Skip to main content

Edisi 14 Januari 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 146 TAHUN KE 68

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (101rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

kamis pon, 14 januari 2016

Tawan, ’’Manusia Robot’’ dari Karangasem (1)

Si Jenius yang Tidur Beralaskan Kardus

Zinedine Zidane

Bali Post

Hanya Soal Melepas Operan Madrid Apa yang menjadi kunci sukses menjadi pelatih sepak bola? Zinedine Zidane, pelatih Real Madrid, menyebut bahwa sepak bola bukanlah hal yang rumit, karena itulah pelatih berpaspor Prancis ini memberanikan diri menukangi Los Galacticos. Ketika menjawab pertanyaan dari Canal Plus Prancis, dalam sebuah wawancara bertajuk “Nouvelle Vie”, Zidane mengungkap motif sesungguhnya ia bersedia menjadi pelatih sesudah pensiun sebagai pemain. Dalam wawancara itu, ia berbicara blak-blakan soal keluarganya, soal sesama rekan timnya, soal rumus sukses menjadi pelatih, sampai bicara mengenai para guru dan teman-teman sekolahnya. Zidane mengatakan, “Sepak bola tidaklah rumit. Sepak bola hanyalah soal melepas operan. Juga soal penampilan anda dalam pertandingan, seberapa bahayakah posisi anda bagi lawan. Saya berada dan berpihak kepada pemain. Saya mendengarkan mereka.” “Saya ingin tim yang saya latih mampu tampil cemerlang di setiap pertandingan, melepas umpan secara tepat dan membuat keputusan secara tepat sebelum mereka mengumpan dan setelah mereka menerima umpan dari rekan tim,” katanya sebagaimana dikutip dari laman Marca. Hal. 19 Cepat Bergerak

Pasutri Sepupu Dr. Rica Tersangka

Jakarta (Bali Post) – Kepolisian sudah menetapkan sepasang suami-istri sepupu korban sebagai tersangka dalam kasus hilangnya dr. Rica Tri Handayani dan anak balitanya. “Kemarin dua sepupunya sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kadivhumas Polri Irjen Pol. Anton Charliyan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (13/1) kemarin. Hal. 19 Suami Rica

’’MANUSIA robot’’. Panggilan itu pas untuk I Wayan Sumardana. Lelaki yang dipanggil Tawan ini setiap harinya memakai ‘’tangan robot’’ untuk menyelesaikan pekerjaan. Mesin untuk menggerakkan tangan kirinya itu dia rancang sendiri. Hasilnya, tangannya yang lumpuh sejak enam bulan lalu, bisa digerakkan. Bahkan di bengkel kerjanya, lelaki jebolan STM Rekayasa, Denpasar ini dibanjiri order untuk membuat alat-alat rumah tangga, termasuk robot membantu menggerakkan anggota badan. Ayah tiga putra ini merupakan warga Banjar Tauman, Desa Nyuhtebel, Karangasem. Ditemui Rabu (13/1) sore kemarin di bengkel kerjanya di Banjar Tauman tepi jalan Candidasa-Tenganan Pageringsingan, Tawan tampak sibuk bekerja. Dia mengelas berbagai besi dari barang rongsokan untuk dirancang menjadi berbagai perabot rumah tangga, pesanan pelanggannya. Hal. 19 Mengangkat Benda

@balipostcom (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

KPK Tangkap Anggota DPR Jakarta (Bali Post) – Pimpinan KPK jilid IV yang belum lama dilantik langsung membuat gebrakan baru. Di era awal kepemimpinannya, mereka langsung memerintahkan tim penyelidik dan penyidiknya menangkap kegiatan transaksi suap yang dilakukan anggota DPR. Dari hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan tim gabungan antara penyelidik dan penyidik, Rabu (13/1) malam, mereka berhasil menangkap tiga orang. Satu di antaranya adalah oknum anggota DPR dari Fraksi PDI-P berinisial DWP.

Bali Post/bud

ROBOT - I Wayan Sumardana alias Tawan memperlihatkan mesin ‘’robot’’ di punggungnya saat berada di bengkel kerjanya.

Dikonfirmasi mengenai adanya penangkapan tersebut, Ketua KPK Agus Rahardjo enggan membenarkan namun juga tidak membantah. Ia meminta agar awak media sabar dan tidak mengganggu jalannya pengembangan proses penangkapan terhadap anggota DPR tersebut. ‘’Kasihan anak-anak yang di lapangan, mereka sudah berhari-hari mengamankan hal-hal penting. Lebih baik medannya jangan diacak-acak dulu supaya tidak becek,’’ ujar Agus

ketika dikonfirmasi awak media di Jakarta, Rabu malam kemarin. Berdasarkan informasi yang dihimpun, DWP yang notabene merupakan anggota Komisi V DPR-RI tersebut sudah diintai cukup lama. Dari pemberian uang yang ketiga ini, tim kemudian langsung menangkap DWP seusai melakukan sidang, tak jauh dari kantor DPR di Senayan, Jakarta Pusat. Hal. 19 Uang Suap

Presiden Perintahkan Kapolri Usut Gafatar

I Wayan Sumardana di bengkel kerjanya.

Bali Post/bud

Jakarta (Bali Post) Banyaknya warga yang hilang dan diduga menjadi pengikut aliran Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) membuat prihatin Presiden Joko Widodo (Jokowi). Untuk itu, Presiden Jokowi telah memberikan arahan kepada Kapolri dan Menteri Dalam Negeri untuk menangani hal ini. “Sekarang akan mencari, mengumpulkan data selengkap-lengkapnya. Kepolisian Indonesia serta Mendagri yang bertanggung jawab terhadap ormasormas, karena Gafatar kan bagian dari ormas,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/1) kemarin. Perintah Presiden itu untuk menjawab keresahan masyarakat atas

keberadaan ormas yang telah menimbulkan sejumlah orang di berbagai daerah hilang karena menjadi pengikut paham ajaran Gafatar. “Ini menjadi meresahkan apakah ada latar belakang paham ideologi tertentu ataupun kepercayaan tertentu atau tujuan tertentu yang ini sekarang didalami,” kata Pramono. Apabila ditemukan ada hal yang dianggap disalahgunakan dan terjadi pelanggaran hukum, Seskab mengatakan akan diambil tindakan tegas, karena sudah meresahkan. Keberadaan Gafatar sebagai ormas sangat lihai mengajak masyarakat untuk bergabung. Hal. 19 Kegiatan Sosial

Kamis Ini

JK Bersaksi untuk Wacik Jakarta (Bali Post) – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memastikan hadir sebagai saksi meringankan pada sidang terdakwa mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik, Kamis (14/1) ini. “Jero Wacik itu mantan menteri saat s a y a menjabat Wapres, otomatis saya mengerti, melihat, mengetahui perilakunya,” kata Wapres di Jakarta, Rabu (13/1) kemarin. Wapres mengaku tidak tahu apa yang akan ditanyakan pengacara, sebab sebagai saksi yang

Jusuf Kalla

meringankan maka pengacara yang harus aktif. Alasan lain Wapres bersedia menjadi saksi karena selain sebagai mantan atasan tentu ada yang diketahui. “Saya sebagai warga negara juga punya kewajiban untuk memberikan hal yang saya ketahui,” tambah Wapres. Kalla mengaku tidak takut dicap sebagai pembela terdakwa kasus korupsi karena menjadi saksi meringankan. “Kenapa kita mesti takut kalau kita yakin bahwa ada sesuatu, sisi baik. Yang saya ingin sampaikan, tentu sisi yang menurut saya itu benar,” tambahnya. Hal. 19 Pintu Masuk

Jero Wacik

Soal Teluk Benoa

Tim 9 PHDI akan Temui Gubernur

Bali Post/ant

TERSANGKA - Perekrut dr Rica berinisial V saat dibawa ke Polda DIY awal pekan ini. Kini V yang juga sepupu suami dr. Rica telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penculikan.

Forum Masyarakat Cinta Bali (Love Bali Forum/LBF) menyatakan kecewa terhadap Tim 9 PHDI Pusat. Pasalnya, Tim 9 yang dibentuk PHDI untuk menentukan apakah Teluk Benoa merupakan kawasan suci atau tidak, belum memenuhi undangan LDF untuk dialog termasuk diskusi yang digelar dua hari lalu (BP, 13/1). Koordinator Diskusi Ir. AAP Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc. mengaku sangat menyayangkan sikap Tim 9 PHDI. Pasalnya, undangan Love Bali Forum tak pernah direspons sejak empat bulan lalu. Lalu bagaimana tanggapan Tim 9 PHDI?

KETUA Tim 9 PHDI Ida Mpu Jaya Acharyananda mengakui belum bisa memenuhi undangan masyarakat dalam memberi masukan terkait Teluk Benoa. Ida Mpu menyatakan Tim 9 masih menunggu respons dari pemerintah, khususnya Gubernur Bali untuk mendapatkan data komprehensif mengenai Teluk Benoa. Itu sebabnya Tim yang beranggotakan 9 sulinggih itu belum bisa memu-

tuskan apa pun. Termasuk belum bisa menemui komponen masyarakat seperti halnya Love Bali Forum yang menggelar diskusi, Selasa (12/1) lalu. “Belum diterima sama Gubernur. Kami sudah bersurat. Sabar dulu, nanti pasti ini akan bisa ketemu,” ujarnya dikonfirmasi via telepon seluler, Rabu (13/1) kemarin. Hal. 19 Lembaga Negara

’’…kita ingin berada di tengah-tengah, oleh sebab itu kita sebagai Parisada apalagi sulinggih kan harus jernih berpikirnya. Tidak boleh memihak ke mana-mana, yang di pihak itu adalah kebenaran sastra agama.’’ Ida Mpu Jaya Acharyananda Ketua Tim 9 PHDI

Jokowi Bentuk BRG

Yakinkan Dunia, Indonesia Serius Atasi Kerusakan Hutan Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, Indonesia serius untuk menangani kerusakan gambut yang salah satunya melalui pembentukan Badan Restorasi Gambut (BRG). “Kita bisa yakinkan dunia internasional. Serius, sangat serius, untuk mengatasi kerusakan hutan dan lahan gambut,” kata Presiden Jokowi saat mengumumkan terbentuknya BRG, Rabu (13/1) kemarin. Kebakaran lahan dan hutan yang melanda beberapa provinsi di Tanah Air pada 2015 menjadi pelajaran sangat berharga bagi pemerintahan Presiden

Jokowi-Wapres M. Jusuf Kalla (JK). Untuk itulah, Presiden membentuk Badan Restorasi Gambut melalui Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2016. “Saya ingin menyampaikan telah terbentuknya Badan Restorasi Gambut melalui perpres, yang sudah saya tanda tangani,” kata Presiden. Dalam kesempatan itu, Presiden juga memperkenalkan Nazir Foead untuk memimpin BRG, yang ditugasi segera membuat rencana aksi dan melaksanakannya. Upaya ini, menurut Presiden, menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Indonesia serius untuk mengatasi kerusakan gambut.

Dalam beberapa kesempatan, Presiden menyampaikan bahwa terjadinya kebakaran hutan di beberapa daerah di Tanah Air harus menjadi pelajaran. “Meski 18 tahun kasus ini selalu berulang. Ini harus jadi pelajaran berharga,” demikian Presiden Jokowi. (ant) DUBES - Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Jusuf Kalla, Megawati dan Ketua DPR Ade Komarudin menyalami Dubes LBBP RI untuk Bosnia Amelia Achmad Yani beserta 13 Dubes RI untuk negara sahabat usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/1) kemarin.

Bali Post/ant


DENPASAR

2

Kamis Pon, 14 Januari 2016

RS Bali Mandara Jadi Prioritas Pemprov

Bali Post/ara

MENGECEK - Kepala Satpol PP Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana saat mengecek toko modern di kawasan Renon bersama Kasi Pembinaan, Pengawasan dan Penyuluhan I Gede Sudana dan anggotanya, Rabu (13/1) kemarin.

Dua Toko Modern Tak Kantongi Izin Denpasar (Bali Post) – Meski ada pembatasan, dua toko modern baru beroperasi di kawasan Renon. Karena tak bisa menunjukkan izinnya, Satpol PP langsung memberikan teguran kepada kedua pemilik toko modern tersebut. “Kami mendapatkan laporan dari masyarakat terkait keberadaan dua toko modern ini yang beroperasi tanpa mengantongi izin berjualan,” ujar Kepala Satpol PP Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana yang turun ke lapangan bersama Kasi Pembinaan, Pengawasan dan Penyuluhan I Gede Sudana dan anggotanya, Rabu (13/1) kemarin. Alit Wiradana menyebutkan, toko yang didatangi tersebut tidak termasuk dalam toko berjaringan. Dua toko tersebut milik pribadi dan beroperasi tanpa melengkapi izin yang ada. Satu pemilik toko modern hanya mengantongi izin IMB, satunya lagi masih dalam proses pengurusan izin. Atas pelanggaran itu, Satpol PP melakukan tindakan dengan memberikan peringatan kepada pemilik toko untuk segera melengkapi segala perizinan yang diperlukan. “Kami mengharapkan kepada pemilik untuk tidak beroperasi terlebih dahulu sebelum proses izin selesai,” ujar Alit Wiradana. Pihaknya tidak melarang masyarakat untuk berwirausaha, namun aturan-aturan dalam berwirausaha terkait dengan proses izin agar diselesaikan terlebih dahulu. “Jika proses izin belum dilengkapi dan tetap beroperasi kami segera melayangkan surat peringatan satu hingga tiga. Jika tidak dapat dilengkapi dalam surat peringatan ketiga, kami akan segera melakukan penyegelan. Kami menyarankan kepada pemilik kedua toko modern ini untuk tidak melakukan aktivtas jual beli sebelum proses kelengakapan izin dilakukan,” ujarnya. Di samping memberikan peringatan kepada dua toko modern, Satpol PP Denpasar juga melakukan penertiban kepada pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan menggunakan badan jalan dan trotoar. Penertiban dilakukan di kawasan Jl. Hang Tuah Sanur, kawasan Sanglah, dan Jl. Diponegoro. (kmb12)

Kodam-Polda Pantau Pergerakan Gafatar Denpasar (Bali Post) Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) merupakan organisasi yang telah lama dilarang oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Oleh karena itu, Kodam IX/Udayana dan Polda Bali mewaspadai dan terus memantau pergerakan Gafatar di wilayah Bali. Selain itu, masyarakat juga diminta waspada dan bila menemukan ada gerakan organisasi itu, langsung dilaporkan ke pihak berwenang. “Saya nyatakan, sampai saat ini belum terdekteksi (Gafatar - red) di wilayah Nusra (Nusa Tenggara). Tapi kita harus tetap waspada, karena tidak menutup kemungkinan aliran itu sampai juga di wilayah Nusra,” tegas Kapendam IX/ Udayana Letkol Inf. Julianus Hotman Hutahaean yang ditemui usai syukuran HUT ke-65 Penerangan Angkatan Darat, Rabu (13/1) kemarin. Pada intinya, lanjut Kapendam, TNI bersama instansi terkait bersinergi untuk tetap memantau dan mendeteksi aliran itu masuk ke wilayah Nusra. Indikasi organisasi itu masuk ke wilayah Nusra, pasti ada. Kalau aktivitas mereka mengarah ke ajaran menyesatkan, Kodam akan bertindak. “Saya nyatakan belum terdekteksi di Nusra ada Gafatar. Tapi kita tetap waspada, karena tidak menutup aliran itu sampai juga di sini,” ujarnya. Oleh karena itu, lanjut Julianus, melalui Babinsa sebagai ujung tombak TNI, diimbau kepada masyarakat supaya berpartisipasi menjadi informan TNI. Apabila menemukan aliran diduga Gafatar, segera dilaporkan. Apakah ada titik atau wilayah yang diatensi, menurutnya, untuk sementara titik kemungkinan munculnya Gafatar pasti ada. Tapi yang jelas, sampai saat ini belum ada terdeteksi. Meski demikian, Kodam tidak boleh lengah. Apalagi, Bali merupakan daerah pariwisata internasional sehingga keamanan tetap terjaga supaya sektor pariwisata yang jadi pusat perekonomian tidak terganggu. “Namanya aliran sesat, selalu cari tempat yang bisa dimasuki, NTT dan NTB, di mana pun bisa. Untuk memperkecil peluang mereka ke sini, kewaspadaan harus ditingkatkan,” ucap Julianus. Kapendam menegaskan, jika keberadaan mereka tidak diterima, jangan salahkan masyarakat bila mengusir mereka. Apalagi aliran tersebut menyimpang atau sesat. Sementara Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hery Wiyanto mengungkapkan, pihaknya sudah lama melakukan pengawasan terhadap kelompok tersebut. “Satgas Radikal dan Deradikalisasi yang melakukan pengawasan terhadap kelompok-kelompok seperti ini. Yang kemarin (beberapa waktu lalu - red) di Klungkung dan Gianyar ditentang masyarakat di sana. Itu pun kita sudah mengetahuinya,” tambahnya. Menurut mantan Kabid Humas Polda Bengkulu ini, dari laporan intelijen, tidak ada lagi kelompok tersebut di Bali. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan pengawasan dan memantau setiap ormas yang menimbulkan kekerasan dan sebagainya. Hasil penyelidikan, kelompok tersebut tidak beroperasi secara kasatmata. “Saya kira semua sudah melarangnya. Kalau memang keputusan pemerintah melarang, ya tidak boleh,” kata perwira melati tiga asal Yogyakarta ini. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) Pemprov Bali memprioritaskan pembangunan tiga infrastruktur tahun 2016 ini. Masing-masing peningkatan dan pemeliharaan jalan provinsi, pembangunan RS Indera dan RS Bali Mandara, serta pembangunan infrastruktur air seperti waduk dan saluran irigasi. “Untuk jalan saja itu kurang lebih dianggarkan Rp 300 miliar,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bali, Nyoman Astawa Riadi, di Denpasar, Rabu (13/1) kemarin. Menurutnya, pemeliharaan jalan dilakukan merata di seluruh Bali. Antara lain, jalan di kawasan Batur, Bangli menuju Singaraja, jalan Buruan -Batukaru dan Tanah Lot Kediri di Tabanan, serta jalan Tampaksiring sampai Penelokan. “Pembangunan shortcut juga sedang direncanakan,” imbuh Astawa. Terkait shortcut, Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta menyebut ada lima yang akan dibangun pada 2016. Masing-masing dua shortcut di Buleleng dan tiga shortcut di Tabanan, yakni dua shortcut menuju ke Bali Utara dan satu menuju Bali Barat. “Nilainya kurang lebih Rp 600 sampai Rp 700 miliar. Shortcut sudah dalam tahap DED. Infrastruktur nasional di Bali tinggal tersisa kurang dari 1 persen,” ujarnya. Sudikerta mengakui, infrastruktur air masih menjadi prioritas utamanya pembangunan Waduk Sidan dengan nilai Rp 600 miliar. Saat ini, sudah dalam tahap Amdal serta berproses pada pembebasan lahan. Menurutnya, hanya perlu 5 hektar lahan yang harus dibayar untuk pembebasan. Sedangkan sisanya, merupakan lahan milik negara. “Waduk Titab itu juga akan kita lanjutkan operasionalnya tahun depan. Ini dulu yang utama, yang lain-lain menyusul. Kami fokus di air karena air itu merupakan kebutuhan vital masyarakat kita,” jelasnya. Terkait pembangunan RS Bali Mandara, kata Sudikerta, kini sudah melebihi 38 persen. “Sekarang sudah di lantai 3 cornya. Itu kan multiyears, jadi dia bergulir terus sepanjang pelaksanaan multiyears itu berjalan, dan saya yakin 2017 sudah selesai dan sudah operasi itu,” jelasnya. (kmb32)

Bali Post/kmb23

PROYEK - Sejumlah pekerja menggarap proyek pembangunan RS Bali Mandara di Jalan By-pass Ngurah Rai, Sanur, Rabu (13/1) kemarin. Pembangunan RS ini menjadi salah satu program prioritas Pemprov Bali selain perbaikan dan peningkatan jalan serta pembangunan waduk.

Korban Paedofilia Bertambah, Dominan Anak Telantar

Denpasar (Bali Post) -

Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dit. Reskrimum Polda Bali terus mengembangkan kasus paedofilia dengan tersangka RA asal Australia. Rabu (13/1) kemarin, penyidik memeriksa empat korban lagi. Dengan demikian, jumlah korban bertambah menjadi delapan orang dan dominan anak telantar. “Empat korban baru itu terlacak dari buku milik tersangka. Di buku tersebut tercatat ada 32 nama, tapi sedang didalami apakah semuanya korban atau tidak,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hery Wiyanto. Apakah korban menderita penyakit akibat kasus itu? “Kami belum tahu karena hasil visum belum keluar,” tandasnya. Menurut Hery, korban bekerja sebagai tukang suwun dan penjual buah keliling. Selain itu, di rumah tersangka di Tabanan,

petugas menemukan DVD film kartun. “Tersangka merupakan pensiunan, tapi saya tidak tahu dia pensiunan apa,” ujarnya. Hery menegaskan, kasus tersebut masih bisa dikembangkan karena tersangka mulai masuk Bali sejak 2013. Ia bolak-balik Bali-Australia. Sedangkan berdasarkan penyidikan, korban bukan anak sekolah dan tinggal di Denpasar. Apakah jumlah korban sampai 20 anak, pihaknya tidak bisa memperkirakan itu semua. “Silakan kalau ada kelu-

arga yang tahu anaknya pernah dibawa pelaku, segara lapor,” pinta Hery. Terkait kasus itu, Polda Bali sudah berkoordinasi dengan Konjen terutama untuk menunjuk pengacara. Pasalnya, hingga saat ini tersangka belum mau diperiksa karena belum didampingi pengacara. Selain itu, penyidik juga minta ditunjuk penerjemah. “Kalau tidak ada (pengacara -red), kepolisian akan minta bantuan Peradi. Kita akan koordinasi dengan Peradi,” ucapnya.

Tersangka beberapa kali dibawa ke luar sel. Menurut Hery, tersangka dibawa untuk mengecek TKP dan pemeriksaan kesehatan. “Sesuai SOP, kita perlu pemeriksaan kesehatan tersangka,” tambahnya. Terkait korban masih di bawah umur, mereka diperlakukan khusus dan penyidik PPA sudah dilatih untuk itu. Selama menjalani pemeriksaan, para korban sangat kooperatif. Hery juga mengungkapkan, kepolisian Australia sudah menginformasikan jika tersangka masuk Bali tahun 2010. Polda Bali sudah melakukan penyelidikan dan ternyata tersangka baru masuk Bali tahun 2013. Seperti diberitakan, tim Unit Perlindungan Perempuan dan

Anak (PPA) Dit. Reskrimum Polda Bali menggerebek rumah di wilayah Desa Tangguntiti, Selemadeg Timur, Tabanan, Senin (11/1) lalu. Di vila tersebut ditangkap turis asal Australia berinisial RA (70) karena diduga terlibat kasus paedofilia sejak 3 tahun lalu. Korbannya empat orang dan usianya rata-rata di atas 10 tahun dan tinggal di Denpasar. Untuk memuluskan aksinya tersebut, korban diiming-imingi barang dan uang. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Renovasi Ruang Sidang Dewan Dianggarkan Rp 4,6 Miliar Denpasar (Bali Post) – Rencana renovasi gedung utama DPRD Denpasar, kembali digulirkan tahun ini. Sebelumnya pada 2013 lalu, renovasi sudah sempat dilakukan yang meliputi perbaikan ruang komisi. Kini, renovasi akan menyasar ruang sidang utama, Padmasana serta tembok panyengker bagian depan. Merealisasikan rencana ini, Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP) Kota Denpasar telah menganggarkan pagu Rp 4,6 miliar.

Dipastikan, pengerjaan fisik gedung dewan ini dilakukan tahun ini. Sebab, pihak DTRP sudah mempunyai DED-nya. Bahkan, minggu lalu sudah sempat dipresentasikan di depan para wakil rakyat di Komisi III. Wakil Ketua DPRD Denpasar I Wayan Mariyana Wandira yang ditemui di kantornya, Rabu (13/1) kemarin, mengatakan, pihaknya sudah sempat mengikuti presentasi dari pihak konsultan perencana. Beberapa rencana yang akan

diperbaiki sudah diperlihatkan desainnya. Wandira menyebutkan, ada beberapa usulan yang sempat disampaikan kepada pihak konsultan perencana. Karena dari hasil pemaparannya, ia belum melihat ciri khas yang mewakili kedaerahan, yakni bebadungan. Untuk itu, pihaknya meminta agar dalam melakukan renovasi nanti tetap mengakomodir gaya bebadungan yang menjadi ciri khasnya.

Hal senada diungkapkan anggota Komisi III, A.A. Susruta Ngurah Putra. Pihaknya berharap gedung dewan mengakomodir gaya bebadungan yang selama ini menjadi ciri khas Denpasar. “Kita sudah mengusulkan agar bangunan yang dibuat nanti tetap mengedepankan arsitektur lokal, gaya bebadungan,” katanya. Sebelumnya, gedung utama ini sudah sempat direnovasi pada akhir 2013 lalu. Renovasi tersebut dianggarkan dalam

pagu dengan total senilai Rp 3,5 miliar. Renovasi tersebut meliputi ruang-ruang komisi yang ada di lantai I. Sebelumnya, di lantai itu juga ada ruang Sekretaris Dewan (Sekwan) serta bagian keuangan. Namun setelah dibangun gedung di sebelah selatan gedung utama, semua ruang sekretariat termasuk ruang Sekwan dipindah ke gedung yang baru tersebut. Gedung utama tersebut seluruhnya diperuntukkan bagi ruang komisi dan pimpinan. (kmb12)

Sidang Dugaan ”Mark-Up” di BP3TKI

Saksi Tantang Hakim Bersumpah Denpasar (Bali Post) Sidang kasus dugaan markup pengadaan lahan di Badan Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) dengan terdakwa pemilik tanah, Nyoman Gede Paramartha, Rabu (13/1) kemarin, berlangsung panas. Situasi tersebut berlangsung saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gede Arthana, dkk. menghadirkan saksi mahkota, mantan Kepala BP3TKI I Wayan Pageh. Dalam kasus ini, Pageh sudah divonis bersalah dan dihukum lima tahun enam bulan penjara dan kasusnya masih dalam proses banding. Kesaksian Pageh dalam sidang yang dipimpin Dewa Suardita dengan hakim anggota Sumali dan Nurbaya Lumban Gaol, dinilai banyak yang tidak sesuai dengan keterangan dalam sidang sebelumnya, yakni untuk terdakwa Pageh dan Priyo. Anggota majelis hakim Nurbaya Lumban Gaol pun mencoba mengingatkan apa yang terungkap dalam fakta persidangan sebelumnya. Namun, keterangan Pageh dinilai berubah-ubah sehingga hakim mengeluarkan catatan.

Pageh dengan suara keras dan lantang mengaku sudah memberikan keterangan sesuai fakta sebenarnya. Namun hakim menemukan adanya banyak perbedaan, sehingga Pageh diminta jujur. Hakim sempat bersuara keras, namun Pageh tambah keras dan bahkan menantang hakim utuk bersumpah bahwa keterangannya benar. “Saya percaya hukum Tuhan. Biarkan Tuhan yang menghukum saya,” ucap Pageh dengan nada emosi. Ketua majelis hakim, Dewa Suardhita pun memukulkan palunya ke meja dan meminta supaya Pageh sadar dan tenang serta sopan dalam memberikan keterangan. Pageh yang kepalanya sudah dipelontos ini sering bersuara keras, termasuk ke jaksa dan terdakwa. Tak pelak, ketua majelis hakim sampai tiga kali mengetokkan palunya, mengingatkan persidangan supaya saksi tidak marah. Bahkan anggota majelis hakim, Sumali kemudian menyadarkan Pageh, jika dia berbohong bisa dipidanakan dengan sumpah palsu. “Tidak apa-apa, saya sudah benar memberikan keterangan, itulah faktanya,” jawab Pageh

dengan sengit. Atas kondisi ini, kuasa hukum terdakwa Paramartha, Suryatin Lijaya dibuat terdiam. Saat Suryatin bertanya soal BAP-nya Pageh, lengkap dengan tanda tangannya, Pageh malah tidak mengakui atau membenarkan BAP polisi itu. Alasannya, saat diperiksa di Mabes Polri, Jakarta, Pageh ditekan oleh polisi. “Lah itu kan di Jakarta, ini BAP-nya dibuat di Bali,” tanya Suryatin. Pageh kembali dengan nada keras mengatakan bahwa dia tidak berdaya karena ditekan polisi. Suryatin geleng-geleng kepala, dan tidak lagi melanjutkan pertanyaannya. Saksi Pageh baru terdiam begitu JPU Gede Arthana menanyakan soal posisi Pageh dalam proyek ini. Pageh mengatakan, dirinya sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). “Lantas, siapa yang bertanggung jawab dalam proyek ini,” tanya jaksa. Saksi menyebut ada PPK. Saksi mengatakan PPK bertanggung jawab pada dirinya selaku KPA. Sementara yang menentukan proyek ini, tim dan Dodik tidak masuk tim. “Mengapa yang me-

nawar Dodik, yang menentukan harga Dodik?” Atas pertanyaan ini, Pageh keblengek dan tak bisa menjawab. Dalam sidang dua terpidana sebelumnya, nama Dodik mempunyai peranan sentral. Dia yang menerima uang Rp 1,5 miliar dan dia juga yang menaikkan harga dari Rp 4,5 miliar menjadi Rp 6,7 miliar. Walau semua saksi mengatakan begitu, namun Dodik dalam persidangan membantahnya. Majelis hakim pun membuat penetapan pada Dodik. Persidangan kemarin, memang yang menjadi fokus ada-

lah soal harga tanah yang oleh pemilik, yakni terdakwa Paramartha dijual Rp 4,5 nmiliar, namun ditawar dan dibayar Rp 6,7 miliar. Majelis hakim pun sempat nyeletuk, jika melihat gambarannya, terdakwa tidak untung, malah rugi menjual tanah walau dibayar Rp 6,7 miliar. “Sudah rugi, menjadi terdakwa lagi,” celetuk hakim. Pageh mengatakan, dari jumlah dana itu, dia hanya minta Rp 200 juta. Sebagian untuk mengurus sertifikat dan sebagian lagi dibagi-bagi ke staffnya. Pageh berdalih, itu uang fee atas pembelian tanah. (kmb37)

(0361) 7400391, 812987 FM 96,5

Topik : tim sembilan phdi akan temui gubernur Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com


Kamis Pon, 14 Januari 2016

Badung

3

ORI Selidiki Perekrutan Tenaga Kontrak Terselubung Mangupura (Bali Post) – Dugaan adanya penyimpangan dalam perekrutan tenaga kontrak di Kabupaten Badung, diselidiki pihak Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Bali. Bahkan, lembaga negara yang mempunyai kewenangan mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik ini, Kamis (14/1) ini akan mendatangi Pemkab Badung guna meminta klarifikasi. Surat permintaan klarifikasi terkait isu penyimpangan perekrutan di Gumi Keris yang ditujukan kepada Penjabat Bupati (Pj.) Badung I Nyoman Harry Yudha Saka ditandatangani langsung oleh Kepala ORI Perwakilan Provinsi Bali Umar Ibnu Alkhatab. Surat nomor KLA-002/PW16.02/0004-2016/I/2016 tersebut menegas-

kan bahwa ORI Perwakilan Provinsi Bali akan melakukan klarifikasi mengenai laporan yang diperoleh terkait adanya dugaan penyimpangan prosedur dalam perekrutan tenaga kontrak tahun 2015 di Kabupaten Badung. Hal ini merupakan pelaksanaan tugas Ombusman RI sebagaimana yang diatur dalam Pasal 7 huruf c UU

No. 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman. Kepala ORI Perwakilan Provinsi Bali Umar Ibnu Alkhatab saat dihubungi, Rabu (13/1) kemarin, membenarkan telah bersurat perihal permintaan klarifikasi mengenai dugaan adanya penyimpangan prosedur dalam perekrutan tenaga kontrak tahun 2015 di Kabupaten Badung. “Ya, kami telah bersurat ke Pemkab Badung. Besok (hari ini – red) kami akan ke sana bersama tim,” ungkapnya. Recananya, rombongan Ombudsman Perwakilan Bali akan bertemu Penjabat Bupati Badung berserta ja-

jarannya. Rencana tersebut juga ditembuskan ke Ketua Ombudsman RI di Jakarta dan Kepala Inspetorat Kabupaten Badung. “Kami berharap bapak penjabat beserta jajarannya dapat memberikan klarifikasi sebagaimana isu yang terkuak di media massa,” tegasnya. Dia juga berharap Pemkab Badung dapat menyiapkan tanggapan dalam bentuk tertulis dan menyertakan dokumen-dokumen terkait untuk memperlancar proses klarifikasi tersebut. “Kami ingin sekali mendapatkan keterangan dari pihak-pihak terkait dengan adanya per-

ekrutan tersebut,” katanya. Sementara itu, Juru Bicara Pemkab Badung A.A. Gede Raka Yuda mengakui telah menerima surat yang dikirimkan ORI Perwakilan Bali per tanggal 12 Januari 2016. “Surat sudah kami terima dan kami siap menerima serta memberikan pelayanan informasi,” ucapnya. Kehadiran rombongan ORI Bali ini rencananya akan diterima Penjabat Bupati Badung. “Kalau tidak ada halangan, bapak penjabat pasti akan hadir. Ini dalam rangka pelayanan informasi publik, tentunya kami akan menyambut dengan baik,” pungkasnya. (kmb27)

Sidang Kasus Korupsi Pupuk

Dinilai Berbohong, Hakim Ancam Penjarakan Saksi

Bali Post/wan PEMERIKSAAN SAKSI - Terdakwa dugaan korupsi dana pengadaan pupuk di Karangasem Ir. Komang Subrata Yasa (duduk paling kiri) dan seorang tersangka lainnya, Hamdani (duduk paling kanan), menjalani persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (6/1) kemarin.

Bali Post/kmb23

BOCOR - Dua orang pekerja melakukan pengelasan pipa milik PDAM yang bocor di kawasan Jimbaran, Rabu (13/1) kemarin. Akibat bocornya pipa milik PDAM untuk menyuplai air bersih ke wilayah selatan, beberapa perumahan terpaksa tidak mendapat pasokan air.

Terbentur Persyaratan, Badung Tak Ikut CBT

Mangupura (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung tahun ini belum bisa menerapkan ujian nasional berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT). Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat berdalih terbentur persyaratan, sehingga tidak bisa menerapkan hal tersebut. “Beberapa sekolah sudah menyatakan kesiapannya, namun karena terbentur masalah persyaratan sehingga tidak bisa ikut,” ungkap Kepala Disdikpora Badung I Ketut Widia Astika, Rabu (13/1) kemarin. Menurutnya, sekolah harus menyiapkan perangkat komputer 30 persen dari jumlah siswa. Hal ini menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi. Artinya, jika sekolah memiliki 300 siswa, maka perangkat komputer yang wajib disiapkan adalah 100 unit. Terkait persiapan menghadapi pelaksanaan ujian nasional (UN), Astika mengakui belum mempersiapkannya. Pejabat asal kerobokan, Kuta Utara itu mengaku baru merancang rapat dengan seluruh kepala sekolah pekan depan, kendati pelaksanaannya tinggal beberapa bulan lagi. “Kami belum melakukan rapat, rencananya minggu depan. Untuk ujian nasional tingkat SMA/SMK, jadwalnya bulan April 2016. Sedangkan SMP bulan Mei,” katanya. Kabid Bidang Pendidikan Disdikpora Badung I Made Mandi juga mengakui kendala utama yang dihadapi adalah kesiapan perangkat komputer untuk pelaksanaan CBT tahun 2016. Hal itu menjadikan banyak sekolah yang gugur setelah diverifikasi provinsi. “Secara bertahap hal itu akan dilakukan, sehingga ditargetkan tahun ajaran 2017 semakin banyak lagi sekolah di Badung yang melaksanakan ujiannya secara online,” terangnya. Dijelaskannya, baru tingkat SMA/SMK yang menyatakan kesiapannya melaksanakan CBT tahun 2016. Di antaranya SMK TI Udayana Mengwi, SMK TI Mengwitani, SMK Ilkom Ganseha Udayana Jimbaran, SMA 1 Mengwi, SMA 1 Kuta Utara, SMA 1 Kuta. “Yang lolos verifikasi oleh provinsi hanya SMK Ilkom Ganesha Udayana, Jimbaran,” ungkapnya. Saat ini jumlah SMP di Badung mencapai 52, terdiri dari SMP negeri 22 dan 30 sekolah sisanya adalah SMP swasta. Untuk SMA totalnya 19, yang status sekolah negeri ada sembilan dan 11 adalah swasta. SMK sebanyak 21, yang statusnya negeri hanya dua sekolah, sisanya 19 adalah SMK swasta. “Jumlah SMK di Badung semua sebetulnya 23. Dua sekolah swasta baru keluar izinnya, jadi belum ikut ujian nasional tahun ini,” pungkasnya. (kmb27)

Bali Post/eka

NARKOBA - Petugas Custom menggiring dua WNA tersangka penyelundupan narkoba di Kantor Bea dan Cukai Ngurah Rai, Bali, Rabu (13/1) kemarin.

Lagi, Penyelundup Narkoba Ditangkap di Bandara

Mangupura (Bali Post) Lagi, penyelundupan narkoba ke Bali digagalkan petugas Bea Cukai Bandara Ngurah Rai, Tuban. Jumat (4/12) lalu, ditangkap tersangka berinisial Ye Sin-Jhih (30) asal Taiwan karena membawa 33,32 gram ketamin. Selanjutnya pada Sabtu (9/1) lalu, ditangkap tersangka Stephen Russell Hakes (57) asal Inggris karena menyembunyikan 3 gram ganja di belahan pantatnya. Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Budi Harjanto, Rabu (13/1) kemarin mengatakan, tersangka Ye tiba di Bandara Ngurah Rai menumpang pesawat Eva Air rute Taipei-Denpasar sekitar pukul 16.00 Wita. Pengungkapan kasus itu, lanjut Budi, berawal dari kecurigaan petugas terhadap tersangka. Seperti biasa, petugas melakukan pemeriksaan terhadap badan dan barang bawaan. Dari pencitraan mesin X-ray, ditemukan benda mencurigakan di dalam tas tersangka. Selanjutnya, tersangka digiring menuju ruang pemeriksaan Bea dan Cukai di Terminal Kedatangan Internasional. Hasilnnya, diamankan satu plastik

klip berisi kristal bening yang disembunyikan di kemasan obat. Setelah barang itu dites menggunakan narcotic test, terdeteksi narkotika jenis ketamin dengan berat 33,32 gram. “Perbuatan tersangka ini diancam pidana penjara maksimal 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar,” tegas Budi. Sementara tersangka Stephen tiba di bandara naik pesawat Air Asia rute Don Meuang-Denpasar pukul 12.00 Wita. Pengungkapan kasus ini berkat kejelian petugas dalam menganalisis dan mengidentifikasi pergerakan setiap penumpang. Selain itu, berkat koordinasi yang baik antara petugas Bea dan Cukai dengan seluruh otoritas area. “Karena gerak-gerik tersangka mencurigakan, sesuai prosedur dilakukan pemeriksaan barang tersangka dengan mesin X-ray,” ujarnya. Saat pemeriksaan tersebut, hasilnya nihil. Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan lebih seksama dan tidak ditemukan barang terlarang. Petugas tidak menyerah dan pemeriksaan dilakukan terhadap badan tersangka. “Anggota kami melihat ada

benda di sela pantat tersangka. Setelah diambil, ternyata potongan-potongan ganja. Anehnya, tersangka tidak pakai celana dalam,” ucap Budi. Untuk lebih memastikan, benda itu dites menggunakan narcotic test dan ternyata positif ganja. “Tersangka ini pensiunan. Selanjutnya, kedua kasus ini kami serahkan ke Direktorat Resnarkoba Polda Bali. Kami akan terus meningkatkan pengamanan dan kewaspadaan untuk mengantisipasi upaya penyelundupan narkoba ke Bali,” ujarnya. (kmb36)

Pengungkapan Kasus Narkoba di Bandara 2015 1. Sarah Douqerthy/Hans Havenaar (ganja) 2. Togi Simanjuntak (MDPV) 3. Harmanto (sabu-sabu) 4. Kseniya Selkovaja (ganja dan kokain) 5. Lin Jiang Ling (sabu-sabu) 6. Pratima (kokain dan tetrahydrocannabinol) 7. Sayed M. Said (sabu-sabu) 8. Marc Andre Wenger (ganja) 9. Ye Sin-Jhih (ketamin)

Denpasar (Bali Post) Dugaan korupsi pengadaan pupuk organik di Dinas Pertanian Pangan dan Hortikultura Karangasem dengan terdakwa Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Hortikultura Karangasem Ir. Komang Subrata Yasa dan rekanan proyek, Hamdani, Rabu (13/1) kemarin dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi. Namun saksi yang dihadirkan dituding berusaha tidak jujur, atau berkelit, atau berbohong. Hal ini membuat majelis hakim yang diketuai Achmad Peten Sili dan jaksa penuntut umum (JPU) Putu Juli dkk. berang. Tak pelak hakim pun mengancam akan memenjarakan saksi pemilik CV itu jika keterangannya terus berubah dan berupaya berbohong. “Mau adu nyali di pengailan, silakan,” tantang hakim pada saksi I Gusti Lanang. Gusti Lanang adalah pemilik lima CV pemenang tender. Dia diketahui berbohong, sehingga diancam kesaksian palsu di bawah sumpah. Dia awalnya mengaku bendera perusahaannya dipinjam oleh terdakwa Hamdani untuk mencari pekerjaan. “Pekerjaan di mana?” tanya hakim. “Katanya di dinas-dinas,” sebut saksi. Saksi sendiri adalah pemilik CV Sedana Yoga, CV Tunas Sejati, CV Some Ribek, CV Sabuh Mas dan CV Sri Sedana Arta. Perusahaan saksi inilah yang kemudian menjadi pemenang tender pengadaan pupuk tersebut. Saksi Gusti Lanang mengatakan, dia tidak mengetahui jika lima CV-nya menjadi pemenang tender pengadaan pupuk pada 2013 lalu. “Waktu 2013 saya sibuk ngurus pileg. Semua perusahaan saya dikelola Hamdani (terdakwa). Jadi, saya tidak tahu soal pengadaan pupuk ini,” jelasnya. Majelis hakim tidak percaya begitu saja. Saksi terus diberondong pertanyaan soal pengadaan pupuk serta pencairan dana yang harus dilakukan dirinya sebagai pemilik kelima CV tersebut. Namun, Gusti Lanang tetap bersikukuh dirinya tidak mengetahui soal pengadaan pupuk. Malah, dia mengaku baru tahu setelah diperiksa kejaksaan. Majelis hakim lalu menegaskan Gusti Lanang bisa dijadikan tersangka jika memberikan keterangan tidak benar di persidangan. Hakim juga sempat memerintahkan jaksa untuk memproses keterlibatan saksi. Kebohongan Gusti Lanang itu juga terkuak saat pemeriksaan saksi lain. Ia adalah PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan), Najib. Najib langsung mengatakan jika Gusti Lanang yang menemuinya dan menawarkan harga pupuk per kilonya Rp 2.000. “Waktu datang menemui saya, Gusti Lanang mengatakan suruhan Ketua DPRD Karangasem untuk pengadaan proyek ini,” tegas saksi Najib. Selain itu, Gusti Lanang dikatakan juga sempat mengantarkan Najib untuk mengecek pupuk yang sudah didistribusikan ke kelompok tani. Meski sudah tersudut, Gusti Lanang tidak mengakui dirinya mengetahui pengadaan pupuk ini. “Saya tidak tahu. Apalagi dibilang pakai nama Ketua DPRD Karangasem,” tegas Gusti Lanang. Atas kesaksian ini, majelis hakim menyerahkan semuanya ke jaksa. “Kalian sudah melihat dan mendengarkan keterangan saksi-saksi. Nanti saya serahkan ke jaksa saja tindak lanjutnya,” perintah hakim. (kmb37)

Warga Buleleng Pertanyakan Kasus Swatantra Mangupura (Bali Post) Sekitar 30 orang yang mengatasnamakan Komunitas Masyarakat Buleleng, Rabu (13/1) siang kemarin mendatangi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali. Mereka menyampaikan sekaligus mempertanyakan soal tindak lanjut kasus PD Swatantra, yang sebelumnya pihak kejaksaan disebut-sebut telah memeriksa Sekda Buleleng. Sebelumnya, pihak PD Swatantra sudah menyampaikan bahwa Polda Bali sudah resmi menutup penyelidikan kasus ini lantaran tidak ditemukan ada penyimpangan. Kedatangan massa yang juga membawa poster dan spanduk itu, diterima Asintel Kejati Bali Adianto bersama Kasipenkum Kejati Bali Ashari Kariawan. “Usut tuntas kasus PD Swatantra di Buleleng,” tulis salah satu poster yang dibentangkan salah seorang warga di depan lobi Kejati Bali. Koordinator aksi Fajar Kariawan berorasi meminta supaya Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana diperiksa. “Masyarakat mulai jenuh. Jangan anggap masyarakat bodoh, pak. Ternyata pemerintah kongkalikong dalam penanganan kasus ini,” katanya. Adianto yang menerima perwakilan massa menyatakan akan melakukan koordinasi terkait penanganan kasus ini. “Nanti saya koordinasikan dengan yang memeriksa Sekda. Saya akan tampung informasi ini. Kalau yang memeriksa pidsus, nanti saya akan koordinasikan dan tanyakan penanganannya sampai di mana. Dan permintaan teman-teman (massa) ini juga saya sampaikan ke pimpinan. Tidak ada istilah kongkalikong. Yang penting dalam pemeriksaan, dan ada indikasi kita akan tindak lanjuti,” ucap Adianto.

Dirut PD Swatantra Ketut Siwa yang dimintai konfirmasi mengatakan tidak ada masalah di dalam PD Swatnatra. Bahkan, sampai saat ini masih ada audit. “Auditor independen seperti Auditor Gunarsa, Sumarmo dan lainnya menyatakan tidak ada masalah. Hasil auditor independen memastikan tidak ada masalah,” katanya. Bahkan, katanya, pihak PD Swatantra menilai yang dipertanyakan pendemo itu sudah diaudit tahun 2010 dan tidak ada masalah. “Kami menyimpulkan ini gerakan politis, ini ada pihak yang mulai melakukan gerakan politik berkedok kasus PD Swatanra,” katanya. Dijelaskannya, kasus ini memang sebelumnya sempat dibidik Polda Bali atas laporan LSM. Sekitar lima bulan melakukan penyelidikan dan minta penjelasan sejumlah pihak, Polda Bali memberhentikan penyelidikan ini karena tidak cukup bukti. “Ini baru penyelidikan sudah dihentikan, bukan penyidikan, jadi bukan SP3 (Surat Perintah Penghentikan Penyidikan) namanya,” tegas Siwa. Surat penghentian itu ditandatangani oleh atas nama Dir. Reskrimsus Polda Bali selaku penyidik T. Widodo Rahino. Surat itu ditujukan ke Kapolda Bali dan ditembuskan ke Direktur Utama PD Swatantra. Surat tersebut bernomor B/161/IX/2015/Ditreskrimsus, prihal Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan. “Jelas dalam poin tiga, memastikan belum ditemukan fakta hukum adanya kerugian sehingga dengan demikian sesuai hasil penyelidikan terhadap dugaan Tipikor, belum dapat dibuktikan,” tegas Siwa membaca surat tersebut dan menunjukkannya. (kmb37)

Bali Post/eka

AKSI - Sejumlah warga yang menyatakan perwakilan masyarakat Buleleng menggelar aksi damai di Kejaksaan Tinggi Bali, Rabu (13/1) kemarin. Aksi ini meminta pihak Kejati Bali untuk mengusut kasus PD Swatantra.


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

FE Unmas Targetkan Raih Akreditasi A Gelar Seminar ”International Journal”

FAKULTAS Ekonomi Universitas Mahasaraswati (FE Unmas) Denpasar secara kontinu menggelar event bernuansa internasional. Rabu (13/1) kemarin, FE Unmas menggelar seminar nasional soal ”Targeting an International Journal and Analyzing Qualitative Data Using Nvivo 11”. Seminar menghadirkan pembicara Dr. Elvia R Shauki dari UI. Dekan FE Umas Dr. Wayan Sujana, M.M. mengungkapkan, seminar ini sangat penting artinya bagi dosen dalam menembus jurnal internasional. Seminar tidak saja diikuti dosen Unmas namun juga para dosen dari Unud dan PTS lainnya. Wayan Sujana yang Senin lalu lulus ujian doktor dengan predikat cumlaude ini menegaskan, seminar ini bagian dari upaya FE Unmas untuk meningkatkan mutu lulusan. Untuk itu, para dosen harus disiapkan secara matang agar mampu menembus jurnal internasional. Apalagi, kini FE Unmas Denpasar sedang mempersiapkan diri untuk meraih akreditasi A. Dikatakan, saat ini sudah banyak dosennya yang mampu menembus jurnal internasional. Namun, dia terus mendorong para dosen lebih banyak hasil penelitiannya masuk jurnal internasional. Bahkan, belum lama ini FE Unmas terlibat dalam seminar internsional di Belgia dan Malaysia. “Target kami tak hanya di Asia namun di dunia,” tegasnya. Rektor Unmas Dr. I Made Sukamerta, M.Pd. mengacungkan jempol atas kreativitas dan aktivitas FE Unmas dalam meningkatkan iklim akademik di kampus. Sebelumnya menghadirkan pakar komunikasi, kini fokus penelitian untuk jurnal internasional dan Sabtu ini men-

gadakan business day. Semua ini, kata Rektor, sebuah tuntutan dalam rangka Kemenristek Dikti untuk meningkatkan kualitas mutu PT dalam mencetak SDM yang andal dan berkualitas menghadapi persaingan di era global. Untuk menghadapi persaingan itu, semua prodi di Unmas harus tampil berkualitas dan taat asas regulasi Dikti. Makanya, dia sangat setuju seminar bertemakan jurnal internasional dan analisis data Nvivo 11 sangat penting bagai dosen. Para dosen harus mengetahui standar untuk bisa menembus jurnal internasional, apalagi semua dosen diarahkan menjadi guru besar. Selama ini, kata Made Sukamerta, dosen penerima dana hibah Dikti sehabis meneliti, sudah dianggap selesai. Kini ada aturan hasil penelitian tersebut harus dipublikasikan ke jurnal. Untuk itu, perlu trik-trik khusus serta strategi menembus jurnal internasional. Bagi dia, banyak

faktor yang menyebabkan dosen gagal menembus jurnal internasional, namun umumnya sangat dipengaruhi oleh kualitas hasil penelitian. Dia juga mendukung FE Unmas menargetkan pada reakreditasi nanti mampu meraih nilai A, baik di Manajemen maupun Akuntansi. Hal yang sama dia juga dorong untuk semua prodi di Unmas segera melakukan akreditasi tanpa harus menunggu berakhirnya masa akreditasi B untuk bisa meraih akreditasi A. Hal itu juga dilakukan untuk reakreditasi AIPT. “Asal sudah siap dan matang, ajukan diri tanpa menunggu masa berlaku 5 tahun lagi,” tegasnya. Elvia R. Shauki menyarankan para dosen hati-hati dengan tawaran diikuti biaya besar untuk bisa masuk jurnal internasional. Sebab, saat ini banyak predator yang mengejar dosen dengan iming-iming hasil penelitiannya masuk jurnal internsional. (ad1504)

CENDERAMATA - Rektor Made Sukamerta didampingi Dekan Wayan Sujana menyerahkan cenderamata kepada pembicara Elvia R. Shauki.

Kamis Pon, 14 Januari 2016

Stikes Bali Susun Visi dan Misi Baru

Libatkan Akademisi hingga Petugas Dapur KEMAJUAN luar biasa yang dialami Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali membuat civitas akademikanya menyusun visi dan misi yang baru. Senin (11/1) lalu, YP3LPK Bali yang mengelola Stikes Bali mengundang berbagai komponen untuk merumuskan dan memberi masukan soal visi dan misi baru Stikes sesuai dengan kondisi dan tantangan kekinian. Ketua YP3LPK Bali Drs. Ida Bagus Arka mengungkapkan, visi dan misi Stikes Bali wajib diperbarui karena lulusan Stikes Bali akan dimanfaatkan oleh berbagai komponen, baik saat terjun ke masyarakat, saat praktik perorangan atau kelompok maupun digunakan untuk kepentingan institusi seperti rumah sakit dan puskesmas. Dikatakannya, agar lulusan Stikes Bali dapat diterima oleh berbagai komponen, sejak proses penyusunan visi dan misi semua stakeholders dilibatkan. Pada penyusunan visi dan misi Stikes Bali lalu dihadiri Koordinator Kopertis VIII Prof. Dasi Astawa sebagai unsur pemerintah yang bertanggung jawab dalam pembinaan dan pengawasan. Juga diundang pimpinan RS negeri dan swasta, puskemas, lurah dan kades, unsur alumni (Ilusi), wakil orangtua (Pormasi) dan organisasi profesi PPNI dan IBI. Dari komponen internal diikuti pengurus pleno yayasan, civitas akedemika hingga satpam, cleaning service dan petugas dapur dilibatkan. “Untuk menghasilkan lulusan berkualitas, mereka harus satu bahasa dalam memberi pelayanan,” tegas Ida Bagus Arka.

VISI-MISI - Koordinator Kopertis VIII Dasi Astawa didampingi Ida Bagus Arka dan Ketut Widia saat diksusi merumuskan visi dan misi Stikes Bali. Beberapa masukan penting yang akan disosialisasikan kepada warga diadopsi dalam diskusi lalu men- kampus dan pihak eksternal. garah pada menjadikan Stikes Bali Visi Stikes Bali sebelumnya sebagai institusi pendidikan yang se- berbunyi “Menjadikan Stikes Bali hat, berdaya saing, berbasis budaya. sebagai Instituasi Berdaya Saing Sementara itu motto Stikes ada dua Internasional untuk Menghasilkan pilihan yakni “Stikes Bali for All” dan Tenaga Kesehatan Profesional “Stikes Bali Word Class Services”. yang Unggul dengan Menjunjung Ida Bagus Arka menambahkan, Kearifan Lokal 2015”. Sementara visi dan misi terdahulu mengantar- itu, misinya dijabarkan dalam lima kan Stikes Bali pada level B KKNI, poin. Di antaranya meningkatkini Stikes Bali akan menuju level A. kan keimanan civitas akademika Untuk itu, dari berbagai proses harus kepada TYME, meningkatkan mengacu pada tuntutan borang. kualitas pembelajaran berdasarHal itu didukung anggota penga- kan perkembangan iptek menuju was yayasan Made Sudika bahwa visi keluaran berdaya saing internadan misi bila perlu tiap tahun dievalu- sional, meningkatkan kualitas asi dan disempurnakan. Visi dan misi dan kuantitas penelitian bidang ini wajib disesuaikan dengan kondisi pendidikan dan kesehatan melalui dan tantangan Stikes Bali terkini. kerja sama dengan pihak dalam Ketua Tim Putu Darma, Ph.D. dan luar negeri. Mengembangkan menjelaskan, saat ini tim sedang aktivitas pengabdian masyarakat menggodok rumusan visi dan misi menjunjung tinggi kearifan lokal Stikes Bali agar makin jelas, padat, serta mengembangkan dan meninterukur serta fleksibel. Pada 19 gkatkan kemitraan dengan lembaga Januari nanti, rumusan tersebut dan institusi lain. (ad1506)

Internetan Makin Irit dengan ”BRONET” JAXA dan CReSOS Unud Gelar Pelatihan Penggunaan Data Satelit ALOS-2

GENERASI yang lahir di saat teknologi sedang berkembang (digital native) sudah mengenal internet, twitter, facebook dan apa pun bersamaan dengan saatnya mereka belajar membaca dan menulis. Otomatis segala sesuatu yang berhubungan dengan internet bukanlah hal yang aneh lagi dan bahkan menjadi kebutuhan pada saat mereka sudah beranjak remaja. Update status di sosial media untuk menunjukkan pengalaman baru, sampai penggunaan aplikasi chatting untuk saling mengabari kondisi satu sama lain sudah pasti ada di ponsel pintar mereka. Sayangnya, di saat kebutuhan akan kuota bertambah, paket data yang terjangkau agak sulit ditemukan. Kebutuhan yang sama juga dirasakan oleh para digital immigrant, mereka yang hidup pada saat teknologi belum berkembang dan mengikuti perkembangannya hingga sekarang. Menurut GM Sales Operational East 2 Dodyk Supriyono, sebagai solusi terhadap kondisi tersebut, PT XL Axiata Tbk (XL) melalui AXIS menghadirkan produk terbaru yaitu Paket BRONET (browsing dan internet). Paket ini hadir selain memberi solusi, juga memberikan kenyamanan kepada pelanggannya. “Hadir dengan paket data yang relatif besar dengan harga irit, BRONET 1GB untuk 30 hari hanya seharga Rp 14.900,” katanya, Rabu (13/1) kemarin di Kuta. Ia mengutarakan, untuk memberikan pengalaman yang berkesan pada saat menggunakan paket BRO-

NET, AXIS mengadakan kompetisi dengan tema #CekrekUpload, yang sesuai dengan tema dari campaign BRONET. Tema Cekrek Upload ini diangkat dari kebiasaan masyarakat sekarang yang senang melakukan aktivitas selfie dan mengunggahnya ke sosial media, yang pastinya memerlukan data internet yang besar, juga aktivitas lain yang berhubungan dengan internet namun memerlukan data yang relatif besar seperti video streaming, mengunduh musik atau berselancar di dunia maya. AXIS juga mengadakan kompetisi #CekrekUpload di facebook page mereka yang baru saja berakhir. Dalam kompetisi tersebut peserta ditantang untuk melakukan cekrek upload dengan guru favorit mereka. Kompetisi yang menyasar ke kalangan pelajar ini mengharuskan pesertanya untuk

menggunakan tagar #Bakimagurit (Bagi-bagi rezeki maha guru irit) yang memang merupakan aktivitas rutin dari AXIS dan #CekrekUpload. Ada berbagai macam hadiah untuk para pemenang kompetisi, antara lain HP Android dan juga pulsa AXIS senilai ratusan ribu rupiah. Akan ada banyak kompetisi #CekrekUpload lainnya dengan tema dan hadiah yang tidak kalah menarik dari AXIS. “Mulai sekarang sudah tidak perlu khawatir dana terkuras banyak untuk chatting-an, internetan dan eksis di jejaring sosial. Paket AXIS BRONET merupakan pilihan tepat untuk bisa tetap internetan dengan harga yang sangat irit. Jadi, tunggu apalagi? Dapatkan segera paketnya di outlet-outlet XL dan AXIS terdekat! Keterangan lebih lanjut cek axisnet. id,” jelasnya. (ad643)

PAKET BRONET - PT XL Axiata Tbk (XL) melalui AXIS menghadirkan produk terbaru yaitu Paket BRONET (browsing dan internet).

Peresmian Sekolah Sepak Bola di Rendang Karangasem

Dr. Wedakarna Minta Kemenpora Bantu Karangasem Bangun Stadion Olahraga ANGGOTA DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang juga bagian dari Komite III Bidang Pemuda dan Olahraga menghadiri peresmian Sekolah Sepak Bola di Rendang, Karangasem. Kehadiran Shri Gusti Wedakarna disambut oleh pejabat Pemkab Karangasem, jajaran KONI Provinsi Bali dan Kabupaten Karangasem dan tokoh olahraga di Bali termasuk Indra Sjafri (pelatih Klub Sepak Bola Bali United). Tampak juga hadir I Wayan Widana (tokoh muda Rendang dan pemilik Lapangan Futsal Banjar Kunyit). Dalam kesempatan itu, dilakukan inagurasi dari sekolah sepak bola yang didukung oleh klub sepak bola kebanggaan Bali yakni Bali United. Dalam sambutannya, Dr. Wedakarna menyampaikan dukungannya agar Karangasem makin berdaulat dalam bidang olahraga, terutama bagaimana daerah ini bisa menghasilkan pemain sepak bola yang hebat untuk Bali. “Anak muda di Bali ini adalah keturunan para ksatria Majapahit. Dalam darah anak muda Bali, ada kekuatan hebat leluhurnya. Lihat saja fisik anak muda Bali secara rata-rata nasional cukup bisa dibanggakan. Maka saya tidak pernah heran kalau banyak atlet nasional dan internasional lahir dari Pulau Bali. Cuma, selama ini pemerintah kita tidak punya visi olahraga. Mereka merasa bahwa olahraga adalah pelengkap pembangunan. Padahal, seharusnya olahraga itu akan bisa membentuk karakter. Saya dukung upaya untuk Rendang dan Karangasem un-

tuk berdaulat di bidang olahraga,” ungkap Shri Gusti Wedakarna. Ia juga menyatakan bahwa salah satu keprihatinannya adalah mulai hilangnya fasilitas olahraga di desa. ”Saya minta kepala desa di Bali agar hidupkan kembali lapangan sepak bola, lapangan voli dan juga fasum olahraga. Pakai anggaran dana desa dari APBN untuk buat fasilitas olahraga. Jika anak muda disibukkan oleh olahraga, maka mereka akan terhindar dari narkoba, HIV/AIDS, minum berakohol, merokok dan ikut-ikutan ormas yang anarkis. Inilah revolusi mental yang sesungguhnya. Jadi, peran pemerintah untuk mengucurkan dana bagi program olahraga,” tegas Shri Gusti Wedakarna. Terkait dengan keberadaan Tim Sepak Bola Bali United, Gusti Wedakarna menyatakan dukungan penuh akan keberadaan klub ini.

“Silakan Klub Bali United merumput di Stadion Dipta. Tetapi, hargai filosofi orang Bali, apalagi sampai ada branding Laskar Tri Datu. Jadi, pesan saya jaga nama baik dari Bali. Saya akan dukung Bali United ini,” ungkap Gusti Wedakarna. Dalam kesempatan itu, Dr. Wedakarna juga menyatakan tetap mengawal pembangunan Stadion Karangasem di Kemenpora. “Saya sudah komunikasi dengan pemerintah pusat, bahwa pembangunan Stadion Karangasem akan diusahakan untuk di APBN(P) 2016. Saya juga dukung diselenggarakan Porprov di Karangasem, karena dalam sejarah belum pernah Karangasem jadi tuan rumah. Dan Karangasem harus pede. Saya kawal, kita lihat saja janji pemerintah ini, yang pasti jangan pernah menyerah untuk memperjuangkan olahraga,” ungkap Gusti Wedakarna. (ad642)

SATYAGRAHA – Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (Komite III Bidang Pemuda dan Olahraga DPD-RI) bersama Indra Sjafri (pelatih Bali United) di Rendang, Karangasem.

BADAN Penjelajahan Antariksa Jepang atau JAXA bekerja sama dengan CReSOS Universitas Udayana menggelar pelatihan persiapan penggunaan data satelit ALOS-2 di Gedung Pascasarjana Unud, Sudirman, Rabu (13/1) kemarin. Pelatihan diikuti puluhan peserta, perwakilan dari Unud, ITB, IPB, Universitas Padjajaran, Lapan, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI serta Concervation International (CI) Bali. Senior Research Scientist Representative of RESTEC Thailand Dr. Masahiko Honzawa mengatakan, satelit ALOS-2 adalah produk baru dari JAXA yang dilaunching dua tahun lalu. Melalui pelatihan ini, pihaknya ingin mempromosikan sekaligus memberi tahu apa itu aplikasi ALOS-2 berikut manfaatnya. “ALOS-2 ini sebagian besar digunakan untuk memantau bencana alam, mulai dari hujan, banjir, pergerakan tanah, hingga distribusi es. ALOS-2 sudah diaplikasikan di Jakarta untuk memantau banjir, distribusinya di Lapan (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional - red),” ujarnya. Meski demikian, lanjut Masahiko, Bali justru menjadi pusat pelatihan aplikasi ALOS-2 untuk kepentingan oceanografi. Kendati begitu, persoalan kemaritiman atau laut yang dipantau tidak saja di Bali melainkan di seluruh wilayah Indonesia. Namun bila terkait dengan pelatihan tentang cara menggunakan aplikasi ini untuk kepentingan laut, maka

JAXA - Rektor Unud memberikan opening speech dalam JAXA/ CReSOS Udayana University SAR-Data Training Preparing for ALOS-2 Satellite Data Use “Data Application for JAXA Ocean Mini-Project” yang berlangsung selama tiga hari. pusatnya adalah di Bali khusus- Ketut Suastika, Sp.PD.-KEMD. nya di CReSOS Unud. “JAXA menilai positif pelatihan terkait juga memiliki ocean mini project cara memanfaatkan satelit yang yang dilakukan sejak tahun 2011. mampu mendeteksi banyak hal Jenis aplikasi ALOS-2 yang dia- tentang oceanografi, kelautan, jarkan seperti monitoring kapal perikanan dan lainnya. Termasuk dan tumpahan minyak, deteksi juga masalah kedirgantaraan mangrove serta mengolah angin dengan ahli langsung dari Jepang, dan arus. Semuanya ini untuk sebagai salah satu negara maju di mendeteksi potensi ikan,” imbuh bidang itu. “Kita relatif telat daSekretaris Sentinel Asia ini. lam bidang ini. Mudah-mudahan Masahiko menyadari waktu dengan training semacam ini, pelatihan yang hanya tiga hari lebih banyak scientist kita, ilhingga Jumat (15/1) besok ter- muan kita yang belajar tentang lampau pendek. Oleh karena itu, ini dan saya kira penting sekali JAXA tetap akan men-support bagi Indonesia. Apalagi, nanti apabila peserta masih memiliki perikanan, kelautan, aerospace pertanyaan ataupun membutuh- kita itu kan ke depan menjadi kan bantuan. Mengingat, para unggulan kita,” jelasnya. peserta selanjutnya akan menKhusus bagi Unud, kata Suasgaplikasikan pengetahuan yang tika, pelatihan ini juga akan mereka dapat agar memberi membantu para staf muda yang manfaat bagi instansi masing- ingin melakukan penelitian tenmasing. tang aerospace, sensing dan lainRektor Unud Prof. Dr. dr. nya. (ad1505)

INDOSAT Ooredoo meluncurkan produk barunya yakni Paket Freedom Combo, Rabu (13/1) kemarin. Produk ini diklaim merupakan terobosan pertama di Indonesia yang akan membebaskan masyarakat Indonesia dari ketentuan batasan waktu penggunaan dan rumitnya tarif. Menurut Head of Region East Java and Bali Nusra Indosat Ooredoo Wasis Sulaiman di Kuta, Indosat Ooredoo dengan paket Freedom Combo ini menghadirkan pengalaman digital terbaik dengan produk dan layanan yang simpel dan transparan bagi para pelanggannya. Paket ini menghadirkan cara baru untuk menikmati layanan telekomunikasi saat ini, di mana pelanggan memperoleh semua kebutuhan komunikasinya dalam satu paket, ditambah bonus data hingga dua kali serta telepon dan SMS tanpa batas yang mulai hari ini dapat dinikmati oleh jutaan pelanggan Indosat Ooredoo. “Dengan peluncuran ini, pelanggan Indosat Ooredoo dengan bebas dapat memilih kapan dan bagaimana mereka menggunakan kuota data internet, telepon, atau SMS. Setiap pelanggan dapat menggunakan paket ini kapan saja, di mana saja, setiap hari di jaringan Indosat Ooredoo,” katanya. Ia menjelaskan, Indosat Ooredoo menghadirkan paket yang simpel, transparan dan mudah sehingga para pelanggan tidak lagi merasa khawatir terhadap ketentuan batasan waktu dan tarif yang tidak jelas. “Inilah layanan telekomunikasi digital yang memberikan

PELUNCURAN - Indosat Ooredoo meluncurkan produk barunya yakni Paket Freedom Combo, Rabu (13/1) kemarin. Nampak manajemen Indosat Ooredoo saat peluncuran yang berlangsung di Kuta. pengalaman dan produk terbaik lihan paket ini melaui *123# atau untuk Indonesia,” ujarnya. melalui myCare.indosatooredoo. Paket Freedom Combo terdiri com mulai tanggal 6 Januari 2016. dari pilihan paket yang simpel, Untuk pelanggan baru, pembeyaitu paket M, L, XL dan XXL. Se- lian paket Freedom Combo dapat mua paket tersebut menawarkan dilakukan di gerai-gerai Indosat akses internet di jaringan data Ooredoo terdekat. “Kami akan terkuat, kebebasan menelepon dan terus menghadirkan terobosanSMS sepuasnya ke sesama pelang- terobosan produk dan layanan gan Indosat Ooredoo selama 24 bagi para pelanggan kami, sehingjam tanpa batas. Pelanggan dapat ga mereka dapat meraih manfaat memilih paket yang paling sesuai dari telekomunikasi, baik dalam dengan kebutuhan komunikasi menjali tali silaturahmi dengan mereka. keluarga dan saudara, sampai Paket ini bisa dinikmati mulai dengan melakukan hubungan dari Rp 59 ribu per bulan dengan bisnis dengan mitra usaha merkuota 1GB + 1GB (4G) serta tele- eka, serta lain sebagainya. Paket pon dan SMS sepuasnya tanpa Freedom Combo ini didukung denbatas ke sesama pelanggan In- gan layanan high-speed internet dosat Ooredoo. Pelanggan Indosat di jaringan data terkuat saat ini, Ooredoo di seluruh Indonesia yakni 4Gplus,” tambah Wasis Sudapat mengakses dan membeli pi- laiman. (bns1)

Indosat Ooredoo Luncurkan Paket IM3 Freedom Combo

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Kamis Pon, 14 Januari 2016

Pilkada Bangli

Panwaslih Habiskan Rp 2 Miliar Lebih Bangli (Bali Post) Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Bangli mengaku menghabiskan anggaran Rp 2 miliar lebih selama proses pemilihan bupati dan wakil bupati (Pilkada) Bangli 2015. Sebagian besar anggaran itu dipakai membayar honorarium pegawai dan biaya operasional. Ketua Panwaslih Bangli Nengah Sandiarta didampingi AA Bagus Susila di kantornya, Rabu (13/1) kemarin menjelaskan, dana hibah yang diterima Panwas dari Pemkab Bangli Rp 3,3 miliar. Selama tahapan Pilkada Bangli berlangsung pihaknya telah mempergunakan dana tersebut sekitar Rp 2 miliar lebih. Sekitar Rp 1,2 miliar dipakai untuk membayar honorarium dan biaya operasional. Sementara itu sisa anggaran sekitar Rp 1,3 miliar, beberapa di antaranya masih akan digunakan untuk membayar honor hingga bulan April mendatang. Sandiarta memastikan sedikitnya Rp 500 juta dari dana tersebut yang akan dikembalikan ke kas daerah. Dana yang dikembalikan berasal dari beberapa pos yang tidak terpakai seperti pos sengketa, perjalanan dinas dan pos lain-lain. Sementara itu, untuk menunjang kegiatan operasional, selama tahapan Pilkada Bangli berlangsung Panwaslih Bangli mengaku menyewa 4 unit kendaraan. Tiga di antaranya diperuntukkan untuk masing-masing komisioner dan satu lainnya untuk kepala sekretariat. (kmb40)

Diserang Ulat, Pohon Jati Merangas

Negara (Bali Post) Hektaran pohon jati di Jembrana merangas diserang ulat. Kondisi itu dirasakan para petani pohon jati di Kecamatan Negara dan sekitarnya sejak beberapa hari lalu. Mereka tidak mengetahui pasti asal-muasal ulat muncul dan memakan daun-daun jati. Seperti yang dialami Wayan Sudiana, warga Lingkungan Pancardawa Kelurahan Pendem. Sejak beberapa hari ini banyak bermunculan ulat berwarna hitam yang memakan daun jati. Ulat-ulat itu berwarna hitam di bagian kepala, berwarna ungu di bagian belakang. Kini hampir seluruh pohon jati miliknya hanya tersisa batang dan ranting. Semua daun sudah merangas dan dimakan ulat hitam itu. Sepekan lalu, daun pohon jati miliknya tampak masih utuh dan hijau. Hal serupa juga dialami I Komang Sumardana, warga Pangkung Manggis, Kelurahan Baler Bale Agung. Sejak beberapa hari belakangan ini daun-daun pohon jati miliknya mulai merangas. Ia mengira karena cuaca yang panas, namun setelah masuk ke kebun jati, banyak ditemui ulat. Dalam hitungan hari, daun jati habis dimakan ulat. Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Jembrana, I Ketut Wiratma, Rabu (13/1) kemarin, mengatakan akan menerjunkan petugas pengendalian hama. Serangan ulat pernah terjadi saat musim kemarau panjang beberapa tahun lalu. Disinyalir karena belum ada hujan, perkembangan ulat dari telur kupu-kupu, pesat. Kemungkinan, ulat ini muncul karena kondisi iklim yang tidak tentu. Selain itu juga dikarenakan tidak adanya keseimbangan populasi antara ulat dan predator pemangsa ulat. (kmb26)

Program Penguatan Usaha

5

Mangkrak, Proyek Percontohan Kepiting Soka

Negara (Bali Post) -

Proyek percontohan pembudidayaan kepiting soka di Desa Budeng Kecamatan Jembrana mengalami kendala bibit. Kini proyek pembudidayaan yang diprakarsai Dinas Perikanan dan Kelautan Jembrana 2015 itu berubah menjadi tambak kosong alias mangkrak. Pembudidayaan kepiting soka ini sebelumnya menggunakan pola kerja sama. Pemerintah menyediakan bibit, peralatan dan pakan. Sedangkan petani tambak menyiapkan lahan dan perawatan. Informasi yang diperoleh, Rabu (13/1) kemarin menyebutkan, pembudidayaan ini hanya berjalan ketika bibit pertama diberikan. Kemudian tidak berjalan lagi, sehingga sebagian besar tambak yang dijadikan proyek percontohan kosong. Penjaga tambak di lokasi proyek percontohan, Wayan Suarka, mengaku budi daya kepiting sudah tidak dikembangkan lagi. Bahkan tambak yang digunakan percontohan ditebar udang dan sudah panen. Suarka mengaku kurang paham penyebab budi daya kepiting tidak berlanjut, padahal di daerah Budeng ini sangat cocok dikembangkan

kepiting soka, apalagi permintaan kepiting lumayan banyak. Sementara itu, Perbekel Budeng Putu Libra Setiawan mengaku proyek percontohan ini tidak berlanjut, namun digantikan budi daya kepiting lokal. Menurutnya, kendala petani ada pada pengadaan bibit yang didatangkan dari Jawa. Sedangkan harga bibit juga lumayan mahal, Rp 80 ribu/kilo. Selain itu juga ada pembatasan ukuran kepiting yang boleh dibudidayakan. Lantaran bibit sulit didapat, petani mengakali dengan menggantikan dengan bibit lokal. Namun tidak semua tambak berjalan. Libra juga mengatakan kendala juga datang dari faktor internal. Kepiting soka yang sudah dewasa, sangat liar. Tambak petani banyak dilubangi. Waktu air naik, banyak kepiting meloloskan diri, padahal sudah dipasang jaring. (kmb)

KEPITING - Proyek percontohan pembudidayaan kepiting soka di Budeng, Jembrana mangkrak.

Singaraja (Bali Post) – Keberadaan krematorium di Kelurahan Kampung Baru, Singaraja yang berada di luar areal setra (kuburan - red) mulai disikapi oleh pemerintah daerah bersama Desa Pakraman Buleleng dan instansi terkait lain. Rabu (13/1) kemarin digelar pertemuan khusus dipimpin Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana didampingi Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. Hadir juga anggota DPDRI Arya Wedakarna, Klian Desa Pakraman Buleleng Jro Nyoman Sutrisna dan Ketua Yayasan Pengayom Umat Hindu (YPUH) Jro Mangku Nyoman Sedana Wijaya. Dalam pertemuan itu mun-

cul rencana memindahkan krematorium ke lokasi yang berada dalam satu kawasan kuburan. Untuk mendukung rencana ini, pemerintah daerah berjanji akan mengalokasikan dana APBD 2017 mendatang sebanyak Rp 2 miliar. Klian Desa Pakraman Buleleng Jro Nyoman Sutrisna mengatakan, pemindahan lokasi krematorium ini diharapkan membuat pelayanan umat menjadi lebih maksimal. Apalagi, selama ini krematorium tidak saja dimanfaatkan umat Hindu, tetapi juga difungsikan oleh umat yang lain. “Saya kira pemindahan ini tidak ada maksud lain. Tujuan kami

bagaimana menata krematorium itu agar aktivitasnya di areal kuburan, sehingga sesuai dresta dan prosesnya menjadi nyaman,” tegasnya. Menurut Sutrisna, rencana memindahkan krematorium itu karena lokasi yang sekarang berada di luar areal kuburan. Pertimbangan lainnya, proses kremasi jenazah di luar areal kuburan sepertinya kurang sesuai dengan dresta dan awig-awig di desa pakraman. Atas kondisi ini, pihak desa pakraman sepakat memberikan lahan milik desa di sekitar areal Kuburan Kayubuntil, Kelurahan Kampung Anyar. Areal kuburan ini selama ini dimanfaatkan oleh

masyarakat dari Kelurahan Kaliuntu, Kelurahan Kampung Anyar, dan Kelurahan Kampung Bugis. Sementara pembangunan krematorium yang baru akan dibiayai oleh Pemkab Buleleng. Pembangunan rencananya akan dilakukan pada tahun 2017 mendatang. Ketua YPUH Jro Mangku Nyoman Sedana Wijaya bisa memahami rencana pemindahan lokasi krematorium itu. Bangunan krematorium yang ada sekarang ini nantinya akan difungsikan untuk menunjang kegiatan umat. Untuk itu, pihaknya juga mengharapkan rencana itu mendapat dukungan dari pemerintah daerah.

Sementara itu, anggota DPD-RI Arya Wedakarna mengingatkan agar rencana ini tidak sampai menimbulkan persoalan di lapangan. Untuk itu, pihaknya meminta agar desa pakraman memfasilitasi melalui sebuah forum dialog atau paruman, sehingga krama desa dapat memahami dengan baik tujuan dan sasaran keberadaan fasilitas krematorium. “Kalau bisa difasilitasi melalui forum agar ada penjelasan mendetail terkati rencana ini kepada krama, sehingga tidak sampai muncul persoalan di tengah masyarakat,” tegas Wedakarna. (kmb38)

Banyuwangi (Bali Post) Sejumlah investor pabrik dan akomodasi pariwisata di Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim) mengeluh. Pemicunya, lahan mereka akan dilalui proyek saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) lintas Jawa-Bali. Mereka khawatir, proyek ini akan mengganggu aktivitas operasional pabrik dan akomodasi pariwisata. “Rencana proyek SUTET ini melintasi kawasan pabrik kami. Ada 4 tower, posisinya di kawasan A yang menjadi pusat pabrik. Ini sangat berbahaya,” kata Tria Utama, Humas PT Wongsorejo, investor kawasan industri terpadu Wongsorejo usai mengadu ke Pemkab Banyuwangi, Rabu (13/1) kemarin. Pria ini menjelaskan, kawasan industri yang digarapnya melintasi dua desa, Desa Wongsorejo dan Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo. Luas lahannya mencapai 400 hektar. Nilai investasinya mencapai Rp 7 triliun dengan target penyerapan tenaga kerja mencapai 70.000 orang. Jika proyek SUTET Jawa - Bali ini berjalan, dipastikan akan mengganggu pembangunan proyek yang direncanakan mulai tahun 2016. “Kami bukan menolak

SUTET, tetapi jalurnya bisa dievaluasi, ada solusi agar tak merugikan investor. Ini yang kita sampaikan ke Pemkab,” kata Tria Utama. Pihaknya berharap Pemkab bisa melindungi investor yang sudah ikut membangun ekonomi di Banyuwangi, apalagi nilai investasinya sangat besar. Tower SUTET ini, katanya, tingginya mencapai 70 meter

dengan luasan 1.250 meter persegi, radius amannya 500 meter. Jika jalur SUTET ini dipaksakan, katanya, secara ekonomi akan sangat merugikan. “Jadi, SUTET-nya mungkin bisa dialihkan jalurnya, tak di tengah kawasan pabrik kami,” pintanya. Sebenarnya, kata Tria Utama, pihaknya sangat mendukung proyek listrik ini. Sebab,

pihaknya membutuhkan tenaga listrik hingga 144 mega volt amper (MVA) untuk operasional kawasan industri. Selain mengadu ke Pemkab, pihaknya sudah melayangkan surat keberatan ke PLN Pusat. Pihaknya mengusulkan tower SUTET bisa digeser ke timur atau utara. Keluhan senada diungkapkan investor vila di Bangsring, Wongsorejo, Jeroen Van De Kooij. Dia mengaku di depan dan belakang vila miliknya sempat ada pengukuran dan patok untuk proyek SUTET. Jika ini berlanjut, kata pria asal Belanda ini, vilanya dipastikan tak akan laku. Sebab, tamu enggan menginap di kawasan yang dilalui SUTET. Imbas lainnya, harga tanah di lokasi juga tak laku. “Padahal, di kawasan ini sudah banyak investor yang akan membangun vila,” tegas pemilik Vila Bangsring Breez ini. Dia mengaku tak menolak proyek SUTET, namun towernya bisa dialihkan ke jalur yang tak melewati langsung di atas vila. Apalagi, nilai investasi vila yang dibangunnya sangat besar. Pihaknya mengusulkan proyek SUTET ini bisa digeser ke dekat hutan yang jauh dari permukiman. Jika tetap

dipaksakan, pihaknya dipastikan merugi. Keluhan para investor ini dibenarkan Camat Wongsorejo Sulistiyowati. Pejabat ini menyayangkan belum ada kepastian sosialisasi terkait proyek SUTET tersebut. “Kami berharap, pemerintah yang di atas bisa melihat kondisi lapangan, terutama melindungi investor yang membangun ekonomi di daerah kami,” katanya. Proyek SUTET ini, katanya, sudah direncanakan sejak tahun 1995. Namun, sosialisasinya terkesan terbatas. Proyek SUTET ini, katanya, melintasi 12 desa di wilayahnya. Sementara itu, Asisten Administrasi dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi Wiyono mengatakan pihaknya akan mengajukan keberatan warga dan investor ini ke pihak PLN. “Jadi, warga tak menolak, hanya meminta jalurnya dialihkan dan tak melintasi kawasan strategis,” tegasnya. Karena SUTET ini gagasan lama, pihaknya tak bisa menarik proyek tersebut, apalagi ditangani pusat. Pihaknya hanya berharap jalur SUTET ini bisa dievaluasi lagi dengan mempertimbangkan keluhan warga. (kmb30)

Bali Post/kmb

Dibahas, Rencana Pemindahan Krematorium Kampung Baru

Kemenkop Gelontorkan Dilalui Proyek SUTET, Investor di Banyuwangi Mengeluh Rp 39,9 Miliar

I Wayan Dipta

Bali Post/010

Jakarta (Bali Post) Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) telah menyalurkan dana bantuan program penguatan usaha untuk 139 koperasi sebesar Rp 39,9 miliar. “Ada beberapa bidang sasaran bantuan yaitu bidang Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikiltura, Kehutanan dan Perkebunan, Perikanan dan Perternakan, Industri Kerajinan dan Pertambangan serta Ketenagalistrikan dan Aneka Usaha,” kata Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM I Wayan Dipta di Jakarta, Rabu

(13/1) kemarin. Menurut Dipta, kegiatan yang dilakukan selama ini merupakan program yang utuh dari hulu ke hilir. Hal ini dapat dilihat sejak program peningkatan sistem bisnis dan penerapan teknologi tepat guna produk pertanian, kehutanan, perikanan, peternakan, industri dan jasa, kemudian ditingkatkan standardisasi dan sertifikasi mutu produk. Setelah siap untuk memasuki pasar, Dipta mengatakan, akan difasilitasi promosi melalui pameran dalam dan luar negeri serta difasilitasi pembangunan pasar rakyat. Tahun ini, lanjut Dipta, pihaknya akan menggelontorkan dana Rp 156,5 miliar untuk pembangunan pasar rakyat, baik di pedesaan maupun di daerah perbatasan sebanyak 85 pasar. Selain itu, juga difasilitasi pameran dalam negeri kepada 830 KUKM serta memfasilitasi pameran luar negeri kepada 150 KUKM yang diharapkan dapat meningkatkan usaha menengah ekspor yang pada gilirannya dapat membuka lapangan kerja baru. Untuk meningkatkan standardisasi dan sertifikasi, baik mutu maupun produk KUKM, Dipta menjelaskan, pihaknya akan memfasilitasi Sosialisasi dan Bimtek Sertifikasi Halal kepada 400 KUKM, Sosialisasi dan Bimtek Hak Cipta dan Merek Dagang kepada 800 KUKM, Bimtek Pengenalan Sistem Mutu dan Standardisasi Produk kepada 500 KUKM, Pendampingan standardisasi dan mutu kepada 25 KUKM, Sertifikasi standardisasi dan mutu kepada 15 KUKM, serta Sosialisasi dan Bimtek Penerapan Desain Kemasan Produk KUMKM kepada 350 KUKM. Di samping melakukan program bantuan pengembangan usaha koperasi, Dipta menambahkan, pihaknya juga melakukan program peningkatan capacity building (soft program) melalui kegiatan Bimbingan Teknis, Temu Konsultasi dan Focus Group Discussion kepada anggota koperasi untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan di bidang pertanian dan perkebunan, perikanan dan peternakan, industri dan jasa, standardisasi dan sertifikasi mutu dan produk serta pemasaran. Bintek di bidang pengelolaan ecotourism dilakukan secara terpadu dengan dukungan Bappenas, GIZ-SREGIP serta Panorama Foundation untuk memberikan materi lanjutan pembuatan paket wisata, sehingga diharapkan koperasi dapat menyusun paket wisata secara lengkap dan dapat berperan sebagai tour operator secara profesional. Kemudian juga ada bimtek strategi bisnis bagi pengelola koperasi berbasis One Village One Product (OVOP) untuk diversifikasi pangan seperti industri mocaf, gula semut (brownsugar), rumput laut/jagung. Di samping itu juga ada penerapan teknologi tepat guna di industri pengolahan kelapa terpadu, industri substitusi impor dan komponen otomotif serta industri kreatif dan produk ramah lingkungan. (010)

Bali Post/udi

SUTET - Rencana jalur SUTET Jawa-Bali yang dikeluhkan investor di Banyuwangi.

Kunjungan Menteri BUMN Disambut Aksi Protes Banyuwangi (Bali Post) Kunjungan Menteri BUMN Rini Soemarno ke pabrik gula Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (13/1) kemarin, diwarnai insiden. Rombongan menteri sempat disambut aksi protes warga terkait pembebasan lahan jalur lintas selatan (JLS) Banyuwangi. Untungnya, polisi bergerak cepat. Sebelum rombongan melintas, aksi puluhan warga yang membentangkan spanduk bernada protes berhasil dibubarkan. Meski kecewa, warga memilih membubarkan diri. Aksi protes ini berlangsung singkat. Mendengar rombongan akan melintas, warga bersama LSM di Dusun Karangharjo, Desa Karangharjo, Glenmore berkumpul di pinggir jalan. Sejumlah spanduk dibentangkan. Isinya, memprotes ganti rugi pembebasan lahan untuk JLS yang belum tuntas. Warga memastikan akan terus berjuang untuk meminta hak pembebasan lahan. “Aksi ini tak ada kaitannya dengan kunjungan menteri. Kebetulan, momennya ada menteri yang datang. Kami hanya ingin aspirasi

warga didengarkan,” kata warga di sela aksi. Warga ini mengaku protes warga terkait pembebasan lahan sudah lama digaungkan. Warga kecewa dengan ganti rugi lahan yang tak transparan. Bahkan, nilainya berbeda antarwarga. Sebelum aksi kemarin, warga juga melakukan aksi protes dengan memasang spanduk di sejumlah titik. Isinya, mendesak ganti rugi lahan JLS segera dituntaskan. Sayangnya, berbagai usaha protes ini tak membuahkan hasil. Sedangkan pengerjaan JLS sudah jalan terus. Jalur nasional ini akan menjadi jalan alternatif baru di Jawa wilayah selatan, bahkan akan menyaingi jalur pantai utara (pantura) Jawa yang dinilai sudah krodit. Aksi protes warga ini tak sampai mengganggu jadwal kunjungan Menteri Rini Soemarno. Pejabat ini bisa melintas dengan mulus hingga ke lokasi pabrik gula. Dia mengatakan, pabrik gula di Banyuwangi tak hanya menjadi suplayer gula. Namun, memproduksi pupuk hingga tenaga listrik. “Ini juga akan

menyerap tenaga kerja dan perkebunan bisa didongkrak produksinya,” kata Rini. Pabrik ini dikelola oleh PTPN XII bersama perkebunan lain, terutama untuk pasokan tebu. Nilai investasi pabrik gula Glenmore ini mencapai Rp 1,5 triliun. Pabrik ini mampu menggiling hingga 6.000 ton tebu per hari (TTH)

dan dapat dikembangkan menjadi 9.000 TTH. Kebutuhan lahan tebu sebagai bahan baku mencapai 30.000 hektar. Kualitas gula yang akan dihasilkan diklaim kelas premium. Pabrik ini juga dirancang sebagai pabrik modern, limbahnya akan dikelola menjadi produk sampingan yang bermanfaat. Mulai tenaga lis-

tri, bio-etanol, pupuk organik, dan pakan ternak. Listrik ini dihasilkan dari pengolahan limbah padat tebu dengan teknologi co-generation. Sedangkan bio-etanol dihasilkan dari pengolahan limbah cair tebu dan bisa dimanfaatkan sebagai bahan pencampur bahan bakar minyak (BBM) pada kendaraan. (kmb30)

Bali Post/ist

AKSI - Polisi menghalau warga Desa Karangharjo, Glenmore, Banyuwangi, Jatim yang menggelar aksi di sela kunjungan Menteri BUMN Rini Soemarno, Rabu (13/1) kemarin.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


OPINI

6

Kamis Pon, 14 Januari 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Harus Mampu Bendung Arus Modernisasi yang Menggerus Budaya PERSOALAN kekinian yang semakin kompleks sering kali memunculkan persoalan yang tidak kalah rumitnya dalam hal penyelesaian. Itulah yang kita jumpai saat ini. Apalagi menyangkut adat. Banyak kita jumpai hal-hal yang seringkali tidak masuk akal. Tetapi, kalau dilihat substansinya benarkah demikian? Sejujurnya banyak sebenarnya persoalan yang muncul justru dibuat ruwet dan begitu banyaknya kepentingan yang masuk di dalamnya. Malahan, seringkali membuat kita geleng-geleng kepala karena tidak masuk akal. Baik ditinjau dari sisi penyelesaian ataupun penegakan berdasarkan hukum positif maupun pada peraturan desa atau awig-awig. Saat ini hampir semua desa sudah punya awig-awig yang mengacu pada hukum positif dan tidak meninggalkan local genius serta local wisdom yang dimiliki suatu desa. Ini sudah sangat jelas pengaturan maupun sanksinya. Penguatan atau pelemahan terhadap peraturan desa adat itu sendiri tentu sangat tergantung dari masyarakat itu sendiri. Terutama pemangku kebijakan desa setempat dan sejauh mana soliditas serta solidaritas masyarakat itu sendiri. Sebab, kalau bicara dalam konteks hukum adat ataupun awig-awig, kita lebih banyak bicara apa yang keliru serta tidak, apa yang pantas atau tidak. Bukan soal salah atau benar karena itu domainnya hukum positif. Soal soliditas ini nenjadi sangat penting untuk menakar sejauh mana masyarakat itu mampu menjaga independensinya dari tekanan pihak luar. Sejauh mana pula perangkat desa mengayomi masyarakatnya dalam sebuah payung hukum yang baik, benar dengan penuh cita rasa kelokalan budi pekerti. Jadi, kalau hal ini dipahami secara absolut maka tidak akan ada masalah dalam penegakan hukum di lingkungan masyarakat desa. Ini sangat penting mengingat arus modernisasi yang menggerus budaya serta cara serta pola pikir serta perilaku masyarakat Bali. Kalau hal itu dicapai maka akan tercipta suatu tatanan masyarakat yang sadar dan taat hukum. Saat ini, masih banyak yang kita lihat masyarakat masih labil dan mudah diprovokasi sehingga kesannya, kesannya sekali lagi, hukum adat maupun awig-awig tidak mampu mengakomodasi bentuk kemajuan dan permasalahan yang ada. Walaupun, juga harus diakui banyak awig-awig yang perlu direvisi, disesuaikan dengan hukum positif serta kondisi universal yang berlaku.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Berapa pun Besar Dananya, Terminal Mengwi Tetap Sepi Seorang pejabat Dinas Perhubungan yang bertugas di Terminal Mengwi belum lama ini diwawancarai wartawan TV dengan nada penyesalan mengatakan: ‘’Padahal untuk membangun Terminal Mengwi yang bertipe A ini dananya cukup besar, toh juga terminal tidak berfungsi maksimal dan bus AKAP tetap menaikkan dan menurunkan penumpang di Terminal Ubung Denpasar.’’ Ucapan ini saya nilai lucu dan pejabat tersebut rupanya juga belum cerdas menyikapi dan pura– pura tidak mengerti. Bus AKAP tidak mau mampir di Terminal Mengwi, berapa pun besar dana yang dihabiskan untuk membangun terminal tersebut. Besar-kecilnya dana tidak ada hubungannya bus AKAP (Angkutan Kota Antar-Provinsi) memanfaatkan terminal. Saya berpendapat semasih Terminal Ubung berfungsi, semasih bus AKAP itu gudang dan kantornya berada di Kota Denpasar maka jelas bus tersebut berangkat dan tibanya pasti mulai dari Kota Denpasar/Terminal Ubung. Selain itu, juga sudah jelas para penumpang yang ada di Kota Denpasar dan sekitarnya akan beli tiket di Ubung dan juga mereka akan langsung numpang pada bus yang mangkal di Terminal Ubung. Tak mungkin mereka akan beli tiket lagi dan naik bus di Terminal Mengwi. Demikian pula sebaliknya setelah bus AKAP datang dari Jawa, mereka langsung menuju Terminal Ubung tanpa singgah di Terminal Mengwi karena tempat tinggal mereka di Denpasar dan sekitarnya. Untuk memaksimalkan manfaat Terminal Mengwi, mungkinkah Terminal Ubung ditutup dan bus AKAP dipaksakan jangan lagi menuju Ubung dan gudang serta kantornya harus di Mengwi? Tanyakanlah pada Wali Kota Denpasar atau kepada Gubernur Bali. Wayan Bertha Yasa Kapal, Badung

Mohon Penjelasan Perekrutan CPNS Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB) serta Badan Kepegawaian Nasional (BKN) memastikan adanya perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada awal 2016 ini. Informasi ini juga telah disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bali Ketut Rochineng. Saya berharap informasi ini disampaikan secara terbuka dan lebih intensif kepada masyarakat Bali. Pemeriantah kabupaten/kota yang akan merekrut CPNS hendaknya juga memberikan gambaran formasi yang diperlukan. Sebagai masyarakat saya juga mengingatkan agar pejabat teknis terkait mengantisipasi terjadinya praktik penipuan kepada calon pencari kerja. Berikan penjelasan kepada masyarakat tentang sistem dan teknis perekrutan. Mohon informasikan di mana saya bisa mendapatkan informasi lengkap terkait perekrutan CPNS tahun ini? Ayu Sudewi Denpasar

Menghidupkan Pengadilan Adat Melalui Awig-awig Antikekerasan Eksistensi tentang keberadaan hukum adat tertuang dalam konstitusi yaitu Pasal 18 B ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945. Dalam ketentuan ini dinyatakan “Negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya sepanjang masih hidup dan sesuai dengan perkembangan masyarakat dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang diatur dalam undang-undang”. Kedudukan hukum adat juga tersirat dalam Undang-undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman.

Oleh Made Gede Arthadana, S.H., M.H. ksistensi desa adat di Bali diakui oleh Pasal 18 UUD 1945 dan dikukuhkan oleh Peraturan Daerah Provinsi Bali No. 6 Tahun 1986 yang mengatur tentang kedudukan, fungsi dan peranan desa adat sebagai kesatuan masyarakat hukum adat di Provinsi Daerah Bali sebagaimana yang telah diubah melalui Peraturan Daerah Provinsi Daerah Tingkat I Bali Nomor 3 Tahun 1991 tentang Pariwisata Budaya. Kelembagaan desa adat bersifat permanen dilandasi oleh Tri Hita Karana. Mencermati fenomen adi Bali belakangan ini kasus kekerasan di Bali yang sampai menyebabkan kematian cukup memprihatinkan. Sebut saja kasus pembunuhan mulai dari pembunuhan bocah 8 tahun Angeline yang menggegerkan seluruh masyarakat. Selanjutnya bentrok antar-ormas yang juga menimbulkan korban jiwa. Kondisi ini telah menjadikan Bali sebagai ajang pertumpahan darah. Mengapa sampai terjadi bentrokan yang menyebabkan pembunuhan? Apakah tidak ada cara penyelesaian lain yang dapat menyelesaikan masalah tanpa harus terjadi pertikaian hingga menyebabkan hilangnya nyawa? Apakah mereka tidak peduli dengan sanggah dan leluhur? Dan apakah mereka tidak peduli dengan sanak saudara, orangtua, istri, dan juga anak-anaknya? Banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh masyarakat umum ketika usainya peristiwa berdarah tersebut. Apabila dipikirkan secara rasional, masyarakat Hindu asli Bali tidak akan mau “merusak rumahnya sendiri” tanpa ada gangguan atau intervensi yang mengambinghitamkan seorang dengan seorang yang lainnya. Entah mengapa krama desa di Bali sangat mudah diprovokasi sehingga terjadinya kekerasan

E

yang menyebabkan korban jiwa sesama semeton Bali. Kita sebagai masyarakat Hindu Bali sangat prihatin. Kejadian ini telah menyebabkan Gumi Bali menjadi leteh akibat perbuatan yang sama sekali tidak terpuji. Jika sudah terjadi peristiwa seperti itu, siapa yang mau disalahkan? Mau tidak mau warga lokal yang tinggal di dekat lokasi terjadinya pembunuhan melakukan upacara pembersihan atau prayascita supaya keseimbangan alam kosmis dapat dilestarikan kembali. Untuk menangkal kejadian tersebut agar tidak terulang maka desa pakraman diharapkan lebih diperkuat melalui penerapan hukum adatnya masing-masing. Keberadaan hukum adat sesungguhnya sangatlah kokoh dan kuat dibandingkan dengan hukum positif yang berlaku untuk seluruh Indonesia karena hukum adat adalah hukum Indonesia asli yang lahir, tumbuh dan berkembang dari dalam jiwa masyarakat (volkgeist) sehingga apabila desa pakraman menjatuhkan sanksi adat kepada pelaku kejahatan akan sangat “mematikan” pelaku tersebut dan berpikir seribu kali lipat untuk mengulangi perbuatannya. Desa pakraman di Bali selain diharapakan lebih mempertegas hukum adat melalui awig-awig berbasis kekerasan, juga perlu menghidupkan pengadilan adat. Walaupun di beberapa daerah memang hukum adat masih diakui dan diakomodasi dalam pembentukan hukum, namun sifatnya lokal yakni dalam bentuk peraturan daerah. Namun tidak semua daerah mengakomodasi hukum adat dalam pembentukan peraturan daerah. Pada mulanya pemerintah Kolonial Belanda masih mengakui keberadaan peradilan adat atau peradilan swapraja di beberapa daerah. Hanya karena keberadaan peradilan adat ini kemudian

dinilai tidak relevan dengan sistem hukum modern, maka kemudian dihapuskan. Pada masa kekuasaan Hindia Belanda keberadaan peradilan adat (inheemsche rechtspraak) tetap diakui di samping peradilan resmi yang dibentuk pemerintah. Kepatuhan terhadap putusan pengadilan adat tersebut sepenuhnya bergantung kepada para pihak yang bersengketa. Setelah Indonesia merdeka keberadaan pengadilan adat secara berangsur-angsur dihapuskan dari sistem peradilan di Indonesia. Dalam Undang-undang Darurat Nomor 1 Tahun 1951 tentang Tindakan Sementara untuk Menyelenggarakan Kesatuan, Susunan Kekuasaan dan Acara Pengadilan Pengadilan Sipil (L.N. 1951 Nomor 9), telah ditegaskan bahwa Pengadilan Pribumi yang juga sering disebut pengadilan adat dan pengadilan swapraja secara berangsur-angsur akan dihapuskan. Apabila ada pihak yang melanggaar ketentuan dari awig-awig desa pakraman berbasis kekerasan di Bali, maka kepada yang melanggar dapat ditindak secara tegas oleh desa adat tersebut yang karena perbuatannya akan merugikan masyarakat Hindu Bali bila perlu kepada para pelanggar awig-awig tersebut yang ingin berbuat tidak baik di Bali langsung diusir dari Bali. Desa pakraman harus berani menindak tegas pelaku jika dikategorikan melanggar ketentuan awig-awig. Tujuannya sudah tentu untuk menjaga keharmonisan alam Bali dan tanah Bali karena Bali disebut sebagai Pulau Surga the last paradise. Untuk itu pemerintah pusat dan juga pemerinntah daerah hendaknya ikut mendukung membangkitkan kembali adanya pengadilan adat khususnya di Bali dan pembuatan awig-awig berbasis kekerasan terhadap nyawa manusia. Dengan dibentuknya awig-awig baru

Kesadaran Menjaga Lingkungan Hidup

Oleh Anis Musana ing (dan salah satunya Belanda, di mana kita tinggal saat ini) seringkali terasa lebih baik dibandingkan dengan tingkat kebersihan di negara yang mayoritas penduduknya adalah muslim, misalnya Indonesia. Krisis lingkungan seperti polusi udara, degradasi lahan, defisitnya sumber daya air dan kualitasnya yang buruk, serta berbagai masalah lingkungan lainnya seakan-akan menjadi hal

Staf notaris di Denpasar

POJOK

Suara Mahasiswa LINGKUNGAN hidup Indonesia tidak lain merupakan Wawasan Nusantara, yang menempati posisi silang antara dua benua dan dua samudera. Indonesia memiliki iklim tropis dan cuaca serta musim yang memberikan kondisi alamiah dan kedudukan dengan peranan strategis yang tinggi nilainya, tempat bangsa Indonesia menyelenggarakan kehidupan bernegara dalam segala aspeknya. Pengelolaan lingkungan hidup merupakan suatu kewajiban setiap individu untuk tetap menjaga kelestarian tempat hidup makhluk hidup ini. Usaha yang bisa dilakukan untuk mengelola lingkungan hidup beragam cara. Mulai dari lingkungan terdekat dari diri sendiri dan dimulai saat ini juga. Pengelolaan lingkungan hidup yang dilakukan saat ini dampaknya akan dapat kita rasakan sampai jangka panjang. Oleh karena itu pengelolaan ini haruslah dilakukan secara berkelanjutan. Mungkin kita sering berpikir dan membandingkan mengapa kualitas lingkungan hidup di negara-negara as-

yang diserentakkan di seluruh Bali sebagai upaya preventif terhadap pelaku kekerasan dan pengadilan adat, otomatis peran desa pakraman akan lebih meningkat dalam melindungi warganya. Maka dari itu untuk meredam suasana yang mencekam agar masyarakat tidak merasa ketakutan untuk bepergian, perlu adanya sosialisasi secara rutin yang dilakukan oleh MUDP mengenai krama desa, krama tamiu, tamiu, sehingga mereka semua memahami apa hak dan kewajibannya yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan di Bali dan apabila ada yang melanggar dapat segera ditindak melalui pengenaan sanksi adat yang dapat menimbulkan efek jera bagi pelanggarnya atau yang membuat corah di Bali. Dengan demikian apabila desa pakraman rajin memberikan solusi kepada masyarakatnya maka dipastikan masyarakat Bali sangat kuat memelihara dan menjalankan adat-istiadat yang dijiwai oleh ajaran agama Hindu, dan hal ini merupakan salah satu modal sosial yang kuat untuk membangun desa secara berkelanjutan semakin kokoh dalam menjaga keamanan di Bali. Peningkatan mutu dan kualitas SDM dari desa pakraman masing-masing ataupun juga dari masingmasing banjar, terutama untuk menangkal pengaruh orang dari luar dalam hal ini warga non-Hindu dari luar Bali yang ingin mengambinghitamkan masyarakat dengan cara mengadu domba, kemudian meningkatkan kualitas pecalang desa pakraman atau banjar pakraman dengan memberikan pelatihan dari aparat kepolisian dan bila perlu dari personel TNI, maka dengan cara itu kekerasan terhadap nyawa manusia dapat segera ditindaklanjuti di desa adat masing-masing. Sebagai penutup, dapat disimpulkan bahwa kebutuhan negara terhadap eksistensi masyarakat hukum adat sangatlah tinggi, Kebutuhan ini dapat dipenuhi oleh pengaturan terkait desa adat dalam UU Desa dan penerapan awig-awig-nya. Harapannya, pada masa mendatang hukum adat mampu terus berkembang dan memberi corak tersendiri bagi hukum positif di Indonesia, yang pada akhirnya akan memberikan rasa adil bagi seluruh rakyat Indonesia.

yang sudah biasa terjadi. Kesadaran akan lingkungan hidup yang berkualitas seolah-olah belum menjadi “topik utama” dalam pembicaraan umat. Selain itu masih sedikit orang yang begitu peduli akan pentingnya lingkungan hidup yang baik, sehingga menciptakan kesadaran untuk memelihara sumber daya alam dengan semestinya. Sikap antroposentris atau sikap yang mementingkan diri manusia sendiri adalah salah satu faktor yang menyebabkan berbagai krisis lingkungan yang terjadi saat ini. Pandangan ini menempatkan manusia menjadi pusatnya sehingga dapat mengeksploitasi alam seenaknya tanpa memikirkan apa dampaknya di masa yang akan datang. Teknologi yang ada juga ternyata tidak dapat mengatasi masalah bila tidak didasari oleh perbaikan-perbaikan mendasar pada manusia itu sendiri. Hidup hedonis dan konsumtif begitu jelas terlihat pada masa sekarang ini, dan inilah asal mula eksploitasi sumber daya alam berlebihan akan terjadi.

Soal Teluk Benoa, Tim Sembilan PHDI berencana temui Gubernur. - Jangan lupakan sastra agama. *** Bentuk BRG, Jokowi tunjukkan keseriusan Indonesia tangani hutan. - Jangan lupa dievaluasi dan diawasi. *** Bencana El Nino dituding penyebab meningkatnya kemiskinan di Bali. - Jangan sampai cari-cari alasan.

Fakultas Hukum Universitas Udayana

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha  Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Sekretaris Redaksi: Sugiartha  Redaksi: Daniel Fajry,Dira Arsana,Mawa, Sueca, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra  Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto  Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/ Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Mahadita, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta,  Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI

http://facebook.com/balipost

Balipostcom Balipostcomwww.iklanbalipost.com

balipost (101rb Like) http://facebook.com/balipost

Kamis Pon, 14 Januari 2016

@balipostcom (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Balipost Baliposton onGadget Gadget

OGOH-OGOH Sejumlah anak menyaksikan kerangka ogoh-ogoh berukuran raksasa di salah satu balai banjar di Kota Denpasar, Rabu (13/1) kemarin. Sejumlah ogoh-ogoh dipersiapkan dalam rangka lomba ogoh-ogoh dan menyambut malam pangerupukan Maret mendatang.

www.iklanbalipost.com

Bali Post/wan

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Soal Kemiskinan Meningkat

Figur

7

Bencana El Nino Jadi ”Biang Kerok” Denpasar (Bali Post) -

Bencana El Nino disebut-sebut memengaruhi kenaikan angka kemiskinan di Bali. Pasalnya, Badan Pusat Statistik melakukan pendataan pada bulan September 2015 saat bencana itu terjadi. El Nino banyak memengaruhi sektor pertanian. Akibatnya, sektor tumpuan mayoritas masyarakat Bali itu banyak ditinggalkan sehingga menimbulkan pengangguran. “Daya beli masyarakat pun menurun yang disebabkan masalah pengangguran, sehingga memengaruhi hasil pendataan BPS,” ujar Kepala Bappeda Bali Putu Astawa di Denpasar, Rabu (13/1) kemarin. Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bali, IGA Sudarsana. Menurutnya, kenaikan angka pengangguran memang tidak lepas dari bencana El Nino. Utamanya di sektor informal. “Sekarang memang kita rasakan harusnya hujan, tidak hujan. Ini pun sangat berdampak pada tenaga kerja informal. Hitung saja kalau tidak ada air orang kan tidak bisa

Bali Post/ist

Evaluasi Diri

PADA Rabu (13/1) kemarin, Penerangan Angkatan Darat memperingati HUT ke-65. Pendam IX/Udayana memperingatinya dengan acara sederhana dengan awak media di lapangan tenis Korem 163/Wira Satya, Denpasar. “Harapan ke depan, Penerangan Angkatan Darat bisa lebih baik lagi. Dalam hal ini, Pendam IX/Udayana dibentuk dalam rangka memperkuat kemanunggalan TNI bersama rakyat,” kata Kapendam IX/Udayana Letkol Inf. Julianus Hotman Hutahaean. Seperti slogan Panglima TNI yang dipasang banner di beberapa tempat, alat atau sistem utama senjata terhebat adalah rakyat semesta. Oleh karena itu, tidak berlebihan jika Penerangan AD ke depan jadi energi untuk memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Selain itu, HUT tahun ini hendaknya dijadikan sebuah momentum untuk melakukan evaluasi diri, sekaligus menetapkan visi dan misi menuju masa depan yang lebih baik. Saat ini, lanjut Kapendam, Penerangan tidak lagi dianggap hanya sebagai aksesoris tapi sudah menjelma menjadi salah satu komponen penting dalam sebuah organisasi besar yang bernama TNI AD. Oleh karenanya, Penerangan harus diawaki oleh personelpersonel yang memiliki energi dan semangat besar agar mampu bergerak mengimbangi tuntutan tugas organisasi secara keseluruhan. Apalagi semakin pentingnya peran dan fungsi Penerangan dalam mendukung tugas pokok TNI AD. (rah)

bertanam sehingga dia tidak ada pekerjaan,” ujarnya. Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta melihat pemerintah sudah banyak menggelontorkan program pengentasan kemiskinan. Seperti JKBM, beasiswa bagi siswa tidak mampu, bedah rumah, gerbangsadu, serta simantri. “Tetapi masalahnya, banyak program itu yang salah sasaran akibat eksekutif tidak memiliki data yang berkaitan dengan orang miskin dan kegiatannya. Jadi, orang miskin yang sebenarnya membutuhkan alat untuk kerajinan kayu malah diberikan sapi, sehingga program

itu tidak berhasil,” ujarnya. Parta membenarkan bila kemiskinan banyak terjadi pada petani, terutama yang hidup di desa. Oleh karena itu, pemerintah mesti meningkatkan nilai tukar petani dengan melakukan subsidi hasil. Pasalnya, pemerintah selama ini lebih banyak memberikan subsidi proses produksi berupa pupuk bersubsidi, bantuan sapi, bantuan saprodi, dan bantuan alat-alat pertanian. Tapi ketika hasil panen jebol, petani justru tidak mendapatkan apa-apa. Belum lagi HET untuk gabah sudah ditentukan oleh pemerintah. Akibatnya, petani tidak bisa menjual mahal hasil panennya. (kmb32)

Dikeluhkan, Pengurukan Bahu Jalan Nasional

Bali Post/kmb26

DIKELUHKAN – Tumpukan kerikil di pinggir jalan dikeluhkan warga karena membahayakan.

Negara (Bali Post) Perbaikan jalan nasional Denpasar - Gilimanuk di Desa Pulukan hingga Medewi, menuai keluhan. Pengurukan bahu jalan dengan kerikil di sepanjang jalan itu dinilai membahayakan pengguna jalan, lantaran belum dipadatkan. Bahkan, warga yang rumahnya di pinggir jalan mengalami kesulitan masuk atau keluar rumah. Gede Adi Winarta (20) warga Pulukan, Rabu (13/1) kemarin, mengaku kesulitan melewati bahu

jalan karena kerikil yang belum dipadatkan. Selain itu banyak pengendara motor yang terperosok ketika meminggirkan kendaraannya. “Kalau mengerem mendadak pasti terpeleset,” terangnya. Winarta berharap agar jalan tersebut dipadatkan atau sekalian diaspal. Kalaupun tidak diaspal, jangan ditumpuk batu split seperti saat ini. Keluhan senada disampaikan Sapuanan (45), warga yang tinggal di pinggir jalan Denpasar - Gilimanuk, di Banjar Pesinggahan.

Kerikil di pinggir jalan itu dianggap membahayakan. Bahkan debu masuk hingga ke rumah. Semestinya kerikil itu dipadatkan, agar tidak membahayakan pengendara motor. Sejak dipasangi batu split itu, banyak kendaraan yang terperosok dan ban mobil selip. Perbekel Pulukan I Wayan Armawa mengaku mendapatkan keluhan dari warganya terkait perbaikan jalan nasional itu. Tak hanya warganya, banyak pengguna jalan yang mengeluhkan hal tersebut. (kmb26)


BANGLI

8

Kamis Pon, 14 Januari 2016

Kembangkan Bawang Merah

Pemkab Siapkan 100 Ton Bibit Varietas Biru Lancor Bangli (Bali Post) – Peningkatan produksi bawang merah menjadi salah satu fokus yang akan digarap Dinas Pertanian Perkebunan dan Perhutanan (P3) Kabupaten Bangli tahun ini. Dinas P3 pun kini tengah menyiapkan 100 ton bibit bawang merah varietas biru lancor. Penangkaran bibit bawang tersebut dilakukan di Desa Songan B, Kintamani. Plt. Kadis P3 Bangli Ni Wayan Manik didampingi Kasi Pangan I Nengah Pugra Winata saat ditemui di kantornya, Rabu (13/1) kemarin, menjelaskan, produksi bawang merah di Bangli selama ini cukup tinggi. Bawang merah banyak dihasilkan oleh desa-desa yang ada di kawasan Kaldera Batur yakni Desa Songan A dan B, Terunyan, Abang Batudinding bagian bawah, Abang Songan bagian bawah serta Kedisan dan Buahan.

Untuk meningkatkan produksi bawang merah di Kintamani serta mengantisipasi sulitnya para petani mendapatkan bibit bawang merah yang berkualitas, pihaknya mengaku tengah menyiapkan bibit bawang merah varietas biru lancor. Dibantu UPTD Dinas Pertanian Provinsi Bali penangkaran benih bawang di Desa Songan B dibuat sebanyak 100 ton. ‘’Bibit yang dihasilkan nanti diberi sertifikat oleh balai sertifikat benih,’’ terangnya. Pugra menambahkan, pihaknya selama ini sering dibuat kecewa dengan petani bawang di Kintamani. Saat harga bawang melonjak seperti sekarang, petani kerap menjual bawang sampai ke bibitnya. Sehingga begitu musim tanam tiba, banyak petani yang akhirnya kesulitan mendapat bibit. ‘’Selama ini banyak petani yang membeli bibit bawang ke luar daerah seperti Brebes. Agar

tak lagi kesulitan maka kita kini tengah siapkan bibitnya,’’ ujarnya. Selain bawang merah, di tahun 2016 ini Dinas P3 juga akan fokus meningkatkan produksi jeruk. Dikatakan Pugra, selama ini tanaman jeruk petani baru bisa menghasilkan rata-rata 30 kilogram per pohon. Pihaknya menargetkan satu pohon nantinya bisa menghasilkan 47-50 kilogram. Untuk meningkatkan produksi jeruk di Bangli, pihaknya tidak hanya mengembangkan tanaman jeruk di Kintamani namun juga beberapa wilayah di kecamatan lainnya. Sebagaimana yang sudah ada selama ini, tanaman jeruk di Bangli sudah mulai dikembangkan oleh para petani di sejumlah wilayah seperti Bangli utara, Susut dan Tembuku bagian utara seperti Desa Peninjoan dan Yangapi. (kmb40)

Seorang petani di Songan saat memanen bawang belum lama ini.

Bali Post/ina

Kepala Sekolah Mengeluh

Tunjangan Lebih Kecil daripada Kepala Tata Usaha

I Made Mahindra Putra

Bali Post/sos

Tak Ingin Jadi Temuan BPK

Pemkab Usulkan Hak Pinjam Pakai Puluhan Aset Provinsi

Bangli (Bali Post) Pemanfaatan puluhan aset Pemerintah Provinsi Bali oleh Pemerintah Kabupaten Bangli yang belum sepenuhnya merujuk pada aturan sering menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan. Agar hal tersebut tak berlanjut, pemanfaatan aset itu pun diusulkan menjadi hak pinjam pakai. Kepala Bagian Umum, Perlengkapan dan Aset Setda Bangli I Made Mahindra Putra, Rabu (13/1) kemarin menjelaskan, setiap adanya pemeriksaan dari BPK, pemanfaatan aset provinsi oleh pemerintah daerah paling sering menjadi sorotan. Sorotan BPK ini sangat mempengaruhi predikat yang didapatkan kabupaten. ‘’Pemanfaatan aset itu sangat sering menjadi temuan setiap ada pemeriksaan. Salah satunya karena belum sepenuhnya memenuhi persyaratan yang ada,’’ ujarnya. Supaya hal itu tak lagi menjadi temuan, kata Mahindra Putra, pihaknya sudah melakukan rapat koodinasi dengan pemerintah provinsi. Diusulkan agar aset yang ada di Bangli itu bisa dimanfaatkan pemkab dengan hak pinjam pakai sesuai dengan ketentuan yang ada. Aturan dimaksud yakni Peraturan Pemerintah Nomor 27 tahun 2014 tentang Pengelolaan Aset dan Barang Daerah. ‘’Usulan kami itu sudah mendapat lampu hijau dari pemprov. Kini tinggal menunggu surat persetujuan dari Gubernur saja,’’ katanya. Mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Bangli ini pun menyebutkan, jumlah aset yang diusulkan menjadi hak pinjam pakai itu mencapai 31 unit, yakni berupa tanah dan tanah berisi bangunan. ‘’Aset tanah itu salah satunya untuk pengembangan perikanan. Itu ada di Sidembunut, Bangli. Kalau tanah isi bangunan berupa kantor dan rumah dinas,’’ terangnya. Ditegaskan pula, hak pinjam pakai aset ini hanya bisa dilakukan dalam waktu maksimal 10 tahun dan fungsinya tidak dapat diubah. ‘’Kalau waktu telah berakhir, kami kan bingung mau buat kantor di mana. Untuk itu, kami akan berusaha agar aset itu bisa dihibahkan ke daerah,’’ ucapnya. Pejabat asal Desa Kedisan, Kintamani ini menambahkan, selama aset itu dimanfaatkan daerah, pemeliharaannya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. ‘’Sejauh ini kondisi bangunan masih bagus. Masih layak pakai,’’ tandasnya. (kmb45)

Bangli (Bali Post) -

Kenaikan tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) yang diberlakukan Pemkab Bangli per Januari 2016 ternyata memicu kecemburuan di kalangan kepala sekolah. Banyak kepala sekolah yang mengeluh lantaran tunjangan yang mereka dapatkan nominalnya lebih kecil dibandingkan Kepala Tata Usaha (KTU). Padahal jika dilihat dari pekerjaan, tanggung jawab yang diemban kepala sekolah jauh lebih berat dibanding KTU. Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bangli Wayan Sadia, Rabu (13/1) kemarin, mengakui bahwa timpangnya besaran TPP saat ini menyebabkan sejumlah kepala sekolah di Bangli mengeluh. Dia menjelaskan, sesuai peraturan bupati (Perbup) tentang pemberian TPP, tidak dicantumkan pemberian tunjangan untuk jabatan kepala sekolah. Dalam peraturan itu hanya dicantumkan pemberian tunjangan pegawai sesuai eselon

dan golongan. Untuk pegawai golongan IV (termasuk kepala sekolah) mendapatkan tunjangan Rp 1.300.000. Sedangkan KTU yang merupakan bawahan kepala sekolah mendapat tunjangan Rp 1.500.000. Hal ini dikarenakan sesuai dengan Perbup, KTU masuk dalam pejabat eselon V. ‘’Itu kalau kepala sekolahnya golongan IV dapat Rp 1.300.000. Tapi kalau kepala sekolahnya hanya golongan III, ya tunjangan yang didapat jelas di bawah itu,” terangnya.

Terkait kondisi tersebut pihaknya pun mengaku cukup prihatin. Dia mengatakan jika dilihat dari tanggung jawab pekerjaan, kepala sekolah memiliki tanggung jawab yang jauh lebih berat jika dibandingkan dengan KTU. ‘’Tanggung jawab kepala sekolah besar, tetapi kesejahteraan lebih kecil dibandingkan bawahannya, kepala sekolah akan menjadi ujung tombak kalau ada masalah bukan KTU,’’ ujarnya. Sementara itu disinggung mengenai langkah ke depan

yang akan dilakukan PGRI dalam menyikapi hal ini, Sadia mengaku bakal membahas persoalan tersebut dengan para kepala sekolah. Pihaknya pun berencana akan menyampaikan persoalan ini ke DPRD Bangli khususnya kepada ketua komisi yang membidangi pendidikan. ‘’Saya harapkan nanti ke depannya pemegang kebijakan di Bangli bisa lebih memperhatikan kesejahteraan kepala sekolah mengingat tugas dan tanggung jawabnya yang selama ini diemban,’’ ujarnya. Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Bangli Ida Bagus Giri Putra menjelaskan, pemberian TPP untuk pegawai di Pemkab Bangli selama ini dilakukan berdasarkan eselon dan golongan. Karena kepala

sekolah bukan merupakan jabatan struktural melainkan guru yang diberikan tugas tambahan sebagai kepala sekolah, maka tunjangan yang diberikan dihitung sesuai dengan golongan. ‘’Sebagai guru mereka selama ini juga dihargai nilai kreditnya, dalam rangka pencapaian sertifikasinya,’’ ujarnya. Ditambahkannya, nantinya setelah UU ASN berjalan, barulah pihaknya memberlakukan analisis beban kerja. Dengan analisis beban kerja inilah akan ada peluang mendapatkan reward bagi pegawai yang memiliki beban kerja yang berat sehingga kendati golongannya sama namun penghasilan yang didapat pegawai bisa jadi tidak sama karena disesuaikan dengan beban kerja. (kmb40)

Yasa dan Tapa, Dua ODK Bersaudara di Peninjoan

Menganyam Bambu demi Menyambung Hidup ORANG Dengan Kedisabilitasan (ODK) kerap dianggap tak mampu melakukan sesuatu layaknya orang normal. Demi menyambung hidup, mereka pun sering dituding hanya bergantung pada orang lain. Akan tetapi, hal itu tak berlaku di kehidupan I Nyoman Yasa dan Ni Ketut Tapa, dua ODK bersaudara di Banjar/Desa Peninjoan, Tembuku. Wayan Yasa (75) dan Ni Ketut Tapa (70) tinggal di tengah perkebunan di Banjar Peninjoan, Desa Peninjoan. Keduanya sama-sama tidak menikah. Kondisi fisik Yasa, jari tangan kanannya tumbuh tak normal. Begitu juga dengan kedua kakinya yang kecil dan terlipat. Hal ini menyebabkan dirinya tak bisa berjalan. Sementara kondisi Tapa sedikit lebih beruntung. Yang tak sempurna hanya pada kakinya. ‘’Kami memang seperti ini sejak lahir. Sudah bawaan,’’ ujar Yasa saat ditemui, Rabu (13/1) kemarin. Yasa menceritakan, sebagai penyandang disabilitas, saat masih muda kerap dikesampingkan teman-temannya. Saat berada di keramaian, dijadikan bahan tontonan. Bahkan tak sedikit yang menganggap ia tak bisa melakukan apa-apa. ‘’Kalau itu diingat, saya merasa sedih. Kalau ke pura, saya

Telepon Penting Bangli RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-51004

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

dilihat banyak orang. Dijadikan tontonan. Sampai akhirnya kami berdua tak berani keluar lagi,’’ tuturnya. Lantaran kondisi tersebut, orang tuanya terus memberikan nasihat agar jangan pernah malu menjalani hidup yang kekurangan. Dengan rasa percaya diri, ia pun mulai bangkit dari kepiluan yang telah dipendam selama bertahun-tahun. Demi menunjukkan dirinya bisa berkarya, sejumlah kegiatan pun ia lakoni. Salah satunya membuat anyaman bambu berupa penarak dan guwungan (sangkar ayam). Tangannya yang mungil terlihat sangat lihai menjalin ratusan bilahan bambu. ‘’Saya bisa kerja. Tak seperti yang orang kira. Saya tak putus semangat dengan kondisi seperti ini,’’ tegasnya. Berbekal keinginan agar tak sepenuhnya bergantung pada orang lain, Yasa menuturkan, bambu bahan anyamannya langsung dicarinya di kebun yang tak jauh dari rumah. Untuk bisa sampai di lokasi itu, ia merangkak dengan mengandalkan kekuatan tangannya. Sementara Tapa tetap setia menunggu di rumahnya sambil membuat porosan. ‘’Bambu untuk anyaman, saya cari sendiri di kebun. Pelan-pelan saya merangkak ke sana,’’ ucapnya.

Ada cerita menyedihkan dari Yasa. Saat menebang bambu dua tahun lalu, kepalanya mengalami luka sobek gara-gara bilah bambu yang ditebangnya terpental. ‘’Kena kepala saya sampai luka parah. Setelah kejadian itu saya tak lagi berani menebang bambu. Kalau sekarang nyari bambu dibantu sama adik,’’ katanya. Penghasilan yang didapatkan Yasa dan Tapa dari menjual anyaman tak seberapa. Paling banyak Rp 1 juta per bulan. Meskipun kondisinya seperti itu, mereka berdua masih tetap berusaha hidup mandiri. ‘’Masak masih sendiri. Ganti baju, mandi, semuanya sendiri. Saya berusaha tak bergantung banyak dengan orang lain,’’ ungkap Yasa. Di balik kisah pilunya, ternyata Yasa masih bisa bersyukur. Sebab beberapa tahun lalu mendapatkan bantuan kursi roda. Selain itu, pengalaman menarik pun pernah singgah di hidupnya, yakni mewakili Kecamatan Tembuku mengikuti pameran kerajinan bambu di Jakarta pada 2009 lalu. Pengalaman ini semakin meyakinkan dirinya tak kalah dengan orang lain yang kondisi fisiknya lebih baik. ‘’Saya berusaha buktikan bisa melakukan sesuatu lebih,’’ pungkasnya. (sos)

Bali Post/sos

ODK - I Nyoman Yasa (dua dari kiri) dan Ni Ketut Tapa (dua dari kanan) sedang duduk di teras rumahnya ditemani kerabat setelah selesai menganyam bambu.


GIANYAR

Kamis Pon, 14 Januari 2016

9

Pemkab Berencana Ajukan 3.728 Formasi CPNS

FIGUR

Gianyar (Bali Post) -

Informasi bakal dilaksanakannya perekrutan CPNS tahun 2016 langsung direspons Pemkab Gianyar. Tak tanggung-tanggung, pemkab berencana mengusulkan 3.728 formasi ke pemerintah pusat. Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Gianyar I Made Suradnya, Rabu (13/1) kemarin mengungkapkan, sesuai rekapitulasi perencanaan Aparatur Sipil Negara (ASN) berdasarkan e-Formasi, Pemkab Gianyar per 30 November membutuhkan 3.728 formasi. Data itulah yang menjadi acuan usulan ke pemerintah pusat.

Suradnya menjelaskan, perhitungan dalam e-Formasi menggunakan cara matematis. Perhitungan dimakud yakni pendataan ABK PNS riil saat ini. Dari jumlah itu kemudian dikurangi personel yang memasuki masa pensiun dan mereka yang pindah, ditambah formasi CPNS. Dari perhitungan tersebut baru akan diketahui jumlah

kekurangan formasi CPNS di suatu daerah. Dikatakannya, dari jumlah 3.728 formasi yang diusulkan, jabatan fungsional umum menduduki posisi tertinggi dengan 2.355 formasi. Disusul kemudian guru 1.035 formasi, jabatan fungsional (selain guru, dokter, perawat dan bidan) 200 formasi, perawat (52 formasi), bidan (42 for-

masi), dan dokter sebanyak 26 formasi. Soal kemungkinan usulan tersebut diterima atau tidak nanti, Suradnya menyatakan, pihaknya hanya bisa mengusulkan. Keputusan menyangkut jumlah kuota yang diberikan nantinya tetap di tangan pemerintah pusat. Meski demikian, pihaknya mengaku akan tetap berupaya agar kuota yang diberikan bisa maksimal. Menurutnya, jumlah pegawai sangat memengaruhi kinerja pemerintahan terutama dalam kaitannya pelayanan

Bali Post/nik

Konflik Tapal Batas Berujung Damai

Dorong Pertumbuhan UMK BERBAGAI upaya dilakukan Pemkab Gianyar mendorong pertumbuhan usaha mikro kecil (UMK). Salah satunya dengan pelimpahan kewenangan untuk menerbitkan izin usaha mikro dan kecil (IUMK) dari kabupaten ke setiap kantor camat. ‘’Pelimpahan itu sudah dilakukan sejak lama, semata-mata dilakukan untuk lebih menggeliatkan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Gianyar,’’ ujar Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata saat ditemui di ruangannya Rabu (13/1) kemarin. Pelimpahan IUMK dari kabupaten ke kantor camat yang mendapat penghargaan dari Kementerian Koperasi dan UKM RI ini, didasarkan pada Peraturan Bupati (Perbup) Gianyar nomor 22 tahun 2015 tentang Pendelegasian Wewenang Pelaksanaan Izin Usaha Usaha Mikro dan Kecil kepada Camat di Kabupaten Gianyar. Agung Bharata mengatakan pelimpahan wewenang ini merupakan bentuk perhatian atau keberpihakan Pemkab Gianyar pada pelaku ekonomi mikro dan kecil yang ada di kawasan seni ini. ‘’Ini merupakan salah satu langkah untuk mempermudah masyarakat khususnya para perajin, karena tidak perlu malas lagi untuk mengurus izin usaha, karena sudah dekat dengan tempat tinggal dan tempat berusaha,’’ katanya. Berdasarkan data, dari 64 ribu usaha mikro dan kecil yang ada di Kabupaten Gianyar, hingga pertengahan Desember 2015 sebanyak 1.427 usaha mikro dan kecil telah memiliki IUMK. Sisanya saat ini masih proses pengurusan izin karena sebagian masih menunggu masa habis berlakunya SIUP kecil yang dimiliki. ‘’Dengan memiliki IUMK para pengusaha mikro dan kecil sudah bisa langsung melakukan peminjaman dengan Bank BRI,’’ jelasnya. Ditambahkan, selama ini usaha kecil dan mikro serta koperasi, terbukti efektif dalam menghadapi krisis dan lesunya ekonomi dunia saat ini. Agung Bharata berharap dengan kemudahan yang diberikan kepada pengusaha mikro dan kecil dapat makin meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gianyar sehingga mampu memperkecil angka pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Gianyar. (nik)

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati

- 943056

DPRD

BPBD

- 943144 - 7844717/7844718

PMK

- 943113

Kantor Satpol PP

- 944436

RSUD Sanjiwani

- 943020

PDAM

- 944225/943233

KPA Gianyar PMI Gianyar

- 942184

- 8958414

KONI Gianyar

- 947261

BNN Kab. Gyr.

- 946122

PLN

- 947166

Kodim 1616 Gyr

- 943069

Koramil Gianyar

- 942289

Koramil Blahbatuh

- 941167

Koramil Tegallalang

- 974792

Koramil Tampaksiring

- 901601

Koramil Sukawati

- 297564

Koramil Ubud

- 975314

Koramil Payangan

- 974793

Siaga Lantas/TMC Gianyar

- 945820

Warga Perangsada Memohon Maaf

Bali Post/nik

TERSANGKA - Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni saat menunjukkan tersangka pembobolan rumah, didampingi Kanit I Satreskrim Polres Gianyar Ipda IGN Winangun.

Hendak Kabur ke Lombok

Wanita Pembobol Rumah Diringkus

Gianyar (Bali Post) Seorang wanita yang menjadi tersangka kasus pembobolan rumah diringkus Unit I Satreskrim Polres Gianyar. Maritza (22) yang hendak kabur ke Lombok ini, diamankan di Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Selasa (12/1) malam. Berdasarkan penyelidikan, dalam sehari tersangka diketahui melakukan aksi pencurian di dua rumah di seputaran Desa Abianbase. Kanit I Satreskrim Polres Gianyar Ipda IGN Winangun, Rabu (13/1) kemarin, mengatakan penangkapan ini berawal dari laporan sejumlah korban pencurian, khususnya dua kasus pencurian di seputaran Desa Abianbase, Gianyar yang terjadi pada Minggu (10/1). ‘’Polisi yang melakukan penyelidikan dari pencurian di dua lokasi ini berhasil mengantongi identitas Maritza,’’ katanya saat mendampingi Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni yang belum lama ini dilantik. Mengantongi identitas itu, ang-

gota unit Buser Polres Gianyar pun langsung melakukan perburuan. Hingga akhirnya tersangka terdeteksi di Pelabuhan Padangbai Selasa malam sekitar pukul 21.00 wita. ‘’Saat kami ketahui tersangka ada di pelabuhan, saya bersama anggota langsung mengarah ke sana dan langsung kami ringkus sekitar jam 9 malam di pelabuhan sebelum dia berhasil menyeberang ke Lombok,’’ ucapnya. Ipda Winangun mengatakan, saat diringkus, wanita dengan tato di tangan kirinya ini sempat melakukan perlawanan. Maritza selanjutnya digiring ke Mapolres Gianyar. ‘’Saat diinterogasi, Maritza mengakui aksi pencurian bobol rumah di Abianbase dilakukan seorang diri,’’ katanya. Pertama, tersangka menyasar rumah korban Niris Soleh, pada Minggu pagi sekitar pukul 10.00 wita. Di lokasi itu, ia mengambil sejumlah barang berharga seperti jam tangan dan uang tunai Rp 2,1 juta. Menjelang malam, tersangka membobol rumah Fathor dan berhasil melarikan barang berharga seperti HP serta uang tunai Rp 4

Kelola Dana Besar

Pemerintah Desa Harus Paham Aturan Gianyar (Bali Post) Anggaran yang dikelola pemerintah desa sangat besar. Tahun ini, seluruh desa di Gianyar akan mendapat dana antara Rp 2 miliar hingga Rp 3 miliar lebih. Untuk itu, perangkat desa harus memahami dengan benar berbagai peraturan tentang pengelolaan dana serta taat pada perencanaan yang telah dibuat. Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Gianyar, Kadek Suardika, dalam sebuah pertemuan dengan jajaran pemerintah desa di Kantor Bupati Gianyar, Rabu (13/1) kemarin, mengungkapkan, besarnya kewenangan pemerintah desa yang diamanatkan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 serta didukung anggaran yang besar, memunculkan beragam penafsiran bahkan rawan penyimpangan. Oleh karena itu, Bupati Gianyar melalui Perbub Nomor 72 Tahun 2015 telah memberikan aturan serta pedoman bagi pemerintah desa dalam meng-

ke masyarakat. Pihaknya pun berharap pemerintah pusat bisa memfasilitasi kebutuhan tersebut. ‘’Kami berharap agar kuota untuk Gianyar bisa maksimal,’’ katanya. Lebih lanjut Suradnya juga belum bisa memastikan kapan penerimaan CPNS 2016 dilaksanakan. Dia menyebut baru sebatas menerima informasi sementara surat resmi dari kementerian hingga saat ini belum turun. ‘’Belum bisa dipastikan. Kami masih menunggu surat dari kementerian,’’ katanya. (kmb25)

gunakan kewenangannya. Dalam Perbub tersebut juga diatur berbagai mekanisme dan tata cara pendanaan yang seluruhnya bisa dilaksanakan pemerintah desa. ‘’Perbub 72 merupakan salah satu aturan yang mengatur kewenangan desa agar semua keputusan dilaksanakan sesuai ketentuan serta peraturan yang berlaku,’’ katanya. Dengan banyaknya kewenangan serta dana yang dikelola masing-masing desa, mau tidak mau, sumber daya manusia (SDM) di desa harus siap mengelola. Jangan sampai pengelolaan dana melenceng dari aturan dan kewenangan yang dimiliki. Dalam hal ini pihaknya menekankan pentingnya pemahaman mengenai kewenangan desa berdasarkan hak asal usul dan kewenangan lokal berskala desa di Kabupaten Gianyar. Menurutnya, kewenangan itu merupakan warisan yang masih hidup dan juga merupakan prakarsa desa atau pra-

karsa masyarakat desa yang disesuaikan dengan perkembangan kehidupan masyarakat. Kewenangan lokal berskala desa merupakan kewenangan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat atau kewenangan yang telah dijalankan masyarakat desa. Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Gianyar I Made Wata menekankan pentingnya perencanaan dan pengalokasian anggaran. Guna mengantisipasi penyimpangan, maka dalam pelaksanaan musrenbang desa diharapkan semua usulan termasuk dari desa pakraman, subak serta sekaa bisa diakomodir di RPJMDes. Langkah ini untuk mencegah usulan yang nyelonong masuk. Semua kegiatan, kata Wata, haruslah diatur melalui APBDes sehingga pemerintah desa punya pedoman jelas dalam memanfaatkan dana yang ada. (kmb25)

juta. ‘’Lokasi ke tiga, ia mengaku mencuri HP di rumah makan Ngerodok di Gianyar, tetapi kasus ini belum ada laporan. Kami masih melakukan penyelidikan karena ada dugaan ia juga beraksi di lokasi lain,’’ terangnya. Mantan Kanit IV Polres Gianyar ini menambahkan, dari tangan tersangka diamankan sejumlah pakaian dan alat kosmetik yang dibeli dari uang hasil pencurian. Maritza dijerat pasal 362 tentang Pencurian Biasa dengan ancaman 5 tahun penjara dan pasal 363 tentang Pencurian dengan Pemberatan ancaman 7 tahun penjara. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni mengaku akan memerintahkan jajarannya untuk lebih maksimal dalam menyelesaikan sejumlah kasus pencurian serta meningkatkan patroli untuk keamanan wilayah khususnya di kawasan pariwisata. ‘’Bersama tim di serse Gianyar keamanan akan kita tingkatkan. Tidak hanya di kawasan wisata, tapi setiap sudut Gianyar, untuk menjaga kamtibmas,” tegasnya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Setelah cukup lama dimediasi Polres Gianyar, konflik tapal batas antara Banjar Perangsada, Desa Pering dengan Desa Saba, berakhir dengan tanda tangan perdamian kedua belah pihak. Seluruh krama Banjar Perangsada pun memohon maaf atas tindakan perusakan tapal batas yang dilakukan beberapa waktu lalu. Bendesa Perangsada I Nyoman Kamaryasa, Rabu (13/1) kemarin mengatakan, kesepakatan damai antara Banjar Perangsada, Desa Pering dengan Desa Saba ini diperoleh setelah berulang kali melakukan diskusi, dengan pembahasan masalah tapal batas desa. ‘’Kami sudah menandatangani kesepakatan damai dan saya mewakili semua krama di Perangsada memohon maaf sebesar-besarnya,’’ ucapnya. Dikatakan, dalam kesepakatan damai itu pihak dari Desa Saba mengajukan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi krama dari Banjar Perangsada. Ada pun persyaratan itu yakni mengakui Surat Keputusan Bupati Gianyar nomor: 1260/01.-B/HK/2014 tanggal 1 Desember 2014 tentang penetapan dan penegasan batas desa antara Desa Saba dengan Desa Pering, Blah-

batuh. Persyaratan kedua pihak Banjar Perangsada bersedia memperbaiki dengan utuh semua yang telah dirusak. ‘’Yang diperbaiki di sini berupa tugu warna putih serta sejumlah patok batas. Semua persyaratan itu sudah kami lakukan,’’ ungkapnya. Persyaratan ketiga, pihak Banjar Perangsada bersedia melaksanakan upacara di tugu tapal batas sesuai dengan prosesi upacara semula yaitu upacara pecaruan, ngambe, dan mapendem. Persyaratan selanjutnya meminta maaf kepada masyarakat Desa Saba melalui media cetak, termasuk di Bali Post. Sementara Kapolres Gianyar AKBP Farman sangat mengapresiasi permohonan maaf yang sudah diakukan krama Banjar Perangsada dan juga sudah bersedia memenuhi semua persyaratan. Diakui proses damai ini berhasil didapatkan setelah melakukan beberapa kali Forum Grup Diskusi (FGD) di Mapolres Gianyar. ‘’Kalau sekarang sudah mau berdamai dan meminta maaf tentu kami dari kepolisian sangat mengapresiasi dan menyambut baik tindakan tersebut,’’ katanya. (ad1503)

TAPAL BATAS - Bendesa Perangsada I Nyoman Kamaryasa menunjukkan tugu tapal batas Desa Saba yang sudah diperbaiki.


KLUNGKUNG

10

Kamis Pon, 14 Januari 2016

87 KK di Bantaran Sungai Unda Dandim Sebarkan Wawasan Kebangsaan Statusnya Penyewa Lahan

Semarapura (Bali Post) – Dandim 1610/Klungkung Letkol Inf. Fransiscus Ari Susetio memberikan pembekalan tentang wawasan kebangsaan kepada Himpunan Mahasiswa Kimia (Himaki) Unud, Denpasar, di Balai Subak Lepang, Desa Takmung, Banjarangkan, Rabu (13/1) kemarin. Dandim mengajak mahasiswa dan masyarakat sekitar mencintai dan menjaga keutuhan NKRI. Susetio menjelaskan tentang kondisi masyarakat saat ini yang masih banyak belum memahami tentang wawasan kebangsaan. “Wawasan kebangsaan sangat penting sebagai landasan konsepsional pemersatu bangsa,” katanya kepada ratusan peserta didampingi Danramil 1610-02/Banjarangkan Kapten Inf. I Nyoman Wiryatha dan Perbekel Desa Takmung I Nyoman Mudita. Ditambahkannya, wawasan kebangsaan bertujuan membangun karakter dan jiwa seseorang agar dapat ikut berpartisipasi dalam pembangunan bangsa. “Dalam wawasan kebangsaan ada empat pilar yang sangat penting dipegang teguh dalam kehidupan sehari-hari, yaitu mencintai dan menjaga keutuhan NKRI, politik, ekonomi, dan sosial budaya,” ungkap Dandim. (dwa)

Semarapura (Bali Post) – Keberadaan 87 KK yang telah tinggal bertahun-tahun di bantaran Sungai Unda hingga saat ini statusnya belum jelas. Warga yang menempati tanah seluas 1,1 hektar tersebut kebanyakan telah membangun rumah permanen meski tidak mengantongi sertifikat tanah atau bukti sewa. Untuk mendapatkan kejelasan nasib mereka, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melakukan audiensi ke Pemprov Bali sebagai pemilik lahan tersebut. Pihaknya telah mendapatkan jawaban pasti dari Pemprov Bali terkait nasib puluhan masyarakat Klungkung yang ada di bantaran Kali Unda. Warga yang sudah terdata bisa tetap menempati lahan tersebut hingga 30 tahun ke depan, namun statusnya sebagai penyewa lahan. Untuk itu, mereka diwajibkan mengajukan permohonan penyewaan kepada Pemprov

Bali agar dapat diproses untuk pembuatan perjanjian sewa. “Permohonan dari masyarakat kepada pemerintah provinsi. Kami memfasilitasi dari awal hingga masalah ini selesai,” tutur orang nomor satu di Kabupaten Klungkung itu, Rabu (13/1) kemarin. Sebelumnya, puluhan warga yang tinggal di bantaran Kali Unda sudah mengajukan beberapa kali permohonan agar ada kepastian nasib. Namun, perjuangan yang telah dilakukan bertahun-tahun tersebut baru dapat diselesaikan saat ini. Tidak adanya kepastian status membuat mereka waswas karena dapat diusir kapan saja. Apalagi beberapa di antaranya sudah tinggal secara turun temurun. “Mereka memang tidak memiliki sertifikat, namun sudah mentaati kewajibannya membayar pajak dan memiliki SPPT tanah tersebut,” ungkap pejabat asal Nusa Penida tersebut. (dwa)

Pemprov

Bali Post/dwa

JELAS - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta (tengah) memperjuangkan kejelasan status warganya yang tinggal di bantaran Sungai Unda.

Listrik Sering Mati

Gangguan Distribusi Air Meluas Semarapura (Bali Post) –

AKBP F.X. Arendra Wahyudi

Bali Post/kmb

Masyarakat Diminta Melapor

Jika Ada Gerakan Gafatar Semarapura (Bali Post) – Munculnya organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di sejumlah daerah di Indonesia mendapat perhatian Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi. Kapolres akan melakukan deteksi tertutup untuk mengawasi gerakan ormas tersebut, terutama mencari tahu soal AD ART-nya agar dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi Gafatar sempat muncul dan melakukan kegiatan di Klungkung. “Dulu (Gafatar) ada, sekarang tidak ada lagi,” tegas ujar Kapolres, Rabu (13/1) kemarin. Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Pemkab Klungkung dalam hal ini Kesbanglinmaspol karena menyangkut UU tentang ormas. Tetapi sekali lagi Arendra mengatakan tetap akan melakukan pengawasan secara tertutup. Kapolres meminta kasat intel untuk turun melakukan deteksi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, utamanya jangan sampai mengarah pidana. “Kami juga mengimbau masyarakat agar ikut mengawasi jika ada kegiatan yang mencurigakan. Kalau ada seperti itu, segera melapor ke pihak terkait,” katanya. Keberadaan kelompok Gafatar juga mendapat perhatian Wakil Bupati Klungkung Made Kasta. Terlebih organisasi ini sempat membuat kegiatan di Klungkung beberapa tahun lalu, seperti menggelar seminar di SMPN 2 Semarapura dan bercocok tanam di subak wilayah Akah. “Saat itu kami sampai membubarkannya karena kegiatannya tidak mengantongi izin,” ungkapnya. Wabup mengimbau perbekel dan camat ikut mengawasi di bawah. Jika ada ormas yang melakukan kegiatan agar dicek izinnya. Selain itu, Kasta berharap warga tidak sembarangan menjadi anggota LSM atau ormas. “Kalau ada LSM atau ormas yang tidak mengantongi izin, jangan diikuti,” tandasnya. Gafatar pernah muncul dan membuat sekretariat di sebuah kontrakan di Jalan Kartini, Semarapura. Mereka melakukan berbagai kegiatan di antaranya menggelar seminar di SMPN 2 Semarapura dan menanam padi di Subak Akah. Kegiatan mereka mendapat tentangan. Seminar di SMPN 2 Semarapura dibubarkan oleh pemkab karena tidak memiliki izin, sedangkan kegiatan bercocok tanam di Subak Besang ditolak warga setempat. Sikap tegas Pemkab Klungkung itu berujung terjadinya aksi demo yang dilakukan anggota Gafatar di depan kantor bupati. Aksi mereka akhirnya dibubarkan warga bersama aparat. Pemkab juga mengundang sejumlah tokoh masyarakat dan agama seperti MUI. Intinya tokoh agama sepakat menolak keberadaan Gafatar di Klungkung. (kmb)

Gangguan distribusi air PDAM Kabupaten Klungkung makin meluas. Setelah pipa koneksitas di Desa Rendang, Karangasem, rusak, kini giliran pompa yang ditempatkan di Desa Tohpati, Kecamatan Banjarangkan, dan Dusun Mincidan, Desa Dawan, Kecamatan Dawan, mati akibat gangguan listrik. Akibatnya, lima desa di Banjarangkan dan lima desa di Dawan mengalami krisis air sejak dua hari lalu. Kondisi itu dibenarkan Dirut PDAM Klungkung Nyoman Renin Suyasa. Ia tidak menampik ada gangguan distribusi air di Kecamatan Banjarangkan dan Dawan. Kerusakan akan makin meningkat jika sering terjadi gangguan listrik. Sebab, tidak hanya dibebani masalah keluhan dari pelanggan PDAM, tetapi juga pompa bakal cepat rusak. Apalagi pompa yang ditem-

patkan di Tohpati dan Mincidan sepenuhnya tergantung dari daya listrik. “Jika listriknya terus ada gangguan jelas mempengaruhi kerja pompa dan trip pompa bisa cepat rusak. Kami tidak bisa berbuat banyak ketika ada gangguan listrik, karena itu ada di PLN,” ujar Renin di Semarapura, Rabu (13/1) kemarin. Kekhawatiran Renin masuk akal. Sebab kalau

Bali Post/kmb

Wayan Sumarta

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

Kecamatan Dawan, yakni Dusun Mincidan, Desa Paksebali, Desa Sampalan Kelod, Desa Sampalan Tengah, dan Desa Gunaksa. Sementara lima desa yang mengalami krisis air di Kecamatan Banjarangkan tercatat Desa Tohpati, Desa Bumbungan, Desa Nyalian, Desa Bakas, dan Desa Tusan. Menyusul kejadian ini, Renin menyampaikan permohonan maaf kepada warga Klungkung terutama pelanggan PDAM yang mengalami gangguan distribusi air akibat kendala listrik. “Saya mohon maaf atas situasi ini. Mudah-mudahan persoalan air ini dapat segera tertangani,” ucapnya. (kmb)

Polres Evaluasi Gangguan Kamtibmas

RAPAT - Rapat gelar operasional di Rupatama Polres Klungkung.

Golkar Tak Dapat Dana Parpol Semarapura (Bali Post) – Partai politik di Kabupaten Klungkung telah mendapat dana tahun 2015. Akan tetapi, tidak semua parpol memperoleh bantuan tersebut. Salah satunya Partai Golkar Klungkung yang memiliki empat kursi di DPRD. Partai berlambang pohon beringin ini tidak menerima bantuan parpol karena masih ada sengketa di internal. Padahal Golkar mendapat jatah dana parpol senilai Rp 94.487.4935 per tahun dalam APBD Klungkung tahun 2015. Kepala Kesbanglinmaspol

pompa rusak, PDAM harus merogoh uang tidak sedikit untuk pengadaan pompa. Di sisi lain, kondisi keuangan PDAM masih tertatih-tatih. Untungnya, PDAM masih mempunyai cadangan berupa genzet untuk menangani masalah listrik di wilayah Desa Tohpati. Hanya, genzet yang dimiliki PDAM jumlahnya terbatas. Tidak semua pompa disiapkan genzet guna mengantisipasi adanya gang-

guan lsitrik. “Di Mincidan belum ada genzet,” katanya. PDAM juga harus mengeluarkan biaya tambahan operasional untuk men goperasikan genzet. Biaya tambahan ini dipergunakan untuk membeli solar dalam jumlah besar. Penyebabnya, begitu listrik mati pompa ikut mati. Namun, saat listrik hidup, pompa tidak secara otomatis bekerja dan mendistribusikan air. “Jadi, perlu ada pengisian pipa dulu dan prosesnya lama. Yang kami dikhawatirkan adalah trip pompa cepat rusak kalau listriknya terus gangguan,” jelasnya. Lima desa yang mengalami gangguan air PDAM di

Klungkung Wayan Sumarta mengatakan, dari tujuh parpol yang mendapat kursi di DPRD, hanya Golkar yang tidak menerima dana parpol. Hal ini terjadi lantaran masih ada konflik di internal partai, terutama terkait adanya dualisme kepengurusan. ‘’Karena masih ada persoalan inilah (dualisme kepengerusan), maka bantuan parpol untuk Golkar tidak bisa dicairkan dan kembali ke kas daerah,” katanya, Rabu (13/1) kemarin. Sumarta yang didampingi Kabid Politik Pengembangan Demokrasi Kesbangpolinmas Made Sukita menambahkan, tidak dicairkannya dana parpol untuk Golkar juga karena ada instruksi dari Kementerian Dalam Negeri RI tertanggal 1 September 2015. Instruksi ini berlaku nasional. Kendati perselisihan tersebut tidak kunjung selesai, Kesbangpolinmas tetap menganggarkan dana parpol untuk Golkar senilai Rp 94 juta lebih pada 2016. “Kami tetap anggarkan dananya, sampai menunggu keputusan lebih lanjut dari pusat,” tegasnya. Ketua DPD II Partai Golkar Klungkung Made Ariandi dihubungi terpisah sepertinya tidak terlalu mempersoalkan dana parpol tersebut. Dia mengatakan, Golkar Klungkung lebih baik tidak menikmati dana dari Kesbang-

pol ketika dualisme masih terjadi. Sebagai partai besar dan berpengalaman, Golkar harus mentaati segala aturan pemerintah terkait pencairan dana parpol. “Selaku ketua, saya memiliki tanggung jawab untuk mendanai pendidikan politik masyarakat hingga segala kegiatan di sekretariat. Sumber dana Golkar tidak hanya dari dana parpol itu, melainkan ada juga dari bantuan gotong royong para kader di tingkat kabupaten hingga yang ada di DPRRI,” ungkap Ariandi seraya mengakui ada beberapa kegiatan formal seperti seminar dikurangi akibat dana parpol yang tidak cair. Bantuan dana parpol diberikan untuk kegiatan pendidikan politik masyarakat sebanyak 60 persen. Sisanya 40 persen dimanfaatkan untuk kegiatan kesekretariatan. Di Klungkung ada tujuh parpol yang mendapat bantuan dana sesuai acuan hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2015. Jumlah bantuan yang diberikan ke masing-masing partai berbeda. Partai Gerindra menerima Rp 171.158.710, disusul PDI-P Rp 148.881.665, Golkar Rp 94.487.930, Partai Hanura Rp 86.172.485, Partai Demokrat Rp 75.426.365, Nasdem Rp 39.286.140, dan PKPI Rp 34.616.695. (kmb)

Bali Post/dwa

Semarapura (Bali Post) – Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi memimpin rapat gelar operasional di Rupatama Mapolres, Rabu (13/1) kemarin. Acara ini diikuti Waka Polres Klungkung Kompol A.A. Gede Mudita, kabag, kasat, kapolsek jajaran, kasi, dan para perwira Polres Klungkung. Pelaksanaan gelar operasional bertujuan menganalisa dan mengevaluasi gangguan kamtibmas yang terjadi. Selain itu, untuk menilai kinerja satuan kerja dan Polsek jajaran, untuk dicarikan solusi terbaik dalam pemecahan masalah yang dihadapi satker dan Polsek jajaran. Pada kesempatan tersebut masing-masing kapolsek menyampaikan paparan crime total (CT) dan crime clearance (CC) dari November hingga Desember 2015. Sementara Kasat Reskrim memaparkan kasus yang sedang ditangani serta upaya yang dilakukan dan hambatan yang dialami masing-masing polsek dan para kasat. Kapolres memberikan penekanan kepada para kasat dan kapolsek jajaran agar lebih meningkatkan kinerjanya dalam mengatasi permasalahan yang terjadi di wilayah masing-masing. Arendra tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel Polres Klungkung yang telah melaksanakan tugas dengan baik. (dwa)


BULELENG

Kamis Pon, 14 Januari 2016

11

PAS Desak Pelindo III Presentasikan RIP Bali Post/kmb38

PETANI MENGELUH - Waduk Titab di Busungbiu selesai dibangun pemerintah pusat. Setelah diresmikan areal genangan waduk ini mulai diisi air dengan cara menutup Tukad Saba. Namun, petani mengeluh lantaran batas waktu pengisian sudah melewati perjanjian.

Tukad Saba Ditutup

Petani di Kecamatan Seririt Mengeluh

Singaraja (Bali Post) – Sejumlah petani di Kecamatan Seririt mengeluhkan penutupaan aliraan Sungai (Tukad) Saba untuk pengisian Waduk Titab, Busungbiu. Pasalnya, batas waktu penutupan aliran sungai lewat dari kesepakatan dengan pengurus subak di Seririt. Akibatnya, lebih dari 100 hektar lahan sawah di wilayah itu kesulitan pasokan air irigasi. Masa penanaman yang harusnya dimulai Desember 2015 lalu kini menjadi molor. Dari informasi yang dikumpulkan di lapangan, Rabu (13 /1) kemarin, sebelum pengisian waduk, pengurus subak dikumpulkan pihak pengelola waduk. Saat itu disepakati kalau aliran Tukad Saba yang menjadi penopang irigasi persawahan di wilayah mereka ditutup selama satu bulan penuh dari 27 November dan berakhir 27 Desember 2015 lalu. Faktanya, tukad itu ditutup mulai 13 Desember 2015 lalu dan masih berlangsung hingga sekarang. Pengurus subak di Kecamatan Seririt sempat mendatangi pihak pengelola waduk. Mereka mendesak agar aliran tukad dibuka mulai 20 Januari 2016 ini. Jika deadline tersebut tidak dipenuhi, pengurus subak dan petani mengancam melakukan aksi demo ke lokasi waduk. Salah seorang petani I Nengah Sudiasa mengatakan, molornya jadwal penutupan aliran tukad dikhwatirkan menimbulkan dampak serius terhadap usaha tani yang digelutinya. Pasalnya, mulai Desember 2015 lalu sudah mulai dilakukan pengolahan lahan dan menyiapkan benih padi. Sejak aliran tukad ditutup dirinya dan petani lain tidak dapat mengolah lahan yang akan ditanami padi. Masalahnyam petani tidak mendapat pasokan air irigasi secara optimal. Bukan hanya lahan tidak bisa dibajak karena krisis air, benih padi yang sudah telanjur disemaikan terancam mati, karena kekurangan air. “Kami hanya mengandalkan hasil sawah untuk menghidupi keluarga. Kalau tukad ditutup bagaimana kami bisa membajak tanah. Kami sangat menyayangkan perjanjian penutupan aliran tukad itu, yang dilanggar pihak pengelola waduk,” tegasnya. Tukad Saba Aliri 100 Ha Petani yang akrab dipanggil Kaki Dukuh ini menambahkan, sebelum dibangunnya Waduk Titab aliran Tukad Saba menjadi penopang irigasi sawah di seluruh subak se-Kecamatan Seririt. Total luas lahan yang dialiri dari tukad ini lebih dari 100 hektar. Lahan ini tersebar di Subak Belumbang (Kelurahan Seririt). Subak Puluran (Desa Pengastulan), Subak Banyumati, Subak Uma Desa, dan Subak Karang Sari. Sekarang ini lahan sawah di subak ini tidak mendapat pasokan air irigasi dari aliran Tukad Saba. Jika kondisi ini tidak segera diambil tindakan, maka tidak menutup kemungkinan petani menunda masa tanam. Bahkan, petani yang sudah telanjur menyemaikan benih, dipastikan merugi karena umur benih sudah melebihi masa jadwal tanam yang sudah ditetapkan. “Ada lahan yang sudah sempat dibajak kini terbengkelai karena tidak dapat air. Benih juga mulai mati karena tidak ada air. Kalau sampai bulan ini kami tidak dikasi air, ratusan hektar sawah ini tidak bisa ditanam dan kami rugi total,” imbuhnya. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Nyoman Swatantra ketika dimintai konfirmasi terkait keluhan petani di Kecamatan Seririt tersebut mengaku belum menerima laporan keluhan petani di wilayah tersebut. Untuk itu, pihaknya berjanji segera menurunkan Petugas Penyuluh Pertanian (PPL) Wilayah Binaan Kecamatan Seririt untuk menelusuri kebenaran keluhan petani itu. Penutupan sementara aliran Tukad Saba tersebut secara resmi tidak diketahui Distanak. Soalnya, kewenangan pengelolaan termasuk penutupan aliran tukad itu menjadi kewenangan BWS Bali-Penida yang merupakan bawahan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI. “Kalau di Seririt itu lahannya memang luas sekali. Kami belum dapat laporan dari kecamatan perihal keluhan petani. Besok (Kamis 14/1) kami akan cek ke lapangan. Kalau toh benar kami tidak memiliki kewenangan karen bendungan itu pengelolanya BWS dan PU,” tegasnya. Untuk diketahui, Waduk Titab di Busungbiu dibangun pemerintah pusat melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida. Waduk ini diresmikan belum lama ini dan dinyatakan mulai beroperasi dengan pengisian areal genangan dengan menutup aliran Tukad Saba. Waduk ini dibangun selain untuk memasok irigasi di Seririt dan Gerokgak, ke depan akan dimanfaatkan untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tanaga Air (PLTA) dan dijadikan kawasan pariwisata alam di Buleleng Barat. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Kisruh proyek pembangunan dermaga curah cair di sisi timur Pelabuhan Celukan Bawang, Gerokgak nampaknya belum juga bisa diakhiri. Kisruh yang terjadi berkepanjangan, membuat Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) Rabu (13/1) pagi kemarin meninjau ke lokasi proyek. Ketua DPRD I Gede Supriatna bersama Sekkab Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. dan Kabag Humas dan Protokol Made Supartawan juga ikut dalam kunjungan ke Pelabuhan Celukan Bawang itu. Bupati PAS yang datang ke proyek tersebut tampak serius mengamati proyek yang sempat dihentikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tersebut. Proyek saat ini tampak aktivitasnya jauh berbeda dibandingkan saat dihentikan Satpol PP, 11 Desember 2015 lalu. Sejumlah tiang pancang tampak sudah berdiri sekitar 20 meter dari daratan. Sedangkan material proyek jauh lebih banyak dari sebelumnya. Di sela-sela kunjungan itu, Bupati PAS meminta agar PT Pelindo III Surabaya segera mempresentasikan dokumen Rencana Induk Pelabuhan (RIP) dan zonasi tata ruang pelabuhan. Permintaan ini disampaikan kesekian kalinya. Alasannya, pihak pemkab selama ini tidak pernah melihat dan bahkan membaca isi dokumen RIP Celukan Bawang, termasuk zonasi tata ruang pelabuhan.

“Kita belum tahu isi dokumen RIP itu. Kita sudah meminta Oktober 2014 lalu dan sampai sekarang juga belum. Makanya saya minta segera dipresentasikan,” tegasnya. Bupati PAS kembali mengingatkan agar pengembangan pelabuhan tetap memperhatikan proyeksi pembangunan. Aktivitas dan kepentingan seperti bongkar muat, pelabuhan barang, dan pelabuhan penumpang dapat berjalan. Dengan demikian, dampak positif akan diterima warga di Celukan Bawang dan sekitarnya. “Saya kira pengembangan pelabuhan ini harus kontinu dan sesuai gambar proyeksi pengembangan. Dengan begitu dampak positif dan kontribusi bisa dirasakan warga di sekitar pelabuhan,” tegasnya. Menanggapi permintaan itu, Senior Manager Rancang Bangun PT Pelindo III Surabaya Farouk

Bali Post/kmb38

PROYEK - Bupati Putu Agus Suradnyana, Rabu (13/1) kemarin meninjau lokasi proyek dermaga curah cair di sisi timur Pelabuhan Celukan Bawang, Gerokgak. Hidayat berjanji memberikan penjelasan kepada Bupati PAS dan DPRD Buleleng terkait rencana detail zonasi di Pelabuhan Celukan Bawang, Jumat (15/1) pekan ini. Mengawali pemenuhan janji itu, Hidayat menunjukkan detail gambar proyeksi dermaga curah cair itu akan dibangun.

Dalam gambar itu diproyeksikan ada dua kapal yang bisa memanfaatkan dermaga itu. Satu kapal berukuran sedang, dan satu lagi kapal ukurannya lebih besar. Menariknya, dalam gambar tersebut tidak dicantumkan berapa besar kapasitas kapal yang melakukan bongkar muat

curah cair pada dermaga yang dibangun. “Segera kami akan sampaikan dan dokumennya sudah siap. Pada prinsipnya, pengembangan pelabuhan sudah tidak ada masalah. Hanya tinggal penjelasan proyeksi pengembangannya saja,” katanya. (kmb38)

RSUD Penuh

Pasien Tak Tertangani Maksimal

Singaraja (Bali Post) Tingginya keperluan tempat tidur pasien di RSUD Bule leng, mengakibatkan antrean panjang. Solusinya, Ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD pun dimanfaatkan. Karena penuh otomatis pasien banyak yang belum tertangani secara maksimal. Pasien yang berobat ke RSUD bukan saja warga Buleleng, melainkan juga daerah berbatasan dengan Bali Utara.

Kadek Sriastiti (37) yang mengaku berasal dari Desa Alasangker itu mengatakan dirinya menunggui anaknya Kadek Anggun Paramitha di ruang UGD RSUD. Anggun, katanya, dirawat sejak Selasa (12/1) lalu akibat mengalami sesak napas. Sayangnya sejak Rabu siang, ia belum mendapat ruangan rawat inap. Keluarga telah berupaya, berkoordinai dengan petugas RSUD. “Ruangan penuh semua dari UGD

Kota Singaraja Layak Jadi Ibu Kota Provinsi

Singaraja (Bali Post) Kota Singaraja di Bali Utara layak kembali dijadikan ibu kota Provinsi Bali mengantinkan Kota Denpasar yang sudah sesak. Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPDRI) Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III mengusulkan hal itu di Singaraja, Rabu (13/1) kemarin. Alasannya, demi pemerataan pembangunan. Dengan dipindahkan pemerintah ibu kota Provinsi Bali ke Singaraja maka tingkat perekonomian di Bali Utara khususnya, diyakini akan lebih baik. Menurutnya, potensi di Bali Utara ini tidak usah diragukan baik dilihat dari sumber daya alam (SDA) maupun sumber daya manusia (SDM). Di belahan barat, Buleleng memiliki Pelabuhan Celukan Bawang. Bahkan pelabuhan alami itu menjadi poros maritim Tanah Air. Karena itu, memiliki posisi strategis dalam kaitan pengembangan di masa mendatang. “Saya setuju Buleleng dijadikan ibu kota Provinsi Bali lagi seperti di zaman Bung Karno,” ujar Wedakarna usai pertemuan di Yonif 900 Raider, di Kota Singaraja.

kelas III, II, I kami masih menunggu ruang kosong,’’ ujarnya, Rabu (13/1) kemarin. Karena semua penuh, pihaknya terpaksa menunggu pasien keluar dari rumah sakit. Direktur RSUD dr. Gede Wiartana, M.Kes. mengatakan ruangan rumah sakit memang penuh. Disebutkan dari sebanyak 298 tempat tidur, seluruhnya penuh tanpa ada kosong satu pun. Melalui petugas terkait pihaknya tetap

Lokasi strategis perairan laut di Buleleng memiliki kemudahan aksesibilitas pembangunan di wilayah Indonesia Timur, baik Papua, Maluku, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Kawasan perairan di Buleleng harus dimanfaatkan secara optimal, lebih-lebih di tengah perkembangan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). ‘’Celukan Bawang akan dibuat sebagai jalur sutra yakni Papua, Maluku, NTB, NTT hingga Bali,” ucapnya. Padatnya pembangunan di Kota Denpasar menjadi peluang besar Buleleng kembali dijadikan ibu kota Provinsi Bali. “SDM di Buleleng sudah bagus, apalagi sudah menjadi Kota Kampus,’’ terangnya. Kota Denpasar kemudian jadi ibu kota perekonomian. Sedangkan Singaraja jadi pusat pemerintahan. Seperti di Amerika Serikat, kota New York sebagai pusat perekonomian dan Washington sebagai pusat pemerintahan negara. ‘’Perpindahan ibu kota Bali ke Singaraja sesunguhnya tidak ada masalah. Dengan catatan mayoritas orang Bali bersatu dan sepakat,” tegasnya. (kmb34)

Bali Post/kmb34

KOTA PROVINSI - Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III mengusulkan pengembalian kota Singaraja menjadi ibu kota Provinsi Bali, Rabu (13/1) kemarin.

berupa memberi pelayanan medis terbaik. “Ada 60 pasien keluar-masuk setiap harinya. Belakangan semuanya penuh. Kami tidak bisa tampung ke ruanga n sem ua nya,” uca p Wiartana. Umumnya pasien yang dirawat di UGD dalam waktu enam jam segera ada kepastian dirawat inap atau bisa jadi sebaliknya diperkenankan pulang ketika pasien dalam kondisi sehat. Situasinya berbalik

akhir-akhir ini, banyak pasien belum mendapat ruangan. Ada sekitar 600 tempat tidur tersebar di rumah sakit. “Jumlah tempat tidur di Buleleng, rasionya hingga 800 tempat tidur. Tetapi sekarang baru ada 600 tempat tidur. Kami berharap segera dibangunnya IRD RSUD Buleleng dan beberapa rumah sakit pratama. Cara itu bisa meminimalisir kepadatan pasien di masa depan,” tandasnya. (kmb34)

Pemilik dan ’’Owner’’ Lahan Dimediasi

Belum Ketemu Kesepakatan Damai Singaraja (Bali Post) Perusakan tambak nener atau bandeng di Desa Sanggalangit, Gerokgak, Minggu (10/1) lalu, dimediasi aparat kepolisian secara persuasif. Sejauh ini belum menemui kesepakatan damai. Pertemuan dihadiri Kapolsek Gerokgak Kompol I Gusti Ngurah Alit Putra, Kasat Reskrim Polres AKP Teuku Ricky Fadliansyah, bersama Kasat Intelkam, Kasat Bimas, serta Muspika Gerokgak. Mediasi itu melibatkan pemilik lahan Made Wenten, dan pemilik tambak Rudi. Masing-masing tetap pada pendirian menuntut haknya. Wenten mengatakan pihaknya meminta lahan itu dikembalikan dan tidak lagi digunakan sebagai lokasi mengembangan nener atau bandeng. Permintaan Wenten itu belum diiyakan Rudi, pengusaha asal Surabaya, Jawa Timur itu, meski beberapa kali diberi peringatan. “Kami minta lahan kami dikembalikan, itu adalah hak kami. Hampir enam bulan lebih kami toleransi waktu, tetapi mengapa mengelola tambak itu tetap ngotot,” sesal Wenten, Selasa (12/1) lalu.

Bali Post/kmb34

TAMBAK - Perusakan areal nener atau tambak di Desa Sanggalangit, Gerokgak dimediasi Polres Buleleng untuk menuntaskan persoalan di masyarakat, Selasa (12/1) lalu. Sringga, pengacara Rudi, memproses ke ranah hukum. Pihaknya melaporkan terjadi kriminal. Puluhan massa beraksi melakukan perusakan. Mereka menghancurkan bangunan usaha tambak senilai total Rp 4 miliar lebih. “Proses hukum tetap dilanjutkan. Perlu tindakan tegas atas peristiwa ini,’’ ucap Sringga. Kapolsek Gerokgak Alit Putra mengatakan, pihaknya tidak pernah melakukan pembiaran masalah di wilayahnya. Menyangkut persoalan tambak itu, tahapan proses hukum telah dilakukan. Upaya perdamaian kedua pihak berseteru juga diusahakan.

“Kami telah lakukan jalur perdamaian. Masih belum ada kepakatan damai. Kami tetap berupaya keduanya segera damai,” katanya. Di tempat kejadian perkara (TKP), langkah cepat dilakukan Kasat Reskrim AKP Teuku Ricky Fadliansyah. Barang bukti diperoleh dari Ketut Sringga, berupa penyerahan rekaman CCTV. Konon berisi proses penghancuran aksi masa. Mereka lengkap membawa senjata tajam. “Semua sudah diserahkan ke pihak penyidik. Kami telusuri, ada indikasi pengerusakan di lapangan,” terangnya. (kmb34)


JEMBRANA Jalan di Nusamara Nyaris Putus 12

Negara (Bali Post) – Akibat digempur air sungai, jalan penghubung di Banjar Nusamara, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo nyaris putus. Sekitar 10 KK yang tinggal di seberang sungai itu pun kini khawatir terisolir. Warga berharap jalan yang ambruk akibat erosi sungai itu segera diperbaiki. Sejumlah warga yang ditemui, Rabu (13/1) kemarin mengatakan jalan penghubung ke jembatan gantung itu sudah jebol sejak dua tahun ini. Awalnya hanya beberapa meter yang roboh, tetapi lantaran tidak segera ditangani, kini semakin me-

manjang. “Karena airnya meluap dan menghantam pinggiran sungai itu. Sudah hampir dua tahun ini,” ujar Putu Sri, warga yang tinggal dekat lokasi tersebut. Jalan itu, menurutnya tembus langsung ke perbatasan hutan, tetapi di seberang sungai masih ada sekitar 10 KK yang tinggal dan melintasi jembatan gantung. Tidak ada jalan lain untuk keluar dari permukiman itu, mereka setiap hari harus melintasi jalan yang nyaris putus tersebut. Warga lain menyebutkan bahwa sebelumnya sudah ada petugas yang mengukur, tetapi entah petugas dari

mana. Mereka berharap di sepanjang sungai itu dibangun senderan untuk mengantisipasi erosi semakin meluas. Di sepanjang pinggir jalan di samping sungai itu banyak rumah dan lahan warga yang berjejer. Dari pengamatan kemarin, kondisinya memang mengkhawatirkan. Jalan menuju jembatan gantung itu sebagian besar sudah diperbaiki dengan jalan rabat beton. Namun sebagian lagi, termasuk jalan yang nyaris putus itu aspalnya masih rusak. Jalan ini merupakan jalan utama warga yang tinggal di seberang sungai. Apabila jalan ini putus, seki-

tar 10 KK akan terisolir, pasalnya rumah mereka berbatasan langsung dengan hutan lindung. Di sisi lain, Perbekel Yehembang Kangin I Gede Suardika, dikonfirmasi membenarkan kondisi jalan di Nusamara itu. Pihaknya juga telah beberapa kali mengajukan proposal ke Balai Sungai Bali-Penida bersama Dinas terkait sejak tahun 2014 lalu. Namun belum ada informasi lebih lanjut, tetapi pihaknya dalam waktu dekat akan berupaya kembali memastikan hal tersebut. “Kita juga inginkan kepastian, sama seperti keinginan warga agar segera diperbaiki. Kalau memang ini bukan wewenang Balai (Kementerian), kami usahakan agar diperbaiki,” terangnya. “Namun setahu

kami, terkait erosi sungai kewenangan ada di Balai,” sambung Perbekel. Jalan aspal menuju jem-

Kamis Pon, 14 Januari 2016 batan gantung itu juga sudah masuk dalam rencana perbaikan, tetapi karena terkendala jalan yang nyaris

putus akibat erosi itu belum terlaksana. Selain jalan, jembatan gantung juga akan diservis. (kmb26)

Bali Post/olo

EROSI - Jalan di pinggir sungai di Nusamara, Yehembang Kangin yang nyaris putus akibat erosi, hingga saat ini belum tertangani bahkan semakin meluas.


Kamis Pon, 14 Januari 2016

KARANGASEM

13

Karangasem Belum Siap Gelar UN Berbasis Komputer Amlapura (Bali Post) Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tiap tahun terus berkembang. Pemerintah pusat mendorong agar pelaksanaan UN dilakukan berbasis komputer untuk meningkatkan integritas pelaksanaan UN. Namun, Karangasem tampaknya belum siap melakukannya. Satu-satu SMK yang sempat diverifikasi ternyata juga belum siap lantaran terbatasannya fasilitas dan sarana pendukung lainnya. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Karangasem I Gede Bali Post/kmb31 Ariyasa mengatakan, untuk I Gede Ariyasa melaksanakan program ini di Karangasem, SMKN 1 Abang disiapkan sebagai satusatunya sekolah rujukan. Sebab, hanya SMKN 1 Abang memiliki sarana komputer paling siap dibandingkan sekolah lainnya. Namun, untuk menjadi sekolah rujukan, rupanya tak cukup dengan sarana lengkap komputer. Melainkan, juga butuh perlengkapan lain. Seperti headphone, server dan kualitas jaringan yang memadai. “Terhadap kendala ini, Dinas Pendidikan Provinsi Bali juga sudah melakukan verifikasi. Namun, bagaimana hasil verifikasi itu, saya belum mendapat laporan,” kata Ariyasa, Rabu (13/1) kemarin. UN berbasis komputer pascapelaksanaan di sejumlah sekolah secara nasional tahun lalu, dinilai mampu meningkatkan integritas hasil UN di sekolah. Sebab, dengan sistem online, hasil UN mampu mencerminkan kondisi riil kemampuan siswa yang sebenarnya karena mampu mencegah terjadinya kebocoran soal maupun upaya kerja sama dan segala bentuk kecurangan lainnya. Bila terjadi kebocoran soal, maka soal tersebut bisa langsung diganti. Bahkan, soal di setiap komputer berbeda-beda untuk setiap siswa. Namun, dengan tingkat kesukaran yang hampir sama. Kepala SMKN 1 Abang Ketut Kertanegara mengakui kalau sekolahnya belum siap melaksanakan UN berbasis komputer. “Kalau komputer saja kami siap. Tapi, ternyata ada sarana pendukung lain yang kami belum ada. Misalnya, headphone saat ujian listening,” katanya. Selain itu, sarana lainnya seperti genset juga belum ada. Sedangkan, komputer di sekolah ini jumlahnya sudah seper tiga dari jumlah siswa yang ikut UN. Siswa kelas XII di sekolah ini mencapai 295 orang dari jumlah siswa keseluruhan mencapai 892 orang. Dengan kondisi ini, Kertanegara menegaskan tahun ini sekolahnya hanya bakal fokus pada persiapan. Sehingga, ditargetkan tahun 2017 SMKN 1 Abang benar-benar siap melaksanakan UN berbasis komputer. Apalagi, mulai tahun depan SMA/SMK di Karangasem akan menjadi tanggung jawab Provinsi Bali. Seperti diberitakan sebelumnya, SMKN 1 Abang tahun ini baru saja ditetapkan Kemendikbud RI sebagai salah satu sekolah berintegritas bersama SMAN 2 Amlapura dan SMPN 2 Amlapura. Untuk menjaga status bergengsi itu, Kertanegara mengatakan akan berupaya menyiapkan diri agar tahun depan sudah bisa menjadi rujukan untuk UN berbasis komputer di Karangasem. (kmb31)

Diskes Belum Anggarkan Dana untuk Rehabilitasi Pecandu Narkoba Amlapura (Bali Post) – Peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Karangasem dinilai makin mengkhawatirkan. Namun, sampai kini Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait belum menganggarkan dana untuk rehabilitasi pecandu narkoba. Hal itu disampaikan Sekda Karangasem Gde Adnya Mulyadi saat rapat membahas rehabilitasi pecandu narkoba, Selasa (12/1) lalu. Pada rapat itu, baik pihak Diskes maupun Dinas Sosial Karangasem mengatakan belum menganggarkan dana untuk merehabilitasi pecandu narkoba. Adnya Mulyadi pun mengakui, pihaknya masih kesulitan menganggarkan dana untuk kepentingan tersebut. Pasalnya, dalam membuat anggaran, mesti didukung sasaran siapa orang atau pecandu narkoba itu yang menjadi sasaran direhabilitasi dan berapa jumlahnya. Sementara itu, RSUD Karangasem sudah menyiapkan satu poliklinik untuk merehabilitasi pecandu narkoba. Namun, sampai kini belum ada yang datang minta direhabilitasi. Padahal, pihak pemerintah sudah menyampaikan bahwa pecandu atau keluarganya yang melapor dan minta keluarganya direhabilitasi, tak bakal diproses hukum.

“Selain itu, rehabilitasi itu juga tak dikenai biaya alias gratis,” kata Adnya Mulyadi. Dia menambahkan, Presiden Joko Widodo sejak tahun lalu sudah mencanangkan rehabilitasi 100 ribu pecandu narkoba dengan biaya pemerintah. Pasalnya, di Indonesia sudah digolongkan darurat narkoba. Namun, di Karangasem belum ada pihak keluarga yang mau melaporkan anggota keluarganya yang menjadi pecandu untuk direhabilitasi. Hal itu, kata dia, karena pecandu narkoba di kalangan masyarakat dianggap aib keluarga. “Mereka takut ketahuan dan menjadi malu, sehingga diduga keluarga yang memiliki anggota keluarga menjadi pecandu narkoba justru menyembunyikannnya,” katanya menyesalkan. Sementara itu, Kepala Klinik Pratama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali dr. Dwi Ayu AS mengatakan, pihaknya di Bali sudah merehabilitasi 970 orang pengguna atau pecandu narkoba. Mereka ada yang direhabilitasi di Klinik BNNP, sejumlah yayasan dan di rumah sakit narkotika di Bangli. Dari jumlah sebanyak itu, warga asal Karangasem yang masuk rehabilitasi tak lebih dari sepuluh orang. (013)

Telepon Penting

Kekeringan, Puluhan Hektar Sawah Terancam Gagal Panen Amlapura (Bali Post) –

Puluhan hektar sawah di kawasan persawahan Desa Asak, Timbrah dan sekitarnya mengalami kekeringan. Tanah sawah sudah retak, padahal tanaman padi baru ditanam sekitar seminggu lalu. Salah seorang petani setempat, Ni Nengah Arti, mengatakan, saat membajak sawah yang kekeringan itu, hanya ada aliran air sebatas tanah basah untuk membajak dengan traktor. Namun, beberapa hari usai menanam padi, ternyata tak ada distribusi air. Arti mengatakan, sudah sekitar

seminggu tanaman padi yang baru ditanam itu kekeringan. Tanahnya memutih dan retak-retak. Sementara, saluran irigasi sawah juga tampak kering tak ada aliran air. Jika kondisi ini berlanjut, Arti mengkhawatirkan tanaman padi di wilayahnya akan kekeringan dan terancam ga-

gal panen. Pasalnya, menurut pihak prajuru subak, mata air kecil sehingga dari hulu juga sawah tak dapat air. Petani ini mengaku heran dengan perubahan musim tahun ini. Pada sasih kapitu ini seharusnya merupakan puncak musim hujan. Namun, di Karangasem justru jarang turun hujan dan sudah se-

jak sekitar tiga minggu ini. Panas matahari menyengat dan membuat warga kegerahan. Para petani mencurigai orang yang memiliki proyek sengaja menembak awan dengan lampu laser guna mengusir hujan. Tentunya hal ini sangat disayangkan oleh warga. Sementara dari pantuan Bali Post, Rabu (13/1) kemarin, sawah milik petani di Desa Asak yang total mengalami kekeringan berlokasi di bagian selatan

desa. Sementara di bagian utara desa, sawah juga kekeringan sehingga petani tak menanami padi. Ada sebagian sawah ditanami kacang tanah. Selain tanah sawah putih kekeringan, rumput juga tampak menguning. Parahnya lagi, di Asak dan Timbrah sudah sejak lama aliran air PDAM ngadat. Kondisi ini memaksa warga berbondong-bondong mandi ke saluran irigasi yang masih ada airnya di tengah sawah. (013)

Mengatasi Siswa DO di Desa Seraya

Dekati Orangtua, Tumbuhkan Kesadaran Bersekolah Amlapura (Bali Post) – Mengatasi siswa drop out (DO) menjadi salah satu pekerjaan sulit bagi setiap sekolah. Seperti yang harus dihadapi SMPN 3 Amlapura yang banyak menampung siswa dari Desa Seraya dan Seraya Barat, Karangasem. Butuh kesabaran bagi guru dan sekolah untuk mendekati orangtuanya dan meyakinkan anaknya betapa pentingnya pendidikan untuk masa depan. Kondisi demikian sangat dirasakan Kepala SMPN 3 Amlapura Dra. Ni Made Rupi Sumaryani, M.Pd. Ditemui di sela-sela kesibukannya, Kamis (13/1) kemarin, ia langsung menarik napas panjang saat ditanya soal fenomena siswa DO di lingkungan sekolahnya. Awal dia memimpin sekolah ini setelah dimutasi dari tugas lamanya sebagai Kepala SMPN 1 Bebandem, 29 September 2010 lalu, ia mengaku awalnya cukup kesulitan menghadapinya. Terlebih, dukungan guru waktu itu tak seperti sekarang. Saat itu, kepala sekolah asal Banjar Kreteg Desa Sibetan ini mengaku fenomena itu seolah sulit dihentikan. Banyak anak DO, lantaran masalah ekonomi keluarganya. Ada juga karena jarak tempuh rumah dan sekolah yang cukup jauh, hingga minat anak yang bersangkutan untuk sekolah masih minim, karena terbatasanya akses informasi. “Sejak saat itu, saya tahu masalah ini tak bisa dituntaskan dengan cara-cara spontan dan keras,” katanya. Sebagai mantan guru Bimbingan Konseling (BK), kepala sekolah ini meminta guru-gu-

runya pelan-pelan melakukan pendekatan kepada orangtua siswa. Pendekatan secara personal ini dengan tujuan menggugah kesadaran orangtua agar tetap meminta anak-anaknya ke sekolah. Sebab, kalau kondisi ekonomi keluarga yang masih menjadi kendala, seharusnya sudah tidak menjadi masalah, karena sudah ada banyak program beasiswa, baik dari pemerintah maupun swasta. Terlebih, tingkat SMP masih menjadi program Wajib Belajar Sembilan Tahun. Sedangkan, bila jarak tempuh yang menjadi alasan, maka anak itu disarankan sekolah di SMPN 6 Amlapura di Desa Seraya Timur. Masalah yang paling sulit diatasi adalah menumbuhkan kesadaran siswa menuntaskan pendidikannya. Anak-anak seperti itu, kata dia, mendapat perhatian khusus agar tidak mudah tertekan sehingga memilih berhenti sekolah. Selama lima tahun, upaya ini dilakukan secara konsisten oleh pihak sekolah. Bahkan, orangtua siswa yang anaknya nyaris DO, langsung dipanggil ke sekolah secara berkala untuk mengetahui perkembangan anak di rumah maupun di sekolah. Dengan adanya keseriusan itu, mantan guru BK di SMPN 2 Amlapura ini mengaku perlahan kultur masyarakat terhadap keberadaan dan kebutuhan pendidikan bagi anak mulai berubah. Angka DO tiap tahunnya mulai berkurang. Orangtua juga menyerahkan anak sepenuhnya menimba ilmu di sekolah. “Satu hal yang saya pelajari di sini, karakter masyarakatnya keras, kalau

Bali Post/kmb31

BELAJAR - Kegiatan belajar mengajar yang berlangsung di salah satu ruang kelas SMPN 3 Amlapura, Rabu (13/1) kemarin. dihadapi dengan cara yang keras juga, sampai kapan pun tak akan membuahkan hasil. Sehingga, yang harus dikedepankan adalah cara-cara yang memperlihatkan kasih sayang,” katanya. Saat pertama kali dimutasi ke SMPN 3 Amlapura, Rupi mengaku sempat putus asa dan kecewa. Karena kultur wilayah dari Bebandem dengan Seraya tentu sangat berbeda. Terlebih, letaknya yang cukup jauh dari pusat kota. Namun, sebagai seorang pendidik dan dipercaya menjadi kepala sekolah, ia mengaku punya tanggung jawab

moral untuk memperbaiki sistem pendidikan yang ada. Sehingga, ke depannya baik bagi kegiatan belajar mengajar dan pembentukan mental anak dan masyarakat sekitar. Pendidikan tetap menjadi garda terdepan untuk mengubah masa suram menjadi masa depan yang cerah bagi anak-anak yang hidup di daerah yang sedikit tertinggal. Ia berharap, cerita soal siswa DO di Desa Seraya bisa ditangani bersama-sama. Bila ada kesadaran bersama, ia yakin perubahan secara masif akan semakin cepat terjadi. Saat ini, SMPN 3 Amlapura

menampung 756 siswa. Terdiri dari 261 siswa kelas VII, 247 siswa kelas VIII dan 248 siswa kelas IX. Setiap jenjang terbagi menjadi delapan kelas. Dengan jumlah siswa seperti itu, sekolah ini terbilang cukup padat dengan memanfaatkan 14 ruang kelas sehingga kegiatan belajar mengajar harus dibagi menjadi kelas pagi untuk kelas IX dan sebagian kelas VIII dan kelas sore untuk kelas VII dan sebagian lagi kelas VIII. Sedangkan, jumlah guru seluruhnya sebanyak 39 guru termasuk kepala sekolah. (kmb31)

Gafatar Pernah Sasar Karangasem

kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres Polsektif Karangasem Polsek Kota Polsek Manggis Polsek Rendang Polsek Selat Polsek Abang Polsek Kubu Polsek Sidemen Polsek Bebandem Polsek Candidasa Polsek KP3 Padangbai Radio Suara Widya Besakih (SWIB) Koperasi Krama Bali Cab. Karangsem PMI PDAM0 PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD RSUD SMAN 1 Amlapura SMAN 2 Amlapura SMAN 1 Manggis SMPN 1 Amlapura

Bali Post/013

KEKERINGAN - Hamparan sawah di Asak, Karangasem kekeringan. Tampak tanah sawah pecah-pecah dan tanaman padi yang ditanam petani terancam gagal panen.

0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363

21220 23222 21167 41768 23082 24187 23330 22988 21709 22110 41677 41388

0363

21791

0363 0363 363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363

2710050 21789 21363 21711 22173 21135 21113 21011 21470 21152 21254 41668 21288

Amlapura (Bali Post) Kelompok masyarakat Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara) kembali mencuri perhatian publik, pascabergabungnya dr. Rica dan kawankawannya ke organisasi itu. Sebelumnya, kalau di Bali, Gafatar sempat aktif melakukan kegiatan di Klungkung dan Gianyar hingga akhirnya terus dibubarkan. Bahkan, organisasi yang kerap dikaitkan dengan sekte sesat ini ternyata juga pernah menyasar Karangasem. Dihubungi Rabu (13/1) kemarin, Kepala Kesbanglinmas Karangasem Ida Bagus Suastika mengatakan, awal Gafatar muncul di Bali sekitar Februari 2015, dua orang yang mengatasnamakan dari Gafatar datang langsung kepadanya. Saat itu, dua orang

tersebut hendak menyampaikan latar belakang keberadaan organisasi mereka dan program kerjanya ingin mengembangkan diri di Bali, khususnya Karangasem, dengan pendekatan kasih sayang. Saat itu, kedua orang ini juga menanyakan syarat apa saja yang harus dipenuhi untuk memperoleh aspek legal dari sebuah organisasi di Karangasem. Namun, karena Kesbanglinmas saat itu sudah lebih dulu menerima surat edaran dari Kemendagri bahwa keberadaan kelompok ini terlarang dan harus diwaspadai, tanpa pikir panjang dua orang itu langsung diusir dari Kantor Kesbanglinmas Karangasem. Apalagi, saat itu ia juga mengaku mendengar informasi di Klungkung,

kalau Gafatar keberadaannya berkali-kali ditolak masyarakat saat melakukan kegiatan apa pun yang berupaya mengumpulkan masyarakat dan memberikan pencerahan. “Waktu itu, ribut-ribut soal Gafatar terjadi di Klungkung dan Gianyar. Kalau di Karangasem, baru datang saja orangnya sudah kami usir,” katanya. Setelah saat itu, ia mengaku tetap memantau jejak kelompok ini di Karangasem, apakah tetap ngotot ingin berkembang di Karangasem atau langsung pergi dari Karangasem. Namun, karena sudah mengundang keributan di Klungkung dan Gianyar, kelompok ini tak sempat mengembangkan diri di Karangasem dan memilih membantu rekan-

nya yang bermasalah di dua kabupaten itu. Sementara itu, Dandim 1623/Karangasem Letkol ARM Erdi Eka Widjayanto mengatakan, Karangasem masih steril dari keberadaan kelompok masyarakat Gafatar. Sejak kemunculannya pertama kali di Klungkung dan Gianyar, pihaknya mengaku memang sempat mengecek keberadaannya di Karangasem. Namun, dari hasil pemantauan personelnya, tidak ada gerakan atau kegiatan apapun yang dilakukan Gafatar di Karangasem. Meski demikian, dengan kembali menghangatnya masalah ini, pihaknya tetap meminta jajaran TNI hingga ke desa khususnya Babinsa agar segera melaporkan

bila ditemukan ada kegiatan yang mencurigakan dari kelompok masyarakat. Tidak hanya Gafatar, tetapi juga aktivitas kelompok masyarakat yang kerap telaksana berkedok agama dan kepentingan tertentu. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah daerah dengan Polres Karangasem agar saling memberikan masukan. Pihaknya juga mendekati sejumlah tokoh Muslim di Karangasem untuk bersamasama memantau keberadaan maupun akivitas organisasi mencurigakan. “Kami sudah tegaskan, kalau ada yang mencurigakan segera laporkan. Sampai saat ini situasi masih kondusif. Karangasem masih steril dari Gafatar,” tegasnya. (kmb31)


TABANAN

14 Kartu JKN PBI Tak Berlaku

Warga Komplain ke Dinkes

Tabanan (Bali Post) Surat Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 170/HUK/2015 mencantumkan jumlah penerima bantuan iuran jaminan kesehatan 2016. Jaminan Kesehatan Nasional Penerima Bantuan Iuran (JKN PBI) untuk Kabupaten Tabanan bertambah dari 103.964 menjadi 110.717 jiwa. Akan tetapi bertambahnya penerima JKN PBI diikuti pengurangan. Dalam artian, peserta yang dulu mendapat JKN PBI tidak lagi masuk dalam daftar sehingga tidak bisa lagi menggunakan layanan JKN PBI. Hal ini menyebabkan beberapa komplain masuk ke Dinas Kesehatan Tabanan. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika ditemui, Rabu (13/1) kemarin, mengakui sudah ada masyarakat yang memprotes karena JKN PBI-nya tidak dapat digunakan lagi. ‘’Mereka mengatakan masih bisa menggunakan berobat minggu lalu. Namun, saat dipakai lagi baru-baru ini, datanya sudah tidak ada dan tidak berlaku lagi,’’ jelasnya. Setelah ditelusuri ternyata ada beberapa peserta JKN PBI yang sebelumnya terdaftar, pada 2016 tidak masuk dalam data penerima bantuan iuran jaminan kesehatan. Hal ini masih dipelajari oleh Dinas Sosial yang menentukan data penerima bantuan jaminan kesehatan. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Tabanan I Nyoman Gede Gunawan mengaku belum mendapatkan data nama-nama yang tidak masuk lagi ke dalam daftar penerima bantuan iuran jaminan kesehatan. ‘’Kami baru menerima SK Mensos mengenai penetapan penerima bantuan iuran JKN sebanyak 110.717 jiwa, sedangkan data peserta yang tidak terdaftar lagi belum ada,’’ ujarnya. Gunawan mengimbau peserta JKN PBI yang kartunya tidak bisa dipakai atau terhapus dalam sistem, datang ke Dinas Sosial Tabanan. Pihaknya akan berkoordinasi dan berkonsultasi ke Kementerian Sosial mengenai permasalahan itu. Ia menyatakan bingung, sebab harusnya hal ini tidak terjadi karena data yang dipakai oleh Kementerian Sosial adalah data valid dan sudah diverifikasi. ‘’Untuk itu kami perlu berkonsultasi untuk mengetahui mengapa mereka tidak lagi masuk dalam daftar penetapan,’’ tutur Gunawan. (kmb24)

DKP dan BPBD Pangkas Pohon Perindang

Tabanan (Bali Post) – Mengantisipasi terjadinya bencana berupa pohon tumbang, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan melakukan pemangkasan tanaman perindang, Rabu (13/1) kemarin. Tanaman yang dipangkas adalah pohon yang ada di sepanjang Jalan Denpasar-Singaraja tepatnya di sebelah utara Jogger, Baturiti. Kepala Dinas DKP Tabanan Wayan Sugatra memaparkan, pemangkasan tanaman perindang dilakukan agar pengguna jalan dan rumah warga yang berada di sekitarnya aman dari bencana pohon tumbang terlebih akan memasuki musim hujan yang kerap disertai angin kencang. Tim yang diturunkan beranggotakan 12 personel DKP dan sembilan petugas dari BPBD plus tiga unit kendaraan operasional. Sampah dari pohon perindang diambil warga untuk dijadikan kayu bakar. ‘’Sampah dari kegiatan pemangkasan tanaman hijau di wilayah kota dijadikan pupuk kompos oleh DKP,’’ tuturnya. Pihaknya juga akan memangkas pohonpohon di jalur lain termasuk di By-pass Ir. Sukarno dan jalur barat menuju arah Gilimanuk. Selain jalur utama, timnya siap membantu masyarakat yang meminta pemangkasan pohon perindang di pinggir jalan. Kegiatan akan dilakukan selama empat hari ke depan. ‘’Masih banyak titik yang harus ditangani,’’ imbuh Sugatra. (kmb24)

Bali Post/kmb24

PANGKAS - DKP dan BPBD Tabanan memangkas pohon perindang di jalurjalur rawan.

Kamis Pon, 14 Januari 2016

Sidak ke SKPD

Penjabat Bupati Soroti Aset dan Kebersihan

Tabanan (Bali Post) –

Setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) mengenai kedisiplinan pegawai Pemkab Tabanan dua hari lalu, Penjabat Bupati I Wayan Sugiada kembali mengadakan kegiatan serupa, Rabu (13/1) kemarin. Selain memantau kedisiplinan pegawai, sidak kedua tahun ini juga melihat pelaksanaan pelayanan yang mengacu pada keterbukaan informasi publik dan pengelolaan aset di lingkungan SKPD Pemkab Tabanan. “Terkait kehadiran, saya lihat pagi ini sudah meningkat. Tetapi saya harapkan kesadaran itu muncul bukan karena sidak, tapi dari komitmen pribadi,” ujar Sugiada saat sidak di Dinas Kehutanan. Dalam sidak tersebut, Sugiada menyoroti pengelolaan aset karena persoalannya masih menjadi pekerjaan rumah Pemkab Tabanan. Apalagi akhir Januari ini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sudah mulai melakukan audit pengelolaan APBD 2015. Karena itu, saat melihat ada kendaraan yang tidak terpakai di Dinas Kehutanan, Penjabat Bupati meminta agar proses pemutihannya segera dilakukan. “Jika dibiarkan diam seperti ini akan menjadi beban. Selain itu, keberadaannya akan membuat ruangan menjadi tidak bersih. Lihat saja lantai di bawahnya sudah kena tumpahan oli,” katanya seraya menunjuk lantai tempat beberapa motor disimpan di Dinas Kehutanan.

Satuan kerja lainnya di lingkungan Pemkab Tabanan yang didatangi Penjabat Bupati adalah Dinas Pendapatan Daerah, Kantor Perpustakaan dan Arsip, Bappeda, Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian Perikanan dan Kehutanan (Bapeluh), Dinas Perindustrian dan Perdagangan dengan kantor barunya di Kediri, serta Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi. Catatan yang sama juga disampaikan saat sidak dilanjutkan ke Badan Penyuluhan (Bapeluh) dan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi. Di Bapeluh, Penjabat Bupati meminta agar kebersihan tetap dijaga. Terlebih kondisi bangunan kantor sudah banyak yang rusak karena Badan Penyuluhan mewarisi gedung lama eks Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga. Sementara itu, dalam sidaknya ke Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi, Sugiada sempat mempertanyakan

Bali Post/kmb24

MOTOR - Penjabat Bupati Tabanan I Wayan Sugiada (kiri) melihat tiga sepeda motor yang tidak dipakai di Dinas Kehutanan, Rabu (13/1) kemarin. kondisi Terminal Kediri yang lapisan jalannya rusak, sama seperti di Terminal Pesiapan. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi I Made

Agus Harta Wighuna menjelaskan, upaya pembenahan sudah beberapa kali diusulkan. Tidak hanya permukaan jalan, namun juga drainasenya. “Kalau

drainase tidak diperbaiki, saat hujan air bisa meluap ke permukaan jalan di terminal sehingga bisa mempercepat kerusakan jalan,” jelasnya. (kmb24)

Rumah Turis Australia yang Diduga Terlibat Paedofilia

Di Tengah Tegalan, Terkesan Angker

KEDIAMAN RA (70), warga asal Australia yang ditangkap oleh tim Polda Bali beberapa waktu lalu karena dugaan kasus paedofilia, cukup jauh dari jalan desa. Harus memasuki gang kecil dan melewati jalan tanah penuh lubang untuk sampai ke rumahnya di wilayah Banjar Campuhan, Desa Tanguntiti, Selemadeg Timur. Tempat tinggal RA berada di tengah-tengah tegalan yang dikelilingi semak-semak dan pohon mahoni serta jauh dari rumah penduduk lainnya. Pagar rumahnya pun terbuat dari beton setinggi dua meter yang berisi dua pintu masuk, yaitu di sebelah selatan dan di timur. Saat memasuki rumahnya, bayangan akan vila mewah ternyata sirna. Sebab, yang ada cuma bangunan sederhana beratapkan asbes yang berisi dua kamar. Satu digunakan sebagai dapur dan satu lagi sebagai kamar tidur. Tidak ada barang mewah selain TV 14 inci. Salah satu pemandangan yang membuat kesan angker adalah lubang besar yang berada di bawah pohon bengkel dan di tengah-tengahnya tergantung

ayunan. Saat wartawan Bali Post hendak turun mengecek ayunan, salah satu warga, I Nengah Rotog (60), melarangnya. ‘’Jangan turun. Itu tempat keramat. Dulunya beji yang sekarang dipindahkan ke selatan rumah. Jika musim hujan, dari lubang itu muncul belut dan siput,’’ tuturnya. Sebelum membangun rumah sederhana ini, RA awalnya tinggal di tenda. ‘’Sekitar delapan bulanan ia tinggal di dalam tenda. Kalau ke Denpasar, tendanya dibawa,’’ kata Rotog. Ia kerap melihat anak perempuan datang ke rumah itu yang mengaku anak angkat RA. RA sudah hampir dua tahun tinggal di tanah yang disewanya dari Wayan Diana. Warga desa awalnya tidak curiga karena Diana yang mengurus administrasi di Banjar Nyampuhan menyebut RA adalah orang kedutaan. ‘’Warga juga tidak terlalu menghiraukan aktivitas RA karena pemilik tanah telah menyelesaikan urusan dengan adat dan membayar penanjung batu Rp 25 juta,’’ ujar Rotog. Sementara itu, I Gede Subiksa Dana, pemilik tanah sebelumnya menjualnya kepada Diana pada 2006, menyatakan awal-

nya warga tidak merasa terganggu dengan kehadiran RA di wilayahnya. Namun, lama kelamaan mereka terusik juga dengan aktivitas bule lanjut usia ini, sebab sering pulang tengah malam. Entah kenapa, ia selalu melintasi jalan di timur vila memotong tegalan yang sepi.

Setiap RA lewat, anjingnya tidak henti-hentinya menggonggong. ‘’Ia akhirnya dicegat dan ditegur sekitar sebulan lalu. Sejak itu, RA tidak lagi mengambil jalan memotong, tetapi lewat jalan barat vila,’’ ungkapnya. Warga sering melihat RA mengajak gadis di bawah umur

pada jam-jam malam. ‘’Sempat terlihat pukul 22.00-23.00 wita. Tidak ada yang melihat kapan anak gadis itu pulang,’’ jelas Ni Made Sekartini, warga lainnya. Anak perempuan itu berpenampilan modis, yaitu memakai celana pendek dan rambut berwarna. (san)

SEPI - Rumah RA tampak sepi dan jauh dari rumah penduduk.

Bali Post/san

Warung Global

Pemerintah Mesti Proteksi Lahan Pertanian

MEMALUKAN, kita sebagai negara agraris dan besar mengimpor beras dari Vietnam dan Thailand. Demikian pendapat Arya di Denpasar dalam acara Warung Global Interaktif dengan topik ’’Beras Impor Banjiri Bali’’ yang disiarkan Radio Global FM 96,5 serta dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, dan SWiB Amlapura FM, Rabu (13/1) kemarin. Tidak mengherankan, lanjut Arya, kalau petani menjerit karena daya tawarnya makin rendah. Ini terjadi karena subak habis dan bendungan yang tidak ada airnya sehingga petani tidak bisa berproduksi. Menurut Werda di Tegallalang, ini lebih baik daripada banjir yang lain, jadi kita tidak khawatir kekurangan beras ke depannya. Kita tidak mungkin memproduksi karena

alih fungsi lahan tidak bisa dibendung. Subsidi minyak sebaiknya dialihkan untuk beras, sehingga masyarakat bisa mengkonsumsi makanan dari beras berkualitas. Made Bukit di Jimbaran minta pemerintah dan masyarakat Bali lebih memberikan proteksi tanah pertanian dan produk pertanian lokal, terutama beras. Masyarakat harus belajar lebih mencintai

produk lokal meskipun beras impor dijual lebih murah. Murahnya beras impor tidak terlepas dari rendahnya pajak masuk ke Indonesia. Persediaan beras di Bali, menurut pendapat Tut Dawi di Denpasar, tidak mencukupi kebutuhan masyarakat sehingga perlu impor. Impor beras harus sesuai dengan prosedur dan kualitasnya berstandar bagus. Yang mendapatkan keuntungan dari impor beras ini, tambah Dewa Kakiang di Denpasar, adalah pemerintah Banyuwangi yang mengedarkan ke wilayah Bali. Ini juga disebabkan minimnya perhatian pemerintah daerah terhadap pertanian. Supaya petani Bali tidak dipusingkan dengan membanjirnya beras impor, pemerintah

harus mengadakan perbaikan infrastruktur dan memberikan subsidi agar swasembada pangan tercapai. Tut Kari di Denpasar menilai pemerintah masih kurang memperhatikan keinginan dan kebutuhan petani. Buktinya, rendahnya harga gabah di pasaran ketika petani sedang panen raya atau membanjirnya beras impor dengan harga murah. Kondisi ini, versi Agung Jaya Negara di Denpasar, menunjukkan gagalnya pemerintah merealisasikan janjinya ke masyarakat, yakni tidak akan mengimpor beras. Perlu ada perubahan harga akhir produk pertanian, karena selama ini tidak sesuai dengan harapan petani. Belum lagi sarana produksi pertanian seperti pupuk yang harganya

sangat tinggi. Budiada di Tabanan berpendapat, kita memang harus mengimpor karena hasil pangan di Bali, produksi, dan konsumsi tidak seimbang. Kita harus memikirkan dan mencari solusi untuk menanggulanginya. Harga beras mesti diawasi. Sementara Amira di Denpasar menilai kondisi petani Bali akan makin terjepit. Pasalnya, alih fungsi lahan persawahan semakin cepat. Belum lagi rusaknya sebagian besar infrastruktur subak karena alih fungsi ini menyebabkan petani makin kehilangan lahan produktifnya. Kini dengan adanya impor beras, otomatis petani diharuskan bersaing untuk meningkatkan kualitas beras yang dihasilkan. (dika)


15

Kamis Pon, 14 Januari 2016 Hasil Pertandingan Liga Inggris Aston Villa vs Crystal Palace 1-0 Bournemouth vs West Ham 1-3 Newcastle vs Man. United 3-3 --------------------------------------------------------1. Arsenal 20 13 3 4 34 - 18 42 2. Leicester City 20 11 7 2 37 - 25 40 3. Manchester City 2 0 12 3 5 39 - 21 39 4. Tottenham 20 9 9 2 34 - 16 36 5. West Ham 21 9 8 4 33 - 24 35 6. Man. United 21 9 7 5 27 - 20 34 7. Crystal Palace 21 9 4 8 23 - 20 31 8. Liverpool 20 8 6 6 22 - 24 30 9. Watford 20 8 5 7 25 - 22 29 10.Stoke 20 8 5 7 21 - 21 29 11.Everton 20 6 9 5 36 - 29 27 12.West Brom 20 7 5 8 20 - 25 26 13.Southampton 20 6 6 8 26 - 24 24 14.Chelsea 20 6 5 9 26 - 29 23 15.Norwich 20 6 5 9 23 - 32 23 16.Bournemouth 21 5 6 10 23 - 37 21 17.Swansea 20 4 7 9 17 - 26 19 18.Newcastle 21 4 6 11 22 - 38 18 19.Sunderland 20 4 3 13 22 - 39 15 20.Aston Villa 21 2 5 14 17 - 37 11 Pencetak gol : 15 - Romelu Lukaku (Everton), Jamie Vardy (Leicester City) Piala Raja Spanyol Pertandingan II, Babak 16 Besar Deportivo la Coruna vs Mirandes (Mirandes unggul keseluruhan 4-1)

0-3

Sevilla

4-0

vs Real Betis (Sevilla unggul 6-0)

Piala Liga Prancis Perempatfinal Bordeaux

vs Lorient

2-0

Tampil Impresif, MU Raih Satu Poin Newcastle -

Manchester United (MU) berhasil menyajikan pertandingan menarik lewat hasil imbang 3-3 melawan tuan rumah Newcastle United di kompetisi Liga Utama Inggris, Rabu (13/1) kemarin. Hasil mengesankan juga dicatat tim juru kunci Aston Villa yang meraih kemenangan kedua musim ini. Wayne Rooney menyumbang dua gol saat timnya MU tampil atraktif namun membuang peluang meraih kemenangan di St James’s Park. Meski sempat memimpin 2-0 dan 3-2, pasukan Louis van Gaal harus puas pulang membawa satu poin setelah Paul Dummett mencetak gol penyama skor pada menit ke-90. “Jelas, hasil imbang ini seperti kekalahan,” ungkap van Gaal dalam wawancara dengan stasiun televisi Sky Sports. Rooney membuka gol dari titik putih pada menit ke-9. Ia kemudian menyodorkan umpan pada Jesse Lingard untuk diselesaikan menjadi gol kedua menit ke-38. Tetapi pasukan Steve McClaren tidak menyerah meski telah tertinggal 0-2. Aleksandar Mitrovic memberi umpan kepada Georginio Wijnaldum yang diselesaikan dengan gol balasan sebelum turun minum. Pemain asal Serbia Mitrovic kemudian menyamakan kedudukan dari titik putih pada menit ke-67 setelah Chris Smalling melakukan pelanggaran di kotak penalti. Tetapi, lagi-lagi Rooney membuktikan kelas lewat gol pada menit-79 yang memberi harapan timnya meraup tiga poin. Namun, Dummett membuyarkan harapan itu setelah menyarangkan bola ke gawang MU dari tepi kotak penalti, untuk membawa timnya

mendapatkan satu angka. “Orang-orang berpikir ini akan (berakhir) 0-0 dan ini merupakan (hasil) klasik yakni 3-3,” kata McClaren. Dengan hasil ini, MU melorot ke posisi ke-6 dengan perolehan 34 poin dan Newcastle di posisi ke-18 dengan 18 poin. Kejutan terjadi saat Aston Villa mengalahkan tim peringkat ke-7 Crystal Palace dengan skor 1-0. Ini menjadi kemenangan perdana Villa sejak Agustus. Gol tandukan kepala Joleon Lescott pada menit ke-58 memberi kemenangan perdana bagi pelatih Villa Remi Garde. Kemenangan ini juga yang pertama kali terjadi di kandang sendiri di Villa Park sekaligus mengakhiri laju 19 pertandingan tanpa kemenangan. Villa, yang masih terpaut delapan angka dari zona aman, mendapatkan kemenangan berharga ini ketika kiper Wayne Hennessey tak mampu mengamankan upaya Lescott dan bola lolos dari tangkapan tangannya. West Ham United menyodok ke peringkat ke-5 diatas MU setelah menang 3-1 di kandang Bournemouth. Enner Valencia memborong dua gol untuk the Hammers. Dimitri Payet mengawali kebangkitan West Ham di markas Bournemouth, setelah mereka tertinggal dari

gol Harry Arter di babak pertama. West Ham kehilangan penyerang Andy Carrooll karena cedera pada awal pertandingan, namun Payet mampu menyamakan kedudukan pada babak kedua dengan tendangan bebasnya. Gelandang Prancis itu kemudian memberi umpan untuk Valencia untuk mengubah skor menjadi 2-1 pada menit ke-75. Penyerang Ekuador itu memanfaatkan tendangan bebas untuk mengunci kemenangan timnya sembilan menit kemudian. Pelatih West Ham United Slaven Bilic frustrasi dan bingung terkait cedera terkini Andy Carroll yang baru bermain 15 menit di lapangan. “Itu merupakan pukulan besar bagi kami karena dia mengawali pertandingan ini dengan bagus,” kata Bilic kepada BBC mengenai pemain yang baru kembali tampil sejak September setelah menepi tujuh bulan menyusul operasi pada lututnya. (kmb39/rtr/ant)

Dampingi Sevilla, Mirandes Singkirkan Deportivo Valcke Dipecat Jerome Valcke

Bali Post/ap

Zurich Badan sepak bola dunia FIFA, Rabu (13/1) kemarin, secara resmi memecat Sekretaris Jenderal Jerome Valcke, yang kini sedang menjalani pemeriksaan. “Komite darurat FIFA memutuskan, pada 9 Januari 2016, untuk mendepak Jerome Valcke dari posisinya sebagai Sekretaris Jenderal FIFA. Keputusan ini berlaku secepatnya,” demikian bunyi pernyataan itu. Pria asal Prancis itu sebelumnya diskors pada 17 September atas tudingan-tudingan bahwa ia membantu menjual tiket-tiket Piala Dunia 2014 ke pasar gelap. Dia bertanggung jawab terhadap pelaksanaan dua Piala Dunia terakhir yakni 2010 di Afrika Selatan dan 2014 di Brazil yang berlangsung sukses. Selama ini Valcke dianggap sebagai sosok nomor dua di bawah Presiden Sepp Blatter yang juga diskors selama delapan tahun. (kmb39/afp/ant)

AS Roma Hentikan Kontrak Garcia

Roma AS Roma menghentikan kontrak pelatih asal Prancis Rudi Garcia setelah klub tersebut meraih hasil buruk dalam beberapa pertandingan terakhir. “AS Roma mengonfirmasi bahwa Rudi Garcia dan asisten-asistennya Frederic Bompard dan Claude Fichaux akan diberhentikan dari tugas mereka melatih tim pertama dengan dampak yang berlaku secepatnya,” demikian bunyi pernyataan di situs resmi klub Liga Italia, Rabu (13/1) kemarin. “Dengan hasil-hasil belakangan ini klub memutuskan untuk bergerak ke arah yang baru.” Garcia (51) memenangi gelar ganda di Prancis pada 2011 bersama Lille dan menjadi pelatih Roma pada 2013. Timnya memenangi sepuluh pertandingan pertamanya di Liga Italia pada 2013/2014 dan finis di peringkat kedua Serie A sebanyak dua kali secara beruntun. Tetapi Garcia harus terdepak saat klub ibu kota itu menghuni peringkat kelima di klasemen, tertinggal tujuh angka dari pemuncak klasemen Inter Milan. Pertandingan terakhir timnya di bawah asuhannya adalah saat bermain imbang 1-1 dengan tamunya AC Milan pekan lalu. Roma hanya mendulang satu kemenangan dari sepuluh pertandingan terakhirnya di semua kompetisi. Presiden Roma Jim Pallotta berkata, “Atas nama pribadi dan semua orang di AS Roma, saya ingin berterima kasih kepada Rudi Garcia untuk semua kerja kerasnya sejak bergabung dengan klub ini.” “Kami semua menikmati momen-momen hebat sepanjang masa kerjanya di Roma, namun kami yakin ini merupakan saat yang tepat untuk perubahan.” (afp/ant) Bek Manchester City Vincent Kompany.

Madrid Tim divisi kedua Mirandes membuat kejutan dengan menyingkirkan Deportivo La Coruna di babak 16 besar ajang Piala Raja Spanyol, Rabu (13/1) kemarin. Mirandes melaju ke perempatfinal, mendampingi Sevilla yang menaklukkan rival sekota Real Betis di laga lainnya. Mirandes bermain imbang 1-1 pada pertandingan pertama akhir pekan lalu di markas mereka Estadio Municipal de Anduva di Miranda de Ebro. Namun saat memainkan laga tandang, Daniel Provencio mencetak dua gol dan Abdon Prats satu gol untuk memastikan kemenangan 3-0 kemarin. Mirandes pun mengukir kemenangan keseluruhan 4-1. “Kami tahu ini adalah pertandingan besar bagi kami dan kami percaya diri bisa mendapatkan hasil bagus,” kata

Provencio, yang timnya sempat mencapai semifinal pada 2012 sebelum dikalahkan tim yang kemudian menjadi runner up Athletic Bilbao. “Tidak masalah siapa yang akan kami hadapi pada putaran berikutnya,” kata mantan gelandang Rayo Vallecano ini kepada televisi Spanyol. “Kami memiliki senjatasenjata dan akan berjuang untuk apa pun. Prioritas kami adalah liga dan piala hanya merupakan bonus.” Deportivo, yang dihancurkan Real Madrid dengan skor 0-5 di Liga Spanyol pada akhir pekan lalu, dicemooh oleh para penggemarnya sendiri ketika mereka kalah dari tim yang bermain di strata keempat kurang dari satu dekade silam dan tidak pernah bermain di kompetisi papan atas. Ini merupakan pukulan keras bagi klub Galicia yang bangkit dari tertinggal dua gol untuk menahan imbang juara Spanyol dan Eropa Barcelona dengan skor 2-2 di Liga Spanyol bulan lalu, dan menghuni peringkat kesembilan di klasemen. “Mereka merupakan tim yang sangat bagus, sangat intens, dan mereka bermain sangat baik,” kata gelandang Deportivo Alejandro Bergantinos. “Kami harus melihat apa kesalahan yang ada dan memastikan itu tidak terjadi di liga.”

Sevilla mengamankan peluang dengan keunggulan 2-0 di markas Betis pekan lalu. Di laga kedua di Sanchez Pizjuan, tuan rumah menang 4-0 dan mengirim sang juara Liga Eropa unggul keseluruhan 6-0. Pertandingan ini praktis sudah selesai ketika kapten Jose Antonio Reyes memasukkan gol pada menit keempat. Bek Adil Rami melesakkan bola melewati kiper Betis Antonio Adan untuk mengubah skor menjadi 2-0 di menit ke-35. Penyerang Kevin Gameiro mencetak gol pada menit ke-73, beberapa saat setelah ia menggantikan Fernando Llorente. Gael Kakuta, pemain pengganti lainnya, melengkapi pesta gol Sevilla dengan menyumbang gol pada menit ke-89. Pertandingan-pertandingan perempatfinal akan dimainkan dalam dua kali pada akhir bulan ini. Laga semifinal akan dimainkan pada awal Februari dan final pada 21 Mei. (afp/ant)

IMBANG - Penyerang Manchester United Wayne Rooney (kiri) merayakan gol bersama rekan setimnya Juan Mata pada pertandingan Liga Utama Inggris melawan Newcastle United, Rabu (13/1) dini hari. Pertandingan di St James’ Park itu berakhir imbang 3-3.

Cedera Achilles Bryant Kambuh Los Angeles Cedera Achilles Kobe Bryant kembali kambuh saat Los Angeles Lakers menghentikan laju empat kekalahan beruntun dengan mendulang kemenangan 95-91 atas New Orleans Pelicans, Rabu (13/1) kemarin. Bryant yang absen saat timnya kalah dari Utah Jazz karena masalah serupa, meninggalkan lapangan pada kuarter kedua setelah mengemas tujuh poin dalam 16 menit. Sang legenda NBA, yang akan pensiun pada akhir musim ini, gagal memasukkan kelima lemparan tiga angkanya sebelum keluar lapangan. Guard Lou Williams menjadi pahlawan bagi Lakers, dengan menghasilkan 19 poin dan menyumbangkan delapan assist. Williams juga mencetak angka penting dengan 18,5 detik tersisa untuk membawa Lakers (9-31) unggul tiga angka. Jordan Clarkson menyelesaikan pertandingan dengan 18 poin untuk Lakers, dan point guard D’Angelo Russell menambahi 13 poin. Tyreke Evans menjadi pencetak angka terbanyak dengan 21 poin untuk Pelicans (11-26). Di New York, Kristaps Porzingis mengemas 26 poin untuk memimpin Knicks meraih kemenangan 120-114 atas Boston Celtics. Knicks (20-20) mendulang kemenangan untuk kelima kalinya dari tujuh pertandingan terakhir mereka meski kehilan-

gan Carmelo Anthony, pencetak angka terbanyak mereka, yang meninggalkan pertandingan karena cedera pergelangan kaki kanan setelah bertubrukan dengan wasit pada akhir babak pertama. Pemain veteran itu menjalani malam yang bagus sebagai pemain menyerang, menyelesaikan pertandingan dengan 17 poin, empat rebound, dan tiga assist saat bermain selama hampir 18 menit di Madison Square Garden. Shooting guard Arron Afflalo berkontribusi 24 poin dan point guard pelapis Jerian Grant menambahi 16 poin untuk Knicks. Boston (19-19) dipimpin oleh Isaiah Thomas yag mengoleksi 34 poin. Ia memasukkan 11 dari 12 tembakan di dalam garis tiga angka. Sementara itu LeBron James mencetak 27 poin saat Cleveland Cavaliers harus melalui perpanjangan waktu untuk mengalahkan tuan rumah Dallas Mavericks 110-107. Ini menjadi kemenangan kedelapan berturutturut bagi Cavaliers. Kemenangan ini ditentukan oleh oleh tembakan Kyrie Irving dengan sebuah lemparan jarak jauh 13 detik sebelum usai pertandingan. Cleveland kini memimpin klasemen Wilayah Timur dengan catatan 27-9, sementara Mavericks rekornya terkoreksi menjadi 22-17 di Wilayah Barat. (kmb39/ afp/ant)

HADANG - Forward Los Angeles Lakers Kobe Bryant (kanan) memasukkan bola yang dihadang pemain New Orleans Pelicans Dante Cunningham pada pertandingan kompetisi NBA, Rabu (13/1) kemarin. Bali Post/ap

Kompany Baru Pulih di Akhir Kompetisi London Kapten Manchester City Vincent Kompany harus istirahat lama dan mungkin baru bugar pada bagian akhir musim ini. “Saat ini sulit untuk mengatakan kepada Anda kemajuan dari proses penyembuhannya. Fase terakhir musim dia dapat kembali bugar,” kata pelatih City Manuel Pellegrini, Rabu (13/1) kemarin. Serangkaian cedera membatasi pemain berusia 29 tahun itu, sehingga hanya bermain pada sembilan pertandingan di

Liga Utama Inggris musim ini. Bek itu tidak bermain lagi sejak tampil sebagai pemain pengganti di babak kedua saat City menang 4-1 atas Sunderland di Liga pada 26 Desember. Kompany hanya bermain selama sembilan menit saat melawan “The Black Cats” setelah terganggu dengan cedera betis yang telah merongrongnya selama beberapa musim terakhir. City hanya kemasukan satu gol di Liga Utama Inggris saat Kompany berada di lapangan, namun hanya mencatatkan

satu clean sheet dari 11 pertandingan saat ia absen. Gelandang David Silva mendesak rekan-rekan setimnya untuk mengatasi absennya sang bek tengah. “Dia merupakan pemain kunci dan kapten kami. Dengan atau tanpa dia, kami harus bekerja keras untuk lebih sedikit kemasukan,” tuturnya. City berada di peringkat ketiga di klasemen Liga Utama Inggris dan akan berhadapan dengan tim peringkat ke-11 Everton pada Kamis dini hari. (afp/ant)


OLAHRAGA

16

Kamis Pon, 14 Januari 2016

Djajang dan Tiga Pemain Persib Berlatih ke Inter Milan Jakarta (Bali Post) -

Klub Liga Italia Inter Milan menyepakati kesepakatan kerja sama dengan Persib Bandung, terkait program pembinaan pelatih dan pemain yang berlangsung selama satu tahun. Dalam kesepakatan tersebut, Inter Milan sepakat untuk memberikan pembinaan kepelatihan kepada Djajang Nurjaman selaku pelatih Persib Bandung di tim usia muda atau Primavera Inter Milan, serta mengikuti kursus kepelatihan yang diselenggarakan Federazione Italiana Giuoco Calcio (FIGC), dan Seri B. Djajang sendiri akan bertolak ke Italia 14 Januari dan akan menimba ilmu kepelatihan antara 6-12 bulan ke depannya. Selain Djajang, Persib sendiri juga akan menyertakan tiga pemain mudanya pada bulan depan untuk mengikuti pelatihan di Inter Milan, yaitu Gian Zola Nugraha, Febri Haryadi, dan

Jujun Saefuloh. “Ini kehormatan bagi saya, karena tidak semua pelatih bisa mendapatkan kesempatan ini, di sana saya akan belajar di tim Primavera hingga Seri B. Semoga saya bisa meraih ilmu sebanyak mungkin dan bisa diwujudkan bagi sepak bola Indonesia dan Persib. Tapi yang menjadi fokus saya adalah persiapan bahasa sehingga bisa memahami secara jelas,” kata Djajang kepada wartawan di Jakarta, Rabu (13/1) kemarin. Kesepakatan kerja sama ini sendiri merupakan program yang sudah lama dibicarakan baik pihak Persib maupun Inter Milan untuk meningkatkan kualitas

pelatih Djajang dan para pemain Persib. Program tersebut sempat terkendala akibat permasalahan sepak bola Indonesia, serta sanksi dari Kemenpora. Menurut Direktur PT Persib Bandung Bermartabat Glenn Sagita, pihaknya senang kerja sama ini bisa terwujud, sehingga pengalaman dan kemampuan yang dimiliki Djajang semakin meningkat. “Program ini sudah dirancang satu tahun lalu, idenya muncul saat Djajang tidak bisa mendampingi Persib saat Kualifikasi AFC Cup di mana terkendala syarat lisensi pelatih, yaitu harus AFC A, sedangkan Djajang baru AFC C,” jelas Glenn. “Tentu kami bersyukur ini terwujud, mengingat beberapa

kendala sempat menahan rencana ini, ditambah juga tiga pemain Persib yang berlatih di Inter Milan, tentu semakin menambah pengalaman berharga,” papar Glenn. Menanggapi hal ini, Presiden Inter Milan Erick Thohir mengaku pihaknya menyambut baik kerja sama ini, karena bagian dari komitmen dirinya sebagai warga negara Indonesia membantu perkembangan sepak bola tanah air, dan berharap baik Djajang maupun tiga pemain Persib memanfaatkan sebaik mungkin kesempatan ini. “Saya komitmen untuk membantu, intinya agar tidak hanya pemain atau pelatih yang berkesempatan mendapat pengalaman berharga ini. Tetapi juga setiap insan sepak bola yang mempunyai kualitas untuk dikembangkan, walau kita ketahui persyaratan untuk ke Italia tidak mudah, maka kesempatan ini harus ditunjukkan kepada publik Italia bahwa Indonesia mempunyai kualitas,” papar Eric. (pts)

BELAJAR - Pelatih Persib Djajang Nurjaman memberikan pernyataan seputar rencana kepergiannya ke Inter Milan, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/1). Keberangkatan Djajang Nurjaman ke Inter Milan merupakan salah satu bentuk kerja sama Persib dengan Inter Milan dalam hal peningkatan sumber daya pelatih. Selama satu tahun di Italia, Djajang akan mempelajari ilmu kepelatihan akademi di Inter Milan.

Bali Loloskan Lima Peboling ke PON

Mangupura (Bali Post) Bali meloloskan lima peboling ke PON XIX di Bangung, Jawa Barat, September mendatang. Mereka adalah Joe King Bing, Gusti Ngurah Reza Mahendra, Edi Antara (putra), ditambah Elbanya Prahardinda, dan Erika Kembi (putri). Sekum Pengprov PBI Bali Riany di Badung, Rabu (13/1) kemarin menerangkan, lolosnya kelima peboling berdasarkan hasil Pra-PON di Bogor, Jabar, September 2015 lalu. ‘’Saat ini mereka sedang getol berlatih,’’ kata Riany. Materi latihan mulai penggenjotan fisik, kemudian teknik di lintasan boling Kuta Paradiso yang ditangani duet pelatih Johnny Kardjundi dan Andika. Diakuinya, untuk putra peboling Bali bisa turun di nomor single, double, dan trio. Sedangkan di sektor putri, hanya meloloskan dua atlet hanya bisa turun di nomor single dan double. Menurut Riany, cabor bola gelinding ini masih didominasi DKI, Jatim, Kaltim, dan tuan rumah PON Jabar. Kendati demikian, Pengprov PBI Bali bertekad menyumbang medali untuk kontingen Bali. ‘’Kami akan berupaya meraih medali, meskipun persaingan ketat, sebab atlet senior masih merajai pada hajatan multi-event nasional empat tahunan tersebut,’’ ungkap Riany. Yang jelas, katanya, Elbanya kini masuk program Satlak Prima Muda nasional. Status Elbanya kini siswi kelas III SMA di Bandung, harus bolak-balik ke pelatnas Jakarta. Sebab, selain berlatih di Bali, dia juga diprogramkan mengikuti try-out ke ibu kota, sebab DKI masih terkuat di kancah nasional. (022) Klasemen Grup A 1. Kundalini 3 2. Kaswari 3 3. Pespa 3 4. Wisnu Putra 2 5. Poleng Kesiman 3

2 1 1 1 0

0 0 1 1 2

1 2 1 0 1

6-1 6-4 4-2 3-4 4 -10

7 5 4 4 0

Jadwal Kamis (14/1) Guntur Kaswari

vs vs

BENGKEL LAS

Putra Pegok Wisnu Putra

BIRO JASA

SARANA JAYA STEEL

Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Pespa Padangsambian berhasil menekuk lawannya Poleng Kesiman dengan skor 3-1 (0-1) dalam turnamen Perseden Cup 2015 U-20, Grup A, di Lapangan Kompyang Sujana, Rabu (13/1) kemarin. Sejak kick-off, Poleng Kesiman mendominasi permainan. Bahkan, tim yang dipoles Made Ngongoh ini unggul lebih dulu di menit ke-25. Berawal sepak pojok yang dilakukan Adi Semara, bola lambung di mulut gawang berhasil ditepis kiper Pespa IGN Winantrayana. Sayangnya, laju bola justru masuk ke gawangnya sendiri. Poleng Kesiman mempertahankan keunggulan 1-0 hingga babak pertama usai.

Mengerjakan : Canopy Trindek, Spandek, Poly Carbonat Stainless Steel Railing Tangga, Railing Balkon Baja Ringan Konsruksi Gudang Pintu Harmonika Tangga Putar Aluminium, Daun Pintu Aluminium Pemasangan Gypsum

Memasuki babak kedua, Pespa yang tertinggal 0-1, berupaya mengejar ketinggalan. Alhasil, striker Pespa Paulus Ray Nganam memborong dua gol. Gol pertama pada menit ke-50 tercipta setelah Paulus Ray melakukan aksi solo run melewati beberapa pemain Poleng Kesiman, kemudian mencocorkan bola ke gawang yang gagal dihentikan kiper Pande. Delapan menit kemudian, Paulus kembali menggetarkan jala Pande, pascadirinya lepas dari jebakan off-side. Paulus melesat sendirian, kemudian menyontekkan bola ke gawang. Satu gol lainnya hasil bidikan Yusuf Geovani di menit ke-55. Tendangan Yusuf yang datar dan menyusur tanah dari sektor kanan, kembali sukses memperdaya kiper Pande. Sampai

WC

BIRO JASA

Pers Bali Unggul Tipis atas Pendam IX/Udayana

BIRO JASA

gan bersama Wayan Jaya, Krisna Pradipta serta Wayan Mawa. Di sisi lain, daya dobrak pemain TNI pun bisa diterka sehingga kesulitan membuka pertahanan lawan. Pers Bali berhasil membalikkan keadaan, masing-masimg lewat gol Redy Prasetya Kusuma dan IB Mahayasa yang menjebol kiper Mayor Sukamto secara beruntun. Skor berubah menjadi 3-2 untuk keunggulan Pers Bali. “Kami tetap latihan rutin dan sparring. Karena dalam waktu dekat ini, akan turun di turnamen Peradi Cup di GOR Lila Bhuawana. Ini juga untuk proyeksi Porwanas,” ucap pelatih Pers Bali, Yan Daulaka. Sementara Kapendam IX/Udayana Letkol Infantri Julius Hotman Hutahaean menyatakan kegiatan ini serangkaian HUT Penerangan Angkatan Darat yang ke-65. Kegiatan ini dilakukan guna menjaga keakraban dan meningkatkan tali silaturahmi antara Pendam IX/Udayana dan insan pers di Bali. “Masalah menang atau kalah itu nomor sekian. Yang terpenting kami mengutamakan tali persaudaraan, keakraban PendamIX/Udayana dengan insan pers tetap terjalin. Karena selama ini rekan-rekan media menjadi pendukung kami di dalam apa yang telah kami lakukan selama ini untuk rakyat,” ungkap Hutahaean. (kmb41)

ALUMINIUM

081999111542,082144420026

C.0000539-brj

C.0000188-bkl

Bali Post/kmb41

PERSAHABATAN - Pers Bali berfoto bersama tim Pendam IX/Udayana (baju putih) sebelum pertandingan persahabatan di Lapangan Korem 163/Wirasatya, Denpasar, Rabu (13/1) kemarin.

AC

0851 08777500

085 100 978 460

wasit Deddy Wahyudi meniup peluit panjang, skor akhir Pespa Padangsambian tetap unggul 3-1 atas Poleng Kesiman. Usai pertandingan, pelatih Pespa Kadek Loco Ediana menegaskan, asuhannya mampu memanfaatkan kelemahan pemain Poleng Kesiman di babak kedua yang terkuras habis tenaganya. ‘’Anak-anak mampu memanfaatkan kelelahan pemain Poleng, sebab fisik dan staminanya anjlok,’’ tutur Loco Ediana. Di sisi lain, pelatih Poleng Kesiman Made Ngongoh mengakui kekalahan timnya lebih disebabkan asuhannya tak komplet. ‘’Skuad kami yang datang 13 pemain, justru pemain inti banyak yang absen, karena harus menempuh ujian di sekolahnya,’’ kilah Ngongoh. (022)

Denpasar (Bali Post) Tim sepak bola Pers Bali unggul tipis 3-2 atas tim dari Pendam/IX Udayana dalam pertandingan persahabatan yang berlangsung di Lapangan Korem 163/Wirasatya, Denpasar, Rabu (13/1) kemarin. Acara tersebut selain ajang silaturahmi antara Pendam IX/Udayana dengan insan pers di Bali, juga serangkaian HUT ke-65 Penerangan Angkatan Darat. Menurunkan pemain pelapis kedua yang sebagian besar dihuni SIWO PWI Bali di babak pertama, tim Pers Bali ketinggalan lebih dulu lewat gol yang diceploskan Mayor Nyoman Arya Jayantara lewat sepakan mendatar yang gagal diselamatkan kiper Eka. Merasa ketinggalan, pelatih Yan Daulaka mengubah strategi dengan memasukkan pemain baru. Pergantian itu berbuah positif, di mana Pers Bali akhirnya mampu menyamakan skor 1-1 lewat sepakan keras Eka Nanda. Namun 10 menit menjelang Bali Post/wan GIRING BOLA - Pemain Pespa Padangsambian menggiring bola dikawal lawannya dari Poleng turun minum tim Pendam Kesiman dalam pertandingan turnamen Perseden Cup U-20 yang berlangsung di Lapangan kembali unggul 2-1 lewat gol yang diceploskan Mayor Kompyang Sujana, Rabu (13/1) kemarin. Oberan. Di babak SERVICE SERVICE SERVICE BIRO JASA SERVICE kedua, kehadiran Kadek Sukara yang TUNGGAL JAYA bermain taktis KULKAS G A memberi konLimbah Sari M.CUCI tribusi positif SOWKES R A untuk mengenH A R CHEELER U M N cangkan seranW.HEATER S F R E Z E R I Kerja Ditempat 0812 3990761

KURAS

Jln. Satelit 66X Denpasar

AC

Pespa Tekuk Poleng

SPA

C.0000725-srv

SERVICE

SERVICE

SERVICE

ALUMINIUM Telp. 8448032 HP. 0851 0144 0677 081 6471 0459 C.0001025-SRV

TIKET


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Pon, 14 Januari 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

!!!Bth 5or Sopir B1,Tenaga Angkat 8or, Gaji Tinggi+Bonus,Makmur Abadi Bgn,Jl.Tk.Umar Barat 888 Dps

Adm Sales Lk Min.D1 CV: dpspersonalia@diamond.co.id

**Dcr Karyawan Showroom yg Pny Cr Pegawai L/P max.23 min.SMA Dcr Mekanik & Spart TamanAgung Dcr SPG Artshop Single Max21Th SIM A&C Tamatan SMP/SMA/Sdrjt Sdh tdk kuliah,H.081338251999 Krobokan Hub.081236700700 Gj1,2Jt u/Trening+Bonus,Hub. B.BP.145.01.16.0000301 A.BP.001.01.16.0001460 B.BP.001.01.16.0000490 085737068684 Jl.Dianapura No.7 Lam ke Jl.Pendidikan 68 Sdkrya Dbth Krywn Serabutan,Borongan UD.Agus Mandiri Mtr08123909295 Cr Prawat Wnt u/Klinik kecantikan Dcr Mekanik Motor Utk di Kuta Seminyak Cetak&Packing Sebanyaknya utk di Kuta081338520509/769748 082144877778 Segera Dtg Lngsng B.BP.141.01.16.0000623 A.BP.001.01.16.0001442 B.BP.154.01.16.0000633 A.BP.001.01.16.0000962 Pabrik Lilin PT.Indocandle Adm WHD Lk Min.D1 CV: Dcr Sales Counter u/Showroom Cr SPG Toko,Admin,Ksir,Teknisi Dcr Motoris & SPG u/Kopi Luwak Mobil Wanita Pengalaman Sales Jl.Tkd.Batanghari XIV/10,8955977 dpspersonalia@diamond.co.id Cr Design Grafis 085338424651 Mandailing,Gj+Bns 085100619419 Fas:Gaji+Bonus 081216566622 A.BP.001.01.16.0001494 B.BP.145.01.16.0000300 A.BP.001.01.16.0001210 A.BP.001.01.16.0000838 A.BP.001.01.16.0001474 Kary Wnt Min 30Thn utk Warung Adm Wanita Max 30Thn Min SMK Cr Sales Brpglmn Hub:467606 Dcr Sgr Mrkting P/W,Gj/Kms,Bw Dibthkn 3org Cook & 3org Cook Kuliner Bali Hub:082144869899 Akuntansi Hub.081239691137 Jl.Skr Tunjung XIIB/123AA Dps A.BP.001.01.16.0001485 A.BP.001.01.16.0001409 Lmr ke BFit Fitnes TiaraDewata Helper u/Restoran di Ubud & 5 A.BP.001.01.16.0001464 Proyek Perumahan Bth Pengawas Akunting Wanita Penglmn S1 Akt Sblh Roti Boy Lsg Kerja/223249 org Supir di Kuta 081237768888 Dcr 4Tk Kebun Pengalaman Hub A.BP.001.01.16.0001111 B.BP.154.01.16.0000634 Lapangan S1 Sipil/Arsitek Umur &Adm D3 Sanggup Krj keras Lam: Villa Ayu Br.Kuwum Kauh II/21 max 32th CV ke ilals@yahoo.com Jl.Wirasatya II/8 Dps.Segera! X Kerobokan 4731979/736353 A.BP.001.01.16.0001451 A.BP.001.01.16.0001416 B.BP.154.01.16.0000627 Receptionist Cewek Dcr Penam- Bth 25 Llsn SMU max 26th u/Kru Dcr Arsitek&Teknik Sipil bs pilan Menarik Hub.0361-289700 Bandara Ada Diklat081999123181 Autocad brpnglman sbg PelaksaA.BP.153.01.16.0001354 A.BP.001.12.15.0002368 Waiter/es,Spc(Resto),Sopir B1 Bth Kurir SIM C+Srbtn di Btbulan na &Pengawas Proyek Prm Cazaloka Jl.P.Saelus 1,087762866399 (Kanvas)Hub420915/082146464836 Bs Tgl Dlm Hub.081802796888

Dcr Tng L/W Rajin,Jujur u/ Kantin H:081999583204

A.BP.001.01.16.0001428

Dicari Waitress Lokasi Sminyak Hub.081380880069(no sms)

B.BP.154.01.16.0000626

Htl&Rest Bth Steward,Berpengalaman&Jujur.Intvw langsung ke B.BP.141.01.16.0000565 A.BP.001.01.16.0001190 The Yulia Inn Jl.Pantai Kuta !!15org Tenaga Dibthkan Admin min SMK bs Comp No.43 T.751893 Angkat,5org Sopir B1,Gaji Kepala Gudang dan Staff Gudang A.BP.001.01.16.0001348 Memuaskan,DptKost,U.Makan+ Hub.Jl.Dewi Sartika Job Resmi visa Kerja Aussie&nz Bonus,Mekar Abadi Bgn Jl.By No22 Klungkung Tlp:0366-22998 Chef,Indonesia Teacher&Halal Pass Ngurah Rai 777 Jimbaran A.BP.001.01.16.0001484 Slaughterman Hub.082247546608 B.BP.141.01.16.0000566 Dibthkan Worker PT.Sukanda A.BP.001.01.16.0001468 !!5or Karyawati Djaya Hub:087863246329 Job Vacancy:Cashier & HR SMA,Gji Tinggi,Makmur Abadi B.BP.145.01.16.0000298 Experienced & fluent in Bgn,Teuku Umar Barat 888 Dps Dibthkn Krywn Koperasi Utk Dps english. CV send to B.BP.141.01.16.0000563 Sbg Mrktg,Srvy,Admin.Gji 1,2jt acc.permataayung@yahoo.com Bali Based Growing Photo Insentif,Bonus,Info 087862891472 08113865905/03618494220 Business is seeking a Business /082236601199 Walk Interview A.BP.001.01.16.0001502 Manager.Min.Experienced 5years A.BP.165.01.16.0001316 LA Monde Urgent Need Experienin Managing Team.Good LeadersDibutuhkan Sgra Finance Controler, ced Waiter/ss Cook/Cook Helper hip and Communication Skill. A.BP.001.01.16.0001418 A.BP.001.01.16.0001422 A.BP.001.01.16.0001121 Min D3 Akt,Admin Mnguasai Bartender,DW Send CV Direct to !!!Kplpesiar-Celestyal Cruises Bth Kywn L/P Toko diSesetan Dcr Arsitek/Sipil S1/D3 untuk Pls Send your CV and Expected Word&Excel Lamrn Bw ke Planet Padma Utara 2 Legian require 300 crew:Kitchen,Bar, minSMU Maks28Th H.08113866707 Drafter(CAD 2D&3D) email CV ke Salary to:dedenphoto@yahoo.com C&C Jln.Ry Sesetan No.220C Dps B.BP.154.01.16.0000625 A.BP.001.01.16.0001345 A.BP.001.01.16.0001200 Restaurant&Housekeeping Dpt. info.ho.hrd@gmail.com Hub:081339607882 Looking for Guest Relation OfBth Reception,Driver,Therapist Dcr Krywn/wati utk BPR Krm A.BP.001.01.16.0001225 PT.Piramid Jl.Jayagiri VII/12B A.BP.001.01.16.0001413 ficer,must be Expert&Good English Dcr Butler Pria Inggris Aktif Lam ke Jl.Pudak 100A,Batubulan Renon,Phn:0361-226636/226736 CleanSrv Hb.LLuviaSpa 8475903 Dibutuhkan Tenaga Waiter/ both in Written&Oral,Salary A.BP.001.01.16.0001098 Kirim CV ke Jl.Petitenget No. E:bpr_arthabalijaya@yahoo.com A.BP.001.01.16.0001026 Waitress,CV di email ke Bth Sgr Wnt U/Jaga Anak 4Th Starting from 3 Million A.BP.001.01.16.0001144 501 Hub:08164726538 !!Dcr PRT TglDlm G1,2Jt LgsKrj lagastronomiabali@gmail.com A.BP.001.01.16.0001261 H.0361-8497275/082134356114 Dicari Karyawati Villa, 081237903622/087861412911Jmput (Krj Stengah Hari)085857275392 B.BP.004.01.16.0000609 A.BP.001.01.16.0001400 A.BP.001.12.15.0002598 Dcr Buttler Pria bs Driving & Pnampilan Menarik 081999989579 B.BP.135.01.16.0000641 Dicari 5Karyawati Bs Bhs Marketing Simpanan u/Koperasi A.BP.001.01.16.0001201 “Lepirate Hotel Gili Trawangan Bth Sopir Usia Max35Thn Sim A/B1 FO Staff(2 Wanita)Good Looking Mandarin utk di Tnh Lot Sbg H.08123993219/087761626619 Gaji+Komisi Besar 081337380202 Dcr Waitress Berpengalaman, & Speak English Urgently! Looking for Accounting & PurSales Toko,Usia Max.35Th,Gaji+ A.BP.001.01.16.0001410 Dcr Mrkting u Produk Hotel Hub Dcr Sekretaris Fluent English A.BP.001.01.16.0001470 B.Inggris CV:Nirvana Bar Jl. Hub:0361-4737848 Atau Send CV: chasing Staff,Pengalaman min 3 BthPemetikBuahAustralia,Gj32Jt U.Mkn+Komisi Hub:087781997896 Need Cook Berpengalaman, 08133968777/081999444445 Hub:081353002002 Laksmana 50B Seminyak T.736270 info@sandiagungvilla.com year,dan Bersedia ditempatkan B.BP.004.01.16.0000607 A.BP.001.01.16.0001276 A.BP.001.01.16.0001279 Biaya 5Jt&Jepang,082247699000 Steward Krm CV K Tutmak Rest A.BP.001.01.16.0001496 A.BP.001.01.16.0001271 di Pulau Gili Trawangan A.BP.001.01.16.0001059 Looking for Experience Female Ubud 975754 E:info@tutmak.com Dcr PRT utk Bersih2 & Jaga Dcr Sgr Admn Wnt Brpglmn,Email Marketing P/W Gj1,8Jt+Bonus Dcr Cpt Tukang Masak/Waiter/ess, Cari Therapist Meni/Pedi;Gaji Lombok. Please Send CV to Sales admin,Good english Oral Warung Gaji 1Jt,H.082146580098 ke:bali.tropicalline@gmail.com B.BP.004.01.16.0000488 Jutaan+Kend+Bensin Telp.418855 H:08123858710 A.BP.001.01.16.0001465 A.BP.001.01.16.0001429 Bagus 08123833966 sales@lepirate-beachclub.com & Written,Atractive Income CV Pengasuh Balita Kerja 8-4 Sore A.BP.001.01.16.0001414 A.BP.001.01.16.0000993 B.BP.154.01.16.0000629 Dcr Peg.Showroom Mbl Srbtn Fas Dcr Sgr Pegawai Serabutan Hub/ or Contact office Bali at to hrd@photofactorybali.com Pribadi 1,2Jt/bln 081239022222 Dcr Marketing Wanita min SMA Dcr Design Grafis Diutamakan Colosseum Rest Kuta Lookng A.BP.001.01.16.0001438 A.BP.001.01.16.0001471 Gaji+Bonus 081216566622 Lam Auto Nyaman Jl.G.Agung 183 0361 487240" Hub:081936132009 Wnt Bs Corel&Web 085100779715 A.BP.001.01.16.0001473 B.BP.141.01.16.0000622 Dicari Tukang Potong Kain,Hub: Perusahaan distribusi ban&oli A.BP.804.01.16.0001459 B.BP.004.01.16.0000559 Wtr/ss Exp,Good Eng 085338871181 A.BP.001.01.16.0001472 A.BP.001.01.16.0001295 Dicari Cook,Waiter/ss untuk Looking House Keeping staff CV Madin Pratama Garment di membutuhkan Salesman & Supervi Bth Cpt Sales marketing Penglm BPR Duta Bali Jl.Raya Sesetan Dcr Housekeeping,Waitres,Kasir Cr 2PRT+1B.Siter Gj1,8Jt Tidur Restoran Jln.Tukad Musi no.8 Villa in Uluwatu (stay in Villa) Mengwi,Diutamakan yang Sudah sor kirim CV ke Toko Hero dan Kurir Motor PT.SAP Express 48-Dps Bth Satpam,Pria,SLTA, FO. Puri Asih Hotel,Jln.Pantai Dlm 081999776071/082237496717 Panjer Hub:087860118685 H.8497275,082134356114 Kuta No.40 Bali Berpengalaman Tlp:081936242480 Jl.Cokroaminoto no.1 Dps T.427355 Jl.Dahlia No5 Dps.087862263566 Berijasah,Disiplin.T:265770 A.BP.001.01.16.0001306

A.BP.001.01.16.0001405

A.BP.001.01.16.0001269

A.BP.001.01.16.0001467

A.BP.001.01.16.0001223

A.BP.001.01.16.0001195

Dcr sgr Receptionist&Terapist (Female);Hub PT.QRG 8480382/79

A.BP.001.01.16.0001421

B.BP.004.01.16.0000230

Dcr Marketing Eksekutif dan Kolektor. Syarat : pria/wanita, berpenampilan menarik, mampu bekerja dgn target, usia maks. 30 tahun, pend. Min Diploma segala jurusan. Kirim lamaran ke Jl. Kepundung No. 61 A

G.01

Dicari Sgr Front Office u/ Penginapan Hub.085238311111

A.BP.001.01.16.0001153

Petitenget Rest Looking for Cook and Daily Worker for Waitress,Please send CV to: info@petitenget.net

A.BP.001.01.16.0001415

Sgr.Operator Mesin CNC Min.SMK Teknik Mesin Hub:085107030000

B.BP.004.01.16.0000601

Supir SIM B1 U Max 35 PT.Sukan da Djaya Hub.087863246329 B.BP.145.01.16.0000299

Untuk pembukaan kantor baru Membutuhkan AO lending dan AO Funding Hub.Segera&Krm Lmrn ke PT.BPR Bali Dewata,0361-296456 A.BP.001.01.16.0001463

Urgently Need:Experienced and Fluent English SPG Contact 08113865101 B.BP.004.01.16.0000553

Urgently Required Little Flinders restaurant,Sous Chef Chef de Partie,Cook Helper Qualification:Male/Female Age Max 45yrs Old,Having Minimum 1yr in Same Position Pls Send Your Latest CV&Photograph at: finance@littleflinders.com Jl.Pantai Batu Bolong No.78 Canggu,Bali Ph:0361 4715328 B.BP.004.01.16.0000602

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post APV Mega Xtra Power Steering Kilo Rendah 95Jt 08563762239

A.BP.001.01.16.0001423

Arena GX’08Htm AsDK Ori 95JtNg P.Saelus2Kamboja7/085101850689

A.BP.001.01.16.0001500

Grand Vitara Matic’2011 Hitam KM29rb Asli Bali 08113856413

A.BP.001.01.16.0001458

A.BP.001.01.16.0001408

FORD

Djl Ford Ranger Dbl Cab 2014 XLT Limited MT 6 Speed 3200cc Hitam 081338733333

B.BP.004.01.16.0000605

DAIHATSU

A.BP.001.01.16.0001363

TOYOTA

Avanza Veloz’2013 Matic KM17rb asli Bali H085100856999

B.BP.141.01.16.0000616

Ferosa’94 B31 Vlk10"Baru Audio Avanza G’12,silver,pribadi Dpn Samsat Mengwi,085100828598 AsDK 085102832128-085738724188 B.BP.164.01.16.0000618

A.BP.001.01.16.0001437

HONDA Inova G’09 Htm asBali 140Jt Jual Freed Putih PSD Asli DK Bs Kredit Dp25Jt,081999261377 B.BP.141.01.16.0000611 220Jt Nego Th2012 081235175215 A.BP.001.01.16.0001157 Rush G’2012 A/T Putih asBali Tgn1 Ban Tebal H.08123633777 ISUZU B.BP.141.01.16.0000624 Panter PU Th’2012 Bak Cargo Barang bagus Istw 081237673622 Avanza G’09 Slvr AsliBali,Tgn1 dari Baru,Original,08123890466 A.BP.001.01.16.0001480 KIA

KIA Pregio Lohan’06Pmk 55Jt bs Krdt,Gatsu Tengah 081338979561

A.BP.001.01.16.0001497

MERCEDEZ

Jual Murah E250 CGi’12Pmk Avan garde DKIstw,085658320222 Prbd B.BP.164.01.16.0000621 SUZUKI

APV GX’2014 Putih Asli Bali Hub.085100421453 bisa TT/Krdit A.BP.001.01.16.0001495

SX4 2013 Putih Matic asBali H:159jt Hub:08123804377 A.BP.163.01.16.0001443

APV X’05Slvr+Ijin Mlus 77JtNg P.Saelus2Kamboja7/085101850689 A.BP.001.01.16.0001501

DIJUAL MOTOR

DIJUAL TANAH 38,5A Sembung Gede Tbn 3A Cekomaria Induk 08179738635

A.BP.001.01.16.0001499

A.BP.001.01.16.0001491

* 081239337600 / 087860120877* Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput

Jl Tanah 5Are Batubulan Hp.082145964726

A.BP.001.01.16.0001483

SX4’10 AsDK Manual Putih Bagus New Model 150Jt Ng 08123969166

Daihatsu Taruna CSX/MT 2005 Biru Silver Hub.08123972438

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi Mtr Bekas Sgl Merk

DP

20Jt-an

A.BP.001.01.16.0001158

A.BP.001.01.16.0001126

Tnh 1A,2A,375Nego Perum Eka Cakra Abianbase Bdg/081337141817

DiJual Tanah 1Are SHM Jl. Astasura Dps hub.081338711554

DIJUAL RUMAH ***BIG SALE Rumah & Tanah di Jimbaran Hub.085738167478

A.BP.001.01.16.0001498

Dijual Tanah 3,5A Bisa 1A di padang Sambian Hub.08123804105

Djl Rmh 2Lt 2Are Pedungan Harga 2M Nego Hp.089605538733

A.BP.157.01.16.0001457

Kav Cocok u Vila 150m2 LD:9m Jl5m,Jl Gn Salak 087860204678

A.BP.001.01.16.0001123

A.BP.001.01.16.0001343

A.BP.001.01.16.0001399

Jl.Kusuma Bangsa 2Are 1,8M 2Lt Djl Rmh Lt2 Jl.Ayani Dps(Dkt TP Tmn Kota)650Jt Ng,085100938292 Furn Siap Pakai 08123999087 A.BP.001.01.16.0001476 B.BP.141.01.16.0000614 !!!081558041018 Jual Rmh 2Kmr Jual Rmh Sibang Sbl Green Vila LT I Luas 178m2 4Kmr Tdr+Kmndi Tdr,Garase,di Siulan Penatih Dpr,Grs,Km Pmbtu,Ovr Kntr Ruko B.BP.141.01.16.0000617 Dalung Permai Blok D1 msh 2Th !RmhBaru S.Huni Lt1 3KT Dalung Permai Sltn Pompa 087761012749 3KmrTdr,2Kmdi+Dpr,081805685849 A.BP.001.01.16.0001434 B.BP.166.01.16.0000639 Rmh 2unt 3KT,2KM Perum ***Rumah Type 45/105 Perum Yeh Nuansa Sandat T.081999385363 Aya Regency Jl.Tk Yeh Aya Tembus A.BP.001.01.16.0001254 Tk.Badung Hub:085353536573 Rmh Br 130/147 3KT 4KM Lt2 Jl. A.BP.001.01.16.0001436 Tk Badung Renon H.087862045059 550Jt Rmh Mnls 3KT Lok Abian A.BP.001.01.16.0001407 Base/Lukluk Hub.087862225550 Rmh Minimalis 3KT,1KM,T.65/100 A.BP.001.01.16.0001401 Siulan Dps,08123833999 BUC Rmh baru LT135 LB175+furni A.BP.001.01.16.0001477 sh Jl.TkBadung Owner0811389370 Sgt Murah Rmh T50/75 Jl.5m Pvg B.BP.135.01.16.0000582 Pamogan 680JtNg 085338412447 A.BP.001.01.16.0001490 Dijual Rmh Kori Nuansa Ungasan LT.140m2,LB.85m2 Harga 575Juta Subsidi Dp 50Jt Rmh Siap Huni di Kota Tabanan 081337380202 Hub:08123819998

A.BP.001.01.16.0001412

Tanah Unggasan 3Are & 3,8Are 350jt/Are Nego,BUC 0818771962

B.BP.031.01.16.0000557

Tanah di Denpasar 780m2 Bisa Beli Sebagian Hub.0811399361

A.BP.001.01.16.0001444

BUC 2,5Are Jln Utama Sukawati Tegenungan Hub:081933057744

A.BP.001.01.16.0001130

Dijual!! Tanah Luas 4Are SHM Djl Ruko 2Lt Jln By Pass Soekaarno Lok.Green Kori Ubung,Hrg. Tabanan H:085100043007 A.BP.167.01.16.0001450 550Jt/Are nego Hub:08123880447 Ruko 3Lt Jl.Cargo Permai Dps A.BP.001.01.16.0001172 Tnh+Rmh 45/107M2 Bongan Tanah Jl.Sekar Tunjung 2,5 Are Tbn 424133/418311 850Jt/Are nego - 081235175215

Tnh 4,80A Link Vila 1,2m Glbal Ubud+1,5A 225Jt/A 081999024300

B.BP.120.01.16.0000604

081 999 138898 C.0000054-mbl-2

BUC Tanah Jl.Pantai Berawa 850 m2 H:800Jt/A Hub:082147944676

A.BP.001.01.16.0001362

Dijual Tnh 10A HM Pinggir Jln Besar Lok Br Jehem Kelod Tbk Bangli Hub: 085337968475

A.BP.001.01.16.0001184

Dijual tanah 4Are di Jln Plawa XI/3 Hub:0811399619

A.BP.001.01.16.0001449

Tnh1,75A Jl.Nangka SltnGg.Nuri VI No.1 Hrg 900jt,081353197512

A.BP.001.01.16.0001317

DIJUAL MOBIL

B.BP.166.01.16.0000636

A.BP.001.01.16.0001478

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

A.BP.001.01.16.0001481

A.BP.001.01.16.0001479

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

KONTRAKTOR *Swimming Pool Specialist Contractor pny mslah 082144464070

B.BP.166.01.16.0000640

DIJUAL VILLA Djl Cepat Villa Kutat Lestari Hub:0361-289329/087860183220

A.BP.001.01.16.0000546

JEMBRANA

Tnh 3A,5A 39jt/are diSamblong Sangkaragung Negara,0811398154

A.BP.001.01.16.0001303

RUPA-RUPA Dana cpt 1hr cair Jmn BPKB/Sertifikat,085100026010

B.BP.164.01.16.0000613 DISEWAKAN TANAH 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% s/d 60th 14,45A@Ry Ktwl,LD51mt / 081238979088 Hny 50m dr ByPass 087860889415 H.087861895055B.BP.164.01.16.0000612 A.BP.001.01.16.0001327

BUC Tnh 2,5A,Jl.Pakis Aji/Hym Djl Tnh 1,20Are/Peguyangan Hrg DICARI TANAH Wuruk Komp.Elit Hb.08123948476 350/A085100875799/081999301732 Dcr Tanah u/Disewa 8-10Are masa A.BP.001.01.16.0001106 A.BP.001.01.16.0001445 sewa 10-20tahun wil Jl.Pura Tnh Ls260m2 Lok Jl.Anyelir II Djl Tnh 1A 2A Jl.Arjuna Sading Mertasari blkg Sushitei & Wil Tabanan Hb.081933115287 BU Cpt Hub.081933005184 Dewi Sri Hub.082161865353 B.BP.164.01.16.0000615 A.BP.001.01.16.0001455 B.BP.154.01.16.0000630 !Djl Tnh 15A 35Jt/A 2A 50Jt/A Djl Tnh 2Are diLC Kota Gianyar B.BP.164.01.16.0000620 1,83Ha 20Jt/A Plaga08214749253 Hrg 325/Are Ngo H.081916489375 DISEWAKAN TOKO B.BP.166.01.16.0000631 A.BP.014.01.16.0001453 Djl Avanza G M/T Abu2’12 Smsat Dikontrakan Toko 4x8 Pinggir !Tnh 1Are uk:10x10 TunjungSari Djl Tnh 4A Jl.Singasari(Ayani) Pjg Hrg Krdt 144Jt085935361046 Jalan di Sanur 16Jt Hub.285671 -GtsBrt 575Jt Jl6m085100967120 A.BP.001.01.16.0001293 Jl5m 081999301732/085100875799 A.BP.001.01.16.0001419 B.BP.166.01.16.0000635 A.BP.001.01.16.0001446 Fortuner V’09+TRD’12 Pth+WrangDikont Toko 2Lantai 4,5x15m Jl 1,38Hktr Bkt Ungasan View Laut Djl Tnh Sanur Jl.Kutat Lestari ler JK’12 Pth,Hub.085737180911 A.BP.001.01.16.0001469 B.BP.004.01.16.0000610 Dkt Pantai 08123665040 Maaf TP 1,4Are Hrg 650 Ng 081236855640 Pantai Kuta 28 hub.08123960063 B.BP.154.01.16.0000628 B.BP.164.01.16.0000619 Djl Kost 18Kmr L4Are Jl.Tkd Pe A.BP.001.01.16.0000180 A.BP.001.01.16.0001440 DISEWAKAN RUMAH Dikontrakkan Ruko Gandeng 3Lt Hardtop Asli Diesel’83 Istimw tanu G.KakaTua 1D/081236371117 1Are sudah SHM Lokasi Sibang Jl Tnh Jln Utama By Pass Soekarno A.BP.001.01.16.0001427 Dknt Rmh Lok Jl.P.Moyo G.Telkom Lkp Jl.Tkd.Pakerisan G.XXIIDps dkt GreenSchool H.081933057744 Tbn 1A 1,7M H.085338557010 Gatsu Timur 32 H.081805617781 10 Lt2 5KT 2KM,085792225347 A.BP.001.01.16.0001487 Djl Rmh L.1,44Are Perum Jadi A.BP.001.01.16.0001129 A.BP.001.01.16.0001492 A.BP.167.01.16.0001448 A.BP.001.01.16.0001272 PesonaUtama44 BUC,085337768259 2Are Lbr14m J.Panji Keboiwa Kvl Dimarga 120jt/A bs Kredit Innova’2010 G Hitam Kondisi DISEWAKAN GUDANG A.BP.001.01.16.0001425 DISEWAKAN RUKO Utara H:550Jt/Are 085100179232 & Dimengwi 70jt/A,087862450004 Dikontrk Gdng Plus ColdStorage Bagus Hub:08179761866 Djl Rmh Mnls T125/121 Utara Rs B.BP.166.01.16.0000637 Diswkn Ruko 4x7,Pgr Jln.Lok A.BP.001.01.16.0001138 A.BP.001.01.16.0001441 Lok.P.Serangan Hb.081337680098 Balimed Mhndradata087860050081 Ramai,15Jt/Th,H:081246111596 BUC 1,5A Global 335JKt Sading Pgr Jln Raya 3,5A ada Bangunan Yaris E’10 DK Hitam A/T Trwat A.BP.001.01.16.0001281 A.BP.001.01.16.0001120 A.BP.001.01.16.0001452 Tm Beji H.Pemilik 082144858079 2,5m Glbal 085737431000 Ubud Djl Rmh Siap Huni Minimalis Hub:0819-9905-7657 Ng 133 Jt DIJUAL RUKO A.BP.001.01.16.0001482 B.BP.120.01.16.0000603 KOST A.BP.001.01.16.0001488 Lt2 LT.140m2 Jl.ByPass Ngr Rai Yaris’12 TRD Putih,Innova’12 G Kos Elit 2A Lt2 Mahenradata 11 BUC 1,5A Jl Utma Semana Mambal Promo 1Are Ketewel Bypas 295Ng !DjlRuko Lt2 LT68m Jl MdngKaja Sanur Perum Bali Southerland Jl.4mt Pemilik 082341670605 Gn Sngyang Ush&Ktr081236530848 Hitam.Jl.gatot Subroto VI/9Dps Kmr F.Frnsh H2,2M 087761348011 599Jt Ngo Pmlk 082341670605 Regency 087862380241 A.BP.001.01.16.0001489

A.BP.005.01.16.0000545

B.BP.166.01.16.0000638

FOTO COPY

Taneko CBU Genset Powered By Perkins,Cummins,Mitsubishi,MTU MAN,Deutz,Yanmar,Doosan.T:4191 14/9005897 E:branchbali@taneco .co.id (Contractor Welcome!!!)

A.BP.001.01.16.0000405 MESIN Dcari Property macet di Bank/ Djual Mesin2 Percetakan Lngkap Kena Rentenir Sms 087760451006 Murah Hb:08123948995 Jam Kerja A.BP.001.01.16.0001084 A.BP.001.01.16.0001424 Jasa Bank/Nonbank Jmnan Sertifikat Hub:081999273685 FURNITURE A.BP.001.01.16.0001404 Dilelang segera!!! Melayani Kredit Elektronik, Furniture Ex.Hotel Bintang 4 Furniture,HP,Laptop Dll,Syarat Kondisi 90 % Mudah Dp0% 484458/083114934630 Untuk Info Hubungi A.BP.001.01.16.0001461 0361-755755 Pelunasn/Gestun KRT Krdt Promo Bpk.Anto/ Ibu Mishelle Senin/Rabu/Jumt T:082340004545 A.BP.001.12.15.0002470

A.BP.001.01.16.0001486

KESEHATAN Loloh pak Oles,Organik Brkwlts Rp.10.000/Botol(330Ml)Melancar A.BP.155.01.16.0001466 kan Pencrnaan,Sehat & Tokcer, Kehilangan Dokumen IMB No.071 Hub:Konter-Jl.P.Komodo No.38 Th 2002 Hub.0361 420770 Dps Tlp.0361224917-262854 KEHILANGAN Hilang BPKB Yamaha Yupiter MX a/n I Kt Sudana 081338125626

B.BP.166.01.16.0000632

A.BP.001.01.16.0000512

RUPA-RUPA

RUPA-RUPA

PAKAIAN

RUPA-RUPA

DAIHATSU PUSAT

PU. G MAX XENIA TERIOS LUXIO SIRION AYLA

DP. 4 Jt DP. 7 Jt DP. 22 Jt DP. 25 Jt DP. 23 Jt DP. 4 Jt

AGUS SUSANTA AYU HITA

Bunga 0,3% Kredit Max 6 th Bisa T. Tambah Free Souvenir Menarik

Ready Stock KTP Luar BISA

08510 360 9000 087 8600 77772 081 999 497 797 085 100 848 837 C.0000625-mbl-1

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

KSP CREA BALI Jl. Tukad Yeh Ho II/3 Renon

KURSUS

SIMPANAN 700 JUTA 1. Rumah siap huni di kota Tabanan GRATIS seharga 450 juta 2. Biaya AJB/Notaris di tanggung 3. Dana disimpan selama 5 tahun T. 0361-4722312, HP. 081337380202 PIN. 541132F8, WA. 081916380202 C.0000727-rpa

TOYOTA

PROMO TAHUN BARU DISKON

50 JT

S/D

PROMORINGAN SPECIAL BUNGA

KREDIT S/D 6 TH Ready Stock FREE ACCESORIES GRAND NEW AVANZA BISA TUKAR TAMBAH

085205873333 / 087861553892 C.0000744-mbl


18

advertorial

Kamis Pon, 14 Januari 2016

Pidato Politik Ketua Umum DPP PDI Perjuangan dalam Rangka Hari Ulang Tahun Ke-43 dan Rakernas I PDI Perjuangan

Mewujudkan Trisakti melalui Pembangunan Nasional Semesta Berencana untuk Indonesia Raya

P

uji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala sehingga PDI Perjuangan tetap kokoh berdiri pada usianya yang ke-43 tahun ini. Bukan perjalanan yang mudah bagi kita untuk terus memberikan sumbangsih dan pengabdian kepada rakyat, bangsa, dan negara, yang sama-sama kita cintai. Perjalanan 43 tahun ini ibarat sebuah perjuangan mengarungi lautan, samudera perjuangan, yang kadang penuh dengan badai dan taufan. Kadang-kadang gelap, tetapi penuh dengan bintang-bintang berkelip. Ada kalanya terasa embusan angin segar. Namun, kadang juga terasa tiupan hawa panas dan sengatan terik matahari. Laut-an dan samudera perjuangan itu, bagaimana pun situasinya, haruslah kita jalani dan kita seberangi. Kuncinya hanya satu: kesabaran progresif revolusioner! Yang selama ini telah kita buktikan. Peringatan HUT Partai tahun ini bertepatan dengan dimulainya Economic ASEAN Community atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Negara-negara ASEAN memasuki babak baru dalam hubungan ekonomi. Pemberlakuan MEA melalui proses panjang yang telah diawali dengan penandatanganan Declaration of ASEAN Concord II di Bali pada Oktober 2003. Sedangkan MEA sendiri merupakan pilar pertama dari tiga pilar yang tertuang dalam ASEAN Vision 2020. Dua pilar lainnya, ASEAN Political-Security Cammunity dan ASEAN Sosio-Culturall Community. Pada perkembangannya. MEA ternyata tidak hanya melibatkan negara-negara ASEAN. Ada enam negara lain yang ikut bergabung dalam MEA, yakni Australia, Selandia Baru, Jepang, Korea Selatan, India, dan Tiongkok. Sebuah pertanyaan muncul. Mampukah kita bersaing dengan negara-negara tersebut? Ini jelas merupakan suatu tantangan tersendiri bagi kita sebagai bangsa. Kita tidak perlu takut. Kewaspadaan tetaplah diperlukan. Kita harus mempersiapkan sumber daya manusia yang ada, guna menjawab tantangan liberalisasi terkait dengan arus bebas tenaga kerja terampil. Ketika saya berkunjung ke Solo, saya diundang ke Techno Park. Dan di sana saya mengingatkan, jangan lupa untuk terus memperluas bagi UKM kita, koperasi kita, membuat hak paten, HAKI, serta sertifikasi tenaga kerja di segala bidang. Karena ini merupakan bagian daripada untuk melindungi bangsa kita sendiri dari arus deras dari negara-negara lain yang akan coba masuk juga ke Indonesia. Tidak ada kata terlambat. Kejarlah semua ketertinggalan. Lebih baik terus mempersiapkan diri daripada diam, berkeluh kesah, dan sekadar pasrah tanpa upaya. Demikian halnya, ne-gara harus hadir, dan tidak boleh absen lagi. Begitu juga terhadap globalisasi dan pasar bebas, saya selalu mengingatkan, agar kita berpegang pada apa yang saya sebut sebagai ‘’segitiga kerangka tujuan’’, yakni pertama, di bidang politik: satu negara kesatuan dan negara kebangsaan republik yang demokratis dari Sabang sampai Merauke. Kedua, di bidang sosial, suatu masyarakat adil dan makmur, lahiriah maupun spiritual, atau dengan kata lain masyarakat yang sejahtera yang berkeadilan sosial. Ketiga, di bidang internasional, persahabatan, dan perdamaian dunia, terutama sekali dengan bangsa-bangsa Asia dan Afrika, seperti yang telah dirintis oleh Bung Karno ketika beliau memimpikan terwujudnya tatanan dunia baru yang bebas dari segala bentuk penindasan dan penjajahan. Saya juga menegaskan dalam berbagai kesempatan: kita memang berada di era pasar bebas, namun tentu itu bukan suatu kebebasan tanpa batasan. Setiap negara punya kedaulatan politik. Setiap negara memiliki kewajiban untuk melindungi rakyat dan bangsanya sendiri. Dengan demikian, kesejahteraan rakyat dan kepentingan bangsa kita sendiri harus diletakkan se-

lalu sebagai prioritas utama. Inilah hukum tertinggi yang harus kita taati. Bagi PDI Perjuangan, ulang tahun kali ini sekaligus merupakan momentum untuk menegaskan bahwa rakyat adalah cakrawati partai; tempat seluruh irama dan langkah perjuangan kita bermura. Saya pernah katakan, yang membuat kita bangga sebagai partai politik, bukan ketika dekat dengan kekuasaan, tetapi saat menangis dan tertawa bersama rakyat. Dalam konteks ini pula, maka pilihanpilihan politik yang akan kita ambil, haruslah sebagai suatu penegasan untuk meneruskan perjuangan dan pemikiran Bung Karno yang terkenal dengan nama Marhaenisme. Saya teringat ketika Ayah saya menceritakan perjuangannya dengan seorang petani miskin di Bandung Selatan, Jawa Barat. Dialog dengan sosok petani tersebut saya rasakan sebagai dialog yang penuh dengan romantika, dinamika, dan dialektika seorang pemimpin dengan rakyatnya. Rakyat yang tetap miskin, walaupun ia memiliki alat-alat produksi sendiri. Ia juga tidak menjual tenaganya kepada siapa pun. Beginilah sedikit percakapan yang diceritakan oleh Bung Karno kepada saya: Bung Karno: Engkau kaya atau miskin? Petani: Abdi miskin (saya miskin) Bung Karno: Tanah yang engkau garap siapa punya? Petani: Gaduh abdi (artinya milik saya) Bung Karno: Pacul (cangkul) ini siapa punya? Petani: Abdi (artinya milik saya) Bung Karno: Segala-galanya siapa punya? Petani: Abdi (saya yang memiliki) Bung Karno: Namamu siapa? Petani: Marhaen Dari percakapan itulah, Bung Karno merumuskan sebuah teori politik, dan saya selalu menganggapnya sebagai sebuah teori perjuangan. Yang tentunya akhirnya disebut sebagai Marhaenisme, mengambil nama dari seorang petani yang menjadi simbol rakyat kita. Ya begitulah kebanyakan masih sampai sekarang ini. Bagi saya, Marhaenisme adalah satu teori progresif artinya ke depan, revolusioner harus cepat, dan persatuan. Marhaenisme juga merupakan satu kata pemersatu. Persatuan dari semua rakyat yang seperti Pak Marhaen, yang oleh Bung Karno didefinisikan: ‘’Semua orang Indonesia yang melarat, asal melarat, baik dia-nya proletar maupun bukan proletar. Apa buruh, tani, nelayan, pegawai kantor, insinyur, ahli hukum, dokter, asal dia kecil, hanya punya apa yang dia punya sendiri, saya namakan dia sama Marhaen.’’ Saya berpesan agar partai ini di sepanjang usianya menjadi pemersatu dan sekaligus berjuang bersama kaum marhaen untuk memperbaiki kehidupannya. Saya meyakini, jika kita menghayati pemikiran-pemikiran Bung Karno tersebut, kita akan mampu mengorganisasi suatu massa daripada mereka yang masih papa dan melarat untuk bisa bangun. Yang selama ini dianggap kecil itu, jika digabungkan dari sedikit demi sedikit pasti dapat menjadi gelombang yang mahasakti dan besar; satu gelombang perjuangan yang akan mampu menghadapi kendala apa pun. Rakyat adalah kekuatan bangsa ini yang ketika diorganisasi dan diberi kesempatan untuk berdaya, pasti akan menjadi kekuatan yang besar bagi bangsa Indonesia. Saya pernah sampaikan bahwa tahun 2014 merupakan Tahun Penentuan dan 2015 saya sebut sebagai Tahun Tantangan. Tahun 2015 telah kita lewati, Alhamdulillah sampai saat ini rakyat kembali percaya terhadap PDI Perjuangan. Kita menang mayoritas di Pilkada yang diadakan serentak untuk pertama kalinya di pengujung tahun 2015. Jelas, ini merupakan suatu modal politik. Tetapi kemenangan ini memiliki

konsekuensi logis dan tanggung jawab yang sangatsangat besar. Tanggung jawab untuk terus memastikan, mengarahkan, mengawal dan mengaman-kan kebijakan-kebijakan politik pemerintahan nasional agar tetap berpijak pada nilai-nilai Pancasila 1 Juni 1945 dan Konstitusi Negara (UUD Negara Republik Indonesia 1945). Bagaimana dengan tahun 2016? Bagi saya, inilah tahun untuk menemukan kembali konsepsi dan strategi mewujudkan Trisakti. Itulah tujuan sekaligus arah perjuangan kita. Penjabaran konsepsi Trisakti tersebut sesungguhnya telah disu-sun sedemikian rupa oleh para pendiri bangsa melalui sebuah ‘’Pola Pembangunan Nasional Semesta dan Be-rencana’’. Suatu pola menuju Indonesia Raya, yaitu Indonesia yang masyarakatnya adil dan makmur berdasarkan Pancasila. Pola pemba-ngunan ini sekaligus merupakan pengejawantahan dari semangat dan jiwa UUD 1945, yaitu mempunyai jiwa yang tegas, tepat, dan tidak raguragu, serta terang, tidak samar-samar. Saya tegaskan kembali, Indonesia merupakan satu negara kesatuan dan negara kebangsaan republik yang demokratis dari Sabang sampai Merauke. Memang benar bahwa Indonesia saat ini berada di era otonomi daerah. Namun, Indonesia bukanlah negara federal. Meski-pun saya mencermati bahwa perkembangan pelaksanaan otonomi daerah dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) terlihat adanya realitas yang perlu kita cermati bersama. Marilah kita bayangkan Indonesia ini bagaikan sebuah lukisan. Lukisan yang ada dalam satu bingkai NKRI. Tetapi sayangnya lukisan itu bukanlah merupakan bagian yang utuh dari satu kanvas yang utuh juga. Lukisan ini ibarat puzzle-puzzle yang tidak bisa sungguh-sungguh bersatu. Mengapa hal itu bisa terjadi? Konsep dan strategi pembangunan yang dijalankan di tiap daerah berangkat dari visi misi yang berbeda-beda. Berbeda di setiap kabupaten dan kota, dan berbeda pula di setiap provinsi. Bahkan, sering terjadi adanya perbedaan kebijakan dengan pemerintah atau tingkat pusat. Marilah kita renungkan kembali, inikah secara objektif dan realistis yang disebut sebagai sebuah Negara Kesatuan Republik Indonesia? Pemilihan langsung terjadi atas keputusan MPR saat itu, dan ketika itu saya menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia ke–5. Saya mesti melakukan tugas itu, melakukan pemilihan langsung. Pemilihan langsung semestinya dipahami sebagai tata cara pemilihan yang esensinya untuk mendekat-kan rakyat kepada calon pemimpinnya. Namun sayang sekali, praktik demokrasi oleh rakyat, dari rakyat, dan untuk rakyat ini, di dalam pelaksanaannya, direduksi menjadi sekadar pertarungan visi misi lima tahunan. Ganti orang, ganti visi misi. Ganti pemimpin, ganti pula visi misi. Jadi ketika saya diminta oleh Ketua MPR Bapak Zulkilfi Hasan, dalam pidato saya lama-lama saya berpikir Indonesia ini senang dansa. Jadi kapan pemimpinnya benar lima tahun dia maju, kapan pemimpinnya mungkin kurang benar dia mundur lagi. Kalau mundur maju begini seperti tangan saya mungkin masih baik, tapi kalau namanya maju satu langkah seperti poco-poco, lalu mundur sepuluh langkah. Itukah yang Indonesia inginkan sampai saat seperti sekarang ini. Ini perta-nyaan saya. Oleh karena itu, sudah saatnya visi misi personal dan kedaerahan tersebut kita ubah dengan suatu konsep pembangunan nasional jangka panjang. Bahkan seharusnya kita mampu dan harus mampu merancang sampai seratus tahun ke depan. Indonesia ini mau jadi jadi, kan begitu harusnya kita menjawabnya. Rancangannya pun tidak boleh berganti hanya karena pergantian pemimpin. Sudah saatnya bangsa ini memiliki sebuah haluan

pembangunan nasional jangka panjang, sebuah rencana berupa pola pembangunan nasional di segala bidang kehidupan bukan hanya soal ekonomi tetapi di segala bidang kehidupan negara dan masyarakat; membangun se-rentak dalam bidang ekonomi, politik, sosial, pendidikan, dan kebudayaan, juga yang tidak boleh ditinggalkan dan tak kalah penting: bidang spiritual. Kesemuanya harus ada dalam satu integrasi dan sinergitas antarpulau, antardaerah, antarsuku, untuk bisa menjadi modal kita ke depan menjadi Indonesia Raya. Indonesia Raya yang hanya bisa lahir dengan ‘’Overall planning’’, atau perencanaan menyeluruh, yakni suatu perencanaan yang tidak berdiri sendiri. Suatu perencanaan semesta yang tidak hanya diletakkan untuk lima tahun masa jabatan eksekutif, daerah, maupun pusat. Pembangunan Semesta membutuhkan perencanaan semesta guna melihat Indonesia secara utuh; memotret Indonesia dalam satu ke-Indonesia-an yang tidak bercerai-berai. Dasar yang dipergunakan adalan kebutuhan dan kepribadian rakyat Indonesia sendiri. Artinya, perencanaan yang dibuat tidak untuk meniadakan nilai-nilai kearifan lokal dan potensi di masing-masing daerah. Bahkan sekiranya diperlukan pe-ngalaman dalam pembangunan di luar negeri, dapat diselaraskan dan dipadukan untuk kepenting-an dalam negeri. Tahun lalu saya diundang oleh Pemerintah Tiongkok. Salah satu kunjungan saya adalah ke Kota Shen-zhen. Mengapa saya diundang ke Shenzhen? Di dalam pembicaraan saya karena mereka akan memperlihatkan bagaimana cara membangun sebuah kota dalam waktu se-singkat-singkatnya. Jadi saya dibawa ke sebuah gedung pusat informasi untuk pembangunan kota Shen-zhen. Kalau saya jadi burung unta, saya mau kepala saya, saya sembunyikan. Kenapa? Karena yang mengantarkan saya, beliau mengatakan, ‘’Kamu tidak perlu untuk terpesona, tahu apa yang kita lakukan. Ini adalah yang telah dilakukan oleh Bapak kamu Bung Karno. Kenapa oleh Indonesia ditinggalkan?’’ Nah makanya saya kepingin masuk kalau bisa, kepala saya. Tentu saja malu saya. Di sana perencanaannya sangat jelas. Masuk hanya Welcome to City of Shen-zhen. Langsung keluar, diterangkan blablabla. Di akhir kunjungan, itu dilihatkan sampai saya melangkah keluar, berapa investor yang mau masuk. Beliau mengatakan, mereka sudah datang karena kita memberikan perencanaan itu tidak dengan diskusi lagi. Kamu mau ini ambil. Kamu punya uang masukkan ke sini. Dan itu akan tertulis. Nah

kita, diskusi-diskusi-nya kalau saya ikuti geregetan, itu bertahun-tahun. Itu poco-poco maju mundur, maju mundur. Padahal orang itu sangat senior. Kalau tidak salah saya, termasuk dalam rankingnya orang keempat. Malu saya, Pak Jokowi. Saya maunya nyusup. Loh bilangnya ini Bung Karno punya, kita ambil. Makanya dalam pidato saya kalau memangnya dari luar itu bagus, bisa diterapkan di Indonesia kenapa tidak di-adopt. Kita punya sudah di-adopt. Tapi kita kelelerkan. Dikelelerkan loh, Pak Zul. Makanya saya sebagai Ketua Umum partai, sudahlah biar saja Bu Mega lagi yang omong. Apa nanti saya di-bully apa tidak. Terserah. Rakernas I PDI Perjuangan berlangsung dari tanggal 10 sampai 12 Januari 2016. Saya me-minta seluruh kader hadir dapat aktif urun rembuk pikiran, bergotong royong ide dan gagasan, guna mengembalikan semangat kebersamaan dan persaudaraan dalam satu bangsa. Di dalam Nawa Cita yang dipersiapkan oleh PDI Perjuangan pada saat pencalonan presiden 2014, substansinya merupakan elaborasi dan konsepsi Pembangunan Nasional Semesta Berencana. Sekarang, tinggal kita memperjuangkan dan melengkapinya secara utuh, mendorong dan mengawal secara konstitusional agar apa yang terdapat dalam Nawa Cita terimplementasi dalam berbagai kebijakan dan program Pemerintah Jokowi-JK. Hasil kajian sementara yang dilakukan oleh Pusat Analisa dan Pengendali Situasi PDI Perjuangan, terlihat masih ada perbedaan yang cukup signifikan pada tataran implementasi program. Apa yang ada di Nawa Cita sering berbeda dengan program yang ada di kementerian dan lembaga. Bahkan, road map pembangunan dan politik anggaran yang disusun sering kali terindikasi banyak yang tidak selaras dengan Nawa Cita, yang sesungguhnya juga merupakan penjabaran Trisakti. Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana merupakan sebuah implementasi konkret dari pasal 33 UUD 1945. Pola yang mengarahkan agar segala usaha dalam lapangan ekonomi dan keuangan dapat menuju kepada masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila. Pembangunan yang dirancang di dalamnya telah sesuai dengan kepribadian dan kebutuhan bangsa Indonesia, yaitu gotong-royong dan asas kekeluargaan. Berdasarkan amanat pasal tersebut Indonesia sudah semestinya bersandar pada ‘’ekonomi sektor negara’’. Inilah saat yang tepat agar cabang-cabang ekonomi yang vital, yang menguasai hajat hidup orang banyak, dan menyangkut kepentingan umum, kembali pada prinsip-prinsip konstitusi, yaitu dimasukkan

kembali dalam ranah ‘’ekonomi sektor negara’’. Konstitusi sendiri mengamanatkan bagaimana pentingnya peran BUMN sebagai salah satu soko guru perekonomian nasional. Ka-rena itulah mengapa BUMN memiliki fungsi dan menjadi alat negara untuk mening-katkan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Tapi berbeda dengan yang terjadi saat ini, BUMN hanya diperlakukan seperti ‘’korporasi swasta’’ yang mengedepankan pendekatan bisnis semata, atau yang sering didengungkan sebagai pendekatan ‘’business to business’’. Atas dasar hal tersebut, PDI Perjuangan memberikan perhatian khusus guna meluruskan politik ekonomi BUMN melalui perubahan Undang-undang tentang BUMN. Demikian halnya ketika DPR-RI memutuskan untuk menggunakan hak dewan, melalui pembentukan Pansus Angket Pelindo II. Pansus ini diyakini menjadi sebuah pintu masuk untuk mengembalikan tata kelola BUMN sesuai pe-rintah konstitusi. Saya yakin jika BUMN dikelola dengan baik, akan memberikan kontribusi optimal kepada pembangunan negara. Selain itu, BUMN harus dikembalikan menjadi alat negara untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui fungsi redistributif, membuka akses permodalan, dan meningkatkan produktivitas rakyat (Sikap Politik PDI Perjuangan pada Kongres IV 2015). Penjabaran pasal 33 UUD 1945 sebagaimana terlihat dalam arsip Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana telah memastikan tentang prinsip ‘’daulat rakyat’’ atas kekayaan alam Indonesia. Prinsip inilah yang menjadi dasar kewajiban konstitusional kita untuk menyelamatkan dan mengembalikan aset negara. Salah satunya dengan meninjau kembali kontrak-kontrak karya yang ada di Indonesia agar semaksimal mungkin berkontribusi terhadap kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat. Contohnya adalah PT Freeport. Hal lain yang harus kita kaji secara mendalam dalam Rakernas I ini adalah bagaimana ruh dan spirit Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana, dengan keseluruhan proses yang terjadi di Dewan Perancang Nasional, dapat kembali hadir. Apakah melalui pengembalian fungsi dan wewenang MPR-RI untuk mengeluarkan Ketetapan MPR terkait pola pembangunan, yang mengikat semua pihak dan wajib dijalankan oleh pemerintahan di semua tingkatan? Atau, kita merintis penguatan Undang-undang tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, menjadi Undang-undang tentang Pembangunan Semesta. Melalui penguatan undang-undang

tersebut, maka dapat disusun sifat, tugas, sektor, ruang lingkup serta pembangunan yang berwatak kesemestaan; termasuk penguatan kelembagaan pe-rencanaan nasional. Tujuannya, agar bangsa ini memiliki konsep dan strategi pembangunan yang tidak terbatas pada lima tahun usia politik. Tetapi sebuah perencanaan yang sekaligus merupakan wujud dari imajinasi terpimpin dan terencana tentang masa depan Indonesia. Silakan, bagaimana keseluruhan mimpi dan cita-cita yang telah saya sampaikan dapat direnungkan, dikaji, dirumuskan. Selanjutnya, kita akan memperjuangkannya dalam setiap derap langkah, satu napas, satu irama tiga pilar partai: struktur, legislatif, dan eksekutif. Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan dalam Peringatan Ulang Tahun ke-43 PDI Perjuangan. Inilah tahun untuk menemukan kembali konsepsi dan strategi mewujudkan Trisakti melalui Pembangunan Nasional Semesta Berencana untuk Indonesia Raya seperti yang dicita-citakan seluruh rakyat. Suatu cita-cita masyarakat yang Bung Karno gambarkan sebagai berikut: - Di dalam masyarakat yang demikian itu, kita akan cukup sandang dan cukup pangan; - Di dalam masyarakat yang demikian itu, anak-anak kita tidak lagi menderita; - Di dalam masyarakat yang demikian itu, kita tidak lagi basah jikalau hujan turun dan tidak lagi kepanasan jikalau matahari terik; - Di dalam masyarakat yang demikian itu, kita mudah sekali bergerak dari satu tempat ke lain tempat; - Di dalam masyarakat yang demikian itu, kita mudah sekali menghirup udara segar daripada kebudayaan yang tinggi; - Di dalam masyarakat yang demikian itu, kita akan hidup bahagia menurut cita-cita orang tua di zaman dahulu ‘’tata tentrem kerta rahardja’’. Kader-kader partai yang saya banggakan, selamat berpikir, bekerja, dan berjuang! Jangan ragu bersuara selama argumentasimu sesuai dengan konstitusi. Jangan setengahsetengah, selama perjuanganmu untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara. Jangan takut, selama yang kita perjuangkan kebenaran. Haqul yakin, ainul yakin, Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT meridhoi perjuangan kita. Tanamkan dalam hati, pikiran dan jiwamu: ‘’Satyam Eva Jayate’’. Pada akhirnya, kebenaranlah yang akan menang! Megawati Soekarnoputri (Ketua Umum PDI Perjuangan) Dipublikasikan oleh: Pusat Analisa & Pengendalian Situasi DPP PDI Perjuangan HM Prananda Prabowo, Kepala Situation Room


19

Kamis Pon, 14 Januari 2016

Mengangkat Benda Dari Hal. 1

Dia dibantu istrinya, Ni Nengah Sudartini, dan ditemani tiga anak lelakinya yang masih kecil. Tawan mengatakan, karena kondisinya yang sakit, dia merancang sendiri robot untuk menggerakkan tangan kirinya. Dengan robot itu, dia bisa bekerja. Kalau tanpa robot itu, dia tak bisa mengangkat benda, apalagi menyelesaikan pekerjaan. Tawan yang kini menginjak usia 31 tahun itu mengatakan, robotnya sebagian besar dirancangnya dari barang rongsokan. Ada komponen dari shock breaker sepeda motor, ada juga dari perangkat elektronik komputer rongsokan. Tawan mengatakan, dia jatuh sakit sekitar enam bulan lalu. Dokter mengatakan, dia menderita stroke ringan dan tangan kirinya lumpuh total. Dokter juga cukup heran, karena kadar kolesterol dan tekanan darahnya normal. Apalagi, dia masih muda dan juga berat badannya normal. Tawan merupakan lulusan SMPN 1 Manggis di Ulakan. Setamat SMP dia merantau ke Denpasar. Dia merupakan keluarga kurang mampu. Ayahnya, Ketut Putra, juga lumpuh setelah terjatuh dari pohon enau saat ngirisin (menyadap tuak) belasan tahun lalu. ‘’Sampai kini kondisi ayah saya kian berat. Dulu bisa jalan sedikit, kakak saya menyuruhnya berbaring saja di tempat tidur, karena berjalan sendiri cukup membahayakan,’’ katanya. Dengan tekad kuat, dia

melanjutkan di STM Rekayasa, sembari bekerja. Berbagai pekerjaan diambilnya, sekadar bisa menghidupi diri dan biaya sekolah. Dia pernah bekerja sebagai waker atau penjaga, kerja di bengkel, bahkan jadi tukang sapu. Tamat STM dia sempat melamar di berbagai perusahaan. Namun jalan hidup menentukan lain. Dia bekerja serabutan. Ia pernah bekerja pada instalatir listrik. Bahkan memasang sambungan listrik sampai ke Nusa Penida. Pekerjaan itu dilakoninya selama dua tahun. Dia juga sempat mengabdi sebagai guru di SMKN Manggis selama 1,5 tahun. Tawan mengaku sempat menyampaikan aspirasi ke DPRD Karangasem, mengurus SK honorernya yang dicap bodong. Namun, dia tetap tak bisa menjadi PNS. Sekitar enam bulan lalu dia jatuh sakit. Stroke ringan. Ternyata ‘’takdir’’ inilah yang mengubah nasibnya. Semula dia hanya sakit perut. Saat terjaga dari tidurnya, dia merasa kehilangan tangan kirinya. Dia berteriak minta tolong pada istrinya, dan istrinya kebingungan. Tawan mencaricari tangannya, yang terasa hilang. Kondisi lumpuh sebelah, sempat membuat dia stres. Apalagi dia dari keluarga tak mampu. Istrinya tak bekerja, sementara anaknya masih kecil-kecil. Namun, dia berusaha bangkit. Berbekal pengetahuan elektronik, dia mencari informasi di internet untuk merancang alat atau sejenis robot yang bisa membantu menggerakkan tangan kirinya.

Suami Rica

Berbagai rancangan dia coba, sampai kelima kalinya. Terakhir yang dipakainya, kini robot jenis EEG. ‘’Alat ini belum sempurna, tetapi sudah lumayan membantu saya. Tanpa alat ini saya sama sekali tak bisa bekerja menggunakan tangan kiri. Namun dengan bantuan ini, menggangkat beban berat juga bisa. Dengan alat ini, kekuatannya jauh lebih besar,’’ paparnya. Tawan pun mendemonstrasikan dengan mengangkat sebuah pelek mobil sekitar 10 kg dengan tangan kanan terasa berat. Namun dengan tangan kiri digerakkan robot, dia mengangkat besi tua itu dengan enteng. ‘’Namun menggunakan robot ini, sinyal otak saya terkuras. Saya harus konsentrasi memikirkan atau fokus kepada benda apa yang mau diambil atau mengerjakan apa. Kalau tak fokus, saya kesulitan,’’ paparnya. Sekeluarga mereka tinggal di belakang bengkel kerja. Di tanah kontrakan itu, mereka tinggal bersama. Tidur beralaskan kardus. Meski kondisinya miskin dan lumpuh, dia kerap juga didatangi orang. Ada warga melaporkannya ke polisi dengan laporan mengganggu lingkungan. Padahal, dia juga membayar sesabhu ke desanya. ‘’Meski diperlakukan begitu, saya tetap tabah. Saya selalu berdoa kepada Ida Sang Hyang Widhi, semoga selalu dalam lindungannya. Saya juga berupaya membantu orang lain yang tak mampu, orang lansia, meski saya kerap kehabisan uang untuk biaya anak sekolah dan juga berobat,’’ katanya. (budana)

Cepat Bergerak Dari Hal. 1

“Ketika mereka kehilangan bola, saya ingin mereka cepat bergerak, kemudian melapis pertahanan secara rapat, me-

nekan lawan tiada henti di lapangan dan tidak pernah membiarkan lawan terus bergerak mencari ruang. Saya ingin mereka sedapat mungkin mencoba dan memenangi setiap

duel perebutan bola. Semuanya demi keseimbangan tim. Banyak orang menyaksikan hal ini secara berbeda, meski semuanya sederhana saja bagi saya,” katanya. (ant)

Agenda Bali Bali Post memberi kesempatan kepada perusahaan, kampus, lembaga adat, instansi pemerintah, dll. yang akan melakukan kegiatan untuk dimuat di rubrik “Agenda Bali”. Silakan kirim jadwal kegiatan Anda dan kontak personalnya. SMS : 08113976363 Email : agendabalipost@gmail.com Aed Upacara Usabha Pura Dalem Puri Besakih Tahun 2016 Saniscara Pon Gumbreg, 9 Januari 2016 - Upacara Petabuhan Usabha di Pura Ulun Kulkul, Besakih. - Nedun Ida Batara di Pura Merajan Selonding, Besakih. Redite Wage Wariga, 10 Januari 2016 - Ngaturang Ayaban/Rayunan di Pura Dalem Puri, Besakih. Soma Kliwon Wariga, 11 Januari 2016 - Ngaturang Ayaban/Rayunan, di Pura Dalem Puri, Besakih. Anggara Umanis Wariga, 12 Januari 2016 - Upacara Pecayan Usahabha di Pura Ulun Kukul Besakih. - Ngaturang Ayaban/Rayunan di Pura Dalem Puri, Besakih. - Puncak Usabha di Pura Delem

“Jango” Pramartha, dr. Agustina Santi, dr. I Nyoman Arie Purwana, dr. Tjok. Gde Dharmayuda, dr. I Gst. Ngr. Made Bayuningrat, dr. Agust IW Harimawan, dr. W. Mustika, dr. Gst. Putu Darmika, Caecilia Nirlaksita (Gratis).

Puri, Besakih. Buda Paing Wariga, 13 Januari 2016 - Ngaturang Ayaban/Rayunan di Pura Dalem Puri Besakih. Wrespati Pon Wariga, 14 Januari - Ngaturang Ayaban/Rayunan di Pura Dalem Puri, Besakih. Sukra Wage Wariga, 15 Januari 2016 - Ngaturang Ayaban/Rayunan. - Nyineb di Pura Dalem Puri, Besakih. Sabtu, 16 Januari 2016 Pukul 08.00 – 15.00 Wita. Live Interactive Seminar Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, di Gedung Widya Sabha, Gedung Rektorat Lt.4, Universitas Warmadewa, Jl. Terompong No. 24 Denpasar–Bali. Menghadirkan narasumber Ade Rai, dr. Tanjung Subrata, Rio Sidik, Kadek

Jumat, 12 Februari 2016 - Pukul 09.00 Wita Mapepada Tawur Padagingan di Pura Penataran Sasih, Pejeng. - Pukul 11.00 Wita Ngaturan Penuwur Ida Batara Sami di Suang-suang Pura. Sabtu, 13 Februari 2016 - Pukul 16.00 Wita Ngerawuh Dilanjutkan dengan Melaspas Pedagingan di Pura Penataran Sasih, Pejeng. Minggu, 14 Februari 2016 - Pukul 09.00 Wita Macaru Resi Gana dan Melaspasin di Pura Penataran Sasih, Pura Taman Sari, dan Pura Taman.

Dari Hal. 1

Menurutnya, dua tersangka tersebut adalah V dan suaminya yang berinisial E. V diketahui merupakan sepupu dari suami Rica, dr. Aditya Akbar Wicaksono. Polisi pun masih menyelidiki motif V dan E melarikan Rica dan putranya. “Motif masih digali,” ujarnya. Polisi menjerat tersangka V dan E dengan Pasal 328 KUHP tentang Penculikan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara subsider 332 KUHP tentang Membawa Lari Orang Dewasa dengan ancaman penjara maksimal sembilan tahun. Sebelumnya sejak 30 Desember 2015, dr. Rica Tri Handayani menghilang. Perempuan asal Lampung itu turut membawa anaknya, Zafran Alif

Lembaga Negara

Wicaksono, yang masih balita. Suaminya, dr. Aditya Akbar Wicaksono, melaporkan kabar kehilangan istri dan anaknya itu ke Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) pada 31 Desember 2015. Pada 12 Desember 2015, Rica dan anaknya datang ke Yogyakarta dari Lampung. Mereka datang menjenguk suaminya yang tengah mengambil spesialis ortopedi di RSUP dr. Sardjito. Keluarga itu sempat mengunjungi kediaman sepupunya di kawasan Maguwoharjo, Sleman pada 29 Desember 2015. Di sana, Rica dan anaknya sempat menginap. Keesokan harinya, saat bertugas di rumah sakit, Aditya mendapat kabar bahwa istri dan anaknya tidak berada di rumah. Dia mencoba menghubungi sang istri, tetapi tak berhasil. (ant)

Pintu Masuk Dari Hal. 1

Sementara itu, jelang H-1 kedatangan Wapres Jusuf Kalla untuk menjadi saksi meringankan bagi Wacik, keamanan PN Tipikor Jakarta diperketat. Sterilisasi dilakukan di seluruh sudut gedung dan ruangan, baik dari tempat parkir, tempat ruang tunggu hingga pintu masuk dan ruang sidang yang akan dipakai bersidang hari ini. Rencananya persidangan sendiri akan digelar di Ruang Kartika 1 lantai satu PN Jakarta Pusat pukul 10.00 WIB. Setelah disterilkan, ruangan tersebut telah dikunci dan baru dibuka besok pagi. ’’Saya yang usulkan tadi ketika rapat dengan para hakim biar ruangan tersebut tidak dipakai untuk sidang, biar gak

repot besok,’’ tukas juru panggil sidang, Seto. Sebelumnya, Wacik mengatakan kehadiran JK dinilai penting karena dirinya pernah duduk bersama JK di kabinet era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. ’’Kan waktu itu, saya menjabat pada periode KIB I dan II,’’ ucap Wacik. Ditanya perihal harapannya terhadap kesaksian JK nanti, ia enggan mengungkapkannya. Yang pasti, menurutnya, Wacik berterima kasih pada mantan bosnya tersebut, pasalnya mau hadir sebagai saksi meringankan bagi dirinya. ’’Nantilah di persidangan kita dengarkan. Intinya berterima kasih pada Pak JK, karena beliau mengonfirmasi bersedia hadir,’’ tukas Wacik. (wnd/ant)

Kegiatan Sosial

Dari Hal. 1

Organisasi ini membungkus rapi kegiatannya dengan memberikan kegiatan-kegiatan sosial seperti donor darah, bersih-bersih lingkungan dan lainnya, kemudian setelah warga terjaring, kelompok ini mulai melakukan program cuci otak agar warga bergabung dalam keanggotaan mereka. “Hal-hal yang seperti ini seyogianya tidak dipercaya. Karena kan ini pasti ada bujukan-bujukan yang sifatnya spiritualitas sehingga orang tertarik melakukan, tetapi kenyataannya sampai berkorban meninggalkan keluarga kan pasti ada sesuatu yang tertanam dalam dirinya,” papar Pramono. Sementara itu, Menteri Agama Lukman Hakim

Saifuddin mengatakan dari sisi keagamaan, pahampaham yang dikembangkan Gafatar bertentangan dengan agama-agama yang ada. “Mereka sendiri juga tidak menyatakan diri sebagai Islam karena mereka ingin menyatukan agama Ibrahimiah, yaitu menyatukan Islam, Yahudi, Kristiani. Jadi dari sisi keorganisasian, keormasan, mereka ilegal. Juga dari sisi paham keagamaannya, dia bukan agama Islam, bukan Kristen, bukan Yahudi, dan seterusnya,” kata Lukman. Gafatar dideklarasikan pada 21 Januari 2012 di gedung JIEXPO Kemayoran. Ketuanya Mahful M. Tumanurung. Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menyatakan paham yang diajarkan Ormas Gafatar sesat. (kmb4)

Dari Hal. 1

Ida Mpu mengaku tidak ingin ada pendapat pribadi dalam keputusan yang diambil Tim 9. Oleh karena itu, Tim 9 masih berusaha mendapatkan data dari lembaga yang komprehensif di bidangnya. Terutama informasi dari lembaga negara, dalam hal ini pemerintah. Sebab, amanat dibentuknya Tim 9 adalah untuk mengeksplorasi dan menggali dari pihak-pihak terkait yang membuat peraturan, yang memberikan izin, hingga sejauh mana konsekuensinya. “Itu permasalahannya, bukan masalah kita menolak dan sebagainya. Kita dalami dulu jangan sampai kita terjebak pada politik praktis, pragmatisme, kita ingin menyelamatkan lembaga Parisada ini,” tegasnya. Ida Mpu menambahkan, Tim 9 masih memiliki waktu yang panjang sampai 22 Februari 2016 untuk mendalami masalah Teluk Benoa. Namun, pihaknya tetap mengerti terkait desakan masyarakat agar Tim 9 segera bersikap. Justru itulah Tim 9 tidak mau sampai mengorbankan salah satu masyarakat, baik yang pro maupun yang kontra. “Kan kita ingin berada di tengah-tengah, oleh sebab itu kita sebagai Parisada apalagi sulinggih kan harus jernih berpikirnya. Tidak boleh memihak ke mana-mana, yang dipihak itu adalah kebenaran sastra agama,” jelasnya. Ida Mpu menjanjikan setelah tanggal 15 Januari sudah bisa memberikan pernyataan terkait Teluk Benoa. Tentu saja setelah Tim 9 berhasil bertemu dan memperoleh data komprehensif dari pemerintah. Pihaknya menyadari, ada kekhawatiran dari masyarakat terkait langkah yang akan diambil Tim 9 ini. “Sepertinya ada kekhawatiran kalau kami bertemu den-

gan pemerintah dulu. Kami tidak ingin menyelesaikan segala sesuatu itu dengan emosi, biar tenang dulu karena amanat SK kami adalah kepada instansi yang terkait. Sementara apa yang ada di bawah itu kan gerakan yang bersifat sporadis, jadi lembaganya itu tidak bonafid. Bukannya kami tidak mau, itulah anak-anak kami yang harus kami dengar. Tapi kami dengar dulu yang di sini, baru nanti seperti pepatah Hindu, semoga pikiran yang jernih datang dari segala penjuru, itu yang kita inginkan,” paparnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Love Bali Forum menggelar diskusi di Ruang Pertemuan PHDI Bali, Selasa (12/1). Diskusi juga dihadiri Sabha Walaka PHDI. Wakil Ketua Sabha Walaka PHDI I Made Artha mengatakan, sikap Sabha Walaka PHDI dan Love Bali Forum sejalan terkait Teluk Benoa. Sabha Walaka bahkan sudah menyodorkan keputusan bahwa Teluk Benoa adalah kawasan suci ke Sabha Pandita saat Pesamuhan Agung di Jakarta. “Sebenarnya dari Sabha Walaka sama dengan temanteman ini, ingin bagaimana menggagalkan proyek itu jangan sampai terjadi. Kunci utama sebenarnya adalah kalau bisa Pak Gubernur melarang, selesai sudah masalahnya. Kemudian Sabha Pandita segera mengambil sikap mengikuti keputusan Sabha Walaka,” ujarnya. Artha mengaku Sabha Walaka tidak berdaya karena keputusan tertinggi ada di Sabha Pandita. Pihaknya berharap Sabha Pandita maupun Tim 9 segera sadar dan mengerti dengan gejolak yang terjadi di masyarakat. Sebab, saat ini posisi Parisada lebih banyak dihujat lantaran tak kunjung bersikap mengenai Teluk Benoa. “Jangan sampai masyarakat mendemo sulinggih,” tandasnya. (kmb32)

Uang Suap Dari Hal. 1

Dari penangkapan tersebut, tim penyelidik dan penyidik berhasil mengamankan barang bukti berupa uang suap yang sudah diterima dari pihak penyuap. Uang suap sendiri dilakukan dalam rangka mengamankan proyek anggaran di Kementerian PU. ’’(Biasa) suap penganggaran proyek,’’ bisik sumber penegak hukum yang enggan disebutkan namanya. Selain ketiga orang yang sudah ditangkap, menurut sumber tersebut, masih ada

pihak lain yang akan ditangkap, pasalnya para pihak tersebut sudah menerima uang pelicin dari pihak penyuap. ’’Rencana masih ada Senayan (DPR) lain yang sudah pada terima pembagiannya. Yang lain rencana kalau gak malam ini besok pagi (dijemput),’’ papar penegak hukum tersebut. Hingga saat ini, DWP dan kedua orang yang ditangkap masih menjalani pemeriksaan intensif, untuk kemudian ditentukan status hukumnya dalam waktu 1x24 jam ke depan. (wnd)

Kamis, 14 Januari 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lintas Mancanegara 08.00 Folk Song 08.05 Suluh Indonesia 08.35 BCTTV/Klip Bali 09.05 Lila Cita Sanggar Kerta Jaya (2) 10.00 Lejel Home Shopping 11.05 BCTTV/Folk Song

11.30 Round Up The World 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.05 Klip Bali 13.30 Glimpse of The Island/BCTTV 14.05 Klip Bali/BCTTV 14.30 Kidung Interaktif 15.30 Mahadewi 16.30 Dunia Pendidikan 17.30 Lila Cita Sanggar Miniartis (4) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda

19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif Property 21.00 Lintas Mancanegara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Suluh Indonesia 22.00 Sekilas Berita 22.05 Lila Cita Sendratari Wijaya Kusuma Amerta (2) 22.00 Solusi Alternatif Marion Sam (Kobelon) 23.30 Bali Channel Tourist TV 00.00 Closing

Krishna Minta Arjuna Mengingat Senjata Pasupata Maheswara

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Seratus Enam Puluh Enam)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

PAHLAWAN yang benderanya berisi kera itu adalah Arjuna. Dia sedang terbakar kemarahannya. Untuk mengeliminir, dia membenamkan pikirannya kepada Kesava, yang memiliki Garuda di benderanya. Pada perenungan di tempat tidur itu, Kesava muncul dalam sebuah mimpinya. Dhananjaya yang jiwanya saleh itu, sebagai akibat cinta dan hormatnya kepada Kesava, tidak pernah mengabaikan Krishna sedikit pun kendati dalam keadaan nasib tak berpihak kepadanya, sehingga menanggung kesedihan mendalam. Dia berusaha bangkit dan maju beberapa langkah menyambut Krishna. Setelah bangkit, sekarang dalam mimpinya, dia memberikan kepada Govinda sebuah tempat duduk. Dirinya sendiri waktu itu tidak menetapkan hatinya mengambil sebuah tempat duduk. Kemudian Krishna, yang energinya sangat kuat itu, mengetahui ketetapan hati Partha, dan berkata sambil mempersikahkan duduk putra Kunti dengan kata manis di belakangan masih berdiri: ‘’Jangan membawa hatimu, oh Partha, terusmenerus dalam kesedihan. Sang

Waktu tidak dapat ditaklukkan siapa pun. Sang Waktu memaksa semua makhluk berjalan, dan hal itu tidak dapat dihindari. Oh yang utama dari manusia. Karena itu untuk apa kesedihanmu ini? Kesedihan tidak boleh dituruti, oh yang utama dari orang-orang terpelajar! Kesedihan adalah sebuah rintangan. Kesedihan itu harus diatasi. Selesaikan perbuatan itu segera. Kesedihan membuat seorang itu tidak melakukan semua usaha. Sungguh, oh Dhananjaya, seorang musuh untuk orang itu. Seorang, yang larut dalam kesedihan, menggembirakan musuh-musuhnya. Sebaliknya ia justru menyedihkan teman-temannya. Sementara dirinya sendiri menjadi diperlemah. Karena itu, sudah sepantasnya jika engkau tidak bersedih.’’ Demikian disapa Arjuna oleh Vasudeva. Kemudian Vibhatsu yang tak terkalahkan dan sangat terpelajar itu kemudian mengucapkan kata-kata ini. Apa yang disampaikan itu memiliki arti penting: ‘’Kesedihan itu adalah sumpah yang aku telah buat tentang penyembelihan Jayadratha. Bahkan besok aku akan membantai bajingan jahat,

berdosa itu. Jayadratha adalah pembantai putraku, Abhimanyu. Bahkan apa yang aku ucapkan adalah sumpahku, oh Kesava! Pihak Kuru, untuk menggagalkan sumpahku itu, Jayadratha dilindungi semua prajurit perkasa. Raja Sindhu itu akan ditempatkan di belakang keluarga Dhritarashtra. Kekuatan pasukan yang melindungi Jayadratha itu jumlahnya terdiri dari, oh Madhava, sisasisa setelah pembantaian sebelas akshauhini pasukan. Mereka itu memang tangguh dan sulit dikalahkan. Jayadratha dikelilingi dengan rapat sekali pada pertempuran itu. Semua yang melindungi adalah seluruh prajurit kereta perkasa sisasisa prajurit yang terbunuh. Kata Arjuna, bagaimana aku mendapatkan sebuah keyakinan, oh Krishna, terhadap penguasa Sindhu yang jahat itu? Bagaimana menyempurnakan sumpahku itu, oh Kesava! Bagaimana orang seperti aku dapat hidup, jika aku gagal menyempurnakan sumpah itu? Oh pahlawan, ketidakmampuan untuk menyempurnakan sumpahku bagiku adalah sebuah bukti sumber kesedihanku yang besar ini. Apalagi, tahun ini

aku katakan kepadamu matahari terbenam lebih cepat.’’ Krishna, yang benderanya berisi burung Garuda itu setelah mendengar penyebab dari kesedihan Partha ini, menyetuhkan air ke Arjuna. Krishna kemudian duduk dengan muka menghadap ke timur. Kemudian pahlawan yang matanya seperti daun bunga lotus dan memiliki energi hebat itu mengucapakan kata-kata ini. Wacana itu bermanfaat bagi putra Pandu itu, yang telah bertekad penyembelih penguasa Sindhu itu. ‘’Oh Partha, ada sesuatu yang tidak dapat dihancurkan. Senjata yang paling

sakti itu bernama Pasupata. Dengan senjata itu,Dewa Maheswara membantai semua daitya dalam pertempuran! Jika engkau ingat itu sekarang, engkau akan dapat membantai Jayadratha itu besok. Jika itu engkau tidak ingat, sekarang akan sia-sia. Karena itu, pujalah di dalam hatimu Dewa yang memiliki sapi sebagai tanda identitasnya. Pikirkanlah Dewa itu dalam pikiranmu, ingat oh Dhananjaya! Engkau adalah penyembah Mahadewa. Melalui kemurahan hati Shiva, engkau akan mendapatkan milik berharga itu.‘’ (bersambung)

Sloka 4.28

Dravya-yajnas tapo-yajna yoga-yajnas tathapare svadhyaya-jnana-yajnas ca yatayah samsita-vratah Tetapi ada juga yang mempersembahkan harga benda mereka atau dengan menyakiti diri mereka sendiri, atau dengan disiplin yoga. Sedangkan mereka yang mempunyai tekad (atau iman) yang kuat mempersembahkan pengetahuan dan ajaran mereka sebagai pengorbanan mereka.


16 Pages

14 Number 8th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

post.co.id e-mail: info_ibp@balilipost.com. nternationalba

post.com.

ernationalbali

online: http://www.int

L O N A A T I E R N I N T

Scott Ridley ds Inarritu, ors Guild no rect earn Di

, January Thursday

WEATHER DPs

14, 2016

in the Catholic sexual abuse for “The Big

McKay and uncovered mortgage Church; Adam Inarritu the subprime dystoGonzalez Short,” on George Miller for Fury Alejandro the list of nominees - Mexico’s -- a strong crisis; and movie “Mad Max: topped on Tuesday (DGA) award pian action LOS ANGELES to be handed Ridley Scott of America Road.” awards are Guild Britain’s short list prizes The DGA The DGA took three The hopes. for the Directors The film motion picture out on February 6. of Oscar DiCaprio. best a Oscars bellwether. will be indicator including for revenge is considered nominations

e soars on

Bowie final

charts after

death

y, January

Thursda

d

detaine 1 person tion in connec l with Istanbu attack suicide Page 6

United? Boring team Van Gaal’s at in 3-3 thriller tle Newcas Page 8

British citizen caught with marijuana at Ngurah Rai Airport

http://epaper.i

fires S. Korea shots warning Korean after North drone seen Page 13

ht with port izen caug i Air British cit at Ngurah Ra na marijua

Award DGA nominated Scott for overall and one for DiCaprio. (afp) Academy win the and Inarritu was drama be the announced on Thursday. Revenant” an asShould Inarritu year, he would thriller “The Martian,” about films “The again this Guild’s history with two space hit on Mars -- Academy award in the by for first director wins. tronaut stranded Dareleased contenders starring Matt back-to-back seen as top on February 28. In this image accepts the Scott at the Golden “The Martian,” picture Awards glory the fourth nomination two awards comedy film NBC, Ridley Inarvia AP at best motion This marks mon, won -- best by the DGA. for dark Globes on Sundaycomedy for Damon. award for for “The Martian” Paul Drinkwater/NBC last year Globe for both directors a comedy Golden the award for which he also and best actor in Scott has however ritu won Annual Hilton 78-year-old at the DGA awards the 73rd at the Beverly Calif., comedy “Birdman,” film- The Awards Beverly Hills, Mexican for never triumphed won an Oscar. 2016. award Hotel in Globe Jan. 10, at the Oscars. for a DGA The 52-year-old Has the Golden “The or Also nominated for “Spotlight,” on Sunday, “Nothing colmaker won on Sunday for fur McCarthy reporters who charts including ing hits were Tom best directorabout 19th century played about Boston Globe his career-spann more iTunes Revenant,” Glass, who is Changed,” in 2014. but enjoyed “BlackLeonardo New York in his native Britain. lection released leader Spotify, trapper Hugh years in Oscar hopeful, Bowie hits success publishes On streaming by another with well as classic mainstreammagazine, which sales of Pressure” songs as said Billboard US chart, surpass those star” as “Heroes,” “Under were rising Dance” to such the benchmark past week’s were forecast which has Queen, and “Let’s look at the “Blackstar” blockbuster “25,” one. Bowie’s catalog charts that with of Adele’s weeks at number “The Next on songs, with in France. all tied up for most-heardespecially quickly on Friday, Grey” is spent seven previous album 2” after he Shades of Mall Cop Bowie’s came out in 2013 far as ascending released “Blackstar”widespread — “Fifty and “Paul Blart Awards Bowie rose as which enjoying Raspberry Day,” decade, LOS ANGELESAscending” a birthday, music legend for year’s Golden his 69th ‘’Jupiter nods was absent on the US chart. with a hard Comas the British “Pixels,” nominations at this with six his innovation to acclaim number two the Official Charts Dornan the most the worst in cinema. lineup Wednesday for Jamie in the again proved that was on course In Britain, celebrating led the Razzies and worst actor the time had James the “Blackstar” predicted that 13 jazz sound. knew at pany said in The films worst picture list and Grey,” Kevin re-enter cancer and Few people Shades of 2,” Channing Tatum dying of a final artistic top the weekly albums would video come “Fifty the each, including was in will Cop as Bowie’s thriller Blart Mall Bowie chart from Sandler more of in the sexy Britain’s “Paul reflections list will be released “Blackstar” and Adamedy “The Cobbler.” the top 100. while the US with wistful most influential Ascending” comedy sequel flop “Fan“Jupiter statement, music’s and fantasy-com superhero combo, out late Friday,the weekend. downsci-fi film “Pixels” nominee is the of modern Trade, the taste-making screen released over led Apple’s iTunesBowie’s one remake, Kinberg, JerNew York’s Rough game mash-upworst picture for worst album by “Blackstar”Monday, the day every figures. store that also runswould donate which for Simon The other which is also up - The final two days it for said virtually screenplay nt of the Razzies,season, British chart in YORK work Four,” and shop, just load NEW tastic to sites that largest record of Bowie’s released Josh Trank sales and s awards was announced, announceme from sales (afp) soared in around death director for and Trank. The David Bowie, country, according of Hollywood’ . all proceedsto cancer research. death, has developed emy Slaterin 1980 as a spoofOscar nominations before his Tuesday to top charts suddenly data. will be announced They track the other Bowie albums top of the in January launched looked set Awards. of Thursday’s annual Razzies near the Several to be the first for the 36th annual Academy47 states in the comes ahead the world. or re-entered is on course United States appeared The “winners” before the 88th members from the “Blackstar” his last night album in recipiFeb. 27, the by 900 votingcountries. number-one legend, who lived shows, past will be selected for the artistic and 21 foreign than other awardhave actually shown United States Bullock, prizes. (ap) less star-studded d and Sandra While far as Halle Berry gold spray-painte ents such claim their to up in person

‘Pixels’ s of Grey,’ ‘Fifty Shade s nominees among Razzie

T FORECAs 23 - 32

14, 2016

(58) was by the Russel Hakes of marijuana “The citizen Stephen three grams Denpasar, Bali. n and A British Rai, KUTA d carrying Ngurah Head of Supervisio Bali, Office at Rai, caught red-hande and Excise at Ngurah his rectum,” Customs was hidden in Excise Office y. marijuana the Customs and clear Wednesda found a Service of stated on some parts They eventually in Budi Harjanto bag containing

born plastic plants. a national, through The British on December of brown ecking England, shortly the presence Double-ch Watford, was arrested Rai test revealed weighing 26, 1958, or hashish 9 narcotic at the Ngurah on January of marijuana after landing Hakes l Airport arrived three grams. Internationalocal time. He of his action, As a result have violated Article at 12 p.m. Mueang, Thailand, to to No. 35 is believed (1) of Law from Dong flight FD-396 paragraph aboard AirAsia of 113, on narcotics.Hakes would Denpasar. technology capable the of 2009 guilty, years If found minimum five Using movement, passenger of Hakes have to face a 15 years of jail term tracking Rp1 suspicious The between to a maximum officers wereaircraft landed. to a fine of (ant) addition when the closely observed Rp10 billion. im- in billion and heard ground officers also be arrival corridor, during News can at Global him at thecheckpoint, and 9.30 in “Bali Image” migration in the custom area. 96.5 from to FM Radio am. Listen inspection the officers manually until 10.00 FM at http:// and then At first, Global Radio isten2myX-ray Hakes’ luggage at checked the process using did globalfmbali.l streaming or live video continued equipment, but they and http:// radio.com alfmbali.com -bali. items. scanning led suspicious http://radioglob nnel/global-fm Lisnawati suspicions on not find any AP Photo/Firdia ustream.tv/cha officer The officers’ a body check Customs’ Indoconduct 2016. them to by Indonesia y, Jan. 13,to smuggle 3 Hakes. is escorted with a maskIndonesia, Wednesda of attempting in Bali, allegation Hakes covered Russell at its local office on Jan. 9 on e man Stephen s and British conferenc the British of Bali. organization arrested tourist island in student after a press to immediately the authorities all be used explained Manesian marijuana into who participation skills can (Unud) and on these the larger community, people need to grams of they University this position benefit that, young added into Udayana He what organization they for of inaugurated serve hendra.wisely about of and what role. It is fertile ground for will be 15, 2016. he said, think a part only provide as vehicles the January generation, nation. This want to become the organization ticular, not the main purpose benefit can also serve The youngerchange for the to play within what the are, to make represents G the gen- new ideas, but learn skills that for to look at gath- want IMPROVIN of human young people to the broader community as agentsorganization, which he explained,birth to important of the organizationhas a positive itself, student eduyouth, goals eral quality the give of of Bali and organization organization starts with for students to share and to conduct the youth that the resources provides and the nation. important s, because it aspirations society -and people together events and qualities of sure ns as cation, which impact on “It is especiallyorganization up with new ers ideas, to create the improve both qualificatioYoung to be involved in come of new in particular. that will to page 2 people to the quality Continue the workforce. opinions on well as resilience. n ... are dealing allows young New activities improve entering Organizatio creative people today, competition ideas and thereby resource sector. that those practice of forming up with others, human The works skills coming with worldwide them with Bali’s futurerise to beneficial the develop- current affairs, both hard in and discussing gained though need to have in the sciences Agus ideas give solutions skills that are and in- can serve as milestones and so they said I Ketut through education critical to become are all soft acquired soft skills such as through ment of the nation,” elected Board who was are that are acquired as well as Mahendraof the Student Executive s and which thinking, novative in organization of our nations President involvementfor the creation s in parnecessary Youth organization future leaders.

rces human resou quality of Improving

through youth

ions organizat

balipost (101rb Like) http://facebook.com/balipost

KAMIS PON, 14 Januari 2016

@balipostcom (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Sempat Ditahan Semalam

Iran Bebaskan Pelaut AS Dubai -

Iran akhirnya membebaskan 10 pelaut AS setelah semalaman menahan mereka. Ini sekaligus menjadi akhir insiden yang sempat menimbulkan ketegangan, beberapa hari jelang diterapkannya kesepakatan nuklir antara Teheran dengan negara-negara kuat di dunia. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Rabu (13/1) kemarin mengatakan, mereka membebaskan para pelaut setelah mengetahui mereka memasuki kawasan perairan Iran secara tak sengaja. Para pelaut ini ditahan di atas dua boat patroli Angkatan Laut AS di Teluk, Selasa (12/1) lalu. “Penyelidikan teknis kami

memperlihatkan dua kapal AL AS memasuki perairan teritorial Iran secara tak sengaja,” jelas pernyataan IRGC yang disiarkan stasiun TV setempat. “Mereka dibebaskan di perairan internasional, setelah meminta maaf,” imbuhnya. Mengonfirmasi dibebaskannya para pelaut dengan aman, pihak Pentagon mengatakan

tak ada indikasi para pelaut tersebut disakiti saat ditahan. Pernyataan dikeluarkan secara hati-hati dan tak menjelaskan bagaimana para pelaut dan dua kapalnya bisa ditahan oleh Iran. Pentagon hanya mengatakan, “AL akan melakukan penyelidikan keadaan yang membuat mereka bisa masuk ke Iran.” Para pelaut ini kemudian

dibawa ke daratan menggunakan heli AL, sementara beberapa lainnya membawa boat dan bergerak menuju Bahrain, yang merupakan tujuan awal perjalanan. Menhan AS Ash Carter mengatakan ia senang para prajurit dibebaskan dan menghargai “cara-cara yang digunakan untuk menyelesaikan masalah dengan cepat. Saya ingin berterima kasih secara pribadi kepada Menlu John Kerry atas diplomasinya dengan Iran untuk menyelamatkan para prajurit kami dengan aman,” jelasnya.

Laksamana Muda IRGC Ali Fadavi sebelumnya mengatakan dua boat AL AS memasuki perairan teritorial Iran karena mengalami kerusakan sistem navigasi. IRGC sangat mencurigai aktivitas militer AS dekat perbatasan Iran dan banyak pejabat senior menduga Washington tengah mengejar perubahan rezim di Teheran. IRGC beroperasi di darat dan laut dan sering melakukan latihan perang di Teluk, yang memisahkan Iran dari rival regionalnya Saudi Arabia dan Bahrain. (ton/rtr)

Bali Post/ap

Kate Hudson

Rahasia Perut Rata

AKTRIS Kate Hudson mencuri perhatian di Golden Globes, Minggu (10/1) malam, dalam balutan gaun sequined rancangan Michael Kors. Dipadukan dengan heels Giuseppe Zanotti dan perhiasan berlian Forevermark bernilai 1,3 juta dolar, gaun tersebut memiliki detail cut-out yang mengekspos perut ratanya yang seksi. Jika muncul banyak pertanyaan bagaimana sang bintang memeroleh perutnya yang seksi, pilates adalah jawabannya. Pelatih pribadi Kate, Nicole Stuart, mengungkapkan pilates adalah rahasia di balik perut sang aktris. Kepada majalah Shape, Kate mengungkapkan, kliennya rutin melakukan pilates tiga kali dalam sepekan. Setiap sesi berdurasi satu jam. “Jika Kate sedang mempersiapkan sesuatu, waktunya bisa menjadi intens,” ujar wanita yang telah menjadi pelatih pribadi Kate selama 15 tahun itu. Menurut Nicole, pilates adalah salah satu latihan fisik yang sangat efektif melatih seluruh bagian tubuh. Baik itu depan, belakang, samping, maupun bokong. Pilates akan membuat otot-otot tubuh terasa lebih kencang dan kuat. Di samping itu, postur tubuh menjadi lebih tegak sehingga membangkitkan rasa percaya diri. (afp/ant)

Bali Post/ap

RIVRON - File foto November 2014 memperlihatkan Riverine Command Boat dari Costal Riverine Squadron (RIVRON) di Teluk Persia. Iran menangkap dua kapal jenis ini dan menahan para krunya sebanyak 10 orang, sebelum akhirnya dibebaskan, Rabu (13/1) kemarin.

Setya Novanto Tak Gubris Panggilan Kejaksaan Agung Jakarta (Bali Post) Mantan Ketua DPR-RI Setya Novanto (Setnov) tidak memenuhi panggilan penyelidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) untuk dimintai keterangan dalam kasus rekaman Freeport Indonesia. “Barusan saya telepon Pak Dirdik (Direktur Penyidikan) dan laporan staf belum ada informasi apakah beliau datang. Tetapi dari pemberitaan yang ada sepertinya tidak datang,” kata JAM Pidsus Arminsyah di Jakarta, Rabu (13/1) kemarin. Arminsyah menyebutkan, ini adalah panggilan pertama kepada Setya Novanto. Menurutnya, Kejaksaan Agung kini merapatkan ketidakhadiran Setya ini. “Sepertinya kita panggil sekali lagi,” katanya. Arminsyah menilai ketidakhadiran Setya justru merugikan dia karena tidak bisa memberikan penjelasan atas indikasi yang dimiliki penyelidik. “Beliau tidak memberikan penjelasan, artinya dari pihak Setnov tidak masuk informasi ke kita, itu kerugiannya,” kata Arminsyah. Arminsyah juga mengatakan Kejaksaan Agung sudah beberapa kali memanggil pengusaha M. Riza Chalid yang namanya masuk rekaman itu, namun dia tidak mau hadir juga. “Sudah beberapa kali kita panggil,” tegasnya. Untuk penyelidikan kasus itu, Kejaksaan Agung sudah meminta keterangan Menteri ESDM Sudirman Said, Presdir PT Freeport Indonesia Maroef Syamsuddin, dan Sekjen DPR-RI. Bahkan Kejaksaan Agung sudah mendapatkan rekaman yang diperdengarkan di Majelis Kehormatan Dewan, namun kasus ini masih saja berada pada tingkat penyelidikan. (ant)

Setya Novanto

Sudah Ada Titik Terang dalam Kasus Kematian Mirna

Kombes Pol. Krishna Murti

Bali Post/ant

Jakarta (Bali Post) Polda Metro Jaya mengaku sudah menemukan titik terang dalam kasus kematian misterius Wayan Mirna Salimin alias Mirna (27) usai meminum es kopi di Kafe Olivier Grand Indonesia. Kini penyidik Polda Metro Jaya tengah merangkai seluruh petunjuk barang bukti guna mengungkap kasus ini. “Ada beberapa petunjuk atau barang bukti yang disita dan diperiksa di laboratorium forensik, kami rangkai jadi masih berjalan,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Krishna Murti di Jakarta, Rabu (13/1) kemarin. Krishna mengatakan polisi telah menyita berbagai barang bukti seperti biji kopi, kamera tersembunyi, dan cairan kopi yang dikonsumsi Mirna maupun organ tubuh vital korban

guna diteliti petugas Pusat Laboratorium Forensik Polri. Krishna mengaku polisi telah menemukan titik terang dari sejumlah petunjuk, namun masih berupaya untuk dirangkai agar lebih “terang benderang”. “Kami menunggu hasil laboratorium, pemeriksaan saksi, hasil autopsi dan berita acara konfrontasi,” ujar Krishna. Langkah ini, menurut Krishna, perlu dirangkai untuk menetapkan ada unsur pidana dan tersangka dalam kasus kematian Mirna. Ia menambahkan, penyidik belum resmi memeriksa saksi yang dimasukkan ke Berita Acara Pemeriksaan (BAP), termasuk dua rekan Mirna yakni Jessica dan Hani. Penyidik akan memanggil keluarga, suami korban, pegawai kafe dan saksi ahli. “Kalau yang kemarin terhadap beberapa

orang hanya interview dan interogasi saja,” tutur Krishna. Mirna meninggal dunia usai meminum kopi Es Vietnamens di Kafe Olivier, West Mall Grand Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (6/1). Awalnya teman korban, Siska, tiba lebih awal dibandingkan Mirna dan seorang rekan lainnya, Hani, di gerai itu pukul 16.09 WIB. Jessica memesan Cocktail dan Fashioned Sazerac untuk dia dan Hani, sedangkan Mirna dipesankan es kopi Vietnam. Mirna dan Hani baru datang ke kafe ini sekitar pukul 17.00 WIB. Mirna menyeruput es kopi itu dan langsung kejang-kejang setelah sekali sedot. Dia sempat dibawa ke klinik di pusat perbelanjaan terkenal itu dan lalu dirujuk ke Rumah Sakit Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat. Mirna meninggal dunia usai dirawat di sini. (ant)

Single “Sopir Leneng” Andalan D’Bungsil

Memotivasi Pengangguran Lewat Lagu Denpasar (Bali Post) – Dalam menghadapi persaingan di blantika musik Bali, berbagai cara dilakukan oleh penyanyi Bali. Mereka menampilkan ciri khas masing-masing agar tampil beda dan menarik, baik dari genre, penampilan, koreografi, dan lainnya. Seperti brup band asal Tabanan, D’Bungsil. Grup band yang terbentuk pada 2007 di bawah naungan Jaya Giri Production ini merupakan grup band aliran pop Bali yang dikemas dengan gaya jenaka pada setiap lirik dan penampilannya yang lebih menonjolkan kekomedian. Sempat vakum beberapa tahun, band jenaka ini secara resmi merilis album terbaru mereka di pengujung 2015 lalu. Album yang berisi lagulagu terbaik (kompilasi the best) mereka di dua album sebelumnya digabung jadi satu. Tidak ketinggalan, Dwija dkk. juga menyuguhkan sebuah

single anyar mereka berjudul ‘’Sopir Leneng’’ yang jadi andalan di album kali ini. Sang gitaris Dwija menyatakan dalam album ini berisi lagu-lagu terbaik dari album ‘’Paling Mangkana’’ (2007) dan ‘’Bulan ke Badung’’ (2010). ”Satu lagu baru berjudul ‘Sopir Leneng’ ini akan jadi andalan kami,” papar Dwija, Rabu (13/1) kemarin. Dia mengakui selama ini D’Bungsil cukup lama va kum. Meski begitu, di tengah kesibukan masing-masing personelnya, mereka berusaha berkarya dan bangkit kembali dengan single “Sopir Leneng”. “Sopir yang dimaksud dalam lagu ini tak sama dengan sopir angkutan umum. Bagi masyarakat Bali, leneng dipahami sebagai tempat duduk kecil di bagian depan rumah. Jadi “Sopir Leneng” yang dimaksud adalah orang yang kerjaannya hanya dudukduduk di leneng, alias menjadi

pengangguran, tak punya pekerjaan,” jelasnya. Single ‘’Sopir Leneng’’ mengambil tema sederhana di kehidupan sehari-hari. Lirik pada single ini menceritakan tentang perjuangan seorang lelaki yang masih pengangguran, tetapi pacarnya begitu sabar menemaninya dan selalu memberi semangat untuk bekerja. Terlebih lagi sekarang ini mencari pekerjaan yang sesuai dengan keinginan bukanlah hal yang mudah. Dengan modal kejujuran, akhirnya sang lelaki pun bisa sukses. D’Bungsil terbentuk sejak 2007, digawangi Sobag (vokal), Dwija (gitar utama, backing vokal), dan dua additional player Lionk (bass), serta Dedi (drum). Beberapa single mereka yang sempat melejit di antaranya ‘’Tusing Cara Tiang’’, ‘’Anak Mami’’, ‘’Bulan ke Badung’’, ‘’Arti Metimpal’’ hingga lagu terbaru mereka kini ‘’Sopir Leneng’’. (winata)

Bali Post/win

ALBUM - Sempat vakum beberapa tahun, Band D’Bungsil secara resmi merilis album terbaru mereka di pengujung 2015 lalu.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 14 Januari 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu