Skip to main content

Edisi Kamis 13 Desember 2018 | balipost.com

Page 1

Bali Post

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

EKONOMI

Pertumbuhan Tinggi tetapi Tidak Merata Semarang (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai pertumbuhan ekonomi nasional yang cukup tinggi ternyata tidak merata terjadi di seluruh wilayah di Indonesia. ‘’Pertumbuhan ekonomi secara nasional tercatat 5,17 persen, tetapi dilihat dari profil pertumbuhan sebenarnya tidak cukup merata,’’ kata Sri Mulyani saat menjadi pembicara dalam Seminar ‘’Prospek Bisnis dan Investasi Jawa Tengah 2019’’ Sri Mulyani Indrawati di Semarang, Rabu (12/12) kemarin. Menurutnya, ada wilayah yang tumbuh cukup tinggi, seperti Sulawesi yang mencapai 6 persen. ‘’Tetapi kontribusi terhadap GDP (Gross Domestic Product) tidak terlalu besar,’’ tambahnya. Hal. 15 Pulau Jawa

Perayaan HUT Ke-85 Kaisar

Perkuat Hubungan Indonesia-Jepang

Mangupura (Bali Post) Perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-85 Kaisar Jepang Akihito digelar Selasa (11/12) di Ayodya Hotel. Selain dihadiri Konsul Jenderal Jepang di Denpasar Hirohisa Chiba, acara ini juga dihadiri Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati serta undangan lainnya. Pada kesempatan tersebut, Hirohisa Chiba berharap melalui kegiatan ini, hubungan persahabatan Jepang dan Indonesia akan terus berkembang di masa akan datang. ‘’Kami berharap hubungan Jepang dan Indonesia khususnya Bali dalam pertukaran budaya akan terus meningkat,’’ ucapnya. Resepsi ini sekaligus momen peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Jepang dan Indonesia. Jepang dan Indonesia sudah membangun hubungan yang baik. Seiring perkembangan global, saat ini sudah dikembangkan kerja sama tidak hanya dalam bidang investasi namun juga politik, keamanan, sosial, pertukaran budaya. Hal. 15 Hubungan Persahabatan

Bali Post/nik

SAMUAN TIGA - Paruman Agung Krama Bali di Samuan Tiga, Rabu (12/12) kemarin. Paruman agung ini dihadiri Gubernur Wayan Koster.

Paruman Agung Krama Bali di Samuan Tiga

Bertekad Tetap Jaga Eksistensi Desa Adat

Pemprov Bali menggagas Rancangan Peraturan Daerah terkait Desa Adat. Ranperda yang terdiri atas 19 bab dan 99 pasal ini, mengatur soal kedudukan, status dan penetapan desa adat. Sebagai kesatuan masyarakat hukum adat dan subjek hukum, desa adat mempunyai sistem pranata kelembagaan sendiri, wilayah tertentu, harta kekayaan sendiri, dan berhak mengatur parahyangan, pawongan dan palemahan, serta mengurus rumah tangganya sendiri. Gubernur Bali I Wayan Koster mengundang desa adat se-Bali dalam Paruman Agung Krama Bali di Gianyar. ‘’Pura Samuan Tiga ini sangat bersejarah menyatukan sekte di Bali. Sekarang kita meneruskan bagaimana menjaga desa adat ini secara bersamasama,’’ kata Koster di Wanti-

lan Pura Samuan Tiga, Rabu (12/12) kemarin. Kata Koster, perda ini akan menjadi payung hukum untuk menjaga eksistensi dan kearifan lokal budaya Bali. Paruman ini diawali dengan penyampaian pokokpokok materi ranperda oleh Gubernur Bali. Ia menjelaskan peran strategis desa adat

dalam menjaga eksistensi adat istiadat dan berbagai kearifan lokal Bali. Menurutnya, desa adat sebagai lembaga permanen, secara historis, sosiologis, kultural sudah sangat kuat, namun harus diperkuat lagi dengan regulasi. Hal. 15 Para Sulinggih

’’Silakan diskusikan. Asalkan kompak. Jangan gara-gara usulan kecil kita bertengkar. Masalah nama, mau desa adat atau pakraman. Diskusikan secara adat dan budaya. Karena saya butuh kekompakan, kegotongroyongan dan kebersamaan.’’ Wayan Koster Gubernur Bali

Kumpulkan Uang dari Kepala Sekolah

Bupati Cianjur Ditangkap KPK

Bali Post/edi

PERAYAAN - Perayaan ulang tahun Kaisar Jepang yang berlangsung Selasa (11/12) lalu di Nusa Dua.

Denfest 2018 Usung Permainan Tradisional Gelaran akhir tahun yang bertajuk Denpasar Festival (Denfest) kembali akan meramaikan kawasan Patung Catur Muka, Denpasar. Tahun ini mengusung tema ‘’Urban Playground’’ yang intinya mempersembahkan berbagai permainan tradisional anak-anak yang ada di Bali. Halaman 2 Mobil Masuk Jurang Mobil Toyota Kijang Super DK 1044 BG mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan Seririt–Gilimanuk tepatnya di wilayah Desa Pejarakan, Gerokgak, Rabu (12/12) kemarin. Mobil yang dikemudian I Ketut Sumadiasa (47), warga Desa Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Jembrana, terjun ke jurang sedalam 10 meter. Halaman 8

Jelang Nataru, Pengamanan Masuk Bali Diperketat Menjelang libur Natal dan tahun baru (Nataru), pemeriksaan di pintu masuk Bali diperketat. Guna mengintensifkan pemeriksaan, personel yang ditugaskan ditambah, khususnya di pintu keluar pelabuhan atau pintu masuk Bali. Demikian penegasan Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Nyoman Subawa, Rabu (12/12) kemarin. Halaman 10 Tak Mau Buru-buru Gelar Musdalub Meskipun ada usulan agar segera digelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub), Plt. Ketua DPD Partai Golkar Bali Gde Sumarjaya Linggih rupanya tak mau buru-buru. Musdalub akan dilaksanakan pada saat yang dipandang tepat serta mempertimbangkan status dan kondisi hukum yang sedang dialami Ketut Sudikerta. Halaman 15

Laode M Syarif

Bali Post/ist

Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar bersama lima orang lainnya dalam kegiatan tangkap tangan di Kabupaten Cianjur, Rabu (12/12) kemarin. ‘’Enam orang yang diamankan itu terdiri dari kepala daerah, kepala dinas dan kepala bidang, dari unsur musyawarah kerja kepala sekolah, dan pihak lain,’’ kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Rabu kemarin. Syarif mengatakan, sejak Rabu subuh tim Penindakan KPK ditugaskan ke Cianjur. KPK pun mengamankan enam orang dan kemudian dibawa ke gedung KPK untuk proses lebih lanjut. ‘’Hal itu dilakukan setelah didapatkan bukti awal dugaan telah terjadi transaksi suap terhadap penyelenggara negara,’’ ucap Syarif. Sebelumnya, katanya, KPK mendapat informasi akan ada penyerahan uang terkait dengan anggaran pendidikan di Cianjur. ‘’Setelah kami lakukan pengecekan di lapangan, terdapat bukti awal adanya dugaan pemberian suap untuk kepala daerah,’’ ungkap Syarif. KPK menduga uang tersebut dikumpulkan dari ke-

KDB Diubah Jadi 40 Persen

pala sekolah untuk kemudian disetor ke bupati. Gubernur Jawa Barat M. Ridwan Kamil mengaku sangat sedih dan prihatin dengan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar terkait dugaan suap anggaran pendidikan. ‘’Kalau disebut sedih, ya… sangat sedih. Disebut prihatin, sangat prihatin,’’ kata Gubernur usai melantik Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon 2018-2023 di Gedung Sate Bandung, Rabu kemarin. Ia mengatakan banyak hal yang sudah ia lakukan untuk mencegah tindak pidana korupsi di daerah itu. ‘’Ya… banyak, semua sistem sudah ditegakkan,’’ katanya. Ia menuturkan, masih adanya kepala daerah yang terkena OTT oleh KPK menunjukkan bahwa problemnya bukan hanya selalu pada sistem sebuah pimpinan atau pemerintah daerah dalam mencegah korupsi. Tetapi ada pada mindset atau pola pikir seseorang yang diberikan amanah. ‘’Makanya saya sampaikan istilahnya anda sedang diberikan ujian, tidak semua lulus ujian. Jadi intinya saya prihatin, saya sangat sedih,’’ katanya. (ant)

Sama Artinya Merusak Alam Bali

SALAH satu pasal yang akan diubah dalam Perda No.16 Tahun 2009 tentang RTRWP Bali adalah Pasal 122 tentang APZ Kawasan Peruntukan Pariwisata. Akan ada penambahan Koefisien Dasar Bangunan (KDB). Yakni, dari 40 persen menjadi maksimal 50 persen pada Kawasan Strategis Pariwisata Daerah (KSPD), serta menjadi maksimal 40 persen dari sebelumnya 10 persen untuk KDB KSPKD/KDTWK (Kawasan Strategis Pariwisata Khusus Daerah). Sementara KSPKD/ KDTWK, KWT Kawasan Efektif Pariwisata (KEP) menjadi maksimal 5 persen dari sebelumnya hanya 2 persen. ‘’Itu kan kita harus mengkluster. Pada daerah-daerah tertentu, KDB-nya memang harus kita tingkatkan,’’ ujar Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Rabu (12/12) kemarin.

Meski demikian, lanjut pria yang akrab disapa Cok Ace ini, kelestarian alam dan lingkungan Bali harus tetap dijaga. Oleh karena itu, perhitungan KDB harus cermat karena sesungguhnya jumlah hutan di Bali sekarang masih di bawah ketentuan yang ada. Atas usulan tersebut, Ketua Pusat Unggulan Pariwisata Universitas Udayana A.A. Suryawan Wiranatha menilai penambahan KDB KSPKD/ KDTWK dari 10 persen menjadi maksimal 40 persen terlalu tinggi. Pihaknya mengaku tidak setuju. Kalaupun harus bertambah, angka yang masuk akal adalah maksimum 20 persen. ‘’Kita ingin supaya di bawah 30 persen, tidak boleh sampai 30 persen yang KDTWK. Itu kan Kawasan Daya Tarik Wisata Khusus, kalau dia wilayahnya konservasi kayak Bedugul, kalau

kita buka KDB-nya sampai 40 persen, di mana lagi kita punya tempat alam terbuka,’’ ujarnya. Bahkan, Suryawan mengatakan, KDB hingga 40 persen pada KDTWK sama dengan merusak. Sebab, Bali akan kesulitan air yang saat ini saja bahkan sudah terjadi. Tentu ini sebagai imbas berkurangnya hutan atau ruang terbuka hijau yang merupakan penyedia air tanah. Air hujan juga tidak bisa ditampung lagi, karena akan langsung mengalir ke selokan lalu ke laut. KDB hingga 40 persen di KDTWK akhirnya membuat kawasan konservasi ataupun ruang terbuka tidak jauh berbeda dengan daerah perkotaan. Saat KDB naik menjadi 20 persen pun, itu harus diikuti dengan upaya penanaman pohon lebih banyak lagi. ‘’Memang kita tidak bisa

menyamakan, yang di Denpasar kok boleh, ya… kebetulan saja di Denpasar itu bukan daerah catchment area. Kenapa Buleleng tidak boleh, kebetulan di situ catchment area. Jadi kita tidak bisa menyamakan, fungsinya harus dijaga. Ini harus berbicara betul dengan orang-orang yang ahli lingkungan,’’ imbuh Ketua Paiketan Krama Bali ini. Suryawan meyakini para pegiat maupun pihak-pihak yang peduli lingkungan pasti tidak akan setuju dengan KDB 40 persen di KDTWK, meskipun mereka bergerak di bidang pariwisata. Sebab, hal ini ke depan akan menyulitkan Bali dalam penyediaan air bersih. Belum lagi akan muncul masalah-masalah kesehatan dan potensi-potensi bencana seperti banjir dan longsor. Hal. 15 Rawan Bencana

’’Saya ingatkan jangan sembarangan meningkatkan KDB pada KDTWK. Dulu dibuat seperti itu karena memang berbagai macam alasan, sebagai konservasi, daerah rawan bencana dan sebagainya. Tidak sembarangan analisis itu dibuat pada 1990-an oleh para ahli.’’ ’’Kita jangan hanya berpikiran ekonomi saja. Kita harus berpikiran secara holistik, terintegrasi bahwa alam ini harus kita jaga untuk keselamatan, kesehatan kita semua.’’ ’’KDB hingga 40 persen pada KDTWK sama dengan merusak. Sebab, Bali akan kesulitan air yang saat ini saja bahkan sudah terjadi. Tentu ini sebagai imbas berkurangnya hutan atau ruang terbuka hijau yang merupakan penyedia air tanah.’’ A.A. Suryawan Wiranatha


DENPASAR

2

Kamis Paing, 13 Desember 2018

Bapenda Badung Kejar Tunggakan PBB Puluhan Miliar Rupiah Telat Bayar, Siap-siap Kena Denda Per Bulan BADAN Pendapatan Daerah (Bapenda)/Pasedahan Agung Kabupaten Badung terus berupaya mencapai target pendapatan daerah menjelang tutup tahun 2018. Selain mengoptimalkan pendapatan dari Pajak Hotel dan Restoran (PHR), Bapenda juga mengejar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang belum terbayarkan. Kepala Bapenda Badung I Made Sutama mengatakan, tunggakan PBB di wilayahnya cukup banyak. Pihaknya mencatat realisasi P B B hingga menjelang akhir tahun baru mencapai Rp

139.874.754.262 dari ketetapan atau potensi yang harus diperoleh Rp 221.342.506.267. “Jadi, ada tunggakan pembayaran sekitar Rp 81 miliar lebih. Ini sudah termasuk pengurangan terhadap rumah tinggal dan lahan petanian. Kalau dihitung global itu mencapai 205 ribu wajib pajak,” ungkap Made Sutama, Rabu (12/12) kemarin. Birokrat asal Pecatu, Kuta Selatan itu meminta masyarakat Badung yang belum membayar PBB agar segera menunaikan kewajibannya. Tak tanggungtanggung, pihaknya akan mengenakan sanksi berupa denda setiap bulannya kepada wajib pajak (WP) yang tidak mematuhi aturan. “Kami berikan tenggang waktu hingga 17 Desember ini. Kalau belum dibayarkan juga, siap-siap saja kami kenakan denda 2 persen per bulan,” tegasnya. Menurut Sutama, tidak ada toleransi bagi WP yang tidak melunasi PBB pada batas waktu yang ditentukan. Sebab, pihaknya telah memberikan rentang waktu enam bulan untuk melunasi kewajiban membayar pajak. “Ini kan sudah sejak Juli lalu kami imbau. Jadi, tidak ada toleransi lagi, lewat sehari sudah terhitung sebulan,” katanya mengingatkan. Mantan Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) tersebut juga meminta masyarakat segera melaporkan lahan yang dimiliki. “Banyak masyarakat yang hanya melaporkan tanahnya saja, padahal di atas lahan sudah berdiri bangunan. Ini juga harus dilaporkan karena ada ketentuan pajak bumi dan bangunan, sehingga data sesuai riil di lapangan,” jelasnya. Seperti diketahui, ketentuan mengenakan denda 2 persen telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 78/ PMK.03/2016 tentang Tata Cara Penerbitan Surat Tagihan Pajak Bumi dan Bangunan. Aturan ini merujuk ketentuan yang tertuang pada Pasal 11 ayat (4) dan Pasal 12 Undangundang Nomor 12 Tahun 1985 tentang Pajak Bumi dan Bangunan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 1994. (par)

Bali Post/kmb12

KULINER - Persiapan Denfest 2018 sudah mulai dilakukan dengan membangun tempat untuk zona kuliner di kawasan Jalan Gajah Mada.

Denfest 2018 Usung Permainan Tradisional

Denpasar (Bali Post) – Gelaran akhir tahun yang bertajuk Denpasar Festival (Denfest) kembali akan meramaikan kawasan Patung Catur Muka, Denpasar. Saat ini, panitia telah mempersiapkan tempat bagi para peserta, khususnya pada zona kuliner. Kabag Perekonomian Setda Kota Denpasar I Made Saryawan mengatakan, persiapan Denfest sudah mencapai 90 persen. Selain itu, rancangan untuk pengisi kegiatan juga sudah siap semua. “Tahun ini kita mengusung tema Urban Playground yang intinya mempersembahkan berbagai permainan tradisional anak-anak yang ada di Bali,” kata

Saryawan, Rabu (12/12) kemarin. Tema ini dinilai sangat tepat, karena perkembangan globalisasi saat ini mengakibatkan permainan tradisional semakin jarang dimainkan. Padahal, di Bali terdapat sedikitnya 300 jenis permainan tradisional anak-anak. “Berbagai permainan tradisional anak-anak ini akan dikolaborasikan sehingga akan menjadi satu kesatuan dalam sebuah fragmen tari,” ujar Saryawan. Meski mengusung tema permainan anak, kata Saryawan, namun roh Denfest yang mengedepankan kuliner dan produk-produk kreatif tetap akan menghiasi stand-stand

yang ada di masing-masing zona. Seperti keberadaan zona tenun endek. Demikian pula zona kuliner yang selalu mendapat respons positif dari masyarakat yang berkunjung ke Denfest. Menurut Saryawan, Denfest 2018 yang akan digelar 28-31 Desember ini juga akan dilengkapi dengan beberapa panggung yang menjadi tempat bagi peserta untuk menampilkan kreativitasnya. “Kita akan bangun panggung utama, panggung muda kreativitas, fashion show, yang akan memeriahkan hajatan akhir tahun yang sekaligus juga akan menjadi kegiatan Melepas Matahari 2018,” katanya. (kmb12)

PD Pasar Diminta Buat Rancangan Pengelolaan Pedagang Pelataran Denpasar (Bali Post) -

Menjelang rampungnya pembangunan Pasar Badung, sejumlah usulan mulai mengemuka. Salah satunya tentang pengelolaan pedagang di pelataran. Mengingat, bangunan gedung Pasar Badung akan menjadi pasar rakyat yang bersih dan higienis, sehingga harus pula didukung dengan penataan di pelatarannya. Selama ini pengelolaan pedagang di pelataran belum maksikmal. Anggota Komisi III DPRD Denpasar A.A. Susruta Ngurah Putra mengatakan hal itu, Rabu (12/12) kemarin. Susruta Ngurah Putra mempertanyakan rencana pengelolaan pedagang pelataran Pasar Badung setelah Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

pedagang mulai menempati gedung baru. ‘’Saya belum mengetahui kejelasan peruntukan dan pengelolaan pelataran Pasar Badung itu hingga saat ini. Padahal, bangunan Pasar Badung saat ini dikatakan sudah hampir rampung kendati masih banyak pengerjaan

yang speknya tidak sesuai dengan DED (Detail Engineering Design - red),’’ ujarnya. Selain itu, politisi Demokrat ini juga mempertanyakan jumlah total pedagang yang akan menempati los Pasar Badung. Apakah setiap pedagang

memiliki masing-masing satu los atau ada satu pedagang yang memiliki 2-3 los bahkan lebih. ‘’Sekarang berapa sebenarnya jumlah pedagang yang direlokasi pascakebakaran. Apakah benar 1.600 adanya atau lebih. Satu pedagang ada yang memiliki lebih dari satu los ataukah satu pedagang memiliki satu los. Itu harus jelas,’’ tegasnya. Dirut PD Pasar Kota Denpasar I.B. Kompyang Wiranata mengaku belum melakukan penataan pedagang pelataran. Sebab, pihaknya masih menunggu

proses hibah dari kementerian dan pemerintah agar pengelolaannya resmi diserahkan ke PD Pasar. Kompyang Wiranata mengatakan, saat ini pedagang pelataran yang ditampung di pasar eks Tiara Grosir sebanyak 357 pedagang. Terkait penampatan, tidak bisa bersamaan dengan pedagang di dalam gedung yang menempati los dan kios. ‘’Kami masih harus melakukan seting tempat setelah hibah kami terima,’’ jelas mantan Ketua Komisi II DPRD Denpasar ini. Setelah penempatan pedagang tersebut, kata Kompyang

Wiranata, pihaknya baru bisa melihat posisi tempat yang akan digunakan untuk pedagang pelataran. Selain itu,

pihaknya juga harus menyesuaikan waktu buka antara pedagang pagi dan pedagang sore. (kmb12)

819446 / 081337032965

Topik :

KDB Diubah Jadi 40 Persen Sama Artinya Merusak Alam Bali

Sambut Galungan, Kuningan, dan Natal

Diskop UKM dan Perdagangan Badung Menggelar Pasar Murah Bali Post/kmb32

SIMPOSIUM - Jajaran Paiketan Krama Bali berfoto bersama dengan Wakil Gubernur Bali serangkaian kegiatan Simposium Suksma Bali 2018 ‘’Bali Hosts Meet Supporters’’ di Wiswasabha Utama Kantor Gubernur Bali, Rabu (12/12) kemarin.

Simposium Suksma Bali 2018 ’’Bali Hosts Meet Supporters’’

Diisi Deklarasi Pengurangan Sampah Plastik

Denpasar (Bali Post) Paiketan Krama Bali menggelar Simposium Suksma Bali 2018 ‘’Bali Hosts Meet Supporters’’ di Wiswasabha Utama Kantor Gubernur Bali, Rabu (12/12) kemarin. Acara yang dibuka Wakil Gubernur Bali ini mempertemukan stakeholder pariwisata di Bali dengan pihak-pihak yang turut mendukung perkembangan pariwisata Pulau Dewata. Mulai dari travel agent yang membawa tamu ke Bali hingga konsul jenderal negara sahabat. ‘’Apa keluhan mereka, apa saran mereka, itu akan kita catat dan disambut oleh teman-teman kita yang menjadi tuan rumah. Di sini kan ada asosiasi dari PHRI, Asita, nanti mereka akan memberi penjelasan,’’ ujar Ketua Paiketan Krama Bali Dr. A.A. Suryawan Wiranatha. Suryawan Wiranatha menambahkan, simposium diisi pula dengan deklarasi pengurangan sampah plastik. Mengingat, Bali telah dikritik di mana-mana bahkan sampai viral bahwa sampah plastik mengganggu wisatawan. Deklarasi melibatkan sejumlah asosiasi pariwisata yang akan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di hotel atau area kerja mereka. ‘’Kalau itu kita hitung dalam setahun, kita bisa mengurangi ratusan ton, malah ribuan

ton sampah plastik. Contoh, kita akan mengurangi sedotan plastik, lalu botol minuman di kamar yang biasanya dari plastik akan diganti dengan botol kaca, kita juga kurangi styrofoam untuk bungkus makanan dan kresek,’’ paparnya. Pada saat berbelanja, lanjut Suryawan Wiranatha, wisatawan akan diingatkan agar membawa tas sendiri untuk mengurangi pemakaian kresek. Tas itu bisa juga disiapkan oleh pihak hotel. Upaya mengurangi sampah plastik mulai dari hotel diharapkan bisa menular hingga ke masyarakat, seperti warung, rumah makan kecil, dan sebagainya. Pihaknya akan bekerja sama dengan pemerintah dalam penerapan aturan. ‘’Kita ini kan sebagai pencetusnya, sebagai pemantiknya supaya nanti mereka menyebar. Deklarasi dan rumusan simposium dalam bentuk buku putih akan kita sampaikan kepada pemerintah mengenai keluhan-keluhan dan apa tanggapan kita, apa yang sudah kita lakukan,’’ jelasnya. Suryawan Wiranatha berharap pemerintah mengetahui di mana letak kelebihan dan kekurangan dari apa yang sudah dilakukan stakeholder pariwisata. Dengan demikian, kekurangan yang ada dapat segera diperbaiki. Sedangkan hal yang sudah bagus dapat dipertahankan

ke depannya. Saat ini diketahui bila Gubernur Bali tengah menggodok pergub tentang pengurangan penggunaan plastik sekali pakai. Pergub ditarget rampung dan bisa diberlakukan tahun depan. ‘’Ini sejalan. Kita ini mendorong apa yang akan dilakukan Gubernur nanti di awal tahun, sehingga kita di industri sudah siap melaksanakan melalui deklarasi ini. Jadi, sinergis sekali,’’ tandasnya. Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan, Pemprov saat ini memang tengah merancang pergub terkait pengurangan sampah plastik. Sedangkan di Bali secara umum, Kota Denpasar sudah mengeluarkan peraturan tersebut. Pihaknya mengapresiasi kegiatan simposium yang juga diisi dengan deklarasi pengurangan sampah plastik karena penggunaannya sudah sangat mengkhawatirkan. Belum lagi sekarang juga berkembang penggunaan styrofoam untuk beberapa produk kerajinan Bali. ‘’Saya mengapresiasi Paiketan Krama Bali, dari sini memulai sebagai ungkapan terima kasih kepada Bali. Tadi sudah saya bicarakan apa solusinya, ini kan harus mengubah gaya hidup. Kenapa di negara lain seperti Nepal, Tibet, itu bisa tanpa plastik, kenapa kita tidak bisa,’’ jelas mantan Bupati Gianyar ini. (kmb32)

DALAM rangka menyambut hari raya Galungan dan Kuningan, Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung menggelar pasar murah. Acara ini dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa dan dihadiri Camat Abiansemal I Gusti Ngurah Surya Jaya beserta Tripika, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, Ketua Gatriwara Ny. Putu Parwata, Perbekel Bongkasa I Ketut Luki serta tokoh masyarakat, bertempat di Lapangan Desa Bongkasa, Rabu (12/12) kemarin. Sekda Badung Wayan Adi Arnawa di sela-sela kegiatan menyampaikan, pasar murah ini merupakan kegiatan rutin dalam rangka menyambut hari raya Galungan dan Kuningan serta Natal. Diharapkan pasar murah ini dapat menekan laju inflasi di Kabupaten Badung. ‘’Menekan laju inflasi tidak cukup dengan melakukan pasar

murah dalam bentuk instan seperti ini. Tentunya untuk jangka panjang harus dibuatkan konsep yang jelas dipikirkan dari hulunya dengan revitalisasi pasar-pasar tradisional,’’ jelasnya. Di samping dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat, kegiatan ini juga untuk mendorong masyarakat mau berbelanja ke pasar-pasar tradisional. ‘’Kalau ini terjadi, di satu sisi akan memberikan kontribusi dalam rangka pertumbuhan ekonomi rakyat dan bagaimana kita dapat menekan inflasi, yang tentunya ada pengawasan dari instansi terkait,’’ katanya. Lebih lanjut Adi Arnawa menyampaikan, untuk ke depannya pasar murah seperti ini perlu dilakukan secara serentak dengan menyiapkan infrastruktur seperti pasar tradisional harus direvitalisasi, karena ada kecenderungan

orang melihat pasar tradisional terkesan kotor dan kumuh, sehingga orang yang berbelanja merasa gengsi. Untuk itu paradigma harus diubah dengan cara direvitalisasi, baik manajemennya, produksi dan kebersihannya. Sementara itu, Kepala Diskop, UKM dan Perdagangan Badung I Ketut Karpiana mengungkapkan, maksud penyelenggaraan pasar murah ini adalah membantu masyarakat untuk mendapatkan harga barang yang terjangkau dan untuk memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan sarana upacara. Sedangkan tujuannya untuk pengendalian inflasi dan memutus rantai distribusi, sehingga masyarakat dapat berbelanja langsung dari distributornya yang harganya dapat ditekan semurah mungkin. Pasar murah ini dilaksanakan selama tiga hari dari 12 sampai dengan 14 Desember. (ad476)

PASAR MURAH - Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Kepala Diskop, UKM dan Perdagangan I Ketut Karpiana dan Ny. Rasniathi Adi Arnawa mengunjungi stan pasar murah di Lapangan Desa Bongkasa, Rabu (12/12) kemarin.


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

TAUZIA Hotels Regional Bali Kunjungi Panti Asuhan di Singaraja

PADA 22 November 2018, TAUZIA Hotels Regional Bali menunjukkan kepedulian mereka terhadap masyarakat lokal di Bali. Dengan mengadakan kegiatan sosial dan mengunjungi beberapa panti asuhan yang terletak di Kabupaten Singaraja, Bali. Hotel-hotel yang berpartisipasi adalah Maison Aurelia Sanur, The Tamarind Resort Nusa Lembongan, HARRIS Hotel Raya Kuta, HARRIS Hotel & Residences Riverview Kuta, HARRIS Hotel Seminyak, HARRIS Hotel & Residences Sunset Road, HARRIS Hotel Tuban, HARRIS POP Hotels & Conventions Denpasar, FOX HARRIS Jimbaran, POP! Hotel Kuta Beach, POP! Hotel Dewi Sri, POP! Hotel Teuku Umar dan POP! Hotel Nusa Dua. TAUZIA Hotels Regional Bali fokus memberikan beras sekitar 75 kg untuk tiap panti asuhan. Mereka sadar beras adalah kebutuhan pangan yang utama bagi semua panti asuhan tersebut. Bahan makanan dan perlengkapan mandi juga disumbangkan untuk kebutuhan sehari-hari. Untuk mendukung kegiatan belajar mereka, peralatan sekolah juga diberikan. Donasi diberikan kepada Panti Asuhan Semara Narayan Seva (85 anak), Panti Asuhan Widya Asih 3 (63 anak),

KUNJUNGI PANTI ASUHAN - TAUZIA Hotels Regional Bali ketika mengnjungi panti asuhan di Singaraja. Panti Asuhan Permata Bangsa (30 anak) dan Panti Asuhan Al Khoirot (25 anak). Selama kunjungan, setiap pimpinan panti asuhan memperkenalkan dan menjelaskan latar belakang serta perkembangan anak-anak tersebut. Virginie Tutin Sandstrom, selaku Penasihat Komite untuk acara ini memperkenalkan industri perhotelan kepada anak-anak agar menginspirasi mereka untuk bergabung dengan dunia pariwisata di Bali. Juga mengingatkan mereka untuk selalu belajar bahasa Inggris. Di Panti Asuhan Permata Bangsa,

tim TAUZIA Hotels Regional Bali mengadakan lomba mewarnai yang sangat antusias diikuti anak-anak. Sumbangan yang telah diberikan kepada panti asuhan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian dari TAUZIA Hotels Regional Bali. ‘’Anak-anak ini merupakan bagian dari masa depan Bali. Semoga donasi yang telah diberikan dapat membantu kebutuhan mereka sehari-hari,’’ ujar Virginie Tutin Sandstrom yang juga menjabat sebagai General Manager HARRIS Hotel & Residences Riverview Kuta. (ad481)

Gelaran Indonesia CBR Raceday 2018

Perwakilan Bali Raih Prestasi Gemilang

PRESTASI gemilang dan menggembirakan kembali diraih Komunitas Honda CBR Bali dalam gelaran seri terakhir Indonesia CBR Raceday (ICE Day) 2018. Kegiatan ini merupakan gelaran PT Astra Honda Motor (AHM) bersama dengan jaringan main dealer-nya dan Asosiasi Honda CBR (AHC) di Sentul Internasional Circuit, Minggu (9/12) lalu. Piala yang berhasil dipersembahkan bikers perwakilan Bali Made Manuel Anggelo sebagai juara I di kelas 250cc kategori komunitas. Sebelum melakukan balapan, peserta mendapatkan coaching clinic terkait teknik balap seperti speeding, cornering maupun bracking dari pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) yang baru saja menjadi juara di kelas AP250 di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2018, Rheza Danica Ahrens. Setelah sesi coaching clinic, para peserta dibagi dalam dua kelas yakni 150cc dan 250cc. Dari setiap kelas terdiri dari dua kategori yakni komunitas dan nonkomunitas. Untuk kelas komunitas dibagi menjadi tiga level yakni level A, level B, level C dan pemula. Sementara itu, untuk kategori nonkomunitas, peserta dibagi menjadi dua level yaitu level pemula dan level advance. Pembagian level tersebut ditentukan berdasarkan bracket time yang dihasilkan saat sesi kualifikasi.

”Joint Curriculum’’ dengan LIM NCUT Taiwan

PNB Terus Tingkatkan Kerja Sama dengan Luar Negeri SEBAGAI lembaga pendidikan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi, untuk menghasilkan lulusan yang berpengetahuan, terampil dan siap kerja, Politeknik Negeri Bali (PNB) terus meningkatkan kerja sama dengan luar negeri. Selama lima tahun hingga tahun 2018, PNB telah mempunyai 26 MoU dengan institusi swasta dan perguruan tinggi di luar negeri. Salah satunya joint curriculum dengan Department of Leisure Industry Management of National Chin Yi University of Technology (LIM NCUT) Taiwan. Menurut Pembantu Direktur IV Politeknik Negeri Bali Ir . I Gede Made Oka Aryawan, M.T., program joint curriculum ini terlaksana karena PNB satusatunya politeknik di Indonesia yang memenangkan hibah joint curriculum dari Kemenristekdikti. Sebelumnya, kata Oka Aryawan, Direktur PNB I Nyoman Abdi, S.E., M.eCom. bersama Ketua Unit Kerja Sama, Pemberdayaan Aset dan Hubungan Internasional PNB serta perwakilan dari masingmasing jurusan telah mengadakan kunjungan awal ke NCUT pada Juli 2018. Dikatakan, universiras di Taiwan ini ditetapkan sebagai mitra kerja sama karena adanya kesamaan visi dan misi dengan PNB. Untuk jurusan yang berpartisipasi dari PNB adalah Program Studi Manajemen Bisnis Pariwisata (MBP). Sebagai langkah awal untuk mengadakan program ini, sudah dilakukan penyamaan kurikulum sehingga ada yang diakui kreditnya oleh kedua perguruan tinggi. Kegiatan joint curriculum ini bertujuan untuk peningkatan kualitas lulusan, peningkatan citra PNB, dan peningkatan kemampuan mengajar dosen untuk mengajar mahasiswa dari budaya yang berbeda. Adapun langkahlangkah yang dilakukan untuk

KUNJUNGAN - Direktur PNB I Nyoman Abdi, S.E., M.eCom. (empat kanan) bersama jajaran saat melakukan kunjungan ke National Chin Yi University of Technology (NCUT) Taiwan, belum lama ini. mewujudkan kegiatan ini adalah MBP dan LIM NCUT akan saling membandingkan kurikulum dan menentukan mata kuliah yang akan diajarkan dalam kegiatan ini. Memang, diakuinya, keterbatasan mahasiswa berbahasa Mandarin memang menjadi kendala. Untuk itu, pihaknya mulai melakukan pemilihan mahasiswa sejak semester awal. Sehingga mereka dapat memperdalam bahasa Mandarin untuk percakapan sehari-hari dan memberikan mereka pembekalan tentang budaya Taiwan sebelum diberangkatkan. ‘’PNB dan NCUT akan selalu menjaga mutu kegiatan joint curriculum ini dengan mengadakan koordinasi, monitoring dan evaluasi secara berkala setiap semester dengan melibatkan bagian quality assurance di masing-masing institusi,’’ pungkasnya. Ditambahkan, kerja sama seperti ini sesuai dengan visi yang dimiliki yaitu Menjadi Lembaga Pendidikan Tinggi Vokasi Peng-

hasil Lulusan Profesional Berdaya Saing Internasional pada Tahun 2025. Selain itu, juga sejalan dengan kebijakan dasar HELTS yang telah dijabarkan dalam rencana strategis PNB tahun 2015-2019. Begitu juga dengan Rencana Pengembangan Jangka Panjang Politeknik Negeri Bali Tahun 2011-2015, di mana perencanaan pengembangan PNB dibagi dalam tiga periode. Untuk periode I tahun 20112015, merupakan standardisasi nasional Tri Dharma Pendidikan Tinggi dalam rangka penguatan mutu layanan dan daya saing nasional. Periode II tahun 2016-2019 merupakan periode standardisasi Asia-Pasifik dalam Tri Dharma Pendidikan Tinggi dalam rangka penguatan daya saing regional Asia-Pasifik. Serta Periode III tahun 2021-2025, merupakan periode Internasionalisasi PNB dalam rangka penguatan daya saing internasional dengan menjadikan sektor pariwisata sebagai payung unggulan institusi. (ad478)

Fragmentari Ekalawya

”Bukti Bhaktining’’ Siswa kepada Guru

JUARA - Para juara dalam ajang Indonesia CBR Raceday (ICE Day) 2018. PIC Sport Honda Astra Motor Bali Octa Wendy menjelaskan keikutsertaan Bali dalam gelaran CBR Raceday ini merupakan jawaban bagi para pencinta CBR series Bali yang ingin merasakan langsung performa tinggi motor berkonsep total control di lintasan balap. ‘’Pada seri tiga, Bali hanya menurunkan 5 biker untuk mengikuti ajang ini. Dengan pengalaman di ajang

balap membuat bikers lebih percaya diri untuk dapat menorehkan hasil yang terbaik di seri terakhir tahun ini. Mekanik ART Bali pun berperan penting pada tim dalam meraih juara, membagikan pengetahuan dan juga pengalaman dalam melakukan upgrade mesin sepeda motor untuk meningkatkan performa di lintasan balap,’’ ungkap Octa Wendy. (bns1)

Malam Pergantian Tahun

Sejumlah Akses Menuju Kuta akan Ditutup

Mangupura (Bali Post) Sejumlah akses menuju kawasan pariwisata Kuta akan ditutup pada malam pergantian tahun 2018. Langkah menghindari terjadinya kemacetan parah saat perayaan, maka akan diberlakukan penutupan mulai pukul 16.00 Wita. Penutupan ruas jalan ini merupakan hasil koordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Ruas jalan yang akan ditutup di antaranya jalur masuk ke kawasan Kuta yang melalui Jalan Patih Jelantik ke arah barat ditutup mulai dari simpang Dewi Sri-Patih Jelantik. Kemudian arus lalin masuk ke kawasan Kuta yang melalui Jalan Raya Kuta ke arah selatan ditutup mulai dari simpang Jalan Raya KutaPatih Jelantik dan Jalan Raya Kuta berlaku satu arah ke utara. ‘’Masyarakat yang akan menghabiskan malam tahu baru di Kuta tidak perlu khawatir, karena telah

Kamis Paing, 13 Desember 2018

disiapkan beberapa tempat parkir,’’ ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Badung A.A. Ngurah Rai Yuda Darma, Rabu (12/12) kemarin. Dijelaskan, ruas jalan lainnya yang ditutup adalah arus lalin masuk ke kawasan Kuta yang melalui Jalan Setiabudi ke arah barat mulai dari Simpang Setiabudi-Dewa Ruci. Begitu juga arus lalin masuk ke kawasan Kuta yang melalui Jalan Bunisari ke arah barat ditutup mulai dari Simpang Bemo Corner. Kemudian arus lalin masuk ke kawasan Kuta yang melalui Kuta Square ke arah utara juga ditutup mulai dari Simpang Pasar Seni. Terakhir arus lalin masuk ke kawasan Kuta yg melalui Jalan Singosari ke arah barat ditutup mulai dari simpang Jalan Raya Kuta-Jalan Raya Kalianget dan Jalan Singosari berlaku satu arah ke timur. ‘’Kami akan mengerahkan 170

orang personel dari Induk Bidang Lalu Lintas sebanyak 29 orang, Induk Bidang Angkutan sebanyak 26 orang, serta UPT LLA Badung Selatan sebanyak 115 orang,’’ terangnya. Terkait parkir bagi pengunjung dalam kawasan Kuta, kata Rai Yuda Darma, adalah Beach Walk, Anggrek Inn, Eks Pasar Desa Jalan Melasti, parkir hotel/restoran dan sebagainya, serta di Lapangan Trisakti. Kemudian ada juga di Central Parkir Kuta, Parkir Pasar Oleh-oleh, Parkir Pasar Seni, dan sebagainya. ‘’Hasil rapat koordinasi dengan aparat kepolisian, rekayasa lalu lintas akan dimulai pada pukup 16.00 Wita. Dimulai dengan gelar pasukan pada pukul 13.00 Wita,’’ paparnya seraya menambahkan, pembersihan parkir kendaraan di badan jalan di kawasan Kuta akan dimulai pukul 14.00-16.00 Wita. (kmb27)

DI ERA milenia, guru bukan lagi menjadi satu-satunya sumber pembelajaran. Kita belajar dari alam, belajar di buku, bahkan belajar mandiri. Seperti dikisahkan tokoh Ekalawya, dia menjadi pemanah hebat hanya dengan mohon doa restu dari patung guru Drona. Namun dalam belajar penting didampingi guru agar ilmu pengetahuan tak disalahgunakan. Itulah pesan mendalam yang disampaikan pada fragmentari kolosal berjudul ‘’Bukti Bhaktining Guru’’ oleh jajaran YPLP Kota PGRI Denpasar yang dipercaya mengisi Malam Kebangkitan Budaya (MKB), Rabu (12/12) malam di Lapangan Puputan Badung. Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. Nengah Madiadnyana, M.M. menjelaskan, melalui penokohan Ekalawya yang belajar mandiri melalui patung Drona menunjukkan siswa yang hebat, belajar tanpa guru bisa juga menjadi SDM yang hebat. Kedua, sebagai siswa, jangankan tangan, nyawa pun diserahkan untuk sang guru. MKB Kota Denpasar 2018, katanya, melibatkan 200 seniman dari siswa dan guru di bawah naungan YPLP Kota PGRI Denpasar dengan Ki Dalang Komang Wardana, guru SMP PGRI 9 Denpasar. MKB dihadiri Sekda Kota Denpasar Drs. AAN Rai Iswara, M.Si. dan Kadisdikpora Denpasar Drs. Wayan Gunawan. Madiadnyana menambahkan, gerapan fragmentari kolosal Ekalawya ‘’Bukti Bhaktining Guru’’ juga memberi cermin bahwa belajar menemukan sendiri jauh lebih baik daripada diisi oleh guru. Belajar di alam dan sekolah swasta seperti

Bali Post/sue

FRAGMENTARI – Fragmentari ‘’Bukti Bakthining Guru’’ yang ditampilkan di MKB 2018 oleh seniman YPLP Kota PGRI Denpasar. yang dilakukan Ekalawya juga bisa menjadi pemanah mengalahkan Korawa dan Pandawa yang dia identikkan belajar di sekolah negeri. Meski demikian, dia menyimpulkan akan lebih baik belajar didampingi guru akan membuat pembelajaran dan pendidikan karakter makin terarah. Dengan penadampingan guru, ilmu pengetahuan tak disalahgnakan. ‘’Di sinilah tugas dan fungsi yang harus dilakoni para guru,’’ tegasnya. Dia mengatakan MKB tahun ini dirangkaikan dengan acara HUT ke-73 PGRI, Bali Post Goes to School dan Hari Guru Nasional 2018. Semua atraksi budaya diisi siswa dan guru sekolah PGRI. Dia bangga PGRI dipercaya sebagai sekolah swasta oleh Pemkot Denpasar mengisi MKB untuk kedua kalinya. Sebab, sebelumnya MKB diisi bergilir oleh SMA dan SMK negeri, namun karena urusan SMA

dan SMK ditangani oleh Pemprov Bali, MKB kini diserahkan pada sekolah swasta. Baginya, acara ini sangat bagus guna memberi kesempatan bagi seniman di sekolah swasta. Apalagi seniman muda sekolah swasta tak kalah taksu-nya dengan seniman lain. Kedua, katanya, memberi pengalaman bagi sekolah swasta dalam membuat garapan berskala besar. Makanya dia menyebut agenda ini mendukung Denpasar sebagai kota budaya serta memberi ruang bagi seniman muda PGRI. Sekda Kota Denpasar Rai Iswara memberi apresiasi atas pementasan seni budaya ini oleh anak-anak PGRI Kota Denpasar. Dia bersyukur MKB ini disambut PGRI bahwa kebudayaan diperkenalkan sejak dini sebagai pelaku penguatan budaya lewat pendidikan. Peran guru penting agar mampu membentuk SDM berkarakter. (sue)

Teruna-Teruni Asal Jembrana, Tabanan, Gianyar, Bangli dan Klungkung Berhasil Jadi Sarjana di Unmar

Dr. Arya Wedakarna MWS III Kucurkan Bantuan Beasiswa Senilai Rp 1,376 Miliar SETELAH empat tahun mengenyam pendidikan di bangku kuliah di kampus Universitas Mahendradatta (Unmar) Bali, teruna-teruni asal Kabupaten Jembrana, Tabanan, Gianyar, Bangli dan Klungkung kini resmi menjadi sarjana. Wisuda dilaksanakan di Bhumiku Hall Denpasar. Adapun biaya penelitian hingga skripsi disubsidi dengan bantuan dari Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, S.E.(M. Tru)., M.Si. Berikut nama penerima beasiswa dari Dr. Arya Wedakarna. Di antaranya, Ni Made Devi Ariani, S.E. (Banjar Dangin Berawah, Desa Perancak, Jembrana), Dewa Ayu Made Ari Armayanti, S.E. (Baler Bale Agung, Jembrana), Ni Putu Puspa Prayuni, S.E. (Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, Negara, Jembrana), I Made Semadi Astawa, S.H. (Desa Dauh Waru, Jembrana), I Ketut Suta Arjana, S.H. (Banjar Sembung, Desa Penyaringan, Mendoyo, Jembrana), I Dewa Gede Wirya Pendra, S.H. (Banjar Tengah, Jembrana), Ni Wayan Ayu Dar-

mawati, S.E. (Banjar Dinas Serason, Desa Pitera, Penebel, Tabanan), Neneng Nurdalis, S.E. (Promik, Banjar Sema, Kediri, Tabanan) dan Ni Komang Tiksna Pertiwi Swarno Jakti, S.E. (Banjar Dinas Dajan Peken, Desa Timpas, Kerambitan, Tabanan). Kemudian Putu Linda Eny Marlina Wati, S.E. (Banjar Dinas Wanayu, Desa Angkah, Selemadeg Barat, Tabanan), I Made Suryawan Agung Saputra, S.E. (Banjar Dinas Lodalang, Desa Kukuh, Tabanan), Ni Putu Evayanthi, S.E. (Banjar Sanggulan, Kediri, Tabanan), Ni Wayan Lastari, S.E. (Desa Bitera, Gianyar), Ni Putu Asiang, S.E. (Banjar Dauh Uma, Desa Bitera, Gianyar), Gusti Ayu Jati Dewi, S.E. (Banjar Wanayu, Desa Bedulu, Blahbatuh, Gianyar), Ni Made Tresnawati, S.E. (Banjar Taro Kaja, Tegallalang, Gianyar), dan Ni Wayan Budiasih, S.E. (Banjar Pande, Desa Pejeng, Tampaksiring, Gianyar). Selanjutnya I Wayan Gita Arsana, S.E. (Lingkungan Kelod Kauh, Desa Beng, Gianyar), I Wayan Wi-

MAHASISWA – Mahasiswa penerima beasiswa asal Jembrana, Tabanan, Gianyar, Bangli dan Klungkung saat wisuda di Universitas Mahendradatta (Unmar) Bali. rawan, S.E. (Banjar Kanginan, Desa Bakbakan, Gianyar), I Kadek Krisna Dwipayana, S.E. (Banjar Serongga

Kaja, Gianyar), Desak Putu Juniari, S.E. (Banjar Abianseka, Desa Mas, Ubud, Gianyar), I Wayan Agus

Oktariana, S.E. (Banjar Adat Lebih Beten Kelod, Gianyar), Ni Luh Putu Ary Suandewi, S.H. (Banjar Jagaperang, Desa Sidan, Gianyar), I Dewa Anom Kurniawan, S.H. (Gianyar), Jermon Sarmov, S.H. (Gianyar), I Kadek Surya Adi, S.H. (Banjar Tojan Kanginan, Desa Pering, Blahbatuh, Gianyar), I Nyoman Tarki, S.E. (Desa Katung, Kintamani, Bangli), I Wayan Diantara, S.H. (Desa Katung, Kintamani, Bangli) dan Sang Made Sudarsana, S.H. (Banjar Jaya Maruti, Kintamani, Bangli) Tak hanya itu, juga Ni Kadek Widiartini, S.E. (Banjar Pangi, Desa Pikat, Dawan, Klungkung), Ni Komang Krisnawati, S.E. (Dusun Ngukir, Desa Gelgel, Klungkung), Kusuma Dewi Swetha Putri, S.E. (Desa Getakan, Banjarangkan, Klungkung), Sang Ayu Made Oka Sulasmini, S.E. (Banjar Jelantik Mamoran, Desa Tojan, Klungkung), Ni Putu Mitayani, S.E. (Dusun Pande Mas, Desa Kamasan, Klungkung), Ni Nengah Sariti, S.E. (Dusun Batumulapan, Desa Batununggul, Nusa Penida, Klungkung), Ni Gede

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Suriyanti, S.E. (Dusun Penutuk, Desa Batumadeg, Nusa Penida, Klungkung), dan Ayu Era Ayuni, S.E. (Dusun Biaung, Desa Ped, Nusa Penida, Klungkung). Selain itu juga Ni Putu Desi Diantari Dewi, S.E. (Dusun Penutuk, Desa Batumadeg, Nusa Penida, Klungkung), I Gede Arya Semara Putra, S.E. (Dusun Pentuk, Desa Batumadeg, Nusa Penida, Klungkung), I Dewa Made Deva Yogiantara, S.E. (Dusun Batununggul, Nusa Penida, Klungkung), I Gede Arya Suteja, S.E. (Banjar Serangen, Desa Ped, Nusa Penida, Klungkung), I Wayan Darsana, S.H. (Dusun Koripan Tengah, Desa Dan, Banjarangkan, Klungkung), I Wayan Muliantara, S.H. (Banjar Jelantik Kuribatu, Desa Tojan, Klungkung), Putu Asmara Bawa, S.H. (Semarapura Kauh, Klungkung), dan I Dewa Putu Angga Pramana, S.H. (Semarapura Tengah, Klungkung). Mereka mahasiswa beasiswa berasal dari keluarga kurang mampu dan telah mengikuti kelas beasiswa jalur LP2M selama empat tahun perkuliahan. (ad479)


Kamis Paing, 13 Desember 2018

figur ”No Entry Shop’’ SALES mission ke Tiongkok yang dipimpin langsung Wakil Gubernur Bali bersama GIPI Bali dan Garuda Indonesia dinilai berdampak positif. Terlebih setelah adanya penutupan toko-toko jaringan mafia Tiongkok yang sempat berdampak pada penurunan kunjungan wisatawan Negeri Tirai Bambu. Dengan adanya sales mission, kunjungan wisatawan Tiongkok diyakini akan kembali pulih. Bahkan, meningkat dari segi kuantitas dan kualitas. ‘’Sangat positif, yang sangat penting bagi kita supaya bisa memberikan pemahaman kepada mereka bahwa apa yang mereka bayar murah tidak baik untuk mereka,’’ ujar Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Rabu (12/12) kemarin. Pria yang akrab disapa Cok Ace ini mengatakan, wisatawan Tiongkok akhirnya tidak bisa melihat Bali secara utuh. Bukannya menikmati pariwisata murah, tetapi justru menghabiskan uang melebihi apa yang seharusnya mereka bayar. Mereka juga menggunakan uang tidak pada tempatnya dan hanya berbelanja. Produk yang dibeli di Bali bahkan berasal dari Tiongkok. ‘’Kita terangkan kepada mereka. Astungkara, tanggal 13 Desember sudah ada penerbangan baru lagi, meningkat penerbangannya,’’ jelasnya. Ia menambahkan, penerbangan ke Bali yang dibuka lewat Hongkong bahkan langsung sold out di tanggal 16 Desember. Kalau dulu harga paket wisata ke Bali hanya Rp 900 ribu, bahkan Rp 600 ribu, sekarang sudah naik menjadi sekitar Rp 11 juta. ‘’Dan ada tagline yang sangat menarik sekali, no entry shop. Itu sudah menjadi gaya hidup mereka, ke Bali bukan untuk belanja. Artinya, tidak dipaksa untuk masuk ke toko-toko itu lagi,’’ katanya. Kendati begitu, mantan Bupati Gianyar ini mengakui, Bali masih memiliki problem pada guide tour. Pihaknya sudah membicarakan masalah ini dengan Rektor Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar yang menekankan pendidikan tinggi di bidang budaya dan agama. Kalau mau berpartisipasi di bidang industri budaya pariwisata, tentu SDM Unhi bisa diarahkan untuk menjadi tour leader, guide, atau membuka travel agent yang sangat paham dengan budaya. ‘’Tinggal kita ajarin bahasanya. Ini kemarin saya sudah bicara dengan beberapa teman pengusaha di Cina, bagaimana caranya kalau misalnya mereka berasal dari Bali tapi bahasanya kurang, kita akan didik bahasanya. Tapi kalau berasal dari luar Bali, kita berikan lagi pemahaman tentang budaya Bali,’’ tandasnya. (rin)

Satpol PP Obok-obok Penjual Petasan

Mangupura (Bali Post) – Operasi petasan dan kembang api menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019 mulai digalakkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung. Giat menjaga kondusivitas masyarakat ini akan dilaksanakan mulai Kamis (13/12) ini. Kasatpol PP Badung IGAK Suryanegara mengatakan pihaknya akan mengawasi betul peredaran petasan. Terlebih, petasan dan sejenisnya tidak bisa beredar bebas begitu saja tanpa mengantongi izin resmi. ‘’Sama seperti tahun lalu, kami akan gencarkan razia petasan. Jika di lapangan ditemukan ada penggunaan atau jual-beli petasan yang berukuran lebih dari 2 inci, maka tim yang melakukan penertiban,’’ ungkap IGAK Suryanegara, Rabu (12/12) kemarin. Mantan Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Badung ini mengatakan, razia petasan akan digencarkan mulai hari ini. Razia serupa juga dilakukan terhadap peredaran minuman keras (miras). ‘’Nanti personel Satpol PP akan kami bagi untuk melakukan razia. Jika ditemukan ada yang masih membandel, kami akan ambil tindakan tegas. Untuk itu, kami mengharapkan kepada bendesa adat agar juga membantu dengan cara meningkatkan patroli di lapangan,’’ harapnya. Selain melakukan sidak, pihaknya juga menyiagakan personel dengan kekuatan penuh, dalam rangka membantu pengamanan pada saat Nataru mendatang. Para personel ini nanti akan dibagi pada titik-titik yang telah dikoordinasikan dengan aparat keamanan baik itu TNI/Polri. Bahkan, satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) juga dilibatkan secara langsung. ‘’Selain personel Satpol PP berjumlah 180 orang, kami juga libatkan Linmas yang ada di tiap desa, jumlahnya sekitar 1.800 orang,’’ sebutnya. Dikatakan lebih lanjut, personel Satpol PP maupun Linmas pun siap melakukan patroli kawasan. Tujuannya, demi memastikan seluruh aktivitas masyarakat berjalan kondusif. Terlebih perayaan Natal sendiri berdekatan dengan hari raya Galungan dan Tahun Baru 2019. Disebutkan, dalam waktu dekat personel gabungan akan menggelar apel pasukan dalam rangka persiapan pengamanan, khususnya jelang Nataru. ‘’Hasil rapat koordinasi yang kami lakukan Selasa (11/12), akan ada apel pasukan di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung,’’ pungkasnya. (kmb27)

daerah

5

Bali Potensial Jadi Tempat Persembunyian Buronan Asing Tiga Orang Tertangkap di Bali Denpasar (Bali Post) Bali sebagai tujuan wisata dunia menjadi tempat potensial bersembunyinya para buronan asing. Hal ini dikuatkan oleh tim gabungan Ditreskrimum Polda Bali, Interpol dan Imigrasi Ngurah Rai dengan menangkap tiga buronan kasus Interpol asal Rusia, Korea dan Ceko. Mereka adalah Han Dongheon (58), ditangkap di Bandara Ngurah Rai, Rabu (5/22) lalu, Robert Lleyton Smidl (51) asal Ceko dibekuk di Jalan Tukad Balian, Denpasar, Selasa (11/12) dan wanita asal Rusia Aleksandra Nevodnichala (31) diciduk di Bandar Ngurah Rai, Minggu (2/12) lalu. ‘’Bali sebagai destinasi wisata internasional sangat potensial dijadikan tempat persembunyian buronan warga asing. Harapannya tidak termonitor. Seperti halnya tiga warga negara asing yang ditangkap ini,’’ kata Wadireskrimum Polda Bali AKBP Sugeng Sudarso, Rabu (12/12) kemarin. Menurut AKBP Sugeng, para pelaku kasus penipuan ini masuk daftar red notice Interpol berdasarkan faksimili dari Kepala Divisi Hubungan International Polri Nomor NCB-DivHI/Fax/2442/ XII/2018 tanggal 7 Desember 2018. Tiga red notice tersebut yaitu Nomor A-10625/102018 tanggal 6 Oktober 2018 ditujukan kepada Aleksandra Nevodnichaya, Nomor A-10487/11-2018 tanggal 15 November 2017 ditujukan kepada Han Dongheon dan Nomor A-2349/3-2015 tanggal 3 Maret 2015 ditujukan kepada Robert Lleyton. Para buronan ini sembunyi di

Bali karena sebagai tempat wisata yang dikenal dunia, dengan harapan tidak termonitor pihak kepolisian negaranya. Didampingi perwakilan Divhubinter Polri Brigadir Dipo Ramdhanu, Imigrasi dan kepolisian Ceko, mantan Kapolres Karangasem ini mengatakan buronan asing yang ditangkap ini terlibat kasus penipuan di negaranya. Tersangka Aleksandra terlibat kasus penipuan 4.373.570 rubies di Rusia, Robert Lieyton terlibat kasus penipuan 20 ribu dolar Amerika dan Han Dongheon terkait kasus penipuan 2,5 juta dolar Amerika. Tersangka Aleksandra ditangkap pihak Imigrasi Bandara Internasional Ngurah Rai saat hendak berangkat menuju Singapura. Sedangkan Robert digerebek di rumahnya di Jalan Tukad Balian, Denpasar. Sementara tersangka Han Donggeon dibekuk setelah turun dari pesawat. ‘’Rencananya ketiga

Bali Post/rah

RILIS - Wadireskrimum Polda Bali AKBP Sugeng Sudarso merilis kasus penangkapan buronan asing. Seorang pelaku sempat pingsan. buronan ini dideportasi ke negaranya pada 13 dan 14 Desember 2018,’’ jelasnya. AKBP Sugeng mengakui banyak menerima red notice. Di tahun 2017, pihaknya menerima 12 red notice, 4 di antaranya sudah di ekstradisi dan 4 lainnya deportasi. Sementara pada tahun 2018, ada 10 red notice, 1 di antaranya diekstradisi dan sisanya sedang masuk dalam proses akan dikembalikan ke negaranya. Buronan yang diburu sampai ke Bali tahun 2017 yaitu Prancis 2 orang, Australia 1

orang, Rusia 1 orang, Belgia 1 orang, Cina 2 orang, Jepang 1 orang, India 2 orang, Filipina 1 orang dan Malaysia 1 orang. Untuk tahun 2018 yakni warga Rumania 1 orang, Cina 1 orang, Taiwan 1 orang, Rusia 2 orang, Spanyol 1 orang, Korea 1 orang, Libanon 1 orang, Ceko 1 orang dan Amerika 1 orang. ‘’Buronan asing yang sembunyi di Bali ada terkait kasus penipuan, pelecehan seksual, hacker dan penculikan. Selama di Bali belum ada laporan mereka terlibat tindak pidana,’’ ujarnya. Sementara itu, Brigadir

30 Persen Anak Belum Tersentuh Jaminan Kesehatan

Mangupura (Bali Post) Saat ini masih banyak anak Indonesia yang perlu mendapat perlindungan dan kesejahteraan. Diperkirakan ada sekitar 87 juta anak yang menjadi perhatian dan sekitar 30 persennya belum tersentuh jaminan kesehatan. Untuk itu, pemerintah menyadari sepenuhnya bahwa perlindungan anak dan kesejahteraan sangat bersinggungan, dan berkomitmen untuk memprioritaskannya dalam sasaran pembangunan nasional. Hal itu disampaikan Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas Pungky Sumadi di sela Konferensi Internasional Viable and Operable Ideas for Child Equality (VOICE) dengan tema ‘’Finding Scientific Answer to the 21st Century Challenges for Families, Communities, and Public Policy’’, Rabu (12/12) kemarin di Nusa Dua. Menurut Pungky, pemerintah telah mengupayakan perlindungan sosial bagi anak berupa jaminan sosial seperti BPJS Kesehatan. Bappenas ingin memastikan anak-anak Indonesia yang 87 juta saat ini masuk JKN. Tidak hanya itu, bantuan sosial juga diberikan berupa program-program yang berkaitan seperti beras sejahtera untuk keluarga tak mampu. ‘’Jadi tidak sampai terjadi gizi buruk

Bali Post/edi

KONFERENSI - Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas Pungky Sumadi (tengah) bersama Direktur Puskapa Santi Kusumaningrum (kiri) dan Co-Director of CPC Learning Network at Columbia University Mark Canavera di sela konferensi, Rabu (12/12) kemarin di Nusa Dua. dan setelah usia pendidikan, mereka bisa sekolah melalui program keluarga harapan,’’ pungkasnya. Konferensi yang digelar Pusat Kajian dan Advokasi Perlindungan dan Kualitas Hidup Anak Universitas Indonesia (Puskapa) bekerja sama dengan Care and Protection of Children (CPC) Learning Network Columbia University. VOICE 2018 adalah konferensi internasional tentang perlindungan dan kesejahteraan anak yang pertama kalinya diseleng-

garakan pusat penelitian Indonesia dan diadakan di Indonesia. Menurut Direktur Puskapa, Santi Kusumaningrum, konferensi ini dihadiri sekitar 250 peneliti global, praktisi pembangunan dan kemanusiaan, pembuat kebijakan, dan pemimpin muda yang berbagi dan berbicara tentang bukti ilmiah di bidang perlindungan anak dan mendiskusikan cara-cara untuk mewujudkannya menjadi tindakan yang berarti. Perlindungan anak adalah

masalah yang bermuatan emosional. Hal itu harus dipastikan bahwa kebijakan tidak dibuat berdasarkan emosi dan yang bersifat populis, tetapi pada data yang diteliti dengan baik. ‘’Konferensi VOICE menunjukkan bahwa kepemimpinan Indonesia dalam perlindungan anak dan kesejahteraan keluarga semakin menguat,’’ ujarnya. Sementara itu, Co-Director of CPC Learning Network at Columbia University Mark Canavera mengatakan ini

merupakan misi dari CPC Learning Network untuk menghubungkan akademisi, pembuat kebijakan, dan para praktisi dalam menemukan solusi berbasis bukti untuk perlindungan anak yang lebih baik. ‘’Dan kami bangga menjadi bagian dari proses ini dan bekerja sama dengan Puskapa. Konferensi VOICE berfungsi sebagai platform yang sangat bagus di mana pembelajaran yang dihasilkan di Indonesia akan berkontribusi terhadap dialog dan kemajuan global,’’ tutur Mark Canavera. Dijelaskan, ada tiga tantangan utama abad ke-21 berkaitan dengan perlindungan dan kesejahteraan anak yang dibahas dalam konferensi ini yakni migrasi terutama yang disebabkan perubahan iklim yang juga memengaruhi kesejahteraan anak-anak, norma-norma sosial yang menjadi bahaya bagi anak-anak serta mengubah teknologi dari ancaman menjadi bermanfaat bagi anak-anak. Dalam konferensi ini peserta dari negara-negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Ghana, India, Zambia, Uganda, Pakistan, Nigeria, Liberia, Bangladesh, dan Indonesia akan saling mendorong kerja sama dan membentuk jaringan internasional di bidang perlindungan dan kesejahteraan anak. (kmb23)

KERJA SAMA - Pen-

Setubuhi Bocah, EH Dituntut 13 Tahun

Denpasar (Bali Post) Jaksa penuntut umum (JPU) IGA P. Mirah Awantara yang menangani perkara kasus dugaan pencabulan terhadap bocah, akhirnya menuntut berat pelakunya. Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (11/12), terdakwa berinisial EH dituntut hukuman pidana penjara 13 tahun. Jaksa di hadapan majelis hakim pimpinan I Made Pasek menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan persetubuhan terhadap anak. Yakni melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya (korban). Masih dalam tuntutan jaksa, terdakwa EH dalam perkara ini dijerat Pasal 76 D jo Pasal 81 ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Selain dituntut pidana hukuman fisik selama 13 tahun, jaksa juga menuntut supaya terdakwa membayar denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan. Sebelumnya dalam dakwaan jaksa dan surat tuntutannya, dijelaskan EH beberapa kali menyetubuhi korban yang dilakukan di kamar mandi dan tempat lain di sebuah yayasan di Sesetan, Denpasar Selatan. Ada dua lokasi terdakwa menyetubuhi korban. Selain di kamar mandi, juga di sebuah kamar. Saat melakukan aksinya, korban diancam karena pelaku membawa pisau. Dan tidak boleh memberitahukan kepada siapa-siapa. Namun setelah beberapa kali aksi bejatnya dilakukan, perbuatan EH ketahuan dan akhirnya diciduk polisi walau sempat berstatus DPO. Korban sendiri dalam menghadapi perkara ini didampingi aktivis anak Siti ‘’Ipung’’ Safura. Agenda pekan depan adalah pembelaan dari pihak terdakwa. (kmb37)

Dipo, anggota Divhubinter Polri, mengatakan biasanya buronan asing ini pindahpindah tempat tinggal dan banyak teman. Selain itu sering ganti nomor HP. ‘’Mereka (pelaku) berharap kalau uangnya habis bisa dapat dari temannya. Temannya tidak tahu kalau dia ini pelaku,’’ tegasnya. Sementara perwakilan Kepolisian Ceko, Tedy, mengucapkan terima kasih kepada Interpol, Divhubinter Polri dan Polda Bali atas kerja sama selama ini, sehingga pelaku bisa ditangkap. (kmb36)

andatanganan kerja sama antara Ketua Yayasan Dvipantara Samskrtam I Wayan Gede Suacana, M.Si. dengan Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha melalui PT Ranadha Televisi, disaksikan Acarya K. Sumesh Soman dan I Made Suyasa yang berlangsung di Warung 63 Arowana Foodstreet, Jalan Veteran Denpasar, Rabu (12/12) kemarin. Kerja sama ini meliputi pelaksanaan program siaran Sansekerta Bali Post/wan

di Bali TV.


OPINI

6

Kamis Paing, 13 Desember 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Menjaga Ketahanan Ekonomi Bali

JANGAN pernah menaruh telur dalam satu keranjang. Jika keranjang itu jatuh, maka pecahlah semua. Begitulah pepatah yang selalu mengingatkan kita agar tidak selalu bergantung pada satu sektor. Begitulah semestinya Bali. Hal ini senantiasa diingatkan. Bali tidak mesti bergantung pada satu sektor yang selama ini memang berhasil yakni pariwisata. Mesti ada sektor-sektor lain yang dikembangkan secara serius. Pertanian jangan dilupakan. Memang ada kesan kuat ketika Bali memilih jalan pariwisata maka pertanian dikesampingkan. Ini bukan lagi kesan tetapi fakta yang tak bisa diganggu gugat. Banyak indikator yang mendukung simpulan ini. Alih fungsi lahan, banyaknya subak yang terbengkalai, animo anak muda yang tidak lagi melirik pertanian dan sebagainya. Fenomena ini mesti segera disikapi secara serius oleh pemerintah. Tidak bisa tidak, sinergisitas antara banyak sektor harus dilakukan. Kalau tidak maka akan jalan sendiri-sendiri yang hasilnya tidak optimal. Sektor pertanian saat ini bukan masa lalu yang hanya dikenang. Sektor agraris bukan pula hanya tempelan pariwisata. Ini harus dikerjakan lagi secara sungguh-sungguh. Swasembada pangan bukan lagi impian. Pertanian bukan hanya beras, tetapi dalam arti luas, perkebunan serta perikanan. Mari kita berikan ruang dan waktu serta dana yang cukup untuk mengembangkan hal ini. Libatkan semua pihak yang berkompeten. Rapatkan langkah agar tujuan ini benar-benar berhasil. Tidak selamanya pariwisata menjanjikan walau faktanya sampai saat ini memang sektor ini sebagai soko gurunya. Harus ada alternatif lain. Sektor ini sangat rentan dengan isu keamanan. Walau ingin diversifikasi, di sisi lain kita juga mesti membangun pariwisata dengan lebih baik lagi. Mengedepankan budaya serta lingkungan merupakan isu utama dunia yang mesti dicermati. Promosi secara besarbesaran tanpa arah yang pasti akan memboroskan anggaran. Pilih pasar potensial dan kembangkan dengan baik. Kita tidak bisa mengambil semua porsi karena semua negara juga berlaku sama. Pariwisata adalah masa depan, tetapi bukan berarti juga sektor lain sebagai masa lalu. Membangun pariwisata tanpa merusak lingkungan dan budaya merupakan sebuah amanat. Yang jelas, ke depan harus ada sinergi dalam pengembangan sektor pariwisata dan pertanian. Bagi Bali, hal ini tentu belum terlambat asal ada niat dan rencana aksi yang jelas. Bali hendaknya segera melakukan pemetaan potensi pariwisata dan daya dukungnya. Di sisi lain, Bali juga harus memastikan ada kawasan pertanian yang tetap terjaga. Ketika laju penduduk makin pesat di Bali, maka satu hal penting yang harus dipastikan adalah tersedianya cadangan pangan yang memadai. Bali tentu tak boleh abai dalam hal ini terlebih pertaian merupakan akar budaya krama Bali. Bali harus dijaga. Bali juga tetap harus melakukan diversifikasi dalam pengembangan potensi untuk menjaga ketahanan ekonomi krama Bali. Membangun kesetaraan dalam pengembangan potensi pariwisata dan pertanian tentu membutuhkan komitmen dan langkah nyata. Pada era baru Bali ini -- di bawah kepemimpinan Wayan Koster dan Cok Ace -- harapan itu bisa dijalankan. Setidaknya program strategis pembangunan Bali untuk menuju kesinambungan adat, budaya, dan alam Bali bisa terjamin. Mari membangun ketahanan ekonomi Bali tanpa harus mengorbankan sektor pertanian di Bali.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Berharap Ada Terobosan Ekonomi

Tahun politik mulai panas. Lucunya berita hoax juga makin banyak. Yang lebih sering diributkan sekarang adalah bicara tanpa data dan argumen yang tak jelas. Misalnya membangun infrastruktur tanpa utang dan kebijakan-kebijakan lain yang terkadang di luar logika. Gaji guru katanya mau dirancang Rp 20 juta. Yang jelas selama tahun politik ini bergulir, ada banyak wacana yang terkadang nikmat didengar namun sangat sulit diterima logika. Masalahnya, banyak wacana yang disampaikan calon pemimpin bangsa ini sulit direalisasikan terlebih dalam situasi ekonomi yang gamang seperti saat ini. Sebagai calon pemilih, saya sangat berharap ada perbaikan ekonomi bangsa ini pada tahun 2019. Jangan lagi ribut-ribut soal program yang tak jelas melainkan mulailah fokus pada upayaupaya perbaikan ekonomi. Jika infrastruktur sudah memadai, maka lakukanlah terobosan yang bisa membuat warga pedesaan bisa mandiri. Setidaknya, warga pedesaan agar merasa nyaman dengan harga-harga komoditas dan harga-harga kebutuhan bahan pokok. Saya khawatir saat tahun politik memasuki babak puncak, ekonomi nasional terpuruk. Untuk itu, agar daya tahan ekonomi bangsa ini terus dikaji dan dicarikan solusi terbaik. Jangan sampai karena semua sibuk urusan politik, daya tahan ekonomi terbaikan. Sebagai warga, saya juga khawatir ketika pemerintah mengumumkan kenaikan gaji PNS mencapai 5 persen, harga-harga barang segera naik. Ini tentu akan makin membuat pekerja swasta makin terjepit mengingat kini dunia usaha agak lesu. Jika tak ada perbaikan ekonomi pada tahun 2019 ini, saya khawatir daya tahan masyarakat kelas menengah ke bawah ambruk. Ini tentu berisiko juga bagi stabilitas bangsa. Mudahmudahan tahun 2019, bangsa ini bisa memberikan jaminan ada perbaikan ekonomi nasional. I Dewa Sujana Denpasar, Bali

”Outlook’’ Ekonomi Bali 2019 Jelang akhir tahun 2018, kita semua mulai menimbang-nimbang peluang dan tantangan kinerja perekonomian setahun ke depan. Kinerja ekonomi global, khususnya dampak kebijakan hegemoni proteksi perdagangan oleh beberapa negara besar termasuk Amerika Serikat, membayangi prospek ekonomi dunia tahun 2019 dan akan memengaruhi kinerja ekonomi nasional. Berbagai peristiwa pada tahun 2018, seperti proteksi perdagangan, kebijakan The Fed untuk melanjutkan kenaikan suku bunga, tren penurunan harga komoditas dunia, serta masih berlangsungnya pergolakan di kawasan Timur Tengah, terus membayangi perekonomian tahun 2018. Ini akan berdampak pada ekonomi tahun 2019. Namun, berbeda dengan kondisi perekonomian Bali, optimisme masih tetap terjaga melihat data ekonomi Bali yang cukup prospektif. Kinerja Ekonomi Bali 2018 Tahun 2018 menjadi momentum peningkatan kinerja ekonomi nasional dan regional yang tercermin dari meningkatnya kinerja pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi nasional diprakirakan tumbuh 5,1% (yoy), lebih baik dibanding tahun 2017 yang tumbuh 5,07% (yoy). Kinerja perekonomian Indonesia pada 2018 cukup baik dengan stabilitas makroekonomi yang tetap terjaga. Kinerja perekonomian Bali juga menunjukkan peningkatan. Pada triwulan III-2018, ekonomi Bali tumbuh 5,99% (ctc) dan untuk keseluruhan tahun diprakirakan akan tumbuh pada kisaran 5,90%6,30% (yoy), terakselerasi dibanding tahun 2017 sebesar 5,59% (yoy). Peningkatan kinerja ini didorong oleh komponen investasi, konsumsi rumah tangga, maupun konsumsi pemerintah. Beberapa hal yang mendorong akselerasi kinerja komponen tersebut antara lain penyelenggaraan pertemuan IMF-World Bank 2018, upaya percepatan realisasi belanja pemerintah, serta terkendalinya inflasi. Dengan kondisi tersebut, ekonomi Bali 2018 diproyeksikan akan tumbuh dalam kisaran 5,90%6,30% (yoy). Kinerja inflasi Bali hingga November 2018 tercatat 3,43% (yoy), sedikit lebih tinggi dari inflasi 2017 yang sebesar 3,32% (yoy). Namun, masih tetap masuk sasaran inflasi nasional 3,50%±1% (yoy). Inflasi Bali 2018 diperkirakan akan berada di kisaran 3,00%-3,40%. Prospek Ekonomi Bali Kuat Optimisme pertumbuhan ekonomi pada tahun 2019, terutama didorong oleh potensi terus meningkat dan berkembangnya bidang usaha pariwisata. Ini sejalan

Oleh

Causa Iman Karana dengan target kunjungan 8 juta orang wisman pada 2019 (nasional 20 juta orang). Di samping itu, upaya-upaya pengembangan pasar alternatif untuk wisman, pengembangan infrastruktur seperti perluasan apron Bandara Ngurah Rai dan peningkatan kapasitas Benoa Tourism Port serta potensi penambahan beberapa direct fligth baru dari dan ke beberapa negara asal wisman. Peningkatan kinerja ekonomi Bali pada tahun 2019 juga didukung oleh masih kuatnya pertumbuhan kinerja ekonomi negara mitra dagang utama Bali (AS dan Australia) yang akan berdampak pada masih kuatnya kinerja ekspor barang dan jasa Bali. Mulai beroperasinya Waduk Titab pada 2019 juga menjadi faktor pendorong ekonomi Bali dari sisi pertanian. Sejalan dengan itu, rencana pembangunan dua bendungan (Tamblang dan Sidan) dan pengerjaan beberapa proyek

konstruksi dan infrastruktur berupa pembangunan kawasan perkantoran, hotel, bendungan, shortcut jalan dan pengerjaan Benoa Tourism Port akan menjadi pendorong ekonomi Bali 2019. Pengembangan Quality Tourism dan pengembangan pasar-pasar alternatif untuk ekspor barang ke luar negeri juga menjadi faktor pendorong ekonomi Bali. Dengan kondisi tersebut, kinerja ekonomi Bali pada tahun 2019 diperkirakan akan tumbuh dalam kisaran 6,00% - 6,40% (yoy). Stabilitas inflasi sepanjang tahun 2019 dapat tercapai yang didukung oleh prakiraan terjaganya inflasi volatile food melalui upaya: (i) perbaikan produktivitas pangan, (ii) upaya Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanam Terpadu, (iii) pembangunan infrastruktur pertanian (waduk) serta perbaikan saluran irigasi, (iv) upaya meningkatkan konektivitas penunjang dalam mendorong kelancaran distribusi. Meskipun demikian, risiko tekanan inflasi volatile food masih bersumber dari potensi terjadinya anomali cuaca seperti tingginya curah hujan pada awal tahun. Dari sisi administered prices, perkembangan harga minyak dunia yang terus menurun, membawa optimisme akan terjaganya tingkat inflasi. Dengan kondisi tersebut, inflasi Bali 2019 diproyeksikan 3,50%±1% (yoy). Tantangan dan Peluang ke Depan Perekonomian Provinsi Bali ke depan masih menghadapi berbagai tantangan. Besarnya ketergantungan terhadap kedatangan wisatawan ke Bali melalui jalur udara menjadi salah satu tantangan yang dihadapi Bali. Khususnya bila terjadi ben-

cana alam yang mengakibatkan tutupnya operasional bandara seperti pada tahun 2015 dan 2017. Pengembangan Pelabuhan Benoa dan Celukan Bawang menjadi hal yang strategis sebagai alternatif pintu masuk ke Bali. Tantangan lain yang dihadapi Bali adalah besarnya peran pariwisata terhadap ekonomi Bali. Kondisi tersebut memunculkan risiko terhadap kesinambungan pertumbuhan ekonomi Bali, terutama bila terjadi bencana yang menghambat akses masuk dan keluar Bali. Menyiasati tantangan ini, pengembangan sumbersumber pertumbuhan ekonomi baru, antara lain melalui hilirisasi komoditas perkebunan untuk ekspor, seperti komoditas kakao

Perekonomian Provinsi Bali ke depan masih menghadapi berbagai tantangan. Besarnya ketergantungan terhadap kedatangan wisatawan ke Bali melalui jalur udara menjadi salah satu tantangan yang dihadapi Bali. Khususnya bila terjadi bencana alam yang mengakibatkan tutupnya operasional bandara seperti pada tahun 2015 dan 2017. dan kopi serta pengembangan industri kreatif menjadi sangat penting. Bali juga menghadapi tantangan berupa perubahan struktur wisatawan ke Bali, yang berdampak pada kualitas wisman yang cenderung menurun, baik dari sisi belanja wisman maupun dari rata-rata lama tinggal. Untuk mengatasinya, pengembangan pariwisata Bali ke depan diharapkan dapat difokuskan pada pengembangan strategi mix tourism, yaitu target kuantitas wisman tetap diupayakan tercapai, namun juga perlu mendorong kedatangan wisman dengan pengeluaran yang tinggi dan lama kunjungan yang lebih lama (quality tourism). Pengembangan quality tourism antara lain dilakukan melalui pengembangan beberapa paket wisata minat khusus meliputi MICE, medical tourism, sport tourism dan retired tourism. Selain itu, pengembangan pasar alternatif juga harus dilakukan, antara lain ke kawasan Eropa Tengah, Timur Tengah, Eropa Timur, Rusia, serta beberapa

Memutus Rantai Korupsi Indonesia

KORUPSI adalah suatu perbuatan tercela yang dilakukan dengan cara menyalahgunakan kekuasaan yang dimiliki oleh seseorang semata-mata untuk menguntungkan atau memperkaya diri sendiri akan tetapi merugikan masyarakat dan negara. Perbuatan korupsi apabila dibiarkan terus-menerus tentu dapat merusak perekonomian bangsa yang akan berdampak pada terhambatnya kemajuan bangsa di berbagai sektor. Belakangan ini, kasus korupsi sangat marak terjadi, terbukti dari banyaknya terdengar kabar mengenai Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berhasil menangkap basah para oknum yang diduga terlibat dalam perbuatan korupsi. Oknum-oknum yang ditangkap oleh KPK tidak oknum biasa, tetapi ada juga dari yang menjabat sebagai pejabat daerah seperti bupati yang seharusnya menjalankan mandat rakyat untuk membangun daerah hingga oknum hakim yang padahal sangat dimuliakan oleh masyarakat. Penangkapanpenangkapan yang dilakukan oleh KPK mungkin bisa dikatakan sebagai sebuah prestasi bagi KPK karena telah berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Akan tetapi, sebaliknya bagi bangsa Indonesia, hal tersebut merupakan sebuah pukulan karena menunjukkan bahwa bangsa ini masih gagal untuk melahirkan pemimpin-pemimpin yang memiliki integritas dalam menjalankan sebuah kepercayaan yang

Oleh

Gede Yudi Arsawan diberikan. Korupsi yang terjadi di atas bumi pertiwi Indonesia bukan merupakan sebuah hal yang baru, kebiasaan buruk ini bahkan sudah ada sejak zaman sebelum kemerdekaan, lebih tepatnya ketika Indonesia masih diduduki oleh perusahaan besar asal Belanda yang bernama VOC, namun setelah hampir 200 tahun menduduki tanah air dan menyengsarakan rakyat karena kebijakan-kebijakannya yang tidak pro terhadap rakyat, akhirnya pada tahun 1799 VOC dinyatakan bangkrut akibat banyaknya pimpinan perusahaan yang korupsi. Walaupun lama menduduki Indonesia akan tetapi sejak dahulu keberadaan perusahaan monopoli VOC ini juga dipertentangkan oleh rakyat Indonesia, salah satu bukti perwujudannya adalah adanya perlawanan terhadap VOC yang pernah dilakukan oleh rakyat maluku dibawah pimpinan Kapitan Kakiali pada sekitar tahun 1635 yang walaupun pada akhirnya dalam perlawanan tersebut harus merenggut nyawa seorang Kapitan Kakiali. Belajar dari sejarah masa lalu, maka seharusnya kita sebagai penerus bangsa bisa memosisikan diri apakah ingin mewarisi peninggalan penjajah yang buruk untuk berbuat korupsi atau mewarisi semangat perjuangan rakyat

kawasan di Afrika. Pelaksanaan kegiatan IMF-WB Annuall Meeting pada Oktober 2018 di Bali telah menjadi bukti nyata dari bentuk quality tourism khususnya dari sisi penyelenggaraan MICE berskala internasional. Selain itu, perlu dilakukan zonasi wilayah terhadap destinasi wisata, sesuai dengan potensi dan karakter yang dimiliki oleh masing-masing destinasi. Hal ini dapat dicapai melalui koordinasi Pemerintah Daerah Provinsi Bali dalam konsep one island management. Lapangan usaha pertanian yang merupakan lapangan usaha dengan share terbesar kedua di Provinsi Bali, juga menghadapi tantangan berupa tingginya alih fungsi lahan pertanian. Meng-

Indonesia yang sejak dahulu selalu berjuang di atas kepentingan umum demi kesejahteraan bersama dan bukan semata-mata berjuang untuk kepentingan pribadi apalagi untuk memperkaya diri sendiri dengan melakukan perbuatan seperti korupsi. Tentu saja berjuang demi kepentingan umum adalah jawaban tegas yang sepantasnya kita berikan sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pejuang terdahulu. Untuk memutus rantai korupsi di Indonesia yang sudah mengakar di mana-mana maka diperlukan adanya kesatuan tekad yang kuat dari masyarakat untuk bersama memberantas perbuatan korupsi yang tidak baik tersebut. Masyarakat harus mulai menyatukan persepsi untuk memandang perbuatan korupsi sebagai suatu kejahatan yang sangat tidak pantas dilakukan karena bertentangan dengan nilainilai moral maupun agama dan dapat menyengsarakan rakyat. Apabila hal tersebut sudah tertanam dalam diri masyarakat dan menjadi suatu kebiasaan maka ketika ada oknum yang tertangkap dan terbukti melakukan perbuatan korupsi, mereka bukannya dijadikan sematamata sebagai bahan lelucon dan bahan meme yang malah membuat para koruptor tersebut masih dapat tersenyum dan tertawa.

hadapi tantangan ini, maka pengembangan destinasi wisata agrowisata dan desa wisata yang terintegrasi dengan paket-paket wisata menarik diharapkan dapat menahan terjadinya alih fungsi lahan dan berkembangnya ekonomi pedesaan, serta meningkatnya nilai tambah petani. Penulis, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali

POJOK Revisi Perda RTRW Bali jangan semata dilandasi kepentingan ekonomi. - Tidak lihat kepentingan anak-cucu. *** Partisipasi perempuan di Karangasem dalam dunia politik sangat minim. - Masih fokus urus keluarga. *** Kata Sri Mulyani, pertumbuhan ekonomi tinggi tanpa pemerataan. - Tak sejalan Nawacita.

Penulis, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Udayana, Kabid Humas PC KMHDI Badung

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Kamis Paing, 13 Desember 2018

Dua Kali Berturut-turut

Tabanan Raih Penghargaan Kabupaten Peduli HAM

BUPATI Tabanan, Bali, Ni Putu Eka Wiryastuti, menerima penghargaan sebagai Kabupaten Peduli HAM 2018. Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly pada acara peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia yang ke-70 di Gedung Kemenkum HAM pada Selasa (11/12). Pada peringatan tahun ini, Kemenkum HAM mengangkat tema ‘’Sinergi Kerja Peduli Hak Asasi Manusia’’. Tema utama tersebut pun sesuai dengan deklarasi universal HAM yakni unsur dasar dari kehidupan adalah hak individu atau hak asasi manusia. Bupati Eka mengucapkan syukur karena telah menerima penghargaan ini dua kali berturut-turut. ‘’Saya di sini mewakili masyarakat Tabanan berterima kasih kepada Kemenkum HAM karena telah memberikan predikat ini. Saya pun bersyukur atas dianugerahinya Tabanan sebagai Kabupaten Peduli HAM untuk yang

kedua kalinya. Ini merupakan hasil kerja cerdas semua pihak, baik dari eksekutif dengan jajaran OPD serta pihak legislatif. Hal tersebut merupakan upaya seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan serta sinergitas semua elemen yang ada di Kabupaten Tabanan,’’ tutur Bupati Eka. Bupati Eka menjelaskan, penghargaan Kabupaten Peduli HAM merupakan predikat istimewa karena memiliki kriteria yang tinggi. ‘’Puji syukur kami dapat penghargaan ini karena kriterianya yang tinggi. Kriteria untuk mencapai Kabupaten Peduli HAM didasarkan pada terpenuhinya hak atas kesehatan, hak pendidikan, hak perempuan dan anak, hak atas kependudukan, pekerjaan, perumahan yang layak dan lingkungan yang berkelanjutan,’’ paparnya. Bupati Eka menambahkan, selain indikatornya tinggi, proses penilaian pun dijaga ketat kualitasnya. ‘’Penilaian kriteria diukur berdasarkan indikator struktur, proses,

dan hasil. Proses penilaian tersebut dilakukan meliputi tujuh perangkat daerah yang membidangi kesehatan, pendidikan, perempuan dan anak, kependudukan, pekerjaan, perumahaan, serta lingkungan yang berkelanjutan. Data yang telah terverifikasi tersebut disampaikan pemerintah kabupaten melalui pemerintah provinsi dan Kantor Wilayah Kemenkum HAM,’’ ujarnya. Lebih lanjut, dia berharap bisa lebih memberikan hakhak dasar kepada masyarakat Tabanan. ‘’Saya semakin terpacu untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kepedulian serta penegakan HAM. Bagaimana agar masyarakat Tabanan bisa mendapatkan hak keamanan, hak untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, ekonomi, sosial, pelayanan publik, serta pelayanan di bidang hukum. Oleh karena itu, saya berkomitmen untuk meningkatkan kinerja seluruh OPD,’’ ungkap Bupati Eka. (ad477)

PEDULI HAM - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat menerima penghargaan Kabupaten Peduli HAM.

Ibu Hamil Wajib Jalani Pemeriksaan ’’Triple’’ Eliminasi

Tabanan (Bali Post) Guna mencegah bayi terinfeksi HIV, hepatitis B, dan spilis, maka tahun 2019 ibu hamil harus menjalani pemeriksaan untuk tiga virus ini atau program triple eliminasi. Di Tabanan, tahun ini pencegahan sudah mencakup untuk dua virus yakni HIV dan spilis. Hasilnya, dari 4.256 ibu hamil yang menjalani pemeriksaan, 19 di antaranya positif HIV dan 9 mengidap spilis. Sementara untuk hepatitis B akan mulai dilaksanakan tahun depan. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Rabu (12/12) kemarin, mengatakan triple eliminasi ini bertujuan mencegah virus menular dari hubungan seksual yang diidap ibu, ditransfer ke janin yang dikandungnya. ‘’Adanya program ini melihat semakin banyaknya kasus HIV yang menular akibat faktor heteroseksual dan juga mulai menginfeksi masyarakat dengan faktor risiko rendah seperti ibu rumah tangga dan bayi,’’ ujarnya. Kata Suratmika, pemeriksaan virus HIV di setiap

puskesmas sudah diterapkan sejak tahun 2013. Ibu-ibu hamil yang diperiksa dan hasilnya positif akan diberikan pengobatan. Selain itu, melahirkan pun dengan cara caesar dan bayi tidak boleh disusui. ‘’HIV menular karena tiga hal, darah, cairan kelamin, dan air susu ibu. Itu pun harus ada media luka untuk masuknya virus,’’ jelas Suratmika. Dengan pengobatan ini, bayi yang dilahirkan hingga saat ini belum ada yang terpapar HIV dari ibunya, sehingga menjadi harapan bagi ibu yang mengidap HIV untuk melahirkan bayi sehat tanpa terinfeksi virus. Untuk pemeriksaan spilis mulai dilakukan tahun 2018 ini. Sementara untuk melengkapi triple eliminasi, maka pemeriksaan hepatitis B untuk setiap ibu hamil akan dilaksanakan tahun depan. Biaya pengobatan akan masuk dalam anggaran program ini. Tetapi biaya dimaksud hanya ditujukan kepada sang bayi. Jika sang ibu hendak sembuh dari hepatitis B, pengobatannya bisa memakai jaminan kesehatan. (kmb24)

KOORDINASI - Rapat koordinasi pengawasan tahapan pemilu yang digelar Bawaslu Tabanan.

Bali Post/bit

Pemasangan APK Banyak Abaikan Estetika Kawasan

Tabanan (Bali Post) -

Para caleg yang bertarung dalam Pemilu 2019 mulai gencar menarik perhatian masyarakat salah satunya dengan mengandalkan alat peraga kampanye (APK). Namun sayangnya, banyak APK yang dipasang tanpa mengindahkan estetika sehingga membuat sebuah kawasan terkesan semrawut. Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi pengawasan tahapan pemilu yang digelar Bawaslu Tabanan dengan melibatkan LSM dan organisasi kepemudaan, Rabu (12/12) kemarin. Masalah pemasangan APK menjadi pembahasan utama para narasumber. Seperti perwakilan Bawaslu Bali, I Ketut Rudia, yang mengaku heran sekaligus prihatin dengan pemasangan APK yang dipasang caleg dan senator secara masif, namun mengabaikan estetika sebuah kawasan. Banyak APK dipasang di tiang telepon, tiang listrik, serta tempat-tempat yang semestinya tidak diperbolehkan. ‘’Padahal, ada kesepakatan untuk menentukan zona pemasangan APK termasuk jumlah dan ukurannya,’’ ucap Rudia. Diakuinya, para pengurus parpol dan caleg memanfaatkan zona abu-abu untuk pemasangan APK. Salah satunya pemasangan di lahan pribadi yang bisa jadi sudah mendapatkan izin dari pemilik lahan terutama di lokasi-lokasi

strategis. Secara aturan ini dibolehkan. Namun menjadi berbeda ketika bicara soal keadilan. Pasalnya, tidak semua caleg memiliki rumah di pinggir jalan. Banyak yang berada agak ke dalam dari jalan utama. ‘’Ini hanya soal keadilan. Mereka selalu menuntut keadilan, namun tidak melihat keadilan bagi yang lain,’’ tegasnya. Hal ini menjadi persoalan bersama seluruh jajaran Bawaslu termasuk di kabupaten/ kota di Bali. Bawaslu berupaya melakukan pengawasan pemasangan APK agar sesuai dengan kesepakatan yang telah ditetapkan. ‘’Jika kedapatan keluar dari aturan, kami langsung beri peringatan dan memerintahkan untuk menurunkan dalam waktu 1 x 24 jam. Jika tidak diturunkan, kami berkoordinasi dengan

Satpol PP untuk menurunkan,’’ tegasnya. Ditanya soal parpol atau caleg yang paling banyak melanggar, Rudia enggan berkomentar. ‘’Soal data, ada datanya,’’ jelasnya. Pada kesempatan tersebut, Rudia kembali menjelaskan tentang aturan kampanye termasuk di tempat ibadah. Parpol bersama KPU dan perwakilan majelis setiap agama sudah diajak bertemu dan menentukan yang masuk kawasan tempat suci yang sama sekali tidak boleh dipakai untuk lokasi kampanye. Begitupun tentang aturan ASN termasuk perbekel dan perangkat desa yang tidak boleh berpolitik praktis apalagi sampai mengampanyekan satu parpol atau caleg. ‘’Bawaslu cukup memberi tahu yang bersangkuatan ter-

kait aturannya. Kalau berani melanggar, bisa kena pidana maksimal 1 tahun dan denda maksimal Rp 24 juta,’’ ucapnya. Rudia juga berharap media, LSM, organisasi kepemudaan serta masyarakat membantu Bawaslu dalam mengawasi pelaksanaan pemilu sehingga bisa bermartabat dan berkualitas. ‘’Kami lebih mengedepakan pencegahan daripada penindakan,’’ tegasnya. Sementara itu, Ketua Bawaslu Tabanan I Made Rumada menjelaskan potensi kerawanan yang terjadi pada tahapan pemilu. Pelanggaran terutama terjadi saat kampanye, pencoblosan, serta penghitungan suara. ‘’sehinggga kami fokus melakukan pengawasan terhadap pemasangan APK, pencoblosan, dan penghitungan suara,’’ tegasnya. Diakuinya, objek yang diawasi Bawaslu sangat luas sehingga tidak bisa dilakukan secara detail. Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat, LSM dan komponen masyarakat lainnya ikut mengawasi pelaksanaan pemilu. (kmb28)

Lansia Tetap Produktif meski Tinggal di Panti Werdha Jelang Galungan Buat Perlengkapan Upacara SEJUMLAH lansia menjadi penghuni Panti Werdha Santhi milik Pemkab Tabanan yang berlokasi di perumahan dinas di Banjar Wanasara Desa Bongan Kecamatan Tabanan. Meski usia sudah renta, para lansia ini tidak mau berpangku tangan. Mereka tetap mengisi hari dengan kegiatan yang mampu memberikan manfaat secara ekonomi.

Menjelang hari raya Galungan, para lansia membuat perlengkapan upacara seperti tipat, porosan, dan bantal tape. Seperti pada Rabu (12/12) kemarin, tangan para lansia terlihat masih lihai membuat ketupat ditemani salah satu pengasuh panti, Ni Putu Oktaviani (33). Sesekali mereka melontarkan guyonan sehingga suasana nampak ceria. Keceriaan bahkan tampak di wajah Ni Made Rasni, lansia asal Banjar Babakan Desa Cau Belayu, Marga. Dia begitu menikmati saat-saat berkumpul dengan sesama lansia meski baru sehari tinggal di Panti Werdha Santhi. Ia mengaku lebih nyaman tinggal di panti. Selain bisa berkumpul dengan sesama lansia, kondisi mereka sangat diperhatikan. Rasni mengaku tidak bisa tidur nyenyak di rumah lantaran merasa takut dan waswas akibat pengalaman yang kurang menyenangkan

di rumahnya. Hal berbeda dirasakannya selama di panti. ‘’Saya baru bisa tidur nyenyak semalam, biasanya kalau di rumah takut,’’ ucapnya. Tak jauh beda dengan Rasni, lansia lainnya asal Kecamatan Penebel, Ni Made Reken, mengaku sudah tinggal di panti sekitar dua tahun. Meski sempat merasa kangen dengan cucu dan keluarganya, ia tetap merasa bahagia karena mendapatkan teman mengobrol di panti. Pengasuh panti Ni Putu Sri Setiawati menerangkan, saat ini terdapat 11 lansia di Panti Werdha Santhi yang terdiri dari 9 perempuan dan 2 laki-laki. Mereka berasal dari berbagai wilayah seperti Kecamatan Penebel, Marga, Selemadeg, dan Pupuan. ‘’Rata-rata keluarga mereka sibuk, jadi para lansia ini kurang mendapatkan perhatian. Kasihan juga kalau sendiri di rumah,’’ ucapnya. Selama di panti, para lan-

LANSIA - Para lansia didampingi pengasuh Panti Werdha Santhi. sia diberikan kegiatan yang sederhana dan disesuaikan dengan kemampuan mereka seperti membuat porosan, tipat, dan bantal tape. ‘’Kalau disuruh masematan, kasihan takut susuban. Jadi, kita ajak ngulat tipat, bantal tape dan

bikin porosan. Bahkan waktu ini saat banyak upacara, hasil buatan para lansia ini laku keras,’’ ucap Setiawati. Hasil penjualan produk para lansia dimasukkan dalam tabungan para lansia di koperasi. Untuk mengon-

Bali Post/bit

trol kesehatan para lansia, petugas puskesmas sekali dalam seminggu datang ke panti melakukan pemeriksaan. ‘’Bagi lansia yang memerlukan perawatan lebih lanjut, kami antar mereka ke rumah sakit,’’ jelasnya. (bit)


BULELENG

8 SOSOK

Kamis Paing, 13 Desember 2018

Mobil Masuk Jurang

Siap Operasi Pasar MEMASUKI Desember 2018, masyarakat melaksanakan tiga hari besar keagamaan yakni Galungan, Kuningan, Natal dan Tahun Baru (Nataru - red). Perayaan hari keagamaan itu dipastikan menambah banyak kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako). Di tengah peningkatan kebutuhan, memungkinan lonjakan harga di pasaran terjadi sewaktu-waktu. Atas situasi itu, Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian (Disdagprin) Buleleng Ketut Suparto mengatakan, memasuki tiga hari besar itu, upaya pemantauan harga dan stok sembako di pasar tradisional dan supermarket rutin dilakukan. Monitoring ini pun dilakukan lebih sering, sehingga perkembangan harga dan ketersediaan stok pedagang terpantau. “Hasil pantauan sementara, beberapa komoditas seperti daging dan telur ayam harga pokoknya naik tipis. Pengamatan kita itu masih tahap wajar,” katanya. Pria yang pernah menjabat Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Pembangunan (Ekbang) itu menambahkan, selain pemantauan harga dan stok, dirinya sudah berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) agar sewaktu-waktu menggelar operasi pasar (OP). “OP sudah siap. Bahkan, beberapa waktu lalu, OP sudah dilakukan karena harga komoditas sembako di pasaran terjadi fluktuasi,” jelasnya. Sejak berkali-kali terjadi lonjakan harga, akibat stok terbatas maka diyakini efektif mengembalikan stabilitas harga, sehingga tidak memicu gejolak di masyarakat. Dengan digelarnya OP, maka akan dapat menambah stok di tengah permintaan tinggi, sehingga otomatis harga kembali ke posisi normal. “Kita terus melakukan pemantauan. Kalau harga tidak terkendali maka harus distabilkan dengan OP. Pengalaman pada musim hari raya yang sudah lewat, OP itu sangat ampuh mengendalikan stok dan stabilitas harga,” kata Ketua Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Praja Winangun, Pemkab Buleleng ini. (mud)

Satu Luka-luka, Dua Penumpang Selamat Singaraja (Bali Post) –

Mobil Toyota Kijang Super DK 1044 BG mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas) out of control di jalan Seririt – Gilimanuk Km 69.500 wilayah Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Rabu (12/12) kemarin. Mobil yang dikemudian I Ketut Sumadiasa (47), warga Desa Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Jembrana itu terguling, kemudian terjun ke jurang pada kedalaman sekitar 10 meter. Akibatnya, Sumadiasa yang berprofesi sebagai PNS di Jembrana itu mengalami luka ringan hingga dirawat di tempat praktik bidan Desa Sumberkelampok. Sementara dua penumpang lainnya yaitu Ni Made Suriani (47) dan I Kadek Agus Sugi Gunawan (16) selamat. Mereka dalam kondisi sehat. Kepala Subbagian (Kasubag) Humas Iptu Gede Sumarjaya seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatakan, sesuai laporan kepolisian Unit Lantas Polsek Gerokgak disebutkan lakalantas itu terjadi sekitar pukul 05.00 Wita. Padahal saat itu, arus kendaraan di lokasi kejadian itu masih sepi.

Mobil Toyota Kijang Super itu awalnya dengan kecepatan sedang melaju dari arah Jembrana menuju Seririt. Memasuki tikungan ke kanan disertai jalan menurun, pengemudi tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya. Bahkan, karena situasi panik kendaraan pun dibiarkan melesat liar hingga ke luar jalur. Saat itu pun, mobil langsung terjun bebas ke jurang sedalam sekitar 10 meter. Di dasar jurang itu, posisi mobil terbalik. Beruntung, peristiwa itu tidak memakan korban jiwa. Hanya pengemudi mengalami luka ringan. Dia dirawat di tempat praktik bidan Desa

Bali Post/ist

MOBIL JATUH KE JURANG – Mobil Kijang Super DK 1044 B mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas) out of control, terguling, kemudian jatuh ke jurang di Jalan Seririt – Gilimanuk KM 69.500 wilayah Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Rabu (12/12) kemarin. Sumberkelampok. Sementara dua penumpang yang tidak lain adalah istri dan anak pengemudi, selamat dan dinyatakan dalam kondisi sehat. “Benar kita terima laporan kejadian lakalantas di Gerokgak. Dugaan awal ini OC. Kemungkinan pengemudi ke-

hilangan konsentrasi, sehingga mobil lepas kendali lalu terjadi lakalantas itu. Satu korban luka ringan dan sudah mendapat perawatan dan dua penumpang selamat,” jelasnya. Lakalantas mengundang perhatian warga. Beberapa pengemudi pun memilih ber-

henti menyaksikan mobil yang terjun bebas ke dalam jurang itu. Hingga siang kemarin, pemilik kendaraan meminta bantuan jasa derek untuk mengevakuasi kendaraan dari dasar jurang itu. Bodi mobil mengalami kerusakan parah, akibat terjadi benturan keras saat kejadian. (kmb38)

DAS di Desa Pemaron Dipenuhi Sampah Kiriman Singaraja (Bali Post) – Hujan yang melanda beberapa desa di Buleleng menyebabkan volume air di daerah aliran sungai (DAS) naik. Tak hanya itu, aliran air saat hujan menghanyutkan sampah kiriman dari hulu berupa dahan dan ranting pohon. Parahnya, sampah kiriman itu tertahan tepat di bawah jembatan di jalan Singaraja – Seririt wilayah Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng.

Saat hujan pada awal 2018 lalu, sungai ini memicu banjir karena sampah menghalangi aliran air sehingga merendam jalan dan rumah warga. Bahkan, banjir akibat luberan air sungai sebelumnya juga menghanyutkan sebuah mobil pribadi milik warga. Tidak ingin peristiwa itu terulang, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah bersama per-

sonel Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Buleleng sejak Selasa (11/12) lalu, melakukan normalisasi alur sungai. Hanya, penanggulangan ini tidak optimal karena dilakukan dengan cara manual. Sementara penanganan dengan alat berat sebenarnya wewenang Bali Wilayah Sungai (BWS) Bali – Penida. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Ida Bagus Suadnyana,

Rabu (12/12) kemarin, mengatakan, sejak hujan melanda, DAS di Buleleng termasuk di Desa Pemaron mengalami peningkatan volume air dari biasanya. Aliran air menghanyutkan sampah mulai dari ranting, dahan pohon, hingga bekas potongan bambu. Terhalang tiang pancang jembatan, sampah itu tertahan di tiang pancang itu. Kalau dibiarkan, situasi ini

dikhawatirkan mengakibatkan air sungai ketika hujan meluap. Bahkan, kondisi ini berpotensi menimbulkan banjir yang merendam rumah atau badan jalan seperti pada awal tahun. Mencegah air sungai meluap perlu dilakukan penanganan permanen. Caranya menormalisasi alur dan dinding sungai yang selama ini sudah menyempit karena endapan sidementasi. (kmb38)

Pasca-Ardika Diduga Keracunan Minuman

Penyidik Reskrim Minta Keterangan Empat Saksi Dugaan keracunan akibat minuman yang dialami korban Ketut Ardika (48) sedang didalami penyidik dari Unit Reskrim Polres Buleleng. Aparat meminta keterangan empat orang saksi untuk menguatkan peristiwa yang tidak dikehendaki itu diderita warga asal Desa Jineng Dalem, Kecamatan Buleleng. Bahkan, sisa minuman yang diminum korban sudah disita untuk diuji di Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali. Apakah aparat sudah memutuskan siapa yang bertanggung jawab terhadap kasus tersebut? KEPALA Subbagian (Kasubag) Humas Iptu Gede Sumarjaya seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno,

S.IK., Rabu (12/12) kemarin, mengatakan sejauh ini penyidik baru mengumpulkan keterangan empat saksi di

antaranya Ketut Ardika, pemilik warung tempat korban membeli minuman, selain itu dari warga yang diduga mengetahui kejadian itu. Meski sudah mengumpulkan bukti-bukti tersebut, penyidik belum menyatakan bahwa kejadian ini mengarah pada tindak pidana. Polisi juga belum memastikan siapa pihak yang bertangung jawab atas kejadian ini. Alasannya, dari keterangan saksi-saksi belum diketahui secara kuat siapa sesungguhnya pihak yang memasok minuman itu

kepada pemilik warung di Desa Jineng Dalem. Polisi juga kesulitan karena tidak memiliki data-data perusahaan yang memasok minuman itu di Buleleng. “Peristiwa itu sedang kami dalami. Siapa yang bertangung jawab kami belum bisa pastikan. Namun, yang jelas kejadian ini masih diselidiki lebih lanjut,” katanya. Menurut Iptu Sumarjaya, selain terus menggali keterangan saksi, penyidik berkoordinasi dengan Labfor Polda Bali dan Dinas Kesehatan

(Diskes) untuk mempelajari sisa minuman tersebut yang berhasil disita setelah kejadian itu. Sisa minuman itu kemarin, masih diamankan di Mapolres Buleleng. Secepatnya akan dikirim ke Labfor Polda Bali untuk dipastikan kandungan dalam minuman tersebut. “Sampel sisa minuman itu kita kirim ke Labfor untuk diuji, sehingga diketahui apakah sisa minuman itu mengandung zat berbahaya untuk kesehatan atau bagaimana,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Perbekel Desa Jineng Dalem Ketut Ardika mengalami gejala keracunan, kemudian dilarikan ke IGD RSUD Buleleng, Selasa (11/12) lalu. Bibirnya melepuh dan tenggorokan terasa panas setelah menenggak minuman tersebut yang dibeli dari warung milik saudaranya, Luh Purnamiasih. Tidak hanya itu, tubuhnya lemas dan ia merasakan mual-mual hingga muntah. Dia kemudian diantar berobat ke IGD oleh anaknya, Gede Ari Suardika.

Setelah menjalani perawatan, kondisinya mulai membaik. Rasa panas atau mual-mual yang diderita sebelumnya berangsur-angsur hilang setelah dikasi obat oleh dokter. Setelah kejadian itu, sisa minuman langsung diamankan anggota Babinkamtibmas. Sebelum disita, sisa minuman itu sempat juga disulut korek. Ternyata api menyambar minuman itu. Sambaran api itu dikuatkan lagi kalau aroma sisa minuman itu mirip seperti lem pipa atau seperti tiner. (mud)


Kamis Paing, 13 Desember 2018

GIANYAR

9

Pemerintah Wajib Penuhi Hak Anak Gianyar (Bali Post) Pemenuhan berbagai hak anak tidak hanya menjadi tugas orangtua, namun pemenuhan ini wajib dibantu oleh pemerintah. Tahun 2019 mendatang, Pemkab Gianyar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) mencanangkan sejumlah upaya untuk menyempurnakan program pemenuhan hak anak. Salah satunya dengan memfasilitasi pelayanan kesehatan ramah anak. Kepala DP3AP2KB Kabupaten Gianyar Cokorda Bagus Lesmana Trisnu mengatakan, Pemkab Gianyar saat ini tengah fokus untuk menjadikan Gianyar sebagai tempat yang nyaman untuk keberlangsungan hidup anak. Komitmen tersebut dilaksanakan dengan menggiatkan pembangunan fasilitas puskesmas ramah anak di seluruh puskesmas di Kabupaten Gianyar. ‘’Jadi, sejumlah puskesmas akan ditambah fasilitasnya untuk menjadi puskesmas ramah anak,’’ kata Lesmana Trisnu saat pertemuan di Ruang Rapat Kantor Bappeda Kabupaten Gianyar, Rabu (12/12) kemarin. Menurut Lesmana Trisnu, bertepatan dengan peringatan

Hari Ibu pada 22 Desember 2018 mendatang juga akan dideklarasikan Desa Ramah Anak di sejumlah desa di Kabupaten Gianyar. Hal ini diharapkan menguatkan implementasi program pemenuhan hak anak. ‘’Keberadaan TP2A juga sejauh ini sangat membantu untuk menampung segala problema perempuan dan anak,’’ katanya. Selain itu, pembentukan paralegal di setiap kecamatan semakin memudahkan dalam upaya memantau kasus-kasus anak yang terjadi di masyarakat. Apalagi berdasarkan data Dinas P3AP2KB Kabupaten Gianyar, tercatat dalam tiga tahun terakhir terjadi peningkatan kasus kekerasan

dengan anak sebagai korban. Seperti pada 2015 tercatat ada tiga orang anak sebagai korban, meningkat pada 2016 menjadi 10 anak, sementara tahun berikutnya naik menjadi 17 anak. Sementara sejak Januari hingga Agustus 2018 tercatat sudah 12 anak sebagai korban yang ditangani Dinas P3AP2KB Kabupaten Gianyar. Lesmana Trisnu menambahkan, ada banyak program yang akan dikembangkan untuk pemenuhan hak anak di Kabupaten Gianyar. Seperti optimalisasi transportasi terhadap kegiatan pendidikan anak, pengembangan potensi seni dan kegiatan positif di luar jam sekolah, pembangunan fasilitas bermain di tempat umum,

pengenalan kegiatan medis sejak dini, melibatkan simulasi bencana, dan lainnya. ‘’Semua itu juga demi meminimalisasi kasus kekerasan terhadap anak,’’ tegasnya. Lesmana Trisnu juga mengharapkan konsistensi dari seluruh pihak untuk selalu mendukung penuh kegiatan pengembangan anak. Peran pemerintah harus selaras dengan pengusaha dan masyarakat. Sebab, esensi di Bali, dalam konsep kehidupan beragama dan adat terdapat 13 upacara dari lahir sampai meninggal. ‘’Penting dipahami, anak-anak harus dijaga dan dirawat supaya tidak jadi alpaka guru, berdusta atau tulah sama orangtua. Wajib dididik jadi anak suputra (bijaksana), dipelihara dengan layak. Anak yang nantinya akan bertanggung jawab atas masa depan orangtuanya. Itulah konsep agama Hindu yang harus dipertahankan,’’ tegasnya. (kmb35)

Bali Post/kmb35

PERTEMUAN - Suasana pertemuan di Ruang Rapat Kantor Bappeda Kabupaten Gianyar, Rabu (12/12) kemarin.


JEMBRANA

10

Kamis Paing, 13 Desember 2018

Jelang Nataru

Pengamanan Pintu Masuk Bali Diperketat Negara (Bali Post) -

Menjelang libur Natal dan tahun baru (Nataru), pemeriksaan di pintu masuk Bali, yakni Pelabuhan Gilimanuk diperketat. Pemeriksaan terhadap orang, barang, dan kendaraan baik yang keluar maupun masuk Bali, dilakukan sesuai protap oleh personel Polsek Kawasan Laut Gilimanuk. Guna mengintensifkan pemeriksaan, personel yang ditugaskan ditambah, khususnya di pintu keluar pelabuhan atau pintu masuk Bali. Penambahan personel ini untuk mengefektifkan pemeriksaan baik kendaraan, barang, dan orang yang masuk ke Bali. Jumlah personel gabungan diterjunkan sebanyak 20 orang tiap shift-nya, baik terbuka maupun tertutup. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Nyoman Subawa, Rabu (12/12) kemarin, mengatakan untuk memperketat pengamanan kendaraan yang masuk Bali, personel dipertebal. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengantisipasi lolosnya pelaku kejahatan atau pelaku teror ke Bali. Termasuk ba-

rang-barang yang berbahaya seperti bahan peledak. Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya untuk akhir tahun, jumlah kendaraan dan orang yang masuk ke Bali meningkat. Lebih banyak tujuannya liburan menjelang Nataru. Karena itu pengamanan akan dilakukan lebih ketat dibandingkan hari biasanya. Selain pengamanan di pintu masuk Gilimanuk, kegiatan yustisi lainnya untuk menunjang pengamanan juga dilakukan. Seperti patroli jalan raya dan yustisi ke tempat-tempat tinggal sementara seperti tempat kos dan kontrakan. Khusus untuk pelabuhan-pelabuhan rakyat, pengawasan melibatkan personel gabungan dari Polair dan TNI-AL. (kmb26)

Bali Post/kmb

SOSIALISASI - Kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih disabilitas, pemilih pemula dan perempuan dalam rangka Pemilu 2019 di SLBN Negara, Rabu kemarin.

Sosialisasi Pendidikan Pemilih Disabilitas

Negara (Bali Post) KPU Jembrana melaksanakan kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih disabilitas, pemilih pemula dan perempuan dalam rangka Pemilu 2019 di SLB Negeri Negara, Rabu (12/12) kemarin. Sosialisasi dilaksanakan Tim Sosialisasi KPU Kabupaten Jembrana Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih SDM dan Parmas Kabupaten Jembrana Made Widiatra. Hadir juga komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Jembrana I Nengah Suardana, anggota KPU Jembrana, Kepala SLBN Negara Ngurah Made Adi Bagiarta, para guru juga siswa-siswi SLBN Negara. Dalam sosialisasi itu digunakan bahasa isyarat agar siswa-siswi SLBN memahami apa yang disampaikan tim sosialisasi. Made Widiastra menyampaikan, pentingnya pemilu dan partisipasi masyarakat yaitu pemilihan umum yang merupakan sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat sebagai wujud keikutsertaan seluruh rakyat Indonesia dalam penyelenggaraan pemerintahan negara berdasarkan UUD RI 1945. Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Jembrana I Nengah Suardana, menyampaikan tentang kesiapan kedatangan pemilih ke TPS dan tata cara dalam pencoblosan, agar dapat dimengerti bagi warga yang memiliki hak pilih dalam pemilu 2019. (kmb)

Bali Post/kmb26

PEMERIKSAAN – Pemeriksaan dilakukan personel kepolisian di Pelabuhan Gilimanuk. Menjelang perayaan Nataru, pemeriksaan diperketat dan dilakukan penambahan personel.

Kantor KPU Rawan Banjir, Logistik Disimpan di Gudang

Negara (Bali Post) – Sejumlah logistik pemilu 2019 telah diterima KPU Jembrana, Selasa (11/12). Logistik tersebut berupa kotak suara, bilik suara, sampul dan tinta. Namun, jumlahnya masih ada yang kurang. Pada pemilu kali ini, kotak suara dan bilik suara menggunakan bahan kardus. Meskipun masih terbungkus plastik, perlu perawatan ekstra agar tidak rusak. Ketua KPU Jembrana I Ketut Gede Tangkas Sudiantara, Rabu (12/12) kemarin mengatakan, demi keamanan, logistik sengaja ditempatkan di gudang yang disewa di Jalan Udayana. Pasalnya, kantor KPU Jembrana rawan banjir. Sejatinya di sekitar kantor KPU memang ada gudang, namun sudah dipenuhi kotak suara dan bilik berbahan seng yang digunakan sebelumnya. Gudang yang lokasinya tidak jauh dari Kantor KPU itu juga tetap mendapat penjagaan dari petugas KPU dan polisi.

Menurutnya, dengan jumlah TPS yang terakhir ditetapkan sebanyak 876 TPS, maka logistik berbahan karton itu masih kurang. Kotak suara kurang 137 dan bilik suara kurang 52. “Tinta juga masih kurang 10. Kita sudah laporkan ini ke KPU Pusat,” tandas Tangkas. Meskipun gudang penyimpanan saat ini sudah di lokasi yang aman (bebas banjir), namun tetap mendapat perhatian. Sehingga secara berkala terus dicek. Termasuk pada awal pekan lalu juga sempat dimonitoring oleh KPU Provinsi. Komisioner KPU Provinsi I Gusti Ngurah Agus Ngurah Darma Sanjaya didampingi Sekretaris KPU Jembrana, Senin (10/12) meninjau gudang yang lokasinya terpisah dari Kantor KPU Jembrana tersebut. Menurutnya, pengecekan berkala perlu karena logistik ini lebih rawan rusak. Terutama bila terkena air atau dimakan tikus. Sehingga gudang diharapkan agar benar-benar steril dan dicek

Bali Post/kmb26

GUDANG – Gudang penyimpanan logistik pemilu 2019 KPU Jembrana yang berada di Jalan Udayana, dicek berkala. secara berkala. Sementara perintah dari pusat. Bahkan ketinggian air menitu untuk aset kotak suara Diakui Tangkas, gedung capai selutut. Sehingga ardan bilik berbahan seng yang Kantor KPU Jembrana saat sip-arsip maupun perlengkadisimpan di gudang kan- ini rawan akan banjir. Sep- pan baik di sekretariat KPU tor KPU rencananya akan erti yang terjadi dua pekan maupun ruangan komisioner dilelang. Tetapi menurut lalu, halaman termasuk perlu mendapat perhatian Tangkas, masih menunggu gedung KPU tergenang air. ekstra. (kmb26)

Pengerjaan Pasar Melaya Rampung Negara (Bali Post) – Menjelang batas waktu tambahan yang diberikan, pengerjaan Pasar Melaya akhirnya rampung. Namun, pihak rekanan tetap terkena denda pinalti karena keterlambatan.

Dari pengamatan Rabu (12/12) kemarin, bangunan kios dan los di dalam Pasar Melaya itu sudah selesai. Beberapa pekerja masih di lokasi seperti melakukan pengecatan dan lain-lain. Menurut pekerja, kemarin

Bali Post/kmb26

RAMPUNG – Pasar Melaya yang sempat terlambat pengerjaannya, Rabu kemarin sudah rampung. Karena belum penyerahan, para pedagang masih berjualan di lapak sementara di luar pasar.

belum penyerahan namun baru pra-PHO. Hanya, para pedagang yang direlokasi di halaman parkir Pasar Melaya masih berjualan di luar. Mereka berjualan beratapkan terpal untuk sementara. Semestinya sudah jauh hari mereka sudah menempati bangunan yang baru tersebut. Namun, lantaran pengerjaan mengalami keterlambatan, maka para pedagang itu masih berjualan di luar. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Jembrana I Made Gede Budhiarta dikonfirmasi kemarin membenarkan sudah rampungnya pengerjaan Pasar Melaya tersebut sebelum akhir batas waktu tambahan yang diberikan. “Sejak awal setelah terlambat sudah ada ada progres. Kini sebelum batas

waktu sudah selesai,” terang mantan Kabag Humas dan Protokol Jembrana ini. Penempatan pasar ini setelah upacara melaspas 20 Desember nanti. “Tanggal 22 Desember, para pedagang sudah bisa menempatinya,” tambahnya. Sekitar 30 kios yang dibangun tersebut, lebih representatif dibandingkan tempat berjualan sebelumnya. Para pedagang juga mengaku puas dengan kondisi kios karena lebih luas. Meskipun sudah rampung, pihak rekanan tetap dikenai sanksi pinalti sejak tanggal 13 November lalu. Sehingga totalnya sekitar 29 hari hingga kemarin. Diberitakan sebelumnya, pengerjaan Pasar Melaya ini sebelumnya mengalami keterlambatan. Hingga batas waktu sesuai kontrak 14 November lalu, pengerjaan baru sekitar 60

persen. Jauh sebelum adanya keterlambatan ini, pihak rekanan juga telah membuat surat pernyataan kesanggupan menyelesaikan proyek senilai Rp 671.879.997,51 ini. Dinas memberikan waktu sampai 15 Desember ini untuk penyelesaian, namun tetap denda pinalti berjalan. Sesuai aturan, pinalti dikenai per harinya senilai 1/1.000 dari nilai kontrak. Terhitung dari 13 November 2018 sampai batas waktu maksimal 15 Desember 2018. Penyelesaian pasar ini penting sebab menyangkut para pedagang yang beberapa bulan ini direlokasi sementara. Karena itu pengerjaan pasar harus segera diselesaikan. Banyak pedagang yang sudah dipindah sementara dan berharap segera kembali ke dalam pasar. Apalagi saat ini sudah musim hujan. (kmb26)


Kamis Paing, 13 Desember 2018

KARANGASEM

11

Nataru, Disiapkan Puluhan Armada Kapal Amlapura (Bali Post) Menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru), sejumlah persiapan telah dilakukan pihak BPTD Wilayah XII Provinsi Bali dan Provinsi NTB. Salah satunya, Satuan pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Padangbai menyiapkan puluhan kapal untuk mengangkut penumpang yang hendak menyeberang. Kapal dengan jumlah memadai itu disiapkan, guna mengantisipasi lonjakan penumpang. Koordinator Satuan Pelayanan BPTD Wilayah XII BaliNTB Nyoman Agus Sugiantara mengatakan, saat Natal dan Tahun Baru, pihaknya telah menyiapkan 37 unit armada

kapal untuk mengangkut penumpang menuju Pelabuhan Lembar Nusa Tenggara Barat (NTB). Menurutnya, jumlah kapal yang disiapkan itu sebagai upaya antisipasi jika terjadi lonjakan penumpang. “Kita juga akan menambah trip serta menyiapkan delapan unit kapal ekstra. Upaya ini kita lakukan untuk mengantisipasi kalau sewaktu-waktu secara signifikan terjadi lonjakan penumpang. Kapal rencananya akan beroperasi selama 24 jam,” ujarnya. Dua pekan menjelang Nataru, kata Sugiantara, memang belum ada peningkatan jumlah penumpang secara berarti. Pihaknya memprediksi jika puncak arus kendaraan dan

penumpang itu biasanya mulai ramai H-3 atau tiga hari sebelum perayaaan Natal dan Tahun Baru. “Kalau dibandingkan tahun lalu, jumlah kendaraan dan penumpang yang akan menyeberang diprediksi meningkat sekitar 10 persen, khususnya sepeda motor,” jelasnya. Lebih lanjut dikatakannya, saat ini, jumlah kapal yang beroperasi 32 unit. Lima unit kapal saat ini masih proses perbaikan akibat rusak. Maka dari itu, saat Nataru hanya ada 37 kapal yang layak beroperasi. “Kalau memang nantinya ada lonjakan penumpang, kita langsung arahkan mereka naik kapal ekstra,” tegas Sugiantara. (kmb41)

Bali Post/kmb41

TUTUP PAKAI TERPAL - Akibat rusak diguncang gempa Lombok, atap rumah warga terpaksa ditutupi terpal.

Rusak, Belum Diperbaiki Sejak Gempa Lombok

Bali Post/kmb41

PULUHAN KAPAL - Dipersiapkan puluhan kapal untuk mengangkut penumpang saat Nataru.

Perbaikan Pasar Amlapura Barat Dianggarkan Rp 17 Miliar Amlapura (Bali Post) Pasar Amlapura Barat, Kelurahan/Kecamatan Karangasem akan diperbaiki mulai tahun 2019. Rehabilitasi itu memakai APBD Induk tahun 2019 sebesar Rp 17 miliar. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Karangasem I Gusti Ngurah Suarta mengatakan, pemkab telah menganggarkan Rp 17 miliar untuk memperbaiki Pasar Amlapura Barat. Anggaran sudah diketuk oleh eksekutif dan disetujui dewan. Sesuai Detail Engineering Design (DED), Pasar Amlapura Barat

itu dibangun dua lantai. Sehingga pedagang yang berada di Pasar Amlapura Barat itu bisa tertampung. Pedagang di Pasar Amlapura Barat sekitar 150 yang meliputi pedagang pakaian dan sayuran. “Untuk DED masih penyempurnaan. Intinya, bangunan berlantai dua. Lantai satu dan dua rencananya digunakan berjualan. Pedagang akan dibuatkan los dan kios. Namun, jumlah kios berapa luas pelataran belum dipastikan,” ungkapnya. Suarta menambahkan, lelang pengerjaan Pasar Amlapura Barat itu rencananya

dilakukan pada awal tahun. Kemungkinan pengerjaan dilaksanakan Februari atau Maret. “Sekarang masih penyempurnaan DED-nya. Memasuki tahun 2019, DED pasti sudah rampung,” tambaahnya. Beberapa pedagang di Pasar Amlapura Barat, menyambut antusias rencana renovasi pasar yang dilakukan pemkab itu. Malah para pedagang mendorong agar pemerintah segera memperbaiki. Sebelumnya, pemerintah daerah sempat melakukan renovasi di Pasar Amlapura Barat, tetapi bagian atapnya. (kmb41)

Atap Rumah Warga Ditutupi Terpal Amlapura (Bali Post) -

Banyak rumah warga rusak karena gempa Lombok awal Agustus lalu. Salah satu warga, Nengah Rengkeg (55), yang hingga kini rumahnya belum diperbaiki, atap rumahnya ditutupi menggunakan terpal. Memang, bagian atap rumah warga asal Dusun Geriana Kangin, Duda Utara, Selat mengalami kerusakan total. Rengkeg mengatakan, dirinya saat ini tinggal bersama kakak kandungnya I Wayan Repot (57). Rumah tersebut merupakan warisan rumah sang paman yang sudah meninggal dunia beberapa tahun lalu. Kesehariannya, Rengkeg bekerja sebagai penyadap tuak tradisional. Satu tangan kiri tampak patah. Karena patah, tangannya tidak bisa difungsikan sehingga tak bisa bekerja optimal. Diceritakan, sekitar 15 tahun lalu, ia sempat terjatuh dari pohon enau saat menyadap tuak tradisional. Kendati kondisinya lemah, dirinya tetap berusaha

menyadap tuak. Pekerjaan itu terpaksa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. “Ya masih tetap berusaha agar bisa ngirisin tuak itu. Memang, saya harus menggunakan satu tangan naik banggul -- tangga bambu --- untuk menyadap tuak itu. Saya juga pernah hampir terjatuh karena tidak kuat mengangkat tuak satu ember penuh,’’ ujarnya. Untuk menurunkan tuaknya itu, Rengkeg menggunakan tali. Ini dilakukan karena sudah tidak kuat menggendong tuak dengan hanya berpegangan meng-

gunakan satu tangan. Dia menuturkan, kalau kondisi atap rumahnya itu memang sudah lapuk. Karena itu, saat gempa Lombok awal Agustus lalu, bagian atapnya langsung roboh. Atas kondisi itu, pihaknya memasang terpal sebagai atap dengan cara diikat menggunakan tali plastik. Ini dilakukan agar rumah itu tidak bocor. Terlebih lagi saat ini, sudah musim hujan. “Meskipun sudah dipasangi terpal sebagai atap tapi saya tidak berani menempati rumah itu. Karena sempat kepala saya terkena genteng yang jatuh. Makanya saya lebih memilih tidur di dapur

agar lebih aman,” katanya. Atas kondisi memprihatinkan itu, pihaknya sangat berharap agar pemerintah bisa memberikan bantuan rehabilitasi rumahnya. Kerusakan terjadi hanya bagian atap berikut penyangga atapnya. Sedangkan bagian temboknya masih cukup bagus. “Saya harap ada bantuan untuk perbaikannya. Sehingga bangunan itu kembali bias saya tempati,” harapnya. Kawil Geriana Kangin I Wayan Wijaya mengaku masih berupaya memperjuangkan agar warganya bisa mendapat bantuan bedah rumah atau rehabilitasi rumah. “Kita masih upayakan, mudah-mudahan pemerintah atau ada donatur memberikan bantuan rehabilitasi rumah warga kamiitu,” harapnya. (kmb41)

Akibat Urusan Domestik Padat

Partisipasi Perempuan di Dunia Politik Minim Partisipasi kaum perempuan terjun ke dunia politik dianggap masih sangat rendah di Karangasem. Bisa jadi, hal itu dipicu kesibukannya sebagai ibu rumah tangga. Maklum, perempuan itu harus menyiapkan segala keperluan domestik, selain hal rutinitas makanan untuk keluarga, sekolah anak-anak, termasuk urusan adat yang relatif padat. Padahal sejatinya, peluang perempuan itu sangat memungkinan sukses. Sebab, jumlah pemilih yang cukup besar. Lalu, bagaimanakah solusinya agar perempuan itu sukses menapak dunia politik?

RENDAHNYA partisipasi perempuan di Karangasem itu terungkap dalam workshop perempuan di bidang politik yang menghadirkan calon anggota DPRD kabupaten maupun provinsi, Rabu (12/12) kemarin. Acara yang digagas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak ini untuk menyambut Hari Ibu. Narasumber yang hadir dari Perdiknas Provinsi Bali Dr. Anak Agung Tini Gorda, dan Iwapi Bali, serta anggota KPU Karangasem, Putu Deasy Natalia, pada acara yang digelar di wantilan kan-

tor Bupati Karangasem itu. Tini Gorda mengatakan, jika kaum perempuan sudah maju seharusnya jangan malu-malu tampil. Kaum hawa itu harus siap bersosialisasi dengan masyarakat luas. Terjun ke dunia politik, katanya, tentunya perlu interaksi dengan masyarakat di tengah penguatan zaman digital. “Kontribusi kaum perempuan di dunia politik Karangasem belum maksimal. Alasannya, mereka susah terlepas dari rutinitas kesibukan. Salah satunya

suntuk sebagai ibu rumah tangga,” ujarnya. Agar kaum perempauan bisa tampil optimal di bidang politik, maka idealnya jangan sebatas sebagai pelengkap. Buktinya, dari 135 caleg perempuan yang diundang, yang datang bisa dihitung dengan jari. Padahal, peran perempuan dari sisi profesionalisme tidak kalah dengan laki-laki. Perempuan Bali memang selalu harus didorong baik di eksekutif maupun di legislatif. “Kalau di luar karier struktural -- seperti bisnis -- perempuan sudah cukup banyak. Namun, perempuan yang ambil bagian di politik masih minim,” ujarnya. Putu Deasy Natalia dari KPU Karangasem mengatakan, tingkat partisipasi perempuan ke politik praktis sangat minim. Paramater itu bisa dilihat dari anggota DPRD Karangasem yang ter-

pilih pada periode lalu. Hanya ada tiga perempuan dari total 45 anggota. Solusinya, kaum perempuan harus bisa optimal ketika sudah masuk kepolitik praktis. Pihaknya siap memberikan tips kepada caleg perempuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih dan memberikan pendidikan politik kepada pemilih. “Nanti, kita berikan tipsnya, apa-apa saja yang harus dilakukan. Selain itu, apa juga yang perlu disosialisasikan agar terpilih,” katanya. Kabid Pemberdayaan Perempuan Ni Wayan Rustiani mengatakan, workshop partisipasi perempuan di bidang politik ini digelar dalam rangka Hari Ibu 22 Desember mendatang. “Semua caleg perempuan kami undang mengikuti workshop ini. Namun, partisipasi perempuan di bidang politik masih minim,’’ jelasnya (eka)

Bali Post/kmb41

WORKSHOP - Pelaksanaan workshop partisipasi perempuan di bidang politik, menghadirkan calon anggota DPRD kabupaten maupun provinsi di Karangasem, Rabu (12/12) kemarin.


KLUNGKUNG

12

Kamis Paing, 13 Desember 2018

Serangkaian Karya Pura Dasar Bhuana Gelgel

Digelar Upacara di Pura Yasa, Puseh dan Beji SERANGKAIAN karya agung di Pura Dasar Bhuana Gelgel, digelar upacara Tawur Mamungkah, Macaru, Melaspas, Mendem Padagingan, Masupati Pralingga dan Ningkup pada Rabu (12/12) kemarin. Upacara ini merupakan tahapan ke-13 dari 33 tahapan rangkaian karya agung ini yang dipusatkan di Pura Yasa, Pura Puseh dan Pura Beji. Hadir pada upacara tersebut Bupati Klungkung Nyoman Suwirta beserta Nyonya Ayu Suwirta, Ida Dalem Semaraputra, Cokorda Gde Ngurah serta para panitia karya dan para klian banjar adat se-Desa Pakraman Gelgel. Bendesa Gelgel Putu Arimbawa mengatakan, pelaksanaan upacara di Pura Puseh di-puput dua orang sulinggih yakni Ida Pedanda Gde Kediri Putra Keniten dari Geria Kediri dan Ida Pedanda Gde Wayan Jelantik dari Geria Wanasari, Karangasem. Sementara di Pura Beji di-puput Ida Pedanda Gde Kemenuh dari Geria Kutuh, Kamasan dan di Pura Yasa di-puput Ida Pedanda Gde Rai Pidada dari Geria Sengguhan, Klungkung. Sepanjang pelaksanaan karya, ditampilkan berbagai tarian wali, antara lain sesolahan

Topeng Sidakarya, Rejang Dewa, Rejang Renteng dan Baris Gede. Seluruh krama nampak antusias, tumpah ruah padati areal Pura Puseh, Beji dan Pura Yasa yang terletak di wawengkon Pura Dasar Bhuana. Setelah upacara di tiga pura ini, selanjutnya rangkaian Karya Mamungkah, Nubung Padagingan, Ngent e g L i n g g i h, P a du dus a n Agung, Tawur Panca Wali Krama, Mahayu Jagat, Marisuda Gumi di Pura Dasar Bhuana Gelgel ini, akan terus berlanjut dengan agenda selanjutnya. Sampai puncak karya agung pada 31 Desember. Karya berikutnya dilanjutkan pada 19 Desember, dengan Mapepada Tawur Gentuh, Labuh Gentuh, dan Panca Wali Krama di Pura Dasar Buana. Ini sebagai persiapan Karya Tawur Gentuh, Mapenyejeg Bhumi, Melaspas, Mendem Padagingan, Masupati Pratima, Karya Pangingkup pada 20 Desember nanti. “Setelah masupati pratima, baru kita melasti ke Segara Klotok pada 23 Desember. Sekaligus ritual Tawur Labuh Gentuh, Ngaturang Pakelem Nunas Tirtha Kamandalu, Mamasar lan Mamendak Ida Batara,” kata Arimbawa. (gik)

Bali Post/kmb31

UPACARA - Dua sulinggih saat muput serangkaian upacara Tawur Mamungkah, Macaru, Melaspas, Mendem Padagingan, Masupati Pralingga dan Ningkup pada Budha Umanis Julungwangi, Rabu (12/12) kemarin.

Bali Post/kmb31

PORTAL - Jalur masuk eks galian C di Desa Gunaksa, persis pada jalur menuju Pelabuhan Gunaksa, nampak belum terpasang portal.

Tim Yustisi Pasang Portal

Truk Masih Keluar-Masuk Eks Galian C

Semarapura (Bali Post) -

Satpol PP Pemkab Klungkung memasang portal untuk mencegah truk keluarmasuk galian C melakukan penambangan liar. Portal akan dipasang di lima tempat, baik di eks galian C Desa Gunaksa maupun Desa Tangkas. Tetapi, portal yang dibangun baru satu di pintu masuk eks galian C areal Desa Tangkas. Sementara pada jalur utama di Desa Gunaksa belum terpasang. Truk-truk nampak masih bebas keluar-masuk ke di lokasi tersebut. Kepala Satpol PP Putu Suartha sebelumnya menyatakan, memasang setidaknya lima portal di seluruh pintu masuk eks galian C, baik di Desa Gunaksa maupun Desa Tangkas. Bahkan,

lengkap dengan gemboknya, sehingga sewaktu-waktu bisa dibuka atas seizin Satpol PP. Menurut Suartha, ini sebagai langkah preventif, agar para penggali liar di lokasi eks galian C Tangkas

maupun Gunaksa, tak bisa berkutik lagi. Pihaknya mengaku ingin menekan adanya pelanggaran. Sebab, sebagai lokasi eks galian, di sana jelas sudah tidak diperbolehkan lagi melakukan segala

aktivitas galian C. Sebagai Tim Yustisi, pihaknya mengaku sempat berulang kali turun ke lokasi. Saat turun, ada saja yang ditemukan melakukan aktivitas penggalian secara tersembunyi. “Baru-baru ini, kami pergoki lagi ada yang sudah mengangkut pasir. Namun, baru setengah truk, kami pergoki dan orangnya langsung lari meninggalkan truknya,” katanya. Pemasangan portal men-

jadi jawaban sementara menghadapi persoalan ini. Berbagai alat untuk menggali pasir dan sidi pasir yang ditemukan di lokasi juga langsung di angkut ke markas Satpol PP. Agar upaya penertiban lebih masif, pihaknya juga sudah berkoordinasi kembali dengan pihak perbekel, khususnya dengan Perbekel Tangkas dan Gunaksa, perihal pemasangan portal ini. (kmb31)

Tim Monev Tinjau Pengerjaan Proyek Fisik di Nusa Penida Semarapura (Bali Post) Sebagian besar proyek fisik di Kecamatan Nusa Penida sudah rampung dan sedang dalam masa pemeliharaan. Namun, ada juga yang menjadi sasaran evaluasi untuk meningkatkan kualitas hasil akhir pengerjaan proyek. Demikian hasil peninjauan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev), Selasa (11/12) lalu yang dipimpin langsung Wakil Bupati Made Kasta. Sebelum menyasar Kecamatan Nusa Penida, monev serupa sudah dilakukan di tiga kecamatan lainnya, yakni Kecamatan Dawan, Klungkung dan Banjarangkan. Khusus di Kecamatan Nusa Penida, ada beberapa tempat yang disasar, pertama pembangunan pasar Desa Batukandik dengan pelaksana PT Ananda Bangun Nusa,

dengan nilai kontrak Rp 760.171.612. Kedua, proyek peningkatan jalan pertigaan Banjar Bingin sampai Batukandik dengan pelaksana CV Maha Karya dengan anggaran Rp 678.931.296. Ketiga, proyek fisik pembangunan akses jalan lainnya, yakni peningkatan jalan di Desa Bunga Mekar dengan pelaksana CV Arsa Murni Karya, total anggarannya mencapai Rp 741.453.076. Keempat, peningkatan jalan di Desa Bunga Mekar dengan pelaksana CV Arsa Murni Karya yang menyerap anggaran sebesar Rp 562.481.680. Kelima, Penataan Puskesmas Pembantu Sekartaji dengan pelaksana CV Syupa Raya dengan total anggaran Rp 252.714.917. Terakhir, pembangunan penambahan ruang kelas, melalui dana APBD 2018, tepat-

nya pembangunan ruang kelas baru SMPN 6 Nusa Penida dengan pelaksana CV Nusa Tirta, dengan total anggaran Rp 653.467.553. Usai pelaksanaan monev, Wabup Kasta mengatakan, seluruh proyek fisik yang ditinjau di Kecamatan Nusa Penida sudah rampung tepat waktu. Saat ini masih dalam masa pemeliharaan, guna memastikan kualitas pengerjaannya. Namun, Wabup Kasta memberikan catatan pada proyek pembangunan Pasar Desa Batukandik. Menurutnya, pihak rekanan dan konsultan pengawas, perlu melakukan perbaikan pada beberapa hal. Seperti di dalam Pasar Desa Batukandik ini, perlu ditambahkan tiang listrik pada jalur kabel listrik. Sebab, kabel listriknya merayap di atap bangunan

Bali Post/kmb31

PROYEK - Wabup Kasta saat mengecek proyek di Nusa Penida bersama Tim Monitoring dan Evaluasi. dan sementara diikatkan pada mudra bangunan pasar. Selain itu pada lantai bangunan, belum dipasang keramik dan tambahan ventilasi, untuk mempermudah melakukan perbaikan atap maupun saat terjadi konsleting listrik. “Saat

ada monev begini, Bagian Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), seharusnya ikut hadir, selain dari konsultan pengawas maupun rekanan. Sehingga evaluasi kita tuntas di lapangan,” tegasnya. (kmb31)

PLN Siapkan PLTS, Pembebasan Lahan Masih Alot Semarapura (Bali Post) Mengantisipasi pesatnya perkembangan pembangunan di Kepulauan Nusa Penida, PLN berencana membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Desa Kutampi. Pembangunan PLTS ini membutuhkan lahan sekitar 10 hektar. Namun, ada beberapa warga yang masih enggan melepas lahannya untuk areal PLTS. Beberapa warga sempat mengaku enggan melepas tanahnya karena areal tersebut masih produktif. Di tengah lahannya masih banyak terdapat pohon kelapa. “Kami setuju ada PLTS, tetapi apa

tidak bisa mencari lahan lain? Misalnya di perbukitan,” kata salah satu pemilik tanah yang menolak namanya ditulis. Camat Nusa Penida I Gusti Agung Mahajaya dihubungi Rabu (12/12) kemarin mengaku belum mengetahui perihal rencana tersebut. Sebab, dia mengaku PLN tidak ada koordinasi sebelumnya. Sementara Perbekel Kutampi Wayan Cemeng belum bisa dihubungi. Di pihak lain, General Manager PT Indonesia Power (anak perusahaan PLN) Unit Pembangkitan Bali Igan Subawa Putra dihubungi Rabu kemarin mengakui ad-

anya rencana pembangunan PLTS tersebut. Timnya dari Bali bersama Tim Jakarta sudah turun ke Nusa Penida sejak beberapa waktu lalu, untuk melakukan komunikasi upaya pembebasan tanah. Rencananya, diakui membutuhkan lahan seluas 10 hektar di areal yang datar untuk memudahkan proses pengerjaan. “Target kami tahun 2019, PLTS ini sudah bisa dimanfaatkan,” katanya. PLTS ini rencananya memang sebagai persiapan untuk mengantisipasi pesatnya perkembangan pariwisata Kepulauan Nusa Penida (termasuk Lembongan dan Cen-

ingan). Apalagi, belakangan masih kerap terjadi mati listrik, sehingga menimbulkan keluhan masyarakat. Ini sebagai pilot project smart grid, di mana ada pembangkit, ada PLTS dan ada pula yang menggunakan baterai. Smart grid, membuat jaringan listrik pintar yang mampu mengintegrasikan kegiatan dari semua pengguna, mulai dari pembangkit sampai ke konsumen dengan tujuan agar efisien, berkelanjutan, ekonomis dan suply listrik yang aman. Disinggung mengenai adanya penolakan pembebasan lahan oleh warga, dia mengaku

belum mendapat laporan dari timnya di lapangan. Demikian juga mengenai progres hasil pembebasan tanahnya. “Tim masih bekerja di lapangan. Sejauh ini saya belum mendapat laporan terkait itu (penolakan pembebasan lahan). Biarkan dulu berproses di sana. Nanti kita lihat hasil akhirnya,” katanya. Saat ini, selain PLTS, PLN sedang melakukan pengembangan mesin untuk menambah kekuatan produksi listrik, dari sebelumnya hanya 6 megawatt menjadi 11 hingga 12 megawatt. Ini yang menyebabkan pelayanan listrik byar pet, sehingga menimbulkan

berbagai keluhan. Total saat ini ada 7 mesin pembangkit, berkapasitas 1,7 megawatt setiap mesinnya. Seluruhnya terpusat di Desa Kutampi. Sehingga seluruhnya berkapasitas sekitar 12 megawatt. Dari total kapasitas ini, sebenarnya pemakaian listrik di seluruh Kepulauan Nusa Penida, hanya 7,2 megawatt. Ini sudah pada titik puncak beban pemakaian listrik di Nusa Penida, yang terjadi pada periode Juni lalu, ketika high season kunjungan pariwisata ke Nusa Penida. Artinya, secara kapasitas produksi listrik, masih amat mencukupi untuk pelayanan seluruh pelang-

gan Nusa Penida, baik untuk pelanggan rumah tangga maupun untuk bisnis dan lainnya. Manajer Operasional dan Pemeliharaan PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali I Wayan Suda menambahkan, total pelanggan listrik di kepulauan Nusa Penida mencapai 17 ribu pelanggan, 73 persen di antaranya adalah pelanggan rumah tangga dan untuk kepentingan bisnis (pariwisata) sebesar Rp 21 persen. Sementara untuk kapasitas dayanya pemakaian rumah tangga mencapai 83 persen dan pemakaian bisnis 16 persen. (kmb31)


Kamis Paing, 13 Desember 2018

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Cr 2PRT+1B.Sister Gj.2jt Tdr Dlm 081999776071/082237995324

B.BP.001.12.18.0000474

BPR KAS Mencari Security pglmn Min.2 thn Hub.081339403582

B.BP.001.12.18.0000469

Cr Receptionis,Therapist Spa 3Th Exp u/Org Asing,Gj Bsr, Comm, THR, Bns, Cuti 081238438863 , 286330

B.BP.004.12.18.0000366

Dcr Acc+Pjk S1Acc,Penulis/Writer D3,Tng Operasional&Transport & Airpt, hrd@melali-mice.com

B.BP.004.12.18.0000299

Dcr Admin,Supir,Sales Tk Bangunan,Hub:08123676218 B.BP.004.12.18.0000422

Dcr Kary Artshop(SMA,Inggris) Staff ADM (Wanita,SMU / SMK, Excel /Word) Tlp 297643 B.BP.001.12.18.0000450

Dcr Staf u Money Changer Utama Kupang / NTT, Serius 085100007205

B.BP.001.12.18.0000470

DcrTenagaHousekeepingDaerah Umalas,081338908041(10-4sore)

B.BP.001.12.18.0000403

Dicari Karyawan Di Bennys Rental Kerobokan.Hub:087862521828

B.BP.001.12.18.0000440

Dicari Rest.Manager Pengalaman 2thn Hub.087851366867 (WA)

B.BP.001.12.18.0000402

Dicari Suami/Istri yg tidak ada Anak.Bkrj Serabutan di Villa Daerah Uluwatu.Tinggal di dalam.Hub:081238952112

B.BP.031.12.18.0000473

Dicr FO & Room Boy Laki2 Untuk Hotel.Hub:08123912010 B.BP.001.12.18.0000451

Required Waiter/Waitress for Indian Restaurant. Cont: 08123954292 & bring CV to Punjabi Tadka Seminyak No.17

Dcr Karyawan Pria SMU/Sedrajat KTP Sim C u/Bag.Teknis Lapangan Fasilitas:Gaji UMK,Bonus, Tunjangan Kesehatan Termasuk Anak Istri.Lam ke:CV Gong Dewata Telp.(0361)722709/ (0361)4480750/081246383864

Staf Akuntansi Diploma/S1 Lamaran+CV+Gaji hari@esolindo.com

B.BP.001.12.18.0000449

B.BP.001.12.18.0000324

B.BP.001.12.18.0000401

Sekuriti (Pabrik Tabanan), Pengalaman,Hub Dewi 081236222509

B.BP.004.12.18.0000464

Staf Produksi (Tabanan) Lulusan Mesin/listrik/Kimia, Hub.Dewi 081236222509

Yamaha Bisma Dcr: 1.SMA/D1/S1 Ek/IT 2.Mekanik(2th) 3.Supir SIM B1 Hub.T.Umar 142 Dps

B.BP.004.12.18.0000463

B.BP.001.12.18.0000448

Tukang Masak/Koki,Tataboga Pabrik Tabanan) Hub.Dewi.081236222509

Dcr Sgr Kasir dan Kolektor penempatan Gianyar dan Klungkung, penddkn: SMK/SMU, umur maks.25thn. Lam ke Kop.Krama Bali, Jl.Kepundung No.61A Dps email: kkb_pusat@yahoo.com

B.BP.004.12.18.0000465

Vacancy at Indonesian company in Adventure Tour,Diving And Resort:Reservation Staff with good command in English for Bali Office.Bio data Before Dec 24,2018 to hrgaffair.mgr@gmail.com

G.06

Waiter. Lamaran ke Jl.Veteran 86 Dps, Telp. 227439 / 081 862 1818

G.02

Satpam. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88, Tlp. 227439 / 081 862 1818

B.BP.001.12.18.0000314

Walk in Interview 13 Dec (09.30-12.00 Wita) Minibus Driver bawa CV, FC KTP & SIM ke Management Office Garuda Wisnu Kencana(Jl.Raya Uluwatu Ungasan,Kuta Sel,Badung) Contact Person: Diana (081311000120)

G.03

Sopir SIM B1. Lamaran ke Jln.Veteran 86 Dps, Telp. 227439 / 081 862 1818 G.01

Waiter. Lamaran ke Shankara Rest Kuta Square D32 Jl.Bakung Sari, Telp. 227439 / 081 862 1818 G.04

B.BP.004.12.18.0000462

DIJUAL MOBIL

Dcr utk dididik sbg staf pembukuan sy; Pddk min SMK Akuntansi, umur maks.25th. Lamaran lengkap sgr ke Jl.Kepundung 67A Denpasar.

SUZUKI

BU Splash GL’2011 merah met ex dr,spr istw 87jtNg,08123808700 B.BP.001.12.18.0000471

G.05

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

DIJUAL RUMAH

DIJUAL RUMAH

DIJUAL RUMAH

RUPA-RUPA

SERVICE

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

DIJUAL MOBIL

DIJUAL TANAH

BMW

Tnh Kav Bajera-Tbn Cash/kredit Hrg 75jt/are Hub.087860581396

Djl BMW X5 XDrive 301AT Abu2 Metalik KM41200 Th’2009 Istmwa Jarang Pakai Hub.08123812222 B.BP.153.12.18.0000467 HONDA

HndHRV Prestige’15Hitam+BMW X5 XDrive 35I AT’2014 KM12.800 *Hub.0361-464168/081353696360* B.BP.141.12.18.0000468

DISEWAKAN RUMAH Rmh,3KT,2Kmd,Garase diDenpasar Hub:081916181143/081999601117 B.BP.001.12.18.0000441

Rumah 3KT, 2KM,R.Tamu, LT 2 Are PerumGreenKori H.08123616277 B.BP.001.12.18.0000228

DISEWAKAN RUKO BUC disewa/JualCash/KPRmurah Ruko 2Lt SHM 104/B 180m2 Tepi Jl.Cokroaminoto H.0811319907 B.BP.004.12.18.0000461

DIJUAL TANAH Djl Tnh P.Bungin 5mnt Spng 6 10mnt Bypass 800Jt 08111072500 B.BP.001.12.18.0000398

B.BP.004.12.18.0000459

Tnh Penarungan-Bdg5A/2ACash/ kredit H.Pemilik 081338681038 B.BP.004.12.18.0000457

DIJUAL GUDANG Gdg Rmh Arjuna 12 SHM 2.1M D Saba 900m 081217800900 B.BP.004.12.18.0000371

DISEWAKAN GEDUNG Dikontrakan Gedung+Gudang Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan LT/LB 3500 / 3900 m2, 08123812222 B.BP.153.12.18.0000466

KEHILANGAN Hlg Buku Kir Daihatsu DK9726AL An.CV.Eka Karya,Denpasar B.BP.001.12.18.0000445

Hlg Sertifikat Tnh No.HM/00601 An.Drs.I Gde Made Guna Laksana B.BP.001.12.18.0000452

BIRO JASA Bantu Lapor Pajak SPT Tahunan BulananSIUPNPWP081338344155 B.BP.001.12.18.0000197


BANGLI

14

Kamis Paing, 13 Desember 2018

Kursus Kepemiluan Sasar Pemilih Pemula

DERMAGA - Dermaga Kedisan terendam ketika air Danau Batur pasang.

Bali Post/ina

Revitalisasi Tiga Dermaga Ditunda

Bangli (Bali Post) –

Bungkah, yang masih bisa digunakan saat air danau surut hanya yang di Kedisan. Sementara tiga lainnya sudah rusak dan tenggelam. ‘’Tinggal masih beton-betonnya saja,’’ ujarnya. Sementara itu, Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra mengakui DED dermaga sudah selesai dibuat. Karena membutuhkan biaya yang cukup besar, Pemkab Bangli sempat mengajukan permohonan bantuan pembiayaan ke Kementerian Perhubun-

gan. Hanya saja belum membuahkan hasil. ‘’Kita coba lagi ajukan ke Kementerian Perhubungan nanti,’’ jelasnya. Dikatakannya, belum dianggarkannya perbaikan dermaga dalam APBD karena anggaran daerah terbatas. Masih ada sejumlah kegiatan yang lebih prioritas, salah satunya penyelesaian kegiatan hotmix. ‘’Mudah-mudahan di tahun 2020 revitalisasi dermaga bisa menjadi salah satu prioritas. Karena kita juga berharap dengan dermaga ini bisa menjadi nilai tambah dalam rangka mempertahankan revalidasi geopark, di samping secara nyata keberadaan dermaga ini dibutuhkan masyarakat dan pelaku pariwisata,’’ kata Giri Putra. (kmb40)

jajaran struktur Pamucuk Pura Tuluk Biyu Batur, masih berusia remaja. Keduanya masih duduk di bangku SMA. Ketua Panitia Upacara Ketut Sudana menjelaskan, rangkaian upacara diawali prosesi Nyanjan pada 12 September lalu. Dalam prosesi itu, Komang Andre Ananta Putra dan I Made Sukartayasa ditunjuk secara niskala untuk ngayah sebagai Palinggih Dane Jro Kelodan dan Dane Jro Penyarikan Duuran menggantikan posisi Pamucuk sebelumnya yang telah lebar. ‘’Sekarang dilaksanakan upacara pamadegan-nya yang disaksikan guru wisesa dan krama di Desa Pakraman Batur. Pada hari ini (kemarinred) secara sekala dan niskala sudah sah menjadi Pamucuk Pura Tuluk Biyu Batur,’’ jelasnya. Rangkaian upacara akan dilanjutkan pada 15 Desember dengan upacara mancang karma, lepas brata, bhakti panyikakarya lan matetanduran. Pada 17 Desember dilaksanakan Bhakti Melasti ke Tirta Sah, Desa Pakraman Muncan. Makna upacara itu untuk pengesahan secara sekala-niskala. Dijelaskan Sudana, sebagai Pamucuk Pura Tuluk

Biyu Batur, Palinggih Dane Jro Kelodan dan Dane Jro Penyarikan Duuran bertugas merencanakan segala upacara yang rutin dilaksanakan di pura setempat. Dalam setahun, di Pura Tuluk Biyu Batur digelar empat kali karya yakni pada sasih Kasa, Kapat, Kapitu dan Kadasa. Selaku Pamucuk, segala keputusan Palinggih Dane Jro Kelodan dan Dane Jro Penyarikan Duuran wajib dipatuhi dan dilaksanakan krama. ‘’Karena sekarang sudah lengkap apa yang menjadi struktur Pamucuk di Pura Tuluk Biyu Batur, tentu harapan saya di intern krama senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan. Di samping itu juga krama, umat kami harapkan setiap pelaksanaan upacara dapat meluangkan waktu untuk muspa di Pura Tuluk Biyu Batur, karena pura ini adalah salah satu Pura Kahyangan Jagat,’’ katanya. Selain Pamadegan Palinggih Dane Jro Kelodan dan Dane Jro Panyarikan Duuran, kemarin dilak sanakan juga upacara Pamadegan Dane Pelancang Pakraman sebanyak 7 orang dan pawintenan krama pangayah yang diikuti sebanyak 57 KK. (kmb40/k300)

Rencana revitalisasi beberapa dermaga penyeberangan di Danau Batur pada 2019, ditunda. Terbatasnya anggaran menjadi kendala utama. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangli Gede Arta, Rabu (12/12) kemarin menjelaskan, selain keterbatasan anggaran, kendala lainnya berupa status tanah dermaga yang masih tercatat milik pemerintah pusat. ‘’Sekarang masih sedang diurus di balik nama agar menjadi milik pemkab. Sebenarnya sudah lama dihibahkan,’’ ungkapnya. Menurut Arta, rencananya tahun 2019 tiga dermaga akan direvitalisasi. Tiga dermaga dimaksud, yakni Dermaga Kedisan, Dermaga di pusat Desa Terunyan dan dermaga di Kuburan Terunyan. Tiga dermaga itu rencananya akan dibangun dengan konsep dermaga apung. Tujuannya, ketika air Danau Batur pasang, dermaga tidak lagi tenggelam seperti dermaga yang ada saat ini. Sesuai perhitungan, biaya yang dibutuhkan untuk mere-

vitalisasi ketiga dermaga itu sekitar Rp 5 hingga 7 miliar. ‘’DED-nya untuk dermaga di Kedisan, Terunyan Desa dan Kuburan sudah selesai. Tapi belum bisa dianggarkan. Kita sudah ajukan ke pusat, belum ada realisasi. Di daerah juga belum bisa dianggarkan,’’ terangnya. Arta menyampaikan, secara umum kondisi seluruh dermaga di Danau Batur sudah rusak. Dari empat dermaga yakni Kedisan, Terunyan Desa, Kuburan dan Toya

’’Pamadegan Palinggih’’ Dane Jro Kelodan dan Dane Jro Penyarikan Duuran Pura Tuluk Biyu Batur

Bali Post/ina

PAMADEGAN - Upacara Pamadegan, Padiksan lan Abiseka Palinggih Dane Jro Kelodan dan Dane Jro Penyarikan Duuran di Pura Tuluk Biyu Batur, Rabu (12/12) kemarin. Bangli (Bali Post) – Desa Pakraman Batur, Kintamani menggelar upacara Pamadegan, Padiksan lan Abiseka Palinggih Dane Jro Kelodan dan Dane Jro Penyarikan Duuran di Pura Tuluk Biyu Batur, Rabu (12/12) kemarin. Upacara ini dilaksanakan sebagai kelanjutan dari rangkaian upacara Nyanjan yang telah digelar September lalu. Dua orang krama Desa

Pakraman Batur yang dinobatkan sebagai Palinggih Dane Jro Kelodan dan Dane Jro Penyarikan Duuran Pura Tuluk Biyu Batur dalam upacara kemarin, yakni Komang Andre Ananta Putra dan I Made Sukartayasa. Baik Komang Andre maupun Made Sukartayasa yang kini masing-masing telah mabhiseka Palinggih Dane Jro Kelodan dan Dane Jro Penyarikan Duuran dan masuk dalam

Bangli (Bali Post) Berbagai upaya dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli untuk meningkatkan partisipasi dan kualitas pemilih, khususnya pemilih pemula. Selain melakukan sosialisasi melalui program KPU Goes To School, dalam meningkatkan partisipasi pemilih KPU Bangli kini mengadakan kursus kepemiluan. Ketua KPU Bangli, Putu Gede Pertama Pujawan, Rabu (12/12) kemarin, mengatakan kursus kepemiluan menyasar pelajar SMA yang berusia 17 tahun pada 17 April 2019. Kegiatan ini mulai dilaksanakan, Selasa (11/12) lalu, di SMAN 1 Kintamani. Kegiatan itu akan dilangsungkan hingga 14 Desember dengan menyasar lima sekolah di Bangli.

Dikatakannya, kursus kepemiluan merupakan program terobosan KPU RI sebagai upaya meningkatkan partisipasi dan kualitas pemilih. Pemilih pemula merupakan penduduk potensial yang dipilih pihaknya, dengan harapan untuk dapat menumbuhkan tunas baru calon penyelenggara pemilu di masa mendatang. Pengenalan tahapan serta pengetahuan dasar tentang pemilu menjadi pilihan materi utama dalam kursus kepemiluan. Selain dibekali pengetahuan, para peserta juga dites untuk mengetahui pemahaman terhadap materi yang disampaikan narasumber. ‘’Sehingga selesai mengikuti kursus kepemiluan, peserta bisa menggetoktularkan

informasi tahapan pemilu, sekaligus menjadi mitra dalam bersosialisasi kepada masyarakat,’’ jelasnya. Untuk melaksanakan kursus kepemiluan ini, KPU Bangli menghadirkan narasumber dari Jaringan Demokrasi Indonesia (Jadi) Provinsi Bali. Jadi merupakan organisasi berbadan hukum yang anggotanya merupakan mantan komisioner KPU kabupaten dan provinsi. Melalui kursus kepemiluan ini, pihaknya mengharapkan para peserta dapat menjadi relawan demokrasi di wilayah tempat tinggalnya masing-masing. ‘’Informasi kepemiluan serta makna demokrasi bisa dilanjutkan, sehingga demokrasi yang sudah baik bisa terus ditingkatkan lagi,’’ katanya. (kmb40)

Bangli (Bali Post) – Realisasi pendapatan daerah dari sektor pajak hingga akhir November sudah melampaui target. Dari target Rp 16,2 miliar lebih, Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Kabupaten Bangli berhasil merealisasikan Rp 19 miliar lebih. Sekretaris BKPAD Bangli Anak Agung Gde Trisnawijaya, Rabu (12/12) kemarin menjelaskan, dari 9 jenis pajak daerah yang ditangani pihaknya, 5 di antaranya sudah melampaui target per akhir November. Sementara 4 lainnya yakni pajak hiburan, pajak reklame, pajak air tanah dan pajak bumi bangunan perdesaan dan

perkotaan (PBB-P2), belum mencapai target. Untuk pajak hotel, pihaknya berhasil merealisasikan Rp 185 juta dari target Rp 120 juta. Sementara untuk pajak restoran, realisasinya Rp 2,2 miliar dari target Rp 1,4 miliar. Demikian juga dengan pajak penerangan jalan, dari target Rp 6 miliar, realisasinya Rp 6,4 miliar. Pajak parkir dari target Rp 3 juta, BKPAD berhasil merealisasikan Rp 7 juta. ‘’Untuk Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dari yang dibebankan Rp 4,1 miliar terealisasi Rp 6,5 miliar lebih,’’ imbuhnya. Soal 4 jenis pajak lainnya yang sampai saat ini belum

memenuhi target, pihaknya akan tetap mengupayakan agar bisa terpenuhi di akhir tahun. Dia menyebutkan, untuk pajak hiburan yang dibebankan Rp 5 juta, baru tercapai Rp 3 juta. Pajak reklame, baru tercapai Rp 209 juta dari target Rp 310 juta, pajak air tanah baru terealisasi Rp 202 juta lebih dari target Rp 300 juta dan pajak PBB-P2 baru Rp 3,1 miliar dari target Rp 4 miliar. Menurutnya, ada beberapa faktor yang mempengaruhi tidak tercapainya empat jenis pajak daerah itu, di antaranya pertumbuhan ekonomi dan faktor kesadaran masyarakat yang masih rendah terutama yang di perkotaan. Sampai saat ini masih cukup banyak masyarakat di perkotaan yang belum memahami manfaat membayar pajak. Pajak wajib dibayarkan setiap masyarakat untuk mendukung pembangunan daerah. Terkait hal itu ke depan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan pendekatan ke masyarakat. ‘’Mudah-mudahan di sisa akhir tahun ini, 4 target pajak itu bisa terpenuhi. Kita akan upayakan terus dengan jemput bola,’’ katanya. (kmb40)

Realisasi Pajak Lampaui Target

Anak Agung Gde Trisnawijaya


15

Kamis Paing, 13 Desember 2018

Demer Tak Mau Buru-buru Gelar Musdalub

DPK Bank di Bali

Tabungan Geser Deposito

Denpasar (Bali Post) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kontribusi Dana Pihak Ketiga (DPK) bank umum di Bali mulai mengalami pergeseran. Semula penyumbang DPK terbesar adalah deposito. Namun pada September 2017, deposito bank umum lebih kecil daripada tabungan yaitu Rp 30.181 miliar deposito dan Rp 40.149 miliar tabungan. Kemudian pada Desember 2017 jumlah deposito bank umum Rp 30.325 miliar, sedangkan tabungan Rp 41.606 miliar. Data terakhir September 2018, deposito bank umum Rp 31.228 miliar dan tabungan Rp 45.921 miliar.

Rochman Pamungkas Demikian disampaikan Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara Rochman Pamungkas, Selasa (11/12) malam. DPK bank umum per September 2018 Rp 93.569 miliar. DPK ini mengalami peningkatan 8,02 persen dengan peningkatan sebesar Rp 6.948 miliar. DPK dari tabungan meningkat 14,38 persen (yoy), deposito meningkat 3,47 persen dan giro meningkat 0,79 persen. ‘’Sekarang sudah bergeser. Dulu yang paling besar deposito tapi sekarang sudah bergeser diduduki tabungan,’’ ujarnya. Giro per September 2017 mencapai Rp 16.291 miliar dan September 2018 mencapai Rp 16.420 miliar. Sedangkan tabungan bank umum per September 2017 Rp 40.149 miliar dan September 2018

Rp 45.921 miliar. Deposito per September 2017 Rp 30.181 miliar dan September 2018 Rp 31.228 miliar. Kata Rochman, pergeseran ini menunjukkan pergeseran yang membaik. Karena suku bunga tabungan lebih rendah dari suku bunga deposito. Sehingga secara perhitungan cost of fund dari bank, trennya semakin menurun. ‘’Kalau semakin menurun, itu berarti nanti suku bunga kredit yang disalurkan kepada debitur tentunya lebih rendah dari sebelumnya,’’ bebernya. Sebaran penyaluran dananya masih dinikmati sebagian besar di Denpasar. ‘’Jadi penghimpunan dana tadi masih dominan dinikmati di Denpasar,’’ tandasnya. Wilayah sebaran kedua terbesar adalah Kabupaten Badung, mengingat aktivitas bisnis pariwisata banyak di sana. Sebelumnya BPD Bali mengatakan mengurangi deposito berbunga tinggi untuk melakukan efisiensi. Dengan demikian BPD Bali diharapkan mampu meningkatkan rasio intesitas bunga dan Net Interest Margin (NIM) sehingga meningkatkan laba. Begitu juga dengan Bank Danamon mengatakan hal yang sama. Bahwa Bank Danamon melepas dana-dana mahal termasuk deposito berbunga tinggi untuk menghasilkan biaya dana (cost of fund) yang lebih rendah. (kmb42)

Bali Post/wan

SAMPAH - Sejumlah pemulung mengumpulkan sampah plastik yang bisa dijual untuk didaur ulang di tumpukan sampah di depo sampah Kereneng. Foto ini diambil pukul 14.35 Wita, Rabu (12/12) kemarin.

WARUNG GLOBAL

Taman Pitbull Jangan Dibiarkan Mubazir

Pembangunan taman pitbull pada akhir tahun 2017 di Jembrana, terkesan mubazir. Lebih dari tiga bulan selesai dibangun, tidak pernah ada aktivitas di taman untuk para komunitas pencinta anjing pitbull tersebut. Padahal pembangunan taman pitbull itu sesuai dengan usulan dari komunitas pencinta anjing pitbull di Jembrana. Rencananya di taman tersebut akan digunakan sebagai tempat latihan dan pertemuan komunitas pencinta anjing pitbull. Belum dimanfaatkannya taman yang dibangun menggunakan anggaran daerah ini sangat disayangkan oleh masyarakat pendengar Radio Global 96,5 FM. Beberapa opini yang disampaikan dalam acara Warung Global, Rabu (12/12) kemarin, berharap dalam perencanaan penyusunan dan penggunaan anggaran daerah harus tepat guna dan bermanfaat bagi masyarakat banyak. Jika sudah mubazir seperti sekarang ini, pihak berwenang harus bertanggung jawab dengan memfungsikan taman ini menjadi sarana olahraga atau fasilitas umum. Apakah sebelum membangun taman pitbull tidak dikaji, direncanakan, diperhitungkan risiko dan semacamnya? Demikian Ketut Mursi di Denpasar. Jika tidak berfungsi sesuai tujuan awal, sangat disayangkan dana terbuang percuma yang mestinya bisa

Rawan Bencana ‘’Saya ingatkan, jangan sembarangan meningkatkan KDB pada KDTWK. Dulu dibuat seperti itu karena memang berbagai macam alasan, sebagai konservasi, daerah rawan bencana dan sebagainya. Tidak sembarangan analisis itu dibuat pada 1990-an oleh para ahli,’’ jelasnya. Oleh karena itu, lanjut Suryawan, revisi RTRWP jangan hanya mementingkan ego sektoral. Tidak semua daerah di Bali harus dibangun. Ada pula yang harus difungsikan sebagai daerah resapan. Dalam

one island, one management, daerah resapan atau konservasi dan tidak boleh dibangun mesti dibantu dengan hasil dari daerah yang dibangun. ‘’Kita jangan hanya berpikiran ekonomi saja. Kita harus berpikiran secara holistik, terintegrasi bahwa alam ini harus kita jaga untuk keselamatan, kesehatan kita semua,’’ tandasnya. Sementara itu, Ketua Pansus Revisi Perda RTRWP Bali I Ketut Kariyasa Adnyana mengatakan, penambahan KDB masih belum diputuskan. Namun, pihaknya mengakui konsep awal yang diajukan eksekutif di Pemprov Bali

memang demikian. Belum lagi ada usulan dari kepala daerah di Bali khususnya Bupati Buleleng untuk menambah KDB. Kendati hanya naik menjadi 20 persen pada kawasan konservasi. Usulan ini pun akan menjadi pertimbangan Pansus. ‘’Belum pasti, bisa nambah, bisa tetap. Ini kan masih belum ada keputusan. Nanti kita kaji lagi lebih rinci apa pertimbangan eksekutif minta sampai 40 persen. Kalau memang masuk akal, kemudian tidak merusak, dan tidak ada kepentingan tertentu, mungkin itu akan menjadi pertimbangan,’’ jelas politisi PDI-P ini. (kmb32)

Para Sulinggih Ia juga membeberkan garis besar isi setiap bab di hadapan para sulinggih, pemangku, tokoh adat, budayawan, ratusan bendesa, perbekel dan pimpinan daerah. Usai menjabarkan isi ranperda itu, Koster mengajak seluruh komponen memberikan masukan dengan berdiskusi. ‘’Silakan diskusikan. Asalkan kompak. Jangan gara-gara usulan kecil kita bertengkar. Masalah nama, mau desa adat atau pakraman. Diskusikan secara adat dan budaya. Karena saya butuh kekompakan, kegotongroyongan dan kebersamaan,’’ pintanya. Usai pemaparan itu, dilanjutkan dengan penyampaian tanggapan dari perwakilan

sulinggih, Ketua FKUB Bali, Ketua PHDI Bali, Ketua MUDP Bali, perwakilan budayawan, dan akademisi. Pada dasarnya mereka mendukung langkah Gubernur yang dengan cepat merumuskan Ranperda Desa Adat tersebut. Tanggapan itu juga mereka sampaikan melalui pembacaaan Deklarasi Samuan Tiga oleh Ketua MUDP Bali Jro Gde Suwena Putus Upadhesa didampingi perwakilan komponen masyarakat. Deklarasi itu menjabarkan tiga poin, yang intinya sepakat terhadap konsep, prinsip, dan substansi yang dituangkan dalam Ranperda tentang Desa Adat. Kemudian mengajak seluruh krama Bali bersama-sama berkomitmen penuh menyatukan pikiran, perkataan dan perbuatan, guna mendukung kebi-

jakan yang ditempuh Pemprov Bali guna menguatkan dan memajukan desa adat. Terakhir isi deklarasi itu, mendesak DPRD Bali untuk memprioritaskan pembahasan Ranperda tentang Desa Adat, serta sesegera mungkin mengesahkannya. Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta mengatakan, dalam materi ranperda tersebut masih ada beberapa hal yang perlu didiskusikan ulang. Proses pun menunggu kapan ranperda itu akan disampaikan Pemprov Bali ke dewan. ‘’Intinya kalau nanti sudah disampaikan di DPRD, baru kita bahas,’’ ucapnya. Parta menyampaikan bahwa pada prinsipnya DPRD mengapresiasi keinginan Gubernur Bali memperkuat desa adat. (kmb35)

dialokasikan untuk membiayai hal-hal yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Ia berharap pemimpin di Jembrana memfungsikan kembali taman ini atau dialihkan sebagai arena olahraga, sehingga lebih bermanfaat. Ayu di Petang juga sepakat dengan Mursi. Jika kembali ke tujuan awal taman ini dibuat untuk anjing pitbull, harus digunakan sebaikbaiknya. Kemudian untuk Pasar Candikusuma yang terbengkalai juga, pemerintah harus membantu para pedagang di pasar ikan tersebut mempromosikan dagangannya. Ia juga menekankan, setiap pembangunan, perencanaannya harus betul-betul matang. Sama halnya dengan pengopini sebelumnya. Meski-

pun bukan warga Jembrana, Putu Artha di Padangsambian melihat bahwa pemerintah hanya bisa membangun tetapi tidak bisa memelihara. Anggaran yang dikeluarkan pun tidak sedikit jadi terbuang-buang. Mestinya sebelum membangun, ada perencanaan yang matang. Juga harus dipikirkan apa manfaatnya bagi warga setempat. Kalau sudah begini, siapa yang mau disalahkan? Seringkali Bapak Presiden mengingatkan kepada para kepala daerah untuk berhatihati dalam menggunakan anggaran daerah, demikian Fera di Tabanan. Agar berfungsi, taman pitbull ini bisa digunakan untuk kandang ternak ayam, babi atau sapi, lebih berguna untuk masyarakat. (sikha)

Denpasar (Bali Post) Meskipun ada usulan agar segera digelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub), Plt. Ketua DPD Partai Golkar Bali Gde Sumarjaya Linggih rupanya tak mau buru-buru. Musdalub akan dilaksanakan pada saat yang dipandang tepat serta mempertimbangkan status dan kondisi hukum yang sedang dialami Ketut Sudikerta. Selain itu, upaya investigasi juga tengah dilakukan terhadap usulan maupun pendapat berbagai pihak yang mengatasnamakan struktur Partai Golkar. ‘’Saya bersikap Musdalub belum perlu untuk dilaksanakan dalam waktu segera, karena saya lebih memprioritaskan konsolidasi, soliditas, dan kerja keras untuk memenangkan Pilpres dan Pileg 2019,’’ ujar pria yang akrab disapa Demer ini dalam keterangan persnya, Rabu (12/12) kemarin. Demer menambahkan, pihaknya juga memberi kesempatan serta dukungan moral, simpati, empati dan doa yang tulus agar Sudikerta bisa mengatasi masalah hukumnya. Apabila Sudikerta bisa menyelesaikan masalah hukum yang dihadapi, Demer menjamin jabatan Ketua DPD Partai Golkar Bali akan dikembalikan seperti semula melalui pencabutan SK 362. ‘’Saya dengan tulus dan ikhlas menyerahkan kembali jabatan tersebut,’’ imbuh Ketua Korwil PP Wilayah Bali ini. Demer juga membantah saat ini terjadi kekosongan kepemimpinan di DPD Gol-

kar Bali. Dikatakan, proses penetapan Plt. oleh DPP Partai Golkar telah sesuai dengan mekanisme Partai Golkar. Dalam SK DPP 362 telah diamanatkan bahwa Plt. memiliki tugas, wewenang dan tanggung jawab yang sama dengan ketua definitif. Jika memang benar telah ada usulan Musdalub dari DPD kabupaten/kota, tentu ia akan memverifikasi dan investigasi terlebih dulu. Terutama menyangkut keabsahan dan kebenaran aspirasi tersebut yang mengatasnamakan struktur partai. Namun sampai saat ini, Demer mengaku belum menerima tembusan usulan itu. ‘’Sampai saat ini sudah ada beberapa ketua dan atau sekretaris yang konon sudah tanda tangan surat usulan tersebut, menolak dan menarik usulannya karena diberikan informasi dan pemahaman yang keliru terkait tugas, fungsi dan wewenang Plt. sesuai SK 362. Saya akan cek betul sampai struktur terbawah, apa usulan tersebut benar atas persetujuan struktur partai terbawah,’’ paparnya. Selanjutnya, kata Demer, hasil verifikasi dan investigasi akan dilaporkan dan dikonsultasikan kepada Ketua Umum dan DPP. Mengingat, musdalub tingkat provinsi harus mendapat persetujuan DPP. Berkenaan dengan hal tersebut, Demer mengajak dan mengimbau seluruh jajaran partai untuk tetap solid, ikut menjaga kondusivitas partai dan tetap melaksanakan kerja keras untuk memenangkan Pilpres dan Pileg 2019. (kmb32)

Hubungan Persahabatan

Selama ini berbagai kegiatan sudah dilakukan baik di Jepang maupun Indonesia. Di Bali dan NTB juga telah dilakukan pertukaran bidang seni dan budaya, olahraga dan sebagainya. Kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya hub ung a n p e rs a ha b a t a n Jepang dan Indonesia. ‘’Untuk itu kita harus mengapresiasi kerja keras dari pendahulu kita yang telah menjalin hubungan persahabatan ini,’’ katanya. Pada acara itu juga dilakukan promosi pariwisata Jepang melalui sajian sushi dengan beras yang dibawa langsung dari Jepang. Juga dilakukan pemotongan ikan tuna besar, upacara minum teh ala Jepang serta kue tradisional Jepang. Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ard-

hana Sukawati menyampaikan, perayaan ini tidak hanya bermakna penghormatan untuk Kaisar Jepang, juga untuk memantapkan hubungan Jepang Indonesia khususnya Bali. Perayaan tersebut, menurutnya, sangat spesial, karena bertepatan dengan peringatan hubungan diplomatik kedua negara yang sudah berlangsung selama 60 tahun. Hasilnya tidak hanya menjadi hubungan yang kokoh, namun terus berkembang semakin dalam. ‘’Jepang sudah memberikan berbagai bentuk bantuan mulai dari teknologi, peningkatan kualitas SDM sampai investasi besar. Menjadi tugas masyarakat dan pemerintah saat ini untuk menjaga hubungan baik tersebut, sehingga bermanfaat bagi masyarakat Bali,’’ ucapnya. (kmb23)

Gde Sumarjaya Linggih

Bali Post/dok

Pulau Jawa Menurutnya, kontribusi terbesar dalam pertumbuhan ekonomi masih berasal dari Pulau Jawa yang mencapai 5,7 persen. Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang tinggi, lanjutnya, terdapat sejumlah kondisi yang harus dijaga, seperti sektor riil, kebijakan moneter, APBN, serta neraca pembayaran. Sri Mulyani menyebut tingkat inflasi nasional cukup stabil dengan kondisi APBN

yang sangat baik. ‘’Angka kemiskinan turun hingga berada di bawah 10 persen. Tahun depan Presiden minta angka kemiskinan turun menjadi di bawah 9 persen,’’ tambahnya. Dari sektor belanja, ia menyebut negara juga cukup giat belanja dengan tingkat pertumbuhan sekitar 11 persen, lebih tinggi dari tahun lalu yang hanya 6,9 persen. Kondisi tersebut, menurutnya, juga didukung oleh defisit APBN sebesar 1,9 persen, lebih rendah dari perkiraan awal sebesar 2,2 persen. (ant)


balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost

Kamis Paing, 13 Desember 2018

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Alisson Selamatkan Liverpool London – Manajer Liverpool Jurgen Klopp melontarkan pujian setinggi langit terhadap penjaga gawang Alisson Becker usai menjadi pahlawan The Reds dalam laga melawan Napoli, Rabu (12/12) dini hari. Dalam laga ini, Liverpool harus menang 1-0 agar bisa lolos ke babak 16 besar. Liverpool pun memimpin 1-0 lewat gol Mohamed Salah di pertengahan babak pertama. Memasuki injury time, Napoli memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan sekaligus memastikan kelolosan. Sayang tembakan Arkadiusz Milik dari jarak dekat mampu dimentahkan dengan luar biasa oleh Alisson. Klopp pun menilai Alisson memang layak dihargai mahal karena penampilan impresifnya. Bahkan, Klopp berani membayar dua kali lipat dari biaya 65 juta euro yang dikeluarkan Liverpool untuk memboyong Alisson dari AS Roma musim panas kemarin. ‘’Kiper kami membuat penyelamatan musim ini. Saya tak tahu bagaimana dia melakukan penyelamatan itu. Terima kasih Tuhan kami memiliki dia,’’ ucap Klopp. ‘’Jika saya tahu betapa bagusnya dia, saya akan membayar dobel. Saya rasa tak ada seorang pun yang mengira ada penyelamatan di Klasemen Tim Paris SG Liverpool Napoli Red Star

Grup C Main 6 6 6 6

Gol 17:9 9:7 7:5 5:17

Poin 11 9 9 4

situasi tersebut. Itu gol, bukan?’’ tambahnya. Klopp tampaknya benar-benar berterima kasih kepada Alisson atas penyelamatan gemilang yang dia buat tersebut. Hal ini wajar karena langkah Liverpool hampir saja tersandung di saatsaat genting. Klopp pun menyebutnya sebagai penyelamat hidup. ‘’Penyelamatan yang dibuat Alisson membuat saya kehilangan kata-kata. Itu adalah penyelamat hidup malam ini,’’ tutur Klopp. ‘’Bukan hanya satu penyelamatan itu, dia melakukan banyak hal dan melakukannya dengan sangat tenang. Dia melakukan penyelamatan yang luar biasa, tak bisa dipercaya, saya tak pernah menyaksikan yang seperti itu,’’ tutupnya. Berkat kemenangan 1-0 di Anfield, Liverpool lolos ke babak 16 besar Liga Champions sebagai peringkat kedua Grup C mendampingi Paris Saint-Germain (PSG). (kmb33/afp)

Ahsan/Hendra Awali dengan Kekalahan Ahsan/Hendra justru tersusul dan kemudian disalip. ‘’Mungkin hari ini kami mainnya enggak keluar banget. Pertahanan lawan rapat, saat diserang balik, kami enggak siap. Di game kedua saat memimpin, lawan mengubah permainan kami yang awalnya banyak adu drive,’’ ucap Hendra usai pertandingan. Meski kalah di laga pertama, peluang Ahsan/ Hendra untuk lolos ke semifinal belum tertutup. Mereka masih akan memainkan dua pertandingan lagi di fase grup. Pada laga kedua, juara

dunia 2015 itu akan menghadapi Chen Hung-

ling/Wang Chi-lin. Sementara di laga terakhir, Ahsan/Hendra ditantang Liao Min-chun/Su Ching-heng. ‘’Penyisihan grup belum selesai, kami masih punya peluang, pokoknya harus berusaha dulu,’’ kata Ahsan. (kmb33/r)

Tim Silat Mengwi Juara Usia Dini Mangupura (Bali Post) Kontingen silat Kecamatan Mengwi keluar sebagai juara umum untuk kategori usia dini (SD) dalam kejuaraan silat PSPS Bakti Negara Piala Mangupura V/2018, di GOR Purna Krida, Keroboklan, Badung, Rabu (12/12) kemarin. Tim Mengwi mendulang 8 emas, 1 perak, dan 6 perunggu. Disusul Kuta Utara menyabet 7 emas, 4 perak, dan 6 perunggu, kemudian Kuta Selatan 4 emas, 4 perak, dan 7 perunggu, serta Petang 1 emas, 2 perak, dan 6 perunggu. Kedelapan emas Mengwi dipersembahkan Putu Deva Nugraha Putra dan Ni Nyoman Ayu Sarasita Dewi (A), I Komang Agus Deva Ari Putra (B), Putu Anggarini Jayanti (C), Komang Indira Cahya Wulandari (D), Luh Gede Diva Chandra Fibriyanti (E), Kadek Okta Dwi Sa-

putra (G), serta Ni Rai Putu Novianti (H). Sementara tujuh medali emas Kuta Utara dipersembahkan pesilat Nyoman Suwisma (c), Widnyana (D), Mada (E), Gusti Ngurah Arta Sedana dan Ayu Risma (F), Geri Aryadi dan Denita (bebas). Sementara empat keping emas Kuta Selatan dipersembahkan Ni Putu Chelsea Putri Dian Agustini (B), Putu Ayu Nindalia Putri Elisabeth (G), Galang Laksana (H), dan Maria Patrisia (I). Di sisi lain, pesilat Petang hanya kebagian sekeping emas melalui pesilatnya I Kadek Aldo Winata (I). Kontingen lainnya seperti Kuta mendapatkan 4 perak dan 7 perunggu, serta Abiansemal 4 perak dan 8 perunggu. Ketua Umum DPC PSPS Bakti Negara Badung Putu Sugiartha menyatakan babak final masih dilanjutkan Kamis (13/12) ini, untuk

Bali Post/ist

FINAL - Laga final kejuaraan pencak silat PSPS Bakti Negara Badung memperebutkan Piala Mangupura V/2018, di GOR Purna Krida, Kerobokan, Rabu (12/12) kemarin. kategori dewasa. Untuk hasil kategori remaja (kelahiran 2003), juara umum Kuta Utara (4 ems, 3 perak, 5 perunggu, disusul Kuta Selatan (3

emas, 3 perak, 5 perunggu), Kuta (3 emas, 1 perak, 3 perunggu), Abiansemal (2 emas, 4 perak, 4 perunggu), serta Mengwi (2 emas, 4 perak, 3 perunggu). (022)

Petinju Denpasar Sabet Dua Emas di Kejurnas Denpasar (Bali Post) Petinju Kota Denpasar yang mewakili Bali me nyabet dua keping emas pada Kejurnas Tinju di GOR Saburia, Lampung, yang berakhir Senin (10/12) lalu. Dua emas dipersembahkan Kornelis Kwangu Langu di kelas layang (49 kg) dan Julio Bria di kelas bantam (56 kg). Sementara medali perak diraih Krispinus Mariano W. di kelas layang ringan (46 kg), dan perunggu direbut Gregorius Gheda Dende di kelas welter ringan (64 kg). Dua petinju Denpasar yang belum berhasil membawa pulang medali adalah Jekry Riwu di kelas ringan (60 kg), dan Ferdinandus Seran di kelas terbang (52 kg). Pelatih Yulianus Leo Bunga, Rabu (12/12) kemarin menjelaskan, pihaknya mengevaluasi penampilan asuhannya yakni Krispinu EMAS - Petinju Kornelis Kwangu Langu (kanan) menyabet emas pada Kejurnas di Lampung.

Pernah Hampir Pensiun JORGE LORENZO mengaku nyaris pensiun sebelum bergabung dengan Honda Repsol. Masa depan Lorenzo sempat dipertanyakan di tengah masa sulitnya dengan Ducati. Pembalap Spanyol itu memperkuat Ducati pada 2017-2018. Namun, Lorenzo menjalani musim pertama yang berat setelah tak sekalipun memenangi balapan dan hanya tiga kali naik podium di musim pertamanya. Bursa pembalap MotoGP memanas ketika musim 2018 baru memasuki fase awal. Ketika itu Ducati telah memperlihatkan sinyal tidak ingin mempertahankan Lorenzo untuk musim depan. Alhasil, Lorenzo sempat dikait-kaitkan dengan Suzuki tetapi tidak terwujud usai pabrikan Jepang itu malah merekrut rookie Joan Mir. Kemudian, Lorenzo juga santer dihubungkan dengan kursi pembalap tim satelit SIC Yamaha. Hanya setelah Lorenzo meraih kemenangan perdana dengan Ducati di Mugello, kejutan tercipta. Lorenzo diumumkan akan bergabung dengan Honda Repsol, menggantikan Dani Pedrosa yang memutuskan pensiun sebagai pembalap MotoGP. Ketika masa depannya tidak pasti, Lorenzo mengaku frustrasi. Mengakhiri karier lebih dini sempat dipikirkan Lorenzo. ‘’Memang waktu yang gila. Aku hampir mengalami depresi kecil,’’ ujarnya. ‘’Ketika aku memikirkan kemungkinan tentang pensiun, di pikiranku aku semakin depresi. Sewajarnya ketika aku membayangkan masa pensiun, semestinya aku merasa bahagia dan lega karena aku tidak akan merasakan tekanan lagi dan aku tidak akan cedera lagi,’’ sambungnya. ‘’Tapi nyatanya aku tidak mengira ketika aku mulai merasakan kemungkinan pensiun aku malah merasa depresi, dan memang aku nyaris saja pensiun,’’ tutup juara dunia lima kali itu. (kmb33/afp)

BWF World Tour Finals

Guangzhou – Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menelan kekalahan di laga pertamanya di BWF World Tour Finals 2018. Mereka ditundukkan pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe. Memainkan laga pertama penyisihan Grup B di Tianhe Gymnasium, Rabu (12/12) kemarin, Ahsan/ Hendra harus mengakui keunggulan Endo/Watanabe dua set langsung dengan skor 4-21, 18-21. Kalah telak di game pertama, Ahsan/Hendra mencoba bangkit di game kedua. Sempat memimpin 16-13,

profil

dan Gregorius tampil kurang agresif di ronde ketiga sekaligus terakhir. ‘’Semestinya Krispinus dan Gregorius tetap gencar melabrak lawannya, dengan menghujamkan pukulan variatif, bukan malah kendur,’’ ujar Yulianus. Apalagi, justru wasit dan hakim mengamati pukulan petinju di ronde akhir, guna menentukan kemenangan. Pada bagian lain, Ketua Umum Pengkot Pertina Kota Denpasar Made Muliawa Arya mengakui atas hasil inil Bali menduduki peringkat ke-4 dari 24 Pengprov Pertina yang ambil bagian. Dikemukakan, jika dilihat dari penampilan di atas ring, Krispinus layak menang, sebab sejak ronde pertama, Krispinus menguasai jalannya pertandingan. Bahkan, beberapa pukulan Krispinus mendarat telak di wajah lawan, hingga lawan tersungkur dan mendapat hitungan. ‘’Berdasarkan penglihatan kasat mata, Krispinus layak unggul,’’ ungkap pria yang akrab disapa De Gadjah ini. (022)

REBUT BOLA - Kiper Liverpool Alisson Becker berebut bola dengan gelandang Napoli Kalidou Koulibaly saat keduanya bertemu di ajang Liga Champions, Rabu (12/12) kemarin


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Kamis 13 Desember 2018 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu