Bali Post
balipost http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Komisi VII DPR-RI Ngotot Hidupkan Geothermal Bedugul Denpasar (Bali Post) Bali sejatinya sudah sejak lama menolak proyek geothermal di Bedugul. Tak hanya sekarang, saat Bali dipimpin Gubernur Mangku Pastika maupun Gubernur Dewa Baratha, proyek tersebut sudah ditolak. Namun, pemerintah pusat rupanya masih belum menyerah untuk menghidupkan lagi geothermal. Kali ini lewat Komisi VII DPR-RI dengan dalih Bali akan menghadapi persoalan besar yakni defisit energi pada 2024 jika tidak ada pembangkit baru. ‘’Disampaikan oleh PLN tadi tentu menganalisis pertumbuhan kebutuhan listrik di Bali yang cukup besar, tetapi pasokannya terbatas,’’ ujar Ketua Komisi VII DPR-RI Gus Irawan Pasaribu saat melakukan kunjungan kerja ke Pemprov Bali, Kamis (14/2) kemarin. Rombongan Komisi VII awalnya diterima langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster di Ruang Rapat Gabungan DPRD Bali. Namun di pertengahan acara, Gubernur harus menghadiri acara lain sehingga digantikan oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati didampingi Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra. Kendati sudah ada interkoneksi Jawa-Bali, Gus Irawan menyebut pasokan listriknya masih terbatas di 350 MW. Solusi yang disiapkan PLN pun masih bersifat jangka pendek seperti mobile power plant dan marine power plant. Sementara untuk mewujudkan geothermal, terkendala masalah budaya.
Padahal, menurutnya, suatu proyek besar secara umum pasti memunculkan pro dan kontra. ‘’Sama juga di kampung saya sudah produksi 330 MW. Itu pun ada penolakan, pasti, sampai sekarang pun masih ada orang yang merasa tidak puas,’’ kata politisi Gerindra Dapil Sumatera Utara 2 ini. Gus Irawan juga menyebut Bali tidak memiliki banyak alternatif energi baru terbarukan. Menolak geothermal bahkan disebut menyia-nyiakan rahmat Tuhan. Namun pihaknya tidak memaparkan secara detail mengenai hasil kajian terkait geothermal, terutama dari aspek lingkungan. Gus Irawan hanya menyebut geothermal tidak merusak hutan, tetapi sebaliknya memberi kewajiban bagi korporasi untuk merawat hutan. ‘’Kalau soal kajian secara ekonomis sudah pasti banyak untungnya. Memanfaatkan sesuatu yang hari ini tidak bermanfaat apaapa menjadi bermanfaat, dan Bali sangat butuh,’’ imbuhnya. (kmb32)
Gempa Guncang Papua, Malang dan Banten Jakarta (Bali Post) – Gempa bumi mengguncang beberapa wilayah di Indonesia, Kamis (14/2) dini hari. Malang diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,0. Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Twitter @infoBMKG mengungkap titik gempa terjadi pada 123 kilometer di barat daya Kabupaten Malang. Kedalaman gempa yang terjadi pada pukul 02:58 WIB yakni pada 10 km. Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,2 mengguncang Pandeglang, Banten pada Kamis kemarin pukul 06.41 WIB, namun tidak berpotensi tsunami. Informasi dari Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Rahmat Triyono yang diterima di Jakarta mengatakan, gempa tersebut memiliki bermagnitudo 5,0. Gempa yang terjadi di wilayah Samudera Hindia selatan Jawa, tepatnya pada koordinat 7,07 LS dan 105,64 BT atau berlokasi di laut pada jarak 84 kilometer arah selatan Kota Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten pada kedalaman 56 kilometer. ‘’Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia,’’ katanya. Dampak gempa bumi berdasarkan informasi dari masyarakat, dirasakan antara lain di daerah Malingping, Cijaku, Panggarangan, Bayah, Ciptagelar, dan Wanasalam III MMI, sedangkan daerah Pelabuhan Ratu dirasakan II MMI. Gempa bumi juga dirasakan di Papua. Gempa berkekuatan 4,8 skala Richter, Kamis (14/2) pagi sekitar pukul 03.38 WIT melanda wilayah Kabupaten Sarmi dan daerah sekitarnya di Provinsi Papua. Data dari BMKG Wilayah V Jayapura, Kamis kemarin mengungkapkan, gempa teknonik yang terjadi pada koordinat 1.93 LS 138.52 BT, tepatnya di darat pada 26 km barat daya Sarmi, dengan kedalaman 22 km. Gempa tersebut dirasakan I-11 MMI dan tidak berpotensi tsunami, karena dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa ini merupakan gempa bumi dangkal yang terjadi pada Region Lanjur Anjak Mamberamo. Kapolres Sarmi AKBP Paul Izak menyatakan belum ada laporan tentang dampak yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. ‘’Biasanya bila gempa di atas 5 SR yang kami khawatirkan,’’ kata AKBP Paul. (ant)
Halaman 10
Tahun 1997/1998 Pertamina mengadakan kontrak kerja dengan PT Bali Energy Ltd (BEL) untuk melakukan eksplorasi di hutan lindung seluas total 82,672 hektar di wilayah Tabanan dan Buleleng. SK Badan Planologi nomor 519/VII-KP/2004 tertanggal 10 Agustus 2005, ada persetujuan perpanjangan dan tambahan izin baru seluas 53,88 hektar. Seminggu setelah SK Badan Planologi itu keluar, melalui surat nomor 523.33/1089/Dishut Bali meminta agar Menteri Kehutanan mencabut/membatalkan SK Badan Planologi dan hanya memberikan perpanjangan izin pada lahan yang sudah ada. 12 Agustus 2005 Gubernur Bali Dewa Made Beratha menolak perluasan areal untuk proyek tersebut. Gubernur Bali telah menyurati Badan Planologi menyusul keluarnya SK Badan Planologi tanpa dilengkapi rekomendasi Gubernur Bali. 24 Mei 2006 Melalui sidang cukup panjang akhirnya Pansus Kinerja Gubernur berhasil membentuk Tim Gabungan Penolakan Proyek Geothermal. Bupati Buleleng Drs. Putu Bagiada, M.M. menolak tegas proyek geothermal yang memunculkan reaksi negatif dari masyarakat. Terutama dari masyarakat Desa Wanagiri Kecamatan Sukasada yang mengeluhkan terciumnya bau belerang di kawasan tersebut yang ditengarai akibat proyek geothermal.
pembangunan itu sendiri. Itu sebabnya, pembangkit listrik di Celukan Bawang yang sudah beroperasi dengan bahan bakar batu bara agar diganti dengan gas. Kalaupun tidak bisa diganti, paling tidak dilakukan perbaikan agar lebih sehat dan tidak terlalu tinggi polusinya. Untuk rencana pembangkit baru, harus memakai bahan bakar gas atau akan dicabut izinnya. Hal sama berlaku pula pada pembangkit lain seperti di Pesanggaran dan Gilimanuk. Selain itu, mendorong pembangkit listrik dengan energi baru terbarukan seperti tenaga surya dan air. ‘’Sejalan dengan energi baru terbarukan, kami juga ancangancang regulasi baru penggunaan sepeda motor listrik. Kami menunggu perpres-nya selesai untuk ditindaklanjuti dengan perda supaya di Bali menggunakan kendaraan bermotor ramah lingkungan,’’ tandasnya. Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati dengan tegas menyatakan Bali tidak akan mengorbankan alam dan budaya dengan menghidupkan lagi geothermal. Hal. 15 Kekuatan Pariwisata
Wayan Koster
Cok Ace
Sutopo BNPB Minta Ibu Ani Tetap Semangat Jakarta (Bali Post) – Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho yang merupakan penyintas kanker paru stadium 4B meminta Kristiani Herawati, istri mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang akrab disapa Ani Yudhoyono, tetap semangat meskipun divonis mengidap kanker darah. ‘’Yang penting Ibu Ani tetap semangat, ikhlas menerima ujian sakit kanker darah ini, terus berdoa dan ikhtiar, serta selalu bersyukur kepada Allah SWT karena masih banyak kenikmatan dan kesehatan tubuh lain yang Allah limpahkan kepada Ibu Ani,’’ kata Sutopo secara tertulis yang diterima
di Jakarta, Kamis (14/2) kemarin. Sutopo mengatakan dia sedang menjalani kemoterapi kedelapan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto Jakarta dan sengaja mengirim doa untuk kesembuhan Ani Yudhoyono yang sedang dirawat di Rumah Sakit Universitas Nasional Singapura. Menurut Sutopo, meskipun bukan siapa-siapa bagi Ani Yudhoyono, sebagai penyintas kanker dia memahami bagaimana sakit lahiriah dan batiniah ketika dokter memvonis kanker. ‘’Rasa shock, bingung dan sedih pasti memenuhi benak kita. Mengapa saya? Itu pertanyaan yang selalu muncul di awal,’’ tuturnya. Hal. 15 Ujian Berat
Bali Post/ant
Bali Post/ ist
DIRAWAT - Ibu Ani Yudhoyono didampingi keluarga saat dirawat di rumah sakit di Singapura.
JAWA TIMUR - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri) bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak (tengah) dan istrinya Arumi Bacshin menyapa warga ketika diarak menuju Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (14/2) kemarin. Kegiatan tersebut dalam rangka penyambutan Khofifah dan Emil setelah dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024.
TKN Janji Lebih Menarik, BPN akan Buat Diskusi
MUDP Bali menilai positif rencana pembentukan Lembaga Otoritas Perekonomian Adat (LOKA) Bali dalam Ranperda tentang Desa Adat. Terlebih lembaga perekonomian di desa pakraman/adat saat ini tidak hanya LPD saja. Namun ada pula BUPDA (lembaga usaha milik desa adat - red), kekayaan desa adat berupa tanah, pura, serta termasuk di dalamnya kekayaan berupa adat istiadat dan budaya. Ini adalah domainnya desa pakraman.
Kabupaten Jembrana telah menunjukkan perkembangan yang terus meningkat, namun pemerintah dan masyarakat Bumi Makepung ini masih harus terus bekerja keras agar menjadi kabupaten yang lebih maju. Upaya mendorong kemajuan dapat dilakukan, salah satunya dengan menggagas keberadaan perguruan tinggi negeri (PTN) di Jembrana.
Diawali keluarnya surat keputusan bersama tiga menteri -- Pertambangan, Pertanian dan Kehutanan -- nomor 986K/05/M.PE/1989. Selanjutnya SK Direktur Geologi dan Sumber Daya Mineral nomor 068K/011/DDJG/1996 11 Oktober 1996 yang memberikan pengeboran di bawah tanah sampai kedalaman 250 meter dengan penyadapan aquifer mulai kedalaman 160-240 meter.
USULAN untuk menghidupkan geothermal Bedugul ditanggapi Gubernur Bali Wayan Koster dan Wagub Cok Ace. Keduanya sepakat untuk tidak mengorbankan alam dan budaya Bali dan mencari alternatif lain sebagai pembangkit untuk memenuhi kebutuhan listrik di Bali. Sebelum meninggalkan tempat karena ada acara lain, Gubernur Koster sempat menyampaikan kepada Komisi VII DPRRI bahwa Bali hanya memiliki kekayaan berupa adat istiadat, tradisi, seni, dan budaya. Inilah aset utama Bali yang mendatangkan kesejahteraan lewat pariwisata. Itu sebabnya sejak dilantik menjadi gubernur, ia ingin menjaga keharmonisan alam Bali beserta isinya dengan budaya sebagai haluan sesuai visi yang diusung. ‘’Di Bali, kami sedang menyiapkan regulasi berupa perda dan pergub untuk melakukan konservasi alam yaitu pantai, laut, danau, sungai dan sumber mata air lainnya agar tidak tercemar dan tidak diberdayakan secara berlebihan,’’ ujarnya. Terkait energi, lanjut Koster, harus berorientasi pada energi yang menjaga lingkungan alam dan menjamin keberlanjutan
Jelang Debat Capres
MUDP Sebut LOKA untuk Kepentingan Desa Adat
Halaman 2 Gagas PTN di Jembrana
Perjalanan Proyek Geothermal
Koster dan Cok Ace Sepakat Takkan Korbankan Alam
Parkir Berbasis IT di Pasar Badung Pasar Badung dipastikan soft opening pada 24 Februari mendatang. Sejumlah persiapan sudah dilakukan instansi terkait. Tidak terkecuali PD Parkir. Lembaga yang mengurus perparkiran ini akan menerapkan sistem parkir dengan basis informasi teknologi (IT).
Halaman 15
DEBAT calon presiden akan dilangsungkan Minggu, 17 Februari. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan, dalam debat kandidat calon presiden dalam putaran kedua ada perbedaan dengan debat putaran pertama. Debat kandidat putaran kedua ini dilakukan calon presidennya saja, artinya antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Erick Thohir, mengatakan kubunya terus mematangkan persiapan untuk
debat capres kedua, 17 Februari 2019, dan menjanjikan debat itu akan lebih menarik. ‘’Pak Jokowi sudah mempersiapkan tim sendiri, ya sudah diskusi dan saya rasa sangat menarik, apalagi ini isu yang sedang ditunggutunggu,’’ kata Erick Thohir, Rabu (13/2). Debat kedua yang menampilkan Jokowi dan Prabowo Subianto akan membahas tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup. Isu ekonomi, menurutnya, menarik karena salah satunya
yang mungkin dibahas adalah lapangan pekerjaan serta sumber daya alam. Saran untuk capres nomor urut 02 dalam debat, kata Erick, agar fokus dan tidak melebar ke isu lain karena visi dan misi soal ekonomi dan lingkungan hidup sudah ditunggu-tunggu masyarakat. Sementara itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi akan membuat satu sesi diskusi dan lokakarya untuk mendengarkan masukan dari anggota komisi di DPR yang relevan. Misalnya untuk sek-
tor energi dan sumber daya alam akan mendengarkan masukan anggota Komisi VII DPR, infrastruktur dari Komisi V DPR, dan sektor pangan di Komisi IV DPR. Tujuan meminta masukan anggota DPR dari fraksi partai pengusung adalah anggota DPR dinilai tahu situasi di sektor masingmasing, sehingga memahami tantangan dan kendalanya selama ini. Secara terpisah, Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie menyarankan
kedua calon fokus mengungkapkan ide dan tidak saling menyerang pribadi. Menurut Jimly, para capres sebaiknya tidak terlalu keras dalam memperdebatkan ide dan menjauhi upaya saling menjatuhkan karena dikhawatirkan pendukung masing-masing makin memanas. Selama beberapa bulan masa kampanye, dinilainya para pendukung dan sukarelawan telah memanas dan saling melontarkan serangan-serangan kepada satu sama lain untuk menjatuhkan. (ant)
DENPASAR
2 FIGUR
Masuk Pasar Dunia
A.A. Ngurah Alit Wiraputra DI ERA digital, UMKM dituntut go digital. Tidak hanya go digital, UMKM juga harus mampu menembus market digital dunia. Maka dari itu, perlu fasilitator yang bisa menghubungkan UMKM Bali khususnya dengan pasar digital di luar negeri. Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra menegaskan hal itu, Kamis (14/2) kemarin. Ia menegaskan, UMKM saat ini harus bisa menguasai IT karena sangat penting di era digital. ‘’Di era industri 4.0, generasi muda harus menguasai IT untuk memasarkan produk. Generasi muda memang sudah menguasai, tapi bagaimana bisa masuk ke pasar internasional. Maka perlu pelatihan dan pendidikan ke UMKM khususnya wirausaha muda agar
bisa go digital dan masuk pasar digital dunia,’’ tegasnya. Menurut caleg DPR-RI Dapil Bali dari Partai Gerindra ini, Indonesia merupakan pengguna internet terbesar kelima di dunia, yaitu sekitar 35 juta pengguna internet di Indonesia. Ia berharap pengguna internet yang besar ini bisa ditangkap sebagai peluang market. ‘’Jangan sampai pengguna yang terbesar ini hanya sebagai pasar dari perkembangan IT ini. Kita harus rebut peluang di bidang e-commerce, digital ini untuk kepentingan pemasaran dan penjualan produk,’’ tegasnya. Dengan menguasai pasar digital tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia, katanya, maka UMKM Bali khususnya dapat tumbuh menjadi besar dan naik kelas. ‘’Peluang digital marketing ini cukup besar. Karena pengguna internet di Indonesia 35 juta, sehingga satu kali blast, jutaan orang bisa melihat. Di Indonesia saja besar, belum termasuk di luar negeri,’’ pungkasnya. Hanya yang perlu diperhatikan UMKM adalah kualitas produk harus sesuai dengan spesifikasi yang ditulis atau di-upload di e-commerce atau website. Karena kualitas produk akan memengaruhi kesinambungan customer ke depannya. ‘’Kalau produk kita tidak sesuai dengan harapan pembeli, kemasannya bagus tapi produknya kurang, itu bisa memengaruhi image kita. Maka harus berkualitas sesuai dengan spesifikasi yang di-upload,’’ tandasnya. Ia tak khawatir produk Bali akan mudah ditiru dengan adanya digital marketing ini, karena produk asal Bali memiliki ciri khas. ‘’Saya pikir kalau produk kita memiliki spesifikasi dan karakter sendiri. Jadi, enggak usah takut ketika diadopsi negara lain, tidak akan sama,’’ ujarnya. (may)
Hargai Adat dan Tradisi
Gubernur Beri Contoh kepada Dunia Denpasar (Bali Post) Niat Gubernur Bali Wayan Koster untuk menjaga keharmonisan dan kesucian alam Bali beserta isinya melalui visi ‘‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ mendapat apresiasi positif dari salah satu universitas Hindu yang ada di Amerika Serikat. Apresiasi ini disampaikan saat Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Panitia Konferensi Internasional tentang Penguatan Weda yang berasal dari IHDN dan Maharishi University of Management (MUM) di ruang kerjanya, Rabu (13/2) sore. Perwakilan MUM Dr. Bevan Morris mengatakan, pentingnya menghidupkan kembali budaya lokal, bahasa dan segala aspek tentang Bali.
“Gubernur Bali telah memberi contoh kepada dunia dengan menghargai adat dan tradisinya. Ketika bahasa dan tradisi lokal hidup akan ada kebahagiaan, kemajuan, ekonomi yang lebih baik dan kedamaian di masyarakat. Jadi, ini inisiatif yang sangat bagus. Saya sangat mengapresiasinya,” kata mantan Rektor MUM ini. Bukan hanya Bevan, perwakilan MUM lain yang akan menjadi narasumber dan mengikuti konferensi internasional di Bali juga menunjukkan apresiasi terhadap visi dan program Gubernur Bali Wayan Koster. Di antaranya ada Graeme Lodge, Adam Delfiner dan Ruben Sanchez, pelatih olahraga berbasis Weda.
AUDIENSI - Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Panitia Konferensi Internasional tentang Penguatan Weda yang berasal dari IHDN dan Maharishi University of Management (MUM) di ruang kerjanya, Rabu (13/2).
Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster menjelaskan kepada para praktisi Weda ini tentang visinya membangun Bali yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali. “Sejak terpilih menjadi Gubernur Bali, saya melaksanakan program yang dilandasi visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, menjaga keharmonisan dan kesucian alam Bali beserta isinya,” kata Koster. Menurutnya, sektor pariwisata yang selama ini menjadi andalan Bali memiliki dampak-dampak kerusakan yang harus di-recovery baik secara sekala maupun niskala. Untuk menambah khazanah pengetahuan, Maharishi University memberikan cenderamata buku yang berisikan hubungan antara alam semesta dan manusia menurut Weda secara ilmiah. Buku ini sebelumnya diberikan kepada pemimpin dunia, seperti Perdana Menteri India dan mantan PM Jepang. MUM sendiri telah memberikan pelatihan meditasi ke 45 sekolah di Bali, dan Gubernur Bali menyambut baik rencana MUM memberikan beasiswa S-1 untuk lima anak muda Bali. Hadir dalam pertemuan ini Wakil Rektor I IHDN I Made Surada, Wakil Rektor II IHDN I Nengah Lestawi dan Kepala Biro Kesra Provinsi Bali A.A. Gede Geriya. (r)
Jumat Umanis, 15 Februari 2019
PT BIBU Tetap Tunggu Penlok dari Menhub Tak Mau Dituding Main-main WALAU Pemprov Bali telah menetapkan rencana pembangunan Bandara Buleleng di daratan Kubutambahan, PT Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) tetap menunggu izin penetapan lokasi (penlok) dari pusat, dalam hal ini Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Menghindari kesan main-main, Direksi PT BIBU secara khusus mendatangi Sekretariat Bali Post, Kamis (14/2) kemarin, untuk mengklarifikasi isu miring yang menuding PT BIBU tak mampu menggarap megaproyek ini. Presiden Direktur (Presdir) PT BIBU Made Mangku didampingi Direktur Tulus Pranowo dan President Commisioner Iwan Erwanto mengatakan bahwa secara administrasi dan legalitas, semua persyaratan untuk mendirikan bandara internasional telah dikantongi PT BIBU. Syarat tersebut di antaranya rekomendasi dari Pemkab Buleleng, Provinsi Bali maupun peraturan-peraturan menteri. Salah satu contohnya, pendirian bandara itu tidak berada di daerah konservasi, hutan lindung, situs sejarah maupun pantai berkarang. Sesuai ketentutan terbaru, penetapan penlok bandara baru saat ini memang harus dilakukan Menhub. Mangku menambahkan, bandara ini rencananya dibangun di laut lepas, di wilayah Kecamatan Kubutambahan. Terkait rencana itu, PT BIBU pun telah menggelar sosialisasi yang melibatkan tokoh masyarakat di wilayah Kecamatan Kubut-
ambahan. Dalam sosialisasi itu, ditegaskan bahwa pembangunan bandara di Buleleng ini tidak akan memanfaatkan lahan permukiman warga, termasuk merugikan mata pencaharian nelayan setempat. Pembangunannya ditujukan ke laut lepas, mengingat di wilayah itu terdapat 33 pura dan 22 situs penting yang tidak mungkin dihilangkan. Dengan demikian, kecil kemungkinan pembangunan bandara itu dilakukan di darat. Terlebih di sana juga ada jalan niskala yang sangat dihormati dan dijaga masyarakat setempat. ‘’Jalan niskala itu menghubungkan Bulian dengan Kubutambahan atau Pura Dalem Pingit menuju Pura Penegil Dharma,’’ tegas Mangku. PT BIBU bertambah semangat membangun, mengingat Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah bersurat ke Menhub Budi Karya Sumadi dengan Nomor B-1033/M. Setneg/D-1/HK.04.02/11/2017 yang ditandatangani Sesneg Moh. Pratikno. Pada intinya Presiden Jokowi telah menyetujui pembangunan bandara itu di wilayah laut/ pantai Kubutambahan. ‘’Jika Presiden sudah memberikan kepastian, maka kami berharap penlok segera turun supaya tidak menggantung. Bandara ini sudah ditunggutunggu masyarakat luas,’’ tegas Mangku. Bahkan, menurutnya, pihak investor telah menyiapkan dana 837 juta dolar AS untuk rencana pembangunannya. Dengan demikian, proyek ini sejatinya sudah bisa jalan, kalau saja Menhub mau men-
KLARIFIKASI - Presiden Direktur (Presdir) PT BIBU Made Mangku didampingi President Commisioner Iwan Erwanto saat mendatangi Sekretariat Bali Post untuk menglarifikasi isu miring yang menuding PT BIBU tak mampu menggarap megaproyek Bandara Buleleng. jalankan perintah Presiden, karena PT BIBU telah siap segalanya. Mangku juga mengklarifikasi bahwa rencana pembangunan bandara ini tak sepenuhnya di laut. Untuk runway dan terminalnya saja memang di laut, sedangkan aerocity dan power plan-nya ada di darat. Mengenai kebutuhan lahan yang diperlukan yakni seluas 2.500 hektar. Dari luas itu, 150 hektar rencananya untuk power plan, 600 hektar untuk aerocity dan 1.400 hektar untuk runway dan terminal. Runway sepanjang dan selebar ini rencananya didarati pesawat berbadan lebar sejenis A-380, penerbangan Bali-Los Angeles, AS. President Commisioner PT BIBU Iwan Erwanto mengisyaratkan, ketika Presiden Jokowi telah memerintahkan Menhub menetapkan penlok
tahun lalu, maka seharusnya perintah itu dijalankan, bukan malah diulur-ulur. ‘’Kami bertanya-tanya kenapa tidak dieksekusi? Itulah akhirnya menjadi proses panjang akibat tertundanya Menhub menjalankan instruksi Presiden,’’ tandasnya. Pihaknya juga mempertanyakan bahwa dari berbagai pembahasan yang dilakukan Pemprov Bali selama ini PT BIBU tak pernah diikutsertakan. Padahal, keterlibatan BIBU juga penting, mengingat izin-izin yang dikantonginya berlaku surut walau sekarang ada pemerintahan baru. ‘’Kami sudah berkirim surat ke Gubernur untuk audiensi, tapi mungkin beliau sibuk, sehingga belum sempat menerima kami. Jika kami bisa diterima, maka kami akan senang sekali,’’ tandas Iwan. (kmb)
Rai Mantra Silaturahmi ke Kejati Bali
Pererat Hubungan Kerja Sama Berikan Pelayanan Maksimal bagi Masyarakat GUNA mempererat jalinan kerja sama antara Pemerintah Kota Denpasar dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali yang sudah terjalin baik selama ini, Wali Kota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra melaksanakan silaturahmi ke Kantor Kejati Bali yang diterima langsung Kepala Kejati (Kajati) Bali Dr. Amir Yanto, Kamis (14/2) kemarin. Wali Kota Rai Mantra yang pada kesempatan itu didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Kota Denpasar I Made Toya, dan kepala OPD terkait di lingkungan Pemkot Denpasar mengatakan, kedatangannya bersama rombongan untuk bersilaturahmi dan menjalin kerja sama yang selama ini telah terbangun, agar kerja sama antara Pemkot dan Kejati semakin
BERSAMA - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara saat berfoto bersama dengan Kajati Bali Dr. Amir Yanto, Kamis (14/2) kemarin. erat lagi ke depannya. Di mana jalinan kerja sama di dalam bidang pemerintahan bisa selalu terjaga dan saling bersinergi antara satu dengan yang lainnya. “Se-
lama ini Kejati Bali sangat membantu kami di Pemkot dalam bidang hukum pemerintahan. Saya sangat berterimakasih kepada Kejati Bali karena sudah se-
lalu mengingatkan Pemkot akan aturan-aturan dalam bidang hukum di pemerintahan, khususnya dalam pengawalan TP4D (Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah) oleh Kejati Bali di Pemkot Denpasar selama ini. Semoga ke depannya jalinan silaturahmi ini terus terjaga,” ungkap Rai Mantra. Sementara itu, Kajati Bali Dr. Amir Yanto mengungkapkan rasa terimakasihnya atas kedatangan Wali Kota Denpasar bersama jajarannya ke Kantor Kejati Bali. “Saya sangat senang dan bangga Bapak Wali Kota Rai Mantra bisa datang langsung ke sini, walau dengan kesibukan yang pasti sangat banyak,” katanya seraya berharap, ke depan kerja sama dalam bidang pemerintahan ini bisa terus saling mengisi dengan kerja cerdas dan ikhlas. (ad493)
MUDP Sebut LOKA untuk Ajik Cok Krisna Beri Motivasi Wirausaha bagi Siswa SMAN 8 Denpasar Kepentingan Desa Adat Denpasar (Bali Post) Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) Bali menilai positif rencana pembentukan Lembaga Otoritas Perekonomian Adat (LOKA) Bali dalam Ranperda tentang Desa Adat. Terlebih lembaga perekonomian di desa pakraman/adat saat ini tidak hanya LPD. Namun ada pula BUPDA (lembaga usaha milik desa adat - red), kekayaan desa adat berupa tanah, pura, serta termasuk di dalamnya kekayaan berupa adat istiadat dan budaya. “Ini adalah domainnya desa pakraman. Jangan sampai ibaratnya ada yang bicara, padahal dia sendiri lupa dirinya ada di mana,” ujar Bendesa Agung MUDP Bali Jero Gede Suwena Putus Upadesha, Kamis (14/2) kemarin. Menurut Jero Gede Suwena, jangan sampai ada
saling menyalahkan dan saling mencurigai terkait LOKA dalam pembahasan Ranperda Desa Adat. Mengingat ini juga untuk kepentingan desa adat secara keseluruhan. Di sisi lain, baik MUDP di tingkat provinsi maupun majelis madya di kabupaten dan majelis alit di kecamatan selama ini justru belum pernah diajak bicara. Padahal majelis desa pakraman juga sebagai penanggung jawab daripada keberadaan desa pakraman itu dengan segala sesuatu yang dimilikinya. Seperti ketika ada penolakan terhadap pembentukan LOKA, serta rencana mengubah nama LPD menjadi Labda Pacingkreman Desa. “Nanti kan ada pert e m ua n-pertemuan lagi, mungkin belum diketahui apa maksud LOKA, apa yang
Topik : HIDUPKAN KEMBALI GEOTHERMAL BEDUGUL
dimaksud dengan Labda Pacingkreman Desa. Itu kan hanya bahasa, yang penting substansinya. Mau desa adat ini baik tidak? Mau desa adat ini tenteram tidak? Mau desa adat ini kembali ke jati dirinya dengan segala sesuatu hak tradisional, hak asal-usul dan hak otonominya, termasuk hak kekayaannya? Di situ kita harus bicara,” jelasnya. Jero Gede Suwena juga mempertanyakan siapa yang mengelola LPD. Sebab, LPD adalah milik desa pakraman. Kalau memang tujuan LOKA itu baik yakni bertanggung jawab atas pengelolaan dan pembangunan LPD dan BUPDA, kenapa harus tidak setuju. Terpenting sekarang LOKA bisa menjaga eksistensi desa pakraman, sekaligus penguatan desa pakraman itu sendiri. Kalau sampai duwe desa dipermasalahkan, sama saja dengan melemahkan desa pakraman. “Kami belum pernah diajak bicara oleh LPD, oleh yang lain-lain yang bicara (menolak LOKA - red). Kita punya lembaga kok (MUDP - red), dan secara logika LPD itu kan milik desa pakraman. Kenapa orang lain yang membicarakan terus, desa pakramannya tidak diajak. Jangan sampai menimbulkan masalah nanti,” tandasnya. (kmb32)
I GUSTI Ngurah Anom atau yang akrab disapa Ajik Cok Krisna memberi motivasi pada siswa-siswi SMAN 8 Denpasar saat acara Smapan Fair 2019, Kamis (14/2) kemarin. Diawali dengan membuka Smapan Fair 2019 yang dilanjutkan dengan mengunjungi stan karya produk siswa SMAN 8 Denpasar. Selanjutnya, ia menjadi motivator tunggal pada acara talkshow itu. Penampilannya sebagai pembicara mengundang antusias warga sekolah untuk mendengarkan. Siapa yang tak kenal Ajik Cok Krisna, pemilik Krisna Oleh-oleh. Hingga saat ini ia memiliki 30 outlet usaha, mulai dari Krisna Oleh-oleh, Krisna Moda, Krisna Galery and Resto, Krisna Resto dan Spa, Krisna Water Sport, Krisna Funtastic Land, Cok Konfeksi, dan masih banyak lagi. Tak hanya sibuk berbisnis, Ajik Cok Krisna juga kerap memberi motivasi pada anak-anak muda agar berwirausaha. Kali ini tema yang disampaikan “Menumbuhkan Jiwa Wirausaha di Kalangan Generasi Milenial”. Dengan memberi motivasi ini ke sekolah, pria asal Tanguwisia, Singaraja ini ingin mengabdi untuk Bali. “Saya ingin anak-anak milenial ini mempunyai kreativitas yang luar biasa. Tadi saat mengunjungi stan ada banyak kerajinan yang saya lihat dan
KENANG-KENANGAN - Kepala SMAN 8 Denpasar dan Panitia menyerahkan kenang-kenangan berupa lukisan kepada Ajik Cok Krisna usai memberi talkshow motivasi. tentunya saya diundang ke sini, kontribusi apa yang bisa saya bantu untuk sekolah ini,” ujarnya. Tidak hanya memberi motivasi, ia juga memberi bantuan kepada anak-anak sekolah agar produk yang dihasilkan bisa masuk ke Krisna Oleh-oleh. Untuk itu, ia akan buatkan lomba kreativitas produk baik kerajinan maupun kuliner. Namun dengan syarat membuat di tempat karena ia ingin melihat produksinya langsung.
Generasi milenial saat ini memang berbeda dengan generasi zamannya dulu. Namun ia optimis anak milenial ini pasti bisa sukses seperti dirinya. Maka dari itu, anakanak milenial ini harus dididik dari sekarang. Menghabiskan waktu akhir pekan, pria empat anak ini lebih banyak di pedesaan, bukan di kota lagi. “Saya ingin bisnis bukan cari uang lagi. Saya ingin mengabdi ke masyarakat, terutama untuk anak-anak yang ada
di kampung. Seperti contoh sekarang Krisna juga ada di Gianyar. Di situ kita akan buat pabrik kue. Dengan ada di situ, otomatis karyawan harus orang lokal di sana,” tuturnya. Ia berharap dengan dibukanya peluang kerja di Gianyar, beberapa tahun ke depan muncul bibit-bibit wirausaha pembuat kue dan muncul pengusaha-pengusaha baru nantinya. “Tidak menutup kemungkinan dia bisa lebih hebat dari saya. Saya tidak masalah. Karena itulah bentuk pengabdian saya untuk masyarakat Bali,” ujarnya. Kepala SMAN 8 Denpasar Drs. I Ketut Suyastra, M.Pd. mengatakan, Smapan Fair 2019 dirancang untuk memberikan peluang dan kesempatan bagi siswa-siswi mengekspresikan kreativitasnya, sekaligus memberi pemahaman jiwa menjadi wirausaha ke depannya. “Jadi, tidak hanya teori tapi juga prakteknya, seperti sekarang ini,” ujarnya. Bahkan yang riil lagi, ia mengundang orang yang sudah melakukan dan berhasil berwirausaha yaitu Ajik Cok Krisna. “Beliau hadir tidak hanya memberikan motivasi bagi masa depan anak-anak, tapi beliau juga mencari anak-anak yang mempunyai talenta untuk diajak bekerja sama,” ujarnya. (ad502)
Jumat Umanis, 15 Februari 2019
BADUNG
3
Pemkab Badung Gelontorkan Dana ke Desa Rp 675 Miliar PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Badung menggelontorkan dana kepada 46 desa di Badung. Dana yang diserahkan tersebut bersumber dari Dana Desa dari APBN, Alokasi Dana Desa (ADD) dari Dana Perimbangan dan Dana Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah tahun 2019 dengan total Rp 675 miliar lebih. Masing-masing desa menerima berkisar Rp 11,9 miliar hingga Rp 21,7 miliar. Dana untuk desa diserahkan Wakil Bupati Badung didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) I Putu Gede Sridana kepada perbekel se-Badung, Kamis (14/2) kemarin di Puspem Badung. Kepala DPMD Putu Gede Sridana menjelaskan, Dana Desa yang diterima dari pemerintah pusat sebesar Rp 52.584.767.000. Masing-masing desa paling sedikit menerima Rp 900 juta dan paling besar Rp 2 miliar. Alokasi Dana Desa dari Dana Perimbangan sebesar Rp 44.660.525.600, masing-masing desa paling sedikit menerima Rp 750 juta dan paling besar Rp 1,4 miliar. Kemudian Dana Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah totalnya sebesar Rp 577.969.447.185. Masing-masing desa paling sedikit menerima Rp 10 miliar dan paling besar Rp 18,5 miliar. ‘’Total dana ke desa tahun 2019
sebesar Rp 675.214.739.785. Paling sedikit desa menerima Rp 11,9 miliar dan paling besar Rp 21,7 miliar. Pembagian dana kepada desa ini telah ditetapkan ke dalam Surat Keputusan Bupati Badung Nomor 115/0419/HK/2019,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakan, ada beberapa indikator sebagai dasar pembagian dana ke desa yaitu jumlah penduduk, jumlah banjar, jumlah penduduk miskin, luas wilayah dan indeks kesulitan geografis. Wabup Suiasa mengatakan, mengingat begitu besarnya dana yang diterima oleh desa, maka menjadi penting penyerahan dana ini tidak secara langsung ditransfer, namun sebelumnya pemerintah daerah mengundang para perbekel dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai wujud prinsip transparansi anggaran. Dalam hal ini, BPD sebagai unsur pemerintahan desa salah satu fungsinya memberi pengawasan terhadap pelaksanaan penganggaran di desa sejak awal hingga penerimaan dan pemanfaatan dana. Dengan begitu, BPD akan melaksanakan fungsinya sebagai pendorong, motivator perbekel untuk mempercepat eksekusi anggaran sesuai dengan perencanaan yang diputuskan bersama antara perbekel dengan BPD. Perbekel juga diminta menggunakan prinsip-prinsip ang-
garan yaitu prinsip akuntabilitas, transparansi dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. ‘’Ini memberi harapan dan peluang untuk berakselerasi lebih banyak dalam rangka percepatan pembangunan masyarakat. Namun secara teknis ini juga beban buat mereka, pertanggungjawaban cukup berat. Untuk itu BPD dan perbekel agar bersinergi, agar alur pemanfaatan dana ini baik secara aturan, penyiapan administrasi dan tata pelaksanaannya di masyarakat tepat sasaran sesuai aturan yang berlaku,’’ tegasnya. Selain itu, perangkat daerah juga diminta ikut bersama-sama memberikan pendampingan dan tuntunan kepada desa sesuai dengan fungsi dan tugasnya masing-masing. Inspektorat juga diharapkan terus melakukan pendampingan, pembinaan dan pengawasan kepada pemerintah desa. ‘’Inspektorat kami minta melakukan pendampingan, tuntunan dan pengawasan setiap saat, diminta ataupun tidak. Kita menginginkan sejak awal pemerintah desa ada yang memberikan arah yang pasti, sehingga masalah hukum di kemudian hari tidak terjadi dan kebermanfaatan untuk mewujudkan kesejahteraan benar-benar dapat tercapai,’’ pungkasnya. (ad496)
UJI COBA - Uji coba pengalihan arus lalin di Jalan Nakula, Legian
Dishub Uji Coba Pengalihan Arus Lalin di Legian
Mangupura (Bali Post) -
Guna mengurangi kekroditan lalu lintas (lalin) di Jalan Nakula, Legian, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung, Kamis (14/2) kemarin melakukan uji coba perubahan arus lalin. Dari pantauan di lapangan, hari pertama uji coba ini mengakibatkan kekroditan di beberapa ruas jalan. Namun hal itu tidak berlangsung terlalu lama.
SERAHKAN DANA - Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa didampingi Kepala DPMD Putu Gede Sridana menyerahkan dana kepada Perbekel se-Badung, Kamis (14/2) kemarin, di Puspem Badung.
Bali Post/edi
Pelaksanaan uji coba di Jalan Nakula dan sekitarnya itu dikawal oleh puluhan petugas Dishub dipimpin Kadishub Badung A.A. Ngurah Rai Yuda Darma. Rai Yuda Darma mengatakan, untuk melancarkan pelaksanaan uji coba, pihaknya menerjunkan anggota sebanyak 35 orang. Mereka adalah petugas dari induk dan UPT LLA Dishub Badung. Setelah kemarin, uji coba perubahan arus lalu lintas di Jalan Nakula akan diperkuat dengan penempatan petugas di setiap persimpangan. Evaluasi akan dilaksanakan setiap saat selama masa uji coba. Semuanya akan dicatat, termasuk soal
wilayah-wilayah terdampak. ‘’Nanti setelah itu, baru akan kita fungsikan alat pemberi isyarat lalu lintasnya,’’ ujarnya. Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Badung Tofan Priyanto menyebutkan, selama uji coba, imbas penumpukan kendaraan sempat terjadi di Simpang Padma Timur-Sri Rama. Namun itu hanya terjadi beberapa jam saja. Pihaknya meyakini ada banyak dampak positif yang bisa diperoleh dari perubahan arus lalin, misalnya berkurangnya crossing dari yang awalnya terdata berjumlah 16 titik menjadi hanya 3 titik. Selain itu, fase setting lampu lalin di Simpang
Arjuna-Nakula yang dahulunya terbilang banyak, saat ini tersisa hanya dua fase. Dengan kondisi ini, pihaknya memperkirakan uji coba tidak akan berlangsung terlalu lama. Kemungkinan uji coba ini akan berlangsung satu sampai dua pekan, sebelum ditetapkan permanen. Dijelaskannya lebih lanjut, untuk perubahan arus lalin ini, ada tiga hal yang dominan dilakukan. Pertama, mengubah arus lalin di Jalan Nakula yang tadinya dua arah, menjadi satu arah ke timur. Kemudian, pembatasan masuknya kendaraan dari arah timur dimulai dari Simpang Ekalaweya. Kedua, Jalan Plawa atau dikenal Gang Baik-baik yang tadinya dua arah, jadi satu arah ke selatan. Ketiga, mulai dari Bunut Sari di Padma Timur dibuat satu arah ke barat. ‘’Itu difungsikan sebagai salah satu pintu masuk ke Nakula,’’ terangnya. (kmb23)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Di Hari Valentine
SMK TI Bali Global Denpasar Buka Pendaftaran Siswa Baru HARI Valentine (14 Februari) dimaknai SMK TI Bali Global Denpasar sebagai momentum istimewa membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB). Pembukaan PPDB tahun pelajaran 2019/2020, Kamis (14/2) kemarin ditandai dengan pembagian 1.000 bunga mawar, brosur PPDB serta tas ramah lingkungan oleh siswa SMK TI Bali Global Denpasar di beberapa daerah yaitu Denpasar, Badung, Tabanan dan beberapa daerah di Gianyar. ‘’SMK TI Bali Global Denpasar dan Hari Valentine memiliki kedekatan. Dengan bunga kita menunjukkan kasih sayang,’’ ujar Kepala SMK TI Bali Global Denpasar Drs. I Gusti Made Murjana, M.Pd. SMK TI Bali Global Denpasar di bawah Yayasan Widya Dharma Sidhi yang didirikan pemerhati dan pencinta pendidikan yaitu Prof. Dr. I Made Bandem, M.A., Drs. I.B. Dharmadiaksa, M.Si.Ak., Dr. Dadang Hermawan dan Drs. Satria Dharma serta Ketua Komite Drs. Made Subadi, M.Si. berkomitmen bulat melahirkan generasi muda yang penuh kompetensi (skill full). Saat ini student body SMK TI Bali Global Denpasar mencapai 1.495 siswa dan jumlah siswa terus meningkat setiap tahunnya. Soal prestasi siswa SMK TI Bali Global Denpasar semakin tak tertandingi. Prestasi teranyar diukir Teater Bagol meraih juara II lomba teater tingkat SMA/SMK se-Bali di SMAN 2 Denpasar. Siswa lainnya memborong juara I, II, III serta harapan 1 dan harapan II pada lomba desain poster artpirasi STIKI Indonesia 2019. Prestasi itu masing-masing dipersembahkan Dimas Cahyo, Andra Sugiono, Galih Hendrawan, Funtastic Crew dan Sitisken Team. Sekolah ini dilengkapi fasilitas pendukung pembelajaran yang lengkap dan representatif serta tempat ibadah untuk semua umat. Ber-ISO 90012008 Sistem Manajemen Mutu, terakreditasi A (unggul) oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN), serta dipercaya Kemendikbud sebagai sekolah rujukan dan percontohan. SMK TI Global Denpasar di Jalan Tukad Citarum No. 44 Denpasar menjadi pilihan tepat bagi
BUKA PPDB – Kasek I Gusti Made Murjana foto bersama guru dan siswa sebelum membagikan bunga mawar, brosur dan tas ramah lingkungan bertepatan dengan Hari Valentine, sekaligus membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2019/2020. tamatan SMP tahun ini yang ingin melanjutkan pendidikan di SMK bidang teknologi. Selain didukung para guru dari gabungan akademisi dan praktisi S-1, S-2 yang memiliki Akta IV dan berpengalaman, juga bekerja sama dengan 130 dunia usaha dan industri di Denpasar, Badung, bahkan di luar Bali yang siap menerima lulusan SMK TI Bali Global Denpasar. Alumnus SMK TI Bali Global Denpasar selain banyak diterima kerja di perusahaan, juga membuka usaha mandiri di bidang teknologi informatika. Misalnya I.B. Budanthara yang angkatan 2014 (RPL), kini berkerja sebagai IT Security Engineer. Ada juga Kadek Nopitayanti, alumnus angkatan 2008 (RPL), kini menjadi Polwan dan bertugas di Bintara Administrasi Subdit Wisata Polda Bali. Juga ada Ni Putu Priska Erdita, angkatan 2015 (MM) yang kini bekerja sebagai pramugari. SMK TI Bali Global Denpasar membuka lima program keahlian yaitu Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Multimedia (MM),
Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Animasi dan Desain Komunikasi Visual (DKV). Pendaftaran PPDB gelombang I dibuka dari 14 Februari - 25 Mei 2019. Calon siswa baru yang mendaftar pada gelombang I diberi banyak kemudahan, seperti diskon uang pendaftaran dan uang dana pengembangan pendidikan (DPP) hingga Rp 300 ribu. Khusus untuk warga sekitar SMK TI Bali Global Denpasar seperti dari Banjar Kertasari, Banjar Tengah Sesetan, Panjer, Renon, dan daerah Jaya Giri, diberi kemudahan khusus. ‘’Persyaratan pendaftaran cukup mudah yaitu dengan fotokopi rapor nilai semester V,’’ terang Murjana. Kendati sekolah ini berdiri di tengah pemukiman, tetapi tetap komitmen menjaga kualitas. Tahun ini, SMK TI Bali Global Denpasar menerima 14 kelas atau 504 siswa. ‘’Siswa yang masuk duluan dengan menyertakan persyaratan langsung diterima. Begitu kuota sudah terpenuhi pendaftaran kami tutup,’’ pungkasnya. (ad498)
Satu Hati Berbagi Kasih
Jumat Umanis, 15 Februari 2019
Kundapil Made Urip Bantu 2.000 Bibit Kelapa Genjah Serap Aspirasi 46 Subak Se-Kecamatan Negara
USAI bertatap muka sekaligus meresmikan secara simbolis bantuan mesin pengering gabah senilai Rp 1,6 miliar di Subak Bengkel, Kediri, Tabanan pada Sabtu (9/2), anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. kembali turun ke bawah atau turba ke Kabupaten Jembrana. Kali ini, Ketua DPP PDI Perjuangan dua periode ini menggelar Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) sekaligus berdialog dan tatap muka dengan ratusan petani dari 46 subak yang tergabung di Kerta Semaya Sabha Subak (KS3) Kecamatan Negara di Balai Subak Pemangket Awen Timur, Kelurahan Lelateng, Negara, Jembrana, Selasa (12/2). Kehadiran wakil rakyat yang dijuluki Bapak Sejuta Traktor ini langsung disambut Ketua KS3 Kecamatan Negara I Ketut Kaler yang juga Klian Subak Peh. Pada kesempatan itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Negara selaku perwakilan Caleg DPRD Bali dapil Jembrana I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi memohon dukungan dan mengajak memerahkan Jembrana agar satu jalur dari tingkat kabupaten hingga pusat dan presiden. ‘’Kita harus satu jalur, seperti dukungan untuk Pak Urip agar usulan dan aspirasi bisa segera terealisasi dengan baik,’’ ucapnya, sekaligus menyampaikan aspirasi para petani dan krama subak yang dihadiri Caleg DPRD Jembrana dapil Negara dari PDI Perjuangan di nomor urut 10 I Komang Suka Winasa bersama Gusti Ayu Kade Erniani selaku Caleg DPRD Jembrana nomor urut 3 dan Caleg DPRD Jembrana nomor urut 6 yang juga tokoh wanita tani yang juga pengurus KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) Jembrana Komang Sri Kendel yang mengakui bersyukur bisa bertemu langsung dengan Made Urip. Di sisi lain, Wakil Ketua KS3 Negara Gede Merta yang juga Klian Subak Rening mengakui kundapil kali ini sudah sangat ditunggu dan terpendam dari dua bulan lalu. Ditegaskan, tatap muka ini tidak menjadi momen politik, namun sebagai upaya untuk menyerap usulan dan aspirasi petani dan krama subak, di antaranya terkait keluhan penanganan pascapanen yang biaya produksinya sangat tinggi. Untuk itu, saat ini hadir Made Urip yang turun langsung menyerap aspirasi para petani dan krama subak sebagai tulang pung-
KUNDAPIL - Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. saat Kundapil ke Kabupaten Jembrana menaman secara simbolis bantuan 2.000 bibit kelapa genjah. gung kehidupan masyarakat. ‘’Kita bersyukur bisa menghadirkan Pak Urip dari DPR Pusat mau turun menyerap aspirasi krama subak. Apalagi Pak Urip mempunyai program yang selalu membantu petani, sehingga dijuluki Bapak Sejuta Traktor,’’ ungkapnya. Hal serupa disampaikan Ketua Kelompok Tani Mertha Guna Desa Berambang I Ketut Suardita yang menyebutkan figur Made Urip sangat dekat dengan petani dan krama subak di Bali. Karena itulah, seluruh pahlawan pangan di Jembrana sangat berterima kasih atas kehadiran sosok yang sangat menghargai petani di Jembrana, sehingga sangat banyak bantuan turun. Di antaranya bantuan 2.000 bibit kelapa genjah yang sangat bermamfaat bagi petani, seperti di Desa Berambang, karena mayoritas krama Hindu. ‘’Sehingga petani di Berambang tidak mencari kelapa di luar Jembrana. Karena itu, krama subak seluruhnya sepakat mendukung Made Urip maju kembali ke DPR-RI. Sangat wajib semua subak di Jembrana mendukung beliau menjadi anggota DPR-RI yang kelima kalinya untuk menjembatani petani di Jembrana,’’ tegasnya. Saat kundapil anggota DPR-RI empat periode itu, juga menyerahkan sekaligus menanam secara simbolis dua ribu bibit kelapa genjah yang diserahkan untuk Kelompok Mertha Buana, Desa Berambang. Made Urip mengakui sebagai tugas
DPR-RI juga melakukan kundapil untuk menyerap usulan dan aspirasi semua elemen masyarakat, terutama yang menyangkut perut rakyat. Seperti krama subak yang memberikan kontribusi besar untuk penegakan kedaulan pangan. ‘’Ini hanya tugas DPR-RI dan intinya hanya menyerap aspirasi dan bukan berkampanye untuk menangani persoalan di sektor pertanian,’’ katanya sekaligus mengakui kembali ditugaskan maju menjadi Caleg DPR-RI dapil Bali di nomor urut 1 dari PDI Perjuangan. Untuk itu, politisi asal Tabanan ini terus berkeliling untuk membantu persoalan pertanian, termasuk di Jembrana dengan bertatap muka untuk menggenjot potensi sektor pertanian di Bumi Makepung, khususnya di Kecamatan Negara. Seperti tahun 2018, sesuai usulan sudah sangat banyak traktor yang dibawa ke Jembrana dan akan terus dibantu selama lima tahun, termasuk bantuan ternak, jalan usaha tani, traktor dan lainnya. ‘’Termasuk kelompok perikanan akan kita bantu semua usulan masuk APBN 2019. Untuk itulah perlu usulan dan masukan petani dan krama subak saat kundapil kali ini untuk diperjuangkan di pusat terkait di sektor pertanian dalam arti luas untuk menyelamatkan aset subak kita. Jangan sampai terjadi alih fungsi lahan secara masif,’’ tandasnya. (kmb)
Astra Motor Bali Meriahkan Hari Kasih Sayang Stikes Bali Wisuda Lulusan Ners dengan Membagikan Sembako dan Cokelat dan ’’Launching’’ Prodi Magister Keperawatan ASTRA Motor Bali bersama dengan seluruh jaringan resmi Honda kembali memeriahkan hari kasih sayang atau yang dikenal dengan hari Valentine dengan kegiatan berbagi dengan sesama. Masih dengan tema ‘’Say Your Love With Honda’’, Kamis (14/2) kemarin semarak hari Valentine diwarnai dengan aksi sosial, berupa membagikan paket sembako kepada petugas kebersihan di jalan raya, berbagi tali kasih dengan siswa-siswi SLB Denpasar dan membagikan cokelat untuk pengendara sepeda motor. Melibatkan 41 panitia CSR yang merupakan karyawan internal Astra Motor Bali, kegiatan pertama di hari kasih sayang ini dimulai dengan pembagian 100 paket parcel sembako (beras, gula, mi instan, minyak teh, kopi) diberikan secara on the spot pada pagi buta kepada petugas kebersihan yang sedang menjalankan tugasnya membersihkan ruas jalan sebelum dipadati kendaraan yang lalu-lalang. Titik pembagian paket sembako dilakukan di ruas Jalan Cokroaminoto, Monang Maning, Imam Bonjol, Diponegoro, A. Yani, Arjuna, Renon, Teuku Umar, WR Supratman, Nangka dan Jalan Kenyeri yang secara acak menghampiri petugas kebersihan yang tengah menjalankan tugasnya. Di sela-sela aksi sosial tersebut, beberapa panitia juga melakukan wawancara dan sharing mengenai kehidupan para petugas kebersihan. Kejutan tidak terduga dirasakan salah seorang petugas kebersihan dan kesan yang sangat mendalam dirasakannya. ‘’Terima kasih Honda, saya tidak menyangka akan mendapatkan kejutan paket sembako. Ini sangat bermanfaat bagi saya,’’ ungkap Made Sugiarti. Kegiatan selanjutnya dengan mengunjungi anak-anak tunagrahita di SLB Denpasar. Kegiatan
BAGIKAN COKELAT - ASTRA Motor Bali bersama dengan seluruh jaringan resmi Honda ketika membagikan cokelat kepada pengendara motor dalam memeriahkan hari kasih sayang atau yang dikenal dengan hari Valentine. Kamis (14/2) kemarin yang bertajuk tali kasih ‘’Satu Hati’’ saling berbagi, menghibur anakanak di sekolah tersebut dengan berbagai kegiatan. Di antaranya lomba mewarnai, lomba merangkai puzzle Honda dan games menarik yang disambut antusias oleh siswa. Keseruan dan kegembiraan terlihat di wajah para siswa, terlebih lagi saat mereka mempersembahkan kemampuan seni tari dan gambelan yang turut serta mengajak panitia ikut berjoged. Perhatian para siswa tersedot saat Tim Safety Riding Honda memberikan edukasi tentang arti rambu lalu lintas, cara menggunakan helm yang baik dan benar serta bagaimana tertib berlalu lintas saat berkendara maupun berjalan di jalan raya. Salah satu guru pendamping, Ibu Adi, mengungkapkan pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Astra Motor Bali yang telah berkunjung dan menghibur siswa di sini. ‘’Selain menjalin tali silaturahmi, semoga momen hari kasih sayang ini dapat membangun motivasi anak-anak untuk terus semangat menjadi lebih baik dan bermanfaat untuk lingkungan,’’ tambah Ibu Adi. Selain kegiatan CSR, Astra Mo-
tor Bali bersama dengan seluruh jaringan Honda Bali juga membagikan 12.000 cokelat kepada seluruh konsumen Honda dengan cara yang menarik. Di antaranya di bagikan di showroom, di pos penjualan dan juga di depan dealer dengan menyasar pengendara yang lewat menggunakan sepeda motor Honda. Pembagian cokelat Valentine juga disebar ke ruas jalan di seputaran Denpasar, tepatnya dari perempatan Jalan Cokroaminoto Ubung, Pojok Sudirman, perempatan Jalan Dewi Sartika dan beberapa titik strategis seputar Denpasar. Kepala Wilayah Astra Motor Bali Wahyudi Saputra mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk CSR Honda untuk Bali sebagai wujud kepedulian dan kasih sayang kepada sesama, khususnya petugas kebersihan, siswa SLB dan juga apresiasi kepada konsumen pengguna Honda. ‘’Kami ingin berterima kasih dan berbagi dengan petugas kebersihan yang selalu membersihkan ruas jalan. Kami juga berbagi tali kasih dengan siswa SLB dan ingin menghibur mereka serta berbagi dengan memberikan edukasi keselamatan berkendara,’’ tutup Wahyudi. (bns1)
SEKOLAH Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali selangkah lebih maju. Masyarakat Bali patut berbangga karena Stikes Bali sebagai satu-satunya PTS di LLDikti VIII yang memiliki program lengkap. Hal ini diperlengkap lagi dengan memiliki Prodi Magister Keperawatan yang juga satu-satunya di wilayah Bali, NTB dan NTT. Launching Prodi Magister Keperawatan dilakukan Kepala LLDikti VIII Prof. Nengah Dasi Astawa didampingi perwakilan Diskes Bali, Ketua YPPLPK Bali Drs. Ida Bagus Arka, Ketua DPW PPNI Bali Ngurah Sukadarma dan Ketua Stikes Bali I Gede Putu Darma Suyasa, S.Kp., M.Ng., Ph.D., Kamis (14/2) kemarin. Saat itu, Putu Darma Suyasa mewisuda, melantik dan mengangkat sumpah 57 lulusan profesi ners. Menurut Putu Darma Suyasa, Prodi Magister Keperawatan Stikes Bali merupakan pertama di Bali, NTB dan NTT yang memfasilitasi lulusan Sarjana Keperawatan Ners atau S.Kp. untuk melanjutkan pendidikan mencapai Magister Keperawatan. Program ini dibagi dua peminatan yaitu Keperawatan Komunitas dan Manajemen Keperawatan. Visi prodi ini adalah menjadi pusat pengembangan ilmu keperawatan berlandaskan kearifan lokal. Pendaftaran mahasiswa baru Magister Keperawatan mulai dilakukan 2019 ini dengan persyaratan khusus memiliki IPK 2,75 dan memiliki rancangan proposal penelitian tertulis. Pendaftaran dimulai 14 Februari hingga 3 Maret. Tes dilakukan 1 April 2019. Saat mewisuda lulusan ners, Putu Darma Suyasa mengungkapkan rasa bangganya karena dari jumlah itu, 94% di antaranya lulus dengan predikat pujian. Tampil sebagai lulusan terbaik I Putu Dedy Eka
TERBAIK - Ketua Stikes Bali Putu Darma Suyasa bersama lulusan terbaik program profesi ners. Putra (IPK 4,00), terbaik II Ni Luh Putu Evi Pratiwi (IPK 4,00) dan I Putu Gede Agus Wawan Setiawan (IPK 4,00). Stikes Bali juga dikenal menjalankan program Tri Dharma PT secara seimbang dan berkualitas. Di bidang penelitian, di tahun 2018 Stikes Bali telah melaksanakan 43 penelitian dan 36 di antaranya sudah dipublikasikan pada jurnal nasional, internasional serta konferensi ilmiah. Untuk meningkatkan publikasi penelitian, Agustus ini Stikes Bali akan menyelenggarakan The First Bali Biennial International Conference on Health Sciences mengusung tema ‘’Healthcare Innovation for Optimal Health’’, dengan menghadirkan para pakar bidang kesehatan dari berbagai belahan dunia. Stikes Bali tahun 2018 lalu telah melaksanakan 61 kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kepala LLDikti Wilayah VIII Prof. Nengah Dasi Astawa menyatakan bahagia karena Stikes Bali
sukses mengembangkan prodi baru. Bahkan akan berkembang menjadi institut. ‘’Lampu hijau dari pusat mejadi institut,’’ tegasnya. Sementara itu, Ketua YP2LPK Bali Drs. Ida Bagus Arka menambahkan, Stikes Bali juga terus berkembang sejak 1983 menjadi SPK, kemudian menjadi Stikes. Tinggal lagi beberapa bulan Stikes Bali akan menjadi Institut Teknologi dan Kesehatan Bali. Soal nama masih sedang dipikirkan. Sementara prodi baru yang akan diluncurkan yakni Prodi Farmasi dan Teknologi Pangan. Stikes Bali akan mengembangkan S-1 Terapan Akupunktur. Pihaknya mengirim lima calon dosen akupunktur di Shanghai dengan biaya yayasan. Salah seorang mendapat biaya dari Shanghai University, dua meraih predikat terbaik. Semua dosen prodi juga diarahkan ke S-2. Termasuk akan memiliki dosen S-2 Anastesia satu-satunya di Indonesia. (ad499)
IHKA Bali Korwil Sanur-Denpasar Gelar ’’Beach Clean-up’’ Sepanjang Pantai Sanur
IHKA Bali Korwil Sanur-Denpasar kembali menggelar kegiatan Beach Clean-up di sepanjang Pantai Sanur, Kamis (14/2) kemarin. Ketua Panitia Penyelenggara I Kadek Sudiana (RDM Sudamala Suite) didampingi I Wayan Sudiarta, EHK Swiss Bell Watujimbar (Ketua IHKA Bali Korwil Sanur), dan I Nyoman Ratep, Suite Manager Prime Plaza Hotel & Suite (Ketua IHKA Bali Korwil Denpasar), mengatakan event ini merupakan bagian dari program Palemahan IHKA Bali. Diikuti lebih dari 360 orang dari seluruh karyawan hotel/vila yang ada di sekitar Sanur dan Denpasar yang
didukung penuh oleh Human Resources Association (HRA) Sanur area. Event ini juga berkolaborasi dengan lapisan masyarakat Sanur yang terhimpun dalam beberapa komunitas, antara lain Pemuda Sanur Bersatu dan Paguyuban Leak Sanur. Hadir pula siswa-siswi dari SMK Negeri 3 Denpasar dan SMK Negeri 1 Tembuku, Bangli. Sudiana juga mengatakan event ini dilaksanakan bertepatan dengan hari kasih sayang sedunia sebagai wujud nyata kasih sayang kita juga kepada alam lingkungan di mana kita berada. Sudiana juga berharap dengan event ini akan tetap memupuk kesadaran
masyarakat pentingnya menjaga lingkungan, bersahabat dengan lingkungan untuk kepentingan bersama. Hadirnya karyawan hotel/vila dan masyarakat lokal akan semakin menguatkan tali persahabatan dan saling mendukung progam masing-masing untuk menjaga lingkungan di sekitar kita. Event ini dimulai dari dua tempat yang berbeda. Dari utara mengambil start di Pantai Segara dan dari selatan mengambil tempat di Pantai Mertasari. Dan berakhir di Pantai Karang, dilanjutkan dengan beberapa lomba yang diikuti semua peserta Beach Clean-up. (ad503)
BEACH CLEAN-UP - IHKA Bali Korwil Sanur-Denpasar saat menggelar kegiatan Beach Clean-up di sepanjang Pantai Sanur, Kamis (14/2) kemarin.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Jumat Umanis, 15 Februari 2019
SEREMONIAL
Harmonisasi dan Sinkronisasi PKK Desa Bukit, Karangasem
Putri Suastini Koster Tekankan Peran Penting PKK KETUA TP PKK Bali Ny. Putri Suastini Koster mengadakan kunjungan dalam rangka harmonisasi dan sinkronisasi program PKK, Kamis (14/2) pagi kemarin di Wantilan Jaba Pura Bukit, Desa Bukit, Karangasem. Selain itu dilaksanakan pula serah terima bantuan berupa uang sebesar Rp 27.000.000 serta bibit dan penghargaan kepada lansia dan balita setempat. Menurut Putri Suastini Koster, dirinya akan berkunjung ke berbagai desa di Bali guna memastikan sinergi dan sinkronisasi dengan program provinsi. ‘’PKK punya peran penting, untuk kehidupan keluarga, sosial hingga turut usaha memperbaiki kesehatan masyarakat,’’ katanya. Ny. Putri Suastini Koster juga menggugah para anggota untuk menggalakkan Program Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman (HATINYA) PKK dengah menanam tanaman yang bermanfaat di halaman rumah seperti sayuran dan buah-buahan. ‘’Jangan hanya semangat untuk dilombakan, namun dijadikan
kegiatan sehari-hari, ditanamkan di hati, sehingga benar-benar bermanfaat,’’ kata wanita yang biasa disapa Bunda ini. Untuk itu, Putri Suastini Koster juga mengharapkan dukungan dari para suami untuk ikut memberikan dukungan bagi istrinya yang turut menggairahkan pergerakan PKK setempat. ‘’Harus didukung, jangan malah dimarahi ibunya kalau ikut kegiatan PKK,’’ harapnya. Putri Suastini Koster juga mengingatkan para penggerak PKK untuk tetap mengamalkan 10 Program P o k o k PKK a gar s ena n tiasa terlaksana dan bukan hanya wacana. ‘’Ingat untuk dijalankan, jangan cuma ditempel di tembok,’’ ucapnya. Selain itu, dirinya juga mengingatkan pentingnya perhatian ibu dalam keluarga untuk memilih bahan makanan dengan cermat agar anggota keluarga senantiasa sehat. ‘’Cermati dan hindari makanan yang mengandung bahan berbahaya, misalnya pewarna tekstil karena berbahaya
BANTUAN sosial dari konsumen yang dihimpun Alfamart melalui donasi konsumen sangat memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat. Ini salah satu langkah positif yang merupakan jaringan ritel terbesar di Indonesia. Alfamart berusaha memberikan nilai lebih kepada pelanggan dan masyarakat luas. ‘’Sebagai toko komunitas yang tersebar hampir di seluruh Indonesia, kami mengajak peran aktif pelanggan untuk ikut membantu saudara-saudara kita lain yang membutuhkan bantuan,’’ ujar Solihin selaku Corporate Affair Director Alfamart. Menurut Solihin, program Donasi Konsumen Alfamart telah mendapatkan legalitas izin resmi pemerintah melalui Kementerian Sosial dan Kementerian Agama, dan laporan pertanggungjawabannya diberikan secara periodik. Donasi konsumen yang digalang di toko-toko Alfamart seluruhnya disalurkan melalui yayasan sosial yang kredibel. Solihin menuturkan, yayasan yang bekerja sama haruslah memenuhi syarat antara lain memiliki izin resmi, memiliki struktur organisasi yang jelas, program yang bisa memberikan manfaat, kredibel dan bisa dipertanggungjawabkan dan lainnya. ‘’Total donasi yang berhasil digalang setiap periode, semuanya disalurkan oleh
yayasan, dan tahun 2018 ada tiga yayasan,’’ ucapnya. Pada periode Januari hingga Maret 2018, donasi konsumen disalurkan melalui Yayasan BMCI, dengan izin dari Kementerian Sosial No SK 285/HUK-UND/2018. Donasi yang terkumpul sebesar Rp 2.227.051.335 berupa 20.000 paket sembako untuk keluarga prasejahtera. Selain itu juga diberikan kepada pengungsi bencana alam. Sedangkan pada periode April hingga Juni 2018, donasi Rp 2.262.453.760 disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU). Izin LAZISNU dikeluarkan Kementerian Agama No. SK Kemenag 255/2016. Penyalurannya berupa kegiatan khitan massal yang diselenggarakan di 31 kota/ kabupaten dan juga untuk perbaikan sarana-prasarana rumah ibadah. ‘’Donasi untuk khitan massal gratis ini bermanfaat bagi ribuan anak yang kurang mampu untuk menjalankan salah satu ibadah mereka menuju akil balig,’’ ujarnya. Yayasan ketiga adalah Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU), untuk penggalangan donasi periode Juli sampai Desember 2018. ‘’Untuk pertama kalinya Donasi Konsumen Alfamart disalurkan melalui LAZISMU, dan programnya
KUNJUNGAN - Ketua TP PKK Bali Ny. Putri Suastini Koster ketika mengadakan kunjungan dalam rangka harmonisasi dan sinkronisasi program PKK, Kamis (14/2) pagi kemarin di Wantilan Jaba Pura Bukit, Desa Bukit, Karangasem. bagi kesehatan. Begitupun saat mengolah makanan jangan sampai menggunakan bahan berbahaya,’’ papar Putri Suastini Koster. Ny. Putri Suastini Koster dalam kesempatan tersebut juga berkunjung ke kediaman keluarga Putu Rai yang menjadi percontohan
program HATINYA PKK di Desa Bukit. Juga meninjau pembuatan jaja kukus serta katik sate yang dikaryakan PKK setempat. Dalam acara tersebut nampak hadir Camat Karangasem, Ketua PKK Desa Bukit serta perangkat perbekel dan lurah. (ad505)
Donasi Konsumen Alfamart, Bentuk Kepedulian Sesama
DONASI - Salah satu kegiatan penyerahan donasi Alfamart yang digelar di Bali. untuk bidang pendidikan jadi sangat penting, karena bisa ikut mengantarkan adik-adik kita yang membutuhkan untuk menggapai cita-citanya,’’ kata Solihin. LAZISMU adalah yayasan nirlaba bidang sosial yang telah mendapatkan izin dari Kementerian Agama, yakni SK Kemenag No. 730/260. Programnya berupa renovasi 20 gedung sekolah dan pembagian perlengkapan sekolah untuk siswa 6.500 siswa SD yang di dalamnya terdapat seragam sekolah, buku tulis, peralatan tulis, tas dan sepatu. Selain itu juga 1.200 paket hygiene family kit untuk bantuan sosial kemanusiaan. Dalam enam bulan penggalan-
gan terkumpul donasi Rp 4.181.506.113. Donasi Konsumen Alfamart setidaknya mampu membantu sesama yang membutuhkan bantuan di berbagai sektor mulai dari sosial kemanusiaan, kesehatan, serta pendidikan. Prinsip dari program ini adalah dari masyarakat, oleh dan untuk masyarakat. ‘’Atas nama perusahaan kami mengucapkan terima kasih kepada semua pelanggan Alfamart yang bersedia sukarela ikut berdonasi, karena meskipun yang diberikan sedikit, jika dihimpun dan disalurkan secara maksimal dan tepat sasaran, tentu bisa memberikan manfaat,’’ ucap Solihin. (ad500)
Kenali Kencing Manis Sejak Dini
MENURUT WHO, jumlah penderita kencing manis (diabetes) meningkat dari 108 juta orang di tahun 1980, menjadi 422 juta di tahun 2014. Pada tahun 1980, kurang dari 5% orang dewasa (di atas 18 tahun) menderita diabetes di dunia, tahun 2014 tingkatnya adalah 8,5%. International Diabetes Federation memperkirakan hampir 80% orang dewasa penderita diabetes tinggal di negara berpenghasilan menengah atau rendah, di mana kebiasaan makan berubah dengan cepat. Di negara-negara maju, diabetes dikaitkan dengan kemiskinan dan konsumsi makanan yang lebih murah dan olahan. Saat ini penderita kencing manis (diabetes mellitus) penyakit mematikan ketiga di Indonesia setelah stroke dan jantung sekitar 10 juta orang. Jumlahnya sekitar 10 tahun mendatang dapat meningkat dua sampai tiga kali lipat, kata Dr. Susie Setyowati, konsultan endroktrin, metabolik, diabetes di Jakarta. Dr. Susie mengatakan penyakit kronis ini tak bisa disembuhkan tetapi dapat dikendalikan agar tak terjadi komplikasi. Jumlah penderita terus meningkat dan tercatat saat ini mencapai 422 juta orang di dunia, empat kali lebih banyak daripada 30 tahun lalu menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Meskipun terdapat berbagai risiko, setengah penderita diabetes tidak menyadarinya. Diabetes mellitus merupakan sekelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan adanya kondisi hiperglikemia yang disebabkan karena terdapat gangguan pada sekresi insulin, aktivitas insulin, dan atau keduanya. Ketika kita makan, tubuh mengurai karbohidrat menjadi gula (glukosa), sebuah hormon bernama insulin yang diproduksi di pankreas. Kemudian memerintahkan sel tubuh untuk menyerap gula tersebut menjadi energi. Diabetes terjadi ketika insulin tidak dihasilkan atau tidak bekerja dengan baik, sehingga menyebabkan gula menumpuk di darah kita. Terdapat sejumlah macam diabetes yaitu pada tipe 1, pankreas berhenti menghasilkan insulin, sehingga glukosa menumpuk di aliran darah. Sementara pada diabetes tipe 2, pank-
reas tidak cukup menghasilkan insulin atau hormon tidak bekerja dengan baik. Sebagian perempuan hamil kemungkinan didiagnosis menderita diabetes gestational, ketika tubuh mereka tidak menghasilkan cukup insulin bagi diri mereka dan bayinya. Sejumlah kajian memperkirakan sekitar 6 sampai 16% perempuan hamil akan menderita diabetes gestational. Maka dari itu mereka perlu mengendalikan tingkat gula lewat susunan makanan, kegiatan fisik dan atau aplikasi insulin untuk mencegah hal ini menjadi diabetes tipe 2. Gejala awal paling sering terjadi pada diabetes militus adalah merasa sangat haus, buang air kecil lebih dari biasanya, terutama saat malam hari, merasa sangat lelah, kehilangan berat badan tanpa melakukan apapun dan luka yang tidak pernah/susah sembuh. Menurut British National Health Service, Badan Kesehatan Inggris, gejala diabetes tipe 1 cenderung muncul saat anak-anak atau remaja, serta lebih parah. Orang yang lebih berisiko terkena diabetes tipe 2 adalah kelompok umur di atas 40 tahun (atau 25 tahun di antara orang Asia Selatan), memiliki orangtua atau saudara sekandung penderita diabetes, kelebihan berat badan atau obesitas, berasal dari Asia Selatan, Cina, Karibia-Afrika atau Afrika.
Diabetes bergantung pada faktor genetika dan lingkungan tetapi Anda dapat membantu menjaga tingkat gula darah lewat susunan makanan sehat dan gaya hidup yang aktif. Menghindari makanan manis dan minuman olahan dan mengubah roti putih dan pasta dengan gandum adalah langkah pertama yang baik. Gula dan biji-bijian halus lebih rendah nutriennya karena bagian serat dan kaya vitaminnya telah diambil. Contohnya di antaranya adalah tepung terigu putih, roti putih, beras putih, pasta putih, minuman manis atau soda, permen dan sereal makan pagi dengan tambahan gula. Susunan makanan sehat termasuk di antaranya adalah sayur, buah, kacangkacangan dan gandum. Termasuk minyak sehat, kacang, ikan berminyak kaya omega-3. seperti sardin, salmon dan kembung. Serta penting untuk makan dengan beda waktu yang tetap dan berhenti makan sebelum kenyang. Olah raga juga membantu menurunkan tingkat gula darah. National Health System (NHS) Inggris menyarankan latihan aerobik selama 2,5 jam per minggu, seperti jalan cepat dan menaiki tangga. Berat badan yang sehat akan membuat tubuh lebih mudah menurunkan tingkat gula darah. Jika Anda perlu menurunkan berat badan, lakukan secara bertahap, antara setengah sampai satu kilogram per minggu. Penting juga untuk tidak merokok dan mengendalikan tingkat kolesterol untuk mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Jika penyakit diabetes militus bertambah parah akan bisa menyebabkan komplikasi. Tingkat gula yang tinggi di aliran darah dapat merusak pembuluh darah secara serius. WHO menyatakan diabetes adalah penyebab utama kebutaan, gagal ginjal, serangan jantung, tekanan darah tinggi dan amputasi tubuh bagian bawah. Pada tahun 2016, sekitar 1,6 juta kematian diperkirakan disebabkan diabetes secara langsung. l dr. Ida Ayu Praba Mahimadevi
5
Wedakarna Resmikan Posko GPM di Kota Singaraja
Senator RI Motivasi Semeton Tangkas Kori Agung Lahirkan Pemimpin Segala Bidang
SENATOR DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III kembali hadir di Kabupaten Buleleng dalam sejumlah rangkaian acara dan kunjungan kerja. Sesuai dengan UU MD3 Tahun 2018, anggota DPD-RI diharapkan untuk selalu turun ke lapangan untuk melihat hasil pembangunan di daerah, sesuai dengan tupoksi anggota DPD sebagai pengawas UU. Hal ini terekam saat Arya Wedakarna (AWK) hadir di acara temu kader Marhaen di kediaman Mayor Metra di pusat Singaraja dan silakrama bersama semeton Pangeran Tangkas Kori Agung di Busungbiu. Terkait dengan kunjungan kerja di Kota Singaraja, didampingi Ngurah Krisna Mahatma Metra (tokoh Marhaenis) dan Ardy Wiryawan (Ketua GPM Buleleng), AWK menyampaikan Kabupaten Buleleng sebagai salah satu kabupaten terluas dengan jumlah penduduk yang cukup banyak memerlukan perhatian dari pemerintah pusat, khususnya dalam hal infrastruktur dan juga ekonomi kreatif. Hal itu harus ada kerja sama yang kuat antara pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat, sehingga ke depan pembangunan utara dan selatan Bali bisa seimbang. ‘’Saya kira Bali memang tidak terlalu banyak bisa menikmati hasil pembangunan infrastruktur dari pemerintahan Joko Widodo. Tapi semoga dengan pembangunan satu jalur semua akan mudah secara politik anggaran dan politik kebijakan. Walaupun Buleleng sudah pernah melahirkan banyak pemimpin di segala bidang, tapi hasilnya tidak begitu maksimal ya, dan ini tugas DPD-RI untuk membantu menjembatani dengan lintas sektoral di pusat. Buleleng tidak hanya butuh shortcut atau airport baru, tapi juga banyak hal. Baik jalan raya baru, stimulus ekonomi dengan paket kebijakan yang bisa membantu UMKM, termasuk mengembalikan kejayaan Buleleng dalam hal pablikasi. Di masa lalu, Buleleng terkenal dengan produk-produk ung-
KUNJUNGAN – Senator DPD-RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama panglingsir ring kediaman Mayor Metra dan disambut tokoh Busungbiu. gulan dan itu harus dikejar semua. Apa yang sudah ada saat ini sudah baik, tapi perlu ditingkatkan,’’ ungkap Gusti Wedakarna di hadapan kaderkader muda Marhaenis di Kota Singaraja. Hal senada juga disampaikan saat hadir atas undangan dari Ketut Kurmadi, tokoh Dadia Tangkas Kori Agung di Desa Subuk Kecamatan Busungbiu. AWK menyatakan jika ke depan organisasi semeton, khususnya teruna teruni di dadia apa pun di Bali harus fokus membina SDM, khususnya bidang pendidikan. Sebab, kunci dari pembangunan adalah jnana (ilmu pengetahuan) dan ditambah dengan karakter yang baik. ‘’Tiang menganggap bahwa leluhur Pangeran Tangkas Kori Agung adalah contoh teladan dan figur penting dalam sejarah Bali. Kini tugas kita sebagai generasi muda Hindu, untuk selalu meniru kebaikan leluhur khususnya sikap ksatria, sikap nindihin jagat Bali dan sikap berani melindungi masyarakat. Apa pun swadharmaning dari semeton sinamian ya… silakan saja, tapi yang terpenting tetap menjaga nama baik leluhur. Sekali lagi tiang berterima kasih telah diberikan
kesempatan bertemu dengan anggota dadia dan pasemetonan. Ngiring bersinergi membangun Bali dan Indonesia,’’ jelas Gusti Wedakarna. Secara umum, kunjungan kerja Senator AWK di Bali Utara ini telah banyak memberikan inspirasi bagi anak muda Hindu. Apalagi dalam setiap kunjungan AWK, pasti dipadati dengan peserta dari pemuda, yowana dan kaum ibu. ‘’Pemuda dan kaum perempuan adalah pilar demokrasi. Semoga Buleleng tetap konsisten melahirkan putra-putra terbaik untuk bangsa. Ada tiga tokoh modern Buleleng yang sangat dikenal di dunia yakni Bung Karno yang beribukan seorang wanita Hindu asal Bale Agung Singaraja, Mr. Gusti Ketut Pudja, seorang Pahlawan Nasional asal Puri Sukasada yang menolak Piagam Jakarta sebagai bentuk konstitusi RI pada 1945, dan Raja Buleleng Gusti Panji Tisna yang melahirkan karya-karya sastra yang luar biasa. Semoga muncul pemimpin Buleleng dengan level nasional ya,’’ imbuh Gusti Wedakarna yang beribukan seorang wanita asal Kubutambahan, Buleleng keturunan Pasek Bendesa Mas yakni IGA Suwitry. (kmb)
OPINI
6
Jumat Umanis, 15 Februari 2019
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Cerdas Mengelola Pasar Wisata PASCADIBEKUKANNYA sejumlah toko yang menjual segala keperluan wisatawan Tiongkok, jumlah wisatawan asing ke Bali tetap tinggi. Hanya, terjadi pergeseran posisi yang dulu ranking pertama ditempati wisatawan Tiongkok, kini diambil alih oleh wisatawan asal Australia. Ini membuktikan pariwisata Bali memiliki daya tarik tersendiri. Namun, pada praktiknya ke depan, pola promosi dan pemasaran pariwisata Bali juga harus inovatif dan terukur. Praktik monopoli oleh agen wisatawan di Tiongkok dengan menjual paket wisata Bali yang murah bahkan tak masuk akal jelas-jelas merugikan negara dari segi pajak dan masyarakat Bali. Dengan demikian, kita (Bali - red) tak mendapatkan apa-apa dari wisatawan Tiongkok. Nah, dalam bahasa bisnis, siapa mau bekerja untuk rugi? Jelas tak ada. Makanya sangat tepat langkah pemerintah menata kembali wisatawan asal Tiongok. Kita juga tak setuju semua wisatawan asal Tiongkok mengikuti praktik demikian. Masih banyak yang murni wisatawan, suka melihat pemandangan dan menikmati alam Bali, juga suka berbelanja di Bali. Lihat saja wisatawan Tiongkok yang mengikuti paket tur ke Nusa Lembongan dan Nusa Penida. Menurut para guide semuanya suka makan, suka belanja, dan menghabiskan uangnya di Bali. Kita perlu wisman yang suka berbelanja. Lihat saja Thailand, apa saja bisa dijual untuk wisman. Alias tak ada yang gratis bagi wisman asalkan dinikmati oleh warga Bali. Jadi, Bali jangan mau dirugikan. Praktik menjual paket murah hanya tindakan oknum yang mau memanfaatkan kelemahan orang Bali. Salah satunya mudah disuap dan diiming-imingi sesuatu, padahal dalam jangka panjang merugikan kita sendiri. Program bebas visa ke Bali, membuat sektor pariwisata Bali terguncang. Padahal secara teori, jumlah wisman ke suatu destinasi berupa daerah, resor, kawasan, atau objek meningkat jika daerah ini mampu mengembangkan diri dan menjalankan Sapta Pesona terdiri dari aman, tertib, bersih, sejuk, indah, dan ramah. Faktor eksternal sangat memengaruhi pariwisata Bali. Kini, warga Bali menentukan nasibnya sendiri. Tidak dikunjungi wisatawan Tiongkok, Bali tetap ramai dikunjungi. Jadi, jangan sampai mereka masuk ke kawasan objek wisata, tidak berbelanja. Itu artinya mematikan krama Bali. Bagaiamana pedagang Bali bisa laku dagangannya. Padahal, semuanya bermuara untuk mempertahankan budaya Bali. Praktis semua uang akan lari keluar Bali. Pemotongan peran krama Bali di tengah jalan ini membunuh krama Bali yang notabene adalah pelaku pariwisata Bali. Semua tindakan ini harus segera dicegah agar krama Bali tak terus menjadi korban ulukuluk nak len (dibohongi orang lain - red). Coba bayangkan tanpa budaya, pariwisata Bali tak ada apa-apanya. Bayangkan juga apakah pelaku pariwisata luar Bali pernah memberdayakan pelaku budaya Bali? Jawabnya pasti tidak. Orang Bali selama ini masih mandiri dalam bidang budaya, yang justru dipakai barang dagangan oleh agen pariwisata. Yang jelas, kini dunia pemasaran bergeser cepat. Model transaksi pun berkembang cepat. Apa yang tren saat ini besar kemungkinan juga akan tergusur. Kondisi ini terkondisikan saat teknologi menjadi pilihan praktis para pelaku dan penikmat pasar melakukan transaksi. Tak terkecuali dalam dunia pariwisata. Dunia digital yang berkembang cepat membutuhkan pola yang tepat pula dalam melakukan pengelolaan pasar wisata. Untuk itu, pilihan untuk melakukan pengelolaan pariwisata melibatkan kalangan milenial sangatlah tepat. Kaum milenial yang tumbuh pesat di negeri ini hendaknya dikelola dengan profesional agar tak menjadi beban demografi.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Terpilih Bukan karena Baliho
Memasuki musim kampanye out door para caleg, pengawasan terhadap ruang bebas hendaknya terus dilakukan. Pemasangan yang terkonsentrasi pada titiktitik tertentu hendaknya tetap dipantau. Ini untuk memudahkan melakukan kontrol dan mengecek kepatuhan caleg pada aturan main. Tentu akan menjadi tidak baik jika para calon legislator ini melakukan pelanggaran lokasi pemasangan baliho. Artinya sejak dini, para calon legislator mestinya menunjukkan kepatuhan terhadap aturan hukum, agar nantinya setelah menjabat juga patuh pada aturan main. Baliho di jalan hendaknya jangan terlalu berlebihan. Umumnya calon terpilih bukan karena baliho melainkan kedekatannya dengan calon pemilih. Budayakan simakrama dan dengar harapan calon pemilih. Cara ini justru lebih efektif. Mudah-mudahan juga setelah masa kampanye berakhir ada keikhlasan dari tim sukses para calon untuk mencabut balihonya. Ni Komang Sunarti Denpasar, Bali
Milenial sebagai Promotor Pariwisata ”Sandang, pangan, dan colokan” menjadi sebuah anekdot yang sangat dekat dengan kehidupan kita, sebagai bagian dari generasi milenial negeri ini. Milenial tidak bisa tanpa makan, tidak bisa tanpa pakaian, dan tentu tidak bisa jika gadget mereka padam. Indonesia Millenial Report 2019 menunjukkan fakta bahwa 94,4 persen milenial telah terkoneksi dengan internet, bahkan 79 persen di antaranya membuka ponsel satu menit setelah mereka bangun tidur. Memasuki bonus demografi tahun 2020-2035, kelompok usia produktif (15-64 tahun) akan membeludak. Mengapa tidak kita manfaatkan untuk pengembangan pariwisata negeri ini?
Oleh Dwi Yustiani, S.ST.
G
enerasi milenial merupakan generasi terbesar sepanjang sejarah. Banyak peneliti menggunakan batasan tahun kelahiran 1980-an hingga 1990-an sebagai terbentuknya generasi milenial. Generasi ini memiliki nilai penting dalam komunitas masyarakat digital dan telah mampu menarik perhatian karena dipandang generasi ini mampu mengubah sifat konsumsi masa depan. Milenial memiliki karakteristik sangat paham teknologi. Masing-masing negara memiliki karakteristik milenial yang berbeda-beda. Namun pada era globalisasi, maraknya media sosial, masuknya budaya kebarat-baratan, serta cepatnya perubahan, milenial di seluruh dunia bisa saja memiliki kemiripan. Milenial bertumbuh seiring dengan adanya internet di sekelilingnya. Milenial familiar akan e-commerce, perangkat mobile, social media, e-travel seperti situs booking hotel, tiket pesawat, bahkan tiket masuk secara online, serta memberikan turut andil dalam promosi pariwisata secara tidak langsung. Dikutip dari research Asian Travel Leader Summit bertajuk ‘‘Capturing the Asian Millenial Traveller’’, 60 persen milenial dunia bertempat di Benua Asia. Bahkan, dipredik-
si pada tahun 2020, pengeluaran milenial untuk berwisata meningkat 1,6 kali. Wisatawan milenial Asia tentu berbeda dibandingkan wisatawan milenial dari Amerika, Eropa, Timur Tengah, bahkan Afrika. Pertama, dari kebiasaan berwisata, wisatawan milenial dari Asia menyukai berwisata dengan keluarga dan menyukai paket tur. Berbeda dengan wisatawan milenial dari Eropa yang lebih menyukai berwisata dengan sahabat. Wisatawan milenial dari Timur Tengah dan Afrika memiliki karakteristik yang berbeda. Proporsi tertinggi untuk wisatawan individu dunia disumbang oleh kawasan ini. Bahkan, jika dilihat dari rata-rata lama ting-
gal, wisatawan milenial Timur Tengah dan Afrika memiliki peringkat tertinggi mencapai 10 hari dalam 1 trip. Kedua, dari sisi budget yang dikeluarkan, wisatawan milenial Asia cenderung memiliki porsi besar di transportasi. Berbeda dengan wisatawan milenial Eropa dan Timur Tengah yang besar di porsi belanja eceran seperti suvenir dan makan. Wisatawan milenial dari Amerika memiliki porsi besar untuk aktivitas berwisata. Pengeluaran wisata milenial dari kawasan ini juga merupakan yang terbesar mencapai 7.500 USD per tahunnya, berbeda dengan wisatawan milenial Asia yang pengeluaran setahunnya cuma 3.096
Banyak pihak memandang, bonus demografi merupakan momentum yang tepat untuk menggenjot perekonomian. Jangan sampai momentum bonus demografi malah menimbulkan permasalahan demografi baru. Dan kaum milenial pada saat itu sangat cocok dimanfaatkan sebagai promotor berbagai hal khususnya pariwisata yang telah mengalami pergeseran karakteristik wisata, dari konvensional ke digital.
USD. Perbedaan karakteristik ini bisa digunakan sebagai gambaran dari subjek promosi pariwisata. Pengguna internet dunia saat ini menurut Internet World Stats didominasi oleh warga di kawasan Asia sebanyak 49 persen mengalahkan warga Eropa yang pengguna internetnya sebanyak 16,8 persen. Indonesia menempati urutan kelima dunia dan urutan ketiga di Asia sebagai pengguna internet terbanyak setelah Cina dan India dengan penggunanya 266,79 juta penduduk. Hampir seluruh populasi di Indonesia saat ini telah bersentuhan dengan yang namanya internet. Internet memang memiliki sisi baik dan sisi buruk. Pertukaran informasi sangatlah cepat dan sangat multidimensi. Apa pun bisa kita ketahui dengan berselancar di dunia maya. Inilah ciri khas dari the “Me” Generation atau yang lebih kita kenal dengan generasi milenial. Milenial melihat teman atau influencer-nya memposting sesuatu yang baru dan menarik, kemudian sudah tentu kaum milenial lain yang melihat. Tanpa kita sadari, perilaku dari milenial itu sendiri merupakan salah satu kegiatan promosi yang tidak disadari. Di sini terlihat adanya simbiosis mutualisme yang dicapai antara si milenial itu sendiri, dan pemerintah yang mendapatkan benefit dari perilaku tersebut. Ketika postingan dari milenial mendapatkan like yang banyak atau bisa menjadi inspirasi bagi kaum milenial lain merupakan hal yang membanggakan, di sisi pemerintah merupakan hal positif karena kaum milenial dipandang membantu dalam mempromosikan suatu wilayah. Memasuki era bonus demografi yang menunjukkan kelompok penduduk usia produktif (15-64 tahun) mem-
Mencermati Warisan Dosa dalam Spiritualisme SEORANG calon tantrik sah-sah saja memulai belajar shadana tantra dengan tidur di malam gelap pada sebuah lubang bekas mayat yang ada di kuburan. Walaupun itu adalah salah satu cara yang dianggap dapat melatih keberanian, tetapi itu sepertinya bukan bagian dari shadana tantra, dan malah sebaliknya bisa menimbulkan kesan belajar ilmu hitam (awidya). Bila seorang calon tantrik salah melangkah, dan tidak menggunakan wiweka-nya dengan baik, maka kecenderungannya terjatuh menjadi awidya tantrik sangatlah besar. Tantrik adalah orang yang mempraktikkan ilmu tantra dengan tujuan mencapai kemerdekaan jiwa alias moksha, dan bila ia menyeleweng atau bertentangan dengan arah untuk mencapai kemerdekaan jiwa, maka ia terjatuh ke dalam awidya tantrik yang kecenderungannya memasuki kelompok spiritualisme. Spiritualisme memiliki tujuan yang berbeda dan bahkan bertentangan dengan tujuan spiritual. Ada banyak orang yang menawarkan belajar spiritual, tetapi tujuannya bukan spirit ual m el ai nk an m engar ah pada kenikmatan spiritualisme. Spiritualisme berhubungan dengan banyak keinginan,
Oleh I Gst. Ngr. Bagus Suryawan, S.T., S.Ag., M.M. sedangkan spiritual terfokus hanya pada satu keinginan yaitu memerdekakan jiwa (moksha) yaitu membebaskan jiwa dari ragam keinginan yang mengikat. Langkah spiritual adalah upaya terus-menerus untuk membebaskan sifat-sifat binatang pada diri, sedangkan spiritualisme justru kebalikannya diikat oleh ragam sehingga ada banyak upaya, banyak tujuan, harapan, kebanggaan, kenikmatan, uang, dan harta benda. Itulah sebabnya, spiritual dikatakan bukan karena meditasi, bukan karena yadnya, bukan karena punia, bukan karena menguasai kitab suci, bukan karena ritual, bukan karena mantra, bukan karena diksa, bukan karena memiliki benda bertuah, bukan karena kesaktian, bukan karena transfer energi, bukan karena latihan membuka cakra, bukan karena dapat menyembuhkan, melainkan upaya terus-menerus mengikis sifat binatang pada diri. Selama sifat binatang ini melekat dalam diri, maka upaya spiritual akan terus terkendala. Kadang seseorang
merasa yakin telah melangkah dalam jalur spiritual, begitu juga yang telah memperkenalkan diri sebagai guru, bisa saja jatuh dari kedudukannya. Karena adanya penerimaan dari masyarakat, muncullah godaan, muncul rasa bangga, tergoda rasa nikmat, dikagumi banyak orang, apalagi banyak mendapat uang dan keuntungan lain, dan tanpa sadar diikat oleh rasa ketagihan yang membelenggunya, dan begitulah spiritualisme. Tidaklah mengherankan kalau seorang murid berani menipu gurunya, melarikan uang perguruannya, atau seorang guru terjatuh dalam tindakan asusila, dan ini adalah salah satu bentuk penyimpangan yang berkedok spiritual yang sesungguhnya masih melekat dengat karakter spiritualisme yang tujuannya masih kenikmatan hawa nafsu dan kesenangan duniawi lainnya. Mungkin dengan alasan itu pula, banyak Yogi Agung menghindar untuk memiliki murid agar cintanya terfokus hanya pada Tuhan, dan tidak tergerus oleh daya tarik oleh
kebanggaan semu yang membelenggu. Di alam semesta raya ini, ada banyak energi dengan berbagai karakter berseliweran, arahnya tidak selalu selaras, dan termasuk energi pikiran orang yang meninggal. Manakala seseorang dalam hidupnya masih saja penasaran dan keinginannya belum tercapai hingga kematian tiba, maka energi pikiran demikian akan terus mengembara sambil menunggu badan baru (reinkarnasi) untuk mendapat pijakan atau wadah baru untuk bisa merealisasikan keinginannya itu. Sambil menunggu badan baru, energi pikiran itu terus berkelana di alam semesta bersama dengan ragam karakter energi lainnya. Energi di alam semesta ini juga bisa dimanfaatkan oleh orangorang tertentu yang sudah terlatih, dan energi itu bisa digunakan untuk berbagai tujuan yang disesuaikan dengan karakternya. Seorang awidya tantrik tentu bukanlah tantrik, ia bangga dapat mengakses dan merekayasa energi untuk tujuan pamer kemampuan, dan tidak sedikit yang digunakan untuk mengganggu orang lain.
beludak, dalam arti kaum milenial mengalami masa jayanya saat terjadinya bonus demografi. Pada tahun 2020 awal dari bonus demografi, BPS memproyeksi bahwa jumlah penduduk mencapai 271,066 juta penduduk. Banyak pihak memandang, bonus demografi merupakan momentum yang tepat untuk menggenjot perekonomian. Jangan sampai momentum bonus demografi malah menimbulkan permasalahan demografi baru. Dan kaum milenial pada saat itu sangat cocok dimanfaatkan sebagai promotor berbagai hal khususnya pariwisata yang telah mengalami pergeseran karakteristik wisata, dari konvensional ke digital. Untuk memaksimalkan potensi milenial yang ada, tentu harus dibarengi dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan keautentikan dan originalitas dari pariwisata yang dikemas dalam balutan yang menarik perhatian para kaum milenial. Penambahan spot-spot yang instagramable tentu sangat signifikan mampu meningkatkan promosi pariwisata oleh para kaum milenial. Terkhusus untuk Indonesia yang memiliki beragam budaya, puluhan ribu pulau, ratusan ribu spot berfoto tentu sangatlah disayangkan untuk sekadar digunakan para wisatawan konvensional. Soft promotion oleh kaum milenial bisa menjadi pilihan cerdas di era wisata digital saat ini. Penulis, statistisi pada Badan Pusat Statistik Provinsi Bali
POJOK Komisi VII DPR-RI ngotot hidupkan kembali geothermal Bedugul. - Kok ngotot ya? *** Soal pembangkit, Koster dan Cok Ace sepakat tak korbankan alam. - Jangan sakiti alam dan manusia Bali. *** Tingkatkan partisipasi pemilih, KPU Bangli bagikan cokelat saat valentine. - KPU zaman ‘’now’’.
Penulis pensiunan Telkom, asal Bedulu, Gianyar
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
7
TABANAN Tabanan Serius Perangi Korupsi di Semua Lini Jumat Umanis, 15 Februari 2019
SETELAH mendapatkan penghargaan peringkat II seBali di bawah Pemprov Bali terkait aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi yang dirilis KPK melalui aplikasi Monitoring Centre for Prevention (MCP), Pemkab Tabanan semakin memantapkan upaya tersebut agar pencegahan dan pemberantasan korupsi menyentuh semua lini mulai dari aparatur pemerintah sampai masyarakat. Upaya ini ditegaskan melalui penandatanganan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Kabupaten Tabanan Tahun 2019 yang digelar Kamis (14/2) kemarin di Kejaksaan Negeri Tabanan. Acara ini selain dihadiri Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti juga dihadiri oleh seluruh Forkompinda Tabanan,
di antaranya Kajari Tabanan Ni Wayan Sinaryati, Kapolres Tabanan AKPB Made Sinar Subawa, Ketua Pengadilan Tinggi Tabanan Made Sukereni, Dandim 1619/Tabanan Hasan Abdullah, Perwakilan Kalapas Tabanan, Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi, Wakil Ketua DPRD Tabanan, Sekda Tabanan I Gede Susila, serta OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan. Bupati Eka Wiryastuti menjelaskan, sebelumnya telah dibentuk tim koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi di tingkat kabupaten yang secara berkala melakukan update data melalui aplikasi MCP yang dipantau langsung oleh KPK RI. Pemantauan meliputi delapan area intervensi yakni perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu,
kapabilitas APIP, manajemen ASN, Dana Desa, optimalisasi pendapatan daerah dan manajemen aset daerah. Selain itu, Pemkab Tabanan juga telah melakukan berbagai langkah dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan dengan capaian kinerja dan prestasi seperti penyajian laporan keuangan secara tepat waktu serta berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK dan hasil evaluasi akuntabilitas kinerja yang dilaksanakan oleh Kementerian PAN-RB telah mendapat predikat penilaian B sejak tahun 2017. ‘’Dalam pencapaian tersebut, tentunya ini merupakan komitmen kita bersama mewujudkan cita-cita kita ini agar tercapai dan bisa memberikan image yang baik terhadap Tabanan. Kami
sangat mengapresiasi upaya dan kerja sama yang telah dilakukan oleh seluruh pihak terkait,’’ ungkapnya. Dirinya pun mengungkapkan kebanggaannya atas terselenggaranya acara penandatanganan Zona Integritas Menuju WBK Kabupaten Tabanan Tahun 2019 ini. Menurutnya, ini merupakan hal yang baik apalagi dilakukan secara bersama-sama. Sebelumnya, Kajari Tabanan Ni Wayan Sinaryati mengungkapkan, Zona Integritas adalah suatu predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang berkomitmen mewujudkan WBK dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui reformasi birokrasi. Ini merupakan salah satu langkah awal untuk melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerin-
tahan yang baik, efektif dan efisien sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat dan profesional, melalui implementasi kebijakan pelayanan maupun mutu hasil karya khususnya pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik dengan menerapkan prinsip akuntabilitas, transparansi dan keterbukaan, efisiensi dan efektivitas, serta partisipasi dari semua elemen. Ia mengaku siap menunjukkan komitmen dalam pelayanan publik. ‘’Kami Kejaksaan Negeri Tabanan siap berkomitmen melayani publik dengan berbekal BISH (bekerja ikhlas sepenuh hati) dengan prinsip 5S (senyum, salam, sapa, dan sopan santun), dengan visi untuk mewujudkan Kejaksaan Negeri Tabanan selaku penegak hukum yang ber-taksu, tanggung jawab,
ZONA INTEGRITAS - Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani Kabupaten Tabanan Tahun 2019 dicanangkan Kamis (14/2) kemarin di Kejaksaan Negeri Tabanan. akuntabel, komitmen, sukses dan utama,’’ jelasnya. Dia berharap penandatangan Zona Integritas ini bukan hanya seremonial, melainkan menjadi langkah awal yang nantinya disusun dengan tindakan nyata dalam mewujudkan WBK dan WBBM. ‘’Dalam
mewujudkan komitmen ini kami tidak bisa sendiri. Kami butuh dukungan penuh dari Forkompinda Tabanan dan seluruh stakeholder untuk berjalan maju, namun juga berlari kencang demi terciptanya WBK dan WBBM,’’ tegasnya. (ad495)
Penyortiran dan Pelipatan Tunggu Kelengkapan Surat Suara Tabanan (Bali Post) -
Meski logistik surat suara untuk Pilpres dan Pileg tingkat DPR-RI sudah pada 6 Februari lalu, sampai saat ini KPU Tabanan beluk melaksanakan penyortiran dan pelipatan surat suara. KPU masih menunggu surat suara untuk tiga varian lainnya, yakni surat suara pemilihan DPD-RI, DPRD provinsi Bali dan DPRD kabupaten yang saat ini masih dalam proses pencetakan.
Bali Post/ist
PEMBAGIAN BUNGA - Relawan Demokrasi membagikan bunga dan brosur di hari Valentine, Kamis (14/2) kemarin.
Ketua KPU Tabanan I Putu Weda Subawa menerangkan, proses penyortiran dan pelipatan surat suara baru akan dilakukan setelah seluruh surat suara Pemilu 2019 tiba di KPU Tabanan, dan dibuatkan berita acara serah terima. ‘’Kemarin untuk dua varian surat suara, baru sebatas surat jalan atau semacam surat ekspedisi bahwa surat suara pemilihan Presiden dan DPR-RI sudah diserahkan. Nanti jika seluruh surat suara sudah komplit baru kami buatkan berita acara serah terima,’’ terangnya, Kamis (14/2) kemarin. Untuk logistik lainnya, lanjut Weda, masih proses penyiapan kotak suara. ‘’Ada pergeseran kotak suara yang belum
dirakit dari gudang KPU ke lapangan tenis Alit Saputra untuk setting logistik, dan sudah mulai ada pengamanan dari pihak kepolisian dan petugas KPU tiap harinya,’’ terangnya. Dari data logistik KPU Tabanan, untuk kotak suara dari kebutuhan sebanyak 7.944 buah, telah diterima 7.810 buah. Sementara jumlah TPS sebanyak 1.544 buah. Logistik berupa bilik suara, dari kebutuhan 6.175 buah, baru diterima 2.666 buah ditambah 3.494 bilik suara alumunium. Artinya masih ada kekurangan sebanyak 16 buah. Untuk surat suara pemilihan Presiden dan DPR-RI, dari masing-masing kebutuhan sebanyak 374.169 buah, telah diterima 373.473 buah. Sedan-
gkan untuk tinta sudah lengkap sesuai dengan kebutuhan sebanyak 3.088 buah. ‘’Untuk kekurangan itu sudah kami sampaikan ke KPURI, dan kita tembuskan ke KPU Provinsi agar bisa segera ditindaklanjuti,’’ ucapnya. Terkait surat suara yang belum lengkap, Weda juga telah melakukan koordinasi dan pengecekan. ‘’Berdasarkan monitoring, mereka ini punya deadline sampai dengan tanggal 7 Maret. Karena terkait dengan tahapan sortir dan pelipatan, jadi tunggu saja,’’ ucapnya. Terkait upaya meningkatkan partisipasi pemilih di Kabupaten Tabanan yang ditargetkan bisa mencapai angka 85 persen, Weda menjelaskan, pihaknya
terus melaksanakan sosialisasi. Bahkan di hari kasih sayang atau Valentine’s Day para Relawan Demokrasi bentukan KPU Tabanan melakukan beragam aktivitas untuk mengajak masyarakat di tiap kecamatan menggunakan hak pilihnya. Caranya pun beragam, mulai dari menggunakan kostum bondres untuk menarik perhatian pengguna jalan serta pembagian bunga dan brosur sederhana di ruas jalan yang padat aktivitas. Para Relawan Demokrasi ini menyerukan ajakan agar masyarakat yang telah memiliki hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya pada 17 April mendatang. Dia menambahkan, pesta demokrasi ini merupakan momen penting, karena menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin selama lima tahun ke depan. ‘’Kepada masyarakat dan pemilih pemula, agar tidak ragu dalam menggunakan hak pilihnya,’’ terangnya. (kmb28)
Sri Setiawati, Pengasuh Panti Werdha Santhi
Peternak Inginkan Standardisasi Harga Babi
MENJADI pengasuh para lanjut usia (lansia) dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) bukan perkara mudah. Banyak hal yang mesti diperhatikan, baik itu menyangkut kondisi yang dirawat maupun diri sendiri. Pekerjaan ini pun memerlukan tingkat kesabaran yang cukup tinggi. Sebab tidak mudah memenuhi keinginan orang yang diasuh, apalagi jumlahnya banyak. Hal inilah yang dirasakan Ni Putu Sri Setiawati, salah seorang pengasuh di Panti Werdha Santhi milik Pemkab Tabanan yang berlokasi di perumahan dinas Pemkab Tabanan, Banjar Wanasara Desa Bongan Kecamatan Tabanan. Tidak jarang orang bertanya tentang profesinya, terutama mengenai apa yang membuatnya betah melakoni pekerjaannya seharihari tersebut. Sebab, setiap harinya perempuan berusia 38 tahun ini berjibaku merawat 10 lansia dengan rata-rata usia 80 tahun ke atas. Tak hanya itu, dia juga merawat 10 ODGJ di Panti Laras yang berlokasi tepat di seberang panti werdha. Ditemui Kamis (14/2), Sri Setiawati tampak sedang menyiapkan masakan untuk para lansia dan ODGJ, apalagi
Tabanan (Bali Post) Ternak babi di Indonesia belum memiliki standar harga yang pasti. Hal ini mengakibatkan kebanyakan peternak babi terus mengalami kerugian ketika terjadi kenaikan harga pakan yang tidak diiringi dengan standar harga jual dari pemerintah. Peternak pun berharap pemerintah bisa melindungi usaha mereka dengan menetapkan standar harga babi. Peternak babi yang juga Perbekel Desa Sudimara Nyoman Ariadi, Kamis (14/2) kemarin mengatakan, selama dirinya terjun menjadi peternak babi, harga babi terus mengalami pasang-surut. Ketidakpastian mengenai harga ini cukup membuatnya kelimpungan, terlebih saat harga pakan mengalami kenaikan signifikan. Dari perhitungannya, dengan kenaikan harga pakan saat ini, harga ideal babi hidup adalah Rp 35 ribu per kg. Saat ini harga babi kualitas super sedang di atas harga ideal yaitu sekitar Rp 36 ribu per kg. ‘’Harga ini sudah turun dari harga kemarin yang sempat mencapai Rp 38 ribu per kg untuk babi kualitas super,’’ ujar Ariadi. Dalam menjalani usaha ternak babi, selain harga pak-
Rawat Lansia Seperti Orangtua Sendiri di moment hari kasih sayang (valentine) ini diisi dengan kegiatan kumpul sembari makan bersama. ‘’Biar ada kesan berbeda, hari kasih sayang ini kami isi dengan acara makan bersama,’’ ucapnya. Setiawati yang baru dua tahun bekerja sebagai pengasuh, mengaku tidak ada duka dalam menjalani pekerjaannya. Ia selalu merasa senang bisa membuat para lansia bahagia dan tersenyum. ‘’Mungkin orang tidak akan percaya dengan apa yang saya katakan ini, dan menganggap jawaban saya muluk-muluk. Tetapi terserah mereka mau menilai bagaimana, yang penting saya memang suka melayani orang tua,’’ ucapnya. Tiap harinya Setiawati melakukan tugasnya mulai pukul 07.00 Wita sampai dengan pukul 13.00 Wita, lanjut istirahat pulang sebentar untuk mengurus suami dan kedua anaknya yang masih duduk di bangku SD. Pukul 16.00 Wita ia kembali ke panti untuk melaksanakan tugasnya hingga pukul 19.00 Wita. ‘’Jadi panti ini sudah seperti rumah kedua bagi saya. Rumah saya hanya berjarak 500 meter dari panti,’’ terangnya. Menjadi pengasuh para lansia dengan beragam kara-
kter, tidak membuat Setiawati patah semangat. Apalagi suaminya, I Nyoman Wirta sangat mendukung tugas istrinya. Bahkan saat panti sosial ini belum memiliki satpam, Wirta ikut menjaga panti hingga pukul 23.00 Wita. ‘’Suami saya ikut mendukung, dan sangat sayang sama orang tua. Boleh tanya langsung sama para lansia di sini. Dua hari saja suami saya tidak datang pasti ditanya oleh mereka, karena suami dan para orang tua di sini seperti sudah ada ikatan batin,’’ ujarnya. Bagi Setiawati, para lansia penghuni Panti Werdha Santhi sudah dianggap sebagai orangtua mereka sendiri. Bahkan saat ada yang sakit dan harus menjalani rawat inap di rumah sakit, Setiawati ataupun suaminya rela menunggu sampai pukul 03.00 Wita. Tidak hanya lansia, pengalaman lain juga pernah dirasakan olehnya saat mengasuh ODGJ di Panti Laras. ‘’Atasi mereka yang lagi kambuh sudah jadi hal biasa bagi kami. Tetapi kami tetap hadapi dengan baik, karena pekerjaan ini memang memerlukan hati yang sabar,’’ ucapnya. Terkait kedekatan antara pengasuh dengan penghuni panti, juga diakui Ketut Ladra,
Bali Post/bit
RAWAT LANSIA - Ni Putu Sri Setiawati saat melakukan tugasnya merawat lansia di Panti Werdha Santhi. salah seorang lansia asal Desa Mundeh Kauh, Selemadeg Barat. Ladra mengatakan, saat di panti ia merasa memiliki keluarga besar sekaligus teman untuk berbagi cerita dan mengisi waktu luang. Saat ini ada 10 lansia di Panti Werdha Santhi terdiri dari 8 perempuan dan 2 laki-laki. Mereka berasal dari berbagai wilayah, seperti dari Kecamatan Penebel, Marga, Selemadeg dan Pupuan.
‘’Rata-rata keluarga mereka sibuk, jadi para lansia ini kurang mendapatkan perhatian. Kasihan juga kalau sendiri di rumah,’’ ucap Setiawati. Mengisi keseharian, para lansia diberikan kegiatan yang sederhana dan disesuaikan dengan kemampuan mereka, seperti membuat porosan, tipat, dan bantal tape. Hasilnya dijual dan ditabung ke tabungan milik masingmasing lansia. (bit)
an yang terus naik, peternak juga harus menghadapi kematian ternaknya, membeli bibit babi yang ikut naik sesuai harga pakan dan tidak bisa menjual ternak setiap hari. Untuk bisa menjual babi, peternak harus menunggu setidaknya 4 hingga 5 bulan. Jadi, jika ada harga standar misalnya Rp 35 ribu per kg, peternak sudah dapat untung sekitar Rp 500 ribu per ekor. Di bawah harga ini, peternak rugi. Pihaknya juga tidak bisa mengharapkan harga pakan akan turun. Sebab, bahan bakunya dalam hal ini jagung pipil sudah jauh di atas standar. Jika ingin pakan murah, jagung setidaknya harus diharga Rp 3.000 per kg. Tidak seperti sekarang yang selalu di atas harga tersebut bahkan bisa dua kali lipatnya. Pengembangan peternakan babi di Indonesia cukup potensial. Tidak hanya di Bali tetapi juga di wilayah timur Indonesia. Terlebih dengan adanya tol laut, menurutnya, ternak babi di Bali bisa dipasarkan ke wilayahwilayah potensial tersebut. Karenanya, ia berharap agar babi pun bisa menjadi ternak yang diperhatikan standar harganya oleh pemerintah. (kmb24)
BULELENG
8
Jumat Umanis, 15 Februari 2019
Surat Suara Pemilu Diterima Lengkap
KPU Tunggu Jadwal Sortir dan Pelipatan Singaraja (Bali Post) – KPU Buleleng akhirnya menerima seluruh surat suara mulai pemilihan DPRD Buleleng, DPRD Bali, DPR-RI, DPDRI, dan surat suara Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres). Lengkapnya surat suara ini, setelah KPU menerima pengiriman surat suara yang tiba, Kamis (14/2) kemarin. Surat suara itu terdiri dari pemilihan DPRD Buleleng Daerah Pemilihan (Dapil) Buleleng 4 (Kecamatan Seririt dan Kecamatan Gerokga), dan Dapil Buleleng 6 (Kecamatan Sukasada). Surat suara untuk pemilihan DPD-RI itu juga sudah lengkap diterima KPU Buleleng. Pantauan di gudang logistik KPU Buleleng di Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng, truk kontainer tampak parkir di depan pintu gudang sewaan itu. Sementara petugas pengiriman sibuk mengecek proses pembongkaran surat suara itu. Surat suara itu kemudian disimpan di gudang logistik. Ketua KPU Buleleng Komang Dudhi Udiyana bersama staf kesekretariatan juga serius mengecek penyerahan surat suara. Pengecekan itu didampingi Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Buleleng dan aparat Kepolisian. Seluruh surat suara untuk semua tingkatan pemilihan, kata Dudhi Udiyana, sudah diterima 100 persen. Masing-masing tingkatan mulai Pilpres, DPR-RI, DPD-RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten Buleleng surat suara yang diterima sebanyak 594.086 termasuk surat suara cadangan sebesar 2 persen di masing-masing tingkatan. Menyusul lengkapnya kebutuhan surat suara ini, pihaknya telah berkoordinasi ke KPU Provinsi Bali untuk memastikan kapan jadwal pemilahan (sortir) dan pelipatan surat suara itu dilakukan. ‘’Tadi kami sudah hubungi KPU Bal, mempertanyakan kapan kita diberikan waktu memilah termasuk pelipatan. Mudah-mudahan secepatnya kita diizinkan untuk sortir dan melipat,’’ harapnya. Untuk sortir dan pelipatan, kata Dudhi, KPU akan mempekerjakan pihak ketiga. Mereka sebagian pernah melipat surat suara pada hajatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali lalu. Selain itu, juga dipekerjakan tanaga baru. Pasalnya, jumlah surat suara yang akan disortir dan dilipat itu mencapai jutaan lembar. Apalagi, waktu yang sudah semakin dengan hari ‘’H’’ pencoblosan tinggal dua bulan ke depan, sehingga tahapan ini harus dikebut agar bisa tuntas tepat waktu. Terkait kemungkinan ada surat suara rusak, Dudhi mengatakan kalau dalam pemilahan nanti ada surat suara rusak, maka KPU melaporkan temuan itu kepada KPU Bali untuk diteruskan ke KPU RI agar mendapatkan surat suara pengganti. ‘’Sebagian tenaga pelipat waktu pilgub dan ditambah yang baru kita pekerjakan dan total ada 20 kelompok di mana masing-masing kelompok beranggotakan 20 orang. Dengan tenaga itu kami optimis bisa menyelesaikan pekerjaan sebelum hari pencoblosan,’’ jelasnya. Ditanya logistik jenis lainnya, Dudhi mengaku masih ada logistik seperti daftar DCT calon legislatif dan DPD belum diterima. Selain itu, beragam formulir juga belum diterima dari pihak percetakan. Tidak itu saja, alat bantu coblos berupa tamplate tuntuk penyandang tunanetra juga belum diterima. Sedangkan untuk kotak dan bilik masih tahap perakitan. (kmb38)
Musrembang di Banjar
Didominasi Program Pemberdayaan Masyarakat Singaraja (Bali Post) – Berbagai usulan mengemuka pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Banjar, Kamis (14/2) kemarin. Usulan itu didominasi program yang sifatnya untuk pemberdayaan masyarakat. Camat Banjar Ketut Darmawan mengatakan, usulan pemberdayaan masyarakat itu diyakini bisa mewujudkan usahausaha rumah tangga, sehingga bisa membantu keluarga agar tercapai kesejahteraan. Selain pemberdayaan masyarakat juga beberapa usulan penataan fisik. Seperti pengaspalan jalan yang menghubungkan Desa Cempaga dengan Dusun Corot, Desa Dencarik. Pengaspalan jalan itu benar-benar diperlukan warga untuk memperlancar penjualan hasil-hasil pertanian dari Desa Cempaga dan sekitarnya. Pola Musrembang tahun ini, kata Darmawan, sedikit berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Saat itu para kepala desa yang lebih banyak membawa usulan. Namun, tahun ini paling banyak dua atau tiga masukan saja dari masing-masing bidang. Alasannya, karena tim dari kecamatan itu sudah turun sebelumnya menyerap aspirasi ke aparat desa. ‘’Untuk mencari dan memverifikasi sebagai suatu skala prioritas pembangunan 2020,’’ katanya. Asisten Bidang Administrasi Umum Sekab Buleleng Gede Suyasa mewakili Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan, pembahasan musrenbang kecamatan itu sebagai upaya penjaringan usulan masing-masing desa yang diakomodir sebagai program kerja pemerintah. ‘’Hasil musrenbang kecamatan ini bisa menghasilkan suatu usulan program yang berdampak konstruktif pada percepatan perekonomian dan juga pembangunan di desa itu sendiri,’’ katanya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
SURAT SUARA – KPU Buleleng menerima pengiriman surat suara untuk pemilihan DPRD Buleleng Dapil Buleleng 4 dan Buleleng 6, serta pemilihan DPD-RI, Kamis (24/2) kemarin.
Terkait Proyek RTH Taman Bung Karno
DPRD Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi Menyeluruh Singaraja (Bali Post) Komisi II DPRD Buleleng menyikapi serius gagalnya kontraktor menyelesaikan proyek tahap III Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno. Karena itu, dewan mendesak agar pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh. Wakil rakyat juga memanggil Kepala Dinas Perumahan Permukiman Pertanahan (Perkimta) Ni Komang Surattini, Senin (18/2) pekan depan. Di samping itu, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR), Badan Layanan Pengadaan (BLP) Barang dan Jasa, dan Tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Buleleng turut diminta hadir menyikapi gagalnya proyek RTH Taman Bung Karno, itu tuntas tepat waktu. Ketua Komisi II DPRD Buleleng Putu Mangku Budiasa, Kamis (14/2) kemarin, mengatakan proyek itu tidak tuntas dikerjakan sesuai tanggal kontrak berakhir. Nyatanya, belakangan ini memang sering terjadi. Jadi, lucu kegagalan itu terus berulang. Apalagi proyek RTH Bung Karno itu ditunggu-tunggu masyarakat. Pasalnya, RTH Bung Karno itu diyakini menjadi kebanggaan warga. Namun, justru tidak bisa tuntas sesuai kontrak berakhir.
Pada rapat dengar pendapat itu, pemerintah dituntut melakukan evaluasi secara menyeluruh. Dia juga meminta pelaksanaan proyek strategis itu prosedur lelangnya diperketat. Sehingga, peserta tender hanya diikuti kontraktor yang memiliki modal kerja. “Ini sebetulnya masalah serius. Kami ingin tahu apa sebenarnya masalah krusial hingga proyek itu gagal. Apalagi tahun 2018 yang lewat tidak hanya patung Bung Karno
yang molor, termasuk juga ada beberapa proyek lainnya tidak bisa diselesaikan tepat waktu. Bahkan, pemborong di-blacklist,” katanya. Di sisi lain, mantan Perbekel Desa Selat, Kecamatan Sukasada ini mengaku prihatin dengan molornya pembangunan RTH Bung Karno itu. Mengingat proyek itu sangat dinantikan masyarakat. Patung Bung Karno itu seharusnya terpasang akhir 2018 lalu. Namun, ternyata belum tuntas dikerjakan. Seperti diberitakan sebelumnya, proyek tahap tiga Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno di Lingkungan Sangket, Kelurahan Sukasada, Kecamatan Sukasada gagal dituntaskan. Pelaksanaan proyek yang sudah mendapatkan perpanjangan pekerjaan selama 50 hari itu tidak dapat dituntaskan sesuai jadwal yang ditetapkan. Atas kondisi itu, Dinas Perumahan Permukiman dan
Pertanahan (Perkimta) menitipkan bagian patung yang belum tuntas dikerjakan itu di Yogyakarta. Dalam proyek lanjutan, seharusnya pelaksana menuntaskan pemasangan patung Bung Karno itu. Patung yang semestinya berdiri kokoh di areal inti RTH itu ternyata tidak selesai dikerjakan. Sampai kontrak berakhir, pelaksana baru menyelesaikan bagian kaki dan kepalanya. Sedangkan bagian badan patung Bung Karno, hingga kini belum selesai. Karena itu, masih dititipkan di bengkel kerjanya s a n g perajin di Yogyakarta. (kmb38)
Wisata Sejarah dan Warisan Seni Budaya Dikembangkan sebagai ”Pilot Project’’
Singaraja (Bali Post) – Pengembangan industri pariwisata di Buleleng tidak seramai pariwisata di Kuta dan Ubud. Namun, ementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) menjadikan Bali Utara ini sebagai pilot project pengembangan wisata berbasis sejarah dan warisan seni budaya. Pengembangan wisata itu tidak lepas dari perjalanan sejarah Buleleng yang kaya warisan tradisi, seni termasuk budaya unik. Semua itu sepertinya tidak ada di Bali Selatan maupun daerah lainnya. Mengawali pengembangan wisata sejarah dan budaya itu, Kemenpar RI bersama Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng menggelar Focus Group Discussion (FGD) Uji Petik Pengembangan Wisata Sejarah dan Budaya, Kamis
(14/2) kemarin. FGD itu menghadirkan narasumber Kepala Bidang Pengembangan Sejarah dan Warisan Budaya Kemenpar RI Ana Sunarti dan Kepala Dispar Buleleng Nyoman Sutrisna, M.M. Ana Sunarti mengatakan, FGD ini merupakan tahap awal membahas pedoman yang digunakan untuk pengembangan wisata sejarah dan warisan seni budaya Buleleng. Alasan memilih Buleleng sebagai pilot project itu karena di daerah ini ada potensi besar baik dalam atraksi tradisi, seni termasuk budaya unik. Hal itu tidak ada di daerah lainnya. Sedangkan sisi unik lainnya ada perjalanan sejarah kemerdekaan mapun zaman kerajaan. Dicontohkan, perjalanan sejarah yang ada di Buleleng adalah wilayah itu pernah sebagai Ibu
Kota Soenda Ketjil yang meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Dua aset potensial itu, diakuinya, memiliki peluang besar digarap dalam sebuah bisnis pariwisata. Apalagi, belakangan ini minat wisatawan asing menyaksikan atraksi budaya dan sejarah itu begitu tinggi. Untuk itu, dirinya optimis kedua potensi ini layak dikembangkan. ‘’Pemkab kita harapkan mengembangkan potensi atraksi wisata baik tradisi, seni, budaya dan sejarah di Buleleng. Pemilihan pilot project ini karena sesuai bidang tugas di Kemenpar itu lebih banyak membangkitkan atraksi wisata. Ke depan usulan pengembangan potensi ini menjadi skala prioritas,’’ katanya.
Kepala Dispar Buleleng Nyoman Sutrisna, M.M. mengatakan, sebelum pengembangan itu fokus pada pedoman yang ada. Pihaknya telah mengidentifikasi potensi wisata sejarah dan warisan budaya di Buleleng Barat, Buleleng Tengah dan Buleleng Timur. Selain uji petik pedoman pengembangan wisata sejarah dan warisan budaya, juga di beberapa tempat diaplikasikan mengacu pada pedoman desa wisata, pedoman pengelolaan homestay, daya tarik wisata dan pendukung lainnya. Dengan upaya awal itu perkembangan pariwisata memilikii dasar hukum kuat. ‘’Uji petik berdampak pada suatu upaya pelestarian budaya di Buleleng. Ada pedoman kuat dapat dijadikan pijakan dalam pengembangan pariwisata ke depannya,’’ tegasnya. (kmb38)
Sidang Ajudikasi Pelanggaran Administrasi Pemilu
Caleg DPR-RI Akui Tak Cari Surat Pemberitahuan Tertulis Sidang ajudikasi dugaan pelanggaran administrasi Pemilihan Umum (Pemilu) dengan terlapor calon legislatif (caleg) DPR-RI dari Partai Demokrat GNW digelar Kamis (14/2) kemarin. Pada sidang itu, GNW mengakui kesalahannya tidak mencari surat pemberitahuan tertulis ketika melaksanakan kampanye di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt 8 Februari 2019 lalu. Dari pengalaman disidangkan, dia berjanji tidak akan mengulangi dan setiap jadwal kampanye akan mencari surat pemberitahuan tertulis sesuai amanat regulasi yang sudah ada. Lalu, apakah bentuk sanksinya dan kapan lagi dijadwalnya sidang putusannya?
Bali Post/mud
SIDANG AJUDIKASI - Bawaslu kembali menggelar sidang ajudikasi dengan agenda pemeriksaan terlapor dugaan pelanggaran administrasi pemilu di Sekretariat Bawaslu, Jalan Bisma, Singaraja, Kamis (14/2) kemarin. SIDANG ajudikasi yang digelar Kamis kemarin, dipimpin Ketua Majelis Pemeriksa yang juga Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Putu Sugiardana. Sidang itu didampingi anggotanya masing-masing Wayan Sudira dan Made Carna Wirata. Pelapor dihadiri anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Seririt, I Gede Agus Arimbawa. Sementara, GNW datang didampingi tim suksesnya bersama sejumlah
masa pendukungnya. Sidang yang dimulai sekitar pukul 14.00 wita itu berakhir pukul 14.30 wita. Sidang diawali pembacaan permohonan oleh pelapor dan dilanjutkan pemeriksaan terlapor GNW. Dari persidangan itu, GNW menerangkan, sebelum kampanye di Lokapaksa, ia mengaku sudah menginformasikan kegiatan kampanyenya itu kepada anggota polisi hanya melalui pesan WhatsApp (WA). GNW sebelumnya
berpikiran kalau pemberitahuan dengan pesan WA itu sudah cukup, tanpa harus mencari surat tertulis. Alasannya, zaman milenial seperti saat ini pemberitahuan via WA dianggap sudah cukup sebagai upaya koordinasi. Sehingga surat tertulis hematnya tidak perlu lagi. Namun, sesuai regulasi, GNW menyadari kemudian apa yang dilakukannya itu salah. Untuk itu, dia berjanji pada kegiatan kampanye berikutnya, tim suksesnya telah diinstruksikan melengkapi surat-surat yang wajib dipenuhi. Dengan pengalaman pernah disidangkan Bawaslu seperti ini, ia berjanji tidak mengulangi kesalahan yang sama. ‘’Ini betul-betul tidak sengaja dan merupakan miskomunikasi. Selanjutnya, saya mengikuti apa pun prosedurnya. Pasti kami akan bersurat kalau akan kampanye atau simakrama,” ujarnya berjanji. Ketua Bawaslu Buleleng Putu Sugiardana mengatakan, keterangan terlapor yang mengakui tidak mencari surat pemberitahuan tertulis tentang kegiatan kampanye untuk sementara akan dikaji kembali melalui rapat pleno. Nantinya, rapat pleno Komisioner Bawaslu bersama Panwascam Seririt akan disusun keputusan. Keputusan itu akan dibacakan pada sidang putusan Jumat (15/2) ini. Terkait sanksi, Sugiardana
menyebut dugaan pelanggaran administrasi Pemilu tergantung yang bersangkutan melakukan pelanggaran kategori seperti apa. Pastinya, secara regulasi sanksi administrasi itu bisa berbentuk surat teguran tertulis, hingga sanksi pembatasan melakukan kegiatan kampanye. “Saya kira karena yang bersangkutan mengakui kekeliruannya tidak mengikuti regulasi. Saya kira kasusnya sudah bisa diselesaikan. Apa sanksi itu, kami akan bacakan di hadapan pelapor dan terlapor,” katanya. Caleg Partai Golkar Sidang ajudikasi lanjutan dengan terlapor dua oknum caleg DPRD Buleleng dari Partai Golkar PG dan GW itu kembali digelar. Sidang kedua ini, oknum PG yang sebelumnya tidak hadir karena sakit, kemarin, hadir pada persidangan itu. Dalam sidang itu, PG mengaku saat kampanye di Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar tidak mencari surat pemberitahuan tertulis kepada kepolisian terdekat. Sedangkan oknum caleg incumbent, GW, kembali tidak hadir pada sidang lanjutan. Dia sempat memberitahukan kepada Bawaslu kalau tidak bisa hadir pada sidang lanjutan karena mengikuti agenda kunjungan
kerja di luar daerah. Atas kondisi itu, Bawaslu tetap akan melakukan sidang putusan hari ini, meski GW tidak hadir. “Sempat kita konfirmasi lagi dan yang bersangkutan masih kunjungan di luar daerah. Kapasitasnya sebagai DPRD. Namun, undangan kita dalam kapasitasnya sebagai caleg. Sehingga kami sampaikan terpaksa kita bacakan keputusannya pada sidang walau yang bersangkutan tidak hadir,” katanya. Di sisi lain, Sugiardana mengatakan, dugaan pelanggaran administrasi pemilu yang dilakukan tiga caleg ini sebagai catatan penting bagi peserta pemilu ini. Para peserta pemilu diharapkan taat terhadap semua aturan yang ada. Penyelenggara pemilu sudah mensosialisasikan semua tahapan dan regulasi yang mendasari. Namun, hal itu belum cukup dan perlu kepedulian dan tanggung jawab siapa pun kontestan pemilu untuk memahami setiap tahapan dan regulasi yang mengaturnya. “Kalau bilang tidak disosialisasikan, saya kira tahapan dan regulasi sudah disosialisasikan bahkan melalui media massa. Itu sudah cukup. Karena itu, semua kontestan pemilu wajib bertanggung jawab dan menaati regulasi yang ada. Semua tahapan pemilu itu diatur regulasi,” jelasnya. (mud)
GIANYAR
Jumat Umanis, 15 Februari 2019
9
2018, Kunjungan Wisatawan ke Gianyar Lampaui Target Gianyar (Bali Post) Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Gianyar mengalami peningkatan signifikan. Sepanjang 2018, tercatat 4,5 juta wisatawan yang berkunjung ke kawasan seni ini. Jumlah itu melampaui target Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar yang dipatok 2,7 juta Wisatawan. Berdasarkan data kunjungan wisatawan asing dan domestik di Kabupaten Gianyar, tercatat total kunjungan sepanjang 2018 sebanyak 4.550.940. Jumlah itu terdiri dari wisatawan asing 3.755.976 dan wisatawan domestik 794.964. Kunjungan ini tercatat dari 21 objek wisata yang ada di Kabupaten Gianyar. “Memang kunjungan wisatawan meningkat signifikan, karena target kita hanya 2,7 juta wisatawan,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Gianyar A.A. Bagus Ari Brahmanta, Kamis (14/2) kemarin. Pejabat yang akrab disapa Gung Ari mengatakan, saat ini kegiatan berwisata sudah menjadi kebutuhan yang cukup penting bagi sebagian besar kalangan masyarakat, baik di luar maupun di dalam negeri. “Selain itu, akomodasi pariwisata terus
tumbuh, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas, sehingga dapat menarik minat lebih banyak wisatawan untuk berkunjung ke Gianyar,” jelasnya. Gung Ari juga mengungkapkan sejumlah program, baik yang sudah rutin maupun terobosan baru akan dilaksanakan. Salah satu fokus promosi pariwisata yaitu melalui pemanfaatan teknologi informasi (TI). Berbagai platform di era digital, informasi mengenai atraksi dan objek wisata di Gianyar dapat tersebar luas di seluruh dunia. “Pemanfaatan sarana inilah yang akan dimaksimalkan,” jelasnya. Namun pihaknya hanya berharap tidak ada peristiwa luar biasa yang dapat mengancam sektor pariwisata Gianyar seperti bencana alam. Sebab sebagaimana diketahui, pariwisata sangat rentan terhadap berbagai isu, seperti bencana Gunung Agung yang terjadi beberapa waktu lalu. (kmb35) WISATAWAN - Sejumlah wisatawan lalu-lalang di kawasan Catus Pata Ubud.
DLH Siapkan Tim OTT
SOSOK Cetuskan ”Kring Reskrim” JAJARAN Reskrim Polsek Tegallalang membuat program “Kring Reskrim” yang memudahkan pengaduan masyarakat terhadap berbagai pengaduan di wilayah hukum Polsek Tegallalang. Program ini sudah disebar dengan pembagian stiker yang mencantumkan nomor telepon Kring Reskrim. Menurut Kanit Reskrim Polsek Tegallalang Ipda I Wayan Juwahyudhi, S.H., M.H., terobosan ini dicetuskan untuk memudahkan pengaduan masyarakat, yang meliputi berbagai gangguan kamtibmas. “Kami membuat terobosan Kring Reskrim terkait layanan publik dengan kejadian tindak pidana di wilayah Tegallalang. Adapun nomor yang dapat dihubungi 08124653311,” jelasnya seizin Kapolsek Tegallalang AKP I Gede Sukadana, belum lama ini. Dijelaskan, program ini disebarluaskan dengan pembagian stiker di sejumlah tempat umum seperti pasar, kantor pos, sekolah hingga tempat tujuan wisata. Termasuk juga penyebaran stiker yang ditempel pada kantor desa di wilayah Kecamatan Tegallalang. “Kami membuat stiker untuk program ini dalam dua bahasa, yakni bahasa Indonesia dan Inggris, karena Tegallalang merupakan kawasan wisata. Tujuannya, agar tidak hanya masyarakat lokal tapi tamu asing juga dapat melakukan pengaduan kalau ada tindak pidana,” jelasnya. Namun, sampai saat ini laporan yang diterima admin Kring Reskrim masih dominan dari warga lokal. Laporan tersebut berupa kasus pencurian hingga gangguan arus lalu lintas. “Masih dominan laporan dari warga lokal, berupa gangguan kamtibmas. Kalau dari warga asing, belum ada,” katanya. Setiap penerimaan laporan, pihaknya berupaya melakukan penanganan cepat. Dalam satu laporan bisa ditindak lanjuti antara 15 hingga 30 menit, tergantung jarak lokasi laporan. “Melalui program ini, masyarakat yang jauh tidak perlu repot-repot ke Polsek. Jadi, kita lebih pada jemput bola, dan kami stand bay 24 jam menerima panggilan masyarakat,” tegasnya.Dikatakan, program ini disambut baik oleh masyarakat dan para pengelola objek wisata. Sebab program ini dapat meningkatkan rasa aman masyarakat ataupun wisatawan yang berkunjung. “Sampai saat ini banyak yang mendukung, terutama di objek wisata agar cepat dilakukan penanganan bila ada gangguan,” tandasnya. (nik)
Sasar Pembuang Sampah Sembarangan
Gianyar (Bali Post) Aksi membuang sampah sembarangan oleh oknum warga masih ditemukan pada sejumlah titik. Guna mempertegas sanksi bagi pelanggar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar memasang papan peringatan di puluhan titik rawan pelanggaran pembuangan sampah, Kamis (14/2) kemarin. Papan larangan membuang sampah di sungai itu dipasang pada puluhan titik di Kabupaten Gianyar, meliputi seputaran jembatan Jalan Raya Semabaung, jembatan Tukad Pakerisan Bitera, Simpang Bitera, aliran sungai Abianbase, jembatan By-pass Dhama Giri, jembatan Blahbatuh, sejumlah TPS dan puluhan tempat rawan pelanggaran lainnya.
Bali Post/kmb35
LARANGAN - Petugas memasang papan peringatan larangan membuang sampah pada sejumlah titik di Kabupaten Gianyar.
Pelukis Tanda Tangan Gelar Pameran Kolaborasi
PELUKIS tanda tangan I Kadek Rudiantara menggelar pameran kolaborasi bertema “Art for the Brotherhood” dengan mendatangi sejumlah seniman. Ada enam seniman yang diajak berkolaborasi dalam pamerannya. Pelukis asal Desa Mas, Kecamatan Ubud itu berkunjung ke studio temannya, lalu memajang karyanya bersebelahan dengan karya seniman yang dikunjungi itu. “Saya keliling berkunjung ke setiap studio, rumah, galeri maupun tempat teman-teman seniman nongkrong. Ketika dapat izin, aku melakukan temporary exhibition di tempat mereka,” ujar pelukis yang akrab disapa Aboedt itu, Kamis (14/2) kemarin. Aboedt memamerkan karyakaryanya lalu menyandingkan dengan karya para seniman tersebut. Dikatakan, tujuan kolaborasi ini untuk mengadu gagasan dan inspirasi diri dalam mendalami perjalan pilihan kehidupan berkesenian. Ia berharap jalinan kolaborasi ini membuat antarseniman merasa indah apa adanya. “Dan bisa membut kita tersenyum di dalam balutan perjalanan
Bali Post/nik
DIPAMERKAN - Lukisan tanda tangan karya I Kadek Rudiantara yang dipamerkan di depan salah satu studio lukisan. ini,” terang seniman yang sempat meraih rekor Muri untuk lukisan tanda tangan terbanyak. Menurut Aboedt, cara berpameran seperti ini tergolong baru dilakukan. “Ini sebuah konsep baru dalam berpameran. Saat ini saya mulai lakukan. Yaitu seni untuk persaudaraan, khususnya persaudaraan antarteman seniman,” ujarnya. Aboedt mengaku sudah
sering menggelar pameran lukisan di berbagai tempat. Upaya ini terbilang unik, karena menggelar pameran di area persawahan, kuburan, bengkel, sekolah, SPBU bahkan saat karya di Pura Er Jeruk beberapa waktu lalu. “Pernah juga saya menggelar pameran dengan menanam sebagian lukisan di tanah. Tujuannya agar menyatu dengan alam,” katanya. (nik)
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar I Wayan Kujus Pawitra mengatakan, pemasangan papan peringatan itu bertujuan untuk membangun kesadaraan bersama dalam pengelolaan sampah. “Pemerintah Kabupaten Gianyar telah mengeluarkan Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga. Perda tersebut tegas mengatur tata cara pembuangan sampah dan pengenaan sanksi denda hingga lima juta rupiah,” tegasnya. Pejabat asal Desa Lebih ini menambahkan, pemasangan papan ini menjadi penting dilakukan demi menumbuhkan tingkat kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, apalagi ke sungai. Pihaknya juga berharap partisipasi seluruh komponen untuk secara bersama mengedukasi masyarakat agar ikut serta dalam menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. “Caranya dengan membuang sampah pada tempatnya, seperti di TPS-TPS yang ada. Itupun kami harapkan dibuang dengan baik. Karena masih banyak kami temukan masyarakat yang membuang sampah di luar TPS, sehingga berserakan ke badan jalan. Ini tentunya menghambat petugas pengangkutan dalam melaksanakan tugasnya,” terangnya. Disinggung mengenai efektivitas pemasangan papan peringatan, Kujus mengakui masih membutuhkan pengawasan bersama. Karena itu, pihaknya
juga berharap kepada masyarakat untuk terlibat aktif. Sementara itu, pihaknya juga akan menyiapkan petugas Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang nantinya akan melibatkan petuags Satpol PP Gianyar. Termasuk pula tim dokumentasi yang tujuannya untuk memajang foto warga yang membuang sampah sembarangan. Pemajangan foto warga yang membuang sampah sembarangan, nantinya akan dilakukan di beberapa Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) yang berada di tiap kecamatan. “Langkah ini kami yakini akan efektif untuk mengantisipasi pelanggaran. Sebagaiman pengunggahan pembuang sampah sembarangan yang dilakukan netizen di media sosial,” ujarnya. Kujus m ena m b a hka n, p iha kny a akan terus berusaha menanggulangi masalah sampah melalui beragam program yang sudah dijalankan. Dikatakan, kesadaran yang paling penting adalah mengurangi jumlah sampah dengan pemilahan sampah, mendaur ulang sampah atau menjual sampah agar tidak sampai ke TPA. “Programprogram yang kami jalankan sudah berjalan dengan baik dan partisipasi masyarakat juga bagus. Namun, program tersebut tidak hanya dilakukan satu kali, namun wajib berkelanjutan. Sepanjang ada aktivitas, sampah juga akan mengikuti. Karena itu kami tidak akan berhenti menjalankan programprogram tersebut,” tegasnya. (kmb35)
Pedagang di Pasar Tradisional Mulai Berbusana Adat Bali
Gianyar (Bali Post) Peraturan gubernur (pergub) terkait penggunaan busana adat Bali mulai diikuti para pedagang di pasar tradisional. Salah satunya, para pedagang di Pasar Umum Sukawati yang mulai menerapkan kebijakan ini, Kamis (14/2) kemarin. Para pedagang perempuan tampak mengenakan kain kebaya, kamen dan senteng. Begitu pula kaum laki-laki berjualan memakai busana adat termasuk udeng. Seorang pedagang Ni Wayan Suasti mengakui kekompakannya bersama sejumlah pedagang lain untuk mengenakan pakaian adat. Pengenaan busana ini merupakan implementasi Pergub Nomor 79 Tahun 2018 tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali. “Ya, beberapa hari lalu ada imbauan agar pedagang pasar umum menggunakan busana adat setiap hari Kamis, rahina Purnama dan Tilem,” katanya. Menurut Suasti, imbauan penggunaan busana adat untuk kalangan pedagang sangat bagus. Terlebih Pasar Umum Sukawati berdamp-
ingan dengan Pasar Seni Sukawati. “Wisatawan cukup sering mampir ke pasar umum, sekadar foto-foto atau belanja. Menurut saya, ini akan menambah daya tarik. Akan lebih nyata terlihat mereka sedang liburan di Bali,” ujarnya seraya berharap, imbauan serupa diimplementasikan para pedagang pasar umum lainnya di Gianyar, termasuk pedagang di pasar seni maupun pedagang di objek-objek wisata. Meskipun pergub ini disambut baik sejumlah pedagang, ternyata masih ada segelintir pedagang yang cuek. Mereka tetap memakai pakaian sehari-hari, terutama pedagang asal luar Bali. Dikonfirmasi terpisah, Kadis Perindag Gianyar I Wayan Suamba mengatakan, pedagang di seluruh pasar umum di Kabupaten Gianyar sudah diimbau terkait pergub pengenaan pakaian adat Bali tersebut. Para pedagang mulai ikut melaksanakan pergub ini sejak minggu lalu. “Ya, semua masyarakat Bali wajib mengikuti. Yang penting kita mulai dari pemerintah
dulu, para siswa di sekolah, patner pemerintah, pedagang UMKM, sehingga nanti semua mengikuti,” katanya. Menurut Suamba, imbauan ke seluruh komponen tersebut sedang digencarkan. Selain pengawasan, juga dilakukan pembinaan. Ditegaskan, siapa pun yang melakukan aktivitas di Bali wajib mengikuti pergub ini.
“Memang masih ada sejumlah pedagang di pasar umum yang membandel. Satu atau dua pedagang mungkin ada yang belum berpakaian adat, tetapi tetap kita imbau, karena kalau kita bicara warga Bali kan tidak harus yang beragama Hindu. Semua yang beraktivitas di Bali wajib berbusana Bali sesuai pergub ini,” tegasnya. (kmb35)
Bali Post/kmb35
PAKAIAN ADAT - Aktivitas di Pasar Umum Sukawati Kamis (14/2) kemarin. Para pedagang tampak mengenakan pakaian adat Bali.
JEMBRANA
10
Jumat Umanis, 15 Februari 2019
SOSOK Valentine dan Golput BERBAGAI upaya dilakukan untuk mensukseskan pemilu di Jembrana 2019 ini. Salah satunya sosialisasi ke kalangan milenial dan para pemilih pemula di sekolah yang memanfaatkan momen Hari Valentine, dengan turun ke jalan bersama ratusan relawan demokrasi. “Momennya kita mengambil kaum muda saat Velentine’s Day, dengan penuh kasih sayang kami KPUD Jembrana juga mengingatkan pemilih dengan sosialisasi dan mengingatkan mencoblos pada pemilu 17 April tahun 2019,” tandas Komisioner KPU Jembrana Divisi Sosialisasi Made Widiastra. Selain membagikan brosur dan stiker, pihaknya sengaja menekankan ke relawan demokrasi turut membagikan bunga. Melalui pendekatan memanfaatkan momen seperti Valentine ini, dapat menggugah para pemilih khususnya kaum milenial untuk memberikan suaranya saat pencoblosan nanti. Aksi ini sengaja dilakukan dengan pembagian bunga mawar sebagai bentuk kasih sayang. Di samping itu juga disisipi dengan bahan sosialisasi yang menekankan untuk tidak golput, sebab menurutnya satu suara sangat penting. Lebih dari 100 bunga mawar merah, serta 1.000 lembar brosur dan stiker dibagikan kepada para pengguna jalan yang melintas di sejumlah perempatan di Kota Negara. (olo)
Bali Post/olo
PENIPUAN – Terdakwa kasus penipuan (menutup muka) menguras uang mantan suaminya hingga Rp 1,4 miliar kemarin disidangkan di PN Negara.
Ibu Tiga Anak Tipu Pemilik Toko Rp 1,4 Miliar Mengaku Belum Nikah dan Kuliah Kedokteran
Negara (Bali Post) –
Akibat melakukan penipuan hingga miliaran rupiah, KAPY (32), ibu tiga anak asal Singaraja, akhirnya disidang di Pengadilan Negeri (PN) Negara, Kamis (14/2) kemarin. Uniknya, korban yang ditipunya adalah mantan suaminya sendiri, I Gede AS (35), pemilik toko di Gilimanuk. Mereka sebelumnya menikah secara adat dan selama pernikahan itu, korban terus dimintai uang untuk berbagai keperluan hingga mencapai Rp 1,4 miliar. Modus tersangka melakukan penipuan dengan mengelabui korban mengaku masih gadis (belum menikah) saat pertama kenal di Gilimanuk sekitar bulan November 2015 lalu. Selain mengaku belum menikah, perempuan yang berasal dari Desa Banyuatis, Buleleng juga mengaku sedang menempuh kuliah kedokteran di salah satu
universitas di Yogyakarta. Di hadapan ketua majelis hakim I Gede Yuliartha dan dua hakim anggota Mohammad Hasanuddin Hefni dan Alfan Firdauzi Kurniawan kemarin, I Gede AS selaku saksi korban mengungkapkan kronologi dirinya hingga akhirnya tertipu hampir selama dua tahun pernikahan. Saat ketemu pertama
sekitar dua tahun lalu, korban meminta diantar ke rumah saudaranya di dekat Pura Gede Gilimanuk. “Dia ngaku belum menikah, dan masih kuliah,” terangnya. Setelah pertemuan itu, terdakwa sering mendatangi korban yang statusnya duda. Hingga terjalin kasih dan akhirnya keduanya menikah secara adat di tahun 2016. Selama status menikah itu,
terdakwa yang berkulit putih ini sering meminta uang ke korban dengan berbagai alasan. Mulai biaya kuliah kedokteran hingga kursus kecantikan. Hingga total uang yang telah diberikan dengan cara ditransfer ke rekening mencapai Rp 1,4 miliar. Saksi korban baru mengetahui terdakwa ternyata sudah bersuami di Ngawi, Jawa Timur. Bahkan sudah punya tiga orang anak. Mendapati hal tersebut, korban melaporkan istrinya itu ke Polsek Gilimanuk dan tidak mengakui sebagai istrinya lagi. Terdakwa yang dihadir-
kan dalam sidang, mengaku pasrah dan mengakui kesalahannya menipu korban dengan mengaku masih kuliah. Namun, KAPY mengaku sudah proses cerai dengan suaminya yang ada di Ngawi saat bertemu dengan korban. Terdakwa mengaku pasrah, karena kedua suaminya sudah pisah dan dirinya tidak mungkin kembali ke rumah keluarganya di Buleleng. JPU Gedion Ardana Reswari mengungkapkan, terdakwa dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman pidana penjara selama 4 tahun. (kmb26)
Tabrak Truk, Mantan Sekda Jembrana Meninggal juga lecet akibat benturan. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Yoga Widyatmoko dikonfirmasi membenarkan lakalantas yang terjadi di jalan Denpasar Gilimanuk kilomeBali Post/ist ter 89-90 Ban- TUMBANG – Petugas dari Tim TRD BPBD Jembrana dan j a r M u n d u k , SAR Pos Negara melakukan pembersihan kayu mahoni P o h s a n t e n yang tumbang di kawasan Cekik, Gilimanuk. itu. Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, kecelakaan diakibatkan kurang hati-hatinya pengemudi mobil Negara (Bali Post) – Agya yang kurang Arus lalu lintas di jalur Denpasar-Gilimanuk di kawasan hutan memperhatikan truk Cekik, Gilimanuk, Kamis (14/2) siang kemarin tersendat. Sebuah parkir di pinggir jalan pohon besar jenis mahoni yang tumbuh di dekat gapura Taman kiri meskipun sudah meny- Nasional Bali Barat (TNBB) tumbang ke arah badan jalan sekitar baalakan lampu belakang dan pukul 12.00 Wita. Diduga pohon mahoni berdiameter 80 cm ini g i a n b e - lampu hazard. tumbang lantaran lapuk di bagian batang. lakang hingga ringsek. Saat Drs. I Gede Suinaya menBeruntung, robohnya pohon itu tidak menimpa para pengguna i t u s e j a t i n y a t r u k y a n g jabat Sekda semasa akhir jalan yang melintas di jalan. Meski demikian, jalan utama menuju p a r k i r m a s u k b a d a n j a - kepemimpinan Bupati Jem- Denpasar maupun Gilimanuk sempat macet lantaran batang lan itu sudah menyalakan brana I Gede Winasa tahun pohon mahoni itu melintang di tengah jalan. lampu belakang dan lampu 2009, transisi Pj. Bupati Arus lalin akhirnya bisa kembali lancar setelah tim Reaksi hazard. Jembrana IGM Sunendra Cepat (TRC) dari SAR Pos Negara dan Badan Penanggulangan Akibat menabrak pantat dan berakhir di awal kepe- Bencana Daerah (BPBD) Jembrana turun melakukan pembertruk itu, mobil ringsek dan mimpinan Bupati Jembrana sihan. Batang pohon Mahoni yang melintang dipotong menjadi pengemudi mobil yang dik- I Putu Artha tahun 2011. beberapa bagian. Pohon yang diperkirakan setinggi 20 meter itu etahui tidak mengenakan Suinaya yang pernah men- akhirnya disingkirkan dan jalan kembali terbuka dapat dilintasi sabuk pengaman terjepit. jabat Ketua Umum MG- satu jalur kendaraan. Korban akhirnya dapat di- PSSR Kabupaten Jembrana Upaya buka tutup jalur sambil pemotongan ini dilakukan untuk e v a k u a s i b e b e r a p a s a a t ini menggantikan Sekda mengurai kemacetan kendaraan baik dari arah Denpasar maupun kemudian dan dilarikan I Ketut Wiryatmika dan sebaliknya. Selang beberapa menit kemudian, jalur Denpasarke Puskesmas Mendoyo. Di sempat digantikan I Gede Gilimanuk kembali bisa dilintasi. bagian dada korban men- Gunadnya pada tanggal 13 Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana galami lecet dan dahi depan Juli 2011. (kmb26) Daerah (BPBD) Jembrana I Ketut Eko Susila Artha Permana membenarkan adanya pohon tumbang di wilayah Cekik itu. Untuk melakukan pembersihan itu tim TRC BPBD Jembrana RINGSEK - Mobil Agya yang dikemudikan mantan Sekda Jembrana I Gede menerjunkan empat unit chainshaw serta truk Evalog. Setelah Suinaya ringsek akibat kecelakaan. Suinaya meninggal meskipun sempat dibersihkan dengan mengevakuasi batang pohon yang melintang dilarikan ke puskesmas setempat. ke pinggir jalan, arus kendaraan bisa kembali normal. (kmb26) Negara (Bali Post) Mantan Sekda Jembrana, Drs. I Gede Suinaya (62), meninggal dunia, Rabu (13/2) malam, setelah mobil yang dikemudikannya ringsek menabrak truk yang berhenti di jalan DenpasarGilimanuk, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo. Suinaya y a n g m e n ja b a t Sekda di masa Bupati I Gede Winasa ini meninggal meskipun sempat dilarikan dan mendapatkan perawatan di Puskesmas Mendoyo. Korban mengalami luka di bagian dada akibat benturan yang cukup keras. Atas permintaan keluarga, jenazah korban, Kamis (14/2) dini hari dibawa ke RSUP Sanglah. Dari informasi, mobil Toyota Agya warna putih DK 1409 CE yang dikemudikan korban melaju dari arah timur (Denpasar) menuju Negara. Setiba di TKP, terdapat truk Hino DK 9533 GI yang berhenti parkir di pinggir jalan sebelah kiri dengan kepala menghadap barat. Tiba-tiba mobil Agya yang dikemudikan korban dengan kecepatan sedang menabrak
Mahoni Tumbang di Cekik Ganggu Lalin
Menggagas Perguruan Tinggi Negeri di Jembrana Secara geografis, Kabupaten Jembrana yang berada di ujung barat pulau, relatif cukup jauh dari pusat perekonomian dan pemerintahan di Bali. Meski telah menunjukkan perkembangan yang terus meningkat, namun pemerintah dan masyarakat Bumi Makepung ini masih harus terus bekerja keras agar menjadi kabupaten yang lebih maju. Upaya mendorong kemajuan dapat dilakukan, salah satunya dengan menggagas keberadaan perguruan tinggi negeri di Jembrana. Cikal bakalnya sudah ada, yakni Akademi Komunitas Negeri (AKN). Akademi Komunitas (AK) Negeri Jembrana saat ini sudah berjalan hampir lima tahun. Sekolah lanjutan lulusan SMA ini diharapkan bisa lebih mencetak lulusan bukan hanya setara D-1 saja. Tetapi
dengan fasilitas yang ada, AKN didorong berkembang menghasilkan lulusan tingkat yang lebih tinggi. Gagasan tersebut disampaikan Anggota DPRD Jembrana I Ketut Catur, Kamis (14/2) kemarin.
Ditemui di sela-sela rapat, politisi Partai Demokrat Kabupaten Jembrana ini menilai selama lima tahun berjalannya AKN sudah mencetak lulusan yang handal dengan gelar setara D-1. Menurutnya, AKN bisa menjadi cikal bakal sekolah tinggi dengan lulusan dan jurusan yang lebih banyak lagi. Catur mendorong agar sekolah lanjutan vokasi Pariwisata ini tidak hanya stagnan pada jenjang setara D-1 saja. Dengan fasilitas dan sumber daya yang ada
saat ini, ia meyakini AKN menjadi sekolah lanjutan kebanggaan masyarakat Jembrana. Apalagi dari sisi peminat, dari tahun ke tahun calon mahasiswa yang mendaftar ke sekolah tersebut terus meningkat. Sisi positifnya, semakin banyak lulusan sekolah menengah di Jembrana yang memiliki kesempatan melanjutkan jenjang sekolahnya. “Harus berkembang, bila perlu bisa memperluas untuk setara S-1. Kalau ini terus didorong saya yakin bisa. Tinggal kem-
auan,” tandas Catur. Politeknik Negeri Bali Rintisan Akademi Komunitas Negeri (AKN) Jembrana telah memasuki yudisum angkatan keempat. Dari tahun ke tahun, jumlah peminat di AKN yang berada di Baluk ini terus meningkat. Bahkan di tahun akademik 2018/2019 penerimaan mahasiswa kembali meningkat. Sejak dibuka tahun 2014 lalu, rintisan perguruan tinggi negeri pertama di Jembrana ini sudah meluluskan ratusan mahasiswa dengan titel AP (ahli pratama). (olo)
I Ketut Catur
Karangasem
Jumat Umanis, 15 Februari 2019
11
Gunung Agung Erupsi Lagi
Kolom Abu 200 Meter di Puncak Kawah
Amlapura (Bali Post) Setelah sempat erupsi beberapa hari lalu, Gunung Agung kembali mengalami erupsi pukul 04.34 Wita, Kamis (14/2) kemarin. Namun, erupsi gunung tertinggi di Bali kali ini hanya mengepulkan kolom abu, dengan ketinggian 200 meter dari puncak kawah. Sampai saat ini, status Gunung Agung masih berada di level III (Siaga - red). Zona penerbangan masih berwarna oranye. Kepala Pos Pemantauan Gunung Agung di Desa Rendang, Karangasem, I Dewa Gede Mertayasa, mengatakan sebelum kembali terjadi erupsi, memang dalam kurun waktu 12 jam terjadi sekitar 6 kali embusan. Selain embusan juga beberapa kali gempa vulkanik kecil, termasuk gempa vulkanik relatif besar. Sehingga hal itu memicu terjadinya erupsi. “Erupsi terjadi pukul 04.34 Wita. Ketinggian kolom abu pada erupsi kali ini setinggi 200 meter dari puncak kawah. Amplitudo 17 mm dengan durasi selama 220 detik. Asap bertekanan lemah teramati masih berwarna putih. Kepulan asap mengarah ke timur dan tenggara. Dari CCTV Bukit Asah memang teramati adanya sinar api. Tetapi, sinar apinya kecil di posisi puncak,” ujarnya. Dewa Mertayasa mengatakan, setelah terjadinya erupsi, gunung tertinggi di Bali itu terus saja mengeluarkan embusan. Artinya, aktivitas Gunung Agung itu masih cukup tinggi. Walau saat ini ada pada posisi level III (Siaga – red ), tetapi potensi terjadinya erupsi masih ada. “Sebetulnya, hal itu suatu hal wajar terjadi erupsi pada level Siaga ini. Ke depannya, erupsi masih berpeluang terjadi. Hanya, kapan erupsi itu terjadi, hal itu tidak bisa kita pastikan. Semua itu tergantumg gunungnya. Bila tekanan gas mag-
matik yang datang dari bawah itu besar, kemudian penutup di atasnya tidak kuat menahan tekanan itu, maka pasti akan erupsi kalau tidak terjadi embusan,” paparnya. Mengingat aktivitas Gunung Agung ini masih fluktuatif, maka PVMBG tetap mengimbau kepada masyarakat di sekitar Gunung Agung, supaya tidak melakukan aktivitas di perkiraan zona bahaya di radius empat kilometer. Termasuk tidak diperkenankan melakukan pendakian. Karena Gunung Agung sewaktu-waktu bisa saja erupsi lagi. Begitu juga warga yang bermukim di pinggir-pinggir aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung itu agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar karena hujan. Hal itu dapat saja terjadi bersamaan hujan turun. Aliran lahar itu mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung. Kalak BPBD Karangasem Ida Bagus Arimbawa mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima, sejumlah wilayah di Karangasem terpapar abu vulkanik dengan intensitas tipis. “Info yang kami dapat abu vulkanik melanda Desa Abang, Desa Butus, Desa Sidemen, Kota Amlapura, Desa Bugbung, tugu pahlawan juga terpapar abu. Namun, intensitas abunya masih tipis,” kata Arimbawa. (kmb41)
KELUARKAN ASAP - Gunung Agung pasca-erupsi kembali mengeluarkan asap.
Ingatkan Pemilu Saat ’’Valentine’’
KPU Bagi-bagi Brosur, Bunga, dan Cokelat Amlapura (Bali Post) Berbagai upaya terus dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karangasem untuk mengingatkan masyarakat agar berpartisipasi pada Pemili 17 April 2019 mendatang. Bertepatan hari Valentine, Kamis (14/2) kemarin, KPU Karangasem melakukan kegiatan bagi-bagi brosur, bunga, dan cokelat kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di simpang tiga Abang, Amlapura. Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan SDM, KPU Karangasem, Putu Deasy Natalia, mengatakan, kegiatan
pembagian brosur, cokelat, dan bunga itu sebagai upaya KPU Karangasem mensosialisasikan pemilu kepada masyarakat. Pada kegiatan itu, pihaknya melibatkan sekitar 50 relawan demokrasi yang turun ke jalan membagibagikan cenderamata itu. “Kita sengaja lakukan, mengingatkan warga tentang pentingnya nyomblos saat pemilu, hari ini. Ada kesan tersendiri, pada momen valentine ini, kita lakukan aksi bagi-bagi bunga, cokelat, dan brosur tentang pemilu. Aksi ini sejatinya untuk mengingatkan seluruh masyarakat khususnya Karangasem agar
mereka dapat memilih saat Pemilu 17 April nanti. Kegiatan ini, kita lakukan di simpang tiga Abang,” ujarnya. Melalui kegiatan itu, kata Deasy, pihaknya berharap masyarakat Karangasem ingat pelaksanaan Pemilu 17 April nanti agar bersamasama nyoblos. Pihaknya mengajak suluruh masyarakat Karangasem, saat itu agar turun nyoblos, supaya mereka bisa memberikan aspirasi dan hak suaranya pada pemilu nanti. “Melalui upaya itu, kita berharap warga tidak golput. Semua bisa memilih sesuai pilihan hatinya,” katanya. (kmb41)
Bali Post/kmb41
Jaga Keamanan Perairan
Polair Gelar Patroli di Laut
Bali Post/kmb41
PATROLI - Satuan Polair Polres Karangasem kembali melaksanakan patroli laut di perairan wilayah Karangasem, Kamis (14/2) kemarin.
Amlapura (Bali Post) Satuan Polair Polres Karangasem kembali melaksanakan patroli laut di perairan wilayah Karangasem, Kamis (14/2) kemarin. Patroli dilakukan untuk menjaga keamanan perairan khususnya laut di Karangasem. Kasat Polairud AKP I Made Wartama mengatakan patroli itu dilakukan bersama empat personel menggunakan kapal patroli KP XI-2014. Adapun target dilaksanakan patroli yang sifatnya rutin, memang menjadi bagian standar operasi Satuan Polairud, yakni terciptanya situasi aman. Dengan keamanan terjaga, maka segala kegiatan para nelayan ketika mencari ikan, selain itu juga lalu lintas pelayaran kapal-kapal penumpang dari Padangbai menuju Lembar tidak menemui masalah berarti di laut. “Kita harap apa yang dilaku-
kan membuat para nelayan merasa terlindungi, terayomi, dan terlayani,” ujarnya. Wartama menambahkan, selain melakukan pendekatan dialogis dengan pemandu wisata diving secara personel, juga pihaknya memeriksa dokumen beberapa kapal pengangkut wisatawan asing yang beroperasi di perairan Manggis dan Padangbai. Sejauh ini, dari hasil pemeriksaan petugas, nihil ditemukan pelanggaran termasuk juga tindak pidana. “Patroli akan terus kami lakukan guna meningkatkan giat pengawasan pintu masuk Bali. Hal itu sebagai upaya pencegahan tindak pidana di laut. Terlebih menjelang Pemilu 2019, situasinya relatif rawan. Patroli itu dilakukan agar situasi keamanan dari pesisir itu aman terpelihara dengan kondusif,” jelasnya. (kmb41)
Direkrut, Personel PPPK
Bali Post/kmb41
BAGI-BAGI BUNGA - Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan SDM, KPU Karangasem, Putu Deasy Natalia, saat membagi-bagikan brosur, bunga, dan cokelat kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di simpang tiga Abang, Amlapura.
Amlapura (Bali Post) Pemkab Karangasem akan merekrut personel pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Perekrutan PPPK itu dikhususkan untuk tenaga honorer kategori II di lingkungan Pemerintah Karangasem. Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) I Gusti Gede Rinceg mengatakan hal itu, Kamis (14/2) kemarin. Perekrutan PPPK itu kata Rinceg, sudah mulai dibuka 8 Februari lalu. Sampai saat ini, ada 23 tenaga honorer yang telah mengikuti perekrutan ini yakni tiga orang guru K2, dan sisanya 20 penyuluh pertanian K2. Adapun syarat untuk mengikuti PPPK ini harus tenaga honorer ketegori 2.
“Sebanyak 23 tenaga honorer itu adalah sisa tahun 2013 dan 2016 yang belum diangkat PNS, akibat mereka mengalami sedikit kendala persoalan umur serta pendidikan,” ujarnya. Sesuai PP 49 Tahun 2018 terkait PPPK memang batasan umur dan kualifikasi pendidikannya, tidak merupakan persyaratan mutlak untuk mengikuti perekrutan PPPK ini. Sebab, setahun menjelang pensiun yang bersangkutan bisa saja diangkat menjadi PPPK. “Untuk tes PPPK nanti akan menggunakan sistem CAT. Tes akan digelar akhir Februari. Sebab, petunjuk teknisnya sampai saat ini belum turun dari pemerintah pusat,” tandasnya. (kmb41)
Gusti Gede Rinceg
Bali Post/kmb41
Material Longsor Dibersihkan di Sega
Aktivitas Warga Terganggu, Baru Roda Dua Bisa Lewat Pascatertimbum material longsor, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem kembali menurunkan satu alat berat. Alat berat itu dioperasikan untuk mengevakuasi material longsoran khususnya yang menimbun akses jalan di Dusun Sega, Desa Bunutan, Abang, Karangasem, Kamis (14/2) kemarin. Lalu, bagaimanakah kerja optimal alat berat itu, apakah bisa menuntaskan semua pekerjaan menyingkirkan tanah longsor sehingga kendaraan roda empat bisa melintas? SALAH satu petugas BPBD Karangasem, I Wayan Subrada, di sela-sela pembersihan tanah longsor mengungkapkan, di Dusun Sega, Desa Bunutan itu ada tiga titik longsor. Bahkan, material yang menimbun jalan raya itu relatif besar. Selain tiga titik itu pascakembali dilanda hujan lebat kemarin (Rabu - red) titik longsoran kembali bertambah. Hanya, material longsorannya kecil. “Untuk membersihkan
material ini, kita baru menerjunkan satu alat berat. Alat berat itu sudah beroperasi bersih-bersih sejak pukul 08.00 Wita. Sampai saat ini, alat berat itu tetap dioperasikan untuk membersihkan tanah yang menggunung itu,” ujarnya. Mengingat material longsoran itu cukup tinggi, pihaknya kata Subrada, menargetkan pembersihan material itu sampai besok (Jumat - red) . Itu pun kalau sekarang
ini tidak turun hujan susulan. Pasalnya, jika turun hujan lebat, pembersihannya jadi relatif susah. Pasalnya, di lokasi longsoran itu, tanahnya masih labil, karena itu rawan terjadi longsor lagi. “Kita akan terus berupaya agar penanganan ini bisa cepat dituntaskan. Tapi, kita kembali melihat situasi di lapangan. Kalau hujan, jelas pembersihan itu kita hentikan. Kita tidak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan. Mengingat tebing di sepanjang jalan ini labil. Jadi, sangat rawan terjadi longsor susulan jika terus diguyur hujan lebat,” katanya. Kadus Sega I Komang Kariana menjelaskan, bila sebelumnya aktivitas warga itu sempat lumpuh sejenak. Pasalnya, besarnya material longsoran menutupi semua badan jalan. Setelah beberapa jam, BPBD membuka jalan itu akhirnya warga bisa melintas. Itu pun khusus kendaraan roda dua saja. Hingga
saat ini, roda empat belum bisa melintasinya. “Sekarang, hanya roda dua yang bisa lewat. Roda empat masih belum. Karena belum semua material longsoran itu dievakuasi. Alat berat masih terus bekerja membersihkan longsoran. Semoga cepat bisa diselesaikan sehingga bisa dilintasi kendaraan roda empat,” jelasnya. Karena itu, aktivitas warga sampai saat kata Kariana, masih terganggu. Terutama anak-anak yang hendak sekolah, termasuk warga yang hendak ke kebun. Sebab, kendaraan roda empat yang biasanya dipergunakan mengangkut hasil pertanin itu masih belum bisa beroperasi. Kondisi itu membuat aktivitas warga sedikit terhambat. “Selain longsoran tanah. Ada beberapa titik jalan yang ambles. Kami harap hal ini bisa dapat atensi dan penanganan memadai dari pemerintah daerah,” harap Kariana. (nan)
Bali Post/nan
BERSIHKAN MATERIAL LONGSOR - BPBD mengerahkan satu alat berat untuk membersihkan material longsor di Sega, Bunutan.
KLUNGKUNG
12
Jumat Umanis, 15 Februari 2019
Perkembangan Bayi yang Dibuang di Kusamba
Diserahkan ke Dinsos, 12 Pasutri Ingin Adopsi
Setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Klungkung, bayi laki-laki yang ditemukan di pinggir Jalan By-pass Prof. Ida Bagus Mantra, di Desa Kusamba, akhirnya terus membaik. Pihak rumah sakit selanjutnya menyerahkannya kepada Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Perlindungan Anak Klungkung, untuk selanjutnya diserahkan ke Dinas Sosial Provinsi Bali, Kamis (14/2) kemarin. Melihat lucunya bayi laki-laki ini, tercatat belasan pasangan suami-istri (pasutri) kepincut untuk mengadopsinya. Direktur RSUD Klungkung I Nyoman Kesuma mengatakan, setelah menjalani perawatan, kondisi bayi kini sudah normal. Sehingga alat bantu pernapasan telah dicabut, karena bayi sudah berkembang dengan normal. Sementara hasil uji culture juga menunjukkan bayi tidak mengalami infeksi yang dapat memperparah kondisi bayi. Membaiknya kondisi bayi juga terlihat dari meningkatan berat badannya menjadi 2,9 kilogram dan panjangnya 50 cm, dari sebelumnya beratnya hanya 2,7 kilogram dan panjangnya 46 cm. “Kami menyerahkannya bertepatan dengan hari kasih sayang (Valentine Day),” katanya. Bayi ini menjalani perawatan selama 10 hari di Ruang Perinatologi, di bawah penanganan dokter spesialis anak dr. Gusti Ngurah Sudiana. Kerja keras pihak RSUD Klungkung mendapat
apresiasi banyak kalangan, karena telah mampu menyelamatkan bayi yang sudah sekarat ketika pertama kali ditemukan di pinggir jalan dalam kondisi dikerubuti semut, Senin (4/2) lalu. Direktur dr. Nyoman Kesuma lantas menyerahkannya kepada Kepala Dinas Sosial Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana. Selanjutnya, diserahkan kepada Dinas Sosial Provinsi, diwakili Kabid Rehabilitasi Sosial Ida Ayu Anggreni. Usai menerima bayi tersebut, Anggreni menegaskan akan menyerahkan bayi laki-laki ini kepada pihak Yayasan Meta Mama Mega di Jalan Gunung Lawu, Nomor 30 Denpasar. “Nanti bagi warga yang mau adopsi, harus ikuti prosedur,” katanya. Prosedur ini tertuang di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Pengang-
katan Anak. Di sana, di dalam Bab III Pasal 12 dan Pasal 13 dijabarkan dengan jelas. Pasal 12 menjelaskan, syarat anak yang akan diangkat di dalam ayat 1, meliputi, belum berusia 18 tahun, anak yang telantar atau ditelantarkan, berada di dalam pengasuhan keluarga atau lembaga pengasuhan anak, dan memerlukan perlindungan khusus. Sementara pada Pasal 13, dipertegas lagi bagi pihak yang aman mengadopsi, yakni sehat jasmani dan rohani, berusia paling rendah 30 tahun dan paling tinggi 55 tahun, beragama sama dengan calon anak angkat, berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum karena melakukan kejahatan, berstatus menikah paling singkat lima tahun dan tidak merupakan pasangan sejenis. “Prosedur utamanya, ada lebih dulu surat dari kepolisian, yang menyatakan jika proses penyelidikan telah dilakukan dan kedua orang tua tidak ditemukan,” kata Anggreni. Termasuk Bupati Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Perlindungan Anak Klungkung mencatat ada 12 orang kepala keluarga yang sudah menyatakan siap mengadopsi. Calon orangtua barunya, mulai dari polisi, dokter, pegawai koperasi hingga pedagang. Bahkan, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta tercantum
dalam daftar orang yang siap mengadopsi. Ketut Alit Mahardika, seorang polisi asal Desa Pesinggahan, ingin mengadopsinya karena sudah 14 tahun menikah belum memiliki keturunan. Sementara dr. Dwi, Sp.PD., seorang dokter spesialis penyakit dalam asal Lombok, juga masuk daftar
pengadopsi karena sudah empat tahun menikah, belum dikaruniai anak. Ada juga Ana Dewi, seorang wiraswasta asal Nusa Dua, sudah delapan tahun menikah belum memiliki anak. Bahkan, sudah program bayi tabung, namun belum berhasil. Ada juga dari Sidemen, Karangasem, Komang Alit
Semarapura (Bali Post) Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Klungkung, membuka seleksi Jabatan Tinggi Pratama (JTP) atau eselon II untuk empat posisi lowong yang lama diisi pelaksana tugas (plt.). Sejak pendaftaran dibuka pada 28 Januari lalu, sejauh ini baru ada satu pejabat yang mendaftar, khususnya di Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman. Pendaftaran masih dibuka sampai 18 Februari nanti.
Komang Susana
intahan dan Kesra, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman. Susana menambahkan, Pemkab Klungkung sendiri sudah membentuk pansel (panitia seleksi) yang diketuai Sekda Klungkung I Putu Gede Winastra, Sekretaris Kepala Badan Kepegawaian Komang Susana dan tiga anggota dari akademisi yakni dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Udayana (Unud) Prof. Wayan Supartha, Fakultas Hukum Unud Prof. Parsa dan FISIP Unud. Dr. Suka Arjawa. Sesuai dengan jadwal
pendaftaran dan seleksi yang dirilis pansel, penerimaan berkas paling lambat pada 18 Februari. Selanjutnya, baru seleksi administrasi dan pengumuman hasilnya pada 19 Februari. Bagi yang lulus, langsung mengikuti technical meeting, pada 20 Februari, sebelum mengikuti tes kompetensi selama dua hari 21-22 Februari. Proses selanjutnya adalah presentasi dan wawancara, 24-25 Februari, sebelum pengumuman akhir tiga calon terbaik pada 26 Februari. Tiga nama ini akan diajukan ke PPK. Terakhir, barulah pengusulan rekomendasi ke KASN dan persetujuan tertulis Mendagri. Setiap formasi, dikatakan minimal ada tiga pelamar,
sesuai dengan PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Kalau sampai batas akhir pendaftaran, kurang dari itu, maka pansel akan memperpanjang waktu pendaftaran khusus yang jumlah pelamarnya kurang saja. Proses seleksi pejabat eselon II ini, tentu akan mengakibatkan kekosongan pada posisi eselon III. Sehingga, setelah seleksi hingga dilantik, tentu akan diikuti dengan mutasi. Khusus untuk mengisi kekosongan eselon III, setiap pimpinan OPD, dikatakan sudah melakukan penilaian dan seleksi pada pejabat terkait di eselon III maupun eselon IV. Sejauh ini sudah ada lima jabatan eselon IIIa yang kosong, antara lain, Sekretaris Perpustakaan, Sekretaris Dinas Kesehatan, Kabag Ekonomi, Kabag Keuangan di Sekretariat DPRD dan Wakil Direktur Penunjang Pelayanan RSUD klungkung. “Eselon IIIb saat ini juga kosong 20 formasi,” jelas Susana. (kmb31)
Warga Nusa Penida Antusias Sambut Parade Ogoh-ogoh Semarapura (Bali Post) Setelah parade ogoh-ogoh dipastikan terselenggara menyambut hari raya Nyepi, warga Kecamatan Nusa Penida mulai antusias menyambutnya. Warga mulai disibukkan dengan aktivitas pembuatan ogoh-ogoh, lengkap dengan pragmentari pementasannya. Demikian disampaikan Camat Nusa Penida I Gusti Agung Gede Mahajaya, Kamis (14/2) kemarin. Parade ogoh-ogoh sempat menjadi perdebatan, lantaran tahun ini amat riskan ditunggangi kepentingan politik. Sebab, waktunya
bersamaan dengan tahapan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden. Bupati Klungkung Nyoman Suwirta lantas mengeluarkan Surat Edaran (SE) tertanggal 16 Januari lalu, yang mempertegas pembuatan dan pengarakan ogohogoh dapat dilaksanakan. SE dengan Nomor : 900/013/KESBANGPOL tersebut menjelaskan bahwa keluarnya surat berdasarkan berbagai pertimbangan. Salah satunya, untuk mendukung kreativitas generasi muda yang tetap perlu dibina keberadaannya. SE yang diteken langsung Bupati Suwirta ini menegaskan, da-
PARADE - Salah satu ogoh-ogoh yang ikut parade, dalam kegiatan serupa sebelumnya.
lam pembuatan dan pengarakan ogoh-ogoh nanti, agar dilakukan secara etis, estetis, religius, dan tetap mengedepankan keamanan dan ketertiban. Untuk memastikan seluruh proses ini berjalan aman, camat, perbekel, hingga bendesa adat diminta melakukan pengawasan di setiap wilayah masing-masing. “Kami ingin kreativitas warga, khususnya para pemuda tetap terbangun, agar tidak mati suri,” kata Camat I Gusti Agung Gede Mahajaya. Parade Ogoh-Ogoh tingkat Kecamatan Nusa Penida digelar pada 1 Maret nanti,
Ilham Ramdani sudah menikah tujuh tahun, Putu Dana sudah menikah lima tahun, Putu Parmi sudah menikah empat tahun, dan Made Adi Gunawan sudah menikah 11 tahun. Sisanya, I Nengah Sujena Arinata dan I Wayan Selamet, belum memiliki anak laki-laki namun sudah memiliki dua putri. (gik)
DISERAHKAN - Bayi saat diserahkan dari pihak Kadinsos Klungkung kepada Dinsos Provinsi Bali.
Seleksi Pejabat Eselon II Sepi Pendaftar “Pansel hanya mencari tiga besar. Nanti siapa yang terpilih, itu kewenangan bupati,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Klungkung Komang Susana ditemui, Rabu (13/2) lalu. Dia mengatakan, sejauh ini baru satu orang yang resmi mendaftar, sisanya sejauh ini, dikatakan baru sebatas mencari informasi dan melengkapi administrasi pendaftaran. “Ada 46 orang pejabat eselon IIIa (kabag, sekretaris dan camat) maupun IIIb, yang berpotensi ikut seleksi, karena sudah memenuhi syarat. Tetapi, yang resmi mendaftar baru satu orang,” kata Susana. Empat jabatan eselon II yang dibuka pendaftaran, antara lain Asisten Pemer-
Sidemen, sudah punya empat anak perempuan, belum memiliki anak laki-laki, ingin sekali mengadopsinya. Sisanya, rata-rata alasannya serupa, karena sudah bertahun-tahun menikah belum memperoleh keturunan. Seperti Ni Komang Sari, empat tahun menikah belum memiliki keturunan.
dengan melibatkan semua desa, kecuali Desa Toyapakeh dan Lembongan dan Jungutbatu. Namun, belum dapat dipastikan, berapa ogoh-ogoh yang akan diikutsertakan dalam parade. Warga dikatakan sudah antusias mempersiapkan diri untuk memeriahkan parade nanti. Bahkan, setiap desa mendukung penuh dengan menganggarkan langsung dalam APBDes masing-masing. Sementara, duta Kecamatan Nusa Penida sendiri, untuk parade di tingkat kabupaten dari Desa Pejukutan, juga antusias mempersiapkan diri agar nanti tampil mak-
simal. Parade pada tingkat kabupaten, akan digelar pada 3 Maret nanti. Pihaknya mengaku sudah menekankan kepada seluruh desa, agar parade ogoh-ogoh ini dijauhkan dari kesan kampanye politik atau ditunggangi kepentingan politik apapun. Agar tidak menimbulkan gesekan antarwarga yang bisa memicu masalah baru. “Semangatnya adalah mendorong kreativitas warga, bukan kepentingan politik. Jadi, jangan ada yang membawa misi politik di sana,” tegas Camat Nusa Penida asal Bongkasa ini. (kmb31)
SOSOK Belum Ada Titik Terang
KASUS penemuan bayi di pinggir Jalan Prof. Ida Bagus Mantra di daerah Kusamba, Kecamatan Dawan, belum lama ini, masih misterius. Sejak ditemukan pada Senin (4/2) pekan lalu, hingga Kamis (14/2) kemarin, belum juga ada titik terang. Polisi sudah berupaya keras mengungkap kasusnya. Mulai dari mendatangi lokasi eks galian C, kos-kosan hingga para bidan. Bahkan, khusus di Kecamatan Dawan, polisi mengecek data seluruh bumil (Ibu Hamil) hingga mendatangi sejumlah dukun beranak. Demikian disampaikan Kapolsek Dawan AKP I Kadek Suadnyana saat ditemui, Rabu (14/2) kemarin. Dia menegaskan, sejauh ini masih belum menemukan petunjuk jelas, bagaimana bayi tersebut bisa dibuang. “Awalnya kami sempat curiga dengan tempat dukun beranak. Tetapi setelah kami datangi, tidak ada petunjuk. Malah, ada dukun anak yang sudah lama meninggal,” kata kapolsek asal Susut, Bangli ini. Sementara dari data bumil yang ditelusuri di setiap desa, juga tidak ada kehilangan anak. Melihat titik penemuan di jalur by-pass, besar kemungkinan ada warga dari daerah lain yang membuangnya di sana. “Kalau memang warga Dawan, kami pasti lebih mudah mengeceknya. Tetapi, sejauh ini keluarga mereka (bumil) masih utuh. Informasi dari rekan perbekel juga nihil,” tegasnya. Sejauh ini, kondisi bayi tersebut setelah mendapat perawatan intensif di RSUD Klungkung, sudah stabil. Suhu badan dan pernapasannya sudah mulai normal, sehingga terapi oksigen sementara dihentikan. Hasil culture setelah berproses selama seminggu, juga negatif terhadap resistensi antibiotika. Demikian juga hasil lab menunjukkan leukosit dalam batas normal. Sehingga bayi langsung dipindahkan ke ruang perawatan biasa. Setelah dipastikan sehat, ia akhirnya diserahkan kepada pihak Dinas Sosial, Kamis (14/2) kemarin. (gik)
Jumat Umanis, 15 Februari 2019
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
JOB VACANCY LOWONGAN KERJA AKUNTANSI
Staf Akuntansi tamat Diploma dan S1 Akuntansi baru tamat kerja atau pengalaman 1th kerja. Lamaran SMS/WA 0818621818
G.06
WAITER
Tamat SMP/ SMK belum pengalaman kerja untuk Sanur dan Kuta. Lamaran ke Shankara Kuta depan Buger King Jl.Bakung Sari Blok D33 Kuta Square SMS/WA 0818621818
G.07
DRIVER
SIM A SMP/SMTA pengalaman mobil kecil Pick Up minimal 2th. Lamaran Jl.Danau Toba 7 Sanur G.08
Dcr penjaga kios kopi di Pantai Sanur Hub.087854015171 B.BP.004.02.19.0000442
Cr 2 PRT+1B.Sister Gj.2jt Tdr Dlm081999776071/082237995324 B.BP.001.02.19.0000488
Cri Krywn min SMA,W/L,Max 35th Lmrn ke Galery Indosat Gianyar
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunanresto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692 B.BP.004.02.19.0000341
Dbthkn Pramuniaga W/P 5 orang Area Batubulan H:082296500346 B.BP.001.02.19.0000284
Dcr Office Boy/Girl Max30Th Bs bawa Sepeda Mtr.Rajin & Jujur Bawa Lamaran ke Banoli Motor Jln.Buluh Indah No.75 Dps Telp:0361-411964-413964-418642 B.BP.001.02.19.0000470
Dcr Tng Buka Psg Ban Mobil,Max 30Th Faslts:Gaji,Insentif, Mess Bawa Lamaran ke : Banoli Motor Jln.Buluh Indah No.75 Dps Telp:0361-411964-413964-418642
B.BP.101.02.19.0000487
Dcr:Digital Marketing.Sy: Male/ Female,Sarjana Komputer/Setara Paham Web Design,Aktif Sosmed, SEO/SEM,English.Lamaran + CV: official.balioffice@gmail.com B.BP.001.02.19.0000388
Dcr:Legal Drafter u/Law Office Syrt:Female/Male,Sarjana Hukum English(Oral/Written).Lam+CV: aya@vlobali.com / (0361)759722 B.BP.001.02.19.0000387
Dicari Sopir Lulusan SLTA Umur Max.30th,LamaranBawaLangsung ke PBMC Jl.Hayam Wuruk 240 Dps
B.BP.001.02.19.0000485
Dicari Penjaga Rumah Kost utk di Denpasar Hub.087860016690 B.BP.001.02.19.0000336
DIJUAL MOBIL DAIHATSU
Xenia R Manual’13 Putih DK kondisi bgs 123Jt Ng 087861722981 B.BP.001.02.19.0000486 TOYOTA
Avanza G’2011 Silver metalik Tgn 1, pribadi Hub.08123812253 B.BP.001.02.19.0000467
Fortuner G Lux AT’2009 Hitam istimewa Hub.081337948889 B.BP.001.02.19.0000417
B.BP.001.02.19.0000427
Prsh Cargo Mbthkan Accounting Min D3 Akuntansi & Sopir 2 org Hub:08123659416/081246134247
Perush Spa Membutuhkan Terapis Pria & Wanita,bisa Bhs Inggris Siap untuk di Training,Max. 35 Tahun,Pngalaman tdk diutamakan Krm CV ke : Jari Menari, Jl.Pratama No.88 X Nusa Dua, Ph.081338991999 or Email ke jarimenarinusadua@jarimenari.com
Lexus LX 570 F-Sprt Nov’14 Pth Mutiara KM41Rb Full Ori Air Susp Service Teknisi Lexus Tyt Dijamin Puas Langka (Unit di Dps) Hp:081999399566/0817561500
B.BP.004.02.19.0000483
B.BP.001.02.19.0000471
B.BP.001.02.19.0000430
Dcri Waiter Min Exp 1 Th, bisa Bahasa,Singgle,Pls Sent CV to anthonic@monsieurspoon.com or +62 819-9907-7316 B.BP.004.02.19.0000480
RUPA-RUPA
ALUMINIUM
BENGKEL LAS Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
SERVICE
B.BP.001.02.19.0000492
Dcr Sopir Pribadi Pglman Umur Diatas35ThKesiman/08123850501
Dcri Sgera Guru Private Bahasa Inggris u/anak,sabar & telaten Krm CV : hrdbali2019@gmail.com
B.BP.001.02.19.0000469
B.BP.004.02.19.0000433
BIRO JASA
*Dcr Receptionist, Therapist, OB. Reborn Spa, Jl.Sunset A1 P.766744
DIJUAL RUMAH
Innova V AT Diesel’15 + ’10 As DK Silver H.081236009045/Krdt B.BP.001.02.19.0000477
PROPERTY
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DIJUAL TANAH
DIJUAL RUMAH
Jl Rmh LT1,08 3KT Grs2Mbl Knopy Dalung Suryabuana 085936154997
B.BP.166.02.19.0000490
Rumah 2 lantai , 1 master room + 2 room di belakang bangunan induk ada satu bangunan dgn 1 room + dapur + taman belakang, luas tanah 4 are, Jl.Kusuma Dewa Denpasar Hub.0852 1867 9944
G.04
PROPERTY DISEWAKAN RUKO
Ruko 2Lt Cocok utk Bisnis Lok. Jl.Tkd Citarum 5B,081238363542
B.BP.001.02.19.0000473
PROPERTY
Dijual TP, Tanah 4A Jl. G. Himalaya 1B, dpn 14,6m Jl. 8M Hotmix HP/WA:0857.3813.6788
B.BP.004.02.19.0000482
Tanah Lok.Dkt Bandara Morowali Sulawesi Tengah H.082144097846
Jual Villa Banyuwangi Pusat Kota,Pantai. 082237670250/Elena
B.BP.001.02.19.0000463
B.BP.001.02.19.0000422
Tnh 1 Are Batubulan,dijual Rmh Kedonganan.Hub:087759707809
B.BP.001.02.19.0000459
SINGARAJA
Djl Tnh SHM lok. Tegalinggah Sgr10A@35Jt/AHub085238849297
B.BP.004.02.19.0000481
PROPERTY Dcr Tnh/Villa di Canggu & sekitar 2-5A pmlk lsg 08553788088
0811392629 Jual Kebun Kopi Kayu Jabon@25Jt Karya Sari 3,3Ha
PROPERTY
B.BP.001.02.19.0000474
B.BP.001.02.19.0000484
B.BP.001.02.19.0000193
PROPERTY
DIJUAL TANAH
Jual Murah Tnh Kav.1,5are Lok. Jimbaran,TP Hub.087877666655
DIJUAL RUKO
Dijual Ruko Lt3 Perum Dalung Rp.1M,081315832747/08123949180
Tanah 1,5 Are Harga 650Jt Nego Hunian Beteng Sari Gang Nusa Indah Penatih.Hub:081337226708
Dijual Kav Tinga2 Grokgak DP 10% Bunga Krd 1% per bln Hub:085792654757/081805374433
B.BP.004.01.19.0000862
PROPERTY
DICARI TANAH
B.BP.001.02.19.0000479
DISEWAKAN TOKO
0811392629 Sewa Toko Jl. Nakula 88D Legian @55Jt/Th 2Unit 4x12
B.BP.001.02.19.0000475
DIJUAL VILLA
B.BP.001.02.19.0000472
RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.412815 / 085337370228 B.BP.001.02.19.0000055
KEHILANGAN Hilang BPKB No.H05856608-O DK 9938 DA An.I Made Lastra B.BP.001.02.19.0000468
Hlg BPKB No.K02890152-O DK 8714 OQ AN.Yohanis Dappa Bulu B.BP.001.02.19.0000461
BIRO JASA Bntu Lpor/Byar Pajak SPT Thnan Bulanan,SIUP,NPWP,087887729409 B.BP.001.01.19.0001033
BANGLI
14
Jumat Umanis, 15 Februari 2019
Sikapi Aduan Soal Pungutan Retribusi Pariwisata
DPRD Segera Gelar Pertemuan dengan Instansi Terkait
Bangli (Bali Post) -
DPRD Bangli akan menggelar pertemuan dengan sejumlah instansi terkait untuk membahas keberadaan Badan Pengelola Pariwisata Batur Unesco Global Geopark (BUGG) bentukan Bupati. Hal ini dilakukan untuk menindaklanjuti aduan dari sejumlah pelaku pariwisata di wilayah Kaldera Batur, Kintamani yang mempertanyakan adanya pungutan retribusi pariwisata dari sekelompok orang terhadap wisatawan dengan mengatasnamakan Badan Pengelola Pariwisata. Pungutan retribusi dipertanyakan lantaran dilakukan di pinggir jalan pada dini hari dan tanpa adanya sosialisasi. “Kita akan secepatnya gelar pertemuan untuk membahas keberadaan Badan Pengelola Pariwisata dan soal adanya pungutan retribusi ini. Kita nanti akan undang Bupati, BKSDA, Badan Pengelola, Disparbud, dan sejumlah pihak terkait lainnya,” kata Ketua DPRD B a ngli Nga ka n Kutha Parwata, Kamis (14/2) kemarin. Diungkapkan Kutha Parwata, pihaknya menerima aduan soal pungutan retribusi tersebut dari sejumlah pelaku pariwisata yang datang ke rumah jabatannya pada R a b u
(13/2). Para pelaku pariwisata tersebut mengadukan sekaligus mempertanyakan terkait adanya pungutan retribusi pariwisata yang dilakukan sekelompok orang dengan mengatasnamakan Badan Pengelola Pariwisata. Pungutan itu dilakukan di pinggir jalan jalur PenelokanKedisan, pada dini hari sekitar 01.30 hingga pagi hari.
Ngakan Kutha Parwata
Adapun besaran pungutan yang dikenakan, yakni Rp 31 ribu per seorang wisatawan. Wisatawan yang dikenakan pungutan adalah yang hendak melakukan wisata pendakian ke Gunung Batur. “Sesuai keterangan yang saya terima, pungutan itu sudah ada sejak tiga hari lalu,” ungkap Kutha Parwata. Sebagaimana hasil koordinasi yang dilakukannya dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Kabag Hukum Setda Bangli diketahui bahwa memang pengenaan retribusi sebesar Rp 31 ribu tersebut adalah pungutan retribusi resmi yang dilakukan Badan Pengelola Pariwisata. Badan Pengelola Pariwisata tersebut telah dibentuk bupati belum lama ini berdasarkan Perda No. 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Geologi Kawasan Geopark. Dalam Perda tersebut Bupati Bangli berwenang membentuk badan pengelola pariwisata melalui Peraturan Bupati (Perbub). Meski pungutan terseBali Post/kmb40 but resmi, Kutha Par-
Tangani Jalan Terkikis di Buahan
Dinas PUTRPerkim Rencana Buat Dinding Penahan Tanah Bangli (Bali Post) Dinas PUTRPerkim Kabupaten Bangli belum bisa melakukan penanganan secara permanen terhadap jalan aspal di wilayah Desa Buahan, Kintamani yang kian menyempit akibat terkikis hujan. Mengatasi hal itu, pihak Dinas PUTRPerkim sementara ini telah meminta pihak desa melakukan penimbunan jalan yang terkikis dengan material tanah dan pasir yang menumpuk di sekitar lokasi longsor. Sekretaris Dinas PUTRPerkim Kabupaten Bangli Made Soma saat dihubungi, Kamis (14/2) kemarin, mengatakan untuk menindaklanjuti adanya laporan warga terkait kondisi jalan aspal di wilayah Desa Buahan tersebut, pihaknya telah menurunkan petugasnya untuk melakukan pengecekan ke lokasi. Pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Perbekel Desa Abang Batudinding yang melaporkan hal itu, agar untuk sementara ini
melakukan penimbunan di lokasi jalan yang terkikis. “Untuk pengaspalannya, kita belum bisa melakukan karena cuaca masih hujan. Nanti setelah musim hujan kita akan segera lakukan pengaspalan,” jelasnya. Dikatakan, untuk penanganan permanen terhadap jalan yang terkikis, pihaknya merencanakan akan membuat dinding penahan tanah di sisi jalan yang ada di pinggir Danau Batur. Namun hal itu baru bisa dilakukan pada tahun 2020 mendatang. “Untuk tahun sekarang, belum memungkinkan. Kemungkinkan 2020 kita akan usulkan,” katanya. Ditambahkan Soma, pascatertimbun longsor beberapa waktu lalu, jalan itu sudah sempat ditumpuk dengan pasir dan batu. Tujuannya agar jalan kembali padat dan bisa dilalui kendaraan. Namun lantaran terus menerus diguyur hujan, pasir dan batu yang ditumpuk di lokasi lama kelamaan habis karena
KPU Bagikan Cokelat dan Brosur Saat Valentine
Bali Post/kmb40
COKELAT - Kegiatan bagi-bagi brosur dan cokelat yang dilakukan relawan demokrasi KPU Bangli, Kamis (14/2) kemarin. 2019. Ada tiga jenis brosur yang dibagikan kepada para pengendara kemarin, yakni mengenai tata cara memilih, tata cara pindah memilih dan informasi menjadi pemilih yang cerdas. Dalam aksi kemarin, KPU Bangli sengaja tidak membagibagikan bunga karena sudah digunakan oleh salah satu partai. “Dalam kegiatan ini, kami melibatkan sebanyak 55 orang relawan demokrasi dari 11 basis. Untuk mengajak masyarakat ikut berpartisipasi saat Pemilu nanti, para relawan demokrasi ini juga
MUSCAB - Kegiatan muscab yang digelar Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bangli di Toya Devasya, Kintamani, Kamis (14/2) kemarin.
Gelar Muscab, BPC Hipmi Bangli Tetapkan Juliawan Edi Ketua Umum
BADAN Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bangli menggelar kegiatan musyawarah cabang (muscab) di Toya Devasya, Kintamani, Kamis (14/2) kemarin. Dalam muscab tersebut, I Wayan Juliawan Edi terpilih sebagai Ketua Umum BPC Hipmi Bangli periode 20192021, menggantikan ketua umum sebelumnya, Putu Astiti Saraswati. Acara muscab BPC Hipmi Bangli kemarin berlangsung sukses dan lancar. Selain pengurus BPC Hipmi Bangli, muscab juga dihadiri Ketua Hipmi Bali, Ketua Hipmi Klungkung, Ketua Hipmi Gianyar, Ketua Hipmi Denpasar, Ketua Hipmi Badung, dan sejumlah undangan lainnya. Ketua Umum BPC Hipmi Bangli Periode 2019-2021 I Wayan Juliawan Edi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin BPC Hipmi Bangli selama tiga tahun ke depan. Baginya ini adalah tugas sekaligus ama-
melakukan kegiatan setiap bulannya di basis masing-masing dan sosialisasi dari pintu ke pintu,” jelasnya. Menurut Pujawan, kegiatan yang dilakukan tersebut cukup efektif untuk mengajak masyarakat berpartisipasi saat hari Pemilihan mendatang. Pihaknya mengharapkan angka partisipasi pemilih dalam Pemilu nanti dapat meningkat. “Kita targetkan tingkat pastisipasi pemilih nanti melebihi capaian tingkat partisipasi pemilih saat pemilu sebelumnya, yakni 84,2 persen,” harapnya. (kmb40)
nah yang cukup berat yang harus diemban. Dia menjelaskan bahwa Bali sangat terkenal di dunia. Saking tersohornya, Bali lebih dikenal daripada Indonesia sendiri. Bangli sebagai bagian dari Bali pada dasarnya menyimpan modal dasar pariwisata dengan potensi dan keindahan alam serta budaya yang sesungguhnya layak dijual kepada masyarakat baik dalam maupun luar negeri. Akan tetapi potensi itu belum tergarap secara optimal apalagi jika dibandingkan dengan daerah-daerah tetangga sekitar yang secara faktual lebih maju dalam memajukan dunia pariwisata. “Maka dari itu atas asung kertha wara nugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa melaui muscab ini kami selalu berharap dapat menjadi mitra kerja pemerintah dalam membentuk jiwa-jiwa entrepreneurship generasi muda yang mampu berinovasi dan memiliki kreativitas serta memiliki keberanian mengambil tindakan yang terkalkulasi. Dalam rangka membangun ekonomi daerah
Bangli dari berbagai aspek sehingga menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” kata Juliawan Edi. Lanjut dikatakannya bahwa dalam proses pembangunan generasi muda yang berjiwa wirausaha, sangat diharapkan adanya dukungan penuh pemerintah sebagai stakeholder atau pemegang kebijakan dalam bentuk peraturan yang proporsioanal sekaligus profesional. Sehingga dapat tercipta iklim bisnis yang kondusif. Dikatakannya, meski Bangli memiliki potensi sumber daya manusia dengan beragam strata pendidikan, banyak di antaranya yang malah berkiprah di luar Bangli. Ini harus menjadi pemikiran dan PR bersama dalam memajukan perekonomian daerah Bangli. “Semoga melalui momen ini menjadi langkah awal menuju harapan dan semangat besar untuk menjadikan Bangli ini sebagai kabupaten yang mampu bersaing dengan kabupaten-kabupaten lain di Indonesia dalam bidang ekonomi dan bidang-bidang lainnya,” harapnya. (ad501)
Vaksinasi Rabies Mendahului Jadwal
hanyut terbawa air hujan. Sebelumnya, diberitakan jalan aspal yang ada di wilayah Desa Buahan Kintamani, tepatnya di lokasi yang sempat tertimbun longsoran tebing Bukit Abang beberapa waktu lalu, kini semakin menyempit. Selain karena masih adanya sedikit timbunan material tanah dan bebatuan, menyempitnya jalan tersebut terjadi akibat terus-menerus terkikis air hujan. Perbekel Desa Abang Batudinding I Made Diksa mengatakan, sebelumnya lebar badan jalan di lokasi sekitar 3,5 meter. Namun saat ini hanya tersisa 2 meter lebih. Karena lebar jalan menyempit, kendaraan roda empat yang hendak melintas di lokasi harus ekstra hati-hati. Menurut Diksa, jika hujan deras terus-menerus mengguyur hingga beberapa hari ke depan, bukan tidak mungkin lebar badan jalan yang kini masih tersisa 2 meter lebih akan semakin berkurang. (kmb40)
Tingkatkan Partisipasi Pemilih
Bangli (Bali Post) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli memanfaatkan momen Hari Valentine, Kamis (14/2) kemarin untuk bersosialisasi dan mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya saat Pemilu April mendatang. Caranya dengan membagi-bagikan cokelat dan brosur kepada para pengendara di wilayah Kota Bangli. Melalui upaya ini, KPU Bangli mengharapkan tingkat partisipasi pemilih meningkat dari Pemilu sebelumnya. Kegiatan bagi-bagi cokelat dan brosur dilakukan di traffic light depan kantor DPRD Bangli. Aksi itu dilakukan KPU Bangli dengan menggandeng puluhan anak muda yang menjadi relawan demokrasi (relasi) dari sebelas basis. Dalam aksi itu, KPU juga menampilkan hiburan musik akustik di pinggir jalan. Ketua KPU Bangli Putu Pertama Pujawan mengatakan, tujuan dari pelaksanaan aksi bagi-bagi cokelat dan brosur kemarin adalah untuk menyosialisasikan kepada masyarakat luas mengenai hajatan pemilu
wata menyayangkan pungutan tidak dilakukan di tempat yang layak. Sesuai keterangan pelaku pariwisata yang mengadu kepadanya, pungutan retribusi dilakukan di pinggir jalan, tepatnya di jalan menurun Penelokan menuju Kedisan. Bukan di pos pungut yang sudah tersedia. Kutha Parwata juga menyayangkan minimnya sosialisasi yang dilakukan pemerintah terkait keberadaan badan pengelola pariwisata dan pemungutan retribusi pada dini hari, sehingga membuat pelaku pariwisata di Kintamani cukup kaget. “Kalau memang mau dilakukan pemungutan retribusi di sekitar itu, kami harapkan dibuatkan fasilitas pos pemungutan yang layak. Jangan di pinggir jalan seperti itu agar tidak menimbulkan kemacetan. Kami juga minta agar sosialisasi soal pungutan yang dilakukan badan pengelola pariwisata itu dijalankan,” kata Kutha Parwata. Selain itu, dirinya juga mengharapkan agar pemungutan retribusi terhadap wisatawan yang ingin mendaki, bisa dilakukan secara bersinergi. Sebab sebagaimana yang diketahui, selain dikenakan retribusi masuk kawasan Kintamani sebesar Rp 31 ribu per orang, wisatawan yang ingin mendaki Gunung Batur selama ini juga dikenakan karcis sebesar Rp 100 ribu yang dipungut BKSDA melalui P3GB, dan biaya Rp 400 ribu untuk jasa guide. (kmb40)
Bali Post/kmb40
VAKSINASI – Petugas dari Dinas PKP Bangli melakukan vaksinasi rabies di tiga desa di wilayah Kintamani, Kamis (14/2) kemarin.
Bangli (Bali Post) Program vaksinasi rabies massal dijadwalkan berlangsung serentak di seluruh Bali mulai Maret mendatang. Namun khusus tiga desa di Kabupaten Bangli, pelaksanaannya mendahului jadwal. Hal itu dilakukan agar tidak mengganggu pelaksanaan karya di pura yang ada di wilayah Desa Batur, Kintamani. Kabid Keswan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli drh. Sri Rahayu, Kamis (14/2) kemarin menyebutkan, tiga desa yang menjadi sasaran program vaksinasi rabies mendahului dari jadwal, yakni Desa Batur Tengah, Desa Batur Selatan dan Desa Batur Utara di Kecamatan Kintamani. Kegiatan vaksinasi di tiga desa itu dilaksanakan selama tiga hari mulai pagi kemarin hingga Sabtu (16/2) dengan menurunkan lima tim. Kegiatan vaksinasi didampingi dan diawasi mentor dari Provinsi. Dijelaskan Sri Rahayu, sesuai kesepakatan, sejatinya pelaksanaan program vaksinasi rabies massal dijadwalkan berlangsung secara serentak di Bali mulai 11 Maret mendatang. Namun khusus untuk tiga desa di Kecamatan Kintamani itu, vaksinasi rabies sengaja dilaksanakan mendahului. Sebab dalam waktu dekat, akan berlangsung karya
di pura yang ada di wilayah Desa Batur, Kintamani. “Jadi kita laksanakan mendahului di tiga desa itu, agar tidak mengganggu pelaksanaan karya. Karena kalau saat karya dilaksanakan vaksinasi, kita akan sulit sekali bekerja,” jelasnya. Selain tiga desa di Bangli, ada dua desa lainnya di wilayah Kabupaten Karangasem yang juga menjadi sasaran program vaksinasi rabies mendahului jadwal. Sri Rahayu mengatakan sesuai data, jumlah anjing yang ditarget mendapat vaksin tahun ini yakni sebanyak 53 ribu ekor. Kegiatan vaksinasi massal akan dilakukan secara bertahap di seluruh desa yang ada di empat kecamatan. Agar vaksinasi massal nanti bisa berlangsung lancar sesuai harapan, pihaknya mengharapkan dukungan seluruh masyarakat. Disinggung soal desa-desa yang masuk zona merah rabies, Sri Rahayu menyebutkan bahwa untuk di Kecamatan Kintamani, desa yang masuk zona merah yakni Batur dan Songan. Sementara di Kecamatan Tembuku, desa yang masuk zona merah rabies yakni Jehem. Di Kecamatan Bangli, yakni Desa Pengotan, dan Desa Sulahan di Kecamatan Susut. Beberapa desa tersebut dikategorikan masuk zona merah rabies lantaran kasus rabiesnya terjadi berulang. (kmb40)
15
Jumat Umanis, 15 Februari 2019
Valentine, Kapolda Kumpulkan Generasi Milenial
DUKUNG - Smartfren, mendukung Pemprov Bali dalam menyukseskan visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’.
Smartfren Ikut Sukseskan ’’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’
Bagikan Pengganti Plastik hingga Serahkan WiFi untuk Banjar PERUSAHAAN telekomunikasi 4G LTE dengan jaringan terluas di Indonesia, Smartfren, mendukung Pemprov Bali dalam menyukseskan visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Di antaranya dengan membagikan 50.000 kantong ramah lingkungan sebagai pengganti plastik, menyerahkan 100 modem WiFi kepada banjar yang terpilih untuk dimanfaatkan masyarakat, menghadirkan produk kartu perdana khusus masyarakat Bali, serta menghadirkan gerakan ‘’banjar to banjar’’ yang menyasar 705 banjar sekaligus mengampanyekan anti-hoax dan antinarkoba. ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali adalah sebuah visi dan misi yang sangat luar biasa dan hebat, di mana ini dicanangkan dengan tujuan menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya,’’ ujar Deputy CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim dalam acara ‘’Smartfren Dukung Kemajuan Bali’’ di Wiswasabha Utama Kantor Gubernur Bali, Kamis (14/2) kemarin. Menurut Djoko, pembagian kantong ramah ling-
kungan merupakan bentuk kepedulian terhadap program Pemprov Bali untuk mengurangi timbulan sampah plastik. Ketika penggunaan plastik berkurang, tentu keasrian Bali bisa terjaga sebagai modal utama destinasi pariwisata dunia. Kegiatan lainnya, yakni penyerahan modem WiFi, kartu perdana Bali, dan gerakan ‘’banjar to banjar’’ merupakan upaya memberdayakan masyarakat Bali untuk bisa berinternet. Dalam hal ini, Smartfren memberikan internet termurah. Djoko menambahkan, pihaknya juga memberi kesempatan bagi masyarakat untuk menjadi pelanggan Smartfren selama 90 hari ke depan. Yakni dengan membeli satu kartu untuk mendapatkan tiga kartu bonus. Seluruhnya mendapatkan layanan 10 menit gratis untuk semua operator, dan gratis bicara sesama Smartfren tanpa batas atau unlimited. Pada bulan kedua dan bulan berikutnya melakukan top up Rp 50 ribu juga kembali mendapatkan 30 giga. Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apr-
esiasinya atas dukungan Smartfren terhadap visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Berbagai program kerja yang dicanangkan dan telah dilakukan Smartfren sangat sejalan dan telah mencerminkan visi tersebut. Dalam waktu dekat, Pemprov Bali akan melakukan pemasangan Wifi gratis di seluruh desa adat di Bali. Dengan dukungan Smartfren, maka diharapkan akan memperkuat fungsi teknologi informasi yang ada di desa adat. Sementara itu, Bendesa Agung MUDP Bali Jero Gede Suwena Putus Upadesha berterima kasih atas perhatian dalam rangka meningkatkan komunikasi dan informasi antara desa pakraman dengan pemerintah dan stakeholder lainnya dalam membangun Bali di era kekinian. Desa pakraman beserta prajuru mesti memanfaatkan teknologi informasi untuk membendung gangguan yang muncul. Seperti berita hoax dan perkembangan pembangunan di pemerintahan, serta sebaliknya untuk menginformasikan potensi di desa pakraman. (bns2)
Oknum Polisi Dituntut 4,5 Tahun Penjara
Denpasar (Bali Post) Oknum polisi yang berdinas di Polresta Denpasar, terdakwa Aiptu Bob Zery (49) dan rekannya Gede Soma Budiartana (30) (orang sipil), Kamis (14/2) kemarin dituntut pidana penjara selama empat tahun enam bulan (4,5 tahun). Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, JPU Made Lovi Pusnawan menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana narkotik, sebagaimana dalam dakwaan kedua. Disebutkan dalam tuntutan, kedua terdakwa secara tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotik golongan I bukan tanaman. Dalam kasus ini, terdakwa diduga memiliki narkotika jenis sabu-sabu sebanyak lima paket seberat 0,38 gram. Atas kasus ini, terdakwa Bob Zery dan
Jumat, 15 Februari 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita
Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Religiusitas Zaman Global 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Aranya Kanda 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:05 Wita Dialog Merah Putih Krisis Air Menghantui Bali 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Yadnya di Zaman Now (1) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Folk Song 14:00 Wita Klip Bali 14:30 Wita Tembang Bali 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:05 Wita Lila Cita Sanggar Semara Ratih Kerobokan 17:05 Wita Dialog Interaktif Putra SBA 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Solusi Alternatif Reiki Ling Chi 21:00 Wita Solusi Alternatif Hipnotherapy 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Solusi Alternatif Rumah Sehat 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Folk Song 23:05 Wita Bali Channel
Gede Soma dinilai melanggar Pasal 112 ayat (1) Undangundang RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotik jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Selain dihukum 4,5 tahun, terdakwa juga dihukum membayar denda Rp 800 juta, subsider dua bulan kurungan. Mendengar tuntutan itu, terdakwa memohon keringanan hukuman. Salah satu alasannya, terdakwa masih mempunyai tanggungan keluarga dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Atas permintaan itu, jaksa I Made Lovi Pusnawan menegaskan tetap pada tuntutannya. Penangkapan oknum polisi bernama Bob itu berawal dari tes urine BNNK Badung. Dari hasil tes tersebut dik-
etahui urine terdakwa positif mengandung zat narkotika. BNNK kemudian melakukan pendalaman. Salah satunya mendatangi rumah terdakwa di Jalan Teuku Umar Barat, Gang Kertapura, Denpasar Barat. Ketika petugas mengetuk pintu rumah terdakwa, petugas melihat Bob dan Gede Soma membuang sesuatu dari ventilasi jendela kamar di lantai dua. Bungkusan itu jatuh di genteng rumah lantai satu. ‘’Setelah dibuka, dalam bungkusan tisu tersebut terdapat lima plastik klip bening berisi sabu-sabu,’’ tandas jaksa. Selain itu juga ditemukan sejumlah barang bukti seperti satu dompet abu-abu, timbangan elektrik, dan bong atau alat isap sabu-sabu. (kmb37)
Kekuatan Pariwisata Mengingat, Bali hanya memiliki potensi alam dan budaya yang selama ini menjadi kekuatan pariwisata. Potensi sumber daya energi memang terbatas. Namun, memaksakan geother-
mal hanya akan menjadi paradoks. ‘’Kalau kita ikuti kebutuhan listrik kita, maka budaya kita akan terkorbankan. Oleh sebab itu, harus dicari win-win solusinya apa. Apa tidak ada upaya-upaya lain, di satu sisi sumber budaya kita tidak terganggu, divsisi lain listrik ini
Denpasar (Bali Post) Kaum milenial merupakan generasi yang disiapkan untuk memimpin negara ini. Mereka merupakan calon-calon pemimpin negara. Oleh karena itu, saat peluncuran bukunya, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose mengundang 1.200 orang didominasi kaum milenial di Hotel Aston, Denpasar, Kamis (14/2) kemarin. Buku tersebut berjudul ‘’Inovasi dan Aktualisasi dari Bali Gebrakan Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose (Kapolda Bali)’’. Acara tersebut dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster, Kompolnas dan Ketua Ombudsman, Rektor Unud dan pejabat lainnya. ‘’Generasi milenial yang akan menunjukkan budaya, terutama Bali ke depannya. Juga saat valentine’s day atau hari kasih sayang ini, saya me-
launching buku inovasi dan aktualisasi, ingin menunjukkan kepada generasi milenial, kami kepolisian berusaha memperbaiki diri,’’ tegasnya. Mulai tahun 2017 hingga 2018, pihaknya melakukan apa yang diekspektasikan atau diinginkan masyarakat Bali. ‘’Dalam program saya tentunya mendukung program Bapak Kapolri. Saya tentunya membuat inovasi yaitu populis, reformis dan good governance. Hal-hal yang kita lakukan ini, saya lihat bahwa sehebat apa pun kami bekerja tetapi kalau tidak dilanjutkan oleh generasi milenial mulai usia 17 sampai 35 tahun, tidak ada artinya. Generasi milenial harus bisa membuat lebih baik Indonesia dan Bali,’’ ujarnya. Buku setebal 118 halaman tersebut dibuat untuk memotivasi para penegak hukum supaya tetap membela kepentingan
Bali Post/rah
LUNCURKAN BUKU - Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose saat peluncuran bukunya. rakyat Bali. Diluncurkannya buku ini, Golose asal Manado ini berharap bisa memperluas perspektif mengenai kepemimpinan dalam kepolisian, baik hubungan dengan internal kepolisian, masyarakat, jajaran pemerintah dan para stakeholder.
Dalam acara yang dikemas santai tersebut, Kapolda melontarkan beberapa pertanyaan kepada mahasiswa yang datang dari seluruh Bali, di antaranya soal hoax, premanisme, lingkungan dan kepemimpinan PRG (populis, reformis dan good governance). (kmb36)
an, secara intern PD Parkir juga mulai menerapkan sistem IT untuk pendapatan parkir. Penerapan IT pada bidang ini akan mampu menunjukkan secara real time pendapatan yang masuk di masing-masing kantong parkir. Karena semua pendapatan parkir yang sudah masuk, secara otomatis akan tampil di layar yang telah disiapkan PD Parkir. ‘’Dengan sistem ini kita bisa melihat secara langsung berapa pendapatan yang terjadi hari ini. Besaran target yang sudah tercapai akan bisa terpantau,’’ ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dalam business plan PD Parkir, penerapan parkir berbasis IT dengan tarif progresif sudah berjalan di awal tahun lalu. Penerapan parkir berbasis IT ini tidak selalu tarifnya progresif. Ada pula yang masih plat atau tetap. Beberapa kantong parkir yang sudah menerapkan tarif progresif, seperti di mall-mall atau pusat perbelanjaan. Sampai saat ini PD Parkir memiliki sekitar 250-an titik kantong parkir tepi jalan dan 200-an titik parkir pelataran. (kmb12)
Parkir Berbasis IT akan Diterapkan di Pasar Badung
Bali Post/eka
PARKIR - Warga berjalan di areal parkir Pasar Badung, Denpasar. Denpasar (Bali Post) – Pasar Badung dipastikan soft opening pada 24 Februari mendatang. Sejumlah persiapan sudah dilakukan instansi terkait. Tidak terkecuali PD Parkir. Lembaga yang mengurus perparkiran ini akan menerapkan sistem parkir dengan basis informasi teknologi (IT). Penerapan parkir dengan sistem ini dinilai akan mampu memberikan pelayanan yang lebih maksimal. Dirut PD Parkir Denpasar Nyoman Putrawan, S.T. mengatakan hal itu, Kamis (14/2) kemarin. Putrawan mengatakan, sesuai dengan perjanjian kerja sama dengan PD Pasar, penerapan parkir di Pasar Badung akan menggunakan pola IT. Artinya, pengunjung yang akan masuk ke Pasar Badung polanya akan sama dengan pusat-pusat perbelanjaan modern lainnya di Denpasar. Guna mendukung penerapan parkir berbasis IT ini, PD Pasar sudah siap
dengan penyediaan perangkat lunaknya. Sedangkan PD Parkir akan melakukan pendampingan hingga program ini bisa berjalan dengan baik. Karena untuk bisa menerapkan parkir berbasis IT, perangkat lunaknya cukup banyak. Misalnya saja untuk pintu masuk dengan pola mainlest atau menggunakan pintu otomatis dengan hanya menekan tombol, juga perlu perangkat lunak yang memadai. ‘’Memang akan mengurangi petugas di pintu masuk, tetapi akan kita arahkan ke bagian pengaturan parkir, sehingga tidak semrawut,’’ jelasnya. Sesuai dengan hasil pemantauan selama ini, kata Putrawan, di areal tersebut akan ada tiga pintu masuk dan pintu keluar. Hal ini karena Pasar Badung dengan Pasar Kumbasari menjadi satu kesatuan. ‘’Sejalan dengan rencana PD Parkir ke depan, semua akan mengacu pada sistem IT,’’ jelasnya. Selain di ranah pelayan-
Ujian Berat Sutopo mengatakan perlu kesabaran dan kekuatan menghadapi ujian yang berat tersebut. Ia meminta Ani Yudhoyono tidak putus asa dan menyerah. ‘’Tetaplah berdoa kepada Allah SWT karena sesungguhnya sehat dan sakit itu kuasa Allah. Dokter, perawat dan orang lain adalah perantara saja sesuai keahlian yang dimilikinya,’’ katanya. Sutopo mengatakan
kanker memiliki arti pengidapnya harus memperbaiki kualitas hidup dengan menjaga pola makan dan menghindari makanan yang disukai kanker. Makanan mengandung gula, makanan yang dibakar, berpengawet dan mengandung zat kimia sebaiknya dihindari. Perbanyak makan buah dan sayuran. ‘’Yang tidak kalah penting tetaplah berpikir positif. Pikiran sangat memengaruhi hati, sikap, batin dan kesehatan tubuh kita,’’ tuturnya. (ant)
terpenuhi,’’ ujarnya. Bertolak belakang dengan Komisi VII, Wagub yang akrab disapa Cok Ace ini justru menyebut Bali banyak memiliki potensi energi baru terbarukan. Di antaranya energi matahari dan angin. Untuk memenuhi kebutuhan listrik minimal di 2024, Pemprov saat ini juga sudah mengupayakan pembangkit listrik tenaga gas dan energi
listrik dari mengolah sampah. Pihaknya meyakini, Bali akan menemukan teknologi lain ke depan untuk memenuhi pasokan listrik. ‘’Ini (geothermal) paradoks sekali. Keyakinan masyarakat akan terganggu. Oleh sebab itu, biarlah yang sudah jalan ini, artinya energi dari sampah, kemudian mengganti batu bara menjadi gas,’’ tandasnya. (kmb32)
WARUNG GLOBAL
Tangani Sampah, Jangan Korbankan Mangrove PERSOLAN sampah tidak akan habis jika hanya dibahas saja. Perlu penanganan serius melalui tindakan nyata. Menyelesaikan persoalan sampah tak bisa sepenuhnya menjadi tugas pemerintah, tetapi perlu sinergi semua pihak. Sampah di TPA Suwung yang menggunung, akan mendapat penanganan. Sampah tersebut akan dikelola melalui proyek waste to energy dengan mengubah sampah menjadi energi. Ini diharapkan berjalan sungguh-sungguh. Bagaimana tanggapan Kawan Global mengenai hal ini? Berikut rangkuman opini pendengar dalam acara Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Kamis (14/2) kemarin. Bali memiliki konsep Tri Hita Karana yang mana salah satunya keharmonisan dengan alam, tetapi tidak begitu nyatanya. Masalah sampah, menurut Agung Purnawijaya di Gianyar, akan bisa dituntaskan dengan sinergi seluruh pihak. Masyarakat tak bisa sepenuhnya menyerahkan persoalan penanganan sampah ini ke pemerintah melalui dinas terkait. Jika telah tumbuh kesadaran mulai dari diri sendiri, niscaya persoalan sampah mudah untuk diselesaikan. Fera dan Lilis di Tabanan sepakat dengan pendapat ini. Sampah diolah jadi energi mendapat apresiasi dari Werdha di Gianyar. Namun apakah tidak ada jalan lain
dengan tidak mengorbankan lahan mangrove untuk dijadikan lahan pengolahan sampah itu. Soal sampah memang urgent, tetapi jangan korbankan lahan mangrove. Sementara Ari di Karangasem menyarankan agar pemerintah belajar dari negara atau wilayah yang sudah berhasil mengolah sampah menjadi energi. Kemudian aplikasikan di sini. ‘’Salut atas langkah Gubernur Koster,’’ ujar Budiada di Tabanan. Ia berharap terobosan ini dikerjakan sungguhsungguh. Nyoman Mastra di Gianyar menambahkan, kesadaran harus ditumbuhkan terlebih dahulu. (sikha p)
balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost
Jumat Umanis, 15 Februari 2019
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Liga Champions
Tottenham Menakjubkan London – Tottenham Hotspur memetik kemenangan besar 3-0 atas Borussia Dortmund pada laga pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Wembley, London, Kamis (14/2) pagi kemarin. Meskipun masih harus bertandang ke Signal Iduna Park, Jerman pada 5 Maret mendatang, Tottenham memiliki peluang besar mencapai perempatfinal Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2011.
MENANG BESAR – Son Heung-min (tengah) dan kawan-kawan merayakan kemenangan besar Tottenham Hotspur atas Borussia Dortmund. Hasil NBA Kamis (14/2) Minnesota Timberwolves Portland Trail blazers LA Clippers Dallas Mavericks Boston Celtics New York Knicks Toronto Raptors Denver Nuggets Chicago Bulls Cleveland Cavaliers Indiana Pacers
vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs
Houston Rockets 121-111 Golden State 129-107 Phoenix Suns 134-107 Miami Heat 101-112 Detroit Pistons 118-110 Philadelphia 76ers 111-126 Washington Wizards 129-120 Sacramento Kings 120-118 Memphis Grizzlies 122-110 Brooklyn Nets 139-148 Milwaukee Bucks 97-106
Kadek Agung Bangga Masuk Timnas U-22
Mangupura (Bali Post) – Pencinta sepak bola di Bali tentu bangga dengan terpilihnya I Kadek Agung Widnyana Putra masuk Timnas Indonesia U-22 untuk Piala AFF U-22 2019 di Kamboja. Kebanggaan tersendiri juga dirasakan oleh sang pemain yang sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari skuad asuhan Indra Sjafri tersebut. Kadek Agung sempat khawatir cedera yang dialaminya saat melawan Arema bisa membuatnya gagal lolos. Namun, penjelasan dokter tim yang mengatakan kakinya baik-baik saja membuatnya kembali percaya diri. ‘’Saya sangat bangga bisa mendapat kepercayaan membela Timnas Indonesia di turnamen resmi. Kesempatan ini adalah tanggung jawab besar bagi saya. Jadi, saya akan kerja keras memberikan yang terbaik untuk Indonesia,’’ ujarnya seperti dikutif dari situs Bali United, Kamis (14/2) kemarin. Pemain tengah itu juga mengungkapkan perasaannya setelah cukup lama menjalani TC bersama Timnas Indonesia. Sebagai manusia biasa, ia mengaku kerap dilanda rasa rindu dengan keluarga dan orang-orang terdekatnya yang ada di Bali. ‘’Rasa kangen pasti ada, apalagi ini pertama kalinya jauh dari keluarga dan untuk waktu yang cukup lama. Tapi saat-saat seperti ini harus saya jalani sebagai risiko pemain sepak
bola. Untuk mengurangi rasa kangen, saya video call setiap malam,’’ tuturnya. Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri mengumumkan 23 pemain yang mengisi skuad Piala AFF, Rabu (13/2) malam. Ia mencoret lima pemain yang sebelumnya mengikuti pemusatan latihan (TC) hingga uji coba terakhir menghadapi Madura United yang berakhir 1-1 pada sore harinya. Piala AFF U-22 berlangsung 17-26 Februari. Indonesia bercokol di Grup B bersama tuan rumah Kamboja, Malaysia, dan Myanmar. Timnas Merah-Putih menghadapi Kamboja pada laga pertama, Senin (18/2) mendatang.
Denpasar (Bali Post) – Tabanan belum membuat lintasan cabang olahraga panjat tebing untuk menggelar Porprov Bali XIV/2019, September mendatang. Ketua Umum Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali Putu Yudi Atmika meminta Pemkab Tabanan segera merealisasikan lintasan tersebut. Menurutnya, lintasan panjat tebing itu tak hanya untuk Porprov Bali, nam un y a ng p a l i ng ut a m a menjadikan para pemanjat tebing Tabanan berkualitas ke depannya. ‘’Untuk Porprov Bali itu sudah jelas. Tapi imbas positifnya bagus setelah Porprov Bali. Jadi, kami harap Pemkab Tabanan memerhatikan ini,’’ ujar Yudi Atmika di Denpasar, Kamis (14/2) kemarin. Dikatakannya, pada ajang lokal Bali, atlet Tabanan masih tertinggal dibanding
beberapa daerah lainnya di Pulau Dewata. Padahal, atlet Tabanan mempunyai potensi untuk menjadi pemanjat tebing tangguh. Itu karena atletnya tidak bisa berlatih rutin akibat tidak adanya lintasan. Ia memakai contoh seorang atlet Tabanan yang pindah ke Jembrana mengikuti orangtuanya. Pemanjat tebing ini bisa berlatih di Jembrana karena mempunyai lintasan. Pada kejuaraan nasional (kejurnas) lalu, atlet itu mampu meraih medali perak. ‘’Itu bukti pentingnya lintasan bagi atlet,’’ jelasnya. Yudi Atmika yang juga Wakil Sekretaris Umum I KONI Bali menyebut membangun lintasan panjat tebing tidak lama, karena kerangkanya dibuat dari besi. Satu atau dua bulan sudah selesai dibuat. Apalagi ada dana bantuan dari KONI Bali secara bertahap. (kmb)
Dimatangkan Sementara itu, skuad Bali United kembali menjalani sesi latihan pada Rabu sore di Lapangan Tri Sakti, Legian. Sesi latihan kali ini merupakan persiapan tim Serdadu Tridatu sebelum menghadapi Persela Lamongan pada babak 16 besar Piala Indonesia 2018, Senin (18/2). Ditemui usai latihan, pelatih Stefano Cugurra menyampaikan bahwa porsi latihan lebih mengarah pada kombinasi teknik menyerang dan bertahan. ‘’Pemain harus mengetahui kapan waktu yang tepat untuk menyerang dan bertahan. Selain itu, harus tahu kapan waktu yang tepat untuk melepaskan tembakan dan mengirim umpan silang,’’ kata pria yang akrab disapa Teco ini. (kmb)
FPTI Minta Tabanan Buat Lintasan
Gol-gol kemenangan tuan rumah dihasilkan penyerang Korea Selatan Son Heung-min, bek Jan Vertonghen dan striker pengganti Fernando Llorente. “Skor 3-0 adalah hasil yang sangat bagus tetapi ini hanya pertandingan pertama. Memiliki tim di depan Anda seperti Dortmund, Anda perlu menghormati mereka,” kata pelatih Spurs, Mauricio Pochettino. Hasil ini sangat mengesankan bagi manajer asal Argentina itu mengingat pasukannya t u r u n tan-
pa empat pemain kunci yaitu Harry Kane, Dele Alli, Danny Rose dan Ben Davies. “Saya mengucapkan selamat kepada pemain sekali lagi. Itu adalah pertandingan yang fantastis, upaya besar. Mereka adalah pahlawan. Mereka pantas mendapatkan banyak pujian atas upaya yang dilakukan musim ini. Sungguh menakjubkan,” tambahnya. Pelatih Dortmund Lucien Favre meratapi keruntuhan timnya. “Kami seharusnya mendapatkan bola ke depan daripada bermain dari belakang untuk gol pertama lawan. Itu adalah hadiah. Setelah itu, kami bermain terlalu tergesagesa. Penekanannya intensif dari Tottenham,” ungkapnya. Real Madrid Dalam laga lainnya di Johan Cruyff Arena, Belanda, juara ber-
tahan Real Madrid menundukkan Ajax Amsterdam 2-1. Karim Benzema dan pemain pengganti Marco Asensio mencetak gol untuk Madrid, sedangkan balasan tuan rumah dihasilkan Equalizer Hakim Ziyech, seluruhnya di babak kedua. Sistem Asisten Video Wasit (VAR) digunakan di Liga Champions untuk pertama kalinya ternyata menguntungkan Madrid. Bek Nicolas Tagliafico membawa Ajax unggul pada menit ke-38, tetapi wasit Damir Skomina tidak mengesahkan setelah Dusan Tadic terbukti offside dan mengganggu kiper Madrid Thibaut Courtois lewat tayangan ulang. “Kami tidak bisa melihat tayangan ulang. Kami harus yakin dengan apa yang dikatakan wasit. Hal-hal ini juga merupakan bagian dari permainan,’’ kata pelatih Ma-
drid Santiago Solari. “Aku melihatnya. Menurut saya, itu bukan offside dan saya juga tidak melihatnya sebagai pelanggaran terhadap kiper,” kilah Erik ten Hag, manajer Ajax. Pada partai ini kapten Madrid Sergio Ramos membuat penampilan ke-600 untuk timnya. Di luar itu, ia mendapat kartu kuning akibat tekel kerasnya Kasper Dolberg pada menit ke-89. Ramos mungkin berpandangan tidak turun pada pertandingan kedua di Santiago Bernabeu lebih baik daripada dihukum di perempatfinal. ‘’Aku akan berbohong jika mengatakan itu bukan sesuatu yang ada dalam benakku. Ini bukan untuk meremehkan lawan tetapi terkadang ada waktu untuk mengambil keputusan dan saya telah melakukannya. Saya akan mendukung dari tribun sebagai penggemar dengan harapan bermain di perempatfinal,” jelasnya. Bek sayap Madrid Dani Carvajal diskors dua pertandingan musim lalu setelah sengaja mendapat kartu kuning di babak grup. (afp/kmb)