Skip to main content

Edisi Rabu 13 Maret 2019 | balipost.com

Page 1

Bali Post

balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TEROBOSAN JKN-KBS

BUKTI KEPEKAAN GUBERNUR KOSTER TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT BALI Masyarakat kini tak perlu risau dengan layanan kesehatannya. Pasalnya karut-marut layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang selama ini dikeluhkan masyarakat, akan terjawab melalui Pergub Nomor 104 Tahun 2018. Pergub ini akan meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat.

Lanang Rudiartha

Akademisi Kesehatan yang juga mantan Direktur RSUP Sanglah dr. Lanang Rudiartha mengatakan, program ini sangat bagus untuk masyarakat Bali. Karena ada beberapa poin penting yang diatur dalam pergub tersebut menguntungkan masyarakat. Di antaranya terkait sistem rujukan terintegrasi, tidak bertingkat. ‘’Selama ini sering dikeluhkan orang dari Mengwi tidak boleh langsung ke RSUD Kapal, tetapi harus ke Bhakti Rahayu dulu. Tapi sekarang dengan adanya sistem rujukan terintegrasi yang dirancang oleh Dinas Kesehatan maka regionalisasi ini bisa dibicarakan lagi, sehingga dokter di puskesmas

punya kewenangan. Kalau memang harus ke RSUD Kapal, ya… ke Kapal,’’ tuturnya, Senin (11/3). Dengan adanya Universal Health Coverage (UHC) diharapkan masyarakat Bali ter-cover oleh JKN-KBS atau yang ia sebut BPJS Kesehatan Plus. Sehingga tidak ada lagi masyarakat Bali yang tidak bisa berobat karena tidak memiliki kartu JKN. Jika selama ini kartu JKN aktif setelah 14 hari pendaftaran, maka dengan program dari Gubernur Bali Wayan Koster, kartu bisa langsung aktif. Ini dikatakan telah disepakati dengan BPJS Kesehatan sebagai badan penyelenggara JKN. Bayi lahir juga langsung secara otomatis

menjadi anggota JKN. ‘’Kalau dulu menunggu daftar dulu,’’ tandasnya. Layanan tambahan yang tidak di-cover BPJS Kesehatan juga akan di-cover dengan JKN–KBS ini. Misalnya biaya transportasi pasien dengan kasus kegawatdaruratan akan diganti oleh pemerintah daerah. Begitu juga dengan pengantaran jenazah akan dibiayai melalui pergub ini. Ambulans yang ada akan dimanfaatkan dan dibayarkan biayanya oleh pemerintah daerah. Visum et Repertum yang selama ini tidak di-cover oleh BPJS Kesehatan juga akan dibiayai. Hal. 15 Terapi Hiperbarik

SEBAGAI rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Bali, Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM) siap jadi yang terdepan dalam layanan Program Jaminan Kesehatan NasionalKrama Bali Sejahtera (JKN-KBS). Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra seusai menerima tim survei dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dalam rangka survei simulasi akreditasi SNARS edisi I di Rumah Sakit Bali Mandara, Selasa (12/3) kemarin. Dewa Indra menyampaikan, secara fakta (de facto) pelayanan

rumah sakit yang terletak di Sanur ini sudah sangat bagus, namun secara hukum (de jure) rumah sakit ini belum memiliki akreditasi. Untuk itu, Pemprov Bali berkomitmen tinggi agar rumah sakit ini segera terakreditasi sebagai tanda secara resmi telah memiliki standar. Akreditasi ini tidak hanya untuk memenuhi salah satu persyaratan bagi rumah sakit penerima layanan JKN, namun lebih pada peningkatan standar kualitas layanan kepada para pasien. Hal. 15 Tingkatkan Pelayanan

Dewa Made Indra

RSBM Siap Terdepan Layani JKN-KBS

I Nyoman Gunarta

Digeledah, Bom Meledak di Rumah Terduga Teroris Jakarta (Bali Post) – Ledakan yang diduga bom di Jalan KH Ahmad Dahlan, Gang Sekuntum, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Sibolga, Sumut, Selasa (12/3) kemarin, terjadi saat dilakukan penangkapan terduga teroris Husain alias Abu Hamzah. Kadiv Humas Polri Irjen Pol. M. iqbal mengatakan pada Selasa pukul 14.23 WIB dilakukan penangkapan terhadap terduga teroris Husain alias Abu Hamzah di rumahnya. ‘’Saat akan dilakukan pengecekan awal di rumah pelaku, sekitar pukul 14.50 WIB terjadi bom meledak yang melukai petugas,’’ ungkap M. Iqbal. Selain Husain, diduga saat dilakukan penangkapan di dalam rumah pelaku terdapat istri dan anak pelaku. Saat ini Tim Densus 88 Antiteror Polri dan Polres setempat dibantu tokoh-tokoh masyarakat, kata M. Iqbal, sedang melakukan upaya negosiasi agar istri dan

anak pelaku menyerahkan diri. Ledakan dari balik pintu rumah itu mencederai beberapa orang, termasuk personel kepolisian. Hal tersebut terjadi ketika polisi akan membuka pintu rumah tersebut. Menurut warga sekitar, Dohar Tua Alam Hutagalung, ledakan itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. ‘’Telinga saya sempat berdengung ketika mendengar ledakan dan mencederai beberapa orang termasuk di antaranya ada petugas,’’ ujarnya. Dari informasi yang berkembang, pihak kepolisian berhasil mengamankan dua orang warga diduga pelaku ledakan. (ant) LEDAKAN - Petugas kepolisian berjaga di lokasi terjadinya ledakan yang diduga bom di Kota Sibolga, Sumatera Utara, Selasa (12/3) kemarin.

Jokowi Minta Siti Tinggal di Rumah Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo meminta warga negara Indonesia yang terbebas dari hukuman di Malaysia, Siti Aisyah, untuk tinggal di rumah. ‘’Tadi saya menyampaikan agar Siti sementara di rumah terlebih dahulu sampai nantinya agak tenang dan bisa merencanakan kehidupan yang baik,’’ kata Presiden dalam jumpa pers di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (12/3) kemarin, terkait dengan pesan khususnya kepada Siti. Presiden telah menerima kedatangan Siti Aisyah dan keluarga ke Istana Merdeka. Menurut Presiden, Siti menyampaikan terima kasih atas upaya pemerintah membebaskan dirinya dari hukuman. Kepala Negara menjelaskan bahwa pendampingan hukum bagi Siti merupakan upaya pemerintah dalam melindungi warga negaranya. ‘’Itu tugas pemerintah untuk terus mendampingi setiap warga negara Indonesia yang memiliki masalah di luar negeri,’’ kata Jokowi. Presiden bersyukur upaya pembebasan Siti dengan proses yang panjang dapat membuahkan hasil, sehingga dia kembali berkumpul dengan keluarganya. Perempuan TKI asal Banten itu dibebaskan oleh Pengadilan Tinggi Malaysia dari dakwaan pembunuhan kakak tiri Pemimpin Tinggi Korea Utara Kim Jong-un, Kom Jong-nam, pada 13 Februari 2017. Siti Aisyah tiba di Indonesia pada Senin (11/3). Pembebasan itu berstatus bebas tidak murni dengan syarat jika ditemukan bukti baru yang memberatkan maka Siti dapat didakwa kembali. (ant)

Tiga Aspek Penting untuk Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan Indonesia masih harus bekerja keras untuk menjadi negara berpenghasilan tinggi dengan memperbaiki tiga aspek penting yakni kualitas institusi, sumber daya manusia, dan infrastruktur. ‘’Saya lama bekerja di Bank Dunia, saya perhatikan negara-negara yang maju itu pasti memiliki tiga aspek ini yang paling penting, yakni institusi, human capital dan juga infrastruktur,’’ kata Sri Mulyani dalam Rapat Kerja Nasional Kementerian Perdagangan di Jakarta, Selasa (12/3) kemarin. Untuk mencapai negara berpenghasilan tinggi, lanjutnya, Indonesia tidak akan bisa lepas dari upaya-upaya yang menunjang produktivitas. Maka dari itu, tiga hal yakni kualitas institusi, sumber daya manusia, dan infrastruktur menjadi aspek pembangunan yang terpenting. ‘’Infrastruktur adalah

salah satu persyaratan. Negara yang memiliki infrastruktur baik itu punya kans untuk maju menjadi negara dengan berpenghasilan tinggi,’’ ujarnya. Selain infrastruktur, Menkeu juga menyoroti mental dan kualitas pelayanan birokrasi dari institusi pemerintahan dan swasta. Hal ini juga termasuk sebagai faktor kunci untuk meningkatkan kepercayaan pelaku ekonomi dunia terhadap Indonesia. Untuk menjadi negara berpenghasilan tinggi, katanya, institusi pemerintahan harus menawarkan birokrasi yang efisien dan kompeten. Sri Mulyani mengingatkan kepada jajaran pegawai Kementerian Perdagangan untuk bisa membangun birokrasi yang sesuai dengan upaya untuk menuju negara berpenghasilan tinggi. ‘’Negara yang masuk jebakan negara berpenghasilan menengah itu adalah birokrasi yang menjadi penghalang bagi negaranya sendiri,’’ katanya.

Di aspek pengembangan ketiga adalah kualitas sumber daya manusia. Saat ini, katanya, pemerintah mengedepankan pendidikan dan pelatihan bagi sumber daya manusia (SDM). Pemerintah juga menawarkan insentif pajak bagi industri yang memprioritaskan pengembangan SDM. ‘’Misalnya super deduction tax dan double deduction untuk perusahaan yang melakukan pelatihan. Jadi, mereka berpartisipasi untuk ciptakan tenaga kerja yang berkemampuan,’’ ujarnya. Merujuk data Badan Pusat Statistik, rata-rata pendapatan orang Indonesia atau per kapita per tahun mencapai 3.972 dolar AS atau sekitar Rp 56 juta pada 2018. Angka tersebut termasuk dalam kategori negara berpenghasilan menengah ke atas. Untuk menjadi negara berpendapatan tinggi, pendapatan per kapita Indonesia harus di atas 12.055 dolar AS per tahun. (ant)

’’Saya lama bekerja di Bank Dunia, saya perhatikan negara-negara yang maju itu pasti memiliki tiga aspek ini yang paling penting, yakni institusi, human capital dan juga infrastruktur.’’ Sri Mulyani Menteri Keuangan


DENPASAR

2 FIGUR Menjadi ’’Research University’’ UNIVERSITAS Pendidikan Nasional (Undiknas University) kini dipimpin rektor baru. Di usia emas, Undiknas dipimpin Rektor muda Dr. Nyoman Sri Subawa, S.T., S.Sos., M.M. yang menggantikan kakak kandungnya, Prof. Gede Sri Darma, DBA. Sebelum terpilih sebagai Rektor Undiknas University periode 20192024, Sri Subawa mengawali kariernya di lingkungan Perdiknas sebagai Ketua II YPKN, Sekretaris Umum, dan Bendahara Perdiknas Denpasar. Sedangkan di lingkungan Undiknas University, jejak kariernya diawali sebagai dosen, Sekretaris LP2M, Direktur Akademik dan Sistem Informasi, serta Wakil Rektor Undiknas. Usai dilantik Selasa (12/3) kemarin, Sri Subawa mengaku mengemban tugas berat guna mempertahankan dan meningkatkan mutu Undiknas ke depan. Namun, suami tercinta Dr. Ni Wayan Widhiasthini, S.Sos., M.Si. ini percaya diri mampu membawa Undiknas lebih baik lagi. Di antaranya, menjadikan Undiknas sebagai research university dan menerapkan model pembelajaran online. Untuk itu, SDM dosen dia akan ubah untuk memfokuskan diri pada penelitian yang bersifat aplicated dan pemberi solusi untuk dunia industri. Target prioritas ayah dari Putu Sri Maharani Utami, Made Srinitha Millnia Utami, Nyoman Sri Diva Dan Prabarini, dan Shri Bagus Gede Mahottama Putra ini memacu dosennya untuk menembus jurnal berstandar internasional. Para dosen pun disiapkan beasiswa untuk meraih gelar doktor. Eksistensi Rektor Undiknas yang baru ini di lingkungan eksternal dikenal melalui keterlibatannya sebagai fasilitator Lembaga Penjaminan Mutu Pusat Dikti, reviewer penelitian nasional Kemenristek Dikti, Tim Evaluasi Kinerja Akademik LLDikti, dan narasumber bidang akademik di berbagai perguruan tinggi. Dia sejak tahun 2010 selalu menerima hibah penelitian Dikti. (sue)

BNN Apresiasi Kinerja BNNP Bali Denpasar (Bali Post) BNNP Bali menerima kedatangan Tim Auditor Inspektorat Utama BNN dalam rangka audit tahun anggaran 2018, Selasa (12/3) kemarin. Audit ini bertujuan mewujudkan tata pemerintahan yang baik terhadap penyelenggaraan negara yang bersih serta bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) sehingga diperlukan pengawasan serta mekanisme. Pada kesempatan tersebut, Tim Auditor Inspektorat Utama BNN mengapresiasi kinerja BNNP Bali. Tim Inspektorat Utama BNN tersebut dipimpin Inspektur Wilayah I Brigjen Pol. Drs. Andi Loedianto bersama lima staf. Kedatangan tim tersebut langsung diterima Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa serta seluruh kabid/kabag, kepala BNNK, kasubbag, kasi di lingkungan BNNP beserta pengelola keuangan. Audit ini rencananya berlangsung dari tanggal 11-16 Maret 2019 di Kantor BNNK Denpasar. Saat membuka acara tersebut, Brigjen Suastawa memaparkan terkait pencapaian kesatuan yang selama ini telah dilaksanakan oleh BNNP Bali di Bidang Pencegahan, Pemberantasan, Rehabilitasi dan Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat. ‘’Kerja sama dengan pemerintah daerah dan aparat terkait khususnya Polda Bali sangat baik serta bersinergi dengan baik,’’ ujarnya. Menurut jenderal bintang satu asal Mengwi, Badung ini, audit tersebut bertujuan mewujudkan tata pemerintahan yang baik terhadap penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas korupsi, kolusi dan nepotisme. Oleh karena itu diperlukan pengawasan serta mekanisme pemantauan tindak lanjut hasil pemeriksaan oleh aparat Pengawasan Intern Pemerintah Badan Narkotika Nasional, guna menuju suatu tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan pemerintah yang bersih (clean government). Sementara itu, Brigjen Andi Loedianto dalam paparannya mengapresiasi kinerja BNNP Bali di bawah kepemimpinan Brigjen Suastawa. Dalam sambutannya, Andi Loedianto menyampaikan reformasi birokrasi dilakukan di instansi pemerintah untuk menghilangkan stigma masyarakat terhadap pegawai negeri sipil. Di mana fungsi auditor internal untuk memastikan berjalannya reformasi birokrasi di delapan area perubahan yaitu pola pikir dan budaya kerja (manajemen perubahan), penataan peraturan perundang-undangan, penataan dan penguatan organisasi, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM aparatur (berbasis IT), penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. ‘’Ke delapan fungsi itu akan bermuara pada indikator good government yaitu pertama, pemerintahan yang bersih, akuntabel, kinerja tinggi. Kedua, pemerintah yang efektif dan efisien dan ketiga, pelayanan publik yang baik dan berkualitas,’’ ujarnya. Brigjen Andi Loedianto bersama tim juga menyempatkan diri mengunjungi Desa Sebatu, Gianyar yang merupakan desa bersih narkoba. Desa bersih narkoba bukan karena tidak ada narkoba, tetapi desa yang berani mengikrarkan diri untuk menyatakan diri menjauhi narkoba. (kmb36)

Bali Post/ist

MENGUNJUNGI - Inspektur Wilayah I BNN Brigjen Pol. Drs Andi Loedianto didampingi Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa mengunjungi Desa Sebatu.

Topik : WNA MASUK DPT

Rabu Paing, 13 Maret 2019

Astra Motor Bali Siap Membuat Program Menjaga Keajegan Bali Denpasar (Bali Post) Astra motor Bali siap membuat program-program yang bermanfaat dan bernilai bagi masyarakat Bali dalam rangka menjaga keajegan Bali. Hal itu disampaikan Wahyudi Saputra selaku Region Head Astra Motor Bali saat masimakrama ke Kantor Bali Post, Selasa (12/3) kemarin. Menurut Wahyudi Saputra, program tersebut merupakan bagian dari sumbangsih dan kepedulian Astra Motor Bali terhadap kelestarian seni budaya dan adat di Bali yang menjadi daya tarik pariwisata di Bali sebagai penggerak ekonomi. ‘’Ini merupakan bagian dari sumbangsih dan kepedulian Astra Motor Bali terhadap

kelestarian seni budaya dan adat di Bali,’’ katanya. Selama ini Astra Motor Bali masih menjadi pemimpin pasar penjualan sepeda motor di Bali. Menurut Wahyudi Saputra, Bali merupakan pasar sepeda motor yang sangat bagus dan unik. Karena di Bali sepeda motor bukan lagi merupakan alat transportasi, tetapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Satu keluarga bisa memiliki satu bahkan empat sepeda motor. Wahyudi Saputra mengatakan, sampai saat ini sepeda motor Honda dari berbagai tipe masih menjadi pilihan utama masyarakat Bali. Bahkan Astra Motor Bali mencatat setiap bulan

penjualan motor Honda bisa mencapai 8.000 hingga 10.000 unit. Untuk tipe motor Honda yang kini paling diminati masyarakat Bali adalah motor matic. ‘’Tipe Scoopy dan PCX sebagai penyumbang penjualan terbesar motor Honda di Bali. Sedangkan motor sport tipe CBR posisinya masih terus bertumbuh karena pasarnya mengkhusus,’’ ujarnya. (kmb23)

Perkembangan ”E-Commerce” Dikhawatirkan Menggerus Lapangan Kerja Denpasar (Bali Post) -

Perkembangan e-commerce atau transaksi jual-beli secara elektronik melalui media internet, dikhawatirkan menggerus lapangan pekerjaan yang ada saat ini. Komisi IX DPR-RI bahkan sampai turun ke daerah untuk mengecek kebenarannya. Mengingat bisnis online disebut telah menyebabkan terjadinya kehilangan lapangan kerja hingga 71 juta orang dan hanya menciptakan lapangan kerja baru untuk 2,1 juta orang saja. ‘’Tentu saja ini mengkhawatirkan Komisi IX, dan oleh karena itu kita turun ke beberapa daerah, antara lain Jawa Timur, Sumatera Selatan, dan Denpasar. Lalu kita temukan bahwa kekhawatiran Komisi IX sampai saat ini memang belum begitu terbukti. Ini

baru sesuatu yang sifatnya gejala awal,’’ ujar Ketua Rombongan Komisi IX DPR RI Samsul Bahri, Selasa (12/3) kemarin. Menurut Samsul Bahri, e-commerce atau bisnis online cepat atau lambat pasti akan menggerus lapangan kerja yang selama ini diisi

oleh banyak tenaga kerja. Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada pemerintah khususnya pemerintah daerah untuk mencari langkahlangkah antisipatif. Tentunya untuk meminimalisasi dampak dari adanya bisnis online tersebut. ‘’Beberapa penjelasan dari pihak ter-

kait, meskipun ada PHK, disebutkan bukan karena digitalisasi tapi karena adanya likuidasi perusahaan dan sebagainya sehingga bisa disimpulkan bahwa itu bukan akibat dari bisnis online,’’ jelasnya. Kendati demikian, lanjut Samsul Bahri, tenaga kerja ke depan harus memiliki skill yang semakin canggih. Sementara Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada rupanya belum siap melatih tenaga kerja untuk memasuki era revolusi industri 4.0 ini. Pihaknya mendorong

agar pemerintah semakin antisipatif dengan mempersiapkan angkatan kerja full skill guna menghadapi fenomena baru tersebut. ‘’Sektor-sektor pelatihan kita harus terus mengantisipasi implikasi dari e-commerce ini. Kami mensinyalir ini akan terus berkembang,’’ tegasnya. (kmb32) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Presiden Jokowi Serahkan Penghargaan kepada Denpasar

Tiga Pasar Rakyat Denpasar Terbaik Nasional

PENGHARGAAN - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Kepala DPMD Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana bersama tiga Kepala Pasar di Kota Denpasar usai menerima penghargaan nasional pasar rakyat di Indonesian Convention Exibition (ICE) BSD Tanggerang Selatan, Selasa (12/3) kemarin. PROGRAM Revitalisasi Pasar Rakyat yang digagas Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara berbuah manis dengan berhasilnya menyabet penghargaan terbaik tingkat nasional terhadap tiga pasar rakyat yang ada di

Kota Denpasar. Penyerahan penghargaan ini dilakukan langsung Presiden RI Joko Widodo di Indonesia Convention Exibiton (ICE) BSD Tanggerang Selatan, Banten, Selasa (12/3) kemarin. Penghargaan ini dianugerahkan kepada Pasar Agung Peninjoan sebagai

Pasar dengan Pengelola Terbaik Nasional, diterima Kepala Pasar Agung Nyoman Suwarta yang disaksikan langsung Wali Kota Rai Mantra. Dua pasar lainnya yakni Pasar Nyanggelan Panjer, dan Pasar Poh Gading juga menerima penghargaan terbaik Pasar Standar Nasional Indonesia (SNI) tipe IV mutu I se-Indonesia. Program revitalisasi pasar rakyat yang dilakukan Pemkot Denpasar ini sebagai upaya meningkatkan harkat dan martabat pedagang sehingga nantinya dapat menumbuhkan perekonomian rakyat. Hingga saat ini hampir keseluruhan pasar rakyat di Kota Denpasar telah tersentuh program revitalisasi yang menjadi mandat Wali Kota Rai Mantra kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Denpasar. Presiden RI Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan, hingga tahun 2019 ini Kementerian Perdagangan telah merevitalisasi 5.248 pasar rakyat di seluruh Indonesia. Sementara itu, Wali Kota

I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, revitalisasi pasar menjadi program berkelanjutan di Kota Denpasar. Tidak hanya merevitalisasi fisik, namun juga memperhatikan pengelolaan dan juga menyentuh sisi manejerial. Hingga saat ini telah melakukan revitalisasi terhadap 30 pasar rakyat. Terlebih adanya intruksi Presiden RI untuk melakukan peningkatan pada program pembelanjaan online di pasar rakyat telah dilakukan secara bertahap di Kota Denpasar. Seperti halnya Pasar Badung yang mendapatkan program pembangunan dari dana TP Kementerian Perdagangan RI dan pendampingan dari APBD Pemkot Denpasar telah juga melakukan program pembayaran secara non-tunai. “Selamat kepada tiga pasar rakyat Kota Denpasar yang telah menerima penghargaan ini, semoga ini menjadi cambuk bagi peningkatan pengelolaan pasar rakyat Denpasar,” ujar Rai Mantra. Kepala Pasar Agung Nyoman Suwarta mengatakan, revitalisasi Pasar Agung dilaksanakan pada tahun

2011 melalui dana TP Kementerian Perdagangan dan juga APBD Pemkot Denpasar yang melakukan pembenahan fisik hingga pengelolaan pasar. Hal ini sangat berdampak pada penataan fisik pasar, pengelolaan, hingga berpengaruh pada omzet Pasar Agung. Sebelum revitalisasi, omzet pasar Rp 52 miliar lebih per tahun, dan setelah revitalisasi mengalami peningkatan hingga Tahun 2018 mencapai omset Rp. 196 miliar lebih. “Pasar Agung yang memiliki 351 pedagang terus kami lakukan peningkatan, baik pengelolaan maupun fasilitas penunjang yang ada. Kami juga terus mendukung program Pemkot Denpasar, terlebih dalam kegiatan pengurangan kantong plastik di pasar rakyat,” ujarnya sembari mengatakan, penghargaan ini tentunya tak terlepas dari dukungan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar hingga mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat. (ad307)

Unmas Wisuda 1.242 Sarjana S-1 dan S-2

Yayasan PR Saraswati Pusat Targetkan Semua Prodi Terakreditasi A TAHUN ini Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar paling banyak melahirkan human capital bagi SDM Bali. Rabu (13/3) hari ini Rektor Unmas Dr. I Made Sukamerta, M.Pd. bersamaan dengan peringatan Dies Natalis ke37 Unmas akan mewisuda 1.242 sarjana. Dari jumlah itu, 1.218 orang lulusan program sarjana, 25 orang lulusan program Magister dari 14 program studi yang ada di Unmas. Acara wisuda pun digelar dua kali. Rektor Unmas Made Sukamerta saat jumpa pers, Selasa (12/3) kemarin menjelaskan, saat ini Unmas mengalami kemajuan pesat dalam akademik dan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Saat ini Unmas memiliki empat prodi dengan akreditasi A dan menargetkan akreditasi institusinya (AIPT) meraih A dengan standar 9. Unmas juga meraih ISO 9001-2015. Bahkan tahun ini Unmas Denpasar akan membuka Prodi S-2 Ilmu Hukum. Guna mendukung program pemerintah dalam menyediakan pendidikan vokasi, Unmas sudah memiliki D-3 Farmasi (AFS) yang segera bergabung dengan Unmas dan segera membuka D-3 Bahasa Mandarin. Soal penyatuan dua PTS yakni AFS dan STIBA Saraswati, sudah final. Rencananya hari ini SK-nya akan diserahkan

Dirjen Kelembagaan Kemenristekdikti. Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana untuk penyatuan tiga PTS di bawah Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar. Saat ini yayasan sedang membangun gedung berlantai empat yang berorientasi pada kepentingan semua unit. Gedung lantai empat ini untuk AFS dan STIBA Saraswati, sedangkan Kampus Pusat Unmas akan direlokasi ke kawasan Padanggalak. Di usia 37 tahun Unmas, Bagus Ketut Lodji mengungkapkan, yayasan memuji semua prestasi Unmas mulai dari empat prodi meraih A, ISO hingga penggabungan AFS dan STIBA menjadi Unmas Denpasar. Prestasi ini diakuinya bukan pekerjaan ringan, melainkan memerlukan perjuangan berat dan kerja sama. Makanya dalam setiap kesempatan dia menekankan tiga hal. Pertama, wujudkan kebersamaan sehingga bekerja senang dan nyaman. Kedua, wirang artinya selalu mencapai prestasi tertinggi, dan ketiga meningkatkan disiplin dan etos kerja. Ketiga itu, kata dia sudah dibuktikan oleh Unmas di bawah pimpinan Rektor I Made Sukamerta. Makanya Bagus Ketut Lodji merasa yakin ke depan semua prodi di Unmas mampu meraih

akreditasi A. Dia menegaskan, Unmas harus terdepan dalam segala hal bagi PTS di Bali, NTB dan NTT. Unmas harus menjadi lembaga pendidikan tinggi yang dibanggakan dan diminati masyarakat. Membaca Peluang Di bagian lain Rektor didampingi WR I Dr. Made Gede Wiryawan, S.H., M.H., WR II Dr. Nengah Landra, S.E., M.M., WR III Ir. I Made Sastra Wibawa, M.Erg. menegaskan, semua sarjana Unmas dicetak secara berkualitas. Lulusannya tidak hanya menjadi pencari kerja tetapi juga menjadi pencipta kerja. Keberhasilan sangat bergantung pada kemampuan membaca peluang dan menciptakan peluang kerja. Makanya Unmas selalu berpedoman pada regulasi menjadi lembaga pendidikan tinggi yang mampu bersaing di tingkat nasional dan regional untuk mampu menghasilkan lulusan yang bermutu serta berorientasi pada kebutuhan pasar. Termasuk menghadapi kehadiran Revolusi Industri 4.0. Untuk itu, dia mengajak civitas akademika Unmas berjuang melawan kompleksitas dan kesenjangan antargenerasi, dan beralih paradigma menjadikan proses pendidikan menjadi proses yang inspiratif, kreatif, inovatif, melek teknologi, dan mampu

membelajarkan mahasiswa sesuai dengan karakternya. Tahun ini Unmas masih dalam posisi 100 besar perguruan tinggi di Indonesia berdasarkan pada peringkat yang dikeluarkan oleh Kemenristek. Hal ini diawali Unmas mendapatkan sertifikat ISO 2015 yang akan menjadi pedoman dalam menjaga budaya mutu dan management Unmas. Dia mengatakan, Unmas Denpasar sebagai sebuah PTS berusaha melakukan perbaikan di segala bidang, khususnya peningkatan mutu para dosen untuk mencapai gelar doktor dan guru besar yang disertai dengan inovasi dalam upaya me-

menangkan keunggulan bersaing baik di tingkat lokal, nasional, maupun regional. LPPM Unmas saat ini berstatus Madya dan untuk tahun 2018 memperoleh dana dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan yang meliputi 32 judul penelitian. Sedangkan jumlah judul pengabdian masyarakat yang didanai sebanyak 32 judul. Di samping itu, Unmas juga memberikan dana hibah internal untuk penelitian dan pengabdian masyarakat kepada para dosen, khususnya dosen muda dengan jumlah judul penelitian sebanyak 34 dan pengabdian masyarakat sebanyak 15 judul. (ad312)

DWITUNGAL - Dwitunggal Ketua Yayasan PR Saraswati Bagus Ketut Lodji dan Rektor Unmas I Made Sukamerta.


Rabu Paing, 13 Maret 2019

BADUNG

3

Danlanud Ngurah Rai Terima ”Courtesy Call” Atase Udara Australia

Mangupura (Bali Post) Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai Kolonel Pnb. Wibowo Cahyono Soekadi, S.Sos. menerima courtesy call Atase Udara Australia di Jakarta, Group Captain Cal Harrison beserta Asisten Atase Udara Australia Flight Sgeant Mark Harvey bertempat di VIP Room Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Senin (11/3). Pada kesempatan tersebut, Danlanud didampingi Kepala Dinas Operasi Letkol Lek Iswayudi, Kepala Dinas Personel Letkol Adm Lukman Effendi, Letkol Kal Machum Surya, Dansatpom Mayor Pom Agus Budi dan WS Kaintel Lettu Sus Heri Santoso. Danlanud Wibowo pada kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya atas courtesy call yang dilakukan Atase Udara Australia. ‘’Saya berharap dengan pertemuan ini, kerja sama TNI Angkatan Udara dan Angkatan Udara Australia dapat berjalan dengan baik,’’ ujar Danlanud. Sementara itu, Group Captain Cal Harrison mengucapkan terima kasih kepada Danlanud I Gusti Ngurah Rai beserta staf yang selama ini sudah membantu Angkatan Udara Australia dalam berkoordinasi maupun komunikasi ketika sedang melaksanakan tugas di Bali. (kmb23)

Bali Post/ist

AUDIENSI - Suasana audiensi Kadin Bali dengan Gubernur Wayan Koster di rumah jabatan Gubernur Bali, Jaya Sabha, Denpasar, Selasa (12/3) kemarin.

Menuju Bali Era Baru

Gubernur Minta Kadin Ikut Bangun Kekuatan Ekonomi

Bali Post/edi

COURTESY CALL - Danlanud I Gusti Ngurah Rai Kolonel Pnb. Wibowo Cahyono Soekadi, S.Sos. (kanan) saat menerima courtesy call Atase Udara Australia.

Dilelang, FS Taman Kota Mangupura

Mangupura (Bali Post) – Rencana pembangunan Taman Kota Mangupura terus dimatangkan Pemkab Badung. Feasibility study (FS) atau studi kelayakan sudah masuk tahap lelang. Pada laman website Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Badung terpampang tender belanja jasa konsultasi perencanaan, FS pembangunan Taman Kota Mangupura dengan pagu anggaran Rp 224.083.000 yang bersumber dari APBD 2019. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung I.B. Surya Suamba belum lama ini mengungkapkan, proyek ini berbeda dengan Taman Bung Karno yang tengah dalam proses pematangan lahan. Lokasi taman masih dalam kajian. Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Badung I Gusti Agung Made Wardika mengakui belum mengetahui lokasi pembangunan Taman Kota Mangupura. ‘’Saya belum mengetahui. Hanya Taman Bung Karno saya ketahui dan pembebasan lahan sudah selesai di Penarungan,’’ katanya. Sejauh ini Kabupaten Badung belum memiliki taman atau fasilitas publik yang memadai. Berbeda dengan Denpasar yang memiliki Taman Kota Lumintang maupun lapangan Puputan Badung sebagai tempat rekreasi warga. Karena itu, Pemkab Badung merancang pembangunan sejumlah taman. Taman Bung Karno merupakan salah satu proyek yang mulai digarap tahun ini. Dinas PUPR telah melakukan sejumlah kegiatan, seperti pembangunan gapura gate in-out senilai Rp 322 juta lebih, pekerjaan penataan senilai Rp 22,7 miliar, pembangunan toilet sebanyak dua unit senilai Rp 1,4 miliar, pembangunan bale bengong sebanyak tiga unit senilai Rp 320 juta dan pembangunan taman diorama senilai Rp 3,8 miliar. Selain itu akan dibangun Pilar Bangsa Indonesia sebanyak empat unit senilai Rp 3,1 miliar, pembangunan Patung Bung Karno senilai Rp 11,8 miliar, pembangunan area kuliner dan suvenir senilai Rp 2 miliar, pembangunan rest area senilai Rp 580 juta, pembangunan pura sebesar Rp 475 juta, pembangunan gedung tiketing Rp 516 juta, bangunan ME dua unit senilai Rp 264 juta, serta pembangunan mekanikal, elektrikal dan plimping senilai Rp 8,6 miliar. (kmb27)

PEREKONOMIAN Bali kini dirancang berbasis budaya, salah satunya lewat industri kreatif. Mengingat budaya merupakan kekuatan utama Bali. Hal ini pun telah didukung dengan sumber daya manusia Bali yang terkenal ulet, rajin, undagi atau inovatif dan kreatif sehingga bisa menghasilkan produk bernilai tinggi. Demikian terungkap dalam audiensi Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bali dengan Gubernur Bali Wayan Koster di rumah jabatan Gubernur Jaya Sabha, Denpasar, Selasa (12/3) kemarin. Dari Kadin Bali hadir para pengurus, Dewan Penasihat, Dewan Pertimbangan, Dewan Pengarah serta panitia Rapimprov Kadin Bali. Pada pertemuan tersebut Koster meminta Kadin Bali bersinergi dengan pemerintah daerah dan pelaku ekonomi terutama swasta untuk bersamasama mewujudkan industri

kreatif berbasis budaya sebagai branding ekonomi Bali. Sinergi itu bisa diwujudkan di bidang pangan, sandang dan papan. ‘’Tentu saja Kadin harus bersinergi, bergotong-royong membangun satu kekuatan ekonomi menuju Bali era baru dalam bidang ekonomi,’’ ujarnya. Ekonomi Bali, lanjut Koster, harus tumbuh, berkembang, dan memberikan manfaat yang sebesarbesarnya untuk masyarakat Bali. Kadin berperan sebagai penggerak sekaligus wadah untuk memfasilitasi semua unit ekonomi, dari yang besar, menengah, sampai yang kecil. Lebih lanjut dikatakan, ekonomi Bali berbasis budaya adalah ekonomi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. ‘’Buat Bali, saya kira ini harus menjadi suatu agenda yang penting untuk mewujudkan kekuatan perekonomian di Bali yang bisa dijalankan oleh

sumber daya lokal kita di Bali, pekerja kita di Bali dan juga pengusaha kita di Bali agar ekonomi di Bali ini bisa tumbuh secara dinamis, bisa memberikan kesejahteraan sebesar-besarnya untuk masyarakat Bali,’’ papar Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini. Menurut Koster, ada beberapa langkah yang dilakukan menuju industri kreatif berbasis budaya kaitannya di bidang perekonomian. Di bagian hilir akan dibuat peta mengenai pengembangan sentra-sentra produk pertanian, perikanan dan industri lokal Bali di masing-masing kabupaten/kota sesuai dengan potensinya. Kemudian membangun industrinya dan menyalurkan produk-produk tersebut ke hotel, restoran, pasar swalayan, dan katering. ‘’Wajib sesuai dengan Pergub No.99 Tahun 2018,’’ tegasnya. Sementara itu, audiensi Kadin Bali dengan Gubernur terkait dengan acara Rapat

Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Bali. Ketua Panitia Rapimprov Jerogede Witama mengundang Gubernur Koster untuk hadir dalam Rapimprov pada 28 Maret mendatang. Gubernur juga didaulat untuk memberikan pengarahan khususnya terkait visi dan misi Gubernur di bidang ekonomi. Pasalnya, Rapimprov bertujuan untuk membangun sinergi antara Kadin dan Pemprov Bali. ‘’Dari situ nanti kita buat formulasi, strategi pelaksanaan daripada visi misi beliau sebagai pimpinan di Pemprov Bali, kita terjemahkan nanti di dalam dunia usaha,’’ ujarnya. Menurut Witama, Rapimprov digelar rutin setiap tahun dengan agenda membuat formula, strategi, dan grand strategy ekonomi Bali yang diterjemahkan dari visi dan misi Gubernur. Dengan harapan, pengusaha yang tergabung dalam Kadin Bali dapat ikut mendorong ekono-

mi, khususnya di tingkat mikro atau lokal. Selain itu, dapat memunculkan pengusahapengusaha baru di Bali setiap bulan atau setiap tahunnya sehingga akan berkembang terus. ‘’Kemajuan satu negara atau pulau ini tidak terlepas dari entrepreneur, pengusahanya. Jadi, pengusaha ini mesti didorong untuk menjadi satu pengusaha yang kuat dan berwawasan budaya Bali, karena ide Gubernur akan memperkuat branding Bali,’’ jelasnya. Dengan kata lain, lanjut Witama, produk-produk Bali baik pertanian maupun industri akan dijadikan satu lokomotif kemajuan Bali. Termasuk membuat Bali itu sendiri menjadi satu brand yang kuat di tingkat nasional dan dunia internasional. ‘’Nanti akan dibuat kesepakatan antara Kadin dan Pemprov, sehingga bisa bersama-sama memajukan Bali di bidang ekonomi,’’ jelasnya. (kmb32)

juga akan kami kaji ke depan,’’ ucapnya. Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Badung AAN Ketut Nadi Putra memperkirakan anggaran untuk petugas keamanan tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan anggaran lainnya. ‘’Kalau jumlah sekolah SD dan SMP negeri keseluruhan di Badung berjumlah 271 sekolah, minimal harus punya 271 tenaga pengaman sekolah dengan estimasi satu sekolah dijaga satu tenaga pengamanan,’’ sebutnya. Menurutnya, jika dikalkulasi anggaran yang diperlukan dalam merealisasikan program tersebut Rp 9,7

miliar lebih. Angka tersebut didapat jika satu tenaga pengaman digaji Rp 3 juta per bulan. ‘’Dulu kami juga sudah sempat beri masukan setelah pemberian laptop agar pemerintah juga menyiapkan tenaga pengaman sekolah. Mereka nanti yang bertanggung jawab dalam keamanan di sekolah,’’ ungkapnya. Politisi asal Kerobokan, Kuta Utara itu mengakui, sekolah negeri tidak memiliki tenaga pengaman. Kendati ada adalah inisiatif dari sekolah masing-masing. ‘’Gajinya saya rasa tak sesuai standar. Untuk itu, mari kita rancang untuk pencegahan lebih lanjut,’’ katanya. (kmb27)

Disdikpora Kaji Pengadaan ”Security” Sekolah

Mangupura (Bali Post) –

Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung akan mengkaji pengadaan petugas keamanan atau security yang bertugas di setiap sekolah. Langkah ini mengingat kasus pencurian yang kerap terjadi di sekolah-sekolah. Setidaknya diperlukan 271 security sesuai jumlah SD dan SMP negeri di Badung. Kepala Disdikpora Kabupaten Badung I Ketut Widia Astika, mengakui saat ini masih banyak sekolah di Badung belum memiliki tenaga keamanan khusus. Ke depan pihaknya akan memaksimalkan sumber daya manusia (SDM) yang ada. ‘’Memang beberapa sekolah sudah dilengkapi dengan tenaga keamanan. Mereka bertugas mengawasi lingkungan sekolah 24 jam, mulai dari pagi saat kegiatan

belajar mengajar hingga malam hari. Namun masih ada yang belum,’’ ungkap Widia Astika, Selasa (12/3) kemarin. Menurutnya, tidak cukup keamanan di lingkungan sekolah dipercayakan kepada tenaga keamanan saja. Sekolah juga perlu melakukan koordinasi dengan lingkungan di sekitar, khususnya desa adat. ‘’Sambil mengkaji penambahan tenaga keamanan

di masing-masing sekolah, tenaga keamanan di desa bisa membantu melakukan patroli, siang atau malam,’’ ujarnya. Penggunaan CCTV atau kamera pengawas juga dinilai penting. Astika menyebut, kendati tidak serta membuat pencuri takut dan jera dengan pemasangan CCTV, namun ini adalah sebagai upaya mencegah kasus pencurian terjadi. ‘’Penggunaan CCTV tentu

”Update” dan Monitoring MCP di Badung

Wujudkan Efektivitas, Efisiensi, dan Akuntabilitas Pengelolaan Belanja Hibah BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri acara penyampaian update data Monitoring Center of Prevention (MCP) korupsi dan sosialisasi pembangunan dan implementasi sistem aplikasi e-Hibah di Kabupaten Badung yang berlangsung di ruang Kriya Gosana Puspem Badung, Selasa (12/3) kemarin. Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Korwil VI KPK RI Asep Rahmat Suwanda, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, serta seluruh kepala OPD, Perbekel dan Lurah se-Kabupaten Badung. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan, upaya pencegahan korupsi dari KPK merupakan suatu gerakan yang harus didukung bersama. Sistem aplikasi e-Hibah merupakan salah satu wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam upaya pencegahan korupsi yang juga menjadi salah

satu bidang dalam Korsupgah oleh KPK di Kabupaten Badung. Pemerintah Kabupaten Badung saat ini telah memasuki tatanan e-Hibah, begitu juga di desa-desa akan menggunakan desa digital. ‘’Kami ke depan mempunyai pemikiran bagaimana menjadikan Kabupaten Badung ini menjadi kabupaten digital. Dengan aplikasi eHibah ini bertujuan untuk mewujudkan efektivitas, efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan belanja hibah yang menunjang penyelenggaraan urusan pemerintahan sepenuhnya telah mengacu kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri,’’ ungkapnya. Bupati Giri Prasta berharap dengan kehadiran Kepala Korwil VI KPK beserta jajaran, Pemkab Badung dapat melakukan konsep berbenah. Konsep darurat berbenah ini memiliki makna yang baik dipertahankan dan yang jelek ditinggalkan, serta yang belum sempurna disempurnakan lagi. ‘’Sehingga kami selalu mem-

punyai prinsip tidak akan pernah merasa berpuas diri. Dari konsep ini kami harus mampu melakukan kreativitas, inovasi yang adiktif untuk urusan pemerintahan di Kabupaten Badung,’’ tegasnya. Kepala Korwil VI KPK RI Asep Rahmat Suwanda menyampaikan, aplikasi e-Hibah di Kabupaten Badung merupakan bagian dari komitmen Pemkab Badung untuk penyempurnaan APBD yang dimulai dengan aksi koordinasi pencegahan. Selama ini tata kelola hibah dilaksanakan secara manual mulai dari pengiriman proposal, pemrosesan dan verifikasi. Namun saat ini telah mulai masuk ke tahap elektronik. Proses yang manual dielektronikan lewat sistem informasi, ditambah beberapa prosedurprosedur, seperti verifikasi, dokumen, dan administrasi lainnya untuk menambah transparansi. ‘’Harapan ini tidak berhenti di sini, karena hibah ini salah satu fungsinya adalah untuk mengaksel-

erasi pembangunan yang tidak bisa dilakukan dengan cara biasa melalui perangkat daerah. Kalau ini bisa disalurkan lebih cepat dan dimanfaatkan lebih baik masyarakat atau penerima hibah, ini justru menjadi tujuan kita. Untuk sampai ke sana harus ada langkah lanjutan, dimana sistem ini hanya menciptakan transparasi saja, apakah hibah itu sesuai dengan tujuan yaitu mensejahterakan masyarakat, maka harus dipikirkan ke depan ini sistem bisa sampai ke sana apa tidak. Sistem ini nantinya akan bisa mendeteksi penerima hibah itu, apakah sudah melaksanakan hibah sesuai dengan peruntukan dan akan memberikan warning apabila terjadi pelanggaran,’’ jelasnya. Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat IBA Yoga Segara menyampaikan, dalam upaya meningkatkan efektivitas, efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan belanja hibah yang bersumber dari APBD, diperlu-

MCP - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri acara penyampaian update data Monitoring Center of Prevention (MCP) korupsi dan sosialisasi pembangunan dan implementasi sistem aplikasi e-Hibah di Kabupaten Badung, Selasa (12/3) kemarin, di ruang Kriya Gosana Puspem Badung. kan adanya sistem aplikasi elektronik yaitu e-Hibah. Tujuan penerapan e-Hibah adalah mewujudkan pengelolaan bantuan hibah secara transparan, normatif dan akuntabel dengan prinsip efisien dan efektif, sehingga terwujud tata kelola pemerintahan Kabupaten Badung yang good governance. Proses pelaksanaan e-

Hibah diawali dengan langkah-langkah kegiatan, yaitu studi komparasi, merancang aplikasi e-Hibah bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Badung, sosialisasi aplikasi e-Hibah melalui Bintek pengenalan aplikasi e-Hibah kepada tenaga admin dari masing-masing perangkat

daerah, kecamatan, kelurahan dan desa mulai 13 Maret sampai dengan 16 Maret 2019 di kantor Dinas Kominfo Badung, dan penerapan aplikasi e-Hibah akan dimulai di tahun anggaran 2020 untuk bantuan hibah induk yang akan diawali dengan proses pelaksanaan mekanisme administrasi hibah pada tahun 2019. (ad304)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Piala Senator RI di Ajang ’’Stand Up Comedy Dewata’’

Dr. Arya Wedakarna Puji Penyelenggaraan Anugerah Musik Bali

SALAH satu wujud dari kedaulatan dan kepribadian kebudayaan dalam ajaran Tri Sakti Bung Karno adalah bagaimana mendorong generasi muda Indonesia mencari bentuk dan wujud dari kebudayaan modern yang disesuaikan dengan kebutuhan zaman, termasuk adanya dukungan akan eksistensi kebudayaan kontemporer. Salah satunya bagaimana peran negara dan pemerintah dalam mendukung seni musik dan juga seni peran dalam wujud stand up comedy yang kini menjadi trendsetter di kalangan generasi milenial. Hal ini terekam saat Senator DPD-RI wakil Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III hadir di acara ‘’Stand Up Comedy Dewata’’ dan juga ajang Anugerah Musik Bali yang digelar di Denpasar. Ditemui di sela-sela acara Stand Up Comedy Dewata di Warung Stel Peleng, Senator Arya Wedakarna (AWK) memuji peran dari anak muda Bali yakni penyanyi Bali milik Jun Bintang yang telah berinisiatif menggelar acara Stand Up Comedy di Provinsi Bali. ‘’Beberapa bulan lalu saya didatangi komunitas ini dan DPD-RI mendukung kreativitas kebudayaan yang dilakukan anakanak muda Bali ini. Bicara kebudayaan dan seni kan tidak melulu tentang seni tradisional, tapi juga seni modern. Dan Stand Up Comedy Dewata ini memiliki tujuan mulia, yakni melahirkan para artis yang di dalamnya ada skill seni peran. Ini bagus sekali dan saya mendukung program seperti ini dan berharap program seperti ini bisa dilanjutkan secara kontinu,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Dalam kesempatan itu, Senator AWK bersama Jun Bintang dan selebgram Puja Astawa didaulat untuk menyerahkan piala kepada tiga besar pemenang Stand Up Comedy Dewata. Hal yang sama juga diungkap Senator Wedakarna saat hadir di Gedung Ksirarnawa Art Center di acara Anugerah Musik Bali (AMB) yang digagas Gede Bagus Perdana Putra, Made Adnyana, Dhani Chaniago, Putra Mahardika, dan Wibi Nugraha. Di mana Senator Wedakarna merasa bahwa potensi anak muda Bali dalam mengorganize acara musik tidak kalah dengan potensi SDM nasional. ‘’Hadir di acara Anugerah Musik Bali ini saya merasa bangga, bagaimana artis Bali diapresiasi dengan layak.

SENI BUDAYA – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Jun Bintang (penyanyi Bali), Puja Astawa (selebgram) dalam acara Stand Up Comedy Dewata dan bersama Gede Bagus Perdana Putra (Penggagas Anugrah Musik Bali). Semua generasi musik di Bali hadir, dari senior hingga pendatang baru, dan juga dari latar belakang genre musik yang berbeda. Semua berbaur, semua saling menghargai dan semua saling mendukung. Ini acara yang sangat Pancasilais, dan acara ini perlu didukung semua kalangan terutama pemerintah. Terima kasih kepada panitia yang telah mengadakan acara ini dengan baik sekali, semoga bisa berkelanjutan dan terus menginspirasi,’’ jelas Gusti Wedakarna yang ditemui usai menyaksikan acara AMB. Terkait dengan perlindungan para musisi melalui produk UU, Gusti Wedakarna berpandangan musisi Indonesia wajib untuk mendapatkan pengayoman dari negara, termasuk dukungan akan hak-hak para seniman musik. ‘’Di parlemen Senayan, tempo hari muncul perdebatan tentang RUU Permusikan. Sebenarnya maksudnya UU ini baik, tapi saya rasa masih prematur. Hak-hak royalti dari seniman musik harus diputuskan dengan bijaksana, tidak bisa sepihak. DPR harus banyak

mendengar suara dan aspirasi dari bawah, termasuk seniman di daerah. Jadi jangan semua masukan yang didengar hanya dari artis ibu kota saja. DPR perlu mendengar masukan dari musisi di daerah. Harus adil karena Indonesia ini kan besar sekali dengan latar belakang kebudayaan yang luar biasa. Lainnya, menurut pandangan saya, UU ini seharusnya tidak boleh membatasi kebebasan berekspresi, dan jangan sampai UU ini terkesan otoriter melalui pasal-pasal yang bias dan multitafsir. Tapi di satu sisi seniman di Indonesia juga harus memahami bahwa ada aturan positif yang saling terkoneksi dalam hukum tata negara yang harus dipahami, jadi sebuah UU tidak berdiri sendiri. Tapi prinsip Bali meminta RUU ini dikaji lebih mendalam, dibicarakan lagi dan dibahas lagi dan melibatkan aspirasi pada seniman dan musisi di daerah adalah mutlak. Kita sampaikan suara Bali ke Baleg,’’ imbuh Senator Arya Wedakarna yang juga anggota Panitia Perancang Undang-undang (PPUU) DPD-RI ini. (ad306)

Sri Darma Serahkan Jabatan Rektor Undiknas kepada Sri Subawa

UNIVERSITAS Pendidikan Nasional (Undiknas University) yang merupakan perguruan tinggi swasta terbaik di Bali tahun ini menginjak usia emas yakni lima puluh tahun. Di golden age tersebut, Prof. Gede Sri Darma, DBA. menyerahkan jabatan Rektor Undiknas kepada adiknya, Dr. Nyoman Sri Subawa, S.T., S.Sos., M.M. Pelantikan Rektor baru dilakukan Ketua Perdiknas Denpasar Dr. A.A Ngurah Eddy Supriyadinatha Gorda, S.Sos., M.Si., Selasa (12/3) kemarin, disaksikan Gubernur Bali diwakili Asisten III TIA Kusuma Wardhani. Sri Subawa merupakan Rektor terpilih yang akan menakhodai Undiknas University periode 20192024 di kampus yang dikenal sebagai kampus milineal. Sementara itu Gede Sri Darma kini fokus menjadi Direktur Pascasarjana Undiknas. Gede Sri Darma mengakui terpilihnya Sri Subawa atas pemilihan senat terbuka melalui penjaringan dari inspirasi dari bawah, dosen, fakultas dan terakhir di senat universitas. Sejak Undiknas dipimpinnya selama dua periode, mulai 2011 senat membuat statuta bahwa calon Rektor Undiknas minimal bergelar lektor kepala, doktor, pernah memimpin fakultas atau yayasan, memiliki visi ke depan dan dari keluarga pendiri yakni Ketut Sambereg dan IGN Gorda (alm). Ketentuan terakhir ini dipilih karena menurut Gede Sri Darma, pimpinan yang diambil dari keluarga pendiri memiliki cara pandang yang lebih kuat. Makanya jika rektornya dari kelurga Sambereg, maka pimpinan yayasan harus dari keluarga IGN Gorda (alm), demikian sebaliknya. Dengan dilantiknya Sri Subawa, dia sukses melakukan

SERAH TERIMA - Prof. Gede Sri Darma bersama Rektor Undiknas Sri Subawa dan Ketua Perdiknas A.A. Ngurah Eddy Supriyadinatha Gorda usai serah terima jabatan Rektor Undiknas. kaderisasi menuju Undiknas yang berkualitas dan menjadi 100 PT terbaik di Asia pada usainya yang 100 tahun mendatang. Untuk itu, dia mengajak dosen yang bergelar doktor berjuang terus guna menambah jumlah dosen berpredikat guru besar di Undiknas. Sebelum terpilih sebagai Rektor Undiknas University, Dr. Nyoman Sri Subawa, S.T., S.Sos., M.M. mengawali kariernya di lingkungan Perdiknas sebagai Ketua II YPKN, Sekretaris Umum, dan Bendahara Perdiknas Denpasar. Sedangkan di lingkungan Undiknas University jejak kariernya diawali sebagai Sekretaris LP2M, Direktur Akademik dan Sistem Informasi, serta Wakil Rektor Undiknas. ‘’Kami ingin meningkatkan jurnal dosen yang menembus akreditasi internasional,’’ tegasnya. Gubernur Bali dalam sambutannya dibacakan TIA Kusuma Wardhani berterima kasih Undik-

nas sudah banyak mencetak human capital berkualitas bagi Bali. Untuk itu peran ini perlu diemban terus, sehingga Bali tetap menjadi barometer pendidikan di tingkat nasional. Gede Sri Darma dinilai sukses menjadikan Undiknas sebagai kampus yang terbiasa bersentuhan dengan teknologi melalui slogan ‘’Move to Global and Digital’’ 2008. Tahun 2015, Undiknas mengumandangkan platform GSD -- Global, Smart, and Digital. Program ini dalam bentuk membuat kelas internasional dibuka 2015 dan menjalin kerja sama internasional dengan kampus besar di Australia, Belanda, Thailand, Cina, South Korea, Japan, Prancis, Jerman, dan Inggris. Untuk semakin menancapkan taring dalam pergaulan akademis global, Undiknas telah tercatat sebagai member dari dua lembaga akreditasi internasional, yaitu AACSB yang bermarkas di AS dan ABEST 21 di Jepang. (ad310)

Rabu Paing, 13 Maret 2019

Prestasi Siswa SMAN 6 Denpasar

Juara I Futsal dan Softball, Paskibraka Raih Juara III

JIKA sekolah negeri lain mandek prestasinya ketika tak lagi ada istilah dana komite, prestasi anak-anak SMAN 6 Denpasar justru terus melejit. Model pengelolaan manajemen berbasis sekolah di SMAN 6 Denpasar patut ditiru sekolah lain, karena pendidikan pada intinya adalah mengembangkan semua potensi dan talenta siswa. Selain sukses mengukir prestasi di akademis di Thailand dan Malaysia, kini anak-anak Sixsma sukses mengukir banyak prestasi di non-akademis. Prestasi teranyar Sixsma adalah meraih juara I lomba futsal tingkat SMA/SMK se-Bali 2019. Di ajang yang digelar di STD Bali ini tim futsal Sixsma di final mengalahkan SMAN 1 Kuta dengan skor 4-1. Anak binaan Gusti Kade Adi Chandra ini juga meraih juara I di Hydrococo 2018. Tim yang komandani I Dewa Gede Agus Dwi Utama ini juga meraih medali perunggu di Porjar Kota Denpasar. Tim ini diperkuat Sunu, Budi, Endro, Yoga, Lanang, Agus, Febri dan Mahendra. Sementara itu, ekstra Paskibraka Sixsma kembali menorehkan prestasi. Paskibraka Sixsma yang dikenal dengan panggilan Paksi meraih juara III se-Bali yang digelar PPI Provinsi Bali 2019. Paksi dibina Rivani Kendall (alumni) dan Wayan Subiakta, S.Pd. dengan Danton I Gusti Bagus Radjayanindra. Mereka ini sedang giat berlatih guna mempersiapkan diri mengikuti lomba Paskibraka di Unhi Denpasar. Sebab, tahun-tahun sebelumnya Paksi sukses memboyong piala bergilir Tektor Unhi. Di lomba softball anak-amak SMAN 6 Denpasar meraih juara I Wali Kota Cup. Medali emas diraih di kelompok putri yang diperkuat Diva, Devi, Yuna, Mega, Kristina, Kristiani, Intan, Grace dan Ratih. Anak-anak binaan Eka Pande ini merupakan

PRESTASI - Kasek Nyoman Mudita bersama wakasek dan pelatih berfoto bersama siswa SMAN 6 Denpasar yang berprestasi. prestasi luar biasa karena baru pertama terjun di softball langsung meraih emas. Di bidang seni dharma gita, Sixsma adalah gudangnya seniman berprestasi. Anak-anak Sixsma kembali mengukir prestasi se-Bali. Di antaranya juara III membaca sloka di UDG di Unhi Denpasar oleh Sayu Putu Ratih dan Desi Sri Anggreni. Siswa binaan A.A. Ngurah Pujana, S.Ag., M.Pd.H. ini juga melahirkan juara III rindik berpasangan. Prestasi itu dipersembahkan Agus Arya Saputra, Indra Gunantara dan Pasek Bayu Suta. Mereka tergabung dalam komunitas Prabhaswara Sixsma yang dilatih Cory Asatama. Kepala SMAN 6 Denpasar Drs. I Nyoman Mudita, M.Pd. didampingi para Wakasek Drs. Nyoman Sumahendra, Drs. I Nyoman Sudiarta, I Wayan Subiakta, S.Pd., Drs. I Wayan Arta, dan Drs. Jerokum mengungkapkan rasa ter-

ima kasihnya kepada siswa dan guru yang terus mengibarkan panji-panji Sixsma. Rasa jengah dan wirang dengan Sixsma ini terus digelorakan sekalipun dana untuk pendidikan di SMA negeri di Bali tergolong terbatas. Dia bangga anak-anaknya selain banyak mengukir prestasi di akademis juga di olahraga dan budaya. Dia terus memotivasi siswa dengan mengembangkan semua potensi dan talenta siswa dengan mendatangkan pelatih profesional. ‘’Melalui ekstra mereka melahirkan prestasi,’’ ujarnya. Dia juga berterima kasih kepada orangtua siswa yang mendukung penuh semua kegiatan sekolah. Bahkan, hampir 100 persen biaya mengikuti perlombaan didanai secara mandiri oleh orangtua siswa. Sekaligus prestasi ini sebagai pertanggungjawaban sekolah kepada masyarakat. (ad311)

Serangkaian HUT Ke-32

PPLP Dhyana Pura Gelar Pekan Kreativitas Mahasiswa DALAM rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke32, Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata (PPLP) Dhyana Pura menggelar kegiatan Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM). PKM tersebut diisi dengan seminar dari ICA, IFBEC dan Indigo Hotel, serta lomba kompetensi perhotelan, Selasa (12/3) kemarin. Lomba kompetensi perhotelan tersebut meliputi pertama, bidang Tata Boga yaitu Cooking Contest dan Fruit Carving. Kedua, kompetensi bidang Tata Hidangan meliputi lomba Mixo Flair Bartender, lomba Table Set Up, lomba Napkin Folding dan Skirting. Ketiga, kompetensi bidang Tata Graha meliputi lomba Making Bed dan Towel Folding serta Flower Arrangement. Keempat, kompetensi bidang Front Office dan Speech Contest. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang melibatkan SMK se-Kabupaten Badung, Tabanan dan Kota Denpasar, peserta lomba Kompetensi Perhotelan pada tahun ini hanya berasal dari mahasiswa/ mahasiswi PPLP Dhyana Pura. Jumlah pesertanya sebanyak 162 orang. Kegiatan PKM ini dibuka Direktur PPLP Dhyana Pura Gilbert Nainggolan, S.S., M.M. Penanggung jawab adalah Wakil Direktur Bidang Akademik Dr. Gusti Ngurah Joko Adinegara, S.E., M.A. dan Ketua Panitia Pelaksana Rai Lilyk Dwi Astuti, S.S. Dalam sambutannya, Direktur PPLP Dhyana Pura Gilbert Nainggolan menyampaikan, persaingan yang semakin ketat untuk mendapatkan pekerjaan mengharuskan mahasiswa memiliki nilai tambah dan mental juara. Salah satu caranya adalah terus belajar membekali diri menjadi lebih kreatif dan inovatif. Saat ini PPLP Dhyana Pura sudah membuka pendaftaran ma-

PKM - Dalam rangka menyambut HUT ke-32 Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata (PPLP) Dhyana Pura menggelar kegiatan Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM). hasiswa baru untuk tahun ajaran 2019/2020 dengan program studi pilihan, Program 1 tahun, Kantor Depan/Front Office, Tata Graha/ House Keeping, Tata Hidangan/ F&B Service, Tata Boga/Food Production, Public Relations & Secretary dan Kapal Pesiar. Program 2 tahun, Akomodasi Perhotelan, Tata Hidangan, Tata Boga, Makanan & Minuman/Food & Beverage, Usaha Perjalanan Wisata dan Butler Service. Program 3 tahun: Manajemen Akomodasi Perhotelan dan Manajemen Food & Beverage. Bagi siswa SMK dan SMA yang berprestasi di bidang akademik dan mendapatkan peringkat I–X di kelas, PPLP Dhyana Pura memberikan fasilitas bebas biaya pendaftaran dan bebas dari tes tulis. Selain itu, peringkat

I-V di kelas mendapat diskon uang gedung sebesar 50%. Sesuai dengan motto ‘’Bridging a Better Future’’, PPLP Dhyana Pura memberi peluang dan kesempatan bagi generasi muda yang ingin meraih masa depan yang lebih gemilang untuk bisa training ke luar negeri seperti ke Malaysia dan Singapura. PPLP Dhyana Pura juga bekerja sama dengan agen kapal pesiar untuk membantu penempatan lulusan yang ingin berkarier di kapal pesiar. Di samping itu, Yayasan Dhyana Pura juga membawahi PJTKI PT Dwi Citra Putra Mandiri. Informasi mengenai PPLP Dhyana Pura dapat diperoleh melalui nomor hotline di : 081236141141 (SMS, WA, BB dan line). (ad309)

2019, Pemprov Bali akan Kembangkan Sentra Peternakan Kambing di Jembrana Denpasar (Bali Post) Kebutuhan daging kambing di Bali sangat tinggi. Per bulan, Bali mendatangkan 9.000 ekor kambing dari Jawa Timur, baik Banyuwangi maupun Jember. Maka dari itu, pada 2019 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali akan mengembangkan sentra peternakan kambing di Kabupaten Jembrana. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Bali drh. I Wayan Mardiana, M.M. mengatakan populasi kambing di Bali sangat rendah. Untuk memenuhi kebutuhan konsumsi di Bali tidak mencukupi, sehingga didatangkan sekitar 9.000 ekor setiap

bulan dari Jawa Timur. ‘’Jangankan untuk konsumsi, untuk pengembangan reproduksi saja masih sangat rendah. Tapi kita ketahui juga peternak kambing di Bali masih mengalami kendala,’’ ungkapnya, Selasa (12/3) kemarin. Kendala yang kerap dialami peternak yaitu ternak kambing kerap mengalami penyakit kulit kambing (skabies), sehingga kambing tidak mau makan dan mati. Untuk itu ke depan dari segi kesehatan sangat perlu dijaga terutama dalam menjaga sanitasi dan higienitas kandang kambing. ‘’Penyakit itu bisa kita kendalikan sepanjang kebersihan kandang itu terjamin.

Antara kotoran dengan ternak kambing tidak menjadi satu. Jadi ada semacam kandang panggung sehingga kotorannya mudah dibersihkan,’’ ujarnya. Dengan demikian, akan dikembangkan beberapa sentra peternakan kambing di Jembrana. Pada tahap awal, pengadaan ternak kambing akan dilakukan pada pertengahan 2019. Ada 24 ekor kambing yang akan diberikan pada satu kelompok ternak di Jembrana. Pemberian bantuan ini juga berdasarkan pengajuan proposal dari kelompok peternak kambing. Sehingga tahun ini hanya satu kelompok ternak yang diberikan ban-

tuan, mengingat masyarakat lebih tertarik untuk beternak sapi.a Selain memberikan bantuan, ia juga memberikan bimbingan teknis (bimtek) kepada mereka tentang cara pemeliharaan kambing yang baik dan benar, sehingga kelompok ternak penerima bantuan benar– benar bisa memelihara kambingnya dengan baik. Saat ini peternakan kambing yang sudah ada yaitu di Singaraja seperti di Busungbiu, Sepang dan Puncak Sari. Peternakan kambing di sana cukup bagus. Begitu juga di Jembrana sudah ada kelompok yang mengembangkan peternakan kambing. Namun perkembangbiakannya tidak sebanyak

seperti yang ada di Buleleng. Pengembangan peternakan kambing di Jembrana lantaran sesuai dengan instruksi Peraturan Menteri Pertanian (Permentan). ‘’Bahwa Jembrana dipilih sebagai sentra kambing, yang tadinya di Tabanan juga ada,’’ tandasnya. Selain kambing juga dikembangkan sentra peternakan sapi di Buleleng, Klungkung, Karangasem dan Badung. ‘’Masing-masing wilayah kita kembangkan potensi komoditasnya. Tidak menutup kemungkinan di wilayah lain bisa dikembangkan sapi, sepanjang masyarakat sudah terbiasa memelihara sapi Bali,’’ bebernya. (kmb42)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Bali Post/may

Drh. I Wayan Mardiana, M.M.


DAERAH

Rabu Paing, 13 Maret 2019

5

Globalisasi Pengaruhi Perkembangan Sosial Budaya Denpasar (Bali Post) Kehidupan sosial dan budaya masyarakat Indonesia di setiap wilayah berbeda-beda. Kondisi tersebut juga dipengaruhi globalisasi, terutama semakin masifnya perkembangan ilmu dan teknologi. Dengan adanya internet, perkembangannya makin dinamis, cepat dan tidak ada batas dimensi ruang serta waktu. Hal tersebut disampaikan Komandan Kodim 1611/ Badung Letnan Kolonel Inf. Handoko Yudho Wibowo diwakili Kasdim Mayor Inf. Arianto, Selasa (12/3) kemarin. ‘’Kodim 1611/Badung menyelenggarakan pembinaan teritorial melalui metode komunikasi sosial dalam rangka memberikan pemahaman dan menyamakan persepsi,’’ ujarnya saat acara peningkatan kemampuan komunikasi sosial (Komsos) di Makodim, Denpasar. Komsos yang dihadiri segenap aparat teritorial Kodim 1611/Badung ini, lanjutnya, juga persiapan dalam menghadapi pilpres, pileg dan ancaman berita hoax. Pada kegiatan tersebut, Kasdim juga menyampaikan materi tentang rasa cinta tanah air dan semangat bela negara, pemanfaatan media sosial disampaikan Pabungdim Mayor Inf. I Putu Sukadana, ancaman nirmiliter berhubungan dengan penyebaran berita hoax oleh Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Arm. Ida Bagus Diana dan teknik Komsos oleh Pasiter Kapten Inf. I Wayan Suara. (kmb36)

Bali Post/rah

GEDUNG BARU - Gedung Polsek Denbar yang baru dan berlokasi di Jalan Tangkuban Perahu, Banjar Padang Sumbu Kaja, Padangsambian Klod.

Kapolda Resmikan Gedung Polsek Denbar yang Baru

Bali Post/rah

KOMSOS - Peningkatan kemampuan komsos diselenggarakan di Makodim 1611/Badung.

Luncurkan Single ’’N.A.T.O.’’ TRISNA, biduanita pop Bali yang dikenal lekat dengan lagu ‘’Sing Taen Enduk’’ (STE), berkarya lagi. Dua tahun selepas ‘’Kangen-kangen’’, penyanyi yang dikenal dengan penampilan khas dan unik ini meluncurkan satu lagu baru berjudul ‘’No Action Talks Only’’ alias N.A.T.O. Peluncuran lagu sekaligus video klip dilakukan dalam satu acara, Senin (11/3) malam, sekaligus menandai hari ulang tahun Trisna. ‘’Inginnya bikin album, tapi karena kesibukan juga masih nyicil mengumpulkan materi lagu. Rilis single saja dulu,’’ ujar Trisna. Sebagaimana lagu-lagu sebelumnya, N.A.T.O. juga masih memunculkan karakter khas Trisna sebagai penyanyi rock. Tak berlebihan kalau pemilik nama lengkap Ni Putu Sutrisnawati ini dijuluki lady rocker lagu berbahasa Bali. ‘’Sebagaimana judulnya, lagu ini intinya berpesan dalam hal apa pun kita jangan hanya banyak omong, tapi gak ada apa-apa. Seperti orang Bali bilang, lebian munyi sing ada apa,’’ tandas Trisna sembari menyebutkan bahwa lagu yang sedikit banyak menyentil masalah sosial ini sedikit banyak mencerminkan kehidupan masyarakat saat ini. Lagu ini sendiri diciptakan nama lama di kancah lagu Bali, Mang Gita. Bermula ketika Trisna ingin rekaman lagu dan menghubungi Mang Gita, kebetulan ada satu lagu yang sudah diciptakan sekitar tiga tahun lalu, dan dianggap pas untuk dibawakan Trisna. Untuk proses rekaman dan penggarapan musik, Trisna kembali bekerja sama dengan arranger Sila dari Sila Home Studio. Sedangkan penggarapan video klip dikerjakan langsung oleh Dodo, yang sekaligus memanajeri Trisna. Sedangkan video klip untuk lagu album yang dirilis di bawah bendera Jayagiri Production ini melibatkan penggemar lagu pop Bali Godel dan pasangannya sebagai model video klip. ‘’Terakhir Trisna merilis album ‘’Sahabat Sejati’’. Tapi melihat kecenderungan pasar musik belakangan, sekarang kami produksi single saja dulu. Untuk penyebaran sekaligus promosi, selain melalui chanel Youtube, kami juga akan memanfaatkan sejumlah platform musik digital,’’ ujar Dodo. Sebelum menjadi penyanyi rekaman, Trisna mengawali kiprahnya di dunia seni melalui kemampuan berakting di televisi lokal. Ketertarikan dengan lagu berbahasa Bali mengantarnya ke dapur rekaman dengan merilis album pertama ‘’Gumine’’ (2004). Disusul ‘’Sing Taen Enduk’’ 2007), ‘’Si Sexy’’ (2013), ‘’Sahabat Sujati’’ (2015), single ‘’Kangen Kangen’’ (2017) dan yang terbaru ‘’N.A.T.O’’ (2019). Sepanjang kariernya, penyanyi yang juga menggeluti dunia akting ini pernah meraih penghargaan sebagai Penyanyi Wanita Favorit dan Lagu Terfavorit ‘’Sing Taen Enduk’’ di ajang Gita Denpost Award 2007. Peluncuran lagu ‘’N.A.T.O’’ selain dihadiri istri Wali Kota Denpasar Ida Ayu Selly Dharmawijaya Mantra, juga diisi dengan fashion show busana kain Bali, dan pentas musik oleh anak-anak dari Yayasan Pendidikan Dria Raba yang membawakan tiga lagu karya Trisna. (win)

Denpasar (Bali Post) Polsek Denpasar Barat (Denbar) pindah dari Jalan Ahmad Yani, Denpasar Utara ke Jalan Tangkuban Perahu, Banjar Padang Sumbu Kaja, Padangsambian Klod dan diresmikan Selasa (12/3) kemarin. Lokasi Mapolsek yang berlantai tiga ini berdekatan dengan Lapas Kerobokan dan perbatasan Kecamatan Kuta Utara. ‘’Polsek Denbar ini adalah bentuk manifestasi. Kita kembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan yang lebih baik. Saya mohon koreksi dari rekan-rekan jurnalis

apabila dalam pelayanan dari kepolisian masih kurang. Ke depan agar kepolisian semakin transparan dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,’’ tegas Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose usai acara peresmian. Terkait pemanfaatan Kantor Polsek Denbar yang lama untuk Polsek Denpasar Utara (Denut), Kapolda mengatakan harus melalui mekanisme dan ada persetujuan Mabes Polri. Untuk sementara Kantor Polsek Denbar lama digunakan untuk Subsektor Ubung. ‘’Peresmian gedung baru ini juga sebagai

persiapan karena bulan depan sudah pilpres dan pileg. Saya beserta seluruh jajaran mempersiapkan diri untuk mengamankan pemilihan ini,’’ ujarnya. Terkait perkembangan situasi menjelang pemilu, jenderal bintang dua asal Manado, Sulawesi Utara ini mengungkapkan belum ada hal-hal yang kira-kira akan mengganggu keamanan dan ketertiban Bali, khususnya di Polresta Denpasar. Justru penanganan kasus-kasus yang berhubungan dengan kriminal bisa ditangani dengan baik

oleh Polresta bersama jajarannya. Gedung Polsek Denbar dibangun di atas lahan seluar 12 are merupakan hibah dari Pemprov Bali. Sedangkan anggaran pembangunannya dibiayai Mabes Polri senilai Rp 4,1 miliar. Kapolda juga merencanakan mengembangkan Polsek Kawasan Udara Ngurah Rai menjadi Polres. Namun ini perlu kajian karena berkaitan dengan lahan, personel, anggaran dan sebagainya. Hal ini melihat aktivitas yang tinggi di bandara dan Bali merupakan halaman depan Indonesia.

‘’Sekarang kan masih Polsek tapi yang dilayani mungkin lebih dari tempat-tempat (Polsek) yang lain khususnya kepada wisatawan yang justru menghasilkan devisa untuk Indonesia,’’ tandasnya. Oleh karena itu pihaknya sedang membuat kajiankajian dalam rangka meningkatkan status Polsek menjadi Polres. Golose menyadari untuk mewujudkannya tidak bisa cepat karena perlu penyesuaian tingkat Mabes Polri, Kemen-PAN, anggaran, Bapenas dan lainnya. (kmb36)

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali IGA Sudarsana mengatakan di dalam aturan sebetulnya hanya ada angkutan sewa umum dan angkutan sewa khusus. Angkutan sewa umum boleh beroperasi sampai ke luar Bali, dengan izin dari pusat. Tentunya ada standar-standar yang diikuti terkait kenyamanan angkutan itu sendiri. Sedangkan angkutan sewa khusus hanya boleh beroperasi di Bali dan pemerintah provinsi diberikan kewenangan untuk mengeluarkan izinnya. ‘’Di dalam angkutan

sewa umum dan angkutan sewa khusus, tidak ada yang khusus mengangkut wisatawan. Kebetulan kita di Bali adalah dominan penumpangnya wisatawan, bahasa itu muncul,’’ ujarnya. Menurut Sudarsana, sopir-sopir di daerah pariwisata idealnya memang harus menguasai bahasa asing seperti bahasa Inggris. Tinggal sekarang, sejauh mana kemampuan pemerintah untuk memfasilitasi agar sertifikasi tenaga kerja dilaksanakan dan memenuhi standar itu. (kmb32)

Denpasar (Bali Post) Mantan Manager Diskotek Pyramid David Rizky (30) asal Jakarta, Selasa (12/3) kemarin divonis bersalah dan dihukum selama tujuh tahun penjara. Majelis hakim pimpinan I Ketut Kimiarsa menyatakan perbuatan terdakwa terbukti melanggar Pasal 112 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dalam kasus ini, terdakwa dinyatakan terbukti memiliki 7 butir ekstasi yang ditemukan di loker karyawan Pyramid. ‘’Kami masih pikir-pikir atas hukuman tujuh tahun ini,’’ tandas kuasa hukum terdakwa, Agus Gunawan Putra. Sementara di persidangan, selain divonis tujuh tahun, terdakwa juga dihukum denda Rp 800 juta, subsider empat bulan kurungan. Vonis tersebut masih lebih ringan dari tuntutan jaksa. JPU Wayan Arianta sebelumnya menuntut terdakwa 10 tahun dan denda Rp 800 juta, subsider enam bulan kurungan. Sebelumnya, aparat kepolisian beberapa waktu lalu melakukan sweeping di Diskotek Pyramid di Jalan Dewi Sri, Kuta, Badung. Di sebuah loker, saat itu polisi menemukan tujuh butir pil ekstasi. Manager (kini mantan) Pyramid David Rizky (30) asal Jakarta dijadikan tersangka (kini terdakwa). Dalam dakwaannya 13 November 2018 lalu, atas tujuh butir pil ekstasi itu terdakwa David dijerat dua pasal sekaligus, yakni Pasal 114 dan Pasal 112 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang ancaman hukumannya minimal empat tahun. Mendengar dakwaan

jaksa, David Rizky didampingi kuasa hukumnya Agus Gunawan Putra dan I Nyoman Gede Murdiana mengajukan keberatan atas dakwaan jaksa karena dakwaan jaksa dinilai ada beberapa kejanggalan dan juga dituding dakwaan jaksa tidak cermat, jelas dan tidak lengkap. Dijelaskan, berdasarkan pertimbangan yuridis, jaksa mestinya menyebut dan memastikan milik siapa loker tempat ditemukannya 7 butir ekstasi oleh polisi di Diskotek Pyramid. ‘’Jaksa juga harus bisa jelaskan, siapa yang mengetahui, melihat terdakwa menyimpan ekstasi itu di loker karyawan,’’ jelas Agus Gunawan. Alasan lainnya bahwa saat penggeledahan, barang bukti yang disita polisi tidak melekat atau tidak ada pada genggaman atau penguasaan David. ‘’Mestinya juga harus ada sidik jari atas barang bukti yang diajukan,’’ tegasnya kembali. Lantas, mengapa terdakwa bisa diajukan ke persidangan? Agus Gunawan menyampaikan bahwa David dijadikan terdakwa karena atas keterangan satu orang saksi karyawan Diskotek Pyramid yang menyebutkan bahwa tujuh butir ekstasi warna kuning itu milik David Rizky. Padahal, sebutnya, satu saksi bukanlah saksi atau unus testis nullus testis. Artinya dalam suatu pemeriksaan harus ada lebih dari seorang saksi. Jika hanya ada satu saksi saja, maka kesaksiannya tidak dapat diterima (unus testis nullus testis). Namun apa yang disampaikan kuasa hukum terdakwa ditolak hakim. (kmb37)

Taksi ’’Online’’ Resahkan Sopir Pariwisata

Denpasar (Bali Post) -

Para sopir pariwisata mulai diresahkan oleh keberadaan taksi online di Bali. Pasalnya, taksi online dinilai telah ‘’memakan’’ pekerjaan mereka dengan menawarkan harga lebih murah dan tidak mengikuti regulasi terkait pariwisata. Sementara mayoritas penumpang atau sekitar 80 persen adalah wisatawan. ‘’Kami melihat para sopir atau para pelaku taksi online tersebut tidak mengikuti regulasi pemerintah mengenai penggunaan izin pariwisata,’’ ujar Ketua United Bali Driver (organisasi persatuan sopir wisata Bali - red), Yogi Ananta Wijaya di sela-sela audiensi dengan Gubernur Bali, Selasa (12/3) kemarin.

Menurut Yogi, Dinas Perhubungan mestinya membuat regulasi tentang transportasi pariwisata. Dengan begitu, tidak ada lagi bias seperti sekarang, mana yang bisa mengangkut penumpang wisatawan, mana untuk penumpang umum. Mengingat, sopir pariwisata selama ini hanya mengangkut penumpang wisatawan.

Sedangkan taksi online bisa mengangkut keduanya. Di sisi lain, Gubernur juga diharapkan memperhatikan keberadaan sopir pariwisata. ‘’Seyogianya sopir pariwisata dibekali ilmu mengenai kepariwisataan, izin-izinnya juga harus sesuai, sopirnya harus bersertifikasi,’’ jelasnya. Di tempat terpisah, Plt.

Rawan Dikorupsi, Kejaksaan Dampingi Penggunaan BOS Banyuwangi (Bali Post) Kejaksaan Negeri Banyuwangi terus unjuk gigi mengawasi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Terbaru, mereka menyasar jajaran kepala SMA/ SMK se-Banyuwangi, Selasa (12/3) kemarin. Aksi ini mengantisipasi penggunaan dana BOS yang rawan korupsi dan penyimpangan. Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi melalui Kasi Intel Bagus Adi Saputra mengatakan penggunaan dana BOS cukup rawan terjadi penyimpangan. Apalagi, masalah penggunaannya jauh lebih kompleks dibandingkan tingkat PAUD. ‘’Para kepala sekolah ini menjadi sasaran penerbit dan oknum LSM, memasukkan produk buku secara paksa ke sekolah,’’ kata Bagus usai pertemuan dengan perwakilan Kepala SMA/ SMK, Selasa kemarin. Dijelaskan, sejumlah oknum tersebut membuat kepala sekolah kelimpungan. Sebab, jika tak dipenuhi, muncul ancaman akan melapor ke Kejaksaan. ‘’Jadi, oknum-oknum tersebut berafiliasi dengan penerbit. Modusnya, menakut-nakuti,’’ jelasnya. Karena itu, pihaknya mengajak para kepala sekolah merapatkan barisan. Membuat pengawasan terpadu penggunaan dana BOS. Sehingga muncul transparansi, penggunaannya sesuai peruntukkan. Tak melanggar aturan. Menurut Bagus, banyak kepala sekolah yang belum memahami betul penggunaan dana BOS, sehingga

Bali Post/udi

DANA BOS - Kejaksaan Negeri Banyuwangi memberikan pendampingan terkait penggunaan dana BOS, Selasa (12/3) kemarin. cukup rawan korupsi. Belum jaksaan dalam penggunaan lagi muncul gangguan dari dana BOS. Bagus memasoknum-oknum tak bertang- tikan, pendampingan dan gung jawab. ‘’Ini yang memicu pengawasan anggaran BOS masalah. Penggunaan dana ini akan terus menyasar sekoBOS tak sesuai petunjuk lah di Banyuwangi. Mulai teknis (juknis) lantaran ada tingkat PAUD, TK, SD dan tekanan,’’ imbuhnya. SMP. ‘’Harapannya, pengTerkait pendampingan gunaan anggaran BOS bisa dari Kejaksaan, lanjut Bagus, berkualitas, sesuai juknis,’’ pihaknya akan mengajak pungkasnya. para kepala sekolah tertib Kepala SMAN Ihya Ulupenggunaan anggaran. Nanti- mudin Singojuruh Gatot nya, tertib anggaran ini akan Kurnianta menyambut baik ditunjukkan dalam festival pendampingan dari Kejakanggaran dari perwakilan saan. Sebab, pihaknya akan sekolah. Total SMA/SMK di memiliki patokan jelas daBanyuwangi sebanyak 136 l a m p e n g g u n a a n a n g g a sekolah negeri dan swasta. ran BOS. ‘’Ini sangat bagus Dari jumlah ini, pihaknya dan memberikan rasa aman mengajak para kepala seko- bagi para kepala sekolah,’’ lah bisa sinergi dengan Ke- ujarnya. (udi)

Mantan Manager Diskotek Pyramid Dihukum Tujuh Tahun Penjara


OPINI

6

Rabu Paing, 13 Maret 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

PPDB Sarat Kepentingan PENERIMAAN Peserta Didik Baru atau PPDB selalu menyita banyak perhatian. Alasannya, masalah pendidikan adalah masalah kita bersama. Siapa pun termasuk orangtua kita, mengharapkan anaknya mendapatkan sekolah terbaik atau mininal sekolah negeri yang dekat dengan rumahnya. Untuk itulah, PPDB yang diatur dalam Permendikbud No. 51 Tahun 2018 bahwa kuota 90 persen penerimaan lewat jalur zonasi, 5 persen lewat jalur prestasi, dan sisanya jalur perpindahan. Namun yang terjadi di Bali hampir tiap tahun terjadi kisruh PPDB akibat semua orang memiliki kepentingan tertentu. Lihat saja setiap orang ingin bagaimana caranya masuk ke sekolah negeri favorit sekalipun jarak sekolah dengan rumahnya masih jauh. Memang secara teori dengan sistem zonasi tak ada lagi istilah sekolah favorit, namun di mata masyarakat tetap saja sudah menentukan pilihan di sekolah yang dianggap berkualitas. Di Denpasar, misalnya, kebanyakan warga memilih SMPN 1, SMPN 3, atau SMAN 1 dan SMAN 4 dan SMAN 3 Denpasar. Atau warga Singaraja pasti menentukan pilihan di SMPN 1 dan SMA 1 Singaraja. Demikian juga dengan di daerah lainnya. Apa pun caranya mereka lakukan alias mengorbankan kejujuran. Bahkan tahun lalu, jalur prestasi banyak kebobolan dengan sertifikat bodong. Peserta PKB yang tak tahu nenari dan menabuh juga diterima. Begitu mahalnya sebuah kejujuran. Kita lupa dengan manajemen berbasis sekolah, mestinya sekolah diberi wewenang untuk menentukan siswa berprestasi yang diperlukan, bukan dipaksakan kalaupun dia juara nasional bidang nonakademis. Jika tak relevan dengan keperluan sekolah bisa ditolak. Daerah lain mestinya belajar dari Kota Denpasar dalam memanajemen PPDB. Namun setelah urusan SMA dan SMK diserahkan ke provinsi, PPDB jadi kacau. Ini juga akibat ulah oknum anggota DPRD yang mengaku banyak siswa baru tercecer tak mendapatkan sekolah. Akhirnya yang terjadi semua sekolah negeri melanggar Dapodik. Ini artinya, pemerintah yang mengedukasi masyarakatnya untuk menjadi kelompok tercecer. Makanya jangan salahkan tahun ini bisa jadi masyarakat akan mengadu lagi menjadi kelompok tercecer agar kelak mendapatkan sekolah negeri. Lihat saja di Kabupaten Badung yang berjanji membangun SMPN 5 dan SMAN 2 Abiansemal sampai sekarang siswanya tak kunjung memiliki gedung baru. Mereka masih menumpang sekolah di SD. Jadilah semua sekolah negeri di Bali Dapodik-nya merah dan terus merah selama tiga tahun. Nah, apakah ini yang kita harapkan? Tentu tidak. Syukur sekarang pencoblosan Pemilu 17 April mendatang, mendahului PPDB. Coba sebaliknya, bisa dibayangkan makin banyak lagi kepentingan yang masuk. Ombudsman Bali mestinya tampil lebih berani. Jangan hanya menggertak pejabat tak boleh mengintervensi PPDB, bila perlu laporkan ke kejaksaan dan Polri sudah melanggar Permendikbud dan umumkan agar masyarakat tak memilih wakil rakyat dan pejabat yang demikian. Juknis semuanya baik. Kunci dasarnya adalah kejujuran para pelaksananya. Jika anak mendapat sekolah sesuai potensinya, mereka akan senang belajar dan berprestasi. Orangtua siswa tak boleh lagi memaksakan kehendaknya, juga bukan karena mengejar gengsi. Pertanyaannya, kalau hanya mencari sekolah sudah tak jujur, bagaimana kualitas SDM bangsa kita ke depan. Di sinilah pentingnya pengawasan. Sekolah jangan dikasi ruang bermain, demikian juga pejabat melalui aturannya. Kebijakan pemerintah pun jangan suka gonta-ganti. Belum berumur empat tahun, program sekolah rintisan internasional sudah dihapus dengan tak lagi ada sekolah favorit. Jika ingin mengubah predikat sekokah favorit seharusnya guru di sekolah favorit juga harus disebar. Kaseknya juga dimutasi, jangan sampai ada kesan kasek seumur pensiun. Yuk kita berbenah.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Tindak Tegas Penyebar Fitnah Penyebar berita bohong atau hoax hendaknya ditindak tegas. Pemerintah hendaknya melakukan penengakan hukum secara jelas dan profesional dalam hal ini. Jangan lagi berpandangan bahwa tindakan tegas terhadap penyebar berita bohong dikaitkan dengan politik. Walaupun itu dilakukan banyak pihak untuk kepentingan politik, sepanjang pelakunya melakukan tindakan penyebaran berita fitnah harus diproses sesuai hukum. Sebagai warga negara, saya tentu merasa sangat dirugikan dengan banyaknya berita bohong di media sosial. Pihak-pihak yang ikut menyebarkan berita bohong termasuk hendaknya ditangkap. Polisi saya yakin punya alat detekasi yang terukur dan canggih untuk hal ini. Jangan sampai ada pemimpin yang berkuasa di negeri ini karena sukses menyebarkan kebohongan kepada masyarakat. I Putu Trinatha Denpasar, Bali

Menunggu Penjabaran PPDB 2019 Permasalahan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dari tahun ke tahun selalu menyisakan akar masalah, utamanya pada sekolah dan masyarakat yang tinggal di perkotaan. Terbitnya Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tahun 2018/2019 yang telah dipersiapkan juknis seleksi masuk siswa baru diharapkan mampu mengatasi permasalahan tersebut. Penyusunan juknis ini dimaksudkan sebagai evaluasi pelaksanaan PPDB tahun sebelumnya.Juknis dimaksud adalah mengatur sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru.

Oleh I Wayan Kerti

B

erdasarkan Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018, PPDB dilaksanakan melalui tiga jalur, yakni zonasi (kuota 90%), prestasi (kuota maksimal 5%), dan perpindahan orangtua peserta didik (kuota maksimal 5%). Tujuan PPDB untuk menjamin Penerimaan Peserta Didik Baru berjalan secara nondiskriminatif, objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan, sehingga mendorong peningkatan akses layanan pendidikan. Melalui sistem zonasi, pemerintah berniat untuk memeratakan kualitas pendidikan. Artinya, semua sekolah harus jadi sekolah fovorit dan tidak ada lagi sekolah yang mutunya rendah. Niat seperti itu tentulah sangat mulia. Akan tetapi, kondisi di lapangan tentu tidaklah semudah niat dan perencanaan di atas meja. Kondisi sarana-prasarana, geografis sekolah, kualitas dan kuantitas pendidik dan tenaga pendidikan di setiap sekolah tentulah sangat berbeda-beda. Minimnya upah yang diterima para guru kontrak atau honorer juga bisa menjadi penyebab belum meratanya mutu pendidikan. Perbedaan-perbedaan

tersebut akan menjadi faktor pembeda kondisi dan mutu pendidikan di Tanah Air. Jadi, jika dikatakan bahwa melalui sistem zonasi sudah mampu untuk memeratakan kualitas pendidikan jelaslah kurang tepat. Pemerintah semestinya juga membarengi programnya dengan menyeimbangkan dulu kebutuhan sarana-prasarana sekolah-sekolah di seluruh Tanah Air. Dengan cara seperti itu maka tidak akan ada lagi sekolah-sekolah yang lebih wah, lebih megah, atau sebaliknya sekolah yang masih memiliki sarana-prasarana yang memprihatinkan. Sudah menjadi rahasia umum, di sejumlah daerah di Tanah Air letak geografis sekolahnya sangatlah sulit dijangkau. Kondisi seperti itu tentu akan membuat siswa terkadang malas atau mengalami kelelahan dan menguras fisik mereka jika hendak berangkat maupun pulang sekolah. Guru-guru juga banyak yang enggan untuk mengabdikan dirinya di daerah dengan kondisi geografis seperti itu. Hal itu tentu sangat manusiawi, kecuali bagi mereka yang benar-benar memiliki niat dan motivasi pengabdian yang tinggi untuk pendidikan.

Kualitas dan kuantitas pendidik dan tenaga pendidik di sekolah-sekolah sampai saat ini masih timpang antara di wilayah Indonesia bagian barat dengan wilayah Indonesia bagian tengah dan wilayah timur. Di satu sisi, para pendidik di sekolah-sekolah, khususnya di wilayah Indonesia bagian barat sudah banyak mengenyam pendidikan minimal S-1, bahkan banyak gurunya yang sudah menempuh pendidikan S-2 dan S-3. Kondisi di wilayah lain justru masih banyak tenaga pengajarnya yang belum S-1, bahkan banyak relawan dengan latar belakang bukan pendidikan guru mengabdikan dirinya untuk menjadi tenaga pendidik, terutama di wilayah pedalaman. Begitu pun tenaga kependidikan, tidak semua sekolah memiliki tenaga khusus yang membantu guru mengurus administrasi pendidikan. Di sekolah-sekolah dasar yang paling parah. Hampir semua Sekolah Dasar (SD) negeri di Tanah Air tidak memiliki tenaga kependidikan. Hal itu membuat guru-guru SD harus merangkap menjadi guru sekaligus tenaga administratif. Kurangnya guru-guru yang PNS memaksa sekolah-sekolah memanfaatkan tenaga guru

kontrak atau mengangkat guru honorer. Kesenjangan penghasilan antara guru yang PNS dengan non-PNS yang sangat tinggi, tentu menjadi pemicu rendahnya motivasi guru-guru non-PNS dalam melaksanakan tugas. Padahal, mereka juga melaksanakan tugas dan kewajiban yang tidak jauh berbeda dengan golongan guru PNS. Ketika fakta-fakta permasalahan pendidikan di seluruh penjuru negeri masih seperti itu, tentu harapan akan sistem zonasi dianggap menjadi solusi pemerataan kualitas pendidikan hanyalah isapan jempol. Masyarakat tentu berharap anak-anak mereka mendapatkan pendidikan yang layak dan terbaik untuk masa depannya. Kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di satu sekolah tentu didasarkan pada asumsi kelengkapan sarana prasarana sekolah, kondisi gerografis sekolah, kualitas dan kuantitas guru di sekolah tersebut, serta motivasi dan kreativitas para guru dalam mendidik, membina, dan melatih anakanaknya. Masyarakat yang sudah mengerti dan haus akan pendidikan yang bermutu terkadang rela mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk membiayai pendidikan anak-anaknya. Dalam kondisi seperti itu, tentu mereka tidak rela jika mereka ‘’dipasung’’ dengan sistem zonasi. Kuota masimal 5% untuk anak yang mengikuti perpindahan orangtua tentu juga menjadi permasalahan. Hal itu disebabkan karena dewasa ini jumlah penduduk urban sangatlah besar. Golongan ini tentu juga akan berharap anak-anaknya bisa berseko-

Mengeliminasi Perkawinan Anak

BUKAN sesuatu yang luar biasa jika kita kebetulan berkunjung ke sejumlah daerah pelosok di negeri ini, kita mendapati anak-anak perempuan belasan tahun yang semestinya menuntut ilmu di bangku sekolah ternyata sudah tidak lagi bersekolah, dan justru telah menjadi seorang ibu. Bahkan, tidak sedikit anak perempuan yang usianya belum genap 17 tahun ternyata sudah beberapa kali menyandang status janda. Sekarang ini, Indonesia berada di posisi nomor tujuh sebagai negara dengan angka perkawinan anak tertinggi di dunia. Merujuk kepada data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), saat ini 34 persen penduduk Indonesia atau 87 juta jiwa merupakan anak-anak (berusia di bawah 18 tahun). Dari jumlah tersebut, sekitar 11 persen atau 245 ribu menikah di usia 10-15 tahun dan 32 persen atau 711 ribu menikah pada usia 16-18 tahun. Selain merampas hak-hak anak, perkawinan anak menghambat upaya percepatan indeks pembangunan manusia (IPM) Indonesia yang saat ini masih menduduki urutan ke113 dari 189 negara. Di sisi lain, tingginya angka perkawinan anak dapat berpengaruh juga terhadap tingginya angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), angka kematian ibu di Indonesia mencapai 359/100.000 dan cend-

Oleh Irma Suryani erung meningkat sedangkan angka kematian bayi mencapai 66.000 setiap tahunnya. Pada saat yang sama, perkawinan anak juga ikut berkontribusi terhadap tingginya kasus perceraian. Kita menyambut baik langkah Mahkamah Konstitusi barubaru ini yang telah memutuskan untuk mengabulkan uji materi terkait batas usia minimal perkawinan 19 tahun untuk laki-laki dan 16 tahun untuk perempuan yang selama ini diatur dalam Pasal 7 ayat (1) Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Lewat Putusan No. 22/PUUXV/2017, MK telah memerintahkan pembuat undang-undang (legislatif dan eksekutif) untuk segera merevisi Pasal 7 ayat (1) UU Perkawinan, paling lama tiga tahun ke depan. Namun, apabila dalam tenggang waktu tersebut belum ada revisi sama sekali, demi kepastian hukum dan mencegah diskriminasi, batas minimal usia pernikahan 18 tahun bagi laki-laki dan 18 tahun bagi perempuan harus diberlakukan. Sejumlah kalangan berpendapat pemerintah sebaiknya segera saja merevisi UU Perkawinan tanpa perlu menunggu waktu hingga tiga tahun guna mencegah semakin bertambahnya

angka pernikahan dini. Dalam konteks ini, presiden bisa saja mengeluarkan perppu (peraturan pemerintah pengganti UU) untuk mengatasi persoalan ini. Di samping faktor usia minimal yang terlalu rendah yang ditetapkan dalam UU perkawinan selama ini, faktor lain yang ikut menyebabkan banyaknya anak perempuan di negeri ini melakukan pernikahan di usia dini agaknya adalah masih rendahnya partisipasi para orangtua, terutama di daerah-daerah pelosok, untuk menyekolahkan anak perempuan mereka setelah tamat Sekolah Dasar (SD). Tak perlu mengambil contoh jauhjauh ke luar pulau. Di banyak desa di pelosok Jawa, misalnya, masih banyak anak perempuan yang setelah SD sama sekali tidak melanjutkan ke SMP, apalagi SMA. Maka, tidak lama setelah lulus Sekolah Dasar, mereka pun langsung dinikahkan dan berkeluarga. Padahal, sekiranya setelah tamat Sekolah Dasar itu mereka meneruskan pendidikan mereka ke jenjang berikutnya, tentu, ceritanya akan lain. Paling tidak dengan mereka meneruskan pendidikan mereka -- misalnya ke SMP dan kemudian diteruskan ke jenjang SMA -- akan menunda masa perkawinan mereka, yang

berarti mereka tidak kawin dalam usia yang terbilang sangat muda. Selain itu, dengan meneruskan pendidikan mereka ke jenjang yang lebih tinggi, memungkinkan pula mereka mendapatkan wawasan yang lebih luas sehingga berpengaruh terhadap pendirian dan keputusan mereka untuk tidak buru-buru kawin pada usia muda. Yang menjadi bahan pertanyaan yaitu mengapa masih banyak anak, khususnya anak perempuan di negeri ini, yang tidak melanjutkan pendidikannya setelah lepas dari sekolah dasar hingga akhirnya cuma memiliki satu pilihan yaitu dikawinkan pada usia sangat muda? Adanya anggapan bahwa anak perempuan tidak perlu bersekolah tinggi-tinggi karena akhirnya harus mengurus anak di rumah tidak bisa dimungkiri memang masih dipegang oleh sejumlah orangtua di negeri ini dewasa ini. Tetapi, jumlah orangtua yang berpendirian seperti ini, saya yakin, semakin ke sini semakin menyusut saja. Sangat boleh jadi yang menyebabkan masih banyaknya anak perempuan di negeri untuk tidak meneruskan pendidikan mereka selepas Sekolah Dasar sekarang ini antara lain disebabkan pula oleh masih sulitnya mereka mendapatkan akses pendidikan setelah Sekolah Dasar.

lah di sekitar wilayah mereka tinggal mencari pekerjaan. Ketika kuotanya sangat kecil, tentu menjadi problema tersendiri bagi mereka. Oleh sebab itu, jika niat memeratakan kualitas pendidikan ingin berjalan baik dan mendapatkan hasil yang baik pula, semestinya pemerintah melakukan proses yang panjang, terencana, dan sistematis. Permasalahan-permasalahan pendidikan yang masih tersisa hingga saat ini mesti dituntaskan dulu barulah sistem zonasi diterapkan. Jika kondisi seperti itu telah terjadi, niat dan harapan pemerintah untuk memeratakan mutu pendidikan bukanlah isapan jempol semata. Jika amanat Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tersebut toh harus terlaksana pada tahun ajaran mendatang, maka perlu kajian yang mendalam terhadap juknis tersebut, serta pengawasan bersama antara berbagai pihak. Lebih lanjut, sistem zonasi harus diimplementasikan secara akurat agar siswa yang masuk memang benar-benar orang yang berhak. Semangat yang dibangun adalah pemerataan pendistribusian yang seadiladilnya. Namun, prinsip zonasi juga mesti memerhatikan sekolah swasta. Jangan sampai efek zonasi berpengaruh adanya sekolah-sekolah swasta yang tutup karena tidak ada lagi siswa yang mendaftar di sana. Penulis, guru SMP Negeri 1 Abang

POJOK Menuju Bali baru, Kadin diminta ikut bangun kekuatan ekonomi Bali. - Dari kita oleh kita untuk kesejahteraan Bali. *** Kurangi beban warga, Pemkab Klungkung siapkan ngaben massal. - Bukan janji kampanye. *** Program JKN-KBS agar memberikan keadilan dan layanan yang optimal. - Layanan kesehatan tanpa bebani rakyat.

Penulis, peminat masalah pendidikan

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Rabu Paing, 13 Maret 2019

7

TABANAN

RUSAK - Truk bermuatan semen rusak berat setelah terperosok ke tegalan.

Truk Bermuatan Semen Terperosok ke Tegalan

Bali Post/bit

Tabanan (Bali Post) Arus lalu lintas di jalur Denpasar-Gilimanuk tepatnya di Banjar Dangin Pangkung Desa Antosari Kecamatan Selemadeg Barat, Selasa (12/3) kemarin, mengalami gangguan. Pasalnya banyak warga yang menghentikan laju kendaraannya untuk melihat kondisi truk bermuatan semen yang jatuh ke tegalan, tepatnya di sebelah barat Jembatan Yeh Otan. Dari pantauan di lapangan, kondisi truk bermuatan semen nopol N 8208 UB dalam kondisi rusak berat. Tidak ada yang tahu pasti kronologi lakalantas tersebut, apalagi keberadaan sopir truk tidak diketahui. Diduga kuat truk yang melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar ini oleng. Dari jejak di lokasi kejadian, kemungkinan truk menabrak pohon perindang dan jatuh terguling ke tegalan sedalam 10 meter. Salah seorang anggota Satlantas Polsek Selemadeg, Aiptu Wayan Suparwa menjelaskan, sekitar pukul 04.30 Wita warga

melaporkan ke Polsek Selemadeg ada kendaraan yang nyungsep. ‘’Setelah mendapat laporan, rekan yang piket malam cek lokasi, dan sopir sudah tidak ada,’’ jelasnya. Dia pun menduga sopir truk dalam kondisi mengantuk, sehingga saat jalan sedikit menurun, truk oleng dan terguling. ‘’Setelah oleng kemungkinan berguling-guling hingga nyungsep ke tegalan warga,’’ imbuhnya. Sementara itu, Kapolsek Selemadeg AKP I Made Budi Astawa menerangkan, truk tangki tersebut terguling diduga akibat sopir mengantuk. ‘’Kami masih tunggu sopirnya ini. Kami sudah tanya warga sekitar, tidak ada yang tahu,’’ jelasnya. Dia melanjutkan, lakalantas tersebut merusak bibir jalan dan kabel setempat. ‘’Kabel yang ada di sisi jalan itu ditimpa oleh truk sehingga berada di tanah. Saat ini kami masih tunggu sopir, mudahmudahan datang agar bisa segera dievakuasi,’’ tegasnya. (kmb28)

Pemeliharaan Gedung Maria Belum Dianggarkan Pemerintah Tabanan (Bali Post) -

Anggaran pemeliharaan Gedung Kesenian I Ketut Maria, Museum Sagung Wah dan Garuda Wisnu Serasi (GWS) sampai saat ini belum tersedia. Hal ini diakibatkan penyerahan ketiga aset tersebut dari Dinas PUPRKP ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dilakukan akhir tahun 2018 atau setelah penetapan DPA 2019. Rencananya anggaran pemeliharaan ketiga gedung tersebut diusulkan pada APBD Perubahan 2019. Kepala DLH Tabanan I Made Subagia mengatakan, dari rapat koordinasi dengan pihak terkait, pemeliharaan ketiga aset tersebut masih menjadi tanggung jawab rekanan. Setelah selesai pengerjaan, masih ada tenggang waktu bagi rekanan untuk masa pemeliharaan. ‘’Kami masih melakukan estimasi biaya untuk pengajuan anggaran pemeliharaan. Mudah-mudahan bisa diusulkan di anggaran perubahan 2019,’’ ucapnya, Selasa (12/3) kemarin. Meski demikian, sebagai tindak lanjut perintah pimpinan daerah agar ketiga aset kesenian ini bisa terus terjaga dengan baik, perangkat daerah terkait juga telah melakukan pengawasan sesuai dengan tugasnya masing-masing. Misalnya, untuk pengawasan keamanan, petugas Satpol

PP Tabanan rutin melakukan patroli malam. Petugas kebersihan juga selalu siap menjaga kebersihan di tiga areal tersebut. ‘’Jika ada yang rusak, kami catat dan teruskan ke PU agar segera bisa ditindaklanjuti. Siapa tahu masih ada biaya tanggungan di masa pemeliharaan oleh rekanan,’’ terangnya. Mantan Kepala Dinas Perikanan ini lebih lanjut menyatakan, pihaknya berencana membangun pos jaga berikut petugas keamanannya. Hal ini mengingat tiga aset daerah ini sudah mulai menjadi lokasi yang banyak dikunjungi masyarakat sebagai tempat melepas penat. Apalagi di lokasi tersebut juga tersedia wahana air mancur. ‘’Kalau malam lumayan padat masyarakat. Jadi ke depan mungkin kita antisipasi pen-

sosok Tangani Sampah Medis TIDAK hanya rumah sakit dan puskesmas, tanpa disadari rumah tangga pun menghasilkan sampah medis meski dalam jumlah kecil. Sampah medis dimaksud seperti obat-obatan kedaluwarsa. Meski sedikit, jika semua orang membuang obat sembarangan, tentu akan ada dampaknya ke lingkungan. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Tabanan I Made Supardiyadnya, Selasa (12/3) kemarin, mengatakan hingga saat ini memang belum ada aturan mengenai pengelolaan sampah medis rumah tangga. Namun untuk ini masyarakat sudah diedukasi melakukan cara cerdas menggunakan obat. Ia melanjutkan, obat kedaluwarsa jika hendak dibuang, jangan langsung dibuang bersama sampah rumah tangga lainnya. Seperti rumah sakit atau pun puskesmas yang memiliki metode pengolahan sampah medis salah satunya obat kedaluwarsa, maka rumah tangga pun diharapkan memiliki pengelolaan sendiri dan tidak membuangnya sembarangan ke lingkungan. Secara garis besar, dalam membuang obat adalah memisahkan isi obat dengan kemasan serta lepas etiket atau label obat dari botol. Langkah ini untuk mencegah kemasan obat digunakan kembali oleh orang-orang tidak bertanggung jawab. Sementara isinya, jika berbentuk sirup, dapat dibuang ke jamban setelah diencerkan dengan air. Tetapi jika sifatnya sirup antibiotik, masukkan ke dalam kantong plastik dicampur air atau tanah barulah dibuang ke tempat sampah. Untuk obat berbentuk tablet atau kapsul bisa dibakar dalam kaleng. Bisa juga dengan menghancurkan obat atau kapsul terlebih dahulu, lalu dicampur air atau tanah ditaruh dalam plastik barulah kemudian dibuang. ‘’Karena, jika dibuang begitu saja ditakutkan akan menyebabkan kerusakan lingkungan karena obat memiliki kandungan kimia,’’ jelas Supardi. Saat ini pemerintah sedang mengatensi khusus pengelolaan limbah medis. Bahkan operasional incenerator harus memiliki izin terlebih dahulu sehingga fasilitas kesehatan pemerintah saat ini bekerja sama dengan pihak ketiga. ‘’Untuk praktik swasta disarankan untuk bekerja sama dengan layanan kesehatan pemerintah dalam hal pengelolaan limbah medisnya,’’ ujar Supardi. (san)

gawasan dengan penyediaan pos jaga serta petugas definitif di sana untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk waker atau petugas jaga malam, kami sudah koordinasi dengan BKPSDM untuk perekrutannya,’’ jelasnya. Seperti diketahui, Kabupaten Tabanan terus melakukan pembenahan wajah kota. Pembangunan yang telah dilakukan yakni penataan Gedung Kesenian I Ketut Maria yang kondisi sebelumnya sangat memprihatinkan, penataan Museum Sagung Wah dan taman kota yang kini telah dilengkapi panggung terbuka Garuda Wisnu Serasi. Ketiga aset kesenian ini diharapkan bisa menjadi tempat aktivitas seni dan budaya Bali. Penataan sampai saat ini masih terus berlanjut, khususnya untuk tanaman dan bangunan. (kmb28)

Bali Post/bit

GEDUNG KESENIAN - Gedung Kesenian I Ketut Maria. Pemeliharaan gedung ini belum dianggarkan di APBD Tabanan 2019.

Petani Ikan Didorong Terapkan Mindi Kodam mengatakan dua pokdakan yang mendapatkan bantuan APBD mindi kodam adalah Pokdakan Mina Pertiwi dan Pokdakan Giri Nadi di Desa Tengkudak, Penebel. Besaran dana yang diberikan sebanyak Rp 15 juta untuk pembelian pakan dan benih ikan nila. ‘’Untuk pembuatan kolamnya dilakukan swadaya oleh Pokdakan,’’ ujar Kade Artina. Mengenai pembiayaan pembuatan kolam, lanjut Artina, besarannya tergantung dari

Tabanan (Bali Post) Keberhasilan penerapan mina padi kolam dalam (mindi kodam) di Tabanan semakin terlihat. Mindi kodam adalah sebuah teknik penanaman padi yang dikelilingi oleh kolam ikan. Pemkab Tabanan mendorong untuk pengembangan teknik ini di lahan pertanian dengan mengucurkan bantuan kepada dua Pokdakan atau kelompok pembudidaya ikan di Kecamatan Penebel. Kepala Bidang Pemberdayaan Pembudidaya Ikan Dinas Perikanan dan Kelautan Tabanan I Kade Artina, Selasa (12/3) kemarin, I Kade Artina

Bali Post/san

luasan kolam. Namun dari hitungan pemerintah pusat tahun 2018, untuk membuat kolam ikan berupa caren atau parit keliling membutuhkan dana Rp 25 ribu per are. Hingga saat ini Tabanan memiliki lima Pokdakan yang mengembangkan mindi kodam yaitu Mina Santi Manik Yang, Mina Gunung Jati Desa Jatiluwih, Mina Tajen Lestari Desa Tajen, Mina Munduk Desa Manik Yang dan di Dusun Pagi Desa Senganan. Total luas pengembangan mindi kodam mencapai 10.040 hektar. Menurut Kade Artina, manfaat penerapan mindi kodam adalah Pokdakan tidak hanya mendapatkan keuntungan dari menjual padi atau gabah juga sekaligus pendapatan menjual

ikan. Dari analisa usaha, untuk tanah seluas tujuh are, petani menerima hasil menjual padi Rp 2.293.200 jika dijual seharga Rp 4.200 per kilogram. Sementara untuk ikan dihasilkan sebanyak 405 kilogram dengan total penjualan mencapai Rp 8.100.000 jika nilai jual ikan Rp 20.000 per kilogram. Selain mendapatkan pendapatan dobel, banyak manfaat yang bisa didapatkan dengan menerapkan mindi kodam, yaitu menambah kesuburan sawah yang berasal dari kotoran ikan sehingga dapat meningkatkan efisiensi budi daya mina padi, mengurangi serangan hama padi, menekan pertumbuhan gulma serta mengurangi pemakaian pupuk pada tanaman padi sampai 50 persen. (kmb24)

Bantuan Premi AUTP dari APBD Segera Diterapkan Tabanan (Bali Post) Bantuan premi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) melalui APBD akan segera diterapkan. Bantuan ini sempat terhambat karena aturan tidak memperbolehkan subsidi ganda dikarenakan petani sudah mendapatkan bantuan pembayaran premi AUTP sebesar 80 persen dari pemerintah pusat. Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Tabanan I Gusti Putu Wiadnyana, Selasa (12/3) kemarin,

mengatakan, bantuan premi AUTP lewat dana APBD ini diharuskan jalan tahun ini. ‘’Sudah berkoordinasi dengan Inspektorat. Bantuan harus jalan tahun ini. Mengenai kajian hukum, nanti menjadi tanggung jawab bersama,’’ ujarnya. Mengenai kapan bantuan premi AUTP ini dicairkan, pihaknya sedang melakukan pendataan. Ditargetkan pada penanaman setelah bulan April, bantuan premi akan diterapkan. ‘’Kita menargetkan bantuan premi AUTP ini setelah April untuk penanaman seluas 10.000 hektar,’’ ujarnya.

Waktu panen dengan luasan terbanyak, lanjut Wiadnyana, biasanya pada September hingga Desember. Sehingga pencapaian 10.000 hektar ini akan banyak terserap di rentang waktu tersebut. Agar adil, setiap kecamatan mendapatkan jatah dalam mendapatkan premi bantuan AUTP dari APBD ini terutama subaksubak yang rawan terjadi gagal panen baik karena serangan hama maupun karena kekeringan. Apabila peminatnya melebihi 10.000 hektar, kata Wiadnyana, akan diarahkan ke swadaya dalam hal

ini petani membayar premi sebesar 20 persen. ‘’Kalau mendapatkan bantuan premi APBD maka petani tidak membayar sama sekali karena 80 persen premi sudah ditanggung pusat dan 20 persen dari APBD. Tetapi jika tidak masuk ke dalam 10.000 hektar, jatah nanti masih bisa mendaftar AUTP tetapi premi 20 persennya dibayar mandiri,’’ jelas Wiadnyana. Seperti diketahui, AUTP adalah asuransi perlindungan terhadap lahan pertanian sehingga saat terjadi bencana alam dan serangan hama, petani mendapatkan

perlindungan dari kerugian yang besar. Untuk premi, per hektar adalah Rp 188 ribu. Dalam hal ini pemerintah pusat membantu membayar premi sebesar 80 persen, yaitu Rp 144 ribu sementara petani membayar Rp 36 ribu atau 20 persennya. Untuk meringankan beban petani sekaligus meningkatkan kesadaran petani melindungi lahan pertaniannya dengan mengikuti AUTP, tahun ini Pemkab Tabanan menganggarkan bantuan pembayaran sisa premi 20 persen ini untuk lahan seluas 10.000 hektar. (kmb24)


BULELENG

8

Rabu Paing, 13 Maret 2019

Gubernur Surati Bupati

Kumpulkan Data Yuridis Tanah Bandara

Singaraja (Bali Post) – Pemerintah pusat sudah memastikan pembangunan Bandar Udara (Bandara) Buleleng dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Mengacu skema ini, lokasi bandara pun bisa dipastikan dibangun di darat di atas lahan milik Desa Pakraman Kubutambahan dengan luas sekitar 370 hektar. Pascakepastian pembangunan bandara itu, Gubernur Bali Wayan Koster telah bersurat kepada Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana agar mengumpulkan data yuridis tanah yang sudah disurvei untuk bandara tersebut. Menindaklanjuti surat itu, penelusuran data tanah milik Desa Pakraman Kubutambahan itu diserahkan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Buleleng. Bupati Putu Agus Suradnyana ketika dimintai konfirmasi usai sidang di gedung DPRD Buleleng, Senin (11/3), membenarkan pihaknya sudah diperintahkan oleh Gubernur Bali untuk menelususri data tanah di Kubutambahan. Surat itu, kata Bupati, telah diterima sebelum hari suci Nyepi lalu. Pihaknya bahkan sudah menindaklanjuti dengan meminta BPN menelusuri data tanah yang akan dijadikan penyertaan modal dalam proyek Bandara Bali Utara itu. “Kalau tidak salah, suratnya masuk ke saya sebelum Nyepi. Setelah libur hari raya itu, saya sudah teruskan ke BPN guna menelusuri keberadaan tanah di sana (Kubutambahan - red). Bagaimana hasilnyanya, kita masih tunggu,” katanya. Sejauh ini pihaknya telah melakukan penelusuran untuk mengetahui kepastian luas tanah yang ada sekarang ini. Koordinat dan batas-batas penyandingnya juga perlu diketahui secara pasti. Data yuridis ini kemudian dilaporkan kepada Gubernur melalui surat jawaban yang dalam waktu dekat ini disampaikan kepada Gubernur Bali Wayan Koster. “Hanya itu perkembangan paling terbaru. Kami diminta mencari tahu di mana letak koordinat tanahnya, lintang berapa, siapa di sebelahnya (penyanding red), dan kalau datanya sudah terkumpul, kami langsung menjawab surat Gubernur itu,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, menyusul penetapan skema pembangunan bandara dengan KPBU, Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Menhub-RI) Budi Karya Sumadi telah meninjau tanah milik Desa Pakraman Kubutambahan, 30 Desember 2018 lalu. Menhub melihat dari dekat lokasi yang merupakan tanah perbukitan dan tidak ada permukiman penduduk atau situs sejarah dan tempat ibadah (pura - red). Karena tanahnya berbukit, proses persiapan lahannya akan dilakukaan dengan cut and fill. Dengan teknik itu, pemerintah mamastikan tidak ada pemakaian material pemadatan lahan yang didatangkan dari luar daerah. Selain melihat lokasi bandara, Menhub Budi Karya Sumadi menyebutkan kalau proses lanjutan adalah penetapan lokasi (penlok) bandara. Selain Menhub RI, Presiden RI Joko Widodo juga “mengutus” Staf Khusus Presiden Lenis Kogoya untuk meninjau lokasi bandara di kawasan Bukit Teletabis Kubutambahan pada 21 Februari 2019 lalu. Dalam kunjungannya itu, Lenis Kogoya menyambut baik dukungan Desa Pakraman Kubutambahan yang menyerahkan tanah adat kepada pemerintah untuk pembangunan infrastruktur perhubungan. Bahkan, dukungan luar biasa seperti itu baru pertama kali ditemukan di negari ini. Untuk itu, setelah mengetahui kondisi lahan, Lenis Kogoya pun menjanjikan akan melaporkan situasi itu kepada Presiden dan Menhub agar penlok bandara segara diterbitkan. (kmb38)

Telepon Penting

BULELENG

SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar Polsek Seririt Polsek Busungbiu Polsek Gerokgak

3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347 92450 92126 92999

Bali Post/kmb38

TERSUMBAT – Alur Sungai (Tukad) Batu Pulu di Desa Pemaron tersumbat kayu gelondongan, rumpun bamboo, dan sampah ketika hujan. Tidak ingin menjadi langganan banjir, BWS Bali-Penida, Rabu (13/3) ini menurunkan alat berat untuk menormalisasi sungai tersebut.

Normalisasi Sungai Batu Pulu

BWS Bali-Penida Kerahkan Alat Berat

Singaraja (Bali Post) – Banjir yang terjadi di alur Sungai (Tukad) Batu Pulu di Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng, sesungguhnya dipicu sumbatan kayu gelondongan, rumpun bambu dan sampah, tepat di bawah jembatan Nasional Singaraja Gilimanuk. Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan upaya optimal untuk menormalisasi hal itu. Buktinya, BWS menurunkan alat berat untuk membersihkan alur sungai itu. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng Ida Bagus Suadnyana, Selasa (12/3) kemarin, mengatakan banjir yang merendam badan jalan dan rumah penduduk di pinggir jalan Desa Pemaron itu, terjadi setiap hujan deras. Akibatnya, alur sungai ini bertahun-tahun dangkal akibat material sedimentasi. Pasalnya, alur sungai itu tidak mampu menampung seluruh volume air dari daerah hulu. Sebab, aliran banjir menghanyutkan batang kayu, rumpun bambu, hingga sampah kiriman. Karena di bawah jembatan itu terdapat tiga

tiang pancang, yang menahan laju batang kayu atau rumpun bambu yang terbawa banjir itu. Akibatnya, air pun meluap. Hal itulah yang memicu terjadinya banjir di badan jalan hingga ke rumah penduduk. “Luapan air di bawah jembatan itu bukan baru kali ini terjadi. Setiap hujan deras, air di sungai itu pasti meluap. Sampah itu tertahan karena ada tiang pancang. Nah sekarang, kami dibantu alat berat BWS, besok (Rabu, 13/3 - red), sungai itu kita normalisasi dan sampah penyumbat di bawah jembatan itu kita bersihkan,” janjinya. Mantan Kepala Satuan Polisi

Pamong Praja (Kasatpol PP) Pemkab Buleleng ini menambahkan, penanganan di sungai Batu Pulu itu tidak terhenti dengan cara menormalisasi alur sungai saja. Setelah normalisasi itu, BPBD akan berkoordinasi ke Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR). Ini dilakukan untuk mencari solusi permanen, sehingga luapan banjir di Sungai Batu Pulu itu, tidak terulang setiap musim hujan tiba. Pihaknya pun mengusulkan agar ada perbaikan konstruksi jembatan. Sehingga, ketika volume air bertambah tidak akan kembali tersumbat batang pohon,

rumpun bamboo, dan sampah. Hanya dengan cara itu, banjir dari luapan air sungai itu, akan bisa ditangani tuntas.

Penanganan Permanen “Penanganan secara permanen akan segera kita usulkan ke pusat. Setelah kami berkalikali melakukan pembersihan memang konstruksi di bawah jembatan itu menjadi pemicu meluapnya air sungai ketika hujan. Konstruksinya kami minta diubah. Strategi itu agar tidak lagi ada tiang pancang di tengah-tengah alur sungai yang justru dapat menghambat aliran air,” jelasnya. Terkait kerugian dampak bencana saat sipeng Nyepi 1941 lalu, sampai kemarin, BPBD masih menyempurnakan data kerugian akibat bencana banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. Dari data yang sudah

masuk tercatat sebelas lokasi bencana. Dipastikan, lokasi itu bertambah. Ini karena masih ada kecamatan, desa hingga tokoh masyarakat yang baru melaporkan terjadinya bencana itu di wilayahnya. Selain menyempurnaan kerusakan karena bencana, Suadnyana mengaku penanganan darurat sudah dilakukan. Cara penanganannya seperti longsor yang menutup jalan di Desa Sudaji menuju Desa Menyali dan Desa Sawasan, itu sudah ditangani. Setelah itu jalan kembali bisa dilintasi kendaraan dengan nyaman. “Kami masih menyempurnakan data-datanya. Sambil menunggu data tambahan, penanganan darurat sudah kita lakukan terutama untuk membersihakn jalan yang tertutup tanah longsor,” tegasnya. (kmb38)

Pemkab Buleleng Menangkan Gugatan Sengketa Tanah 300 Meter Persegi di Jalan Teratai

Singaraja (Bali Post) – Sengketa tanah di Jalan Teratai, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng antara Pemkab Buleleng dengan Putu Deresnaguna dan kawan-kawan memasuki babak akhir. Setelah lama bergulir di meja hijau, Pemkab Buleleng akhirnya memenangkan gugatan sengketa itu. Dengan hasil itu, objek sengketa tanah seluas 300 meter persegi itu adalah sah milik pemkab. Dari informasi yang dikumpulkan di lapangan Selasa (12/3) kemarin, sengketa ini bergulir sampai di Mahkamah Agung (MA). Putusan Peninjauan Kembali (PK) sifatnya declaratoir alias putusan yang tidak memberi penghukuman. Menyusul putusan itu, pada 6 September 2018, Pemkab kembali mengajukan gugatan atas putusan sebelumnya. Dari persidangan itu, pemkab memenangkan gugatan sengketa tanah tersebut sesuai putusan Pengadilan Negeri (PN) Singaraja Senin (4/3) lalu. Dengan putusan ini, pemkab mengusulkan pelaksanaan eksekusi kepada PN Singaraja. Dalam amar putusannya, majelis

hakim mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya, mengabulkan gugatan penggugat sesuai amar putusan peninjauan kembali, dan menolak eksepsi tergugat II. Majelis hakim mengadili bahwa Sertifikat Hak Pakai (SHP) No. 16 Tahun 2009, luas 1.500 meter persegi tertera atas nama Pemegang Hak Pemerintah Kabupaten Buleleng yang terletak di Jalan Teratai, Kelurahan Banyuasri Singaraja adalah sah. Dinyatakan pula, objek sengketa seluas 300 meter persegi dengan batas-batas, utara tanah milik, selatan tanah Pemerintah Kabupaten Buleleng, timur tanah milik, bagian barat sungai/kali sah merupakan bagian tanah seluas 1.500 meter persegi sesuai Sertifikat Hak Pakai (SHP) No. 16 Tahun 2009, atas nama Pemegang Hak Pemerintah Kabupaten Buleleng yang terletak di Jalan Teratai, Kelurahan Banyuasri. Menyatakan Sertifikat Hak Pakai (SHP) No. 16 Tahun 2009, luas 1.500 meter persegi, tertera atas nama Pemegang Hak Pemerintah Kabupaten Buleleng yang terletak di Jalan Teratai, Kelurahan Banyuasri Singaraja adalah

sah. Menyatakan perbuatan Tergugat I Rekonvensi/Penggugat I Konvensi menyertifikatkan objek sengketa adalah perbuatan melawan hukum. Menyatakan Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 312 Tahun 2001 seluas 300 (tiga ratus) meter persegi atas nama Putu Deresnaguna yang terletak di Jalan Teratai, Kelurahan Banyuasri Singaraja adalah tidak sah dan tidak memiliki kekuatan hukum. Menghukum para tergugat atau siapa saja yang mendapatkan hak dari padanya untuk menyerahkan tanah sengketa kepada penggugat sebagaimana dimaksud pada amar Putusan Peninjauan Kembali No. 115 PK/Pdt/2017 dalam keadaan kosong, apabila perlu dengan bantuan alat negara (Polri). Dikonfirmasi atas putusan itu, Kepala Bagian (Kabag) Hukum Sekkab Buleleng, Bagus Gede Beratha, mengaku masih menunggu salinan putusan tersebut. Setelah itu, pihaknya segera mengajukan permohonan pelaksanaan eksekusi kepada PN Singaraja. Menunggu salinan putusan, pihaknya juga menunjuk tim kuasa hukum pemkab yang akan

ditunjuk mewakili pemkab dalam pelaksanaan eksekusi itu. “Benar sudah diputus, tetapi kita belum terima salinannya. Kami masih tunggu sembari kita tunjuk kuasa hukum untuk mewakili dalam pelaksanaan eksekusi nantinya,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, pemkab akan memanfaatkan lahan seluas dua hektar itu untuk pembangunan lapangan sebagai penganti lapangan Ngurah Rai. Dalam perjalanannya muncul gugatan dari Putu Dresnaguna, warga kelurahan Banyuasri yang mengklaim lahan seluas 15 are untuk jalan menuju lahan milik pemkab di seberang sungai. Putusan PN Singaraja, Pengadilan Tinggi, dan Kasasi dimenangkan penggugat Putu Dresnaguna. Sementara, pada sidang PK dimenangkan Pemkab Buleleng. Hanya, putusan PK sifatnya declaratoir. Artinya, putusannya tidak bisa dilaksanakan. Atas kondisi itu, pemkab kembali melayangkan gugatan atas putusan sebelumnya. Hasilnya, pemkab kembali menang pada sengketa itu. (kmb38)

Bale Agung, Situs yang Perlu Direstorasi

Tempat Kelahiran Ibu ’’Founding Father’’ NKRI Ir. Soekarno Lingkungan Bale Agung, Kecamatan Buleleng tidak bisa dipisahkan dari perjalanan sejarah bangsa ini. Alasannya, kawasan itu menjadi cikal bakal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, sangat strategis keberadaan Bale Agung itu mendapat atensi optimal. Pasalnya, hal itu tidak bisa dipisahkan dengan kampung kelahiran ibunda founding father NKRI Ir. Soekarno. Untuk menjaga dan melestarikan kawasan Bale Agung, Pemkab Buleleng menawarkan restorasi Bale Agung menjadi situs sejarah tanpa menghilangkan wujud aslinya. Lalu, bagaimanakah dan kapan rencana restorasi kawasanan Bale Agung itu?

Bali Post/mud

Putu Agus Suradnyana

BUPATI Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan hal itu saat menghadiri Ngembak Api Games. Agenda itu memang rutin diselenggarakan Keluarga Besar Bale Agung. Bupati belum lama ini menegaskan, kawasan Bale Agung sejatinya sebagai cikal bakal sejarah NKRI. Tempat itu merupakan tanah kelahiran ibunda Ir. Soekarno. Karena itu, Bale Agung potensial dijadikan situs pariwisata sejarah. Saat ini, pengembangan itu sudah dilakukan dengan pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno di lingkungan Sangket, Kelurahan Sukasada. Langkah awal ini sebagai upaya nyata pemerintah untuk lebih memperlihatkan

Bale Agung menjadi sebuah situs sejarah. Dengan desain pengembangan berkelanjutan, maka hal itu menjadi satu kawasan dengan RTH Taman Bung Karno dengan kawasan Bale Agung. Diyakini, restorasi itu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bale Agung. “Masyarakat Bale Agung pasti akan bersatu mewujudkan hal tersebut,” jelasnya. Bupati menegaskan, apa yang dilakukan saat ini sudah sejalan dengan kebijakannya. Menurutnya, penataan kawasan Bale Agung dan pendukungnya menggunakan model pendekatan nilai historis. Hal itu karena Bale Agung dalam awal kemerdekaan NKRI bisa memberikan manfaat terhadap masyarakat

Buleleng khususnya, Bali bahkan Indonesia. Dari dulu, dirinya terus mengupayakan Bale Agung itu idealnya memang direstorasi. Dipercaya, nilai historisnya dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Bale Agung. Dimulai dari RTH Bung Karno, Desa Beratan yang memiliki sejarah pertenunan dan kerajinan perak. Kemudian Bale Agung dengan nilai sejarah bangsa. Realitas itu diakui banyak pihak sangat potensial terkait peningkatan kesejahteraan masyarakatnya. “Tinggal dipoles lagi sedikit saja, maka pasti memberikan manfaat luar biasa,” ujarnya. Bupati asal Desa Banyuatis Kecamatan Banjar ini menganalogi-

kan dengan keberadaan makam Bung Karno di Blitar, Jawa Timur (Jatim). Kalau saja tidak ada makam Bung Karno maka Blitar itu tidak terkenal seperti sekarang ini. Setidaknya, kawasan Bale Agung di Singaraja itu juga memiliki cikal bakal sejarah NKRI. Dalam hal ini bukan bermaksud mengomersialisasikan Bale Agung, tetapi ditinjau dari perspektif nilai historis, hal itu dapat mengingatkan khalayak di Indonesia bahwa Bale Agung adalah cikal bakal sejarah NKRI. “Bale Agung merupakan tonggak sejarah ibunda pejuang kemerdekaan NKRI, Bung Karno,” jelasnya Raden Soekemi Nekat Nikahi Rai Srimben Situs Bale Agung tidak lepas dengan keberadaan orangtua Presiden pertama Ir. Soekarno. Itu merupakan bukti sejarah riil yang harus mendapat atensi. Bupati Buleleng sangat mengapresiasi hal itu lebih-lebih sejarah itu unik dan fenomenal, karena itu perlu dijaga keberadaannya

sepanjang masa. Sebab, di Bale Agung itulah pasangan tersebut menikah di masa lalu. Di tempat itu pula, ibunda Presiden pertama Republik Indonesia Rai Srimben tinggal. Kalau Rai Srimben tidak berjodoh dengan Raden Soekemi maka dipastikan tidak akan lahir Ir. Soekarno. Bisa jadi juga kemungkinan tidak ada NKRI ini. Melalui perspektif sejarah yang sangat bernilai itulah, Bale Agung itu bisa dikategorikan sebagai salah satu tempat cikal bakal lahirnya NKRI. Raden Soekemi adalah seorang guru yang mengajar pada Sekolah Rakyat (SR) di Singaraja. Sekolah yang berada di Jalan Veteran Singaraja itu sekarang masih berdiri dan bernama SDN 1 Paket Agung. Raden Soekemi kemudian menikahi Rai Srimben dengan penuh cerita haru. Sebab, kala itu tidak ada persetujuan dari keluarga Rai Srimben. Meski demikian, Raden Soekemi nekat menikahi gadis pujaan hatinya hingga kemudian lahirlah proklamator Ir. Soekarno. (mud)


GIANYAR Bangkai Paus Lodan Terdampar di Pantai Rangkan

9

Rabu Paing, 13 Maret 2019

SOSOK

Gencarkan Program JRP JAJARAN Kejaksaan Negeri Gianyar kini gencar melaksanakan program Jaksa Ramah Pelajar (JRP). Melalui program ini pelajar diedukasi terkait masalah kekinian, seperti pelajar anti hoax, anti narkoba, anti-bullying dan pelajar anti seks bebas. Kasi Intel Kejari Gianyar I Gusti Agung Puger menegaskan hal itu, Selasa (12/3) kemarin. Ia mengatakan, materi yang diberikan pada anak-anak sekolah hanya bersifat umum. Yang terpenting, mereka tahu bahwa ada sanksi hukum jika melakukan kesalahan. ‘’Seperti halnya tindakan bullying baik itu secara fisik, kata-kata ataupun lewat medsos, semuanya ada sanksi hukum yang tegas,’’ katanya. Begitu pula halnya dengan penyebaran berita hoax lewat media sosial (medsos). Ia mengingatkan kepada seluruh siswa dan masyarakat agar hati-hati dalam menggunakan medsos. Jangan asal tulis dan share, pikirkan terlebih dahulu karena bisa berdampak yang tidak baik pada diri sendiri, keluarga ataupun masyarakat luas. ‘’Lewat sosialisasi ini, kami berharap para pelajar bisa lebih bijak dalam bersikap, hatihati karena setiap perbuatan yang melanggar hukum pasti ada sanskinya. Begitupula dalam bermain medsos, hindari hal-hal yang bersifat negatif karena riskan masuk ke ranah hukum,’’ jelasnya. Ia menambahkan, Kejari Gianyar telah berhasil meraih Wilayah Bebas Korupsi (WBK) per Desember 2018. WBK akan dijadikan penguatan ke depan menuju wilayah bersih melayani kepada masyarakat yang penekanannya pelayanan publik. ‘’Jaksa Ramah Pelajar inilah merupakan salah satu bentuk pelayanan untuk penguatan dari wilayah bersih melayani pada masyarakat,’’ imbuhnya. Dalam upaya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, kata dia, beberapa bulan belakangan ini pihaknya memanfaatkan momen Car Free Day setiap Minggu pagi. Pada kesempatan itu, pihaknya memberikan Program Gerai Layanan Publik, termasuk sosialisasi Jaksa Ramah Pelajar guna lebih mendekatkan diri pada masyarakat. (nik)

Telepon Penting

Gianyar (Bali Post) Bangkai ikan Paus Lodan ditemukan di Pantai Rangkan, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Selasa (12/3) pagi. Ikan dengan nama latin Kogiasima ini sempat terdampar sehari sebelumnya dalam kondisi lemah, sebelum akhirnya mati. Bangkai paus ini selanjutnya diteliti di Turtel Consevation Edukation Center (TCEC) yang berkantor di Serangan. Ikan paus ini diketahui sudah terdampar di Pantai Rangkan sejak Senin (11/3) lalu. Saat itu kondisi paus tersebut masih hidup, namun nampak lemah. Nelayan setempat sudah berupaya melakukan penyelamatan, dengan menyeret kembali paus tersebut ke tengah laut. Keesokan harinya atau Selasa pagi kemarin, ikan paus ini kembali terdampar di bibir pantai. Namun kali ini sudah mati atau menjadi bangkai. Paus ini diperkirakan memiliki bobot 180 kilogram dengan panjang sekitar sekitar 2,2 meter. Bangkai paus yang ditemukan Selasa pagi itu sudah dalam kodisi kulit terkelupas. Sejumlah luka seperti gigitan juga ditemukan pada tubuh paus tersebut. Kepala Seksi Konservasi KSDA Gianyar Balai KSDA Bali Sulistio Widodo mengatakan, Paus Lodan memang berukuran kecil. Berbeda dengan paus lainnya yang memiliki ukuran sampai belasan meter. ‘’Paus jenis ini memang kecil. Nama latinnya Kogiasima.

EVAKUASI - Petugas saat melakukan evakuasi pada bangkai Paus Lodan di Pantai Rangkan, Selasa (12/3) kemarin.

Membengkak, Jumlah WNA Terindikasi Masuk DPT

Gianyar (Bali Post) Jumlah warga negara asing (WNA) yang terindikasi masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Gianyar mengalami pembengkakan. Berdasarkan penelusuran dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gianyar, tercatat ada 13 WNA yang terindikasi masuk DPT hingga Selasa (12/3) kemarin. Jumlah itu bertambah dari yang terindikasi sebelumnya hanya tujuh WNA. Ketua Bawaslu Gianyar I Wayan Hartawan mengatakan, pihaknya terus melakukan penyisiran data DPT yang terindikasi WNA, meski proses pemilihan tinggal sebulan lagi. Hal ini mengakibatkan data tersebut terus bertambah seiring penjaringan yang dilakukan oleh Bawaslu di tingkat terbawah. ‘’Terus kami sisir, ini ada penambahan lagi,’’ ujar Hartawan, Selasa (12/3) kemarin.

gianyar Kantor Bupati DPRD BPBD PMK Kantor Satpol PP RSUD Sanjiwani PDAM KPA Gianyar PMI Gianyar KONI Gianyar BNN Kab. Gyr. PLN Kodim 1616 Gyr Koramil Gianyar Koramil Blahbatuh Koramil Tegallalang Koramil Tampaksiring Koramil Sukawati Koramil Ubud Koramil Payangan - Siaga Lantas/ TMC Gianyar Polsek Gianyar Polsek Blahbatuh Polsek Tampsiring Polsek Tegallalang Polsek Sukawati Polsek Ubud Polsek Payangan

Paus ini dilindungi UU,’’ jelasnya. Sulistio Widodo menambahkan, paus ini termasuk satwa yang dilindungi sesuai UU Nomor 5 Tahun 1990. Sesuai aturan itu, satwa jenis ini dilindungi, baik dalam keadaan hidup maupun mati. Bahkan, bila ditemukan terdampar, paus jenis ini tidak boleh diambil oleh masyarakat. ‘’Bahkan, meskipun hanya berupa bagian dari tubuh paus ini saja tetap dilindungi oleh negara,’’ tegasnya. Sulistio Widodo mengatakan, berdasarkan referensi yang dimilikinya, jenis paus tersebut memang kerap bermigrasi. Perpindahan itu menyesuaikan dengan ketersediaan pakan dan lingkungan terkait suhu dan lainnya. ‘’Saya baca beberapa refrensi, kematian paus jenis ini akibat perubahan cuaca dan iklim,’’ katanya. Terkait penyebab kematian paus ini, kata Sulistio Widodo, akan dilakukan nekropsi, yakni pemeriksaan lebih lanjut oleh Fakultas Kedokteran Hewan Unud. Pemeriksaan itu akan dilakukan di Kantor TCEC. ‘’Nanti akan dicek dulu beberapa bagian tubuhnya. Kami tunggu hasil nikropsi agar bisa dipastikan penyebab kematian paus ini,’’ tegasnya. (kmb35)

- 943056 - 943144 - 7844717/7844718 - 943113 - 944436 - 943020 - 944225/943233 - 942184 - 8958414 - 947261 - 946122 - 947166 - 943069 - 942289 - 941167 - 974792 - 901601 - 297564 - 975314 974793

Hartawan menambahkan, jumlah WNA yang masuk DPT masih terus diverifikasi. Sebelumnya jumlah WNA yang dipastikan masuk DPT ada tiga orang, kini diperkirakan bertambah lagi. ‘’Bertambah (WNA terdata DPT - red), jumlahnya lebih dari tiga,’’ katanya. Untuk kepastian jumlah, kata Hartawan, pihaknya masih menunggu hasil cross check dari petugas terkait. Termasuk juga memenuhi data pendukung. ‘’Kami sedang cross check dengan orangnya di lapangan dengan dukungan Kartu Keluarga dan Kartu

Tanda Penduduk,’’ terangnya. Setelah menerima jumlah pasti WNA yang masuk DPT, pihaknya akan mengirimkan rekomendasi kepada KPU Gianyar. Rekomendasi tersebut untuk penghapusan DPT yang sudah dipastikan WNA. ‘’Kami rekomendasikan untuk mencoret nama WNA tersebut dari DPT, atau tidak memperoleh formulir undangan ke TPS,’’ tegas Hartawan. Mengenai kesalahan tersebut, kata Hartawan, Bawaslu tidak bisa berbuat banyak karena sudah terlanjur terjadi. Sesuai aturan, maka Bawaslu mendesak pihak terkait

Gianyar (Bali Post) Sampai akhir Februari 2019, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gianyar s u d a h mencetak 2.062 Kartu Identitas

- 945820 - 944510 - 941165 - 901110 - 901575 - 298723 - 975316 -974794

hibah sebanyak 1.877 proposal dengan total anggaran sebesar Rp 132,905.000.000. Jumlah itu telah ditetapkan dengan Keputusan Bupati Gianyar Nomor 202/A-04/ HK/2019 tentang Pemberian Hibah kepada Kelompok Masyarakat Tahun 2019. Wirasa menjelaskan, proses verifikasi terhadap proposal yang diajukan oleh masyarakat telah dilakukan pada tahun 2018, dengan jumlah proposal yang masuk sebanyak kurang lebih 3.500 proposal. Dikatakan, dalam APBD induk 2018, Bagian Banmas mengelola pencairan proposal hibah sebanyak 1.735 proposal dengan anggaran sebesar Rp 73.880.000.000. ‘’Dengan demikian, dapat dilihat bahwa dari jumlah pro-

pangan dua orang itu tidak berada di tempat,’’ katanya. Selain jumlah itu, diakuinya masih ada DPT yang terindikasi WNA. Namun setelah dicek ternyata sudah lengkap sebagai WNI dan memiliki KTP elektronik. Sementara yang lain masih dilakukan pengecekan untuk lebih memastikan DPT yang terindikasi sebagai WNA. ‘’Makanya, masih kami cek datanya supaya yakin bahwa DPT ini sebagai WNI atau WNA,’’ ujar Putra. Komisioner yang akrab disapa Gung Eka ini menegaskan, untuk DPT yang sudah dipastikan sebagai WNA, pasti akan dicoret. Mereka juga akan ditandai agar nanti tidak menerima C6 yakni surat pemberitahuan memilih. ‘’DPT yang sudah dipastikan WNA itu pasti akan dicoret,’’ tegasnya. (kmb35)

Disdukcapil Sudah Cetak 2.062 KIA Anak (KIA). Saat ini Disdukcapil Gianyar berupaya meningkatkan jumlah tersebut dengan pengadaan dua alat cetak KIA melalui APBD induk 2019. Hal ini dinilai urgent lantaran KIA akan digunakan sebagai kartu yang mempermudah pelayanan publik terhadap anak. Kepala Disdukcapil Kabupaten Gianyar Putu Gede Bhayangkara mengatakan, kartu tersebut juga sebagai tertib administrasi sedini mungkin. Sehingga ke depannya administrasi kependudukan mereka akan lebih jelas. Apalagi dengan KIA, anak sudah langsung memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). ‘’Ke depan kartu ini akan digunakan untuk

KIA - Kepala Disdukcapil Kabupaten Gianyar Putu Gede Bhayagkara menunjukkan Kartu Identitas Anak (KIA), Selasa (12/3) kemarin.

Alokasi Dana Hibah Capai Rp 132,9 Miliar Gianyar (Bali Post) Jumlah proposal maupun dana hibah yang dianggarkan Pemkab Gianyar mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun sebelumnya. Tahun 2019, alokasi anggaran untuk dana hibah mencapai Rp 132,9 miliar. Jumlah itu meningkat dari tahun 2018 dengan total anggaran sebesar Rp 73,8 miliar. Data ini terungkap dalam pertemuan dengan penerima hibah di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Selasa (12/3) kemarin. Kepala Bagian Pengelolaan Bantuan Masyarakat (Banmas) Setda Kabupaten Gianyar I Wayan Wirasa dalam pertemuan itu menerangkan, pada tahun 2019 ini pihaknya mengelola

untuk melakukan evaluasi terhadap kesalahan tersebut. “Untuk sanksi khusus tidak ada. Cuma evaluasi kinerja yang ada,” tandasnya. Sebelumnya, Komisioner KPU Gianyar Bidang Pengukuran, Perencanaan dan Data A.A. Gde Agung Eka Putra mengatakan, jika mengacu pada data KPU RI, tidak ditemukan data WNA yang masuk DPT di Gianyar. Namun berdasarkan pengecekan yang dilakukan petugas pengawas pemilu di tingkat kecamatan, memang ditemukan sejumlah WNA yang masuk dalam DPT. ‘’Setelah dilakukan pengecekan ke lapangan, ada dua (WNA masuk DPT - red), mereka sudah tidak berada di Gianyar, ada yang sudah di Australia ada yang sudah pindah ke negara lain, karena berdasarkan pengecekan la-

posal yang diajukan oleh masyarakat dan anggaran yang dialokasikan untuk dana hibah ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari tahun sebelumnya,’’ katanya. Pada kesempatan itu, Bupati Gianyar Made Mahayastra memberikan pengarahan kepada para ketua kelompok masyarakat penerima hibah terkait proses pemberian atau pencairan dana hibah tahun 2019. Selain penerima hibah, pengarahan juga diikuti oleh bendesa dan perbekel yang mewilayahi penerima hibah. ‘’Saya mengingatkan agar peruntukannya sesuai dengan proposal dan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku,’’ katanya.

Mahayastra juga menginstruksikan kepada OPD terkait agar mengevaluasi secara cermat dan memberikan pendampingan pada penerima hibah tentang kewajiban yang harus dipenuhi, termasuk tata cara pengelolaan keuangan, proses administrasi pencairan termasuk bagaimana membuat laporan pertanggungjawaban. ‘’Setelah bantuan dana hibah ini dicairkan agar dipertanggungjawabkan sesuai dengan peruntukan yang diajukan agar tidak sampai tersandung kasus hukum,’’ katanya mengingatkan. (kmb35) DANA HIBAH - Bupati Gianyar saat menyapa penerima dana hibah di Kabupaten Gianyar.

berbagai kepentingan, seperti untuk anak mendaftar sekolah, meminjam buku hingga mencari layanan publik seperti layanan kesehatan,’’ ujar Bhayangkara, Selasa (12/3) kemarin. Menurut Bhayangkara, anak yang mendapatkan KIA hanya mereka yang mengajukan atau melakukan permohonan saja. Terutama yang berumur 0 sampai 17 tahun. Sedangkan pada umur 17 tahun lebih akan dilanjutkan dengan pembuatan e-KTP. Untuk mempercepat proses pendataan KIA, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanjiwani, serta rumah sakit swasta lainnya. Koordinasi tersebut, bila ada anak asal Gianyar yang baru lahir, langsung dibuatkan akta sekaligus KIA. ‘’Ini sudah mulai diterapkan untuk anak yang baru

lahir,’’ katanya. Berdasarkan data Disdukcapil Gianyar, kata Bhayangkara sampai saat ini jumlah anak yang seharusnya wajib KIA sebanyak 116.798 orang. Sedangkan yang tercetak baru sebanyak 2.062. Disinggung dengan jumlah blangko KIA yang disediakan setiap tahunnya, rata-rata sebanyak 20 ribu. ‘’Jadi, blangko KIA ini masih ada sisa cukup banyak,’’ ujarnya. Bhayangkara menambahkan, pihaknya telah berupaya menyadarkan masyarakat agar membuatkan anaknya KIA. Terlebih pada tahun ini akan diajukan lagi penambahan mesin percetakan KIA. ‘’Mesin yang digunakan untuk mencetak KIA ini baru ada satu, dan sudah dianggarkan penambahan dua mesin cetak KIA. Sedangkan pembuatannya tidak dipungut biaya,’’ tegasnya. (kmb35)


JEMBRANA

10

Rabu Paing, 13 Maret 2019

Jumlah Pemilih Pindah Tempat Coblos Terus Berubah

Negara (Bali Post) – Jumlah pemilih di Kabupaten Jembrana yang melakukan pindah lokasi mencoblos keluar daerah terus berubah. KPU Jembrana mengaku masih mendata secara keseluruhan jumlah pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb) hingga batas akhir sebulan menjelang pemilu. Dalam rapat koordinasi terkait DPTb yang diikuti sejumlah perwakilan peserta pemilu, Senin (12/3) kemarin terungkap DPT sebanyak 235.087 pemilih. Berkurang dibandingkan DPT sebelumnya yakni 235.284 pemilih. Ketua KPU Jembrana I Ketut Gde Tangkas Sudiantara ditemui seusai rapat koordinasi kemarin mengatakan, terkait DPTb ini masih berproses dan bergerak terus sampai batas waktu tanggal 17 Maret nanti. Kemarin sedianya memang akan digelar rapat pleno, namun sesuai arahan dari KPU Pusat diundur batas akhirnya, yakni 17 Maret mendatang. “Sekarang kita rapat koordinasi juga melibatkan perwakilan peserta pemilu. Kita paparkan sampai saat ini jumlah pemilih yang melakukan pindah pilih,” terang Tangkas. Termasuk adanya satu orang WNA asal Swiss yang diketahui masuk DPT secara otomatis dicoret. Sebab menurutnya jelas, bahwa yang memiliki hak pilih adalah

WNI. “Kita coret, satu WNA itu dan kita juga sampaikan tadi juga dalam rapat,” tambahnya. Tangkas didampingi Komisioner KPU Divisi Data dan Pemilih, Ni Putu Angelia menyebutkan untuk DPTb ini masih terus bergerak. Dan sampai saat ini total pemilih Jembrana yang keluar pindah pilih ada 419 pemilih. Sedangkan yang masuk pindah pilih ke Jembrana sebanyak 224 pemilih. “Masing-masing yang masuk maupun yang keluar ada yang mengurus di daerah asal maupun di daerah tujuan. Tapi ini masih terus bergerak sampai nanti akhir batas waktu,” tambah Angel. KPU juga berkoordinasi dengan para panitia di tingkat desa (PPS) untuk terus meng-update jumlah pemilih yang melakukan pindah pilih. Jumlah yang pindah pilih keluar hingga saat ini menurutnya banyak peningkatan dibanding jumlah pemilih pindah pilih masuk. Namun menurutnya jumlah ini masih bergerak. Setelah batas waktu pengurusan pindah pilih, sudah tidak bisa lagi mengurus (kmb26)

Bali Post/olo

PERMAKLUMAN – KR Jagatnata pascaselesai pembangunan akhirnya ditutup sementara untuk kepentingan pemeliharaan tanaman dan areal kebun.

Cegah Kerusakan dalam Masa Pemeliharaan

Kebun Raya Jagatnata Ditutup Sementara Negara (Bali Post) -

Pascarampung dikerjakan, Kebun Raya (KR) Jagatnata yang sebelumnya bisa leluasa dikunjungi warga, sejak sepekan terakhir ditutup untuk umum. Hanya pemangku dan pamedek yang diperbolehkan masuk guna keperluan di Pura Jagatnata.

Puluhan Timbangan Pedagang di Pasar Tradisional Ditera Ulang Negara (Bali Post) – Guna memastikan proses perdagangan berjalan sesuai, puluhan timbangan pedagang di sejumlah pasar tradisional di Jembrana ditera ulang. Tera ulang yang melibatkan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Jembrana dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Meteorologi Singaraja ini dilakukan guna memastikan timbangan yang digunakan akurat. Selama dua hari, tera ulang menyasar dua pasar tradisional di Jembrana, yakni di Pasar Umum Gilimanuk dan Pasar Umum Melaya. Total ada ratusan pedagang wajib tera ulang dan hampir semunya telah disasar. Di Pasar Gilimanuk, total ada 92 pedagang wajib tera ulang. Di antaranya, timbangan meja 85 buah, timbangan pegas 7 buah, neraca emas 2 buah, dacin logam 1 buah dan anak timbangan 485 buah. Selanjutnya di Pasar Umum Melaya, total jumlah pedagang 80 wajib tera, dengan timbangan meja 73 unit, timbangan pegas 8 unit, timbangan emas (neraca) 7 unit dan timbangan centicemal 5

unit serta anak timbangan 338 buah. Sejumlah timbangan yang di antaranya sudah berumur usang itu diperiksa kondisinya. Hal itu guna memastikan kondisinya tidak rusak dan fisik timbangan untuk standar timbangan. Dengan tera ulang ini, timbangan diharapkan benarbenar akurat. Sehingga tidak merugikan baik bagi pembeli maupun pedagang. Hasil penimbangan sesuai dengan permintaan. Kepala Dinas Koperindag Jembrana I Komang Agus Adinata, Selasa (12/3) kemarin mengatakan, tera ulang ini dilakukan bukan hanya untuk pasar tradisional saja. Melainkan juga semua yang memiliki alat ukur. “Termasuk puskesmas, RSU dan lain-lainnya yang memiliki alat ukur,” terangnya. Khusus untuk pasar tradisional juga wajib dilakukan untuk memastikan hasil timbangan yang digunakan pedagang sesuai dan akurat. Sehingga baik pedagang maupun pembeli tidak ada yang dirugikan. Tera ulang ini dilakukan secara rutin. (kmb26)

Bali Post/olo

TERA ULANG – Sejumlah timbangan pedagang di Pasar Umum Melaya ditera ulang oleh petugas dari Dinas Koperindag dan UPT Meterologi Singaraja.

Dua akses pintu masuk ke KR Jagatnata di sisi selatan dan barat tertutup rapat. Selain itu di bagian pintu juga terpasang permakluman terkait penutupan sementara KR Jagatnata untuk masyarakat umum dari Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jembrana. Permakluman tertulis itu ditempelkan di beberapa sudut

pintu masuk kebun. Apalagi KR Jagatnata ini memang belum diresmikan pascapenggarapan selesai akhir tahun lalu. Kepala Dinas LH Jembrana Wayan Sudiarta dikonfimasi, Selasa (12/3) kemarin, membenarkan adanya penutupan sementara KR Jagatnata itu kecuali untuk kepentingan persembahyangan di Pura

Jagatnata. Hal itu dilakukan karena proses pembangunan masih berlangsung dan masuk masa pemeliharaan. Penutupan dilakukan bukan saja terkait menjaga bangunan atau fasilitas yang telah dibangun, namun menurutnya yang paling penting terkait pemeliharaan tanaman-tanaman dalam

areal Kebun. “Memang sengaja kita pasang permakluman untuk tidak masuk, kecuali untuk kepentingan persembahyangan di Pura,” tandas mantan Kabid Bina Marga ini. Apalagi KR Jagatnata yang memiliki areal hingga enam hektare ini belum dibuka secara resmi (launching). Banyak tanaman yang ditanam khususnya pohon asli Jembrana, tanaman untuk keperluan upakara dan tanaman usada. Diakuinya sejak beberapa bangunan

sudah terbangun dan tertata, sudah banyak warga yang mengunjungi. Hal ini justru menjadi kekhawatiran karena masih banyak pohon yang masih tahap pemeliharaan. Dikhawatirkan kalau tanaman tidak sengaja disandari atau terinjak, bisa berujung mati atau rusak. Selain itu juga masa pemeliharaan kebun masih sampai beberapa bulan ke depan. “Setelah dilaunching nanti pasti dibuka untuk umum, sekarang masih pemeliharaan,” pungkasnya. (kmb26)

Disambut Spanduk Pendukung Jokowi-Amin

Kampanye Cawapres Sandiaga Uno Berjalan Aman

Bali Post/olo

Terdakwa – Petugas Kejaksaan Negeri Jembrana saat mengantarkan terdakwa kasus penipuan ke mobil tahanan usai sidang. Dalam sidang dengan agenda pembacaan tuntutan kemarin, terdakwa dituntut 3,5 tahun penjara.

Tipu Mantan Suami Rp 1,4 Miliar, Janda Dituntut 3,5 Tahun Negara (Bali Post) Jaksa penuntut umum (JPU) menuntut Komang APY (32), terdakwa kasus penipuan mantan suami dengan pidana penjara 3 tahun 6 bulan. Dalam sidang dengan agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Negara, Selasa (12/3) kemarin, terdakwa mengaku akan membuat pembelaan secara tertulis. Dalam tuntutannya, JPU Gideon Ardana Reswari memaparkan pidana penjara 3 tahun 6 bulan ini patut diberikan lantaran terdakwa telah terbukti melakukan tindak pidana penipuan. Dan melanggar pasal 378 KUHP tentang penipuan. Pertimbangannya, terdakwa dinilai telah

menikmati hasil kejahatan (penipuan) serta belum ada niat mengembalikan kerugian dan perbuatannya dinilai meresahkan masyarakat. Mendengar tuntutan dari JPU tersebut, terdakwa di hadapan majelis hakim menyatakan akan membuat pembelaan tertulis. Majelis hakim dengan Hakim Ketua I Gede Yuliartha selanjutnya menunda sidang minggu depan untuk mendengar pembelaan terdakwa. Terdakwa sebelumnya dilaporkan oleh mantan suami yang dinikahi secara adat, I Gede AS atas perkara penipuan. Korban merasa ditipu sejak tahun 2016 lalu dengan menikahi terdakwa yang saat itu mengaku masih gadis berstatus

mahasiswa Kedokteran di salah satu Universitas di Yogyakarta. Faktanya terdakwa merupakan janda dan selama pernikahan secara adat itu, dari tahun 2016 hingga bulan Juli 2018 korban sering dimintai uang. Alasannya untuk biaya kuliah. Bahkan selama dua tahun itu, total sudah Rp 1,4 miliar dan dikirim secara bertahap. Korban baru menyadari telah ditipu terdakwa setelah identitas aslinya terbongkar. Wanita yang dinikahinya dan mengaku gadis itu, sebenarnya sudah berkeluarga di Ngawi, Jawa Timur. Bahkan sudah memiliki tiga anak. Selain itu terdakwa juga bukan berstatus mahasiswa. (kmb26)

Negara (Bali Post) – Kunjungan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno, ke sejumlah lokasi di Jembrana, Selasa (12/3) kemarin berjalan aman, meski sempat mendapat reaksi dari pendukung JokowiMa’ruf Amin. Sejak pagi, di sejumlah titik salah satunya di simpang empat Ketugtug, massa dari Jokowi berkumpul dan menyambut dengan membentangkan spanduk dukungan untuk Jokowi. Terkait kondisi tersebut, Cawapres Sandiaga Uno menyatakan pihaknya mengapresiasi positif. Intinya semuanya bergembira dan pihaknya menghargai perbedaan sebagai bagian dari demokrasi. Saat rombongan cawapres itu melintas, massa yang berkerumun juga menyambut dengan yel-yel dukungan untuk JokowiMa’ruf Amin. Salah satu pendukung Jokowi, I Ketut Suastika, mengatakan,

aksi penyambutan dengan membentangkan spanduk dukungan Jokowi ini untuk memberitahukan bahwa di Jembrana dan Bali pada umumnya sudah mendeklarasikan basis perjuangan Jokowi. Namun, aksi ini dilakukan secara damai. Beberapa spanduk yang dibentangkan di antaranya bertuliskan “Selamat Datang Cawapres 02 Sandi Uno, tapi mohon maaf tetap memilih Jokowi 2 Periode”. Dari pengamatan, di beberapa titik yang dilalui nampak “perang” spanduk antara dukungan dua paslon. Meskipun disambut dengan beragam tanggapan, kunjungan Sandiaga Uno ke sejumlah lokasi berlangsung aman. Selama sehari, cawapres Sandiaga Uno mengunjungi sejumlah lokasi di Jembrana, di antaranya Loloan Barat, Desa Pengambengan, Desa Banyubiru, Tuwed, dan Yeh Sumbul. (kmb26)

Bali Post/olo

Sambut Spanduk – Sejumlah massa pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin menyambut iring-iringan rombongan Sandiaga Uno dengan spanduk dukungan ke Jokowi.


Karangasem

Rabu Paing, 13 Maret 2019

11

HUNTARA - Lahan di Desa Nongan yang rencananya dibangun huntara untuk pengungsi Gunung Agung.

SOSOK Setahun Tangani 350 Perkara

PENGADILAN Negeri (PN) Amlapura menangani ratusan perkara tiap tahunnya. Banyaknya jumlah perkara yang ditangani membuat hakim maupun majelis hakim memiliki beban kerja yang bertambah. Saat ini, PN Amlapura hanya memiliki enam orang hakim dan dua majelis hakim. Hal itu diungkapkan Kepala PN Amlapura I Gede Putra Astawa, belum lama ini. Putra Astawa mengatakan, pada tahun 2018, PN Amlapura menangani 350 perkara. Sedangkan hakim yang dimiliki masih terbatas yakni enam orang dan majelis hanya dua orang. Satu majelis hakim masingmasing menangani 175-an kasus. Kata dia, kalau dilihat jumlah kasus yang ditangani itu, memang beban kerja sedikit berat. Tetapi masih cukup ideal dengan enam hakim dengan dibentuk dua majelis hakim. Mengingat, perkara yang ditangani cukup banyak. Pelaksanaan sidang Senin sampai Kamis. “Sehari, majelis bisa menyidangkan 5-6 perkara. Jadi, idealnya dengan jumlah kasus yang ditangani minimal ada tiga majelis. Ditambah panitra pengganti yang membantu hakim dalam pembuatan berita acara belum cukup. Sehingga beban kerja mereka menjadi bertambah,” katanya. Dia menjelaskan, penerimaan pegawai saat ini masih terbatas. Pasalnya, untuk perekrutan hakim langsung dari Mahkamah Agung. Berdasarkan informasi, pada tahun 2020 mendatang, bakal ada perekrutan sekitar 1.300 hakim di seluruh Indonsia. ”Sekarang, mereka masih mengikuti pendidikan,” jelas Putra Astawa. (nan)

Bali Post/kmb41

Pembangunan Huntara Belum Ada Kejelasan

Amlapura (Bali Post) Rencana pembangunan hunian sementara (huntara) untuk pengungsi Gunung Agung hingga saat ini belum ada kejelasan dari pemerintah pusat. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Karangasem Made Suama mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat serta berkas yang diperlukan ke Kementerian PUPR dan BNPB. Namun, hingga saat ini, belum ada kejelasan atau tindak lanjut terkait rencana pembangunan huntara tersebut. “Surat sudah kami kirim ke pusat. Surat telah kami lengkapi dengan status Gunung Agung. Termasuk nama-nama

pengungsi yang terdaftar akan menempati huntara jika terjadi erupsi Gunung Agung. Nama pengungsi yang diserahkan se-

suai dengan Surat Keputusan Bupati,” ujarnya, Selasa (12/3) kemarin. Suama menambahan, hunt-

ara itu rencananya dibangun di tanah milik Pemerintah Provinsi Bali yang berada di Desa Nongan seluas 1,27 hektar dan di Desa Rendang seluas 86 are. Dengan luas lahan sebanyak itu diperkirakan mampu menampung 1.000 sampai 1.200 pengungsi dari Selat dan Rendang. “Daerah ini dipilih karena berdekatan dengan fasilitas

pendukung seperti jaringan listrik, ketersediaan air bersih, dan toilet. Sebelumnya, pemerintah provinsi bersama Kementerian PUPR sudah beberapa kali meninjau serta melakukan pengukuraan di lokasi. Bahkan, DED bangunan sudah ada. Sekarang tinggal membangun. Cuma sampai sekarang belum ada kejelasan,” tegas Suama. (kmb41)

Perbaikan Gedung DPRD Dianggarkan Rp 1,5 Miliar Amlapura (Bali Post) Gedung DPRD Karangasem yang rusak karena gempa Lombok akan diperbaiki tahun ini. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp 1,5 miliar. Kerusakan terparah berada pada plafon. Hampir semua plafon pada bangunan jebol, mulai dari ruang sidang paripurna hingga ruang rapat badan musyawarah. Atap bangunan yang hancur hingga kini juga belum mendapat perbaikan. Tembok di sejumlah ruangan juga retak-retak. Sekretaris DPRD Karangasem I Wayan Ardika mengatakan, biaya perbaikan bangunan gedung dewan yang rusak itu sudah dianggarkan dalam APBD Induk 2019 sebesar Rp

1,5 miliar. “Sudah kita anggarkan. Saat ini sudah dalam proses tender,” ucap Ardika, Selasa (12/3) kemarin. Ardika menambahkan, dari proses yang sedang berjalan, pihaknya berkeyakinan, perbaikan gedung itu sudah kelar sebelum anggota DPRD Karangasem yang baru dilantik. Untuk itu, segala persiapan administrasi bakal dipercepat, sehingga renovasi bisa dilakukan tahun ini. “Kami pastikan gedung ini sudah siap pakai saat pelantikan. Sekarang, proses lelang tander sedang berjalan. Kami masih menunggu siapa rekanan yang akan menggarap proyek perbaikan gedung ini,” ujar Ardika. (kmb41)

Bali Post/kmb41

JEBOL - Plafon gedung DPRD Karangasem jebol saat gempa Lombok, beberapa bulan lalu.

CALEG - APK caleg terpampang di jalur Manggis.

Bali Post/kmb41

APK Caleg Melanggar Kembali Marak Amlapura (Bali Post) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Karangasem bersama Dinas Perhubungan serta Satpol PP sebelumnya sempat melakukan penertiban terhadap alat peraga kampanye (APK) caleg yang melanggar. Tetapi belakangan, banyak APK caleg dipasang di luar zona yang ditetapkan. Hal ini disayangkan Kordiv Hukum Data dan Informasi

Bawaslu Karangasem I Kadek Puspa Jingga, Selasa (12/3) kemarin. Jingga mengatakan, saat ini banyak APK caleg yang terpampang di zona-zona yang tidak diizinkan di antaranya di tikungan Sangyang Ambu dan jalur Manggis dan Rendang. “Sebelumnya, kami sudah melakukan pembersihan terhadap APK-APK caleg yang melanggar di lokasi

tersebut. Tapi kini, tempat tersebut kembali dipenuhi APK caleg. Termasuk billboard di Ulakan juga melanggar. Sebab, jatah billboard dari salah satu parpol sudah diambil. Kalau partai yang lainnya yang masih memiliki jatah memasang di billboard tidak masalah. Kalau yang sudah mengambil jatah, kembali calegnya mengambil itu tidak diperbolehkan. Karena

jatah billboard di kabupaten hanya dua,” ujarnya. Dengan kembali maraknya APK caleg yang melanggar tersebut, pihak Bawaslu telah melakukan tindakan persuasif untuk meminta kepada partai supaya meminta calegnya untuk menurunkan APK yang melanggar tersebut. Sehingga tidak ada lagi APK caleg yang melanggar pemasangan APK. “Kita harap partai bisa

menginstruksikan calegnya untuk tertib dan menaati aturan yang ada. Kami sangat sesalkan kembali adanya APK caleg yang melanggar seperti ini. Kita harapkan untuk mencari simpati masyarakat jangan sampai melanggar aturan,” tegas Jingga. Bila tidak ada respons positif dari caleg, maka pihaknya kembali akan melayangkan surat peringatan. (kmb41)

Jatuh dari Pohon Aren, I Nyoman Muder Lumpuh

NASIB malang dialami I Nyoman Muder, warga Banjar Bahel, Desa Dukuh, Kubu, Karangasem. Pascajatuh dari pohon aren 20 tahun silam, Muder sama sekali tidak bisa beraktivitas. Ia mengalami kelumpuhan. Kini, Muder menjalani perawatan di RSUD Karangasem. I Wayan Selamat, keponakan I Nyoman Muder, mengungkapkan pamannya mulai mengalami kelumpuhan sejak tahun 1999 pascaterjatuh dari pohon aren setinggi 10 meter. Kala itu, pamannya mau manen aren. “Paman sudah lama lumpuh. Pascajatuh itu paman lumpuh. Sempat diperiksa dokter kala itu, dibilang pantatnya hanya terkilir,” ujarnya, Selasa (12/3) kemarin. Selamat mengatakan, pascajatuh ini pamannya sampai sekarang tidak bisa melakukan aktivitas layaknya orang normal pada umumnya. Pamannya hanya dapat terbaring lemas di gubuknya

yang reot. Setelah melihat kondisi pamannya, salah satu anggota dewan Putu Deni dari Kubu langsung membawa pamannya untuk menjani perawatan di RSUD Karangasem. “Rencananya, paman saya akan dioperasi hernianya. Karena selain lumpuh, paman saya juga menderita hernia,” katanya. Putu Deni Suryawan mengatakan, pihaknya mengetahui ini dari medsos. Setelah dicek dan langsung dibawa ke RSUD Karangasem. Menurutnya, Nyoman Muder merupakan KK miskin. Selama ini, dia hanya mengandalkan pemberian dari keponakannya serta belas kasihan orang lain. “Muder hanya mendapat bantuan BPJS. Kalau untuk bantuan berupa BPNT serta PKH dan bantuan yang lainnya selama ini belum pernah. Semoga pemerintah bisa memerhatikan warga yang kurang mampu untuk pendapatkan perhatian dari pemerintah,” harapnya. (nan)

Bali Post/kmb41

PERAWATAN - I Nyoman Muder saat menjalani perawatan di RSUD Karangasem.


KLUNGKUNG

12

Rabu Paing, 13 Maret 2019

Bansos Rawan Jadi ”Money Politics”

SOSOK Pencanangan Zona Integritas POLRES Klungkung sedang berupaya mewujudkan predikat Zona Integritas (ZI) yang penilaiannya akan dilakukan oleh tim dari pusat. Zona Integritas ini akan membawa wilayah hukum Polres Klungkung menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Demikian disampaikan Wakapolres Klungkung Kompol Ida Bagus Dedi Januartha saat memimpin persiapan pelaksanaan penilaian oleh Tim Penilai ZI Pusat, Selasa (12/3) kemarin. Rencananya proses penilaian akan dilakukan Rabu (13/3) hari ini. Seluruh personel Polres Klungkung sangat antusias mempersiapkan kedatangan tim pusat. “Kami ingin seluruh proses penilaian berjalan lancar,” kata Wakapolres. Kegiatan persiapan tersebut diikuti seluruh pejabat utama Polres Klungkung serta seluruh personel yang terlibat dalam pencanangan Zona Integritas. “Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mewujudkan predikat Zona Integritas menuju WBK untuk Polres Klungkung. Semoga usaha yang telah kami lakukan dapat membuahkan hasil seperti yang diharapkan,” katanya. Pencanangan zona integritas ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah mewujudkan peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, pemerintah yang bersih dan bebas KKN, serta peningkatan pelayanan publik. Ini sesuai dengan terbitnya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 52 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM) di lingkungan instansi pemerintah. Ini digunakan sebagai pedoman pembangunan zona integritas bagi unit-unit kerja pada instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah. “Zona Integritas merupakan bagian dari reformasi birokrasi, sebagai aparatur harus merubah pola pikir dan sikap dari yang jelek kepada yang baik. Kami dari Mapolres Klungkung konsisten dan bertekad dengan teguh untuk bekerja dan memberikan pelayanan dengan baik kepada masyarakat Klungkung,” ujar Wakapolres. (gik)

Peran Sentra Gakkumdu Dipertanyakan

Semarapura (Bali Post) Lambatnya penanganan laporan dugaan penyelewengan dana bansos oleh oknum caleg incumbent, disoroti sejumlah tokoh di Klungkung. Salah satunya datang dari seorang advokat Kadek Agus Mulyawan, Selasa (12/3) kemarin. Menurutnya, dugaan kasus ini cenderung masuk ke ranah money politics. Tetapi, langkah Sentra Gakkumdu dalam memahami persoalan ini sebagai dugaan pelanggaran kampanye, dinilai tidak jelas. Menurutnya, kasus ini ada limitasi waktu yang sangat terbatas. Dugaan kasus serupa pun menurutnya selama ini cukup tinggi. Jadi harus benar-benar memaksimalkan peran semua pihak di dalam Sentra Gakkumdu, karena terjadi di tengah masa kampanye. Terlepas dari motif pelapor mengadukan kasusnya langsung ke Polres Klungkung, tetapi menurutnya ini terkuak di tengah masa kampanye. Menurutnya, pada dasarnya sebuah laporan adalah pemberitahuan yang disampaikan oleh seorang karena hak atau kewajiban berdasarkan undang-undang kepada pejabat yang berwenang. Khususnya tentang telah atau sedang atau diduga terjadinya peristiwa pidana. Artinya dibutuhkan sebuah tindakan penyelidikan oleh pejabat yang berwenang terlebih dahulu untuk menentukan perbuatan

tersebut merupakan tindak pidana atau bukan. Namun, merujuk pada ketentuan UU Pemilu, dalam hal ini Bawaslu, Polri dan Kejaksaan Agung, sesungguhnya telah melakukan kesepakatan bersama (MoU) untuk menangani tindak pidana pemilu. Sehingga, penanganan kasus ini, seharusnya bisa ditangani oleh Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu), sebagai dugaan pelanggaran kampanye. Sehingga, seharusnya bisa segera dibuatkan tim khusus untuk mempercepat proses penanganan kasus ini. Sebab, kasus ini terjadi dan dilaporkan pada saat masamasa kampanye dan dekat pemilu 17 April 2019. ‘’Jadi permasalahan ini seharusnya ditindaklanjuti dengan cepat dan serius. Artinya jangan dibebankan pada penyidik yang punya pekerjaan rutin. Sentra Gakkumdu nya harus bergerak, buat tim khusus,’’

katanya. Kalaupun dalam laporan tindak pidana, itu diatur mengenai batas waktu pemeriksaan dan penyelesaian perkara pada Perkap No. 12 Tahun 2009 Pasal 11 ayat (1). Laporan Polisi yang dibuat di SPK wajib segera diserahkan dan harus sudah diterima oleh Pejabat Reserse yang berwenang untuk mendistribusikan laporan paling lambat satu hari setelah Laporan Polisi dibuat. Kesimpulannya, menurutnya, ini seharusnya semua laporan ditindaklanjuti secara cepat dan tepat. Sementara itu, Ketua Bawaslu Klungkung Komang Artawan dihubungi, Selasa (12/3) kemarin, belum bisa dimintai tanggapannya. Apakah kasus ini sudah menjadi perhatian Sentra Gakkumdu dan dibahas di dalamnya atau belum sama sekali, belum dapat dipastikan. Apakah Sentra

Gakkumdu melihat ini sebagai dugaan pelanggaran kampanye berupa money politics oleh oknum caleg incumbent, juga belum jelas. Sikap dan langkah-langkah Sentra Gakkumdu Klungkung dalam menyikapi per-

soalan dugaan pelanggaran kampanye, masih dipertanyakan banyak pihak. Agus Mulyawan berharap Sentra Gakkumdu menunjukkan eksistensinya sebagai Sentra Penegakan Hukum Terpadu. (kmb31)

Kadek Agus Mulyawan

Melalui Program Padat Karya Produktif

Kurangi Beban Warga, Pemkab Siapkan Program Ngaben Massal Semarapura (Bali Post) Guna meringankan beban umat melaksanakan upacara pengabenan, Pemkab Klungkung merancang ngaben massal atau ngaben ngemasa. Pemkab dan lembaga terkait mulai mempersiapkan diri untuk pelaksanaannya tahun depan bersamaan dengan rangkaian kegiatan manusa yadnya. Guna mewujudkan program upacara ngaben ngemasa dan upacara manusa yadnya di tahun 2020, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengumpulkan tim yang terdiri dari Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP), PHDI Klungkung serta Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Klungkung di ruang kerjanya, Selasa (12/3) kemarin. Dalam kesempatan itu, Pemkab Klungkung tengah merancang program pemberian punia kepada kelompok warga yang melaksanakan ngaben ngemasa itu. Sehingga dalam pelaksanaan upacara nanti, selain menggunakan punia yang berasal dari krama, juga punia yang berasal dari Pemkab Klungkung. ‘’Kami ingin terlaksana yadnya yang saling asah asih asuh dan terwujud yadnya yang satwika,’’ ujar Bupati Suwirta. Kepada Ketua Majelis Madya Desa Pakraman Dewa Tirta, Bupati Suwirta meminta segera membuat definisi mengenai kelompok penerima punia tersebut. Kelompok, mulai dari tingkat KK, banjar hingga desa pakraman. Data kelompok ini nantinya akan sangat berguna dalam menentukan pemberian punia. Sementara pemda akan membuat kajian dalam menen-

tukan jumlah punia. Selain untuk efisiensi atau mengurangi beban biaya warga, juga untuk menyatukan dan meningkatkan rasa kekeluargaan serta kebersamaan warga dalam pelaksanaan upacara ngaben dan manusa yadnya. Sementara itu, Ketua MMDP Klungkung I Dewa Made Tirta menjelaskan, bulan Juni hingga awal September yang merupakan dewasa ayu/ hari baik bagi umat Hindu. Awalnya, pelaksanaan upacara ngaben berkelompok yang diagendakan dalam kurun waktu tertentu dinamakan ngaben ngemasa. Namun karena diikuti banyak sawa, kini masyarakat lebih menyebutnya dengan ngaben massal. Dalam program ngaben ngemasa ini, punia dari Pemkab Klungkung akan dianggarkan dari dana induk. Sehingga setahun menjelang kegiatan upacara, proposal harus sudah disampaikan kepada Pemkab Klungkung paling lambat pada bulan Maret. Yang dibantu dalam bentuk punia adalah dana banten upacara, mulai dari ngagah hingga nganyud. Punia bernilai maksimal 50 persen dari nilai proposal yang diajukan. Sementara untuk program upacara manusa yadnya, seperti nelu bulan, matatah, otonan, metik rambut, pendanaan akan dibantu sepenuhnya oleh Pemkab Klungkung. Tempat pelaksanaan akan dipisahkan menjadi dua yaitu di Klungkung daratan yang terdiri dari tiga kecamatan (Klungkung, Dawan, dan Banjarangkan) serta di kepulauan Nusa Penida. (kmb31)

Pemkab Klungkung Dukung Peningkatan Harga dan Kualitas Sapi Bali

BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta menerima audiensi Tim Pusat Kajian Sapi Bali dari Universitas Udayana di kantornya, Selasa (12/3) kemarin. Kunjungan tim yang dipimpin Prof. Dr. drh. Ni Ketut Suwiti, M.Kes. ini untuk membahas program Sapi Bali Tersertifikasi dalam upaya peningkatan nilai jual/harga sapi Bali. Menurut Ketua Pusat Kajian Sapi Bali Prof. Dr. drh. Ni Ketut Suwiti, M.Kes., sejak tahun 2015 Pusat Kajian Sapi Bali bersama Dinas Pertanian Klungkung telah merancang kegiatan yang bertujuan untuk peningkatan kualitas dan kuantitas sapi Bali di Nusa Penida. Kegiatan diawali dengan melakukan seminar, menyusun perencanaan Vilage Breeding Center (VBC), melakukan pendampingan kepada peternak, verifikasi dan validasi SKLB (Surat Keterangan Layak Bibit) serta lomba ternak di tahun 2017. Namun seluruh program tersebut dirasa belum mampu memberikan outcome kepada peternak dan terbukti dengan masih rendahnya nilai jual sapi Bali. Menanggapi hal tersebut, Bupati Suwirta mengatakan pihaknya juga merasa selama ini tindak lanjut dari SK Menteri, yakni Nusa Penida, Klungkung telah ditetapkan sebagai Wilayah Sumber Bibit Sapi Bali, belum berhasil. SK Menteri dirasakan mentok dan tidak ada outcome bagi peternak di Nusa Penida. Namun kini, melalui program Padat Karya Produktif bagi warga miskin, Pemkab Klungkung akan

membantu warga kurang mampu yang mau menjadi peternak dengan pemberian bibit sapi tersertifikasi. Lembaga Pusat Kajian Sapi Bali diharapkan akan mampu menciptakan bibit sapi yang berkualitas dan tersertifikasi. Bupati Suwirta mengakui bibit sapi tersertifikasi tentunya memiliki harga yang lebih tinggi. Namun dengan SK Bupati maka akan bisa

menetapkan dan sapi ini bisa dibeli. Sapi nantinya harus memiliki kualitas yang lebih baik, menghasilkan daging dan bibit yang bagus pula. Setelah nantinya sapi menjadi banyak di pasaran, pemerintah juga harus menjamin harga sapi tetap stabil. Bupati Suwirta berharap Pemprov Bali membuat dan menegakkan peraturan di mana pihak perhotelan dan restoran di Bali mengguna-

kan daging sapi Bali dalam olahannya. Jika kualitas daging sapi Bali dianggap kurang bagus maka tugas dari para peneliti, akademisi dan juru masak untuk meneliti dan mengolah daging sapi Bali. Sehingga rasanya bisa menyaingi daging lainnya yang kualitasnya lebih bagus. ‘’Memang dikatakan daging sapi Bali memiliki kualitas di bawah dibanding daging

sapi lainnya, untuk itu saya harap pihak peneliti, akademisi dan juru masak untuk mengolah daging sehingga memiliki rasa yang tidak kalah dengan daging sapi lainnya. Sementara Pemkab Klungkung sudah siap dengan memberikan solusi membeli bibit sapi yang sudah tersertifikasi untuk mendukung Program Padat Karya produktif,’’ ujar Bupati Suwirta. (ad305)

TERIMA AUDENSI - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat menerima audiensi Tim Pusat Kajian Sapi Bali dari Universitas Udayana di kantornya, Selasa (12/3) kemarin.

Jelang Pilpres

Gerindra dan PDI-P Optimis Menang

Menjelang pemilu serentak, pilpres, pileg DPRRI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten dan DPD-RI, April nanti, seluruh elite politik merapatkan barisan, menyusun strategi politik. Khususnya, bersaing memenangkan agenda puncak pilpres. Di Klungkung dua partai politik besar, Gerindra dan PDI-P, bersaing ketat untuk memenangkan pasangannya masingmasing. Baik Gerindra maupun PDI-P, dua pimpinan partainya sama-sama optimis, mampu memenangkan persaingan. Ketua DPC Gerindra Klungkung Wayan Baru belum lama ini mengatakan, pihaknya optimis menang dengan kekuatan saat ini. Apalagi, dengan bupati dari Gerindra dan pimpinan legislatif, juga dipimpin legislator dari Gerindra. Namun, pihaknya enggan menyebut

angka target kemenangannya. ‘’Target kami hanya menang. Harus menang. Itu saja,’’ kata Wayan Baru yang juga Ketua DPRD Klungkung ini. Dia enggan membuka strategi politiknya untuk mencapai tujuannya itu. Menurutnya, Prabowo-Sandi

juga punya pemilih fanatisme tersendiri di Klungkung, meski mengakui popularitas Jokowi-Ma’ruf Amin. Dia yakin, Prabowo-Sandi masih mampu bersaing untuk menang. Sebagai pimpinan partai, dia mengaku harus menjalankan seluruh instruksi partai untuk memenangkan Prabowo-Sandi, sehingga seluruh potensi suara sekecil apa pun digarap maksimal oleh timnya. Sementara itu, DPC PDI-P Klungkung juga menyatakan siap memenangkan pasangan calon Presiden Joko WidodoMa’ruf Amin. Ini melihat tingkat popularitas keduanya cukup tinggi di Bali, sejalan dengan capaian kinerja yang ditunjukkan Joko Widodo sebagai Presiden RI. ‘’PDI-P

Klungkung menargetkan Jokowi-Ma’ruf Amin menang dengan perolehan suara 60 persen di Klungkung,’’ kata Ketua DPC PDIP Klungkung A.A. Gede Anom, belum lama ini. Menurutnya, ini menjadi cermin untuk struktur partai

berjalan meraih kemenangan dalam pilpres maupun pileg nanti. Para caleg diingatkan kembali, sesuai dengan surat yang sudah ditandatangani sebelumnya, jangan hanya membawa diri sendiri saat turun ke tengah masyarakat. ‘’Karena sudah tertuang dalam

A.A. Gede Anom

Wayan Baru

instuksi partai, sudah seharusnya saat bertemu dengan masyarakat, wajib membawa misi memenangkan Jokowi,’’ kata A.A. Gde Anom. Dia mengingatkan kembali kepada semua caleg, khususnya anggota fraksi yang menjadi caleg lagi, bahwa caleg harus menang di desanya. Selain itu, perolehan suara Jokowi tidak boleh lebih rendah dari perolehan suara caleg yang bersangkutan. ‘’Di desanya caleg, kalau sampai suara Jokowi lebih rendah dari perolehan suara calegnya, sanksi tegas sudah menunggu. Sanksinya, kalau calegnya lolos, dia tidak akan dilantik. Itu sudah tertuang dalam perjanjian,’’ tegas Anom, seraya meminta seluruh kadernya jangan coba-

coba bergandengan dengan partai lain. DPP PDI-P, katanya, sudah menurunkan orang, mengintai pergerakan seluruh mesin partai di setiap cabang. Sehingga, selain memaksimalkan mesin partai, pihaknya juga akan memerankan Relawan Projo dan dua organisasi relawan lainnya. Selain target memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin, DPC PDI-P Klungkung juga optimis mampu merebut kembali kursi Ketua DPRD Klungkung dalam pileg nanti. ‘’Semua itu tergantung rakyat, bukan tergantung bupati,’’ tegas mantan Ketua DPRD Klungkung, yang juga mencalonkan diri lagi menjadi caleg DPRD Klungkung dapil Kecamatan Klungkung ini. (gik)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Paing, 13 Maret 2019

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA WAITER

Tamat SMP/ SMK belum pengalaman kerja untuk Sanur dan Kuta. Lamaran ke Shankara Kuta depan Buger King Jl.Bakung Sari Blok D33 Kuta Square SMS/WA 0818621818 G.01

Waiter Barista FB Staf . Lamaran ke Shankara Resto Jl. Danau Toba 7 Sanur Hp.081939020448 G.02 COOK

Cook Indonesia, India, Western baru tamat SMK. Lamaran ke Shankara Resto Jl. Danau Toba 7 Sanur Hp.081939020448 G.03

SMK Pariwisata Jurusan Boga untuk Staf Cook. Lamaran ke Warung 63 Jl. Veteran 86 Denpasar G.04 DRIVER

SIM A SMP/SMTA pengalaman mobil kecil Pick Up minimal 2th. Lamaran Jl.Danau Toba 7 Sanur G.08

SEKRETARIS

AKUNTANSI

Sekretaris Purel Marcom, Protokol masih kuliah, sarjana berbagai jurusan, Sastra Inggris untuk sekretaris ajudan. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa 63A Denpasar. email: sdm@balitv.tv

Sarjanadiploma berbagai jurusan untuk Manajer Operational, Keuangan Akuntansi, produksi Semarang TV. Lamaran ke HP/WA 08113962168. email: recruitmensemarangtv@gmail.com

TEKNIK

Sarjana berbagai jurusan, Diploma untuk Manager Operasional, SDM, Akuntansi, Teknik dan Keuangan Surabaya TV. Lamaran hrdsurabayatv@gmail.com, HP/WA 08113962168

G.11

Teknik Kamera STM , Diploma Elektronik,dll untuk produser FTV dan program. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa 63A Denpasar.email: sdm@balitv.tv G.12

G.13

IT

Diploma IT untuk Medsos Portal e marketing. Lamaran ke Jl. Veteran 86 Denpasar Arowana Food Street G.07 JURNALIS

G.09 KASIR

KasirSMEA/SMK. Lamaran ke Shankara Resto Jl. Danau Toba 7 Sanur Hp.081939020448 G.06

Jurnalis, Produser acara event. Lamaran ke Bali TV Jl.Kebo Iwa 63A Denpasar. email: sdm@balitv.tv

Dcr Waiter/Waitress Lls Min SMA/SMK.CVLngkapPuriCendana SeminyakH.081212886674/732947

AKUNTANSI

Cr 2 PRT+1B.Sister Gj.2jt Tdr Dlm 081999776071/082237995324

G.10

Staf Akuntansi tamat Diploma dan S1 Akuntansi baru tamat kerja atau pengalaman 1th kerja. Lamaran SMS/WA 0818621818 G.05

B.BP.001.03.19.0000297

B.BP.001.03.19.0000301

Dcr Pembantu Gj.1,5Jt yg anter dpt500T087864696163/487612sgr B.BP.001.03.19.0000294

RUPA-RUPA

DIJUAL RUMAH TOUR

BAHAN BANGUNAN

DIJUAL RUMAH

SERVICE

BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunanresto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692

Dcr PRT Wnt,Jaga Anak,Bersih2, Tdr Dlm 1,5-2,2Jt.087846166366

Challenging Job for university graduate Deputy Manager 21-29 y.o. Private Villa in Ubud, Bali Job responsibilities : Managing staff, Care of the property, able to travel everywhere, daily reports. Mail your CV (mention desired salary) & colour photo to BiyiSiyu,PO Box 5000,Ubud,Bali

Dcr Pembantu utk Rumah Tangga, Kuta Hub.08123961293

B.BP.004.03.19.0000220

B.BP.031.03.19.0000293

Dcr Adm,SMA bs Komputer.Lam:Jl CargoPermai198XX.085100446929 B.BP.001.03.19.0000277

Dcr Driver TravelAgent B.Inggris Hub .Merrys Tour 0361235700 B.BP.801.03.19.0000252

Dcr Engenering,FO,Butler untuk Villa diUngasan H.0361 8471283 / Email:booking@lenixsun.com B.BP.001.03.19.0000298

B.BP.001.03.19.0000092

Dcr Pembantu Pasutri Tgl dlm pny Mtr Lok Dps 087761496260

B.BP.004.03.19.0000288

B.BP.001.03.19.0000275

Dcr SPG & Tkg Patrun Email:infomerahmuda@gmail.com / 082341334973 B.BP.004.03.19.0000289

Dcr Sopir Box SIM B1 Bujangan Maks 30th. Hub.0361-426865 B.BP.001.03.19.0000276

Dcr Sopir Prbdi u/Prsh.Proprty WA08123894908/GatsuI/XVIINo.12 B.BP.001.03.19.0000254

Dcr Tng utk Tkg Potong Ayam + Sopir Serius Hub.085338422666

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Lowongan:Dicari Satpam untuk vila pribadi. Umur 21-35thn & punya pengalaman. Yang berniat silahkan kirim CV ke P.O Box 5000, Ubud,Gianyar,Bali / Email:lowongan747@yahoo.com B.BP.031.03.19.0000295

Pria/Wnt,Sehat Jasmani&Rohani Max30Th,mnSMP,2ThPnglmnKerja u/Kantor&Lap.,Motor.Bawa CV ke Jl.Tukad Balian No.115A Renon Email:balijasamega@gmail.com B.BP.001.03.19.0000285

Staf Adm&Pngws Prjek u/proprty WA08123894908/GatsuI/XVIINo.12 B.BP.001.03.19.0000255

Urgent! Cari Cook,FO L/P Prshn Rafting Badung Hub.08113982020 B.BP.001.03.19.0000222

B.BP.001.03.19.0000197

Dcr sopir Pribadi tinggal luar Jl.P.Misol Tlp/WA 081999038555 B.BP.001.03.19.0000278

Dicari Adm,Lamaran CV.Tristar Jl.Cargo No.24 Telp.413324 B.BP.001.03.19.0000300

Dcr Gardener yg berpengalaman mini 1 tahun u. villa di Sanur, tinggal dalam WA 08123896992

Dicari Segera House keeping, team work, Kerja Keras, Jujur Krm CV : hrdbali2019@gmail.com

B.BP.031.03.19.0000291

B.BP.001.03.19.0000214

DIJUAL MOBIL

PROPERTY DIJUAL RUMAH

Rumah Dijual Semivilla Lt2 di Tibubeneng,960Jt,081237842652

B.BP.001.02.19.0000679

Rumah 2 lantai , 1 master room + 2 room di belakang bangunan induk ada satu bangunan dgn 1 room + dapur + taman belakang, luas tanah 4 are, Jl.Kusuma Dewa Denpasar Hub.0852 1867 9944

G.04

PROPERTY DIJUAL TANAH

Kav 1-2A Sekar Tunjung Dps & Pengilian Dalung.085101866136 B.BP.001.03.19.0000221

RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat Telp.412815 / 085337370228 B.BP.001.03.19.0000048

MITSUBISHI

KEHILANGAN

Mirage Th’15 Pth,MT,KM12Rb,Glx Super Iswt.HP:085103174643(BU)

Hlg STNK NoPolisi D3839ABE A/N :Farizd Abdullah Labiq Rachmat

B.BP.001.03.19.0000284

B.BP.001.03.19.0000292

SUZUKI

BIRO JASA

Jl APV 2010 Ahr Silver FullVar 94 Jt nego Hub.08124601894

Bntu Lpor/Byar Pajak SPT Thnan Bulanan,SIUP,NPWP,087887729409

B.BP.001.03.19.0000253

B.BP.001.02.19.0000578


BANGLI

14

Rabu Paing, 13 Maret 2019

Jalan Putus di Dusun Serai Segera Ditangani Bangli (Bali Post) –

Jalan putus di Dusun Serai, Desa Penglumbaran, Susut segera ditangani Pemkab Bangli tahun ini. Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUTRPerkim) Made Soma mengatakan, untuk memperbaiki jalan tersebut disiapkan anggaran Rp 40 juta. ‘’Biaya perbaikannya kami ambil dari anggaran rutin,’’ kata Soma, Selasa (12/3) kemarin.

PUTUS - Kondisi jalan putus di Dusun Serai, Desa Penglumbaran, Susut.

Bali Post/kmb40

Dijelaskannya, penanganan terhadap jalan putus itu akan diupayakan secepatnya. Setelah proses lelang, perbaikan akan langsung dikerjakan. Diperkirakan, perbaikan mulai bisa dikerjakan sekitar akhir April atau bulan Mei. Dengan anggaran tersebut, nantinya Dinas PUTRPerkim akan memasang satu plat (gorong-gorong) beton berukuran 1x80 cm dengan panjang 6 meter di lokasi jalan amblas. Selain itu, pihaknya juga akan membuatkan got sepanjang 40 meter di sisi timur jalan, dan senderan sepanjang 15 meter di sisi barat jalan. ‘’Kami sekarang sedang buat RAB-nya,’’ jelasnya. Soma mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan

20 Maret, ”Ngusaba Kadasa” di Pura Ulun Danu Batur Bangli (Bali Post) – Puncak Karya Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur, Desa Pakraman Batur, Kintamani akan berlangsung pada 20 Maret mendatang. Jelang pelaksanaan karya, sejumlah sarana upakara sudah mulai dipersiapkan oleh krama. Sesuai dudonan karya, upacara pujawali Ngusaba Kadasa di Pura Khayangan jagat tersebut akan dilaksanakan hingga April mendatang. Pamucuk Pura Ulun Danu Batur Jero Gede Batur Duuran, Selasa (12/3) kemarin mengatakan, sejak 9 Maret lalu, krama lanang istri dari Desa Pakraman Batur dan beberapa desa batu sendi Ida Batara Ulun Danu sudah mulai ngayah di Pura Ulun Danu Batur. Sebagian dari para pangayah membuat sarana upakara/banten, sebagian lainnya ngayah membuat genah (tempat) upakara. Selain ngaturang ayah, beberapa subak di Bali juga ngaturang sarana upakara seperti bambu, ron, janur, kelapa dan lainnya. Dipaparkan Jero Gede Batur Duuran, sesuai dudonan karya, eed karya Pujawali Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur sudah dimulai sejak 6 Maret lalu dengan melaksanakan nanceb rompok, nanceb sunari, mapengalang, ngingsah, netegang, nyuci, nunas tirta, dan ngeker dewasa. Pada 18 Maret mendatang, akan dilaksanakan wali di Merajan Agung Dalem Bukitan (Kanginan) dan Dalem Bukutan (kawanan), serta Ida Batari katuran bhakti pengodal/medal lan katuran nyejer dan katurang pesucian. Pada hari itu dilaksanakan juga ngadegang bagia pula kerti dilanjutkan melaspas bagia pula kerti. Pada 19 Maret, Ida Batara/ Batari katuran bhakti pa-

nganyar, bhakti mainoman dan mapepada lan melaspas wewalungan suku pat lan suku kalih. Bertepatan dengan Purnamaning Sasih Kadasa, 20 Maret, dilaksanakan puncak karya dengan prosesi pepada agung. Pada hari itu, Ida Batari katuran pujawali ring tengahing dalu. Upacara dilanjutkan dengan menggelar bhakti wayon agung dengan prosesi pepada penek pada 21 Maret, dan upacara bhakti wayon alit dengan prosesi bhakti maider gita dan bhakti penebeng/maican-ican bhakti ngabuangin. Mulai tanggal 23 Maret hingga 1 April dilaksanakan upacara bhakti panganyar berturut-turut, dimulai dari Kabupaten Badung, Jembrana, Denpasar, Buleleng, Karangasem, Klungkung, Gianyar, Bangli, Tabanan dan terakhir bhakti panganyar prawartaka karya. Pada tanggal 2 April diaksanakan bhakti panyineb Ida Batari, dengan prosesi bhakti papranian, Baris Perang-perangan, matiti suara, nuwek bagia pula kerti, pralina sampian, bhakti petetingkeb, mendem bhagia pula kerti dan prosesi Ida Batari ngeluhur/masineb. Keesokan harinya atau pada 3 April, dilaksanakan prosesi lunga ke Pura Dalem Balingkang. Rangkaian karya akan diakhiri dengan bhakti patetami/ ngantukang Ida Batara/Batari Lingsir mewali ring jawi/ Jagat Kresna Jambu Dwipa pada Tilem Sasih Kadasa, 4 April mendatang. Jero Gede Batur Duuran berharap para umat Hindu di mana pun berada dapat meluangkan waktu untuk ikut ngaturang ayah maupun ngaturang sarana upakara jelang pelaksanaan karya, serta melakukan persembahyangan selama karya berlangsung. (kmb40)

Bangli (Bali Post) – Meski proses pemilihan umum (Pemilu) 2019 baru akan dilangsungkan April mendatang, Pemerintah Kabupaten Bangli telah menyiapkan anggaran untuk membiayai acara pelantikan DPRD Bangli periode 20192023. Berdasarkan data yang dihimpun dari Sekretariat DPRD Bangli, besaran anggaran yang disiapkan untuk menggelar acara pelantikan DPRD bulan Agustus mendatang mencapai Rp 600 juta. Sekretaris DPRD Bangli Anak Agung Panji Awatarayana saat ditemui Selasa (12/3) kemarin menjelaskan, anggaran Rp 600 juta nantinya akan dipergunakan untuk membiayai beberapa pos kegiatan. Di antaranya, untuk pengadaan pakaian sipil lengkap (PSL) bagi 30 anggota dewan yang akan digunakan saat pelantikan nanti. Untuk pengadaan satu stel PSL, pihaknya menyiapkan anggaran Rp 4 juta. Jika dikalikan seluruh jumlah anggota dewan, total anggaran untuk pengadaan PSL mencapai Rp 120 juta. Selain pengadaan PSL, anggaran tersebut sebagian juga dialokasikan untuk pembuatan lencana/insigne untuk masingmasing anggota dewan. Total anggaran yang disiapkan untuk pembuatan lencana sebesar Rp 270 juta. ‘’Pembuatan satu buah lencana kami ang-

Bali Post/kmb40

NGAYAH - Sejumlah krama ngayah di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani menjelang karya.

Perajin Aksesoris Pengantin Kebanjiran Order MUSIM pernikahan bulan ini membawa berkah tersendiri bagi perajin perak dan aksesoris pengantin di Bangli. Seperti yang dirasakan Ketut Purnawan. Perajin perak dan aksesoris pengantin yang membuka usahanya di Banjar Pande, Kelurahan Cempaga ini mengaku kebanjiran order untuk membuat aksesoris pengantin khas Bali. Orderan tak hanya datang dari konsumen di wilayah Bangli, namun juga luar Bangli.

Bali Post/ina

gasi yang mengakibatkan air meluber hingga menggerus badan jalan. Lantaran tak bisa dilalui kendaraan, warga Dusun Serai yang hendak menuju Sulahan terpaksa melalui jalan memutar ke Kayuambua. Berdasarkan pantauan, Senin (11/3), panjang badan jalan yang putus karena amblas mencapai kurang lebih lima meter, dengan lebar sekitar 3 meter. Dua buah drum bekas dan garis polisi tampak terpasang di sekitar lokasi, untuk menandai agar warga berhati-hati. Meski jalan aspal amblas, sejumlah warga yang mengendarai sepeda motor terlihat tetap nekat melintas di jalan itu. Mereka melintas di bahu jalan yang dilalui aliran air. (kmb40)

Pelantikan Dewan Baru Dianggarkan Rp 600 Juta

Musim Pernikahan

AKSESORIS - Ketut Purnawan memamerkan produk kerajinan aksesoris pengantin Bali buatannya.

di lokasi, putusnya jalan baru selesai di-hotmix sekitar dua tahun lalu itu dipicu akibat tersumbatnya gorong-gorong oleh akar bambu. Kondisi itu menyebabkan air meluber ke jalan, hingga kemudian menggerus badan jalan. Dalam proses perbaikan nanti, pihaknya juga akan memindahkan pelat goronggorong. ‘’Pelatnya akan kami geser dibawa ke selatan. Karena pelat yang sudah dipasang sekarang ini sudah ditutup akar bambu. Tidak mungkin dipakai, sehingga kami pindahkan saja,’’ terangnya. Diberitakan sebelumnya, jalan di wilayah Dusun Serai, Desa Penglumbaran, Susut putus sejak sebulan terakhir. Kondisi itu dipicu tersumbatnya saluran iri-

Kepada Bali Post, Selasa (12/3) kemarin, Purnawan mengatakan mulai kebanjiran order membuat aksesoris pengantin khas Bali sejak sebulan terakhir. Sebagian besar konsumen yang memesan produk aksesoris buatannya merupakan salon penata rias pengantin Bali. Aksesoris yang banyak diorder berupa gelungan, gelang kana, sabuk, badong, petitis dan lainnya. ‘’Paling banyak gelungan,’’ ungkapnya. Purnawan mengaku cukup kewalahan memenuhi banyaknya orderan yang datang pada musim nikah kali ini. Untuk bisa memenuhi semua permintaan konsumen, pihaknya sampai harus menambah jumlah pekerja untuk membantunya. ‘’Kebanyakan ordernya mendadak. Karena salon kan biasanya nyewa aksesoris pengantinya, tapi karena kepenuhan di tempat sewa sehingga dia terpaksa beli dan ordernya ke saya mendadak,’’ terangnya.

Konsumen yang memesan produk aksesoris buatanya berasal dari berbagai wilayah. Tak hanya dari Bangli, banyak juga pesanan datang dari Denpasar, Gianyar, hingga Buleleng. Selama ini, produk aksesoris pengantin khas Bali buatannya ada yang dijual secara satuan, dan ada juga dalam bentuk paket. ‘’Jadi sekarang ini bisa dibilang musim panen bagi perajin seperti saya. Kalau sudah habis Buda Kliwon Pegatuwakan, biasanya mulai ada order. Jadi panennya setiap enam bulan sekali,’’ ujarnya. Sementara jika tidak sedang musim nikah, Purnawan yang selama ini kerap mendapat orderan membuat mahkota untuk kontes kecantikan ini, biasanya akan beralih membuat aksesoris kecil seperti bros, giwang dan lainnya. Aksesoris itu biasanya sering dipakai para wanita saat bersembahyang ke pura atau saat menghadiri kundangan. (ina)

garkan Rp 9 juta. Lencana itu terbuat dari emas,’’ terangnya. Tak hanya itu, masing-masing anggota dewan nantinya juga akan dibuatkan satu buah papan nama. Untuk pengadaan papan nama tersebut, pihak Sekretariat Dewan menganggarkan Rp 1 juta per satu buah papan nama. ‘’Selain untuk pengadaan itu, anggaran tersebut juga akan kita gunakan untuk membiayai konsumsi, sewa tenda, sewa meja kursi, dan lainnya,’’ jelasnya. Agung Panji menegaskan bahwa meski anggaran yang telah disiapkan tersebut mencapai angka lebih dari setengah miliar, namun dana tersebut dikatakannya tidak mesti harus habis. Dalam proses pengadaan tentu ada penawaran. Jika nantinya masih terdapat sisa, maka kelebihan dana tersebut akan dikembalikan ke kas daerah. ‘’Jadi tidak harus habis,’’ tegasnya. Sementara itu acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan anggota dewan yang baru akan dilangsungkan di gedung DPRD Bangli. Sebagaimana acara pelantikan anggota DPRD Bangli lima tahun lalu, tidak semua undangan yang hadir bisa ditampung di lantai dua. Karena kapasitas terbatas, sebagian undangan akan disediakan tempat di halaman kantor DPRD Bangli dengan dipasangi tenda. (kmb40)


15

Rabu Paing, 13 Maret 2019

Program JKN-KBS

Perlu Dukungan Data dan Jaminan Mutu Layanan

Program JKN-KBS yang ditetapkan dalam Pergub 104 Tahun 2018 terobosan yang diapresiasi berbagai pihak karena menjadi salah satu pilar mewujudkan masyarakat Bali sejahtera. Untuk merealisasikan program baik ini, komitmen yang dibutuhkan tidak hanya dari pemerintah melainkan seluruh komponen. Salah satu komitmen yang penting adalah dalam hal penyiapan data kependudukan yang terkait dengan penerima manfaat JKN-KBS. Dukungan dan apresiasi terhadap program JKN-KBS terungkap dalam talkshow Merah Putih Bali TV. Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali Dewa Mahendra mengatakan bahwa terobosan Gubernur dalam bidang pelayanan kesehatan menjadi dasar bagi pencapaian masyarakat Bali yang sejahtera. Dinas Sosial, menurut mantan Kepala Biro Humas Setda Provinsi

Dewa Mahendra

Bali ini, menjadi pihak yang menyiapkan data terutama berkaitan penerima manfaat. Jadi Dinas Sosial akan melakukan pendataan, masyarakat yang belum tercover jaminan kesehatan baik BPJS atau asuransi lainnya dan termasuk warga miskin untuk mendapat pembiayaan dari program JKN-KBS. Permasalahannya, lanjut Dewa Mahendra, data

I Ketut Suarjaya

yang dibutuhkan seringkali tidak mudah didapatkan. ‘’Keterbukaan seluruh pihak dalam hal data tentang penerima jaminan kesehatan masih belum sepenuhnya dilaksanakan,’’ kata Dewa Mahendra. Misalnya tentang data dari BPJS Kesehatan mengenai penduduk yang sudah ter-cover belum sepenuhnya diberikan. Selain itu, update data dari pemerintah

I Gede Putra Suteja

Kapal Ikan Berbendera Malaysia Ditangkap Jakarta (Bali Post) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menangkap satu kapal perikanan asing berbendera Malaysia yang diduga menangkap ikan secara ilegal di kawasan perairan Indonesia. Plt. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Agus Suherman, Selasa (12/3) kemarin, memaparkan kapal berbendera Malaysia ditangkap oleh Kapal Pengawas Perikanan (KP) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI) 711 Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau, pada 12 Maret 2019. ‘’Penangkapan KIA Malaysia SFI-66 (47,87 GT) dilakukan

dalam operasi pengawasan yang digelar secara terpadu oleh tiga kapal pengawas perikanan yaitu KP Orca 01, KP Hiu 011, dan KP Hiu Macan 001,’’ ungkap Agus Suherman. Agus menjelaskan, operasi pengawasan tersebut juga didukung dengan operasi udara (air surveillance) sebagai sumber informasi dalam menentukan target operasi. Penangkapan terhadap kapal yang diawaki oleh tiga orang berkewarganegaraan Indonesia dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB. ‘’Bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh kapal-kapal perikanan asing secara umum sama. Kapal perikanan asing masuk dan menangkap ikan di WPP-NRI

tanpa dilengkapi dengan dokumen perizinan,’’ paparnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, kapal sementara diduga melanggar Undang-undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp 20 miliar. Selanjutnya, kapal dikawal menuju Satuan Pengawasan (Satwas) Natuna Kepulauan Riau, dan diperkirakan tiba pada Rabu (13/3) untuk proses hukum oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan. (ant)

Rupiah Menguat

Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (12/3) sore, berlanjut menguat dalam dua hari berturut-turut setelah sempat melemah dalam sepekan. Kurs rupiah Selasa sore menguat 24 poin menjadi 14.267 per dolar AS dari sebelumnya 14.291 per dolar AS. Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan penguatan rupiah dipicu berkurangnya kekhawatiran pasar terkait perlambatan ekonomi AS pada tahun ini. ‘’Ada kelegaan yang dirasakan

pelaku pasar terkait dengan perekonomian AS. Nampaknya, perekonomian Negeri Paman Sam tak akan mengalami hard landing pada tahun ini,’’ ujar Ibrahim. Sebagaimana dilansir dari Forex Factory, penjualan barang-barang ritel periode Februari 2019 diumumkan tumbuh sebesar 0,2 persen (bulan ke bulan/mom), mengalahkan konsensus yang memperkirakan tidak ada perubahan. Sebelumnya, kekhawatiran mengenai hard landing pada perekonomian AS timbul pascapenciptaan lapangan

Terapi Hiperbarik

Satu lagi layanan yang penting bagi Bali mengingat wisata bahari menjadi daya tarik di Bali adalah layanan hiperbarik akan diberikan secara gratis, terutama bagi penyelam. Karena terapi hiperbarik ini penting bagi penyelam, bahkan seharusnya penyelam rutin melakukan terapi hiperbarik. Menurutnya, yang paling bagus dari JKN-KBS adalah keluhan pelayanan secara online. Di setiap dinas kesehatan kabupaten/kota akan ada unit yang melayani keluhan masyarakat. Unit ini akan segera dibentuk. ‘’Jika dulu ada keluhan, belum tentu dilayani. Sekarang keluhan itu harus dilayani, dan itu akan buka 24 jam,’’ ungkapnya. Untuk mendukung pengobatan tradisional dan komplementer, Pemprov Bali akan membangun tempat–tempat untuk pengelolaan tanaman

obat pascapanen. Tentunya dengan bekerja sama dengan BBPOM untuk keamanan obat tradisional yang diproduksi. Lokasinya dipilih di Bangli dan Karangasem. ‘’Kalau sudah jadi disalurkan melalui puskesmas dan rumah sakit,’’ ujarnya. Direktur RSD Mangusada dr. I Nyoman Gunarta, MPH. mengatakan, dalam pergub tersebut terlihat upaya untuk mewujudkan Bali Universal Health Coverage. ‘’Ini untuk meningkatkan akses layanan kepada masyarakat seluruh Bali. Ini sesuatu yang sangat bagus, karena masyarakat yang tidak ter-cover, dengan JKNKBS ini akan meningkatkan akses layanan masyarakat. Itu bagus,’’ bebernya. Namun yang menjadi perhatiannya adalah bridging antara sistem online BPJS dengan sistem rujukan terintegrasi JKN-KBS. Jika di tingkat pusat sistem rujukan terintegrasi yang disebut Sis-

kerja sektor nonpertanian (non farm payroll) periode Februari sebanyak 20.000 saja, sangat jauh di bawah konsensus yang sebanyak 180.000. Penciptaan lapangan kerja pada bulan lalu menjadi yang terendah sejak September 2017. ‘’Oleh karena itu, peluang The Fed untuk kenaikan suku bunga acuan masih sangat kecil,’’ kata Ibrahim. Nilai tukar (kurs) rupiah pada pagi hari dibuka menguat 14.253 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran 14.241 per dolar AS hingga 14.278 per dolar AS. (ant) rute ini difokuskan pada kasus kegawatdaruratan, sementara sistem rujukan terintegrasi JKN–KBS yang bukan kasus kegawatdaruratan inilah yang perlu diperhatikan bridgingnya antara sistem yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan dengan sistem rujukan terintegrasi JKN-KBS. Harapan dari masyarakat serta dirinya di pelayanan kesehatan adalah masyarakat bisa mengakses RS terdekat yang sesuai sakitnya serta fasilitas yang ada di RS tersebut, sehingga masyarakat tidak terombang-ambing. Yang ketiga yang menjadi perhatiannya adalah terkait tarif layanan tambahan yang tidak di-cover BPJS, karena setiap kabupaten/kota memiliki tarif yang berbeda. Misalnya untuk tarif antar-jemput dari daerah satu ke daerah lain di RSD Mangusada bisa saja berbeda dengan tarif di RSUD Jembrana. Maka diperlukan kesepakatan tarif. (ad308)

Rabu, 13 Maret 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Widya Jnana Kerti,Mephala Sukertaning Pemangku (5) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Krishna Sudama 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:00 Wita Seputar Bali Terkini 09:05 Wita Inovator 09:30 Wita Dialog Marion Sam 10:05 Wita Seputar Bali Terkini 10:05 Wita Lejel Homeshopping

11:05 Wita 11:30 Wita 12:00 Wita 12:05 Wita

Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shooping Puja Trisandya Dharma Wacana Widya Jnana Kerti,Mephala Sukertaning Pemangku (6) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Ocydia Home Shooping 14:00 Wita Klip Bali 14:30 Wita Ocydia Home Shooping 15:00 Wita Seputar Bali Terkini 15:05 Wita Agrobisnis Penerapan Pertanian Bioindustri 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Dialog Interaktif Ambarasram

17:00 Wita DW TV 17:30 Wita Kartun Adi Parwa (1) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog Interaktif The One 21:00 Wita Wirasa Peduli Sesama 21:30 Wita Mahadewi 22:00 Wita Seputar Bali Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Cetik Durga Maya(4) 23:00 Wita Seputar Bali Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shooping 23:30 Wita Bali Channel

kabupaten/kota di Bali juga seringkali tidak mudah dilakukan. Persoalan pentingnya data dalam hal implementasi JKN–KBS juga disampaikan Kepala Disdukcapil Tabanan IGA Rai Dwipayana. Diakui, seringkali data tidak valid akibat dari tidak digunakannya sumber data tunggal. Padahal berdasarkan undang-undang, kata Rai, seharusnya data kependudukan yang digunakan adalah data yang dimiliki oleh Kementerian Dalam Negeri yang di tingkat kabupaten dimiliki Disdukcapil. Selain persoalan data, Dewa Mahendra juga menekankan pada pentingnya mutu layanan kesehatan. Dalam hal ini, pihak penyedia jasa kesehatan di semua tingkatkan diharapkan mengedepankan pelayanan terbaiknya agar porgam JKN-KBS dapat memenuhi harapan masyarakat. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ke t ut Sua r ja y a , MP P M. mengatakan, selain soal kemudahaan akses, JKNKBS juga menekankan pada mutu pelayanan penyedia jasa kesehatan mulai dari dokter, klinik hingga rumah sakit. ‘’Kami sangat ber-

harap komitmen dari penyedia jasa kesehatan untuk memperhatikan mutu layanannya,’’ kata Suarjaya. Program JKN-KBS sebagai bentuk komitmen Gubernur Bali dalam bidang kesehatan pertama memang menekankan pada akses jaminan kesehatan yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Bali. ‘’Targetnya adalah di tahun 2020 nanti, seluruh masyarakat Bali akan ter-cover jaminan kesehatan,’’ tegas Suarjaya. Untuk tahun 2019, sudah hampir 98 persen masyarakat Bali ter-cover JKN-KBS. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung dr. I Gede Putra Suteja menyambut baik program JKNKBS karena menuju pada Universal Health Coverage atau jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat Bali. Yang dibutuhkan ke depan, kata Suteja, langkah sinergis dari pihak terkait dalam implementasi agar dapat memenuhi harapan masyarakat. Di sisi lain, masyarakt Bali juga diingatkan untuk tetap menjaga kesehatannya. ‘’Jangan mentang-mentang ada jaminan kesehatan gratis, lalu masyarakat ampah dengan masalah kesehatannya,’’ tegas Suteja.

Pentingnya implementasi kebijakan juga disampaikan Direktur Utama RSUP Sanglah dr. I Wayan Sudana, M.Kes. Sebagai rumah sakit rujukan tingkat tiga untuk Bali dan bahkan Nusra, RSUP Sanglah sangat mengapresiasi program JKNKBS karena memberikan jaminan pembiayaan layanan kesehatan bagi masyarakat Bali. Selama ini kesulitan yang sering dihadapi adalah banyak warga yang menggunakan layanan kesehatan di RSUP Sanglah dari keluarga miskin namun tidak ter-cover jaminan kesehatan. ‘’Dengan adanya JKN-KBS, maka hampir seluruh warga Bali akan dijamin pembiayaan layanan kesehatannya,’’ kata Sudana. Sementara itu, Direktur RSD Mangusada Badung dr. I Nyoman Gunarta menekankan pentingnya segera disiapkan juknis pelaksanaan JKN-KBS agar ada panduan rinci bagi setiap penyedia layanan kesehatan. Misalnya dalam hal pembayaran klaim biaya rumah sakit bagi peserta JKN-KBS. ‘’Kami mendukung program JKN-KBS dan berharap segera disiapkan juknis pelaksanaannya,’’ kata Gunarta. (ata)

IGA Rai Dwipayana

I Wayan Sudana

I Nyoman Gunarta

Densus 88 Temukan Jejak Komunikasi Dua Terduga Teroris Jakarta (Bali Post) – Tim Densus 88 Antiteror Polri menemukan jejak komunikasi dari dua terduga teroris R alias Putra Syuhada (23) yang ditangkap di Lampung dan PK alias Salim Salyo yang ditangkap di Kalimantan Barat, akhir pekan lalu. ‘’Meskipun mereka lone wolf atau sel tidur yang sendiri, tetapi dari pihak Densus 88 mulai menemukan jejak komunikasi dengan beberapa orang. Ini akan dikembangkan,’’ ujar

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/3) kemarin. Densus 88 serta Satgas Antiterorisme dan Radikalisme Polda, dikatakannya, akan berupaya memitigasi dan mengantisipasi potensi aksi beberapa kelompok teroris. Dari keterangan dua tersangka, para pemuda yang terpapar paham Jamaah Ansharut Daulah (JAD) itu akan melakukan

aksi amaliyah dalam rangka melakukan aksi terorisme lanjutan. PK alias Salim Salyo ditangkap pada Minggu (10/3) di Kalimantan Barat sebelum diduga akan merampok bank di Jawa Timur untuk kegiatan terorisme. Saat ditangkap, Densus 88 juga menemukan bom rakitan yang terdiri atas paku, baut, potasium dan kaleng. Dengan bom rakitan tersebut, PK diduga akan melakukan tindakan amaliah menyasar

aparat kepolisian. Selain PK, terduga teroris R alias Putra Syuhada (23) yang ditangkap di kediamannya Kedaton, Bandarlampung pada Sabtu (9/3) kini sedang dalam proses pemeriksaan oleh Densus 88. Satgas Antiterorisme yang ada di Polda dan Densus 88 terus memitigasi dan mengantisipasi sel tidur teroris, khususnya dalam kontestasi pemilu agar tidak ada kekacauan yang ditimbulkan oleh para teroris. (ant)

Tingkatkan Pelayanan ‘’RSBM harus paling siap dalam penerapan JKN-KBS, baik itu dari pelayanan, standar pelayanan, jenis layanan yang ditentukan JKN-KBS. Rumah sakit ini harus yang terdepan, karena rumah sakit ini milik Pemprov Bali dan JKN-KBS adalah program Pemprov Bali,’’ imbuhnya. Hal senada juga ditegaskan Direktur UPT RSBM Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Gede Bagus Darmayasa, M.Repro. Pihaknya siap melaksanakan JKN-KBS. Berbagai upaya peningkatan pelayanan, optimalisasi pelayanan terus dilakukan. Salah satunya dengan akreditasi yang merupakan bagian dari regulasi. Dokter Bagus menegaskan, dari awal berdirinya RSBM,

Pemprov Bali berkomitmen untuk mengikuti semua regulasi yang ditetapkan pemerintah, baik itu untuk peralatan, fasilitas dan secara terus-menerus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. ‘’Kami sangat mengutamakan layanan pada pasien. Penerapan JKN-KBS di rumah sakit ini memiliki kelebihan di mana untuk parameter yang tidak ditanggung oleh JKN, maka akan ditanggung KBS, prinsip kami keselamatan pasien adalah hal yang utama,’’ tuturnya. Survei Simulasi SNARS Edisi I RSBM berlangsung dari tanggal 12-15 Maret 2019 dan dilakukan oleh tim dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) yang dipimpin dr. Dahsriati, Sp.KJ. beserta dua anggotanya dr. Tini Sekarwati, M.M .dan Saida Simanjuntak, S.Kp., MARS.(kmb42)

PUNIA PURA WINDHU BRAHMADHYA DOMPET PUNIA PURA BALI POST BCA CABANG DPS NO:040-3966000 BRI KANTOR CABANG DPS GAJAH MADA NO: 0017-01-001274-30-8 (Bukti transfer mohon di Wa ke no 081-658-1142) IK, Denpasar Agus Dharmendra, Sekar Jepun VI/18A Denpasar Gede Santrika Yuda Pdd is MD DP DP Pdd is MD DP Pdd is MD K. Sandiasa

Rp

500.000

Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp

100.000 100.000 50.000 50.000 50.000 50.000 50.000 50.000 20.000

Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya

Rp Rp Rp

1.020.000 14.163.500 15.183.500

Upacara Tawur Agung Panca Wali Krama dan Karya Ida Batara Turun Kabeh digelar di Pura Agung Besakih. Dudonan upacara telah dilaksanakan 22 Januari 2019. Adapun puncak Karya Tawur Agung Panca Wali Krama digelar 6 Maret 2019. Serangkaian upacara tersebut Bali Post membuka dompet punia pura. Punia bisa langsung dibawa ke Bali Post Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau ditransfer melalui Dompet Punia Bali Post BCA CABANG DPS NO:040-3966000. (Bukti transfer mohon di Wa ke no 081-658-1142) DP & PDD is MD ADN Denpasar Agus Dharmendra, Sekar Jepun VI/18A Denpasar Ni Nyoman Sujati, Denpasar AA Wijaya Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya

Rp Rp

700.000 500.000

Rp Rp Rp

100.000 100.000 100.000

Rp Rp Rp

1.500.000 5.355.555 6.855.555


balipost http://facebook.com/balipost

Rabu Paing, 13 MAret 2019

Bintek Piala Menpora di Bandung

Denpasar (Bali Post) Ketua Panpel dan Koordinator Wilayah (Korwil) penyelenggaraan turnamen sepak bola Piala Menpora 2019 Rayon Bali akan mengikuti pembinaan teknis (bintek) di Bandung, Jawa Barat, pada 15-17 Maret. Turnamen sepak bola Piala Menpora 2019 menggelar kejuaraan U-12, U-14, U-16, sepak bola putri U-17, Liga Mahasiswa dan Liga Desa. Peserta bintek dari Bali adalah Gede Made Anom Prenatha, Haji Samsudin, Werry Sulasmiati, Ida Bagus Purnaya, dan Bagus Krisnaya. Ketua Panpel U-14, U-16 dan Liga Desa Gede Made Anom Prenatha di Denpasar Selasa (12/3) kemarin, menjelaskan materi bintek yang diberikan mengenai turnamen Piala Menpora yang digelar di Bali sampai ke babak nasional. ‘’Jadi, jadwal dan waktu pelaksanaan Piala Menpora akan dibahas dalam bintek di Kota Kembang,’’ ungkapnya. Bintek akan dihadiri seluruh utusan provinsi se-Indonesia supaya mengetahui aturan pelaksanaan Piala Menpora mulai tingkat kabupaten, kota, provinsi, sampai ke putaran nasional. Bintek juga membahas tuan rumah putaran nasional sebagaimana babak putaran nasional U-14 dan U-16 di Bali tahun lalu.

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Liga Champions

Bayern Percaya Diri Hadapi Liverpool London – Bayern Munich dalam kepercayaan diri tinggi setelah kembali ke posisi teratas Bundesliga pada akhir pekan untuk pertama kalinya sejak September lalu. Modal inilah yang akan dipakai menjamu Liverpool dalam laga kedua babak 16 besar Liga Champions di Allianz Arena pada Kamis (14/3) pagi pukul 04.00 Wita

Bayern lebih diunggulkan setelah bermain imbang tanpa gol di Anfield pada laga pertama tiga minggu lalu. Tuan rumah tidak diperkuat pemain ngotot Thomas Mueller dan sebagai gantinya adalah James Rodriguez mendukung striker Robert Lewandowski. Pemain Kolombia ini berharap

Kursus Pada bagian lain, Ketua Departemen Sepak Bola Asprov PSSI Bali Nasser Atthamimy menjelaskan, pihaknya akan menggelar kursus pelatih sepak bola lisensi D Nasional. Sejauh ini, peserta yang mendaftar berasal dari Papua (3), NTT (3), Kalsel (1), NTB (1), dan tuan rumah Bali (6). Kursus kepelatihan di Denpasar ini akan dilaksanakan 22-28 April. Pemilik lisensi D berhak menangani tim Piala Soeratin. ‘’Hingga kini, sudah 14 peserta yang mendafar. Kami perkirakan kursus kepelatihan lisensi D nasional diikuti 30 orang,’’ ujar Nasser. (022)

Pra-PON Bulu Tangkis

Bali Gabung NTB dan NTT

Denpasar (Bali Post) Tim bulu tangkis Bali bakal menghuni Wilayah XIV pada ajang Pra-PON bergabung bersama NTB dan NTT. Jika Bali menjadi juara, otomatis meraih tiket ke PON XX di Papua pada 2020 mendatang. Menurut Sekum Pengprov PBSI Bali, Made Darmiyasa, usulan Bali agar wilayah Pra-PON tidak didominasi tim Jawa saat Mukernas PBSI pada akhir Februari lalu akhirnya diterima. ‘’Berdasarkan evaluasi kami, jika tim Bali meladeni NTB dan NTT sangat berpeluang lolos ke PON Papua,” ungkapnya di Denpasar, Selasa (12/3) kemarin. Babak Pra-PON menggunakan sistem sebagaimana Piala Uber dan Thomas yakni mempertandingkan nomor beregu putra-putri dengan komposisi tiga partai tunggal dan dua ganda. PBSI Bali akan menjaring atlet Pra-PON mengacu pada hasil Porprov Bali 2019 di Tabanan, September nanti. Sebagai persiapan ke Pra-PON, PBSI Bali bakal menerjunkan atlet pada Sirnas Premier di Purwokerto, Jawa Tengah, pada awal April. Beberapa pebulu tangkis Bali juga berlaga di Sirnas mengusung klubnya masing–masing. “Kami ingin memberikan pengalaman bertanding kepada pebulu tangkis Bali. Nama-nama atlet ke Sirnas belum diputuskan, sebab tergantung anggaran,” jelasnya. Pebulu tangkis andalan Bali di antaranya Made “Ade” Pranita Sulistya Devi, Made Deya Surya Saraswati, Ayu Garry, Wulan, Kharisma, Dinda, Komang Ayu Cahya Dewi (putri), Agus Aldi, Aditya Pratama, Pasek Ekayana, I Komang Arya Triyadnya Kurniawan, Seva, dan Deva (putra). (022)

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

penampilannya dengan gol yang memukau saat Bayern mencukur Wolfsburg 6-0 pada akhir pekan lalu kembali terulang. ‘’Para penggemar akan berada tepat di belakang kami dan mengarahkan, sehingga kami merasa baik dan memberikan segalanya. Kami harus bertanding sempurna untuk bisa lolos. Liverpool memiliki pemain cepat yang baik ketika mendapatkan ruang, tapi saya pikir kami mempunyai setiap kesempatan untuk melewati,’’ kata Rodriguez kepada FCBayern.de., Selasa (12/3) kemarin. Menurut Direktur Olahraga Bayern Hasan Salihamidzic, James makin percaya diri belakangan ini, terlebih jika bermain di kandang. Ini didukung pula oleh keputusan pelatih Jerman Joachim Loew yang tidak memanggil duet bek tengah Jerome Boateng dan Mats Hummels serta Mueller ke tim nasional sehingga bisa fokus membela Bayern. Di sisi lain, Lewandowski menambah jumlah golnya untuk Bayern menjadi 197 yang menjadi rekor klub. Manajer Niko Kovac melatih Lewandowski secara terpisah ketika salju lebat turun di Munich.

P a d a bagian lain, manajer Liverpool Juergen Klopp menyebut laga melawan Bayern sebagai pertarungan semua atau tidak sama sekali. Pria yang lahir di Stuttgart ini menilai pasukannya tidak akan mudah mencetak gol di Allianz seperti saat menang 4-2 atas Burnley di Liga Inggris melalui kontribusi Roberto Firmino dan Sadio Mane. Menurut Klopp, tim tamu harus berjalan tinggi di Allianz Arena. ‘’Kami tidak punya masalah dengan kepercayaan

Cavaliers Catat Kemenangan Besar Los Angeles – Collin Sexton mencetak 28 poin, sedangkan Kevin Love menambah 16 poin dan 18 rebound saat Cleveland Cavaliers menggunakan serangan seimbang untuk membuat Toronto Raptors menyerah 126-101 pada lanjutan kompetisi NBA, Selasa (12/3) kemarin. Cedi Osman membuat 19 poin dan Ante Zizic mencetak 17 untuk Cleveland yang setengah lusin pemainnya mencetak angka ganda. ‘’Itu adalah kemenangan besar bagi kami. Melawan tim yang sangat bagus di rumahnya, itu menyenangkan,’’ kata Love usai pertandingan. Kawhi Leonard mencetak 25 poin untuk Raptors yang memiliki rekor terbaik kedua di NBA. Kyle Lowry menambah 14 poin untuk Raptors yang rekor menang-kalahnya men-

jadi 48-20 musim ini, membuntuti Milwaukee Bucks yang memegang rekor terbaik. ‘’Mereka melakukan pekerjaan dengan baik, bermain dengan baik dan melakukan tembakan terbuka. Begitulah permainan,’’ ujar Leonard. Di Los Angeles, Lou Williams membuat sejarah dengan menjadi pemain pengganti paling produktif dalam sejarah NBA melewati Dell Curry dalam kemenangan Los Angeles Clippers 140-115 atas Boston Celtics. Williams selesai dengan 34 poin untuk Clippers. James Harden mencetak 28 poin, 10 assist dan 6 rebound, sedangkan Eric Gordon mengumpulkan 22 poin ketika Houston Rockets mengalahkan Charlotte Hornets 118-106. Clint Capela menambah 19 poin dan 15 rebound untuk Rockets yang me-

menangi pertandingan kesembilan berturut-turut. Kemba Walkers menyumbang 40 poin, 10 rebound dan 7 assist untuk Hornets kehilangan dua laga secara beruntun. Spencer Dinwiddie mencetak 19 poin untuk membawa Brooklyn Nets naik ke peringkat enam klasemen Wilayah Timur berkat kemenangan 103-75 atas Detroit Pistons. Allen Crabbe selesai dengan 14 poin dan 10 rebound, Rodions Kurucs mencetak 13 poin buat Nets yang memenangi empat laga beruntun. Hasil Lengkap: LA Clippers vs Boston 140-115, Brooklyn vs Detroit 103-75, Cleveland vs Toronto 126101, Washington vs Sacramento 121-115, Utah vs Oklahoma City 89-98, Houston vs Charlotte 118106. (afp/kmb)

Mangupura (Bali Post) – Salah satu pemain Bali United (BU) yang penampilannya cukup menyita perhatian di beberapa laga terakhir adalah Fadil Sausu. Fadil yang di laga kontra Semen Padang, Senin (11/3) malam, kembali menggunakan ban kapten sejak awal laga, benar-benar menujukkan permainan berkelas di lini tengah. Selain mencetak satu gol, Fadil juga sukses menjaga keseimbangan lini tengah Bali United bersama Paulo Sergio dan Brwa Nouri. Umpan-umpan kaki kirinya menjadi sajian berkualitas yang mewarnai kemenangan Bali United atas Semen Padang dengan skor 2-1 dalam penyisihan Grup B Piala Presiden 2019. Fadil mengaku sangat bersyukur atas kemenangan yang diraih tim Serdadu Tridatu. Ia secara

khusus memberikan apresiasi terhadap para suporter Bali United yang hadir langsung ke Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. ‘’Alhamdulillah kami mampu meraih kemenangan atas Semen Padang. Pertandingan yang tidak mudah bagi kami karena Semen Padang memberikan perlawanan yang ketat. Terima kasih kepada para suporter yang selalu setia memberikan dukungannya untuk kami. Kemenangan ini untuk mereka,” ujarnya dalam konferensi pers seperti dikutif dari situs Bali United, Selasa (12/3) kemarin. Kemenangan Bali United juga disyukuri oleh pelatih kepala Stefano Cugurra. Hasil ini sangat penting artinya bagi tim asuhannya. ‘’Kami bersyukur bisa menang dengan dua gol cepat di babak pertama. Semua pemain

benar-benar bekerja keras,” ujar pria yang akrab disapa Teco ini. Ia juga memberikan pujian kepada Melvin Platje yang sukses mencetak satu gol di posisinya sebagai penyerang tengah. Platje dinilainya memiliki kualitas bagus dan mampu bermain di lebih dari satu posisi. ‘’Dia punya kemampuan bagus dalam hal akurasi tendangan ke gawang. Hari ini dia bermain bagus mengisi posisi penyerang tengah yang ditinggal Spaso ke timnas,” sebut Teco. Raihan poin penuh atas Semen Padang membawa tim Serdadu Tridatu lolos dari penyisihan Grup B dengan koleksi poin 6, sama seperti yang dikumpulkan Bhayangkara FC. Laga penetuan juara grup akan berlangsung Kamis (14/3) besok antara tim Serdadu Tridatu dan Bhayangkara FC. (kmb)

BU Persembahkan Kemenangan untuk Suporter

Bali Post/ist

Made “Ade” Pranita Sulistya Devi (kiri)

diri. Kami dalam suasana hati yang baik,’’ tegasnya. Namun, penggemar Liverpool berharap striker Mohamed Salah tajam di Munich setelah hanya mencetak satu gol dalam delapan pertandingan terakhirnya. Bek Si Merah Virgil van Dijk menyatakan harus pintar dan tampil lebih dari 100 persen untuk mengatasi ancaman Lewandowski. ‘’Jika dia mencoba berlari untuk melewati kamu, kamu harus siap untuk itu. Kamu tidak perlu memberikan kesempatan apa pun karena dia akan menghukummu dan mencetak gol,’’ tuturnya kepada UEFA.com. Lyon Lyon berharap membuat hasil mengejutkan di kandang Barcelona setelah bermain imbang tanpa gol di Prancis bulan lalu. Akan tetapi Barca tidak terkalahkan dalam 29 pertandingan kandang terakhirnya dan memenangkan 26 laga. Prospek Lyon untuk finis di posisi tiga Liga Prancis dan kembali ke Liga Champions musim depan juga terganggu dengan hasil imbang 2-2 di Strasbourg. Pelatih Bruno Genesio tidak dapat menurunkan bek tengah Marcelo yang mengalami cedera. Harapan tim tamu tertumpu pada Nabil Fekir (25), kapten klub dan pemain utama Lyon yang membela Prancis pada Piala Dunia tahun lalu. Pencetak 12 gol musim ini absen pada lag pertama karena menjalani skorsing. Lyon juga meiliki Moussa Dembele, Jekyll, Hyde Lyon dan Memphis Depay. ‘’Ketika Nabil b e -

rada di lapangan, kami tahu apa yang diharapkan. Dia adalah pemain hebat yang memberi kami kepastian. Ia telah menunjukkan pentingnya di kancah Eropa,’’ jelas rekan satu timnya Martin Terrier. (afp/kmb)

BERSAING - Robert Lewandowski (kiri) dan Mohamed Salah akan bersaing mencetak gol pada laga Bayern Munich kontra Liverpool, Kamis (14/3) pagi besok.

Zidane Kembali karena Cinta Madrid

Madrid – Zinedine Zidane kembali menjadi pelatih Real Madrid setelah pemecatan Santiago Solari dikonfirmasi, Selasa (12/3) kemarin. Zidane yang sembilan bulan lalu mengundurkan diri setelah membawa Madrid meraih juara Liga Champions ketiga berturut-turut, diberi kontrak hingga Juni 2022. Solari dikontrak sampai 2021 menggantikan Julen Lopetegui yang dipecat November tahun lalu. Pemecatan Solari sudah diperkirakan setelah Madrid menelan tiga kekalahan beruntun di kandang dari Barcelona dua kali dan dan Ajax. Tetapi Zidane kembali saat La Liga hanya menyisakan 11 pertandingan dan Madrid sudah pasti tidak mampu bersaing melawan Barca dalam perburuan juara. Madrid kini tertinggal 12 poin dari Barcelona meski menang 4-1 atas Real Valladolid pada Minggu yang terbukti menjadi pertandingan terakhir Solari Zidane mengaku kembali menempati posisi pelatih Madrid karena Presiden Floren-

tino Perez menghubunginya dan kecintaannya terhadap klub. ‘’Saya tahu ini hari yang istimewa untuk semua orang. Saya sangat senang bisa kembali. Tidak ada lagi yang perlu dikatakan. Saya ingin bekerja serta menempatkan klub di tempat yang seharusnya. Untuk saat ini, saya fokus pada pelatihan besok,’’ katanya pada konferensi pers didampingi Raul Gonzalez dan Roberto Carlos, beberapa dewan direksi serta istrinya, Veronique. Era baru Zidane bersama Madrid akan dimulai saat melawan Celta Vigo dalam lanjutan La Liga di Bernabeu pada akhir pekan ini. ‘’Ini proyek baru, era baru yang menggairahkan dengan dipimpin oleh salah satu ikon kami, Zinedine Zidane. Pelatih terbaik di dunia ada di sini. Terima kasih Zizou (Zidane) atas kesetiaan Anda dan menjadi bagian dari klub legendaris ini,’’ ujar Perez saat memulai konferensi pers seperti yang dikutif oleh Marca. (afp/kmb)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook