Skip to main content

Edisi Senin 12 Agustus 2019 | balipost.com

Page 1

16 HALAMAN

NOMOR 338 TAHUN KE 71

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha

Bali Post

HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Senin Wage, 12 Agustus 2019

Sambut HUT Ke-74 RI

Kodim Bangli-Toya Devasya Gelar Lintas Alam ’’Volcano Run’’ 5 Km

LINTAS ALAM - Acara Lintas Alam ‘’Volcano Run’’ 5 Kilometer yang digelar Kodim 1626 Bangli bekerja sama dengan Toya Devasya, Sabtu (10/8).

Bangli (Bali Post) Ratusan peserta dari pelajar, masyarakat umum dan wisatawan asing ikut berpartisipasi menyemarakkan lomba lintas alam Volcano Run 5 Kilometer, Sabtu (10/8). Acara yang digelar Komando Distrik Militer (Kodim) 1626/ Bangli bekerja sama dengan Toya Devasya diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 sekaligus mempromosikan keindahan alam Geopark Batur Kintamani. Lintas alam Volcano Run 5 Km dibuka Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn. Andy Pranoto, Owner Toya Devasya Dr. Ketut Mardja-

na, Ketua PASI Bangli Putu Astiti Saraswati dan Bupati Bangli I Made Gianyar. Acara yang mengambil start di Toya Devasya dihadiri pejabat Forkopimda Kabupaten Bangli, pejabat Pemerintahan Kabupaten Bangli, KONI Bangli serta sejumlah undangan lainnya. Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn. Andy Pranoto menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini. Lintas alam Volcano Run 5 Km diselenggarakan sebagai ajang untuk mempererat komunikasi sosial antara TNI dengan segenap komponen masyarakat. ‘’Acara ini di-

gelar untuk memberi warna berbeda dari peringatan Hari Kemerdekaan RI tahuntahun sebelumnya sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih bisa memaknai Hari Kemerdekaan RI dengan hal-hal yang positif,’’ kata Letkol Andy. Hal. 15 Promosi Pariwisata PARA JUARA - Peserta yang berhasil menorehkan prestasi juara dalam Lintas Alam ‘’Volcano Run’’ 5 Kilometer yang digelar Kodim 1626 Bangli bekerja sama dengan Toya Devasya, Sabtu (10/8).

PDI-P Solid Bergerak Kawal Pancasila dan NKRI Denpasar (Bali Post) -

Kongres V PDI-P telah resmi ditutup, Sabtu (10/8). Tidak banyak kejutan yang terjadi. Megawati Soekarnoputri kembali ditunjuk sebagai ketua umum. Struktur dan nama pengurus DPP juga tidak banyak berubah, hanya beberapa nama baru seperti Yasonna Laoly dan Tri Rismaharini. Namun catatan paling penting dari kongres adalah hasil pembahasan dari lima komisi yang menunjukkan adanya semangat luar biasa dari PDI-P untuk solid bergerak mengawal Pancasila demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Megawati Soekarnoputri

Bali Post/eka

Tekad Solid Bergerak mengawal Pancasila dan NKRI tersirat jelas dalam hasil kongres yang disampaikan pada saat penutupan. Ada lima poin Tekad Politik Kongres V PDI-P. Poin pertama, menyatakan soal tekad solid bergerak bersama rakyat menghadapi ancaman konflik dan disintegrasi bangsa yang

dipicu oleh paham-paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila. Sementara poin kedua hingga kelima berkaitan dengan perwujudan Tri Sakti Bung Karno. Kelima Tekad Politik tersebut dituangkan dalam 23 poin Sikap Politik yang merupakan penerjemahan lebih detail dari Tekad Politik. Hal yang paling menarik dari Sikap Politik adalah pada poin 7 yang berbunyi ‘’Demi menjamin kesinambungan pembangunan nasional perlu dilakukan amandemen terbatas UUD NKRI 1945 untuk menetapkan kembali MPR sebagai lembaga tertinggi negara dengan kewenan-

gan menetapkan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) sebagai pedoman penyelenggaraan pemerintahan’’. Sikap politik ini menunjukkan adanya desakan untuk melakukan amanden UUD 1945 terkait kedudukan MPR dan GBHN. ‘’Di dalam menetapkan GBHN tersebut, tetapi kita tetap dengan semangat reformasi presiden dipilih oleh rakyat. ini dalam konteks bagaimana semua wajib dan taat sepenuhnya pada haluan negara yang ditetapkan oleh rakyat melalui para wakilnya,’’ kata Hasto Kristiyanto, Sekjen PDI-P. (kmb14/ant)

Diskusi Tantangan Bali ke Depan

Perkuat Budaya Tingkatkan ’’Punia’’ untuk Kemanusiaan

Kekhawatiran akan masa depan Bali mengusik banyak pihak. Modernisasi membawa pengaruh yang tidak selalu baik bagi Bali. Berbagai ancaman membayang, mulai dari narkoba, kejahatan, AIDS hingga krisis mental generasi muda. Politik juga membawa dampak buruk bagi budaya, misalnya kebiasaan meminta bansos untuk kegiatan agama dan budaya. Hal ini disebutkan membuat krama Bali manja, tak mandiri. Topik tersebut dibahas dalam Diskusi Program Pasraman Siswa Ajeg Bali (SAB) dan Guru Ajeg Bali (GAB) 2019 yang digelar Kelompok Media Bali Post (KMB). Pada diskusi Kamis (8/8) malam, para Guru Ajeg Bali mendikusikan soal ‘’Tantangan Bali ke depan’’. Diskusi dipandu GAB 2004 I Nyoman Musna. 20 tahun lalu kondisi Bali sudah diprediksi seperti

saat ini di mana Bali dikejar oleh narkoba, kejahatan transinternasional, AIDS hingga krisis mental generasi mudanya. Hal. 15 Pendidikan Karakter

DISKUSI - Suasana diskusi Guru Ajeg Bali di Pasraman Dalem Ketut Lumajang, Samsam, Tabanan.

Bali Post/kmb32

PENGURUS DPP - Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri didampingi seluruh jajaran pengurus DPP PDI-P seusai dilantik. Dua anak Megawati masing-masing Puan Maharani dan Prananda Prabowo jabat posisi Ketua DPP. Kongres V PDI-P resmi ditutup, Sabtu (10/8).

Dua Anak Megawati Jabat Ketua DPP Nama Made Urip Susah Dicoret

Denpasar (Bai Post) Gelaran Kongres V PDI Perjuangan (PDI-P) telah resmi ditutup oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri di Inna Grand Bali Beach Sanur, Denpasar, Sabtu (11/8). Megawati juga telah mengumumkan dan melantik pengurus DPP periode 2019-2024. Ada sejumlah nama baru yang masuk dalam struktur kepengurusan. Di samping nama lama yang kembali duduk pada jabatan

sebelumnya, ataupun nama lama yang menduduki jabatan baru. Secara keseluruhan, ada 27 pengurus termasuk Megawati sebagai ketua umum. Dari semua pengurus, paling menarik adalah Hasto Kristiyanto yang kembali ditunjuk menjadi sekretaris jenderal (sekjen). Padahal dalam sejarah PDI-P sejak reformasi 1998, sekjen hanya dijabat oleh satu orang dan selama satu periode (5 tahun). ‘’Jadi

saya kan mikir, ah si Hasto ini bosen juga ya. Terus ada juga omongan, sekretaris jenderal hanya sekali. Ntar dulu, di AD/ART emangnya gitu bunyinya? Nggak. Ada juga yang bilang harusnya begini. Saya kan nampung aja, kalau usul kan boleh. Tapi sekretaris jenderal adalah Hasto Kristiyanto,’’ kata Mega. Dua anak Megawati yakni Puan Maharani dan Prananda Prabowo juga mendapat posisi dalam kepengurusan

DPP. Puan Maharani ditunjuk menjadi Ketua Bidang Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, sedangkan Prananda sebagai Ketua Bidang UMKM Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital. Secara khusus, Mega menyebut jabatan untuk Puan itu keren. ‘’Nah ini yang keren nih. Ini digabung, pemerintahan, pertahanan, dan keamanan, Mbak Puan Maharani. Mbak Puan bolak-balik nanya, ‘nanti saya ini sebetulnya ditugasi

ke legislatif apa ke eksekutif’. Ya… ntar aja tunggu. Samasama penting,’’ kata Mega. Pengumuman pengurus DPP juga diwarnai gelak tawa. Terutama saat menyebut Ketua Bidang Kehormatan Partai yang dijabat Komarudin Watubun. Menurut Mega, Komarudin yang sudah ikut dengannya sejak masih PDI, dulu suka ngamuk-ngamuk. Hal. 15 Harus Dilestarikan

Bulfest Ke-7 Ditutup

Bupati PAS Sebut Event Rintisannya Tabungan Masa Depan B U L E L ENG F e s t i v a l (Bulfest) Ke-7 Tahun 2019 resmi ditutup, Sabtu (10/8) malam. Event tahunan ini telah digelar selama lima hari dengan pementasan beragam kesenian tradisional, kesenian modern, pameran produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), kuliner asli Buleleng, dan beberapa kegiatan ilmiah lain. Penutupan secara resmi dilakukan Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) didampingi Wakil Bupati dr Nyoman Sutjidra, Sp.OG.,

Ketua DPRD Gede Supriatna, Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P., Ketua Panitia Gede Komang, dan segenap undangan penting lainnya. Hajatan ini tidak lagi menjadi sekadar seremonial dan hiburan saja, namun Bulfest yang digeber sejak kepemimpinan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dan Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. (PAS-Sutjidra) menjadi tabungan masa depan bagi Buleleng. Bupati Putu Agus

Suradnyana mengatakan, Bulfest menjadi tabungan masa depan karena menjadi wahana pengenalan seni, atraksi budaya dan promosi pariwisata Buleleng. Efek Bulfest dan juga festival lain yang juga dirintisnya itu tidak bisa dirasakan dengan instan, namun masih memerlukan proses yang panjang. Sejak menggulirkan Bulfest di awal masa kepemimpinannya, Bupati terus merumuskan Bulfest secara sederhana. Hingga ditemu-

kan kalau Bulfest diibaratkan sebagai tabungan masa depan yang pada saatnya nanti pasti berguna dan bekerja dengan baik. Hal. 15 Mengubah Image DITUTUP – Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) menutup Buleleng Festival Ke-7 Tahun 2019, Sabtu (10/8) malam, di panggung utama depan Tugu Singa Ambararaja. CMYK


2

Senin Wage, 12 Agustus 2019

Jegeg Bagus Bali Diharapkan Jadi Generasi Muda yang Kreatif dan Inovatif

JEGEG BAGUS - Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra saat membuka acara Malam Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus Bali Tahun 2019 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali, Sabtu (10/8) malam.

GUBERNUR Bali yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra membuka secara resmi acara Malam Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus Bali (JBB) Tahun 2019 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali, Sabtu (10/8) malam. Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Sekda Dewa Indra disampaikan bahwa dalam upaya mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan, diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas sehingga dapat berpartisipasi dan berperan aktif dalam pembangunan kepariwisataan. Untuk itu, ajang pemilihan Jegeg Bagus Bali diharapkan dapat melahirkan generasi yang kreatif dan inovatif sehingga mampu menjadi duta pariwisata budaya Bali. “Salah satu elemen visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali adalah membangun SDM krama Bali yang berkualitas, untuk itu saya harap Jegeg Bagus Bali bisa melahirkan SDM yang kreatif, inovatif serta mampu membangun opini positif sehingga tercipta pula pariwisata Bali yang positif,” imbuhnya.

Di samping itu, Gubernur juga berharap agar ajang pemilihan ini bukan sekadar menampilkan keindahan fisik, kecantikan dan ketampanan semata, namun diharapkan memiliki kecerdasan, jiwa sosial, berbakat, serta memiliki wawasan tentang kepariwisataan dan kebudayan. Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Putu Astawa menyampaikan, Jegeg Bagus Bali 2019 mengusung tema “Citta Rasa Karsaning Kerthi” yang bermakna Memelihara Sumber Kebudayaan Berupa Pikiran, Rasa, Hasrat untuk Kesejahteraan. Dikatakan, berbagai kegiatan telah dilewati para grand finalis yang berjumlah 18 orang yang terdiri dari sembilan jegeg dan sembilan bagus dari 9 kabupaten/ kota se-Bali. Kegiatan tersebut di antaranya belajar melukis batik Bali, lomba membuat canang sari, sanggah cucuk, serta tirta yatra. Penilaian para grand JBB 2019 terbagi menjadi malam fashion show yang telah dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2019, serta malam bakat pada tanggal 9 Agustus 2019.

“Juara Jegeg Bagus 2019 nantinya akan menjadi duta wisata dan budaya yang akan mengikuti berbagai event tingkat nasional maupun internasional,” ujar Astawa. Dalam grand final yang turut dihadiri oleh Abang None Jakarta, Raka Raki Jawa Timur, Mas Mbak Jawa Tengah, Mojang Jajaka Jawa Barat dan Uda Uni Sumatra Barat, para grand finalis dipilih ke dalam enam besar finalis Jegeg Bagus Bali. Dari enam besar diciutkan menjadi tiga besar dan posisi tiga besar diduduki oleh Jegeg Karangasem, Jegeg Tabanan, Jegeg Buleleng, serta Bagus Tabanan, Bagus Denpasar dan Bagus Gianyar. Untuk menentukan Jegeg Bagus Bali 2019, ketiga finalis Jegeg mendapatkan pertanyaan dari Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster. Hal yang istimewa dalam sesi ini adalah pertanyaan yang ditujukan kepada para finalis Jegeg disampaikan dalam Bahasa Bali dan tiga besar Jegeg juga menjawab pertanyaan dalam Bahasa Bali. Sedangkan pertanyaan untuk tiga grand finalis Bagus diberikan

oleh Sekda Dewa Indra. Para grand finalis JBB 2019 tidak hanya pandai dalam Berbahasa Indonesia dan menguasai sejumlah bahasa asing, seperti Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang, para grand finalis juga sangat fasih dalam berbahasa Bali sesuai dengan sor singgih yang ada. Hal ini terlihat dari sesi dialog promosi pariwisata serta sesi tanya jawab, di mana para grand finalis menjelaskan dan menjawab menggunakan tiga bahasa yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Bali serta Bahasa Inggris. Setelah melewati seleksi yang sangat ketat, maka Jegeg Bagus Tabanan atas nama Ni Putu Sri Pratiwi dan Gede Made Cahya Trisna Pratama meraih gelar Jegeg Bagus Bali 2019 dan menyusul di posisi Runner-up I diraih Jegeg Buleleng dan Bagus Denpasar dan di posisi Runner-up II diraih Jegeg Karangasem dan Bagus Gianyar. Turut hadir pada malam grand final Jegeg Bagus tersebut, FKPD Provinsi Bali, wali kota/bupati seBali atau diwakili serta undangan lainnya. (kmb)

Musda XI Pemuda Panca Marga Bali

Putra Wijaya Gantikan Agung Danil Denpasar (Bali Post) Musyawarah Daerah (Musda) XI digelar PD Pemuda Panca Marga (PPM) Bali, Sabtu (10/8) lalu. Musda dengan mengusung tema “Perkuat Idiologi Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika sebagai Perekat NKRI” dibuka Gubenur yang diwakili Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. Pada Musda tersebut, secara aklamasi berhasil memilih Ketua PD PPM Bali. Sebagai pengganti I Gusti Agung Danil Yunandha Yudha, ditetapkan I Made Gede Putra Wijaya sebagai Ketua DPD PPM Bali periode 2019-2024. Wakil Ketua I (Demisioner) I Made Derik Jaya dalam laporannya mengungkapkan, kepengurusan periode 2014-

2019 diakhiri dengan musda. Kepemimpinan PPM hasil Musda X, yakni Agung Danil (alm) dinilai sangat gesit bekerja. Meski dalam satu tahun belakangan kepemimpinan di bawah Wakil Ketua I, kegiatan tetap jalan sesuai program kerja. Hanya pada saat terjadi erupsi Gunung Agung kegiatan napak tilas ditiadakan. Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati saat memberikan sambutan mengatakan, musda merupakan forum tertinggi di tingkat provinsi. Di samping memilih pengurus baru, juga sebagai wahana menyusun program kerja ke depan. Agar organisasi berjalan baik, tidak cukup hanya memilih pengurus, namun

juga haus ada program kerja. Langkah ke depan seperti apa. Terlebih, PPM memiliki taksu yang sangat besar, berbeda dengan organisasi lainnya. Dikatakan, tiga hal penting yang diperhatikan dalam musda, intinya pertama susun program kerja, keorganisasian, dan juga masalah keuangan. Pria yang akrab disapa Cok Ace ini menambahkan, PPM memiliki kekuatan dibandingkan organisasi lainnya, karena terlahir dari keluarga pejuang. Kelebihan itu, berupa pikiran, hati nurani, dan bakat. Pada pikiran akan menghasilkan logika, kedua hati nurani yang lahirkan kepekaan terhadap lingkungan. Serta ketiga adalah bakat. Bakat sebagai pemimpin. (kmb12)

FOTO BERSAMA - Wali Kota I.B Rai Dharmawijaya Mantra foto bersama usai menarik Layangan Naga Raja, Minggu (11/8) kemarin, di Pantai Mertasari.

Rai Mantra Tarik Naga Raja Sebelum Di-”sineb”

LAYANG-LAYANG Janggan ukuran jumbo “Naga Raja” yang ditunggu-tunggu dalam event lomba layang-layang Piala Dananjaya tahun 2019, berhasil diterbangkan dengan sempurna. Ribuan masyarakat dari seluruh Bali “menyemut” pada Minggu (11/8) kemarin di Pantai Mertasari. Persiapan menaikkan layang-layang Janggan Naga Raja juga diikuti Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Sejak awal diwujudkan layang-layang Naga Raja dari Sekaa Teruna Danan Jaya, Banjar Dangin Peken, Sanur pada tahun 2016 lalu, Rai Mantra sudah turut dalam penerbangan Naga Raja. Untuk tahun ini Rai Mantra kembali turut serta berbaur dengan Sekaa Teruna Danan Jaya dan masyarakat yang hadir turut menarik layangan ini, yang sempat meraih Rekor Muri. Sekaligus penerbangan layang-layang berekor panjang Naga Raja ini menutup event lomba layang-layang Dananjaya II tahun 2019. MUSDA - Suasana usai pembukaan Musda XI PPM Bali, Sabtu (10/8) lalu.

Bali Post/kmb12

Sambut HUT Ke-74 Proklamasi Kemerdekaan RI

FK Unud Luncurkan ”Tumbler Limited Edition”

Denpasar (Bali Post) Dalam rangka menyambut HUT ke-74 Proklamasi Kemerdekaan RI, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Udayana (Unud) menggelar Fun Walk and Fun Run, Minggu (11/8) kemarin. Pada kesempatan itu juga diluncurkan tumbler FK Unud limited edition. Peluncuran tumbler dilakukan oleh Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). dengan simbolis pengisian infuse water. Tema yang diangkat untuk acara ini yaitu “Indonesia Sehat Menuju Indonesia Ung-

gul dengan Semangat Patriotisme”. Dekan FK Unud Dr. dr. Ketut Suyasa, Sp.B., Sp.OT (K). mengatakan, dalam rangka menyambut HUT ke-74 Proklamasi Kemerdekaan RI, pada hari itu FK Unud merayakannya dengan mendukung program Pemprov Bali, yakni mengurangi penggunaan plastic single use dengan pencanangan penggunaan tumbler. Menurut Suyasa, tumbler tersebut dibuat khusus, limited edition diproduksi sejumlah 200 pcs. “Kami semua akan meng-

Bali Post/kmb42

TUMBLER - Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). bersama Dekan FK Unud Dr. dr. Ketut Suyasa, Sp.B., Sp.OT (K). dan jajarannya meluncurkan tumbler FK Unud secara simbolis dengan pengisian tumbler dengan infuse water.

Topik :

gunakan tumbler. Jadi, nanti kami bersama-sama ikut dalam mendukung program Gubernur Bali dalam rangka mengurangi penggunaan plastic single use,” ujarnya. Suyasa berharap semua dosen di FK Unud termasuk pegawai dan mahasiswa bersama-sama menggunakan tumbler. Nantinya tumbler ini akan diproduksi lebih banyak dengan desain yang beragam. “Kami sebagai insan kedokteran yang lebih banyak melihat suasana kesehatan dan lingkungan secara umum, maka kami menginisiasi penggunaan tumbler pada civitas akademika FK Unud dengan harapan menyukseskan program pemerintah. Mulai dari langkah kecil ini, kami berharap bisa mengubah perilaku masyarakat secara menyeluruh,” ujarnya. Sementara itu, Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). menyampaikan apresiasi, karena selain menyambut HUT ke-74 Proklamasi Kemerdekaan RI, kegiatan ini juga dikaitkan dengan launching tumbler untuk menuju Indonesia Sehat Menuju Indonesia Unggul dengan Semangat Patriotisme. “Jadi, sangat relevan Hari Kemerdekaan yang telah digali oleh Bapak Proklamator Kemerdekaan Ir. Soekarno bersama Bung Hatta diisi dengan tindakan nyata untuk mengurangi sampah plastik,” ujarnya. Raka Sudewi menambahkan, adanya regulasi dari Gubernur Bali untuk mendukung pembatasan penggunaan plastik, sangat baik dan perlu didukung. Karena plastik berdampak negatif terutama bagi lingkungan baik darat, laut maupun udara. Ia berharap, selain menimba ilmu di bidang kedokteran, mahasiswa juga aware terhadap masalah lingkungan dan kesehatan dengan mengurangi sampah plastik ini. (kmb42)

Apresiasi Rai Mantra disampaikan kepada Sekaa Teruna Danan Jaya yang telah mampu mengkemas kembali lomba layang-layang dalam menjaga tradisi Rare Angon. Disamping itu, masterpeace Naga Raja menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Bali dan Denpasar, khususnya untuk menjaga tradisi Rare Angon. Hadir pula Wakil Ketua

DPRD Denpasar I Wayan Mariana Wandira yang juga ketua Pelangi Denpasar, Camat Denpasar Selatan, Wayan Budha, Kepala Desa Sanur Kauh I Wayan Ada, serta tokoh masyarakat banjar setempat. Untuk diketahui, pelaksnaan lomba layang-layang Piala Dananjaya II tahun ini diikuti 820 peserta. Terdiri dari jenis bebean, janggan, pecukan,

kreasi baru, dan janggan buntut. Disamping itu melombakan layangan Bebean Khas Sanur, serta lomba foto dan video di media sosial. Kadek Suprapta Meranggi, koordinator layang janggan Naga Raja mengatakan berat Layang-layang Naga Raja lebih dari 700 kg, bentang sayap 11,5 meter, dan panjang 15 meter. “Masterpeace sebagai layang-

layang dari Dangin Peken untuk Bali dan Kita kembali diterbangkan layang-layang Naga Raja dalam event Lomba Layang-Layang Dananjaya,” ujarnya. Lebih lanjut dijelaskan bahwa tahun ini Naga Raja sementara di sineb atau disimpan sementara dalam kurun waktu yang tidak bisa ditentukan. Naga Raja telah menarik antusiasme masyarakat Bali. Tidak hanya remaja, orang tua, anak-anak hingga wanita untuk datang dan melihat sebuah layangan Naga Raja dengan ukuran besar dapat terbang indah di udara. (ad331) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Almarhum Frans Bambang Siswanto

Aktif Membangun SDM dan Berkegiatan Sosial

SEPENINGGAL almarhum Frans Bambang Siswanto, banyak hal terungkap tentang perjalanan karier Frans di dunia pendidikan. Almarhum Frans adalah pemilik Politeknik Internasional Bali (PIB) sekaligus Ketua Pembina Inti Bali. Frans juga seorang tenaga pendidik. Ia pernah mengajar di Universitas Mahasaraswati sebagai dosen yang memberikan mata kuliah entrepreneurship. Di samping aktif membangun SDM, almarhum Frans juga aktif berkegiatan sosial. Ia berdonasi untuk 17 yayasan di seluruh kabupaten di Bali. Saat Bali Post berkunjung ke rumah duka di Jalan Hayam Wuruk Nomor 155, Denpasar, tampak karangan bunga memenuhi rumah dan pintu gerbang. Salah satu karangan bunga yang besar terpampang di pintu gerbang rumah duka dari Ketua Umum PDI-P Megawati dan Kapolda Bali. Menantu alamarhum, Augyawati Joe, mengatakan almarhum memang meninggal di Malaysia. Saat itu almarhum sedang menjalani pengobatan di Malaysia. Namun saat menjalani pengobatan, Tuhan berkehendak lain, almarhum dipanggil Tuhan. “Jadi buat kita, kehilangan yang sangat besar sekali. Kita tidak pernah ekspektasi kapan Bapak akan dipanggil Tuhan. Kita masih ingin punya Bapak di sini untuk berkarya,” tuturnya, Sabtu (10/8) lalu. Menurut Augyawati Joe, almarhum masih punya banyak mimpi yang belum terwujud. Almarhum memiliki institusi pendidikan di Tabanan yang setiap hari masih sering dikunjungi. Padahal usianya tidak muda lagi. Ia aktif mengurus kampus, melakukan perbaikan baik fasilitas maupun tenaga pengajarnya. Augyawati Joe menceritakan, almarhum juga sedang merintis suatu koperasi yang tujuannya adalah membiayai UMKM di seluruh Indonesia yang dimulai dari Bali. Koperasi itu akan membiayai UMKM secara online dengan suatu visi dan keinginan untuk bisa memberikan atau berkontribusi pada masyarakat Indonesia, terutama Bali. Almarhum juga ingin agar seluruh anggota keluarganya bisa mewujudkan mimpinya baik anak maupun cucunya.

Masih banyak hal yang ingin dilakukan almarhum. Bahkan dirasa cita-citanya tak pernah habis. Ada saja hal yang ingin dilakukan agar dapat berkontribusi untuk masyarakat. Diusia senjanya, alamarhum masih sibuk ke kampus, meeting, bertemu dengan rekan dan kliennya. Padahal menurut anak-anaknya, almarhum sudah seharusnya menikmati jerih payahnya. “Tapi papa bilang bahwa baginya bekerja dan berkaryalah cara ia menikmatinya. Saya bisa berkarya, saya bisa give back to masyarakat. Itu happy-nya saya,” tutur Augyawati Joe menirukan pesan yang pernah diungkapkan almarhum. Augyawati Joe menambahkan, almarhum juga merupakan dosen di Mahasaraswati yang mengajarkan tentang entrepreneurship. Di Politeknik Internasional Bali (PIB) miliknya, almarhum juga senang melakukan kuliah umum tentang entrepreneurship. Almarhum menamatkan pendidikan S-1 Teknik Sipil di Universitas Udayana, S-2 Magister Manajemen di UI, dan S-3 Ekonomi khususnya entrepreneurship di Brawijaya-Unud. “Disertasinya tentang CSR, corporate responsibility,” ungkapnya.

Menurut Augyawati Joe, almarhum yang juga Ketua Pembina Inti (Perhimpunan Indonesia Tionghoa) Bali juga sempat menjadi keynote speaker pada 30 Juli lalu di acara CSR Award yang diadakan di Sanur, Bali. Selain aktif di bidang pendidikan, membangun SDM, almarhun juga aktif di bidang sosial. Setelah pensiun dari bisnisnya, almarhum aktif berdonasi pada 17 yayasan di seluruh kabupaten di Bali. Terakhir, almarhum juga sedang menggemari senam AW S3 (Sehat, Semangat, Senang). Senam ini dinilai selain menyehatkan juga dapat menjadi perekat bangsa. Almarhum Dr. Ir. Frans Bambang Siswanto, M.M. berpulang, Kamis (8/8). Almarhum meninggalkan seorang istri Prof. Dr. Ir. Anastasia Sulistyawati, tiga orang anak yaitu Putu Agung Prianta, Made Ariani Siswanto, Nyoman Astari Siswanto dan tujuh orang cucu Wayan Ardi Brawijaya Liem, Made Arkha Airlangga Liem, Nyoman Alisha Tunggadewi Liem, Ketut Alanna Ghayatri Liem, Josephe Kayana Wong, Josiah Kayana Wong, Joheshua Kayana Wong. Jenazah almarhum akan dimakamkan Rabu (14/8), pukul 11.00 Wita di Kertha Semadi, Mumbul. (may)

Bali Post/may

DUKA - Suasana di rumah duka Frans Bambang Siswanto di Jalan Hayam Wuruk Nomor 155 Denpasar.


BADUNG

Senin Wage, 12 Agustus 2019

3

Momentum Peningkatan Ketakwaan dan Rela Berkorban demi Persatuan Bangsa

Idul Adha 1440 H, Wabub Suiasa Serahkan Enam Ekor Kambing

NARASUMBER - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa diundang sebagai narasumber Workshop Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Suramade IX.

Kasus di Bali Didominasi Penyalahgunaan Psikotropika

KEPALA BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. menjadi narasumber pada simposium dan workshop Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Suramade IX di Kuta, Jumat (9/8) lalu. Di hadapan 200 orang dokter patologi klinik se-Indonesia, Brigjen Suastawa menyampaikan, penyalahgunaan narkotika di Bali didominasi penyalahguna psikotropika. ‘’Penyalah guna psikotropika di Bali masih sebatas benzo. Alasan penggunaan untuk membuat nyaman pascapenggunaan narkotika atau bermula dari pemakaian obat tidur atau menambah dosis sendiri,’’ tegas Suastawa pada acara yang mengusung tema ‘’Patologi Klinik dalam Lingkaran Multi Disiplin’’

tersebut. Menurutnya, tahun 2018 BNNP Bali menangani kasus remaja yang ketagihan obat alprazolam. Pengakuan remaja tersebut mengonsumsi 40 butir sekali minum. Sementara kondisi penyalahgunaan narkoba di Bali, jumlah pecandu sebanyak 31.178 orang pekerja terpapar narkoba. Jumlah tersebut terdiri dari 18.003 coba pakai, 13.095 teratur pakai, dan 5.318 orang pelajar/mahasiswa terpapar narkoba, yang 533 orang di antaranya adalah pecandu. ‘’Hasil penelitian ini adalah kerja sama antara BNN-RI bersama Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan LIPI. Ada 800 narkotika jenis baru di dunia, 71 jenis telah masuk

ke Indonesia, baru 68 jenis yang telah diatur dalam Permenkes tahun 2018,’’ ungkap mantan Direktur Binmas Polda Bali ini. Jenderal bintang satu di pundak ini menyampaikan, peran dokter sebagai tenaga kesehatan dalam P4GN yaitu memberikan sumbangan saran keilmuan bagi masyarakat terkait dalam penanggulangan narkoba, memberikan pendidikan kesehatan tentang narkoba dan dampaknya bagi kesehatan kepada klien dan masyarakat sebagai role model yang baik. Pemantauan secara seksama perseroan obat-obatan yang sifatnya membuat kecanduan serta memastikan dokter terlatih untuk menangani pasien. (bns3)

SEKITAR 10 ribu umat muslim memadati lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung Mangupraja Mandala untuk mengikuti Sholat Idul Adha, Minggu (11/8) kemarin. Sholat Idul Adha ini dipimpin Haji Sutrisno, sementara sebagai Khotib Haji Syamsul Arifin dengan tema khotbah ‘’Idul Adha 1440 H sebagai Momentum Peningkatan Ketakwaan dan Rela Berkorban demi Persatuan Bangsa’’. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Wakapolres Badung Kompol Sindar Sinaga, Kapolres Mengwi AKP I Gede Eka Putra Astawa, Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Badan Kesbangpol Badung I Made Arnaya dan sesepuh Muslim Mengwi, Abiansemal, dan Kuta Utara. Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Badung mengucapkan selamat Idul Adha kepada semua umat Islam. “Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Badung saya mengucapkan selamat Idul Adha kepada umat Muslim yang hadir di sini dan juga umat Muslim di manapun berada. Idul Adha memang milik umat Muslim, namun Idul Adha itu memiliki nilai-nilai yang

IDUL ADHA - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyerahkan kambing kurban serangkaian sholat Idul Adha, Minggu (11/8) kemarin, di lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung Mangupraja Mandala. universal bagi seluruh umat di muka bumi ini. Untuk itu kami senantiasa berusaha dan sungguh-sungguh dan konsisten agar bisa mengimplentasikan, mewujudkan dan menerapkan nilai-nilai yang ada dalam Idul Adha seperti ketakwaan, kesetiaan dan penuh ikhlas ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa,’’ ungkap Suiasa. Sementara itu, Ketua Panitia Idul Adha Tofan Pri-

yanto mengungkapkan, ada sekitar 10 ribu umat Muslim hadir di lapangan Puspem Badung. Mereka berasal dari 16 Majelis Taklim yang berada di Kecamatan Mengwi, Abiansemal, dan sebagian Kuta Utara. ‘’Adapun hewan kurban yang telah diserahkan berupa sapi sebanyak 43 ekor, kambing 10 ekor dan pemerintah dalam kesempatan ini juga menyumbangkan enam ekor

kambing yang diserahkan oleh Wakil Bupati Badung sehingga total kambing menjadi 106 ekor. Hewan kurban ini akan diserahkan kepada 16 Majelis Taklim dan dagingnya akan dibagikan kepada kaum duafa,’’ kata Tofan. Usai khotbah, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyerahkan enam ekor kambing yang diterima langsung oleh Ketua Panitia Idul Adha, Tofan priyanto. (ad324)

PUSTU - Proyek Pustu Abiansemal Dauh Yeh Cani dihentikan sementara lantaran pemutusan kontrak.

Bali Post/ist

TERSANGKA - Tersangka Bagus Wijaya alias Gustu (nomor 3 dari kanan) tiba di Bandara Ngurah Rai, Badung, Bali.

Pembunuh SPG Mengaku Pengusaha Denpasar (Bali Post) Pembunuh Sales Promotion Girl (SPG), tersangka Bagus Wijaya alias Gustu tiba di Bali, Sabtu (10/8). Dia langsung dijebloskan ke Rutan Polresta Denpasar. Ternyata pelaku membohongi korban, Ni Putu Yuniawati (39), saat perkenalan pertama. Waktu itu pelaku asal Buleleng ini mengaku seorang pengusaha. Sabtu lalu pelaku diterbangkan dari Bandara Sam Ratulangi, Sulawesi Utara dikawal ketat Tim Resmob Polresta Denpasar dan Polda Bali. Mereka mendarat di Bandara Ngurah Rai, Tuban, Badung sekitar pukul 10.00 Wita. “Pelaku ini pekerjaannya buruh serabutan. Dia bekerja kalau ada yang ngajak. Tapi saat kenalan dengan korban, dia mengaku punya usaha,” kata sumber, Minggu (11/8) kemarin. Hubungan cinta terlarang mereka, lanjut sumber, baru berjalan satu bulan. Namun pelaku sudah berani minta sesuatu kepada korban, di antaranya minta beli handphone (HP) seharga Rp 2 jutaan di toko HP di Jalan Gatot Subroto, Denpasar. “Tahu ditipu membuat korban marah. Pada saat kejadian, korban sangat kecewa karena pelaku tidak bisa memuaskannya. Padahal sudah dibelikan HP. Pengakuan pelaku sempat ditampar oleh korban,” ungkap sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Perbuatan korban tersebut membuat pelaku emosi. Pria bertato ini lalu membunuh korban dengan cara memiting leher dan mem-

bekap mukanya dengan handuk. Apakah pelaku sudah berkeluarga? “Sudah. Pelaku nikah dua kali. Pertama nikah di Buleleng dan kedua di Manado, tapi nikah siri,” ujar sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut akan dirilis Senin (12/8) hari ini. “Besok (hari ini - red) jadi dirilis,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, kinerja kepolisian khususnya Polresta Denpasar di-back up Resmob Polda Sulawesi Utara

(Sulut) dalam mengungkap kasus pembunuhan kasus pembunuh SPG, Ni Putu Yuniawati (39), patut diacungi jempol. Empat hari setelah kejadian, tepatnya Kamis (8/8) lalu tersangka Bagus Wijaya alias Gustu dibekuk di perbatasan Langowan dengan Ratahan, Minahasa Tenggara, Sulut. Pelaku menjelaskan cara membunuh korban dengan cara memiting leher SPG tersebut dari belakang. Setelah lemas, muka korban dibekap menggunakan handuk. Setelah korban tak bernyawa, pelaku langsung kabur. (kmb36)

Bali Post/par

Proyek Pustu Abiansemal Dihentikan Sementara

Mangupura (Bali Post) –

Pembangunan gedung Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Dauh Yeh Cani, Abiansemal macet, setelah Pemkab Badung putus kontrak dengan pemenang tender. Sesuai dengan dokumen tender, proyek yang tengah dalam proses finishing ini seharusnya telah rampung pada 23 Januari lalu. Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung I G.A. Arinda Trisnawati saat dikonfirmasi Minggu (10/8) kemarin,tak menampik perihal tersebut. Menurutnya, Pemkab Badung memutuskan untuk menghentikan kontrak kerja dengan rekanan lantaran pengerjaan proyek tersebut molor. ‘’Memang lama belum diperbaiki, tapi rencananya minggu depan baru akan dilanjutkan. Proyek ini akan dikerjakan oleh rekanan yang ditunjuk sekarang,’’ ungkapnya.

CMYK

Proyek yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 2.407.799.900 itu akan segera dilanjutkan setelah Dinas PUPR memberhentikan proyek tersebut pada Januari. Namun hingga kini belum dilakukan pengerjaan. ‘’Sebenarnya itu sudah mau selesai. Tapi karena lambat pengerjaan dan ada pemutusan kontrak dengan rekanan, membuat proyek tersebut dihentikan,’’ katanya. Terkait lambannya penanganan proyek pascaditinggal kontraktor, Arinda menegaskan, pihaknya hanya

mengikuti prosedur yang berlaku. Sebelum memutuskan kontrak, pihaknya harus melakukan evaluasi hingga menunjuk rekanan yang akan melanjutkan proyek. ‘’Intinya, pemutusan kontrak juga memakan waktu. Begitu juga penunjukan rekanan yang siap melanjutkan pengerjaannya. Semua harus sesuai dengan prosedur yang ada. Seperti dilihat dulu molornya karena apa, setelah itu melapor ke Inspektorat dengan mem-blacklist rekanan yang dulu,’’ jelasnya. Terdapat beberapa pekerjaan yang belum dilaksanakan

pada proyek tersebut, yakni penempelan batu candi, ornamen Bali, pemasangan dua tabung pemadam kebakaran dan plesteran pada tembok pembatas. ‘’Sekarang bisa dibilang hanya tinggal finishing, karena dari rekanan yang pertama sebenarnya sudah dikerjakan 90 persen lebih,’’ ucapnya. Diprediksi, pengerjaan lanjutan proyek tidak membutuhkan waktu lama. Poyek ini dipastikan akan rampung pada pertengahan September mendatang, sehingga gedung dapat dioperasikan segera oleh dinas terkait. ‘’Terkait anggarannya, kalau tidak salah dana yang diperlukan lagi hanya Rp 13,8 juta untuk melakukan pembersihan dan finishing yang lain,’’ jelas Arinda. (kmb27)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Wisuda Ke-132 Unud

450 Lulusan Berstatus ’’Cumlaude’’ UNIVERSITAS Udayana (Unud) menggelar wisuda ke132, Sabtu (10/8). Pada wisuda kali ini dilepas sebanyak 1.473 orang wisudawan. Dari jumlah tersebut sebanyak 450 orang lulus dengan predikat cumlaude atau dengan pujian. Lulusan dengan predikat yang baik ini tidak lepas dari pihak Unud yang senantiasa melakukan terobosan dan peningkatan kualitas. Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). mengatakan, dengan wisuda ke-132 yang melepas 1.473 wisudawan, Unud telah meluluskan atau melepas setidaknya 92.767 orang. ‘’Wisudawan yang dilepas kali ini dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari doktor hingga diploma,’’ ujarnya. Mengenai banyaknya alumni yang telah dihasilkan Unud, kata Raka Sudewi, sebagian besar telah banyak berkontribusi terhadap masyarakat, baik itu di dalam maupun di luar negeri. Sebagai salah satu perguruan tinggi di Bali, Unud tentu terus melakukan terobosan agar bisa menghasilkan lulusan yang berkompeten dan mampu bersaing utamanya di era industri kreatif 4.0. ‘’Universitas Udayana sebagai institusi pendidikan terus giat berbenah untuk menghasilkan lulusan yang profesional, unggul, mandiri dan berbudaya, baik melalui tata kelola, sumber daya, pelaksanaan tridharma perguruan tinggi maupun peningkatan sarana dan prasarana,’’ ujarnya. Dalam upaya meningkatkan daya saing lulusan dalam mendapatkan pekerjaan, Unud selalu berupaya mengoptimalkan penjaminan mutu di mana telah dilakukan

WISUDA – Acara Wisuda ke-132 Universitas Udayana (Unud) yang digelar Sabtu (10/8). berbagai langkah pembenahan, sehingga program studi meraih nilai akreditasi unggul. Beberapa terobosan baru juga telah dilakukan, salah satunya melalui program internasionalisasi yakni beberapa program studi telah disiapkan dan dibina untuk mengikuti sertifikasi internasional seperti AUN-QA, sehingga mendapatkan pengakuan tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional. Selain itu, Unud juga secara berkesinambungan memberikan bekal dalam pengembangan soft skill mahasiswa melalui program kewirausahaan agar para lulusan

tidak hanya menjadi pencari kerja tetapi juga dapat menjadi pencipta lapangan kerja. Raka Sudewi melanjutkan, Unud juga melaksanakan tracer study sebagai salah satu upaya dalam memperoleh umpan balik dari para alumni untuk perbaikan serta pengembangan kualitas dan sistem pendidikan. ‘’Diharapkan alumni Unud dapat turut serta berpartisipasi mengisi instrumen kuesioner online dalam pelaksanaan tracer study sebagai upaya mewujudkan Universitas Udayana yang unggul, mandiri dan berbudaya,’’ ujarnya. (ad316)

Naik Status dari Akbid Jadi Stikes

Bali Wisnu Dharma Punya S-1 Farmasi Klinis dan Komunitas SETELAH berubah status dari Akademi Kebidanan (Akbid) menjadi Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes), kini Stikes Bali Wisnu Dharma juga mengembangkan Prodi S-1 Farmasi Klinis dan Komunitas. Sebelumnya Stikes Bali Wisnu Dharma hanya memiliki D-3 Kebidanan. SK izin operasional diserahkan oleh Kepala LLDikti Wilayah VIII Bali Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si. kepada Ketua Yayasan Bali Wisnu Jaya I Made Sumartha, S.H. pada 7 Agustus lalu. Ketua Stikes Bali Wisnu Dharma Iwan Tantrawan, S.Si., M.Farm. Apt. mengatakan, Stikes Bali Wisnu Dharma merupakan perguruan tinggi terakhir yang mendapat izin program studi S-1 Farmasi. Sebab, program farmasi dikatakan sudah dimoratorium. ‘’Kami mungkin salah satu yang terakhir bisa mendapatkan program studi ini,’’ ujarnya, Sabtu (10/8). Tujuan berdirinya Program S-1 Farmasi Klinis dan Komunitas ini adalah ingin berbagi untuk masyarakat. Di Kabupaten Badung, Stikes Bali Wisnu Dharma merupakan satu-satunya sekolah tinggi kesehatan yang memiliki Program Studi Farmasi Klinis dan Komunitas. Selain itu, posisi kampus juga sangat strategis yaitu di Jalan Kebo Iwa No. 9, Mengwi, Badung, tepat di belakang Polres Badung, Mengwi dan utara Pasar Beringkit. Selain itu, tujuan berdirinya Prodi Farmasi ini karena ia melihat kebutuhan di masyarakat. Kebutuhan tenaga farmasi sangat tinggi, khususnya di Bali, sementara SDM farmasi yang ada terbatas. Sehingga masih banyak sarana pelayanan kefarmasian yang kesulitan dalam mendapatkan SDM. Ia pun sepakat untuk menambah S-1 Farmasi Klinis dan Komunitas sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Bidang farmasi, menurutnya, juga adalah bidang ilmu yang eksklusif, karena perannya tidak tergantikan di masyarakat dalam pelayanan kesehatan. ‘’Kami berharap dapat melahirkan tenaga farmasi yang bisa lebih banyak praktik di lapangan karena memang kebutuhan juga

Senin Wage, 12 Agustus 2019

60 Seniman UKM STANAS Unmas ’’Ngayah’’ di Panyineban Pura Sakenan UNIT Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Tabuh dan Pragina Ganesha (STANAS) Universitas Mahasaraswati (Unmas) menunjukkan diri sebagai tempat berkumpulnya mahasiswa yang kuat karakter sosial, spiritual dan intelektual. Mereka rutin menggelar kegiatan yang memperkuat diri menjadi SDM Bali yang kuat karakter Balinya. Pada Sabtu (10/8) lalu, sebanyak 60 seniman muda UKM STANAS ngaturang ayah menabuh dan menari saat upacara panyineban karya piodalan dan ngaratep dasawarsa karya agung di Pura Sakenan, Serangan. Mereka dengan tulus iklas ngayah menari dan menabuh serta menari topeng untuk upacara. Ketua UKM STANAS Ni Made Ari Widyastuti mengungkapkan selama ini anggota UMK S TANAS giat ngayah untuk keperluan upacara di lingkungan internal, yayasan dan pura kampus. Kini kegiatan ngayah dilakukan dengan konsep padma kembang yakni keluar dari kampus. Makanya saat piodalan dan dasawarsa pangaratep karya di Pura Sakenan, dipakai momentum tepat untuk memperkuat konsep ngayah kepada umat. Makanya dia menyebut ini program ngayah untuk kali pertama untuk Pura Sad Kahyangan. Para seniman tari dan tabuh UKM STANAS langsung didampingi WR III Unmas Ir. I Made Sastra Wibawa, M.Erg. menarikan tari Rejang Dewa, Rejang Renteng, Topeng dan Topeng Sidakarya dan Rejang Sari. Saat itu WR III I Made Sastra Wibawa didampingi Koordinator Acara I Kadek Dika Wiradinata, Kordinator Penabuh I Made Nandika Widiasmara Putra dan I Dewa Putu Yoga Sastrawan, Koordinator Penari Ni Kadek Eva Sari Pertiwi dan Ni Nyoman Ayu Permayasari. Ni Made Ari Widyastuti menambahkan, program ngayah ini bertujuan selain memperkenalkan eksistensi UKM STANAS juga untuk memberi kontribusi kepada masyarakat khususnya pangempon dan desa pakraman. Program ini sekaligus mendukung visi Gubernur Bali ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Ke depan dia akan menjadikan UKM STANAS yang beranggo-

TARI REJANG - Mahasiswa UKM STANAS Unmas ngayah menari Rejang saat panyineban piodalan di Pura Sakenan. takan 145 mahasiswa ini menjadi UKM unggulan dan padat prestasi. WR III Unmas I Made Sastra Wibawa sangat bergembira ide dengan ngayah ke masyarakat dan Pura-pura di Bali UKM STANAS menambah citra baik Unmas sebagai kampusnya masyarakat Bali dan kebanggaan krama Bali. Untuk itu, dia berharap program ini rutin digelar ke tempat suci lainnya di Bali. Apalagi Sakenan dan Serangan akan dijadikan sasaran pada program pengadian/kersos mahasiswa baru Unmas. Dia menegaskan, program ngayah UKM STANAS Unmas sangat penting guna menyeimbangkan kecerdasan sosial dan spiritual mahasiswa. Selain sebagai bentuk kegiatan positif guna menghilangkan kejenuhan belajar di kampus. Di masyarakatlah laboratoriumnya mahasiswa untuk belajar dan menggali pengalaman sekaligus bersosialisasi kepada masyarakat. Selain tujuan utamanya merupakan yadnya penuh ikhlas kepada Sang Pencipta Ida Hyang Widhi Wasa. Panglingsir Puri Kesiman A.A. Ngurah Gede Kusuma Wardana tampak tersenyum melihat kreativitas mahasiswa Unmas yang tergabung dalam UKM STANAS. Ini baru menunjukkan bahwa seniman

muda Bali yang lengkap, selain cerdas di kampus sebagai insan intelektual, namun juga kuat budaya Balinya serta karakter spiritualnya. Para mahasiswa pun melakoni ngayah dengan semangat. Penari topeng yang terlibat yakni Dewa Gede Edi Praditha, Putu Santika Wijaya Kusuma, I Putu Wahendra dan I Kadek Yudhi. Penari Rejang Dewa antara lain Ni Luh Putu Mastiniasih, Ni Kadek Wulandari, Atma Novia Lestari, Ida Ayu Ketut Widi Ari, Ni Putu Sera Marlina Dewi, Ni Luh Sintami, Putu Diah Sri Ayuni dan Ni Made Ayu Aprilya Sumardiani. Sementara itu penari Rejang Renteng didukung seniman Ni Kadek Ardianti, Ni Kadek Reza Pramudya Dewi, Kadek Sri Suryani, Ni Made Ary Widyastuty, Ni Putu Widya Wahyuni,N i Nyoman Pipin Purnama Dewi, Ni Ketut Chandra Anita, Komang Nindya Dewi Septiarini, A.A. Wia Arisha, Yuni Pranatita Adiswari, Ni Putu Yunita Sari dan Ni Made Dita Puspitayanti. Penari Rejang Sari didukung Ni Kadek Eva Sari Pertiwi, Putu Ayu Riska Chintya Devi, Ni Nyoman Ayu Permayasari, Ni Kadek Ayu Krismayuni, Kadek Kasturi Dewi, Ni Kadek Junia Dwita Putri, Kadek Prasanthi Widyari, Desak Made Kurnia Rahayu dan Dewa Ayu Sri Dewi. (ad318)

CSR HardysPeduli Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik di Pantai Sanur

IZIN OPERASIONAL - SK izin operasional saat diserahkan oleh Kepala LLDikti Wilayah VIII Bali Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si. kepada Ketua Yayasan Bali Wisnu Jaya I Made Sumartha, S.H. pada 7 Agustus lalu. masih kurang. Peminatnya juga sangat tinggi terutama di daerah yang tidak terjangkau,’’ ungkapanya. Diceritakan pengajuan izin S-1 Farmasi Klinis dan Komunitas dilakukan sejak Mei 2018. Namun SK keluar pada Agustus 2019. Jika masyarakat hanya mengetahui hanya ada S-1 Farmasi, Stikes Bali Wisnu Dharma memiliki Program Studi S-1 Farmasi Klinis dan Komunitas dengan ilmu kefarmasian yang lebih komprehensif. ‘’Outcome-nya lebih mendalam tapi tetap dapat materi farmasi secara umum. Sehingga S-1 Farmasi Klinis dan Komunitas yang dimiliki Stikes Bali Wisnu Dharma lebih komprehensif,’’ jelasnya. Stikes Bali Wisnu Dharma kini memiliki total dua program studi yaitu S-1 Farmasi Klinis dan Komunitas serta D-3 Kebidanan. Stikes Bali Wisnu Dharma memiliki fasilitas yang lengkap, dengan gedung tiga lantai, memiliki enam tenaga dosen farmasi.

Ketua Yayasan Bali Wisnu Jaya I Made Sumartha, S.H. yang menaungi Stikes Bali Wisnu Dharma mengatakan, meningkatnya status dari Akbid menjadi Stikes merupakan komitmen yayasan di bidang pendidikan dan untuk mendukung program Presiden yaitu meningkatkan SDM. ‘’Jadi salah satu partisipasi kita adalah ini. Jadi kalau dengan kebidanan saja, kita hanya mampu mengembangkan SDM di bidang kebidanan saja. Kita ingin mendidik tidak hanya bidan saja. Jadi agar bisa mendidik bidang lainnya, lembaganya kita naikkan dulu statusnya. Dengan menjadi Stikes kita bisa mendidik farmasi, bisa kebidanan, keperawatan, yang berhubungan dengan kesehatan,’’ jelasnya. Masyarakat yang ingin mengetahui informasi tentang Stikes Bali Wisnu Dharma dapat menghubungi ke nomor call center 085370811177 atau bisa datang langsung ke kampus di Jalan Kebo Iwa No.9, Mengwi, Badung. (ad327)

HARDYSCORP yang didirikan putra Bali Gede Hardy dan Ketut Rukmini Hardy pada 11 Juli 1997, sangat mendukung program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali untuk mewujudkan cita-cita dalam menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali guna menciptakan kehidupan krama yang sejahtera dan bahagia, baik sekala maupun niskala yang terkonsep dalam visi Gubernur Bali Wayan Koster yakni ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Implementasi dari konsep Tri Hita Karana ini juga tercantum dalam 9 Pilar HardysCorp. CSR HardysPeduli yang d ilaksanakan melalui HardysFoundation yang fokus pada tiga bidang yaitu bidang lingkungan hidup, kemanusiaan serta bidang kebudayaan dan spiritual. HardysCorp yang saat ini telah melepaskan seluruh aset unit bisnisnya guna penyelesaian kewajiban kepada seluruh krediturnya, melalui CSR HardysPeduli ikut melaksanakan secara nyata program Pemprov Bali yaitu Gerakan Semesta Berencana: Bali Resik Sampah Plastik yang merupakan implementasi Pergub Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbunan Sampah Plastik Sekali Pakai. CSR HardysPeduli kali ini melaksanakan kegiatan bersih Pantai Sanur

BALI RESIK - Pelaksanaan acara CSR HardysPeduli Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik di Pantai Sanur, Bali, Sabtu (10/8). dari sampah plastik pada Sabtu (10/8) lalu. Kegiatan CSR HardysPeduli ini dilaksanakan dan dihadiri perwakilan keluarga HardysCorp, rekanan bisnis, dan masyarakat setempat. Begitu juga dengan mengajak anakanak karyawan serta generasi muda HardysCorp, Hillary Angelina Gardenia Hardy, Lilly Harmony Hardy, dan Jasmine Lovely Hardy untuk mendapatkan edukasi secara nyata di lapangan. Konsep CSR HardysPeduli adalah mengutamakan pemberian bantuan dalam bentuk jnana yadnya melalui proses

edukasi kepada masyarakat yang dilaksanakan setiap akhir pekan seperti edukasi mengenai pasar modal, bahaya sampah plastik, pentingnya lingkungan yang bersih untuk menghasilkan manusia berkarakter baik. Penghijauan di lingkungan sekitar sekaligus menjadikan produktif sebagai sumber pendapatan dengan menanam sengon di teba/semak sisa tanah belakang rumah dan menanam kelapa hybrida di pekarangan rumah. Hal ini diharapkan mampu membangun partisipasi masyarakat terutama generasi muda untuk berperan aktif dalam perlindungan lingkungan hidup. (ad313)

Kenyamanan Honda ADV150 Patut Diacungi Jempol

TOURING - World Premiere Touring Honda ADV150 bersama jurnalis dan komunitas Honda, Jumat (9/8).

KEHADIRAN Honda ADV150 memang sudah ditunggu-tunggu masyarakat Bali. Benar saja, sejak pertama diperkenalkan di Jakarta, skutik ini sudah SPK sebanyak 700 unit lebih di Bali. Untuk merasakan keunggulan skutik penjelajah jalanan andalan Honda ini, wartawan Bali Post berkesempatan untuk mencobanya melalui kegiatan World Premiere Touring Honda ADV150 bersama jurnalis dan Komunitas Honda, Jumat (9/8) lalu. Touring ini mengambil start dari Hotel Harris Sunset Road menuju Jatiluwih Tabanan, Pelaga Petang, Kintamani, By-Pass Ngurah Rai dan finis di Mall Bali Galeria (MBG). Dari pengalaman mengendarai Honda ADV150, memang

kenyamanan yang ditawarkan skutik ini patut diacungi jempol. Tidak hanya dari kehalusan vibrasi mesin yang nyaris tidak ada getaran sama sekali. Bahkan, di bagian stang, dek kaki dan semua bagian memang tidak ada getaran sama sekali. Apalagi saat gas digeber hingga kecepatan mencapai 60 hingga 70 km per jam. Dengan mesin 150cc eSP (enhanced Smart Power) selain memikiki performa responsif, skutik ini juga sangat irit bahan bakar. Terbukti selama mengikuti touring, rata-rata menghabiskan 4 liter bahan bakar dengan kapasitas tangki mencapai 8 liter untuk jarak sepanjang 200-an kilometer. Sementara selain disematkan

mesin yang mumpuni dan halus, skutik ini juga sangat nyaman digunakan saat di tikungan maupun untuk menyalip. Manuver Honda ADV150 sangat nyaman bahkan terasa ringan saat bermanuver. Skutik ini memiliki jarak terendah dengan tanah setinggi 165mm membuat skutik ini semakin gagah dan mudah melintasi jalanan di berbagai kondisi. Dengan keunggulan yang ditawarkan, tentu saja Honda ADV150 ini sangat cocok digunakan untuk touring. Meski demikian, untuk aktivitas sehari-hari, juga sangat cocok digunakan. Dari pengalaman mengendarai Honda ADV150 ini, dipastikan skutik ini sangat cocok untuk digunakan touring. Pasalnya, skutik

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

ini memiliki mesin yang sangat halus dan minim getaran. Handling yang ringan namun stabil serta konsumsi BBM yang sangat irit dengan didukung suspensi yang nyaman dan ergonomi riding yang pastinya tidak bikin capek. Honda ADV150 dipasarkan dengan dua tipe, ABS-ISS dan CBS-ISS dengan total 6 varian warna yang futuristik dan manly. Tipe ABS-ISS dipasarkan Rp 38.050.000 (On The Road Bali) ini tersedia dalam dua warna yakni Advance Red dan Advance White. Sementara itu tipe CBSISS yang dipasarkan seharga Rp 35.250.000 (On The Road Bali), mendapat empat pilihan warna yakni Tough Matte Brown, Tough Silver, Tough Matte Black, dan Tough Red. (bns1)


Senin Wage, 12 Agustus 2019

INFO SEREMONIAL

5

Festival Nandini Puja ’’Tedun’’-kan Duwe Desa Adat Taro

Gusti Wedakarna Mendidik Umat Hindu Menyucikan Hewan Melalui Kirab Lembu

BALI adalah pulau yang umatnya sebagian besar penganut Hindu Siwaisme. Hal ini ditandai dengan betapa pentingnya ajaranajaran Siwa Mahadewa dalam keseharian umat Hindu di Bali. Cerita Lubdaka, penganut Siwa yang akhirnya menjadi cikal bakal hari Siwaratri di Bali. Begitu juga sejumlah pura di Bali terdapat arca Nandini (Dewa Lembu/Sapi) yang menandai penghormatan terhadap kendaraan Siwa. Salah satu teladan akan pelestarian nilainilai Weda diungkapkan Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang rutin setiap tahun dengan menghadirkan 9 ekor lembu putih milik (duwe) Desa Adat Taro, Gianyar, dalam acara Kirab Lembu Nandini yang dipusatkan di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung (Puputan Badung). ‘’Saya akui sebagian besar umat Hindu di Bali sangat menyucikan lembu, sapi dan kerbau. Sebab, sapi adalah kendaraan Siwa Mahadewa, lambang dari keperkasaan Dewa Indra dan juga hewan kesayangan Sri Krisna. Jadi memuliakan sapi adalah kewajiban bagi setiap umat Hindu. Kewajiban bagi setiap pemimpin Hindu di Bali, khususnya untuk membantu melindungi sapi dan bukan sebaliknya. Kita harus manut pada sastra Weda yang kita yakini sebagai pedoman umat Hindu dalam menjalankan sesananya. Bahkan para ksatria yang dicontohkan Pandawa, memberi teladan atas kemuliaan sapi,’’ kata Gusti Wedakarna yang juga Presiden The Hindu Center of Indonesia ini. Gusti Wedakarna juga menyampaikan dalam ajaran Hindu disebutkan jika ada seekor sapi yang dibantai sebuah negeri dan darahnya itu masuk ke tanah pertiwi dan lolongan tangisan sapi tersebut terdengar hingga Indraloka, maka seketika itu para dewa akan menghujamkan bencana kepada negeri itu. ‘’Hal ini kenapa wilayah suci Hindu di seluruh dunia sangat memuliakan sapi dan melarang pembantaian sapi, lembu dan kerbau karena dipercaya ada karmaphala. Ini yang menyebabkan Bali sangat memuliakan sapi. Kita perbaiki

SEMINAR - Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar., M.Hum. (5 dari kiri) didampingi Kaprodi S-3 Seni PPs ISI Denpasar Dr. I Gede Yudarta, S.SKar., M.Si. (kiri) berfoto bersama para narasumber pada seminar internasional, Jumat (9/8).

Prodi S-3 Seni ISI Denpasar Gelar International Seminar and Exhibition 2019

’’Arts, Cross Culture, and Collaboration’’

SATYAGRAHA – Senator AWK bersama Bendesa Adat Taro Tegallalang, Ketua Yayasan Lembu Putih, didampingi Ketua Bali India Asosiasi, Wakil Rektor IV Universitas Mahendradatta dan Presiden Mahasiswa Unmar di Lapangan Puputan Badung. kesalahan leluhur kita dan itulah gunanya Jnana Yadnya, melahirkan generasi muda di setiap penjuru Bali yang semakin cerdas dan memahami ajaran agama,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia pun memaklumi di sejumlah ritual dan desa adat masih ada praktik penyembelihan sapi sebagai syarat ritual. ‘’Bagi saya agama itu memberi pedoman. Kita sepakati dulu bahwa Bali menjadi seperti saat ini karena peran agama Hindu. Jika ada orang Bali masih memakan daging sapi, ada desa adat menyembelih sapi, ada pejabat yang menyerahkan sapi untuk disembelih, kita anggap saja Awidya (tidak ada pengetahuan). Tugas cendekiawan menyadarkan dan selanjutnya jika ada yang

tidak sadar maka biarkan karmaphala mengatur. ‘’Umat tidak boleh menggunakan kekerasan (ahimsa) karena Hindu agama damai dari penyebarannya. Siarkanlah agama Hindu dengan damai. Dalam Hindu pun dipercaya, pembantaian sapi akan mengakibatkan pemimpin yang pendek umur, kehancuran keluarga para kepemimpinan, terjadinya bencana alam dan alam menjadi cemer. Yang penting para ahli agama sudah diingatkan dan mengingatkan. Ini juga yang terus saya sampaikan saat bertemu warga di seluruh Bali. Agama adalah tiang kehidupan dan ada sesana-sesana yang harus diikuti,’’ jelas Shri Arya Wedakarna. (ad322)

HUT Ke-25 PT BPR Bank Kertiawan

Tumbuh Menjadi Lebih Tangguh PERKEMBANGAN BPR Bank Kertiawan menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan sejalan dengan bertambahnya usia lembaga keuangan ini. Terbukti pada usia yang ke-25 tahun in, BPR ini telah memiliki aset sebesar Rp 317 miliar dengan modal inti sebesar Rp 43 miliar lebih. Ini menunjukkan BPR Kertiawan mampu tumbuh menjadi bank yang lebih tangguh. Demikian terungkap dalam perayaan HUT ke-25 tahun PT BPR Bank Kertiawan di Harris Hotel, Jumat (9/8) malam. Puncak peringatan ulang tahun perak ini ditandai dengan pemotongan tumpeng. Selain itu, juga dilakukan penarikan seleksi manfaat tabungan arisan paket lima berupa satu unit mobil. Saat itu juga dilakukan pemilihan staf dan manajer terbaik. Hadir dalam perayaan HUT tersebut, di antaranya OJK, DPD Perbarindo, dewan komisaris, serta para nasabah BPR Kertiawan. Komisaris Utama PT BPR Bank Kertiawan I Wayan Murja, S.E., M.M. dalam kesempatan tesebut menyampaikan BPR yang berdiri pada tahun 1994 oleh Made Geriawan (alm) tersebut bermodal Rp 300 juta. Namun, sejalan dengan kepercayaan masyarakat bersama BPR Kertiawan, usaha tersebut semakin berkembang. Melalui motto ‘’Sinergi Berdasarkan Dharma’’ kini asetnya telah mencapai Rp 317 miliar lebih. Sementara itu, Direktur Utama Bank Kertiawan Emic Dwi Setyawati GS, S.E., MBA. didampingi Direktur Bisnis I.B. Bawarnawa, S.E. dan Direktur Kepatuhan IGA Kade Ratih, AMB. mengungkapkan bersamaan dengan peringatan HUT

HUT - Suasana peringatan HUT ke-25 PT Bank BPR Kertiawan, di Kuta, Jumat (9/8). kali ini juga dilakukan seleksi manfaat tabungan arisan paket lima dengan grandprize Toyota Yaris. Selain itu, saat HUT kali ini juga di-launching Tabungan Arisan paket 10 dengan grandprize-nya berupa satu unit mobil Honda Mobilio. Selain itu juga di-launching Tabungan Arisan paket 11 dengan grandprize Honda Scoopy. Dikatakan, produk unggulan yang selama ini diminati masyarakat yakni kredit. Baik itu kredit multi guna, modal kerja maupun investasi. Produk ini cukup diterima

masyarakat, karena bunganya lebih rendah bila dibandingkan yang lain. ‘’Serangkaian dengan HUT kali ini, kami juga mengadakan promo sejak Juli higga September ini untuk memberikan bunga yang lebih rendah,’’katanya. Emic juga mengungkapkan bank yang dipimpinnya telah berhasil menarik dana pihak ketiga sebesar Rp 227 miliar. Selain itu juga telah disalurkan melalui kredit hingga Juli ini sebesar Rp 230 miliar. ‘’Ini sudah sesuai dengan program kerja bank kami pada tahun ini,’’ katanya. (ad312)

PROGRAM Studi (Prodi) Seni Program Doktor (S-3) Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia (PPs ISI) Denpasar menggelar International Seminar and Exhibition 2019 dengan tema ‘’Arts, Cross Culture, and Collaboration’’ di Gedung Citta Kelangen Kampus ISI Denpasar, Jumat (9/8). Seminar internasional ini menghadirkan Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar., M.Hum. selaku keynote speaker, dan menghadirkan lima main speaker lainnya. Yaitu Prof. Masaru Nakamoto (OPUA, Japan), Michael Schindhelm (Author, Filmmaker, and Curator, Swiss), Meghan Hynson, Ph.D. (Monmouth University, USA), Prof. Drs. Triyono Bramantya, M.Mus.Ed., Ph.D. (ISI Yogyakarta), dan Prof. Dr. Drs. I Made Gede Arimbawa, M.Sn. (ISI Denpasar), serta diisi oleh sejumlah pembicara lainnya. Kaprodi S-3 Seni PPs ISI Denpasar Dr. I Gede Yudarta, S.SKar.

,M.Si. mengatakan, seminar internasional yang menghadirkan sejumlah narasumber dari universitas luar negeri bertujuan untuk menambah wawasan dan pemahaman para peserta seminar terkait dengan seni dan budaya. Sehingga tercipta kolaborasi seni dan budaya yang nantinya dapat menambah pengetahuan di dalam melakukan penelitian. Sebab, semakin banyaknya pengetahuan tentang seni dan budaya antarnegara yang dipahami, maka penelitian yang dihasilkan akan mengandung bobot penelitian yang bagus untuk pengembangan ilmu pengetahuan. Sementara itu, Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar., M.Hum. mengatakan, seminar internasional ini sebagai motivasi sekaligus untuk memandu persiapan karya mahasiswa Program Doktor Seni ISI Denpasar menuju tugas akhir. Dengan harapan apa yang dicipta-

kan oleh mahasiswa S-3 Seni ISI Denpasar benar-benar hasil karya yang mampu memiliki nilai seni yang bermanfaat untuk semua kalangan, baik di tingkat regional, nasional, bahkan internasional. Apalagi, ISI Denpasar saat ini telah berkolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi seni di luar negeri. Sehingga saling adopsi seni dan budaya (tanpa menghilangkan nilai seni dan budaya masingmasing) bisa dilakukan dalam bentuk kolaborasi. ‘’Saling berkolaborasi dan saling melengkapi antara seni yang ada di kita (ISI Denpasar - red) dengan seni budaya yang ada di luar negeri sangat penting dilakukan untuk menambah nilai karya seni yang akan dihasilkan oleh calon-calon doktor seni kita. Bahkan, saling mengadopsi kesenian bisa dilakukan sepanjang tidak menghilangkan nilai seni masing-masing,’’ pungkas Prof. Sugiartha. (ad314)

Tes Sipenmaru Gelombang II Diikuti 1.408 Peserta

Minat Masyarakat Kuliah di Unwar Meningkat 10 Persen DALAM rangka penerimaan mahasiswa baru Tahun Ajaran 2019/2020, Universitas Warmadewa (Unwar) kembali melaksanakan tes ujian Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru) gelombang II, Sabtu (10/8). Dilaksanakan di kampus setempat, tes ujian Sipenmaru gelombang II diikuti sebanyak 1.408 orang calon mahasiswa baru. Total sebanyak 4.548 orang calon mahasiswa baru telah mengikuti tes ujian Sipenmaru dari gelombang I dan II tahun 2019. Jumlah ini meningkat 10 persen dibandingkan jumlah Sipenmaru tahun lalu. Tes ujian Sipenmaru yang berjalan alot ini dipantau langsung oleh Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. beserta Wakil Rektor I dan III, Sekretaris PPs Unwar, Dekan Fakultas di lingkungan Unwar, serta pejabat struktural di lingkungan Unwar. Hadir pula Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. beserta jajaran. Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. mengatakan meningkatnya minat lulusan SMA/SMK untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unwar menunjukkan semakin dipercaya oleh masyarakat. Tidak hanya masyarakat dari Bali, namun juga dari 30 provinsi yang ada di Indonesia. Hal ini disebabkan karena Unwar secara terus-menerus meningkatkan kualitas pendidikannya. Baik peningkatakan kualitas tenaga pendidiknya (dosen), infrastruktur, tata kelola, dan lainnya. Apalagi, sistem penjaminan mutu di Unwar terus didorong implementasinya secara maksimal. ‘’Itu mengapa kita menjadi salah satu perguruan tinggi favorit di Bali. Bahkan, equitas mahasiswa kami berasal dari hampir 30 provinsi di Indonesia, dan tahun ini kita harapkan meningkat. Sehingga eksistensi dan aksesbilitas daripada Universitas Warmadewa semakin hari semakin meningkat,’’ ujar Prof. Widjana, Sabtu (10/8). Dalam upaya mengembangkan aksesbilitas di bidang akademik, dikatakan, Unwar telah menerap-

SIPENMARU - Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. bersama Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. dan seluruh jajaran saat memantau tes ujian Sipenmaru gelombang II, Sabtu (10/8). kan program pembelajaran jarak jauh (distance learning) dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi. Program ini dilakukan sekaligus untuk memenuhi harapan pemerintah dalam mempercepat peningkatan angka partisipasi kasar (APK) nasional yang saat ini Unwar masih 30,2 persen. Selain itu, tahun ajaran 2019/2020 ini Unwar telah membuka dua prodi vokasi baru yaitu Prodi Sistem Informasi Akuntansi (D-3) dan Prodi Akuntansi Perpajakan (D-4). Kedua prodi vokasi baru ini sangat potensial berkembang yang dibutuhkan pasar kerja saat ini. Sebab, program vokasi ini akan lebih banyak melatih skill mahasiswa dengan proses pembelajaran lebih banyak di lapangan. Dengan harapan untuk menghasilkan lulusan yang siap dipakai dalam dunia kerja dan menguasai segala teknologi, serta mampu bersaing di dunia global. ‘’Dari jumlah 4.548 yang mengikuti tes Sipenmaru, kami hanya menyediakan 3.000 sekian seat untuk mahasiswa baru. Sehingga dalam penerimaan mahasiswa baru tahun ini akan dilakukan seleksi seobjektif mungkin, meskipun sub-

jektivitas tidak bisa kita hilangkan,’’ tegasnya. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. mengapresiasi panitia Sipenmaru yang telah memberikan pelayanan yang baik kepada calon mahasiswa, sehingga animo generasi muda menjatuhkan pilihannya untuk menempuh pendidikan tinggi di Unwar meningkat. Hal ini terbukti pada Sipenmaru gelombang I 2019 diikuti 3.023 calon mahasiswa baru. Sedangkan pada gelombang II ini diikuti sebanyak 1.408 orang peserta. Tentu hal ini menjadi tanggung jawab sosial dan moral bagi Unwar untuk bisa menanamkan spirit Sri Ksari Warmadewa untuk membangun karakter generasi muda agar menjadi SDM yang unggul. ‘’Ini membuktikan bahwa Universitas Warmadewa semakin dilirik dan dijadikan alternatif utama oleh generasi muda untuk bisa mendapatkan ilmu pengetahuannya. Ini menjadi tanggung jawab moral besar bagi kami untuk bisa membangun karakter mereka untuk menjadi manusia-manusia yang unggul,’’ pungkas Wisnumurti. (ad315)

ACE Hardware Persembahkan Paduan Suara Anak Bangsa

Semarak Kemerdekaan: Hemat hingga 45% PADUAN suara ‘’Persembahan Anak Bangsa di Bulan Kemerdekaan’’ yang merupakan program tahunan ACE Hardware kembali digelar. Kegiatan ini merupakan peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-74 Tahun 2019. Menurut Store Manager ACE Central Parkir Kuta Putu Ada, pihaknya mempersembahkan lagu ‘’Indonesia Pusaka’’ dan ‘’Halo Halo Bandung’’, serta lagu ‘’Janger Bali’’ yang dibawakan 11 orang. Maksud dan tujuan diselenggarakan kegiatan ini untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Indonesia, edukasi lagu nasional dan lagu

daerah dalam memperingati Kemerdekaan Indonesia. ‘’Kegiatan ini juga merupakan unique activity yang dilakukan oleh ACE sebagai retailer di Indonesia. Paduan Suara ini terselenggara di 100 toko ACE di Indonesia yang tersebar di 44 kota di Indonesia,’’ ujarnya, Minggu (11/8) kemarin. Dijelaskan, lagu yang dibawakan adalah 2 lagu wajib nasional dan 1 lagu daerah (satu kali performance). Performance dilakukan setiap akhir pekan (Sabtu dan Minggu) selama bulan Agustus. ‘’Harapannya, ACE dapat memberikan persembahan yang sifatnya

edukatif kepada pelanggan dan menumbuhkan kecintaan terhadap Indonesia,’’ tandasnya. Di bulan kemerdekaan, lanjutnya, ACE Hardware memberikan voucher belanja dengan total Rp 4 juta. Pelanggan dapat mem-follow Instagram Ace Indonesia melalui @ aceindonesia. Kemudian memposting aktivitas paduan suara Ace, baik dalam bentuk video atau foto dengan menambahkan #acebulankemerdekaan. Pelanggan juga diwajibkan untuk tag dan mention @aceindonesia. Bagi 20 postingan dengan caption terbaik dan terunik akan mendap-

atkan voucher belanja Ace @200K dan batas akhir mengikuti kegiatan ini pada 31 Agustus 2019. Selain itu, dalam semarak kemerdekaan, ACE Hardware juga memberikan diskon hingga 45 persen kepada pelanggan umum untuk pembelian produk Kitchenware, Home Ware, dan Home Living. Sedangkan untuk produk tertentu lainnya, pelanggan juga diberikan promo diskon 17 persen (umum) + 8 persen (Member ACE Rewards). Promo ini berlaku hingga 18 Agustus 2019 di semua store ACE Hardware di Indonesia. (bns2)

PADUAN SUARA - Pengunjung ACE Hardware Central Parkir Kuta sedang menikmati paduan suara persembahan karyawan ACE Hardware Central Parkir Kuta, Minggu (11/8) kemarin.


OPINI

6

Senin Wage, 12 Agustus 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Penguatan Koperasi KOPERASI identik dengan ekonomi kerakyatan. Banyak problem yang belum mampu dicarikan jalan keluarnya. Di antaranya keandalan pelakunya dari sisi kemampuan material, finansial sampai kepada pemasaran. Koperasi memang bukan hal baru. Bukan sesuatu yang baru menjadi perhatian pemerintah. Walaupun sudah ‘’digawangi’’ satu kementerian sejak orde lama, tetap saja koperasi belum bergerak secepat yang diinginkan. Harapannya tentu tidak semata-mata menjadi sebuah gerakan moral, tetapi benar-benar menjadi sebuah gerakan ekonomi yang kuat. Menjadi sokoguru perekonomian negara. Prinsip atau nilai demokrasi yang diajarkan dalam proses pengelolaan kelembagaan koperasi dan UMKM memiliki sinergi dalam cita-cita mewujudkan demokrasi ekonomi. Demokrasi ekonomi bukti keberpihakan kepada rakyat. Landasan setiap kebijakan ekonomi untuk, atas, dan oleh rakyat. Inilah yang menjadi fokus Kemenkop pada era kerja-kreja-kerja ini. Namun faktanya, koperasi masih belum menjadi sokoguru perekonomian negara. Setidaknya sampai sejauh ini masih belum mengarah ke sana. Banyak penyebabnya. Selain SDM, penyebab lainnya juga karena pemerintah tidak sepenuh hati membuat institusi ini berkembang dengan baik. Iklim yang dikembangkan membuat koperasi tidak bisa bertahan atas gempuran lembaga ekonomi yang lain. Itulah sebabnya banyak sekali koperasi di negeri ini yang mati suri. Hidup enggan mati tak mau. Kini bahkan banyak dicabut izinnya karena sudah terbukti tak mempunyai aktivitas. Langkah ‘’mematikan’’ koperasi ini tentu sangat realistis. Sebab selama ini banyak lembaga koperasi namun tidak banyak yang berjalan secara baik. Seringkali ada koperasi yang dulunya sangat berjaya, kemudian malah tidak berdaya. Akibat salah urus mismanajemen dan memang tak kuat bersaing. Oleh karena itu, Menteri Koperasi dan UKM beserta jajarannya harus menciptakan momentum penguatan koperasi. Sebagai lembaga penggerak ekonomi rakyat memiliki potensi untuk memacu terwujudnya demokrasi ekonomi. Demokrasi ekonomi memiliki unsur pemerataan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat. Unsur tersebut sejalan dengan nilainilai sosial pada kelembagaan koperasi. Profesionalisme dalam rentang waktu yang cukup lama, sepertinya kurang tampak pada pengelolaan koperasi. Masih sering kita dengar banyak koperasi yang terpaksa ditutup oleh pemerintah karena tidak menjalankan usahanya secara profesional, yakni taat dalam melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang selama ini menjadi salah satu indikator kesehatan sebuah koperasi. Padahal, jika kita lihat gembar-gembor gerakan koperasi itu adalah dari, oleh, dan untuk anggota, seharusnya ‘’campur tangan’’ pemerintah sampai menutup sebuah koperasi tidaklah perlu sampai terjadi. Jika sudah berlaku yang namanya hukum ekonomi, kalau tidak profesional, kalah bersaing, otomatis akan mati sendiri. Apalagi koperasi ini sangat jelas segmen pasarnya, yakni para anggotanya. Ketika perkembangan koperasi tersebar luas, tentunya akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, gerakan revitalisasi koperasi harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari semangat demokrasi ekonomi. Dengan memasukkan kekuatan moral lokal di masing-masing daerah dan tentu saja support pemerintah serta perbankan, maka akan membuat iklim tumbuhnya koperasi makin bagus. Dia akan mampu kemudian menghidupkan mesin-mesin usaha mikro, kecil dan menengah. Apalagi kemudian banyak bank menyuntikkan modal dengan syarat lunak. Banyak profesi serta usaha kecil tradisional yang dimiliki daerah di Indonesia. Banyak sektor informal yang bergerak napasnya seirama dengan koperasi yang perlu suntikan modal, kemampuan manajerial sederhana sehingga mereka bisa survive.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Merawat Semangat Nasionalisme Perayaan tujuh belasan kini sudah mulai banyak digelar di desa-desa dan sekolah. Perayaan ini tentu spiritnya untuk menyambut Hari Kemerdekaan Negara Kasatuan Republik Indonesia (NKRI) yang ke-74. Mudah-mudahan di tengah banyaknya tantangan ekonomi, masalah sosial dan lingkungan kita tetap setia mengawal NKRI. Momen hari kemeredekaan ini hendaknya menjadikan kita semakin sadar sebagai warga yang menjunjung tinggi ideologi bangsa. Makanya saya rasa sangat tepat jika di era saat ini semangat nasionalisme kita jadikan spirit untuk menjaga NKRI. Untuk itu, sosialisasi empat pilar di bulan Bung Karno ini hendaknya terus dioptimalkan. Saya yakin masih banyak warga negara yang belum paham tentang hal ini. Buktinya masih banyak orang yang menjadi tersangka ujaran kebencian. Padahal, jika spirit empat pilar dijalankan maka keharmonisan akan menjadi identitas kehidupan. Untuk itu saya juga berharap Bali pada Bali Era Baru ini terus membangun ruang komunikasi yang sehat dan berbudaya. Saya juga berharap kesadaran berbangsa makin menguat dengan kesadaran menumbuhkan solidaritas dan toleransi. Penindakan pada pihak-pihak yang ingin mengaburkan NKRI dengan cara-cara destruktif saya pandang sudah tepat. Negara jangan memberi ruang kepada perusuh jika langkah komunikasi sudah diabaikan. Mudah-mudahan kita bisa bersatu dengan spirit nasionalisme. Ni Wayan Juliani Denpasar, Bali

Jati Diri Koperasi Gerakan Koperasi Indonesia pada saat ini sudah memasuki usia yang ke-72 (tepatnya hari Jumat 12 Juli 2019). Pada usia ini semestinya gerakan koperasi sudah mampu menunjukkan jati dirinya sebagai wadah ekonomi yang andal dan tangguh dalam menghadapi tantangan dan peluang ekonomi global (ekonomi pasar bebas). Kenyataannya bangun usaha koperasi secara operasional banyak yang kehilangan jati diri dan ideologinya, sehingga berdampak terhadap rapuhnya fondasi dan pilar gerakan koperasi.

Oleh Bambang Gede Kiswardi

B

angun usaha koperasi mempunyai kedudukan yang demikian penting dan sangat strategis untuk mendukung dan memperjuangkan pertumbuhan, pemerataan dan stabilitas perekonomian Indonesia. Sejalan dengan itu, keberadaan koperasi bukan saja merupakan suatu kewajiban konstitusional, melainkan juga harus merupakan komitmen politik dan kebijakan dasar perekonomian Indonesia. Koperasi sebagai salah satu pelaku ekonomi yang secara jelas dan tegas tersirat makna jati diri dan ideologi koperasi dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945 menyatakan “perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan” dan bangun perusahaan yang sesuai dengan itu ialah koperasi. Dengan demikian, koperasi sebagai perwujudan dari usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, harmonisasi kepentingan orang seorang dengan kepentingan umum, memupuk semangat toleransi saling mengakui pendapat masing-masing dalam tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, koperasi berlandaskan kekuatan nasionalisme sebagai cita-cita bangsa Indonesia. Walaupun koperasi tumbuh dari masa ke masa (masa penjajahan, masa Orde Lama, masa Orde Baru, dan masa Orde Reformasi) dengan dinamikanya masing-masing sesuai perkembangan kurun waktunya (zamannya). Bung Hatta mengatakan, “koperasi bukan persekutuan yang didirikan untuk mencari keuntungan melainkan untuk membela keperluan bersama. Adapun koperasi sifatnya persekutuan cita-cita, nilai-nilai, prinsip-prinsip yang sama dalam mendirikan koperasi. Kalau tidak ada cita-cita, nilai-nilai, prinsip-prinsip koperasi yang menjadi pedoman berusaha koperasi di yakini usahanya tidak

bagus jalannya. Sampai saat ini, pembangunan koperasi belum banyak memberikan kontribusi terhadap Produk Domistik Bruto (PDB) dalam mengisi pembangunan ekonomi Indonesia. Maka dari itu, peran koperasi harus dapat disejajarkan dengan pelaku ekonomi lainnya (Badan Usaha Milik Negara dan Badan Usaha Milik Swasta). Dengan demikian, koperasi perlu lebih membangun dirinya agar menjadi kuat, tangguh, mandiri, dan modern berdasarkan cita-cita, nilai-nilai, dan prinsip-prinsip koperasi. Sejalan dengan itu, koperasi sebagai badan usaha harus meletakkan jati diri dan ideologi koperasi sebagai fondasi dan pilar dalam membangun rumah ekonominya. Adapun yang dimaksud dengan jati diri koperasi meliputi pengertian, nilai-nilai, dan prinsip-prinsip koperasi, seperti dikehendaki oleh anggota dan masyarakat koperasi yang mencerminkan ideologi koperasi, sedangkan ideologi koperasi merupakan bentuk keyakinan-keyakinan yang dibangun berdasarkan nilai-nilai dan prinsip-prinsip koperasi, ini berarti ideologi memberikan keyakinan tentang masa depan yang dicita-citakan yang memberikan kebaikan dan kebahagiaan dalam kehidupan berkoperasi. Dengan demikian, jati diri koperasi dan ideologi koperasi merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Artinya, ideologi koperasi merupakan sumber dari nilai-nilai dan prinsip-prinsip koperasi yang tercermin pada jati diri koperasi, dan jati diri koperasi adalah “pancaran” dari ideologi koperasi (Ibnoe Soedjono, 1997). Perkembangan koperasi di Indonesia telah memasuki sejarah yang panjang, dengan penuh pasang surut dalam perjuangannya mengemban amanat dan cita-cita Pasal 33 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945. Adapun perkembangan koperasi di Indonesia pada tahun 2014 jumlah koperasi menca-

pai 212.570 unit, sedangkan dalam perkembangannya sampai tahun 2017 telah dibubarkan sebanyak 40.013 unit dan sebanyak 19.843 unit sedang dalam tahap kurasi dan rekonsiliasi data. Saat ini jumlah koperasi aktif sebanyak 152.714 unit dan yang telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebanyak 80.008 unit dan diharapkan pada tahun 2019 seluruh koperasi aktif melaksanakan RAT. (sumber data: Kementerian Koperasi dan UMKM, www.depkop.go.id 4juli 2019). Berdasarkan pengamatan dan pengkajian di lapangan hampir sebagian besar koperasi di Indonesia telah kehilangan jati diri dan ideologi koperasi, sehingga banyak koperasi yang tumbuh dan berkembang di masyarakat adalah koperasi-koperasi yang tidak mengerti dan tidak memahami jati diri dan ideologi koperasi. Bahkan ada koperasi yang dimiliki oleh perorangan (sistem kapitalistik) dan ada juga koperasi yang pelangnya koperasi (nama koperasi), tetapi operasionalnya bukan koperasi (neoliberalisme). Dengan demikian koperasi benar-benar kehilangan jati diri dan ideologi koperasi, benarkah demikian? Dengan kondisi koperasi yang amburadul (tidak sesuai konstitusi), maka ke depan koperasi harus di “Reformasi Total” melalui tiga tahapan: Pertama, Reorientasi, yaitu mengubah paradigma pemberdayaan koperasi kepada kualitas, bukan lagi pada kuantitas koperasi. Oleh karena itu, pembina koperasi di pusat, provinsi, dan kabupaten/kota serta para pemangku kepentingan pemberdayaan koperasi mulai menggerakkan pembangunan koperasi yang berkualitas dari aspek kelembagaan, aspek usaha, dan aspek keuangan. Kedua, Rehabilitasi, yaitu pembuatan database koperasi berbasis Online Data System (ODS) di seluruh Indonesia sebagai dasar penyusunan program untuk pembenahan

koperasi. Ketiga, Pengembangan, yaitu meningkatkan kapasitas koperasi sebagai badan usaha berbasis anggota yang sehat, kuat, mandiri, dan tangguh, serta setara dengan badan usaha lainnya melalui regulasi yang kondusif, perkuatan sumber daya manusia (SDM), kelembagaan, pembiayaan, pemasaran, dan kemajuan teknologi. Saat ini sudah ada koperasi yang masuk bursa efek, koperasi penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan koperasi yang mendirikan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), dan kompetensi Sumber Daya Manusia perkoperasian. Langkah-langkah kongkrit yang perlu dilakukan untuk memperbaiki jati diri koperasi, seperti: Pertama, koperasi harus berani melakukan reformasi total koperasi (keseluruhan) dalam bentuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas koperasi dengan standar kriteria “Koperasi Top Dunia” (KDT) dan mengkaji ulang peraturan-peraturan yang menghambat dan yang tidak berpihak kepada koperasi, juga memberikan kemudahan, keringanan dan perlindungan untuk mendorong pengembangan koperasi sektor riil. Kedua, koperasi harus memurnikan kembali jati diri koperasi dan ideologi koperasi yang akhir-akhir ini banyak mengalami pencemaran dan erosi akibat perubahan nilai-nilai koperasi, prinsip-prinsip koperasi dan kurangnya pemahaman tentang hakekat koperasi, juga termasuk berubahnya orientasi dari service motif (pelayanan) menjadi profit motif (keuntungan). Disamping itu, semakin menonjolnya kepentingan-kepentingan pribadi di kalangan sementara pemimpinnya dan penyimpangan dari asas dan sendi-sendi dasarnya, maka dari itu jati diri koperasi dan ideologi koperasi perlu dimurnikan untuk mencegah jangan sampai mengalami krisis (kehilangan) jati diri koperasi dan ideologi koperasi. Dengan jati diri koperasi sebagai keyakinan dasar akan kebenaran asas dan tujuan koperasi serta memberikan jastifikasi moral terhadap sikap dan tingkah laku anggota-anggota koperasi, perlu diselamatkan karena koperasi tanpa jati diri koperasi dan ideologi koperasi, maka tidak mungkin koperasi menjadi gerakan (movement) untuk melakukan perjuangan membangun masyarakat koperasi sebagai lumbungnya ekonomi rakyat yang adil dan makmur.

Hutan sebagai Penghasil Listrik

INDONESIA dikenal dengan julukan “Gemah Ripah Loh Jinawi”. Sebuah julukan yang menggambarkan betapa berlimpahnya kekayaan alamnya. Menilik dari julukan tadi, negara yang terdiri dari ribuan gugusan pulau ini memang memiliki potensi kekayaan alam yang tidak terkira. Hutan dengan segala isinya, tanah yang subur, berbagai bahan tambang, laut, serta danau, dan banyak lagi yang dapat dinikmati rakyatnya jika terkelola dengan optimal. Apakah semua potensi itu sudah tergali dan dinikmati semua lapisan masyarakat? Itu cerita lain. Namun sudah selayaknya butir pada Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 dapat segera terjawantahkan. Baru-baru ini jagat lini masa diramaikan dengan sebuah tayangan tentang aktivitas eksploitasi tambang di Kalimantan. Tayangan tersebut mendeskripsikan kegiatan penambangan batubara yang dilakukan oleh beberapa perusahaan multi-nasional. Bahan tambang tersebut digunakan untuk pembangkit energi listrik, dimana listrik sudah menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat. Permintaan akan energi listrik terus meningkat, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun industri. Awal tahun 2015, pemerintah mencanangkan program 35.000 Mega Watt Listrik untuk Indonesia. Tentunya program ini

Oleh M. Misbah Satria Giri didasari pada kebutuhan dan permintaan yang terus meningkat sebagai dampak bertambahnya laju penduduk. Di sisi lain, sektor industri terus berkembang dari berbagai sektor. Banyak lokasi di pedalaman Indonesia yang belum dapat menikmati aliran listrik. Bahkan pada beberapa daerah, pemadaman bergilir bukan hal yang aneh. Saat ini sumber utama untuk menghasilkan energi listrik adalah minyak dan batubara yang kandungannya terus menurun karena eksploitasi berlebihan. Cadangan batu bara diperkirakan akan habis dalam waktu 60 tahun. Bahkan cadangan minyak bumi akan habis dalam kurun waktu 12 tahun saja. Dampak lain dari kegiatan pertambangan batu bara adalah menurunnya luasan hutan di sekitar area eksplotasi. Tentu saja menurunnya kualitas lingkungan akibat degradasi hutan ini berefek buruk terhadap masyarakat sekitar. Kejadian bencana alam banjir bandang, tanah longsor, kekeringan dan sulit air sudah sering kali diberitakan. Beberapa dari kita mungkin merasakannya langsung. Jangankan mendapat manfaat, tidak sedikit contoh masyarakat di sekitar daerah tambang memiliki

tingkat perekonomian yang cenderung rendah. Mengatasi permasalahan ini, pemerintah sebenarnya telah mengembangkan energi alternatif sebagai salah satu solusi melalui pemanfaatan energi panas bumi atau geothermal. Upaya ini menjadi langkah untuk mengurangi ketergantungan terhadap minyak dan batubara. Panas bumi merupakan energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Pemanfaatan energi panas bumi untuk pembangkit listrik sudah dilakukan setidaknya oleh 24 negara. Bahkan 72 negara sudah memanfaatkan fluida panas bumi untuk kebutuhan non-listrik. Selandia Baru menjadi salah satu perintis pemanfaatan geothermal untuk pembangkit listrik sejak tahun 1950-an. Di negara ini, geothermal menjadi paling banyak digunakan setelah PLTA, sebesar 14 persen. Jauh sebelum itu, power plant telah dikembangkan di Italia pada tahun 1913. Investasi awal pembangunan pembangkit listrik panas bumi memang tidak murah. Namun, menurut Spence McClintock, Presiden New Zealand Geothermal Association, geothermal merupakan energi terbarukan yang dapat diandalkan. Peman-

faatan energi ini tidak tergantung pada cuaca dan menghasilkan energi listrik dengan harga yang relatif murah. Di Indonesia, sejarah pencarian sumber energi panas bumi sudah dilakukan sejak tahun 1918, pengeboran sumur eksplorasi dilakukan lima tahun kemudian. Namun, eksplorasi secara luas baru dilakukan pada awal tahun 70-an. Salah satu pemanfaatan geothermal terdapat di kawasan hutan konservasi Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Kegiatan eksplorasi di Gunung Salak ini telah berjalan selama 40 tahun dan terus berproduksi hingga saat ini. Eksplorasi pemanfaatan panas bumi untuk pembangkit listrik telah menjadi salah satu andalan pengembangan Renewable Energy di Indonesia yang ramah lingkungan. Pembangkitan listrik dilakukan dengan memanfaatkan uap panas bumi untuk menggerakan turbin, selanjutnya air panas yang dihasilkan dan kondensasi uap dari turbin dikembalikan lagi ke dalam reservoir panas bumi melalui sumur injeksi untuk dapat dimanfaatkan kembali lewat sumur produksi setelah dipanaskan kembali oleh batuan di dalam sistem reservoir panas bumi.

Ini berarti, jati diri koperasi yang mampu memelihara persatuan kelompok dan menjadi sumber dari “aspirasi serta api semangat perjuangan”. Dengan demikian, jati diri koperasi bukannya sesuatu yang secara sewenang-wenang dibebankan di atas pundak koperasi, akan tetapi timbul menyatu dengan kelahiran koperasi. Sebaliknya, jati diri koperasi memerlukan pengkajian dari waktu ke waktu untuk memelihara relevansi sosialnya guna memperoleh penerimaan dan dukungan masyarakat koperasi yang selalu dalam proses perubahan (inovatif). Ketiga, koperasi harus memiliki keberanian untuk mengkaji kembali kepemimpinan koperasi yang tidak memahami dan mengerti jati diri koperasi dan ideologi koperasi, karena dalam organisasi dan manajemen koperasi (perangkat koperasi) dimana kedudukan pemimpin (ketua) koperasi begitu sangat strategis dan sangat menentukan kelancaran dan keberhasilan koperasi, karena koperasi adalah kumpulan orang-orang yang keberhasilannya ditentukan oleh kulitas, loyalitas, dan partisipasi aktif semua pihak yang ada dalam koperasi. Maka dari itu, persyaratan untuk menjadi pemimpin koperasi bukan semata-mata memiliki kemampuan, keahlian dan profesionalisme dalam organisasi, melainkan harus memiliki jati diri koperasi dan ideologi koperasi. Melalui langkah-langkah konkret tersebut, diharapkan implikasi jati diri koperasi mampu mewujudkan soko guru perekonomian Indonesia dengan: 1) koperasi harus memiliki lapangan usaha pada cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak. 2) koperasi harus dikembangkan terintegrasi secara vertikal dan horizontal yang memiliki basis kerakyatan. 3) koperasi harus mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan nasional semesta berencana dalam bentuk kesejahteraan dan ekonomi berkeadilan. Ini berarti, koperasi ke depan mampu mengembalikan jati diri koperasi dan ideologi koperasi (citra koperasi) untuk dijadikan sebagai fondasi dan pilarnya rumah ekonomi bersama bagi anggota dan masyarakat koperasi atau monument ekonomi rakyat. Penulis, pemerhati ekonomi kerakyatan

POJOK PDI-P solid bergerak kawal Pancasila dan NKRI. - NKRI dan Pancasila pasti jaya. *** Besakih mulai kesulitan air bersih. - Langkah solusi ditunggu. *** Pura Uluwatu bebas sampah plastik. - Bebaskan Bali dari sampah plastik.

Penulis, Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) di Balai Gunung Halimun Salak (2011-sekarang)

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


TABANAN TNI Percepat Pembangunan Jembatan Bongan-Gubug

Senin Wage, 12 Agustus 2019

Bali Post/ist

LATIHAN - PKK Desa Wongaya Gede terus mempersiapkan diri dengan rutin berlatih tari Rejang.

Di Wongaya Gede

800 Penari Rejang Siap Meriahkan Hari Kemerdekaan

Tabanan (Bali Post) Ada sejumlah agenda yang bakal dilaksanakan krama desa dinas dan desa adat Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, dalam menyambut HUT ke-74 Republik Indonesia. Acara yang dianggap paling spektakuler adalah tari Rejang massal yang ditarikan 800 ibu PKK dari sembilan banjar adat. Tari ini akan disuguhkan di lapangan umum Desa Wongaya Gede pada Sabtu (17/8) mendatang. Tak kalah menariknya, pada Minggu (11/8) kemarin digelar senam massal dengan melibatkan sekitar 700 peserta. Bendesa Adat Wongaya Gede I Ketut Sucipto mengatakan, semarak peringatan ulang tahun Kemerdekaan RI tentu berhak dirayakan oleh seluruh warga. Sudah menjadi

tradisi, banyak kegiatan dan lomba yang digelar menyambut momen penting tersebut. Tahun ini krama Desa Adat Wongaya Gede memiliki keinginan memeriahkan HUT kemerdekaan RI dengan lebih spesial. Salah satunya dengan tari Rejang massal yang melibatkan 800 penari. Diterangkan Sucipto yang juga Ketua Umum di Pura Batukau, tari Rejang ini sebenarnya persiapan untuk rangkaian karya agung di Pura Luhur Batukau tahun 2020. Bahkan pelatihan telah dilakukan sejak enam bulan lalu di tiap-tiap banjar. Perwakilan dari tiap banjar adat jumlahnya bervariasi, tergantung jumlah KK. Melihat antusiasme krama istri, muncul ide tarian tersebut sebelum ditampilkan un-

tuk karya agung Pura Luhur Batukau 2020, akan disuguhkan pada Hari Kemerdekaan RI. ‘’Idenya sebenarnya muncul sepekan terakhir. Astungkara mendapat dukungan krama setempat, sehingga pada tanggal 17 Agustus nanti bisa ditampilkan,’’ ucapnya. Tarian massal ini, kata Sucipto, juga dapat menggambarkan kokohnya akar persatuan dan kesatuan krama dalam mengisi kemerdekaan dengan semangat kerja bersama. ‘’Ini juga salah satu kreasi warga dalam ikut serta memeriahkan kemerdekaan, tidak hanya melalui kegiatan bernuansa olahraga saja namun juga lewat kesenian. Jadi, ada latihan untuk karya agung kami selipkan juga momen Hari Kemerdekaan,’’ terangnya. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) Mimpi warga miliki jembatan penghubung Desa Bongan dengan Desa Gubug, Kecamatan Tabanan, akan segera terwujud berkat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Proses pembangunan jembatan pada Sabtu (10/8) lalu sudah memasuki pekerjaan pengecoran dasar fondasi tiang pancang. Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf. Toni Sri Hartanto menerangkan, pembangunan jembatan penghubung melalui kegiatan Pra TMMD ke-106 oleh jajaran Kodim 1619/Tabanan memang terus dikebut. Sebelum pengecoran, telah dilakukan pembukaan jalan, pembuatan parit atau saluran air, mempersiapkan lubang tiang pancang dan merangkai besi. ‘’Paling tidak jembatan ini segera rampung dan bisa memberi manfaat kepada warga setempat,’’ katanya. Proses pengecoran dimulai dari pondasi tiang pancang yang berada di sebelah timur dan akan dilanjutkan hingga seluruh tiang pancang berdiri. Selain kegiatan pengecoran, juga dilanjutkan kegiatan lainnya, yaitu pembuatan rangkaian besi beton untuk konstruksi cakar ayam tiang jembatan. ‘’Kegiatan Pra TMMD ke-106 ini akan terus berlanjut hingga digelarnya TMMD ke-106, Oktober mendatang,’’ tegas Dandim. Program Pra TMMD dilaksanakan setiap hari kecuali Minggu, dengan melibatkan

7

Bali Post/ist

FONDASI - Proses pengecoran dasar fondasi tiang pancang untuk pembangunan jembatan penghubung dua desa di Kecamatan Tabanan. anggota TNI dari Kodim 1619/Tabanan serta masyarakat Desa Bongan dan Desa Gubug, disesuaikan dengan volume pekerjaan. Pengerjaan dilakukan secara gotong royong, secara bergantian. Jembatan diperlukan sebagai akses penghubung Desa Bongan dengan Desa Gubug. Pengerjaan sasaran fisik berupa jembatan sepanjang 17 meter dengan lebar 5,5 meter dan tinggi 5 meter. Selain itu, dilaksanakan pembukan dan pengerasan badan jalan sepanjang 65 meter dengan

tebal 0,12 meter serta senderan sepanjang 65 meter dan tinggi 2 meter. Sementara untuk sasaran nonfisik pada kegiatan ini, dilaksanakan setiap hari pada Oktober mendatang. Memanfaatkan alokasi dari APBD sekitar Rp 1,2 miliar untuk pembangunan fisik, jembatan penghubung tersebut diyakini akan mampu menopang peningkatan ekonomi masyarakat. ‘’Dua desa tersebut dipilih setelah melalui proses, dimulai pada 2017 dari pihak Desa Bongan dan Desa Gubug yang

bersama-sama mengajukan proposal ke Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk pembangunan jembatan menghubungkan dua desa tersebut. Tahun ini kami realisasikan melalui kegiatan TMMD ke106,’’ terang Dandim. Sejauh ini Desa Bongan dan Desa Gubug terpisah sungai. Dengan adanya pembangunan jembatan tersebut, maka nanti akan mempersingkat waktu perjalanan dari Desa Bongan ke Desa Gubug, sehingga itu bisa meningkatkan ekonomi setempat. (kmb28)

Hendak Memancing, Warga Penebel Temukan Mayat di Pangkung Lambih Tabanan (Bali Post) Warga Banjar Dinas Temukuaya Desa Pesagi Kecamatan Penebel, Minggu (11/8) siang dibuat geger dengan temuan mayat dengan posisi tertelungkup di Pangkung Lambih, Subak Pesagi, desa setempat. Mayat itu pertama kali dilihat dua orang yang hendak memancing. Dari informasi yang dihimpun, sekitar pukul 11.00 Wita dua warga yakni I Wayan Alit Nurgamayasa bersama rekannya I Wayan Wariasa yang berasal dari Banjar Senganan Kanginan, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, hendak pergi memancing. Mereka ketika itu hendak mencari lokasi yang bagus untuk memancing, yakni di sekitar aliran sungai di Subak Pesagi.

Saat pencarian itulah keduanya terkejut lantaran melihat sesosok mayat dalam kondisi kulit mengelupas dan posisi telungkup. Di dekat lokasi juga ditemukan tas yang diduga milik mayat tersebut. Mereka pun langsung menghubungi aparat desa terdekat. Kasus ini lantas dilaporkan ke Bhabinkamtibmas Desa Pesagi dan diteruskan ke Polsek Penebel. Kasubag Humas Polres Tabanan Iptu Made Budiarta seizin Kapolres Tabanan AKBP Made Sinar Subawa mengatakan, dari laporan yang diterimanya, mayat ditemukan dalam keadaan tertelungkup dengan kondisi kulit kepala, wajah dan sebagian besar bagian tubuh lainnya sudah mengelupas. Bahkan

Bali Post/ist

EVAKUASI - Petugas saat mengevakuasi mayat di Pangkung Lambih, Subak Pesagi, Kecamatan Penebel.

kedua tungkai kaki sudah tidak ada. Korban menggunakan pakaian kemeja warna putih lengan biru. ‘’Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban langsung dievakuasi ke rumah sakit,’’ ucapnya. Dari hasil penelusuran, kata Budiarta, diketahui identitas mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut atas nama I Ketut Sudarsana yang merupakan buruh bangunan berusia 50 tahun asal Dusun Airsanih Bukti, Desa/Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Mayat dapat dikenali oleh salah seorang saksi bernama A.A. Nyoman Tirta yang mengatakan korban merupakan buruh bangunan yang diajaknya bekerja sejak tahun 2008. Korban sudah sempat dilaporkan menghilang sejak 15 Juli lalu. Yang menguatkan, saksi masih ingat kartu undangan dan suvenir yang dibawa korban dalam tas yang ditemukan di lokasi. Korban juga diduga memiliki keterbelakangan mental, dibuktikan sebelumnya sering linglung dan berbicara sendiri. ‘’Ada dugaan sementara korban meninggal karena jatuh terpeleset di aliran sungai. Ini masih terus dilakukan pemeriksaan saksi-saksi serta menunggu hasil visum, baru bisa disimpulkan,’’ tegasnya. (kmb28)

Bali Post/ ist

SELEKSI - Pendaftaran seleksi terbuka JPT Pratama dibuka 15 hari kerja. Saat hari libur pun Sekretariat Pansel tetap bertugas.

Seleksi Jabatan Empat Kadis Masih Nihil Pendaftar

Tabanan (Bali Post) -

Minggu (11/8) kemarin merupakan hari kesembilan pendaftaran seleksi terbuka JPT Pratama untuk pengisian empat posisi kepala dinas (kadis) di Pemkab Tabanan yang lowong. Sejauh ini belum ada yang mendaftar. Diprediksi para peminat masih berproses melengkapi berkas yang diperlukan atau tengah mencari dewasa atau hari baik untuk mendaftar. Anggota Sekretariat Pansel di BKPSDM Tabanan Luh Putu Mahadi Santi Dewi menyampaikan, sejatinya beberapa hari terakhir sudah ada yang bertanya dan berkoordinasi terkait berkas yang diperlukan dan tata cara pengisiannya. Hanya ia tidak mau menyebutkan siapa

CMYK

saja yang sudah memberikan sinyal untuk ikut dalam bursa pengisian empat posisi kadis tersebut. ‘’Pastinya dari eselon IIIA yang banyak bertanya. Tunggu saja, kemungkinan masih melengkapi berkas. Mudah-mudahan Senin (hari ini - red) sudah ada yang mendaftar,’’ ucapnya.

Seperti diketahui, proses pendaftaran dibatasi sampai dengan 16 Agustus. Masingmasing posisi kadis minimal harus ada empat orang pendaftar dengan jumlah maksimal sebanyak-banyaknya. Jika jumlah minimal tersebut tidak terpenuhi, maka Pansel akan memperpanjang masa pendaf-

taran selama sepekan. ‘’Jika setelah perpanjangan waktu pendaftaran juga tidak memenuhi jumlah minimal, sesuai aturan, Pansel berhak menunjuk dan memerintahkan pejabat yang memenuhi persyaratan untuk ikut dalam bursa seleksi terbuka,’’ terangnya. Di Pemkab Tabanan ada empat kursi kadis yang lowong. Rinciannya, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Kepala Dinas Perhubungan. (kmb28)


BULELENG

8

Senin Wage, 12 Agustus 2019

PKM DRPM Kemenristekdikti-Undiksha

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Matematika di SD Gugus VI Baturiti PERAN matematika dalam berbagai bidang kehidupan manusia tidak terbantahkan lagi. Bahkan penguasaan pengetahuan yang sangat melekat dengan rumus itu, sering dijadikan tolak ukur kemajuan sebuah bangsa. Khusus penguasaan matematika Indonesia itu tercermin dari kemampuan siswa, berdasarkan hasil studi Programme for International Students Assessment (PISA) tahun 2015 menunjukkan bahwa peringkatnya masih rendah, berada di posisi 63 dari 69 negara. Hasil penelitian Peneliti dari Research on Improvement of System Education (RISE) 2018 juga menunjuk-

kan kemampuan siswa memecahkan soal matematika sederhana tidak berbeda secara signifikan antara siswa baru masuk Sekolah Dasar (SD) dan yang sudah lulus Sekolah Menengah Atas (SMA), sehingga Indonesia saat ini dinyatakan sedang darurat matematika. Atas hal tersebut, tim pengabdi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), yaitu I Putu Pasek Suryawan, M.Pd., I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, M,Sc. dan Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana, S.Kom., M.Pd. mengambil langkah nyata, turun langsung ke masyarakat

LPPM – LPPM Undiksha melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan meningkatkan kualitas pembelajaran di SD Gugus VI Kecamatan Baturiti.

untuk berbagi strategi meningkatkan kualitas pembelajaran. Ketua Tim Pelaksana, Putu Pasek Suryawan, M.Pd., Minggu (11/8) kemarin mengatakan, program pengabdian kepada masyarakat itu menyasar SD 1 sampai 4 di Desa Candikuning yang tergabung dalam Gugus VI Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Di awal, dilakukan analisis situasi secara mendalam. Pihaknya menemukan berbagai fakta tentang pembelajaran matematika. Yakni, penguasaan materi oleh guru yang masih lemah sehingga cenderung membelajarkan matematika dengan metode ceramah. Terdapat pula fobia – ketakutan – di kalangan siswa, yakni matematika dianggap sebagai pelajaran yang sulit, membosankan bahkan menakutkan. Sehingga hal itu berdampak pada hasil belajar yang belum optimal. Minimnya jumlah alat peraga, menurut akademisi muda ini juga masih jadi persoalan, termasuk keterampilan guru dalam mendesain pembelajarannya masih lemah. “Analisis situasi ini kami lakukan setahun lalu, saat pengajuan proposal kegiatan untuk dapat dana dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Kemenristekdikti,” jelasnya. Beranjak dari sejumlah persoalan itu, tim bersama sekolah sepakat mengambil solusi melalui kegiatan Pro-

gram Kemitraan Masyarakat berupa “Peningkatan Kualitas Pembelajaran Matematika SD melalui Penguatan Kompetensi Guru, Math Corner, dan Lesson Study”. Serangkaian kegiatan dilaksanakan sejak Juni 2019 dan masih berlangsung hingga Oktober mendatang. Kompetensi guru dalam pembelajaran matematika dikuatkan melalui pemantapan materi ajar dan strategi pembelajarannya. Terdapat pula perandangan dan pembuatan media/alat peraga pembelajaran maupun math corner sebagai sebuah lab matematika mini yang berada di ruang kelas. “Kemampuan guru dalam mendesain pembelajaran matematika yang menekankan aktivitas matematika (Hands On – Mind On) juga ditingkatkan, dan membiasakan siswa melakukan eksplorasi matematika secara mandiri di math corner. Ini kami berikan melalui pendampingan,” katanya. Ketua Gugus VI Kecamatan Baturiti, I Wayan Simpen, S.Pd., merespons positif program pengabdian masyarakat tersebut yang merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ia yang juga sebagai Kepala SDN 1 Candikuning menilai dengan pola pembelajaran yang ideal, akan mampu melahirkan peserta didik yang semakin berkualitas dan berdaya saing. “Kami berharap program seperti ini bisa berkelanjutan,” tegasnya. (ad328)

Genjot PKL-PPL ke Luar Negeri

Undiksha Cetak Mahasiswa Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0 PULUHAN mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) berangkat ke luar negeri mengikuti program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Praktik Kerja Lapangan ( P K L ) . M e l a l u i p ro g ra m untuk medukung Internasionalization at Home itu, mahasiswa berbagai program studi ini diharapkan bisa menjadi manusia yang mencirikan era revolusi industri 4.0. Selain mengirim mahasiswa, Undiksha juga menerima sejumlah mahasiswa dari luar negeri untuk program yang sama. Prosesi pelepasan dan penerimaan dilakukan Jumat (9/8). Ketua Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LPPPM) Undiksha Prof. Dr. AAIN Marhaeni, M.A. mengungkapkan secara keseluruhan, terdapat 98 mahasiswa yang mengikuti program tersebut tahun ini. Rinciannya, untuk keberangkatan periode Januari-Februari sebanyak 33 orang dan periode Juli – September 65 orang. Program ini menyasar perguruan tinggi di Malaysia, Filipina, Thailan dan Vietnam. “Yang ikut program ini berasal dari 12 program studi,” katanya. Se m e n t a r a i t u , u n t u k PKL dari luar negeri, periode Juli-September mencapai 17 orang, berasal dari empat perguruan tinggi di

Malaysia dan Filipina. Jumlah tersebut lebih banyak dari periode sebelumnya yang hanya 9 orang. “Untuk program ini ada bidang ekonomi dan teknik,” jelasnya. Khusus PPL, sambungnya diikuti 10 mahasiswa yang mengambil bidang pendidikan, sains, ilmu sosial dan seni. Mereka berasal dari lima perguruan tinggi yang tersebar di Malaysia, Filipina, Thailand dan Vietnam. Rektor Undiksha Prof. Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. mengapresiasi keikutsertaan mahasiswa pada program yang dirintis tahun 2017 tersebut. Hal itu sebagai salah satu bentuk dukungan untuk program Internasionalization at Home yang telah dicanangkan tahun 2019. “Untuk mewujudkan program itu, kita tidak hanya menerima mahasiswa

dari luar negeri. Tetapi juga harus memberangkatkan,” ucapnya didampingi Wakil Rektor I Undiksha Dr. Gede Rasben Dantes, S.T., M.TI. Melalui program itu, mahasiswa diharapkan tak hanya memperkuat keilmuannya. Lebih dari itu juga bisa saling bertukar kebudayaan yang mampu meningkatkan kualitas diri. “Bisa belajar tentang etos kerja di luar negeri yang baik. Tetapi yang jelas sebenarnya, yang kita inginkan, ia tidak hanya memperkuat kualitas keilmuannya atau kompetensinya, tetapi dengan mahasiswa itu ke luar negeri itu, bisa menjadi manusia yang mencirikan era revolusi industri 4.0. Ada critical thinking, creative, collaborative, communicative,” tegasnya. Disampaikan lebih lan-

PRAKTIK KERJA LAPANGAN - Puluhan mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) berangkat ke luar negeri mengikuti program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

jut, keikutsertaan pada program tersebut, mahasiswa Undiksha juga diminta selalu mengimplementasikan Tri Hita Karana, yakni menjaga hubungan baik dengan tuhan, dengan sesama manusia dan lingkungan. Falsafah yang sifatnya universal itu menjadi landasan dalam mewujudkan visi Undiksha sebagai universitas unggul di Asia tahun 2045. “Saya ingin mahasiswa bisa menjadi teladan di sana. bisa mendapat good interpersonal skill, untuk menjadi manusia yang berintegritas. Mereka akan kita pakai mentor nanti untuk mahasiswa lain,” katanya. Salah satu peserta, Made Septi Dwi Indrayani, mengapresiasi adanya program ini. Melalui program itu, ia bersama mahasiswa lain mendapat ruang untuk menambah pengalaman yang dinilai sangat penting sebagai bekal masa depan. “Kami sangat senang ada program ini. Bisa memberikan tambahan wawasan,” ucapnya. Jumlah pelamar program ini setiap periodenya semakin meningkat. Atas hal tersebut, Undiksha mengupayakan ada penambahan biaya untuk mendukung keberangkatan. Termasuk memperluas kerja sama dengan negara-negara di luar ASEAN. (ad325)

Bali Post/kmb38

GERAK JALAN – Puluhan regu gerak jalan 45 km kembali digelar memperebutkan hadiah uang Rp 216 juta.

Perebutkan Hadiah Uang Rp 216 Juta

Puluhan Regu Ikuti Gerak Jalan 45 Km

Singaraja (Bali Post) – Buleleng salah satu kabupaten di Bali bisa dibilang konsisten menggelar lomba gerak jalan 45 kilometer setiap memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Tidak hanya rutin menggelar, pemerintah daerah menyiapkan hadiah yang nilainya fantastis. Buktinya, tahun ini total hadiah uang untuk pemenang disiapkan dengan nilai total mencapai Rp 216 juta. Puluhan regu gerak jalan ini dilepas Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. di lapangan Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Sabtu (10/8) malam. Sekretaris KONI Buleleng Wayan Merta mengatakan, masing-masing regu terdiri dari 17 orang peserta. Peserta dibagi empat kategori, yakni pelajar dan mahasiswa. Kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kelompok masyarakat umum. Bukan saja diberikan uang pembinaan kepada tim yang keluar sebagai juara, juga hadiah kepada masingmasing sebesar Rp 2,5 juta kepada regu yang mampu mencapai finish dengan

jumlah anggota sekurangkurangnya sembilan orang. “Jumlah peserta ini meningkat dari tahun sebelumnya, yang berjumlah 41 regu,” katanya. Lomba gerak jalan 45 kilometer kali ini, kata Merta, adalah ke-19 kali dilaksanakan. Jalur yang ditempuh terdiri dari tiga etape, masingmasing etape pertama dari garis start menuju lapangan Kecamatan Seririt. Etape dua dari lapangan Kecamatan Seririt menuju patung Lumba-lumba Pantai Lovina, dan etape tiga dari Pantai Lovina finish di depan GOR Bhuana Patra Jalan Udayana, Singaraja. Wakil Bupati Nyoman

Sutjidra memberikan apresiasi positif kepada KONI yang konsisten menyelenggarakan lomba gerak jalan 45 Km kali ini. Hal itu sebagai wujud konsistensi Pemkab Buleleng dalam menumbuhkan jiwa patriotisme dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI. Untuk itu, pihaknya berharap pada pelaksanaan lomba tahun berikutnya, perbedaan nominal hadiah antarjuara tidak terlalu jauh. “Misalnya, yang juara satu 50 juta, yang juara II bisa 35 juta, dan seterusnya. Untuk itu saya mohon dukungan Ketua DPRD agar anggarannya bisa disetujui,” katanya. (kmb38)

Distan Cek Kesehatan Ratusan Hewan Kurban Singaraja (Bali Post) – Perayaan hari Idul Adha, Minggu (11/8) kemarin, selain diisi ibadah sholat Idul Adha, umat muslim di Buleleng melaksanakan pemotongan hewan kurban. Dari data yang dikumpulkan Dinas Pertanian (Distan) Buleleng ada 204 ekor sapi dan kambing sebanyak 270 ekor dipotong. Sebagian besar hewan kurban itu hasil peternak di Bali Utara. Hanya beberapa ekor lagi merupakan sumbangan dari luar Buleleng. Aktivitas pemotongan hewan kurban di hari raya itu, mendapat atensi ketat dari Distan Buleleng. Sejumlah dokter hewan dikerahkan untuk memeriksa kesehatan hewan kurban, sebelum dan sesudah disembelih. Kepala Distan Made Sumiarta mengatakan, sesuai standar prosedur operasional (SOP), pemeriksaan dilakukan dengan cara antemortem (pemeriksaan luar) meliputi kesehatan hewan, temuan cacat fisik atau hal teknis lainnya. Pada hari “H” pihaknya kembali melakukan pemeriksaan melibatkan dokter hewan yang ada di masing-masing wilayah binaan (wilbin). Pemeriksaan ini lebih detail dengan mengawasi kesehatan daging setelah menjadi bentuk karkas. Dalam pemeriksaan itu diarahkan agar petugas pemotongan itu memperhatikan kebersihan tempat pengolahan daging selain menjaga sanitasi. Penting juga adanya pemisahan antara daging dengan bagian lainnya. Seperti isi perut agar dilakukan dengan baik. Hal itu wajib untuk menghindari daging terjangkit

bibit penyakit. Secara tidak sengaja bibit penyakit itu bisa bercampur dalam daging. Dari pengawasan saat pengolahan daging itu, sapi ditemukan cacing hati. Atas temuan ini, panitia diminta memisahkan bagian hati tersebut dan tidak mengolahnya lebih lanjut. “Kami turunkan dokter hewan dan pemeriksaan sudah berjalan. Semua hewan kurban itu dinyatakan sehat dan layak disemblih. Kami juga mengingatkan agar dilakukan pemisahan daging dengan jeroaan dan sanitasi tempat pengolahan daging harus dijaga kebersihannya,” katanya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

HEWAN KURBAN – Distan Buleleng mengawasi kesehatan ratusan hewan kurban yang disembelih saat hari Idul Adha, Minggu (11/8) kemarin.


GIANYAR

Senin Wage, 12 Agustus 2019

9

Pemadaman Kebakaran di TPA Temesi Tak Kunjung Tuntas Warga Lebih Mengeluh Lewat Baliho Gianyar (Bali Post) Warga Desa Lebih mengeluhkan tidak tuntasnya proses pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Temesi. Warga Banjar Lebih Beted Kelod, Desa Lebih, Kecamatan Gianyar yang paling terganggu dengan kepulan asap dari TPA tersebut. Bahkan, demi mencurahkan kekecewaanya terhadap penanganan kebakaran di TPA tersebut, mereka memasang spanduk keluhan dan berharap pemerintah segera menuntaskan bencana tersebut. Spanduk berukuran besar itu terpasang di beberapa sudut desa setempat. Spanduk itu bertuliskan “Selamat Datang di Zona Berbahaya Asap TPA Temesi. Kami Warga Desa Lebih Korban Kebakaran TPA Temesi”. Tulisan spanduk di bagian bawah, bertuliskan “Sebet Yen Tuturang (Kesal Kalau Diceritakan)”. Dikonfirmasi, Minggu (11/8) kemari, Klian Adat Banjar Lebih Beten Kelod Dewa Gede Piadnya membenarkan bahwa sejak beberapa waktu lalu daerahnya terdampak hembusan asap kebakaran TPA Temesi. Hal ini membuat udara di kawasan tersebut tidak bersih. “Udara di sini tidak bersih. Kami sudah kena dampak,” keluhnya. Menurut Piadnya, bau asap dirasakan sangat mengganggu saat malam hari. Paparan asap itu juga membuat sejumlah warga mengidap infeksi

saluran pernapasan akut (ISPA). Dua warga yang mengeluhkan sakit ini sudah dilaporkan ke instansi terkait di Pemkab Gianyar, lengkap dengan sejumlah bukti. Dikatakan, warga sudah membandingkan penanganan kebakaran sampah di TPA Suwung, Kecamatan Denpasar Selatan. “Dulu di Suwung bisa padam seketika. Kalau di Temesi kenapa tidak? Damkar (Pemadam Kebakaran-red) saya minta lebih serius,” pintanya. Piadnya menambahkan, warganya sangat berharap agar instansi terkait di Pemkab Gianyar yang menangani masalah kebakaran berupaya lebih serius menuntaskan persoalan ini. “Kalau dari kabupaten nggak bisa, gimana caranya? Mungkin minta bantuan ke kabupaten lain,” jelasnya. Apabila bencana asap tidak segera ditangani, kata Piadnya, warganya

berencana menggelar aksi ke Kantor Bupati Gianyar. Namun dipastikan aksi itu akan berjalan damai, beretika dan sopan. “Kami akan melakukan aksi damai, beretika, sopan-santun. Biar pemerintah serius sama masyarakat. Kami akan temui Bapak Bupati,” terangnya. Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Gianyar Made Watha mengaku sudah berupaya maksimal menangani kebakaran di TPA Temesi. Dikatakan, dua hari lalu sempat muncul api akibat pengaruh zat metan sampah. Hal ini juga kembali terjadi karena cuaca akhir-akhir ini kurang mendukung. “Semua petugas kami, termasuk sudah diatensi oleh sejumlah OPD (Organisasi Perangkat Daerah, red). Dari DLH, BPBD, PUPR, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial sudah mengatensi,” jelasnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar Wayan Kujus Pawitra mengaku sudah turut membantu dengan bersurat ke Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Provinsi Bali. “Ini merupakan bencana kebakaran. Kami sudah bersurat ke Provinsi. Koordinasi

hampir setiap hari untuk menangani ini,” ujarnya. Menurut Kujus Pawitra, DLH juga sudah meminta bantuan pemadaman sampai tuntas. Diakuinya, akibat bencana ini pelayanan sampah sempat terganggu. “Dengan kebakaran ini, pelayanan sampah juga terganggu karena operator sampah kami kesulitan beroperasi,” jelasnya. Sekretaris Daerah (Sekda) Gianyar Made Wisnu Wijaya mengaku sangat memaklumi keluhan masyarakat akibat bencana kebakaran di TPA Temesi. Apalagi, imbas asap itu rutin dirasakan warga Lebih, terutama warga Banjar Lebih Beten Kelod. “Kami sudah ambil langkah-langkah untuk penanganan bencana ini,” ujarnya. Wisnu Wijaya menambahkan, pihaknya telah meminta bantuan pemadam dari beberapa kabupaten/ kota di Bali. Namun, diakuinya semua itu sifatnya hanya temporer. Ditambahkan, setalah pelantikan DPRD Gianyar, Pemkab Gianyar akan datang ke Universitas Udayana (Unud) untuk meminta kajian terkait upaya cepat menangani kebakaran pada TPA. Bali Post/ist “Mencari kajian cara penanganan agar BALIHO - Warga Desa Lebih mendirikan baliho berisikan kecepat tuntas,” tegasnya. (kmb35) luhan terhadap paparan asap dari kebakaran di TPA Temesi.

Polisi Bekuk Komplotan Pencuri Asal NTT

Gianyar (Bali Post) Komplotan pelaku pencurian dengan pemberaatan (curat) asal Sumba, NTT dibekuk jajaran Reskrim Polsek Sukawati. Pelaku yang sudah beraksi lintas kabupaten ini diamankan dengan barang bukti sejumlah handphone (HP) dan dua unit sepeda motor hasil curian. Kini, keempat pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Sukawati. Keempat pelaku asal Sumba ini yakni, Pulus Mati Mete (32), Marten Tora Hona (25), Dminingus Kaka (22) dan Tomas Kula Bondi (24). Terakhir kali, mereka beraksi di mes gudang kayu seseh di jalan By-pass I.B. Mantra, Desa Ketewel, Sukawati, Kamis (8/8) dini hari sekitar pukul 02.00 Wita. Di gudang milik Suprainus Lay Marthen yang juga warga Sumba ini, pelaku mencuri sejumlah barang berharga.

Dikonfirmasi, Minggu (11/8) kemarin, Kanit Reskrim Polsek Sukawati Iptu IGN Jaya Winangun mengatakan, jajaranya menerima laporan kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di mes gudang kayu seseh di Desa Ketewel itu pada Kamis siang. Akibat aksi para pelaku, korban melaporkan kehilangan dua HP. Menerima laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan. ”Hasil olah TKP, ditemukan selembar tiket penyeberangan Padangbai-Lembar-Sumba,” katanya. Jaya Winangun menambahkan, penyelidikan pun dilakukan ke loket pembelian tiket ferry dan memperoleh informasi pemesan tiket atas nama pelaku Paulus Mati Mete. Mengantongi identitas itu, polisi lantas melakukan penyisiran, pada tempat mangkal warga Sumba di seputaran Pamogan, Denpasar Selatan. “Jumat sore sekitar

pukul 14.30 wita, Unit Opsnal memperoleh informasi bahwa pelaku Paulus ada di wilayah Pemogan dan akan janjian dengan seorang teman wanitanya,” katanya. Begitu melihat ciri-ciri pelaku yang mengendarai sepeda motor X Ride, polisi yang tanpa pikir panjang langsung melakukan penangkapan, Jumat (9/8) malam. Dalam proses penangkapan itu, pelaku sempat melakukan perlawanan, namun pria berusia 32 tahun ini tidak berdaya melawan sergapan personel Polsek Sukawati yang bertubuh kekar. Ketika diinterogasi, kata Jaya Winangun, pelaku mengakui telah melakukan pencurian bersama tiga orang temannya yang tinggal di sebuah rumah kos di Jalan Tukad Badung XX, Renon, Denpasar. Polisi lantas mengarah ke tempat kos tersebut dan berhasil mengamankan tiga orang pelaku lainnya.. (kmb35)

Pascasarjana Universitas Ngurah Rai Gelar Pengabdian di Desa Pakraman Lembeng

PASCASARJANA Universitas Ngurah Rai melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Pakraman Lembeng, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Minggu (11/8) kemarin. Kegiatan yang diselenggarakan sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi ini diikuti dengan antusias oleh ratusan mahasiswa serta warga desa setempat. Direktur Pascasarjana Universitas Ngurah Rai Dr. Luh Nila Winarni, S.H., M.H. mengatakan, pengabdian masyarakat ini diikuti oleh mahasiswa Pascasarjana Program Studi Ilmu Hukum dan Magister Administrasi Publik. Kegiatan yang dimulai Minggu pagi itu mengambil tema “Pelestarian Lingkungan untuk Muda Lingkungan di Desa Pakraman Lembeng”. Nila Winarni menambahkan, kegiatan pengabdian masyarakat ini gayung bersambut dengan permohonan pihak Desa Pakraman Lembeng. Pihaknya yang melakukan observasi memastikan bahwa Desa Pakraman Lembeng memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai objek wisata pantai dan pemberdayaan nelayan. Mengembangkan potensi objek wisata, kata Nila Winarni, hal yang paling mendasar adalah menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, penting pula untuk mengembangkan

PENANAMAN - Suasana penanaman bibit pohon oleh Direktur Pascasarjana Universitas Ngurah Rai Dr. Luh Nila Winarni, S.H., M.H. di Pura Dalem Desa Pakraman Lembeng, Minggu (11/8) kemarin. tanaman bernilai tinggi yang baik untuk menjaga kesuburan, menghijaukan lingkungan supaya memperoleh udara bersih, serta tanaman yang bermanfaat untuk upacara. “Kami melakukan penanaman bibit mahoni, sawo kecik dan bibit intaran. Tiga jenis tanaman ini sangat bermanfaat bila dikelola sebagai obat,” katanya.

Sementara itu dalam rangkaian kegiatan Minggu pagi kemarin, sudah dilakukan aksi bersih-bersih di Pantai Lembeng hingga penanaman pohon di areal Pura Dalem Desa Pakraman Lembeng. Selain itu juga dilaksanakan penyuluhan dengan tema “Menjaga Kebersihan dan Pelestarian Lingkungan. “Kegiatan ini

merupakan kolaborasi antara civitas akademika Parcasarjana Universitas Ngurah Rai, pemerintah daerah yakni Dinas Lingkungan Hidup Gianyar dan masyarakat Desa Pakraman Lembeng,” katanya. Nila Winarni berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif untuk masyarakat setempat, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan dan penghijauan. “Semoga dapat memberikan outcome yang bagus khususnya kepada masyarakat setempat. Masyarakat juga diharapkan lebih sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan,” tandasnya. Sementara itu, Perbekel Desa Ketewel Wayan Gede Wijaya menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan Pascasarjana Universitas Ngurah Rai. “Dengan kegiatan ini, kami atas nama pemerintah desa menyampaikan terima kasih atas partisipasinya dengan dilaksanakan kebersihan lingkungan,” katanya. Wijaya berharap, kegiatan serupa dapat dilakukan kembali di wilayah Desa Ketewel khususnya di Desa Pakraman Lembeng. “Kami harap Universitas Ngurah Rai bisa rutin melaksanakan kegiatan seperti ini. Program ini sangat perlu kita dukung, apalagi ini terkait kelestarian lingkungan,” tegasnya. (ad321)

PDI-P Bersiap Sabet Seluruh Pimpinan Kelengkapan Dewan

Gianyar (Bali Post)Fraksi PDI-P DPRD Gianyar kini berencana menyabet seluruh pimpinan kelengkapan dewan. Hal ini mengingat PDI-P Gianyar yang dikomando langsung I Made Mahayastra ini meraih 26 kursi di Gedung DPRD. Kursi Ketua DPRD Gianyar pun sudah dipegang erat oleh kader partai besutan Megawati Soekarnoputri ini. Ketua DPC PDI-P Gianyar I Made Mahayastra mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan susunan posisi di Gedung DPRD Gianyar. Ketua DPRD kembali diduduki oleh I Wayan Tagel Winarta. Sementara untuk ketua Fraksi PDI-P DPRD Gianyar kini diserahkan pada I Ketut Sudarsana. “Ketut Sudarsana sebagai Ketua Fraksi (Fraksi PDI-P DPRD Gianyar-red),” ujar politisi yang juga Bupati Gianyar ini. Sekretaris DPC PDI-P Gianyar Ketut Sudarsana ditemui usai gladi bersih pelantikan DPRD Gianyar, Minggu (11/8) kemarin mengatakan, PDI-P telah merumuskan nama-nama calon ketua komisi. Dikatakan, mereka yang menduduki posisi

ketua komisi ini dipertimbangkan untuk kader yang memperoleh suara terbanyak dan senioritas. Menurut Sudarsana, pembagian kader PDI-P di masing-masing komisi, meliputi Komisi I diisi sebanyak enam orang kader PDI-P, akan diketuai Nyoman Mertayasa yang memperoleh suara tertinggi di Dapil IV Ubud sebanyak 9.740 suara. Komisi II yang diisi tujuh kader PDI-P ini diketuai Wayan Suartana yang memperoleh 9.776 suara untuk Dapil Payangan-Tegallalang. Selanjutnya Komisi III yang diisi enam kader PDI-P, diketuai Putu Gede Pebriantara dengan perolehan suara untuk Dapil Sukawati sebanyak 9.791 suara. Terakhir Komisi IV menugaskan enam orang kader PDI-P, dengan ketua Ni Made Ratnadi (13.927 suara). Sementara itu, untuk posisi Ketua Badan Kehormatan (BK) masih tarik ulur. Itu karena jumlah anggota BK hanya lima orang. Dengan kondisi itu, pihaknya hannya bisa menempatkan dua kader. Berdasarkan hitung-hitungan, bisa saja posisi Ketua BK itu diserobot partai lain, yakni Demokrat, Golkar

atau Gerindra. “Kalau partai lain koalisi, jumlah mereka tiga. Jadi, mereka bisa dapat Ketua BK,” jelasnya. Diakui, pihaknya masih berupaya melakukan lobi antarlintas partai. Hal ini dilakukan untuk memperkecil jumlah fraksi menjadi tiga fraksi di DPRD Gianyar. “Harapan kami cukup tiga fraksi saja. Bila perlu, fraksi sedikit,” ujarnya. Di DPRD Gianyar, ada peluang membuat fraksi gabungan. Antara Gerindra yang berjumlah tiga anggota bersama PKPI yang berjumlah satu orang. Namun, rencana tersebut hingga kini belum mendapat titik terang. Politisi yang akrab disapa Tut Sena ini berharap, salah satu atau kedua partai tersebut bisa bergabung ke Fraksi PDI-P. “Kalau ada partai mau gabung, kan tambah yakin program pemerintah bisa terealisasi,” jelasnya. Sementara itu, Senin ini (12/8) hari ini, anggota DPRD Gianyar terpilih dilantik oleh Ketua Pengadilan Negeri Gianyar Ida Ayu Sri Adriyanti Astuti Wijda. Sebelum disumpah janji, Minggu kemarin, mereka mengikuti gladi. (kmb35)


JEMBRANA

10

Senin Wage, 12 Agustus 2019

Dibuka Bupati Artha, 131 UMKM Ikuti Pameran Industri dan Kerajinan Jembrana Sebanyak 131 UMKM serta perajin Jembrana maupun UMKM kabupaten/kota se-Bali turut serta dalam Pameran Kerajinan dan Industri yang digelar Pemkab Jembrana. Pameran bertempat di Halaman Parkir Puspem Kantor Bupati Jembrana, dibuka dengan pengguntingan pita oleh Bupati Jembrana, Minggu (11/8) kemarin. Turut hadir dalam pembukaan itu Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa, forum komunikasi pimpinan Daerah Jembrana, pimpinan OPD, BI, dan Dirut BPD Bali. Acara pembukaan juga diisi launching layanan e-retribusi pasar ditandai penandatanganan surat perjanjian kerja sama antara Pemkab Jembrana dengan BPD Bali. Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan Jembrana I Komang Agus Adinata mengatakan, pameran kerajinan ini bertujuan memberikan kesempatan kepada para pengerajin Jembrana sekaligus generasi muda Jembrana mempromosikan hasil kerajinannya melalui stand yang

sudah disediakan. Pameran serangkaian peringatan HUT ke-124 Kota Negara ini diselenggarakan juga untuk meningkatkan hubungan pengerajin Jembrana dengan daerah lain sekaligus motivasi bagi mereka dalam berinovasi produk yang dihasilkan. Ditambahkan Adinata, pameran akan berlangsung selama sepuluh hari (11-20 Agustus 2019). “Kita siapkan 113 stand dengan rincian pada parkir atas sebanyak 80 stand diisi 31 pengerajin/ UMKM. Sedangkan pada Areal bawah diisi 33

Napi Sembelih Hewan Kurban

Negara (Bali Post) – Perayaan hari raya Idul Adha juga dirasakan para narapidana di Rutan Kelas IIB Negara. Para narapidana yang merayakan, nampak bersama-sama melakukan pemotongan hewan kurban. Puluhan napi ini sebelumnya juga menjalankan ibadah salat eid adha bersama-sama di dalam areal rutan sama seperti yang dilakukan warga di luar. Bedanya sebagian besar dari napi yang berasal dari luar Jembrana ini merasakan hari raya ini tanpa ditemani keluarga. Sekurangnya tiga ekor kambing bantuan disembelih untuk dibagikan. Kepala Rutan Kelas IIB Negara, Purniawal di sela-sela pemotongan hewan kurban mengatakan, daging ini nantinya akan diolah bersama

dan dinikmati bersama narapidana dan petugas di Rutan. Daging kambing diolah seperti sate, gule dan olahan lainnya. “Hasilnya disantap bersama semua warga binaan (narapidana) yang ada di sini,” terang pejabat asal Lombok ini. Menurutnya, saat ini jumlah narapidana serta tahanan yang menghuni Rutan Kelas IIB Negara ada 130 orang. 55 orag di antaranya beragama Islam. Menurutnya tradisi pemotongan hewan kurban di dalam rutan ini merupakan kegiatan rutin tiap tahun. Diharapakan dengan kegiatan ini, para narapidana dan tahanan di rutan kelas IIB Negara terutama yang beragama Islam tidak kecewa dan masih bisa merayakan hari raya Idul Adha bersama meskipun di dalam rutan. (kmb26)

stand yang berasal dari tujuh pedagang makanan khas Jembrana, 12 kuliner nasional serta 14 stand pemerintah/ BUMN/BUMD dan swasta lainnya,” terang Adinata. Bupati Artha berharap pelaksanaan pameran kerajinan yang berlangsung selama 10 hari bisa dimanfaatkan dengan baik oleh UMKM serta pengerajin khususnya lokal Jembrana. Sebagai ajang promosi dan memperluas jaringan, event ini juga diharapkan mampu mengevaluasi sejauh mana kemajuan UMKM Jembrana. “Tentunya agar mereka mampu meningkatkan kapasitas serta daya saingnya menyongsong era globalisasi saat ini,” cetus Artha. (ad332) Pameran Inkra – Bupati Jembrana I Putu Artha membuka pameran Inkra Jembrana rangkaian HUT Kota Negara.

Ni Made Sri Sutharmi Calon Ketua DPRD Negara (Bali Post) – Kursi pimpinan DPRD Jembrana dalam waktu dekat akan ditetapkan. Tiga partai yang berhak menempatkan kadernya di kursi pimpinan menjelang pelantikan sudah mengantongi nama. PDI Perjuangan misalnya, dari rekomendasi jabatan Ketua DPRD Jembrana dipercayakan kepada Ni Made Sri Sutharmi. D e w a n dari daerah pemilihan (dapil) Mendoyo ini akan tercatat seb-

agai perempuan pertama menjadi Ketua DPRD Jembrana. Ketua DPC PDI Perjuangan Jembrana, I Made Kembang Hartawan, Minggu (11/8) kemarin mengatakan, menjelang pelantikan DPRD Jembrana, DPC telah mengantongi nama kader yang akan ditugaskan menduduki Ketua DPRD Jembrana yakni Ni Made Sutharmi. Diakuinya untuk Ketua DPRD Jembrana perempuan memang baru saat ini. Ia mengharapkan bukan hanya sebagai perempuan saja nantinya, juga harus mampu mewariskan kebijakan yang spektakuler buat daerah. “Karena dengan legacy (warisan) yang baik nama kita akan dicatat oleh penerus kita,” ujar Kembang yang juga pernah menjabat Ketua DPRD Jembrana ini. Sementara itu kursi dua Wakil Ketua DPRD diraih Golkar dan Gerindra. Di Golkar, masih tanda tanya siapa yang akan menduduki kursi pimpinan DPRD. DPD II Golkar Jembrana masih menunggu nama yang direkomendasikan dari sejumlah nama anggota DPRD yang dikirim. Wakil Ketua Bidang Organisasi Nyoman Birawan mengatakan, ada empat nama yang diajukan ke pusat. Namun hingga saat ini belum turun. Keempat nama itu adalah, I Wayan Suardika, Komang Dekritasa, Ni Wayan Wirti, dan I Made Sabda.

Dari Partai Gerindra juga masih menunggu rekomendasi dari pusat. Ketua DPC Gerindra Jembrana Kade Darma Susila, menyebutkan hingga kemarin DPC belum menerima rekomendasi terkait nama yang direstui menduduki kursi pimpinan. Namun, sebelumnya dengan berbagai pertimbangan DPC telah mengirimkan dua nama kader Gerindra untuk menduduki kursi pimpinan. Keduanya yakni I Made Putu Yudha Baskara dan I Ketut Sadwi Darmawan. Keduanya merupakan incumbent dan dalam pilkada lalu sama-sama meraih lebih dari 2.000 suara. Yudha Baskara di dapil Negara meraup 2.322 suara dan Ketut Sadwi Darmawan meraih 2.690 suara (sumber KPU). “Kami menunggu putusan (rekomendasi) dari pusat. Sudah dua nama kita ajukan. Sistem kami up-bottom. Tidak bottom up, jadi semua tergantung pusat,” ujar Darma Susila yang periode ini terpilih anggota DPRD Provinsi Bali ini. Tiga partai politik (parpol) ini berhak menempatkan kadernya dalam posisi pimpinan DPRD Jembrana karena meraih suara tertinggi. PDI Perjuangan dengan suara tertinggi 266.581 suara atau 47,49 persen, disusul Golkar 19.569 suara atau 10,7 persen dan ketiga, Gerindra yakni 16.208 suara. (kmb26)

Bank BPD dan BI Kerja Sama dengan Pemkab Jembrana ”Launching” E-Retribusi

B an k BPD Bali bersama Pemkab Jembrana, Minggu (11/8) kemarin, me-launching layanan e-retribusi pasar yang diterapkan di Pasar Anyar, Banjar Tengah, Kecamatan Negara. Layanan pembayaran retribusi pasar secara non-tunai ini mendapat dukungan penuh dari Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bali dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Launching yang dihadiri Kepala BI Perwakilan Bali, Trisno Nugroho dan Kepala OJK Regional 8 Bali Nusra Elyanus Pongsoda ditandai dengan penandatanganan oleh Bupati Jembrana I Putu Artha dan Direktur Utama BPD Bali Nyoman Sudharma. Kepala BI Perwakilan Bali, Trisno Nugroho mendorong penuh pembayaran non tunai yang diterapkan BPD Bali khususnya terkait retribusi di pasar tradisional. Upaya ini sejalan dengan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang dicanangkan pemerintah pusat. Menurutnya, dengan adanya penerapan non tunai ini, Jembrana lebih maju dari kabupaten lainnya dan harus diakui ini merupakan

inovasi pemerintah Jembrana. “Dari pemantauan kami di pasarpasar dan penjual kerajinan dalam bertransaksi juga menggunakan QR code. Saya kira Jembrana tidak ketinggalan dengan kota besar lainnya. Dan kami harapkan juga diterapkan di pasar-pasar lainnya di Jembrana,” terangnya. Dengan penerapan non tunai ini diharapkan pengeluaran dan penerimaan semakin efisien dan aman. BI mendorong BPD Bali nantinya dapat mengembangkan e-retribusi ini bukan hanya di Pasar Anyar di Jembrana, juga di daerah-daerah lainnya di Bali. “BPD Bali kami dorong menjadi backbone-nya di Bali transaksi non tunai ini,” tambahnya. Direktur Utama BPD Bali Nyoman Sudharma mengatakan, penerapan e-retribusi di Jembrana ini merupakan yang ketiga di Bali setelah Denpasar dan Badung. Dengan e-retribusi ini diharapkan pendapatan retribusi meningkat, efisien dan transparan. Selain itu melalui fitur Laku Pandai (Mailaku Bank BPD Bali) dengan melibatkan pedagang pasar tradisional

di Kabupaten Jembrana dapat meningkatkan inklusi keuangan bagi UMKM. ‘’Ini merupakan program kami untuk digitalisasi sistem perbankan. Selain pasar, kami juga memiliki sistem sejenis untuk sektor pariwisata,” katanya. Bali memiliki literasi yang tinggi pada transaksi non tunai dibandingkan dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Sementara itu, Bupati Jembrana I Putu Artha menyambut baik dengan e-retribusi yang diterapkan di Pasar Anyar, Banjar Tengah. Bupati Artha juga menyampaikan terima kasih kepada BPD Bali yang telah memfasilitasi terwujudnya e-retribusi di pasar tradisional. “Kami sangat antusias membantu mereka bisa menggunakan program nasional non tunai. Lebih praktis, efisien dan dapat meningkatkan pendapatan (retribusi),” terang Bupati Artha. Seusai penandatanganan, dilakukan peninjauan ke sejumlah stan pameran kerajinan. Beberapa stan pameran juga menerapkan pembayaran secara non tunai dari BPD Bali. (ad333)

Penandatanganan – Penandatanganan kerjasama e-retribusi oleh Bupati Jembrana dan Direktur Utama BPD Bali Nyoman Sudharma.


KARANGASEM

Senin Wage, 12 Agustus 2019

11

Dua Setengah Tahun Jebol Jalan Batusesa-Besakih Tak Kunjung Diperbaiki Amlapura (Bali Post) Akses jalan utama yang menghubungkan Banjar Batusesa dengan Desa Besakih, tepatnya di Banjar Palak yang jebol hampir dua setengah tahun lalu itu hingga kini tidak kunjung dapat perbaikan. Guna kelancaran akses lalu lintas, masyarakat berharap Pemkab memberikan perhatian maksimal. Berdasarkan pantauan di lokasi, jalan yang jebol itu diameternya mencapai 6-7 meter. Untuk memberikan tanda bahwa jalan itu jebol, warga telah mengisi tanah sekitaran jalan yang saat ini sudah ditumbuhi rumput. Bagi pengendara yang datang dari selatan dan utara harus mengalah salah satu jika hendak berpapasan di lokasi. Karena jalan itu tidak bisa dilalui dari dua arah. Salah seorang warga Banjar Palak, Wayan Wirna, mengatakan kalau jalan itu jebol relatif lama. Hanya saja hingga kini tak kunjung mendapatkan perbaikan. “Bahkan jalan itu jebol

hampir dua setengah tahun lalu. Jalan itu jebol sebelum Gunung Agung erupsi tahun 2017,” ucapnya. Wirna menambahkan, jalan ini merupakan akses utama warga menuju Banjar Batusesa dan juga Pura Besakih. Begitu juga sebaliknya warga Besakih juga banyak melintasi jalan ini jika ingin ke Amlapura dari Besakih. Tidak sedikit wisatawan juga melintasi jalur ini ketika berkunjung ke Besakih. Selaku warga Wirna hanya bisa berharap supaya jalan segera diperbaiki. “Saya hanya berharap jalan segera diperbaiki agar arus lalu lintas tak terganggu,” harap Wirna.

Sebelumnya Klian Dinas Banjar Palak I Wayan Kerta mengatakan, pascajebolnya jalan tersebut, pihaknya sudah melaporkan kondisi itu kepada pihak Desa Besakih. Sudah juga dilaporkan ke petugas yang biasa melakukan pembersihkan jalan. “Pihak desa sudah melampirkan kejadian itu kepada dinas terkait, dalam hal ini Dinas PUPR Karangasem. Tetapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan. Mungkin menunggu anggaran,” ujarnya. Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karangasem I Ketut Prama Budarta

menjelaskan, untuk perbaikan jalan tersebut sejatinya sudah dianggarkan lewat dana PHR Badung di APBD Induk 2019. Hanya sampai saat ini bantuan PHR Badung tak unjung cair. “Hingga saat ini PHR Badung belum turun sehingga berdampak pada perbaikan yang belum bisa dilakukan,” ujarnya. Prama menambahkan, perbaikan jalan itu sebelumnya dianggarkan sebesar Rp 1 miliar. Pendanaannya dialokasikan dari anggaran pemeliharaan jalan kabupaten di seluruh Kecamatan Rendang. Tetapi, karena adanya perubahan pendapatan, maka anggaran dikurangi menjadi Rp 400 juta. “Jika dana PHR cair di akhir tahun kita tidak berani mengerjakannya. Sehingga terpaksa kita tunda sampai tahun depan,” jelas Prama. (kmb41)

Bali Post/kmb41

JALAN JEBOL - Akses jalan utama penghubung Banjar Batusesa dengan Desa Besakih, tepatnya di Banjar Palak yang jebol sekitar dua setengah tahun lalu hingga kini tak kunjung mendapatkan perbaikan.

Memasuki Musim Kemarau Warga Besakih Mulai Kesulitan Air Bersih BUKA PAMERAN - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri membuka pameran industri dan dagang peringatan HUT ke-74 RI di Kabupaten Karangasem, bertempat di Stadion Wikrama Mandala, Jalan Veteran Amlapura, Sabtu (10/8).

Serangkaian HUT Ke-74 RI

Bupati Mas Sumatri Buka Pameran Industri dan Dagang BUPATI Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri hadir sekaligus membuka pameran industri dan dagang peringatan HUT ke-74 RI di Kabupaten Karangasem, Sabtu (10/8). Pameran industri dan dagang itu dipusatkan di Stadion Wikrama Mandala, Jalan Veteran Amlapura. Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem I Made Sujana Erawan selaku Ketua Panitia Tetap Peringatan HUT RI mengatakan, kegiatan peringatan HUT RI tahun 2019 di Kabupaten Karangasem berdasar pada Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara Nomor: B-681/M.Sesneg/Set/TU.00.04/06/2019 tentang Penyampaian Tema dan Logo Peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan RI Tahun 2019. Dasar lainnya, Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara Nomor B-685/M. Sesneg/Set/TU.00.04/06/2019 tentang Partisipasi Menyemarakkan Bulan Kemerdekaan dan Keputusan Bupati Karangasem Nomor: 219/HK/2019 tentang Panitia Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Karangasem. “Dalam rangka memperingati HUT ke-74 RI, dilaksanakan kegiatan Pameran Industri dan Dagang. Tujuannya untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bangsa Indonesia dan nilai yang terkandung dalam

Pancasila dan UUD 1945, menjadi media refleksi dan instrospeksi terhadap hasil pembangunan, menunjukkan identitas, membangkitkan kebanggaan serta semangat masyarakat Karangasem untuk membangun Karangasem” ucapnya. Sujana Erawan juga menambahkan, kegiatan pameran industri dan dagang ini diikuti 74 peserta, yang terdiri atas 12 stan peserta dari OPD dan 62 peserta dari kalangan perusahaan, industri, pengerajin, BUMD/ BUMN, dan kuliner di Kabupaten Karangasem. Selama pameran ini diramaikan pula Lomba Gender dan Angklung antar-Kecamatan di Kabupaten Karangasem, Pagelaran Musik dari Grup Band dan artis Bali, dan Perlombaan Grup Band serta berbagai pementasan lokal Karangasem. Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri berharap pada peringatan HUT ke-74 RI ini masyarakat Karangasem mampu memperkuat dan memperkokoh tekad dan semangat membangun dan mengantarkan Kabupaten Karangasem menjadi semakin maju dan sejahtera. “Sebagai rakyat Indonesia pada umumnya dan masyarakat Karangasem khususnya, kita patut berbangga dan bersyukur sebab kita mampu mengisi kemerdekaan di segala sektor pembangunan dengan berpi-

jak pada sradha, susila dan semangat manyama braya,” tambahnya. Bupati Mas Sumatri menambahkan, sesuai tema HUT ke-74 RI yakni “SDM Unggul Indonesia Maju”, yang ditekankan adalah pembangunan bangsa dapat diwujudkan dengan meningkatkan kualitas SDM selaras dengan visi Karangasem, yaitu “Cerdas, Bersih Bermartabat, Berlandaskan Tri Hita Karana”. Kemeriahan peringatan HUT ke-74 RI di Kabupaten Karangasem selain ditandai adanya pameran industri dan dagang, juga dimeriahkan perlombaan gerak jalan tingkat SD, SMP, SMA, 17 km, dan 45 km, perlombaan pelacakan/napak tilas rute perjuangan I Gusti Ngurah Rai, Apel Kehormatan dan Renungan Suci, Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74 dan Upacara Penurunan Bendera, serta Kegiatan sosial berupa donor darah dan pemeriksaan kesehatan yang dimulai tanggal 8 Agustus sampai 18 Agustus 2019. Pada kegiatan pembukaan pameran industri dan dagang ini turut hadir Wakil Bupati Karangasem, Ketua DPRD Kabupaten Karangasem, Kapolres Karangasem, Dandim 1623 Kabupaten Karangasem, serta jajaran Forkopimda dan Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Karangasem. (ad 326)

Memasuki musim kemarau panjang, ternyata tidak hanya warga di wilayah Abang dan Kubu yang mulai kesulitan air bersih. Warga Besakih saat ini juga mulai krisis air bersih. Krisis air bersih itu lantaran air hujan yang ditampung di dalam cubang sudah mulai habis. Selain itu, distribusi air dari perusahaan penyedia air belum ada. Lalu bagaimanakah cara mengatasi krisis air yang saat ini dialami warga Besakih? WARGA Banjar Batumadeg, Desa Besakih, Rendang, Karangasem mulai krisis air. Kesulitan air harus dihadapi karena musim kemarau panjang. Seperti dituturkan I Ketut Sulandra, Minggu (11/8) kemarin, menurutnya bukan hanya dirinya mulai kekurangan air bersih, tetapi nyaris semua warga. Pasalnya, air hujan yang di

tampung di dalam cubang sudah habis sejak dua bulan terakhir. Akibat kemarau yang panjang implikasinya warga kesulitan air bersih. “Sebelumnya saya hanya mengkonsumsi air hujan yang ditampung di cubang itu saja. Tapi sejak dua bulan terakhir stok air pada cubang penampungan air saya sudah habis,’’ jelas Sulandra sangat

prihatin. Untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, mulai memasak, mandi dan kasi ternak, pihaknya terpaksa membeli air lewat mobil truk. Satu truk air harganya cukup mahal, mencapai Rp 150 ribu. Sulandra menambahkan, satu truk air bersih yang dibelinya bertahan sampai 25 hari. Kata dia, jika air yang dibeli habis, maka dirinya kembali membeli air dari pedagang yang sama. “Penggunaan air cukup boros. Sebab air juga dipergunakan untuk minum ternak. Air satu truk paling tidak bertahan sampai 25 hari saja. Kalau tidak memelihara ternak bisa sampai sebulan. Saya sudah sekitar tiga kali membeli air ini. Jadi untuk

keperluan air sudah mengeluarkan dana Rp 450 ribu,” kata Sulandra. Hal senada disampaikan warga Ni Nyoman Remini. Memasuki musim kemarau, kata Nyoman Remini, keluarganya sudah beberapa kali membeli air bersih. Sebab, air yang ditampung di dalam cubing sudah lama habis. “Saya sudah sekitar lima kali membeli air tangki. Satu tangki harganya Rp 100 ribu. Saya sudah dua hari memesan air tapi sampai sekarang belum dibawakan. Semoga air yang saya sudah pesan itu segera dibawakan, karena sudah tidak ada air lagi. Nanti kalau air habis, kembali beli lagi. Demikian siklusnya terus berputar,” tegasnya. (nan)

HABIS - Stok Air warga sudah habis, menunggu air tak kunjung dibawakan.

Bali Post/kmb41


KLUNGKUNG

12

Senin Wage, 12 Agustus 2019

Tak Ikut Rapat, Suwirta Soroti Kadis Perhubungan

Semarapura (Bali Post)-

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengumpulkan jajarannya guna mendengarkan laporan hasil pertemuan di Kementerian Perhubungan pusat perihal rencana pembangunan pelabuhan segitiga emas, Minggu (11/8) kemarin. Sebab, usulan pembangunan pelabuhan segitiga emas kini berhasil menjadi perhatian pusat melalui Pemerintah Provinsi Bali. Namun, selain mengapresiasi, Bupati Suwirta merasa kecewa karena Dinas Perhubungan dirasa tidak bekerja secara optimal dalam mengawal usulan ini. Sejumlah berkas yang menjadi syarat kelengkapan sangat lambat untuk dipenuhi. Padahal pemerintah provinsi dan pusat sudah merespons usulan ini. Ditambah lagi dengan ketidakhadiran Kepala Dinas Perhubungan saat rapat ini membuat Bupati Suwirta semakin jengkel. “Usulan terkait pelabuhan yang sudah sampai di sini, jangan sampai terhenti gara-gara OPD tidak maksimal dalam bekerja. Saya sangat sayangkan Kadis Perhubungan yang tidak hadir saat rapat ini. Bisanya hanya mengandalkan anak buah,

CMYK

sehingga kalau ada apa-apa yang disalahkan hanya anak buah,” kata Bupati Suwirta dengan nada kesal. Bupati Suwirta mengingatkan, semua jajarannya harus memiliki pola pikir yang maju. Sebab, zaman reformasi adalah zaman percepatan, untuk itu semua harus bergerak. “Kita nanti pensiun harus bisa membuat kenangkenangan bagi masyarakat Klungkung. Bersyukur, pelabuhan segitiga emas diambil oleh pemerintah provinsi meski menjadi pelabuhan segitiga Sanur. Kita harus bergerak cepat. Karena saat ini

komitmen membangun sudah disambut Pemprov dan Pusat. Perencanaan 2021 harus lebih kencang lagi. Sehingga target saya 2022 -2023 semua selesai, tinggal kita urus jalan lingkar,” pungkasnya. Sementara itu, Sekda Gede Putu Winastra mengatakan tindak lanjut dari pertemuan di Kementerian Perhubungan diinstruksikan supaya usulan APBN ditindaklanjuti dengan melengkapi kekurangannya. Di antaranya, status tanah yang di Sampalan, Nusa Penida dan Bias Munjul Ceningan

harus sudah disertifikatkan. Selanjutnya, difotokopi dan disahkan, baru DED masing-masing lokasi pelabuhan, dimana DED di Sampalan sudah siap, sedangkan DED di Bias Munjul sedang dalam pembuatan oleh pihak Provinsi dan Udayana. Untuk penetapan lokasi sudah ada rekomendasi Bupati, tinggal menunggu rekomendasi Gubernur untuk selanjutnya diajukan ke kementerian. Sehingga penetapan lokasi dilakukan oleh kementerian. “Yang harus dikawal adalah Pelabuhan Sampalan Nusa Penida dan Pelabuhan Bias Munjul Ceningan yang merupakan perencanaan pelabuhan segitiga emas Sanur, karena kita belum siap dengan perencanaan Pelabuhan Pesinggahan. Namun, tetap harus mengusulkan Pelabuhan Pesinggahan untuk akses oleh masyarakat lokal,” ujar Sekda Winastra. (kmb31)

Bali Post/gik

TURUN - Bupati Suwirta bersama OPD terkait saat turun langsung ke Subak Dawan. Subak ini ke depan akan dijadikan objek agrowisata.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Wage, 12 Agustus 2019

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA Dcr Karyawan/ti kerja serabutan Hub.081338085868

B.BP.001.08.19.0000091

Need Rest Mgr, Waiter, HK, Sales,Bartender for Livingwell Uluwatu Hub:081280058887 info@livingwellbali.com

B.BP.004.08.19.0000300

Dcr Sales&Sopir kanvas L300 Gaji,UM+Instv Hub:081338085868

Dcr 3Tk Msk, 2Tk Kbn, 2Stpam. Hub.Villa Ayu Br.Kuwum Kauh 21X Kerobokan 4731979 / 736353

B.BP.154.08.19.0000295

Dcr Administrasi SMK/DII wanita /bisa komputer Hb.081999660972

B.BP.001.08.19.0000199

Dcr Kolektor(Banyak)u/KSU.SSSA Hub:081338097333/083846303588

B.BP.001.08.19.0000290

Dcr Lulusn SMA,SMK Bangunan & Informatika,S1Sipil, Supervisor, Mekanik Hub 087760070441

B.BP.001.08.19.0000176

B.BP.001.08.19.0000092

Cr Admin/Sekrtrs min SMA u/Garment Krobokn 081916672388 Anna

Dcr Pastry Bakery u/Restaurant di Seminyak 0361-732567

Dbthkn sgr karyawati Jaga Toko Kebaya. Lam ke Tulip Warehouse Jl.P.Misol Dps Hp.081353539461

Dcr Pembantu RT segera Hub:081238226287

B.BP.154.08.19.0000293

B.BP.001.08.19.0000302

Dicari Mekanik motor yg berpengalaman dibidang mesin keuntungan bagi hasil lokasi Singaraja Hub.081338347832

B.BP.154.08.19.0000296

B.BP.004.08.19.0000299

Dcr Pembantu Rmh Tangga niat kerja, jujur Hub.081236760188 B.BP.004.08.19.0000200

Dcr Penjaga/mrawat org tua Dps syr; min.usia 40th H:0816582159 B.BP.001.08.19.0000308

B.BP.001.08.19.0000289

DIJUAL MOBIL

Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

RUPA-RUPA

KURSUS

SERVICE

BIRO JASA

Dcr Sopir SIM A/B1 dapat BPJS Kes & KK Hub.081999660972

B.BP.001.08.19.0000198

Dcr Tng Laki Prcetakan(Finishing/Serabutan)Hub.08123972371

B.BP.001.08.19.0000118

Dicari Sopir Pribadi Domisili Denpasar Hub:087898301403

B.BP.001.08.19.0000231

Dibutuhkan Staff Administrasi tamatan SMEA Akuntansi dan Sopir Lam.Ke PT.BSM Alamat Jl.Diponegoro.Komp Diponegoro Blok C4 Dps Telp:081236652305 B.BP.001.08.19.0000227

Dibutuhkan Tenaga Proyek untuk posisi: SM/Drafter/Pelaksana/ Logistik.Pendidikan S1 Sipil/ D3Sipil/STMBangunan/SMEA.Hub 0361-421649 atau Kirim lamaran /CV ke:razankarya@yahoo.com B.BP.001.08.19.0000304

Dicari Karyawan Roti Boy Tiara Dewata Hub.(0361) 254265 B.BP.001.08.19.0000259

Dibthkan Sopir SIM A & Drafter Hub.082113195951 / 461350 email: nuansabali1@yahoo.com

B.BP.001.08.19.0000224

Dicari Pemborong unt bangunan Lt.3 Luas 1100m2. 081339102188

B.BP.001.07.19.0000754

Dicari Sales Pria SLTA,D1,fasl. Gaji pokok,Insentife,UM,Transp Bns,THR Dll.Lam:PT.Inti Buana Permai Jl. Ayani Slt No.101 Dps

B.BP.001.08.19.0000258

Dicari Tk Kebun + Serba bisa fulltime Seminyak 0811399808 B.BP.001.08.19.0000294

Dicari karyawan,STM Bangunan & Tehnik Mesin.Untuk ditempatkan di Hotel.Lamaran di tujukan ke Jl.Tukad Unda No.10 Renon Denpasar, Telp.0361 228667 B.BP.004.08.19.0000297

Dicari Sopir Pariwisata u/ travel Jl.Gelogor Carik No.3 Kuta Hub.08113980682 B.BP.004.08.19.0000275

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dicari segera Pengepul Sequin Jl.Imam Bonjol No.607 T.755204

DIJUAL MOBIL SUZUKI

DIJUAL TANAH

Dicari wanita Pembantu RT Tinggal dalam untuk rumah Imam Bonjol Dps.Gaji 2 Juta SMS/WA 0816571027

Swift GX 2013 Silver Manual 140Jt Nego Hub:08123992944

Dijual tanah 5 are, 375 jt/are Kulibul Kangin Hub : 082146556662 / 087862488588

B.BP.004.08.19.0000240

B.BP.004.08.19.0000269

Oka Teknik : membutuhkan karyawan segera Hub:085100404827 B.BP.001.08.19.0000292

Sekretaris dibutuhkan. Bisa berbahasa Inggris dasar.Lokasi kerja di Negara.Kirim lamaran ke yuni@paradisedesign.asia B.BP.004.08.19.0000270

Tukang Kebun & ART untuk Villa Pribadi, Gaji Menarik, WA:085100050706 B.BP.004.08.19.0000265

B.BP.001.08.19.0000301 DAIHATSU

Grand Max Th 2015 Over Kredit Hubungi: 085237513913 B.BP.001.08.19.0000291

Luxio 12, X Matic, Asli DK Pribadi, Istw, 087860944727 B.BP.004.08.19.0000310 TOYOTA

Avanza Veloz 1500cc AT Th 2014 Hitam Tgn1, Hub.08123605780 B.BP.001.08.19.0000303

PROPERTY

PROPERTY

B.BP.004.08.19.0000298

Tnh:26A SS.Road Seminyak, 15A Cargo Indah 4 Dps.085100867168 B.BP.001.08.19.0000055

RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.412815 / 08123985172 B.BP.001.08.19.0000061

KEHILANGAN Hilang BPKBNo.M11367750-O DK 3607 QR AN. Lia Sandra Dewi B.BP.001.08.19.0000288

Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818

Djl Tnh 2 Are Dalung 71A Abian Base BU hub.082147454248

Telah hilang BPKB Spm Honda Supra DK 6131 WG a/n Made Muda Rahmawan Hub.085935161731

G.01

B.BP.164.08.19.0000311

B.BP.159.08.19.0000272

DIJUAL TANAH


BANGLI

14 Lepas Peserta ”Bangli Color Run”

Sekda Giri Putra Dorong Generasi Muda Lakukan Kegiatan Positif

MELEPAS - Sekda Kabupaten Bangli Ida Bagus Giri Putra melepas ratusan peserta Bangli Color Run di Terminal Loka Crana, Sabtu (10/8) sore. SEKDA Kabupaten Bangli Ida Bagus Giri Putra melepas ratusan peserta “Bangli Color Run” di Terminal Loka Çrana, Sabtu (10/8) sore. Acara lomba lari yang digelar STT Wreksa Paramarthika, Banjar Pule, Kelurahan Kawan, Bangli itu berlangsung semarak dan menarik. Berbeda dengan kegiatan lari pada umumnya, para peserta Bangli Color Run tiba di garis finish dengan berbagai corak warna yang menghiasai rambut, hingga pakaian mereka. Ketua Panitia Bangli Color Run Putu Sudiantara mengatakan, Bangli Color Run merupakan bagian dari rangkain HUT STT Wreksa Paramarthika Banjar Pule ke-42. Salah satu tujuan digelarnya Bangli Color Run untuk mengedukasi dan meningkatkan kembali

pola hidup sehat masyarakat. “Sebab, dengan berolahraga, kita bisa bersosialisasi, kita bisa berekreasi dan ke depan bisa menjaga hidup sehat,” kata Sudiartana. Dijelaskannya, peserta Bangli Color Run berasal dari masyarakat umum, sekaa teruna-teruni dan sejumlah komunitas lari se-Bali. Rute yang dilintasi para peserta yakni start dari Terminal Loka Srana menuju arah barat melewati Jalan Kusuma Yudha, Jalan Merdeka hingga ke Pura Kehen dan kembali melalui Sasana Budaya Giri Kusama, Jalan Uma Bukal, Catus Pata Bangli dan finish kembali ke Terminal Loka Çrana. Jarak tempuhnya mencapai sekitar 5 km. Disampaikan Sudiantara serangkain HUT STT Wreksa Paramarthika Banjar Pule ke-42 yang

jatuh pada tanggal 3 Juli 2019, sebelumnya juga telah dilaksanakan berbagai kegiatan lomba dengan melibatkan anak-anak, pemuda dan krama. “Untuk event-nya, kita menggelar Bangli Color Run yang kita rangkai juga untuk memeriahkan peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI,” katanya. Bangli Color Run juga dimeriahkan dengan penampilan zumba dance, sexy dance, color party dan live music DJ. “Untuk jangka panjang kami tetap berharap dukungan pemerintah dan segenap lapisan masyarakat,” harapnya. Sementara itu, Sekda Giri Putra mengaku bangga dengan pelaksanaan Bangli Color Run. Menurutnya ini adalah salah satu bentuk kegiatan positif yang baru pertama kali dilaksanakan di Bangli dan dipelopori generasi muda. “Melalui kegiatan ini masyarakat diajak hidup sehat, sekaligus bisa memasyarakatkan olahraga,” kata Giri Putra. Bangli Color Run, lanjut Giri Putra, juga dinilai sebagai bagian dari bentuk bela negara. Bela negara merupakan kewajiban semua elemen masyarakat Indonesia. Ia pun mendorong generasi muda untuk selalu semangat mengisi ruang-ruang waktu kemerdekaan ini dengan segala kegiatan yang sifatnya positif. Diharapkan, kegiatan-kegiatan positif seperti ini bisa terus diketoktularkan kepada generasi muda Bangli lainnya. “Pemerintah tentunya sangat mendukung kegiatan ini. Karena dengan kegiatan yang positif yang dilakukan generasi muda kita akan bisa meningkatkan daya saing daerah, terutama rasa pengabdian kita untuk kemajuan Bangli,” imbuhnya. (ad323)

Senin Wage, 12 Agustus 2019

Pelantikan Anggota DPRD Diawali ’’Majaya-jaya’’ Bangli (Bali Post) Acara pelantikan anggota DPRD Bangli periode 2019-2024 diagendakan berlangsung, Senin (12/8) hari ini. Sebelum dilantik dan diambil sumpah janjinya, 30 anggota dewan yang terpilih saat Pemilu April 2019 lalu, terlebih dahulu akan mengikuti ritual majaya-jaya di Padmasana Kantor DPRD Bangli. Berdasarkan pantauan Minggu (11/8) kemarin, sejumlah persiapan dimatangkan pihak Sekretariat DPRD Bangli jelang acara pelantikan. Beberapa tenda tampak sudah terpasang di sejumlah tempat. Di lantai dua gedung DPRD dilaksanakan gladi bersih acara pelantikan yang diikuti para anggota dewan terpilih. Sekretaris DPRD Bangli A.A. Panji Awatarayana mengatakan, sekitar 300 lebih undangan akan menghadiri acara pelantikan anggota DPRD Bangli hari ini. Undangan meliputi pejabat Forkompinda, pejabat Pemkab Bangli, perbekel, keluarga anggota dewan serta undangan lainnya. Mengingat kapasitas gedung yang

terbatas, tidak semua undangan bisa tertampung di lantai dua gedung DPRD yang menjadi tempat diselenggarakannya acara pelantikan. Sebagian undangan telah disiapkan tempat di tenda belakang gedung lengkap dengan layar yang menampilkan acara pelantikan secara live. “Kapasitas gedung maksimal 150 orang. Tapi tidak berani kami isi full, paling sekitar 120-130 orang. Sehingga undangan lainnya nanti kami arahkan di bawah,” jelasnya. Sesuai jadwal, acara pelantikan dilaksanakan sekitar pukul 10.00 Wita. Sebelum dilantik, para anggota dewan terlebih dahulu mengikuti prosesi majaya-jaya di Padmasana Kantor DPRD Bangli. “Setelah acara pelantikan selesai, akan dilanjutkan dengan acara ramah tamah,” terangnya. Disinggung kembali mengenai pakaian yang digunakan para anggota dewan saat acara pelantikan, Agung Panji mengatakan sesuai yang dicantumkan dalam surat undangan, menggunakan pakaian sipil lengkap (PSL) atau menyesuaikan. (kmb40)

Bali Post/kmb40

GELADI - Geladi pelantikan anggota DPRD Bangli periode 2019-2024 di gedung DPRD Bangli, Minggu (11/8) kemarin.

Petugas PKP Temukan Telur Cacing Pita pada Sapi Kurban Bangli (Bali Post) –

Petugas pemeriksa kesehatan hewan dari Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli menemukan telur cacing pita pada seekor sapi kurban yang disembelih saat hari raya Idul Adha, Minggu (11/8) kemarin. Oleh petugas, pihak panitia kurban telah disarankan untuk membuang organ yang mengandung telur cacing tersebut.

Bali Post/ist

HEWAN - Petugas dari Dinas PKP Bangli saat memeriksa kesehatan hewan kurban.

Kabid Kesehatan Hewan Dinas PKP Bangli drh. Sri Rahayu mengatakan, pemeriksaan kesehatan hewan kurban sudah dilaksanakan sejak Jumat lalu. Kegiatan pemeriksaan dibagi dua tahap yakni antemortem dan postmortem. Pada Jumat dan Sabtu lalu, dilaksanakan pemeriksaan antemortem meliputi pemeriksaan suhu tubuh, fisik dan kemungkinan adanya kelainan klinis pada hewan. Selanjutnya pada Minggu kemarin dilaksanakan pemeriksaan postmortem yakni mengecek kualitas daging dan jeroan hewan kurban. Pemeriksaan postmortem dilaksanakan di dua tempat yakni di Masjid Mujahirin Kintamani dan Masjud Agung Bangli dengan melibatkan total 8 petugas dari Dinas PKP Bangli dibantu petugas dari dinas terkait Provinsi Bali. “Di Masjud Agung Bangli

mengandung telur cacing pita, tidak menunjukan sakit. Jika saat masih hidup rutin diberikan obat cacing, maka telur cacing tersebut tidak akan berkembang

dan menyebar dalam tubuh hewan tersebut. Biasanya adanya cacing pita pada organ hewan sapi terjadi karena pengaruh sanitasi kandang yang kurang baik.

Mengonsumsi organ hewan yang mengandung telur cacing pita akan mengakibatkan terjadinya gangguan pada saluran pencernaan. (kmb40)

jumlah hewan kurban yang dipotong 9 ekor sapi dan 23 ekor kambing. Sementara di Masjid Mujahirin ada 3 ekor sapi dan 12 ekor kambing,” sebut Sri Rahayu. Dalam pemeriksaan yang dilakukan, pihaknya menemukan adanya telur cacing pita pada hati salah satu sapi kurban yang disembelih di Masjid Agung Bangli. Petugas telah menyarankan pihak panitia membuang organ hati yang mengandung telur cacing itu. “Kami sudah sarankan agar dibuang, tidak dikonsumsi,” jelasnya. Untuk memastikan organ yang mengandung cacing tersebut tidak dibagikan/ diedarkan, petugas kesehatan hewan melakukan pengawasan hingga kegiatan penyembelihan hewan kurban selesai. Sri Rahayu mengatakan secara klinis hewan sapi yang hatinya ditemukan

CMYK


OLAH RAGA

Senin Wage, 12 Agustus 2019

15

Laga Pembuka Liga Inggris

Kane Hapus Kutukan London –

Hanoi – Timnas U-18 Indonesia selangkah lagi ke semifinal Piala AFF U-18 2019. Akan tetapi dua tim dipastikan angkat koper alias tersingkir dari turnamen. Timnas U-18 Indonesia berpeluang besar melangkah ke semifinal Piala AFF U-18 2019. Pasalnya saat ini timnas U-18 Indonesia memuncaki klasemen Grup A dengan sembilan poin hasil dari tiga pertandingan. Tim besutan Fakhri Husaini itu juga telah mencetak 17 gol dan kebobolan dua gol. Di peringkat kedua ditempati Myanmar, di mana juga mengemas sembilan poin dari tiga pertandingan. Namun selisih gol Myanmar lebih sedikit ketimbang timnas U-18 Indonesia. Myanmar baru mencetak

Penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane akhirnya mampu memutus kutukan yang selalu menderanya di awal musim. Tak ada yang membantah kehebatan Kane dalam menjebol jala lawan. Sejak musim 2014/2015, Kane rutin mencetak mininmal 20 gol per musim, termasuk saat dua kali jadi top skorer di 2016 dan 2017, 25 dan 29 gol. Cuma sekali dia gagal mencapai angka tersebut, yakni saat bikin 17 gol musim lalu. Itu juga karena Kane diganggu cedera engkel yang sempat membuatnya absen lama. Tetapi, di balik keperkasaannya, Kane sempat menyimpan rekor buruk. Itu terkait ketidakmampuannya mencetak gol di bulan Agustus yang nyaris mencapai 1.000 menit atau sekitar 14 pertandingan. Kutukan itu akhirnya dipecahkan saat Kane membuat satu gol ke gawang Fulham, 18 Agustus 2018. Tetapi, ada satu catatan negatif lain yang belum dipecahkan Kane, yakni mencetak gol di partai pembuka. Kutukan itu dituntaskan Kane saat Tottenham menghadapi Aston Villa di Tottenham Hotspur Stadium, Sabtu (10/8).

Pada laga pekan pertama itu, Kane jadi pahlawan dengan sumbangan dua golnya di lima menit terakhir pertandingan dan membuat Tottenham menang 3-1. Sempat tertinggal di babak pertama, Tanguy Ndombele berhasil menyamakan skor di menit ke-73. Dengan tuntasnya kutukan Agustus sepenuhnya, Kane tentu lebih percaya diri menyambut musim baru ini sekaligus merebut lagi singgasana top skorer, yang lepas dalam dua musim terakhir setelah dikuasai penyerang Liverpool Mohamed Salah. ‘’Liverpool dan City sudah menetapkan standar yang tinggi sedari pekan pertama. Kami bisa menempel mereka musim lalu, lalu tertinggal jauh di paruh kedua musim. Kami tidak boleh lagi tertinggal jauh seperti itu. Kami

Apalagi ditambah dengan pemenuhan aksesibilitas dengan pembangunan jalan baru batas kota Singaraja – Mengwitani, termasuk pembangunan bandara yang terus didorong di Buleleng. ‘’Pada saat itu tabungan tersebut akan dibuka. Kita termasuk masyarakat akan mendapat kesejahteraan di dalamnya, peningkatan SDM, dan peningkatan budaya,’’ katanya. Di samping itu, Bupati yang hobi meracik masakan ini menyebutkan, dengan Bulfest telah mengubah image Buleleng. Dari yang dulunya keras sekarang berubah menjadi damai. Kedamaian ini ditunjukkan dengan kelancaran dan juga tidak ada keributan yang berarti selama penyelenggaraan. ‘’Saya apresiasi kerja keras panitia

dan penyelenggaraan kali ini menunjukkan kedamaian dan masyarakat kita terhibur dengan event ini,’’ tegasnya. Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Buleleng Gede Komang mengatakan, beberapa hal khususnya hiburan lebih bervariasi. Dengan begitu penonton dapat memilah minatnya. Seperti di panggung utama ada kesenian modern dan kesenian pengembangan yang digandrungi anak muda. ‘’Termasuk juga saat ini ada zona milenial di areal rumah dinas Bupati Buleleng,’’ katanya. Terkait nilai perputaran ekonomi, mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng ini mengatakan, nilai transaksi ada peningkatan. Pada Bulfest tahun ini

Dari Hal. 1

nilai transaksi mencapai Rp 2 miliar. Itu artinya terjadi peningkatan Rp 500 juta dibandingkan gelaran Bulfest tahun lalu yang mencapai Rp 1,5 miliar. ‘’Memang ada peningkatan nilai transkasi ekonomi, kita harapkan masukan dan saran dari semua pihak untuk memperbaiki penyelenggaraan tahun depan,’’ sebut birokrat asal Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula ini.

Duet Bersama Penutupan Bulfest yang mengusung tema ‘’Shining Buleleng’’ cukup memberikan kesan di kalangan masyarakat termasuk pejabat pemerintahan. Salah satunya dialami Ny. Aries Sujati Suradnyana. Di hari terakhir, Ny. Aries mendapat kesempatan duet bersama artis papan atas Anmesh

Promosi Pariwisata

Dari Hal. 1 Disampaikannya, olahraga dan pariwisata merupakan hal yang patut mendapatkan perhatian dari semua pihak, termasuk TNI. Karenanya melalui lintas alam Volcano Run 5 Km yang diselenggarakan ini, Kodim Bangli berharap semangat masyarakat dalam berolahraga serta kecintaan terhadap alam bisa terus digelorakan. Alasan dipilihnya Kintamani sebagai tempat penyelenggaraan Volcano Run 5 Km, jelas Letkol Andy, karena ketika berbicara mengenai pariwisata di Kabupaten Bangli maka yang paling bisa diandalkan adalah Kintamani. Alam Kintamani khususnya di kawasan Batur Global Geopark memiliki potensi yang luar biasa dan dapat lebih dikembangkan lagi menjadi kawasan wisata berkelas dunia. ‘’Volcano Run di sini maksudnya adalah berlari di area Gunung Api Batur,’’ tambahnya. Ke depannya, dengan kerja sama dan kerja keras seluruh pihak maka Kintamani akan semakin dikenal tidak hanya di Bali dan Indonesia namun juga di mancanegara. ‘’Kita juga berharap acara lintas alam Volcano Run 5 km ini bisa menjadi wahana untuk mengajak masyarakat agar setelah ini mengikuti kegiatan serupa yang diselenggarakan di Bali. Khususnya pada tanggal 18 nanti akan ada Udayana Run baik 5 km maupun 10 km yang diselenggarakan oleh Kodam IX/Udayana. Kami mengajak para pelari dan warga masyarakat lainnya untuk meramaikan event tersebut dengan mendaftarkan diri melalui kantor-kantor Kodim maupun Koramil,’’ harapnya.

harus bisa menempel mereka. Kita lihat apa yang akan terjadi. ini baru laga pertama, tapi menyenangkan karena menang,’’ ujar Kane. Sang stiker tetap akan menjadi tumpuan Spurs musim ini. (kmb33/afp)

Mengubah Image

Dari Hal. 1

Sementara itu, Owner Toya Devasya Dr. Ketut Mardjana mengatakan Lintas Alam Volcano Run ini diselenggarakan berkat kerja sama Toya Devasya dengan Kodim Bangli dan disponsori oleh BRI serta Yamaha. Dalam kegiatan ini pihaknya mencoba membuat kolaborasi antara olahraga dan pariwisata. ‘’Dengan penyelenggaraan ini mudah-mudahan sekaligus bisa mempromosikan Geopark Batur ke dunia internasional. Di samping itu juga bisa merangsang anak-anak muda untuk lebih giat melakukan kegiatan-kegiatan olahraga lari seperti yang dilakukan oleh PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia). Dengan demikian akan muncul bibitbibit unggul yang bahkan akan menjadi juara mewakili Bangli di lomba tingkat nasional maupun internasional,’’ harap Mardjana. Pihaknya berkomitmen untuk menjadikan lomba lintas alam Volcano Run ini sebagai agenda tahunan. ‘’Rute lintas alam kali ini start dari Toya Devasya, melalui Pura Tampurhyang, masuk hutan dan finis di Toya Devasya. Tentu ini sangat bagus untuk mempromosikan kawasan geopark dan menarik perhatian dunia,’’ imbuh Mardjana. Toya Devasya telah dikenal luas oleh wisatawan baik nusantara maupun mancanegara, terbukti hampir seribuan turis berkunjung setiap hari dan itu bertambah dua kali lipatnya di saat weekend. Penyelenggaraan lomba lari lintas alam Volcano Run 5 Km di Toya Devasya diharapkan akan mengangkat event ini ke level nasional dan internasional. Sementara itu, Ketua PASI

Bangli Putu Astiti Saraswati mengatakan dengan semangat olahraga pihaknya menjalin kerja sama dengan Kodim dan Toya Devasya untuk mempromosikan dan menggiatkan kegiatan olahraga serta objek wisata di Bangli. Salah satu sarana yang cukup efektif untuk memopulerkan suatu destinasi wisata adalah dengan menyelenggarakan event olahraga di sekitar destinasi tersebut. Disampaikannya bahwa antusiasme peserta dalam event ini sangat tinggi yakni sekitar 700 orang lebih dan ini sudah melampaui target. ‘’Ada pepatah yang mengatakan Men Sana In Corpore Sano, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Olahraga adalah kunci dari kesehatan mental dan jiwa. Karena itu dalam mempromosikan pariwisata di Kintamani kita tidak hanya mengandalkan keindahan alam saja tetapi juga mengombinasikannya dengan olahraga,’’ kata Putu Astiti Saraswati yang lebih akrab dipanggil Ayu. Dalam lomba kali ini kategori pelajar putri dimenangkan oleh Ni Ketut Diani dengan catatan waktu 27:06, untuk kategori pelajar putra dimenangkan I Putu Ari Santika memperoleh catatan waktu 19:49. Sementara untuk kategori umum putri diraih oleh Ni Ketut Cita dari Singaraja dengan catatan waktu 21:42, kategori umum putra juara I adalah Isak Kalento Alut dari Kupang dengan catatan waktu 19:06. Mencermati hasil lomba di atas, Putu Astiti Saraswati selaku Ketua PASI Bangli akan mengevaluasi kemampuan atletnya. (ad319)

Kamaleng. Keduanya mendendangkan lagu yang sedang hits dalam belantika musik Indonesia, ‘’Hanya Rindu’’. Saat menyanyikan lagu ini dari atas panggung Buleleng Festival, Anmesh secara mengejutkan meminta langsung Aries Sujati Suradnyana yang berada di belakang panggung untuk ikut sepanggung bernyanyi. Dan, Aries Sujati Suradnyana adalah salah satu sosok yang menyuka Anmesh dan karya-karya lagunya, termasuk ‘’Hanya Rindu’’. Tak menolak, Aries yang sebentar lagi duduk sebagai anggota DPRD Bali dengan sigap berduet menyanyikan lagu ‘’Hanya Rindu’’ itu. Anmesh Kamaleng menyanyikan sekitar 10 lagu dari atas panggung utama Bulfest. (ad320)

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Pemangku lan Serati (1) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Aranyaka Parwa (2) Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Yowana Magz Komunitas Sastra Dermaga Seni Buleleng, Lestarikan Satra Melalui Puisi dan Teater Solusi Alternatif Marion Sam

10:00 Wita 10:05 Wita 11:00 Wita 11:05 Wita 11:30 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:00 Wita 14:05 Wita 14:30 Wita 15:30 Wita 16:00 Wita 16:05 Wita 16:30 Wita

Seputar Bali Terkini Lejel Home Shopping Seputar Bali Terkini Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shopping Dharma Wacana Pemangku lan Serati (2) Berita Siang Klip Bali Ocydia Home Shopping Seputar Bali Terkini Klip Bali Yowana Live Pelestarian Budaya Melalui Penggunaan Endek Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Folk Song

17:00 Wita 17:30 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 20:30 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:30 Wita

Termasuk gampang berputus asa, emosinya labil dan makin goyah kecerdasan spiritualnya. Makanya Nyoman Musna menekankan kita harus matang dengan kebalian kita. Belajar secara utuh seperti menjadikan agama memperkuat adat dan budaya, bukan sebaliknya. Dengan demikian agama Hindu bukan lagi disebut agama non-wahyu. Bagi Nyoman Musna, upacara adalah cara mendekatkan diri, upakara metode mendekatkan diri dengan Tuhan. Kucuran dana bansos pun tak tepat, karena yadnya utama hasil keringat sendiri. Di sinilah perlunya kembali menggugah spirit krama Bali agar Bali ini tetap ajeg. Putu Sumandiyasa, guru SMAN 4 Singaraja, mengatakan di sinilah perlunya penanaman pendidikan karakter anak muda Bali yang dia katakan masih banyak perlu dibenahi. Salah satu contoh sederhananya yakni belajar dan bekerja adalah yadnya. Dari sinilah kita bisa nenyeimbangkan tatwa, etika dan susila.

Harus Dilestarikan

Dari Hal. 1

Kemudian saat menunjuk Sukur Nababan sebagai Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi karena memiliki MLM. Beberapa nama baru yang masuk dalam kepengurusan DPP adalah Yasonna Laoly dan Tri Rismaharini. Yasonna ditunjuk sebagai Ketua Bidang Hukum HAM dan Perundang-undangan. Dikatakan Mega, hukum di Indonesia mesti ditata ulang karena sekarang sudah masuk pada tingkatan amburadul. ‘’Yasonna ini, bukannya muji, sebagai menteri (Menkum HAM RI - red), dia empat kali dapat WTP,’’ katanya. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dipercaya oleh Mega sebagai Ketua Bidang Kebudayaan. Namun, Risma tak hadir di hari terakhir kongres lantaran menurut Mega sedang ‘’bongkar-bongkar’’ sekolah. ‘’Tadi malam dan tadi pagi saya coba menghubungi orang ini, dan ternyata mau. Jadi, saya pikir ajaib juga kok mau ya. Untuk bidang kebudayaan, yang hari ini mohon maaf karena sedang bongkarbongkar sekolah katanya, Ibu Tri Rismaharini,’’ ujar putri Proklamator Ir. Soekarno tersebut. Untuk tuan rumah kongres, Mega kembali menunjuk I Made Urip sebagai salah satu pengurus DPP. Na-

Senin, 12 Agustus 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita

Timnas U-18 Indonesia Satu Langkah Lagi ke Semifinal

DW TV Sansekerta Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Folk Song Diabemed Taksu Anak Agung Oka Agung, Seniman Lukis Kebanggaan Puri Gerenceng Seputar Bali Terkini Dialog Proaktif Bentraf Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Bali Channel Tourist TV CMYK

mun kali ini, Urip dipercaya mengemban tugas sebagai Ketua Bidang Pangan, Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Nama anggota DPR-RI ini sempat akan dicoret, akan tetapi urung dilakukan Mega karena aspirasi yang begitu kuat dari seluruh DPC di Bali. ‘’Ini sudah lama banget, saya kadang-kadang mikir kenapa dia disenengi di sini ya. Tiap kali dan ini yang paling propher, diusulkannya itu dari seluruh DPC se-Bali, jadi mau nyoretnya kan susah ya,’’ ucap Mega. Menurut Mega, pengumuman dan pelantikan pengurus DPP selain ketua umum harus dilestarikan dan menjadi sebuah tradisi saat kongres. Dengan demikian, ada ikatan kewajiban dan tanggung jawab dari para pengurus. Struktur pengurus DPP tidak banyak dirombak karena mereka dibutuhkan untuk segera bekerja dengan cepat. ‘’Oleh sebab itu, maka saya sudah memutuskan sebetulnya dari jauh hari. Praktis masih banyak dari mereka yang dulu ikut membantu saya,’’ jelasnya. Mega mengingatkan seluruh kader PDI-P agar visioner. Itu sebabnya kongres dipercepat untuk melihat Indonesia dengan titik poin di 2024. Harus ada pemikiran untuk menyelesaikan radikalisme, mempertahankan Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. (kmb32)

delapan gol dan kemasukan dua gol. Sementara pada peringkat ketiga ditempati Laos dengan enam poin hasil dari tiga pertandingan. Butuh satu kemenangan lagi, timnas U-18 Indonesia akan mengunci satu tempat semifinal. Pada laga berikutnya, timnas U-18 Indonesia akan bertemu dengan Myanmar, hari ini. Partai tersebut juga menjadi perebutan posisi puncak klasemen Grup A. Andai minimal bermain imbang kontra Myanmar, satu kaki Indonesia berada di semifinal Piala AFF U-18. Tinggal pada laga terakhir timnas U-18 Indonesia tak boleh kalah dari Laos, Rabu (14/8) nanti. Dengan asumsi bermain imbang melawan Laos, Indonesia berpeluang lolos ke semifinal namun hanya menjadi runner-up Grup A (tergantung hasil Myanmar). (kmb33/ant)

Pendidikan Karakter

Ni Wayan Sariani dari SMPN 1 Kutsel menambahkan, selain karakter, anak muda kita saat ini perlu ditingkatkan dalam bidang minat baca atau literasi. Guru bisa mewajibkan siswa membaca sejumlah buku baik dalam bentuk buku pelajaran, cerita atau literasi budaya Bali. Kemudian wajib menguasai bahasa asing. Ni Wayan Diah Juni Ashari dari SMK PGRI 5 Denpasar mengatakan kunci utamanya adalah bagaimana guru menjadikan pelajaran seperti bahasa Bali ini menyenangkan. Gunakan metode visual seperti video animasi. Desak Nyoman Agung Wulan dari SMAN 3 Denpasar setuju tantangan Bali ke depan adalah generasi mudanya banyak yang tak tahu bahasa Bali. Termasuk munculnya banyak pusat kremasi menunjukkan makin turunnya sikap sosial krama Bali. Soal krematorium, disikapi dengan hati-hati oleh I Wayan Warsa, guru SMAN 1 Rendang. Guru yang juga bendesa adat ini mengatakan krematorium laris karena

adat kita terlalu keras. Di sinilah, katanya, kita perlu mengisi ulang kebalian kita. Seperti yang dia rintis menggalang dana abadi, sehingga bisa membiayai krama ngaben secara gratis. Sementara itu, Ni Nyoman Mariani dari SMP Dwijendra Denpasar mengatakan perlunya strategi GAB mengantisipasi arus globalisasi. Guru harus jadi model dalam pembentukan pembiasaanpembiasaan. Kedua, krama Bali perlu meningkatkan diri dalam bentuk punia kepada sesama umat membantu bidang pendidikan dan KK miskin, tidak hanya mapunia besar-besar untuk upacara. Hal yang sama diungkapkan seniman Dewa Ketut Putra, seniman I Wayan Phala Suwara, pembina tabuh I Made Sukarja, dan Ni Made Wulan Tisandi, I Gusti Ayu Putri dan Eka Damayanti bahwa mengajegkan Bali dimulai dari diri sendiri, guru dan orangtua. Kedua, sejak dini mengajarkan anak mapunia untuk membantu sesama umat yang memerlukan. (sue)


@balipostcom http://twitter.com/balipostcom @balipost_com http://instagram.com/balipostcom

balipost http://facebook.com/balipost

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

SENIN WAGE, 12 agustus 2019

Bali Post/sus

SENAM MASSAL - Serangkaian HUT ke-71 Bali Post bekerja sama dengan Lala Studio menggelar senam massal dan lomba senam aerobik memperebutkan Piala Bali Post. Lomba dibuka Plt. Kadis Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali I Made Rentin ditandai dengan pelepasan balon, dilanjutkan dengan senam massal di lapangan Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Minggu (11/8) kemarin.

Semarak Merah Putih HUT Ke-71 Bali Post

Digelar Lomba Aerobik dan Senam Massal LAPANGAN Gedung Pers Bali Ketut Nadha Denpasar dipadati peserta senam massal yang mengenakan busana olahraga bernuansa merahputih, Minggu (11/8) pagi. Selain senam massal, juga ada lomba senam aerobik yang digelar serangkaian HUT Ke-71 Bali Post sekaligus memeriahkan Kemerdekaan RI 17 Agustus. Kegiatan yang terselenggara atas kerja sama Bali Post dengan Lala Studio ini dibuka Plt. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali I Made Rentin

bersama Pimpinan Kelompok Media Bali Post (KMB) Satria Naradha dan Pemimpin Redaksi Bali Post Wayan Dira Arsana. ‘’Pertama, kami menyampaikan Dirgahayu Bali Post atas nama Pemprov Bali, secara khusus kami di Dinas Kepemudaan dan Olahraga,’’ ujar Rentin. Dikatakan, bila Pemprov melalui visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’, salah satunya ingin meningkatkan dan mengembangkan kualitas SDM yang memiliki

daya saing tinggi. Salah satunya diwujudkan dengan kebugaran dan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, lomba aerobik dan senam massal dinilai positif untuk mendukung hal tersebut. ‘’Kami memberikan apresiasi dan penghargaan luar biasa dan berharap kegiatan seperti ini tetap terus dilanjutkan bersinergi dengan Pemprov Bali,’’ imbuh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali ini. Rentin menambahkan, upaya pengembangan, pembi-

naan, dan memasyarakatkan olahraga tidak cukup hanya dilakukan oleh pemerintah. Namun semua pihak, baik komunitas maupun masyarakat secara umum mesti terlibat aktif dalam mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga. Pemprov Bali selalu membuka diri dan memberi kesempatan untuk terselenggaranya event seperti lomba aerobik dan senam massal serangkaian HUT Bali Post. ‘’Masyarakat Bali kami imbau, kami ajak, mari secara sadar kita berupaya

meningkatkan kesehatan kita dengan kegiatan-kegiatan olahraga,’’ jelasnya. Ketua Lembaga Kursus dan Pelatihan Instruktur Senam Lala Studio Adolfina Grace Tangkudung mengatakan, senam massal antara lain diisi dengan aerobik, poco-poco, gemu famire, dan hip-hop. Ada pula pemilihan peserta merah putih Bali Post. Sedangkan lomba senam aerobik memperebutkan Piala Bali Post meliputi lomba aerobik 30 tahun ke bawah/ ke atas, body language 30

tahun ke bawah/ke atas, fun aerobic anak-anak (maksimal 10 tahun), senam poco-poco GWR, SKJ 2018 jadul/hip hop, dan aerobik dangdut/aerobik profesional. ‘’Senam memang bisa dilakukan dalam musik apa saja, jadi sifatnya menghibur,’’ ujarnya. Menurut Grace, semarak merah putih lewat event senam massal dan lomba senam rutin digelar setiap tahun untuk memperingati HUT Bali Post, sekaligus HUT Provinsi Bali dan HUT Kemerdekaan RI. Grace melihat masyarakat

yang tadinya tidak senam, kini sudah mulai menekuni olahraga tersebut. Ini menunjukkan minat masyarakat untuk berolahraga sudah mulai meningkat. Walaupun agak lambat, tetapi upaya untuk menyadarkan masyarakat harus terus dilakukan tanpa henti. ‘’Makanya kita lombakan dari kategori anak-anak hingga dewasa. Uniknya, biasanya kalau mamanya ikut, anaknya ikut. Bahkan ada yang omanya ikut, itu bagus sekali,’’ jelasnya. (rin)

Pasraman SAB dan GAB 2019 Diakhiri Pentas Seni PASRAMAN Siswa Ajeg Bali (SAB) dan Guru Ajeg Bali (GAB) yang diikuti 36 nominasi guru dan siswa Ajeg Bali tahun 2019, di Pasraman Dalem Ketut, Lumajang, Samsam, Tabanan, Sabtu (10/8) malam ditutup dengan pentas seni. Setelah tiga hari bergelut dengan program meditasi dan yoga,

Sabtu malam mereka diberikan kebebasan mengekspresikan karya seninya. Acara seremonial penutupan pasraman tersebut dilakukan Pimpinan KMB Satria Naradha disertai persembahyangan bersama. Sebanyak 36 orang nominator SAB dan GAB 2019 dibagi dalam enam kelompok

sesuai dengan kategori. Mereka selain diberi kesempatan untuk membuat gapura ala SAB dan GAB dengan bahan alami, dalam waktu dua jam mereka diminta menghasilkan karya seni bersama. Hasil karya seninya dipentaskan pada malam perpisahan dan dinilai oleh seniman A.A. Gede Rimbya Temaja, IB

Bali Post/ist

Mantap! The ONE Legian Kembali Kantongi Sertifikat Bintang 4 TAHUN 2019 ini, The ONE Legian melalui semangat Stay Surprising Stay Inspiring tak kunjung henti memberikan sesuatu yang baru bagi customers- nya. Setelah perayaan ulang tahun yang menginspirasi pada Juli lalu, kali ini The ONE Legian resmi dianugerahi Sertifikat Bintang 4 (empat) dari Lembaga Sertifikasi Usaha Pariwisata. Kesuksesan The ONE Legian dalam mempertahankan Sertifikat Bintang 4 yang sempat diperoleh sebelumnya pada tahun 2015 ini diprosesikan dengan penyerahan plakat dan sertifikat oleh Lead Auditor Hotel Villa dan Restaurant PT QIS Certi Indonesia Putu Tirta Yasa kepada Sang Putu Eka Pertama, General Manager The ONE Legian, disaksikan oleh seluruh jajaran manajemen hotel. Melalui komitmen kuat serta asesmen yang ketat, The ONE Legian terus berbenah untuk bisa mencapai skor terbaik yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata Indonesia. Penilaian merujuk pada beberapa aspek di antaranya pengelolaan, pelayanan dan kualitas produk dari hotel sendiri. Benar kata pepatah bawah usaha tidak mengkhianati hasil, The ONE Legian berhasil meraih nilai dengan peningkatan fantastis dari tahun sebelumnya. Artinya The ONE Legian berhasil mengimplementasikan kreasi serta inovasi dalam pengembangan produknya. Eka Pertama menyebutkan untuk menjaga kualitas produk, pihaknya menerapkan Key Performa Indicators (KPI). Ia menilai KPI ini bisa menumbuhkan kesadaran para pegawai hotel untuk terus berinovasi dan terus mem-

berikan pelayanan yang positif. ‘’Meraih itu mudah, mempertahankan perlu strategi, namun sekarang tantangannya adalah meningkatkan mutu dari seluruh aspek yang ada. Penting untuk bisa membawa sertifikat ini sebagai alat pemicu kinerja dan produktivitas agar improvement terus ada,’’ imbuh Putu Tirta yang sangat mengapresiasi atas keberhasilan The ONE Legian mempertahankan bintang empatnya. Eka Pertama menambahkan, saat ini tamu semakin kritis dan peduli akan keamanan dan kenyamanan saat berlibur, salah satunya mereka perlu akomodasi yang terstandardisasi dengan baik. Melalui sertifikasi bintang 4 inilah The ONE Legian mampu meyakinkan tamu dan travel partner bahwa para tamu akan mendapatkan kualitas sesuai dengan klasifikasi bintangnya. Hotel yang berdiri tahun 2011 ini memiliki 301 kamar dengan desain modern minimalis yang memberikan kenyamanan luar biasa bagi para tamu. Terletak di lokasi yang fantastis di jantung area Legian, The ONE Legian dilengkapi dengan fasilitas lengkap seperti kolam renang, restoran, spa dan gym. Hotel bintang 4 ini adalah pilihan yang sempurna untuk para wisatawan yang mencari pengalaman Bali yang menyenangkan dan tak terlupakan. Kunjungi website-nya di www.theonelegian. com atau follow sosial media Instagram di @ theonelegian untuk informasi terkini mengenai promosi dan penawaran khusus dari The ONE Legian. (ad317)

Pawana Suta dan I Nyoman Musna. SAB kelompok SD yang berjumlah enam orang menampilkan pemetasan teater dengan tema ‘’Lestariang Budaya Bali’’. Dalam karya seni itu mereka memberikan pesan bahwa sesama orang tidak boleh mengejek. Sebagai generasi muda, anakanak harus tetap melestarikan budaya Bali seperti menari, di tengah serbuan budaya luar seperti dancer. SAB kelompok SMP juga tak mau kalah dalam penampilannya. Mereka membawakan tarian joged bumbung dengan pakem Bali. Puisi Bali, juga ditampilkan sebagai salah satu upaya pelestarian bahasa Bali. ‘’Gunakan bahasa daerah, cintailah bahasa Indonesia, pelajarilah bahasa asing,’’ serunya. SAB kelompok SMA juga tak mau kalah dari adikadiknya. Mereka menampilkan tarian pergaulan masyarakat Bali yakni Majangeran. Kelompok SAB SMA yang kebetulan tiga perempuan dan laki-laki, menjadi pasangan serasi malam itu. Sementara untuk pentas seni GAB. GAB Kelompok SD menampilkan seni gerak dan

PENTAS SENI - Salah satu pentas seni SAB dan GAB 2019. lagu Majangeran diiringi lantunan musik. GAB kelompok SMP mementaskan fragmen satu babak yang mengangkat tema manfaat meditasi. ‘’Apa pun masalahnya dapat diselesaikan dengan tenang,’’ kata perwakilan GAB dari SMP PGRI 5 Denpasar Gusti Ayu Putri. GAB kelompok SMA yang mendapatkan pementasan terakhir menampilkan drama yang berceritakan se-

luruh rangkuman kegiatan selama di pasraman. Dengan nada kocaknya, mereka membawakan pesan, bahwa dalam hal penampilan boleh saja mereka mengikuti perkembangan zaman, namun pengetahuan budaya dan adat Bali agar tetap menjadi karakter dan jati diri orang Bali. Ketua Panitia I Made Sueca menjelaskan, selama tiga hari peserta Pasraman

Bali Post/kmb

Ajeg Bali diberikan materi meditasi, yoga, diskusi, penguatan bahasa asing dan etika. Program pemilihan guru dan siswa Ajeg Bali ini bertujuan menjalankan swadharma, bagaimana B a li ya ng a d a m a nusia , alam, budaya serta kehidupannya, berlandaskan agama Hindu bisa tetap berlangsung, dari generasi ke generasi berikutnya. (sue/dar)

Belajar ’’Masatua’’ dari Youtube MENCERITAKAN kisah “I Kambing Takutin Macan”, penampilan I Kadek Angling Kenaka Baswara Wijaya memukau penonton saat acara penutupan Pasraman Siswa Ajeg Bali (SAB) dan Guru Ajeg Bali (GAB), di Pasraman Dalem Ketut, Lumajang, Samsam, Tabanan, Sabtu (10/8). Siswa kelas V SD Saraswati 3 Denpasar ini sangat piawai membawakan Satua Bali. Umurnya masih belia (10 tahun), tetapi sudah mampu membawakan cerita rakyat

I Kadek Angling Kenaka Baswara Wijaya CMYK

dengan baik. Menariknya, satua Bali yang dibawakan merupakan hasil belajar dengan orangtua dan seorang pengasuhnya. Meski sempat gagal menjadi juara dalam lomba masatua saat duduk di kelas III, namun tidak mematahkan semangatnya untuk terus belajar masatua Bali. Bahkan, dari masatua Bali, dirinya bersama dengan teman-temannya sempat pentas di salah satu stasiun TV. Kini, dari masatua Bali, dirinya jadi salah satu bahan materi untuk buku SMP dalam hal belajar masatua Bali yang bisa dibuka dengan link video. Anak kedua dari pasangan I Ketut Artawan dan Ni Luh Putu Eka Suyanti ini kesehariannya belajar masatua dari Youtube. Kemajuan teknologi sangat dimanfaatkan untuk belajar hal-hal pelestarian Bali. Salah satuanya belajar masatua. ‘’Banyak referensi dan bahan belajar masatua yang ditemui dalam Youtube. Kedua orangtua saya sangat mendukung saya dalam kegiatan bernapaskan Bali,” katanya. Adik dari Putu Cening Cahya Kalpika Samahita Wijaya, yang juga peserta SAB, kesehariannya belajar masatua Bali di rumah bersama sang bapak. “Bisa masatua rasanya senang Bali Post/wan sekali dan akan terus belajar ke depannya,” katanya. (dar)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Senin 12 Agustus 2019 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu