Skip to main content

Edisi Senin 15 April 2019 | balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

Bali Post

balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

Senin Kliwon, 15 April 2019

16 HALAMAN

NOMOR 230 TAHUN KE 71

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

GUBERNUR KOSTER ANJURKAN ACARA INTERNASIONAL GUNAKAN AKSARA DAN BUSANA BALI IMF yang dihadiri sekitar 34 ribu orang. Dalam pertemuan berskala internasional tersebut pakaian resmi yang dikenakan para delegasi adalah setelan jas dan dasi gaya Barat. Hal ini tampaknya akan segera berubah setelah dikeluarkannya surat edaran ini. Dalam surat edaran tersebut, Gubernur Koster menganjurkan penggunaan busana adat Bali dalam penyelenggaraan setiap kegiatan yang bertaraf nasional dan internasional di Provinsi Bali. Selain itu, Gubernur Koster juga menyarankan penggunaan aksara Bali pada backdrop atau latar belakang yang dipajang pada venue-

venue utama acara tersebut. Aksara Bali itu pun harus ditempatkan di atas aksara Latin. Gubernur Koster menegaskan bahwa panitia acara dianjurkan mengenakan busana adat Bali, sedangkan peserta acara boleh menggunakan busana adat Bali atau busana adat daerah asalnya masing-masing. ‘’Penggunaan busana adat Bali ini minimal pada waktu upacara pembukaan acara. Saya tentunya sangat menghargai jika penggunaan busana adat Bali ini dilakukan terus-menerus selama berlangsungnya acara tersebut,’’ ujarnya. Hal. 15 Pasangan Pengantin

RIBUAN calon legislatif (caleg) telah menuntaskan usaha mereka merebut simpati dalam masa kampanye pemilu serentak 2019. Rabu (17/4) lusa, krama Bali akan menentukan pilihannya. Tujuh bulan lamanya masa kampanye harusnya cukup waktu untuk mengenal rekam jejak caleg yang layak dipilih. Demi masa depan yang lebih baik, hanya caleg yang benar-benar siap nindihin dan menjaga taksu Bali yang layak dipilih oleh krama Bali.

Kedua, dalam hal perjuangan melakukan kontrol terhadap kekuasaan. ‘’Pernahkah caleg tersebut terdengar suaranya mengkritisi kekuasaan eksekutif?’’ tanya Jondra. Ketiga, adalah dalam hal perjuangan anggaran yang diperuntukkan bagi Bali. Pendapat senada disampaikan I Nyoman Mardika, aktivis pergerakan sejumlah LSM di Bali. ‘’Mereka yang duduk di lembaga legislatif mewakili Bali baik di tingkat daerah maupun pusat idealnya adalah mereka yang siap nindihin dan menjaga taksu Bali,’’ kata Mardika. Menjaga taksu Bali, lanjut Mardika, artinya mempertahankan nilai-nilai tradisi

dan budaya yang selama ini menjadi napas kehidupan krama Bali. Sementara wakil rakyat yang siap nindihin Bali adalah mereka yang memiliki kemampuan ‘’bertarung’’ terutama di tingkat pusat. Sulitnya perjuangan kepentingan Bali di tingkat pusat, disampaikan anggota DPR-RI dari PDI Perjuangan I Gusti Agung Putri Astrid. Bali, kata Gung Astrid, panggilan akrab tokoh wanita Bali ini, termasuk minoritas di kancah nasional. ‘’Dibutuhkan perjuangan yang ekstra keras agar suara Bali mau didengar di tingkat pusat,’’ katanya. Hal. 15 Memahami Bali

Wayan Koster Gubernur Bali

Jokowi Bertemu Raja Salman PRESIDEN Joko Widodo dijadwalkan bertemu dengan Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud dan Putra Mahkota Muhammad bin Salman di Riyadh, Minggu (14/4). ‘’Presiden akan menghadiri undangan Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud untuk jamuan santap siang bersama dan dilanjutkan dengan pertemuan di istana yang berada di Riyadh,’’ kata Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu kemarin. Menurut Bey, cuaca cerah menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo di

Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi pada Minggu (14/4) pukul 08.50 waktu setempat atau pukul 12.50 WIB. ‘’Setelah bertemu dengan Raja Salman, pada petang hari nanti, Presiden akan bertemu dengan Putra Mahkota Muhammad bin Salman,’’ tambah Bey. Malam harinya, Presiden dan Ibu Iriana akan bertolak ke Jeddah. Dari Jeddah, Presiden dan Ibu Iriana akan melanjutkkan perjalanan menuju Makkah untuk menunaikan ibadah umroh. Presiden Jokowi dan Ibu Iriana bersama rombongan direncanakan tiba kembali di Jakarta pada Senin (15/4) malam. (ant)

AHY Tanggapi Prabowo

Jakarta (Bali Post) – Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta capaian pemimpin Indonesia terdahulu wajib diapresiasi oleh siapa pun. ‘’Yang jelas bagi saya, setiap yang dilakukan generasi dahulu wajib diapresiasi segala yang baik, apalagi kalau itu memang terasa oleh rakyat kita,’’ kata AHY di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4) malam. Pernyataan AHY itu, saat ditanya komentarnya mengenai pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di debat segmen kedua yang mengatakan kebijakan ekonomi Indonesia salah arah. ‘’Jadi, saya tidak menyalahkan Bapak (Jokowi), karena ini kesalahan besar, kesalahan besar presidenpresiden sebelum bapak, kita

semua harus bertanggung jawab. Benar, itu pendapat saya,’’ kata Prabowo. AHY mengharapkan semua pihak di Indonesia melihat secara objektif soal capaian dari para pemimpin bangsa terdahulu. Karena, menurutnya, setiap generasi kepemimpinan pasti telah melakukan berbagai capaian di berbagai bidang, baik ekonomi, politik, keamanan kesejahteraan rakyat dan sebagainya. Selepas pernyataan Prabowo tersebut, terlihat beberapa kader Partai Demokrat keluar dari ruang debat antara lain Sekretaris Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ardy Mbalembout dan Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean. Hal. 15 Sikap Demokrat

GUBERNUR Bali Wayan Koster kembali melakukan terobosan yang memihak kebudayaan Bali dengan menganjurkan penggunaan aksara dan busana adat Bali pada setiap kegiatan serta acara bertaraf nasional dan internasional yang diselenggarakan di Bali. Terobosan itu disampaikan Gubernur Koster melalui Surat Edaran Nomor 3172 Tahun 2019 yang ditandatangani pada 5 April lalu. Surat tersebut dialamatkan kepada lembaga kementerian, lembaga pemerintah non-pemerintah, konsulat jenderal negara sahabat, lembaga atau badan swasta, serta para event organizer.

Bali selama ini memang menjadi tempat populer bagi lembaga internasional, institusi pemerintah, perusahaan swasta serta NGO untuk menyelenggarakan pertemuan berskala nasional maupun internasional. Pada 2015 saja, jumlah wisatawan yang datang ke Bali untuk acara MICE (Meetings, Incentives, Conventions and Exhibitions) telah mencapai lebih dari 340 ribu orang, atau meningkat 44,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan pada tahun 2018 Bali juga menjadi tuan rumah bagi sejumlah pertemuan internasional bergengsi, termasuk pertemuan tahunan

’’Penggunaan busana adat Bali ini minimal pada waktu upacara pembukaan acara. Saya tentunya sangat menghargai jika penggunaan busana adat Bali ini dilakukan terus-menerus selama berlangsungnya acara tersebut.’’

Pilihlah Caleg yang Siap ”Nindihin” dan Jaga Taksu Bali

Bali adalah provinsi yang memberi warna keberagaman bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Agama Hindu yang melandasi budaya dan tradisi, menjadikan Bali sangat layak diberikan keistimewaan agar warna keberagaman itu tetap terjaga. Maka, perjuangan menjaga budaya dan tradisi Bali menjadi strategis di lembaga legislatif baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi dan juga pusat. ‘’Krama Bali harus me-

milih wakil rakyat yang akan duduk baik di DPRD kabupaten/kota, provinsi, DPR-RI dan DPD yang berjalan di jalan dharma, dilandasi dengan ajaran agama Hindu,’’ tegas Dr. I Wayan Jondra, Ketua Lembaga Kajian Strategis Dharma (LKSD), dalam Diskusi Politik Bali Post di Denpasar, beberapa waktu lalu. Rekam jejak para caleg yang berebut kursi wakil, lanjut Jondra, agar benarbenar diketahui oleh krama Bali yang akan menggu-

nakan hak pilihnya 17 April nanti. Caleg yang berjalan dalam jalan dharma tentunya akan menjadi sosok yang benarbenar siap nindihin dan menjaga taksu Bali. Untuk mengetahui rekam jejak caleg, menurut Jondra, ada tiga hal yang dapat dinilai. Pertama, bagaimana perjuangan dalam pengajuan peraturan yang berpihak pada Bali, baik berupa perda untuk mereka yang DPRD, undangundang bagi yang di DPR-RI.

Bali Post/eka

DISKUSI POLITIK - Para peserta diskusi politik di Sanur, Jumat lalu.

Pemungutan Suara di Luar Negeri

SBY Nyoblos di Singapura, di Sidney Diwarnai Protes

Bali Post/ant

DI CINA - Duta Besar Indonesia untuk Cina Djauhari Oratmangun (kiri) berswafoto bersama sejumlah warga negara Indonesia dengan menunjukkan jari kelingking kiri yang sudah dicelupkan tinta usai melakukan pemungutan suara di TPS KBRI Beijing, Cina, Minggu (14/4) kemarin. Penghitungan surat suara yang sudah dicoblos oleh para pemilih baru akan dihitung pada Rabu (17/4) bersamaan dengan pemilu serentak di Indonesia.

Jakarta (Bali Post) – Pelaksanaan pemungutan suara di Sydney, Australia, Minggu (14/4) kemarin, diwarnai protes. Sebelumnya, sejumlah warga negara Indonesia di Sydney tidak dapat menyalurkan hak pilihnya karena TPS sudah ditutup. Diduga pemilih yang gagal menyalurkan hak pilih tersebut masuk daftar pemilih khusus yang baru bisa mencoblos satu jam sebelum penutupan. Terkait hal itu, KPU masih menunggu rekomendasi dari panitia pengawas di Sydney, Australia. ‘’Kami minta Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) berkoordinasi dengan panwas di sana (Sydney). Kalau kami dapat rekomendasi dari panwas, bisa saja dibuat pemungutan suara ulang,’’ kata Komisioner KPU Ilham Saputra di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu kemarin. Menurutnya, pemungutan suara masih dimungkinkan apabila ada rekomendasi dari panwas setempat dan masih ada surat suara. Ilham menambahkan, surat suara di Sydney masih tersedia sesuai dengan laporan PPLN setempat. ‘’Jika kemudian meminta kami untuk mengulang tanpa rekomendasi dari panwas, sep-

ertinya itu sulit,’’ ucap Ilham. Sementara itu, Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengikuti pemilu di KBRI Singapura bersama puluhan ribu WNI yang berada di negeri jiran, Sabtu (13/4). SBY menggunakan hak pilihnya di Singapura, karena sedang menemani istrinya yang dirawat di National University Hospital (NUH) Singapura. Presiden yang pernah menjabat selama dua periode itu tiba di KBRI yang berada di Chatsworth Road pada pukul 16.30 waktu setempat didampingi Rocky Gerung beserta beberapa rekan lainnya. Dalam kesempatan itu, SBY menyampaikan senang masih dapat menyalurkan hak suaranya meski berada di luar negeri. ‘’Secara pribadi tahapan pencoblosan berjalan lancar, dan saya juga senang melihat antusias saudarasaudara kita, rakyat Indonesia dengan semangat besarnya menyalurkan hak suaranya,’’ katanya. SBY mengatakan, meski dalam kondisi sakit, Ani Yudhoyono juga tetap menyalurkan hak politiknya dari rumah sakit. ‘’Ibu Ani sadar akan pentingnya hak suaranya. Oleh sebab itu, meski sakit

tetap mencoblos,’’ tuturnya. Sementara itu, kalangan milenial mendominasi pemungutan suara Pemilu 2019 di Kedutaan Besar RI di Beijing, Cina, Minggu (14/4) kemarin. Tidak hanya para pemilih, kaum milenial juga terlibat dalam Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) TPS 001 dan TPS 002 di kantor perwakilan RI yang berlokasi di Dongzhimen Wai Dajie No. 4 Distrik Chaoyang, Beijing, itu. Demikian halnya dengan tenaga sukarelawan yang diperbantukan di posko kesehatan dan stan makanan dan minuman di KBRI Beijing juga didominasi warga negara Indonesia yang rata-rata baru pertama kali mengikuti pesta demokrasi lima tahunan itu. Meskipun pemungutan suara digelar lebih awal, penghitungan suara di Beijing baru dilakukan pada Rabu (17/4) bersamaan dengan pemilu serentak di Indonesia. ‘’Gunakan hak pilih sebaikbaiknya karena PPLN (Panitia Pemilu Luar Negeri) dan KPPSLN telah memberikan hak konstitusional kita sebagai warga negara Indonesia untuk memilih di mana pun berada,’’ pesan Dubes. (ant)


2

Senin Kliwon, 15 April 2019

FIGUR Oka Gunastawa

Tak Mudah Menyerah

Oka Gunastawa bersama ayahandanya. G U S O ka , d e m i k i a n sapaan akrabnya. Aktivis muda Bali yang dipercaya memimpin DPW Partai NasDem Bali sejak 2011 silam. Pria kelahiran Geria Ulon, Desa Jungutan Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem ini dikenal sebagai pribadi yang ramah, murah senyum dan ceria. Gus Oka tumbuh sebagai pribadi yang tangguh, tak mudah menyerah, terbuka dan kreatif. Karakter Gus Oka terbentuk seiring pengalaman panjangnya dalam

Bali Post/ist

dunia organisasi. Saat di bangku SMP hingga SMA, Gus Oka dipercaya sebagai Ketua OSIS di sekolahnya. Karier organisasinya berlanjut hingga ke jenjang perguruan tinggi. Puncaknya pada tahun 1994/1995, ia terpilih sebagai Ketua Senat Mahasiswa Universitas Udayana, Bali. Karier dalam politik praktis dimulai sejak 90-an akhir. Hingga menjadi Direktur Pemenangan Pemilu tahun 2004. Kariernya di dunia politik berlanjut. Tahun 2011, Gus Oka menerima mandat

sebagai Ketua DPW Partai NasDem Bali. Memimpin partai baru dengan gagasan besar, di tengah menguatnya politik dinasti diikuti dengan pola perilaku politik dominan yang cenderung transaksional, bisa dibilang gampanggampang susah baginya. Maklum, latar belakang Gus Oka hanyalah seorang aktivis dengan segudang pengalaman dan sejuta cita-cita menghadirkan kebaruan. Ia tidak datang sebagai pemilik modal atau pengusaha sukses yang ingin mengadu peruntungan dalam dunia politik. Itulah sebabnya di masa awal kepemimpinannya banyak yang pesimis. Dalam benak mereka timbul tumpukan keraguan, sanggupkah Gus Oka yang tidak memiliki modal materi yang kuat bisa membesarkan partai? Bekerja di tengah pesimisme banyak kalangan bukanlah hal mudah. Jika tak matang secara emosional, bisa menuntun seseorang mengambil keputusan yang tidak bisa diprediksi baik untuk karier personal maupun keberlanjutan lembaga/organisasi secara keseluruhan. Gus Oka tetaplah Gus Oka. Ia tidak bersedih, tidak pula meratapi nasibnya yang tidak memiliki modal besar. Justru sebaliknya, dari sanalah lahir energi kuat untuk lepas dari berbagai kendala sekaligus menghadirkan pendekatan baru dalam tradisi perpolitikan. Ia memilih tetap melangkah dengan sejuta optimisme dan impian membesarkan partai serta mengantar partai memberi manfaat bagi masyarakat luas. (kmb42)

PARADE - Salah satu penampilan sekaa baleganjur pada parade yang digelar Pemkot Denpasar.

Bali Post/kmb12

Peringati Serangan Umum Kota Denpasar

20 Peserta Adu Kreasi Baleganjur

Denpasar (Bali Post) – Parade Baleganjur serangkaian peringatan Serangan Umum Kota Denpasar ke-73 Tahun 2019 kembali digelar Pemkot Denpasar. Tahun ini 20 peserta sekaa teruna se-Kota Denpasar ambil bagian yang menampilkan atraksi tabuh dan tari kreasi baleganjur mengangkat tema kepahlawanan. Parade berlangsung selama dua hari dari tanggal 13-14 April. Dalam kegiatan pembukaan parade ini, Sabtu (13/4) malam, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra juga menyerahkan penghargaan Parama Budaya berupa patung kepada keluarga almarhum I Gusti Ngurah Pindha. Penghargaan Parama Budaya sebagai penghargaan tertinggi kebudayaan yang diberikan Pemkot Denpasar atas pencapaian tertinggi dalam bidang kebudayaan yang meliputi tujuh unsur aspek kebudayan universal. Penghargaan ini tidak saja diberikan kepada perorangan, tetapi juga dapat diberikan kepada yayasan, sanggar, banjar, puri hingga sekolah yang menunjukkan prestasi dalam memban-

gun dan mengembangkan budaya Bali khususnya di Kota Denpasar. ‘’Pemerintah Kota Denpasar berharap melalui parade baleganjur ini dapat dijadikan media untuk menumbuhkan semangat juang serta jiwa kepahlawanan di kalangan generasi muda. Selain juga sebagai media pelestarian seni budaya di Kota Denpasar,’’ ujar Rai Mantra di sela-sela menyaksikan 11 penampilan sekaa baleganjur pada hari pertama pembukaan parade. Sementara itu, Ketua LVRI Denpasar Jro Wiladja mengatakan peringatan Serangan Umum Kota Denpasar telah menjadi agenda rutin Pemkot Denpasar. Parade baleganjur yang melibatkan sekaa teruna di tingkat banjar bertujuan untuk menumbuhkan semangat heroisme generasi muda Denpasar dalam menghargai jasa-jasa kepahlawanan. Sehingga generasi muda memikiki semangat yang tinggi dan mempertahankan kehidupan budaya serta seni agar tetap ajeg dan lestari. ‘’Di samping jiwa semangat dan nilai kepahlawanan harus tetap tum-

buh di kalangan generasi muda sebagai tulang punggung untuk keberlanjutan berbangsa dan bernegara di masa yang akan datang,’’ ujarnya. Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan yang dilaksanakan dalam peringatan Serangan Umum Kota Denpasar tahun ini meliputi pemberian penghargaan kepada empat orang veteran, apel bendera dalam rangka Peringatan Serangan Umum dilanjutkan tabur bunga di Tugu Perjuangan I Gusti Ngurah Made Agung pada 11 April. Dalam kegiatan ini juga dirangkaikan pula dengan pemberian tali kasih kepada lima orang ahli waris korban Serangan Umum Denpasar. Dalam peringatan ini juga akan dilaksanakan tirtayatra ke Pura Puncak Penulisan dan Pura Dalem Balingkang pada 30 April mendatang. ‘’Kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas perhatian, bantuan dan kerja samanya, sehingga pelaksnaan Peringatan Serangan Umum Kota Denpasar dapat berjalan sesuai rencana,’’ ujar Jero Wiladja. (kmb12)

Tokoh Pendidikan Ngurah Oka Berpulang

Bali Post/sue

Ngurah Oka, S.H. (alm)

KELUARGA besar IKIP PGRI Bali dan YPLP Provinsi PGRI Bali, Minggu (14/4) kemarin berduka. Tokoh pendidikan Bali Ngurah Oka, S.H. berpulang dalam usia 83 tahun. Kini jenazah disema-

yamkan di rumah duka di Puri Gede Dalung di Banjar Tegeh, Dalung, Badung. Hasil paruman semeton puri Minggu kemarin, menetapkan upacara palebon dilakukan Senin (29/4) mendatang. Rangkaian upacara diawali dengan nyiraminmalelet pada Jumat (19/4) dan pangaskara Minggu (28/4) mendatang. Ngurah Oka sampai saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Badung dan Sekretaris YPLP PT IKIP PGRI Bali. Almarhum meninggal di usia 83 tahun karena faktor usia. Namun, sebulan lalu almarhum tampak masih aktif ngantor di YPLP PT IKIP PGRI Bali. Semasa hidupnya, Ngurah Oka bersama Wayan Redha Gunawan (alm) dikenal sebagai pendiri IKIP PGRI Bali, Kepala SKB Denpasar Selatan, juga pernah menjadi pengawas sekolah pada Kanwil Depdikbud Bali. Almarhum juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua YPLP

Provinsi PGRI Bali. Masamasa terakhir almarhum juga dikenal sebagai juru raos pawiwahan yang handal. Termasuk orang pertama yang membuat buku tata cara meminang dan etika dalam pawiwahan. Buku ini kini dijadikan acuan bagi generasi muda Bali untuk acara meminang hingga madewasa mulih bagi krama Bali. Alamarhum meninggalkan seorang istri dan tiga anak. Ketua YPLPL PT IKIP PGRI Bali Drs. IGB Arthanegara, S.H., M.H., M.Pd. mengaku merasa sangat kehilangan karena sejak awal diajak merintis pendirian IKIP PGRI Bali. Almarhum dikenal sangat disiplin, namun penuh humor. Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum. mengatakan, Ngurah Oka adalah sosok yang berkarakter setia kawan, konsisten dan sangat sosial. ‘’IKIP PGRI Bali mengalami kemajuan seperti sekarang berkat bimbingan beliau,’’ ujarnya. (sue)

Bubarkan Balapan Liar

Polisi Dikeroyok dan Pistol Nyaris Dirampas Denpasar (Bali Post) Upaya polisi membubarkan balapan liar di Jalan Kerta Petasikan, Denpasar Selatan (Densel) Jumat (12/4) lalu, mendapat perlawanan. Saat sekelompok anggota trektrekan ini terdesak di gang buntu, mereka melakukan pengeroyokan dan berupaya merampas pistol polisi. Alhasil seorang pelaku kena tembak di bagian paha. Ternyata tiga pelaku berhasil ditangkap terkait kasus curanmor dan diproses di Polsek Denpasar Selatan (Densel). Sedangkan kasus pengeroyokan dan upaya perampasan pistol polisi ditangani Polresta Denpasar. Menurut sumber Minggu (14/4) kemarin, kasus ini terjadi sekitar pukul 03.00 Wita. Berawal dari informasi masyarakat, jika ada trek-trekan yang meresahkan warga. Atas informasi tersebut, dua ang-

gota Polsek Densel melintas di Jalan By-pass Ngurah Rai, Sanur, Densel. Ternyata anggota balapan liar tersebut mengarah ke jembatan di Jalan Kerta Petasikan. Setibanya di sana, mobil petugas tersebut dilempari batu. Akibatnya kaca depan mobil polisi tersebut pecah. “Karena dilempari batu, polisi tersebut langsung turun dari mobil. Informasinya, polisi itu sempat memberikan tembakan peringatan,” ungkap sumber. Mendengar suara tembakan, gerombolan balapan liar tersebut langsung kabur. Dua anggota itu terus mengejar hingga ke gang buntu. Ternyata anggota balapan liar terjebak di sana. Dua petugas itu menyampaikan kalau mereka polisi, tapi tidak digubris. Mereka malah mengeroyok petugas. Salah satu pelaku berupaya merebut pistol polisi tersebut. Sedangkan petugas

berupaya mempertahankannya sehingga terjadi pergumulan. Saat itulah terjadi penembakan dan mengenai paha pelaku. Akibat dikeroyok, polisi mengalami luka di kepala, tangan dan kaki. “Terkait kasus pengeroyokan, informasinya Polresta mengamankan sejumlah pelaku. Masih didalami kasus ini,” ujarnya. Kapolsek Densel Kompol Nyoman Wirajaya saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun pihaknya hanya menangani kasus curammor dan mengamankan tiga pelaku. “Kalau soal itu (pengeroyokan polisi) ditangani Polresta Denpasar. Silahkan tanya ke sana (Polresta),” ujarnya. Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan belum mau komentar banyak. “Masih kami dalami dulu,” tegasnya. (kmb36)

Topik : TNI dan Polri Jamin Keamanan Pemilih

Bali Post/ist

ANTI GOLPUT - Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan didampingi Dandim 1611/Badung Letkol Inf. Handoko Yudho Wibowo membagikan baju kaos anti-golput.

TNI dan Polri Jamin Keamanan Pemilih Denpasar (Bali Post) Pemilu serentak 2019 tinggal menghitung hari. Seluruh masyarakat yang memiliki hak pilih diharapkan menggunakan hak pilihnya. Untuk itu, Polresta Denpasar bersinergi dengan Kodim 1611/Badung menggaungkan Gerakan AntiGolput saat car free day di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Minggu (14/4) kemarin. TNI dan Polri menjamin keamanan pemilih saat datang ke TPS. “Karena suara Anda akan menentukan masa depan Bangsa Indonesia, kami juga memberikan imbauan kamtibmas supaya masyarakat jangan takut datang ke TPS saat pencoblosan yaitu Rabu tanggal 17 April 2019,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan didam-

pingi Dandim 1611/Badung Letkol Inf. Handoko Yudho Wibowo. Ruddi Setiawan kembali mengajak seluruh masyarakat yang telah memiliki hak pilih untuk datang ke TPS yang telah ditentukan. “Gunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya sesuai dengan ketentuan

yang berlaku,” ujarnya. Ruddi Setiawan menegaskan, kegiatan yang digagas Polresta Denpasar ini dalam rangka menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai dan sejuk saat pemilu serentak 2019. Selain itu, wujud sebuah pesta demokrasi adalah untuk menyukseskan pembangunan

nasional yang berkelanjutan guna menyejahterakan rakyat Indonesia. “Pesta demokrasi ini akan memilih Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia serta wakil-wakil rakyat di DPD, DPR-RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota. Mereka yang akan memimpin negara ini untuk lima tahun ke depan. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Istri Tahanan Kabur Diproses Hukum

Denpasar (Bali Post) Saat menangkap Jemmy Sinaga (38), tahanan kabur dari ruang tahanan, Tim Resmob Polresta Denpasar juga mengamankan istrinya berinisial ME dan diproses hukum. Pasalnya, ME turut membantu suaminya melarikan diri hingga ke Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng). Dikonfirmasi Minggu (14/4) kemarin, Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan membenarkan jika ME diproses hukum. Menurutnya, ME terlibat dari pelarian suaminya tersebut. Sedangkan kasus yang membelit tersangka Jemmy, kata sumber, pencurian dan curanmor. TKP-nya di salah satu hotel di Jalan Kargo, Ubung, Denpasar, Selasa (5/3) lalu. Korbannya berinisial PS (36), istri tahanan Polresta terkait kasus narkoba. “Tersangka Jemmy dengan suami korban kenal baik,” ujarnya. Pada waktu kejadian, korban sedang menginap di hotel

tersebut. Selanjutnya, pelaku menemui korban di hotel tersebut. Saat korban ke kamar mandi dan anaknya sedang tidur, pelaku langsung beraksi. Dia membawa kabur uang, sepeda motor sport Yamaha R15 termasuk STNK dan BPKB-nya. “Korban lalu melaporkan kasus ini ke Polresta. Informasinya, antara korban dan pelaku ada hubungan asmara,” ujar sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Setelah menerima laporan kasus ini, Tim Resmob dipimpin Kanit I Iptu Made Yudistira melakukan penyelidikan. Polisi berhasil melacak tempat tinggal pelaku di Jalan Uluwatu, Jimbaran, Kuta Selatan. Pada Sabtu (30/3) lalu petugas berhasil menangkap pelaku, termasuk barang hasil curian diamankan. Seperti diberitakan sebelumnya, dua tahanan Polresta Denpasar, Christoni Kaledi Bonung alias Toni (21) dan Jemmy Sinaga (38), kabur dari ruang tahanan Piket

Bali Post/kmb36

DITEMBAK - Kedua kaki Jemmy Sinaga ditembak karena melawan petugas. Siaga Reskrim, Minggu (7/4) lalu. Kasus ini terjadi diduga karena penjaga tahanan lalai. Tersangka Christoni yang merupakan residivis lebih dulu ditangkap di Jalan Pulau Galang, Denpasar Selatan. Sedangkan Jemmy dibekuk di

Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (11/4) dini hari. Petugas terpaksa menembak kedua kakinya karena melakukan perlawanan. Jemmy kabur bersama istrinya. Saat ditangkap, istrinya juga ada di sana. (kmb36)


Senin Kliwon, 15 April 2019

BADUNG

3

Bali Post/edi

WATERBLOW - Sejumlah wisatawan mancanegara mengunjungi kawasan Waterblow, Nusa Dua.

Diujicobakan, Pengenaan Tiket Masuk ”Waterblow”

Mangupura (Bali Post) -

Uji coba pengenaan tiket masuk kawasan Waterblow di Pulau Peninsula, Nusa Dua, mulai dilakukan. Tiket masuk segera diberlakukan lantaran Waterblow telah ditetapkan sebagai daerah tujuan wisata (DTW) Kabupaten Badung. Terkait hal tersebut, Dinas Pariwisata Badung berharap ada MoU antara Pemkab Badung dengan ITDC. Kepala Dinas Pariwisata Badung Made Badra mengatakan, semenjak ditetapkan sebagai DTW setahun lalu, kunjun-

gan wisatawan ke Waterblow terus meningkat. Uji coba yang dilakukan saat ini, dinilai Badra cukup bagus untuk mensosialisasikan keberadaan Waterblow yang baru selesai ditata khususnya terkait prosedur dan

cara memperoleh tiket jika hendak masuk ke kawasan tersebut. Ditegaskannya, pemberlakuan tiket masuk hendaknya dilakukan setelah ada MoU dengan Pemkab Badung. Pada MoU akan diatur

nominal serta teknis pemberlakukan tiket. Pembahasan MoU rencananya dilakukan setelah Pemilu, 17 April ini. ‘’Harus ada MoU dulu, baru diberlakukan. Kalau belum, uji coba kan bisa diperpanjang,’’ ucapnya saat dihubungi Minggu (14/4) kemarin. Sementara itu, Managing Director ITDC Nusa Dua IGN Ardita mengatakan, secara

konsep hal ini juga sudah dikomunikasikan dengan Dinas Pariwisata Badung sesuai rencana implementasi Waterblow sebagai DTW Badung. Pihaknya juga sudah melakukan komunikasi dan sosialisasi ke masyarakat sekitar kawasan dan semua mendukung. ‘’Kami juga mempersiapkan masalah safety, kebersihan dan informasi tentang objek,’’ im-

buhnya. Ditambahkannya, dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke kawasan Nusa Dua, berbagai event bertaraf internasional siap digelar tahun ini. Ada enam event pariwisata bertaraf internasional akan diselenggarakan di Pulau Peninsula, The Nusa Dua. Pelaksanaan event tersebut juga sebagai upaya mem-

promosikan Pulau Peninsula yang merupakan pulau yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. ‘’Kegiatan ini bertujuan menambah atraksi di dalam kawasan The Nusa Dua, khususnya culture tourism, untuk meningkatkan minat dan kunjungan wisatawan ke Bali khususnya, dan Indonesia umumnya,’’ katanya. (kmb23)

Bupati Tetapkan Dewan Pengawas Dinas Pertanian dan Pangan Dorong Peternak Ikuti AUTS PDAM Tirta Mangutama Mangupura (Bali Post)Setelah melalui proses panjang, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta akhirnya menetapkan Dewan Pengawas PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung. I Made Suarsa, I Wayan Tirta, dan I Made Dwi Putra Sanjaya ditetapkan sebagai Dewan Pengawas periode 2019-2023. Anggota Panitia Seleksi (Pansel) Calon Dewan Pengawas PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung A.A. Sagung Rosyawati mengungkapkan, Made Suarsa ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pengawas dan anggota masing-masing I Wayan Tirta dan I Made Dwi Putra

Sanjaya. Suarsa dan Tirta berstatus incumbent, sedangkan Putra Sanjaya adalah perwakilan dari pemerintah. Putra Sanjaya kini juga menjabat Kasubid Ekonomi pada Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam Bappeda Badung. ‘’Bapak Bupati sudah menetapkan tiga orang nama, namun mereka tidak dilantik, karena Dewan Pengawas hanya tanda tangan surat pernyataan dan pakta integritas dan perjanjian kerja saja,’’ ungkap Sagung Rosyawati, Minggu (14/4) kemarin. Menurutnya, penandatanganan surat pernyataan atau pakta integritas tidak dilakukan dalam forum resmi

Mangupura (Bali Post) Hari pertama Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2019 di Universitas Udayana (Unud) pada Sabtu (13/4), berjalan lancar. UTBK berjalan lancar. Dari data, jumlah peserta UTBK Unud sesi 1 dan 2 sebanyak 2.090 orang. Dari jumlah itu, yang hadir sebanyak 1.913 orang dan tidak hadir sebanyak 177 orang. Menurut Wakil Rektor Unud, bidang akademik Prof. Dr Nyoman Gde Antara, peserta yang tidak hadir ada yang tanpa keterangan, ada pula karena tidak bisa melengkapi dokumen seperti surat keterangan lulus atau ijazah sementara. Namun menurutnya, sebagian besar sudah berjalan lancar meski ada sejumlah kendala teknis. ‘’Persentase keha-

diran sebesar 91,53 persen,’’ kata Antara. Sementara, untuk hari ke II atau sesi 3 dan sesi 4 pada Minggu (14/4) kemarin, UTBK semestinya diikuti 2.082 peserta. Namun yang hadir hanya 1.875 orang. ‘’Untuk hari kedua, tingkat kehadiran sebesar 90,06 persen,’’ ucapnya. Ditambahkannya, Unud untuk tahun ini menargetkan 6.124 orang mahasiswa baru untuk mengisi 46 program studi S1. Untuk pelaksanaan UTBK-SBMPTN Unud, total peserta sebanyak 15.216 orang. Mereka terbagi dalam 37 ruangan dengan jumlah komputer sekitar 1.000 unit. Peserta U T B K tersebar di kampus Unud, ISI dan Politeknik Negeri Bali. (kmb23)

yang sifatnya seremonial, melainkan bersifat internal. Pada Senin (15/4) hari ini, Dewan Pengawas terpilih dikumpulkan di Bagian Ekonomi Setda Badung untuk meneken surat pernyataan dan perjanjian kerja. ‘’Tanda tangan sifatnya internal saja. Pakta integritas sudah kami siapkan. Jadi, setelah itu mereka sudah aktif sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Mangutama periode 2019-2023,’’ katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, seleksi terbuka untuk pengisian kursi calon Dewan Pengawas diikuti enam orang. Dari jumlah tersebut, empat orang merupakan incumbent. (kmb27)

Mangupura (Bali Post) Guna menjaga populasi sapi, Pemkab Badung mengasuransikan ratusan ekor sapi betina. Program Asuransi Usaha Tani Sapi (AUTS) ini berupa subsidi premi untuk sapi betina produktif. Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, Putu Oka Swadiana mengatakan, AUTS merupakan program untuk perternak supaya mereka semakin bersemangat dalam pembibitan dan pembiakan sapi. ‘’Jika terjadi risiko akibat kematian dan kehilangan sapi selama beternak, peternak masih bisa melanjutkan melalui dana ganti rugi dari asuransi,’’ ujar Oka Swadiana, Minggu (14/4) kemarin. Menurutnya, AUTS dilaksanakan di tiga kecamatan

pada tahun 2018, yakni di Petang untuk 292 ekor sapi, Mengwi 14 ekor dan Abiansemal 20 ekor. Sehingga AUTS tahun lalu meng-cover 326 ekor sapi. Sedangkan klaim diajukan untuk 19 ekor sapi dari Kecamatan Petang. ‘’Ada beberapa syarat dan ketentuan AUTS seperti rate premi adalah dua persen dari harga sapi Rp 10 juta,’’ katanya. Harga tersebut, kata Oka Swadiana sesuai ketentuan pemerintah, sehingga preminya Rp 200 ribu. Namun dari jumlah itu, Rp 160 ribu disubsidi Pemkab dan hanya Rp 40 ribu dibayarkan secara swadaya. ‘’Sapi yang diasuransikan berjenis kelamin betina dengan usia minimal satu tahun. Sapi ini diberikan penanda berupa eartag atau nomor pada bagian telinga. Dengan jangka waktu

pertanggungannya adalah satu tahun,’’ jelasnya. Selain asuransi untuk sapi betina, Pemkab juga mengansuransikan sapi yang hilang dengan nilai pertanggungan senilai Rp 7 juta. Sedangkan sapi yang kecelakaan namun tidak mati dapat dipotong di rumah potong hewan. ‘’Misalnya dari hasil pemotongan laku Rp 4 juta, maka biaya pertanggungannya Rp 6 juta, sehingga total harganya Rp 10 juta,’’ ucapnya. Dijelaskan, pengajuan asuransi dapat dilakukan oleh perorangan atau kelompok peternak, namun yang bersangkutan diwajibkan mengisi formulir dan sesuai persyaratan. Sementara untuk AUTS tahun 2019, telah tersedia kuota untuk 500 ekor sapi. ‘’Target awalnya 1.000 ekor, namun pemerintah pusat

hanya memberikan 500 ekor. Asuransi ini sudah diplot ke Kecamatan Kuta Utara 25 ekor, Mengwi 291 ekor, Abiansemal 116 ekor, dan Petang 68 ekor,’’ paparnya. Bahkan, untuk pembayaran premi ditanggung 80 persen oleh pemerintah pusat dan 20 persen Pemkab Badung. ‘’Jadi asuransi ini jadi gratis. Petani tak perlu merogoh kocek dari kantong pribadi,’’ sebutnya. Birokrat asal Kerobokan, Kuta Utara itu menerangkan, keuntungan ikut AUTS adalah petani aman dan nyaman beternak. Selain itu, usaha tetap bisa lanjut meski sapi mati atau hilang. Hal ini dipandang meningkatkan pendapatan peternak atas keberhasilan usaha. Ini membuktikan keberpihakan pemerintah kepada para petani dan peternak. (kmb27)

UTBK Berjalan Lancar Bupati Giri Prasta Kembali Serahkan Hibah di Klungkung Giliran Banjarangkan dan Timuhun yang Dibantu

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta kembali menyerahkan dana hibah di Kabupaten Klungkung. Jika sebelumnya di Nusa Penida, kali ini di dua tempat sekaligus yakni di Banjarangkan dan Timuhun. Di Banjarangkan, Bupati Giri Prasta menyerahkan dana hibah sebesar Rp 6,4 miliar lebih kepada 34 penerima, bertempat di Jaba Pura Kahyangan Dalem, Banjar Pekandelan, Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, pada Sabtu (13/4). Dilanjutkan di Timuhun sebesar Rp 1 miliar untuk pembangunan bale Banjar Timuhun. Kehadiran Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wakil Bupati I Ketut Suiasa, Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I Wayan Adi Arnawa, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Badung I Ketut Gede Suyasa, Kepala Badan Litbang I Wayan Suambara, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu I Made Agus Aryawan, Kepala Bagian Hukum Setda Badung I Komang Budi Argawa, Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniarta dan tokoh masyarakat, IGN Kesuma Kelakan tersebut disambut antusiasme tokoh masyarakat Klungkung, Sang Nyoman Putra Yasa, Ni Luh Kadek Dwi Yustiawati, Sang Ketut Ardana, dan masyara-

kat Banjarangkan. Perbekel Desa Nyalian Cokorda Darma Putra yang mewakili empat desa dan masyarakat penerima bantuan hibah, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Badung bersama jajarannya atas bantuan dana hibah tersebut. Hibah diterima lima desa, yaitu Nyalian, Negari, Bakas, Bungbungan dan Tohpati. ‘’Bantuan Bupati Badung kami harapkan terus berlanjut untuk desa-desa lainnya di wilayah Kabupaten Klungkung, sehingga masyarakat kami bisa sejahtera dan kemiskinan di wilayah kami berkurang,’’ ungkapnya. Hal senada disampaikan Bendesa Adat Timuhun I Wayan Lunga. Didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Klungkung I Wayan Buda Parwata, Pj. Perbekel Desa Timuhun I Nyoman Sujana, mewakili masyarakat Timuhun menyampaikan terima kasih atas motivasi dan bantuan hibah Bupati Badung. ‘’Dengan bantuan ini akan sangat bermanfaat untuk pembangunan bale banjar, sehingga masyarakat tidak terbebani. Kami juga harapkan bantuan Bapak Bupati Badung tidak sampai di sini saja, karena masih banyak bangunan yang kami perlu perbaiki seperti pura dan bale banjar yang ada di wilayah Desa Adat Timu-

hun, dimana kami Desa Adat Timuhun terdiri dari tiga banjar adat,’’ tambahnya. Di dua tempat tersebut Bupati Giri Prasta menekankan, penyerahan dana hibah ini meneruskan program Presiden Jokowi yakni membangun Indonesia dari pinggiran. Dalam hal ini, pihaknya meneruskannya dengan program Badung membangun Bali dari pinggiran dengan tagline ‘’Badung Angelus Buana’’ atau Badung berbagi, dari

Badung untuk Bali. Selain hibah, Bupati Badung juga membantu bedah rumah untuk enam kabupaten di Bali termasuk Klungkung. Bedah rumah dibantu Rp 50 juta per orang. Setelah bedah rumah tuntas, Bupati juga akan memberikan dana UEP (Usaha Ekonomi Produktif) senilai Rp 15 juta per orang. Bantuan ini harus dipergunakan untuk membuat usaha agar kesejahteraan masyarakat meningkat.

Bupati Giri Prasta meminta agar dengan bantuan ini tidak terjadi ‘’merta matemahan wicara dan merta matemahan wesia” yang artinya, ada bantuan ini tidak menimbulkan keributan dan terkena masalah hukum. ‘’Bantuan hibah agar dipergunakan sesuai dengan apa yang diajukan dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, sehingga tidak terjadi masalah hukum di kemudian hari,’’ jelas Bupati Giri Prasta. (ad628)

SERAHKAN HIBAH - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana hibah di Banjarangkan dan Timuhun Kabupaten Klungkung, Sabtu (13/4).


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Senin Kliwon, 15 April 2019

SMK TI Bali Global Denpasar Senator Wedakarna Beri Motivasi pada Kembali Raih Prestasi Nasional Tahun Ini Terima 14 Kelas Siswa Baru Semeton Hindu di Lapas Kerobokan The Hindu Center Bagi Ratusan Kitab Suci Bhagawad-Gita

DALAM rangka reses DPD-RI masa Sidang April 2018, anggota Komite I Bidang Hukum, Senator DPD-RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menyambangi umat Hindu yang warga binaan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kerobokan, Badung. Pertemuan Senator Arya Wedakarna (AWK) dengan ratusan penghuni Lapas Kerobokan ini cukup mengharukan, mengingat kehadiran Senator AWK adalah untuk memberikan dukungan moral dan motivasi kepada warga binaan dalam hal tattwa agama Hindu. Didampingi oleh sejumlah pejabat Lapas Kementerian Hukum HAM RI, Senator AWK menyempatkan diri untuk memeriksa kelayakan tempat ibadah umat Hindu (pura) yang ada di dalam lapas dan sejumlah fasilitas binaan lainnya. Dan harapan agar umat Hindu di lapas untuk selalu bersatu selama dipenjara disampaikan oleh Senator AWK saat berdharmawacana. ‘’Umat Hindu di mana pun berada harus selalu bersatu-padu. Menjadi teladan baik adalah mutlak bagi wangsa Bali, dan tiang ingin selama semeton dibina di lapas, agar mengedepankan rasa gotong royong dan tepa selira bagi persatuan orang Bali. Jika orang Bali bersatu maka kita bisa menghadapi siapa pun yang akan merusak Bali. Maka dari itu, tiang minta jaga nama baik Bali, jaga nama baik keluarga serta leluhur dan jadilah warga binaan teladan,’’ ungkap Senator AWK. Ia pun menyampaikan bahwa negara dalam hal ini pemerintah pusat akan selalu memperhatikan kesejahteraan dan perlindungan bagi rakyatnya, termasuk warga binaan. ‘’Warga binaan bukanlah warga kelas dua, bukanlah warga tersisih, tetapi warga yang patut mendapatkan kesempatan kedua. Dan tiang yakin, para narapidana khususnya dari umat Hindu akan selalu memperbaiki diri setelah keluar dari penjara. Kita percaya dengan sistem hukum karma, dan kita harus kedepankan perbaikan

SATYAGRAHA – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat meninjau pura Hindu di Lapas Kerobokan dan warga binaan. terhadap siapa pun itu. Tiang selaku anggota DPD-RI wakil Bali akan selalu membantu pemerintah untuk memperhatikan lapas dengan infrastrukturnya serta kesejahteraan para penghuninya, termasuk para sipir dan pegawai. Dan ada satu cita-cita saya dari dulu, yakni agar Lapas Kerobokan ini bisa segera dipindah dari Desa Adat Kerobokan, dengan sejumlah alasan dan pertimbangan. Apalagi kapasitas di sini yang sudah overload, maka perlu penanganan yang khusus. Semoga pusat mengabulkan permohonan Bali ini,’’ ungkap Senator AWK. Terkait dengan Dharma Shanti Nyepi, Senator AWK dalam sambutannya memberikan motivasi kepada warga binaan, agar senantiasa sabar dalam menjalani proses hukuman hingga usai. ‘’Tugas tiang sebagai pemimpin adalah memotivasi. Coba lihat perjuangan Bung Karno dan Bung Hatta, yang harus masuk-keluar penjara karena keyakinannya. Juga perjuangan Panca Pandawa yang harus bertahan dalam pen-

gasingan di dalam hutan akibat kesalahan yang mereka perbuat. Jadi jalankan hukuman dengan sebaik- baiknya. Anggap saja ini semua proses cuci karma, dan lebih baik jalankan proses ini di kehidupan saat ini, dibandingkan di kehidupan nanti. Semoga semeton para penghuni lapas bisa kembali berkumpul bersama keluarga tercinta dan ke depannya bisa menjadi warga negara yang berguna untuk agama Hindu, bangsa dan negara,’’ ungkap Senator AWK. Dalam kesempatan itu, Senator AWK juga menyaksikan penyerahan kurang lebih 300 Kitab Suci Hindu Bhagawad-Gita kepada seluruh warga binaan Lapas Kerobokan yang difasilitasi oleh The Hindu Center Of Indonesia dan juga Badan Dana Punia Hindu Nasional (BDPHN). ‘’Saat dipenjara dulu, salah satu buku yang membuat Bung Karno kuat bertahan adalah Bhagawad-Gita. Semoga semua jiwa menjadi tercerahkan,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang juga mantan Rektor Universitas Mahendradatta Bali ini. (ad623)

Membangun Semangat Kerja 2019

Maybank Regional Jakarta 2 Gelar ’’Gathering’’ Karyawan di Bali MAYBANK Regional Jakarta 2 mengadakan gathering karyawan selama tiga hari di Bali. Gathering karyawan ini dilakukan pihak manajemen, bertujuan membangun kebersamaan dan semangat kerja segenap karyawan di tahun 2019. Tahun ini, Maybank Regional Jakarta 2 mengajak 735 orang karyawan dari 10 area dan 69 kantor cabang yang ada di bawah Maybank Regional Jakarta 2. Selama di Bali, mereka di-handle Bali Cita Kinawa Sentosa selaku event organizer. Mulai dari acara outbound di Taman Tirta Bongkasa, dan gathering night di Krisna Blangsinga, Blahbatuh, Gianyar. Menurut Danniel, Head Regional Retail Banking Maybank Jakarta 2, acara gathering karyawan ini rutin dilaksanakan setiap tahun. Acara ini sekiranya yang kesepuluh kalinya diadakan. Untuk lokasi, penentuan dilakukan oleh karyawan. ‘’Kebetulan kali ini dipilih Bali,’’ katanya. Maybank Regional Jakarta 2

REWARD - Penyerahan reward terhadap kantor cabang dan karyawan Maybank Regional Jakarta 2. juga memberikan sejumlah penghargaan terhadap kantor cabang, areal dan karyawan yang selama Januari - Maret 2019, telah berhasil meraih target. Selain itu, juga dilakukan penandatanganan komitmen target kepada cabangcabang sepanjang 2019. Regional Director Maybank Jakarta 2 Pui Sung Khiuk memberikan sejumlah strategi yang wajib dilakukan seluruh karyawan agar berhasil mencapai target pada bulan-bulan berikutnya.

‘’Untuk target triwulan 2019, baik itu dana pihak ketiga (DPK), lending, dan target FBI dan lainnya semua target kuota telah tercapai,’’ katanya. Pui Sung Kyiuk dalam gathering night juga mengaku bangga menjadi leader dari mereka (karyawan Maybank). ‘’Ke depan, karyawan Maybank Regional Jakarta 2 untuk senantiasa bekerja lebih semangat dalam membangun kebersamaan kinerja,’’ katanya. (ad632)

SMP PGRI 5 Denpasar Pecahkan Rekor, Juara Umum III Porjar Tahun Ini Terima 12 Kelas Siswa Baru

DI AJANG Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Kota Denpasar, anak-anak SMP PGRI 5 Denpasar selalu masuk lima besar. Tahun ini prestasi anak-anak SMP PGRI 5 Denpasar (SPEGRIMA) menohok menjadi juara umum III Porjar Kota Denpasar. Sekaligus memecahkan rekor sebagai sekolah swasta pertama yang merebut posisi tiga terbaik di Porjar. Di ajang bergengsi tersebut anakanak binaan Dr. I Wayan Wirasa, M.M., M.Pd. tersebut meraih 27 medali emas, 19 medali perak dan 34 perunggu. Medali emas terbanyak dipersembahkan di cabang atletik sebanyak 17 emas, disusul woodball (6), judo, kempo, silat dan petange masing-masing satu emas. Prestasi ini menunjukkan bahwa sekolah PGRI mampu mengalahkan prestasi sekolah negeri. Piala bergilir juara umum diserahkan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara, diterima Waka Kesiswaan I Made Raditya Berata, S.Pd. didampingi I Wayan Adi Jaya, S.Pd. dan para guru serta OSIS SPEGRIMA. Sehabis penutupan, anakanak OSIS SMP PGRI 5 Denpasar langsung mengusung piala dengan konvoi secara tertib. Wirasa mengucapkan selamat bagi siswa dan guru pembina atas perjuangannya yang maksimal. Tahun depan menjadi tantangan bagi sekolah swasta favorit ini untuk mempertahankan prestasinya meraih piala bergilir Porjar. Ketua OSIS SPEGRIMA Ni Komang Sekar Kumala Dewi dan Waka Kesiswaan I Made Raditya Berata mengaku bangga karena rekan-rekannya bersama OSIS SPEGRIMA sangat

SMK TI Bali Global Denpasar tak pernah sepi akan prestasi, bahkan prestasi yang dipersembahkan siswa semakin moncer saja. Kali ini, SMK TI Bali Global Denpasar kembali menorehkan prestasi tingkat nasional. Prestasi ini dipersembahkan siswa SMK TI Bali Global Denpasar yang tergabung dalam Tim Globaliti di lomba desain website di Politeknik Negeri Jakarta, beberapa waktu lalu. Di ajang itu, Tim Globaliti yang diperkuat Made Deva Mahayana, Putu Gede Pujayana dan Kadek Eka Sapta Wijaya menyabet juara II. Di ajang ini, Tim Globaliti membuat aplikasi website tentang CBT (Computer Based Test). Ini terinspirasi dari pelaksanaan UNBK, dan tujuan dari aplikasi ini untuk membiasakan siswa mengerjakan soal berbasis komputer. Aplikasi ini bisa dimanfaatkan sekolah untuk melaksanakan ulangan harian atau tes semester. Deva, Pujayana, dan Eka Sapta didampingi pembina A.A. Gede Putra Dwi Arthajaya, S.Si. mengatakan, website CBT ini diharapkan bisa mendukung pemerintah dalam menyukseskan pelaksanaan UNBK atau sebagai media pembelajaran bagi sekolah yang akan menyelenggarakan UNBK. Website CBT ini tak hanya untuk SMK, juga bisa dimanfaatkan bagi SMA, SMP, bahkan SD. Dengan demikian, sejak dini siswa mengenal pelaksanaan ujian berbasis komputer. Dalam website ini bisa disajikan soal ujian dan langsung ada sistem penilaiannya. Website ini bisa juga dimanfaatkan oleh guru untuk penyimpan soal atau sebagai bank soal. Ini bagian dari pengembangan e-learning.

JUARA NASIONAL – Kepala SMK TI Bali Global Denpasar I Gusti Made Murjana memberi ucapan selamat kepada siswa yang meraih juara nasional website di Politeknik Negeri Jakarta dan juara Olimpiade Jaringan Robonec di STIKI Denpasar. Selain juara nasional, siswa SMK TI Bali Global Denpasar juga memetik prestasi juara I, II dan harapan III Olimpiade Jaringan Robonec di STIKI Denpasar. Prestasi ini diukir oleh Moch Faishal Sidqi Haikhal, Albert Ryahdo Girsang, dan Firman Prayoga Alam Syah. Kepala SMK TI Bali Global Denpasar Drs. I Gusti Made Murjana, M.Pd., mengapresiasi positif prestasi yang diraih siswa, terlebih dalam kurun waktu empat bulan ini sudah dua kali meraih juara tingkat nasional. Ini menjadi kebanggaan lembaga sekaligus motivasi bagi siswa lainnya. Mereka yang berprestasi disiapkan reward khusus berupa bebas SPP selama empat bulan untuk juara nasional. Untuk juara di tingkat provinsi diberikan bebas SPP selama tiga bulan. Untuk PPDB tahun ini, pendaftaran peserta didik baru sudah dimulai 14 Februari 2019. Sampai saat ini, calon siswa baru yang

mendaftar sudah mencapai 260 orang, dan yang sudah mendaftar ulang sekitar 125 calon siswa. Program keahlian yang dibuka yakni Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Multimedia (MM), Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Animasi dan Desain Komunikasi Visual (DKV). Tahun ini, SMK TI Bali Global Denpasar di bawah Yayasan Widya Dharma Shanti dengan pembina/ penasihat Prof. Dr. I Made Bandem, M.A., Drs. I.B. Dharmadiaksa, M.Si.Ak., Dr. Dadang Hermawan, Drs. Satria Dharma serta Komite SMK TI Bali Global Denpasar Drs. Made Subadi, M.Si. akan merekrut sebanyak 14 kelas siswa baru atau 500 siswa. Itu artinya, ketika daya tampung terpenuhi pendaftaran langsung ditutup. Karena itu, tamatan SMP tahun ini yang akan melanjutkan studi di SMK bidang teknologi dan informatika diharap segera mendaftar di SMK TI Bali Global Denpasar di Jalan Tukad Citarum No. 44, Denpasar. (ad625)

Pelantikan IAI Wilayah Bali Periode 2018-2022

Akuntan Bali akan Perkuat Akuntabilitas Pelaporan LPD DPN Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) melantik pengurus IAI Wilayah Bali periode 2018-2022 pada Sabtu (13/4) di Kampus FEB Universitas Udayana. Ketua IAI wilayah Bali terpilih yaitu Dr. Made Gede Wirakusuma, S.E., M.Si., Ak., CA., Wakil Ketua I Dr. I Ketut Budiartha, S.E., M.Si., Ak.CA., Wakil Ketua II Dr. Ni Ketut Rasmini, S.E., M.Si., Ak.CA., Sekretaris I Dr. Ni Made Dwi Ratnadi, S.E., M.Si., Ak.CA., Sekretaris II Ni Wayan Yuniasih, S.E., M.Si., Ak.CA., Bendahara I Dr. Maria Mediatrix Ratna Sari, S.E., M.Si., Ak.CA., Bendahara II Ni Luh Gede Krisna Dewi, S.E., M.Si., Ak.CA. Dengan tema ‘’IAI: Menguasai Perubahan Menyiapkan Masa Depan’’, seluruh pengurus IAI terpilih mengikuti pembacaan pakta integritas. Hadir pula pada cara itu Perwakilan Gubernur Bali, DJP Provinsi Bali, BPK, BPKP, Inspektorat Provinsi Bali, Ketua IAPI Bali. Ketua IAI Wilayah Bali Made Gede Wirakusuma mengatakan, semua program kerja dan ramburambu dalam menjalankan organisasi ada di DPN IAI Pusat. Meski demikian, IAI Bali di samping mengikuti program kerja dan rambu-rambu dari DPN IAI Pusat, khususnya untuk meningkatkan kapasitas akuntan profesional di era global ini, juga memiliki program tersendiri yaitu membuat standar akuntansi keuangan LPD. Diharapkan kekhususan yang dimiliki Bali dengan adanya LPD dapat diperkuat guna peningkatan perekonomian Bali. ‘’Dari masing-masing keunggulan dan kekurangan di setiap desa atau LPD, kita buat standardisasi

PELANTIKAN - Pengurus IAI Bali berfoto bersama perwakilan Gubernur Bali, DJP Provinsi Bali, BPK, BPKP, Inspektorat Provinsi Bali, Ketua IAPI Bali usai pelantikan. supaya akhirnya bisa memberikan akuntabilitas pelaporan yang lebih bagus, menguatkan ekonomi daerah secara luas di Bali. Itu targetnya,’’ ujarnya. Menurutnya, pelaporan keuangan LPD selama ini masih mengacu kepada standar akuntansi keuangan tanpa akuntabilitas publik. Ke depan, ia akan mengadopsi kekhususan lembaga keuangan yang dimiliki Bali namun berdasarkan dasar hukum perda dan pergub. Kekhususan ini yang akan diperkuat untuk ajegnya ekonomi Bali. Gagasan ini sudah lama disampaikan. Namun terdapat berbagai kendala organisasional, sehingga sulit untuk mewujudkan hal ini lebih lanjut dalam upaya membangun perekonomian Bali melalui penguatan akuntabilitas LPD ini. Selain itu, anggota IAI Bali tercatat sebanyak 1.500-an, namun yang aktif hanya 281 orang. Ia berharap kepada Pemerintah Provinsi Bali dapat menggandeng Ikatan Akuntan Indonesia wilayah Bali untuk penguatan pelaporan

keuangan khususnya LPD. Penguatan ekonomi Bali tidak hanya pada LPD. Akuntan Profesional Indonesia yang ada di Bali dapat masuk ke lembaga desa untuk memperkuat ekonomi desa. ‘’Itu sebenarnya sudah berlangsung. Namun SDM di desa perlu pendampingan dan pelatihan yang dibutuhkan,’’ ujarnya. Menurutnya, jika menempatkan anggota asosiasi di setiap desa dinilai tidak memungkinkan karena mereka sudah memiliki profesi masing-masing. ‘’Tapi jika untuk melakukan pendampingan untuk pelaporan di tingkat desa, itu sangat memungkinkan,’’ tandasnya. Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa ekonomi Bali merupakan ekonomi yang berbasis pariwisata. Di era digital saat ini, pariwisata Bali agar dikembangkan secara digital. Di antaranya melalui pelaporan yang distandardisasi khususnya untuk entitas pariwisata. Entitas itu bisa berupa bisnis usaha yang berkaitan dengan pariwisata, termasuk di tataran pemerintahan. (ad627)

Hubungan Bali-Jepang Mesti Berkelanjutan

PORJAR — Waka Kesiswaan SMP PGRI 5 Denpasar Made Raditya Berata bersama guru dan OSIS berfoto bersama usai menerima piala juara umum III Porjar Kota Denpasar 2019. kompak mendukung rekannya berlomba. Kedua, prestasi ini berkat disiplin pelatihan dan pembinaan di tiap ekstra. Selain juara umum Porjar, SMP PGRI 5 Denpasar memboyong juara II KSPAN seBali, juara II lomba PKTP se-Bali, sekolah bersih dan sekolah sehat. SMP PGRI 5 Denpasar juga tiga kali meraih predikat juara umum Porsenijar YPLP Kota PGRI Denpasar dan segudang prestasi lainnya. Dalam bidang sains juga sering langganan juara di SMA negeri dan rutin menggelar olimpiade sains antarsiswa SD se-Denpasar dan Badung. Bagi yang ingin anaknya memiliki disiplin dan budaya berprestasi, Wayan Wirasa mengajak masyarakat di Denpasar Utara dan Barat bergabung dengan SMP PGRI 5 Denpasar di Jalan Gunung Agung, Gang Indus, Denpasar. Sekolah ini sudah mulai menerima pendaftaran calon siswa baru

sampai kuota terpenuhi yakni 12 kelas, semua siswa masuk pagi. Bagi siswa yang saudaranya juga sekolah di SMP PGRI 5 diberi keringanan 25 persen uang gedung, anak kembar juga diberi keringanan 25 persen uang gedung. Siswa berprestasi yakni juara I dan II di kota diberi bebas uang pembangunan. Siswa dari KK miskin namun berprestasi, 100 persen biaya sekolah ditanggung sekolah. Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. memuji keberhasilan anak-anak SMP PGRI 5 Denpasar untuk kali pertama menembus juara umum III Porjar. Kerja keras ini patut ditiru sekolah PGRI lainnya karena prestasi ini menunjukkan keseriusan, disiplin dan manajemen kepemimpinan sang kepala sekolah. Makanya dia menyebut SMP PGRI 5 Denpasar adalah sekolah lengkap dan berkualitas. (ad630)

Denpasar (Bali Post) Hubungan Bali-Jepang mesti sustainable. Bukan hanya sebatas pariwisata, tetapi lebih daripada itu. Dengan latar sejarah yang panjang hubungan antara Bali dan Jepang mesti berkelanjutan alias sustainable. Demikian inti dari pertemuan antara Pasemetonan DenpasarFukuoka yang berlangsung di Bali Coffee Warung 63 Jalan Veteran, belum lama ini. ‘’Tidak hanya sebatas Denpasar, tetapi Bali. Dan itu meliputi tidak hanya pariwisata, budaya, pendidikan, tetapi kalau bisa diperluas lagi oleh generasi atau komponen masyarakat lainnya,’’ ujar sesepuh pasemetonan ini I Gusti Kompyang Pujawan. Selama ini, jelas Nagaoka Shoji, sudah banyak yang dilakukan tetapi hal itu mesti berkelanjutan. Kalau melihat ke belakang, lanjut pria yang kini juga mempasilitasi lembaga pendidikan PAUD ini, pasemetonan sudah melakukan beberapa agenda aksi seperti pendidikan. Beberapa guru, anak sekolah serta akademisi lainnya diberikan kesempatan belajar ke Jepang secara gratis. Dan bahkan secara periodik beberapa anak sekolah, kuliahan, serta profesi lainnya datang ke Bali dan mengajar bahasa Jepang di Mataken Gakko secara gratis. Dalam bidang budaya pun, pase-

Bali Post/055

DISKUSI- Acara diskusi tentang hubungan Bali dan Jepang di Bali Coffe Warung 63. metonan beberapa kali diundang dan ikut berpartisipasi dalam ajang Dontaku Festival di Fukuoka. Sementara itu Prof. Rumawan Salain berkomentar, apa yang dilakukan lembaga nirlaba ini sudah tentu dipantau oleh pemerintah. ‘’Kami sangat disokong oleh Pemerintah Kota Denpasar dan tentu saja oleh pemerintah Jepang lewat Konsulat Jenderalnya yang ada di Denpasar,’’ katanya. Sokongan moral ini sangatlah penting mengingat misi yang dibawa merupakan hal-hal universal untuk kemajuan kedua belah pihak. ‘’Setiap ada event budaya yang dis-

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

elenggarakan Konsulat kami diundang dan begitu sebaliknya,’’ kata Rumawan yang arsitek senior ini. Sebagai orang Jepang yang ada di Bali, Nagaoka Shoji juga melihat pergerakan lembaga ini sangatlah positif dengan menggandeng berbagai kalangan untuk menjembatani kedua belah pihak. ‘’Yang jelas, lembaga ini akan terus berpartisipasi untuk kemajuan kedua belah pihak. Bali-Jepang, Denpasar-Fujuoka sudah mempunyai sejarah panjang. Kita akan melanjutkan menuliskannya lagi dengan hal-hal yang kita harapkan lebih baik,’’ pungkas Pujawan. (055)


DAERAH

Senin Kliwon, 15 April 2019

5

Polisi Kawal Ketat Distribusi Logistik Pemilu ke Nusa Penida Semarapura (Bali Post) -

Memasuki masa tenang, KPU Klungkung mulai melakukan distribusi logistik pemilu, Minggu (14/4) kemarin. Distribusi tahap pertama dilakukan di Kecamatan Nusa Penida saat subuh, agar proses distribusi tak terganggu oleh cuaca. Puluhan personel kepolisian dikerahkan untuk melakukan pengamanan. Bahkan, pengamanan dilakukan cukup ketat, hingga mengerahkan Sat Polair Polres Klungkung. Bali Post/ist

PSN - Yadnya Pangepah Hayu Dhanda Bharunana (ngelungah massal) diselenggarakan oleh PSN (Pinandita Sanggraha Nusantara) Korlap Denpasar Selatan, Sabtu (13/4) di Pantai Mertasari, Sanur, diikuti oleh 345 peserta.

Ringankan Biaya Upakara

Desa Pakraman Renon Tanam Kelapa Daksina Denpasar (Bali Post) – Dalam upaya mengembangkan dan pelestarian pohon kelapa daksina sekaligus meringankan biaya dalam pembuatan upakara panca yadnya, Desa Pakraman Renon melakukan penanaman 280 pohon kelapa daksina di dekat Pura Prajapati Desa Pakraman Renon, Minggu (14/4) kemarin. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, pohon kelapa khususnya kelapa daksina sangat dibutuhkan oleh masyarakat Hindu sebagai sarana pelengkap upacara. Untuk itu kegiatan seperti ini sangat bagus dilaksanakan. Lebih lanjut Rai Mantra mengatakan, selain pohon kelapa daksina, berbagai jenis pohon kelapa lainnya juga harus ditanam dan dikembangkan di masing-masing desa pekraman, termasuk di Desa Renon. Mengingat kelapa yang memiliki nama sangat susah dicari sebagai saranaprasarana upacara. ‘’Saya harapakan Desa Pakraman Renon juga menanam pohon yang lainnya seperti pohon kelapa udang, kelapa sudamala dan lain sebagainya. Tidak hanya itu, Rai Mantra berjanji jika Desa Pakraman Renon bisa menanam pohon kelapa banyak, Pemerintah Kota Denpasar akan memberikan bantuan teknologi untuk pembuatan gula dari pohon kelapa. ‘’Ini akan meningkatkan perekonomian rakyat khususnya Desa Pakraman Renon,’’ tegasnya. Sementara itu, Bendesa Renon I Made Sutama mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar karena selalu mendukung kegiatan Desa Pakraman Renon khususnya mengembangkan pohon kelap daksina. Menurutnya, kelapa daksina banyak didatangkan dari luar daerah Bali. Dari hal itu pihaknya merasa jengah untuk mengembangkan pohon kelapa daksina di Renon. Sehingga dapat meringankan biaya membuat upakara banten panca yadnya. Untuk memberikan nilai tambah secara ekonomi, ia mengaku di sela-sela pohon kelapa daksina juga akan ditanam pohon nanas. Hal ini dilakukan karena pihaknya mengetahui bahwa pohon kelapa untuk menghasilkan membutuhkan waktu yang lama, sehingga untuk menghasilkan pihaknya menanam pohon nanas. Tidak hanya itu, Desa Pakraman Renon juga telah menanam berbagai pohon yang sudah langka. Seperti majegau, intaran, sentul, manggis, ceroring dan lain sebagainya. Untuk membangkitkan perekonomian masyarakat Desa Pakraman Renon, Sutama mengaku pihaknya mensinergikan empat pilar (subak, anggota banjar, anggota sekaa teruna, dan unit-unit usaha desa lainnya). (kmb12)

Proses distribusi logistik ini dilakukan dari GOR Swecapura menuju Pelabuhan Padangbai, Karangasem, baru diangkut menuju Nusa Penida. Bahkan, Kapolres Klungkung AKBP I Komang Sudana turun langsung memimpin proses pengangkutan menuju truk, kemudian menuju kapal di Padangbai. Ada enam truk besar yang mengangkut seluruh logistik ke Nusa Penida. ‘’Kami ingin memastikan seluruh tahapan berjalan lancar. Didahulukan dapil yang terjauh dulu,’’ kata Sudana didampingi Wakapolres Kompol Ida Bagus Dedi Januartha dan Kasat Sabhara AKP I Putu Agus Ady Wijaya. Pengiriman ke Nusa Penida ini dilakukan lebih awal, karena Nusa Penida sebagai wilayah kepulauan yang membutuhkan waktu lebih lama untuk proses pengamanan dan distribusi lebih lanjut ke desa-desa yang medannya cukup sulit. Logistik tersebut sementara disimpan di Kantor Camat Nusa Penida yang menjadi Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), baru disebarkan ke PPS di

setiap desa. ‘’Hari ini baru setengah logistik dikirim, besok dilanjutkan pengiriman tahap kedua dengan proses pengamanan yang sama,’’ tegasnya dengan mengerahkan 30 personel, 13 Sat Polair, 10 Satgas Tindak dan 7 unsur pimpinan Polres Klungkung. Total logistik ke Nusa Penida dengan jumlah TPS 190, ada sebanyak 950 kotak suara (satu TPS lima kotak suara) yang di dalamnya berisi seluruh kelengkapan logistik pemilu dalam kondisi tersegel. Logistik di dalam kotak suara antara lain kelengkapan di TPS, surat suara dalam sampul tersegel, sampul untuk formulir model C-1, sampul surat suara sah, tidak sah, tidak digunakan, rusak/keliru dicoblos, dan salinan model C-1, serta formulir model C-1 plano dan satu bendel salinan formulir C-1. Sementara logistik di luar kotak suara, antara lain berupa tanda pengenal KPPS dan petugas ketertiban, tanda pengenal saksi, lem, pena, spidol besar, daftar pasangam calon, DCT DPR-RI, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabu-

Bali Post/gik

LOGISTIK - Proses pendistribusian logistik yang disalurkan dari GOR Swecapura ke Nusa Penida. paten, salinan DPT, DPTb dan DPK, formulir model C-7 serta bilik suara. Untuk kecamatan lainnya, seperti Kecamatan Dawan dengan jumlah TPS 118,

proses distribusi logistik akan dilakukan pada 15 April hari ini. Total ada sebanyak 590 kotak suara. Sedangkan Banjarangkan dengan jumlah TPS 129 dan Klungkung

182 TPS, distribusi logistik dilakukan pada 16 April besok. Banjarangkan sebanyak 645 kotak suara dan Klungkung sebanyak 910 kotak suara. (gik)

Empat KWT Terima Bantuan Kawasan Rumah Pangan Lestari

Bali Post/san

drh. Made Arya Putra

Tabanan (Bali Post) Untuk meningkatkan ketahanan pangan melalui memberdayaan sumber daya lokal daerah, Tabanan tahun ini mendapatkan bantuan program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dari pemerintah pusat. Bantuan program KRPL untuk tahun 2019 ini diberikan kepada empat kelompok wanita tani (KWT) masing-masing di Desa Tegal Jadi, Desa Berembeng, Desa Mambang dan Desa Bantas. Kepala Bidang Konsumsi dan Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan Tabanan drh. Made Arya Putra, Minggu (14/4) kemarin, mengatakan KRPL merupakan program memanfaatkan pekarangan rumah sebagai upaya untuk

meningkatkan ketahanan pangan khususnya pada skala rumah tangga. Dengan pemanfaatan pekarangan rumah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat, karena berbagai jenis tanaman dapat ditanam seperti sayur-sayuran, buah-buahan dan berbagai komoditas lainnya. Upaya tersebut dapat membantu meningkatkan dan mencukupi kebutuhan gizi keluarga. ‘’Untuk di Tabanan, sasaran dari program KRPL ini adalah kelompok wanita tani,’’ ujarnya. Menurut Arya, tahun 2018 lalu Tabanan juga mendapatkan bantuan yang sama yang diberikan kepada lima KWT yaitu di Desa Tajen, Desa Blumbang, Desa Tiying Gading, Desa Lumbung dan Desa Munduk Temu. Masing-

masing KWT diberikan dana sebanyak lima puluh juta rupiah. Dana ini digunakan KWT untuk mengembangkan bibit serta biaya operasional. ‘’Ada lahan yang digunakan untuk mengembangkan bibit. Nantinya bibit yang mereka hasilkan akan disebarkan ke anggota untuk ditanami di lahan pekarangan masingmasing,’’ ujar Arya. Mengenai tanaman yang ditanam oleh KWT, sesuai saran dari pemerintah pusat setidaknya menanam cabai setelahnya bisa ditanami tanaman lain sesuai potensi daerah seperti sayur, ubi, terong dan lainnya. Kata Arya, setelah setahun berjalan, perkembangan positif bisa dilihat dari lima KWT ini di mana anggotanya semakin bertambah dari 30 orang menjadi 40 orang masing-masing KWT. Ini ten-

tu sesuai harapan pemerintah yang berharap nantinya di setiap rumah akan dimanfaatkan pekarangannya. ‘’Bahkan ada KWT yang menjual produk tanaman pekarangannya,’’ ujar Arya. Jika semua rumah tangga menerapkan KRPL, menurut Arya, tentu sangat membantu ketahanan pangan keluarga, terutama saat harga cabai melambung tinggi. Jika setiap rumah tangga menanam cabai di pot atau polybag, maka kebutuhan keluarga sudah terpenuhi, bahkan sisanya bisa dijual, untuk menambah penghasilan keluarga. Selain itu juga akan mengurangi ketergantungan masyarakat akan makanan pokok beras atau tepung dan mulai mengonsumsi makanan pokok pengganti seperti kentang, ubi dan singkong. (kmb24)


OPINI

6

Senin Kliwon, 15 April 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Wakil Bali di DPD Harus Paham Bali BALI memang unik. Adat dan budayanya sangat istimewa. Sebab, keduanya merupakan roh Bali. Keduanya juga menjadi daya tarik yang melambungkan nama Bali di dunia internasional. Sebab, Bali tidak punya kekayaan lain kecuali adat dan budaya. Jadi adalah tugas pemerintah daerah dan wakil rakyat untuk berjuang mempertahankan dan menjaga keberlangsungan adat dan budaya Bali. Itu pula yang menjadi tugas wakil rakyat utamanya Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Mereka yang duduk di lembaga tersebut harus terus menyuarakan dan berjuang demi tegaknya adat dan budaya Bali. Sebab, di dalam adat dan budaya ada manusia Bali, lingkungan Bali, ekonomi Bali. Semuanya terelaborasi dalam mewujudkan ajegnya Bali. Sehingga tak salah ada aspirasi yang menginginkan anggota DPD yang mewakili Bali harus tokoh yang tahu, mengerti, dan memahami secara dalam tentang Bali. Tidak sekadar mereka yang hidup di Bali. Atau ber-KTP Bali. Mereka harus punya komitmen untuk mengajegkan budaya Bali, termasuk menjaga kelestarian lingkungannya. Sebab, kehadiran DPD diharapkan mampu menyuarakan aspirasi di daerahnya masing-masing untuk memberikan pelayanan yang baik, sehingga tercapainya pemerataan. Kepekaan legislator terhadap aspirasi publik juga harus dibangun. Artinya, perwakilan Bali di DPD merupakan kepanjangan tangan dari Provinsi Bali. Jadi fungsi anggota DPD adalah memperjuangkan kepentingan daerah demi terciptanya kesejahteraan krama Bali. Karenanya wakil Bali di DPD harus mampu menjadi kepanjangan tangan masyarakat Bali untuk terus memperjuangkan aspirasi mereka dan kepentingan Bali. Mereka juga harus mampu memberikan kontribusi nyata kepada Bali. Anggota DPD merupakan ujung tombak masyarakat Bali untuk menyalurkan aspirasinya dan menjadi jembatan di dalam memperjuangkan Bali di kancah nasional. Karenanya, tidak salah kalau ada aspirasi di masyarakat bahwa anggota DPD dari Bali harus paham tentang budaya Bali. Ini penting, kerena merekalah yang akan nanti berjuang untuk kepentingan Bali. Tentu kita tidak ingin wakil Bali di DPD memperjuangkan aspirasi masyarakat bukan Bali. Sebab, mereka merupakan representasi dari masyarakat Bali dan adalah kewajibannya memperjuangkan kepentingan-kenentingan Bali di pusat. Apalagi mereka bukan dari anggota parpol. Jadi kepentingan yang diperjuangkan di DPD murni merupakan kepentingan rakyat. Tidak lagi kepentingan kelompok, apalagi partai. Karenanya di hari tenang ini, masyarakat Bali harus sudah punya nama siapa calon DPD yang mereka akan pilih. Tentu dengan mempertimbangkan sejauhmana kemampuan dan keberpihakan calon tersebut pada kepentingan Bali. Jangan sampai mereka hanya menjadi penonton, pendengar yang baik saat sidang. Tentu kita juga tak ingin ada wakil Bali di DPD tidur saat sidang membicarakan nasib daerahnya. Tentu kita juga tak ingin punya wakil yang hanya duduk, dengar, diam dan duit. Tentu masyarakat Bali di dalam memilih pemimpin harus paham dan hafal track record masing-masing calonnya. Supaya tidak salah memilih. Apalagi memilih pemimpin seperti membeli kucing dalam karung. Tidak. Sudah saatnya masyarakat Bali belajar, memahami dan mengamati siapa pemimpin yang jujur, pekerja keras, dan siap nindihin Bali di kancah nasional.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Siapa Saja Dapat Hibah? Kabupaten Badung kini gencar membagikan hibah ke kabupaten-kabupaten di Bali. Dana yang dibagikan pun miliaran rupiah. Penerimanya variatif, termasuk sebagian besar banjar atau desa adat tak menerimanya. Sebagai masyarakat saya ingin bertanya, siapa saja yang berhak mendapatkan hibah? Lalu siapa saja yang menentukan besaran hibah? Apa kira-kira syarat dapat hibah? Saya juga mengapresiasi pemberitaan dan video-video media sosial terkait layanan sejumlah kabupaten terhadap kehadiran Bupati Badung saat membagikan hibah. Sambutannya sangat meriah. Namun ada juga tak didampingi pejabat daerahnya. Kalau bagi-bagi hibah ini ada syaratnya, mohon diumumkan secara transparan. Jika dana hibah ini bersumber dari dana pariwisata, maka apakah pihak-pihak yang tak dapat hibah tak ikut menjaga pariwisata Bali? Tampaknya pembagian hibah ini perlu keadilan dan transparansi. Jangan sampai ada kecemburuan sosial yang berdampak pada disharmoni tanggung jawab menjaga Bali ke depan. Yang jelas bupati atau kepala daerah juga harus melihat warganya secara adil. Bukan rakyat yang dekat dengan bupati saja mendapat fasilitas. Mudah-mudahan ke depan penyisihan anggaran pariwisata ini bermanfaat bagi Bali secara komprehensif, bukan sebaliknya bisa memicu disharmonisasi hubungan kekerabatan sosial di Bali. Mulailah berpikir untuk melayani semua rakyat secara adil dan arif ketika sudah menjabat. I Wayan Darsana Warga Bali tinggal di Surabaya

Kepekaan Memperjuangkan Aspirasi Bali Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) dibentuk dengan semangat pembangunan yang merata di segala penjuru negeri, dari Sabang hingga Merauke. Kehadiran DPD-RI diharapkan mampu untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta para anggota DPD diharapkan mampu manarik aspirasi di daerahnya masing-masing untuk memberikan pelayanan yang baik, sehingga tercapainya pemerataan pembangunan di daerah dan tidak terjadi ketimpangan di dalam pembangunan antara di pusat dan daerah. Kepekaan legislator terhadap aspirasi publik juga harus dibangun.

Oleh Dr. Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M.

T

entu lahirnya DPD-RI ini memberikan angin segar bagi banyak kalangan terutama masyarakat di daerah, sebab aspirasi mereka dapat diserap dan disampaikan di pusat, sehingga besar harapan masyarakat luas DPD-RI mampu membawa perubahan di daerah terutama pemerataan pembanguan. Akan tetapi sejumlah kasus korupsi yang menimpa salah satu senator tersebut membuat harapan masyarakat luas luntur dan meragukan kehadiran DPD-RI. Semisal pada tahun 2016 kasus korupsi yang menimpa Ketua DPD-RI saat itu yaitu Irman Gusman, Ketua DPD tersebut terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah pengusaha asal Sumatera Barat tersebut. Di dalam OTT tersebut Irman Gusma disinyalir menerima uang suap. Sontak dengan kasus ini membuat kaget banyak

kalangan, sebab DPD-RI saat itu masih dipandang bersih dari praktik korupsi dan praktik suap-menyuap akan tetapi dengan kejadian OTT tersebut seketika marwah DPD-RI langsung roboh. Banyak kalangan yang menyayangkan kejadian tersebut, akan tetapi nasi sudah menjadi bubur, DPD-RI harus segera berbenah untuk memulihkan citra dirinya kepada masyarakat Indonesia, bahwa DPD-RI mampu mengemban tugasnya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat yang berada di daerah untuk terus diperjuangan di pusat, berkenaan dengan pemerataan pembangunan sehingga tercipta kesejahteraan dan kemakmuran di daerah. Kita harus bercermin dari kejadian di atas sehingga hal-hal tersebut tidak terulang kembali dan menimpa senator-senator yang lainnya. Kita sebagai masyarakat harus cermat dan cerdas menggunakan hak pilih kita di dalam memilih pemimpin, khususnya

DPD-RI wilayah Provinsi Bali. Kita harus mengetahui track record dari calon yang akan kita pilih supaya masyarakat Bali tidak memilih pemimpin yang salah. Hal ini sangat erat kaitannya dengan aspirasi dan keterwakilan masyarakat Bali di Senayan. Dapat dikatakan bahwa perwakilan DPD-RI merupakan kepanjangan tangan dari Provinsi Bali, jadi peran dan fungsi DPD-RI cukup signifikan untuk memperjuangkan kepentingan daerah demi terciptanya kesejahteraan nasional. Berdasarkan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah disebutkan di dalam Pasal 252 bahwa anggota DPD di setiap provinsi ditetapkan sebanyak empat orang, artinya perwakilan DPD di Bali akan diwakili oleh empat orang yang memperoleh suara terbanyak di dalam pemilihan nanti.

Anggota DPD-RI Bali ke depan diharapkan harus mampu menjadi kepanjangan tangan masyarakat Bali untuk terus memperjuangkan aspirasi mereka, dan kepentingan Bali dan mampu memberikan kontribusi nyata kepada Bali. DPD-RI merupakan ujung tombak masyarakat Bali untuk menyalurkan aspirasinya dan menjadi jembatan di dalam memperjuangkan Bali di kancah nasional. Akan tetapi, perwakilan DPD-RI memiliki problem di antaranya ialah berkenaan dengan pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 30/PUU-XVI/2018 yang menyatakan bahwa pengurus partai politik (parpol) dilarang merangkap menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) terhitung sejak Pemilu 2019. Tentu putusan ini memberikan gambaran bahwa anggota DPD nanti bersifat independen dan tidak ada pengurus parpol yang boleh mencalonkan diri untuk menjadi anggota DPD. Dengan tidak adanya pengurus parpol yang mencalonkan diri menjadi anggota DPD, nantinya belum tentu dapat memberikan garansi atau jaminan bahwa mereka terbebas dari praktik-praktik korupsi, dan tentu hal tersebut sangat sulit dijawab. Tentu tantangan ke depan para anggota DPD-RI benar-benar fokus untuk kepentingan masyarakat di daerah, sebab munculnya putusan MK ini memberikan dampak kepada calon DPD yang berasal

Politik Massa dan Polusi Suara PEMILIHAN Umum (Pemilu) 2019 memasuki periode klimaks dan krusial. Iklan media dan kampanye terbuka berakhir pada 13 April 2019. Kondisi lapangan menunjukkan suasana memanas. Iklim yang sehat dan kondusif menjadi tanggung jawab bersama antara kontestan, penyelenggara dan masyarakat. Konsekuensi logis dari periode kampanye terbuka atau pelaksanaan rapat umum adalah polusi suara. Kampanye kali ini diprediksi akan lebih ramai dan rentan gesekan dibanding pemilu sebelumnya. Hal ini dikarenakan pelaksanaan serentak dengan Pilpres. KPU telah menjadwalkan kampanye terbuka berbasis zona berdasarkan pasangan capres dan partai pendukungnya. Kampanye terbuka merupakan manifestasi politik massa. Identik dengan konvoi kendaraan menuju dan pulang dari lokasi rapat umum. Peserta bahkan sering berputar-putar dahulu demi kepuasan menggeber sepeda motornya. Kasus knalpot blombongan masih menjadi penyakit akut. KPU dan Kepolisian sebenarnya sudah melarangnya. Kontestan dan simpatisan penting menyadari dan berkomitmen menjaga kondusivitas, kelancaran lalu lintas, dan kenyamanan publik dengan minim polusi suara. Polusi Suara Polusi suara adalah gangguan pada lingkungan yang diakibatkan oleh bunyi atau suara yang mengakibatkan ketidaktentraman makhluk hidup di sekitarnya (Wikipedia, 2016). WHO membedakan tingkat polusi suara dibedakan menjadi tiga. Pertama,

Oleh Ribut Lupiyanto polusi yang mulai mengakibatkan iritasi (gangguan) ringan pada panca indra dan tubuh, serta telah menimbulkan kerusakan pada ekosistem lain. Kedua, polusi yang sudah mengakibatkan reaksi pada fatal tubuh dan menyebabkan sakit yang kronis. Ketiga, polusi yang kadar zat-zat pencemarnya demikian besarnya sehingga menimbulkan gangguan dan sakit atau kematian dalam lingkungan. Huda (2013) mengemukakan beberapa penyebab polusi suara. Pertama adalah industri. Sebagian besar industri menggunakan mesin-mesin besar dan peralatan yang mampu menghasilkan sejumlah besar kebisingan dan memproduksi suara besar. Kedua adalah perencanaan kota yang buruk. Fenomena ini sebagian besar terjadi di negara berkembang. Rumah padat, keluarga besar berbagi ruang kecil, berebut parkir, sering perkelahian atas fasilitas-fasilitas pokok menyebabkan polusi suara yang dapat mengganggu lingkungan masyarakat. Ketiga berupa kegiatan sosial. Misalnya adalah pernikahan, pesta, pub, diskotek, konser musik, dan lainnya. Volume penuh atau kegiatan hingga tengah malam membuat kondisi orang yang hidup di dekatnya berpotensi terganggu. Keempat yaitu sarana transportasi. Antara lain kendaraan di jalanjalan, pesawat terbang di atas

rumah, atau kereta bawah tanah yang menghasilkan suara berat. Bentuk gangguannga adalah kebisingan yang dapat mengurangi kemampuan untuk mendengar dengan baik. Jenis ini salah satunya sebagai implikasi kampanye terbuka. Kelima adalah aktivitas konstruksi. Kegiatan konstruksi seperti pertambangan, pembangunan jembatan, bendungan, bangunan, stasiun, jalan, jalan layang, dan lainnya berlangsung di hampir setiap wilayah. Kegiatan konstruksi bahkan berlangsung setiap hari dengan peralatan konstruksi yang berpotensi berisik. Keenam ialah pekerjaan rumah tangga. Sebagian besar pekerjaan di rumah dibantu dan dilengkapi oleh peralatan elektronik. Alat ini merupakan kontributor kecil terkait polusi suara. Namun intensitas yang sering dalam ruang kecil berpotensi memberikan dampak yang serius. Manajemen dan Minimalisasi Polusi suara masih sulit benar-benar dihilangkan di pemilu ini. Hal yang perlu diperhatikan adalah upaya minimalisasi dan manajemennya. Polusi suara juga menjadi keniscayaan di tengah laju perkembangan zaman dan pesatnya pembangunan. Pertama melalui budaya toleransi dan kearifan lokal. Kasus pengeras suara masjid menjadi pembelajaran dilematis yang penting dicari jalan keluar terbaiknya. Pada daerah ter-

tentu yang rawan konflik dan beragam latar belakang agama warganya perlu kearifan melalui kesepakatan dan musyawarah bersama. Kedua melalui pendidikan karakter. Pendidikan dapat membangun karakter etis, memberikan penyadaran serta membentuk sikap positif terhadap lingkungan sekitar. Masing-masing individu dan komunitas penting mampu mengukur dampak suara atas kegiatannya bagi lingkungan. Ketiga mengoptimalkan penggunaan alat peredam suara. Bangunan yang berpotensi menimbulkan suara bising penting mengikuti standar rancangan bangunan peredam bising yang dikeluarkan oleh Direktur Jendera Bina Marga (1999). Keempat dengan transformasi pengetahuan. Transformasi ini penting dilakukan secara masif kepada publik terkait penyebab dan dampak pencemaran suara terhadap lingkungan dan manusia. Kelima melalui keterpaduan antarpihak. Pengelolaan polusi suara mesti disadari semua pihak sebagai tanggung jawab bersama. Pemerintah dapat bertindak sebagai regulator sekaligus fasilitator. Pengelolaan polusi suara dilakukan guna meminimalisasi risiko dampaknya. Pencegahan perlu diprioritaskan daripada penanganan pascakejadian. Indikator keberhasilan pengelolaan adalah terbentuknya lingkungan sosial yang nyaman, sehat, dan damai.

dari partai politik. Dengan demikian, DPDRI nantinya murni merupakan perwujudan perwakilan masyarakat daerah sebab mereka terhindar dari parpol. Berdasarkan putusan MK tersebut, mereka menjadi independen. Dengan banyaknya yang mencalonkan diri menjadi anggota DPD khususnya di Provinsi Bali, tentu memberikan alternatif pemimpin masa depan Bali ke depan yang mampu menyerap aspirasi masyarakat Bali dan mampu membawa Bali menuju Bali yang aman, damai, dan sejahtera. Tentu masyarakat Bali di dalam memilih pemimpin harus paham dan hafal track record masing-masing calonnya, supaya tidak memilih pemimpin seperti membeli kucing dalam karung. Sudah saatnya masyarakat Bali belajar dan memahami apa yang ingin dilakukan untuk memajukan Bali dengan memilih calon pemimpinnya dengan pilihannya tanpa adanya tekanan oleh pihak manapun, seba b p ilihan m a sya ra ka t Bali-lah yang akan menentukan arah dan tujuan Bali akan dibawa ke mana. Semoga Pemilu 2019 senantiasa melahirkan pemimpin yang bertanggung jawab dan memperhatikan rakyatnya demi terciptanya Indonesia yang damai dan bersahaja. Penulis, Dosen Ilmu Hukum, Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja

POJOK Gubernur Koster anjurkan acara internasional gunakan busana adat Bali. - Perkokoh budaya bangsa. *** Pilihlah caleg yang siap ‘’nindihin’’ dan menjaga taksu Bali. - Jangan salah pilih. *** TNI dan Polri jamin keamanan pemilih saat hari pencoblosan. - Aman saat memilih dan pasca-pemilu.

Penulis, Deputi Direktur C-PubliCA (Center for Public Capacity Acceleration)

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Senin Kliwon, 15 April 2019

Terkendala Anggaran, Pemeriksaan Mandiri Bahan Berbahaya pada Pangan Tabanan (Bali Post) Baru-baru ini BPOM di Denpasar memberikan bantuan alat pemeriksaan cepat bahan berbahaya pada pangan untuk Pasar Kediri sekaligus bimbingan teknis (bimtek) penggunaannya. Bantuan alat dan bimtek ini diharapkan bisa menjadikan Pasar Kediri mandiri dalam memantau adanya bahan berbahaya pada pangan yang dijual di pasar tersebut. Ke depan diharapkan setiap pasar di Tabanan mampu melakukan pemeriksaan yang sama secara mandiri. Untuk itu diperlukan penyediaan alat. Namun tahun ini Pemkab belum memiliki anggaran untuk hal tersebut. Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan Tabanan Primayani, Minggu (14/4) kemarin mengatakan, pengawasan pemakaian bahan

berbahaya pada pangan dianggarkan Rp 13 juta per tahun. Anggaran ini dipakai untuk pemeriksaan ke setiap pasar. Namun itu bukan pemeriksaan mandiri, melainkan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan atau BPOM. Primayani memaparkan, selama ini target pemantauan dan pemeriksaan bahan berbahaya pada pangan baru sebatas kepada produsen dan penjual pangan yang dicurigai mengandung bahan berbahaya. Ke depan jika anggaran memungkinkan, pihaknya akan memperluas pemantauan ke distribusi bahan berbahaya. ‘’Jadi ditelusuri siapa yang membawa bahan berbahaya ini hingga akhirnya dipakai produsen pangan,’’ ujarnya. Untuk mencapai tujuan ini, pihaknya memerlukan anggaran yang rencananya akan diajukan tahun 2020.

Pihaknya juga mengajukan anggaran untuk pembelian alat pemeriksaan cepat bahan berbahaya pada pangan. Alat-alat ini akan diberikan kepada pengelola pasar tradisional di Tabanan, sehingga ke depan bisa melakukan pemeriksaan secara mandiri. ‘’Selain alat, rencananya juga diajukan anggaran Bimtek untuk melatih petugas pasar dalam melakukan pemeriksaan. Untuk Bimtek, BPOM siap membantu,’’ kata Primayani. Di Tabanan terdapat 12 pasar tradisional. Diharapkan secara bertahap bantuan peralatan bisa terealisasi sehingga masing-masing pasar mampu melakukan pemeriksaan secara mandiri dan berkala, yang pada akhirnya tercipta kondisi bahan pangan yang dijual di setiap pasar di Tabanan terbebas dari bahan berbahaya. (kmb24)

AMBLAS - Bangunan milik warga Desa Baturiti yang ambrol pada Sabtu (13/4).

Bali Post/ist

Longsor di Baturiti, Kamar Mandi dan Dapur Ambrol Bali Post/san

PERIKSA SAMPEL - Petugas BPOM saat memeriksa sampel pangan di Pasar Kediri, belum lama ini.

90 Persen APK Sudah Diturunkan

Tabanan (Bali Post) Segala aktivitas kampanye tidak boleh lagi dilakukan sela masa tenang jelang pemungutan suara Pemilu 2019. Begitupun seluruh alat peraga kampanye (APK), harus sudah diturunkan. Hingga Minggu (14/4) kemarin, sudah 90 persen APK diturunkan oleh parpol maupun relawan. APK yang masih terpasang akan diturunkan oleh Bawaslu bersama Satpol PP Tabanan. Ketua Bawaslu Tabanan I Made Rumada mengatakan, setelah masa kampanye selesai dan memasuki masa tenang, seluruh APK peserta pemilu baik Pileg maupun Pilpres harus sudah diturunkan oleh tim masing-masing calon dan parpol. Terkait hal itu, pihaknya sudah bersurat ke masing-masing parpol dan relawan calon untuk segera menurunkan APK. Bahkan pihaknya juga menerjunkan petugas Bawaslu, Panwascam dan jajaran terkait untuk ikut mengawasi penurunan APK. Sejauh ini, relawan dan parpol meresponsnya dengan baik dengan menurunkan APK, terutama di pinggir jalan besar. ‘’Untuk yang di pelosok, kami sudah berkoordinasi dengan Satpol PP. Besok (hari inired) akan diturunkan APK yang tercecer,’’ tegasnya. Rumada menyampaikan terima kasihnya kepada tim dari parpol maupun relawan yang sudah menurunkan APK dengan kesadaran sendiri sehingga memasuki masa tenang. Dengan demikian, pemungutan suara diharapkan dapat berlangsung aman, lancer, dan damai. (kmb28)

Bali Post/ist

APK - Sejumlah APK yang diturunkan di awal masa tenang pemilu.

Program Transmigrasi Sepi Peminat Tabanan (Bali Post) Animo masyarakat Tabanan terhadap program transmigrasi mulai menurun. Jika sebelumnya daftar tunggu calon transmigran asal Kabupaten Tabanan mencapai ratusan KK, tahun ini belum ada yang mendaftar program tersebut. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tabanan I Putu Santika, Minggu (14/4) kemarin mengatakan, keengganan masyarakat Tabanan ikut program transmigrasi ke m ung ki nan karena taraf hidup yang mulai membaik.

‘’Mungkin saja, setelah sekian tahun mereka mendapatkan pekerjaan yang sesuai dan tingkat kesejahteraan hidup mulai membaik,’’ ucapnya. Menurutnya, keran transmigrasi dari pemerintah pusat untuk

Provinsi Bali sudah dibuka. Bali dapat kuota 10 KK. Namun, masyarakat Tabanan tidak ada yang berminat. Mantan Kepala dinas pendidikan Tabanan ini menyampaikan, dari informasi yang didapatnya, tahun ini yang menjadi daerah tujuan transmigrasi yakni Kabupaten Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur. Di daerah tersebut nantinya para transmigran akan diarahkan menjadi petani perkebunan. ‘’Nanti di bulan Juni bersama provinsi ke sana lagi untuk memastikan, baru sosialisasi ke kecamatan, apa ada yang berminat. Kalau ada, baru kita ajukan ke provinsi,’’ ucapnya. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tabanan, Sabtu (13/4), menyebabkan longsor di Kecamatan Penebel dan Baturiti. Di Baturiti longsor terjadi di Banjar Abianluang, Desa Baturiti. Senderan berikut dapur dan kamar mandi milik I Nyoman Sudarsana ambrol serta menimpa senderan rumah milik I Wayan Sueca dan pilar rumah I Putu Eka Naraya Saputra yang berada di bawahnya. Beruntung kejadian itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Perbekel Baturiti I Ketut Matra, Minggu (14/4) kemarin menerangkan, peristiwa terjadi sekitar pukul 18.00 Wita. Sejak pagi hujan deras mengguyur Baturiti. Tiba-tiba saja senderan bangunan milik Nyoman Sudar-

sana sepanjang 12 meter dan tinggi tujuh meter ambrol hingga menimpa dua rumah warga. ‘’Padahal bangunan ini baru dibangun lima bulan lalu. Mungkin karena tanah labil ditambah hujan deras,

jadi longsor,’’ katanya. Selain di Baturiti, tembok panyengker SDN 1 Pesagi, Kecamatan Penebel juga roboh akibat hujan deras yang terjadi pada Jumat (12/4). Akibat kejadian ini, jalan menuju Banjar Pegubu-

gan Kangin, Desa Pesagi, sempat tertutup material tembok. Perbekel Desa Pesagi I Made Sudana mengatakan, ambruknya tembok panyengker terjadi sekitar pukul 15.00 Wita. ‘’Krama adat Pesagi telah melakukan gotong royong Sabtu pagi. Sekarang jalan sudah bisa dilewati dan segera akan lapor ke BPBD Tabanan supaya bisa ditindaklanjuti,’’ terang Sudana. (kmb28)


BULELENG

8 Memasuki Masa Tenang Pemilu

Satpol PP Bongkar APK Parpol dan Caleg Singaraja (Bali Post) – Berakhirnya masa kampanye yang dilanjutkan memasuki masa tenang, alat peraga kampanye (APK) milik partai politik (parpol) peserta pemilu dan calon legislatif (caleg) mulai dibongkar Minggu (14/4) kemarin. Pembersihan APK itu selain dilakukan tim sukses parpol dan caleg, juga melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Buleleng. Sebagaimana tahapan, pembersihan APK itu dilakukan dari kemarin hingga tanggal 16 April 2019 pekan ini. Kapala Satpol PP Buleleng Putu Dana mengatakan, di hari pertama pihaknya mengerahkan personel Pol PP untuk membongar APK di Kecamatan Buleleng. Hasilnya, sebanyak 45 bendera, 158 baliho, 101 spanduk, 33 poster, 2 umbul-umbul dan 20 pamflet diturunkan. APK beragam jenis itu kemudian disimpan sementara di Kantor Pol PP untuk selanjutnya menunggu pemusnahan atau diambil pengurus parpol atau tim sukses caleg itu. “Mulai hari ini (Minggu 14/4 kemarin), kami turunkan APK hingga H-1 pencoblosan,’’ katanya. Selama masa tenang kata Dana, Pol PP membongar APK yang terpasang di beberapa tempat di ruas jalan protokol di Buleleng. Ini dilakukan agar estetika wilayah tidak terganggu dengan adanya pemasangan APK parpol atau caleg itu. Selanjutnya untuk pembongkaran di wilayah kecamatan dan desa itu pihaknya mengharapkan bantuan dari Pol PP kecamatan, perangkat desa, serta unsur penyelenggara pemilu di wilayah masing-masing. Khusus untuk tim sukses parpol atau caleg, Dana mengimbau agar tidak menunggu pembersihan oleh Pol PP atau aparat pemerintah terkait. Tim sukses pun diminta kesadarannya sendiri untuk menurunkan segala macam APK. Dengan cara ini, pihaknya ingin selama masa tenang dan hari H nyoblos, zona pemasangan APK sudah bersih seperti situasi sebelum masa kampanye lalu. “Kami sangat berharap pembersihan APK tidak menunggu dari kita. Melainkan tim sukses itu agar menurunkan APKnya. Sesuai tahapan ini lingkungan harus bersih dan tidak ada lagi kesan kesemrawutan bekas APK di wilayah Buleleng yang tidak dibersihkan,” jelas Birokrat asal Desa Penglatan itu. (kmb38)

Proyek Bendungan Tamblang, BPN Identifikasi Lahan Singaraja (Bali Post) – Setelah izin Penetapan Lokasi (Penlok) proyek Bendungan Tamblang, Kecamatan Kubutambahan ditandatangani Gubernur Bali Wayan Koster, sekarang mulai tahapan pembebasan lahan. Badan Pertanahan Nasional (BPN) Buleleng mulai mengidentifikasi data yuridis terkait kepemilikan tanah warga yang terkena jalur proyek. Kepala BPN Buleleng I Gusti Ngurah Pariatna Jaya belum lama ini mengatakan, setelah ditugaskan Kanwil BPN Bali, pihaknya telah membentuk tim pembebasan lahan. Tim ini mulai bekerja yang akan diawali sosialisasi kepada pemilik lahan. Sosialisasi itu agar pemilik lahan mengetahui akan ada petugas yang nantinya mengukur dan mengidentifikasi data yuridis tanah. Pengukuran itu dilakukan untuk mengetahui berapa luas lahan dari masing-masing pemilik lahan yang terkena jalur proyek itu. “Tim akan menyampaikan jadwalnya, kapan pelaksanaan pengukuran. Pemilik lahan bisa hadir menunjukkan batas-batas tanah kepemilikan,” katanya. Kepala Satuan Kerja (Kasaker) Bendungan, Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida I Gusti Putu Wandira mengatakan, ketika hasil indentifikasi sudah keluar lengkap dengan data fisik berupa peta bidang lahan yang dibebaskan, maka proses berikutnya penentuan nilai ganti rugi. BWS akan melibatkan tim appraisal menilai harga ganti rugi yang layak terhadap lahan yang dibebaskan Lahan pembangunan bendungan Tamblang itu mencapai 58,79 hektar. Luas kontruksi genangannya

358.585 meter persegi. Tinggi bendungannya 68 meter. Dari luasan itu, lahan terbanyak yang akan dibebaskan berada di Desa Sawan mencapai 38,59 hektar. Berikutnya, di Desa Bila, 12,2 hektar, Desa Bontihing, 6,49 hektar, dan Desa Bebetin, 1,49 hektar. Bendungan Tamblang menampung air baku sekitar 7 juta meter kubik yang bersumber dari Sungai (Tukad) Daya di Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan. Proyek Bendungan Tamblang itu menelan dana sekitar Rp 800 miliar. Dana itu bersumber dari APBN. Proyek bendungan yang memiliki kepasitas penyediaan air baku 510 per liter per detik itu ditarget rampung tahun 2022. (kmb38)

Senin Kliwon, 15 April 2019

Pengawasan Rumah Kos Penting Diperketat Singaraja (Bali Post) – Bisnis rumah kos di Buleleng belakangan ini semakin menggeliat saja. Ini karena rumah kos itu sendiri sangat diperlukan oleh para pelajar, mahasiswa, termasuk masyarakat umum yang tinggal sementara di Buleleng. Di balik menggeliatnya bisnis kos-kosan di Bali Utara itu, mekanisme pengawasan rumah kos itu penting mendapat perhatian optimal. Jika rumah kos itu tidak diawasi, dampaknya potensial memicu aksi kriminalitas atau kejahatan lain kerap kali terjadi di sana. Kasus terbaru terjadi di rumah kos Jalan Wijaya Kusuma Gang IV No. 1 Kelurahan Banyuasri. Kasus seorang mahasiswi Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Jurusan Pendidikan Fisika ASM tewas membusuk di dalam kamar kos. Ironisnya mahasiswi asal Tabanan itu dibunuh oleh kekasihnya, KIJ, yang juga dari Tabanan akibat dipicu api cemburu. Berkaca dari kejadian itu, Polisi pun meminta siapapun pengelola bisnis rumah kos agar

menjaga keamanan dan mengawasi para penyewa kos tersebut. Kapolsek Kota Singaraja AKP A.A Wiranata Kusuma akhir pekan lalu mengatakan, selama ini rumah kos yang bertebaran di Kota Singaraja itu pengawasanya masih kurang. Buktinya, sebagian besar pemilik tidak tinggal dan ikut mengawasi para penyewa itu. Situasi seperti itu berpotensi memicu aksi kriminalitas. Pasalnya, setiap penyewa bebas tinggal di rumah kos itu bahkan tanpa ikatan suami-istri resmi. “Ini sangat berpotensi terjadi kriminalitas atau kejahatan lainnya.

Kita tidak tahu aktivitas mereka. Karena banyak yang kos itu tanpa ikatan suami-istri,” katanya. Tidak ingin kasus kejahatan di rumah kos itu terus berulang, perwira asal Desa Tukadmungga, Kecamatan Buleleng itu mengumpulkan para pemilik kos dan aparat desa atau kelurahan di wilayah hukum (wilkum) Polsek Kota Singaraja. Cara ini dilakukan agar aparat desa atau kelurahan dan para pemilik rumah agar mengawasi aktivitas penyewa kamar kos itu. Paling tidak dengan cara itu, siapa pun penyewa kamar kos tidak sampai melakukan aktivitas yang melawan hukum. “Ini akan kami atensi. Segera akan kami koordinasikan dengan perbekel desa atau kelurahan juga bersama-sama pemilik kos mengawasi keberadaan penyewa kos itu, sehingga bibit-bibit kriminalitas di daerah kita dapat dicegah lebih dini,” harapnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

Kompol A.A Wiranata Kusuma

Aset Pemerintah Pusat di Desa Munduk

Dimohonkan untuk Lapangan Gangsing DESA Munduk, Kecamatan Banjar sedang menggeliat sebagai desa tujuan wisata relatif potensial. Di tengah perkembangan industri pariwisata yang dikelola warga lokal itu, ternyata keberadaan fasilitas umum (fasum) di daerah itu masih minim. Ini terjadi karena daerah yang memiliki topografi berbukit-bukit itu tidak memiliki lahan yang representatif. Lalu bagaimanakah upaya optimal harus dilakukan Pemgkab agar bisa menjadikan daerah Desa Munduk itu sebagai tujuan wisata yang sangat menjanjikan?

Bali Post/kmb38

Putu Agus Suradnyana

Tidak ingin ada permasalahan berlarut-larut, Pemkab Buleleng mulai mencari solusi efektif terkait minimnya fasilitas umum di Desa Munduk. Caranya, aset pemerintah yang ada di Desa Munduk mau tidak mau harus dimanfaatkan. Rencananya, aset milik

Jl. Gunung Agung 173B Denpasar Bali, Telp. (0361) 415159, Fax. (0361) 416466

EXPANDA DOOR 1/2 PLAT

EXPANDA DOOR TYPE 103

EXPANDA DOOR TYPE 120

TANGGA LIPAT SERBAGUNA

VERTICAL BLINDS

HORIZONTAL BLINDS

WOODEN BLINDS

ROLLER BLINDS

ROMAN SHADE

KASA NYAMUK FIBER DAN ALUMINIUM

KASA MAGNET FIBER DAN ALUMINIUM

KASA ALVIN

FOLDING DOOR PVC

PINTU PVC

PINTU PVC MURAKO

TRALIS ALUMINIUM

The Best Quality Product L.0000645-BLS

pemerintah itu akan difungsikan untuk menambah fasum. Hal itu dinilai sangat penting, dalam upaya mendukung pengembangan desa wisata. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, Minggu (14/4) kemarin, mengatakan sejak lama pemerintah pusat sudah menyerahkan pengelolaan beberapa lokasi aset di Desa Munduk. Aset yang sudah diserahkan itu luasnya bervariasi, antara dua hingga empat are. Saat ini, masih ada satu lokasi aset milik Departemen Pertanian (Daptan) yang belum diserahkan kepada Pemkab. Bupati menginstruksikan Badan Keuangan Daerah (BKD) Buleleng untuk menelusuri keberadaan aset tersebut. Untuk itu bukti-bukti hukumnya harus dikumpulkan. Dengan data ditunjang data hukum yang kuat, Bupati nantinya akan mengajukan permohonan ke Deptan agar aset tersebut diserahkan menjadi aset pemkab. “Lahan di sana berbukit-bukit. Jarang sekali ada tanah datar yang relatif luas. Kebetulan di sana ada aset pusat yang belum semuanya diserahkan kepada kita. Nah, saya akan ajukan permohonan pemanfaatkan aset itu ke pusat agar dihibahkan ke Pemkab,’’ harapnya. Kalau permohonannya disetujui, kata Bupati dirinya sudah memi-

liki rencana pemanfaatan aset itu. Pemanfaatannya khusus menunjang Desa Munduk menjadi desa wisata andalan Buleleng. Pemerintah daerah rencananya akan menyerahkan aset itu kepada desa agar dapat dimanfaatkan untuk lapangan permainan gangsing. Kenapa lapangan gangsing? Karena permainan tradisional gangsing yang terkenal sebagai budaya agraris itu potensial diminati para wisatawan mancanegara (wisman). Lokasi atraksi wisata lapangan gangsing itu juga nantinya dapat dimanfaatkan warga di Catur Desa Desa Adat Dalem Tamblingan yang meliputi, Desa Munduk, Gobleg, Gesing, dan Desa Uma Jero secara rutin menampilkan permainan tradisional gangsing itu. Bagaimanapun permainan gangsing itu merupakan warisan leluhur mereka. Dengan demikian, permainan ini akan semakin dicintai. Bahkan diyakini dapat menghindarkan anak-anak dari permainan zaman modern seperti sekarang ini. “Nanti pemerintah desa di sana akan saya minta membuat lapangan gangsing, sehingga permainan tradisional itu tetap lestari dan semakin sering dipentaskan. Dampak positifnya, wisatawan juga akan semakin banyak berkunjung ke daerah kita,” harapnya optimis. (mud)


Senin Kliwon, 15 April 2019

GIANYAR

Kerap Picu Lakalantas, Warga Keluhkan Jalan Rusak

9

Gianyar (Bali Post) Predikat sebagai kota seni yang dikunjungi ribuan wisatawan setiap harinya, tak serta merta membuat Kabupaten Gianyar bebas dari jalan rusak. Bahkan, jalan yang rusak parah sejak lama dikeluhkan warga di Desa Keliki dan Desa Kendran, Kecamatan Tegallalang. Kerusakan ini sudah berlangsung cukup lama, namun hingga kini belum ada tindak lanjut dari pemerintah. Apalagi pascamusim hujan, kerusakan sejumlah ruas jalan di dua desa ini semakin parah. Menurut seorang warga, I Wayan Diana, jalan sepanjang 1,7 kilometer dari Banjar Pejengaji hingga Banjar Gagah, Desa Keliki sebagian besar kondisinya sudah rusak. Kondisi ini sangat disayangkan warga yang melintas di lokasi tersebut. “Dulu pernah diukur. Tapi setelah diajukan, dijanjikan perbaikan hanya satu kilometer. Namun, sampai saat ini belum ada realisasi,” katanya menyesalkan. Diana mengatakan, jalur ini sekaligus sebagai jalur alternatif jika ada pengalihan arus lalu lintas di wilayah Ceking. “Awalnya jalan swadaya. Tapi untuk mempercepat alternatif ke Ceking, maka dijadikan jalan alter-

natif,” jelasnya. Jika ada pengalihan arus lalu lintas, kata Diana, sering kali kendaraan besar berupa truk ikut melintas. Dikatakan, jalur tersebut sudah menjadi jalur alternatif sejak 1996 lalu. Jalan ini terakhir kali di-hotmix sekitar 2011 lalu, dilanjutkan dengan pengaspalan sekitar tiga kali. “Sekitar tiga bulan lalu ditambal pakai beton menggunakan dana donatur. Tapi, saat ini kembali rusak,” jelasnya. Meski ruas jalan ini berlokasi di pedesaan, kata Diana, jalan kabupaten ini merupakan akses pariwisata. Hampir setiap saat dilalui wisatawan untuk cycling (bersepeda) serta akses menuju sejumlah

Gianyar (Bali Post) Memasuki masa tenang pemilu, Minggu (14/4) kemarin, petugas gabungan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersama jajaran Satpol PP Gianyar mulai melakukan penurunan Alat Peraga Kampanye (APK). Penertiban APK yang berlangsung hingga 16 April ini menyasar seluruh pelosok Kabupaten Gianyar. Ketua Bawaslu Gianyar I Wayan Hartawan mengatakan, memasuki akhir masa kampanye pemilu, seluruh APK juga wajib diturunkan. Minggu kemarin, pihaknya turun memantau penertiban APK di seputaran Kecamatan Gianyar, dilanjutkan dengan menyasar kecamatan lain. “Tadi penertiban di Kecamatan Gianyar dan Kecamatan Blahbatuh, penertiban juga dilakukan di kecamatan lain,” katanya. Menurut Hartawan, penurunan APK ini seharusnya juga menjadi tugas partai politik. Namun karena cukup banyak belum diturunkan hingga batas waktu, maka pihaknya bergerak bersama jajaran Satpol PP Gianyar. “Karena hingga batas waktu tidak dibersihkan, maka langsung kami turunkan bersama petugas Satpol PP,” ujarnya. Hartawan menambahkan, penurunan APK ini seharusnya juga bisa dilakukan oleh pimpinan terbawah, yakni tingkat perbekel dan klian dinas. Tentunya berkoordinasi dengan jajaran Bawaslu di tingkat bawah, seperti (Pengawas Pe-

milu Desa atau Kelurahan (PPDK). “Kami di bawah kan ada PPDK. Mereka juga bergerak melakukan penurunan APK serentak hingga 16 April,” tegasnya. Berdasarkan pengalaman pemilu sebelumnya, kata Hartawan, masa tenang ini justru merupakan salah satu fase krusial dalam pelaksanaan pemilu. Sebab, pada masa ini cenderung diwarnai dengan praktik politik uang, propaganda, isu SARA, dan penyebaran hoax untuk saling menjatuhkan di antara peserta pemilu. Pada masa ini tidak jarang terjadi benturan kekerasan antara masa pendukung peserta pemilu. “Dalam pengawasan di masa tenang ini, ada beberapa fokus pengawasan yang terdiri dari dugaan money politics, kampanye terselubung dan pelibatan ASN, kepala desa, BPD, dan juga perangkat wilayah,” katanya. Hartawan menegaskan, Bawaslu Kabupaten Gianyar juga melakukan patroli pengawasan dengan melibatkan jajaran Bawaslu sampai tingkat terbawah, yaitu Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS). Patroli pengawasan ini akan dilakukan di seluruh kecamatan, dan desa-desa yang berpotensi atau memiliki indeks kerawanan pemilu. “Setiap wilayah punya kerawanan sendiri. Maka dari itu, kami akan melakukan deteksi kecurangan pemilu yang diduga terjadi selama masa tenang ini,” ujarya. (kmb35)

APK Mulai Diturunkan

Bali Post/kmb35

APK - Ketua Bawaslu I Wayan Hartawan memantau proses penurunan APK di Gianyar, Minggu (14/4) kemarin.

objek wisata. Akibat kondisi jalan yang rusak parah, beberapa kali ada wisatawan yang mengalami kecelakaan lalu lintas karena jatuh saat melintas di jalan rusak. “Kasihan wisatawan yang hendak berlibur, justru mengalami insiden hanya karena pemerintah tak serius membenahi infrastruktur,” katanya menyesalkan. Hal senada juga diungkapkan warga lainnya, I Ketut Narwa. Jalan rusak parah ini berada tepat di depan rumahnya. “Pas depan rumah saya jalan rusak parah. Sudah sering tamu (wisatawanred) jatuh. Bahkan, ada tamu Jerman jatuh dan terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit,” katanya. (kmb35)

RUSAK – Kondisi ruas jalan yang rusak parah dan dikeluhkan warga setempat.

Bali Post/kmb35

Semarak Panen Hadiah Simpedes BRI Cabang Gianyar Nasabah Unit Gianyar Raih Hadiah Utama

UNTUK lebih mewujudkan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada nasabah BRI yang telah menyimpan dananya di Bank BRI, BRI Kantor Cabang Gianyar melaksanakan Panen Hadiah Simpedes Periode

II Tahun 2018 yang kali ini dilaksanakan di Taman Prakerti Buana, Kelurahan Beng, Gianyar, Jumat (12/4) lalu. Panen Hadiah Simpedes dihadiri oleh Pemimpin BRI Cabang Gianyar Triyoga Agung Wibowo,

HADIAH UTAMA - Pemimpin Cabang BRI Gianyar Triyoga Agung Wibowo menyerahkan hadiah utama berupa mobil Ertiga ke Pimpinan Unit BRI Gianyar.

AMBM Kanca Gianyar A.A. Gde Oka Maniraheben, dan Kapolsek Gianyar Kompol I Ketut Suastika, S.H. serta disaksikan oleh notaris, perwakilan Dinas Sosial dan perwakilan nasabah BRI Kantor Cabang Gianyar. Pemimpin Cabang BRI Gianyar Triyoga Agung Wibowo dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat Gianyar untuk meningkatkan saldo tabungan Simpedes karena seluruh nasabah tabungan Simpedes memiliki kesempatan yang sama bersama mengikuti Panen Hadiah Simpedes yang dilaksanakan dengan periode dua kali dalam satu tahun. Jumlah kupon PHS kali ini sebanyak 14.640.161 kupon rekening yang jumlah nomor undian tersebut didistribusikan kepada para penabung Simpedes di satu Kan-

tor Cabang, satu KCP dan delapan BRI Unit dengan ketentuan satu nomor undian untuk setiap Rp 100.000 (berlaku kelipatannya) dari saldo Simpedes yang mengendap setiap bulan. PHS ini diundi sebanyak dua kali dalam setahun dengan memperebutkan hadiah grandprize 1 berupa satu unit mobil, sembilan unit sepeda motor dan 13 unit televisi. Posisi simpanan BRI Kanca Gianyar yang bisa dihimpun sampai dengan akhir Maret 2019 tumbuh sebesar Rp 28 miliar dari posisi 31 Desember 2018 dan pinjaman tumbuh sebesar 15 miliar dari posisi 31 Desember 2018. Hadiah utama kali ini berupa satu unit mobil Ertiga GL M/T yang jatuh kepada nasabah atas nama I Komang Budi Sastra dari BRI unit Gianyar. Pada acara Panen Hadian

Simpedes ini juga diselenggarakan penukaran kartu Debit (ATM) lama menjadi kartu debit dengan cip berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), di mana kartu ini didukung teknologi cip sehingga semakin memberikan tingkat keamanan lebih tinggi dibandingkan dengan kartu debit dengan teknologi magnetic stripe. Untuk melaksanakan program branchles banking OJK dan dalam era transformasi, BRI Kanca Gianyar juga telah menyediakan agen-agen BRILINK yang ditunjuk dan ditempatkan di daerah yang jauh dari jangkauan BRI Unit. Agen BRILINK di Kanca Gianyar sebanyak 700 agen tersebar di wilayah Kanca Gianyar siap membantu dalam melayani nasabah maupun non nasabah BRI untuk bertransaksi. (ad621)

binaan yang mendapat kesempatan menggunakan hak pilih mereka. Dari 146 warga binaan tersebut, terdiri dari beragam kasus, di antaranya ratusan tersangkut pidana umum, puluhan tersangkut kasus narkoba dan belasan orang tersangkut kasus korupsi. Menurut Mudana, tidak semua warga binaan beralamat di Gianyar. Makanya, mereka akan memilih calon yang berbeda-beda. Ada warga yang hanya bisa mencoblos calon presiden, DPD-RI, dan DPR-RI Dapil Bali saja. Mudana menambahkan, walaupun terdata 146 orang, bukan berarti semuanya bisa mencoblos. “Yang memilih nanti tergantung jumlah kertas suara yang diterima,” jelasnya. Proses ini dibenarkan

Ketua KPU Gianyar Putu Agus Tirta Suguna. Untuk Rutan Gianyar, pihaknya memang menyiapkan TPS khusus. Sementara untuk tahanan di Polres dan masing-masing Polsek, juga diperbolehkan menggunakan hak pilihnya dengan memanfaatkan TPS terdekat. “Kami juga sudah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian. Mereka boleh mencoblos di TPS terdekat,” jelasnya. Hal serupa juga berlaku bagi pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Apabila mereka tidak mampu datang ke TPS, maka petugas di TPS yang akan mendatangi sehingga mereka bisa menggunakan hak pilihnya. “Warga yang sakit ini juga sudah kami data,” tegasnya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Guna melayani masyarakat yang hendak melakukan perekaman e-KTP, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gianyar tetap buka di hari libur. Pelayanan ini sudah dilakukan sejak minggu pertama April lalu. “Kegiatan ini sudah kami lakukan sejak awal bulan ini menjelang pemilu, karena memang ingin memfasilitasi warga yang belum melakukan perekaman tapi sudah memiliki hak pilih. Termasuk, melayani pemilih pemula yang belum memiliki e-KTP,” ujar Kepala Disdukcapil Gianyar Putu Gede Bhayangkara didampingi Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Ni Ketut Wirati, Minggu (14/4) kemarin. Bhayangkara menambah-

kan, program yang berlangsung selama dua minggu itu dinilai efektif dalam melayani masyarakat, karena melayani masyarakat saat tidak sibuk bekerja. Namun, pelayanan ini hanya sebentar dan telah berakhir, Minggu kemarin. Selanjutnya, pihaknya memberikan pelayanan menyesuaikan seperti biasanya, yakni Senin hingga Jumat saja. Bhayangkara menjelaskan, penambahan jam pelayanan pada hari libur itu mulai dari pukul 08.00 hingga pukul 14.00 Wita. Hasil perekamannya selama penambahan hari kerja berjumlah 18 pencetakan e-KTP. Selain di kantor, pihaknya juga melakukan jemput bola pada hari libur di Kantor Desa Tampaksiring dan di Rutan Gianyar. (kmb35)

Meski Dinilai Efektif 146 Warga Binaan Disdukcapil Akhiri Rutan Gianyar Punya Hak Pilih Pelayanan pada Hari Libur

Gianyar (Bali Post) Warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Gianyar yang terdiri dari narapidana (napi) dan tahanan tetap memperoleh hak mencoblos saat Pemilu Serentak 2019, Rabu (17/4) mendatang. Warga binaan tersebut berkesempatan mencoblos pada pukul 12.00 wita. Ketentuan khusus itu berlaku setelah seluruh warga di TPS mencolos. “Sudah didata. Mereka tetap berkesempatan mencoblos,” ujar Kepala Rutan Gianyar Nyoman Mudana, Minggu (14/4) kemarin. Apabila sudah memasuki pukul 12.00 Wita, kata Mudana, petugas yang berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 38 Kelurahan Gianyar akan mendatangi Rutan. Sesuai data, ada 146 warga


JEMBRANA

10

Senin Kliwon, 15 April 2019

Soal Penurunan APK Masa Tenang

Banyak Caleg DPR-RI dan DPD Membandel

Bali Post/kmb

KORBAN - Rumah korban perampokan di Desa Yehembang.

Perampok Beraksi di Yehembang

Gasak Perhiasan, Korban Dipukul dengan Gelas dan Gergaji Negara, (Bali Post) Peristiwa perampokan terjadi di Banjar Bale Agung, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Sabtu (13/4) lalu, tepatnya di rumah Gusti Ngurah Ketut Arga Wijaya (21). Namun karena saat kejadian Arga Wijaya tidak sedang berada di rumah, istrinya, Desak Putu Weniya Adnya Dewata (21), yang menjadi sasaran perampok. Bahkan bayi korban yang masih berusia 3 bulan nyaris tewas setelah sempat dibekap menggunakan bantal oleh perampok. Saat kejadian, korban sedang di dalam kamar bersama bayinya. Sementara suaminya, Gusti Ngurah Ketut Arga Wijaya, pergi ke Pekutatan untuk membeli bambu untuk tusuk sate karena persiapan tiga bulan anaknya. Saat akan memandikan bayinya tiba-tiba datang seorang laki-laki berjaket hitam, celana jean warna hitam, bersepatu dan memakai masker warna hitam, langsung masuk ke dalam kamar korban dan memukul korban menggunakan gelas pada bagian kepala dan kening. Setelah itu, pelaku membongkar baju-baju dalam lemari korban yang berusaha menghalangi. Bahkan dari informasi, pelaku sempat membekap bayi korban dengan bantal namun berhasil diselamatkan korban. Pelaku kemudian mencoba menggores tangan korban dengan gergaji kecil yang menyebabkan tangan korban merah. Pelaku berhasil mengambil satu buah dompet warna merah yang berisikan barang-barang di antaranya 2 buah kalung emas masing-masing berat 5 gram model Itali beserta suratnya. Empat buah cincin emas permata putih dan ungu beserta surat dengan total berat kurang lebih 4 gram. Setelah berhasil menggasak perhiasan emas milik korban, pelaku kemudian melarikan diri ke arah timur jalan raya Denpasar - Gilimanuk. Mengetahui pelaku kabur, korban berteriak minta tolong dan dalam sekejap warga berhamburan datang ke TKP. Akibat perampokan itu korban mengalami luka lebam pada kening kanan, dan luka gores pada tangan kiri korban. Kerugian material sebesar Rp 11.600.000. Meragukan Kapolsek Mendoyo Kompol Gusti Agung Komang Sukasana dikonfirmasi melalui ponselnya, Minggu (14/4) sore, terkait informasi dugaan perampokan mengatakan masih mendalami kabar tersebut. Kapolsek mengatakan sejumlah keterangan masih dianggap meragukan terlebih tidak adanya saksi. Kendati telah ditindaklanjuti dengan olah TKP dan pendalaman, namun dia mengaku kasus perampokan tersebut hingga kini belum dilaporkan secara resmi. Pihaknya juga masih menunggu kedatangan korban untuk diperiksa. “Kita masih tunggu. Mohon bersabar dulu, nanti perkembangannya akan kami sampaikan,” tandasnya. (kmb)

Negara (Bali Post) – Meski telah memasuki masa tenang, Minggu (14/4) kemarin, ratusan alat peraga kampanye (APK) di Jembrana belum diturunkan oleh peserta pemilu. Sebagian besar APK yang masih terpasang milik caleg DPR-RI dan DPD. Menyikapi kondisi tersebut, Bawaslu Jembrana bersama KPU Jembrana dan Satpol PP segera melakukan penertiban APK tersebut. Ketua Bawaslu Jembrana, Pande Made Ady Muliawan, Minggu (14/4) kemarin mengatakan, dari pengamatan pada hari pertama masa tenang ini, masih banyak APK yang terpasang. Baik di pinggir jalan protokol maupun ke perdesaan. Bawaslu juga telah menginstruksikan jajaran pengawas di tingkat bawah untuk ikut melakukan pengawasan ini. “Termasuk pengawas TPS kita instruksikan untuk menertibkan APK yang masih terpasang di sekitar wilayahnya,” ujar Pande. Terutama di lokasi-lokasi yang berdekatan dengan TPS. Sesuai aturan, APK pada masa tenang ini harus steril. Semestinya para peserta pemilu yang sebelumnya memasang atribut itu harus

menurunkan. Pihaknya mengapresiasi para peserta pemilu yang telah mengikuti aturan tersebut. Namun, untuk peserta pemilu yang belum menurunkan akan dikenai sanksi. “Beberapa sudah diturunkan, tapi banyak yang belum diturunkan juga. Besok kita jadwalkan untuk penertiban,” ujar Pande. Diakui Pande, APK yang masih banyak terpasang adalah milik caleg DPR-RI maupun DPD yang memang sulit untuk pemberitahuannya. Dalam penertiban nanti, seluruh APK yang masih terpasang akan diturunkan, termasuk di perdesaan. “Kita harapkan pada masa tenang ini seluruh APK bisa steril,” ujar Pande. Diperkirakan masih ada ratusan

Bali Post/olo

TUMPUKAN APK- APK yang sebelumnya diturunkan Bawaslu lantaran melanggar zona pemasangan terkumpul di kantor Bawaslu Jembrana. Dipastikan tumpukan APK ini akan bertambah menyusul penertiban yang dilakukan pada Senin ini. APK yang terpasang baik berupa baliho, umbul-umbul maupun billboard. Bawaslu telah berkoordinasi

dengan Satpol PP untuk penertiban yang dilakukan di seluruh wilayah Jembrana. (kmb26)

UT Denpasar Gelar Baksos di Jembrana

Serahkan Donasi bagi Siswa Disabilitas dan Anak Kurang Mampu Universitas Terbuka (UT) Denpasar melalui kelompok belajar (pokjar) Jalak Putih dan Makepung menggelar bakti sosial (baksos) di Kabupaten Jembrana, Minggu (14/4) kemarin. Baksos melibatkan ratusan mahasiswa UT di Jembrana dengan mengumpulkan donasi yang selanjutnya diserahkan bagi warga kurang mampu dan anak-anak disabilitas di Jembrana. Total donasi yang terkumpul kemarin Rp 12.500.000 dan diserahkan melalui SMA Saraswati Negara. Sehari sebelumnya, Sabtu (13/4), UT Denpasar melakukan rekrutmen mahasiswa S-2 (magister) di Jembrana. Hasilnya sebanyak 28 mahasiswa yang mendaftar. Kegiatan tersebut dirangkai dengan MoU dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jembrana. Direktur UT Denpasar Dra. B Esti Pramuki, S.K, M.Pd. di sela-sela baksos di SMA Saraswati Negara kemarin mengatakan, kegiatan baksos ini digelar berdasarkan ide

dari pokjar di Jembrana dan kali ini dilakukan untuk membantu anak-anak yang kurang mampu dan disabilitas. Di samping itu, kegiatan ini juga untuk memperkenalkan UT di Kabupaten Jembrana. Meskipun saat ini jumlah mahasiswa UT di Jembrana cukup banyak, tetapi UT berkeinginan untuk melebarkan sayap sehingga eksistensi UT semakin besar di Bali Barat. Sebagai Universitas Negeri dengan sistem pembelajaran jarak jauh, UT didorong pemerintah pusat membantu dalam pembelajaran daring. Menuju cyber-u (cyber university), dimana semua pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Sehingga semua kegiatan terkoneksi dengan TIK, mulai dari pendaftaran hingga ujian. Sistem pembelajaran berbasis TIK ini ikut mendorong revolusi peran perguruan tinggi, dosen dan mahasiswa. “Dengan amanat itu, kami berharap Kabupaten Jem-

brana ke depan bisa memberikan beasiswa kembali seperti tahun-tahun sebelumnya. UT ini sistem pembelajaran jarak jauh, bukan kelas jauh,” ujar Pramuki. UT membuka peluang bagi masyarakat di Kabupaten Jembrana, kuliah dengan biaya murah. Sebab, UT menerapkan uang kuliah tunggal, tidak harus pakai uang gedung dan lain-lainnya. Pengelola UT Pokjar Jembrana I Komang Gede Santika Yasa mengatakan, baksos ini merupakan program kerja yang setiap tahun digelar mahasiswa UT di Jembrana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu Tridharma perguruan tinggi termasuk UT. “Kalau sebelumnya lingkungan, kita fokuskan untuk sekarang ini bantuan bagi siswa tidak mampu dan disabilitas. Kegiatan ini juga bentuk dukungan moril kepada siswa penyandang disabilitas, bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi untuk belajar hingga perguruan tinggi. Dan di

PENYERAHAN – Penyerahan simbolis donasi UT Denpasar bagi siswa tidak mampu dan disabilitas di SMA Saraswati Negara, kemarin. UT kami membuka. Dan mahasiswa kami ada yang kondisinya disabilitas,” ujar Santika Yasa didampingi koordinator Pokjar Makepung Ida Bagus Artaya. Bahkan salah satu alumni UT PGSD dari Jembrana saat ini telah diterima sebagai CPNS.

Selain penyerahan bantuan bagi siswa tidak mampu dan disabilitas, kegiatan yang dihadiri ratusan mahasiswa ini juga dirangkai dengan donor darah, pentas seni dan konser musik menghadirkan Made Gimbal. (ad626)


Senin Kliwon, 15 April 2019

KARANGASEM

11 98 TPS Rawan Erupsi Gunung Agung

Polres Siagakan Ribuan Personel Pengamanan

LONGSOR - Tanah longsor yang menimpa bale pesandekan Pura Dadia Pasek Kayu Selem hingga hancur.

Bali Post/kmb41

Diguyur Hujan Lebat, Bale Pesandekan Pura Pasek Kayu Selem Hancur

Amlapura (Bali Post) Hujan lebat yang mengguyur Karangasem mengakibatkan terjadinya tanah longsor di Desa Ban, Kubu, Karangasem, Jumat (12/4). Longsor itu menyebabkan sebuah Bale Pesandekan Pura Dadia Pasek Kayu Selem hancur. Tidak hanya itu, hujan lebat juga mengakibatkan senderan permukiman milik warga tergerus. Kalak BPBD Karangasem Ida Bagus Arimbawa mengatakan, sebelum terjadinya longsor di wilayah Ban, Kubu memang di guyur hujan lebat.

Hujan lebat mengakibatkan tanah longsor menimpa bale pesandekan yang memicu Pura Dadia Pasek Kayu Selem jebol. Termasuk senderan

permukiman milik warga juga amblas tergerus air. “Bangunan bale pesandekan hancur akibat diterjang longsoran. Senderan pemukiman

warga longsor relatif panjang mencapai 15 meter dengan ketinggian 8 meter. Setelah dapat laporan kejadian, kami petugas BPBD Karangasem bersama Perbekel Ban, Kawil dan masyarakat setempat gotong royong melakukan penanganan dan pendataan awal terkait kerugian yang dialami masyarakat,” ujar

Amlapura (Bali Post) Jajaran Polres menerjunkan ratusan personel untuk melakukan proses pengamanan khususnya di hari H pelaksanaan Pemilu 17 April mendatang. Proses pengamanan pendistribusian logistik yang dimulai sejak Minggu (14/4) kemarin, pihak Polres menugaskan ratusan personel. Kapolres Karangasem AKBP I Gusti Ngurah Agung Ade Panji Anom mengungkapkan, untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Karangasem, pihaknya menerjukan sebanyak 1.036 personel. Jumlah personel ini merupakan gabungan dari BKO Polda Bali dan Polres. Namun, khusus pengamanan pendistribusian logistic, pihaknya menerjunkan sekitar 297 personel. ”Untuk pendistribusian logistik kita kawal ketat sampai lokasi. Sementara di desadesa juga sudah ada personel yang melakukan pengamanan logistik,’’ ujarnya. Logistik itu diyakini benar-benar aman hingga di tujuan. Petugas juga siaga selama 24 jam untuk pengamanan logistik yang masih tersimpan di GOR Gunung Agung. Panji Anom menambahkan, untuk di wilayah Karangasem ada dua kategori yakni TPS rawan dan kurang rawan. Menurutnya, untuk di Karangasem ada 193 TPS masuk kategori rawan. Termasuk rawan politik sebanyak 89 TPS, rawan KRB atau erupsi Gunung Agung 98 TPS dan rawan geografis 6 TPS. “Daerah yang paling ban-

yak rawan ada di kecamatan KB sebanyak 72 TPS. Sisanya tersebar di kecamatan lainnya,’’ ujarnya. TPS yang masuk kategori rawan KRB, adalah TPS yang berjarak 6 kilometer dengan Gunung Agung. Rawan geografis jarak jangkauannya relatif jauh, komunikasinya juga jauh. Jarak mengantar antara TPS mencapai dua kilo meter. Kategori TPS rawan politik, pertimbangannya di satu TPS ada dua caleg yang mencari suara di tempat tersebut. Dalam upaya memantau kondisi TPS yang masuk kategori rawan, perwira asal Buleleng itu punya cara tersendiri. Dia akan melakukan pengamanan ekstra ketat. Satu TPS dijaga satu personel. Pengamanan justru akan dilakukan di luar TPS. “H-5 petugas telah menyambangi TPS untuk lebih menguasai kondisi wilayah, sekaligus melaksanakan sosialisasi terkait Pemilu,” tandasnya. Lebih lanjut dikatakannya, proses pengamanan terus dilakukan sampai kotak suara kembali ke PPK. Pengamanan selama rekapitulasi data di kecamatan akan melibatkan 10 personel. Termasuk pengamanan sampai kembali ke KPU Kabupaten. “Pengamanan di kecamatan akan diperkuat personel Polsek. Sedangkan yang berjaga di KPU personel dari Polres. Petugas yang tak kerja akan diberikan tanggung jawab melakukan patroli bersama TNI,” Tegas Panji Anom. (kmb41)

Arimbawa. Perbekel Desa Ban I Wayan Potag mengatakan, pascalongsor petugas BPBD telah mendatangi lokasi guna melakukan pendataan akibat bencana tersebut. Bencana itu diperkirakan menimbulkan kerugian material mencapai puluhan juta rupiah. (kmb41)

Jelang Pencoblosan, KPU Distribusikan Logistik Sasar Empat Kecamatan Tiga hari menjelang proses pencoblosan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karangasem mulai mendistribusikan logistik pemilu dan pileg, Minggu (14/4) kemarin. Pada hari pertama pendistribusian, KPU menyasar empat kecamatan. Penyaluran logistik dikawal ketat petugas kepolisian. Lalu bagaimanakah harapan pemerintah kepada masyarakat dalam partisipasi hajatan politik pemilu yang dilangsungkan Rabu 17 April mendatang? KETUA KPU Karangasem I Gede Krisna Adi Widana mengungkapkan, pada hari pertama pihaknya mendistribusikan logistik pemilu menyasar empat kecamatan, yakni Kecamatan Kubu, Bebandem, Selat, dan Sidemen. Ada lima kotak dikirim, yakni pemilihan presiden, DPR-RI, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten “Untuk mengangkut logistik kita melibatkan 18 armada truk. Pertama dikirim ke Kubu, setelah itu ke Bebandem dan seterusnya distribusinya ke kecamatan lainnya dengan dikawal ketat petugas kepolisian,”

ujarnya. Di Kecamatan Kubu, kata Krisna, tercatat sebanyak 289 TPS dengan jumlah kotak suara mencapai 1.445 buah dan bilik suara 1.156 Sedangakn di Bebandem jumlah TPS 191, kotak suara 955 dan bilik 764, Selat jumlah TPS 157, kotak suara 785 dan bilik 628, dan Sidemen jumlah TPS sebanyak 126, kotak suara 630 dan bilik 504. “Sementara pada hari kedua, baru kita menyasar Kecamatan Abang dengan jumlah TPS 283, kotak suara 1.355, dan bilik 1.084. Kemudian Manggis jumlah

TPS 184, kotak suara 920 dan bilik 736, Karangasem jumlah TPS 341, kotak suara 1.705 dan bilik 1.364, serta Rendang jumlah TPS 135, kotak suara 675 dan bilik 540,” katanya. Dia menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi dengan PPK, logistik pemilu didistribusikan menuju ke kantor desa masing-masing. Setelah H-1 pencoblosan langsung disalurkan menuju masing-masing TPS yang ada di desa. “Penyaluran ini dilakukan sore harinya oleh KPPS,” jelas Krisna. Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa mengungkapkan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada petugas kepolisian yang telah melakukan pemeriksaan terhadap logistik yang akan didistribusikan. Dia mengharapkan supaya pendistribusian logistik ini berjalan lancar. “Kami harap petugas dapat memberikan pengawalan untuk pengamanan logistik pemilu sampai di tujuan,” ujarnya. Artha Dipa juga ber-

harap seluruh komponen masyarakat Karangasem saat pencoblosan nanti supaya bisa berpartisipasi aktif. Sebab, hal itu merupakan hajatan politik wajib lima tahunan. Jadi, jangan sampai dilewatkan, apalagi bersitegang antarwarga gara-gara hajatan ini. Pihaknya meminta perangkat desa maupun desa adat masing-masing ikut menyukseskan hajatan ini. Warganya diimbau agar datang ke TPS untuk memilih guna menekan angka golput. “Kami harap saat hari H pencoblosan dapat berjalan sebaik-baiknya. Sehingga pelaksanaan pemilu di Karangasem berjalan lancar dan sukses. Kami bersama Forkompinda terus melakukan pemantauan sekaligus mengedukasi masyarakat agar datang ke TPS untuk menyuarakan hak pilihnya. Bagi desa yang mampu mendatangkan warganya paling banyak, nantinya kami berikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi,” janji Wabup Artha Dipa. (nan)

Bali Post/kmb41

LOGISTIK - KPU Karangasem saat mendistribusikan logistik pemilu, Minggu (14/4) kemarin.


KLUNGKUNG

12

Senin Kliwon, 15 April 2019

Mulai Sepi Pengunjung

Bupati Suwirta Minta Masyarakat Kembali Manfaatkan Program MAGS SALAH satu program aspiratif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung adalah Mimbar Aspirasi Gema Santi (MAGS). MAGS ini merupakan tempat khusus masyarakat Klungkung untuk menyampaikan segala inovasi maupun aspirasinya, terkait bidang pembangunan, UMKM maupun potensi lainnya. Namun, program ini mulai sepi pengunjung. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meminta program MAGS dapat diefektifkan kembali untuk menghimpun langsung aspirasi masyarakat. Bupati Suwirta menyampaikan itu saat mengikuti kegiatan car free day (CFD)di Lapangan Puputan Klungkung, Minggu (14/4) kemarin. Meskipun kegiatan car free day ini ramai diikuti masyarakat, tetapi MAGS terus-menerus sepi dari kunjungan warga. Melihat situasi tersebut, Bupati Suwirta meminta agar masyarakat kembali memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya.

Program ini dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan segala inovasinya bersama-sama membangun Kabupaten Klungkung ke depan. Program ini juga bertujuan untuk bisa berkumpul, mempererat rasa persaudaraan. Bersatu padu bersama seluruh elemen masyarakat, baik siswa, pegawai dan TNI/Polri dalam menunjukkan dan menyampaikan kegiatan-kegiatan inovatif. “Jangan hanya di awal saja kegiatan ini ramai pengujung, tetapi selanjutnya bagaimana. Mari kita bersama-sama sampaikan aspirasi untuk membangun Kabupaten Klungkung ke depan agar semakin lebih baik,” ujar Bupati Suwirta. Selain itu, Bupati Suwirta berharap agar program ini ke depannya bisa terus berjalan dengan baik. Ini dapat membangun komunikasi dua arah yang efektif antara pemerintah dengan masyarakat. “Jangan berbicara hanya lewat sosial media saja. Mari yang mempunyai ide-ide,

punya keberanian menyampaikan langsung di Mimbar Aspirasi Gema Santi, sebagai mimbar merah putih dengan sopan dan santun,” harapnya kepada masyarakat. Sementara itu, Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Kabupaten Klungkung I Wayan Parna mengatakan, sebagai tindak lanjut dari instruksi bupati, pihaknya meminta agar seluruh masyarakat juga bisa menyampaikan aspirasinya lewat mimbar merah putih. Di mana program itu bertujuan untuk membangkitkan dan mengarahkan kreativitas generasi muda untuk mengelola sistem informasi dengan benar. Agar tidak mudah terjebak hoax. Salah satu media sosial Pemkab Klungkung, yakni Klungkung Mesadu juga diharapkan bisa dipakai untuk menyampaikan aspirasi. “Masyarakat juga boleh menyampaikan aspirasinya lewat media sosial Klungkung Mesadu,” kata Wayan Parna. (ad620)

ASPIRASI - Bupati Suwirta saat berbicara di atas Mimbar Aspirasi Gema Santi. Dia mengajak masyarakat Klungkung untuk memanfaatkan fasilitas ini dengan baik.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Kliwon, 15 April 2019

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA Dibutuhkan Marketing Staff Money Changer 25-35th pengalaman marketing 1th T.0816578116 B.BP.154.04.19.0000609

Guru SD/TK,Wnt,SPD,KTP Bali. CV & Lmrn:binatunas@yahoo.com B.BP.001.04.19.0000605

Dcr:F.O,HK,Hotel Puriasih Jl.Pantai Kuta No.40 Bali B.BP.001.04.19.0000617

Dbthkn Design Grafis Diutamakan bisa Corel,Adobe Photoshop, Adobe Ilustrator&Adobe Primer CV ke:hrd@seasafaricruises.com B.BP.001.04.19.0000569

Dicari: Salesman / Girl pglmn Gaji3Jt,Transport,Komisi,Bonus Hub: 087761391444 B.BP.001.04.19.0000613

Dicari Chef berpengalaman untuk Restaurant Seafood,Hub. 083115223613/081805564245 B.BP.004.04.19.0000523

BVC Krj Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunanresto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692 B.BP.004.04.19.0000599

Dbth Tng Produksi u/Percetakan Laki2.Hub.Diponegoro 51,228872 B.BP.001.04.19.0000181

Dcr Adm Online,Sopir B1, Teknisi.Gj+Bns+Kms+BPJS.Lam PT.PMA Jl.Bedahulu XVII/7,Dps B.BP.821.04.19.0000608

Dbthkn Tenaga Kerja:PT.KGP Dps Jl.Imam Bonjol Komp.Pertokoan Tegal No.6-9 Dps 0361-484725 Laki-Laki,Sehat Jasmani, Belum Menikah,Punya SIM C/Kartu BPJS Kesehatan,Sbg Tenaga CityKurir

Dcr Graphic Designer & SPG. Lam krm ke Jl.Dewi Sri 5-7 Kuta/ Email ke tatiphotostudio@yahoo.com B.BP.004.04.19.0000416

B.BP.001.04.19.0000594

Dcr Cleaning Service Gj.3,5Jt area Batubulan Hub:0361-290189 B.BP.001.04.19.0000478

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

PROPERTY

RUPA-RUPA

DIJUAL RUMAH

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.412815 / 085337370228

Dijual Rmh Kayuputih Bllg DP 10% Bunga Krd 0.83% /bln Hub:082236881191/081805374433 B.BP.004.04.19.0000552

DIJUAL MOBIL HONDA

PROPERTY

Brio’14E Satia Manual Htm Velg Radial 115Jt Nego,087861691903

26A Ss.Road Sminyk,Gatsu Brt 5,3A dkt Aston 085100867168

B.BP.001.04.19.0000517

B.BP.001.04.19.0000596

B.BP.004.04.19.0000616

DIJUAL MOBIL

BIRO JASA Bntu Lpor/Byar Pajak SPT Thnan Bulanan,SIUP,NPWP,087887729409

DIJUAL TANAH

Marketing,P/W,Max28th.CV ke:Jl Gatsu Barat 474C, 085855900133

DIJUAL RUMAH

B.BP.001.04.19.0000256

RUPA-RUPA

B.BP.001.03.19.0000753

BENGKEL LAS Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

SERVICE


BANGLI

14 Diakui FCI sebagai Anjing Ras Dunia

Bupati Made Gianyar akan Perluas Pembiakan Anjing Kintamani BUPATI Bangli I Made Gianyar sangat bangga atas diakuinya anjing Kintamani sebagai anjing ras dunia oleh Federation Cynologique International (FCI). Dengan pengakuan tersebut, Pemkab Bangli akan berupaya memperluas pembiakan anjing kintamani di Kecamatan Kintamani. Made Gianyar menyampaikan bahwa selama ini Pemerintah Kabupaten Bangli selalu ada dalam proses perjuangan agar anjing Kintamani bisa mendapatkan pengakuan sebagai anjing ras dunia. Untuk melestarikan anjing Kintamani, Pemkab Bangli sudah membuat regulasi berupa Perda tentang Kawasan Pelestarian Pemurnian Anjing Kintamani tahun 2014 lalu. Dalam perda tersebut diatur kawasan pemurnian dan pembiakan anjing berada di tiga desa yakni Sukawana, Pinggan dan Siakin. Kini, dengan adanya penetapan dari FCI, pihaknya akan berupaya agar di tiga desa tersebut steril dari anjing ras lain. “Ke depan kita berharap ras ini bukan hanya ada di tiga desa tersebut. Kita ingin di Kecamatan Kintamani yang ada hanya anjing Kintamani. Sudah punya milik sendiri yang bagus dan hebat, kenapa harus yang lainnya,” kata Made Gianyar. Dengan adanya penetapan anjing Kintamani sebagai anjing ras dunia dari FCI, ditambah dukungan serius dari Gubernur Bali, ia meyakini hal itu akan berimbas

pada pertumbuhan ekonomi masyarakat di Bangli bahkan di Bali. “Saya berharap ke depan ada lembaga sertifikasi pasar anjing Kintamani. Di mana setiap bibit anjing Kintamani bisa distanbum dan dapat dibuktikan dengan pasti kalau yang dijual adalah ras anjing Kintamani yang asli,” harapnya. Ketua Indonesia Kenel Klub (IKK) Denny Kwok di Gedung Pertemuan Wiswa Saba Utama Kantor Gubernur Bali, Sabtu (13/4), mengatakan anjing Kintamani merupakan anjing lokal pegunungan yang hidup di sekitaran Desa Sukawan, Kintamani, Bangli. Anjing Kintamani tergolong anjing pintar, mudah dilatih sehingga sangat cocok untuk anjing ketangkasan, dengan karakteristik tidak galak dan sangat loyal dengan pemiliknya. Dijelaskan, sejatinya usaha untuk menjadikan anjing Kintamani sebagai ras Dunia sudah mulai dirintis pada tahun 1980-an. Dimulai sejak kontes dan pameran anjing (dog show) Kintamani pertama yang diadakan di Universitas Udayana, Denpasar pada tahun 1985 oleh Program Studi Kedokteran Hewan yang bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Hewan Cabang Bali dan Pantrab. Dengan tujuan selain memperkenalkan anjing Kintamani dan meningkatkan kualitas pemeliharaannya. Sejak itu hampir setiap tahun digelar kontes anjing Kintamani dan masyarakat mulai

FOTO BERSAMA - Bupati Bangli I Made Gianyar foto bersama di Gedung Pertemuan Wiswa Saba Utama, Kantor Gubernur Bali, Sabtu (13/4), usai FCI menyatakan anjing Kintamani sebagai anjing ras dunia.

memilih anjing Kintamani sebagai anjing kesayangan. Sampai akhirnya pemerintah Provinsi Bali mendorong percepatan memasyarakatkan anjing Kintamani sebagai substitusi anjing ras yang sudah mulai tren. Di tahun 2004, Pemprov Bali bekerja sama dengan Kabupaten Bangli sebagai lokasi habitat anjing Kintamani dan Perkin Pusat yang saat ini bernama IKK Pusat menyelenggarakan untuk menyiapkan nama dan standar anjing Kintamani untuk diusulkan mendapat pengakuan nasional, Asia dan Internasional. Pada tanggal 12 Maret 2006 Indonesia Kennel Klub (IKK) menetapkan anjing Kintamani sebagai ras pertama Indonesia, selanjutnya di tahun 2012 anjing Kintamani telah ditetapkan sebagai Anjing Ras Asia oleh Asian Kannel Union (AKU). Tahun 2010 terbentuklah Himpunan Trah Anjing Kintamani (HTAKB) yang ditugaskan IKK untuk mempersiapkan segala sesuatu kaitanya dengan upaya pengusulan anjing Kintamani ke FCI sebagai Ras Dunia. Setelah kurang lebih tujuh tahun pada bulan Juli 2017 resmi didaftarkan ke FCI. Sebagai dampak telah disahkanya sebagai ras dunia yang setara kedudukannya dengan anjing ras lainya. Akhirnya pada tahun 2019, tepatnya 20 Februari 2019, anjing Kintamani resmi dinyatakan sebagai anjing ras dunia oleh FCI, yang pada giliran berikutnya akan memberi dampak meningkatkan gengsi serta nilai ekonomi anjing Kintamani dan menambah kekayaan brandid fauna Bali. Gubernur Bali I Wayan Koster menyampaikan rasa bangga yang luar biasa atas kerja keras IKK dan kementerian pertanian melalui Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan yang dengan sungguhsungguh bekerja keras untuk memperjuangkan anjing Kintamani bisa setara dengan anjing ras dunia lainnya. Dikatakan Koster, dengan penetapan ini, Pemerintah Provinsi Bali tentu akan memelihara, menjaga dan terus melanjutkan kebijakan untuk perlindungan anjing Kintamani. (ad622)

Senin Kliwon, 15 April 2019

Polisi Cek Puluhan Truk Pengangkut Logistik Pemilu

Bangli (Bali Post) – Puluhan kendaraan berupa truk roda enam yang akan digunakan KPU Bangli untuk mendistribusikan logistik pemilu dicek Polres Bangli, Minggu (14/4) kemarin. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kendaraan yang digunakan layak jalan. Sesuai jadwal, proses pendistribusian logistik rencananya akan dilakukan KPU mulai Senin (15/4) hari ini. Kegiatan pengecekan kendaraan yang dilakukan Polres Bangli di depan Monumen Perjuangan Kapten Mudita meliputi fisik dan surat-surat. Pengecekan dipimpin langsung Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo, Ketua KPU Bangli Putu Gede Pertama Pujawan, dan Ketua Bawaslu Bangli Nengah Purna. Proses pengecekan melibatkan Dishub serta seluruh pengemudi kendaraan truk pengangkut logistik. Adapun jumlah kendaraan

yang akan digunakan dalam pendistribusian logistik oleh KPU Bangli sebanyak 31 unit kendaraan. Dari hasil pengecekan kemarin, seluruh kendaraan yang disiapkan dinyatakan layak pakai dan dalam kondisi baik. Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo mengatakan, kegiatan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan proses pendistribusian logistik berjalan lancar. Kapolres meminta para pengemudi yang akan membawa logistik bisa

bertugas dengan baik dan bertanggung jawab. Selain melengkapi diri dengan suratsurat, pengemudi diminta untuk menjaga kesehatan dan fisik. Sebab, menurut Kapolres, keselamatan bukan hanya pada kendaraan namun faktor manusia/pengemudinya. “Rekan-rekan ini mempunyai pengaruh dan andil sangat besar. Jangan diartikan remeh tugas mulia Anda membawa kotak surat suara apabila tidak sampai di tujuan akan mempengaruhi sirkulasi selu-

ruhnya tahapan pemilu 2019,” kata Kapolres. Ditambahkan, dalam proses pendistribusian, Polres Bangli menyiapkan jalur yang dilewati atau rute dan melakukan pengawalan sampai ke tempat tujuan. “Mari kita bersama-sama menyukseskan pelaksanaan pemilu 2019,” ajaknya. Komisioner KPU Bangli Gde P Roy Suparman saat dikonfirmasi mengatakan, proses pendistribusian logistik akan dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Pada Senin (15/4), pendistribusian logistik dilakukan ke Kecamatan Kintamani. Hari kedua, Selasa (16/4), logistik akan didistribusikan ke wilayah Kecamatan Bangli, Susut dan Tembuku. (kmb40)

Patung Lembu Peninggalan Raja Tamanbali

Dipercaya Jadi Tempat Memohon Kesembuhan Hewan Ternak BEBERAPA peninggalan kerajaan Tamanbali sampai saat ini masih bisa dijumpai di Desa Tamanbali, Bangli. Salah satunya adalah patung lembu. Konon patung berbahan batu itu merupakan tempat raja untuk buang air besar. Oleh masyarakat setempat saat ini, patung itu dijadikan tempat memohon kesembuhan hewan ternak. Lokasi patung lembu ini berada di depan areal Puskesmas Bangli I, tepatnya di pojok barat daya puskesmas. Patung yang dikelilingi tembok panyengker tampak cukup terawat. Tidak ada bangunan lain di areal tersebut, selain patung lembu dengan kondisi kedua tanduknya yang patah. Badan patung yang besarnya seukuran anak sapi, tertutupi beberapa lembar kain hitam. Di depannya, terdapat sebuah meja beton berukuran kecil yang dipakai tempat untuk menghaturkan canang dan dupa. Dewa Made Manacika, tokoh masyarakat Desa Tamanbali, belum lama ini mengungkapkan patung ini menjadi salah satu dari beberapa peninggalan Raja Tamanbali yang masih ada sampai saat ini, pascarun-

tuhnya Kerajaan Tamanbali tahun 1829 silam. Sebagaimana penuturan sejarah yang diketahuinya secara turun-temurun, konon patung lembu tersebut adalah toilet, tempat buang air besar sang raja. Tidak diketahui secara pasti bagaimana cara raja menggunakan patung itu. Yang jelas pada patung lembu terse-

but terdapat beberapa lubang yang salurannya menjadi satu. Lubang itu terdapat pada punggung, mulut dan kaki belakang bawah lembu. Dia menuturkan, sekitar tahun 1980-an, usai karya Maligia Lajur di Desa Tamanbali, masyarakat Desa Tamanbali sempat berkeinginan mengangkat patung lembu tersebut dari posisinya sekarang untuk kemudian dipasang kembali pada tempat yang lebih tinggi. Tujuannya sebagai bentuk peghormatan dan agar posisi patung lembu bisa sejajar dengan bangunan yang ada di sekitarnya. Akan tetapi keinginan itu urung dilakukan, lantaran patung itu tak bisa diangkat masyarakat meski dilakukan

beramai-ramai. “Pada waktu itu sekitar 40 orang yang mencoba mengangkatnya. Bahkan sudah dibuatkan sanan tali. Tapi tidak bisa diangkat,” terangnya. Masyarakat setempat pun mempercayai peninggalan raja tersebut keramat. Karena dianggap keramat, selama ini masyarakat Desa Tamanbali sering menghaturkan canang dan banten pada patung tersebut terutama saat rahinan Tumpek Landep. “Sebagaimana kepercayaan masyarakat di sini, kalau ada hewan ternak sapi, babi atau ternak lain yang sakit, maka warga akan memohon air ke sini. Air tersebut dipercaya bisa menyembuhkan hewan ternaknya,” tuturnya. (ina)


OLAHRAGA

Senin Kliwon, 15 April 2019

Mayvil Juara di Thailand Denpasar (Bali Post) – Putu Mayvil Widya Handayani tampil sebagai juara dalam kejuaraan golf ber-

tajuk True International Junior Golf Championships yang berlangsung di Bangkok, Thailand, 9-11 April

Putu Mayvil Widya Handayani (kanan)

Bali Post/ist

lalu. Pegolf putri masa depan Bali ini berjaya di kelas consolation flight. Menurut pelatih golf Komang Darmawan, Sabtu (13/4) lalu, kejuaraan diikuti pegolf junior putra-putri dari 18 negara. Mayvil Widya Handayani keluar sebagai juara setelah mengalahkan pesaing beratnya asal Korsel, Hongkong, Norwegia, pegolf tuan rumah Thailand dan atlet Indonesia lainnya Najma El Ulya Rahmania yang menempati posisi ketujuh . Mayvil Widya Handayani bukan satu-satunya pegolf Bali yang berlaga dalam kejuaraan tersebut. Di bagian putra juga turun Margoz Marvin Kamengmau. Sementara di kelas championship flight ambil bagian pegolf Indonesia lainnya yaitu Elaine Widjaja yang harus puas bercokol di urutan kedelapan. Kelas ini dimenangkan atlet Thailand. (kmb)

KONI Gianyar Segarkan Pelatih gnya. Materinya meliputi penyusunan program latihan, prinsip pelatihan olahraga dalam menunjang prestasi atlet, hidrasi yang tepat mencegah cedera ginjal serta cara penanganan cedera ringan pada atlet. Ketua Umum KONI Gianyar Pande Made Purwatha, S.H. mengatakan prestasi tidak mungkin datang secara tiba-tiba atau kebetulan tanpa pelatihan. Kesamaan tujuan untuk meningkatkan prestasi itulah yang membuat pihaknya melaksanakan workshop.

Peserta diharapkan mengikuti dengan sungguh-sungguh agar apa yang menjadi tujuan bersama dapat terwujud. ‘’Saya percaya dalam olahraga apa pun bisa terjadi. Apalagi dengan dilaksanakan Piala Bupati akan terjaring atlet-atlet berbakat yang selanjutnya menjalani pemusatan latihan dan uji coba. Saya yakin Gianyar akan berjaya pada Porprov 2019 di Tabanan,’’ ujar Purwatha seraya mengajak seluruh komponen olahraga menjaga komunikasi dan saling mengingatkan. (kmb16)

Gianyar (Bali Post) KONI Kabupaten Gianyar menggelar Workshop Coaching Refresh and Treatment selama dua hari, 12-13 April 2019. Workshop diberikan kepada para pelatih dan unsur kepelatihan dari masingmasing cabang olahraga. Workshop diikuti 80 orang pelatih dari 40 cabang olahraga. ‘’Acara ini bertujuan menyegarkan kembali pelatih dan unsur-unsur kepelatihan,’’ kata Ketua Panitia Workshop Coaching Refresh and Treatment dr. Wayan Adi Sudiarsana di Gianyar, Jumat (12/4). Menurutnya, jargon KONI Gianyar ‘’Prestasi yang utama dan abadi’’ menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan prestasi olahraga. Meski menggeser dominasi Denpasar dan Badung dalam ajang Porprov bukanlah hal yang mudah, tujuan tersebut mampu memacu semangat seluruh pengurus KONI, cabor dan pelatih untuk terus meningkatkan prestasi olahraga di Gianyar. Workshop KONI Gianyar menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidan-

PELATIH - Para pelatih dari masing-masing cabor mengikuti Workshop Coaching Refresh and Treatment.

Mangupura (Bali Post) – Tiga atlet putri Badung memperkuat Indonesia pada kejuaraan baseball U-15 bertajuk Youth Womens Championship 2019 di Canberra, Australia, 15–20 April. Mereka membela tim nasional Merah-Putih setelah lolos dalam seleknas yang berlangsung Maret lalu. Atlet tersebut adalah Ni Putu Radha Anandhita P. dari Kuta Selatan, Made Indira Pramesti (Abiansemal) dan Deborah Marchia Mahotami

(Canggu). Ketiga atlet putri Badung ini bergabung di timnas bersama atlet dari provinsi lainnya seperti Jawa Barat diwakili enam atlet, DKI Jakarta (3), Banten (4) dan Jawa Timur (1). Menurut Ketua Pengkab Perbasasi Badung Ketut Widia Astika di Mangupura beberapa hari lalu, ketiga atletnya berada di timnas bersama seorang atlet asal Denpasar. ‘’Ini keberangkatan kedua bagi Ni Putu Radha Anandhita dan Made Indira

Bali Post/ist

Tiga Atlet Baseball Badung Bela Timnas

Pramesti. Tahun lalu mereka bertanding di Brisbane,’’ ujarnya. Kadispora Badung itu berharap ketiga atlet baseball Badung bisa menyerap teknikteknik yang ditunjukkan lawan untuk dibagikan kepada rekanrekannya di Kabupaten Badung dan Bali. Selain itu, harus tampil maksimal di Australia, menunjukkan performa terbaik dan turut andil memberikan prestasi, sehingga membuat bangga timnas Indonesia, Bali dan Badung. (kmb)

Perkecualian diberikan kepada ritual agama, seperti wedding ceremony, yang kerap diadakan di hotel-hotel. Pasangan pengantin, keluarga, serta pelaksana ritual boleh menggunakan busana yang sesuai dengan tradisi agama ataupun adatnya masing-masing. Surat edaran ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Gubernur Bali Nomor 79 Tahun 2018 tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali dan Per-

aturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara dan Sastra Bali. ‘’Tujuan kebijakan ini tentunya adalah pelestarian busana adat, bahasa, aksara dan sastra Bali, serta membangkitkan perekonomian rakyat kecil berbasis budaya,’’ tegasnya. Bisnis busana adat Bali memang menunjukkan peningkatan aktivitas sesudah dikeluarkannya kebijakan tersebut. Cok Istri Mirah, S.E., pemilik Ode-Nant Tex-

Sikap Demokrat Dari Hal. 1 Bahkan, Ardy sempat berteriak di halaman Golden Ballroom, ‘’Bilang Pak AHY kita keluar dari koalisi! Gua

Ardy Mbalembout! Kita keluar dari koalisi! Saya Sekretaris Divisi Advokasi Partai Demokrat.’’ Ardy kemudian ditenangkan oleh Ferdinand. Saat disinggung soal in-

SPAL Tunda Gelar Juve

Roma -

Juventus mengalami kekalahan mengejutkan 1-2 di kandang SPAL pada lanjutan pertandingan Seri A Liga Italia, Minggu (14/4) dini hari kemarin. Hasil ini menunda perayaan gelar kedelapan berturut-turut Juve saat kompetisi masih menyisakan enam laga.

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Karya Ngusaba Desa Ngusaba Nini (5) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Sundara Kanda (2) Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Yowana Magz Juara Umum Porjar 2017-2018 Parameter Solusi Alternatif Marion Sam Seputar Bali Terkini Lejel Home Shopping

11:00 Wita 11:30 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:05 Wita 14:30 Wita 15:30 Wita 16:00 Wita 16:05 Wita 16:30 Wita 17:00 Wita

Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shopping Dharma Wacana Dharma Santhi (1) Berita Siang Klip Bali Ocydia Home Shopping Klip Bali Yowana Live Meningkatkan Daya Saing Pemuda Hindu Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Taman Sari TK Wirya Kumara Nangun Yadnya Karya Agung Tawur Balik Sumpah, Melaspas, Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan

tile, membenarkan terjadinya peningkatan penjualan tersebut. Bahkan, terdapat sejumlah pembeli yang merupakan warga non-Bali. Mereka ingin menggunakan busana adat Bali saat hari berbusana adat Bali. ‘’Saya sangat mendukung kebijakan ini,’’ ujarnya kepada wartawan. Penggunaan busana adat Bali dalam acaraacara bertaraf nasional dan internasional diyakini pula akan menambah keunikan penyelenggaraan acara-acara tersebut. (ad629)

siden tersebut, AHY menegaskan sikap Demokrat tetap mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dan tidak keluar dari Koalisi Adil Makmur. (ant)

17:30 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:30 Wita

saya pikir sudah waktunya melakukan perubahan,’’ ujar Valverde. Sementara itu, Borussia Dortmund mengamankan tiga poin dan naik ke puncak klasemen Liga Jerman setelah menundukkan Mainz 2-1. Dua gol awal dari pemain Inggris Sancho membuat Dortmund berada di jalur untuk kemenangan mudah, tetapi kemudian dipaksa menghadapi serangan dari Mainz di babak kedua. Bayern Munich membutuhkan kemenangan di Fortuna Duesseldorf untuk mendapatkan kembali cengkeramannya di posisi teratas. ‘’Babak pertama baik-baik saja, tetapi saya tidak bisa menjelaskan mengapa kami berhenti bermain sepak bola di babak kedua. Ini masalah mentalitas karena kami memiliki banyak pemain muda,’’ ungkap kapten Dortmund Marco Reus kepada Sky. Kiper Buerki menjadi pahlawan Dortmund lewat tiga penyelamatan luar biasa. (afp/kmb)

Pasukan Massimiliano Allegri hanya membutuhkan satu poin untuk mengklaim scudetto. Mereka berada di jalur untuk menyegel gelar ketika pemain muda Moise Kean mencetak gol meneruskan umpan Joao Cancelo pada menit ke-30. Namun, Kevin Bonifazi dan Sergio Floccari merespons dengan dua gol berharga pada babak kedua untuk SPAL. ‘’Membuat catatan sangat sulit, butuh energi dan masih ada Liga Champions untuk berkonsentrasi. Jika kami memasukkan semua pemain inti akan lebih mudah memenangkannya, tetapi kami bermain dengan banyak anak muda. Kami membayar sedikit untuk pengalaman kami,’’ kata Allegri yang mengistirahatkan pemain kunci termasuk Cristiano Ronaldo menjelang pertandingan

perempatfinal Liga Champions melawan Ajax di Turin. Juventus unggul 20 poin pada Napoli yang berada di posisi kedua. Juve masih bisa memastikan gelar kalau tim asuhan Carlo Ancelotti itu gagal menang atas klub papan bawah Chievo. SPAL yang mengalahkan Juventus untuk kedua kalinya setelah 1957 naik ke urutan 13 atau tujuh poin dari zona degradasi. Dalam laga lainnya, Franck Kessie mencetak gol dari titik penalti untuk menjaga AC Milan di tempat Liga Champions dengan kemenangan 1-0 atas Lazio. Milan bercokol di peringkat keempat di bawah Inter Milan. Sementara AS Roma menundukkan Udinese 1-0 berkat gol striker Edin Dzeko. Barcelona Keunggulan 11 poin Bar-

celona atas Atletico Madrid berkurang menjadi sembilan setelah bermain imbang tanpa gol dengan tuan rumah Huesca di La Liga Spanyol. Oleh karena fokus Barca pada Manchester United di Liga Champions, pelatih Ernesto Valverde tidak memainkan Lionel Messi, Gerard Pique dan delapan pemain reguler Barca lainnya. Atletico memanfaatkan itu dengan mengalahkan Celta Vigo 2-0 berkat tendangan bebas Antoine Griezmann yang menggelegar dan penyelesaian akhir yang keren dari Alvaro Morata. ‘’Jelas kami selalu ingin menang tetapi minggu ini tidak biasa karena kami datang dari memainkan pertandingan Liga Champions dan perjalanan panjang. Mempertimbangkan jadwal dan keunggulan kami di liga,

Denpasar (Bali Post) Anak-anak SMPN 2 Denpasar (Spentwo) belum tergeser sebagai juara umum Porjar Kota Denpasar. Tahun ini mereka mencatatkan diri sebagai satu-satunya sekolah yang merebut enam kali gelar juara umum I dan dua kali memboyong piala tetap Porjar. Pada penutupan Porjar Denpasar 2019 di Stadion Ngurah Rai, Minggu (14/4) kemarin, SMPN 2 Denpasar menyabet juara umum I dan piala bergilir Wali Kota. Sementara saat Porjar tahun lalu, sekolah ini sukses mengawinkan piala Porjar dan PSR. Piala bergilir juara umum diserahkan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara dan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, diterima Kepala SMPN 2 Denpasar Mercy Victoria Gigir, S.Pd., M.M. Usai penutupan, anak-anak OSIS Spentwo di bawah komando ketuanya I Gusti Agung Rahayu Maharani langsung mengusung piala secara tertib. Mercy didampingi Wakasek Dra. Ni Wayan Muliasni, M.PSi., I Putu Seneng, S.Pd., I Nyoman Gede Wiastra, S.Pd.,

M.Pd. dan Farid, M.Pd. ikut larut dalam kegembiraan. Mercy menyampaikan ucapan selamat bagi siswa dan guru pembina atas perjuangannya yang maksimal. Tahun depan menjadi tantangan bagi Spentwo untuk mempertahankan prestasinya meraih piala bergilir Porjar. ‘’Winning isn’t every thing, it’s the only thing,’’ ujarnya. Ketua OSIS SMPN 2 Denpasar I Gusti Agung Rahayu Maharani mengungkapkan rasa syukur karena perjuangan atlet membuahkan hasil. Hal ini juga berkat dukungan suporter anak-anak Spentwo yang kompak, disiplin pelatihan dan pembinaan di tiap ekstra. Dia berharap prestasi ini bisa dipertahankan oleh adik-adik kelasnya tahun depan. Di ajang Porjar 2019, SMPN 2 Denpasar meraih 35 medali emas, 27 perak dan 29 perunggu. Delapan emas diraih cabang olahraga renang, disusul sepak takraw (6), judo (4), atletik, panjat tebing, bulu tangkis (3), tarung derajat, silat, taekwondo (2) dan woodballl (1). (025)

PORJAR - Kepala SMPN 2 Denpasar Mercy Victoria Gigir (kanan) menerima piala juara umum I Porjar dari Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara dan Rai Iswara.

SMPN 2 Denpasar Dua Kali Rebut Piala Tetap Porjar

Bali Post/025

Memahami Bali

Senin, 15 April 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita 09:30 Wita 10:00 Wita 10:05 Wita

Bali Post/afp

Moise Kean (kiri)

Pasangan Pengantin Dari Hal. 1

15

lan Panilapatian Pura Dadia Pasek Gelgel, Desa Baru, Marga-Tabanan Sansekerta Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Dialog Interaktif Nuansa Property Diabemed Taksu Nyoman Sukanta, Seniman Ukir Telur Seputar Bali Terkini Lila Cita Calonarang Pura Dalem Sakti Ikatan Keluarga Nusa (4) Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Bali Channel Tourist TV

Dari Hal. 1 Karena itulah wakil rakyat yang benar-benar berani bersuaralah yang harusnya dipilih. Tentu saja ini berarti yang mengerti dan memahami Bali dengan baik saja, yang dapat melakukannya. Tokoh Bali yang cukup lama malang-melintang di lembaga pengawasan pemilu, I Wayan Juana, mengingatkan krama Bali untuk benar-benar mengg una ka n ha k p olit ikny a dengan baik. Memilih wakil rakyat di pemilu serentak 2019, memang tidak mudah. ‘’Di tengah makin menguatnya pragmatisme, pemilih di Bali perlu memikirkan dengan baik siapa yang akan dipilih. Jangan sampai karena kepentingan prag-

matis, pemilih salah pilih,’’ kata Juana. Suara generasi muda yang disampaikan Komang Purwita, dari BEM Universitas Mahasaraswati, menilai pemilihan wakil rakyat dalam pemilu 17 April nanti sudah diketahui karena lembaga penyelenggara pemilu telah melakukan sosialisasi. Dalam sejumlah diskusi di kampus, kata Purwita, juga dibahas kriteria wakil rakyat yang layak untuk dipilih. ‘’Hanya ketika sudah berada kembali di tengah-tengah masyarakat di desa, pemikiran sosok ideal wakil rakyat dikalahkan oleh suara-suara krama desa yang tidak jarang mengarahkan pilihan kepada sosok tertentu,’’ katanya. Pertimbangannya adalah

hal-hal yang bersifat pragmatis seperti jumlah bansos yang difasilitasi. Pendapat Purwita juga diamini Swandewi, perwakilan BEM IKIP PGRI Bali. Pengetahuan mengenai kepemiluan yang ideal seringkali dikalahkan oleh kepentin-

gan pragmatis yang masuk melalui kepentingan kelompok. Akibatnya yang dipilih bukanlah caleg berkualitas yang benar-benar siap nindihin dan menjaga taksu Bali, melainkan mereka yang berani memberikan sesuatu. (winata)


balipost http://facebook.com/balipost

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Senin Kliwon, 15 April 2019

Kerawanan Pemilu 2019

Dari Soal KPPS, Rumitnya Sistem hingga Tingginya Potensi Kecurangan UNTUK pertama kalinya pemilu legislatif (pileg) dan pemilu presiden (pilpres) digelar bersamaan. Akibatnya, pemilu serentak 2019 menjadi pemilu dengan tingkat kerumitan yang sangat tinggi. Sejumlah persoalan akan menjadi titik rawan yang jika tidak diantisipasi dengan baik akan membuat pemilu tidak aman dan lancer, sehingga memicu ketidakpuasan pihak berkepentingan. Sejumlah persoalan yang menjadikan kerawanan Pemilu 2019 telah dikaji oleh Komite Demokrasi (KoDe) Bali. Setidaknya tercatat ada sebelas potensi kerawanan pada menjelang, saat, hingga pascapemungutan suara. ‘’Kami telah melakukan kajian berdasarkan UU No. 7 Tahun 2017 dan PKPU bahwa terdapat titiktitik rawan yang berpotensi menjadi persoalan pada Pemilu 2019 ini,’’ kata Ketua KoDe Bali Gede Suardana, Minggu (14/4) kemarin. Rendahnya kualitas dan stamina anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) sebagai ujung tombak pemungutan dan penghitungan suara menjadi

persoalan yang disorot. ‘’KoDe mengkhawatirkan kualitas KPPS tidak baik dan merata karena dari tujuh anggota KPPS hanya empat orang yang mendapatkan bimbingan teknis pungut hitung. Stamina KPPS juga perlu diperhatikan agar tahan dan kuat melaksanakan pungut hitung yang berpotensi berlangsung 24 jam,’’ kata Suardana. Penghitungan suara yang lama, diakibatkan oleh sistem yang sangat rumit. ‘’Teknis pemungutan dan penghitungan sangat rumit karena instrumen yang sangat banyak. KPPS mesti dilatih dengan benarbenar baik dan utuh, sehingga semua pemilih yang memenuhi syarat dapat menggunakna hak pilih dan KPPS tidak salah membuat instrumen penghitungan,’’ kata Sekretaris KoDe Bali Made Kariada menam-

bahkan. Penghitungan hingga pengisian C1 plano akan semakin rawan karena kemungkinan akan selesai pada tengah malam. ‘’Ini adalah waktu yang berpotensi terjadi kecurangan semakin besar terjadi akibat semakin lengahnya pengawasan oleh pengawas TPS atau warga. Sangat berpotensi terjadi pencurian atau pengurangan perolehan suara peserta pemilu. Bahkan akan ada para saksi yang tidak mengambil salinan sertifikat karena meninggalkan TPS lebih awal,’’ kata Kariada. Dampak lain dari rumitnya sistem adalah terjadinya kesalahan proses pemungutan dan penghitungan suara oleh KPPS. Kesalahan bisa terjadi mulai dari pemungutan, penghitungan suara sah atau tidak sah, pengisian hasil suara di formulir C1 plano, hingga pengisian

Perubahan Pola Kampanye

sertifikat hasil perolehan suara. Pelanggaran dan ketidatepatan penghitungan suara yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu di tingkat KPPS akan mengakibatkan terjadinya pemungutan suara ulang (PSU). ‘’PSU akan membuat suasana di masyarakat menjadi tidak aman dan nyaman,’’ kata Kariada. Selain itu, jika terjadi PSU, petugas KPPS harus bekerja dua kali tanpa diberikan honor. Kerawanan pascapemungutan dan penghitungan suara adalah perselisihan hasil pemilu di Makamah Konstitusi (MK). Perselisihan hasil pemilu di MK merupakan jalur yang tepat dalam pemilu. ‘’Jika terjadi gugatan PHP di MK, KPU harus siap dengan segala data yang diperoleh selama proses pemilu. Jangan sampai penyelenggara kalah berperkara di MK karena tidak memiliki alat bukti yang lengkap selama proses tahapan. untuk itu, KPU mesti tertib administrasi sejak dini, sehingga siap menghadapi gugatan di MK,’’ kata Kariada. Dari seluruh potensi per-

soalan tersebut, KoDe Bali berharap KPU, Bawaslu, dan peserta pemilu di Bali untuk mengikuti seluruh tahapan pemilu sesuai peraturan perundang-undangan. ‘’Menjaga suasana kondusif Bali lebih penting dari sekadar keinginan untuk menang jika dengan menghalalkan dan melakukan kecurangan. Kami sangat yakin, dengan kemampuan dan pengalamannya memahami teknis dan regulasi, KPU dan Bawaslu beserta jajarannya telah siap menyukseskan Pemilu 2019,’’ kata Suardana yang juga mantan jurnalis ini. (ata)

The ONE Legian & Hotel Vila Lumbung

Minim Pengerahan Massa, Program ’’Beach Clean Up Day & Cleaning Blitz’’ Langsung ke Komunitas Dukungan untuk Lingkungan Sehat Denpasar (Bali Post) Masa kampanye pemilu telah berakhir. Terdapat perubahan pola kampanye terutama terkait pemilu legislatif (pileg). Pada masa kampanye sebelumnya, mobilisasi massa menjadi pola kampanye yang banyak dipilih. Kini, pola yang lebih umum dilakukan para caleg adalah langsung masuk ke komunitas warga. ‘’Ada perubahan pola kampanye terutama paling jelas perubahannya adalah kampanye pileg yang dulunya masih menekankan pada kampanye dengan memobilisasi massa, kini berubah dengan semakin intensifnya kampanye pada ruang-ruang komunitas keseharian dari warga masyarakat seperti lingkungan perumahan, banjar, pangempon dan panyungsung pura, subak, klan, dan kelompok-kelompok yang memiliki minat yang sama

(sekaa), atau kelompok-kelompok yang memiliki interaksi yang intensif dalam kehidupan sehari-hari,’’ kata Anom Wiranata, akademisi FISIP Unud, Minggu (14/4) kemarin. Menurut Anom, perubahan ini terjadi berdasarkan sejumlah pertimbangan. Pertama, sistem proporsional terbuka sehingga kandidat lebih termotivasi untuk mengajak pemilih mencoblos dirinya dibandingkan mencoblos partainya. Sementara kampanye terbuka, biaya yang mahal akan sia-sia karena yang akan dicoblos partainya. Kedua, alasan efektivitas. Dengan menghitung biaya dan perolehan manfaat, kampanye terbuka untuk caleg berbiaya tinggi, sedangkan manfaat suaranya belum jelas. ‘’Mereka yang datang pada kampanye terbuka cenderung adalah pemilih pasti. Jadi untuk apa

mengumpulkan orang yang sudah pasti akan memilih kandidat/partai tertentu?’’ kata Anom. Saat ini, lanjut Anom, kampanye terbuka hanya efektif untuk pilpres. Mereka yang datang saat kampanye terbuka pilpres adalah orang-orang yang memang bertujuan untuk mengekspresikan ideologisnya. Mereka mendapatkan kesenangan psikologis ketika berkumpul dengan orangorang yang memiliki ideologi yang sama. Selain itu, bagi tim kampanye jumlah orang yang datang saat kampanye terbuka pilres menjadi instrumen untuk menunjukkan kepada khalayak luas bahwa calon mereka yang mendapat dukungan luas dari masyarakat yang dicirikan dengan membeludaknya massa saat menghadiri kampanye terbuka pilpres. (kmb14)

Bali

Wonderful Indonesia

Hotel, Villa dan Restoran

KEPEDULIAN terhadap lingkungan semakin penting dan menjadi prioritas utama banyak pihak. Hal ini ditindaklanjuti serius oleh The ONE Legian & Hotel Vila Lumbung yang mendukung Pergub Bali No. 97 Tahun 2018 dengan menggelar program Beach Clean Up Day & Cleaning Blitz. Dis-

empurnakan pada bulan Maret lalu, kini secara rutin The ONE Legian & Hotel VilaLumbung melakukan serangkaian kegiatan pembersihan di area hotel, sekitar hotel dan pantai. Diikuti oleh seluruh staf kedua hotel, mereka antusias membersihkan area parkir, taman hingga sampah-sampah kecil yang berada di sekitaran hotel. ‘’Cleaning blitz ini bertujuan meningkatkan kebersihan area hotel untuk menambah

kenyamanan bagi tamu dan karyawan. Kami menyiapkan seluruh alat kebersihan yang dibutuhkan,’’ kata General Manager The ONE Legian & Advisor Hotel Vila Lumbung, Eka Pertama. Pembersihan pantai juga dilakukan mengingat pantai menjadi salah satu daya tarik Bali, namun justru memiliki jumlah sampah yang tidak sedikit, terutama sampah plastik. Melalui kegiatan ini, semua limbah dibuang dari area pantai. The ONE Legian & Hotel Vila Lumbung juga mendukung

gerakan non-plastik dengan menggunakan karung goni dan berkolaborasi bersama penjaga pantai mengampanyekan buang sampah pada tempatnya. The ONE Legian & Hotel Vila Lumbung berkomitmen agar bisa memberikan lingkungan yang sehat dan berupaya mencegah beberapa masalah pembuangan sampah. Kegiatan ini akan berlanjut sebagai kampanye sepanjang tahun sebagai tanggung jawab terhadap gerakan WWF Signing Blu & konsep Tri Hita Karana. ‘’Ini adalah prakarsa yang sangat baik untuk membersihkan lingkungan kita. Kami ingin hidup di lingkungan yang bersih dan menyenangkan, tetapi untuk melakukan ini kita semua harus memainkan peran kita. Sebagai general manager, saya ingin mendorong tim saya untuk menjadi panutan bagi orang lain untuk meningkatkan lingkungan mereka,’’ tambah Eka Pertama. (ad624)

Sandal Endek, Ikon Baru Alas Kaki Asal Bali Ukm TREN alas kaki seolah tidak ada matinya. Setiap saat ada saja model–model terbaru alas kaki, baik sandal maupun sepatu. Namun, diperlukan kreativitas dan inovasi dari pengusaha untuk membuat desain terbaru dari alas kaki agar dapat diterima pasar. Terlebih lagi saat ini pemain di produk alas kaki jumlahnya demikian banyak dan beragam. Seorang pengusaha sandal, Komang Bagas Widiantara (21) asal Petang, Badung, membuat sandal kreasi dari perca kain endek. Pengusaha muda ini tidak kehabisan ide untuk

menciptakan sebuah produk. Di tengah banyaknya berkembang desain model sandal, ia memasukkan ciri khas Bali dalam kreasi sandalnya, yaitu menambahkan aksen endek. Desain sandalnya mulai dari flat hingga wedges. Ada juga model slop, hell, flatbed dan beberapa sandal motif pria. Endek dipilih sebagai ciri khas dari alas kakinya lantaran ia melihat kain endek yang tidak terpakai setelah dipotong menjadi pakaian, terbuang percuma. ‘’Apalagi endek itu hasil jerih payah penenun endek. Sayang banget kalau sampai terbuang,’’ tukasnya. Hasil potongan kain endek itu disulapnya menjadi slop sandal atau alas dari sandal. Yang jelas setiap alas kakinya mengandung aksen endek. Di awal memulai usaha tahun 2017, ia dalam kondisi gelisah. Saat itu ia masih berstatus ma-

hasiswa di sebuah perguruan tinggi negeri di Bali. Putar otak membayar uang kuliah, tercetuslah ide untuk membuat sandal. Dari sisi pemasaran, banyak cara ia lakukan. Selain memaksimalkan penjualan melalui dunia online, ia juga mengikuti berbagai pameran. Setidaknya, dari pameran tersebut, sandal dengan brand Radjas Style miliknya mulai dikenal. Ternyata pasar online tak

bisa dipandang sebelah mata. Kontribusinya sangat besar dalam penjualannya saat ini. Sosial media digarap untuk memperkenalkan produknya. Tak ketinggalan marketplace ternama juga digarap. Tagline-nya ‘’Cintai Produk Lokal’’. Tagline ini dipilih bukan tanpa alasan. ‘’Karena banyak sekali sepatu dan sandal impor yang justru lebih digemari anak muda. Bukan karena desain atau harganya, tapi karena brandnya,’’ ungkapnya. Konsumsi masyarakat akan produk ber-branding juga tak kalah gilanya. Maka dari itu, ia ingin membangun brand-nya sendiri dengan ikon produk lokal Bali. (may)

Bangun ’’Networking’’

ERA milenial memudahkan orang untuk berbisnis. Jika dulu orang mau berwirausaha harus dekat dengan pasar. Namun sekarang, tak perlu dekat dengan pasar pun orang bisa mengakses pasar, karena adanya teknologi digital. Meski demikian, mengandalkan teknologi saja tidak cukup untuk pengembangan bisnis. Menurut Bagas Widiantara, founder sekaligus owner Radjas Style, dalam berwirausaha sangat penting membangun relasi dan networking. ‘’Karena teknologi juga ada kelemahannya,’’ tandas Bagas Widiantara. Maka dari itu, ia membangun networking dan berkomunitas untuk mendapatkan update informasi serta melihat peluang pasar yang baru. Berbekal networking ini pula, di awal memulai usaha ia dengan cepat menemukan perajin sandal yang bisa berkolaborasi, memvisualisasikan desain– desainnya. Tak lupa juga, harga menjadi pertimbangannya

untuk berkolaborasi. Pertimbangan ini dilakukan, pasalnya dalam persaingan yang sangat ketat, harga menjadi pertimbangan nomor satu konsumen dalam memilih barang. Menurutnya, efisiensi dalam berwirausaha sangat penting. ‘’Karena banyak pengusaha sejenis yang bisa menawarkan harga lebih murah namun kualitas tetap oke. Makanya saya hunting mencari perajin untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau,’’ tuturnya. Dari networking ini pula banyak memberinya masukan terkait desain, bahan baku dan pemasaran, salah satunya terkait informasi pameran. Dari pameran– pameran tersebut sekaligus juga membangun networking dengan pengusaha lain. Karena model berwirausaha di era milenial adalah networking yang kuat. Ia juga tergabung dalam berbagai komunitas wirausaha untuk mendapatkan update informasi dan tentunya networking. (may)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Senin 15 April 2019 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu