Bali Post
balipost http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
NANGUN SAT KERTHI LOKA BALI ROH PKB XLI PESTA Kesenian Bali (PKB) XLI menjadi pesta kesenian perdana pada Bali Era Baru. Dengan mengusung tema ‘’Bayu Pramana’’ -- Memuliakan Sumber Daya Angin -- PKB ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan Bali dan keberpihakan Bali terhadap budaya dan tradisinya. Visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana pun mengilhami pesta kali ini dan diharapkan menjadi roh pelaksanaan PKB XLI. PKB pertama dalam masa kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster didesain khusus dengan beberapa konsep yang nyata-nyata memberikan ruang terhadap seniman Bali. Momentum penguatan dan pewarisan serta pelestarian budaya Bali ini diharapkan membangkitkan semangat kebersamaan, sinergi serta keseriusan mengawal peradaban Bali. Gubernur Wayan Koster menekankan, PKB juga diharapkan menjadi salah satu ruang mengimplementasikan pelestarian seni budaya yang salah satunya tertuang dalam visi daerah tersebut. ‘’Spirit PKB kita jaga dan kita teruskan untuk memperkuat upaya pelestarian seni budaya kita yang adiluhung dengan menambah pengayaan sesuai perkembangan zaman,’’ ujar Gubernur Bali Wayan Koster kepada Bali Post di Denpasar. Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini mengatakan, materi PKB yang diangkat adalah seni budaya tradisi yang berakar dari kehidupan masyarakat Bali. Dengan demikian, PKB dapat menjadi ajang penggalian, sekaligus menghidupkan dan melestarikan seni tradisi asli Bali. Upaya penyempurnaan ini diharapkan bisa membangun kesadaran masyarakat Bali yang minatnya akan seni budaya semakin
hari semakin berkurang. ‘’PKB ini juga menjadi momentum meningkatkan minat masyarakat untuk membangun seni budaya tradisi yang terlupakan, agar tidak punah,’’ jelasnya. Oleh karena itu, lanjut Koster, PKB akan terus dijaga sebagai event seni budaya bernilai sejarah yang tinggi. Hal itu ditandai dengan dibangkitkannya kembali seni tradisi sebunan berbasis desa adat dalam PKB XLI. Hal. 15 Pelaku IKM
’’Bayu Pramana’’ Tema PKB Ke-41
Angin sebagai Sumber Energi ’ ’ B a y u P ramana ’ ’ (Memuliakan Sumber Daya Angin). Itu tema sentral Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 kali ini. Kalau kita telaah, bayu pramana berasal dari kata bayu dan pramana. Bayu artinya angin, sedangkan pramana berarti kekuatan. Jadi, bayu pramana berarti daya napas kehidupan -- energi yang paling vital yang menghidupi. Ketika dijadikan tema PKB, bayu pramana menjadi sumber daya dalam penciptaan karya seni, baik dalam nada, gerak dan bunyi. Dalam pengertian yang luas, bayu adalah napas kehidupan semesta. Guru Besar IHDN Denpasar Prof. Dr. Nengah Duija mengatakan, bayu adalah salah satu elemen pembentuk alam semesta, baik makrokosmos maupun mikrokosmos. Elemen ini membentuk keseimbangan semesta. Sementara dalam kaitan dengan berkesenian, seni itu adalah wiraga, olah tenaga atau bayu pramana, sehingga memiliki keseimbangan atau mataksu. Secara kosmologi akan menjadi selaras jika bayu ini dikelola dengan sempurna, untuk menjadi spirit mengelola Bali sebagai pulau ber-taksu. Ini relevan dengan visi Gubernur Bali ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’, karena akan membangun Bali secara utuh. ‘’Cuma yang perlu dicermati adalah apakah produk-produk seni yang dit-
ampilkan para seniman di PKB kali ini telah mengimplementasikan bayu pramana itu sebagai roh garapannya? Ini yang perlu kita lihat selama satu bulan ke depan,’’ ujar mantan Rektor IHDN Denpasar ini, Jumat (14/6) kemarin. Sementara itu, dalam konteks pembangunan Bali, tema bayu pramana menarik dimaknai. Tidak hanya dalam bidang pembangunan budaya, tetapi juga dalam kaitan dengan mencari solusi untuk mengatasi persoalan Bali. Sebut misalnya, dalam bidang kelistrikan. Dosen Unhi Dr. Wayan Budi Utama mengatakan, bayu pramana jika diterjemahkan sebagai sumber daya angin, harus ada langkah-langkah konkret untuk memanfaatkannya menjadi sumber energi. Bali tidak mempunyai sumber atau tambang mineral, tetapi punya tenaga angin yang tersedia setiap saat, karena Bali memiliki pantai cukup panjang. Potensi angin yang bergerak dari laut ke gunung, demikian sebaliknya harus bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi Bali. ‘’Ke depan angin harus mampu diolah sebagai sumber energi untuk Bali, sehingga tidak tergantung sepenuhnya pada minyak. Ketergantungan listrik yang diambil dari Jawa,
k e d e pan harus mampu dikurangi dengan cara memanfaatkan tenaga angin sebagai sumber listrik,’’ ujarnya. Lanjut Budi, orang Bali punya budaya atau tradisi membuat pindekan dengan memanfaatkan tenaga angin. Hal ini bisa dikonstruksi dengan teknologi modern sehingga bisa menjadi tenaga listrik. ‘’Balingbaling bisa dikonstruksi untuk memutar turbin yang menghasilkan listrik. Sederhananya seperti itu. Silakan temanteman ahli teknik merancangnya,’’ katanya. Bayu pramana tentu tidak berdiri sendiri. Oleh karena itu, menurut Budi, unsur Panca Mahabhuta Bali harus dirawat dan dikembangkan sehingga tetap lestari dan mampu memberikan kesejahteraan untuk masyarakat. Penguatan Identitas Dalam situasi global saat ini
’’Spirit PKB kita jaga dan kita teruskan untuk memperkuat upaya pelestarian seni budaya kita yang adiluhung dengan menambah pengayaan sesuai perkembangan zaman.’’
yang ditandai oleh pergerakan orang, pergera k a n modal, pergera k a n ideologi y a n g demikian pesat, salah satu cara antisipasinya, menurut Budi Utama, adalah penguatan identitas lokal. Tugas kita bersama adalah melakukan upaya-upaya agar masyarakat Bali memiliki kebanggaan atas budayanya sendiri. Hal.15 Modal Penting
PKB XLI - 2019
Bayu Pramana
Wayan Koster Gubernur Bali
PKBSUMBER XLI -DAYA 2019ANGIN MEMULIAKAN
Bayu Pramana Tak Ikuti Parade Seni
Anggaran : Rp 16 Miliar Materi MEMULIAKAN SUMBER DAYASeni ANGIN : 9 Parade Anggaran RpJenis 16 Miliar : : 38 Bentuk Seni KENDATI Pemprov Bali telah meningkatkan anggaran Pesta Kesenian Bali (PKB) kabupaten/kota, Materi Parade Seni namun : : untuk Pegelaran 79Jenis masih ada kabupaten yang tidak bisa mengikuti penuh tujuh Bentuk 38 Jenismateri parade seni materi pokok Seni PKB. Utamanya beberapa : : 21 Peserta Partisipan yang keseluruhan berjumlah sembilan materi. Yakni gong : Pegelaran 7 Jenisgong kebyar dewasa, gong kebyar anak-anak, kebyar wanita, Luar Negeri : arjaPeserta klasik, drama gong klasik, topeng prembon, semarapeg21 Partisipan : 10 ulingan, janger malampahan, dan lagu daerah Bali. Workshop Kegiatan Luar Negeri Hal. 15 Drama Gong Total : Workshop 10 Kegiatan : Pertunjukan 220 Kegiatan Seni Total : Pertunjukan : Kegiatan Seni Sehari 7220 Kegiatan Seni
Sabtu Ini Jokowi Buka PKB
Digelar Oratorium ’’Bali Padma Bhuwana’’ :
Sehari
PERSIAPAN pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) dilakukan secara detail dan cermat. H-1 pawai dan pembukaan PKB XLI diisi dengan kegiatan geladi, Jumat (14/6) kemarin. Diawali geladi pawai di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Niti Mandala, Renon, Denpasar pada pagi hari.
I Wayan ’’Kun’’ Adnyana
Kemudian dilanjutkan dengan geladi pagelaran oratorium tari ‘’Bali Padma Bhuwana’’ di Panggung Terbuka Ardha Candra Art Center pada pukul 18.00 Wita. Wakil Ketua II Panitia PKB XLI I Gede Arya Sugiartha mengatakan, geladi pawai utama diikuti pengisi acara utama
I Gede Arya Sugiartha
seperti SMKN 3 Sukawati, Gianyar dan ISI Denpasar. Ada pula kontingen luar daerah yang hadir yakni ISBI Tanah Papua serta Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. ‘’Kontingen lain karena keterbatasan pembiayaan tidak bisa hadir, kita akali. Kita sudah datangi mereka, konsep garapannya apa, struktur garapannya kayak apa, bagaimana nanti mereka berdisplai itu kita sudah setting,’’ ujar Rektor ISI Denpasar ini. Tanpa geladi pun, Arya Sugiartha meyakini mereka tetap bisa tampil maksimal. Pawai merupakan satu dari tujuh materi pokok PKB. Materi lainnya adalah parade, lomba, pagelaran, workshop, pameran dan sarasehan. Seluruhnya dikemas dalam tema ‘’Bayu Pramana’’ (Memuliakan Sumber Daya Angin). Tema ini juga mengisyaratkan kepada masyarakat bahwa keindahan bisa dibuat lewat apa saja, termasuk
angin. Lebih jauh, makna yang tersimpan adalah bagaimana angin sebagai salah satu unsur pembentuk alam semesta ini dipelihara dan dilestarikan. Kalau tidak dimuliakan, maka manusia tidak akan bisa hidup nyaman di bumi. ‘’Dari segi visual areal PKB di Taman Budaya akan kita pasang benda-benda seni yang digerakkan oleh energi angin. Ada sunari, pindekan, guwangan. Itu untuk nuansa keindahan yang ditimbulkan angin lewat benda seni,’’ imbuhnya. Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Wayan ‘’Kun’’ Adnyana mengatakan, pelepasan pawai Pesta Kesenian Bali (PKB) XLI, Sabtu (15/6) ini, akan ditandai dengan pemukulan kulkul (kentongan) oleh Presiden RI Joko Widodo. Setelah itu langsung disambut dengan tabuh Ketug Bumi dari ISI Denpasar, yang sekaligus mengiringi maskot PKB ‘’Siwa Nataraja’’ sebagai tanda pawai telah dilepas. ‘’Presiden
dan undangan kehormatan nanti berjalan kaki menuju panggung kehormatan diiringi barisan penari Pendet dan Baris,’’ ujarnya. Awalnya, lanjut Kun, Presiden memang direncanakan menaiki mobil hias saat memasuki panggung kehormatan. Namun rencana itu urung dilakukan karena jarak terlalu pendek. Setelah Presiden menaiki panggung kehormatan dan duduk, para penari Pendet dan Baris akan langsung menari. Total ada 100 penari Pendet dan 100 penari Baris dari SMK Negeri 3 Sukawati, Gianyar. ‘’Setelah itu baru acara dimulai. Gubernur terlebih dulu menyampaikan laporan ucapan selamat datang, setelah itu sambutan Presiden kemudian membuka dan melepas pawai PKB,’’ imbuhnya. Hal. 15 Disiplin Waktu
7 Kegiatan Seni
PKB PKBXLI XLI -- 2019 2019
BayuPramana Pramana Bayu
MEMULIAKANSUMBER SUMBERDAYA DAYA ANGIN ANGIN MEMULIAKAN
Anggaran
:
Rp 16 Miliar
Rp 16 Miliar 9 Parade Seni 938 Parade Seni Jenis 38 Jenis 7 Jenis Partisipan 721 Jenis Luar Negeri 21 Partisipan : Workshop 10 Kegiatan Luar Negeri Total : : 10 Kegiatan Workshop Pertunjukan 220 Kegiatan Seni Total : Sehari 7 Kegiatan Seni : Pertunjukan 220 Kegiatan Seni : Sehari 7 Kegiatan Seni Anggaran Materi Materi Bentuk Seni Bentuk Seni Pegelaran Peserta Pegelaran Peserta
:: :: :: :: :
2
Sabtu Umanis, 15 Juni 2019
PGRI Bali dan PGRI Denpasar Dukung Pemilihan Siswa dan Guru Ajeg Bali P E N G U R U S Provinsi PGRI Bali dan Pengurus Cabang Kota PGRI Denpasar mendukung program Kelompok Media Bali Post (KMB) mengadakan pemilihan Siswa Ajeg Bali (SAB) dan Guru Ajeg Bali (GAB) 2019. PGRI Bali dan PGRI Denpasar meminta pihak sekolah menyiapkan diri dan mengirimkan siswanya guna menjadi peserta terbaik di ajang bergengsi tersebut. Dikonfirmasi Jumat (14/6) kemarin, Ketua Pengurus Provinsi PGRI Bali Dr. Drs. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. menegaskan, pemilihan SAB dan GAB sudah disosialisasikan juga ke semua pengurus cabang di Bali. Sebab, sebagian pengurus PGRI juga adalah kepala sekolah di daerah. Untuk itu, dia minta guru di Bali yang
memiliki kompetensi dalam ajeg Bali mengikuti pemilihan GAB. Demikian juga sekolah juga diminta mengirimkan dutanya ke ajang ini karena bertujuan mulia yakni mengajegkan Bali dan membentuk SDM Bali yang cerdas dan berkarakter. “Ini pas dengan visi Gubernur Bali Wayan Koster, Nangun Satkerthi Loka Bali,” ujarnya. Aryasuda yang juga Kepala SMP PGRI 2 Denpasar ini menambahkan, pihaknya sudah menyeleksi siswa terbaiknya untuk mengikuti SAB. Bahkan juga tiga guru favoritnya yang menguasai kompetensi ajeg Bali. Ia tidak memasang target di ajang ini, namun berjanji memberikan yang terbaik untuk Bali. Sebab SAB dan GAB ini selaras dengan visi SMP PGRI 2 Denpasar sebagai sekolah berwawasan budaya dan lingkungan. Bahkan sekolahnya memiliki tiga program unggulan yakni Gebyar Budaya, Grisda Art Competition dan Colaboration Camp. “Bali Post mengajegkan Bali, sekolah menjalankannya,” tegasnya. Hal serupa juga diungkapkan Ketua PGRI Drnpasar Drs. I Nyoman Winata, M.Hum. Ia menegaskan, pemilihan SAB dan GAB selaras dengan program Cabang Kota PGRI Denpasar dan visi Denpasar sebagai kota berwawasan budaya. Bahkan, sekolah PGRI lebih awal memberlakukan Rahina Mabasa Bali. Winata juga minta guru
FIGUR Zona Merah Rabies HINGGA Juni 2019, kasus positif rabies di Bali pada anjing tercatat 115 kasus. Jumlah ini terbanyak terjadi di Kabupaten Karangasem, sebanyak 32 kasus, Bangli sebanyak 26 kasus dan Buleleng sebanyak 16 kasus. Oleh karena itu, tiga kabupaten ini masuk ke dalam zona merah untuk kasus rabies di Bali. Sementara untuk zona hijau atau tidak ditemukan kasus lebih dari setahun adalah Kota Denpasar dan Nusa Penida. ‘’Untuk Kota Denpasar tidak terjadi kasus rabies pada anjing selama tiga tahun berturut-turut. Sementara untuk Nusa Penida sudah selama lima tahun. Dua daerah ini masuk dalam zona hijau. Sementara kabupaten sisanya masuk dalam zona kuning kecuali Tabanan yang mulai ke hijau karena selama tahun 2019 belum ada kasus positif,” ujar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali Wayan Mardiana, Jumat (15/6) kemarin. Menurutnya, ada banyak faktor yang mempengaruhi tingginya kasus positif rabies pada anjing di Kabupaten Bangli, Karangasem, dan Buleleng. Pertama, sasaran vaksinasinya kurang dari 90 persen. Masih rendahnya cakupan vaksinasi ini karena topografi ke tiga kabupaten itu berbukit-bukit, sehingga menjadi kesulitan bagi petugas untuk menangkap anjing liar maupun diliarkan untuk divaksin. Kedua, kesadaran masyarakat untuk memelihara anjingnya dengan baik seperti mengikat dan mengandangkannya masih rendah. Sebagian besar populasi anjing masih diliarkan sehingga rentan terkena virus rabies. Sementara untuk Denpasar yang masuk dalam zona hijau atau tidak ada kasus selama lebih dari satu tahun, dikarenakan cakupan vaksinasi di atas 90 persen, masyarakat juga sudah banyak yang sadar untuk tidak meliarkan anjing peliharaannya. ‘’Diharapkan nanti seluruh masyarakat yang ada di Bali memiliki kesadaran untuk tidak meliarkan anjingnya dan rutin memberikan vaksin,’’ ujarnya. Mengenai kesadaran masyarakat Bali untuk tidak meliarkan anjingnya, kata dia, secara umum ternyata masih cukup rendah. Dari prediksi populasi anjing tahun 2019 sebanyak 579.000 ekor, ternyata 70 persen di antaranya termasuk anjing peliharaan yang diliarkan oleh pemiliknya, 15 persen anjing liar dan hanya 15 persen yang dipelihara dengan baik dalam artian tidak diliarkan. Oleh karena itu, selain terus menerus memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak meliarkan anjingnya, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali juga menaikkan target cakupan vaksinasi massal. Jika dulu targetnya 70 persen dari prediksi populasi, maka tahun 2019 ini menjadi 95 persen. (san)
AGENDA PKB XLI-2019 Sabtu, 15 Juni 2019 Pukul : 14.00 Wita Tempat : Depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon Kegiatan : Pelepasan Pawai PKB XLI Tahun 2019 Pukul : 18.00 Wita Tempat : Kalangan Madya Mandala Kegiatan : Tabuh-tabuh Semara
Topik : PESTA
Pegulingan SMKN 4 Bangli
Pukul : 20.00 Wita Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra Kegiatan : Pembukaan PKB XLI Tahun 2019 Pagelaran Oratorium Tari “Bali Padma Bhuana” ISI Denpasar
KESENIAN BALI 2019
di Denpasar yang memiliki kompetensi dalam ajeg Bali mengkuti pemilihan ini. Ia berharap guru dan siswa Denpasar mendominasi pemenangnya. Ketua Panitia Pemilihan SAB dan GAB Made Sueca menambahkan, pendaftaran peserta pemilihan SAB dan GAB sudah dimulai 27 Mei lalu hingga 17 Juli 2019. Peserta cukup mengirim data diri, dokumen prestasi akademis dan non-akademis serta memiliki salah satu kompetensi bidang budaya Bali. Pendaftaran bisa dilakukan lewat online di siswaajegbali@gmail.com,guruajegbali@ gmail.com. atau lewat medsos dan membawa langsung ke Sekretariat Bali Post Jalan Kepundung 67 A Denpasar (0361) 225764. (sue)
Bali Post/eka
GELADI - Sejumlah siswa menari saat geladi pawai Pesta Kesenian Bali (PKB) 2019 di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Denpasar, Jumat (24/6) kemarin.
PPDB 2020 Diusulkan Terapkan Pola Zonasi dan Nilai UN Denpasar (Bali Post) – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini sudah dipastikan menggunakan pola zonasi tanpa menggunakan nilai Ujian Nasional (UN). Kondisi ini dinilai kurang tepat bila diterapkan pada daerah yang jumlah sekolahnya belum memadai, seperti Denpasar. Mengacu pada persoalan tersebut, kini mengemuka usulan agar PPDB tahun 2020 mendatang kembali menggunakan nilai UN yang dipadukan dengan zonasi. Hal ini ditegaskan anggota DPRD Denpasar I Wayan Warka, S.H., Jumat (14/6) kemarin. Warka melihat kondisi Denpasar yang jumlah sekolahnya belum merata memicu persoalan di bawah. Dengan pola yang diterapkan saat ini, dikhawatirkan banyak siswa yang pintar secara akademik tidak tertampung di sekolah negeri. Warka mengatakan, siswa yang memiliki nilai UN tinggi sepertinya tidak berfungsi apa-apa. Mengingat, untuk mendapatkan sekolah (SMP) tidak lagi menggunakan nilai UN, tapi hanya berdasarkan jarak (zonasi) dan kecepatan untuk mendaftar. “Tolok ukurnya tidak jelas. Kalau dulu kan bisa menggunakan nilai UN. Jadi, siswa yang tidak diterima bisa paham karena nilai UN-nya kecil. Sekarang
kan tidak ada acuan yang jelas, kecuali bisa cepatcepatan dalam mendaftar,” katanya. Selain mengembalikan pola penerimaan siswa baru dengan nilai UN dan zonasi, pemerintah juga diminta mulai merencanakan untuk membangun sekolah di kawasan Denpasar Timur. Karena selama ini siswa yang berada di Denpasar Timur, seperti Kesiman Kertalangu dan sekitarnya tidak memiliki sekolah yang dekat. Ini artinya masih ada beberapa daerah yang tidak ter-cover oleh sekolah. “Kalau daerahnya sudah mencukupi untuk menampung tamatan di bawah, saya kira tidak ada persoalan menerapkan sistem zonasi,”
Bali Post/dok
PPDB - Beberapa siswa dan orangtua siswa melihat pengumuman PPDB. Untuk PPDB 2020 tahun depan, diusulkan agar menerapkan zonasi dan nilai UN. jelasnya. Sebelumnya, Kepala Disdikpora Denpasar I Wayan Gunawan mengatakan, sistem PPDB kali ini memang sudah menjadi amanat pusat. PPDB tidak lagi menggunakan nilai UN, tapi harus men-
gacu pada ketentuan yang diterapkan pusat. “Sistem ini juga sempat dikeluhkan Sekda Kota Denpasar secara langsung di pusat. Tapi harus kita terapkan juga,” ujarnya usai sosialisasi PPDB dengan jajaran Komisi IV di DPRD
Denpasar, beberapa waktu lalu. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965
Bekraf RI Gelar Diskusi KaTa Kreatif
Denpasar Masuk Nominasi Kota Kreatif Indonesia
BADAN Ekonomi Kreatif (Bekraf) Republik Indonesia pada Tahun 2019 memetakan kota dan kabupaten (KaTa) kreatif di Indonesia. Terdapat 52 kabupaten/kota di Indonesia yang telah masuk dalam seleksi dan Kota Denpasar masuk dalam 10 besar KaTa Kreatif Indonesia. Kriteria penilaian dilakukan lewat diskusi kelompok terpumpun KaTa Kreatif di Kota Denpasar, Jumat (14/6) kemarin. Diskusi kelompok yang dipimpin Direktur Fasilitasi Infrastruktur Fisik Bekraf RI Selliane Ishak ini dihadiri langsung Wali Kota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Ketua Dekranasda Kota Denpasar Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra, BKRAF Denpasar serta OPD terkait Pemkot Denpasar. Dalam pemaparannya, Direktur Direktur Fasilitasi Infrastruktur Fisik Bekraf RI Selliane Ishak mengatakan, Bekraf Indonesia telah mengeluarkan program Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I). Kedeputian Infrastruktur Bekraf telah menurunkan Tim PMK3I dan Tim Asesor untuk melakukan self assessment guna menentukan subsektor ekonomi kreatif (ekraf) apa yang akan menjadi potensi unggulan. Sementara dijelaskan KaTa telah menseleksi 52 kota/kabupaten, yang dipilih 23 serta menseleksi kembali 10 besar kota/ kabupaten yang masuk nominasi. Salah satu dari 10 besar tersebut masuk Kota Denpasar. “Penilaian ini murni dilakukan dari tim penilai yang meliputi dari asosiasi dan subsektor,”
ujarnya. Dari 10 nominasi ini akan diseleksi kembali dan akan menetapkan empat Kota Kreatif. Kota Denpasar telah memilih subsektor unggulan yakni fashion. Menurut Silliane Ishak, Wali Kota Rai Mantra sangat luar biasa dalam program pembangunan visi terkait ekonomi kreatif. “Saya melihat program Wali Kota Denpasar di bidang ekonomi kreatif sangat visioner dan didukung oleh masyarakat dan sektor lainnya serta akademisi dan pebisnisnya. Sementara itu, Wali Kota Rai Mantra mengatakan sangat mendukung visi dari proyek perubahan untuk mewujudkan ekonomi kreatif sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi Kota Denpasar, dalam hal ini subsektor fashion. Menurut Rai Mantra, program ekonomi kreatif Denpasar telah membentuk serta mendorong adanya pembentukan startup tidak saja pada subsektor yang ada, namun juga mendorong sekaa teruna di setiap banjar dalam program ini. Kami berharap dalam dorongan pembentukan startup ini nantinya dapat memberikan mereka untuk terus berproduksi lewat bantuan-bantuan modal usaha. Di samping itu, dorongan program juga dilakukan lewat lomba Wirausaha Muda Denpasar (WMD) yang telah melahirkan puluhan WMD setiap tahunnya dan diberikan insentif untuk mengikuti pelatihan di rumah perubahan Rhenal Kasali. Rai Mantra menambahkan, saat
BERSAMA - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Ketua Dekranasda Kota Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra, BKRAF Denpasar serta OPD terkait di Pemkot Denpasar berfoto bersama dengan Direktur Fasilitasi Infrastruktur Fisik Bekraf RI Selliane Ishak, Jumat (14/6) kemarin. ini Denpasar yang sangat menonjol bagi usaha-usaha yang digeluti insan muda yakni dalam bidang kuliner dan fashion. Tidak hanya pada food dan fashion, pihaknya juga telah mendorong kreativitas motor custom yang digeluti salah satu anak muda Denpasar, serta telah mampu bersaing dengan builder-builder ternama di Amerika dan Jepang. Pihaknya juga telah memunculkan secara bertahap seluruh komunitas-komunitas yang ada di Kota Denpasar, dan telah merancang sebuah musyawarah
pembangunan untuk komunitas yang nantinya mampu mengangkat talenta mereka dan ingin mengetahui kebutuhan-kebutuhan para komunitas. Beberapa coworking space akan segera garap, di samping telah memiliki Rumah Kemasan Denpasar, serta memfasilitasi peneliti muda Denpasar yang telah mampu meraih prestasi di tingkat internasional. “Saya yakin Denpasar akan bisa mewujudkan visi sebagai Kota Kreatif. Salam kreatif dari Kota Denpasar, dan selalu kreatif,” tegasnya. (ad334)
Sabtu Umanis, 15 Juni 2019
BADUNG
3
Waduk Muara Nusa Dua akan Jadi Kawasan Wisata
WADUK Muara Nusa Dua merupakan waduk muara yang pertama kali dibangun di Indonesia yakni pada 1996 silam. Tujuan awalnya menyediakan air baku. Tetapi kini fungsinya berkembang dengan adanya proyek rehabilitasi, peningkatan, dan penataan kawasan wisata di waduk tersebut. Ke depan, di Waduk Muara Nusa Dua akan ditata sebagai kawasan wisata.
Bali Post/rin
MEMANTAU PROYEK - Presiden Joko Widodo memantau proyek rehabilitasi, peningkatan, dan penataan kawasan wisata Waduk Muara Nusa Dua, Jumat (14/6) kemarin.
Presiden RI Joko Widodo saat kunjungan kerjanya di Waduk Muara Nusa Dua di Jalan By-pass Ngurah Rai, Jumat (14/6) kemarin mengungkapkan, waduk muara tersebut luasnya 35 hektar. Waduk ini menjadi sumber air baku untuk Denpasar, Benoa, Nusa Dua dan bandara. Jokowi menyatakan, proyek rehabilitasi, peningkatan, dan penataan kawasan wisata Waduk Muara kini sudah berjalan 80 persen. Proyek ini ditargetkan rampung Desember mendatang. Sejauh ini dari sisi pengerjaan dinilainya sudah rapi. ‘’Nanti di kanan-kiri akan ada kayak resto, kafe, gitu. Ya dong, kalau bisa fungsinya tidak hanya air baku. Bisa untuk wisata, bisa untuk resto ya bagus,’’ imbuhnya didampingi Gubernur Bali Wayan Koster. Dalam kunjungan kerja tersebut, Ibu Negara Iriana Joko Widodo juga turut hadir. Sementara itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, sejak dibangun 1996 hingga tahun lalu, Waduk Muara Nusa Dua belum pernah direhabilitasi. Waduk ini memiliki kapasitas 700 ribu meter kubik, namun terus berkurang
sehingga hanya mampu mensuplai 300 liter per detik. ‘’Dengan sekarang dikeruk, diperbaiki, ini akan meningkatkan menjadi 500 liter per detik untuk Denpasar, Benoa, Nusa Dua dan sekitar bandara,’’ ujarnya. Menurut Basuki, anggaran yang digelontorkan untuk rehabilitasi mencapai Rp 205 miliar. Pascarehabilitasi baru dilakukan penataan untuk bisa menjadi kawasan wisata. Ide ini muncul saat dirinya datang ke waduk muara tersebut dua tahun lalu, ada banyak masyarakat yang memancing di sini. Namun kondisi waduk penuh dengan eceng gondok dan kumuh oleh sampah. Saat ini air waduk sudah dikelola PDAM. Jika nanti sudah menjadi kawasan wisata, bisa dikelola oleh Pemprov Bali. Basuki yang juga Ketua Umum PB PODSI itu bahkan berencana menggelar lomba dayung di Waduk Muara Nusa Dua. Kendati demikian dia menegaskan, fungsi utama waduk tetap untuk mensuplai kebutuhan air baku. ‘’Kebutuhan air baku di Bali terus meningkat. Saat ini sudah ada empat bendungan, dan akan dibangun dua bendungan lagi untuk air baku,’’ jelasnya. (kmb32)
Kantor Imigrasi Terapkan ”Autogate”
Mangupura (Bali Post)Guna meningkatkan pelayanan keimigrasian di Bandara Ngurah Rai, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai mulai menerapkan autogate. Ini merupakan sarana untuk mempermudah proses pemeriksaan keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Ngurah Rai, terutama keimigrasian terhadap WNA maupun WNI. Pengadaan perangkat autogate di TPI Ngurah Rai merupakan salah satu bentuk kerja sama yang terjalin antara pihak Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai dengan PT Angkasa Pura I. Menurut Kepala Kantor
Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai Amran Aris, autogate tersedia bagi WNI di terminal kedatangan dan keberangkatan. Sementara bagi WNA, fasilitas ini hanya tersedia di terminal keberangkatan. ‘’Jumlah autogate yang tersedia di TPI Ngurah Rai adalah sebanyak enam unit di terminal kedatangan dan 10 unit di terminal keberangkatan,’’ katanya saat ditemui di selasela pengecekan pengoperasian autogate di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, Jumat (14/6) kemarin. Diungkapkannya, saat ini pemeriksaan keimigrasian dengan pengambilan sidik jari
dan foto wajah telah diterapkan kepada seluruh WNA yang masuk ke Indonesia melalui TPI Ngurah Rai. Sehingga, kata Amran pada saat keberangkatan mereka dapat menggunakan fasilitas autogate. Diakuinya, untuk proses pemeriksaan keimigrasian di terminal kedatangan internasional dengan pengambilan foto wajah dan sidik jari memerlukan waktu sekitar 35 sampai 60 detik per penumpang. Sedangkan pemeriksaan Keimigrasian terhadap penumpang di Terminal Keberangkatan Internasional dengan menggunakan autogate hanya memerlukan waktu sekitar 35 hingga
45 detik per penumpang. Penyediaan autogate bagi WNA merupakan salah satu bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat yang diharapkan mampu mengurangi penumpukan antrean penumpang karena dapat mempersingkat waktu yang diperlukan untuk melakukan pemeriksaan keimigrasian. Dengan berkurangnya penumpukan antrean penumpang dapat meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Keimigrasian di TPI Ngurah Rai yang akan berdampak baik terhadap citra pariwisata Indonesia di mata dunia, khususnya pariwisata Bali.
Sementara Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi Hajar Aswad menjelaskan, penerapan autogate, sesuai dengan surat edaran dari Dirjen imigrasi untuk tertanggal 30 April 2019. Sedangkan masa sosialisasi sudah dilakukan selama satu bulan sejak dikeluarkannya surat edaran. Autogate di terminal keberangkatan baru bisa digunakan untuk 12 negara, yakni Brunei Darusalam, Kamboja, Laos, Timur Leste, Malaysia, Myanmar, Philipina, Singapura, Thailand, Vietnam, Australia, New Zealand. ‘’Di Indonesia penggunaan autogate ini baru pertama kali diterapkan,’’ ujarnya. (kmb23)
Bali Post/edi
AUTOGATE - Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai Amran Aris (tengah) bersama jajaran saat mengecek pengoperasian autogate di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, Jumat (14/6) kemarin.
Selama Lebaran, Penumpang di Terminal Mengwi 58.354 Orang Mangupura (Bali Post) – Ribuan armada bus tercatat masuk ke Terminal Mengwi, Badung selama perayaan Idul Fitri. Berdasarkan catatan, terminal tipe A ini telah melayani sedikitnya 58.354 penumpang, baik yang datang maupun yang berangkat. Puluhan ribu penumpang ini diangkut menggunakan 2.356 bus. Koordinator Terminal Tipe A Mengwi Cok Agung Suarmaya mengatakan, tahun 2018 penumpang yang berangkat 33.545 orang dan yang datang 23.887 orang. Sedangkan tahun ini jumlah penumpang yang berangkat dari terminal tipe A satu-satunya di Bali ini sebanyak 37.110 orang, sedangkan yang datang justru hanya 21.244 orang. Artinya, yang berangkat mengalami peningkatan, sedangkan yang datang justru turun. ‘’Secara keseluruhan, Terminal Mengwi selama arus mudik dan balik Lebaran melayani sebanyak 58.354 penumpang dengan total 2.356
armada. Data ini meningkat kalau dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yakni 57.432 penumpang dengan total 2.500 armada,’’ ujar Agung Suarmaya, Jumat (14/6) kemarin. Menurutnya, Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2019 resmi berakhir pada H+7 atau pada Kamis (13/6) lalu. Pihaknya memperkirakan kedatangan penumpang dari luar daerah masih akan terus terjadi dalam sepekan ke depan. ‘’Kalau melihat trennya sepertinya masih banyak yang akan datang. Contoh pada H+7 itu tercatat penumpang yang datang mencapai 3.045 orang. Jadi, kami memperkirakan jumlah kedatangan penumpang masih akan terjadi dalam seminggu ini,’’ katanya. Disinggung soal pengamanan, Suarmaya memastikan tetap mengoptimalkan petugas keamanan di dalam terminal. ‘’Kami kan punya petugas keamanan di dalam. Petugas ini yang kami maksimalkan,’’ jelasnya. (kmb27)
Bali Post/eka
TEMINAL - Sejumlah penumpang di Terminal Mengwi menunggu bus AKAP yang akan ditumpangi menuju daerah masing-masing.
Terlibat Kasus Narkoba
Pasutri Dibekuk Polisi
ANGGOTA Satresnarkoba Polresta Denpasar menangkap pasangan suami istri (pasutri) berinisial Si (40) dan Bm (46) di Jalan Kargo Permai, Denpasar Utara, Rabu (12/6) lalu. Mereka diduga pengedar narkoba. Polisi menyita barang bukti berupa satu paket sabu-sabu (SS). Informasi diperoleh Bali Post, Jumat (14/6) kemarin, penangkapan tersebut dilakukan polisi sekitar pukul 15.00 Wita. Penangkapan pasutri yang beralamat tak jauh dari TKP ini, berawal dari informasi dari masyarakat akan ada transaksi narkoba di TKP. ‘’Berdasarkan informasi itu dilanjutkan dengan penyelidikan dan pemantauan di sekitar TKP,’’ kata sumber. Saat melakukan pengintaian, datang pasutri tersebut dengan gerak-gerik mencurigakan. Sebelum beranjak dari TKP, polisi langsung menangkapnya dan dilanjutkan dengan penggeledahan. Polisi menemukan satu paket SS seberat 0,28 gram. Atas perbuatannya tersebut, Si dan Bm dibawa ke Mapolresta Denpasar. Berselang beberapa jam kemudian, polisi menangkap pengedar narkoba WA (37), di tempat tinggalnya di Jalan Raya Kuta, Gang Sadasari. Setelah menangkap pelaku, petugas melakukan penggeledahan. Hasilnya disita tiga paket SS seberat 2,18 gram. Kasatresnarkoba Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut. ‘’Nanti saja dirilis. Kebetulan sekarang lagi sibuk,’’ tegasnya. (kmb36)
Bupati Giri Prasta Terima Audiensi Pengurus Yayasan Bakti Pertiwi Jati
Wujud Komitmen Melindungi Situs-situs Kuno di Bali BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta sangat berkomitmen untuk menjaga Bali dan warisan leluhur, terutama situs-situs kuno yang ada di Bali. Hal ini ditegaskan Bupati Giri Prasta saat menerima audiensi Yayasan Bakti Pertiwi Jati (BPJ), Jumat (14/6) kemarin, di Rumah Jabatan Bupati Badung, Puspem Badung. Dalam audiensi tersebut, Bupati Giri Prasta menyampaikan apresiasi dan mendukung Yayasan BPJ atas komitmennya menjaga peninggalan dan tetamian para leluhur orang Bali sehingga tetap utuh hingga saat ini. ‘’Semoga apa yang dilaksanakan Yayasan BPJ
bisa terwujud dan kami dari Pemerintah Kabupaten Badung akan men-support penuh di dalam pelaksanaannya,’’ ujar Bupati Giri Prasta. Giri Prasta juga berharap Yayasan BPJ bisa memberikan pendampingan kepada Dinas Kebudayaan dalam kegiatan restorasi pura yang merupakan cagar budaya, sehingga apa yang menjadi warisan budaya bisa dipertahankan tanpa mengubah struktur awal bangunan. ‘’Sebelum dilakukan perbaikan pura, diharapkan Yayasan BPJ bersama dengan Dinas Kebudayaan melakukan pengecekan dan pendataan, apakah pura tersebut termasuk cagar
budaya atau tidak,’’ tegas Bupati. Sementara itu, seniman Bali yang tergabung dalam Grup Celekontongmas yang juga pengurus Yayasan BPJ I Nyoman Ardika atau yang lebih familiar dikenal dengan nama Wayan Agus Golden Sengap menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung, terutama kepada Bupati yang telah memberikan dukungan penuh kepada Yayasan BPJ, sehingga dapat menggelar pameran BPJ yang pertama. Dijelaskannya, yayasan ini didirikan oleh panglingsir Puri Kesiman dengan tujuan untuk melindungi keberadaan situs-situs kuno
yang ada di Bali. ‘’Untuk pelaksanaan kegiatan ini kami dibantu oleh Pemkab Badung Rp 75 juta. Terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah mensupport dan mendukung penuh pelaksanaan pemeran perdana kami,’’ ucapnya. (ad326) AUDIENSI Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menerima audiensi Yayasan Bakti Pertiwi Jati, Jumat (14/6) kemarin di Rumah Jabatan Bupati, Puspem Badung.
info seremonial
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Sabtu Umanis, 15 Juni 2019
Satria Terima Kunjungan Tiga DPRD Luar Daerah Dhania Serah Terimakan Jabatan Kepala SMPN 4 Denpasar kepada Wiastra
WAKIL Ketua Komisi III DPRD Badung I Nyoman Satria, Jumat (14/6) kemarin menerima tiga kunjungan DPRD luar daerah, yakni DPRD Kota Batu, DPRD Kota Balikpapan dan DPRD Kabupaten Kediri. Saat menerima kunjungan, Satria didampingi Kepala Dinas Kesehatan Badung dr. Gede Putra Suteja dan Direktur Teknik PDAM Tirta Mangutama I Wayan Suyasa. Sekretaris Komisi C DPRD Kabupaten Kediri H.M. Maskur Lukman mengatakan, kedatangannya ke Badung bersama rombongan ini melakukan konsultasi terkait optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). ‘’Terima kasih kami sudah diterima di Kabupaten Badung dengan baik,’’ katanya. Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Thohari Aziz mengatakan, Balikpapan tidak jauh berbeda dengan Badung yakni mengandalkan pendapatan dari sektor pajak hotel dan restoran (PHR). Maka dari itu, pihaknya
ke Badung ingin belajar terkait kesehatan pariwisata. ‘’Pengelolaannya seperti apa, manfaatnya bagi pariwisata seperti apa. Kita kan sama dengan Badung juga mengandalkan pariwisata,’’ ujarnya. Sementara itu, Katarina Dian, Ketua Bapemperda Kota Batu, memaparkan Kota Batu merupakan pecahan dari Malang. Potensi pariwisata di Kota Batu yakni pertanian buah apel, bunga serta sayuran. ‘’Kota Batu ini sama dengan Swiss kecil,’’ ungkapnya. Satria menjelaskan pendapatan daerah Badung mengandalkan sektor pariwisata. 15 persen Pajak Hotel dan Restoran (PHR) dari sektor pariwisata disisihkan ke enam kabupaten lain di Bali. Sementara untuk kesehatan di sektor pariwisata, pihaknya mengatakan sudah banyak dikelola swasta karena sifatnya tidak terlalu urgen. Namun, jika dibutuhkan Pemerintah Kabupaten Badung akan mendukung. Saat
BERKUNJUNG - DPRD Kota Batu, DPRD Kota Balikpapan, dan DPRD Kabupaten Kediri saat berkunjung ke DPRD Badung, Jumat (14/6) kemarin. Kehadiran rombongan wakil rakyat ini diterima Wakil Ketua Komisi III DPRD Badung I Nyoman Satria.
ini puskesmas di Badung sudah dipenuhi dengan fasilitas dan sumber daya manusia yang memadai. ‘’Sekarang kan mereka (wisatawan - red) biasanya sudah datang langsung ke Sanglah atau rumah sakit swasta. Jadi sudah memadai,’’ tutur politisi asal Mengwi ini. Kepala Dinas Kesehatan dr. Putra Suteja menambahkan, di bidang kesehatan, Kabupaten Badung telah mendapatkan Universal Health Coverage (UHC) JKN-KIS Award 2018. Artinya seluruh masyarakat Badung sudah dijaminkan ke JKN. ‘’Seluruh masyarakat Badung sudah memiliki KIS yang dibayarkan Pemkab. Kemudian Badung menambah Kartu Badung Sehat (KBS). Hal-hal yang tidak dibiayai KIS di-cover KBS,’’ paparnya. Puskesmas di seluruh Badung, lanjutnya, juga sudah diberikan ambulans desa oleh pemerintah. Di bidang social, masyarakat diberikan santunan penunggu pasien Rp 200 ribu per hari maksimal Rp 5 juta dalam satu tahun. ‘’Lansia di atas 72 tahun juga kami berikan santunan sebesar Rp 1 juta setiap bulan. Kami juga akan membuat rumah sehat lansia yang juga akan menjadi wisata lansia,’’ katanya. Direktur Teknik PDAM Tirta Mangutama Badung I Wayan Suyasa menambahkan, PDAM Badung memiliki sumur dalam 30, 14 sumber mata air dan 2 pengolahan air permukaan. Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, lebih banyak di Badung Selatan karena merupakan pusat pariwisata. ‘’Kalau mata air untuk subak, sementara pariwisata itu dipenuhi PDAM. Dari kegiatan PDAM Tirta Mangutama, kami bisa menyumbang PAD sebesar Rp 19 miliar di tahun 2018,’’ imbuhnya. (ad0321)
Sukses Raih Sejumlah Prestasi Nasional
JABATAN Kepala SMPN 4 Denpasar kini dipegang I Nyoman Wiastra, S.Pd., M.Pd. menggantikan Drs. I Wayan Dhania, M.Pd. Acara pisah-kenal dengan Komite SMPN 4 Denpasar dilakukan Jumat (14/6) kemarin di ruang multimedia. Dhania kini menjadi guru di sekolah tersebut, sedangkan Wiastra sebelumnya menjadi Wakasek di SMPN 2 Denpasar. Dhania bahkan memecahkan rekor sebagai kepala sekolah (kasek) terlama di SMP di Denpasar yakni selama 24 tahun. Dhania pun memaparkan kondisi tersebut bukan karena kehendaknya, namun karena sistem. Dia sejak lima tahun lalu sudah mengundurkan diri sebagai kasek, namun belum bisa direalisasikan karena aturan belum jelas. Sebab, untuk mutasi kasek minimal memenuhi tiga rekomendasi yakni dari Disdikpora Kota Denpasar, komite dan dewan pendidikan. Dengan dikerluarkannya Permendikbud No. 51/2018 yang mengatur soal tenaga kependidikan, PPDB dan lainnya, mutasi kasek harus dilakukan mulai 2019. Kasek yang umurnya lebih dari 56 tahun tak boleh diangkat lagi. Termasuk kasek yang menjabat dua periode harus dimutasi ke sekolah yang levelnya lebih rendah. Dhania pun menyerahkan lima dokumen, termasuk soal keuangan dengan dana sisa Rp 650 juta. ‘’Syukur ada sisa dana, dengan maksud mengantisipasi jika dana pusat terlambat datang,’’ ujarnya. Dhania berterima kasih selama 24 tahun dia bersama jajarannya dibantu komite banyak membantu pembangunan sarana gedung. Berkat perjuangan Komite SMPN 4 Denpasar yang dipimpin I Made Puja, S.T., M.T. bisa membangun
KASEK BARU - Kepala SMPN 4 Denpasar yang baru, Nyoman Wiastra, berfoto bersama Wayan Dhania dan pengurus Komite SMPN 4 Denpasar. 35 unit gedung baik RKB, lab bahasa, lab IPA, perpustakaan dan gedung UKS. Dia mengakui semua pembangunan fisik sudah tuntas dan kini memiliki kantin permanen tujuh lokal dan 30 toilet. Dhania sukses mengantarkan SMPN 4 Denpasar meraih berbagai predikat nasional. Di antaranya sebagai juara I Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional, juara I Wawasan Wiyata Mandala, Tri Hita Karana, Sekolah Antikorupsi, Bebas Rokok dan Narkoba, juara I Sekokah Sehat se-Bali dan juara II Pengelola Perpustakaan Nasional. Kini SMPN 4 Denpasar menjadi sekolah model dan menuju sekolah rujukan nasional. Prestasi siswanya juga go national dan international di akademis dan non-akademis. Sementara itu, Wiastra adalah warga Padangsambian yang juga alumni SMPN 4 Denpasar. Meraih sertifikat Cakep tahun 2013, sejak 8 Juni 2019 dilantik
menjadi Kepala SMPN 4 Denpasar. Karena belum pernah menjadi kasek, dia dengan rendah hati mengatakan akan banyak belajar dari Wayan Dhania dan guru lainnya. Kepada komite, dia mengajak terus menjalin kerja sama untuk menjadikan SMPN 4 Denpasar sebagai sekolah berkualitas dan berprestasi. Tugas di depan mata yakni menyukseskan PPDB 2019. Dia juga ingin menerapkan lima hari efektif belajar, sebagai bentuk persiapan sebelum diwajibkan oleh Disdikpora. Senin-Jumat dipakai belajar efektif dan Sabtu untuk pengembangan diri. Program lima hari belajar ini, katanya, perlu disosialisasikan dan mendapat persetujuan orangtua. Ketua Komite Made Puja menyatakan siap bekerja sama dengan kasek baru untuk menjadi sekolah berkualitas dan berprestasi. Sebab, sekolah tanpa komite tak akan bisa maju. (ad0323)
SMK Penerbangan Cakra Nusantara Jadi Sasaran Jurusan Akuntansi PNB Gelar Praktik Perekrutan Karyawan PT Dirgantara Indonesia Trading Saham Galeri Investasi SELURUH alumni SMK Penerbangan Cakra Nusantara mengikuti sosialisasi open recruitment untuk menjadi karyawan PT Dirgantara Indonesia (PT DI) yang diadakan di Gedung Lab SMK Penerbangan Cakra Nusantara, Jalan Tukad Pakerisan No. 25 Panjer, Denpasar. PT DI merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menjadi satu-satunya industri strategis, pabrik pembuat pesawat terbang di Indonesia. Di antaranya N219 Nurtanio, Helikopter untuk militer seperti HX-5807, HX-4121, HX-3315, dan HX-5609 yang banyak dipesan di berbagai negara. Perusahaan tersebut memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada lulusan SMK Penerbangan Cakra Nusantara yang terakreditasi A guna bergabung menjadi karyawan. Kegiatan ini diisi dengan pemamparan materi yang diberikan Perwakilan Bagian Pendidikan dan Latihan PT DI yakni Narti Sunartiwi dan rekannya. PT DI melakukan open recruitment setiap tahunnya dan SMK Penerbangan Cakra Nusantara menjadi sasaran utamanya. Menurut Narti Sunartiwi, sebagai staf diklat PT DI, reputasi
Taruna Taruni SMK Penerbangan Cakra Nusantara dikenal baik dan dapat bekerja sama serta memiliki kedisiplinan yang tinggi saat melaksanakan PKL di PT DI. ‘’Untuk itu, kami akan selalu merekrut calon-calon tenaga kerja yang berasal dari sekolah ini,’’ katanya. SMK Penerbangan Cakra Nusantara meraih peringkat ke-4 terbaik SMK se-Bali dengan 97% nilai UNBK di atas rata-rata Provinsi Bali. Meningkat dari tahun sebelumnya yakni peringkat ke-6 se-Bali dengan 84% nilai UNBK di atas rata-rata Provinsi Bali. SMK Penerbangan Cakra Nusantara yang telah terakreditasi A (unggul) mempersiapkan alumni yang siap kerja dan memiliki daya saing tinggi bersertifikat kompetensi BNSP, sehingga sudah pasti diterima di dunia industri (dudi) sesuai Peraturan Pemerintah No. 23 Tahun 2004. Prestasi adalah tradisi setiap anak yang menjadi juara sesuai bidang masing-masing, kalau mau pandai sekolahnya di sini. Menurut Putu Agus Mahendra, S.Pd. selaku Ketua PKL dan Alumni SMK Penerbangan Cakra Nusantara, pihaknya memprioritaskan upaya penyal-
uran lulusannya untuk berkiprah di dunia internasional. ‘’Karena itu seluruh Taruna Taruni SMK Penerbangan Cakra Nusantara diberikan karakter sikap unggul, tangguh, mandiri di mana pun mereka berada. Penguasaan bahasa asing serta pembelajaran dengan menggunakan Kurikulum Nasional 2018 yaitu dengan 70% praktik dan 30% teori serta on job training di luar negeri,’’ ucapnya. SMK Penerbangan Cakra Nusantara sudah menjadi TUK berbagai LSP ternama. Satu-satunya SMK yang menjadi TUK LSP K3 dengan empat program keahlian, di antarannya Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (Bandara), Pemeliharaan dan Perbaikan Motor dan Rangka Pesawat Udara (Airframe Power Plant), Pemeliharaan dan Perbaikan Instrumen Elektronika Pesawat Udara (Electrical Avionics), Teknik Telekomunikasi (Penerbangan). Beralamat di Jalan Drupadi No. 25 dan Jalan Tukad Pakerisan No. 25 Denpasar, telah membuka penerimaan siswa baru 2019/2020 dan dapat menghubungi nomor pondaftaran 03614742600 atau 081237098090 serta website www. smkpenerbangan.sch.id. (ad324)
SOSIALISASI - Alumni SMK Penerbangan Cakra Nusantara saat mengikuti sosialisasi open recruitment untuk menjadi karyawan PT Dirgantara Indonesia (PT DI) di Gedung Lab SMK Penerbangan Cakra Nusantara, Jalan Tukad Pakerisan No. 25 Panjer, Denpasar.
PRAKTIK - Direktur PNB I Nyoman Abdi S.E., Me.Com. (tengah) berfoto bersama dengan para pembicara pada praktik Trading Saham Galeri Investasi, Jumat (14/6) kemarin. JURUSAN Akuntansi Politeknik Negeri Bali (PNB), Jumat (14/6) kemarin menggelar praktik Trading Saham Galeri Investasi. Bertempat di Gedung Widya Padma, kegiatan ini mengusung tema ‘Millennial Generation Take Smart Action to Invest’’. Menurut Ketua Panitia Wayan Hesadijaya Utthavi, S.E., M.Si., kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan investasi kepada mahasiswa melalui penerapan praktik trading saham. Sehingga dengan demikian ke depannya mahasiswa mampu bertransaksi saham secara mandiri dan mencetak trader-trader muda yang andal. Dijelaskannya, untuk peserta dari praktik Trading Saham Galeri Investasi ini adalah mahasiswa Politeknik Negeri Bali yang berjumlah 240 orang. Di mana terdiri dari kegiatan ini selain diikuti oleh mahasiswa Jurusan Akuntansi, juga diikuti dari mahasiswa/i Jurusan Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Administrasi Niaga, Pariwisata. Dikatakannya, data sebaran peserta menunjukkan bahwa peminat untuk trading di pasar modal tidak hanya dari latar belakang comers/bisnis, melainkan
dari teknik juga siap meramaikan jumlah trader muda. ‘’Dapat saya laporkan juga beberapa peserta telah memiliki akun yang siap trading,’’ katanya. Direktur PNB I Nyoman Abdi. S.E., Me.Com. mengatakan, selama ini mahasiswa dari Jurusan Akuntansi sudah mendapat matakuliah pasar modal terutama akuntansi pasar modal. Namun kuliah di dalam kelas dan di lab bursa efek, kata Abdi, tentu tidak cukup. Dengan adanya kegiatan ini tentu akan memperluas pemahaman mahasiawa Jurusan Akuntansi dan juga mahasiswa dari jurusan lain. ‘’Melalui praktik tersebut, mahasiswa akan memiliki kompetensi yang semakin meningkat,’’ ujarnya saat ditemui usai membuka kegiatan. Pihaknya berharap mahasiswa ini setelah tamat, tidak hanya fokus untuk mencari pekerjaan. Meskipun sesungguhnya bagi lulusan PNB tidak terlalu sulit untuk mencari pekerjaan. ‘’Tetapi kita menyiapkan ada opsi lain selain fokus mencari pekerjaan, salah satunya melalui trading ini,’’ pungkasnya. Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BEI Denpasar I Gusti Agung Andiyasa mengungkapkan,
Bursa Efek Indonesia memang rutin menggelar edukasi seperti ini. Kegiatan ini, menurutnya, bertujuan agar mahasiswa lebih besar niatnya untuk berinvestasi sejak dini. ‘’Kaum milenial seperti ini memang sangat potensial untuk itu. Melalui pasar modal merupakan peluang bagi kaum milenial untuk berinvestasi, baik jangka panjang maupun jangka pendek,’’ katanya. Pihaknya juga menambahkan, untuk memiliki suatu perusahaan, tidak harus mendirikan dari nol. Namun dengan membeli saham, juga sudah sah menjadi bagian dari kepemilikan perusahaan tersebut. Dikatakannya, PNB memang salah satu kampus yang sangat aktif untuk mengedukasi dan memberikan pengetahuan tentang pasar modal. Bahkan beberapa dosen juga membuka rekening saham untuk pembelajaran. ‘’Di Bali ada 9 kampus diajak untuk kerja sama, salah satunya PNB,’’ terangnya. Salah seorang perwakilan OJK, Ni Luh Putu Candrawati, yang hadir sebagai pembicara mengharapkan bagi mahasiswa yang akan berinvestasi, jangan hanya melihat keuntungannya. Namun juga harus memperhatikan terkait dengan kerugian maupun risiko. Pihaknya berpesan agar mahasiswa berhati-hati dalam membeli saham dari suatu perusahaan, harus dilihat juga seperti apa risikonya. ‘’Dalam berinvestasi jangan dilihat dari sisi keuntungan saja, namun juga dari sisi risiko. Kita harus smart juga dalam berinvestasi,’’ pesannya. Bersamaan dengan kegiatan ini di akhir acara dilaksanakan peresmian Kelompok Studi Pasar Modal Politeknik Negeri Bali. Yang mana Kelompok Studi Pasar Modal bertujuan sebagai wadah sharing informasi investasi bagi mahasiswa/i Politeknik Negeri Bali maupun masyarakat umum dalam bidang pasar modal dan investasi. (ad331)
Pentingnya Program Keluarga Berencana MASIH ingat dengan seruan ‘’dua anak cukup’’ yang menjadi moto program Keluarga Berencana (KB) sejak akhir tahun 70an? Moto ini sangat membekas di benak masyarakat, meski kampanyenya itu sendiri sempat meredup setelah era reformasi. Berhubung saat ini pemerintah berwacana untuk kembali menggalakkan program KB, maka sebaiknya cari tahu dulu tentang maksud dari program tersebut beserta manfaatnya. Apa itu program KB? KB pertama kali ditetapkan sebagai program pemerintah pada 29 Juni 1970, bersamaan dengan dibentuknya Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). KB adalah program skala nasional untuk menekan angka kelahiran dan mengendalikan pertambahan penduduk di suatu negara. Wujud dari program KB adalah pemakaian alat
kontrasepsi untuk menunda atau mencegah kehamilan. Manfaat KB Jika dilihat dari segi medis, program ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan setiap anggota keluarga. Tak hanya ibu, anak dan suami juga bisa merasakan efek dari program ini secara langsung. Berikut berbagai manfaat menjalankan KB yakni menurunkan angka kematian ibu, mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, mengurangi risiko aborsi, mengurangi angka kematian bayi dan membantu mencegah HIV/AIDS. Melalui program KB, Anda dan pasangan bisa menentukan sendiri kapan waktu yang tepat untuk memiliki anak. Dengan begitu, Anda berdua dapat mempersiapkan kehamilan secara fisik, finansial dan mental secara lebih baik.
Jenis Alat Kontrasepsi Seperti yang kita tahu ada banyak pilihan jenis alat kontrasepsi yang bisa dipilih. Beberapa jenis alat kontrasepsi tersebut yakni pil (biasa dan menyusui), suntik KB (1 dan 3 bulan), implan (susuk), AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim), kondom, tubektomi dan KB alami. Pelayanan KB dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pelayanan KB termasuk dalam pelayanan promotif dan preventif yang mencakup pelayanan konseling, kontrasepsi dasar, vasektomi dan tubektomi. Alat kontrasepsi disediakan BKKBN bagi seluruh Pasangan Usia Subur (PUS) peserta JKN. Semua fasilitas kesehatan, baik tingkat pertama (puskesmas dan yang setara) dan fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (rumah sakit umum) wajib memberikan pelayanan KB.
Kesimpulan Keluarga merupakan komponen terkecil dari sebuah negara. Dari sebuah keluarga dihasilkan manusia berkualitas yang akan membangun bangsa dan negara. KB adalah salah satu cara untuk menghasilkan manusia yang berkualitas. Dengan dua anak cukup membuat ibu mempunyai waktu untuk memberikan asah, asih dan asuhnya. Secara kependudukan KB bertujuan untuk menekan laju pertumbuhan penduduk. Secara kesehatan, KB merupakan suatu upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak. Melalui program KB diharapkan kualitas bangsa akan terus meningkat serta jumlah kemiskinan dan Angka Kematian Ibu yang semakin menurun. Oleh karena itu, untuk mendukung program KB
dibutuhkan kemudahan akses bagi peserta dan calon peserta untuk mendapatkan layanan KB. Kementerian Kesehatan, BKKBN, serta Pemerintah Dae-
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
rah berkewajiban untuk mendukung penyediaan dan kemudahan akses KB. l dr. Daniel Victor Harrista
DAERAH
Sabtu Umanis, 15 Juni 2019
5
SD Saraswati 3 Denpasar Kirim Siswa dan Guru Terbaik di Pemilihan SAB dan GAB
Prestasi - Siswa berprestasi tingkat TK, SD dan SMP Sekolah Nasional Plus Pelita Bangsa mendapatkan penghargaan saat acara pelepasan siswa yang berlangsung Jumat (14/6) kemarin di Hotel Nikki, Jalan Gatot Subroto VI Denpasar, Bali.
Wisuda Sekolah Nasional Plus Pelita Bangsa
’’Be The Future Leader’’
SEKOLAH Nasional Plus Pelita Bangsa menggelar acara pelepasan siswa jenjang pendidikan TK, SD dan SMP di Hotel Nikki, Jalan Gatot Subroto VI Denpasar, Bali, Jumat (14/6) kemarin. Acara wisuda tahun ini bertema ‘’Be The Future Leader’’. Tema ini sendiri diambil dengan makna agar para lulusan dapat menjadi pemimpin masa depan yang berguna bagi bangsa dan negara. Sekolah Nasional Plus Pelita Bangsa merupakan sekolah yang bertaraf nasional plus, dengan pendidikan mengedepankan pendidikan tiga bahasa yakni Mandarin, Inggris dan Indonesia, serta memiliki siswa yang berperstasi di segala jenjangnya. Ketua Panitia Tjokorda Istri Inten Diah Setiawati, S.Pd. mengatakan, pada aca-
ra pelepasan siswa kali ini, jumlah siswa yang dilepas sebanyak 72 orang yaitu untuk tingkat TK 20 siswa, tingkat SD 35 siswa dan tingkat SMP 17 siswa. Dalam acara tersebut diberikan pula penghargaan berupa piala serta piagam bagi siswa yang berprestasi yakni Putu Elvino Prawara Wiarta (TK), Ida Bagus Putu Putra Perbawa (SD) dan Kevin Varrisco Kristoven Soenarto (SMP). Ketua Yayasan Sekolah Nasional Plus Pelita Bangsa Drs. Pintono Arief P. mengatakan, setiap tahunnya pihak sekolah selalu melakukan peningkatan mutu dalam proses belajar mengajar, sehingga lulusan sekolah bisa bersaing dan mendapatkan ranking serta berprestasi di jenjang berikutnya. Menurutnya, melibatkan peran serta orangtua dengan wali dalam
hal pendidikan anak menjadi salah satu langkah penting yang dilakukan pihak sekolah. ‘’Sebab, jika ilmu yang diberikan di sekolah khususnya bahasa tidak diterapkan dan dilanjutkan di lingkungan rumah maupun masyarakat, maka pelajaran tersebut tidak akan berkembang pada diri siswa. Sehingga kami selalu merangkul para wali maupun orangtua siswa untuk samasama mengembangkan dan meningkatkan ilmu pengetahuan para siswa,’’ jelasnya. Selain mendapatkan ijazah nasional, para siswa lulusan Sekolah Nasional Plus Pelita Bangsa juga akan mendapatkan sertifikat bahasa Inggris dan sertifikat bahasa Mandarin. Untuk kedua sertifikat ini diberikan secara internal oleh sekolah yang bekerja sama dengan lembaga sertifikat yang kompeten. (ad325)
Cabuli Turis Australia Pria Kupang Diadili Denpasar (Bali Post) Diduga melakukan aksi pencabulan, pria asal Kupang terdakwa berinisial FM alias Rcd (19), Kamis (13/6) lalu diadili di PN Denpasar. JPU Dina K. Sitepu di hadapan majelis hakim pimpinan Ida Ayu Nyoman Adyana Dewi menjerat terdakwa dengan dua pasal, yakni Pasal 289 KUHP. Terdakwa disebut telah bertindak dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seseorang untuk melakukan atau membiarkan dilakukannya perbuatan cabul. Kemudian pasal kedua yakni Pasal 281 ayat (1)
KUHP. Terdakwa disebut dengan sengaja dan di depan orang lain yang ada di situ bertetangan dengan kehendaknya, yaitu melanggar kesusilaan. Peristiwa itu berawal pada Selasa (26/2) lalu, persisnya terjadi di pinggir Jalan Drupadi, Gang Khayangan, Desa Seminyak, Kuta, Badung. Malam itu, korban berinisial EO sedang berjalan kaki menuju Toko Holliday untuk membeli minuman. Kala itu terdakwa datang dari arah timur dengan mengendarai sepeda motor Vario warna hitam. Terdakwa melihat korban dari belakang.
Rupanya nafsu korban tak terbendung ketika melihat lekukan tubuh bule itu. Lalu terdakwa mendekati. Saat itu dia pura-pura melewati, namun melirik korban. Sedetik kemudian terdakwa berbalik dengan sepeda motornya dan menghampiri korban. Dengan nafsunya, tangan kiri terdakwa meremas bagian intim korban. Turis itu pun berontak menangkis dan langsung berteriak dan minta tolong supaya menelepon polisi. Pelaku kabur. Sementara korban yang telanjur malu melaporkan peristiwa itu ke polisi, hingga terdakwa berhasil ditangkap. (kmb37)
SD Saraswati 3 Denpasar mendukung program Kelompok Media Bali Post (KMB) mengadakan pemilihan Siswa Ajeg Bali (SAB) dan Guru Ajeg Bali (GAB) 2019. Sekolah ini sudah menyiapkan sejumlah siswa dan gurunya guna menjadi peserta terbaik di ajang bergengsi tersebut. Kepala SD Saraswati 3 Denpasar Cok. Istri Murniati, S.Pd. mengungkapkan sudah menyeleksi siswa terbaiknya untuk mengikuti SAB. Bahkan juga tiga guru favoritnya yang menguasai kompetensi ajeg Bali. Dia tak memasang target di ajang ini, namun berjanji memberikan yang terbaik untuk Bali. Soal transfer ajeg Bali, Cok. Istri Murniati mengatakan SD Saraswati 3 Denpasar sejak lama dikenal memiliki ekstra ajeg Bali. Tiap tahun dia menggelar pentas seni. Yang luar biasa, Cok. Istri Murniati sukses membentuk
Sekaa Gong Wanita yang diberi nama Saguna Wiweka SD Saraswati 3 Denpasar yang semuanya didukung guru setempat. Prestasi ini bisa dijadikan inspirasi bahwa menjadi guru SD bukan hambatan menjadi penabuh menyamai kaum laki-laki. Sekaa Gong Saguna Wiweka dibentuk dan sering tampil di pentas seni siswa. Mereka mampu memukau penonton karena semua jenis alat gamelan mulai kendang hingga reong dilakoni guruguru wanita. Ini pas dengan tujuan pentas seni yakni mengembangkan potensi dan prestasi guna mewujudkan jati diri yang unggul dan berkarakter. Selain itu, pentas seni ini melatih keberanian dan membangun kebersamaan, menghargai kreativitas orang lain dan menumbuhkembangkan cinta budaya Indonesia. Kasek Cok. Istri Murniati didampingi Kaur Jurikuum Trisna Wahyuning Kristian-
perbuatan terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan menguasai narkotika. Terdakwa dijerat Pasal 112 ayat 1 UU No. 35/2009 tentang Narkotika. Terdakwa pun menerima hukuman tersebut. Sebelum Juipo diadili, sebelumnya petugas menangkap Toyoferi Yanto (berkas penuntutan terpisah) pada Kamis (3/1) lalu di kawasan Jalan Pulau Saelus, Pedun-
gan, Denpasar Selatan. Dari Yanto, petugas mengamankan barang bukti 5 paket sabusabu dengan berat bersih 3,42 gram dan 20 paket ganja dengan berat total 308 gram. Yanto mengaku membeli dari terdakwa Puipo seharga Rp 6.500.000. Pengakuan Juipo di depan sidang, sabu itu rencananya akan dijual pada seseorang bernama Feri. Terdakwa mengaku barang itu didapat dari seseorang bernama Masruri. (kmb37)
Penganiaya Karyawati Tiara Dewata Ditangkap
Denpasar (Bali Post) Pelaku penganiayaan terhadap karyawati Swalayan Tiara Dewata, Ni Kadek Candrika Mirzani, akhirnya ditangkap, Kamis (13/6) lalu. Pelakunya Dwi Aprianto dan dibekuk di kamar kosnya di Jalan Tukad Pakerisan, Denpasar Selatan. Saat diinterogasi, pelaku mengaku melakukan perbuatan keji itu karena ingin memperkosa korban. Karena korban berteriak, pelaku akhirnya menganiaya korban. Menurut Kapolsek Dentim Kompol Nyoman Karang Adiputra, Jumat (14/6) kemarin, Tim Opsnal Polsek Denpasar Timur (Dentim) dipimpin Panit I Reskrim Iptu Ketut Budiarsana melakukan penyelidikan di seputaran Denpasar dan Tabanan. Saat penyelidikan di Tabanan, polisi mendapatkan surat tanda transaksi pembelian motor Yamah Mio warna hitam yang dikeluarkan FIF. Sedangkan di Denpasar, berdasarkan SKCK yang ditemukan di kamar kos pelaku, tercantum alamat di Jalan Tukad Pakerisan, Panjer, Denpasar Selatan. ‘’Anggota kami langsung ke sana. Pelaku ditangkap sekitar pukul 17.00 Wita. Keterangan pelaku sedang didalami,’’ ujarnya. Sebelumnya, kasus penganiayaan berat ini terjadi di kos-kosan di Jalan Kapten Japa Gang XVIII No. 10 A, DenBali Post/ist pasar Timur (Dentim), Selasa (11/6) lalu. Kadek Candrika Pelaku - Pelaku pengania- Mirzani (21), karyawan Swalayan Tiara Dewata, dipukul yaan karyawati Tiara Dewata, menggunakan palu dan ditusuk dengan gunting. Pelakunya Dwi Aprianto. Dwi Aprianto (32), driver ojek online. (kmb36)
ti, S.Pd., Kaur Kesiswaan I Made Sukarda, S.Sn., S.Pd., Kaur Sarpras Ni Ketut Eri Parwanti, S.Pd. dan Kaur Humas Drs. I Wayan Ward-
SEKAA GONG - Sekaa gong wanita SD Saraswati 3 Denpasar tampil memukau di ajang pentas seni.
ana juga memaparkan berbagai prestasi siswanya. Yang teranyar di tingkat nasional adalah juara I membaca puisi tingkat nasional oleh Komang Aulia Anantaputri. Juara II renang pra-SEA Games di Jakarta oleh Made Wira Subali Dirgantara. Di tingkat Provinsi Bali antara lain juara II Seni Tari Kreasi Baru FLS2N. Ketua Yayasan PR Saraswatai Pusat Denpasar Bagus Ketut Lodji, M.S. mengaku bangga siswa dan gurunya sarat dengan kompetensi ajeg Bali. Makanya wajar SD ini disebut sekolah sarat prestasi hingga menolak calon siswa baru. Di sisi lain, Bagus Ketut Lodji mengingatkan sekarang eranya persaingan dengan munculnya sekolah internasional. Pelayanan sekolah Saraswati tak boleh ketinggalan. Untuk itu yayasan menjawab persaingan itu dengan mutu. SD Saraswati 3 diharapkan menjadi sekolah terdepan dalam pilihan masyarakat Bali. Untuk itu yayasan akan menggenjot mutu guru. (sue)
Grup Astra Bali Serahkan Life Jacket dan Kano
Tunjang Konservasi Taman Pancing Tukad Badung sebagai Objek Wisata REALISASI dari penerapan empat pilar Astra, khususnya Astra untuk Indonesia Hijau, Grup Astra Bali melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) melakukan penyerahan life jacket dan kano kepada komunitas Tukad Badung. Sebanyak 10 life jacket dan 5 kano diserahkan kepada komunitas Tukad Badung (TB), Jumat (14/6) kemarin di Taman Pancing, Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan. Penyerahan alat guna pakai ini untuk menunjang konservasi Taman Pancing
Tukad Badung sebagai objek wisata lingkungan di Denpasar ini, dilakukan perwakilan Grup Astra Bali Alexandra Dewi kepada Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar I Ketut Wisada dan Ketua Komunitas Tukad Badung I Ketut Suastika. Perwakilan Grup Astra Bali Alexandra Dewi mengatakan selain dalam rangka turut memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni 2019, program ini juga sesuai empat pilar Astra (Astra Sehat, As-
Pengedar Narkoba Dihukum Lima Tahun
Denpasar (Bali Post) Diadili atas kasus dugaan pengedaran narkoba, pria asal Tanjung Pinang, Riau, terdakwa Juipo (38), dihukum selama lima tahun penjara. Selain itu majelis hakim pimpinan IA Nyoman Adnya Dewi, Jumat (14/6) kemarin juga menghukum terdakwa dengan pidana denda Rp 800 juta subsider dua bulan penjara. Dalam sidang yang bersifat terbuka untuk umum itu, majelis hakim menyatakan
Cok. Istri Murniati
DISERAHKAN - Grup Astra Bali melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) ketika melakukan penyerahan life jacket dan kano kepada komunitas Tukad Badung.
tra Cerdas, Astra Hijau dan Astra Kreatif). Untuk itu, Grup Astra Bali berkomitmen dan berkontribusi terhadap perkembangan lingkungan di wilayah Bali. ‘’Pemberian life jacket dan kano ini, sebagai upaya untuk membantu dalam kepentingan mengembangkan usaha wisata di Taman Pancing kedepannya,’’ kata Alexandra. Dengan penyerahan alat ini, pihaknya meyakini objek wisata Taman Pancing ke depannya akan bisa berkembang signifikan. Karena ini sesuai arahan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Taman Pancing Tukad Badung ini menjadi objek wisata. ‘’Kami mendukung perkembangan di Taman Pancing sebagai objek wisata dalam mendatangkan income (pemasukan) dalam menghidupi Taman Pancing dan warga sekitarnya, serta lebih dikenal lagi sebagai wisata lingkungan,’’ ujarnya. Alexandra berharap dengan pemberian bantuan life jacket dan kano ini bisa dijaga dan dirawat lebih baik karena untuk kepentingan orang banyak. Dengan demikian, nantinya akan ada lagi bantuan lainnya guna menunjang objek wisata lingkungan Taman Pancing Tukad Badung. Sementara iutu, Kadis DLHK Kota Denpasar I Ketut
Wisada didampingi Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Cok Istri Mirahyani memberikan apresiasi kepada Grup Astra Bali yang telah memberikan bantuan peralatan, yakni life jacket dan kano kepada komunitas Tukad Badung. ‘’Kami mengucapkan terima kasih kepada Grup Astra Bali yang telah memberikan life jacket dan kano dalam rangka menjaga sungai Taman Pancing Tukad Badung yang telah kami berikan kepada komunitas Tukad Badung agar tetap bersih, dan jangan sampai ada yang membuang sampah dan limbah ke sungai,’’ ucap Wisada. Hal senada disampaikan Ketua Komunitas Tukad Badung I Ketut Suastika. Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada Grup Astra Bali yang telah memberikan fasilitas peralatan life jacket dan kano untuk tempat rekreasi masyarakat yang ada di bantaran Taman Pancing Tukad Badung. Taman Pancing Pemogan adalah objek wisata rekreasi bantaran sungai atau Tukad Badung yang pada kanan-kirinya dijadikan taman untuk rekreasi dengan menanam rumput hijau dan beberapa pohon peneduh lengkap dengan kursi duduknya yang berada di hilir Tukad Badung. (bns1)
Nyeri Saat Operasi adalah Masa Lalu APA yang terbayang di pikiran Anda saat mendengar kata operasi? Ketakutan? Nyeri? Jika jawabannya iya, Anda tidaklah sendiri. Bahkan pada kenyataannya, nyeri adalah alasan kekhawatiran sebagian besar orang yang hendak menjalani operasi. Sebuah penelitian di Arab Saudi menunjukkan 77 persen pasien yang akan menjalani operasi merasakan hal yang sama. Ketakutan adalah hal yang manusiawi, namun perasaan nyeri adalah hal yang tidak seharunya terjadi. Terlebih di era modern seperti saat ini. Pengetahuan di bidang medis telah berkembang sangat pesat akibat kemajuan teknologi, termasuk pemahaman pentingnya menjaga keselamatan pasien di meja operasi dan memberikan rasa nyaman dan bebas nyeri. Operasi masa kini berbeda dengan masa lalu. Menurut sejarah, pembedahan
medis pertama kali dilakukan di India pada tahun 600 SM, dan barulah pada tahun 1846, seorang dokter gigi dari Boston, AS, dr. William T.G Morton, memperkenalkan tekknik pembiusan untuk membantu operasi. Namun, kala itu pembiusan belum sepopuler sekarang, masih banyak operasi harus berjalan tanpa pembiusan. Saat ini jumlah kasus nyeri saat pembedahan nyaris tidak ada. Hari ini bebas dari nyeri saat operasi ialah hak dasar bagi semua pasien. Pembiusan telah menjadi standar bagi semua operasi di seluruh rumah sakit di dunia. Terdapat beberapa teknik pembiusan, di antaranya ada tiga jenis yang sering dilakukan, yakni bius total, bius blok setengah badan, dan bius lokal. Masing-masing teknik pembiusan memiliki indikasi sendiri, tergantung dengan jenis operasi apa yang hendak dilakukan. Lantas apa saja
yang membedakan mereka? Bius total mematikan semua sensasi nyeri di badan anda, umumnya disertai dengan kehilangan kesadaran. Teknik pembiusan ini biasanya digunakan pada operasi yang membutuhkan waktu lama atau lokasinya operasi tidak memungkikan untuk dilakukan pembiusan blok. Sementara teknik pembiusan blok, di mana obat bius biasa disuntikkan di punggung bagian bawah kemudian obat masuk ke cairan serebrospinal untuk bereaksi. Biasanya setelah diberikan bius blok, kedua kaki akan terasa kesemutan lalu bagian tubuh dari perut ke bawah akan mati rasa, namun pasien tetap akan sadar penuh selama menjalani operasi. Teknik ini biasa dilakukan pada operasi yang tidak lama, teknik bius ini juga lebih disukai oleh dokter karena waktu pulih dari efek pembiusan adalah sebentar,
rata-rata sekitar 3-4 jam pasca-operasi perlahan mati rasa akan berkurang. Sedangkan untuk bius lokal, di mana obat diberikan langsung pada bagian atau di sekitar tubuh yang akan dilakukan tindakan. Biasanya tindakan yang dilakukan tergolong operasi kecil dan cepat. Saat ini fokus dunia medis pada ruang operasi tidak hanya menekan kematian, namun mencegah kecacatan dan kesakitan. Pada awal tahun 2018, Komisi Akreditas Rumah Sakit dalam SNARS atau Standar Akreditasi Rumah Sakit poin HPK 2.5, tercantum bahwa semua pasien berhak mendapatkan pelayanan dan manajemen nyeri yang tepat. Dengan sumber manusia yang terlatih, peralatan yang memenuhi standar, serta sistem yang mendukung, maka rasa nyeri hanyalah masa lalu. l dr. Acyuta Ganakin
OPINI
6
Sabtu Umanis, 15 Juni 2019
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Merancang Regulasi Rokok Alternatif
BANGSA Indonesia mungkin tercatat sebagai salah satu penikmat rokok terbesar di dunia ini. Peredaran rokok konvensional juga tergolong tinggi di tengah makin gencarnya pemerintah mengingatkan publik terhadap bahaya merokok. Menjaga kesehatan dan menuju sanitasi lingkungan yang bersih juga menjadi salah satu kampanye dalam konteks memerangi bahaya merokok. Namun, merokok ditetapkan menjadi sebuah bagian atau kebiasaan bagi kebanyakan orang. Kalaupun ada sebagian kecil masyarakat yang bisa menjauhkan diri dari rokok, tentu itu bukan semata-mata karena imbauan pemerintah. Ada banyak alasan perokok menghentikan aktivitasnya merokok. Pertama, mungkin karena kesehatan, kedua juga kemungkinan karena lingkungan. Mungkin juga karena jabatan, seseorang berhenti merokok. Yang jelas, merokok sampai saat ini adalah sebuah keniscayaan bagi penduduk di negeri ini. Produksi rokok pun akan tetap berjalan sepanjang kontribusinya terhadap tenaga kerja dan pendapatan negara juga jelas. Diberlakukannya perda di sejumlah daerah yang membatasi orang merokok juga tak banyak mengubah kebiasaan ini. Merokok tetap jalan. Bahkan, mungkin si pembuat perda pun ikut menikmati rokok. Jadi, masalahnya bukan pada perda yang melarang melainkan bagaimana kita bisa mengedukasi masyarakat tentang bahaya merokok serta mendesak produsen rokok lebih inovatif dalam memproduksi produk tembakau olahan. Mungkin dengan kemajuan teknologi saat ini, merokok tak mesti dengan kepulan asap yang membubung melainkan bisa juga dengan cara dipanaskan. Artinya dengan sentuhan teknologi, rokok bisa tetap dinikmati tanpa menimbulkan pencemaran atau polusi udara serta risikonya terhadap kesehatan rendah. Makanya tentu sangat pantas kita apresiasi jika ada produsen rokok yang bisa memproduksi rokok dengan pendekatan teknologi. Produk olahan tembakau dengan sentuhan teknologi inovatif tentu layak diakomodasi sepanjang kehadirannya direspons perokok. Artinya, kita jangan latah melarang produk rokok sementara kita masih menginginkan pajak dari produk tersebut. Ada baiknya kita memberikan ruang kepada produsen memasarkan produk alternatif yang ramah lingkungan dengan regulasi yang jelas. Maka dari itu, pemerintah perlu mendengar dan mendorong produsen rokok memproduksi produk tembakau olahan yang lebih ramah terhadap lingkungan dan tentu memiliki risiko yang rendah terhadap kesehatan penikmatnya. Regulasi hendaknya tetap memberikan ruang kepada produsen dan penikmat rokok menikmati tembakau bukan semata-mata melarang. Atau dengan kata lain, jika produk rokok konvensional harus dibatasi, maka produk alternatif harus diberikan ruang. Tentunya, hal ini akan lebih bijak mengingat selain tenaga kerja di sektor ini akan tetap terserap, pajak juga akan tetap bisa dikelola pemerintah serta produksi tembakau dari petani tetap terserap. Namun, hal lain yang harus tetap dijabarkan adalah kecerdasan para pemimpin melakukan edukasi dan melakukan komunikasi publik terhadap risiko merokok. Pemerintah tak cukup hanya berbekal perda larangan tetapi harus hadir dan mengayomi semua elemen bangsa yang bisa menghasilkan produk-produk inovatif termasuk dalam hal produk tembakau alternatif. Dalam konteks inilah, kita perlu berpikir jernih bahwa perlindungan terhadap semua sektor menjadi strategis untuk dibicarakan dan dirumuskan rencana aksinya. Berbagai produk yang selama ini memiliki risiko terhadap kesehatan publik juga layak mendapat perhatian. Solusi haruslah dicari dan diwujudkan. Dalam bidang kesehatan, misalnya selama ini rokok konvensional menjadi produk kontroversial. Di satu sisi, pemerintah menekan peredarannya dengan berbagai regulasi dan pendekatan, namun di sisi lain, produk semacam ini masih sangat laris di lapangan. Untuk itulah, pemerintah harus terus melakukan dialog, kajian, dan pendekatan dengan berbagai elemen sehingga pemerintah diharapkan tidak terlalu lama untuk mengeluarkan regulasi, sehingga mencegah produk ini digunakan anak di bawah umur.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Gunung Agung Makin Sering Erupsi Gunung Agung di Karangasem, Bali makin sering erupsi. Ini tentu membuat warga Bali, khususnya warga yang dekat dengan radius bahaya makin waswas. Dulu sempat saya baca, Gunung Agung katanya tak berpotensi menimbulkian letusan besar. Apakah letusan yang makin sering ini salah satu penyebabnya? Sebagai warga Bali, saya tentu ingin penjelasan yang lebih detail terkait dengan hal ini. Masalahnya, jauh sebelum erupsi yang makin sering terjadi seperti sekarang ini, ada banyak penjelasan ahli yang tak sesuai dengan faktanya. Ada yang bilang ketika kepulan asap terus terjadi, sekali saja ada tremor, maka Gunung Agung akan meletus. Faktanya juga tak sesuai. Saya berharap agar jangan sampai warga lambat mengungsi karena potensi letusan Gunung Agung saya yakini masih terjadi. Dulu, warga Bali juga sempat mengungsi namun Gunung Agung tidak meletus. Kini, ketika Gunung Agung sering erupsi dan statusnya masih level III, kita tetap aman setidaknya bagi yang berada jauh dari zona bahaya. Mari kita berdoa agar Gunung Agung dengan kondisinya seperti saat ini tetap memberikan yang terbaik bagi masyarakat Bali. Mudahmudahan kita terhindar dari hal-hal yang tak kita inginkan. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada petugas yang selama ini telah setia memantau di pos Gunung Agung untuk memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat Bali. Tentunya dengan kondisi seperti saat ini, pemerintah kami harapkan tetap siaga dan memiliki cadangan dana yang memadai untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan. I Gede Sutama Buleleng, Bali
Rokok dan Regulasi Menjaga Eksistensi Manusia Peringatan tanpa tembakau sedunia kembali menjadi pengingat kita akan bahaya tembakau atau rokok bagi kesehatan manusia. Menjaga kesehatan tubuh, terutama dari rokok berarti kita telah menjaga eksistensi manusia di dunia atas eksistensi rokok yang sangat kuat dalam kehidupan manusia. Tidak terasa, dunia sudah merayakannya 32 kali hari tanpa tembakau sejak dicetuskan pertama kali pada tahun 1987. Ini berarti sudah 32 tahun World Health Organization (WHO) menggaungkan gerakan “berpuasa” rokok selama 24 jam bagi perokok di seluruh dunia, yang menunjukkan panjangnya waktu yang telah digunakan untuk menyelamatkan manusia dari dampak buruk rokok bagi kesehatan. Namun, panjangnya waktu yang telah digunakan WHO untuk memberi penyadaran masyarakat dunia akan bahaya rokok bagi kesehatan belum apa-apa dibanding dengan eksistensi rokok itu sendiri.
Oleh
Dewa Ayu Eka S. embakau yang menjadi cikal bakal rokok telah mencatat sejarah panjang dalam peradaban manusia. Dari yang awalnya dimanfaatkan untuk obat, ironinya kini malah menjadi salah satu senjata pembunuh manusia akibat racikan tangan manusia sendiri yang telah mengubah fungsinya. Dunia mencatat Suku Indian di Benua Amerika telah mengenal rokok pada akhir abad ke-15. Kemudian oleh Columbus, pelaut yang terkenal menemukan rute ke Benua Amerika membawa daun dan biji tembakau ke Benua Eropa. Pada saat itu, tembakau masih populer sebagai tanaman obat yang digunakan untuk merawat pilek, sakit kepala, sakit gigi, kulit, dan penyakit menular. Sejarah tembakau berlanjut sampai Eropa dikenal dengan pohon-pohon tembakaunya dan kebiasaan masyarakatnya menghirup asap rokok. Pada akhirnya, tembakau sebagai rokok menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Kedatangan penjajah bangsa Eropa ke Indonesia telah mengenalkan tembakau ke masyarakat Indonesia. Mengisap tembakau yang pada awalnya dianggap hal aneh, kemudian malah menjadi candu bagi masyarakat akibat zat aditif yang dikandung di dalamnya, yang tanpa disadari menggerogoti kesehatan penikmatnya. Berdasarkan laporan tobaccoatlas.
org berbagai penyakit mengintai perokok, baik bagi perokok aktif maupun pasif. Seperti dikutip dari tobaccoatlas.org bahwa merokok tembakau menyebabkan kerusakan pada setiap organ tubuh manusia akibat campuran yang mematikan lebih dari 7.000 bahan kimia beracun, termasuk minimal 70 karsinogen yang terkandung di dalam rokok. Menyadari bahaya yang ditimbulkan oleh rokok bagi keberlangsungan hidup manusia, maka pemerintah di berbagai belahan dunia pun berjuang membuat berbagai regulasi untuk melindungi masyarakatnya dari dampak buruk rokok. Indonesia pun tidak ketinggalan, apalagi Laporan Nasional Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) 2013 dan 2018 Kementerian Kesehatan RI menunjukkan persentase penduduk umur 10 tahun ke atas yang merokok aktif setiap hari stagnan di angka 24,3 persen. Dari angka ini dapat diduga perilaku merokok penduduk Indonesia yang berusia 10 tahun ke atas dalam rentang waktu 5 tahun tidak mengalami perubahan. Bagaimana dengan Bali yang telah memiliki regulasi untuk mengatur perokok? Seperti yang diketahui bahwa sejak 1 Juni 2012, Pemerintah Provinsi Bali telah menerapkan Perda nomor 10 tahun 2011 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Perda ini mengatur agar perokok tidak merokok di sembarang tempat
dengan harapan dapat meminimalkan paparan asap rokok terhadap kelompok rentan, seperti anak, remaja, dan ibu hamil. Regulasi telah diberlakukan, namun data dalam Laporan Nasional Riskesdas tahun 2013 dan 2018 Kementerian Kesehatan RI menunjukkan persentase penduduk Bali yang berusia 10 tahun ke atas yang aktif merokok setiap hari meningkat dalam kurun waktu 5 tahun (2013-2018), dari 18 persen menjadi 18,9 persen. Begitu juga persentase penduduk berusia 10 tahun ke atas yang hanya kadang-kadang merokok juga naik, dari 4,4 persen menjadi 4,6 persen. Data ini idealnya mendapat perhatian khusus karena perokok kadang-kadang ini juga sudah terpapar dengan kandungan bahan kimia beracun di dalam rokok walau intensitasnya tidak sebesar perokok aktif setiap hari. Peningkatan persentase perokok di Bali dalam rentang waktu 5 tahun terakhir ini, menjadi cerminan masih kuatnya eksistensi rokok di dalam masyarakat. Eksistensi rokok dalam kehidupan masyarakat Bali ternyata tidak lekang dimakan waktu. Dalam sepuluh tahun terakhir (20092018) di Bali, konsumsi rokok selalu berada dalam sepuluh besar komoditas yang mengambil porsi terbesar dalam pengeluaran per bulan penduduk Bali berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasi-
onal (Susenas) yang dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Seperti pada tahun 2009, 4,39 persen pengeluaran per kapita per bulan di Bali adalah untuk rokok dan konsumsi rokok ini menempati posisi ke-7 sebagai komoditas yang banyak dikonsumsi penduduk Bali, bahkan porsinya mengalahkan pengeluaran untuk biaya pendidikan. Kemudian pada tahun 2018, proporsi konsumsi rokok dalam pengeluaran penduduk Bali per bulan memang turun menjadi 3,65 persen namun masih masuk dalam 10 besar komoditas yang paling banyak dikonsumsi penduduk Bali. Dan lagi-lagi konsumsi rokok kembali mengalahkan pengeluaran untuk pendidikan. Ternyata rokok juga menunjukkan eksistensinya dalam rumah tangga miskin. Mengutip dari www.who.int website milik WHO bahwa tembakau dan kemiskinan memiliki kaitan yang erat. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa di rumah tangga termiskin di banyak negara dengan penghasilan rendah, pengeluaran untuk produk tembakau mencapai lebih dari sepuluh persen dari total pengeluaran rumah tangga. Akibatnya, kebutuhan untuk makanan, pendidikan, dan perawatan kesehatan mendapat porsi yang lebih sedikit dari pendapatan yang yang diperoleh. Dari perspektif ini, tembakau juga dapat berkontribusi terhadap tingkat buta huruf yang lebih tinggi karena uang dihabiskan untuk tembakau dan bukan pendidikan. Hasil penelitian yang telah dirangkum oleh WHO ini sejalan dengan data kemiskinan yang dirilis oleh BPS. Dari rilis angka kemiskinan kondisi September 2018 yang dirilis pada Januari 2019 ternyata rokok kretek filter merupakan komoditas yang memberikan kontribusi terbesar kedua pada pembentukan garis kemiskinan Provinsi Bali untuk wilayah perkotaan (5,90 persen), dan terbesar ketiga (3,15 persen) untuk wilayah perdesaan Bali. Kondisi ini terjadi bukan yang
Parenting Berkarakter pada Era Digital
SUATU hari sepulang sekolah, anak kedua saya, Hany, memberikan sepucuk surat kepada saya sambil berkata “Ibu, ini surat dari bu guru untuk Ibu mengikuti acara parenting besok pagi jam 9 di sekolah”. Sambil menerima dan membaca surat tersebut, saya menjawab “O… ya. Insya Allah Ibu akan hadir.” Kemudian, dari dalam kamar anak sulung saya berkata, ‘’Iya Bu…hari Kamis depan di sekolah kakak juga ada kegiatan parenting dan orang tua di minta hadir, penting acaranya.’’ Saya kembali menjawab, ‘’Iya… Insya Allah Ibu akan hadir juga, tenang saja.” Dari percapakan kami itu sebenarnya ada kata yang sudah umum kita dengar, yaitu parenting. Namun sudah memaknai dan menjiwaikah kata tersebut bagi kita? Kata parenting adalah kosa kata bahasa Inggris yang berasal dari kata parents yang dalam bahasa Indonesia: orang tua. Parenting memiliki makna sesuatu aktivitas di mana orangtua bertindak sebagai orangtua terhadap anak-anaknya dengan melakukan serangkaian usaha aktif serta perlakuan orangtua dalam rangka memenuhi kebutuhan, memberi perlindungan dan mendidik anak dalam kehidupan sehari-hari dengan memfasilitasi kegiatan belajar. Sebagai bekal bagi anak dalam aktivitasnya pada era digital, tampaknya semangat parenting perlu dibangkitkan, dibina, dikelola, dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya oleh tri pusat pendidikan, baik itu di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Ujung tombak dari pelaksanaan parenting ini sebenarnya berada pada keluarga yaitu orangtua. Kenapa demikian? Orangtua adalah fasilitator utama dalam pemenuhan kebutuhan ekonomi bagi anak. Dahsyatnya imbas dari era digital telah merambah sampai ke pelosok daerah. Berbagai lapisan masyarakat mengenal, menggunakan, dan bahkan menjadi kecanduan. Suatu fakta yang memang tidak dapat disangkal bahwa salah satu produk era digital yaitu gawai telah
Oleh
Zaitun, S.S., M.Ag. memberikan berbagai kemudahan bagi kita dalam mengakses segala informasi yang ada di seluruh belahan dunia. Banyak manfaat yang diperoleh dari era digital yang sarat kecanggihan teknologi antara lain: sebagai sumber informasi, membangun kreativitas, alat komunikasi, kemudahan dalam pembelajaran, jaringan sosial, mengembangkan jiwa wirausaha, serta kemudahan dalam pelayanan publik. Serentetan dampak positif dari era digital yang telah kita nikmati yaitu: kemudahan dalam mengakses informasi yang ada di penjuru dunia, kemudahan dalam aktivitas bekerja, kemudahan dalam mengakses sumber belajar dan kemudahan dalam usaha transaksi online. Namun dampak negatifnya juga telah ‘‘menghadiahkan’’ kita dengan berbagai kemerosotan moral, budi pekerti, akhlak, serta perilaku buruk. Penggerak utama dari parenting adalah orangtua dengan langkah awal yaitu tumbuhkan niat dan menyadari pentingnya parenting tersebut. Untuk itu, dalam diri para orangtua harus tumbuh dan tertanam nilai-nilai positif serta bijaksana dalam bersikap dan bertindak pada era digital ini seperti sebuah peribahasa menyebutkan ‘‘seperti menarik rambut dalam tepung, rambut jangan putus, tepung jangan bergoyang’’. Untuk itu, nilai-nilai sabar, disiplin, niat yang kuat dan ulet sangat penting dalam mengupayakan pelaksanaan parenting tersebut. Upaya parenting pada era digital dalam keluarga adalah melalui pendampingan orangtua kepada anak-anaknya pada saat anak-anak mereka mengakses gawai dan orangtua wajib mengetahui isi dan menu-menu yang ada dalam handphone anak-anaknya. Menurut hemat penulis, ada beberapa hal
yang bisa dilakukan orangtua untuk mewujudkan parenting yang baik. Pertama, membangun komunikasi dan interaksi yang harmonis dengan anak dengan cara ketika anak berbicara atau bercerita dengan kita sementara kita sedang main gawai, sejenak lupakan gawai kita, perhatikan dan tatap matanya karena hal ini menimbulkan rasa dihargai dalam diri anak. Kedua, orangtua wajib mengetahui isi dari gawai anak-anaknya, sehingga ketika anak-anak bermain gawai orangtua akan tenang karena memastikan gawai anaknya tidak berisi konten-konten negatif dan membahayakan. Ketiga, sempatkan untuk memberi kabar kepada anak dengan menggunakan gawai saat kita sedang bekerja walaupun hanya dengan menyapa anak. Keempat, saat berada di rumah, batasi dalam menggunakan gawai dan bina suasana kebersamaan bersama anakanak. Kelima, buat aturan penggunaan gawai dalam keluarga yang mana aturan tersebut berlaku bagi semua anggota keluarga bukan hanya kepada anak namun aturan tersebut berlaku juga bagi orangtuanya, ayah dan ibu. Keenam, hari libur dan waktu rekreasi adalah masa kebersamaan orangtua dan anak. Untuk itu, hadirkan diri dan hati untuk anakanak sebagai tanda bahwa kita ada dan hadir dan dekat dengan mereka. Ini menekankan jangan terfokus pada gawai. Ketujuh, sepakati waktu-waktu tertentu dalam penggunaan gawai dalam keluarga. Kedelapan, orangtua harus mengetahui tentang teknologi informatika dan perkembangannya. Mari kita sikapi era digital dengan bijak terutama dalam penggunaan gawai dalam keluarga kita, terutama bagi anak-anak kita. Pahami dan maknai bahwa anak adalah amanah dan titipan bagi kita.
pertama kali. Dalam beberapa tahun terakhir, konsumsi rokok selalu memberi kontribusi yang besar pada pembentukan garis kemiskinan. Garis kemiskinan merupakan batas yang dipergunakan untuk mengelompokkan penduduk menjadi miskin atau tidak miskin. Jika rata-rata pengeluaran penduduk per bulan berada di bawah garis kemiskinan, maka penduduk tersebut dikategorikan sebagai penduduk miskin. Hasil Riskesdas tahun 2018 mendukung hasil penelitian di atas, yang mana 63,7 persen nelayan di Indonesia merupakan perokok aktif setiap hari, sedangkan 40,4 persen petani/buruh tani juga merupakan perokok setiap hari. Pertanian yang di dalamnya mencakup pekerjaan petani, buruh tani, serta nelayan merupakan kantong kemiskinan di Indonesia. Data yang terpampang di depan kita membuktikan sulitnya menghilangkan eksistensi rokok dalam kehidupan manusia. Keberadaan rokok yang sudah mencapai puluhan dasawarsa dalam kehidupan manusia menjadi tantangan bagi dunia saat ini. Kebiasaan merokok telah menjadi tradisi di masyarakat. Jika tradisi bernilai luhur harus diwariskan ke generasi penerus, maka untuk tradisi merokok hendaknya tidak ada istilah “diwariskan”. Berbagai inovasi dalam memformulakan aturan yang mengikis eksistensi rokok ini masih sangat diperlukan, begitu juga penguatan pada aturan-aturan yang sudah ada. Seperti Perda tentang KTR di Bali yang juga masih sangat perlu diperkuat, misalnya dalam hal pengawasan, karena hasil Riskesdas 2018 menunjukkan masih ada 51,6 persen penduduk Bali berusia 10 tahun ke atas yang merokok di dalam gedung atau ruangan, seperti rumah, tempat kerja, dan sarana transportasi yang notabene termasuk KTR. Penulis bekerja di Badan Pusat Statistik Provinsi Bali
POJOK Jokowi sampaikan terima kasih atas kepercayaan masyarakat Bali. - Berjuang bersama wujudkan cita-cita proklamasi. *** Sabtu ini Presiden Jokowi akan membuka Pesta Kesenian Bali ke-41. - Kokohkan seni budaya bangsa. *** Presiden Jokowi mendukung pembangunan Pusat Kebudayaan Bali. - Menjaga Pancasila budaya bangsa.
Penulis, dosen tetap Mata Kuliah Umum (MKU) Prodi PBSI FKIP Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Sabtu Umanis, 15 Juni 2019
7
TABANAN
Eka Wiryastuti Tolak Pengadaan Mobil Dinas Baru untuk Bupati Mengutamakan Pembiayaan Program Kerakyatan
Menurut Bupati Eka, pengadaan mobil dinas bagi pimpinan daerah memang wajar. Wakil Bupati pun sudah lebih dahulu menganggarkan mobil dinas di tahun 2018 dengan jenis Alphard. Untuk Bupati, memang benar dianggarkan di tahun 2019, sesuai ketentuan protokoler pimpinan daerah. Pengadaan
mobil dinas merupakan sarana penunjang operasional kedinasan. Namun, secara pribadi dirinya tidak menginginkan pengadaan tersebut, karena nantinya menjadi beban. Selain itu waktunya sudah tidak tepat, mengingat masa jabatannya sudah akan berakhir. Tak hanya itu, selama ini
Bupati Eka sudah terbiasa menggunakan mobil pribadi untuk kegiatan pribadi maupun kedinasan. ‘’Sampai saat ini saya belum terlalu memerlukan mobil dinas, mengingat saya juga sudah memakai kendaraan sejenis tersebut sejak duduk jadi anggota DPRD Kabupaten Tabanan. Jadi tolong jangan
terlalu dibesar-besarkan,’’ ungkapnya. Bupati Eka berharap anggaran untuk pengadaan mobil dinas tersebut nantinya bisa digunakan untuk program pembangunan lainnya. Bupati Eka juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang peduli dengan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Menurutnya ini salah satu bentuk keterbukaan publik dalam kecintaan semua komponen terhadap daerah. ‘’Mari selalu terus berbenah di segala bidang. Saya mengucapkan terima kasih
Tabanan (Bali Post) Perhelatan politik di Kabupaten Tabanan kian menghangat. Makin banyak tokoh yang digadang-gadang maju dalam bursa calon Bupati dan calon Wakil Bupati Tabanan 2020-2025. Bagi kader PDI-P yang juga Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, hal tersebut sangat wajar terjadi di era demokrasi. ‘’Jadi wajar saja banyak muncul nama calon, karena dalam demokrasi tentu ada yang berkeinginan, berharap, dan ada yang merasa pantas. Ada pula rakyat yang mengatakan pantas dan konstituennya mendukung,’’ ucapnya, Ju-
mat (14/6) kemarin. Khusus di PDI-P, Eka menyatakan, setiap kader memiliki peluang yang sama untuk menjadi calon Bupati maupun Wakil Bupati. Hanya saja hal itu tergantung kiprah kader bersangkutan dan sikap pendukungnya. Disinggung mengenai adiknya, Gede Dedy Made Pratama, yang diisukan akan ikut bursa pencalonan, Eka mengaku belum berpikir ke sana. Ia hanya menekankan, siapa pun itu, kader yang maju harus memiliki basis suara. ‘’Harus pernah dipilih rakyat. Tetapi kembali lagi, semua kewenangan partai, karena
syarat-syarat, induk partai yang menentukan,’’ ucapnya. Bagi dirinya, semua kader terbaik PDI-P memiliki peluang mencalonkan diri dalam pilkada. Sebut saja I Komang Gede Sanjaya yang duduk menjabat Wakil Bupati dan juga di kepengurusan partai. ‘’Saya lihat juga nama Pak Urip yang sudah menjadi DPR-RI beberapa kali. Begitupun Ketut Suryadi, dalam sebuah poling jumlahnya tinggi sampai 50 persen. Tentunya semua punya peluang. Ini hal yang wajar diramu sekarang, untuk DPP memilih dan menentukan nantinya,’’ pungkasnya. Meski demikian, Eka me-
ngaku saat ini dirinya belum mau fokus pada politik. Ia ingin menyelesaikan tugastugas pemerintahan dengan baik hingga masa akhir jabatannya. ‘’Saat ini saya hanya ingin fokus semua aturan, program selesai tepat waktu dan tidak ada masalah, tidak berkasus hukum. Semua dirapikan jelang tugas akhir jabatan,’’ tegasnya. Meski demikian, Bupati Eka tetap menekankan agar pelaksanaan pilbup 2020 nantinya bisa berjalan aman, lancar dan damai, sehingga pembangunan di Tabanan berjalan dengan baik. Apalagi ia melihat suasana politik di Kabupaten
SEMPAT menjadi sorotan dan viral di media sosial terkait pengadaan mobil dinas baru dengan nilai fantastis yang akan digunakan untuknya, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti pun angkat bicara. Ia menegaskan, sudah sejak awal telah menolak pengadaan mobil dinas baru tersebut. Karena diakuinya akan menjadi beban bagi APBD Pemerintah Daerah Kabupaten Tabanan. Hal itu disampaikannya usai membuka Gebyar Panutan Pajak di Gedung Kesenian Ketut Maria Tabanan, Jumat (14/6) kemarin.
yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang peduli terhadap roda pemerintahan di Kabupaten Tabanan,’’ ujarnya. Sekali lagi ditekankan Bupati Eka, disisa akhir masa jabatannya ia ingin fokus dan meninggalkan kesan baik untuk dapat menjadi inspirasi serta meninggalkan sejarah yang bermanfaat bagi Tabanan. Dirinya juga mengimbau seluruh masyarakat Tabanan agar berpikir kritis, namun bisa dipertanggungjawabkan. ‘’Mari kedepankan rasa memiliki dan persatuan.
Tabanan sudah berbeda dengan suasana pemilu sebelumnya. Seperti diketahui, PDI-P sangat percaya diri menghadapi Pilbup 2020. Hal ini lantaran dalam Pileg 2019, PDI-P mendapat suara terbanyak, mencapai 28 kursi dari 40 kursi di DPRD Tabanan. (kmb28)
Di sisa akhir masa jabatan, saya ingin menyelesaikan segala pekerjaan rumah program yang masih perlu dipikirkan dan diselesaikan dengan sebaikbaiknya. Masih banyak hal lain yang lebih penting yang harus kita selesaikan bersama-sama oleh seluruh elemen masyarakat,’’ imbuhnya. (ad330)
Tiap Kader PDI-P Berpeluang Jadi Cabup dan Cawabup
Ni Putu Eka Wiryastuti
Pohon Timpa Rumah dan PAUD di Kukuh Tabanan (Bali Post) Bencana pohon tumbang kembali terjadi di Kabupaten Tabanan. Pohon jenis taep, Jumat (14/6) kemarin tumbang dan menimpa atap rumah warga Desa Kukuh Kecamatan Marga. Tidak hanya rumah, atap PAUD milik Desa Kukuh juga tertimpa pohon tumbang tersebut. Dari informasi yang dihimpun, hujan gerimis yang mengguyur Kabupaten Tabanan sejak Kamis (13/6) hingga kemarin, membuat pohon berusia tua itu tumbang sekitar pukul 06.00 Wita. Kasubag Humas Polres Tabanan Iptu Made Budiarta mengatakan, kala itu pemilik rumah I Made Ari Agus Ardi (41) berada di dalam rumah. Sementara ibunya, Ni Made Nurtini (65) dan istrinya, Nengah Sukerti (30) tengah berada di dapur. Saat itu Sukerti melihat pohon taep di sebelah barat rumahnya tumbang dan menimpa atap rumah serta atap PAUD yang berlokasi tepat di sebelah rumahnya. Melihat hal itu, Sukerti pun berteriak meminta Agus Ardi untuk ke luar bersama anakanaknya. Akibat kejadian itu, pemilik rumah mengalami kerugian Rp 7 juta. Sementara kerugian atas kerusakan PAUD sekitar Rp 1 juta. Perbekel Desa Kukuh I Made Sugianto mengatakan, pohon tumbang dipicu lantaran batangnya yang berdiameter sekitar 15 meter itu sudah lapuk. Usai mendapat laporan pohon tumbang, pihaknya langsung memberikan bantuan mesin pemotong kayu agar bisa segera dilakukan pembersihan. Bahkan setelah kejadian, juga telah langsung dilakukan perbaikan. ‘’Jadi bagian atap pojok rumah milik Ardi rusak cukup parah, namun sudah langsung dilakukan perbaikan,’’ terangnya. (kmb28)
Bali Post/ist
RUSAK - Sebatang pohon menimpa rumah warga dan gedung PAUD. Warga pun bergotong royong melakukan perbaikan atap rumah yang rusak tersebut.
Tabrak Truk Pengendara Motor Tewas Tabanan (Bali Post) Naas menimpa I Putu Eka Suryantara, warga asal Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan. Pria berusia 30 tahun ini tewas setelah menabrak bagian belakang truk yang tengah diparkir di Jalan DenpasarGilimanuk By-pass Ir. Soekarno di Banjar Sanggulan Desa Banjar Anyar Kecamatan Kediri, pada Jumat (14/6) dini hari. Korban mengalami luka robek pada bagian perut dan pelipis mata. Dari informasi yang dihimpun, lakalantas itu terjadi pukul 02.00 Wita. Truk Toyota Dina dengan nomor kendaraan DK 9451 UG yang dikemudikan Putu Adi Santika Jaya asal Banjar Air Anakan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jembrana tengah, parkir lantaran sopir hendak membeli nasi di sebelah utara. Saat itu Putu Adi Santika sudah menyalakan lampu peringatan. Sementara dari arah Gilimanuk, melaju Honda Scoopy nopol DK 3423 EQ yang dikendarai korban Putu Suryantara. Diduga mengantuk, korban tidak melihat jelas truk yang parkir di badan jalan. Korban menabrak bagian belakang truk dan langsung terjatuh. Akibat kejadian itu korban yang tinggal di Jalan Rajawali Gang II Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan ini tewas di tempat. Selanjutnya jenazah korban dibawa ke BRSUD Tabanan. Kasubag Humas Polres Tabanan Iptu I Made Budiarta mengatakan, diduga korban mengantuk sehingga saat melintas tidak memperhatikan truk yang parkir. Namun untuk sementara, sopir truk Putu Santika Jaya saat ini masih dimintai keterangan di Polres Tabanan. ‘’Sopir truk masih diperiksa. Jadi, belum ditentukan yang mana salah,’’ jelas Iptu Budiarta. (kmb28)
Pemkab Tabanan Kembali Gelar Gebyar Panutan Pembayaran PBB-P2
GEBYAR - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti di sela-sela Gebyar Panutan Pembayaran PBB-P2.
SALAH satu upaya sosialisasi sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh stakeholder untuk menyatukan langkah mensukseskan kegiatan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan melalui Badan Keuangan Daerah kembali menggelar Gebyar Panutan Pembayaran PBB-P2, Jumat (14/6) kemarin. Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan ini, dihadiri Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan I Gede Susila, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tabanan A.A. Dalem Tresna Ngurah serta seluruh OPD di lingkungan Pemkab Tabanan dan perwakilan Bank BPD Bali. Gebyar Panutan Pajak yang secara rutin digelar Pemkab Tabanan setiap tahunnya ini juga bertujuan agar para wajib pajak, baik badan maupun perorangan seluruhnya bisa melaksanakan kewajiban pem-
bayaran PBB-P2. Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tabanan Dewa Ayu Sri Budiarti mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah dari sektor Pajak, khususnya PBB-P2. Acara ini sekaligus sebagai media sosialisasi bahwa pembayaran pajak bisa secara mandiri sudah dapat dilaksanakan, baik secara langsung ke Bank BPD Bali maupun tempat pembayaran lainnya. Tempat pembayaran lainnya adalah tempat yang telah mempunyai link dengan Bank BPD Bali seperti LPD, koperasi, BUMDes, PT Pos Indonesia, dan masih banyak lagi. ‘’Khusus bagi wilayahwilayah yang belum memiliki akses pembayaran terdekat, pelayanan dan pemungutan secara langsung masih dimungkinkan dengan menggunakan mobil keliling bekerja sama dengan Bank BPD Bali atas dasar permohonan Perbekel setempat,’’ ujarnya. Bupati Eka dalam kesempatan itu sangat mengapresiasi
kegiatan ini dan mengucapkan terima kasih kepada wajib pajak yang taat melaksanakan kewajiban perpajakannya. ‘’Melalui kegiatan ini kami mengajak para pejabat, pengusaha, para ASN beserta masyarakat umum selaku wajib pajak untuk taat membayar pajak sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD),’’ ungkapnya. Bupati Eka juga menyerukan agar pengelolaan pajak berorientasi pada peningkatan pendapatan. Objek pajak yang cukup potensial perlu didata dan dinilai kembali sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dia menyebutkan, perlu adanya tim khusus untuk melancarkan kegiatan tersebut, termasuk melibatkan seluruh stakeholder di Pemkab Tabanan, mulai tingkat atas sampai tingkat paling bawah. ‘’Upaya optimalisasi penerimaan dari sektor pajak senantiasa perlu terus dilakukan guna memenuhi kebutuhan anggaran daerah, khususnya untuk pembangunan infrastruktur dan pemenuhan jaminan sosial yang perlu ban-
yak mendapat perhatian dan seluruhnya diarahkan untuk mencapai visi Tabanan yang sejahtera, aman dan berprestasi,’’ jelas Bupati Eka. Atas keberhasilan dalam pengelolaan pajak daerah, dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Bank BPD Bali yang telah memberikan support berupa doorprize yang nilainya cukup besar untuk memotivasi kehadiran para wajib pajak. Doorprize dimaksud di antaranya, sepeda motor dan sepeda gunung. Selain pemberian doorprize kepada wajib pajak perorangan, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan penghargaan wajib pajak hotel dan restoran terbaik. Terbaik pertama yaitu Hotel Soori Bali, mendapatkan piagam penghargaan dan satu unit sepeda gunung. Terbaik kedua, PT Natura Mandiri, mendapat piagam penghargaan dan dispenser. Terbaik ketiga diraih PT Fast Pood Indonesia (KFC Tabanan) dan mendapat piagam penghargaan dan kompor gas, yang diserahkan langsung oleh Bupati Eka. (ad328)
BULELENG
8
Sabtu Umanis, 15 Juni 2019
Dapat Kucuran DAK Rp 700 Juta
Dispar Ganti Paving Areal Parkir Eks Pelabuhan
Singaraja (Bali Post) – Kerusakan areal parkir di kawasan eks Pelabuhan Buleleng tahun ini mulai diperbaiki. Untuk memperbaiki kerusakan areal parkir itu, Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng menerima kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019 sebesar Rp 700 juta. Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng Nyoman Sutrisna, M.M., Jumat (14/6) kemarin, mengatakan areal parkir mulai dari pintu masuk di sebelah timur hingga depan Museum Tematik Soenda Ketjil, sejak beberapa tahun terakhir rusak parah. Kerusakan ini terjadi selain karena usia paving yang sudah tidak kuat menahan beban, juga karena aktivitas parkir yang terus bertambah ramai. Sejak terjadi kerusakan, pengunjung terutama wisatawan sering menyampaikan keluhannya karena tidak nyaman dengan kondisi areal parkir yang berlubang. Tidak ingin kerusakan bertambah parah dan semakin banyak pengunjung mengeluh, pihaknya kemudian mengusulkan proposal ke pusat untuk mendapatkan DAK dari APBN. Hasilnya, tahun ini pusat mengucurkan DAK untuk Dispar Buleleng Rp 700 juta. “Setelah berproses, proposal kami disetujui dan perbaikan paving untuk parkir serta halaman di eks Dermaga Buleleng kami tangani. Dari proses tender pekerjaan tersebut ditawar Rp 491 juta dan sekarang sudah mulai dikerjakan, sesuai kontrak pemasangan paving selama 90 hari kalender,” ujarnya. Pria yang juga menjabat Klian Desa Adat Pakraman Buleleng ini menambahkan, sesuai dengan desain yang telah disusun, kualitas pekerjaan telah diawasi dengan ketat. Terutama pemakaian paving kualitas tinggi, sehingga menjamin daya tahan beban yang akan melintas di areal parkir eks Pelabuhan Buleleng. Selain itu, pengawasan menitikberatkan pada ketepatan waktu pelaksanaan proyek, sehingga ini akan memberikan jaminan kepada pemberi bantuan. Peruntukan dana sudah tepat sasaran menjadi catatan baik ini akan menjadi modal tahun berikutnya untuk melanjutkan perbaian areal parkir hingga di Pura Segara, Desa Adat Pakraman Buleleng di sebalah baratnya. Rencananya, perbaikan dengan memasang paving di kawasan itu dilanjutkan tahun 2020 mendatang. “Evaluasi dan pengawasan dilakukan dengan ketat, kami tidak ingin pemberi bantuan kecewa karena kualitas pekerjaan. Setiap tahapan pekerjaan dan material paving yang dipasang telah lolos pengujian sesui desain perencanaan yang ada,” tegas mantan Kepala Dinas Perikanan Kelautan (Diskanla) yang sekarang jadi Dinas Perikanan Buleleng ini. (kmb38)
Bali Post/kmb38
TERCEMAR – Taman Terumbu Karang Pantai Lovina berpotensi tercemar sampah dan gangguan cuaca. DLH Buleleng melakukan aksi pembersihan sampah di dasar laut menggandeng para dive master profesional.
Puluhan ”Diver’’ Bersihkan Sampah Plastik Cemari Terumbu Karang Bali Post/kmb38
DIPERBAIKI – Areal parkir di eks Pelabuhan Buleleng diperbaiki dengan mengganti paving.
Belasan Pejabat Ikut Lelang Jabatan Singaraja (Bali Post) – Sehari sebelum pendaftaran dan penyerahan berkas administrasi lelang jabatan tinggi pratama ditutup, peserta yang mendaftar terus bertambah. Hingga Jumat (14/6) kemarin, Panitia Seleksi (Pansel) menerima 16 pejabat yang mendaftar dan menyerahkan berkas administrasi ke Sekretariat Pansel di Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng. Dari belasan pelamar itu, satu orang pelamar berasal dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Kepala BKPSDM Buleleng Gede Wisnawa mengatakan, dari 16 pejabat tersebut baru jabatan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Koperasi UKM) dan jabatan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) yang melebihi target pendaftar. Pejabat yang mengincar Kepala Dinas Koperasi UKM ada lima orang, yaitu Luh Sutraeni, Gede Ngurah Omardani, Luh Terry Yuliandriana, I Gede Arya Suardana, dan Ni Nyoman Ayu Wirahni. Sedangkan jabatan Kepala Kesbangpol diincar enam orang, yaitu Ketut Suseni Indrawati, Dewa Ketut Surawijaya, Komang Sumertajaya, Gusti Ngurah Suradnyana, Gusti Ngurah Aribawa, dan Made Juniadi. Sedangkan jabatan Dinas Pertanian (Distan) dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) hingga kemarin, pelamarnya belum memenuhi kuota minimal. Jabatan Kepala Distan baru tiga orang mendaftar, yakni Made Sumiarta, Gede Suadnyana, dan Ni Made Lely. Sedangkan jabatan Kepala Damkar baru dua orang mendaftar, yaitu Nyoman Agus Jaya Sumpena dan Putu Dewi Puspitawati. “Data sementara baru 16 pelamar dan tinggal dua jabatan pelamarnya belum melebihi kuota minimal. Masih kita tunggu, mudah-mudahan sampai pendaftaran ditutup hari Minggu (16/6 -red), semua jabatan kuota minimal terpenuhi,” ujarnya. Menurut Wisnawa, Pansel menunggu pejabat lain baik di pemkab dan pelamar luar pemerintahan untuk mendaftar lelang jabatan sampai batas akhir pendaftaran. Untuk mendapatkan kuota pelamar minimal di dua jabatan, pihaknya berharap kuota itu terpenuhi hingga Minggu (16/6) besok. Kalau sampai batas akhir itu kuota minimal belum terpenuhi, pansel sudah menyiapkan skema, yaitu membuat keputusan perpanjangan masa pendaftaran. Alternatif lain juga dilakukan dengan jalur undangan. Untuk skema ini, Bupati Buleleng diperbolehkan mengundang beberapa pejabat yang secara kepangkatan dan kualifikasi pendidikannya layak berkompetisi dalam lelang jabatan kali ini. “Kami menunggu hasil akhir nanti. Untuk mencari kekurangan kuota minimal itu akan diputuskan oleh pansel, apakah memperpanjang atau Pak Bupati mengundang pejabat yang layak dan diputuskan oleh pansel. Skema ini diizinan sesuai rekomendasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,” tegas birokrat asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Sejumlah kawasan Taman Terumbu Karang Pantai Lovina, Kecamatan Buleleng, kelestariannya dikhawatirkan rusak akibat tercemar sampah kiriman yang tenggelam ke dasar laut. Kondisi ini tidak bisa dihindari mengingat Pantai Lovina menjadi muara tujuh sungai besar. Aksi membersihkan sampah plastik yang mencemari terumbu karang dilakukan pada Jumat (14/6) kemarin, melibatkan puluhan dive master. Mengatasi ancaman kerusakan terumbu karang tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng saat ini gencar melakukan aksi pembersihan sampah di dasar laut. Aksi ini mulai digalakkan dengan menggandeng para dive master yang sudah bersertifikat profesional, kelompok masyarakat, dan nelayan. Mengawali gerakan pembersihan sampah di dasar laut tersebut, diawali di Pantai Spice Div, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar. Aksi perdana ini dipimpin Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana didampingi Kepala DLH Putu Ariyadi Pribadi. Dalam aksi ini, 38 dive master dari Kecamatan Tejakula dan Gerokgak dilibatkan. Selain itu, penyelam asing pun berpartisipasi untuk memungut
sampah plastik dan bekas tali pancing yang mencemari taman Terumbu Karang di Lovina dan sekitarnya. Kepala DLH Buleleng Putu Ariyadi Pribadi mengatakan, belakangan ini upaya melestarikan biota laut di Lovina dan sekitarnya semakin meningkat. Ini dilakukan pemerintah daerah bersama kelompok nelayan, pelaku wisata, dan komponen masyarakat lainnya. Hanya, gerakan ini masih perlu ditingkatkan karena taman terumbu karang di pantai masih berpotensi tercemar, baik oleh sampah kiriman maupun karena pengaruh cuaca. Paling besar potensi tercemar itu terjadi karena pencemaran sampah plastik. Ini tidak terhindari karena ada tujuh daerah aliran sungai (DAS) yang
bermuara di Pantai Lovina. “Saat musim hujan, DAS ini menghanyutkan sampah kiriman dan semakin lama akan tenggelam di dasar laut. Pencemaran di tengah laut itu mengganggu pertumbuhan terumbu karang dan biota laut lain,” tegasnya. Selain sampah kiriman, gangguan perkembangan terumbu karang karena perilaku penangkapan ikan oleh nelayan. Banyak terumbu karang yang terjerat jaring atau senar pancing yang membuat terumbu karang patah dan pada akhirnya pertumbuhannya mati. Untuk gangguan cuaca seperti perubahan keasaman di laut juga turut mengganggu pertumbuhan terumbu karang itu sendiri. “Potensi kerusakan itu masih ada. Di sini, ada tujuh DAS dan sampah kiriman masih saja ada yang dihanyutkan saat hujan. Pemicu lain seperti terjerat jaring atau senar pancing dan perubahan cuaca, juga menambah besar ancaman kerusakan,” ujarnya. Ancaman kerusakan yang begitu tinggi, pihaknya terus
melakukan upaya pencegahan dengan rutin melakukan aksi pembersihan sampah di dasar laut. Gerakan ini digalakkan dengan menggandeng para dive master di Buleleng dan komponen masyaraat lain. Gerakan ini diakuinya efektif untuk mencegah pencemaran tidak semakin parah. Tidak saja membersihkan sampah plastik dan sampah lain, gerakan ini juga diikuti dengan pemeliharaan terumbu karang seperti menanam bibit terumbu karang untuk mengganti yang sudah mati atau yang mengalami pemutihan (bleacing). “Setelah ini, kami akan menyasar kawasan pantai di Buleleng Timur dan Barat. Sementara untuk pencegahan sampah kiriman dari DAS, kami terus lakukan penyadaran untuk tidak membuang sampah di sungai,” jelasnya. Koordinator penyelam, Kadek Fendi Wirawan, mengatakan kerusakan terumbu karang di Lovina dan sekitarnya ditemukan sejak 2016 hingga 2017. Saat itu, pihaknya menemukan persentase kerusakan yang seba-
gian besar karena perilaku manusia hingga 60 persen. Selama melakukan pembersihan, kebanyakan terumbu karang tercemar karena plastik pembungkus snack, sikat gigi, bekas pempers, hingga lembaran kain. Selain itu, bagian terumbu karang tersangkut jaring atau senar pancing yang ditinggalkan nelayan saat menangkap ikan. Setelah dilakukan pemeliharaan, sekarang kerusakan itu berkurang dan masih tersisa sekitar 30 persen saja. Mengoptimalkan penyelamatan biota laut gerakan pembersihan sampah di dasar laut perlu dilakukan lebih masif. Upaya ini semakin efektif dengan adanya kebijakan pemerintah daerah sekarang membatasi pemakaian plastik. “Dulu saat kami meneliti, kerusakannya sangat parah dan itu sebagian besar karena perilaku manusia. Sekarang, gerakan-gerakan seperti ini perlu ditingkatkan dan pemerintah juga membatasi pemakaian plastik, sehingga potensi ancaman itu bisa kita tangani dengan lebih baik lagi,” jelasnya. (kmb38)
KWT Ciptakan Dodol Terung dan Tomat
KREATIVITAS ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) di Buleleng, meningkat. Buktinya ibu-ibu di Bali Utara belakangan ini berhasil menciptakan produk penganan unik dan bergizi. Salah satu produk pangan lokal tersebut adalah dodol dari terung dan tomat. Penganan siap saji ini diciptakan anggota KWT Praja Putri, Desa Tinga Tinga, Kecamatan Gerokgak. Produk olahan pangan itu pertama kali dipasarkan di arena pasar pangan lokal, Jumat (14/6) kemarin, di Taman Kota Singaraja. Pasar lokal ini digelar Asosiasi Pasar Pangan Lokal (Asparlok) Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Buleleng. Ketua KWT Praja Putri, Gusti Ayu Putu Armini, mengatakan ketertarikannya menciptakan dodol unik ini karena meningkatkan masyarakat gemar mengonsumsi. Untuk itu, pihaknya mencoba mengolah bahan tersebut menjadi pangan unik dan memiliki kandungan gizi tinggi. Sama seperti dodol yang lain, bahan utama dari dodol terung dan tomat ini adalah ketan. Namun pada olahan
dodol ini ditambahkan sayur dengan perbandingan 1 kilogram ketan ditambahkan sayur 1,5 kilogram. Terung dan tomat yang digunakan adalah yang memang sudah siap dipanen. “Kita buat ini biar kegemaran makan sayur itu meningkat,” ujarnya. Menurut Armini, sebelum dodol terung dan tomat ini dipasarkan, pihaknya melakukan uji coba daya tahan. Dengan tingkat kematangan terung dan tomat yang bagus serta penjemurannya yang baik, dodol ini bertahan hingga 20 hari. Daya tahan yang lama itu juga didukung karena adonan dodol unik ini dibungkus kulit jagung. “Sebelum dipasarkan, dodol sudah dibungkus kulit jagung lalu dijemur sehingga ini menambah daya tahan,” jelasnya. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Drh. Nyoman Surya Temaja mengatakan, pemberdayaan dan pengembangan usaha setiap KWT di daerahnya terus digalakkan. Salah satunya dengan memperluas pasar melalui pasar pangan lokal dan melakukan pembinaan melibatkan pakar di bidangnya. Pembinaan ini
Bali Post/kmb38
DODOL – Ibu-ibu KWT Praja Putri Desa Tinga Tinga menciptakan dodol berbahan terung dan tomat. dilakukan agar produknya tidak monoton dan diharapkan terus berinovasi. Ibu-ibu anggota KWT juga disarankan menciptakan kreasi olahan
pangan nonberas. “Ini merupakan hasil dari pembinaan kami bersama BPTP yang mempunyai keahlian di bidang pengolahan pangan.
Sehingga olahannya lebih bervariasi disertai kesungguhan dari KWT untuk meningkatkan ekonomi,” ujarnya. (kmb38)
Sabtu Umanis, 15 Juni 2019
GIANYAR
9
Bertahan dengan Anyaman Kipas Berbahan Daun Lontar BANJIR pesanan dari luar negeri hingga mendapat untung besar kini hanya menjadi kenangan di benak perajin kipas berbahan daun lontar, Wayan Masta. Saat ini, perajin berusia 76 tahun asal Banjar Bona Kaja Paksadana, Desa Bona, Kecamatan Blahbatuh ini mengeluhkan minimnya pesanan. “Sekarang memang pesanan tidak seperti dulu,” ujar Masta, belum lama ini. Masta mengatakan, kerajinan berupa anyaman kipas berbahan daun lontar sudah ia tekuni sejak era 1980-an. Ia mewarisi keterampilan membuat anyaman ini dari orangtuanya. “Saya mewarisi dari orangtua yang memang
menekuni kerajinan anyaman kipas dari bahan daun lontar,” katanya. Menurut Masta, ia memesan bahan lontar dari Karangasem dan luar Bali seperti Sumba dan NTT. Namun karena permintan mulai berkurang, ia hanya memesan sedikit daun lontar di Pasar Batu Kandik, Denpasar. “Dulu saya pesan daun lontar sampai beberapa truk karena pesanan tinggi. Sekarang hanya perlu membeli beberapa ikat saja,” katanya. Proses pembuatan satu buah anyaman kipas berbahan daun lontar ini cukup panjang. Dari pemotongan dan pematangan daun lontar, hingga proses pewarnaan.
Sementara untuk proses pengayaman membutuhkan waktu kurang lebih satu jam. “Itu juga tergantung ukuran besar kecil, termasuk juga desain. Kalau lebih rumit dan besar, bisa lebih dari satu jam membuat satu kipas saja,” ujarnya. Masta mengaku masih memperkerjakan sejumlah perajin asal Desa Bona untuk membuat anyaman kipas berbahan daun lontar tersebut. “Perajin ini kebanyakan sudah tua. Mereka saya beri bahan, kemudian dikerjakan di rumah masing-masing. Setelah jadi disetorkan ke saya,” katanya. Satu buah kerajinan kipas berbahan daun lontar ini
dijual seharga Rp 10 ribu. Masta mengatakan, saat ini hasil produksi ini dominan dijual ke Pasar Kumbasari, Denpasar. Setiap dua minggu ia mengirim sekitar 50 kipas untuk dijual ke pasar tersebut. “Selain di sana, anyaman kipas juga dijual keliling oleh anak kedua saya,” katanya. Selain anyaman kipas dengan berbagai desain, pihaknya juga mengerjakan anyaman topi berbahan daun lontar. Anyaman ini masih cukup laku di Pasar Kumbasari. “Kalau topi anyaman ini masih diminati wisatawan yang berlibur, termasuk juga wisatawan yang bermain golf,” katanya. (nik)
Bali Post/nik
KIPAS - Wayan Masta menunjukkan kerajinan anyaman kipas berbahan daun lontar.
Pengadaan Xpander Tanpa Tender
Gianyar (Bali Post) -
Pengadaan 63 unit mobil Mitshubishi Xpander untuk operasional desa se-Kabupaten Gianyar tidak melewati proses tender. Padahal harga mobil semimewah itu mencapai Rp 243,5 juta per unitnya. Alhasil, pemilihan dealer untuk pembelian mobil yang harga keseluruhannya mencapai belasan miliar rupiah itu hanya menggunakan sistem survei. Hal ini diungkapkan Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Pemerintah Desa Dewa Ngakan Putu Ngurah Adi, Jumat (14/6) kemarin.
Bali Post/kmb35
PENGAMANAN - Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo bersama Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose saat memastikan pengamanan kunjungan Presiden Jokowi di Pasar Seni Sukawati.
Pengamanan Presiden Jokowi
Polres Kerahkan Ratusan Personel Gianyar (Bali Post) Jajaran Polres Gianyar menyiapkan pengamanan ketat untuk kunjungan Presiden RI Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo ke wilayah Gianyar, Jumat (14/6) kemarin. Sebanyak 320 personel Polres Gianyar diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan. “Terkait kedatangan Presiden RI ke wilayah Gianyar, kita berlakukan pengamanan ekstra baik secara terbuka maupun tertutup,” ujar Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo. Ia menambahkan, pengaman ketat ini dilakukan mengingat tingginya antusiasme masyarakat yang ing in m eliha t ora ng no mor satu di NKRI tersebut. “Dalam kunjungan Presiden ke Pasar Seni Sukawati, kami pertebal pengamanan dan perketat mengingat animo masyarakat yang hadir sangat banyak. Jadi, harus lebih sigap,” ujarnya. Priyanto Priyo Hutomo menekankan kepada personel yang terlibat dalam sprin pengamanan agar melaksanakan tugas dengan maksimal. “Untuk Satuan Lalu Lintas melakukan pen-
gawalan sepanjang rute perjalanan serta pengamanan pada penggal-penggal jalan untuk antisipasi kecelakaan atau kemacetan,” katanya. Priyanto Priyo Hutomo berpesan agar selalu men-
jaga keselamatan. Yang paling penting, jangan sampai lengah. Tugas pengamanan ini harus dilakukan dengan serius. ”Ini adalah pen gamanan VVIP,” tegasnya. (kmb35)
Ngurah Adi mengatakan, pengadaan 63 unit mobil Mitsubishi Xpander memang tidak melalui proses tender. Dikatakan, alasan tidak melalui proses ini karena pengadaan kendaraan roda empat itu tidak masuk dalam rencana umum pengadaan. “Tidak ada tender, karena itu pengadaan langsung. Kalau di desa (pengadaan - red) berbeda dengan di pemerintah kabupaten, desa diatur oleh Permendagri dan Perbup, sehingga tidak masuk dalam sistem rencana umum pengadaan. Jadi, tidak masuk dalam tender,” ujarnya. Dalam pengadaan 63 unit mobil ini, kata Ngurah Adi, pihaknya menggunakan sistem survei untuk menunjuk dealer mobil. Ada dua dealer yang masuk dalam survei tersebut. Melalui survei inilah dipilih satu dari dua dealer tersebut yang memberikan harga lebih rendah. “Proses survei yang kemarin (dua dealer - red) diundang oleh pihak desa, survei untuk mencari harga terendah. Kemarin yang diundang dua dealer karena memang minimal dua, itu sesuai perbup,” katanya. Ngurah Adi menambahkan, dalam survei itu tidak
boleh menawarkan lebih dari harga e-katalog. Harga e-katalaog untuk satuan mobil Xpander itu Rp 243,9 juta, namun setelah dinego oleh forum perbekel menjadi Rp 243,5 juta. “Makanya kemarin kan sudah di bawah e-katalog,“ katanya. Disinggung isu fee dari pihak dealer untuk pembelian 63 unit mobil yang harga keseluruhanya mencapai belasan miliar rupiah, Ngurah Adi engan menjawab hal tersebut. “Tanya saja ke dealer-nya. Saya mana tahu karena saya bukan pengadaan. Saya hanya sebagai pembina saja,” tegasnya. Melakukan Klarifikasi Sementara itu, Polda Bali sedang melakukan klarifikasi kepada pihak terkait, terma-
suk soal proses lelang sepeda motor dan mobil Xpander tersebut. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja mengatakan, langkahlangkah penyelidikan diawali dengan pengumpulan dokumen yang berkaitan dengan pengadaan kendaraan. Selain itu juga mendalami mekanisme pengadaan. “Penyidik akan melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak penyelenggara, baik dari perencanaan penganggaran dan pelaksanaan lelang,” ujarnya. Selanjutnya, kata Hengky, dilakukan analisis dokumen dan bahan keterengan melalui mekanisme gelar perkara awal, apakah ada potensi penyimpangan dan atau perbuatan melawan hukum serta potensi keru-
gian negara atau daerah. “Semua proses tersebut akan dilakukan penyidik Ditreskrimsus Polda Bali. Kita tunggu saja hasilnya,” ungkapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Bali sedang melakukan penyelidikan adanya dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan kendaraan roda dua dan roda empat untuk oprasional pemerintah desa serta BPD se-Kabupaten Gianyar. Atas dugaan itu sudah dilayangkan surat panggilan Nomor B/591/VI/RES.3.3./2019/Ditreskrimsus yang ditujukan kepada I Gusti Nyoman Gede Susila selaku Ketua Forum Komunikasi Perbekel dan Lurah Kabupaten Gianyar. Menyikapi pemanggilan ini, perbekel se-Kabupaten Gianyar menggelar pertemuan untuk menyamakan persepsi, terkait pengadaan puluhan sepeda motor Honda PCX dan mobil Mitsubishi Xpander itu di Aula Kantor Desa Bona, Kamis (13/6) lalu. (kmb35/kmb36)
JEMBRANA
10 SOSOK Kartu Tani
SEJUMLAH upaya dan inovasi pertanian khususnya tanaman padi di Kabupaten Jembrana akhirnya meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Dari hasil evaluasi yang dilakukan secara rutin oleh Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Bali, produksi pertanian Jembrana tertinggi di Bali. Rata-rata hasil panen subak di Gumi Makepung antara 7,5 ton - 8,5 ton. “Hasil itu merupakan yang tertinggi di Bali, dari 6.725 ha luas areal subak luas Subak yang ada di Jembrana,” ujar I Wayan Sutama, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana. Namun meskipun saat ini produksi padi tinggi, yang menjadi tantangan adalah mempertahankan atau bahkan menambah hasil produksi tersebut. Berbagai upaya di antaranya melalui pemenuhan pupuk, penyediaan varietas benih unggul, percepatan pengolahan tanam dengan alsintan (alat mesin pertanian). “Kita bantu petani memenuhi hal-hal tersebut guna mendorong produksi pertanian. Anggarannya dialokasikan dari bantuan APBD, bantuan provinsi dan ada juga dari pusat,” ujar mantan penyuluh pertanian ini. Sementara terkait sarana produksi (saprodi) khususnya pengadaan pupuk, Sutama mengatakan pendistribusiannya menggunakan sistem pipa tertutup. Sehingga pupuk hanya bisa didistribusikan sesuai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Pentani(RDKK) yang diajukan subak bukan berdasarkan perorangan. “Ini yang sudah biasa dilakukan oleh para petani kita di sini (Jembrana). Makanya, kalau ada lahan yang sampai saat ini belum ter-cover di RDKK saya harapkan segera disesuaikan oleh klian subak bersama PPL pertanian di lapangan,” tambahnya. Pasokan saprodi ini menurutnya juga sangat berpengaruh pada hasil produksi. Hasil yang maksimal sangat bergantung dari saprodi, khususnya pupuk. Dalam setiap hektar sawah petani rata-rata membutuhkan pupuk Urea 200 kg, NPK 200-300 kg. Ke depan para petani Jembrana juga perlu difasilitasi dengan Kartu Tani yang memungkinkan segala macam bantuan subsidi pemerintah diterima secara langsung. Melalui kartu tani itu, distribusi pupuk subsidi akan lebih tepat sasaran dan efisien. (olo)
Curi Perhiasan Residivis Ditahan Polisi
Negara, (Bali Post) Jajaran Polsek Kota Negara menahan residivis I Gusti Putu Wardika alias Ngurah Ojek (34), warga Banjar Berangbang, Desa Berangbang, Kecamatan Negara. Tersangka ditahan karena kembali melakukan pencurian pada Jumat (7/6) malam di rumah pensiunan PNS Ketut Wiratma di Banjar Kaliakah, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara. Pelaku merupakan spesilis pencurian rumah kosong. Kapolsek Kota Negara Kompol Ketut Maret didampingi Kanit Reskrim Polsek Negara Iptu I Komang Renta, Jumat (14/6) kemarin, mengatakan tersangka ditahan pascamelakukan pencurian di rumah korban Ketut Wiratma. Pihaknya melakukan penyelidikan dan berawal dari penemuan satu unit sepeda motor Honda Vario DK 6055 ZI yang diduga milik pelaku yang ditinggalkan di jalan depan rumah korban. Kemudian polisi melakukan penyisiran di area tempat kejadian, dan dari hasil penyelidikan diduga pelaku masuk ke pakarangan dengan cara memanjat tembok sebelah barat dan masuk ke dalam rumah dengan cara mendorong daun pintu double depan dan mendorong pengait engselnya sehingga pintu bisa terbuka. Pelaku berhasil mengambil perhiasan emas dalam dompet warna hitam yang ada di dalam almari pakaian. Sedangkan kotak warna merah yang ada tulisan cash box tidak bisa dibuka oleh pelaku. Tiba-tiba pemilik rumah datang sehingga pelaku kabur melalui pintu dapur. Tersangka melompat tembok
pagar di bagian selatan yang berbatasan dengan saluran irigasi. Dari hasil penyelidikan diketahui pemilik sepeda motor tersebut berinisial S alias Gek berasal dari Desa Tuwed. Ketika dilakukan intrograsi terhadap pemilik motor, S alias Gek mengaku kalau motornya sempat dipinjam pacarnya bernama I Gusti Putu Wardika alias Ngurah Ojek. Berdasarkan keterangan tersebut polisi melakukan pengejaran terhadap pelaku yang merupakan residivis pencuri yang sering menyasar rumah kosong. Tersangka yang juga pernah mencuri ke wilayah Denpasar dan Jember, Selasa (11/6) malam menyerah dari kejaran polisi yang sudah mengetahui pelariannya. Dari pengakuan tersangka, perhiasan emas yang diambil berupa empat pasang gelang, dua buah kalung emas miliano, dua buah cincin emas dengan kerugian Rp 5 juta. Dari tangan tersangka diamankan barang bukti satu unit sepeda motor Vario DK 6055 ZI warna putih biru beserta kunci, satu buah dompet warna hitam, satu buah kotak warna merah yang ada tulisan cash box, empat lembar kertas nota pembelian cincin emas di beberapa toko, satu buah baju kaos lengan panjang bertuliskan Annabel dan celana jean’s pendek warna abu-abu. Kini tersangka yang memiliki tiga anak itu diamankan di Polsek Negara dan dijerat pasal 363 ayat 1 ke-3 dan ke-5 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun. (kmb)
DITAHAN - I Gusti Putu Wardika alias Ngurah Ojek (34), residivis yang mencuri perhiasan, ditahan Polsek Kota Negara.
Sabtu Umanis, 15 Juni 2019
Izin Tak Lengkap, Puluhan Ton Daging Ditolak Masuk Bali Negara (Bali Post) – Puluhan ton daging ayam dari Jawa yang hendak masuk ke Bali melalui Gilimanuk ditolak lantaran izin belum lengkap. Puluhan daging ayam yang hendak masuk itu diragukan izinnya. Seperti rekomendasi pengiriman dari daerah penerima daging maupun daerah asal pengiriman. Masuknya daging ayam asal Jawa membuat peternak ayam di Bali menjerit karena pasokan ke pasar yang berlebih hingga membuat harga tidak stabil. Diharapkan pengawasan masuknya daging ayam ke Bali lebih diperketat. Pemeriksaan pengiriman daging itu dilakukan saat sidak yang dilakukan gabungan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali, Kepolisian serta Paguyuban Peternak Ayam Buras (PPAB) Bali, Kamis (13/6) malam hingga Jumat (14/6) dini hari. Sidak yang digelar di areal Jembatan Timbang Cekik ini memang sengaja untuk mengetahui pengiriman daging ayam dari Jawa masuk ke Bali. Operasi yang berlangsung dari pukul 22.00 Wita hingga 05.00 Wita itu memeriksa sekurangnya tujuh kendaraan barang, di antaranya lima mobil L300 dan dua unit truk. Saat diperiksa petugas gabungan, sopir memang mampu menunjukkan sejumlah dokumen pengiriman, seperti misalnya Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal pengiriman dan sertifikat kesehatan hewan dari karantina daerah pengeluaran. Tetapi setelah diteliti, mereka tidak membawa surat rekomendasi pemasukan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemprov Bali. Di samping juga surat rekomendasi pengeluaran dari Dinas Peternakan Daerah asal daging ayam
tersebut. Dari ketujuh kendaraan yang sempat terjaring itu, total sekitar 22,5 ton daging ayam. Selanjutnya semua kendaraan penuh dengan muatan daging tersebut ditolak atau dikembalikan ke daerah asal. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali Wayan Mardiana mengatakan, upaya yang dilakukan tim gabungan ini guna mendapatkan fakta pengiriman daging ke Bali, khususnya daging ayam yang selama ini menimbulkan keresahan para peternak ayam mandiri di Bali. Ternyata dari sidak kemarin semua pengiriman daging ayam dari Pulau Jawa itu tidak lengkap dari sisi dokumen terutama terkait surat rekomendasi dari Dinas terkait. Baik itu dari Dinas daerah penerima, maupun daerah pengiriman. “Di samping harus memiliki dokumen SKKH dan sertifikat kesehatan hewan dari Karantina asal, juga semestinya dilengkapi dengan surat rekomendasi pengeluaran dari Dinas Peternakan asal daging itu,” terang Mardiana. Bila nantinya masih ditemukan hal serupa (pengiriman) tanpa rekomendasi dari dinas
terkait, bisa jadi akan ditindak lebih tegas yakni dengan pemusnahan. Fakta dari hasil sidak ini nantinya akan dis-
ampaikan ke sejumlah pihak, termasuk ke Komisi II DPRD Provinsi Bali. Sementara itu, Ketua PPAB Bali I Ketut Yahya Kurniadi mengatakan, masuknya daging ayam dari Jawa ini merusak produksi ayam dan harga jual di Bali. Para pengusaha lokal Bali yang selama ini telah mengupayakan agar harga stabil, terdesak dengan masuknya daging ayam dari luar pulau. “Sudah sepekan
ini banyak daging ayam dari luar pulau masuk, khusunya Jawa. Dan dampaknya banyak, selain merusak harga juga menyingkirkan para peternak lokal yang selama ini sudah berupaya memenuhi kebutuhan pasar di Bali,” ujar Yahya. Dan ternyata fakta dari sidak pada Kamis malam lalu di pintu masuk Bali, diketahui kebanyakan dokumen pengiriman daging ayam yang kurang lengkap. (kmb26)
SIDAK – Tim gabungan dari Dinas Peternakan Provinsi Bali, Kepolisian dan PPAB menggelar sidak pengiriman daging ayam dari Jawa melalui Gilimanuk, Kamis (13/6) malam. Puluhan ton daging ayam dikembalikan ke daerah asal karena izin tidak lengkap.
Gelombang Tinggi Ganggu Pelayaran Negara (Bali Post) Selama dua hari belakangan ini cuaca di wilayah pesisir Jembrana sangat buruk. Hujan yang mengguyur disertai angin mengganggu aktivitas khususnya di perairan. Gelombang tinggi juga sempat
mengganggu pelayaran di Selat Bali. Sejumlah kendaraan khususnya sepeda motor yang parkir dalam kapal sempat roboh dampak gelombang tinggi itu pada Kamis (13/6) malam. Sejumlah nelayan yang
ditemui Jumat (14/6) kemarin, mengaku tak melaut karena kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Selain hujan dan angin, jarak pandang di perairan terbatas meskipun pada siang atau sore hari. Hujan berlangsung cukup
OMBAK TINGGI – Gelombang tinggi di Pantai Yeh Kuning, Kecamatan Jembrana. Selain angin kencang disertai hujan dan ombak tinggi, jarak pandang di perairan juga terbatas.
lama disertai dengan gelombang tinggi. Dari keterangan Kepala Stasiun Klimatologi Jembrana Rakhmat Prasetia, cuaca buruk ini memang sebelumnya telah diprakirakan BMKG sejak beberapa hari terakhir melanda Jembrana. Sejatinya saat ini memasuki musim kemarau, tetapi turunnya hujan disertai angin yang terjadi dua hari belakangan ini memang memungkinkan masih bisa terjadi. Tetapi, menurutnya, hujan yang terjadi pada musim kemarau ini tidak berlangsung lama. Berkaca pada kondisi serupa pada bulan Mei lalu, di mana terjadi hujan deras. Biasanya hanya berlangsung selama 2-3 hari. “Meskipun kemarau, masih memungkinkan ada hujan tetapi sebentar. Tidak setiap hari,” terang Prasetia kepada wartawan. Diperkirakan hujan sudah tidak ada lagi memasuki pekan depan. Sementara angin kencang dari analisis BMKG sudah terjadi sejak tiga minggu terakhir. Hal ini memungkinkan karena saat ini (kemarau) sudah mulai angin timur. Dan ketika angin
timur terjadi, biasanya muncul gelombang tinggi. “Kalau angin ini akan masih berpotensi terjadi sampai Agustu nanti. Tetapi meskipu ada angin kencang, tidak selalu disertai hujan,” terangnya. Secara umum prakiraan cuaca dan tinggi gelombang laut di wilayah Jembrana selama dua hari ini untuk wilayah Kecamatan Melaya berawan dan potensi hujan ringan. Sementara kecamatan lain di Jembrana juga berawan, tetapi potensi hujan ringan hingga sedang. Sedangkan untuk di Selat Bali bagian selatan kecepatan angin antara 4-15 knot (maksimal 25 knot) dan tinggi gelombang antara 0.5 – 3.5 meter. Begitu halnya di Selat Bali bagian Utara kecepatan angin mencapai 4-15 knot (maksimal: 25 knot), namun tinggi gelombang 0.25 - 1.75 meter. Pihaknya meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi angin kencang disertai gelombang tinggi lebih dari dua meter di wilayah Selat Bali dan Samudera Hindia selatan Bali. (kmb26)
Kejari Eksekusi Dua Terpidana Korupsi Dana Kematian Negara (Bali Post) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana mengeksekusi dua terpidana kasus korupsi santunan kematian, Jumat (14/6) kemarin. Dua terpidana I Gede Astawa dan I Dewa Ketut Artawan yang ditahan di Rutan Kelas IIB Negara sejak pelimpahan tahap dua itu, kemarin didatangi tim Kejari Jembrana untuk eksekusi badan sekaligus kesanggupan pengembalian uang pengganti serta denda. Kasipidsus Kejari Jembrana Ivan Praditya Putra ditemui di Kejari Jembrana kemarin mengatakan, eksekusi dua terpidana kasus korupsi Santunan Dana Kematian itu setelah Kejari menerima putusan pengadilan tindak pidana korupsi Denpasar. Jaksa melakukan eksekusi lantaran dua terpidana ini tidak melakukan upaya hukum lain. Begitu juga jaksa juga menyatakan menerima putusan. Sehingga putusan yang memvonis keduanya empat tahun pidana penjara itu sudah berkekuatan hukum tetap. Dibeberkan Ivan, kedua terpidana yang saat itu menjabat sebagai Kepala Dusun/Klian Banjar di Desa Tukadaya dinyatakan melanggar Pasal 2 jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Mereka
m as i ng- masing diganjar hukuman penjara empat tahun pidana penjara dan denda masing-masing Rp 200 juta. Yang berbeda menurutnya adalah vonis terkait uang pengganti. Untuk terdakwa I Gede Astawa, dipidana membayar uang pengganti sebesar Rp 32.700.000. Bila tidak dibayar akan diganti dengan penjara tiga bulan,” tandas Ivan. Sementara untuk terdakwa I Dewa Ketut Artawan, mantan Klian Banjar Sarikuning Tulungagung Tukadaya, dipidana membayar uang pengganti Rp 70.400.000. Bila tidak membayar uang pengganti, terpidana harus menjalani pidana penjara selama enam bulan. Saat eksekusi kemarin, juga disampaikan kepada dua terpidana bahwa untuk denda dan uang pengganti diberikan waktu sampai satu bulan setelah putusan inkrah. Namun dari pemberitahuan saat eksekusi kemarin, kedua terpidana kepada jaksa mengaku belum memastikan apakah akan membayar atau memilih hukuman penjara sesuai putusan. “Kami masih menunggu kepastian pembayaran kedua terpidana ini. Kalau memang uang pengganti dibayar akan diserahkan ke kas negara,” terangnya. Dengan putusan inkracht
dua terpidana ini, maka kasus korupsi santunan kematian ini telah menjerat tiga orang. Sebelumnya, satu terpidana lainnya yakni oknum PNS di Dinas Sosial Indah Suryaningsih juga telah divonis empat tahun pidana penjara. Selain pidana penjara, terpidana juga harus membayar uang pengganti sebesar Rp 171 juta. Ketiganya terpidana ini saling berkaitan untuk mencairkan santunan kematian dengan objek fiktif.
Modusnya dengan membuat pengajuan seolah-olah ada warga yang meninggal dunia. Setelah nanti dana santunan tersebut cair, maka hasilnya akan dibagi sesuai peran masing-masing. Untuk pembagiannya, apabila Indah yang membuat dokumen fiktif, maka mendapatkan bagian Rp 1 juta dan kadus menerima masing-masing Rp 500 ribu. Namun bila dua kadus tersebut yang membuat dokumen fiktif, maka pembagiannya,
Indah Rp 800 ribu dan kadus Rp 700 ribu. Program santunan kematian yang merupakan program Pemkab Jembrana menganggarkan Rp 1,5 juta untuk setiap warga meninggal. Dengan adanya kerja sama ini, maka dana santunan ini bisa lolos hingga ratusan berkas. Belakangan selain tiga terpidana ini, masih ada beberapa tersangka lain yang didalami oleh penyidik Unit Tipikor Polres Jembrana. (kmb26)
KEJARI JEMBRANA – Suasana di depan kantor Kejari Jembrana belum lama ini. Kejari Jembrana kemarin melakukan eksekusi terhadap dua terpidana kasus korupsi dana santunan kematian.
Karangasem
Sabtu Umanis, 15 Juni 2019
11
NAPI - Napi Lapas Kerobokan saat tiba di Lapas Kelas II B Karangasem, Jumat (14/6) kemarin.
Lama Antre, Pembayaran Rekening Air ’’Online’’ Dikeluhkan Amlapura (Bali Post) Sejumlah pelanggan air bersih Perusahaan Daerah (Perumda) Giri Toh Langkir Karangasem mengeluhkan sistem pembayaran online yang diterapkan mulai awal Juni lalu. Selain dinilai ribet, pelanggan juga mengeluhkan lamanya antre hingga berjam-jam untuk membayar rekening air di BPD. Seorang pelanggan, I Nyoman Mika, Jumat (14/6) kemarin, mengatakan kalau dulu gampang bayar air, tapi sekarang karena dengan sistem online malah ribet. “Kalau bisa pelayanan bisa seperti dulu,” keluhnya. Direktur Perumda Tirta Toh Langkir I Gusti Made Singarsi mengakui sudah menerima sejumlah keluhan dari pelanggan terkait ribetnya pembayaran air. Kata dia, itu karena pembayaran sistem online baru dijalankan, sehingga masyarakat belum terbiasa dengan sistem
ini. ”Mengawali memang sedikit ribet karena belum terbiasa. Kalau sudah terbiasa, maka pasti akan lancar,” tegasnya. Dia menjelaskan, untuk pembayaran air bisa dilakukan di teller di Kantor Cabang, Papem Kas BPD di seluruh Bali. Di samping itu, pembayaran juga bisa dilakukan lewat mobile banking, internet banking, LPD, dan virtual account. Pihaknya berharap untuk LPD yang ada di desa-desa atau banjar supaya bergabung. “PPOB juga sudah berjalan dan dipasang di seluruh LPD. Jadi, yang mau bayar bisa di LPD,” jelas Singarsi. Apakah pelayanan manual di Mall Pelayanan Publik masih berjalan? Singarsi menegaskan pelayanan masih dipakai untuk pendaftaran, termasuk pembayaran pelanggan yang nunggak selama enam bulan dan disegel. (kmb41)
I Gusti Made Singarsi
Bali Post/kmb41
Puluhan Napi Dipindah ke Lapas Karangasem
Amlapura (Bali Post) Puluhan narapidana (napi) dari Lapas Kelas II A Kerobokan, Kuta Utara, Badung, kembali dipindah ke Lapas Kelas II B Karangasem, Jumat (14/6) kemarin. Pemindahan itu dilakukan mengingat kapasitas Lapas Kerobokan overload. Kepala Lapas Kelas II B Karangasem Rockhidam mengungkapkan, napi yang dipindah ke Lapas Karangasem sebanyak 20 orang. Adanya penambahan tersebut, Lapas Karangasem saat ini menampung 297 napi. “Napi ini dipindahkan karena di (Lapas - red) Kerobokan overload. Dari kapasitas sekitar 500 napi, kini menampung 1.694 napi,” ujarnya. Rockhidam menambah,
Lapas Karangasem sejatinya juga overload. Sebenarnya lapas tersebut mampu menampung 146 napi. Sedangkan saat ini jumlah warga binaannya mencapai 297 orang. “Kita siap menerima napi dari Kerobokan. Kita sifatnya membantu. Kapan pun ada kiriman napi, kita siap menerimanya,” tegas Rockhidam. Menurutnya, Lapas Karangasem memiliki 62 kamar
tersebar di Blok A, B, dan C. Meskipun ada tambahan 20 napi, ruangan di masingmasing blok masih mampu menampung. “Untuk kamar yang sebelumnya berisi tiga orang, kini menjadi lima orang. Begitu juga sebelumnya isi tujuh (orang - red), kini menjadi sembilan orang,” tandasnya. Sementara itu, staf Lapas Kerobokan I Wayan Mudastra mengatakan, sebanyak 25
napi, terdiri dari 20 orang dewasa dan anak-anak 5 orang dipindah ke Lapas Anak Karangasem. Kata dia, pemindahan itu kembali dilakukan mengingat di Lapas Kerobokan sudah overload. “Napi yang dipindahkan terlibat berbagai kasus, mulai dari narkoba, criminal, dan pembunuhan. Mereka yang dibawa ke sini paling lama menjalani hukuman sembilan tahun. Ada tiga napi yang masih menjalani sisa hukuman beberapa bulan lagi. Ada yang bebas bulan September dan Oktober,” tegas Mudastra. (kmb41)
Bali Post/kmb41
Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pegawai Diskes Amlapura (Bali Post) Badan Narkoba Nasional Kabupaten (BNNK) Karangasem melakukan sosialisasi pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) kepada seluruh pegawai Dinas Kesehatan (Diskes) Karangasem. Kegiatan ini dilakukan supaya masyarakat menjauhi narkoba. Apalagi perekonomian masyarakat Karangasem meningkat karena ada galian C sehingga menjadi incaran pengedar barang terlarang tersebut. Kepala BNNK Karangasem AKBP Ketut Arta, Jumat
(14/6) kemarin, mengatakan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Indonesia sangat memprihatinkan. Pasalnya sudah menyasar hingga pelosok desa. “Khusus di Karangasem, majunya tambang galian C sehingga pendapatan masyarakat setempat pun meningkat. Pengedar narkoba mengetahui itu dan tentunya dinilai potensial. Dengan berbagai imingiming dan pendekatan, para pengedar melakukan upaya pemasarannya,” tegasnya. Oleh karena itu, Arta berharap masyarakat harus
Bali Post/kmb41
SOSIALISASI - Pegawai Diskes Karangasem saat mengikuti sosialisasi bahaya narkoba.
waspada. Terutama kalangan orangtua dan tokoh masyarakat harus bersamasama melakukan antisipasi. Bersinergi antara tokoh masyarakat, tokoh agama dan adat, pemerintah serta aparat untuk bertekad terus memerangi penyalahgunaan narkoba. Dia menjelaskan, adanya program-program penguatan P4GN diharapkan bisa meminimalisasi peredaran narkoba. Sinergitas dengan ASN bisa menyebarkan informasi terkait bahaya penyalahgunaan narkoba, sehingga ke depan Karangasem Bersinar (bersih dari narkoba). Sebab, dampak dan sifat narkoba merugikan masyarakat terutama dari segi kesehatan. Kalau kesehatan terganggu, tentunya perekonomian otomatis terganggu karena pengguna pasti akan malas dan tidak bisa bekerja dengan baik. “Faktor penyebab orang menjadi penyalah guna narkoba di antaranya faktor individu dan dominan karena p enga ruh tem an atau lingkungan. Semoga masyarakat Karangasem mengerti dan memahami bahaya narkoba,” ujar mantan Kabid Berantas BNNP Bali ini. (kmb41)
Bali Post/kmb41
PANTAI YEH MALET - Penataan Pantai Yeh Malet, Karangasem tahun ini akan dilanjutkan.
Penataan Pantai Yeh Malet Menunggu Bantuan PHR Badung Amlapura (Bali Post) Dinas Pariwisata kembali akan melanjutkan penataan Pantai Yeh Malet, Antiga, Manggis, Karangasem. Penataan tersebut dilaksanakan tahun ini dan rencananya menggunakan dana PHR dari Kabupaten Badung. Kadis Pariwisata I Wayan Astika, Jumat (14/6) kemarin, mengungkapkan tahun 2018
lalu, penataan yang dilakukan meliputi pembangunan gazebo, lapak, jalan setapak, dan tempat parkir. Penataan tersebut menggunakan dana APBD Induk 2018 sekitar Rp 2,2 miliar. Kata dia, penataan tersebut dilakukan untuk mempercantik objek wisata di Karangasem. Terlebih lagi, Pantai Yeh Malet berada di perbatasan, serta memi-
liki potensi untuk brkembang karena pasir hitamnya. Sementara tahun ini, lanjut Astika, penataan diarahkan perbaikan areal parkir, lapak pedagang diperbaiki, dan akan dibangun rumah petani garam. Sementara jumlah lapak pedagang yang dibangun 6 unit dan akan ditambah 7 unit lagi. Satu unit dapat menampung 4
hingga 6 pedagang. “Kita berharap dengan penataan ini, pedagang dan masyarakat yang istirahat merasa lebih nyaman. Dokumen pengerjaan dan tender sudah siap. Tapi kita masih menunggu dana bantuan dari Pemkab Badung cair. Kita berharap bantuan tersebut cepat cair,” ujar Astika. (kmb41)
KLUNGKUNG
12
Sabtu Umanis, 15 Juni 2019
Cegah Jatuh Korban Lagi
BPBD Segera Pasang Tanda Bahaya di Kubangan Eks Galian C Semarapura (Bali Post) Peristiwa nahas yang merenggut nyawa bocah Kadek Mertayoga (6), beberapa waktu lalu, masih menyisakan kekhawatiran di kalangan warga sekitar. Bocah yang baru lulus TK yang tewas saat berenang di sekitar kubangan eks galian C Jumpai ini, membuat BPBD Klungkung harus mengecek kembali situasi sekitar. Rupanya tanda peringatan daerah berbahaya yang sebelumnya terpasang di lokasi sekitar, banyak hilang. BPBD Klungkung berencana kembali memasang rambu tanda bahaya, agar warga sekitar, khususnya anak-anak lebih berhatihati saat berada di lokasi sekitar. Kepala BPBD Klungkung, Putu Widiada, Jumat (14/6) kemarin, mengatakan tanda bahaya tersebut akan dipasang di sepanjang jalur eks galian C, baik di Desa Tangkas, Jumpai, maupun Gunaksa. Sebelumnya dikatakan sudah terpasang sekitar 20 rambu tanda bahaya di lokasi sekitar. Tetapi, setelah dicek lagi ke bawah, ternyata seluruhnya sudah lenyap. Ini kemungkinan terjadi saat terjadi banjir lahar dingin ketika erupsi Gunung Agung. Ada pula kecurigaan, bahwa tanda-tanda peringatan ber-
bahaya itu hilang diduga akibat tangan jahil oknum masyarakat sekitar. Selain mengecek tanda bahaya, BPBD Klungkung juga mengecek kondisi terakhir kubangan tersebut. Sebagian besar sesungguhnya sudah terjadi pendangkalan. Tetapi, ada juga beberapa yang masih dalam dan kerap didatangi pemancing. “Agar kasus serupa juga tidak terulang lagi, kami akan pasang lagi delapan rambu tanda bahaya di sekitar kubangan eks galian C,” kata Widiada, seraya menyampaikan kasus
orang tewas tenggelam di kubangan sudah jarang terjadi dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Saat ini dikatakan masih ada sekitar tujuh kubangan di Desa Jumpai dan delapan kubangan lainnya di Desa Gunaksa. Pascaditutupnya eks galian C ini menyisakan kubangan, karena pihak penambang tidak melakukan tanggung jawabnya untuk melakukan pengurukan lahan. Sehingga kubangankubangan tersebut tampak seperti kubangan air biasa, namun sesungguhnya ber-
bahaya. Widiada mengaku bakal terus berupaya mengingatkan warga agar tidak melakukan aktivitas bermain maupun memancing di kubangan eks galian C tersebut, agar tidak jatuh korban jiwa lagi. Untuk diketahui, kegiatan penambangan galian C di Kabupaten Klungkung dihentikan sejak 24 Desember 2002. Kegiatannya dihentikan melalui Instruksi Bupati Klungkung No. 3 Tahun 2002, atas dasar makin besarnya degradasi lingkungan. Dari luasnya mencapai sekitar 300,955 hektar, bagian yang tergali mencapai sekitar 290,48 hektar. Sayangnya, keputusan penghentian kegiatan galian C itu, tidak dibarengi dengan ketegasan alih fungsi kegiatan secara nyata, dan yang mampu memberikan peluang investasi. (kmb31)
ABRASI PARAH - Cuaca buruk gelombang tinggi disertai angin kencang, dalam tiga hari terakhir, kian memperparah abrasi di Pantai Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan. Seperti yang terjadi Jumat (14/6) kemarin, terjangan gelombang tinggi membuat sejumlah bangunan di tepi pantai langsung tergerus. DALAM - Salah satu kubangan eks galian C. Dari luar terlihat dangkal. Namun, sesungguhnya cukup dalam. Tanda bahaya yang dulu pernah terpasang hilang. Diduga hanyut saat banjir lahar dingin dan ulah tangan jahil.
SOSOK Desa Adat Kelola Parkir
PEMERINTAH daerah merancang pola penerimaan retribusi parkir dengan melibatkan desa adat. Pola demikian perlu diatur dengan regulasi yang mengatur kedua belah pihak, sesuai dengan nilai yang disepakati. Tujuannya, potensi kebocoran parkir semakin dapat ditekan, sekaligus memaksimalkan pendapatan daerah. Demikian disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Klungkung I Nyoman Sucitra, belum lama ini. Pola ini diterapkan untuk menekan masyarakat yang parkir di badan jalan yang dapat mengganggu proses lalu lintas. Apalagi di sepanjang jalur Kota Semarapura, yang kerap membuat jalur lalu lintas krodit. Selain itu, juga mempercepat proses penyediaan tempat parkir oleh desa di dekat lokasi objek wisata. Sebab, kalau sudah dekat objek wisata, maka parkir menjadi kebutuhan tempat itu. Selain itu, lahan parkir yang dikelola pemerintah daerah saat ini juga terbatas. Sejauh ini dikatakan sudah ada beberapa desa yang siap dengan pola ini. Namun, untuk mengatur nilai pembagiannya membutuhkan pembicaraan lebih jauh. “Apakah nanti persentasenya, pemerintah daerah 70 persen, desa adatnya 30 persen. Ini bisa diatur lebih lanjut dalam peraturan bupati,” kata Sucitra. Dengan pola demikian, maka akan merangsang desa adat mengelola parkir dengan baik, berikut penyediaan SDM-nya. Bahkan, bebas dari kesan pungli, karena sudah menjalin kerja sama langsung dengan pemerintah daerah dengan regulasi yang jelas. “Beberapa desa adat sudah siap menerapkannya. Seperti desa yang ingin mengelola parkir di Pantai Klotok dan desa adat di seputaran Kota Semarapura,” katanya. (gik)
Diupah Tak Sesuai UMK, Kadis Naker Salahkan Pekerja Semarapura (Bali Post) Penerapan upah minimum kabupaten (UMK) belum merata bisa diterapkan di Klungkung. Situasi demikian terjadi pada perusahaan swasta maupun institusi pemerintah daerah sendiri dalam merekrut pegawai kontrak. Dinas terkait di Pemkab Klungkung diminta bertindak. Namun, pejabat terkait justru menyalahkan tenaga kerja yang tidak mempersoalkan besaran upah yang di bawah UMK. Persoalan ini sempat dipertanyakan kalangan dewan. Salah satunya disampaikan anggota DPRD Klungkung, A.A. Sayang Suparta, belum lama ini, yang menyatakan pertanggungjawaban pemerintah daerah terhadap hak-hak para pekerja, dinilai masih lemah. Padahal, pengusaha yang tidak mampu memenuhi kewajiban upah, sesuai dengan ketentuan Peraturan Gubernur Nomor 91 Tahun 2018 tentang UMK yang diundangkan pada 19 November dan berlaku pada 1 Januari 2019, mesti mengajukan penangguhan pelaksanaan upah minimum kepada Gubernur. Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Bali. Kewajiban itu jelas tertuang di dalam pasal 6 Pergub tersebut. Sementara pengusaha yang mengajukan penangguhan seperti itu dikatakan tidak ada. Menurut Sayang Suparta, pemkab seharusnya melakukan kewenangan pengawasan, kenapa pengusaha yang mempekerjakan banyak tenaga kerja, tidak mengajukan surat penangguhan itu. “Kalau sudah seperti seka-
rang, banyak tenaga kerja kita tak dibayar sesuai UMK, tanggung jawab yuridisnya pemkab di mana?” kata politisi Gerindra ini. Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Klungkung Gede Kusuma Jaya dalam menjawab persoalan ini mengakui masih banyak pengusaha yang belum memenuhi standar UMK. Menurutnya, karena UMK diatur dalam Pergub, maka tupoksi pengawasan tidak ada di kabupaten. Tupoksi pengawasan menurutnya tentu ada di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Bali, bukan di kabupaten. Tetapi, menurutnya, banyaknya tenaga kerja yang dibayar di bawah UMK, juga karena tenaga kerja yang bersangkutan tidak mempersoalkan nilai upah yang diterimanya. Bahkan, justru di antara pengusaha dan tenaga kerja punya MoU tersendiri dengan nilai upah yang telah disepakati, meski nilainya di bawah UMK. “Jadi, sesungguhnya salah orangnya (tenaga kerjanya) juga, kenapa mau bekerja dengan upah di bawah UMK,” kata Oka Kusumajaya. Menurut Sayang Suparta, UMK memang diatur dalam Pergub. Tetapi, secara garis koordinasi dan pertanggungjawaban yuridis, semestinya fungsi pengawasan itu melekat pada Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Klungkung. Pihaknya berharap persoalan UMK ini menjadi perhatian bersama, agar para pekerja memperoleh hak minimumnya sesuai dengan Pergub 2019 tersebut. (kmb31)
Tahun
PEMILIHAN SISWA DAN GURU
AJEG BALI 2019 Tempat Pendaftaran Sekretariat Kantor Bali Post
Jln. Kepundung 67A Denpasar (0361) 225764, 08123840249
Syarat : -
-
-
Kirim copy prestasi ke Siswa dan Guru SD, email : siswaajegbali@gmail.com SMP, SMA/SMK se-Bali guruajegbali@gmail.com bisa mengirim data diri atau Juara I - Harapan III wakil sekolah lewat online. Tiap katagori SD/SMP/SMA/SMK Seleksi awal dilakukan lewat online/langsung menyerahkan penghargaan dan prestasi dalam kegiatan Ajeg Bali dan minat baca Lulus tes wawancara dan kompetensi diri
Pendaftaran 27 Mei - 17 Juli 2019
AjegSiswa
siswaajeg guru_ajegbali
siswaajeg.bali.3 guruajegbali
DIDUKUNG OLEH YAYASAN PR SARASWATI PUSAT DENPASAR
UNMAS DENPASAR
PAUD PAUD PAUD TK SARASWATI 1 SARASWATI 2 SARASWATI 3 SARASWATI 4 DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR
SD SD SD SD SD SD SARASWATI 1 SARASWATI 2 SARASWATI 3 SARASWATI 4 SARASWATI 5 SARASWATI 6 DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR SMP/SLUB SMA/SLUA SMK SMK SMF/SMK SMP SARASWATI 1 SARASWATI 1 SARASWATI 1 SARASWATI 2 SARASWATI 3 PGRI 2 DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR DENPASAR SMP SMK SMK PGRI 3 PGRI 3 PGRI 4 DENPASAR DENPASAR DENPASAR
ITEKES BALI
PENGURUS CABANG KOTA PGRI PROVINSI DENPASAR PGRI BALI
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Sabtu Umanis, 15 Juni 2019
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Dcr Mekanik Motor,Gaji+Bonus Hub:087761444728/085738369952
JOB VACANCY LOWONGAN KERJA
B.BP.001.06.19.0000223
Dcr PRT Wnt.Hub: Jl Buluh Indah Gg 5A/1 Denut.Tlp:082236332102
B.BP.001.06.19.0000288
Dcr Sgr Staf Reservasi & Sopir Pariwisata Travel Windys Bali Tour.Jl .Glogor Carik No.3 Kuta Hub:08113862222/08113980682
B.BP.001.06.19.0000161
Dcr Supir peng,pribadi Kesiman Gj 2,3Jt + U.Makan.08123850501
B.BP.101.06.19.0000311
Admin Bs.Comp,Sales MT,Horeca& Pasar.Min SMA,Lam Jl.Gn.Himalaya Slt 6, 08124646409/418531 B.BP.001.06.19.0000301
Arsitek sgr min S1 siap Kerja Lmbr P/W Max 30th,u/Kontraktor di Bali Hb WA/Call 081266000029
B.BP.001.06.19.0000171
Butuh Sgr OB Wanita Max. 27th Bersih,Jujur,Sopan,Tngg.Jawab Hub.Sgr Kntr Soqi, 085100888669
B.BP.001.06.19.0000210
Cari Karyawan Koperasi Hub:085338210577 B.BP.001.06.19.0000262
Dcr:Salesman/Girl Income±10Jt Sopir B1, Bedahulu 4 No.12 Dps Email:erfintricahyo@gmail.com B.BP.004.06.19.0000306
BIRO JASA
SERVICE
DIJUAL MOBIL
RUPA-RUPA
Dicari Bidan/Perawat 3Jam/Hari Jaya Giri III/22. 089682828229
B.BP.001.06.19.0000298
Dicari Karyawati Rmh Makan Tgl Dlm,Gaji Bagus,HP.081999123412
B.BP.001.06.19.0000270
Dicari Segera PR.Tangga Tinggal dalam H:081803737306 Bukan agen
B.BP.001.06.19.0000308
Dicari Sopir SIM A Bawa Surat Lamaran ke Jl.Pulau Kawe No.77
B.BP.001.06.19.0000162
Dicari Sopir untuk kantor PT. Korea Travel Hub.081338060220 B.BP.154.06.19.0000314
Dicari Waiter,Waitress,Driver/ Supir u/Villa, Jl.Tirta Akasa No.28 Sanur,Telp.(0361) 270260 Email: hrsanur@kayumanis.com B.BP.001.06.19.0000295
Dicr karyawati bgn Accounting utk sorum bekas diDps, min S1, bs komp.jujur dan niat kerja. 085101644120. C.aminoto 37
B.BP.031.06.19.0000312
Job Australi Korea Jpang WA:08 563925015 FB:Kadek Kizuna Bali B.BP.166.06.19.0000315
Lowongan : Deputy Manager, Age 21-29. Private Villa in Ubud, Bali. University graduate with high grades. Mail your CV : mentioning expected salary and photo to email: lowongan747@yahoo.com
B.BP.031.06.19.0000310
Ubud Raya Resort bth Posisi Marketing,Acctg,Chef,Scurity H.Keeping,Driver, 0818359084
Drafter Segera u/Kontraktor di Bali Bisa Autocad,Sketchup,3D Min D3/S1, Sedia Kerja lembur Max.30 th,Hub.081266000029(WA) Gaji Antara 3,5 Jt - 5 Jt !!!! B.BP.001.06.19.0000300
G.01
Dcr IT dan kasir toko, penddkn: min SMU/SMK (kasir), min Diploma (IT), umur maks. 25thn, belum menikah. Lam ke Kop.Krama Bali, Jl.Kepundung No.61A Dps atau email: kkb_pusat@yahoo.com G.02
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DIJUAL TANAH
Tnh 3,5A Tk.Badung Renon±35A Tegallalang Ubud.Hp:0811394712
B.BP.001.06.19.0000051
Jual Tanah T.Badung,Umalas,Jl. Ratna,Br.Semer, 08123940424 TP
B.BP.001.06.19.0000326
PROPERTY DISEWAKAN RUKO
Dikont.Ruko 2Lt Jl.Satelit 11 Sanglah, 081337021550 / 262904
B.BP.001.06.19.0000286
PROPERTY
DIJUAL MOBIL
PROPERTY
ARSITEKTUR
TOYOTA
DIJUAL RUMAH
Anda Membutuhkan Jasa Arsitek/ Kontraktor? Tlp/WA 081348100627
Fortuner VNT Disel AT Htm 2014 Bln8 AsDK istw BU 081236311134 B.BP.004.06.19.0000320
DIJUAL MOTOR YAMAHA
Yamaha Xmax 18 Htm,Low KM Hp:0811436977 Jl.Nangka Utara Griya Mulya 40 Denpasar B.BP.001.06.19.0000294
B.BP.001.06.19.0000317
Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818
Informasi pasang iklan Telepon
PROPERTY DIJUAL TANAH
Tnh 1Ha di Kristal Bay View Nusa Penida SHM, 081236296636 B.BP.001.06.19.0000318
1,5A Jl.Glogr Carik,G.Kangguru No.2 sdh tmbk kllg.085101818655 B.BP.154.06.19.0000319
Djl Tnh 2,8 Are Lok.Pusat Kota Jl.Salya Dps Hub.08113801500 B.BP.001.06.19.0000296
Rumah Dijual Dekat Pusat Kota Mengwi Badung Hrg 360Jt Nego, Hub.088219591778,081285373899 B.BP.004.06.19.0000204
TP.MrahLT234M2,LB170M2Pecatu Graha,HotWater,AC081337770647
B.BP.001.06.19.0000218
B.BP.166.06.19.0000316
BIRO JASA Bntu Lpor/Byar Pajak SPT Thnan Bulanan,SIUP,NPWP,087887729409 B.BP.001.05.19.0001019
BANGLI 14 Bupati Made Gianyar dan Wabup Sedana Arta Sambut Kedatangan Presiden Jokowi di Bangli BUPATI Bangli I Made Gianyar dan Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Lapangan Kilobar, Desa Tamanbali, Bangli, Jumat (14/6) kemarin. Dalam kunjungannya ke Bangli, Presiden Jokowi membagikan 4.186 sertifikat kepada masyarakat Bali. Presiden Jokowi datang didampingi Ibu Iriana Joko Widodo, Menteri Agraria, Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/ BPN) Sofyan Abdul Djalil, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Gubernur Bali I Wayan Koster. Tampak hadir dalam acara kemarin, Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose, Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Benny Susianto, Bupati/ Wali Kota se-Bali dan ribuan masyarakat penerima sertifikat. Presiden Jokowi pada kesempatan itu mengatakan, di seluruh Indonesia seharusnya masyarakat yang pegang sertifikat 126 juta. Tetapi sampai tahun 2014, baru 46 juta yang pegang sertifikat.
Berarti ada 80 juta yang punya tanah, tetapi belum pegang sertifikat. “Setahun di seluruh Indonesia, biasanya keluar sertifikat hanya 500 ribu sampai 600 ribu sertifikat. Artinya jika ingin pegang sertifikat perlu waktu 160 tahun lagi. Maka sejak tahun 2015 saya perintahkan Menteri ATR bisa terbitkan lebih banyak sertifikat setiap tahun. Bukan mentok 500 ribu sertifikat. Karena tahun 2025, kita targetkan sisa 80 juta bidang tanah yang belum tersertifikat bisa dituntaskan dan diberikan kepada masyarakat,” katanya. Ia juga menyampaikan syukur bahwa Bali menjadi provinsi pertama, di mana seluruh tanahnya telah tersertifikasi tahun ini. “Jadi, Bali akan menjadi provinsi pertama yang seluruh bidang tanahnya akan memiliki sertifikat. Tadi Bapak Menteri ATR sudah sampaikan, bahwa 2019 ini, Bali yang pertama seluruh tanahnya sudah bersertifikat,” ujarnya. Menurut Presiden, sertifikat tanah sangat penting karena selama ini problem
yang selalu dihadapi dan dilaporkan ke dirinya adalah terkait sengketa dan konflik tanah. Oleh karena itu, yang namanya sertifikat tanda bukti hak hukum atas tanah yang kita miliki penting sekali untuk dinginkan suasana di daerah agar enggak ada lagi konflik. “Saya sudah blusukan ke kampung-kampung, ke desa-desa dan selalu yang masuk ke telinga saya sengketa tanah, sengketa lahan, konflik tanah. Ada tetangga dengan tetangga, ada bapak dengan anak dan itu memang ada. Belum lagi masyarakat dengan pemerintah, masyarakat dengan BUMN. Oleh karenanya, sertifikat sangat penting sebagai tanda bukti hak hukum atas tanah yang kita miliki untuk menghindari konflik dan sengketa tahan,” terangnya. Pada kesempatan itu, Presiden juga mengingatkan agar yang sudah punya sertifikat, sertifikatnya bisa disimpan dengan baik dan dibuatkan fotokopi. Karena kalau sampai sertifikat asli hilang, akan lebih mudah mengurusnya di kantor pertanahan dengan menunjukkan
fotokopi sertifikat. Presiden Jokowi pada acara kemarin juga menyempatkan diri berinteraksi dan berdialog dengan sejumlah masyarakat yang diminta maju ke depan. Jokowi sempat menanyakan perihal proses pembuatan sertifikat kepada masyarakat yang dijawab oleh mereka rata-rata pengurusannya memakan waktu sekitar sebulan. Presiden Jokowi juga membagikan sepeda kepada masyarakat yang beruntung yang bisa menjawab pertanyaan yang diberikan. Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN Sofyan Abdul Djalil mengatakan, di Provinsi Bali sampai saat ini ada 1,8 juta bidang tanah dan tanah yang sudah diselesaikan sertifikasinya sampai 2018 sebanyak 83%. Dengan begitu masih ada 170 ribu bidang tanah yang harus diselesaikan. “Jadi, Bali merupakan provinsi pertama yang seluruh tanahnya bersertifikat. Sampai saat ini, dari 170 ribu yang harus kami selesaikan, sudah 66 ribu selesai disertifikatkan. Hari ini
Sabtu Umanis, 15 Juni 2019
PRESIDEN - Bupati Bangli I Made Gianyar dan Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta tampak mendampingi Presiden RI Joko Widodo di Lapangan Kilobar, Desa Tamanbali. ada 3.000 penerima sertifikat mewakili 4.186 sertifikat yang diterbitkan. Mudah-mudahan sertifikat menjadi bekal bermanfaat meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga,” terangnya. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar mengaku senang dengan diadakannya penyerahan sertifikat kemarin. Menurutnya, ini
merupakan momen langka dan akan menjadi sejarah baru karena orang nomor satu di republik ini bisa berkunjung dan bisa bertatap muka langsung dengan masyarakat Bangli. Tentu ini akan memberi dampak positif bagi Bangli, karena melalui kunjungan ini, tentu Bangli akan lebih dikenal secara nasional. “Saya sangat senang dan
bangga Bangli kedatangan Bapak Presiden. Tadi kita sudah lihat bersama antusias masyarakat Bangli menyambut kedatangan Bapak Jokowi. Mereka rela hujanhujanan, desak-desakan agar bisa melihat langsung Bapak Jokowi. Itu membuktikan kecintaan rakyat Bangli kepada Presidennya,” kata Made Gianyar. (ad327)
Pohon Tumbang Timpa Lima Mobil dan Dua Motor Empat Orang Luka-luka Bangli (Bali Post) -
Pohon berukuran besar yang tumbuh di pinggir Jalan Raya Sidembunut, tepatnya di sebelah utara Pura Dalem Selaungan Bangli tumbang dan menimpa lima unit mobil serta dua motor yang tengah melintas dan parkir di dekatnya. Musibah yang terjadi Jumat (14/6) sore kemarin tersebut, mengakibatkan empat orang pengendara dan penumpang mobil mengalami luka-luka.
Bali Post/ist
TUMBANG - Pohon tumbang di Jalan Raya Sidembunut, tepatnya di sebelah utara Pura Dalem Selaungan Bangli, Jumat (14/6) kemarin.
Sopir Kaget, Xenia Terbalik Setelah Tabrak Pohon
Bangli (Bali Post) – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Brigjen Ngurah Rai Bangli, Jumat (14/6) pagi kemarin. Xenia hitam bernopol DK 1886 PI menabrak pohon perindang di pinggir jalan hingga mengakibatkan mobil terbalik. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kecelakaan terjadi lantaran sopir kurang konsentrasi saat mengemudi. Peristiwa itu terjadi tepat di depan Bank BRI Unit Bangli sekitar pukul 07.00 Wita.
Kejadian berawal saat mobil Xenia hitam yang dikemudikan Gede Angga Satya Pratama (23), warga Kelurahan Cempaga, datang dari arah selatan. Saat tiba di lokasi, tiba-tiba sopir membanting setirnya ke kiri jalan kemudian menabrak taman dan pohon perindang di kiri jalan. Kerasnya benturan menyebabkan mobil seketika terbalik. Beruntung sopir berhasil selamat dalam kejadian itu. Sopir tidak mengalami luka serius dan sudah mendapat
Informasi yang dihimpun menyebutkan, musibah pohon tumbang terjadi sekitar pukul 15.00 wita. Saat kejadian, cuaca gerimis. Tumbangnya pohon tersebut menimpa lima mobil yakni 1 unit mobil pick-up warna hitam DK 8238 PU milik Astawa Putra, 1 unit mobil Avanza warna putih DK 708 BQ milik privat mengemudi Wiyana, 1 unit Carry pickup warna putih DK 8024 PP milik korban Ketut Suwitra, 1 unit Mobil Xenia Putih DK 1138 CJ milik Gede Ari Prayuda, 1 unit Cerry station warna hitam. Selain mobil, 2 unit motor juga tertimpa pohon tumbang yakni 1 unit sepeda motor vario warna Hi-
perawatan di RSU Bangli. Sementara itu, mobil Xenia yang dikendarainya mengalami kerusakan pada bagian bemper depan dan patah pada spion dan bodi depan penyok. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi lantaran sopir kurang konsentrasi saat mengemudi ditambah cuaca gerimis. Sopir sempat kaget melihat kendaraan yang berada di depannya sehingga memilih banting setirnya ke kiri. (kmb40)
tam Putih DK 4890 PK milik Udin dan 1 unit motor Beat Hitam 6016 PQ. Kejadian itu menyebabkan empat orang menjadi korban. Dua korban mengalami luka berat atas nama Ketut Suwitra (36), warga Banjar Antugan, Desa Jehem, Tembuku dan Pande Wayan Candra (51), warga Banjar Gaga, Desa Tamanbali, Bangli. Dua korban lainnya mengalami luka ringan yakni Nyoman Sujana (27), warga Banjar Sidembunut, Kelurahan Cempaga, dan Pande Putu Rastika Paramarta (22), warga Banjar Pule, Kelurahan Kawan, Bangli. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan, sebagaimana ket-
erangan saksi korban Putu Astawa, saat kejadian saksi korban hendak menjemput istrinya yang berjualan di dekat Pura Delem Selaungan. Beberapa saat kemudian, saksi memarkir mobilnya di sebelah utara TKP. Beberapa saat kemudian, korban melihat dahan kayu beringin tersebut patah. Di saat bersamaaan melintas sebuah mobil Avanza warna putih dari arah timur, dan mobil pick-up warna putih dari arah barat. Musibah tak terhindarkan. Kedua mobil yang tengah melintas termasuk mobil milik Astawa yang tengah terparkir rusak tertimpa pohon tumbang. Sementara penuturan saksi lainnya Nyoman Sujana, lan-
jut Sulhadi, saat kejadian saksi Sujana mengemudikan mobil carry pick-up warna putih DK 8024 PP bersama temannya Ketut Suwitra, dari arah barat menuju ke timur. Saat berada di TKP saksi mendengar suara ‘’praakkk’’. Saksi kemudian langsung menancap gas namun tidak bisa menghindari musibah tersebut. Mobil yang dikendarainya langsung tertimpa pohon. Beruntungnya saksi berhasil selamat. Sementara temannya Ketut Suwitra terjepit bodi mobil. Dibantu masyarakat, korban dan saksi berhasil diselamatakan dan langsung dibawa ke UGD RSU Bangli untuk mendapatkan pertolongan medis. “Untuk sementara, para korban masih menjalani penanganan medis di UGD RSU Bangli. Proses evakuasi tadi dipimpin Wakapolres Bangli bersama BPBD dan dibantu masyarakat,” kata Sulhadi. (kmb40)
TERBALIK - Kondisi mobil yang terbalik di Jalan Brigjen Ngurah Rai, Bangli. Bali Post/ist
Sabtu Umanis, 15 Juni 2019
OLAHRAGA
15
Copa America
Brazil Tetap Kuat Tanpa Neymar
Bali Post/ist
AUDIENSI – Pengurus Perkemi Bali audiensi kepada Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose.
Perkemi dan Polda Bali Gelar Kejuaraan Kempo
Denpasar (Bali Post) – Perkemi Bali dan Polda Bali bersinergi dalam rangka pembinaan generasi muda di bidang olahraga dengan menggelar kejuaraan Shorinji Kempo Terbuka Piala Kapolda 2019. Hal ini terungkap saat audiensi pengurus Perkemi Bali kepada Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose, M.M. di Hotel Kartika Plaza, Kamis (13/6). Kapolda Bali sangat antusias menerima kehadiran pengurus Perkemi Bali. Apalagi Golose sudah banyak tahu tentang ilmu bela diri kempo dan pernah mendalami ilmu bela diri Polri yaitu judo bahkan menjadi atlet nasional dan juara saat masa pendidikan dulu. Pengurus Perkemi Bali juga minta Kapolda Bali duduk sebagai Ketua Dewan Kehormatan Perkemi Bali. Golose menerima dengan senang hati dan akan membantu Perkemi Bali dalam memajukan kempo Bali terutama pembinaan generasi muda dan prestasi secara nasional. Pada kesempatan itu secara simbolis pengurus Perkemi Bali memberikan dogi (baju latihan), kromo (baju kebesaran
kempo) dan hoi (ikat pinggang) kepada Kapolda sebagai tanda ketulusan dan bushido dalam membina generasi muda di Bali khususnya cabang olahraga kempo. Kejuaraan Shorinji Kempo Terbuka Piala Kapolda 2019 akan dilaksanakan 29– 30 Juni mendatang di GOR Lila Bhuana, Denpasar. Panitia pelaksana mempertandingkan 23 nomor dan kelas yang terdiri atas randori serta embu berpasangan dan beregu putra dan putri. Peserta maksimum 400 orang meliputi kenshi, manajer dan ofisial. Atlet harus berusia 17 tahun ke atas. Pada saat pertemuan teknik, setiap peserta atau kontingen mesti dapat membuktikan akta kelahiran, surat kenal lahir atau bukti lain yang sah dan dapat diterima oleh panitia pelaksana. Kontestan merupakan utusan kabupaten dan kota di Bali, Jatim, NTB dan NTT. Peserta adalah kenshi yang mempunyai tingkat minimal II Kyu dan maksimal III DAN serta tercatat minimal satu tahun secara terus-menerus berdomisili di daerah yang mengutusnya. (kmb)
Raptors Bawa Gelar NBA Keluar AS
Oakland Toronto Raptors mencopot gelar juara NBA yang disandang Golden State Warriors dalam dua tahun terakhir. Raptors mengalahkan Warriors dengan skor 114-110 pada gim keenam final NBA di Oakland, Kanada, Jumat (14/6) kemarin, sekaligus menjadi klub pertama dari luar Amerika Serikat yang menjadi juara. K y l e L o w r y d a n P a scal Siakam masing-masing mencetak 26 poin, sedangkan Kawhi Leonard dan pemain cadangan Fred VanVleet samasama membuat 22 poin untuk Raptors yang menang total 4-2 dalam final yang semula direncanakan berlangsung tujuh laga. Leonard dinobatkan sebagai NBA Finals Most Valuable Player (MVP) untuk kedua kalinya dalam kariernya setelah yang pertama pada 2014 bersama San Antonio Spurs yang kemudian menjualnya ke Toronto pada Juli lalu. ‘’Musim panas lalu saya mengalami banyak hal. Saya terus bekerja keras dan pikiran saya menetapkan tujuan ini di sini. Inilah sebabnya saya bermain basket dan senang melihat semuanya membuahkan hasil,’’ katanya. Raptors menjadi klub Kanada pertama yang memenangkan gelar olahraga Amerika Utara utama sejak Toronto Blue Jays 1993 merebut Seri Du-
nia Baseball Liga Utama. ‘’Itu sangat berarti bagi kota kami, negara dan para pemain. Kami mendapatkan kemenangan dan merayakannya,’’ ujar pelatih Raptors, Nick Nurse. The Raptors merusak penampilan perpisahan Warriors di Oracle Arena. Rumah Warriors sejak 1971 ini akan digantikan oleh tempat baru bernilai 1 miliar dolar AS di San Francisco musim depan. Warriors gagal meraih gelar ketiga berturut-turut dan menjadi tim pertama selama 50 tahun yang memenangkan empat gelar dalam lima musim. Klay Thompson mencetak 30 poin untuk memimpin Warriors, tetapi meninggalkan permainan dengan ligamen lutut kiri terkoyak pada kuarter ketiga setelah salah mendaratkan kaki. Ini adalah kemunduran terbaru Warriors yang sebelumnya kehilangan sang bintang Kevin Durant akibat mengalami pecah tendon achilles kanan. Andre Iguodala menambahkan 22 poin untuk Warriors, Stephen Curry menyumbang 21 serta Draymond Green membuat 11 poin, 18 rebound, dan 13 assist. ‘’Cara yang sulit dan sulit untuk keluar. Banyak yang telah terbukti tentang siapa kami sebagai tim dan kesulitan yang dihadapi sepanjang babak playoff,’’ ungkap Curry. (afp/ kmb)
Bali Post/afp
PIALA – Pemain Toronto Raptors mengangkat piala NBA yang direbutnya pertama kali.
Sao Paulo – Absennya pemain depan Neymar yang cedera tidak mengubah apa pun bagi Brazil di turnamen sepak bola Copa America 2019. Gelandang bertahan Casemiro menegaskan, tuan rumah harus menang apa pun yang terjadi. Neymar mengalami luka ligamen pergelangan kaki dalam pertandingan persahabatan pekan lalu. Cedera itu terjadi ketika pemain depan Paris Saint-Germain ini menghadapi tuduhan dari seorang model Brazil bahwa dirinya secara seksual menyerangnya di sebuah hotel di ibu kota Prancis. ‘’Terlepas dari kompetisi yang kami jalani, Brazil adalah favorit dan harus menang. Tanpa ragu, bahkan tanpa Neymar, kami masih sangat kuat,’’ kata Casemiro, Jumat (14/6) kemarin. Brazil melawan Bolivia pada laga pembuka Copa America di Sao Paulo, Sabtu (15/6) pagi ini. Meski begitu, pemain Real Madrid itu menyebut timnya akan menjalani pertandingan yang sulit di laga pertama. ‘’Kami tahu bagaimana Bolivia bermain. Mereka terorganisasi dan bertahan dengan sangat baik,’’ tambah Casemiro tentang lawan Brazil dari
09:30 Wita Belajar Menggambar Membuat Art Paper Ubur Ubur 10:00 Wita Seputar Bali Terkini 10:05 Wita Galeri Musik 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 11:30 Wita Ocydia Home Shopping 12:05 Wita Dharma Wacana Karya Mamungkah Ngenteg Linggih, Padudusan Agung, Mupuk Pedagingan, Tawur Pedanan lan Nawa Gempang (2) 12:30 Wita Bali Channel Tourist TV 13:00 Wita Wawancara Eksklusif Jawaban Presiden Soal Perhatian Khusus Untuk Bali 13:30 Wita Ocydia Home Shopping 14:00 Wita Siaran Langsung Pawai Pesta Kesenian Bali
yang akhirnya tampil sebagai juara. Brazil melakukan dua laga pemanasan menjelang tampil di Copa America 2019, yaitu menundukkan Qatar 2-0 dan mencukur Honduras 7-0. Wanita Sementara itu, Australia memetik kemenangan 3-2 atas Brazil dalam pertandingan Grup C Piala Dunia Wanita 2019 di Montpellier, Prancis. Hasil ini menjaga harapan Australia melaju ke babak 16 besar dengan menduduki peringkat ketiga klasemen grup berbekal nilai 3 hasil dua kali turun. Salah satu gol Brazil dihasilkan Marta dari titik penalti untuk menambah koleksi golnya di Piala Dunia menjadi 16. Tim Samba masih memimpin klasemen Grup C dengan nilai 3 dari dua pertandingan. Brazil diikuti Italia yang mengoleksi poin 3 hasil sekali bertanding. Jamaica bercokol di rank-
Galung dan Sisca Ikuti Turnamen di Vietnam 4th Open International Table Tennis Tournament 2019’’ di Vietnam mulai 27 Juni sampai 1 Juli mendatang. Pelatih tenis meja Bali Gede Ardika mengemukakan, Galung dan Sisca tampil bersama atlet SEA Games lainnya. Keduanya turun di nomor tunggal dan beregu. ‘’Kejuaraan ini sangat bergengsi, bersifat terbuka dan berskala internasional, sehingga pesertanya b e r datangan dari beberBali Post/ist a p a n e g a r a yang memiliki Made Sisca Pratiwi
Singaraja (Bali Post) Dua petenis meja SEA Games asal Bali yakni I Made Galung Kesuma Negara (Denpasar) dan Made Sisca Pratiwi (Buleleng) dijadwalkan mengikuti turnamen internasional bertajuk ‘’The
tim tenis meja tangguh,’’ paparnya di Singaraja, Jumat (14/6) kemarin. Ardika tidak memberikan target, namun mengharapkan Galung dan Sisca bisa tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik. Turnamen internasional terbuka ini bertujuan menambah jam terbang dan pengalaman kedua atlet berusia 18 tahun itu sebelum berlaga pada SEA Games di Filipina yang berlangsung akhir tahun ini. Selama ini Galung berlatih di bawah binaan Pengkot PTMSI Denpasar, sebab diproyeksikan turun pada Porprov Bali. Galung baru saja tamat dari Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan, Jakarta. Sementara Sisca akan membela Buleleng pada ajang Porprov. Sisca tahun ini naik ke kelas III SMAN 4 Singaraja. Usai mengikuti turnamen di Vietnam, mereka bakal turun pada ASEAN School Games (ASG) di Semarang yang berlangsung pertengahan Juli. (022)
Drama Gong ‘’Kalau sembilan parade itu tidak semua. Drama gong, kalau tidak salah hanya diikuti lima kabupaten/kota saja. Tapi untuk parade gong kebyar, baik dewasa, anak-anak maupun wanita, semua kabupaten/kota berpartisipasi,’’ ujar Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Wayan ‘’Kun’’ Adnyana di sela-sela geladi pawai PKB XLI di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Niti Mandala Renon, Denpasar, Jumat (14/6) kemarin. Menurut Kun, keterbatasan anggaran menjadi alasan beberapa kabupaten tidak ikut dalam sejumlah materi parade. Seperti Jembrana dan Bangli. Sedangkan kabupaten/kota yang mengikuti sembilan materi parade secara penuh, di antaranya Denpasar, Badung, dan Gianyar. Kendati Pemprov sudah menggelontorkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK), namun anggaran utama tetap bersumber dari APBD kabupaten/kota. ‘’Mungkin angga-
Sabtu, 15 Juni 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Karya Mamungkah Ngenteg Linggih, Padudusan Agung, Mupuk Padagingan, Tawur Pedanan lan Nawa Gempang (1) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07:35 Wita Sehat & Bugar Aerobic Dance Athon-Russ Buldog 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 08:30 Wita Ocydia Home Shopping 09:00 Wita Seputar Bali Terkini 09:05 Wita Kartun Ball Ganesh (3)
Grup A tersebut. Brazil mengincar gelar Copa America kesembilan dan kelima sebagai tuan rumah setelah berjaya pada 1919, 1922, 1949 dan 1989. Tetapi mereka belum mengangkat trofi sejak 2007 setelah menang untuk keempat kalinya dalam lima edisi dari 1997. Di bagian lain, pelatih Tite mengakui Neymar adalah pukulan yang hilang karena merupakan salah satu dari tiga pemain terbaik di dunia. Walau demikian, pasukannya tidak memikirkan ketidakhadiran Neymar. ‘’Kami tidak bisa bersembunyi dari tanggung jawab itu. Kami harus membangun langkah demi langkah untuk meraih gelar,’’ ujarnya. Tite berharap pasukannya mampu menghapus kenangan menyakitkan dari kekecewaan besar ketika menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014. Ketika itu, tim Samba dipermalukan 1-7 oleh Jerman
XLI 16:00 Wita Wawancara Eksklusif Jawaban Presiden Soal Perhatian Khusus Untuk Bali 16:30 Wita Folk Song 17:00 Wita Dunia Kita 17:30 Wita Kartun Krishna Garuda (1) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali Malam 19:00 Wita Banjar Bali Quis 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Siaran Langsung Pembukaan Pesta Kesenian Bali XLI 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Dalem Ped Nusa Penida (1) 23:00 Wita Seputar Bali Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping 23:30 Wita Folk Song
ran di APBD-nya tidak cukup untuk mengirimkan kontingen di semua materi parade,’’ jelasnya. Kun membantah ada faktor ‘’kekurangan’’ seniman yang terjadi. Sementara dari pantauan Bali Post pada PKB sebelumnya, masih ada satu kelompok seniman pentas untuk lebih dari satu materi PKB. Menurut Kun, justru ada kecenderungan untuk memilih karena jumlah seniman yang terlalu banyak. Masyarakat bahkan mempersiapkan anakanak usia dini, yang diharapkan bisa berpartisipasi dalam materi PKB. Artinya, PKB di mata krama Bali menjadi ruang aktualisasi yang nilainya sangat tinggi. Ajang ini memiliki gengsi yang mewah dalam olahseni dan olahraga kreativitas. ‘’Kami konsisten menempatkan keluhuran cita-cita PKB sebagai ruang suka cita, ruang pestanya kesenian krama Bali. Harapannya memang ini menjangkau semakin luas krama Bali, terutama dalam pergelaran, lomba dan sebagainya,’’
jelasnya. Kun meminta pemerintah kabupaten/kota berlaku adil melihat potensi yang ada. Kalau bisa, seniman yang tampil agar dibuat bergiliran setiap tahun. Untuk PKB tahun ini yang berlangsung hingga 13 Juli akan dimeriahkan dengan 9 materi parade seni, 38 lomba seni, 7 jenis pergelaran yang di dalamnya termasuk 21 partisipan luar daerah dan 11 partisipan luar negeri, 10 workshop, pameran, dan sarasehan dengan tema ‘’Memutar Arah Angin, Pengarusutamaan Kearifan Lokal Bali untuk Kesejahteraan Umat Manusia’’. Total pertunjukan seni yang diparadekan, dilombakan, dipergelarkan maupun diworkshop-kan berjumlah 220 kegiatan seni. Dalam sehari ada 7 kegiatan seni yang dipentaskan. Tak ketinggalan, ada pula pameran industri kreatif berbasis budaya branding Bali. Seperti industri kerajinan, seni rupa yang menampilkan karya seni lukis kaca Nagasepaha, Buleleng, bangunan tradisional Bali, dan kuliner. (kmb32)
ing keempat tanpa nilai setelah menjalani satu laga. Dalam laga Grup B, Cina menundukkan Afrika Selatan 1-0 berkat gol Li Ying pada menit ke-40. Hasil ini menempatkan Cina di posisi ketiga dengan nilai 3 hasil dua kali turun, sedangkan Afsel sebagai juru kunci belum mengantongi poin dari dua kali bertanding. Jerman memimpin Grup B dengan mengantongi 6 poin yang dihasilkan dari dua kali turun. Tim Panser sekaligus menjadi kesebelasan pertama yang melaju ke fase berikutnya. Spanyol di peringkat kedua mendulang 3 poin setelah melakoni dua pertarungan. (afp/kmb)
WILLIAN - Willian diandalkan Brazil di Copa America menyusul absennya Neymar.
Disiplin Waktu Kun mengharapkan 14 kontingen yang menjadi peserta pawai bisa disiplin dengan waktu. Yakni maksimal 7 menit saat membawakan garapannya. Keseluruhan acara pawai diharapkan selesai dalam waktu 1 jam 45 menit
atau maksimal 2 jam karena menyangkut agenda Presiden selanjutnya. Setelah semua kontingen tampil dalam pawai, Presiden akan menaiki mobil hias. Rute pawai sendiri mengikuti prosesi purwa daksina, dari depan ujung timur panggung kehormatan pertama dan berakhir di depan Kantor DPRD Bali. (kmb32)
Modal Penting Ini akan menjadi modal penting dalam kancah pergaulan dunia. Dengan memiliki kebanggaan pada local genius, masyarakat Bali akan memiliki posisi tawar penting manakala harus berbaur dengan budaya-budaya global yang memasuki Bali saat ini. Dengan modal budaya yang kuat akan mampu menyeleksi
mana yang cocok untuk diadaptasikan dan mana yang harus ditolak. Intinya membangun kebanggaan pada budaya sendiri akan mampu membantu kita beradaptasi dengan budaya global yang masuk ke Bali tanpa harus kehilangan identitas ke-Bali-annya. ‘’PKB salah satu arena untuk membangun kebanggaan masyarakat Bali pada identitas ke-Bali-annya,’’ tegasnya. (lun)
Pelaku IKM Di sisi lain, pihaknya juga membebaskan biaya sewa stan pameran bagi para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di arena PKB. ‘’Kita harus mengedepankan keberpihakan kepada IKM. Namanya IKM, usaha dan modalnya pasti kecil, jadi pemerintah harus hadir untuk memberi dukungan. Kita jadikan PKB sebagai ajang promosi produk mereka,’’ jelasnya. Koster juga berharap ajang
PKB bisa mendukung implementasi Pergub Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik yang telah diterbitkan. Penggunaan bahan-bahan alami seperti bambu, janur, aneka bunga, dan dedaunan diutamakan dalam pembuatan dekorasi dan lainnya. ‘’Pokoknya sebisa mungkin dirancang terbebas dari bahan plastik atau styrofoam sekali pakai,’’ tegas mantan anggota DPR-RI Fraksi PDI Perjuangan ini. (kmb32)
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom @balipost_com http://instagram.com/balipostcom
balipost http://facebook.com/balipost
SABTU UMANIS, 15 Juni 2019
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Jokowi Ucapkan Terima Kasih Atas Kepercayaan Masyarakat Bali
Bali Post
payung hukum yang bisa diberikan agar desa adat benar-benar memberikan back-up penuh pada sisi budaya di Bali. ‘’Kalau sudah fix keluar, nanti saya sampaikan,’’ janji Jokowi. Khusus dalam Bulan Bung Karno, Juni TPS-TPS. Kemudian petugas KPPS-nya 7 ini, Jokowi mengatakan Bung Karno itu juta lebih yang terlibat dalam penyelengga- bapak bangsa, proklamator. Kita patut berraan ini, sebuah jumlah yang sangat besar,’’ syukur lewat pidato Bung Karno tanggal 1 Juni 1945 kita memiliki Pancasila sebagai sejelasnya. Provinsi Bali yang menyumbang su- buah ideologi negara yang mempersatukan. Karena kita sadar, dan ara terbesar di Indonesia, Bung Karno saat itu samenurut Jokowi, merunegara ini besar denpakan sebuah amanah Kita patut bersyukur dar, gan kemajemukan, denyang harus dijaga. Nagan perbedaan-perbedaan kita dipersatukan mun, Jokowi menyatakan suku, agama, ras, bahasa, memperhatikan semua oleh ideologi kita dan budaya. ‘’Kita patut provinsi, seluruh rakyat Pancasila. Bung Karno bersyukur kita dipersatudari Sabang sampai Mekan oleh ideologi kita rauke karena pembanbanyak mengajarkan Pancasila. Bung Karno gunan adalah Indonesia kepada kita tentang banyak mengajarkan kesentris. pada kita tentang perbeTerkait harapan maperbedaan-perbedaan, daan-perbedaan, tentang syarakat Bali agar ada perhatian khusus berupa tentang kemajemukan, kemajemukan, tentang pluralisme. Itu yang perlu bantuan APBN terhadap tentang pluralisme. terus dijaga, terutama keberadaan desa adat sebagai pendukung kebudayItu yang perlu terus persatuan,’’ kata Jokowi yang mengaku banyak aan Bali, menurut Jokowi, dijaga, terutama membaca buku-buku tenhal itu sudah disampaikan tang Bung Karno. kepadanya dan masih dipersatuan. Terkait wacana peminlakukan rapat terbatas di dahan ibu kota negara tingkat menteri agar ada
PRESIDEN Jokowi mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Bali pada Pilpres 2019. Hal itu disampaikan pada wawancara eksklusif 17 tahun Bali TV Matahari dari Bali, Rabu (12/6) di Istana Merdeka. ‘’Saya tahu, Bali 91,6 persen terbesar memang di Indonesia. Pada kesempatan yang baik ini saya mengucapkan terima kasih pada seluruh rakyat Bali yang sudah memberikan kepercayaan pada Jokowi–Ma’ruf Amin dan ini sebuah amanah yang harus dijaga,’’ tambah Jokowi. Akan halnya perhatian khusus kepada Bali, Presiden Jokowi menyatakan semua provinsi di Indonesia akan mendapat perhatian khusus. Namun khusus untuk Bali, Presiden menyatakan sudah banyak berdiskusi dengan Gubernur Koster mengenai persoalan-persoalan yang bisa dibantu oleh pemerintah pusat dan akan terus didorong. Misalnya shortcut jalan dari Bali Utara ke Bali Selatan. Ini diperlukan dalam rangka pemerataan pertumbuhan ekonomi. Demikian pula pembangunan Pusat Kebudayaan Bali serta upaya memperkuat peran desa adat di Bali. Jokowi juga mengaku bersyukur pemilu telah sukses, berjalan baik, lancar, aman, tertib dan damai. Mengingat, ini merupakan pemilu serentak terbesar di dunia. ‘’Bayangkan, ada 813.000 TPS yang tersebar di 17.000 pulau. Logistik itu harus sampai ke
ke Kalimantan, menurut Jokowi, itu sudah ada sejak zaman Bung Karno yang ingin memindahkan ibu kota ke Palangkaraya. Hanya eksekusinya sampai sekarang belum. Persiapan perencanaan dan pematangannya belum. Karenanya, sejak tiga tahun lalu dirinya mulai menyampaikan ini agar dibuatkan kajiankajian. Alasannya, 57 persen penduduk Indonesia ada di Pulau Jawa, Sumatera 21 persen, di Kalimantan sekitar 7 persen, di Sulawesi sekitar 6 persen, di Papua bahkan cuma 2 persen. Jawa sudah padat, sehingga dari sisi lingkungan, kebencanaan, menumbuhkan titik-titik ekonomi baru, ini diperlukan. ‘’Di benak saya, Jakarta tetap Jakarta sebagai pusat ekonomi dan bisnis, dan nanti utuk sisi pemerintahannya ada di tempat lain, sehingga pertumbuhan ekonomi tidak hanya di Jawa sentris. Menghadapi revolusi industri 4.0, mau tidak mau generasi muda harus siap dan
Jokowi Tinjau Pasar Seni Sukawati Gianyar (Bali Post) Presiden RI Jokowi Widodo meninjau revitalisasi Pasar Seni Sukawati, Jumat (14/6) kemarin. Presiden ke-7 RI itu beserta rombongan tiba di lokasi pukul 08.30 Wita. Di tengah hujan gerimis, Presiden yang mengenakan kemeja putih disambut Bupati Gianyar I Made Mahayastra. Selanjutnya didampingi Gubernur Bali Wayan Koster, Presiden asal Solo itu melakukan pengecekan ke areal Pasar Seni Sukawati yang saat ini sudah rata dengan tanah. ‘’Ini yang penting, pedagang Pasar Seni Sukawati sudah direlokasi dan saya kira bulan-bulan inilah tander sudah rampung, tinggal dikerjakan,’’ ucap Presiden Jokowi. Dikatakannya, pembangunan Pasar Seni Sukawati menggunakan dana dari APBN sebesar Rp 89 miliar ditambah dari APBD Rp 3,9 miliar. Jokowi pun berharap dengan anggaran tersebut ke depan Pasar Seni Sukawati dapat lebih bersih dan tertata. ‘’Kita harapkan ini menjadi pasar yang bersih tertata, sehingga pengunjung bisa nyaman ke Pasar Seni
Sukawati, apalagi ini pasar rakyat yang sudah berumur puluhan tahun,’’ katanya. Presiden Jokowi mengatakan ke depan Pasar Seni Sukawati, pasar yang tertata dan modern. Apalagi pasar ini sudah rampung, akan ada basement, sehingga memudahkan pengunjung untuk parkir. Bila pasar ini sudah rampung, Presiden Jokowi mengajak seluruh wisatawan yang berlibur ke Bali untuk membeli produk kesenian di Pasar Seni Sukawati. ‘’Kalau ke Bali belum ke Pasar Sukawati itu belum ke Bali, nanti semua harus belanja ke sini,’’ katanya. D i t a m b ahkan, sela ma lima tahun memimpin, ia sudah membangun 5.000 lebih pasar besar dan 8.900 lebih pasar desa. Lima tahun ke depan, Presiden Jokowi memastikan akan tetap fokus membangun pasar pada sejumlah daerah yang belum tersentuh di Indonesia. ‘’Ke depan sama, karena saya kira pasar sebagai sebuah tempat bertemunya penjual dan pembeli, produk-produk petani, nelayan, perajin. Pasar seluruh Indonesia memang harus hidup,’’ tandasnya. (kmb35)
Bali Post/kmb35
MENINJAU - Presiden Jokowi didampingi Gubernur Bali Wayan Koster dan Bupati Gianyar I Made Mahayastra meninjau areal revitalisasi Pasar Seni Sukawati, Jumat (14/6) kemarin.
harus disiapkan. Tantangan ke depan, bagaimana menyiapkan SDM-SDM yang mampu sehingga kita bisa berkompetisi dengan negara-negara lain. Digital ekonomi ke depan memiliki prospek yang besar. ‘’Revolusi industri jilid IV ini harus betul-betul kita antisipasi dan respons dengan menyiapkan SDM-SDM yang mampu, sehingga kita bisa berkompetisi dengan negara-negara lain. Anak-anak kita semuanya harus tahu yang namanya artificial intelegent, big data, virtual reality, sisi keuangan seperti crypto qarancy, bit oin, dll. Inilah tugas pemerintah menggerakkan anak-anak muda kita harus siap menghadapi revolusi industri keempat. Anak-anak muda harus optimis kita mampu bersaing. Indonesia jika berhasil menyelesaikan tantangan-tantangan yang ada kita akan menjadi empat besar negara dengan ekonomi terkuat di dunia. (sug)
Sempat Beli Buah USAI mengecek areal Pasar Seni Sukawati, Presiden Jokowi lanjut menuju Pasar Umum Sukawati. Presiden bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo langsung dikerumuni pedagang dan warga. Kesempatan itu digunakan warga untuk bersalaman dan ber-selfie dengan Presiden. Presiden bersama Ibu Negara juga menyempatkan diri membeli buah. Presiden Jokowi membeli 1 kg salak Bali dan 3 buah semangka di lapak pedagang Ni Kadek Sri Ariani. ‘’Bapak Presiden membeli salak dan semangka tiga buah, itu seharga Rp 30 ribu,’’ kata Sri Ariani.
Perempuan asal Desa Ketewel Kecamatan Sukawati ini pun tidak menyangka Presiden RI akan membeli buah di lapak yang ia jajakan. ‘’Senang sekali, tidak menyangka Presiden mau membeli buah saya,’’ katanya. Usai membeli buah, Presiden kembali ke mobil untuk melanjutkan kunjungan. Dari dalam mobil, Presiden Jokowi juga sempat membagikan satu buah baju kepada Nyoman Suyasa. Warga Desa Melinggih Kelod Kecamatan Payangan ini menerima baju warnah hitam ukuran L, berisi tulisan Jokowi. (nik)
Bali Post/nik
BUAH - Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo membeli buah di pedagang Pasar Umum Sukawati.