16 HALAMAN
NOMOR 85 TAHUN KE 71 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Senin Umanis, 12 November 2018
Kapolda Golose
Jangan Takut Perang melawan Preman Di Bali ’’Salam Anti Preman’’. Itulah yang diucapkan Kapolda Bali Petrus Reinhard Golose saat mengawali sambutan di sela-sela peresmian Patung Padarakan Rumeksa Gardapati di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali (Bajra Sandi), Renon, Denpasar, Sabtu (10/11). Golose memang tak pernah mau berkompromi dengan preman. Bahkan, ia mengatakan akan membela rakyat Bali sampai mati. Kapolda mengaku sedikit ‘’miring’’ kalau sudah berurusan dengan hal itu. ‘’Wakapolda Bali, beliau ada keluarganya yang preman, saya bilang ‘Pak Waka, kamu macam-macam, kamu pun saya rantai’. Setuju enggak?’’ tegasnya. Golose pun kembali menyambung, ‘’Sesudah itu langsung keluarganya (diberi tahu), jangan macam-macam, Kapolda-nya agak miring-miring ini,’’ kata Kapolda disambut gelak tawa. Menurut Golose, kerja sama semua pihak termasuk dengan pemerintah daerah sangat penting untuk dilakukan agar Bali benar-benar bebas dari premanisme. Seperti ketika dirinya mengusulkan Ketua
DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama agar menjadi tokoh antipremanisme. Kemudian tak lupa mengingatkan gubernur dan wakil gubernur yang baru untuk membuat program antipremanisme. ‘’Saya sudah beri tahu gubernur dan wakil gubernur, awas kalau tidak ada program antipremanisme,’’ imbuhnya. Selain itu, Golose juga tak segan memuji tokoh-tokoh penegak hukum yang berkomitmen sama dalam melawan premanisme. Di antaranya Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali yang kerap memberikan tuntutan hukum lama bagi pelaku premanisme dan narkoba. ‘’Kajati ini luar biasa, Kajati-Kajati lain agak takut-takut. Mungkin terima macam-macam. Kalau ini tidak. Ini orang lurus-lurus kayak Kapolda,’’ ujarnya. Pujian yang sama juga diberikan untuk Ketua Pengadilan Tinggi Provinsi Bali karena selalu memberikan vonis tinggi untuk kasus premanisme di Bali. Dari Ketua Pengadilan Tinggi pula, Golose banyak belajar tentang rantai criminal justice system process dan human rights yang tidak boleh lepas saat melakukan penegakan hukum. Hal. 15 Bupati Badung
ORASI ILMIAH - Menteri Puspayoga memberikan orasi ilmiah di Universitas Nasional, Jakarta, Minggu (11/11) kemarin. Hadir dalam acara tersebut Rektor Universitas Nasional Dr. El Amry Bermawi Putera, M.A., Duta Besar Korea Selatan Kim Chang Beom, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III Jakarta Dr. Ir. Illah Sailah, M.S.
OTT ’’Prajuru’’ Desa Adat
Jangan Semua Pungutan Dianggap Liar
Tim Saber Pungli yang menciduk ‘’petugas’’ desa adat memungut karcis masuk, masih mendapat kritisi. Tak hanya dari Majelis Desa Pakraman dan kalangan DPRD, akademisi pun masih bersuara menyoroti hal tersebut. Mantan Dirjen Bimas Hindu Prof. Dr. Yudha Triguna mengatakan, pungutan yang dilakukan desa adat sepanjang prosedurnya benar melalui keputusan bersama adalah sah, bukan liar. Mengapa tidak disebut liar, karena pungutan itu lahir melalui musyawarah desa sebagai lembaga resmi yang diakui UU dan pungutannya dilakukan oleh aparatur desa. Hal. 15 Hasil Musyawarah
’’Sekarang saatnya rakyat melawan premanisme yang sudah hampir 20 tahun merajalela di Bali.’’
’’Jika ini terjadi maka negara melalui aparatnya telah melakukan marginalisasi terhadap eksistensi desa adat dengan segala produknya.’’
Petrus Reinhard Golose Kapolda Bali
Minions Juarai Cina Terbuka
Bali Post/ant
CINA TERBUKA - Kevin-Marcus saat merebut gelar juara Cina Terbuka 2018, Minggu (11/11) kemarin.
OTT Pura Tirta Empul, Belasan Saksi Diperiksa
Pahlawan Baru
Penyelidikan kasus operasi tangkap tangan (OTT) di Objek Wisata Pura Tirta Empul masih didalami jajaran Polres Gianyar. Informasi dari pihak Desa Pakraman Manukaya Let, polisi sudah memeriksa belasan saksi dalam kasus ini. Halaman 2
Hari Pahlawan memiliki makna tersendiri bagi Bupati Badung Giri Prasta. ‘’Indonesia saat ini membutuhkan sosok pahlawan baru yang berdedikasi dan berprestasi pada bidangnya untuk memajukan negeri ini,’’ ungkapnya. Halaman 3
Dari 2.824 Hanya 91 Lulus ”Passing Grade” Dari 2.824 peserta pelamar CPNS yang mengikuti ujian tes kompetensi dasar, ternyata dari hasil Panitia Seleksi Nasional hanya 91 orang dinyatakan memenuhi passing grade. Halaman 11
Anak berumur 4,5 tahun tewas tenggelam di Kolam Renang Mongkey Bar Bella Kita, di Banjar Kanginan Desa Besan Kecamatan Dawan, Minggu (11/11) kemarin. Dia adalah Putu Mahayasa asal Banjar Anyar, Padangsambian, Denpasar. Halaman 15
Bocah Tewas di Kolam Renang
Jakarta (Bali Post) – Atlet bulu tangkis ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon merebut gelar juara dalam turnamen Cina Terbuka 2018. Ia menang atas pasangan tuan rumah dalam laga final yang berlangsung Minggu (11/11) kemarin. Minions, seperti dipantau dari situs resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), menang dalam tiga game 25-27, 21-17, 2115 atas pasangan Cina He Jiting/Tan Qiang selama 58 menit permainan. Kemenangan itu sekaligus menjadi kemenangan ketiga Minions atas pasangan peringkat 17 dunia itu. Catatan pertemuan kedua pasangan pun menjadi 3-1 dengan pertemuan terakhir pada turnamen Denmark Terbuka 2018. ‘’Kami banyak tertekan lawan pada game pertama. Mereka punya tenaga lebih dan kami harus mengimbangi permainan lawan. Kami juga harus siap dengan tekanan serangan lawan,’’ kata Marcus seperti tercantum dalam situs
Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Ganda tuan rumah tampak unggul 11-7, 12-8, 1310. Tetapi, Kevin/Marcus mampu mengimbangi 14-14 dan beberapa kali bersaing ketat hingga game setting 20-20. Hanya, pasangan Indonesia gagal merebut game pertama 25-27. Kevin/Marcus mampu bangkit pada game kedua dengan permainan yang lebih tenang dan mengurangi kesalahan mereka. Hasilnya mereka unggul 10-5, 12-8, 13-10, 15-13, hingga 21-17. ‘’Kami lebih siap dan antisipasi serangan-serangan lawan. Mereka memang punya serangan yang cepat dan pukulan kencang,’’ ujar Kevin tentang game keduanya. Pada game penentuan, He/Tan sempat beberapa kali menyamakan kedudukan 3-3, 5-5, 6-6, dan 11-11. Tetapi, Minions mampu menyelesaikan permainan dengan keunggulan 14-11, 17-13, 19-14, hingga 21-15. Hal. 15 Pasangan Muda
Prof. Dr. Yudha Triguna
Semua Pihak Mesti Hormati Desa Pakraman Denpasar (Bali Post) Semua pihak mesti menghormati keberadaan desa adat/pakraman di Bali. Apalagi, keberadaannya sudah diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan NKRI. Desa pakraman bahkan sudah ada sebelum NKRI ada. ‘’Makanya setelah NKRI ada UUD 1945 pasal 18B memberikan pengakuan dan penghormatan terhadap kesatuan hukum masyarakat adat yang masih hidup dan sesuai dengan prinsip NKRI,’’ ujar Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta dikonfirmasi, Minggu (11/11) kemarin. Parta menambahkan, UUD 1945 sebagai konstitusi tertinggi di negara ini telah memberikan legitimasi atas keberadaan desa pakraman. Kemudian desa pakraman memiliki produk hukum bernama awig-awig dengan aturan pelaksananya adalah pararem. ‘’Selanjutnya tolong baca Bab I tentang ketentuan umum yang memuat definisi desa dalam Undang-undang No.6 Tahun 2014 tentang Desa. Kita akan paham posisi dan
kedudukan desa pakraman dalam NKRI,’’ imbuhnya. Dalam Undang-undang Desa, lanjut Parta, desa dan desa adat adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah. Desa dan desa adat berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal-usul, dan atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan NKRI. ‘’UUD 45 saja mengakui adanya keberagaman yang ada di nusantara. Harusnya semua pihak menghormati desa pakraman,’’ jelas politisi PDI-P ini. Menurut Parta, pecalang yang melaksanakan keputusan desa pakraman tidak bisa di-OTT (operasi tangkap tangan). Kecuali mereka melakukan tindakan di luar perintah desa pakraman, tentu wilayahnya sudah di luar melaksanakan tugas desa pakraman. ‘’Dewan akan mengundang pihak Saber Pungli, MUDP dan Bendesa Adat. Kita akan bicara secara baik-baik untuk mencari solusi,’’ pungkasnya. (kmb32) I Nyoman Parta
Gubernur Koster akan Bangun Budaya Bali dengan Konsep Khusus yang Tumbuh dari Akar Masyarakat
KSTD - Gubernur Bali Wayan Koster meresmikan pelaksanaan Pesamuhan Agung Kertha Semaya Trah Dalem (KSTD) Provinsi Bali dan sosialisasi buku ‘’Manca Agung Trah Ida Dhalem Shri Aji Tegal Besung’’ di Gedung Ksirarnawa, Art Centre, Denpasar, Minggu (11/11) kemarin.
BUDAYA Bali merupakan salah satu elemen terpenting bagi setiap aspek kehidupan masyarakat Bali. Budaya menjadi napas kehidupan orang Bali, menyatu dengan adat dan agama Hindu. Ketiganya tumbuh menjadi sebuah tradisi yang digelar secara turun-temurun, keunikan yang dikagumi oleh para wisatawan domestik maupun mancanegara. Oleh karena itulah, ke depan pelestarian dan pembangunan budaya, adat, tradisi, dan agama di Bali harus dirancang dan dilaksanakan berlandaskan konsep yang tumbuh dari akar kehidupan masyarakat Bali, di samping konsep pelestarian yang diterapkan pemerintah pusat. Demikian penegasan yang disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri dan meresmikan pelaksanaan
Pesamuhan Agung Kertha Semaya Trah Dalem (KSTD) Provinsi Bali dan sosialisasi buku ‘’Manca Agung Trah Ida Dhalem Shri Aji Tegal Besung’’ di Gedung Ksirarnawa, Art Centre, Denpasar, Minggu (11/11) kemarin. ‘’Budaya, adat, tradisi, agama, dan kearifan lokal yang tumbuh di masyarakat adalah elemen terpenting kehidupan Bali. Melalui visimisi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ yang kami usung, pembangunan dan pelestarian elemen-elemen ini akan kami utamakan, harus dibangun dengan serius, punya konsep sendiri, di samping konsep nasional yang dilaksanakan oleh pusat. Karena kita yang tahu budaya, adat, tradisi dan agama kita, jadi kita yang tahu di mananya yang harus kita bangun,’’ tegas Koster seraya menyatakan
salah satu rencana tersebut sudah direalisasikan berupa pelestarian busana adat Bali dan aksara Bali yang diatur dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 79 dan Nomor 80 Tahun 2018. Sementara itu terkait kegiatan pasemetonan, Koster menyampaikan apresiasinya yang diharapkan dapat mendukung pembangunan Bali. ‘’Pasemetonan sangat bagus untuk membangun jati diri, integritas, moral dan kompetensi krama-nya, dan ini akan memperkuat unsur-unsur masyarakat Bali secara keseluruhan untuk selanjutnya secara bersama-sama membangun Bali dan mendukung program-program yang dilaksanakan pemerintah dalam menciptakan masyarakat Bali yang maju, bahagia secara sekala-niskala,’’ pungkasnya. Di sisi lain, Pengageng
Ageng KSTD Provinsi Bali Drs. Dewa Made Suamba Negara, M.Si. menyatakan pesamuhan kali ini merupakan yang ke-9 sejak pertama kali dilangsungkan tahun 2009. Adapun program utama yang dilaksanakan yakni secara vertikal berjanji menjaga kebesaran nama KSTD, dan secara horizontal yakni menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan mendukung pelaksanaan programprogram pemerintah. Melalui momen tersebut, ia berharap ke depan pemerintah bisa lebih memperhatikan pelestarian budaya Bali dan utamanya bisa menyebarluaskan hasil-hasil dokumentasi sejarah Bali melalui pendidikan formal maupun nonformal guna menambah wawasan generasi muda Bali. Hal. 15 Kajian Sejarah
DENPASAR
2 Anthonius I Made Restika, S.E., M.M.
Siap Restorasi Badung Bebas Korupsi SEMANGAT restorasi yang menjiwai Partai Nasional Demokrat (NasDem) menarik minat Anthonius I Made Restika, S.E., M.M. untuk bergabung bersama partai yang dipimpin Surya Paloh tersebut. Bahkan, pria kelahiran Abianbase 48 tahun silam ini menjadi salah satu calon legislatif yang akan bertarung memperebutkan kursi di DPRD Badung di pemilu April 2019. Lulusan Magister Manajemen Unud ini maju melalui daerah pemilihan Badung 1. Sebagai salah satu caleg, Restika mengusung visi sebagai penyalur aspirasi masyarakat Badung. Dalam konteks penyalur aspirasi rakyat, pria yang juga profesional di bidang keuangan ini memandang pentingnya rakyat memiliki saluran untuk menyuarakan kepentingan, terutama menyangkut soal kesejahteraan. Dengan pengalaman sebagai Direktur di BPR Varis Mandiri, tentu saja Restika paham mengenai persoalan menyangkut ekonomi rakyat di Badung. Restorasi sendiri dalam pandangan Restika berintikan pada semangat perubahan. Dalam konsep Partai NasDem, Restorasi Indonesia adalah gerakan memulihkan, mengembalikan, serta memajukan fungsi pemerintahan Indonesia kepada cita-cita Proklamasi 1945, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia. Restorasi Indonesia yang diusung dan akan terus dilakukan Partai NasDem mencakup empat kata kerja sekaligus kata kunci perjuangan Partai NasDem,
Anthonius I Made Restika, S.E., M.M. (kanan) yaitu Memperbaiki, Mengembali- memimpikan terwujudnya politik kan, Memulihkan, Mencerahkan. tanpa mahar untuk menciptaMenurut Restika, restorasi bu- kan demokrasi yang lebih baik. kan jalan pintas. Syarat utama Selama ini mahar politik dalam restorasi adalah perubahan men- bentuk pembayaran uang dalam dasar, menyeluruh dan terpadu, jumlah tertentu dalam proses penmelibatkan populasi besar dengan calonan jabatan-jabatan politik pengerahan energi berpikir yang telah menjadi penyakit mematikuat dan terarah dan berjangka kan bagi demokrasi. Mereka yang waktu panjang. dibebani biaya mahar politik yang Berbicara mengenai restorasi, besar cenderung melakukan koyang ingin dicapai dirinya di rupsi ketika telah terpilih untuk Badung adalah bagaimana pe- mengembalikan modal yang telah merintahan di kabupaten dengan dikeluarkan. PAD tertinggi di Bali tersebut Maka, menurut Restika, koruterbebas dari korupsi. Soal ko- psi dalam birokrasi pemerintahan rupsi ini menjadi salah satu per- yang dilakukan oleh pejabat hatiannya, mengingat masalah politik yang terpilih melalui penyalahgunaan kewenangan dan demokrasi dapat ditekan apabila uang rakyat masih sangat rentan budaya memberikan mahar politerjadi di Badung. tik dapat dilenyapkan. Sulit meSelain itu, pria yang aktif di mang tetapi bukan berarti tidak organisasi Perbarindo ini juga mungkin. (ad465)
Senin Umanis, 12 November 2018
HUT Ke-20 BKS-LPD Kota Denpasar
Wali Kota Ajak LPD Tingkatkan Sinergitas dengan Bank Sampah PEMBENTUKAN Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai ekonomi berbasis komunitas masyarakat di Bali telah diapresiasi banyak pihak. Lembaga keuangan berbasis adat dengan mengadopsi konsep sekaa, banjar dan desa adat ini telah tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat Bali. Dalam peringatan HUT Badan Kerja Sama-Lembaga Perkreditan Desa (BKS-LPD) Kota Denpasar yang ke-20, acara dikemas dengan jalan santai dan pemungutan sampah plastik di areal Pantai Mertasari, Minggu (11/11) kemarin. Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Dalam kesempatan tersebut, nampak Wali Kota Rai Mantra turut serta memungut sampah plastik dan mengapresiasi kegiatan tersebut. ‘’Kegiatan ini sangat positif. Menularkan kebiasaan positif ini wajib dilakukan sebagai langkah nyata untuk menjaga lingkungan,’’ ujarnya. Khusus terkait pengembangan keberadaan LPD, Wali Kota Rai Mantra mengajak pengurus-pengurus LPD untuk bisa mensinergikan program-program LPD dengan bank sampah. ‘’Saya kira ini hal yang sangat tepat untuk disinergikan lebih serius lagi. Ke depan masyarakat yang rajin menyerahkan sampah di bank sampah, bisa terintegrasi di tabungan LPD setempat,’’ ungkapnya. Rai Mantra menambahkan, masyarakat harus diedukasi positif dan diapresiasi. ‘’Bentuk apresiasinya bisa dengan mem-
SAMPAH PLASTIK - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra ikut memungut sampah plastik serangkaian acara HUT ke-20 BKS-LPD Kota Denpasar di areal Pantai Mertasari, Minggu (11/11) kemarin. berikan hadiah-hadiah sederhana untuk masyarakat yang memiliki intensitas paling tinggi dalam menyetorkan sampah dan menabung, pasti akan sangat terpacu,’’ katanya. Ke depan, Wali Kota Rai Mantra juga mendorong seluruh LPD di Kota Denpasar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi dan digitalisasi dalam mempermudah sistem. ‘’Saat ini masyarakat sudah merasakan betul manfaat dari LPD tersebut, yang harus terus dikuatkan dan dikembangkan sebagai ekonomi kerakyatan dengan keuntungannya dapat dinikmati langsung masyarakat,’’
tegasnya. Hal tersebut disambut baik oleh Ketua BKS LPD Kota Denpasar Wayan Rayun. Pihaknya menyampaikan bahwa misi ke depan juga mendukung program Smart City. ‘’Kami juga memiliki misi untuk meningkatkan pemanfaatan positif dari digitalisasi. Salah satunya tentu mengintegrasikan program-program positif LPD dan keberadaan bank sampah, seperti arahan Bapak Wali Kota,’’ ujarnya. Rayun berharap LPD bisa dijadikan tumpuan dalam mengembangkan perekonomian di Bali dan meningkatkan rasa persaudaraan dan gotong royong. (ad458)
KUPVA BB Ilegal Rusak Citra Pariwisata Bali
Denpasar (Bali Post) -
Di balik gemerlapnya pariwisata Bali, ada sejumlah masalah yang tersimpan. Salah satunya adalah Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) ilegal. Mengingat Bali adalah daerah pariwisata yang notabene intensitas penukaran valuta asing cukup tinggi, kehadiran KUPVA BB ilegal sangat potensial merusak citra pariwisata Bali. Ketua Asosiasi Pedagang Valuta Asing (APVA) Bali Ayu Dama mengatakan, setiap wilayah di Indone-
sia memiliki masalah yang berbeda-beda. Seperti DKI Jakarta permasalahannya cenderung money launder-
819446 / 081337032965
Topik : KUPVA BB Ilegal Rusak Citra Pariwisata Bali
ing. Sementara permasalahan KUPVA di Bali adalah penipuan terhadap turis asing, karena Bali merupakan provinsi yang bergantung dari pariwisata. Ia berharap money changer yang tidak bertanggung jawab dapat berkurang, khususnya di Bali. Menurut Ayu Dama, penipuan itu bersifat hit and run. Meski ada permasalahan yang dialami tamu terkait penukaran valas dan sudah dibantu oleh aparat jagabaya setempat, namun tamu sering enggan kasus itu diproses hukum. Namun, dampaknya
pada lama tinggal tamu yang berkurang. “Kalau ketemu biasanya akan langsung diganti, tapi tamu ini tidak mau melakukan proses hukum. Ketika kena masalah, dia bisa pulang langsung ke negaranya. Itu yang sangat merugikan Bali,” katanya mengingatkan. Dengan adanya masalah ini, Ayu Dama berharap Gubernur Bali membuat Pergub untuk daerah Bali sambil menunggu UU tentang valuta asing. “Kami berharap kepada Gubernur Bali yang baru melalui Wakil Gubernurnya yang notabene Ketua PHRI yang sudah mengetahui permasalahan pariwisata akibat money changer ilegal diharapkan membuat Pergub untuk daerah Bali terkait keberadaan money changer itu. Kami sangat berterima kasih Wagub su-
dah menindaklanjuti toko Tiongkok. Sementara itu, juga ada permasalahan KUPVA BB illegal yang juga perlu perhatian serius, karena dia transaksi di atas mobil,” bebernya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Grup Surveilans KLU dan Moneter Bank Indonesia KPw Bali Zulfan Nukman mengatakan, industri KUPVA BB ini sangat rentan dijadikan sebagai sarana tindak pidana pencucian uang, narkotika, dan korupsi. Buktinya, sudah banyak pemilik atau penyelenggara KUPVA BB di Jakarta dan Batam yang ditahan atau dimintai keterangan oleh penyidik dari kepolisian atau BNN. Berdasarkan hasil pengawasan BI, kata Zulfan Nukman, sebagian besar penyelenggara KUPVA BB masih memiliki skor penera-
pan program Anti Pencucian Uang (APU) dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT) dengan predikat rendah. Hal ini antara lain disebabkan masih kurangnya pemahaman KUPVA BB terhadap ketentuan APU dan PPT, ketidakpedulian komisaris dan direksi terhadap penerapan prosedur Customer Due Diligience (CDD), Beneficial Owner (BO), dan tingkat kesadaran yang masih rendah dari penyelenggara KUPVA BB terhadap manajemen risiko penyelenggara KUPVA BB, khususnya risiko yang timbul dari pencucian uang dan pembiayaan terorisme. Zulfan Nukman menambahkan, Provinsi Bali merupakan salah satu sentra utama kegiatan penukaran valuta asing. Hal tersebut dapat dilihat dari jumlah penyelenggara KUPVA BB
yang mencapai 125 penyelenggara dengan jumlah kantor cabang sebanyak 511. Sehingga secara total terdapat 632 kantor penyelenggara KUPVA BB berizin yang melakukan kegiatan usaha penukaran uang di wilayah Provinsi Bali. Berdasarkan data transaksi triwulan III tahun 2018, tercatat rata-rata volume transaksi jual dan beli bulanan dari seluruh kantor pusat penyelenggara KUPVA BB di Bali yaitu sebesar Rp 3,47 triliun atau 9,93 persen terhadap rata-rata volume transaksi nasional yang mencapai Rp 34,93 triliun per bulan. (kmb42) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965
Rai Mantra Buka Musyawarah Sabha Luncurkan Buku Ekonomi Satyagraha di Budapest University Upadesa Kota Denpasar Tahun 2018 Temui Pimpinan Parlemen Hungaria, Wedakarna Galang Kerja Sama Ekonomi dan Pendidikan Selaraskan Pembangunan Berbasis ”Tri Hita Karana” DALAM rangka penyegaran sebagai upaya menyusun rencana kerja lima tahunan, Sabha Upadesa Kota Denpasar menggelar Musyawarah Kerja Sabha Upadesa Kota Denpasar Tahun 2018. Kegiatan yang dirangkaikan dengan pergantian pengurus ini dibuka Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di Tabanan, Minggu (11/11) kemarin. Turut hadir dalam kegiatan yang diikuti oleh Forum Kades/Lurah, Forum Pekaseh, Forum Bendega, serta Forum Bendesa se-Kota Denpasar ini, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar. Dalam laporannya, Ketua Sabha Upadesa Kota Denpasar I Wayan Meganadha menjelaskan, Sabha Upadesa merupakan salah satu lembaga yang menaungi beragam organisasi hingga tingkat terbawah. Sehingga dengan adanya Sabha Upadesa ini, sinkronisasi dalam mendukung pembangunan di berbagai sektor dapat tercipta. “Mengingat di Bali saat ini terdapat dua sistem yang diakui, yakni sistem adat dan kedinasan, hal inilah yang disinkronkan melalui Sabha Upadesa, sehingga pola pembangunan dapat efektif dan tidak tumpang tindih,” paparnya. Meganadha menambahkan, dalam kerjanya, Sabha Upadesa senantiasa mengutamakan musyawarah guna membangkitkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Kota Denpasar. Bahkan saat ini Sabha Upadesa secara langsung terlibat dalam pembentukan aturan dan menyikapi isu di Kota Denpasar.
MUSYAWARAH - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara saat menghadiri Musyawarah Sabha Upadesa Kota Denpasar Tahun 2018 di Tabanan, Minggu (11/11) kemarin. Khusus di tahun 2018, kata Meganada ada delapan isu yang harus menjadi perhatian bersama di berbagai sektor. Seperti halnya masalah kependudukan, sistem pengelolaan sampah, pemahaman tentang saber pungli, pemberantasan narkoba, peluang pemanfaatan pariwisata budaya oleh desa adat, sinergitas antara pemerintah dan komponen masyarakat, serta menjaga kesucian pura. “Isu inilah yang ingin kita bahas pada musyawarah ini, sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dalam pengambilan keputusan agar tidak tumpang tindih menuju kesejahteraan rakyat,” tegasnya. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dalam arahannya menekankan pentingnya Sabha Upadesa sebagai organisasi masyarakat berbagai komponen yang dapat menjadi
sumber pemikiran guna penyelarasan pembangunan berlandaskan Tri Hita Karana. “Sabha Upadesa bekerja dengan berlandaskan Tri Hita Karana, hal inilah yang menjadi penting bagi pemerintah sehingga pembangunan yang selaras, serasi dan seimbang berlandaskan Tri Hita Karana menuju keharmonisan dapat terwujud di Kota Denpasar,” jeleasnya. Rai Mantra menambahkan, siapa pun nantinya menjadi pengurus Sabha Upadesa yang baru, tentu tugas berat telah menanti. Delapan isu yang telah disampaikan tadi agar dapat menjadi perhatian bersama dalam menciptkan solusi. “Selaku pemerintah, kami berharap dari musyawarah ini dapat muncul buah pemikiran yang nantinya dapat menjadi rekomendasi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Denpasar,” jelasnya. (ad461)
PERJUANGAN Senator DPD-RI asal Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III kembali menujukkan kelasnya sebagai pemimpin muda Bali yang konsisten membawa perjuangan Bali hingga ke panggung internasional melalui jalur diplomasi politik. Salah satu yang terekam, bagaimana sosok senator termuda asal Bali saat melakukan kunjungan ke Hungaria, salah satu negara di Eropa Timur yang merupakan pusat ekonomi baru. Dalam kunjungan singkatnya ke Budapest, Senator Arya Wedakarna seperti biasa membawa misi dalam bidang pendidikan, ekonomi dan budaya. Salah satu agenda strategis dari senator Bali ini adalah ketika bertemu dengan His Excellency Istvan Jakab (Deputy Speaker Hungarian National Assembly) di Gedung Parlemen Hungaria. Dalam kesempatan tersebut, Wedakarna menjelaskan bahwa hubungan Indonesia dan Hungaria kini dalam tahap yang menjanjikan, sehingga perlu adanya kebijakan luar negeri di kedua negara yang prinsipnya saling menguntungkan dan melengkapi. ‘’Kebijakan politik, termasuk kerja sama ekonomi, pendidikan dan kebudayaan di bawah kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo ini sangat terbuka dengan kerja sama mutual internasional. Hungaria adalah salah satu negara di Eropa yang bisa kita jadikan prioritas dalam meningkatkan hubungan Bali khususnya dalam bidang pariwisata, pendidikan, ekonomi dan teknologi.
MUHIBAH - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama His Excellency Istvan Jakab (Deputy Speaker Hungarian National Assembly) dan Prof. Janos Jozsa (Rector Budapest University of Techonology and Economics). Selama ini komunikasi kita d e ng a n Ke d ut a a n B e sa r dan Diplomat Hungaria sangat baik, terlebih dengan adanya dukungan DPD-RI Bali dalam hal pengangkatan Honorary Consul untuk Hungaria di Bali. Kita akan jajaki misi kerja sama ini terus menerus,’’ ungkap Shri Arya Wedakarna. Ia pun berharap agar kerja sama dalam bidang pendidikan antara Indonesia dan Hungaria bisa ditingkatkan, dan berharap semakin banyak anak muda Bali melanjutkan pendidikan ke luar negeri. ‘’Kita sudah bicara ke pimpinan DPR Hungaria, bahwa kuota beasiswa pendidikan mahasiswa Indonesia baik untuk program S-1, S-2 dan S-3 agar bisa ditingkatkan. Apalagi banyak univeritas di Hungaria sudah menawarkan kelas internasional. Faktor jarak yang relatif dekat dengan
Indonesia dibanding negara Eropa lainnya, dan biaya hidup yang cenderung lebih murah dibanding negara di kawasan dan penguasaan bahasa Inggris di negara ini semakin menjadikan Hungari sangat potensial untuk pelajar mahasiswa. Saya berharap ini bisa ditingkatkan. Selain itu, Bali perlu belajar dari bagaimana negara ini begitu serius memelihara situs budaya yang bernilai tinggi. Mereka sangat ahli dalam hal preservasi, konservasi benda cagar budaya. Indonesia harus banyak belajar,’’ ungkap Shri Arya Wedakarna. Selama di Budapest, selain bertemu dengan sejumlah pimpinan eksekutif kementerian dan juga lembaga kajian, Senator Wedakarna juga berkesempatan mengunjungi Universitas Budapest dan diterima langsung oleh Prof. Janos Jozsa (Rector Budapest University
of Techonology and Economics). Dalam kesempatan di salah satu univeritas tertua di dunia ini, Senator Wedakarna menyampaikan potensi bertemunya dua arus besar dalam bidang teknik dan ekonomi, khususnya mengeratkan hubungan para intelektual bangsa. Selain itu, Senator Arya Wedakarna juga memperkenalkan sejumlah Gagasan Ekonomi Satyagraha yang merupakan pengejawantahan konsepkonsep ekonomi berdikari. ‘’Kita sambut baik rencana kedatangan Presiden Hungaria ke Indonesia pada akhir 2018 ini, dan peran kami dari parlemen adalah bagaimana menjalankan fungsi pengawasan UU, dan bersinergi dengan pemerintah Joko Widodo agar hubungan baik ini tercapai,’’ ungkap Shri Arya Wedakarna yang juga mantan Rektor Universitas Mahendradatta (d/h Marhaen). (ad467)
BADUNG
Senin Umanis, 12 November 2018
3
Tancapkan Trisula
Bupati Giri Prasta Buka Festival Seni Budaya Badung XII Tahun 2018
FESTIVAL - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta secara resmi membuka Festival Seni Budaya Kabupaten Badung XII Tahun 2018, Jumat (9/11) di depan Pura Taman Ayun, Mengwi. BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta membuka secara resmi Festival Seni Budaya Kabupaten Badung XII Tahun 2018, di depan Pura Taman Ayun, Mengwi, Jumat (9/11) lalu. Perhelatan ini dibuka secara resmi dengan penancapan trisula oleh Bupati Giri Prasta. Acara pembukaan tersebut diisi pawai kesenian dari masing-masing kecamatan di Badung. Di antaranya hadir pada acara tersebut Ny. Seniasih Giri Prasta, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa beserta istri, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata beserta Wakil Ketua DPRD Badung Nyoman Karyana, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa beserta istri, panglingsir Puri Ageng Mengwi A.A Gde Agung serta seniman se-Kabupaten Badung. Bupati Giri Prasta mengatakan, pemerintah bersamasama dengan DPRD berkomitmen melestarikan adat, agama
dan seni budaya. Bupati Giri Prasta menyadari masyarakat Hindu di Bali dan Badung kebanyakan waktunya habis untuk kegiatan adat. Begitu pula banyak dana habis untuk kegiatan yadnya. Untuk itu, pemerintah turun langsung hadir di tengah-tengah masyarakat untuk meringankan beban itu. Menurutnya, setiap desa adat pasti ada bagian parahyangan, pawongan dan palemahan atau konsep Tri Hita Karana. ‘’Kaitannya dengan agama, agama ini kita wajib selaku pemerintah untuk mengingatkan kesadaran masyarakat untuk meningkatkan sradha dan bakti,’’ katanya. Dikatakan, pemerintah telah memberikan penghargaan bagi seniman di Kabupaten Badung, bahkan telah membangun Panggung Pemuda Budaya. Sementara, terkait dengan tradisi, semua desa
adat memiliki dresta, pararem dan awig-awig yang dihormati bersama. ‘’Berkenaan dengan budaya, di Kabupaten Badung dari tiga tahun lalu telah menerapkan pengarusutamaan kebudayaan, sehingga filosofinya pelaksanaan pembangunan di Badung harus berakar budaya Bali dan nuansa seni,’’ jelasnya. Bupati Giri Prasta berharap kepada seniman melalui sanggar maupun sekaa teruna begitu juga masyarakat Badung agar ikut melestarikan dan mempertahankan budaya yang ada di Kabupaten Badung dan Bali. Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayan Kabupaten Badung I.B. Anom Bhasma selaku Ketua Panitia menyampaikan, Festival Seni dan Budaya Kabupaten Badung Tahun 2018 ini mengambil tema ‘’Buddhaya Lango Wesananing Urip Samasta Praja’’. Tema ini berarti menjunjung tinggi seni budaya adiluhung sebagai roh pembangunan Kabupaten Badung Semesta Berencana. Sedangkan tujuan dilaksanakannya Festival Seni Budaya ini adalah untuk memberikan kesempatan para seniman dalam menyalurkan hobi dan bakatnya di bidang seni dan budaya Bali, sehingga lewat lomba seni dan budaya, Bali bisa ajeg dan lestari. Lomba-lomba yang dilaksanakan dalam Festival Seni Budaya kali ini adalah lomba bapang barong dan makendang tunggal, lomba baleganjur seBali yang diikuti oleh sekaa, sanggar, sekaa teruna, dan anak-anak se-Bali. Lomba akan berlangsung hingga 14 November, yang dipusatkan di Puspem Badung. (ad456)
SOSOK kemashalatan diri, lingkungan sekitar serta bagi bangsa dan negara. ‘’Setiap zaman pasti ada pahlawannya dan setiap pahlawan pasti bekiprah di eranya. Jadi, sampai seberapa jauh setiap komponen bangsa dapat mewarisi nilai-nilai kepahlawanan, melanjutkan perjuangan mengisi kemerdekaan demi mencapai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur,’’ katanya. Karena itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Badung ini mengatakan, dibutuhkan sosok pemuda Indonesia sebagai generasi penerus yang mempunyai jiwa patriotisme, pantang menyerah, disiplin, berkarakter dan menguasai ilmu pengetahuan. (par)
Kebutuhan Listrik di Badung Selatan Meningkat
PLN Siapkan SKTT 150 KV Mangupura (Bali Post) Peningkatan kebutuhan listrik terus terjadi di kawasan Badung Selatan, seperti Pecatu hingga Nusa Dua. Padahal gardu induk hanya dilayani dari Nusa Dua saja. Akibat kebutuhan yang terus meningkat serta jarak suplai yang jauh, terjadi kelebihan persentase pembebanan (overblast). Untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Bali Selatan, PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) I mulai melakukan pemasangan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV. Kabel bawah tanah ini dipasang dari kawasan Pecatu, Ungasan, Kutuh, hingga Nusa Dua. Bagian Teknik JBTB I Aditya yang dikonfirmasi, Minggu (11/11) kemarin, mengungkapkan untuk kabel yang dipasang dari kawasan Pecatu hingga Nusa Dua memiliki panjang
sekitar 12 km. Pengerjaan ini menjadi satu dengan pemasangan SKTT 150 kV yang di Bandara Ngurah Rai untuk mendukung pertemuan IMF-WB awal Oktober lalu. Sedangkan panjang kabel yang terpasang dari bandara hingga ke Pecatu sekitar 10 km. ‘’Total pekerjaan SKTT 150 kV dari Bandara-Pecatu hingga Nusa Dua yaitu sepanjang 22 km. Ini nantinya akan dimanfaatkan untuk men-suplay di daerah Pecatu-Nusa Dua dan Bandara. Tentunya ini untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Bali Selatan,’’ tegasnya. Untuk teknis pengerjaan, kata Aditya dilakukan dengan teknik pengeboran tanah dengan kedalaman sekitar 3 m. Sampai saat ini, pengerjaan fisik sudah mencapai 20 persen. Pihaknya menargetkan proyek tuntas pertengahan tahun 2019. ‘’Ini memang pengerjaan-
Jalur Pariwisata
Jalan Darmawangsa Belum Dilengkapi Saluran Drainase Mangupura (Bali Post) -
Meski merupakan jalur pariwisata, Jalan Darmawangsa, Desa Kutuh, Kuta Selatan, ternyata masih belum dilengkapi saluran drainase. Buktinya, sejumlah titik jalan tersebut pada Minggu (11/11) kemarin masih tergenang air. Genangan itu muncul saat hujan pada Kamis (6/11) lalu. Menurut Perbekel Kutuh Wayan Purja, genangan air yang berlokasi di dekat pertigaan Gunung Payung ini memang sudah lama dikeluhkan warga. Karena tidak adanya saluran drainase dan kondisi jalan seperti cekungan, genangan ini selalu terjadi saat hujan
Pahlawan Baru
HARI Pahlawan yang diperingati setiap 10 November, memiliki makna tersendiri di mata Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Ini adalah momentum bagi bangsa Indonesia untuk melakukan introspeksi diri, seberapa jauh komponen bangsa dapat mewarisi nilai-nilai kepahlawanan sehingga menjadi pahlawan baru melanjutkan perjuangan di eranya. ‘’Indonesia saat ini membutuhkan sosok pahlawan baru yang berdedikasi dan berprestasi pada bidangnya untuk memajukan negeri ini,’’ ungkapnya. Pria bersahaja itu mengatakan, tema Hari Pahlawan tahun ini adalah ‘’Semangat Pahlawan di Dadaku’’. Tema ini mengandung makna, sesuai fitrahnya dalam diri setiap insan tertanam nilai-nilai kepahlawanan. Karena itu, siapapun dapat menjadi pahlawan. Setiap warga negara Indonesia tanpa kecuali dapat berinisiatif mengabdikan hal yang bermanfaat untuk
Bali Post/edi
GENANGAN - Seorang pengendara motor melintas di depan genangan air di Jalan Darmawangsa, Kutuh, Kuta Selatan, Minggu (11/11) kemarin.
nya dimulai sejak sebelum pelaksanaan IMF-WB lalu. SKTT ini menggunakan jenis kabel tanam,’’ ujarnya. Sebagai penguat, di dekat Bali Pecatu Graha (BPG) akan dibangun gardu indoor, dengan menerapkan sistem Gas Insulated Switchgear (GIS) atau gardu induk yang menggunakan isolasi gas. Dengan adanya SKTT ini, diharapkan akan ada tambahan daya sebesar 120 MW dari Pecatu untuk memasok kawasan Kuta Selatan, seperti Pecatu hingga Nusa Dua. Menurut Aditya, dengan tambahan GIS di Pecatu dan bandara untuk suplay-nya bisa saling mendukung antara gardu di bandara, Nusa dua dan Pecatu. Apabila ada pemeliharaan di Nusa Dua, pasokan listrik akan didukung sulpay dari Pecatu maupun bandara, begitu juga sebaliknya. (kmb23)
Bali Post/edi
PENGEBORAN - Proses pengeboran pada proyek pemasangan kabel SKTT 150 kV di kawasan Pecatu, Minggu (11/11) kemarin.
turun. ‘’Ini baru memasuki musim hujan, kalau sudah masuk puncak musim hujan, itu berat nanti,’’ katanya. Untuk itu, pihaknya berharap agar ada penanganan dari pemerintah, mengingat jalan tersebut merupakan jalur pariwisata. Sementara itu, Kepala Di-
nas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung I.B. Surya Suamba mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan pembangunan saluran drainase di kawasan tersebut. ‘’Sudah kita usulkan tahun 2019. Pembuatan drainase memang
solusi yang terbaik untuk penanganannya,’’ ujarnya. Hal senada disampaikan Kabid Bina Marga PUPR Badung Sang Nyoman Oka Parmana. Menurutnya, akan dibuatkan saluran pembuangan menuju ke arah Gunung Payung. Sementara, dengan kondisi jalan agak cekung, tidak mungkin dilakukan peninggian jalan. Karena kalau ditinggikan, saat hujan air bisa menggenangi rumah warga sekitar. (kmb23)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L
HUT Ke-12
Dukung Konservasi Penyu dan Pengurangan Sampah Plastik
SMK TI Bali Global Makin ”Glowing of Glory’’ Pertamina TBBM Sanggaran Serahkan Bantuan CSR SMK TI Bali Global merayakan puncak HUT ke-12 pada Sabtu (10/11). Pada HUT kali ini tema yang diambil ‘’Glowing of Glory’’. Acara dibuka dengan penampilan tari Selat Segara. Turut hadir dalam acara itu Kepala UPT Disdik di Kota Denpasar Dewa Ayu Eka Putri Kartini, S.E., M.Si. dan Wakil Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti. Kepala SMK TI Bali Global Drs. I Gusti Made Murjana, M.Pd. mengatakan, ada beberapa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka HUT SMK TI Bali Global. Meliputi kegiatan olahraga, lomba IT internal, bakti sosial dan seni. Kegiatan olahraga yang telah dilaksanakan di antaranya jalan sehat berhadiah utama sepeda motor. Kegiatan ini dilaksanakan pada 4 November lalu. Kegiatan olahraga lainnya adalah pertandingan futsal antarkelas yang tetap menjunjung sportivitas, yang dilaksanakan di Metro Futsal Renon pada 5–6 November lalu. Selanjutnya dilaksanakan lomba IT internal yang melibatkan seluruh siswa– siswi SMK TI Bali Global Denpasar yang diselenggarakan pada 7–8 November. Lomba IT ini meliputi lomba desain web, lomba poster digital, lomba film pendek, lomba poster manual, lomba instalasi jaringan, lomba instalasi mikrotik, lomba doodle and lettering arta dan lomba fotografi. Untuk lomba seni dikhususkan pada siswa-siswi kelas XII dengan menampilkan kreasi, cipta dan gerak modifikasi yang dikemas dalam pentas seni per masing–masing kelas. Dibuka juga stan pameran IT Globaliti yang melibatkan tim IT dan siswa kreatif SMK TI Bali Global Denpasar. Di antaranya globaliti robotik, menampilkan hasil karya, kreativitas siswa per masing–masing jurusan, dan dilibatkan pula pergu-
LOMBA - Dalam HUT ke-12, SMK TI Bali Global memberikan penghargaan kepada siswa siswinya yang menang dalam lomba yang diadakan SMK TI Bali Global. ruan tinggi dari Stikom Bali, Bisma Informatika serta stan kuliner. Pada perayaan HUT yang ditandai dengan pelepasan balon itu juga dilakukan penandatanganan MoU dengan beberapa perusahaan. Yaitu Bamboomedia, Balai Diklat Industri dan ACENET atau PT Bali Socket Informindo. Dengan demikian SMK TI Bali Global Denpasar telah bekerja sama dengan lebih dari 120 MoU dengan pihak dunia usaha dan dunia industri. SMK TI Bali Global mempunyai visi menjadi SMK TI unggulan di Indonesia yang terus-menerus menyelaraskan program pendidikannya dengan dunia usaha dan dunia industri serta lingkungan pendukung lainnya. Sehingga menghasilkan lulusan yang kompeten serta berwawasan global. Untuk mewujudkan visi tersebut, SMK TI Bali Global melaksanakan berbagai kegiatan yang mendukung visi-misinya. Salah satu kegiatannya adalah program kerja OSIS SMK TI Global Denpasar adalah perayaan HUT yang dilaksanakan setiap tanggal 10 November, bertepatan dengan Hari Pahlawan Na-
sional. ‘’Glowing of Glory 12 SMK TI Bali Global Denpasar’’ menjadi wujud puji syukur SMK TI Bali Global mampu selalu berkompetisi dengan SMA/SMK di Denpasar dan Bali pada umumnya. Glowing of Glory sekaligus menjadi tema dalam HUT SMK TI Bali Global Denpasar yang ke-12 ini. Tema tersebut mengandung makna harapan agar SMK TI Bali Global Denpasar semakin bersinar, berpijar terang, dengan semangat yang menyala untuk memajukan generasi muda, serta menjadi sekolah tujuan utama untuk SMP di Bali. Wakil Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti Made Marlo Bandem mengapresiasi ketika siswa-siswa SMK TI Bali Global menampilkan karyanya dalam pameran SMK TI Bali Global. Itu menunjukkan potensi dan prestasi SMK TI Bali Global berkontribusi dalam peningkatan ekonomi kreatif di Indonesia. SMK TI Bali Global mempunyai kompetensi dan melengkapi pilarpilar industri kreatif yang ada di di Indonesia. (ad173)
P R O F Kepada 20 Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2019/2020 SEKOLAH vokasi pelopor pertama dan satu-satunya di Bali, I SMK Penerbangan Cakra Nusantara yang bergerak di bidang penkebandaraan dan kedirL erbangan, gantaraan. menyediakan berbagai pendidikan. Pendidikan E beasiswa yang menjadi hak utama seluruh
SMK Penerbangan Cakra Nusantara Berikan Beasiswa Rp 19,5 Juta
C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Senin Umanis, 12 November 2018
pelajar di Indonesia, menjadi dasar SMK Penerbangan Cakra Nusantara menyediakan berbagai beasiswa pendidikan bagi peserta didik baru tahun pelajaran 2019/2020. Beberapa nama peserta didik baru tahun ajaran 2019/2020 yang telah memperoleh beasiswa pendidikan sebesar Rp 19,5 juta berasal dari berbagai SMP negeri maupun swasta, baik di Bali maupun dari luar Bali di antaranya: Ni Putu Ditalistyasari (SMPN 11 Denpasar), Franskia Muji Irsadianto (SMPN 2 Kuta), Ni Luh Rahayu Nirmala Sari (SMPK Soferdi Tuban), Cleyva Augie Kyla Odnel (SMP Muhammadiyah 2), Kadek Dimas Ganes Grahista (SMPN 3 Tabanan), Adam Ibnu Al-ghibara (SMP Tawakkal), Ni Putu Putri Diana Sari (SMPN 2 Tabanan), Ni Kadek Ayu Putri Saraswati (SMPN 1 Selemadeg), Putu Ryan Mahendra (SMPN 4 Denpasar), Ni Made Ayu Pradnyandari (SMP Widiatmika Badung), Hugo Gustaaf Theodore (SMP Anugrah), Dewa Ayu Evita Kusuma Dewi (SMPN 3 Ubud), Putu Anggita Mahadiana Putri Lismana (SMPK 1 Harapan), I Kadek Dido Harry Dharta (SMPN 3 Kuta Selatan), Ni Putu Anggita Dewi Maharani
(SMPN 1 Tabanan), I Made Wijaya Nugraha (SMPN 4 Kuta Selatan), Putu Natasha Widya Wiratha (SMPN 1 Gianyar), Ni Made Ayu Cipta Sari (SMPN 2 Tabanan), I Gst Ayu Diah Kencanawati (SMPN 3 Abiansemal), dan Ni Putu Sitha Lidya Adnyani (SMPN 1 Mas Ubud). Selain beasiswa Rp 19,5 juta yang telah diperoleh pada gelombang pertama, tersedia beasiswa sebesar Rp 17,3 juta bagi seluruh calon peserta didik baru yang mendaftar pada periode/gelombang kedua yang mulai dari sekarang hingga 31 Desember 2018. Sebagai pelajar, diharapkan mampu menjadi pahlawan bagi diri sendiri dan orang lain. Dengan inovasi, kreativitas dan ketekunan, kita akan mampu menjelma menjadi seorang pahlawan yang kehadiran-
nya membawa dampak baik bagi orang lain. Kami memanggil putra dan putri bangsa untuk berkarier di dunia penerbangan dan kedirgantaraan dengan 6 program keahlian di antaranya: Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (Bandara), Pemeliharaan dan Perbaikan Motor dan Rangka Pesawat Udara (Airframe Pwer Plant), Pemeliharaan dan Perbaikan Instrumen Elektronika Pesawat Udara (Electrical Avionics), Teknik Telekomunikasi (Penerbangan), Teknik Komputer dan Jaringan, Usaha Perjalanan Wisata (Internasional). Untuk info lebih lanjut dapat datang langsung ke Jalan Drupadi No. 25 Denpasar atau kunjungi website kami di www.smkpenerbangan.sch.id atau hotline 0361 4748124/ 081237098090. (ad459)
Tropicana Slim Bangun Solidaritas bagi Para Diabetesi
MENYEMARAKKAN World Diabetes Day 2018, Tropicana Slim kembali mengajak keluarga Indonesia mencegah dan melawan diabetes melalui kampanye #Hands4Diabetes. Sebagai brand yang selama lebih dari 40 tahun konsisten menginspirasi keluarga Indonesia untuk hidup sehat melalui serangkaian produk sehat dan bercita rasa tinggi, Tropicana Slim mengadakan #Hands4Diabetes. Ini sebagai wujud komitmen untuk terus mengajak keluarga Indonesia meningkatkan kepedulian cegah diabetes sejak dini melalui cek gula darah, aktif bergerak, dan edukasi batasi asupan gula sekaligus menunjukkan solidaritas kepada diabetesi di Indonesia melalui pengumpulan 19.500 petisi smile, baik online ataupun offline. Memasuki tahun kelimanya, #Hands4Diabetes tahun ini mengangkat tema ‘’Keluarga dan Diabetes’’, untuk mengedukasi masyarakat bahwa keluarga memiliki pengaruh besar terhadap pencegahan diabetes. Acara ini turut melibatkan berbagai pihak seperti rumah sakit, praktisi kesehatan, restoran/kafe, retailer, komunitas kesehatan, serta publik. Dilaksanakan serentak dan live di 34 kota di Indonesia yang meliputi Jakarta, Bogor, Tangerang, Karawang, Bandung, Cirebon, Solo, Yogyakarta, Kudus, Purwokerto, Tegal, Surabaya, Malang, Kediri, Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang,
SENAM SEHAT - Kegiatan senam sehat di Lapangan Renon, Minggu (11/11) kemarin. Dalam rangkaian Hari Kesehatan Nasional, Tropicana Slim ikut berpartisipasi dalam acara tersebut. Batam, Jambi, Palembang, Bandar Lampung, Samarinda, Banjarmasin, Palangkaraya, Pontianak, Makassar, Manado, Gorontalo, Palu, Denpasar, Mataram, Ambon hingga Jayapura. Khusus di Denpasar bertempat di Lapangan Renon Utara, sebanyak 1.000 orang dengan antusias berkumpul dan mengikuti rangkaian kegiatan #Hands4Diabetes. Seperti senam sehat dan cek gula darah gratis bersama keluarga, serta berbagai kegiatan yang seru dan edukatif di berbagai booth acara, serta pengundian doorprize. Kegiatan di Kota Denpasar pun turut dimeriahkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan para peserta dapat menikmati produk Tropicana Slim, serta berbagai jenis snack sehat seperti Le Minerale, THE Walini, Freshcare, Yamaha, Sari Roti, Sunpride, War-
dah untuk menambah energi dan melengkapi nutrisi mereka. Marketing Promotion Manager Tropicana Slim Bali Radityo Wicaksono menyampaikan, tidak dapat dimungkiri, semakin banyak pilihan makanan minuman manis kekinian saat ini menjadi godaan bagi masyarakat Indonesia. Mulai dari jajanan sekolah anak-anak hingga orang dewasa. Padahal, menurut anjuran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, batas maksimum konsumsi gula seseorang hanya 4 sendok makan. Tropicana Slim hadir dengan berbagai rangkaian produk sehat dan bercita rasa tingginya. Seperti pemanis rendah kalori, madu dan gula merah rendah kalori, yang mampu menjadi alternatif lebih sehat dan tetap enak bagi keluarga Indonesia. (bns1)
PT Pertamina (Persero) melalui Terminal BBM (TBBM) Sanggaran, Minggu (11/11) kemarin menyerahkan bantuan corporate social responsibility (CSR) kepada Pusat Pendidikan dan Konservasi Penyu atau Turtle Conservation and Education Centre (TCEC) Serangan. Bantuan program tanggung jawab perusahaan tahun 2018 ini difokuskan pada upaya pelestarian penyu dan bantuan sarana-prasarana kebersihan. Program yang memasuki tahun ketiga ini, diawali dengan pelepasan 30 ekor tukik dan seekor penyu sisik ke pantai Desa Serangan. Menurut Eri Wibowo selaku Operation Head TBBM Sanggaran, melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi lingkungan di sekitar TBBM Sanggaran. Dikatakannya, ini merupakan program berkelanjutan yang tahun ini diselenggarakan melalui program kampanye pengurangan sampah plastik dan melanjutkan konservasi penyu. Dengan kegiatan ini, pihaknya mengajak untuk bersama-sama menjaga kebersihan pantai Desa Serangan dari sampah plastik yang akhir-akhir ini volumenya terus bertambah dan berpotensi merusak lingkungan dan mengancam habitat hewan laut khusausnya penyu. Melalui bantuan ini, Pertamina TBBM Sanggaran ingin membangkitkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan dengan mengelola sampah plastik dengan bijak. Selain itu untuk meningkatkan kepedulian terhadap satwa langka seperti penyu yang
CSR - Jajaran manajemen PT Pertamina (Persero) Terminal BBM Sanggaran menggelar program CRS, Minggu (11/11) kemarin di TCEC Serangan. jumlahnya di laut bebas makin berkurang karena berbagai sebab. Salah satunya kerusakan ekosistem yang disebabkan oleh sampah plastik. ‘’Tujuan dari program ini memang untuk meningkatkan kesadaran bagi kita semua tentang lingkungan hidup, terutama satwa yang hampir punah yaitu penyu. Selain itu juga dampak buruk dari sampah plastik yang selama ini semakin bertambah. Bila ini tidak ada upaya pengurangan tentu akan menyebabkan kerusakan lingkungan,’’ ucapnya. Bantuan yang diserahkan pada kegiatan ini berupa dua unit motor cikar untuk membantu dalam proses pengumpulan sampah di pantai dan sebuah mobil rescue. Selain itu ada juga alat lab untuk pemeriksaan kesehatan satwa penyu. Seperti alat cek darah, rontgen yang selama ini
belum dimiliki oleh TCEC Serangan. Selain itu juga diserahkan sebanyak 17 bak sampah yang akan ditempatkan di masing-masing fasilitas umum di Desa Serangan. Sementara itu, pengelola Pusat Pendidikan dan Pelestarian Penyu Desa Serangan Made Sukanta mengapresiasi bantuan CSR dari Pertamina TBBM Sanggaran. Menurutnya, bantuan tersebut akan sangat berguna dalam menjaga kebersihan pantai dan lingkungan di Desa Serangan agar makin terlihat bersih dan asri serta ke depan diharapkan bisa meningkatkan kualitas lingkungan setempat. CSR Pertamina TBBM Sanggaran di Desa Serangan telah berlangsung tiga tahun dari tahun 2016, sebelumnya juga telah diserahkan CSR berupa berbagai keperluan sekolah dan sebuah mobil rescue. (ad457)
HKN Ke-54, Dinkes Bali Ajak ASN Lakukan Germas
DINAS Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bali merayakan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 di Provinsi Bali, Minggu (11/11) kemarin di Lapangan Puputan Renon. Dinkes Bali menggandeng ASN dan pegawai di lingkungan Pemprov Bali untuk melakukan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dengan jalan santai, senam dan cek kesehatan. Jalan santai yang mengambil rute sekitar Renon itu dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. Wagub Cok Ace bahkan terlihat bersepeda dari rumah dinas menuju garis awal jalan santai. Turut mendampingi Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra dan beberapa kepala dinas di lingkungan Pemprov Bali. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM. mengatakan, selain jalan santai, senam, dan cek kesehatan, sebelumnya juga dilakukan berbagai kegiatan serangkaian HKN ke-54. Rangkaian berupa pengabdian masyarakat lewat pelayanan berupa pengobatan umum dan jiwa, pengobatan tradisional oleh Unhi, deteksi dini penyakit tidak menular (PTM), khitanan massal, donor darah, dan senam bersama. Selain itu, ada juga kegiatan deteksi dini kanker serviks yang dilaksanakan oleh TP PKK Provinsi Bali lewat acara bertajuk Gebyar IVA Test di seluruh kabupaten/kota di Bali yang menyasar sebanyak 6.000 orang. ‘’Hari ini dilakukan olahraga jalan santai dan senam. Kita ingin mengajak masyarakat untuk melakukan aktivitas fisik secara teratur. Karena sehat harus dimulai dari diri sendiri. Jangan sampai kita menunggu orang sakit. Sebelum sakit, kita harus beraktivitas fisik, berolahraga, agar tidak saja sehat,
HKN - Dinas Kesehatan Provinsi Bali merayakan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 dengan serangkaian kegiatan seperti pemeriksaan gratis dan senam sehat. tetapi juga bugar,’’ jelasnya. Selain aktivitas fisik yang teratur, Dinas Kesehatan Provinsi Bali juga mempromosikan cek kesehatan, tidak merokok, dan makan makanan yang sehat dan seimbang, serta cukup buah dan sayur. ‘’Penting juga untuk mengendalikan stres dan istirahat yang cukup. Promosi kesehatan inilah yang terus kita sampaikan ke masyarakat agar bisa berperilaku hidup bersih dan sehat,’’ katanya. Menurutnya, saat ini kesadaran masyarakat untuk hidup sehat dinilai mulai meningkat. Setelah membiasakan diri berativitas fisik, sekarang terjadi peningkatan cek kesehatan secara rutin dan berkala yang dilakukan oleh masyarakat. Dinas Kesehatan Provinsi Bali juga menyelenggarakan kegiatan ilmiah serangkaian HKN ke-54, berupa seminar dan workshop di antaranya Seminar Pain Free, Seminar Pneumonia, Workshop PPNI dan Seminar Donor Darah sebagai Gaya Hidup Sehat oleh PDDI Daerah Bali.
Juga berbagai perlombaan menarik diselenggarakan untuk memotivasi tenaga kesehatan, seperti lomba senam, tarik tambang dan futsal. Ada juga lomba video Iklan Layanan Masyarakat (ILM) yang melibatkan Dinas Kesehatan kabupaten/kota. Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menyambut antusias ASN dan pegawai Pemprov Bali yang ikut berolahraga pada Minggu kemarin. Termasuk masyarakat yang berolahraga pada car free day juga terlihat cukup ramai. Mulai dari olahraga lari, senam, yoga, hingga beberapa permainan olahraga. Ia senang melihat kesadaran masyarakat yang mengupayakan hidup sehat dengan cukup berolahraga semakin meningkat. Mengisi Hari Kesehatan Nasional ke-54 dengan melakukan berbagai kegiatan olahraga seperti jalan santai, senam dan cek kesehatan, menurutnya, sekaligus mendorong ASN dan pegawai Pemprov yang belum mentradisikan olahraga sebagai bagian hidup sehat. (ad466)
Terios 7 Wonders 2018
Kehangatan Minyak Kayu Putih Pulau Buru
DAIHATSU kembali menggelar ekspedisi Terios yang ke-7 bertajuk ‘’Moluccas Next Chapter’’. Pada ekpedisi kali ini Daihatsu akan melewati tiga pulau terkenal di Maluku yaitu Pulau Buru, Pulau Ambon dan Pulau Seram. Ekspedisi ini berlangsung selama 9 hari, 10 – 18 November 2018. Pada Ekspedisi Terios 7 Wonders ‘’Moluccas Next Chapter’’ menggunakan empat unit All New Terios dengan varian R Deluxe yang terdiri atas 2 Terios M/T dan 2 Terios A/T yang berisikan Sahabat Jurnalis dan tim Daihatsu, menjelajah Namlea Pulau Buru, yang menjadi pemasok pembuatan minyak kayu putih terbesar di Indonesia. Petualangan Wonders pertama dimulai dengan seremoni di Kantor Bupati Buru yang dihadiri oleh Amustofa Besan, Wakil Bupati Pulau Buru, setelah itu tim menuju ke Bukit Tatanggo Namlea. Selama di perjalanan tim Terios 7 Wonders melewati beberapa tanjakan serta tikungan yang tajam selama perjalanan. Namun, tim Terios 7 Wonders yakin bisa melewatinya karena All New Terios dilengkapi dengan ABS (Anti-Lock Braking System) yang mencegah terjadinya roda mengunci ketika terjadi pengereman mendadak sehingga roda masih bisa dikontrol, serta EBD (Electric Brakeforce Distribution) yang ber-
DAIHATSU - Foto bersama Manajemen Daihatsu dengan Amustofa Besan, Wakil Bupati Pulau Buru, saat pembukaan Terios 7 Wonders. fungsi untuk meningkatkan performa pengereman, VSC (Vehicle Stability Control) yang mencegah slip saat berbelok atau berpindah jalur, dan HSA (Hill Start Assist) yang berfungsi menahan mobil 3 detik agar tidak mundur saat berhenti di tanjakan. Setelah tim Terios 7 Wonders melewati perjalanan sepanjang 9 km, sampailah di wonder pertama, bertemu dengan Ismail dan Hasan Basri, salah satu keluarga yang telah memiliki usaha pembuatan minyak kayu putih selama empat generasi. Mereka bercerita bahwa tumbuhan kayu putih adalah tumbuhan endemik di pulau ini dan
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
tumbuh terus-menerus serta dapat dipanen dua kali dalam satu tahun. ‘’Semakin tinggi lokasi tanaman kayu putih semakin tinggi tingkat kemurnian dan aromanya semakin kuat,’’ ujar Ismail, pengusaha minyak kayu putih. ‘’Terios sebagai Sahabat Petualang telah melanglang buana menembus indahnya alam yang ada di seluruh penjuru Nusantara ini. Tahun ini menjadi tahun ke-7 Terios 7 Wonders kembali membuktikan bahwa kendaraan ini cocok untuk aktivitas bagi para petualang,’’ kata Tulus Pambudi, Kepala Wilayah Astra International Daihatsu Sales Operation Indonesia Bagian Timur. (bns2)
Senin Umanis, 12 November 2018
Daerah
5
Made Urip Bantu Krama Subak Relawan Projo Bangli Kukuhkan Tekad Menangkan Jokowi Dua Periode di Badung Rp 1,169 Miliar
DUKUNGAN terhadap calon presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk kembali memenangkan Pilpres 2019 mendatang semakin meluas dan menguat. Minggu (11/11) kemarin ratusan orang yang tergabung dalam Relawan Pro-Jokowi (Projo) Kabupaten Bangli mendeklarasikan diri sebagai barisan relawan pendukung capres Jokowi. Dalam acara deklarasi yang digelar di GOR Tamanbali, Bangli, kemarin, mereka menyatakan tekad untuk bersama-sama bergerak dengan tulus ikhlas memenangkan kembali Jokowi demi kemajuan Indonesia. Acara deklarasi dihadiri Ketua DPD Projo Provinsi Bali Ketut Suiasa, Pengurus DPC Projo se-Bali, Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Amin Provinsi Bali I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan, anggota DPRD Bali Nyoman Adnyana, tokoh masyarakat Ida Bagus Purba Negara, dan ratusan Relawan Projo Kabupaten Bangli. Acara deklarasi diisi dengan pengukuhan pengurus anak cabang (PAC) Projo masingmasing kecamatan oleh Ketua DPD Projo Provinsi Bali Ketut Suiasa. Ketua DPC Projo Kabupaten Bangli I Gusti Putu Dana, S.H. mengatakan, mereka yang tergabung dalam Relawan Projo
DEKLARASI PROJO - Acara deklarasi Relawan Projo yang digelar di GOR Tamanbali, Bangli, Minggu (11/11) kemarin. Kabupaten Bangli berasal dari berbagai kalangan dan generasi, mulai dari yang muda hingga yang tua. Relawan Projo adalah sebuah organisasi yang dibentuk secara tulus ikhlas untuk fokus mengawal Jokowi agar bisa kembali memimpin Indonesia pada periode kedua. ‘’Kami ingin mempertahankan negara Indonesia melalui Jokowi. Kami ingin menitipkan negara ini lewat Jokowi,’’ terangnya. Dia mengatakan, Relawan Projo sejatinya sudah terbentuk pada 2014 lalu. Namun baru setelah hajatan pilgub, Relawan Projo di Kabupaten Ban-
gli bergerak lebih khusus dan intens. Untuk memenangkan Jokowi kembali dalam pilpres mendatang, Relawan Projo akan bergerak memperluas dukungan dengan membangun komunikasi ke berbagai elemen masyarakat. Ketua DPD Projo Provinsi Bali yang juga Wabup Badung Ketut Suiasa mengucapkan terima kasih kepada DPC Projo Kabupaten Bangli yang telah meneruskan konsolidasi dan melengkapi organisasi hingga tingkat kecamatan. Suiasa meminta DPC Projo Kabupaten Bangli tidak hanya bergerak menggalang dan memperluas
dukungan untuk Jokowi, tetapi penting juga untuk menyosialisasikan dan mengajak masyarakat agar menggunakan hak pilihnya dengan datang ke TPS saat Pilpres, April 2019 mendatang. Sebab, tanpa datang ke TPS, maka dukungan memenangkan Jokowi tidak akan bisa maksimal. Selain itu, DPC Projo Kabupaten Bangli juga diminta untuk selalu berkoordinasi dan membangun komunikasi yang intens dengan tim pemenangan Jokowi. Dalam menggalang dan memperluas dukungan, diingatkan untuk tidak menggarap lahan yang sama, sehingga tujuan untuk memenangkan Jokowi bisa berhasil. Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Amin Provinsi Bali I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan mengaku bersyukur dan memberi apresiasi karena saat ini sudah semakin banyak relawan yang muncul untuk bersama-sama memenangkan Jokowi. Dikatakan Kesuma Kelakan bahwa berbicara soal Jokowi-Amin, tidak sekadar bicara pilihan politik. Jokowi, jelas mantan Wakil Gubernur Bali ini, adalah sosok pemimpin yang mempertahankan kesatuan Pancasila. Tidak hanya dalam ucapan, tetapi juga diwujudkan dalam perilaku. (ad463)
Perguruan Tinggi di Bali Gelar Aksi Kebangsaan Lawan Paham Radikal Denpasar (Bali Post) Perlawanan terhadap paham radikal masuk kampus terus digalakkan seluruh civitas akademika. Perguruan Tinggi (PT) di Bali bersatu padu melawan paham yang dapat memecah-belah persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tersebut melalui sebuah Aksi Kebangsaan.
Setelah sebelumnya pada September 2017 bertempat di Nusa Dua, kemudian dilanjutkan Rembuk Nasional ‘’Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi 2018’’ pada September 2018 lalu di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur, kini aksi tersebut kembali digemakan. Seluruh PT se-Bali yang mengutus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menggelar ‘’Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme’’ di Kampus Universitas Udayana (Unud), Jalan PB Sudirmanm Denpasar, Sabtu (10/11). Aksi ini digelar bertepatan dengan Hari Pahlawan. Koordinator Aksi Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H. mengatakan Aksi Kebangsaan Lawan Paham Radikalisme ini merupakan lanjutan dari aksi tahun lalu. Tujuannya agar resonansi kebangsaan kampus-kampus tetap bergema dan tidak berhenti sampai di situ. Sebab, saat ini telah terjadi perta-
rungan ideologis terkait upaya pihak-pihak tertentu yang ingin mengganti ideologi Pancasila. Jika itu sampai terjadi akan dapat menyebabkan peradaban bangsa ini mundur berabad-abad dan dipenuhi konflik dan kekerasan. ‘’Tentu kita sependapat bahwa salah satu tanggung jawab kaum akademik dan akademisi adalah mencegah malapetaka seperti demikian terjadi. Patut disyukuri bahwa pimpinan Perguruan Tinggi se-Bali selalu kompak dalam ‘Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi’ sejak tahun 2017 sampai saat ini,’’ ujar Ketua Yayasan Handayani Denpasar ini. Radendra menjelaskan, kebangsaan merupakan kecintaan terhadap bangsa, mempunyai rasa nasionalisme, setia, menjaga, dan membela bangsa dan negara. Namun, dewasa ini ada ajaran-ajaran/ pemikiran-pemikiran tertentu yang ingin membuat
Bali Post/win
AKSI KEBANGSAAN - Dr. Ida Bagus Radendra Suastama saat berorasi pada acara ‘’Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Lawan Paham Radikalisme’’, Sabtu (10/11). bangsa kita terpecah belah, dan bisa memunculkan rasa saling bermusuhan antarsesama anak bangsa. Bahkan, paham-paham tersebut ingin mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi berasas radikal. Oleh karena itu, Perguruan Tinggi harus menjadi benteng penjaga ideologi Pancasila dan konsensus kebangsaan lainnya. Bangsa ini harus dijaga oleh kampus sebagai masyarakat ilmiah. ‘’Pancasila adalah ideologi paling komprehensif dan multidimensional di dunia. Ideologi yang dengan tegas mengakui,
menghargai, dan menghormati kebinekaan keyakinan, kebinekaan ras dan etnis, cinta negara, demokrasi yang berhikmat kebijaksanaan dan mewujudkan masyarakat adil makmur,’’ ujarnya. Bentuk kegiatan yang dilakukan pada Aksi Kebangsaan Lawan Paham Radikalisme ini berupa pembacaan deklarasi kebangsaan, orasiorasi ilmiah dengan materi kebangsaan dari para rektor, pembacaan bersama Deklarasi Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme, serta penampilan kelompok kesenian dan budaya. (win)
BNNP Dukung Pasraman Kilat Remaja
Denpasar (Bali Post) Kegiatan positif yang dilakukan para remaja seperti pasraman kilat mendapat dukungan BNNP Bali. Seperti Pasraman Kilat Remaja di Desa Pakraman Kekeran, Desa Selanbawak, Tabanan, dengan tema ‘’Peran Remaja Hindu dalam P4GN’’, Minggu (11/11) kemarin. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa saat ditemui di Denpasar menyampaikan, peserta kegiatan ini adalah Sekaa Teruna Teruni (STT) Desa Pakraman Kekeran sebanyak 50 orang, pejabat desa dan banjar setempat, kepolisian serta instansi terkait. Brigjen Suastawa saat menjadi narasumber diseminasi informasi P4GN tersebut didampingi Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini. Pada kesempatan baik tersebut, Suastawa menyampaikan apresiasi kepada Desa Adat Kekeran atas digelarnya kegiatan tersebut. Salah satu materi pasraman kilat ini terkait pencegahan pemberantasan
Bali Post/ist
PASRAMAN KILAT - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa bersama peserta Pasraman Kilat di Tabanan. penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN). ‘’Para yowana ini harus dapat mencermati dan melaksanakan tanggung jawabnya di masyarakat. Jangan sampai tergerus oleh pengaruh negatif
zaman, contohnya narkoba. Apalagi apatis terhadap lingkungannya masing-masing,’’ tegasnya. Upaya yang dapat dilakukan para remaja ini adalah menjaga dan mencintai ta-
nah kelahiran sendiri dengan cara menjauhkan diri dari narkoba, memantau lingkungannya serta dapat menjadi agent action dari pencegahan barang terlarang tersebut. Mantan Karorena Polda Bali ini menekankan pentingnya dibuat peraturan tentang permasalahan narkoba di tingkat desa berupa pararem, sebagaimana yang telah dibuat oleh beberapa desa di kabupaten lain. Sementara itu, AKBP Masmini dalam paparannya membahas tentang eksistensi BNN, tugas pokok dan fungsinya serta yang terpenting adalah peran remaja Hindu atau STT dalam upaya P4GN. Tujuannya untuk mewujudkan generasi milenial yang sehat, cerdas, mandiri dan bersih dari narkoba. Ia juga mengimbau agar selalu berhati-hati dalam memilih pergaulan, cerdas memilih tempat yang dikunjungi, serta cerdas memanfaatkan media sosial (medsos). Karena peredaran gelap narkoba banyak memanfaatkan medsos. (kmb36)
Bangkitkan Semangat Petani sebagai Pahlawan Pangan PANTANG menyerah berjuang untuk mengangkat derajat kehidupan kaum marhaen, itulah ungkapan yang paling tepat disandang oleh salah satu tokoh senior PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. Ia tak ada henti-hentinya membantu petani dan krama subak. Kali ini anggota Komisi IV DPR-RI itu di sela-sela agenda resesnya juga sempat bertatap muka sekaligus menyerahkan bantuan alsintan atau alat mesin pertanian di Kabupaten Badung tahun 2018 senilai total Rp 1,169 miliar. Penyerahan bantuan ini secara simbolis difasilitasi Ganti (Gerakan Nelayan dan Tani) Bali yang disaksikan Perbekal Desa Sembung I Nyoman Kariana beserta Staf Ahli Made Urip, Vindy Faradilah, S.E. dan I Nyoman Kartika bersama pekaseh serta petani dan krama subak di Balai Subak Uma Tegal, Desa Sembung, Mengwi, Badung, Sabtu (10/11). Bantuan alsintan berupa 20 unit handtractor zena rotary 8.5 inch (Rp 734 juta), 2 unit combine harvester (Rp 200 juta), 10 unit power thresher (Rp 200 juta), 1 unit pompa air (Rp 25 juta) dan 20 unit handsprayer (Rp 10 juta). Seperti diungkapkan Ketua Ganti Badung Nyoman Bagiana selaku panitia penyelenggara sebelumnya, Made Urip juga sempat menyerahkan bantuan 20 ribu bibit tanaman produktif di seluruh Bali. Dikatakan, wakil rakyat empat periode ini sudah terbukti membantu petani dan krama subak. Karena itulah di Kabupaten Badung juga diprioritaskan menyerahkan bantuan alsintan. ‘’Berapa miliar dan berapa ratus traktor di Kabupaten Badung yang telah diperjuangkan oleh Bapak Urip dan Bu Vini yang membantu di lapangan. Untuk itu, Pileg 2019 karena Pak Made Urip selalu membantu petani dan krama subak akan kompak mencoblos caleg nomor urut 1 di DPR-RI dapil Bali dari PDI Perjuangan,’’ tandas Ketua Kortek Badung itu. Hal senada disampaikan Ketua Ganti Bali I Nyoman Suardita. Ia mengakui bersama Made Urip selaku Dewan Pem-
BANTUAN - Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip menyerahkan secara simbolis bantuan alsintan di Kabupaten Badung tahun 2018 senilai Rp 1,179 miliar. bina Ganti Bali memfalitasi krama subak dan kelompok tani untuk memajukan sektor pertanian, salah satunya memberi bantuan aspirasi yang diperjuangkan Made Urip. Bantuan tersebut diharapkan digunakan dengan baik untuk kemajuan sektor pertanian di Bali dengan terus meningkatkan produksi pertanian. Pekaseh Uma Tegal Ketut Sedang mengucapkan terima kasih atas respons Made Urip sehingga krama subak bisa lebih maju dan berkembang. ‘’Kita sudah membuktikan bantuan beliau (Made Urip red). Selanjutnya kita harap terus membantu krama subak. Karena itu Pileg 2019, seluruh petani akan kompak mendukung Bapak Made Urip,’’ tegasnya. Perbekel Desa Sembung I Nyoman Kariana juga mengakui Made Urip sudah sangat terkenal membantu masyarakat, khususnya petani dan krama subak. Berkat bantuan untuk krama subak ini akan mendukung Made Urip agar bisa naik kelima kalinya. Made Urip menegaskan, bersama Ganti Bali menggerakkan sektor pertanian dengan berbagai program yang membantu petani dan krama subak. Untuk itulah, pihaknya memberikan apresiasi kepada Ganti Bali bersama Perbekel Desa Sembung menjembatani para petani dan krama subak bertepatan dengan Hari Pahla-
wan menyerahkan bantuan alsintan untuk para petani sebagai Pahlawan Pangan yang berjuang di basis sektor pertanian. ‘’Saking cintanya kepada petani kita memberi ruang untuk mengusulkan program dari pusat, meskipun setiap pileg sebenarnya basis saya di Tabanan saja sudah mencapai 120 ribu suara. Namun karena dapilnya Bali juga harus berjuang di Badung, khususnya untuk membantu petani dan krama subak,’’ beber wakil rakyat sejuta traktor itu. Dikatakan, sebagai wakil rakyat juga wajib menyerap keluhan-leluhan petani, sehingga tahun 2018 membagikan alsintan seperti di Badung sekitar Rp 1 miliar lebih untuk mengangkat produktivitas petani. ‘’Saya harapkan bantuan ini dapat berguna meningkatkan produksi pertanian di Badung. Ke depan juga diharapkan agar terus disampaikan aspirasi dan usulan yang bisa diperjuangkan di tingkat pusat,’’ papar Ketua DPP PDI Perjuangan dua periode ini. Ia menjelaskan, betapa pentingnya membangun sektor pertanian secara berkelanjutan. Untuk itulah, Made Urip akan membuka akses bantuan di tahun 2019, misalnya berupa alsintan, UPPO (Unit Pengolahan Pupuk Organik), PUMP (Program Usaha Mina Pedesaan) ataupun bantuan bibit tananam produktif. (ad454)
Tingkatkan Kesadaran Mengemban Dharma Agama dan Dharma Negara Denpasar (Bali Post) Pinanditha Sanggraha Nusantara (PSN) Koordinator Daerah (Korda) Denpasar menggelar malam perenungan dan syukuran memperingati HUT ke-2 di Kantor PHDI Bali, Sabtu (10/11). Kegiatan itu digelar dalam upaya meningkatkan kesadaran diri dalam mengemban dharma agama dan dharma negara. Kegiatan diawali dengan upacara Parikrama Pajayanjayan yang diikuti pengurus PSN Koordinator Kecamatan (Korcam) se-Kota Denpasar yang baru. Kemudian dilanjutkan dengan Shanti Puja yang melibatkan 23 calon pandita luar daerah Bali yang telah mengikuti workshop yang diselenggrakan PSN Pusat di Kantor PHDI Bali. Ketua Panitia Mangku Dharma Wisesa mengatakan, dalam dua tahun terakhir, PSN Korda Denpasar telah melaksanakan beberapa kegiatan keagamaan yang melibatkan umat Hindu di Bali dan luar Bali. Di antaranya ritual Gangga Pratista di Pantai Matahari Terbit, Sanur, Pawintenan Saraswati yang digelar di Pura Maospahit Denpasar, Seminar ‘’Karauhan’’, Seminar Ritual Upacara dan Upakara Ngaben dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya di pura yang ada di Kota Denpasar dan seluruh Kabupaten seBali. Ketua PSN Korda Denpasar Pinandita Putu Gede Suranata mengatakan dalam dua
Bali Post/win
POTONG TUMPENG - Memperingati HUT Ke-2, PSN Korda Denpasar melakukan pemotongan tumpeng sebagai rasa syukur karena PSN Korda Denpasar semakin dikenal masyarakat dalam mengemban dharma agama dan dharma negara. tahun perjalanan PSN Kota Denpasar diperlukan suatu evaluasi diri melalui perenungan, sehingga dapat meningkatkan kualitas diri ke depannya. Dengan harapan, baik pengurus maupuan anggota PSN Korda Denpasar dapat melaksanakan swadharmanya masing-masing, sehingga orang yang disucikan benarbenar dihormati oleh seluruh umat dalam melaksanakan dharma agama dan dharma negara. Di usianya yang baru dua tahun, secara de facto PSN Korda Denpasar telah banyak diketahui oleh masyarakat. Namun secara de jure, PSN Korda Denpasar masih perlu
memperbaiki dan membenahi diri ke dalam. Sehingga keberadaan pinadita yang terklasifikasi menjadi 12 pemangku dapat terklasifikasi dengan baik, sehingga masing-masing dapat melaksanakan profesinya sesuai dengan visi PSN Korda Denpasar yaitu memprofesionalkan para pinandita. Ketua PSN Pusat Pinadita I Wayan Rajin berharap PSN Korda Denpasar bisa tetap eksis dan bisa melaksanakan kegiatan-kegiatan keagamaan di Denpasar sesuai dengan visi dan misinya. Di samping juga berkontribusi terhadap Pemerintah Kota Denpasar. (win)
REI Bali Belum Bisa Tentukan Target Pembangunan Rumah Bersubsidi Denpasar (Bali Post) DPP Real Estate Indonesia (REI) mengajukan kenaikan harga rumah bersubsidi sebesar 7,5 persen dari harga semula Rp 148 juta. Namun, kenaikan harga hanya bisa 5 persen. Ketua DPD REI Bali Pande Agus Permana Widura mengatakan, tahun depan pihaknya belum bisa menentukan target pembangunan rumah bersubsidi di Bali. Karena ia masih menunggu perjuangan DPP untuk mengajukan kenaikan harga pada tahun 2019. Saat ini harga rumah bersubsidi Rp 148 juta. Ia berharap harga rumah bersubsidi bisa naik 7,5 persen atau sekitar Rp 10 juta, menjadi Rp 158 juta.
‘’Mungkin tidak sesuai dengan apa yang kami inginkan karena memang banyak pertimbangan, salah satunya dari Menkeu. Tapi yang pasti naik 5 persen,’’ ungkapnya, Minggu (11/11) kemarin. Bahkan, ia berharap kenaikan harga rumah bersubsidi bisa mengikuti wilayah Papua dengan harga Rp 195 juta. ‘’Karena mungkin juga terbentur UMR, jadi belum bisa di angka Rp 195 juta,’’ imbuhnya. Permintaan rumah bersubsidi atau FLPP cukup padat. Hal ini membuat pihak perbankan kewalahan dalam memberikan pembiayaan. Dalam membangun rumah bersubsidi ini, dukungan perbankan juga sangat
besar. Ia berharap perbankan lain bisa membantu dalam pembiayaan rumah murah ini. ‘’Karena saat ini hanya beberapa (bank) yang masih support kita. Kami berharap ada bank lain yang men-support karena memang terjadi traffic,’’ ujarnya. Sebelum adanya rumah nonsubsidi, traffic-nya hanya 10 berkas. Namun sekarang dengan adanya rumah bersubsidi, permintaannya bisa mencapai 2 – 3 kali lipat dari berkas sebelumnya. ‘’Jadi perbandingannya itu bisa 1 : 3 dulu, sebelum kita melakukan perumahan subsidi. Itu memengaruhi perbankan dalam kecepatan. Ketika harga Rp 500 juta itu cukup satu berkas, tapi karena harga
sekarang Rp 148 juta, berarti kan ada 3 berkas,’’ bebernya. Hal ini secara tidak langsung juga memengaruhi kecepatan pemenuhan. Namun, diakui pihaknya terus berkoordinasi dengan perbankan, dan bank dikatakan selalu menemukan inovasi–inovasi baru untuk mempersingkat proses KPR itu. Selain itu, kendala yang dihadapi REI dalam pemenuhan rumah bersubsidi adalah lokasi wilayah. Karena keinginan masyarakat itu tinggal di kabupaten tempat mereka berdomisili. ‘’Sayangnya kami dari DPD REI Bali hanya bisa menggencarkan di tiga kabupaten,’’ ujarnya. (kmb42)
OPINI
6
Senin Umanis, 12 November 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
UMKM Harus Berdaya Saing Global REVOLUSI industri 4.0 sudah dicanangkan Presiden Jokowi. Ini wujud dari komitmen Indonesia dalam membangun industri berdaya saing global. Ini ditandai dengan inisiatif penerapan revolusi industri ke-4 sejak April 2018. Ketika itu Presiden Joko Widodo secara resmi menggulirkan peta jalan Making Indonesia 4.0. Kebijakan ini memuat strategi seluruh pemangku kepentingan dalam mengimplementasikan revolusi industri ke-4 di lima sektor industri prioritas yaitu makanan dan minuman, elektronik, otomatif, tekstil, alas kaki, dan kimia. Melalui peta jalan Making Indonesia 4.0, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan penerapan revolusi industri ke-4 dapat merevitalisasi dan mengakselerasi pertumbuhan sektor industri manufaktur, meningkatkan produktivitas tenaga kerja, mendorong ekspor produk industri, serta membuka 10 juta lapangan kerja baru yang bermuara pada mewujudkan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi terbesar ke-10 di dunia pada tahun 2030. Revolusi Industri 4.0 tentu bukan semata untuk usaha berskala besar. Semua jenis UMKM juga bisa ikut dalam upaya mempercepat peningkatan ekonomi. Apalagi dalam revolusi industri ke-4 ini juga dicanangkan membuka 10 juta lapangan kerja serta meningkatkan ekspor dalam bidang makanan dan minuman. UMKM harus ikut mengambil kesempatan ini. Utamanya dalam pemanfaatan media internet untuk promosi maupun sebagai ‘’toko’’ tempat jualan. Apalali Presiden Jokowi juga telah menurunkan tarif pajak UMKM. Tentu ini akan sangat membantu UMKM dalam bersaing di pasar global. Seperti ditegaskan Presiden Jokowi bahwa tujuan penurunan pajak UMKM adalah untuk meringankan biaya agar pelaku usaha UMKM tumbuh. Pelaku usaha mikro meloncat jadi usaha kecil, usaha kecil naik jadi usaha menengah, dan usaha menengah naik jadi usaha besar. Presiden Jokowi benar karena kebijakannya pro-rakyat kecil. Apalagi sektor UMKM menyumbang hampir 97 persen untuk negara. Pelaku UMKM di Bali patut berbangga karena ketiga subsektor tersebut semuanya ada di Pulau Dewata, sehingga peluang memanfaatkan penurunan tarif tersebut cukup besar. Kita semua seharusnya mendorong pelaku UMKM memanfaatkan momentum tersebut, sehingga insentif pajak itu dapat dialihkan untuk kepentingan pengembangan usaha atau investasi. Tak hanya UMKM, koperasi mesti memanfaatkan hal tersebut. Tentu profesionalisme menjadi rujukannya. Koperasi mesti berlaku profesional. Tidak lagi bentuknya atas dasar proyek, bantuan atau bentukan pemerintah. Pembentukan koperasi harus berdasarkan kebutuhan anggotanya. Masih sering kita dengar banyak koperasi yang terpaksa ditutup oleh pemerintah karena tidak menjalankan usahanya secara profesional. Ke depan tentu ini tak boleh lagi terjadi. Apalagi, koperasi ini sangat jelas segmen pasarnya, yakni para anggotanya. Namun di sisi lain, kita harus memaklumi dan memahami masih perlunya campur tangan pemerintah dalam urusan koperasi dan UMKM ini. Terbukti masih ada kementerian yang khusus membidangi koperasi dan UMKM ini. Sebab, koperasi dan UMKM ini masih menghadapi berbagai persoalan dan kendala untuk bisa bersaing, terutama menghadapi persaingan global semacam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Kelemahan dan kendala gerakan koperasi maupun UMKM selama ini di antaranya akses dan pemupukan modal, akses terhadap informasi dan teknologi, akses organisasi dan manajemen, serta akses dalam pembentukan jaringan usaha dan kemitraan. Untuk keluar dari permasalahn tersebut, profesionalisme pengurus, anggota dan campur tangan pemerintah sangat diperlukan.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Menjaga Eksistensi Desa Pakraman Desa pakraman harus diayomi. Perlindungan terhadap desa pakraman tentu tidak semata untuk kepentingan politik dan kepentingan pencitraan. Desa pakraman adalah ruang hidup komunitas umat Hindu yang di dalamnya ada tanggung jawab moral untuk mengawal budaya dan tradisi dan ritualnya. Tanggung jawab ini perlu biaya dan biasanya juga banyak. Untuk itulah desa pakraman membuat berbagai upaya untuk mendapatkan dana selain dari pos dana punia umat dan urunan wajib. Pos anggaran menjaga tradisi inilah yang diputuskan lewat pararem dan mengikat. Bagi kami ini juga aturan yang kami hormati dengan sepenuh hati. Kini, ketika pos-pos ini dianggap bermuatan pungli dan berpotensi kena OTT siapa yang akan menjaga desa pakraman? Pembinaan tentu lebih kami hormati dari pada langkah pemidanaan. Saya berharap untuk kepastian hukum terhadap pengelolaan potensi desa pakraman, Gubernur Bali dan para bupati/wali kota di Bali berbuat dan bersikap. Lakukan langkah nyata menjaga dan mengayomi desa pakraman. Tentu tak cukup dengan memberikan dana insentif dan bansos. Jaminan bahwa pararem desa pakraman memiliki kesetaraan dengan hukum dan tak dapat dipidanakan dengan hukum positif juga harus dirumuskan. Mari jaga Bali dengan kerja nyata. Berikan pemahaman kepada pihakpihak yang belum paham dengan eksistensi desa pakraman. I Wayan Arsana Gianyar, Bali
Revolusi Industri 4.0 Dalam Pengelolaan PT Revolusi Industri ke-4 telah membawa perubahan dalam segi digital bagi ekonomi dan sistem sosial yang berakibat pada pergeseran cara bekerja. Perkembangan teknologi yang sangat pesat pada dewasa ini sungguh membawa perubahan dalam pola hidup manusia, di mana dengan pekerjaannya nampak semakin lebih mudah dan bahkan di prediksi dua miliar pekerjaan akan hilang pada tahun 2030.
Oleh Made Gede Arthadana, S.H.,MH.
K
onsep Revolusi Industri 4.0 pertama kali diperkenalkan oleh Profesor Klaus Schwab, ekonom terkenal dari Jerman itu menulis dalam bukunya “The Fourth Industrial Revolution” bahwa konsep ini telah mengubah hidup dan kerja manusia. Dikutip dari A.T. Kearney, sejarah revolusi industri sampai akhirnya menyentuh generasi ke-4 ini yaitu; 1. Akhir abad ke-18 ditandai dengan ditemukannya alat tenun mekanis pertama pada Tahun 1784, saat itu industri diperkenalkan dengan fasilitas produksi mekanis menggunakan tenaga cair dan uap. Peralatan kerja yang awalnya bergantung pada tenaga manusia dan hewan akhirnya digantikan dengan mesin, sehingga banyak orang menganggur tapi produksi diyakini berlipat ganda; 2. Awal abad ke-20 ada pengenalan produksi massal berdasarkan pembagian kerja; 3. Awal 1970 yang juga ditengarai sebagai perdana kemunculan revolusi industri 3.0 dimulai dengan penggunaan elektronik dan teknologi informasi guna otomatisasi produksi; 4. Pada awal 2018 inilah zaman revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan sistem cyber-physical. Saat ini industri mulai menyentuh dunia virtual berbentuk konektivitas manusia, mesin dan data, semua sudah ada di mana-mana dan istilah ini dikenal dengan nama Internet of Things (IoT). Sangat canggih bukan? Teknologi internet mobile dan komputasi awan menjadi pendorong utama perubahan teknologi yang memungkinkan lebih efisiennya penyampaian layanan dan kesempatan untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Komputasi awan adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer
dan pengembangan berbasis internet. Mengingat dalam hal ini jelas menunjukkan perlunya di suatu Pendidikan Tinggi (PT) untuk membekali dosen, pegawai dan mahasiswa/i dengan keahlian yang tepat demi memenuhi tuntutan masa depan. Dampak dari transformasi digital ini tentunya relevan dengan Perguruan Tinggi, misalnya untuk meraih akreditasi dan mengejar ISO 9001. Persaingan Perguruan Tinggi di Indonesia disebabkan oleh era globalisasi yang semakin memberi celah untuk bersaing antarnegara, termasuk dalam dunia pendidikan. Perbaikan yang diperlukan Perguruan Tinggi Indonesia harus sesuai dengan standar internasional agar dapat bersaing dengan Perguruan Tinggi asing untuk segi kualitas. Beberapa peraturan pemerintah yang dikeluarkan untuk mewujudkan misi pendidikan nasional. Suatu Perguruan Tinggi yang ingin mendapatkan sertifikasi ISO 9001 harus memenuhi beberapa syarat, yaitu: 1. Komitmen manajemen terhadap mutu; 2. Sistem mutu; 3. Kontrak dengan pelanggan internal & eksternal (hak mahasiswa dan hak pelanggan eksternal, seperti orang tua); 4. Kontrol dokumen; 5. Kebijakan seleksi & ujian masuk; 6. Layanan pendukung pelajar, mencakup kesejahteraan, konseling dan pengarahan tutorial; 7. Catatan kemajuan pelajar; 8. Pengembangan, penyampaian kurikulum, strategi-strategi pengajaran dan pembelajaran; 9. Penilaian tes; 10. Konsistensi metode penelitian; 11. Prosedur dan catatan penilaian yang mencakup catatan prestasi; 12. Metode dan prosedur diagnostik untuk mengidentifikasikan kegagalan dan kesalahan; 13. Tindakan perbaikan terhadap kegagalan pelajar, sistem untuk menghadapi complain
dan tuntutan; 14. Fasilitas & lingkungan fisik, bentuk tawaran lain, seperti fasilitas olahraga, kelompok-kelompok dan perkumpulan ekstra kurikuler, persatuan pelajar, fasilitas pembelajaran dll; 15. Catatan mutu; 16. Prosedurprosedur pengesahan & audit mutu internal; 17. Pelatihan dan pengembangan staf, mencakup prosedur-prosedur untuk menilai kebutuhan-kebutuhan pelatihan dan evaluasi efektivitas pelatihan; 18. Metode-metode review, monitoring dan evaluasi. Penerapan ISO 9001 pada Perguruan Tinggi tidak dapat berjalan begitu saja tanpa adanya dukungan dan komitmen dari semua elemen untuk selalu ada dalam lingkup sistem mutu terpadu dengan melakukan fungsi manajemen (Planing, Doing, Checking, Reviewing) dan sungguh-sungguh dalam mengelola sumber daya meliputi 7M yaitu: Man, Money, Material, Methods, Machine, Market dan Minute, sehingga tujuan Perguruan Tinggi dapat tercapai. Beberapa faktor yang mempengaruhi dalam mencapai sistem mutu terpadu antara lain: 1. Manajemen, yaitu pimpinan tertinggi di Perguruan Tinggi (Rektor dan jajarannya) harus menetapkan kebijakan mutu, menentukan rencana pencapaian, mengalokasikan sumber daya dan secara aktif terlibat dalam pengawasan kemajuannya, tentunya kebijakan mutu yang dibuat harus berlandaskan dasar hukum dari peraturan yang terkait dan tidak asal perintah tanpa peraturan perundangundangan yang jelas dan kemudian barulah dapat di sosialisasikan kepada seluruh civitas akademik; 2. Manusia, dalam hal ini sumber daya yaitu tenaga akademik maupun non-akademik sebagai pelaksana dan objek untuk mencapai tujuan harus
memiliki kesadaran mutu, komitmen dan tanggung jawab serta aktif mewujudkan tercapainya mutu yang diharapkan, misalnya para dosen harus aktif menulis, aktif melakukan penelitian, aktif melakukan kegiatan akademik di lapangan dengan cara pengabdian kepada masyarakat dan atau berani berbicara di depan umum dengan memberikan penyuluhan atau sosialisasi sesuai dengan gelar keilmuan yang dimiliki, dengan cara ini sinergitas pencapaian kualitas para dosen dengan akreditasi dari BAN-PT berimbang; 3. Sistem/proses perlu dibentuk sehingga sistem mutu dibangun berlandaskan kekuatan sumber daya sendiri untuk mencapai mutu yang diharapkan, serta peningkatan mutu secara berkesinambungan. Oleh karena itu, setiap sumber daya yang terlibat dalam satu sistem mutu ini harus mampu bekerja sama, konsisten, bertanggung jawab, komitmen dan ini perlu juga diingat kepada pucuk pimpinan Perguruan Tinggi adalah kesejahteraan para sumber daya manusia di dalamnya agar lebih bergairah, bersemangat dalam mewujudkan mutu sesuai yang ditetapkan. Agar lulusan bisa kompetitif, kurikulum perlu orientasi baru sebab munculnya era revolusi industri 4.0 tidak hanya cukup literasi lama (dosen membuat power point kemudian dibacakan dan mahasiswa mencatat) itu sudah kuno dan ketinggalan zaman. Paradigma Tri Darma Perguruan Tinggi harus diselaraskan dengan era industri 4.0, Workshop Kurikulum (Pembaruan Kurikulum sesuai dinamika masyarakat), Hibah dan Bimtek dari Belmawa untuk reorientasi kurikulum (GEN-RI 4.0) untuk 400 Perguruan Tinggi. Ada 3 jenis literasi era revolusi industri 4.0 yaitu: 1. Literasi data, yaitu kemampuan untuk membaca, analisa, dan menggunakan informasi (Big Data) di dunia digital sebagai model pembelajaran terbaru; 2. Literasi teknologi, yaitu memahami cara kerja mesin, aplikasi teknologi (Coding, Artificial, Intelligence & Engineering Principles) seperti contoh untuk mengirim tugas, proposal atau karya tulis lainnya dosen dan mahasiswa dituntut untuk menggu-
Media Sosial, Media Tanpa Editor
MEDIA sosial (medsos) hampir semua orang menggunakannya untuk bersosialisasi di era ini. Segala kemudahan yang ditawarkannya membuat setiap orang sangat bernafsu untuk menggunakannya. Meskipun demikian, medsos tidak lantas terlepas dari potensi negatif. Kemajuan teknologi bernama medsos tersebut juga menyisakan sejumput persoalan yang menjadi tantangan bersama, termasuk dalam hal berdemokrasi. Penggunaan medsos yang dulu lebih banyak untuk keperluan hiburan, kini merambah ke fungsi yang lain termasuk sebagai alat politik. Murahnya biaya yang dikeluarkan ketika berkampanye menggunakan medsos tentu membuat setiap politisi girang. Salah satu benefit yang didapatkan ialah biaya politik yang lebih murah. Dulu biaya politik mahal, namun kini bisa menggunakan medos. Penggunaan medsos untuk kampanye politik memanglah tidak salah, akan tetapi ketika medsos digunakan untuk menyebarkan berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian (hate speech) tentu hal tersebut tidak bisa dibenarkan. Parahnya, hal tersebut saat ini marak sekali terjadi, medsos digunakan oleh oknum politisi yang tidak bertanggung jawab untuk memuluskan aksinya dalam meraih kuasa.
Oleh Thoriq Tri Prabowo, S.IP., M.IP. Ambisi politisi yang kebelet berkuasa di era digital ini kemudian memicu munculnya pekerjaan haram yang menjadikan hoax dan hate speech sebagai komoditas. Berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), pada tahun 2017 saja terdapat 800.000 situs yang mengandung hoax, hate speech, dan konten-konten negatif. Hal tersebut bisa dipahami karena hampir semua orang memiliki medsos, dan sangat bebas untuk mengunggah apapun yang publik mau. Dampaknya sangat sulit mengontrol konten yang terdapat dalam medsos. Sebenarnya sudah terdapat seperangkat aturan untuk mengontrol penggunaan medsos, salah satunya yaitu UU No. 11 Tahun
2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Akan tetapi, aturan tersebut masih dianggap sebagian orang belum efektif karena terdapat beberapa pasal yang sering disebut sebagai pasal karet, karena pasal tersebut rawan disalahgunakan. Beberapa hal yang sering dipertentangkan publik terkait kontrol informasi di medsos ialah mengenai kebebasan informasi dan mengemukakan pendapat. Akan tetapi, juga akan sangat berbahaya apabila tidak ada kontrol sama sekali, mengingat semua orang kemudia bisa menjadi pembuat berita yang validitasnya sulit untuk dipertanggungjawabkan. Dalam dunia jurnalistik terdapat istilah citizen journalism yang artinya adalah masyarakat
bisa berpartisipasi menjadi jurnalis dengan mengirimkan konten berita kepada media. Berita tersebut kemudian akan disunting pihak redaktur tanpa mengubah substansi beritanya, sehingga bisa dibaca oleh khalayak. Dalam medsos pun demikian, akan tetapi dalam dunia medsos tidak mengenal konsep redaktur seperti halnya di media massa. Medsos bisa dikatakan sebagai media tanpa editor, karena tidak terdapat proses moderasi dan penyuntingan sebelum berita ditayangkan. Absennya proses moderasi dan penyuntingan seperti halnya dalam media massa tersebut, yang kemudian diduga membuat medsos menjadi lahan subur persebaran hoax. Penulis, Dosen Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, Alumnus Interdisciplinary Islamic Studies Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
”Penggunaan medsos untuk kampanye politik memanglah tidak salah, akan tetapi ketika medsos digunakan untuk menyebarkan berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian (hate speech), tentu hal tersebut tidak bisa dibenarkan. Parahnya, hal tersebut saat ini marak sekali terjadi, medsos digunakan oleh oknum politisi yang tidak bertanggung jawab untuk memuluskan aksinya dalam meraih kuasa.”
nakan aplikasi online yang telah disediakan Perguruan Tinggi, ini berguna untuk pengurangan penggunaan kertas berlebihan, apalagi penulis yang juga selaku tenaga pengajar sangat bersemangat menyuarakan peduli lingkungan alias penggunaan kertas berlebih akan menyebabkan global warming, dan selaku tenaga pengajar harus terus membimbing mahasiswa/i nya untuk tetap aktif pada penggunaan aplikasi yang telah disediakan. 3; Literasi manusia (Humanities, Komunikasi & Desain) yaitu dalam hal ini antara dosen dan mahasiswa tidak ada kecanggungan atau batasan ketika mahasiswa tersebut ingin bertanya terkait dunia kampus, pelayanan yang ramah, dan murah senyum sehingga membuat mahasiswa/i yang berkunjung merasa nyaman, Komunikasi secara tatap muka juga selalu diperlukan kepada dosen, pegawai dan mahasiswa/i untuk memberikan informasi yang jelas terkait dengan kampus dan juga Desain yang energik dan jiwa muda perlu terus ditampilkan agar semangat para dosen, pegawai, dan mahasiswa dapat ditingkatkan dan dengan ini akan dapat mengangkat citra perguruan tinggi yang baik dan siap menyonsong era industri 4.0 serta bersiap untuk meraih ISO 9001. Lima poin penting yang perlu dicapai dalam merevisi kurikulum sesuai era revolusi 4.0 yaitu: 1. Diharapkan peserta didik memiliki kemampuan berpikir kritis; 2. Diharapkan peserta didik memiliki kreativitas dan memiliki kemampuan yang inovatif; 3. Perlu adanya kemampuan dan keterampilan berkomunikasi yang dimiliki peserta didik; 4. Bekerja sama dan berkolaborasi; 5. Peserta didik memiliki kepercayaan diri. Penulis berharap agar dunia pendidikan tinggi mampu mengaplikasikan revolusi industri 4.0 dan berjuang bersama sehingga Perguruan Tinggi baik swasta ataupun negeri sama-sama diminati oleh masyarakat untuk meraih gelar kesarjanaannya. Penulis, Ketua Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Dwijendra & Legal Consultant Kantor Hukum Jagadhita Law Office
POJOK Kapolda minta Gubernur Bali punya program antipremanisme. - Satu jalur berantas preman. *** Kabupaten Tabanan terus genjot jumlah usahawan pemula. - Tabanan pasti bisa. *** OTT prajuru adat, bentuk marginalisasi eksistensi desa adat. - Desa adat saatnya berbenah.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Senin Umanis, 12 November 2018
7
TABANAN
DERMAGA - Proses pemasangan tiang pancang dermaga pada Oktober lalu.
Dermaga Wisata Danau Beratan Mulai Digarap Tabanan (Bali Post) -
Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan mengucurkan anggaran sekitar Rp 24 miliar secara bertahap untuk pembangunan dermaga perahu boat di kawasan Danau Beratan tersebut. Pembangunan dermaga dimulai tahun ini dan diharapkan sudah bisa digunakan tiga tahun mendatang. Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan Agus Harta Wiguna, Minggu (11/11) kema-
rin, pembangunan dermaga wisata Danau Beratan ini diusulkan Pemkab Tabanan tahun 2015 namun baru bisa
direalisasikan mulai tahun ini. ‘’Pemasangan tiang pancang dermaga telah dimulai Oktober lalu,’’ katanya.
Tujuan pembangunan, lanjut dia, memberikan rasa aman dan keselamatan pada wisatawan, mengingat menggeliatnya aktivitas wisata air di kawasan tersebut. ‘’Kian berkembangnya aktivitas wisata air menggunakan speedboat, tentu perlu dipersiapkan
Genjot Angka Wirausahawan Pemula Tabanan (Bali Post) Program bantuan pemerintah berupa modal awal kepada wirausahawan pemula, mulai disambut baik masyarakat. Di Kabupaten Tabanan, dari data Dinas Koperasi dan UKM, sudah ada enam wirausahawan yang mengajukan proposal untuk mendapatkan kucuran dana segar tersebut. Empat di antaranya telah mendapat bantuan periode 2017-2018. Bagi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tabanan A.A. Gede Dalem Tresna Ngurah, para generasi muda bisa memanfaatkan peluang ini untuk menyiapkan diri sebagai calon wirausahawan. Harapannya, generasi muda tidak hanya berada pada posisi mencari pekerjaan saja. Dengan tumbuhnya jiwa wirausaha, mereka bisa menciptakan peluang kerja. Saat ini di Kabupaten Tabanan wirausahawan muda sudah mulai tumbuh. Salah satunya UKM Food Deso yang bergerak di bidang kuliner. Dalam pema-
saran produknya, mereka menggunakan media sosial. Bercermin dari kondisi tersebut, kata Dalem Tresna peluang untuk bertumbuhnya wirausahawan baru ini sangat besar, terlebih lagi di tengah kebijakan pemerintah yang telah menyiapkan dana penguatan modal bersuku bunga rendah melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan perizinan usaha yang makin mudah dan tanpa biaya. ‘’Kesempatan membuka peluang kerja cukup besar, dan itu semua tergantung niat meraka. Kami hanya sifatnya mendorong dan memfasilitasi. Sebab, kunci berwirausaha, mereka harus berani dulu,’’ ucapnya. Terkait program bantuan wirausaha pemula, syaratnya hanya harus mengajukan proposal melalui Dinas Koperasi dan UKM Tabanan yang nantinya akan diteruskan ke pusat. Tentu proposal itu akan diverifikasi, sebab tidak sembarangan orang bisa menerima dana kisaran Rp 10 juta hingga Rp 15 juta tersebut. Sasa-
ran penerima bantuan adalah mahasiswa atau calon wirausahawan, serta masyarakat berpendapatan rendah. (kmb28)
Tabanan (Bali Post) Pengaruh teknologi sangat besar bagi pembentukan karakter generasi muda saat ini. Jika tidak diawasi dan dituntun dengan benar, kemajuan teknologi ini akan menjadi bumerang bagi masa depan generasi muda. Oleh karena itu, untuk membentuk karakter dan budi pekerti luhur sekaligus menggunakan teknologi secara baik dan benar, Pemerintah Desa Antosari menggelar kegiatan rutin berupa pendidikan karakter dan pasraman untuk siswa SD. Perbekel Antosari Wayan Widhiarta, Minggu (11/11) kemarin mengatakan, pihaknya menyasar siswa SD karena usia tersebut adalah usia emas dan tepat dalam membentuk karakter. Kegiatan ini sudah mulai berjalan pada Sabtu (10/11) lalu. Siswa SD 1 Antosari diberikan pendi-
Hasilkan Pupuk Organik hingga Kerajinan
Ketua KSM Bantas Lestari Ni Nyoman Sarasmini, Minggu (11/11) kemarin memaparkan, gerakan masyarakat ini berawal dari keprihatinan pengelolaan sampah di desa tersebut. Ketika itu banyak ditemukan tempat pembuangan sampah liar. Maka lantas tercetus ide pembentukan kelompok pengelolaan sampah ini. Sebagian besar pengurus KSM Bantas Lestari adalah ibu-ibu PKK ditambah perwakilan masingmasing banjar di Desa Bantas. Di awal pembentukan, anggota kelompok mengangkut sampah ke rumah-rumah penduduk. Saat ini KSM Bantas Lestari sudah melayani 350 KK di Desa Bantas dari jumlah 900 KK yang ada. Untuk memungut sampah, KSM Bantas
akan semakin meningkat. Selain mengolah sampah organik menjadi pupuk, KSM Bantas Lestari juga mengelola bank sampah yang membeli sampah plastik dari masyarakat. Uang pembelian sampah biasanya ditabung oleh masyarakat di tabungan bank sampah dan dijadikan sebagai pembayaran iuran pengangkutan sampah setiap bulannya. KSM Bantas Lestari juga sudah mengelola sampah anorganik menjadi kerajinan. Salah satu produknya berupa keben dan bokor dari koran bekas. Kerajinan ini hanya dibuat jika ada pesanan. Ratarata kerajinan dijual Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu. Selain
banyak perahu dan speedboat yang disandarkan sembarangan. Dengan adanya dermaga wisata, parkir perahu akan lebih tertata. Pembangunan dermaga wisata ini mengambil lokasi di Beratan Indah Serasi yang merupakan aset Pemkab Tabanan. (kmb28)
Desa Antosari Gelar Pasraman untuk Siswa SD
Pengolahan Sampah Terpadu di Desa Bantas
Lestari saat ini telah memiliki mobil pick-up dan satu motor pengangkut sampah. Dalam sehari rata-rata sampah yang diangkut sebanyak dua pick-up plus satu motor pengangkut sampah. Setiap bulan langganan pengangkutan sampah ini dikenakan biaya Rp 10 ribu. Diakui Sarasmini, masih banyak warga Desa Bantas yang belum mengikuti program pengangkutan sampah dari KSM Bantas Lestari. Hal ini dikarenakan belum ada aturan yang mewajibkan dan sebagian besar warga masih memilih untuk membuang sampahnya di teba masing-masing. ‘’Ke depan akan dibuatkan Perdes ataupun awig-awig mengenai hal ini,’’ papar Sarasmini. Pengolahan sampah di TPS3R yang dikelola KSM Bantas Lestari sudah dilakukan secara terpadu. Keberhasilan ini menyebabkan banyak yang belajar cara pengolahan sampah di KSM Bantas Lestari. Program yang sudah berjalan baik adalah mengajarkan masyarakat untuk memilah sampah di tingkat rumah tangga. Saat ini sudah sekitar 30 persen pelanggan mau memilah sampahnya dan hanya membuang residu dan sampah anorganik reject ke TPS3R. Diharapkan lewat sosialisasi yang rutin digelar setiap bulannya, persentase ini
tahun, sebelum nantinya bisa difungsikan dengan baik. Diharapkan dermaga ini nantinya bisa menjadi ikon wisata baru. ‘’Dipandang perlu juga dipersiapkan sarana dan prasarana pendukung penunjang rasa aman dan nyaman,’’ tegasnya. Dijelaskannya, selama ini
Bentuk Karakter Anak Sejak Dini
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tabanan A.A. Gede Dalem Tresna Ngurah
KELOMPOK Swadaya Masyarakat (KSM) Bantas Lestari mengelola Tempat Pembuangan Sampah, Reuse, Reduce, Recycle (TPS3R) mulai tahun 2017. Meski terbilang baru terbentuk, KSM di Desa Bantas Kecamatan Selemadeg Timur ini sudah mampu melakukan pengelolaan sampah terpadu. Hasil olahan sampahnya berupa pupuk organik hingga produk kerajinan.
dermaga yang representatif untuk memenuhi standar keamanan dan keselamatan,’’ terangnya. Mengingat dana yang dikucurkan besar, pemerintah pusat dilakukan secara bertahap, maka diprediksi pembangunan dermaga ini akan memakan waktu sekitar tiga
memberdayakan anggota KSM, untuk membuat kerajinan ini juga melibatkan warga desa yang memiliki ketrampilan untuk membuat kerajinan koran bekas. ‘’Kami juga membuat kerajinan hias dari kantong platik bekas,’’ ujar Sarasmini. KSM TPS3R Bantas Lestari hendak bergerak di bidang ekowisata. Wisatawan yang datang ke desa ini bisa menanam tanaman dengan memakai pupuk organik yang dibuat oleh KSM TPS3R Bantas Lestari. ‘’Kegiatan ini sudah berjalan dan kami bekerja sama dengan homestay yang ada. Diharapkan akan ada bantuan dari Pemda untuk semakin mengembangkan kegiatan ini,’’ kata Sarasmini. (san)
Bali Post/san
ORGANIK - Pengolahan sampah organik menjadi pupuk di TPS3R Desa Bantas, Selemadeg Timur.
dikan tentang kejujuran, kedisiplinan, sikap saling menghargai sesama, toleransi sampai pada pengenalan dan implementasi Tri Hita Karana. Kemarin kegiatan dilanjutkan dengan mengajak anak-anak SD keliling desa. Anak-anak berkeliling desa sembari memungut sampah plastik, setelah itu dilanjutkan dengan pasraman. Untuk kegiatan ini, lanjut Widhiarta, pendanaan berasal dari desa dan juga melibatkan partisipasi warga. ‘’Untuk makan dan minum dari desa. Kalau pembicara, ada partisipasi dari desa adat maupun PPL Bahasa Bali yang tugas di desa,’’ ujarnya. Kegiatan ini akan rutin digelar setiap bulannya. Pemungutan sampah akan dilakukan pada minggu pertama dan terakhir setiap bulan-
nya. Sementara untuk pasraman pada minggu kedua dan ketiga. Selain memungut sampah, anak-anak akan dibiasakan untuk melakukan pemilahan sampah sekaligus mengolahnya. Diharapkan dengan kebiasaan baik yang diajarkan sejak dini akan mampu membentuk karakter mereka menjadi generasi yang berkualitas. (kmb24)
BULELENG
8
Hanya 179 Lolos ’’Passing Grade’’
Implementasikan Nilai Kepahlawanan
Saatnya Dijadikan ’’Way of Life’’
Singaraja (Bali Post) – Setiap elemen masyarakat diharapkan dapat mengimplementasikan nilai perjuangan yang diwariskan para pahlawan bangsa di masa lalu. Nilai-nilai positif sebuah sejarah dan heroik perjuangan itu sesungguhnya bersifat dinamis, sehingga generasi penerus bangsa ini wajib menjadikan nilai perjuangan itu sebagai the way of life - gaya hidup - dalam mengisi kemerdekaaan seperti sekarang ini. Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. menegaskan hal itu ketika menghadiri upacara tabur bunga di Tamam Makam Pahlawan (TMP) Curastana, Singaraja akhir pekan lalu. Tabur bunga dirangkaikan dengan peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November 2018 lalu. Lebih jauh Wakil Bupati Sutjidra mengatakan, perayaan Hari Pahlawan itu diharapkan tidak sekadar formalitas menggelar apel saja, tetapi peringatan itu harus dilakukan dengan pemaknaan mendalam. Peringatan ini bukan hanya sebagai sebuah prosesi. Tetapi harus mengarah kepada substansinya. Karena itu, setiap peringatan Hari Pahlawan itu dapat memunculkan semangat baru terkait implementasi nilai-nilai perjuangan dalam kehidupan sehari-hari. Pada satu sisi, nilai kepahlawan itu bisa saja menguat dan sebaliknya melemah. Namun, diharapkan setiap rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan itu harus dijadikan sebuah energi dan juga semangat baru mewarisi nilai perjuangan dan patriotisme pahlawan itu demi sukses dan lancarnya membangunan dalam segala segi di negeri ini. Indonesia, kata Wakil Bupati, memerlukan sosok yang berdedikasi dan berprestasi demi memajukan negeri ini. Sosok pemuda Indonesia sebagai generasi penerus, yang mempunyai jiwa patriotisme, pantang menyerah, sikap disiplin, berkarakter, menguasai ilmu pengetahuan termasuk keterampilan di bidangnya. ‘’Generasi muda harus mampu memanfaatkan keberagaman sebagai modal sosial. Kesatuan bangsa melalui keanekaragaman itu merupakan keunggulan Indonesia, dalam upaya menjaga hubungan dengan bangsa lain di dunia ini,’’ jelasnya. (kmb38)
Senin Umanis, 12 November 2018
Formasi CPNS Terancam Gagal Terpenuhi Singaraja (Bali Post) –
Pemenuhan kuota formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Buleleng tahun 2018 ini nampaknya belum bisa dipenuhi. Pasalnya, dari formasi yang disetujui Menteri Pendayagunaan Aparatur Reformasi Birokrasi (Men-PAN RB) sebanyak 332 orang, ternyata pelamar CPNS yang dinyatakan lolos nilai passing grade tercatat hanya 179 orang. Dengan hasil ini dipastikan ada formasi yang kosong atau kemungkinan terburuk pemenuhan kebutuhan kurang dari usulan yang sudah disetujui. Sebelumnya, dalam rekrutmen CPNS tahun ini sebanyak 4.447 orang pelamar telah memenuhi syarat administrasi. Mereka kemudian mengikuti seleksi dengan teknik Computer Assisted Test (CAT) secara bergelombang yang dilaksanakan di Markas Kodam (Makodam) IX/Udayana belum lama ini. Berdasarkan data terbaru Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS, pelamar yang lolos passing grade sebanyak 179 orang. Hanya, pelamar yang lolos passing grade itu belum diketahui detailnya. Alasannya, masih menunggu pengumuman secara resmi dari Panselnas CPNS Tahun 2018. Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Buleleng Gede Wisnawa, Minggu (11/11) kemarin mengatakan, menyu-
sul informasi kelulusan passing grade tersebut, pihaknya belum berani berkomentar terlalu jauh. Apalagi, rendahnya pelamar yang lolos passing grade tidak saja dialami Buleleng, bahkan kabupaten lainnya justru jumlah yang lolos passing grade masih di bawah pelamar CPNS dari Den Bukti. Dibandingkan jumlah formasi yang ditetapkan MenPAN RB, dikhawatirkan banyak ada formasi lowong. Kekhawatiran itu tertuju pada formasi guru SD dan SMP yang sangat diperlukan untuk mengatasi kekurangan guru. Kalau formasi ini tidak terpenuhi, Wisnawa memastikan krisis guru di daerahnya itu akan berlangsung lebih lama lagi. ‘’Formasi guru yang paling banyak dicari. Tetapi setelah kita dapat kabar pelamar yang
lolos passing grade hanya 179 orang. Jadi formasinya kurang. Bisa terjadi ada instansi yang memerlukan tidak dapat pelamar sama sekali,’’ katanya. Atas kondisi itu, Wisnawa mengaku sudah melapor kepada Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS). Dari koordinasi yang dilakukan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan koordinasi ke Panselnas CPNS 2019 dan Men-PAN RB. Tidak sekadar koordinasi, tetapi Buleleng akan membawa data teknis terkait beban kerja dan kebutuhan tambahan PNS baru. Dari negosiasi yang akan dilakukan, mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Buleleng ini berharap pemerintah pusat memberikan solusi terbaik, sehingga target minimal kebutuhan formasi CPNS tahun ini bisa dipenuhi. Terkait agenda apa yang dilakukan lanjutan, Wisnawa menyebut, dari petunjuk teknis, tahapan lanjutan, adalah Tes Kemampuan Bidang (TKB). Hanya, kepastian
kapan TKB masih menunggu petunjuk Panselnas CPNS lebih lanjut. ‘’Pimpinan sudah memberikan petunjuk, kita akan melakukan negosiasi lagi. Nanti kita jelaskan peta atau skema keperluan pegawai, sehingga harapannya ada solusi minimal kuota formasi yang sudah diberikan itu bisa terpenuhi,’’ jelasnya. (kmb38)
Harga Jual Rp 200 Ribu Per Kg
Petani Lirik Budi Daya Buah Naga Kuning Curi Uang Penuhi Keperluan Sehari-hari Singaraja (Bali Post) Terduga pelaku pencurian di Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng diamankan Unit Reskrim Polsek Kota Singaraja. Warga Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng itu yang bernama Ketut ST (35) itu diduga mencuri di rumah korban Ni Made Redini (47). Kasus ini terbongkar berawal laporan ke Mapolsek Kota Singaraja. Korban Made Redini yang tinggal di Jalan Pulau Komodo, Kelurahan Banyuning, Jumat (19/10) sekitar pukul 20.30 Wita melaporkan uang tunainya yang tersimpat di dompet raib disikat maling. Korban baru melaporkan kasus pencurian itu Selasa (23/10). Dari hasil penyelidikan aparat keamanan, pelakunya mengarah kepada terduga Ketut ST. Dia akhirnya diamankan polisi. Kepala Sub-Bagian (Kasubag) Humas Iptu Gede Sumerjaya seizin Kapolres Buleleng AKP Suratno, S.IK. mengatakan, terduga pelaku mencuri uang korban untuk keperluan hidup sehari-hari. Ia masuk ke dalam rumah korban saat pintu rumah tidak terkunci. Karena itu dengan mudah pelaku bisa masuk mengambil uang senilai Rp 2 juta selain sebuah HP milik korban. “Jadi kasus ini masih dikembangkan lebih lanjut. Uang yang dicuri itu dipergunakan untuk biaya hidup sehari-hari,” katanya. Akibat perbuatannya itu terduga pelaku Ketut ST itu harus mendekam di balik jeruji besi. Dia melanggar pasal 362 KUHP tentang pencurian. Ancaman hukuman pidananya paling lama 5 tahun. (kmb38)
BELAKANGAN ini, budi daya buah naga semakin banyak dikembangkan petani di Buleleng. Ragam buah naga yang ditanam sekarang, tidak saja buah naga warna merah atau putih. Malah buah naga kuning dan juga orange. Dua jenis buah naga itu dibudidayakan karena harga jualnya rata-rata Rp 150.000 dan bahkan mencapai Rp 200.000 setiap satu kilogram. Harga dua jenis warna oranye dan kuning itu mahal karena rasa buahnya lebih manis. Di mana dan siapakah yang mengembangkan buah naga jenis itu di Buleleng? Budi daya buah naga itu paling banyak dikembangkan di Desa/Kecamatan Kubutambahan. Sejak
beberapa tahun terakhir ini di desa itu, petani ramai mengisi lahan keringnya dengan menanam buah
naga. Pada awalnya petani hanya menanam jenis buah naga merah atau putih saja. Sejalan dengan perkembangan di pasaran, buah naga kuning dan orange pun mulai ditanam. Hebatnya, petani melakukan eksplorasi pengembangan secara otodidak, mereka termotivasi membudidayakan lantaran buah naga kuning atau orange itu lebih manis. Seorang petani yang berhasil membudidayakan buah naga kuning dan orange itu adalah Made Arnaja. Ditemui di perkebunan miliknya belum lama ini,
Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar Polsek Seririt Polsek Busungbiu Polsek Gerokgak KP3 Celukan Bawang Pospol Wisata Lovina Pospol Pancasari Siaga Reskrim Siaga Intel
3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347 92450 92126 92999 92842 41010 25755 27511 29973
Bali Post/kmb38
BUAH NAGA – Petani di Buleleng mulai membudidayakan buah naga kuning dan orange. Petani termotivivasi karena buah naga itu laku dijual RP 200.000 tiap kilogramnya.
Arnaja menceritakan, buah naga kuning dan orange selama ini banyak didatangkan dari luar daerah. Rasa buah naga kuning jauh lebih manis dibandingkan buah naga merah dan putih. Hal itu membuat konsumen dari kalangan tertentu memburu buah naga kuning dan orange kendati harganya mencapai Rp 200.000 tiap kilogram. Kondisi itu rupanya membuat Arnaja termotivasi menanam buah naga kuning dan orange. Bahkan eksplorasi dilakukan dengan cara praktik langsung. Dikatakan, teknik budi dayanya menggunakan sistem grafting (alias nyambung - red). Caranya, Arnaja menggunakan bibit buah naga merah atau putih itu sebagai batang bawah. Lalu bibit penyambungnya dia gunakan bibit buah naga kuning atau orange. Tidak cukup hanya menyambung, namun dia harus kembali mencoba-coba mengatur dosis pemupukan yang tepat, sehingga budi daya buah naga kuning atau orange itu menghasilkan buah secara optimal. ‘’Saya memang menyukai dunia pertanian. Sejak awal saya budi dayakan buah naga merah dan putih, tetapi belakangan saya termotivasi mengembangkan yang warna kuning dan orange. Dengan modal belajar praktik langsung, sekarang budi daya temuan saya itu sudah berbuah,’’ katanya. Dari uji coba yang sudah
dilakukan, produksi buah naga kuning atau orange temuannya itu, kata Arnaja, kualitasnya tergolong baik. Buktinya serat buah naga jenis ini halus. Kandungan rasa buahnya lebih manis dibandingkan buah naga merah atau putih. Hanya, uji coba budi daya ini diakuinya belum mampu berbuah maksimal. Walaupun produksi minim, karena harga jualnya termasuk mahal, Arnaja optimis budi daya ini menguntungkan jika benar-benar ditekuni. ‘’Kebetulan dari panen perdana budi daya yang saya tekuni ini masih terbatas. Selama ini saya pasarkan ke supermarket. Biasanya jenis ini dicari konsumen tertentu, sehingga harganya mahal, Sesungguhnya hal itu merupakan peluang yang menguntungkan,’’ jelasnya. Arnaja menambahkan, budi daya dengan teknik grafting itu masih terhambat akibat sulitnya petani mencari bibit. Atas kondisi ini, dia berharap Dinas Pertanian (Distan) bisa turun tangan membantu petani mempermudah mencarikan bibitnya. Selain itu, dukungan teknik pemupukan termasuk jenis pupuk organik dipercaya bisa membantu pertumbuhan tanaman itu. ‘’Kalau mencari bibitnya mudah dan teknik pemupukan dipelajari jenis pupuk yang diperlukan, maka saya yakin budi daya buah naga ini akan berkembang lebih pesat dari sekarang,’’ tegasnya. (mud)
GIANYAR
Senin Umanis, 12 November 2018
9
Terbelit Utang, Rumiti Gelapkan Puluhan Set ’’Payas Agung’’
SOSOK Momentum Introspeksi BUPATI Gianyar I Made Mahayastra mengajak segenap komponen bangsa menjadikan Hari Pahlawan sebagai momentum introspeksi diri. ‘’Ini momen introspeksi mengukur seberapa jauh setiap komponen bangsa dapat mewarisi nilai-nilai kepahlawanan, melanjutkan perjuangan, dan mengisi kemerdekaan,’’ ujarnya, belum lamai ini. Orang nomor satu di Gianyar ini juga mengajak semua komponen bangsa memperingati Hari Pahlawan yang jatuh setiap 10 November ini, dengan melahirkan ide dan gagasan yang mentransformasikan semangat pahlawan, menjadi sebuah keuletan dalam melaksanakan pembangunan. ‘’Mentransformasikan keberanian melawan penjajah, menjadi inspirasi mengusir musuh bersama bangsa saat ini antara lain kemiskinan,’’ katanya. Selain keberanian, kata pria yang akrab disapa Agus Mahayastra ini, kecerdikan para pahlawan dalam mengatur strategi bisa ditransformasikan menjadi inovasi cerdas menghadapi daya saing bangsa dalam pergaulan dunia. Melalui momentum peringatan Hari Pahlawan, pemerintah mengajak semua komponen bangsa berbuat yang terbaik bagi bangsa. ‘’Mulai dari yang dapat kita lakukan, mulai dari lingkungan terdekat yang pada akhirnya memberikan kekuatan dan ketahanan bagi bangsa dan negara,’’ tegasnya. (nik)
Gianyar (Bali Post) Nekat melakukan penggelapan puluhan set pakaian tari hingga payas agung, Ni Kadek Rumiti harus berurusan dengan aparat kepolisian. Dalam pemeriksaan di Unit Reskrim Polsek Sukawati, wanita berusia 33 tahun asal Banjar Dlodtangluk, Desa Sukawati ini nekat melakukan aksi tersebut karena terbelit utang. Puluhan barang bukti itu sempat dijual oleh pelaku di seputaran Gianyar, Tabanan dan Buleleng. Dikonfirmasi Minggu (11/11) kemarin, Kapolsek Sukawati AKP Suryadi mengatakan, pelaku melakukan aksi tersebut seorang diri. Mulai dari inisiatif menyewa pakaian, hingga menjual kepada orang lain. “Pelaku ditangkap setelah polisi menerima cukup banyak laporan kehilangan pakaian tari dan pakaian pengantin khususnya payas agung,” ujar Suryadi didampingi Kanitreskrim Iptu I Gusti Ngurah Jaya Winangun. Polisi yang melakukan penyelidikan akhirnya mengarah pada pelaku Rumiti. Unit Reskrim Polsek Sukawati dipimpin Panit 1 Reskrim Ipda Komang Sudarsana kemudian melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumahnya, di Banjar Dlodtangluk, Desa Sukawati, Kamis (8/11) sekitar pukul 10.00 Wita. Saat proses penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti. “Berdasarkan barang bukti itu, pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan penipuan,” kata Suryadi. Berdasarkan hasil interogasi, kata Suryadi, pelaku melakukan aksi itu dengan modus berpura-pura menyewa perlengkapan pakaian tari. Sesudah tenggang waktu yang ditentukan, barang yang disewa tersebut tidak dikembalikan ke pemilik. Pelaku menjual semua barang tersebut ke sejumlah pedagang yang ada di seputaran Gianyar, Tabanan dan Buleleng. Berbekal keterangan itu, Unit Opsnal Polsek Sukawati melakukan pengembangan dan pencarian barang bukti BARANG BUKTI - Polisi saat mengecek barang bukti payas agung yang sempat dijual oleh pelaku Rumiti.
yang diduga dijual oleh pelaku di beberapa tempat. “Di rumah pelaku, kami menemukan 12 pucuk bunga emas imitasi yang biasa digunakan untuk perlengkapan penari. Selanjutnya, kami kembangkan penyelidikan ke wilayah Tabanan dan Buleleng,” jelas Suryadi. Polisi yang melakukan pengembangan pada salah satu salon di Banjar Pemuteran, Desa Panji Kuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan berhasil mengamankan barang bukti berupa dua set pakaian Cendrawasih, 25 bunga emas imitasi, dan dua buah gelung agung. Tidak berhenti di situ, pengembangan dilanjutkan ke Lingkungan Penarungan, Buleleng. Polisi mendapati cukup banyak barang bukti, yakni empat set pakaian tari Sekar Jagat, satu set pakaian Legong, dua set pakaian tari Condong, satu pasang pakaian tari Cendrawasih, satu buah gelung agung, sepasang kamen songket, 25 bunga emas, dua set pakaian tari Merak, lima set pakaian tari Condong, dua set pakaian tari Cendrawasih dan tiga set pakaian tari Sekar Jagat. Pengembangan terakhir, polisi menyambangi salah satu salon di wilayah Desa Banyuning, Buleleng, Kamis (8/11) malam. Di lokasi itu diamankan sejumlah barang bukti, seperti dua buah gelung agung, satu pasang kain songket, satu buah baju modifikasi warna merah, 20 biji bunga emas dan satu buah petitis. “Pengembangan selesai dilakukan sekitar pukul 04.00 Wita, tim kembali ke Mapolsek dengan barang bukti,” jelas Suryadi. Dari puluhan set pakaian tari itu, kerugian para korban ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Polisi masih akan melakukan pengembangan terhadap kemungkinan ada korban lain, termasuk kemungkinan ada tempat lain yang membeli pakaian tari hasil tipuan pelaku. Apalagi, sampai saat ini masih ada barang bukti yang belum ditemukan. Makanya, polisi masih akan melakukan pencarian kembali. “Kepada pelaku Rumiti dipasangkan Pasal 378 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara,” ujar Suryadi. (kmb35)
Pertengahan Desember, Enam Pasar Kasus OTT Pura Tirta Empul Tradisional Ditargetkan Rampung Gianyar (Bali Post) Kabupaten Gianyar dipastikan akan memiliki enam pasar tradisional yang baru sebelum akhir tahun ini. Hingga November ini, pembangunan pasar yang menghabiskan anggaran miliaran rupiah ini sedang proses pengerjaan. Pembangunan lima pasar yang mengandalkan APBD Gianyar ini ditarget rampung p a d a pertengahan D e sember men-
datang, termasuk pembangunan Pasar Silakarang yang menggunakan dana APBN hingga Rp 9,7 miliar. Kepala Disperindag Gianyar I Wayan Suamba mengatakan, ada lima pasar yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan hingga November ini. Pembangunan lima pasar ini menggunakan dana dari APBD 2018. ‘’Semua masih dalam proses pengerjaan,’’ ujar Suamba, Minggu (11/11) kemarin. Suamba menjabarkan, lima pasar tradisional yang kini masih dalam tahap pengerjaan meliputi Pasar Desa Lebih, Pasar Desa Medahan, Pasar Desa Keramas, Pasar Batubulan Kangin dan Pasar Desa Bedulu. ‘’Kelimanya ini pasar tradisional. Pengerjaan akan dilakukan hingga pertengahan Desember ini,’’ katanya. Dari kelima pasar itu, hanya pembangunan pasar di Desa Lebih yang sesuai rencana akan diperuntukkan sebagai pasar ikan. Hal ini mempertimbangk a n kehidu-
pan masyarakat di Desa Lebih dan sekitarnya yang dominan beraktivitas sebagai nelayan. Pasar Desa Lebih ini pula diharapkan sebagai lokus untuk pasar ikan Kabupaten Gianyar dan sekitarnya. Selain lima pasar tersebut, ada juga Pasar Silakarang yang berlokasi di Desa Singapadu Kaler, Kecamatan Sukawati dengan menggunakan anggaran dari APBN dan APBD 2018 yang nilainya Rp 9,7 miliar. Dikatakan, Pasar Silakarang berdiri di atas lahan seluas 50 are. Pasar ini juga akan berdiri dengan taraf SNI. ‘’Ini nantinya pasar bertaraf nasional yang jarak antarpedagangnya sudah ditentukan dan dilengkapi pula berbagai fasilitas seperti taman bermain, koperasi dan semacamnya,’’ katanya. Suamba berharap pembangunan pasar tradisional ini dapat lebih menggeliatkan perekonomian masyarakat Gianyar. Sementara pada APBD 2019 mendatang, pemerintah juga masih memiliki agenda pembangunan pasar, yakni Pasar Umum Gianyar dan Pasar Seni Sukawati. ‘’Kami berharap dukungan masyarakat dalam merealisasikan pembangunan pasar ini,’’ tegasnya. (kmb35)
Polisi Periksa Belasan Saksi
Gianyar (Bali Post) Penyelidikan kasus operasi tangkap tangan (OTT) di Objek Wisata Pura Tirta Empul masih didalami jajaran Polres Gianyar. Namun hingga Minggu (11/11) kemarin, aparat kepolisian belum mau menjabarkan perkembangan kasus tersebut. Sementara menurut informasi dari pihak Desa Pakraman Manukaya Let, polisi sudah memeriksa belasan saksi dalam kasus ini. Penyarikan Desa Pakraman Manukaya Let Made Kuntung mengatakan, sampai Sabtu (10/11) lalu sudah ada 12 orang dari pihak Manukaya Let yang dimintai keterangan, termasuk di antaranya dua orang penjaga tiket yang diamankan pertama kali. ‘’Sampai saat ini kami masih memilih untuk mengikuti proses yang tengah berjalan di kepolisian. Sudah ada 12 orang yang diperiksa,’’ ujar Kuntung, Minggu kemarin. Kuntung menjabarkan, 10 orang yang diperiksa tersebut termasuk dirinya sendiri selaku penyarikan. Selain
Pecalang Gadungan Diringkus Polisi
Gianyar (Bali Post) Aksi premanisme dengan modus sebagai pecalang kembali terjadi di wilayah Gianyar. Pelaku I Ketut Suandita asal Banjar Bangkilesan, Desa Mas, Kecamatan Ubud diamankan oleh jajaran Unit Reskrim Polsek Sukawati. Mengaku sebagai pecalang, pemuda 22 tahun ini diketahui telah meminta uang keamanan terhadap sejumlah toko di Kecamatan Sukawati. Uang yang berhasil dipalak pecalang gadungan ini dari belasan toko antara belasan ribu hingga ratusan ribu rupiah. Kanitreskrim Polsek Sukawati Iptu I Gusti Ngurah Jaya Winangun menjelaskan, dengan dalih menjaga keamanan, sejumlah pemilik toko di wilayah Sukawati telah ditodong oleh pelaku. Nilai uangnya mulai Rp 15.000 hingga Rp 800.000. ‘’Untuk wilayah Sukawati sudah ada tiga korban yang melapor karena diperas oleh pelaku,’’ ujar Jaya Winangun, Minggu (11/11) kemarin. Berdasarkan laporan masyarakat, awalnya pada Kamis (1/11) sekitar pukul 15.45 Wita, pemilik Toko Clean Shoes and Care yang berlokasi di Desa Sukawati didatangi seseorang yang mengatasnamakan pecalang meminta uang iuran keamanan. Berselang beberapa hari, tepatnya Senin (3/11) sekitar pukul 12.30 Wita di Toko Cozy Butik Banjar Kalah, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati dan satu tempat lagi di Toko Roti Bakry, pelaku Suandita dengan modus yang sama memaksa masyarakat yang mempunyai usaha untuk menyerahkan sejumlah uang keamanan. ‘’Berdasarkan informasi masyarakat tersebut, tim mengumpulkan keterangan di TKP
dan berhasil mengidentifikasi pelaku,’’ jelas Jaya Winangun. Berbekal cukup bukti, polisi yang dipimpin Kanit Reskrim IPTU I Gusti Ngurah Jaya Winangun bersama Panit 1 Reskrim IPDA I Komang Sudarsana akhirnya bergerak cepat melakukan penangkapan di rumah pelaku tanpa ada perlawanan, Jumat (9/11) sekitar pukul 10.00 Wita. ‘’Dari hasil interogasi, pelaku mengakui melakukan pemerasan. Hasilnya dipakai minumminum bersama teman-temannya,’’ kata Jaya Winangun. Kepada polisi, pria bertato di kaki dan tangannya ini mengakui memeras sejumlah toko. Di antaranya di Toko Clean Shoes and Care di Jalan Raya Celuk mendapat Rp 500 ribu, di Toko Roti Bakri Batubulan Rp 800 ribu, di Toko Cozy Butik Batubulan Rp 800 ribu, konter HP di Cemenggon Rp 600 ribu, konter HP di Banjar Celuk Rp 100 ribu, dan dari pedagang es di Desa Singapadu mendapat Rp 100 ribu. Pelaku juga memeras pedagang buku di Banjar Dlod Tangluk dan mendapat uang Rp 20 ribu, di Pasar Seni Guwang Rp 15 ribu, Toko Butik Dentiyis Rp 25 ribu, kontar HP di Sakah Rp 20 ribu, pedagang di Banjar Kawan, Desa Mas Ubud Rp 30 ribu, pedagang pas bunga di Kemenuh Rp 10 ribu serta dari pedagang sosis di Sukawati mendapat uang Rp 100 ribu. ‘’Semua hasil dari kejahatan tersebut sudah dipergunakan untuk keperluan sehari-hari dan habis dipakai berfoya-foya,’’ kata Jaya Winangun. Saat beraksi, pecalang gadungan ini menggunakan sepeda motor Vario warna pink DK 6593 LO. Supaya terkesan
seperti pecalang, pelaku mengenakan kamen hitam, selendang hitam putih, kaos dan tas pinggang. Pelaku juga lengkap membawa kuitansi. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku sementara dipasangkan pasal 378 KUHP. ‘’Untuk sementara, pelaku dan barang bukti kejahatannya diamankan di Mapolsek Sukawati untuk proses lebih lanjut,’’ tegas Jaya Winangun. (kmb35)
Bali Post/kmb35
GADUNGAN - Pecalang gadungan yang diamankan polisi.
itu, ada pula pemeriksaan terhadap Bendesa Pakraman Let, kemudian klian pekaseh, klian gong, dan klian dinas. Tak hanya itu, tiga orang klian banjar di bawah Desa Pakraman Manukaya Let yakni Klian Banjar Tatag, Klian Banjar Bangtes, dan Klian Banjar Manukaya Let, serta tiga penyarikan dari ketiga banjar tersebut juga ikut dimintai keterangan oleh aparat kepolisian. Menurut Kuntung, belasan warga ini terakhir kali menjalani proses pemeriksaan polisi, Sabtu lalu. Ada sembilan dari 12 orang tersebut yang dimintai ket-
erangannya. Sementara Minggu kemarin tidak ada dari 12 orang itu yang diperiksa polisi. Disinggung mengenai materi pemeriksaan, Kuntung enggan menjabarkan detail pemeriksaan tersebut. Ia hanya mengatakan, pihaknya lebih memilih untuk mengikuti proses yang tengah berjalan di kepolisian. ‘’Ya, kita masih ikuti proses hukum yang tengah berjalan saja,’’ jawabnya. Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Deni Septiawan mengatakan pihaknya akan merilis kasus OTT Objek Wisata Tirta Empul di Ma-
polres Gianyar, Senin siang ini. ‘’Kita release Senin siang. Hasil penyelidikan akan dijabarkan nanti dalam rilis di Mapolres,’’ katanya kepada awak media. Seperti diberitakan sebelumnya, pada Selasa (6/11) lalu, Tim Saber Pungli Gianyar mengamankan dua petugas penjual tiket masuk Objek Wisata Tirta Empul. Kedua petugas diduga melakukan pungli lantaran menjual tiket di luar tiket resmi yang dikeluarkan Dinas Pariwisata Gianyar. Namun, pihak desa adat membantah jika itu disebut pungli. Sebab, tiket yang diedarkan kedua petugas itu adalah yang dikeluarkan Desa Adat Manukaya Let dan berlaku pada jam tertentu. Kasus ini tengah diproses instansi terkait. (kmb35)
JEMBRANA
10
SPBU Tuwed dan Pulukan Sesuai Takaran Negara (Bali Post) – UPTD Metrologi Legal Kabupaten Buleleng bersama Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Jembrana, Sabtu (10/11) kembali menggelar tera ulang ke SPBU dan Kantor Pos. Seperti sebelumnya, tera ulang ini dilakukan atas permintaan dari pihak SPBU guna memastikan takaran mesin pengisi bahan bakar sesuai. Dari pengecekan, seluruh mesin sudah sesuai dengan takaran dan SPBU tersebut mendapatkan Surat Keterangan Hasil Pengujian (SKHP) dari UPTD. Kepala UPTD Metrologi Legal Buleleng, Komang Ayu Ratnawati, Sabtu (10/11) mengatakan, tera ulang ini dilakukan UPTD Metrologi Legal dan Diskoperindag guna memastikan mesin pompa bahan bakar sudah sesuai takaran. “Kita melakukan atas permintaan dari pihak SPBU sebelumnya, mereka ingin memastikan takaran sudah tepat, sebelum batas waktu mereka sudah mengajukan untuk dilakukan tera ulang,” ujarnya. Menurutnya pada Sabtu lalu merupakan tera ulang yang terakhir dilakukan untuk SPBU di Jembrana. Dan pihaknya memastikan seluruh mesin SPBU di Jembrana sudah sesuai takaran. Termasuk di SPBU Tuwed dan SPBU Pulukan yang pada Selasa (6/11) lalu juga dilakukan tera ulang. Keduanya setelah dilakukan tera ulang sudah mendapatkan SKHP per tanggal 7 November 2018. Tera ulang ini berlaku selama setahun dan wa-
Bali Post/olo
TERA ULANG – Salah satu SPBU yang dilakukan tera ulang oleh Tim dari UPTD Metrologi Legal Buleleng dan Dinas Koperindag Jembrana Sabtu lalu. SPBU di Penyaringan ini merupakan SPBU terakhir di Jembrana yang dilakukan tera ulang dan seluruh SPBU sudah mendapatkan SKHP. jib ditera ulang kembali pada 6 November 2019 nanti. Di setiap mesin juga terpasang cap tanda tera ulang untuk memastikan bahwa takaran sudah sesuai. Pengelola SPBU Tuwed, Ketut Juni Ariyadi, mengatakan, menjelang masa berlaku tera ulang berakhir, pihaknya memang menyurati Diskoperindag Jembrana dan UPTD Metrologi Legal Buleleng guna dilakukan tera ulang. Upaya ini menurutnya wajib dilakukan untuk memastikan bahwa takaran mesin sudah sesuai. “Kita ajukan Oktober lalu. Dan kemarin sudah dilakukan tera ulang kita dapatkan SKHP,” tandasnya. Terakhir yang dilakukan tera ulang adalah di SPBU
Penyaringan, Sabtu lalu. Dari hasil tera ulang seluruh mesin pengisian itu saat dilakukan pengukuran menggunakan bejana ukur sesuai dengan ambang batas. Sehingga dari hasil tera ulang, seluruh mesin pompa SPBU di Jembrana sudah sesuai. Setelah SPBU, nantinya tim juga akan melakukan tera ulang untuk mesin SPBN yang melayani bahan bakar minyak (BBM) khusus untuk nelayan. Rencananya SPBN di Pengambengan dalam waktu dekat juga akan dilakukan tera ulang. Selain ke SPBU, tim dari UPTD Metrologi Legal dan Diskoperindag juga melakukan pengecekan timbangan di Kantor Pos yang ada di Jembrana. (kmb26)
Sakit Tak Kunjung Sembuh, Suriani Gantung Diri Negara (Bali Post) Gantung diri kembali terjadi di Jembrana. Ni Putu Suriani (50), seorang ibu rumah tangga (IRT) dari Banjar Cepaka, Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana ditemukan meninggal gantung diri. Kejadian tersebut pertama kali dilihat suaminya, I Ketut Adnyana (57), Sabtu (10/11) petang. Dari informasi, Sabtu petang itu Ketut Adnyana melihat istrinya sudah tergantung di kosen ukuran 80 x 80 cm pintu masuk kamar milik korban menggunakan seutas selendang warna hijau panjang sekitar 1,5 meter.
Dengan perasaan kaget, suami korban langsung memotong selendang yang dipakai gantung diri. Selanjutnya suami korban bersama anaknya, I Kadek Rai Putra Sadu Gunawan, membawa korban ke Puskesmas Pekutatan dengan maksud untuk mendapatkan pertolongan. Namun sesampai di puskesmas korban dinyatakan telah meninggal. Dari hasil pemeriksaan tim medis korban dinyatakan sudah meninggal dengan ciri-ciri bibir kebiruan, tampak bekas memar pada leher dari bawah ke atas keluar urine, lidah menjulur, dan tidak ditemukan tanda-
tanda kekerasan. Korban diperkirakan mengambil jalan pintas dengan cara gantung diri akibat beban sakit yang diderita terlalu lama dan tidak kunjung sembuh. Kemudian karena tahu sudah meninggal korban kembali dibawa ke rumah duka di Banjar Cepaka, Desa Pangyangan, Pekutatan. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A Sooai seizin Kapolres Jembrana dikonfirmasi membenarkan gantung diri tersebut. Korban diduga melakukan gantung diri karena sakit yang diderita tak kunjung sembuh. (kmb)
Senin Umanis, 12 November 2018
Makepung Jembrana Cup
Piala Bergilir Diboyong Ijogading Timur MAKEPUNG Jembrana Cup yang merupakan agenda rutin sekaa makepung dalam setiap tahunnya digelar Minggu (11/11) kemarin. Atraksi khas masyarakat Kabupaten Jembrana tersebut diselenggarakan di sirkuit Desa Delod Berawah Kecamatan Mendoyo. Ratusan pasang kerbau yang berasal dari grup Ijogading Barat dan grup Ijogading Timur bersaing di hadapan ribuan penonton yang berjejal di sepanjang sirkuit berpasir itu. Ternyata grup Ijogading Timur unggul tipis dari grup Ijogading Barat, dengan selisih angka; 30 untuk Ijogading Timur dan 26 untuk Ijogading Barat. Ketua panitia pelaksana Makepung Jembrana Cup I Made Mara mengaku, lomba makepung yang dilaksanakan ini diikuti ratusan peserta. “Untuk lomba Makepung Jembrana Cup tahun 2018 ini diikuti sebanyak 274 pasang kerbau yakni, 119 pasang kerbau dari kelompok Ijogading Timur dan 156 pasang kerbau dari kelompok Ijogading Barat,” ujarnya. Mara juga menyebutkan,
lomba Makepung Jembrana Cup tahun 2018 merupakan agenda terakhir dalam memperebutkan kejuaraan, “Ini merupakan agenda terakhir bagi sekaa makepung. Agenda tahunan ini merupakan arena untuk mengakhiri rangkaian pelaksanaan lomba makepung di tahun 2018. Namun demikian, untuk lomba makepung tahun 2019 kita harapkan Kabupaten Jembrana bisa menggelar lomba makepung yakni, Makepung Gubernur Cup Tahun 2019,” harapnya. Usai menyerahkan piala bergilir lomba Mekepung Jembrana Cup dan hadiah kepada para sekaa makepung, Bupati I Putu Artha mengatakan, Makepung Jembrana Cup tahun 2018 merupakan agenda yang terakhir untuk para sekaa makepung di tahun 2018. “Ini makepung yang terakhir tahun 2018. Ke depan (2019-red) kita juga doakan sekaa makepung di Kabupaten Jembrana bisa menggelar lomba Makepung Gubernur Cup,” ujarnya. Bupati Artha juga mengapresiasi kepada para sekaa
JEMBRANA CUP - Bupati Jembrana I Putu Artha menyerahkan piala Jembrana Cup kepada pemenang grup Ijogading Timur. makepung. Pasalnya, pasangan kerbau dalam setiap tahunnya terus meningkat. “Saya sangat apresiasi kepada sekaa makepung dimana pasangan kerbau setiap tahun terus mengalami peningkatan. Ini suatu bukti kalau event makepung ini merupakan budaya khas yang patut terus dilestarikan,“ tegasnya. Sementara untuk perole-
han skor dalam perlombaan Makepung Jembrana Cup tahun 2018 yakni Ijogading Timur unggul dengan skor 30 berbanding 26 dengan perolehan Ijogading Barat, sekaligus berhak atas piala bergilir dari Pemerintah Kabupaten Jembrana, yang diserahkan langsung oleh Bupati Jembrana I Putu Artha. (ad463)
Hasil CAT CPNS
Dari 1.972 Peserta, Lulus Hanya 82 Negara (Bali Post) -
Ribuan pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Jembrana yang mengikuti tes kompetensi dasar akhir pekan lalu tak lolos. Dari 1.972 lebih peserta tes CPNS, hanya lolos 82 orang. Padahal disediakan untuk Kabupaten Jembrana ada 190 formasi baik untuk tenaga pengajar, tenaga kesehatan maupun tenaga teknis. Sejumlah peserta yang ditemui Minggu (11/11) kemarin mengaku sudah berupaya keras untuk mengerjakan. Namun standar batas nilai yang ditentukan lebih tinggi dibandingkan dengan skor mereka ujian. Sehingga banyak yang tidak lolos karena nilai tidak mencukupi. Skor yang dicapai masih di bawah nilai ambang batas khususnya untuk TKP (tes karakteristik pribadi) dan TIU (tes intelegensia umum (TIU). Sekda Jembrana I Made Sudiada yang juga selaku Ketua Panitia Seleksi (pansel) CPNS Kabupaten Jembrana dikonfirmasi kemarin mengatakan, diakui berdasarkan tes seleksi berbasis komputer atau CAT (computer assisted test) yang diselenggarakan pekan lalu,
hanya 82 yang lolos. “Yang masuk passing grade 82 (orang), memang masih banyak yang belum terisi dan daerah membutuhkan. Tapi di Jembrana (yang lolos) masih lumayan dibandingkan daerah lain,” terangnya. Dari 190 formasi yang disediakan, yang lolos seleksi tes CPNS sementara ada 82 orang atau sekitar 45 persen dari total formasi. Terkait masih banyaknya formasi yang belum terisi, menurutnya akan dikoordinasikan terlebih dulu ke pemerintah pusat. Memang diakuinya masih banyak tenaga yang diperlukan saat ini belum terisi, khususnya tenaga pendidik dan kesehatan. “Ya kita masih koordinasikan dulu, apakah mungkin misalnya ambang batas dikurangi. Tapi
tetap kita koordinasikan dulu,” terangnya. Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jembrana I Made Budiasa mengatakan, sementara memang untuk yang lolos sekitar 82 orang. Sesuai standar nilai ambang batas (passing grade) SKD umum masing-masing nilainya TWK (tes wawasan kebangsaan) 75, TIU 80 dan TKP 143. Untuk jalur disabilitas TIU batasnya 70. “Kalau pengamatan kami sekitar 82 orang yang lolos. Tapi lebih pastinya di pengumuman nanti. Memang banyak yang tidak memenuhi nilai,” ujarnya. Khusus untuk disabilitas menurutnya ada satu yang lolos, yakni untuk formasi tenaga Sandiman. Sedangkan formasi
Bali Post/olo
I Made Sudiada guru yang hanya satu pelamar tidak lolos karena nilainya hanya kurang lima poin. “Ya kurangnya sedikit, hanya lima kalau tidak salah. Saya ikut memantau langsung kemarin,” tandasnya. Sebelumnya dalam tes CPNS Jembrana ada 1.972 peserta, dibagi dalam 5 sesi mulai hari Jumat (9/11) di Makodam Udayana. Setiap sesi terdiri dari 360 orang. (kmb26)
Senin Umanis, 12 November 2018
Dukung Pembelajaran Berbasis IT, SMAN 2 Sediakan ”Wifi” Gratis
Amlapura (Bali Post) Mendukung kegiatan belajar mengajar berbasis informasi dan teknologi. Pihak sekolah SMAN 2 Amlapura menyediakan wifi gratis kepada siswa dan guru-gurunya. Kepala SMAN 2 Amlapura I Nengah Miyasa mengatakan hal itu, Minggu (11/11) kemarin. Malah, kata Miyasa, pemberian wifi gratis kepada siswa dan guru-guru ini sudah dilakukan sejak enam bulan lalu. Wifi yang dipasang di sekolah merupakan CSR Bali Post/kmb41 Bisnet. Sebelum adanya CSR Nengah Miyasa ini, memang sudah dipasang wifi grastis, tetapi dari Telkom. Hanya jangkauan internetnya masih terbatas. Hanya di ruangan guru, perpustakaan, pusat sumber belajar dan ruang tata usaha (TU). Sedangkan di luar ruang memang sangat sulit mengakses internet. “Kebetulan ada CSR dari Bisnet. Gayung bersambut, dengan bantuan itu dari sudut mana saja siswa bisa mengakses internet,” ujarnya. Pemberian wifi gratis kepada siswa dan guru, sebagai upaya mendukung proses belajar mengajar berbasis IT. Sesuai kebijakan sekolah, siswa dapat menjalankan pembelajaran berbasis IT tersebut. Bahkan materi pelajaran dapat diakses siswa dengan wifi gratis melalui gadget android. “Jika sudah difasilitasi wifi gratis di sekolah, siswa tidak lagi harus membeli paket data yang harganya lumayan mahal. Jelas hal itu membatu efisiensi pengeluaran orangtua siswa,” katanya. Sejak wifi gratis di sekolah, jelas Miyasa, siswa semakin betah berada di sekolah. Diharapkan adanya wifi itu membuat siswa maupun para guru dapat memanfaatkan hal ini dengan baik, utamanya untuk hal-hal positif. “Para guru harus lebih memanfaatkan fasilitas internet ini. Ke depannya kami berharap mampu membatu menyukseskan proses belajar mengajar siswa menjadi lebih efektif,” tegasnya. Disinggung sarana dan prasarana yang masih kurang, Miyasa menegaskan kalau terkait fasilitas yang ada, sejauh ini sudah memadai. Hanya saat ini sekolah masih terkendala lapangan olahraga. Sehingga ketika olahraga siswa masih memanfaatkan lapangan umum yang kebetulan bersebelahan dengan sekolah. (kmb41)
KARANGASEM
11
2.824 Ikuti Tes Kompetisi CPNS
Hanya 91 Peserta Lulus ”Passing Grade”
Amlapura (Bali Post) -
Dari 2.824 peserta pelamar CPNS yang mengikuti ujian tes kompetensi dasar, ternyata dari hasil Panitia Seleksi Nasional hanya 91 orang dinyatakan memenuhi passing grade sesuai aturan kementerian. Itu artinya ada 2.733 peserta yang nilainya tak memenuhi passing grade. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karangasem Gusti Gede Rinceg mengatakan rata-rata yang masuk passing grade jauh di bawah formasi yang diperlukan. Bahkan ada formasi kosong lantaran tidak memenuhi passing grade. ‘’Contohnya untuk formasi apoteker, CPNS yang diperlukan tujuh orang, namun yang memenuhi passing grade hanya seorang. Guru kelas ahli pertama
butuh 74 orang, yang lulus passing grade lima orang,’’ kata Rinceg, Minggu (11/11) kemarin. Kenapa sedikit sekali peserta yang lulus? Rinceg
sendiri mengaku tidak tahu apa penyebabnya. Dirinya juga enggan berspekulasi menilai jenis soalnya terlalu berat. ‘’Faktanya memang jum-
lah peserta yang memenuhi passing grade hanya 91 orang. Jumlah itu memang jauh dari kuota CPNS untuk Pemkab Karangasem yang memerlukan 202 formasi,’’ tambahnya. Peserta yang memenuhi passing grade bukan langsung lulus. Mereka akan diseleksi lagi mengikuti tes kompetensi bidang. Tes itu juga langsung disiapkan dari Kementerian. Bagaimana solusinya untuk formasi yang tidak bisa meloloskan passing grade pelamarnya? Hemat Rinceg, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan Kemen-PAN RB dan BKN. Seperti apa nanti keputusannya, pihaknya menyerahkan sepenuhnya dengan kebijakan pusat. Sejauh ini pemkab menunggu keputusan pusat. Padahal sebelum tes di-
gelar, peserta CPNS sudah diberikan arahan dari Dinas Pendidikan, RSUD, Kesehatan, asisten, dan staf ahli. Terkait banyak yang tidak lolos passing grade, sebetulnya tidak hanya Karangasem. ‘’Hampir semua kabupaten/kota di Bali nyaris mengalami kondisi yang sama,” jelas Rinceg. Untuk diketahui, dari beberapa formasi yang diberikan memang belum semua terisi. Seperti apoteker, ahli pertama perlu tujuh orang, lulus passing grade satu. Asisten apoteker butuh empat, lulus passing grade dua. Dokter ahli pertama butuh 17, yang lulus passing grade enam. Guru Bahasa Indonesia perlu tujuh, namun lulus passing grade tiga orang. Guru Penjaskes butuh 36, lulus passing grade lima orang. (kmb41)
TES CAT - Peserta CPNS Kabupaten Karangasem saat mengikuti tes CAT beberapa waktu lalu. Dari 2.824 jumlah peserta yang mengikuti tes tersebut, hanya 91 peserta yang memenuhi passing grade.
Agenda Besar Pemkab Karangasem 2020
Bupati IGA Mas Sumatri Canangkan Bebas Gepeng Sejumlah warga Karangasem, khususnya warga Munti Gunung, masih saja melakukan praktik jadi gelandangan dan pengemis (gepeng). Agar warga itu tidak lagi menjadi gepeng, sebetulnya berbagai upaya telah dilakukan pemerintah daerah. Salah satunya membuat program ‘’Desaku Menanti’’. Lalu gebrakan alias strategi apa yang dilakukan yang merupakan agenda besar sehingga bisa mewujudkan tahun 2020 Karangasem bebas gepeng? B U P ATI Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri mengatakan program ‘’Desaku Menanti’’ sedang proses pengerjaan setelah dilaksanakan pembukaan pelatihan keterampilan sekaligus peletakan batu pertama pembangunan 50 unit rumah untuk Warga Binaan Sos-
ial (WBS) yang selama ini melakukan pekerjaan menggelandang sebagai pengemis. Upaya itu merupakan bagian mewujudkan penanggulangan kemiskinan. Keberadaan gepeng termasuk Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Karena itu mereka harus dapat pelayanan
semestinya untuk kesejahteraan mereka. Tahun 2017 melalui Dinas Sosial pemerintah daerah telah membantu Mesin Pembuatan Dupa, dan juga peralatan/sarana prasarana jejahitan daun lontal, serta bantuan pemasaran kerajinan kelompok warga binaan sosial eks gepeng. Di wilayah Muntigunung, kata Bupati Mas Sumatri, akan diarahkan untuk pengembangan pengentasan gepeng berbasis Desa Wisata. Pasalnya, hamparan bukit dan lembah yang ada di sana sebenarnya sangat potensial dikembangkan sebagai wisata alam. Karena
di wilayah itu ada mata air Padpad yang dikenal dengan mata air penyambung nyawa. Daerah itu bisa dikembangkan sebagai wisata spritual. Sebab, letaknya di satu lembah sangat indah. Karena itu sangat menantang dikunjungi. Di Muntigunung juga dapat dikembangkan agrowisata mete organik, teh rosella, buah lontar dan juga agro industri kreatif dengan berbagai aktivitas industri dan kuliner. Melalui program Bimbingan dan Rehabilitasi Sosial dari Dinas Sosial Provinsi Bali, pihaknya berharap bersama Kementerian Sosial RI
ke depan program itu terus berkelanjutan sesuai tahapantahapan secara berjenjang. ‘’Mari kita bersama-sama bersinergi untuk berbagai program yang akan dilaksanakan. Supaya tidak ada lagi warga masyarakat Karangasem, khususnya warga Muntigunung yang menggepeng, sehingga tahun 2020 dapat dideklarasikan Karangasem Bebas Gepeng,’’ katanya. Kadis Sosial Ni Ketut Puspa Kumari menjelaskan, proses pembangunan Program Desaku Menanti mengalami beberapa permasalahan. Di antaranya terbentur digelar-
nya upacara usaba di lokasi itu. Selain itu, juga ada beberapa masalah teknis yang diharapkan pada rapat evaluasi nanti diberikan solusi efektif. Tentu beberapa kendala masih terjadi di lapangan, utamanya memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa program ini justru berdampak positif terhadap kehidupan mereka nantinya. Apalagi belakang tersiar isu ada terserang penyakit lantaran wilayah pembangunan diyakini memiliki unsur niskala. ‘’Kami telah melakukan pendekatan niskala dengan menggelar ritual khusus,’’ ujar Puspa Kumari. (eka)
KLUNGKUNG
12 Soal OTT Petugas Desa Adat
Pemerintah Daerah Diharapkan Segera Bersikap Semarapura (Bali Post) Menyikapi banyaknya tindakan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Tim Saber Pungli kepada petugas desa adat yang diduga melakukan pungutan liar (pungli), pemerintah daerah diharapkan segera duduk bersama. Tujuannya mencari formula yang tepat agar tujuan baik dari pengelolaan potensi desa untuk kepentingan krama tidak menjadi pelanggaran hukum. Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Klungkung I Wayan Buda Parwata beberapa waktu lalu di Klungkung. Parwata mengakui pihaknya cukup heran dengan tindakan aparat menangkapi petugas desa adat. Sebab, aturan mainnya sudah jelas, asetnya milik desa adat. Berdasarkan hasil paruman kemudian ada karcis sebagai tanda pungutan. Dia berharap pemerintah daerah dalam hal ini bupati bisa duduk bersama dengan Forkompinda membahas hal ini untuk mencari formulasi yang tepat. Agar desa adat aman dalam melaksanakan kebijakannya di bawah. Politisi Hanura ini mengaku amat mendukung kalau adanya keputusan paruman adat dan tertuang dalam awig-awig dalam mengelola objek wisata dan menjaga aset yang dimiliki. Karena
dengan cara ini desa adat yang mengelola bisa menjaga kesucian pura yang ada di areal kawasan objek wisata. Dampaknya jelas, bahasa hanya sebagai penonton di negeri sendiri tidak ada lagi, selain bisa lebih tertata, tertib dan kesan kotor pun tidak ada. “Ini dapat mencegah dan meminimalis dampak negatif sektor pariwisata dengan cara memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada desa adat mengimplementasikan kebijakan awig-awig adatnya,” tegasnya seraya menambahkan, hasilnya juga untuk kepentingan adat setempat seperti perbaikan tempat suci atau pura, bahkan bisa meringankan warga dalam upacara besar, seperti ngaben massal maupun makarya. Di pihak lain, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta ditanya
Bali Post/kmb31
Bali Post/kmb31
Wayan Buda Parwata
Ketut Rupia Arsana
tanggapannya soal ini, belum bisa berkomentar banyak. “Akan kami bahas nanti,” ujar singkat Bupati Suwirta. Sementara itu, Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Klungkung akan mengumpulkan seluruh bendesa se-Klungkung, untuk memberikan penjelasan perihal situasi ini. Ketua MMDP Klungkung Ketut Rupia Arsana mengatakan, pihaknya belum tahu banyak perihal OTT yang
makin gencar oleh Tim Saber Pungli ini. Dia tak berani memberikan penjelasan lebih lanjut, apakah menyarankan untuk menghentikan sementara seluruh pungutan pengelolaan objek wisata yang dikelola oleh desa adat atau ada imbauan lainnya. “Kami akan berkoordinasi dulu dengan pemerintah daerah, khususnya dengan Bapak Bupati dan Dinas Kebudayaan,” kata Rupia Arsana. (kmb31)
Senin Umanis, 12 November 2018
Krama Antusias ”Ngayah” Sambut Karya Agung Pura Dasar Buana Gelgel
Semarapura (Bali Post) Pura Dasar Buana Gelgel akan melaksanakan karya agung pada akhir tahun ini. Karya Agung Mamungkah, Nubung Padagingan, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung Tawur Panca Wali Krama dan Mahayu Jagat Marisudha Bumi puncaknya akan digelar pada 31 Desember nanti. Melihat semakin dekatnya acara, panitia setempat begitu antusias mempersiapkan sarana upacara. Ketua Panitia Karya Agung I Putu Arimbawa, Minggu (11/11) kemarin, mengatakan persiapan karya agung ini melibatkan krama setempat. Total ada 28 banjar adat turun secara bergiliran ngaturang ayah melakukan persiapan. Persiapan ngias palinggih hingga memasang tetaring sudah berjalan. Sedangkan untuk bebantenan persiapannya sudah 70 persen. “Setiap hari kita tugaskan krama dua banjar untuk ngaturang ayah. Mereka begitu antusias,” kata Arimbawa, yang juga Bendesa Gelgel ini. Sesuai dengan dudonan karya, pada Buda Pon Tolu, 14 November, digelar mamineh empehan, makarya minyak catur di Pura Kahyangan Jagat Dasar Buana. Dilanjutkan dengan mapepada tawur pada 22 November di peteluan Desa Gelgel. Sehari berikutnya pada 23 November baru digelar ritual Tawur Agung, Mahayu Jagat dan Marisudha Bumi. Rangkaian aci berikutnya, dilanjutkan dengan ngajum padagingan pada 5 Desember, sebelum mapepada tawur, nedunang Ida Batara pada 11 Desember. Pada Buda Umanis Julungwangi, 12 Desember, baru dilaksanakan macaru, melaspas, mendem padagingan, masupati pratima dan tapakan Sesuhunan Ratu Gde, Karya Pangingkup di Pura Pu-
sering Jagat, Pura Yasa, Pura Melanting dan Pura Penyucian. Karya dilanjutkan pada 19 Desember, dengan Mapepada Tawur Gentuh, Labuh Gentuh dan Panca Wali Krama di Pura Dasar Buana. Ini sebagai persiapan Karya Tawur Gentuh, Mapenyejeg Bhumi, Melaspas, Mendem Padagingan, Masupati Pratima, Karya Pangingkup pada 20 Desember nanti. “Setelah masupati pratima, baru kita melasti ke Segara Klotok pada 23 Desember. Sekaligus ritual Tawur Labuh Gentuh, Ngaturang Pakelem Nunas Tirtha Kamandalu, Mamasar lan Mamendak Ida Batara,” kata Arimbawa. Setelah melasti, persiapan berikutnya baru menginjak puncak karya agung. Diawali dengan Memben Tawur Panca Wali Krama pada 26 Desember. Tawur Panca Wali Krama, Panyegjeg Bumi dan Pedanan, sehari berikutnya dipusatkan di Bencingah Agung Khayangan Jagat Dasar Buana. Sementara sehari sebelum puncak karya, digelar mapepada untuk menyucikan hewan yang akan digunakan sarana upacara. Pada 31 Desember, baru digelar puncak Karya Pangebek, Pangenteg, Pangodal, Paselang, dipusatkan di Pura Pusering Jagat, Pura Yasa, Pura Penyucian, Pura Melanting, Bale Agung Kahyangan Jagat Dasar Buana dan Peselang. Setelah puncak karya adalah pelaksanaan bhakti panganyar sampai 10 Januari, sebelum karya masineb pada 11 Januari 2019. Arimbawa menambahkan, bagi umat Hindu yang ingin madana punia bisa datang langsung ke pura, atau bisa melalui nomor rekening pada BPD Bali No: 021 02.02.27471-7 atas nama Panitia Karya Agung Desa Pakraman Gelgel. (kmb31)
Pemkab Klungkung Gelar Apel Peringatan Hari Pahlawan Nasional Tahun 2018
UPACARA Peringatan Hari Pahlawan Nasional tahun 2018 berlangsung di Lapangan Puputan Klungkung, Sabtu (10/11) lalu. Selaku inspektur upacara Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, dalam kegiatan apel tersebut juga turut hadir Ketua DPRD Klungkung Wayan Baru, Ida Dalem Semaraputra, serta undangan terkait lainnya. Menteri Sosial Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita dalam sambutannya yang dibacakan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan, pada bulan November ingatan kolektif bangsa akan tertuju pada keberanian, semangat pantang menyerah serta pengorbanan tanpa pamerih para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. Para pahlawan bangsa tersebut
telah mewariskan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdiri kokoh sampai saat ini dan untuk selamanya. Prosesi peringatan Hari Pahlawan yang diisi upacara pengibaran bendera Merah Putih serta mengheningkan cipta secara serentak selama 60 detik tersebut merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan dengan tujuan memperkuat nilainilai kepahlawanan, mempertebal rasa cinta tanah air dan meneguhkan semangat pengabdian bagi bangsa dan negara di hati dan sanubari bangsa Indonesia. Peringatan Hari Pahlawan bukan semata sebuah acara namun sarat makna. Bukan hanya sebagai prosesi namun subtansi peringatan Hari Pahlawan harusnya sebagai momentum menggali dan
memunculkan semangat baru dalam implementasi nilainilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari. Tema Hari Pahlawan tahun 2018 adalah “Semangat pahlawan di Dadaku” mengandung makna sesuai fitrahnya dalam diri setiap insan tertanam nilai-nilai kepahlawanan. Negeri ini juga membutuhkan pemuda yang mempunyai pandangan global, mampu berkolaborasi untuk kemajuan bangsa dan mampu memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menjadikan Indonesia diperhitungkan dalam bersaing dan bersanding dengan negara lain, khususnya ketika negeri ini memasuki era revolusi industri. Sementara Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyatakan, sejalan dengan tema peringatan, mengharapkan
nilai-nilai kepahlawanan agar tidak sekadar diperingati saja. Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat Indonesia dapat mengimplementasikan semangat perjuangan para pejuang dalam mengisi kemerdekaan ini. Hal tersebut dapat dimulai dari diri sendiri, lingkungan kerja, lingkungan di rumah sehingga dapat mewujudkan masyarkat yang adil dan makmur. “Yang paling penting bagaimana dapat mengimplementasikan semangat perjuangan para pejuang dalam mengisi kemerdekaan ini, untuk dapat mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur” ujarnya. Bupati Suwirta menambahkan, terkait generasi penerus bangsa, pemerintah Kabupaten Klungkung sudah memberikan ruang untuk dapat berpartisipasi dalam
program yang dijalankan Pemkab Klungkung serta mengembangkan inovasi yang dimilikinya. Hal ini bertujuan untuk menyiapkan para generasi muda dalam menghadapi bonus demografi yang akan terjadi di Indonesia. Peringatan apel Hari Pahlawan Nasional ini juga diisi dengan ziarah dan tatap muka dengan para veteran bertempat di Tugu Pahlawan Semaraloka Klungkung. Dalam tatap muka dengan veteran tersebut, Bupati Suwirta menyerahkan secara simbolis santunan tali kasih kepada 50 orang veteran. Seusai memberikan santunan, Bupati Suwirta menyatakan, sebagai bentuk terima kasih dan penghormatan kepada para veteran yang masih hidup, Pemkab Klungkung akan menaikkan dana tali
VETERAN - Bupati Suwirta saat menyapa para veteran usai apel Hari Pahlawan di Tugu Pahlawan Semaraloka Klungkung. kasih untuk veteran serta akan memberikan dana operasional kegiatan untuk
Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Klungkung. (ad455)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Senin Umanis, 12 November 2018
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Dcr Sebnyak2nya Krywan/ti, Admn,Kasir,U/SMS 081999251555
B.BP.001.11.18.0000175
Lowongan Staff Gudang,Min.SMA Rajin,Jujur & Bisa Bekerja dgn Team,Lamaran ke: PT.Standart Bali jln.Marga Ayu No.1, Nakula Timur, Legian atau Telp:081239166865/03618947394
B.BP.004.11.18.0000328
!!!Staf Serabutan Pria,Tgl Dlm Max 24Th,Rjn&Jjr.085238203818
B.BP.001.11.18.0000206
Asisten Rumah Tangga - Tinggal Dalam,Gaji:1,5Jt :085103167222
B.BP.001.11.18.0000262
BVC Kerja luar Negri resmi biaya Koperasi LPD unt semua usia Pasutri no pdidikan Hotel pkebunan Resto pasti brangkat Line WA.081375409869&087754689692 B.BP.004.11.18.0000452
Dcr Bag Admin,Wanita,Max 25th, Bagian Gudang,Laki,Max 28th.Jl Gn.Andakasa-Gatsu,081237811808
Dcr Karyawati untuk Toko di Kuta Hub.081338010705
B.BP.154.11.18.0000433
Dcr Sgr Spv & Staf Accounting/ Pajak,Min D3 Hub.429125/Email: nitasatyaniputu@gmail.com
B.BP.001.11.18.0000253
Dcr Supir,min SMA, pglm 2 thn tng Srbtan&OB Ktr,085829145389
B.BP.001.11.18.0000453
Dcr Tk Masak wnt max 30th,tdr dlm,minggu libur, 085239728357
Dcr:Sopir Gas LPG u/Ngampas BerpengalamanHub.081916311676
Ayo kerja tidak tamat sekolah: sebagai Waiter, Tukang Masak, CS, dibidang kuliner. Lamaran ke Warung 63 Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar Hub:0818621818
B.BP.001.11.18.0000447
B.BP.001.11.18.0000448
Dicari Asisten Accounting Wanita.Kirim Lamaran ke Jl. Teuku Umar 133 Telp.236735
B.BP.004.11.18.0000424
Dicari PRT utk Warung Makan,Gj Harian 60-70 Hub.085238638377 B.BP.001.11.18.0000430
Dcr HK Kirim CV ke : arthursuitesbali9393@gmail.com Hub:081337315537/03619345860
BIRO JASA
BIRO JASA
B.BP.004.11.18.0000420
B.BP.001.11.18.0000417
B.BP.004.11.18.0000219
Dcr: Tour Srvice Driver English Active,Honest Hub.087860357100
Dicr:Therapist,P,Min SMU(2.5Jt +16Rb/JamInstv,Pengalaman.Lam ke Bodyworks Spa.Jln Kayu Jati No.2 Petitenget.Telp:735058. B.BP.001.11.18.0000355
Dicari Tng Tmt D3/S1 Akuntansi dan Tmt SMK utk Posisi Kasir, Pramuniaga,Satpam dan Teknisi Lam dibawa ke PT.Delta Dewata Jl.Raya Andong 14 Ubud Gianyar Tlp.973049,970868,972295
B.BP.001.11.18.0000449
Dicari SPG,Wnt Max28Th Min SMU Penampilan Menarik.Penempatan Bali Collection Nusa Dua & Discovery Mall Kuta. Gaji 2,5Juta.Hub.Lusi(082144355655)
B.BP.001.11.18.0000371
Dcr Sopir B1 Lok Kerja Gianyar Hub .Hp/WA.08563996004/ Dewa. Dgn Copy KTP/SIM Plg Lmbat17/11/18
Dcr Tenaga Min. SMP mau belajar berkerja keras dan jujur untuk menjadi tenaga handal, Cleaning Service, Tehnik AC, Operator Air kemasan,Satpam, Tukang kebun Hydroponik , ikuti pelatihan sambil bekerja ikuti working space Bali Coffee Jl.Veteran 66 Denpasar sebelah Pasar BurungSatriaHub:0818621818 G.01
Dcr SMK Teknik Elektro, Diploma Teknik untuk bekerja sebagai tenaga Produksi, kameramen, Transmiter. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa 63 A Denpasar
G.04
Urgent 4 Bedroom Luxury Villa in Ubud looking for Butler must be good English & able to serve Breakfast.Send your CV to: manager@villanagaputih.com Mobile: 082 144 726 617
G.02
Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar
Bekerja sebagai Presenter, Jurnalis, Produser program Bali TV ayo bergabung ikuti pelatihan kerja dan magang kerja tamatan Diploma sampai Sarjana berbagai jurusan. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa No. 63 A Denpasar
G.05
G.03
B.BP.001.11.18.0000445
B.BP.001.10.18.0000900
RUPA-RUPA
RUPA-RUPA
DIJUAL MOBIL BIRO JASA
RUPA-RUPA
SERVICE
BENGKEL LAS Free
DIJUAL RUMAH
n
Desig
Money Back Guarantee �
RUPA-RUPA
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
ALUMINIUM
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DIJUAL MOBIL HONDA
Honda Jazz RS Th’11 Pth 160Jt Accord VTiL Th’07 Hitam 125Jt **Hub.081999315168**
B.BP.141.11.18.0000450
KIA
KIA Picanto Th’2013 Manual Putih Tgn 1, Hub.087862270180
B.BP.001.11.18.0000451
SUZUKI
APV Pick Up’2011/Hitam,Mulus, Harga Rp75Nego H:081916280012
B.BP.001.11.18.0000053
DIJUAL RUMAH BUC.Dijual Rumah Perum Dalung III. Hubungi:081936264166
B.BP.001.11.18.0000425
DISEWAKAN RUMAH Rumah 4KT,2KM di Buduk Dalung Hub:081338017272/081353689107
BUC Dijual Tanah Luas 1,36Are Lokasi Banjar Anyar,Kediri Tabanan.Akses masuk bisa dari Terminal Kediri.Harga 280 Nego Hub : 085338057376
B.BP.004.11.18.0000377
Tanah P.Saelus Cck u/Kost/Perumahan20A@550Jt.Hp:08123965532
B.BP.001.11.18.0000370
DISEWAKAN RUKO Sewa ruko Jl.Tk.Petanu 11 Panjer Salon Mulia H.087860661177
B.BP.001.11.18.0000444
RUPA-RUPA Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Talang,Dll(Daris) 085102796346
B.BP.001.11.18.0000446
Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.412815 / 085337370228
B.BP.001.11.18.0000442
KEHILANGAN
DIJUAL TANAH
Hlg Sertifikat Tnh a/n I Made Subrata,Nomor Hak HM/02082 luas 250m2 Hub.08123942099
BUC Dijual Tanah 50A. Pinggir Jln.Sgr-Amlapura.Cocok Untuk PomBensin,Pertokoan,Perumahan Hub:0811395530
Bntu Lpor/Byar Pajak SPT Thnan Bulanan,SIUP,NPWP,087887729409
DIJUAL RUMAH
DIJUAL RUMAH
B.BP.001.11.18.0000356
B.BP.001.11.18.0000415
B.BP.001.11.18.0000441
BIRO JASA B.BP.001.11.18.0000008
BANGLI
14 Kaji Hak Keuangan Perbekel dan Perangkat Desa Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli diminta memikirkan kembali mengenai hak keuangan Perbekel dan perangkat desa. Pemkab diharapkan dapat menaikkan pendapatan bagi mereka mengingat kegiatan dan program pemerintah yang ditujukan ke desa semakin banyak. Usulan itu disampaikan anggota Fraksi Golkar DPRD Bangli Nyoman Budiada, Minggu (11/11) kemarin. Budiada mengatakan, beban tugas dan tanggung jawab yang diemban Perbekel dan perangkat desa cukup berat. Ini tidak terlepas dari semakin banyaknya program pemerintah baik pusat dan daerah yang ditujukan ke desa. Besarnya dana yang digelontorkan ke desa dari pemerintah pusat dan daerah, menyebabkan desa bisa mengelola anggaran hingga lebih
dari Rp 3 miliar. ‘’Desa Binyan contohnya. Di sana kan desa paling sedikit penduduknya, bisa mengelola hingga Rp 2 miliar lebih,’’ ungkapnya. Namun, meningkatnya beban tugas bagi para perbekel dan perangkat desa, tak dibarengi kenaikan pendapatan perbekel dan perangkat desa. Budiada menyebutkan, pendapatan yang diterima para perbekel di Bangli setiap bulannya sekitar Rp 4 juta, sementara perangkat desa Rp 2,7 juta. Dia menilai, angka itu belum sesuai dengan beban tugas dan tanggung jawab yang mereka emban saat ini. ‘’Banyak yang ngeluh di bawah soal ini, dan menyampaikan aspirasi itu ke kami,’’ ujarnya. Karena itu, pihaknya mengusulkan Pemkab Bangli untuk meninjau ulang mengenai hak
keuangan bagi perbekel dan perangkat desa. Usulan ini diakui Budiada sudah disampaikan dalam rapat paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Bangli belum lama ini. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar dalam rapat paripurna dengan agenda jawaban eksekutif terhadap pemandangan umum fraksi DPRD Bangli belum lama ini mengatakan, hak keuangan bagi perbekel dan perangkat desa diatur dalam Peraturan Bupati. Apabila pemerintah daerah berkeinginan untuk menaikkan pendapatan perbekel dan perangkat desa maka harus dilakukan perhitungan dengan cermat agar tidak melampaui batas persentase ADD dan persentase belanja desa. (kmb40)
Senin Umanis, 12 November 2018
APK Pemilu 2019 Mulai Dipasang Bangli (Bali Post) Alat peraga kampanye (APK) Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mulai dipasang, Minggu (11/11) kemarin. Pemasangan dilakukan d i t it ik-t it ik y a ng t e la h ditentukan. KPU Bangli kembali mengingatkan seluruh parpol peserta pemilu di Bangli agar menaati kesepakatan yang dibuat dengan tidak mencetak APK di luar yang telah difasilitasi KPU. Ketua KPU Bangli Putu Pertama Pujawan mengatakan, sesuai jadwal, pemasangan APK dimulai di dapil Bangli 1. Proses pemasangan dilakukan oleh masing-masing parpol dan diawasi PPS dan Bawaslu. Lokasi disesuaikan pada titik-titik yang diundi sebelumnya. Pemasangan APK di sini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari. Setelah itu dilanjutkan di
dapil lainnya, yakni Dapil Bangli 2 (Susut), Dapil Bangli 3 (Kintamani Barat), Dapil Bangli 4 (Kintamani Timur) dan Dapil Bangli 5 (Tembuku). Pemasangan APK dilakukan bertahap. Pada tahap pertama, hanya 11 partai yang akan memasang APK karena sudah selesai dicetak. Sementara untuk beberapa partai lainnya, APK akan dipasang menyusul, setelah proses cetaknya selesai. Dari 16 parpol peserta pemilu di Bangli, ada satu partai yakni Partai Bulan Bintang yang menyatakan tidak mencetak dan memasang APK. ‘’Mereka sudah membuat surat pernyataan di atas materai. Alasannya tidak nyetak karena tidak ada intruksi sehingga diputuskan oleh pengurus di kabupaten untuk tidak cetak,’’ ungkapnya. (kmb40)
Bali Post/ina
APK - APK Pemilu 2019 mulai dipasang di Dapil Bangli 1, Minggu (11/11) kemarin.
15
Senin Umanis, 12 November 2018
Bocah Tewas di Kolam Renang
Semarapura (Bali Post) -
SUMBANGAN - DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Bali menyerahkan titipan sumbangan untuk korban gempa Lombok berupa uang Rp.3.000.000 serta sembako 15 dus mi instan dan 5 dus air mineral. Sementara itu untuk korban gempa dan tsunami Palu, DPD KAI Bali juga menyerahkan titipan uang Rp 3.000.000, 15 dus mie instan, dan 5 dus air mineral. Sumbangan diserahkan Minggu (11/11) kemarin di Bali Post oleh Ketua DPD KAI Bali Adv. A.A. Kompiang Gede, S.H. didampingi jajaran pengurus DPD KAI Bali.
Seorang anak berumur 4,5 tahun tewas tenggelam di Kolam Renang Mongkey Bar Bella Kita, di Banjar Kanginan Desa Besan Kecamatan Dawan, Minggu (11/11) kemarin. Dia adalah Putu Mahayasa asal Banjar Anyar Padangsambian, Denpasar. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Dawan I, tetapi nahas nyawanya tak terselamatkan. Kapolsek Dawan AKP Kadek Suadnyana menyampaikan sebagaimana hasil keterangan saksi-saksi, korban datang bersama orangtuanya, I Made Budanayasa (36). Ayahnya ini adalah seorang anggota Polri. Mereka datang bersama 13 orang lainnya untuk menikmati suasana di Mongkey Bar Bella Kita. Selang beberapa menit kemudian korban bersama orangtuanya mandi di Kolam Selang. Namun, saat ibunya berupaya meminta handuk kepada karyawan Mongkey Bar, tibatiba dia mendengar teriakan
bahwa ada anak kecil tenggelam di kolam setempat. Orangtuanya kaget, rupanya dia adalah anak kesayangannya. Melihat kondisi korban sudah lemas, korban sempat diberikan pertolongan oleh seorang bule. Namun, tidak ada perubahan berarti pada kondisi Mahayasa. Melihat situasi memburuk, korban bergegas dilarikan ke UPT Puskesmas Dawan I oleh pihak saksi Ni Putu Febriana Sari (20), karyawati Mongkey Bar, bersama Ni Komang Suarminiasih (28). ‘’Saat dilarikan ke Puskesmas Dawan I, kondisi korban sudah
lemas dan tak sadarkan diri,’’ kata Kapolsek. Sekitar pukul 16.15 Wita, korban tiba di UPT Puskesmas Dawan I. Dia langsung ditangani oleh tenaga medis untuk mendapatkan perawatan serius. Namun menurut keterangan Kepala UPT Puskesmas Dawan I Ida Ayu Sri Handayani, korban sampai di puskesmas sudah tidak sadarkan diri. Hasil observasi tenaga medis memperlihatkan ada ruam biru di wajah, keluar cairan dan nasi. Akhirnya, pihak Puskesmas Dawan I menyatakan korban sudah meninggal dunia. (kmb31)
Denpasar (Bali Post) DPD REI Bali sudah menyiapkan desain rumah vertikal. Hal ini akan dibahas dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD REI Bali, Desember mendatang. Dalam rakerda tersebut akan diundang pemerintah daerah, MUDP, dan PHDI untuk membahas rumah vertikal dari sisi adat, budaya dan aturan. Ketua DPD REI Bali Pande Agus Permana Widura berharap pertemuan tersebut menemukan kesepakatan yang bisa segera direalisasikan. Karena hunian vertikal merupakan suatu hal yang diperlukan di Bali saat ini. ‘’Bahkan saat ini kami sudah dalam tahap mendesain
rumah vertikal. Jadi kemarin kita juga sudah berbicara dengan Dinas Perumahan dan memang mereka sendiri juga punya tujuan yang sama,’’ ungkapnya, Minggu (11/11) kemarin di Denpasar. Ia menekankan pada anggotanya agar tetap menjaga desain Bali, karena berhubungan erat dengan adat dan budaya Bali. Ia mempelajari tipe kaum milenial dalam memenuhi kebutuhan rumah. Mereka sudah terbiasa tinggal tidak di dalam rumah tinggal mereka seperti di kos atau kontrakan. Ia melihat kaum milenial tidak akan mengalami shock culture, karena mereka sudah terbiasa tinggal di luar rumah tinggal.
‘’Yang membedakan adalah pada akhirnya mereka bisa memiliki suatu investasi, bukan sekadar membayar iuran per bulan tapi tidak ada investasinya. Dengan ini saya berharap, siapa pun bisa memiliki tempat tinggal, bisa berinvestasi dan memiliki tempat yang layak,’’ tandasnya. Kendala yang dialami dalam membangun hunian vertikal adalah ketinggian maksimal 15 meter sesuai perda. Jika sesuai aturan perda 15 meter yaitu 4 – 5 lantai, maka dari sisi harga rumah belum sesuai dengan jangkauan masyarakat. ‘’Saya mengupayakan agar harganya tetap bisa terjangkau bagi masyarakat,’’ ujarnya. (kmb42)
bentuk lontar diterjemahkan, untuk selanjutnya disebarluaskan melalui bangku sekolah, ini akan menambah wawasan para generasi muda sekaligus pelestarian budaya dan sebagainya yang kita miliki,’’ ujarnya. Acara pesamuhan yang dirangkaikan dengan acara bedah buku ‘’Manca Agung Trah Ida
Dalem Shri Aji Tegal Besung’’ tersebut, yang dihadiri Wagub Cok Ace dan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra juga diisi dengan pembacaan puisi oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster, sebagai salah satu bentuk perhatiannya terhadap seni dan budaya Bali. (ad460)
REI Bali Siapkan Desain Rumah Vertikal
Fakultas Ilmu sosial Dan Ilmu Politik Universitas Ngurah Rai Rp 4.454.000 DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Bali Rp 3.000.000 15 dus mie instan 5 dus air mineral Jumlah penerimaan hari ini Rp 7.454.000 Jumlah penerimaan sebelumnya Rp 603.983.370 Jumlah penerimaan seluruhnya Rp 611.437.370 $2.500
Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi gempa Lombok. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000.
DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Bali Perkumpulan Al. Saud Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya
Rp 3.000.000 15 dus mie instan 5 dus air mineral Rp 1.000.000 Rp 4.000.000 Rp 635.777.488 Rp 639.777.488
Pasangan Muda Dari Hal. 1 ‘’Kami senang dapat mengalahkan pasangan muda
Cina. Tapi, kami masih harus memperbaiki penampilan kami karena kami masih sering membuat kesalahan
Dari Hal. 1 ‘’Selama ini belum ada program pemerintah yang menempatkan kajian sejarah Bali, kami berharap ke depan bisa dirancang. Dokumentasidokumentasi atau apa pun bentuknya tentang Bali bisa diperbarui, atau yang dalam
sendiri. Kami harus lebih siap lagi terutama pada turnamen berikutnya, Hongkong Terbuka,’’ ujar Marcus. (ant)
Hasil Musyawarah Dari Hal. 1 Kata Yudha Triguna, jika terjadi hal-hal di luar keputusan hasil musyawarah desa, misalnya pungutan Rp 20 ribu hasil keputusan menjadi Rp 30 ribu hasil inisiatif pemungut inilah yang disebut liar. Kedua, kalau hasil musyawarah desa dianggap salah dan atau liar, maka tugas aparatur melakukan edukasi mengapa disebut liar, apa yang harus dilakukan dan jangan malahan menggeneralisasi bahwa setiap pungutan itu liar. ‘’Jika ini terjadi maka negara melalui aparatnya telah melakukan marginalisasi terhadap eksistensi desa adat dengan segala produknya,’’ tegas akademisi Unhi ini. Ketiga, desa adat dapat belajar dari hal-hal sejenis ini agar lebih hati-hati, terukur dan terus-menerus mengedukasi diri untuk mendalami setiap peraturan dan perundangundangan serta senantiasa berkoordinasi dengan MUDP dan aparatur pemerintah. Lalu apakah langkah Saber Pungli itu bentuk dari upaya pelemahan desa adat? Kata Yudha Triguna, kalau itu terus
dilakukan maka dapat ditafsirkan sebagai pemarginalisasi kalau tidak etis mengatakan pembinasaan desa adat. ‘’Oleh karena itu, kalau ada niat baik (good will) maka lakukan pembinaan agar sejalan dan sepaham,’’ tegas mantan anggota DPRD Bali ini. Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRD Tabanan I Gusti Nyoman Omardani mengatakan, pemerintah daerah perlu segera mengumpulkan seluruh perbekel dan bendesa adat untuk menjelaskan aturan-aturan yang terkait dengan pungli. Dikatakannya, selama ini belum ada kejelasan apakah pungutan retribusi dilakukan pada aset daerah atau aset adat. Karena ketika berbicara tentang aset adat artinya itu mutlak hak adat. ‘’Biar tidak rebutan. Kasihan juga adatnya, kalau pemda ada aset, aset yang mana, dan dibuatkan perjanjian. Kalau tidak ada aset pemda, sebaiknya diberikan kewenangan adat untuk melakukan kegiatan di sana,’’ ucapnya. Hal senada disampaikan Sekretaris PHRI Klungkung Wayan Sukadana, Minggu (11/11) kemarin. Katanya,
diperlukan adanya persamaan persepsi antara aparat penegak hukum dengan masyarakat adat. Dia mengakui, masalah isu pungli yang mengaitkan desa adat ini sangat sensitif. Jangan sampai masyarakat adat reaktif, pihak kepolisian juga terkesan kaku. Dia meyakini, masyarakat Bali bisa diajak koordinasi atau sosialisasi lebih dulu, untuk memperjelas duduk pemahaman masing-masing. Perlu adanya persamaan persepsi antara aparat penegak hukum dengan masyarakat adat, sehingga di satu sisi polisi tetap diapresiasi dalam penegakan hukumnya. Sementara desa pakraman tidak merasa dilemahkan. ‘’Untuk itu, para pemangku kepentingan dalam hal ini MUDP (Majelis Utama Desa Pakraman) dan kepolisian serta pemerintah bisa duduk bersama,’’ kata Sukadana. Menurutnya, eksistensi desa pakraman harus tetap terjaga. Sebab, di sanalah benteng terakhir dan identitas Bali. Termasuk desa pakraman adalah penopang pariwisata Bali sesungguhnya. (ira/bit/gik)
Kajian Sejarah
Bupati Badung Dari Hal. 1 Di sisi lain, dirinya tak menampik bila masih ada pihak yang ragu-ragu untuk memberantas preman. ‘’Bupati Badung, dia agak ragu-ragu. Mana dari Badung? Mewakili Badung? Pasti enggak datang dia kan. Beri tahu, sampaikan salam saya kepada Bupati Badung, kenapa agak takut-takut kalian. Beri tahu dari Kapolda, nama saya Petrus Reinhard Golose, kantor di Jalan WR Supratman, tinggal di Tohpati,’’ katanya. Golose menambahkan, sek-
arang saatnya rakyat melawan premanisme yang sudah hampir 20 tahun merajalela di Bali. Ia menyebut preman sebagai pengecut karena hanya berani dengan rakyat kecil. Bisa dilihat dari preman yang berhasil dirantai olehnya malah menangis. Sejak menjadi Kapolda, sudah ada 176 kasus dan 803 tersangka yang diringkus karena melakukan pungutan liar, pengancaman dan kekerasan. Untuk narkoba, ada 894 kasus yang sudah diproses hukum dengan 1.120 orang tersangka. ‘’Kami yang akan membela rakyat sampai mati,’’ tegasnya. (kmb32)
Disita, Paket Narkoba Kiriman Napi Denpasar (Bali Post) Penyelundupan narkoba dari Jawa ke Bali tidak pernah surut, bahkan tidak sedikit melibatkan narapidana (napi). Seperti 200,28 gram sabu-sabu (SS) yang disita dari tersangka Kadek Sudana (42) merupakan kiriman napi salah satu lapas di Jawa Timur. Sudana, kurir narkoba jaringan DenpasarBuleleng ini, ditangkap tim Ditresnarkoba Polda Bali di Jalan Pura Bantu Kuning, Denpasar Barat, Kamis (8/11) lalu. ‘’Sebelumnya juga ditangkap kurir Denpasar-Singaraja dengan barang bukti 400 gram sabu-sabu. Pasokan narkoba juga masif ke wilayah Buleleng,’’ kata sumber, Minggu (11/11) kemarin. Kenapa harus transit di Denpasar? ‘’Selain menyamarkan jaringan ini, juga sebagian (sabu-sabu - red) diedarkan di Denpasar,’’ ungkapnya. Sindikat ini saat serahterima barang tidak bertemu langsung. Diduga karena jumlahnya banyak sehingga bandarnya khawatir menggunakan sistem tempel karena takut hilang. ‘’Kurir dari Jawa dan Buleleng ini ketemu langsung, tetapi
mereka tidak saling kenal. Penyerahannya berlangsung beberapa detik saja,’’ ujar sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja menyampaikan, penangkapan Sudana dilakukan sekitar pukul 17.00 Wita. Awalnya ada informasi masyarakat pelaku merupakan kurir lintas kabupaten. Pada waktu kejadian, pelaku ditangkap sudah menerima paket SS tersebut. Pelaku mengaku mengambil SS tersebut disuruh temannya berinisial Dm tinggal di Desa Sidetapa, Buleleng. ‘’Setelah barang itu diterima, lalu digantung di stang kiri sepeda motornya,’’ tegasnya. Saat diinterogasi, pelaku asal Buleleng ini mengaku sudah lima kali disuruh mengambil paket SS ke Denpasar oleh Dm. SS tersebut lalu dibawa ke Buleleng dan diserahkan kepada Dm. Dari hasil kerja melanggar hukum itu, pelaku dapat upah dari Rp 700 ribu hingga Rp 1 juta. ‘’Tentu saja kasus ini masih didalami penyidik. Sedangkan anggota di lapangan masih menelusuri dan memburu Dm,’’ ucap Hengky. (kmb36)
WARUNG GLOBAL
Bali Harus Bebas Premanisme
PREMANISME di Bali masih menjadi sorotan. Sejumlah orang sudah ditangkap terkait aksi kekerasan itu. Kini Kapolresta Denpasar yang baru juga berkomitmen perang terhadap aksi premanisme. Berikut rangkuman pengopini Warung Global terkait komitmen Kapolresta Denpasar. Budiada mengatakan, polisi harus mengambil tindakan tegas agar dapat memberikan efek jera. Warga masyarakat agar bersama-sama meningkatkan kepedulian untuk memerangi tindak kejahatan yang terjadi di lingkungan sekitar. Masalah keamanan hal yang sangat penting dan mendesak. Karenanya, pemerintah harus fokus ikut memberikan jaminan keamanan. Bratayasa di Sangeh mengapresiasi kepolisian yang akan melakukan tindakan tegas kepada preman yang melakukan tindakan melawan hukum. Itu merupakan harapan masyarakat secara umum. Kebijakan Polresta sebelumnya yang positif agar dilanjutkan. Kapolresta agar menunjukkan kemampuan bertugas sehingga masyarakat merasa nyaman secara berkelanjutan. Bu Ayu di Petang juga mengatakan keberadaan preman mengganggu ketenteraman masyarakat. Para pelaku kejahatan yang ber-
himpun dalam preman harus ditindak tegas sesuai hukum agar Bali menjadi aman. Werda di Tegallalang menegaskan, tindak tegas preman satu garis dengan Polda Bali. Sementara ini preman di Bali tiarap. Semoga ini untuk selamanya. Bagus ada janji seperti itu. Namun jangan lupa pada kejahatan yang lainnya seperti narkoba. Kapolresta yang baru harus berani masuk ke Lapas Kerobokan mengecek apakah lapas dijadikan tempat transaksi narkoba atau tidak. Jangan sampai lapas dijadikan kantor baru yang aman bagi pengedar narkoba. Sudana di Tabanan mengutarakan, harus ada tindakan tegas dari pemerintah untuk melakukan tindakan yang dapat melindungi keselamatan dan keamanan masyarakat. Ia pun berharap ke depan pihak kepolisian dapat bekerja seoptimal mungkin, dengan harapan premanisme bisa disapu bersih di seluruh kota di Indonesia. (dika)
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Senin Umanis, 12 November 2018
Liverpool ke Puncak London – Liverpool mengalahkan Fulham dengan skor 2-0 dalam lanjutan kompetisi Liga Utama Inggris di Stadion Anfield, Minggu (11/11) malam kemarin. Dua gol tuan rumah masing-masing dibukukan Mohamed Salah pada menit ke-41 dan Xherdan Shaqiri menit ke-51. Kemenangan ini membawa Liverpool naik dari posisi ketiga ke puncak klasemen sementara dengan poin 30 hasil 12 kali bertanding. Pasukan Juergen Klopp menyalip Manchester City (29) dan Chelsea (27) yang harus turun ke ranking kedua dan ketiga. Akan tetapi City dan Chelsea berpeluang menyalip Liverpool jika memenangkan pertandingan pada Senin (12/11) dini hari. Sementara itu, Borussia Dortmund semakin dominan di Liga Jerman setelah meraih kemenangan 3-2 atas musuh bebuyutannya, Bayern Muenchen, dalam laga Der Klassiker di Signal Iduna Park. Marco Reus dan Robert Lewandowski masing-masing mengemas dua gol, sebelum pemain pengganti Paco Alcacer mengamankan kemenangan Dortmund atas tamunya pada menit ke-71. Tambahan tiga poin membawa Dortmund semakin jauh meninggalkan Muenchen di klasemen sementara. Dortmund kini memimpin dengan koleksi 27 poin dari 11 pertandingan, unggul tujuh angka atas Muenchen
POSSI Badung Juara II Kejurnas Selam KU Mangupura (Bali Post) Tim selam Pengkab Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Badung keluar sebagai juara II dalam Kejurnas Selam Kelompok Umur (KU) di Surabaya, Jawa Timur, yang digelar di Kolam Renang KONI, Jalan Kertajaya, 10-11 November. Kontingen Badung mendulang 13 medali emas, 9 perak dan 7 perunggu. Selain itu, dua peselam Badung dinobatkan menjadi yang terbaik yakni Ida Bagus Made Dwija Natha Manuaba (KU-F) dan Putu Widi Ananda (KU B). Putu Widi Ananda mendulang emas di nomor bifins 50 meter, 100 meter, 200 mete dan 400 meter. Ida Bagus Made Dwija Natha Manuaba menyabet emas di nomor surface 50 meter serta bifins 50 meter, 100 meter dan 200 meter. Kade Surya Dewantara (KU D) menyumbang emas di nomor bifins 50 meter. Ida Bagus Ngurah Sudiksa (KU F) meraup emas di nomor surface 100 meter dan 200 meter. Ista Wirya (KU B) memperoleh emas di nomor surface 50 meter dan 100 meter. Medali perak dipersembahkan Ida Bagus Ade Dwija Natha Manuaba di surface 100 meter, Ista Wirya Ardhani (bifins 50 meter dan 100 meter serta apnea 50 meter), Ida Bagus Ngurah Sudiksa (bifins 50 meter dan 100 meter serta surface 100 meter) serta Gusti Agung Ayu Lely (KU E nomor bifins 200 meter). Medali perunggu diperoleh melalui atlet selam Kadek Surya Dewantara di nomor bifins 200 meter dan 400 meter, Ida Bagus Ngurah Sudiksa (bifins 200 meter), Putu Kania Putri Sumerta (KU B nomor bifins 400 meter), Gusti Agung Ayu Lely (surface 50 meter), Made Bagus Artiana Putra (KU E nomor bifins 100 meter, estafet 4 x 100 meter surface mix, estafet 4 x 50 meter mix). Tim selam Badung ditangani trio pelatih Kadek Sudiyasa, Made Karyana dan Made Wiranata. ‘’Kami menurunkan 23 peselam. Persiapan enam bulan, sebab anak-anak perlu adaptasi penggunaan alat. Kami bersyukur prestasi mereka membanggakan,’’ terang Sudiyasa. (022)
di peringkat ketiga. Borussia Moenchengladbach mengokohkan posisinya di posisi kedua (23) setelah menang 3-1 di kandang Werder Bremen. Alassane Plea menjadi pahlawan berkat trigolnya ke gawang tuan rumah. Kekalahan dari Dortmund ini adalah yang ketiga bagi Bayern dalam enam pertandingan terakhir. Hasil ini semakin menyulitkan pelatih Niko Kovac yang mengemban misi membawa Bayern menjadi juara Liga Jerman ketujuh kalinya secara beruntun. “Kami membiarkan diri kami dipukuli dua kali, itu seharusnya tidak terjadi. Kami seharusnya lebih kompak dan sayangnya kami kalah dalam pertandingan yang seharusnya menjadi hasil imbang,” kata Kovac. Pemain belakang Tottenham Hotspur, Juan Foyth, mencetak gol semata wayang untuk mengantarkan timnya meraih kemenangan 1-0 di markas Crystal Palace dalam kompetisi Liga Inggris. Foyth membuat gol pada menit ke-66 memanfaatkan kemelut di depan gawang Palace dalam situasi sepak pojok. Hasil ini membuat tim besutan Mauricio Pochettino mengoleksi 27 poin, namun tetap berada di peringkat keempat lantaran kalah selisih gol dari Liverpool (27) yang ada di tempat ketiga. Atletico Atletico Madrid mengamankan kemenangan dramatis 3-2 melawan Athletic Bilbao dalam laga pekan ke-12 Liga Spanyol. Gol penentu
Bali Juara Silat Seni Popwil di Solo
Solo (Bali Post) – Kontingen Bali mewujudkan target tampil sebagai juara umum cabang olahraga pencak silat kategori seni pada Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) III di Solo, Jateng. Bertempat di Hotel Lorin, Minggu (11/11) kemarin, atlet Bali sangat dominan dengan meraup lima juara dari enam nomor seni yang dipertandingkan. Satu-satunya nomor yang lolos dan menggagalkan aksi sapu bersih Bali adalah nomor tunggal putra yang direbut atlet tuan rumah Jateng Kurniawan Bagus Septian Aditama. ‘’Kami memang sejak awal mencanangkan target juara umum karena persiapan matang. Tapi saya tidak menduga dengan hasil seperti ini karena pada awalnya kalau pun juara umum, paling meraih tiga atau empat gelar juara,” kata pelatih silat Bali Nyoman Lasia usai pertandingan. Kelima gelar juara itu diraih Ni Ketut Utari
di nomor tunggal putri, I Gusti Ngurah Agung Nugraha/I Komang Alit Sedana Yoga (ganda putra), Ni Ketut Utari/Putu Cincin Cindra Dewi (ganda putri), Made Aldi/I Wayan Raditya/ Wayan Dedi Ekayana (beregu putra) dan Ni Made Mega Sri Wahyuni/Ni Made Sri Daning Aminarti/Ni Kadek Wijayanti (beregu putri). Sementara I Gusti Ngurah Agung Nugraha yang tampil di nomor tunggal putra harus puas mendapat medali perak. “Saingan terberat kami adalah kontingen yang secara tradisional memang kuat yaitu Jawa Tengah dan Yogyakarta,” ujarnya. Bali berpeluang menambah perolehan medali di nomor tanding yang menyediakan total 17 medali emas dan diperebutkan pada pertandingan hari terakhir, Senin (12/11) ini. Pulau Dewata yang mengirim 104 atlet dan ofisial juga mengandalkan bola basket dan bola voli untuk meraih medali. (ant)
Indonesia Jaga Tradisi Emas
Tottori – Tim panjat tebing Indonesia sukses mempertahankan tradisi medali emas setelah Alfian M. Fajri dan Agustina Sari menjadi juara dalam nomor speed world record perorangan putra dan putri pada Asian Championship 2018 di Kurayoshi, Prefecture Tottori, Jepang, Sabtu (10/11). Alfian menjadi yang tercepat setelah di final mengalahkan rekan senegaranya Sabri dengan keunggulan waktu sangat tipis. Alfian mencatat waktu 5,883 detik atau 0,003 detik lebih cepat dari Sabri yang mengukir prestasi 5,886 detik. ‘’Saya berusaha keras menjaga fokus. Siapa pun lawan, saya tetap fokus sehingga bisa
berada di podium tertinggi,’’ terangnya. Sukses Alfian kali ini mengulang hasil yang dicapainya tahun 2010. Alfian yang saat itu masih bermain di Asian Youth Championship di Singapura juga merebut medali emas nomor speed perorangan putra. Peringkat ketiga nomor speed world record putra diraih Aspar Jaelolo yang juga mengalahkan rekan sesama Indonesia Veddriq Leonardo. Di nomor speed world record perorangan putri, Agustina Sari menjadi yang tercepat setelah di final menundukkan Yi Ling Song dengan catatan waktu 8,366 detik berbanding 9,151 detik. ‘’Asian Games memberi
pelajaran kepada saya dan saya memperbaikinya di Asian Championship 2018. Medali emas ini untuk Indonesia,’’ ungkapnya. Peringkat ketiga disabet Aries Susanti Rahayu usai mengatasi pemanjat senegaranya Nurul Iqamah. Aries mencatat waktu 7, 816 detik, sedangkan Nurul 9,717 detik. Manajer Timnas Asian Championship 2018 Pristiawan Buntoro menyebut kesuksesan merebut emas di nomor speed merupakan tradisi. ‘’Tradisi kita kan emas untuk nomor speed dan alhamdulillah tercapai. Sekarang waktunya fokus menyiapkan diri untuk kualifikasi Olimpiade,’’ pungkasnya. (kmb)
Timnas Futsal Peringkat Tiga AFF
Yogyakarta (Bali Post) – Timnas Futsal Indonesia meraih juara tiga setelah mengalahkan Vietnam dengan skor 3-1 pada pertandingan perebutan peringkat ketiga AFF Futsal Championship di Gedung Olahraga Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Minggu (11/11) kemarin. Thailand tampil sebagai juara usai mengatasi Malaysia 4-2 pada laga final. Indonesia menang atas Vietnam melalui pertandingan sengit selama dua kali 20 menit di hadapan seribuan penonton penggemar futsal. Vietnam yang langsung bermain menekan mampu mencetak gol lebih dulu melalui Dang
Anh Tai pada menit ke-3. Pada menit ke-17, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol yang dicetak Andrew. Skor imbang bertahan hingga turun minum. Tim tuan rumah membuat gol kedua pada menit ke-26 melalui sepakan Subhan Faidasa. Memimpin 2-1, timnas Garuda kian agresif dan terus menekan meski mendapat perlawanan sengit dari Vietnam. Upaya ini membuahkan gol ketiga bagi Indonesia pada menit ke-32 yang mengubah skor menjadi 3-1. Vietnam berupaya meningkatkan serangan, tetapi Indonesia mampu menjaga pertahanan dengan baik hingga babak kedua usai. (ant)
Andika Siap Pertahankan Gelar
Ida Bagus Made Dwija Natha Manuaba
Bali Post/ist
kemenangan Atletico yang dicetak oleh kapten Diego Godin pada masa injury time harus melewati konsultasi dengan asisten wasit video (VAR) untuk disahkan oleh wasit Jose Martinez. Hasil ini membuat Atletico naik ke peringkat kedua klasemen dengan raihan 23 poin, sedangkan Bilbao (10) tak beranjak dari urutan ke-17. Memphis Depay mempertahankan penampilan bagusnya di Liga Prancis. Pemain Belanda ini mengemas dua gol spektakuler dan menjadi aktor di balik satu gol lainnya untuk membantu Olympique Lyon menang 4-2 di markas tim juru kunci Guingamp. Hasil ini membuat Lyon tetap berada di peringkat keempat dengan 24 poin dari 13 pertandingan, tertinggal satu poin dari Montpellier dan unggul satu angka atas St Etienne. Napoli menggeser Inter Milan dari peringkat kedua Liga Italia setelah menang 2-1 di markas Genoa pada pertandingan Liga Italia. Pertandingan sempat dihentikan selama 13 menit karena hujan deras. Napoli tertinggal terlebih dahulu akibat gol Christian Kouame, sebelum kemudian membalasnya melalui gol Fabian Ruiz dan gol bunuh diri Davide Biraschi. Tambahan tiga poin membawa Napoli kini mengoleksi 28 poin, unggul tiga angka atas Inter Milan. Penyerang sekaligus kapten PSV Eindhoven, Luuk de Jong, membukukan dua gol saat timnya mempecundangi tuan rumah De Graafschap 4-1 dalam laga pekan ke-12 Liga Belanda. Kemenangan PSV juga disokong oleh gol-gol yang dicetak Steven Bergwijn dan Donyell Malen, sedangkan tuan rumah sempat membalas lewat Youssef El Jebli. Hasil ini melanjutkan catatan sempurna PSV yang selalu menang dalam 12 laga dan memimpin klasemen dengan raihan 36 poin. (ant/rtr)
Mangupura (Bali Post) Petinju Andika Sabu dari Sasana Mirah Boxing Camp (MBC) Kuta berhasil merebut sabuk gelar juara kelas terbang junior (49 kg) versi Komisi Tinju Profesional Indonesia (KTPI) setelah memukul roboh Faiso Akbar Junior pada ronde keempat di Jakarta pada Oktober lalu. Dalam pertarungan yang direncanakan 12 ronde, Andika mampu mendaratkan pukulan beruntun yang membuat lawannya tak berdaya. Oleh karena berjalan tak seimbang, wasit kemudian menghentikan duel. Andika pun menjadi juara mengingat sebelumnya pemegang gelar juara kelas terbang ini lowong. Dipromotori oleh Martin Daniel, Andika dijanjikan naik ring lagi guna
mempertahankan gelarnya di Jakarta pada Desember mendatang. ‘’Calon lawan saya masih dicari. Saya siap bertarung mempertahankan sabuk juara,’’ tegas Andika ditemui di Kuta, Badung, Minggu (11/11) kemarin. Sebagai persiapan, petinju yang pernah memegang sabuk juara kelas terbang mini (47,1 kg) versi Komisi Tinju Indonesia (KTI) ini digenjot fisik dan tekniknya tiap hari oleh duet pelatih Ahmad Mandar dan Yance Mandagi. Andika tidak seperti umumnya petinju profesional yang mengawali kariernya dari amatir. Ia langsung terjun di kancah tinju bayaran. ‘’Sata kira petinju amatir dan pro sama saja. Yang penting berlatih dan sparring terus-menerus,’’ jelasnya. (022)
Bali Ppst/022
SELEKDA - Selekda tinju di Sasana Adi Swndana Boxing Camp (ASBC) Panjer, Denpasar, Minggu (11/11) kemarin.
Enam Petinju Denpasar Lolos Selekda
Denpasar (Bali Post) Enam petinju Kota Denpasar lolos dalam selekda yang digelar di Sasana Adi Swandana Boxing Camp (ASBC), Panjer, selama dua hari, Sabtu (10/11) hingga Minggu (11/11) kemarin. Mereka berhak mewakili Bali pada kejurnas di Lampung, 3-12 Desember mendatang. Keenam petinju tersebut adalah Krisipnus Mariano W. di kelas layang ringan (46 kg), Kornelis Kwangu Langu (kelas layang/49 kg), Ferdinandus Seran (kelas terbang/52 kg), Julio Bria (kelas bantam/56 kg), Jakri Riwu (kelas ringan/60 kg) dan Gregorius Gheda Dende (kelas welter ringan/64 kg). Peserta selekda berdatangan dari Denpasar, Badung, Klungkung dan Tabanan, namun petinju yang lolos seluruhnya dari Pengkot Pertina Kota Denpasar. Pelatih Yulianus Leo Bunga akan langsung menggenjot fisik asuhannya di Lapangan Puputan Margarana, Renon, sedangkan latihan teknik dilakukan di ASBC. ‘’Kami langsung tancap gas, sebab waktunya terlalu mepet,’’ ujarnya. Ia menargetkan keenam petinjunya merebut medali emas di kejurnas, sebab ajang ini sekaligus untuk menjaring atlet yang berhak masuk pemusatan latihan nasional (pelatnas) SEA Games. ‘’Selain itu, kami ingin keenam petinju ini masuk pelatda,’’ ucap Yulianus. (022)
Andika Sabu
Bali Post/ist