Page 1

16 HALAMAN

NOMOR 279 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

selasa pon, 12 JUNI 2018

Saiful Mujani Rilis Hasil Survei Pilkada Bali

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Putusan Bawaslu Bali

Program Bantuan Rp 500 Juta bagi Menang di Delapan Kabupaten, Koster-Ace Ungguli Mantra-Kerta Desa Pakraman Bukan ’’Money Politics’’

SAIFUL Mujani Research & Consulting merilis hasil survei peluang calon-calon Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali pada Pilkada 27 Juni 2018. Hasilnya, pasangan nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Tjok Oka Sukawati), dinyatakan unggul atas lawannya. Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati unggul di delapan kabupaten, sedan-

gkan paslon Mantra-Kertha unggul di Kota Denpasar. Survei dilaksanakan oleh Saifulmujani Research & Consulting periode 30 April hingga 6 Mei 2018. Demikian siaran pers tim KosterAce yang diterima Bali Post, Senin (11/6) kemarin. Deni Irvani, Direktur Riset Saiful Mujani Research & Consulting, di Denpasar, memaparkan survei dilakukan dengan sampel 820 orang, ke-

Bertemu Trump, Kim Nilai Bersejarah Seoul Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, Selasa (12/6) hari ini dijadwalkan bertemu di Singapura. Kedua pemimpin tersebut telah berada di Sinagpura. Bahkan, keduanya telah mengadakan pertemuan dengan PM Singapura Lee Hsien Loong. Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, Senin (11/6) kemarin, menyatakan harapan bagi keberhasilan KTT AS-Korea Utara. Ia menilai pertemuan itu hanya akan menandai awal ‘’perjalanan panjang’’ pelucutan nuklir Korea Utara. ‘’Presiden Trump telah menunjukkan kemauan kerasnya untuk menyelesaikan masalah nuklir Korea Utara dan membangun perdamaian di Semenanjung Korea melalui tindakan praktisnya. Kim Jong-un, di

sisi lain, telah menunjukkan upayanya untuk keberhasilan KTT dan kesediaan untuk denuklirisasi melalui langkah-langkah pendahuluan yang berani, termasuk pembongkaran situs uji nuklir Punggye-ri,’’ ujar Moon. Kata Moon, hubungan bermusuhan yang mengakar kuat, dan masalah nuklir Korea Utara tidak dapat diselesaikan dalam satu tindakan tunggal dalam pertemuan para pemimpin. ‘’Bahkan, setelah kedua pemimpin itu membuka dialog, masih dibutuhkan proses panjang, yang mungkin memakan waktu satu tahun, dua tahun atau bahkan lebih lama untuk menyelesaikan masalah sepenuhnya,’’ kata Moon dalam pertemuan mingguan dengan para pembantu utamanya, yang diadakan di kantornya, Cheong Wa Dae. Hal. 15 Bertemu

pada warga negara Indonesia (WNI) di Provinsi Bali yang sudah memiliki hak pilih. Dengan metode multistage random sampling desa/kelurahan di tingkat kecamatan dipilih dengan jumlah proporsional, dan memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sebesar ±3,5% pada tingkat kepercayaan 95 persen. Kesimpulan survei, jika pemilihan langsung gubernur Bali diadakan saat survei berlangsung, pasangan Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mendapat dukungan 48,3%, sementara Mantra–Kertha mendapat dukungan 26,9%. Yang belum tahu sekitar 24,8%. Selisih dukungan kedua pasangan sekitar 21,4%. Bila yang belum menentukan pilihan sebesar 24,8% dialokasikan secara proporsional, maka tingkat keterpilihan paslon nomor urut 1, Wayan KosterTjok Oka Artha Ardhana Sukawati, menjadi sebesar 64,2%, sedangkan paslon lawan hanya menjadi 35,8%. Dengan selisih mencapai 21,4%, juga menjadi indikasi bahwa tingkat keterpilihan paslon nomor urut 1 sudah tidak bisa dikejar lagi oleh

paslon lawan dalam waktu satu bulan sebelum masa kampanye berakhir tanggal 23 Juni 2018, mengingat secara empiris perubahan tingkat keterpilihan paslon maksimal 5%. Hasil survei tersebut menjadi indikasi bahwa bilamana Pilgub Bali dilaksanakan bulan Mei, dapat dipastikan bahwa pemenangnya adalah paslon nomor urut 1 Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, dengan potensi perolehan suara sebesar 64,2%, sedangkan lawannya 34,8%. Deni melanjutkan, tingginya elektabilitas paslon Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, lantaran Wayan Koster lebih populer (dikenal oleh 88% warga) dibanding lawannya, Rai Mantra (81%). ‘’Tingginya elektabilitas Wayan Koster juga didorong oleh besarnya dukungan dari massa pemilih PDI Perjuangan. Sementara PDI Perjuangan adalah partai dengan suara terbesar bila pemilu diadakan sekarang. Sentimen partai terlihat cukup kuat. Hal. 15 Unggul

BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bali menegaskan bahwa program bantuan Rp 500 juta pasangan calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta), bukanlah pelanggaran pemilu. Dengan kata lain, program bantuan Rp 500 juta MantraKerta bukanlah money politics. Putusan itu diambil setelah Bawaslu Bali menggelar rapat pleno, Senin (11/6/2018) dan dituangkan dalam surat berita acara dengan nomor 39/BAPLENO/VI/2018. Demikian sisran pers Tim Mantra-Kerta yang diterima Bali Post, semalam. Koordinator Divisi Hukum Bawaslu Bali Ketut Sunadra mengatakan penyampaian komitmen bantuan program bantuan Rp 500 juta per desa pakraman per tahun oleh Mantra-Kerta sebagai paslon nomor urut 2 dalam Pilgub Bali 2018 yang disampaikan dalam kegiatan kampanye bukan money politics. ‘’Komitmen bantuan Rp 500 juta bagi desa pakraman bukan merupakan tindak pidana administrasi politik yang dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan

KARTU YADNYA - Paslon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan I Ketut Sudikerta (Mantra Kerta), menyosialisasikan Kartu Yadnya Nawacandra sebagai salah satu dukungan dalam penguatan desa pakraman masif serta bukan merupakan tindak pidana pemilihan sebagaimana ketentuan yang diatur dalam UU 1 Tahun 2015 jo UU 10 Tahun 2016,’’ kata Sunadra. Menurutnya, komitmen program bantuan per tahun per desa pakraman oleh Mantra-Kerta merupakan janji program yang tertuang dalam penjabaran lebih lanjut dari visi-misi yang tidak disebar.

Selain itu bantuan Rp 500 juta merupakan bentuk komitmen pengakuan seutuhnya, sebagai sikap yang sebenarnya berasal dari watak yang keluar dari dalam diri Mantra-Kerta sebagai paslon yang selanjutnya mendorong rasa percaya diri dan semangat kerja menjalankan tugas menuju ke arah yang lebih baik. Hal. 15 Tidak Terpenuhi

Luzhniki Stadium

Kapasitas 80.000 Orang, Dilengkapi 30.000 Wi-fi

Stadion Luzhniki Bali Poss/afp

Moskow –

Luzhniki Stadium akan menjadi stadion bersejarah yang membuka perhelatan akbar Piala Dunia 2018 di Rusia. Stadion ini akan menampilkan laga pembuka antara tuan rumah Rusia melawan Arab Saudi di Grub A pada 14 Juni nanti.

Bali Poss/afp

Presiden AS Donald Trump dan PM Singapura Lee Hsien Loong.

Stadion Luzhniki ini merupakan stadion olahraga terbesar di Rusia yang juga akan menjadi saksi pertandingan final Piala Dunia 2018. Sebagai tuan rumah, Rusia nantinya akan menjamu 32 tim nasional berbagai negara. Semua tim tersebut akan terbagi dalam 8 grup dan bertanding di 10 kota yang ada di Negeri Beruang Merah itu. Stadion Luzhniki memiliki banyak sejarah. Di antaranya merupakan stadion utama Olimpiade 1980. Stadion Luzhniki yang memiliki kapasitas 81.000 penonton ini juga pernah menjadi stadion utama final Piala UEFA tahun 1999 dan final Liga Champions yang memper-

tandingan Chelsea dan Manchester United tahun 2008. Stadion ini menawarkan pemandangan yang sangat memukau. Meski berstatus sebagai stadion nasional, Luzhniki juga sempat dipakai sebagai homebase CSKA Moskow, Torpedo Moskow, dan Spartak Moskow. Spartak bahkan baru meninggalkan Luzhniki pada 2014, setelah mereka membangun Otkritie Arena. Tragedi juga sempat mewarnai sejarah Luzhniki. Pertandingan Piala UEFA antara Spartak Moskow melawan HFC Haarlem sebenarnya berjalan relatif normal dan membosankan. Hanya dua pintu dan tribun stadion yang dibuka dalam laga yang digelar pada 20 Oktober 1982 itu. Cuaca sedang turun salju dan

tak banyak penonton yang datang. Dari dua tribun yang dipersiapkan (masing-masing berkapasitas 23 ribu penonton), hanya tribun C yang diisi penonton yang jumlahnya cuma 12.000 orang saja. Stadion Luzhniki sudah dilengkapi dengan teknologi canggih dan fasilitas yang sangat bagus. Stadion Luzhniki memiliki 30.000 titik Wi-fi untuk memudahkan komunikasi selama perhelatan berlangsung. Selain itu, di sektor keamanan Stadion Luzhniki sudah dilengkapi dengan 1000 kamera pengaman untuk memastikan semuanya berjalan aman. Di sektor lapangan, Stadion Luzhniki menggunakan rumput alami dengan teknologi advance pada sistem drainase, sehingga ketika

PERTANIAN

hujan lebat mengguyur maka lapangan akan kembali kering hanya dalam waktu 30 menit saja. Selain itu, Stadion Luzhniki dilengkapi dengan Goal Line Technology yang akan memudahkan wasit untuk mengambil keputusan dalam pertandingan. Teknologi lainnya yang sedang tren di pertandingan sepak bola juga dihadirkan pada stadion ini yakni Virtual Assistant Referee. Penggunaan kedua teknologi tersebut bertujuan agar pertandingan berjalan lebih adil dan wasit juga bisa mengambil keputusan dengan lebih bijak. Kini stadion ini tengah berbenah untuk menyambut pembukaan Piala Dunia yang hanya menunggu hitungan hari. (kmb33/afp)

Kualitas Rendah, Hambatan Produk Lokal Masuk Hotel MENGGUNAKAN produk hasil pertanian lokal yang dihasilkan petani Bali sebenarnya memiliki keuntungan. Penelitian Fakultas Pariwisata Unud menyebutkan bahwa keunggulan produk lokal adalah harga yang relatif lebih murah dan cepat dalam pengirimannya. Sementara kelemahan paling mendasar adalah kualitasnya yang rendah. Selain itu ketidakmampuan petani Bali dalam menyediakan produk sepanjang waktu.

Dua persoalan mendasar tersebut dibenarkan Dr. Sukma Arida, dosen Fakultas Pariwisata Unud. ‘’Terjadi dikonektivitas antara pariwisata dan pertanian di Bali. Dan ini terjadi sejak lama,’’ kata Sukma. Sementara itu hotel dan restoran di Bali memiliki standar yang ketat tentang produk pangan yang dipakai. Misalnya, ada ketentuan bahwa produk pertanian yang dikonsumsi harus bebas kandungan kimia. Sukma lalu menceritakan pengalaman seorang pengusaha restoran di Ubud yang memilih mengolah lahan pertanian organik sendiri. ‘’Dia tidak berani menjamin kualitas sayur-mayur dan buah-buahan di pasar bahkan di mall sekalipun,’’ kata lulusan Doktoral UGM ini. Demikian pula dengan persoalan kontinunitas ketersediaan pangan yang dipicu oleh pengaruh cuaca dan juga masih rendahnya teknologi pertanian petani Bali. Kedua persoalan tersebut menjadikan ada

mata rantai yang terputus ketika berbicara tentang pemasaran produk pertanian dari hulu hingga hilir. ‘’Kita lemah dalam hal sistem informasi produk pertanian,’’ tegas Sukma. Makanya diperlukan terobosan kebijakan dalam upaya menautkan mata rantai yang terputus antara petani dan pariwisata. Ketua Bali Hotel Association (BHA) Ricky Putra mengakui kualitas dan kontinuitas produk lokal utamanya dari Bali masih menjadi kendala, sehingga beberapa produk didatangkan dari Jawa bahkan Sumatera. Ia menyatakan secara keseluruhan hotel menggunakan 75-80 persen produk lokal. Kebutuhan buah 80-85 persen merupakan produk lokal, sayuran 85-90 persen produk lokal, seafood hampir 100 persen menggunakan produk lokal, daging sapi dan kambing 50 persen produk lokal, sisanya impor. Kebutuhan tersebut tidak hanya dipasok dari

lokal Bali tetapi juga lokal Indonesia seperti Sumatera dan Jawa. Diakui produk daging ia masih mengimpor. Lantaran kualitasnya lebih bagus. Seperti wagyu, beef, lamb. Sayur juga ada beberapa yang diimpor seperti brokoli dan wortel. Ia menyadari, dalam perjalanannya banyak juga vendor atau rekanan lokal yang masih memiliki kendala dari sisi kualitas. ‘’Ya ke depannya semakin banyak vendor lokal dengan produk lokal akan semakin bagus,’’ imbuhnya. Perlahan-lahan diakui produk lokal kualitasnya mulai meningkat. Bahkan dengan perbaikan kualitas itu, beberapa produk yang dulunya impor kini telah dipasok dari lokal. Ia berharap petani yang menghasilkan produk kebutuhan hotel semakin meningkat kualitasnya dan standar kualitas juga harus diperhatikan. ‘’Kita berharap standar kualitasnya kontinu,’’ imbuhnya. (ata/may)


denpasar

2

Selasa Pon, 12 Juni 2018

Terminal Ubung Kini, Saat Arus Mudik

Lenyapnya Teriakan ”Jember…Jember…Jember…” Hari-hari saat mudik hari raya Idul Fitri biasanya merupakan waktu tersibuk di Terminal Ubung. Itu dulu, ketika bus Antar-Kota Antar-Provinsi (AKAP) masih diperkenankan menaikkan dan menurunkan penumpang di terminal yang terletak di Kelurahan Ubung, Denpasar Utara tersebut. Lantas bagaimanakah suasana Terminal Ubung pascastatusnya diturunkan dari tipe A menjadi tipe C, yang berarti hanya boleh melayani angkutan umum Antar-Kota Dalam Provinsi (AKDP) di saat mudik Lebaran tahun 2018 ini? EMPAT hingga tiga hari menjelang hari raya Idul Fitri, hiruk-pikuk para pemudik biasanya telah nampak di Terminal Ubung. Meski dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir penumpang yang mudik ke Jawa makin sedikit karena banyak di antaranya menggunakan kendaraan bermotor sendiri, denyut arus mudik masih tetap terasa. Pemudik terbanyak biasanya dengan tujuan Banyuwangi dan Jember, dua kabupaten di Jawa

Timur yang paling banyak memasok kaum urban ke Denpasar. “Sekarang sudah sangat sepi. Tidak ada lagi teriakan-teriakan awu-awu yang mengejar-ngejar penumpang,” kata Made Widana warga di sekitar Terminal Ubung. Awu-awu adalah sebutan calo tiket dari bus AKAP. Teriakan akrab yang sering terdengar “Jember…Jember…Jember” dari awu-awu Bus AKAP seperti AKAS sama sekali telah menghilang. Begitu pula dengan suara dari TOA

pengeras suara yang biasanya menginformasikan keberangkatan bus AKAP sudah tidak terdengar lagi. “Kalau sudah memasuki masa mudik Lebaran, terminal pasti lebih ramai,” kata Widana mengenang. Penurunan status terminal benar-benar menjadikan terminal yang pernah menjadi terbesar dan terluas di Bali ini sangat lengang. Tidak terlihat banyak aktivitas baik menurunkan ataupun menaikkan penumpang. Angkutan

dalam kota yang biasanya melayani jurusan Sanglah, Gajah Mada atau Terminal Kereneng hanya nampak beberapa unit saja. Itupun bukan untuk mencari penumpang karena sudah tidak ada lagi penumpang dengan jurusan itu. Terminal yang kini hanya boleh melayani penumpang tujuan Tabanan, Negara atau Singaraja ini menjadi semakin sepi karena penumpang dengan jurusanjurusan tersebut juga sudah jauh menurun. “Sejak sepeda motor bisa dimiliki dengan sangat mudah, semakin sedikit saja penumpangnya,” kata Ketut Abang yang mengais rejeki dengan mencarikan penumpang bagi angkutan umum yang masih beroperasi di Terminal Ubung. Kesengsaraan akibat sepinya Terminal Ubung juga dirasakan

oleh para pedagang yang memiliki kios-kios di dalam kawasan terminal. Sepinya aktivitas penumpang dan penyedia angkutan benarbenar membuat pedagang yang didominasi penyedia makanan ini sebagian besar bangkrut. Hanya beberapa saja yang masih nampak bertahan membuka warung makan. Nampak juga beberapa pedagang oleh-oleh yang memilih tetap membuka kios kecilnya dekat pintu masuk terminal. “Saya tidak tahu lagi harus mengambil pekerjaan apa. Hanya ini (berjualan - red) yang saya bisa,” kata salah seorang pedagang oleh-oleh. Dampak lebih besar merembet kepada sepinya bisnis kos-kosan di sekitar terminal Ubung. Dalam sejumlah perbincangan warga setempat, kamar-kamar kos yang

dulunya cukup laku disewa pekerja terminal, kini sangat sulit dicarikan penyewa. Sejak terminal dipindahkan ke Mengwi, pendapatan dari menyewakan kamar kos ikut menurun. Meski demikian, kondisi Desa Pakraman Ubung pascapemindahan terminal bus AKAP dinilai jauh lebih kondusif. Jero Bendesa Pakraman Ubung I Made Jesna yang mewilayahi Terminal Ubung mengakui bahwa telah ada keputusan paruman desa pakraman yang lebih memilih Terminal Ubung tidak lagi melayani bus AKAP. Dampak sosial negatif seperti kriminalitas yang sering harus diterima Desa Pakraman Ubung menjadi alasan kuat warga setempat mendukung keputusan pemerintah yang menurunkan status Terminal Ubung. (ata)

Antisipasi Pencurian

figur Pemanen Air Hujan BICARA soal penanganan krisis air di Bali, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan membuat sumur imbuhan. Berbeda dengan biopori, sumur imbuhan dinilai dapat memanen air hujan jauh lebih besar. Manajer Bali Water Protection Program (BWPP) Komang Arya Ganaris mengatakan hal itu, belum lama ini. Menurut pria kelahiran Singaraja 39 tahun silam, efektivitas sumur imbuhan dalam memanen air hujan telah dikaji melalui penelitian oleh peneliti dari Politeknik Negeri Bali. Alumni Universitas Warmadewa ini memberikan perhitungan tentang debit penyerapan air hujan dengan sumur imbuhan sebagai pengembalian air tanah adalah 0,009 meter kubik per jam atau 0,2157 meter kubik per hari untuk satu sumur. “Apabila semua kepala keluarga di Kota Denpasar yang berjumlah 220.150 KK (897.300 orang) masingmasing membuat satu sumur resapan, maka pada setiap hari hujan dapat dipanen sejumlah 47.485 meter kubik per hari. Bulan hujan efektif adalah empat bulan per tahun. Jadi, hasil pemanenan air hujan pertahun adalah 5.698.200 meter kubik per tahun,” kata pria yang aktif di sejumlah LSM ini. Ini berarti akan dapat dipanen 5.698.200.000 liter air per tahun. Jumlah yang cukup besar. Untuk itu, setiap keluarga atau rumah tangga di wilayah yang telah mengalami intrusi air laut cukup parah, seperti Kota Denpasar dapat membuat sumur imbuhan. Meski mampu memanen air cukup besar, membuat sumur imbuhan memerlukan biaya cukup besar. Pria yang akrab dipanggil Bobi ini menyebutkan, biaya pembuatan sumur imbuhan berkisar antara Rp 35 juta sampai dengan Rp 55 juta dengan tipe sumur imbuhan dangkal, sedang dan dalam. Tentu saja peran pemerintah dalam hal pendanaan menjadi penting untuk membantu dalam soal pembiayaan. (ata)

Polisi Pantau Rumah yang Ditinggal Mudik Denpasar (Bali Post) -

Polda Bali mengerahkan personelnya untuk melakukan patroli di seputaran Denpasar, guna mencegah terjadinya kasus pencurian di rumah kosong yang ditinggal mudik. Pasalnya, seperti tahun-tahun sebelumnya, kasus pencurian marak saat libur Lebaran. Personel yang dikerahkan bersenjata laras panjang. “Anggota menyambangi rumah kosong pada saat hari libur Lebaran. Para pelaku kejahatan kerap memanfaatkan kelemahan warga yang meninggalkan rumah dalam keadaan kosong,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, Senin (11/6) kemarin. Menurut Hengky Widjaja, pencuri bisa mengetahui rumah kosong atau tidak karena biasanya saat mudik warga sengaja menyalakan lampu rumah selama ditinggal mudik. Hal itu menjadi tanda bagi para pelaku kejahatan untuk menjadikan rumah tersebut sebagai sasaran aksi pencurian. “PaBerita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

troli ini diharapkan dapat menekan aksi kejahatan pencurian rumah kosong yang ditinggal mudik oleh pemiliknya,” ujarnya. Selain itu, Hengky Widjaja berbagi kiat aman mudik pada hari raya Idul Fitri. Yakni matikan listrik, kompor dan air saat mudik, kunci pintu, pagar, dan jendela rumah, amankan barang berharga, tidak menggunakan perhiasan berlebihan, aktifkan CCTV di rumah, perhatikan kelayakan kendaraan demi keselamatan dan kenyamanan di jalan. Apabila menukar uang, sebaiknya di bank dan jangan melalui calo, waspada kejahatan jalanan (street crime), cegah pelanggaran lalu lintas dan waspada kejahatan hipnotis serta jangan pernah percaya dengan orang lain. Mantan Kabag Binkar

Karo SDM Polda Bali ini mengungkapkan, Tim Supervisi Mabes Polri dan Pengawas Operasi (Wasops) Ketupat 2018 melaksanakan kunjungan ke Posko Ketupat Agung 2018 di Kantor Biro Operasi Polda Bali, Senin kemarin. Tujuannya guna mengecek kesiapan Polda Bali dalam menghadapi pengamanan arus mudik Lebaran tahun 2018. Tim Supervisi dan Wasops terdiri dari Irjen Pol. Agung Sabar Santoso, Brigjen Pol. I Ketut Argawa dan Brigjen Pol. Eddy Tambunan. Rombongan tersebut diterima Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Wayan Sunartha. Tim tersebut melakukan pengecekan sarana dan prasarana yang digunakan dalam pelaksanaan tugas operasi dan melakukan pemeriksaan admintrasi.

Bali Post/ist

PATROLI - Personel Polda Bali saat melaksanakan patroli ke rumah yang ditinggalkan mudik. “Tim Supervisi dari Mabes Polri memberikan arahan kepada seluruh pejabat yang terlibat Operasi Ketupat Agung 2018, agar personel memberikan pelayanan sebaik-baiknya ke-

pada masyarakat, terutama kepada masyarakat yang mudik. Dengan demikian, masyarakat merasa aman dan nyaman dalam melaksanakan mudik Lebaran,” ujarnya. (kmb36)

Dites Urine, Penjaga Masyarakat Manfaatkan MPP Kota Denpasar Saat Cuti Bersama Pastikan Pelayanan Tetap Maksimal, Sekda Lakukan Peninjauan Loket Positif Narkoba Denpasar (Bali Post) Antisipasi penyalahgunaan obat terlarang menjelang hari raya Idul Fitri dilakukan BNNK Badung bersama instansi terkait lainnya. Senin (11/6) kemarin, petugas melakukan tes urine terhadap puluhan karyawan angkutan umum di Terminal Mengwi, Badung dan hasilnya, penjaga loket positif mengonsumsi sabu-sabu (SS). Selanjutnya, pengguna SS tersebut dibawa ke Kantor BNNK Badung. Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini mengatakan, guna memperlancar kegiatan tersebut, pihaknya bersinergi dengan BNNP Bali, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, Polres Badung dan anggota TNI. “Ada 42 orang yang dites urine secara acak dan satu positif methampetamine (SS - red) yaitu kru angkutan umum,” ujarnya. Upaya selanjutnya, kata Masmini, pria yang positif mengonsumsi SS

tersebut diproses lanjut, yaitu assesmen dan dilanjutkan dengan rehabilitasi di Kantor BNNK Badung. “Tujuan kami melaksanakan kegiatan ini untuk menyemarakkan peringatan HANI 2018, dikaitkan dengan mudik Lebaran,” katanya. Masmini menambahkan, pihaknya menyasar kru angkutan umum karena mereka harus paham dan menyadari bila keselamatan paling utama. Apalagi mereka mengangkut para pemudik yang ingin merayakan Lebaran di kampung halamannya dengan gembira. “Jadi, kondisi kru angkutan umum khususnya sopir bus harus fit. Jangan sampai pakai narkoba dengan alasan staminanya biar bagus, padahal itu sangat keliru. Justru menggunakan narkoba saat berkendara berbahaya sekali,” tegas Masmini seraya mengimbau kepada penumpang maupun kru angkutan umum agar menjauhi narkoba. (kmb36)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Pemkab Terapkan Absensi ”Scan” Wajah Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

MENINJAU - Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara saat meninjau MPP Sewaka Dharma Kota Denpasar di Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar, Senin (11/6) kemarin. HARI pertama pelaksanaan cuti bersama tak menyurutkan animo masyarakat untuk memanfaatkan pelayanan publik di Kota Denpasar. Tampak sejak Senin (11/6) pagi, masyarakat telah mendatangi Mal Pelayanan Publik (MPP) Sewaka Dharma Kota Denpasar di Gedung Graha Sewaka Dharma, Lumintang. Masyarakat yang hadir sebagian besar melaksanakan pengurusan administrasi kependudukan. Guna memastikan maksimalnya pelayanan publik, Sekda Kota

Denpasar AAN Rai Iswara turun langsung memantau jalannya pelayanan sembari berbincang hangat dengan masyarakat. Salah seorang masyarakat, Yoga Juni Ariantika (17), mengaku sengaja memanfaatkan cuti bersama untuk mengurus e-KTP. Pengurusan ini dilakukan dengan harapan lebih sepi saat pelaksanaan cuti bersama. “Karena ada momentum cuti ini, saya pikir pelayanan akan sepi. Ternyata masyarakat yang datang cukup banyak, sehingga

hampir sama seperti pelayanan hari biasa,” ungkapnya. Hal senada disampaikan Suprayitno (33) yang mengurus perpanjangan e-KTP. Dia mengaku baru memiliki waktu luang saat cuti bersama. Karena kebetulan pelayanan publik di Kota Denpasar buka, dimanfaatkannya untuk mengurus e-KTP. “Beruntung pelayanan publik masih buka, sehingga masyarakat yang biasanya bekerja jadi terakomodasi saat cuti bersama, walaupun harus agak pagi lantaran pelayanan dimulai pukul 08.00 Wita-12.00 Wita,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Sekda Rai Iswara turut melaksanakan pemantauan di seluruh bidang pelayanan. Mulai dari Disdukcapil, pelayanan akta, pelayanan SIM, hingga perizinan. Dalam kesempatan tersebut juga turut dilaksanakan pemantauan pelayanan publik di Kantor Camat Denpasar Utara dan Puskesmas III Denpasar Utara. Sekda Rai Iswara saat diwawancarai di sela-sela pelaksanaan pemantauan pelayanan publik menjelaskan, hal ini merupakan upaya seluruh jajaran dan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar guna memaksimalkan pelayanan publik kepada masyarakat. Hal ini merupakan implementasi dari motto Sewaka Dharma yang menitikberatkan pada melayani

adalah kewajiban. “Denpasar sebagai Ibu Kota Provinsi Bali memiliki rutinitas yang padat, sehingga berbagai upaya dimaksimalkan guna memberikan layanan maksimal kepada masyarakat. Salah satunya adalah tetap memberikan layanan maksimal kepada masyarakat saat cuti bersama,” ujarnya. Meskipun berada dalam suasana hari raya dan cuti bersama, kata Rai Iswara, pelayanan publik di Kota Denpasar harus tetap maksimal. “Hari ini kami datang untuk memastikan bahwa pelayanan publik saat cuti bersama tetap maksimal. Jadi, seluruh bidang yang menangani pelayanan publik mulai dari MPP, puskesmas, kecamatan, serta kantor desa/lurah harus tetap memberikan pelayanan maksimal, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan waktu cuti bersama ini dengan maksimal, utamanya yang terkait dengan pelayanan publik,” tegasnya. Berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor: 061/516/Org, pelayanan publik yang ditangani Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Denpasar sedianya tetap melayani masyarakat pada tanggal 11, 12, 19, dan 20 Juni 2018, mulai dari pukul 08.00 Wita-12.00 Wita. Sedangkan pelayanan RSUD Wangaya dan Puskesmas tetap buka selama pelaksanaan cuti bersama. (ad452)


BADUNG

Selasa Pon, 12 Juni 2018

3

Hadiri HUT ST Tri Cakti Banjar Adat Angantiga

Bupati Ajak ST Laksanakan Konsep Tri Hita Karana

MENGHADIRI - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri HUT ke-41 Sekaa Teruna (ST) Tri Cakti Banjar Adat Angantiga, Desa Petang di Wantilan Banjar Adat Angantiga, Minggu (10/6). SEKAA Teruna (ST) Tri Cakti Banjar Adat Angantiga, Desa Petang merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke41 di Wantilan Banjar Adat Angantiga, Minggu (10/6). Acara tersebut dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Badung I Bagus Alit Sucipta, unsur Tripika Kecamatan Petang, Perbekel Desa Petang, Klian Dinas, Adat dan tokoh Kampung Islam Angantiga. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memberikan apresiasi dan dukungan kepada sekaa teruna khususnya ST Tri Cakti Angantiga. Menurutnya, sekaa teruna sebagai kaum milenial yang ada sekarang ini, ke depannya akan mengarah kepada kaum milenial yang digital. Untuk itu, Bupati Giri Prasta sangat mendukung sepenuhnya kegiatan sekaa teruna, baik itu sportivitasnya, termasuk bidang seni, adat dan budaya. Bupati Giri Prasta mengajak sekaa teruna melaksanakan kegiatan yang mengacu pada konsep Tri Hita Karana. “Tri itu tiga, Hita itu bahagia, Karana itu sebab.

Tri Hita Karana, tiga sebab yang membuat kita bahagia, yang terdiri dari parahyangan, pawongan dan palemahan,” katanya. Pada bidang parahyangan, kata Bupati Giri Prasta, sekaa teruna dapat melaksanakan kegiatan mareresik, pasang wastra saat pujawali di pura. Pawongan dan palemahan, bagaimana sekaa teruna dapat menjaga hubungan baik antara sesama dan menjaga lingkungannya dengan baik. “Tri Hita Karana muncul di Bali pada tahun 1968 dan agama Hindu disahkan oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1958. Tri Hita Karana berasal dari kitab suci Weda dan dicetuskan oleh I Gusti Ketut Kaler dari Banjar Tengah, Desa Adat Blahkiuh,” ungkap Giri Prasta. Guna mendukung kegiatan HUT ST tersebut, Bupati Giri Prasta menyerahkan bantuan berupa baleganjur dan semar pagulingan secara simbolis dan bantuan uang sebesar Rp 20 juta dari Dinas Kebudayaan, serta Rp 10 juta bantuan pribadi Bupati Giri Prasta dan Rp 5 juta dari I Bagus

Alit Sucipta. Ketua Panitia HUT ST Tri Cakti I Kadek Sukadana mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Badung dan atas program-program Pemkab Badung, khususnya dalam mendukung kegiatan kepemudaan dalam melaksanakan program-program sekaa teruna. Dukungan dari pemerintah ini sangat dirasakan sehingga sekaa teruna dapat meningkatkan sradha dan bhakti ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam bentuk ngaturang ayah di lingkungan desa adat. Sebelum puncak HUT ST Tri Cakti ke-41, telah diadakan kegiatan, seperti jalan santai, bersih-bersih di lingkungan tempat suci Banjar Adat Angantiga dan lomba-lomba di antaranya membuat canang sari dan kuwangen, pancak, Tri Sandya, nyurat Aksara Bali, dan lainnya. Kegiatan ini menghabiskan dana sebesar Rp 32.585.000. Dalam kesempatan ini, Perbekel Desa Petang I Wayan Suryantara juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Badung untuk memberikan semangat dan dorongan yang begitu bermanfaat bagi generasi muda penerus bangsa. Diharapkan, HUT ini bermanfaat bagi generasi muda dan masyarakat, serta sekaa teruna dapat menjadi contoh yang baik di lingkungan keluarga dan masyarakat umum. Selain itu, dapat melaksanakan kegiatan positif dan menjauhkan diri dari pergaulan bebas, obat-obatan telarang, minuman-minuman keras, narkoba, narkotika dan lainlainnya yang bisa menyebabkan kehancuran bagi kita semua. Dalam kegiatan HUT ST Tri Cakti Banjar Adat Angantiga, Perbekel Petang memberi bantuan sebesar Rp 20 juta. (ad448)

Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan ke Tanjung Benoa Meningkat Mangupura (Bali Post) Pada libur Lebaran tahun 2018 ini, pengunjung wisata bahari atau water sport di kawasan Tanjung Benoa mengalami peningkatan. Lonjakan kunjungan wisatawan ini mulai terlihat sejak Minggu (10/6) atau sejak H-5 Lebaran, terutama untuk kunjungan wisatawan domestik. Menurut Ketua Gabungan Pengusaha Wisata Bahari (Gahawisri) Badung Nyoman Wana Putra, meski banyak warga yang mudik ke kampung halamannya, namun banyak juga yang memilih untuk berwisata. Salah satunya ke kawasan Tanjung Benoa. “Peningkatan ini terlihat

Legalisir KK, Disdukcapil Diserbu Orangtu Siswa

Mangupura (Bali Post) –

Ratusan orangtua siswa memenuhi ruangan Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Badung yang berada di lingkungan Puspem Badung, Senin (11/6) kemarin. Kehadiran mereka sejak pukul 07.30 Wita ini bukan untuk mencari Kartu Tanda Penduduk elektronik, namun mereka rela mengantre untuk melegalisir Kartu Keluarga (KK) yang merupakan salah satu persyaratan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2018. Kadisdukcapil Badung I Nyoman Soka mengatakan, antrean panjang telah terlihat sejak pekan lalu. Orangtua siswa yang hadir merupakan orangtua atau wali dari siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. “Sejak Rabu lalu sudah ramai yang datang (legalisir KK – red). Ini untuk melengkapi persyaratan mencari SD dan SMP,” ujarnya. Menurut Soka, pelayanan kepada masyarakat akan tetap dibuka, meski bertepatan dengan cuti bersama. Berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 13 Tahun 2018 tentang Cuti Bersama PNS Tahun 2018 yang ditandatangani Presiden RI Joko Widodo pada 4 Juni 2018, para PNS mendapatkan cuti mulai tanggal 11, 12, 13,

14, 18, 19 dan 20 Juni 2018. Cuti ini sebagai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri. “Tanggal 15-16 Juni saja kita libur, selebihnya tetap memberikan pelayanan untuk semua jenis adminitrasi. Hanya saja pelayanan dibuka setengah hari dari pukul 07.30 Wita hingga 12.00 Wita. Masyarakat silakan datang jika ingin mengurus administrasi kependudukan,” katanya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Disdikpora Badung Ketut Widia Astika membenarkan pelaksanaan PPDB tahun pelajaran 2018/2019 menerapkan sistem zonasi berbasis KK. Kebijakan ini sesuai dengan amanat undang-undang dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2018 tentang PPDB. “Siswa yang ingin sekolah di Badung harus menunjukkan KK Badung. Namun sesungguhnya di

Bali Post/kmb27

LEGALISIR - Sejumlah orangtua siswa memenuhi Kantor Disdukcapil Badung untuk melegalisir KK yang merupakan salah satu persyaratan dalam PPDB tahun pelajaran 2018/2019, Senin (11/6) kemarin. perencanaan kami anak-anak yang ber-KK di luar Badung juga kami sudah porsikan kuota 10 persen,” katanya. Ketua Komisi IV DPRD Badung AAN Ketut Agus Nadi Putra mengakui, aturan baru pada PPDB tahun pelajaran 2018/2019 ini ada poin yang cukup memberatkan siswa maupun orangtua siswa, karena ada aturan yang menyatakan bahwa yang bisa bersekolah harus memiliki KK di wilayah yang dia tempati, minimal enam bulan. “Jika

kita mengacu pada Undangundang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan dasar sembilan tahun wajib menjadi tanggung jawab pemerintah terhadap warga negaranya untuk mendapatkan pendidikan tersebut,” terangnya. Menyikapi hal tersebut, politisi asal Kerobokan ini mendorong Disdikpora Badung membuat kebijakan untuk menyelesaikan permasalahan tumpang tindih aturan tersebut. (kmb27)

dari kunjungan wisatawan domestik ke Tanjung Benoa yang mencapai 15 persen. Mereka yang datang kemungkinan tidak sedang menjalankan puasa,” kata Wana Putra, Senin (11/6) kemarin. Untuk kunjungan domestik, kata Wana Putra sebagian besar didominasi oleh wisatawan asal Surabaya, Jakarta, dan Bandung. Sementara untuk wisatawan mancanegara masih didominasi oleh wisatawan Tiongkok. Saat ini rata-rata kunjungan per hari mencapai 400 orang. Sedangkan pada hari-hari biasa pengunjung wisata bahari di Tanjung Benoa hanya sekitar 300 orang. Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, pada

Mangupura (Bali Post) – Pegawai negeri di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung tidak bisa main-main dalam bekerja. Sebab, pemerintah setempat menerapkan absensi berbasis teknologi deteksi (scan) wajah. Sistem ini akan dipasang di 400 titik. Dikonfirmasi Senin (11/6) kemarin, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Badung Wayan Weda Dharmaja membenarkan jika pihaknya tengah melakukan pemasangan sistem aplikasi absensi deteksi wajah. Bahkan pemasangannya di seluruh instansi dan lembaga pendidikan seKabupaten Badung. Sistem ini diterapkan di sejumlah instansi, seperti SD, SMP, Puskesmas, Puskesmas Pembantu, Kantor Camat, Kantor Lurah/Desa, UPT, serta OPD. “Kami di Diskominfo yang memang menyiapkan. Sekarang kami dalam proses pemasangan alatnya (sistem deteksi wajah-red),” ujarnya. Setelah pemasangan alat pendeteksi, kata Weda Dharmaja program absensi tersebut akan diserahkan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk pengelolaan. “Kurang lebih ada 400 unit yang dipasang. Ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai,” katanya. Menurut Weda Dharmaja, program absensi deteksi

Dari Pariwisata Terjun ke Pertanian Ramah Lingkungan oleh CSR PT Tirta Investama (Aqua Mambal) bersama perkumpulan Janma. Kala itu pria kelahiran 14 Juli 1968 ini langsung mendapat kepercayaan untuk mengemban tugas sebagai Klian Munduk Bedugul Subak Mambal. Dari sana ia terus aktif belajar teknologi pertanian ramah lingkungan dari pendamping teknis Janma. Karena keuletannya belajar, kini ia mampu menjadi petani kader untuk mendukung penyebaran teknologi pertanian ramah lingkungan di Subak Mambal dan juga kepada pihak-pihak lainnya. Bahkan saat ini 65 persen lebih petani Munduk Bedugul yang menjadi tanggung jawabnya, mulai mengikuti dan menerapkan pertanian sehat dan ramah lingkungan. “Terkadang susah merubah mindset petani yang sudah puluhan tahun menerapkan

pertanian konvensional ke pertanian ramah lingkungan. Namun dengan sosialisasi yang intensif, perlahanlahan mereka (petani-red) mau menerapkan sistem pertanian ramah lingkungan ini,” ujar Ajik Kurnia, Senin (11/6) kemarin. Berkat kemampuan dan motivasinya yang kuat di dalam membantu meningkatkan taraf hidup petani, akhirnya Ajik Kurnia terpilih menjadi Ketua Koperasi Tani (Koptan) Mambal Lestari periode 2016-2020. Fokus kegiatan usaha Koptan ini yaitu pemasaran produk sehat petani berupa gabah dan beras sehat, serta sarana produksi organik untuk mendukung pengembangan Pertanian Sehat Ramah

H-5 Lebaran jumlah pengunjung memang tinggi. “Kami memprediksi kunjungan akan meningkat terus hingga H+5 Lebaran nanti,” ujarnya. Wana Putra mengeluhkan kendala yang dihadapi selama bertahun-tahun adalah terbatasnya lahan parkir. Apalagi sebagian besar wisatawan yang datang ke Tanjung Benoa merupakan rombongan yang menggunakan kendaraan besar seperti bus. Selain itu, akses jalan menuju kawasan wisata Tanjung Benoa juga relatif sempit. Untuk itu, pihaknya berharap agar segera direalisasikan adanya jalan alternatif supaya wisatawan senang berkunjung ke Tanjung Benoa. (kmb23)

Pemkab Terapkan Absensi ”Scan” Wajah

Gusti Putu Adnyana

GUSTI Putu Adnyana adalah salah seorang petani dari Banjar Trijata, Desa Mambal, Kecematan Abiansemal, Badung. Pria yang akrab disapa Ajik Kurnia ini sudah terlibat aktif mengembangkan budidaya padi ramah lingkungan di Subak Mambal sejak tahun 2015. Ada tiga alasan utama yang membuat dirinya tertarik dengan pertanian ramah lingkungan. Yakni produknya lebih sehat, lingkungan pertanian menjadi lestari, dan secara ekonomi hasilnya lebih menguntungkan. Ajik Kurnia mulai terjun ke dunia pertanian pada tahun 2013. Sebelumnya, selama 20 tahun ayah dari dua anak ini bergelut di industri pariwisata. Namun keberuntungan pada usaha pariwisata tidak memihak padanya, dan akhirnya terjun ke dunia pertanian melanjutkan pekerjaan orangtuanya yang menggarap lahan pertanian seluas 35 are, sekaligus merintis usaha warung makan di wilayah Mambal bersama istrinya. Titik awal ketertarikan dan keterlibatan Ajik Kurnia di dunia pertanian berawal dari adanya program pertanian ramah lingkungan yang dikembangkan

Bali Post/kmb23

Lingkungan (PSRL). Sebagai Ketua Koptan, ia terlibat aktif dalam membantu berbagai kegiatan sosialisasi dan penyebaran informasi teknologi PSRL kepada para petani, membangun jaringan pasar gabah dan beras sehat “Gumi Asih”. Berbagai suka duka telah dirasakan selama ini dalam mengelola koperasi. Di antaranya, sulitnya mengajak petani untuk menjual gabahnya ke koperasi dengan cara di panen sendiri, karena petani lebih suka dengan sistem tebas, sulitnya meyakinkan konsumen di Mambal untuk membeli produk organik, dan hasil yang diperoleh belum maksimal karena jaringan pasar masih terbatas. Namun, selama mengelola Koptan, ia juga banyak mendapatkan teman dan pengetahuan tentang perkoperasian maupun usaha pemasaran beras. Terbukti, Koptan Mambal Lestari telah menunjukkan geliatnya dalam memasarkan beras sehat Gumi Asih. “Malah kami ditantang menyediakan dua ton per bulan oleh pihak Orisa milik Aqua Home Service (AHS) Aqua Mambal. Tapi kami hanya bisa memenuhi 500-600 kilogram saja,” katanya. (win)

wajah erat kaitannya dengan penarapan e-Kinerja. Program ini berkaitan dengan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang diterima pegawai. Seperti diketahui, pembayaran TPP sebesar 70 persen bersifat statis dibayar rutin tiap bulan. Sisanya 30 persen TPP bersifat dinamis dengan rincian 15 persen dibayar tiap bulan berdasarkan absensi yang diverifikasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Sedangkan 15 persen lagi dibayar per triwulan berdasarkan realisasi anggaran Organisasi

Perangkat Daerah (OPD) yang diverifikasi Bagian Pembangunan Setda Badung. “Badung sudah merapkan e-Kinerja, di situ sangat berpengaruh sekali dengan pembayaran TPP masingmasing pegawai. Salah satu indikatornya adalah tingkat kehadiran yakni absensi,” terangnya. Birokrat asal Desa Sembung, Kecamatan Mengwi ini menegaskan, absensi deteksi wajah ini bersifat online. Sistem aplikasi absensi deteksi wajah tersebut mulai dipasang Senin (11/6). (kmb27)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Selasa Pon, 12 Juni 2018

Ketua DPRD Badung Hadiri Pelepasan Siswa SMP dan SMA CIS Bali SEKOLAH CIS Bali mewisuda dan melepas kelas IX angkatan II dan kelas XII angkatan I SMP dan SMA di aula sekolah setempat, Senin (11/6) kemarin. Ketua DPRD Badung Putu Parwata yang hadir dalam kesempatan itu memberikan apresiasi tinggi terhadap Sekolah CIS Bali yang telah berperan aktif membantu pemerintah memberantas kebodohan dan menyiapkan anak didik menjadi generasi penerus bangsa untuk pembangunan berkelanjutan, khususnya di Kabupaten Badung. Politisi asal Dalung itu didampingi Ketua Gatriwara Badung Nyonya Ayu Suarthini Parwata juga memberikan apresiasi tinggi kepada lembaga pendidikan di Kabupaten Badung, khususnya Sekolah CIS Bali di Dalung, yang telah melaksanakan tanggung jawab melakukan kegiatan pendidikan. Hal ini sangat sesuai dengan program Pemerintah Kabupaten Badung yang fokus terhadap pendidikan dan kesehatan, salah satunya melalui penyiapan fasilitas pendidikan pada anak didik mulai PAUD hingga SMA/ SMK sederajat. ‘’Kami selaku pemerintah memberi dukungan sepenuhnya sesuai kebutuhan sekolah.

Khusus kepada sekolah swasta, Pemkab Badung akan memberikan insentif atau reward kepada setiap sekolah dan lembaga yang mau membangun SDM, meningkatkan pendidikan melalui berbagai inovasi kegiatan sekolah,’’ terang Parwata. Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan akan memberikan dukungan penuh sarana-prasarana yang dibutuhkan yayasan atau sekolah swasta. Sebab, lembaga ini telah peduli dan berperan aktif membantu pemerintah memberantas kebodohan serta menyiapkan anak didik menjadi generasi penerus bangsa untuk pembangunan berkelanjutan, khususnya di Kabupaten Badung. Ketua Yayasan Cerdas Sehat Sejahtera I Made Yeskhiel Cristian Parwata mengatakan, Sekolah CIS Bali menaungi PAUD, SD, SMP dan SMA/SMK. Selain menyampaikan selamat dan sukses bagi siswa-siswi yang telah berhasil menyelesaikan pendidikannya di Sekolah CIS Bali Dalung, ia juga menyatakan berbesar hati dan bangga, karena yayasan telah mampu menyelesaikan tanggung jawab sekolah, yakni menyelenggarakan proses pendidikan dan belajar sampai tuntas sesuai ketentuan pemerintah berkat kerja

sama semua pihak. ‘’Sekolah CIS Bali telah sukses menamatkan SMP untuk kedua kalinya dan SMA pertama kali. Saya berharap ke depan Sekolah CIS Bali Dalung lebih maju dan terus berkembang ditunjang sarana-prasarana dan teknologi informasi yang dimiliki,’’ jelasnya. Pada tahun pelajaran 2018-2019 pihaknya memberikan kebijakan potongan biaya hingga 50 persen bagi siswa-siswi yang melanjutkan pendidikannya di Sekolah CIS Bali. Sementara itu, Kepala SMP dan SMA Sekolah CIS Bali Gede Bramandita berharap semakin tumbuh kepercayaan masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di Sekolah CIS Bali Dalung. Wisuda dan pelepasan 13 siswa kelas IX SMP CIS Bali dan 5 orang kelas XII SMA CIS Bali juga dihadiri pengawas SMA, Disdikpora Provinsi Bali, Disdikpora Kabupaten Badung, Kepala UPT Kecamatan Kuta Utara dan kepala sekolah di lingkungan Sekolah CIS Bali. Acara diisi berbagai hiburan hasil kreativitas siswa-siswi Sekolah CIS Bali serta penyerahan penghargaan untuk Kholifah Putnami Agustina yang berhasil meraih nilai tertinggi 281,0. (ad451)

BERSAMA - Ketua DPRD Badung Putu Parwata bersama jajaran Sekolah CIS Bali Dalung usai wisuda dan pelepasan kelas IX angkatan II dan kelas XII angkatan I SMP dan SMA di aula sekolah setempat.

BUKU – Dosen dan partisipan STPBI mendapat kenang-kenangan berupa buku dari SRI di sela-sela konferensi.

STPBI dan SRI Gelar ”International Interdisciplinary Conference’’ Bahas Aspek Berbagai Budaya Tingkat Nasional dan Internasional

SEKOLAH Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) Denpasar bekerja sama dengan Snehavardhan Research Institute (SRI) menyelenggarakan International Interdisciplinary Conference, Senin (11/6) kemarin. Konferensi ini mengusung tema ‘’The Aspects of Various Cultures at National and International Level’’. Kerja sama ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan dengan STPBI. Sebelumnya SRI telah melaksanakan konferensi di Malaysia, Swiss dan di negara lainnya. SRI mendatangkan 35 partisipan dari India, sedangkan partisipan dari STPBI adalah dosen-dosen STPBI. Beberapa partisipan juga memberi pemaparan makalah. Ketua STPBI I Made Sudjana, S.E., M.M., CHT., CHA. mengatakan, kerja sama konferensi ini merupakan yang pertama kalinya. Konferensi ini sangat penting dilakukan karena ia menyadari STPBI merupakan institusi pendidikan tinggi yang

memiliki kewajiban menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu riset, pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat. ‘’SRI berbasis riset. Mereka sudah banyak mengeluarkan hasil studi riset yang akan dipresentasikan oleh para anggotanya. Kami ingin melihat dan membandingkan riset yang dilakukan di India khususnya di bidang tourism,’’ bebernya. Kerja sama konferensi ini diharapkan bisa dilanjutkan dengan kerja sama dalam bidang riset antara India dan Bali. Apalagi Bali dan India memiliki kesamaan. ‘’Karena kami sekolah pariwisata, maka kami akan mencoba mengajak beliau melakukan riset di bidang pariwisata. Apalagi sekarang turis dari India sudah cukup banyak datang ke Bali dan penerbangan langsung dari Mumbai ke Denpasar sudah dibuka dua kali seminggu. Ini perlu dipikirkan, apa yang perlu kita lakukan untuk mendatangkan lebih banyak turis dari India, apa keinginannya, apa kendala mereka? Itu hanya bisa

dilakukan oleh riset,’’ jelas Made Sudjana. Chairman SRI Dr. Lalsinh Tawre didampingi Director SRI Dr. Snehal Tawre menyatakan datang ke Bali untuk melaksanakan konferensi internasional tentang warisan budaya India dan Bali. Bali dan STPBI khususnya dipilih menjadi tempat konferensi ke-12 karena Bali memiliki layanan perhotelan yang sangat baik. Konferensi ini terutama membahas mengenai aspek budaya India dan Bali. Ia memiliki banyak riset yang meneliti dari berbagai aspek. ‘’Kami memiliki makalah tentang tari Bali, budaya makanan, budaya kerja dan berbagai aspek budaya. Para peserta akan membahas berbagai aspek budaya,’’ imbuhnya. Tujuan konferensi ini agar terjalin interaksi antara India dan Bali. Apalagi hubungan antara India dan Bali sudah sejak lama terjalin. ‘’Jadi, kami mengulas memori lama dan memperbarui hubungan dengan Bali,’’ pungkas Lalsinh Tawre. (ad449)

Tujuh Kapal Patroli Siaga di Selat Bali

Banyuwangi (Bali Post)Mengantisipasi kecelakaan laut dan terorisme, tujuh kapal patroli dikerahkan di Selat Bali selama musim arus mudik. Ketujuh kapal cepat tersebut gabungan dari TNI/Polri dan Basarnas. Dua di antaranya dikerahkan dari Mabes Polri dan Polda Jatim. Mabes Polri mengirim Kapal Polisi (KP) Gagak 3011, sedangkan Polda Jatim menerjunkan satu KP dengan senjata lengkap. ‘’Jalur Selat Bali selalu mendapatkan atensi khusus setiap musim arus mudik dari Mabes Polri,’’ kata Kasatpolair Polres Banyuwangi AKP Subandi, Senin (11/6) kemarin. Kapal milik Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Mabes Polri ini mulai disiagakan di Pelabuhan Ketapang sejak Sabtu (9/6) malam lalu dan akan bertugas hingga arus balik Lebaran. Subandi menjelaskan, Mabes Polri dan Polda selalu memberikan atensi khusus terhadap pengamanan Selat Bali. Sebab,

selain rawan laka, juga rawan aksi terorisme karena menjadi salah satu akses menuju Bali. Selama di Ketapang, dua KP tersebut berpatroli bergiliran bersama lima kapal patroli lain, yaitu dua KP dari Satapolair Banyuwangi, satu kapal TNI-AL dan dua kapal milik Basarnas. Sasaran patrol mengawasi aktivitas pelayaran selama arus mudik. ‘’Selat Bali itu rawan laka, akibat cuaca atau insiden lain, seperti kebakaran kapal. Karena itu, kami siaga 24 jam mengawasi aktivitas pelayaran. Jika ada insiden, kami sudah siap,’’ tegasnya. Patroli bergerak mulai dari Pelabuhan Ketapang menuju perairan Selat Bali dan sekitar Gilimanuk. Khusus kapal dari Mabes Polri dilengkapi jaket pelampung dalam jumlah banyak dan dua pucuk senjata V2 serbu. Aktivitas patroli di Selat Bali ini dipantau langsung dari Mabes Polri. Sebab, selama arus mudik, jalur Ketapang–Gilimanuk selalu dipadati pemudik. (kmb30)

Menpar Dorong Penerbangan Banyuwangi-Bali Dibuka Lagi Banyuwangi (Bali Post) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mendorong penerbangan dari Bandara Banyuwangi ke Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali dibuka lagi. Tujuannya, mendukung paket wisata ke Banyuwangi, khususnya momen pertemuan IMF-World Bank di Nusa Dua, Badung, Bali pada Oktober mendatang. Menpar meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyediakan slot time untuk penerbangan langsung rute Banyuwangi-Bali. ‘’Ini ada misi khusus agar peserta pertemuan tahunan para ekonom dunia bisa berkunjung ke Banyuwangi dengan lebih mudah. Saya harap teman-teman di Kemenhub bisa menyediakan slot waktu di Denpasar,’’ kata Arief di Banyuwangi, Senin (11/6) kemarin. Pihaknya berharap penerbangan Banyuwangi-Bali bisa terealisasi Juli 2018, sehingga operasional penerbangan bisa berjalan lancar saat event IMF-World Bank. Sebab, maskapai NAM Air serius menggarap rute

ini. ‘’Bandara Banyuwangi memiliki banyak slot luang. Saya sudah bertemu NAM Air. Kita dorong agar secepatnya ada penerbangan ini,’’ tambahnya.  Manajer NAM Air Banyuwangi I Gde Chrisna membenarkan kendala sementara rute Banyuwangi-Bali adalah slot time di Bali. Rencananya, anak perusahaan Sriwijaya Air ini akan menggunakan pesawat ATR 72-600. Ia mengusulkan penerbangan Bali ke Banyuwangi dibuka sore hari sekitar pukul 18.00 WIB dan kembali ke Bandara Ngurah Rai keesokan pagi. Jadwal ini menyesuaikan trip wisatawan. Menurutnya, wisatawan mancanegara dari Bali bisa mengikuti penerbangan terakhir sore hari, lalu menuju puncak Ijen dan kembali ke Bali keesokan pagi.  Pihaknya optimis okupansi penumpang akan tembus 90 persen dengan jadwal tersebut. ‘’Terbang dari Banyuwangi ke Bali bisa diisi pekerja, sedangkan penerbangan sore dari Bali ke Banyuwangi diisi wisatawan ke Ijen,’’ imbuhnya. (kmb30)

BANYUWANGI - Aktivitas penerbangan di Bandara Banyuwangi.

Bali Post/kmb30

PATROLI - Kapal polisi berpatroli di perairan Ketapang-Gilimanuk, Senin (11/6) kemarin.

Bali Post/kmb30

Pengerjaan ”Underpass’’ Simpang Tugu Ngurah Rai Diliburkan Mangupura (Bali Post) Ditinggal mudik Lebaran, pengerjaan fisik proyek underpass simpang Tugu Ngurah Rai diliburkan sementara. Selama hari raya Idul Fitri, pihak Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) memfungsikan frontage yang ada di kanan dan kiri proyek. Hal ini untuk mengurangi kemacetan kendaraan dari dan menuju Kuta Selatan, Badung. Dari pantauan di sekitar proyek, aktivitas yang biasanya ramai, Senin (11/6) kemarin terlihat lengang. Alat berat dan peralatan proyek yang dipakai pekerja selama ini sudah dipinggirkan sementara.

Saat dikonfirmasi, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII Nyoman Yasmara mengatakan, saat ini seluruh tenaga proyek sudah mudik ke kampung halamannya, sehingga pengerjaan fisik seperti struktur bottom slab dan dinding underpass dihentikan sementara. Pekerjaan akan dilanjutkan lagi pada H+4 Lebaran. ‘’Minggu malam atau H-5 Lebaran menjadi pengerjaan pengecoran terakhir,’’ ujarnya. Meski tidak ada pekerjaan fisik, saat ini di lokasi proyek sedang dilakukan pembersihan untuk jalur Lebaran.

Material yang masih berserakan di badan jalan terus dibersihkan. Rambu-rambu yang rebah dikembalikan ke posisi semula. Frontage yang ada di kanan dan kiri difungsikan. Untuk itu, selama libur Lebaran tetap ditugaskan sejumlah pekerja seperti tenaga kebersihan untuk perawatan landscape dan penyiraman tamanan serta petugas jaga. Dijelaskannya, sampai Minggu (10/6) lalu, progres pengerjaan underpass simpang Tugu Ngurah Rai sudah mencapai 73,8 persen. Pengerjaan terakhir meliputi struktur bottom slab dan retaining wall atau

dinding penahan di sisi utara. Dihubungi terpisah, Kasatlantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawati Ismail menyatakan, selama libur Lebaran pengaturan lalu litas dilakukan seperti biasa. Hal itu karena kawasan Badung bukan merupakan jalur mudik. Meski demikian, pihaknya memperkirakan kunjungan wisatawan akan membeludak. Untuk itu, pengaturan lalu lintas menuju jalur objek wisata diperkuat. ‘’Yang menjadi atensi kami adalah kawasan objek wisata. Untuk pengaturan lalu lintas sudah dibangun pos-pos,’’ pungkasnya. (kmb23)

Jual Ular Piton, Pemudik Digelandang ke Polres Banyuwangi (Bali Post) Jual-beli satwa langka berhasil dibongkar Satuan Reskrim Polres Banyuwangi, Senin (11/6) kemarin. Dari pelaku, polisi mengamankan satu ekor ular sanca bodo (python molurus). Yang menarik, pelaku berdalih terpaksa menjual binatang dilindungi itu lantaran hendak ditinggal mudik ke Malang. Pelakunya, Adha Fabia Fazza (27), asal Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi. Polisi menangkap pemuda ini ketika hendak menyerahkan barang bukti ular piton di Jalan Raya Srono, Desa Kebaman, Kecamatan Srono. ‘’Berawal dari informasi yang kami terima, akhirnya kami bergerak dan mengamankan pelaku bersama barang bukti,’’ kata Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Banyuwangi Ipda Nurmansyah.

Jual-beli satwa langka itu ditawarkan melalui jejaring sosial yang tertutup. Polisi harus melakukan pengintaian cukup lama untuk menyergap pelaku. Akhirnya pelaku muncul membawa sebuah kardus. Setelah diperiksa, ternyata berisi seekor ular piton yang panjangnya 1 meter lebih. Ular dilindungi ini sedianya dijual seharga Rp 200.000. ‘’Sebelum dijual, kami sergap bersama barang bukti,’’ jelasnya. Diamankan pula bukti percakapan transaksi penjualan satwa tersebut. Pelaku dijerat dengan Pasal 40 ayat (2) junto 21 ayat (2) huruf a UU No.5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam. Ancamannya 5 tahun penjara dan denda Rp 100 juta. Kepada penyidik, pelaku berdalih terpaksa menjual ular tersebut lantaran hendak mudik ke Malang. ‘’Kalau tidak dijual,

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

ularnya tidak ada yang merawat. Jadi, saya tawarkan,’’ kata pelaku. Ular itu awalnya dibeli seharga Rp 100.000 dari situs online, lalu dipelihara selama dua tahun. Pelaku berdalih tak tahu jika ular tersebut dilindungi. Sehari-harinya binatang melata ini dipamerkan di salah satu tempat wisata di Desa Purwodadi, Banyuwangi. Kepala Resort Konservasi Wilayah 14 Kantor SDA Banyuwangi Vivi Primayanti menjelaskan, ular sanca bodo masuk satwa dilindungi. Motif kulitnya sepintas mirip ular sanca kembang. Bedanya, motif kulitnya agak kekotakan, lalu ada motif segitiga di kepala. ‘’Populasinya mulai langka, sehingga dilindungi,’’ ungkapnya. Ular tersebut sementara dititipkan di pusat perlindungan binatang di Banyuwangi. (kmb30)


daerah

Selasa Pon, 12 Juni 2018

5

Soal Perekrutan Naker Bernuansa SARA

Pengawasan Kewenangan Pemprov

Mangupura (Bali Post) – Pengawasan perekrutan tenaga kerja (naker) yang kerap menyinggung suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) mendapat respons Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung. Pemkab Badung melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja setempat menyebutkan kewenangan pengawasan terhadap perekrutan naker menjadi kewewenangan pemerintah provinsi (pemprov). Kendati demikian, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan, Senin (11/6) kemarin. Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Badung Ida Bagus Oka Dirga mengatakan, untuk membangun regulasi baru guna mencegah terjadinya pengumuman perekrutan karyawan hotel bernuansa SARA, perlu ada koordinasi lagi dengan pihak Pemprov Bali. ‘’Kewenangan terkait pengawasan ada di sana,’’ ujarnya, Senin (11/6) kemarin. Menurutnya, dalam Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan pada Bab III Pasal 5 sudah jelas berbunyi bahwa setiap tenaga kerja memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi untuk memperoleh pekerjaan. Regulasi ini sudah cukup untuk melakukan tindakan. Oka Dirga menegaskan, adanya perusahaan yang mengumumkan perekrutan karyawan memakai unsur agama adalah menyalahi ketentuan. Oleh karena itu, dapat dikenakan sanksi mulai dari teguran hingga pencabutan izin. ‘’Hal ini tertuang dalam Pasal 190 tentang sanksi administratif dalam undang-undang tersebut,’’ tandasnya seraya menambahkan, permasalahan tersebut harus dipecahkan bersama-sama dengan melakukan pengawasan agar persoalan serupa tidak terulang kembali. (kmb27)

Festival Panji akan Warnai PKB Denpasar (Bali Post) – Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40 tahun ini akan diwarnai pula dengan Festival Panji/INAO Internasional. Festival yang diikuti peserta dari negara-negara ASEAN termasuk Indonesia ini antara lain diisi pergelaran, workshop dan pameran. Festival Panji/ INAO Internasional merupakan sinergi kegiatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang akan dilaksanakan pada 2829 Juni 2018. ‘’Festival Panji atau INAO yang diikuti negara-negara ASEAN itu didanai oleh Ditjen Kebudayaan Kemendikbud. Kami hanya menyiapkan tempat,’’ ujar Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha, di Denpasar, belum lama ini. Selain di Bali, Festival Panji juga dilaksanakan di sejumlah provinsi Indonesia, di antaranya Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta dan DKI Jakarta. Pelaksanaan Festival Panji oleh Ditjen Kebudayaan Kemendikbud sudah dibahas sejak tahun lalu di Jakarta. Termasuk mengenai Bali sebagai salah satu lokasi pelaksanaannya. ‘’Panji lahirnya di Kediri, Jawa Timur. Pembukaan maunya di Jakarta, tapi kami minta agar di Bali sehingga bisa dirangkaikan dengan Pesta Kesenian Bali,’’ jelasnya. Menurut Beratha, Festival Panji rencananya mengundang negara-negara ASEAN, namun yang sudah menyatakan siap hadir baru tiga negara yakni Indonesia, Kamboja dan Thailand. Festival ini disebut INAO di Thailand. Untuk di Bali sebagai wakil Indonesia akan ditampilkan Gambuh dan Legong Lasem yang mengangkat tema atau cerita Panji. Sebelumnya, pengamat budaya Wardiman Djojonegoro mengatakan, keberadaan Gambuh dan Gambuh Anyar sebetulnya menunjukkan bila pergelaran Panji masih sangat hidup di Bali. Bahkan bisa menjadi suatu inspirasi untuk membangkitkan lagi cerita Panji di daerah lain seperti Jawa Timur. ‘’Panji berlainan di setiap daerah. Di Jawa Timur cerita Panji berbahasa Jawa. Di Bali menggunakan bahasa Bali kuno. Di Malaysia memakai bahasa Melayu,’’ papar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di era Presiden Soeharto ini. (kmb32)

Tantangan PPDB 2018

Pemerintah Mesti Cegah Upaya Sekolah Negeri ”Oriented’’

PENDAFTARAN Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018 tingkat SMP dan SLTA dimulai 18 Juni. Tahun lalu Disdikpora Bali dituding kalangan sekolah swasta telah gagal menerapkan sistem PPDB untuk SMA/SMK. PPDB 2017 di Bali amburadul hingga keluarnya Pergub No.40 Tahun 2017. Akankah PPDB 2018 sama nasibnya seperti tahun lalu?

Cuti Bersama

Puskesmas Dipadati Masyarakat

Denpasar (Bali Post) – Cuti bersama terkait hari raya Idul Fitri tidak memengaruhi pelayanan di bidang kesehatan. Seperti terlihat di Puskesmas III Denpasar Utara, Senin (11/6) kemarin, kunjungan masyarakat pada hari pertama cuti bersama cukup padat. Bahkan, nomor antrean yang diambil sejak pagi hingga pukul 10.00 Wita mencapai 100 orang. Menurut Kepala Puskesmas III Denpasar Utara dr. A.A. Ngurah Taruma Wijaya, begitu pelayanan dibuka sudah 100 antrean masyarakat yang masuk dan 70 mendapatkan pelayanan. ‘’Pelayanan kesehatan selama cuti tetap berlangsung seperti hari biasa. Kami tetap memberikan pelayanan pada tanggal 11, 12, 19 dan 20 Juni,’’ ujarnya. Pelayanan di Puskesmas Denpasar

Utara ditinjau Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara didampingi Plt. Kabag Humas dan Protokol I.B. Mayun Suryawangsa dan Kabag Organisasi Setda Kota Denpasar I.B. Alit. Selain puskesmas, pelayanan publik Pemkot Denpasar yang berada di Mal Pelayanan Publik, Gedung Sewaka Dharma Lumintang, serta RSUD Wangaya juga tetap memberikan pelayanan pada cuti bersama.

Sekda Kota Denpasar Rai Iswara menyatakan, pelayanan publik saat cuti bersama tetap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Hal ini berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor : 061/516/Org. bahwa pelayanan publik yang ditangani Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Denpasar yang tetap melayani pada tanggal 11, 12, 19 dan 20 Juni 2018 pada pukul 08.00-12.00 Wita. Keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri PAN-RB RI menetapkan hari cuti bersama pada tanggal 11, 12, 13, 14, 18, 19 dan 20 Juni 2018. Kendati demikian, pelayanan publik di Kota Denpasar tetap beroperasi

Siapkan Dokter ”Onside’’ dan ”Oncall’’ Denpasar (Bali Post) Selama libur Lebaran pada 11–20 Juni, RSUP Sanglah hanya libur tiga hari yaitu 14–16 Juni 2018. Selama libur, poliklinik tutup, sedangkan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) disiapkan dokter onside dan oncall. ‘’RSUP Sanglah hanya mengambil cuti bersama tanggal 14 Juni. Tanggal 15-16 Juni kan libur resmi, sedangkan tanggal 17 hari Minggu. Tanggal 11–13 Juni kami tetap memberikan pelayanan seperti biasa,’’ beber Plh. Direktur Utama RSUP Sanglah Dr. dr. I Ketut Sudartana, Sp.B.-KBD., Senin (11/6)

kemarin. Kebijakan ini diambil karena Bali baru saja merayakan hari raya Galungan dan Kuningan dengan libur tiga hari. Libur selama itu mengurangi jumlah pasien yang datang ke RSUP Sanglah. Makanya untuk memberikan layanan yang optimal, libur Lebaran hanya tiga hari. Di samping itu, karyawan RSUP Sanglah sebagian besar non-Muslim. ‘’Untuk karyawan yang Muslim berlaku libur 11–20 Juni, sedangkan yang non-Muslim hanya libur tanggal 14–17,’’ tandasnya. Selama libur tiga hari, pasien poliklinik diarahkan ke IGD.

Di IGD disiapkan enam dokter spesialis onside 24 jam yang terdiri atas dokter spesialis bedah umum, penyakit dalam, kandungan, anak, radiologi dan anastesi. Sistem dokter onside telah dilakukan sejak dua tahun lalu saat libur bersama. Selain itu, ada dokter oncall. ‘’Begitu ada pasien, mereka (dokter spesialis) ditelepon dan dipanggil oleh IGD yang menyampaikan bahwa ada pasien yang perlu penanganan. Yang jaga oncall respond time-nya 30 menit harus sampai di rumah sakit,’’ ujar Sudartana. RSUP Sanglah mempunyai 350 dokter spesialis, sehingga tidak akan

Pemasok Mulai Setok Ikan

Bali Post/sue

M.S. Chandra Jaya

Bagus Ketut Lodji

Pergub No.40/2017 juga ditentang oleh sejumlah kepala sekolah swasta lantaran adanya PPDB gelombang II yang berdampak pada tersedotnya calon siswa baru yang sudah diterima di sekolah swasta. Sebab, masih banyak SMA dan SMK swasta di Denpasar yang kekurangan siswa. Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Provinsi Bali menggelar rapat pleno belum lama ini membahas kemungkinan pergub yang sama turun lagi karena merugikan sekolah swasta. Ketua BMPS Bali Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. menegaskan, pada prinsipnya semua orang harus diberi ruang akselerasi pendidikan setinggitingginya. Apalagi di Bali sejumlah daerah menerapkan wajib belajar SMP dan SMA/ SMK. Model PPDB tak boleh menyengsarakan sekolah swasta. Buktinya dengan dibukanya gelombang II oleh pergub tahun lalu membuat siswa yang sudah diterima di swasta lari ke sekolah negeri. UU Sisdiknas sudah mengatur tidak boleh lagi ada dikotomi antara sekolah negeri dan swasta. Maka menjadi kewajiban pemerintah memberdayakan sekolah swasta yang belum berkualitas menjadi berkualitas. Apalagi dengan PPDB zonasi tak ada lagi ada sekolah negeri favorit, harusnya SDM guru yang berkualitas sebelumnya terpusat di satu sekolah bekas RSBI disebar ke sekolah swasta. Menurutnya, konsep tak ada lagi dikotomi antara sekolah negeri dan swasta masih sebatas wacana. Jika mau melak-

sanakan secara konsekuen, penuhi dulu daya tampung sekolah swasta secara maksimal baru membuat sekolah negeri baru. Pemerintah tak boleh hanya memikirkan sekolah negeri, sebab peran sekolah swasta jauh lebih awal dalam mencerdaskan anak bangsa. Perguruan swasta lahir saat perang kemerdekaan 1954 yang mestinya ikut diperhatikan oleh pemerintah. ‘’Menjadi tugas pemerintah untuk mencegah upaya yang mengarah pada sekolah negeri oriented (berorientasi pada sekolah negeri saja),’’ ujar Chandra Jaya. Hal yang sama diungkapkan Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. Ia tak ingin lagi ada keluar pergub. Caranya, jika semua kuota sekolah di negeri terisi, dilanjutkan untuk sekolah swasta. Kalau semua sudah terisi barulah diturunkan kebijakan yang merangkul siswa yang belum mendapat sekolah. Untuk itu, pemerintah tak perlu lagi membuat sekolah negeri baru karena semua potensi lulusan tertampung. Ia setuju semua lulusan SD dan SMP tertampung di lembaga pendidikan, namun bukan dengan cara menambah kuota di sekolah negeri mengingat sekolah swasta masih banyak yang kosong. Pemerintah harus mencegah terjadinya sekolah negeri oriented. Untuk itu, mulai sekarang pemerintah harus membantu sekolah swasta menjadi berkualitas agar dipilih masyarakat. Caranya, gelontorkan dana APBD untuk mensubsidi siswa sehingga semua biaya pendidikan di semua jenjang menjadi lebih murah. (sue)

pada tanggal 11, 12, 19 dan 20 Juni 2018 pada pukul 08.00-12.00 Wita, sehingga diharapkan masyarakat tetap dapat memaksimalkan pengurusan administrasi dan menerima pelayanan kesehatan. Hal itu tak terlepas dari motto pelayanan publik Pemkot Denpasar Sewaka Dharma, yakni melayani adalah kewajiban yang tentunya dapat selalu dipegang oleh seluruh aparatur dalam memberikan pelayanan. ‘’Pelayanan maksimal tetap kami laksanakan dalam cuti bersama ini seperti mengurus administrasi, baik kependudukan, perizinan maupun yang lainnya,’’ ujar Rai Iswara. (kmb12)

Lebaran, RSUP Sanglah Libur Tiga Hari

Penuhi Permintaan Konsumen

Bali Post/sue

Bali Post/kmb12

KUNJUNGAN - Suasana masyarakat yang berobat ke Puskesmas III Denpasar Utara, Senin (11/6) kemarin.

Mangupura (Bali Post) Menjelang hari raya Lebaran, pedagang ikan mulai mengantisipasi kekurangan pasokan ikan. Banyak pemasok ikan di Pasar Ikan Kedonganan menyetok ikan untuk memenuhi permintaan konsumen selama libur Idul Fitri. Menurut salah seorang pedagang ikan, Wayan Seni, biasanya menjelang Lebaran, harga ikan naik. Hal ini diakibatkan banyak nelayan yang tidak melaut, karena mudik ke kampung halamannya. Hal ini menyebabkan

pasokan ikan di pasar mulai berkurang. ‘’Mendekati hari raya, harga ikan selalu meningkat cukup tajam. Bahkan, harga di pedagang eceran bisa naik dua kali lipat,’’ ujarnya ditemui Senin (11/6) kemarin. Ia memperkirakan pasokan ikan dari luar Bali sedikit tersendat karena semua berkonsentrasi pada hari raya. ‘’Saat ini distribusi ikan dari luar Bali belum mengalami hambatan, sehingga permintaan konsumen masih dapat dilayani dengan baik,’ ucapnya. (kmb23)

Sindikat Ganja 12 Kilogram Ditangkap Denpasar (Bali Post) Tim Bidang Berantas BNNP Bali mengungkap jaringan bandar ganja yang beraksi di Bali. Lima pelaku ditangkap di Jalan Mataram, Kuta, Jalan Moh. Yamin Renon dan Panjer, Denpasar Selatan, Kamis (7/6) lalu. Barang bukti yang disita sekitar 12 kilogram ganja. ‘’Identitas pelaku belum bisa diekspos karena masih dikembangkan. Untuk kasus ganja mungkin kasus ini barang buktinya terbanyak,’’

tegas sumber yang enggan disebut identitasnya, Senin (11/6) kemarin. Sumber itu melanjutkan, pengungkapan jaringan ini berlangsung cepat dipimpin Kasi Intelijen Bid. Berantas BNNP Bali Kompol Saifudin Jupri. Awalnya petugas menggerebek pengedar yang tinggal di Jalan Mataram, Kuta. Setelah dikembangkan ternyata mengarah ke rumah di Jalan Moh. Yamin, Renon, Denpasar Timur. Kemudian dikembangkan

lagi ternyata mengarah ke wilayah Panjer, Denpasar Selatan. ‘’Harus bergerak cepat biar tidak bocor, apalagi antara pelaku di Renon dan Panjer ada kaitannya. Untungnya semua berhasil diungkap,’’ tandasnya. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut. ‘’Besok (hari ini - red) kami rilis kasusnya. Barang buktinya sangat banyak,’’ ungkapnya. (kmb36)

Tersengat Listrik, Buruh Tewas Tabanan (Bali Post) Diduga kurang hati-hati melakukan pekerjaan, seorang buruh asal Jember, Jawa Timur, tersengat arus listrik. Korban terjatuh dari atas plafon rumah setinggi 1,75 meter dan tewas di tempat kejadian. Dari informasi yang dihimpun, korban yang bernama Marsandi (53) bersama rekannya, Abdul Hamid, Senin (11/6) kemarin sekitar pukul 09.00 Wita tengah bekerja memasang keramik tembok bersama pemilik rumah Heru Prasetyo (33) di Banjar Dinas Meliling Kangin, Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan. Sekitar pukul 16.20 setelah selesai memasang keramik, korban diminta menyambung kabel di atas plafon rumah oleh

pemilik rumah. Korban bersama rekannya naik ke atas plafon. Setelah melihat keadaan di atas, korban menyuruh Abdul Hamid turun untuk mematikan kilometer. Sebelum rekannya mematikan arus listrik, Marsandi berteriak dan jatuh ke lantai. Kepala bagian belakang korban mengeluarkan darah dan tewas di TKP. Kejadian ini lalu dilaporkan ke Polsek Kerambitan. Kapolsek Kerambitan Kompol I Wayan Suana mengatakan korban lalai saat menyambung kabel tanpa mematikan arus listrik, sehingga tersengat aliran listrik dan terjatuh ke lantai. Cedera di kepala bagian belakang menyebabkan korban tewas. (kmb28)

mengganggu pelayanan selama libur Lebaran. Pihaknya juga telah menyiapkan sarana dan prasarana seperti obat yang disediakan untuk kebutuhan selama empat hari libur. Demikian pula alat kesehatan. Karenanya ia menjamin tidak akan terjadi kekurangan obat saat libur Lebaran. Menurut Sudartana, Lebaran di Bali tidak terlalu memengaruhi tingkat kunjungan pasien. Berbeda dengan hari raya Galungan dan Kuningan. Pada hari normal Bed Occupancy Rate (BOR) mencapai 80-90 persen, sedangkan menjelang

dan saat Galungan turun 20-60 persen. Penurunan ini terjadi karena pasien menunda kedatangan ke rumah sakit. Pasca-Galungan pun tidak ada lonjakan kasus tertentu yang menonjol. Hanya pasien yang dijadwalkan operasi sebelumnya datang lagi setelah menunda operasi saat Galungan. ‘’Jadi, bukan kasus baru. Menjelang Galungan kunjungannya turun karena mereka menunda kedatangan, padahal kami siap. Pasien menunda karena khawatir setelah operasi tidak bisa pulang, sebab harus rawat inap di RS saat hari raya,’’ jelasnya. (kmb42)


OPINI

6

Selasa Pon, 12 Juni 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Pendidikan Berbasis TIK

TEKNOLOGI Informasi dan Komunikasi (TIK) kini sudah merasuki hampir semua sendi kehidupan. Aplikasi TIK benar-benar telah menghapus batas ruang dan waktu. Semua orang kini dituntut melek TIK, karena kini siapa yang menguasai TIK dialah yang menguasai dunia. Tak terkecuali dunia pendidikan, baik tenaga pengajar, administrasi maupun peserta didik kini wajib hukumnya untuk menguasai TIK. Tanpa itu, maka akan tertinggal jauh karena lompatan TIK demikian pesatnya. Penguasaan TIK pun kini menjadi sebuah persaingan di dunia pendidikan. Salah satu pemicu sekaligus pendukungnya, berkembangnya internet. Kini peserta didik bisa mencari dan mengakses berbagai keperluannya, mulai bahan/materi pelajaran dan informasi lain yang dibutuhkan di internet. Bahkan kini PR dan tugas-tugas lain juga didistribusikan lewat internet, entah itu lewat email, WhatsApp, Line dan media lainnya. Perkembangan ini sudah tentu harus diimbangi oleh tenaga pendidik yang secara teori harus “sehari” lebih dulu mengetahui dari peserta didiknya. Selain tenaga pendidik dan peserta didik, pemanfaatan TIK haruslah juga masuk dalam kurikulum. Apalagi kini pemerintah mendorong pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang dipastikan memanfaatkan TIK. Jika kurikulum yang disusun telah berbasis TIK atau minimal memanfaatkan aplikasi TIK, tentu akan memudahkan semua pihak dalam proses belajar mengajar. Karena sekarang ini berbagai hal bisa diaplikasikan dengan TIK. Jangankan masalah pendidikan, jasa antar orang dan barang, jual-beli bahkan hal yang sederhana saja kini telah mendapat sentuhan TIK. Sistem pendidikan (SDM, kurikulum dan lain-lain) yang telah dibangun dengan aplikasi TIK tentu tidak akan bisa jalan tanpa dukungan infrastruktur dan suprastruktur di bidang TIK. Sangatlah tidak mungkin menerapkan kurikulum berbasis TIK, UNBK dan yang lainnya jika perangkat untuk mengakses internet belum tersedia memadai. Karena itu, ketersediaan infrastruktur dan suprastruktur TIK ini haruslah diselesaikan secepatnya jika ingin bersaing di era kesejagatan ini. Larinya tentulah ke pemerataan. Saat ini harus diakui beberapa wilayah Indonesia masih sangat tertinggal dalam TIK. Masih ada kesenjangan yang sangat lebar antarwilayah di Tanah Air, terutama dalam hal TIK. Tentu ini sebuah hambatan, karena akan terjadi persaingan yang tidak seimbang. Ini menjadi tantangan semua pihak agar bisa memenangkan persaingan di era kesejagatan. Mengingat TIK telah memberangus batas ruang dan waktu dan mampu menghadirkan berbagai akses kemudahan. Jika hal ini bisa tersedia merata di Tanah Air, maka persaingan bisa kita menangkan. Tidak hanya dalam bidang pendidikan, berbagai potensi yang ada bisa diangkat untuk bersaing ke seluruh dunia. Karena itu, TIK harus dikuasai dan dimenangkan. Ini merupakan tantangan Indonesia untuk melakukan percepatan dalam peningkatan mutu sumber daya manusia agar tidak kalah bersaing di kawasan ASEAN. Salah satu kuncinya adalah peningkatan mutu pendidikkan. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) harus terus berupaya menggenjot mutu perguruan tinggi. Tujuannya agar lulusannya betul-betul mempunyai kualitas dan siap bersaing di dunia kerja. Tak hanya tingkat ASEAN juga dunia internasional. Demikian pula perguruan tinggi harus melakukan inovasi untuk mendongkrak mutu lulusannya. Apalagi di era degital saat ini. Perubahan teknologi informasi harus dimanfaatkan untuk mendukung perkembangan perguruan tinggi. Terlebih saat ini pemerintah telah membuka kesempatan bagi perguruan tinggi asing untuk buka cabang di Indonesia. Tentu ini akan menjadi batu sandungan bila perguruan tinggi di dalam negeri tidak melakukan perubahan. Karenanya, perubahan dan inovasi adalah jalan lapang untuk menuju peningkatan kualitas.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Status Gunung Agung Lama tak terdengar terkait pemberitaan Gunung Agung. Sebagai masyarakat Bali saya ingin bertanya, apakah belakangan ini Gunung Agung sudah dinyatakan aman? Namun, sesuai yang saya sering baca di media massa, Gunung Agung masih saja mengalami kepulan asap tebal, walaupun itu kadang-kadang. Bahkan hujan abu saya dengar masih terjadi. Mohon informasi terkait status Gunung Agung, di tengah banyaknya gunung berapi yang mengalami erupsi belakangan ini. I Putu Sukanata Denpasar, Bali

Atur Jam Angkutan Barang Belakangan lalu lintas di wilayah Denpasar sering macet. Lalu lintas kendaraan besar dengan muatan melintas di Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Kondisi tambah parah ketika bersamaan dengan jam pulang kantor. Saya berharap lalu lintas kendaraan angkutan barang termasuk truk pengangkut bahan pangan dan jenis lainnya dikendalikan. Jika memungkinkan agar pada jam-jam tertentu jumlah truk yang melintas di jalur utama tidak menumpuk. Selain itu, saya juga berharap agar larangan truk melintas di jalur kanan diterapkan. Ini agar memudahkan pengendara mendahului. I Gede Danayasa Singaraja, Bali

PT Menyongsong Revolusi Industri 4.0 Indonesia sudah berada pada era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang menandakan persaingan di kawasan ASEAN sedang berlangsung, termasuk dalam bidang pendidikan. Sumber daya alam yang melimpah tidak lagi menjamin memenangkan persaingan manakala sumber daya manusianya lemah. Berdasarkan Human Development Report 2015, Indeks Pembangunan Manusia Indonesia menempati urutan ke-113 setelah Singapura (ke-5), Brunei (ke-30), Malaysia (ke-59), dan Thailand (ke-87) dari 188 negara.

Oleh I Made Artawan

S

elain itu, revolusi industri tahap ke-4 (Industrial Revolution 4.0) yang terjadi di Eropa telah menambah persaingan semakin ketat. Revolusi industri 4.0 ditandai dengan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di berbagai aspek kehidupan. Salah satu akibat negatif dari revolusi industri 4.0 adalah pemutusan tenaga kerja bagi mereka yang berpendidikan rendah karena pekerjaannya digantikan oleh proces atomatis dan pengontrolan menggunakan IT. Sebagai contoh, penggunaan eTol menyebabkan pengurangan tenaga kerja penjaga bergang Tol. Dalam bidang pendidikan, TIK sangat membantu lembaga pendidikan, misal penerapan TIK dalam manajemen pendidikan dan manajemen pembelajaran serta pembelajaran berbasis TIK, misalnya simulasi, pembelajaran melalui video, serta distance learning. Kedua hal tersebut merupakan tantangan bagi Indonesia untuk melakukan percepatan dalam peningkatan mutu sumber daya manusia agar tidak kalah bersaing di kawasan ASEAN. Sebagaimana diketahui bahwa pendidikan memegang peran penting dalam peningkatan mutu SDM dan pemerintah Indonesia melalui Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) sudah berusaha dengan berbagai cara tetapi belum optimal. Oleh karena harus dilakukan inovasi dan pembaharuan dalam bidang pendidikan untuk mendongkrak pemerataan mutu SDM. Pembaharuan atau inovasi harus dimulai dari dalam

kelas. Paradigma pembelajaran dari pembelajaran yang berpusat pada dosen. Dosen banyak memberikan ceramah menjadi pembelajaran berpusat pada mahasiswa atau Student Centered Learning (SCL), mahasiswa mengkonstruksi dan menemukan pengetahuan. Pengetahuan yang didapat oleh mahasiswa dicerminkan melalui kurikulum perguruan tinggi (PT). Kurikulum perguruan tinggi baru harus bisa mengikuti perkembangan teknologi dan informasi. Kurikulum perguruan tinggi saat ini wajib dapat mengikuti fenomena Industri 4.0 yang akan berubah di berbagai sektor. “Penanda dari fenomena ini adalah diterapkannya teknologi online dan digital pada berbagai sektor industri.  Sehingga tuntutan era revolusi industri 4.0 adalah kecepatan dan ketepatan. Perubahan teknologi informasi sangat mendukung perkembangan revolusi industri 4.0, negara yang akan menjadi pemenang bukan negara yang penduduknya besar, tetapi negara yang mempunyai inovasi besar akan menjadi pemenangnya. Perguruan tinggi harus melakukan inovasi, karena dengan inovasi nantinya akan memiliki dampak positif yaitu mendorong lulusan perguruan tinggi mampu bersaing dan masuk ke dalam perusahaan multinasional. Di samping keahlian baru bagi lulusan perguruan tinggi, juga akan mampu meningkatkan daya saing bangsa. Revolusi Industri 4.0 Persaingan perguruan tinggi di era serba digital ini adalah semakin ketat. Jika pergu-

ruan tinggi ingin tetap tumbuh, pilihan kata “perubahan” harus segera dilakukan. Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan dalam melakukan perubahan-perubahan, antara lain: Persiapan sistem pembelajaran yang lebih inovatif di perguruan tinggi, seperti penyesuaian kurikulum pembelajaran, dan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam hal data Information Technology (IT), Operational Technology (OT), Internet of Things (IoT), dan Big Data Analitic, mengintegrasikan objek fisik, digital dan manusia untuk menghasilkan lulusan perguruan tinggi yang kompetitif dan terampil, terutama dalam aspek data literacy, technological literacy and human literacy. Rekonstruksi kebijakan kelembagaan pendidikan tinggi yang adaptif dan responsif terhadap revolusi industri 4.0 dalam mengembangkan transdisiplin ilmu dan program studi yang dibutuhkan. Selain itu, mulai diupayakannya program Cyber University, seperti sistem perkuliahan distance learning, sehingga mengurangi intensitas pertemuan dosen dan mahasiswa. Cyber University ini nantinya diharapkan menjadi solusi bagi anak bangsa di pelosok daerah untuk menjangkau pendidikan tinggi yang berkualitas. Persiapan sumber daya manusia khususnya dosen dan peneliti, serta perekayasa yang responsif, adaptif dan handal untuk menghadapi revolusi industri 4.0. Selain itu, peremajaan sarana prasarana dan pembangunan infrastruktur pendidikan, riset, dan inovasi juga perlu dilakukan untuk menopang kualitas pendidikan, riset, dan inovasi.

Dosen harus mampu beradaptasi terhadap Revolusi Industri 4.0. Pola pembelajaran tidak bisa lagi memakai pola yang lama, dosen harus mampu mengikuti perkembangan teknologi sehingga mampu menghasilkan lulusan berdaya saing tinggi. Dosen juga berperan menebar passion dan menginspirasi mahasiswa serta tidak menyebarkan berita yang belum tentu benar (hoax), dosen juga menjadi teman bagi mahasiswa, harus menjadi teladan dan berkarakter. Perguruan tinggi wajib meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dosen dalam menghadapi revolusi industri dengan mengikutkan program kompetensi inti yang sesuai dengan kebutuhan revolusi industri 4.0. Selain itu, terobosan dalam riset dan pengembangan yang mendukung Revolusi Industri 4.0 dan ekosistem riset dan pengembangan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas riset dan pengembangan di perguruan tinggi, Lembaga Litbang, LPNK, Industri, dan Masyarakat. Terobosan inovasi dan perkuatan sistem inovasi untuk meningkatkan produktivitas industri dan meningkatkan perusahaan pemula berbasis teknologi. Perubahan yang terjadi dalam era revolusi industri juga berpengaruh pada karakter pekerjaan. Sehingga keterampilan yang diperlukan juga akan berubah. “Tantangan yang kita hadapi adalah bagaimana mempersiapkan dan memetakan angkatan kerja dari lulusan pendidikan tinggi dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Meningkatkan kualitas SDM lulusan, yaitu bagaimana memastikan agar kualitas dari SDM lulusan perguruan tinggi kita ini sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, sesuai dengan industri yang berbasis teknologi digital. Perpustakaan di era digital harus mampu bertransformasi jika ingin relevan dengan era revolusi industri 4.0. Perpustakaan tidak hanya menjadi tempat koleksi buku dan sumber referensi, namun sebagai sumber ilmu pengetahuan. Pada

Atraksi Interpersonal Jelang Pilpres MUNGKIN yang hanya ada di benak para politisi adalah kekuasaan yang benar-benar mutlak. Entah doktrin apa yang ada di dalam dirinya itu, entah karena ia haus akan kekuasaan, atau bahkan karena ia seringkali kalah dalam perebutan kekuasaan tersebut. Pada umumnya, yang dilakukan oleh para politisi memang selalu menghasilkan citra atau bahkan setiap tindakan yang dilakukannya merupakan tindakan yang sengaja untuk memperoleh citra yang positif. Oleh karenanya, jangan pernah mencoba-coba untuk memberikan pandangan normatif terhadap tindakan-tindakan para politisi tersebut, karena pada akhirnya tindakan tersebut selalu terselip motif untuk membodohi masyarakat. Seiring berjalannya waktu, ketika para politisi sudah mendapatkan citra bahwa ia adalah politisi yang selalu mengumbar janji, justru mereka tidak akan tinggal diam saja. Mereka akan mencari cara agar citra tersebut menjadi hilang, bahkan para politisi juga akan mencari cara agar masyarakat menjadi lupa terhadap kesalahan fatal tersebut. Pada saat ini, cara yang sedang menjadi tren bagi para politisi adalah membangun hubungan interpersonal dengan beberapa tokoh yang

Oleh Ilham Akbar sangat berpengaruh terhadap kehidupan politik di Indonesia. Bahkan dengan membangun hubungan interpersonal dengan beberapa tokoh tersebut akan lebih efektif dibandingkan dengan memberikan propaganda lewat media massa ataupun media sosial. Memang tanpa dimungkiri money politics juga sebagai cara yang efektif untuk memenangi pertarungan politik, karena walau bagaimanapun cara tersebut bisa menghidupi masyarakat yang hidupnya sangat kekurangan materi. Tetapi seiring berjalannya waktu, money politics tidak begitu mudah untuk memengaruhi generasi milenial. Pada saat ini kita bisa melihat bagaimana cerdasnya generasi milenial dalam melihat dinamika politik di Indonesia, dan tentunya jika money politics diberikan begitu saja mereka pun pasti akan menolaknya. Tetapi tetap saja seberapa hebat generasi milenial saat ini akan selalu terpengaruh jika lobi politik yang dilakukan dengan cara berintegrasi dengan kebutuhan-kebutuhan idealis yang ada di dalam diri mereka.

Misalnya saja pada saat ini, generasi milenal cenderung lebih memilih pemimpin yang tidak hanya mengumbar janji, tetapi ada bukti nyata dalam merealisasikan program kerjanya, dan pada akhirnya mereka pun selalu tergoda dengan komunikasi politik yang mengatasi bahwa kerja nyata adalah upaya untuk membangun Indonesia lebih baik. Naasnya ketika kerja nyata dilakukan justru tetap saja yang diuntungkan hanyalah golongannya saja, bukan masyarakat pada umumnya. Pada intinya, untuk memengaruhi masyarakat umum tidak hanya berkutat soal kerja nyata, agitasi dan propaganda politik, apalagi money politics. Untuk membentuk status quo, para politisi pada saat ini cenderung menerapkan atraksi interpersonal dengan para tokoh yang paling berpengaruh dalam dunia politik Indonesia. Menurut (Rakhmat, 2011: 109) makin tertarik kita kepada seseorang, makin besar kecenderungan kita berkomunikasi dengan dia. Kesukaan pada orang lain, sikap positif dan daya tarik seseorang, kita sebut sebagai atraksi inter-

personal (Atraksi berasal dari bahasa Latin attrahere, ad; menuju, ttrahere; menarik). Jadi, pada intinya atraksi interpersonal merupakan upaya manusia untuk selalu berkomunikasi dengan manusia lainnya yang mempunyai kesamaan ideologi dengannya. Saat ini, lembaga survei yang berada di Indonesia selalu mengunggulkan Jokowi dalam perebutan kursi Pilpres 2019. Tetapi oposisi Jokowi pun tidak tinggal diam dengan hasil survei tersebut. Beberapa oposisi Jokowi justru sedang meracik strategi untuk mengalahkan Jokowi pada Pilpres 2019. Idealnya, Indonesia jangan dijadikan ladang untuk menanam benih pencitraan politik dengan dalih mencerdaskan bangsa. Jika ingin membuat Indonesia lebih maju, maka upaya yang harus dilakukan adalah berintegrasi dengan jeritan masyarakat kecil yang masih kekurangan intelektual, bukan menciptakan suguhan politik yang bermuara kepada oligarki. Penulis, Mahasiswa Universitas Serang Raya, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Prodi Ilmu Komunikasi, Konsentrasi Public Relations

era ini perpustakaan berangsur menjadi tempat berinteraksi dengan komunitas sosial serta working space tempat tumbuhnya inovasi baru. Transformasi perpustakaan di era digital mulai dari mobile library, library on the wall, hybrid library hingga perpustakaan dalam game harus segera dipersiapkan. Perguruan tinggi harus mampu mengantisipasi perubahan permintaan spesifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan oleh dunia kerja dalam revolusi industri 4.0. Dunia kerja di era revolusi industri 4.0 merupakan integrasi pemanfaatan internet dengan lini produksi di dunia industri yang memanfaatkan kecanggihan teknologi dan informasi. Karakteristik revolusi industri 4.0 ini meliputi digitalisasi, optimalisasi dan kustomisasi produksi, otomasi dan adapsi, human machine interaction, value added services and businesses, automatic data exchange and communication, dan penggunaan teknologi internet. “Pola industri baru ini membawa dampak terciptanya jabatan dan keterampilan kerja baru dan hilangnya beberapa jabatan. Industri yang akan banyak berkembang pada revolusi industri baru ini. Tantangan tersebut harus dapat diantisipasi oleh perguruan tinggi melalui transformasi pasar kerja Indonesia dengan mempertimbangkan perubahan iklim bisnis dan industri, perubahan jabatan dan kebutuhan keterampilan. Salah satu faktor yang penting adalah keterampilan dan kompetensi yang harus tetap secara konsisten perlu ditingkatkan sesuai kebutuhan pasar kerja yang semakin berkembang pesat. Oleh karena itu, p erguruan tinggi dan dunia industri harus dapat mengembangkan industrial transformation strategy. Salah satunya dengan mempertimbangkan perkembangan sektor ketenagakerjaan karena transformasi industri akan berhasil dengan adanya tenaga kerja yang kompeten. Penulis, Kepala BAPPSIK Unwar

POJOK Banyak OTT bupati, parpol mesti lakukan evaluasi. - Termasuk beri upeti. *** Kualitas rendah penyebab produk lokal tak diterima hotel. - Mau enaknya saja. *** Pemerintah mesti mencegah upaya sekolah negeri ‘’oriented’’. - Syaratnya swasta berubah.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Selasa Pon, 12 Juni 2018

TABANAN

7

Diprediksi Naik 100 Persen

Kunjungan Wisatawan ke Ulun Danu Beratan

Tabanan (Bali Post) Kunjungan wisatawan domestik (wisdom) ke DTW Ulun Danu Beratan pada libur panjang hari raya Idul Fitri diprediksi meningkat 100 persen dibandingkan kunjungan pada hari-hari biasa. Kenaikan angka kunjungan ini, kata Manajer DTW Ulun Danu Beratan I Wayan Mustika, sesuai dengan pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Dikatakan, saat ini saja kenaikan kunjungan sudah mulai terasa, mencapai 10,55 persen. ‘’Tren peningkatan angka kunjungan sudah mulai terlihat pada bulan Mei 2018 lalu yang naik 10,55 persen dibandingkan bulan sebelumnya tahun yang sama. Tren lonjakan ini kemungkinan akan terus terjadi pada Juni ini,’’ ujar Mustika, Senin (11/6) kemarin. Lanjutnya, peningkatan kunjungan wisdom kemungkinan akan mulai terjadi H-3 dan akan terus mengalami peningkatan dan mencapai puncaknya pada H+10. Prediksi ini berdasarkan pengalaman libur Idul Fitri tahun lalu yang peningkatan kunjungan wisdom bisa mencapai 100 persen lebih. ‘’Pada liburan Idul Fitri tahun lalu, kunjungan wisatawan domestik naik dari 2.000 orang per hari menjadi 4.000 orang per hari,’’ ujarnya. Sementara wisatawan mancanegara diprediksi tidak akan mengalami kenaikan signifikan dan tetap di angka 900 orang hingga 1.000 orang per hari. Untuk mengantisipasi peningkatan kunjungan ini, pihak manajemen DTW Ulun Danu Beratan telah melakukan langkah antisipasi, salah satunya dengan perluasan lahan parkir. (kmb24)

PPDB - Pendaftaran PPDB di sejumlah SMP di Tabanan dimulai Senin (11/6) kemarin.

Bali Post/kmb28

Hari Pertama PPDB SMP

Jalur Miskin Masih Minim Pendaftar

Bali Post/kmb24

NAIK – Kunjungan wisdom ke DTW Ulun Danu Beratan diprediksi naik 100 persen saat libur Lebaran.

Harga Kebutuhan Pokok Stabil

Disperindag Tetap Gelar Pasar Murah

Tabanan (Bali Post) Sesuai dengan jadwal tahunan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tabanan menggelar pasar murah empat kali dan diadakan mendekati hari raya besar keagamaan, yaitu pada hari raya Nyepi, hari raya Galungan, hari raya Idul Fitri dan hari raya Natal. Kali ini pasar murah akan kembali digelar setelah beberapa minggu lalu dilakukan di Lapangan Kediri untuk menyambut hari raya Galungan. ‘’Pasar murah kali ini tujuannya sama yaitu untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok jelang hari raya Idul Fitri,’’ ujar Kepala Bidang Perdagangan Primayani, Minggu (10/6). Dikatakannya, pasar murah kebutuhan pokok akan digelar pada Selasa (12/6) ini di Mesjid Agung Tabanan. Jika dilihat dari kebutuhan pokok saat ini, kata Primayani, cenderung stabil dan tidak ada yang melonjak signifikan. Meski tidak ada lonjakan harga yang signifikan, pihaknya tetap menggelar pasar murah agar tetap menjaga kestabilan harga. Berdasarkan pantauan terakhir harga beras medium masih berada di kisaran Rp 10.000 per kilogram di tingkat pedagang. Beberapa item justru mengalami penurunan harga, yaitu bawang merah kualitas I dari Rp 34.000 per kilogram menjadi Rp 28.000 per kilogram. Bawang merah kualitas II dari Rp 31.000 per kilogram menjadi 25.000 per kilogram. Bawang putih kualitas I juga turun dari Rp 25.000 per kilogram menjadi Rp 20.000 per kilogram. Bawang putih kualitas II dari Rp 23.000 menjadi Rp 18.000 per kilogram, serta lombok merah besar turun harga dari Rp 25.000 menjadi Rp 20.000 per kilogramnya. Sementara kenaikan harga terjadi pada daging babi kualitas I dari Rp 60.000 menjadi Rp 65.000 per kilogram serta daging babi kualitas II dari Rp 55.000 menjadi Rp 60.000. Lanjut Primayani, pada pasar murah Selasa akan disiapkan 400 paket sembako seharga Rp 50.000 per paket. Jumlah ini sama dengan paket sembako di pasar murah yang digelar beberapa waktu lalu di Lapangan Kediri dalam rangka menyambut hari raya Galungan. (kmb24)

Tabanan (Bali Post) Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada jenjang SMP di Tabanan mulai dibuka Senin (11/6) kemarin. Pendaftaran jalur khusus seperti jalur prestasi dan jalur miskin dibuka hingga 12 Juni 2018. Hasil pantauan di dua SMP ternama di Kabupaten Tabanan yakni SMPN 1 dan SMPN 2 menunjukkan PPDB melalui jalur miskin masih sepi peminat. Sesuai aturan sistem zonasi PPDB siswa miskin mendapat jatah lima persen dari jumlah siswa yang dibutuhkan. Di dua sekolah ini justru yang lebih banyak mendaftar pada jalur prestasi. Kepala SMPN 1 Tabanan I Made Sucahya mengatakan, pada hari pertama PPDB belum ada yang mendaftar menggunakan jalur miskin. Pada

tahun pelajaran 2018/2019 sesuai aturan, pihaknya hanya menerima 288 orang siswa yang nantinya dibagi dalam sembilan rombongan belajar (rombel), dengan 32 siswa per rombel sesuai dengan Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017. Sedangkan pada jalur prestasi, miskin, dan jalur khusus, masing-masing sebanyak 15 siswa. Untuk jalur prestasi, kata Sucahya, nantinya akan dilakukan perankingan. ‘’Hasilnya akan kami umumkan 14 Juni mendatang,’’ ucapnya. Terkait jalur miskin, dika-

Bali Post/kmb28

ABU - Abu vulkanik tampak menempel di dedaunan di Desa Munduktemu, Pupuan.

Bali Post/kmb24

TIMBANG - Proses penimbangan sampah plastik di salah satu bank sampah di Tabanan. ke lingkungan. Lanjut Raka, dengan adanya perusahaan pengelolaan sampah plastik yang direncanakan dibangun di Tabanan, diharapkan bisa mengakomodasi, tidak hanya sampah jenis botol ataupun kemasan gelas plastik tetapi juga kantong plastik. Raka menambahkan, saat ini Tabanan memiliki 41 bank sampah dengan total sampah plastik terkumpul antara 500 kg hingga dua ton per bulan. Sampah plastik dari bank sampah ini masih dijual ke

jalur khusus,’’ terangnya. Sementara untuk di SMPN 2 Tabanan, Kepala Sekolah Gede Darmika mengatakan untuk sekolahnya hanya menerima 224 siswa dengan jumlah rombel tujuh kelas. ‘’Saat ini baru jalur prestasi 12 orang siswa. Kemudian tiga siswa jalur khusus dan satu siswa jalur miskin,’’ terangnya. Seperti diketahui sebelumnya, lulusan SD di Kabupaten Tabanan sebanyak 5.947 siswa. Untuk bisa menampung jumlah siswa tersebut pemerintah Tabanan akhirnya membangun dua SMPN baru. Yang berlokasi di SDN 5 Abiantuwung, Kediri menjadi SMPN 5 Kediri dan SDN 3 Dajan Peken menjadi SMPN 6 Tabanan. (kmb28)

temu I Nyoman Wintara. Dikatakannya, hujan abu vulkanik sudah tampak terlihat pagi hari, namun tidak terlalu pekat. Angin di wilayah Munduk Temu saat itu memang sedikit kencang. “Ada hembusan sedikit tetapi selang berapa lama sudah kembali terang,” ucapnya. Meskipun demikian, abu vulkanik tidak sampai mengganggu aktivitas masyarakat. Tidak hanya wilayah Munduktemu, desa tetangga di kecamatan Pupuan juga terdampak abu vulkanik. “Beberapa warga di desa tetangga banyak yang terkena dampak, hal itu dilihat dari kendaraannya dan dedaunan yang di-

jatuhi abu,” tutur Wintara. Abu vulkanik Gunung Agung juga berdampak di wilayah Kecamatan Baturiti dan Kecamatan Penebel. Bahkan banyak warga yang mengunggah foto kendaraannya terkena abu vulkanik di media sosial. Seperti di Desa Wangaya Gede. Perbekel Desa Wangaya Gede Made Mega Yana, mengakui wilayah desanya terkena abu vulkanik Gunung Agung Minggu malam sekitar pukul 01.00 Wita, saat itu memang sedang turun hujan. “Baru pertama kali terjadi, tetapi tidak sampai mengganggu aktivitas warga, karena terjadi pada malam hari,” jelasnya. (kmb28)

Tiga Kecamatan Terdampak Abu Vulkanik

Masih Kesulitan Kelola Sampah Plastik Tabanan (Bali Post) Tabanan sebentar lagi memiliki perusahaan pengelolaan sampah plastik. Dalam pemenuhan bahan baku, perusahaan ini bekerja sama dengan BUMDa, dalam hal ini PDDS Tabanan. Selama ini dalam pengelolaan sampah plastik, beberapa masyarakat terutama yang desanya memiliki bank sampah atau BUMDes yang konsen dalam pengolahan sampah, sudah melakukan pemilahan antara sampah organik dan sampah plastik. Sayangnya saat ini dari jenis sampah plastik yang bernilai ekonomis barulah botol atau gelas plastik. Sementara untuk kantong plastik yang jumlahnya lumayan besar terbuang begitu saja. Belum ada pihak pengepul yang mau membeli ataupun mengolahnya. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan A.A. Ngurah Raka Icwara, Senin (11/6) kemarin mengatakan, dulu ketika masih ada PT Enviro Palet di Tabanan ada yang mengakomodasi sampah kantong plastik ini. Namun perusahaan ini sudah pindah lokasi, sehingga sampah kantong plastik yang biasanya bisa dijual ke tempat tersebut sudah tidak bisa lagi diakomodasi. Akhirnya kembali terbuang

takan Sucahya, selain surat keterangan miskin dari desa, juga harus memiliki persyaratan yang tertuang dalam petunjuk teknis (juknis) oleh Dinas Pendidikan Tabanan. Selain itu, pihak sekolah juga akan melakukan home visit untuk melihat secara langsung kondisi calon siswa yang menggunakan jalur khusus. Selain jalur miskin dan prestasi, dalam PPDB juga disiapkan jalur khusus bagi pegawai atau pejabat PNS yang pindah tugas. Itu wajib diterima. Selain itu, jalur khusus ini disediakan bagi

anak kandung tenaga pendidik atau guru dan pengawai sekolah. ‘’Jadi, jalur ini harus anak kandung dari guru atau pegawai, dan tercantum dalam KK,’’ jelasnya. Sucahya menambahkan, penerimaan peserta didik baru untuk SMPN 6 Tabanan yang baru dibangun juga dilakukan di SMPN 1 Tabanan. SMPN 6 Tabanan berlokasi di eks SDN 3 Dajan Peken. Dengan total penerimaan siswa sebanyak 244 orang, yang dibagi dalam tujuh rombel. Karena masih baru, sementara untuk posisi Plt. masih dijabat Kepala SMPN 1 Tabanan. ‘’Saat ini baru ada 40 orang siswa mendaftar lewat jalur prestasi, dan jalur miskin belum ada, begitu pula

pengepul-pengepul dengan harga Rp 3.000 hingga Rp 5.000 per kilogram. Nantinya jika perusahaan pengelolaan sampah plastik sudah ada di Tabanan dan PDDS Tabanan resmi sebagai pemasok bahan baku, lanjut Raka, bank sampah ini bisa diberdayakan untuk pemenuhan bahan baku tersebut. Selain itu, bagi desa yang belum memiliki bank sampah ataupun belum memiliki pengelola sampah akan didorong untuk bisa memiliki bank sampah.

Salah satu desa yang saat ini sudah mulai memilah sampah organik dan anorganik adalah Desa Timpag Kerambitan. Perbekel Timpag I Gusti W. Sukawahana mengatakan, pengelolaan sampah ini sudah aktif per Januari 2018. Masing-masing masyarakat di Desa Timpag sudah memilah sampah anorganik, terutama jenis botol dan gelas kemasan plastik, besi tua maupun kertas dan kardus. Sampahsampah ini kemudian dijual ke KUD Timpag yang kemudian menjualnya kembali ke pengepul. Mengenai rencana PDDS Tabanan sebagai pemasok bahan baku sampah plastik, lanjut Sukawahana, pihaknya siap membantu namun juga melihat beberapa peluang. “Saat ini masyarakat kami bebaskan menjual sampah anorganik kepada KUD atau pihak lain. KUD sifatnya sebagai corong harga sehingga masyarakat tidak menjual sampah anorganik dengan nilai yang terlalu rendah,” ujarnya. Hal yang sama juga berlaku untuk KUD Timpag yang tentu nanti akan menjual sampah anorganik yang dikumpulkan dari masyarakat ke pengepul, membeli dengan harga lebih tinggi. (kmb24)

Tabanan (Bali Post) Gunung Agung kembali erupsi, Minggu (10/6) malam. Bahkan abu vulkanik gunung tertinggi di Bali itu juga menyebar ke sejumlah wilayah di Tabanan, seperti Kecamatan Pupuan, Kecamatn Penebel hingga Kecamatan Baturiti. Namun hujan abu vulkanik tersebut tidak sampai membuat aktivitas masyarakat terganggu. Salah satu daerah yang terkena dampak abu vulkanik yakni wilayah Desa Munduktemu, Kecamatan Pupuan. Abu vulkanik tampak terlihat Senin (11/6) menempel di dedaunan dan kendaraan warga. “Saat baru bangun sudah dilihat ada abu,” ujar Perbekel Munduk-

Satlantas Polres Tabanan Berbagi Takjil untuk Pemudik Tabanan (Bali Post) Satlantas Polres Tabanan melaksanakan Operasi Ketupat Agung 2018 pada 7-24 Juni mendatang. Dalam operasi tersebut Satlantas Polres Tabanan menggelar kegiatan sosial berbagi takjil bagi para pemudik yang melintas di pos pelayanan terpadu di Soka, Kecamatan Selemadeg, Senin (11/6) sore kemarin. Setidaknya 200 lebih takjil dibagikan kepada para pemudik yang melintas, baik yang menggunakan sepeda motor maupun mobil. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Tabanan AKBP Made Sinar Subawa, S.IK. didampingi Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Ida Ayu Made Kalpika Sari. Tidak sekadar berbagi takjil untuk buka puasa, kegiatan ini sekaligus mensosialisasikan tertib berlalu lintas. “Kami juga memberi imbauan kepada para pemudik yang merasa lelah sebaiknya beristirahat terlebih dahulu, sebelum nantinya melanjutkan perjalanan kembali, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di jalan,” ucap Kapolres. Menurutnya, kegiatan berbagi takjil ini bagian dari berbagi kebaikan di bulan Ramadan.

Bali Post/kmb28

TAKJIL - Jajaran Satlantas Polres Tabanan tengah berbagi takjil di pos pelayanan terpadu Soka, Selemadeg, Senin kemarin. Di samping itu, juga ingin mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih tertib di jalan dan memahami betapa pentingnya menjaga keselamatan dirinya, di samping keselamatan pengguna jalan lainnya yang memiliki hak sama. Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Dayu Made Kalpika Sari menambahkan, kecelakaan yang terjadi selama ini di Kabupaten Tabanan umumnya terjadi akibat human error yakni tidak tertib berlalu lintas, seperti tidak mengenakan helm, menerobos lampu merah, melawan arus, serta berbagai tindakan lainnya yang

membahayakan nyawanya dan pengguna jalan lainnya. “Kalau saja tertib dan taat terhadap aturan berlalu lintas, angkat kecelakaan dari tahun ke tahun dapat kita minimalisir. Bahkan bisa kita hilangkan, dalam artian zero kasus,” pungkasnya. Seperti diketahui, tahun ini untuk wilayah Kabupaten Tabanan, Polres Tabanan setidaknya telah menyediakan 18 posko. Selain posko pengamanan, juga posko pelayanan terpadu. Bahkan di dalam posko terpadu para pemudik juga diberikan layanan servis gratis, jika kendaraannya mengalami kerusakan. (kmb28)


BULELENG

8

Selasa Pon, 12 Juni 2018

Saluran Irigasi Telabah Sari Lokapaksa Dinormalisasi

Bali Post/kmb38

NORMALISASI – Irigasi Telabah Sari di Dusun Jero Agung, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt dinormalisasi, Senin (11/6) kemarin.

Awak Bus Jalani Tes Urine

Singaraja (Bali Post) – Sejumlah awak armada bus yang melayani angkutan mudik Lebaran menjalani tes urine, Minggu (10/6) lalu. Tes urine ini dilakukan oleh Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Buleleng. Tes urine ini sengaja dilakukan untuk mencegah kemungkinan awak bus mengonsumsi narkoba atau barang berbahaya lain yang bisa membahayakan keselamatan penumpang yang mudik. Tes urine yang melibatkan sejumlah personel itu dipimpin langsung Kasat Narkoba AKP AKP I Ketut Suparta, S.H. Kegiatan ini diawali dengan mendata para sopir maupun kernet bus angkutan mudik Lebaran. Dari daftar tersebut, polisi memberikan tempat kepada para awak bus untuk menampung sempel air kencing yang akan diuji. Setelah semua menyerahkan sempel urine, petugas kemudian menguji sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada.

Singaraja (Bali Post) – Tidak ingin sumbatan saluran irigasi Talabah Sari di Dusun Jero Agung, Desa Lokapakasa memicu dampak yang lebih luas, warga bersama krama subak, aparat desa, kecamatan, dan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Buleleng melaksanakan gotong royong untuk menormalisasi irigasi tersebut, Senin (11/6) kemarin. Gotong royong kemarin dimulai sekitar pukul 08.00 Wita dipimpin Camat Seririt Riang Pustaka bersama Perbekel Desa Lokapaksa I Wayan Ariadi. Dengan menggunakan cangkul dan skop, sampah yang menyumbat irigasi dibersihkan. Demikian juga sedimentasi berupa batu kerikil dan pasir dikeruk dengan cara manual. Tidak berselang lama, air yang tadinya menggenang langsung bisa dialirkan den-

gan lancar sampai ke hilir. Meski sudah berhasil dinormalisasi, kedalaman irigasi ini belum bisa dikembalikan seperti semula. Selain karena keterbatasan alat, pengembalian kedalaman irigasi pun terganjal karena pemeliharaan secara permanen itu kewenangan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida. Salah seorang warga yang terdampak, Gusti Bagus Susila, mengaku dengan normalisasi dan pembersihan sampah yang menyumbat irigasi di sebelah barat rumahnya, air bisa mengalir dengan lancar. Hanya, dia tetap waswas air kembali tergenang karena irigasi menyempit, sehingga tidak mampu menampung volume air yang besar. Untuk itu, Susila tetap mengharapkan agar pemerintah daerah atau instansi yang berwenang mengatasi masalah ini ke depan dengan permanen.

‘’Sekarang airnya sudah lancar mengalir ke hilir, tapi nanti kalau hujan volume air meningkat bisa saja airnya kembali meluap dan masuk ke pekarangan rumah kami. Ke depan kami tetap meminta agar ada solusi permanen untuk mengatasi persoalan ini, sehingga lingkungan kami tidak terganggu seperti sejak beberapa bulan terakhir ini,’’ katanya. Sementara itu, Perbekel Desa Lokapaksa I Wayan Ariadi mengatakan, menghindari air kembali meluap ke rumah warga, pihaknya dalam waktu dekat ini merencanakan akan membuat sodetan tepat di sebalah barat rumah Gusti Bagus Susila. Sodetan ini rencananya dibuat dengan memasang pipa sebagai saluran pembuang air ke saluran primer di sebelah barat irigasi Telabah Sari. Sodetan ini diyakini efektif karena

sekitar tahun 2016, hal yang sama juga sudah dibangun di ujung utara irigasi tersebut. Hanya karena sodetan baru satu lokasi, maka tidak efektif. Dengan penambahan sodetan itu, Ariadi yakin genangan air tidak sampai meluber masuk ke pekarangan rumah warga. Seperti diberitakan sebelumnya, irigasi Telabah Sari yang mengairi Subak Uma Desa tersumbat sampah. Lebar irigasi pun menyempit dan tampak dangkal. Semula kedalaman irigasi 2,5 meter, namun belakangan hanya setinggi lutut orang dewasa. Akibat sumbatan dan penyempitan itu, air meluap dan menggenangi halaman tiga rumah warga. Tak hanya itu, luapan air tersebut merembes ke dalam sumur, sehingga warga tidak berani mengonsumsi air sumur karena bercampur dengan air irigasi. (kmb38)

Belasan Tahun Tak Dilunasi Nasabah

Hasilnya, semua peserta tes urine tersebut dinyatakan negatif dari pemakaian narkotika atau konsumsi minuman keras atau hal-hal lain. Kasat Narkoba AKP I Ketut Suparta, S.H. seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatakan, tes urine bagi awak armada bus angkutan mudik Lebaran ini dilakukan guna mengantisipasi penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Selain itu, tes ini juga memberi jaminan kepada pemudik yang menggunakan jasa armada bus diantarkan oleh awak bus yang betul-betul sehat dan terbebas dari ancaman terjadinya kecelakaan lalu lintas (lakalantas) akibat pengaruh narkotika atau miras. ‘’Tes ini untuk mengetahui dan mencegah agar pengemudi maupun kernet bus tidak sampai menggunakan narkotika. Ini juga untuk memastikan kalau mereka sehat, sehingga dapat mengantarkan pemudik dengan selamat sampai di tujuan,’’ katanya. (kmb38)

Bali Post/ist

TES URINE – Sejumlah awak bus yang melayani pemudik menjalani tes urine, Minggu (10/6) lalu.

SOSOK

Mengolah Sampah KESADARAN menjaga kebersihan lingkungan dari lingkungan terkecil mesti terus digelorakan. Pasalnya, masih sering dijumpai masyarakat membuang sampah tidak pada tempatnya. Parahnya lagi, sampah banyak dibuang di sungai atau bahkan ke pesisir pantai. Di tengah kesadaran menjaga lingkungan yang belum optimal itu, Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora) mempunyai edukasi sampah kepada siswa di Bali Utara. Edukasi ini dituangkan dalam Buleleng Recycle Carnaval (BRC). Event ini menjadi rangkaian kegiatan tahunan Buleleng Education Expo (BEE). Kepala Disdikpora Buleleng Gede Suyasa mengatakan, BRC tidak sekadar kegiatan serimonial. Namun, event ini merupakan ruang bagi siswa dan guru pendamping dalam mengolah sampah menjadi barang yang bermanfaat. Edukasi pengolahan ini mulai dari siswa mengumpulkan sampah (barang bekas - red) kemudian tahapan daur ulang sampai menjadi produk yang lebih bermanfaat. “Lewat BRC ini siswa kita edukasi terkait mengolah sampah menjadi barang bermanfaat. Pemahaman proses daur ulang dan hasil yang diperoleh nantinya akan membangkitkan kesadaran siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan dari pencemaran sampah,” katanya. Birokrat asal Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula ini menambahkan, semangat lain dari BRC ini tidak lain adalah mendukung program pemerintah Buleleng bebas sampah plastik. Kebijakan ini akan mendapat dukungan, kalau warga termasuk kalangan siswa tidak membuang sampah sembarangan. Sebaliknya setiap warga sadar dan terpanggil untuk mengolah sampah yang dihasilkan di lingkungan terkecil sampai di tempat tempat umum. (mud)

Dana Bergulir Jadi Temuan BPK Singaraja (Bali Post) – Pengelolaan bantuan dana bergulir untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ini karena dana pinjaman modal kepada pelaku UMKM di Bali Utara itu tidak dilunasi sejak belasan tahun. Dinas Perdagangan Perindustrian (Disdagprin) Buleleng telah menyerahkan penagihan kredit itu kepada Kantor Perbendaharaan Kas dan Lelang Negara (KPKLN). Selain itu, pengelolaan dana bergulir ini dihentikan dan rencananya akan diserahkan pengelolaannya kepada Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Koperasi-UKM) Buleleng. Kepala Disdagprin Buleleng Ketut Suparto belum lama ini mengatakan, bantuan dana bergulir ini dimulai tahun 2001 lalu. Ada sebanyak 300 nasabah dengan segmentasi usaha kecil dengan total pinjaman modal yang disalurkan pemerintah daerah saat itu mencapai Rp 650 juta. Dari jumlah itu, ada Rp 477 juta kredit yang belum bisa dilunasi oleh nasabah sampai sekarang. Nasabah yang belum melunasi itu diketahui sebanyak 200 orang. Munculnya kredit yang tidak dilunasi hingga bertahun-tahun dipertanyakan oleh BPK.

Disdagprin diminta agar menagih kredit tersebut dan mempertanggungjawabkan pengelolaannya. ‘’Ini program lama. Setelah saya menjabat Disdagprin pengelolaan dana ini menjadi temuan BPK. Saya sudah perintahkan staf untuk melakukan upaya penagihan dan sekarang masih berproses,’’ katanya. Untuk mengoptimalkan penagihan, Suparto membentuk tim penagihan yang melibatkan KPKLN serta Badan Keuangan Daerah (BKD) Buleleng. Tim ini mendatangi nasabah secara langsung alias dor to dor. Selain menuntut pelunasan langsung, tim juga menawarkan nasabah melunasi pinjamannya dengan cara mencicil. Namun timnya masih menemui kendala serius. Kebanyakan nasabah berdalih lupa dengan

pinjaman modal dari pemerintah tersebut. Parahnya lagi, nasabah mengklaim tidak lagi memiliki dokumen pinjaman kredit yang sudah belasan tahun itu. ‘’Ini sudah diperingati oleh BPK. Kalau tidak bisa dilunasi, nasabah diminta mencicil,’’ tegasnya. Di sisi lain, Suparto mengatakan, pascapengelolaan dana bergulir menjadi temuan BPK, untuk sementara dana yang sudah terkumpul itu tidak lagi dipinjamkan kepada nasabah. Rencananya, setelah terkumpul seratus persen, Disdagprin menyerahkan pengelolaan dana itu kepada Dinas KoperasiUKM Buleleng. Ini karena kewenangan penyaluran modal usaha UMKM atau koperasi menjadi kewenangan Dinas Koperasi-UKM. (kmb38)

Bali Post/kmb38

Sikapi Penutupan Irigasi di Banjar Asem

BWS Bali-Penida Segera Undang Pengembang Singaraja (Bali Post) – Penutupan irigasi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Tukad Saba di Desa Banjar Asem Kecamatan Seririt ditanggapi serius pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) BaliPenida. Dalam waktu dekat ini BWS akan memanggil pihak pengembang perumahan yang telah menutup saluran irigasi di Desa Banjar Asem, Desa Tegallenga, dan Desa Tukad Sumaga, Kecamatan Gerkgak tersebut. Pemanggilan ini untuk memastikan kesiapan pengembang yang telah berjanji membongkar dak beton penutup irigasi sepanjang 30 meter itu. Itu diungkapkan PPK Irigasi dan Rawa BWS BaliPenida I Wayan Denny usai rapat koordinasi dengan para klian subak di tiga desa bertetangga di Buleleng Barat, Senin (11/6) kemarin, di Kantor Perbekel Desa Lokapaksa. Rapat ini juga dihadiri Camat Seririt Riang Pustaka dan perwakilan dari Dinas Perumahan Permukiman Pertanahan (Perkimta) Buleleng. Lebih jauh Denny mengatakan, sejak krama subak dan aparat desa setempat keberatan dengan penutupan irigasi tersebut, pihaknya ikut menyaksikan penandatanganan kesepakatan pembongkaran dak beton penutup irigasi itu. Hanya, setelah kesepakatan itu ditandatangani para

pihak, pengembang mengabaikan janjinya. Tidak ingin persoalan ini menjadi polemik berkepanjangan, Denny berjanji segera akan melaporkan kepada pimpinannya untuk mengatasi masalah yang sekarang terjadi. ‘’Saya sendiri ikut menyaksikan kesepakatan pengembang untuk membongkar dak beton itu, tapi sudah lama tidak ada tindak lanjutnya sampai kami terima informasi keluhan petani yang dirugikan dengan penutupan irigasi vital tersebut,’’ katanya. Menurut Denny, irigasi apa pun yang dibangun oleh BWS tidak diizinkan ditutup untuk kepentingan apa pun. Tak hanya petani yang dirugikan, tetapi BWS juga kesulitan untuk melakukan pemeliharaan irigasi akibat sumbatan sampah atau endapan sedimentasi ketika terjadi banjir. ‘’Irigasi itu harus terbuka, sebab kalau ditutup seperti itu kita sendiri kesulitan melakukan pemeliharaan. Kalau tersumbat dan ada endapan sedimentasi, pemeliharaannya tidak bisa maksimal dan ini akan memicu kerugian yang lebih besar. Kita mengimbau mencegah hal serupa terjadi, lebih awal diinfokan kepada kita kalau terjadi pembangunan yang mengorbankan irigasi yang sudah dibangun,’’ tegasnya. S e m e n t a r a i t u , D i na s Perkimta Buleleng juga tu-

run tangan menyelesaikan penutupan irigasi di Banjar Asem tersebut. Staf Perkimta pun mulai mengumpulkan dokumen kesepakatan pembongkaran penutup irigasi itu. Dari bukti ini, pengembang akan dipanggil untuk menuntut janji untuk segera membongkar bangunan yang diprotes oleh krama subak di Buleleng Barat tersebut. Seperti diberitakan sebelumnya, krama subak di Desa Banjarasem (Kecamatan Seririt), Tegallengga dan Desa Tukad Sumaga (Keca-

matan Gerogak) keberatan karena irigasi yang dibangun BWS ditutup dengan dak beton oleh pengembang perumahan. Akibatnya, saluran menyempit dan dikhawatirkan pasokan air irigasi terganggu dan mengancam ratusan hektar lahan pertanian di tiga desa bertetangga tidak produktif. Klian Subak Pangkung Kunyit, Desa Banjar Asem Made Darmawan mengatakan, irigasi utama berada di saluran sekunder Tukad Saba. Dia mengaku

irigasi mengairi sawah di Subak Pangkung Kunyit Desa Banjarasem, Subak Buluh Desa Tukad Sumaga, Subak Tegallenga, dan sawah di beberapa subak lain. Sejak pengembang perumahan lebar saluran irigasi sekitar 2,5 meter telah ditutup dengan dak beton kemudian di atasnya diuruk. Panjang irigasi yang ditutup sekitar 30 meter. Di tengah-tengah irigasi, dipasang tiang beton dengan ukuran 40 kali 40 sentimeter untuk menopang dak beton di atasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

KOORDINASI – PPK Irigasi dan Rawa BWS Bali-Penida melakukan koordinasi dengan klian subak di Desa Banjar Asem, Desa Tegallenga, dan Desa Tukadsumaga menyikapi penutupan irigasi DAS Tukad Saba oleh pengembang perumahan.


Selasa Pon, 12 Juni 2018

GIANYAR

9

Satpol PP Optimalkan Fungsi Posko Pemadam Kebakaran

Bali Post/nik

Cokorda Gde Agusnawa

Bali Post/nik

WISATAWAN - Sejumlah wisatawan mancanegara antusias mencoba ayunan di ketinggian di salah satu akomodasi pariwisata di Desa Tegallalang. Desa Tegallalang digandrungi wisatawan lantaran keasrian alam dan keindahan sawah teraseringnya.

Kuota Terbatas, Jalur Alasan Khusus Harus Diverifikasi Cermat Gianyar (Bali Post) -

Banyak calon peserta didik ‘’terpenjara’’ dengan adanya sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK tahun 2018-2019. Pasalnya, mereka tidak bisa mendaftar di sekolah di luar zona yang ditentukan. Agar calon peserta didik bisa mengenyam pendidikan di luar batas zonasi, mereka bisa menggunakan jalur alasan khusus. Namun, jalur ini harus dipertimbangkan dan diverifikasi dengan cermat supaya PPDB bebas dari penyimpangan dan memenuhi rasa keadilan bagi semua pihak. Ketua PGRI Gianyar Wayan Gabra, Senin (11/6) kemarin, menjelaskan PPDB SMA/SMK melalui jalur alasan khusus mencakup empat poin yang dipersyaratkan. Poin pertama, jalur ini meliputi perpindahan tugas orang tua. Jalur ini dapat digunakan dengan menunjukkan surat perpindahan tugas orang tua calon peserta didik, misalnya orang tua yang bertugas sebagai anggota TNI, Polri dan lainnya. ‘’Kuota untuk jalur ini hanya 5 persen. Bila pendaftar melebihi kuota, maka akan digunakan nilai Ujian

Nasional untuk menyeleksi,’’ ucapnya. Poin kedua jalur ini ialah menerima siswa dengan alasan anak dari pendidik dan tenaga kependidikan. Pendaftar melalui jalur ini pun cukup dengan menyerahkan akte kelahiran dan surat penugasan orang tua. Ketiga, poin bina lingkungan lokal yakni diperuntukan bagi siswa yang berasal dari banjar atau desa yang memiliki perjanjian khusus dengan sekolah pilihan. ‘’Ini khususnya untuk banjar atau desa yang memiliki ikatan perjanjian dengan pihak

sekolah terkait pemanfaatan aset,’’ katanya. Poin keempat, PPDB jalur alasan khusus hanya bisa dipenuhi oleh anak inklusi. Namun poin ini baru bisa digunakan selama syarat dan ketentuan fisik terpenuhi. ‘’Nah, syarat ketentuan fisik ini juga bisa dibuktikan dengan surat keterangan dari psikiater,’’ tegasnya. Diterangkannya lebih lanjut, siswa yang menggunakan jalur alasan khusus hanya bisa memilih satu sekolah. Sementara untuk proses pendaftaran bisa diajukan pada 18 dan 19 Juni. Selan-

jutnya untuk pengumuman akan disampaikan pada 21 Juni. ‘’Jadwal pendaftaran menggunakan jalur alasan khusus ini bersamaan PPDB melalui jalur prestasi,’’ jelasnya. Pendaftaran untuk siswa melalui jalur keluarga tidak mampu dimulai 22 hingga 25 Juni. Pengumuman penerimaan jalur ini diagendakan pada 28 Juni. Sedangkan, pendaftaran untuk jalur zonasi dijadwalkan dari 29 Juni hingga 2 Juli. Selama tenggang waktu itu juga akan langsung dilakukan verifikasi oleh tim di masingmasing sekolah, hingga pengumuman dijadwalkan pada 4 Juli. ‘’Untuk jalur zonasi ini, siswa bisa memilih maksimal tiga sekolah. Berbeda dengan jalur lainnya yang hanya bisa memilih satu sekolah,’’ ungkapnya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Petugas pemadam kebakaran yang berada di bawah Dinas Satpol PP Gianyar tetap disiagakan sepanjang libur Lebaran. Posko pemadam kebakaran akan dioptimalkan untuk memastikan penanganan kebakaran dapat dipercepat. Kepala Satpol PP Kabupaten Gianyar Cokorda Gede Agusnawa, Senin (11/6) kemarin, mengungkapkan dalam rangka mempercepat penanganan kebakaran, Pemkab Gianyar sudah membangun posko di luar posko induk yang ada di Stadion Dipta Gianyar. Posko pemadam kebakaran yang baru itu ada dua unit, yakni posko Sukawati dan

Ubud. ‘’Dua posko ini akan kita optimalkan untuk mempercepat penanganan,’’ katanya. Dikatakannya, Posko Ubud adalah untuk menangani kebakaran di wilayah Ubud, Payangan, dan Tegallalang. Posko Induk yang ada di Stadion Kapten Dipta menangani kebakaran di Kecamatan Gianyar, Blahbatuh dan Kecamatan Tampaksiring. Sementara Posko Sukawati khusus menangani satu kecamatan, sebab Kecamatan Sukawati wilayahnya tergolong sangat luas. Di Posko Ubud disiagakan dua unit mobil pemadam kebakaran, demikian pula Posko Sukawati juga disiagakan dua unit. Sementara di posko induk terdapat delapan unit mobil pemadam kebakaran. ‘’Bila masing-masing posko kewalahan menangani api maka akan dibantu posko lain,’’ ujarnya. Dikatakannya lebih lanjut, saat libur panjang ini, petugas pemadam kebakaran Gianyar tetap bekerja 24 jam dengan dibagi dua shift selama 12 jam. Petugas selain memadamkan api di wilayah Kabupaten Gianyar, juga sering diminta bantuan dari kabupaten lain. ‘’Ya itu sering bila mereka kewalahan menangani kebakaran di wilayah kabupaten lain,’’ katanya. (kmb35)

Dua Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Diamankan Polisi Gianyar (Bali Post) Jajaran Polres Gianyar pada pekan lalu berhasil meringkus dua orang penyalahgunaan narkoba. Kedua pelaku kini mendekam di sel Mapolres Gianyar. Wakapolres Gianyar Kompol Nengah Sadiarta, Senin (11/6) kemarin, mengatakan polisi meringkus pelaku berinisial Eko pada Rabu (6/6) lalu. Penangkapan terhadap pemuda 25 tahun asal Desa Pejeng Kawan Kecamatan Tampaksiring ini berdasarkan informasi dan pengembangan kasus narkotika sebelumnya. ‘’Awalnya ada kecurigaan petugas saat patroli pada Rabu dini hari sekitar pukul 00.40 Wita. Kala itu terlihat pengendara motor yang tibatiba berhenti di seputaran Jalan Semabaung, Blahbatuh, kemudian mengambil sesuatu di pinggir jalan,’’ katanya. Polisi yang merasa curiga pun bermaksud melakukan

pengecekan. Namun, Eko memilih tancap gas dan kabur. Aksi kejar-kejaran antara polisi dengan Eko sempat terjadi, hingga akhirnya pelaku menyerah dan mau menepikan kendaraan di seputaran Banjar Tatiapi Desa Pejeng. Tidak membuang waktu, polisi langsung melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Namun ketika itu polisi tidak menemukan barang bukti. ‘’Saat diinterogasi, pelaku mengaku sudah membuang barang bukti SS di seputaran Jalan Semabaung. Petugas lantas mengecek ke lokasi yang dimaksud dan menemukan satu paket SS dalam bungkus rokok,’’ ucapnya. Di Mapolres Gianyar, Eko diperiksa intensif. Kepada polisi, Eko mengaku baru empat bulan mengkonsumsi barang haram itu. Sehari sebelumnya, polisi juga menangkap penyalahguna narkoba berinisial Uli.

Penangkapan terhadap Uli dilakukan di simpang empat Masceti, By-pass I.B. Mantra. Di lokasi tersebut, awalnya polisi melihat gerak-gerik mencurigakan dari pelaku. Polisi pun akhirnya melakukan penggeledahan terhadap pria asal Buleleng itu. Sepintas memang tidak ditemukan apapun. Tetapi, polisi yang merasa curiga akhirnya menelanjangi pelaku. Saat itulah barang bukti diduga SS. ‘’Saat disuruh jongkok dan buka celana baru ditemukan barang bukti. Ternyata itu (SS - red) disembunyikan pada bokong,’’ ujarnya. Kompol Sadiarta mengatakan, usai penggeledahan itu selanjutnya pelaku dengan barang bukti satu paket SS dibawa ke Mapolres Gianyar. ‘’Setelah dicek lab, barang bukti itu memang narkotika, dan pelaku sudah mengakuinya,’’ tegasnya. (kmb35)

Ibu Hamil Tewas Ditabrak KLX Gianyar (Bali Post) Warga digegerkan dengan kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang menelan korban jiwa di jalan raya Banjar Lebih Duur Kaja, Desa Lebih, Gianyar, Minggu (10/6) lalu. Seorang ibu hamil, Dewa Ayu Sri Agustini (29), tewas setelah ditabrak oleh Kadek Adi Gunawan (24) yang mengendarai sepeda motor Kawasaki KLX. Sekitar pukul 18.30 Wita, korban yang asal Banjar Lebih Beten Kelod ini melaju mengendarai sepeda motor Jupiter dari arah selatan. Sementara Kadek Adi Gunawan meluncur dari arah berlawanan. Setiba di TKP, Agustini memelankan laju kendaraannya lantaran hendak belok kanan.

Saat berbelok inilah, diduga Desak Agustini tidak memberikan celah untuk sepeda motor KLX yang dikendarai pemuda asal Banjar Gitgit, Desa Bakbakan, Gianyar itu. Alhasil tabrakan pun tidak terhindarkan. Saking kerasnya benturan, Agustini yang dalam kondisi hamil delapan bulan itu jatuh dan terseret bersama sepeda motornya. Akibat lakalantas itu, Agustini yang tidak memakai helm mengalami cedera kepala berat (CKB) serta luka robek pada betis kiri, pipi bengkak, mata kanan dan kiri memar dan mengalami muntah darah aktif. Sementara pengendara KLX Kadek Adi Gunawan yang membonceng

temannya, Komang Oka Murjaya, hanya mengalami lecet. Kadek Adi mengalami luka robek pada pipi kanan, kening lecet. Sementara Komang Oka hanya mengalami lecet kaki kiri. Ketiganya sempat dilarikan ke RSUD Sanjiwani Gianyar untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, Agustini yang tak sadarkan diri harus dirujuk ke RSUP Sanglah, Denpasar. Na mun, nyawa Agustini dan bayi laki-laki yang dalam kandungannya tidak bisa diselamatkan. Pantauan di rumah korban di Banjar Beten Kelod Desa Lebih, nampak ibu mertua korban, Desak Ketut Jepun, tidak kuasa menahan tangis. Anggota keluarga

lainnya pun terpukul atas musibah ini. ‘’Tidak menyangka kami akan ditinggalkan seperti ini,’’ kata Desak Ketut Jepun. Dijelaskan, rencananya penguburan menantu dan cucunya akan digelar Jumat ini. ‘’Bisa juga kita tunda setelah hari Jumat itu, jika anak saya belum bisa pulang dari pesiar. Biar dapat lihat istri dan anaknya untuk terakhir kali,’’ terangnya. Kasatlantas Polres Gianyar AKP Gusti Ayu Agung Udayani Addhi yang dihubungi, Senin (11/6) kemarin, membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun, ia tidak bisa menjelaskan rincian kejadian karena masih menjalankan tugas di lapangan. (kmb35)

Bali Post/nik

TUNJUKKAN PELAKU - Wakapolres Gianyar Kompol Nengah Sadiarta saat menunjukkan kedua pelaku penyalahgunaan narkoba.

418 Atlet Inkai Ikuti Piala Bupati Gianyar Cup II

INKAI - Suasana pembukaan Kejuaraan Inkai se-Bali Piala Bupati Gianyar Cup II.

INKAI Gianyar menggelar Kejuaraan Inkai se-Bali Piala Bupati Gianyar Cup II yang diikuti 418 atlet inkai. Acara pembukaan digelar di GOR Kebo Iwa Gianyar, Senin (11/6). Pembukaan diresmikan oleh Penjabat Bupati Gianyar yang sekaligus Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Bali Dr. I Ketut Rochineng, S.H., M.H. Pembukaan Kejurda tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum Inkai Bali, Ketua Majelis Sabuk Hitam (MSH) Inkai Bali, Sekda Gianyar, pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemkab Gianyar, Ketua Umum Koni

Gianyar, Ketua Forki Gianyar dan Ketua Umum Inkai kabupaten/kota se-Bali. Ketua umum Inkai Gianyar I Wayan Ardana dalam laporannya mengatakan, Kejurda kali ini merupakan pelaksanaan yang kedua kalinya. Kejurda pertama digelar 10 tahun lalu. ‘’Awalnya dicanangkan lima tahun sekali, namun karena satu dan lain hal baru kali ini kami mampu menyelenggarakannya,’’ kata Ardana. Ditambahkannya, Inkai Gianyar setiap tahun secara rutin menggelar kejuaraan karate antarpelajar se-Kabupaten Gianyar. Melalui kejuaraan

ini diharapkan dapat menjadi wadah evaluasi dan menjaring atlet berprestasi terutama atlet karateka inkai Bali. Ketua Umum Inkai Bali I.G.B. Alit Putra mengatakan, kejurda ini dalam rangka akselerasi persiapan Kejurnas Inkai yang akan digelar bulan depan di Banjarmasin. ‘’Pelaksanaan kejuaraan karate Piala Bupati Gianyar Cup II ini saya rasa waktunya sangat tepat, di mana kita akan menyongsong Kejurnas Inkai bulan depan. Saya harap kita akan mengirim atlet-atlet yang mampu membawa nama Inkai Bali di kancah nasional,’’ ujar Alit

Putra. Sementara itu, Penjabat Bupati Gianyar yang sekaligus Ketua Umum Forki Bali Dr. I Ketut Rochineng, S.H., M.H. mengatakan, Kejurda Karate Inkai Se-Bali Piala Bupati Gianyar Cup II ini sebagai bagian dari pola pembinaan berkesinambungan. Melalui kejuaraan karate ini diharapkan lahir bibit-bibit atlet berprestasi yang nanti bisa ditampilkan dalam Kejurnas Inkai bulan Juli di Banjarmasin. ‘’Harapan kita dengan adanya event ini kita bisa mengamati, menganalisa sekaligus mencetak atlet-atlet

karate inkai di Bali dan yang paling penting apapun hasil yang kita dapatkan nanti kita jadikan tolok ukur untuk peningkatan prestasi ke depan,’’ tegas Rochineng. Pihaknya sangat mengapresiasi perguruan inkai karena prestasi Forki selama ini sebagian besar diisi oleh atletatlet dari inkai. ‘’Saya sangat berterima kasih kepada perguruan inkai dan saya berharap pada rekan-rekan inkai agar terus meningkatkan pola pembinaan untuk menciptakan prestasi yang lebih daripada apa yang sudah kita dapatkan,’’ tegasnya. (ad453)


JEMBRANA

10

Selasa Pon, 12 Juni 2018

Belum Kantongi E-KTP

Warga Dipastikan Tetap Bisa Memilih Negara (Bali Post) – Warga yang telah masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT), namun belum mengantongi KTP elektronik (e-KTP) dipastikan tetap bisa memilih dalam Pilkada Serentak 27 Juni mendatang. Menyusul terbitnya Surat Komisi Pemilihan Umum Nomor 574/PL.03.6-SD/06/KPU/VI/2018 tanggal 8 Juni lalu tentang Penyelenggaraan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan 2018. Dalam surat yang ditujukan untuk Ketua KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota penyelenggara pemilihan tersebut untuk pemungutan suara, pemilih yang terdaftar di DPT dan memegang formulir model C6-KWK, tetapi tidak dapat menunjukkan e-KTP dan surat keterangan (suket) diperbolehkan menggunakan hak pilihnya. Ketua KPU Jembrana I Gusti Ngurah Agus Darma Sanjaya saat dikonfirmasi, Senin (11/6) kemarin, membenarkan telah menerima surat KPU tersebut. Namun, pihaknya belum membaca keseluruhan isi surat dari KPU Pusat itu. “Secara umum ya... hanya menggunakan C6, seperti pemilihan sebelumnya,” terangnya. Kendati belum memiliki e-KTP, tetapi bila sudah mengantongi C6 dipastikan bisa memilih. Sementara itu, berdasarkan surat tersebut, pemilih wajib memiliki formulir C6 dan KPPS memastikan hal itu sudah sesuai dengan yang bersangkutan (pemilih). Selain tidak harus memiliki e-KTP, KPU juga mengakomodir para pemilih yang sakit di rumah. Termasuk bagi penghuni lembaga permasyarakatan atau rumah tahanan (rutan) yang belum terdaftar dalam DPT, tetapi sudah memiliki e-KTP atau suket dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) di daerah pemilihan. Sebelumnya para pemilih dalam Pilkada Serentak 2018 ini selain harus membawa formulir C6 juga diwajibkan menunjukkan e-KTP. Dengan demikian Disdukcapil Jembrana melakukan berbagai upaya untuk warga yang terdaftar dalam DPT memiliki e-KTP. Salah satunya dengan jemput bola ke sekolah dan desa-desa dengan jadwal yang ditentukan. Sebelumnya, dalam rapat pleno penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Gubernur Bali (Pilgub) di Kabupaten Jembrana diketahui masih adanya pemilih potensial non e-KTP sebanyak 2.787 pemilih. Pemilih potensial non eKTP itu terdata di 288 TPS atau tepatnya 47 dari total 51 desa/kelurahan. Akan tetapi, setelah penetapan DPT, sudah semuanya terpenuhi. (kmb26)

Langka, Harga Elpiji 3 Kg Lampaui HET

Bali Post/dok

Negara (Bali Post) –

Menjelang hari raya, sejumlah masyarakat Jembrana kesulitan memperoleh elpiji ukuran 3 kilogram. Selain di kawasan kota, masyarakat pesisir di Kecamatan Negara juga mengaku kesulitan mendapatkannya. Seperti yang diungkap Alfina Laila, salah seorang warga di Desa Pengambengan, Negara. Ibu rumah tangga ini mengatakan sudah empat hari ini kesulitan memperoleh gas melon tersebut. Padahal bahan bakar gas untuk memasak menjelang hari raya itu sangat dibutuhkan. “Saya sudah keliling ke banyak

warung pengecer. Untuk gas melon itu stoknya habis,” kata Indayani, warga lainnya. Kendati masih ada, harga yang ditawarkan jauh melambung dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 14.500. Beberapa warga terpaksa

mencari gas tersebut langsung ke salah satu pengepul di Kota Negara serta SPBU yang juga menjual. Salah satu pengecer gas melon di Pengambengan, Watik, mengaku belum mendapatkan pasokan sejak beberapa hari belakangan ini. Sejatinya ia sudah mencoba menghubungi para pedagang yang biasa menyuplai gas itu, tetapi tidak ada jawaban. Bahkan di sejumlah pengecer lainnya mengaku sudah sepekan ini tidak mendapatkan pasokan. Kondisi serupa juga dirasakan

di sekitar Desa Batuagung dan Dangintukadaya. Bahkan bila mendapatkan gas itu, harganya lebih dari Rp 16 ribu per tabung. Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Jembrana Made Budhiartha saat ditanya terkait kelangkaan gas 3 kilogram ini mengaku akan melakukan pengecekan. Gas elpiji menggunakan tabung 3 kilogram itu masih dicari masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah. (kmb26)

Bantaran Sungai Ijogading Dikotori Sampah Cuti Bersama, Pemkab Tetap Layani Masyarakat kota. Dari pengamatannya, sampah sudah ada sejak dari bagian kawasan permukiman di utara jalan di jalur DenpasarGilimanuk. Terutama di bantaran sisi timur sungai yang masuk Kelurahan Pendem. Apalagi di sana juga terdapat pasar tradisional. “Jangan sampai sampah dari pasar dibuang di sungai tersebut,” terang dewan asal Lelateng ini. Tumpukan sampah itu terlihat berjubel dan menjalar di tebing sebelah timur sungai tersebut. Kondisi itu terlihat jelas dari jalan di Pura Taman Baler Bale Agung. Tumpukan sampah itu bukan hanya di satu titik, tetapi juga di

beberapa titik sepanjang sungai tersebut. Catur berharap kondisi sungai Ijogading ini menjadi perhatian semua pihak, terutama partisipasi dalam menjaga kebersihannya. “Baik Bupati, DPRD, TNI, Polri dan masyarakat agar kerja bakti untuk membersihkan sungai ijogading ini,” tambahnya. Sampah plastik yang dibuang ke sungai belakangan menjadi permasalahan yang rumit. Sebab, selain sulit terurai juga bisa mencemari ekosistem laut. Bahkan sampah-sampah yang awalnya dibuang dari sungai itu bukan tidak mungkin bermigrasi antarpulau dan negara terbawa arus laut. (kmb26)

Negara (Bali Post) – Sampah yang dibuang ke sungai masih menjadi permasalahan, terutama di bantaran Sungai Ijogading. Sungai yang membelah Kota Negara dan menjadi ikon kota itu, nampaknya masih jauh dari kata bersih. Kotornya sungai itu tidak terlepas dari tangan manusia yang membuang sampah sembarangan. Seperti yang terlihat di sejumlah titik di bantaran sungai Ijogading di Kelurahan Pendem, Senin (11/6) kemarin. Tumpukan sampah masih terlihat mengotori sungai tersebut, bahkan seolah difungsikan seperti tempat penampungan akhir (TPA). Kondisi sungai yang menjadi tempat pembuangan sampah itu mendapat perhatian dari kalangan anggota DPRD Jembrana. Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jembrana I Ketut Catur mengatakan, sebagai ikon Jembrana, daerah aliran sungai Ijogading sebaiknya bersih dan lestari. Dimulai dari hulu sungai hingga hilir bisa dirasakan bersih. “Sampah yang ada di daerah aliran sungai itu kotor dan mengganggu kenyamanan. Hal ini agar menjadi perhatian semua pihak,” kata Catur. Apalagi rencananya aliran sungai tersebut akan digunakan salah satu taman

SAMPAH - Tumpukan sampah yang berada di tebing sisi timur sungai Ijogading di Kelurahan Pendem.

Negara (Bali Post) Arus mudik di Gilimanuk pada H-4 terlihat lancar meski pemudik tampak ramai. Hal itu terlihat tidak adanya antrean di siang hari. Bahkan, antrean pada Minggu (10/6) malam hingga dini hari hanya sampai depan Kantor BPD Gilimanuk. Artinya, tidak ada kemacetan panjang yang menyebabkan pemudik menunggu berjam-jam. Dari pantau Senin (11/6) kemarin, arus kendaraan roda dua dan roda empat tidak henti-hentinya ber-

datangan ke Pelabuhan Gilimanuk. Pada waktu tertentu, khususnya memasuki sore hari sempat terjadi kepadatan arus kendaraan roda empat. Namun, kepadatan kendaraan itu masih terlihat lancar dan masuk ke dalam pelabuhan. Hanya sebatas mengantre di depan pintu loket tiket pelabuhan. Demikian juga di parkir dalam pelabuhan. Kendaraan yang baru melewati loket sudah bisa langsung diarahkan menuju kapal, sambil menunggu bong-

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Jembrana tetap membuka pelayanan bagi masyarakat selama cuti bersama hari raya Idul Fitri 1439 H. Hal ini berdasarkan surat edaran Sekda Jembrana No. 800/856/BKPSDM/2018 tanggal 5 juni 2018, petugas piket selama cuti bersama. Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang melakukan pelayanan langsung antara lain Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga serta pelayanan kesehatan di puskesmas dan RSU. Guna memastikan pelayanan berlangsung maksimal, Bupati Jembrana I Putu Artha juga tampak memantau langsung ke sejumlah OPD, Senin (11/6) pagi. “Hal ini merupakan kebijakan dari Pemkab Jembrana untuk OPD yang melayani masyarakat itu tidak libur, sehingga kami tetap memberikan pelayanan,” katanya. Bupati Artha menjelaskan, kebijakan itu dilakukan guna

memberikan kemudahan kepada masyarakat. Terlebih sebentar lagi akan memasuki tahun ajaran baru sehingga pastinya orangtua siswa akan sangat sibuk menyiapkan berbagai keperluan putraputrinya. Seperti di kantor Disdukcapil tetap buka guna mempermudah layanan administrasi kependudukan. Piket juga dilaksanakan di Dinas Pendidikan, terutama memberikan layanan terkait pendaftaran siswa baru berupa rekomendasi zonasi di luar kabupaten. “Kita kerahkan tiap harinya sebanyak 5 petugas Disdukcapil akan bekerja dengan sistem piket bergantian dengan petugas lainnya,” tambah Artha. Sementara itu, Kepala Disdukcapil Jembrana I Ketut Wiaspada mengatakan pelayanan yang disediakan untuk semua urusan kependudukan yang meliputi kartu keluarga (KK), akta kelahiran atau kematian, surat pindah, perekaman e-KTP maupun administrasi lainnya. Kendati libur

Bali Post/ist

TINJAU - Bupati Jembrana I Putu Artha meninjau pelayanan di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Senin (11/6) kemarin. Selama cuti bersama, pemkab tetap membuka pelayanan bagi masyarakat. cuti bersama, cukup banyak masyarakat yang datang langsung meminta layanan kependudukan. “Paling banyak mereka meminta layanan legalisir KK, KTP dan akta kelahiran untuk keperluan daftar sekolah tahun ajaran

baru. Layanan dibuka pada 1120 Juni 2018, mulai pukul 07.00 -13.00 Wita. Bahkan Sabtu pun tetap buka dan akan dilayani sebanyak lima petugas tiap harinya,” tambah Wiaspada. (ad450)

Hujan Abu Vulkanik Gunung Agung Sampai di Kota Negara Bali Post/olo

Arus Mudik di Gilimanuk Lancar

Bali Post/kmb

ARUS MUDIK - Suasana arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk, Senin (11/6) kemarin. Meski kendaraan terlihat ramai, namun arus lalu lintas tetap lancar.

karan penumpang yang baru tiba di Pelabuhan Gilimanuk. Setelah menunggu bongkaran yang rata-rata memakan waktu sekitar 10 menit itu, penumpang langsung dinaikan ke kapal. Sementara itu guna mengantisipasi antrean, pihak ASDP Gilimanuk juga menyediakan uang kembalian (uang kecil). Hal ini dilakukan mengingat pelayanan di loket tiket juga sering lambat karena menunggu uang kembalian. Harga tiket penyeberangan memang ratarata membutuhkan uang kecil untuk kembalian. Seperti untuk penumpang dewasa harga tiketnya Rp 6.500, sepeda motor Rp 37.000, mobil kecil Rp 159 ribu. Begitu pula kendaraan lainnya yang membutuhkan uang kecil untuk kembalian. Jika uang kembalian ada dalam jumlah banyak petugas loket tiket tidak mengalami kesulitan. Kepala Cabang PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang, Elvi Yoza, mengatakan uang kecil untuk kembalian memang sangat penting. Apalagi saat arus mudik ini. Untuk mengantisipasi terganggunya pelayanan di loket tiket, pihaknya sudah menyediakan uang kembalian tersebut. (kmb)

Negara (Bali Post) – Sejumlah wilayah di Kabupaten Jembrana diguyur hujan abu vulkanik, Senin (11/6) dini hari. Hujan abu ini akibat erupsi Gunung Agung. Kendati abunya sebagian sudah hilang karena diguyur hujan, hamparan debu masih terlihat di beberapa rumah penduduk. Berdasarkan informasi Stasiun Klimatologi Kelas IIA Negara, debu vulkanik dari Gunung Agung ini terdeteksi ke arah barat daya melewati wilayah Jembrana. Dari pantauan kemarin, sejumlah wilayah yang terkena abu vulkanik ini hampir merata. Warga yang ada di Pohsanten, Mendoyo, kawasan pesisir Yeh Kuning hingga di Kota Negara men-

gaku merasakan hujan abu tersebut. Hujan abu tersebut sangat tipis dan tidak terlalu terlihat, apalagi malam hari. Warga menyadari adanya hujan abu setelah terlihat menempel di kendaraan dan rumah warga. “Tadi pagi abu vulkanik masuk ke kamar. Saya kira debu biasa, tapi saat saya bersihkan seperti butiran,” ujar salah satu warga Pohsanten, Rini. Hal senada juga diungkapkan sejumlah warga yang melintas di sekitar jalan protokol Negara. Endapan abu vulkanik juga masih terlihat menempel di sejumlah kendaraan yang diparkir di garase. Seperti yang terlihat pada mobil dinas di Kantor Satpol PP Jembrana.

Bali Post/olo

ABU VULKANIK – Salah seorang petugas di Kantor Satpol PP menunjukkan abu vulkanik yang masih menempel di kap mobil yang parkir di garase.

Sejumlah petugas setempat mengungkapkan abu yang menempel di mobil itu baru terlihat paginya. Oleh petugas, abu di bagian kap mobil itu selanjutnya dibersihkan. Selain itu beberapa mobil yang kebetulan diparkir di luar garase juga terlihat abu vulkanik, namun sudah menumpuk di bodi bagian bawah. Kemungkinan abu itu diguyur hujan. Sementara itu, Kepala Statiun Klimatologi Kelas

IIA Negara Rahmat Prasetia saat dikonfirmasi men gungkapkan berdasarkan pengecekan terkait trajektori asap atau debu dari Gunung Agung melalui citra satelit mengarah ke barat daya pada Minggu pukul 22.10 Wita. Selanjutnya posisi abu vulkanik pada Senin pukul 04.50 Wita ada di sekitar wilayah Jawa Timur. Besar kemungkinan abu yang dirasakan warga itu merupakan hujan abu. (kmb26)


Selasa Pon, 12 Juni 2018

Karangasem

11

Mal Pelayanan Publik Diserbu Siswa

MPP DISERBU - Siswa SMP membanjiri MPP Karangasem untuk legalisir KK dan akta kelahiran.

Meriahkan HUT Ke-378 Kota Amlapura

Bupati Buka Pameran Pembangunan dan PKB

DALAM rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Amlapura yang ke-378, Pemkab Karangasem menggelar Pameran Pembangunan yang dipusatkan di Stadion Amlapura, Jalur 11 Padangkerta. Pameran pembangunan itu disinkronkan dengan pembukaan PKB Karangasem. Acara itu dibuka Bupati IGA Mas Sumatri, Senin (11/6) kemarin. Pameran pembangunan menampilkan beragam potensi produk pembangunan. Produk itu digerai pada 75 stan perhelatan yang berlangsung selama dua pekan hingga 24 Juni mendatang. Peserta pameran berasal dari pelaku UKM, industri, dagang dan kuliner. Selama pameran akan ditampilkan berbagai hiburan. Seperti artis pop Bali, Kiss Band, Ari Kencana, Jun Bintang, Broken Radio, pop Bali Karangasem dan Joni Agung serta lawak Dadong Rerod. Juga ada berbagai jenis lomba seperti fotografi, olahraga tradisional, Karangasem 10-K, kebersihan kantor, pertokoan dan pasar serta pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2018. Sekda I Gede Adnya Mulyadi selaku Ketua Panitia HUT mengatakan, puncak peringatan HUT ditandai apel bendera, Jumat (22/6). Juga akan dimeriahkan pawai budaya, menampilkan Adhi Merdangga Wasesa Ananta dan partisipasi

dari delapan kecamatan. Untuk kegiatan PKB diisi lomba nyastra, pelatihan singkat busana dan bebantenan serta uji coba duta Karangasem untuk PKB Bali ke-40. ‘’Semua rangkaian kegiatan HUT Kota ini untuk menghormati jasa I Dewa Karang Amla sebagai pendiri Kota Amlapura dan pewarisnya. Selain itu, juga untuk menampilkan visualisasi segenap potensi pembangunan dan memberi hiburan kepada masyarakat,’’ terangnya. Semua kegiatan dimotori jajaran organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Karangasem. Juga didukung instansi vertikal, BUMN/BUMD, pihak swasta sebagai sponsorship dan masyarakat. Peringatan HUT Kota Amlapura mengusung tema “Tri Hita Karana, Harmoni Jagat Semesta”, merupakan nilai pertama dari pemaknaan tagline Karangasem The Spirit of Bali. Bupati Mas Sumatri mengatakan tema itu harus menjadi momentum introspeksi atas komitmen menjaga hubungan harmonis dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sesama manusia dan dengan lingkungan. Ditampilkannya beragam kesenian bertujuan menggali dan mengembangkan seni budaya, selain menjadi sarana promosi pariwisata. ‘’Peringatan hari jadi Kota Amlapura ini dapat menjadi momentum bagi masyarakat Karangasem

untuk lebih mencintai Karangasem dan mau berpartisipasi dalam pembangunan’’ ungkapnya. Bupati mengajak masyarakatnya tidak berkecil hati, karena faktanya banyak prestasi yang telah ditorehkan Karangasem. Bumi Tanah Aron berkali-kali meraih penghargaan Adipura dan yang masih segar dalam ingatan yakni opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK-RI, Anugrah TOP BUMD 2018, Penghargaan Prestise Indonesia dan Perpamsi Award yang diraih PDAM. Prestasi itu menunjukkan potensi pembangunan yang kini digarap sudah menunjukkan hasil. Terkait PKB Bali, Bupati mengajak masyarakat Karangasem mendukung duta Karangasem sehingga mampu menunjukkan penampilan terbaiknya. ‘’Mari kita buktikan bersama-sama Karangasem mampu memberikan kontribusi dalam pelestarian adat dan seni budaya Bali,’’ serunya. Pembukaan pameran itu ditandai pelepasan balon dengan angka 378 oleh Bupati bersama Wabup Wayan Artha Dipa, Wakil Ketua DPRD I Nyoman Karya Kartika, Kapolres AKBP IGN Agung Panji Anom dan Dandim Letkol. Inf. Beny Rahardian. Selepas itu, Bupati yang juga didampingi suami I Gusti Made Tusan meninjau stan pameran. (ad447)

Amlapura (Bali Post) Cuti bersama pegawai pemerintah tak berlaku bagi personel yang bertugas di Mal Pelayanan Publik (MMP) di Gedung UKM Center, Amlapura. Mereka tetap bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk para siswa SMP yang Senin (11/6) kemarin membanjiri gedung di ujung Jalan Gajah Mada tersebut. Mereka menyerbu untuk melakukan legalisir Kartu Keluarga (KK) dan akta kelahiran. Legalisir itu dilakukan untuk melengkapi persyaratan mendaftar SMA. MPP yang memberikan puluhan jenis pelayanan itu sudah dijubeli anak-anak sekolah sejak pagi. Mereka memenuhi hampir semua sudut ruangan. Meski harus antre cukup lama, anak-anak tersebut terlihat cukup sabar menunggu giliran dipanggil

petugas loket. ‘’Memang cari SMA sekarang ini harus menggunakan KK dan akta kelahiran yang dilegalisir,’’ ungkap salah seorang siswa yang terlihat sumringah karena proses legalisir KK dan akta kelahirannya sudah kelar. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Karangasem I Nengah Sumidia mengaku sudah mengantisipasi kondisi tersebut. Makanya untuk mempercepat pelayanan di MPP, Disdukcapil menyiagakan dua kepala seksi tambahan. Sedangkan staf yang bertugas tetap sebanyak 16 orang per hari. ‘’Hari biasa kita hanya siagakan satu kepala seksi untuk mendampingi satu orang kabid. Selama cuti bersama ini jumlah kasinya kita tambah dua orang,’’ katanya.

Pihaknya mengakui kemarin pemohon legalisir KK dan akta kelahiran membeludak. Sejak buka mulai pukul 08.00 Wita sampai tutup pukul 13.00 Wita, loket Disdukcapil melayani 1.279 pemohon. Kepala UPT Disdikpora Bali di Karangasem I Made Puri Swastika mengakui KK dan akta kelahiran menjadi prasyarat untuk melamar sekolah SMA sederajat. Secara implisit pihaknya menyatakan syarat legalisir itu diberlakukan untuk menghindari manipulasi data yang dapat mengganggu proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). ‘’Dalam ketentuan umum dinyatakan semua persyaratan disahkan pejabat berwenang dengan memperlihatkan berkas asli. Untuk KK selambat-lambatnya dicetak per 31 Desember 2017,’’ jelasnya. (kmb)

Diawali Gemuruh

Lagi, Gunung Agung Erupsi Amlapura (Bali Post) Untuk kesekian kalinya Gunung Agung mengalami erupsi, kejadian terakhir Minggu (10/6) sekitar pukul 22.14 Wita. Erupsi itu disertai semburan abu vulkanik setinggi 2.000 meter yang beberapa saat kemudian langsung disusul hujan abu di sektor barat gunung. Namun erupsi kali ini tidak bisa diamati secara langsung. Pasalnya, selain karena malam juga saat kejadian erupsi Gunung Agung itu tertutup awan. Hujan abu itu berlangsung sesaat, tetapi semburannya dilaporkan sampai ke wilayah Bangli. Meski semburan abu itu cukup tinggi, namun aktivitas vulkanik itu tak berdampak terhadai aktivitas warga. Sebagaimana Senin (11/6) kemarin kegiatan warga termasuk yang bermukin di lereng Gunung Agung itu berjalan seperti biasa. Hanya warga sempat dibuat dagdigdug karena sebelum erupsi warga yang ada di lereng gunung itu sempat dikejutkan suara gemuruh yang berasal dari dalam gunung. ‘’Sempat terdengar suara seperti hujan di lereng gunung,’’ ungkap Kelapa Wilayah Banjar Yeh Kori, Desa Jungutan, Beban-

dem, Karangasem, I Wayan Sudirman. Keterangan dari rilis Magma Var, erupsi itu terekam pada alat seismik Pos Pemantauan Rendang dengan amplitude maksimum 22 mm. Durasinya selama satu menit 58 detik. Dari sinyal seismik itu disimpulkan erupsi tersebut berskala rendah. Hujan abu mengarah ke sektor barat. Itu terjadi karena saat erupsi angin berembus ke arah barat.

Pasca-erupsi, Pasebaya Gunung Agung yang bermarkas di Desa Duda Timur, Selat mendapat laporan terjadi hujan abu seperti di wilayah Temukus dan Desa Pempatan, Rendang. Menurut informasi warga, hujan abu kali ini berukuran lebih besar. Abunya berwarna kehitaman, menyerupai pasir. Kasubid Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur Dr. Devi Kamil Syahbana mengatakan fenomena abu ber-

’’Potensi erupsi susulan masih mungkin terjadi. Karena itu PVMBG masih tetap melarang aktivitas apa pun pada radius 4 km dari puncak gunung.’’ Kasubid Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur Dr. Devi Kamil Syahbana

warna hitam itu memang termasuk hujan pasir. Material erupsi itu kemungkinan berasal dari tumpulan lava di kawah gunung yang terdorong naik oleh energi dari dalam gunung. ‘’Itu memang pasir yang berasal dari tumpulan lava di kawah gunug,’’ ujarnya. Letusan Minggu malam itu berupa letusan tunggal, namun demikian Devi Kamil menyatakan potensi erupsi masih mungkin terjadi lagi. Jika mengacu letusan yang terjadi sebelumnya, letusan Gunung Agung terjadi setiap 10 hari sekali seperti pada 19 Mei, 29 Mei dan sekarang 10 Juni. Periode letusan seperti itu bisa saja berulang, meski hanya bersifat perkiraan paling tidak bisa diantisipasi sehingga tidak mengagetkan. ‘’Potensi erupsi susulan masih mungkin terjadi. Karena itu PVMBG masih tetap melarang aktivitas apa pun pada radius 4 km dari puncak gunung,’’ tegasnya. (kmb)

Ganggu Lalu Lintas

Tirtagangga Butuh Areal Parkir Baru

PAMERAN PEMBANGUNAN - Pelespasan balon menandai pembukaan Pameran Pembangunan dan PKB Karangasem untuk memeriahkan peringatan HUT Kota Amlapura yang ke-378.

Amlapura (Bali Post) Taman Air Tirtagangga belakangan semakin ramai saja dikunjungi wisatawan. Dampaknya, areal parkir yang tersedia sudah tidak bisa menampung kendaraan pengunjung. Parkir pun meluber ke kiri-kanan badan jalan. Situasi seperti itu sangat membahayakan, sehingga perlu ada areal parkir baru yang memadai. Taman Air Tirtagangga itu dikelola keluarga Puri Karangasem. Tetapi, pengelolaan dari mereka tak sampai urusan parkir. Parkir yang sekarang menggunakan tanah pemerintah daerah. Urusan parkir sejak dulu sampai sekarang di bawah pengelolaan Dinas Perhubungan Karangasem. Tirtagangga dulu pernah dikelola bersama antara pihak Puri Karangasem dengan pemerintah daerah. Tetapi, kerja sama itu akhirnya berakhir beberapa tahun lalu dan tak dilanjutkan lagi. Masalah parkir sudah jadi keluhan sejak beberapa tahun terakhir. Masalahnya, kalau parkir di kiri-kanan akses jalan, amat membahayakan dan kerap mengundang kemacetan. ‘’Melihat kunjungannya ramai begini perlu diantisipasi. Sangat diperlukan areal parkir baru,’’ kata salah satu pengun-

MEMANG arus penumpang di pintu penyeberangan BaliLombok sudah mulai meningkat sejak sepekan terakhir ini. Kondisi itu berbeda dengan arus mudik tahun lalu. Telihat Minggu (10/6) volume kendaraan yang datang terus saja naik intensitasnya. Selain truk besar pengangkut sembako, juga mobil-mobil penumpang dan kendaraan pribadi mulai padat. Hal itu tidak lepas dari adanya cuti bersama kantor-kantor pemerintahan. Pengetatan pengamanan di Pelabuhan Padangbai melibatkan semua satuan Polres Karangasem. Anggota Satuan Polair Aiptu I Wayan Udiana, misalnya, bertugas di Pos II Pelabuhan Padangbai. ‘’Kita lakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen kendaraan dan juga barang-barang bawaan mereka yang menye-

Sementara itu, pantauan di lapangan volume kendaraan yang masuk ke Pelabuhan Padangbai sudah mulai padat sejak Rabu (6/6). Antrean bahkan sempat sampai ke jalan raya atau meluber dari terminal pelabuhan. Manajer Operasional PT ASDP Padangbai I Wayan Rosta mengatakan kenaikan penumpang kenyataan memang sudah terjadi sejak 27 Mei dimulai meningkat lima pesen. Dikatakan, puncak arus mudik biasanya terjadi H-3 dan H-2 Idul Fitri. Untuk arus mudik kali ini ASDP Padangbai melakukan antisipasi lebih awal mengingat hari ini sudah memasuki cuti bersama. Pekan lalu arus aktivitas bongkar-muat sempat terganggu karena ada perbaikan di dermaga II. ‘’Dermaga II sempat kita tutup 36 jam,’’ katanya. (gik)

PARKIR MELUBER - Parkir kendaraan meluber hingga ke kiri-kanan jalan di depan pintu masuk Taman Air Tirtagangga hingga beberapa kilometer ke selatan. jung, Gede Sudiatmika, asal Gianyar, Senin (11/6) kemarin. Gara-gara tak tersedia parkir, pengelola setempat mengakui banyak rencana kunjungan dari paket-paket tur dibatalkan. Penyebabnya, bus-bus besar tak bisa masuk. Selain karena tak tersedia parkir, akses jalan menuju Tirtagangga juga kerap krodit, lantaran parkir kiri-kanan jalan dan banyaknya truk galian C melintas dan ikut

parkir di jalur tersebut. ‘’Pada saat kunjungan membeludak, semestinya kita siap. Tetapi, sayangnya kita belum bisa memaksimalkannya, karena parkir kewenangannya Dinas Perhubungan,’’ kata pengelola setempat. Kepala Dinas Perhubungan Karangasem Ida Bagus Suastika mengakui adanya kekroditan akses jalan menuju Tirtagangga. Pihaknya menyadari, perlu adanya alternatif

parkir agar tak mengganggu lalu lintas. Pihaknya sudah berencana mencari alternatif dengan melakukan kerja sama dengan desa adat setempat. Sementara di mana lahannya, belum dipastikan. Kabarnya di sebelah timur jalan dekat pintu masuk Tirtagangga, ada lahan yang hendak dijual. Namun, pihaknya belum berani memastikan apakah bisa memanfaatkan lahan tersebut atau tidak. (kmb31)

Di Pelabuhan Padangbai Pengamanan Mulai Diperketat

Hilir-mudik di pintu penyeberangan BaliLombok sudah mulai meningkat sejak sepekan terakhir ini. Naiknya arus mudik di Pelabuhan Padangbai disikapi aparat keamanan dengan cara memperketat pengamanan secara sistematis. Strateginya, Polres Karangasem melakukan penebalan personel, baik di dalam areal pelabuhan maupun di pintu masuk dan juga pintu keluarnya. Selain pengamanan dilakukan di Pelabuhan secara intensif, di mana lagi pengetatan pengamanan dilaksanakan oleh pihak keamanan yang berwenang?

berang. Selama kegiatan pemeriksaan bersama anggota Polsek Padangbai, nihil pelanggaran maupun barang-barang yang mencurigakan,’’ ungkapnya. Pemeriksaan dilakukan di pintu masuk maupun keluar pelabuhan. Kegiatan itu dilakukan secara intensif dan berkesinambungan. Untuk pengamanan arus mudik, Polres Karangasem mendirikan pos masing-masing di Pelabuhan Padangbai dan perbatasan Yeh Malet, Kecamatan Manggis. Kasat Polair Polres Karangasem AKP Made Wartama mengatakan, selain pengamanan di wilayah darat, Polres Karangasem juga mengintensifkan pengamanan di wilayah perairan. Setiap hari personel Polair melakukan pemantauan menggunakan speed boat dan sejauh ini kondisi keamanan masih kondusif.

PADANGBAI PADAT - Pelabuhan Padangbai mulai padat oleh kendaraan penumpang dan juga truk pengangkut sembako.


KLUNGKUNG

12

Selasa Pon, 12 Juni 2018

Soal PPDB

Dewan Tuding Sosialisasi Tak Maksimal Semarapura (Bali Post) Mekanisme Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2018/2019 terus mendapat sorotan dari kalangan legislatif. Anggota DPRD Klungkung I Komang Gede Ludra menilai sosialisasinya ke masyarakat belum berjalan maksimal. Di lapangan, masih banyak yang dirundung kebingungan.

I Komang Gede Ludra

Bali Post/sos

Tak Ada Maksud Keberpihakan DUA program inovatif andalan yakni Beli Mahal Jual Murah (Bima Juara) dan program pemanfaatan energi terbarukan melalui penanganan sampah dengan sistem Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) masuk nominasi Top 99 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2018 pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP). Hal tersebut disampaikan melalui pengumuman Tim Panel Independen Nomor : 001/TPI.06/2018 tentang Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara dan Badan Usaha Milik Daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi, 8 Juni 2018. Nominasi dua program tersebut telah menjadi pemberitaan sejumlah media di Bali, Senin (11/6) kemarin. Dalam berita tersebut dinyatakan program tersebut digagas pada kepemimpinan Bupati Suwirta dan Wabup I Made Kasta. Kabag Humas dan Protokol Setda Klungkung I Ketut Suadnyana menyatakan tidak ada maksud untuk mengarah pada keberpihakan dalam pilkada serentak. Karena hal tersebut fakta dan telah diumumkan secara resmi dan oleh lembaga resmi pula. Bahkan, Wantimpres sempat berkunjung untuk melihat langsung program tersebut. ‘’Saat kunjungan Wantimpres yang sudah dua kali maupun pejabat lainnya, diterima langsung Penjabat Sementara Bupati,’’ tegasnya. (sos)

“Penerimaan sekarang masih mengacu pada zonasi. Ada juga keluarga kurang mampu, jalur alasan khusus dan prestasi. Tetapi ini banyak yang belum dipahami masyarakat. Masih banyak yang mempertanyakan,” ungkapnya, Senin (11/6) kemarin. Berbekal pengalaman penerimaan setahun lalu, yang cukup membuat masyarakat pusing, seharusnya tahun

ini ada sosialisasi dari jauh sebelumnya. Bukan hanya hitungan minggu menjelang pendaftaran. Secara mental, hal semacam itu akan memengaruhi kesiapan orangtua maupun siswa bersangkutan. “Kalau sekarang kan baru ada pembahasan antara dinas dan kasek. Hanya dalam hitungan minggu dan hari. Ini kan mepet. Kalau dilihat, untuk Kecamatan

Klungkung, ada satu SMK. Ini menggunakan sistem rayon. Kalau kecamatan lain masuk ke sana, bisa saja tak tertampung semua. Kalau sosialisasinya jauh hari, mereka bisa menyiapkan pilihan lain,” tegasnya. Politikus Partai Hanura ini berharap PPDB kali ini tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Selain itu, pemerintah juga harus serius memperhatikan

sarana-prasarana sekolah maupun kualitas tenaga pendidiknya. Serupa dengan yang ditegaskan anggota Komisi III DPRD Klungkung I Ketut Sukma Sucita sebelumnya. “Jangan sampai ada stigma nyari sekolah saja sulit, apalagi kerja,” sebutnya. Sementara itu, Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Klungkung I Nyoman Ratmaja mengatakan SMA/SMK sudah siap menjalankan proses penerimaan. Di setiap sekolah juga telah disiapkan operator yang memberikan informasi kepada masyarakat. “Kami

juga sudah bertemu dengan Dinas Pendidikan Provinsi dan pengawas untuk mempersiapkan ini. Semua sudah siap,” tegasnya. Ditegaskan pula, pihaknya optimis agenda tahunan ini tidak dirundung kegaduhan. “Juklak dan Juknis sudah jelas. Sudah diatur sampai hal terkecil. Waktu pendaftarannya sudah ditentukan. Kami optimis berjalan sesuai harapan,” ungkapnya. S ementara itu, untuk kesiapan PPDB tingkat SMP, Kepala Dinas Pendidikan Klungkung I Dewa Gde Darmawan belum bisa dikonfirmasi. (kmb45)

Mulai Dikunjungi

”Rest Area” Pantai Goa Lawah Masih Kekurangan Fasilitas Semarapura (Bali Post) Pembangunan rest area di Pantai Goa Lawah, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung telah tuntas. Tempat ini pun mulai dikunjungi warga. Melepas lelah sekaligus menyaksikan pemandangan yang cukup menawan. Perbekel Pesinggahan I Nyoman Suastika, Senin (11/6) kemarin, mengatakan kehadiran objek tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Sebab, akan mampu menjadi penopang perekonomian. Selain itu, juga ada pemasukan ke desa adat melalui retribusi parkir. “Responsnya sangat positif,” jelasnya. Hanya, objek yang berada di timur Pura Goa Lawah ini belum didukung fasilitas memadai. Toilet yang menjadi kebutuhan pengunjung, belum tersedia. Ditegaskan, desa telah merencanakan untuk melakukan pembangunan. “Memang masih kurang. Desa sudah merencanakan untuk melengkapi,”

sebutnya. Ditambahkan, sesuai rencana, penataan oleh pemkab juga akan dilakukan sampai Pantai Belatung. Diharapkan itu bisa terealisasi sehingga dampak ke masyarakat bisa lebih luas. Penjaga objek I Wayan Segara Putra mengatakan saat hari libur, kunjungan mencapai ratusan orang. Mereka ada yang menikmati suasana laut maupun berswafoto. Untuk parkir, sepeda motor dipungut Rp 2 ribu dan mobil Rp 5 ribu. “Pas Umanis Galungan dan Kuningan juga cukup ramai. Karena lokasinya pinggir jalan raya, jadi langsung singgah,” ucapnya. Seorang pengunjung asal Karangasem, Ni Wayan Sri Murtini, juga menilai perlu ada fasilitas tambahan untuk objek ini. Tak hanya toilet, tetap juga gazebo sebagai tempat peristirahatan. “Apalagi pinggir pantai, cukup panas. Jadi perlu lebih banyak tempat berteduh,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

REST AREA - Rest area Pantai Goa Lawah mulai dikunjungi wisatawan. Objek ini masih kekurangan beberapa fasilitas.

Maestro Seni Lukis Wayang Kamasan I Nyoman Mandra Berpulang

Tinggalkan Segudang Karya, Berpesan Tetap Dilestarikan DUNIA seni Bali kembali berduka. Maestro seni lukis Wayang Kamasan I Nyoman Mandra berpulang, setelah menjalani perawatan di RSUD Klungkung atas beberapa penyakit yang dideritanya. Semasa hidupnya, ia kerap berpesan lukisan tersebut harus tetap dilestarikan. Menjaga taksu-nya di tengah zaman yang semakin modern. Bali Post/sos

ASN - ASN di Kabupaten Klungkung. Pada 2019, kinerjanya menggunakan sistem elektronik.

2019, ASN Digembleng Kinerja Berbasis Elektronik Semarapura (Bali Post) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Klungkung harus bersiap-siap memulai cara kerja baru. Pasalnya, pada 2019 ditargetkan menggunakan sistem elektronik. Sebagai tolok ukur kualitas dan menghindari subjektivitas. “Dalam membangun sistem, teknologi ini adalah alat. Kita gunakan untuk lebih menyederhanakan kinerja, lebih mengawasi dan menghindari subjektivitas. Jadi bisa lebih efektif,” ungkap Sekretaris Daerah Klungkung I Gede Putu Winastra, Senin (11/6) kemarin. Pejabat asal Tabanan ini menyebutkan aplikasinya tengah dipersiapkan, bekerja sama dengan Universitas Udayana. Demikian juga dengan peraturan bupati, sudah dalam tahap penyusunan. “Dengan sistem ini, pada aplikasi akan ada beberapa kegiatan yang harus dlaporkan ke atasan. Jika itu meragukan, ada pilihan meragukan,” jelasnya. Data yang terekam melalui aplikasi itu nantinya akan menjadi dasar dalam pemberian tunjangan kinerja yang berlangsung setiap bulan. “Kalau sekarang masih terapkan beban kerja. Untuk pelaporan kerja juga masih berjenjang dari eselon IV ke eselon II,” jelasnya. Disampaikan lebih lanjut, mendukung ini, sebelumnya ASN akan dilatih tiga bulan. Hanya saja masuk melalui website. “Belum masuk ke mobile. Kami juga tidak mau tergesa-gesa karena harus berubah peraturan dan kebiasaan. Apalagi ASN tidak semua melek teknologi,” sebutnya. Ditambahkan, langkah tersebut juga sekaligus untuk mendukung program smart city yang telah di-launchig Desember 2017. “Memang arahnya ke sana (smart city - red). Ke depan akan terus dilakukan perbaikan. Termasuk dalam akses informasi satu pintu. Hanya melalui Kominfo. Tentu tidak bisa sekalian. Anggarannya bertahap,” pungkasnya. (kmb45)

Menyambangi kediamannya di Banjar Sangging, Desa Kamasan, Kecamatan Klungkung, terasa sangat sepi. Hanya ada beberapa keluarga yang tengah duduk di teras pada bangunan di sisi selatan. Dindingnya dihiasi banyak lukisan Kamasan yang tergoreskan pada kanvas. Ukurannya berbeda-beda. Dilengkapi bingkai, menampilkan nuansa klasik dengan perpaduan berbagai warna. Pada bangunan di sisi utara yang tak terlalu luas, juga demikian. Lebih banyak lagi lukisan yang terpajang. Ukurannya juga lebih besar. Sangat mataksu, dengan goresan yang sangat detail. Warnanya dominan kuning kecokelatan. Sangat “sendu” menunjukkan nuasana tenang. Lukisan itu menceritakan sejumlah

Bali Post/ist

MENGAJAR - Almarhum semasih hidup mengajar anakanak melukis Wayang Kamasan. bagian dari epos Ramayana, Mahabharata hingga cerita Tantri. Seluruhnya menyimpan makna yang menjadi filosofi kehidupan, terutama masyarakat Hindu. Segudang karya itu tak lagi mendapat sentuhan oleh sang maestro. Ia pergi untuk selamanya, Minggu (10/6) sekitar pukul 16.00 Wita. Setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Klungkung atas penyakit yang dideritanya sejak lama. Ada maag, prostat, infeksi paru hingga sakit perut. Salah satu putra terbaik Klungkung ini mengembuskan napas terakhirnya di usia 72 tahun. Tak hanya meninggalkan ratusan lukisan, namun

juga tiga anak yakni Ni Wayan Sri Wedari, Ni Made Sri Rahayu, dan I Nyoman Adi Prabawa. Ada pula lima orang cucu. “Beliau masuk rumah sakit, Kamis lalu. Karena minta dirujuk. Sehari sempat di paviliun. Setelah itu masuk UGD karena tensinya drop,” jelas Sri Wedari saat ditemui, Senin (11/6) kemarin. Menjadi pasien di rumah sakit yang berlokasi di Jalan Flamboyan itu bukan yang pertama kali. Sebelumnya sudah pernah rawat jalan. Bahkan juga harus menjalani pemeriksaan di RSUP Sanglah, Denpasar. “Kalau sakit maag sudah dari muda. Sudah sering kontrol,” sebut perempuan yang mengajar

seni di SMAN 2 Semarapura ini. Ada cerita inspiratif yang juga diutarakan. Semasa hidup, ketika usianya sudah senja dan melawan sakit, almarhum masih tetap melukis maupun mengajarkan anak-anak di sanggar Wasundari yang didirikan sekitar 1970-an. Keluhan serasa tak pernah dilontarkan. Seolah, hidupnya memang didedikasikan sepenuhnya untuk lukisan yang telah menjadi pemanis Kabupaten Klungkung. “Semangat mengajarnya tinggi. Sakit tetap berjalan. Tidak pernah menyerah. Sering diberi tahu supaya istirahat. Tetapi tidak mau. Katanya melukis supaya tak bosan,” ucapnya. Murid-muridnya tak hanya berasal dari Kamasan. Namun juga daerah lain, termasuk luar negeri. Mereka terhipnotis dengan keunikan yang dimiliki. Tentu, kepergiannya memunculkan duka mendalam. “Pelukis di sini banyak belajar sama beliau,” jelas perempuan 44 tahun ini. Ketika mendidik, almarhum dikenal tegas dan disiplin. Selalu menekankan karya harus tetap sesuai pakem. Sebelum berpulang, tak ada pesan khusus yang disampaikan. Hanya ingin taksu lukisan yang diyakini sudah ada sejak zaman kerajaan ini tetap bertahan dan lestari ditengah gempuran zaman yang semakin modern. “Tentu

kami sebagai keturunannya akan melakukan itu. Tetap mengurus sanggar dan menjaga kelestarian lukisan ini,” pungkasnya. Karya seniman kawakan ini memiliki taksu tersendiri. Banyak kolektor yang mengincarnya. Tak hanya lokal, namun juga asing, seperti Eropa. Tak jarang pula dipamerkan pada acara berskala internasonal, seperti yang berlangsung di Jerman, Kanada, dan Australia. “Kalau Bapak jarang ikut pameran keluar. Tetapi kalau terjual ke luar negeri, banyak,” ujar Sri Wedari. Menggeluti seni lukis, sambungnya, telah dilakoni almarhum sejak kecil. Belajar dari pamannya, Nyoman Dogol. Seniman yang memimpin pemolesan awal Kertha Gosa bersama Rambug, kakek dari pihak ibu pada 1960. Kemahirannya mampu memunculkan decak kagum dari berbagai pihak. Penghargaan pun berhasil diraih, baik dari pemerintah kabupaten, provinsi maupun pusat. “Penghargaannya banyak. Salah satunya Dharma Kusuma Madya dari Pemrov Bali pada 1976,” tuturnya. Sementara itu, untuk jenazahnya masih dititipkan di RSUD Klungkung. Upacaranya, menurut anak bungsunya, I Nyoman Adi Prabawa, masih menunggu hari baik. “Sekarang (kemarin - red) rencana ke geria mohon petunjuk,” tandasnya. (sos)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Pon, 12 Juni 2018

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar

LOWONGAN Akuntan / Finance (Tabanan) Pglmn,Lmrn ke:info@tsbali.com

B.BP.031.06.18.0000431

Bella Vista Coffee and Juice Bar looking for waiter, Waitress DW. Send CV direct to Padma Utara 2 Legian

G.02

Akunting,Ksir,Auditor,Syrt:Ijzah Akuntansi/Myob 081338344155

B.BP.001.06.18.0000414

Dcr PRT Wnt Tgl dlm Max.35Th Gj.1,8 S.Siur Kuta, 081239232035

Dcr Segera Karyawati Bersih2 utk Villa Rental di Legian Hub.081337967727

Cr 2PRT+1B.Siter Gj.1,8Jt Tdr Dlm081999776071/082237995324

PRT Tgl Dlm,Jujur,Rajin,serius H:085102831808 pribadi, Dalung

BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel PkebunanResto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692

Sopir, Admin &Krywti u Produksi Kue di Renon H.08123836575 Sgr

Cari Pembantu di Kerobokan,Jl. Muding Indah.Hrs Ada Transport Senin-Sabtu.Pagi Saja Jam 9.30-14.30 Tlp:08123649787

Griya Santrian a beach resort Urgently needs Sales Executive SpaTherapist,Waitress,Security (Male & Female) fluent in English have experience 1 year.Send to hrm-griya@santrian.com/bring CV to Jl.D.Tamblingan 47 Sanur

B.BP.154.06.18.0000437

B.BP.001.06.18.0000416

B.BP.154.06.18.0000435

B.BP.001.06.18.0000434

B.BP.001.06.18.0000420

B.BP.001.06.18.0000425

Sopir/Driver(Tabanan),Pengalaman Hub:Dewi 081236222509

B.BP.031.06.18.0000432

B.BP.004.06.18.0000325

B.BP.001.06.18.0000419

Dbthkn 1.Therapist Wnt utk Spa Min.SMA,Pglmn/Non Pengalaman 2.Driver Min.SMA, Pengalaman Min 1Th.Hub:082144112990

B.BP.001.06.18.0000426

Dbthkn Admin utk Restaurant Min.D1,Pengalaman Min.1Th,bisa Kerja Shif.Hub.087861864937

B.BP.001.06.18.0000427

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.06.18.0000422

Dcr Krywn Ltr Belakang Elektronika akan Dilatih dr Awal.Lam: UD.Sinar Mulia Jln.Kartini 112 Dps.Telp:0361-226815-236895

B.BP.001.06.18.0000149

Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar

G.03

BIRO JASA

BENGKEL LAS BIRO JASA

DIJUAL MOBIL

FOTOCOPY

BIRO JASA

BIRO JASA

Dicari Tkg Patrun,Tkg Ptong yg BerpengalamanHub.08124627175 B.BP.001.06.18.0000421

Dicari Sopir Bisa Manual&Matic Cleaning Service, 081246520136 B.BP.001.06.18.0000410

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Money Changer Butuh Staff Umur 18-25Th,Bhs Inggris,0816578116

Dcr Krywti utk RM babi guling NusaDua(gj.1,5+mes)085339909202

B.BP.154.06.18.0000436

B.BP.001.06.18.0000445

Dcr Sgr Cleaning Service u/ Kantor.Hub.0361-751223/Krm CV ke Jl.Bypas NgrRai 300B Tuban

Dicari PRT untuk Batubulan tinggal dalam, Gusti 08123806901

B.BP.001.06.18.0000444

B.BP.001.06.18.0000429

Dcr Sopir Bus Pariwisata Hub Jl.GunungAgung No.69 (Dpn SMP4)

DIJUAL MOBIL SUZUKI

B.BP.001.06.18.0000433

Dijual Karimun Kotak Th’2005 Hitam Hub.081338384971

Htl&Rest Need Waiter,Good English,Direct Intv to Yulia Inns Jl.Pantai Kuta No.43 T.751893

B.BP.001.06.18.0000415

B.BP.001.06.18.0000430

TOYOTA

Dcr Tenaga Administrasi Bw Srt Lamaran ke Jl.Pulau Kawe No.77

Avanza G’15 Pth +Ijin Pariwsta Hr148,5JtNego:081239522236BUC

B.BP.001.06.18.0000423

B.BP.101.06.18.0000443

Dcr karywan/ti utk Rumah Makan hub.089668675875/081237490397

Hilux Pickup Diesel Hitam’15 AsDK 165JtNg Bagus 08123969166

B.BP.001.06.18.0000440

B.BP.001.06.18.0000442

Dcr Sopir Jl.Antasura Gg.Dewi Sita No.9 Dps Hub.085108835588

DIJUAL RUMAH

B.BP.001.06.18.0000413

Dcr:Satpam,HK(P/S/M).Puri Asih Htl.Jl .Pantai Kuta 40 Kuta

Dijual Rmh-HM 2Lt,Sahadewa 2 Blk D2-2 Pecatu LT/LB 160/175 Hub .Alex 081806088880

Dicr Karyawati u/Rumah Makan Tidur Dalam, Jln Nangka Selatan No.168.Telp:081547124100

DIJUAL TANAH

B.BP.001.06.18.0000417

B.BP.001.06.18.0000310

Tanah Nempil,Jl.Besakih Pondok Citra Pemogan Dps, 08123871809

B.BP.001.06.18.0000409

Dicr Wanita u/Laundry di Kuta Jl .Kayu Aya 7A.Oberoi T:736701

B.BP.001.06.18.0000408

!Bth Waiter Pria&Wanita, Pglm/ Tdk Min.SMU.HappyCinema.Jl.Tkd Batanghari 36,Dps.081999670006

B.BP.001.06.18.0000411

B.BP.001.06.18.0000214

SMK Berkembang Pesat Butuh: FO,Staff Umum,EO,Manager Unit Dagang. E:tugasbali@yahoo.com B.BP.001.06.18.0000412

DISEWAKAN TEMPAT Dikontrakkan Resto 45Jt/Thn Lokasi dekat Pasar Sindu Sanur Telp.08112030819

B.BP.001.06.18.0000428


BANGLI

14

Selasa Pon, 12 Juni 2018

Dinas PKP Dorong Warga Manfaatkan Lahan Tidur

Bali Post/nan

I Wayan Sukartana

Bangli (Bali Post) Di Kabupaten Bangli banyak terdapat lahan tidur atau lahan kosong yang belum digarap oleh pemiliknya secara maksimal. Banyaknya lahan tidur sangat disayangkan Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli I Wayan Sukartana. Menurut Sukartana, semestinya lahan

tidur bisa dimanfaatkan untuk pengembangan berbagai komoditas pertanian. Sukartana, Senin (11/6) kemarin, mengatakan lahan tidur disebabkan berbagai hal. Mulai dari minimnya air hingga masalah jual beli tanah. Namun dia menyebutkan, masalah kekurangan air sebenarnya sangat kecil peluangnya menyebabkan lahan tidur. Sebab petani zaman sekarang banyak memiliki inovasi untuk mensiasatinya, seperti mengembangkan berbagai tanaman non padi. Menurutnya, lahan tidur seharusnya tidak sampai ada apabila pemilik lahan lebih kreatif. Pemilik lahan seharusnya bisa membudidayakan sayuran atau buah-buahan daripada membiarkan lahannya tidak produktif. ‘’Seperti yang dilakukan oleh warga di wilayah LC Uma Aya. Tanah yang kosong mulai ditanami pepaya. Kita harap hal ini dicontoh oleh masyarakat lainnya yang memiliki lahan belum digarap. Kita juga bakal terus mengimbau petani agar jangan sampai menelantarkan lahan yang dimiliki,’’ kata Sukartana. (kmb41)

Pembangunan Rumah di Bantas

Dana Rp 1,2 Miliar Siap Digunakan Bangli (Bali Post) Meskipun izin tukar guling lahan hutan belum turun dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pemkab Bangli telah menyiapkan dana pembangunan puluhan unit rumah bagi warga korban bencana tanah longsor di Dusun Bantas Desa Songan, Kintamani. Dana tersebut berasal dari donasi pihak ketiga saat bencana pada Februari 2017 lalu. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli I Wayan Karmawan belum lama ini menyampaikan, di Dusun Bantas rencananya akan dibangun 26 unit rumah. Per unitnya dianggarkan Rp 40 juta. Nominal ini sama dengan dana pembangunan rumah di Yeh Mampeh, Desa Batur Selatan untuk korban banjir bandang. ‘’Kita rasa, anggaran cukup untuk membangun 26 unit rumah kepada warga di Songan,’’ ucap Karmawan. Meskipun dari segi dana sudah dipersiapkan, sejauh ini proses pembangunan belum bisa dilakukan. Pasalnya, hingga saat ini izin tukar guling

lahan hutan dan lahan milik warga belum turun dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Agar pembangunan bisa segera direalsasikan, pihaknya mengajukan permohonan ke pusat agar bisa dilakukan pembangunan lebih awal sembari menunggu izin tukar guling. Pemkab juga tengah menindaklanjuti delapan poin yang tercantum persetujuan prinsip tukar guling dari Kementerian agar izin dapat segera turun. ‘’Delapan poin yang harus ditindaklanjuti, masih dalam proses. Setelah selesai, kita langsung sampaikan ke pusat agar izin tukar guling segera turun. Kita harap izin turun tidak saat musim hujan sehingga kita bisa langsung lakukan pembangunan,’’ tegas Karmawan. (kmb41)

I Wayan Karmawan

Bali Post/nan

Libur Panjang

Penyampaian Lima Paket Kegiatan ke ULP Ditunda Bangli (Bali Post) – Cuti bersama hari raya Idul Fitri tahun ini cukup berpengaruh terhadap kegiatan atau proyek di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP). Karena terbentur libur panjang, Dinas PUPRPKP terpaksa menunda pengajuan sejumlah paket kegiatan proyek ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang semula direncanakan berlangsung pertengahan Juni ini. Sekretaris Dinas PUPRPKP Kabupaten Bangli Made Soma, Senin (11/6) kemarin, mengakui bahwa libur panjang serangkaian cuti bersama Idul Fitri memang berpengaruh terhadap kegiatan proyek yang ditangani dinasnya. Sedikitnya ada lima paket kegiatan yang rencananya disetorkan ke ULP untuk dilelang pertengahan bulan ini, namun terpaksa ditunda karena libur. Kelima paket kegiatan tersebut semuanya adalah proyek hotmix jalan. ‘’Dari total 39 paket, jadi masih 5 paket saja yang belum kita setorkan ke ULP,’’ jelasnya. Meski demikian, menurut

Soma hal itu tidak terlalu berpengaruh signifikan terhadap pelaksanaan proyek nantinya. Sebab kelima paket proyek tersebut lokasinya tidak terlalu sulit sehingga pengerjaannya dipastikan tidak menemui banyak kendala. ‘’Tidak terlalu pengaruh signifikan karena ringanringan tempatnya. Lokasinya ada di tempat datar. Kalau hotmix datar, satu bulan saja selesai,’’ ujarnya. Soma mengatakan, untuk proyek yang medannya cukup berat, pihaknya sudah lebih dulu menyampaikannya ke ULP untuk dilelang. Bahkan beberapa di antaranya kini sudah ada pemenangnya. Pihaknya sengaja mengutamakan proses lelang proyek yang sulit-sulit dan butuh waktu panjang, agar tidak gagal. ‘’Seperti jalan Culali, dulu sempat gagal, sekarang sudah ada pemenangnya,’’ jelasnya. Sementara itu, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setda Bangli Made Ari Pulasari mengakui bahwa selama libur cuti bersama, pelayanan ULP untuk sementara ditutup hingga 20 Juni mendatang. (kmb40)

MUSEUM - Anak-anak sekolah saat berkunjung ke Museum Gunung Api Batur, Senin (11/6) kemarin.

Bali Post/ina

Museum Gunung Api Batur

Hanya Ramai Saat Libur, Pemkab Diminta Bantu Promosi

Bangli (Bali Post) –

Tingkat kunjungan ke Museum Gunung Api Batur di Penelokan, Kintamani melonjak sejak sepekan terakhir. Dalam sehari, jumlah kunjungan wisatawan ke museum yang menyimpan berbagai koleksi bebatuan gunung api itu bisa mencapai 500 orang. Sayangnya, kenaikan kunjungan wisatawan ke museum ini hanya terjadi saat hari libur. Kurangnya promosi menjadi penyebab minimnya kunjungan ke museum pada hari-hari biasa. Kepala Museum Gunung Api Batur Desak Made Andariyani, Senin (11/5) kemarin, mengatakan kenaikan kunjungan wisatawan ke Museum Gunung Api Batur sudah terjadi sejak awal Juni lalu. Pengunjungnya didominasi anak-anak sekolah. ‘’Lumayan ramai. Jam 11.00 ini saja sudah 167 orang, saya perkirakan bisa sampai 500 orang,’’ kata Andariyani.

Dia mengakui, kenaikan kunjungan wisatawan ke Museum Gunung Api Batur memang biasa terjadi saat jeda semester atau hari libur. Tak hanya anak-anak sekolah di Bali, pengunjung yang biasanya datang ke museum saat libur sekolah juga banyak dari siswa luar Bali. Andariani mengaku, sejauh ini beberapa sekolah dari luar Bali, sudah banyak yang

menyampaikan rencananya berkunjung ke museum tersebut. Di museum biasanya mereka berkeliling melihatlihat koleksi yang ada untuk selanjutnya dijadikan bahan mengerjakan tugas yang diperintahkan gurunya. ‘’Tergantung tugas gurunya. Biasanya anak-anak yang diajak ke sini nantinya ditugaskan menggambar koleksi yang ada di museum.

Ada juga yang ditugaskan menjelaskan erupsi gunung api, dan apa itu geopark,’’ jelasnya. Diperkirakan, puncak kunjungan ke museum akan terjadi sehari sebelum Lebaran, yakni pada 14 Juni mendatang. Disinggung mengenai tingkat kunjungan di harihari biasa, Andariyani mengatakan sangat jauh berbeda. Pada hari biasa, kunjungan ke Museum Gunung Api Batur rata-rata hanya 100 orang per hari. Kunjungan didominasi wisatawan asing seperti Cina. Mereka biasanya berkunjung ke museum sebelum turun ke kawasan Kaldera. Secara

umum, kunjungan di harihari normal menurun sejak beberapa tahun terakhir. Kemungkinan itu terjadi karena kondisi daerah tujuan wisata (DTW) Kintamani yang tidak tertata. Selain itu, wisatawan juga banyak mengeluh terganggu oleh ulah pedagang acung yang terkesan memaksa menjajakan dagangannya. ‘’Saat ini Museum Gunung Api Batur juga masih kurang dipromosikan. Untuk meningkatkan kunjungan, harapan kami Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) bisa turut membantu mempromosikannya,’’ kata Andariani. (kmb40)

Panwaslu Belum Temukan Pelanggaran Bangli (Bali Post) Masa kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018 telah berlangsung sejak pertengahan Februari lalu. Hingga saat ini, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Bangli belum menemukan atau menerima laporan tindak pelanggaran yang dilakukan pasangan calon (paslon) maupun tim pemenangannya. ‘’Sampai hari ini (kemarin - red) kami Panwaslu Bangli belum menerima laporan terkait pelanggaran kampanye, demikian juga jajaran kami tidak ada temuan terkait hal tersebut. Kami berharap semoga sampai berakhir masa kampanye keadaan tetap kondusif,’’ kata Anggota Panwaslu Bangli Nengah Mudana Atmaja, Senin (11/6) kemarin. Dijelaskan Mudana, dari

tiga tugas Panwaslu yakni pencegahan, penindakan dan penyelesaian sengketa, pihaknya selama ini selalu mengedepankan upaya pencegahan. Semua informasi yang didapatkan Panwaslu yang mengarah adanya indikasi pelanggaran, langsung ditindaklanjuti dengan upaya pencegahan untuk meminimalisir adanya pelanggaran. ‘’Jadi, hal-hal yang mengarah pelanggaran sudah kami cegah. Oleh karena itu, sampai hari ini (kemarin - red) kami belum pernah menerima laporan, begitu juga dengan jajaran kami tidak ada temuan terkait pelanggaran yang terjadi,’’ jelasnya. Menurut dia, nihilnya pelanggaran selama masa kampanye mengindikasikan kedua pihak paslon sudah sama-sama memahami

aturan dan alur kampanye dengan baik sehingga kegiatan yang dilakukan tidak menimbulkan pelanggaran yang signifikan. Meski sejauh ini masih nihil pelanggaran, Panwaslu Bangli tidak mau lengah. Di sisa masa kampanye yang kurang lebih 13 hari mendatang, pihaknya akan tetap melakukan upaya pencegahan dengan terus mengimbau kepada paslon, tim kampanye maupun tim pendukung masing-masing paslon supaya melaksanakan kampanye sesuai jadwal dan aturan yang sama-sama telah disepakati. Jika semuanya taat aturan, seluruh tahapan Pilgub akan dapat berjalan lancar, aman dan sukses. Menurutnya, potensi pelanggaran yang biasa terjadi di sisa masa kampanye seperti pelanggaran jadwal,

pelanggaran atribut kampanye dan pelanggaran bahan kampanye. Tidak menutup kemungkinan juga terjadi praktik money politics jelang hari pencoblosan. ‘’Kalau seperti pengalaman sebelumnya, biasanya di sisa masa kampanye seperti sekarang adalah masa kampanye yang agak hangat menuju panas. Jadi biasanya

pelanggaran menuju arah itu potensinya lebih banyak sehingga kami terus mengimbau untuk menaati aturan yang sama-sama telah disepakati. Kami imbau ke tim kampanye, untuk tidak melakukan halhal yang dapat merugikan paslonnya. Karena sanksinya bisa didiskualifikasi,’’ jelasnya. (kmb40)


15

Selasa Pon, 12 Juni 2018

Banyak OTT Bupati

Parpol Mesti Evaluasi Jakarta (Bali Post) – Ketua Asosiasi Ilmuwan Praktisi Hukum Indonesia (Alpha) Azmi Syahputra menyatakan saatnya partai politik (parpol) melakukan evaluasi terkait dengan banyaknya kepala daerah yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ‘’Menjelang pilkada 27 Juni 2018 semakin meningkat OTT pejabat negara yang kini jumlahnya sudah belasan, ditambah kasus OTT beberapa hari lalu di mana Bupati Blitar dan Bupati Tulungagung ikut menyerahkan diri ke KPK menambah rentetan daftar korupsi kepala daerah,’’ katanya melalui siaran persnya yang diterima Antara di Jakarta, Minggu (10/6) malam. Ia menyebutkan, faktor penyebab banyaknya kepala daerah terjaring OTT itu akibat biaya kampanye politik serta ada permintaan kebutuhan guna merebut suara

pemilih. Kendati demikian, ia menambahkan, terdapat dua jenis kelompok masyarakat dalam membantu OTT ini, yaitu masyarakat yang cenderung lebih sensitif dan aktif memantau atau melaporkan serta kelompok yang tidak mendapat bagian dari ‘’bancakan’’ proyek anggaran negara dalam hal pembagian. ‘’Kedua jenis kelompok inilah yang menjadi bagian mitra KPK untuk mengungkap korupsi yang dilakukan oleh kepala daerah menjelang pilkada serentak tahun 2018,’’ katanya. Secara personel KPK yang terbatas, katanya, tentu KPK lebih mudah dengan dibantu partisipasi dari kedua jenis kelompok masyarakat ini. Azmi menyebutkan pilkada serentak tahun 2018 lebih kental dengan aroma OTT dibanding formulasi solusi atau program unggulan kampanye dari calon. Karena itu, pemerintah maupun partai politik perlu

melakukan pengkajian dan evaluasi terhadap pilkada langsung, mengingat kenyataan beberapa kali OTT dijadikan momentum agar menjadi yang terakhir faktanya selalu terjadi lagi. Namun, apa pun alasannya aroma pilkada rasa OTT, hal ini merupakan wujud kerja KPK sehingga patut dan harus diapresiasi. ‘’Korupsi sangat berbahaya jika itu dilakukan oleh kader partai yang seharusnya menjadi contoh dan panutan masyarakat,’’ katanya. Jika partai tidak membenahi proses seleksi kandidat kepala daerah maka akan berdampak ke depannya, yaitu akan melumpuhkan dan merusak mesin partainya. ‘’Tidak ada cara lain untuk memperbaiki ini. Partai harus evaluasi sistem rekrutmen dan harus tegas menerapkan komitmen dan sanksi kepada kadernya yang menjadi bagian penyelenggara negara,’’ katanya. (ant)

WARUNG GLOBAL

Penetapan HET Jangan Rugikan Petani

Pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras. Untuk beras medium harganya 8.950/kg. Namun di Bali harga beras masih di atas HET. Beberapa pendengar dalam interaktif Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM menyampaikan agar pemerintah tegas memantau HET ini, jika ingin menyejahterakan petani dan menjaga ketahanan pangan. Pemerintah juga harus memantau harga gabah dengan membeli sesuai dengan HET sehingga berkeailan bagi petani dan produktivitasnya meningkat. Upaya melindungi petani dengan menggelar operasi pasar untuk mengendalikan harga sehingga tak merugikan petani, menurut Arya di Denpasar, hanya omong kosong. Menurutnya, bukan hanya soal beras, elpiji, serta pangan lainnya juga disinyalir ada permainan di dalamnya. ‘’Banyak mafia, sulit diberantas kalau tak ada ketegasan,’’ demikian penegasannya. Jika berbicara menyejahterakan dan memajukan petani, mestinya pemerintah langsung membidik petaninya. Caranya, membeli gabah petani dengan harga yang pantas. Jadi harga gabah yang dinaikkan, bukan HET beras yang diturunkan. Demikian Ketut Sadam di Tabanan. Selama ini harga gabah tetap, harga beras di pasaran mahal, ini yang patut ditelusuri, di mana kekeliruannya. HET harus dipatuhi.

S e n a d a d enga n Ket ut Sadam, Werdha di Gianyar menambahkan, HET seolah bisa diubah-ubah. Jadi bukan Harga Eceran Tertingi, tetapi ‘’Harga Eceran Terserah’’ pemerintah. beras adalah kebutuhan pokok, jadi mahal sekalipun tetap akan dibeli. Selama ini harga beras naik, tetapi petani rugi, kan mestinya untung banyak. Ini memang aneh. Untuk mendapatkan untung, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Gusti Sumardayasa di Denpasar menyarankan selain meningkatkan produktivitas pertanian dengan memanfaatkan tekonologi, juga berharap agar pemerintah yang paling banyak berperan dalam mengendalikan harga serta bersinergi dengan departemen yang terkait. Sementara itu Fera, warga Tabanan, mengaku membeli beras dengan kisaran

harga 12.000 per kilogram. Ia berpikir dengan harga ini, masyarakat juga turut memberikan keuntungan kepada petani. Ternyata tidak demikian. Kecuali pemerintah memiliki kebijakan meringankan beban petani dengan cara membebaskan pajak petani, menggratiskan pupuk, obat-obatan sehingga petani dapat untung, sehingga bisa sejahtera. ‘’Jangan hanya saat butuh suara jelang pilkada saja, petani diperhatikan,’’ demikian sentilnya. Ayu di Petang menyarankan kepada pemerintah penurunan HET beras ini sebaiknya dikaji terlebih dahulu, agar semua pihak tidak rugi. Sebagai pengunjung terakhir dalam acara ini, Nyoman Mastra di Gianyar berpendapat, agar dapat untung yang lumayan sebaiknya petani menanam padi yang berkualitas bagus, harga jual dan mutu juga bagus. (sikha)

Selasa, 12 Juni 2018 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:05 Wita 10:00 Wita 10:05 Wita 10:30 Wita

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Panca Yadnya (3 Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Bagus and Friend Bali Channel Tourist TV Dialog Interaktif Halo Kamtibmas Berita dan Bincang Terkini Bali Channel Tourist TV Yowana Magz Yang Muda Yang

Berwirausaha (2) 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 12:05 Wita Dharma Wacana Panca Yadnya (4) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Bali Channel Tourist TV 14:00 Wita Klip Bali 14:30 Wita Lila Cita Sanggar Seni Widya Santika Graha (1) 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 16:05 Wita Upakara 17:00 Wita Lila Cita

18:00 Wita 18:05 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 20:30 Wita 21:00 Wita

21:00 Wita 22:00 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:05 Wita

Sanggar Tari & Tabuh Dukuh Sakti (1 Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Folk Song Ista Dewata Pura Taman Pecampuhan Sala Bangli Ajeg Bali Barong Kokokan II Lila Cita Calonarang Dukuh Suladri Kerobokan (2) Berita dan Bincang Terkini Folk Song Bali Channel

Bali Post/ade

PEMUDIK - Ribuan calon pemudik antre untuk masuk ke dalam terminal untuk lapor diri atau check in di Terminal 1 C Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (11/6) kemarin. PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soekarno-Hatta memprediksi arus mudik jalur udara yang melewati Bandara Soekarno-Hatta akan terjadi pada H- 3 atau Selasa (12/6) ini.

Bertemu

Unggul

Massa pemilih PDI Perjuangan cukup solid mendukung Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati,’’ terangnya. Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati sementara unggul pada kelompok pemilih beragama Hindu, serta pada kelompok etnis Bali. Dari sisi wilayah, Wayan KosterTjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati sementara

unggul di hampir semua wilayah (delapan kabupaten), kecuali Kota Denpasar. Deni Irvani menambahkan, yang harus diingat, warga umumnya baru akan menentukan pilihan dalam periode beberapa minggu menjelang pilkada sampai dengan hari-H. Karena itu dukungan warga kepada masing-masing calon bisa berubah, bergantung seberapa efektif dan positif kerja sosialisasi yang dilakukan masing-masing calon sampai pilkada diadakan. (kmb)

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, yang tiba di Singapura pada 10 Juni, bertemu dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong di Istana Kepresidenan, kata kantor berita Korea Utara KCNA, Senin kemarin. Pertemuan itu dihadiri Wakil Ketua Komite Sentral Partai Buruh Korea Utara Kim Yong-chol dan Menteri Angkatan Bersenjata Rakyat

Korut No Kwang-chol. Pada pertemuan itu, Kim Jong-un menyampaikan salam dan harapan terbaik atas nama pemerintah dan rakyat Korea Utara kepada pemerintah dan rakyat Singapura. Kim Jong-un juga menyatakan terima kasih kepada pemerintah Singapura atas kerja sama dalam menyediakan keadaan dan kenyamanan terbaik untuk pertemuan puncak dan pembicaraan bersejarah Korea Utara dengan Amerika Serikat. (ant)

Tidak Terpenuhi ‘’Itu adalah upaya paslon untuk memrogramkan bantuan sebesar Rp 500 juta sebagai janji program sekiranya terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur pada masa jabatan 2018-2023,’’ kata Sunadra. Pertimbangan lain Bawaslu adalah dugaan money politics sebagaimana dimaksud dalam pasal 73 ayat (1), ayat (2) pasal 135A jo 187A UU No. 10 Tahun 2016 tidak memenuhi unsur atau tidak terbukti. Pasalnya desa pakraman sebagaimana diatur dalam Perda Nomor 3 Tahun 2003 bukan

sebagai penyelenggara dan atau sebagai pemilih. ‘’Dalam ketentuannya money politics itu kan memengaruhi penyelenggara dan pemilih. Sedangkan desa pakraman itu kan bukan penyelenggara atau pemilih. Jadi unsurnya tidak terpenuhi,’’ kata Sunadra. Sebelumnya diberitakan, pada Rabu (6/6) I Gede Made Anom Putra (49), seorang warga Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri, Tabanan melaporkan Mantra-Kerta ke Bawaslu Provinsi Bali. Anom Putra datang ke Kantor Bawaslu Bali, Jalan Tjokorda Agung Tresna Niti Mandala Denpasar, Rabu siang sekitar pukul 14.00 Wita, didampingi

Ketua Bali Corruption Watch (BCW) Putu Wirata Dwikora. Laporan Anom Putra ke Bawaslu Bali itu terkait komiten dana bantuan Rp 500 juta kepada desa pakraman yang dituangkan dalam Kontrak Politik Mantra-Kerta yang ditandatangani di Geria Seba Sari, Renon, Denpasar Selatan, 5 Mei 2018. Komitmen tersebut bersamaan dengan komitmen Mantra-Kerta lainnya yakni segera menyurati Presiden RI agar mencabut Perpres 51/2014 yang menjadi landasan bagi reklamasi Teluk Benoa, begitu mereka dilantik sebagai gubernur dan wakil gubernur.

Kedatangan Anom Putra bersama Putu Wirata Dwikora itu membawa pula potongan koran berisi berita yang mengutip pernyataan Ketua Bawaslu Provinsi Bali Ketut Rudia. Dia mendesak agar Bawaslu segera menindaklanjuti hal itu setelah pelaporan tersebut. Selanjutnya pada Jumat (8/6) sore pasangan MantraKerta memenuhi undangan Bawaslu Bali untuk mengklarifikasi laporan. Setelah melalui serangkaian proses, Bawaslu kemudian memutus bahwa program bantuan Rp 500 juta bagi desa pakraman dari Mantra-Kerta bukanlah money politics. (kmb)


RUSIA 2018 14 JUNI - 15 JULI

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Selasa Pon, 12 Juni 2018

Portugal Bertumpu pada Ronaldo Moskow – Skuad Portugal mempercayakan peluang mereka di Piala Dunia 2018 ke Cristiano Ronaldo sepenuhnya. Mereka yakin Ronaldo akan membawa tim melaju jauh di turnamen tersebut. Portugal berada di Grup B pada Piala Dunia 2018 nanti. Spanyol akan jadi saingan terberat, yang akan dihadapi di partai pembuka di Fisht Olympic Stadium, Jumat (15/6) nanti. Sementara Maroko dan Iran menyajikan tantangan yang mudah dalam upaya Portugal melewati babak grup. Setelah sukses menjuarai Piala Eropa 2016 di Prancis, Portugal datang ke Rusia dengan misi melanjutkan tren positif. Memenangi Piala Dunia akan jadi torehan bersejarah, mengingat sejauh ini hasil terbaik mereka adalah posisi tiga di Piala Dunia 1966 silam. Demi mencapai misi juara, Portugal mempercayakan peluang kepada sang bintang Cristiano Ronaldo. Winger A Selecao das Quinas Goncalo Guedes menyebut seluruh skuad berharap Ronaldo bisa membawa mereka sampai ke partai puncak. ‘’Sangat penting bisa memilikinya untuk semua orang di tim ini. Dia adalah yang terbaik di dunia dan dia selalu berada di posisi puncak,’’ ungkap Guedes, Senin (11/6) kemarin. ‘’Dia adalah kunci untuk seluruh skuad dan selalu membantu yang lainnya. Tak diragukan lagi dia adalah titik

referensi untuk tim kami dan kami semua percaya dia bisa membawa kami melaju sangat jauh,’’ imbuh pemain milik Paris Saint-Germain ini. Portugal dikenal sebagai produsen pemain top dunia. Dari Mario Coluna bersambung ke Eusebio. Manuel Bento dan Humberto Coelho ke Paulo Fuerte. Dari Luis Figo sekarang ke Cristiano Ronaldo. Namun sebelum 2016, sebagai kesebelasan negara, Portugal tidak meraih satu trofi pun. Uniknya, Piala Eropa 2016 diraih ketika skuad Portugal tidak sekuat era Luis Figo. Dari 23 pemain, 16 di antaranya memiliki caps kurang dari 50 kali. Bahkan 11 pemain belum melampaui 15 laga bersama Portugal. Rekam jejak tersebut membuat Portugal berpotensi memberikan kejutan di Piala Dunia 2018, seperti dua tahun silam. Bagi mereka, generasi emas bukan jaminan prestasi. Punya satu bintang saja yang kemampuannya bisa mengubah sejarah mungkin lebih baik. Apalagi pada 2006, saat Portugal tinggal mengandalkan Figo seorang, mereka juga mencatatkan prestasi terbaik di gelaran empat tahunan tersebut.

Valentinus Dipulangkan dari Pelatnas AG Denpasar (Bali Post) Petinju andalan Kota Denpasar di kelas terbang (52 kg) Valentinus Nahak yang menghuni pelatnas Asian Games (AG), sejak Kejurnas Tinju di Bangka Belitung, Oktober 2017, telah dipulangkan ke Bali pekan silam. Valentinus dipulangkan karena menderita sakit di perutnya. Pelatih tinju Kota Denpasar Yulianus Leo Bunga di Adi Swandana Boxing Camp (ASBC) Panjer, Senin (11/6) kemarin mengemukakan, pihaknya menyayangkan petinju asuhannya dipulangkan, padahal peluang masuk skuad Timnas Merah-Putih sangat terbuka lebar. ‘’Saya kira kans Valentinus masuk timnas AG sangat besar,’’ ucap Yulianus. Kini, tinggal dua petinju Denpasar yang menghuni pelatnas AG. Mereka adalah Gregorius Gheda Dende di kelas welter ringan (64 kg) serta Jekri Riwu di kelas ringan (60 kg), dan keduanya masuk tim kedua. Sedangkan petinju inti atau tim pertama diproyeksikan berlaga pada Piala Raja (Kings Cup) pada 24 Juni nanti. Sementara dua petinju Denpasar bersama petinju tim kedua turun pada kejuaraan internasional Kapolri Cup di Manado, Sulut, 2 Juli mendatang. Yulianus berharap petinju asuhannya, Grogorius Dheda Dende dan Jekri Riwu, bisa tampil terbaik dan mampu mempersembahkan emas. ‘’Jika Gregorius dan Jekri bisa juara di kelasnya, sedangkan pesaing mereka di pelatnas kalah KO, di Piala Raja, bisa jadi mereka masuk skuad timnas AG,’’ jelas Yulianus. Hanya, diakuinya, Kapolri Cup juga dimeriahkan petinju dari delapan negara, seperti Australia, Thailand, Filipina, Malaysia, dan Singapura. (022)

Ronaldo saat ini sudah berusia 33 tahun. Boleh jadi Piala Dunia Rusia akan menjadi Piala Dunia terakhirnya. Tak seperti Figo dan para pendahulunya, sebagai kapten ia sudah memberikan trofi untuk Portugal. Kehadiran Ronaldo justru menjadi jawaban atas puasa gelar Portugal. Memang pemain lain dan pelatih turut berkontribusi dalam keberhasilan Portugal pada Piala Eropa 2016, bahkan Ronaldo tak menyelesaikan laga final. Tetapi total 9 gol Portugal pada ajang tersebut tak lepas dari kerja keras Ronaldo yang menciptakan tiga gol dan tiga asisst. Sebagai pemain yang lebih hebat dari Figo, maka bukan tak mungkin pencapaian Portugal pada Piala Dunia 2018 nanti bisa melampaui 2006, bahkan 1966. Pelatih Protugal Fernando Santos sendiri masih memanggil beberapa pemain senior pada skuad 2016 seperti Pepe, Bruno Alves, Jose Fonte, Rui Patricio, Joao Moutinho, Manuel Fernandes, dan Ricardo Quaresma. Pemain-pemain muda dengan kualitas seperti Goncalo Guedes, Bernardo Silva, Bruno Fernandes, Raphael Guerreiro dan Andre Silva pun akan membantu Ronaldo untuk membuktikan diri bahwa dirinya merupakan yang terbaik dari yang terbaik. Patut dinantikan bagaimana prestasi Portugal di Rusia nanti. (kmb33/afp)

Casemiro Sangat Penting bagi Brazil London – Peran Casemiro dinilai akan sangat krusial untuk Brazil di Piala Dunia 2018 nanti. Gelandang Real Madrid itu akan jadi kunci permainan dan keseimbangan Selecao. Brazil akan memulai perjalanan pada Piala Dunia 2018 di Rusia dengan menghadapi Swiss di Rostov Arena, Minggu (17/6) mendatang. Berada di Grup E, skuad besutan Tite itu juga akan menghadapi Kosta Rika dan Serbia. Setelah kekecewaan besar empat tahun lalu di negeri sendiri, Brazil kini diyakini sudah lebih matang dan siap untuk mencoba menjuarai turnamen. Sudah 16 tahun sejak terakhir kali Brazil menjadi juara Piala Dunia,

yakni pada 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Sementara sosok-sosok seperti Neymar, Philippe Coutinho, dan Gabriel Jesus digadang-gadang akan jadi pembeda, mantan gelandang Brazil Gilberto Silva percaya peran Casemiro tak bisa dikecilkan. Casemiro-lah yang disebutnya akan memberikan Neymar, Coutinho, Jesus dan para penyerang lainnya kebebasan untuk menyerang. ‘’Bagi saya, Casemiro adalah salah satu yang terbaik kalau bukan yang terbaik di posisi gelandang bertahan. Sejak saya pensiun, semua pemain yang berada di posisi ini untuk Brazil sudah bermain dengan cara berbeda dengan saya,’’ kata Gilberto, Senin (11/6) kemarin. ‘’Dengan penuh hormat

untuk semua pemain yang pernah bermain di sana, gaya mereka benar-benar berbeda. Di satu titik, kami sempat punya Paulinho bermain dengan Ramires dan mereka punya gaya yang sama. Tidak satu pun dari mereka bermain di peran gelandang jangkar. Meski demikian, sekarang dengan adanya Casemiro, mereka punya seseorang yang menjaga posisi dan melindungi lini empat bek. Itu membebaskan para penyerang. Itu juga membebaskan Paulinho,’’ imbuhnya. ‘’Dia bisa menyerang lebih sering dan kombinasi antara kedua pemain, Casemiro Paulinho bekerja dengan baik. Peran Casemiro memberi Paulinho kebebasan untuk bergerak ke depan dan itu bagus untuk Brazil, karena

dia sangat bagus ketika dia merangsek ke dalam kotak penalti untuk menyambut umpan-umpan silang,’’ tutupnya. Sejak menjalani debut bersama Selecao pada 2011 silam kala usianya baru menginjak 19 tahun, karier internasional Casemiro terus menanjak. Menjelang turnamen besar perdananya kini ia sudah mengemas 23 caps. Pengalamannya berseragam kuning-biru memang masih sedikit, namun di level klub Casemiro sudah tidak

pantas dipandang sebelah mata. Pascabergabung dengan Madrid pada 2013 lalu telah ada sebelas trofi mayor yang ia menangi termasuk empat Liga Champions. Oleh Tite yang menangani Brazil di kesempatan kali ini mantan penggawa FC Porto tersebut tampaknya akan jadi pilihan utama untuk pos gelandang bertahan. Catatan 3,6 tekel, 2 intersepsi, dan 1.5 sapuan membuatnya lebih unggul ketimbang opsi lain seperti Renato Augusto. (kmb33/afp)

PS Badung Jajal Bhayangkara FC

Bali Post/ist

LATIH — Para pemain PS Badung sedang berlatih di Lapangan Samudra, Kuta, Badung.

Mangupura (Bali Post) Tim PS Badung yang menyiapkan diri mengikuti Kompetisi Liga 3 Putaran Nasional bakal melakukan uji coba melawan tim Liga 1 Bhatyangkara FC, di Lapangan Samudra, Kuta, Jumat (22/6) nanti. Selain tim yang dipoles trio pelatih AAK Braamstra, Nyoman Sujata, dan Kadek Loco Ediana, juga mengagendakan latihtanding melawan tim Liga 3 Celebes FC pada Kamis (5/7) nanti. Pelatih AAK Bramastra, Senin (11/6) kemarin mengungkapkan, Bhayangkara FC dan Celebes FC bakal mengadakan pemusatan latihan di Pulau Dewata. ‘’Kami memanfaatkan untuk berlatih-tanding,’’ ujar Agung Bram. Dijelaskannya, dalam uji coba, pihaknya tidak mematok hasil akhir apakah menang atau kalah. Akan tetapi, katanya, yang terpenting bagaimana kerja sama tim, kekompakan antarlini, organisasi, serta transisi

antara menyerang dan bertahan. Agung Bram menilai saat meladeni juara Kompetisi Liga 1 musim 2017 Bhayangkara FC, pihaknya ingin mengetahui kinerja defender dalam menghadapi serangan yang dilancarkan Bhayangkara FC. Oleh sebab itu, Agung Bram memantau bagaimana kinerja asuhannya dalam mematahkan serangan, dan lini belakang yang digalang Wayan Agus Cair Ekaputra, Nengah Repot Sulendra, dan Erfin Sidi. Dikemukakan, saat ini Tim Keris berkekuatan 23 pemain, termasuk dari luar Bali, seperti gelandang serang Aldo Novaldo (putra mantan pemain Persebaya Yusuf Ekodono), Mukhlis, dan Ansori. Ia mengakui, pihaknya hanya memerlukan tambahan seorang kiper luar Bali, mengingat dua penjaga gawang lokal Bali telah resmi berkostum PS Badung yakji Febri dan Ngurah Yogi. ‘’Kami mulai melakoni Kompetisi Liga 3 pada 14 Juli nanti,’’ terangnya. (022)

Edisi Baru Bulan Juni Majalah Bali Post

Nikmati kemudahan membaca Majalah Bali Post di mana pun dan kapan pun melalui HIGO. The social branding platform for magazine. Caranya mudah. Download aplikasi HIGO di Play Store atau App Store pada smartphone maupun tablet Anda. Dapatkan Majalah Bali Post dalam bentuk digital seharga Rp 15.000 per edisi. Anda juga dapat berlangganan seharga Rp 45.000 per tiga edisi. Selamat membaca!

Bagaimana nasib Koster-Ace dalam Pilgub, Optimis Menang?

Akankah suara rakyat Bali pragmatis dalam pilgub Bali 2018? Lantas Mangku Pastika bagaimana komentarnya?

Gendo dan ForBALI, Apa Kabarnya? Berlangganan Edisi Cetak: Rp. 20.000

Telp. : 0361-225764, 08111876363 (Ayu)

Edisi Selasa 12 Juni 2018 | balipost.com  

Headline : Luzhniki Stadium Kapasitas 80.000 Orang, Dilengkapi 30.000 Wi-fi

Edisi Selasa 12 Juni 2018 | balipost.com  

Headline : Luzhniki Stadium Kapasitas 80.000 Orang, Dilengkapi 30.000 Wi-fi

Advertisement