Skip to main content

Edisi 12 Maret 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 200 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

minggu umanis, 12 Maret 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

BPM/edi/ist

PESAWAT- Pesawat yang akan ditumpangi oleh Raja Arab, Salman bin Abdulaziz al-Saud, setiap hari dihaga ketat, sementara barang-barangnya sudah diberangkatkan, Sabtu (11/3) kemarin. Raja Salman dijadwalkan akan meninggalkan Bali, Minggu (12/3) ini.

16 Ton Barang Raja Salman Tinggalkan Bali Denpasar (Bali Post) Selama berlibur di Bali, Raja Salman bin Abdulazis Al-Saud bersama rombongan banyak berbelanja oleholeh di Bali. Barang-barang milik Raja Arab Saudi Salman sudah dikemas dan diangkut menggunakan mobil boks menuju Terminal Kargo Bandara Ngurah Rai, Sabtu (11/3) kemarin. Sedangkan Raja Salman akan meninggalkan Pulau Bali, Minggu ini (12/3). Total berat barang tersebut 16 ton lebih. Pengawalan dilakukan untuk memberikan pengamanan terhadap barang-barang milik Raja Salman dan rombongannya sehingga utuh saat diberangkatkan dari hotel menuju kargo

internasional. Untuk memperlancar kegiatan pengawalan, petugas sudah menempati titik-titik atau jalur yang dilalui seperti Jalan By-pass Ngurah Rai, Jalan Tol, Bundaran Patung Ngurah Rai, Patung Kuda, hingga Kawasan Bandara Ngurah Rai. Karendal Operasi Puri Agung II tahun 2017 Kombes Pol. Drs. I Nyoman Sumanajaya mengatakan, berdasarkan laporan dari Satuan Tugas Pengamanan Penginapan (Satgas Pam Inap), barang-barang milik rombongan Raja Salman sudah diberangkatkan menuju Kargo Internasional Bandara Ngurah Rai. Hal. 19 Dikawal Polisi

Di Karangasem

Setelah KKM Muncul ’’Trading’’ Armadika

TERGIUR dengan keuntungan instan, kerap membuat masyarakat terjebak dalam investasi tak sehat. Seperti yang dialami masyarakat Karangasem dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir, usai dilelahkan oleh kasus investasi bodong KKM (Koperasi Karangasem Membangun) muncul kasus bermain valuta asing (valas) dalam kasus Trading Armadika. Hal. 19 Rugi Besar

Presiden Sebut Kasus E-KTP Masalah Besar

Jakarta (Bali Post) Dibongkarnya skandal E-KTP (Kartu Tanda Penduduk Elektronik) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dugaan kerugian negara mencapai Rp 2,3 triliun membuat sejumlah elite ketar-ketir. Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (JK) ikut berpendapat soal kasus ini. “E-KTP ini memang masalah besar,” ujar Jokowi saat ditemui di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (11/3) kemarin. Pasalnya, total dugaan kerugian negara dalam proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik itu setengah dari harga proyek yang bernilai total Rp 5,9 triliun.

Hati-hati dengan Investasi Bodong

KRAMA Bali sering menjadi korban investasi bodong. Dengan iming-iming penghasilan besar, uang mereka akhirnya hilang. Bisa jadi uang itu diperoleh dengan menjual tanah warisan. Kini muncul kasus Pandawa Group di Jawa. Untuk itu, krama Bali diminta hati-hati berinvestasi. Bukan tak mungkin kasus ala Pandawa Group, Koperasi Karangasem Membangun (KKM) atau Trading Armadika muncul lagi dengan modus serupa namun beda sedikit. Awal tahun 2017, Otoritas Jasa Keuangan mengumumkan tujuh perusahaan investasi bodong atau tidak memiliki izin dari otoritas mana pun dalam menawarkan

produknya. Perusahaan investasi tersebut adalah PT Crown Indonesia Makmur, Number One Community, PT Royal Sugar Company, PT Kovesindo, PT Finex Gold Berjangka, PT Trima Sarana Pratama (CPROIndonesia), dan Talk Fusion. Pengamat hukum yang juga Dekan FH Unwar, Dr. Putu Nyoman Budiarta, S.H., M.H., bisa jadi ketujuh usaha ini sedang menawarkan jasanya di Bali. Untuk itu, krama Bali diminta belajar dari pengalaman sebelumnya, asal diimingimingi bunga tinggi perlu diwaspadai. Apalagi dikatakan pemiliknya orang asing. ‘’Nah, kalau bangkrut, ke mana dicari pemiliknya. Beda dengan orang Bali yang terikat

dengan banjar adat dan teteganan,’’ ujarnya. Dia juga mengatakan pentingnya penegakan hukum atas kasus investasi bodong selama ini. Korban dengan mudah mendapat ases pengembalian modalnya ketika kasusnya sudah disidangkan. ‘’Yang paling baik tuntut pelakunya secara pidana dan perdata,’’ tegasnya. Kepala OJK Regional VIII Bali dan Nusa Tenggara, Zulmi menganjurkan untuk berinvestasi pada lembaga yang diberikan izin operasional oleh otoritas. Jika itu lembaga keuangan maka izinnya oleh OJK atau otoritas sebelum ada OJK. Hal. 19 Tidak Masuk Akal

BPM/dok

MANGKRAK- Gedung KKM masih mangkrak.

Ingin Jadi OKB, Duit Malah Lenyap

Di Bali, berbagai macam investasi positif sudah terbangun dengan baik, hingga banyak investor yang membawa segepok duit ke Bali. Namun tak jarang investasi bodong dengan banyak imingiming juga berusaha berkembang di Bali. Saat ini, kasus Pandawa Group di Jawa sedang gencar-gencarnya dibidik polisi. Korban dari investasi ini hingga 5.000-an orang, dengan jumlah investasi mencapai ratusan miliar rupiah. Jauh sebelum Pandawa ini bermasalah, di Bali sudah ada dua kasus besar yang digerebek polisi. Misalnya kasus Koperasi Karangasem Membangun (KKM) dan juga ada kasus PT Bali Consultan Life Insurance atau lebih dikenal dengan istilah Balicon. Berdasarkan data dan hasil pembuktian dalam persidangan, korban rata-rata dalam investasi ini ingin cepat kaya, atau istilah kerennya ingin menjadi OKB (orang kaya baru). Hal. 19 Jual Ternak

Jokowi memandang, proyek yang dilakukan di tahun anggaran 20112012 itu seharusnya memiliki manfaat lebih bagi seluruh elemen masyarakat. Apalagi dengan e-KTP, urusan pelayanan menjadi lebih terintegrasi, efisien dan jauh lebih mudah. “Sekarang berubah semua gara-gara anggarannya dikorup,” katanya. Hal. 19 Tanggapan JK

Cerdas Berinvestasi Oleh: I Made Artawan, S.E., M.M.

SEMAKIN meningkatnya geliat investasi di Indonesia turut meningkatkan juga kerawanan terhadap investasi bodong. Disebut investasi bodong karena lembaga atau badan usahanya tidak memiliki legalitas badan hukum. Di samping itu bisa juga disebut bodong, meskipun lembaganya memiliki legalitas, tetapi investasinya yang bodong. Atau kedua-duanya, baik badan usaha maupun investasinya bodong. Hal ini tentu perlu dicermati oleh masyarakat agar terhindar dari investasi bodong sebab akan menimbulkan kerugian. Kegiatan investasi ilegal di Indonesia sudah semakin meresahkan sehingga dikategorikan sebagai kejahatan yang serius. Hal ini mendorong pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat untuk bisa mengurangi korban dari investasi ilegal. Investasi bodong memang tidak pernah akan berakhir, meskipun sudah banyak yang tertangkap namun investasi bodong selalu muncul lagi. Apalagi dengan tawaran iming-iming bunga tinggi tiap bulannya maka lama-kelamaan dapat menimbulkan kerugian yang berdampak penghimpunan dana masyarakat. Dengan adanya iming-iming bunga yang sangat tinggi dalam satu bulan, otomatis kami yakin itu perlu waktu saja untuk terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk itu, adanya berbagai modus menawarkan investasi tersebut meminta kepada masyarakat untuk tidak tergiur dan wajib berhati-hati bagi masyarakat khususnya Bali. Untuk mengantisipasi investasi bodong maka upaya pemerintah melalui OJK telah dilakukan kerja sama antara Kementerian Perdagangan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah, Kejaksaan Agung, Kepolisian, serta Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) telah menandatangani nota kesepakatan mengenai pembentukan Satgas Waspada Investasi untuk memberantas investasi bodong di Indonesia. Hal. 19 Soal Investasi

Memanfaatkan Keluguan Orang Bali Investasi merupakan salah satu cara seseorang menanamkan modal uangnya dengan tujuan mendapatkan keuntungan dalam jangka waktu singkat. Namun, belakangan ini, banyak investasi tanpa lisensi alias investasi bodong bermunculan di Indonesia, bahkan di Bali yang dapat merugikan para investor. Untuk menghindari hal tersebut, ada beberapa strategi yang harus dilakukan dan yang harus dihindari. AKADEMISI Dr. I.B. Radendra Suastama, S.H., M.H. berpendapat, dalam melakukan investasi seseorang harus tetap cermat dan berhati-hati sebelum mengambil keputusan untuk menginvestasikan uangnya. Apalagi pada lembagalembaga investasi yang belum diyakini benar kinerja dan kredibilitasnya. Selain itu, prinsip-prinsip dalam berinvestasi harus tetap disertai

dengan pertimbangan logika dan rasionalitas, bukan sekadar semangat untuk meraih hasil investasi maksimal dalam waktu singkat, namun mengabaikan logis tidaknya investasi yang ditawarkan. Sebagai tolok ukur, Ketua Yayasan STIMI Handayani Denpasar ini berpandangan apakah hasil yang dijanjikan itu masuk akal atau tidak. Jika hasil atau tingkat

pengembalian yang dijanjikan berada jauh di atas bunga simpanan deposito atau suku bunga pinjaman, bahkan jauh di atas hasil maksimal dari hasil perdagangan saham dan jauh di atas hasil maksimal perdagangan valuta asing di pasar uang, maka patut dicurigai bahwa investasi tersbut tidak logis. Hal. 19 Diputar Kembali

I.B. Radendra Suastama

Gde Made Swardhana


DAERAH

2

Minggu Umanis, 12 Maret 2017

FIGUR Tertarik Belajar Budaya Bali

FAKULTAS Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) memiliki 2 program non-degree course yaitu BIPAS (Bali International Program on Asia Studies) dan BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing). Mahasiswa yang mengikuti program BIPAS biasanya BPM/kmb42 dari Eropa. Dekan FIB Unud, Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A., mengatakan, mahasiswa yang mengikuti program BIPAS dari 20 negara di Eropa. Terbanyak dari Jerman dan Finlandia. “Mereka datang setiap semester. Semeter genap hampir jumlahnya di atas 250,” belum lama ini. Jumlah tersebut termasuk tinggi. Karena mahasiswa BIPAS tertarik belajar di Bali, terutama belajar budaya Bali. FIB sudah bekerja sama dengan negara-negara di Eropa dengan diorganisir oleh Asia Exchange. Sedangkan program BIPA adalah bahasa Indonesia untuk penutur asing. “Mahasiswa Jepang dan Korea banyak belajar di sini. Mereka senang belajar di Bali. Karena Bali terkenal dengan pariwisatanya dan juga kebudayaannya,” imbuhnya. Setiap tahun di samping BIPA, pihaknya juga menerima Dharma Siswa RI. Yaitu, mahasiswa asing yang diberi beasiswa oleh pemerintah Indonesia untuk belajar bahasa Indonesia di sejumlah universitas di Indonesia, termasuk Unud. Setiap tahun jumlahnya 20 orang berasal dari semua negara yang melamar untuk mendapatkan beasiswa. (kmb42)

BPM/olo

ATRAKSI - Anggota Polantas beratraksi mengendarai sepeda motor dalam safety riding yang diikuti anggota klub motor di Jembrana.

Operasi Simpatik

Klub Motor dan Polantas ’’Safety Riding’’

Negara (Bali Post) Ratusan anggota Klub Motor di Jembrana baik Vespa, Honda C70, dan Motor Matic bersama Polisi Lalu Lintas Polres Jembrana Jumat (10/3) sore, menggelar safety riding keliling Kota Negara. Momen berkumpulnya para penggemar motor ini juga diisi dengan sosialisasi tentang keselamatan dan keamanan berlalu-lintas. Namun, para anggota Satlantas yang di antaranya Polwan itu menunjukkan dengan berbagai cara. Salah satunya lewat Senam Lalu Lintas oleh anggota dengan berseragam Polantas. Para anggota PKS (Patroli Keamanan Sekolah) yang terdiri dari siswa-siswi SMP N 1 Negara juga tampil menunjukkan kemampuan mereka mengatur lalu lintas. Para penggemar Vespa, C70, maupun Matic tampak terhibur dengan pertunjukan tersebut. Mereka juga berpartisipasi menunjukkan kemampuan berkendara dengan sepeda masing-masing melalui uji coba praTes Ujian Praktik SIM. Sejumlah rintangan harus dilintasi mengikuti contoh berkendara oleh petugas uji SIM sebelumnya. “Kegiatan ini merupakan rangkaian Operasi Simpatik, bagaimana mensosialisasikan safety riding kepada para pengguna jalan di antaranya para anggota Klub Motor ini,” terang Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Nyoman Sukadana, Sabtu (11/3) kemarin. Upaya ini dilakukan untuk mengembalikan kepercayaan dan simpati masyarakat fungsi lalu lintas. “Dan yang terpenting mewujudkan kesadaran dan kepatuhan dalam berlalu lintas,” tambahnya. Kegiatan diakhiri dengan konvoi bersama anggota klub-klub motor di Jembrana dengan dikawal Patwal Polres. Konvoi safety riding ini dilakukan untuk menunjukkan kepada masyarakat bagaimana berkendara yang benar serta penggunaan kelengkapan keselamatan seperti helm. (kmb26)

BPM/eka

TUMPEK WARIGA Seorang krama Bali tengah melaksanakan ritual pada tanaman saat Tumpek Wariga di Buduk, Badung, Sabtu (11/3) kemarin. Ritual tersebut merupakan ungkapan terima kasih pada Tuhan atas diciptakannya tumbuhtumbuhan yang berguna bagi kehidupan manusia. Tradisi Tumpek Wariga di masyarakat Bali sering juga dikenal dengan Tumpek Uduh atau Tumpek Bubuh.

Masalah Parkir RSUP Sanglah Harus Segera Dipikirkan Denpasar (Bali Post) -

Keluhan masyarakat terhadap pelayanan RSUP Sanglah terjadi sudah sejak lama. Keluhan yang diadukan yaitu layanan kamar rawat inap penuh dan layanan parkir. Tahun 2015, pihak rumah sakit menerima 113 pengaduan dan tahun 2016 sebanyak 145 pengaduan. Pengaduan yang datang beragam. Layanan parkir yang dikeluhkan dari dulu adalah begitu banyaknya kendaraan yang masuk seperti kendaraan staf/pegawai, dokter yang menggunakan lahan parkir. “Banyak pasien yang datang tidak bisa masuk, karena saking banyaknya,” ungkap Direktur Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Bali, Putu Armaya, S.H. Kamis (9/3). Ia mengimbau agar RSUP Sanglah segera membuat perencanaan parkir. “Harus segera membuat lahan parkir di bawah tanah dan atau di atas. Mulai sekarang harus dipikirkan itu untuk mengantisipasi. Jangan dibilang sulit membebaskan lahan. Tapi kalau tidak dimulai dari sekarang kapan akan dilakukan itu. Harus sudah dipikirkan itu,” tegasnya. Sedangkan keluhan layanan kamar rawat inap penuh sehingga pada musimmusim tertentu sampai dirawat di loronglorong juga menjadi catatan penting. Hal itu menyangkut masalah layanan, sesuai dengan UU No. 4 pasal 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Konsumen berhak untuk mendapatkan informasi yang benar, jelas, dan jujur. “Selama ini, banyak keluhan masyarakat yang berobat ke RSUP

Sanglah mengenai informasi hak dan kewajiban konsumen. Mereka ingin berobat tapi tidak mendapatkan penanganan yang maksimal dari pihak RS,” ujarnya. Ke depan, ia berharap konsumen diberikan informasi mengenai bentuk layanan, dll. Pihaknya memaklumi dalam kondisi ramai pasti juga kekurangan kamar. Meski demikian, pelayanan maksimal tetap diberikan. “Diinformasikan kepada konsumen hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan tertuang dalam UU No. 4 pasal 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen,” tegasnya. Hak-hak konsumen atas informasi yang benar jelas dan jujur tentang pelayanan di RSUP Sanglah baik sebelum berobat atau setelah berobat. Selama penanganan, informasi harus diberikan mengenai pelayanan. Transparansi di segala bidang juga semakin ditingkatkan. Tidak membeda-bedakan antara pasien BPJS atau pasien umum dan pasien dengan asuransi swasta lain. Pihaknya menginginkan agar pelayanan di RSUP Sanglah betul-betul berbenah. “Dalam arti, harus memberikan pelayanan lebih maksimal. Tidak hanya pelayanan kesehatan tapi juga hal lain seperti layanan

Negara (Bali Post) – Jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk kembali mengamankan puluhan liter minuman keras (miras) jenis arak yang hendak dikirim keluar Bali. Modus yang digunakan dengan menitipkan di kendaraan travel keluar Bali. Arak tersebut dikemas dalam puluhan botol minuman mineral ukuran 600 ml dan dikemas di kardus. Penangkapan di Pos I (pintu keluar Bali) di Pelabuhan Gilimanuk ini berawal dari kecurigaan petugas pada sejumlah kardus di bagasi travel, Jumat (10/3) malam. Mini bus travel Isuzu warna kuning dengan nomor polisi N 7490 UW itu sekitar pukul 20.00 wita tiba di pintu masuk Pelabuhan, hendak keluar Bali tujuan Malang, Jawa Timur. Saat dilakukan pemeriksaan kendaraan, selain memeriksa surat-surat dan penumpang, petugas juga memeriksa barang bawaan. Saat memeriksa barang itulah, petugas mendapati tiga kardus yang dicurigai isinya. Saat dibuka, berisi puluhan botol plastik dengan bau yang menyengat. Seketika itu petugas mengamankan kendaraan dan pengemudi, Roi Kudin (37), asal Kecamatan Blimbing, Kabupaten Malang untuk dimintai keterangan. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Anak Agung Gede Arka didampingi Kanit Reskrim AKP Komang Mulyadi, Sabtu (11/3) kemarin, membenarkan penangkapan tersebut. Di dalam satu kardus masing-masing terdapat 25 botol

berisi arak sehingga total ada 75 botol atau sekitar 45 liter arak. Dari keterangan sopir, paket kiriman tersebut dititipkan dari Denpasar dengan tujuan kantor agen travel Ladju, Malang. (kmb26)

parkir yang dikeluhkan oleh masyarakat. Karena RSUP Sanglah merupakan rumah sakit umum pusat harus dipikirkan lahan parkir dari sekarang. “Keluhan sangat tinggi di layanan parkir. Jangan sampai kebanyakan dokter, pegawai atau mahasiswa banyak konsumen yang mau masuk tidak mendapatkan lahan parkir. Pulang lagi konsumennya,” selorohnya. Direktur Umum dan Operasional RSUP Sanglah, Dra. Nining Setiawati. mengatakan, Jumat (10/3), baru ada presentasi tentang perencanaan dan pena-

waran parkir di RSUP Sanglah. Namun, ia belum mengetahui presentasi tersebut dilakukan oleh pihak calon rekanan baru atau lama. Sebelumnya, akibat parkir yang penuh di RSUP Sanglah, beberapa pengunjung RSUP Sanglah terpaksa memarkir kendaraannya di pinggir Jalan Pulau Nias. Area tersebut merupakan area terlarang untuk parkir. Akibatnya, mobil pengunjung RSUP Sanglah ditempeli stiker “Pelanggaran” oleh Dinas Perhubungan serta dipasangi gembok. (kmb42)

BPM/kmb

PARKIR PENUH - Layanan parkir yang dikeluhkan dari dulu adalah begitu banyaknya kendaraan yang masuk sehingga beberapa pengunjung RSUP Sanglah terpaksa memarkir kendaraannya di pinggir Jalan Pulau Nias.

Puluhan Liter Arak Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Warga Padati TKP Dikirim Lewat ’’Travel’’

BPM/olo

ARAK – Puluhan botol arak di dalam kardus yang diamankan petugas di Pos I Gilimanuk. Puluhan liter arak itu hendak dikirim ke Malang.

Singaraja (Bali Post) – Tersangka kasus pembunuhan di Dusun Sangker Desa Mengening, Kecamatan Kubutambahan, Gede Susila Budi, memeragakan 39 adegan dalam rekonstruksi yang digelar Polsek Kubutambahan Sabtu (11/3) kemarin. Warga membeludak datang ke lokasi kejadian menyaksikan dari dekat tersangka membunuh korban Made Dika warga Dusun Kaja Kauh, Desa Tamblang. Selain melibatkan personel polisi, belasan orang pecalang dari Desa Pakraman Mengening ikut berpartisipasi melakukan pengamanan jalannya rekonstruksi. Rekonstruksi diawali ketika tersangka berserempetan di jalan Dusun Sangker. Emosi karena serempetan, tersangka mengejar korban hingga berhasil mencegat mobil korban. Tersangka kemudian memeragakan adegan memukulkan kayu bakar hingga kaca depan mobil pecah. Pada adegan ke-12, tersangka kemudian mendekati korban yang saat itu masih duduk di dalam mobil. Dengan berbekal golok yang dibawanya, tersangka kemudian menghunjamkan senjata tajam (sajam) dan mengenai dada kanan korban hingga tewas di lokasi kejadian. Tersangka kemudian meninggalkan lokasi. Sebelum pulang ke rumahnya, tersangka sempat membeli kopi bubuk di warung milik saksi Wayan Sucara. Dari warung, tersangka kemudian

pulang ke rumahnya untuk membuat kopi. Saat itu, tersangka memberitahukan istrinya bahwa telah membunuh korban. Usai minum kopi, tersangka kemudian mencuci golok dan membersihkan dengan baju hitam. Barang bukti itu kemudian disembunyikan di sekitar kandang babi yang tidak jauh dari rumah tersangka. Kapolsek Kubutambahan AKP Nyoman Sura Mariyantika seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Sukawijaya mengatakan, dalam rekonstruksi ini selain melibatkan tersangka, lima orang saksi yang mengetahui kejadian juga ikut memeragakan adegan rekonstruksi. Saksi itu seperti istri almarhum korban Wayan Gunami, pedagang tuak Yanto, pemilik warung Wayan Sucara, Kadek Suryadi, dan istri tersangka Luh Ariyani. Dari seluruh adegan, polisi tidak menemukan adanya keterangan tambahan atau barang bukti tambahan. Dengan demikian, seluruh adegan itu sesuai dengan isi berita acara pemeriksaan (BAP) yang sudah disusun tim penyidik. “Tersangka dan lima saksi kita libatkan dalam reka ulang ini, dan dalam reka ulang tidak ada keterangan tambahan dan semuanya sesuai dengan keterangan di BAP. Hasil reka ulang ini akan kami jadikan dokumen pelengkap dalam BAP dan dalam waktu dekat kasusnya kita limpahkan ke Jaksa Penutut Umum (JPU) sesuai mekanisme yang ada,” katanya. (kmb38)

Bentuk Personel Profesional

Biro SDM Polda Bali Uji Kemampuan Kasat Reskrim

BPM/jay

UJI KEMAMPUAN - Suasana uji kemampuan calon Kasat Reskrim di Polda Bali, Sabtu (11/3) kemarin.

Denpasar (Bali Post) Setelah Kasubdit/Kabagwassidik, kini Biro SDM Polda Bali melaksanakan promosi terbuka untuk jabatan Kasat Reskrim di lingkungan Polres. Hal ini sebagai bentuk konsistensi dalam pembinaan karier sekaligus implementasi dari program Kapolri yaitu pemberlakuan perekrutan terbuka untuk jabatan di lingkungan Polri. Tingginya tantangan terhadap tugas Kasat Reskrim sebagai garda terdepan penegakan hukum membuat personel yang menduduki jabatan itu harus memiliki kompetensi yang ses-

uai dan mampu menjawab tantangan di masyarakat. Untuk itu, Biro SDM Polda Bali melaksanakan uji kompetensi mencari personel Polri secara terbuka. Hal ini disampaikan Karo SDM Polda Bali Kombes Pol. Jawari, S.H., M.H., Sabtu (11/3) kemarin. Ia menjelaskan, dari 26 peserta yang mendaftar semuanya lolos dalam pemeriksaan administrasi. Mereka pun melaksanakan tes psikologi. Hasil tes tersebut, hanya 18 peserta dinyatakan memenuhi syarat dan melaksanakan assessment. Assessment center diorientasikan pada pengembangan kom-

petensi secara soft skill yang digali melalui tiga tools yaitu games, Leaderless Group Discusion (LGD) dan Behavioral Event Interview (BEI). Sebelumnya, dilaksanakan psikometri. Setelah tahapan assessment center, 11 peserta tersebut dinyatakan memenuhi syarat untuk melaksanakan uji kompetensi bidang Reskrim pada 10 Maret 2017. Sebagai Ketua Tim Penguji yakni Kabidpropam Polda Bali dengan tim penguji yang terdiri dari Wadirintelkam Polda Bali, Kasubdit III Ditreskrimum Polda Bali, Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Bali dan Kasubditregident Ditlan-

tas Polda Bali. Kombes Jawari mengatakan kegiatan uji kompetensi berorientasi pada menggali kemampuan personel dalam menguasai bidang fungsi teknis. Harapannya ketika diberikan kepercayaan untuk menjabat nantinya, personel tersebut akan memiliki kinerja yang baik. Lebih jauh, alumnus Lemhanas 2016 ini juga menyampaikan kegiatan semacam ini akan terus dilaksanakan yang rencana ke depan juga akan melibatkan pihak eksternal, terutama dari kalangan akademisi. (jay)

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


seremonial

Minggu Umanis, 12 Maret 2017

Pameran Felice Jewellery

Dapatkan Berlian Solitaire Putih Bersih 1 Karat Harga Promo Rp 39 Juta PAMERAN perhiasan emas dan berlian kembali digelar oleh Felice Jewellery mulai Minggu (12/3) hingga Rabu (15/3), mendatang. Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Berbagai model perhiasan berkualitas siap menyambut para pecinta berlian di Bali. “Dapatkan berlian putih 1 karat dengan harga Rp 39 juta, dan untuk berlian fashion 1 set kami beri harga promo Rp 15 juta. Kami juga ada cincin new flower seharga Rp 9,999 juta,” ujar Sales Felice Jewellery Bazari saat dikonfirmasi, Sabtu (11/3) kemarin. Menurut Bazari, pihaknya juga menawarkan promo berlian solitaire 0,50 karat seharga Rp 19 juta. Dikatakan, Berlian-berlian Felice semuanya dipadupadankan dengan emas putih, sehingga membentuk perhiasan yang indah sekaligus berkelas. Sementara koleksi batu-batu berharga dari Felice di antaranya blue sapphire, rubi, cat eye, dan emerald/jamrud. Bazari menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, gelang dan ladies ring, merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition, sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Dikatakan, pembayaran setiap perhiasan bisa dilakukan secara cash, debit atau dengan kartu kredit. Bazari juga menjamin harga yang ditawarkan Felice sesuai dengan kualitas berlian yang dijual. “Berliannya didatangkan langsung dari Eropa dengan cutting Belgia, desainnya dibuat di Hongkong. Setiap pembelian perhiasan mendapat sertifikat yang selanjutnya bisa dipakai untuk mendapatkan garansi perawatan seumur hidup dengan gratis,” lanjutnya. Felice Jewellery, kata Bazari memang tidak hanya sekadar menjual emas dan berlian yang berkualitas. Karena itulah pihaknya juga memberikan maintenance lifetime guarantee atau garansi perawatan seumur hidup. “Garansi ini sengaja diberikan secara gratis untuk memoles kembali emas dan berlian yang kusam karena sering dipakai,” jelasnya. Bagi anda yang gemar

FELICE - Salah satu perhiasan emas dan berlian yang dipamerkan oleh Felice Jewellery di Hotel Aston Denpasar. mengoleksi perhiasan berlian atau batu, tidak ada salahnya mengunjungi pameran Felice Jewellery. Harga yang relatif terjangkau ditambah desain yang unik, menjadi kelebihan Felice yang patut untuk dipertimbangkan. (ad1099)

Klinik WIN RS Puri Bunda

3

Honda CRF250Rally Hadir di Bali

Usung DNA Rally Dakar dan Semangat ’’Adventure” MENANDAI masuknya pasar motor adventure tourer, Astra Motor Bali memperkenalkan Honda CRF25RALLY, Sabtu (11/3) kemarin untuk masyarakat Bali. Motor adventure ini sebagai model CRF terbaru yang telah terbukti ketangguhannya untuk medan off-road dan performa adventure turing. CRF250RALLY merupakan replika dari CRF450 RALLY yang mengikuti uji ketangguhan di Rally Dakar, juga turut mengusung DNA Rally Dakar dan semangat adventure. CRF250RALLY menghadirkan sensasi berkendara yang menyenangkan saat di jalan on maupun off-road. Model ini juga memberikan kenyamanan saat perjalanan dan praktis dikendarai di perkotaan. “CRF dengan DNA Rally Dakar menghadirkan model yang tepat untuk melintasi perjalanan di berbagai medan,” kata Kepala Wilayah Astra Motor Bali, Ronaldo Widjaja disela konperensi pers, Sabtu (11/3). Diungkapkannya, CRF series sebagai motor untuk kompetisi offroad telah menunjukkan performa terbaik dan menjadi juara MXGP 2016. Dan di Rally Dakar sebelumnya, Africa Twin telah menghadirkan pencapaian legendarisnya dan membuktikan potensi besar dari CRF450 RALLY. “CRF250RALLY mewarisi kedua DNA tersebut dan memberikan pengalaman berkendara dengan performa terbaik, nyaman, ringan dan lincah saat berpetualang,” ungkapnya. Menurutnya, untuk menikmati keindahan alam Bali, CRF250RAL-

CRF - Astra Motor Bali memperkenalkan Honda CRF25RALLY, Sabtu (11/3) kemarin untuk masyarakat Bali. LY menjadi pilihan terbaik dan jaringan penjualan di Bali siap menghadirkan layanan premium untuk produk terbaru ini. Untuk Model ini, 145 Wing Dealer Honda siap mendampingi CRF250RALLY. Sementara itu, dari sisi tengah ke sisi belakang, gaya tajam MX dengan penyematan side panels dan posisi jok/tangki menghadirkan kemudahan bagi pengendara untuk bergerak secara bebas. Under cover memberikan perlindungan mesin dari benturan dan tuas pemindah gigi dapat dilipat. Ketinggian jok 895 mm atau 20 mm lebih tinggi dari CRF250L. Frame CRF250RALLY terbuat dari besi baja, dengan bagian utama ganda berbentuk oval dan semi-double cradle. CRF250RALLY menggunakan mesin 250cc liquid-cooled single-

cylinder DOHC difokuskan pada torsi bawah dan tenaga di rpm tinggi sekaligus mengirimkan tenaga secara linier. Bahkan model ini mampu menghasilkan tenaga maksimum 18.2kW/8.500 rpm dan torsi maksimum 22.6Nm/6,750. Untuk wilayah Bali, model ini dipasarkan dengan harga On The Road (OTR) Rp 66.900.000,-. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan unit CRF250RALLY kepada konsumen pertama atas nama Vinodh Menon yang telah melakukan transaksi pembelian. Astra Motor Bali juga memberikan kesempatan Riding test CRF250RALLY untuk konsumen yang sudah melakukan pemesanan online, Konsumen Hot Prospect, Komunitas Honda, komunitas Competitor di Wahana Bali Adrenaline Sanur. (bns2)

Perkenalkan Teknologi Terkini Bioteknologi Embrio Bayi Tabung Nikmati Nyamannya ’’Camping” KLINIK Wija Insan Nugraha (WIN) RS Puri Bunda kembali menyelenggarakan seminar nasional Penanganan Infertilitas Paripurna pada Sabtu (11/3) di Harris Hotel, Cokroaminoto. Pada seminar itu, Klinik WIN memperkenalkan teknologi terkini bioteknologi embrio dalam program bayi tabung. Materi tersebut dibawakan oleh Prof. Arief Boediono, PhD., dan dr. Jaqueline Sudirman, PhD. Selain itu, materi yang dibahas tentang stimulasi ovarium dalam program bayi tabung. Materi ini dibawakan oleh dr. AAN Anantasika, Sp.OG (K). Materi lain yaitu tentang peranan modulator estrogen pada spermatogenesis yang dibawakan dr. Yukhi Kurniawan, Sp.And. Kali ini seminar nasional diikuti oleh dokter spesialis, dokter umum, residen, bidan, mahasiswa. Embriolog RSUP Sanglah Prof. Arief Boediono, PhD., mengatakan, selama ini yang diketahui adalah ketika pasangan tidak bisa memiliki anak, datang ke dokter obgin, andrologi, dan urologi. “Ternyata tidak sesimple itu. Di lab ini banyak teknologi yang berkembang,” ujarnya. Dalam upaya mendapatkan anak yang terpenting adalah menyatukan sel telur dan embrio. Kemudian masalahnya berkembang. Tidak hanya persoalan menyatukan sel telur dengan embrio, tapi juga muncul persoalan sperma kurang, abnormalitas. Saat ini telah berkembang pula teknologi yaitu teknik intra-cytoplasmic sperm injection (ICSI). “Cukup satu sperma saja. Jadi permasalahan suami itu hampir bisa diatasi, karena tidak perlu lagi 15-20 juta sperma. Dengan teknologi ICSI,

di Toya Devasya

SEMINAR - Suasana seminar yang digelar Klinik Wija Insan Nugraha (WIN) RS Puri Bunda dengan materi penanganan infertilitas paripurna pada Sabtu (11/3) kemarin. kita bisa tangkap dan kita injeksikan,” jelasnya. Kendala lainnya adalah ketika sudah menjadi embrio, tidak semua embrio normal. Bahkan embrio tersebut bisa disimpan jika suatu saat ingin memiliki anak lagi. Pembicara lain, dr. AAN Anantasika, Sp.OG (K)., mengatakan, dengan teknik bayi tabung membantu para pasangan untuk mendapatkan buah hati. RS Puri Bunda sendiri membuka Klinik WIN khusus untuk membantu pasangan mendapatkan buah hati dari awal pemeriksaan hingga melahirkan anak. Pada awalnya seminar tersebut menyasar masyarakat awam, namun kini menyasar kalangan medis. Harapannya, untuk memperkenalkan teknologi bayi tabung dan teknologi terkini kepada para

medis. Sehingga nantinya bayi tabung tidak dipandang suatu hal yang istimewa, tapi suatu prosedur yang biasa bagi pasangan tertentu. Komisaris Utama RS Puri Bunda dr. Made Suyasa Jaya, Sp.OG (K)., mengatakan, dari hari ke hari masalah infertilitas akan menyedot perhatian, karena angka infertilitas mulai meningkat. “Itu karena gaya hidup kita, seks bebas, unsafe abortion (abortus yang tidak aman), pemakaian drug (narkoba), belum lagi gaya hidup para wanita karier ini banyak yang menunda pernikahan. Sehingga umur lanjut baru nikah, umur yang sudah keluar dari umur reproduksi sehat,” paparnya. Sehingga masalah infertilitas ke depannya harus diperhatikan, karena berkaitan dengan kualitas hidup. (ad929)

Klinik Jnana Marga

INGIN melepaskan penat dengan camping, namun tidak mau berpisah dengan kenyamanan hidup sehari-hari, seperti air bersih, makanan yang enak, kasur, dan kamar mandi yang nyaman, Toya Devasya Natural Hot Spring and Camping Resort bisa dijadikan solusi. Di Toya Devasya, anda yang pecinta adventure juga bisa mencoba sejumlah akomodasi wisata petualangan, seperti trekking dan cycling di kawasan kaldera Gunung Batur, serta berkeliling Danau Batur dengan perahu kano dan kayak. Tak hanya itu, berendam di pemandian air panas alami juga patut dicoba untuk merileksasikan tubuh sekaligus pikiran usai beraktivitas. Berlokasi di Toya Bungkah, Desa Batur Kintamani, Toya Devasya Natural Hot Spring and Camping Resort tak begitu sulit dicari. Sebab papan penunjuk terpasang di sejumlah titik jalan di Kintamani. Saat memasuki areal Toya Devasya, maka anda akan disambut patung-patung gajah berwarna ungu yang menyemburkan air panas alami. Di Toya Devasya lokasi camping-nya berada tak jauh dari Danau Batur. Kegiatan camping di Toya Devasya bisa dilakukan secara pribadi maupun kelompok. Per orangnya biaya yang dikenakan untuk camping hanya ratusan ribu rupiah. Biaya tersebut sudah termasuk beberapa fasilitas, seperti tenda, spring bed, selimut, lampu dan perlengkapan kemah lainnya. Untuk memanjakan wisatawan yang camping, pada malam harinya Toya Devasya juga

Wanita Suka Seks, Itu Pasti

APAKAH wanita menyukai seks seperti pria. “Itu pasti”. Hanya ada yang terang-terangan atau malu–malu. Lalu mengapa banyak wanita uring– uringan, kesal bahkan frustasi setelah bercinta? Penyebab yang tak terbantahkan adalah jika sebagian besar pria tak bisa memuaskan wanita saat bercinta. Menurut ahli seksual yang sekaligus therapist I Nengah Edy Warsita, ada beberapa hal yang menyebabkan wanita tak terpuaskan saat bercinta, di antaranya adalah gangguan sesual. Seperti ejakulasi dini dan gangguan ereksi, terutama pada pria yang sudah lanjut usia. Gangguan ereksi yang dialami pria biasa disebut impotensi atau disfungsi ereksi. Libido rendah atau kehilangan hasrat seksual dan lain–lain. Dampak psikologis timbulnya rasa malu dan kehilangan kepercayaan diri, sering cekcok dan gampang marah. Tidak tahu cara memuaskan wanita. Jangan menyangkal, jika banyak pria yang tidak tahu cara bercinta yang benar dan disukai wanita. Bagi pria seks mungkin hal yang sederhana, tetapi tidak bagi wanita. Wanita butuh variasi dan inovasi dan

tidak semua pria mengerti hal itu. Sehingga wanita merasakan seks yang hambar, membosankan dan monoton.

Pria Egois Tujuan seks adalah untuk menjalin keharmonisan dan keintiman bersama pasangan, bukan sekadar aktifitas untuk menyalurkan hasrat seksual. Namun, pria sering beranggapan jika seks hanya sekadar untuk melampiaskan hasratnya. Satu-satunya tujuan berhubungan seks adalah untuk kepuasan dirinya tanpa mempedulikan keinginan pasangannya. Menyebabkan wanita merasa seperti diperkosa dan enggan untuk berhubungan intim. Untuk menciptakan seks yang memuaskan, sehat dan membahagiakan owner klinik yang beralamat di Jalan Gatot Subroto I Gang Jnana (1 KM arah utara Apotek Anugrah) Denpasar. Telp. 085102111600, ini memberikan beberapa tips cara memuaskan istri kepada para suami, agar hubungan rumah tangga selalu berjalan harmonis di antaranya: Buang sifat egois. Berpikirlah jika kebutuhan istri dan suami soal seks adalah sama. Sama–sama menginginkan seks yang me-

I Nengah Edy Warsita nyenangkan, sama-sama ingin ikatan emosional dan pada terpuaskan dan memuaskan. akhirnya menciptakan orgasme Komunikasi. Membicarakan yang memuaskan. segala hal, termasuk apa yang Seks bervariasi. Sama halnya istri inginkan saat di atas ran- pria, wanita tidak menyukai jang. Mengungkapan rasa cinta seks yang monoton. Mereka saat berhubungan seks untuk menyukai seks yang bervariasi, meningkatkan keintiman dan seperti posisi bercinta ataupun

KOLAM-Sejumlah wisatawan menikmati segarnya berendam di kolam air panas alami Toya Devasya. menyediakan fasilitas api unggun dan makan kecil, seperti jagung, kacang, roti dan minuman seperti kopi dan teh yang membuat suasana camping benar-benar nyaman. Owner Toya Devasya Natural Hot Spring and Camping Resort Dr. I Ketut Mardjana mengatakan, untuk akomodasi camping ada tiga jenis tenda yang dikembangkan dan bisa dipilih wisatawan, yakni regular tent, executive tend dan glamping (glamor camping) tent. Di lokasi camping pihaknya juga menyediakan fasilitas penunjang outbond. Selain itu, Ketut Mardjana juga menjelaskan bahwa di Toya Devasya pihaknya juga mengembangkan sejumlah wisata petualangan yakni trekking/hiking di Gunung Batur, Bukit Payang dan Black lava, cycling di Kedisan-

tempat. Pujian/rayuan. Tak pandang umur, setiap wanita menyukai pujian maupun rayuan. Sebelum bercinta berikan pujian dan rayuan untuk membangkitkan gairah dan rasa percaya diri. Foreplay (pemanasan) lebih lama. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat sekitar 33 persen wanita menginginkan foreplay atau pemanasan yang lebih lama dan berkesan sebelum bercinta. Karena wanita memiliki seks yang lebih lambat dari pada pria. Oleh karena itu, wanita memerlukan waktu yang lebih lama untuk bisa sepenuhnya terangsang dan kemudian mencapai orgasme atau klimaks. Seks yang teratur. Meski beberapa pasangan menyukai seks yang spontan, namun kebanyakan wanita menginginkan seks yang terjadwal dan melakukannya dengan romantis dan diakhiri dengan kemesraan bersama pasangan. Dan masih banyak hal lagi yang bisa dilakukan untuk memuaskan istri di atas ranjang. Namun, bagaimana mungkin pria memuaskan istri dengan tips di atas jika yang dihadapi adalah masalah kesehatan, khususnya kesehatan

Abang, Black Lava, dan sekitar kaki Gunung Batur, serta 4WD black lava tour. Toya Devasya juga mengembangkan rekreasi menyusuri Danau Batur dengan menggunakan kano dan kayak. “Kami juga kembangkan kuliner dan Ayur Wedic Spa yang menggunakan air panas alami dan alat terapis dari herbal,” jelasnya. Mengenai kolam pemandian air panas alami yang selalu ramai dikunjungi wisatawan asing dan domestic, terutama saat hari libur, Mardjana menyebutkan bahwa pihaknya tahun ini bakal menambah jumlah kolam menjadi delapan unit. Serta mengembangkan panca tirta yang dipakai sebagai tempat penglukatan. “Masih banyak lagi yang akan kami kembangkan. Kami ingin menjadikan Toya Devasya sebagai one stop touris destination,” ujarnya. (bns1)

seksual? Jangan khawatir, karena Klinik Jnana Marga dengan metode terapi Janur Sakti dan Piramida yaitu penggabungan metode terapi tradisional dan modern dengan energi janur dan kekuatan energi piramida akan membantu menyembuhkan para pria dari berbagai macam masalah kesehatan seksual, seperti disfungsi ereksi, ejakulasi dini, libido rendah/ kehilangan libido, hyperseksual

(menyeimbangkan energi seksual), infertilitas (susah memiliki anak), menambah ukuran mr. P. dan lain–lain. Sudah terdaftar di Dinas Kesehatan Denpasar dengan izin nomor 448.3/3.PT.29.VI.12/DIKES. Dan sudah tergabung dalam Ikatan Pengobatan Tradisonal Indonesia (IPATRI). Buka setiap hari dari Senin sampai Sabtu pukul 10.00 – 17.00 Wita. (ad1100)


4

Minggu Umanis, 12 Maret 2017

Kesiapan Menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer

Ujian Nasional selalu jadi ’’momok’’, semacam teror yang mengepung pelajar di Indonesia. Apa sesungguhnya problem dan keinginan dari peserta didik? Berikut ini dua tulisan sederhana hasil pemikiran peserta didik yang layak untuk dikonsumsi para pelaku dan penentu kebijakan. Ujian Nasional merupakan hal yang sangat penting dalam penentuan kelulusan peserta didik, karena ujian tersebut menilai sejauh mana kompetensi yang dituntut dalam kurikulum telah dikuasai oleh peserta didik. Dalam pelaksanaannya, Ujian Nasional dibagi menjadi dua, yaitu Ujian Nasional Berbasis Kertas (UNKP) dan Ujian Nasional berbasis komputer (UNBK). Ujian Nasional Berbasis Kertas (UNKP) adalah sistem ujian yang digunakan dalam ujian nasional dengan menggunakan naskah soal dan Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) berbasis kertas. Ujian itu bersifat konvensional dan memiliki banyak kelemahan, khususnya dalam indeks integritas peserta. Untuk mengantisipasi hal tersebut, dicari terobosan lain dengan mempergunakan media komputer, yang kemudian dikenal dengan sebutan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Ujian Nasional Berbasis Komputer adalah ujian yang menggunakan komputer sebagai media untuk menampilkan soal dan proses menjawabnya. Pelaksanaan Ujian Nasional berba-

sis komputer ini tentunya menimbulkan berbagai macam komentar dari berbagai kalangan, termasuk guru dan peserta didik. Bagi beberapa kalangan, Ujian Nasional berbasis komputer ini memiliki banyak kelebihan, namun ada juga beberapa kalangan yang menganggap bahwa Ujian Nasional berbasis komputer ini memiliki berbagai kekurangan yang signifikan. Secara umum, Ujian Nasional Berbasis Komputer memberikan beberapa kemudahan bagi peserta didik. Salah satunya adalah dapat meningkatkan indeks integritas peserta, khususnya berkaitan dengan kejujuran dalam mengerjakan atau menjawab soal. Di samping itu juga menghemat waktu, karena peserta ujan tidak lagi mengisi format identitas dalam LJUN yang notabenenya menyita cukup banyak waktu. Memang ada permasalahan dalam pelaksanaan UNBK ini, khususnya berkaitan dengan tersedianya fasilitas komputer, akses internet, dan jaringan listrik. Dengan kata lain, tidak semua sekolah (apalagi di daerah terpencil) memiliki fasilitas tersebut. Kesiapan Lalu sejauh mana kesiapan peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer? Menurut penelitian yang dilakukan di SMP Negeri 1 Denpasar, dari 100 responden yang diberikan kuesioner, sekitar 99% peserta didik kelas IX SMP Negeri 1 Denpasar siap untuk menempuh Ujian Nasional Berbasis Komputer. Alasan yang diberikan ada-

Kolik Infantil dan Cara Mengatasinya MENANGIS adalah perilaku normal pada bayi karena merupakan cara bertahan hidup dan mendapatkan bantuan guna memenuhi kebutuhan fisiologis mereka, seperti memberitahukan bahwa dia lapar, popoknya basah, kedinginan, dan kesakitan karena ternyata ada ruam di pantatnya. Meskipun menangis sering dianggap ‘’normal’’, 5-40% bayi sering menangis tanpa satu pun sebab yang jelas, dan terkadang tangisannya memiliki pola yang jelas, yang mana bayi terus-menerus menangis pada waktu tertentu dalam sehari, sering kali di petang hari. Bayi mungkin menarik kakinya ke atas seperti sedang sakit perut. Mungkin bayi tampak ingin menyusu, tetapi tetap sulit untuk ditenangkan. Bayi yang menangis seperti itu mungkin memiliki usus yang aktif, tetapi penyebabnya tidak jelas. Pada kondisi bayi seperti di atas, Wessel et al menciptakan istilah ‘’kolik infantil’’ untuk menggambarkan bayi sehat dengan diet yang baik, tetapi sering rewel dan menangis keras, berlangsung selama total tiga jam sehari, dan terjadi pada lebih dari tiga hari dalam satu minggu untuk jangka waktu tiga minggu berturut-turut. Pada usia 3 sampai 4 bulan, mayoritas kolik infantil akan menghilang dengan sendirinya. Kolik Kolik infantil merupakan salah satu penyebab stres pada orangtua terutama orangtua baru, banyak orangtua yang kemudian membawa anak mereka ke dokter spesialis anak dan sering tidak puas dengan hasil pengobatannya sehingga beralih dari satu dokter ke dokter lainnya. Ternyata ada beberapa cara yang bisa dicoba untuk dilakukan para orangtua untuk menenangkan bayi yang sedang dalam kondisi kolik karena sering kali bayi merasa nyaman dengan adanya kedekatan, gerakan lembut dan tekanan lembut pada perutnya. Cara-cara yang disebutkan di bawah ini dapat dicoba untuk memberikan kenyamanan; 1) Gendong bayi di sepanjang lengan bawah, tekan punggungnya dengan tangan yang lainnya, gerakan maju-mundur dengan lembut. 2) Duduk dan baringkan bayi dengan wajah menghadap ke pangkuan, gosok punggung bayi dengan lembut. 3) Duduk dan gendong bayi dalam posisi duduk di pangkuan, dengan punggung menempel di dada, pegang bayi di sekitar perut, tekan perutnya dengan lembut. ldr. Ayu Diah Perdana Paramita

MENANGIS - Bayi mungkin menarik kakinya ke atas seperti sedang sakit perut. Mungkin bayi tampak ingin menyusu, tetapi tetap sulit untuk ditenangkan. Bayi yang menangis seperti itu mungkin memiliki usus yang aktif, tetapi penyebabnya tidak jelas.

lah UNBK lebih efektif dan efisien jika dibandingkan dengan UNKP. Untuk memaksimalkan kesiapan dalam menempuh Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), ada beberapa hal yang harus dilakukan, baik oleh peserta maupun sekolah. Kesiapan yang perlu dilakukan oleh peserta antara lain mempelajari cara penggunaan komputer dan perangkatnya serta mengikuti try out atau bimbingan belajar. Sementara itu untuk sekolah diharapkan berkontribusi dalam memaksimalkan kesiapan peserta didik dengan menyediakan fasilatas berupa komputer, akses internet, dan jaringan listrik. Di samping itu juga sekolah diharapkan memberikan simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer dengan memberikan try out atau uji coba. lCaitlynn Hans Setiabudi

Kebiasaan Menyontek di Kalangan Peserta Didik SAAT ini, menyontek merupakan hal yang tidak asing di kalangan peserta didik. Keinginan untuk mendapat nilai yang baik menjadi alasan para peserta didik untuk menyontek. Kebiasaan menyontek pada peserta didik ini bermacam-macam seperti meniru pekerjaan teman, bertanya kepada teman saat ujian, melihat buku atau internet, saling menukar soal yang sudah berisi jawaban, dan masih banyak lagi. Banyak orang beranggapan bahwa menyontek merupakan hal yang biasa di kalangan peserta didik. Namun, banyak juga yang menganggap bahwa menyontek adalah hal yang serius dan harus ditangani. Apabila kebiasaan tersebut dilakukan secara terusmenerus, maka akan berimbas kepada generasi selanjutnya. Akibatnya kebiasaan menyontek akan menjadi sebuah tradisi yang sulit ditinggalkan. Jika hal ini dibiarkan, maka hancurlah masa depan negara kita. Menyontek Perilaku menyontek merupakan suatu perbuatan atau cara-cara yang tidak jujur, curang, dan menghalalkan segala macam cara yang dilakukan seseorang untuk mencapai nilai yang terbaik dalam menyelesaikan tugas

terutama pada ulangan atau ujian. Menurut (Ehrich, Flexner, Caruth dan Hawkins 1980; Anderman dan Murdock, 2007:34) menyontek didefinisikan menjadi tiga kategori: (1) memberikan, mengambil, atau menerima informasi, (2) menggunakan materi yang dilarang atau membuat catatan, dan (3) memanfaatkan kelemahan seseorang, prosedur, atau proses untuk mendapatkan keuntungan dalam tugas akademik. Menurut Eric, dkk. (dalam Hartanto, 2012), menyontek berarti upaya yang dilakukan seseorang untuk mendapatkan keberhasilan dengan cara-cara yang tidak jujur. Dalam pandangan (Hetherington dan Feldman, 1964; Hartanto, 2012:17) mengelompokkan empat bentuk menyontek antara lain: 1. Individual Opportunistic yang dapat dimaknai sebagai perilaku di mana peserta didik mengganti suatu jawaban ketika ujian atau tes sedang berlangsung dengan menggunakan catatan ketika guru keluar dari kelas. 2. Independent Planned dapat diidentifikasi sebagai menggunakan catatan ketika tes atau ujian berlangsung, atau membawa jawaban yang telah lengkap atau dipersiapkan dengan menulisnya terlebih dahulu sebelum berlangsungnya ujian. 3. Social Active adalah perilaku menyontek

di mana peserta didik mengkopi atau melihat atau meminta jawaban dari orang lain. 4. Social Passive adalah mengizinkan sesorang melihat atau mengkopi jawabannya. Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa kategori perilaku menyontek adalah memberikan jawaban ke peserta didik lain, menerima jawaban dari peserta didik lain, mengganti jawaban ketika guru keluar kelas dan menggunakan jawaban sewaktu ujian atau tes.Bagaimana tradisi nyontek di kalangan peserta didik, khususnya di SMP Negeri 1 Denpasar? Menurut penelitian yang telah dilakukan, daari 100 responden yang diberikan kuesioner, sekitar 95% peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Denpasar pernah menyontek. Hal tersebut mencerminkan tingginya kebiasaan menyontek di kalangan peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Denpasar. Alasan mereka menyontek adalah untuk membantu memperoleh nilai besar dan menurut responden beberapa soal terkadang sulit dikerjakan atau diselesaikan jawabannya. Guru Untuk mengatasi permasalahan nyontek di kalangan peserta didik, ada beberapa hal yang perlu dilaku-

kan, antara lain memerlukan peran beberapa pihak yaitu: 1. Guru memiliki peran penting dalam meminimalisir kebiasaan menyontek. Guru harus tegas menyikapi peserta didik yang sering menyontek. Ketika guru sedang mengadakan ulangan, guru harus bertindak aktif serta sportif. Aktif dalam artian guru harus mengawasi semua murid yang sedang melakukan ulangan serta menegur peserta didik yang melakukan kecurangan. Guru juga harus sportif dalam memberikan hukuman pada peserta didik yang melakukan kecurangan. Hukuman itu haruslah yang mendidik, bukanlah hukuman yang malah menyiksa peserta didik. 2. Orangtua/wali murid juga harus memperhatikan tingkah laku serta pergaulan anaknya. Jika si anak bergaul dengan teman yang dapat dikatakan kurang baik perilakunya seperti menyontek, berkelahi, dan sebagainya, maka orangtualah yang dapat memberi pengertian kepada anaknya sendiri. 3. Peserta didik yang sudah diberi pengetian oleh guru dan orangtuanya sendiri, akan sadar bahwa menyontek adalah perilaku yang buruk, sehingga dia akan menghentikan perilaku menyontek tersebut. lGede Reynaldi Wahyu Sanjaya

Carpal Tunnel Syndrome

CARPAL tunnel syndrome atau CTS (sindrom terowongan/ lorong karpal) adalah kondisi yang memengaruhi tangan dan jari hingga mengalami sensasi rasa kesemutan, mati rasa, atau nyeri. Gejala yang muncul ini biasanya berkembang secara perlahan-lahan dan pada malam hari akan bertambah parah. Bagian yang paling sering terpengaruh adalah jempol, jari tengah, dan telunjuk. Carpal tunnel atau lorong karpal adalah jalur pada pergelangan tangan di mana terdapat saraf median dan sembilan tendon yang berguna dalam pergerakan jari-jari tangan. Ketika terjadi pembengkakan pada bagian saraf, tendon, atau bahkan keduanya, saraf median akan tertekan dan mengakibatkan terjadi carpal tunnel syndrome. Saat saraf median ini terhimpit atau terjepit, maka akan menimbulkan mati rasa, sensasi kesemutan, dan terkadang muncul rasa sakit pada bagian-bagian yang terpengaruh oleh saraf ini. Fungsi dari saraf median adalah memberikan sensasi perasa atau sentuhan pada telapak ibu jari, jari telunjuk, jari tengah, dan setengah dari jari manis. Selain itu, saraf median juga memberikan tenaga pada otot tangan untuk menjepit atau mencubit benda oleh ibu jari dan ujung jari-jari yang lain.

Gejala dan Penyebab CTS Selain sensasi rasa kesemutan, mati rasa atau kebas, dan rasa sakit pada beberapa bagian tangan, berikut ini adalah beberapa gejala lain yang mungkin terjadi; ibu jari melemah, muncul rasa sakit pada tangan atau lengan. Gejala yang muncul bisa terjadi pada salah satu atau kedua tangan sekaligus, tapi pada kebanyakan kasus, CTS akhirnya memengaruhi kedua tangan. Carpal tunnel syndrome terjadi karena saraf median tertekan atau terhimpit. Pada kebanyakan kasus CTS, penyebab tertekannya saraf median ini masih belum diketahui. Tapi ada beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko seseorang menderita CTS. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko terkena carpal tunnel syndrome. s Faktor keturunan keluarga yang menderita CTS. s Cedera pada pergelangan tangan. s Kehamilan. Hampir setengah dari wanita hamil mengalami CTS. s Pekerjaan berat dan berulangulang dengan memakai tangan, seperti mengetik tanpa henti. s Kondisi medis lain, misalnya rheumatoid arthritis dan diabetes. Diagnosis dan Pengobatan CTS Diagnosis terhadap CTS bisa dilakukan oleh dokter secara langsung dengan pemeriksaan fisik

SARAF - Carpal tunnel atau lorong karpal adalah jalur pada pergelangan tangan di mana terdapat saraf median dan sembilan tendon yang berguna dalam pergerakan jari-jari tangan. Ketika terjadi pembengkakan pada bagian saraf, tendon, atau bahkan keduanya, saraf median akan tertekan dan mengakibatkan terjadi carpal tunnel syndrome. Saat saraf median ini terhimpit atau terjepit, maka akan menimbulkan mati rasa, sensasi kesemutan, dan terkadang muncul rasa sakit pada bagian-bagian yang terpengaruh oleh saraf ini. pada tangan dan pergelangan, serta beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan gejala yang Anda alami. Berikut ini beberapa tes yang bisa digunakan dalam mendiagnosis CTS. s Tes fisik. s Tes darah. s Elektromiografi. s Studi konduksi saraf. s Pencitraan X-ray. Terkadang, carpal tunnel syndrome tidak membutuhkan pengobatan khusus dan akan pulih dengan sendirinya. Khususnya pada wanita hamil, CTS akan membaik dalam waktu tiga bulan pascamelahirkan. Untuk gejala CTS yang ringan

dan sedang, bisa ditangani dengan membalut pergelangan dengan papan kecil dan disertai suntikan kortikosteroid. Jika hal ini tidak berhasil, prosedur operasi mungkin akan dilakukan. Operasi penting dilakukan jika dicurigai terdapat kerusakan saraf permanen. Pemulihan pasca-operasi akibat CTS mungkin butuh waktu lama jika kasus CTS yang terjadi sudah cukup parah. Bahkan, ada kemungkinan tidak ada perkembangan dari penanganan yang sudah dilakukan. ldr. Christian Harnat Marbun, S.Ked.

Sindrom Kompartemen Akut SINDROM kompartemen akut adalah suatu keadaan darurat yang dapat mengancam terutama anggota gerak tubuh. Jika keadaan tersebut tidak ditangani dengan segera, maka akan menyebabkan berbagai komplikasi seperti gagal ginjal akut, kegagalan sirkulasi darah, kerusakan saraf, dan bagian anggota gerak bisa diamputasi karena telah mengalami kerusakan yang permanen.

Kompartemen merupakan kumpulan dari beberapa otot, pembuluh darah dan saraf yang dilapisi oleh sebuah lapisan yang disebut dengan fasia. Kompartemen ini terdapat pada tangan, kaki dan bokong kita. Kompartemen pada kaki terutama di bawah lutut adalah bagian yang paling sering mengalami sindrom ini. Siapa pun bisa mengalami sindrom ini. Seseorang yang mengalami patah tulang terutama pada tangan dan kaki; perdarahan akibat cedera pembuluh darah; luka tembak; pembedahan pada tulang; dan pembalutan yang terlalu ketat pada daerah yang mengalami patah tulang, lebih berisiko mengalami sindrom kompartemen akut. Selain itu, orang yang berusia kurang dari 35 tahun lebih mudah mengalami sindrom kompartemen akut daripada orang yang lebih tua dengan jenis cedera yang sama. Hal ini disebabkan karena pada orang yang lebih muda lapisan fasianya lebih

kuat dan rapat daripada fasia yang dimiliki oleh orang yang lebih tua. Akut Sindrom kompartemen akut terjadi karena adanya peningkatan dari isi pada suatu ruang yang tertutup seperti perdarahan atau adanya penurunan volume dari suatu ruang seperti pada pembalutan yang terlalu ketat pada daerah yang cedera. Kedua kondisi tersebut bisa terjadi secara bersamaan maupun terpisah. Dampak dari kedua kondisi itu menyebabkan tekanan yang ada di dalam kompartemen akan meningkat. Tekanan yang tinggi dapat menghambat aliran darah sehingga bagian yang ada di dalam kompartemen akan mengalami cedera karena kekurangan oksigen. Apabila tekanan yang tinggi ini berlangsung dalam waktu yang lama maka akan menimbulkan kematian sel-sel otot dan saraf. Gejala dan tanda dari sindrom ini adalah nyeri, permukaan kulit yang pucat, denyut nadi yang lemah, kelemahan pada bagian tubuh yang cedera bahkan tidak bisa digerakkan, sensasi berkurang terutama pada daerah yang mengalami cedera. Pada fase awal, nyeri biasanya muncul saat keadaan istirahat maupun saat digerakkan. Selain itu, bagian tubuh yang mengalami sindrom ini akan mengalami kelemahan yang disebab-

kan oleh otot yang mengalami cedera. Sensasi yang berkurang juga muncul pada fase berikutnya karena saraf ditekan oleh tekanan yang tinggi di dalam kompartemen. Tetapi pada fase akhir, nyeri tersebut akan menghilang kemudian bagian tubuh yang mengalami kelemahan dan sensasinya berkurang akan menjadi lumpuh dan mati rasa akibat dari kematian sel-sel otot dan saraf. Denyut nadi yang lemah dan permukaan kulit yang pucat juga muncul pada fase akhir. Kondisi itu disebabkan oleh adanya cedera yang berat pada pembuluh darah besar atau aliran darah yang terhambat akibat dari tekanan yang sangat tinggi di dalam kompartemen dan berlangsung dalam waktu yang lama. Sindrom Sindrom ini harus dipastikan dengan segera karena semakin cepat dipastikan maka semakin cepat anggota gerak yang cedera diselamatkan. Namun, untuk memastikannya tidaklah mudah apabila hanya berdasarkan keluhan, mekanisme cedera dan tanda klinis saja. Selain itu, sindrom kompartemen akut menjadi lebih sulit dipastikan apabila dialami pada orang yang mengalami penurunan kesadaran dan anak-anak. Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan penunjang untuk memastikannya, yaitu den-

gan mengukur tekanan pada kompartemen yang mengalami cedera. Pengukuran tekanan kompartemen ini merupakan pemeriksaan yang penting dilakukan tetapi bukan merupakan pemeriksaan utama untuk memastikan sindrom kompartemen akut terutama bagi orang yang kesadarannya baik dengan sensibilitas yang normal. Sebelum melakukan pengukuran tekanan, balutan pada daerah yang cedera harus dilepaskan. Ada beberapa cara untuk mengukur tekanan tersebut, yaitu dengan cara mekanis atau menggunakan spektroskopi infra merah. Apabila tekanan yang didapat lebih dari 30 mmHg, maka segera dilakukan tindakan berupa fasiotomi dekompresi. Tindakan fasiotomi dekompresi merupakan tindakan darurat yang bertujuan untuk menyelamatkan anggota tubuh yang mengalami sindrom kompartemen akut dari kerusakan permanen. Fasiotomi harus dilakukan di fasilitas kesehatan yang memiliki ruang operasi dan dilakukan dengan cara melakukan pembedahan pada bagian tubuh yang mengalami sindrom ini. Pada saat pembedahan, kulit dan lapisan fasia dibuka agar tekanan kompartemen yang tinggi tersebut kembali ke tekanan yang normal secara perlahan-lahan. ldr. I Nyoman Yuda Raditya, S.Ked.

DARURAT - Tindakan fasiotomi dekompresi merupakan tindakan darurat yang bertujuan untuk menyelamatkan anggota tubuh yang mengalami sindrom kompartemen akut dari kerusakan permanen. Fasiotomi harus dilakukan di fasilitas kesehatan yang memiliki ruang operasi dan dilakukan dengan cara melakukan pembedahan pada bagian tubuh yang mengalami sindrom.


5

Minggu Umanis, 12 Maret 2017

Resensi Buku

Makna di Balik ”Ngajum Sekah” Judul Buku Penulis Penerbit Hal Tahun Terbit

: Ngajum Sekah : Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Shiri Satya Jyoti : Pustaka Bali Post : 68 hal. : 2010

DALAM upacara Pitra Yadnya, khususnya dalam upacara Mamukur atau Nyekah ada beberapa acara yang harus dilakoni langsung oleh keluarga yang akan disekah. Sehingga dalam upacara tersebut pihak keluarga yang akan diupacarakan harus langsung terlibat dalam pelaksanaan acara tersebut. Mereka tidak hanya terlibat dalam hal menyembah saja tetapi mereka harus terlibat langsung dalam mengerjakan pekerjaan khusus. Mereka tidak bisa digantikan oleh tukang banten ataupun para sulinggih, karena upacara ini sangat penting sekali untuk orang yang akan diupacarakan, karena memiliki makna sebagai penuntun jalan menuju ke alam Swah Loka. (osi)

Film

Memahami Eksistensi Agama Judul : Silence Sutradara : Martin Scorsese Penulis Skenario : Jay Cocks Pemain : Andrew Garfield, Adam Driver, Liam Neeson, Tadanobu Asano, Ciarán Hinds, Shinya Tsukamoto, Issey Ogata. Tanggal Rilis : 23 -12- 2016 (USA) FILM ini bergenre drama-histori dibintangi oleh Liam Neeson, Andrew Garfield, Adam Driver dan Tadanobu Asano. Film ‘’Silence’’ ini diadaptasi dari sebuah novel karya penulis asal Jepang bernama Shusaku Endo dan sudah pernah diangkat ke layar lebar pada tahun 1971 oleh Masahiro Shinoda. Film berlatar belakang abad ke-17-an. ‘’Silence’’ ini akan bercerita tentang dua Pastor Yesuit bernama Rodrigues (Andrew Garfield) dan Garrpe (Adam Driver). Kedua pastor ini melakukan perjalanan ke Jepang, yang pada saat itu Jepang di bawah kekuasaan dari pemerintahan Kesogunan Tokugawa. Saat itu aliran Katolik dilarang. Di sana mereka melihat para prajurit Tokugawa melakukan kekerasan dan penganiayaan. Prajurit Tokugawa melakukan itu kepada seluruh umat Kristen di Jepang, dengan tujuan membersihkan Jepang dari semua pengaruh Barat. Pada akhirnya para imam melarikan diri dan Rodigues melakukan perjalanan ke pedesaan. Ia bertanya-tanya mengapa Tuhan tetap diam sementara anak-anakNya menderita. Film ini layak untuk ditonton di tengah perbincangan hangat, mencari hakikat manusia melalui agama. Akan lebih lengkap lagi kalau membaca novelnya langsung. (osi)

Orang Besar

CERPEN KOPLAK menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Dia benar-benar tidak habis pikir, kenapa orang-orang hobi sekali mengucapkan kata “orang besar” apa maksudnya? Apa juga gunanya orang besar bagi dirinya. Minimal bagi masyarakat desa yang dipimpinnya. Sebuah desa kecil, yang sebagian warganya hanya bisa bertani. “Kamu itu memang Kades kampungan!” “Kades kampungan?” “Iya, Kampungan.” “Gaya bicaramu sudah seperti orang-orang kota saja. Kampungan? Memangnya kenapa? Aku bangga disebut orang kampung!” “Bukan orang Kampung!” “Terus, maksudmu apa dengan kata kampungan itu?” “Sebagai Kades, Kepala Desa! Kamu itu harusnya mengikuti gaya hidup para pejabat-pejabat yang ada di kota, Koplak.” “Maksudmu?” “Kau mulai mengubah seluruh keadaanmu. Minimal penampilanmu. Cara kau berbicara. Pokoknya biar terlihat seperti nak menak, bangsawan. Kamu mengerti arah pembicarannku?” “Mimih, Hyang Jagat. Cara berpikirmu sudah seperti anakkku saja!” “Sepertinya saat ini, penampilan itu adalah prioritas.” “Kamu malu punya sahabat seperti aku?” Koplak menatap mata sahabat dalam dan serius. Berusaha menangkap dan memahami apa sesungguhnya maksud beragam pertanyaan-pertanyaannya sore hari ini. Kopi hangat. Pisang rebus dan ubi rebus terasa agak aneh meluncur di perut Koplak. Biasanya dia hobi sekali menikmati senja di rumah sambil merokok rokok lintingan yang dia buat sendiri. Dan hati Koplak makin sumbringah. Makin lega dan hidup terasa begitu nikmat, ketika Wayan Koplir, sahabatnya ketika SD rajin berkunjung. Koplir biasanya selalu membawa gagapan, oleh-oleh berupa jaja sabun. Itu sejenis kue semacam dodol yang dilelehkan di atas daun pisang. Kue sabun itu biasanya jadi tradisi bagi orang Tabanan. Makannya unik, walaupun rasanya mirip dodol. Dodol versi baru bagi Koplak. Koplir dan Koplak memang sahabat lama, istri Koplir meninggal. Kata orang-orang hanyut di sungai. Padahal waktu itu istri Koplir sedang mengandung anak Koplir, usia kandungannya mungkin 5 bulan. Masih menurut orang-orang, sejak istrinya yang sedang mengandung itu hanyut. Koplir mengalami sedikit kelainan jiwa. Waktu itu, Koplak sempat mengunjungi sahabatnya itu yang tinggal di kota Tabanan. Koplak saat itu merasa sedikit aneh, ketika ada kabar dari orang-orang di desanya koplir mengalami gangguan jiwa. Sebagai sahabat, Koplak tahu persis. Kehidupan Koplir sejak kanakkanak tidak mudah. Sejak kanak-kanak Koplir tinggal hanya dengan seorang perempuan tua, buta yang dipanggilnya Dadong Dauh, entah siapa nama perempuan tua dan buta itu. Yang pasti orang-orang di desa Koplak memanggil,

Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.

Oleh Saraswati Putri memahami pikiran-pikiran Koplir yang terpendam. Atau pikiran yang paling rahasia! Percuma, setelah menatap sepuluh, dua puluh menit. Koplak tidak bisa menangkap apa pun di dalam retina mata Koplir yang berwarna kecoklatan. *** Sejak itu, puluhan tahun mereka tidak bertemu. Sampai berita duka datang ke desa. Koplir gila! Koplak sangat percaya, lelaki itu tidak gila. Pasti ada sesuatu yang dia pendam, Koplak yakin, status perkawinannya yang nyentana-lah yang membuat Koplir mungkin saja tidak merasa bebas sebagai lelaki, suami, atau kepala keluarga. Beragam berita buruk didengar Koplak. “Koplir itu memang gila.” “Istri sendiri dibunuh.” “Maksudmu?” “Aku percaya sekali, pasti Koplir-lah yang menenggelamkan istrinya di sungai. Karena aslinya dia tidak tahan dengan kecerewetan Langkir.” “Benar-benar lelaki gila!” Begitulah orang-orang di desa Koplak bercerita tentang Koplir, sahabat masa kecilnya. Yang dituduh tumbuh menjadi lelaki tidak normal, terserang gangguan jiwa dan bisa mengancam siapa saja yang berada di dekatnya.

perempuan tua yang buta sejak lahir itu, Dadong Dauh. Hidup Koplir sulit dan berat. Koplir tetap tumbuh jadi anak lelaki yang matang. Walaupun secara akademik nilainya biasa-biasa saja. Koplak waktu itu berpikir, mungkin karena fasilitas yang dimiliki Koplir yang serba terbatas Koplir tidak bisa belajar dengan maksimal. Bagi Koplak, Koplir tumbuh jadi anak lelaki yang sangat matang. Mampu berpikir jauh ke depan. Sampai suatu hari Koplir berbicara serius pada Koplak. “Rasanya kalau aku hidup di desa ini terus-menerus. Aku tidak mungkin bisa maju, Koplak.” “Kamu mau kemana?” “Mungkin ke kota?” “Kerja apa?” “Entahlah. Mungkin belajar hidup dulu.” “Belajar hidup tidak harus ke kota. Kamu bisa belajar banyak hal di desa ini.” “Desa ini tidak membuatku berpikir maju.” “Jadi menurutmu hanya kota tempat untuk belajar hidup.” “Bukan itu. Bukan maksudku mengecilkan peran desa ini dalam hidupku. Aku mungkin perlu suasana lain.” “Siapa yang akan mengurus tanah

dan rumahmu.” “Kamu.” “Apa?” “Kamu. Aku titip padamu? Terserah mau kau apakan.” “Waduh....” Koplak menarik napas. Waktu itu dia dan Koplir baru saja lulus sekolah menengah. Tanggung jawab yang diberikan Koplir pada Koplak cukup mengerikan dan sangat berisiko, bayangkan saja Koplir menyerahkan tanah dan rumahnya untuk diurus Koplak. Entah kekuatan dari mana. Koplak pun mengangguk. Walaupun banyak desas-desus ini-itu. Koplak tidak peduli. Koplir percaya padanya, itu sudah cukup. Bertahun-tahun tanpa kabar. Koplir tiba-tiba muncul dengan seorang perempuan berkulit putih, Ni Luh Putu Langkir. Cantik. Tentu saja, Langkir juga memiliki tubuh yang sedap dipandang mata. “Aku mau kawin, Koplak. Karena aku tidak punya keluarga di desa ini. Aku memilih nyentana di desa Langkir.” Koplir berkata pelan, dia tidak berani menatap mata Koplak. Koplak terdiam. Seperti biasa, dia tidak ingin mencampuri urusan-urusan yang bersifat pribadi. Koplak hanya menatap mata Koplir dalam-dalam dan penuh perasaan berharap dengan menatap mata Koplir dengan serius, Koplak bisa berenang

*** Senja ini Koplak menatap mata Koplir setelah ribuan hari tidak bertemu, rambut Koplir sudah memutih. Tubuhnya tetap tegak dan kukuh. Sorot matanya tetap tajam dan penuh perjuangan. Bagaimana mungkin lelaki seumuran ini memiliki riwayat sakit jiwa? Dari sorot matanya, Koplak paham ada yang disembunyikan Koplir. Koplak sebetulnya ingin tahu banyak. Seperti apa hidupnya? Bagaimana dia menjalani hari-hari dengan setumpuk masalah hidup yang begitu melukai pertumbuhan sebagai lelaki. Koplir kehilangan istri, kehilangan anak yang belum pernah dilihat sosoknya. Juga kehilangan statusnya sebagai lelaki di desanya. Tetapi Koplak masih menangkap gairah hidup yang deras mengalir dari sorot matanya yang tajam dan kukuh. Tatapan penuh semangat. “Kau harus berubah, Koplak.” Katanya sambil menyeruput kopi hangat yang dihidangkan Koplak. Koplak hanya terdiam. Menjadi orang besar? Kenapa belakangan ini orang-orang hobi sekali berkata untuk diakui oleh orang lain. Harus jadi orang besar. Orang besar seperti apa? Orang besar seperti yang muncul di TV-TV dan berita. Orang besar yang gagah wangi dan cempling. Orang besar yang menyusahkan rakyat. Orang besar yang membuat sibuk negara. Orang besar yang mengatur hukum. Koplak menatap Koplir. Mulutnya ingin berkata, “aku tidak ingin jadi orang besar untuk menakuti-nakuti orang” Koplak berkata dalam hati sambil meneguk kopi dan mencicipi jaja sabun yang dibawa Koplir. Baginya hidup leyeh-leyeh seperti ini sudah membuatnya besar.

W.G. Sumarta Dewa Komang Mahadewa

Achmad Cholid

K. Ngurah

Windhu Segara M. Iskandar


DIMENSI

6 ramalan

bintang

Capricorn Peruntungan: Kesuksesan ada di tangan Anda sendiri apa lagi peluang sudah nampak di depan mata sehingga sangatlah disayangkan jika akhirnya terbuang percuma. Karier: Tak perlu takut untuk bisa lebih berimprovisasi. Kesehatan: Sekilas badan nampak terasa sehat, tetapi akan bisa terganggu jika Anda tidak bisa menjaganya dengan berpola hidup yang benar. Keuangan: Tak perlu mengharapkan janji orang lain, karena hanya akan bikin kecewa saja. Asmara: Tetap ceria dan cukup hangat, sehingga minggu akan terasa cepat berlalu. Aquarius Peruntungan: Buat apa terus memikirkan omongan dan gunjingan orang, itu hanya akan bikin sakit hati. Ada baiknya Anda terus menatap ke depan tanpa perlu tengok kanan kiri. Karier: Apa yang menurut Anda baik ternyata belum tentu akan diterima orang lain dengan baik juga untuk itu jangan keburu takabur dulu. Kesehatan: Anda tak perlu sangsi dengan kondisi badan karena masih tampak segar dan prima. Keuangan: Tampak baik dan pemasukan tetap lancar dan bisa diharapkan untuk dapat memenuhi segala kebutuhan yang ada. Asmara: Suasana yang merenggang ini sebaiknya bisa diselesaikan dengan suasana kedamaian, tanpa perlu dengan kata-kata yang terkadang sangat menusuk hati. Pisces Peruntungan: Suasana masih terbilang cukup baik terutama untuk memulai hal-hal yang masih baru bagi diri Anda. Tak perlu terpengaruh oleh keadaan berat yang lagi Anda alami di minggu ini. Karier: Hadapilah segalanya dengan optimis, yakinlah bahwa segalanya pasti ada jalan jika di situ ada kemauan. Kesehatan: Aktivitas tinggi dan pekerjaan setumpuk harus diimbangi dengan kondisi badan yang benar-benar prima, untuk itu manfaatkan waktu istirahat yang tersedia sebaik mungkin. Keuangan: Agak berat untuk meraih keuntungan besar di minggu. Asmara: Apa gunanya selalu membikin sakit hati dirinya, apa bukan lebih baik Anda hiasi suasana kisah asmara Anda dengan kemesraan dan keharmonisan. Aries Peruntungan: Kesempatan baik yang sudah terbentang di depan mata sebaiknya benar-benar bisa ditindaklanjuti, tak perlu terpengaruh oleh kegagalan yang pernah Anda alami di waktu lampau. Karier: Ingatlah bahwa kegagalan bukanlah kehancuran, selama diri Anda masih mau bangkit maka masih ada kesempatan bagi Anda untuk meraih kesuksesan. Kesehatan: Jangan percaya diri dulu bahwa kondisi badan Anda sudah benar-benar fit, karena penyakit itu datangnya sewaktu-waktu apalagi jika tidak ada upaya untuk menjaga kesehatan. Keuangan: Walaupun income masih belum memuaskan akan tetapi diri Anda masih harus bersyukur karena di masa sulit ini masih ada saja pemasukan. Asmara: Jangan hiasi waktu-waktu Anda dengan percekcokan, karena itu akan membuat asmara Anda tak ada tenang-tenangnya. Taurus Peruntungan: Cobalah untuk bisa bekerja serileks mungkin, agar rencana dapat berjalan dengan lancar dan tidak terganggu. Karier: Rongrongan yang muncul dari orang lain, sebaiknya biarkan saja, tak perlu terlalu ditanggapi. Kesehatan: Jangan berhenti untuk selalu mengkonsumsi air putih, apalagi Anda sering banyak duduk akhir-akhir ini. Keuangan: Jangan terlalu mengobral dana yang ada untuk beli barang yang kurang begitu penting, sadarilah bahwa saat ini Anda masih memerlukan dana yang cukup banyak untuk dapat terlepas dari resesi ini. Asmara: Tampak mulai goyah karena kurang adanya pengertian dan rasa saling percaya, maka dari itu segera instropeksi diri Anda. Gemini Peruntungan: Peluang yang muncul, sebaiknya dipelajari dengan hati-hati. Perlu konsentrasi tinggi untuk menjawab berbagai tantangan dan permasalahan yagn muncul di minggu ini. Karier: Omongan sumbang dari luar sebaiknya ditanggapi dengan hati dingin tidak perlu terlalu menuruti maksud mereka. Kesehatan: Biasakan untuk berbicara dengan benar juga dengan intonasi yang wajar, agar kebiasaan Anda yang selalu berbicara dengan berapi-api tidak sampai mengganggu faktor kejiwaan Anda. Keuangan: Pemasukan masih lumayan lancar dan hampir tidak ada gangguan yang terlalu berat. Asmara: Hubungan yang agak merenggang ini sebaiknya bisa disikapi dengan hati yang sabar dan perasaan yang selalu mengalah. Cancer Peruntungan: Tidak ada gunanya mencari-cari kesalahan orang lain, ada baiknya Anda konsen saja dengan urusan yang lagi dihadapi. Agar bisa tepat pada sasaran dan hasilnya bisa memuaskan hati. Karier: Terhadap orang yang mencari kesalahan Anda, sebaiknya tak perlu ditanggapi. Kesehatan: Cukup baik dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan, walau pekerjaan tampak cukup banyak dan melelahkan. Keuangan: Walau dana tersedot cukup banyak untuk suatu urusan, tetapi pemasukan masih cukup lancar untuk dapat mendongkrak keuangan Anda. Asmara: Jangan selalu menyakiti hatinya, karena itu akan menjadi bumerang buat Anda sendiri. Leo

Peruntungan: Suasana di minggu ini cukup berat dan banyak menguras pikiran serta tenaga, maka dari itu jangan tambah stres Anda dengan berbagai rencana baru yang belum waktunya untuk dikerjakan sekarang. Karier: Berbagai tawaran yang datang, sebaiknya jangan diterima dulu. Kesehatan: Jika terasa ada keanehan dengan kondisi badan Anda, maka jangan segan-segan untuk segera membawa ke dokter. Keuangan: Selama Anda tenang dan tidak bersikap grusa-grusu, maka keuangan Anda akan tetap tenang dan tidak terganggu. Asmara: Agar suasana bisa kembali harmonis dan mesra maka Anda harus temukan solusi yang tepat. Virgo

Peruntungan: Suasana masih cerah dan lancar, suasananya juga sangat menyenangkan walaupun posisi sebenarnya sudah bergeser dan sudah tidak semujur minggu kemarin. Karier: Jauhi hawa malas yang tampak terus merongrong Anda. Kesehatan: Cepat Anda lupakan persoalan yang pahit, agar suasana hati bisa tetap damai dan tenang selalu. Keuangan: Berhati-hatilah dalam memberikan janji-janji, jangan asal omong walaupun keuangan Anda masih relatif stabil dan tenang. Asmara: Jangan sering berkeluh kesah bila berada di sampingnya, agar si dia tidak bertambah pusing saja. Libra

Peruntungan: Di minggu ini cari selamatnya saja. Karena jika dipaksakan akan percuma saja hasilnya, bisa-bisa malah akan membikin rugi dan pusing. Karier: Urusan yang membosankan sebaiknya tetaplah dijalani dengan biasa-biasa saja, jangan sampai Anda biarkan begitu saja. Kesehatan: Jangan memforsir diri terlalu berat, cobalah Anda jalani dan selesaikan segala tugas dengan terorganisir. Keuangan: Tak perlu terlalu mengharap janji orang lain, itu hanya akan bikin kecewa saja. Asmara: Jangan suka membesar-besarkan masalah, semua itu tidak ada untungnya lebih baik memandang suatu permasalahan dari sisi baiknya saja. Scorpio

Peruntungan: Tak perlu berputus asa dalam menghadapi berbagai rintangan yang tiba-tiba datang menghadang di minggu ini, hadapi dengan tenang dan penuh semangat. Karier: Usulan dari luar sebaiknya jangan cepat diterima mentahmentah begitu saja, ulas dan pertimbangkan dulu sebelum melaksanakannya. Kesehatan: Walau agak batuk-batuk tetapi kondisi badan relatif masih lebih baik dan terjaga. Keuangan: Bila ada peluang jangan ragu untuk memanfaatkannya. Asmara: Suasana di minggu ini tetaplah ceria dan hampir tidak ada gangguan yang harus dikhawatirkan. Sagitarius Peruntungan: Tidak perlu memaksakan diri, bila perlu Anda mengambil inisiatif mengalah demi kemenangan, itu adalah langkah yang tepat dan harus dipikirkan di minggu ini. Karier: Patuhi dan jalankan semua perintah atasan, tak perlu Anda menentangnya. Kesehatan: Usahakan Anda selalu tidur dengan tenang tak perlu terus Diasuh Oleh m emikirka n p er Putri Wong Kam Fu soalan dan permasalahan yang lagi Anda hadapi saat ini. Asmara: Bila Berlaku hubungan lagi memanas jangan ke12 - 18 Maret 2017 buru ambil keputusan ekstrem.

Minggu Umanis, 12 Maret 2017

Weda Wakya

”Punarjanma” Membentuk Insan Menjadi Manusia Yonim anye prapadyante sariratvaya dehinah sthanumanye’nusamyanti yatha-karma yathasrutam (Katha Upanisad 2.2.7)

Redaktur Khusus weda

WAKYA Darmayasa

Dewa Kebenaran bersabda: “Sesuai dengan perbuatan dan pengetahuan masing-masing, tiada terhitung jumlah atma (roh) yang memasuki kandungan demi mendapatkan badan yang baru, dan tidak terhitung pula jumlah yang masuk ke dalam tumbuh-tumbuhan, dan lain-lain sejenisnya.” Punarjanma masih tetap menjadi sesuatu yang aneh bagi banyak orang. Jika umat Hindu atau para penganut ajaran Veda yang “terperangkap” dalam keraguan tersebut, tentu saja segera harus mengakui diri sedang berada dalam kegelapan avidya alias dirinya masih terjauhkan dari sentuhan-sentuhan ajaran suci Veda. Kegelapan hanya dapat dijauhkan bukan dengan mengusir kegelapan, melainkan dengan menyalakan lampu penerang. Kegelapan avidya tidak dapat diusir melainkan orang dapat menyalakan “vidya jyoti” atau “jñana jyoti”, (lampu penerang) berupa ilmu pengetahuan suci. Pengetahuan-pengetahuan mencerahkan diperlukan demi menipisnya kegelapan, yang akhirnya perlahan akan menjadi lenyap sirna sama sekali. Salah satu Upanisad penting dari 108 kitab Upanisad adalah Katha Upanisad. Pada bagian awal dari Katha Upanisad, kita dapat melihat keberadaan Punarjanma. Penyampaian langsung atau tidak langsung terhadap Punarjanma atau Punarbhava terdapat dalam hampir semua kitab suci Veda beserta cabang dan ranting-rantingnya. Dalam Katha Upanisad bagian “Naciketa Upakhyana” disebutkan bahwa Brahmana Vajasravasa mengadakan upacara suci sangat khusus yang pada akhir upacara sang Yajamana (yang mengadakan upacara), dalam hal ini Brahmana Vajasravasa, harus memberikan hadiah “Daksina” kepada para pendeta yang melaksanakan upacara tersebut. Persembahan Daksina khusus yang harus dihaturkan kepada para pendeta Rtvik adalah segala apa yang paling disayang oleh orang yang menyelenggarakan upacara tersebut. Akan tetapi, Brahmana Vajasravasa justru mempersembahkan sapi-sapi

yang sudah kurus kering sebagai Daksina kepada para pendeta. Brahmana Vajasravasa mempunyai putra bernama Naciketa. Putra ini sangat terpelajar dalam ajaran suci Veda dan sudah mencapai tingkat spiritual tinggi. Melihat ayahnya, Brahmana Vajasravasa, menghaturkan sapi-sapi yang kurus kering kepada para Rtvik, Naciketa merasa kasihan pada ayahnya dan berkata “Mereka yang menyumbangkan sapi-sapi yang sudah tidak mampu minum air (pitodaka), tidak mampu makan rumput (jagdhatrna), yang sudah sudah tidak mampu memberikan susu lagi (dugdhadoha), yang sudah tidak mampu memberikan anak sapi (nirindriyah), -- orang yang menyumbangkan sapi seperti itu setelah meninggal pergi ke alam-alam yang sepi oleh kebahagiaan (ananda loka). Mendengar putranya mengutip ajaran kitab suci Veda seperti itu, ayahnya menjadi sangat murka. Akan tetapi, Brahmana Vajasravasa diam tidak berkata sepatah kata apa pun, sambil berjalan meninggalkan putranya di belakang. Sang putra mengikuti bapaknya dari belakang sambil berkata, “Ayah..., aku ini ayah akan berikan kepada siapa?!” Maksud putranya adalah mengingatkan Sang Brahmana (ayah) bahwa pada Yajña suci tersebut yang harus dikurbankan adalah harta milik yang paling disayangi demi kesempurnaan hasil upacara Yajña sesuai dengan “samkalpa” (tekad suci) melaksanakan Yajña tersebut. Brahmana (ayah) sangat menyayangi Naciketa. Demi mengingatkan ayahnya, Naciketa terus membuntuti ayahnya sambil bertanya, “Ayah..., aku ini akan diberikan kepada siapa?!” Brahmana Vajasravasa habis kesabarannya. Tanpa sadar, dari bibirnya keluar kata-kata “Sapa” (kutukan), “Aku berikan kamu kepada Dewa Kematian...!!!” Akibat kata-kata “sakti” sang ayah, maka Naciketa sampai pada alam Dewa Kematian, Dewa Yama. Akhirnya terjadilah percakapan antara Dewa Yama dengan Naciketa. Dalam percakapan tersebut,

terselip percakapan spiritual yang merupakan cikal bakal “penjelasan” perihal ajaran Punarbhava (reinkarnasi). Terdapat alam-alam lain yang dituju setelah orang meninggal. Sesuai dengan reaksi atau pahala dari perbuatan yang dilakukan dalam hidupnya, orang akan mengalami pahala-pahala karma baik (di Surga) dan karma buruk (di Neraka). Selesai menerima reaksi karmanya, maka semua terlahirkan kembali ke dunia ini. Dewa Yama menghadiahkan 3 permintaan kepada Naciketa. Pada permohonan no.3, Naciketa menyampaikan permohonan agar diberikan ajaran rahasia reinkarnasi (varanam esa varastritiyah). Selanjutnya Dewa Yama mengajarkan pada Naciketa bahwa tidak terhitung jumlah makhluk hidup yang terperangkap dalam putaran badan demi badan, mengalami pergantian demi pergantian badan, dari badan Dewa, manusia, binatang, burung, tumbuhan, dan lainlain (Ka.Up 2.2.7): perputaran lahir-mati, lahir-mati, semua ini sangat jelas terjadi di hadapan kita, bahkan sering ditunjukkan rahasia kebenaran di hadapan mata kepala kita, bagaimana orang-orang mengalami kelahiran dan kematian dan bahkan banyak binatang serta burung pun sering memberikan “bukti kebenaran” ajaran reinkarnasi. Banyak kejadian binatang-binatang seperti gajah, anjing, ular, monyet, burung dan lain-lain yang bersujud di depan kuil tempat sembahyang. Sesungguhnya, reinkarnasi ini bukan ajaran melainkan kejadian nyata. Setelah mendapatkan badan-badan berbeda maka makhluk hidup mengalami putaran perkembangan badan yang ditempatinya; dari badan kanak-kanak, sampai ke badan muda (selain dalam badan-badan manusia, ada yang menjadi muda-mudi monyet, muda-mudi harimau, dan lain-lain), lalu dari badan yang muda serta gagah, cantik, merosot menjadi badan yang tua serta akhirnya mati (dehino’smin yatha dehe kaumara? yauvana? jara). Krsna menyampaikan kepada Arjuna bahwa putaran reinkarnasi terjadi ribuan-ribuan kali (bahuni me vyatitani janmani tava ca Arjuna). Ada banyak yang bisa mengingat, tetapi hampir sebagian besar tidak bisa mengingat kelahiran dan kematian yang dialaminya. Terhadap perputaran punarbhava ini, Maharesi Manu menyebutkan alam-alam dan badan-badan Surgawi dalam

tingkatan Satva-guna (sifat kebaikan) dapat dicapai oleh orangorang berhati suci mulia. Mereka yang dalam tingkat Rajasa-guna mendapat badan-badan manusia di bumi ini, dan mereka yang berada dalam tingkatan Tamasaguna (kegelapan) terlahir dalam wujud binatang (devatvam satvika yanti manusyatvam ca rajasah, tiryaktvam tamasa nityam ityesa trividha gatih). Maharesi Canakya menjelaskan bahwa disebabkan karmakarma berbeda maka ada lima hal yang berbeda untuk setiap makhluk hidup yang sudah ditentukan semasih yang bersangkutan berada dalam kandungan ibu, yaitu umur, pekerjaan, kekayaan, pengetahuan, dan kematian (ayuh karmam ca vittam ca vidya nidhanam eva ca, pañcaitani hi srjyante garbhasthasyeva dehinah). Pernyataan Canakya Niti Sastra ini didukung dan dipertegas pula oleh Maharesi Patañjali bahwa pahala dari setiap karma itu menentukan pencapaian jenis kelahiran (jati), usia hidup (ayuh), dan jenis penikmatan suka-duka (bhogah). Sarasamuccaya mengajarkan agar orang bersyukur dilahirkan sebagai manusia walau penuh penderitaan karena amat sangat sulit mendapatkan kelahiran sebagai manusia, bahkan untuk menjadi manusia paling hina sekali pun (apayapan parama durlabha iking si janma manusa ngaranya, yadyapi candalayoni tuwi). Selanjutnya dikatakan bahwa kelahiran menjadi manusia sangat utama karena mendapat kesempatan untuk membebaskan dirinya dari lingkaran kelahiran dan kematian, melalui pelaksanaan perbuatan-perbuatan di jalan Dharma (makasadhanang subha-karma). Akhirnya, di balik kejadian Punarbhava ini tersimpan rahasia semangat peningkatan hidup menuju yang lebih baik dalam segala hal melalui jalan Dharma, serta tidak menyakiti orang dan/ atau makhluk lain, sebab, reaksireaksi perbuatan menunggu setiap orang dengan sangat jujur serta tidak ada kekuatan yang mampu menghapus karmakarma tersebut kecuali karunia khusus dari Guru Sejati, Tuhan Yang Maha Esa (svayam atma karoty atma svayam tat-phalam asnute). Dahulu, dimana-mana orang Bali dengan mudah diterima bekerja tanpa “pertimbangan” ijasah, melainkan hanya berbekal ajaran-ajaran indah seperti ini, yaitu percaya pada hukum karma (karma phala), jujur serta tidak menyakiti yang lain.

MIMBAR AGAMA

Hidup di Dunia Hanyalah Sebentar

Redaktur Khusus MIMBAR

ISLAM H. Kusnadi Musthofa “Mereka menjawab: ‘Kami tinggal (di bumi) selama sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung. Allah berfirman: ‘Kamu tidak tinggal di bumi melainkan hanya sebentar saja kalau kamu sesungguhnya mengetahui.” (Q.S. al-Mu’minuun [112]: 114). Sebagaimana diketahui, budaya materialistis dan hedonistis, suatu sifat yang mengutamakan kesenangan hawa nafsu semata, semakin gencar menghantam sendi-sendi kehidupan yang berasaskan nilai-nilai spiritualitas keagamaan. Bisa difahami jika kemudian tindak korupsi dan penyalahgunaan narkoba cenderung meningkat akhir-akhir ini. Tentu saja kita prihatin mencermati gejala itu, karena dampak buruk dari tindakan amoral tersebut, bukan saja akan diderita oleh para pelakunya, namun dampak buruknya juga dirasakan oleh keluarga mereka, bahkan oleh masyarakat dan bangsa tercinta ini. Betapapun kita mesti menyadari bahwa hidup di dunia memang hanyalah sebentar. Ini adalah suatu fakta yang tidak terbantahkan, yang oleh Rasulullah SAW diibaratkan hanya “sekadar” mampir minum dalam suatu perjalanan yang sangat jauh (menuju Tuhan hingga ke akhirat nanti). Untuk menghindari agar tidak terjerumus dalam kehidupan yang materialistis dan hedonistis itu, sebuah sikap hidup yang dapat mengakibatkan penderitaan dan penyesalan berkepanjangan, maka sungguh penting bagi diri kita untuk mengamalkan perintah dari Rasulullah SAW berikut ini. Berdasarkan Hadis yang bersumber dari Ibnu Abbas, Rasulullah SAW berpesan (memerin-

tahkan), “Ambillah (manfaatkan) olehmu lima (hal) sebelum datang lima yang lainnya. (Yaitu) hidupmu sebelum matimu, sehatmu sebelum sakitmu, masa longgarmu sebelum masa sempitmu, masa mudamu sebelum masa tuamu, dan masa kayamu sebelum datang masa miskinmu”. (H.R. Baihaqi). Banyak ayat-ayat di dalam Al Qur’an yang menggambarkan rasa sesal yang tidak berkesudahan, baik yang dialami oleh mereka yang berada di alam barzah maupun di hari kiamat kelak (akhirat). Penyesalan itu disebabkan oleh ketiadaan iman dan amal shaleh, atau ketiadaan salah satu di antara keduanya pada saat mereka menjalani kehidupan di dunia yang hanya sebentar itu karena asyik berburu kenikmatan dunia tanpa mempertimbangkan nilai-nilai kebaikan dan kebenaran. Adalah suatu hal yang sudah semestinya apabila diri kita benar-benar berupaya memahami dan melaksanakan pesan Rasulullah SAW tentang lima hal itu. Mumpung masih hidup, tetaplah bergairah melakukan perbuatan baik (amal shaleh), sebelum datang kematian, saat siapa pun tidak bisa lagi melakukan amal kebaikan jika telah berada di alam barzah yang pasti akan kita alami itu. Sehat adalah karunia Allah SWT yang oleh Rasulullah SAW disebut sering dilalaikan oleh manusia. Pada saat sakitlah, biasanya kita benar-benar merasakan betapa berharganya karunia kesehatan itu. Mereka yang tergolek lemas di tempat tidur lantaran sakit, tentulah tidak seleluasa mereka yang sehat dalam melaksanakan berbagai aktivitas amal shaleh. Karenanya, sungguh penting memanfaatkan karunia sehat itu secara optimal untuk kebaikan diri sendiri maupun orang lain. Kita semua tentu telah berpengalaman menikmati masa longgar, dan berpengalaman pula menghadapi masa sempit. Kalau saja waktu longgar yang ada kita gunakan, misalnya, untuk mempelajari atau menghafalkan ayatayat Al Qur’an, tentulah hafalan ayat kita jauh lebih dibanding saat ini. Masa miskin alias papa, cepat

atau lambat, pastilah akan kita alami. Baik miskin harta benda maupun miskin tenaga pada saatsaat menjelang sekaratulmaut, itulah puncak kemiskinan kita. Sebanyak apa pun harta benda kita, saat-saat menjelang sekaratulmaut, maka harta itu bukan lagi milik kita. Rasulullah SAW telah mengingatkan, harta kita yang sebenarnya adalah yang telah kita belanjakan (infakkan) di jalan Allah. Sekuat apa pun Anda, maka menjelang, apalagi pada saat sekaratulmaut, maka diri kita saat itu benar-benar akan merasakan miskin tenaga, menghadapi Kemahaperkasaan Allah SWT yang akan segera mencabut seluruh sisa tenaga diri kita melalui peristiwa kematian yang, sekali lagi, cepat atau lambat pastilah akan kita alami. Tentu saja, datangnya masa miskin itu, bisa saja berjarak sekian lama dengan kematian seseorang. Berapa banyak mereka yang menyesal, lantaran telah diberi kemampuan (harta), namun tidak digunakan untuk pergi haji yang akhirnya, setelah kemiskinan “menyergapnya” tidak lagi memiliki kemampuan untuk pergi ke Tanah Suci. Atau harta yang tadinya bisa dimanfaatkan untuk membantu orang miskin dan anak yatim, sudah

tidak lagi tersisa, lantaran hanya dihabiskan untuk memenuhi kesenangan hawa nafsu semata. Bagaimanapun lima hal yang ditegaskan oleh Rasulullah SAW, telah dianugerahkan oleh Allah SWT kepada diri kita. Masihkah kita mengabaikan begitu saja karunia itu dengan cara tidak memanfaatkannya dengan sebaikbaiknya, padahal kematian bisa datang kapan saja? Bagus apabila diri kita melakukan “reaktualisasi” terusmenerus mengenai lima hal itu agar dapat memanfaatkannya seoptimal mungkin untuk membuktikan keimanan dan ketaatan kita kepa-da Allah SWT seraya terus mengharapkan ridha-Nya. Betapapun, siap tidak siap, lima hal itu pasti akan datang dalam kehidupan kita di dunia ini. Untuk mempersiapkan kedatangan kelimanya, mudah-mudahan instruksi (peringatan) Rasulullah SAW itu dapat kita amalkan dengan baik. “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. al-Hasyr [59]: 18).

PERMATA HATI

Untuk pembaca Bali Post Mingguan (BPM), kami membuka rubrik baru ‘’Permata Hati”. Rubrik ini mengangkat si buah hati yang baru lahir, yang berulang tahun atau akan berulang tahun. Juga pasangan yang menikah di minggu tersebut atau yang merayakan ulang tahun pernikahan. Kirim foto menarik dan tulis data lengkap identitas diri, orang tua serta komentar singkat. Semua data dikirim lewat email redaksibalipost@yahoo.com dengan kode Permata Hati. Bisa juga naskah dan foto dikirim ke Sekretariat Redaksi Bali Post. Jl. Kepundung 67 A Denpasar telp. (0361) 225764. (Redaksi) A.A. Gede Panji Danendra, meraih Juara III Turnament Wushu Wali Kota Cup VIII kategori Jianshu D Putra di GOR Ngurah Rai Denpasar, Minggu (5/3) lalu.


Redité Umanis, 12 Maret 2017

Bali L e m b a r

B a s a

7

B a l i

Bencingah Ki Guru Gd. Pasek Budha Gautama

Kalih Soroh

PINAKA budaya Bali kuna tetamian para panglingsir sané adiluhung, lontar patut pisan kalestariang kawéntenanipun malarapan antuk parikrama nyurat sané mangkin kantun kamargiang. Sios punika taler kalestariang antuk parikrama ngaryanin lontar. Ki Guru Gd. Pasek Budha Gautama, pangarya lontar miwah sastrawan Bali puniki maosang, sinunggil sastra kuna wénten kabaosang indik sapunapi don sané kawastanin becik kanggén makarya lontar punika. “Wénten naenin panggihin tiang, ‘Yan sira angamet rwaning Siwalan, amet juga yan wus panjut saguli’ sané tegesipun wantah sapasira sané jagi ngalap “Siwalan” utawi don lontar, sané becik kaalap wantah don sané muncukipun sampun “panjut” utawi satmaka puun utawi tuh pisan antuk lantang “saguli” utawi kirang-langkung asenti,” baos dané. Pensiunan guru puniki malih maosang, don lontar sujatiné kapah dados kalih soroh, inggih punika lontar Blulang miwah lontar Taluh. Yéning soroh lontar blulang, don saking punyan lontar sané mabuah sakadi bluluk saha nénten prasida karereh tuaknyané. Yéning lontar taluh wantah don saking punyan lontar sané danggulanipun sané sakadi punyan jagung, prasida karereh tuaknyané nanging nénten prasida mabuah. Makekalih soroh inucap wantah saking taru sané mabinayan. Tuuh lontarnyané taler nénten pateh, lontar taluh matuuh ajebos nanging alus tur lemuhan saihang ring lontar blulang sané tuuhnyané suénan sakéwanten kahannnyané kekehan tur kasaran. “Lontar sané becik kanggén nyurat aksara Bali wantah lontar blulang utawi lontar Kulit duaning soroh punika tebelan. Yéning lontar taluh punika tipis, nanging alus. Mawianan punika, soroh lontar taluh becikan kanggén makarya ulat-ulatan kémanten,” baos budayawan saking Br. Mantring. Petak Kaja, Gianyar puniki nartayang. (was)

I Wayan Suarmaja

Aywa Wera KAWÉNTENAN lontarlontar tetamian para panglingsir sané kapanggih ring Bali satmaka cihna yéning panglimbak budaya sastra utamanipun sesuratan becik pisan panglimbaknyané. Manut I Wayan Suarmaja, S.Pd.B., Sekretaris Penyuluh Bahasa Bali Koordinator Gianyar, mangkin akéh pisan lontar sané kahanannyané kaon sangkaning krama durung santep ngupapira napi malih jagi ngwacén lontar sané kaduénang. Lontar usak boya wantah sangkaning uyak ngetnget kémanten. Dané maosang sané ngawinang kahanané sakadi punika wantah akéh krama sané iwang mikayunin piteket Aywa Wera minakadi nénten dados ngwacén lontar duaning jagi ngawinang buduh, sungkan, miwah sané siosan. “Kawéntenan piteket punika nénten ja iwang, sakéwanten piteket inucap durung becik kapinehin sapunapi sujatiné daging piteket “Aywa Wera” inucap. Kahanan punika sané katami ring pakraman kantos mangkin,” baos lanang sané embas ring Buahan, 18 Oktober 1992 puniki. Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan di Pedésaan Angkatan 25 puniki malih maosang, piteket rerama utawi panglingsir indik “Aywa Wera” sujatiné wantah miteketin krama sané meled ngwacén lontar mangda sampun sadia nyayagayang raga santukan daging lontaré “abot” utawi “wayah” tur “sakral”. I krama patut ngulengang pikayun tur nénten kantun sakadi wang wimuda miwah patut kadampingin olih guru sané jagi ngicén pangélingéling sané patut ngeninin indik daging sastra inucap. Tetujonnyané mangda nénten wénten sané iwang kauningin tur ngawinang kapanggih pikobet utawi baya olih krama inucap kapungkuran. “Majanten sebet pisan yéning wénten madué tetamian lontar nanging nénten naenin karesikin napi malih kawacen. Aget pisan kramané mangkin sampun éling ring sapunapi parikrama sapatutné naminin lontar, utamanipun kayun ngwacén sinambi nguratiang kahanan lontar sané kadruénang mangda prasida becik kahanannyané,” asapunika dané sané tamat saking IHDN Denpasar warsa 2014 puniki nartayang. (was)

(68)

BPM/was

LONTAR – Pinaka tetamian budaya saking panglingsir nguni, majanten lontar inucap sampun matuuh sué pisan. Yéning becik kaupapira, sinah kantun becik kahanannyané yadiastun sampun nglintangin panyatusan warsa.

Ngupapira Lontar Mangda Matuuh Panyatusan Warsa

AKÉH tetamian budaya taler kasenian sané kaduénang krama Bali. Seni taler budaya inucap patut kalestariang. Satios punika, kawéntenan basa Bali pinaka basa Ibu taler patut kalestariang mangda kawéntenané nénten sayan rered. Kawéntenan basa miwah aksara Bali nénten prasida kapasahang saking kawéntenan cakepan lontar. Duaning lontar wantah budaya Bali marupa piranti sané ketah madaging antuk makudang-kudang soroh sesuratan minakadi indik Tattwa Agama, Sastra Kuna miwah sané siosan. Sesuratan sané majanten mabuat pisan puniki kasurat antuk aksara Bali. Yadiastun ketah kaucap kuna, lontar mabuat pisan ring kawéntenan taler panglimbak basa inucap ring Bali. Ki Guru

Gd. Pasek Budha Gautama, budayawan ahli prasasti taler pangarya lontar saking Br. Mantring, Petak Kaja, Gianyar maosang, kawéntenan lontar kapanggih ring Bali Dwipa utawi Jagat Bali mawit saking pangrauh aksara Jawi ka Bali sané salanturnyané manados aksara Bali. Tatkala punika taler rauh makudang-kudang budaya, lontar taler kabakta ka Bali tur katami kantos mangkin olih krama antuk wangun sané kantun pateh. Malih kabaosang, kalewihan lontar pinaka genah nyurat sastra wiadin tattwa agama wantah ring tuuhnyané, duaning lontar sané sampun kasurat punika prasida matuuh kantos tigang atus warsa saihang ring kertas sané pinih sué matuuh séket warsa yadiastun pateh tatacaranyané

kaupapira. “Yéning lontar nénten usak sangkaning nénten amah ngetnget utawi lapuk, yadiastun sampun matuuh panyatusan warsa sinah punika wantah cecihnan lontar sané becik. Makéh sané ngawinang prasida sakadi punika, sinalih tunggilnyané ri kala makarya piranti lontar, sagu ring don lontar inucap sampun becik kabersihang,” baos dané. Lontar taler prasida sayan becik yéning becik kaupapira, minakadi nganem bulan apisan ri kala rainan Saraswati, mawit parikrama sekala niskala becik kaupapira. Parikrama sekala minakadi ngresikin taler nagingin minyak sané ngawinang nénten wénten ngetnget sané prasida maekin lontar inucap.

Parikrama niskala, setata ngamargiang upacara utawi ngaturang upakara manut saking sima utawi tata-titi sané sampun kamargiang ring sastra lontar inucap. I Wayan Suarmaja S.Pd.B., sekretaris Penyuluh Bahasa Bali koordinator Gianyar taler maosang, ring pakraman ketah kapanggih lontar sané rusak duaning krama sané nami nénten purun ngambil napi malih ngwacén lontar sané kaduénang. Pamuputné, lontar punika nénten kaupapira mawinan sayan rusak. Sangkaning punika, Wayan Suarmaja maosang, lontarlontar inucap patut pisan kakonservasi. Manut ring tata-titi sané sampun kanggén tetulad, kakawitin antuk ngresikin lontar nganggén kuas mangda

buk sané neket ical tur prasida kacingakin kahananipun. Yéning wénten sané lung, nanging lung-lunganipun kari, sinah jagi kasambung antuk plaster. Wus punika wawu karesikin nganggén minyak seréh madaging alkohol kaangin-anginin kantos tuh mangda prasida kagenahang malih ring genahipun sané nénten beseg tur nénten kebusan utawi keni matan ai. “Ring manah tiangé, para krama patut pisan urati ring kawéntenan lontar druénnyané. Duaning sakadi sané wawu puniki kapanggihin, lontar sané akéhipun tigang dasa cakep, sané prasida kabecikang malih wantah tigang cakep, sisannyané sampun lung, lapuk, miwah nénten prasida becik kawacén malih,” Wayan Suarmaja nugesang. (was)

Becik-Kaon Kahanan Lontar

Sangkaning Parikrama Makarya SAKADI sané kauningin, pinaka piranti kanggén nyurat sekancan daging sastra, lontar madué kalewihan ring tuuhipun sané prasida kantos panyatusan warsa yéning saihang ring kertas sané matuuh kirang langkung wantah séket warsa. Sakéwanten durung majanten prasida sué, duaning jaga nganutin sapunapi kagenahang taler sapunapi tatacarané ngupapira. Sios punika, sané taler ngawinang lontar inucap sué tuuhnyané wantah sapunapi parikrama lontar sané jaga kanggén nyurat daging sastra agama punika kakaryanin. I Wayan Suarmaja S.Pd.B. maosang, kahanan punika kasinahang tatkala lontar sané sampun anut parikrama ngaryaninnyané kasaihang sareng lontar sané durung manut parikrama makarya. Asilnyané sinah jagi mabinayan kahanannyané, sané nénten becik kakaryanin jagi gelisan lapuk saha gelisan tuh saihang ring sané sampun becik kakaryanin yadiastun kasurat miwah kasimpen antuk parikrama sané pateh. Indiké punika taler kacumpuin olih Ki Gd. Pasek Budha Gautama. Dané maosang, sané taler mau-

tama ring parikrama makarya lontar, lontar patut kaemem utawi kagenahang ring toyané duaning punika jagi ngicalang sagu sané wénten ring don lontar inucap. “Nénten akidik lontar sané gelis pisan usak sangkaning amah ngetnget duaning minab tatkala kakaryanin nénten kaemem utawi kaemem wantah ajebos kémanten. Yéning sakadi punika sinah lontar inucap jagi karereh ngetnget miwah séksék duaning sané karereh beburon punika wantah sagu sané madaging ring don lontar inucap,” baos dané. Parikrama makarya lontar punika kakawitin antuk ngalap don lontar sané kawastanin don lontar panyaja utawi don lontar sané mentik ring jejeran katiga saking duur tur muncuk don inucap sampun tuh kirang langkung asenti. Duaning jejeran kapertama kantun marupa busung sané pusuh, jejeran kaping kalih wawu kebah. Yéning sané kaping tiga sané pinih adung tur becik. Yéning sané kaping pat majanten sampun cacat minakadi donnyané bolong-bolong, wénten sakadi bulénan miwah sané siosan. Ngalap don lontar

patut kalaksanayang tatkala masan endang ring bulan April kantos Oktober mangda don inucap prasida tuh tatkala kaalap. Sakéwanten ring kahanan sakadi mangkin sané pangrauh sabeh taler endang nénten prasida kajantenang, sinah punika jagi méweh pisan. Wusan punika malih don inucap kadéngdéng kantos tigang raina mangda sayan becik, salanturnyané muncuk miwah bongkolnyané kagetep. Risampuné wus kadéngdéng, lontar inucap kagenahang ring genah sané tis mangda nénten bes sanget tuh sinambi ngicalang lidi-lidinipun. Parikrama inucap kalanturang antuk ngemem antuk tetujon ngicalang sagu ring don lontar inucap kirang langkung abulan nganggén toya biasa taler madaging antuk babakan kayu nyali mangda nénten wénten tembiluk sané prasida idup ring toya ememan inucap. Wus punika wawu kaangkid tur kaetuhang sané kalanturang antuk ngulung miwah negul mangda nénten méwehin tatkala kalablab. Nglablab punika nganggén panci madaging antuk toya, kulit punyan nyuh barak, katik cengkeh, miwah kulit bungsil utawi kulit nyuh ga-

ding. Ring genah siosan, wénten sané ngawigunayang lakar basa. Punika kalblab kirang langkung kutus jam antuk kompor utawi cangkem paon, risampuné punika wawu kaangkid tur katepes utawi ka-prés aminggu mangda prasida leser sinambi ngetuhang lontar saking lablaban i wawu. Yéning sampun aminggu wawu kategul tur kagenahang ring genah sané anget minakadi ring lengatan paon sané keni dusdus andus pumpunan kirang langkung

awarsa. “Risampuné awarsa, wawu lontar prasida kaambil tur kagetep manut saking sikut sané kaaptiang inggih punika saking 15 cm nyantos 60 cm. Sisan gegetepannyané taler kaamplas miwah kadagingin cét mangda sayan becik kasinahang. Dadosné galah makarya lontar tulis saking ngalap kantos dados kanggén kirang langkung awarsa nanggu,” baos dané nartayang. (was)

“OOH yén suba kéto, sing ada alangan raganné teriman tiang dini. Yén tetep maan ranking dadi terus maan béasiswa kanti tamat. Yén masalah buku dadi bareng malajah ajak Luh Méga. Nah surat pindahé depin deriki. Rapor ajak asli sertifikat lan béasiswané dadi Ngurah ngaba. Ingetang kayang dinané masuk perlu ngaé pakéan seragam cara siswa SMA Negeri 1 Bangli,” pandikanné Bapak Kepala Sekolah saha nyalamin Gusti Ngurah Jelada. “Inggih yéning sapunika titiang matur suksma jaga pamit mangda ten sué bolos,” aturé Gedé Dauh sareng Ngurah Jelada raris medal ka genahné Lanang Geria ngantosang. “Tungurah ten simpang dumun ka Taman Bali, I Luh wénten jumah nulungin Ibuné ngarya banten. Wénten patoyaan ring Pura Dalem,” baosné Gedé Dauh saha nguripang motorné jaga ka Kantor Bupati

ngranjing. “Nggih banggayang ja Pak, tiang pamit mungpung kari selid. Kayang Mingguné tiang mrika sareng Ibu lan Tuaji ngatehang tiang pindah,” aturné Ngurah Jelada mapamit. Sang kalih magandéngan ngeser numpak motorné mantuk santukan Arniek sampun ngi r i m SMS maosang déwékné sampun wénten jumahné ring Nongan. Raganné mabesen mangda Ngurah Jelada sareng Lanang Geria simpang ring mantuké. “Ada déh gapgapané.” Tan marasa sué ring pamargi saking liang lan hawané sejuk nyirsir, sang kalih sampun rauh ring arepan umahné Luh Suwarni. Saking irika Ngurah Jelada malih ng-SMS maosang jagi rauh malih limolas detik. Lanang Geria nandan motorné alon-alon ngranjing. Sa p uni ka A rni e k m e d a l saking kamarné, Lanang Geria sampun ngomando. “Kepada Inspéktur Upac-

ara, hormat senjataaaa grak!!” sang kalih raris ngormat. “Lapor. Pasukan sudah selesai melakukan missi ka SMA Bangli. Laporan selesai.” “Pasukan dibubarkan. Rarisang malinggih santukan jaga serah terima gapgapan!” Sang tiga raris kedék ngakak masalaman saling peluk ngempahang kangenné soang-soang. “Sapunapi Tungurah, sampun mangkin resmi dados siswa SMA Negeri 1 Bangli?” “Bérés Niek. Bapak Kepala Sekolah nerima tiang saking welas asih.” “Nggih samian déréng ngajeng siang kan? Tiang tunian meli nasi bé guling limang bungkus di Gianyar. Mamak sareng Papa ngambil kalih bungkus. Niki kari malih tigang bungkus anggén maselametan mungpung seduk,” Luh Suwarni raris nyodaang ajengané. Ngurah Jelada mangkin ngomando: “gagahpaané graaak!” Nanging Luh Su-

warni nekekang ngamel jalérné, “Tiang ten nyaaak ngagah paané?” Sami kedék ingkel-ingkel, raris ngagah bungkusan nasi bé gulingé. “Gagahpaané ené maksudné,” baos Ngurah Jelada. Sareng tiga mangkin pakerémos ngajengang tanmari macarita kangin kauh kantos nyaritayang dawegé Madé Budiana ngwéhin manisan obat perangsang. Madé Sudiari kantos kadi anak buduh nagih main kuda-kudaan, nafsu birahinné nglulu. “Yén tunaan ngelah patapan kakua ngengkebang batis, tendas ajak ikuhné ka cangkangé sinah sampun garang macan.” “Waah kuang asyik. Yén tiang terpaksa sing nulak, jeg apang kanti uyut bangsatbangsaat, anak baang tara ya saat, kanti siat-siut. Aaah, sing bani masih résikonné ia lakar mahukum 9 bulan 10 dina lan iraga masuk bui. Apa kata dunia?” baosné Lanang Geria.

“Naaah nika sampun ané takutin tiang. Yén kanti Tungurah bani kéto, ten tawang mirib bangkén tiangé kambang di Pantai Kuta,” baosné Luh Suwarni sedih ngelut gélanné. “Sajan Luh Adé, yén tiang amonto ngelah saksi korban, bukti manisan ané mates di Laboratorium, jeg suba laporang tiang ka Polisi sanorané ka Kepsek apang ia mapecat,” baosné Lanang Geria sengit. “Sing cara Rah Jelada, padalem bas timpal ajak uli SMP!” Usan ngajeng sang tiga raris ka jaba. Ngurah Jelada sareng Lanang Geria pamit budal nambreng beneng kalér tutuga antuk paliat gélanné sayu, kanten kadi nyujur Pura Besakih lan Gunung Agungé tegeh mangungang.

BPM/was

BECIK – Nénten makasami lontar sané wusan kakaryanin jagi becik kanggén, santukan yéning don lontar punika nénten asah minakadi wénten cekok sinah jagi gelis usak.

.o0*@&@*0o. (Masambung)


Upacara

8

Redité Umanis, 12 Maret 2017

Bebantenan Banten Punjung

Aturan Majeng Leluhur SAJERONING kahuripan krama Bali, para krama nénten pacang prasida lémpas saking para leluhurnyané. Krama Bali majanten madué paiketan sané becik sareng para leluhurnyané, yadiastun paiketan inucap nénten prasida kasinahang, nanging prasida karasayang. Kawéntenan Punarbawa taler Karmaphala sané pinaka dasar paiketan inucap. Becik kaon kahuripan manusa ring jagaté puniki taler maius sareng para leluhur ring sunia. Satios ngamargiang upacara Pitra Yadnya miwah Manusa Yadnya sané tetujonnyané naur rna majeng ring leluhur, krama Hindu Bali taler ngamargiang dresta mamunjung. Krama Hindu nyabran raina setata masaiban sawus maratengan pinaka rasa angayubagia antuk waranugraha sané sampun kapaica Hyang Widhi taler nyalantarayang ajahan Tri Hita Karana, pamekas paiketan becik sareng palemahan utawi jagat puniki. Satios punika, krama taler mamunjung, inggih punika ngaturang sarana wédang, sanganan, ajengan miwah sajangkepnyané. Punjung inucap kagenahang ring balé delod utawi balé dangin utawi genah tiosan pamekas sané ketah kanggén genah mamunjung. Lumrahnyané, satios wédang taler ring sampingnyané wénten katurang pacanangan utawi pabuan sané dagingnyané minakadi basé, gambir, buah, pamor, miwah mako. Wénten taler sané kajangkepin antuk lanjaran. Samian tetujonnyané katurang majeng para leluhur sané sampun padem. Kapercayan krama Hindu, sang leluhur pacang rauh taler nyingakin para sentanannyané. Antuk punika, pinaka panyambat sara majeng ring leluhur, i krama ngaturang punjung sané sederana nyabran raina. Satios punika, wénten taler punjung pamekas sané katurang wantah nyabran rerainan, lewih akéhan sarananipun. Punjung inucap katurang ring rerainan minakadi Galungan utawi Kuningan pinaka sarana ngentenin sang leluhur yéning raina inucap pinaka rerainan jagat. Nguningayang yéning para sentanannyané pacang ngaturang bakti inggian ring merajan utawi Pura Kahyangan. Mamunjung taler matetujon mangda sang leluhur setata mangguh karahayuan. Sajeroning ngaturang banten punjung, sang sané ngaturang pacang masee minakadi, “Ratu sang pitara-pitari sareng sami sané nuenang driki, titiang pratisentana druéné ngaturang punjung, mangda pada ledang rauh budal ngarsayang, mangda pada ngrastitiang damuh pratisentana rahayu”. Punika sinalih tunggul see sané ketah kauncarang krama. Ri kala ngaturang banten punjung, banten inucap kajangkepin antuk canang miwah asep pinaka sarana panyucian. Satios pinaka sarana panyucian, pradé sang leluhur nénten prasida rauh, sari-sari aturan mangda rauh ring genah para leluhur mawinan irika sang leluhur rumasa bagia. Ri kala mamunjung, sang leluhur kairgamayang sakadi kantun maurip. Kasayagayang basé, wédang, lanjaran, ajengan, kantos busana saperadeg mawentuk rantasan. Sapunika taler kasayagayang toya kanggén mawasuh. Wus banten punjung katurang, pratisentana sané ngaturang pacang nunas punjung sané katurang punika sané ketah kawastanin ngesag punjung, pinaka niyasa rasa pada gelahang miwah paiketan masameton sané raket rumaket pantara sané kantun ngadeg sareng sané sampun padem. Pradé surudan punjung punika nénten katunas olih pratisentana sané ngaturang, indiké punika kawastanin ngoga. Sang leluhur janten marasa sebet santukan pratisentannyané nénten wénten sané kayun nganampekin, nénten éling malih ring leluhur. (Ida Rsi Bhagawan Smerthi Kusuma Wijaya Sebali)

Upacara Tumpek Wariga

Metuéling Krama Ngajiang Palemahan Sekala-Niskala “Dadong, Dadong, buin selaé dina Galungané rauh, I Kaki anak kija?” “I Kaki ia anak gelem.” “Gelem kenapa?” “I Kaki gelem mabuah, nged…nged…nged…” SAKADI punika ketah krama masee ri kala ngaturang banten metuéling rainan Tumpek Wariga utawi sané ketah kasengguh Tumpek Bubuh utawi Tumpek Pangatag. Tumpek Wariga pangrauhnyané setata kalaksanayang umat Hindu sawilang raina Saniscara Kliwon Wuku Wariga nyabran 210 raina apisan. Ring raina Tumpek Wariga sané sampun kapakélingin rainané dibi (11/3) lintang, Umat Hindu Bali makasami nglaksanayang upacara otonan majeng sarwa tumuwuh, taru-taruan (sekancan pamula-mulan) sané katandur ring tegalan miwah ring sawah soang-soang. Manut Ida Rsi Bhagawan Smerthi Kusuma Wijaya Sebali, Tumpek Wariga pinaka sinalih tunggil kearifan lokal sané katamiang

olih para leluhur nguni mangda krama setata ngemit, ngupapira palemahan. Indik see sané ketah kawigunayang sajeroning Tumpek Wariga, Ida ngandikayang, sesambatan Nini utawi Dadong sajeroning rainan inucap katujuang ring Ida Sang Hyang Widhi sajeroning pragayan Ida pinaka Déwa Sangkara sané sampun ngardi tur miara sarwa tumuwuh sané wénten ring sajebag jagaté. “Mangda Ida ngicén waranugraha majeng tetanduran sané ngasilang buah digelis ngasilang,” baos Ida daweg kacunduk duk raina Wraspati lintang ring griyanidané, Griya Kusuma Sebali, Pashraman Sari Mandala Wangi, Tembawu, Denpasar. Manut Ida, rainan Tumpek Wariga mapaiketan pisan ring rainan Galungan sané jagi rauh malih selaé raina yéning wilangin ngawit Saniscara Kliwon Wariga. Antuk see sané ketah kauncarang sajeroning ngaturang banten Tumpek Wariga, kramané ngaptiang mangda tetaruan sané ngasilang buah di-

gelis tasak tur nged buahnyané mangda prasida kanggén sarana marainan Galungan. “Tios punika taler metuéling para yowana mangda kayun nandur woh-wohan sané kabuatang nuju rainan. Mangda nénten wantah numbas, nanging prasida ngasilang tur prasida ngadol, nika lewih becik,” Ida metuéling. Ida negesang, tetuek Tumpek Wariga wantah ngajiang palemahan, santukan sami kapolihang saking palemahan, ring rainan puniki malih katurang majeng palemahan. Ngajiang palemahan boya wantah kamargiang saking niskala kémanten, nanging lewih antuk utsaha sekala. Samian patut kapikenohin becik, minakadi nginkinang sarana upacara majalaran matetanduran, napiké nandur tetanduran sané ngasilang minakadi buah taler sekar, mawinan pinaka krama Bali sané ketah ngamargiang upacara nénten méweh ngruruh piranti upacara. Sapunika taler para yowana mangda mautsaha nglestariang palemahan antuk matetanduran. (uma)

BPM/ist

Satua

Atur Piuning

Pujawali Sasih Kasanga ring Pura Alas Arum Batur MAPAIKETAN ring Pujawali Sasih Kasanga ring Pura Alas Arum Batur sané rauh nemonin Pangelong ping kalih Sasih Kasanga, 14 Maret 2017 sané jagi rauh, para prawartaka karya nguningayang atur indik dudonan upacara sané pacang kamargiang. Pujawali ring Pura Alas Arum Batur kamargiang mawit raina Anggara Pon Warigadian pinaka pamucuk karya rauh ring Saniscara Paing Warigadian pinaka panyineban karya. Ida nyejer salami limang raina. Parindikan dudonan upacara, sampun kamargiang mawit raina Wraspati Umanis Gumbreg, 2 Maret 2017 sané salanturnyané pacang katlatarang sakadi ring sor puniki. Ring rainané puniki, Redité Umanis Warigadian, 12 Maret

2017 kamargiang upacara bakti pacaruan, bakti pamelaspas alit, mapiuning, miwah nunas tirta pujawali. Ring rainané bénjang, Soma Paing Warigadian pacang kamargiang upacara nunas tirta pujawali, ngodal Ida Bhatara, miwah upacara ngangsuh utawi katuran pasucian. Ring raina Anggara Pon Warigadian wantah upacara ageng karya Pujawali Kasanga. Bénjangnyané kamargiang upacara wayon ageng, upacara pujawali Ida Bhatara, miwah wali ring Balé Agung. Ring raina Wraspati Kliwon Warigadian kamargiang upacara panganyar, upacara ngaturin rejang-péndét, miwah upacara nebengin. Ring raina Sukra Umanis Warigadian taler Ida Bhatara pacang katuran bakti panganyar. Ring raina

Saniscara Paing Warigadian, 18 Maret 2017 sané pinaka raina panyineban, kamargiang upacara pepranian utawi maprani sané kalanturang antuk upacara masineb (Ida Bhatara katuran ngluhur). Wantah sakadi punika atur piuning sané prasida kaunggahang, dumogi para pangemong miwah panyungsung Pura Alas Arum Batur, para bakta miwah umat éling ngrastiti bakti saha prasida pedek tangkil ngaturang sembah bakti ring Ida Bahatarabhatari ring Pura Alas Arum Batur (Ista Dewata Hyang Widhi), dumogi antuk manah suci nirmala sareng sami kaswécanin karahajengan, kadurgayusan, miwah nemu sidaning don. -0-

Olih : Madé Taro

Sang Watugunung

SANG Watugunung nénten malih kayun ngantosang. Prajani dané ngutus balawadwanidané mangda ngrejek Kerajaan Dwipa Mandala. Nénten malih muatang galah sané sué, kerajaan inucap sampun benyah, istana inucap kajarah, kalih permaisurinnyané kaambil kadadosang istri Sang Watugunung. Sué sampun Kerajaan Dwipa Mandala kapimpin olih Sang Watugunung. Sang Raja sayan tresna ring kerajaan inucap, dané taler rumasa bagia masanding sareng kekalih istrindané sané listuayu. Paiketan alaki-rabi sayan becik taler bagia. Ri sedek dina anu, Sang Watugunung marerasan sareng kekalih istrindané sinambi ngrereh kutu. Makéh kutu ring prabun Sang Watugunung, santukan rambutdané tebel, panjang, tur kekeh. Ri kala kalangen ngrereh kutu, Dewi Sanji Wartya, istri sané kaping kalih makraik rumasa tengkejut. Panggihina ring prabun Sang Watugunung wénten pecak kanin pateh sakadi kanin putrandané, Sang Watugunung. Mangda Sang Raja nénten sumangsaya, Sang Dewi maosang rumasa tengkejut santukan manggihin kutu sané ageng pisan. Dewi Sanji Wartya wantah maosang sané kapanggihin punika ring Dewi Sinta Kasih. “Sang Déwi, pawiwahan puniki yukti-yukti iwang. Mangkin galahné iraga nundung pianak langgah puniki. Baosang yéning iraga sampun mobot tur ngrempini meled ring peparu rabin Ida Dewa Wisnu.” Kekalih sang dewi inucap satinut, saha ngaturang parindikan inucap ring Sang Watugunung. “Dija Dewa Wisnu ento?” Sang Watugunung matakén. “Ida wantah raja sané sakti madurgama saking Kerajaan Sapta Petala, sinunggil kerajaan sané magenah ring sor tanahé.” “Ha, ha, ha….! Aluh! Eda pesan Adi sangsaya, Beli tusing lakar kalah wiadin mati inggian di betén utawi di duur tanahé. Sangkaning tresnan Beli tekén Adi ajak dadua, jani Beli bakal majalan!” Sang Watugunung ngetebang cokordané ka tanah mawinan marasa magejeran kalanturang antuk suaran grudug tanah sané sayan engkag. Sinunggil bolong sakadi aungan wénten irika. Ring aungan inucap Sang Watugunung ngranjing. Buuur….! Ring ajeng Sang Dewa Wisnu sané sedeng mararian Sang Watugunung ngadeg. “Cai ané madan Dewa Wisnu ané ngaku sakti?” partaken Watugunung bangras. “Gelah suba Dewa Wisnu. Apa ané banget buatang Cai mai?” cawis Dewa Wisnu sané rumasa brangti manggihin solah manusa sakadi punika. “Makadua rabin Icangé ngidam. Ia wantah ngedotang peparu rabin Cainé.” “Dadi, sakéwala apang ada gantiné!” “Nah, Aluh. Silur apa ané dotang Cai?” “Baong Cainé!” cawis Dewa Wisnu cutet. Sang Watugunung marasa katantang mawinan prajani duka. Panyingakan dané barak, untuné ngretek. Nadaksara dané ngrejek Dewa Wisnu. Payudan sané ngresresin kakawitin. (Masambung)

Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.


MINGGU UMANIS, 12 MARET 2017

9 Muguruza Atasi Ketegangan di Laga Pembuka HAL 12

Tak Ada Rencana Cadangan Liverpool -

Manajer Liverpool Juergen Klopp, mengaku tak punya rencana cadangan bila timnya mengalami kesulitan menghadapi Burnley pada pertandingan Liga Inggris, Minggu (12/3) malam ini. Namun, konsentrasi akan tetap dijaga demi menghadapi meraih kemenangan di depan pendukung di Anfield. Laga di Anfield malam ini menjadi pertaruhan tersendiri bagi the Reds. Pasalnya, pasukan Klopp mencatat rekor impresif menghadapi enam klub papan atas. Ironinya, menghadapi lima tim papan bawah mereka justru menelan kekalahan, termasuk menghadapi tim yang terancam degradasi Hull City, Swansea City dan Leicester City. “Saya tahu apa yang diucapkan orang dan ini bukan yang pertama kali orang bilang seperti ini. Tapi saya tidak punya Rencana B di benak saya,” ujar Klopp.

“Tugas saya adalah membantu mereka (pemain) membuat keputusan tepat dengan mudah. Saya rasa i t u l a h gunanya latihan. Itulah tantangan.” Klopp secara khusus memberi pujian pada James Milner. Pemain tengah itu tidak lagi bermain pada posisi sebenarnya, namun ditempatkan Klopp di bek kiri. Laga malam ini ia merayakan penampilan ke600 nya. Kapten Jordan Henderson dan penyerang Daniel Sturridge absen pada laga kandang ini karena cedera.

Striker Roberto Firmino juga diragukan kondisinya menyusul cedera paha yang diterima pada pertandingan melawan Arsenal pekan lalu. Menghadapi klub peringkat ke-12 Burnley, gelandang Georginio Wijnaldum mengingatkan rekanrekannya untuk bersikap mental menghadapi tim papan atas. Liverpool meraih 19 poin dari prediksi 27 poin menghadapi tim papan atas. Namun, salah satu kekalahan musim ini adalah menghadapi Burnley 0-2 pada

Agustus yang membuat pasukan Klopp diragukan peluangnya meraih gelar musim ini. “Saya kira kami harus konsentrasi seperti kami menghadapi tim-tim besar,” kata Wijnaldum media Inggris. Liverpool sempat tercecer saat menelan kekalahan beruntun, termasuk menghadapi tim-tim papan bawah. Kemenangan atas Arsenal 3-1 pekan lalu, mengatrol the Reds ke peringkat ke-4 klasemen. Namun Liverpool masih tertinggal 14 poin dari Chelsea dengan 11 pertandingan tersisa. (kmb39/rtr) Manajer Liverpool Juergen Klopp.

Spalletti Dilaporkan Menyeberang ke Juve Roma Jelang laga tandang melawan Palermo, AS Roma dilanda konflik internal setelah pelatih Luciano Spalletti didamprat Presiden klub James Pallotta, Sabtu (11/3). Spalletti dilaporkan akan menyeberang

ke saingan utama di Serie A Liga Italia Juventus. Mimpi Roma mengakhiri paceklik gelar Serie A semakin menipis, setelah Juve menundukan AC Milan 2-1 dan memimpin klasemen dengan keunggulan sebelas poin. Roma bisa

memangkas jarak menjadi menjadi delapan poin bila mampu menaklukan tuan rumah Palermo, Senin dini hari nanti. Dengan sisa sepuluh pertandingan musim ini, segalanya mungkin saja terjadi. Namun, masa

depan Spalletti di Roma sepertinya akan terhenti setelah menyelesaikan periode keduanya. Dengan pelatih Juve Massimiliano Allegri dilaporkan kian dekat menggantikan Arsene Wenger di Arsenal, koran Corri-

ere della Sera melaporkan Spalletti telah memberikan komitmen untuk melatih klub Turin musim depan. Barangkali itu berkaitan dengan kemarahan Pallotta terhadap keputusan Spalletti membuat kesalahan dengan rekruitmen

Jadwal Pertandingan Liga Spanyol Minggu (12/3) malam Real Sociedad vs Athletic Club Deportivo Coruna vs Barcelona

REBUT BOLA Pemain Middlesbrough Marten de Roon berebut dengan gelandang Manchester City Kevin De Bruyne (kanan) dan Nicolas Otamendi (atas) pada pertandingan Piala FA, Sabtu (11/30 di stadion Riverside.

Senin (13/3) dini hari Celta Vigo vs Villarreal Real Madrid vs Real Betis Selasa (14/3) dini hari Osasuna vs Eibar ----------------------------------------Liga Inggris Minggu (12/3) malam Liverpool vs Burnley ----------------------------------------Liga Italia Minggu (12/3) malam Sassuolo vs Bologna Chievo Verona vs Empoli Fiorentina vs Cagliari Inter Milan vs Atalanta Bergamo Napoli vs Crotone Pescara vs Udinese Senin (13/3) dini hari Palermo vs AS Roma Selasa (14/3) dini hari Lazio vs Torino ----------------------------------------Liga Jerman Minggu (12/3) malam Schalke vs FC Augsburg Hamburg SV vs Moenchengladbach ----------------------------------------Liga Prancis Minggu (12/3) malam St Etienne vs Metz Olympique Lyon vs Toulouse Senin (13/3) dini hari FC Lorient vs PSG ----------------------------------------Piala FA Inggris Putaran VI Minggu (12/3) malam Tottenham Hotspur vs Millwall(III) Selasa (14/3) dini hari Chelsea vs M a n c h e s t e r United

City ke Semifinal

Middlesbrough Manchester City meraih tiket ke semifinal Piala FA setelah mengalahkan Middlesbrough 2-0, Sabtu (11/3). Davis Silva dan Sergio Aguero mempersembahkan gol kemenangan City. City berambisi memburu trofi di stadon Wembley dan jalan tim asuhan Pep Guardiola semakin lapang. Bahkan City masih berpeluang untuk mengukir gelar di tiga kompetisi sekaligus musim ini. Meski kecil peluangnya menjuara Liga

Utama Inggris, tapi ini menjadi prospek terbaik pelatih Spanyol itu di musim pertamanya di Inggris. Sebaliknya The Boro menyiapkan laga dengan menyingkirkan Oxford di putaran sebelumnya. Sayangnya pasukan Aitor Karanka mengatasi City yang lebih unggul dalam strategi dan kualitas pemain. Guardiola menurunkan pemainpemain terbaiknya, seperti Silva, Raheem Sterling, Kevin De Bruyne dan Leroy Sane untuk mendukung

selama musim panas, penggunaan pemain muda dan mempertahankan pemain sayap Mohamed Salah di babak awal saat ditundukkan Napoli 1-2 pekan lalu. “Kami seharus mengubah strategi mengingat banyaknya pemain muda, Tim lain menggunakan pemain mudanya saat pemain inti diistirahatkan,” kata Pallotta kepada Sirius XM

yang mengkritik strategi rotasi Spalletti saat banyak pemain inti Roma cedera. Kekalahan Roma atas Napoli pekan lalu dinilai sebagai pertanda kegagalan tim itu meraih gelar perata sejak 2001. Sepanjang 15 musim Roma mengakhiri kompetisi dengan menempati posisi kedua sebanyak delapan kali. (kmb39/rtr)

James Rodriguez Diincar Bayern Munich

Madrid Bayern Munich mengincar gelandang Real Madrid James Rodriguez. Pemain Kolombia itu diketahui tidak mendapat tempat di tim utama Zinedine Zidane. Harian yang terbit di Spanyol Marca, Sabtu (11/3) melaporkan bahwa pelatih Bayern Carlo Ancelotti menginginkan Rodriguez yang bisa berfungsi sebagai penyerang. Mantan pemain Monaco itu sebelumnya juga pernah menikmati kepemimpinan Ancelotti saat memimpin Real.

Ancelotti merekrut James setelah pemain muda itu tampil impresif di Piala Dunia 2014 di Brazil. Ia pun mendapat tempat di tim inti Real di musim pertama di Santiago Bernabeu. Kini di bawah Zidane, Rodriguez lebih banyak menghuni bangku cadangan. Sayangnya mimpi Ancelotti reuni kembali dengan Rodriguez tak mudah terwujud. Pasalnya, Manchester United dan Juventus juga menginginkan pemain tersebut yang kontraknya akan ditentukan musim panas ini. (kmb39/rtr/net)

Aguero. Silva memimpin gol saat pertandingan baru berjalan tiga menit. Yaya Toure mengalirkan bola ke Pablo Zabaleta sebelum diarahkan ke Silva di kotak penalti gawang dan langsung dikirim ke gawang Boro. Aguero sempat mengancam gawang Bori saat tembakannya mengenai tiang gawang. Namun pada menit ke-72 tembakannya mengarah tepat ke gawang Brad Guzan. (kmb39/rtr)

Persib Juara Ketiga

Cibinong (Bali Post) Persib Bandung merebut peringkat ketiga turnamen Piala Presiden 2017, setelah menyingkirkan Semen Padang dengan skor tipis 1-0 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/3). Gol tunggal pertandingan perebutan peringkat ketiga/keempat itu diciptakan oleh Atep pada menit ke-33 melalui tendangan voli. Bola meluncur mulus ke pojok kiri gawang yang dikawal Muhammad Ridwan. Dalam pertandingan itu, pelatih Persib Djajang Nurjaman mengandalkan serangan dari dua pemain sayap, Atep dan Febri Haryadi.

Keduanya kerap merepotkan barisan pertahanan Semen Padang yang dikomando Hengki Ardiles. Semen Padang yang mengandalkan serangan balik sebenarnya sempat mengancam di awal-awal pertandingan. Pada menit kelima, Vendry Mofu berhasil lolos dari hadangan beberapa pemain lawan dan melepaskan tendangan meski melenceng. Persib membalasnya. Dari sisi kanan pertahanan Kabau Sirah, pada menit ke-13 Febri Hariyadi mengelabui seorang pemain lawan dan melepas tembakan meski tidak kena sasaran. Pada menit ke-19, tendangan Syamsul Bahri bahkan sempat

melepaskan tembakan yang ditepis M. Nathsir, memantul mistar dan keluar lapangan. Beberapa menit selepas water break, Persib akhirnya memecah kebuntuan melalui sang kapten, Atep. Menerima bola dari sisi kiri, dia menendang si kulit bundar yang memantul dan masuk sempurna ke gawang Semen Padang. Di babak kedua tekanan silih berganti kedua tim menghasilkan laga yang panas. Bahkan bek Persib, Vladimir Vujovic dan Vendry Mofu (Semen Padang) diusir keluar lapangan akibat pelanggaran kasar keduanya. Hingga pertandingan tuntas tak ada gol tambahan tercipta. (kmb39/ant)

James Rodriguez

Bali Post/ap


OLAHRAGA

10

Minggu Umanis, 12 Maret 2017

Hasil Pertandingan Liga Italia Juventus

vs AC Milan

1. Juventus 28 23 2. AS Roma 27 19 3. Napoli 27 17 4. Lazio 27 16 5. Atalanta Bergamo 27 16 6. Inter Milan 27 16 7. AC Milan 28 15 8. Fiorentina 27 11 9. Torino 27 10 10. Sampdoria 27 10 11. Chievo Verona 27 10 12. Sassuolo 27 9 13. Cagliari 27 9 14. Udinese 27 8 15. Genoa 27 7 16. Bologna 27 7 17. Empoli 27 5 18. Palermo 27 3 19. Crotone 27 3 20. Pescara 27 2

1 2 6 5 4 3 5 9 9 8 5 4 4 6 8 7 7 6 5 6

4 58-19 6 58-25 4 62-30 6 47-29 7 42-26 8 46-28 8 41-32 7 44-37 8 51-43 9 34-33 12 29-37 14 35-42 14 36-57 13 29-36 12 30-41 13 24-41 15 15-39 18 23-53 19 21-45 19 28-60

2-1 70 59 57 53 52 51 50 42 39 38 35 31 31 30 29 28 22 15 14 12

Pencetak gol : 22 - Andrea Belotti (Torino). Liga Jerman Bayer Leverkusen

vs Werder Bremen

1. Bayern Munich 23 17 5 2. RB Leipzig 23 15 4 3. Borussia Dortmund 23 12 7 4. Hoffenheim 23 10 11 5. Hertha Berlin 23 11 4 6. Eintracht Frankfurt 23 10 5 7. Cologne 23 8 9 8. Freiburg 23 10 3 9. B Moenchengladbach 23 9 5 10. Bayer Leverkusen 24 9 4 11. Mainz 23 8 5 12. FC Augsburg 23 7 7 13. Schalke 04 23 7 6 14. Werder Bremen 24 7 5 15. VfL Wolfsburg 23 6 5 16. Hamburg SV 23 6 5 17. FC Ingolstadt 04 23 5 3 18. SV Darmstadt 98 23 3 3

1 57-13 4 43-24 4 52-25 2 44-24 8 30-25 8 26-24 6 31-25 10 30-40 9 29-31 11 37-39 10 32-38 9 23-30 10 28-27 12 31-44 12 21-34 12 22-45 15 21-39 17 15-45

1-1 56 49 43 41 37 35 33 33 32 31 29 28 27 26 23 23 18 12

Pencetak gol : 21 - Pierre-Emerick Aubameyang (Borussia Dortmund). Liga Prancis Nice vs Caen Marseille vs Angers SCO

2-2 3-0

1. Monaco 28 2. Nice 29 3. PSG 28 4. Lyon 27 5. Marseille 29 6. Bordeaux 28 7. St Etienne 28 8. Stade Rennes 28 9. Toulouse 28 10. Angers SCO 29 11. Guingamp 28 12. Nantes 28 13. Montpellier HSC 28 14. Caen 29 15. Metz 27 16. Lille 28 17. AS Nancy-Lorraine28 18. Dijon FCO 28 19. Bastia 28 20. FC Lorient 28

65 63 62 47 45 43 40 37 36 36 35 34 33 32 31 30 28 27 25 22

20 5 18 9 19 5 15 2 13 6 11 10 10 10 9 10 9 9 10 6 9 8 9 7 8 9 9 5 8 7 8 6 7 7 6 9 5 10 6 4

3 82-25 2 47-23 4 56-19 10 55-32 10 43-37 7 36-34 8 31-22 9 27-32 10 32-29 13 28-38 11 32-36 12 24-41 11 40-46 15 31-48 12 26-51 14 27-36 14 18-35 13 37-45 13 24-38 18 28-57

Pencetak gol : 27 - Edinson Cavani (Paris St Germain).

DUET - Duet penyerang Juventus Paulo Dybala (kanan) dan Gonzalo Higuain.

Bali Post/rtr

Penalti Kontroversial Menangkan Juve Milan AC Milan hanya terpaut beberapa detik untuk mengakhiri laju kemenangan kandang secara beruntun selama 17 bulan milik Juventus. Namun, penalti kontroversial jelang bubaran membuat sang pemuncak klasemen Serie A Liga Italia itu akhirnya menang 2-1 pada pertandingan, Sabtu (11/3). Penalti dihadiahkan karena handball Mattia De Sciglio, meski umpan silang Stephan Lichtsteiner lebih terlihat mengenai perutnya daripada lengannya. Setelah wasit dan asisten garis gawang berkonsultasi panjang dan di tengah protes para pemain Milan, Paulo Dybala mengonversi penalti pada menit ketujuh masa tambahan waktu untuk membawa Juventus mengoleksi kemenangan kandang ke-31 nya di liga secara beruntun. Juve unggul sebelas angka atas tim peringkat kedua AS

Roma yang akan mengunjungi markas Palermo pada Minggu. Milan yang bertekad untuk lolos ke Liga Eropa, menduduki peringkat ketujuh. “Ini tidak mungkin, selalu mereka,” kata kiper Milan Gianluigi Donnarumma yang nyaris mampu menghalau penalti Dybala. Dybala tidak merasa simpati kepada pihak lawan. “Mereka selalu mengeluhkan mengenai Juve selama enam tahun,” kata pemain Argentina ini. “Mungkin mereka semestinya mencoba cara lain untuk mengalahkan kami dan

bukan hanya mengeluh mengenai wasit.” Bagaimanapun pelatih Milan Vincenzo Montella mampu tetap tenang dan meminta maaf untuk reaksi marah dari timnya. “Saya meminta maaf untuk adegan-adegan yang terjadi pada akhir pertandingan, namun ada banyak tensi dan rasa gugup,” tuturnya. “Tidak ada gunanya mengeluh. Kami harus fokus, tetap tenang, menerima bahwa wasit melakukan kesalahankesalahan dan meninggalkan mereka dengan damai.” Sejawatnya, Massimilia-

no Allegri menolak untuk mendiskusikan masalah kepemimpinan wasit, selain hasil imbang yang dilihatnya. “Pertandingan telah selesai,” kata pelatih Juve itu. “Saya telah berada di tunnel dan saya memilih untuk tidak melihat penalti,” dalihnya. Bek Mehdi Benatia membawa Juventus memimpin pada menit ke-30 dari jarak dekat, namun Carlos Bacca menyamakan kedudukan dua menit sebelum turun minum ketika ia menyambar bola melewati Gianluigi Buffon dari operan Gerard Delofeu. Juventus yang diuntungkan dengan kontroversi serupa ketika mereka mendapat hadiah dua penalti saat menang atas Napoli di ajang

Piala Italia sepuluh hari silam, mendominasi babak kedua namun tidak mampu menemukan cara untuk menaklukkan Donnarumma. Kiper Milan berusia 18 tahun itu melakukan penyelamatan ganda ketika ia menepis tembakan Sami Khedira, dan kemudian menepus sepakan Gonzalo Higuain dari bola pantul. Ia melakukan penyelamatan luar biasa lainnya untuk memblok tembakan Higuain menjelang waktu normal habis, namun Juventus tidak lama kemudian mendapatkan penalti. Milan saat itu tampil dengan sepuluh pemain setelah Jose Sosa diusir keluar lapangan karena tekel berbahayanya. (kmb39/rtr/ant)

Gol Pizarro Rusak Debut Korkut

Berlin Penyerang veteran Claudio Pizarro menyelamatkan Werder Bremen dari kekalahan lewat sumbangan golnya pada menit ke-79, saat bermain imbang 1-1 di kandang Bayer Leverkusen, Sabtu (11/3). Gol tersebut merusak debut pelatih baru Leverkusen Tayfun Korkut. Pizarro yang berusia 38 tahun itu, masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-76. Ia hanya perlu tiga menit saja untuk mencetak gol dengan membelokkan tembakan Robert Bauer. Tuan rumah kehilangan Wendell akibat diusir keluar lapangan pada menit ke-90. Peluang meraih kemenangan pun terbuang percuma setelah penalti pada fase

akhir pertandingan Omer Toprak dapat digagalkan kiper Felix Wiedwald. Werder yang tidak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir, menduduki peringkat ke-14 klasemen dengan raihan 26 angka. Sementara Leverkusen tersingkir dari zona kompetisi Eropa dan menghuni peringkat kesepuluh dengan 31 angka. Korkut berharap dapat mengukir debut dengan kemenangan setelah mengambil alih tim pada pekan ini. Ia menggantikan Roger Schmidt yang dipecat menyusul kekalahan besar 2-6 dari Borussia Dortmund pekan lalu. Tuan rumah yang akan berhadapan dengan Atletico

Madrid pada pertandingan kedua 16 besar Liga Champions pekan depan, meraih keunggulan pada menit keenam ketika sundulan Kevin Volland berbuah gol. Leverkusen kemudian kesulitan mengatasi tekanan yang diberikan Werder setelah turun minum. Mereka nyaris mencetak gol dengan dua peluang pada awal babak kedua sebelum Pizarro membukukan gol perdananya sejak Mei tahun lalu. Pizarro yang memainkan laga ke-200 nya dimusim ketiganya di Werder, menjadi pemain asing dengan koleksi gol terbanyak sepanjang masa di Liga Jerman. Bersama Bremen, Pizarro menghasilkan lebih dari 100 gol. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/rtr

DUEL - Penyerang Nice Mario Balotelli (ketiga dari kanan) duel udara melawan pemain-pemain Caen pada pertandingan Liga Prancis, Sabtu (11/1).

Nice Jaga Peluang Juara Nice Nice bangkit dari tertinggal dua gol untuk menjaga peluang mereka meraih gelar Liga Prancis dengan hasil imbang 2-2 melawan Caen, Sabtu (11/3). Pasukan Lucien Favre itu kehilangan kehilangan gelandang kunci Wylan Cyprien akibat cedera lutut serius. Tim peringkat kedua Nice mengoleksi 63 angka dari 29 pertandingan, tertinggal

dua angka dari Monaco yang akan menjamu Girondins de Bordeaux, Minggu dini hari. Mereka unggul satu angka atas Paris St Germain (PSG) sebelum sang juara bertahan Prancis melawat ke markas Lorient. Caen membuka keunggulan berkat gol-gol Ivan Santini dan Yann Karamoh, namun tuan rumah merespons melalui gol-gol Mario Balotelli dan Anastosios Donis.

Santini menanduk umpan silang Vincent Bessar dari sisi kanan untuk membawa tim tamu memimpin pada menit ke-36. Pada lima menit babak kedua, Karamoh menggandakan keunggulan timnya. Tiga menit berselang, Cyprien harus ditandu keluar lapangan setelah mengalami cedera lutut. Mundurnya pemain tengah itu menambah daftar pemain cedera Nice dalam beberapa pekan

setelah mereka kehilangan penyerang Alassane Plea sampai akhir musim. Bagaimanapun Nice mampu bangkit. Balotelli menggebrak umpan Dante untuk memperkecil ketertinggalan pada menit ke-71. Enam menit kemudian Donis menyamakan kedudukan dari umpan silang Dalbert Henrique yang sedikit terdefleksi Mickael Le Bihan. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/rtr

GOL - Pemain Werder Bremen (dari kiri ke kanan) Fin Bartels, Zlatko Junuzovic, Claudio Pizarro dan Max Kruse merayakan gol yang menyelematkan timnya dari kekalahan melawan Bayer Leverkusen di BayArena, Sabtu (11/3).


Minggu Umanis, 12 Maret 2017

GELANGGANG

11

Tim Voli Putra BNI Tumbangkan Jakarta Elektrik Surabaya (Bali Post)Tim bola voli putra Jakarta BNI Taplus menumbangkan Jakarta Elektrik PLN tiga set langsung, yakni 25-21, 25-21, dan 25-19 pada lanjutan Proliga Voli 2017 putaran kedua, seri kedua di GOR Kertajaya Surabaya, Sabtu (11/3) kemarin. “Kemenangan ini patut disyukuri, dan ini karena komunikasi antarpemain yang lancar di lapangan,” ujar asisten pelatih Jakarta BNI Taplus Loudry Maspaitella. Menurut dia, komunikasi selama ini menjadi kendala timnya, sehingga dalam evaluasi harus dilakukan pembenahan di lapangan meski materi pemain yang dimiliki berkualitas. “Bahkan ada pemain Timnas, termasuk pemain yang pernah juara bersama tim sebelumnya. Tentu kami punya tanda tanya besar. Dari situlah kami cari, dan akhirnya menemukan bahwa ada kendala nonteknis, yakni komunikasi,” ucapnya. Di kubu Jakarta Elektrik PLN, pelatih Victor Laiyan mengakui kekalahan ini karena kesalahan timnya sendiri, lantaran Heryanto dan kawankawan terlalu asyik menyerang. “Mereka lupa bertahan dan alhasil pertahanan kami kedodoran. Berkali-kali serangan yang dilancarkan lawan tak bisa terbendung,” katanya. Sementara itu, pada laga putri tim Jakarta PGN Popsivo Polwan juga menang 3-0 melawan Batam Sindo BVN, masing-masing dengan skor 25-19, 25-8 dan 25-16. Pelatih Eko Waluyo mengaku puas dengan performa yang ditunjukkan anak buahnya, karena tak sekadar menang, tapi penampilan permainan yang mengalami peningkatan grafik, dibanding saat di Gresik. “Perbaikan mental menjadi salah satu faktor perbaikan performa. Setelah kalah dua kali di Gresik, mental mereka menjadi fokus pembenahan,” katanya. Sedangkan pelatih Batam Sindo BVN Dadang Sudrajat mengakui timnya kalah kelas dibanding Popsivo, termasuk head to head antarpemain di semua posisi, sehingga sulit bagi timnya untuk bisa memenangkan laga tersebut. “Kami kalah segalanya. Kami lemah di blok tengah, servis dan receive. Padahal sebelum berangkat atau saat masih di Bekasi, saya sudah latih servis dan penerimaan, tapi tetap tidak bisa,” katanya. (ant)

Kejurnas Inkanas

Bali Sabet 1 Emas dan 4 Perunggu Denpasar (Bali Post)Tim karate Inkanas Bali membawa pulang satu medali emas dan empat perunggu pada Kejurnas Inkanas 2017 di GOR Wujil Ungaran, Jawa Tengah, 9-11 Maret. Medali emas dipersembahkan karateka Ajeng Alifiah Risqy Juheri di nomor kumite +61 Polri putri. Sedangkan perunggu masing-masing diperoleh dari nomor kata perorangan kata Polri, kata beregu putra pemula (Naufal, Satya Dharma, Fajar Setiawan). Veyori Salim di kumite -35 kg pemula putri, serta kata beregu putri pra pemula (Claresta, Arya Kencanawati, Dyah Arintya Dewi). (022)

Tim karateka Inkanas Bali.

BPM/ist

Satria Muda Akui Ketangguhan Siliwangi Jakarta (Bali Post)Satria Muda Pertamina mengalami kekalahan perdana dari sepuluh laga di Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2017, setelah takluk dari JNE Siliwangi Bandung dengan skor 53-58. Bertanding dalam lanjutan Seri VII di GOR UNY, Yogyakarta, Sabtu JNE Siliwangi langsung menekan sejak kuarter pertama. Hasilnya, Ferdinand Damanik dan kawan-kawan bisa memimpin di akhir kuarter 18-10. Di 10 menit kedua, permainan SM membaik dengan membuat lima poin lebih banyak dari lawannya. Namun, itu tidak bisa menolong karena mereka tetap kalah di akhir kuarter 24-21. Selepas jeda, JNE bermain dengan apik membuat 24 poin dan memimpin di kuarter ketiga dengan skor 48-44. Di kuarter pamungkas, SM bermain cukup tajam dengan membuat 19 poin, tetap anak-anak asuh Youbel Sondakh tetap mesti bertekuk lutut dengan skor akhir 58-53. Kekalahan ini sendiri tidak banyak mempengaruhi peringkat SM di klasemen sementara Divisi Merah, karena mereka masih bertengger mantap di posisi kedua dengan 19 poin dan masih sangat aman untuk lolos ke playoff. Sementara bagi JNE, kemenangan itu nyaris tidak berarti apa-apa, karena anak-anak asuh Raoul Miguel Hadinoto masih berada di posisi keempat, klasemen sementara Divisi Merah dengan 15 poin. Dari pertandingan itu, Tyreek Jewell menjadi bintang di SM dengan 13 poin, tiga rebound dan satu assist. Di kubu JNE, Ronald Singleton menorehkan catatan terbaik dengan 18 poin, enam rebound dan enam assist. Dari pertandingan sebelumnya, Pacific Caesar Surabaya berhasil menaklukkan NSH Jakarta dengan skor 96-85. Hasil itu membuat peluang Pacific Caesar ke playoff terus terbuka. Sementara bagi NSH, kekalahan tersebut menipiskan jalan mereka ke playoff, walaupun saat ini mereka berada di posisi kedua klasemen sementara Divisi Putih dengan poin 18, NSH sudah menjalani 13 pertandingan, dan tinggal menyisakan dua laga. Pacific Caesar sendiri saat ini berada di peringkat lima klasemen sementara dengan 17 poin, tetapi baru menjalani sebelas pertandingan. (ant)

ANGGARAN DIPANGKAS — Kegiatan Pers Tabanan yang kucuran dananya melalui Askab PSSI Tabanan tahun 2016 lalu menerima Rp 1,2 miliar dari KONI Tabanan. Namun pada tahun 2017 ini, anggarannya dipangkas menjadi Rp 300 juta. BPM/dok

Anggaran PSSI Tabanan Dipangkas Rp 900 Juta Tabanan (Bali Post)-

Anggaran PSSI Tabanan tahun 2016 lalu Rp 1,2 miliar, sedangkan untuk tahun 2017 ini dipangkas Rp 900 juta, hingga menjadi Rp 300 juta. Karena itu, jajaran PSSI Tabanan kelimpungan mencari dana, apalagi pada tahun ini harus membentuk tim Porprov sepak bola dan futsal. Sekum Askab PSSI Tabanan Putu Sugi Darmawan, Sabtu (11/2) kemarin menjelaskan, pemangkasan anggaran tahun 2017 ini menyusut hanya 25 persen, dibandingkan tahun lalu.

‘’Dana gelontoran dari KONI Tabanan untuk 2017 ini, fokus pada event Porprov. Sayangnya untuk sepak bola dan futsal belum dianggarkan,’’ tutur Sugi. Karena itu, dirinya bakal

membahas dalam Kongres Tahunan PSSI Tabanan pada Minggu (19/3) nanti. ‘’Kalau dana cekak, kami pasti berpikir apakah kompetisi internal tak digulirkan, atau absen mengirim tim Liga Nu-

santara dan Soeratin, termasuk memikirkan mengikuti tim sepak bola dan futsal di Porprov,’’ papar Sugi. Ia pun bakal mengagendakan pembahasan minimnya dana terhadap partisipasi tim PSSI Tabanan. ‘’Pembahasan di kongres ini melibatkan 43 tim, terdiri atas divisi utama (12) plus pratama (31), termasuk lima klub nonaktif,’’ kata dia. Sejauh ini, menurut dia

arah dukungan Askab PSSI Tabanan terhadap kandidat ketua umum Asprov PSSI Bali juga belum diputuskan. ‘’Kami mau berembuk dengan klub anggota. Apakah dukungan pribadi Ketua Umum Askab PSSI Tabanan Ketut Boping Suryadi, kepada kandidat Komang Mahendra Wistawan yang akan diikuti seluruh anggota klub,’’ papar Sugi. (022)

“Untuk itu, kami akan melihat lebih dulu kondisi lapangan Stadion Mattoanging. Kondisi stadion memang menjadi salah satu pertimbangan, jika ingin melaksanakan uji tanding di Makassar,” ujarnya. Progres pembenahan lapangan dan stadion Mattoanging secara utuh memang terus dijalankan. Manajemen berharap sudah bisa digunakan agar tidak lagi merasa kesulitan mencari lokasi latihan yang presentatif berdasarkan keinginan Pelatih Kepala PSM Makassar. Kondisi lapangan yang belum terlalu maksimal di Stadion Mattoanging, serta

beberapa agenda yang dilaksanakan di Stadion Mattoanging membuat tim pelatih kesulitan mendapatkan lokasi latihan yang presentatif. Itu pun yang membuat pihaknya pada akhirnya memutuskan berlatih, sementara di Lapangan BP2IP Barombong Makassar, Sulawesi Selatan, sebelum akhirnya memutuskan melaksanakan pemusatan latihan di Bali yang mulai dilakukan sejak 24 Februari 2017. “Agenda uji coba ini juga masih didiskusikan antara pelatih dan manajemen. Sementara untuk agenda uji coba di luar, sejauh ini belum ada,” sebutnya. (ant)

Robert Alberts Liburan di Malaysia Makassar (Bali Post)Pelatih Kepala PSM Robert Rene Alberts memilih memanfaatkan libur latihan di Malaysia, dan tidak ikut bersama rombongan yang pulang ke Makassar, usai menjalani pemusatan latihan di Bali. Media Officer PSM Andi Widya Syadzwina di Makassar, Sabtu (11/3) kemarin menyatakan pelatih asal Belanda itu rencananya baru akan kembali ke Kota Daeng pada Selasa (14/3) pagi. “Pelatih akan kembali pada Selasa pagi dan langsung memimpin pelatihan tim PSM Makassar pada sore harinya. Kepergian Robert

Alberts juga sudah dikomunikasikan dengan manajemen,” katanya. Sejak awal, Robert Rene Alberts memang selalu memanfaatkan waktu liburnya untuk bertemu keluarganya di Malaysia. Manajemen juga mengaku tidak mempersoalkan, dan sudah memberikan izin kepada pelatih yang sebelumnya juga menangani tim “Juku Eja” di Indonesia Soccer Champioship (ISC) 2016. Kebiasaan pelatih Robert Alberts untuk pulang ke Malaysia juga dinilai tidak mengganggu persiapan atau pun program latihan PSM Makassar. Selain pelatih, kata dia,

sejumlah pemain juga tidak ikut bersama rombongan ke Makassar, dan memilih untuk pulang ke keluarganya di berbagai daerah. Seperti di antaranya Hamka Hamza memilih kembali ke Jakarta, serta Rizky Pellu dan Ridwan Tawainella yang juga memutuskan untuk menikmati liburan di Tulehu, Maluku. Sementara itu, PSM Makassar masih menunggu progres pengerjaan dan perampungan Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulawesi Selatan, sebelum memutuskan menggelar laga uji coba atau melaksanakan ajang trofeo 2017.

Region III dan II ‘’Merger’’, Roy Absen Balap Motor

Denpasar (Bali Post)Gara-gara Region III dan II merger, pebalap andalan Bali Putu Roy Nugraha memutuskan absen pada tahun 2017 ini. Pasalnya, pihak klubnya Astra Motor Racing Team (ART) sudah memiliki pebalap di Region II, sehingga tak mungkin dirinya mengusung ART pada region yang sama. Ditemui di Denpasar, Sabtu (11/3) kemarin Roy menerangkan, dirinya kecewa akibat keputusan merger ini, sebab banyak pihak yang dirugikan. Misalnya, dirinya selaku pebalap tak mendapatkan kontrak, mekanik tak bisa kerja, termasuk las bubut juga tak kecipratan rezeki.

Roy juga tak tahu sampai kapan dirinya kembali menunggang motor di sirkuit. ‘’Saya akan terjun ke balap motor lagi, kalau Region III (Bali, NTB, NTT) hidup lagi,’’ kata dia. Diakuinya, pebalap Bali susah bersaing jika harus turun di Region II, sebab susah untuk mendapatkan tiket tampil di Sirkuit Sentul pada event nasional. ‘’Saya menunggu sampai kapan Region III dikembaikan,’’ kata dia. Kendati tidak turun di kejurnas balap motor, Roy tetap menjaga kondisi fisik dengan berlatih, termasuk menekuni grasstrack. ‘’Saya turun di grasstrack menyumbang per-

unggu untuk Denpasar pada Porprov Bali XII/2015 di Buleleng,’’ ujarnya. Sejauh ini, Roy belum tahu apakah diturunkan pada grasstrack atau road-race di ajang Porprov Bali XIII di Gianyar, September nanti. ‘’Kalau saya siap saja, diturunkan di grasstrack atau road-race,’’ katanya. Selain itu, untuk mengisi waktu Roy juga turun di kejurnas grasstrack, utamanya di kelas bebek 130 cc dan sport-trail, jika serinya digelar di Bali. ‘’Saya ikut grasstrack hanya seri di Bali, kalau keluar Bali besar biayanya dan saya tak punya sponsor,’’ ungkapnya. (022) Eko Supriadi

BPM/dok

Pengkot PSSI Denpasar akan Berubah Jadi Askot

Putu Roy Nugraha

Denpasar (Bali Post)Pengkot PSSI Denpasar akan merombak struktur keorganisasiannya menjadi Askot PSSI Denpasar. Karena itu, sesuai dengan statuta PSSI bagian dan bidang-bidangnya harus disesuaikan. Itu dilontarkan Ketua Umum Pengkot PSSI Kota Denpasar Eko Supriadi di Denpasar, Sabtu (11/3) kemarin. Menurut dia, pihaknya secepatnya menggelar Kongres PSSI Denpasar. ‘’Kami dalam waktu dekat

ini akan menyelenggarakan kongres,’’ sebut Eko. Selain itu, pihaknya juga menjadwalkan pembentukan tim –tim yang dipersiapkan mengikuti berbagai event pada 2017 ini. Misalnya Porprov, Piala Soeratin, serta Liga Nusantara. ‘’Kami akan menyeleksi pemain-pemain sesuai dengan kebutuhan tim,’’ tuturnya. Karena itu, pembentukan tim 2017 ini sama sekali tidak ada keterkaitannya dengan tahun 2016 lalu. (022)


LAGA

12

Minggu Umanis, 12 Maret 2017

Muguruza Atasi Ketegangan di Laga Pembuka Washington Juara Prancis Terbuka Garbine Muguruza berhasil mengatasi ketegangan sebelum menundukkan Kirsten Flipkens dari Belgia 6-2, 6-3 dalam pertandingan pembukaan turnamen BNP Paribas Open, Sabtu (11/3). Melalui kemenangan itu, maka petenis unggulan ketujuh itu selanjutnya akan menghadapi petenis AS Kayla Day, yang secara mengejutkan mengalahkan semi finalis Australia Terbuka Mirjana Lucic-Baroni, dari Kroasia dalam tiga set 6-4, 5-7, 7-5. Setelah meraih set pertama dan memimpin 5-0 pada set kedua, Muguruza mematahkan lawan pada game keenam serta game terakhir. Ia mencatat 24 kemenangan dengan 28 kesalahan sendiri. “Ini pertandingan sulit, dia sangat berbakat dan dia bisa memukul bola sulit, serta dia juga ulet,” kata Muguruza. Petenis Spanyol itu me-

menangi pertandingan ketiga, dia melawan pesaingnya itu di lapangan keras, namun kalah dua kali di lapangan rumput. “Menurut saya, lapangan rumput yang paling sulit, anda tidak pernah tahu apa yang terjadi,” kata Muguruza. “Itu selalu sulit untuk menutup pertandingan pertama anda, dia seorang pemain yang berbakat, luar biasa dan permainannya sangat beda, bahkan saya sempat tegang,” tambahnya. Sementara itu, Day (17) memenangi empat pertandingan final melawan unggulan ke-32 Lucic-Baroni. “Saya pikir yakin bisa menang saat posisi unggul 6-5 pada set ketiga,” katanya.

“Ini pertandingan ketat karena saya lumayan kesulitan untuk menutup pertandingan. Tapi servis saya cukup membantu mengatasi masalah, saya tahu jika saya tetap pada gaya permainan sa y a , m ung ki n ha si lny a akan buruk,” kata Day. Di antara para petenis unggulan lainnya, Dominika Cibulkova dari Slovakia dan petenis Ukraina Elina Svitolina yang juga harus bekerja keras dengan bermain ketat. Unggulan kelima Cibulkova melibas petenis Latvia Jelena Ostapenko 6-4, 3-6, 6-3 dan unggulan ke-10 Svitolina butuh tiga set sebelum mengalahkan petenis Tiongkok Wang Qiang 3-6, 6-3, 7-6(3). (kmb39/afp/ant)

Bali Post/rtr

PUKULAN - Petenis Spanyol Garbine Muguruza melepaskan pukulan pada pertandingan turnamen BNP Paribas Open di Indian Wells melawan Kirsten Flipkens.

Pendanaan Asian Games Harus Efektif

Bogor (Bali Post) Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap pendanaan untuk gelaran olahraga internasional Asian Games 2018 efektif, dimana total biaya yang dibutuhkan mencapai Rp 8,7 triliun dan akan dilaksanakan di dua kota di Indonesia. “Prinsip sekarang dari A s i an Gam es dan Ol i m piade adalah pembiayaan harus efektif, itu dunia. Tidak boleh lagi jor-joran,” kata Kalla saat meresmikan Gedung-E Rumah Sakit Pa-

lang Merah Indonesia (RS PMI) di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/3). Kalla mengatakan, jika pihak penyelenggara menginginkan dana yang berlebih pada Asian Games 2018, maka akan sulit bagi negara seperti Indonesia untuk menggelar event internasional itu. Jika demikian, hanya negara-negara besar, seperti Jepang, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Korea Selatan yang mampu menyelenggarakan. “Kalau jor-joran, maka

hanya ada tiga negara yang sanggup menyelenggarakan Asian Games, seperti Jepang, Tiongkok dan Korea. Berputar-putar di sana terus,” ujar Wapres Kalla. Kalla menjelaskan, besarnya biaya tersebut juga tidak luput dari banyaknya cabang olahraga yang dipertandingkan. Rencananya, pada Asian Games 2018 yang akan digelar di Jakarta dan Palembang, akan mempertandingkan 484 nomor dari 42 cabang olahraga.

Tercatat untuk penyelenggaraan Asian Games 2018 yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang tersebut, memerlukan pendanaan kurang lebih Rp 8,7 triliun. Namun, hingga 2017 ini baru sebanyak Rp 500 miliar yang sudah dicairkan pemerintah, meskipun sesungguhnya pada tahun tersebut memerlukan pendanaan hingga Rp 2,3 triliun. Pencairan dana Rp 2,3 triliun tersebut, seharusnya akan dipergunakan untuk membayar para pemasok,

vendor dan juga penyedia jasa. “Kita sebenarnya menerima limpahan. Jadi kalau kita terima limpahan ini terlalu mewah, bagaimana bayarnya,” kata Kalla. Dalam upaya untuk mendanai Asian Games 2018 tersebut, pemerintah mendorong Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (Inasgoc) atau Panitia Penyelenggara Indonesia untuk menggandeng perusahaan multinasional, guna mendapatkan pendanaan. (ant)

London Dunia balap Formula 1 berduka dengan meninggalnya John Surtees, Jumat lalu dalam usia 83 tahun. Surtees menjalani perawatan setelah mengalami masalah dengan pernafasannya, laporan pihak keluar Surtees, Sabtu (11/3). Surtees itu tidak hanya dikenang sebagai pembalap Ferrari saat meraih gelar juara dunia. Namun, ia juga pernah menjadi juara dunia balap sepeda motor kelas 500c pada

1956, 1958, 1959 dan 1960. “Kami berduka dengan kehilangan sosok luar biasa, ramah dan penuh cinta serta kehidupan pribadinya yang luar biasa. Dia adalah panutan bagi seseorang yang menginginkan prestasi hingga puncak dan berjuang hingga akhir,” isi pernyataan dari keluarga. Surtees meninggalkan istrinya, Jane dan dua orang putri Leonora dan Edwina. Putranya Henry meninggal dalam sebuah kecelakaan

pada 2009. Ia mengawali karier sebagai pebalap sepeda motor pada 1949. Ia menjadi pendamping ayahnya pada balapan sidecar dengan motor Norton and MV Augusta. Dia juga menggenggam gelar juara dunia 500cc dan tiga kali kelas 350cc. Dia menjadi pembalap pertama yang meme-

nangi Senior TT di Isle of Man sebelum mempertahankan gelar itu dua musim berikutnya. Di Formula 1, Surtees membela tim Ferrari, Cooper dan Honda dan memenangi enam dari seratus lebih seri yang diikuti. Di tahun 70-an, dia membangun tim Surtees dan turut membalap di seri F1, F2, dan F5000.

Pembalap Ferrari yang menjadi juara dunia pada 2007 bersama Ferrari, mengenang pertemuannya dengan Surtees. “Saya beberapa kali bertemu dengan dia, dia pria mudah bergaul. Hasratnya di dunia balap mengalir dalam darahnya,” ujar pembalap Finlandia itu mengenang salah satu idolanya. (kmb39/ap)

Ferrari Kehilangan Surtees

Pembalap Indonesia Sean Gelael.

Bali Post/net

Tampil di Formula 2, Sean Gelael Gunakan Nomor 21

Jakarta Sean Gelael menjadi satusatunya pebalap asal Indonesia yang bisa tampil di Formula 2 (dulunya GP2) dan pada musim balapan tahun ini. Pebalap berusia 20 tahun tersebut bergabung dengan tim Pertamina Arden. Anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael ini pada tim barunya akan menggunakan nomor start 21. Sedangkan rekan satu timnya yaitu pebalap asal Prancis, Norman Nato akan menggunakan nomor 20. Pada edisi balapan sebelumnya, Sean Gelael tidak sendiri karena ada satu pebalap Indonesia lainnya yang turun di GP2 yaitu Phillo Paz Patrick Arman. Hanya saja pada musim ini tidak kembali turun pada balapan satu level di bawah Formula 1 itu. Demi memaksimalkan potensi yang dimiliki, Sean Gelael saat ini dihadapkan dengan balapan pre-season yang bakal digelar di Barcelona Spanyol, 14-15 Maret. Ujicoba sebelum menjalani seri pertama Formula 2, dilakukan dua kali dan satu lainnya digelar di Sirkuit Shakir, Bahrain, 29-31 Maret. Bahrain juga merupakan tempat seri pertama Formula 2 digelar 14-16 April. “Saya sangat senang bisa bergabung dengan tim Pertamina Arden. Arden merupakan tim yang berpengalaman dan sudah ditunjukkan penampilan konsisten pada musim lalu. Saya sangat senang bekerja sama dengan mereka musim ini,” kata Sean Gelael dalam keterangan tertulisnya. Tim Arden dibangun Garry Horner yang merupakan ayah kandung dari bos tim Formula 1 Red Bull, Christian Horner. Musim ini Arden menunjukkan keseriu-

san membangun tim dengan merekrut beberapa engineer berpengalaman, termasuk Gaetan Jego yang pernah memoles pebalap Meksiko, Esteban Guitierrez. Untuk persiapan balapan musim 2017, Sean dan Nato sudah menjalani latihan fisik maupun kemampuan teknik balapnya bersama tim Arden. Sean bahkan mendapat kesempatan menjalani 10 kali tes simulator di tim Arden dan tim Formula 1 Red Bull. Sementara itu, terkait dengan keputusan perubahan nama ini telah disetujui dalam rapat World Motor Sport Council (WMSC) FIA di Jenewa, Swiss, Kamis (19/3). Isu perubahan nama ini sebenarnya sudah berkembang dan menjadi perdebatan dari musim lalu. Namun, hal ini baru bisa direalisasikan yang salah satunya juga didorong oleh perubahan kepemilikan hak komersial F1 dari CVC yang sebelumnya mengontrol GP2 dan GP3 ke Liberty Media. Wacana yang berkembang, perubahan nama dari GP2 ke Formula 2 juga akan berdampak pada penyelenggaraan balapan yang berstandar FIA, mulai dari regulasi sampai steward yang bertugas. Pamor Formula 2 juga akan ditingkatkan. Setiap pebalap yang ingin terjun ke Formula 1 terlebih dahulu harus mencicipi kerasnya persaingan di balapan Formula 2. Presiden FIA, Jean Todt sebelumnya juga bertekad untuk menyederhanakan tangga kejuaraan balap, mulai dari Formula 4, Formula 3, Formula 2, hingga akhirnya Formula 1. Timtim F2 dikabarkan telah diundang menghadiri pertemuan di Barcelona, Spanyol, Senin (13/3) untuk membahas arah baru dari kejuaraan ini. (ant)

Bali Post/ap

BERPOSE BERSAMA - Mantan pembalap Formula 1 Inggris John Surtees (kiri) berpose bersama mantan juara dunia MotoGP Valentino Rossi di sirkuit Silverstone.


Sastra

Redité Umanis, 12 Maret 2017

I Kaki Dengkil

Kaganilabrata SAPUNAPI minab daldalané, I Kaki Dengkil ngumbara ka Désa Renon ring Kuthanagara nuju Kajeng Kliwon sasih Kasangané puniki. Jagi muruk ngléak? Mangda sakti mandra guna? Mangda midep nglekas? Jagi malajah kawisésan? Mangda teguh tan kenéng upadrawa? Mangda sakti ngluer, mauat kawat mabalung besi? Mangda kinasihing déning saluiring premana? Nénten uning. Napi minab manahanga antuk I Kaki Dengkil masolah asapunika. Glindang-glindeng ring wewengkon Pradésa Renon. Kangin— kauh—kaja—kelod klincak-klincak mamargi. Sampun nglintangin pondok I Bapa Tekeké, raris ngelodang malih mamargi. Wantah Bapa Tekek kantun urip, sinah Ipun simpang irika. Rihiné, dawegé Bapa Tekek kantun urip, sanunggil malali ka Kutanegara, Ipun setata nyimpangin anaké lingsir punika. Midep maklemah bétél sang kalihé marerasan wantah sampun kacunduk. Sekancan daging sastrané cahcaha. Saking nyahcah lontar indik kantos artos kakawin. Ngwicaraang pakibeh jagaté mangkin, rihinan, tur sané jagi rauh. Sapisan-pisan nutur sambilanga ingkel-ingkel mabanyolan. Sapisan-pisan sambilanga sedih kingking. Sang kalihé punika puput sakadi punika. Kocap sang kalihé punika sering pisan maosang indik pangraksa uripé sakadi kuntul anglayang. Irgamayang capungé sakadi mancegan ring tanah tan tanah, makeber ring akasa tan langit. Sang kalihé punika ngrangsukang pisan sané kabaos kasujatian uripé puniki sujatiné maya. Waluya mangkin sandikaoné jagi rauh, I Kaki Dengkil kantun mamargi nuut rurung. Makasami iwasina, angob pisan Ipun manggihin pondokné I Gedab, kekanténané duk truna. Pondok I Gedabé sané sampun mur ring acintya punika mangkin masalin dados gedong aken. Masaih sareng gedong sawatek sugihé saking dura désa irika. Piragina umah I Gedabé becikanga antuk beliné. Saking dija rauh jinahné? Kocap jinah antuk ngadol bangket asaih ring delod désa. Sambilanga mamargi nglintangin pondok I Gedabé, I Kaki Dengkil ngrémon: “Dong liu jani anaké seh semeléh ngenahné tusing kuangan buk ulian ngadep gumi? Guminé adepa? Lamun suba guminé adepa, dija nyanan lakar ngoyong? Makelokelo, lakar ngliunang anaké matransmigrasi ngalih gumi. Suba kéto Gumi Baliné lakar masalin ané ngelahang?” Aspunika grémonan I Kaki Dengkilé mamarna sayan ngakéhang warginé ngadol bangket tur tegal. Napi malih piragina sampun nyansan ngakéhang sané nénten madrué tegak umah ring Kuthanegara. Santukan mamargi kangin—kauh—kaja— kelod sakadi punika, napi malih sambilanga ngamigmig mabaos padéwékan, ngemasin I Kaki Dengkil pitananga sengkaon inguh. Nanging, sakadi biasané Ipun nénten ngrengeang sabilang panggihina anaké nolih érang. Ngudiang wénten anak dénes mapanganggé endek barak sakadi bingung-bingungan. I Kaki Dengkil pitananga bingung-bingungan santukan kaon dawegé pamalihan sané lintang. Mangkin sampun nyansan slebseb mua. I Kaki Dengkil nglanturang mamargi ngelodang. Tanggun Désa Renoné sampun lintangina. Rihiné sesampun tanggun désané, panggihina bangket magamparan linggah kantos kanten pasihé. Mangkin, sampun démpét umahé nglintangin tanggun désa. Obah, mangkin sampun sayan ngakéhang obahé. Sampun nénten wénten wates bangket masahang désa siki sareng desa siosan. Sesampuné nglintangin sétra, wawu panggihina bangket sané rereha antuk I Kaki Dengkil. Napi pabuaté ngrereh bangket ring Désa Renon? Napi kedeh manggihin genah Ida Padandané rihinan micayang toya bangket anggén tirta picayanga ring anaké nunas tirta? Ngemasin boyanina? Nénten, kocap Ipun kedeh pisan manggihin paksi goaké sané saking rihin maumah ring bangketé punika. Manggihin goaké kantun magenah irika saking rihin, I Kaki Dengkil angob. “Apa kamula dini wit asrama Sang Kaganilané? Suba mailehan selehselehin goaké tusing ada tepukin. Puputné dini mapupul, nu cara ipidan? Kapina dini tepukin, ngudiang nyansan medikang goaké?” I Kaki Dengkil érang, manggihin goaké sané kabaos Sang Kaganila iriki mapupul saking rihin. Sambilanga nyeleh-nyelehin, I Kaki Dengkil ngawit malih kituk-kituk érang. Manahanga paksi sané mungguh ring sastrané irgamayanga uning kawéntenané jagi rauh sampun sirna nénten wénten malih. Napi malih, ring pasar burung akéh adola. Sinah sayan sué sayan munahang Sang Kaganila midartayang pauningané. Nénten wénten malih cacirén dadong anu utawi kaki anu jagi ngaonin. Sambilanga mawilangan jagi sayan ngobetang warginé santukan sampun ical Sang Kagianila sané midartayang kawéntenané jagi rauh, I Kaki Dengkil malih nglanturang ngamigmig ngrémon. “Apa sayan medikang goaké maindengan mapidarta ngawinang Kaganilabratané sirna? Kanti tusing ada buin Angawarat nulad kasuksman tingkah Sang Kaganilané? Tusing ada ané nawang sujatiné dadi Angawarat apang nawang pakibeh jagaté lakar teka. Tusing ada ané wirang ngetohang urip apang warginé manggihin suka?” Asapunika I Kaki Dengkil ngrémon sandikaoné puniki sambilanga kalangen manggihin Sang Kaganila iteh ngamanahang napi jagi pidartayang pakibeh jagaté jagi rauh? (Jelantik)

Milih Mapilih I W. Wikana-Seraya TUSING cara biasané, jalané jani makejang ramé. Pasliwer anaké kema mai di malun umahé. Makejang buka anak penting, anak ané kanggo. Ada ané majalan ngauhang, majalan nganginang. Ada masih ané majalan ngajanang, ada ané suba teka uli kaja lakar ngelodang. Ipidan, di désan tiangé mula sepi. Kapah ada anak mentas di rurungé. Apa buin ané mapanganggo bungah. Ané mentas kema mai, buin kapah-kapah tuah anak ané ngoyong di désan tiangé dogén. Panganggoné makejang daki ulian geginané sesai ka tegalé ngalih maman sampi. Nandur sarwa ané nyak mentik, uyak tanah uyak peluh. Bisa-bisa kanti kayang macapatan engsap inget ulian matikulan maman sampi. Malénan tekén Pan Panjak, pisaga dangin umah tiangé. Sabilang wai liwat negakin onda. Tusing pesan taén inget macapatan ngajak braya miwah pisaga. Pan Panjak mula ngelah, sabilang wai motorné maganti. Timpalné tuah anak ané madompét tebel, ané sesai ajaka ka tajén. Tusing kanggo matimpal ngajak déwék tiangé ané tuah bubulan tur tusing ngelah apa. Di rurung ané sepi totonan, tuah tiang ané pepes mentas. Sesai nyekjek rurungé totonan, ané jenengné suba cara pangkung, uug maglanturan. Batu, aspal pajléngkak dini ditu. Tusing cara rurung ané ada di kota géde, suba linggah buin aspalné alus. Nah idep-idepang tiang nuut rurung maaspal batu, maaspal tanah.

Apang sabates payu ngliwatin, pét pradé lakar luas ngaba motor. Idup di désa di tanggun gumi tuah matimpal bukit, matimpal beburon alas. Jadmané tusing rungu tekén panganggo déwékné. Apa buin kanti mapanganggo bungah. Dikapahé ada mapanganggo bungah, tuah pét lakar pesu malali ka genahé joh. Nanging, dinané jani sarasa malénan pesan. Sawai-wai ramé anaké masliweran di malun umah tiangé. Boya anak ané mapanganggo daki tur abaané tuah maman sampi, nanging anaké ané teka jani tuah anak ané mapanganggo sarwa kedas. Boné miik, sepatuné makejang ngrényéb masunar. Tetegakané boya sepéda gayung, apa buin majalan batis. Ané tegakina tuah mobil méwah. Mobilé ento makejang tumbén tepukin tiang. Warnané makacakan. Ada ané misi gegambaran, ada masih bek misi sesuratan. Gambar ané tepuk tiang, marupa gegambaran jadma ané makenyem manis. Sarasa ngenyemin tur lakar nyapatin déwék tiangé. Giginé putih, panganggoné bungah tur rapi. Ané sanget ngaénang tiang tengkejut, kala nepuk solah gegambarané totonan. Makejang gegambaran ané tepuk tiang ningting jerijin limané. Ada ané ngédéngang jeriji besik, ada ané ngédéngang jeriji dadua, ada masih ané telu. Sarasa ngaukin tiang apang maakin gambarané totonan. Lénan tekén unduké totonan, ané sanget ngaénang tiang bingung ulian solah jadmané ané

13

ada di tengah mobilé. Makejang makaukan saha nyapatin déwék tiangé. “Tin..Tin...!” Mobil méwah mawarna selem magambaran jadma makaukan di malun umahé. “Ingetang nggih Beli...”, kéto anak ané mapanganggo bungah di tengah mobilé makaukan. Pang lima ada anak liwat di malun umahé, pang lima masih anaké makaukan nagih ingetang. Matepuk tusing taén, makenalan tusing taén, nanging makejang marasa matimpal. Rasané lebian tekén manyama solah anaké ané teka liwat di malun umahé. Kema mai di malun umahé tusing taén kanti engsap makaukan ngorahang nagih ingetang. Sesuratan ané ada di mobilné masih matulis “Ingetang” Tusing ané negakin mobil dogén ané mapanganggo bungah. Anak ané negakin motor masih tusing kalah saing. Panganggoné méwah pisan, sepatuné makejang ngendih marédép. Motorné makejang magambaran anak makenyem. Patuh cara gambar ané matémpél di mobilé. Makejang ngédéngang jerijin lima. Guminé suba nyansan sanja. Matan ainé suba séndéh kauh. Sunarné suba sayan joh tur sayan katampedin bukité ané ada dauh umah tiangé. Cara biasané tiang lakar luas ka tegalé ngalih maman sampi. Genah tegak umah ajak tegalé majohan. Sesai tiang luas ngojog tegalé majalan. Salantang jalané tiang tolahtolih. Tumbén tiang nepuk jalané makejang mapayas. Di sisin jalané liu tepuk tetanduran. Boya ja katandurin ané sarwa mentik, nanging tetandurané marupa gegambaran. Gegambarané tusing lén tuah ané ada di mobil miwah motoré ané abana liwat di malun umahé sesai. Ada masih ané katandurin sarwa kain mawarnawarni. Ada warna selem, warna putih, warna barak, warna kuning miwah ané lénan. Cara endihan lampuné, kelap-kelip mawarnawarni, ampehang angin jani jalan di désan tiangé. Ditu tepukin tiang Pan Panjak ngajak misan-misané tunggangtungging mamacul. Mirib lakar matanduran gegambarané totonan. Tiang tusing bani maekin Pan Panjak. Apabuin jani ragané sedek sibuk. Tusing sibuk dogén tiang macapatan tusing runguanga. Tiang itep majalan, clapat-clapat ngliwatin Pan Panjak. “Yé... Wayan. Lakar ngalih maman sampi Yan bana ngaba arit?”, kéto tumbén Pan Panjak ngamalunin nyapatin. Biasané tusing taén tiang runguanga. “Oh nggih Pak,” bawak tiang nyautin. “Ingetang nah Yan. Da kanti engsap. Apang nyidaang jalan ané tuut Wayan suud cara pangkung. Nyanan Bapa ané lakar ngaé usulan apang nyidaang ngaspal jalané ené Yan,” kéto alus munyiné Pan Panjak maajakan. Oh Pan Panjak jani dadi tim suksés? Pantes prajani ramah sajan, kéto dikenehé mamunyi. “Oh nggih Pak, tiang lakar inget.” “Mai malu Yan... dini malu masatua. Ada ané penting lakar satuang Bapa,” tumbén Pan Panjak marasa lakar kekadoang baan tiang. “Mih ampura dumun Pak, niki ampun sanja. Pang tusing peten-

unduké ento. Nah jani buin jumunin. Unduk ané pidan liwatang suba,” kéto bapan tiangé nyautin. Dikeneh tiangé, tusing seken ngugu munyiné Pan Panjak. Suba té liwat, makejang lakar liwat. Ilmu politik kan manis yén lakar ada pentingné. “Nah kéto suba Dé. Kéné sabenehné Dé, ajak makejang, dinané mani suba lakar ngalih pemimpin, lakar ada pemilihan. Ingetang nyen Madé, Wayan tur ajak makejang, pilih ané saja kal maang bukti. Nah sagétan ané tohin iraga nyidaang maan tongos, lakar usulang tiang apanga jalan di malun umahé maaspal,” méh jag dueg promosi. Cara madagang ubad ngalih langganaan Pan Panjak masatua. “Oh nah Pak. Masalah ento punang Bapa kanti sangsaya. Ané penting dorinan ané lakar pilih tiang ento inget. Apang tusing disubané liwat, jag makejang liwatanga. Tepuk nyaru-nyaru, capatin tusing ngwales. Pang tusing demen masemaya manis, nanging makejang tusing mabukti. Mirib tiaang suba waneh nepuk unduk ané buka kéto Pak,” kéto tiang nyambungin. Buin ngwanénang déwék tiang apang tusing cara ané suba liwat-liwat. “Kéto masih Bapa, da pesan kanti engsap tekén tiang makejang. Tiang tusing ja nagih pipis Bapané. Tusing nagih apa ané gelah Bapa, nanging tuah ingetang ané tagih tiang. Patuh cara Bapa sabilang tepuk ngorahin tiang ngingetang,” buin lantang tiang nyambungin. “Oh... nah Yan, bareng-bareng. Jeg Bapa suba jaminané,” kéto bibihné Pan Panjak manis banban mesuang raos. Dina ané antianga ajak Pan Panjak suba teka. Nyelep tepuk tiang suah-suahan bokné Pan Panjak. Tas ané abana malilit di bangkiangné. Bajuné mawarnawarni. Patuh cara gegambaran ané ada di mobil méwah ané tepuk liwat di malun umahé. Patuh makenyem, patuh ningting jerijiné. Makejang anak ané liwat, ané lakar ngojog balé banjaré kaukina. Patuh ané orahanga tuah nagih ingetang. Dina ané antianga tekén Pan Panjak suba liwat. Kéto masih dina ané oraina tiang ngingetang anak ané ada di gegambarané masih suba liwat. Pireng tiang anak ané tohina tekén Pan Panjak maan apa ané arepanga. Makejang anaké ané orahina baan Pan Panjak tusing ada engsap. Pitung dina, telung dasa dina, satus dina galahé liwat, Pan Panjak ngorahin tiang ngingetang anak suba liwat. Méh sabilang wai Pan Panjak liwat di malun umahé, tusing pesan taén matolihan marep ka umah tiangé. Apa buin kanti singgah tur ngaba goréngan. Kadirasa baang upah tusing lakar nyak buin teka mulih tiangé. Apa ané oraina ngingetang ipidan tiang suba inget. Nanging jani Pan Panjak ané tusing inget. Engsap tekén semaya tur bibih manisné. Daya corahné buin kambuh. Ané jani buin Pan Panjak mamilih nyapatin braya. Pragat luas mamotoh. Méh.... né mara madan pilih mamilih. Disubané pilih, diliwaté ia mamilih. Mamilih ngalih braya!! -0-

Saking Langit Bali

Aswamédha Parwa

Teleb ring Angga Sarira

Nilas Rerama

Olih : I K. Satria, S.Ag PATUT kauningin indik kawéntenan jadmané wantah dahat sukil mikayunin sané mautama sangkaning katambetané. Yéning selehin, pikayunan sakadi punika wantah nyihnayang mautsaha lémpas saking sekancan sané wénten ring sarirané minakadi pikayunan sané loba. Sang sujana sané sampun nyujur pamargi utama nénten malih rumaket ring padruén jagaté, sami mawali ring sané nuenang. Sang sujana nénten malih ngayunin sekancaning sané ngawinang karumaketan ring angga sarirané. Ring sajeroning pamargi kahuripan, sang sujana kapatutang ngambil sekancaning daging jagat sané nénten wénten sané nuénang. Minakadinipun sekancaning woh-wohan, sekancaning palawija, tanah, toya, watu miwah sané lianan sané kanggén ngamargiang kahuripan punika. Sang sujana nénten malih nyapa kadi aku sajeroning pikayunan. Dané nénten malih ngayunin arta brana minakadi emas miwah sané siosan. Nénten pacang ngicénin pangajah majeng ring krama sané nénten ngayunin nunas pangajah ring kawéntenan Ida Sang Sujana, setata teleb tur tyaga ring kawéntenan dharma. Sang sané sampun teleb ngamargiang sekancaning daging agama utawi sastra wéda nénten malih ngayunin ngajeng ajengan sané nénten kapatutang olih daging sastrané punika. Nénten malih mapikayunan pacang matungkas bebaosan sareng anak tiosan, napi maleh sareng krama welaka sané majanten nénten tatas uning indik kadyatmikan. Sang sujana mangda nulak sekancaning sané katurang saha kaduénang sané mapaiketan ring pangeret indria, duaning kawéntenan punika pacang ngasorang kajegan ring angga sarirané. Setata teleb mamargi nuju sunia, ngutamayang kaluwihan pikayunan mangda sida maspasin sekancan momo. Setata mautsaha mangda nénten ngusak-asik kahuripan sané tiosan, taler sang sujana nénten rumasa kausak-asik olih kahuripan sané tiosan. Sawireh sang sané kabaosang mautama wantah sané setata sida kacumpuin olih sami mauripé indik kautaman. Sang sujana punika nénten malih uleng ring sekancaning sané sampun mamargi, sakémaon sayaga ring kahuripané sané jagi rauh. Sakadi punika Ida ngruruh pamargi nyujur sané langgéng. Ring sajeroning ngamargiang samadhi, Ida wantah ngamanggihin angga sariranidané sané nénten madué prabhu, tangan, cokor miwah sané siosan, sampun lémpas ring kawéntenan ka-

gan tiang ngalih maman sampi,” pang taén tiang nulak tetagihané Pan Panjak. Pang taén masih jual mahal. “Oh nah ka tegalé suba malu Yan. Nyanan petengé Bapa ajak Wayan ada jumah? Yén ada Bapa lakar malali mulih Wayané. Ada penting ané lakar tuturang Bapa.” “Tusing ada kija Pak. Nggih mulih pun nyanan,” kéto tiang masaut sambilang majalan. Dikenehé ada rasa sebet. Dilakar ada pentingé, mara Pan Panjak inget ajak tiang. Kéto masih kanti inget tekén kulawargan tiangé. Yén ditusingé, tusing taén kanti inget tekén pisaga. “Yan... Yan... antiang malu,” uli joh Pan Panjak makaukan saha nguber tiang. “Né ada jaja Yan. Né baang adiné anggon bekel,” Pan Panjak nyeluk tas ané géndonga. Méh prajani masalin solahné Pan Panjak. Makejang nagih baanga. Bisa-bisa kanti ajakin ngalihang maman sampi Pan Panjak lakar nyak. Melah gati dina ané tepukin tiang jani. Makejang nagih ingetang. Makejaang masih ngingetang. Yén tusing inget tekén karma, jani suba kesempatané. Guminé suba nyaluk peteng. Tiang suba suud masiram tur suba suud ngaturang bakti. Jani tiang negak bareng-bareng ajak rerama, somah miwah adin tiangé. Ditu tiang nyaritaang unduk ané tepukin tiang dinané tuni. Nyaritaang anak ané nagih ingetang. Nyaritaang solahné Pan Panjak ané malénan. “Yan... Wayan...!” kéto ada anak makaukan di sisin pakarangané. “Nyén ja to Yan?” kéto bapan tiangé matakon. “Mirib to Pan Panjak Pa. Tuni maan Pan Panjak nyambatang lakar mai.” “Méh nak ngudiang mai? Biasané té tusing taén lakar inget tekén iraga,” kéto mémén tiangé masaut. “Biasa to Mé. Yén suba lakar ada pentinganga, jag makejang berubah. Ane pidan joh jani dadi paek. Ané pidan mamusuh jani dadi timpal. Ané pidan timpal bisa jani dadianga musuh,” kéto somah tiangé nyambungin. Mirib milu nawang unduk ané pepes ada jani. “Yan... né Pan Panjak,” buin makaukan Pan Panjak uli malun umah tiangé. “Ngggih Pak. Mriki pun ka tengah,” kurenan tiangé nyautin. “Wah sedek ngumpul nggih! Kabenengan lakar ada tuturang tiang. Né Yan alihang piring, né Bapa ngaba goréngan,” Pan Panjak ngenjuhin kurenan tiangé goréngan. “Péh to nguda répot Beli,” bapan tiangé nyapatin. “Nah pang ada timpal nutur Dé!” Prajanian Pan Panjak matingkah luung. “Sambilang nika goréngané,” kéto Pan Panjak. Jag mabalik jani Pan Panjak ané dadi tuan rumah. “Sambil masatua nah Dé, Wayan, kéto masih ajak makejang. Ané suba liwat, lan liwatang. Taén mirib Beli matingkah jelé. Da nyen kulawargan Madéné sebet,” kéto pangidihné Pan Panjak. Mirib marasa tekén awakné sesai nyombongang raga. “Bih punang kanti kéto Beli. Tiang tusing sanget pedih tekén

huripan sekala. Langgéng, sunya, nénten kaceda malih, degdeg, nénten mambu, nénten karasayang, nénten mawarna, wantah prasida karesepang antuk pikayun sané hening, suung tanpa isi, nénten malih ngayunin pariselsel, nénten prasida ical, utama tur pangutntatné taler utama. Yadiastun sampun prasida nyusup ring sekancaning maurip, ida nénten pisan naenin lempas. Pikayunan sané kantun kaliput olih indriané nénten malih sida mintulin. Kautamanidané nénten malih sida karuruh olih adharma utawi pamargi sané sakadi biasa, wantah pamargi tapa brata miwah samadi sané prasida, sida ngasorang sekancan pangraksa i panca indria. Sang wicaksana sampun prasida nguningin punika antuk sarana-sarana sané pinaka nyasa sané sampun prasida nyumekenang pikayunané. Sang wicaksana sané sampun ngamargiang grehasta asrama wantah sané kabaosang prasida ngamargiang sekancaning sané kacumawisang pinaka uger-uger kahuripané. Sesampun sang maraga wikan nguningin sané patut kauningin, nénten dados ngraosang utawi nyedanin krama sané nénten tatas indiké punika, nénten sumbung, nénten nyapa kadi aku saha setata teleb ring kasatyan. Sangkaning nénten nyeda anak siosan, sang sujana mangda setata tyaga utawi ngupapira parilaksana sané sida ngawinang becik anak siosan, miara bebaosan, parilaksana miwah pikayunan sané ngawinang teduh, saha prasida dados genah masayuban. Antuk kawikanané punika, mangda prasida setata ngenahang angga ring genah sané sapatutnyané. Sang sané sampun sakadi asapunika kawéntenannyané wantah sampun prasida kabaosang jadma sané mautama. Sekancan sané wénten sampun kaliput antuk kapradnyanan. Laksana, bebaosan miwah pikayunan sampun nunggal ring kautaman dharma sané prasida ngawinang panca indriané kategulin antuk pangwesa kautaman dharmané. Sekancan tetujon kahuripan pacang kapolihang. Sang Wicaksana sané sampun maraga tapaswi sampun kabaosang brahmana utama. Sampun putus ring sekancaning mauripé saha indria sané wénten. Yéning selehin kawéntenannyané wantah sakadi bungan medoriné sané ingan saha sida kakeberang olih Sang Hyang Bayu nyujur genah mautama utawi nirwanané, genah Ida Sang Hyang Siwa. (Puput)

Uli getih ngantos jatma Uli cening ngantos manusa Uli manusa ngantos kawisésa Ngicén rasa miwah harta Ngicén margi pangupa jiwa Nadtad lima ngamel jriji Nyuhjuh lima ngicén margi Mangda dados jatma sujati Nanging jani… Di galah sanja ngantos wengi Ngutgut jriji ningalin solah Ngelah pianak Timpas ring pamargi Lali ring bakti Jerih manah ngetélang yéh mata Duka kenehé Ngelah pianak buka kakéné. KS Wijaya


Kruna

14 Cerakén Lengkara Punggelan geguritan puniki kaanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Cokli sané kakawi olih Djelantik Santha.

puupu;du(m,

Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti

Pupuh Durma 19.r&dk×in, Ring Daksina, knÓ)nuæogrens;s;,

kanten segarané sahsah, pÉhuenmbidkæuti;, prahuné mabidak putih, nuspniden, Nusa Panidané, kdiebenÓ*mhutm, kadi bénténg mautama, nmãkienÀomãkuæ)shi, nambakin ombak sesai, linÓ*mdu(gm, lintang madurgama, smudÉhinÑiyenpi\it/. Samudra Indiané pingit. 20.r&útÓr,

Ring Uttara, gunu*hgue\m\u\*, Gunung Agungé mangungang, mkmæu;hmã¡buputi;, makampuh ambubu putih, skdibgwn/,

sakadi Bagawan, \uzÇr*pujmnÓË, nguncarang puja mantra, m\Ñjgett)ÏpÓi,

mangda jagaté terepti, g)mu;rh(j,

gemuh raharja, snÑ*p\enÞo;jinwi.

Sandang pangan loh jinawi.

Redité Umanis, 12 Maret 2017

I Madé Rana

Alon-alon miwah Lascarya SANÉ mangkin akéh sayan kapanggih sekaa gong alit-alit, sekaa gong yowana istri, miwah sekaa gong lansia sané sampun becik nyinahang kawagedannyané. Saking kahanan punika, majanten wénten krama sané setata mautsaha mangda ipun prasida becik nglestariang seni miwah budaya Bali, sinalih tunggilnyané I Madé Rana. Lanang sané embas ring Dénpasar, 16 Oktober 1967 puniki sampun kaloktah ring sajebag alit-alit pamilet Pendidikan Usia Dini (PAUD) pinaka guru tabuh sané polos pisan. Punika mawinan sayan akéh rerama sané makta pianak, oka, putrannyané mangda kaajahin Pak Madé – asapunika dané ketah kasambat. Prasida kapikayunin sapunapi alit-alit sané kantun matuuh pat miwah limang warsa tur durung madué kawagedan punika sampun kaurukang nabuh. Ring pikayunan alumnus Sekolah Menengah Kerawitan Indonesia (SMKI) Bali jurusan kerawitan puniki, modal utama dados guru tabuh alit-alit wantah alon-alon miwah alus ngurukang saha kadasarin antuk manah lascarya. Yéning sampun kadasarin kekalih parindikan inucap, Rana prasida becik ngurukang tabuh baleganjur ring makudang-kudang siswa TK. “Akéh TK ring Kota Dénpasar madué gambelan baleganjur alit-alit bebarungan, nanging gambelan inucap daki uyak buk sangkaning nénten naenin kanggén, punika mawinan meled manah tiang dados panguruk ring alit-alit punika,” baosnyané. Tatkala ngawitin ngurukang alit-alit TK, Rana naenin marasa nénten andel ring raga tur marasa nénten mrasidayang nyinahang sakadi sapunapi sané kaptiang. Sakéwanten sangkaning sampun akéh manggihin pikobet taler kadasarin antuk pikayunan sané sumeken, dané manggihin yéning parikrama ngurukang nabuh ring alit-alit nénten

ja méweh. Alit-alit inucap kaurukang mangda éling utawi apal ring gending sané pacang katabuhang, sangkaning punika akéh alit-alité seneng tur gelis waged magambel. Minab sampun sami kramané éling yéning kahanan mangkin nénten akéh alit-alit sané kayun ngamargiang parikrama seni utamanipun muruk nabuh. Mabinayan pisan sareng tatkala Rana kantun alit. Sané dumun ketah kapanggihin alit-alit seleng nyingakin tatkala wénten kramané muruk magambel, punika mawiann metu pikayunannyané muruk magambel. Kahanan punika sané minayang alit-alit mangkin sareng dumun. Mangkin, sané alit-alité meled muruk tur ngungingayang seni-seni tradisi sangkaning wénten sokongan saking rerama miwah gurunyané kémanten. Sakéwanten sujatiné seni miwah tradisi ring krama Bali nénten prasida kapasahang kawéntenanipun utamannyané tatkala wénten parikrama adat wiadin upacara agama. “Para rerama patut nyantenang seni-seni tradisi majeng ring okannyané duaning ipun sané jagi nami taler nyagra kawéntenan adatistiadat miwah parikrama upacara agama,” baosnyané. Saking makudang-kudang pengalaman dados guru tabuh alit-alit, yowana istri, miwah para lansia, dané nguningayang yéning sané pinih mautama wantah sokongan. Kasinahang antuk kahanan tatkala dumun akéh alit-alit sané nangis tatkala muruk, nanging mangkin sampun seneng pisan. Napi malih sujatiné akéh alit-alité punika madué bakat ring widang seni tabuh. Wénten malih siki pikayunan sané patut kagambel olih para guru tabuh alit-alit utamanipun sané nénten madué bakat, inggih punika setata tegas. Kacunduk tatkala dané ngurukang magambel ring alit-alit TK miwah SD ring Puri

Isin Gumi

Kesiman wawu puniki, Rana maosang seneng pisan ring swadharmanyané dados guru tabuh. Kasuén-suén sayan kasinahang pisarat taler kawagedan alit-alit inucap ring tabuh, minakadi ipun sané dumun nénten prasida ngisiang panggul kasuén-suén prasida nyinahang raga tur masolah ring Parade Gong Kebyar Pesta Kesenian Bali (PKB). Rana sampun dados guru tabuh saking warsa 1990. Sangkaning punika dané setata nyantenang yéning siswanyané jagi seneng nabuh. “Eling ring pikayunan alit-alit inucap wantah mautama pisan, sangkaning punika patut éling ring tuuhnyané. Ngurukang alitalit TK nénten mabinayan sareng ngurukang lansia. Patut alon-alon, setata sabar mangda ipun nénten ngambul tur ngawinang pikayunan malajah ical,” malih Rana maosang. Sios punika dané taler marasa bangga tatkala siswanyané ketah kasinahanang ring Bali TV, minakadi sekaa gong yowana istri SMAN 3 Denpasar sané polih kasinahang ring acara Lila Cita wawu puniki. (ast/was)

”Program Rehab Rumah” ring Buléléng

Panyiuan Umah Krama Patut Kabecikang PANYIUAN krama ring Kabupatén Buléléng kantun ngenahin umah sané kirang becik utawi kirang répréséntatif. Nabdabin parindikan punika, ring warsané puniki, pemerintah ngamedalang “program réhab rumah”. Kémahon katahnyané wau panyatusan umah. Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Pertanahan Buléléng, Ni Nyoman Suratini, negesang, krama sané meneng ring umah sané kirang memadai, minakadi madingding kayu bataran tanah, wilangannyané sawetara limang tali kepala keluarga (KK) sané wénten ring samian kecamatan ring Buléléng. Indiké punika manados parindikan sumeken mangda gelis kapidabdabin. Parindikan inucap kabligbagang ring sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 Mhz raina Soma, 06 Maret 2017 lintang.

utamané majeng krama sané tuara. Kémahon sakadi sané sampun-sampun, napi ja wantuan majeng krama tuara ketah pisan salah sasaran. Mawinan tunas titiang majeng pemerintah miwah angga sané mapaiketan mangda yukti-yukti tedun dumun nyelehin miwah nyingak krama sané yakti-yakti patut kaicénin wantuan rehab.

Kaki Dukuh, Tangguwisia Yukti kantun akéh pisan krama sakadi mangkin magenah ring umah sané kirang layak huni. Sakadi maraab apilan, madingding bedég. Yéning mangkin wénten ‘program rehab rumah’ saking pamerintah daérah, titiang nyambut becik pisan. Sinah pacang ngawinang ingan beban krama sané meneng ring umah sané nénten layak. Ngurah, Jl.Gajah Mada Singaraja Program punika janten becik pisan

Antuk ngirangin biuta utawi parindikan kaon tiosan ring tengahing pakraman kapungkurnyané, yéning sampun wénten data penerima becikné kasobyahang dumun saha mangda ka-vérifikasi aran-aran calon pen-

erima. Asapunika taler kauningang majeng krama sira kémanten sané pacang nerima. Samian puniki kanggén nyaga mangda bénjangan nénten ngawinang kecemburuan sosial. (ama)

Kruna Basa Bali

AKSARA BALI

1.

angga

1.

h\á,

1. badan

2.

cokor

2.

ecoek(o,

2. kaki

3.

dedengkul

3.

d)d)\Сl/,

3. dengkul

4.

ostia

4.

ehosÓí,

4. bibir

Wayan Bongol, Gondol Sujatiné napi ja wentuk program saking pemerintah pusat miwah daérah, punika becik pisan. Kémahon penyaluran olih oknum pemerintah ring sor sané ngametuang pikobet, mawinan program sané tetujoné becik dados akéh sané tan manut sareng sané patut nerima, sané yukti-yukti tuara terus nénten polih wantuan napi-napi sangkaning wantuan inucap salah sasaran.

5.

pinggala

5.

pi\ál,

5. urat nadi

6.

pramana

6.

pÉmn,

6. tenaga

7.

racikan

7.

rcikn/,

7. jari

8.

silit

8.

silit/,

8. pantat

9.

useran

9.

hus)rn/,

9. pusaran

Kadek Berata, Kayu Putih

10. wetis

10.

w)tis/,

10. betis

Gung Surya, Lovina Tiang lewih setuju yéning watuanwantuan punika kaicén majeng para jompo, janda utawi duda-duda sané sampun lingsir sané tan wénten nguratiang, krama cacat fisik, mental, utawi sané yukti-yukti nénten madué napi-napi. Mangda nénten sané malengen gedé saha madué warisan sareng ngambil wantuan inucap.

Bahasa Indonésia


15

Minggu Umanis, 12 Maret 2017

Tiga Jalan Raya Kehidupan l Antara Terang, Gelap, dan Hening (1)

TIADA peristiwa aneh mengiringi Purnama Kasanga (bulan kesembilan dalam sistem kalender Bali) yang tepat jatuh pada hari ini, Redite (Minggu) Umanis, Warigadean, 12 Maret 2017. Meskipun begitu, kemaknaan bulan Purnama yang berpuncak bulat penuh utuh sempurna pukul 22:54 Wita ini masih memikat diperbincangkan buat menggali-gali keterhubungan manusia dalam tiga pilihan Jalan Raya Kehidupan: terang, gelap, atau hening. Karena puncaknya terjadi hampir tengah malam, maka terang Purnama ini masih bisa terlihat elok sampai Senin Paing, Warigadean, 13 Maret pagi. Justru itu Purnama Kasanga ini menjadi menarik dijadikan momentum merenung-renungkan kedalaman Jalan Raya Kehidupan yang menyediakan pilihan segitiga sama sisi antara Terang, Gelap, maupun Hening. Apalagi Purnama Kasanga kali ini berdekatan dengan momentum Vernal Equinox, saat Matahari tegak lurus dengan Garis Khatulistiwa Bumi, yang akan terjadi pada Soma Wage, Julungwangi, 20 Maret 2017, pukul: 17:29 WIB. Saat itu berarti durasi siang dan malam sama, yakni 12 jam.

Purnama Kasanga juga senantiasa berdekatan dengan Nyepi sebagai Hari Hening Bali—yang kali ini akan jatuh pada Anggara Paing, Sungsang, 28 Maret mendatang. Menariknya, Nyepi kali ini justru bertepatan pas dengan Tilem astronomis yang berpuncak pada menjelang Bajeging Surya, pukul 10.57 Wita. Bulan Purnama senantiasa ditandai dengan bulan bulat utuh penuh seluruh terang benderang sempurna, sedangkan Tilem berarti sebaliknya: bulan bulat utuh penuh seluruh mati gelap gulita sempurna. Lalu, Nyepi menghamparkan begitu nyata cara Bali merayakan Hening yang menjadi akar dasar penopang setia sekaligus Sumber Muasal Utama Segenap Keberadaan dalam Semesta Raya Kehidupan. Ketiga Jalan Raya Kehidupan itu digelar sang Maha Semesta Raya Kehidupan pas tepat di bulan Maret ini. Kini tinggal Anda yang mesti pandi-pandai memilih-milih sendiri: mau Jalan Raya menuju Terang, Jalan Raya mengarah ke Gelap, atau malah Jalan Raya Hening. Bali Tradisi jelas menunjukkan supaya para putra-putri utama kehidupan memeluk ketiga Jalan Raya ini sama rata, sama rasa. ldeprabas

lDwi s. wibowo EKSODUS

lDwi s. wibowo

Rentangkan tanganmu, nak. Sejauh mana bukit yang dapat kau rangkul lewat tatapan. Hanya hamparan tanah berpasir yang maha luas ini, pernah memberi kita harapan hidup. Sebelum burung-burung besi terbang kemari dan melontarkan ribuan telurnya. Rentangkanlah, nak, rentangkanlah kedua lenganmu seluas mungkin. Hingga kita bisa menjangkau tanah kehidupan yang baru, mungkin untuk sementara, mungkin juga selamanya. Saat ini, hanya kemungkinan demi kemungkinan yang bisa kita imani. di balik perbukitan yang jauh itu, mungkin saja, ada sebuah desa yang dihujani berkat sepanjang tahun, mungkin saja, ada danau yang maha luas tempat seekor kura-kura menggigit bangkai ikan-ikan kecil, mungkin saja, tuhan juga ada disana, bersembunyi dari asap dan bunyi ledakan yang begitu kerap. Disana, mungkin kita bisa membuat hari raya. Mungkin kita bisa sembahyang lagi, lalu menyantap daging kura-kura yang direbus setengah matang. Kita juga akan menyulap cangkangnya menjadi baju anti peluru. Maka rentangkanlah tanganmu, nak, rentangkan saja.

lAchmad Obe Marzuki Karena Cinta Tak Bertemu BERAPA musim harus kulewati melukis kefanaan. Semua terlihat absurd, beku dan tampak mati, letihku menyusuri jalan mencari arah sekuat matahari menyinar bumi. Dan selembut bulan memanjakan malam. Dapat dimengerti betapa ketulusan dan keikhlasan Cinta’Nya sedikit pun tak menampakan kesombongan. Aku lelaki yang memiliki cinta selalu bertemu makna-makna yang digores kehidupan, memiliki nasib yang terlukis di telapak semesta. Dalam siang dan malam, diantara keramaian yang sepi mencoba menerka menjawab dengan diri. Tetapi dimana? Aku hanya tangis dari keputusasaan yang semakin merejam. Oh, Tuhan, temui aku dengan waktu yang membawa sekepal harapan yang membangitkan untuk tetap mengejar meraihnya. Aku diantara dinding hitam penyekat yang semakin menghimpit. O, Cinta, dimana aku harus memeluk dan mengelusnya. Jika bertemu maka akan kubiarkan tumbuh berkembang dalam ruang kosong hati agar tiap orang dapat mengetahui cinta dalam semesta ini perlu saling memahami, menggandengnya dan menjaganya sebagai keseimbangan dan keselarasan bersama. Mulai dari ujung mata rumput atau seekor bayi burung yang terlepas sarangnya, itu perlu cinta.

lPutu Putra Santiasa Ruang Tamu Di ruang tamu keluargamu, ada sofa coklat tempat ayah membaringkan lusuh penatnya, ada kursi kayu tempat ibu kelabu menyandarkan gelisahnya, ada kasur kecil di depan televisi tempat adikmu bermalas seperti kucing berbulu putih yang biasanya mencuri ayam goreng kesukaanmu. Ada bunga kertas luntur menggerimis di jemari, kue nastar khas lebaran di atas meja gagu menunggu, teh panas sudah jadi dingin, kelu di paksa untuk menerjemahkan pertanyaan kepadamu. Lalu siapa yang bertanggung jawab atas keganjilan ini. Sebab tak ada hari baik, selain lampu temaram di kamarmu, hendak menyisir ubin jadi bayang laron yang lupa cara mengepakkan sayap. Aku sebenarnya ingin mendengar ceritamu tentang seorang ratu di istana salju yang jatuh cinta pada seorang kuli panggul, biasanya kau ceritakan menggebu, sambil berjingkrak-jingkrak hingga getar terasa di alur nadi. Aku ingin kisahnya di tamatkan dengan luka, agar setiap pendengarnya iba, lalu menyuruhmu mengulangi kisahnya berulang kali. Apa yang harus aku minum, agar pertemuan ini masih ku kenang dan cucuku memahaminya.

lSigit Susanto Pisau Paku SEJAK Lik Gulmin dicekik perampok di ujung mimpinya aku mulai menaruh paku panjang di atas rel kereta api. Ketika kereta api melintas paku itu pipih tajam dan runcing beberapa pohon talas dan pisang sudah tumbang aku tusuk berkali-kali. Ketika aku mengenal belati pramuka aku tak bergeming masih meyakini praktisnya pisau pakuku. Kubuatkan kerangka dari kayu randu ke mana aku pergi pisau pakuku selalu terselip di pinggang. Sejak aku punya pisau paku itu semangatku membara malam gulita aku terabas dengan segenap tekad.

KANCIL

:salim, petani selok awar awar Saat kecil, aku pernah melihatmu meloncat keluar dari halaman buku-buku yang bergambar barisan buaya. Warna kulitnya yang kehijauan berbalut lumut mengingatkanku pada seragam tentara yang selalu menenteng senapan kalau berjalan kemanapun. Sedangkan kulitmu yang kecoklatan, adalah peluh bercampur tanah yang diperjuangkan demi hidup para petani. Hidup yang hanya serupa permainan, menang berarti lanjut, kalah bisa berarti maut. Butuh keberanian untuk memulainya, juga perlu kecerdikan untuk mengakhirinya. Dongeng tentangmu, selalu berkisah seputar keduanya, dan berakhir bahagia. Tapi sayang, ini bukan negeri dongeng. Dada yang semula datar itu, kini gemetar. Tinggal sedikit udara yang tersisa disana. Keberanianmu, keburu tumpas, kancil. Permainan tidak imbang, lawan yang kau hadapi bukanlah barisan buaya, melainkan sekelompok anjing kampung. Mereka terbiasa dilatih berburu majikannya. Jangankan dirimu yang mungil, celeng yang beringas sekalipun, bisa mereka koyak dagingnya. Melompatlah lagi dengan kaki lincahmu ke balik halaman buku, hiduplah hanya di negeri dongeng, kancil. Sebab dunia nyata, takkan menerima kecerdikanmu, apalagi perlawananmu.

lAchmad Obe Marzuki Menunggu WAKTU MENGGELAYUT di keangkuan kota yang mempertanyakan tentang segala ketentuan untuk mencapai suatu harapan di dalam pikirku untuk tetap bertahan di kota ini dengan langkah kaki menyusuri pintu perkantoran berharap mendapatkan lowongan pekerjaan mulai dari arah timur, selatan hingga utara kulewati sekian kemacetan lampu merah dan perempatan yang membuat rasa letih mengubur semangat jiwaku yang mulai mengikis peluh dan debu jalanan tetap tak memadamkan tekadmu untuk mendapatkan sebuah pekerjaan, namun kenyataan yang harus kuhadapi sungguh berbeda lamaran yang kuajukan tak satu pun ada perusahaan yang menerimaku pekerjaan dan terpaksa harus menggu dari keberhasilan dari sebuah usaha. Ketika disela istirah, berkali kutarik napas suara adzan magrib berkumandang di antara suara keramaian kendaraan yang berseliweran tak karuan, tak jauh disebuah halte bus kulihat bocah kecil berusia belasan sambil memeluk Koran termangu tampak raut wajahnya yang sedih kucoba menghampirinya. ‘’sedang apa kamu disini dik, dan apa yang kamu pikirkan sehingga raut wajahmu begitu tampak sedih” tanyaku. “aku disini menunggu bapak, sudah dua hari bapak tak juga pulang dan hari ini Koran yang kujual juga satu pun ada orang membelinya, aku yakin jika bapak hingga hari ini tak pulang itu berarti dia tertangkap polisi karena pekerjaannya sebagai pencopet” ujar si bocah. Terhentak aku menganga mendengar ucapan si bocah. Hem, lagi-lagi aku berpikir seraya berkata betapa kerasnya hidup ini dalam hatiku nasib kita tak jauh berbeda dik, kita sepertinya diburu ketakutan dan kesedihan dalam keangkuan kota ini, sementara kita sama menunggu. Aku menunggu pekerjaan dari lamaran yang kuajukan kebeberapa perusahaan dan kamu dik, menunggu bapakmu yang entah dimana keberadaannya dan menunggu pembeli Koran yang sedang kau jual. Ah, sudahlah dik, itu bukan kita yang mengaturnya, hari kian semakin menggelap, langit tampak mendung sedikit gerimis mulai turun mengguyur setiap pertanyaan kita yang belum terjawab, sebaiknya dik, kita harus melanjutkan perjalanan mungkin didepan sana kita akan mendapatkan jawaban, tidak harus selalu menunggu. lSigit Susanto

Lembaran Malam

SEDARI PAGI aku sudah siaga apapun yang hendak terjadi harus ditatap dengan mata tenang toh peristiwa demi peristiwa akan datiang silih berganti sesuai irama bumi itu artinya masih ada harapan walau sekecil apapun. Peristiwa pagi siang dan sore mengendap menjadi lembaran malam dan lembaran malam bertumpuk membentuk gundukan menyangi bukit di seberang bukit itu kadang mongering kadang pula diterpa angin keras dan tak jarang dibasuh oleh hujan. Lembaran malam adalah endapan rutinitas yang beraneka ragam tergantung dari sorot lampu apa hendak menaburkan cahaya.

Ngampoeng SENI Nyongsong NYEPI ... Minggu kliwon 26 Maret 2017 Kerjasama JKP-109 dan SAS (Snerayuza - Art Space dan Jatijagat Kampung Puisi

Pasang Surut dalam Pelukan Rembulan

l Antara Terang, Gelap, dan Hening (2) ENTAH sejak kapan pertama kali manusia di Bumi ini memperhatikan Rembulan. Tidak ada data dan fakta pasti perihal itu. Tidak pula ada kepastian, entah sejak kapan manusia menyadari kaitan hidup dan kehidupannya di planet Bumi ini dengan Rembulan. Tinggalantinggalan artefaktual yang sempat ditemukan dan dihubung-hubungkan dengan peradaban Rembulan di muka Bumi ini, hingga kini, tidak cukup dapat mengungkapkan awal mula kesadaran relasi manusia dengan Rembulan, sebagai sang Terang. Tinggalan pahatan Dewi yang memegang tanduk bison dengan tanda 13 bulan penanggalan dari masa 20.000 SM maupun pahatan-pahatan tiga Dewi menungang bison di dalam gua dari kurun 13.000 hingga 11.000 SM yang dikaitkan dengan tiga fase utama Rembulan, tidak cukup memberi gambaran tonggak awal kesadaran manusia membaca Rembulan sebagai sang Terang, setelah Matahari. Perkira-kiraan justru mengarah pada masa nun jauh sebelum itu manusia telah merespons keberadaan Rembulan di langit, meskipun tidak lebih purba tinimbang respons kesadarannya pada keberadaan Matahari dan bintang-bintang. Matahari dipahami sebagai yang paling stabil, konstan, langgeng abadi pada tempatnya, dan terus menerus bersinar terang cemerlang. Matahari cuma berdinamika dalam kaitan terbit dan tenggelamnya, akibat perputaran Bumi. Beda dengan Rembulan yang dinamis, bergerak dalam fase terang dan gelap. Bersinar lembut

Memeluk Sama Terang-Gelap l Antara Terang, Gelap, dan Hening (3)

ALUR energi pasang atau menaik (waxing, bahasa Bali: mebet) dan alur energi surut, menurun (waning, bahasa Bali: aad) Rembulan dipahami sederhana oleh tetua Bali berkesadaran Semesta Raya layaknya napas masuk dan napas keluar. Manakala Purnama, sinar Matahari menghujam penuh sempurna langsung ke permukaan Rembulan sehingga Rembulan pun menjadi tampak Bulat Penuh Terang,. Ini dibaca layaknya Energi Alam Semesta Raya sedang terhembuskan ke luar dari Matahari, sehingga air samudra pun menaik, pasang. Lalu, emosi manusia yang terkandung dalam badan ragawi ini pun turut pula terpicu naik, penuh, mengingat tubuh ragawi manusia terdiri atas 70 persen unsur air dan yang cair layaknya air. Itu sebab tetua Bali menawarkan metode pembelajaran hidup sahaja: berheningheninglah, kendalikan emosi dan pikiran, saat Purnama supaya dapat menarik menampung energi kehidupan yang dilepaskan Alam Semesta Raya ke dalam diri ini justru dalam dan dengan Diam Hening. Begitu sebaliknya, manakala Tilem, sinar Matahari menghujam penuh sempurna langsung ke permukaan Bumi, sehingga permukaan Rembulan pun menjadi Gelap penuh sempurna. Ini dibaca tetua Bali sebagai momentum tepat melepas kembali kepada Alam Semesta Raya, karena saat Tilem ini berarti Alam Semesta Raya sedang menarik

napas, mengambil dari seisinya. Karena energi ditarik ke dalam Alam Semesta Raya lewat Matahari, maka wajar bila permukaan air laut pun menyurut. Emosi manusia mereda. Ini alasan tradisi bhutayajnya, kurban-kurban besar purifikasi unsur Alam, di Bali memilih hari manakala Tilem atau menuju Tilem. Beda dengan Purnama, justru dipilih untuk tradisi pemujaan, pemuliaan, dewayajnya. Justru di sinilah Bali Tradisi melakukan pemahaman berbeda dengan belahan peradaban-peradaban besar dunia lain yang cenderung hanya menerima satu sisi: Purnama atau Tilem semata. Yang menerima Purnama saja cenderung menampik Tilem, sebagaimana menginginkan Terang dengan menolak kehadiran Gelap. Atau sebaliknya: merengkuh Gelap dengan menampik Terang. Bali justru menerima Purnama dan Tilem sekaligus. Rembulan Terang Penuh Sempurna dan Rembulan Gelap Penuh Sempurna, sama-sama indah. Purnama momentum indah buat menerima, sedangkan Tilem kesempatan emas buat melepas, mengembalikan. Menerima Purnama dan Tilem sebagai satu-kesatuan pasangan yang utuh berarti menerima Terang dan Gelap, sebagai dua-sisi-pasangan yang sempurna, sekaligus saling menyempurnakan, layaknya tangan kanan berpasangan dengan tangan kiri. ldeprabas

manakala malam, Rembulan justru diyakini lebih misterius. Bulan memang lazim memiliki tiga fase: rembulan terang penuh (Purnama, Mother), rembulan gelap penuh (Tilem, Crone), dan rembulan sabit (Ardhacandra, Maiden). Tiga fase Rembulan inilah yang kerap dihubungkan dalam banyak peradaban kuno di Bumi mandala ini dengan tiga Dewi. Selain itu, ini juga kerap dihubungkan dengan dua alur

utama gelombang energi, yakni alur energi pasang atau menaik (waxing) dan alur energi surut, menurun (waning). Gelombang ini tidak hanya berpengaruh pada pasang surut air samudra, tapi juga berkorelasi pada emosi setiap mahluk hidup. Tak terkecuali emosi manusia juga berada dalam pelukan pasang surut Terang sang Rembulan. ldeprabas

lNasa Nurasamas CERITA DI LADANG PISANG

: dongeng untuk warga pendatang 1. di ladang pisang induk bekecot bercerita kepada anaknya: sebuah perkampungan yang subur, kampung keladi kalau sudah dewasa kalian boleh ke sana mengadu nasib di rimbun keladi, beranak-pinak dalam kehidupan yang makmur; keladi-keladi berdahan berdaun lebar tak basah oleh hujan, tak koyak diamuk angin; tempat para bekecot mencari makan menjaga habitat dari kepunahan dulu, para nenek moyangmu bermukim di sana memperbaiki nasib menjaga keseimbangan alam demi keselamatan kehidupan, meski nasibnya sering terancam oleh ulah manusia yang semena-mena menyakiti dan membunuh bekecot: dibanting atau dibuang ke pembakaran; ada yang dagingnya dicincang-cincang digoreng buat camilan. waspadalah jika ke sama, pandai-pandai jaga diri segera bersembunyi atau pura-pura mati jika ketemu manusia, selamatkan jiwa-raga sebelum saat ajal tiba, sebelum tercapai cita-cita menebar kasih merentang cinta. baik-baiklah kepada keladi tempat numpang hidup fahami karakternya, kenali sifatnya, jangan berubah dan bikin masalah, agar hidup kalian tak susah. kalau bisa menyesuaikan diri tidaklah susah hidup di kampung keladi sebab mereka baik hati: keladi ladang, keladi hutan, keladi belukar adalah saudara sepenanggungan, hanya keadaan yang memisahkan dan nasib yang membedakan contohnya keladi berdaun warna-warni dulu hidup di belukar, tempat sembunyi kupu liar dan ular menyamar, tapi sekarang jadi tanaman mahal tinggal di taman-taman rumah mewah: keladi cantik itu dulu teman kami juga, tapi sekarang kita tak bisa menyentuhnya karena mereka sudah naik kasta biasalah setelah sukses pasti lupa temannya lupa asalnya! sebagai bekecot kita harus tahu diri tak perlu bermimpi terlalu tinggi tak perlu bermimpi terlalu tinggi tak usah berharap belaskasih cukuplah hidup di semak kotor di pelimbahan tohor sering terancam dan terusir keberuntungan membuat kita masih ada maka jaga diri sebisa-bisa agar habitat bekecot tetap ada 2 ibu ceritakan keladi agar kalian mengenal karakternya bisa mengambil hatinya hingga diterima tinggal di sana agar para babi yang menyukai keladi tak marah karena lahan makanya diusik pemangsa lain ucapkan salam jika dating, izin numpang tinggal jangan malas dan nganggur di perantauan tebarkan cinta ciptakan nyaman agar kalian tak diusir dan dicampakkan… ‘’sebelum menangkap bekecot ceritakan dulu sejarah bekecot,’’ terdengar orang bercakap membuat induk bekecot terperanjat ‘’sebelum kuceritakan sejarah bekecot perlu kuberi tahu kripik bekecot lezat rasanya!’’ ujar seorang lainnya induk bekecot pura-pura pingsan, anaknya yang belum faham bahaya membangunkan: ‘’ibu, jangan bobok dulu, lanjutkan ceritanya!’’ induk bekecot tertangkap,

anaknya panic melihat induknya lenyap, tak kuasa menahan sedih induk bekecot menangis, ia tatap anaknya dari keranjang orang-orang sangar yang membawanya pergi sebelum sempat mengantarkan anaknya ke kampung keladi.

lNasa Nurasamas SA TAMSIL RELIEF CANDI dari tanah kembali ke tanah dari api kembali ke api candi itu runtuh, para arca kepalanya pecah orang-orang relief menangis ‘’kita tak sedang bermimpi atau mengigau dalam kutuk beribu tahun’’ kata relief perempuan yang wajahnya penuh abu ‘’pasti saudaraku banyak yang mati!’’ gumamnya melihat giginya rontok tak lagi terdengar teriakan orang jerit ternah dan lolong anjing kampong mati ditinggal penghuni ngungsi atau tidur panjang entah kapan kembali ‘’kita bukan sekadar barok dan arca candi juga tak sedang mengigau dalam labirin mimpi jasat terlanjur tertatah jadi penjaga sejarah mustahil berontak, jadi menyerah saja sebab baik-buruk bukan kita punya.’’ bisiknya lagi pada orang relief yang lain ‘’lihat orang-orang di luar itu seperti anai-anai serupa larva tergusur dari sarangnya berduyun-duyun mengusung bingung bergegas was-was menyeret cemas!’’ ‘’ya, kemanapun pergi mereka?’’ orang relief hanya bisa menatap dengan iba tangis tertahan sebab nasibnya sendiri tak jelas tertindih puing reruntuhan takdir tak bisa dilawan jika kalian bisa merasakan nelangsa orang dan kawan-kawan yang mengungsikan sisa nafasnya mungkin tak doyan makan, tak nyenyak tidur tapi begitulah kita selalu abai dan masabodoh bahkan menjadikannya tontonan di layar kaca atau bacaan di Koran untuk melepas lelah sambil makan camilan pengantar tidur : korbannya sudah tambah berapa? ‘’Baru terketemukan sekian ribu meninggal dan sekian ratus ribu yang ditampung di barak pengungsian,’’ kata koran dan televisi kita setuju kemudian ngorok di kursi para pengungsi mengalami gangguan jiwa kata televisi dan koran berita kemarin ‘’siapa berani mengganggu jiwa mereka? sesama jiwa dilarang saling mengganggu pengganggu jiwa akan terganggu jiwa! dalam labirin gelap orang-orang meraba waktu wajahnya bergelepotan abu, tubuh remuk, tulang retak tapi jiwanya ingin tetap hidup nyala-redup seperti pelita kehabisan minyak .. dari sari tanah kembali ke jiwa tanah dari inti api kembali ke roh api…

lNasa Nurasamas SA NUBUWAH LARON mengapa laron suka cahaya lalu sayapnya rontok? malam tak sedang hujan di musim hujan, laron merubung neon di langit ruang rumah angker yang dihuni seorang pelukis dan pengarang tak boleh ada laron sebab lantai jadi kotor disarangi semut dan misteri, seperti peristiwa aneh tempo hari ‘’Berapa usiamu nak?’’ terdengar suara samar mungkin arwah Sulaiman menyapa gadis semut yang menyeret sayap laron, cicak tersedak hingga muntah. ‘’Begitulah kalau serakah!’’ ujar suara itu. ck-ck-Ck, bukankah hidup untuk berebut makan? ‘’Berbagi rizki dengan yang lain lebih mulia sebelum mati kekenyangan!’’ tutur suara bijak itu membuat cicak tersipu malu lalu diam-diam pergi tanpa pamit. Mengapa cicat merayap diam diam mencaplok, suka mengejek dan buang kotoran sembarangan? Andai bukan Nabi yang dihormati mungkin tamu misterius itu ditimpuk itu ditimpuk kotoran neon dimatikan agar laron keluar, sebab di teras ada neon benderang, namun laron menyerbu komputer yang sedang dipakai kerja pengarang. ‘’kami para pemburu cahaya, jadikan kami puisi atau cerita wahai sastrawan!’’ ujar kawanan laron. komputer dimatikan, para laron marah: menampar pipi, menerjang rahang, menjotos hidung mencakar muka, menculek mata, menggelitik telinga mengecup kening, mengulum bibir, mengelus leher meraba-raba dada, menggerayangi tubuh, ada yang merayap di ke kelamin membuat pengarang kegelian sayapnya rontok para laron berjatuhan ke lantai disergap cicak, dicaplok. Laron yang selamat dari maut dan ketemu pasangan berjalan beriringan ke luar ruangan, jantan di depan betina nguntit di pantat jantan (kenapa betina selalu di belakang kenapa tak jalan bersampingan bergandeng mesra seperti orang pacaran?) menuju halaman rumah mencari sembunyi ke celah-celah tanah. ‘’Ia akan menjadi rumput teki,’’ pengarang teringat ucapan temannya di masa kanak yang meyakini laron yang sembunyi ke tanah bakal jadi rumput teki. kenapa tak jadi bunga atau pohon berdaun cahaya? syahdan dari dalam tanah serombongan laron keluar (mungkin mendapat kabar temannya yang kembali ke tanah, bahwa di luar ada cahaya) berdamburan menyerbu neon di teras rumah angker, menari-nyanyi mengitari neon, serupa tarian zikir sufi naksabandi, hingga sayapnya rontog, ada yang nyangkut di neon ada yang dicaplok cicak, ada yang jatuh ke lantai lalu merayap ke halaman: mungkin hendak mengabari temannya yang masih di sarang bahwa ia sudah sampai di alam cahaya, atau mencari tempat semedi ke lorong sunyi entah jadi apa nanti?


NASIONAL

16

Minggu Umanis, 12 Maret 2017

Korban ’’Suspect’’ Bakteri Babi Bertambah Tim Turun ke Sibang Kaja

Denpasar (Bali Post) Bertambah lagi warga Sibang, Abiansemal yang diduga terinfeksi bakteri babi miningitis streptococcus suis (MSS). Hingga Sabtu (11/3) kemarin, penderita yang dirawat di RSUD Mangusada sebanyak 14 orang, RSUD Wangaya 1 orang, dan penderita yang diobservasi di rumah sebanyak 21 orang.

KMB/kmb41

SOSIALISASI - Ratusan siswa kelas XII SMA/SMK mengikuti sosialisasi terkait penerimaaan calon anggota polisi di Lapangan Kapten Mudita, Bangli, Sabtu (11/3) kemarin.

Kapolres Temui Siswa

Tepis Rumor Masuk Polri Harus Bayar Tinggi Bangli (Bali Post) Polres Bangli memberikan sosialisasi kepada ratusan pelajar kelas XII SMA/SMK di Lapangan Kapten Mudita Bangli, Sabtu (11/3) kemarin. Dalam acara tersebut juga melibatkan perwakilan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), perwakilan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) serta seluruh Kepala SMA/SMK. Polres Bangli menegaskan dan menepis rumor yang beredar selama ini di masyarakat jika ingin menjadi anggota korp Kepolisian tidak harus membayar tinggi. Hanya, kuncinya siswa yang berminat menjadi polisi hanya

perlu mempersiapkan fisik yang prima serta kemampuan akademik. ‘’Kalau ada oknum-oknum yang meminta uang dengan menjanjikan bisa masuk jadi anggota Polri itu bohong. Untuk menjadi anggota polisi tidak dipungut bayaran,’’ ungkap Kapolres Bangli AKBP Danang Beny Kusprihandono. Danang Deny menjelaskan, penerimaan calon anggota Polri akan kembali dibuka tanggal 14 Maret mendatang. Dikatakannya, dengan sosialisasi yang dilakukan ini, pihaknya berharap bisa menjaring kader-kader terbaik untuk ikut seleksi. Sosialisasi terbuka ini sekaligus memberikan informasi

ke masyarakat bahwa penerimaan anggota Polri tidak dipungut biaya. Pasalnya, proses seleksi yang dilakukan nantinya berlangsung bersih, transparan, akuntabel serta bebas sogokan. ‘’Proses seleksi sangat ketat, ada pengawas eksternal. Semua tergantung kemampuan fisik dan akademik. Nilainya langsung dikirim ke Mabes Polri sehingga tidak ada celah mengubah nilai,’’ katanya. Dikatakannya, mengingat perekrutan yang dilakukan sangat ketat, maka dari itu siswa yang berkeinginan menjadi anggota Polri diminta mempersiapkan fisik yang prima. Kemampuan

akademik juga sangat menentukan untuk bisa lolos sebagai korps kepolisian. Dalam kegiatan kemarin, Polres juga mengenalkan korps kepolisian kepada siswa, seluruh sarana prasarana dipamerkan di Lapangan Kapten Mudita. Kendaraan taktis water canon, kendaraan patwal, peralatan yang dipergunakan semua satuan mulai Reskrim, Satnarkoba, Satlantas, Bimmas hingga Satintelkam semuanya ditunjukkan kepada siswa. Mereka juga diberikan kesempatan untuk naik ke mobil water cannon. ‘’Tujuannya untuk menarik minat siswa menjadi anggota kepolisian,’’ terang Danang Beny K. (nan)

Singraja (Bali Post) – Era globalisasi memicu terjadinya kegiatan negatif terutama di kalangan pelajar. Situasi ini juga mulai melemahkan pandangan generasi muda terhadap nilai-nilai bela negara, cinta tanah air, dan nasionalisme.

Untuk memberikan pemahaman dan pentingnya kalangan generasi muda akan sejarah perjuangan, Kodim 1609 Buleleng Sabtu (11/3) kemarin, melaksanakan ceramah Bela Negara menyasar siswa SMAN Bali Mandara, Singaraja. Dandim 1609 Buleleng Letkol

Infantri Slamet Winarto tampil sebagai narasumber tunggal dalam ceramah tersebut. Pada intinya, Dandim Letkol Infantri Winarto menegaskan, sejarah perjuangan dalam merebut kemerdekaan wajib untuk dihayati oleh generasi

BELA NEGARA - Dandim 1609 Buleleng Letkol Infantri Slamet Winarto memberikan pencerahan tentang Bela Negara menyasar siswa SMAN Bali Mandara, Sabtu (11/3) kemarin.

penerus bangsa. Tidak cukup dihayati, akan tetapi bagaimana nilai-nilai perjuangan itu dijadikan pedoman dalam mengisi kemerdekaan yang diwariskan oleh para pejuang. Sementara khusus pada era globalsiasi ini, Dandim Letkol Infantri Winarto menilai jika generasi muda tidak diarahkan untuk kegiatan positif, maka tidak menutup kemungkinan pengaruh globasiasi justru akan mengerdilkan generasi muda. Kegiatan positif oleh pelajar, mahasiswa dan pemuda selain memberikan menfaat untuk menambah wawasan, juga menghindari salah pergaulan hingga aksi penyalahgunaan narkoba dan seks bebas. “Bela negara ini tidak cukup dihayati. Anakanak muda melakukan kegiatan positif, dan kalau budaya luar masuk kita harus menghindari jangan sampai merusak generasi muda penerus bangsa. Mudah-mudahan pencerahan yang kami lakukan bisa menyadarkan anak-anak dan cinta tanah air serta nasionalisme semakin terpatri dalan sanubari generas muda di daerah,” tegasnya. (kmb38)

akan tetapi masih ada beberapa warga tetap menjalankan tradisi ada sejak dulu tersebut. Hanya, jumlahnya semakin sedikit. “Jujur saya kurang tahu apa yang menyebabkan tradisi itu belakangan ini mulai ditinggalkan oleh warga. Tapi tidak

semua warga meninggalkan tradisi itu. Masih ada beberapa warga yang tetap menjalankan dan mengikuti tradisi tersebut. Mengingat itu merupakan suatu kepercayaan yang harus tetap dijalankan sesuai apa yang sudah diberikan oleh para leluhur,” tutupnya. (nan)

Dandim Tanamkan Jiwa Bela Negara

BPM/kmb38

Dapur Menyatu dengan Tempat Tidur Mulai Ditinggalkan

WARGA di Desa Songan, Bangli Banyak memiliki tradisi yakni dapur warga satu ruangan dengan tempat tidur dan ruang tamu. Namun tuntutan lahan dan perkembangan zaman, belakangan, tradisi tersebut mulai ditinggalkan oleh warga setempat. Salah seorang warga I Nengah Mandiasa mengatakan, di Desa Songan, Kintamani memang memiliki tradisi dapur menjadi satu ruangan dengan tempat tidur dan tempat sembahyang, dan sebagai tempat ketika ada tamu juga menjadi satu. Hanya, seiring berkembangan zaman, kini tradisi tersebut mulai diabaikan oleh warga setempat. Menurutnya, dirinya tidak tahu awal mula tradisi tersebut, karena mengetahui tradisi tersebut sudah ada. “Di Songan, Kintamani memang ada tradisi seperti itu. Karena tradisi ini sejak turuntemurun. Tapi sekarang, tradisi itu hanya dilakukan oleh beber-

apa wargai. Hanya, belakangan ini tradisi itu mulai diabaikan oleh warga,” ucap Mandiasa. Mandiasa menjelaskan, pihaknya juga kurang tahu asal mula tradisi dapur satu ruangan dengan tempat tidur. Dijelaskan, kemungkinan zaman dulu warga tersandung lahan dan tidak ada biaya untuk melakukan pembangunan sehingga, satu rumah yang dimiliki sekaligus dipakai ruangan kamar tidur sekaligus dapur tempat untuk memasak. “Lahan dan ekomoni dulu bisa jadi menjadi salah satu faktor masyarakat untuk menjalankan tradisi tersebut. Karena dulu kan keadaan ekonomi tidak seperti sekarang ini. Yang jelas secara pastinya seperti apa awal ada tradisi itu saya kurang tahu. Karena setahu saya tradisi itu sudah ada sejak turun-temurun,” katanya. Dikatakannya, meski dinilainya tradisi itu sudah mulai dikesampingkan oleh warganya,

“Hari ini sudah dilakukan pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan DL pasien yang diobservasi di rumah pada 5 orang penderita, sisanya belum diambil darahnya karena yang bersangkutan bekerja,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya, MPPM., Sabtu (11/3) kemarin. Hasil pemeriksaan darah akan dikirim ke RSUD Mangusada. “Dari hasil investigasi lapangan ada penderita dengan gejala yang sama. Jadi masih suspect,” tandasnya. Temuan kasus baru pada warga asal Banjar Tagtag, Desa Sibang mengalami keluhan yang sama dan memiliki riwayat makan olahan daging babi di tempat yang sama. Pascakasus streptococcus suis di Desa Sibang Kaja yang diduga mengonsumsi daging babi, Tim Dinas PKH Provinsi Bali, BBVET Denpasar, Dinas yang menangani fungsi Peternakan dan Kesehatan Hewan Badung melakukan investigasi. Dari hasil investigasi, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas PKH Provinsi Bali, drh. IKG Nata Kesuma, MMA., memaparkan

dari tiga ekor daging babi yang dipotong diperoleh dari pemotong di Desa Punggul. Investigasi selanjutnya tim mendatangi Desa Punggul, Blahkiuh, rumah pemotong babi, Gusti Ngurah Sulendra. Dari lokasi ini diperoleh informasi bahwa tiga ekor babi yang dipotong untuk kegiatan upacara Pak Rendi berasal dari dua peternak di Desa Bongkasa, Badung. Sa a t it u jug a d ia m b il sampel darah, swab mulut, swab anus dari dua ekor babi di kandang penampungan. Selain itu juga diambil sampel kotoran dan sisasisa pemotongan dari septic tank. Selanjutnya investigasi ke Banjar Tangga Yuda, Bongkasa, daerah asal babibabi yang dipotong. Lokasi pertama (asal 2 ekor babi) yang dipotong oleh Made Sulendra. Di lokasi Banjar Tangga Yuda ini, populasi babi ada 18 ekor terdiri dari 3 induk, 13 anakan yang masih menyusu, 2 lepas sapih. “Diambil 3 sampel, 2 ekor dari induk sampel darah, swab mulut dan anus, 1 anakan sampel swab mulut dan anus, feses,” bebernya Sabtu (11/3) kemarin.

Kata pemilik, tidak ada laporan ternak sakit. Lokasi kedua (asal 1 ekor babi lain) yang dikandangkan di rumah Kadek Murdana/ Jero Mangku Dalem. Ada populasi 29 ekor (semua penggemukan), dua ekor sampel berat berkisar 45 kg. Dari sana diambillah sampel darah, swab mulut dan anus, feses. “Di sini juga tidak ada laporan ternak sakit,” ujarnya. Semua sampel tersebut diperiksa di BBVet Denpasar, untuk diisolasi dan diidentifikasi. Hasil pemeriksaan diharapkan dapat sebagai referensi dan uji banding untuk peneguhan diagnosis dan rencana tindak lanjut mencegah penyebaran kasus penyakit. Di lapangan tim juga dilakukan pembinaan kepada para pemotong babi agar mewaspadai kasus-kasus penyakit hewan menular pada babi dan selalu menjaga sanitasi tempat pemotongan dengan baik dan benar. Ia juga mengimbau peternak agar tidak resah terhadap kasus penyakit pada babi asalkan selalu memperhatikan kesehatan hewannya serta menjaga sanitasi kandang. (kmb42)

Bangli (Bali Post) Tercatat dari 251 koperasi yang berada di Kabupaten Bagli, 42 koperasi telah dibubarkan. Rinciannya 16 koperasi dibubarkan tahun 2016, dan 26 koperasi dibubarkan tahun 2017. Hal itu diungkapkan Kadis Koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bangli, I Dewa Gede Suparta, Sabtu (11/3) kemarin. Suparta menjelaskan, sekarang ini jumlah koperasi yang masih aktif hanya 199 koperasi. Sedangkan 52 koperasi sudah tidak aktif lagi. “Dari 52 koperasi yang tidak aktif/ sakit itu baru 42 koperasi yang sudah dibubarkan. Sedangkan 10 koperasi masih dalam kondisi sakit dan masih belum dibubarkan,” ungkap Suparta. Dikatakannya, untuk koperasi yang sakit nantinta SDM-nya bakal diberikan pembinaan dengan cara mengikutkan mereka diklat yang nantinya bakal diselenggrakan oleh kabupaten maupun provinsi. Jika setelah diberikan pembinaan juga tidak ada perkembangan, maka dengan terpaksa koperasi yang sakit tersebut bakal dibubarkan. “Kita ingin di Bangli walaupun sediki memiliki koperasi tetapi berkualias. Karena bukan kuantitas yang kita harapkan,” kata Suparta. Lebih lanjut dikatakannya, dinas yang selama ini sudah dibantu dana dari provinsi dan pusat sudah sering melaksanakan berbagai kegiatan pelatihan dalam rangka meingkatkan SDM koperasi di Bangli. Dikatakannya ada sepuluh jenis pelatihan yang diselenggrakan oleh Kementerian Koperasi melalui dana dekonsentrasi yang nantinya akan diselenggarakan oleh Provinsi Bali. “Nantinya koperasi-koperasi mana yang layak kita diklatkan akan kita kirim ke provinsi untuk mengikuti diklat tersebut. Nantinya mereka akan dididik di provinsi hingga Desember 2017,”j elasnya. Lebih lanjut dikatakannya, sampai saat ini baru 90 koperasi dari 190 koperasi yang susah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Menurutnya, koperasi yang masih aktif memang wajib menyelenggarakan

RAT. Sementara 100 koperasi yang masih aktif belum melaksanakan RAT. Dia menjelaskan tujuan dari pelaksanaan RAT guna memberikan pertanggungjawaban terkait hasil kerja pengurus koperasi selama satu tahun buku. Karena

tutup buku itu terhitung dari Januari sampai Desember. “Sementara koperasi yang belum wajib RAT banyak sembilan koperasi mengingat koperasi tersebut belum berdiri setahun. Kalau berdiri setahun, baru wajib menggelar RAT,” ujar Suparta. (kmb41)

Di Bangli, 42 Koperasi Dibubarkan

Minggu, 12 Maret 2017 05:52 Mars Indonesia Raya 05:54 Mars Bali Jagadhita 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Upacara Pediksan/Rsi Yadnya (2) 06:35 Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07:35 Sehat & Bugar 08:00 Klip Anak 08:35 I Got It 09:05 Taman Sari TK Negeri Pembina Badung (1) 09.30 Belajar Menggambar Menggambar Rusa 10:05 Education On Bali TV

10:30 Agrobisnis Mewujudkan Kemandirian Pangan Lewat Tanaman Buah Langka 11:00 Round Up The World 11:30 Dunia Otomotif Sekardadi Trail Adventure 12:00 Puja Trisandya 12:05 Dharma Wacana Upacara Pediksan/Sri Yadnya (3) 12:30 Traventure 13:00 Wirasa Peduli sesamamu 13:30 Lejel Homeshopping 14:30 Tembang Bali 15:30 BVali Channel Tourist TV 16:05 Harmoni Bali

17:05 Inovator 17:30 Gita Shanti SS.Yowana Jagadita (2) 18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali 19:00 Banjar Bali Quiz 19:30 KRIS 20.00 Samatra Artis Bali 21:00 Lila Cita Sanggar Tari Guntur Madu 22:00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Lila CitaTari & Arja Paguyuban Tegal Kerta (3) 23:00 Solusi Alternatif Teh Mayang 23:30 DW TV

Dewa Suparta

BPM/kmb41


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Minggu Umanis, 12 Maret 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Informasi pasang iklan Telepon

� Tarif iklan Mini/Baris

Cr Karyawati u/Produksi Kue & PembantuRT diRenon,08123836575

Acc (S1) pengalaman min.2th,Krm CV:asstgm@dewatatransport.com

DibutuhkanSegera: *Crew Bakery Produksi *Crew Pastry Produksi *Waiter/Waitress Pendidikan Min.SMU/SMK, Usia Max.25Th,Pengalaman Diutamakan Kirim CV ke:Orange Bakery Jl.Teuku Umar No.48 Denpasar

Bali Circuits is an inbound Travel Agency that Offers Tailor-Made Tours Across Bali, Looking for a Assistant Product Manager & Tour Coordinator.Experience in inbound Tourism Industry:Fluency in English/French,Knowledge in Tour-handing.Send CV to contact@balicircuits.fr

B.BP.001.03.17.0001092

B.BP.141.03.17.0001091

B.BP.001.03.17.0000732

Dcr Ass Seniman Syrat Ahli D.Grafis, Adobe,Inggris Aktve/ Psv Hub: 0818560707

B.BP.001.03.17.0000919

Dcr Guru MI/MTS PAI,BIndo,BIng Wali Kls,TU,Bendhr,085935090388

B.BP.001.03.17.0001066

Dcr Krywn/i Min SMP bs Setir Mbl,Tlp:223254/HP.085792404279

B.BP.001.03.17.0000913

Dcr PRT Gaji Awal 1Jt Tggl dlm 081237574948

B.BP.004.03.17.0001094

Dcr Pria Atau Wanita Usia Maks 30Thn pendidikan min SMK,Berpenampilan Menarik Diutamakan bs Bhs.Inggris,Siap bekerja Deadline dan target,Almt Jln. Gng Salak Utara No.21 No. 085100428664

B.BP.001.03.17.0001054

: : : :

Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456

VISA

� Email: pembacabalipost@gmail.com

Dcr Staf Admin & DW Kitchen. Bw CV ke CV Karsana, Jl.Tk.Petanu Gg.Punglor No.10,Panjer,Dps Hp.081316361234

B.BP.001.03.17.0001046

Dcr Tmt SMK Jrs.Listrik/Elektro. Lam PT.Teco Lab Medika Hub:081246305912/482695

Dicari Drafter STM Bangunan,CV Email ke razahkarya@yahoo.com Atau Hub:081353461179

B.BP.001.03.17.0001037

Dicari Pegawai Serabutan untuk Garment Hub:081916616661/ 081237169858

B.BP.001.03.17.0001098

Dicari Reseptionist/FO, HK, Puri B.BP.001.03.17.0000830 Dcr Sales Herbal,D3,Kdrn Sdr+ Kuta 40,Kuta SimC/A.Gaji2,7Jt+Bonus.Max38Th Dibth Adm Toko(Wanita)& Karywn Asih Htl.Jl.Pantai B.BP.001.03.17.0000623 (Pria), Jujur, Disiplin, Niat Kerja. Krm:CV.Ernest.Intan LC II Gg.4 Dicr admin wnta.Kntor Krobokan Kav 5 Gatsu Hp:081586405343 Wave D.Audio Dps.(223054) CV ke agung@bahasavilla.com

Kerja Sampingan Dpt Rp.1-2Jt/Mg Need Waitres&Cook cc Rest Hub.085953809489/085857519250 Bakung Sari 16B Kuta/085857947268 B.BP.001.03.17.0000741

B.BP.001.03.17.0000855

Sales Aksesoris HP,Gaji+Komisi +Dll(± 5Jt) Hub:PT.Vivan Bali Hub:081237763718

B.BP.001.03.17.0000940 B.BP.031.03.17.0001045 Privat Villa Looking for Dcr Pembantu u/Villa diCanggu B.BP.820.03.17.0000933 B.BP.004.03.17.0000970 Cr Kary/ti+Spv u/C’Best Dalung Female Housekeeping,Must Speak Dibth Kasir,Reserv,Controller, Dibutuhkan 5 Staf Restaurant Echo Beach, berpengalaman, Kerja di Rmh Dpt Rp.1-2Jt/Mgg B.BP.001.03.17.0000955 Cr Adm/Gudang Hub.J.KerobokanStaff bs bhs English&Mandarin, Hub.081238312055/085739118999 Open! PT.Duta MG Expres Bth Kry/i Hub:087861679187,081238154015 English, Maximum 30 age, Call: untuk di Level 21 Mall.Lamaran Bhs Inggris Hub.0821 4479 1014 Campuan G.Bisma.1/081999514998 B.BP.101.03.17.0001106 B.BP.004.03.17.0001001 Hub.723593/723637/082144159869 B.Iluh 085237256305 No SMS ke Jl.Patimura No.67 Dps B.BP.001.03.17.0000740 Pss:Adm,Csir,Acct,SPG,MD,OB B.BP.001.03.17.0001057 B.BP.001.03.17.0000731 B.BP.141.03.17.0001013 Dcr Penjahit Bulanan & Tukang B.BP.001.03.17.0000867 Dcr Tkg Masak Wanita utk Villa Looking for SPG Jewelry at Cr Staff Ktr Travel Reservasi & Gdng,TL,Spv,HRD,Manjer.Gj2-3,8 Jt. *** T.Serabutan & D.Grafis *** Jahit Sample Berpengalaman Dibutuhkan karyawati salon yg Dicari Adm,Accounting max25Th Pribadi Pengalaman bs Masakan Bali Collection Send CV to Adm Acct bs B.Inggris/Teamwork Tidak Diutamkn Pnglm.CV Bw untuk Garment Hub.085100050706 Hub: Jl. Gadung 81 Kreneng Dps 287555/ madehilly@yahoo.com.au Barat&Indonesia (085100050706) berpengalaman Hub.081934320742 Wanita Hub: 085100480049 suarsana@silvermadien.net Lnsg ke Jl.Kartini 140 Wangaye B.BP.001.03.17.0000684

B.BP.001.03.17.0001053

B.BP.001.03.17.0000652

B.BP.001.03.17.0000767

B.BP.001.03.17.0001073

B.BP.001.03.17.0000959

B.BP.101.03.17.0000978

Kumon Gyr Cari S1 B.Ing & Math PT.Pansa Karya Kontraktor of Part/Full 087760464142/4791244 Building&Architecture MembutuhB.BP.001.03.17.0000387 kan:Site Manager,Supervisor, Looking for Waiter/es, Cook, Logistic,Pend Min D3/S1 Teknik Send CV to Kori Restaurant, Sipil, Pengalaman Min.3Tahun Poppies 2, Legian or Dibidangnya Krm CV ke: info@korirestaurant.co.id accounting@pansa-karya.com

B.BP.001.03.17.0001071

B.BP.004.03.17.0000986

B.BP.145.03.17.0000758

PT.Qinar Raya Mandiri Butuh Kandidat Syarat Lulusan S1 Tehnik Sipil,Kirim CV+Lamaran ke Email:info@qinarraya.com

B.BP.001.03.17.0000723

Travel Agent cari 1 Asst opt & 1 Asst Opt yg bs Bhs Spanyol. Lam,CV ,Photo & peng.kerja Krm ke: hr@lotus-enterprises.com

B.BP.001.03.17.0001076

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Agya Trd S Pth,Inva’07Slv, Ertga 2,5A,2Lt,6KT,5KM,Grs,ViewSawah GX’12Htm,Avnza G’07Slv,Xtrail Lok.Renon,085101783994bsTT/Mbl B.BP.001.03.17.0001096 03Silv,Estlo09Htm,085100584428 Djl Rmh Baru Lt2 H.1,25M Jl.Bt. B.BP.001.03.17.0001097 B.BP.001.03.17.0000964 Yaris TRD Sportivo’2012 Manual Hari XVII Panjer H.08123621083 B.BP.031.03.17.0000942 SUZUKI B.BP.001.03.17.0001074 Terios TX’2010 Silver VR20 Mls Pth AsBali 172Jt,087860856999 APV 06-07 Mulus SamstBaru Djl Rmh Kos Tnh 230m2,8Kmr,Lok B.BP.141.03.17.0001086 145Jt bs Tukar,087860856999 Jl.Kertaraharja IV/49 Swg-KnginDps Kmps Unud Jimb 08123805574 B.BP.141.03.17.0001085 B.BP.001.03.17.0001069 B.BP.001.03.17.0000920 DICARI MOBIL Grand Vitara’2011 Mnual Silver HONDA Djl Rmh LT 1,5Are,LB 120m2,Fas *Dcr Mbl Sgl Merk,Trma OverKrd All New Jazz RS’2014 manual 165Jt bs Tkr,087860856999 Prbd Lkp H.950jt Nego H.08123673557 B.BP.141.03.17.0001078 Anda Telp Km Dtng,082146321008 B.BP.004.03.17.0000845 hitam asliDK 225jt 08123813761 B.BP.164.03.17.0001104 Splash’2012 Asli Bali, Samsat B.BP.001.03.17.0001084 Jl Rmh JlGoaGong Jimbaran LTnh Baru,Tgn Pertama, 081236809809 All New Civic Th’2009 Matic 1,40A dktKampus H:082339374888 B.BP.001.03.17.0001095 DIJUAL RUMAH B.BP.101.03.17.0000979 Silver Hub.081237870367 TOYOTA B.BP.001.03.17.0001068 “Jual Rmh 2 Lt Taman Jimbaran Jl Rmh LT97m2,3KT,Puskopad.ManAvanza E’09 120Jt Atoz AT’00 Jazz 2007 Hitam Vitek Sporty Luas 115m2 H:085100436638/1138 dung.Krmbtn.Tbnan 08123961500 B.BP.101.03.17.0001109 B.BP.004.03.17.0000868 VR18 Br Audio TV 082237652272 55Jt 08123845976/08123631676 Rumah Per.Tegal Badeng,Negara B.BP.001.03.17.0001056 B.BP.001.03.17.0001072 Djl Rmh Tggl Jl.Goagong Gg.CiLT.102m2, 2Lt, 3KT, 1KM, 350Jt Jazz RS’2008 Matic Silver VR18 Rush TRD’2016 Spt baru tra 1 Jimbaran, LT.4Are Bangunan Crom 148Jt,085100856999 Pribdi Nego,081238563697 BUC 0818-0561-3699 3Lt 400 HP:085880707032 DAIHATSU

Rmh 2KT @Dps Dp55Jt Angs 5Jtan Tnh 1A 150Jt Jln.Roda2 Jl Tanah 34are Bedugul,Sebelah Tnh L5,70A TabananKediri H50Jta Unit Siap Dilihat 082138858890 Pasekan Batuyang 081237676375 Vila,100jt/a nego 085857442601 Hub081239660725-082339374888

JEEP

Over Kredit Xenia R Sporty Thn 2016 Warna Silver,Mulus Hub.081246776966

For Sale Defender Th’2011 Abu2 KM27000 Hp.081353046100

B.BP.141.03.17.0001087

B.BP.001.03.17.0001105

B.BP.001.03.17.0000915

BIRO JASA

SERVICE

DIJUAL MOBIL

BIRO JASA

BIRO JASA

ELEKTRONIK

BIRO JASA

BIRO JASA

SALON

B.BP.154.03.17.0001110

B.BP.001.03.17.0000922

Kav Sanur Kauh Penyaringan III Hub.081916321288

Rmh Subudi UM17jt Krd 15th 800Rb, Marga Tabanan 087861821881

Tnh Kvl Di Mengwi 60jt/A & 140jt/A Bs Kredit 087862450004

Tanah 1,5Are 1,14m2 95m2 di Gatsu Barat Jln 10mtr,08124672911

Rumah 6,05 Penamparan Ruko Lt2 bs Beli 3Are bsTT, 085100856999

BUC Djl Tnh 1,25 Anggungan Hub 081236327416 -082145008783

B.BP.155.03.17.0001108

B.BP.141.03.17.0001079

KONTRAKTOR Borong Sgala Bangunan Murah+ Bhn Rp2,3Jt/m2 Hb:081339715807

B.BP.001.03.17.0001075

B.BP.001.03.17.0000841

B.BP.001.03.17.0001088

Kav Perum Jl.7mtr Tbn 2-8A @ 110Jt Hub.081916477199

B.BP.001.03.17.0001089

DIJUAL RUMAH Rmh Jl.Gn Cemara No.66 LT.138 Tnh 102m2 8x13,75 Sekar Jepun VIII Hub:081246173333

B.BP.001.03.17.0000837

Rmh Seminyak Lt2 3K,4KM,RT,Grs LT 1,29A H.1,6M, H.081248788699

B.BP.001.02.17.0002165

B.BP.001.03.17.0000960

B.BP.001.03.17.0000827

Djl mrh Tnh 1,1 Are Jl.Tunjung Tutur Dps Hub:08123837589

B.BP.001.03.17.0000907

Good Invest,Aspek Wisata 35,5A Sminyak,Lingk Hotel Villa, Resto 1,2M/A Nego,081337479762

B.BP.163.03.17.0001060

B.BP.101.03.17.0001107

Tanah 3Are Bingin Sari Goagong Jimbaran HP: 085880707032,085338461439 B.BP.001.03.17.0000916

Tanah 7A H.250Jt/Are Dkt Puri Gading,10A Dkt Alila,H.200/Are Hub:08123907431

B.BP.101.03.17.0000980

JEMBRANA

Tnh 2A,3A,Yeh Embang Kauh, 29jt/are Hp.0811398154

B.BP.001.03.17.0000829

RUPA-RUPA Cuci Gudang Jual Cepat Beragam alat Fitness Hub:082131234798

B.BP.001.03.17.0000961

Jasa Fnshg cat tembok, politur, Plafon tektur,Dll,085338223838

B.BP.001.03.17.0001082

Kredit Murah Bunga Menurun Jangka Waktu s/d 15Th,Telp.428348, 085738555185,081805325359

B.BP.001.03.17.0000928 DIJUAL TANAH Tnh Lok.Elit Jl.Utama, Sblh PertaB.BP.004.03.17.0001093 Djl Tnh Kav 2,5&2,6A Lok Sngt B.BP.001.03.17.0000846 Bth Uang Djl Tnh 4A Dpn Polsek mina Blahbatuh Gyr,27A 135Jt/A, Pjak Tax Amnesti SIUP,NPWP,SPT Bgs.Jl.Utama Ry Balangan,View Laut.H.550Jt/A.Hb.082341667709 Lovina Sgr 081339100338(pmlik) 081236169144/087761855545 Thn,sy bntu Murah 081999121505 B.BP.004.02.17.0002290

B.BP.001.03.17.0001042

B.BP.001.03.17.0001048

B.BP.001.02.17.0001740


18

REKREASI

Minggu Umanis, 12 Maret 2017

TTS Bali Post

Pertanyaan Mendatar: 1. Piutang 6. Kakak laki-laki/abang (Sunda) 9. Orang yang menganjurkan tindakan kekerasan 10. Mendung (Bali) 11. Upah minimal regional 12. Organisme tempat parasit hidup dan makan 13. Ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk 15. Menunggu 17. Pujaan 20. Dibalik: Nama sebuah negara dalam Mahabarata 23. Nama barang tambang tahan api 25. Takut 28. Kurang hati-hati/sembrono (Bali) 31. Besar dan deras 33. Baris beriringan (Bali) 34. Cerita sejarah 35. Sesuatu yang terkandung di dalam 36. Satuan takaran barang cair 38. Panji-panji 39. Ampunan oleh kepala negara 40. Membayar kembali barang yang tergadai

Objek Wisata Eksotik Tawarkan Dua

”View”

SAAT merasakan libur, berkunjung ke objek wisata menjadi salah satu pilihan. Itu tak hanya untuk mengisi waktu luang, tetapi juga menghilangkan penat setelah disibukkan dengan segudang aktivitas. Dari banyaknya objek wisata, Bukit Batu Kursi mungkin bisa menjadi salah satu yang bisa masuk dalam agenda treveling Anda. Perbukitan yang berlokasi di Buleleng Barat, tepatnya di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak ini menawarkan dua view sekaligus, yakni pegunungan dan laut. Mencari objek ini tidaklah sulit. Cukup dengan melintasi jalur Seririt-Gilimanuk. Sekitar 15 menit perjalanan dari Pura Pulaki ke barat, akan langsung disambut plang nama tepat di depan persimpangan bertuliskan “Pura Batu Kursi”, saat itu Anda langsung belok kiri untuk memarkir kendaraan. Begitu turun, mata akan langsung dimanjakan bukit menjulang tinggi. Untuk bisa naik ke arah pura, Anda hanya dikenakan punia oleh pengelola. Jumlahnya pun tidak dibatasi. Saat itu usai, perjalanan menuju bukit dan pura langsung dimulai. Jalannya cukup menanjak. Harus melintasi ratusan anak tangga. Setelah sampai pertengahan, rasa lelah mulai terbayarkan dengan indahnya pemandangan kawasan perbukitan dengan pepohonan yang masih sangat

hijau. Ada pula yang hanya ditumbuhi rerumputan dengan memancarkan warna hijau kekuningan. Sekilas seperti bukit teletabies. Itu sangat cocok untuk dijadikan back round saat berfoto. Objek wisata ini memang tidak dilengkapi tempat berteduh secara khusus. Saat panas menyengat, tak perlu khawatir. Pengunjung bisa bernaung di bawah pohon intaran. Keringat yang sebelumnya bercucuran, langsung hilang setelah terhempas semilir angin laut. Saat itu pula, pengunjung bisa menyaksikan indahnya laut di kawasan Pemuteran dengan warnanya biru kehijauan. Terlihat pula Pulau Menjagan yang sangat eksotik. Jika tak ingin hanya menikmati suasana alam, pengunjung pun bisa sekaligus melakukan persembahyangan di Pura Batu Kursi yang lokasinya berada di tengahtengah perbukitan. Dengan itu, liburan akan terasa semakin lengkap. Penjaga objek wisata, Ketut Mariada, Sabtu (11/3) menuturkan kunjungan ke tempat itu sejak beberapa tahun belakangan cukup ramai. Apalagi saat hari libur tiba. Sebagian besar anak-anak remaja. Sebab, tempat itu cukup baik untuk selfie. “Kalau hari libur sampai ratusan. Tiap hari ada saja yang ke sini. Terutama anak muda,” ungkapnya. (sos)

BPM/sos

BUKIT - Objek wisata Bukit Batu Kursi yang kini mulau ramai dikunjungi warga. Dari banyaknya objek wisata, Bukit Batu Kursi mungkin bisa menjadi salah satu yang bisa masuk dalam agenda treveling Anda.

2

3

4

5

6

7

8

9 10 11 13

12

14 15

17

18

16

19

20 23

25

26

22

24

27 31

21

28

29

30

32 33

34

35 36

37

38 39

SPT2017

Bukit Batu Kursi

Menurun: 1. Penyimpangan 2. Lonceng 3. Kelompok pangkat paling rendah di ketentaraan 4. Planet ke-enam sistem tata surya kita 5. Format 6. Obat sakit kepala/Asam asetil salisilat 7. Abjad 8. Nama bukit tempat Jesus disalib 14. Organisasi buruh internasional 16. Tempat menaruh barang 18. Mati (Inggris) 19. Undian 21. Ilmu kesehatan masyarakat 22. Salah satu jenis musik berirama cepat 23. Pohon jenis fikus yang banyak getahnya 24. Bersifat sama/sederajat 25. Alat musik pukul terbuat dari bilah-bilah kayu 26. Nama lembah tempat eksekusi mati di Nusa Kambangan 27. Salah satu negara federasi uni emirat arab (tanpa huruf “H”) 28. Mesin kecil pembangkit listrik 29. Nama buah daerah subtropis 30. Orang yang berpandangan kenikmatan materi sebagai tujuan utama kehidupan 32. Suara denging 37. Pukulan melambung tinggi/ ke atas pada bulu tangkis

1

40

KUPON TTS No.287 Ketentuan Menjawab Jawaban di tulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 287 dan cantumkan identitas lengkap serta no telepon/Hp. Kirim ke Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 18 Maret 2017. Pemenang diumumkan pada Bali Post Minggu 26 Maret 2017. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang @200.000, dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga (2 dewasa + 2 anak). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos.

Jawaban TTS No. 285 Mendatar: 1. Eksebisi 5. Tompel 8. Enmity 10. Kayangan 11. Iasu (Usai) 13. Tauke 14. Lambai 16. Api 18. Ane 19. Aktivis 22. Elation 25. ART 26. Run 28. Drawer (Reward)

29. Ewhay (Yahwe) 30. Aron 32. Sayonara 33. Vernis 34. Balkon 35. Ikhtisar Menurun: 1. Ekskavator 2. Sinyalemen 3. Bionomika 4. Identik 5. Tembuni 6. Paya

7. Labu 9. Tie 12. Sip 15. AAMI 16. Askariasis 17. Instalatur 20. Tinr (Tiner) 21. Viewpoint 23. Tahunan 24. Odyssei (Odyssey) 27. Uar 29. Ene 30. Azab 31. Oval

Pemenang TTS No. 285 Ni Made Candika Arta Pratiwi Br. Serampingan, Megati, Kec. Selemadeg, Tabanan (Hp: 085 737 633 523) Putu arik Ariastini Jl. By Pass Ngurah Rai Tohpati No.255, Denpasar Timur 80237 Gede Dirgayusa Banjar Tumbu Kaler, Desa Tumbu, Kec. Karangasem, Kab. Karangasem 80811 Nym. Darsana Br. Bajangan, Dencarik, Kec. Banjar, Buleleng 81152 Defbra D.E. Jl. Adi Sucipto 7A Rembiga, Lombok 83124 1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Nama : Wayan Suparwata Alamat : Jln. Pendet No.9 Abiansemal, Badung – Mangupura 80352


19

Minggu Umanis, 12 Maret 2017

Soal Investasi

Tanggapan JK Dari Hal. 1

Jokowi pun enggan mengomentari adanya nama-nama para menteri di Kabinet Kerja yang tersangkut kasus tersebut. Kepala negara dengan tegas menyerahkan persoalan tersebut kepada aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti. “Saya ingin ini diproses hukum yang benar. Saya yakin KPK bertindak profesional,’’ tegasnya. Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan kasus korupsi pengadaan E-KTP tidak akan menyebabkan turbulensi atau guncangan politik nasional selama proses hukum berlangsung. JK mengatakan meskipun dalam kasus dugaan korupsi EKTP tersebut menjerat beberapa elite partai politik, namun tidak akan mengakibatkan guncangan politik nasional dan diharapkan semua pihak mendukung proses hukum yang berjalan. ‘’Tidak, karena jika terjadi proses hukum yang benar, semua orang akan setuju. Tidak akan menimbulkan turbulensi,” kata Kalla. Dia menambahkan kasus ini akan menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif seperti Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan juga partai politik. “Bahwa nama baik DPR dan partai-partai pasti ada masalah, pasti. Tapi tidak akan terjadi turbulensi, karena jika Ketua DPR terjerat, banyak orang antre untuk menggantinya, tidak susah mencari penggantinya,” ujar Kalla. Dalam sidang perdana, pekan lalu di Jakarta, tim jaksa menyebutkan Ketua DPR Setya Novanto menentukan kelancaran anggaran E-KTP tahun anggaran 2011-2012 senilai total Rp 5,95 triliun. Dalam persidangan tersebut, jaksa menyebutkan bahwa pada Februari 2010, Andi Agustinus alias Andi Narogong dan terdakwa I Irman menemui Novanto selaku Ketua Fraksi Partai Golkar guna mendapat kepastian dukungan Partai Gol-

kar terhadap E-KTP. Dalam perkara tersebut, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Pejabat Pembuat Komitmen pada Dukcapil Kemendagri Sugiharto didakwa bersama-sama Setya Novanto selaku Ketua Fraksi Partai Golkar, Andi Agustinus alias Andi Narogong selaku penyedia barang/jasa pada Kemendagri. Berikutnya, Isnu Edhi Wijaya selaku Ketua Konsorsium Percetakan Negara RI (PNRI), Diah Anggraini selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri dan Drajat Wisnu Setyawan selaku Ketua pantia pengadaan didakwa melakukan korupsi pengadaan pekerjaan e-KTP 2011-2012. Pada Juli-Agustus 2010, DPR mulai melakukan pembahasan Rencana APBN 2011, Andi Agustinus beberapa kali bertemu Setnov, Anas Urbaningrum, Nazaruddin karena dianggap representasi Partai Demokrat dan Golkar yang dapat mendorong Komisi II menyetujui E-KTP. Setelah beberapa kali pertemuan DPR menyetujui anggaran E-KTP dengan rencana besar tahun 2010 senilai Rp 5,9 triliun yang proses pembahasannya akan dikawal Fraksi Partai Demokrat dan Golkar dengan kompensasi Andi memberikan fee kepada anggota DPR dan pejabat Kemendagri. Komisi Pemberantasan Korupsi akan memaksimalkan Peraturan Mahkamah Agung nomor 13 tahun 2016 tentang tata cara penanganan perkara dengan pelaku tindak pidana korporasi, terkait kasus korupsi proyek eKTP. Dalam hal ini, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang optimis bisa menjerat sejumlah perusahaan besar yang disebut dalam dakwaan Irman dan Sugiharto. “Kami sedang pelajari, penyidik sudah ditatar agar mereka lihat lagi. Apa bisa kami lakukan, kalau ikut mainstream-nya dan Perma, itu bisa,” kata Saut saat dikonfirmasi Jumat (10/3). (kmb)

Tidak Masuk Akal Dari Hal. 1

“Jangan tergiur dengan iming-iming imbal hasil yang besar bahkan tidak masuk akal, dan kenali manfaat dan risikonya. Investasi dengan imbalan hasil yang sangat tinggi,” ujar Zulmi Sabtu (11/3) kemarin. Pemahaman tentang investasi masyarakat juga bisa dilihat dari tingkat literasinya. Untuk Provinsi Bali mencapai 19,50 persen. Terendah yaitu tingkat literasi pasar modal 19,8 persen. Sedangkan tingkat inklusi keuangan di Bali, 71,3 persen. Terbesar pada lembaga perbankan. Ia juga mengatakan untuk mewaspadai jika ada yang memasarkan produk secara tertutup baik oleh kelompok orang atau melalui internet. Apalagi tidak diketahui kedudukan dan keberadaannya. Investasi yang menggiurkan serta menawarkan kemudahan kerap menjadi “jualan” para agen investasi termasuk asuransi. Namun nyatanya, banyak agen yang tidak bertanggung jawab, menyalahgunakan kepercayaan kliennya. Maka untuk meminimalisasi kesalahan atau kerugian, Zulmi menganjurkan untuk pembayaran polis tidak melalui agen, tapi melalui debit rekening di bank. “Ini salah satu cara untuk memastikan bahwa setiap transaksi pembayaran premi tercatat di perbankan dan tercatat di perusahaan asuransinya,” jelasnya. Sementara itu, perusahaan investasi dari anak perusahaan suatu bank umum menurutnya lebih aman. “Bank umum yang memiliki anak perusahaan atau grup usaha bank pastinya sudah berizin dari otoritas, dengan demikian termasuk aman,” ujarnya. Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Udayana, Dwi Setyadi, menerangkan bahwa orang yang hendak melakukan investasi harus mempunyai bekal infor-

masi yang cukup tentang tempat atau lembaga yang akan digunakan sebagai pilihan investasi. Menurutnya, investasi yang paling aman adalah mencari tempat atau lembaga investasi yang memiliki track record baik (tidak bermasalah), minimal dalam lima tahun terakhir. Tak cuma di Jakarta dan kota besar lainnya, korban investasi bodong banyak di Bali. Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja, Sabtu (11/3) kemarin, mengatakan penawaran biasanya melalui internet, menjaring nasabah dengan cara berantai. Selain itu, ada juga dikaitkan dengan amal atau ibadah. “Masyarakat harus peka dan hati-hati. Jangan langsung percaya karena untungnya besar,” katanya. Menurut Hengky, jika ada penawaran suatu investasi atau semacam perbankan, jangan mudah percaya. Apalagi bunganya melebihi standar bank dan tidak tahu bergerak dalam bidang apa. “Patut diwaspadai dan dicurigai. Sudah banyak contoh nyata dan jangan sampai terjerumus,” ujarnya. Mantan Kabag Binkar Karo SDM Polda Bali ini mengatakan salah satu penyebab sehingga masyarakat gampang terjebak adalah karena kesulitan ekonomi sehingga rela menjual barang-barangnya, bahkan nekat berutang demi investasi itu dengan harapan mendapatkan bunga yang tinggi. “Polda Bali punya tim khusus untuk pengawasi investasi ilegal ini yaitu di Direktorat Kriminal Khusus. Ada Subdit tersendiri untuk mengawasinya. Kalau ada kasus ini, maka yang menangani Dit. Krimsus Polda Bali,” tegas Hengky. Dari data yang dihimpun di Polda Bali, sejak tahun 2014 Dit. Reskrimsus menangani lima kasus investasi bodong. Kasus tersebut yakni kasus PT FMS, PT Balicon, PT ALS, PT Al, dan PT PFS DMI. (may/sue/rah)

Dari Hal. 1

Masyarakat sangat perlu diberikan sosialisasi tentang investasi. Masih banyak orang memahami investasi sebagai tindakan yang pasti mendatangkan untung berlipat-lipat. Dengan menanamkan modal sekian pasti akan mendapatkan untung sekian persen dalam jangka waktu tertentu. Padahal sebenarnya tidaklah demikian, yang namanya investasi seperti apa pun bentuknya selalu memiliki risiko kerugian kecuali investasi pada aset yang cenderung stabil seperti emas dan tanah. Akan tetapi investasi pada emas dan tanah keuntungannya tentu tidak sebesar investasi pada usaha-usaha yang sifatnya dinamis. Menyadari kesalahpahaman orang-orang mengenai investasi serta keinginan untuk mendapatkan untung besar tanpa perlu bersusah payah memunculkan berbagai bentuk penipuan yang seolaholah seperti investasi yang disebut juga dengan investasi bodong. Para pelaku investasi bodong akan menawarkan produk-produk investasi yang sebenarnya hanyalah penipuan dengan keuntungan yang sangat fantastis yang sebenarnya jika calon korban mau teliti keuntungan seperti itu adalah mustahil. Calon korban biasanya diiming-imingi untung sekian

persen pada hari kesekian, semakin hari keuntungannya semakin bertambah, serta seperti tidak ada risiko. Biasanya di awal-awal pelaku penipuan akan melakukan sesuai janjinya, keuntungan ditransfer ke para korban. Namun setelah beberapa kali, pengiriman keuntungan mulai macet yang pada akhirnya tidak ada sama sekali dan para penipu tersebut sudah melarikan diri. Jika kita mau teliti kita dapat mengenali apakah sebuah investasi yang ditawarkan bodong atau tidak. Di antara ciri-ciri investasi bodong adalah keuntungan yang ditawarkan sangat tinggi dan tidak realistis. Selain itu, investasi bodong juga mengiming-imingi calon korbannya dengan janji bahwa investasi tersebut sama sekali tidak berisiko. Hal ini sangat tidak mungkin mengingat usaha apa pun bahkan yang dijalankan oleh pengusaha berpengalaman sekalipun tetap masih memiliki risiko. Bagi masyarakat yang mempunai karakter tidak berani mengambil risiko alias pingin investasi yang aman dengan hampir tidak ada risiko maka sebaiknya melakukan investasi di perbankan misalnya dalam bentuk tabungan biasa, atau deposito, ini bentuk investasi yang aman dan menjajikan. Dengan tingkat risiko yang sangat kecil, maka peluang

Jual Ternak

Dari Hal. 1

Bahkan dalam kasus KKM, orang rela menjual ternak peliharaan, seperti babi, sapi, dan lainnya untuk melakukan investasi. Namun ujungnya, duit mereka malah habis, khususnya yang ikut investasi belakangan. Praktisi hukum Ketut Bakuh, Sabtu (11/3) kemarin, memandang bahwa keinginan menjadi OKB berpengaruh besar dalam investasi ini. “Mengapa masyarakat mudah percaya? Ya, karena pada umumnya investasi bodong menjanjikan keuntungan yang sangat besar. Sehingga masyarakat menjadi tergiur akan keuntungan tersebut,” jelas dia. Di sisi lain, dari pandangan hukumnya, mereka yang mengelola investasi bodong, sangat jelas bisa dipidanakan. Di sana ada ketentuan aturan atau undang-undang yang dilanggar, khususnya UU Perbankan dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan), di mana syarat bunga untuk investasi 6%. Namun faktanya, keuntungan yang dijanjikan oleh pengelola, justru berlipat ganda. Investasi bodong semacam ini, akan menimbulkan fenomena gunung es. Mereka berbondong-bondong menanamkan modalnya, dengan harapan memperoleh keuntungan yang banyak, namun suatu ketika perusahaan atau pengelola investasi ini tidak akan bisa membayar polis yang diklaim investor.

Dua kasus besar yang sempat mengheboskan masyarakat Bali yakni KKM dan Balicon adalah fakta bahwa masyarakat ujungujungnya akan dirugikan dalam investasi bodong, walau di awal polis yang mereka klaim, akan berjalan dengan lancar. Sehingga dari mulut ke mulut masyarakat akan tergiur, karena sudah ada beberapa yang sudah melihat hasilnya. Namun, ujung-ujungnya ya pasti ke ranah hukum. Pandawa di luar Bali sana sudah dikepung polisi dan nasabahnya. Sementara pengelola Balicon, yakni Made Paris Adnyana selaku komisaris, divonis hukuman 15 tahun penjara dalam sidang di Pengadilan Negeri Denpasar Juni 2011 lalu. Mirisnya lagi, pengelola investasi Balicon ini juga didakwa atas kasus TPPU (tindak pidana pencucian uang), dan itu sudah dibuktikan di pengadilan. Di sisi lain, nasabah atau investor dalam kasus terus merangsek, menuntut supaya dananya dikembalikkan. Bahkan, nasabah sempat emosi dan menuntut uang mereka dikembalikan oleh Made Paris. Dari catatan Bali Post, nasabah dalam kasus ini sudah mencapai 20 ribu orang dengan investasi puluhan miliar rupaih. Bahkan saat demo di pengadilan kala itu, terungkap bahwa pihak nasabah meminta pengembalian dana hingga Rp 600 miliar.

Diputar Kembali Dari Hal. 1 Sebab, bagaimanapun juga si pegelola investasi tentu harus memutar kembali dana investasi di instrumen-instrumen investasi yang lazim. “Cara ini merupakan cara relatif sederhana untuk mewaspadai investasi-investasi bodong dan sebagainya,” ujar Dr. Radendra. Sementara itu, Kriminolog Dr. Gde Made Swardhana, S.H., M.H. berpendapat ada dua hal yang perlu dicermati untuk menghindari investasi bodong. Pertama, secara sadar, artinya bagi masyarakat Bali seharusnya sadar un-

tuk memilih dengan cermat, jangan malu bertanya dan mencari informasi keberbagai sumber, terutama pihak bank resmi. Kedua secara tidak sadar. Sebab, banyak bujuk rayu yang dilakukan investor dengan dalih apa pun yang dapat menjebak. Dia mengatakan masyarakat Bali umumnya lugu ketika ada iming-iming untuk menaruh dana pada investor. Jangan sampai keluguan orang Bali ini dimanfaatkan untuk menarik dana. Sebab, orang Bali hanya mengandalkan hukum karmapala. ’’Kalau belog beloge dong kene karmapala ja ya” (Kalau dibohongi toh dia menerima

ke u nt un g a n y a n g d a p a t diperoleh hanya berada pada kisaran 6% per tahun dari besarnya dana yang di investasikan. Sebagai simulasinya, kita ambil contoh jika seorang investor menyimpan uang sejumlah Rp 200 juta, maka dalam tempo waktu setahun hanya akan memperoleh keuntungan sebesar Rp 12 juta saja atau sekitar 1.000.000 untuk setiap bulannya. Satu lagi bisnis yang aman dan sedikit berisiko adalah bisnis saham atau pasar modal, memang bukan hal baru lagi bagi kalangan menengah atau bahkan masyarakat biasa. Saham dapat diartikan sebagai sebuah bukti atas kepemilikan terhadap suatu perusahaan tertentu. Jenis saham sendiri dibedakan menjadi dua golongan yaitu saham perusahaan terbuka dan saham perusahaan tertutup. Seperti halnya bentuk sebuah bisnis waralaba. Sedangkan golongan saham perusahaan terbuka biasanya adalah yang memiliki nilai kapitalisasi pasarnya cukup besar. Meskipun termasuk investasi yang memiliki risiko besar, akan tetapi pilihan ini termasuk jenis investasi yang sangat menguntungkan serta begitu menggiurkan karena memiliki peluang lebih baik untuk meraih profit yang cukup tinggi. *Penulis dosen FE Unwar asal Desa Bongkasa

Sungguh luar biasa kasus investasi bodong, yang dengan mudah dipercaya masyarakat. Ironis memang. Di saat ekonomi yang lagi lesu, justru masyarakat tergiur dengan investasi yang dinilai menjanjikan keuntungan berlipat ganda. Begitu juga dengan KKM, yang akhirnya digeberek polisi, yang kala itu dipimpin Kapolda Ashikin. Dalam kasus ini, nasabah dijanjikan bunga 150%. Luar biasa memang. Sehingga masyarakat berbondong-bondong menanamkan modalnya di sana. Tidak hanya masyarakat kecil, pejabat dan polisi juga banyak ikut dalam investasi KKM ini. Dari tahun 2008, hingga saat dilakukan penutupan, nasabah KKM mencapai 61 ribu lebih. Dari jumlah tersebut, KKM berhasil menggaet dana Rp 521 miliar. Biasanya yang untuk dalam KKM ini adalah mereka yang menanamkan modalnya dari awal. Tak jauh berbeda dengan Balicon. Uang yang dibayarkan untuk investor awal atau yang lebih dulu melakukan investasi, akan dibayarkan atau didapat dari nasabah yang menanamkan uangnya belakangan. Dari sisi hukum, polisi kala itu menyebut bahwa KKM telah menyalahgunakan izin sebagai koperasi, yang pada praktiknya dipakai untuk dugaan melakukan investasi bodong. Bahkan istilah polisi, kala itu, KKM tak ubahnya bisnis multilevel marketing. (asa)

karmapalanya, red). Inilah budaya Bali yang harus dipahamai secara berhati-hati agar tidak terjebak pada investasi bodong. Jangan mengejar harta tanpa didasari dengan dharma, kata Swardhana. Dia berharap semua institusi terkait, terutama pemerintah dan masyarakat harus tetap melakukan kontrol dan pengawasan terhadap investor-investor yang ingin menaruh investasinya di Bali. “Aturannya sudah jelas dalam hal pengawasan, tetapi tanpa adanya keterlibatan masyarakat niscaya akan muncul masalah-masalah,” ujarnya. (win)

Rugi Besar Dari Hal. 1

Kedua kasus ini mengakibatkan masyarakat Karangasem rugi besar. Hingga kini, penanganan kedua kasus ini belum tuntas. Masyarakat yang menjadi korban dari jutaan rupiah hingga miliaran rupiah pun hanya bisa pasrah. Kasus KKM dulu sudah membuka mata masyarakat akan dampak investasi bodong. Pertanggungjawaban pihak KKM terhadap dana para nasabah belum tuntas sampai sekarang. Belum habis cerita KKM, masyarakat Karangasem kembali harus rugi besar dalam kasus serupa, yakni investasi bodong. Kasus Trading Armadika kembali mengeruk uang masyarakat hingga lebih dari Rp 239 miliar. Aktornya adalah Gede Armadika (45). Mantan guru SMPN 5 Amlapura ini sempat diagung-agungkan oleh masyarakat atas bisnis trading yang dijalankan, karena mampu memberikan bunga tinggi kepada nasabahnya. Bisnis jual beli valas via internet itu sempat booming di tahun 2012 namun kemudian mendadak kolaps karena Armadika mengaku lose (kalah). Sedikitnya Rp 239 miliar uang nasabahnya pun raib tak berbekas. Bisnis trading itu hanya meninggalkan sejumlah aset tanah dan bangunan, salah satunya tanah dan bangunan kampus Sigma Milenium Komputer di Jalan Untung Surapati Amlapura dan 32 aset tanah sudah jadi agunan bank. Korban dari bisnis trading Gede Armadika berasal dari semua kalangan, namun kebanyakan PNS, guru-guru, dosen, hingga guru besar. Fenomenanya mirip dengan kejadian KKM. Masyarakat yang tergiur bunga tinggi rela menjual harta bendanya untuk diinvestasikan di Gede Armadika. Bahkan, PNS dan guru-guru rela menjaminkan SK PNS-nya untuk pinjaman besar di bank. Dalam menjalankan bisnis trading-nya, Armadika bekerja sama dengan empat trading di antaranya Monex dan Forex. Bisnis dijalankan sendiri, dengan modal yang sebagian besar merupakan titipan dari teman-teman dekatnya. Di lain pihak, teman-teman dekat Armadi-

ka yang oleh masyarakat disebut-sebut sebagai anggota ring 1, menggalang dana dari masyarakat. Atas kasus trading ini, Armadika sendiri sudah diproses hukum Sat. Reskrim Polres Karangasem. Dia dijerat dengan dugaan penggelapan dan penipuan. Untuk indikasi lain seperti dugaan money laundring, baru akan ditindaklanjuti kemudian. Berkas perkaranya sempat bolak-balik Kejari Amlapura, karena berkas perkaranya belum juga dinyatakan lengkap. OJK (Otoritas Jasa Keuangan) juga sempat turun melakukan pemeriksaan. Tetapi, bagaimana hasilnya belum diketahui. Kasat Reskrim Polres Karangasem, AKP Decky Hendra Wijaya, yang dihubungi Sabtu (11/3) kemarin, mengaku belum bisa menjelaskan lebih jauh perihal kasus ini. Dia masih mempelajari kasus ini. Sebab, dia baru menjabat Kasat Reskrim, menggantikan AKP Noor Maghantara. Penasihat Hukum Armadika, Made Ruspita, Sabtu (11/3) kemarin, juga menyampaikan kasus Armadika, berkasnya masih bolak-balik Kejari Amlapura. Terakhir, informasi yang dia terima ada petunjuk dari penyidik Kejari Amlapura, kepada pihak kepolisian, apakah dalam kasus ini sudah pernah disengketakan secara perdata atau belum. Seluruh petunjuk dari penyidik itu, sebagaimana informasi yang dia terima, sedang dilengkapi oleh pihak kepolisian. Saat ini, Armadika masih belum ditahan. Dia dikatakan masih menjalani wajib lapor. Made Ruspita enggan membeberkan di mana dia sehari-hari tinggal. Sebab, sejak kasus ini bergulir, para nasabahnya yang merasa dirugikan terus mengejarngejarnya, untuk menuntut uangnya bisa dikembalikan. Armadika sebenarnya berharap kasusnya ini segera tuntas. Tetapi, pihak kepolisian belum juga bisa merampungkan hasil penyidikannya sejak awal tahun lalu sampai sekarang. “Beliau masih sering menerima teror. Ada lewat telepon atau SMS. Makanya sekarang masih tinggal di tempat yang aman, karena dia merasa nyawanya terancam,” katanya. (gik)

Dikawal Polisi Dari Hal. 1

“Untuk keamanan dan kelancaran di jalan, semua kendaraan yang mengangkut barang milik Raja Salman dan rombonganya dikawal polisi,” tegas perwira tiga melati di pundak ini. Sumanajaya menambahkan, jumlah kendaraan yang mengangkut barang milik raja dan rombongannya 16 mobil boks, dengan rincian 4 mobil boks berangkat dari Hotel Rizt Carlton, 4 mobil boks dari Hotel St. Regis, 3 mobil boks dari

Hotel Laguna, dan 5 mobil boks dari Hotel Hilton. “Saat ini, barang-barangnya masih dalam proses pemeriksaan X-ray di Bandara,” ujarnya. Berdasarkan laporan dari Satgas Bandara, semua barang milik rombongan Raja Arab Saudi akan diangkut menuju Haneda Jepang menggunakan pesawat nomor flight 7361 type B773 pukul 15.00 wita. “Total barang yang diangkut sebanyak 678 koli dengan berat 16 ton, 644 kilogram,” imbuhnya. (kmb36)


balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Minggu UMANIS, 12 MARET 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Kisah Ellyas Pical akan Naik Layar Lebar

Andy Robokan

BPM/win

”Care Lubak”, Bukti Keseriusan Andy Robokan SIBUK dalam hal berbisnis kuliner tidak lantas membuat Andy Robokan lupa akan berkarya di belantika musik pop Bali. Yang terbaru, penyanyi asal Jember, Jawa Timur ini merilis single sekaligus video klip lagu terbarunya yang berjudul “Care Lubak”. Lagu hasil karya ciptaan Bayu Krisna serta diaransemen Dek Artha Hartapro ini sudah mulai dipromosikan di radio-radio dan untuk video klipnya sendiri sudah ditayangkan di youtube serta akan segera ditayangkan di stasiun televisi lokal di Bali. Andy Robokan saat dihubungi mengatakan jika dirinya sangat bangga bisa terus berkarya serta bisa mengenal para seniman yang tentunya terus memberikan dukungan terhadapnya. Single “Care Lubak” merupakan ajang pembuktian bahwa dirinya benar-benar serius dalam berkarier di musik pop Bali dan ingin menampik keraguan orang yang memiliki pemikiran negatif terhadap Andy Robokan. “Banyak orang yang meragukan saya, tapi itu hak mereka. Yang terpenting saya cinta Bali, saya tetap ingin berkarya di musik pop Bali. Saya akan terus buktikan kepada semua orang yang meragukan saya dengan karya-karya yang terbaik,” ujar Andy Robokan beberapa waktu lalu. Untuk video klip single “Care Lubak” kini telah dirilis di Youtube yang pengerjaannya diserahkan ke Harta Visual di bawah tangan Man Widhi dan Ame Naryama. Lagu yang berirama rancak ini diharapkan mampu diterima dengan baik oleh penggemar musik pop Bali. “Klipnya sudah dapat ditonton di Youtube. Semoga lagunya ini juga bisa diterima oleh semua lapisan masyarakat,” imbuhnya. Sekadar diketahui, Andy Robokan merupakan penyanyi pop Bali kelahiran Jember, Jawa Timur. Selama menekuni lagu pop Bali, beberapa karya sudah dikeluarkan Andy Robokan. Itu membuktikan kesungguhannya untuk berkarya di lagu Bali guna melestarikan seni budaya Bali. Beberapa lagu yang sudah dirilisnya dan tergabung dialbum kompilasi produski Hartapro seperti ”Janda Bares”, “Dewi Kelain Hati”, “Ogoh-Ogoh”,”Sing Ade Ape”, “Come On Bali”, “Sabarin Gen Be” serta yang terbaru “Care Lubak”. (win)

BPM/rtr

BERSAMA ISTRI - Mark Zuckerberg (kanan), bersama istri Priscilla Chan dalam acara 2nd annual Breakthrough Prize Award di Mountain View, California.

Bos Facebook, Mark Zuckerberg, Nantikan Anak Kedua

San Francisco Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, dan istrinya, Priscilla Chan, sedang menantikan anak kedua yang berjenis kelamin perempuan. Pasangan itu awalnya tidak yakin bisa memiliki anak lagi setelah mengalami kehamilan sulit saat

brolan BALE BANJAR ARIDUS KARENA beliau suka Bali! Begitu jawab staf bidang media Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia, Badr Mohammed Aljuhani, saat ditanya mengapa Raja Salman dan rombongan sebanyak 1.500 orang memperpanjang tiga hari jadwal liburnya di Pulau Dewata? Ikhwal ketertarikan keluarga Kerajaan Arab Saudi pada Pulau Seribu Pura, menurut Staf Politik KBRI di Riyadh, Unsil Habieb, berkat peranan Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel. “Dalam acara resepsi diplomatik di kedutaan Indonesia yang mengundang keluarga kerajaan, tutur Unsil, Dubes RI menjelaskan keindahan Bali dengan bahasa Arab yang fasih. Selama delapan menit orasi, dicatatnya, 12 kali terdengar tepukan antusias dari Royal Familly. Ungkapan paling berkesan, bagi Unsil, ketika Agus mengatakan Bali adalah sepotong surga di dunia visual, bukan dunia maya! Bila James Hilton menulis tentang Shangri-la atau Lost Paradise alias Surga yang hilang, Bali adalah Last Paradise atau Surga Terakhir! Beberapa bulan setelah presentasi yang memukau itu, pemerintah Arab Saudi memberi tahu secara resmi, dalam kunjungan berjumlah jumbo ke Indonesia, di samping bersifat resmi di Jakarta dan Bogor, liburan akan dihabiskan di

sama lain,” tulis Zuckerberg yang tumbuh besar dengan tiga saudara perempuan. Putri pertama mereka, Max, mendapat sorotan sekejap saat tahun lalu fotonya disuntik imunisasi diunggah oleh sang ayah dan mengundang perdebatan manfaat vaksin dari pengguna Facebook. (afp/ant)

Adele Bertemu Boneka Tangan Elmo di Australia

BPM/rtr

PENGHARGAAN - Adele tiba di penghargaan Grammy Awards ke-59 di Los Angeles, California, AS, Minggu (12/3).

Bali Tidak Pernah Heboh! Bali. Jadwal awal, tiga hari di Jakarta dan Bogor, kurang dari sehari di Brunei, lalu lima hari di Bali. Mungkin karena Raja Salman senang atau betah, barang kali juga seperti kata Agus, Bali dirasakannya seperti sepotong surga di dunia nyata, masa liburannya ditambah lagi tiga hari. Hari ini, Minggu (12/3), Raja Salman beserta 1.500 anggota rombongannya akan beranjak dari Bali menuju Maladewa. Jadi, jadwal tiga minggu buat mengunjungi beberapa negara di Asia, sepertiga lebih yakni 12 hari dihabiskannya di Indonesia. Fenomena ini menunjukkan, wawasan penguasa dua kota suci di Arab, yakni Medinah dan Mekkah, beda dengan segelentir kaum yang mengaku sangat agamais dan suci, yang menganggap Bali sebagai pulau maksiat, kafir dan dajjal,“ ulas Rubag. “Hahaha, itu hal yang biasa dan bisa dimaklumi. Duplikat memang sering lebih gencar dipromosikan sebagai barang asli, bahkan ada yang dengan segala cara, termasuk membual. Kunjungan rombongan Raja Salman ke Pura Besakih, yang demi menghormati tradisi serta kesucian Pura, rela mengenakan kain dan selendang. Semoga mereka tidak dicap kafir oleh para pembenci Bali. Mereka paham makna pepatah ‘Do in Rome as the Roman do!‘, yang juga diungkapkan dalam bahasa berbeda di segala tempat di dunia. Seperti di Jepang misalnya, ‘tokoro kawareba shina kawaru‘, mirip artinya ‘lain lubuk lain ikannya, beda ladang beda belalangnya!’. Selama tradisi, kebudayaan dan keyakinan orang tidak dimasalahkan, rasanya perdamaian dunia akan tercipta! Karena itulah, aku salut atas keputusan pemerintah Provinsi Bali untuk tidak menutup atau membalut patung-patung yang terkesan porno bagi orang-orang

mengandung putri pertama mereka yang lahir pada 2015, tulis Zuckerberg (32) di Facebook, jejaring sosial terbesar dunia. “Saya tidak bisa memikirkan hadiah yang lebih besar dari memiliki saudari dan saya sangat bahagia Max dan anak kedua kami akan bisa saling memiliki satu

tertentu, terkait kedatangan rombongan Raja Salman ke Bali. Alasannya, semua itu adalah warisan budaya Bali yang tidak bertujuan porno atau vulgar! Aku setuju itu dan kita tidak perlu bersikap munafik, karena kepentingan sesaat, lalu mengubah identitas diri dan karakter, sekadar buat menyenangkan hati orang. Rupanya Raja Salman beserta anak-anak, kemenakan, dan para cucunya yang tergabung dalam 25 pangeran, memaklumi semua itu. Mereka tidak menuntut masyarakat Bali untuk menyesuaikan diri dengan kebiasaan atau adat istiadat mereka,” komentar Nyoman Sudiantara. “Fanatisme terhadap keyakinan dan kebudayaan, mereka tempatkan secara proporsional atau sesuai situasi dan kondisi. Kubaca di koran dan media online, mereka juga berkunjung ke kawasan Kuta. Aku tidak tahu, apakah mereka sempat menyaksikan para bule berjejer setengah bugil atau bugil komplit berjemur diri sepanjang pantai? Namun di facebook kulihat postingan wanita bertampang Timur Tengah berbusana tradisional Bali tipe Payas Agung. Pengunggah foto tersebut adalah pengelola sebuah perusahaan spa di Nusa Dua, yang menerangkan bahwa wanita itu adalah putri bangsawan rombongan Raja Salman dari Arab Saudi yang sedang berlibur di Bali. Meski ada yang meragukan dan menganggapnya hoax, namun kukira, perusahaan yang kutahu cukup terkenal dan berdiri sudah lama, tidak mungkin akan mengorbankan reputasi dan berurusan hukum, mengunggah foto palsu. Namun bila benar itu adalah foto salah seorang dari 25 pangeran, bisa dibayangkan kegusaran para haters Bali. Bukan Abaya dan Burqa yang dikenakan Sang Putri, melainkan Payas Agung di

Sydney Keinginan Elmo untuk bertemu dengan penyanyi Adele akhirnya terwujud pada Jumat (10/3), saat kedua bintang tersebut bertemu di Australia. Pada Rabu, Elmo mencuit di Twitter dengan menyebut akun penyanyi asal Inggris tersebut bertanya apakah mereka dapat mengatur waktu untuk mengatakan “Hello”. Boneka tangan berwarna merah itu juga mengatakan pada host acara TV Australia “The Project” bahwa dia benar-benar ingin bernyanyi “Rolling in the Deep” bersama penyanyi favoritnya itu. “Elmo mencintai Anda (Adele) dengan sepenuh hati Elmo,” kata karakter yang berasal dari Jalan Sesama itu dalam talkshow. “Elmo ingin bernyanyi ‘Rolling in the Deep’ dengan Anda. Di mana pun Anda berada, Elmo akan terbang ke sana. Telepon Elmo, terima kasih,” sambung dia. Billboard melaporkan, pertemuan mereka kemudian terwujud karena Adele kebetulan tengah melakukan tur di Australia untuk pertama kalinya. Setelah mereka bertemu, Elmo mencuit, “Mimpi Elmo menjadi kenyataan! Elmo mincintai Anda, Miss @adele! #adelemo.” (ant)

mana bagian yang biasa disebut aurat di sekitar dada dan ketiak tampak tanpa sensor. Memang, ini bukan urusan kita, tapi masalah mereka, terutama mereka yang tidak bisa membedakan urusan agama dengan pariwisata. Seperti melintasi rimba raya, seseorang tidak boleh menyuruh penghuni hutan untuk menyesuaikan diri terhadap para pelintas, namun sebaliknya!“ papar Wayan Sugita. “Agaknya semua rombongan Raja Salman maklum semua yang kau paparkan, sebab banyak dari keluarga kerajaan yang biasa hidup di Barat dan paham peradaban modern. Rupanya mereka senang di Bali sehingga menambah masa tinggal. Di sini, mereka bisa menikmati kedamaian dan keramahtamahan masyarakat. Sebab, kubaca di media, saat berkunjung ke Malaysia sebelum Indonesia, ada tujuh anggota teroris ditangkap karena diduga akan menyerang rombongan. Konon, seorang dari Malaysia, seorang dari Indonesia, 4 orang dari Yaman dan seorang dari Asia Timur. Mereka sudah menyiapkan

sebuah kendaraan yang telah dimodifikasi penuh dengan bahan peledak. Mereka semua ditangkap sebelum Raja Salman beserta rombongan terdiri 600 orang tiba di Malaysia, Minggu (26/2). Syukur di Indonesia, berkat persiapan keamanan yang ketat dilakukan Polri dan TNI, ancaman seperti itu tidak ada kendati sebuah bom panci meledak di Bandung jauh sebelum tamu agung Arab Saudi mendarat di Halim. Di Bali, Raja dan rombongan menikmati ketenangan dan deburan ombak laut yang bersahabat di kawasan Nusa Dua. Cuma ada peristiwa yang sedikit memalukan, mudah-mudahan tidak sampai ke telinga Sang Raja. Dua wanita yang konon tidak beres kejiwaannya mendekati penginapan Raja Salman. Seorang mantan karyawan money changer yang ingin menyampaikan kado berupa puisi, seorang lagi wanita berkerudung biru mengaku Kanjeng Ratu Hamengku Bhuwono yang ingin menghadap Raja, entah untuk menyampaikan wahyu atau zimat, hahaha,“ gelak Made Suryanegara di akhir ceritanya.

Jakarta (Bali Post) Kisah hidup mantan petinju Indonesia Ellyas Pical yang sempat mencapai kejayaannya dengan meraih gelar juara dunia versi Federasi Tinju Internasional (IBF) akan difilmkan oleh pelaku seni Tanah Air. Olga Lydia yang bertindak sebagai direktur pembuatan film, mengharapkan dengan membuat film kisah perjalanan olahragawan, bisa menjadikan tinju sebagai ikon Indonesia kembali. “Juga berharap memberikan para pemuda Indonesia sosok idola berpengaruh. Dan Ellyas adalah salah satu idola tersebut dengan segudang prestasinya,” kata Olga di sela-sela kunjungan bersama rombongan Kementerian Pemuda dan Olahraga ke kediaman Ellyas Pical di Tangerang Selatan, Jumat. Film yang rencananya diangkat ke layar lebar dengan disutradarai oleh Robby Ertanto tersebut, lanjut Olga, akan menceritakan kisah hidup inspiratif petinju yang berasal dari wilayah Saparua, Maluku itu dari masa muda, berkarier, kesuksesan, hingga masa tuanya. “Saya yakin film ini bisa menginspirasi generasi muda lewat perjuangan yang besar dan luar biasa dari om Elly bagaimana masa mudanya, sepanjang dia berkarier untuk tinju dan perjuangannya yang luar biasa hingga sekarang,” ujar Olga. Ellyas Pical megomentari rencana pembuatan film dirinya tersebut dengan perasaan senang dan berkeinginan untuk

turut serta dalam proses pembuatannya, namun petinju yang akan berusia 60 tahun pada 24 Maret tersebut, mengaku saat ini masih fokus mengembalikan kondisi kesehatannya yang sempat memburuk beberapa waktu lalu. “Saya senang dan ingin main film juga, tapi keadaan begini masih harus diawasi kesehatannya terutama lambung, semoga saya bisa sehat dan bisa ikut serta di dalamnya sehingga bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda dan saya juga berdoa semoga dengan itu bisa segera ada pengganti saya di Indonesia untuk menjadi juara dunia,” ujar Ellyas. (ant)

Olga Lydia

“Ya, seperti pengandaian Sugita, mungkin bukan ular dan harimau namun pacet atau sebangsa lintah darat bisa saja menempel di betis Sang Pelintas rimba raya. Yang jelas Raja dan rombongan puas, semoga tidak ada aral melintang sampai kunjungan berakhir. Cuma ada media online yang mewartakan kunjungan Raja Salman ke Bali, menghebohkan masyarakat Bali. Ini berita lebay dan tidak ada masyarakat Bali yang heboh atau mengalami euforia berlebihan atas dipilihnya Bali sebagai tempat berlibur oleh siapa pun! Orang Bali sudah terbiasa menerima kunjungan orang terkenal, baik presiden, raja, selebritis, tidak pernah heboh dan terkagum-kagum melihat ketenaran seseorang. Mick Jagger yang sejak tahun 1980-an datang ke Bali, bah-

kan melaksanakan pernikahannya dengan Jerry Hall tahun 1990, tidak dianggap orang istimewa oleh masyarakat Bali. Begitu juga Brad Pitt, Paris Hilton, Julia Roberts, Katy Perry. Justin Bieber tidak perlu sembunyi atau menghindari masyarakat yang memburu tanda tangan atau minta foto bareng dengan mereka. Tidak ada kebiasaan memburu tanda tangan atau foto bareng di sini, kecuali mereka yang bukan berasal dari Bali. Charlie Chaplin adalah komedian terkenal dunia, yang berkunjung ke Bali pada 4 April 1932 ditemani saudaranya Sydney. Seharusnya, dia meninggalkan Bali 10 April namun karena cintanya pada Pulau Surga Terakhir ini, dia baru beranjak pada 17 April. Bali tidak pernah heboh kok!“ ujar Wayan Wijaya. (aridus)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 12 Maret 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu