Gelandang 21 tahun yang menjadi bintang Jerman pada Piala Dunia 2010 itu, menjadi target beberapa klub utama Eropa. “Dia pemain hebat dan saya senang jika dia datang kepada kami, tetapi pelatihnya (Thomas Schaaf) bilang tidak,” kata pelatih Madrid, Jose Mourinho, kepada wartawan setelah menyaksikan timnya mengalahkan Bayern Munich 4-2 dalam pertandingan kehormatan untuk mantan kapten Jerman Franz Beckenbauer di Munich, Sabtu (14/8) kemarin. Mourinho menegaskan, Madrid belum menyerah untuk mendapatkan pemain muda yang dikontrak Bremen hingga 2011 itu. “Sekarang kami harus melihat bagaimana kelanjutannya dari sini. Akan hebat jika ia datang kepada kami,” tambahnya. Rekan setim Ozil di tim nasional Jerman, Sami Khedira, sudah bergabung dengan Madrid. Penjaga gawang Iker Casillas tampil sebagai pahlawan Madrid dengan menjinakkan tiga tendangan penalti Munich yang dilancarkan Edson Braafheid dan Hamit Altintop, sehingga berhak mengangkat Piala Beckenbauer. Sebelumnya ia mengamankan tembakan keras pemain bertahan Holger Badstruber dan tidak lama kemudian menjinakkan tendangan tajam Danijel Pranjic. “Kami butuh lawan tangguh seperti Bayern. Kami perlu pertandingan ini menjelang kompetisi. Anda lihat, kami masih harus melakukan yang terbaik. Masih ada waktu dua minggu lagi dan saya berharap kami dapat melakukan kerja sama tim dengan baik,” ujar Mourinho. Munich yang tidak diperkuat pemain sayap Arjen Robben, bermain lebih hidup pada awal laga. Franck Ribery dalam kondisi terbaiknya menjelang dimulainya kompetisi Liga Jerman delapan hari lagi. Ribery yang memperpanjang kontrak dengan juara Liga Jerman dan Piala Liga itu hingga 2015, mengancam lawan dari sisi kiri dan dijatuhkan lawan di kotak penalti pada menit ke-8. (par/rtr)

BPM/afp

Mesut Ozil


OLAHRAGA

8 Nyoman Soma

Siap Bersaing KEBERADAAN perguruan Institut Karate-do Nasional (Inkanas) di Bali tergolong baru lima tahun. Akan tetapi, kiprah Inkanas terus berbenah diri guna memperbaiki kualitas karatekanya. Tak mengherankan, jika untuk kategori usia dini, pra-pemula, pemula, dan kadet atletnya mampu menyamai prestasi perguruan lainnya. BPM/022 ‘’Maklum, kami kan baru membina, untuk kategori di bawah senior, kami siap bersaing,’’ tutur Seksi Kepelatihan Pengprov Inkanas Bali Nyoman Soma, Sabtu (14/8) kemarin. Namun, anggota Polri ini punya obsesi memajukan perguruan Inkanas di masa mendatang. ‘’Saya kira empat hingga enam tahun lagi, Inkanas sudah mampu bersaing. Bahkan, kami targetkan karateka Inkanas masuk skuad PON Bali,’’ tutur karateka Bali yang berlaga di PON XV Surabaya 2000 silam. Selain mengasah atlet, tugas Soma juga meningkatkan kualitas wasit dan juri. ‘’Inkanas baru memiliki seorang wasit (W) A nasional, plus dua juri (J) A nasional,’’ terang pria kelahiran Banjar Pancoran, Desa Gelgel Klungkung, 4 Mei 1965 ini. Oleh sebab itu, wasit dan juri Inkanas dituntut getol mengikuti berbagai kursus guna mendapat sertifikasi. ‘’Syaratnya mengikuti kursus wasit dan juri nasional, harus mendapat lisensi dari Pengprov FORKI Bali,’’ ujar ayah dua putra ini. (nel)

Eva Dampingi Desak Raka Denpasar (Bali Post) Pebiliar Eva Septianti sukses mengalahkan A.A. Diah Setyawati, dalam seleksi guna memperebutkan satu tiket di Leading Billiard Centre (LBC) Renon, Sabtu (14/8) kemarin. Sedianya seleksi melibatkan Marchela Diar, namun atlet putri tersebut mengundurkan diri karena kesibukannya. Dengan demikian, Eva berhak mendampingi Desak Raka Kasih Ariati yang lolos mengikuti kejurnas tanpa seleksi. Ketua Harian Pengprov POBSI Bali Putu Pasek Swastawa, Sabtu (14/8) kemarin menerangkan, Eva merupakan pebiliar terakhir yang lolos dan berhak berlaga pada kejurnas di Semarang, Oktober nanti. Dikemukakan, selain Desak Raka, pebiliar yang lolos tanpa seleksi yakni Yudharman. Selanjutnya, mereka yang lolos adalah Ngakan Nyoman Toni Cahaya Putra alias Toni CP di bola-8, kemudian Awan Parasola bola-9, Komang Wijaya alias Ari Kidal bola10. Sedangkan dua pebiliar yang lolos di snooker adalah Edi Wirawan dan Kadek Putra Adnyana. Pasek Swastawa menegaskan, para atlet yang turun di kejurnas bakal berlatih lima kali dalam sepekan. ‘’Kami agendakan empat kali latihan teori, dan sehari berlatih fisik. Mereka dipandu Bidang Pembinaan POBSI Bali A.A. Rai, serta pelatih Gusti Ngurah Suyadnya,’’ terang Pasek Swastawa. (022)

Gianyar Tidak Pernah Membajak Atlet Gianyar (Bali Post) Kontingen Gianyar sebagai kabupaten yang mempunyai prestasi olahraga cukup gemilang. Bahkan, selama ini tidak pernah melakukan pembajakan terhadap atlet. Hal itu diungkapkan Ketua Umum KONI Bali Made Nariana, di Gianyar, saat melantik pengurus KONI Gianyar, Sabtu (14/8) kemarin. Jajaran Pengurus KONI Gianyar periode 2010-2014, Ketua Umum dijabat Drs. Ida Bagus Gaga Adisaputra, M.Si., Ketua Harian I Wayan Arthana, S.H., M.H. Nariana menyatakan, pelantikan ini sekaligus menunjukkan kesiapan Gianyar untuk membangun olahraga. Ia memuji prestasi Gianyar dalam membina atlet lokal. Sementara itu, Ketua Umum KONI Gianyar Ida Bagus Gaga Adisaputra menekankan, ke depan pihaknya bersama jajaran pengurus akan menyiapkan Porprov, dan program lain yang menjadi sasaran. Disebutkan, sasaran tersebut di antaranya pembangunan sport centre, peningkatan kesejahteraan atlet, perhatian atlet berpretasi dan tentunya pembinaan dan pengembangan atlet muda. Target untuk Gianyar pada Porprov mendatang, I.B. Gaga berharap Gianyar lebih baik dari Porprov sebelumnya yang berada pada peringkat ke-4. Keyakinan I.B. Gaga ini, karena melihat raihan medali yang merata di tiap cabor, serta makin meningkat selama pelaksanaan Porprov dari tahun ke tahun. (kmb16)

Sinta Ingin Ukir Sejarah di AG Jakarta (Bali Post) Lifter nasional Ni Luh Sinta Dharmariani mengatakan ingin menorehkan sejarah baru saat tampil di kelas 75 kg, pada Asian Games (AG) XVI Guangzhou, November 2010 nanti. “Saya menginginkan prestasi maksimal saat turun di Asian Games XVI Guangzhou, November 2010. Upaya memenuhi semua itu saya akan mengasah prestasi melalui kejuaraan dunia angkat besi di Turki, 18-30 September mendatang,” ujar lifter asal Bali, Ni Luh Sinta Darmariani, di Jakarta, Sabtu (14/8) kemarin. Ia menambahkan, tampil di kejuaraan dunia di Turki merupakan suatu peluang mengintip kekuatan lawan, yang akan dihadapi di Guangzhou. Angkat besi merupakan cabang terukur, prestasi yang diraih atlet di Turki menjadi tolak ukur menuju Asian Games XVI. Melalui strategi itu, katanya, ia akan berusaha seoptimal mungkin saat melakukan latihan di pelatnas. Dengan harapan akan mengimbangi lawan yang datang dari daratan Asia, seperti Cina, Korsel dan Myanmar yang atletnya cukup tangguh. Ia mengakui, mengukir medali emas di kejuaraan dunia 2010 tidak semudah membalikkan telapak tangan, karena kekuatan angkat besi dunia ada di kawasan Asia, yang datang dari Cina dan Korsel. Melalui peta yang dibaca, ia tidak terlalu muluk-muluk mengumbar target, namun hanya ingin memperbaiki prestasi yang dimiliki selama berlatih di pelatnas Asian Games. Sinta melakukan uji coba ke Turki, bersama rekan pelatnas Yadi Setiadi, Eko Juli Irawan, Triyatno, Dwi Oktariani, Lisa Rumbewas, Citra S dan Betty. Para atlet itu melakukan latihan di tiga daerah, Kaltim, Lampung, dan Jakarta. Tim angkat besi nasional belum pernah mengukir prestasi maksimal di Asian Games, meskipun di Olimpiade sudah menyuguhkan medali perak melalui Lisa Rumbewas.. (ant)

Minggu Kliwon, 15 Agustus 2010

Kejurda Inkanas

Dojo SMP PGRI1 Geser PKC

PEROLEHAN MEDALI SEMENTARA 1. SMP PGRI 1

11

15

16

2. PKC

9

6

5

3. Sari Kutaman

7

4

8

4. Bhayangkara Tbn

4

2

1

5. Brimob

3

2

5

6. Dauh Puri

2

0

1

7. SMPN 3 Kutsel

2

0

0

Denpasar (Bali Post) Dojo SMP PGRI 1 Denpasar menggeser Panjer Karateka Club (PKC), pada hari kedua Kejurda Institut Karate-do Nasional (Inkanas) I/2010, di GOR Ngurah Rai, Sabtu (14/8) kemarin. Perolehan medali emas sangat tipis, dan mereka dipastikan bertarung seru pada hari terakhir, Minggu (15/8) ini. Donasi emas SMP PGRI 1 seperti Bagus Nurdianto (kumite junior -68 kg), Ngurah Artayadi (kumite junior +76 kg), Tamara Avieska (kumite junior +59 kg), Desi Antari Putri (kumite junior -48 kg). Sementara tambahan emas PKC dipersembahkan Gede Sihaan Yoginata (kumite senior -67 kg), Luki Abdus Samia (kumite kadet -40 kg). Sebelumnya, karateka PKC Kadek ‘Kapling’ Apriadi (usia dini) merebut emas kata perorangan, Jumat (13/8) lalu. Usai menyabet emas, Kapling menceritakan, dalam babak penyisihan dirinya sempat menangis sesenggukan meskipun unggul terus. ‘’Saya ingin jadi karateka nasional,’’ terang karateka kelahiran Denpasar, 30 April 2005, yang belum bersekolah ini. Pelatih PKC Gede Estrada mengisahkan, Apriadi putra keenam dari delapan bersaudara pasangan Wayan Tingga dan Ni Ketut Somarasih. ‘’Apriadi dari keluarga tak mampu, ayahnya hanya tukang bangunan. Namun, keinginannya besar sekali untuk menjadi karateka, meskipun baru berlatih setahun,’’ tutur

Gede Estrada. Karateka dari Dojo Sari Kutaman juga mendulang emas seperti GN Surya (kumite junior -76 kg), Made Dwi Handayani (kumite kadet -40 kg). Dojo Brimob juga menyumbang lewat karatekanya Made Astawa (kumite senior 75 kg), Ketut Guna Arta (kumite senior -84 kg), serta Raka Sujana (kumite senior +84 kg). Di sisi lain, Ketua Panpel Kadek Puja Astawa menyatakan, pihaknya bangga Inkanas baru berumur lima tahun, punya 5.000 anggota. Bahkan, atlet yang ambil bagian mencapai 627 karateka pada kejurda perdana ini. ‘’Meskipun usia mereka muda, tetapi teknik mereka mumpuni. Apalagi, tim Inkanas Bali juara nasional pada Kejurnas Inkanas,’’ sebut Puja Astawa. (022) EMAS - Kadek ‘Kapling’ Apriadi meskipun usianya baru 5 tahun, sukses mendulang emas di nomor kata perorangan usia dini (9 tahun).

BPM/022

Buleleng Terbuka

Diikuti 124 Pecatur Bali dan Jawa Singaraja (Bali Post) Sebanyak 124 pecatur dipastikan mengikuti kejuaraan catur Buleleng Terbuka Nonmaster dan veteran, di SMAN 1 Singaraja yang dibuka Wabup Buleleng Arga Pynatih, Sabtu (14/8) kemarin. Pecatur itu bukan hanya datang dari Bali namun juga dari Jawa. Seorang pecatur dari Kediri, Jawa Timur, Moh. Talkah (64), bahkan datang ke Singaraja dengan naik sepeda. Ia menempuh perjalanan jauh selama tiga hari dua malam dari Kediri, untuk bisa mengikuti kejuaraan di Singaraja. Pecatur itu disambut dengan rasa haru oleh Wabup Arga Pynatih dan pengurus Pengkab Percasi Buleleng. Ketua Panitia Ketut Suka Legawa WMP mengatakan, kejuaraan catur yang digelar selama dua hari, dan berakhir Minggu (15/8) ini, bertujuan memeriahkan HUT ke-65 RI.

Jumlah peserta kejuaraan tahun ini sebanyak 124 atlet itu, jauh lebih banyak dari jumlah peserta tahun lalu. Kategori kejuaraan yang dilombakan adalah kelompok senior, kelompok umur 11 tahun ke bawah putra dan putri, kelompok umur 12-17 tahun putra dan putri dan kelompok veteran. Wabup Arga Pynatih mengatakan bangga karena antusias pecatur untuk mengikuti kejuaraan ini, lebih dari jumlah tahun lalu. Namun, ia berharap kualitas dari kejuaraan ini juga mesti ditingkatkan untuk memajukan catur yang merupakan olahraga yang populer di masyarakat. Karena selain digemari oleh segala umur, catur merupakan seni adu otak dan strategi. ‘’Catur ini, selain mementingkan suatu pemikiran yang jernih, cerdas, juga dapat dijadikan sebagai ajang mengasah kecermatan, ketegasan dan juga integritas,’’ katanya. (kmb15)

Banyak Cabor Tak Dipertandingkan

Klungkung Minta Porprov Dipindah Semarapura (Bali Post) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Klungkung meminta penunjukan Kabupaten Jembrana sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali X/2011 dipertimbangkan atau dikaji ulang. Pasalnya, banyak cabang olahraga (cabor) yang notabene baru berkembang dan potensial meraih prestasi pada PON 2012, di Riau, tidak dipertandingkan akibat keterbatasan sarana dan prasarana di Jembrana. Selain itu, akomodasi/pemondokan bagi kontingen/ kabupaten lain terbilang minim. ‘’Itu pertimbangan mengapa KONI Klungkung meminta Porprov dipindah

ke provinsi. Mumpung masih ada waktu selama satu tahun, lebih baik dipertimbangkan dari sekarang,’’ tandas Ketua KONI Klungkung Dewa Gede Oka Subawa di Semarapura, Jumat (13/8) lalu. Menurut Dewa Subawa, Jembrana hanya mampu mempertandingkan 21 cabor, padahal Porprov IX/ 2009 di Badung dimeriahkan 26 cabor. Beberapa cabor yang tidak dipertandingkan di antaranya panahan, binaraga, angkat berat, senam, woodball dan kriket. ‘’Cabang-cabang itu potensial meraih prestasi di PON Riau,’’ katanya seraya mengaku kurang sreg jika Porprov dipaksakan digelar di Jembrana. Ditegaskannya, dalam pertemuan penentuan tuan

rumah tersebut, ketua KONI se-Bali sepakat menunjuk provinsi sebagai penyelenggara Porprov X/ 2011. Karena Kota Denpasar dan Kabupaten Tabanan yang seharusnya mendapat giliran menyatakan ketidaksiapannya menjadi tuan rumah. ‘’Kebetulan Jembrana terlihat kurang siap menyelenggarakan Porprov, sehingga alangkah baiknya jika dialihkan ke provinsi,’’ tambahnya. Selain itu, banyak kalangan menilai konstalasi politik di Bumi Makepung itu dipastikan belum stabil untuk merancang persiapan hajatan multievent Porprov, mengingat akan berlangsung Pilkada Bupati/ Wakil Bupati pada Desember 2010. (kmb20)

Empat Cabor Palda Bermasalah Denpasar (Bali Post) Pelaksanaan Palda di lapangan selama beberapa bulan banyak menemukan kendala. Berdasarkan hasil monitoring tim pengawas, telah menemukan empat cabor yang bermasalah. Ketua Tim Pengawas Palda I Gusti Agung Gede Susila, menggelar rapat membahas evaluasi pelaksanaan Palda di KONI, Jumat (13/8) lalu. Dia menuturkan, dalam pelaksanaan Palda terdapat empat cabor yang bermasalah. Hanya, Gung Susila tak bersedia membeberkan keempat cabor termasuk permasalahan apa yang mencuat. Pasalnya, dirinya bersama tim pengawas lainnya akan melaporkan kepada Ketua Umum KONI Bali, dan keputusannya terserah hasil rapat. ‘’Maaf, kami tak berwenang memutuskan atlet atau pelatih untuk promosi atau degradasi,’’ kilah Gung Susila. Alasannya, keputusan mengganti atlet atau pelatih mutlak berada di tangan Ketua Umum KONI, melalui rapat bersama anggotanya. ‘’Biarlah kami sebatas membuat laporan empat cabor bermasalah, terserah ketua umum yang memutuskan,’’ bebernya sembari menegaskan, pekan depan keputusan muncul antara atlet dan pelatih baik yang promosi maupun degradasi. Berdasarkan pengamatan Bali Post, selama pelaksanaan Palda, cabor voli pantai yang bermasalah. Bahkan, antara pelatih dan atlet tak pernah berlatih bersama. Penyebabnya, Pengprov PBVSI mengusulkan dua atlet Eka Yoga Rasman Wardi Putra dan Gede Pranata Wijaya alias Kalepo berikut seorang pelatih. Akan tetapi, KONI Bali meloloskan dua atlet bersangkutan, namun pelatih yang direkrut bukan atas usulan atau rekomendasi PBVSI Bali. (022)


Redité Kliwon, 15 Agustus 2010

Bali L E M B A R

B A S A

9 B A L I

Bencingah

Danu Buyan, Duh!

Ir. I Wayan Restu, M.Si.

Suryané negehang. Sayong tipis kari ngukup Désa Pacasari sané wénten ring ring sawewengkoning Danu Buyan, Kabupatén Buléléng. Lekahané kari dingin, yéning saihang ring i raga sané meneng ring Dénpasar.

Toya Danu Buyan Defisit

Ngulangungin pisan yéning prasida nglepas sakancan pikobet sané wénten ring papineh i riki ring Danu Buyan. Napimalih toyan danuné sané ning ngawinang manahé taler ning. Yakti-yakti ngulangunin. Mangkin patakéné napiké yakti ngulangunin? Ngiring cingakin, toyan Danu Buyan nénten ja ning sakadi sané kakatonang. Nganggén dasar parameter kimia, yéning kacingakin kadar nilai baku mutu maksimun sampun lebihan kén watesnyané. Nilai baku maksimum sané katetepang olih SK Gubernur Bali berdasarka mutu air kelas II. “Kadarnyané BODS wilangan 7,80 ppm,” tutur peneliti saking Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) Unud, Ir. I Wayan Restu, M.Si., ri kala acara Pelatihan Jurnalis Lingkungan sa-Jawa-Bali-Nusra, di Dénpasar. Restu maosang yéning kabandingang ring kualitas air ri kala Nopémber 2008 lintang, penelitian periodené mangkin nyihnayang danu punika ngalamin peningkatan periode kualitas air danau saking 4,20 ppm ngantos 7,80 ppm yadiastun daweg punika masan ujan. Restu taler ngwewehin ring parameter mikrobiologi inggih punika bakteri E.Coli kadarnyané 0 lan Colliform 1100 ppm/100 ml. “Nanging kadar Colliform-nyané nénten ngalamin peningkatan,” baos Restu.

Tabel Kualitas Air Danau Buyan Periode I & II Th 2009 No Parameter

Satuan

Padatan terlarut Padatan tak terlarut Daya Hantar listrik pH BOD5 COD DO Sulfida Sulfat Nitrat Nitrit Amoniak Minyak Kalsium (Ca) Magensium (Mg) Nikel (Ni) Besi (Fe) Mangan (Mn) Tembaga (Cu) Timbal (Pb) Seng (Zn) Krom (cr) Kadmium (CD) Air raksa (Hg) E.Coli Collliform

Buyan

Hasil Pemantauan Baku MutuAir I-2009

1. 2. 3. 4. 5. 6 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26.

BO/dok

Mg/l 220 Mg/l Ttd Us/cm 280 7,22 Mg/l 4,20* Mg/l 9,15 Mg/l 6,45 Mg/l Ttd Mg/l 10,664 Mg/l 0,080 Mg/l 0,001 Mg/l 0,204 Mg/l Ttd Mg/l 52,184 Mg/l 31,665 Mg/l 0,007 Mg/l 0,115 Mg/l 0,006 Mg/l 0,005 Mg/l 0,003 Mg/l 0,044 Mg/l 0,014 Mg/l 0,004 Mg/l Ttd MPN/100 ml 0 MPN/100 ml 310

II-2009 360 0,435 290 7,33 7,80* 11,35 5,20 Ttd 8,173 1,842 0,002 0,048 Ttd 33,02 20,43 0,005 0,078 0,005 0,006 Ttd 0,006 0,013 0,012 Ttd 150 1100*

kelas II 1000 50 6-9 3 25 >6 0,002 10 0,006 1000 0,02 0,003 0,05 0,01 0,002 1000 500

Nyambatang Danu Buyan, pacang setata ngingetin ring genah sané tegeh ring Bali Tengah. Silih tunggil genah sané dingin lan kajangkepin antuk danu sané kaiter gunung lan wana ageng ring sisinnyané. Wantah genah becik anggén malila cita, ri sampunné sibuk makarya. Genah puniki masaih kadi widang Puncak Pass-Bogor majeng krama Jakarta. Kasujatinné Buyan wantah ‘puncak pass’ majeng warga kota Dénpasar. Genahnyané

ring balér widang Bedugul. Ri sapunapiné kantos tengai, sayong kantun ngukup atenga widang Danu Buyan-é. Temperaturnyané ketah kirang langkung belasan derajat celcius. Ri sapunapiné kantos tamis ka angka nol derajat celcius, utaminé ring bulan-bulan dingin manut kalénder Bali. Kawéntenan punika ngawi Danu Buyan lan désanya, Pancasari becik kadadosang genah malancaran ring galah libur. Kéwanten punika

Keterangan : ttd = tak terdeteksi * = kadarnya > nilai baku mutu Saking asil pemantauan kualitas air Danu Buyan punika, manut Restu katemuang wénten parameter sané nénten standar baku mutu air kelas II, nanging madaging toyan Danu Buyan. Parameter-parameterné sakadi sulfat, amoniak, kalsium, magnesium, nikel, besi, lan mangan. “Parameter-parameter punika mawit saking sisan-sisan lakar kimia sané kaanggén ring pertanian hortikultura olih petani ring wewidangan Danu Buyan,” cerita Restu. Duh! (iwa)

96

“Nah sing kénkén, Ibu sing kasepian kok. Malah dini sesai ramé ben anak cerik-cerik. Yén cening ajak dadua ngaminggu mulih suba cukup. Pokokné cening nyak seleg malajah apang énggal tamat dogén Ibu suba lega. Kadén dugas bliné enu masekolah di Bali masih kapah mulih. Apa buin jani? Gumantiné apang pada rahayu, kicén seger oger. Subaktiné marerama sing ja ben nongosin jumah sesai cara bedogol. Ibu suba tua, patuté cening jani ngutsahayang malajah, ngalih gaé, apang iraga enu idup. Inget Ibu tekén tuturan beliné dugasé mamengkung nagih masuk ka Buléléng, madasar ben tresna bakti. Ben belog lan lacur Ibuné sing nyidayang mekelin, kanti entungin Ibu pipil carik asikut apang ulehanga padidi nyangonin raganné. Takonin ento bliné, ditu abeté malajah yén cening makeneh apang nawang ané madan idup madasar uli lacuré kapati-pati,” kénten pandikan Ibunné saha paterébés toyan panonné mituturin okanné makejang. Gék Sri, Gék Darsini, kayang Ratna Dumilah, lan Méina engsek nguntul ten bani masaut. “Hé hé hé, nguda dados sérius kénten? Ibu sampun tuyuh miara titiang sami, yén mangkin wénten Gék Sri lan Gék Darsini malomba mamanah ngurus anggan Ibuné nika tan iwang. Yén wénten galah becik taler Ibu iring tiang ring kota genah tiangé makarya. Banggayang anakanak Ibu sané ngurus jumah kapah-kapah. Ipun sampun kelih-kelih,” aturné Gusti

Ngurah saha meluk Ibunné kasih-asih. Ratna Dumilah milu ngetélang yéh panon saha milu meluk matuanné. Pamuputné makejang mapelukpelukan nangis. “Ibu, yén Ibu kayun ngiring sareng ka Rababima. Titiang marasa durung cukup malajah dados anak tua. Napi malih mangkin sampun wénten putuné, napi nénten Ibu kangen nyingakin kenyemné Gung Nantha?” aturné Ratna Dumilah mamelas. “Ibu meled milu Ratna, nanging kahanané jumah suwung pang ada masih tongos nyama brayané matakon. Buin pidan yén suba pindah ka Bali ditu Ibu milu klecagklecig nelokin cucu. Jani selegang téh ngempu panak, ngayahin rabi apang adung sotaning alaki rabi. Loroloroning atunggal, salunglung sabayantaka pinaka pawakan Arda Naréswari.” “Bu Ratna, toya angeté sampun wénten. Tunas Gung Nantha jaga siramin dumun. Wédangé di dapur taler sampun seduha ring mbok Pudak, silakan Gék Sri makta ka balé ah … gunung rata,” kénten aturné Méina saha nyangkol Gung Nantha lantas siramina. Gék Sri ngénggalang ka pawaregan nyemak wédangé abana ka gunung rata, tutuga tekén Gék Darsini ngabaang jaja laklak lan lukis mawadah naré. Ratna Dumilah kenyemkenyem ningalin laklak dedemenanné. Sépanan nanjénin sampun duang tebih telahanga. “Nggih rarisang dumun ngawédang Bu, Mbok Ratna

dumun. Mangkin widang Buyan sampun maubah. Suhunyané néenten malih sadingin dumun. Toya danunyané taler sampun cemer. Pencemaran puniki kadétéksi ring penelitian sané kagelar olih dosén Jurusan Kimia FMIPA Univérsitas Udayana, Ida Bagus Putra Manuaba. Ring laporan penelitian sané majudul ‘Cemaran Pestisida Fosfat-Organik di Air Danau Buyan Bulelang-Bali’, kauningin pencemaran ring toya Danu Buyan kaepah dados tatiga residu cemaran pestisida fosfat-organik inggih punika dimetoat sané akéhné 9,3 ppb, klorfirifos (3,5 ppb), lan profenofos (2,1 ppb). Makasami résidu cemaran péstisida golongan fosfat-organik puniki kantos 14,9 ppb. Kawéntenan punika manut Putra Manuaba kantun ring sor wates sané kaizinin manut SK Gubernur Bali No. 515 Tahun 2000, inggih punika 100 ppb. Yéning nyetekang data-data penelitian IB Putra Manuaba i raga prasida nénten mrasa sumanangsaya, duaning pencemaran toya ring Danu Buyan kantun ngranjing ring kategori sané santi. Kéwanten sujatinné boa ja indik shanti lan tan shanti. Kéwanten napiké i raga mrasidayang sareng-sareng nyaga mangdané pencemaran toya danuné nénten sayan ngaonang. Duaning yan nénten digelis katambengin, tan pariwangdé pungkuran toya Danu Buyan né pacang sayan cemer. Yéning sampun sakadi asapunika, napi sané pacang nibénin? Indiké puniki pacang ngawi toyatoya ring béji-béji pahan kaler taler cemer. Duaning toya klebutan saking béji-béeji inucap “maulu” ring toya Danu Buyan. Yéning béji-béjiné sampun cemer pacang ngiusin ékologi ring Danu Buyan lan wewidangannyané, miwah ékologi béji-béji sisi kalér. Artinné indiké punika pacang maius kawon majeng atenga pamargin kauripanné ring Bali. (iwa)

lan Bli Ngurah. Niki laklak magula katengah. Jaen Mbok? Yén di Sasak biasanné i raga meli serabi. Tiang kari ngaé nasi goréng malu ka paon,” kénten Gék Sri lantas mabalik buin ka pwaregan ajak rainné. Uli jabaan sagét rauh Gusti Biang Suci nyuun sokasi misi taluh lan wohwohan, sareng rabinné Gusti Ngurah Gedé natad keranjang misi siap potong lan dolong mawadah kisa. “Béééh, Ibu ja rauh magréndotan sareng Aji. Kali napi mamargi Bu? Gék Darsini maosang nyanan utawi bénjang semeng. Manawi répot pisan madolan nggih Bu, Aji?” aturné Gusti Ngurah ngénggalang nyagjagin Ibunné ané berat masesuunan. “Ukananga sih buin mani, nanging sukur langganané ituni teka makejang nyemak siap lan taluhé, dadinné maan cepetan mulih. Ibu suba nyud pesan nepukin cucuné. Miih cepet pesan kecapanné maem bubuh. Pantes kakéné siteng raganné,” kénten Gusti Biang Suci garegetan lakar nyangkol putunné. Ngénggalang raganné ka kamar mandi ngumbah tangan lan cokorné apang ten tutug kala di margané. Gusti Ngurah Gedé masih milu agé mesuang dolongé uli kisané celepanga ka guwungané, lantas ngumbah tangan cokorné. “Nah, yén sampun suud ngajeng mangkin mriki ajak ninik.” pandikanné Gusti Biang Suci lantas nyangkol putunné, kadopdop ka iyang-iyungang saking kangenné. “Nah cening Ratna, Wah Darsana lan Yu Ngurah pada,

tiang amung ngaba siap potong, taluh, wohwohan lan dolong anggon pangenep bantenné icening. Nini ten ngelah napi, sayang. Oh sajan, ada masih Ibu ngaba pésan karper dademenan ceningé, gaénang Ibu ibi sanja,” baos Ibunné nundén mantunné mukak sokasiné. Gusti Ngurah Darsana nyalinang siapé ka guwungané lantas baanga ngamah makejang. “Nggih Mbok Suci, Bli Ngurah, napi ja icén mbok nak katunas. Sedeng melaha mbok makta woh-wohan, dadinné tiang buung meli mangkin. Kénten masih ayamé cukup anggé matamiu. Kanggéang ngaé lawar guling dogén ajak serapah basang gulingé.” “Terus teked dija ngundang, ngaturin sameton?” Patakonné Gusti Ngurah Gedé. “Amung ngaturin sameton Dadia sareng kaula ané matulung dogén, Bli Ngurah.” pasaur Gusti Biang Ngurahé saha nundén okanné ngisidang wohwohané ka balé bantené. Gék Darsini ningting sokasiné lan Gék Sri ningting tas pakéan Ibunné ka balé dangin. Méina ngaba wédang duang cangkir kanggén Ibu lan Ajinné Gék Sri di gunung rata. “Nyén ténénan Ratna, dadi tumbén tepuk jumah?” Patakén matuanné nguratiang. “Oh inggih Bu, niki adinné Wayan Galang sané panggihin titiang ring Kupang.” (Masambung)

Yéning lunga ka Singaraja ngliwatin Bedugul, sinah pacang nyuryanin kakalih danu sané sakadi kembar. Kakalih danu punika wantah Danu Buyan lan Danu Tamblingan sané banget ngulangunin. Kaasrian kakalih danu punika sayuwakti ngadautin pisan, napimalih ring kakalih danu puniki arang sané kapanggihin nganggén perahu motor, akéhan nganggén jukung alit. Danu puniki becik pisan anggén malancaran tur anggén genah mamancing. Toyannyané sakadi maembah, nyeng, tur ning. Kéwanten nika dumun. Mangkin kawéntenan Danu Buyan né sampun masiosan. Nyabran warsa, manut peneliti Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) Unud, Ir. I Wayan Restu, M.Si., kawéntenan fluktuasi toya saking Januari ngantos Mei nincap. Nanging kawéntenané bulan Juni kantos Novémber toya danuné nuunan. “Rata-rata bulanan pinih tegehné 8,89 méter lan pinih éndép 0,13 meter, lan rata-rata tahunan 5,78 méter, maksimum 7,45 méter lan minimum 0,96 méter,” baos Restu. Restu taler nganikayang, kadasarin antuk asil évaluasi imbangan toya Danu Buyan periode 10 tiban (1996-2005) kauningin wantah ring bulanbulan défisit akéhan saking ring bulan-bulan surplus. “Nganutin ketékan perubahan timbunan toya rata-rata tahunan Danu Buyan kauningin kawéntenané defisit sané akéhné 1,87338 m3/dt,” kénten Restu nuturang. (iwa)

Napi Orti Srana Sanitasi Murah Sarana sanitasi sané becik katah kanikayang mael, sangkaning merluang prabéa akéh. Indiké punika kocap sané ngawi Sumadi, silih tunggil petugas penyéhatan lingkungan Dinas Keséhatan Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur ngaripta srana sanitasi sané mudah. Dané nganikayang kantun akéh krama sané during madué srana sanitasi sané séhat lan murah, duaning merluang parbéa sané akéh, mawian akéh krama sané ngentungan kakotoranné ring bejiné. Anak lanang maputra kakalih puniki, nganikang prabéa sané kaperluang anggén makarya srana sanitasi kirang langkung kantos Rp 2,4 juta. Prabéa punika manut dané karasayang mael tinimbang prabéa idup sarahina-rahina. Ketua Asosiasi Karya Sanitasi Jawa Timur punika nganikayang sebet duaning krama durung uning ring abotnyané keséhatan, minakadi ngutang kakotoran ka beji, sané nénten wantah ngwetuang pinyakit sakadi diaré, miwah prasida nyemerin klebutan ring tengahing tanah. Dané nganikang mrasa méweh nangiang pakayun kramané mangdané kayun nyaga Keséhatan antuk ngawigunayang srana sanitasi sané séhat. Sumadi ngangken ragané sampun ngwangun srana sanitasi ngawit kuliah warsa 2001. Kantos mangkin, sampun wénten 3.500 unit sanitasi murah lan séhat ring sawengkon Jawa Timur sané dané karyanin. Minab sangkaning punika, dané kapicayang penghargaan marupa kalpataru saking Presidén Susilo Bambang Yudhoyono sané katrima duk Juni 2010 lintang. Srana sanitasi sané séhat lan murah, dané tata antuk tatiga désain, inggih punika sanitasi sané séhat lan murah. Sanitasi punika mawentuk song sané kacor nganggén semen salantang 1,5 meter. Wénten kakalih song mabentuk silinder, asiki pinaka wadah, lan sané asikiné pinaka septic miwah sane siosan pinaka resapan. Sanitasi sané kakaryanin puniki prasida kaanggén roras tiban, lan nelasang prabéa wantah Rp850 ribu-Rp 900 ribu. (ant/ita)

Kacang Komak Ngiring istrinyané ngayah, Pemangku Pura Panyangrahan Rambut Siwi kaprotés. -Duaning ngayah ring Betara, tan sané patut protès wantah Betarané! *** Akéh proyék benyah, Pemkab Klungkung rugi Rp 3 Miliar. -Sayan rugi pemerintahé, biasané sayan untung oknum pelaksana proyéké. *** Perajin arak kasirnayang, tetiga invéstor miras ageng kapicayang ijin. -Minab niki pidabdab nglestariang budaya mecik manggis tur ngamis kacerikan!


Sabha

10 Tetuek

Mamuja Danu Olih Mas Ruscitadéwi Danu pinaka silih tunggil genah toya, kapuja olih krama Baliné. Mamuja danu ring Bali ketah kamargiang antuk nguncarang mantra lan ngaturang bebantenan. Parindik mamuja antuk ngaturang baten puniki, arang sané ngartosang banten, saking kruna baan enten, utawi sangkaning éling. Wantah para jana pemerhati lingkungan kéwanten sané saet mautsaha mamuja danu antuk parisolah nénten nyemerin danuné, lan mapekéling mangda kramané nénten ngusak danu. Indiké punika kamargiang, duaning para pemerhati lingkungan puniki uning lan éling ring kagunan danuné sané kalintang abot. Ring Bali wénten petang danu, minakadi Danu Batur, Danu Tamblingan, Danu Buyan, lan Danu Beratan. Saking petang danu punika, makasami danu madué pemandangan sané becik pisan, sané ngulangunin mawinan prasida ngéréd arsan para invéstoré nanem modalnyané ring genah sané nampek saking widang danuné. Pangawitné sayuwakti kramané mamuja danu, sangkaning toyan danuné maguna pisan majeng kauripan manusané. Siosan ring punika pemandangan lan rasa tis ring danuné ngwetuang rasa seneng, tresna, kedaut lan kapiangen, mawinan akéh sané raris seneng malancaran ka danuné, raris akéh sané makarya genah

malancaran lan ngenah nginep ring genah sané nampek saking danuné. Rasa seneng, tresna, kadaut lan kapiangen puniki, ring sang among kuasa kasuén-suén prasida dados rasa meled ngarsayang, meled nuénang, tur meled nguasang. Yéning sampun kakuasang, nénten pacang wénten malih, rasa mamuja, tur nyuciang. Sané wantah kautsahayang wantah sapunapi antuk malaksana mangdané polih jinah akéh saking danuné. Driki raris makudang-kudang utsaha kamargiang, saking makarya penyéwaan kapal ngiterin danu, mamancing, ngurug lan ngeduk danu, kantos mongpong tanah sané nampek saking danu, mangdané prasida ngwangun hotél sané becik tur ngulangunin. Driki rasa seneng lan tresna ring danu sujatinné sampun kagentosang antuk rasa druaka, lan momo, sané sujatinné tan doh saking rasa tan trima ring pasuécan Hyang Parama Kawi. Yéning sampun kantos kadi asapunika, sinah sakancan mantra lan babantenan tan pacang prasida nebus dosan manusané. Mantra lan bebantenan, nénten pacang maguna, duaning sang sané ngaturang durung enten utawi éling. Driki mamuja danu sané kamargiang wantah sakadi anak ngigelang tapel manis, alus, dadad lan setata makenyung, kéwanten sebet lan duka ring tengahné.

PANGREMBA: Mas Ruscitadéwi, Madé Adnyana, Madé Sujaya, Gedé Tapayasa, Wayan Juniartha, Madé Sudiana, Wayan Suardiana, Ni Madé Ari Dwijayanthi lan Nyoman Manda. Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.utawi bali_orti@yahoo.com

Redité Kliwon, 15 Agustus 2010

Lumut-lumut Watulumbang (84)

Ngadu Aduan Dugasé nu cenik ia demen ngadu jangkrik. Jangkriké paluanga ajak jangkrik. Suba lantas kelih, ia demen ngadu siap. Siapé aduanga ajak siap. Kéto ia ulih cenik nganti kelih, sing suudsuud maplalian. Sangkané ada anak ngorahang, ia nyalanang swadharma bebotoh.

Olih IBM. Dharma Palguna Ada bebotoh ané menang. Liunan bebotoh ané kalah. Ané menang marasa cara nemu swargan di kenehne. Ané kalah cara nepukin awakné macemplung ka neraka. Mula saja swargan ajak nerakané sing joh uli di plaliané. Plalian ngaé rasa kelangen. Di kelangenané tongos anaké ulung. Ditu masih tongos anaké lakar nepukin jalan. Ento mara plalian ngadu jangkrik tekén ngadu siap. Liu enu plalian soroh aduaduan. Ada ané demen ngadu kéné. Ada ané demen ngadu kéto. Ada koné “plalian” anak lingsir-lingsir lawasé. Sing ngadu jangkrik. Sing ngadu siap. Kéwala ngadu Ongkara. Lingsir-lingsiré

jani liu koné makita maplalian buka kéné. Ongkara ané ngadeg paluanga ajak Ongkara ané sumungsang. Yan sida matemu muncuk-muncuk Ongkarané, ento baosanga menang. Yén menang, koné lakar moksa. Yén kalah, nyumu koné buin lekad ka guminé. Minab dadi jangkrik aduan. Mirib dadi siap jago. Bisa masih dadi padharma wacana ulung. Di sastrané liu ada satua unduk plalian adu-aduan. Nyén sing nawang inan bebotohe ané madan Bagus Diarsa. Yén cara raosé jani, Bagus Diarsa sejati preman tajén. Dija ada tajén ditu ada Bagus Diarsa. Dija sing ada Bagus Diarsa, ditu sing ada

Bungklang Bungkling

BO/dok

tajén. Yén Bagus Diarsa tondén teka, pasti tajéné tondén mulai. Yén Bagus Diarsa suba mulih, cecirén tajéné pasti suba suud. Nanging Bagus Diarsa boya bebotoh ngawag-ngawag. Bagus Diarsa ento silih sinunggal bebotoh sané kalugra katemu sareng Bathara Shiwa. Kéto koné di satua Baliné, indik bebotoh ané matemu sareng Bathara Shiwa. Yén di basa sastrané, “metemu ajak Bathara Shiwa” artiné patuh tekén moksa. Ayam Bagus Diarsané misi taji lanying. Aduanga muncuk tajiné ento ajak muncuk taji siap musuhné. Atiban-tibanan kéto dogén geginan Bagus Diarsané. Suba makelo dadi bebotoh,

mara lantas ia siddha ngatepang muncuk tajin siapné lawan muncuk tajin siap musuhné. Kéto mirib yén satuane pelutin. Muncuk taji punika baosanga pratiwimba muncuk Ongkara. Ada masih satua lenan. Nyen sing nawang Dewi Indumati, titisan dedari Dyah Harini di satua Sumanasantakane. Indumati moksa ulian sekar Sumanasa ane ulung sumungsang uli di langit. Ditu di selagan susune sekar sungsange ento matemu ajak sekar ane ngadeg. Sekar sumungsange ento baosanga Ongkara Sungsang olih anake. Sekar ane ngadeg kocap Ongkara Ngadeg. Yén ngadu Ongkara orahang plalian mirib tusing

beneh. Ento munyi ngémpélin. Sukeh sajan koné paplajahan ngadu Ongkarané ento. Ada anak wikan maosang, sukehan koné ento tekén ngadu muncuk dui. Koné sukehan tekén ngadu muncuk jaum. Mawinan ring wewidangan sastra Baliné, ento baosanga sastra kalepasan. Yén ngadu jangkrik utawi ngadu ayam punika plalian ajak liu. Utawi plalian ngajak sekaa. Ngadu Ongkara punika gawé pedidian. Sing dadi barengin. Sing nyidang marengin. Sing dadi dum. Patuh tekén gawé suwung. Di menangé sing masih ada anak nawang. Napi anaké sané moksa, uning ragané moksa? Kénten pitakén mahasiswa Hinduné.

Tiwas MINABANG yéning wilangin sajeroning kauripan parajanané sané kabaos tiwas kantun makéh pisan sané masasah ring jagaté, turmaning durung prasida makasami kaentasang ring sang sané ngangganin. Tiwas sajeroning kauripan parajanané boya ja tiwas sangkaning nénten madué arta brana kémanten. Nanging yéning ruruh sajeroning kauripan parajanané, wénten taler tiwas nénten madué kawikanan utawi belog, lan sané siosan.

FPH Olih I Wayan Juniartha Sedeng ketug-ketugé krama sekaa tuaké. Maklum, ada anggota ané tiba-tiba ngidih waktu lakar preséntasi di warung tuaké. “Ba sasai ja telah udeg cangé garagara ningehang jlema preséntasi,” kéto abetné I Madé Ondo Moyo. Ipuan I Madé kena cagrep nyamané ané preséntasi MLM (Masatua Lantas Morotin). Pamuputné, agrobag ia ngaba barang mulih, uli énci, cilak, parfum kanti obat ané aéngan kén juuk linglang, koné nyidayang nyegerang sakancan penyakit, uli bulénan kanti AIDS. Payu godél sing nawang unduk adepa anggo mayah barang-barang totonan. “Sakit gedé Ci, kadén Ci cang lakar mlikesang dompet Ci né Dé,” jeg tiba-tiba nongol I Wayan Laskar Cinta. Langsung siep I Madé. Maklum, I Wayan nak inan préman, laskar apa gén ba taén celepina. Ba taén ngamatiang jlema lalima, leak duang diri lan makudangkudang céléng lan bébék. Koné. Sing misi basa-basi, sing misi panganjali, I Wayan langsung preséntasi. Menurut I Wayan, ba perlu dibentuk Front Pembela Hindu (FPH), organisasi massa ané lakar nindihin agama Hindu Bali né. Liu sajan koné manfaat FPH-né totonan. “Pertama, lakar nyidayang mengangkat harkat lan martabat para préman lokal. Tingalin gén FPI (Front Pamineh Ibane dogen), yadiastun demen nigtig anak, nyerbu tongos bilyar lan pertemuan nak bancih, pas ulang tahun FPI-né kanti gubernur lan kapolda teka nangkil.” Nomor dua, lakar nyidayang ngemang sumber pis ané berkelanjutan bagi para preman dan calon préman. “Yén jani kan nu ngatok kén partai politik, tokoh politik, cukong lan invéstor para prémané, yén partai né kalah, cukongné bangkrut sinah ilang masi payuk jakané.” Yén agama kan sing mungkin bangkrut. Apabuin agama Hindu Bali né nak sugih meliah, amongkén krisis guminé nak nu nyidayang nga-renovasi pura, amongkén nyat alih-alihané nak nu nyidayang makarya kanti nelahang pis milyar-milyaran. Jlema Bali né liu ané lacur, kéwala agamané nak setata sugih tur sing taén enduk. Yén organisasi massa utawi premané ngatok di agamané, sinah lakar sing taén kuangan pipis pasukané.

“Yén martabat premané ba menék, yén sumber rejekiné ba jelas, sinah lakar aluh mendidik premané apang suwud lebih matata pas nyakcak anak, apang lebih elégan pas nyerbu bar lan kafé, apang lebih sopan santun pas nyuang gelah anak.” Sinergi antara preman lan agama né ba ané lakar melahirkan kelompok préman ané beriman lan aliran agama ané preman. “Yén ba ada FPH, sinah masi lakar lebih mataeb agama i ragane, Sesuhunané masi lebih terjamin keamanané.” Yén ada ané macem-macem nyelekang agama Hindu Bali né jeg langsung cakcak. Yén ada ané ngawag-ngawag maplalianan nganggo togog lan simbul-simbul suci jeg langsung serbu umahné, yén ada ané lengit ngayah jeg langsung kemplongin tenggekné. “Yén ka pura sing nganggo putih-kuning jeg langsung setop. Yén sing bisa nguncarang tri sandhya dengan baik dan benar jeg tigtig tendasné, yén turis cela-celu jeg langsung ulah.” Yén ba kéto sinah agama Hindu Bali né lakar mataeb, lakar ngaé nak len ngetor lan bengong. “Yén nu masi ada ané sing hormat kén i raga, jeg pasangin bom poloné guminé. Pang taén raga ngabom, pang sing gumin i ragane dogén ané kena bom.” Nyangetang ketug krama sekaa tuaké. Yén baang FPH-né berdiri sinah ané paling maluné kena cakcak tuah nyama Baliné padidi, uli krama sekaa tuak ané lengit ngayah kanti dagang togog di Gianyar ané sasai ngejang togog betara di sisin jalane. “Lantas, yén mula seken lakar ngaé FPH, apa kepentingan Ci né preséntasi dini.” matakon I Madé. “Cang perlu dukungan né. Sing nyidayang premané gén ané nyujukang FPH-né, harus ada tokoh masyarakat lan umat ané dadi pemikir lan pelindungé. Yén ada tokoh umat Hindu-né ané calah tokoh umat FPI-né Saib Brisik lan Aduk Lawar Kanti Pasil asli lakar énggal majujuk FPH-né.” Ditu mara kenyem-kenyem krama sekaa tuaké. Konyangan nawang, yadiastun liu nak lingsir Bali-né ané calah cangak maketu, nanging ajanian tondén ada ané kanti dadi preman, tondén ada masi ané dot ngaé agama Hindu Bali-né dadi agama préman.

Indayang wéntenang paseseleh mawinan parajanané kabaos tiwas napi sané ngawinang? Minabang yéning nénten iwang antuk narka utawi ngrauhang, manawita pangawit parajanané tiwas sangkaning ipun nénten madué kawikanan utawi belog, parajanané sané sakadi punika ipun kabaos nénten uning ring guat utawi nénten uning aksara, kabaos buta hurup, yéning sampun kabaos belog napi sané karincikang nénten prasida kalaksanayang. Kabaos tiwas sajeroning arta brana, ipun nénten madué arta brana sané pastika, sané pacang kaanggé nglanturang kauripané, yéning pétpradé bes banget pisan tiwas ipuné, punika ngawinang parilaksana ipuné ngidih-idih ngalanglang buana sarahina wengi, ipun nénten mapaitungan, yadiastun rahina, yadiastun wengi, yadiastun panes, yadiastun dingin, ipun nénten rumasa ring indiké punika, ipun uleng tetujoné mangda polih kématen arta brana. Turah mangkiné parajanané sané sakadi punika kabaos ‘’gépéng’’. Sané kabaos tiwas sajeroning pangeweruh inggih punika parajanané sané nénten madué kawikanan utawi belog, duaning ipun nénten prasida malajahang déwékné, krana ipun kabanda antuk tuntutan kauripané, ipun mangda prasida ngamolihang arta brana, sané pacang kaanggé nglanturang kauripané. Tiwas lan belog punika wantah mapaiketan, krana katiwasan ipuné ngranayang belog, punika taler sawalikné krana kabelogané ngranayang ipun tiwas. Yéning selehin parajanané sané tiwas makehan magenah

ring pagunungan, yéning wandingang sané magenah ring kota. Yéning sapunika kawéntenané, napi sané patut rincikang majeng ring sang sané tiwas? Manawita yéning nénten iwang antuk ngrauhang, sane patut rincikang ring sang sané tiwas mangda ipun presida tambakin katiwasané, punika patut pisan pikayunin majeng ring sang sané ngangganin, sané patut anggé dasar mikayunin malarapan antuk katoléransian sané kabaos ‘’Tattwam Asi’’. Sajeroning urip dados manusa, ring ajeng Ida Sanghyang Widhi kawéntenan manusané pateh, sangkaning kapatehané punika i raga patut cihnayang sané kabaos saling asah, saling asih lan saling asuh, paras paros salunglung

sabayan taka. Sané patut rincikang olih sang sané ngangganin indik parajanana sané tiwas mangda ipun nénten malih kabaos tiwas, upaminné manawita nénten iwang antuk ngruruhang pamargi, rincikang indik ketrampilan, duaning indik keterampilan punika makéh pisan pahannyané upaminne keterampilan montir, keterampilan tukang wangunan, keterampilan jahit manjahit, keterampilan menganyam, keterampilan manyupir, keterampilan mangukir, lan keterampilan sané siosan, duaning kakayaan jagaté malimpah ruah sané patut anggé srana sajeroning keterampilan, yéning prasida ngindikang punika nénten kaon ring panegara

siosan, minabang yéning sampun parajanané madué keterampilan, turmaning ipun terampil, ipun pacang prasida ngaruruh pangupa jiwa secara mandiri, utawi yéning ipun sampun madué katerampilan ruruhang ipun karya ring swasta, utawi ring pemerintahan, utawi embasang genah ipun makarya, yéning sakadi punika prasida karincikang kasuénsuén katiwasan ipuné pacang ngreredang. Sané dados unteng pikayunan ring sané ngangganin indik parajana tiwas, yéning pétpradé pikayunané jagi ngwehin keterampilan, mangda prasida taler ngwéntenang panuréksa ring kawéntenan parajanané utawi wawidangan genah ipuné magenah, upaminné puniki si-

nalih tunggil imba, yéning ring wawidangan ipuné makéh wénten daun rontal wéhin ipun keterampilan sané wénten paiketané sareng daun rontal, upaminné wéhin ipun ajahan makarya tikeh rontal, tedung sesaji, miwah sané siosan, hasil keterampilan punika mangda prasida taler karuruhang sané pacang numbas. Yéning pétpradé sampun pascat ring keterampilan sané kawéhin, ring pantaraning keterampilan punika wehin ipun pangajah sastra mangda ipun uning get punika kabaos ‘’malajah sambil makarya’’, basa dura negarane kabaos ‘’learning by doing’’. Cutetné wéhin ipun keterampilan manut kawéntenan wawidangan genah ipuné, sané banget jerihin mangda sampunang ngembasang keterampilan sané nénten wénten srananné, yéning punika kalaksanayang majanten sampun prabéané pacang numpang tindih nénten mawiguna utawi pacang mamocol. Yéning sampun manut ring kawéntenan wawidangan ipuné, ipun nénten sukeh ngruruh srana. Sané patut taler pikayunin ring sang sane ngangganin indik parajana tiwas, yéning pétpradé pacang mapitulung sampunang jeg ngwéhin ipun arta brana utawi jinah, punika ngajahin ipun mangda momo, sané patut wehin arta brana utawi jinah wantah sané nénten prasida makarya. Manut sakadi slokane ‘’becikan wehin ipun pancing yening wandingang ngwehin ipun ulam’’. Punika wantah matetujon mangda ipun madué pikayunan sapunapi ngindikang pancing punika mangda prasida ngamolihang ulam. „I Nengah Konten


Sastra

Redité Kliwon, 15 Agustus 2010

Jro Taman IBW Widiasa Kenitén “Ratu Aji, titiang nénten mrasidayang mapangiring. Ratu wantah mapikayun marabian malih rarisang waliang titiang. Usan titiang mapangayah ring gria. Titiang uning

Ratu kanikain mangda dados Pranda. Titiang nénten mrasidayang ngiringang. Ratu sampun uning titiang tambet pisan. Janten titiang jagi ngobetin pamargin Ratu.”

Ngulati Sejarah Sastra Bali Modéren sané Masorohan MAKUDANG-kudang sasih sané sampun lintang, pengawi sastra Bali modern, IDK Raka Kusuma ring Bali Orti naenin nyurat pengaptinnyané mangda wénten buku sane nlatarang indik sejarah sastra Bali modéren sané masorohan sakadi sejarah sastra Jawa modéren utawi sastra Sunda modéren. Manut dané, sejarah sastra Bali modéren mangkin kantun kasurat malintihan. Napi sané kabaosang olih IDK Raka Kusuma punika sayuwakti nénten iwang. Yan selehin, durung wénten buku sané tegep tur masorohan nlatarang indik sejarah sastra Bali modéren. Kahanané puniki sangkaning penelitian utawi kajian ngeninin indik sastra Bali modéren kantun arang. Sakéwanten, kritikus sastra, Dr. I Nyoman Darma Putra, M.Litt., sampun mautsaha nagingin pengaptin IDK Raka Kusuma turmaning para pengawi miwah sang sané oneng lan sutresna ring sastra Bali modérené punika. Nyoman Darma Putra naenin nerbitang buku Tonggak Baru Sastra Bali Modéren (selanturnyané pacang kasurat Tonggak kémanten) duk warsa 2000. Ring warsa 2010né puniki, buku inucap katerbitang malih. Ring terbitan anyar puniki kategepin malih antuk panglimbak sastra Bali modérené ngantos mangkin, rumasuk indik para pengawi sané molihang hadiah sastra Rancage miwah kawéntenan Bali Orti pinaka pengabih basa lan sastra Baliné mangkin. Buku Tonggak édisi anyar puniki kabligbagang ring Fakultas Sastra, Unud ring rahina Whraspati, pinanggal 12 Agustus 2010 sané wawu lintang. Pabligbagané punika taler pinaka pakéling sastra Bali modérené sané kabaosang sampun mayusa satus tiban. Manut seselehan Nyoman Darma Putra, sastra Bali modéren sampun karipta ngawit warsa 1910-an, nénten ja warsa 1931 rikala novel Nemoé Karma pakaryan I Wayan Gobiah terbit. Rikala miragi buku Tonggak édisi anyar pacang katerbitang, titiang ngaptiang mangda indik pengawit sastra Bali modérené prasida kategepin malih. Minakadinnyané, indik kawéntenan I Madé Pasek lan Mas Nitisastro sané kacatri olih Nyoman Darma Putra pinaka pengawi sané ngawitin sastra Bali modéren miwah kajian sané sayan teleb indik reriptan sang makakalih. Ring buku Tonggak kapertama miwah édisi anyar, indiké puniki wantah akidik kabaosang. Napi malih ring édisi sané anyar, sané makéh kabaosang boya ja indik pangawit sastra Bali modéren, sakéwanten makéh maosang panglimbak sastra Bali modérené ngantos mangkin. Yadiastun asapunika, buku Tonggak puniki gumanti mabuat pisan. Nénten ja sangkaning bukuné puniki nagingin kawéntenan buku-buku sastra Bali modéren sané kantun arang pisan, taler sangkaning bukuné puniki prasida mikukuhang kawéntenan sastra Bali modérené sampun kasurat ngawit warsa 1910-an. Siosan punika, buku Tonggak taler tegep pisan nyarca kawéntenan sastra Bali modéren ngawit kasurat ngantos ngelimbak ring galahé mangkin. Sakéwanten, titian tetep ngaptiang, buku Tonggak puniki pacang kaparipurnayang malih mangda yakti-yakti dados tonggak sané jangkep, tegep lan teleb maosang indik panglimbak sastra Bali modérené. Sakadi pengatin IDK Raka Kusumané, buku Tonggak prasida nlatarang sejarah sastra Bali modérené mangda masorohan, nénten ja malintihan kémanten. „ I Madé Sujaya

Ida Bagus Tamu nénten mrasidayang ngandika. Ida sué naneng. Ajin idané sapunika taler pasemetonané sami ngaturin mangda gelis ngambil linggih. Pranda Gdé Karang sampun sepuh. Sami nganikayang kobet ngrereh nabé santukan ngalas wayahin. Katahan sané dados Pranda pernah kaponakan janten pisan nénten dados adeganga nabé. Pranda Gdé Karang mapikayun mapulang rah. Kémengan pisan Ida Bagus Tamu. “Encén ené jalanin? Somahé apa panagih sametoné?” “Ratu sampunang kobet mapikayun. Titiang nénten jagi nué manah kaon ring singgih Ratu. Rarisang etut pamargin ajin Ratuné.” “Adéng-adéng malu Jro baang tiang makeneh malu. Kadlesek pesan keneh tiangé. Tiang kari ngalih selah sina ada pajalan lénan. “ “Punapi malih wilangin Ratu. Titiang saking dumun sampun ngaturang, Ratu jagi manggihin pikobet bénjangan wantah ngambil wang jro. Sané mangkin sampun macihna. Titiang nénten midep masastra.” “Yén dadi eda ja nagih palas. Liu suba jelé melahé bakat jalanin buka jani. Pedalem sentanané ulian i raga dadi tusing precaya tekén anak tua.” “Manahang titiang nénten sapunika, Ratu. Okan-okan Ratuné sampun uning ring angga. Uning ring nué mémé jro. Uning ring katambetan titiang.” Jro Taman gumanti mapikolih dados jro. Gria Dauh katah magentos mawit saking pangayah Jro Taman. Jro Taman maulak-ulak midep madolan. Kantos mresidayang mecikang griané. Pamerajan

sané pecakné mapanyengker taltalan sampun kagentosin antuk bata kosok. Balé ageng, balé dangin sané dumuné masaka taru nénten maukir sané mangkin sampun maukir. Sami ngon sané ngantenang. Katah prasida kagentosin olih paripolahné Jro Taman. Ida Bagus Tamu nénten nué kayun. Jro Taman kadi nundunin mangda ngawaliang ipun. Wenginé punika ida nénten mrasidayang sirep. Sami marawat-rawat pamarginé lintang. “Ratu becikan sampunang ngrereh titiang. Titiang kalangkung tambet. Bénjangan Ratu jagi manggihin pikobet. Ratu janten pacang nikaina nyeledihi dados Pranda.” “Tiang tusing ada ngelah keneh dadi Pranda. Yén tiang nikaina, depang adin tiangé apang ngiringang. Rasana ia antesan tekén tiang.” “Wantah sapunika, tiang ngiringang pikayunan Ratu. Sakéwanten bénjangan wantah wénten paileh, Ratu kajudi mangda ngentosin ajiné titiang nglungsur mapamit saking gria. Katambetan titiangé samisami. Pamarginé punika langkung sukil manahang titiang. Nénten dados ampah. Samaliha titiang seneng madolan. Kadi mapalasan rumasayang titiang. Punika pamargi nyuciang angga, titiang sering pisan nguluk-nguluk anak lian. Akudang anak sampun keni uluk-uluk titiang.” “Madagang mula dadi kéto. Yén sing kéto, dija maan bati. Lelehé tusing adung ajak batiné. Pinih tusing kamulané tusing telah. Kaliwat jujur tusing maan apa-apa. Nyén nyak magaé mamocol. Cutetné tiang

11

lega pesan tekén Komang suba nyak.” Komang Adnyani ngiringang pikayunan Ida Bagus Tamuné. Nénten wénten sané mialangin pamargin sang kalih. Pranda Gdé Karang taler rumasa bagia putrané sampun ngrereh gegamelan anak istri. Yadiastun jro, ring pikayunan Pranda Gdé nénten wénten pabinayané. Sami patehang ida. Wantah asiki sané karsayang Pranda Gdé midep ngenahang angga santukan ngiringang Pranda ring gria nénten pateh kadi ngiringang walaka. Pawiwahané mamargi antar. Krama banjar, pasametonané sami nyanggra pakaryan Ida Bagus Tamuné. Ida Bagus Tamu wikan sadawegé aném ring krama katah sané ngrauhin. Wénten makta bir, wénten makta sajeng rateng. Wénten ngendingang kangin kauh. Ramia pisan antuk paripolah anaké aném. Nénten wénten pikobet sané kapanggihin, sang kalih mautsaha mangda kauripané sayan mamargi anut. Ida Bagus Tamu makarya ka carik. Jro Taman madolan ring pasar. Sanunggil semeng sampun ka pasar. Jro Taman makta adolan sané kapunduhang ring gria. Wénten mapét adolan marupa sekar, jangan-janganan. Wénten pedes, wénten pisang. Jro Taman ngrereh bati ring sané nuénang adolané taler ring sané numbasin ring pasar. Ping kalih dadosné polih bati. Okané taler uning ring utsahané, nénten naen macakli wantah kanikain nulungin makarya. Jemet makarya, jemet malajah. Dados tatuladan ring gria, ring banjar. Wikan taler ring anak lian.

Sayan sué, sayan mecikang manten ring gria. Katah sané magentos. Becik asri pakantenané. Pranda Gdé Karang taler rumasa bagia. Ida Bagus Tamu mapikolih ngrereh rabi. Kapikayun olih Pranda Gdé sampun antes Ida Bagus Tamu ngentosin pamarginé dados Pranda. Usan Nyurya Sewana kanikain mangda tangkil. “Bagus negak malu.” “Inggih Pranda. Minab wénten jagi nikayang singgih Pranda?” “Aji ngidih. Ida apang madiksa. Nyeledihi mamargin ajiné.” Ida Bagus Tamu nénten nyawis. “Ampura durung kamanah antuk titiang. Pranda Gdé, titiang kalangkung tambet. Samaliha I Jro jagi ngiring punapi nénten?” “Lamun kéto mani semengan eda baangina I Jro madagang. Aji ada lakar orahang.” “Inggih. Titiang nunas lugra.” “Lautang.” Ida Bagus Tamu mamargi alon-alon. Ida sakadi nénten pracaya ring pangandikan ajiné. Nénten wénten marawat indik pamarginé jagi dados Pranda. Dumun, sampun polih ida ngaturang mangda rain ida sané nyeledihi dados Pranda. Sakéwanten, rain ida nénten kantos nutugang yusa. Rauh saking makarya raris nyungkanang oteng. Kasépan iringa ka rumah sakit raris séda. Rain idané gumanti saking alit sampun seneng ring sastra. Sering ngiringang ajiné nujuné katuran. Samaliha sampun sering kanikain ngamargiang panatahan. Bebantenan taler sampun kawikanin. Kawirasayang nénten jagi katah manggihin pikobet. Sanghyang Kalamretiu nénten dados kasépan

Ketut Sariani

Olih IBW Widiasa Kenitén

sujati, Ngicalang awidya, Wiwéka sida kapanggih, Makamiwah kalanggengan. (Dokter Ida Bagus Rai, Geguritan Magending Sambilang Malajah, Malajah Sambilang Magending: 56) Sujati kategesin patut. Patut manutin sanghyang agama. Patut nénten wantah ring pangandika patut mangda majanten ring paripolah. Katahan maosang patut sakéwanten ring pamargi nénten patut. Mimpas sareng sané kanikayang. Bantang saking sujati gumanti saking pikayunan sujati. Sujati gumanti ngrajegang pamargi nganutin sastra. Pamargi sané mimpas janten pacang ngwetuang pikobet ring angga taler ring anak lian. Pikayunan sujati gumanti aptiaptian sang sané ngruruh Mahasujati, sané utamaning kapatutan. Sang prasida molihang kasujatian pikayun ngicalang sané kaucap

awidya. Awidya kategesin nénten madué widia. Sang nénten nué widia kaucap kapetengan. Kapetengan nénten mresidayang ngepah utawi milah sané antes sareng sané nénten antes. Mawinan patut pisan ngruruh sané mawasta widia. Widia maligga ring sastra. Sastra kaucap sasuluh urip. Pikenoh sasuluh prasida ngicénin kegalangan pikayunan. Sang maangga idep galang dangan ngamarginin kauripané. Yadiastun sané mangkin kobet pisan ngrereh sané prasida manggihin galang ring angga galang ring kulawarga, pasemetonan utawi ring krama. Wantah galang sida kapanggih nénten pacang manggihin pikobet santukan tinglis utawi sinah pisan sané encén patut sané encén iwang. Sang asapunika kaucap prasida minuturin angga. Gumanti méweh pacang prasida minutrin angga. Katah pigodan ngrauhin. Ngingkinan angga mangda prasida makanti sareng pigodan patut utsahayang. Pigodan punika gumanti sarana anggén ngukuhang angga sujati. Sang sampun mresidayang makanti sareng pigodan wau kaucap manggihin wiwéka. Wiwéka mrasidayang milah sané jati sareng tanjati. Wiwéka mamargi becik wantah sering-sering nyuciang wiwékané. Wiwéka nénten pacang antar

“ adiastun sapunika Ratu. Titiang nénten purun.” Pranda Gdé kadi maplengek ring kayun. “ Lamun Jro tusing ngiring. Kénkén man makeneh.” “Wantah okan Pranda jagi ngiringang, titiang nglungsur mapamit saking gria.” Ida Bagus Tamu nguntul . “Ampura Ratu icénin dumun titiang mamanah.” Ida Bagus Tamu matur. “Lautang. Sina manian ada pajalan lén.” Sang kalih mawali , kayunné nénten enteg. Pusang paling. “Jro kénkén makeneh jani?” “ Ratu subakti ring Pranda Gdé. Wantah nénten ngiringang kaucap purun ring Pranda. Sané becik mangda sami-sami mamargi waliang titiang ka pondok. Titiang nénten jagi nyanggelin pamargin Ratu. Titiang tetep subakti. “ “Kéweh tiang makeneh. Makejang pajalané cara mempet.” “Ratu saking riin titiang sampun melid ngaturang wantah mapikayun jagi ngiringang pamargin ajiné sampunang rereha titiang. Ratu daweg punika masemaya. Sané mangkin kabanda antuk kawéntenan. “ “Tiang sanget ngaptiang apang adin tiangé ngiringang. Jani, malunan ia majalan.” “Ratu rarisang madiksa,” Jro Taman matampedtamped. “Titiang mapamit.” Bénjang semengan Ida Bagus Tamu tangkil ring ajiné. Pangaksiané barak. “Man kénkén Bagus?” “Ampura Ratu. Panyeroan Ratu sampun mawali ka pondok.” Pranda Gdé naneng. Nénten narka jagi sapunika panadosanné.

Saking Langit Bali

Sujati Inggih uning ring mawasta

ngrauhin. Pamuput mawali ring Sunyaloka. Sami rumasa kicalan. Punapi malih Pranda Gdé Karang. Rauh saking pasar, Jro Karang kanikain mangda majadengan abos – abos. “Jro, ada lakar orahang Bli.” “Indik punapi Ratu?” “I tuni semeng, tiang nikaina tanggil ring Pranda Gdé.” “Janten wénten sané pisarat pisan nikayanga antuk Pranda Gdé.” “Saja pesan.” “Indik punapi Ratu?” “Tiang nikaina madiksa. Ngiringang pamargin ajin tiangé. “ “Raris Ratu sampun masemaya?” “Déréng. Tiang ten bani nganggon keneh padidi.” “Patut sampun wantah sapunika.” “Man Jro kénkén ?” “Titiang sampun saking dumun polih ngaturang. Titiang tambet sami-sami. Ampura Ratu, titiang nénten mrasidayang ngiring.” “Apang pada-pada galang. Jalan tangkil ring Pranda Gdé.” “Ngiring.” Sang kalih mamargi. Pranda Gdé kantun maosin lontar. “Ampura Ratu.” “Lautang negak malu.” Pranda Gdé ngenahang lontaré ring pelangkirané. “Bagus kéto masi Jro ada pangidih Pranda tekén Jro. Bapa meled apang Ida ajak I Jro ngantinin linggih ajiné. “ “Ampura Ratu.” Jro Taman matur. “Titiang nénten mrasidayang ngiringang. Titiang nénten uning punapa-punapi. Titiang jadma tuna pisan.” “Jro tuah lakar ngiringang dogén.”

pamarginé wantah seringan mapikayun tansujati. Pikayunan tansujati, sakadi gelis iri ring kadruwéan anak lian, rumasa andel ring angga wau uning utawi nué kuasa. Ngandapang anak lian mawit saking pikayunan tanpatut. Gelis menggah utawi bendu wau nénten kairingang panikané. Gelis ajum ring angga wau polih genah utawi linggih saking seneng nangkil. Wiwékané patut pamarginné galang pikayunané widiané katah kapanggih janten kalanggengan nénten méweh pacang rereh. Kalanggengan mawit saking kalangenan ring pamargi patut. Kalanggengan ring kauripan sekalaniskala. Ring sekala kalanggengan punika sané mawasta prabéla ring kapatutan. Yadiastun katah ané nyandelin nénten pacang makirig. Indiké puniki sané mangkin sampun sayan-sayan ical. Ring niskala kalanggengané prasida nunggal ring Sanghyang Mahasujati. Nénten malih kabanda olih cakrapunarbhawa. Ring kauripan gumanti ngruruh sané mawasta sujati kobet pisan. Sakéwanten, wantah sampun sujati éling ring angga dados manusa nénten pacang kobet santukan ring angga wénten sané ngalingganin nénten lian Sanghyang Mahasujati.

Mirengang Jero-jero makarna apik Rungu-rungu wartané becik Suksma ratu nganikain manik Anggén silih marginé cupit Kaentasin tindakan ageng alit Arep-arepang malinggih Rapet-rapetang mamilih Nglantur laksanayang sané luih Puputang kaleteh ring segara pasih Somia mawali ragané bersih Wareg ngicalang layah Resep ngajeng raos Aget nunas baos Nyuksamayang nglungsur merta ampuh Magehin idep ring suaran nyangluh

Lara Matemu Lara Hujan pinaka saksi lara déwék Luh Lara sané nénten madué rerama ring jagat puniki. Ibuk pesan keneh I Luh nepukin timpal-timpal ring marginé ngajak rerama. Matuturan, matimbang, mageguyon, pakedék pakenyem saling numpahang rasa. “Ngetél yéh matan tiangé ten dados kelidin bes sanget tiang ngenehang déwék tiang sané dados anak ubuh,” sesel I Luh. Bungan akasiané setata mirengang napi sané kabaos ring rurungé. Kedis dara né sabilang lemah ngencep ring muncuk kubu tiangé setata maang orta. Dugas i pidan, ri kala makejang kari liang, rerama tiangé anak dadi korban timpal. Mémé sareng bapan tiang saudagar juuk. Magaé uli sing ngelah apa kantos dadi ngelah magenep. Nyidayang meli umah, meli motor, meli mobil pic-up, anggona tekén I Bapa luas ngaba juuk ka Lombok, ngabaang para pangepul ané suba dadi langganan. Mémé tiangé anak kasambat dipisage, nak luh ané jemet magaé, apa ané jemaka, setata maan asil. Ninik tiangé ngorahang Luh Manik anak luh melima tis. Mémé tiange nulungin bapa najuk bibit juuk di tegal ané sing madan linggah. Dugas umur tiangé kari petang tahun, tiang bareng mamula juuk. Kacicipin saka bedik juuké ento. Rasané manis, len ajak juukjuuk ané ada di peken. Di subané nyidayang matingtingan nglawan idup, ada dogén anak ané iri. Makejang satua ané tidongtidong kadingeh baan rerama tiangé. Sing ada angin, sing ada ujan, saka bedik krama banjaré masolah sing cara biasané. “Bes dadi pesan nyai jelema masolah ubuan.” Kéto ané tudinganga Ibu Ayu ka mémén tiangé. Munyin pisagané nyantél, magenyoran paundukanné ngaé solah ten rahayu, ngorahang mémén tiangé mamitra ngajak kurenané Bu Ayu nuju I Bapa luas ka Lombok. “Yapin sing

ngelah apa, tiang ten taén ngamudahang déwék tiangé. Kurenan tiangé mapeluh ngalih gaé di gumin anak, tiang dini setata maang doa restu pang slamet, ten ja mesolah cara céwék murahan. Pang Ibu Ayu nawang, tiang sampun dasa tibann makurenan, tiang ngantén santukan tresna lan satya.” Luh Manik setata berag makeneh. Kijap-kijap bilang peteng meték bintang di duur langité, sambilanga nuturin tiang satua I Bawang tekén I Kesuna. Ngetél yeh paningalané kantos endag matanainé. “Pidan kurenan tiangé teke? Nu inget apa tusing tekén jalané mulih, sawiréh suba petang tiban sing mekabar di guminé dija alih tiang Bli Wayan?” Kéto paseselan mémén tiangé bilang wai. Nanging mémén tiangé tusing nepin padéwékan tiang bareng sebet. Mémé ngajinang awak pang nyidayang engsap ajak lara-lara sané ngisinin pajalan idupé. “Mémé meled nepukin cening masekolah ngantos sarjana. Mémé sing nyidayang mekelin cening ben tanah, mobil, muah arta brane lénan. Cening pianak méme né tuah adiri, melahang napakang pajalan. Pang sing dadi seselan buin mani puan, jani melahang sajan mikolihin ilmu pang buka sesonggan padine, tuara sombong tekén kabisaan déwék padidi.” Jani guminé suba lén, sasukat menék bajang tiang sing taén ngetisin keneh mémén tiangé. Jeg setata mapayas bakat itungan. Kénkén ja pang patuh cara anak bajang lénan. Mabaju melah, mua mapolés, pang kasambat melah jak anak di kampus, Luh Lara anak céwék modis, tusing katrok diapin ia bajang désa. Yén di kampus maan IP alias nilai, bantak 2,75, belogé saru, kapah anaké nawang. Nanging yan ka kampus nganggo baju tuaran bedik pasti liu anaké ngomongang, bisa sing ada anak ngajak matimpal déwék tiang.

Mulih uli rantauan I Mémé sai pesan mabesen pang melahang ngaba raga. Kanti empet bolongan kupingé maan munyi krana tiang pepes macelana pendek nuju pesu ka rurungé. Bek koné pisagané nuturang parisolah tiangé nuutin mémén tiangé dugas bajang i maluan. Taén ngeling déwék tiang maseselin raga, sing taén beneh munyi di sisi. Hidup keluargan tiangé magantung kén orta pisaga. Né nyebetin keneh buina I Mémé ngugu dogén raos ané ngadu domba panak jak mémé. Heran tekén solah pisagané ané tusing nyidayang ngalih gaén lénan tekening ngadep munyi di margané. Manusa ané ngelah bibih lantang tur magonyéran yén nuturang kajelékan anak lén. Sayong ring doh guminé setata ngentenin raga. Tiang ten nepukin jalan, setata kabut, peteng, sunyi, sepi. Majalan nganggo keneh liang, tusing berpikir apa akibatné. Metunangan di perantauan solahang tiang suba cara nak makurenan. Tusing nepukin wates matingkah. Pesu mulih, peteng lemah suba biasa. Mekejang nuutin sima batin raga Luh Lara ané kesepian, joh uli rerama, sing taén ngrasayang paundukan ané beneh. Miribang suba telung bulan Luh Lara maengkeban ajak méméné. Basang suba misi. Lacur Luh Lara manyeselin déwék. Sing ningehang munyi rerama di benehé. Jani apa kaorahang? Nyén ané patut pelihang? Tunangan Luh Larané anak muani bengal, buina suba ngelah kurenan. Ngakuné nu perjaka. Bakatanga nguluk-nguluk Luh Lara. Jalan idup ba masanding. Kanggoang bantas dadi madu di jumah anaké muani. Ngalihang panak Luh Lara status, apang tusing dadi panak bebinjat. Karmane suba kealapin. Ngalih tua sanget aluhné, nanging dadi anak bajang mula liu pesan godaané. Jani Luh Lara metemu lara ngantén bajang, tusing mabekel idup ané mapan. „Ni Nyoman Ayu Suciartini

Raréné Ical Sewalapatra mataksu Raga istri sampun bersih Mabanyu rambuté muspa puputné Masolah boya kaakuin Déwan titiang maejohan raga Mamedih ngraos ngrécé Engsap raga ngwales warta Maimbuh lara nepuk sengkala Mabunga lelepé masandekan ring maya Ten karasa malancaran luas maejohan raga Jadma kasambat déwa nénten uning raga sengkala Minab ida sampun marasa Ngicenin sandi alitélara Ibun nyané maorta Cening barak medal makta rah Malih budal ten wénten arah Nyakit basang sungkan sirah Ngirup tejan ida pejah Toyan ibu maliah-liah Katinggal raré sané sayangang

Nyiakang Pipis Lebihan angka bolong kenehé kendel Ngidang ngengkebin song Song-song-song Anggon ngalih paon Ayuta misi bolong nenem Masatua pipise lakar makeem Mataluh misi biik lakar mapanak Ayuta misi bolong nenem Iteh raga bengong makolem Telas kosong ngempet-ngempetin Naur sane sampun liwat Miribang lawas puput mangkin Undebang ilidang Ayuta misi bolong nenem Sane lianan nunas kateduhan Kicir-kicir natakin bagian Racik-racik mangda apik Yutané patut mamargi ayu


Kruna

12 I Kadék Suastika

Redité Kliwon, 15 Agustus 2010

Ayu Muryantari

AA Lilis Yuliani

Seneng Magambel saking Alit Mauruk Wantah Kalih Minggu Sira sané nénten kelangenan yéning mirengang suaran tetabuhanné magonjak. Rerincikan samian piranti gambelan sané anut nganutin gending prasida ngawinang manahé kadaut. Kénten taler I Kadék Suastika, truna puniki seneng pisan magambel. Napiké mawinang? “Titiang malajah magambel saking alit, sangkaning ring soangsoang banjar ring Gianyar pasti wénten sekaa gong utawi sekaa angklung. Sakadi ring banjar titiangé, Banjar Buluh, Désa Guwang, Gianyar. Meled manah titiangé mangda uning magambel, i rika raris bapan tiangé ngajakin titiang mauruk magambel,” cerita truna sané embas ring Gianyar, 3 Agustus 1992 puniki. Kadék kénten dané ketah kasambat, magabung ring sanggar seni Cerakén sané kaasuh olih I Madé Subandi. Kadék ngawitin magabung, sasukat kaajak olih sang sané nuénang sanggar. Alumnus SMK Negeri 3 Sukawati puniki, nénten ja méweh ngadungang déwék, santukan gambelan sampun dados sametonné saking alit. Kawikananné magambel ngawinang Kadék naenang nyarengin lomba tingkat nasional warsané i lintang lan nyarengin féstival gong gebyar. Kadék sané wauwau puniki péntas ring Bentara Budaya Bali lan Sanur Festival sareng sumitran-sumitrannyané ring Cerakén, ngangken seneng santukan polih pengalaman. Yadiastun seneng magambel Kadék nénten ja nglanturang sekolahnyané ring sekolah seni. Dané nglanturang kuliahnyané ring IHDN, Jurusan Penerangan Agama. “Santukan, magambel utawi maseniseni prasida kaplajahin ring masyarakat, mangkin punapi i raga kémanten ngayunang,” baos okan I Wayan Minggu lan Ni Nyoman Sayang puniki. (dwi)

Juara Lomba Nyurat Sewalapatra

Sesolahan kréasi anyar sané mamurda “Macapung” pamuputné prasida ngater SMPN 4 Dénpasar pinaka juara kapertama ring Féstival lan Lomba Seni Siswa tingkat provinsi Bali warsa 2010. Ring pidabdab sané kamargiang galahé lintang, Ni Gusti Ayu Madè Muryantari, kajudi pinaka silih tunggil penarinyané. Ayu, kénten dané ketah kasambat, nganikayang raganné makesiab ri kala sesolahan “Macapung” kajudi pinaka sesolahan sané pinih becik. Sangkaning polih juara kapertama ring Bali, dané sareng sekaanyané raris kajudi pinaka duta Bali ring tingkat nasional. “Titiang marasa angayu bagia pisan duaning sesolahan sané kabaktayang titiang lan sumitran-sumitran titiangé prasida molihang juara kapertama. Titiang wantah malatih kalih minggu, kéwanten lemah peteng, kantos tan polih mararian,” kénten dané nyarita. Saking kantun alit, Ayu sané embas ring Dénpasar, 8 April 1997 puniki sampun kakatonin pradnyan masolah. Yadiastun putri saking I Gusti Ngurah Oka sareng Ni Gusti Ayu Putu Puri puniki naenang marasa kuciwa duaning tan polih juara ri kala nyarengin lomba tari, kéwanten dané tan kapok. Dané ngangken percaya, yéning sampun mautsaha, jemet tur taet malatih, sinah napi sané kaaptiang pacang prasida kapanggih. “Préstasi sané polihang titiang puniki pacang dadosang titiang pinaka pecut, mangdané titiang égar malajah lan malajah malih,” kénten pangaptian dané. Ri kala malomba, dané nganikayang raganné marasa sumanangsaya, duaning galah-galah sané kaanggén malatih kalintang cupit. “Yadiastun galahé cupit, yéning kaanggén becik, sinah prasida ngamolihang sané kaaptiang,” baos siswi SMPN 4 Dénpasar puniki bangga. Yadiastun wikan masolah, Ayu sané magabung ring Sanggar Tari Dharma Suci, Padangsambian, Dénpasar puniki nganikayang yéning sampun duur, dané nénten ja ngacepang pacang dados pragina. “Titiang meled prasida dados dokter,” baos danè. (ast/ita)

Anak alit puniki makanten bagia pisan maplalianan sareng timpal-timpalné, waluya kadi tan wenten pakéwuh ring kahuripané. Wantah, wastanè anak alit, tan banget rungu ring aab jagat, ring sengka uripè. Iteh maplalianan, napi malih kasarengin antuk timpal-timpalé akelas ring sekolah. Anak alit puniki, yén uratiang, macihna maduwé anléh seni, minakadi masolah, ngambar, magending miwah masesuratan. Rambutné matadah ikel, ciri seneng ring susastra, adegé lanjar, kulitné putih, muanné maméros, antes dados pragina masolah, baosé hening, anut ring anléh magegendingan. Rikanjekan kaajak ngorta, rawosné getar pisan, ten wénten sané kimudanga. Anak alit sané embas 2 Juli 2003 puniki meneng ring Puri Anyar Saraswati Gianyar. Gung Lilis, kénten danè kasambat setata molihang rangking ring sekolahnyane. Anak Agung Lilis Yuliani pesengan anak alit puniki, mangkin sedekan masekolah ring SDN 5 Gianyar, kelas kalih. Duk lomba ‘Menulis Surat untuk Bupati Gianyar’ sané kaselenggarayang pangawit sasih Juli 2010 lintang, maiketan ring ‘Gerakan Nasional Gemar Berkirim Surat (GNGBS)’ sanè kamiletin antuk langkungan ring tigang dasa tali surat, Anak Agung Lilis Yuliani molihang juarai kalih. Tan pantara ledang kayunnè, duwaning prasida ngasorang langkungan ring tigang dasa tali surat. Lédang, duwaning polih paica TV, miwah tabungan makatah satak tali rupiah, pamekas polih kagelut antuk Bupati Gianyar. “Sané mangkin titiang nénten marebut nonton TV, duaning sampun maduwé. Jinahné tabungang titiang, titiang meled maduwé laptop ngraga,” baos dané alep. Ibunnyané Anak Agung Istri Dyah Pramoda Wardhani S.H., tan prasida ngengkebang banggan kayunné. Dané nganikayang okanné nyurat swalapatra puniki ngraga, arahina sadurung waneng galah lombané kasineb. Siosan ring polih juara nyurat, anak alit puniki katah pisan mupulang piagam luwiré Juara satu lomba foto bergaya, Juara satu mewarnai kategori TK (2008), Juara Musical Smart (2008), Juara Favorite Apresiasi Semangat Kartini Cilik warsa 2008. (yat)

I Madé Arjana

Polih Hadiah Kuliah S-2 I Madé Arjana, kénten peséngan guru SDPN Tulang Ampiang Denpasar puniki. Guru sané embas ring Klungkung, 1 April 1975 puniki wawu pisan molihang juara kapertama pemilihan guru teladan tingkat nasional. Putra saking I Wayan Pegug dan Ni Nyoman Jelantik puniki nganikayang raganné nénten ja mabuaka nyarengin lomba punika. “Sujatinné pangawitné sané kajudi pinaka duta guru teladan ring sekolah titiangé, boya ja titiang. Titiang tan uning sapunapi parindiknyané mawinan titian raris kajudi ngentosin timpal titiangé,” kénten guru matematika puniki nerangang. Dané kocap wawu seken nyiapang raga ri sampunné molihang juara kapertama ring tingkat kecamatan. Duan-

ing kapilih pinaka juara kapertama ring kota Dénpasar lan provinsi Bali, dané raris kajudi dados duta Bali ka tingkat nasional, ring tingkat nasional dané prasida molihang juara kapertama. “Titiang seneng lan marasa bangga duaning sampun prasida molihang juara kapertama lan ngamiikin aran Bali ring tingkat nasional. Semaliha titiang marasa angayubagia pisan duaning, sangkaning polih juara kapertama, titiang raris kapicayang hadiah nglanturang kuliah S-2 (Magister Pendidikan) ring Undhiksa, Singaraja. Makasami prabéa kuliah titiangé katanggung olih pemerintah. Siosan ring punika, pengalaman sané polihin titiang ri kala nyarengin lomba guru tingkat nasional

sané banget ngawi bagia,” kénten Arjana nyarita. Siosan ring dados guru, anak lanang saking Sebunibus, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung puniki taler dados dosén ring silih tunggil universitas ring Bali. Dané taler kapercaya dados pembina matematika ring kota Dènpasar. Sujatinné duk kantun alit Arjana kocap ngacepang prasida dados dokter, kéwanten sangkaning tan madué prabéa mawinan dané raris ngrereh sekolah keguruan ring Undhiksa, Singaraja. “Mangda madué jinah anggén masekolah, duk alit titiang masekolah sinambi ngubuh sampi lan ayam,” kénten dané maangen-angen. (cen/ita)

Bébas Bébas, ring tulisané puniki artos titiang wantah Kemerdekaan. Nénten doh malih i raga sareng sami ring wawengkon jagat Indonésiané puniki pacang ngamiletin Hari Proklamasi Kemerdekaan NKRI ka-nem dasa lima. Sawireh nem dasa lima tahun Wangsa Indonésia sampun merdéka bébas saking penjajah wangsa duranegara sakadi wangsa Belandané. Ngamolihang lan manggihin kebébasané penting sayuwakti penting. Sakadi sané sampun kesuratang ring Konstitusi lan Undang-undang Dasar 1945 olih para pucuk manggala i ragane sami. Drika kasuratang Kemerdekaan (bebas saking penjajahan) punika wantah hak wangsa soangsoang sané wénten ring jagaté, duaning asapunika penjajahan patut kaicalang duaning

ten manut maring rasa keadilan lan polah palih jatmané sané wénten ring guminé. Nika mawinan kebébasan menawi lepas saking kabanda olih penjajah. Kautsahayang antuk perjuangan maduluran antuk perjuangan fisik lan dialog oleh para pemucuk manggala i ragane. Mewasta ngamolihang kebebasan sané kakeniang i raga sareng sami mangkin. Tetujon Kebebasan/ Kemerdekaan punike wantah luhur pisan sekadi titi mas nuju masyarakat sané adil makmur lan sejahtera. Sakadi pengaptian i ragané makasami. Yadiastun asapunika mangdané i raga sami ngamolihang sané sujati bebas. Patut i raga purun nénten bebas. Duaning asapunika boya ja i raga bebas tan pawates. Bebas tan pawates mawastu i

Isin Gumi

raga nénten bebas, sakadi ngomong tan pawates ngeranayang sametoné lianan sekel ring manah wiadin tersinggung nika kawastanin perilaku mencemarkan nama baik, nika wantah dados karepotang ring para sujanané sané ngamanggehang hukum. Sané ngomong cuah-cuah punika ancamané pacang kabui naler ipun pacang tan bebas. Bebas ngambil arta brana sametoné lianan sakadi mamaling, rampok taler pacang tan bebas napimalih sané mawasta korupsi akeh pisan ngeranayang masyarakaté sengsara. Jatmané sané masolah korupsi pastika pacang mabui tur mayah denda akéh pisan ipun taler pacang ten bebas. Turah sakadi mangkiné puniki yadiastun i raga sampun ngamanggihin Kemerde-

Ceraken kaan sampun nem dasa lima warsa. Kantun akéh i raga marasa ring kayun durung janten bebas. Contoh ipun: sané pinih populer wantah durung bebas saking kemiskinan. Sametoné ring sejebag panegara Indonésia kantun akéh magenah ring sor garis kemiskinan, ipun umah nénten madué, ngajengang wantah akidik, gisi kirang pisan nénten mrasidayang nyekolahang pianak ipuné, akses pelayanan kesehatan taler asapunika. Sané ngraksa sungkan manah (sakit jiwa) taler wénten kablagbag lianan ring punika kantun akéh sametoné durung ngrasayang rasa aman utawi bebas saking manah res-res (takut) napiké ipun pacang ka gusur. Salah prémané sané ngodag-ngodah lan kawéntenan sané kabaos téroris, sané

ngeranayang i raga sareng sami setata kayuné res-res lan takut rasa keamanané ical. Naler nyihnayang nénten bebas wiakti; merdeka. Sawireh asapunika ida dané sané dados manggala ring pemerintah lan aparat ipun, kasarengin antuk masyarakaté patut punul mesikang satya ring negara. Utsaha-utsaha sakadi nincapang pendidikan, ngwangun lapangan pakaryan, nincapang penegak hukum lan awigawig nénten mailon-ilonan, kasarengin antuk matulung ring sametoné sané tiwas ngicén pelayanan keséhatan masyarakaté sané keni panyungkan mangda gelis sehat. Nika utsaha-utsaha sekala sané patut tincapang. „ Dr. I Wayan Westa, Sp.KJ(K)

Ring Buléléng, Pangajin Sembako Sayan Nincap Ring asasih pungkuran puniki, pangarga kaperluan siya bahan pokok (sembako) ngawit ngamenékang. Para pedagang narka penincapan puniki pinaka dampak kebijakan pemerintah sané sampun nincapang Tarif Dasar Listrik (TDL). Punika mawinan krama taler para pedagang ngaptiang ring pemerintah lan dinas terkait tedun nabdabin mangda arga-arga prasida imbang utawi stabil. Paindikan punika kabligbagang ring sajroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92.0 MHz rahina Buda, 11 Agustus 2010.

Kaki Dukuh, Seririt Paindikan pangajin kaperluan pokok terus menék nika wantah sayuakti pisan. Makasami punika sané banget ngrasayang masyarakaté sané cenik napimalih sané tan madué geginan tetep sinah pacang marasa kéweh pisan. Mawinan sapunapi antuk bapak-bapak sané ba duur gelis ngrereh pamargi nabdabin pengajin barang sané terus nambung, minekadi sampunang dumun ngamedalang kebijakan sakadi menékang tarif dasar listrik miwah sané lianan. Bu Nyoman Suberata, Berombong Yéning pangarga kaperluan pokok sami nincap, puniki patut ngamolihang uratian sané banget pihak pemerintah. Riantukan wénten taler barang sané tan banget kaperluang sareng nincap, sinarengan antuk wéntennyané panincapan pangargan bahan pokok. Mawinan tunas titiang majeng pemerintah

tedun ngelaksanayang seseleh utawi ngontrol arga-arga ring pasaran mangda tetep imbang utawi stabil. Putra Perkasa, Tangguwisia Ring awig-awig panegara Indonésia i rika sampun kaunggahang, pemerintah patut makardi sejahtera utawi kasukertan, lan ngayomin majeng ring rakyatnyané. Nah yaning kadi mangkin kawéntenannyané, kaperluan pokok sadina-dina terus menék, minabang titiang napi sané kaunggahang ring undang-undang punika nénten kalaksanaang becik olih i pemerintah. Tunas titiang ring pemerintah, anggén nabdabin paindikan kadi mangkin mangda éling tur ngelaksanaang sekadi napi sané kaunggahang ring awig-awig punika. Kadék Jok, Banyuasri Putu Rarud, Sasaan Panji Anom Keperluan sadina-dina

masyarakat wantah paindikan sané pokok utamané sembako. Napi sané kaperluang i krama sekadi nénten kauratiang lan tan kapikayunin olih pihak sané wenang, punika kabuktiang antuk ajin kaperluan pokok terus ngamenékang. Para tokoh-tokoh utamané di pemerintah akéhan wantah ngitungang politik kémanten, masyarakaté betén pusing tur kéweh ngitungang kaperluanyané. Mawinan tunas tiang ring sang nayaka praja mikayunin malih napi sané dados tujuan negara punika. Putra, Pengastulan Manut tiang sedurung ngawinang makudang pikobet ring masyarakat paindikan pangargan kaperluan pokok sané terus menék puniki, pemerintah pusat lan daérah para dinas terkait, gelis ngwéntenang pidabdab. Riantukan makasami puniki sampun banget ngawé masyarakat méweh utamané sané betén. Ring kawéntenan kadi mangkin para pejabat

mangda sida ngicénin conto idup sadarana. Putrawan, Sambangan Antuk nambungnyané pengajin sembako kadi mangkin masyarakaté sanget ngrasayang pisan. Napimalih cara mangkin sukeh pisan ngrereh pekaryan. Paindikan puniki aptiang titiang mangda gelis ngamolihang pidadab sakéng nayaka praja. Mangda pangarga sembako punika sida katedunang . Gus Puma, Banjar Dados rakyat cenik wantah mapinunas majeng ring sang nayaka praja, sadurung ngambil kebijakan utawi keputusan indik nincapang napi ja, sapatutnyané mangda kaselehin dumun sapunapi kemampuan rakyaté cenik sampunang medasar kemampuan panegara tiosan. Malih pisan mangda kayun-kayunin secara becik dumun sadurung ngamedalang kebijakan punika. (ama)

Kidung Gaguritan Burayut Kaasuh olih I Gusti Madé Sutjaja

Ri tepengan mangkin anggé galah nembang miwah muruk nyurat basa Bali; mawit saking Perpustakaan Lontar Fakultas Sastra, Universitas Udayana.

bulnu t ß enmrbu, hlisjÓ p) b ß \ ) d/, s&rrsÀe\ázhsin/, m\Þly i ,$ tenænÑ;bink *Ó t ( k i . 46. zmnñÿenenc)nk i n/, ptætæab\Ðt i \ ã t iÐ /, lZéÿ( lZéÿ( rmæ&rmæ&, lmêdÞmêdæam)eros/, hu2sßsw*gd&, ¡ /, zmãz * mæÙ;put;i 2mãt lembut, msw*snÑty ß ,* ) æab\Ðt i /, s)2muæ2) muæd) t h\áo2mæu,* tnÐesornÀglu\.*á 47. enpl&kt ) t u eß \oZ*ÿ, m)lehmsw*]]i;, kptÀj¡ enm\áe) lo;, ey;mtn/tÉx ± ens)d;i , ksßrnãk ¡ mti, u /, gu2mæ)th % tilmi t

Bulun matané marabu, Alis tajep mabengad, Sing raras anggénya asin, Manglaliyer, Tan péndah bintang kartika. 46. Nyamannyané né cenikan, Pat-pat pada bangkit-bangkit, lamiad-lamiad pada meros, Lanjar-lanjar ramping-ramping, Ules masawang gading, Nyambang nyampuah putih lembut, Masawang sandat mayang, Selem sedet pada bangkit, Angga lempung, Tan kasoran agalunggang. 47. Né paling ketut mango-nyang, Melahé masawang sasih, Kapat ujané manggeloh, Yéh matan trunané sedih, Kasmaran buka mati, gulem peteng ati limut,


Minggu Kliwon, 15 Agustus 2010

Karateka Zaki Ukir Sejarah AKF Jakarta (Bali Post) PB Forki memberikan acungan jempol pada M. Zaki dari DKI Jakarta, setelah M. Zaki membuat sejarah baru dengan mengukir medali emas, pada kejuaraan Asian Karatedo Federation (AKF), di Hongkong. “Emas yang disumbangkan Zaki bagi merah-putih di AKF merupakan sejarah baru, setelah PB Forki menunggu sekitar sepuluh tahun lebih. Pasalnya, pada AKF sebelumnya, tim Indonesia maksimal memetik medali perak,” ujar pelatih karate nasional, Nilawati Daud, di Jakarta, Sabtu (14/8) kemarin. Nilawati yang juga mantan karateka nasional mengatakan, medali emas yang diukir Zaki itu merupakan buah karyanya selama mempersiapkan diri menuju Hongkong. Berlatih optimal menjelang maupun sebelum pertandingan sudah merupakan kewajiban bagi atlet. Melalui latihan keras, katanya, buah manis yang diharapkan dapat dinikmati saat turun dalam pertandingan. Pengalaman seperti itu sering dirasakan saat menjadi atlet nasional, dengan menyuguhkan medali emas bagi merahputih, di berbagai kejuaraan internasional maupun selevel SEA Games. Tampil di AKF dengan kekuatan 27 atlet, tim karate nasional tidak saja meraih medali emas, namun ditambah lagi tiga medali perak, dan lima perunggu. Prestasi itu cukup cemerlang dibanding dua tahun lalu, yang hanya membawa pulang satu perak dan perunggu. Kegembiraan tim nasional karate bukan sampai di situ, karena yang mengukir medali emas, tiga perak dan lima perunggu di AKF adalah atlet pemula dan junior. Dengan begitu menunjukkan pembinaan atlet nasional mulai jenjang kadet, dan junior sudah berjalan. Dengan harapan, para atlet yang turun di AKF kali ini dapat menggantikan seniornya yang kini dipersiapkan ke Asian Games XVI Guangzhou 12-22 November 2010. Sementara para atlet itu kini dikirim melakukan latihan intensif di Jepang, sebelum tampil di Asian Games termasuk Umar Syarif. (ant)

Imron ZS Meninggal Dunia Jakarta (Bali Post) Mantan Ketua Harian PP Pertina Imron ZS, meninggal dunia dalam usia 68 tahun, di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Sabtu (14/8) kemarin, pukul 15.35 WIB. Menurut menantu almarhum, Richard Samberra, Imron meninggal akibat kanker hati dan sempat menjalani rawat inap di rumah sakit tersebut. Jenazahnya akan dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Minggu (15/8) ini. “Kami sekeluarga telah ikhlas melepas kepergian almarhum,” kata Richard Samberra, mantan atlet renang yang beristrikan Theresia Dewi, putri almarhum. Di kalangan dunia tinju amatir, nama Imron ZS tak hanya dikenal di kancah nasional, tetapi juga internasional. Mantan Sekjen PB Pertina Bambang Asmanu secara terpisah mengatakan, figur almarhum cukup disegani di kancah tinju Asia Tenggara. “Salah satu kesuksesan almarhum adalah ketika membawa Indonesia merebut enam medali emas pada SEA Games 1997, di Jakarta,” kenang Bambang Asmanu. Di tengah kesibukkannya sebagai perwira menengah di Corps Polisi Militer (CPM), almarhum masih bisa menyempatkan diri mengurusi olahraga tinju amatir. “Almarhum pantas mendapatkan penghargaan sebagai tokoh olahraga nasional,” harap Bambang Asmanu. Sementara mantan petinju Syamsul Anwar Harahap juga memiliki kenangan tersendiri tentang almarhum. Menurut Syamsul, Imron seorang sosok yang memiliki dedikasi teramat tinggi dalam memajukan olahraga ini. Almarhum Imron ZS kelahiran 8 Agustus 1942, meninggalkan seorang istri, tiga orang putri dan empat orang cucu. (ant)

GELANGGANG Rossi akan Umumkan Tim yang Dibela

13

Federer ke Semifinal

Milan Valentino Rossi diharapkan akan mengumumkan masa depannya tentang tim yang akan dibelanya pada musim 2011, setelah mengikuti perlombaan Ceko Grand Prix, Minggu (15/8) ini. Juara dunia MotoGP itu mengungkapkan keputusannya itu Jumat (13/8) lalu. Penbalap berusia 31 tahun dari Italia itu, terikat kontrak dengan Yamaha, namun Ducati mengatakan mereka ingin mengontraknya. “Minggu (15/8) ini, setelah usai balapan Anda akan mengetahui apa yang akan saya lakukan pada perlombaan 2011,” kata Rossi seperti dilaporkan media Italia. Kepindahannya ke Ducati amat diharapkan dalam kancah perlombaan sepeda motor dunia, setelah juara dunia enam kali itu, membuat jarak dengan perlombaan Formula Satu dan reli mobil yang selama ini ingin digelutinya. (ant/rtr)

Toronto Kerja keras Roger Federer mengalahkan pemain dari Ceko, Tomas Berdych, 6-3, 5-7, 7-6, pada laga mendebarkan yang berlangsung hampir tiga jam, akhirnya maju ke semifinal turnamen Tenis Masters di Toronto. Setelah mengalahkan Federer dua kali musim ini, petenis jangkung dari Ceko itu nyaris mengulang keberhasilannya, ketika pada set ketiga sempat memimpin 5-2. Meski demikian, Federer tidak mau begitu saja menyerah, sehingga terjadi tie break dan Berdych berhasil melakukan servis ketika kedudukan menjadi 5-3. Disaksikan penonton yang berkali-kali harus menghela napas kerena seru, terjadi drama menegangkan saat kedudukan tie break di mana Federer unggul 4-0, sampai akhirnya menyelesaikan permainan itu dengan angka 7-5, ketika Ber-

dych memukul bola dengan keras dan nyangkut di net. Pertandingan perempatfinal tersebut menandakan pertemuan ketiga, antara kedua pemain dalam lima bulan terakhir, kemenangan petenis Ceko yang dikenal dengan pukulan kerasnya, memenangkan dua pertandingan sebelumnya, termasuk gangguan shock perempatfinal di Wimbledon. Federer dua kali juara Kanada Masters, selanjutnya akan bertemu dengan petenis nomor dua dunia Novak Djokovic dari Serbia yang mengalahkan petenis Prancis Jer-

emy Chardy 6-2, 6-3. Roger Federer lahir di Binningen, Swiss, 8 Agustus 1981. Ia adalah salah satu petenis terbaik di dunia saat ini, dan menempati peringkat pertama dunia dari 2 Februari 2004 hingga 18 Agustus 2008 dan kemudian dari 6 Juli 2009 hingga kini. Ia adalah pemegang rekor gelar Grand Slam tunggal putra terbanyak sepanjang sejarah dengan 15 gelar. Banyak dari kalangan komentator, analis, petenis aktif, dan mantan petenis menganggapnya sebagai petenis terbaik sepanjang masa. (par/rtr)

BPM/ap

Percasi Jatim Pertanyakan Kepastian Kejurnas Pemain Bintang Terlibat Perundingan Valentino Rossi

Kontrak NBA dan Serikat Pebasket New York LeBron James, Carmelo Anthony, Dwyane Wade dan Chris Paul termasuk di antara para pemain yang menghadiri perundingan kontrak antara NBA dan serikat pebasket pada Jumat (13/8) lalu. “Penting bagi saya bahwa kami semua sebagai orang-orang yang terlibat langsung dengan NBA, terlibat dalam perundingan dan mengetahui apa yang bakal terjadi,” ujar Anthony sesaat setelah pertemuan itu selesai. “Masa depan kami dalam bahaya jika kami tidak dapat mencapai suatu persetujuan bersama,” sambungnya. Chauncey Billups dan Joe Johnson juga hadir dalam pertemuan tersebut. Paul dijadwalkan juga akan menghadiri pertemuan tersebut sebagai anggota komite eksekutif pemain.

Sementara Direktur Eksekutif Asosiasi Pemain Billy Hunter mengatakan sebanyak 14 pemain ikut dalam pertemuan itu. Semua pihak setuju untuk mengadakan pertemuan lain, sebelum masuk kamp pelatihan, sehingga para pemain bisa ambil bagian lagi. Sesi selama empat jam itu merupakan pertemuan pertama sejak akhir pekan All-Star, pada Februari lalu, ketika para pemain menolak suatu usul dari para pemilik klub. Serikat pemain itu belum lama ini menawarkan suatu usulnya sendiri, tetapi komisaris NBA David Stern menyatakan bahwa hal itu tidak akan membuat cukup perubahan yang diupayakan para pemilik klub. Stern memperkirakan liga itu akan rugi sebesar kira-kira 370 juta dolar musim ini, yang diperselisihkan oleh serikat itu. (ant/afp)

Surabaya (Bali Post) Pengprov Percasi Jawa Timur mempertanyakan kepastian jadwal kejuaraan nasional tahun 2010 yang rencananya digelar di Manado, Sulawesi Utara, pada 8-16 Oktober. Ketua Harian Pengprov Percasi Jatim Wijaya Rusli yang dihubungi wartawan di Surabaya, Sabtu, mengemukakan kendati jadwal kejurnas sudah ditetapkan, namun tidak menutup kemungkinan dibatalkan atau dipindah ke daerah lain. “Kebetulan ketua panitia kejurnas adalah salah satu

calon gubernur yang maju pada Pilkada Sulut awal Agustus lalu. Kami tidak tahu bagaimana hasil pilkada itu, apakah dia menang atau kalah,” katanya. Rusli mengatakan, kalau pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kepastian jadwal dan tempat kejurnas sudah diberitahukan kepada daerah-daerah minimal tiga bulan menjelang pelaksanaan. Apalagi, beberapa pekan terakhir sempat muncul wacana tuan rumah kejurnas akan dipindahkan dari Manado ke daerah lain, salah

Pacquiao Berlatih di Gedung Parlemen Manila Superstar Tinju Manny Pacquiao akan berlatih menghadapi pertarungan gelar dunia di lantai dasar gedung parlemen Filipina. Pasalnya, dia berusaha

menyeimbangkan tugas barunya sebagai pembuat undang-undang dan kariernya sebagai petinju. Pacquiao (31) dianggap oleh banyak orang sebagai petinju dengan pukulan mematikan yang terbaik di dunia, terpilih sebagai anggota parlemen, Mei lalu. Namun, ia telah bersumpah ambisi politiknya tidak akan mempengaruhi karier tinjunya. “Saya akan tidur di kantor sehingga saya bisa jogging sebelum memulai aktivitas saya di parle-

men,” demikian kata Pacquiao, Jumat (13/8) lalu, seperti dikutip Manila Times. ‘’Halaman kantor parlemen cukup besar dan ada juga area jogging di sana,” tambahnya. Pacquiao merupakan petarung satu-satunya petinju yang memiliki tujuh sabuk juara kelas berat, dalam kelas yang berbeda, mengatakan memerlukan waktu sekitar tiga jam untuk mengkondisikan dirinya termasuk dengan latihan jogging.

Dia mengatakan telah memeriksa gym yang ada di kompleks parlemen tersebut, dan mendapati kondisinya cukup baik, demikian menurut Times. Saat ini Pacquiao dijadwalkan bertarung melawan petinju Meksiko Antonio Margarito, untuk mengisi gelar yang lowong di kelas menengah junior World Boxing Council (WBC) pada 13 November, setelah pembicaraan untuk melawan bintang tak terkalahkan dari US Floyd Mayweather

gagal. Mayweather sebelumnya menuduh Pacquiao menggunakan doping, dan publik minta dia untuk menjalani tes darah untuk membuktikan tuduhan itu tidak beralasan. Sang juara asal Filipina itu menyepakati pertarungan berlangsung pada Mei, namun Mayweather gagal memenuhi tenggat waktu sampai Juli. Pacquiao masih ingin bertarung melawan Mayweather. (ant/ afp)

satunya Jakarta. “Sampai saat ini tidak ada kabar dan pemberitahuan dari tuan rumah penyelenggara maupun PB Percasi. Kalau memang tidak ada kepastian, tidak menutup kemungkinan lokasi kejurnas akan dipindah,” tambahnya. Ia menambahkan, Percasi Jatim berkepentingan dengan kepastian jadwal kejurnas, karena harus melakukan persiapan sejak jauh hari, terutama terkait anggaran untuk memberangkatkan atlet dan ofisial. “Pengajuan dana ke KONI Jatim minimal dua bulan sebelum kejurnas. Belum lagi persiapan yang lainnya. Mudahmudahan dalam waktu dekat sudah ada kepastian soal jadwal kejurnas,” ujar Wijaya Rusli. Pihaknya sangat setuju jika lokasi kejurnas dipindah ke Jakarta atau kota lain di Pulau Jawa, karena bisa meminimalkan anggaran. Pada kejurnas 2010 mendatang, Percasi Jatim menargetkan bisa merebut minimal satu medali emas, sesuai target yang dibebankan KONI Jatim. Sejak beberapa waktu terakhir, sejumlah atlet terus menjalani latihan intensif untuk persiapan kejurnas. (ant)

Kido/Hendra Tampil di Sirnas Surabaya Surabaya (Bali Post) Juara Olimpiade 2008 Markis Kido/Hendra Setiawan, dijadwalkan tampil pada kejuaraan bulu tangkis Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Regional IV Jawa Timur 2010, di GOR Sudirman Surabaya, 4-9

Oktober mendatang. Sekretaris Panitia Sirnas Eddyanto Sabarudin di Surabaya, Sabtu (14/8) kemarin mengatakan, kehadiran mantan pasangan Pelatnas di kejuaraan kalender PBSI tersebut, merupakan tawaran dari salah satu

produk peralatan olahraga yang menjadi sponsor mereka. “Tentu tawaran ini sangat menarik dan bisa menaikkan gengsi sirnas. Kami akan melakukan koordinasi lebih lanjut untuk memastikan Kido/Hendra benarbenar bisa tampil,” katanya. Eddyanto menjelaskan produk peralatan olahraga tersebut mengontrak Kido/ Hendra untuk berlaga di empat sirnas selama 2010. Sampai saat ini, pasangan tersebut baru berlaga di dua sirnas, yakni Pekanbaru dan Bandung. ‘’Sponsor Kido/ Hendra menginformasikan kalau saat Sirnas Jatim nanti, mereka tidak punya jadwal mengikuti turnamen internasional dan ingin tampil di Surabaya,” tambah pria yang akrab disapa Eddy itu. Ketua Panitia Sirnas Jatim, Abdul Chodir, menambahkan pasangan yang pernah meraih gelar juara dunia tersebut, tidak hanya mampu mengangkat pamor kejuaraan, tetapi juga menyedot animo penggemar bulu tangkis di Jatim. “Ini juga bisa menjadi motivasi bagi peserta kejuaraan untuk mengalahkan atau paling tidak memberi perlawanan. Meskipun sudah tidak di Pelatnas, Kido/Hendra masih menjadi ganda terbaik di Indonesia,” ujarnya. Pemilik klub Surya Baja Surabaya ini menjelaskan, kejuaraan tahunan ini akan mempertandingkan nomor pemula, remaja, taruna, dan dewasa. “Kalau Sirnas Jatim tahun lalu peserta mencapai lebih dari 1.300 orang, tahun ini ditargetkan jumlah peserta bisa lebih banyak,” tambah Chodir. (ant)


IKLAN MINI

14

Minggu Kliwon, 15 Agustus 2010

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya z Tarif iklan Mini/Baris

: Rp 30.000,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)+Rp 50.000,- disiarkan Global FM 96,5 (3 x Siar) atau tambah Rp 5.000,- untuk disiarkan 2 kali di Radio SWIB 106,8 FM Amlapura : Rp 650.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 61 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 15.00 Wita z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw atau Photoshop

Informasi pasang iklan Telepon zMenerima Pembayaran dengan

z Iklan Peluang Emas

VISA

z z z z

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id (031) 5633456

KARIER AD BALI POST Ubud Hanging Gardens Hotel is currently have position available as:

RESERVATION MANAGER CDP COOK The ambitious, enthusiastic professional candidate will have relevant experience in upscale / luxury hotel.

PLEASE SEND THE APPLICATION TO HRD AT hrm@ubudhanginggardens.com or by FAX: 0361 982 800 U.603059-low

Cr PRT u/bersih2 Gj 700+bns 087861545198 Prbd 999-602998

PMA in Bali need accounting, Send CV to unitedbeveragebali@ gmail.com/Fax:756783 004-602695

!! Job Resmi USA & Aussie Hotel.Kebun pasti berangkat Hub.Prima Tours 762753/763786 !! 154-602645

!!!Kapal Pesiar MSC Cruise req: Cook all position+cook artist,tailor & upholster CV:BPC Jl.P.Ayu XIII No.3 Dps/info@baliparadisecrews.com ph.238513 999-603136

!!Dcr tukang sablon berpengalaman min 3th mahir segala teknik sablon. Kirim lamaran langsung Jl.Sekar Tunjung VII No.1A Dps Tlp.368143 call Martin 081999498492 999-603131

!!Dicr graphic design max 30th, pengalaman min 2th bisa corel draw,ilustrator,photoshop, English, kreatif team work call:081999498492/468183 999-603130

!Dcr cpt PRT/brsih2 tdrdlm G.700lgs krj,081933110201/081337560056 102-603120

“ Tng srbtn umr max.23th bujang “GP+ bns rajin&jujur,081236756345” 164-603193

********Dibthkan segera”******* Staf Pengawas 5 Org thp 1,2jt Gudang 2Org Thp 970Rb: Mkt 15 Org Thp 1,9 htm Spv 21 Org Thp 1,7jt; Surveyor 25 Org 1,5jt Maintenance 11 Org Thp 1,1Jt Syrt:SMU, SMK D2,S1 Sgl Jrsan Max40 Th, Tdk Sdg Kuliah Pengl tdk diutamakan, siap training. Penghaslan Tergantung Pss. Lam Lkp Bw lsg ke Jl.Suli 70 Dps 999-603114

Dcr Ass. Apoteker wanita. Lam ke Apt.Qitta, Jl.Ry.Sesetan 12A Dps

Dcr Cust.Serv.Cargo brpglmn,Bhs Ing aktif,menarik Hub.8475862/64

Dcr Accounting,stock control bs bhs Inggris 0361-7984000

999-601921

154-602995

***Dcr Sales Counter, Administrasi, OB, lamaran ke Anugerah Utama Motor, Jln.Gatot Subroto Timur 145A Tlp.414299 / 421899

Dcr Kasir dan Karyawan “Bintank Cell” Jl.Gn.Soputan 114 T.738810

999-602046

**Jap Rest bth Waiter/s,krm lam.ke Sama2 Rest Jl.By Pass Ngr Rai 128 Nusa Dua telp.771129

999-598281

Dcr krywn tmtn SMK Elektro/TI UD Sari Pertiwi 08123807249 segera

102-603074

149-602974

Dcr Krywti Adm SMA Lam lkp krm CV ke info@sipcarrentalbali.com

154-601175

Assistant Production Manager, Female, experienced in garment industry,fluent in English,can work under pressure&manager people, sent CV to hrdhiring.hrd@gmail.com 999-602928

Authorized Dealer Indosat membtuhkan: Sales Spv u/Dps & Sgrj (pria,min D3)penglmn dan Customer Service(pria,min D1). Max 30thn, Hub T.Umar Barat 19K,Tlp.490710

999-602383

Dcr Marketing U/Percetakan penampilan menarik gaji & bonus memuaskan Lmr. Diponegoro 51 Dps 999-601587

Dcr Mekanik spd Mtr u/d klngkng & KrngasemGj950Hub.081999274555 999-601928

Dcr mrktg min.Dipl,Inggris aktif, berpenglmn, u/Prshn Provider Hub.Bali Medianet Tk.Batanghari 88, 7800299, 8955888 999-602359

Dcr Peg salon Hub Anatha Spa & Salon 081933027751,0361 2765866

999-601965

999-601964

Bank Devisa bth kary/ti Fresh Graduate,penampilan menarik Jl.Ry.Puputan No.1 Renon Dps

Dcr Peg.wnt serabutan u/toko Lam lsg ke P.Morotai No.39 T.7409988

999-602021

Bth Adm, Mktg min D1 Komp/Ing max.30th Hub.7895110

999-602949

Dcr Pengawas/Teknisi Taman Min D3 Budidaya Pertanian. Max 35th Lmr. Diponegoro 51 Dps

999-603119

999-601586

Bth cpt Supir u/Perush. Transportasi, P/W, Sim A/B, usia 23-45th. Hub:081338526742,08123950507

Dcr Penjaga Kantin wanita,jujur,rajin, ulet. Bw Lam ke Kampus Alfa Prima Jl.Hym.Wuruk 186 T.8722000

999-601491

999-602093

Cook,Sopir srbtn,Kary,P/W u/ Catering 08585711115/8693738

Dcr penjahit berpglmn sbnyak2nya, Hub.Jl.Raya Kerobokan No.1X, Br. Semer, telp.731726/8475577

154-603015

Crhairstylist pengalaman + 1 asisten bs pedi medi Hub.2139595 999-602905

Cr PA,Penjht,Teknisi Msn Jht,OB u/ grmnt.Muding Indah LC 41X 415233 999-601919

Dcr sgr staff bs Bhs Jepang,comp, energik & staff designer & staf office, Jl.sunset No.8 B Kuta Hub.8061555 154-602650

Dcr Drafter,Pelaksana,Sopir penglmn min 1th STM,SMK sederajat & D1 Hub 081805455028 154-603108

Dcr Kary Cuci Mobil,Sim A Admin Wnt min SMA Hub The wheel auto service Jln Nakula (timur) 72 Legian 999-602910

Cr PRT,Tk Kbn & Tk serabutan u di Kerobokan 20-30thn,Bhs Inggris, domisili Bali Hub.087861924870 000-602913

156-602605

BIRO JASA

Dcr Koki, Waitrees, Room Boy pengalaman Hub.970822

Admin Asst (F) for Nusa2 Office, good English smart appearance, Computer literate age 21-26yo, diploma graduate. Offer 1.5mil, CV & photo to astybali@yahoo.com

Dcr Karyawan/ti u/Adm & Ops, min SMA, SIM C,komp Bhs Ingg PT Bali Mara Wisata Jl. Blambangan 63 Kuta, 765277

999-600865

999-602380

SERVICE

999-602930

Dcr Pramuniaga/Kasir/House Keeping Tlp: 415653/436639 122-603077

Dcr PRT Perempuan Gaji memuaskan hub.0361 225429/7420588 999-602863

Dcr SPG u/di Gili Trawangan active in Inglish & Tk jahit sebanyaknya Hub.082144001634

Dibthkan sgr collector,pengiriman Hub.Teguh 08123978573,8034272

149-602515

Dibthkan sgr; 1.Staf Pajak Permpuan, pddkn min D3 Aktnsi/ Perpajakan, pglmn mengerti pajak. & 2.Staf Sales Counter,S1, Luwes.&Menguasai komputer. 3.Staf Admin,penddkn min SMU.Lam ke HRD Deprt, Jl.Gatsu timur No.488X Dps.Hp:085237688800/ 085738324843/0361-461688

Dcr SPG&SPB u/tk bj di Seminyak, speak engl,hv exp,stylish krm cv: Jl.Mertanadi 86 G/085 637 300 43 999-600906

Dcr Staff dpr bisa msk Western dan Indsia hrs berpnglam, berorganisasi, tanggap dan tanggas di Rest Komilfo, Jl.Duyung no.10 Sanur datang sebelum Jam 11 s/d 12, 081236127713 999-600971

Dcr Tenaga Marketing (basic asuransi) Min S1 Kirim Ke PO BoX 3170 999-602123

Dcr tenaga Wanita u/Warung, kerja keras.Hub.0813-38578832 999-603022

Dcr Therapist sebanyak-banyaknya, dilatih utk bandara max 25th. Lam ke PO Box 1006 TBB 80362 999-600257

Dcr waitress bisa B.Ing, Steward, cook u/Rest Ph.758075 145-602532

Dcr Waitress Lam langsung Jln Teuku Umar No.89 Tlp. 228578 999-602943

Dcr! Cook Pria u/resto di Jepang prioritas suami istri gj.brsh 14jt, 08123690195 999-603125

Dcr! Therapist/Rcptionis/Mgr u/Spa pglmn 1th Hub.081236179760 999-602366

Dcr,Sgr tng Disain Grafis,pglmn menguasai Photoshop,Coreldraw, diutamakan,diutamakan berdomisili di Singaraja,Perc.Mutiara Pramuka 11A, Tlp.22921 HP.08123871504 Sgr 004-596229

Dibth Spa Therapist, Bartender, Cook yg pglmn u/vila Tabanan759723 154-601668

Dibthkan Acct bsa pajak u/Rest. Formosa, Jln.Setia Budi No.25 Kuta Telp (0361) 756426/7

000-602942

999-602218

Dibthkan Surveyor & Colektor Kredit Hub CV Batrus Jl.Tunjungsari Perum Persada Sari Blok C 12A Tlp.7451340 999-602899

Dibutuhkan segera Accounting, Customer Service syarat: min D3, penampilan menarik dgn gaji menarik Lamaran ditujukan ke BPR Varis Mandiri Jl.Raya Mengwitani No.2X, Mengwi Badung

145-603064

Dicari beberapa pegawai salon berpengalaman Hp.085237317308 154-601161

Dicari Karyawan L/P untuk Jaga toko, alamat Jl.Raya Sesetan No.41 E Hp.081805477258 999-602900

Dicari karyawati SMK/D1 Perhotelan usia max 35th Lmrn dibawa lsg ke Jl.Gatot Subroto Timur No.20A Tohpati Denpasar 999-602213

Dicari Karyawati Toko Hub Jl.G.Andakasa 37 Dps 8536539 999-602896

Dicari PRT u/pribadi tidur dalam Hub.081338152208 999-603121

033-602978

Dibthkan Markt dana sebnykbnyknya, custm servc, cleaning servc, kirim ke PO BOX 3113 Dps

Dcr sgr Waiter/ss,Bartender penglmn krm Lam ke T.Umar 69 T.221758 999-603126

Dicari sgr tenaga wanita untuk Sales Marketing Staff untuk furniture Shop Hub.081236441868

000-601455

Looking for waitress & cook (Female) Legian Kaja 0361-732982

ChefItalian Location Mataram, Lombok also senior Cooks, Supervisor, and Waitress, Good Salary Please Email kkearins@gmail.com

156-595161

Dicari Staff Administrasi (L/P) bisa Computer 19-26thn Telp. 236319 (09.00-17.00) 000-601469

Dicari Tenaga Operasional Hub WBU Putri 0361-3131031 999-602888

Dicari tng accounting tam S1/D3 Akutansi umur max 25th.Lam dibawa ke Delta Dewata Jl.Raya Andong 14 Ubud Telp.973049 104-602497

Dicr Acc wnt teliti Hub 7472556/ 9684903/085737026689 102-600527

Dicari sgr Lulusan SMU/SMK U/ Dilatih sbg Terapis U/Klinik Kecantikan Hub. BCBC 246812/ 081337865739

122-602466

999-602010

Dicari Staf wanita Customer Service untuk Japanese. Bs Bhs Japan, House Keeping.Bali White House Block 3 Jl.Dewi Sri No.23 Telp.762881

Dicr krywn min 28th, min SMA, bs bhs Inggris & bali,Komputer, penglmn kesehatan pendengaran & bs pasang alat ADB.Krm lmrn ke info@ykip.org

004-602954

120-602664

PT CIB Cari Dialy worker waiter/ ess, Cook,Driver Fax CV ke 772269

999-602889

Dibthkan Cook Helper,Waiter, Waitress, CS Hub. 0361- 9642353

Dcr sales + Adm min SMA Mtr sdr domisili Gyr max 25th Hb.952611

Looking For Driver/Gardener Knowledge on bali area, Must be speak English H:08123829401

Dibutuhkan segera: OB,Vill HK, Pembantu u/Balangan, Villa SPV, dan junior Acct, kendaraan & HP sendiri, min, Diploma,exp 2thn, Inggris baca & tulis,krm CV ke: info@nagisa-bali.com Fax: 763082 atau Jln Kartika Plaza 7A,Kuta

Dcr recruitment CTKI gaji tinggi dtg sendiri ke Jl Raya Jagil No.23 Prigen Psrn 0343-885038

154-603106

Dicari SPG utk Coffee Shop Bs Bhs Korea & Mandarin Hub.081330779199

999-602958

Dicari Sopir Bisa Inggris Hub. 8502981. Disain Grafis (9123873) 101-603050

Dicari Sopir Serabutan tidur dalam, 081338169090/292308

999-602848

Dicr Reseption, kptrs, Therapist pglmn hub.428893 999-602884

Dicr Terapis unt.Spa Jl.Legian. wnt, max 25th, pglmn/non, serius Hub.081381726142 999-602168

Dicr Tk Kebun bisa bersih kolam Pria, 19-35th, punya spd motor gj 700rb/bln+Bonus+U.Mkn Lokasi Canggu Hub.081936102296 999-602925

Fresh Graduate Accountant for Software Com.M/F,max 30 yrs,S1 in Acc.w/ IP > 3.00 1 yr exp, knowledge in MYOB will be an advantage.Only candidate w/ fair English will be considered.Pls apply to http://careers.mitrais.com/ or fax your CV to 755024 999-602051

Garment di Ubud cari tukang jahit lgs kerja Telp. 978355 104-603012

Garment Ubud cari Office Management dgn Acct skill Fax, 978355

154-603013

Mkt,Tehnik,Keu,Mgr/spv/Staff. Pglmn 5/3/1 Thn.S1, Domisili Bali email Cv & Foto ke: theheritagebali@yahoo.com 999-602904

New opening Rest at Sanur looking for: 1 Rest SPV, 2CDP,3 Receptionist 4.Waiter/ss, 5 Cook Exp, same position max 35 (1,2), 28 (3,4,5) well groom N.Energic send to hrm@tropicalbalirestaurant.com or siligita BI/6 Nusa Dua

101-603049

999-602920

Seminyak scuba-diving company needs hard working, confident organized office staff. Good typing skills, written English 5.5days/ wk Fax 738021 Email Apply@AquaMarineDiving.com 004-601192

Sgr Dicr Kolektor utk area Dps Krm Lmrn ke PT.NSS, Jl.Imam Bonjol 415 (0361-490241)

101-602464

000-600252

OB/Cleaning serv,SMA punya mtr sdr,tng bersih u/RT tidur dlm SMP/ SMA Ctc.08123814418

Staff Operasional,back ground guide, sales counter staff u/hotel, sopir pribadi SMA.0811380067

999-602189

999-602191

PBB T&T 288999 mencari segera operation,reservation,accounting, sopir, satpam,Manager & GM

Talisman Asia,a fast growing travel company located at Jl. Ganetri No.10 Gatsu Timur, looking at an experienced Accounting, Send CV to Agnes Korb at agnes@talismanasia.com telp:7807339 or bring direct to office,if you understand MYOB it will be a beneficial

999-602388

Personal Asst, Shop Merchandiser, Fluent English,Experience min 2 Years in+Store Staff same field, Quality control,Cutting,Send CV to Jl.Beraban 22 Kerobokan mukhayan70@yahoo.com Pg735-148 999-602933

Perusahaan bergerak dibidang Rest-Massage-Spa-Retail membthkn Krywn Wnt/Pria Lls SMU/SMK tinggi min.Wnt 160Cm, Pria 165Cm belum menikah Lmrn dibw lsg ke:Kantor Prada Group Jl.Sunset Road 101 Block C T.2750588/2750590 Kuta Dps 999-602969

Prsh keuangan mencari Manager Marketing/team leader, min D3 2540th, mmlki leadership, pnmpln mnrik, mmlki kend sdiri, dpt gaji, bonus blnan, bonus tour. Lam kirim ke PoBox 3828 999-601950

Ymh Bisma dicari 1.Sales Supervisor S1 Ek, 2.Supir Sim B1 Hub. T.Umar 142 Dps 999-601939

104-603011

Kary wanita utk RM Babi Guling Gj.800rb+makan tgl dlm H.777124

101-602452

Restaurant in Ubud looking for waitress good English send CV to chefhansnel@gmail.com or call 0361-8410505

999-601500

Talisman Rest Ubud Need Cook & Waiter Ph.978309 999-602089

Ubud & Tulamben Resort:FBS, FBP+ Pastry Bakery,GRO+FO+ reservation, SPA,SalesMarketing, Engineer,Secretary, Master of Foreign Language, young Butler with ability to drive car E:info@kajane-yangloni.com/ info@kajane.com T:979270/ 979271/972875.Note resort location:Ubud or Tulamben 999-597099

Ubud Dcr Adm Wnt Min 23th,D1, peng 1th,word,excel ,outlook, Bhs.Inggris, inhouse@triobali.com fax 976710

999-603096

Urg spa ther max 27 htl 5* Srilangka brkt cpt Hub.081392911784 156-602623

Urg.need:Sales Att,Adv.Ass,Mark. Ass,Adv & Mark Dir. Good in Eng, aggressive & active person. Contact:081236307970 999-601959

105-603093

Krywn Lk gallery good Engl.Sgr Jl.Pnt Kuta 8556796/08123656716

Dcr sopir pribadi tinggal sekitar Sangeh Hub.Sari Inul 08161379049

Dibthkan Sgr EDP Komputer Min D3 mengerti Prog.Komputer Lam ke Jl.Gatsu Barat 336C Dps Telp.7443973/7801787

Dicari Sopir utk drh Sanur Bhs Inggris, no smoking,sayang anak Hub Novi T.288770, 281213

Larissa cari terapis wanita pengalaman di salon/spa.CV kirim Jl.Teuku Umar No.41 H.240223/2077483

Sardine Restaurant Looking for Butcher/Cook,waitress Must be Speak English Jl.Petitenget 21, Tlp.0361-733617

WP Enterprise is Looking for:Sales Exctive:min 2years experience Sales&Mrkting:speak& write Russian Reception:min 1year experience Send CV to kiki@wpenterpriseltd.com

999-602953

999-602175

999-600435

999-601048

000-601454

999-601402

Dcr sgr wnt energik utk Medical Healing,pglmn tidak diutamakan, bg yg berminat H.8061555 154-602655

SERVICE

999-602941

RUPA-RUPA

104-602934

PENGOBATAN

BAHAN BANGUNAN

TIKET

BAHAN BANGUNAN

999-603041

HANDPHONE

KOMPUTER

ugerah Dewata Sinar AnService

AC

l KULKAS l FRIZZER l CHILLER l MESIN CUCI

Kerja Ditempat & Bergaransi

( 968-5007 - 081236305068

C.597712-srv

SALON

DIJUAL MOBIL

BIRO JASA

CENTRAL JAYA SERVICE kerja ditempat

AC

KULKAS FREEZER CHEELER M.CUCI

Bergaransi

7403218 C 222332

BIRO JASA

ELEKTRONIK KURSUS

SERVICE

DIJUAL MOBIL

RUPA-RUPA

BIRO JASA

PELUANG BISNIS DIJUAL MOBIL

PRINT BIRO JASA

SERVICE Roll Up Banner

DIJUAL MOTOR

DIJUAL MOBIL


IKLAN MINI

Minggu Kliwon, 15 Agustus 2010

15

MOBIL - MOTOR AD BALI POST

C.597161-mbl-2

All New CRV’08 & Karimun GX’04 sil met as Bali Hub.Agung Sri Furniture Mas-Ubud 104-602937

All New Jazz’08 Matic hitam asDK masih spt baru Hub.08813670608 141-603158

Auto Second Mahendradata T.7949150. Jazz’05 Vtec+IDSI, Avza’08+10 asDK,Krmn’03(3),Szki PickUp’08pmk,Chreke’95istw,LGX’’01 141-603204

BUC Jazz IDSI’2005/2006 Manual orisinil silver stone Hub.7917847 141-603186

C.Wonder’85 biru FV istw 21,7jt ng Jl.P.Brawa 081999331019 BUC 164-603174

Cielo th’94 Silver VR 17 Samsat Baru Istimewa H.8555962 Pribadi 141-603228

Cielo’94,biru,org, istw, V.17, audio, jok klt ttl, Hub.081805682078 999-602851

Civic 2001 hitam, beli dr baru Low Km spt baru 7424190 999-603095

CRV AT th’02,Silver,ors cat, konds istmewa 08813633827 BUC 999-602846

Ferio 96 V.Tech AsDK abu2 istimewa Nuansakori Barat 30, 7400158 153-602959

Grand Civic’90 abu-abu audio CD TV, H. 47,5jt Hub.8553460 TT 119-603234

Grand Civic’90 Akhir CD DVD,VR17 Jl.Seruni Gg Brahma No.2, 7979081 999-603032

Grand Civic’90 Silver VR16 Perum DalungPermai N3/2 Sltn Bundaran 141-603236

Honda City’97 silver mulus 65jt, bs nego 081353275445 154-602991

Jazz ’05 IDSi hitam matic samsat baru Hub.8412907 hrg 124jt nego! 999-602019

Jazz IDSI’05 silver stone MT VR17 crom KM 20rb,mls,8783994 bs Krd 141-603179

JazzRSTh’2008abu2tgn1Jl.Sumandang 1B/2 T.081338080888 cepat

Jazz’05 matic,silver, asDK, Ful orignl. 127jt ng.H:7878001 bs.Krd

Futura PU’02+G.Mada’95 asBali bsKrd,LPD Br.Smate Kapal 7875564

Djl Dump Truk Mitsubishi Colt 120 PS ’97 Jl.Gn.T.Prahu 95XT.731582

Fortuner’07 G Htm asDK Manual Diesel istimewa Hub.081237002718

Soluna’00 Type GLI Abu Met,Full Var,bagus sekali,H.63 Ng,8843845

164-603201

141-603205

164-603184

141-603159

999-603060

Jazz’07 Silver Stone Pribadi Hub. 081236001741

Futura PU’99.Hitam.asBali.Kaleng Jl.Ry.Kemenuh-Gianyar T.9677280

L-300 PU’02 bensin, 08123976946, 7977979

Great Corola SEG th’95 Hitam, Asli Bali, Tangan 1, Hub.7832999

Starlet SE Limitid’91 ors Audio samsat baru H.7947029 & 256684

119-603104

141-603190

999-602952

141-603231

135-603103

Jazz’2005 IDSI AT Silver Stone asDK TgI 134jt Ng hub.8043221 Ubud

Grand Vitara’09 AT ful var silver Hub.081338940001

Lancer EVO3 GLX-I’95 bisa over credit H.08123897278

Great Crl’96 akh ors cat biru met Audio Velg 17 Hub.08123803552

Starlet’91 SE 1.3,Biru Met H.49jt Ng Hub.8535059 Pribadi

999-603140

153-603241

999-603102

999-602918

004-602894

Jazz’2005 pmk asBali Tgn1 silver Vcool Jl.Tkd.Badung No.17 Renon

Jimny GX’1994 Hitam,AsDk jok kulit VR bagus sekali 081239560946

Mit.Pjero’95AsBli,Multi EciV6, Trano’96 Tkd.Batanghari VA/8 Pnjer

Great’1995MerahOval,KondsiSmua Sempurna, 73jt Bs Krdit 8706789

Toyota Alphard htm’05 akhir, Tp.V asg km 31rb.08123831331, bs TT

141-603202

999-603094

141-603217

141-603216

999-602861

Jl Cielo’94 Cok Met, Body Kit Full Audio R.18 Hub.081236060501

Jimny GX’95 As Bali Hju Mtl Vlkrcing Ors Smst bru Hb.7841755

Mitsubishi Colt T 120SS Th97 Stn Armada Mx AC dbl 8884972

GreatCorrl’92 1.6 SEG DVD Ban & smst br interior asli, 081338743737

Toyota Celica Sport AT’00 silver As DK, low km.08123831331 TT

999-603082

153-602917

999-603014

004-603218

999-602860

LX’88 coklatmuda asli luar&dalam VR16 ban+smst baru 087860118004

Jimny’84, 4x4, AC, Audio cat mls ban baru Hub. 081558655928

Jual Panther Hi-Grade th’95 Biru Hub.7450829 - 487086

Innova G’2007 Euro 2 asDK silver Ful Var KM 34rb 462999 TT/Krd

Toyota IST’04 slvr VR19 TV DVD Vkool as DK smst br 081236907707

141-603207

999-602249

141-603222

141-603200

Maestro’90 akhir injection htm VR17, TP, CD, Hub.8014652

JimyTrepes’84 Pth 4x4aktif F.modif, B31Br Aud,ARB,47Jt,087860568627

Inova’05 ijo Pajak ban baru 153jt 8552868 BUC

128-603252

999-603086

New Jazz’08 Pmk Manual asBali Tg1 AudioTV147Ng,081933029218BUC

Jual Karimun GX th’2004 Terawat Gold, phn.9199931

Panther Touring’2002 wrn coklat metalic,istimewa lengkap,AC tape,Hub.Jl.G.Catur II/18X Gatsu Barat, 08123899396/081337249269

141-603163

141-603221

Slh1C.Wonder’86,SESaloon’87abu2 Imbo G.Marga Agung 14, 9166338

Jual Karimun Th’2003 Birumet AsDK, 8090474/7408406 BU

102-603118

999-603122

Stream 2002 Matic 1.7, Hitam, F.var, Asli Bali Tlp.7897197

Karimun Estilo VXi RPM’08(pmk) silver masih sprti baru,0817356809

999-602869

164-603146

APV X’2007 coklat muda asBali Tgn1 terawat Hub.08179730701

Karimun Estilo’07 RPM,htm,asDK, orcat,terawat,103jt ng, 2782727

120-602671

999-602973

Jual Kijang Rover th’90 abu2 long masker grand 7458887 Marlboro

Tyt Rush’07G Htm AsDK Tgn I Istw F.Var spt baru. 0811398304

2004

141-603242

999-603063

999-602834

Kijang LSX’04 Biru Met Nego Murah Jl.Buana Raya Gg.Mega Buana 12

Dijl Mazda th’83,merah,s.pakai, Hub. 081337658311/081916656448

Avansa G’04 hitam asDK gres Hub.3613199 164-603177

Avanza G hitam th 2005 Puskesmas Sandakan-Petang (0361) 3608360 / (0361) 8635337

141-603224

999-603024

Kj.G.Extra th’94 Birmet,velg,ban br, istmw, Short, 0361-7400200

Mzd Interply’90 simpanan bgs spt baru lengkap 085237462686

999-603100

999-602983

Kj.Kapsul LSX’97 AsDK Abu istw, Krd UM18Jt sisa64Jt,087861781247,BU

Mercy E230 th’98 Htam AT 160jt Jl.D.Poso Dpn Pura Blanjong Sanur

999-602814

102-603083

141-603188

Kjg Astra’89 Merah 5spd AC Dbl VR16 200m Utara Tiara Gatsu BsKrd

Djl BMW X5 hitam 03 variasi Hub.08179786661, 9943420

999-603124

164-603176

141-603235

999-601944

APV Nop’07 hitam hrg 110jt velx racing, DK Hub.0361-7854878/ 08129922242

Karimun GX’05 orin,trwat di bengkel resmi,ors 085792307349 bs krdt

Avanza G VVTi’06 hitam 132jt, New Jazz RS’09 putih 198jt,New CRV’03 slvr 164jt,APV’09 137jt, Fortuner G.Lux’05 slvr 288jt.Semua DK. Anang Motor Jl.P.Buru 36A T.3637999

Kjg Astra’90 Abu sot VR Audio ban br 44, 081338342886,Ken Arok 23

Picanto New Model’08 KM20rb, hitam as DK Jl.Meduri 18 Tlp.244083

999-602903

141-603161

999-603052

999-603046

120-602669

Karimun th’2000 Silver Milenium Audio MP3 Ban Baru 7908588 Krdit

Avanza G VVTi’07 Silver AsBali Tgn1, 08123941464-2785678 Ubung Kj

Kjg LSX’02 EFI 1.8 Hijaumet asDkPjk baru Pwr.Windo H.081338718623

Picanto’05 Silv full opt MT mulus Telp.8625427 bisa kredit

141-603232

999-603117

102-603066

113-603141

Karimun’00,asli DK Harga.72.5jt. Dp 18jt Hub.2079058

Avanza G’04 Slv 113jt Kredit,Gatsu Tgh Tmr UD7 Tlp.081999063464

Kjg PU’90 hitam,Long 4spd yg nawar 46jt mohon balik 087861356229

Picanto’2007 Full Option hitam. Telp.9288185 Perum Dalung

120-603006

141-603212

Carry’86 PickUp+Hijet’85 Pick Up Jl. Gn Karang No.10 Hub.7456098 BU 122-603087

Cary Adiputro’90+Daihatsu Body Tech’94 Telp.081353528147 999-603110

Cary Extra 5spd’90 lkp Vlg+Ban recing Cpt,Prbd Cuma 21jt,8636256 141-603245

Cary Extra’89 Indonesia Jaya AsDK AC Ry.Darmasaba 81 Slt SPBU 128-603254

Cary stn’87 UM7jt sisa10jt+Ex Saloon ’85 UM7jt sisa15jt 8875691 BUC 999-602924

Dijl Pick Up 04 Hub.081353256256/ 081338659452 999-602097

Dijual Carry PU’86 plat Buleleng, Hub.081337396977,081337955575 999-602875

Djl Jimny GX’95 Hijau Met,AC Hrg. 46,5Jt Ng, 9114500, 08123992653 135-603098

Escodo th’94 akhir biru tua met audio DVD siap pakai 7435224 141-603240

Escudo1.6th2005,Hitam,TgnI,Audio, TV, Ors cat, istmwa. 08123605780 999-602845

Escudo’1996 Hub.081337337170 Tampak Siring-Gianyar BU 141-603183

Escudo’95 biru met VR istw Hub. 3655122 hrg Ng bisa tukar 104-603016

141-603250

999-602843

Feroza th 95 hijau + Tnh Ry Marlboro 11 are, 0361-8024477 999-602985

Feroza’94 akhir,Htm VR33,Kaleng ,Ors,CD,Audio,50jt,08123677868 999-603127

Feroza’94 B31 AsDk Ors Audio DVD Asrama Polri 21 Brt Psr Sanglah 102-603061

Kuda Diamond’03 asBali merah smst +Ban br 95jtNego,TT/Krd 7832876 141-603213

Taruna CL Efi’02 full var Jl.Meduri 18 Abian Kapas Kj, 087860007877 999-603047

Taruna CSX Biru Silver th’99 Kebo Iwa Gg.XX No.1 Tlp.7498219 128-603251

Taruna CSX’03, DK,Efi,biru silver, ors ttl, brg istimewa T. 7469594 999-603020

164-603150

141-603181

000-602927

141-603185

Taruna CSX’99 biru silver mulus pajak baru TV DVD 08124655012 BU

Karimun’02 Gold Mulus Ors Cat telp.7490611 bisa kredit

BUC.Kijang Spr’90 astra as Bali (45,5) Ng 8068840, 087861396732

Kjg PU’91 Long asDK Tgn 1 Biru Ors Samsat baru H.081239529191

113-603142

999-602935

164-603195

DijuaL Nissan Terano Grand road ’99 F.Audio Jl.Gn Ringin V/9 dps 08123995009, 9910499

Terios TX st,htm,Des 2009 mulus Tgn I,asl DK,4rbkm(081805671212)

Karimun’02 Slvr mulus jok klt terawat 081805577629 79jt Ng

Corona’93 brgOke Dp15jt sisa teken aja Jl.P.Kawe 44A dpn Alfa Mart

Kjg Rover’91 Abu Met asDK Tp,AC, Velk Racing 41Jt Ng H.9192744

999-601929

999-603129

164-603166

Karimun’03 GX Gold,Smst baru Spr Istw, 83,5Jt Ng,081809041092

Dijual Avanza’07 Jl.Tkd.Petanu Gg Cendrawasih Sdky 081330094022

Kjg Rover’95 Biru Silver P.Windo Mls,45jtNg Jl.P.Bangka 17,7923262

102-603081

999-602849

102-603079

2004

Kjg Spr’96 Shot Mdl Grand Ext.56Jt Jl.Bakung 12 Brt Brimob Tohpati

KarimunGX’05 AsDK htm Nangka utr Antasura Dewiratih 48 Dp SPBU

Dijual Truk Dyna Hub.08179765550

164-603191

999-602833

999-603116

Katana Th’91 AC,Velk Racing, Audio, htm Siap pake H.081805426008

Djl Avanza’07 Type G hitam Istimewa, Hub.085253719993

Kjg Super’88 Gold met Mulus VR Mertasari 107 Suwung Kangin

164-603168

999-602342

164-603151

Over Kredit Escudo 1.6cc th’2005 minta UM kembali 15jt 8856999

Djl sgr Kijang Super G’96, merah marun Hub. 081 999018912

Kjg.Grend Extra’94 abu met 64jt asli Bali pribadi T.8553857 Ubud

141-603169

154-603249

164-603170

Over Kredit New Baleno’2008 Htm KM12rb Velg crom UM50jt 7871119

Djl Toyota Starlet’97 Silver Hub.03618768508

Kjg.SGX’98 Ors,Spr.Istw,Sngt baik Dpke, Tkd.Batanghari VA/8 Pnjer

141-603171

110-603148

141-603219

Pick Up htm’05 mulus Jl. Soka 9 Dentim, 081936071965 BUC

DX’81 Abu AC Lis Luar/dlm utuh Jl.Jayagiri XV/6, 081999016767

LSX’97,orsnil smst br bs kredit DP 25jt sj Jl.P.Bungin 57,7808090

161-603019

135-603090

999-602130

Sidekick’00 silver audio mulus Hub.08155744636

Fortuner’05 G Lux,Htm,B 31,Smst Bru,orscat,spr istw, 8566200 Prbd

New Corolla’99 AsDK Dobel Airbag 82,5 jt Hub.08174717933

000-602944

141-603223

164-603157

Slh 1 Forza GLX’88 Htm,Jimny’90 5spd Htm fullvar T.081337207727

141-603209

999-602882

004-602406

G Livina 15XV’08 htm Km16rb AsDK Avanza G pmk’07 AsDK,Gatsu Tgh 88 sblh BCA 8811884 Kredit bng 0,5%

Xenia Li Fam’08 htm Kerthapura VII/3 Marlboro T.Umar Brt 485825

999-603072

Xenia Li+’05 htm Tgn Prtm asli DK 98 Ng, 8822399 BUC

Nissan Cefiro th’92 hitam mulus terawatHub.8533083/081558928199 102-603101

Nissan Extrail’04 as DK Gray 185jt, 8757901, 081337708500 999-602997

Nissan Terano Kingroad,istw as DK Hub:8543643 atau 0811392514 149-602981

X.Trail’2004 ST silver 180jt bs Lanjut Krd kembali UM 30jt 7871119 141-603167

Peugeot 306 ST th’2000 asBali 58jt Jl.Danau Poso Sanur T.3606663 141-603189

Blaser th 97 DOHC abu abu met 081338732537 999-603001

Blazer LT’98 htm metalik istw trwt as DK Hub.7928533

999-603026

999-602963

Xenia VVTi DP 11jt/angs 2,3jt/bnga 0,2% Terios 20j, 7904156 TT 999-603128

Xenia VVTi’08 akhir,asDK htm orsil Hub.081805661487 BUC 999-602870

Xenia Xi’05 Asli Bali,Silver Perum Serongga Gianyar-7409871 Nego 141-603230

Xenia’04 silver asli DK Samsat baru, Gianyar H.085737673339 014-602990

Zebra B.Tech’94 Orscat komp+ Cary ’94 G.Mada Sesetan 177A/7807447

128-603255

Suzuki Amenity’90 silver bluemetVR Tape CD,siap pakai Hub.8649467

154-603111

141-603173

141-603162

Charade Turbo’86 Burgendi Istmw, Jl.Batuyang G.Elang II/4 Btbulan

SX4’09 silver stone KM9rb ors total smst br J.Klt 8584428 bs Krd

999-603065

141-603178

Forza Thn’89 GL Jl.Tukad Petanu Gg.Kuntul No.I Hp.081353356006

141-603215

Vitara th 93 Hiaju orisinil Jl.P.Roon No.11 Tlp.7477853 999-602988

Djl cash/Krd Grand Max PU’09 pth Sgrj H.67jt net 08123048286

102-603075

Jazz Vtec th’2005 silver stone Manual Hub.2765007

Futura P-U’07+08 Putih+Htm Spt baru Mertasari 107 suwung Kangin

Colt 120ss’00 New Armada ACdbl VR AsBali,45jt Jl.Subita 34,7403154

Espas Pick Up’2004 pribadi Jl.Singasari 46B Denpasar Tlp.7938292

164-603154

999-603115

009-602976

141-603206

7493871 beli motor laki/sport & sgl merk 141-603243

Dcari Mio,Vario,Beat,Nuvo Z,kymco &SglMerk7851168SMS.0818553168 141-603244

Hub.8833373 Hp.081338294465 BeliTinggi Mtr Bks Sgl Merk Djemput 141-603210

DIJUAL MOTOR Jual Cepat New Supra Fit’2006 mulus 0361878677,081338005777 999-603076

Tiger’07 CW silver hrg 15,8jt, HP N70 Hub.081338330056 154-603246

Tiger’2008 hitam samsat baru, kond trwt 08155718914 154-603018

Vario CW’2007 Jarang pakai mulus pribadi H.10,7jt nego,8782292 999-603071

Jual Vixion’08 full variasi, harga nego W.hitam Hub. 08124676507

999-603099

999-603025

999-603084

999-603067

****7433697 Beli Tinggi motor Bekas Segala Merk Dijemput****

Chevrolet Trover’94 silver istimewa 69jt Hub. 8065688 Atoz Matic’01 asDK,biru Lgt ex dokter-istmw, jrg pakai, 7442812

Dijual Feroza’95 Audio Karpet dasar jok kulit Hub.7934008

141-603203

“7811168” 081936255168 Beli Tinggi Motor Bks Sgl Merk,Dijemput

Vega’04,Htm,Vespa Super’71,pth asDK+msnjahit,087860981168BUC

BU Blazer Montera 2000,65jt Nego, 087861629590 CJ-7’82 bensin Istimewa NeptunusI/ 1 Dps Tlp. 081239528888-8616200

999-603044

Swift'08 silver Tngn I dr baru 0811385731 000-602929 SX-4 pmk’09 slver MT 152jt Jl.Bedugul 41 Sdkry dkt Kamp.Undiknas

DICARI MOTOR ****2725268 u/Pribadi Beli Tinggi

102-603085

999-602919

Jazz RS’2009 Merah A/T Asli Bali 195Jt T.8693968 Bisa TT/Kredit

141-603194

999-603132

Ferosa’94 birmet cat asli Audio V10 inc komplit, 08123650916 120-603004

164-603160

Baleno’97 hijo met V16 ban br, Nuansa Kori Brt II/8 Ubung 7849067

999-603009

Ferosa’93 Ban31 Audio mrh met bs kredit Gatsu Tengah,7872260 prbdi

Ferosa’94 biru mulus VR ban 31 AC audio 46,5jt Ng Hub.8571647

Karimun GX’03 mrh met mulus. Jl. Akasia II /6 Dps Hub.3178470

164-603199

999-603080

Esspas’96 1.3 merah trwt,Smst br ban br2 S.pake 36,5jt 8820863 BUC

102-603058

141-603175

Baleno’00 sil,jok klt,Ptr Hi Sporty’97 abu2 Hb. 085237384441

141-603237

Espass’97 Mrh Met 100% klg,Audio, DP 15jt, cck u mudik, 8565544

999-602986

APV Arena’08 W.hitam, ors asDK H.137 Nego Hp. 8053937

APV X’05 Silver asDK.106jtng+ AvansaG’05112jt.Ayani303utrSPBU

999-602830

Espas’96 1.6 AC Dbl HijoMet UM13jt Angs1jt 200m Utara Tiara Gatsu

Abumet

***Dijual Dyna Tlp.087859513503

Twincamp’91 1.6 Hub.085936121051

Dijual Taruna CX’00,biru,Tgn I,Smst baru, H.81Jt Hub.081337416080/ 08123656510

DISEWAKAN MOBIL A Anda MO,Tranpot Mrh? Alphad, Camry, Kj,APV 100% puas, 7630668, 237821 999-602182

Disewakan Truk dan Sopirnya murah Telp. 081236128495 999-603107

DICARI MOBIL

141-603198

999-603027

Mio CW Automatic’09 akhir Hitam mulus terawat 9,5jt nego, 7486007 999-603070

Mio Soul merah th 2008,harga 8,3jt Hub.081933105066 156-602971 MX Kolpling’2008 ( 11,4 nego) SP’2006 8,7 hub.08123629754 999-602296

Ninja 250’09 merah KM 1000 Bsb, ban batlax 45jt 8757901 999-602996 Dijual HD Ultra Classic’04 merah& HD Roadking’07 hitam Hub.081 353049142/0361-8861195 (TP) 999-602912

Dicari Karimun 2004-2005 warna silver segera Hub.0361-9250799

HD Electra Klasik’05 simpanan low KM Karburator (195jt) 7869981

999-603113

113-603145

141-603247

HANDPHONE

DIJUAL RUMAH

DISEWAKAN RUMAH

RUPA-RUPA

DIJUAL TANAH

DIJUAL TANAH

DISEWAKAN TANAH

DISEWAKAN TOKO

Dijual cpt Server pulsa hrg 9jt lengkap Hub.085238070331 bisa nego

Jl.Rmh Lux (2,2M) 4,5A Lt2/6KT/ 5KM, jl.12m Gatsu Tmr (inv:lsg ada yg sewa 200jt/3th) T.7820850

Dikon Rmh/Ktr 2Lt, 7K.tdr,Lt 4Are Jl.Tk Btghari Raya Hook Btghari 8 TP Hub.8891199

Dicari Meja Kursi Lipat untuk Kuliah Merek Chitose/sejenisnya, Hub.085739516858

Djl T.Kvl Jln.Buana Raya Gg.Listrik H.7888379,08124622492

Tanah 1Are/125jt Jl.Tegal Sari Biaung Kesiman 081338028677

Dikont Tnh 7A sisa 24th Jl.Bidadari 3 Kuta Utara Hub.0361-7457462

BUC Over kontrak Toko Jl.Raya Sesetan 11x20M 40jt/2th 081353768624

135-603139

999-601423

000-602932

999-602086

Djl Tnh 2are di Jln.Bakung & Dentim Gg.Tirta Lepang hub.8849560

Tanah 2,1are Jl.Udayana sgr nego ub.08123628387

Dikont Tnh 80A ditepi Jln Bsr di Kapal strategis,view bgs, 7818788

Over kntrk Toko+isi Hub:081 338 280270,081236512024Jl.AkasiaVDps

113-603143

009-602751

000-602948

Djl Tnh 2are Jl.Tk.Buaji Tanpa Perantara Hub.081338542321

Tanah dikomplex Elite”Ungasan Residen”170M2,aspal 8M,PAM listrik, cpt.100jt.081337161666 Budha

999-602980

Jl Iphone 3GS 32MB+Simpati Turbo+Bonus Hrg 7.2jt T=8224889

141-603196

999-602961

999-602902

999-602938

Jual Rmh, sltn RS.P.Gana Rp 225jt (TP) 081.338.5000.87

Dikont 25th kos elit,lkp,5th modal sdh kembali Hub.081218070007

999-602881

000-602947

Oper/jual 60% kepemilikan SPBU (pompabensin)sdgjlnberminatserius, Tlp.081337951111/081916197998

Dijual murah:Mesin Pembuat Bakso +Mie (1 Paket) Hub. 0811395758

Griya Titan Promo,Rmh Cntk 2lt 120/120 Bale Yoga Residence Lok By Pass Hub: 224420

Dikont Rmh 2,5are 5kmr,RT,Rk, RM, Dpr,2WC,Garase Jl.Tukad Buaji Panjer-Perum Jadi H.08123847352

MESIN 999-602907

HEWAN Dijual Anak Dogo Argentino 3 Bln super istimewa.tlp.0361-8585444 999-602850

Dijual Goldn Ankn Cmpion 1,5Bln (2Jtn,1Btn) 081999668891 141-603233

Djl Cpt Induk Golden Betina Stambum + Vaksin,Murah T.7869110 999-602898

Djl Shiht-Zu 2,5Bln indukan+ Pjtn Gldn Bosan H.8586818/08123632574 164-603187

Gold Btn ank ina champ phanter bulu pjg sq hub.081236222255 999-602859

Golden Pet Shop: promo dog food 12.000 s/d 20.000,- jual,Golden, Pug, Beagle, buruan.!!! 0812 1975 1976, 410230 004-603053

Jual Zitsu 4 bulan jantan & betina Hub.0817448899 999-602871

M.Pom 2,3,4 bln,stmb,tatto, vaksin,byk warna.T.3439099 999-602883

DIJUAL RUMAH !!Cluster baru 300mtr Gatsu Barat Citra Garden view 600jt-an LT2 minimalis Elite 7478118 122-600628

!!Renon br mnls LT2 5KT,6KM fas lngkp Jl.7m aspal H 1,6 M 7478118 122-600551

BU Rmh Dalung Permai F3 No.12/ Graha Mandiri Blk D3,081337527383 164-603147

BUC Rmh di Tj.Tutur 105/113/325jt Nego 7803256/08155063381 153-602962

Dijual Cepat Rmh,SHM,3KT,2KM, 2AC,WtrHtr,CarportH:081558083355 999-602890

Dijual Rumah 3KT,1KM,Type 70/ 115Lt Marmer,fas lkp.H.08123852121 999-602854

Djl Rmh T 45/100(3Kmt)Jl.P.Bungin Br Pitik Pedungan 081338191333 999-602129

Djl/ktr Rmh 70/100 fas lengkap Dalung 7865512/081236762264 999-603056

Gatsu 1 Minimalis 85/130 Furniture nyaman&strategis 0361-8757799 999-602965

000-601963

014-601754

Kos LB.225m2 T.3,4A IMB Pemogan Raya Gg.Wisata No.9, 7417466 TP

Dikontrakan rumah murah 03613300153, 081338300590

102-603078

999-603073

Minimalis T40/100 utara Taman Jimbaran081337252436/081337743166

Rmh strategis 3KT,2KM,Jl. Gadung Dps 081338330038, 087863011606

999-602396

999-602909

Minimalis T75/110 Jl.Gn.Mas 081 337252436/081337743166/7077068

Rmh T45/100 2KT AC Grs,2200w, PDAM + Prbt, min 2th @27jt nego Komp. Padma B2D T.08179773368 / 3642239

999-602400

Nuansa kori Jimb.Rmh br Lt.3 Tp 130/120 View 7420735.Jl.Nus XVII/3 999-602031

DISEWAKAN RUKO

Perum Noja Indah F7/8 LT.1,8Are, 5KT, 3KM,dpr,RT,Grs,Pam,List 2200, Jl.Ganetri Gatsu tmr,0361-8759497

Ruko 5x14M Lt2 Jl.By Pas Pesiapan Tabanan, Hub.0818356422

999-602133

999-602926

Perum sisa 4 unit type 36 finishing jadi Tabanan Hub.8085063 999-602095

PerumT45/100 style vila;lok. Jl. Cargo Taman,d pn Konco, KPR 7838117 999-601460

Perumahan Minimalis Lok MonangManing KPR 15thn type 45-80/115m2 Jl. 6M paving Hub.081916307271 999-602970

Prm Bukit Ungasan Jinah Residence KPR mnls mdrn T.27,36 H:887.8883 999-596963

Rmh baru Lt2 JL.Mahendradata Jl aspal 8516538/087861818000 999-602320

Rmh di Perm.Cemara Giri Dalung 1are Lt 2 Block X No.F40,7464234

RUPA-RUPA **Paket Lebaran Bunga Ml 0% Jam.BPKB 2077000 141-603153

*Butuh Dana Cepat Dg Jaminan Serti-pikatHub.087861406888Pribadi 141-603220

Anda mau Kredit Korden,TT, Servis Sofa/Spring Bed H. 0361-7894644 999-602931

Bth uang hr ini/TkeOvrBPKB Mbl mnmlth’97T.9267904/081999487689 141-601776

Dijual Home Teatre Yamaha HP 085737261885 000-602914

999-602956

Dijual Mesin Fotocopy, Rak tulis. Hub.0361-7471685

Rmh mdrn mnmls blk SPBU Raya Puputan Renon 2Lt 3KT,3KM,LT 154 LB 110 Telp.7487705, 08180537057

Djl barang2 galery+rmh Joglo+Lmri Cina+pintu Bali Ukir,08123968881

999-602876

999-602921

999-603007

Rmh siap bangun 45/100 unit terbatas bisa KPR max 15 thn Jl.Tohjaya (Ken Arok) jg tersedia di lain lokasi Hub.081236335758

DnTnai/TkeOvrBPKBMbl,Bunga1.8% Menrun T.7878578/081353022000

999-602972

Rmh+KPR T50/45 segera dibangun lokasi Perum Batur Sari V Padang Sambian & Jl.Taman Baruna Perum kosala Lestari,Jimbaran Hub: 0361-8648705/081338512063 110-602795

Sdg dibgn Rmh 70/138 di Gatsu VI (Puri Bunda) & Type 115/145 Lt2 di B.Kubu MM Dps,H: 7464001/ 08123805504 000-595818

Waribang Residence No.7, 2Lt 4KT, 2KM, 2Lt 2,5 are.08123807345

Jual Rmh cpt uk 6x22,200jt di Surabaya.Hub 031-72615626-7886800 999-596247

138-602454

999-601444

KLUNGKUNG

141-603165

J.Laptop Acer Core i3,100% bru 4,8jt, PSP+Mc8gb f.Game 1,2jt,Ipod 80gb1jt,L.Es1&2pt,Sowces.7416555 164-603197

Jl Log bibit Jamur Tiram putih Hub: 0361-7452625/081337670818 164-603182

Jl PS2 HD+TV Jl.Nangka Gg XI/ Bedogol I/2, 081236749244 999-602852

Lptop Acer Core2 Duo,watches TagHeuer,BB Bold,Javelin,7877711 164-603164

Miko Classic Massage Khs wanita H.081353275445, 50rb/jam 154-602989

Rolex GMT Master II beli th’06 ada Garansi kotak, 08123643351 154-603105

999-602839

KEHILANGAN Hilang BPKB Espas dgn No BPKB : A.3408.389 - 0.DK 1477 DZ 164-603152

HlgPasporNo:R040965a/nPt.Martini sktr Blahkiuh H.081338453946

102-603069

Djl Tnh 3Ha lok Kampial pgr jln, izin Lengkap Hub.08179786728 999-602892

Djl Tnh Blusung 2AA Gren Kori 1,96A Hub: 081338547733 999-600869

999-602868

Djl Tnh kav C/K lok Batu Intan selatan/Batubulan Hub.0361-3624210

Kos elit & Komplit AC,TV,WH,harian, mingguan, blnan 081218070007

Djl Tnh Luas 182M2 SHM Jln.Trijata II Gg.IIB No 11 Hub.08123830709

KOST

105-603092

000-602946

999-602138

Terima Kost lkp,KM Dalam, AC,TV Strategis dlm kota,Jl.P.Batam III/5 Dps Hub.(0361) 7957037

Jl Tanah 4 Are @55jt(Ng)Lok LC 6Mt Dukuh Tabanan.Hub.08123845146

000-602837

Jl Tnh 3 are Jln 6M Lok Blakang SPBU Jln Kargo Denpasar,8567137

VIP Fas spt Hotel Jl. Tukad Batanghari VII T. 7420606 999-603043

DIJUAL TANAH !!! Kav 50mt dr By Pass IB Mantra (Saba)Area Villa 9286962/7987580 000-601947

!!!6,15A @ 115jt ng Astasura IV & 3,37A @150jt Ng,429466/8003059 000-601952

!!!Tnh 2A,6A,10A Umalas Link.Vila riverside 081337858989 999-602835

!Kav C/K u/Perum 50m Utr prempatan By Pas IB.Mantra Saba 8684923 141-603172

***Dijual Tanah 2,86 lok Jl.Bidadari Kuta hub:081337645744 164-603180

1 atau 2 are Pecatu Jl.Aspal siap bgn dkt Vila Bkt Manis,7489478 101-603229

5A global hrg @45jt nego Jln aspal 4M siap bangun,lokasi Seririt Buleleng.Pemilik lgsg 08123811328 999-600280

BU 2 are SHM 62jt/A Gg Garuda T Jl. Batuyang C/K 2724878 P.Nadi 105-603238

BU.2Ha+Vila bks Htl 6,5M,Bedugul Raya-Baturiti Tbn H.081236518385 999-603035

Cash/Krd Kav diDalung Br.Pegen-ding Jl.RyUtama 1-5A, 8087131/9153377 102-601713

Dij Tnh 4,2 Jl.Barito 5 Panjer Hub 08123961837/087861548822 999-602161

Dijl cepat Tanah Kapling di Subak Dalem, Gatsu I 081239554554 999-603040

Dijuaal Tanah lokasi Denpasar Jln.Sakura No.6 LT 170 Hub: 087 861 450108/0361265233 000-602829

999-602858

119-602979

Jl Tnh kav Ds Blege Br.Pasdalem luas 1A/2A cash & kredit DP 10jt bisa kredit Hb.081239437241 120-602955

Jl Tnh Sawangan Nusa Dua 446m2 Tnh Jagapati Dps 910m2, Tnh Alas Kedaton Tabanan 13are, Tnh 795m2 Kampial Nusa Dua Hub 8480128081805350495 101-602441

Jl.Tnh Mth V Penamparan cck utk usaha sablon&pot.ayam H.3613711 141-603155

Jual T.Kav 5-6-28-24Are lok Pantai Berawa Hub.Pak Werka.84463400811388201 999-600352

Jual Tanah 1,5 Subak Dalem G.V Dps Hub.08124658360/8741581 999-602901

Jual Tanah 3,25A pingr jln Pantai Batu Klotok Klk 0816574799

164-603156

Tanah Kapling 1-2are 45jt 55jt 90jt Jalan Mobil 08174713487 Ubud 141-603225

Tnh 13A View Bgus u/Villa Jl Aspal 70Jt/A DP40% 08174766664 Ubud 141-603226

Tnh 2,63are SHM U.Inves ujung LC Jl.Tk Badung Hub. 081337580008 999-603037

Tnh 2A dekat Kampus Dhyana Pura Tegal Jaya Dalung, 7459015/ 8832117 004-603214

Tnh 6are Jl Tkd Jinah Lbr 10M Renon @290jt 085739044777 999-602966

Tnh Kav Dlm Kota,Stratgis 85jt/ANg bs krd,Grokgak,Tabanan,7979999 999-603112

Tnh Kav1,5-2A Jl.Cekomaria Per. Kopertis T: 081338313496/08133802677 000-601422

Tnh Nuansa Kori VI 2,5A;Rmh K.Iwa 2,5A,mrh8221149/087860432230TP 999-603054

Tnh siap bangun 2/3 are di Lukluk Kapal Jl utama Dps-Tab,masuk ±50mtr BUC Hub.0818353111 TP 110-601792

Trenggana Jatayu 9,6A view sungai 70jt/A BUC Ray White 8875698 TP 999-602179

DICARI TANAH Dcr Tnh ± 2-4are u/Perum lok Gn. Guntur, Mahendradata H:03617478853 004-603211

COMPUTER Dicari Laptop second dlm kondisi apapun H.2721647 999-602118

BIRO JASA Sda PRT/B.Siter siap krj H.2784358 Grs djmn aman (Resmi) 135-603138

CV.Mulia PRT.B.Siter,Jmpo,amn, jujur,terbukti,kontrak 2th, 7973334 141-603192

PELUANG USAHA Dcr Krjsama Pengembangan Budidaya Lobster air tawar H. Bpk Krisna 9222922 Akan diadakan pelatihan 000-601970

PROPERTY Mau cari Rmh apartemen tnh Ruko? Terlkp diCari di www.rumah123.com 031-602815

KARTU KREDIT Anda brmslh dg K.Krdit/KTA? Stop bunga 0% byr. Ssuai kmpuan/tdk byr sm skali,9646066,3318956, 081 237000703, 9925907, 9983381 Legal 164-603149

999-602857

Over kontrak toko Jl.Katrangan utr Psr L.5x14m Hub.081805516541 999-601370

DIJUAL RUKO Dijual cepat 2 unit ruko 3Lt connect Sudirman Agung Hub.8701799 999-602951

Dijual Ruko baru Im.Bonjol Utama Lt 2 bisa TT.Mobil 08123831331 999-602862

Djl Ruko HM ±1000m2,LT 5,6A Jl.Buluh Indah strgs, 081999482888 999-599819

KONTRAKTOR Arcdecon(Arstk+Kontr)Trm bgn baru/ Renov(siap tukang)081337011777 999-602967

Borong rumah,Ruko kos2an, Free Desain,harga mulai 1,8jt/m2 Hub A6 Sesign, 7469317-081236000485 164-603208

DISEWAKAN R.MAKAN Dikont RM+perlengkapan dapur (djl. Freezer)Hub.8893299,081252639999 999-601617

DIJUAL VILLA Djl Villa Luxs di Canggu L.3A LtII Hrg 2,3M+Furnis H.08123909492 999-602071

Jual villa LT 400M2,2LT,AC, W.heater, Swimpool,View Ricefield. Br.Cica-Buduk H.081236776156 999-602836

PELUANG BISNIS

DISEWAKAN GUDANG

Kacang Disco Harga Grosir siap antar Hub.0361-3667489

Dikontrakan Gudang & Kantor 13 are di Gianyar Hub.7424327

Villa baru100% 2Lt Sanur 5mnt walk to Beach Sanur Htl,4KT/Pool/fur-nished Rp.2,95M Nego,081236526185

120-603002

999-602245

999-602847

000-598942

Jual Tanah+rumah di Jln Kartini Gang 18 Dps Hub.0361-7408558 999-602987

Kav,Cash/krd Ds.Sedang,Jl.Dalem Solo Bdg,(0361)7888072, 3148900 102-603068

Sekar Tunjung Ls 2-3A/Tkd. Balian Renon Hub.8512274 Maaf TP 113-603144

T Kav Lok strategis cck/u.villa Jl.Sekarsari Padanggalak Sanur Hub.081338308064/0361-8783699 119-602470

T.Kv Jl.Ry Ketewel msk Bnj Dns 70jt/A bisa mobil, 08174760601 105-603097

T1-2A C/K Pasekan Batubulan 0811399266 (Truk msk aspl) 999-601643

Tanah 1,5 Are Hub.081999028648

Caranya: Ketik IBBG<SPASI>TEXT KIRIM KE 3477

45Jt/Are 141-603227

Jual Rmh di Prm Soka Permai Dps, Tnh 7are di IB Mantra Hub.8859238

Dijl Rumah Baru Minimalis 50/100 lok Kota Jl.Rijasa I, 087862983072

Terima Panggilan massage + luluran Hub.081805538465 Maya

Dijual Tanah Sawah lokasi Belakang Kampus Ngurah Rai Penatih Hub:081338300658/0361-8628713

Tanah 14 Are 40jt/Are View Sungai BU Cepat Hub.08174713487 Ubud

999-603005

999-600751

999-602911

000-601920

141-603239

G.2011-rpa


16

Minggu Kliwon, 15 Agustus 2010

Dari Karangasem ke Museum NTB... zMenyeberang SALAH SATU pengaruh Belanda yang tertanam di Indonesia adalah pendirian museum. Hampir setiap provinsi di Indonesia memiliki paling tidak satu museum sebagai tempat penyimpanan pustaka dan pusaka. Museum NTB adalah museum besar yang ada di Kota Mataram. Lokasinya di Jalan Majapahit, Mataram. Pada tahun 2002 saya ada di Mataram untuk liburan panjang. Saya tinggal di sebuah gria milik Ida Mangku Kapitan yang lokasinya tidak jauh dari letak Museum NTB itu. Setiap kali melewati gedung museum yang luas itu, mata saya selalu sempat meliriknya. Dan setiap meliriknya, saya selalu teringat dengan banyak museum yang pernah saya kunjungi sebelumnya, baik museum yang ada berbagai pulau di Indonesia, maupun beberapa museum besar yang ada di berbagai negera di luar Indonesia sana. Ketika itu saya sama sekali tidak membayangan, bahwa saya akan ‘’mengurung diri’’ beberapa lama di dalam ruangan koleksi lontar museum NTB itu. SAAT SEPERTI itu memang akhirnya datang pada waktunya. Saya diperkenalkan dengan seseorang bernama Ibu Indah, kepala bagian koleksi museum ketika itu. Kepadanya saya tanyakan apa saja isi koleksi naskah museum NTB itu. Terkejutlah saya ketika beliau menjelaskan bahwa banyak lontar Bali yang tersimpan di sana. Ketika saya nyatakan dengan senyata-nyatanya bahwa saya ingin melihat dan sekalian membaca koleksi lontar itu, Ibu Indah membuka pintu lebar-lebar. Saya diperkenalkan dengan kepala museum, Bapak Joko Prayitno, yang ternyata adalah seorang seniman perupa, yang karya-karyanya banyak menghiasi tempat-tempat strategis di seantero kota Mataram, dan juga di luar Lombok. Saya merasa tidak perlu berbicara banyak dengan beliau. Bisa jadi karena Pak Joko seorang seniman, maka beliau langsung mengerti, mengapa orang seperti CATATAN ini saya tulis dengan ingatan kepada sebuah buku karya seorang pemikir Bali, I.B. Agastya ‘’Di Kaki Pulau Bali’’. Entah kenapa buku tipis penuh makna itu tiba-tiba melintas di benak saya, ketika saya mulai menapak Pulau Sulawesi. Barangkali karena buku tersebut mampu mengurai pentingnya sejumlah hal terkait ‘’kaki Pulau Bali’’, mencakup kawasan Pecatu, Uluwatu, Nusa Dua dan sekitarnya. Kita tahu, kawasan tersebut memiliki situs sejarah, kultural dan spritual yang sangat kaya dari masa lampau, menjadi lintasan wacana dalam kehidupan masyarakat Bali, dari dulu hingga sekarang. Nah, dalam konteks itulah, kaki pulau Sulawesi yang saya jelajahi menemui korelasinya. BICARA kaki Pulau Sulawesi, setidaknya merujuk kedua daratan yang dipisahkan oleh Teluk Bone yang luas. Kalau kita melihat dalam peta, boleh jadi kaki kiri Pulau Sulawesi adalah semenanjung Bira sampai Sulawesi Barat yang meliputi kawasan sangat luas. Kaki kanannya boleh jadi kawasan Provinsi Sulawesi Tenggara yang meliputi sejak perbatasan Banggai, sampai Kendari, Pulau Kabaena, Muna, Buton dan gugusan Pulau Wakatobi. Untuk gampangnya, mungkin lebih pas kita sebut sesuai letaknya, yakni Kaki Tenggara dan Kaki Barat. Demikianlah, saya mendarat di Kendari, dulu nama bandaranya Wolter Monginsidi, sekarang berganti menjadi Haluoleo. Haluoelo adalah tokoh pemersatu orang Sultra. Selain jadi nama bandara, universitas negeri pertama di Sultra lebih dulu memakai nama Haluoleo, disingkat Unhalu. Haluoleo adalah tokoh lintas batas. Ia pernah jadi panglima perang Korajaan Konawe, Mekongga dan Moronene yang berhasil mengusir Portugis tahun 1551; kemudian jadi Raja Muna VII dan Raja VI Buton sekaligus Sultan Buton I tahun 1538-1541. Kesultanan Buton, kita tahu, pernah jadi ajang pergulatan sejarah penting. Bersama kerajaan lain di timur tanah air, seperti Bone, Gowa, Ternate dan Tidore, Kesultanan Buton tumbuh sebagai pusat perdagangan dan kebudayaan yang diperhitungkan. Belanda tergiur menguasainya, namun gagal berkat kecerdikan Sultan Buton yang membuat ‘’persekutuan abadi’’ dengan VOC. Pesekutuan yang disetujui Kapten Apollonius Scotte dan Sultan La Elangi (1613) ini bersifat saling menguntungkan, termasuk mencegah serangan Gowa. Tapi konflik Buton-Gowa (Makassar) membesar setelah bangsawan Bone (Bugis) bernama Aru Palakka, sain-

Menuju ke Timur... saya atas kemauan sendiri membatalkan liburan keluarga untuk selanjutnya mengurung diri di ruangan naskah. Pak Joko membuka pintu museum selebar-lebarnya untuk saya melakukan apa yang oleh orang banyak disebut penelitian. Saya sendiri menghindari memakai kata penelitian terdengar seram itu. Bukan karena saya bukan seorang peneliti, bukan juga karena saya tidak pernah melakukan penelitian, tapi karena yang saya lakukan adalah orientasi terhadap apa yang di Bali sering disebut ‘’lontar Lombok’’. Orientasi atau pengenalan itu tentu masih bersifat pemetaan di permukaan. Saya ingin tahu lontar-lontar apa saja yang ada. Dan kalau ada yang menarik minat saya, saya akan menyalinnya sebagaimana adanya. Dengan bantuan Pak Nafsiah yang setiap hari mengambilkan lontar apa saja yang ingin saya periksa, akhirnya setelah satu bulan penuh saya mendapatkan ‘’pengetahuan’’ yang representatif tentang lontar-lontar Bali yang tersimpan di museum NTB. SELAIN PENGETAHUAN umum tentang lontar-lontar koleksi museum, saya juga mendapatkan gambaran lain tentang situasi di luar dunia-lontar. Situasi yang saya maksud, kurang lebih dapat digambarkan seperti berikut ini. Ketika para Brahmana (pedanda) asal Karangasem menyeberang ke Lombok pada jaman kerajaan dahulu, mereka tidak lupa membawa lontar-lontar. Di Lombok lontar para Pedanda itu berkembang biak, karena proses penyalinan yang kerap terjadi. Sejarah mencatat bahwa jumlah lontar itu juga bertambah karena pada suatu masa, datang pula Pedanda dari Klungkung yang tentu saja membawa lontar-lontar pustakanya. Ketika Belanda datang, lontar-lontar itu ternyata ‘’selamat’’ dari penjarahan resmi. Tidak ada catatan tertulis dari dokumen perang, atau dokumen ekspedisi dalam istilah Belandanya, yang

menyebutkan adanya lontarlontar rampasan dari grya ini dan grya itu. Jadi lontar-lontar itu selamat dari perang. SELAMAT dari perang bukan berarti kisahnya telah selesai. Bila sebagian dari lontar-lontar puri menempuh perjalanan panjang menuju Belanda, bagaimana kisah beberapa dari lontar-lontar Pedanda itu? Tentu sangat banyak kisahnya, dan hanya sedikit dari kisah-kisah itu yang mampu kita telusuri. Dan di museum NTB itu saya menemukan ada beberapa lontar tua yang berasal dari jaman Pedanda itu ke Lombok. Kolofon dari beberapa lontar itu bahkan menyebutkan nama Pedanda dan asal Grya-nya. Jadi begitulah, lontar juga menempuh jalannya sendiri. Beberapa lontar yang sempat saya periksa itu seakan menuturkan dirinya, bahwa dulu dari Karangasem ia menyeberangi lautan menuju ke timur. Di Lombok lontar-lontar itu pernah menjadi pustaka yang dikeramatkan dan disucikan. Bumi perputar, Sang Kala (Waktu) terus bergerak. Pada masa sulit, ketika Belanda datang merampas ratusan lontar Bali-Lombok, lontar-lontar itu selamat dari penjarahan. Tapi ketika jamannya penuh keterbukaan, dan semangat melestarikan pustaka warisan budaya dikampanyekan, lontar-lontar itu masuk menjadi ‘’anggota’’ museum. Dan di museumlah lontar-lontar itu bertemu dengan seorang peluntang-lantung seperti saya. Dan pertemuan itu sendiri adalah ‘’percumbuan’’ sesaat. PADA SAATNYA jatah liburan habis, saya harus kembali ke Bali. Dan lontar itu pun harus kembali ke dalam ruang penyimpannannya. Karena ia adalah milik negara, yang dirawat dan diasuh oleh staf museum. zibm. dharma palguna

TUJUH tahun ternyata setelah kunjungan yang pertama itu, akhirnya karena satu sebab saya datang lagi ke Museum NTB. Kalau ditanya apa ‘’satu sebab’’ itu, saya sendiri tidak akan bisa menjawabnya dengan seksama. SELAMA kurun tujuh tahun itu, saya sempat berada di ujung timur Indonesia, di desa transmigrasi Koya yang terletak hanya satu atau dua kilometer dari perbatasan Papua Barat dengan Papua Nugini. Kedatangan saya ke sana, 2003, bukan untuk melacak lontar, bukan pula untuk tirthayatra, apalagi mendharma-wacanai para pejuang Papua Merdeka. Saya hanya berlagak seperti turis menggendong rangsel berisi baju, makanan, air minum, dan sebuah peta. Saya berlagak seperti seorang pengembara yang sedang mencari dirinya sendiri, sambil tak lupa membawa dirinya ke mana pun ia pergi mencari. Untuk membohongi orang-orang yang tidak mungkin mempercayai alasan seperti itu, saya katakan bahwa saya ada meeting dengan seorang professor di Universitas Cendrawasih, teman sekelas saya dulu ketika sama-sama ‘’menuntut ilmu sampai dapat’’ di Belanda. SELAMA KURUN waktu tujuh tahun itu, saya juga sempat berada ke ujung barat Indonesia, Banda Aceh, 2006. Saya ada di sana bukan untuk menyaksikan sisa-sisa tsunami, bukan pula untuk mewawancari seorang gerilyawan Aceh Merdeka yang ternyata berasal dari suku Bali yang married dengan salah seorang Cut di sana, tapi saya ikut-ikutan berlagak seperti relawan yang maju tak gentar membela yang bayar. KEDUA, kepergian saya ke ujung timur dan ke ujung barat itulah yang kemudian, entah bagaimana prosesnya, membuat saya ingin kembali ke museum NTB. Terasa ada yang nungkak dalam pekerjaan saya yang dulu. Apala-

Lagi ke Museum NTB... zYang Terselip gi ketika itu, 2009, saya sedang gandrung-gandrungnya mempelajari wirama kakawin Sutasoma versi Bali-Lombok. Ada yang ingin saya lanjutkan pencariannya di museum NTB itu. BEGITULAH akhirnya saya datang lagi ke museum itu setelah tujuh tahun tidak meliriknya. Ibu Indah sudah pension dari jabatan kepala koleksi. Pak Joko dan Pak Nafsih masih bertugas di sana, dan masih membukakan pintu lebar-lebar kepada saya. Dan saya pun kembali menenggelamkan diri di lempir demi lempir lontar itu. Sejujurnya saya tidak benar-benar tenggelam. Saya berenang di permukaan dengan gerak cepat ke sana ke mari mencari apa yang ingin saya temukan. Tidak saya temukan apa yang saya cari. Tapi saya menemukan apa yang sebelumnya tidak hendak saya cari. Dan itu adalah peristiwa yang sangat biasa dalam pencarian-pencarian yang pernah saya lakukan di berbagai museum di dunia ini. Sering terjadi saya tidak menemukan apa yang dicantumkan di dalam katalog atau dalam daftar nas-

Dua Butir Kelapa Jembrana... zYang Tercecer dari Bali Barat PADA SUATU PAGI dalam tiga bulan sekali Kakek selalu bangun dinihari. Sebelum kami para cucunya tiba di bawah pohon sukun, tempat di mana biasanya kami bertemu, Kakek pasti sudah menunggu. Meski tubuhnya sudah bongkok dan kalau berjalan ia seolah sedang didorong ke depan, Kakek selalu berusaha menjadi yang nomor satu tiba. Ia lebih baik menunggu daripada menjadi orang yang ditunggu. Sekitar pukul 04.00 biasanya kami kemudian sudah berada di atas bus Jase yang siap membawa kami menuju Desa Tuwed. Kakek punya kebun kelapa yang teramat luas di desa itu. Panen biasanya berlangsung tiga bulan sekali dan dilakukan oleh para tukang panjat yang amat piawai. Para

Etos Kerja Para Transmigran Bali, Jembrana dan Emas Bombana... Di Kaki Pulau Sulawesi...

gan Sultan Hasanuddin, melarikan diri ke Kraton Buton. Ia dilindungi Sultan Aidul Rahin atau La Sombata. Ketika pasukan Hasanuddin menyerbu, Aru Palakka tak ditemukan karena tempat persembunyiannya jauh di celah tebing karang. Serangan Gowa berikutnya terjadi akhir tahun 1666 dipimpin Karaeng Bonto Marannu. Sultan Buton dibantu Aru Palakka, berhasil mempreteli pasukan ‘’Ayam Kinantan’’ dan mengasingkan mereka di Pulau Makasar, sebuah pulau kecil di muka kota Bau-bau. Kini, tiap tahun ada Festival Pulau Makasar menampilkan kreasi seni zZinda Ruud Purnama dan kuliner masyarakat pulau itu. KEPADA PEREMPUAN ITU JEJAK SEJARAH penting lainnya adalah tragedi kepada perempuan itu tahun 1969. Ketika itu, bangaku mencintainya seluas hidupku sawan Buton dituduh menerima pasokan senjata undalam dadanya aku ingin menuliskan nama tuk membangkitkan ideolosegala kesepian gi komunisme. KRI Dompu bagai hujan yang terbit untuk mencintai awan yang berlayar dari Tanjung Priok ke Maluku, dituduh demikian pula aku terkenang matanya mendrop senjata di Teluk yang selalu hampa Sampolawa. Bupati Buton, M. Kasim, ditahan menyada laut biru di sana, dengan ikan-ikan usul ratusan orang lainnya dan sebuah perahu berbau garam hilang tanpa pengadilan. Seyang senantiasa berjaga bagian sejarawan berpendauntuk sebuah kerinduan pat, tragedi itu buntut persaingan dua kota niaga dan buih-buih yang hanyut kultural sejak lama antara mencuri daun-daun Makassar di barat dan Baudan bekas sentuhan tangan bau di timur. Akibatnya, Ibu yang dingin di bangku taman Kota Sulawesi Tenggara dipilih Kendari, bukannya Baukalau saja daun-daun tak saling gugur bau yang strategis dan berdi sepanjang simpang petang sejarah. Ada pula pendapat, menebarkan sunyi dari tubuh yang jauh tragedi itu masuk ke benteng Buton akibat ‘’permainan’’ ormungkin subuh ang dalam yang tersingkir akan menyerahkan doanya yang rapuh dari tahta dan kuasa. kepada perempuan Belum lagi revitalitas sambil menyerakkan antara Buton dan Muna. hujan-hujan keheningan di taman-taman Sampai saat ini, rencana

pembentukan Provinsi Buton Raya terkendala sebab orang Muna merasa bukan bagian dari Buton. Meski sebenarnya, pembagian administratif sekarang sangat menarik. Pembagian kabupaten tidak berdasarkan pulau, melainkan berdasarkan wilayah yang berdekatan. Misalnya,

Kabupaten Buton Utara sebagian terdiri dari Pulau Buton dan sebagian lagi Pulau Muna; Kabupaten Muna sebagian juga terdiri dari Pulau Buton dan seterusnya. Tapi, ketika pembicaraan menyangkut soal-soal sejarah dan kultural, baik orang Muna maupun Buton sama-sama tidak mau mengalah; mereka sama-sama merasa memiliki raja dan sultannya sendiri, meski dalam kenyataan raja atau sultan sudah lama tak bertahta. Bahkah Baubau sebagai kota berbasis laut telah lama ditinggalkan, dan Raha di Muna tidak kunjung tumbuh jadi kota penyanggah; maka yang muncul kemudian adalah Kendari yang jauh di ‘’darat’’! INILAH ironi besar dalam sejarah kesultanan Buton maupun sejaran Sultra modern; sebuah kota penting dengan kratonnnya yang megah dan pelabuhannya yang luas, ditinggalkan, dan ibu kota baru mesti dibangun: Kendari, kota orang Tolaki yang hanya punya beberapa ruas jalan serta tidak punya persinggungan kultural dengan pergulatan orang Sultra secara keseluruhan. APA pun, menyusuri kaki tenggara Pulau Sulawesi, kita bersua narasi sejarah sebagai tinggalan masa lalu berbaur dengan kekinian yang mungkin bernama masa depan. Duduk di tepi Teluk Kendari, kita akan melihat gairah kota ini dengan ruang publik yang memanjang dengan restoran terapung, ikan bakar, pisang epek dan sop saudara. Meski itu semua belum mencerminkan perkembangan yang berarti. Kendari masihlah kota kecil yang pertumbuhannya bergantung pada seruas jalan utama. Selain memusatkan aktivitas di sepanjang teluknya yang indah, geliat kecil kota ini bisa dilihat dari Tugu Persatuan (bekas arena MTQ Nasional, 2006) dan pasar lama. Sementara kota lama, dengan aktivitas pelabuhannya memang masih berdenyut hidup, namun

run silent..., run deep.... in the long long run, sail along SMSoliloquy

Coming on Age in Balidwipamandala ... 16 Agustus 2008

16 Agustus 2010

zPERSAKA Karangasem Putaran KEDUA Bali Timang... Iseh, Jemeluk, Seraya, Batubelah, Yehmalet, Talagawaja... KARANGASEM Agustus

BADUNG September

zBulan Oktober BULAN (Yoga CANDIsastra) BAHASA-SP 82 Tahun... ASSA Tiga Baris Puisi itu ASAS, Tetap Menantang Sukar Dihindari... TABANAN November IBUNDA-SR Desember GIANYAR Januari DENPASAR Februari SINGARAJA Maret KLUNGKUNG April BANGLI Mei BULELENG Juni JEMBRANA Juli

zRegresi Rarejare Inten-S-Beh di Kampung SEBUD Snerayuza... Pemanasan 13-23-29 September, Acara Puncak 28 Oktober 2010 SANG SAKA smkn-1, LA-YOSE smak-santo yoseph, LIMAS sman 5 Denpasar itulah TRISULA - Teater Anak Sekolah (TERASAH) yang rutin berlatih menyongsong PUKAT September dan ASSA-SP-ASAS bulan Oktober. InfoNONSTOPKring: 081529-040-616, 085237-153-087, 081236-980-644 Snerayuza-SEBUD

zPERCIKAN monolog PERMENUNGAN Menjelajah Nusantaragung... Pesta Agustusan Kepundung Bali Orti 20 Agustus... 14 Agustus Provinsi BALI (52) Pawai Budaya Nusantara - NEGARA Jembrana (115) 15 Agustus, Bali Post (62) 16 Agustus, Proklamasi RI (65) dan HUT Karangasem 17 Agustus dan Bali Orti (4) 20 Agustus TIGA (3) Alinea Catatan Kecil (CAKIL) Prosapuisi, CERMIN (Cerita Mini) Lirisprosa VS Cakil tetap PRIORITAS utama sembari keliling BALI DWIPA Bola Api, Agustusan 2010...

yang Tidak Tercantum... kah. Yang saya temukan justru yang tidak tercantum. Atau dengan lain kata, saya temuan sesuatu yang terselip di antara lempir-lempir itu. PERISTIWA seperti itu membuat saya sering berpikir tentang siapa menemukan dan siapa ditemukan. Saya tentu saja percaya bahwa di dunia ini tidak ada yang namanya kebetulan. Saya memahami pernyataan itu, bahwa segala sesuatu ada penjelasannya. Ada sangat banyak penjelasan yang kita dapatkan dari pengalaman hidup, dari buku, dari lontar, dan dari lamunan sendiri. Secara instingtif kita tahu, penjelasan mana sebenarnya yang kita yakini dan kita pegang. Lalu, apa penjelasan masalah ‘’gagal mendapatkan yang dicari dan berhasil menemukan yang tidak dicari’’? PENJELASANNYA ada tertulis di dalam lepitan lempir lontar tanpa judul yang tersimpan di museum NTB. Kurang lebih dalam bahasa Indonesia sekadarnya, penjelasan itu diringkas seperti ini: ‘’Itu tidak bisa dicari, tapi karena Itu bisa menemukan!’’ zibm. dharma palguna

belakangan juga dirundung masalah. Maklumlah, di sini akan dibangun jalan layang yang berarti menggusur bersejarah ini selekas mungkin. Impian ini sama dengan keinginan Pemda setempat ingin membangun masjid terapung di tengah Teluk Kendari. Sebuah impian mahal yang tidak didasarkan pada kebutuhan. Sebuah ironi yang parah. Banyak ironi memang tersua dengan mudah di wilayah ini. Ironi lain, ketika tahun 2000 lalu emas ditemukan secara tak sengaja oleh petani di Kabupaten Bombana, serentak daerah ini diserbu para penambang emas. Lalu aturan dibuat sepihak oleh preman dan penguasa: siapa pun yang menambang menyetor sekian dana kepada mereka, tidak peduli tanah yang digarap itu milik petani setempat. Kini ‘’penambang liar’’ dianggap mereda, digantikan ‘’penambang resmi’’ yang tetap saja mencaplok tanah-tanah milik petani di sekitarnya. Para petani di Sultra pun masih tergiur emas murni, sehingga banyak kebun mete dan jati dibiarkan kurang terurus. Di Universitas Halouleo (Unhalu), saya mendapat informasi bahwa jurusan favorit adalah Ilmu Keguruan, sementara Perikanan dan Pertanian kurang diminati. Tentu saja kita bergembira hati mendengar minat yang besar untuk menjadi tenaga pengajar. Tapi jika itu dijadikan profesi jalan pintas supaya cepat dapat kerja atau diangkat PNS, sangat disayangkan. Kenapa tidak berani melirik jurusan lain seperti Perikanan dan Pertanian yang notabene sesuai dengan potensi alam dan kebutuhan masa depan Sultra? Ini yang belum terjawab sampai sekarang. KENYATAAN yang tak kalah rumit adalah ketika saya memutuskan ke Pasar Wajo, daerah penghasil aspal di Buton, yang sudah berproduksi sejak tahun 1926. Dari Bau-bau ke Pasar Wajo, jalan utama yang mesti dilewati tidak ubahnya kali mati, penuh batu dan lobang, debu merayapi kampung-kampung yang miskin dan merana. Inikah potret jalan di daerah penghasil aspal utama di tanah air? Ya, inilah potret nyata! Bukan hanya dari Bau-bau ke Pasar Wajo, hampir ke semua jurusan jalan di Pulau Buton adalah kali mati yang tak layak dilewati. Inilah ironi besar lain yang sampai saat ini masih terngiang dalam ingatan saya. Dalam situasi seperti ini, saya teringat para transmigran Bali yang banyak terdapat di Bombana dan Jatibali, Konawe. Kekukuhan transmigran Bali untuk terus menggarap lahan pertanian memberi harapan bahwa potensi lahan yang digarap dengan proses kesabaran jauh lebih berarti ketimbang godaan emas batangan. Begitulah, lahan transmigran Bali masih tetap terjaga, mereka tidak tergoda penemuan emas di Bombana. Meski hasilnya tidak serta-merta membuat mereka kaya-kaya, tapi ada proses yang lebih pasti dari siklus tani yang mereka pelihara bertahun-tahun. Ini pula yang membuat saya teringat pada Kabupaten Jembrana, Bali Barat, sebuah wilayah yang kaya dengan potensi kelautan dan pertanian. Jika pariwisata di Bali dapat diibaratkan ‘’emas Bombana’’, maka bisakah Jembrana menahan diri untuk tidak tergoda merebutnya? Apakah tidak lebih baik mendayagunakan potensi kelautan dan pertanian secara sungguh-sungguh, ketimbang berburu ‘’emas pariwisata’’ yang bakal membuat segala sesuatunya jadi rusak berantakan? Jembrana, mungkin bisa belajar pada etos kerja para transmigran Bali di kaki tenggara Pulau Sulawesi! zRaudal Tanjung Banua

lelaki desa itu, bahkan ada yang lebih cekatan dari seekor monyet jika sedang memanjat pohon kelapa. Tugas kami, para cucunya, mengumpulkan kelapa yang jatuh ke tepi jalan yang ada di sela-sela pohon kelapa. Selain itu, kami harus mematahkan satu lidi setiap tukang panjat usai memanjat satu pohon kelapa. Patahan itu tidak saja berguna untuk menghitung berapa pohon kelapa yang berhasil dipanjat, tetapi juga menentukan upah bagi si pemanjat dan pengumpul buah kelapa. Pada bagian akhir dari acara panen ini, kami tinggal menghitung: untuk satu pohon Kakek memberi upah dua butir kelapa kepada cucu-cucunya dan empat butir kelapa untuk para pemanjat. Aku tak pernah membawa kelapa pulang ke Negara, karena biasanya kelapa-kelapa upah itu kujual kepada bibiku, Wandri, yang memang menjadi pengumpul kelapa di desa. KAKEK, biasa juga dipanggil Kiang Tuwed, meninggal pada usia lebih dari 100 tahun. Kami rutin melakukan ritual panen itu sejak usiaku tujuh tahun, sekitar awal tahun 1970-an, kata Kakek suatu hari, ia bersama beberapa orang pergi ke Tuwed untuk merabas hutan. Dan hutan itulah yang kini menjadi kebun kelapa, panili, dan belakangan ditanami kakao. MUNGKIN INI HANYA sepenggal kisah kecil yang bisa jadi tidak membekas apa-apa di hati orang-orang yang tidak pernah mengalaminya. Tetapi mari lihat dalam konteks Jembrana sebagai daerah yang sampai sekarang dikenal sebagai situs agrikultural terbesar di Bali. Hasil perkebunan dan peternakan daerah ini, barangkali cukup untuk memasok seluruh kebutuhan di daerah Bali, jika dikelola secara baik. APA YANG TERJADI? Struktur pembangunan terpusat yang mendikte telah membuat daerah kaya seperti Jembrana seperti tak berdaya. Daerah hanya diperintahkan untuk melayani kemauan Pusat. Maka, pasti masih banyak yang ingat, betapa Jembrana ikut-ikutan latah mengejar devisa dari pariwisata. Sekarang lihatlah akibatnya. Seluruh infrastruktur yang pernah dibangun untuk tujuan itu, terbengkalai dan bahkan menjadi tempat mesum. Sungguh menyedihkan bukan, memikirkan situs yang dibangun dari uang rakyat terbengkalai tak terpakai. ERA OTONOMI adalah kesempatan besar bagi daerah. Kita harus coba sedikit rendah hati untuk belajar kepada para genius lokal seperti Kakek saya. Seharusnya jika tahun 1970-an itu saja kita menyadari akan potensi agrikultural Jembrana dan belajar ilmu kewiraswastaan dari orang-orang seperti Kakek saya, bukan mustahil Jembrana kini telah berdiri sama tinggi dengan daerah-daerah lain. Jadi tak perlu jauhjauh belajar tentang entrepreneurship. Jika tidak dengan kalkulasi akuntansi yang matang, pasti Kakek tidak akan memberi saya upah dua butir kelapa untuk setiap pohon yang dipanen. Kalau saja ilmu upah dua butir kelapa ini diterapkan dalam skala yang lebih besar, dalam hal pengelolaan pemerintahan misalnya siapa pun nanti bupatinya, kita akan berjalan pada garis yang benar menuju kesejahteraan bersama. Kakek tak pernah menganggap apa yang dilakukannya sebagai hitung-hitungan dagang, tetapi sebenarnya ia sedang menerapkan managemen dagang untuk mengelola perkebunan kelapanya yang hias. Dan ia bisa memasok pabrik minyak kelapa, yang dulu banyak menyerap kelapa dan tenaga kerja di Jembrana, secara rutin dalam jumlah yang besar. Kini pabrik-pabrik itu tinggal puing. Dulu aku selalu mencium harum minyak kelapa setiap memasuki daerah Jembrana jika sedang bepergian ke luar kota... Semoga harum itu semerbak kembali di masa nanti. Dan itu pertanda Jembrana kembali ke potensi dirinya yang sejati. zperramadewa kyasada

zIDK Raka Kusuma PENARI PANTAI MENDIRA tarianmu bukan tarian waktu mengikuti nyanyian bumi tarianmu tarian kalbu mengikuti tubuh menyanyi menatap gerakmu aku tahu yang dinyanyikan tubuhmu tembang upacara mengekalkan jiwa dalam cahaya purnama tapi lewat kerdipan mata kau beri tanda biarkan tetap rahasia setelah melepas lirikan menapak sinar bulan tarian kau lanjutkan


Minggu Kliwon, 15 Agustus 2010

BUKU

17 Barong Landung

Sastra Bali Modern Milik Siapa? “Tonggak Baru Sastra Bali Modern” begitulah judul buku I Nyoman Darma Putra (2010). Buku ini merupakan cetak ulang (Cetakan II Edisi Baru) dari buku yang sama yang diterbitkan sepuluh tahun silam (tahun 2000), dengan berbagai tambahan dan perubahan. Buku ini sengaja dicetak ulang dengan maksud merayakan kelahiran Sastra Bali Modern (SBM) yang dideklarasikan oleh Darma Putra lahir tahun 1910-an sehingga pada tahun 2010 ini usianya memasuki seratus tahun. Kehadiran buku ini mengingatkan kita pada buku Pokok dan Tokoh karya Prof. Andries Teeuw yang kemudian menjadi buku Sastra Baru Indonesia 1 (1978) dan Sastra Indonesia Modern II (1989), atau dalam konteks sastra klasik seperti buku Kalangwan, a Survey of Old Javanese Literature karya P.J. Zoetmulder (1974), Malay Classical Literature karya V.I. Braginsky (1979), dan sebagainya. Buku-buku tersebut menjadi bacaan wajib bagi yang ingin mendalami sastra modern atau klasik Indonesia. Bukubuku seperti ini memiliki posisi yang sangat penting, tidak saja sebagai dokumen dan literatur dalam pengajaran di sekolah dan universitas, juga merupakan tulisan mengenai sejarah sastra yang masih langka sampai saat ini.

BUDAYA

Manifestasi Pluralisme Budaya DIPANDANG dari segi wujud, Barong Landung berbeda dengan barong-barong lainnya di Bali. Dia berbentuk boneka besar, laki-laki dan perempuan, serta masing-masing diusung oleh seorang penari. Barong Landung laki-laki disebut Jero Gede dan wujudnya sangat menakutkan. Topengnya berwarna coklat kehitam-hitaman, giginya menonjol, wataknya menggambarkan tipe ideal orang Bali masa lampau. Barong Landung Wanita diberi nama Jero Luh yang ekspresinya agak lucu, dahinya menonjol, matanya sipit, senyumnya manis, dan warna topengnya putih kekuning-kuningan, menyerupai kulit orang Cina.

Resensi Buku Judul Buku Penulis Penerbit Tebal

Sekilas Lintas SBM Dalam bukunya ini Darma Putra menguraikan perjalanan sejarah kehidupan (biografi) SBM dengan cukup komprehensif mulai sejak awal perkembangan SBM zaman kolonial sampai dengan keadaannya yang mutakhir tahun 2000-an. Dari tonggak awal perjalanannya hingga detik-detik akhir memasuki tahun yang ke seratus. Dari rasa pesimisme (keprihatinan) hingga optimisme (kebanggaan) menatap masa depan SBM. Dari sastra sayembara hingga sastra majalah. Dari aktor intelektual hingga aliran dananya (lihat halaman 62). Selain itu juga dibedah isi, darah dan urat nadi SBM yang cukup kaya dengan berbagai persoalan yang dihadapi manusia Bali modern. Sastra Bali Modern berkembang di tengahtengah kehidupan Sastra Indonesia Modern dan Sastra Bali Tradisional yang masing-masing sudah memiliki komunitasnya sendiri. Belum lagi dengan kehadiran sastra-sastra terjemahan dari bahasa asing ke bahasa Indonesia yang juga banyak peminatnya. Posisi seperti itu tidaklah terlalu menguntungkan bagi keberlangsungan hidup SBM, yang menyebabkannya tetap hidup “terpencil” seperti saat ini. Sejak awal pertumbuhannya hingga sekarang, hidup dan kehidupan SBM sangat tertatih-tatih. Semula oleh para cerdik pandai dikatakan kelahirannya tahun 1931 dengan terbitnya roman “Nemoe Karma” karya I Wajan Gobiah, kemudian oleh Darma Putra ditemukan dokumen bahwa tahun 1910 ôSBMö sudah ada melalui karya-karya I Wajan Djiwa (1910) dan I Made Pasek yang dimuat dalam buku-buku pelajaran tahun 1913. Setelah vakum sekitar 20 tahun, dari sejak terbitnya novel Mlancaran ka Sasak (1939) karya Gde Srawana di majalah Djatajoe hingga terbitnya puisi “Basa Bali” oleh Suntari Pr dalam majalah Medan Bahasa (1959), SBM kembali melewati masa istirahat selama kurang lebih sepuluh tahun, sampai akhirnya Lembaga Bahasa Nasional Cabang I Singaraja (kini Balai Bahasa Denpasar) di tahun 1968 memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan SBM. Perkembangan SBM juga diwarnai oleh hadirnya pahlawan-pahlawan yang berjasa, seperti Yayasan Sabha Sastra Bali. Surat Kabar Suluh Marhaen (kini Bali Post), Angkatan Bersenjata (kemudian berganti nama menjadi Nusa Tenggara dan akhirnya Nusa Bali), Yayasan Buratwangi, Sanggar Tebawutu, Yayasan Kebudayaan Rancage, dan akhirnya suplemen Bali Post Minggu Bali Orti, yang berjasa dalam pengembangan SBM hingga kini. Dengan munculnya suplemen Bali Orti kini setiap hari Minggu kita tetap bisa membaca hasil-hasil SBM, baik berupa cerpen, puisi, maupun novel. Tiap-tiap tahap perkembangan tersebut melahirkan generasi pengarang SBM, seperti I Made Sanggra, I Nyoman Manda, Jelantik Santha, hingga Mas Ruscita Dewi, I Wayan Juniartha dan I Wayan Sada. Tonggak Baru SBM Bergesernya tonggak kelahiran SBM dari

: Tonggak Baru Sastra Bali Modern : I Nyoman Darma Putra : Pustaka Larasan, 2010 : 212 halaman dekade 1930-an ke dekade 1910-an tidak terlepas dari ukuran atau paradigma sastra yang digunakan. Sapardi Djoko Damono (2005: xxi) mengatakan: “konsep mengenai sastra kini telah bergeser. Sekarang kita sebaiknya berhenti mengeramatkan sastra”. Cerita-cerita yang dibuat oleh I Wajan Djiwa (?) dan I Made Pasek jelas dibuat untuk pengajaran anak sekolah dasar ketika itu. Pengertian tentang sastra sebagaimana yang kita bayangkan sekarang atau sebagaimana yang berlaku ketika itu (dekade 1910-an) tentulah berbeda sekali. Seiring dengan bergesernya paradigma sastra, karya-karya I Wajan Pasek yang ditemukan kembali (re-invented) oleh Darma Putra dapat saja diakui sebagai cakal-bakalnya penulisan SBM yang sesuai dengan kaidah-kaidah sastra modern. Milik Siapa? Sekarang ini masyarakat membuat sastra, pada zaman lampau masyarakat memilikinya (Escarpit, 2005). Apakah masyarakat kini tidak lagi memiliki sastra, meskipun telah susah-susah membuatnya? Bagaimanakah apresaisi masyarakat terhadap SBM? Apakah fungsi SBM saat ini? Darma Putra (2010: 63) mengatakan dalam bukunya ini, optimisme terhadap kehidupan SBM memasuki abad ke21 tampaknya muncul dari memuncaknya rasa keprihatinan, buku-buku sastra baru terbit, majalah berbahasa Bali juga muncul, sementara kepedulian lembaga seperti Balai Bahasa Denpasar dan geliat Yayasan Sabha Sastra Bali serta yayasan lain mulai membentangkan jalan baru buat kehidupan SBM. Penilaian-penilaian yang muncul dalam rentang waktu 1960-an sampai dengan 2000 bahwa SBM æmandegÆ. æmatiÆ, æsakitÆ dan ætidak punya pembacaÆ perlu dikaji lagi jika dikaitkan dengan kenyataan sekarang. Tampaknya penilaian-penilaian yang radikal tentang keberadaan SBM itu lebih merupakan warning (peringatan) daripada kenyataan sejati. Sampai kini buktinya SBM masih hidup walau mungkin tidak sesemarak kehidupan sastra daerah lainnya. Pernyataan Darma Putra di atas merupakan pembelaan luar biasa terhadap eksistensi SBM dan kita pantas memberikannya penghargaan. Namun itu semua tidak mengurangi keprihatinan dan kerisauan terhadap nasib SBM. ôPengarang masa kini dengan sadar mencipta sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, akan tetapi masyarakat tidak merasa memilikinya. Di samping itu kita juga suka bertanya-tanya, sebenarnya pengarang menulis sastra untuk apa? Mengutip pernyataan Escarpit, ôDi mana pun kepengarangan tidak bisa menjadi penopang hidup pengarang sehingga ia harus masuk ke profesi lain yang memberikannya nafkah (Damono, 2005: x), kecuali JK Rawling penulis Harry Potters. Kalau penghargaan berkesinambungan terhadap hasil-hasil SBM hanya bisa diberikan oleh Yayasan Kebudayaan Rancage yang berkedudukan di Jawa Barat, siapakah di antara kita yang sungguh-sungguh merasa memiliki SBM? „ IDG Windhu Sancaya

Penggambaran manusia ke dalam bentuk topeng sudah tua umurnya. Pelukisan-pelukisan itu semula hanya sebagai representasi dirinya sendiri dengan pengalaman-pengalaman hidupnya. Namun, dalam perkembangan kemudian penggambaran manusia seperti itu dikaitkan dengan personifikasi kekuatan di luar dirinya sendiri dalam bentuk yang disebut antropomorpik. Ada pula penggambaran diri manusia yag dikaitkan dengan kekuatan yang maha dasyat, diwujudkan dalam bentuk perpaduan antara manusia dan binatang yang disebut teriantropik. Topengtopeng Bali, termasuk Barong Landung tidak hanya menggambarkan potret manusia biasa, tetapi dia lebih menggambarkan watak manusia yang terkait dengan kekuatan dewadewi yang dianggap dapat melindungi kehidupannya. Secara filosofis, orang Bali percaya dengan adanya kekuatan baik dan buruk, memandang dunia ini memiliki kekuatan sakral dan profan yang tak dapat dipisahkan dari dirinya sendiri. Untuk mencapai kemanungalan dengan Tuhan Yang Maha Kuasa, mereka yakin bahwa bahwa Tuhan itu memiliki manifestasiNya, ada kekuatan-kekuatan lain yang menjadi tangga untuk mencapai kemanunggalan itu. Orangorang Bali percaya adanya dewa-dewi, para leluhur, dan kekuatan alam yang bisa menjembatani mereka menuju kemanunggalan dengan Sang Hyang Widhi Wasa. Sebagian besar kekuatan-kekuatan itu diwujudkan ke dalam topengtopeng sebagai sarana pendakian spiritual. Pada Zaman Pra-Sejarah telah terbukti bahwa topengtopeng itu digunakan oleh manusia sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan dewadewi dan leluhurnya. Para pemahat bangsa India mengerahkan seluruh kemampuannya untuk menciptakan benda-benda sakral yang dapat dijadikan sarana pemujaan kepada dewa-dewa. Mereka menciptakan arca dewa-dewa dan dipergunakan untuk mengadakan hubungan dengan dewa-dewa tersebut. Para ar-

sitek menciptakan bangunanbangunan yang indah sebagai tempat tinggal dewa-dewa, demikian juga para pelukis menghias tembok-tembok kuil dengan cerita para dewata untuk berkomunikasi dengan dewa-dewa tersebut. Selain itu, para dramawan mementaskan cerita para dewa dengan pelaku manusia, sedangkan para komponis menciptakan seni musik yang memuja kebesaran dewa-dewa. Semua itu tujuannya untuk pendakian spiritual dan mendekatkan diri dengan Tuhan. Sumber tua yang menyebutkan adanya pertunjukan topeng di Bali adalah prasasti Bebetin, berangka tahun 896 Masehi (sebelum raja Ugrasena) menyebutkan pertunjukan topeng sebagai atapuka, sedangkan prasasti Pandak Bandung menyebutkan pertunjukan topeng sebagai atapukan. Raja yang mengeluarkan prasasti itu adalah Raja Anak Wungsu yang memerintah Bali pada tahun 1045-1071 Masehi. Masih banyak prasasti-prasasti lainnya di Bali yang menyebutkan adanya pertunjukan topeng dan istilah topeng selalu dikaitkan dengan kesenian yang lain seperti gamelan, nyanyian, dan tari-tarian. Barong adalah topeng yang berwujud binatang mitologi yang memiliki kekuatan gaib dan dijadikan pelindung masyarakat Bali. Dilihat dari ikonografi topeng-topeng barong yang ada di Bali, nampak adanya perpaduan antara kebudayaan Bali Kuna dengan kebudayaan Hindu, khususnya kebudayaan Hindu yang bercorak Budha. Topengtopeng barong seperti itu terdapat pula di negara-negara penganut agama Budha seperti Jepang dan Cina. Di Cina, tradisi mengenai kepercayaan terhadap naga yang dianggap memiliki kekuatan gaib sudah tua umurnya. Contoh, naganaga dalam kebudayaan Zaman Batu Baru (Neolithic) dilukis pada vas-vas bunga dan diukir pada batu geok. Pada Zaman Perunggu (Bronze Age) di Cina, naga-naga diasosiasikan dengan kekuatan dan manifestasi alam semesta, seperti angin, kilat, dan petir.

Pada masa yang bersamaan naga-naga juga dikaitkan dengan penguasa kuat dan pendeta sakti. Dengan munculnya penguasa yang tangguh pada masa dinasti Han, naga dijadikan simbol kekuasaan kerajaan dan tradisi itu masih berlangsung sampai sejarah Cina kontemporer. Naga dicatat dan dinyatakan sebagai binatang sangat sakti. Termasuk Penguasa Sorga pun tak mampu menandingi kekuatan naga. Pada masa dinasti Tang dan Chung (Song), tradisi melukis naga-naga dimaksudkan untuk menurunkan hujan, dan bagi Zen Budha, naga itu adalah simbol pencerahan agama. Naga rupanya memberi inspirasi munculnya Barong Sae di Bali yang terdapat di kuilkuil tempat persembahyangan dan juga digunakan sebagai hiasan pelawah gamelan Bali. Demikian juga dalam upacara pembakaran jenazah keturunan raja-raja di Bali naga yang disebut nagabanda digunakan untuk mengantar arwah sang meninggal ke sorga. Di dalam sebuah mitologi Hindu tentang Kirthimuka yang dianggap sebagai penjelasan mengenai Barong Ket diuraikan sebagai berikut. Bhatara Siwa yang sedang asyik bertapa di tengah hutan, digoda oleh Raksasa Rahu. Beliau amat marah dan dari mata yang ketiga dipancarkan sinar Kala Kirthimuka untuk membinasakan Raksasa Rahu. Raksasa Rahu sempat memohon ampun atas keikhlapannya, namun karena Bhatara Siwa telah terlanjur mengeluarkan kekuatan Kala Kirthimuka, maka Rahu pun harus memakan tubuhnya sendiri, sehingga akhirnya tinggal mukanya saja. Untuk menghormati Kala Kirthimuka, maka dia diangkat sebagai pelindung pada tiap-tiap pintu gerbang Candi Siwa. Patung Kala Kirthimuka yang dikenal juga sebagai Kala atau Bhoma terdapat pada hampir semua Candi Siwa di Jawa seperti yang terlihat dalam kelompok Candi Prambanan di Jawa Tengah dan Candi Penataran di Jawa Timur. Di samping mitologi Kirthimuka di atas masih ada versi lain mengenai munculnya barong di Bali. Banyak para sarjana memastikan bahwa asal mula barong adalah tari singa Cina yang muncul selama dinasti Tang (abad ke 7-10) dan menyebar ke berbagai negara bagian di Asia Timur. Nampaknya pertunjukan tari singa ini pada awalnya merupakan suatu bentuk pengganti dari pertunjukan singa asli oleh para penghibur keliling profesional (sirkus) yang tampil di setiap pasar malam atau festival musi-

man. Bila dihubungkan dengan Sang Budha, tari singa Cina memiliki konotasi sebagai pengusir bala yang hidup sampai masa sekarang. Dilihat dari fungsinya barong-barong di Bali juga melakukan perjalanan ke luar desanya, berkeliling mengunjungi desa lain, mengadakan pementasan di jalan raya atau di rumah orang secara profesional, memunggut uang untuk kepentingan kesejaheraan seka disebut ngalawang. Barong Ket dianggap sebagai manifestasi dari banaspati raja atau raja hutan. Orang Bali menganggap seekor singa sebagai raja hutan yang paling dasyat. Konsep yang sama juga terdapat di India, Cina, dan Indonesia. Di Jawa, figur Barong Ket seperti di Bali

disebut Barong Singa, dan Reog Ponorogo. Jika diteliti secara mendalam mengenai ikonografinya, memang bentuk dasar dari topeng Kala itu ialah muka singa. Di India penggambaran ini disebut Shimamukha, atau Kirthimukha. Dalam hal ini singa dipilih sebagai figur barong adalah karena singa memiliki kemampuan untuk menghancurkan kekuatan jahat. Di Bali Barong Ket dianggap sebagai lambang kebaikan. Dalam pementasan tari barong di Bali, figur Barong Ket dijadikan lambang kemenangan dan Rangda merupakan pihak yang kalah. Namun di luar konteks seni pergelaran, kedua figur itu duduk sejajar sebagai pelindung masyarakat. „ I Made Bandem

Barong dan Barong dalam Foto BARONG sebagai salah satu warisan budaya masyarakat Bali, yang terkait erat dengan ritual keagamaan, menjadi objek yang menarik bagi para fotografer. Keberadaan barong, sebagai karya seni yang sekaligus berfungsi sebagai media ritual seperti tak terpisahkan dari upacara agama Hindu di Bali. Rentetan demi rentetan upacara, alat-alat upacara, banten-banten, pratima, barong dan kekusyukan masyarakat Hindu Bali dalam upacara menjadi pemandangan estetik untuk diabadikan. Tidak saja para turis, orang Bali sendiri, bahkan fotografer yang juga dosen ISI Denpasar I Gede Alit Widusaka juga tertarik untuk mengabadikan barong dan segala aktivitas yang terkait dengan

barong. Fotografer ini bahkan secara khusus membuat pameran fotografi yang bertajuk Barong: Spirit Kesucian. Dalam pameran foto yang digelar sejak tanggal 28 Juli hingga 7 Agustus 2010 lalu di Grand Room, Gedung Natya

Mandala, ISI Denpasar, ada sekitar 30 karya yang dipamerkan dosen Program Studi Fotografi FSRD ISI Denpasar ini. Materi pameran dari yang seolah-olah bercanda seperti lagu “Balonku Ada Lima”, menjadi foto berjudul “Bar-

ongku Ada Lima”, “Barong Nikon D90”, “Barong Minyak Wangi”, “Hati-hati Ada Pementasan Barong”, “Barong Sate dan Merah Putih” sampai yang sangat serius, yakni foto-foto berjudul “Purwadhaksina”, “Napak Pertiwi” serta “Ritual Barong Batubolong”. Dengan agak bergurau Alit menyebutkan foto-foto yang dipamerkannya adalah hasilnya dari “berburu Barong” selama ini. ‘’Saya seperti berburu, tetapi yang saya buru adalah barong. Mulai dari acara ngelawang barong anak-anak setiap Galungan-Kuningan, lomba Barong Bangkung pada Festival Kaswari di Tabanan, ngelawang barong Pesta Kesenian Bali, odalan di Pura Natar Sari Apuan, Pura Pucak Bukit Kembar Pacung, Pura Pucak Bukit Gede Luwus hingga ritual di Pura Pucak Padangdawa Baturiti sampai pada tarian barong di Batubulan,’’ jelasnya. Lewat lensa kameranya, Alit mampu menangkap gerak barong dengan cermat, sehingga pada pamerannya beberapa jenis barong ditampilkan seperti foto: Barong Ket, Barong Landung, Barong Macan, Barong Bangkung, Barong Banteng hingga Barong Naga. Kelebihan Alit sebagai fotografer, ia bisa larut dan terlibat dalam upacara sehing-

ga mampu menangkap pesan-pesan penting yang tak mampu ditanggkap fotografer lain. Sebutlah foto berjudul “Napak Pertiwi (I)” dan “Napak Pertiwi (II)” yang sangat religius. Dalam foto Napak Pertiwi (I) ukuran 80 X 115 cm ini, ia mampu menghadirkan ritual Hindu Bali yang sangat menakjubkan serta penuh suasana religius. Fotofoto Alit menjadi saksi keramaian di Pura Pucak Padang Dawa (Baturiti) yang saat itu kerauhin (kedatangan-red) sekitar 48 tapakan/barong dari beberapa daerah di Bali. Pada foto ini terekam bagaimana suasana lunga ke beji. Diambil dengan menggunakan kamera khusus IR (infra red). Suasana beriringan barong berikut pengiringnya menuju beji yang jaraknya kurang lebih dua kilometer dari Pura. Pada karya foto ini, digunakan kamera IR sehingga kesan yang ditampilkan betul-betul religius. Iring-iringan barong dengan para pengiringnya begitu kelihatan rapi penuh khidmat, dalam jalan setapak, di sisi kiri kanan jalan terhampar sawah yang padinya masih hijau. Letak beji yang cukup jauh, tentu membuat iring-iringan barong ini menjadi peristiwa yang luar biasa religiusnya. (ita)


HIBURAN

18

Minggu Kliwon, 15 Agustus 2010

Sutradara John Chu

Kanan Lima dari Bali:

Tangani Film Justin Bieber

”Geli Geli” Gelitik Pendengar

Dia berusia 16 tahun, memiliki karir musik yang melesat, tampil di TV, dijadwalkan menyiarkan riwayat hidup dan bahkan ada satu buku komik tentang dia! Lalu apa yang belum dikerjakan oleh Justin Bieber? Belum ada film yang dibuat mengenai dia, tapi itu sebentar lagi akan berubah. Paramount Picture, Jumat (13/8), menyatakan produser telah BPM/pik menyewa John Chu, John Chu yang film tariannya “Step-Up 3D” saat ini menghiasi layar bioskop, akan menyutradarai film yang menyoroti munculnya Justin secara spektakuler ke puncak ketenaran dan menelusuri kehidupan di balik layar mengenai kehidupan selebriti belia tersebut. Film itu sempat pernah dirancang, tapi mengalami kemunduran awal Agustus, ketika pembuat film dokumenter David Guggenheim —”An Inconvenient Truth”— keluar dari tim untuk memanfaatkan waktu guna mempromosikan film pendidikannya “Waiting for Superman”. Namun dengan kehadiran John Chu, para penggemar Justin hanya perlu menunggu sampai akhir pekan Hari Valentine 2011, saat film itu diluncurkan untuk menyaksikan penyanyi remaja favorit mereka di layar bioskop. ‘’Kebanyakan orang tak tahu ini adalah kisah nyata, dan aku berharap dapat menceritakannya dengan cara yang asli dengan menggunakan semua bahan sumber yang tersedia untuk menyampaikan kisahnya mengenai jadi ikon era digitalnya,’’ kata John Chu di dalam satu pernyataan. Justin pertama kali meraih kemasyhuran melalui rekaman video yang dibuatnya sendiri dan disiarkannya di YouTube. Rekaman video itu menarik perhatian agen pencari bakat Scooter Braun, yang memperkenalkan dia dengan bintang R&B Usher dan produser rekaman L.A. Reid. Debut rekaman penyanyi tersebut pada 2009 “My Word” meledak dan rekamannya tahun ini “My World 2.0” juga meraih keberhasilan. Namun film dokumenter mengenai para penyanyi muda telah memiliki rekam-jejak beragam di box office AS. “Hannah Montana/Miley Cirus: Best of Both Worlds Concert Tour” mengantongi penghasilan bernilai 65 juta dolar AS. Tetapi satu tahun kemudian, “Jonas Brothers: The 3D Concert Experience”, menggelepar dengan perolehan tak lebih dari 19 juta dolar AS di box office. (ant)

BPM/ant

Zsa Zsa Gabor

Zsa Zsa Kembali ke Rumah Sakit LEGENDA Hollywood Zsa Zsa Gabor kembali dibawa ke rumah sakit, karena mengalami komplikasi setelah operasi penggantian tulang pinggulnya bulan Juli, kata manager-nya, Jumat. Aktris kelahiran Hongaria itu, yang diduga berusia 93 tahun, mulai mengalami pendarahan di rumahnya di Bel Air, dua hari setelah pulang ke sana, kata publisisnya John Blanchette. Zsa Zsa, yang sebagian tubuhnya lumpuh akibat kecelakaan mobil pada 2002, jatuh dari ranjang pada 17 Juli dan tulang pinggulnya patah. Ia menjalani operasi penggantian tulang pinggul tapi kepulangannya ditunda akibat komplikasi yang berkembang setelah proses medis tersebut. Dia akhirnya dibawa pulang dengan menggunakan ambulans, Rabu (11/8). Zsa Zsa adalah salah satu dari aktris bersaudara yang terkenal dan mencuri perhatian Hollywood pada 1950-an dan 1960-an. Ia membintangi banyak film antara lain “Moulin Rouge”, “Lili” dan Touch of Evil”. Aktris tersebut tak pernah menyebutkan tanggal lahirnya, tapi semua wartawan Hollywood menduga ia dilahirkan antara 1917 dan 1919. (ant)

Minggu, 15 Agustus 2010 05.52 05.54 05.56 06.00 06.05 06.35 07.05 07.35 08.05 09.00 09.30 10.00 10.30 11.30

12.30 13.00 13.15 13.30 14.30 15.00

Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Pitra Yadnya Bag.2 Seputar Bali Pagi Sehat Bugar Klip Bali Anak Happy Holy Kids Taman Sari TK Dwi Dharma Kumara Belajar Menggambar Mewarnai Bunga Matahari Boga Dewata Pelangi Kehidupan Dunia Otomotif Melalui Upacara Yadnya Sosialisasikan Tatwa, Susi la & Upacara Agama Hindu Bag.2 Kilas Sijar Klip Bali Klinik Totok Perut Sijar Renungan Gede Prama Sekolah yang Indah Happy Holy Kids

15.30 Nangun Yadnya Upacara Ngaben Massal di Tangkub Anyar-Karangasem 16.00 Harmoni Bali 17.00 Sekilas Berita 17.05 Olah Raga 17.30 Dharma Wacana Melalui Upacara Yadnya Sosialisasikan Tatwa, Susi la & Upacara Agama Hindu Bag.3 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 18.30 Klip Bali 19.00 Telekuis Klip Bali 19.30 Bisnis Bali 20.00 Dialog Interaktif ACP Health Therapy Bio Energy 21.00 Lintas Mancanegara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Lipsus Simantri 22.00 Sekilas Berita 22.05 Kris 22.30 Lila Cita Sekaa Gong Sutha Dharma 23.00 VOA Fearles Music 23.30 SMS Chatting

DARI Bali dengan tangan kanan. Itulah Kanan Lima, band yang punya falsafah segala hal yang baik itu dilakukan dengan tangan kanan. Belakangan, single pertamanya Geli Geli sedang jadi omongan pendengar dan dinyanyikan oleh banyak cewek. Nadanya yang easy listening benar-benar membuat pendengar merasa tergelitik untuk terus mendengarkan isi mini album perdananya bertitel Laris Manis. Saat ini, Kanan Lima digawangi lima cowok keren yaitu Ryan (vokal), Baim (keyboard/synthesizer), Coco (drum), Dya (gitar) dan Popo (bas). Awalnya Coco dan Dya yang punya ide membangun sebuah band yang powerfull dan sarat dinamika. Kemudian, mereka mengajak tiga cowok tetangga mereka, yaitu Baim, Popo dan Ryan untuk

bergabung hingga terbentuklah Kanan Lima. Peristiwa itu terjadi di bulan Mei 2007 di kota asal mereka, Denpasar, Bali. Kemampuan bermusik mereka patut diacungi jempol. Pengusung genre new wave ini masuk final dalam Wanted 2008 dan jadi juara favorit tidak patah arang, mereka terus berlatih dan berlatih di

markas mereka, Bali. Sehingga akhirnya Kanan Lima bisa masuk studio rekaman dan merilis debut albumnya. Bahkan, di beberapa acara musik, band ini sudah laris manis dan terakhir tampil dalam grand final Wanted 2010 di Jakarta bersama jawarajawara Wanted yaitu dMasive, Supernova dan Geisha. Masing-masing personel

BPM/pik

Kanan Lima dari Bali

memiliki referensi beragam. Mulai Michael Jackson hingga Mika, namun mereka berlima sepakat untuk menjadikan new wave sebagai dasar genre musik mereka. Terus terang, Baim-lah yang menghidupkan Kanan Lima. Dia gandrung gaya new wave tahun 80-an sehingga Kanan Lima punya rasa mengentak dan atraktif, lontar Ryan. Tentu, peranan dan fungsi personel lain juga tidak bisa disepelekan begitu saja dalam keutuhan sebuah band. Tahun ini, mereka seperti kejatuhan durian runtuh. Rekaman perdana berisi lima lagu yang segar dan ceria jauh dari cerita cinta picisan yang mendayu-dayu. Lagu Geli Geli menawarkan sesuatu yang baru dan segar buat pendengar remaja yang bosan dengan lagu-lagu yang itu-itu saja yang sekarang banyak beredar. Ihwal nama kanan lima apa tidak menyindir mereka yang bertangan kidal, Ryan kaget ditanya seperti ini. ‘’Kami mengerjakan sesuatu yang baik dan positif dengan tangan kanan. Mohon maaf, bukan berarti kami menafikan dan meminggirkan mereka yang kidal dan lebih sering menggunakan dengan tangan kiri. Kami juga menghargai teman-teman kami yang kidal dan amboi, ternyata mereka juga sangat kuat dan berprestasi. Kanan Lima hanya buat falsafah kami berlima yang kebetulan bisa main musik dengan tangan kanan, tegas Ryan mantap. (pik)

BPM/ist

Karya Gede Wiryawan

Kalaborasi di Kresna Art Gallery SEBANYAK 75 lukisan dengan thema “Spirit to Art” akan berkalaborasi di Kresna Art Gallery di Jalan Mawang Kelod, Lodtunduh, Ubud. Pameran yang dibuka, Minggu (15/8) akan berlangsung sampai tanggal 15 September 2010. Adapun karya yang akan dipamerkan terdiri dari 50 karya tradisional dan 25 lukisan modern dari beberapa pelukis Bali dan luar Bali yang tinggal di Bali. Dalam hal ini pemilik Gallery Kadek Patra merasa terpanggil mendukung seniman lukis dalam merespon pertumbuhan seni rupa Bali yang senantiasa dinamis.

Lomba Cerpen LOMBA Cerpen se-Indonesia digelar “deGenk Creative” dengan tema “Manusia dan Alam”. Peserta berusia antara 16-24 tahun. Naskah cerpen maksimal 8 halaman dan diketik dengan format Font Times New Rowman 12pt, 1,5 spasi, kertas A4. Naskah dikirim berupa softcopy ke email degenkcreative@gmail.com dan hardcopy dikirim rangkap 4 ke Jl. Ratna Gg. Melati 11 Denpasar 80239 paling lambat 20 Agustus (bukan cap pos).

Selamat Datang Pergelaran Musik Minimalis HINGAR-BINGAR pergelaran musik rock di udara terbuka belakangan ini semakin selektif. Selain faktor keamanan yang agak sulit diatasi jika timbul kerusuhan diantara penonton, juga pihak promotor dan penaja (yang mendanai pergelaran) harus berpikir seribu kali jika akan menggelar pertunjukan akbar di sebuah lapangan yang ditonton ribuan orang. Kita tahu, tahun ini, DPR sudah mengirimkan UU Anti Tembakau ke Presiden dan tinggal diteken saja. Pihak lain seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan ormas Muhammadiyah juga sudah menjatuhkan fatwa haram buat rokok. Kenapa dunia musik harus dikaitkan dengan rokok/tembakau? Tercatat beberapa perusahaan rokok yang paling getol mensponsori banyak pergelaran musik. Tahun 2010 yang masih berjalan, PT Gudang Garam tidak lagi jor-joran menggelar gelaran musik dangdut dan rock di udara terbuka seperti tiga atau empat tahun silam. Juga, PT Sampoerna setelah menggelar pesta musik terbesar Soundrenaline di Bali, November tahun 2009, tampaknya tahun ini lebih memfokuskan ke hajatan musik minimalis di kafe-kafe atau hotel berbintang. Alhasil, berbagai strategi atau terobosan baru dan segar perlu digebrak agar dunia musik nasional tetap bersinar. Seperti kata pepatah, sekali tepuk dua lalat mati di tangan. Sekali digebrak, industri musik Indonesia semakin menggeliat maju sekaligus industri rokok juga semakin selangkah di depan. Dengan catatan, karena sponsornya rokok, maka penonton berusia 18 + atau penonton usia dewasalah yang berhak nonton. Jangan harap anak-anak bisa menerobos masuk. Penjaga yang membolehkan anak-anak nonton bisa ditegur dan kena sanksi dari pemda setempat. Meski UU Anti Tembakau belum disahkan Presiden, tapi pihak promotor sudah berancang-ancang dari dulu. Kiat pergelaran kolosal tidak lagi digelar, tapi diganti menja-

di pergelaran minimalis. Konsep ini lebih akrab dan lebih dekat antara musisi dengan penonton remaja. Dan penonton pun tidak lagi mencapai ribuan orang, tapi cukup 200 hingga 300 orang saja, dan itu dinilai sudah cukup. Tentu, di pergelaran musik minimalis ini, tidak lagi dibangun panggung tinggi yang dilengkapi dengan sound system beribu-ribu watt yang bisa memekakkan telinga. Instrumen musik pun tidak perlu memakai yang elektrik, tapi cukup yang akustik. Di sini, tidak lagi ada batas antara pemusik dan penonton. Penonton bisa bertanya, bahkan bisa nyanyi bersama pemusik, yang tentu saja ada aturannya. Di tengah pergelaran, bisa dimeriahkan dengan kuis dan curhat pemusik ke penonton atau sebaliknya, penonton ke pemusik. Pada gelaran “As You Like It” (AYLI) penulis sempat menyaksikan di tiga kota, Surabaya, Jakarta dan Bandung. Suasana yang dibangun di tiga kota besar ini nyaris sama, lebih akrab, terjadi dialog yang intim antara pemusik dan penonton serta tidak lagi ada kerusuhan yang mengada-ada. Beberapa band papan atas di republik ini berhasil digaet Brand A unjuk diri di AYLI, antara lain Ungu, Slank, Andra & The Back Bone, Gigi, J Rocks, Samsons, Ari Lasso, D’Masiv dan seabreg band lain. Biasanya, di tengah acara, dimunculkan seorang atau beberapa orang bintang tamu dan ini dipastikan seorang aktris terkenal. Di Jakarta, tepatnya di venue Rolling Stone jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, mendadak sontak muncul Rebecca Reijman

bermain gitar dan nyanyi berduet bareng Kaka, vokalis Slank. Di Ball Room Hotel Hyatt, Bandung, nongol Audy Item yang menggebuk drum menggantikan Bimbim (drumer Slank) dan nyanyi bareng Kaka. ‘’Terus terang, ketika pertama kami disodori konsep minimalis ini, manajemen Slank kaget. Ini enggak seperti biasanya. Tapi setelah dirundingkan dan dibahas, kami tertarik mencoba dulu. Ehhh .... ternyata asyik dan berkesan juga. Di sini, tercipta suasana konyol, lucu, eksentrik dan yang penting, tidak lagi ada jarak antara kami para pemusik dengan penonton dan fans fanatik kami (biasa disapa ÆslankersÆ). Juga, pergelaran lebih disiplin dan bermakna. Peace deh..., lontar Kaka, vokalis Slank yang bersama empat personel lain yaitu Bimbim (drum), Ridho (gitar), Ivanka (bas) dan Abdee Negara (gitar) sempat menggegerkan tatkala bermain musik di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun lalu. Dengan durasi satu setengah jam, Slank unjuk kebolehan dengan selusin lagu hitsnya. Di Jakarta dan Bandung, band dari Gang Potlot ini menggebrak deretan tembang miliknya yang dicomot dari album rekaman mereka, seperti “Virus”, “Ku Tak Bisa”, dll. Spesial pada lagu “Jurus Tandur” (Maju Terus Pantang Mundur), Kaka menyelipkan lirik lagu beraroma mars kita, “Garuda Pancasila”. Juga pada nomor “Mars Slankers”, diselipkan lagu nasionalis yaitu “Maju Tak Gentar”. Lain lagi Ungu. Di Surabaya, vokalis Ungu, Pasha menebar pesona habishabisan di hadapan sejum-

lah cewek yang nonton bersimpuh. Pasha membuat pertanyaan seputar karier musiknya dan album rekaman Ungu dan bagi khalayak yang tepat menjawab, akan diberi hadiah berupa kalung plus ciuman. Yang surprise, nomor “Demi Waktu” yang berirama pop rock dan jadi hits Ungu, disajikan berbeda, dengan distorsi gitar yang sangat kuat dan dengan entakan beat yang garang. Rasa Ungu masih terasa kental ketika Pasha mendendangkan beberapa lagu hitsnya yang berirama Melayu. Digawangi lima personel Makki (bas), Onci (gitar), Enda (gitar), Rowman (drum) dan Pasha (vokal), Ungu masih eksis dan tetap diperhitungkan di blantika musik Indonesia. ‘’Konsep pergelaran musik minimalis ini ternyata paling pas dan paling tepat buat Ungu. Suasananya sangat akrab dan dialog yang terjadi pun sangat im-

presif,’’ pendapat Pasha. AYLI merupakan program musik yang dirancang khusus sebagai bentuk apresiasi Brand A atas kesetiaan para perokok dewasa Brand A. Di tahun kedua penyelenggaraannya, AYLI dilaksanakan 35 kali di 25 kota di Indonesia. Konser musik ini diselenggarakan dalam bentuk gelaran musik eksklusif dengan menampilkan musisi ternama Tanah Air. Tahun ini, AYLI digelar mulai 6 Februari di Bali hingga 8 Agustus 2010 di Bandung. Praktis selama enam bulan AYLI menyapa music maniac di 25 kota di Indonesia, dan ini adalah pencapaian rekor terlama sepanjang sejarah konser musik di tanah air. Mengusung tema “Go A Head”, AYLI menyuguhkan tiga tema musikal yang berbeda sesuai dengan pilihan para perokok dewasa di setiap kota penyelenggaraannya, yaitu “Think of More Fun”

bagi mereka yang ingin suasana fun saat nonton gelaran musik, “Release the Spirit” bagi mereka yang ingin bebas berekspresi sambil menikmati musik dari musisi favoritnya dan “Feel the Romance” bagi mereka yang ingin suasana romantis melalui alunan musik. ‘’Jelas, suasana penyelenggaraan konser musik AYLI di tiap kota mancerminkan setiap tema, yaitu dengan mengetengahkan suasana yang fun, ekspresif dan romantis. Secara keseluruhan, kita rancang pergelaran musik ini dengan jaminan kenyamanan dalam menyaksikan suguhan acara. Kenyamanan yang dibangun dimaksudkan untuk menghilangkan batas pemisah antarmusisi dengan para perokok dewasa sehingga tercipta interaksi dua arah,’’ kata Agustine Leony, Manager Sampoerna. Selamat datang pergelaran musik minimalis! (Ipik Tanoyo)

BPM/pik

Group Band Slank


19

Minggu Kliwon, 15 Agustus 2010

Untuk Cewek Kafe Dari Hal. 1 Menariknya, tersangka mengaku aksi perampokan itu dilakukan murni untuk mendapat uang yang dipakai membiayai seorang cewek kafe bernama Tina untuk mudik ke Bandung, Jawa Barat. Bahkan, perhiasan emas yang berhasil dirampas di Kantor Pegadaian juga sebagian dihadiahkan untuk cewek kafe yang diakui sebagai pacarnya itu. Kapolres Buleleng AKBP Yudi Hartanto, Sabtu (14/8) kemarin, mengatakan tertangkapnya tersangka bermula dari informasi yang diberikan seorang penjaga counter HP di wilayah Sukasada. Penjaga counter HP itu menginformasikan bahwa ada seorang lelaki yang membawa sebuah handphone dan ingin menghapus foto-foto seorang wanita yang sangat mirip dengan Mirza Resti Nirmala yang menjadi korban perampokan di Kantor Pegadaian. Dari informasi itu, polisi curiga kalau lelaki yang menghapus foto itu adalah tersangka perampokan. Karena selain mengambil uang dan emas, per-

ampok juga mengambil HP korban. Setelah diidentifikasi, lelaki itu adalah Mertayasa yang tinggal di Jalan Gajah Mada, Singaraja. Dugaan polisi semakin kuat karena menurut informasi Mertayasa yang dicurigai itu ternyata pergi ke Bandung mengantar pacarnya mudik. Sebanyak tiga anggota polisi kemudian melakukan pelacakan hingga ke Bandung. Tetapi sampai di Bandung, Mertayasa yang sudah memiliki istri dan anak itu malah pulang ke Bali karena pamannya meninggal. Di saat-saat tersangka mempersiapkan upacara ngaben untuk pamannya itulah Mertayasa ditangkap Sabtu kemarin. Dibenturkan Dari hasil pemeriksaan, tersangka Mertayasa ternyata melakukan aksinya dengan tangan kosong tanpa senjata api sebagaimana diduga sebelumnya. Tersangka juga mengaku leluasa masuk ke Kantor Pegadaian di areal Hardys karena sudah menjadi nasabah langganan. Bahkan tiga hari sebelum kejadian, ia sempat melakukan transaksi di kantor

tersebut yang dilayani oleh korban. Pada saat kejadian Senin (9/ 8) lalu, tersangka masuk ke Kantor Pegadaian dengan menggendong ransel. Begitu masuk kantor tersangka langsung mengancam korban Mirza untuk membuka brankas. Setelah brankas dibuka, tersangka kemudian membenturkan kepala korban ke lantai. Belum puas dengan benturan pertama, tersangka kemudian membenturkan kepala korban ke sudut meja komputer dan ke sudut brankas. Setidaknya lima kali korban dibenturkan ke sudut meja komputer dan brankas secara bergantian, sehingga terdapat dua luka di kepala bagian kanan dan kiri, kata Kapolres Yudi Hartanto. Setelah korban pingsan, tersangka kemudian mengambil uang dalam brankas Rp 16 juta dan sejumlah perhiasan dalam kantong serta mengambil HP korban. Uang dan hasil penjualan emas itu kemudian digunakan untuk membiayai sekaligus mengantar pacarnya ke Bandung dengan naik pesawat. ‘’Ini murni perampokan, dengan motif tersangka ingin mendapatkan uang untuk bi-

aya pacarnya ke Bandung,’’ kata Kapolres. Hingga kemarin, polisi masih menahan tersangka di Mapolres Buleleng. Sementara barang bukti yang diamankan berupa HP Sony Erikson milik Mirza, HP Nokia milik tersangka, uang Rp 1 juta, baju kaos yang berisi bercak darah karena digunakan tersangka saat merampok, tas pinggang serta sepeda motor Suzuki Shogun DK 5000 BE. Ditanya apa ada kemungkinan tersangka melakukan perampokan dengan orang lain, Kapolres mengatakan pihaknya masih menyelidikinya. ‘’Untuk sementara pelakunya hanya satu, nanti kami kembangkan apakah ada tersangka lain,’’ ujarnya. Kasus perampokan Kantor Cabang Pembantu Perum Pegadaian yang berada di areal Hardys Grosir di Jalan Ngurah Rai Singaraja itu terjadi Senin (9/8) siang. Dalam peristiwa itu, seorang pegawai Kantor Pegadaian, Mirza Resti Nirmala, yang tinggal di Jalan Anggrek Singaraja, mengalami luka di bagian kepalanya dan kini dirawat di RS Sanglah. (kmb15)

Persoalan Lain Dari Hal. 1 Persoalan lain, seperti padatnya penduduk akan menjadi persoalan sendiri. Tidak terkecuali, serbuan kaum urban ke Denpasar yang hanya memiliki luas wilayah 12.778 ha terbagi dalam empat kecamatan dan 43 desa/kelurahan juga memicu timbulnya permukiman kumuh. Ironisnya, penyumbang angka kemiskinan di Denpasar ini justru datang dari kehadiran kaum urban ini. Buktinya, dari total keluarga miskin di Denpasar, sedikitnya 3.000 KK merupakan kaum urban. ‘’Inilah salah satu persoalan kota Denpasar menjadi kota urban,’’ ujar Likub. Keberadaan keluarga miskin di Denpasar juga diungkapkan Ketua Komisi D DPRD Denpasar I Wayan Sugiarta, S.E. Kondisi ini sangat terasa ketika seseorang sedang dalam kondisi sakit. Saat berobat, tidak sedikit yang harus minta surat keterangan tidak mampu dari aparat desa masing-masing. Hal ini menunjukkan keluarga miskin di Denpasar masih ada. Wakil rakyat dari Partai Golkar ini juga meragukan data keluarga miskin yang dikeluarkan instansi terkait. Masalahnya, tidak sedikit di lapangan terjadi kesalahan penetapan keluarga miskin. Kondisi ini akan mengganggu proses peningkatan keluarga miskin di Denpasar.

‘’Kita sering melihat keluarga yang memang benar-benar miskin tidak dapat bantuan, sedangkan keluarga yang mampu malah menerima bantuan keluarga miskin,’’ katanya. Pihaknya berharap pendataan keluarga miskin ini harus dilakukan dengan sebaikbaiknya oleh aparatur pemerintah mulai dari tingkat banjar. Karena bila validasi data tidak tepat, sasaran untuk penanggulangan keluarga miskin juga tidak akan efektif. Akibatnya, angka kemiskinan akan tetap ada, sementara program penanggulannya pun sudah jalan. ‘’Kita tidak berharap program penanggulangan kemiskinan ini salah sasaran,’’ katanya. Kabag Humas Pemkot Denpasar, I Made Erwin Suryadarma, menilai keberadaan keluarga miskin di Denpasar sangat sulit untuk memastikan secara riil. Masalahnya, tidak sedikit bantuan yang diperuntukan bagi keluarga miskin tidak direspons dengan baik. Misalnya saja, kata dia, bantuan pemerintah bagi keluarga miskin di Denpasar dalam bentuk pemberian uang tunuai (BLT) ditanggapi biasa-biasa saja. Berbeda dengan daerah lain yang proses pencairannya sampai berebut. ‘’BLT di Denpasar kadang dibiarkan oleh penerima, sehingga sampai diminta mengambil ke Kantor Pos,’’ ujar Erwin. Ketidakjelasan kriteria rumah tangga miskin ini juga bisa dilihat dari para penerima BLT

di Denpasar. Tidak sedikit para penerima BLT di Denpasar yang datang mengambil dana BLT dengan membawa sepeda motor. Bukan hanya itu, mereka juga sudah mengantongi handphone. ‘’Saya juga melihat tidak sedikit penerima BLT memiliki sepeda motor dan HP,’’ ujar Likub. Karakteristik warga Denpasar cukup berbeda dengan daerah lainnya di Bali. Meskipun masih ada RTM, namun tingkat pertumbuhan kepemilikan kendaraan di Denpasar cukup tinggi. Bahkan, jumlah sepeda motor yang dimiliki warga Denpasar mencapai 457.772 unit dari jumlah penduduk Denpasar yang hanya 628.000 lebih. Belum lagi kendaraan roda empat yang mencapai 22.115 unit, bus mencapai 1.610, dan mobil penumpang 90.534 unit. ‘’Akibatnya, pengguna kendaraan umum hanya 2-3 persen,’’ kata Hari Edi. Untuk mengurangi pemakaian kendaraan pribadi ini, Ketua Fraksi Indonesia Raya Ketut Resmiyasa mendorong diberlakukannya model angkutan Sarbagita. Melalui pengoperasian angkutan ini, pihaknya yakin tingkat pertumbuhan kendaraan di Denpasar bisa ditekan. ‘’Meskipun hal ini baru bisa tercapai dalam 5 sampai 15 tahun ke depan,’’ kata wakil rakyat asal Sesetan ini. Usulan lain justru datang dari PD Parkir. Kabag Opera-

Tidak Sigap

Biaya Mahal Dari Hal. 1 Dari Catatan Dinas Perhubungan Bali saat ini terdapat 1.003 unit angkutan kota tersebar di 13 trayek. Rata-rata usia kendaraan 13 tahun. Tarifnya Rp 3.000 dengan setoran Rp 31.000 dan lama ngetem enam jam. Berdasarkan standar bank dunia, perjalanan dengan angkutan umum ditetapkan 70 persen. Nyatanya di Bali masih di bawah 2,1 persen. Persentasenya sangat rendah ketimbang penggunaan angkutan pribadi. Penyebabnya, biaya transportasi angkutan umum lebih mahal 3,5 kali dari sepeda motor. Karena mahal, warga memilih sepeda motor. Jika dipaksakan warga menggunakan angkutan umum, dari catatan tadi, maka pengeluarannya mencapai 23 persen dari pendapatan perkapitanya. Betapa tak sehatnya angkutan umum di Bali. Keengganan menggunakan angkutan umum karena pelayanan tak tertib, tak ada kepastian jadwal pemberangkatan maupun tiba di lokasi. Hal ini karena jam operasi serta waktu pemberangkatan dengan menggunakan angkutan umum tak tepat waktu. Angkot di terminal menunggu penumpang penuh, baru berangkat. Belum lagi trayeknya berdiri sendiri sehingga menyebabkan banyak transfer penumpang. Misalnya penumpang yang hendak ke Ubung harus pindah angkutan umum beberapa kali. Mereka tak hanya rugi waktu juga biaya. Di samping itu, banyak kawasan kota yang belum terlayani angkutan umum. Daripada lama-lama, warga ambil jalan pintas, menyicil sepeda motor menggunakan kendaraan pribadi. Lebih mudah, waktu bisa diatur dan bisa tepat sesuai dengan keinginan. Begitu banyak persoalan angkutan umum di Denpasar. Kadis Perhubungan Bali, Made Santa, dalam dengar pendapat di DPRD Bali beberapa waktu lalu mengisyaratkan bus Sarbagita akan dioperasikan pada trayek utama

secara bertahap serta angkutan kota pada trayek cabang. Koridor utama yang dilayani bus Sarbagita adalah koridor I dari Kota Denpasar (depan SMPN 1 Denpasar) - GWK. Koridor IIa dari Terminal BatubulanSentral Parkir Kuta dan koridor II-b Sentral Parkir Kuta Nusa Dua. Untuk koridor I dibutuhkan 10 unit bus ukuran sedang. Sedangkan koridor II perlu 18 bus besar bantuan pemerintah pusat. Pihaknya akan mengupayakan pelayanan terjadwal dengan interval 15 menit sehingga penumpang mendapatkan kepastian waktu. Tarifnya diusahakan bersaing. Ancer-ancer Rp 3.000/orang. Selanjutnya akan ada trayek pengumpan berupa empat trayek horizontal dengan angkot dan tiga trayek dengan isuzu ELf. Dibeli Melihat trayek yang akan dilalui bus Sarbagita, tampaknya angkot Isuzu dari Terminal Tegal Denpasar menuju Jalan Imam Bonjol sampai Sentral Parkir Kuta terkena dampak langsung pengoperasian Sarbagita. Wakil Ketua Organda Bali Ir. Ketut Winaja, M.M. yang dihubungi Sabtu (14/8) kemarin, mengharapkan pemerintah mesti mensubsidi kehilangan setoran jika bus Sarbagita beroperasi. Jika ini tak diselesaikan tak tertutup kemungkinan mereka demo sebagaimana demo taksi beberapa waktu lalu. Dari penjelasan Kadishub Bali di hadapan kelompok kerja operator, dia mendapatkan jaminan untuk angkutna kota yang bersentuhan langsung bus Sarbagita akan disubsidi. ‘’Trayek yang bersentuhan langsung akan ‘’dibeli’’ pemerintah. Artinya, sopir tak perlu memikirkan setoran. Diharapkan para sopir dapat melayani dengan tenang penumpang dengan jadwal teratur. Jika jaminan ini benar, para sopir akan mendapatkan kepastian pendapatan dan penumpang tak lagi mengeluhkan soal kepastian waktu. Ini baru satu sisi persoalan yang bisa diurai pemerintah. Sesungguhnya masih banyak

sional PD Parkir, A.A. Gede Agustina, S.E., mengharapkan adanya penigkatan tarif parkir di badan jalan. Seperti yang dilakukan sejumlah negara maju yang biaya parkirnya cukup tinggi, sehingga mendorong pemilik kendaraan beralih ke angkutan umum. Terlepas dari semua itu, upaya penanggulangan kemiskinan dan minimnya minat masyarakat menggunakan angkutan umum telah digalakkan. Bahkan, Wali Kota Denpasar telah mengeluarkan SK untuk penanggulangan kemiskinan di Denpasar. Instansi yang terlibat juga cukup banyak, sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing. Ada pemberdayaan masyarakat melalui kelompok usaha bersama, bedah rumah, serta pemberian bibit ternak. ‘’Dana pemberdayaan masyarakat ini dananya bersumber dari APBD, APBD Provinsi, serta APBN,’’ jelas Likub. Meskipun program ini sudah dicanangkan, namun Pemkot Denpasar belum berani memastikan jumlah RTM akan berkurang dalam waktu singkat. Mengingat persoalan kemiskinan ini merupakan masalah krusial yang harus mendapat penanganan multidimensi. ‘’Kita hanya memprediksi penanggulangan kemiskinan ini akan bisa menurun sekitar 50 persen dari jumlah saat ini,’’ ujar Erwin. (ara)

persoalan yang mesti diselesaikan. Bagaimana dengan kemacetan lalu lintas ketika bus Sarbagita beroperasi? Dari dengar pendapat di dewan beberapa waktu lalu, pihak Dinas Perhubungan Bali mengisyaratkan dalam jangka panjang pengoperasian bus Sarbagita akan diatur sistemnya berkaitan dengan rambu lalu lintas. Begitu bus Sarbagita melewati jalur macet seperti bunderan Simpang Siur lampu lintas akan diatur sistemnya biar menyala hijau sehingga bus Sarbagita melaju terus. Sayangnya tak ada kejelasan kapan sistem ini dilaksanakan. Masih banyak persoalan belum diselesaikan. (sua)

Dari Hal. 1 Din berpendapat, penanganan kasus terorisme terkesan begitu cepat, sedangkan dalam menangani kasus korupsi yang merajalela yang sudah terekspos media, Kepolisian tidak sigap bertindak. Maka dari itu, Din mengusulkan adanya Densus Antikorupsi agar peberantasan korupsi bisa secepat pemberantasan terorisme. “Saya kira perlu Densus 77 atau Densus 99 Antikorupsi seperti Densus 88. Supaya sama, karena kita membaca Densus 88 itu hebat sekali. Tetapi proses lain tidak seperti itu, makanya menimbulkan kecurigaan,” tandasnya. (kmb)

Memotivasi Guru Dari Hal. 1 Sebelumnya, istri Mendiknas M. Nuh, Layli M. Nuh, mengatakan akan memberikan penghargaaan kepada 66 guru SD di daerah khusus dan 33 guru pendidikan Sekolah Luar Biasa di tingkat nasional. Tujuan penghargaan ini untuk memberikan motivasi kepada bapak ibu guru untuk meningkatkan pengabdian dan loyalitas. “Tidak berlebihan jika

diberikan kepada bapak ibu guru mengingat perjuangan bapak ibu guru dalam mendidik putra dan putri. Keterbatasan sarana tidak menjadi penghalang,” jelas Layli. Menurut Layli, masingmasing 99 guru teladan ini akan diberikan Rp 1 juta. Dana itu diambil dari gaji ke-13 SBY. Ditambah lagi guru teladan akan mendapatkan Rp 7,5 juta dalam bentuk tabungan. “Satu set wireless, seragam, dan cenderamata,” ujarnya. (kmb/ant)

Busana Renang Dari Hal. 1 “Kan bulan Ramadan. Itu kebijakan YPI (Yayasan Puteri Indonesia), keputusan kita,” jelas Humas YPI, Mega Angkasa. Menurut Mega, pemakaian busana renang bukanlah penilaian utama dalam Miss Universe. Bicara soal busana, saat berangkat ke Las Vegas, Amerika Serikat, cukup banyak baju yang dibawa Qory. Saking banyaknya, ia sampai harus membayar 300 dolar AS karena kelebihan bagasi. Dari banyaknya baju yang dibawa itu salah satunya adalah busana nasional. Pada 2010 ini, YPI memilih tema

tanah Papua untuk baju nasional yang akan dipakai Qory. Bahan-bahan dari busana nasional ini semua ramah lingkungan. Rumbai-rumbainya berasal dari daundaun kering maupun kulit kayu. Hiasan kepala dari bulu-bulu burung yang rontok. Ajang Miss Universe 2010 akan digelar 23 Agustus 2010. Perwakilan Indonesia, Puteri Indonesia 2009, Qory Sandioriva, kini sudah masuk daftar 10 besar kontestan yang difavoritkan menang Miss Universe. Kontes kecantikan itu akan diadakan di Mandalay Bay Resort and Casino, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. (kmb/afp)

Dunia 1OO1 Malam BILA seorang penjudi pulang dengan wajah merah padam, baik istri maupun anak-anaknya tidak akan berani menyapa, apalagi berkata bukan-bukan atau mengejek. Suasana hati yang galau dan depresi akibat kalah judi menyebabkannya mudah marah dan tersinggung, tidak jarang kalap. Sehingga sapaan halus, di kuping terdengar sinis, pun tawaran makan dianggapnya ejekan. ’’Agaknya suasana hati seperti itulah yang memenuhi rongga dada para serdadu Dai Nippon ketika Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dibaca Ir. Sukarno yang didampingi Drs. Moch. Hatta, 17 Agutus 1945 di Jl. Pegangsaan Timur 56, Jakarta. Kekalahan demi kekalahan dialami serdadu Jepang atas Sekutu di paruh kedua tahun 1944, terutama yang nyaris meludeskan seluruh pasukannya di Saipan dan diambil-alihnya Filipina oleh pasukan Mac Arthur, Oktober 1944. Bahkan setelah Nagasaki dan Hiroshima dijatuhi bom atom 6 dan 9 Agustus 1945, lalu Tenno Heika pada 14 Agustus menyatakan menyerah tanpa syarat membuat hampir semua bala tentara Matahari Terbit tersebut frustrasi. Tidak sedikit yang melakukan hara-kiri atau melarikan diri ke hutan buat melanjutkan peperangan,’’ tutur Rubag. ’’Itu fanatisme terhadap Kaisar Jepang yang dipercaya sebagai keturunan Dewa Matahari. Saat Perang Pasifik berkecamuk para serdadunya senantiasa meneriakkan yel-yel, ’’Tenno Banzai”!, yang artinya ’’Jayalah Kaisar”! Bahkan saat membagi rokok dan makanan pada prajurit, para perwira mengatakan bahwa semua konsumsi tersebut datang dari kaisar, dengan tujuan menambah semangat tempur mereka. Makanya, cuma Jepang dalam sejarah perang punya para pilot yang berjulukan ’’Kamikaze” alias ’’Dewa Angin”, yang tanpa ragu menghujamkan pesawat tempur mereka ke cerobong asap kapal-kapal perang Sekutu. Nah, karena kecintaan pada kaisar yang kalau boleh kusebut

fanatisme buta itu, serdadu yang malu mendengar junjungannya menyerah, menyingkir ke hutan-hutan. Malah, ada yang hidup di hutan setelah setengah abad perang Dunia II berakhir. Mencengangkan, betapa besarnya nyali Sukarno dan Hatta membacakan teks proklamasi di hadapan orang-orang mania perang yang di tangannya masih tergenggam mesin-mesin pembunuh lengkap,’’ komentar Gus Eka. ’’Kita yang tidak hidup sezaman dengan kedua proklamator tersebut, bahkan lahir sebagai pengisi kemerdekaan dan diberi amanat untuk melanjutkan cita-citanya, tentu sulit membayangkan keberanian mereka. Paling-paling kita cuma bisa membayangkan perilaku bebotoh kalah, seperti lagu ”Lebaran” yang didendangkan Oslan Husein di tahun 1960-an. Kalah main judi tiba rumah pukul bini. Akibatnya sang ketupat melayang ke muka, adalah sekelumit lirik yang masih kuingat, karena sering kudengar lagu itu dikumandangkan di radio . Psikologi kalah membuat orang sangat sensitif, cepat naik darah dan ringan tangan. Mendengar Jepang menyerah 15 Agustus 1945, para pemuda yang diprovokasi Sutan Syahrir mendesak agar Sukarno dan Hatta memproklamasikan kemerdekaan hari itu juga. Karena penuh pertimbangan desakan itu ditolak membuat para pemuda itu marah, lalu proklamator itu diculik Wikana, Chaerul Saleh, Sukarni dan Adam Malik, dibawa ke Rengasdengklok,’’. ’’Wah, mengapa harus diculik? Lho, apa karena itu Sukarno dan Hatta terpaksa mau memproklamasikan kemerdekaan? Bukankah hal itu dilakukan di Pegangsaan Timur, bukan di Rengasdengklok? Padahal kubaca di buku sejarah, katanya, founding fathers kita jumlahnya banyak, mengapa tergantung pada Sukarno dan Hatta, apa yang lain tidak berani,’’ tanya Smarajana. ’’Soal takut atau punya alasan lain, aku tidak bisa menjawab. Biasanya untuk peristiwa mencekam seperti itu bila dituturkan setelah kejadian, apalagi telah berlalu puluhan tahun, berbagai dalih dilontarkan kecuali

takut! Malah ada yang karena kepongahan melewati batas, mengaku berjasa dalam merebut kemerdekaan dan mendapat piagam penghargaan bergengsi, padahal dia terkenal sebagai gandek NICA yang telengas pada para pejuang. Namun menurut Bernhard Dahm, salah satu alasan dipilihnya Sukarno, karena dia satu-satunya yang dipercaya rakyat, sedangkan yang lain diragukan. Ini pula yang menyebabkan keempat pemuda yang mewakili kaum muda pergerakan menculik Sukarno dengan sedikit mengancam, akan terjadi pembunuhan dan pertumpahan darah keesokan harinya, bila dia menolak memproklamasikan kemerdekaan. Bukannya menggigil ketakutan, tulis Dahm, Sukarno justru mendekati Wikana dan berkata, ’’Silakan potong leherku, seret aku ke pojok dan bunuh aku, tak usah menunggu sampai besok”! Keempat pemuda itu kehabisan akal mendengar jawaban itu, lalu mengantarkan Sukarno dan Hatta kembali ke Jakarta 16 Agustus, yang malah memproklamasikan kemerdekaan pukul sepuluh keesokan harinya,’’ papar Rubag. ’’Mengagumkan! Mendengar penjelasanmu, kini aku menganggap lucu orang yang mengatakan Bung Karno gemetar dan pucat karena ketakutan saat membaca teks Proklamasi. Apalagi setelah kau uraikan ikhwal psikologi kalahmu dan paparanmu mengenai kebiasaan orang yang mengaku pemberani setelah kejadian mencekam berlalu, padahal saat peristiwa terjadi dia mungkin sembunyi berlamalama di bawah kolong. Terlepas apakah Sukarno takut atau berani, yang terang dia sangat konsisten dengan cita-cita kemerdekaannya. Sejak kolonial Belanda sedang galak-galaknya di era 1920-an-1930-an dia sudah

berani menulis di koran-koran, terutama Fikiran Rakjat, bahwa kemerdekaan adalah jembatan emas yang harus dibangun dan dilalui bangsa Indonesia untuk mencapai cita-citanya. Sebab di seberang jembatan tersebut menanti tatanan masyarakat sejahtera yang adil dan makmur. Namun bangsa ini, lanjutnya, harus memiliki kereta yang tangguh dan pengendali yang bisa memilih jalan yang pas,’’ tambah Kandia. ’’Apakah kereta dan pengendali analog dengan negara dan para pemimpin,’’ tanya Smarajana lagi. ’’Persis! Sebab, menurut Bung Karno, di seberang jembatan emas itu, jalan bercabang dua. Yang satu menuju ke alam kebahagiaan dan kesejahteraan bagi seluruh penumpang kereta yakni bangsa ini. Jalan lainnya menuju kesengsaraan dan air mata,’’ sahut Kandia. ’’Setelah mengamati media selama beberapa tahun belakangan ini, sepertinya nyaris tiada hari berlalu tanpa keributan. Itu terjadi di segala lini, politik, ekonomi, sosial bahkan budaya. Korupsi sulit diberantas seperti tikus yang tidak bisa distop perkembang-biakannya, degradasi moral terjadi di segala usia, bahkan kerusuhan sangat gampang meletus meski penyebabnya sepele, kriminalitas kerap terjadi siang bolong bahkan di keramaian, pun tinggal di rumah keselamatan dan nyawa terancam ledakan gas elpiji. Seorang ketua umum parpol, bahkan mengatakan kondisi sekarang sudah kacau balau! Di tengah-tengah kondisi membingungkan ini, muncul isu redenominasi, yakni rencana Bank Indonesia me-ngubah nominal uang dari Rp 1.000 menjadi Rp 1. Kebijakan ini dilakukan, konon, untuk menyederhanakan nilai rupiah dan bisa dilaksanakan kalau perekonomian stabil. Wah, lengkap sudah kebingunganku, seolah bingung telah jadi sahabatku dan aku kehabisan air mata. Merujuk penjelasan redenominasi dari otoritas BI, aku anggap saja diriku hidup di Dunia 1001 Malam,’’ komentar Smarajana. „ aridus

Penyakit Tulang Kambuh Dari Hal. 1 Setelah diperiksa, diketahui bahwa penyakit low back pain atau penyakit yang disebabkan oleh tulang, otot, atau kejepit saraf Ba’asyir kambuh. Dikatakan Yose, kondisi sel di Bareskrim Polri tak baik untuk orang seusia Ba’asyir atau di atas 70 tahun. Kurangnya cahaya matahari yang masuk serta ventilasi yang kecil akan berdampak buruk untuk kondisi Ba’asyir. “Kami sarankan beliau diberikan kamar yang kering, jangan lembab, yang ada sinar mataha-

ri,” katanya. “(Rutan Bareskrim) sinar matahari ada, tapi bukan pancaran langsung. Beliau kan dikurung terus di sel, keluar enggak boleh. Kecuali beliau bisa jalan-jalan, keluar pagipagi, olahraga,” ungkap dia. Apakah pihak Anda menyarankan untuk dipindahkan ke rutan Brimob Kelapa Dua Depok? “Saya lihat Brimob lebih kering. Di sana kan ada pasien kita namanya Komisaris Jenderal Susno Duadji,” kata Yose. Minta Dibebaskan Sementara itu, Ketua

Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menegaskan Polri harus menunjukkan bukti kuat atas penahanan Abu Bakar Ba’asyir. Jika Polri tidak memiliki bukti yang kuat bahwa Ba’asyir memang terlibat dalam tindak pidana terorisme, maka penahanan Ba’asyir haruslah ditangguhkan. “Asumsi dugaan dalam aksi terorisme itu haruslah pada bukti-bukti yang akurat,” ujarnya dalam sebuah diskusi di Jakarta. Din mengatakan sebaiknya Polri belajar dari pengalaman

sebelumnya. Banyak hal yang menambah ketidakpercayaan masyarakat terhadap Polri. “Kita belajar dari pengalaman betapa banyak pernyataan dari Kepolisian RI, bahkan langsung dari Kapolri, yang ternyata tidak benar, seperti soal rekaman dan sebagainya itu,” ucap Din. Menurut Din, jika memang ada bukti kuat, akurat, dan faktual, maka tidak ada seorang pun yang bisa menghalangi proses penegakan hukum itu sendiri. Jika tidak ada, maka Ba’asyir harus dibebaskan dari semua tuduhan. (kmb)

Tawur Agung Kesanga Dari Hal. 1 Upacara Bhatara Turun Kabeh di Pura Penataran Agung Besakih sejatinya masih rangkaian Tawur Agung Kesanga yang dilaksanakan pada Tilem Caitra (Kesanga). Lanjut Ida Bagus Agastia yang mantan Ketua I Parisada Pusat, Pura Ulun Danu Batur di masa lalu didirikan di kaki Gunung Batur di tepi Danau Batur. Karena terkena letusan Gunung Batur pada tahun 1917 silam, akhirnya Pura Ulun Danu Batur dibangun di atas, tepatnya di wilayah Desa Kalanganyar, Batur. Pura yang berdiri di dekat jalan raya itu, kata Agastia, diperkirakan usai di-pelaspas sekitar tahun 1930-an. Dikatakannya, Pura Ulun Danu Batur stana Dewi Danu, tempat suci umat Hindu untuk mohon kemakmuran jagat. Bahkan, raja-raja di Bali dulu juga memuja Dewi Danu untuk mohon kerahayuan gumi. Prabu Udayana tahun 990-an Masehi juga tercatat pernah membangun pertapaan di tepi Danu Batur (wingkang danu). Pada zaman itu dibuat arca Siwa Parwati dari emas. Arca itu terindah yang pernah ditemui di seluruh Indonesia saat ini. Itu pertanda sejak zaman dulu, kata Agastia yang mantan anggota DPD RI, Batur sebagai tempat para pemimpin di Bali melaksanakan Dewa seraya atau memuja Dewa, memohon agar jagat Bali beserta umatnya mengalami kerahayuan. Secara kasatmata, di Ba-

tur terdapat Danau yang cukup luas, merupakan sumber air di daerah dataran. Subaksubak yang ada, sangat terkait dengan air danau tersebut. Karena itu air danau harus dijaga kelestariannya. Secara niskala dilakukan prosesi pakelem, secara sekala juga mesti diikuti dengan penghijauan di sekitar danau dan menjaga agar air danau tersebut tidak tercemar limbah beracun. Jika air danau sampai tercemar akan berdampak buruk pada kehidupan. Secara niskala, upaya penyucian danau sudah sering dilakukan. Secara sekala, upaya merawat air danau agar tidak dicemari limbah penting terus dilakukan, katanya. Wakil Rektor I Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar Drs. IB Dharmika, M.A. mengatakan hal yang sama. Meletusnya Gunung Batur pada tahun 1917 menyebabkan pura yang pada awalnya berada di lereng Gunung Batur sebelah barat daya dipindahkan ke tempat sekarang ini (Desa Kalanganyar, Batur Selatan, Kintamani, Bangli). Di dalam lontar Usana Bali disebutkan bahwa yang distanakan di Pura Batur adalah Dewi Danuh. Dalam konsep Dewata Nawa Sanga yang distanakan di Pura Batur adalah Dewa Wisnu. Kepala Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Bali, NTB dan NTT Drs. Made Purna, M.Si. menambahkan, selain pelinggih pemujaan terhadap Dewi Danu dan Ida Bhatara, di Pura Ulun Danu Batur terdapat juga pal-

inggih Syahbandar. Yang dipuja di sana adalah roh ayah Kang Chi Wi dari Cina. Kang Chi Wi merupakan istri Raja Dalem Balingkang. Sementara Dalem Balingkang dan istrinya Kang Chi Wi dipuja di Pura Dalem Balingkang. Sementara dalam buku Mengenal Pura Sad Kahyangan dan Kahyangan Jagat terbitan Pustaka Bali Post disebutkan Pura Ulun Danu Batur diyakini sebagai Dwi Lingga Giri Purusa-Predana. Di Pura ini terdapat palinggih meru tumpang sebelas yang merupakan tempat pemujaan Ida Bhatara Dewi Danuh. Dalam konsep Siwaistis gunung dipandang sebagai lingga acala dan danau (danu) sebagai yoni-nya. Itu mengandung makna bawa gunung dan danau mesti dijaga kesuciannya. Sebelas Tirta Dalam buku tersebut juga dicantumkan bahwa di sekitar Pura Ulun Danu Batur diyakini terdapat sebelas tirta atau sumber mata air. Keberadaan sebelas mata air itu tersurat dalam Pura Batur. Sebelas tirta itu meliputi Tirta Gadang mengaliri Tukad Jinah, Tirta Danu Kuning mengaliri Tukad Campuan Ubud, Tirta Bantang Anyud mengaliri Tukad Telaga Waja Rendang Karangasem. Selebihnya terdapat Tirta Sah, Tirta Selukat (Ketupat) dan Tirta Pelisan. Di samping itu, terdapat Tirta Mengening untuk pengelukatan, Tirta Pura Jati, Tirta Rejeng Anyar, Tirta Mas

Bungkahsumber air panas Gunung Batur, Tirta Mas Mampeh dan Tirta Perapen. Di sisi lain Ida Bagus Dharmika mengatakan, bagi para petani yang berada di Bali bagian tengah, timur dan utara, Pura Batur ini juga difungsikan untuk memohon kemakmuran dan keselamatan tanaman mereka di sawah. Sungai-sungai, campuhan, kelebusan dan aliran air di sawah-sawah berasal dari sumber air yaitu Danau Batur. Ucapan terima kasih atas karunia-Nya itu para petani, pekaseh, pasedahan sawah senantiasa ngaturan sawinih ke Pura Batur terutama pada saat piodalan yaitu pada Purnama Kadasa. Pada saat-saat tertentu, mereka juga mengadakan upacara mapekelem di Danau Batur. Terkait dengan upaya penyucian Danau Batur, beberapa waktu lalu umat Hindu menggelar prosesi Labuh Gentuh di Danau Batur dengan tujuan untuk mengharmoniskan hubungan manusia dengan alam. Prosesi itu serangkian upacara karya agung Labuh Gentuh, Mendak Toya, Pakelem di Danau Batur dan di puncak Gunung Batur (Danu Kertih). Labuh Gentuh adalah prosesi ritual tawur yang bertujuan untuk memohon keharmonisan alam. Fungsi upacara sesungguhnya mengingatkan umat agar selalu melakukan atau menjaga kelestarian alam. Dalam konteks sekala, umat dididik untuk memelihara alam seperti danau, gunung, hutan dan sumber-sumber air lainnya. (lun)


Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila

MINGGU KLIWON, 15 AGUSTUS 2010

ADA APA Masjid Dekat ’’Ground Zero’’ DENGAN gairah mendukung kebebasan keagamaan, pernyataan Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Jumat (13/8) lalu, menjadi kontroversi pahit dengan mempertahankan pembangunan masjid di dekat lokasi serangan 9/ 11 New York. “Sebagai warga negara, dan sebagai presiden, saya meyakini bahwa umat Muslim memiliki hak yang sama untuk melaksanakan keagamaan mereka seperti orang lain di negara ini,” kata Obama di Gedung Putih, saat dia menjamu berbuka puasa kepada kalangan Muslim. Itu termasuk hak untuk membangun tempat peribadatan dan pusat komunitas pada properti swasta di Manhattan, sesuai dengan undang-undang setempat dan tata cara. Pernyataan tersebut adalah pernyataan pertama Obama mengenai pembangunan pusat peribadatan Muslim dan antaragama di dalam bangunan yang terletak hanya beberapa blok dari tempat serangan 11 September 2001 di New York. Proyek tersebut menarik kecaman tajam dari pihak-pihak yang mengatakan langkah itu melecehkan kenangan 3.000 korban yang tewas dalam serangan tersebut. Obama mengakui bahwa tempat di mana gedung kembar World Trade Center berada masih berdiri sisa-sisa “tempat bersejarah’’, dan bahwa serangan 2001 adalah peristiwa yang sangat traumatis untuk BPM/AFP negara kita. Tetapi dia mengatakan nilai-nilai Amerika menghendaki bahwa semua kelompok keagamaan diperlukan sama dan jujur. ‘’Ini adalah Amerika, dan komitmen kami kepada kebebasan keagamaan hendaknya tidak tergoyahkan. Prinsip bahwa orang dari semua pemeluk keagamaan disambut di negara ini, dan tidak akan diperlakukan berbeda oleh pemerintah mereka, itu adalah penting bagi siapa pun kita,” ujarnya. Dewan kota praja New York telah menyetujui rencana untuk membangun gedung Manhattan menjadi sebuah pusat peribadatan Muslim, dan tempat bagi pertukaran antar-kebudayaan yang disebut “Cordoba House’’. Para pendukung proyek itu mengatakan pihaknya akan membangun hubungan-hubungan antara umat Muslim dengan kelompok-kelompok keagamaan lain. (ant/afp)

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Pilkada Jembrana

JAM MALAM Pasukan keamanan memberlakukan jam malam ketat di Kashmir India, Sabtu (14/8) kemarin. Jam malam di kota besar Srinagar itu, setelah empat orang tewas Jumat lalu dalam rangkaian aksi demonstrasi terhadap kekuasaan New Delhi di wilayah Himalaya yang mayoritas Muslim itu.

Bacabup PDI-P Belum Jelas

BPM/afp

Pasca-empat Warga Kashmir Tewas

India Terapkan Jam Malam Srinagar, India Pasukan keamanan memberlakukan jam malam ketat di Kashmir India, Sabtu (14/8) kemarin. Protes-protes anti-India telah diklaim menewaskan 55 orang selama dua bulan, pada saat wilayah itu memasuki hari libur nasional. Pemerintah meningkatkan jam malam di kota besar Srinagar setelah empat orang tewas Jumat, dalam rangkaian terakhir aksi demonstrasi terhadap kekuasaan New Delhi di wilayah Himalaya yang mayoritas Muslim itu. “Kami telah memberlakukan jam malam di seluru Srinagar untuk memelihara ketertiban hukum dan tatanan,” kata ketua peradilan distrik Meraj Kakroo. Pembunuhan terakhir tiga pelajar remaja dan seorang lelaki 65 tahun - terjadi pada saat warga Kashmir memperingati Jumat pertama bulan puasa Ramadan, di mana sebagian besar Muslim

datang ke mesjid untuk menunaikan salat Jumat. Kematian-kematian terjadi beberapa hari menjelang perayaan hari kemerdekaan India, memperingati berakhirnya kekuasaan Inggris pada 1947. Namun, kalangan separatis memandang hari itu sebagai “hari hitam’’. Srinagar adalah ibu kota musim panas Kashmir India di mana gerilyawan Islam telah berjuang melawan kekuasaan India selama dua dasawarsa lalu. Protes-protes anti-India, yang dimulai ketika seorang pelajar remaja tewas karena serangan gas air mata polisi pada 11 Juni di Srinagar,

membuat kota-kota di Kashmir dan kota-kota lainnya tegang. Mayoritas memprotes tewasnya orang-orang muda dan remaja itu. Setiap kematian telah membentuk apa yang Perdana Menteri Manmohan Singh katakan, siklus kekerasan lainnya. Pembunuhan memicu demonstrasi-demonstasi lanjutan Jumat di seluruh Kashmir, kata polisi. Polisi menambahkan bahwa dalam bentrokan itu 30 petugas keamanan dan 10 warga sipil cedera. Tiga dari mereka dalam “kondisi sangat kritis,” menurut para dokter. Di Srinagar, polisi mengu-

mumkan jam malam dan larangan keras terhadap para pelanggar melalui alat pengeras suara. Pada Jumat, pemimpin separatis berpengaruh Mirwaiz Umar Farooq dibebaskan dari tahanan rumah beberapa pekan oleh penguasa, dan memimpin ribuan warga seluruh Srinagar untuk memprotes penguasa India. Tentara dikerahkan di jalan-jalan Srinagar pada Sabtu pagi untuk memperkuat jam malam setelah kalangan Muslim melakukan ibadah subuh. India dan Pakistan masing-masing menguasai bagian-bagian Kashmir, namun mereka mengklaim menguasai sepenuhnya. Dua negara bertetangga bersenjata nuklir itu terlibat dua kali perang di wilayah itu sejak merdeka pada 1947. (ant/afp)

Negara (Bali Post) Kabar tentang keluarnya rekomendasi calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) PDI-P untuk bertarung dalam Pilkada Jembrana hingga saat ini belum jelas. Padahal keputusan tiket rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan ini sangat dinanti-nanti masyarakat maupun lawan politik. Selain itu, tahapan pilkada sudah mulai dan mendekati tahap pendaftaran calon, tetapi nampaknya partai mayoritas di DPRD Jembrana itu menunggu waktu tepat. Informasi terakhir, pekan ini, para bakal calon bupati (bacabup) yang ikut Rakercabsus akhir tahun lalu dipanggil DPP untuk mengikuti fit and proper test. Bahkan, kasak-kusuk yang muncul sudah muncul pasangan yang ditetapkan melalui rapat pleno yang digelar Jumat (13/8) lalu di DPP. Namun dari awalnya tujuh yang ikut Rakercabsus, hanya lima yang hadir Jumat lalu. Dari kursi bacabup hadir IGM Kartikajaya dan I Putu Artha, sedangkan bacawabup Nyoman S. Kusumayasa, I.B. Birawa, dan I.B. Susrama. Namun ternyata hingga kemarin rekomendasi DPP PDIP ini masih belum jelas. Dua kandidat cabup dari PDI Perjuangan yakni IGM Kartikajaya dan I Putu Artha mengaku belum mengetahui hasil rekomendasi itu. Muncul desas-desus keduanya akan ditandemkan. Sekretaris DPC PDI-P Jembrana, Ketut Sugiasa, yang dimintai konfirmasi Sabtu (14/8) kemarin, mengatakan pihaknya hingga saat ini belum menerima informasi dan keputusan apa pun dari DPP. ‘’Kami juga masih menunggu dan sampai saat ini belum jelas,’’ katanya.

Pihaknya juga menepis adanya desas-desus terkait pasangan kader-nonkader atau sebaliknya. Namun yang pasti keputusan ada di DPP PDI Perjuangan. Di pihak lain, Kartikajaya yang mendaftar dari nonkader ini ditemui kemarin, menandaskan hingga kini pihaknya masih setia menunggu rekomendasi dari DPP. Dapat atau tidak saya siap mental menerima keputusan DPP,’’ ujarnya. Namun jika dirinya ditawari menjadi cawabup pihaknya tidak bersedia. Hal tersebut menurutnya juga sudah disampaikan ke DPP saat dirinya mengikuti fit and proper test. Menurutnya, dia pulang kampung untuk melamar sebagai bupati dan dia tidak pernah melamar menjadi wakil bupati. ‘’Saya pulang Jembrana ingin mengabdi untuk Jembrana dan membagi pengalaman di Jembrana sekaligus ngayah. Jabatan bukan yang utama bagi saya,’’ tandas Kartikajaya yang pernah dilamar menjadi Calon Wakil Wali Kota Binjai dan Cawabup Langkat, Sumatera Utara ini. Di tempat terpisah, kandidat lainnya I Putu Artha yang ditemui di sela-sela acara HUT Kota Negara kemarin, menandaskan pihaknya belum menerima informasi apa pun dari DPP. Sama dengan yang lain, pihaknya masih menunggu. Ketika disinggung soal munculnya wacana paket nonkaderkader yakni IGM KartikajayaArtha, Artha mengatakan tidak mau berandai-andai. ‘’Saya melamar nomor satu (bupati), kalau nomor dua kan nanti kasihan yang melamr nomor dua. Kita harus menyadari, jangan ambil haknya orang lain,’’ ujarnya. (sur)


Edisi 15 Agustus 2010 | Balipost.com