Page 1

Bali Post

balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

GUBERNUR KOSTER APRESIASI PENGAKUAN DUNIA PADA ANJING KINTAMANI

BPM/ist

FCI - Ketua Umum IKK, Benny Kwok, menyerahkan surat pengakuan FCI atas anjing Kintamani Bali kepada Gubernur Bali Wayan Koster di Gedung Wiswasabha Utama, Sabtu (13/4) kemarin.

Satu lagi kabar baik diterima oleh masyarakat Bali bulan ini. Fédération Cynologique Internationale (FCI), organisasi internasional untuk perlindungan dan pengembangan semua trah dan galur murni anjing di dunia, secara resmi mengakui anjing Kintamani Bali sebagai satu trah tersendiri anjing asli Indonesia. Dengan demikian, anjing Kintamani Bali merupakan anjing trah asli Indonesia pertama yang memperoleh pengakuan dunia. “Pengakuan ini berarti FCI secara resmi mengumumkan ke seluruh dunia bahwa anjing Kintamani Bali adalah satu trah anjing tersendiri dan bahwa Anjing Kintamani Bali adalah anjing asli Indonesia,” ujar Ketua Umum Indonesia Kennel Klub (IKK) Benny Kwok Wie Sioe pada Sabtu (13/4) kemarin di Denpasar. IKK yang dulu bernama Perkin (Perkumpulan Kinologi Indonesia), merupakan satusatunya organisasi pencinta anjing di Indonesia yang berhak mengeluarkan dokumen resmi tentang kelahiran dan silsilah anjing. Saat ini, IKK memiliki 60.000 anggota di seluruh Indonesia. Para anggota tersebut mengoperasikan kennel—fasilitas pemuliabiakan, pelatihan, dan perawatan anjing yang resmi dan terdaftar. Pengakuan resmi FCI tersebut dituangkan dalam sebuah

surat yang dikirim oleh Direktur Eksekutif FCI Yves De Clercq kepada IKK. “Komite Umum FCI pada 20 Februari 2019 secara resmi telah menyetujui untuk memberikan pengakuan kepada trah anjing Kintamani Bali. Kami menyampaikan selamat kepada IKK untuk pencapaian luar biasa ini,” ujar De Clercq. Surat pengakuan itu diserahkan Benny Kwok kepada Gubernur Bali Wayan Koster dalam konferensi pers di Gedung Wiswasabha Utama kantor Gubernur Bali. Dengan adanya pengakuan tersebut, anjing Kintamani Bali berhak mengikuti sejumlah kompetisi dan show anjing tertentu di tingkat internasional. Selain itu, dokumen kelahiran dan silsilah setiap anjing Kintamani Bali juga berhak ditandai dengan logo FCI. Gubernur Koster me nyatakan rasa gembira dan

mengapresiasi atas pengakuan dunia internasional tersebut. Apalagi pengakuan tersebut merupakan kali yang pertama bagi anjing asli Indonesia. “Sebagai orang Bali, saya sangat bangga atas apresiasi yang kita terima dari dunia internasional ini,” ujar Gubernur yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali tersebut. “Ini menunjukkan bahwa dunia internasional mengakui bahwa Bali memiliki anjing trah asli dengan kualitas tinggi dan layak mengikuti kompetisi-kompetisi bergengsi di level nasional maupun internasional,” tegasnya. Gubernur Koster mengingatkan bahwa pengakuan itu juga harus dijadikan motivasi oleh semua elemen masyarakat Bali untuk lebih melestarikan dan mengembangkan satwa dan tanaman lokal. Hal. 11 Harus Kita Lestarikan

’’Ini menunjukkan bahwa dunia internasional mengakui bahwa Bali memiliki anjing trah asli dengan kualitas tinggi dan layak mengikuti kompetisi-kompetisi bergengsi di level nasional maupun internasional’’. Wayan Koster Gubernur Bali

PUTIHKAN GBK - Massa kampanye pemungkas Capres-Cawapres, Jokowi-Ma'ruf Amin, putihkan Stadion GBK Senayan Jakarta, Sabtu (13/4) kemarin.

BPM/ant

Prabowo Kritik Deindustrialisasi, Jokowi Utamakan Kemandirian Ekonomi

Jakarta (Bali Post) Sehabis payah mengikuti kampanye, dua pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menjalani debat pemungkas Pilpres 2019, Sabtu (13/4) malam kemarin. Keduanya beradu argumentasi soal topik ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi, serta perdagangan dan industri.

Prabowo mendapat giliran pertama menyampaikan visi dan misinya. Prabowo mengkritisi bahwa pembangunan ekonomi bangsa sudah melenceng dari cita-cita pendiri

bangsa. Rancang bangun ekonomi kita kenyataannya membawa kekayaan nasional mengalir ke luar negeri. Kemudian di Indonesia terjadi deindustrialisasi,

TPS Sangat Rawan Dijaga 2 Polisi dan 8 Linmas

Memasuki masa tenang, masyarakat diberikan kesempatan untuk memantapkan pilihannya, sebelum mencoblos pada 17 April nanti. Saat masa tenang selama tiga hari ini, seluruh aktivitas kampanye hingga pemasangan APK harus dihentikan. Tetapi, dalam politik, justru masa tenang ini membuat para caleg, calon DPD dan caprescawapres yang bertarung tidak bisa tenang.

POLRESTA Denpasar dan Polres Badung, Sabtu (13/4) kemarin, menggelar pasukan kesiapan pengamanan Pemilu dan TPS 2019. Polres Badung melaksanakan apel di GOR Mengwi, sedangkan Polresta di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar Timur. Agar pelaksanaan Pemilu Serentak ini berlangsung aman, lancer, dan damai, kepolisian menegaskan akan menindak tegas para pengacau yang ingin mengganggu Pilpres dan Pileg. perencanaan yang telah dipersiapkan dapat berjalan secara profesional, modern, dan terpercaya dalam rangka menyukseskan pengamanan Pemilu 2019. Potensi Kerawanan Potensi kerawanan tersebut dapat terjadi pada tahap pemungutan suara berupa pelanggaran tindak pidana pemilu. Hal. 11 Pidana Umum

bahkan pertumbuhan ekonomi kita yang lima persen belum dirasakan masyarakat, buktinya kaum ibu kesulitan membeli sembako. Hal. 11 Pemerataan Ekonomi

Masa Tenang Buat Caleg Tak Tenang

Kintamani Terbanyak

Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan didampingi Dandim 1611/ Badung Letkol Inf. Handoko Yudho Wibowo mengatakan, pihaknya mengerahkan 1.269 personel, sementara Kodim Badung 250 orang. Apel gelar ini dilaksanakan dalam rangka mengecek kesiapan personel dan kelengkapan sarana serta prasarana Polri beserta unsur terkait sebelum diterjunkan ke lapangan. Diharapkan, semua

di mana bangsa kita hanya menjadi penikmat barang produk luar negeri. Ini yang disebut Prabowo pemerintah tak memiliki strategi pembangunan. Sandiaga Uno menam-

BPM/ken

KESIAPAN PEMILU - Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta mengecek perlengkapan anggotanya saat apel kesiapan pengamanan Pemilu dan TPS di GOR Mengwi, Badung.

PADA masa tenang inilah kerap terjadi berbagai kecurangan yang bisa menentukan hasil akhir. Para caleg dihantui perasaan tak tenang menghadapi hari pencoblosan karena perjuangan berbulan-bulan ditentukan hasilnya hari itu. Kedua, bentuk kecurangan paling riskan itu ialah praktik money politics. Masyarakat kerap menyebutnya sebagai serangan fajar yang dominan ditentukan saat masa tenang. Ketua Bawaslu Klungkung, Komang Artawan,

Sabtu (13/4) kemarin, memperingatkan semua pihak agar tidak melakukan caracara yang melanggar aturan seperti itu. Pihaknya tidak segan-segan melakukan tindakan tegas atas segala bentuk kecurangan pada masa tenang. “Yang memberi maupun yang menerima hukumannya sama. Makanya hati-hati. Jangan coba-coba terlibat money politics. Kalau ada masyarakat yang ditawari uang, sebaiknya laporkan,” kata Artawan. Hal. 11 Pidana Kurungan


2

Minggu Wage, 14 April 2019

Berkat ’’Ngayah’’ Raih Nilai A PEKERJAAN yang dilakukan secara tulus ikhlas pada saatnya nanti akan membuahkan hasil. Konsep ngayah inilah yang ditanamkan seniman yang juga Rektor IKIP PGRI Bali, Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum., kepada mahasiswa dan dosennya sehingga Prodi Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (Sendratasik) sukses meraih akreditasi A dari BAN PT. Ini semua berkat kegigihannya memperkuat keunggulan prodi ini melalui pendekatan kearifan lokal. Made Suarta yang juga pemeran Mantri di arja muani ini tak pernah payah mengajak mahasiswa dan dosennya ngayah di setiap piodalan atau karya besar di desa. Bisa berupa ngayah menari wali, atau menghibur masyarakat setempat dengan arja, bebondresan dan lain-lain. Dengan konsep ngayah ini, dia ingin mendekatkan masyarakat dengan seniman yang diproses di kampus sekaligus memperkenalkan eksistensi lembaga. Bahkan, dia terkejut juga nilai akreditasinya 361 tergolong gemuk. Ternyata setelah ditanyakan kepada asesor yang memberi nilai tinggi karena dari aktivitas ngayah di masyarakat itu. Ini artinya civitas akademika Sendratasik sudah teruji di masyarakat ketika masih menjadi mahasiswa. Modal inilah akan membuat mereka akan menjadi SDM berdaya saing tinggi di dunia kerja. ‘’Pokoknya, kami lakoni dengan ikhlas, pasti ada hasil,’’ tegasnya Sabtu ( 13/4) kemarin. Dia juga mengatakan IKIP PGRI Bali dengan teguh mengemban amanah Prof. I.B. Mantra (alm.) dalam pelestarian dan pengembangan Bahasa Bali dengan terus membuka Prodi Bahasa dan Sastra Bali. Ada atau tidak ada mahasiswa, kata dia, Prodi Bahasa Bali tetap dibuka. Dengan Pergub penguatan bahasa Bali prodi ini semakin dikejar masyarakat. (sue)

PENDAKIAN - Wisatawan yang kembali melakukan aktivitas pendakian ke puncak Gunung Agung.

BPM/kmb41

Lagi, WNA Nekat Mendaki ke Puncak Gunung Agung Amlapura (Bali Post) Untuk kesekian kalinya, masih saja ada yang melakukan aktivitas pendakian ke puncak Gunung Agung di tengah aktivitas vulkaniknya masih cukup tinggi. Kali ini, aksi nekat kembali dilakukan lima warga negara asing (WNA) yang kembali melakukan pendakian. Untung, kelima WNA itu selamat sampai ke bawah kendati sempat tersesat di lerang Gunung Agung.

PSN Tekankan Hakikat Upacara Berlandaskan Pustaka Weda Gianyar (Bali Post) Dalam meningkatkan sradha dan bhakti masyarakat terhadap ajaran Agama Hindu, serta meningkatkan eksistensi adat dan budaya dalam rangka mengajegkan Bali pada era kekinian, Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) mengadakan kegiatan pelatihan pasraman pemangku dan serati banten. Pasraman menekankan pemahaman hakikat upacara/ upakara yang berlandaskan pustaka weda. Acara menghadirkan dua narasumber, Ida Pedanda Gde Putra Kekeran dan Pinandita Ir. I Gusti Nyoman Suyadnya. Menurut Korda PSN Kabupaten Gianyar, Pinandita I

Nyoman Sudiana, S.H., acara ini untuk meningkatkan kualitas wawasan dan pengetahuan, agar semua pinandita termasuk serati banten punya kemampuan melaksanakan tugasnya. “Sebanyak 150 orang, terdiri dari pamangku dan serati banten ikut acara pasraman,” katanya Sabtu (13/4) kemarin. Selain kegiatan pasraman, pada akhir acara juga dilakukan pemilihan kepengurusan baru PSN Kabupaten Gianyar periode 2019 - 2024. Menurut Ketua terpilih, Pinandita Sudiana ke depan akan melakukan pendataan terhadap jumlah pinandita dan serati banten yang ada di Kabupaten Gianyar. (kmb16)

BPM/ist

PSN - Acara pasraman PSN Kabupaten Gianyar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kelima wisatawan itu melakukan aktivitas pendakian pada Sabtu (13/4) dini hari kemarin. Kelima WNA diketahui bernama Trikhanovid Paver, Trikhanovid Anthalika, Olga, Negera Belarus, dan Artem. Saat melakukan pendakian, WNA ini sempat tersesat di lereng Gunung Agung, namun pada akhirnya, berhasil selamat sampai ke bawah dengan kondisi selamat. Kelimanya sampai ke bawah tepatnya di Pura Penataran Agung Sebudi, pukul 14.00 wita. Perbekel Amertha Bhuana yang juga sebagai Sekretaris Pasebaya Agung, I Wayan Suara Arsana, mengungkapkan,

proses pencarian sempat dihentikan sementara karena Gunung Agung terus bergetar. Namun, sekitar pukul 14.00 wita, kelima WNA itu akhirnya turun dengan selamat. Kata dia, saat dilakukan interogasi, WNA tersebut malah melakukan sedikit perlawanan. Mereka tidak mau berhenti dan langsung naik ke sepeda motornya dan hendak pergi. Tetapi, karena satu sepeda motornya mengalami ban kempes, dua bisa dicegat. Sementara rekannya yang dua lagi mencoba melarikan diri. Beruntung petugas berhasil mencegat keduanya di Sebudi. “Kelimanya dalam kondisi selamat. Hanya, seluruh badannya basah kuyup akibat

diguyur hujan lebat. Selanjutnya mereka digiring ke Polsek Selat untuk diinterogasi petugas kepolisian,” ujar Suara. Kalak BPBD, Ida Bagus Arimbawa, mengatakan, jika pihaknya telah berali-kali mengimbau supaya untuk saat ini tidak melakukan aktivitas pendakian karena aktivitas Gunung Agung masih tinggi dan sering terjadi erupsi besar. ”Imbauan melalui surat sudah diseberluaskan. Tapi, masih saja ada yang nekat naik ke puncak gunung. Itu sangat berisiko dan membahayakan keselamatan bila gunung terjadi erupsi. Sekali lagi, kita imbau jangan ada lagi pendakian ke puncak Gunung Agung,” tegas Arimbawa. (kmb41)

Di Bali Tercatat Masih Ada Tiga Zona Merah Denpasar (Bali Post) Berkaitan dengan rabies, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, I Ketut Diarmita, mengatakan masih ada tiga daerah zona merah rabies di Bali yakni Karangasem, Buleleng, dan Bangli. Di luar zona merah tersebut, pengendalian rabies dikatakan sudah sangat bagus. Termasuk outbreak sudah berjalan. Berbeda dengan tiga daerah zona merah yang setelah dicek masih ada gigitan dan positif rabies. “Anggaran Rp 18 miliar (dari APBN) dan Rp 5 miliar (dari APBD Provinsi) sebenarnya untuk menggempur tiga daerah itu,” ujarnya. Menurut Diarmita, kunci untuk membuat Bali bebas rabies sebetulnya hanya satu yakni inseminator yang diharapkan konsisten dan jujur melaporkan serta melakukan vaksin. Baik vaksinasi pada anjing peliharaan maupun anjing liar. Tentu ditambah dengan kualitas vaksin

yang baik pula. Vaksin juga harus disuntikkan dengan benar kepada anjing. “Jangan batang pisang disuntik baru dilaporkan suntik anjing. Ini kan soal kejujuran, kalau benar-benar dilakukan, selesai rabies di Bali. Saya jamin,” jelasnya. Diarmita menambahkan, laporan petugas di lapangan selama ini sudah di atas 80 persen untuk vaksinasi. Dalam logika ilmu pengetahuan, mestinya kasus rabies sudah selesai. Akan tetapi, rupanya masih ada kasus gigitan anjing dan positif rabies yang terjadi. Oleh karena itu, pihaknya tidak ingin main-main dengan situasi ini. “Kalau saya biarkan terus begini, akan tambah banyak. Makanya saya gelontorin lagi dana, bagaimana kawan-kawan di Bali itu supaya tidak ada alasan lagi untuk mengatakan bahwa karena tidak ada dana, dia tidak mau menyelesaikan rabies,” paparnya. (kmb32)

Dewan Setujui Kerja Sama ’’Sister City’’ dengan Tiga Kota Denpasar (Bali Post) Permohonan Wali Kota Denpasar terkait persetujuan untuk melakukan Kerja sama sister city dengan tiga kota di luar negeri, akhirnya disetujui dewan. Persetujuan itu disampaikan dalam sidang paripurnaDPRD, Jumat (12/4) lalu. Sidang yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Denpasar, Wayan Mariyana Wandhira, menyepakati untuk memberikan persetujuan terhadap permohonan yang disampaikan Wali Kota melalui surat No. 193/193/ KS tertanggal 15 Februari 2019 lalu. Wandhira menyebutkan Pemkot Denpasar berencana untuk melakukan Kerja sama dengan tiga kota di luar negeri, di antaranya Mosselbay (Afrika Selatan), Pert (Australia), dan Gyeongjo (Korsel). Kerja sama dengan tiga kota di luar negeri ini diharapkan menjadi dasar yang kuat sebagai akibat dari tuntutan perkembangan teknologi yang berdampak pada semakin intensifnya interaksi antarkota di dunia. Kondisi ini bisa dijadikan

ajang untuk melakukan promosi daerah ke kota yang akan diajak bekerja sama. Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Denpasar Dezire Mulyani mengatakan, kerja sama Denpasar dengan Gyeongju dalam bidang pariwisata yang menitikberatkan pada warisan budaya. Denpasar akan belajar terkait pemeliharaan situs, mulai dari merawat hingga membuat cerita atau sejarah terkait situs tersebut. Untuk kerja sama antara Denpasar dengan Mosselbay akan melakukan Kerja sama terkait ekonomi kreatif dan pengetahuan maupun teknologi. Sementara dengan Pert, Denpasar akan melaksanakan kerja sama di bidang industri kreatif. Dalam sidang tersebut, semua anggota menyatakan setuju kerja sama ini dilakukan. Selanjutnya, keputusan dewan ini akan disampaikan kepada Wali Kota melalui sekretariat dewan untuk diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (kmb12)

BPM/ara

PERSETUJUAN - Wakil Ketua Dewan menandatangani surat rekomendasi persetujuan kerja sama sister city antara Pemkot Denpasar dengan tiga kota di luar negeri.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


3

Minggu Wage, 14 April 2019

Perawat Bali Harus Tembus Pasar LN, Koster Siapkan Regulasinya SERANGKAIAN HUT ke45, DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Bali menggelar acara syukuran dan pelantik pengurus Himpunan Perawat Holistik Indonesia. Pelantikan langsung dihadiri Gubernur Bali, Wayan Koster, Sabtu (13/4) kemarin di kampus Institut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali. Tema HUT kali ini yakni ’’keluarga dan masyarakat sehat bersama perawat’’. Ketua DPW PPNI Provinsi Bali, I Gusti Ketut Ngurah Sukadarma, S.Kp., M.Kes. menjelaskan saat ini anggota PPNI Bali mencapai 11.560 perawat. Setiap tahun delapan lembaga pendidikan keperawatan menghasilkan hampir 1.100 perawat baru, hanya 40 persen mampu mengisi pasar domistik. Kesempatan kerja terbuka masih ada di Indonesia Timur dan pasar luar negeri (LN). Perawat Bali diperlukan di luar negeri karena dikenal ramah, namun kalah dalam bahasa asing. Untuk itu dia minta gubernur segera membentuk sejenis badan yang mengeluarkan rekomendasi /lisensi bahwa kompetensi perawat Bali diakui kualitasnya secara internasional sehingga mereka akan menjadi penyumbang devisa bagi Bali dan negara. Dia berbangga acara kali ini dihadiri Guberbur Bali. Bahkan sosok Wayan Koster saat duduk di DPR RI adalah pejuang lahirnya UU Keperawatan. Hingga kini di Bali ada 14 lebih himpunan perawat sesuai bidangnya. Serangkaian HUT PPNI Bali terlibat dalan agenda kebencanaan, memberikan pelayanan kesehatan, pemeriksaan mata dan kebersihan sampah

plastik. Perawat senior yang juga Ketua YPPLPK Bali Drs. Ida Bagus Arka bahwa perawat tak hanya memerlukan badan yang mengeluarkan lisensi, namun perlu dibantu anggaran guna membantu keberangkaran perawat Bali ke luar negeri. Pinjaman ini bisa dikembalikan  setelah mereka bekerja di luar negeri. Kadiskes Bali dr. Ketut Suarjaya membenarkan saat ini SDM perawat Bali tak boleh jago kandang. Mereka dimotivasi mengisi peluang kerja di Indonesia Timur seperti NTB, NTT, dan Papua karena pemerintah memiliki program Nusantara Sehat guna mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Kedua, perawat Bali harus mau bekerja ke luar negeri. Sebab dari 1.000 perawat yang dihasilkan tiap tahun hanya 150 diserap di pasar domistik. Selain itu pembangunan fasilitas kesehatan

Bali sangat lambat, tahun ini saja hanya ada satu rumah sakit baru. Saat itu Gubernur Wayan Koster memaparkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali secara sekala dan niskala. Faktor yang terakhir ini baru pertama di Bali nenjadi fokus pembangunan. Makanya dia mengatakan pembangunan Bali secara terpola dan berencana. Koster menyebut membangun Bali Era Baru, yakni era yang ditandai tatanan kehidupan baru Bali yang holistik. Isinya tiga dimensi yakni menjaga keseimbangan alam, krama dan kebudayaan Bali. Kedua, memenuhi kebutuhan dan harapan serta aspirasi krama Bali. Ketiga manajemen menghadapi tantangan baru. Ini yang dia sebut pembangunan sekala niskala. Dia juga memaparkan program dan regulasi kesehatan Bali selama lima tahun ke depan. Di antaranya JKN-KBS mulai 2019 dengan menam-

bah pelayanan pengobatan tradisional dan komplementer. Dia juga sedang menyusun standar pelayanan kesehatan meliputi infrastruktur, pelayanan agar penyakit tuntas di puskesmas. Semua puskesmas menjadi RS rawat inap, juga disiapkan beasiswa percepatan pendidikan dokter spesialis kandungan dan anak. Soal daya serap lulusan tenaga kesehatan Koster mengakui keunggulan SDM Bali. Untuk itu, dia minta lulusan keperawatan jangan kerja di Bali. Dia segera siapkan badan yang mengeluarkan lisensi bahkan dikuatkan dengan pergub. Semua pelatihan gratis sinergikan kartu Pra kerja Jokowi. ITEKES Bali diusulkan Koster menjadi pusat pelatihan bahasa asing secara gratis. ‘’Pokoknya saya sayang dengan perawat,’’ tegasnya dibalas tepuk tangan yang meriah. (ad606)

PPNI- Gubernur Wayan Koster saat menghadiri HUT ke-45 DPW PPNI Provinsi Bali di ITEKES Bali.

Polsek Bebandem Salurkan Sejumlah Bantuan kepada Warga I Wayan Karti, berharap kegiatan dapat bermanfaat bagi warganya. Sementara itu, Kepala Desa Jungutan, I Wayan Wastika, menyampaikan

ucapan terima kasih kepada Polsek atas terlaksananya kegiatan ini. “Kegiatan ini sangat membantu warganya dan diharapkan program-pro-

gram seperti ini bisa terus dilanjutkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan,” harapnya. (kmb41)

Amlapura (Bali Post) Polsek Bebandem menyalurkan sejumlah bantuan kepada warga Banjar Batu Ampin Desa Jungutan, Bebandem, Karangasem, Jumat (12/4). Bantuan yang diberikan tersebut dalam rangka rangka Bulan Bakti Pelayanan Publik untuk menyambut hari Kartini. Kapolsek Bebandem AKP I Wayan Sukarita, mengungkapkan, ada beberapa kegiatan yang dilakukan yakni memberikan pengobatan gratis di antaranya pengecekan tensi dan yang lainnya. Kata dia, selain pemeriksaan kesehatan juga dilakukan penyerahan paket sembako kepada warga. Pemberian sembako diprioraitaskan kepada masyarakat lansia. “Kita juga menyerahkan kursi roda kepada Jero Mangku Ragi. Apa yang kami lakukan ini merupakan program Polres Karangasem. Program ini akan terus berlangsung sehingga masyarakat bisa mendapatkan pelayanan dalam bidang kesehatan maupun bantuan sosial,” ujarnya. Kepala Dusun Batu Ampin,

BANTUAN - Polsek Bebandem saat melaksanakan pengobatan gratis dan menyalurkan bantuan kepada warga.

Denpasar (Bali Post) Chef di Bali menyukai memasak daging babi (pork) dari produk Hormel. Selain karena tamu menginginkan produk tersebut, juga karena mudah dimasak, enak rasanya, dan aromanya sedap. Dalam acara Launch Hormel Feast yang berlangsung di Hatten Wine Building, Sanur belum lama ini, Chef Benny Zhu, chef asal Shanghay melakukan demo memasak produk Hormel. Hormel adalah merek produk makanan asal Amerika Serikat. Terdiri dari bacon, ham, dll. Selain itu, Hormel juga memiliki produk butter yang telah ada di Indonesia sebelumnya yang bernama Skippy. Owner Megafood Trading Hidayat yang memasarkan produk Hormel di Indonesia menuturkan, selama ini merek Hormel didapat dari Singapura. Sehingga industri ataupun rumah tangga yang membutuhkan produk tersebut mesti mengimpor ke Australia. Namun bulan Mei nanti, Hormel akan diimpor langsung dari AS. Sehingga harganya bisa lebih murah. Ia sendiri tertarik memasarkan Hormel ini karena belum ada agen yang memasukkan-

nya ke Bali. “Jadi, kita pasarkan karena memang dipakai dibutuhkan oleh hotel–hotel dan restoran,” tandasnya. Terlihat chef dan undangan yang hadir pada kesempatan tersebut tertarik, karena selama ini Hormel hanya mereka lihat di google dan website. Namun sekarang sudah tersedia di Bali. Hormel dikatakan sudah dikenal di dunia, terutama di Singapura dan Hongkong. Hormel adalah produk olahan babi yang pertama di dunia. Saat ia diajak melihat proses pembuatan produk tersebut, ia melihat proses pembuatannya dengan mesin– mesin canggih. Babi yang digunakan adalah jenis babi rock dengan ukuran badan agak panjang. Selain itu bibit babi yang diternakkan juga bagus sehingga dagingnya agak lebar. Babi tersebut diternakkan dengan baik, tidak diliarkan. Kualitas dagingnya tergantung makanan yang dimakan babi tersebut. “Kalau babi yang makanannya bagus, ya dari rasanya dijamin biasanya dijamin bersih bagus, farm-nya bersih bagus, makanannya dijamin, pasti bagus,” ungkapnya. Di luar negeri, seperti Singapura dan Hongkong produk

Pendidikan Vokasi Menjadi Prioritas, SMK Penerbangan Cakra Nusantara Opsi Solusi SAAT ini pendidikan vokasi menjadi prioritas pemerintah, karena di dalamnya memadukan pendidikan sistem ganda, sehingga membuat siswa tidak hanya menguasai teori di kertas dan di kelas tetapi juga mempunyai keterampilan dan siap kerja. Hal ini akan mempercepat penyiapan tenaga kerja siap pakai sehingga kiprah remaja dalam pembangunan dapat lebih awal terlaksana. Lulusan pendidikan vokasi bisa berwiraswasta, bekerja dan melanjutkan. Saat ini, banyak remaja sambil bekerja juga melanjutkan belajar ke jenjang yang lebih tinggi. Jati diri dan tanggung jawab remaja akan lebih muncul dan mandiri, tidak lagi menjadi beban orang tua dan bisa menjadi contoh di tengah keluarganya. Dengan demikian, apabila ini sudah menjadi kesadaran dan pemahaman bersama, maka masingmasing keluarga dan Indonesia pada umumnya tidak terjebak ke dalam negara dengan penghasilan menengah, tetapi sudah menjadi warga dunia dan negara maju dan berpenghasilan tinggi. Karena remajaremajanya sudah banyak yang bekerja dan berwiraswasta. Dalam acara Rembug Nasional Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2019 di Depok Jawa Barat, disampaikan bahwa telah terjalin kerja sama SMK dengan 2.700 industri di tanah

air dan kurikulum SMK saat ini tidak berdasar keinginan Kemdikbud saja tetapi juga sesuai permintaan industri. Targetnya 70% kemampuan siswa SMK lebih ke praktik industri, bahkan di Swiss dan Jerman yang merupakan negara industri, usia 16 tahun sudah magang. Ni Made Yuning Sari Parwati, M.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum menyatakan, SMK Penerbangan Cakra Nusantara terakreditasi A, adalah opsi solusi. Pola dan kurikulum didesain sejak semester satu peserta dididik sudah mengikuti program pengalaman lapangan dan mendapat sertifikat dari dunia usaha dan industri terkait jurusan, sehingga tidak harus menunggu tiga tahun, dan apabila putus sekolah, sertifikat itu sudah berguna. Kurikulum nasional, kurikulum internasional, dan kurikulum dunia usaha dan dunia industri berjalan beriringan. Beberapa sertifikasi kompetensi siswa di antaranta adalah sertifikat kompetensi mulai dari kelas X di antaranya sertifikat MPLS, BNN, Basarnas, Outbond, Psikotes, PKL Depo 10 Husein Sastranegara Bandung, PKL Depo 30 Abdurachman Saleh Malang, Merpati Maintenance Facility (MMF), Angkasa Pura II se-Indonesia, Gapura Angkasa se-Indonesia,

Airnav se-Indonesia, Skuadron Teknik 021 Halim Perdana Kusuma Jakarta, Skuadron Teknik 042 Iswahjudi Madiun, Skatek 044 Sultan Hassanudin, Depo 20 Iswahjudi Madiun, PT EAS, Garuda Indonesia, Lion Batam, Lion Cirebon, Lion Palangkaraya, Pusat Sains dan Antariksa LAPAN Bandung. Sertifikat di luar PKL di antaranya, sertifikat setara D1 Sastra Inggris, yakni sertifikat Build Better Communication (BBC) yang untuk mendapatkannya menempuh pelajaran komunikasi dalam Bahasa Inggris selama 1 tahun 6 bulan dari kelas X (semester pertama) dan kelas XI (semester pertama dan kedua). Dengan keseluruhan fasilitas yang didapat, menjadikan lulusan SMK Penerbangan Cakra Nusantara mempunyai keunggulan kompetitif dan komparatif. SMK Penerbangan Cakra Nusantara terletak di Jalan Drupadi No. 25 (kampus 1) dan Jalan Tukad Pakerisan No. 25 denpasar (kampus 3), dengan nomor pendaftaran 0361 4742600, dan juga dapat dilakukan via SMS ke No. 081237098090 dengan ketik: daftar (spasi) nama lengkap (spasi) asal sekolah (spasi) kabupaten asal siswa (spasi) jenis kelamin (spasi) nomor wa/hp. Pendaftaran online via website kami di www.smkpenerbangan.sch.id (ad610)

PULAU Nusa Penida juga tak kalah indahnya dibandingkan daerah lainnya di negeri ini. Nusa Penida memiliki beberapa tempat yang indah dan menjadi ikon dari pulau itu, salah satunya Kelingking Beach. Kelingking Beach terletak di bagian barat Pulau Nusa Penida. Pasir putih dari pantai ini memberi keindahan yang luar biasa. Apalagi menikmati panorama Kelingking Beach dari atas. Pengunjung asal Gianyar Nyoman Suardika menuturkan, untuk bisa sampai di Kelingking Beach membutuhkan perjuangan. Untuk mencapai tempat ini, wisatawan bisa berangkat dari Pantai Sanur. Perlu waktu sekitar 30 menit untuk penyeberangan. Tiba di Pelabuhan Nusa Penida, wisatawan kembali melakukan

perjalanan sekitar 45 menit agar bisa sampai ke Kelingking Beach. Ia juga harus melewati jalan berliku dan jalan berbatu. Namun, kelelahan di perjalanan akan dibayar saat menyaksikan keindahan alam yang ditawarkan di Kelingking Beach. Tidak heran jika banyak wisatawan, baik lokal, domestik, ataupun asing yang tertarik berkunjung ke tempat ini. Terlihat dari ramainya kunjungan ke tempat itu. Untuk dapat masuk ke area Kelingking Beach, pengunjung hanya cukup membayar Rp 5.000 per orang. Di tempat ini juga ada warung-warung kecil yang menawarkan berbagai jenis makanan. Fasilitas toilet tak ketinggalan. Berbagai spot foto menarik juga tersedia untuk mengabadikan momen saat

berwisata. Meski cukup melelahkan, namun memberi kepuasan tersendiri bagi Nyoman Suardika, karena jalan yang dilalui sangat indah untuk dinikmati. “Sepanjang perjalanan dari pelabuhan, banyak pepohonan yang dilalui, udaranya sejuk. Tempat ini sangat menarik untuk tempat berlibur,” ungkapnya belum lama ini. Menurutnya, Nusa Penida akan booming menjadi destinasi wisata mancanegara. Sama halnya dengan Bali daratan. Hanya, perlu pembenahan infrastruktur jalan untuk bisa sampai ke destinasi –destinasi wisata di Nusa Penida. Selain Kelingking Beach, Nusa Penida juga memiliki ikon tempat wisata lain. Di antaranya Pantai Atuh, Toya Pakeh, dan Pasih Uwug. (may)

Menikmati Kelingking Beach dari Atas

BPM/kmb41

Target 50% Industri Pariwisata Memakai Hormel

tersebut sudah banyak digunakan oleh restoran. Tak dimungkiri juga digunakan oleh rumah tangga, namun kalangan menengah ke atas karena harganya cukup mahal. Di Bali, ia meyakini banyak yang menyukai apalagi Bali adalah kawasan wisata yang notabene banyak turis asing yang telah mengenal dan merasakan enaknya produk Hormel tersebut. Di Bali juga ada ekspatriat yang sudah lama tinggal di Bali, yang selama ini kebingungan mencari produk ini. Targetnya, 50% restoran dan hotel di Bali menggunakan produk Hormel, ia sudah bersyukur. Karena ia tahu di Bali ada Pergub 99 tahun 2018 yang mendorong hotel dan restoran menggunakan produk lokal termasuk daging babi lokal. (kmb42)

Pembetulan

Berita (BP 13/4) halaman 4 dengan judul SMPK 2 Harapan Gelar Acara Penutupan Pertukaran Pelajar. Tertulis Kepala SMPK 2 Harapan Ni Made Rai Armani, S.H., M.M., seharusnya Ni Made Rai Ermani, S.H., M.M. Redaksi

Pasir putih - Pemandangan Kelingking Beach terletak di bagian barat Pulau Nusa Penida. Pasir putih dari pantai ini memberi keindahan yang luar biasa.


4

Minggu Wage, 14 April 2019

Perempuan Bali di Dunia Seni Rupa

Perlunya Dialog Antarperupa Perempuan Perempuan perupa Indonesia telah berkiprah sejak era Persatuan Ahli Gambar Indonesia (Persagi) pada tahun 1930-an, bahkan Kartini telah belajar melukis naturalis dari guru Belanda. Di sisi lain hingga saat ini, secara kuantitas jumlah perempuan perupa Indonesia tidak sebanyak jumlah laki-laki perupa, padahal perempuan yang mengikuti pendidikan tinggi seni rupa dari tahun ke tahun meningkat. Peran perempuan juga sering terlupakan, dalam buku-buku sejarah Seni Rupa di Indonesia, salah satunya adalah perupa Emiria Sunassa. Namanya terlupakan dalam sejarah. Padahal ia salah seorang pelopor seni rupa Indonesia modern. Emiria sendiri seolah muncul dari ketiadaan, lalu menghilang begitu saja di masa akhir hidupnya. Dalam sejarah seni rupa, namanya terdengar asing ketimbang nama-nama besar perupa lelaki. Edisi bulan April ini kembali Bali Post Minggu menurunkan sepak terjang dan peran perupa Bali masa kini. Perupa perempuan Bali. Potret dunia seni rupa di Bali “miskin” tokoh perempuan. Apakah yang membuat perempuan enggan bergelut dan bersabung dengan dunia seni lukis? Kenapa jarang ada perempuan Bali memasuki ranah kanon dan ikon di dunia seni rupa di Indonesia. Menurut Citra Sasmitha, miskinnya gagasan dan suara-suara perempuan dalam dunia seni lukis/ rupa juga banyak dipengaruhi oleh sedikitnya kesempatan perempuan memperoleh ruang apresiasi, lalu keberanian perempuan untuk menciptakan kesempatan ruang dan mengangkat permasalahan urgent dalam dunia seni pun mengalami tantangan, kritik yang tidak objektif, iklim kesenian yang stagnan, orientasi market yang cukup tinggi dibandingkan dengan kebutuhan mengangkat sebuah diskursus atau pemikiran yang progresif serta ekosistem kesenian yang belum kondusif. I Nyoman Sani, perupa perempuan kelahiran 10 Agustus 1975, merasa kurangnya ruang untuk saling berbagi antarseniman perempuan — padahal ruang dialog inilah yang justru mampu melahirkan ide-ide dan gagasan yang matang untuk berkarya. Jika ditilik sesungguhnya ide-ide gagasan seharusnya mudah digali para perempuan perupa di Bali. Menurut Citra Sasmitha membutuhkan

sebuah konsistensi untuk berani mengangkat pemikiran dan ideologi dalam karya seni. Pada realitanya melihat persoalan perempuan dalam budaya patriarki berdasarkan perspektif perempuan itu sendiri seperti; persoalan tabu dan moralitas yang cenderung menyerang perempuan, kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan, stigma yang melekat pada tubuh perempuan. Situasi sosial, budaya dan politik Bali yang makin kompleks saat ini, membuat persoalan-persoalan perempuan nyaris tidak pernah dibahas dalam karya seni. Di samping pandangan yang menganggap bahwa seni mesti diletakkan dalam puncak estetika yang hanya mengangkat kemutakhiran teknis dan keindahan semata. Padahal seni rupa bisa menjadi medium penting untuk membawa pesan dari kaum-kaum terpinggir dan minoritas. Ni Nyoman Sani sendiri lebih memilih untuk menggambar hal kecil-kecil di seputar hidup dan lingkungan sebagai perempuan. Kendala Usaha memang telah dilakukan dua perempuan perupa Bali terkini ini, Citra justru merasa masih banyak kendala, salah satunya adalah adanya kritik yang subjektif dan pengabaian terhadap kapasitas

PEREMPUAN - Citra dan Sani juga merasa bahwa solidaritas antarsesama perempuan penting untuk dikembangkan, seperti melahirkan sebuah gerakan sosial. Dari sanalah para perupa perempuan dapat menemukan fungsi dari karya seninya dalam berbagai masalah sosial yang dihadapi, termasuk relevansi dari apa yang mereka kerjakan selama ini. Dengan demikian, gagasan mereka akan menjadi bagian penting dari perhatian publik yang lebih luas. Gerakan perempuan di Indonesia secara umum sudah mulai memberikan sinyal positif. intelektual. Bagi masyarakat atau seniman yang konservatif, pemikiran perempuan merupakan sesuatu yang dianggap lemah dan cenderung dibantah ataupun diabaikan. Perempuan kerapkali sulit menyatakan pendapat dan pemikirannya dalam forum intelektual karena adanya dominasi dari perupa laki-laki yang superior dan privilege. Kemudian adanya glorifikasi semu terhadap peran perempuan dalam masyarakat justru kerap menjebak pada stereotipe perempuan yang lemah lembut, keibuan, sopan santun. Sehingga perempuan perupa yang hadir dengan pemikiran yang berbeda cenderung dianggap pembangkang dan menutup dialog yang lebih mendalam serta konstruktif mengenai minimnya kuota perupa perempuan dan regenerasi perupa perempuan di Bali. Masih menurut Citra, perkembangan seni rupa perempuan di Bali masih dalam proses. Setelah absen begitu lama dari kelompok seniwati yang berjaya pada tahun 90an kemudian resmi dibubarkan pada 2013, gerakan perempuan perupa di Bali mengalami kekosongan, hingga pada akhirnya Citra dan kawan-kawan berinisiatif membangun kolektif bernama Futuwonder bersama rekan Ruth Onduko (manager seni) dan Putu Sridiari (desainer grafis) untuk menjawab dekadensi yang selama ini disematkan kepada perupa perempuan Bali. Gerakan yang digagas ini tidak hanya sebatas berpameran dan mengangkat diskursus perempuan, mereka juga aktif menulis ulasan seni, biografi perupa perempuan sebagai gerakan arsip seni, memberikan perhatian besar pada kiprah perempuan perupa karena sejarawan, penulis dan kritikus seni sedikit sekali yang mengulas kemudian membuat video dokumenter untuk perupa perempuan senior sebagai jembatan kepada perupa perempuan yang junior. Solidaritas Citra dan Sani juga merasa bahwa solidari-

tas antarsesama perempuan penting untuk dikembangkan, seperti melahirkan sebuah gerakan sosial. Dari sanalah para perupa perempuan dapat menemukan fungsi dari karya seninya dalam berbagai masalah sosial yang dihadapi, termasuk relevansi dari apa yang mereka kerjakan selama ini. Dengan demikian, gagasan mereka akan menjadi bagian penting dari perhatian publik yang lebih luas. Gerakan perempuan di Indonesia secara umum sudah mulai memberikan sinyal positif. Pendidikan mengenai kesetaraan gender dan mendukung perempuan untuk aktif bernalar dan bersuara cukup signifikan membuat masyarakat melihat adanya urgensi dari ketimpangan gender ini. Gerakan-gerakan ini telah bergerak dengan dinamis, meski melahirkan adanya antithesis seperti Indonesia tanpa feminisme dan semacamnya, ruang dialog dan negosiasi semestinya lebih sering dilakukan. Citra dan Sani juga sepakat perempuan perupa sesungguhnya lebih banyak punya kelebihan daripada laki-laki. Ia bisa membahas pengalaman tubuhnya secara kompleks sehingga menjadi sebuah diskursus dari isuisu yang lebih besar, isu kemanusiaan, alam semesta, filsafat, analisis terhadap gejala sosial dll. Perempuan perupa di samping menerima kodratnya sebagai perempuan (mengalami menstruasi dan memilih untuk mempunyai anak) kesakitan dalam menjalani kodrat tersebut pun dilalui meski dianggap sesuatu yang kontraproduktif dalam ranah profesi/industri kesenian. Visual yang diangkat perempuan mempunyai potensi yang sangat besar untuk membaca situasi, realitas sosial dan spirit zaman asalkan tidak tikut terjebak pada pandangan konservatif yang lebih menonjolkan kemampuan teknis, hasrat bermain dan penguasaan teori semata. Jika disupport dan dibekali fondasi yang kuat dari awal dibentuknya sebuah komunitas dan kolektif perempuan. Sebuah komu-

nitas seni sebagai moda transportasi wacana perempuan harus berlandaskan visi misi yang kuat. Karena, memamerkan karya seni saja tidak cukup, namun membuat sebuah gerakan yang sustain dan memberikan dampak seperti memperbaiki ekosistem seni yang kurang sehat dan minim kuota perempuan terutama regenerasi juga menjadi perhatian utama sebuah komunitas. Tidak hanya dari segi eksistensi dan partisipasi para perupa perempuan itu sendiri, tetapi juga mendorong pewacanaan terhadap berbagai persoalan sosial yang melingkupinya. Dengan bergerak bersama, suara mereka menjadi semakin jelas untuk didengar. Dalam karya-karyanya Citra banyak menawarkan sebuah diskursus mengenai isu-isu perempuan baik dari posisi perempuan dalam budaya patriarkis, tubuh dan seksualitas, serta menggali kembali sejarah perempuan sebagai sesuatu yang belum secara terbuka dan luas diperbincangkan. Wacana mengenai perempuan seringkali diperdebatkan dengan subjektivitas dan wawasan yang mengerucut ataupun parsial sehingga menjadi tantangan yang cukup berat untuk mengajak lebih banyak perupa perempuan untuk melakukan sebuah gerakan. Tantangan sosial bagi perempuan saat ini semakin banyak, seperti persoalan kemanusiaan, politik identitas, hukum juga ekonomi semestinya disadari bersama sehingga setiap individu bisa bergerak untuk menghadapinya secara serentak. Seni rupa, bagi Citra, adalah sebuah piranti untuk memperluas kesadaran itu. Kesadaran untuk banyak belajar dan memotret beragam persoalan yang dekat dengan masyarakat juga jadi pilihan dua perupa perempuan Bali ini yang merasa tidak ada kata kalah-menang dalam menggali proses kreatif. Sudah waktunya perempuan memilih dan berani mengambil keputusan untuk diri sendiri jika ingin serius berkarir di luar remeh-temeh urusan domestik. (osi)

Dermatitis Perioral Penyakit Paru Obstruksi Kronis Dermatitis perioral pada orang dewasa kebanyakan menyerang wanita. Dermatitis perioral dengan bentuk granulomatosa dilaporkan paling banyak pada anak-anak sebelum puber. Hubungan antara dermatitis perioral dengan penyalahgunaan kortikosteroid kuat sudah dipastikan. Pasien sering mengungkapkan riwayat erupsi karena respons steroid yang akut di sekitar mulut, hidung dan/atau mata yang memburuk ketika kortikosteroid topikal tidak dilanjutkan. Penyakit ini sering pada wanita muda, belum ditemukan adanya hubungan dengan hormon. Manifestasi Klinik Lesi primer diskret dan papul  eritematosa yang berkelompok, vesikel dan pustul. Lesi biasanya simetris tetapi mungkin bisa unilateral dan tampak di perioral, perinasal dan daerah periorbita. Sekelilingnya berwarna kemerahan. Jenis granulomatosa menunjukkan gambar erythem, papul coklat kekuningan, beberapa bergabung dan menyebar pada orang dewasa. Sebagai tambahan, lesi dilaporkan terlihat di telinga, kulit kepala, leher, labia mayor dan ekstremitas. Jarang disertai sensasi terbakar dan gatal, intoleransi terhadap pelembab dan produk topikal lainnya. Di beberapa kasus, dermatitis perioral granulomatosa dapat bersamaan dengan blepharitis dan konjungtivitis. Diagnosis Banding Pada dewasa muda didiagnosa banding dengan acne vulgaris, dermatitis seboroik, DKA, DKI, folliculitis karena gram negatif, anguler cheilitis dan

lip-licking cheilitis. Pada anakanak, sering diagnosa dermatitis kontak iritan dari saliva, menghisap jempol dan jari adalah yang paling sering. Infeksi D. Folliculorum dapat menunjukkan gambaran seperti dermatitis perioral tetapi dengan pustul dan gejala pruritus yang tidak khas atau sebagai dermatitis perioral seperti erupsi pada pasien immunocompromised. Dermatitis perioral granulomatosa tidak memiliki gejala sistemik. Keseluruhan riwayat dan pemeriksaan fisik, gejala, rontgen dada, pemeriksaan mata, dan pemeriksaan histologi dibutuhkan untuk menyingkirkan diagnosis banding. Sarcoidosis jarang pada anak-anak dan sering disertai dengan tanda sistemik dan gejala, khususnya penurunan berat badan, letih, nyeri sendi, limfadenopati dan uveitis. Komplikasi Dermatitis perioral biasanya sembuh sendiri di mana penyakit berkembang beberapa

Kisara

minggu dan berakhir beberapa bulan, jarang sampai bertahuntahun. Jika diterapi dengan kortikosteroid topikal saja, akan muncul episode rekuren. Tatalaksana Jika kortikosteroid topikal sudah digunakan, maka harus dihentikan. Substitusiawal adalah dengan menggunakan hidrokortison potensi rendah.  Pasien harus mendapatkan edukasi tentang adanya hubungan antara pemakaian kortikosteroid topikal dengan kekambuhan dermatitis. Dalam banyak kasus, digunakan tetrasiklin oral, doxycycline untuk 8 sampai 10 minggu dan di tapering off 2 sampai 4 minggu. Antibiotik topikal yang sering digunakan adalah metronidazole dan harus bersamaan dengan antibiotik sistemik. Pilihan yang lain adalah clindamycin atau rythromycin.                                                                  lDr. Gede Andre Darmawan Dokter umum UPTD Puskesmas, Karangasem I

dan zat kimia yang bersifat iritan seperti asap pabrik dan asap kendaraan bermotor. Paparan rokok adalah faktor resiko terbanyak terjadinya PPOK. Perokok aktif terjadi hampir semua kalangan masyarakat, pada dewasa muda hingga usia lanjut, laki-laki dan wanita, dan di semua tingkat ekonomi. PPOK merupakan penyakit kronik yang bersifat progresif, sering tidak disadari oleh pasien itu sendiri sampai suatu saat terjadi komplikasi. Komplikasi yang dapat terjadi antara lain; gagal napas, infeksi berulang dan penyakit kor-pulmonal. Gagal napas pada PPOK terjadi akibat hipoksia (keadaan dimana sel dalam tubuh kekurangan oksigen) yang terjadi akibat kondisi lanjut PPOK yang semakin berat. Ciri-ciri klinik hipoksia yaitu adanya keluhan sesak berat hingga penurunan kesadaran. Komplikasi lain yang seringkali terjadi infeksi paru yang berulang karena terjadi hipoksia yang menurunkan fungsi organ paru-paru sehingga menurunkan imunitas. Semakin berat kondisi klinik, semakin rentan mengalami infeksi pada paru-paru dan organ lainnya. Gejala klinik yang tampak pada PPOK yakni adanya batuk kronis, disertai dahak, sesak napas dan penurunan aliran udara ekspirasi yang signifikan dan progresif. Batuk kronis pada PPOK terlihat dengan batuk yang hilang timbul selama kurang lebih 3 bulan dan tidak membaik dengan pengobatan yang diberikan.

Terapi Penatalaksanaan penderita PPOK dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu; Terapi non farmakologi yaitu mengubah pola hidup pasien. Perubahan pola hidup dengan cara menghentikan kebiasaan merokok (jika pasien memiliki riwayat merokok), meningkatkan toleransi paru dengan olahraga kepada pasien ataupun keluarganya dan latihan pernapasan serta memperbaiki nutrisi. Perubahan pola hidup dilakukan dengan pemberian edukasi. Pemberian edukasi merupakan hal penting dalam pengelolaan jangka panjang pada PPOK stabil. Edukasi yang diberikan tidak hanya kepada pasien, namun keluarga dan lingkungannya. Edukasi pada PPOK berbeda dengan edukasi pada asma. Karena PPOK adalah penyakit kronik yang bersifat irreversible dan progresif, yang berbeda dengan

asma yang disebabkan oleh alergi. Tujuan dari edukasi PPOK untuk menyesuaikan keterbatasan aktivitas bagi pasien dan mencegah kecepatan perburukan penyakit PPOK. Terapi farmakologis adalah tindakan medis oleh dokter di tempat pelayanan medis untuk memberikan terapi yang sesuai dengan indikasi klinis. Keluarga atau pendamping pasien diimbau untuk tidak membeli obat-obatan dengan bebas, karena dapat memperburuk kondisi pasien dan salah penggunaan sehingga muncul efek samping. Terapi farmakologis yang paling sering digunakan dan merupakan pilihan utama adalah obat golongan bronkodilator. Selain golongan bronkodilator, obat-obatan yang bisa diberikan antara lain, golongan kortiokosteroid dan antibiotik. lDr. Tjokorda Istri Ratih Pradnyandari Pemayun

Diet Sehat untuk Remaja

“Halo Kak. Aku Diah (14 th). Mau cerita dong Kak. Sering banget nih aku disuruh diet sama teman-teman, tapi aku sendiri takut Kak, banyak temanku yang diet tapi malah sakit. Kalau diet yang sehat kira-kira seperti apa Kak? Mohon dijawab ya. Terima kasih banyak Kak.” Halo Diah, salam kenal ya dan terima kasih sudah berbagi cerita dengan kami. Kata diet sudah akrab di telinga kita ya sahabat Kisara. Diet menurut Haryono (2004) merupakan suatu usaha untuk mengatur pola makan, porsi makan dan jenis makanan yang dikonsumsi untuk tujuan tertentu. Diet pada awalnya memang ditujukan untuk tujuan mengontrol penyakit atau kesehatan seseorang, namun sekarang diet terkenal di kalangan remaja putri untuk memperoleh ben-

Di kalangan masyarakat sering kali didapatkan keluhan batuk yang tidak sembuh dan rasa sesak di dada. Kondisi tersebut dinamakan penyakit paru obstruksi kronis (PPOK). PPOK merupakan salah satu penyakit tidak menular yang sering dialami oleh berbagai kalangan masyarakat. Menurut Global Initiative for Chronic Obstructive Lung Disease (GOLD), PPOK adalah penyakit yang menyerang organ paru-paru dengan karakteristik keterbatasan pada saluran napas yang tidak sepenuhnya reversible dan dapat dicegah. Kasus PPOK cukup banyak terjadi di beberapa dunia. Menurut World Health Organization(WHO) PPOK merupakan penyebab kematian kelima di dunia dan diperkirakan urutan ketiga kematian setelah penyakit kardiovaskular dan kanker pada tahun 2030. Berdasarkan WHO tahun 2015, dilaporkan lebih dari 3 juta orang meninggal karena PPOK tahun 2005, setara dengan 5% dari semua kematian secara global. Oleh karena itu, organisasi di dunia menetapkan Peringatan World COPD Day tiap tanggal 21 November. Diperkirakan akan terus meningkat, karena peningkatan beberapa faktor risiko PPOK antara lain merokok, usia, jenis kelamin, hiperesponsif saluran pernapasan, infeksi saluran pernapasan, pemaparan akibat kerja, polusi udara, status sosial dan faktor genetik. Dari beberapa faktor tersebut di atas, faktor yang sering berperanan adalah paparan rokok, debu pada tempat kerja

tuk tubuh yang indah. Tapi tidak sedikit remaja putri yang malah melakukan diet ekstrem dengan sengaja membuat dirinya kelaparan dan malah memberi efek buruk bagi kesehatan. Nah, berikut mungkin beberapa tips untuk sahabat Kisara yang ingin atau sedang berdiet. 1. Atur porsi, pola dan jenis makanan, bukan sengaja membuat diri kelaparan Langkah pertama tentunya mengacu pada pengertian diet itu sendiri ya sahabat Kisara. Mulailah membuat menu

makan harian dan makan sesuai jadwal yang telah kalian tentukan. Kurangi cemilan sebelum jam tidur dan makan cepat saji yang banyak mengandung lemak ya. Ingat, makanlah makanan yang mengandung banyak vitamin dan mineral untuk tubuh kalian yang masih dalam masa pertumbuhan. Konsumsilah makanan seperti sayur, buah, dada ayam atau susu. 2.Minum air putih Jurus jitu yang kecil tapi nyatanya manjur sekali loh sahabat Kisara. Air putih memang punya segudang manfaat untuk tubuh kita, termasuk untuk melancarkan program diet kita. Minumlah sekitar 3-4 liter air putih sehari untuk

mengurangi risiko dehidrasi. Air juga terbukti membantu proses metabolisme kita. 3. Rajin olahraga Olahraga membantu tubuh untuk bermetabolisme sekaligus membakar lemak dalam tubuh. Bagi kalian yang malas keluar untuk olahraga, bisa mulai dengan olahraga ringan seperti naik turun tangga, jalan-jalan di sekitar rumah, sit-up sebelum tidur atau dengan jogging ringan. Kalian tidak perlu melakukan olahraga berat ya, asalkan kalian melakukan dengan teratur maka niscaya bisa membantu program diet sehat kalian. 4.Cintai dirimu dan hargai prosesnya Tanamkan pemikiran bahwa kalian melakukan diet karna kalian menyay-

angi tubuh kalian sendiri., bahwa kalian melakukan diet untuk diri kalian sendiri dan bukan untuk orang lain. Jika kalian merasa diet memerlukan waktu yang lama, memang benar ya. Tapi alih-alih stres karena susah turun berat badan, ada baiknya kalian mensyukuri dan menghargai usaha kalian. Kalian bisa kembali mengingat hal apa saja yang telah kalian coba dan kalian bisa berikan reward berupa pujian pada diri kalian. Ingat ya sesuatu tentunya memerlukan proses, termasuk diet itu sendiri. Diet yang sehat adalah diet yang mengatur pola, jenis, dan jumlah makanannya, bukan yang membuat diri kita kelaparan ya. Semoga berhasil dengan diet kamu .


5

Minggu Wage, 14 April 2019

Capricorn Di minggu ini posisi Anda ibaratnya sudah berada di depan loket, tinggal tergantung bagaimana usaha Anda, kalau hanya diam saja tentu akan sulit meraih keberhasilan. Suasana perbintangan mendukung semua langkah dan upaya Anda, untuk itu jangan disia-siakan. Income di minggu ini mengalir dengan lancar sekali, untuk itu tak perlu cemas. Asmara: Hubungan yang sudah baik ini pertahankan, jangan pedulikan hasutan orang. Aquarius Kemajuan belum dapat dinikmati jangan frustasi karena itu sudah merupakan kehendak alam. Bukankah segala sesuatunya itu ada waktunya, tetaplah sabar dan tekun. Perbintangan Anda di minggu ini masih ada sinar untuk itu pergunakan sedikit sinar ini untuk menggapai kesuksesan. Di minggu ini bisa spekulasi tetapi harus ada pertimbangan yang benar-benar matang. Asmara: Bila ada masalah cepat dirundingkan berdua. Pisces Agar hidup ini tenang dan dapat menikmatinya maka selalulah bersyukur dengan apa yang Anda raih. Baik itu keberhasilan ataupun kekecewaan. Memang hidup ini tak selalu selaras dengan keinginan kita dan ini perlu ketabahan serta tidak putus asa. Pemasukan cukup banyak dan bisnis berjalan lancar. Asmara: Tidak baik cemburu yang terlalu berlebihan, apalagi kalau sudah ada ikatan. Cemburu itu hanya menyiksa diri. Aries Jalan masih belum tertutup untuk Anda, masih banyak celah-celah yang dapat Anda lewati tinggal bagaimana Anda? Apakah cepat menyerah atau putus asa. Bintang Anda di minggu ini dinaungi oleh bintang Penolong. Soal usaha tampaknya kini dipenuhi oleh unsur keraguan. Hilangkanlah unsur keraguan karena itu hanya akan menghambat. Asmara: Cukup mulus jalannya cuma harus bisa mengekang diri, tak usah bernafsu sekali bila mendengar berita yang kurang enak. Taurus Di minggu ini ibarat pohon lagi kering jadi tidak mungkin untuk bisa berbuah. Kalau Anda menyadari hal itu maka Anda tidak perlu berambisi karena memang waktunya pohon itu kering. Lebih baik dipertahankan saja apa yang sudah ada agar tidak menimbulkan kerugian besar. Tunda dulu semua rencana untuk spekulasi ataupun kongsi, laksanakan saja apa yang sudah ada. Asmara: Ada seseorang yang iseng dan akan mengganggu keharmonisan. Gemini Rasa tanggung jawab Anda kini dituntut untuk lebih berperan. Beberapa masalah yang muncul segera saja atasi sebelum menjadi berlarut. Bintang Anda minggu ini masih bersinar terang untuk itu rencana-rencana segera saja direalisasikan. Di minggu ini kondisi usaha semakin menampakkan keselarasan. Asmara: Hindari cinta segitiga sebab yang akan pusing dan bingung akhirnya Anda sendiri. Buat apa cari pusing sendiri. Cancer Keberanian tanpa perhitungan akan menghantam diri sendiri. Berhatihatilah dalam melangkah. Sebab jika Anda salah dalam melangkahkan kaki maka bisa berakibat fatal. Bintang Anda cukup bersinar terang hanya saja ada ombak yang datang menghantam, jika Anda hati-hati maka akan selamat. Asmara: Sedang mengalami gelombang pasang yang hebat, cobalah Anda mengerti dengan sikap yang dia lakukan dengan memberi kepercayaan tanpa perlu mendiktenya. Leo Banyak rencana yang membuat bingung, selesaikan dulu yang sudah ada baru yang lainnya agar semuanya bisa berjalan seiring dan teratur. Nasib cukup bagus untuk itu tak perlu kuatir. Rencana keluar daerah kalau bisa ditunda dulu, utamakan hal yang harus terlaksana dulu. Hindari yang mudah menimbulkan rintangan ataupun sandungan. Asmara: Dalam berbicara hati-hati jangan sampai menyinggung perasaannya. Apalagi emosinya di minggu ini masih tampak labil. Virgo Hubungan dengan tetangga sekitarnya cukup baik, akan ada pertemuan dengan kawan lama. Susun rencana yang menggembirakan dan bermanfaat serta sekaligus dengarkan saran maupun pendapat dari berbagai pihak. Keuangan diminggu ini tidak ada masalah, semua yang Anda harapkan akan terlaksana. Tingkatkan semangat kerja Anda. Asmara: Berilah kebebasan, jangan sampai Anda merampas hak-haknya. Hormatilah segala keinginannya selama tidak menyimpang dari norma-norma kesusilaan.   Libra Jangan mudah menerima ajakan teman kalau sekedar hanya untuk berfoya-foya, begitu juga turut campur urusan pribadi orang lain yang tidak ada sangkut pautnya dengan diri Anda. Perputaran uang kurang stabil, masih perlu perbaikan. Hindari pemborosan karena bisa menjadi penghambat. Berhematlah jangan sampai besar pasak daripada tiang. Asmara: Kurang adanya saling pengertian cukup mempengaruhi hubungan masa depan Anda berdua. Scorpio Di minggu ini bintang Anda masih bagus dan mujur, hanya tinggal tergantung bagaimana Anda memanfaatkan kesempatan ini. Jangan cepat merasa puas dengan apa yang telah Anda raih selama ini. Pertahankan kondisi keuangan yang sudah bagus. Di minggu ini masih banyak keuntungan yang dapat Anda raih. Asmara: Sabarlah karena memang sudah menjadi jalannya begitu. Anda harus mau menerima dan memaklumi kekurangan-kekurangannya. Sagitarius Suasana memang kurang menyenangkan, namun Anda jangan lantas patah semangat. Awan gelap gulita tak selalu berarti kesedihan. Anggap saja sebagai batu ujian, yang penting Anda mampu mengendalikan emosi Anda, pasti semuanya akan mampu berjalan lancar. Income masih mengalir walaupun tidak sebesar yang diharapkan, tetaplah tenang. Asmara: Jangan menceritakan masalah hubungan Anda berdua dengan pihak ketiga, sebab ada yang beritikad tidak baik, waspadalah!

Diasuh Oleh : Putri Wong Kam Fu Berlaku : 14 - 20 April 2019

Memahami Mabuk-mabukan dalam Agama Hindu (2) Kundavrsa naikrtikah surapa brahmavadinah asvamedhena yaksanti yugante janamejaya (Harivamsa Maha Purana, Bhavisya Parva 3.3.35) “O Maharaja Janamejaya, pada akhir zaman Kali (-yuga), dia yang menerima gadis yang terlahirkan dari hubungan terlarang seorang wanita yang sudah menikah dengan kekasih gelapnya, para penipu, dan para peminum minuman keras akan menjadi pendukung para Pendeta Brahma dan melakukan korban suci Asvamedha.” Meminum minuman beralkohol dalam jumlah yang tepat memang bisa menyembuhkan penyakit atau memberikan kekuatan dalam keadaan tertentu, seperti yang pernah dialami oleh seorang kawan. Disebabkan bekerja terlalu keras, sampai di pesawat kawan tersebut menjadi lemas dan hampir tidak dapat bergerak, juga karena terlalu lama berada di pesawat. Wajahnya menjadi pucat. Seorang Ibu yang duduk di sebelahnya menyarankan agar kawan itu meminum anggur (wine) sedikit saja. Tidak berapa lama setelah ia meminum anggur sedikit, perlahan wajahnya menjadi memerah dan tubuhnya segar kembali. Dalam kasus seperti ini, minuman beralkohol digunakan karena tidak ada pilihan lain untuk mendapatkan kesembuhan. Penggunaannya hanya sedikit, tidak berlebihan dan tidak dipergunakan demi mabuk-mabukan. Apapun yang diajarkan di dalam kitab suci Veda, pasti benar adanya, karena ditulis oleh Satyavadi, yaitu orang suci yang sudah jauh dari kebohongan. Dalam beberapa kitab Dharma Sastra mabuk-mabukan bukan hanya salah melainkan disebutkan sebagai dosa. Manawa Dharma Sastra menyatakan orang yang meminum minuman keras (surapah) sebagai orang

Redaktur Khusus weda

WAKYA Darmayasa

yang melakukan dosa besar (mahapataka). Walaupun kitab suci Sarasamuccaya menyebutkan mabuk-mabukan sebagai dosa yang masih bisa ditebus, namun menghindarinya merupakan jalan selamat yang pasti. Memahami keadaan ketika orang sedang mabuk akan banyak membantu orang untuk tidak menyentuhkan diri pada mabuk-mabukan. Para pemabuk akan kehilangan kontrol dirinya, bicaranya ngelantur, cenderung merugikan orang lain, ingatannya tidak bekerja dengan baik, lupa diri, mudah kehilangan rasa hormat pada orang lain dan tentu saja pada diri sendiri, tidak ingat pada istri/suami, saudara, dan kawan. Ia sangat berani berbicara dengan bebas tanpa memandang siapa yang sedang berada di hadapan atau di sekelilingnya. Lebih jauh, ia bisa melakukan hal-hal buruk, yang tidak pantas dilakukan, membahayakan diri sendiri dan orang lain. Pada beberapa pesta hal tersebut bisa terjadi. Seorang kawan India dengan malu-malu memberikan pengakuannya, bahwa pada sebuah pesta, akibat meminum minuman beralkohol, ia menjadi mabuk. Keesokan harinya ia mengatakan sangat malu serta menyesal bahwa dalam pesta tersebut ia berbicara tanpa arah dan tanpa rasa malu. Orang yang dalam keadaan mabuk akan masuk ke alam ilusi/ khayal, halusinasi, alam yang tidak nyata hasil “buatan” kemabukannya. Rangsangan lebih mendalam dalam dunia khayalnya adalah seolah-olah “ada kekuatan” yang memerintahkan untuk bunuh diri atau membunuh yang lain. Sering terjadi, kawan akrab, bahkan saudara kandung, menjadi korban kemabukan hanya

bah masalah. Ciri filsafat Hindu adalah kebebasan yang mutlak. Orang mau sembahyang boleh, tidak pun boleh. Ke pura boleh, tidak pun tidak apa-apa. Mengakui adanya Tuhan boleh, tidak mengakui Tuhan pun boleh. Namun demikian, ia masih dalam koridor ajaran Agama/Dharma. Bagian filsafat Hindu yang berseberangan dengan Veda itu bernama Carvaka yang tidak mengakui adanya Tuhan. Bukan berarti ini ajaran sesat atau jahat, ajaran ini hanya tidak mengakui adanya Tuhan seperti orang atheis. Filsafat Carvaka mengajarkan lima prinsip yang disebut Panca Makara. Panca berarti lima dan Makara berarti yang berhubungan dengan Ma. Di Jawa ada ajaran yang serupa yang disebut Ma Lima (dibaca Mo Limo). Panca Makara umumnya dipahami sebagai berikut: Mamsa (makan daging sebanyak-banyaknya, matang atau mentah, sepuasnya dan dengan melakukan ini diyakini seseorang bisa mencapai moksha); Maithuna (hubungan seks); Mada (mabuk-mabukan, minum minuman keras); Matsya (memakan ikan sepuasnya seperti halnya memakan daging); Mudra (sikap-sikap anggota badan seperti tangan dan lain-lain yang diyakini memberikan kekuatan/ sakti). Sebetuknya, Panca Makara adalah tutur, nasihat atau ajaran simbolis yang harus dikupas di bawah tuntunan Guru suci. Dalam ajaran-ajaran agama banyak kata dan kalimat yang digunakan sebagai simbol bahkan ada yang menyampaikannya dengan makna terbalik. Ajaran agama itu sangat banyak yang “berkulit”, diumpamakan seperti buah kelapa, berkulit, berserabut, dan bertempurung. Orang harus ahli, gigih dan tekun mengupasnya demi mendapatkan inti sari ajarannya. Contoh yang sederhana diberikan oleh leluhur adalah bahwa makan kacang atau buah manggis itu hendaknya jangan langsung ditelan melainkan harus dikupas terlebih dahulu kulitnya. Demikian halnya dengan kalimat-kalimat dalam ajaran

agama dan spiritual, tidak bisa dipahami mentah-mentah begitu saja. Perlu kupasan dan bimbingan orang yang sudah mendalami dan menjalani ajaran tersebut, seperti anak kecil makan manggis yang dikupaskan oleh orang tuanya. Bila rajin mendekatkan diri dengan orang-orang suci, maka orang tidak perlu susahsusah mengupas suatu ajaran, cukup dengan mendengar kupasan orang suci tersebut orang bisa mendapatkan inti sari ajaranajaran yang sering sangat sulit bahkan orang biasa tidak mungkin dapat “mengupas”-nya. Salah satu tafsir makna dari Panca Makara adalah: Mamsa (mengendalikan nafsu kebinatangan); Matsya (menyelam dalam samudera pengetahuan); Maithuna (pengendalian hawa nafsu); Mada (melenyapkan kemabukan dalam hal kekayaan, jabatan, kemashyuran, dan hal-hal lain semacam itu); Mudra (sikap tangan dalam melakukan pemujaan seperti krtanjali, jnana mudra, dhyana mudra, yoni mudra, dan lain lain). Penafsiran lain ada pula yang menyebutkan Panca Makara sebagai simbol-simbol persembahan seperti bunga dan lain-lain. Sebuah penelitian di bidang kesehatan dilakukan pada ribuan pria usia produktif (18 - 28 tahun) di Swedia menunjukkan semakin tinggi konsumsi minuman beralkohol, maka konsentrasi, jumlah, dan mutu sperma lelaki menjadi semakin menurun akibat meningkatnya protein sexual hormone binding globulin (SBHG) yang mengikat hormon testosteron dan berakibat pada turunnya jumlah dan kualitas sperma. Sebuah studi terbatas lain dilakukan pada pasangan suami istri menyebutkan bahwa kebiasaan minum minuman beralkohol dapat mempengaruhi tumbuh kembang janin dalam kandungan. Diduga unsur kimia dalam minuman beralkohol dapat mengubah susunan genetik sperma. Sebuah studi di Korea menunjukkan sejumlah janin dari ayah yang sering meminum minuman beralkohol mengalami perkembangan organ tubuh dan otak yang tidak normal.

sehari, atau berlatih berpuasa setengah hari. Dampak dari pelatihan itu, tentulah sangat bagus bagi anak-anak, sehingga dalam perjalanan hidupnya kelak akan terbiasa merasakan romantika orang yang sedang berpuasa dan semakin banyak dapat meraih manfaat dari kegiatan menahan diri untuk tidak makan dan minum pada siang hari. Mereka pun diharapkan memiliki empati yang memadai dalam merasakan penderitaan orangorang miskin, sehingga dalam kehidupannya kelak, tidak hanya sibuk memikirkan kepentingan diri sendiri semata, namun dengan ringan tangan mau membantu saudara-saudaranya yang mesti menanggung beban berat dalam hidup ini karena kemiskinan yang melilit hidupnya. Kalau mereka tidak pernah merasakan rasa lapar, bagaimana mungkin kepedulian membantu yang miskin itu bisa muncul dengan mudah? Baik bagi anak-anak maupun bagi mereka yang telah dewasa, “menghidupkan” malam-malam di bulan ramadhan, seperti melakukan shalat tarawih dan tadarus Al Qur’an, adalah bagian dari “pelatihan intensif” yang sungguh

perlu dilakukan. Sehingga pada bulan-bulan setelah Ramadhan pun, kegiatan men-tadabburi (mempelajari) Al Qur’an dan melakukan shalat malam, tetap dapat terus berlangsung dengan baik. Ramadhan juga dikenal dengan julukan bulan seribu bulan, karena pada malam itu terdapat lailatulqadar (malam kemuliaan).  “Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar”. (Q.S. al-Qadar [97]: 2 – 5). Malam kemuliaan, yang oleh Rasulullah SAW,  kita diperintahkan berusaha meraihnya pada malam-malam ganjil pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, tentu sangat didambakan oleh setiap orang mukmin agar mendapatkan anugerah malam yang lebih baik dari seribu bulan atau 83,33 tahun. Apabila seseorang mendapatkan malam kemuliaan (lailatulqadar) sekali saja dalam sepanjang hidupnya, alangkah bersyukurnya. Karena usia kita yang rata-rata hanya 60an tahun, namun mendapatkan “bonus” kebaikan yang lebih baik dari kebaikan yang dilakukan selama 83 tahun lebih.

Rasulullah SAW juga menegaskan, “Doa yang disampaikan oleh orang yang berpuasa, dari terbit fajar hingga saat berbuka, tidak ditolak”. Alangkah senangnya apabila doa-doa kita tidak ditolak alias dikabulkan saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan nanti. Adalah bisa difahami, jika ayat mengenai doa yang ada di dalam Al Qur’an, dicantumkan “terselip” di tengah-tengah ayat-ayat mengenai puasa Ramadhan. “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Q.S. al-Baqarah [2]: 186). Dengan berbagai fadhilah (keutamaan) bulan Ramadhan, wajar apabila kemudian bulan yang penuh berkah itu dirindukan oleh orang-orang beriman, yang mudahmudahan, dengan keberhasilan mereka menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan itu, beban berat kehidupan saudara-saudara kita yang miskin dan anak-anak yatim, dapat diringankan. Sedangkan kedamaian yang merupakan dambaan setiap orang, semoga semakin mewarnai kehidupan masyarakat kita.

menyebabkan demokrasi berkembang menjadi anarkhi. Paternalisme atau Bapakisme yang masih melekat dalam pribadi para elit seharusnnya digunakan secara positif, yakni menularkan kebaikan, kejujuran dan keadilan pada para bawahan atau pengikut.  Apalagi elit yang akan menjadi penyelenggara negara bila berhasil terpilih dalam kontestasi politik.  Seharusnya mereka menjadi tauladan yang bersikap ksatria dan konsisten dengan motto ‘siap menang dan siap kalah‘, sehingga fair play menjadi kepribadian bangsa yang diturunkan ke generasi-generasi berikut,“ ujar Rubag. “Benar, paternalisme dan primordialisme memang intisari dari feodalisme, namun kalau dimodifikasi seturut perkembangan zaman dan dibelokkan ke arah positif, akan menjadi kearifan bangsa yang adiluhung. Seperti digagas Ki Hajar Dewangkara, mereka yang berdiri di depan sebagai pemimpin, harus menjadi contoh yang baik buat yang dipimpin.  Ketika berada di tengah-tengah masyarakat, mereka harus memotivasi kreativitas dan menginovasi, lalu dari belakang mendorong untuk menca-

pai kemajuan bangsa dan negara.   Jangan berdiri di depan seperti Dasamuka, yang menuruti indria raksasa dan menculik istri orang meski akhirnya Alengka porakporanda.  Jangan pula seperti Sengkuni yang mengadu-domba dan menebar fitnah, sehingga meletus perang saudara antara keturunan Bharata.  Karena pengikutnya banyak yang fanatikus buta, yang lebih Rahwana dari Rahwana atau lebih Sengkuni dari Sengkuni, tragedi berdarah-darah tersebut terjadi.  Meskipun ada kalangan yang menyebut kedua epos tersebut fiktif, namun di era modern banyak negara yang hancur lebur akibat ulah segelintir orang berstatus elite  yang  meniru tabiat Dasamuka dan Sengkuni.  Indonesia pun nyaris seperti itu karena berkali-kali diadu-domba, tetapi syukur  lebih banyak warga bangsa yang berwatak Pancasila.  Pancasila adalah lem perekat bangsa nomor satu!“ papar Nyoman Sudiantara. “Setuju!  Warisan para Bapak dan Ibu Bangsa berupa Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika kita harus jaga bersama.  Jangan sampai dibelokkan keluar dari cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945 dan

Pancasila diganti dengan waham tidak jelas! Kalau Pemilu 2019, terutama Pilpres berlangsung damai dan lancar, sebagai bangsa Indonesia kita harus bangga.  Di usia kemerdekaan yang relatif masih muda yakni jelang 74 tahun, kita berhasil menyelenggarakan intisari demokrasi yaitu pemilu sebanyak 12 kali.  Sekali di Era Orde Lama, 6 kali di zaman Orde Baru dan  5 kali di Orde Reformasi.   Meski sedikit diwarnai kecurangan, namun tidak menyebabkan bangsa yang mendiami 17 ribu pulau ini berantakan.  Bandingkan dengan Amerika Serikat yang disebut sebagai pionir demokrasi dikoyak Perang Saudara selama empat tahun ( 1861-1865 ), saat negara itu berumur 85 tahun.  Kita di sini multi etnis, multi ras, multi agama, multi bahasa, multi budaya, namun sudah bersumpah mengaku satu bangsa, satu bahasa, satu negara, jauh sebelum Indonesia merdeka.  Bahkan satu hal yang membanggakan, kita pernah memiliki presiden wanita, sedangkan negara pionir demokrasi belum pernah.  Jadi, sekali lagi, kita harus bangga menjadi bangsa Indonesia!“ komentar Made Surjanegara. 

karena masalah kecil. Badan dan mental menjadi rusak akibat pengaruh minuman beralkohol yang berlebihan. Organ-organ tubuh seperti ginjal dan hati menjadi rusak, mengeras dan kehilangan fungsinya. Mabuk-mabukan merupakan perbuatan bunuh diri secara perlahan. Barangkali itulah sebabnya kitab suci Veda selalu mengingatkan agar orang menjauhi minum minuman keras. Sesungguhnya petunjuk-petunjuk kitab suci Veda perlu diikuti saja dan tidak perlu diperdebatkan atau pun ditentang. Veda memberikan ajaran yang indah-indah tetapi orang cenderung melakukan sebaliknya, seperti anak kecil ketika diberitahu untuk jangan melakukan sesuatu ia malah melawan. Ketika orang mati dalam keadaan mabuk, atma-nya tidak akan menemukan jalan menuju kedamaian. Ketika meninggal, atma-nya tidak akan mampu menembus kegelapan yang menutupi seluruh arah. Ketika tidak ada tuntunan suci dan yang ada hanya kegelapan yang melingkupi lingkungannya akibat kemabukan, maka atma tidak akan mampu menemukan jalannya. Ia menjadi gentayangan tak tentu arah. Garuda Purana menjelaskan bahwa setelah meninggal, atma atau roh para pemabuk akan masuk ke dalam neraka yang bernama Ayahpanam, neraka khusus bagi para pemabuk. Hukuman yang diberikan di sana adalah atma dari wanita akan dipaksa meminum cairan besi meleleh, atma dari lelaki akan dipaksa meminum cairan lahar panas. Mengingat perbandingan antara akibat buruk dari mabukmabukan dengan akibat baiknya manfaat minuman beralkohol, ibarat satu juta berbanding satu, orang bijak akan memilih menjauhi minuman keras. Jika sudah terlanjur “menikmati” minuman keras, begitu ada masalah kecil maka orang akan lari ke minuman keras yang dikhayalkan bisa menjadi jalan keluar dari permasalahan. Mabuk-mabukan bukanlah jalan keluar dari masalah melainkan justru menam-

MIMBAR AGAMA

Rindu Ramadhan

H. Kusnadi Musthofa KALAULAH ada bulan yang begitu dirindukan oleh seorang muslim dan muslimah, maka bulan itu adalah bulan Ramadhan. Ia ibarat hamparan lahan yang sangat subur untuk menyemai berbagai tanaman yang tumbuh indah dengan aneka buahnya yang lezat dirasakan. Tanaman itu adalah amal saleh (perbuatan baik), yang dapat mengantarkan seseorang untuk meraih kemuliaan hidup di dunia ini dan di akhirat nanti. Kehadiran bulan Ramadhan yang kurang dari sebulan ke depan, begitu diharapkan oleh mereka yang ingin merasakan nikmatnya beribadah, walau pada siang hari mesti menahan beratnya lapar dan dahaga. Sebuah kenikmatan yang hanya bisa dirasakan oleh mereka yang melakukan ibadah puasa dengan penuh keimanan kepada Tuhannya. Maka bisa dipahami dalam menyambut kedatangan bulan yang dirindukan itu, di berbagai daerah di Indonesia, disiapkan “Special Greeting” penyambutan

khusus dengan menghidangkan makanan tradisional tertentu sebagai ungkapan rasa syukur dan gembira karena Allah SWT mempertemukan mereka dengan bulan yang dirindukan itu. Mengapa orang-orang beriman begitu merindukan bulan Ramadhan? Karena di bulan itulah mereka dapat merasakan nikmatnya ber-taqarrub (mendekat) kepada Tuhannya dengan melakukan berbagai ketaatan, berpuasa di siang hari dan melakukan aneka shalat sunnah di malam hari. Memperbanyak membaca Al Qur’an, memperbanyak sedekah, I’tikaf dan sejumlah ketaatan lainnya . Sedekah yang paling baik, menurut Rasulullah SAW, adalah jika dilakukan pada bulan Ramadhan. Beliau pun bersabda, “Barangsiapa yang memberi makanan untuk berbuka bagi orang yang berpuasa, maka ia mendapat pahala sebanyak pahala orang yang berpuasa itu, tidak kurang sedikit pun”. (H.R. Tirmidzi). Bulan Ramadhan, oleh sementara ulama juga disebut sebagai bulan pendidikan. Anak-anak usia dini, banyak yang mulai berlatih melakukan puasa Ramadhan walau hanya sekian jam dalam

Bangga Menjadi Bangsa Indonesia Inti dari demokrasi adalah pemilihan umum. Sebab hakikat demokrasi yang sering dislogankan adalah, dari, oleh dan untuk rakyat.  Artinya, partisipasi seluruh rakyat dalam  menentukan nasib bangsa dan negara, merupakan kedaulatan tertinggi. Tiga hari lagi, tepatnya 17 April 2019,  rakyat Indonesia akan melaksanakan pemilu serentak untuk memilih presiden dan wakil presiden serta anggota legislatif atau wakil rakyat.  Mereka yang terpilih dalam pemilu yang juga diberi istilah Pesta Demokrasi, selanjutnya menjadi penyelenggara negara selama lima tahun ke depan.          “Metafora Pesta Demokrasi buat pemilu mengisyaratkan semua yang terlibat harus bergembira menyambut hak konstitusi mereka yang berulang setiap lima tahun.  Dalam kegembiraan tersebut ada beberapa rambu-rambu yang harus diikuti semua peserta pesta politik yang merupakan watak murni pemilu.  Langsung, umum, bebas,rahasia disingkat LUBER, kemudian

brolan BALE BANJAR ARIDUS harus jujur dan adil disingkat JURDIL dan transparan. Pesta akan berlangsung mulus penuh keceriaan bila semua persyaratan dipenuhi secara ikhlas dan bertanggung jawab.  Sebaliknya  pesta akan berakhir rusuh, bila ada peserta yang mabuk kekuasaan, mendorongnya berbuat curang, berlaku kasar dan mengobral fitnah.  Sangat disayangkan bila pemilu yang berbiaya besar menjadi sia-sia, karena keliru mengartikan kebebasan dalam demokrasi.  Sebab kebebasan dalam menggunakan segala cara


Bali

6

Redité Wagé, 14 April 2019

Pawiwahan Adat Bali

Kapuput antuk Tri Upasaksi SAJERONING kauripan krama Bali, wénten sané mawasta Catur Asrama. Catur Asrama mateges patpat paletan kauripan sané jagi kamargiang olih krama, luiré; Brahmacari, Grehasta, Wanaprasta, lan Bhiksuka utawi Sanyasin. Paletan sané kaping kalih, Grehasta wantah paletan krama jagi ngamargiang pawiwahan saha ngwangun kulawarga taler ngembasang rare. Sios pawiwahan, pidabdab upacara yadnya sané kamargiang wénten aran tiosnyané. Minakadi; alakirabi, pawarangan, masomahan utawi makurenan miwah sané pinih dangan kabaosang wantah nganten. Yéning katilik ring kauripan krama Triwangsa, wénten kawastanin marabian miwah makerab kambé. Punika sami satmaka cihna yéning pidabdab inucap wantah sinalih tunggil parikrama ring kauripan krama Hindu utamanipun ring Bali. Ring kauripan krama Hindu ring Bali, pawiwahan boya parikrama madasar hukum sané ngeninin indik sekala kémanten, nanging taler indik kauripan niskala. Sangkaning kahanan sekala lan niskala sané jakti nénten prasida kapasahang saking kauripan krama Bali, pidabdab utawi parikrama upacara pawiwahan patut kasuciang kawén-

tenannyané. Punika mawinan pawiwahan boya parikrama indik pidabdab manusa kémanten nanging taler ngeninin indik para pitara utawi Dewa Hyang sané sampun kalinggihang ring merajan, prawatek Bhuta Kala lan majanten nénten lempas saking Ida Hyang Paramakawi sané raris kamedalang antuk pidabdab Tri Upasaksi utawi tetiga soroh saksi sané patut nyaksiang upacara inucap. Kapertama, Dewa Saksi malarapan antuk makudangkudang upakara sané katur

majeng ring Ida Sang Hyang Widhi Wasa taler prawatek dewata sami. Kaping kalih, Manusa Saksi malarapan antuk makudang-kudang prajuru, krama adat miwah kulawarga sané nyaksiang upacara inucap kamargiang. Kaping tiga, Bhuta Saksi malarapan antuk upacara byakala utawi byakaon. Yadiastun upacara pawiwahan sampun kaucap puput malarapan antuk Tri Upasaksi, nanging madasar antuk Pasal 2 ayat (2) Undangundang Perkawinan miwah

BPM/was

PAWIWAHAN – Pinaka sinalih tunggil parikrama upacara manusa yadnya, pamargin pawiwahan patut kasaksiang Tri Upasaksi. Tios punika patut taler kasurat ring Kantor Catatan Sipil nganutin UU Perkawinan.

BPM/was

Madasar Saling Tresna PAWIWAHAN utawi ngwangun kulawarga wantah paletan kauripan sané mabuat ring kauripan kramané rumasuk ringkauripan krama Hindu Bali. Punika mawinan patut kadulurin tur kadasarin antuk pikayunan sané becik tur sumeken duaning kahanan sané jagi kapanggihin nénten ja dangan. Sios punika, pawiwahan taler nénten lempas saking hukum miwah tata-titi ring pakraman mangda nénten manggihin parindikan sané kaon. Ngeninin indiké punika, Prof. Dr. Wayan P. Windia S.H., M.Si. maosang, pawiwahan sujatiné wantah parikrama upacara sané pamarginipun ngeninin indik manusa, sang sané mapawiwahan, para kulawarga soang-soang, saha patut nganutin agama lan tata-titi ring pakraman. Manawita sampun anut ring kahanan inucap minakadi sang kalih sampun saling tresna, makekalih kulawarga sampun cumpu, nénten wénten pikobet tur sekancan kapatutan “administrative” ring pakraman sida kadagingin, wawu parikrama yadnya inucap prasida becik kamargiang. Sios punika, pinaka parikrama upacara manusa yadnya sané taler nganutin saking kahanan sekala-niskala, sinah pawiwahan adat Hindu Bali patut anut ring kahanan punika rumasuk ring nénten lempas saking sekancan tetuek miwah parindikan sané nénten dados kalémpasin. Minakadi anut ring awig-awig wiadin hukum miwah nénten lempas saking kapatutan utawi tata-titi kaniskalan sané kajantenang ring pakraman. Tetujonnyané mangda upacara lan parikrama yadnya sané kamargiang prasida becik kawekasan. “Nénten arang taler kapanggihin makudang-kudang krama sané kasinahang nénten cumpu ring pidabdab pawiwahan sang kalih, minakadi antuk makudangkudang parindikan. Kahanan i wawu patut katepasin antuk parikrama sané wicaksana tur nganutin saking pidabdab “lingkaran”. Inggih punika lingkaran kapertama wantah sang mapawiwahan sareng kalih, kaping kalih wantah makekalih kulawarga tur kaping tiga wantah misan, mindon, lan nyama sampingan. Yéning makatetiga lingkaran i wawu sampun cumpu ring pawiwahan inucap, sinah pabaos nénten cumpu saking krama tiosan mangda nénten sanget kapikayunin,” dané nartayang. (was)

Mawit Nyuang Kantos Makala-kalaan KAWÉNTENAN upacara pawiwahan ring kauripan krama Hindu Bali wantah upacara sané mabuat pisan kahananipun. Satios pinaka sinalih tunggil wangun upacara Panca Yadnya pamekas Manusa Yadnya, upacara inucap taler satmaka cihna suci krama lanang-wadon sampun ngranjing ring paletan Grehasta Asrama utawi ngamargiang parikrama ngwangun kulawarga. Upacara inucap boya upacara maliang-liang wiadin mabungah-bungahan kémanten, nanging wantah upacara sané kasuciang tur madué tetuek sané mautama. Punika mawinan kapatutang pisan mangda kramané becik ngamargiang sekancan pula-pali sakadi sané sampun kajantenang nganutin dresta sané kamargiang ring genah utawi wewidangan soang-soang. Ring upacara pawiwahan, sang mawiwaha (lanang-wadon) kaucap sebelan utawi kacuntakan. Punika mawinan ring makudang-kudang wewidangan, tatkala wénten karya agung utawi upacara dewa yadnya sané ageng ring pura, krama sawewidangan désa adat utawi banjar inucap nénten kadadosang ngamargiang karya pawiwahan sadurung karya déwa yadnya punika puput kamargiang. Manut Ida Pedanda Istri Ngurah saking Gria Gede Kutri Baleran, cuntaka ring upacara pawiwahan mabinayan sareng cuntaka ring parikrama ngabén utawi kalayusekaran. Pabinayannyané, cuntaka ring parikrama ngabén kamargiang tigang raina kantos roras raina wawu krama utawi kulawarga sané nuénang kalacuran inucap prasida nangkil ka pura utawi genah suci. Yéning cun-

cabar

1.

cb(,

gegabah

2.

cacad

2.

ccd/,

cacat

3.

cacep

3.

cc)p/,

mahir

4.

cadik

4.

cdik/,

dagu

5.

cager

5.

cg$,

handal

6.

cahcah 6.

c;c;,

potong

7.

calig

7.

clig/,

malas

8.

caling

8.

cl&,

taring

9.

caluh

9.

clu;,

terbiasa

10. camah

10. cm;,

kotor

BPM/was

MAKALAN-KALAN – Ring upacara pawiwahan, sang sané mawiwaha kaucap cuntaka mawit sané istri kajuang. Cuntaka kabaos puput risampuné sang kalih ngamargiang upacara makala-kalaan rainané punika wantah raina sané madaging antuk déwasa melah ngamargiang parikrama makala-kalaan. Ngeninin indik déwasa sané ketah kambil wantah ring raina Soma Klawu, Soma Dukut, Sukra Wayang, Sukra Uyé. Manut saking dresta i nguni, nénten dados kamargiang ring raina Pasah. “Antuk kahanan punika prasida kabaosang

yéning parikrama pawiwahan Hindu Bali kaepah dados kalih paletan. Paletan kapertama masuaka, mapaneges lan panangsek. Paletan kaping kalih nyuang lan makala-kalaan. Yéning nyuang kamargiang araina sareng makala-kalaan, prasida kabaosang yéning sang sané mawiwaha nénten keni kacuntakan,” ida nguningayang. (was)

Pura Batu Bolong Lombok

Sakadi Tanah Lot ring Bali

BAhAsa INDONESIA

1.

taka pawiwahan wantah kamargiang olih sang sané mapawiwahan kémanten duaning pula-pali upacara kawastanin durung puput. “Tatkala cuntaka, sang sané mawiwaha (lanang lan istri) patut meneng ring paumahan utawi jero soang-soang, utawi nénten dados malelungan. Duaning kajantenang pisan yéning tatkala punika kahanannyané kirang becik ring sang kalih,” Ida Pedanda nartayang. Ngeninin indik pula-pali upacara pawiwahan, Ida nartayang patut kakawitin saking parikrama masuaka saking rerama sané lanang jagi ngaturang unteng pikayunannyané ring kulawarga calon warang yéning pianakipuné jagi ngambil tur nganggén mantu. Wusan punika, kalanturang raris antuk paneges utawi sané lanang rauh malih sareng rerama lan kulawarganyané jagi matemu malih sareng kulawarga sané istri sané raris kalanturang antuk panangsek. Panangsek inggih punika makta “basan pupur” miwah “basan buah” taler aban-aban tiosan sané jagi kawigunayang olih kulawarga sané istri nabdabang upacara rumasuk makarya banten pangraos miwah makta panganggé sané jagi kawigunayang olih sané istri tatkala kajuang. Tatkala punika taler ketah kamargiang “tukar cincin” utawi saling anggénang bungkung pawiwahan. Risampuné makatah parikrama pangawit i wawu, raris kalanturang antuk pidabdab nyuang sané ketah kamargiang tigang raina wusan panangsek. Sangkaning indik galah lan doh genahipun sinah upacara makalakalaan prasida kamargiang araina sareng raina nyuang, nanging patut kajantenang yéning ring

Dura désa

Kruna AKSARA BALI

pinaka surat resmi sampun ngamargiang pawiwahan inucap raris kamedalang olih Kantor Catatan Sipil. Ngeninin indik wangun pawiwahan sané ketah kamargiang manut saking awig-awig utawi hukum adat Bali, wénten kalih soroh. Kapertama, pawiwahan biasa, krama istri nilarin kulawarga bajangnyané tur manados angga kulawarga kurenannyané. Malih siki, pawiwahan nyentana utawi sané lanang nilarin kulawarganipun antuk kahanan predana dados

Cuntaka ring Pawiwahan Adat Bali

Bencingah

Basa Bali

Kep. Gub. Bali no. 242 Th. 1988, tanggal 9 Juni 1988 taler kapatutang mangda acara pawiwahan inucap kasurat ring Kantor Catatan Sipil. Punika kamargiang ring arep pegawé pencatat lan kalih diri saksi sané ring kahanannyané kamargiang antuk Jero Bendesa wiadin Kelian Adat ring wewidangan desa wiadin banjar soang-soang pinaka panyeledii saking pegawé pencatat lan kaur pamerintahan kecamatan manut pamutus Kep. Gub. Bali no. 233 th. 1990. Akta perkawinan

angga kulawarga istri sané maraga purusa. Manut Prof. Dr. Wayan P. Windia, S.H., M.Si., Guru Besar widang Hukum Adat Bali maosang, wénten taler pawiwahan sané nénten dados kamargiang miwah pawiwahan sané nénten kapikayunang. Yéning pawiwahan sané nénten dados kamargiang inggih punika pawiwahan sané nénten nagingin kapatutan ring UU Perkawinan miwah Hukum Adat Bali. Minakadi pawiwahan sané nénten kadasarin antuk rasa saling tresna miwah kamargiang antuk yusa sané durung anut ngamargiang alakirabi minakadi durung mayusa 20 warsa. Yéning pawiwahan sané nénten kapikayunang inggih punika pawiwahan sané sampun madasar antuk saling tresna tur tuuh sané adung nanging nénten kacumpuin olih rerama wiadin kulawarga. Minakadi conto pawiwahan makedeng ngaad utawi ketah kabaosang nganten saling silurin saking kalih kulawarga ring pantaran yusa sané pateh. “Minakadi oka lanang saking kulawarga A ngambil oka istri saking kulawarga B kanggén kurenan. Raris oka lanang saking kulawarga B napi raka utawi rainyané inucap ngambil oka istri saking kulawarga A. Punika sané kawastanin pawiwahan makedeng ngaad, saling silurin,” baos dané. (was)

Pura Batu Bolong, Lombok Barat

PURA Batu Bolong rumasuk sinalih tunggil pura alit sané magenah ring wewidangan Senggigi, Lombok. Aran Pura Batu Bolong puniki mapaiketan pisan ring kawéntenan watu ageng antuk bolong ring tengahnyané sané wénten ring pura inucap. Yéning selehin, kawéntenan pura inucap sakadi Pura Tanah Lot ring Tabanan, Bali. Pura sané magenah ring wewidangan Dusun Batu Bolong, Kecamatan Batulanyar, Lombok Barat puniki metuéling krama ring kawéntenan Pura Tanah Lot ring Tabanan, Bali, sané pateh-pateh magenah ring pasisi pasih. Sakéwanten, wénten pabinannyané. Pura Batu Bolong antuk bias selem madué watu sané ring tengahnyané bolong, mawinan kasengguh batu bolong. Sejarah kawéntenan Pura Batu Bolong mapaiketan pisan ring pamargin pandita Hindu saking Jawa Timur, Dang Hyang Dwijendra ka Pulo Lombok. Satios n g i terin pasisi pasih s i s i Kelod Pulo Bali, Ida nglanturang

pamargin spiritual ka wewidangan Bali Utara. Minakadi Pura Pulaki rauh ka Pura Ponjok Batu, sadurung nglanturang pamargi nuju Pulo Lombok. Ring genah pinih untat sané kasengguh Ponjok Batu puniki, Dang Hyang Dwijendra kabaosang polih mapitulung ring para bendéga sané pedaun dané kelem ring Ponjok Batu. Para bendéga saking Lombok sané kaslametang kocap taler ngiringang Dang Hyang Dwijendra sané taler kasub kasengguh Ida Pedanda Sakti Wawu Rauh ka Lombok miwah napak ring Batu Bolong. Manut krama sané magama Hindu, ngamargiang pamuspaan ring Pura Batu Bolong, Lombok madué kalewihan sané nénten karasayang ring genah tiosan, santukan genahnyané majeng Selat Lombok miwah Gunung Agung, Bali. Kabaosang, krama sané ngamargiang pamuspaan ring pura puniki prasida ngrasayang atmosfer spiritual sané ageng taler prasida ngicén kadegdegan pikayunan. Katilik saking kawéntenan Pura Batu Bolong sané asri ngulangunin puniki, mawit abad kaXVI sakakidik kahanan pura sayan kabecikang olih krama Hindu sané meneng ring Karang Ujung Ampenan miwah Kampung Tanambet. Salanturnyané, ring warsa 19701980an rauh mangkin, Pujawali Pura Batu Bolong kamargiang nyabran awarsa apisan nepet ring Purnamaning Kasa utawi Srewana pantara bulan Juni miwah Juli. Indik pangemong pura sajeroning piodalan, upacara miwah upakara pujawali kaempon olih pitung banjar sané wénten ring Kecamatan Batulayar miwah kamanggalanin olih Parisada Hindu Dharma Indonesia Kecamatan Batulayar. (pusdat/berbagai sumber)


Nyastra

Redité Wage, 14 April 2019 MADÉ PD alias Madé Putu Darma mula anak kasub. Ia ngelah dedemenan ngumpulang anak-anak cerik ané tuna, tuna arta, apabuin tuna panawang. Makejang anaké cerikcerik demen krana sekolahanga. Liu anaké nyumbungang baan kamelahan kenehné Madé PD. Timpal-timpalné uli duranagara liu pesan. Dikénkéné ajaka timpal-timpalné ento nuréksain anak cerik-cerik ka désa-désa lakar alihanga wantuan apang nyidaang masuk. Bapa Kayun kendel pesan mara Madé PD ngorahang lakar ngajak panakné ka umahné. Ditu lakar nongos, lakar sekolahanga kanti tegeh apang nyidaang nulungin reramanné manipuan. “Bapa tusing bisa mamunyi apabuin. Lautang ajak I Nyoman. Ditu melahang buin. Ia anak lengit gati di jumah. Bisanné tuah ngarit tekén malali dogén.” “Sing kenapa, Pa.” “Man, mai malu. Jani, Nyoman lakar majalan, nongos ditu di umahné Pak Madé. Melahang ditu nah, Man. Bapa meled ngelah sentana melahan tekén bapa. Bapa suba tusing nyidaang nyekolahang, kanggoang Pak Madé barengin ditu. Bisaang déwéké di tongos anaké adana. Tusing patuh buka jumah. Eda lengit mapitulung. Selegang malajah. Jemetang matetulung. Dumadak Nyoman dadi anak maguna manian di guminé.” “Nah, Pa. Tiang lakar setata inget tekén pabesen Bapa. Tiang meled dadi manusa apang ada pikenoh tiangé lekad di guminé.” Nyoman Susastra majalan. Mobil ané tumpangina malengis. Kenehné demen gati krana lakar nyidaang nglanturang pajalanné dadi manusa. Ada masi timpalné ané uli désa lénan bareng di mobilé. Pada-pada bengil krana kapah pesan maan tempuh sabun awakné. Ada masi ngetélang téngésné misi bangkesbangkes. Prajani acéné cenikanga. Ada ané uyuk-uyuk baan kelangen tumbén numpangin mobil melah. Anginé ngasirsir buka nungkulang keneh cerik-ceriké. Paninggalanné joh sawat. Dija kadén lakar ajaka tekén Pak Madé. “Eda jejeh. Nyanan di umah Pak ngoyong. Ditu maan paplajahan sekancan ané kenehang. Timpal Bapak liu pesan. Tusing telah baan nyambat. Meled malajah mabasa Inggris, ada. Meled ngigel, ada. Meled malajah agama, ada. Makejang ada. Suba liu timpalé ngantiang ditu.” “Suksma Pak Madé sampun mapitulung. Yén ten Pak Madé nulungin, sinah tiang tetep idup di désa. Di désa, joh tekén kauripan.” “Manian yén suba cacep mabasa Inggris, lakar asukang Bapak ka luar negeri. Ditu malajah sinambi magaé. Di subané mapikolih, mara mulih. Tuturang tekén timpal-timpalé apang ajak liu ajak dueg.” “Suksma Pak Madé.” Neked di umahné, suba ada ané ngantiang, anak truna ané dadianga

Madé PD IBW Widiasa Keniten patugas ditu. Kumpulanga malu anaké cerik-cerik. “Nongos dini ada tata titiné. Kapertama, apang setata mautsaha malaksana melah. Jemet malajah, tusing dadi lengit. Kenehé apang setata santhi, welas asih. Dini makejang pegetarian.” Kipak-kipek cerik-ceriké mara ada nyambatang pegetarian. “Pegetarian ento tusing ngajeng sarwa mambekan, tusing dadi kena bé céléng, tusing dadi kena bé siap, tusing dadi kena sera. Tusing dadi kena bé pasih. Ané dadi tuah sarwa jukut-jukutan, umbi-umbian, woh-wohan. Ento ané madan ahimsa, tusing mamatimati.”

“Ooooooo, kéto.” Nyoman Susastra inget déwékné dikénkéné bapanné ngaba cundang uli gocékan. Layahné keledkeled inget tekén cundang marajang, makrodokang boné nyuksuk cunguh. Déwékné demen krana lakar maan naar bé cundang. “Man kénkén? Nyidaang marengin tata idup dini?” “Tiang mautsaha.” Nyoman Susastra mula anak cenik ngidepang munyi. Sabilang ané tundéna tuutanga dogén. Semengan, ia suba bangun. Suud kéto, olahraga ané madan Suryanamaskara. Lemuh gati igel-igelané. Timpal-timpalné makejang demen ningalin. Pa-

latihné nyambatang kasuksman Suryanamaskarané, pinaka ngrastiti ring Sanghyang Surya. Sanghyang Surya ngicénin galang. Galang kayun, galang idep. Yén galang, sinah kapah nepukin sebet. Kapah nepukin pakéwéh. Untengé lakar melah ngisep panawang utawi daging-daging sastra. Nyoman Susastra nelebang pesan munyin palatihné. Inget ia anak tuna apang ada masi pikenohné lekad di guminé. Tusing pragat ngebekin gumi. Dikénkéné ajaka tekén palatihné ngédéngang kadueganné di wantilané. Liu pesan anak nyumbungang kalemuhan awakné. Ia tetep matilesang déwékné. Di sekolah, masi ia maan juara. Liu timpal-timpalné malajah tekén déwékné. Paplajahan Matematika paling demenina. Yén suba ngitung, ia paling simalu. Limané pragat menék dogén yén maan Matematika. Timpaltimpalné bengong mabalih kadueganné. “Tiang lakar bareng malajah, nah.” Timpal leketné nyesed apanga nyak ajaka malajah. “Nah, kala kanggoang, tiang numpang umah.” “Sing kenapa, apang bisaan Matematika a bedik.” Nyoman Susastra nongosin kamar padidiana. Kamarné tetep bersihina. Tembokné isinina gambar wayang Kresna. Ia gumanti kalangen tekén Sang Kresna, Kusir Sang Arjuna di Mahabarathané. Senapati Kresna, gumanti panrestian Hyang Widhi apang Sanghyang Dharma tetep maurip di guminé. Sabilang peteng kenehné ngrastiti Sri Kresna. Ia taén mamaca Dwarawatiné kelem baan yéh pasihé gedé telah para Yadhuné isepa tekén pasihé. “Ratu Bhathara swécanin titiang mangda dados jadma. Jadma sané midep dados manusa. Icénin titiang pamargi sané mawasta patut. Sampunang icenina titiang dados jadma sumbung.” Suud matur buka kéto ada rasa degdeg kenehné. Ia lantas nyempang di pasaréané. Sagét buin jebosné ada timpalné nekain. Orahina ka kamarné Pak Madé. Ia makeneh-keneh. ‘Apa ya pelih idéwéké dadi tumbén Pak Madé ngorahin ka kamarné?’ Ia majalan adéng-adéng sinambi negtegang keneh. Ia nogtog kamarné Pak Madé. “Macelep!” kéto Pak Madé ngorahin dewekné. Ia ngénggalang macelep. Tepukina Pak Madé sedek nyempang. “Pijet jebos Bapak. Bapak leleh gati.” Baan kabeloganné, tuutanga dogén kanti marasa kenyel déwékné. Kénkén kadén sagét Pak Madé mlekor awakné uli duri misi ngelus-ngelus. Ngorahang demen tekén Nyoman Susastra. Nrugtag bayuné Nyoman Susastra. Peluhné nrebes. Bayuné prajani gedé, ia malaib pesu sinambi ngeling di kamarné. -0-

I Gusti Agung Susilawati

Satua

Pragina Pacadang Kuang sané Dados Guru Tari

Mén Cekepel (1) Kaketus saking Satua-satua Bali (II) ADA koné tuturan satua, madan I Mén Cekepel, ia sedekan beling gedé lantas kurenanné mgalahin mati. Buina I Mén Cekepel nongos di alasé, ia nongosin abian. Di alasé ento tusing pesan ada buin jlema lénan ané nongos ditu, among ia dogén, I Mén Cekepel dogén tur ia padidian dadi ia sedek beling gedé. Lantas ia makeneh kayeh ka tukadé. Mara ia teked di tukadé, lantas ada koné raksasa tepukina di sisin tukadé ento, saha raksasané ento nakonin I Mén Cekepel, “Né té nyai I Mén Cekepel, jani kenjekan nyai beling gedé, énggal musti nyai lakar manak. Kéwala disubané lekad panak nyainé, musti nyai baang kaki ngidih panak nyainé.” Dadi sawiréh I Mén Cekepel takut pesan tekén raksasané ento, laut ia I Mén Cekepel masaut, tur sanggupina buka panagih raksasané ento. Kasuén-suén, lekad panakné I Mén Cekepel, buina muani panakné. Di mara lekad panakné, inget I Mén Cekepel tekén munyin raksasané, reh ipidan nagih panakné I Mén Cekepel. Sawiréh I Mén Cekepel kenjekan ngelah panak cerik, ditu ia mabudi kayeh makerem di tukadé. Nglantas ia majalan ka tukadé, nanging panakné pejanga jumah matekep baan ketungan. Dadi satekedné Mén Cekepel di tukadé makerem, buin tepukina baan raksasané ipidan ané nagih ngidih pianakné Mén Cekepel ento. Ditu lantas raksasané ngetaraang baana Mén Cekepel suba manak saha ia matakon, “Nyai Mén Cekepel, suba nyai manak kenapa sangkan nyai mendep tur sing ajak nyai panak nyainé? Jani musti apang payu nyai maang kaki, sing dadi buungan!” (Masambung)

RING sesolahan Bali, aran I Gusti Agung Susilawati sampun sayan arang kapirengang pungkuran puniki. Pragina sané embas ring Badung, 28 Oktober 1948 punika wantah pragina sané waged masesolahan, minakadi Legong Kraton, Trunajaya, Dramatari Gambuh miwah sané tiosan. Dané taler kasub pinaka guru tari sané becik mreténin taler ngicénin makudang-kudang paileh sesolahan ring siswannyané. Nénten wantah ring Kokar pinaka genahnyané kajudi dados guru, nanging ring makéh genah ring Bali, ring dura désa kantos ring dura negara. Sakéwanten dumun, dané kaucap pinaka pragina pacadang kuang tur nénten pantes dados pragina. Désa Sibang Gedé wantah genah embasnyané. Ring désa inucap wantah wewidangan seni ring Kabupatén Badung. Tatkala punika, Désa Sibang kasub antuk kasenian jangér. Krama Sibang setata marasa bangga tatkala prasida ngayah masesolahan. Sangkaning punika akéh pisan rerama irika meled mangda alit-alitnyané waged masolah, napi malih prasida nyarengin ngayah. Rumasuk ring Gusti Agung Susilawati sané kanikaang olih reramannyané mangda prasida masolah. “Tiang raris kaajak olih reraman tiangé malajah masolah taler ilmu seni ring Pak Lotring sané meneng ring Kuta. Tiang tatkala punika kantun kelas III SR (Sekolah Rakyat). Tiang nelebin makéh sesolahan klasik minakadi sesolahan Margapati lan sané tiosan. Wusan punika, makebah utawi ngawitin masolah ring banjar tur masakapan sareng gong mangda prasida ngad u n gang

raga tur masikian sareng gamelan,” baosnyané. Risampuné punika, naenin dané marasa sebet duaning nénten wénten pragina sané kayun ngajak dané masolah. Tios saking nénten kaajak ngayah, dané taler nénten naenin kasarengang masolah ring kalangan yadiastun sampun waged ring makéh sesolahan Bali. Utamanipun ring pidabdab masesolahan ring sekolah. “Tiang uning yéning tiang endép tur kaucap nénten pantes dados pragina. Punika ngawinang tiang setata mautsaha malajahang raga, yadiastun nénten kaajak masesolahan,” baosnyané. Sangkaning punika, Gung Susila – sapunika dané ketah kasambat nénten malih masesolahan. Tamat SMP dané raris nglanturang ngranjing ring SMA 1 Denpasar. Sakéwanten tatkala madaftar dané kacingak olih Bapak Oka Sading sané raris nganikaang dané mangda nglanturang masekolah ring Kokar antuk pangapti mangda dané prasida nglanturang masesolahan. Sangkaning punika raris dané nglanturang masekolah ring Kokar. “Tatkala ring Kokar, Bapak Bandem nyingakin tur maosang yéning tiang wantah pragina Sibang. Yadiastun tiang marasa liang nanging tatkala punika taler marasa runtag bayun tiangé. Tiang kanikain ngagem olih alm. Bapak Panji, Kepala Kokar tatkala punika. Dané seneng pisan nrima tiang dados siswa ring sekolah inucap. Tiang eling tur nganutin pisan piteket guru, dadosné ngawit punika tiang sayan akéh polih galah masesolahan.” Ngawit punika, dané setata polih galah masolah tur prasida nyinahang raga ring makudang-kudang pacentokan masolah minakadi ring Utsawa. Ketah masolah pinaka duta Kabupaten Badung sané ketah ngamolihang juara tur ketah masolah ring dura negara dados duta Indonesia sané kamargiang olih Bali. “Saking pengalaman punika, tiang raris kajudi dados guru tari Désa Ulakan Karangasem,” baosnyane. Sios dados guru tari, dané ketah taler masolah ring makudang-kudang kota ring Jawi, Sumatera kantos ka Atambua. Naenin taler masesolahan ka Jepang, Koréa, Eropa, Hongkong lan Amerika. Sios punika ketah taler dados pembina seni ring Kota Denpasar sané ngawinang Denpasar ngamolihang juara I. Sios punika, Gung Susila taler ngwangun sanggar sané kawastanin Sanggar Saraswati ring warsa 1980 sané dumun magenah ring Jln. Gadung. Risampun dané meneng ring Jln. Jaya Giri 21 C no. 8, Br. Eka Darma, Désa Sumerta Kauh, Denpasar, genah sanggar taler magingsir mrika. “Tiang akéh pisan madué siswa, nanging pungkuran puniki wantah akidik, akéhan siswa saking dura negara,” baosnyané. (kmb)

7 Cerakén Lengkara Punggelan geguritan puniki kanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Cokli sané kakawi olih Djelantik Santha. Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti

pupu;s)mrnÑn. Pupuh Semarandana 52.ydinÀic)n&\lhin/,

Yadian I Cening ngalahin, h)dmz)b)t*p)sn/, eda manyebetang pesan, hneknumdiÏeko, anaké numadi reko, sujtienÂkb)rtn/, sujatinné kaberatan, mwnnÉeren2kd/, mawanan raréné lekad, mn\isênunsÓ¡lu*, manangis ya nunas tulung, emembpnñenliy*. mémé bapannyané liang.

Saking Langit Bali ”Tahun Politik” Anaké ngorahang jani tahun politik Makejang pada ngitungang taktik Tusing mikir nyaka luung nyaka licik Né penting asik Di tahun politik Makejang ngaku dadi pakar politik Guar-guar kraik-kraik Suryak-suryak kedék ngrikik Wong ciliké telah pakrimik Ngamig-mig patikacuh Tur misi masemu bujuh Madingehang tutur gebuh Patikacuh cara anak buduh Di tahun politik Makejang madagang munyi Kemu mai ngobral janji Masemaya ngajak widhi Majanji ngajak petani Ngaku-ngaku paling peduli Dong di duri tusing ada mabukti Eka Mudiartika Yasa

Redaksi nerima sesuratan sastra (Cerpen & Puisi) miwah reriptan profil mabasa Bali miwah Indonésia. Naskah mangda kakirim ring alamat : Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email : bali.orti@yahoo.com


8

Minggu Wage, 14 April 2019

Ta ro t Oleh Marti Megasari

AKU sebenarnya kesal sekali, setiap melihat Maya memperlihatkan setumpuk kartu-kartu bergambar seram tersebut. Aku kesal, karena menurutku tak semua hal-hal dalam hidup ini dapat kita perkirakan dengan pasti. Aku tak percaya ramalan semacam itu. Rasanya lebih antusias jika menyaksikan ramalan cuaca yang disiarkan secara live di stasiun televisi. Dan aku mengenal Maya sejak dia pindah rumah ke sebelah rumahku. Kami pun menjadi tetangga. Ketika itu dia masih SMP, sedangkan aku akan segera menamatkan

sekolahku di bangku SMA. Maya jadi tetangga sekaligus teman dekatku mulai hari itu. Karena aku anak tunggal, Maya kadang kuanggap seperti adik kecil. Maya memang terlihat kekanak- kanakan, periang, cerewet, juga memang punya perasaan yang peka terhadap sesuatu yang dialami seseorang. Itulah Maya. Tetangga, sahabat, adik kecilku yang kupunya. “Coba aku lihat kartu kamu hari ini!” Ia terlihat membuka – buka kartu yang dibawanya. Aku pernah dengar dari Maya kartu tersebut jumlahnya sekitar tujuh puluh delapan buah dengan

gambar yang berbeda-beda dan tafsiran berbeda-beda juga. “Tolong ya..., aku lagi males banget denger kamu nerawang. Aku lebih suka kamu ikut klub manga, dari pada kamu mainan kartu remi kayak gitu.” “Ini tarot, bukannya kartu remi. Eh, ntar dulu… Ne kok gambarnya The Lovers sih? Kamu lagi naksir seseorang ya?” Maya memperlihatkan sebuah kartu bergambar malaikat cinta yang sedang menyatukan tangan seorang laki-laki dan perempuan. “Kalau iya, kenapa memangnya? Aku kan wajar punya pacar, apalagi calon pendamping….” Sahutku dengan mantap. “Jadi kamu udah punya pacar baru lagi? Kok gak pernah cerita ke aku? Wah… aku bakal dicuekin lagi kayak dulu….” “Memangnya penting kalau aku cerita? Nanti juga aku kasih tahu kalau waktunya udah tepat” “Orangnya kalau aku baca di kartu kayaknya sering bikin kamu ngerasa nyaman banget, pokoknya kamu happy banget kalau dekat dia.” Yang diperlihatkan Maya adalah kartu bergambar anak kecil yang sedang menunggang kuda dan ada seperti gambar matahari disudut kartu tersebut. Entah dari mana dia bisa menafsirkan seperti itu melalui gambar tersebut. “Terus apalagi yang kamu bisa kasih tahu?” “Kayaknya minggu-minggu ini kamu sama pacar kamu bakalan ada masalah deh….” Dia kembali memperlihatkan kartu bergambar menara yang hampir roboh karena kilatan petir. Lalu gambar bulan purnama dengan dua ekor ketam di tengah-tengahnya. Selanjutnya adalah gambar seorang wanita yang sedang menyerahkan sebuah vas bunga kepada seorang gadis,disekeliling gambar tersebut ada lima vas bunga lagi. “Udah deh, aku capek dengar kamu ngomongin kartu remi terus, mending kamu cari pacar!” Belum selesai bicara, Maya sudah memotong kata-kataku lebih dulu. “Gini ya, aku kasi tahu, pacar kamu orangnya cemburuan juga, terus ada seseorang dari masa lalu kamu yang bikin dia cemburu….” “Kalau dia cemburu, itu salahnya dia sendiri. Kalau cinta kan harus saling percaya.” Maya tak berkomentar apa-apa, dia cuma cemberut mendengar suarasuara kesalku. “Aku mohon banget sama kamu, jangan main kartu lagi depan aku. Aku nggak terlalu percaya sama

ramalan.” “Ooow, gitu…oke deh! Aku nggak bakal main kartu ini di depan kamu lagi!” *** Sejak perdebatan kecil tersebut Maya jadi jarang datang ke rumahku. Maya juga jarang terlihat meramal orang-orang di sekitar kompleks perumahan ini. Setiap aku datang ke rumahnya, dia pasti selalu tidak ada di rumahnya. Alasan orangorang rumahnya, dia ada kegiatan kuliahlah, ikut klub manga, atau ke studio lukis milik pamannya. SMS dan teleponku juga tidak pernah diresponnya. Kemana kamu, Maya? Apa kamu marah sama aku, hanya karena aku ngelarang kamu main kartu tarot? Aku bukannya melarang, tapi aku lebih suka melihat Maya yang aku kenal percaya sama dirinya sendiri, bukannya selalu menyikapi setiap masalah lewat ramalan. Buatku masa depan itu ada di tangan kita sendiri bukan ada pada ramalan. Hampir seminggu aku tak bertemu dengan Maya. Rasanya aneh juga, rasanya ada sesuatu yang menusuk-nusuk di pikiranku, ada sesuatu yang kurang di batinku. Aku baru menyadarinya, bahwa aku jatuh cinta pada sahabatku sendiri dan kini aku merindukan hadirnya. Aku ingat saat-saat aku merasa senang, Maya jadi tempat berbagi suka cita tersebut. Saat aku merasa sedih, Maya akan menyadarkan aku bahwa aku juga punya sejuta alasan untuk tersenyum. Saat aku merasa patah hati, Maya akan menyadarkan aku bahwa aku punya sejuta alasan untuk dicintai lagi. Saat aku  merasa patah semangat, Maya akan menyadarkan aku bahwa aku punya sejuta alasan untuk tidak menyerah pada satu masalah. Aku mencintainya dengan caraku sendiri, aku memperlakukannya seperti saudara perempuanku sendiri. Tetapi, aku pikir Maya memandangku hanya sebatas teman, seperti seorang kakak laki-laki yang punya kedewasaan penuh, kakak laki-laki yang tegas dan punya prinsip. Apakah dia akan memiliki perasaan yang serupa denganku? *** “Adit?” Seorang wanita cantik menghampiriku siang itu di sebuah kafetaria dekat kantor tempatku bekerja. Aku serasa mengenal wanita ini. “Siapa ya?” Sahutku pelan sambil memicingkan mata. “Hei! Ini aku Nur, masih ingat nggak?” “Nur?” Aku kembali mengingatingat, siapa wanita ini? Sesaat kemudian, barulah aku menyadarinya.

“Nur Asiyah ya?” “Iya, ini aku Nur” Aku baru ingat aku punya teman sebangku waktu masih SMA yang namanya Nur Asiyah. Dulunya dia tidak seperti ini. Dulu dandananya kuno banget,k etinggalan jaman. “Kamu sekarang beda ya, apa kabarmu? Kamu sekarang kerja di mana?” “Iya, kabarku baik. Jaman udah berubah, Dit. Sekarang aku sudah punya usaha Mini Market yang cabangnya ada di seluruh pelosokpelosok daerah di Denpasar ini. Kalau kamu,?” “Aku kerja di bank. Ini dekat sini.” “Kebetulan, tadi aku sempat buka rekening tadi di sana” Sahutnya dan tersenyum ke arahku. Begitulah. Di sela-sela percakapan singkat itu, seorang gadis yang sosoknya begitu kukenal melintas di jalan depan kafetaria ini. Aku tahu, itu Maya. Dia melihatku sedang bicara dengan Nur. Tatapan matanya terlihat gusar, terlihat menyimpan sebuah prasangka. Aku segera menyudahi percakapanku dengan Nur. Aku segera mengejar Maya yang sudah berlalu dari tadi. Aku melihat Maya menyusuri jalan- jalan di depan pertokoan lalu menuju ke sebuah gang kecil. Kami tiba di sebuah gang sempit yang disekelilingnya terdapat rumah- rumah kecil yang saling berdempetan satu sama lainnya. Gang sempit itu terlihat lengang dan sepi. Aku pun segera memeluk tubuh tirus itu dari belakang. “Kamu kemana aja sih? Kamu hari ini nggak ada kuliah?” “Lepasin aku, Dit!” Maya segera memberontak. “Kamu kemana aja?” “Aku nggak kemana-mana. Aku di rumah terus, kamu aja yang enggak sadar.” Tangkisnya dengan keras ke arahku. “Aku udah cari ke rumahmu, katanya kamu kuliah, aku cari ke kampus kamu nggak pernah nongol. Aku cari ke sanggar, ke studio kamu nggak pernah ada. SMS nggak dibales, telpon enggak dijawab.” “Penting ya? Kenapa, kok kayaknya kamu uring-uringan banget baru enggak ketemu aku? Oya, tadi itu pacar baru kamu?” Selidik Maya dengan gusar. “Pentinglah, kamu udah bikin aku ngerasa nggak enak hati. Oh, itu tadi teman SMA-ku dulu Bukan pacar. Kenapa? Kamu cemburu?” “Apa?! Cemburu? Siapa yang cemburu?” Maya tersenyum sinis padaku. “Bohong….”

Aku membalikkan posisiku dan melepaskan pelukanku. Menatap mata Maya, ia menghindari tatapanku dan mengalihkan pandangannya. “Kalau kamu gak punya perasaan apa-apa sama aku, kenapa kamu gak berani natap mataku? Aku minta maaf sebelumnya. Aku nggak tahu sejak kapan aku punya perasaan ini sama kamu....” “Maksud kamu?” “Aku suka kamu bukan seperti seorang adik atau teman akrab, tapi lebih dari itu.” Aku segera memeluk Maya dan mengucapkan kalimat pendek itu. “I love you”. Meyakinkannya. Melantunkan segala perasaan yang selama ini kurasakan. Maya terlihat lega bercampur terkejut mendengar ucapanku. Ia menatapku dengan wajah semerah tomat, menempelkan kedua lengannya di punggungku. Balas memelukku, dan tertunduk dalam pelukannku. “Sungguh?? Aku sudah lama menantikan kata-kata itu dari kamu, Aku suka Adit.... Maafin aku, Dit. Udah berprasangka yang bukanbukan.” Hatiku terasa lega mendengar semua itu. Kami pun menyadarinya. Kami punya perasaan yang sama. Entah mengapa, ramalan Maya tempo hari itu sama persis dengan yang aku alami saat ini. “Ramalan kamu tempo hari?” “Aku sudah nggak ngeramal lagi. Karena orang yang aku cinta nggak suka ramalan.” “Jadi, kamu berhenti ngeramal gara-gara aku?!” “Iya. Aku berhenti ngeramal, karena masa depan bukan tergambar begitu saja di kartu. Tapi, ada baiknya kita percaya pada kemampuan kita sendiri dan berusaha sebaik mungkin. Mungkin yang aku katakan selama ini cuma kebetulan, cuma sugesti.” “Maafin aku .…”Aku kembali mengusap tangan Maya. “Ya sudahlah. Semua prasangka sudah berakhir. Yang terpenting sekarang, aku merasa lega mendengar pernyataan kamu tadi. Terima Kasih.…” Aku tersenyum mendengar katakata Maya. Ia menatap wajahku lekat-lekat dengan wajahnya yang semerah tomat. Kami berpelukan di gang sempit itu. Hatiku terasa hangat. Angin menghempaskan kartu-kartu tarot  yang  tak sengaja dijatuhkan Maya tadi. Sebuah kartu jatuh tepat di hadapan kami. Maya dan aku menatap kartu itu bersama – sama. “THE LOVERS” ***

Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.

Fotografi DUNIA fotografi senantiasa bergerak dinamis dan tak kenal istilah stagnan. Senantiasa bermunculan ide-ide, inovasi-inovasi dan kreativitas-kreativitas segar yang membuat dunia fotografi semakin menarik untuk ditekuni. Hal itu juga berlaku pada macro photography, sebuah genre dalam fotografi yang secara khusus mengeksplorasi keindahan objekobjek berukuran kecil. Salah satunya, menghadirkan nuansa bokeh di sekeliling objek utama atau point of interest untuk memperkuat karakter dan cerita yang tersaji dalam karya macro photography tersebut. Berikut tips praktis untuk menghadirkan bokeh yang menakjubkan pada macro photography dari Andiyan Lufti. Menurut fotografer Indonesia yang karya-karya mac-

Pearl Nets karya Andiyan Lutfi ro photography-nya meraih berbagai penghargaan di kompetisi fotografi nasional dan internasional ini, lensa yang digunakan untuk menghadirkan nuansa bokeh itu tergantung dari jenis bokeh

Golden Snail karya Andiyan Lutfi

seperti apa yang diinginkan. Dikatakan, setiap lensa memiliki karakternya masingmasing. Pada foto-foto yang ditampilkan di edisi ini, fotografer yang berdomilisi di Bogor ini menggunakan kamera mirrorless Fuji dengan lensa XF 80mm Macro dan lensa Meyer Gorlitz Domiplan 50mm F2.8. Kedua lensa ini menghasilkan dua jenis bokeh yang berbeda. Pada lensa XF 80mm Macro, bokeh yang dihasilkan menampakkan bulatan-bulatan dengan highlight yang merata (Foto: Golden Snail). Sedangkan dengan Meyer Gorlitz Domiplan menampakkan bokeh dengan highlight pada sisi bulatan saja, sehingga sering disebut dengan bubble bokeh (Foto: Pearl Nets). Perbesaran yang Cukup Untuk menghasilkan bokeh, kata Andiyan Lutfi,

Afrizal

I Wayan Nuriarta

Cok Padmanaba

Pesona Bokeh pada ”Macro Photography” gunakanlah lensa macro dengan pembesaran yang cukup. Jika menggunakan lensa Meyer Gorlitz yang bukan merupakan lensa macro maka diperlukan extensiontube untuk meningkatkan pembesaran objek. Saat pemotretan, harus ada sumber cahaya dari belakang atau back lighting. “Bokeh berasal dari pantulan cahaya. Dalam foto-foto di edisi ini, saya menggunakan pantulan cahaya butiran air. Butiran air ditempatkan di sekitar objek baik foreground maupun background,” katanya. Andiyan Lutfi menambah-

kan, pada lensa macro Fuji, diagfragma yang digunakan bebas tergantung dari jarak objek dengan background, ukuran objek dan kondisi cahaya saat pemotretan. Sedangkan dengan lensa Meyer Gorlitz Domiplan, wajib menggunakan diafragma terbesar pada lensa, yaitu F/2.8 sehingga menghasilkan bubble bokeh. Jika menggunakan diafragma di atasnya, maka bubble bokeh tidak akan tampak. “Pada lensa Fuji XF80mm Macro, bokeh yang dihasilkan baik foreground maupun background memiliki tipe yang sama. Sedangkan

Morning Harmony karya Andiyan Lutfi

The Beauty of Ciplukan karya Andiyan Lutfi pada Lensa Meyer Gorlitz Domiplan, tipe bokeh pada foreground dan background sangat berbeda. Bokeh pada background akan terbentuk sempurna sedangkan pada foreground nampak tidak beraturan,” ujarnya. Lantas, bagaimana dengan pengaturan speed dan ISO? Andiyan Lutfi menegaskan, penggunaan speed dan ISO sangat tergantung dari cahaya saat pemotretan. Namun, ia menyarankan pengaturan speed harus lebih dari focal length lensa untuk menghindari terjadinya shake saat memotret. Sebagai contoh,

jika lensa yang digunakan 80mm, maka speed harus lebih dari 1/80. Menurut Andiyan Lutfi, objek yang diam atau bergerak lamban menjadi prioritas utama dalam pemotretan macro photography yang ingin mencuatkan nuansa bokeh. Misalnya, jamur, bunga kecil, siput, spider dan sebagainya. “Saya cenderung memilih objek yang diam atau memiliki pergerakan lamban. Objek yang bergerak cepat cenderung akan menyulitkan kita mengeksekusi pada area yang sudah diset,” paparnya. (ian)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Minggu Wage, 14 April 2019

9

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA Dbthkn Design Grafis Diutamakan bisa Corel, Adobe Photoshop, Adobe Ilustrator&Adobe Primer CV ke:hrd@seasafaricruises.com

B.BP.001.04.19.0000569

Administrasi Penjualan(Pabrik Tabanan),bisa Komputer & bisa Inggris,Pengalaman, Hub. Dewi Hp.081236222509

B.BP.031.04.19.0000607

Bth Sopir+Admin Acct,Eng,Comp, Exp Min 1th Telp:0361-287555 CV: ptworldsurfaris@gmail.com

Butuh Segera:Marketing Water heater P/W Min.SMU pny Kend Sdr Gaji+Insentif Menarik.Lmrn Dtg Lgs Jl.Cargo Permai No.15 Dps Bali Hub.0361-9074597/9074774 B.BP.033.04.19.0000527

Dicari Kary Adm perempuan u.Perusahaan Jewellery di Legian,Min SMU. Diutamakan yg pengalaman, gaji mulai 3jt, CV ke: arini@laurentleger.com B.BP.004.04.19.0000475

Dcr Cleaning Service Gj.3,5Jt area Batubulan Hub:0361-290189

Dcr Sgr Karyawati u/Toko, usia 18-25th Hub.Krisna Mart, Jl.Gn. Catur No.100X Dps,082145521880 B.BP.001.04.19.0000410

Dcr Tukang Kayu Berpengalaman Bangunan knock Down & Team Drafter Acad & 3D. CV Mandala Bali Jl.Raya Tojan No.17 Gianyar Hub:08123995608

B.BP.004.04.19.0000402

Dcr!! Sopir&Helper,Pria, u/Kirim Air Galon,Gaji Ok, 08993151777 B.BP.001.04.19.0000592

Dibthkan Sgr satpam Berpnglman bs Mengemudi.Krm ke Cahya Dewi Salon Jln.Letda Tantular No.9 No.Hp:089519305422

Dcr Tukang Masak Masakan Bali (Ayam)Lok.Kesambi,082147025519

Dibthkan Sgr:(1)Ka.Admin,D3/S1 Akutansi,Penglm 2Th,(2)Auditor Laki-Laki,Penglmn Min 1 Th,Bawa Lmrn Langsung ke Jln.Cargo Permai No.200 atau Send ke : bit.hrd.ga@gmail.com atau Hub. Telp.(0361) 416524

B.BP.001.04.19.0000595

B.BP.004.04.19.0000600

DIJUAL RUMAH

DIJUAL MOBIL

SERVICE

BIRO JASA

B.BP.001.04.19.0000510

B.BP.001.04.19.0000469

B.BP.001.04.19.0000478

Dcr Krywti Min SMA U/Toko Kramik Telp .081239079087 B.BP.001.04.19.0000514

Dbthkn Tenaga Kerja:PT.KGP Dps Jl.Imam Bonjol Komp.Pertokoan Tegal No.6-9 Dps 0361-484725 Laki-Laki,Sehat Jasmani,Belum Menikah,Punya SIM C/Kartu BPJS Kesehatan,Sbg Tenaga City Kurir B.BP.001.04.19.0000594

Dcr: Receptionist (diutamakan cowok) Spv HK (0361) 8445283 B.BP.004.04.19.0000477

Dicari Admin + OB Pria SMA/SMK Lam UD.Sinar Mulia, Jl.Kartini 106-112 Telp:226815-236895 B.BP.001.04.19.0000343

Dicari Sales dan Usaha Tanpa Modal Untuk Minyak Taru Urip Hub:081246757777

Pelaks Pry Vila Bs AutoCad Krm Ke gekmang.utari69@gmail.com

B.BP.001.04.19.0000466

PROPERTY DIJUAL RUMAH

Rumah Tanah 2 Are Kontrakan 10Th Bisa Diperpanjang Penamparan.Hub:081339732000

B.BP.001.04.19.0000450

Dijual Murah Rumah/Villa Terrace Pavillion No.22 Jimbaran.Ada Pool Besar,Parkir 3 Mobil Rp.2,3M Hp.08128888867 B.BP.031.04.19.0000480

Oprasional Gudang,Pria,Max.30th Min.SMP.Krm ke PO Box 3138 Dps

Dijual Rmh KT4,KM3,KP1, Luas Tnh 1,55Are Jl.Bajataki V,Dijual Rmh Luas Tnh 1Are ada Hal Blkg Jl.Mudutaki VI/Kav Hub.082340968266,087861762330

B.BP.001.04.19.0000409

B.BP.001.04.19.0000597

B.BP.001.04.19.0000471

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

DIJUAL RUMAH

DIJUAL TANAH

Rmh Jl.Imambonjol Perum Mutiara,087860846839/081805531078

Dijual Tnh Kav Kaliasem Sgrj DP 10% Bunga Krd 0.83% /bln Hub:082236881191/081805374433

B.BP.164.04.19.0000611

Jual Cpt Rumah Puri Gading F20 Jimbaran Hrg 495Jt.08121999722

B.BP.001.04.19.0000513

PROPERTY

B.BP.004.04.19.0000537

Tanah 5,15are Cocok utk Villa, Lantanggidung Sukawati Hub.087862813158 B.BP.001.04.19.0000593

DIJUAL TANAH

Dijual Tanah Pinggir Jln. Patih Nambi2,35AreHub.081916745444

B.BP.004.04.19.0000601

Dijual Tanah SHM 5 Are di Jl. Raya Waribang,Kesiman,Denpasar Timur, Hubungi:087745432250

B.BP.033.04.19.0000526

BIRO JASA Bantu Lapor Pajak SPT Tahunan BulananSIUPNPWP081338344155 B.BP.001.03.19.0000752

KEHILANGAN

Tnh 30A Bukian Payangan Gianyar Hp.081933114884/085238234945

BPKBNo.R6491VIIU5MTSDK-3053JK An.Listiana Wulandari

Djl Tnh T.Badung,Umalas,Sunset Road Jl.Ratna H.08123940424/TP

Hilang BPKB No.L02515536-O DK 7757 FR An. Puji Hartono

B.BP.001.04.19.0000362

B.BP.001.04.19.0000515

B.BP.001.03.19.0000494

B.BP.001.04.19.0000508

BIRO JASA

SUZUKI TOP MOTOR DP 5Jt

PROSES LANGSUNG OK!!!

SERVICE

BIRO JASA

BIRO JASA

DP 5Jt

PROSES LANGSUNG OK!!!

Uang Muka Ringan Cicilan Murah Bunga Murah Proses Cepat

MELAYANI TUKAR TAMBAH HUB: MOBIL LAMA ANDA WA SEGALA MERK!!!

k!! y Sto Read & us r Bon Banji

081999945008 (085100871045) C.0000079-MBL-02


10

Minggu Wage, 14 April 2019

Mendatar: 1. Bingkisan hadiah 3. Ayah 5. Sejenis ikan laut 7. …. De Janeiro, kota terbesar keempat di dunia 8. Penyesalan ; Pertobatan (Inggris) 9. Keinginan 11. Kertas lembaran putih 13. Sial ; Tidak beruntung 14. Sejenis masakan dari daging ayam 15. Ini (Bali) 16. Jatuh atau tumbang (Bali) 18. Tidak membolehkan suatu perbuatan 20. Salah satu racun asap rokok 21. Kata ganti orang ketiga tunggal 22. Rasa hormat 26. Firaun Mesir kuno pendiri dinasti ke-19 30. Mantan 31. Laugh out loud 32. Dikenal sebagai Konstantinopel 34. Membuat kendaraan bergerak 35. Makan 36. Malas (Bali) 38. Penjepit kertas 39. Mudah marah (Bali) 40. Sinema 41. Audio visual aids 42. Intensive care unit 43. Kuah kental berbumbu untuk kue atau lauk 44. Salah satu tarian khas Bali 45. Kelompok kekerabatan yang besar

Siapa Penentu Jenis Kelamin Anak? MASALAH awam yang berkembang di masyarakat berkaitan dengan luaran kehamilan adalah jenis kelamin janin. Pada saat pemeriksaan kehamilan/Antenatal care (ANC) selain pasangan ingin mengetahui kondisi kesehatan dan perkembangan janinnya, sering yang menjadi pertanyaan awam adalah terkait jenis kelamin janin yang di kandung. Padahal tujuan ANC untuk mengetahui status kesehatan ibu dan janin, tidak semata jenis kelamin, kemudian mencari faktor-faktor risiko kehamilan dan persalinan yang membahayakan ibu hamil dan janin, mempersiapkan proses persalinan, mengambil langkah-langkah antisipasi terhadap risikorisiko pada ibu dan janin dengan melakukan pemeriksaan fisik (mengukur tinggi badan, berat badan, lingkar lengan atas, tekanan darah), pemeriksaan penunjang (USG/Ultrasonografi, darah, urin, fungsi hati, skrining penyakit hepatitis, HIV/AIDS, Infeksi Menular Seksual/IMS), juga pemberian tablet zat besi, imunisasi TT/Toksoid Tetanus, temu wicara. Jadi ANC tidak hanya mencari jenis kelamin semata. Isu di masyarakat yang berkembang terkait jenis kelamin janin yang dapat di kreasi setelah janin sudah terbentuk atau teridentifikasi dengan USG adalah tidak benar. Apalagi bisa ditentukan dengan pemberian obat suntik adalah sangat menyesatkan. Kenapa demikian? karena proses pembentukan jenis kelamin sudah di mulai saat pembuahan (level gen/ kromosom), yakni: ketika terjadi pertemuan sel telur dengan sel sperma saat kontak seksual diperankan oleh kromosom/gen yang terkandung dalam sel sperma membuahi sel telur. Jika kromosom X yang membuahi sel telur janin, maka akan menjadi perempuan, sebaliknya jika kromosom Y yang membuahi sel telur, maka janin akan berjenis kelamin laki-laki. Kromosom sebagai penentu jenis kelamin laki-laki adalah kromosom XY yang hanya ada pada sel sperma suami, sedangkan pada istri hanya ada kromosom XX. Jadi penentu jenis kelamin sesungguhnya adalah suami, bukan istri. Bagaimana cara mempertemukan kromosom tertentu agar harapan akan jenis kelamin tertentu berpe luang lebih besar. Berbagai cara dapat dilakukan, mulai dari cara yang paling sederhana sampai yang paling canggih. Ada cara

ilmiah dan alamiah tanpa memerlukan obat-obatan yang mendekatkan perolehan jenis kelamin tertentu. Salah satu prinsip yang ilmiah dan alamiah adalah dengan membuat suasana vagina yang asam menjadi basa sehingga kromosom Y bisa lewat mencapai telur di saluran telur. Dengan jalan mengetahui waktu yang tepat saat hubungan seksual dan ejakulasi suami istri. Teknik kontak seksual yang disertai ejakulasi di dalam liang senggama dekat dengan masa subur (ovulasi) kecenderungannya akan melahirkan janin berjenis kelamin laki-laki, dan sebaliknya, bisa juga dengan teknik mengatur orgasme istri, sebelum suami ejakulasi, dengan memberikan kesempatan istri terlebih dahulu orgasme beberapa kali, dilanjutkan dengan suami ejakulasi di liang senggama. Kedua teknik ini secara ilmiah bertujuan menimbulkan suasana basa di liang senggama, karena k r o m o s om Y hanya bisa melintasi vagina yang basa, sehingga sel sperma kromosom Y akan mudah melewati liang senggama dan harapannya dapat membuahi sel telur di saluran telur. Begitu kompleks masalah penciptaan ini berkaitan dengan berbagai faktor istri, suami, lingkungan sosial, dan nilai-nilai spiri-

tual yang di anut pasangan. Jadi, tidak ada alasan bagi suami untuk menuntut pada apa yang tidak dimiliki istri, suamilah yang menjadi “penentu” jenis kelamin anak-anaknya. Jika ada yang menuntut istrinya karena tidak bisa memberikan suami anak laki-laki, adalah salah kaprah. Manusia hanya mampu berupaya, Tuhan Hyang Maha ESA (TYME) menjadi penentu hasilnya. Janganlah mengabaikan anugerah yang diberikan TYME hanya karena alasan jenis kelamin. Mestinya disyukuri, karena tidak setiap pasangan diberikan kesempatan untuk hamil dan melahirkan (20-25% saja kesempatan pasangan memperoleh kehamilan, baik secara normal, maupun bayi tabung). Jadi ketika TYME telah memberi kesempatan memperoleh keturunan, menjaga dan memelihara menjadi manusia yang berguna adalah cara mensyukurinya. Dengan proses kontak seksual menggunakan teknik dan teori asam basa tadi keberhasilan mencapai 85%. Hubungan Dokter Pasien a d a l a h p e r i ka t a n up a y a bukan hasil, inspainning verbentennis, artinya ketika upaya maksimal telah dilakukan, namun belum berhasil, maka kembalikanlah kepada TYME. Semoga bermanfaat. dr. I Gusti Ngurah Made Bayuningrat, Sp.OG(K), M.M. Dosen Tetap Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa Founder BBM, Bincang-

Menurun: 1. Perdana menteri di Jerman atau Austria 2. Kabar (Bali) 3. Burik ; Capuk 4. Golongan atau kelas sosial terendah 5. Tenang ; Aman ; Damai 6. Diakui kebenarannya ; Berlaku 10. Pemain film wanita 12. Infeksi atau radang usus buntu 17. Jerawat 19. Bila diulang berarti cerewet/bawel (Bali) 23. Itu (Bali) 24. Pentasbisan ; Resmikan gedung baru (Bali) 25. Kupu-kupu besar 27. Gelar kebangsawan di Turki 28. Salah satu kera kembar dalam cerita Ramayana 29. Raja Israel Putra Raja Daud 33. Beracun dan mematikan 34. Tamak 37. Kaki langit

Ketentuan Menjawab Jawaban ditulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 394 dan cantumkan identitas lengkap serta nomor telepon/ HP. Kirim ke Sekretariat Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 20 April 2019. Pemenang diumumkan pada Koran Bali Post Minggu 28 April 2019. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang (@Rp.200.000,-) dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga (2 dewasa + 2 anak). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos. Jawaban TTS No. 392 Mendatar: 1. AKAD 2. OINANIKEKE (O INA NI KEKE) 8. CONTINUOUSLY 10. NICA 11. TITIG 14. HATI 16. EKE 17. SAGU 18. HERPESGENITALIS 20. KOIN 21. ISU 23. BOGA 25. SUSUL 26. ABON 27. ABNORMALITAS 29. TANGGUNGAN

30. RIIN Menurun: 1. AMANAH 2. DUCATI 4. INTRIK 5. AON 6. KAUKASIA 7. KELINGKING 9. UMBILIKUS 12. TERSENYUM 13. GENESIS 15. ATELOFOBIA 19. PONGPONG 22. SUSILA 23. BLASER 24. AMNION 28. AAN

Pemenang TTS No. 392 1. Ria Etika Wati Br.Dinas Selemadeg Kaja, Kec.Selemadeg, Kab.Tabanan (HP:081-338-332-XXX) 2. I Kadek Supartha Br.Anggasari, Desa Ekasari, Kec.Melaya, Kab.Jembrana (HP:087-785-646-XXX) 3. I Nengah Jelantik Dsn.Tangkup Anyar, Desa Tangkup, Kec.Sidemen, Kab.Karangasem (HP:081-916-295-XXX) 4. I Kadek Sastrawan Rutan Kls II/B Kab.Gianyar (HP:085-857-302-XXX) 5. I Gst Nym Oka Adiyasa Jl.Raya Sesetan Gg.Kecubung No.9, Br.Tengah, Desa Sesetan, Denpasar Selatan (HP:081-806-162-XXX) 1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket bisa langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Nama : Gede Budi Astawa Alamat : Br.Kawanan, Desa Bontihing, Kec.Kubutambahan, Kab.Buleleng (HP:085-638-636-XXX)

Untuk pembaca Bali Post Mingguan (BPM), kami membuka rubrik baru “Permata Hati”. Rubrik ini mengangkat isi buah hati yang baru lahir, yang berulang tahun atau akan berulang tahun. Juga pasangan yang menikah di minggu tersebut atau yang merayakan ulang tahunpernikahan. Kirim foto menarik dan tulisan data lengkap identitas diri, orangtua serta komentar singkat. Semua data dikirim lewat email redaksibalipost@yahoo.com dengan kode Permata Hati. Bisa juga naskah dan foto dikirim ke Sekretariat Bali Post. Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telp. (0361) 225764.

(Redaksi)

PERNIKAHAN Gusti Ngurah Wardana melangsungkan upacara pawiwahan dengan Gusti Ayu Putri Suwandewi. Upacara pernikahan dilakukan Rabu (27/3), di rumah mempelai pria di Br. Samplangan, Gianyar. Wardana adalah karyawan DLH Gianyar, putra pertama pasangan Gusti Ketut Wartita dan Gusti Putu Geria. Sedangkan Suwandewi, putri pertama Gusti Nyoman Suwardana dan Gusti Ketut Candrawati, yang berasal dari Br. Jagaperang, Sidan, Gianyar.

Elang Flores Tinggal 10 Ekor di Kelimutu BUPATI Ende, Marsel Petu, mengemukakan bahwa populasi burung elang Flores di kawasan wisata Taman Nasional Kelimutu semakin terancam dan sekarang yang tersisa hanya sekitar 10 ekor elang. “Tinggal kurang lebih sekitar 10 ekor saja di Kelimutu,” katanya di Kupang, Rabu (10/4) lalu.

Ia mengatakan burung elang Flores (Nisaetus floris) kini makin langka, padahal fauna itu punya nilai penting dalam sejarah Indonesia karena menginsipirasi proklamator yang juga presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno, menetapkan warna bendera negara ketika menjalani pengasingan di Ende tahun 1934-1938.

“Elang Flores itu dadanya warna putih, sayapnya warna merah, itulah yang mengilhami Soekarno untuk menetapkan bendera negara Indonesia berwarna merah-putih,” kata Marsel. “Selama lima tahun terakhir, ketika kami menggelar Parade Kebangsaan, elang-elang Flores ini selalu beterbangan di langit Kota Ende, sehingga

menjadi sesuatu yang dianggap mistik,” katanya merujuk pada parade menyambut hari lahir Pancasila setiap 1 Juni. Ia meminta pengelola Taman Nasional Kelimutu menjaga populasi elang Flores yang tersisa dan menganjurkan warga sekitarnya agar tidak menjadikan burung itu sebagai sasaran perburuan. (ant)


Minggu Wage, 14 April 2019

Pascapenangkapan Dua Caleg

PDI-P Diprediksi Masih Pegang Kendali di Bali DOMINASI partai yang meraih suara tertinggi di Bali pada Pemilu 2014 yakni PDI Perjuangan diprediksi semakin kuat di Pulau Dewata. Terlebih setelah ada dua kasus penangkapan calon legislatif dari partai kompetitornya, yakni I Ketut Sudikerta (caleg DPR RI dari Partai Golkar) dan A.A. Ngurah Alit Wiraputra (caleg DPR RI dari Partai Gerindra) yang terbelit masalah hukum. Dekan FISIP Universitas Udayana, GPB Suka Arjawa, melihat partai “merah” itu sebagai partai dominan di Bali masih akan unggul pada Pemilu Serentak 2019. Mengingat, Partai Golkar dan Gerindra termasuk kompetitor mereka yang paling kuat. “Paling tidak di situ akan membuat partai mayoritas di Bali seperti sebelumnya itu akan tetap bisa eksis di samping karena memang dari dulu masyarakat Bali mayoritas nasionalis,” ujarnya

Sabtu (13/4) kemarin. Artinya, mungkin ada beberapa orang yang kecewa dengan tokoh Partai Golkar yang terkena kasus, tokoh Gerindra yang kena kasus, paling tidak yang kecewa itu tidak akan memilih. Bisa jadi dia itu tidak menggunakan haknya karena kecewa terhadap hal itu,” jelasnya. Ketua LSM Bali Sruti, Luh Riniti Rahayu, berpendapat berbeda terkait penangkapan dua caleg DPR RI Dapil Bali karena terjerat kasus hukum. Riniti melihat tidak akan terlalu banyak memengaruhi perolehan suara partai politiknya. Pasalnya, kasus hukum yang dialami keduanya bersifat individual. “Kalau terjadi secara massal atau banyak yang ditangkap dari partai yang sama, tentu akan berpengaruh,” ujarnya. Dia sepakat bila Bali tidak termasuk daerah yang rawan

dari aspek penyelenggaraan pemilu. Ini mengacu data Bawaslu RI terkait kerawanan pemilu di Indonesia. Kendati demikian, penyelenggara pemilu di Bali tetap tidak boleh lengah. Riniti meminta pemilih juga berhati-hati. Money politics yang dilakukan oleh para

Suka Arjawa

caleg jangan dianggap sebagai rezeki yang tidak bisa ditolak. Bila ketahuan akan ada sanksi hukum yang menanti. Terpenting untuk disadari adalah, jangan menyerahkan suara kepada caleg-caleg buruk yang menggunakan cara-cara politik uang. (rin)

Riniti Rahayu

Waspadai Saat Penghitungan Suara PELAKSANAAN pencoblosan Pemilu 2019 hanya tinggal hitungan hari. Pada masa ini, kerawanan sangat mungkin terjadi, sehingga pengawasan perlu diperketat. Bawaslu Tabanan pun telah melakukan pemetaan kerawanan yang kemungkinan saja bisa terjadi, khususnya di TPS yang berlokasi di wilayah terpencil. Anggota Bawaslu Tabanan I Ketut Narta mengatakan, potensi pelanggaran rawan terjadi saat pemungutan suara atau pencoblosan serta saat penghitungan suara. Pelanggaran yang mungkin terjadi seperti membantu mencobloskan atau pelanggaran lainnya. Terutama untuk orang tua yang tidak bisa membaca sangat rawan salah coblos atau hal lainnya yang bisa menyebabkan suara tidak sah. Selain itu, juga rawan terjadi pelanggaran saat penghitungan suara. Apalagi surat suara yang dihitung sangat banyak terutama untuk pemilu DPRD kabupaten yang surat suaranya lumayan besar

Termasuk tindak pidana umum yang harus dapat dikelola dan ditangani oleh Polri secara profesional, transparan, dan akuntabel. Ditanya jumlah TPS rawan, mantan Kapolres Badung ini menegaskan sementara tidak ada TPS rawan di wilayah Polresta. Ia mengatakan sampai sekarang masih aman. Apakah akan ada serangan fajar? “Saya tidak dengar itu. Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Denpasar dan Badung telah menjaga keamanan wilayahnya. Kami, Polri dan TNI dengan tegas mengatakan NKRI harga mati. Jangan sampai dari luar dan dalam mengganggu Pemilu 2019. Saya dan Dandim akan melakukan tidakan tegas apabila ada yang mengacau,” tandasnya. Kabag Ops. Polresta Kompol Nyoman Gatra mengungkapkan, pola pengamanan TPS. Untuk 2 TPS kurang rawan dijaga satu polisi dan 4 linmas. Kalau TPS rawan, 1 TPS dijaga seorang polisi dan 4 linmas. TPS sangat rawan, 1 TPS dijaga 2 polisi dan 8 linmas. “Di wilayah Polresta Denpasar tidak ada TPS sangat rawan,” tegasnya. Sementara Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta mengatakan, distribusi kotak suara sedang berlangsung dan pihaknya melakukan pengawalan sam-

Di Bangli Untuk mengantisipasi kerawanan yang terjadi saat Pemilu terutama di TPS, Bawaslu dan Polres Bangli melakukan pemetaan TPS rawan. Berdasarkan pemeta-

an Polres Bangli, dari total 843 TPS yang tersebar di empat kecamatan, terdapat 35 TPS yang masuk kategori sangat rawan, 352 lainnya kategori rawan dan sisanya 456 kurang rawan. Artinya, 387 TPS di Bangli kategori rawan. Sebagian besar TPS yang masuk kategori sangat rawan berada di Kecamatan Kintamani. Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo menjelaskan, kerawanannya bukan karena potensi munculnya konflik. Melainkan lebih pada letak geografis dan wilayah yang rawan bencana, serta akses sarana transportasi menuju TPS tersebut juga sulit dan belum tersedia. “Ada beberapa TPS yang harus dicari dengan berjalan kaki. Dan untuk menuju TPS itu juga harus didatangi dengan memutar melalui kabupaten sekitar, seperti ke Karangasem atau Buleleng,” terangnya. Di samping itu, kriteria lain yang dipakai acuan menentukan TPS rawan karena ada pengalaman penghitungan suara ulang pada Pemilu terdahulu di beberapa TPS tersebut. Terhadap keberadaan seluruh TPS baik yang masuk kategori sangat rawan, rawan, maupun kurang rawan tersebut, pihak kepolisian akan melakukan pengamanan dengan menerjunkan 320 personel Polres Bangli ditambah 216 personel BKO dari Polda Bali.

Tentunya terdapat perbedaan pengamanan yang dilakukan terhadap TPS yang sangat rawan, rawan, dan kurang rawan. Disebutkan, untuk pengamanan pada TPS sangat rawan jumlah personel yang ditugaskan dua orang. Sementara pada setiap TPS kategori rawan, personel yang disiapkan yakni satu orang. Lain halnya dengan Polres Bangli, berdasarkan hasil pemetaan TPS rawan Bawaslu Bangli, terdapat 37 TPS yang masuk kategori rawan pada Pemilu 17 April mendatang. Rinciannya, 7 TPS di antaranya berada di Dapil Bangli 1 (Bangli), 9 TPS di Dapil Bangli 2 (Susut), 8 TPS di Dapil Bangli 3 (Kintamani Barat), 8 TPS di Dapil Bangli 4 (Kintamani Timur), dan 5 TPS di Dapil Bangli 5 (Tembuku). Ke-37 TPS tersebut ditetapkan/masuk kategori rawan karena adanya calon dan tokoh politik yang memilih di tempat tersebut dan adanya potensi intimidasi calon terhadap pemilih. Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli Nengah Purna mengatakan akan memberikan perhatian lebih dengan memperketat pengawasan. Situasi dan kondisi di TPS rawan itu akan terus dimonitor. Panitia Pengawas Desa dan Kelurahan (PPDK) yang ada di seluruh desa/kelurahan nantinya akan dikerahkan untuk memberikan prioritas pengawasan lebih pada TPS rawan tersebut. (ken/ina)

Pemerataan Ekonomi

Sementara itu, Jokowi menekankan pembangunan ekonomi harus diimbangi dengan pemerataan. Tanpa pemerataan, pertumbuhan ekonomi akan menghasilkan ketimpangan dan ketidakadilan. Makanya dia

menekankan pentingnya kemandirian dalam ekonomi. Untuk itu membangun insfrastruktur bukan Jawa Centre melainkan di seluruh Indonesia guna membangun titik-titik pertumbuhan baru. Kedua, kepemilikan saham SDA strategis yang dulu dikuasai asing kini menjadi milik

negara. Dia pun menjawab permasalahan yang ditemukan Sandiaga Uno dengan jurus mengeluarkan kartu pintar bagi pendidikan, kartu Pra-Kerja guna mencegah pengangguran dan kartu sembako murah bagi kalangan ibu-ibu. Komisi Pemilihan Umum

Minggu, 14 April 2018 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:00 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:30 Wita

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Karya Ngusaba Desa Ngusaba Nini (4) Bali Channel Tourist TV Klip Anak Sehat & Bugar Line Dance Seputar Bali Pagi Akhir Pekan Kartun Sundara Kanda (1) Belajar Menggambar

10:05 Wita 10:30 Wita 11:00 Wita 12:00 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:30 Wita 15:30 Wita 16:05 Wita 17:00 Wita 17:30 Wita

Membuat Singa Sirkus Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shopping Bali Channel Tourist TV Puja Trisandya Dharma Wacana Karya Ngusaba Desa Ngusaba Nini (5) Ocydia Home Shopping Bali Channel Tourist TV Lejel Homeshopping Tembang Bali Bali Channel Tourist TV Harmoni Bali Gusi Berdarah (Gingivitis) Inovator Ocydia Home Shopping

18:00 Wita 18:05 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:30 Wita

Puja Trisandya Seputar Bali Malam Banjar Bali Quis Kris Samatra Artis Bali Ayu Waden Indi Band Generation Widi Widiana Berita dan Bincang Terkini Lila Cita Calonarang Pura Dalem Sakti Ikatan Keluarga Nusa (3) Berita dan Bincang Terkini Ocydia Home Shopping Folk Song

mempertahankan baik format dan durasi debat seperti empat debat sebelumnya, yaitu enam segmen dengan waktu debat berkisar 90-94 menit. (kmb/025)

Sulit Tentukan Pilihan Rivalitas pada pemilu legislatif tidak hanya terjadi antarcaleg dari satu partai dengan caleg partai lainnya pada suatu daerah pemilihan (dapil), tetapi juga terjadi antarcaleg yang berasal dari satu partai. Pengamat Sosial Politik Gede Made Metra Sabtu (13/4) kemarin, mengatakan, kalau

dipandang dari sisi karakteristik caleg juga beragam yang membuat sulit bagi pemilih untuk menentukan pilihan. Kesulitan pemilih menentukan pilihan membuat kontestasi lebih seru yang menuntut kreativitas caleg meyakinkan pemilik suara untuk memilih. “Para caleg tentu masing-masing merasa optimis bisa memenangkan kontestasi. Karena itu, mereka mencalonkan diri sebagai kontestan,” katanya. Menurut Rektor Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja ini, perhitungan rasional, caleg petahana sudah melakukan investasi politik selama menjadi legislatif. Dengan melaksanakan tugas sebagai legislatif secara normatif saja seorang caleg petahana sudah dikenal oleh konstituennya dan karena itu sangat mungkin akan dipilih kembali. Namun, dalam praktik politik di negara demokrasi baru, apa yang terjadi tidak selalu sejalan dengan apa yang seharusnya terjadi. (bit/mud)

Harus Kita Lestarikan

Pidana Umum pai ke kantor desa. Yudith berharap anggota pengawalan melakukan tugas sebaik-baiknya. Perwira melati dua di pundak ini menginstruksikan seluruh personel Polres Badung tidak ada yang mengeluh, apalagi tidak bertugas dan melakukan pelanggaran. “Kalau ada yang seperti itu, sanksi administrasi saya lakukan dan diusulkan pindah ke NTT. Tolong tugas ini dilaksanakan sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab. Tiap TPS juga ada pengamanan dari Polda Bali dan Mabes Polri,” ujarnya. Saat pengamanan pemilu, Polres Badung mengerahkan 568 personel, 1.419 Linmas, dan TNI 100 orang. Selain itu juga di-back up anggota Brimob 100 orang. Soal wilayah rawan, menurut Yudith, hanya di Lapas Kerobokan. Pasalnya dinilai khusus dan banyak warga binaan. Meski demikian, jumlah personel yang jaga sesuai standar tapi dibantu sipir. Sementara Kabag Ops. Polres Badung Kompol Ketut Sukarta, S.H., untuk TPS dinilai sangat rawan dijaga dua polisi. Sedangkan TPS dinilai rawan, 2 TPS dijaga satu polisi. Untuk TPS kurang rawan, 2 polisi menjaga 5 TPS.

yang memerlukan ketelitian dan keakuratan sehingga tidak menimbulkan permasalahan seperti adanya gugatan. “Di sinilah peran pengawas TPS untuk mencegah terjadinya pelanggaran dan perlu dukungan semua pihak di lapangan,” tandasnya. Begitu pun potensi kerawanan lainnya khususnya di TPS yang berada di daerah pelosok kecamatan seperti saksi tidak ada di tempat. Juga bisa karena saat penghitungan suara penerangan lampu di TPS kurang memadai termasuk sangat rawan terjadi praktik money politics.

“Alam kita luar biasa, kita banyak memiliki satwa asli dan berkualitas, seperti jalak Bali dan sapi Bali. Satwa-satwa ini harus kita lestarikan untuk menjaga keunikan ekosistem alami Bali serta menambah keunggulan kompetitif bagi ekonomi lokal,” ujarnya. Gubernur Koster menyampaikan apresiasinya kepada IKK dan semua pencinta anjing Kintamani Bali yang selama bertahun-tahun telah berjuang agar trah anjing asli Bali ini memperoleh pengakuan inter-

nasional. Benny Kwok mengakui bahwa proses untuk memperoleh pengakuan FCI memang butuh waktu lama. FCI terkenal sebagai organisasi yang sangat ketat. “Kalau dibandingkan dengan dunia politik internasional, FCI itu seperti PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa)-lah posisinya,” ujarnya sembari tertawa. Sebelum usulan pengakuan diajukan kepada Komite Umum FCI, usulan tersebut diteliti dan diuji terlebih dahulu oleh Komite Standardisasi dan Komite Ilmiah. Tanpa persetujuan kedua

komite, usulan tidak akan dibahas oleh Komite Umum FCI. “Sesudah pengakuan resmi, FCI akan terus memonitor perkembangan anjing Kintamani Bali selama sepuluh tahun. Jika trah ini menunjukkan perkembangan positif baik dari segi jumlah maupun kualitas, maka statusnya pun akan dinaikkan,” katanya. Didirikan pada 1911 oleh lima negara pendiri (Jerman, Belgia, Prancis, Belanda, Austria), FCI kini beranggotakan 96 negara di seluruh dunia dan memiliki kantor pusat di Belgia. (ad612)

Pidana Kurungan Pada UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, pasal 492 jelas disebutkan bahwa setiap orang yang dengan sengaja melakukan kampanye pemilu di luar jadwal yang telah ditetapkan KPU, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/ Kota, maka akan dipidana kurungan penjara paling lama satu tahun dan denda Rp 12 juta. Meski demikian, Artawan menegaskan tetap mengedepankan upaya preventif. Pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan lembaga terkait, seperti kepolisian maupun TNI untuk memantau aktivitas seluruh pihak, agar tidak ada yang melakukan upaya money politics. “Sejauh ini minim laporan pelanggaran yang masuk ke Bawaslu, karena kami intens sejak awal melakukan upaya preventif. Kami cegah lebih dulu, sebelum terjadi dengan memberikan penjelasan dampak hukum yang akan dihadapi,” tegas Artawan yang juga seorang advokat ini. Ketua KPU Klungkung, Gusti Lanang Mega Saskara,

mengakui surat sudah dilayangkan kepada seluruh partai politik, agar semua pihak mengikuti aturan sesuai regulasi pemilihan umum. KPU sebagai penyelenggara pemilu, dalam masa tenang ini, memberikan ruang kepada pemilih untuk tenang. Masa tenang selama tiga hari, agar dapat dimanfaatkan pemilih untuk merenungi seluruh visi misi dan program yang sudah disampaikan, sebelum para pemilih menentukan pilihannya pada 17 April nanti. “Kalau dalam masa tenang masih ditemukan ada APK yang terpasang, akan kami turunkan bersama dengan Satpol PP dan Bawaslu,” kata Lanang Mega Saskara. Distribusi Logistik Sementara itu, memasuki masa tenang, Minggu (14/4) ini, KPU melakukan proses distribusi logistik ke Nusa Penida menggunakan truk, kemudian diangkut menggunakan Kapal Roro dari Pelabuhan Padangbai menuju Nusa Penida. Total logistik ke Nusa Penida dengan jumlah TPS 190, sebanyak 950 kotak suara (satu TPS lima kotak suara) yang di dalamnya

berisi seluruh kelengkapan logistik pemilu dalam kondisi tersegel. Logistik di dalam kotak suara, antara lain kelengkapan di TPS, surat suara dalam sampul tersegel, sampul untuk formulir model C-1, sampul surat suara sah, tidak sah, tidak digunakan, rusak/keliru dicoblos, dan salinan model C-1, serta formulir model C-1 plano dan satu bendel salinan formulir C-1. Sementara logistik di luar kotak suara, antara lain berupa tanda pengenal KPPS dan petugas ketertiban, tanda pengenal saksi, lem, pena, spidol besar, daftar pasangam calon, DCT DPR RI, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten, salinan DPT, DPTb dan DPK, formulir model C-7 serta bilik suara. Untuk kecamatan lainnya, seperti Kecamatan Dawan dengan jumlah TPS 118, proses distribusi logistik akan dilakukan pada 15 April besok. Total ada 590 kotak suara. Sedangkan, Banjarangkan dengan jumlah TPS 129 dan Klungkung 182 TPS, distribusi logistik dilakukan pada 16 April lusa. Banjarangkan sebanyak 645 kotak suara dan Klungkung sebanyak 910 kotak suara. (gik)


balipost http://facebook.com/balipost

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Minggu Wage, 14 April 2019

Liverpool Vs Chelsea

The Reds Ingin Lupakan Kenangan Buruk Liverpoool –

Liverpool akan menjalani ujian berat dalam perburuan gelar juara liga pada akhir pekan ini. Pasalnya, mereka ditantang oleh The Blues Chelsea. Liverpool pun disebut berpotensi untuk terpeleset di laga ini.

Merpati Bali Kembali Tekuk GMC Cirebon Denpasar (Bali Post)Tim basket putri Merpati Bali kembali menekuk lawannya GMC Cirebon dengan skor 47-40, dalam lanjutan Seri III Srikandi Cup di GOR Sahabat Semarang, Jum’at (5/4) lalu. Sebelumnya tim Merpati Bali yang dilatih Bambang Asdianto Pribadi juga mengalahkan GMC Cirebon 68-46 pada Rabu (3/4) lalu. Sesuai dengan jadwal, Merpati Bali harus bentrok dua kali meladeni GMC Cirebon pada Seri III ini. Tim Merpati Bali merotasi Ni Putu Eka Febiananda, Audy dan Tania Rasidi. Sementara di kubu GMC Cirebon tidak diperkuat kapten Christie Rumambi. GMC Cirebon leading atas Merpati Bali 11-7 pada kuarter pertama. Bahkan pada kuarter kedua GMC Cirebon masih mendominasi dan unggul 19-13. Berkat raihan poin Dora Lovita, Merpati Bali mampu menyamakan kedudukan menjadi 19-19. Pada kuarter ketiga, Merpati Bali harus kehilangan Sang Kapten Helena Tumbelaka karena cedera. Helena ditarik keluar digantikan Fitria Madjid. Pertandinganpun berjalan imbang hingga skor sama kuat 23-23. GMC Cirebon yang dipoles pelatih Korea Tae Hi Han menutup kemenangan kuarter tiga 34-33. Pada kuarter pamungkas, melalui aksi Kadek Cita Pratita Dewi, Merpati Bali berbalik unggul 36-34. Cita pun mentahbiskan dirinya menjadi pemain tersubur dengan meraup 12 poin, disusul rekan setimnya Dora Lovita yang mengoleksi 11 angka. Di kubu GMC Cirebon, pebasket Nurlaela Azhara mengumpulkan 10 poin. Meskipun Merpati Bali unggul, sang pelatih Bambang Asdianto menyatakan kurang puas terhadap penampilan asuhannya. (022)

Musim Kane Berakhir London – Kabar buruk untuk Tottenham Hotspur dan fansnya. Cedera engkel Harry Kane cukup parah dan dia pun harus mengakhiri musim lebih cepat. Kane mengalami cedera saat Spurs mengalahkan Manchester City 1-0 dalam pertandingan leg pertama perempatfinal Liga Champions di Tottenham Hotspur Stadium, Rabu (10/4) dini hari WIB. Di menit ke-58, Kane terinjak kaki Fabian Delph saat hendak mengambil bola. Posisi jatuhnya kurang menguntungkan Kane, kaki kirinya agak tertekuk ke dalam. Ia pun langsung terkapar dan digantikan Lucas Moura karena cedera. Dua hari setelah pertandingan itu, Kane menjalani pemeriksaan lebih mendalam dan hasilnya ada ligamen engkelnya yang rusak sehingga harus menjalani pemulihan. Cedera demikian membutuhkan waktu pemulihan minimal sebulan agar benar-benar fit. Dengan kondisi seperti ini, musim Kane dipastikan selesai lebih cepat karena Premier League bakal berakhir 12 Mei mendatang. Kane masih bisa bermain kalau Spurs lolos ke final Liga Champions yang dihelat 1 Juni. “Dia sedih dan kecewa seperti semua orang di klub ini. Momen yang sulit untuknya, tim, dan juga kami,” ujar manajer Spurs, Mauricio Pochettino, Sabtu (13/4) kemarin. “Kami harus memeriksanya setiap hari, tapi kami harus mendapat jawaban pasti untuk melihat apakan dia bisa berlatih bareng tim atau tidak,” sambungnya. Kane sebenarnya baru kembali sebulan terakhir ini usai cedera serupa saat menghadapi Manchester United pertengahan Januari dan absen dua bulan. Kemungkinan cedera keduanya mengharuskan pencetak 24 gol musim ini tersebut menjalani operasi. “Sulit untuk menjawabnya hari ini. Dia mengalami cedera yang sama seperti dulu menghadapi Manchester United dan butuh lima bulan pemulihan. Jika kami lolos ke final Liga Champions maka dia kemungkinan akan main, tapi kita lihat saja,” katanya lagi “Kami harus memeriksanya tapi kondisinya belum membaik dan itu wajar setelah cederanya beberapa hari lalu,” ujar Pochettino. (kmb33/afp)

Hary Kane

BPM/afp

Apalagi di pertemuan sebelumnya di Anfield, di ajang EFL Cup, Chelsea menang 1-2 atas Liverpool. Sementara saat tanding di Stamford Bridge di ajang EPL The Reds hanya bisa meraih hasil imbang. Laga di Anfield ini membuka lagi luka lama Liverpool lima tahun lalu. Apakah impian The Reds juara akan musnah dengan cara sama? Saat itu, Liverpool juga memuncaki klasemen dengan Premier League menyisakan tiga pertandingan dan mengumpulkan 80 poin dari 35 laga. Sementara, City di posisi ketiga

dengan 74 poin dan baru bermain 34 kali. Liverpool seharusnya bisa lebih dekat dengan titel juara andaikan memenangi laga ini, sebelum kapten Steven Gerrard terpeleset saat menguasai bola dan membuat Demba Ba mudah saja menjebol jala tuan rumah. Chelsea menang 2-0 lewat gol tambahan Willian. City lantas memangkas jarak beberapa jam kemudian usai mengalahkan Crystal Palace. Hasil imbang 3-3 kontra Crystal Palace sepekan setelahnya otomatis membuyarkan impian juara Liverpool. Sampai sekarang, insiden Gerrard terpeleset itu masih jadi bahan olok-olok tim rival. Lima tahun berselang hanya tiga pemain dari skuat tersebut yang masih bertahan yakni kapten Jordan Henderson, Simon Mignolet, dan Daniel Sturridge. Sebagai tambahan situasinya pun makin mirip karena lawan yang dihadapi Liverpool dan City adalah tim yang sama seperti saat itu. Bedanya City kini bermain duluan ketimbang Liverpool. “Kami harus menggunakan kekuatan Anfield lagi. Saya sangat bahagia dengan para suporter kami, bagaimana mereka mengatasi semua ini dan tumbuh bersama-sama. Ini adalah saatnya kami menunjukkan itu. Kami

butuh semua untuk memenanginya,” ujar Pelatih Jurgen Klopp, Sabtu (13/4) kemarin. “Saya bahkan tidak berpikir soal laga tahun 2014. Saya sendiri tidak yakin apakan yang lain memikirkan hal itu. Tentu saja saya mengetahui sejarah itu tapi itu tidak ada hubungannya dengan kami,” sambungnya. “Ini benar-benar cerita yang baru. Semua soal laga nanti dan bukan masa lalu. Semua sudah berubah, hanya warna dan nama saja yang tidak,” kata Klopp lagi. Sementara itu, Chelsea akan melakoni laga ini dengan sulit dan sangat mungkin kalah. Sebab hanya dua hari sebelumnya, mereka harus berlaga lawan Slavia Praha di leg pertama babak perempat final Liga Europa di Ceko. Eden Hazard pun sangat yakin bahwa pertandingan ini bakal berjalan sengit sepanjang 90 menit. “Liverpool sudah onfire selama dua tahun, bukan hanya musim ini. Ini adalah tim yang fantastis untuk ditonton, manajernya hebat - dengan beberapa pemain terbaik di dunia. Ini akan menjadi pertandingan yang bagus, laga yang sulit tetapi memang selalu sulit berlaga di Anfield,” ucap Hazard. “Akan tetapi, kami datang ke sana untuk menang dan masuk ke empat besar. Kami tidak peduli tentang perburuan gelar juara,” tutupnya. Untuk bisa mengalahkan Chelsea, Liverpool perlu mematikan pergerakan Eden Hazard. Gelandang asal Belgia itu menjadi motor sekaligus nyawa permainan The Blues dalam beberapa pertandingan terakhir. Saat melawan West Ham United di pertandingan sebelumnya, Hazard memborong dua gol kemenangan tim asuhan Maurizio Sarri. Dalam lima pertandingan terakhir di Liga Primer, Hazard sudah mengemas empat gol. Hazard sedang menunjukkan kemampuan terbaiknya di pengujung musim ini. Mantan pemain Lille itu tampil dengan kualitas terbaik saat mengalahkan West Ham. Dengan torehan 16 gol di Liga Inggris musim ini, Hazard merupakan sinyal bahaya bagi Liverpool. (kmb33/afp)

Marquez Ingin Lanjutkan Kesempurnaan Austin – Marc Marquez masih sempurna di MotoGP Amerika Serikat saat membalap di kelas premier roda dua. Akhir pekan ini, dia mempunyai misi melanjutkan kesempurnaan. Di Circuit of the Americas (COTA) sejak 2013, Marquez selalu menjadi pemenang. Total ada enam balapan yang sudah menangi Baby Alien di sirkuit sepanjang 5,513 kilometer itu. Marquez mempunyai modal bagus menatap balapan ketiga musim ini. Dia amat dominan di MotoGP Argentina, meraih kemenangan dengan jarak lebih dari sembilan detik dari Valentino Rossi yang menempati podium kedua. Kendati demikian, Marquez tak akan jemawa menatap balapan, Senin (15/4)

dini besok. Dia akan melakukan perjuangan maksimal. “Circuit of the Americas merupakan salah satu dari trek favorit saya, yang kali ini arahnya berlawanan jarum jam dan tampaknya lebih sesuai dengan gaya membalap saya,” kata Marquez Sabtu (13/4) kemarin. “Meski kami sudah mencapai banyak kesuksesan di masa lalu, kami akan bekerja seperti yang selalu kami lakukan, dari latihan bebas pertama dan kami akan menjaga konsentrasi. Setiap tahun, saat anda pergi ke sirkuit selalu ada hal baru dan kami harus beradaptasi,” dia menegaskan. COTA diketahui sebagai sirkuit dengan tikungan terbanyak di MotoGP. Dari 20 tikungan, 11 di antaranya merup a ka n t ikunga n ke kiri, yang juga terbanyak

di MotoGP. Meski begitu, dia yakin satu di antara faktor adalah kebiasaannya mengendarai motor di lintasan dirt track, yang biasanya hanya terdiri dari tikungan kiri. “Satu-satunya penjelasan saya hanyalah saya memulai karier di arena dirt track, dan kebanyakan sirkuitnya mengalir ke kiri. Ini mungkin penyebab utamanya,” papar pembalap 26 tahun itu. “Meski begitu, saya juga berusaha keras untuk memperbaiki diri di tikungan kanan. Tetapi, memang benar saya lebih nyaman di tikungan kiri, dan di sanalah biasanya saya bisa menyerang lawan,” ujarnya. Apakah Marquez akan kembali juara? Patut ditunggu kiprahnya di balapan nanti. (kmb33/afp)

Eni Nuraini bersama Lalu Muhammad Zohri

Eni Nuraini Jadi Pelatih Terbaik Se-Asia

Jakarta – Pelatih dari Lalu Muhammad Zohri, Eni Nuraini Martodihardjo, mencatatkan prestasi yang membanggakan untuk Indonesia dengan mampu dinobatkan menjadi pelatih terbaik Asia oleh Asosiasi Atletik Asia (AAA). Pencapain yang telah diraih Eni ini tentunya tak lepas dari tangan dinginnya dalam melatih para sprinter nasional termasuk Lalu Zohri. Di bawah bimbingan Eni, Zohri mampu menjuarai kejuaraan Dunia U20 IAAF, di Tampere, Finlandia. Zohri diumumkan bahwa dirinya menjadi juara dunia lari 100 meter di Finlandia. Sekaligus membuat bendera Merah Putih berkibar dan tembang Indonesia Raya kembali bergemuruh di negeri orang. Kesuksesan Eni dalam membawa atletnya juara terus berlanjut setelah Zohri sukses merebut medali emas pada ajang Malaysia Oper Grand Prix, di Bukit Jalil, Kuala Lumpur, pada akhir Maret lalu. Hal inilah yang membuat Asosiasi Atletik Asia (AAA) menobatkan Eni sebagai pelatih terbaik Asia. Ucapan selamat juga diberikan oleh Zohri kepada Ibu Eni atas penghargaan pelatih terbaik yang diberikan kepadanya. “Kami anggap ibu bukan seperti pelatih, dia seperti ibu kita sendiri di tempat latihan. Tidak seperti pelatih lain, ibu sering membawa makanan untuk kami, sering ajak makan juga, dia kayak ibu sendiri, luar biasa,” kata Zohri soal ibu Eni, Sabtu (13/4) kemarin. “Ibu juga enggak galak. Cuma dia kasih tahu misalnya kekurangan ini coba diulangi, disadari, disadari, dan enggak usah diulangi kekurangannya,” sambungnya. Nantinya, gelar pelatih terbaik Asia yang disandang oleh Eni akan diberikan dalam AAA Gala Awards 2019 yang digelar di Wyndham Grand Regency Hotel, Doha, Qatar, 20 April mendatang. (ant)

Profile for e-Paper KMB

Edisi Minggu 14 April 2019 | balipost.com  

Headline : Prabowo Kritik Deindustrialisasi, Jokowi Utamakan Kemandirian Ekonomi

Edisi Minggu 14 April 2019 | balipost.com  

Headline : Prabowo Kritik Deindustrialisasi, Jokowi Utamakan Kemandirian Ekonomi

Advertisement