16 HALAMAN
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
NOMOR 26 TAHUN KE 71
Bali Post
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Ekonomi Bali Lesu
Aktivitas perekonomian Bali terkoreksi. Berbagai indikator ke arah itu bisa dicermati. Salah satunya dari turunnya penyaluran kredit perbankan. Bahkan, dana-dana yang semestinya bisa diakses pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) juga banyak tak terserap. Kondisi ini mestinya disikapi secara cermat dan cepat oleh pemerintah daerah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bali harus bergerak untuk menyelamatkan ekonomi kerakyatan. Pandangan ini dilontarkan akademisi Universitas Udayana Prof. Dr. I Wayan Ramantha, S.E., M.M., Ak., CPA. dan praktisi perbankan Dr. Gede Made Sadguna, Rabu (12/9) kemarin. Indikator kelesuan ekonomi ini mestinya segera diurai, jika Bali ingin menuju kemandirian krama Bali dalam ekonomi kerakyatan. ‘’Mencermati kondisi yang terrjadi saat ini, rasa fesimis memang terasakan. Namun, hal itu jangan membuat kita larut. Bali harus bergerak jika ingin mencapai target mandiri secara ekonomi dan energi,’’ ujar Dr. Sadguna. Ia mengatakan, saat ini penyaluran kredit perbankan lesu. Pelaku UKM tersendat dalam melakukan inovasi dan pengembangan usaha. ‘’Kelesuan pergerakan dunia usaha ini harus diatasi agar kredit kembali bergairah.
Tanpa langkah ke arah itu, tantangan menuju kemandirin menjadi terasa berat,’’ jelas tim ahli Gubernur Jawa Tengah ini. Ia juga mengatakan, kelesuan ini ditandai rendahnya serapan kredit dan turunnya daya beli. Bahkan, pertumbuhan UKM di Bali relatif stagnan. Atas realita itu, ia pun mendesak pemerintan daerah segera mencari terobosan cerdas termasuk dalam memberikan kemudahan atau fasilitas fiskal bagi pelaku UKM di Bali. ‘’Pemerintah daerah mestinya mengidentifikasi masalah UKM di Bali. Apa yang membuat mereka terkesan lesu bahkan takut berinvestasi? Pemberian fiskal atau fasilitas permodalan dengan bunga rendah menjadi hal penting yang bisa dilakukan,’’ sarannya. Selain itu, ia berharap Oto-
ritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan program terukur. OJK mestinya menargetkan bank-bank untuk merealisasikan kredit atau penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). ‘’Kebangkitan kegiatan dunia usaha akan menjadi penggerak perekonomian. Tanpa itu, Bali akan kesulitan keluar dari kelesuan ekonomi ini,’’ tegasnya. Sementara itu, Prof. Ramantha berharap pemerintah daerah juga mengedukasi warganya untuk bisa menyerap dana-dana pemerintah dengan bunga rendah. KUR ini harus bisa diakses krama Bali. Ini merupakan kredit murah yang dikeluarkan oleh bank komersial untuk semua daerah di Indonesia. Oleh karena itu, KUR harus dimanfaatkan dan diprioritaskan untuk UKM Bali untuk memajukan usahanya.
‘’Karena disalurkan oleh bank komersial, tentu bank akan menilai dan UKM yang layak menerima wajib memenuhi syarat yang ditetapkan (bankable),’’ jelasnya. Umumnya syaratnya terdiri dari 5 C yakni Caracter, karakter pengusaha harus baik. Capital, UMK harus memiliki modal sendiri sekitar 50% dan 50 persennya lagi KUR serta Colateral, jaminan/agunan juga diminta untuk KUR 25 juta ke atas. Syarat lainnya adalah Capacity, kapasitas usaha maupun kapasitas untuk membayar kembali kredit yang diberikan serta Condition of economic, kondisi ekonomi usaha. ‘’UMK Bali harus proaktif cari informasi KUR supaya kredit murah ini tidak dimanfaatkan oleh yang tidak berhak,’’ jelasnya. (044)
’’Mencermati kondisi yang terjadi saat ini, ’’UMK Bali harus pesimisme memang proaktif cari informasi terasakan. Namun, KUR supaya kredit hal itu jangan murah ini tidak membuat kita larut. dimanfaatkan oleh Bali harus bergerak yang tidak berhak.’’ jika ingin mencapai Prof. Ramantha target mandiri secara ekonomi dan energi.’’ Dr. Sadguna
Bali Salurkan KUR Rp 5,45 Triliun
KREDIT Usaha Rakyat (KUR) yang telah tersalurkan di Bali Rp 5,45 triliun. Jumlah ini tercatat per Juni 2018. Dari KUR yang disalurkan tersebut, rasio kredit bermasalahnya (NPL/non performing loan) sangat kecil yaitu 0,45 persen. Penyumbang NPL terbesar adalah real estate yakni 0,88 persen. Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali NTB dan NTT Hizbullah menyampaikan, NPL KUR terbesar dari sektor real estate sebesar 0,88 persen serta sektor transportasi, pergudangan dan komunikasi sebesar 0,64 persen. Lanjutnya, NPL KUR yang disalurkan perbankan di Bali pada semester I 2018 sebenarnya mengalami penurunan. NPL KUR per Juni 2018 ini rata-rata mencapai 0,45 persen atau lebih kecil dari posisi sama Juni 2017 yang mencapai 0,56 persen (yoy). Dari realisasi KUR Bali
hingga semester I 2018 tersebut 62,83 persen banyak terserap ke sektor perdagangan, 14,32 persen sektor pertanian dan 7,43 persen ke sektor industri pengolahan. Diharapkan bank terus berupaya meningkatan penyaluran KUR tahun 2018, sesuai target. ‘’Jangan sampai KUR tidak tersalurkan sesuai target, karena ini sangat disayangkan. Ini sama saja artinya masih banyak pelaku usaha dalam hal ini UMKM yang tidak mendapatkan modal lewat KUR,’’ cetus Hizbullah. Plt. Direktur Kredit Bank BPD Bali I.B. Setia Yasa sebelumnya mengatakan, realisasi KUR di BPD Bali sampai saat ini telah mencapai Rp 428,82 miliar atau telah mencapai 78 persen. ‘’Dari realisasi tersebut untuk KUR mikro mencapai Rp 18,99 miliar atau sudah terpenuhi 83 persen dan KUR kecil Rp 409,82 miliar atau mencapai 78 persen,’’ jelasnya. (kmb42)
Bocah Perempuan Ditinggal di Terminal BELLA, bocah perempuan berambut panjang, itu kini ‘’menginap’’ di Polsek Sukawati. Jangan buru-buru menduga bocah itu melakukan kejahatan. Tidak. Dia malah dirundung duka setelah ditinggalkan oleh ibunya di Terminal Batubulan. Polisi masih mencari alamat orangtuanya. Tidak banyak informasi yang diberikan oleh Bella kepada petugas. Dia hanya tahu bahwa dirinya dari Jember, Jawa Timur.
Baca Halaman 9
Koperasi Bisa ’’Back-up’’ UKM
KUR Nasional Juli 2018 :
Denpasar (Bali Post) Bali memiliki 4.832 koperasi. Sebanyak 4.302 di antaranya aktif. Total asetnya Rp 12,702 triliun lebih. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Bali I Gede Indra Dewa Putra, S.E., M.M. mengatakan, koperasi memiliki peran yang sangat besar dalam perekonomian daerah Bali. Utamanya dalam meningkatkan produk, serta mengatasi kesulitan anggotanya. Indra menambahkan, UKM selama ini kerap menghadapi kendala kekurangan modal. Koperasi berperan dalam memfasilitasi dan menekan kelemahan itu. Yakni menjadi salah satu alternatif pendanaan di samping dari lembaga keuangan mikro (LKM) lain, termasuk LPD dan Pegadaian. Menurut Indra, koperasi juga berperan dalam mem-
Bali :
78,185 miliar 3.015 miliar Dana Bergulir Debitur : Nasional : 79.809 7,3 triliun Orang Di Bali Mei 2018 : 467 miliar
Kepada : UKM & Koperasi
KopErasi : - Jumlah
- Volume usaha 4.832 unit 13,2 triliun - Anggota - Modal luar - Modal sendiri 1.082.659 orang 9,5 triliun 2,9 triliun
buka lapangan pekerjaan. Ada 1.543 manajer dan 21.799 karyawan yang kini terserap di koperasi. Rata-rata serapan tenaga kerja mencapai seribu hingga 1.500 orang per tahun. Ini berarti, keberadaan koperasi di Bali ikut menekan angka pengangguran. Kemudian dari sisi fungsi, koperasi tidak saja dibentuk untuk bisnis agar mendapatkan laba dan SHU, juga mengemban fungsi pendidikan dan pendampingan agar anggota merasakan manfaat berkoperasi. ‘’Sekarang banyak koperasi yang sudah menengah, besar itu, tidak saja mengejar keuntungan, tetapi fungsi pendidikan. Misalnya, hampir tiap bulan mengadakan pelatihanpelatihan seperti tata rias, masak, bengkel, dsb. Itu kan melatih anggota agar dia lebih produktif lagi,’’ paparnya. (kmb32)
Gusti Ngurah Askhara, Dirut Garuda Tangerang (Bali Post) – I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau yang akrab dipanggil Ari Askhara resmi menjabat sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. menggantikan Pahala N. Mansury. Askhara ditunjuk menjadi dirut tersebut berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di Kantor Garuda, Tangerang, Rabu (12/9) kemarin. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Direktur Utama PT Pelindo III (Persero) dan pernah menduduki kursi direktur di maskapai pelat merah tersebut sebagai Direktur Keuangan dan Risiko saat era Direktur Utama Arif Wibowo. Ari Askhara tercatat pernah mengisi jajaran direksi di sejumlah perusahaan sejak 2013 hingga 2018, yaitu Head of Natural Resources ANZ, kemudian sebagai Direktur Keuangan PT Pelindo III, kemudian Direktur Keuangan dan Risiko Garuda, lalu Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia PT Wijaya Karya Tbk. dan
terakhir pada 2018 sebagai Dirut PT Pelindo III. Usai penunjukan jadi dirut, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra bertekad menekan pengeluaran hingga 150 juta dolar AS hingga akhir 2018. ‘’Kami bertekad mengurangi biaya hingga akhir 2018, tidak besar tapi di bawah 100 juta dolar AS minimum. Akhir 2018 kami dapatkan lebih baik. Insya Allah bisa terjadi 150 juta dolar AS,’’ kata Askhara. Ia mengatakan upaya yang akan dilakukan adalah menutup ketidakefisienan, salah satunya dengan mengevaluasi rute-rute tidak menguntungkan. ‘’Kita menutup beberapa ketidakefisien, kalau bahasa anak zaman now kebocoran operasional. Untuk rute, sore ini langsung rapat direksi dilakukan sampai Jumat,’’ katanya. Selain itu, lanjutnya, dengan memperbaiki struktur biaya dengan menambah sejumlah saluran dan segmen pendapatan. ‘’Untuk menambah pendapatan, kita mem-
buat saluran baru. Struktur biaya kita lihat satu-satu produk kita, pelanggan kita cukup tersegmentasi tapi pelanggan kita satu tapi layanan hanya satu harus kita ubah dan perbaiki,’’ katanya. Askhara juga akan bekerja keras dengan melibatkan seluruh pegawai, serikat pekerja, pemangku kepentingan serta regulator serta berdiskusi dengan manajemen lama. ‘’Fokus kami, kepada transformasi, dari sisi layanan bagaimana membuat para pegawai bahagia dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan,’’ katanya. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menjelaskan alasan di balik banyaknya pergantian direktur utama di perusahaan BUMN adalah hal yang lumrah. ‘’Ya… biasa itu putaran saja,’’ kata Rini. Ia juga menjelaskan, pergantian direktur utama selalu melihat sesuai kebutuhan serta kemampuan dari individu sendiri. (ant)
Bali Post/ist
I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra
Gubernur Wayan Koster Sampaikan Ranperda APBD Perubahan 2018 pada Sidang Paripurna DPRD
SIDANG - Gubernur Bali Wayan Koster (dua kiri) didampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (kiri) saat sidang paripurna DPRD Bali, Rabu (12/9) kemarin.
GUBERNUR Bali Wayan Koster yang didampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Rabu (12/9) kemarin menyampaikan Ranperda tentang APBD Perubahan Tahun 2018 dalam sidang paripurna DPRD Bali. Sidang dipimpin Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama di ruang sidang utama Kantor DPRD Bali. Sidang juga dihadiri Sekda Dewa Made Indra beserta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali. Kata Gubernur Wayan Koster, Ranperda tentang Perubahan APBD Tahun 2018 sudah disusun berdasarkan pada Peraturan Menteri
Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah yang telah diubah beberapa kali hingga terakhir yaitu Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011. Ia juga menyampaikan gambaran umum tentang Rancangan APBD 2018 yang semula sebesar Rp 5,9 triliun lebih mendapatkan penambahan sebesar Rp 218 miliar sehingga menjadi sekitar Rp 6,2 triliun. Hal tersebut, menurutnya, karena ada perubahan target pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan asli daerah yang
sah. Sementara belanja daerah yang semula dianggarkan Rp 6,6 triliun berkurang sebesar Rp 68 miliar. Ia pun menambahkan defisit anggaran pada induk tahun 2018 yang mulanya Rp 683 miliar berkurang menjadi sekitar Rp 356 miliar. Sejalan dengan berkurangnya defisit anggaran, penerimaan pembiayaan daerah juga perlu disesuaikan, sehingga yang pada awalnya sebesar Rp 683 miliar menjadi Rp 452 miliar. ‘’Pengurangan ini mengacu kepada besaran Silpa yang tertuang dalam Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2017,’’ jelasnya. Di sisi lain, Koster
juga menambahkan, pengeluaran pembiayaan juga perlu disesuaikan dari yang semula tidak dianggarkan menjadi Rp 390 miliar. Orang nomor satu di Bali ini juga mengapresiasi segenap pihak yang telah ikut bekerja menyusun APBD Perubahan Tahun 2018. Selain itu, ia juga berharap agar legislatif dan eksekutif ke depan bisa berjalan beriringan demi membangun Bali. ‘’Bagaimanapun kita adalah mitra yang sama-sama dipilih oleh rakyat Bali. Saya harap ke depan kita bisa terus bekerja sama dan beriringan dalam hal mengabdi kepada masyarakat Bali,’’ tandasnya. (ad637)
DENPASAR
2
Defisit APBD-P 2018 Dirancang Turun
FIGUR Bumikan Pancasila PANCASILA sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) jangan diasingkan sebagai sebuah pengetahuan yang harus dipelajari. Tetapi, Pancasila harus dijadikan sebuah nilai yang digali di dalam diri anak bangsa yang diimplementasikan melalui tindakan-tindakan nyata. Seluruh warga negara Indonesia jangan sampai terpengaruh dengan bermacam-macam versi Pancasila yang hanya membuat keretakan. “Selama ini Pancasila dilihat sebagai sebuah benda. Kemudian diteropong dari arah utara, timur, barat, selatan. Jangan lakukan itu! Tapi refleksikan Pancasila sebagai nilai untuk mengukur tindakan kita, apakah sudah sesuai atau melenceng dari Pancasila itu sendiri,” tegas anggota DPR/MPR-RI I.G. Agung Putri Astrid Kartika saat menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bertajuk “Menjaga Taksu Bali” di Kampus Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar, belum lama ini. Wakil rakyat yang akrab disapa Gung Putri ini mengatakan, apabila Pancasila dianggap sebagai ilmu pengetahuan, maka akan cenderung membosankan dan generasi muda pada khususnya tidak akan tertarik untuk mendengarkannya. Implementasi Pancasila perlu dilakukan dengan menyesuaikan tema dengan isu terhangat yang berkembang di tengah masyarakat. “Kemarin waktu erupsi Gunung Agung kami singgung tema Pancasila dalam konteks penanganan bencana. Begitu seterusnya, menyesuaikan,” ujarnya. Gung Putri mengajak seluruh mahasiswa sebagai generasi muda bangsa agar turut membumikan Pancasila sebagai produk ideologi asli bangsa Indonesia. Sehingga apa yang menjadi cita-cita bangsa bisa berjalan dan tercapai sesuai dengan harapan founding father bangsa ini. Apalagi mahasiswa adalah agent of change yang menjadi garda terdepan setiap lini pembangunan bangsa, termasuk menjaga ideologi bangsa Indonesia. Ditegaskan, akhir-akhir ini banyak ditemui generasi muda yang tidak hafal isi dari Pancasila. Menurutnya, hal ini adalah salah satu ciri terjadi degradasi ideologi yang harus ditangani dengan cepat. Oleh karena itu, Pancasila dan nilai-niali yang terkandung di dalamnya harus dipahami dan dibumikan oleh para generasi muda sebagai aset bangsa. (win)
Anggaran Bencana Dirasionalisasi Hampir 50 Persen Denpasar (Bali Post) Postur Rancangan APBD Perubahan (RAPBD-P) 2018 diklaim lebih sehat jika dibandingkan dengan APBD Induk. Salah satunya tampak pada defisit yang dirancang turun hingga 42,06 persen. Defisit yang dipasang Rp 683,232 miliar pada APBD Induk 2018 diturunkan menjadi Rp 395,890 miliar dalam RAPBD-P 2018 atau berkurang Rp 287,341 miliar. “Defisitnya berkurang banyak. Jadi, APBDnya sekarang posturnya lebih bagus. Lebih memiliki kepastian untuk bisa dijalankan dalam waktu tiga bulan, Oktober, November, dan Desember,” ujar Gubernur Bali Wayan Koster seusai menyampaikan Ranperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2018 di DPRD Bali, Rabu (12/9) kemarin. Di hadapan dewan, Koster memaparkan pendapatan daerah dalam RAPBD-P 2018 bertambah sebesar Rp 218,909 miliar dari Rp 5,980 triliun pada APBD Induk menjadi Rp 6,199 triliun. Peningkatan ini karena ada perubahan target pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah. Sementara belanja daerah yang semula dianggarkan Rp 6,664 triliun dalam APBD Induk, berkurang sebesar Rp 68,431 miliar menjadi Rp 6,595 triliun dalam RAPBD-P 2018. Untuk penerimaan pembiayaan daerah juga dilakukan penyesuaian dari semula Rp 683,232 miliar menjadi Rp 452,311 miliar atau berkurang Rp 230,920 juta. “Pengurangan ini mengacu kepada besaran
Intensifkan Pendidikan Agama untuk Anak-anak Denpasar (Bali Post) Kasus beredarnya video porno yang dilakoni dua pelajar di Jembrana yang sempat viral di media sosial menjadi sebuah tamparan bagi semua pihak. Tidak saja orangtua, tetapi juga pihak sekolah. Anggota DPRD Bali Dapil Jembrana IGA Diah Werdhi Srikandi mengatakan, anak-anak perlu diberikan pendidikan agama yang lebih intensif. Dengan begitu, mereka akan memiliki moral yang baik serta mengerti mana yang baik dan tidak baik ataupun hal yang pantas dan tidak pantas dilakukan. ‘’Orangtua juga perlu mengawasi pergaulan anak-anaknya di luar. Bangun komunikasi yang intensif dengan anak. Di sekolah, peran guru sangat penting dalam memberikan pendidikan agama dan budi pekerti. Termasuk mengawasi anak didiknya dalam pergaulan dengan teman-teman di sekolah,’’ ujar Diah Werdhi Srikandi, Rabu (12/9) kemarin. Menurut Diah Werdhi Srikandi, remaja di usianya yang masih labil perlu di-
Bali Post/ist
IGA Diah Werdhi Srikandi berikan perhatian dengan cara halus dan pola komunikasi sesuai usia mereka. Terlebih dari pengamatannya, anak-anak yang dibentak atau diperlakukan kasar justru akan memberontak. Khusus untuk para remaja, anggota Komisi III ini berpesan agar mereka tidak menyia-nyiakan waktu di usia muda. Begitu juga agar menghindari pergaulan bebas, memiliki prinsip,
dan menjaga nama baik keluarga. ‘’Lakukan hal-hal positif yang bermanfaat untuk masa depan seperti bergabung dalam organisasi seni, kemahasiswaan, atau menambah skill dengan kursus-kursus,’’ jelas politisi PDI-P ini. Diah Werdhi Srikandi menambahkan, ketika mereka disibukkan dengan kegiatan positif, tentu tidak akan ada waktu untuk berpikir dan melakukan halhal negatif. Terkait video dua pelajar Jembrana yang viral, Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Bali dikatakan sudah turun tangan menangani masalah tersebut. Mengingat usia pelaku di video masih 16 tahun, pihaknya berharap agar yang bersangkutan bisa bebas dari hukuman. ‘’Diperlukan pendampingan untuk psikis si anak terutama yang perempuan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan karena tentunya si anak akan malu di lingkungannya. Belum lagi menjadi minder dan dicibir orang-orang di sekitarnya,’’ jelasnya. (kmb32)
Marak, Kejahatan Jalanan Menyasar WNA PERHELATAN IMF-World Bank Annual Meeting 2018 semakin dekat, tetapi upaya menekan terjadinya tindak kejahatan belum maksimal. Kasus tindak pidana yang dialami warga negara asing (WNA) masih saja terjadi. Di Kuta Utara, Luca Dario Bottacin (26) asal Swiss dikeroyok di Jalan Batu Bolong Desa Canggu, Kuta Utara, tepatnya di depan Old Man’s Restaurant, Kamis (23/8) lalu. Turis asal India Gaurav Singh dijambret di dekat Central Parkir Kuta, Sabtu (4/8) lalu. Kasus pengeroyokan yang dialami Luca baru bisa diungkap Sabtu (1/9) lalu. Sedangkan korban sudah kembali ke negaranya. “Kami mencoba menghubungi korban dan mencoba menunjukkan wajah yang diduga pelakunya. Korban
Topik :
Kamis Umanis, 13 September 2018
tidak berani memastikan itu pelakunya, karena tidak melihat langsung,” ujar Kapolsek Kuta Utara AKP Yohannes Nainggolan didampingi Kanitreskrim Iptu Andro, Rabu (12/9) kemarin. Akhirnya polisi nekat mengamankan dua orang diduga pelaku, Okta Viandri (28) dan Muhamad Irfan Dinil (22) asal Padang, Sumatera Barat, saat melayani pelanggannya di salon. Saat diinterogasi, kedua pelaku mengakui mengeroyok korban. Selanjutnya mereka ditahan di Mapolsek Kuta Utara. Sementara kasus pejambretan yang dialami Gaurav berhasil diungkap Tim Resmob Polresta Denpasar. Pelakunya Komang Ada Arjawa (26) ditangkap di tempat kosnya di Jalan Griya Anyar, Denpasar Selatan, Selasa (28/8) lalu.
“Karena melawan, terpaksa kaki pelaku ditembak oleh anggota kami,” ungkap Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan, Rabu kemarin. Pelaku yang berasal dari Karangasem ini mengaku beraksi bersama temannya, Agus Casper, yang kini masih diburu polisi. Dalam aksinya, tersangka Arjawa berperan sebagai pemetik, sedangkan Agus sebagai joki. Mengendarai sepeda motor Honda Scoopy, komplotan penjambret ini khusus menyasar warga asing yang berjalan-jalan di wilayah Kuta. “Korban dijambret saat menuju La Favela Bar. Kedua pelaku merampas Iphone yang dibawa korban dan langsung kabur,” kata Arta Ariawan. Berdasarkan hasil pengembangan kasus ini, kata Arta Ariawan, pelaku mengaku tujuh kali menjambret, yakni di dekat Simpang Siur Kuta, Jalan Popies II, Jalan Dewi Sri, Jalan Popies, Jalan Legian, simpang Jalan Sunset RoadImam Bonjol dan terakhir di Central Parkir Kuta. “Upaya pengejaran pelaku kejahatan jalanan terus kami lakukan. Kami juga mengimbau kepada masyarakat dan turis agar lebih waspada,” tegas mantan Kasatreskrim Polres Badung ini. (rah)
Bali Post/ist
MENYAMPAIKAN - Gubernur Bali Wayan Koster saat diwawancarai wartawan seusai menyampaikan Ranperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2018 di DPRD Bali, Rabu (12/9) kemarin. Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) yang tertuang dalam Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2017,” jelasnya. Koster menambahkan, RAPBD-P 2018 memuat pula pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 390 juta untuk penyertaan modal daerah di PT Askrida yang tidak dianggarkan sebelumnya. Berdasarkan perhitungan kedua komponen pembiayaan, didapat pembiayaan neto Rp 451,921 miliar yang akan diarahkan untuk menutupi defisit. RAPBD-P 2018 ini telah sesuai dengan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Perubahan PPAS Provinsi Bali Tahun Anggaran 2018 yang telah disetujui dan ditandatangani, Senin (10/9) lalu. Diwawancara terpisah, Ketua Pansus Ranperda APBD Perubahan 2018 I Ketut Kari-
yasa Adnyana mengatakan, ada penurunan belanja langsung dari Rp 1,931 triliun menjadi Rp 1,761 triliun atau 8,82 persen. Penyebab rasionalisasi belanja langsung yang terdiri dari belanja pegawai, belanja barang dan jasa, serta belanja modal ini akan menjadi pertanyaan dewan kepada eksekutif. “Pengurangan ini apakah karena regulasi, apakah karena memang perencanaannya yang tidak sesuai dengan perencanaan awal. Itu akan kita tanyakan karena ada tiga belanja,” ujarnya. Di struktur belanja tidak langsung, lanjut Kariyasa Adnyana, memang ada peningkatan dari Rp 4,732 triliun menjadi Rp 4,834 triliun atau 2,15 persen. Namun ada rasionalisasi pada belanja pegawai dari Rp 1,705 triliun menjadi Rp 1,669 triliun (2,07 persen), belanja bantuan keuangan
kepada provinsi/kabupaten/ kota dan pemerintah desa, dan partai politik dari Rp 671,153 miliar menjadi Rp 657,307 miliar (2,06 persen), serta belanja tidak terduga dari Rp 30,129 miliar menjadi Rp 15,074 miliar (49,97 persen). “Belanja tidak terduga itu kan kemarin untuk antisipasi bencana Gunung Agung sehingga cukup besar. Sekarang kita lihat Gunung Agung sudah mulai normal dan tahun berjalannya masih lagi sedikit, sehingga anggaran itu bisa dipergunakan untuk program lain. Pengurangannya hampir 50 persen, tapi nanti tetap kita perdalam lagi,” papar politisi PDI-P asal Busungbiu, Buleleng ini. Kariyasa Adnyana menambahkan, belanja bantuan keuangan yang berkurang sebetulnya digeser untuk belanja hibah pada belanja tidak
langsung. Itu sebabnya ada peningkatan belanja hibah dari Rp 1,183 triliun menjadi Rp 1,219 triliun (3,05 persen). Hibah antara lain dialokasikan untuk pembangunan pura, KONI, PMI, dan KPU. Secara umum, pihaknya sepakat postur RAPBD-P 2018 lebih sehat lantaran cukup realistis dari segi kebutuhan. “Kemudian, hal-hal yang tidak bersifat produktif seperti penganggaran yang terlalu berlebihan, sekarang sudah mendekati realita yang ada. Programprogram itu kan harus tepat sasaran, jangan sampai peruntukannya tidak jelas,” tegasnya. (kmb32) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
Diduga Korupsi Rp 95,7 Juta
Ketua Kelompok Tani Dituntut 1,5 Tahun Penjara
Denpasar (Bali Post) Ketua Kelompok Tani Ternak Sari Biji, Banjar Dinas Penulisan, Desa Tunjung, Kubutambahan, Buleleng, Ketut Kardita, dituntut pidana penjara selama satu tahun enam bulan (1,5 tahun) dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (12/9) kemarin. JPU Fajar Alamsyah Malo dkk. di hadapan majelis hakim pimpinan Angeliky Handayani Day menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 3 jo Pasal 18 ayat 1 huruf a dan b ayat 2 dan ayat 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor, sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP dalam dakwaan subsider. Selain menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 1,5 tahun, JPU dari Kejari Buleleng ini juga menuntut supaya terdakwa yang didampingi penasehat hukumnya Edy Hartaka dkk. membayar uang pengganti Rp 50 juta subsider lima bulan kurungan. ‘’Membebankan kepada terdakwa I Ketut Kardita membayar uang pengganti sebesar Rp 95,7 juta. Jika terdakwa tidak membayar uang pengganti selama satu bulan setelah memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh jaksa untuk
Bali Post/kmb37
BERKOORDINASI - Ketut Kardita berkoordinasi dengan kuasa hukumnya, Edy Hartaka. dilelang. Jika harta bendanya tidak cukup, maka diganti dengan pidana penjara selama sembilan bulan,’’ tegas jaksa. Atas tuntutan itu, Edy Hartaka dkk. akan mengajukan pledoi secara tertulis. Edy Hartaka meminta waktu sepekan hingga dua pekan untuk mempersiapkan pledoi. Hanya saja majelis hakim meminta supaya waktunya dipercepat dengan berbagai alasan. Akhirnya hakim memberikan waktu dua hari kepada Edy Hartaka untuk membuat pembelaan. Karena itu permintaan hakim, tim kuasa hukum akhirnya menyatakan siap. Sebelumnya JPU Kadek Adi Pramartha dkk. di hadapan
majelis hakim pimpinan Angeliky Handayani Day menguraikan peristiwa yang dilakukan terdakwa hingga mengakibatkan kerugian keuangan negara mencapai Rp 95,7 juta. Dijelaskan, awalnya terdakwa selaku ketua kelompok tani mengajukan kredit Ketahanan Pangan dan Energi di Bank BRI Cabang Singaraja dengan menggunakan rencana definitif kebutuhan kelompok tani. Namun di antara kelompok tani itu, nama-namanya justru banyak yang masuk di luar kelompok tani. Begitu juga saat mengajukan kredit di BPD Bali. Parahnya, terdakwa yang mendapatkan kredit tidak menggunakannya sesuai
dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Justru perbuatan terdakwa bertentangan dengan UU RI Nomor 17 Tahun 2003 tanggal 5 April 2003 tentang Keuangan Negara dan peraturan lainnya, seperti Peraturan Menteri Keuangan dan lain sebagainya. Perbuatan terdakwa sebagaimana disampaikan jaksa juga bertentangan dengan pedoman pelaksaan kredit Ketahanan Pangan dan Energi, serta melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain, atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara hingga Rp 95.718.310. (kmb37)
Terlibat Penganiayaan, Anggota Ormas Diborgol seperti Teroris
Bali Post/ist
DIBORGOL - Tersangka KT dibogol seperti teroris dan ditahan di Polsek Kuta Utara.
KASUS penganiayaan terjadi di depan pintu masuk Restaurant La Brisa di Jalan Pura Batu Mejan, Kuta Utara, Badung, Selasa (11/9) lalu. Anggota ormas berinisial KT memukul juru parkir I Kadek Indra Merta (31). Saat itu juga pelaku ditangkap, kaki dan tangannya diborgol seperti teroris. Informasi yang diperoleh, Rabu (12/9) kemarin pukul 18.00 Wita, korban asal Buleleng ini ada di TKP sedang menunjukkan tempat parkir kepada tamu Restaurant La Brisa. Tibatiba datang pelaku lalu menendang pelang parkir milik restoran tersebut. Tak hanya itu, pelaku yang tubuhnya penuh tato ini memukul korban dan men-
genai bagian leher. “Setelah itu pelaku pergi. Tapi, beberapa menit kemudian balik lagi. Pelaku menyuruh korban lapor sama bosnya,” ujar sumber. Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Kuta Utara. Beberapa menit kemudian datang polisi dan langsung menangkap pelaku di TKP. Petugas lalu memasang borgol pada tangan dan kaki pelaku. “Motifnya, pelaku kesal karena macet,” tegas sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta membenarkan adanya penangkapan anggota ormas tersebut. “Kasus tersebut ditangani Polsek Kuta Utara,” tegasnya. (rah)
Kamis Umanis, 13 September 2018
BADUNG
3
’’Underpass’’ Simpang Tugu Ngurah Rai Di-’’pelaspas’’
’’Open Traffic’’ Tunggu Keputusan Pusat
Bali Post/edi
MELASPAS - Prosesi ‘’melaspas’’ Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai yang digelar Rabu (12/9) kemarin.
Mangupura (Bali Post) Menandai tuntasnya pembangunan underpass Simpang Tugu Ngurah Rai, secara adat Bali digelar upacara melaspas lan macaru panca sanak madurgha, Rabu (12/9) kemarin. Meski peresmiannya dan open traffic belum dilakukan, underpass kedua di Bali ini sudah bisa digunakan masyarakat. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII Nyoman Yasmara menerangkan, untuk pengerjaan fisik sudah selesai dilakukan. Bahkan sudah dilaksanakan uji coba dan survei. Dari hasil survei, ada beberapa perbaikan minor yang harus dilakukan, seperti marka jalan di beberapa titik yang masih belum sesuai. ‘’Terkait revisi minor seperti perbaikan marka, sudah dilakukan perbaikan. Untuk marka ini kami sudah mengi-
kuti rekomendasi Balai Transportasi Darat dan kepolisian,’’ terangnya. Terkait open traffic, kata Yasmara, saat ini masih menunggu informasi dari pemerintah pusat. Kemungkinan open traffic dilaksanakan setelah underpass diresmikan atau bisa juga mendahului peresmian. ‘’Kami masih menunggu informasi. Kami berharap agar lebih cepat, karena masyarakat sudah menunggu-nunggu kapan bisa dipergunakan secara berkelanjutan,’’ ujarnya. Guna mempermudah pengawasan di sekitar underpass, pihaknya akan memasang CCTV di delapan titik. Soal pemeliharaan, masih menjadi tanggung jawab pelaksana selama dua tahun ke depan. Dari segi kekuatan konstruksi, underpass ini mampu bertahan hingga ratusan tahun. Sementara itu, Dirlantas Polda Bali Kombes Pol. A.A.
Made Sudana mengatakan, underpass ini akan menjadi solusi dalam mengurai kemacetan di kawasan setempat. Meski demikian, di kawasan tersebut tetap perlu rekayasa lalu lintas guna menghindari kemacetan di lokasi lain. ‘’Jika terjadi kemacetan di tempat lain akibat buangan kendaraan dari underpass, maka akan dilakukan kajian. Jadi, meski underpass ini sudah selesai, tetapi masih perlu rekayasa-rekayasa. Bukan berarti sudah dibangun berarti sudah selesai,’’ tegasnya. Dia mengungkapkan, kemacetan yang sering terjadi di simpang Nakula dan Sunset Road akan bisa terpecahkan dengan dioperasikannya underpass Simpang Tugu Ngurah Rai. ‘’Yang dipikirkan ke depannya adalah simpang Benoa Square, perempatan Pesanggaran dan perempatan Ahmad Yani, Gatot Subroto Barat,’’ imbuhnya. (kmb23)
MICE Mampu Tingkatkan Daya Saing Kepariwisataan Indonesia
Mangupura (Bali Post) -
Dalam waktu dekat, di Bali akan digelar perhelatan IMF-WB Annual Meeting. Seperti diketahui, delegasi pada event ini merupakan business tourist yang dalam membelanjakan uangnya bisa jauh lebih besar dibandingkan leisure tourist. Ini akan meningkatkan devisa sektor pariwisata, sekaligus meningkatkan daya saing kepariwisataan Indonesia. Demikian diungkapkan Asisten Deputi Pengembangan Wisata Alam dan Buatan Kemenpar RI Alexander Reyaan dalam Workshop Percepatan Pengembangan Wisata MICE, Rabu (12/9) kemarin, di Nusa Dua. Dia menjelaskan, dari data ICCA 2012, business tourist membelanjakan uangnya hingga tujuh kali lipat dibandingkan dengan leisure tourist. Sementaradari Data Travel Trend Report UNWTO, di tahun 2016, total perjalanan wisata di dunia mencapai 1,235 miliar orang yang 24 persen atau 296,4 juta orang di antaranya adalah business traveller yang melakukan kegiatan meeting, incentive, convention and exhibition (MICE). Demikian juga data dari World Travel & Tourism Council (WTTC) yang menyebut-
kan pada 2017 total business traveler spending di Indonesia mencapai 24,8 persen dari total spending wisman yang berkunjung ke Indonesia. Ini diperkirakan akan mengalami pertumbuhan sebesar tujuh persen pada tahun 2028. Seperti diketahui, target pemerintah Indonesia untuk kunjungan jumlah wisman sebesar 20 juta orang dan 275 juta wisatawan domestik pada tahun 2019. Ini tentu menjadi tantangan Kemenpar untuk melakukan percepatan strategi pencapaian target tersebut. Sebagai portofolio produk
pariwisata Indonesia tahun 2015-2019, wisata MICE dan event ditargetkan sebesar 60 persen dari lima persen jenis wisata buatan. ‘’Target tersebut tidak hanya pada jumlah wisman, tetapi juga pada besarnya spending dari wisman,’’ katanya. Namun, diakuinya, sampai saat ini Indonesia belum pernah melakukan penghitungan spending wisatawan MICE secara khusus. Akibatnya, kebijakan pariwisata yang diterapkan masih cenderung mengarah pada potensi wisata leisure. Sementara itu, Ketua Tim
Percepatan Pengembangan MICE Kemenpar Hosea Andreas Runkat menambahkan, selama ini antara pemerintah dan industri tidak ada sinkronisasi terkait pencatatan data MICE. Untuk itu ke depan diharapkan antara pemerintah dan industri bisa sejalan. Pihaknya berharap hasil workshop ini bisa dijadikan sebagai pijakan pembuatan kebijakan pariwisata yang lebih memajukan industri MICE dan kontribusi pariwisata pada perekonomian Indonesia. Melalui ini, Kemenpar ingin mempelopori penghitungan dampak ekonomi dan kontribusi pertemuan IMF-WB sebagai event MICE dalam meningkatkan pendapatan devisa sektor pariwisata Indonesia. Selain itu, diharapkan dapat memberikan gambaran awal tentang potensi kegiatan MICE bagi pendapatan negara. (kmb23)
Bali Post/edi
MICE - Alexander Reyaan (kanan) bersama Hosea Andreas Runkat di sela-sela workshop percepatan pengembangan wisata MICE.
Pertemuan LPSK Se-Asia Tenggara
Bahas Penanganan Korban Terorisme
HADIRI PERAYAAN HUT - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat menghadiri perayaan HUT ke-43 ST Dharma Sari, Banjar Muluk Babi Desa Sangeh, Selasa (11/9).
Bupati Giri Prasta Hadiri HUT Ke-43 ST Dharma Sari
BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta, Selasa (11/9) menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-43 ST Dharma Sari, Banjar Muluk Babi Desa Sangeh. Diacara tersebut Giri Prasta didampingi Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan I Bagus Alit Sucipta, anggota DPRD Badung Ida Bagus Made Sunartha, Camat Abiansemal I G.N. Suryajaya dan Perbekel Desa Sangeh I Made Werdiana. Ketua Panitia Ida Bagus Dwi Richi Putra dalam kesempatan ini mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak Bupati bersama undangan lainnya. ‘’Mohon izin kami melaporkan serangkaian HUT kami. Sejumlah kegiatan telah dilakukan, seperti sembahyang bersama, mengadakan kegiatan lomba, jalan santai di lingkungan Banjar Muluk Babi sambil melakukan kegiatan bersih-bersih dengan memungut sampah-sampah plastik dan berhasil mengumpulkan sampah plastik hingga 40 kg,’’ ujarnya. Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya berterima
kasih kepada sejumlah pihak, karena telah membantu terlaksananya kegiatan HUT ini, seperti Pemerintah Kabupaten Badung, anggota DPRD Badung Ida Bagus Made Sunartha, Perbekel Desa Sangeh, Bank Sangeh, LPD Desa Sangeh dan pihak lainnya. ‘’Kami ucapakan terima kasih kepada Ida Bagus Made Sunartha selaku DPRD Badung dan Perbekel Desa Sangeh. Kami ucapkan terima kasih juga kepada Klian Dinas dan masyarakat, orangtua kami yang sudah selalu mendukung semua kegiatan ST Dharma Sari,’’ ungkapnya. Perbekel Sangeh I Made Werdiana dalam kesempatan tersebut mengucapkan dirgahayu ST Dharma Sari. ‘’Semoga sukses dan jaya selalu. Saya selaku Perbekel akan selalu mendukung sepenuhnya kegiatan-kegiatan pemuda di Desa Sangeh yang bersifat positif. Apalagi untuk bersatu membangun desa dan bersama-sama turut serta menjaga kebersihan lingkungan,’’ katanya. Sementara itu, Bupati Ba-
dung I Nyoman Giri Prasta memberikan apresiasi kepada ST Dharma Sari. Dia mengaku bangga karena ST Dharma Sari telah melakukan hal positif yang bermanfaat bagi masyarakat seperti kegiatan bersih-bersih lingkungan dan pagelaran Cak kolosal. ‘’Kami harapkan yowana Badung terus melakukan inovasi, kegiatan yang kreatif di wilayah sendiri, dan pemerintah siap membantu. Kami ingin kemiskinan di Kabupaten Badung bisa nol persen. Kami harapkan potensi yang ada di Desa Sangeh diberdayakan. Yang kecil-kecil di tingkat desa laksanakan. Yang besar, biarkan pemerintah yang melaksanakan, sehingga tahun 2020 sudah tuntas jadi desa wisata,’’ terangnya. Dalam kesempatan tersebut Pemkab Badung memberikan bantuan sebesar Rp 20 juta, Bupati secara pribadi Rp 5 juta, I Bagus Alit Sucipta sebesar Rp 5 juta dan anggota DPRD Badung Ida Bagus Sunartha sebesar Rp 5 juta. (ad632)
Mangupura (Bali Post) Terorisme dan pelayanan terhadap para korbannya tidak bisa ditangani satu negara saja, karena merupakan kejahatan lintas negara. Untuk itu, Rabu (12/9) kemarin digelar pertemuan antarinstitusi perlindungan saksi dan korban se-Asia Tenggara yang ke-3 di Kuta, Badung. Kegiatan ini diprakarsai Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) RI. Dari pertemuan ini, LPSK berharap tersusunnya SOP jaringan kerja sama perlindungan saksi dan korban di negara-negara kawasan Asia Tenggara. Selain itu, diharapkan rencana kerja dua tahunan khususnya yang fokus terkait layanan terhadap korban tindak pidana terorisme, bisa dirumuskan. ‘’Sejak tahun 2014, institusi penanggung jawab aktivitas perlindungan saksi dan korban negara-negara di kawasan Asia Tenggara bersepakat membentuk forum kerja sama dalam wadah jaringan lembaga perlindungan saksi se-Asia Tenggara,’’ kata Ketua LPSK Abdul Haris Se-
mendawai. Dia menambahkan, negara-negara yang tergabung dalam ASEAN Meeting Group itu secara bersama mengadakan pertemuan setiap tahunnya. Tujuannya, membahas berbagai isu yang menonjol terkait aksi dan program perlindungan serta pemenuhan hak-hak saksi dan korban tindak pidana. Tahun ini pertemuan difokuskan pada tema kerja sama antarnegara dalam penanganan korban tindak pidana terorisme. ‘’Tema ini dipilih karena terorisme saat ini dan ke depan menjadi isu penting. Tidak hanya terjadi di negara tertentu, namun dimungkinkan juga terjadi di negara di kawasan Asia Tenggara,’’ ujarnya. Selain itu, Indonesia merupakan negara yang memiliki sejarah menghadapi terorisme. Beberapa kali serangan teroris terjadi, salah satunya di Bali. Belajar dari beberapa pengalaman tersebut, Indonesia menyiapkan aturan dan lembaga untuk membantu korban terorisme. LPSK memiliki pengala-
Bali Post/rah
CENDERAMATA - Kapolda Bali Irjen Pol. Golose menyerahkan cenderamata kepada Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai.
man dalam membantu saksi dan korban terorisme di Indonesia. Perhatian pemerintah terhadap korban terorisme semakin kuat dengan disahkannya UU No. 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme yang merupakan revisi UU sebelumnya. Beberapa poin krusial dalam UU terbaru yang dianggap sebagai langkah maju, yaitu terbukanya peluang bagi korban terorisme pada masa lalu untuk mengajukan kompensasi. Menurut Semendawai, tahun ini pihaknya mem-
berikan tiga ribu layanan kepada dua ribu korban. ‘’Ini penting disuarakan dan harus didukung semua lembaga. Di dalam negeri kami bekerja sama dengan BNPT, begitu juga kerja sama antarnegara,’’ ungkapnya. Sementara itu, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose dalam sambutannya mengatakan, perlindungan terhadap saksi dan korban terorisme sangatlah penting. Dia pun berharap penanganan ke depan dan kerja sama antarlembaga bisa lebih maksimal. (kmb36)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Kamis Umanis, 13 September 2018
Peda XXVI Petani-Nelayan 2018 Ditutup Prof. Dr. Dra. Relin D.E., M.Ag. Dikukuhkan Jadi Guru Besar IHDN Denpasar Denpasar Sukses Jadi Tuan Rumah, Tabanan Juara Umum REKTOR Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si. mengukuhkan guru besar yang kesembilan di lingkungan IHDN Denpasar, Rabu (12/9) kemarin. Dia adalah ahli filsafat yang juga Direktur Pascasarjana IHDN Denpasar Prof. Dr. Dra. Relin D.E., M.Ag. Acara tersebut dihadiri Ketua PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, para sulinggih, pemangku, perwakilan keraton, dan undangan lainnya. Wanita kelahiran Muncar, Banyuwangi itu sudah banyak menghasilkan karya tulis. Saat pengukuhan guru besar kemarin, ada dua buku andalan yang dibawa, termasuk orasi ilmiahnya yang berjudul ‘’Filosofi Hidup Manusia Jawa dalam Era Reformasi’’ dan ‘’Filosofi Ruwatan Dalam Era Modernisasi pada Masyarakat Jawa’’. Rektor IHDN Prof. Sudiana mengatakan, guru besar yang dikukuhkan kemarin adalah guru besar bidang filsafat. ‘’IHDN sangat berkepentingan dengan guru besar ini dalam rangka meningkatkan kualitas pengajaran,’’ jelas Prof. Sudiana. Ia berharap dengan bertambahnya guru besar ini, IHDN mampu meningkatkan bidang keilmuan. Selain itu supaya masyarakat lebih mencintai IHDN karena dengan SDM yang andal, IHDN akan mampu menghasilkan karya-karya tulis yang bermanfaat bagi masyarakat. Sehingga IHDN tidak hanya berbicara soal agama, tentang ilmu religius, tetapi ke depan juga berbicara masalah keduniawian seperti masalah filsafat, ekonomi dan begitu juga pariwisata. Dengan dikukuhkannya guru besar ini, Prof. Sudiana yang suami Prof. Relin D.E., M.Ag. ini juga berharap bahwa guru besar tersebut mampu meningkatkan diri dalam berkarya. Misalnya membuat jurnal, menulis buku, membimbing para dosen muda, mahasiswa, dan lebih aktif terjun ke masyarakat untuk menyosialisasikan ilmu tentang
GURU BESAR - Rektor IHDN Denpasar Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si. mengukuhkan guru besar, yang juga istrinya, Prof. Dr. Dra. Relin D.E., M.Ag., kemarin. filsafat dan agama. Sementara itu, Prof. Dr. Dra. Relin D.E., M.Ag. menyampaikan bahwa dari disertasi dan tulisan yang dibuat, pihaknya ingin membangkitkan kembali budaya Jawa karena sarat dengan filsafat orang Jawa. Mereka harus sadar apa yang mereka miliki. ‘’Namun saya melihat adanya pergeseran nilai budaya itu, yang kadang dianggap oleh orang kuno dan dinilai tidak relevan dengan kehidupan masyarakat dunia. Tapi sebaliknya budaya Jawa yang saya rangkum, bahwa itu hanyalah sebagian kecil saja. Budaya Jawa yang dianggap kuno, namun saat ini saya yakin masih eksis,’’ kata Prof. Relin D.E. Dijelaskan, aksara Jawa juga mengandung nilai filosofi. Kehidupan manusia Jawa, baik dari pertemuan, pernikahan, membuat nama, hingga meninggal semua menggunakan aksara Jawa. ‘’Jangan diremehkan aksara Jawa. Karena itu berpengaruh pada siklus kehidupan. Contoh, banyak yang menikah langsung meninggal dan lain sebagainya. Mereka tidak sadar bahwa itu juga dipengaruhi aksara Jawa. Itu tidak dilihat dari kesakralan aksara Jawa. Begitu juga ungkapan
Jawa,’’ tegasnya. Nilai paling filosofis adalah serat untuk membangun generasi muda mencintai budayanya sendiri. Mereka supaya mencinta budaya Bali, Jawa, Lombok, Kalimantan dan lainya. ‘’Identitas orang jangan dihilangkan. Jangan kebalik di zawam now atau di zaman modernisasi menjadikan Barat sebagai sentral budaya. Marilah budaya kita dijadikan budaya yang adiluhung,’’ ajak Prof. Relin. Soal filsafat itu adalah hakikat. Tujuan hidup itu apa. ‘’Kadang ada yang sembahyang rajin, namun tetap mereka galau. Ya… karena mereka kurang memahami hakikat hidup itu apa,’’ tegasnya. Karena itu, kalau dikaitkan dalam tubuh manusia itu ada aksara. Kalau di Bali ada 18, di Jawa ada 20 aksara. Itu sumbernya dari sana. Oleh karena itu, harus bisa dipadukan aksara yang ada dalam tubuh dengan aksara yang dipelajari sehari-hari. ‘’Setiap aksara mengandung nilai filosofis. Jika pengen sakti, ya… harus pelajari aksara,’’ tegasnya. Dengan dikukuhkan sebagai guru besar, dia berharap mahasiswa memahami hakikat dan sastra Hindu itu. (ad634)
Prihatin Kapal Terombang-ambing Lebih dari Tiga Jam untuk Parkir
Senator Wedakarna Minta ASDP Segera Ajukan Anggaran Dermaga Tambahan dan ”Break Water’’ ANGGOTA DPD-RI utusan Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III akhirnya merealisasikan harapan masyarakat Karangasem, khususnya di Padangbai dan Tanah Ampo, agar fasilitas pembangunan pelabuhan di Karangasem tidak tertinggal jauh. Hal ini terekam dalam pertemuan DPD-RI utusan Bali yang diadakan di Kantor Bupati Karangasem yang dihadiri oleh sejumlah komponen terkait tentang pelabuhan, baik di Tanah Ampo maupun Padangbai, di antaranya Asisten Pemkab, KSOP Padangbai, ASDP Padangbai, Dinas Perhubungan, Kementerian PU, Dinas Pertim, Dinas Pariwisata dan pejabat otoritas pelabuhan. Dalam pertemuan tersebut, mengemuka sejumlah hal yang menjadi perhatian dari Senator Arya Wedakarna yakni bagaimana agar pelayanan publik terkait dengan penyeberangan melalui Pelabuhan Padangbai (rute Nusa Penida dan Lombok) atau melalui pelabuhan rakyat (pelra) dengan rute Gili Trawangan, NTB menjadi lebih maksimal. ‘’Beberapa bulan lalu saya sempat mengunjungi langsung kondisi Pelra Padangbai. Saat itu dermaga sangat tidak layak untuk ukuran Bali. Tapi syukurlah, melalui sinergi investor dengan CSR pemilik kapal dan dukungan pemkab, kini dermaga bisa dibangun lebih layak. Pola seperti ini akan dikembangkan. Tadi juga sudah disampaikan ada permintaan dari Pemkab Karangasem yang meminta kepada pusat agar Pelra Padangbai bisa dikelola oleh ASDP. Prinsipnya saya setuju saja, asal harus ada sinergi dengan desa adat karena faktor kesejarahan,’’ ujar Gusti Wedakarna. Terkait dengan waktu sandar kapal rute Lembar–Padangbai yang kadangkala lebih dari tiga jam, Senator Wedakarna menyetujui program ASDP Padangbai yakni mengajukan anggaran ke pusat untuk tambahan pembangunan dermaga baru dan juga break water. ‘’Banyak rakyat mengeluh kenapa waktu sandar kapal sangat lama? Belum lagi waktu menyeberang sekitar lima
SATYAGRAHA – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama pejabat Pemkab Karangasem, Kementerian PU, ASDP, KSOP dan Pelabuhan di Amlapura. jam. Artinya kadang ada masyarakat habis waktu delapan jam untuk menyebrang. Ini tidak masuk akal di zaman sekarang dan sangat merugikan ekonomi dan waktu. Saya minta ASDP ajukan anggaran saja ke menteri. Tembuskan ke DPDRI, kita kawal. Apalagi kapasitas pembangunan Dermaga Padangbai hanya mampu menampung satu dermaga lagi, ya… silakan saja. Kalau perlu kita minta Presiden Joko Widodo untuk membantu Bali. Sudah saatnya Provinsi Bali yang sudah memenangkan 72% Jokowi di 2014 mendapat bagian APBN. Ini saatnya kita tagih janji pusat pada Bali,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Sejumlah rekomendasi yang disetujui oleh Senator Arya Wedakarna yakni 1) DPD menyetujui blue print ke depan bahwa seluruh penyebrangan ke Gili akan diputuskan di Tanah Ampo. 2) DPD mendukung penataan Pelra Padangbai selain dikelola ASDP nanti melibatkan adat khususnya di zona ekonomi kreatif demi terjaga Ekonomi Satyagraha. 3) DPD mendorong agar Perda Kabupaten yang telah mendapat sinyal disetujui oleh Kemendagri untuk segera diimplementasikan. 4) DPD meminta Dermaga Tanah Ampo untuk fokus terhadap segmen
kapal pesiar. Walau terdapat sejumlah kesalahan kajian teknis dan di masa lalu, tetapi DPD meminta agar Tanah Ampo tidak disia–siakan. 5) DPD mengapresiasi kinerja Kementerian PU yang membantu trotoarisasi dan pedestrian untuk kawasan Pelabuhan Padangbai, namun di tahun 2019, Senator Arya Wedakarna meminta agar program ini juga menyasar pada kawasan dalam pelabuhan termasuk merapikan sistem pedestrian di dermaga pelra, sehingga pelabuhan tertata secara estetika dengan baik. 6) DPD meminta agar Pelabuhan Padangbai berbenah dan semakin merapikan sistem pelabuhan dengan baik, termasuk penataan warung– warung yang dianggap kumuh, fasilitas toilet dan juga berharap agar dipasang speaker Puja Tri Sandya di areal pelabuhan. ‘’Dalam waktu dekat saya akan selidiki ke pelabuhan di Karangasem untuk melihat perkembangan manajemen dan proyek ini. Kita akan laporkan ke pusat. Kalau pejabatnya tidak bisa diajak kerja sama dan mendengar nasihat, tentu solusinya adalah mutasi. Menurut UU MD3, DPD-RI bisa mengevaluasi kinerja aparat di daerah,’’ pungkas Senator AWK. (ad636)
KOTA Denpasar sukses menjadi tuan rumah atau panitia pelaksana Pekan Daerah (Peda) XXVI Petani-Nelayan 2018 yang dipusatkan di Parkir Utara Lapangan Lumintang, Denpasar. Pekan Daerah telah diselenggarakan mulai 5 September, namun baru dibuka secara resmi oleh Gubernur diwakili Sekda Provinsi Bali pada 7 September lalu. Setelah 7 hari berjalan, Pekan Daerah resmi ditutup Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Bali mewakili Gubernur, Rabu (12/9) kemarin. Ketua Pelaksana Pekan Daerah XXVI sekaligus Kabag Perekonomian dan SDA Kota Denpasar I Made Saryawan mengatakan, ada enam kegiatan yang diikuti peserta dari sembilan kabupaten/ kota. Yakni penyuluhan pertanian, stan pameran, unjuk tangkas, asah terampil, temu karya, dan olahraga, yang seluruhnya dilombakan. Predikat juara umum diraih Kabupaten Tabanan, disusul Kota Denpasar di peringkat kedua serta Karangasem dan Klungkung di posisi ketiga. Tabanan antara lain unggul atau meraih juara I pada tiga kegiatan yakni lomba stan pameran, temu karya, dan asah terampil. Sisanya, perwakilan dari bumi lumbung beras hanya meraih juara III. Sementara Denpasar unggul dalam lomba unjuk tangkas, meraih juara II dan III dalam lomba asah terampil, dan juara II lomba olahraga. Karangasem menyabet juara I pada lomba penyuluhan dan juara II lomba temu karya. Klungkung meraih juara I lomba olahraga dan juara II lomba penyuluhan. ‘’Denpasar sebagai panitia penyelenggara merasa bersyukur dan bangga sekali semua pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik dan sukses,’’ ujarnya. Menurut Saryawan, suasana keakraban kental terasa di antara peserta yang merupakan Kelompok
gatakan, Desa Bantiran terdiri atas sembilan banjar. Dari sembilan banjar ini baru lima banjar yang terlayani angkutan sampah yang dikelola desa. ‘’Tapi sistemnya hanya memindahkan sampah. Bukan mengelolanya. Jadi sampah masyarakat dikumpulkan lalu dibuang ke tanah kosong milik desa,’’ ujar Suranata. Lama-kelamaan tanah desa yang digunakan sebagai TPA tentu akan melebihi daya tampung. Terlebih tempat pembuangan sampah ini dekat dengan sungai yang dikhawatirkan bisa menambah permasalahan lingkungan lain, yaitu pencemaran sungai. Untuk mengatasi masalah ini, menurut Suranata, pihaknya tiga bulan lalu membentuk daerah percontohan pengelolaan sampah. ‘’Baru tiga banjar kami tetapkan sebagai daerah percontohan yaitu Banjar Temu
Tani Nelayan Andalan (KTNA) di sembilan kabupaten/kota. Mereka tampak antusias dan terkesan lantaran Kota Denpasar sangat representatif sebagai lokasi penyelenggaraan Pekan Daerah tahun ini. ‘’Masyarakat juga antusias menyaksikan pameran dan banyak membeli produk-produk pertanian dan hasil olahan pertanian dari seluruh kabupaten/kota karena berkualitas,’’ imbuhnya. Saryawan menambahkan, para petani dan nelayan juga melakukan rembug untuk menentukan tuan rumah Peda berikutnya. Hasil rembuk memutuskan Kabupaten Gianyar sebagai tuan rumah Pekan Daerah XXVII Tahun 2021 dan Kabupaten Badung sebagai tuan rumah Pekan Daerah XXVIII Tahun 2022. Selain itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta sepakat diusulkan menjadi anggota kehormatan KTNA Provinsi Bali. Asisten II Setda Kota Denpasar Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta mengatakan, Pekan Daerah tidak saja menjadi sarana konsolidasi organisasi KTNA se-Bali. Tetapi juga sebagai sarana transfer teknologi, informasi, sarana fasilitasi ke-
mitraan, dan jejaring agribisnis. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sebuah pembelajaran untuk berprestasi dan memperkuat agribisnis di tingkat petani dan nelayan se-Bali. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Bali I Made Gunaja mengatakan, Pekan Daerah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas hasil pertanian dan nelayan, serta dampak ekonomi yang cukup signifikan. Hal ini dapat dilihat dari produk-produk pertanian yang dipamerkan oleh KTNA. Untuk itu, Peda perlu ditingkatkan sebagai sebuah potensi menggerakkan sektor pertanian dan kelautan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Bali. ‘’Kepada KTNA Bali, saya harapkan agar Pekan Daerah ini dimanfaatkan sebagai ajang tukar menukar informasi, pengalaman, sehingga sasaran yang ingin dicapai oleh para petani, nelayan yaitu kualitas dan produktivitas hasil pertanian meningkat dan sektor pertanian semakin bergairah bagi kalangan generasi muda,’’ ujarnya saat membacakan sambutan Gubernur Bali. (ad633)
Riset Menjadi Kekuatan Unwar
WaRC Gelar Seminar Internasional ”Research Methodology In A Digital Age’’ WARMADEWA Research Centre (WaRC) Universitas Warmadewa (Unwar) menggelar Seminar Internasional dengan tema ‘’Research Methodology In A Digital Age’’ di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama Unwar, Rabu (12/9) kemarin. Seminar ini menghadirkan tiga narasumber utama yaitu Prof. Heather Horst of the University of Siydney, Marlowe Bandem dan Dr. Drs. I Ketut Darma, M.Si. dari Unwar. Seminar ini dibuka Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK., dihadiri Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. beserta jajaran, Wakil Rektor I dan II Unwar, para Dekan dan dosen di lingkungan Unwar. Ketua Panitia sekaligus Ketua WaRC Unwar I Nyoman Gede Maha Putra, S.T., M.Sc., PhD. mengatakan Seminar Internasional ‘’Research Methodology In A Digital Age’’ digelar dengan tujuan untuk merangsang dan meningkatkan minat penelitian para dosen di lingkungan Unwar, sekaligus untuk menepis bahwa penelitian yang dianggap rumit oleh para dosen tidaklah serumit dan sesulit yang dibayangkan. Melainkan penelitian merupakan sesuatu yang menyenangkan untuk dilakukan. Apalagi, di era digital seperti saat ini melakukan penelitian dan membuat hasil penelitian jauh lebih mudah dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi dan informasi. ‘’Saya ingin menunjukkan bahwa riset adalah sesuatu yang menyenangkan. Kita bisa melakukan riset dengan latar belakang ilmu apa saja dengan cara apa saja. Kita datangkan narasumber yaitu Prof. Heather Horst yang menjelaskan risetnya dengan handphone, Marlowe Bandem yang menjelaskan bagaiman riset bisa dilakukan dengan visual, dengan cara fotofoto, dengan arsip-arsip lama yang bisa digali kembali, dan Pak Ketut Darma yang bercerita tentang bagaimana menge-link-kan yang tradisi dengan yang modern, karena selama ini kita selalu merendah diri dengan tradisi. Padahal ada sesuatu yang bisa kita hubungkan antara yang tradisi dengan yang
Desa Bantiran Atasi Masalah Sampah
Tabanan (Bali Post) Pengangkutan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan ke TPA Mandung baru melayani wilayah Tabanan dan Kediri saat ini. Termasuk pengangkutan sampah di pasar milik Pemkab Tabanan, kecuali Pasar Pupuan. Masyarakat yang tinggal di wilayah yang belum terjangkau layanan ini pada umumnya membuang sampah di pekarangan rumah atau di sungai. Desa Bantiran Pupuan, salah satu desa yang masih membuang sampah di tanah desa. Untuk mengatasi masalah sampah ini, pihak desa mengundang DLH Tabanan guna memberikan informasi mengenai pengelolaan sampah mandiri, Rabu (12/9) kemarin. Perbekel Bantiran Nyoman Suranata men-
PEDA - Suasana penyerahan hadiah lomba kepada para pemenang dalam penutupan Pekan Daerah (Peda) XXVI Petani-Nelayan 2018.
Sari, Bantiran Kelod dan Banjar Asah,’’ ujarnya. Untuk menambah informasi mengenai pengelolaan sampah sehingga bisa diterapkan di banjar percontohan ini, Desa Bantiran mengundang pihak DLH. Kepala DLH Tabanan A.A. Ngurah Raka Icwara mengatakan, pemberian informasi pengelolaan sampah mandiri memang lebih difokuskan ke desa-desa yang tidak terjangkau layanan pengangkutan sampah ke TPA Mandung yang dikelola DLH. ‘’Layanan pengangkutan sampah ke TPA Mandung baru mencakup Tabanan dan Kediri. Serta pasar milik Pemkab kecuali Pasar Pupuan. Dengan kegiatan pemberian informasi ini, desa-desa yang tidak terjangkau layanan pengangkutan sampah diharapkan mampu mengelola sampah secara mandiri,’’ ujarnya.(kmb24)
FOTO BERSAMA - Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. (tiga dari kanan) bersama Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. (empat dari kanan) foto bersama para narasumber, Rabu (12/9) kemarin. modern adalah satu aliran yang sama. Jadi dengan banyak cara pandang ini harapannya adalah riset bisa kita lakukan tanpa beban lagi,’’ jelas Gede Maha Putra. Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana mengatakan penelitian merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus dilakukan oleh para dosen selain pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat. Namun, secara umum penelitian masih dianggap susah oleh para dosen, sehingga minat untuk melakukan penelitian masih kurang. Padahal penelitian wajib dilakukan oleh dosen di perguruan tinggi untuk memproposionalkan konsep pokok Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui seminar internasional ini diharapkan bisa menjadi stimulasi bagi para dosen untuk bisa meningkatkan minatnya untuk menjadi peneliti. Sehingga melalui hasil penelitian yang dilakukan dapat mambantu Unwar dalam hal peningkatan ranking institusi. Apalagi, saat ini Unwar telah berada pada ranking ke-63 dari 4.500 perguruan tinggi yang ada di Indonesia dan menjadi perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia bagian Timur. ‘’Salah satu yang mendukung peningkatan itu adalah meningkatkanya kegiatan penelitian di Universitas Warmadewa
pada dua tahun terakhir ini. Kami harapkan sebetulnya dengan peningkatan yang kontinu, pada tahun 2019 ranking kita bisa naik lagi, paling tidak ranking ke-50. Sehingga Warmadewa di level nasional benar-benar menjadi dikenal dan diperhitungkan,’’ tandas Prof. Widjana. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. memberikan apresiasi kepada WaRC yang telah mampu menyelenggarakan seminar internasional dalam rangka memeriahkan Dies Natalis XXXIV. Dikatakan, riset merupakan salah satu kekuatan perguruan tinggi yang wajib dilakukan oleh para dosen sebagai peneliti. Sehingga perguruan tinggi harus memproduksi riset sebanyak mungkin dalam upaya pengembangan ilmu, kaji tindak yang digunakan dalam mengambil kebijakan, dan dalam rangka memberikan nilai tambah inovasi kepada masyarakat. Apalagi, terjadi revolusi industri 4.0 telah diprediksi melalui hasil riset dan era digital ini bisa dimanfaatkan untuk memudahkan dalam melakukan penelitian. Sebab, segala informasi dan referensi untuk mendukung penelitian bisa dengan mudah diakses secara online. (ad635)
Bali Post/kmb24
INFORMASI - Kegiatan pemberian informasi pengelolaan sampah mandiri oleh Kepala DLH A.A Raka Icwara, Rabu (12/9) kemarin di Desa Bantiran, Pupuan.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Kamis Umanis, 13 September 2018
daerah
5
sosok Langka dan Pertama MERAIH gelar profesor merupakan kebanggaan tersendiri bagi Prof. Dr. Dra. Relin D.E., M.Ag. Wanita kelahiran 1 Agutus 1968 ini, Rabu (12/9) kemarin secara resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar di IHDN Denpasar. Wanita kelahiran Banyuwangi ini merasa bahagia, apalagi disematkan sebagai guru besar di lembaga pendidikan pimpinan suaminya, Prof. Dr. Gusti Ngurah Sudiana. Sebagaimana dalam penetapan kemarin, Prof. Relin adalah satu-satunya wanita yang menyandang gelar profesor di Kemendikti khusus pendidikan bidang filsafat. Bahkan jurusan filsafat dalam ilmu religius ini sangat langka. Oleh karenanya, dia berharap ke depannya anak didiknya mampu memahami hakikat dan filsafat Hindu. Direktur Program Pascasarjana itu banyak mengupas soal aksara Jawa yang dinilai sangat erat kaitannya dengan siklus kehidupan manusia. Pasalnya, aksara itu mengandung arti yang begitu dalam dan berkaitan juga dengan tubuh dan kehidupan manusia. Salah menentukan aksara dalam prosesi, bisa menyebabkan hal buruk. ‘’Ajaran kebaikan dan keutamaan dalam hidup tercerminkan dalam serat. Semua serat dasarnya adalah aksara Jawa,’’ tandas Prof. Relin. Karenanya dia ingin membangkitkan budaya Jawa. Mereka harus sadar akan apa yang mereka miliki dari zaman Hindu dulu hingga zaman modern saat ini. Dia ingin semua dipertahankan tanpa harus malu disebut kuno. ‘’Mari kita budayakan budaya yang hadiluhung itu,’’ ajak istri Prof. Sudiana itu. (asa)
Tak Ada Regenerasi
Petani Garam Desa Kelating Tersisa 20 Orang
Tabanan (Bali Post) Garam produksi petani di Desa Kelating Kecamatan Kerambitan, Tabanan dikenal memiliki kualitas yang cukup baik dengan kandungan yodiumnya. Sayangnya, aktivitas pembuatan garam di desa ini terancam punah. Hal itu menyusul jumlah kelompok petani yang kian berkurang. Kondisi tersebut diperparah dengan tak adanya regenerasi. Seperti disampaikan Klian Dinas Dangin Pangkung Desa Kelating Gusti Made Widiarta, kelompok penggaraman di Desa Kelating sempat berjaya tahun 80-an. Ketika itu mayoritas masyarakat menggeluti bidang tersebut. Bahkan pemasaran garam Desa Kelating hampir menyasar seluruh desa. ‘’Keunggulan garam Desa Kelating yakni tanpa diberi tambahan yodium sudah berkadar yodium, meski sedikit,’’ ujarnya, belum lama ini. Kini jumlah petani garam mulai turun. Banyak yang beralih ke pekerjaan lain yang dinilai mampu memberikan penghasilan lebih pasti. Kini yang tersisa hanya 20 orang yang tergabung dalam dua kelompok. Itu pun sebagian besar sudah berusia lanjut dengan rata-rata usia 60-70 tahun. ‘’Sebagian besar sudah beralih ke profesi yang lebih menjanjikan. Yang tersisa sekarang sudah berusia tua. Sulit untuk mencari pekerjaan lain,’’ tuturnya. Tidak hanya itu para generasi muda pun lebih cenderung memilih sektor pariwisata yang kini mulai menggeliat di desa setempat. ‘’Petani semakin sedikit. Yang sekarang ini jadi yang terakhir. Generasi muda tak ada mau menekuninya,’’ ucapnya. Mulai ditinggalkannya usaha penggaraman ini dikarenakan penghasilan yang mereka dapatkan tidak menjamin jika dibandingkan dengan sektor lainnya. Selain karena proses pembuatannya juga masih menggunakan cara tradisional. Produksi garam, sambungnya, memang cenderung fluktuatif. Saat cuaca baik, kisaran 15 kilogram bisa didapat selama tiga hari. Namun saat cuaca buruk atau memasuki musim hujan, jumlahnya turun drastis, bahkan nihil. Meski demikian, di balik harga jualnya yang tergolong stabil, pertanian ini bisa menjadi penyambung hidup. (kmb28)
Bali Post/ist
RAPAT - Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung Putu Parwata memimpin rapat koalisi mendukung Jokowi-Amin dalam Pilpres 2019 di Kantor Sekretariat PDI Pejuangan Badung, Rabu (12/9) kemarin.
Dibentuk, Tim Pemenangan Jokowi-Amin Badung
Mangupura (Bali Post) – Sejumlah petinggi partai di Kabupaten Badung berkumpul di Kantor Sekretariat DPC PDI Perjuangan Badung, Sempidi, Rabu (12/9) kemarin. Berkumpulnya elite politik ini guna membahas pembentukan tim pemenangan Jokowi-Amin dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung Putu Parwata saat dikonfirmasi membenarkan tengah membentuk tim pemenangan Jokowi-Amin untuk Kabupaten Badung. ‘’Ya tadi (kemarin – red) kita kumpul di sekretariat untuk membahas pembentukan tim pemenangan Jokowi-Amin dalam pilpres,’’ ungkapnya. Pria yang juga Ketua DPRD Badung itu mengatakan, dalam rapat
perdana tersebut baru terbentuk susunan partai. Di antaranya PDIP sebagai ketua, Golkar sebagai sekretaris, dan NasDem sebagai bendahara. ‘’Ada sembilan partai yang berkoalisi, seperti PDI Perjuangan, Golkar, NasDem, Perindo, Hanura, PKB, PPP, PKPI dan PSI. Namun untuk PKPI kan tidak ada orangnya di Badung, namun semua pimpinan
partai tadi (kemarin –red) ikut rapat, jadi kita solid menangkan JokowiAmin,’’ tegasnya. Menurutnya, rapat akan dilakukan secara maraton untuk menentukan ketua tim pemenangan serta target-target pencapaian, khususnya di Kabupaten Badung. ‘’Minggu depan akan rapat lagi menentukan orangnya, siapa jadi ketua dan seterusnya,’’ ucapnya. Dalam rapat perdana tersebut juga telah disepakati ‘’kandang’’ moncong putih di Badung akan menjadi sekretariat bersama. ‘’Sudah ditentukan sekretariat bersama ada di Kantor DPC PDI Perjuangan Badung,’’ pungkasnya. (kmb27)
Bali Post/kmb23
Kedonganan Cruise Perlu Fasilitas Penunjang
Bali Post/kmb28
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung Putu Parwata
Curi ’’Safety Box’’, Pecandu Narkoba Ditembak
CRUISE - Sejumlah penumpang Kedonganan Cruise menikmati panorama saat matahari terbenam, Selasa lalu.
Gusti Made Widiarta
‘’Ada sembilan partai yang berkoalisi, seperti PDI Perjuangan, Golkar, NasDem, Perindo, Hanura, PKB, PPP, PKPI dan PSI. Namun untuk PKPI kan tidak ada orangnya di Badung, namun semua pimpinan partai tadi (kemarin – red) ikut rapat, jadi kita solid menangkan Jokowi-Amin.’’
Mangupura (Bali Post) Kedonganan Cruise di-soft launching, Selasa (11/9) lalu. Masih banyak hal yang perlu diperbaiki. Baik dari segi fasilitas penunjang maupun yang menyangkut masalah keamanan dan keselamatan. Seperti dermaga, belum bisa maksimal untuk menunjang cruise ini. Bahkan dari pengamatan di lapangan, tangga dermaga untuk menuju cruise, dari segi keamanan, belum bisa maksimal. ‘’Terkait dengan fasilitas yang masih kurang, kami akan lakukan perbaikan secara bertahap. Karena kami sangat berusaha bahwa produk ini betul-betul memperhatikan keselamatan,’’ kata Bendesa Adat Kedonganan Dr. Wayan Mertha, S.E., M.Si. Terkait keberadaan Dermaga Watununggul, diakuinya, itu bukan dipersiapkan khusus untuk cruise ini. Namun dermaga yang sudah ada ini memang disiapkan untuk perahu nelayan. Meski demikian, untuk saat ini pihaknya akan mengoptimalkan apa yang ada. Ke depan tidak menutup kemungkinan akan dilakukan pembangunan dermaga khusus untuk cruise ini. ‘’Sambil pelan-pelan kami akan melakukan penataan. Kami akan maksimalkan dulu
dermaga yang ada,’’ ucapnya. Dengan beroperasinya cruise ini, pihaknya berharap wisatawan yang datang ke Kedonganan, kegiatannya bisa lebih variatif. Selain menikmati kuliner, wisatawan juga bisa wisata cruise. Kapasitas maksimum cruise ini sebanyak 120 orang. ‘’Sebenarnya kapasitas cruise sebanyak 200 orang, namun kami batasi sebanyak 120 orang supaya wisatawan bisa lebih nyaman,’’ ujarnya. Terhadap kekurangan yang ada, pihaknya berharap adanya partisipasi pemerintah untuk pengembangan ke depan. Sebab, untuk membangun sarana dan prasarana cruise ini memang membutuhkan dana yang cukup besar. Untuk itu pemerintah diharapkan juga berperan, dalam rangka untuk membangkitkan aktifitas ekonomi masyarakat lokal. Melalui Kedonganan Cruise ini, wisatawan diajak untuk berwisata menyusuri keindahan panorama Pantai Kedonganan hingga ke Uluwatu, sambil menikmati sunset dan bersantai dalam cruise. Dengan konsep ini, aktivitas nelayan yang ada di Kedonganan akan tetap berlangsung seperti apa adanya. (kmb23)
Denpasar (Bali Post) Safety box berisi uang Rp 50 juta di Fatboys Burger di Jalan Raya Seminyak, Kuta, dicuri. Hasil penyelidikan kasus ini, tim Resmob Polresta Denpasar berhasil menangkap pelakunya di Jember, Jawa Timur, Kamis (6/9) lalu. Pelakunya tak lain Bayu Citra Pitana (33) dan temannya, Ismanu (31). Tersangka Bayu menggunakan uang itu untuk beli sabusabu (SS). Karena melakukan perlawanan, kaki Bayu dan Ismanu ditembak petugas. Kejadian ini baru diketahui karyawan Fatboys Burger, Minggu (26/8) lalu. Karyawan tersebut kaget saat melihat pintu tempat kerjanya dicongkel. ‘’Di TKP ditemukan linggis. Safety box juga hilang,’’ ujar Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan, Rabu (12/9) kemarin. Setelah menerima laporan kejadian ini, tim Resmob Polresta melakukan olah TKP. Dari keterangan saksi dicurigai salah satu pelakunya mantan karyawan di sana yaitu Bayu Citra Pitana. Kepolisian lalu melacak keberadaan tersangka Bayu ke Jember, Jawa Timur, Senin (3/9) lalu. Tiga hari di Jember, petugas berhasil membekuk Bayu di rumahnya di Dusun Krajan, Desa Pondok Dalem, Jember, Jawa Timur, pukul 01.30 WIB. ‘’Pelaku mengaku mencuri bersama dengan Ismanu,’’ ungkap mantan Kasatreskrim Polres Tabanan ini. Pukul 13.30 Wita, giliran tersangka Ismanu ditangkap di tempat kerjanya di wilayah Siligita, Kuta Selatan. Kata Kompol Arta, otak kasus pencurian adalah Bayu karena sakit hati terhadap perusahaan tersebut gara-gara dipecat pertengahan Mei lalu. Safety box hasil curian dibawa ke rumah Ismanu untuk dibongkar dan hasilnya dibagi dua, masing-masing mendapat Rp 25 juta. Uang tersebut dipakai biaya melarikan diri ke Jember. Selain itu dipakai beli sabu-sabu (SS), beli HP dan bayar utang. Sedangkan Ismanu menggunakan uang itu untuk membeli HP, sepeda motor serta sepatu. (kmb36) foto:DITANGKAP Bali Post/ist DITANGKAP - Komplotan pencuri safety box ditangkap.
Tabanan Dapat Jatah 319 CPNS
Tabanan (Bali Post) Kabupaten Tabanan mendapat jatah 319 CPNS, dengan rincian 290 orang formasi umum dan 29 orang diangkat dari tenaga honorer yang masuk K2 khusus guru dan tenaga kesehatan. Yang berbeda kali ini, untuk pertama kalinya direkrut guru agama sebanyak 4 orang. Sekkab Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengawasan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) I Wayan Sugatra menjelaskan, sesuai dengan surat dari Kementerian PAN-RB Nomor
524 Tahun 2018 tentang Kebutuhan Pegawai ASN di Lingkungan Pemkab Tabanan tahun 2018 dicantumkan bahwa Tabanan akan merekrut 319 CPNS. ‘’Ini sesuai dengan usulan formasi yang kami ajukan ke BKN,’’ ungkap Wirna, Rabu (12/9) kemarin. Dikatakan, dari 290 formasi umum tersebut paling banyak direkrut tenaga guru sebanyak 147 orang. Guru dengan tamatan PGSD sebanyak 140, sementara sisanya 7 orang yakni 4 orang guru agama dan 3 orang guru bahasa Bali. ‘’Tahun ini Tabanan juga merekrut guru agama dan guru bahasa Bali,’’
ungkapnya. Selain guru, juga direkrut 88 tenaga medis dan kesehatan. Terdiri dari 25 dokter umum, perawat lulusan D-3 sebanyak 25 orang, tiga orang perawat lulusan S-1 atau ners. Juga tenaga kesehatan lingkungan (6), farmasi (15), nustrision (5), apoteker (8), kesehatan masyarakat (3). ‘’Selain guru dan tenaga medis (kesehatan), juga direkrut 55 orang tenaga teknis usulan OPD yang kebanyakan untuk Dinas PUPRPKP,’’ ungkapnya. Dikatakan, pendaftaran akan dilakukan secara online dan bisa dilihat
di website sscn.bkn.go.id. Sesuai jadwal meski masih tentatif, pendaftaran akan dimulai 19 September mendatang. Pada 19 Oktober dilakukan ujian dengan sistem Computer Assesment Test (CAT). Pengumuman 20 November dan pemberkasan pada Desember. ‘’Semuanya melalui sistem online termasuk pendaftaran sampai pengumuman. Kalau dinyatakan lulus baru wajib memperlihatkan berkas pendaftaran saat pemberkasan pada bulan Desember. Jadi tidak ada verifikasi berkas secara manual lagi atau mengirim hard copy pendaftran ke BKN,’’ jelasnya. (kmb28)
Bali Post/ist
DITANGKAP - Komplotan pencuri safety box ditangkap.
OPINI
6
Kamis Umanis, 13 September 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Mencermati Selera Kaum Milenial
SEBELUM era milenial, setiap hajatan demokrasi seperti pemilihan presiden atau kepala daerah serta wakil rakyat, domain pemilih pemula selalu menjadi target. Biasanya mereka menyasar anak-anak sekolah lanjutan atas yang memang secara hukum sudah memenuhi syarat untuk memilih atau mencoblos. Biasanya para vote getter yang disiapkan adalah figur-figur yang memang akrab dengan remaja atau seusia mereka. Jargon-jargon politik yang bernuansa pop, remaja, mudah dicerna, easy listening serta semacamnya menjadi tema pokok yang wajib dipakai. Para penjaring suara ini bisa datang dari kalangan mana saja. Bisa artis, olahragawan, usahawan dan sebagainya. Para pemilih pemula ini ditawarkan hal-hal yang akrab di hati mereka. Setelah itu, ada sedikit pergeseran. Pemilih pemula tidak lagi dianggap hanya sebagai tambang suara. Bukan semata mata objek yang hanya dimanfaatkan hanya pada saat pemilihan. Ada semacam hal yang sebenarnya patut diacungi jempol. Tidak hanya menjadi target, para pemilih pemula kemudian dicerahkan, dibekali dengan pendidikan politik yang tentu saja kerangkanya jelas, kebangsaan serta cinta Tanah Air. Mereka diberikan gambaran jelas tentang peta politik nasional. Diberikan penjelasan bagaimana caranya memilih pemimpin. Sebelum menjatuhkan pilihan, ada beberapa kriteria yang mesti disodori kepada mereka yang punya suara dan mereka juga berhak menentukan. Begitulah sampai kini ketika saatnya era milenial tiba, dengan kemajuan teknologi komunikasi yang membuat kepala serta hati mereka semakin terbuka, maka pola-polanya pun perlu diubah sehingga adaktif dengan hal-hal kekinian. Para milenial sekarang tidak lagi sebatas diberikan pengetahuan. Mereka sekarang sudah berbicara, mengkritik, memberikan solusi, menyalahkan dan bahkan memberikan rekomendasi. Jangan pernah remehkan atau abaikan mereka. Kekuatan milenial tidak hanya kepada batasan pemilih pemula, tetapi jauh melebar. Tidak hanya faktor umur tetapi juga wawasan. Mereka sudah menembus batas. Barangkali sudah dan bahkan melampaui mereka-mereka yang akan dipilihnya. Mereka punya standar serta spesifikasi sendiri soal pemimpin. Batasan-batasan mereka jelas. Maka dari itu, partai politik atau siapapun jangan pernah meragukan kekuatan mereka. Hanya program yang punya efek simultan serta berskala optimal yang akan dipertimbangkan. Kalau tidak, mereka akan mengalihkan perhatian kepada orang lain. Tidak hanya semata- mata soal teknologi tetapi sentuhan juga penting. Sentuhan budaya yang punya jiwa. Sentuhan kemajuan ekonomi yang punya nurani, sentuhan keagamaan yang punya rasa kasih sayang serta humanisme. Ini penting! Kaum melenial bukan semata-mata mereka yang muda dari usia, tetapi jauh dari pada itu. Mereka seolah-olah datang dari peradaban lain yang mau tidak mau harus diberikan ruang yang luas untuk berkarya.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Purnama 24 September 2018: Kapat/Ketiga? Pada akhir abad ke-16, para ahli Kosmologi di Eropa memperhatikan adanya keanehan, yaitu musim semi tidak lagi jatuh pada 21 Maret, tetapi telah jauh maju. Akhirnya kesalahan itu ditemukan, kala revolusi bumi bukan 365 hari 6 jam tetapi 365 hari 5 jam 56 menit. Pada waktu itu Paus Gregorius membuat pembetulan terhadap tahun Masehi dengan meniadakan tanggal 5 Oktober s.d. 14 Oktober 1582 (10 hari). Sesudah tanggal 4 Oktober 1582, hari berikutnya langsung jatuh tanggal 15 Oktober 1582. Dengan menghitung jumlah siklus pawukon dalam 1.000 tahun Masehi (1 Januari 884 s.d. 31 Desember 1883), saya mendapatkan angka 1.739 siklus pawukon atau 365,190 hari + 47 hari, total = 365,237 hari. Penghitungan pada setiap periode 1.000 tahun Masehi yang lain, baik sebelum maupun sesudah Masehi angka ini konsisten, yaitu 365.237 hari. Dari temuan ini saya menyimpulkan bahwa periode satu tahun orbit Bumi mengelilingi Matahari adalah 365,237 hari atau 365 hari 5 jam 41 menit 16,8 detik. Terdapat kelebihan 13 hari pada setiap 1.000 tahun Masehi yang diberlakukan sampai saat ini. Jadi sampai dengan tahun 2000 Masehi terdapat kelebihan hitung 26 hari dan telah dilakukan pengurangan 12 hari, masing-masing 10 hari pada tahun 1582 dan 2 hari pada tahun kabisat 1800 dan 1900. Sisa kelebihan yang 14 hari secara “intern” untuk kalender Bali sebaiknya dikurangkan pada tanggal 24 September 2018 menjadi tanggal “10 September 2018”, sehingga lebih cocok disosialisasikan sebagai Purnama Sasih Ketiga, seperti pengamatan para ahli Kosmologi di Eropa(h) pada akhir abad ke-16 yang ditindaklanjuti dengan pengurangan 10 hari pada bulan Oktober 1582. dr. I Made Tjekeg, Sp.THT. Denpasar, Bali
Merebut Hati Generasi Milenial
Eric Tohir dipilih untuk menjadi ketua tim sukses pasangan calon Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Ini sudah menjadi dugaan banyak orang sebelumnya. Tohir jelas berhasil sebagai Ketua Panitia Asian Games yang tidak saja mampu memberikan kepercayaan diri kepada bangsa Indonesia, tetapi juga membuat kekaguman bagi masyarakat luar. Lantas, apakah menjadi komandan Asian Games mempunyai keterkaitan dengan sukses sebagai ketua tim pasangan calon presiden?
Oleh I Nyoman Darsana
P
olitik jelas tidak memandang apapun untuk meraih tujuan. Tetapi etika akan menjadi bidang paling kuat untuk menopang keberhasilan langkah-langkah politik yang dilakukan oleh pelaku. Indonesia di zaman sekarang nampaknya telah mulai melihat ranah etika untuk langkah-langkah politik yang dilakukan oleh masyarakat. Misalnya untuk melakukan pilihan. Etika itu muncul karena banyak hal yang sudah membosankan masyarakat: korupsi, pembohongan publik, sampai dengan cara-cara kotor untuk memilih pejabat. Dan ini berlangsung hampir satu periode (sejak tahun 2014). Tahun 2019 merupakan waktu yang cukup bagi masyarakat untuk berfikir kearah itu. Memang sebagian dari masyarakat masih berperilaku kuno dengan setuju memilih tokoh partai tertentu semata-mata hanya karena diberikan bantuan pembangunan fasilitas umum atau tempat peribadatan. Dalam kalkulasi hasil suara pemilu, kelompok yang menggunakan cara-cara kotor mungkin masih dapat memenangkan suara, tetapi margin suaranya
berbeda sekitar 10 sampai 15 persen. Dalam waktu mendatang, kaum kotor atau yang bersedia disuap ini akan kalah oleh mereka dan menggunakan otak untuk melakukan pilihan. Maka etika akan tetap menjadi penentu utama dalam pemilihan umum mendatang. Apa hubungannya dengan Eric Tohir? Banyak analisis yang menyebutkan bahwa terpilihnya Tohir menjadi komandan tim sukses Jokowi-Ma’ruf Amin dilatari oleh keinginan kelompok ini untuk meraih suara kaum milenial, sebuah strategi untuk menandingi kehadiran Sandiaga Uno yang dipersepsikan untuk meraih kelompok milenial dan perempuan di kelompok seberangnya. Meski keberhasilan menjadi ketua panitia Asian Games menjadi perkiraan awal, tetapi kelihatannya yang lebih penting adalah meraih suara milenial dan keberhasilan pada Asian Games itu sebagai faktor pengikut. Jika memang tujuan utama itu benar ada pada strategi untuk meraih kelompok milenial, maka yang paling penting dilihat adalah masalah etika kejujuran itulah yang harus dikedepankan. Kejujuran, keterbukaan, kesediaan menerima
kritik, dan kemudian upaya untuk menjawab kritik menjadi bagian integral dari ektika yang dimaksudkan di sini. Kelompok pemilih milenial yang sekarang bertebaran di Indonesia bukan saja mereka yang masih belum pernah memilih, tetapi mereka yang telah pernah memilih dan telah mahir melakukan diskusi melalui media sosial. Mereka juga sudah mengetahui berbagai trik pembohongan (hoax) yang terjadi pada media sosial. Mereka juga mempunyai kebiasaan untuk melakukan diskusi dengan rekan sesama di media sosial untuk memahami sebuah kebohongan. Maka, jawaban untuk menghadapi dan menawarkan “jasa” kepada kelompok milenial tidak lain berlandaskan pada etika dengan latar kejujuran, keterbukaan dan kesediaan untuk menjawab kritik tersebut secara terbuka. Sekali kebohongan dan hoax diperkenalkan pada media sosial, apalagi untuk menjelekjelekkan competitor, maka itu akan didiskusikan di media sosial dan akan membuat pencitraan buruk kepada kelompok yang melakukan pembohongan tersebut. Perkembangan ke depan sudah mulai semakin diperbincangkannya kemenangan Donald
Trump (yang sebagian dicurigai dengan kiat-kiat yang tidak etis), media sosial juga kemungkinan besar akan dilengkapi dengan sebuah alat yang memungkinkan penggunanya untuk mengetahui kebohongan dan melacak dari mana asal kebohongan tersebut. Bisa dibayangkan, bagaimana misalnya apabila kebohongan ini kemudian terlacak bersumbernya dari seorang atau kelompok tim sukses presiden. Sudah pasti sebagian orang yang sebelumnya menaruh simpati bisa bersikap sebaliknya. Eric Tohir mungkin dapat belajar dari kesuksesannya menjadi komandan Inasgoc, Asian Games. Sebelum terselenggaranya kegiatan ini, banyak yang mencibir, apakah Indonesia mampu menggelar pesta yang diselenggarakan untuk menjamu 45 negara dari seluruh kawasan Asia. Apalagi Jakarta sebagai penyelenggara utama kegiatan tersebut terkenal dengan kemacetan lalu lintasnya! Akan tetapi, penyelenggaraan Asian Games ternyata sukses dan mampu memberikan inspirasi kepada negara-negara lain yang kemudian menjadi tugas lanjutan agar terkait dengan “ketua panitia” tim sukses calon presiden adalah sejauh mana kesuksesan Asian Games tersebut, terkait dengan generasi milenial yang menjadi tujuannya dalam pemilu mendatang? Pada penyelenggaraan Asian Games yang baru lalu, ada satu kelompok masyarakat yang jumlahnya belasan ribu ikut menjadi pendukung suksesnya Asian Games, yaitu sukarelawan. Belasan ribu sukarelawan ini berasal dari generasi muda milenial yang sebagian di antaranya adalah mahasiswa dan
pelajar. Inilah kelompok yang sebaiknya dijadikan model oleh Tohir manakala hendak menggarap sektor milenial dalam pemilu mendatang. Ketika belasan ribu orang muda itu berhasil dirangkul menjadi sukarelawan, pasti ada kiat tertentu yang mengkhusus dari panitia Asia Games. Kiat-kiat inilah yang harus dipakai mereka untuk menarik minatnya “bergabung” dengan apa yang diinginkan secara politik. Saat Asian Games yang lalu, konon sukarelawan ini tidak digaji tetapi bersedia bekerja keras dan bersedia memungut puntung rokok demi kebersihan tempat penyelenggaraan Asian Games. Dan sebagai ungkapan terima kasih, panitia penyelenggara disamping berkalikali megucapkan terima kasih melalui podium, juga mengundang para sukarelawan ini bergabung di dalam defile penutupan. Ribuan sukarelawan tersebut berbaris dan berlari dengan posisi terhormat, yaitu pada barisan paling belakang. Barisan belakang adalah posisi terhormat, seperti juga barisan tuan rumah (Indonesia) yang masuk paling belakang pada pembukaan Asian Games. Pada bidang politik, jika kelak memang berhasil memenangkan kompetisi menjadi presiden, maka “panitia” haruslah mampu memberikan ucapan terima kasih kepada generasi milenial. Tidak ada lain, secara politik ucapan terima kasih itu adalah dengan memberikan kebijakan yang dibutuhkan oleh generasi milenial. Saat ini tidak lain adalah fasilitas untuk belajar dan mengembangkan diri dan lapangan pekerjaan. Ini harus menjadi kepastian.
dari era digitalisasi. Inovasi sebagai sebuah proses atas hasil pengembangan pemanfaatan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman dalam menciptakan atau memperbaiki produk, baik barang dan jasa atau sistem yang baru untuk memberikan nilai yang berarti atau signifikan terhadap masyarakat, baik secara ekonomi dan sosial. Inovasi harus menjadi sebuah spirit, bagaimana kesungguhan bergerak dalam sebuah dinamika kompetisi lingkungan yang terus berubah secara cepat. Inovasi tidak harus selalu mahal, tetapi bagaimana mengembangkan inovasi itu. Globalisasi dan juga kompetisi selalu diikuti oleh tiga hal, yaitu yang lebih baik, yang lebih murah dan yang lebih cepat. Dan inilah ciri dari sebuah indutri 4.0. Keunggulan dan inovasi seperti inilah tentunya harus menjadi branding agar SDM kita memiliki daya saing. Karena secara ekonomi investasi SDM selalu bertumpu pada tiga aspek, yaitu peningkatan kualitas, kuantitas dan distribusi. Harapan ini harus dikeroyok semua pihak. Dorongan terhadap upaya peningkatan daya saing harus berevolusi melalui inovasi dan kreativitas. Keduanya sering kali dipandang hampir serupa. Inovasi dan kreativitas adalah inti keunggulan. Pada dasarnya sebuah inovasi adalah kemampuan untuk menerapkan solusi kreatif terhadap masalah dan peluang untuk meningkatkan atau untuk memperbaiki kinerja usaha atau produk. Sedangkan kreativitas dapat dipandang seb-
agai kemampuan untuk mengembangkan ide-ide dan menemukan cara-cara baru dalam melihat masalah dan peluang.
Tantangan SDM dan Industri 4.0
ADA yang menarik dari kunjungan Presiden Joko Widodo di kampus PGRI Adi Buana Jawa Timur, yang bertepatan dengan agenda visitasi peserta pendidikan dan latihan kepemimpinan tingkat II, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Diklatpim II, BPSDM) Bali ke Jawa Timur. Presiden Jokowi memberikan ceramah dan kuliah umum terkait dengan kesiapan optimisme bangsa Indonesia dalam menghadapi perubahan global dan lingkungan strategis (lingstra), di antaranya menyambut revolusi industri 4.0 yang membutuhkan kecakapan dan kompetensi SDM. Penekanan Presiden Jokowi paling tidak melahirkan beberapa catatan penting, betapa SDM menjadi kunci utama, bagaimana upaya bangsa ini melakukan akselerasi pembangunan, yang tentunya harus didukung oleh kualifikasi sumber daya yang kompetetif dan inovatif. Sebagai bangsa yang bergerak maju dan sebagai bangsa pembelajar, Indonesia dihadapkan pada konsekuensi penguatan kapasitas dan peningkatan kompetensi SDM sebagai sebuah strategi dalam menjawab persoalan bangsa saat ini. Saat ini pemerintah telah membuat peta jalan (road map) “making Indonesia 4.0”, untuk mengantisipasi segala perubahan yang terjadi pada revolusi industri. Namun peta jalan tersebut tak serta-merta membuat pemerintah dengan mudah bisa menerapkan industri 4.0. Pemerintah masih berkutat menangani aspek kru-
Oleh Dr. Jusuf Sunya, M.E. sial dalam implementasi industri 4.0, yakni belum optimalnya ketersediaan SDM yang kompetetif dalam negeri. Ini merupakan sebuah tantangan besar yang mesti diantisipasi dengan diagnosa yang spesifik. Pemerintah juga telah membentuk komite industri nasional (KINAS) yang bertujuan untuk memfasilitasi percepatan pengembangan revolusi industri 4.0 di bawah kendali langsung oleh Menko Perekonomian. Tantangan bangsa ini adalah menghadapi bonus demografi 2030, bila tidak diikuti dengan kesiapan sumber daya. Jika tantangan ini tidak diantisipasi, maka banyak tenaga kerja kita yang tidak kompetibel dan menyebabkan pengangguran yang tinggi. Dari 263 juta penduduk yang tersebar di 17.000 pulau, 514 kabupaten dan kota, 34 provinsi dengan sebaran 714 suku, 1.114 lebih bahasa daerah, adat- isitiadat serta tradisi yang beragam, yang mencerminkan kekuatan, kekayaan dan dinamika, tentunya membutuhkan inovasi untuk mengelola berbagai potensi anak bangsa secara maksimal agar selalu terdepan. Secara statistik terdapat sekitar 70 persen SDM Indonesia hanya bermodalkan pendidikan SMA ke bawah, sementara lulusan SMK banyak yang belum siap kerja. Ini menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi pemerintah memiliki kemampuan anggaran
terbatas dalam upaya peningkatan kapasitas SDM, terutama menghadapi bonus demografi ini. Keberadaan SDM yang didominasi usia masih produktif bakal membuat implementasi industri 4.0 mesti diikuti dengan penataan dan percepatan. Karena itu, perlunya kerja sama setiap elemen stakeholder yang concern terhadap peningkatan SDM. Semua ini menjadi PR bersama anak bangsa, terkait pengelolaan SDM, karena sasaran jangka pendek adalah mendorong berbagai program pendidikan dan pelatihan vokasi yang memiliki link and match antara industri dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Program vokasi dibeberapa daerah sudah dilakukan, namun perlu pelibatan semua pihak, misalnya intensitas kemitraan antara perusahaan dengan dunia pendidikan (universitas) dalam hal program skill for competitiveness. Ini agar SDM yang tersedia dapat terserap dan mampu meningkatkan nilai tambah sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan kesiapan SDM, ada harapan bahwa revolusi industri 4.0 ini tidak sekadar hanya diantisipasi, tetapi juga mampu kita lampaui. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sudah menjadi kebutuhan setiap negara. Digitalisasi sudah merambah dalam setiap aspek kehidupan dan inovasi adalah kata kunci
Penulis, Peserta Diklapim II BPSDM Bali, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Ternate
POJOK
Sektor properti penyumbang terbesar kredit bermasalah di Bali. - Salah langkah eksploitasi Bali. *** Bali alami kelesuan ekonomi, pemda harus cermat menyikapi. - Cermin ekonomi Indonesia. *** Jadi Dirut Garuda, Ngurah Askhara akan hemat 150 juta dolar. - Terobosan selamatkan ekonomi Indonesia.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Kamis Umanis, 13 September 2018
7
TABANAN
Hibah dan Perjalanan Dinas Tak Dianggarkan
Dewan Pertanyakan Sikap Eksekutif Tabanan (Bali Post) Defisit Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tabanan berimbas pada sejumlah pos Belanja Daerah. Anggaran hibah, bansos dan perjalanan dinas anggota DPRD Tabanan belum dianggarkan. Sontak hal ini memunculkan reaksi kalangan dewan. Bahkan dalam rapat kerja antara Banggar DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) terkait RAPBD Perubahan Tahun 2018, Rabu (12/9) kemarin, persoalan tersebut cukup alot dibahas. Ketua TPAD yang juga Sekda Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa memaparkan postur RAPBD Perubahan. Di dalamnya ternyata tidak mencantumkan dana hibah, bansos dan perjalanan dinas dewan di sisa tiga bulan
tahun anggaran 2018. Wirna Ariwangsa menyebutkan, dalam RAPBD Perubahan, dana kebutuhan dewan untuk hibah sebesar Rp 13 miliar dan dana perjalanan dinas dewan selama tiga bulan sisa tahun 2018 sebesar Rp 7 miliar yang sebelumnya diusulkan Sekwan tidak dianggarkan. Wirna menjelaskan, dalam APBD Perubahan 2018 memang terdapat penambahan Pendapatan Daerah sebesar Rp 60 miliar lebih yang bersumber dari PAD, BKK serta Silpa. Namun, ada penambahan belanja sebesar Rp 81 miliar, sehingga terjadi defisit sebesar Rp 21 miliar lebih. Hal inilah yang menyebabkan sejumlah pos Belanja Daerah tidak bisa dianggarkan. Terkait hal itu, pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada anggota Banggar yang
ikut dalam rapat kerja tersebut. ‘’Saya serahkan sepenuhnya kepada rekan-rekan di Banggar untuk menyikapi hal ini,’’ tegasnya. Usai mendengarkan pemaparan tersebut, Ketua Fraksi PDI-P Tabanan I Nyoman Arnawa menilai belum ada sinergi eksekutif dan dewan. Terlebih mengingat tahun ini tahun politik yang semestinya eksekutif memahami kebutuhan dewan. Dia pun menyayangkan hingga kini belum ada kejelasan mengenai hibah, bansos dan perjalanan dinas dewan, padahal bulan ini RAPBD Perubahan 2018 harus sudah ditetapkan. ‘’Saya minta jangan digeser-geser, jangan dipencetpencet. Anggaran perjalanan dinas dan hibah-bansos harus disediakan. Masalah dengan jumlahnya, mari kita diskusi-
kan,’’ ujarnya. Ketua Fraksi Demokrat I Gusti Made Purnayasa menyampaikan, jika hibah, bansos dan perjalanan dinas tidak dianggarkan, maka akan ada kegiatan yang terhambat, seperti penyusunan perda dan kegiatan pansus. ‘’Saya inginkan transparan dan terbuka, supaya pembahasan anggaran ini tidak ada permasalahan,’’ tegasnya. Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi sempat menawarkan solusi untuk melakukan rasionalisasi anggaran, seperti menunda program yang tidak penting atau menunda pembayaran proyek yang bisa dibayarkan di tahun anggaran 2019. Namun, Sekda Wirna Ariwangsa mengaku belum berani memberikan jawaban, karena semua kembali
RAPAT - Suasana rapat kerja antara Banggar dan TAPD. pada kebijakan kepala daerah. Meski demikian, dia berjanji akan menyampaikan usulan tersebut ke Bupati. Mengingat belum ada titik
temu, akhirnya rapat kerja pembahasan RAPBD Perubahan 2018 tersebut ditunda. Suryadi meminta anggota Banggar yang sudah masuk
Bali Post/bit
kelompok kerja di masingmasing komisi untuk membedah postur RAPBD untuk melihat anggaran yang bisa dirasionalisasi. (kmb28)
BULELENG
8
Kamis Umanis, 13 September 2018
Sekwan Proses PAW H. Mulyadi Putra dari PPP
Singaraja (Bali Post) – Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD Buleleng memproses Pergantian Antar-Waktu (PAW) anggota DPRD Buleleng dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) H. Mulyadi Putra. Legislator itu di-PAW karena di tengah masa jabatannya dia mencalonkan diri kembali sebagai calon legislatif (caleg) dari partai berbeda yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sekwan DPRD Buleleng Dewa Ketut Manuaba, Rabu (12/9) kemarin, membenarkan pihaknya sedang memproses PAW anggota dewan tersebut. Birokrat asal Desa Panji, Sukasada itu mengatakan, proses PAW ini berdasarkan Peraturan KPU No. 20 Tahun 2018. Regulasi itu mengatur bakal caleg (bacaleg) yang kembali mencalonkan diri pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2018, namun yang besangkutan tampil dari partai politik (parpol) berbeda. Karena hal itu, diharuskan Mulyadi Putra mengundurkan diri terlebih dahulu dari anggota DPR, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota. Mengacu ketentuan itu pihaknya melengkapi syarat-syarat administrasi pengusulan pemberhentian H. Mulyadi Putra kepada Gubernur Bali. ‘’Proses pemberhentiannya seperti aturan yang ada. Kami mengajukan ke Gubernur. Surat itu sudah kita proses melalui Bupati,’’ katanya. Sebelum mengusulkan PAW, pihaknya bersama H. Mulyadi Putra telah berkonsultasi ke Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri-RI) di Jakarta. Hasilnya, sebelum PAW dilakukan, maka terlebihdahulu harus melalui proses pemberhentian yang bersangkutan sebagai sebagai anggota dewan. Selain itu, keterangan lain diperoleh bahwa setelah ditetapkan sebagai Daftar Calon Sementara (DCS), maka semua hak-hak yang bersangkutan otomatis dicabut. ‘’Setelah DCS otomatis segala hak-haknya itu distop, termasuk hak keuangan. Pak Mulyadi sudah mengajukan pengajuan permohonan berhenti melalui partainya. Surat itu bisa dipergunakan sebagai dasar PAW,’’ jelasnya. Sementara itu, anggota DPRD dari PPP H. Mulyadi Putra mengaku dapat menerima pemberhentian dirinya sebagai anggota dewan. Dia pun kini akan fokus ‘’berjuang’’ merebut kembali kursi DPRD lewat PKB Nomor Urut 1 dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang mewilayahi dua Kecamatan Gerokgak dan Seririt. (kmb38)
RUMAH ROBOH - Satu unit rumah semipermanen di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt roboh rata dengan tanah akibat diterjang angin kencang, Rabu (12/9) kemarin.
Disapu Angin Kencang, Rumah Warga di Lokapaksa Roboh
Singaraja (Bali Post) – Angin kencang melanda Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Rabu (12/9) kemarin. Akibatnya, satu rumah semipermanen yang ditempati dua kepala keluarga (KK) itu roboh hingga rata dengan tanah. Beruntung penghuni rumah ini selamat, lantaran anggota keluarga yang tinggal di sana saat itu sedang beraktivitas di luar rumah. Namun dampaknya dua keluarga itu terpaksa mengungsi di rumah orangtuanya. Rumah keluarganya itu tidak jauh dari lokasi kejadian.
H. Mulyadi Putra
Bali post/ kmb38
Dermaga Eks Pelabuhan Buleleng untuk Pelabuhan Kapal ’’Yacht’’ Singaraja (Bali Post) – Beberapa tahun terakhir ini Pantai Lovina di Kecamatan Buleleng menjadi daerah tujuan peserta reli kapal yacht dari berbagai negara di belahan dunia ini. Setiap tahun kehadiran petualang samudera ini menyinggahi Pantai Lovina yang indah itu. Pereli bahari ini tidak pelak selalu disambut berbagai atraksi seni budaya dan layanan akomodasi wisata melalui event Lovina Festival. (Lovest). Tahun sebelumnya, kapal yacht itu nyandar di Pantai Lovina. Tetapi tahun ini Dinas Pariwisata (Dispar) menyiapkan eks Dermaga Pelabuhan Buleleng, Kampung Tinggi, Singaraja. Tempat itu menjadi lokasi nyandar kapal yacht. Peserta reli yacht saat ini sudah mengunjungi Lombok, Nusa Tenggara Barat. Mereka selanjutnya akan berlayar menuju Buleleng. Selama di Den Bukit wisatawan akan disuguhi atraksi seni, budaya dan tour ke objek wisata melalui kemasan Lovest mulai Rabu 26-29 September mendatang. Jelang melayani wisatawan asing, Dispar akan melakukan penataan dan pemeliharaan fasilitas di eks Dermaga Pelabuhan Buleleng itu. Salah satunya memasang tangga di ujung dermaga yang sekarang difungsikan untuk lokasi restoran terapung. Anak buah kapal (ABK) yacht itu ditawarkan nyandar di areal dermaga yang dahulu diresmikan mantan Gubernur Bali Dewa Beratha. Selain menikmati sajian kuliner di restoran terapung, peserta reli yacht juga disuguhi paket wisata city tour di jantung kota Singaraja. Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng Nyoman Sutrian, M.M. saat meninjau persiapan penyambutan peserta reli yacht Rabu (12/9) kemarin mengatakan, pertimbangan pihaknya mengarahkan kapal yacht itu sandar di eks Dermaga Pelabuhan Buleleng, karena lokasinya strategis dan didukung infrastruktur memadai. Selain itu, sesuai instruksi Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) agar eks Dermaga Pelabuhan Buleleng diperkenalkan sebagai daerah tujuan wisata (DTW) dengan didukung Objek Museum Tematik Soenda Ketjil. Dari pengembangan ini, Dispar ingin mengenalkan wisata sejarah di mana Buleleng pernah menjadi ibu kota Soenda Ketjil di masa lampau. Selain itu, ada dukungan objek menarik lainnya, seperti keberadaan objek yang menunjukkan perpaduan budaya antar-etnis. Seperti Klenteng Linguan Kiong milik warga Tionghua, Pura Segara Desa Adat Pakraman Buleleng, dan etnis Islam. ‘’Kami siapkan fasilitas di sini (eks Dermaga Pelabuhan Buleleng - red) sekaligus untuk mempromosikan objek-objek di sini untuk dkenal lagi oleh wisatawan,’’ katanya. Tidak saja mempromosikan di eks Dermaga Pelabuhan Buleleng sebagai objek wisata sejarah, Dispar juga ingin memperkenalkan paket wisata city tour jantung kota Singaraja. Objek itu adalah Perpustakaan Gedong Kertya, Museum Buleleng, kawasan Puri Buleleng, dan kawasan Heritage Bung Karno di Lingkungan Bale Agung, Kelurahan Paket Agung, Singaraja. ‘’Ini yang akan kita promosikan. Para yachter dari berbagai negara di dunia itu saat pembukaan Lovest nanti akan dilayani akomodasi wisatanya ke lokasi itu,’’ jelasnya. Terkait capaian Lovest, mantan Kepala Dinas Perikanan Kelautan (Diskanla) yang sekarang menjadi Dinas Perikanan ini mengatakan, dari segi keuntungan ekonomi, dikatakan memang belum memberikan hasil optimal. Namun cukup signifikan efek ekonominya bagi pelaku wisata di daerahnya. Promosi melalui para peserta reli yacht yang juga akan disebarkan informasi 87 lokasi objek wisata di Buleleng. (kmb38)
Camat Seririt Nyoman Riang Pustaka membenarkan telah menerima laporan bencana. Memang salah satu rumah warganya ada yang roboh. Menurutnya, sebelum bencana di rumah semipermanen itu ditempati Komang Sutriana bersama istri dan anaknya. Selain itu juga ada satu orang saudaranya, Putu Subawa Yasa. Sebelum kejadian, dua keluarga ini sedang beraktivitas di luar rumah.
Ketika itulah angin kencang menerjang sejak siang kemarin. Tiupan angin kencang itu merobohkan atap bangunan hingga rata tanah. Atap dan rangka kayu rumah korban juga porak-poranda. Bahkan mengubur semua perlengkapan rumah tangga dua keluarga tersebut. ‘’Angin itu merobohkan satu rumah yang ditempati dua KK. Tidak ada korban
jiwa. Namun perlengkapan rumah tangga warga kami itu terkubur puing-puing atap dan rangka kayu yang hancur akibat angin kencang,’’ jelasnya. Atas kondisi ini, Riang Pustaka mengaku telah mengumpulkan data korban dan angka total kerusakannya. Rencananya data itu dilaporkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng dan Dinas
Sosial (Dinsos) Buleleng. Pihaknya berharap korban bencana ini segara mendapat bantuan perlengkapan rumah tangga. Hal itu sangat krusial untuk membantu meringankan penderitaan korban. Pihaknya juga segera memproses usulan itu, agar korban mendapat bantuan untuk perbaikan rumah, sehingga tidak perlu terlalu lama kedua keluarga ini harus mengungsi. ‘’Menunggu bantuan datang, sementara korban tinggal di rumah orangtuanya. Kami sudah mendata dan melaporkan ke instansi terkait, sehingga kami berharap warga kami bisa segera mendapat bantuan yang diperlukan,’’ jelasnya.
Kepala Pelaksana BPBD Ida Bagus Suadnyana, S.H. mengatakan, kejadian angin kencang itu merobohkan rumah warga di Desa Lokapaksa. Pihaknya sedang assessment yang dilakukan Tim Reaksi Cepat (TRC). Hasil assessment nantinya akan ditindaklanjuti dengan upaya penanganan darurat, termasuk distribusi bantuan logistik kepada para korban bencana. ‘’TRC sudah kami perintahkan melakukan assessment. Pasti kami lakukan penanganan sesuai tupoksi penanganan darurat dan bantuan logistik korban bencana,’’ jelas mantan Kasatpol PP Buleleng ini. (kmb38)
Wisnu Jaya Wardana dari Desa Pedawa Rebut Emas Olimpiade Matematika Nasional Siswa berprestasi nampaknya tidak selalu dari sekolah unggulan di kota Singaraja saja. Buktinya, siswa SMP dari luar kota belakangan ini mulai menunjukkan prestasi yang membanggakan, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Prestasi membanggakan anak desa itu diraih siswa kelas IX SMPN 4 Singaraja, Putu Wisnu Jaya Wardana. Lalu, bagaimanakah perjalanan prestasi siswa asal Desa Pedawa Kecamatan Banjar itu hingga keluar sebagai juara dan mendapat medali emas pada Olimpiade Matematika Nasional Tahun 2018 di Universitas Islam Malang, Jawa Timur (Jatim) itu? PUTU Wisnu Jaya Wardana ditemui di sekolahnya, Rabu (12/9) kemarin menceritakan, memang dirinya sejak duduk di bangku SD sudah menyukai mata pelajaran Matematika. Kecintaanya pada mata pelajaran yang menjadi momok alias ‘’ditakuti’’ banyak siswa itu, buat Wisnu malah kebalikannya. Ia justru sangat mencintai dan kemudian terus mengikuti berbagai kompetisi baik di sekolah, kabupaten, provinsi, bahkan tingkat nasional. Prestasi pemuncak akhirnya berhasil dicapai Wisnu pada ajang olimpiade matematika di Universitas Islam Malang. Sukses itu direbut setelah ia di-
fasilitasi sekolahnya pada kompetisi Olimpiade Matematika Nasional. Dari event itu Wisnu awalnya lolos menjadi nominasi bersama 75 wakil siswa SMP di Indonesia. Kendati kompetisinya berlangsung ketat,dia berhasil mengalahkan lawan-lawannya dan kemudian merebut gelar juara. Atas prestasi itu, Wisnu berhak menerima medali emas yang memang diperebutkan pada laga bergengsi itu. ‘’Sejak sekolah saya memang suka mata pelajaran matematika. Orangtua dan sekolah memang sangat mendukung. Karena itu saya tidak pernah ‘menyerah’ ambil bagian pada setiap kompetisi. Ini memang prestasi pertama saya di tingkat nasional. Sebelumnya sempat gagal juara Olimpiade Sains Nasional (OSN),’’ katanya. Saat mengikuti olimpiade, putra pasutri Nengah Sutarjana dan Kadek Marianti ini
mengaku sempat kesulitan menghadapi lawan-lawannya. Rival terberat, diakuinya, adalah wakil dari Surabaya. Berkat persiapan matang, tentunya dengan latihan intensif mengerjakan soal-soal atas arahan guru pembingbingnya di sekolahnya. Kemudian rival terberatnya itu pun berhasil ‘’dilibas’. Prestasi itu jadi sebuah sukses yang membanggakan sebagai wakil sekolah yang berasal dari pinggiran. Wisnu menggaet prestasi puncak itu setelah mengalahkan puluhan siswa favorit dari berbagai daerah dan kota di Tanah Air. Meskipun tidak pernah mengikuti les privat untuk mengasah kemampuannya, siswa yang memiliki hobi olahraga bulu tangkis ini berhasil mempersembahkan prestasi membanggakan untuk orangtua, sekolah dan sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Buleleng di tingkat Nasional.
‘’Sehari hari saya cukup latihan mengerjakan soal. Pelatihan itu saya lakukan tidak saja di sekolah, juga di luar jam sekolah. Saya memang berusaha keras terus berlatih bersama guru pembina. Prestasi ini saya persembahkan kepada orangtua, sekolah dan juga daerah,’’ jelasnya. Kepala SMPN 4 Singaraja Putu Budiastana, S.Pd., M.Pd. didampingi guru pembina Made Wiweka juga sangat bangga dengan raihan prestasi anak didiknya itu. Sejak memimpin SMPN 4 Singaraja, kata Budiastana, dirinya memberikan ruang seluas-luasnaya kepada segenap anak sekolah mengikuti kompetisi apa pun. Khusus Olimpiade Matematika Nasional ini, pihaknya memang memfasilitasi secara penuh. Bahkan menugaskan guru pembina Made Wewika melakukan persiapan materi
secara intensif. ‘’Kebijakan kami untuk kompetisi akademik dan nonakademik selalu kami buka lebar-lebar kepada anak anak kami yang berbakat. Seperti Wisnu yang mengikuti olimpade ini. Kami memang mendukung penuh bersama guru pembina. Pak Wewika memang tidak mengenal lelah membimbing. Bersyukur kerja keras anak dan pembina itu berbuah manis, dengan bukti raihan medali emas oleh Wisnu,’’ ujarnya sumringah. Atas prestasi bergengsi itu, Budiastana meminta agar siswa berprestasi tidak terhenti mengasah kemampuannya secara optimal. Apa yang sudah dicapai Wisnu itu perlu ditularkan kepada rekan siswa-siswa lainnya. Ini penting karena raihan prestasi itu diyakini akan bisa ‘’memompa’’ semangat siswa lainnya semakin termotivasi mengejar cita cinta dan prestasi terbaiknya. (mud)
Bali Post/ kmb38
EMAS - Putu Wisnu Jaya Wardana, siswa kelas IX SMPN 4 Singaraja, merebut medali emas Olimpade Matematika Nasional.
Kamis Umanis, 13 September 2018
GIANYAR
9
Tiga Bus Suporter Persela Dilempari Batu
Gianyar (Bali Post) Tiga bus yang mengangkut suporter Persela Lamongan dilempari batu oleh orang tak dikenal, Selasa (11/9) malam. Aksi anarkis itu terjadi seusai para suporter tersebut menyaksikan pertandingan di Stadion Dipta. Akibatnya, sejumlah kaca bus mengalami kerusakan. Sampai saat ini aparat Polres Gianyar masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
Bali Post/kmb35
MENGECEK - Supporter Persela Lamongan saat mengecek kaca bus yang retak usai dilempari batu oleh orang tak dikenal, Selasa (11/9) malam.
mengenakan baju, sehingga beberapa tato yang menempel di badannya kelihatan. ‘’Penampilannya seperti anak punk, suka ngamuk juga. Akhirnya, warga melapor kepada petugas,’’ kata Nasta. Saat didatangi petugas Satpol PP, Rabu siang kemarin, Karbawa yang mengidap gangguan jiwa sejak SMA itu sedang nongkrong di pinggir jalan. ‘’Ketika kami dekati, dia langsung lari. Akhirnya, kami mengejarnya,’’ jelas Nasta. Setelah beberapa menit melakukan aksi kejarkejaran, petugas Satpol PP akhirnya berhasil menangkap Karbawa di depan Balai Banjar Pengambengan. ’’Saat diamankan, dia berusaha kabur lagi. Tapi, akhirnya dia mau dibawa ke RS Jiwa Bangli,’’ tegas Nasta. (kmb35)
Gianyar (Bali Post) September ini musim kemarau akan memasuki puncaknya. Kekhawatiran akan terjadinya kekeringan pada sejumlah sumber air di kawasan seni ini mulai mencuat. Namun, kondisi ini dipastikan tidak sampai menggangu pelayanan air PDAM Gianyar. Dirut PDAM Gianyar Made Sastra Kencana mengatakan hal itu, Rabu (12/9) kemarin. Sastra Kencana mengatakan, musim kemarau ini dipastikan tidak mengganggu sumber air PDAM Gianyar. Selain mengandalkan pasokan sumber air permukaan, perusahaan air bersih ini juga men-
(12/9) kemarin, tidak ada kata yang terucap dari bibir bocah perempuan ini. Bella justru meneteskan air mata saat dikerumuni awak media. Bella sempat dirangkul oleh Kanit Reskrim Polsek Sukawati Iptu I Gusti Ngurah Winangun untuk berbincang santai. Namun, ia tetap tidak mau bicara walaupun sudah dirayu dengan permen dan sebotol air mineral. “Ini perlu pelan-pelan. Kami masih mencari tahu kediamannya di Jember,” jelas Winangun. Menurut Winangun, pihaknya sudah mengerahkan polwan khusus untuk berbicara dengan Bella, hingga akhirnya ia menyebut salah satu daerah di Jember. Dalam percakapan dengan polwan itu, Bella disebut ingin bertemu dengan neneknya
yang dikemudikan Sugiono (45) retak. Bus dengan nomor polisi AG 7235 UV yang dikemudikan Putut Tri Suto 46 asal Lemongan mengalami kaca pecah di bagian depan. Sedangkan bus dengan nomor polisi S 7470 UA yang dikemudikan Suyono (48) mengalami kaca retak di bagian samping kanan. Saat kejadian pelaku menaiki sepeda motor. Namun, nomor polisi kendaraan tersebut tidak jelas, demikian pula orang yang mengendarainya tidak dikenal. Kejadian ini lantas dilaporkan ke Mapolsek Blahbatuh dan kini ditangani aparat Polres Gianyar. (kmb35)
gandalkan pasokan dari sumur bor. “PDAM memastikan suplai air masih sangat mencukupi, termasuk untuk memenuhi sambungan baru. Jadi, pasokan air masih aman,” katanya. Menurut Sastra Kencana, pasokan air yang dikelola PDAM Gianyar tidak hanya mengandalkan dari sumber air permukaan. Namun juga dikombinasikan dengan sumber air dari sumur bor. Langkah ini dilakukan berdasarkan pada perhitungan potensi pelanggan. “Artinya, ketika suatu wilayah memiliki potensi pelanggan yang besar, maka PDAM Gianyar telah membuat sumber baru dengan cara membuat sumur bor,” terangnya. Sastra Kencana mengakui cara itu
bersifat jangka pendek dan menengah. Sebab, untuk pemenuhan jangka panjang, pihaknya masih menunggu dari Belok Sidan, Bangli. “Saya tegaskan lagi, musim kemarau seperti sekarang ini kami tidak ada masalah mengenai pasokan air. Meskipun ada penurunan, angkanya tidak signifikan,” tegasnya. Sastra Kencana menambahkan, langkah untuk menjaga sumber air juga disiapkan melalui pemenuhan anggaran konservasi sumber air setiap tahunnya. “Anggaran ini selain digunakan untuk pengecekan, juga untuk membersihkan sumber air guna menghindari terjadinya degradasi,” ujarnya. (kmb35)
Bobol Toko di Batubulan, Diringkus di Jember
Gianyar (Bali Post) Jajaran Polsek Sukawati meringkus pelaku pencurian, Eko Purnomo, di rumahnya di Jember, Jawa Timur, Selasa (11/9). Pelaku membobol toko di seputaran Jalan Raya Batubulan, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati. Beraksi seorang diri, pelaku bertubuh mungil ini berhasil menggondol sejumlah barang berharga.
REKA ULANG - Polisi menggiring pelaku Eko Purnomo saat reka ulang kasus pembobolan toko.
Dikonfirmasi Rabu (12/9) kemarin, Kanit Reskrim Polsek Sukawati Iptu IGN Winangun mengatakan, penangkapan ini dilakukan berdasarkan laporan polisi LP-B/111/IX/2018/Bali/Res Gnr/ Sek skwt, tertanggal 6 September 2018. ‘’Awalnya kami mendapat informasi pelaku pembobol toko ini sedang berada di Desa Jatimulyo Kecamatan Jenggawa Kabupaten Jember,’’ ujarnya. Petugas yang meluncur ke lokasi tersebut langsung melakukan penangkapan pada Selasa sore sekitar pukul 15.00 Wita. Ketika diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku mengakui
Bocah Perempuan Ditinggal Ibunya di Terminal Batubulan
Gianyar (Bali Post) Seorang bocah perempuan berusia 11 tahun ditinggal ibunya di Terminal Batubulan, Senin (10/9) lalu. Kini bocah bernama Bella ini dititipkan di Mapolsek Sukawati. Aparat kepolisian berupaya mencari keluarga dari bocah perempuan berambut panjang ini. Namun tidak banyak informasi yang bisa dikorek dari bocah yang hanya tahu berasal dari Jember ini. Bella yang ditinggalkan oleh ibunya di Terminal Batubulan ini hanya dibekali dua tas kresek yang berisi pakaian dan handuk. Saat ditinggal, Bella sempat memanggil-manggil ibunya yang naik bus Sarbagita. Namun hingga dua malam sang ibu justru tak kembali ke terminal tersebut. Saat ditemui wartawan Rabu
nyelidikan polisi. ‘’Pelaku masih kita lidik,’’ tegasnya. Berdasarkan informasi dihimpun di lapangan, insiden ini terjadi seusai pertandingan Persela Lamongan vs Bali United di Stadion Dipta. Saat itu Persela kalah 2-3 dari Bali United. Usai pertandingan, para suporter pulang menaiki tiga bus tersebut. Aksi pelemparan batu terjadi saat bus melintas di Jalan Udayana, tepatnya perempatan Banjar Antugan, Desa Blahbatuh, Selasa (11/9) malam sekiar pukul 21.30 Wita. Akibat kejadian itu, kaca depan bus dengan nomor polisi W 7102 UA
PDAM Pastikan Pasokan Air Aman
Resahkan Warga, ODGJ Diamankan Satpol PP Gianyar (Bali Post) Gara-gara meresahkan warga di seputaran Desa Pejeng Kangin, Kecamatan Tampaksiring, Satpol PP Gianyar mengamankan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Gusti Ngurah Karbawa, Rabu (12/9) kemarin. Selama porses penangkapan itu, petugas harus kejar-kejaran dengan ODGJ berusia 41 tahun ini. Menurut petugas Satpol PP Gianyar Wayan Nasta, Karbawa memang kerap meresahkan warga desa setempat. Terkadang, dia merusak barang yang ditemuinya dan juga menakut-nakuti warga setempat. ‘’Kelakuannya memang sangat meresahkan warga,’’ ujar petugas Satpol PP yang spesialis menangani ODGJ ini. Penampilan Karbawa memang sangar. Rambutnya dicukur pendek dan tidak
Dikonfirmasi Rabu (12/9) kemarin, Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo membenarkan adanya insiden tersebut. Dikatakan, insiden tersebut berlangsung di luar area Stadion Dipta, tepatnya di perempatan Desa Blahbatuh Kecamatan Blahbatuh. ‘’Tiga bus suporter Persela dilempari di jalan waktu pulang. Bukan di area stadion,’’ ujar perwira melati dua di pundak ini. Orang nomor satu di Mapolres Gianyar ini menegaskan, jajarannya sudah melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Namun, hingga Rabu kemarin identitas pelaku masih dalam pe-
di Jember. “Namun ketika kami cocokkan dengan teman anggota di Jember, tidak ada nama daerah itu,” jelasnya. Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Sukawati Kompol Pande Sugiharta mengaku kesulitan mengorek identitas dan kronologi anak tersebut sampai di Terminal Batubulan. Dikatakan, tiba-tiba saja Bella ada di Pos Batubulan dengan memanggil-manggil ibunya. “Dia tidak sekolah. Tidak ada sebab yang jelas dia sampai di terminal,” ujarnya. Selama di Pos Batubulan, kata Sugiharta, anak tersebut hanya diam. Ada sejumlah warga yang iba sehingga anak tersebut diberikan makan dan minum. Selama di pos, Bella tidur di kursi dan akhirnya dibawa ke Mapolsek Sukawati. “Di Polsek
Sukawati untuk sementara polisi merawat anak tersebut. Kami kasih makan, kami rawat,” ujarnya. Sugiharta menduga kedua orangtua bocah ini tidak memiliki pekerjaan yang jelas. Atas temuan anak tersebut, polisi akan berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak atau ke lembaga anak untuk mengorek informasi. “Nanti kami akan bekerja sama dengan Dinas Sosial. Kami akan berkoordinasi juga dengan Unit PPA,” tegasnya. (kmb35) BOCAH - Kanit Reskrim Polsek Sukawati Iptu I Gusti Ngurah Winangun mencoba mengorek informasi dari Bella. Bocah ini ditinggalkan oleh ibunya di Terminal Batubulan.
sudah beraksi di Pizza Hut Delivery dengan mengambil dua HP merek Samsung warna hitam dan satu unit TV yang terpasang di tembok. Polisi lantas membawa pelaku Eko ke Bali. Kapolsek Sukawati Kompol Pande Putu Sugiharta mengatakan, setiba di Sukawati, polisi langsung menggelar reka ulang aksi pencurian yang dilakukan oleh pelaku, Selasa malam sekitar pukul 22.00 Wita. ‘’Berdasarkan hasil reka ulang, pelaku masuk dengan naik ke atap dan menjebol plafon yang terbuat dari kalsiboard menggunakan sebatang kayu,’’ jelasnya.
Selanjutnya, pelaku masuk ke dalam toko dan mengambil dua HP. Pelaku juga sempat berniat membawa satu unit TV ukuran 52 inci yang terpasang di tembok. TV tersebut sempat dibawa pelaku ke lantai atas toko tersebut untuk dibawa kabur. ‘’Karena TV-nya kebesaran, sementara pelaku tubuhnya kecil, TV tersebut tidak bisa dibawa oleh pelaku. Makanya, tidak jadi diambil, hanya ditaruh di lantai toko itu,’’ kata Sugiharta dan menambahkan, pelaku yang beraksi di malam hari ini dikenakan pasal 3636 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (kmb35)
JEMBRANA
10
Kamis Umanis, 13 September 2018
SOSOK Gelar Simulasi
PELABUHAN Gilimanuk yang merupakan jalur utama penghubung transportasi darat Pulau Bali-Jawa, mulai melakukan persiapan guna mendukung pelaksanaan pertemuan IMF-World Bank di Bali, pada Oktober mendatang. Selain pembenahan sarana dan prasarana guna memberikan kesan kepada delegasi juga antisipasi evakuasi bilamana terjadi bencana seperti erupsi Gunung Agung. General Manager (GM) PT ASDP Cabang Ketapang-Gilimanuk Solikhin mengatakan, sesuai rapat koordinasi di Kodam IX/Udayana belum lama ini terkait persiapan pengamanan IMF, Pelabuhan Gilimanuk menjadi jalur utama untuk evakuasi jika terjadi bencana. “Kita sudah menyampaikan bahwa kapal kita yang standby 56 unit dan 32 yang beroperasi dengan tujuh dermaga di Ketapang dan Gilimanuk. Kita yakin sudah siap dengan armada sejumlah itu,” ujar. Pihaknya sudah merancang pola operasi ketika terjadi evakuasi 130 unit bus delegasi yang nantinya juga akan disimulasikan bersama jajaran Kodam. “Sekarang sudah mulai untuk penyempurnaan jalur-jalur yang dilewati (delegasi). Serta penataan performance pelabuhan agar lebih berkesan. Termasuk fasilitas-fasilitas yang ada,” ucapnya. Untuk jalur penyeberangan, menurutnya, pihaknya sudah melakukan pembenahan yang matang dengan melibatkan seluruh stakeholder, baik di Banyuwangi maupun Bali. “Nanti kita akan melakukan simulasi lokal, sifatnya internal. Kita pastikan juga kesiapan sarana dan SOP, efektivitas dan kesiapan orang-orangnya,” pungkasnya. (olo)
Bobol LPD dan Rumah, Residivis Ditangkap Negara (Bali Post) – Residivis kasus pencurian yang baru beberapa bulan keluar dari penjara kembali ditangkap aparat kepolisian. Dia adalah GN Dharma Santika (23) asal Banjar Tengah, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo. Pelaku ditangkap lantaran membobol sejumlah rumah dan kantor. Namun saat penangkapan, tersangka sedang menyatroni rumah milik I Putu Wiasa (55) di Banjar Rangdu, Desa Pohsanten, Jumat (7/9) lalu. Pengungkapan kasus ini berawal ketika tersangka membobol rumah Wiasa. Sejumlah barang berharga milik korban diembat tersangka. Diperkirakan korban mengalami kerugian hingga Rp 20 juta. Selain uang tunai, tersangka juga mencuri perhiasan emas yang disimpan di dalam rumah. Kasus ini pun dilaporkan ke Polsek Mendoyo. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan pelakunya mengarah ke tersangka. Tak berselang lama, tersangka berhasil dibekuk di pinggir jalan Banjar Tengah, Desa Mendoyo Dauh Tukad. Wakapolres Jembrana Kompol I Komang Budiarta, Rabu (12/9) kemarin, membenarkan telah mengamankan tersangka pencurian yang diketahui residivis kasus yang sama. Pelaku baru bebas dari penjara beberapa bulan lalu, namun kembali melakukan aksinya menyatroni sejumlah rumah dan kantor (LPD). Dari pengakuan tersangka, ia melakukan pencurian di rumah Wiasa dengan cara memanjat pagar rumah. Selanjutnya masuk dan mencongkel jendela menggunakan obeng yang telah disiapkan sebelumnya. Setelah jendela berhasil dibuka, tersangka masuk melalui jendela dan menggasak sejumlah barang berharga milik korban. Sejumlah barang bukti turut diamankan polisi, yakni sepeda motor Yamaha Xeon warna hitam DK 6109 ZE, tiga gelang emas, sepasang giwang emas, delapan lembar nota pembelian emas, empat dompet kecil tempat perhiasan serta uang tunai Rp 900 ribu. Kompol Budiarta didampingi Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A. Sooai menambahkan, dari pengembangan yang dilakukan selama ini tersangka juga melakukan pencurian di sejumlah TKP lainnya. Di antaranya di LPD Sawe dan LPD Mendoyo Dangin Tukad (hasil nihil), rumah Ni Komang Ayu Tri Ardanawati di Sawe Rangsasa, Batuagung (uang dan emas), warung milik I Nengah Luih di Sawe Rangsasa, Batuagung (uang Rp 750 ribu), serta rumah I Gusti Putu Suka Sentana di Banjar Rangdu, Pohsanten (uang Rp 4 juta). (kmb26)
Bali Post/olo
DIAMANKAN - Pelaku pencurian di sejumlah TKP di wilayah Mendoyo dan Jembrana diamankan jajaran Polres Jembrana.
RAKOR - Rapat koordinasi (rakor) terkait penyempurnaan data pemilih di KPU Jembrana akhir pekan lalu.
Bali Post/olo
Disepakati, Data Ganda akan Dicoret
Negara (Bali Post) – Ratusan data pemilih ganda yang masih ditemukan dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) di Kabupaten Jembrana akan dicoret. Hal ini telah disepakati antara KPU, Bawaslu dengan perwakilan partai politik (parpol). Dari hasil pengecekan fisik ke sejumlah nama atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terdata ganda, di antaranya ada di dua tempat. Yakni di tempat tinggalnya dan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Negara. Selain itu, juga adanya salah ketik NIK sehingga terdata ganda.
pada Minggu (9/9) lalu dibahas terkait penyempurnaan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam Pemilu 2019. Pencermatan DPT dilakukan terhadap permasalahan kegandaan K1 (kegandaan pemilih berdasarkan NKK, NIK, Nama, jenis kelamin, tempat lahir, tanggal lahir, status kawin, alamat dan difabel). Begitu juga K2 (potensi kegandaan pemilih berdasarkan NIK, nama, jenis kelamin, tempat lahir, tanggal lahir, dan alamat), K3 (potensi kegandaan pemilih berdasarkan NIK, nama, jenis kelamin, tempat lahir, dan tanggal lahir) dan K4 (potensi kegandaan pemilih berdasarkan
NIK, nama dan tempat lahir) serta memperbaiki elemen data pemilih. Dari pengecekan itu, ditemukan ada 247 pemilih ganda. Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jembrana Pande Made Ady Muliawan mengatakan telah merekomendasikan agar pemilih ganda itu dicoret. Untuk itu, data pemilih yang akan digunakan semuanya tunggal. Dari informasi, selain di rutan, ada juga pemilih yang belum dihapus setelah menikah. ‘’Ada pemilih yang kawin keluar, tapi masih tercatat di rumah asalnya,’’ jelas Pande. (kmb26)
Komisioner KPU Jembrana Ketut Gede Tangkas Sudiantara saat dikonfirmasi, Rabu (12/9) kemarin, mengatakan terkait data pemilih yang tertulis lebih dari satu sudah di-cross-check langsung ke lapangan. Dari pengecekan itu ada beberapa faktor yang menyebabkan menjadi ganda. Salah satunya terdata di dua tempat. Misalnya, warga yang
kini berada di Rutan Negara, namun masih tercatat di tempat tinggalnya. ‘’Yang paling banyak kita temukan ada di rutan. Lainnya juga ada karena kesalahan ketik, tapi semuanya sudah tunggal,’’ ujar Tangkas. Selanjutnya, data pemilih ganda untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 itu akan direvisi sehingga semuanya
menjadi data tunggal. Dari hasil penyisiran KPU Jembrana sebelumnya, diketahui ada 247 pemilih yang disinyalir tercatat lebih dari satu atau ganda. ‘’Tadi sudah disepakati dari perwakilan parpol. Nanti yang ganda itu kita coret menjadi data tunggal,’’ terangnya. Dalam rapat koordinasi KPU Jembrana bersama parpol
PENDAPAT akhir penetapan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Jembrana 2018, disampaikan langsung Bupati Jembrana I Putu Artha pada Rapat Paripurna VIII yang digelar di ruang sidang utama DPRD Jembrana, Rabu (12/9) kemarin. Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Jembrana Ketut Sugiasa serta dihadiri seluruh anggota DPRD Jembrana, Sekretaris Daerah (Sekda), Forum Koordinator Pimpinan Daerah (Forkompinda) Jembrana, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pimpinan BUMD, dan para Camat dan Perbekel/Lurah Jembrana menetapkan dua peraturan daerah (perda). Adapun dua Ranperda yang telah disepakati dan disetujui anggota DPRD Jembrana yaitu tentang Perubahan atas Perda Nomor 11 Tahun 2017 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2018 dan Ranperda tentang Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Hasil rapat paripurna terkait APBD yaitu salah satunya pendapatan
daerah dengan target semula Rp 1.114.793.253.249,03 mengalami peningkatan sebesar Rp 5.194.851.902,50 sehingga menjadi Rp 1.119.988.105.151,53. Bupati Artha dalam sambutannya berharap agar APBD Perubahan yang telah disepakati bersama dapat dilaksanakan secara efektif, efisien dan akuntabel. Terpenting sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Bupati Artha juga mengungkapkan diperlukan dedikasi, integritas, dan kerja keras dari segenap anggota DPRD Jembrana, sehingga kedua ranperda tersebut dapat disetujui bersama untuk ditetapkan menjadi perda. Bupati Artha juga menekankan kepada seluruh aparatur yang berperan sebagai pelaksana APBD Perubahan Tahun Anggaran 2018 agar selalu mengedepankan kedisiplinan dan kepatuhan terhadap target-target yang telah ditetapkan dalam perencanaan serta memperhatikan dan mempedomani peraturan perundang-undangan yang berlaku. (ad631)
TANDATANGANI – Bupati Jembrana I Putu Artha saat menandatangani berita acara penetapan peraturan daerah (perda) yang sebelumnya dibahas dengan DPRD Jembrana disaksikan pimpinan DPRD Jembrana.
Dua Ranperda Ditetapkan Menjadi Perda
Bali Post/ist
Kamis Umanis, 13 September 2018
KARANGASEM
11
Data Ganda, KPU Hapus 215 Pemilih Amlapura (Bali Post) Setelah melakukan pengecekan melibatkan Bawaslu dan partai politik, KPU Karangasem akhirnya memutuskan menghapus 215 pemilih, dari 424 terindikasi pemilih ganda. Proses penghapusan itu dilakukan bersama-sama, Selasa (11/9) lalu. Itu merupakan tindak lanjut rekomendasi Bawaslu Karangasem dari hasil temuan di lapangan. KPU Karangasem saat ini masih dalam proses pengecekan lebih lanjut. Khususnya data sendiri yang dicurigai masih ada yang terindikasi ganda, sebelum pleno DPT di tingkat kabupaten, Kamis (13/9) hari ini.
PEMILIH GANDA - Ketua KPU Karangasem (dua dari kanan) bersama Komisioner Bawaslu Karangasem usai merampungkan tindak lanjut ada indikasi pemilih ganda.
rekomendasi Bawaslu, kami juga ada kecurigaan dari data lain yang kami peroleh ada terindikasi ganda. Memang terus kami lakukan cek dan ricek, sampai jadwal pleno 13 September pukul 13.00 Wita,’’ tegas Deasy Natalia. Awalnya dari 424 data terindikasi ganda itu sudah dihapus 212. Tetapi hasil pencermatan sendiri, staf setempat kembali menemukan data ganda bertambah lagi 6 pemilih. Tiga di antaranya langsung dihapus. Sehingga total yang dihapus jadi 215 pemilih. Untuk diketahui, DPT
Karangasem tahun 2018 mencapai 381.568 orang. Jumlah ini, menurut Divisi Perencanaan dan Data KPU Karangasem Ngurah Gede Maharjana, akan turun terus karena adanya penghapusan data ganda. Penghapusan data yang sudah ditandai ganda itu dilakukan melalui aplikasi sidalih milik KPU Karangasem. Pleno final penetapan DPT di Karangasem akan dilakukan 13 September, Kamis hari ini. Sementara di tingkat Provinsi Bali pleno penetapan akan dilakukan 14 dan 15 September.
Ngurah menambahkan, data ganda itu disebabkan pemilih yang sudah terdaftar kemudian didaftarkan lagi. Ada dalam satu TPS, ada juga di TPS lainnya. Selain itu, juga ada yang menikah sudah di catat di TPS yang baru tempat dia menikah, sementara berkas di TPS lama ternyata belum dicabut. Ada juga yang menikah lalu cerai kembali ke rumah lamanya. Sehingga yang bersangkutan dicatat di rumah lamanya. Sedangkan di rumah sebelumnya juga masih tercatat sesuai KTP-nya. Alasan lainnya, misalnya ada yang sudah meninggal dunia tetapi masih terdaftar sebagai DPT. Sejauh ini tidak ada lagi. ‘’Jika nanti kami menemukan data seperti itu, kami segera akan menandainya lagi. Kemudian dihapus. Sehingga DPT kita valid,’’ tegas Ngurah Maharjana. (kmb31)
Seiring Gunung Agung semakin tenang, banyak hal bisa dikerjakan warga di lereng Gunung Agung itu. Para perajin mulai menggeluti usahanya kembali pascarehat dari ancaman erupsi. Salah satunya usaha perajin kayu yang biasa menerima pesanan sanggah di Dusun Geriana Kangin, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat. Mereka mulai menerima order dan mengerjakannya sendiri di tempat usahanya semula. Lalu, bagaimanakah semangat dan motivasi perajin itu memenuhi pesanan dari pelanggannya itu?
memfasilitasi dirinya mendapatkan kredit murah. Darta sendiri mengaku belajar mengukir kayu dan batu itu secara otodidak. Sempat magang dengan kakakkakaknya yang memang juga bergerak bidang pertukangan. Suka-dukanya menjadi tukang kayu cukup banyak. Terkadang pula hasil produksinya telat dibayar. Bahkan pernah tidak dibayar sama sekali. Namun, belakangan ini lancar-lancar saja, sehingga dia bisa membiayai hidup keluarganya, pasca-erupsi Gunung Agung itu. ‘’Lumayan lama saya nganggur gara-gara erupsi. Sekarang lagi berusaha bangkit lagi walau memang harus pelan-pelan,’’ tegasnya. Dirinya berharap kondisi Gunung Agung terus membaik bahkan normal kem-
bali. Saat ini dia juga sedang menggarap pesanan bagunan berupa bale piyasan sanggah. Bangunan itu ukurannya 1,5 x 2 meter. ‘’Ini sebetulnya pasuh (pesanan) saat ngungsi dulu, namun baru bisa dikerjakan setelah Gunung Agung ini tenang,’’ ujarnya. Sebelumnya, dia juga sudah sempat menyelesaikan satu bangunan sakenem dengan luas 4 x 2,70 meter. Untuk bahan bagunan palinggih, biasanya menggunakan kayu khusus. Di antaranya kayu cempaka dan juga majegau. Bangunan tersebut dikerjakan bersama empat orang tukangnya. Kebetulan, semua tukangnya itu berasal dari kampung setempat. Sedangkan untuk memasang prada dan cat, sering juga dibantu anak-anak dan keponakannya. (gik)
Ketua KPU Karangasem Deasy Natalia, Rabu (12/9) kemarin, mengatakan awalnya memang ditemukan data yang mengarah pada indikasi ganda. Akhirnya temuan terbanyak di lapangan diperoleh di Kecamatan Kubu yakni 139 pemilih. Menyusul Kecamatan Karangasem 98 pemilih, berikutnya Kecamatan Bebandem 73 pemilih, Selat 65 pemilih, Manggis 19 pemilih, Abang 16 pemilih, Rendang 11 pemilih dan Sidemen 0 pemilih. ‘’Semua rekomendasi Bawaslu itu sudah kami tindaklanjuti. Hasilnya 215 data kami hapus. Selain
Gunung Agung Tenang Batara Luhur Gunung Agung ’’Melasti’’ ke Pantai Jasri Perajin Kayu Giat Produksi Pesanan
Amlapura (Bali Post) Ida Batara Luhur Gunung Agung yang disungsung di Pura Kahyangan Jagat Penataran Agung, Nangka, Karangasem melasti, Kamis (13/9) pagi ini. Perjalanan pralingga beralaskan kain putih sepanjang jalan sekitar 20 km hingga sampai ke Pantai Jasri. Itu terungkap saat dialog interaktif di Radio SWiB FM Karangasem, Rabu (12/9) kemarin terkait rangkaian prosesi Karya Agung Melaspas, Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung dan Tabuh Gentuh Pura Kahyangan Jagat yang berlokasi di tenggara lereng Gunung Agung, tepatnya di Desa Pakraman Nangka. Ketua Panitia Karya Ir. Ida Made Alit menegaskan memang baru kali ini digelar karya agung di pura kahyangan jagat itu. Karya ini digelar setelah selesai pemugaran seluruh palinggih di pura itu secara tuntas. Pada zaman Gubernur Bali Dewa Made Beratha, kata Ida Made Alit, memang sudah dimulai pemugaran palinggih, namun belum tuntas. ‘’Setelah lama tak ada kelanjutan. Tahun lalu pemugaran palinggih dilakukan dan kemudian bisa dituntaskan. Hal itu berdasarkan berbagai petunjuk. Ada juga yang menerima pawisik. Puncak karyanya bertepatan hari Purnama Kapat, 24 September 2018 akan digelar melaspas dan juga rangkaian karya agung,’’ kata pria asal Budakeling itu.
Sekretaris Karya I Putu Arnawa menambahkan, sejumlah keistimewaan muncul terkait karya agung untuk pertamakalinya ini. Selain jumlah pangiring dan pamundut pralingga Ida Batara diperkirakan mencapai 20 ribu. Dan sepanjang jalan akan digelar kain putih sebagai lantaran atau alas perjalanan Ida Batara. Kain putih itu sudah digelar dari Pura Penataran Agung Nangka hingga Pantai Jasri. Jaraknya diperkirakan sejauh 16 km lebih. Seluruh pegawai Pemkab Karangasem serta pelajar diharapkan ngaturang bhakti dan juga ikut ngiring melasti. Guna memperlancar lalu lintas, sopir truk galian C diharap libur hari itu. Utamanya truk galian C tidak diperkenankan melintasi jalur utama pamelastian dari Bebandem seperti Butus, Bukit Pawon, Nangka dan Linggasana, serta Kecamatan Kubu. Karena itu arus lalu lintasnya dialihkan. Ketika iringiringan pralingga Ida Bat ara melintas atau mendekat, kepada warga yang berada di pinggir jalan sepanjang dilewati Ida Batara diharapkan tidak berdiri. Bukan saja harus duduk rapi, sebaiknya mencakupkan kedua tangan sebagai sujud bhakti kepada Ida Batara. ‘’Krama yang berniat ngaturang punia bisa juga ngaturang yasa baik berupa minuman atau pun buah-buahan kepada ribuan pangiring. Paling penting
bukan besar kecilnya, tetapi wujud bhakti yasa itu didasari ketulusan niat dalam yasa kerti-nya,’’ pinta Kepala Dinas Kebudayaan Pemkab Karangasem. Kadishub Karangasem Ida Bagus Putu Suwastika meminta saat pulang para pamundut dan pangiring pralingga Ida Batara bakal naik kendaraan. Diperlukan sekitar 350 truk untuk mengangkut mereka. Pihaknya bakal meminta bantuan para pengusaha galian C, khususnya yang beroperasi di Kecamatan Bebandem. Seperti Butus, Bukit Pawon dan sekitarnya agar ikut mengerahkan armada truknya mengangkut pangiring. Ketut Wage Saputra, Kepala Santuan Pol PP Pemkab Karangasem, mengharapkan prosesi melasti itu nantinya berjalan lancar dan juga tertib. Karena itu, seluruh krama atau masyarakat diminta tertib dan juga ikut melakukan yasa kerthi. Ketua Panitia menambahkan, usai puncak karya pada Purnamaning Kapat Senin (24/9), Ida Batara katuran malinggih, nyejer selama satu bulan tujuh hari alias 42 hari di balai pesamuan. Hal itu guna memberikan kesempatan lebih panjang kepada krama untuk ngaturang ngayah panganyar atau ngaturang sembah bhakti. ‘’Panyineban akan dilaksanakan 5 November 2018,’’ jelas mantan anggota DPRD Bali itu. (kmb41)
PERAJIN I Wayan Darta itu memang sehari-hari bergelut dengan produksi palinggih dan juga bale sakenem dari bahan-bahan kayu. Ditemui Rabu (12/9) kemarin, ia sangat sibuk menggarap orderan sanggah di bengkel kerjanya. Darta sendiri merupakan perajin ukiran kayu. Selain mengukir, dia juga ahli membuat bangunan dan juga palinggih dari material kayu. Bahkan, mampu menyelesaikannya dari awal hingga akhir mulai menghias prada dan juga mengecatnya. Awalnya Darta adalah perajin batu. Namun, karena persaingan ketat di bidang usaha batu itu dan merujuk kian tingginya pesanan khusus kayu, ia kemudian banting setir sebagai tukang kayu. Kebetulan, khusus warga di kampungnya yang jadi tukang kayu itu belum terlalu banyak. Hanya ada lima orang di desanya. ‘’Kalau yang menggeluti sedikit. Itu artinya lebih banyak terbuka peluang menerima pesanan,’’ katanya. Dalam menerima order, Darta mengaku mencari sendiri dari mulut ke mulut. Jika mengambil borongan sendiri diakui kurang begitu menguntungkan. Hematnya memang akan lebih untung kalau kerja harian. Karena tidak harus repot-repot harus mengeluarkan modal untuk membeli bahan. Setelah banyak masalah saat erupsi, dirinya sendiri mengaku sudah tidak punya banyak modal agar bisa bergerak leluasa sendiri. Dia pun akhirnya memilih kerja harian saja, sambil juga menunggu peluang mencari solusi permodalan.
Guna mengatasi permodalan, dirinya mengaku punya izin usaha. Lewat izin usaha itu dia berencana mencari KUR. Hanya belum bisa diajukan ke bank. Alasannya, dalam aflikasi ke bank, perlu dukungan banyak persyaratan lainnya. Dia berharap ada pihak perbankan yang bisa
FINISHING SAKENEM - Darta saat dibantu anak dan keponakannya untuk melakukan finishing salah satu pesanan sakenem.
KLUNGKUNG
12 Antisipasi Antrean Pasien Lansia
RSUD Klungkung Terapkan Layanan Geriatri dan Penyakit Jantung
PENINGKATAN kualitas pelayanan di RSUD Klungkung terus digenjot. Terobosan inovatif tak henti-hentinya dilahirkan guna mendukung hal itu. Yang terbaru berupa pelayanan geriatri dan penyakit jantung untuk membantu masyarakat lanjut usia (lansia) dengan lebih dari satu penyakit untuk mendapatkan layanan satu pintu dengan cepat. Peresmiannya dilakukan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di Gedung Paviliun Semara Husada, Rabu (12/9) kemarin. ‘’Pelayanan kepada masyarakat memang harus terus ditingkatkan, terlebih RSUD Klungkung telah menyandang rumah sakit tipe B. Dengan program baru ini, maka pelayanan akan lebih maksimal, utamanya untuk para lansia dan penderita penyakit jantung tanpa harus mengantre apalagi berdesakan,’’ ujar Bupati Suwirta. Disampaikan lebih lanjut, program ini merupakan inovasi kelima yang sudah diciptakan rumah sakit yang berlokasi di Jalan Flamboyan ini. Namun, Bupati Suwirta mengakui diperlukan beberapa alat yang lebih canggih lagi sehingga dapat mempercepat pelayanan dan penyembuhan. Untuk itu, pihak rumah sakit diminta untuk segera menginventarisir keperluan, sehingga ke depan layanan yang diberikan bisa semakin baik.
Kamis Umanis, 13 September 2018
LKPJ Bupati 2013-2018
Kemandirian Anggaran Daerah Dinilai Rendah
Semarapura (Bali Post) Kemandirian Kabupaten Klungkung dalam hal anggaran untuk menunjang pembangunan menjadi sorotan DPRD Klungkung. Pasalnya, sampai saat ini dinilai masih rendah, cukup banyak bergantung pada pemerintah provinsi, pusat, termasuk Kabupaten Badung berupa dana Pajak Hotel dan Restoran (PHR). Hal ini terungkap dalam sidang paripurna penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati akhir masa jabatan 2013-2018, Rabu (12/9) kemarin.
DIRESMIKAN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meresmikan pelayanan geriatri dan penyakit jantung di RSUD Klungkung, Rabu (12/9) kemarin. ‘’Tidak mentok hanya pelayanan biasa saja, namun harus terus menciptakan terobosan dalam meningkatkan pelayanan yang didukung dengan alat dan sarana yang lebih canggih. Masing-masing dokter spesialis juga diharapkan menciptakan program inovatif di bidangnya masing-masing,’’ imbuhnya. Sementara itu, Direktur Utama RSUD Klungkung dr. Nyoman Kesuma mengatakan jumlah kunjungan pasien lansia menempati ranking ke-4 dan kasus penyakit jantung urutan ke-5. Berkenaan dengan hal itu, pihaknya terus melakukan pembenahan untuk menin-
gkatkan pelayanan. ‘’Pelayanan geriatri ini untuk meningkatkan akses, kualitas hidup, kualitas pelayanan dan keselamatan pasien,’’ sebutnya. Ditambahkan pula, pelayanan ini nantinya didukung pula program inovasi, pelayanan geriatri berkualitas dan sehat (yantri kuat), yang baru diberikan pada tingkat sederhana, yaitu pelayanan rawat jalan dan kunjungan rumah (home care). Pada peresmian itu, turut hadir unsur Dewan Pengawas, Dewan Pembina serta undangan para kepala puskesmas se-Kabupaten Klungkung. (ad630)
Dalam rekomendasi yang dibacakan Wakil Ketua DPRD Klungkung I Nengah Aryanta, dinyatakan dalam kurun lima tahun, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Klungkung telah melampaui target seratus persen, yakni dari Rp 67.401.910.318,30 pada 2013 menjadi Rp 153.233.910.223,61 atau naik 127,31 persen. Itu salah satunya bersumber dari sektor pariwisata. Di mata kalangan dewan, capaian tersebut tentu direspons positif. Meski demikian, dinilai pula belum mampu mencerminkan kemandirian daerah dalam hal penganggaran kegiatan. Capaian PAD itu baru kisaran 12,65 - 13,53 persen dari total Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kisaran Rp 1,1 triliun. Selain itu juga belum bisa menutupi belanja pegawaian, sesuai rencana
2018 mencapai Rp 475,16 miliar. ‘’Tentu dengan capaian itu, mencerminkan tingkat kemandirian daerah masih rendah. Tingkat ketergantungan terhadap sumber pembiayaan dari pemerintah pusat, provinsi maupun Kabupaten Badung masih tinggi,’’ jelasnya. Menyikapi hal itu, pemkab perlu lebih maksimal dalam mengelola potensi pendapatan melalui intensifikasi dan ekstensifikasi, seperti penuntasan eks galian C menjadi kawasan wisata terpadu, sesuai rencana tata ruang. Selain itu juga perlu revitalisasi kemampuan keuangan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sehingga mampu memberikan kontribusi berupa bagian laba atau keuntungan. ‘’Perlu ada upaya lebih maksimal lagi dalam mengelolan potensi pendapatan,’’ tegasnya. Selain pendapatan, so-
rotan wakil rakyat ini juga tertuju pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pada 2014 mencapai 68,08 menjadi 70,13 pada 2017. Kenaikan itu memang mendapat acungan jempol, namun dinilai perlu perbaikan lantaran masih lebih rendah dari IPM Bali 2017 mencapai 74,3. Respons positif tertuju pada penurunan angka kemiskinan dari 12.210 jiwa pada 2013 menjadi 11.150 jiwa pada 2017. Ini pun diikuti penurunan kedalaman kemiskinan dari 0,78 menjadi 0,33 dan keparahan dari 0,13 menjadi 0,04. ‘’Kami berharap ke depan tingkat kesejahteraan masyarakat semakin baik,’’ kata politikus PDI-P ini. Sementara itu, capaian kinerja penyelenggaraan urusan pemerintahan wajib pelayanan dasar, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan penataan ruang, perumahan rakyat
dan kawasan permukiman, ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat maupun bidang sosial, dewan melihat telah mencapai target sesuai ekspektasi. Pemkab pun diminta untuk mempertahankan. Pada rekomendasi itu, berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, Bupati diminta untuk tidak memangkas alokasi dana hibah. Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru menilai dana hibah sangat penting dalam pengentasan kemiskinan lantaran mampu menekan pengeluaran masyarakat. Politikus Partai Gerindra ini menyebutkan untuk hibah 2019, tetap berpeluang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. ‘’Kalau tidak mencukupi, akan disepakati adanya pemotongan sekian persen,’’ sebutnya. Menariknya, ia pun mengutarakan pernyataan berbeda. Pada 2020, kalau bisa dana hibah dinolkan. Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta mengaku segera menindaklanjuti rekomendasi tersebut bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah. ‘’Tentu ini segera dibahas,’’ ujarnya. (kmb45)
Juara Umum IREC Fisipol UGM
Kartika Ardhaputri Jadi Delegasi Indonesia di IGF Prancis Semarapura (Bali Post) Kado manis kembali berlabuh di SMAN 1 Semarapura, Klungkung. Prestasi tingkat nasional berhasil diraih siswanya, Ketut Wulan Ari Kartika Ardhaputri, dalam ajang International Relations English Competition (IREC) 2018 yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Siswa asal Banjar Sangging, Desa Akah, Klungkung ini berhasil menyabet juara umum karena mampu unggul dalam kompetisi speech, story telling dan debate. Atas hal itu, ia menjadi satu-satunya delegasi Indonesia dalam Internet Governance Forum (IGF) di
Prancis, 12 sampai 14 November 2018 mendatang. Saat ditemui di sekolahnya, Rabu (12/9) kemarin, siswa empat bersaudara ini mengatakan kompetisi di Fisipol UGM itu berlangsung 7 sampai 9 September lalu. Harus bersaing dengan 400 peserta dari sejumlah sekolah di Indonesia. Meraih prestasi gemilang bukan perkara mudah. Tidak seperti membalikkan telapak tangan. Ia harus melakukan persiapan matang, mulai dari materi hingga latihan rutin. ‘’Persiapan ada sebulan,’’ ucapnya. Kompetisi serupa pernah diikuti pada 2017. Hanya keberuntungan belum berpihak. Akan tetapi, itu tak membuatnya
lesu darah. Keinginan untuk menjadi seorang diplomat membuatnya terus terpacu meningkatkan kualitas diri. ‘’Dengan dapat prestasi sekarang, tentu sangat membanggakan,’’ katanya. Siswa kelas XII IPA 1 yang fasih berbahasa Inggris ini sudah biasa mengikuti lomba sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar yang diselenggarakan sejumlah lembaga maupun perguruan tinggi di Bali. Sederet juara pun berhasil dikoleksi. ‘’Kalau bahasa Inggris sudah suka dari kecil. Terus belajar dan bisa seperti sekarang,’’ imbuhnya. Pembinanya, Ni Luh Made Merriyanthi Asmi, mengatakan perlu persiapan ekstra untuk menyabet juara itu. Yang
diperlukan tak hanya kemampuan dalam menguasai bahasa Inggris, namun juga harus didukung niat. ‘’Awalnya, target bisa masuk enam besar saja. Tetapi syukur bisa menjadi juara umum,’’ ucapnya. (kmb45) IREC - Ketut Wulan Ari Kartika Ardhaputri (kanan) foto bersama pembinanya, Ni Luh Made Merriyanthi Asmi, setelah menjadi juara umum dalam ajang International Relations English Competition (IREC) 2018 yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Bali Post/ist
Kamis Umanis, 13 September 2018
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Dcr Sopir Pribadi di Nusa Dua yg Tinggal di Nusa Dua/Jimbaran Telp.0361 289700/081802987999
B.BP.153.09.18.0000368
Dcr: FO,HK,Bs.Shift Malam.Puri Asih Htl, Jl.Pantai Kuta 40,Kuta
B.BP.001.09.18.0000598
!!Dcr 2Karyawati,2 Cheker Pria Mekar Abadi Bangunan,Jl. By Pass 777 Jimbaran(Dekat SPBU)
B.BP.004.09.18.0000609
A Luxury Villa at Sanur need soon Waitress. FO Staff, Maid Please come w CV direct to Emerald Villa Jln Karang Sari No.5 Sanur, Telp.284069
B.BP.001.09.18.0000621
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel PkebunanResto Pasti Brangkat Line WA.081375409869&087754689692
B.BP.004.09.18.0000489
Buat Resto di Seminyak Waitress / Pizza / Cook SMS / WA >081338384364
B.BP.004.09.18.0000607
Cr PRT wanita Serabutan boleh tidur dalam/luar 089661212177
B.BP.004.09.18.0000620
Dcr Penjahit yg berpengalaman U/Garmen Hub:8475290/8475294 B.BP.001.09.18.0000594
Dcr Salesman Mtr Honda Min.SMA Brpnglmn,Gj+Bonus,087861166590 B.BP.001.09.18.0000322
Dcr 2 Satpam,3Tk Kbn,3 Bersh Villa/msk Hub. Ayu Br Kuwum Kauh II/21X Krbkn Ph.4731979
B.BP.154.09.18.0000617
Dcr Engineering. Lam ke Rosani Hotel,Jl.Melati Gg.Lebak Bene, Kuta.0361761042 / 082147231199
B.BP.001.09.18.0000534
Dcr Karyawan/ti Fotocopy/Print PglmHub.Wineebali,081936247579 B.BP.001.09.18.0000592
Dcr Llsan ST Sipil Brpengalamn STM Mesin,SMK Bangunan,SMK Akutansi,Informatika,Sopir. PT.Adi Murti,Hub.087760070441
B.BP.001.09.18.0000543
Dcr Pembantu Wnt Bali/Jawa Bw KTP Tggl Dlm Max40Th Bs Masak Gaji Mulai 1,8Jt.Hb:0811394465
B.BP.001.09.18.0000604
Dcr Pembantu tggldlm/luar SIMC 2,2Jt S.Siur Kuta 081239232035
B.BP.154.09.18.0000625
Dcr Security Bersertifikat Perempuan Min SLTA.CV lkp:Puri CendanaSeminyak,081212886674
B.BP.001.09.18.0000615
Dcr Segera Karyawati Bersih2 utk Villa Rental di Batubulan. Parttime(4Jam)Hub.081337967727 B.BP.001.09.18.0000549
Dcr Sgr Sopir Lam Lngs ke:Bali Dewata,Jl.Waribang 15X Kesiman Dentim,Telp:(0361) 285501
B.BP.001.09.18.0000603
Dcr Sgr Tng Cetak Offset Oliver 52 E Brpnglman H.081338576310
B.BP.001.09.18.0000610
SERVICE
Dcr Sopir Keluarga Tinggal Dlm KTP Bali Max25Th.085106003557
B.BP.001.09.18.0000597
Dcr Supir, Min SMA, Pglm 2Thn Dcr PRT, TidurDlm, 085829145389
B.BP.001.09.18.0000601
Dicari D3/S1 Teknik Elektro Hub.(0361) 221932
Dcr Tk.Kebun Laki min 30-45th ShadySachCanggu081999337447
Dicari SPG Fashion Seminyak Area.Well Spoken English and Very Interactive with Customer Gaji Plus Bonus,WA 08158029981
Dcr Waitris/Waiter,Tkg Cuci Piring utk Resto HP:087704293151 Jln.Raya Kuta Blok D No.104 Disediakan Tempat Tinggal.
Dicari SPG,Min SMU,Max.28th Penempatan Discovery Shooping Mall Kuta, Gaji 2,3Jt Hub.Lusi 082144355655
Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar
Dcr tng bersih2/House Keeping untuk Villa di Umalas Krobokan Hub.jam 10-5 sore,082119435428
Dicari karyawan Garmen lulusan SMA punya SIM C H.08123926999
Rcpt Dcr u/Fitness Sanur Penampilan Menarik Hub.085737168071
Koperasi Wanita Raka Dewi Bali Membthkn:1)Manager:S1, pglm 2th dibdngnya, L/P max.45th; 2) Kasir:S1/sdrjt,wnt,max.30th; 3)Admin:S1/sdrjt,bisa Bhs Inggris/ Mandarin wnt, max.27th; 4)Accounting:S1 brpnglm 2 th dibidngnya, max.35 th.Krm CV: ketua@rakadewibali.com/ WA: 081353976118/Hub. lebih lanjut: www.rakadewibali.com
B.BP.153.09.18.0000370
G.03
Restau Kerobokan,Tukang Bakery /Pastry,CookHelper tanpa pglmn dlatih dg cr prof.087861378730
Tenaga SMTA-SMK punya SIM C untuk tenaga serabutan produksi air RO untuk di Kuta. Lamaran ke SMS 0818621818
B.BP.004.09.18.0000515
B.BP.166.09.18.0000624
B.BP.001.09.18.0000593
B.BP.001.09.18.0000619
Dibtuhkan Chef Western yang berpengalaman luas& Pengelola Restaurant,Tempat strategis, bagi Keuntungan.Serius Hub:08113809949
B.BP.004.09.18.0000606
Dibutuhkan Segera Tukang Jahit Borongan utk Daerah Kerobokan dan Mendapat Tunjangan2 WA 085857064218
B.BP.004.09.18.0000356
Dibutuhkan Spa Therapist berpengalaman,bisa Bhs.Inggris basic, Gaji Bagus, Lokasi Petitenget Tlp.0811387222
B.BP.004.09.18.0000612
Sopir SIM A untuk sopir Canvas air minum domisili Tabanan/Dps. Lam.E:coffeebali18@gmail.com
G.07
SERVICE
ALUMINIUM
B.BP.004.09.18.0000355
B.BP.001.09.18.0000595
B.BP.004.09.18.0000608
Dicari pembantu Rmh Tangga Hub.0811394465
B.BP.004.09.18.0000623
Ekspor Handycraf Cari Karyawan Serabutan Single Umur Max28Th Yg Serius.Hubungi:081999395821
B.BP.001.09.18.0000599
B.BP.001.09.18.0000605
Telemarketing,Admin,Akunting, Sales Marketing: 082349227530 B.BP.001.09.18.0000590
Tukang masak ikan bakar khas Jimbaran dan Klungkung. Lamaran ke SMS 0818621818
G.11
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Cook, Barista, Waiter. Lamaran ke SMS 0818621818
G.12
B.BP.001.09.18.0000469
Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar
BIRO JASA
DIJUAL RUMAH
Dibutuhkan:Office Boy/Girl utk Kantor Pengacara.Kirim CV ke: aya@vlobali.com/Telp:759722
Informasi pasang iklan Telepon
G.01
G.02
G.08
Sopir SIM A untuk distribusi air, Lamaran ke SMS 0818621818 G.09
Satpam/Waker tamat SMP/SMA. Lamaran ke SMS 0818621818 G.10
DIJUAL MOBIL BMW
Djl BMW X5 XDrive 301AT Abu2 Metalik KM41200 Th’2009 Istmwa Jarang Pakai Hub.08123812222 B.BP.153.09.18.0000627
DIJUAL RUMAH BUC Rmh LT 1,33Are 3KT Panjer, Harga 975jt, Hub.087860391057
B.BP.001.09.18.0000629
DIJUAL TANAH T10A,LD30m.BonusKost”an Aktif. Hitung Hrg Tnh saja Rp:4.3M Lok.G.Agung Dps.087761724888
B.BP.004.09.18.0000350
HONDA
DIJUAL GUDANG
CRV 2.4 2011 metalik asDK istmewa variasi 081805694338
Gdg Rmh Arjuna 12 SHM d Saba 9A 081217800900 2.3M
B.BP.154.09.18.0000618 ISUZU
ELF Mikrobus Pariwisata Harga Terbaik,Bs Kredit,081239765555 B.BP.001.09.18.0000557
Promo Dump Truk ELF Giga Kabin Baru DP Bisa Diatur,Bisa Tukar Tambah,BonusOke,081239765555 B.BP.001.09.18.0000556 JEEP
*Wrangler 3.6 Th’13 Anyversery Hitam *MiniCoper S Turbo Th’15 Orange *Forsche Cayene Th’2013 Velg21 KM15Rb H.081238116467 B.BP.141.09.18.0000616 TOYOTA
AvanzaG’10 Slv AsBali Mls Prbd Hp.082341251453/081933610070
B.BP.004.09.18.0000614
DISEWAKAN GEDUNG Dikontrakan Gedung+Gudang Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan LT/LB3500/3900m2,08123812222
B.BP.153.09.18.0000628
DIJUAL VILLA Villa 2Lt baru,LT5,1A,LB320m2 7Kmr lkp,Tkd Badung 11C Renon 7,2M081311301953/081239192016
B.BP.001.09.18.0000602
RUPA-RUPA Bantu Murah Pajak SPT Tahunan BulananSIUPNPWP081338344155 B.BP.001.08.18.0000895
B.BP.004.09.18.0000622
KEHILANGAN DIJUAL RUMAH
!!!081558041018 Djl murah Rmh Mnmlis s.huni diTohpati Siulan
B.BP.004.09.18.0000626
Hlg 2 Sertifikat Tanah No.1237 LT 1652 m2 & No.1236 LT 3385m2 an.Yuniar Suskandani. B.BP.001.09.18.0000596
BANGLI
14
Kamis Umanis, 13 September 2018
Pencairan Dana GGS Lambat
Dikhawatirkan Picu Masalah bagi Penerima Bantuan
KEBAKARAN - Petugas kehutanan saat berupaya memadamkan api.
Bali Post/ina
Hutan Lindung di Desa Kutuh Terbakar
Bangli (Bali Post) -
Kebakaran melanda kawasan hutan lindung di wilayah Desa Kutuh, Kintamani. Kebakaran terjadi sedikitnya di tiga titik sejak Selasa (11/9) sore. Petugas Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bali Timur hingga Rabu (12/9) kemarin masih terus berupaya melakukan pemadaman api. Pemadaman sulit dilakukan lantaran lokasi hutan yang terbakar berada di jurang dan sulit dijangkau. Informasi yang dihimpun, pada Selasa sore, api menjalar cepat mengingat cuaca panas. Petugas kehutanan yang mendapat laporan tersebut langsung turun ke lokasi guna memadamkan api dengan cara manual. Namun, kemarin titik api kembali muncul di lokasi lainnya. Untuk mencegah kebakaran semakin meluas, petugas kembali turun melakukan pemadaman. Kasi Perencanaan dan Pemanfaaatan Hutan UPT KPH Bali Timur Wayan Arimbawa seizin Kepala UPT I Made Warta mengatakan, kebakaran yang terjadi pada Selasa, terjadi di dua titik. Kebakaran pertama sempat berhasil dikendalikan pada malam harinya. Namun, api kembali muncul di areal lainnya pada siang kemarin. ‘’Yang sekarang (kemarin red) muncul lagi satu titik. Lokasinya masih di wilayah Desa
Kutuh, tetapi dekat perbatasan dengan Buleleng. Kebakarannya cukup besar,’’ jelasnya. Untuk memadamkan api, pihaknya terpaksa melakukannya dengan cara manual seperti dengan memukul-mukul api dengan dahan pohon, menutup titik api dengan tanah dan cara lainnya. Pemadaman api dengan menggunakan armada damkar tidak memungkinkan, sebab lokasi hutan yang terbakar berada di dasar jurang dengan medan yang terjal. ‘’Kalau kita minta tolong BPBD bawa air juga sulit. Karena tidak ada akses untuk mobil ke sini. Jangankan bawa air, bawa diri sendiri saja sulit,’’ ujarnya. Disinggung mengenai penyebab kebakaran hutan kemarin, Arimbawa mengaku tidak tahu pasti. Namun berdasarkan pengalaman sebelumnya, 90 persen kebakaran hutan di Bali disebabkan ulah manusia. ‘’Kalau tidak disengaja, ya… lalai. Lalai
dalam artian, mungkin pas cari rumput untuk pakan ternak lupa mematikan puntung rokok. Sehingga ketika api kena angin dan panas jadilah bara. Pengalaman selama ini tidak pernah saya lihat ada pohon bergesekan sampai keluar api,’’ katanya. Dia pun kembali mengimbau seluruh masyarakat yang beraktivitas di sekitar maupun dalam hutan agar tidak melakukan aktivitas pembakaran. Masyarakat diminta bersama-sama menjaga kelestarian hutan. ‘’Kita kalau melarang masyarakat 100 persen masuk ke kawasan hutan tidak mungkin. Kita imbau minimal masyarakat kalau ada aktivitas mencari pakan ternak ke hutan, agar selalu ingat menjaga kelestarian hutan. Jangan diabaikan. Kita sudah sering sampaikan imbauan ini saat penyuluhan,’’ tegas Arimbawa. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Puncak Karya Pujawali Ngusaba Purnamaning Sasih Kapat Içaka 1940 Warsa 2018 di Pura Tuluk Biyu Batur akan berlangsung pada Purnama Kapat, Soma Paing Klawu, 24 September mendatang. Rangkaian karya digelar mulai 10 September hingga 1 Oktober mendatang. Manggalaning Karya Pelinggih Dane Jero Mekalihan menyampaikan, pada 10 September rangkaian karya diawali makarya rompok. Disusul pada 15 September dengan mapiuning karya, nuhur tirta ring pucak Gunung Abang, tirta sapuh jagat dan tirta segara danu. Prosesi rsi gana, ngunggahang sanggar tawang, nanceb sunari dan ngadegang bagia pulakerti digelar 21 September. Pada 22 September, Ida Batara-Batari katurang bhakti pengodal lan pasucian dan sehari setelahnya dilaksanakan mapepada mewalungan. Pada 24 September atau puncak karya, dilangsungkan mapepada agung, bhakti pujawali, ngusaba sasih kapat lan pakeling bhakti madewasraya. Pada 25 September dilangsungkan prosesi wayon agung, mapepada penek serta bhakti panganyar Kabupaten Badung dan Gianyar. Wayon alit lan bhakti panebeng, bhakti pangider bhuana serta bhakti panganyar Kabupaten Jembrana dan Buleleng ber-
langsung pada 26 September. Disusul kemudian panganyar Kabupaten Klungkung pada 27 September, bhakti panganyar Kabupaten Tabanan pada 28 September bhakti panganyar Kabupaten
Karangasem pada 29 September serta bhakti panganyar Kabupaten Bangli dan Denpasar pada 30 September. Sementara Ida Batara-Batari katurang bhakti panyineb pada 1 Oktober. (kmb)
Bangli (Bali Post) – Kalangan DPRD Bangli mengaku kecewa dengan tak kunjung terealisasinya program Gerbang Gita Santi (GGS) hingga pertengahan September ini. Dalam rapat kerja dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Rabu (12/9) kemarin, dewan meminta ketegasan dan kepastian terkait pencairan dana GGS yang total nilainya Rp 73 miliar. Dewan khawatir, lambatnya pencairan GGS akan menimbulkan masalah bagi penerima bantuan karena sisa waktu pelaksanaannya yang sangat singkat. Rapat kerja yang dipimpin Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata tersebut dihadiri sejumlah anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD. Sementara dari TAPD, hadir Asisten I Setda Bangli I Nyoman Puja, Kepala BKPAD Gede Suryawan, Kepala Bappeda Litbang Nyoman Widiana dan Kepala Inspektorat Ketut Riang. Dalam rapat kerja tersebut, Suryawan menyampaikan, belum terealisasinya program GGS dikarenakan pihaknya bersama Bappeda masih melakukan rasionalisasi kegiatan di masing-masing OPD. Rasionalisasi ini untuk menyikapi kondisi keuangan Bangli yang tahun ini mengalami kekurangan anggaran untuk menutupi defisit. Selain rasionalisasi, untuk menutupi defisit pihaknya juga melakukan efisiensi anggaran, salah satunya dari pos gaji pegawai. Hanya sampai
siang kemarin pihaknya belum bisa menyampaikan detail anggaran yang berhasil dirasionalisasi. ‘’Kami masih belum dapatkan data hasil finalnya. Masih dihitung,’’ jelasnya. Pihaknya mendapat disposisi dari Bupati terkait pencairan GGS. Dalam disposisi tersebut, Bupati mengarahkan agar GGS yang nilainya di bawah Rp 100 juta tidak dicairkan. Meski demikian, sampai saat ini pihaknya juga sama sekali belum ada mencairkan GGS yang nilainya di atas Rp 100 juta. ‘’Karena belum ada arahan mengeksekusi GGS, sehingga kami belum lakukan. Dan sampai saat ini secara total GGS belum ada yang cair,’’ terang Suryawan. Beberapa anggota dewan meminta kepastian kepada BKPAD dan Bappeda terkait lama waktu yang dibutuhkan untuk merasionalisasi kegiatan. Dewan meminta agar proses rasionalisasi secepatnya dilakukan sehingga pencairan GGS bisa dilaksanakan segera. Dewan khawatir jika pencairan GGS lambat, justru akan menjadi masalah bagi penerima. ‘’Andaikata eksekutif mencairkan GGS pada bulan November. Ini bisa berisiko hukum. Apakah bisa kegiatan selesai dilaksanakan bulan Desember? Kalau tidak, ini tentu menjadi persoalan bagi Kepala Desa. Bapakbapak di eksekutif jangan membuatkan lubang yang bisa membuat Perbekel tersangkut kasus hukum,’’ kata anggota dewan Made Sudiasa. Wakil Ketua DPRD
Bali Post/ina
RAPAT KERJA - Suasana rapat kerja di DPRD Bangli, Rabu (12/9) kemarin. Bangli Nyoman Basma dalam rapat itu menuding eksekutif telah mengabaikan kesepakatan yang dibuat dengan dewan. Ini terbukti dari program GGS yang sudah tertuang dalam APBD 2018 tidak kunjung direalisasikan. Menurut Basma, hal seperti ini sangat menciderai masyarakat. Dia pun keberatan dengan adanya disposisi Bupati terkait pencairan GGS hanya untuk yang nilainya di atas Rp 100 juta. Anggota dewan Ketut Suastika menyarankan agar BKPAD untuk sementara ini tidak merealisasikan GGS yang nilainya di atas Rp 100 juta, sebelum proses rasionalisasi rampung dan ada kesepakatan terkait pencairan. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari situasi tidak kondusif di tengah masyarakat. Sementara itu, Ketua
DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata berharap Bupati mencabut disposisi terkait penundaan pencairan GGS yang nilainya di bawah Rp 100 juta. Sehingga dengan demikian, tidak ada ganjalan lagi untuk pencairan dana GGS. Kutha Parwata juga meminta Bupati memikirkan untuk menyeimbangkan realisasi GGS dengan kegiatan hotmix jalan di Dinas PU yang selama ini sudah berjalan. ‘’Kok kegiatan hotmix di Dinas PU bisa jalan, sementara GGS yang nilainya hanya Rp 73 miliar tidak jalan? Kami harapkan ini ada keseimbangan. Kalau di sana netes, GGS juga harusnya netes. Kalau tidak, anggota dewan seperti kami akan jadi bulan-bulanan di bawah, karena janji tidak terpenuhi,’’ tegasnya. (kmb40)
Kotak Berkarakter PENGUATAN pendidikan karakter terus digencarkan sekolah-sekolah di Bangli dalam rangka menghasilkan pribadi peserta didik yang unggul. Di SMPN 1 Bangli salah satunya. Penguatan pendidikan karakter di sekolah ini tidak hanya dilakukan di dalam kelas. Untuk menghasilkan siswa yang berkarakter dan memiliki kepribadian jujur, sekolah setempat membuat kotak berkarakter (kober). Kepala SMPN 1 Bangli Wayan Widiana Sandhi mengatakan, kober dibuat sebagai salah satu upaya untuk menanamkan karakter, sikap religius dan kejujuran pada diri siswa. Implementasinya sederhana. Jika ada siswanya yang menemukan uang yang
bukan miliknya di halaman, maka anak tersebut secara jujur akan menyerahkannya kepada guru Pembina OSIS. Hal itu selanjutnya akan diumumkan kepada seluruh warga sekolah. Jika ternyata uang yang ditemukan itu tidak ada yang mengakui, maka akan dimasukkan ke dalam kober. ‘’Di sekolah kami sediakan kotak berkarakter sekitar empat buah kotak,’’ kata Widiana Sandhi. Kober biasanya akan dibuka setiap bulan pada pekan pertama. Selama ini uang yang terkumpul di dalam kotak tersebut cukup banyak. Uang itu lantas digunakan untuk mendanai kegiatankegiatan yang bermanfaat bagi siswa, seperti lomba, perkemahan dan kegiatan lainnya. ‘’Sejak dilaksanakan, dana yang sudah terkumpul dari kotak berkarakter sudah ada sekitar Rp 3,5 juta,’’ ujar pria asal Banjar Pule Kelurahan Kawan ini. (ina)
SK Pengunduran Diri Harus Disetor Sebelum Penetapan DCT Bangli (Bali Post) Seorang perbekel dan anggota TNI aktif yang namanya telah didaftarkan oleh masing-masing parpol untuk ikut maju memperebutkan 30 kursi DPRD Bangli pada Pileg 2019, diwajib-
kan untuk menyerahkan surat keputusan (SK) pengunduran diri ke KPU Bangli. SK tersebut harus sudah diserahkan sebelum penetapan daftar calon tetap (DCT). Jika tidak menyerahkan SK pengunduran diri, maka namanya terancam dicoret. Adapun perbekel nyaleg yang diwajibkan menyerahkan SK pengunduran diri
Pujawali di Pura Tuluk Biyu Batur
Roy Suparman
Bali Post/ina
yakni Perbekel Yangapi I Made Adnyana. Adnyana ikut maju bertarung berebut kursi wakil rakyat melalui Partai Golkar. Sementara anggota TNI yang juga diwajibkan menyerahkan SK pengunduran diri karena maju nyaleg, yakni Kadek Diana. Anggota TNI berpangkat serka tersebut maju sebagai calon wakil rakyat bertarung di dapil Susut. Komisioner KPU Bangli Gde P. Roy Suparman, Rabu (12/9) kemarin mengatakan, sesuai aturan,SK pengunduran diri harus sudah diserahkan ke KPU sehari sebelum penetapan DCT yang dijadwalkan berlangsung pada 20 September. ‘’Tapi ada klausul menyatakan, dia boleh manyampaikan
surat pernyataan yang menyatakan bahwa proses tersebut di luar kewenangan atau kuasa dia pribadi. Tapi kalau dia tidak juga buat surat pernyataan, dicoret,’’ jelasnya. Dikatakan Roy, sampai saat ini pihaknya belum menerima SK pengunduran diri dari perbekel dan anggota TNI yang nyaleg tersebut. Namun, pihaknya sudah berulang kali mengingatkan agar SK pengunduran diri tersebut segera diserahkan ke KPU. ‘’Berdasarkan hasil komunikasi, katanya SK-nya sudah ada di meja Kodam dan Bupati. Kita sudah terus mengingatkan, dan katanya sebelum penetapan DCT sudah akan diserahkan ke KPU,’’ katanya. (kmb40)
15
Kamis Umanis, 13 September 2018
Eni Ajukan Diri sebagai JC
PEDULI PENGUNGSI GEMPA LOMBOK
Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menganalisis pengajuan sebagai justice collaborator (JC) dari mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI Fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih (EMS), tersangka suap proyek PLTU Riau-1. ‘’Tersangka EMS ini memang sudah mengajukan diri sebagai JC. Jadi, berkasnya sudah disampaikan ke KPK dan sedang dalam analisis lebih lanjut,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK RI, Jakarta, Rabu (12/9) kemarin.
Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi gempa Lombok. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000. Lavina & GA SD Negeri 8 Sumerta Galery Sari Pertiwi, Kemenuh Sukawati Gianyar Ibu Emi Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya
Rp Rp
2.000.000 1.030.000
Rp 500.000 3 Dus Pakaian layak pakai & Sepatu Rp 3.530.000 Rp 481.396.367 Rp 484.926.367
SIMPATI UNTUK PUTU CILTABY ANTARI (Kepala Membesar)
DOMPET SIMPATI ANDA BALI POST BCA CABANG DENPASAR NO: 040-3555000 BRI KANTOR CABANG DENPASAR GAJAH MADA NO: 0017-01-001275-30-4 Sang Bagus Riokazawa Utama Raka, Denpasar Gung De Adnyana, Denpasar Sang Made Oka Budi Utama A. Dewi A. Dewi, Denpasar AKD, Denpasar Agung, Denpasar Wayan Sumerta Putu Gd Ari Agus Darmendra Prisa Putu Agus Darmendra Toko Cempaka Indah Made Sudiri Kerta Komang Cekov Komang Cekov I Made Muliawan Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya
Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp
Bali Post/ade
500.000 500.000 500.000 500.000 500.000 500.000 500.000 500.000 500.000 400.000 300.000 250.000 100.000 100.000 100.000 100.000 50.000 50.000 50.000 6.000.000 - 6.000.000
WARUNG GLOBAL
Pasar Rakyat Harus Diberdayakan PASAR tradisional kini tergerus toko modern. Padahal wacana menyetop izin toko modern sudah didengungkan sejak lama. Namun sampai kini jumlahnya terus bertambah. Bahkan sampai ke pelosok desa. Hal ini pun menjadi sorotan pengopini Warung Global, Rabu (12/9) kemarin. Berikut rangkumannya. Artana di Gianyar menyatakan, pasar tradisional perlu ditata dengan baik. Banyak produk asing yang masuk ke Bali bahkan hingga merambah pasar tradisional. Pemerintah daerah harus berupaya menata ulang pasar tradisional, baik dengan memperbaiki penampilan maupun kenyamanannya. Pedagang pasar tradisional bisa diberdayakan menjadi pemasok bagi kebutuhan pasar modern. Budiada di Tabanan menyatakan, perlu pertimbangan dari para ahli untuk meneliti siklus perekonomian dalam pasar tradisional terhadap transaksi dan omzet yang didapat. Pemerintah perlu memberikan bantuan permodalan kepada masyarakat kecil. Bu Fera di Tabanan juga menyatakan, pemerintah harus menumbuhkan semangat juang dan semangat kebersamaan dan mencintai
produk dalam negeri terutama Bali. Masyarakat lokal agar diberdayakan dalam membangun perekonomian sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terwujud melalui pemanfaatan potensi lokal. Salah satunya dalam pasar tradisional. Sugi di Denpasar menegaskan, pemerataan kesejahteraan ekonomi saat ini masih jauh dari keinginan. Pemerintah harus mengatasinya dengan membuat kebijakan lebih kreatif terhadap pasar tradisional yang fokus mengangkat ekonomi atau daya beli masyarakat, sehingga tidak semakin jatuh dalam jurang kemiskinan. Wisarja di Tabanan juga meminta pemerintah memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat Bali untuk menggarap potensi ekonomi yang ada dalam pasar rakyat, sehingga memberi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat. (dika)
DIPERIKSA - Eni Maulani Saragih saat akan menjalani pemeriksaan penyidik KPK di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/9) kemarin. Eni Maulani Saragih diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Menteri Sosial Idrus Marham terkait kasus aliran dana menerima suap Rp 4,8 miliar proyek PLTU Riau-1.
06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:30 Wita
Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Karya Melaspas Ngenteg Linggih , Ngusaba Desa lan Ngusabe Nini (4) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Bagus & Friend Bali Channel Tourist TV Agrobisnis Aktivitas Nelayan di Pantai Kedonganan Healty Life
10:00 Wita Bali Channel Tourist TV 11:00 Wita Solusi Alternatif Soman 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Karya Melaspas Ngenteg Linggih , Ngusaba Desa lan Ngusabe Nini (5) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Bali Channel Tourist TV 14:05 Wita Klip Bali 14:30 Wita Kidung Interaktif 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:05 Wita Lila Cita Jamu Tetes Hage 17:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 17:00 Wita DIABEMED
dan Johannes Budisutrisno Kotjo. ‘’Pendalaman-pendalaman dari yang lalu soal pertemuan saya dengan Pak Sofyan Basir dengan Kotjo. Jadi, masih seputar itu saja, belum ada yang baru,’’ ucap Eni usai diperiksa di Gedung KPK RI, Rabu kemarin. Idrus bersama Eni diduga telah menerima hadiah atau janji dari Kotjo, pemegang saham Blakgold Natural Resources Limited, terkait dengan kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau I. Idrus diduga mengetahui dan memiliki andil terkait dengan penerimaan uang dari Eni dari Johanes, yaitu pada bulan November s.d. Desember 2017 Eni menerima Rp 4 miliar, sedangkan pada bulan Maret dan Juni 2018 Eni menerima Rp 2,25 miliar. Tersangka Eni juga diketahui telah mengembalikan uang Rp 500 juta kepada penyidik KPK. (ant)
SBY Minta Jadi Jurkam Prabowo Jakarta (Bali Post) – Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Djoko Santoso mengungkapkan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta menjadi juru kampanye (jurkam) nasional Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga. ‘’Beliau (SBY) meminta menjadi juru kampanye pasangan Prabowo-Sandiaga,’’ kata Djoko di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (12/9) malam. Dia mengatakan, SBY ingin turun ke lapangan dan mau berbuat banyak untuk mendulang suara di Jawa Timur. Sedangkan posisi penasihat di Tim Pemenangan PrabowoSandiaga bisa sambil berjalan. ‘’SBY ingin turun langsung dalam Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga,’’ ujarnya. Sebelumnya, Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaen memastikan bahwa SBY menjadi pe-
nasihat khusus Prabowo, bukan penasihat tim pemenangan Prabowo-Sandiaga. Selain itu, menurutnya, Komandan Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan menjadi Tim Pengarah Koalisi Prabowo-Sandiaga dan juga menjadi juru kampanye nasional (jurkamnas). Sebelumnya, anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan SBY akan menjadi penasihat khusus bakal calon presiden Prabowo Subianto. ‘’Rencananya SBY menjadi penasihat Prabowo, bukan tim sukses,’’ kata Andre. Dia mengatakan SBY menjadi Presiden Republik Indonesia selama 10 tahun, sehingga cocok menjadi penasihat Prabowo. Kepastian SBY menjadi penasihat Prabowo itu akan diumumkan pada Rabu malam setelah pertemuan kedua tokoh tersebut di kediaman SBY di Kuningan, Jakarta. (ant)
Bali Post/ant
KUNJUNGAN - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) didampingi putranya, Agus Harimurti Yudhoyono (kanan), menerima kunjungan calon Presiden Prabowo Subianto (kiri) di kediamannya di Kuningan, Jakarta, Rabu (12/9) kemarin. Kedatangan pasangan bakal capres-cawapres Prabowo SubiantoSandiaga Uno ke rumah SBY itu untuk membahas pemenangan dalam Pemilihan Presiden 2019.
Perlu UU Lindungi Dampak Buruk Kehadiran Unicorn Jakarta (Bali Post) Teknologi selalu mengalami perubahan kemajuan. Termasuk teknologi di bidang industri perdagangan berbasis elektronik atau online (e-commerce). Perusahaan besar kelas dunia kini banyak memantau tumbuhnya perusahaan e-commerce rintisan (start up) yang bermimpi menjadi unicorn (memiliki nilai aset perusahaan minimal 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 13 triliun). Sayangnya, pergerakan cepat perusahaan berbasis online ini tidak diikuti aturan yang kuat oleh pemerintah. Akibatnya, potensi pasar yang besar di Indonesia hanya menjadikan bangsa Indonesia sebagai konsumen saja. Selain itu, produk lokal pun terancam tergerus oleh produk-produk impor yang ditawarkan oleh perusahaan penyedia barang berbasis online tersebut. Demikian mengemuka dalam diskusi bertema
Kamis, 13 September 2018 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita
Selain Eni, juga telah menetapkan dua tersangka lainnya dalam kasus itu, yakni Johannes Budisutrisno Kotjo (JBK) yang merupakan pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited serta mantan Menteri Sosial dan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham (IM). KPK pada hari Rabu memeriksa Eni sebagai saksi untuk tersangka Idrus Marham. ‘’Tentu kami perlu dalami informasi apa yang diketahui tersangka sehingga beberapa kali perlu dilakukan pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka lain. Ada banyak hal yang didalami terkait dengan pertemuan dengan tersangka lain atau pihak-pihak yang pernah dipanggil sebagai saksi oleh KPK,’’ ucap Febri. Eni mengatakan bahwa pemeriksaannya kali ini masih seputar pendalaman soal pertemuannya dengan Direktur Utama PLN Sofyan Basir
17:30 Wita Nangun Yadnya Upacara Pitra Yadnya Ngaben Kinembulan MGPSSR Ds. Adat Sibetan Kec. Bebandem, Kab. Karangasem 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:30 Wita Giliran Anda 20:00 Wita Orti Bali 20:30 Wita Folk Song 21:00 Wita Talkshow Merah Putih Generasi Milenial Dalam Menghadapi Perubahan Global 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Folk Song 23:30 Wita Bali Channel
‘’Peran Unicorn dalam menjaga Momentum Investasi dan Stabilitas Rupiah’’ di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (12/9) kemarin. Wakil Ketua Komisi I DPR Satya Widya Yudha mengakui perkembangan teknologi digital belum sepenuhnya mampu melindungi masyarakat dari dampak buruk yang ditimbulkan. Saat ini terdapat empat unicorn di Tanah Air, yakni GoJek, Tokopedia, Traveloka dan Bukalapak. Perusahaan ini telah merambah ke berbagai bidang, seperti GoJek yang mengawalinya di bidang transportasi online (ojek online) kini merambah ke jasa layanan antar barang dan makanan (go food). ‘’Regulasi itu menjadi sangat penting. Kita lemah di sini. Bagi saya regulasi itu harus revolusioner. Tanpa itu implementasi tidak akan mencerminkan apa yang kita mau. Akibatnya pasar kita murni menjadi
pasar bebas,’’ kata pimpinan komisi DPR yang membidangi Hubungan Luar Negeri dan Pertahanan ini. Makanya, sambung Satya, perlu evaluasi dari negara terhadap persoalan yang muncul ini. Untuk DPR, ia menjanjikan akan mendorong Badan Legislasi (Baleg) untuk menyuarakan masalah ini. ‘’Ini agar semua peraturan atau RUU yang bernapas dengan revolusi industri bisa sejalan. Kita tidak bisa apa-apa tanpa perangkat regulasi,’’ imbuhnya. Satya menjelaskan, berdasarkan data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyebut sebanyak 143,26 juta orang Indonesia menggunakan internet pada akhir 2017. Khusus Go Jek yang mengawali bisnis di bidang transportasi (ojek online), Satya meminta tidak melakukan ekspansi ke Vietnam, di tengah pasar ekonomi domestik melemah. Harus-
nya, GoJek meningkatkan elektabilitas penguasaan pasar dalam negeri seperti negara Cina. ‘’Pasar dalam negeri masih luas. Pemain didorong untuk menjadi penguasa dalam negeri, setelah itu baru kuasai pasar luar negeri. Belajar dari Cina yang punya keunggulan komparatif dan kompetitif dengan teknologi yang dimiliki,’’ kata Satya. Di sisi lain, anggota Komisi XI DPR-RI Eva Kusuma Sundari menilai kehadiran unicorn membantu pemerintah yang sedang berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan inovasi di Tanah Air. Namun, para unicorn ini seharusnya mampu lebih memahami peran mereka dalam pergerakan ekonomi Indonesia, di saat rupiah tengah melemah. ‘’Indonesia perlu tingkatkan indeks kompetisi agar para unicorn tetap stay menggarap pasar dalam negeri, karena potensi kita sangat besar,’’
sarannya. Sementara itu, Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati mendesak pemerintah membuat aturan yang jelas soal kinerja para unicorn. Menurutnya, pemerintah kurang antisipasi terhadap perubahan lingkungan bisnis yang bergerak ke arah digital. Karena regulasi tidak ada maka pengaturannya hanya bersifat parsial. Seperti bisnis jual beli data pribadi. Untuk itu pemerintah diminta membuat UU Perlindungan Data Pribadi untuk mencegah data pribadi yang terkumpul disalahgunakan. ‘’Perlu peta jalan dan blueprint yang jelas. Polemik dapat diakhiri kalau regulator memiliki aturan. Ekonomi digital adalah keniscayaan. Tinggal aturan yang jelas untuk meminimalkan ekses. Kita harus maksimalkan manfaatnya,’’ ujarnya. (kmb4)
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
Kamis Umanis, 13 September 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com Rabu kliwon, 12 SeptembeR 2018
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipo
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Liga Nasional UEFA
Hotel di Singaraja ’’Full Booked’’
Asensio Jadi Bintang
JamnaS VW Indonesia Ke49 Tahun 2018 pada 8-10 September lalu secara langsung memberi manfaat positif bagi dunia pariwisata di Kabupaten Buleleng. Terbukti, selama berlangsungnya event berskala nasional ini, kamar hotel di kota Sin-– Madrid g aSpanyol raja berhasil melumat Kroasia dengan melesatkan enam gol tanpa balas k e b a n laga dalam lanjutan Divisi A Grup 4 Liga Nasional UEFA di Stadion Martinez j i r a n Valero, Elche, Spanyol, Rabu (12/9) dini hari kemarin. Berkat kemenangan ini, tamu. tim Matador memuncaki klasemen sementara Divisi A Grup 4 dengan 6 poin Bahkan, peserta Jamnas VW harus setelah mencari sebelumnya menundukkan Inggris 2-1. kamar hotel sampai ke Lovina. sayap Real Ma- bawah Swiss yang mencukur sedikit peluang pada babak K e t u a P e r s a t u a n H o t e lPenyerang dan drid, Marco Asensio, menjadi Islandia 6-0 di laga sebelum- pertama karena kendali perRestoran Indonesia (PHRI) Kabubintang mainan lebih banyak dikuasai paten Buleleng Dewa Ketut Suar-kemenangan Spanyol nya. dengan mencetak satu gol Gol semata wayang yang oleh Swiss. Tuan rumah lebih dipa menjelaskan, di kota Singaraja serta terlibat dalam lima gol dicetak Edin Dzeko pada me- tajam setelah turun minum ada sejumlah hotel dengan kapasitas lainnya 20-40 kamar. Kamar hotel-hotel inidengan mencatatkan nit ke-77 memastikan Bosnia setelah Southgate mengganti empat assist. Saul Niguez, Ro- menang 1-0 atas Austria sejumlah pemain termasuk sudah di-booking peserta dari berbdrigo Moreno, Sergio Ramos dalam laga Divisi B Grup 3 di memasukkan striker Harry agai daerah di Indonesia menjelang dan Isco Jamnas VW. Dampak lainnya, be- turut mencetak gol. Stadion Bilino Polje, Zenica, Kane. Satu gol lainnya akibat bunuh Bosnia & Herzegovina. BerArgentina dan Kolombia berapa objek wisata di Buleleng Bali Post/afp ramai dikunjungi peserta diri jam-penjaga gawang Kroasia kat kemenangan ini, Bosnia bermain imbang 0-0 dalam SELEBRASI – Dua pemain Spanyol, Marco Asensio (kanan) dan Dani Ceballos, melakukan selebrasi usai mencetak Lovre Kalinic. kian mantap di puncak klase- laga persahabatan lainnya nas dan keluarga. gol ke gawang Kroasia dalam laga Liga Nasional UEFA, Rabu (12/9) kemarin. Hasil ini ini sekaligus men dengan perolehan 6 poin di New Jersey, AS, yang sepi Sementara di lokasi drag race, menjadi kekalahan terburuk setelah sebelumnya unggul penonton. Kiper Kolombia manfaat diterima para pemilik yang pernah diderita Kroasia 2-1 atas Irlandia Utara. David Ospina melakukan pewarung atau pedagang yang masa. Sang runnernyelamatan gemilang dengan sekadar menjual makanansepanjang dan up Piala Dunia 2018 di Rusia Persahabatan menepis tembakan Exequiel minuman. Sejak pagi, warung harus mengakrabi dasar Inggris terhindar dari Palacios pada menit ke-6, makanan ataudengan minuman sepanjang Tokyo – melewati pertandingan pertama tidak royuki Endo/Yuta Watanabe skor di ini sementara lintasan Jalan Ahmad Yani,klasemen Singaraja ramai sebelum kekalahan beruntun keem- sedangkan penjaga gawang Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian mudah karena lawan memberikan pela- 21-17, 20-22, 21-17. Sementara pasangan laga kedua meng- pat dengan mengalahkan Argentina Franco Armani pembeli.Karanda ‘’Ini atraksi yang melakoni sangat bermanfaat untuk Ardianto ditunggu peraih medali perunggu wanan ketat. Kemenangan ini sekaligus Angga Pratama/Ricky Suwardi Inggris sebulan dari Swiss 1-0 pada pertandingan lebih sibuk pada babak kedua. pengembangan pariwisata. Jadi, saya sangat mengaAsian Games 2018 asal Taiwan, Lee Yang/ menambah keunggulan Fajar/Rian atas terhenti di babak pertama setelah di- hadapi presiasi event jamnas ini yang didukung oleh Bupati sekarang. persahabatan di Stadion King Kedua tim masih ditangani Lee Jhe-Huei pada babak kedua kejuaraan Ong/Teo menjadi 2-1. tundukkan Kim Astrup/Anders Skaarup Buleleng Putu skor Agus13-21, Suradnyana,’’ tuturnya. Penyerang Romelu Lukaku Power. Penyerang Manches- oleh pelatih sementara. Pelabulu tangkis Jepang Terbuka 2018 di ToSempitnya waktu persiapan ke Jepang Rasmussen (Denmark) dengan Dikatakannya, semakin mengemas sering diadakan atraksi dua gol untuk ter United Marcus Rashford tih Kolombia Jose Pekerman kyo, Jepang, Kamis (13/9) ini. Fajar/Rian Terbuka pasca-Asian Games 2018, mem- 11-21. otomotif akanSukamuljo/ semakin baik. Untuk Belgia itu, pihaknya mengantar membung- mengemas gol penentu ke- mengundurkan diri pekan yang merebut perak Asian Games 2018 buat Fajar/Rian menyiasati situasi tersebut Pasangan Kevin Sanjaya berharap pemerintah daerah bisa menyiapkan sirkuit3-0 menangan pada menit ke-54. lalu, sedangkan Argentina tenkam tuan rumah Islandia melaju ke babak kedua setelah menga- salah satunya dengan menambah latihan Marcus Fernaldi Gideon atau akrab disapa khusus yang representatif ‘’Pak 2 Itu merupakan gol kelima gah mencari pengganti Jorge dalamajang laga balapan. Divisi A Grup lahkan pasangan Malaysia Ong Yew Sin/ meski porsinya tidak berat. ‘’Tenaga kami pasangan Minions menyusul ke babak untuk menyampaikan akan infrastrukdimembangun Stadion Laugardalsvollur, Rashford untuk Inggris dalam Sampaoli yang hengkang usai Teo Ee Yi dengan skor 21-17, 21-18, Rabu belum balik 100 persen. Kami atur saja kedua setelahBupati menaklukkan Vladimir tur sirkuit balap. perlu Reykjavik. didukung karena Gol-goldengan Lukaku 27 laga. Piala Dunia 2018. Tanpa di(12/9) kemarin. bagaimana caranya supaya stamina terjaga Ivanov/Ivan Sozonov (Rusia) 21-15,Ini 21-15. adanya sirkuit maka eventtersebut lebih sering digelar melengkapi goldan pemPelatih Inggris Gareth perkuat Lionel Messi, Ar‘’Mereka unggul di power. Strategi kami terus. Kami sering latihan fisik di gym Pada putaran kedua, Minions berhadapan lebih banyak lagi papar bukaberkunjung,’’ yang dilesakkan Eden Southgate melakukan sembi- gentina menampilkan skuad untuk besok kurang lebih sama. Siapkan hotel, push-up dan sebagainya,’’ ujar Fajar. dengan sesamawisatawan pasangan putra Indonesia Suardipa. (mud) pertahanan dan jangan buru-buru meHasil bagus pasangan Fajar/Rian juga yaitu Ade Yusuf/Wahyu Nayaka Arya Hazard dari titik putih. Belgia lan perubahan terhadap tim- muda. Mereka tidak dapat nyerang,’’ kata Rian dalam keterangan diikuti oleh seniornya Hendra Setiawan/ Pangkaryanira yang menang 21-17, 15-21, saat ini menempati peringkat nya yang kalah 1-2 dari Span- mengatasi Kolombia yang resmi dari PB PBSI. Meski lolos ke babak Muhammad Ahsan yang di pertandingan 21-18 atas Jason Anthony Ho-Shue/Nyl kedua klasemen Divisi A Grup yol di Wembley pada Sabtu diperkuat pemain-pemain 2 dengan raihan 3 poin di lalu. Mereka hanya memiliki berpengalaman. (ant/rtr) 16 besar, perjuangan Fajar/Rian untuk pembuka mengalahkan duet Jepang Hi- Yakura (Kanada). (ant)
Fajar/Rian dan Hendra/Ahsan Melaju
Jamnas VW Indonesia Ke-4
Persiapan Singkat, Putra Tresna Tunggu Juara NTB Tim Pelajar Gagal Yogyakarta (Bali Post) – Kegagalan tim bola basket putri pelajar meraih satu pun kemenangan dalam kejuaraan basket pelajar Asia 2018 di GOR Among Rogo, Yogyakarta, akibat kurangnya waktu persiapan. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mesti jauh-jauh hari mempersiapkan pemain sebelum bertanding di kejuaraan internasional. ‘’Kelemahan tim kita di kejuaraan basket pelajar Asia ini adalah waktu persiapan yang singkat sehingga tidak bisa tampil maksimal,’’ kata pelatih tim basket putri pelajar Tjetjep Firmansyah di Yogyakarta, Rabu (12/9) kemarin. Menurut mantan pelatih tim nasional dan klub Aspac Jakarta itu, tim Indonesia hanya punya waktu sembilan hari untuk mengumpulkan pemain yang berasal dari berbagai daerah sebelum berlaga. Dengan waktu yang sangat singkat tersebut, tentu sulit membentuk tim yang kompak karena pelatih kesulitan memilih pemain yang tepat. Untuk menghadapi kejuaraan internasional di masa mendatang, pihak Kemenpora bisa lebih mengoptimalkan pemain yang berada di Sekolah Olahraga Ragunan atau PPLP yang tersebar di beberapa daerah. ‘’Kalau pemain dari sekolah tersebut sudah terbentuk, maka PB Perbasi sebagai induk olahraga basket bisa membantu menfasilitasi kekurangan pemain,’’ tambahnya. Dalam kejuaraan basket pelajar Asia tersebut, tim putri Indonesia gagal meraih satu pun kemenangan dari tiga pertandingan babak penyisihan, sehingga harus puas berada di peringkat terakhir setelah Thailand, Hongkong dan Cina. (ant)
Denpasar (Bali Post) NTT tak mengirimkan wakilnya. Oleh karena Tim Putra Tresna Bali selaku juara Rayon itu, Regional Bali-Nusra bakal dimeriahkan dua Bali bakal meladeni Persisum Sumbawa atau tim, yakni wakil Bali dan NTB. PertandinganPerslotim Lombok Timur pada pertandingan nya diperkirakan menggunakan sistem kandang Regional Bali dan Nusra yang melibatkan tim dan tandang. Pemenangnya otomatis melaju ke juara kompetisi Liga 3 Rayon Bali, NTB dan NTT. putaran nasional. Regional Bali-Nusra hanya melibatkan dua klub Kompetisi Liga 3 Regional Bali-Nusra diakarena Rayon NTT tidak ada wakilnya. gendakan awal Oktober yang diawali dengan Menurut Direktur Kompetisi Asprov PSSI Bali pertemuan teknik di Jakarta pada 24 SeptemGede Made Anom Prenatha, Persisum dan Per- ber mendatang. Pertemuan teknik dilakukan slotim masih bertanding pada babak final Rayon secara online. ‘’Sejauh ini kami baru menerima NTB yang digelar Kamis (13/9) ini. ‘’Kami masih informasi seputar babak regional berikut timBali Post/mud menunggu tim juara wakil NTB,’’ terangnya di tim juara rayon yang mewakili provinsinya. lepaS - Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana meDenpasar, Rabu (12/9) kemarin. Sementara untuk kompetisi Piala Soeratin lepas peserta drag racedan mobil VW. Pihaknya menerima surat terkait tim-tim yang U-17, U-15 U-13, kami belum menerima lolos dari tiap provinsi, ternyata juara Liga 3 jadwal putaran Regional Bali-Nusra,’’ ujar Rayon NTT tidak ada. Jadi, kemungkinan besar Anom Prenatha. (022)
Dukung Penyelamatan Penyu
Izin Balap Fenati Dicabut
akSi sosial melepas tukik sosial seperti melepas tukik di Pantai Penimbangan, Desa yang penting untuk mengBaktiseraga, Kecamatan gelorakan semangat melestarikan lingkungan. Buleleng, Minggu (9/9)yang lalu, dikeluarkan Roma – resmi FMI Rabu (12/9) ke‘’Dampak pendek yang digelar serangkaian Federasi Balap Motor Italia (FMI) menjatuhmarin. Larangan tampil itu tidakjangka menyebutkan sudah terasa, hotel di kota Jamnas VWdurasi Indonesia Ke-49Fenati kan hukuman larangan tampil dan mencabut hukuman. juga diminta memenuhi booked. Setelah kami bertujuanpermintaan men- full keterangan izin balap pembalap Moto2 Romano Tahun Fenati2018, undangan dariini Komisi akan lebih banyak yang gajak segenap pencinta mobil menyusul tindakannya yang menggemparkan Disiplin FMI, Jumatyakin (14/9) besok. tahuitu, tentang daetua tuas agar peduli dan memberi dunia balap sedunia. Lantaran menarik Akibat tindakannya Fenatipotensi segeradi didisrahdan Buleleng. Kalau sudah dukungan terhadap kegiatan rem sepeda motor pesaingnya di tengah balapan kualifikasi di tempat dilarang mengikuti datang tidak kedapatan saja berwisata, penyelamatan penyu yang GP San Marino, Minggu (9/9) lalu, Fenati sudah dua balapan berikutnya lantaran menamunStefano sepertiManzi penggemar semakin Bendiputus kontrak dari timnya Marinelli sudah Snipers nariklangka. tuas rem tunggangan dalam VW ke sini melepas tukik di tuk dukungan tidak hanya dan kehilangan kontraknya di MV Agusta untuk kecepatan 200 km/jam. Fenati sempat meminta Penimbangan. Ini akan semamateri, namun dengan mengmusim depan. maaf atas insiden tersebut, Senin (10/9), seraya kintindakan menggelorakan semangat gelorakan menyebtunya semangat peduli ‘’Romano Fenati dilarang mengikuti aktivitas sebagai memalukan. lingkungan,’’ terhadap lingkungan balap apa pun sebagai konsekuensi atas penSehari diyakini berselang pelestarian ia mengatakan kepada meAgus Suradnyana yang akan mendorong konservasi cabutan izin balapnya,’’ demikian pernyataan dia Italia berencanapapar melanjutkan pendidikanjuga penyuka mobil VW dipenyu lebih optimal. ‘’Sekarang saya akan dampingi Ketua DPRD BuleSelain itu, dengan menge- nya. keSupriatna. sekolah. Dengan leng Gede tahui Pantai Penimbangan kembali dingin saya katakan Acara pelepasan tukik menjadi objek wisata di kota kepala tidak akan membalap juga dihadiri Ketua lagi, PerSingaraja, ke depan akan bisa satuan tidak Hotelbisa danmeramalRestoran dipromosikan oleh pengge- namun situasi (PHRI) saya lima tahun Indonesia Buleleng mar mobil tua dari seluruh kan lagi. Saat ini saya hanya Tanah Air. Sasaran berikut- Dewa Ketut Suardipa dan melupakan itu semua,’’ Kepala Dinas Perhubungan nya, akan lebih banyak lagi mau (ant/rtr) (Dishub) Fenati. Buleleng Gede Gupengunjung ke Buleleng atau pungkas melaksanakan aksi sosial di nawan. (mud) Pantai Penimbangan. ‘’Misi kami selain ingin tahu konservasi penyu ke depan, ingin mengajak segenap pencinta mobil tua atau komunitas lain Denpasar Bali Post) - untuk peduli dan mendorong Pembalap Bali Yahmani sukses mengawinkan gekonservasi secara swadaya lar juara kelas bebek modifikasi 4 Tak 125 ccPanitia serta di sini,’’ jelas Ketua kelas sport dan trail 250 cc senior pada Kejurnas Jamnas VW Indonesia Made Grasstrack PutaranRai IIIRidharta. Region 3 (Bali, NTB, NTT) di Sirkuit Lapote, Desa Gapit,itu, Kecamatan Sementara Bupati Rmpang, Kabupaten NTB, yang Putu Sumbawa, Agus Suradnyana menberlangsung 31 Agustus – 2 September lalu. gungkapkan, event otomotif Yahmani sekaligus keluar sebagai juara Jamnas VW Indonesia perumum kategori senior. diikuti tama Kejurnas kali digeber di sekidaetar 200 starter. Persaingan antarpembalap senior rahnya. Kegiatan ini cukup sangat ketat, melibatkan Ivan Junior, Abang Daud, Akbar dinanti-nanti oleh (NTB) warga dan Christo Londong (NTT).sebagai ‘’Para pembalap hiburan mengukur dan media untuk mengenal ragamsebab jenis kemampuan dan membaca kekuatan pesaingnya, mobilditua yangmendatang,’’ masih eksis. bakal terjun pada ajang Pra-PON Jateng Ajang ini jugaPusat untuk menjelas Koordinator Komisi Teknik Pengurus Ikatan potensi Buleleng Motor Indonesia (PP IMI) genalkan Ustav Shasa, Rabu (12/9) utamanya di sektor pariwikemarin. sata. Dengan diketahuinya Menurutnya, Kejurnas Grasstrack Region 3 sedianya objek di daerahnya, maka digelar dalam empat putaran. Putaran pertama semesakan lebih banyak lagi infortinya di Bali, namun batal dilangsungkan. Selanjutnya yang menyebar untuk putaran kedua rencananyamasi di Lombok, tetapi karena menghadirkan bencana gempa bumi, sehingga baru bisa pengunjung menyelengke Buleleng. Mereka tidak garakan putaran ketiga. ‘’Bali akan kembali menjadi saja menikmati wisata, tuan rumah putaran keempat pada akhirobjek September namun juga menggelar aksi nanti. Mudah-mudahan bisa terwujud,’’ ujarnya. (022)
Yahmani Kawinkan Gelar di Sumbawa
Mobil VW Terpa 1977 Rebut Ju
Bermain Sabar, PSIS Menang
mobil Volkswagen (Vw) jenis combi milik alumni Slua 1 Sarasw pasar keluar sebagai juara dalam kontes Vw pada Jambore nasional ( Vw indonesia ke-49 tahun 2018 di lapangan GoR bhuana patra, Si yang berakhir Senin (10/9) lalu. Vw tahun pembuatan 1977 ini berhasil perhatian dewan juri sehingga ditetapkan sebagai juara kontes. Selain VW terpanjang beru- event dibawa turun ke jalanan. kuran sekitar 7 meter terse- Meski sering diparkir, mobil Medan – yang ini rutin dirawat dan menbut, ada(Bali dua Post) VW lain PSIS Semarang tuan untuk rumah juga milik Alumni berhasil SLUA 1 mempermalukan jalani servis berkala Saraswati sukses memenangi PSMS dengan skor 3-2 pada laga lanjutan kompetisi menjaga kondisi mesinLiga agar1 kontes. VW2018 dimaksud adalah tetapMedan, awet dan cat bodi Utara, tidak Indonesia di Stadion Teladan, Sumatera VW terpendek dan VWGol-gol Brazil PSIS mudah luntur. ‘’Paling dipakai Rabu (12/9) kemarin. diciptakan Bayu Nugroho yang menit menunjukkan desain di jalanan dan Nur lurus,’’ pada ke-7, Bruno Silva menit ke-74 lebar dan Hari Yuoriginalitasnya. anggota Almunigol SLUA 1 lianto di masa injury time babakkata kedua, sedangkan PSMS Gusti Putu Tama Wijaya Saraswati dihasilkan Matsunaga menit ke-81 dan 86.yang sehari-harindidampingi rekannya, Made menyatakan ya merawat kemenangan mobil tersebut. Pelatih PSIS Jafri Sastra asuSudarma,atas menjelaskan mobil kesabaran Alumnisemua yang pemain merancang hannya PSMS berkat dan VW ini lepas paling panjang se-Ia sangat memasang mesin SJ-7 pada mampu dari tekanan. mengapresiasi perjuanhingga sulit pemain menyusuri medan mobillaga VWtetap ini. Mesin ini dikegan semua yang sepanjang konsisten dan berkelok.pada Hanya kalau masing-masing ada nal sebagai pabrikan luar disiplin tugasnya serta menjalankan semua strategi yang direncanakan. ‘’Kami bangga terhadap anak-anak yang bekerja keras sepanjang laga dan tidak terpengaruh dengan tekanan-tekanan yang dilakukan pemain lawan,’’ ujarnya. Ia mengakui sebelumnya sudah sering melihat permainan PSMS, baik langsung Gianyar (bali post) -maupun melalui al daritelevise, operan sehingga Nick vantelah der mengetahui titik-titik kelemahan dan kelebihan lawan yang Bali United (BU) menang Velden, Spasojevic selanjutnya harus diantisipasi. Pihaknya juga mengirim asisten untuk metipis 3-2 atas tamunya, Persela mencocorkan bola ke gawang lihat langsung persiapan tim lawan termasuk dalam uji coba. Lamongan, dalam lanjutan tanpa bisa dicegah oleh kiper Di bagian pelatih PSMS PeterDwi Butler minta semua kompetisi Ligalain, 1 Indonesia di Persela Kuswanto. ‘’Saya pihak tidak ‘’mengadili’’ pemainnya atas kekalahan Stadionuntuk Kapten Wayan Dipta, bersyukur bisa mencetak gol yang diderita PSIS. ‘’Tolongsaat jangan adili pemain. Gianyar, Selasadari (11/9) kemarin. merayakan ulangMereka tahun sudah berusaha maksimal, tapi keberuntungan belum berpihak Hasil ini mengantarkan Laskar ke-31,’’ tutur Spaso. kepada katanya. Serdadukami,’’ Tridatu menyamai Laskar Joko Tingkir beruPelatihpoin asalPersib Inggris tersebut mengakui situasiketinggalan. sulit dialami perolehan Bandung. paya mengejar anak-anak yangnilai dituntut menang dalam upayaCosta lepas Kedua timasuhnya mendulang Kapten Persela Wallace dari jurang Bali degradasi. depanAlves ia minta semua pihak turut 35, namun United Ke harus mampu menyamakan memberikan agar mampu puas bercokolmotivasi di posisikepada kedua pemain kedudukan menjadi menjalani 1-1 pada laga-laga tanpa merasa terbebani, sehingga menggeserselanjutnya Madura United (33)harus menit ke-27. Bola lambung bisa bermainketiga, lepassedangkan demi meraihdari poinsektor demi poin. ke peringkat kanan disongsong Menurut dirinya dan semuaWallace pemainyang PSMS sanPersib masihMatsunaga, di puncak klasetandukan memgat kemenangan,perdaya apalagipenjaga bermaingawang di kandang menmenginginkan sementara. Bali sendiri. ‘’Tapi perjuangan kami belum membuahkah hasil baik. Bali United yang didukung United Wawan Hendrawan. Kekalahan inifansnya akan semakin kami diBU liga. Topuluhan ribu unggul membuat Berselang tiga sulit menit, kemlong kamigol dengan semangat,’’ ungkapnya. lebihbantu dulu lewat cepat memberikan Ilija bali memimpin melalui tendanDalam pertandingan lainnya,gan Bhayangkara FCder menundukSpasojevic ketika pertandingan penalti van Velden. kan Serui 1-0, Novari sedangkan Borneo FC ditahan yangPerseru dipimpin wasit Penalti diberikan wasittamunya karena Persija (ant) Ikhsan Jakarta Arilaha0-0. (DKI) baru pemain belakang Persela handbergulir empat menit. Beraw- ball di petak keramat. Persela
negeri yang khu nakan untuk men offroad atau ajang Keputusan mereka mesin ini karena b yang panjang dan angkut hingga 20 o membutuhkan ke mesin andal. Terkait hasil ko uanya mengaku se tidak menyangka m bertahun-tahun diu luar sebagai juara d nas VW di Bulelen
Bali United Sam
kembali sukses me kedudukan menjad menit ke-40 melalu M. Fahmi Al Ayyub Tim tuan ruma mencetak gol ketiga kemenangan dari t yang dieksekusi o nius Johannes Mel