Skip to main content

Edisi Sabtu 12 Januari 2019 | balipost.com

Page 1

Bali Post

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pemprov Akui Ada Rencana Penambangan Pasir Laut dari Canggu Sampai Kediri SEPERTI halnya hutan, kawasan pesisir Bali juga harus dijaga dan dilestarikan dengan baik. Kawasan pesisir tak selayaknya dieksploitasi secara berlebihan. Sebab, ada banyak kehidupan yang bergantung di sekitarnya. Penyusunan dokumen Rancangan Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) agar mengutamakan perlindungan ekosistem pesisir. Dari acara diskusi publik Walhi Bali dan ForBALI, terungkap bahwa ada rencana pertambangan pasir laut di perairan Kuta dan sekitarnya yang dimasukkan ke dalam dokumen RZWP3K. Luasannya bahkan hampir mencapai 2.000 hektar. Dengan adanya rencana ini, Pantai Kuta sampai dengan Pantai Desa Tibubiu dan Tegal Mengkeb (Tabanan) terancam rusak. Atas sorotan tersebut, Ke-

pala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali Ni Luh Made Wiratmi menyatakan bila saat ini sudah tidak ada lagi rekomendasi untuk tambang pasir laut. Kecuali rekomendasi tambang pasir untuk keperluan perluasan Bandara Ngurah Rai. Aktivitas penambangan itu pun sudah selesai. ‘’Sekarang sudah tidak ada lagi. Ini masih sedang dibahas untuk lokasi-lokasi yang boleh ditambang,’’ ujarnya.

Menurut Wiratmi, sebelumnya memang ada tiga titik yang boleh ditambang pasir lautnya. Namun kini tidak akan diperbolehkan lagi karena ada pengaruh tidak bagus bagi lingkungan. Dalam dokumen RZWP3K, rencananya hanya akan ada satu titik untuk pertambangan pasir. Yakni dari Canggu ke utara sampai di Kediri, kurang lebih 400 hektar dengan jarak 4 mil dari bibir pantai. ‘’Itu baru rencana,

belum menjadi perda. Kan ini akan dibahas kembali. Kalau memang mendapat persetujuan, setelah perda, baru kita mengeluarkan rekomendasi perizinan. Sementara ini belum ada yang kita rekomendasikan,’’ tandasnya. Anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana, Jumat (11/1) kemarin, mengatakan dalam kaitan tambang pasir, harus ada upaya melindungi ekosistem pesisir termasuk di dalamnya potensi hilangnya pantai akibat penambangan tersebut. Lanjut Adhi Ardhana, hasil dari tambang pasir itu akan dipakai untuk proyekproyek besar pemerintah pusat. Sebut saja proyek perluasan Bandara I Gusti

Ngurah Rai. Belakangan juga dicurigai untuk keperluan rencana reklamasi Teluk Benoa lantaran area tambang yang cukup luas. Saat RZWP3K diajukan sebagai ranperda ke DPRD Bali, pemerintah harus bisa meyakinkan dewan bahwa penambangan pasir sehubungan dengan pelaksanaan proyek-proyek besar tersebut memenuhi perhitungan yang akurat. ‘’Saya mewanti-wanti pada pihak pembahas (Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali) agar melaksanakan pemetaan zona dan kebutuhan yang teliti, sehingga tidak merugikan kita khususnya masyarakat di sekitar zona penambangan. Jangan sampai ke depan malah kita

yang tidak punya pantai,’’ jelas politisi PDI-P ini. Menurut Adhi Ardhana, penambangan pasir laut tentu akan berdampak pada berkurangnya pasir di daerah penambangan pasir laut tersebut. Sudah ada bukti tambang pasir bermasalah ketika satu kapal penyedot pasir melaksanakan kegiatan bersamaan dengan berlayar. Sepanjang lintasan dari tempat drop kembali ke tempat tambang yang jelas-jelas tidak masuk dalam zona, terjadi dampak erosi atau hilangnya pasir di pantai terbawa ke laut. ‘’Seperti keluhan masyarakat sekitar Pantai Kutuh, kalau tidak salah. Perlu pula disiapkan satker pengaman yang ber-

hak melakukan pengawasan langsung ke penambangpenambang tersebut,’’ tandasnya. Hal senada disampaikan anggota Komisi III DPRD Bali I Wayan Adnyana. Penyusunan dokumen RZWP3K harus bisa memetakan dengan baik segala hal yang menjadi kewenangan provinsi di daerah pesisir. Kawasan mana yang boleh dimanfaatkan dan mana yang tidak boleh agar diatur dengan jelas. Berkaitan dengan tambang pasir laut, penambang harus memiliki izin dan memenuhi dari aspek studi kelayakan. “’’Kalau tidak punya izin, itu patut dipersoalkan karena pasti akan merusak,’’ ujar politisi Demokrat ini. (kmb32)

Karya Padudusan Agung Pura Dang Kahyangan Er Jeruk, Sukawati Dibangun Saat Dharmayatra Dang Hyang Nirartha di Pura Er Jeruk

Segara Kertih Digelar 26 Januari DESA Pakraman Sukawati dan subak pangempon Pura Kahyangan Jagat Er Jeruk akan menggelar Karya Padudusan Agung, Segara Kertih, Tawur Balik Sumpah Agung lan Mupuk Padagingan. Karya agung ini puncaknya akan digelar 30 Januari 2019. Sedangkan rangkaian karya segara kertih akan digelar Sabtu, 26 Januari 2019. Sejumlah prosesi tahapan yadnya sudah mulai digelar. Demikian terungkap saat panitia karya masimakrama ke Redaksi Bali Post, Jumat (11/1) kemarin. Menurut Made Sarwa selaku Ketua Bidang III Panitia Karya didampingi sejumlah panitia karya, puncak karya di Pura Kahyangan Jagat Er Jeruk berlangsung pada Buda Kliwon Pahang, 30 Januari 2019 mendatang. Karya akan di-puput sejumlah sulinggih. Dijelaskannya, aedan karya sudah dimulai Jumat, 4 Januari lalu dengan prosesi Nyukat Genah, dilanjutkan dengan prosesi Nyambut Karya, Nanceb, Nangiang Pengrajeg pada Sabtu (5/1), upacara Negtegang Beras Kamis (10/1), dan Nyangling Jumat (11/1). Upacara Ngadegang Bagia Pula Kerti dilangsungkan pada Senin (14/1), dilanjutkan dengan Caru Rsi Gana lan Melaspas Padagingan Rabu (16/1). Upacara Mendak Pakuluh ring kahyanga jagat dan kahyangan desa dilangsungkan Minggu (20/1). Upacara melaspas Bagia Pula Kerti dan Mendak Bagia pada Rabu (23/1), Ida Batara medal Jumat (25/1), upacara Melasti ring Segara Purnama pada Sabtu (26/1). Upacara Mapada Alit dilangsungkan Minggu (27/1), upacara Tawur Agung Pedanan pada Senin (28/1), upacara Mapada Agung Selasa (29/1) dan puncak karya pada Rabu (30/1). Hal. 15 Medana Punia

Bali Post/ist

ER JERUK - Prosesi upacara di Pura Dang Kahyangan Er Jeruk, Desa Pekraman Sukawati, serangkaian upacara Karya Padudusan, Tawur Balik Sumpah Agung lan Mupuk Padagingan yang digelar Rabu (30/1) mendatang.

PURA Er Jeruk merupakan salah satu pura Dang Kahyangan di Bali. Pura yang terletak di pesisir Pantai Purnama, Sukawati dan dikelilingi areal persawahan ini diempon sekitar 1.500 krama subak. Pura juga di-sungsung krama Desa Pakraman Sukawati, Kabupaten Gianyar. Pura ini jika ditelusuri pendirinya diulas dalam berbagai sastra. Dalam buku Pura Kahyangan Jagat Er Jeruk yang ditulis Dr. Drs. Anak Agung Gede Raka, M.Si. dan Drs. I Wayan Sudana, M.Si. ter-

Ribuan Krama Ikuti Prosesi Melasti ke Pantai Amed

Rupiah Dekati 14.000/Dolar AS Jakarta (Bali Post) – Berdasarkan kurs tengah BI, nilai tukar rupiah pada Jumat (11/1) mencapai 14.076 per dolar AS, menguat dibandingkan hari sebelumnya 14.093 per dolar AS. Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo menilai kombinasi faktor eksternal dan domestik pada awal tahun ini mendorong penguatan nilai tukar Rupiah. ‘’Rupiah baik ya, terutama dari sisi eksternal, gambaran dari global cukup baik. Perang dagang sendiri diantisipasi akan menghasilkan keputusan yang positif bagi pasar,’’ ujar Dody, Jumat kemarin. Dody menuturkan, pernyataan pejabat bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) juga cukup dovish alias masih mempertimbangkan kenaikan suku bunga acuannya atau Fed Fund Rate pada tahun ini. ‘’Itu akan menenangkan pasar keuangan secara keseluruhan. Kenaikan masih akan terjadi, cuma secara frekuensi jumlahnya lebih kecil dari perkiraan di awal tahun,’’ kata Dody. Sementara itu, dari sisi domestik, arus modal masuk (capital inflow) pada awal Januari ini telah masuk ekuivalen sekitar Rp 6,8 triliun melalui semua instrumen seperti Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Surat Berharga Negara (SBN), saham, obligasi korporasi, dan SBN Syariah. Hal tersebut berdampak positif terhadap rupiah. Hal. 15 Masih Bias

ungkap berbagai pendapat berkembang secara tradisi di masyarakat tentang nama Pura Er Jeruk, khususnya di Desa Sukawati. Nama Pura Er Jeruk juga dikaitkan dengan nama sawah yang ada di sebelah utara pura yang saat ini menjadi Subak Juwuk. Ada pula yang mengatakan bahwa air laut yang ada di sebelah selatan pura menjorok ke areal lingkungan pura seperti ceruk. Kemudian pura yang ada di sekitar ceruk tersebut diberi nama Pura Er Jeruk. Hal. 15 We Jeruti

Bali Post/nan

UPACARA MELASTI - Ribuan umat, Jumat (11/1) kemarin mengikuti prosesi melasti serangkaian Karya Agung Panca Wali Krama di Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur.

Amlapura (Bali Post) Serangkaian pelaksanaan Karya Agung Panca Wali Krama di Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur di Desa Adat Purwayu Desa Tribuana, Abang, Karangasem, Jumat (11/1) kemarin ribuan krama umat Hindu ngaturang ayah ngiring Ida Batara melasti ke pasucian Pantai Segara Amed. Jero Mangku Roma, pangayah di Pura Penataran Purwayu, mengatakan prosesi melasti ke Pantai Segara Amed kali ini adalah bentuk simbol penyucian pralingga Ida Sesuhunan. Upacara ini rutin digelar 10 tahun sekali ketika menggelar Karya Panca Bali Krama. Ida Batara sampai di pasucian Segara Amed pukul 12.00 lebih. Saat itu kawasan pantai dipenuhi ribuan warga. Sebelumnya dari arah Mangsul ratusan pengiring nampak memenuhi sisi jalan, sampai di Desa Kertamandala kembali disambut ratusan warga yang diisi dengan tarian Pendet. Sementara di Desa Kebon ratusan warga mendak Ida Batara hingga di Culik. Demikian pula ratusan krama Purwakerti berjubel di pinggir jalan, sehingga perjalanan prosesi sangat lambat. (kmb41)

Jelang Debat Capres-Cawapres 17 Januari 2019

Ma’ruf Amin Latihan Debat

Jakarta (Bali Post) – Debat perdana capres/ cawapres akan digelar 17 Januari mendatang. Berbagai persiapan telah dilakukan pasangan calon. Untuk pasangan calon Jokowi-Ma’ruf Amin digelar latihan debat. Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko WidodoMa’ruf Amin, Erick Thohir, mengatakan pelatihan debat untuk cawapres Ma’ruf Amin bertujuan untuk menyamakan visi-misi pasangan tersebut serta membiasakan Ketua Umum MUI tersebut untuk berdebat politis. ‘’Beliau (Ma’ruf) sendiri tanggal 15

(Januari) akan mulai mencoba menyamakan persepsi, karena ini kan beda debat sama ceramah. Beliau kalau memberi ceramah luar bisa, jam-jaman, alhamdulillah,’’ kata Erick Thohir di Kantor Wapres, Jakarta, Jumat (11/1) kemarin. Erick menjelaskan, dengan waktu pemaparan dan debat yang hanya dua menit setiap sesinya, TKN perlu memberikan pelatihan kepada sang cawapres agar jawaban yang disampaikan dapat selaras antara Jokowi dan Ma’ruf Amin. ‘’Dengan waktu yang hanya dua menit, ini tentu kan kita perlu coba sinkronisasikan. Tapi Insya Allah beliau saya rasa kemarin siap, dan beliau bukan figur yang baru di dunia politik. Beliau mengerti (politik), walaupun memang lebih berfokus sebagai ulama,’’ tambah Erick. Erick Thohir menemui Ketua Dewan Pengarah TKN

Jusuf Kalla di Kantor Wapres Jakarta, Jumat siang kemarin, untuk melaporkan persiapan dan perkembangan isu menjelang debat pilpres perdana pada 17 Januari mendatang. Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 1,5 jam itu, JK memberikan masukan terkait persiapan debat untuk pasangan JokowiMa’ruf. ‘’Saya melaporkan kepada beliau (JK) persiapan untuk debat. Alhamdulillah beliau kasih masukan, dan memang nanti sudah menjadi catatan yang akan kita persiapkan,’’ tutur Erick. Debat pilpres perdana akan mengusung tema hukum, hak asasi manusia, korupsi dan terorisme. Sebagai rangkaian kampanye, debat pilpres akan berlangsung lima kali, yakni dua kali untuk debat pasangan calon, dua kali debat calon presiden dan satu kali debat calon wakil presiden. (ant)

KPU Tolak Revisi Dokumen Visi-Misi Prabowo-Sandi

Arief Budiman (kanan)

Bali Post/ant

Jakarta (Bali Post) – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi merevisi dokumen visi dan misi pasangan capres-cawapres pada 7 Januari lalu dengan judul ‘’Indonesia Menang’’ dari sebelumnya bertitel ‘’Empat Pilar Menyejahterakan Indonesia’’. KPU menolak perubahan visi dan misi tersebut, dengan alasan lampiran visi-misi merupakan satu rangkaian dokumen pendaftaran yang tidak dapat diberikan atau direvisi di luar masa pendaftaran. ‘’Kita sudah jelaskan bahwa visi-misi itu kan bagian dari dokumen yang diserahkan pada pendaftaran, dan KPU kan dilarang menerima dokumen di luar masa pendaftaran,’’ kata Ketua KPU RI Arief Budiman kepada wartawan di Jakarta, Jumat (11/1) kemarin.

Selain itu, KPU RI juga telah mempublikasikan visimisi kedua kandidat melalui laman resmi KPU serta menyosialisasikan alat peraga kampanye kepada masyarakat luas untuk diketahui. Meski demikian, pasangan calon Prabowo-Sandi masih dapat menyampaikan perubahan visi-misi tersebut kepada masyarakat di sisa masa kampanye hingga 13 April mendatang. Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan mengatakan dokumen visi-misi program bagian yang tak terpisahkan dari dokumen pencalonan caprescawapres. ‘’Tahapan pencalonan capres-cawapres itu kan sudah berlalu. Ya… tentu saja menjadi tidak diperbolehkan (diubah),’’ kata Wahyu. Hal. 15 Sudah Selesai


DENPASAR

2

Sabtu Paing, 12 Januari 2019

FIGUR Gencarkan Sosialisasi

KEBIJAKAN Wali Kota Denpasar untuk mengurangi penggunaan kantong plastik, ditindaklanjuti oleh semua jajaran di lingkungan Pemkot Denpasar. Tidak terkecuali di lingkungan kecamatan. Karena itu, semua komponen harus melakukan gerakan untuk mampu melaksanakan kebijakan tersebut. Langkah ini sudah dilakukan Camat Denpasar Utara I Nyoman Lodra, S.E., M.Si. Ia mengaku sudah melakukan sosialisasi kepada masing-masing toko modern yang ada di wilayah Denpasar Utara untuk mengurangi penggunaan kantong plastik. Kebijakan ini untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dari sampah plastik. Pasalnya, sampah plastik yang memerlukan waktu lama untuk terurai dengan tanah berdampak buruk terhadap lingkungan. ‘’Pencemaran sampah plastik akan merusak ekosistem, sehingga kita harus bahu-mambahu mengurangi penggunaan plastik di masyarakat,’’ katanya, Kamis (10/1). Pejabat murah senyum ini menambahkan, sebagai aparatur sipil negara, menjadi kewajibannya dalam menyosialisasikan kebijakan ini. Ia berharap masyarakat dapat mengurangi penggunaan kantong plastik, terutama pada saat berbelanja dengan cara membawa tas yang bisa dipakai berulang kali. (ara)

Bali Post/ian

BUMDES - Aktivitas di Unit Pengolahan Sampah BUMDes Sima Sari Dana Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur.

BUMDes Diminta Inovatif Kembangkan Unit Usaha

Denpasar (Bali Post) -

Terlibat Pencurian, ”Debt Colector” Ditangkap Mangupura (Bali Post) Kasus pencurian terjadi di Minimarket Swadaya di Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kuta Utara, Badung, Minggu (18/11) lalu. Pelakunya Edwin Hendrik Kaya (47) bekerja sebagai dept collector. Ia ditangkap Kamis (10/1) lalu, dengan barang bukti handphone. Kasus ini dilaporkan Ni Nyoman Sutresni (60) asal Buleleng. “Modusnya pelaku pura-pura berbelanja di TKP. Saat ada kesempatan, pelaku mengambil HP yang dibawa korban,” kata Kasatreskrim Polres Badung AKP Pramasetia, Jumat (11/1) kemarin. Berdasarkan laporan tersebut, Tim Opsnal dipimpin Kanit I Ipda Ferlanda Oktora melakukan penyelidikan. Hasil keterangan saksi-saksi, polisi berhasil melacak tempat tinggal pelaku yaitu di Perum Dalung Permai, Kuta Utara. Kamis (10/1) pukul 15.00 Wita, pelaku berhasil ditangkap, termasuk barang bukti HP hasil curian. “Pelaku mengaku baru sekali mencuri. Tapi kasus ini masih kami kembangkan,” ujarnya. (kmb36)

Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dinilai sangat strategis dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. Karena itu, unit usaha yang digarap BUMDes harus mengacu pada potensi desa setempat. Jangan sampai unit usaha yang digarap sama dengan usaha-usaha sejenis yang telah ada di desa, seperti koperasi. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana mengatakan hal itu, Jumat (11/1) kemarin. Menurut Alit Wiradana, selama ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kota Denpasar sudah membentuk 24 Badan Usaha Milik Desa dari 27 desa yang ada di Kota Denpasar. ‘’Kami memberikan apresiasi kepada desa yang sudah membentuk BUMDes, karena usaha milik desa tersebut bergerak di bidang usaha produktif yang dapat menampung tenaga kerja lokal sehingga dapat membantu Pemkot Denpasar mengentaskan pengangguran,’’ ujarnya. Alit Wiradana mengatakan, tiga desa yang belum membentuk BUMDes masih dalam tindak lanjut dan tahap pengkajian,

karena ada kaitannya dengan penyertaan modal. Diharapkan desa yang belum membentuk BUMDes dapat berinovasi agar usaha yang akan dibangun berkaitan dengan perekonomian di masyarakat. Sebab, badan usaha milik desa ini berlandaskan asas kekeluargaan dan semangat gotong royong. Pembentukan BUMDes harus ada inisiatif dari masyarakat itu sendiri, dan pemerintah desa sifatnya hanya memfasilitasi lewat Badan Perwakilan Desa (BPD) dan tokoh-tokoh masyarakat. ‘’Kami hanya memfasilitasi pembentukan BUMDes. Sekarang tergantung inisiatif dari masyara-

kat maupun tokoh-tokoh yang ada di desa tersebut,’’ tegasnya. Alit Wiradana menambahkan, pembentukan BUMDes diharapkan mampu mengembangkan potensi yang dimiliki masing-masing desa, sehingga dapat menyejahterakan masyarakat. Apalagi ini merupakan program nasional harus ditindaklanjuti dengan keterlibatan semua pihak guna membangkitkan perekonomian masyarakat. Selain itu, dapat membantu masyarakat yang kurang mampu, dan dapat membuka lapangan kerja. ‘’Kami harapkan BUMDes yang sudah terbentuk dapat membantu masyarakat dalam pengem-

819446 / 081337032965

Topik : TAMBANG PASIR LAUT DARI CANGGU SAMPAI KEDIRI

untuk memajukan usaha yang dikembangkannya,’’ harapnya. Sebelum terbetuknya BUMDes, katanya, terlebih dahulu dibentuk tim pengkaji sekaligus mempelajari potensi yang ada di desa bersangkutan. Dengan demikian, potensi desa yang ada akan menjadi unitnya BUMDes dan dikaji kelayakannya untuk dapat nantinya memajukan perekonomian masyarakat tanpa mematikan usaha lainnya. ‘’Kalau potensi desa yang dikaji layak dikembangkan, hasil kajian tersebut akan disampaikan dalam musdes (musyawarah desa), sehingga pembentukan BUMDes merupakan hasil kesepakatan masyarakat,’’ terangnya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-819446

Bantu Pemasaran Produk Koperasi dan UKM

Dinas Koperasi dan UKM Bali Gandeng Operator Seluler

Pengisian Jabatan Eselon II Tunggu Proses KASN

Denpasar (Bali Post) Mutasi pejabat di lingkungan Pemkot Denpasar baru saja dilakukan pada jajaran eselon III dan IV. Namun, untuk posisi jabatan eselon II belum dilakukan pengisian. Padahal jumlah jabatan di tingkat eselon II yang belum terisi cukup banyak. Hingga Januari 2019, sudah ada sembilan posisi yang lowong. Jabatan yang baru saja ditinggalkan pejabatnya karena pensiun yakni Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) I Ketut Mister dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Denpasar I Made Kusuma Diputra. Sebelumnya tujuh jabatan eselon II yang sudah lama lowong, yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Direktur Utama RSUD Wangaya, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Denpasar juga masih kosong. Ditanya soal pengisian jabatan lowong ini, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan masih dalam proses, karena untuk mengisikan jabatan di eselon II lebih khusus. Harus ada rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). ‘’Kami masih menunggu proses di KASN,’’ ujar Rai Mantra, Jumat (11/1) kemarin. Di sisi lain, sejumlah anggota DPRD Kota Denpasar meminta agar pengisian jabatan tersebut diupayakan bisa dilaksanakan tahun 2019. Karena dengan masih diisi pejabat pelaksana tugas (plt), selain dapat mengganggu pelayanan kepada masyarakat, juga menyulitkan dalam koordinasi. Seperti yang disampaikan sejumlah anggota DPRD Kota Denpasar I Wayan Suadi Putra, I Nyoman Darsa, I Wayan Warka, I Gede Semara, dan Gede Made Arya Jembawan. ‘’Kami mengharapkan Wali Kota segera mengisi jabatan lowong ini, guna mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. Apalagi posisi jabatan yang lowong banyak bersentuhan dengan program di masyarakat. Seperti, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Perhubungan, Bappeda dan yang lainnya,’’ kata Suadi Putra. (kmb12)

bangan ekonomi produktif. Karena BUMDes ini dari rakyat, oleh rakyat untuk rakyat,’’ ujar mantan Kepala Satpol PP Kota Denpasar. Alit Wiradana berharap ketiga desa yang belum membangun BUMDes, tahun ini sudah mampu membentuk BUMDes, dan memperhatikan karateristik dan potensi yang dimiliki masing-masing desa. Jangan membentuk BUMDes tanpa melihat lingkungan sekitarnya. ‘’Kami targetkan pembentukan BUMDes di semua desa sudah terealisasi sampai Maret 2019 mendatang,’’ paparnya. Alit Wiradana menambahkan, BUMDes mampu menggerakkan perekonomian di desa khususnya mengentaskan kemiskinan, sehingga warga miskin yang ada bisa ditampung bekerja sehingga tidak ada lagi penduduk miskin. ‘’Kami harapkan BUMDes yang sudah beroperasi berinovasi dan membuat terobosan

Bali Post/ist

PERAMPOK - Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali menangkap komplotan perampok pengendara motor dan mengamankan saksi.

Remaja Berkomplot Rampok Pengendara Motor

Denpasar (Bali Post) Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali mengungkap kasus perampokan terhadap pengendara motor, Kamis (10/1) lalu. Pelakunya enam orang yang semuanya masih remaja. Yakni Gusti MW (17) yang seorang pengangguran, Kadek DW (17), Gede He (17), dan Komang HWS (15) yang masih berstatus sebagai pelajar, serta Kadek DP dan RB. Mereka mengaku beraksi di empat TKP di wilayah Denpasar dan Badung. Sedangkan Ketut Wi (16) dan LBL berstatus sebagai saksi. Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol. Andi Fairan mengatakan, kejadiannya di Jalan Gatot Subroto Barat, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Senin (7/1) pukul 02.00 Wita. Korbannya Didik Purnomo (27) dan Yadi (30) yang beralamat di Jalan Gadon 2, Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Badung. “Modusnya saat korban mengendarai sepeda motor di TKP, tiba-tiba pelaku datang dan memukuli ko-

rban. Selanjutnya pelaku merampas dan membawa kabur barang-barang milik korban,” ujarnya. Setelah mendapat laporan kejadian tersebut, kata Andi Fairan, Tim Resmob Ditreskrimum langsung melakukan penyelidikan. Dalam waktu singkat polisi mendapat informasi jika tersangka Gusti MW bersama teman-temannya sering melakukan pemukulan terhadap pengendara motor di Jalan Gatot Subroto Barat, Denpasar. Selanjutnya petugas mencari keberadaan MW dan diketahui tinggal di Jalan Letda Made Suji, Denpasar. Pada Kamis siang MW berhasil ditangkap di rumahnya. Selain itu disita HP Samsung milik korban. Petugas langsung mengembangkan kasus ini. Berdasarkan keterangan pelaku MW, pengangguran ini melakukan perampokan bersama dengan Kadek DW, Gede He, Komang HWS dan Ketut Wi. “Kami berhasil menangkap semua pelaku hari itu (Kamis) juga,” tandasnya. Komplotan rampok ini

mengakui melakukan perampokan di TKP. Mereka mengambil barang-barang korban berupa tas, satu buah HP Samsung Galaxy, tiga kartu BPJS, satu lembar STNK sepeda motor Honda Vario, satu buah kartu ATM Mandiri, satu buah KTP, SIM C dan uang Rp 600 ribu. Akibat kekerasan yang dilakukan oleh para pelaku, Yadi mengalami luka di tangan kanan, pinggang, luka lecet, bahu kanan dan kiri, pusing di kepala. Ia juga mengalami luka lecet di bagian muka karena dipukul oleh pelaku dengan menggunakan tangan kosong. Selain itu, pelaku juga mengakui telah melakukan aksinya pada 10 Desember 2018 pukul 03.05 Wita di Jalan Antasura, Denpasar dan di Jalan Gatot Subroto Timur, Denpasar pada 9 Januari 2019 pukul 03.00 Wita. “Otak dari komplotan ini adalah Gusti MW. Saat beraksi MW gontaganti pasangan. Kami juga mengamankan tiga sepeda motor milik para pelaku,” kata Andi Fairan. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) Bali saat ini memiliki 4.873 koperasi dan 300 ribu lebih UKM. Untuk meningkatkan daya saing koperasi dan UKM, khususnya dari sisi pemasaran, Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM) Provinsi Bali tidak bisa bekerja sendiri. Mengingat, SDM dan anggaran pemerintah terbatas untuk memfasilitasi jumlah koperasi dan UKM yang cukup besar itu. “Kami memerlukan sinergitas atau kolaborasi dengan stakeholder,” ujar Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali I Gede Indra Dewa Putra di Denpasar, belum lama ini. Menurut Indra Dewa Putra, pihaknya kini sudah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Salah satunya operator seluler terbesar di Indonesia untuk membantu pemasaran produk koperasi dan UKM secara online. Kerja sama ini diharapkan membuat skala produksi dan pangsa pasar produk barang dan jasa akan semakin terbuka luas. “Bukan untuk pasar internal lokal Bali saja, tapi juga bisa pasar nasional bahkan internasional. Itu harapan kita ke depan,” jelasnya. Ia mengaku juga telah

mengadakan kerja sama dengan sejumlah online marketplace terkemuka di tanah air. Kerja sama ini bahkan sudah menunjukkan hasil. UKM di Bali yang tergabung dalam online marketplace kini bisa memasarkan produk sampai ke luar Bali, bahkan melakukan ekspor. Padahal dulunya ada UKM yang hanya berjualan di seputaran Pasar Badung atau dalam pameran-pameran di Art Center saja. Secara bertahap, ratusan ribu UKM yang ada di Bali akan dihubungkan dengan operator seluler ataupun online marketplace agar skala produksinya bisa meningkat. Begitu juga dengan kepastian kelanjutan pangsa pasar agar tetap konsisten. Terutama yang disasar adalah UKM milik anak-anak muda yang sudah terbiasa memakai gadget. “Dengan catatan, produk barang dan jasa itu harus kualitasnya bagus dari sisi keamanan, dari sisi kualitas produksi, dan kelangsungannya. Jangan sampai sekarang dapat order, tahu-tahu pas order banyak lagi tidak bisa. Ini diperlukan kerja sama dengan para UKM, rekan sejenis,” pungkasnya. (kmb32)

I Gede Indra Dewa Putra

Bali Post/kmb32


BADUNG

Sabtu Paing, 12 Januari 2019

3

MLCP di Bandara Ditargetkan Rampung Februari Mangupura (Bali Post) Guna menampung seluruh kendaraan yang masuk ke kawasan Bandara Ngurah Rai, PT Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai mulai membangun fasilitas parkir bertingkat atau Multi Level Car Parking (MLCP). Gedung baru ini akan memiliki kapasitas hingga seribu lebih kendaraan roda empat. Menurut Communication and Legal Section Head PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, gedung MLCP dengan luas 34.177,13 m2 ini memiliki daya tampung hingga 1.100 kendaraan roda empat. Bangunan berdesain modern dan asri ini masih dalam proses penyelesa-

ian. ‘’Ini ditargetkan rampung pada bulan Februari 2019 ini,’’ katanya, Jumat (11/1) kemarin. Dijelaskan Arie, sambil menunggu MLCP rampung, akan dilakukan penyesuaian arus lalu lintas (lalin). Hal ini mengingat keberadaan MLCP akan mengubah arus lalin di kawasan Bandara Ngurah Rai. Selama penyesuaian, kemungkinan akan terjadi sedikit ketidaknyamanan. Namun pihaknya memastikan ini tidak akan berlangsung lama. Sementara untuk parkir kendaraan roda dua, nantinya akan menyesuaikan dengan keberadaan MLCP. Akses pengendara roda dua menuju ke terminal domestik memang akan

menjadi relatif jauh. Namun para pengendara yang berjalan kaki menuju ke terminal domestik nantinya akan dibuatkan pedestrian. ‘’Pedestrian itu nantinya akan ditata sedemikian rupa, sehingga benar-benar nyaman bagi pejalan kaki,’’ jelasnya. (kmb23)

PARKIR BERTINGKAT - Sejumlah pekerja melakukan finishing gedung parkir bertingkat di Bandara Ngurah Rai, Jumat (11/1) kemarin.

Bali Post/edi

Tak Masuk Kota Sehat, Dewan Minta Pemkab Berbenah

Mangupura (Bali Post) -

Kalangan DPRD Badung meminta eksekutif terus membenahi sektor kesehatan, menyusul masuknya Kota Denpasar sebagai 10 kota tersehat di dunia. Melalui berbagai pembenahan, dewan berharap ke depannya Badung dapat menunjukkan prestasi bidang kesehatan tingkat dunia. Seperti yang diungkapkan Ketua DPRD Badung Putu Parwata. Politisi asal Dalung ini tidak menyangkal keunggulan Kota Denpasar dengan

raihan prestasinya. Karena itu, Badung juga harus termotivasi dan berbenah untuk mendapatkan penghargaan dunia.

‘’Ya kita lihat realitanya memang seperti itu. Namun kita tidak perlu berdebat ini baik itu buruk, namun yang jelas kita perlu berbenah,

melakukan inovasi, pelayanan dan infrastruktur di kesehatan. Seperti apa polanya, untuk membuat masyarakat sehat,’’ ungkap Parwata, Jumat (11/1) kemarin. Menurutnya, setiap kabupaten/kota memiliki plusminusnya. Misalnya di bidang sosial, pihaknya berani memberikan jaminan bahwa

Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas Sasar Pelajar

Bali Post/rah

SOSIALISASI - Kasatlantas Polres Badung Iptu Kanisius Franata saat sosialisasi tertib berlalu lintas di SMP Budi Utama, Kerobokan. Mangupura (Bali Post) Upaya menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas terus dilakukan Satlantas Polres Badung. Selain melakukan penindakan terhadap pengendara yang melanggar aturan, kepolisian juga melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah guna mengantisipasi kecelakaan

lalu lintas (lakalantas). Seperti pada Jumat (11/1) kemarin, Satlantas Polres Badung menggelar razia di simpang Jalan Raya Kerobokan-Jalan Gunung Sangyang, Kuta Utara, mulai pukul 06.00-08.30 Wita. Kali ini operasi dominan menyasar pelajar SMP yang mengendarai sepeda motor,

termasuk para orangtua yang mengantar anaknya ke sekolah. Kasatlantas Polres Badung Iptu Kanisius Franata saat sosialisasi tertib berlalu lintas bagi siswa SMP Budi Utama, Kerobokan mengungkapkan, jumlah korban meninggal akibat lakalantas di Indonesia adalah tertinggi kelima di dunia. Di Indonesia tiap menit ada lima orang meninggal akibat lakalantas. Tentu ini sangat memprihatinkan dan sangat disayangkan. Iptu Kanisius menekankan, siswa SMP belum boleh mengendarai kendaraan karena belum cukup umur untuk memiliki SIM. Namun b a ny a k y a n g m e l a n g g a r aturan tersebut. Ini menjadi perhatiannya. Diharapkan pelanggaran semacam ini tidak lagi terjadi guna menekan angka lakalantas. ‘’Ini bukan untuk kepolisian atau para guru, tapi demi keselamatan dan kebaikan adik-adik (siswa) ke depan. Mohon maaf kalau terjadi kecelakaan dan cacat, siapa yang rugi?’’ ujarnya. Oleh karena itu, ia ber-

Badung paling baik dalam program Tri Kona-nya. ‘’Program ini banyak menjadi contoh oleh daerah lain. Dari lahir, hidup dan mati ditanggung pemerintah sehingga indeks kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Badung tinggi, mengalahkan nasional,’’ ucap Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung ini.

Hal senada dikatakan Ketua Komisi IV DPRD Badung AAN Ketut Agus Nadhi Putra. Menurutnya, prestasi Denpasar perlu ditiru. Namun, untuk mencapai prestasi itu, Badung perlu pembenahan. Dia pun optimis Badung mampu meraih prestasi tersebut. ‘’Dari kriteria yang saya baca di media, Badung san-

gat mampu mencapai hal itu. Kami akan membangun sejumlah taman kota serta sejumlah pelayanan publik khusus kesehatan,’’ jelasnya seraya menyebutkan, layanan serta tunjangan kesehatan Badung sangatlah baik, sebab warga yang tidak ditunjang BPJS Kesehatan akan di-cover oleh KBS. (kmb27)

SOSOK Jaga Kebersihan

harap kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini harus ditumbuhkan. Selain itu, mantan Kasi SIM Satlantas Polresta Denpasar ini mengimbau siswa naik sepeda gayung. ‘’Selain mengurangi polusi udara, juga menyehatkan badan. Di sini (SMP Budi Utama-red) saya lihat ada juga siswa bawa sepeda gayung. Ini harus ditiru teman-temannya yang lain,’’ ucapnya. Sedangkan dari hasil kegiatan hunting system, ditindak 106 pelanggar. Pelanggaran tersebut yaitu tanpa SIM sebanyak 14 orang, tanpa SIM dan STNK sebanyak sembila orang, tanpa helm sebanyak 82 orang dan tanpa perlengkapan sebanyak satu orang. ‘’Adapun anatomi usia pelanggaran lalu lintas yang ditindak adalah, kaum melenial usia kurang dari 17 tahun sebanyak 19 orang, 18 sampai 30 sejumlah 15 orang, 31 sampai 40 tahun sebanyak 26 orang, 41 sampai 50 tahun sebanyak 36 orang dan lebih dari 51 tahun sebanyak 10 orang,’’ ungkapnya. (kmb36)

PIODALAN di Pura Uluwatu akan berlangsung Selasa (15/1) mendatang. Salah satu hal yang menjadi perhatian khusus kali ini adalah sampah plastik. Selain melarang pamedek menggunakan wadah berbahan plastik untuk nunas tirta, pengelola pura juga mengimbau pamedek untuk mengurangi penggunaan kantong plastik untuk membawa sarana persembahyangan. Manajer Pengelola Objek Wisata Kawasan Luar Pura Uluwatu Wayan Wijana menyampaikan hal itu sesuai komitmen pengelola kawasan luar Pura Uluwatu untuk mewujudkan objek wisata di Kuta Selatan ini terbebas dari sampah plastik. Dijelaskannya, selama piodalan nanti, pengelola dan prajuru desa akan menyiapkan sejumlah kantong sampah. Tidak hanya itu, masingmasing krama banjar yang mendapat tugas akan melakukan pembersihan setiap saat. Meski demikian, pamedek juga diharapkan aktif menjaga kebersihan terutama menyangkut sampah plastik. ‘’Nantinya sampah yang dikumpulkan warga akan dibawa ke tempat penampungan sementara sambil menunggu pengangkutan oleh pihak DLHK Badung,’’ katanya, Jumat (11/1) kemarin. Sementara terkait masalah kesehatan, pihaknya bekerja sama dengan sejumlah rumah sakit. Pamedek disabilitas maupun yang sakit saat di pura telah disediakan tandu, kursi roda serta ambulans desa. Ditambahkannya, dalam proses persembahyangan nanti akan diberlakukan sistem kartu untuk mengantisipasi antrean panjang. (edi)

17 Januari, ’’Deadline’’ Penurunan Baliho Kedaluwarsa

Bali Post/eka

BALIHO - Pengendara melintas di depan baliho ucapan selamat hari raya di Dalung, Jumat (11/1) kemarin. Satpol PP Badung mengimbau agar baliho yang kedaluwarsa segera diturunkan.

Mangupura (Bali Post) Baliho ucapan hari raya Galungan, Natal dan Tahun Baru yang memenuhi setiap sudut Kabupaten Badung, di-deadline paling lambat 17 Januari harus diturunkan. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung I GAK Suryanegara menegaskan, deadline ini mutlak alias tak bisa ditawar. ‘’Kami tidak ingin baliho ucapan hari raya masih terpampang berbulan-bulan, padahal perayaannya sudah lewat. Ini hanya akan mengotori wajah Badung,’’ tegas

Suryanegara, Jumat (11/1) kemarin. Pihaknya telah mengimbau para pemilik agar segera menurunkan alat peraganya. Sebab, baliho, reklame, dan spanduk hari raya tersebut sudah kedaluwarsa sehingga tidak pantas dipajang di tempat umum. ‘’Hari raya sudah lewat. Sekali lagi kami minta pemilik supaya segera menurunkan. Karena itu kami imbau semua reklame, spanduk dan sejenisnya yang berkaitan dengan Natal, Tahun Baru, Galungan dan Kuningan diturunkan,’’ katanya.

Satpol PP telah melayangkan surat imbauan kepada tokoh-tokoh masyarakat, pimpinan partai politik dan ormas untuk secepatnya menyingkirkan reklame yang kedaluwarsa. ‘’Kami sudah surati mereka untuk menurunkan sendiri alat peraganya yang berisi ucapan hari raya. Semua reklame hari raya harus bersih, termasuk yang dipasang di depan rumah dan bale banjar,’’ terangnya. Ditegaskannya, bila saat deadline 17 Januari reklame hari raya tidak diturunkan, pihaknya akan memberangus

alat peraga tersebut. Bila pihaknya yang turun tangan menertibkan baliho, reklame dan spanduk-spanduk tersebut, pemilik tidak boleh protes jika alat peraganya sudah tidak dalam kondisi utuh. Pejabat asal Denpasar itu menyatakan, tidak ada sanksi untuk pemilik reklame kedaluwarsa. Namun alat peraga yang sudah kedaluwarsa tentu akan dibongkar paksa. Pihaknya memprediksi terdapat sekitar lima ratusan alat peraga baik berupa baliho, spanduk dan reklame yang harus segera dibersihkan. (kmb27)


INFO SEREMONIAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Undwi Denpasar Beri Pendampingan Peningkatan Karier Dosen

UNIVERSITAS Dwijendra (Undwi) Denpasar terus memberi pengajaran Tri Dharma Perguruan Tinggi kepada para dosennya. Demi peningkatan jenjang karier dosen, Jumat (11/1) kemarin para dosen Undwi diberikan pemantapan dan pendampingan penyusunan angka kredit dosen usulan ke profesor. Materi diberikan narasumber dari Subdit Karier Pendidik dan Kompetensi SDM Ditjen Sumber Daya Ilmu Pengetahuan Teknologi Kemenristek Dikti Prof. Sutikno dan Mochammad Panji Pujasakti, M.T. Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. saat membuka pendampingan menegaskan saat ini Undwi dan perguruan tinggi di Indonesia dihadapkan pada tantangan kemajuan iptek. Tak ada jalan lain Undwi harus merumuskan program pengembangan komprehensif terhadap profesionalisme dosennnya. Untuk itu dosen Undwi terus diberikan peningkatan kompetensi pedagogik dan profesionalisme karena dosen ini diyakini akan menentukan optimalisasi pendidikan dan menentukan kualitas PT. Jika dosen tak mampu beradaptasi dengan kemajuan iptek dan perubahan, tak hanya mengancam lulusannya, namun juga masa depan PT yang bersangkutan. Dosen pun selain sebagai evaluator, dia juga dievaluasi kinerjanya. Rektor Dyatmikawati menegaskan pihaknya berkepentingan meningkatkan karier dosen. Undwi, katanya, akan memberi pendampingan karier bagi dosen sehingga semua cepat mendapat serdos, naik pangkat ke lektor kepala dan dosen bergelar doktor segera menjadi profesor. Rektor Undwi berharap segera lahir profesor dari kandung Und-

wi sendiri. Di acara yang dipandu Dr. Among Suharsono tersebut, Prof. Dr. Sutikno mengungkapkan salah satu kelemahan dosen mencapai jabatan lektor kepala adalah dalam publikasi ilmiah di jurnal nasional. Padahal sudah menjadi kewajiban bagi para dosen memiliki karya ilmiah yang dimuat di jurnal terakreditasi. Namun belakangan dia mengungkapkan angka karya ilmiah dosen Indonesia kini sudah melampaui partisipasi dosen di Thailand dan Singapura. ‘’Hanya Malaysia belum bisa kita salip,’’ tegasnya. Sementara soal kesulitan dosen menembus profesor, Prof. Sutikno mengungkapkan akibat kegagalan dosen memiliki publikasi di jurnal internasional terindeks scopus. Padahal, menurutnya, persyaratan menembus profesor di Indonesia adalah menggunakan syarat paling minimal dengan angka kredit 850. Lagi pula, syarat publikasi ke jurnal internasional hanya di-

syaratkan satu saja. Sisanya bisa dilengkapi untuk jurnal nasional lainnya. Sementara itu, Mochammad Panji Pujasakti menambahkan, banyak kasus dosen tak lolos angka kredit kenaikan pangkat karena karya tulis dosen tersebut banyak menjiplak karya dosen lainnya. Faktor lainnya yakni biodata yang tak divalidasi, seperti mengunggah foto tak sesuai dengan ketentuan. Kemudian banyak dosen lupa membaca pedoman operasional peningkatan karier dan angka kredit. Bagi dosen di PTS, usulannya dilanjutkan ke LLDikti. Untuk dosen biasa kenaikan pangkat cukup mendapat persetujuan Dirjen dan jabatan ke profesor harus persetujuan Menristek Dikti. Pujasakti mencontohkan pada 2017, dari 2.840 usulan dosen, setelah diseleksi hanya setengahnya yang lolos. Di antaranya 36 untuk profesor dan 306 untuk lektor kepala. (ad462)

Unud Gelar Sosialisasi Sistem Baru Penerimaan Mahasiswa Tahun 2019

TERKAIT diterapkannya sistem baru untuk proses Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN) tahun 2019, Universitas Udayana (Unud), Jumat (11/1) kemarin menggelar sosialisasi di kampus setempat. Sosialisasi ini perlu dilakukan karena proses penerimaan tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Untuk itu, informasi ini perlu diketahui calon mahasiswa yang ingin menempuh kuliah di perguruan tinggi negeri, khususnya di Unud. Sosialisasi ini dihadiri kurang lebih sebanyak 1.500 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, guru, bidang IT di SMA/SMK dan MA. Serta turut hadir empat orang perwakilan dari siswa kelas XII masing-masing sekolah dari seluruh SMA, SMK dan MA se-Bali. Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). mengatakan kegiatan ini untuk menyosialisasikan kembali penerimaan mahasiswa baru yang berbeda dengan tahun 2018. Di mana untuk tahun ini dilaksanakan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Untuk seleksinya, kata Raka Sudewi, sama dilakukan melalui tiga jalur penerimaan seperti tahun sebelumnya. Yaitu melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), namun untuk tahun ini seluruhnya berbasis komputer atau disebut Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Selain itu, jalur ketiga adalah jalur mandiri yang pelaksanaan-

SOSIALISASI - Suasana sosialisasi terkait Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN) tahun 2019, Jumat (11/1) kemarin di kampus Unud. nya dilakukan PTN masing-masing. ‘’Penerimaan mahasiswa baru sistemnya memang terus berkembang. Hal ini tentu agar bisa lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Yaitu lebih efisien, kredibel, akuntabel dan bisa dipertanggungjawabkan,’’ ucapnya. Untuk hasil dari UTBK, nantinya juga akan diberikan kepada masing-masing calon mahasiswa. Sehinga mereka bisa menilai dan mengevaluasi diri, di mana kekurangan saat mengikuti tes. Sementara itu, Wakil Rektor Unud Bidang Akademik Prof. Dr. Nyoman Gde Antara mengatakan sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan pemahaman terkait

proses penerimaan mahasiswa baru seluruh PTN di Indonesia yang akan dilakukan serentak dengan metode seragam dan terintegrasi. Hal yang sangat penting tahun ini sosialisasinya berkaitan dengan perubahan dari tahun-tahun sebelumnya. Jangan sampai masyarakat menganggap sistemnya masih sama dengan tahun lalu. Padahal tahun ini sistemnya berubah. Tahun ini, kata Antara, total daya tampung mahasiswa di Unud sebanyak 6.124 orang. Dengan persentase minimal 20 persen untuk SNMPTN, minimal 40 persen untuk SBMPTN dan maksimal 30 persen untuk jalur mandiri. (ad461)

Yudisium Sarjana LX FH Unwar

NARASUMBER - Rektor Undwi Putu Dyatmikawati saat menerima narasumber Prof. Sutikno, Moch. Panji Pujasakti dan Among Suharsono dari Subdit Karier Pendidik dan Kompetensi SDM Kemenristek Dikti.

SMPTN 2019, Unud Siap Tampung 6.124 Calon Mahasiswa MENJELANG pelaksanaan Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN) tahun 2019, Universitas Udayana (Unud) mulai bersiap. Untuk tahun ini, jalur SMPTN masih sama seperti tahun lalu yaitu melalui tiga jalur. Di antaranya Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan melalui jalur mandiri. Untuk tahun ini, pelaksanaan SNMPTN dan SBMPTN dilaksanakan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Sedangkan untuk jalur mandiri dilakukan masing-masing perguruan tinggi negeri. Menurut Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K)., untuk tahun 2019 ini kuota daya tampung di Unud sebanyak 6.124 orang. Dari jumlah tersebut, persentase dari masingmasing jalur seleksi yaitu untuk SNMPTN minimal 20 persen, jalur SBMPTN minimal 40 persen dan untuk jalur mandiri maksimal 30 persen. ‘’Tahun 2019 ini, daya tampung sebanyak 6.124 orang. Ini diharapkan

Sabtu Paing, 12 Januari 2019

bisa terpenuhi, jangan sampai kekurangan,’’ katanya, Jumat (11/1) kemarin saat memberikan keterangan terkait SMPTN 2019 didampingi jajarannya. Dikatakan, untuk tahun ini, perbedaan tes SBMPTN akan dilakukan dengan sistem Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Tes untuk SBMPTN tidak dilaksanakan dalam satu hari, namun akan dilakukan selama 10 kali, setiap Sabtu dan Minggu. Nantinya dari 11-12 ribu calon peserta, akan dibagi menjadi 10 kelompok dan akan dijadwal bergiliran antara Sabtu dan Minggu selama 10 kali. ‘’Untuk SNMPTN dan jalur mandiri prosesnya masih sama seperti tahun lalu. Hanya SBMPTN yang berbeda,’’ ujarnya. Terkait dengan pelaksanaan UTBK, pihaknya sudah menyiapkan sarana dan prasarana. Dalam hal ini pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 1.000 unit komputer. Tidak hanya itu, sebagai pendukung juga sudah dianggarkan untuk server. Selain itu, sebagai langkah antisipasi sistem kelistrikan, pihaknya juga

sudah menyiapkan genset. Dijelaskan, terkait waktu pelaksanaan, untuk SNMPTN 2019 yaitu pengisian dan verifikasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) akan dilakukan 4-25 Januari 2019. Sedangkan untuk pendaftaran SNMPTN akan dilakukan 4-14 Februari 2019 dan Pengumuman Hasil SNMPTN dilakukan 23 Maret 2019. Sedangkan untuk pelaksanaan SBMPTN 2019, pendaftaran akan dimulai 1 Maret sampai 1 April 2019. Untuk tes akan dilakukan sebanyak 10 kali mulai 13 April - 26 Mei 2019. Pelaksanaan tes akan dilakukan pada Sabtu dan Minggu dengan sesi tes pagi dan siang. ‘’Untuk pengumuman hasil UTBK akan dilakukan pada 23 April - 2 Juni 2019. Masing-masing calon mahasiswa akan diberikan hasil UTBK, sebagai bahan evaluasi diri, di mana kekurangan saat mengikuti tes,’’ pungkasnya. Untuk informasi resmi LTMPT dan layanannya, dapat dilihat pada laman http://www.ltmpt.ac.id untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. (ad460)

SMPTN - Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). (tiga dari kanan) didampingi jajaran saat memberikan keterangan terkait SMPTN 2019 di kampus setempat, Jumat (11/1) kemarin.

Perkuat Kualitas Lulusan, Segera Buka S-3 Ilmu Hukum FAKULTAS Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) menggelar upacara Yudisium Sarjana LX Program Studi Ilmu Hukum di Ruang Jaya Singha Mandapa Unwar, Jumat (11/1) kemarin. Upacara wisuda sarjana yang diikuti sebanyak 15 calon wisudawan ini sangat istimewa. Calon wisudawan dilepas langsung Dekan FH Unwar Dr. Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. didampingi Wakil Dekan I FH Unwar Ida Ayu Putu Widiati, S.H., M.Hum., Wakil Dekan II A.A. Sagung Laksmi Dewi, S.H., M.H. dan Wakil Dekan III Ketut Sukadana, S.H., M.H. Acara ini dihadiri Kaprodi dan Sekprodi Ilmu Hukum FH Unwar, UPM FH Unwar, dosen dan staf di lingkungan FH Unwar. Dekan FH Unwar Budiartha mengatakan yudisium merupakan momen penting sebagai perjuangan akhir untuk meraih sukses menjadi sarjana hukum sekaligus merupakan beban awal untuk menentukan sikap melanjutkan studi atau bekerja. Yudisium FH Unwar LX kali ini merupakan yudisium khusus, karena baru pertama kali Unwar akan melaksanakan wisuda sebanyak tiga kali dalam setahun sesuai dengan keputusan Rektor Unwar. Penyelenggaraan wisuda selama tiga kali merupakan langkah untuk mengantisipasi membeludaknya peserta seiring dengan meningkatnya jumlah mahasiswa di Unwar setiap tahunnya. Yudisium FH Unwar diikuti 15 yudisiawan/yudisiawati yang akan diwisuda 31 Januari mendatang. Satu orang mahasiswa atas nama Ni Made Intan Maharani lulus dengan predikat pujian (cumlaude) dan 14 orang lainnya lulus dengan predikat sangat memuaskan. Dengan yudisium ini jumlah lulusan FH Unwar menjadi 4.974 orang. Tercapainya sasaran lulusan ini tidak terlepas dari dukungan tenaga akademik dan nonakademik di lingkungan FH Unwar. Saat ini FH Unwar memiliki tenaga dosen sebanyak 57 orang, 3 guru besar, 20 doktor, 11 kandidat doktor dan 23 dosen sudah S-2. Di samping itu, terdapat juga tenaga dosen luar biasa dari Unud, pemda, dan praktisi hukum. Sedangkan untuk staf administrasi dibantu 9 orang.

FOTO BERSAMA - Dekan FH Unwar Dr. Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. (empat dari kiri) didampingi Wakil Dekan I FH Unwar Ida Ayu Putu Widiati, S.H., M.Hum., Wakil Dekan II A.A. Sagung Laksmi Dewi, S.H., M.H. dan Wakil Dekan III Ketut Sukadana, S.H., M.H. berfoto bersama yudisiawati lulusan terbaik dan perwakilan Alumni FH Unwar pada upacara yudisium LX, Jumat (11/1) kemarin. Sampai saat ini jumlah mahasiswa aktif FH Unwar sebanyak 1.731 dengan rasio dosen dan mahasiswa 1:30 (kondisi sangat ideal). Dalam pelakasanaan proses akademik, dikatakan, FH Unwar telah menerapkan kurikulum berbasis SN-Dikti mengacu pada KKNI yang selanjutnya disebut Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT-Dikti). Untuk menyiapkan lulusan dengan keterampilan khusus, FH unwar juga telah memberikan pelatihan mediator, legal drafting, dan profesi advokat yang dapat dipilih masingmasing mahasiswa. Dalam bidang penelitian, FH Unwar mewajibkan setiap dosen memiliki satu buah penelitian setiap tahunnya. Sedangkan untuk pengabdian telah didorong adanya peningkatan kuantitas maupun kualitasnya. Dalam bentuk kerja sama, FH Unwar telah melakukan kerja sama baik secara nasional maupun internasional. Untuk kerja sama nasional ada dari Provinsi Bali dan kabupaten di Bali, Mahkamah Agung, Peradi/AAI, PKPA, dan Kemenkum HAM. Sedangkan kerja sama internasional terjalin dalam bentuk MoU dengan Charles

Darwin University Australia, Tripura University India, Maharsi University Amerika Serikat, Neigata University Japan, Thammasat University Thailand, University Teknologi Mara Malaysia, Universitas Dili Timor Leste, Hooge School dan Leiden University Belanda, Han-Kuk University dan Younsang University Korea, Vietnam National Univeristy serta Royal University of Law and Economic Kamboja. Pada tahun 2019 ini, lanjut Budiartha, FH Unwar mengusulkan pembentukan Prodi S-3 Doktor Ilmu Hukum dan akreditasi untuk S-1 FH dan S-2 Magister Ilmu Hukum (MIH) dan Magister Kenotariatan (MKn) agar terakreditasi unggul (A), sehingga FH Unwar semakin jaya. ‘’Ke depannya beban lulusan FH akan semakin berat seiring kemajuan di era global dengan tantangan yang menuntut sarjana hukum tetap eksis. Untuk itu perlu menjaga dan mengembangkan lulusan yang berintegritas, memiliki pengetahuan hukum, serta keterampilan dan kemahiran hukum agar lebih profesional dan bersaing di dunia global,’’ tandas Budiartha, Jumat (11/1) kemarin. (ad433)

Tenaga Pengawas Berbasis Masyarakat Diharapkan Berinovasi Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa sudah merekrut 70 tenaga pengawas berbasis masyarakat pada Desember 2018. Selain disiapkan sebagai pendamping kegiatan posyandu, puluhan tenaga ini juga diharapkan bisa membuat inovasi pemberdayaan di desa. ‘’Mereka ini nantinya harus bisa mengadakan kegiatan inovasi pemberdayaan di desa masing-masing sehingga strata posyandu di Kabupaten Gianyar bisa lebih ditingkatkan,’’ jelas Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra, beberapa waktu lalu. Wanita yang akrab disapa Dayu Surya ini mengatakan penetapan tenaga pengawas berbasis masyarakat di Kabupaten Gianyar tahun 2019 ini rencananya akan ditempatkan

di desa dan kelurahan se-Kabupaten Gianyar. Hal ini sebagai salah satu upaya mengimplementasikan Permendagri 19 Tahun 2011 tentang Pedoman Pengintegrasian Layanan Sosial Dasar di Posyandu. Menurut istri Bupati Gianyar ini, tugas dari tenaga pengawas nantinya mengupayakan percepatan penganekaragaman pangan, peningkatan perekonomian keluarga serta kegiatan pengembangan lainnya di posyandu. Ditambahkan, ide awal dari perekrutan tenaga posyandu berbasis masyarakat ini adalah adanya keinginan untuk merevitalisasi kinerja kader posyandu. ‘’Kader-kader yang sudah ada tidak bisa bekerja sendirian, kader perlu mendapat dukungan konkret baik dari masyarakat di lingkungannya maupun dari pemerintah,’’ katanya.

Berdasarkan data di Dinas PMD Gianyar, saat ini di Kabupaten Gianyar untuk strata posyandu pratama jumlahnya nihil, untuk strata madya sebanyak 129 buah, strata purnama sebanyak 426 buah dan mandiri sebanyak 11 buah dengan jumlah kelompok posyandu sebanyak 566 kelompok se-Kabupaten Gianyar. Melihat beratnya tugas mereka nanti di desa, kata Ny. Adnyani Mahayastra, dianggap perlu tenaga ini. Terlebih dahulu diberi pembekalan dan pelatihan agar nantinya mereka mampu menyikapi isu-isu strategis tentang kesehatan melalui kegiatan posyandu, berinovasi penganekaragaman konsumsi pangan untuk pemberian makanan tambahan di posyandu dan lain-lainnya. Ditambahkan, dirinya yakin

tenaga yang nantinya ditempatkan di seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Gianyar ini akan mampu bekerja dengan baik mengingat latar belakang pendidikan mereka dominan di bidang kesehatan, seperti SMK Kesehatan, diploma maupun sarjana di bidang kesehatan. Terpenting, kata Ny. Adnyani Mahayastra, mereka harus menguasai IT, mengingat sekarang di segala sesuatu akan lebih cepat dengan menggunakan teknologi. (kmb35) PENGARAHAN - Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra saat memberikan pengarahan kepada puluhan tenaga pengawas berbasis masyarakat, di Kantor Bupati Gianyar.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Bali Post/nik


daerah

Sabtu Paing, 12 Januari 2019

5

Berkat Kinerja Anggota Babinkamtibmas

Kepercayaan Masyarakat kepada Polisi Naik 82 Persen Banyuwangi (Bali Post) Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) menjadi ujung tombak jajaran Kepolisian RI. Berkat kinerja para Babinkamtibmas, kepercayaan masyarakat ke institusi kepolisian naik hingga 82,3 persen. Angka yang cukup membanggakan. Data ini hasil survei Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) selama tiga tahun terakhir. Salah satu yang membuat kepercayaan masyarakat ke kepolisian meningkat adalah hadirnya Babinkamtibmas di tengah masyarakat. Bahkan, banyak personel Babinkamtibmas yang menggelar kegiatan sosial dan menyentuh ke lapisan warga. ‘’Terakhir, kami survei tahun 2018. Kepercayaan masyarakat ke kepolisian tembus 82,3 persen. Salah satu indikatornya, kinerja Babinkambtimas yang baik,’’ kata Direktur Lemkapi Dr. Edi Saputra Hasibuan, Jumat (11/1) kemarin. Dijelaskan, sejak dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, tingkat kepercayaan masyarakat ke institusi Polri terus meningkat. Pihaknya melakukan penelitian dan survei tahun 2016. Hasilnya, tingkat kepercayaan masyarakat ke

polisi tembus 68 persen. Lalu, setahun berikutnya, naik menjadi 78,6 persen. ‘’Data ini membuktikan jika Polri makin dipercaya dan disayangi masyarakat,’’ jelasnya. Edi menambahkan, salah satu peran utama kepercayaan masyarakat adalah kinerja Babinkamtibmas. Menurutnya, saat ini banyak Babinkamtibmas yang tidak hanya sekadar menjalankan tugas. Namun, banyak yang benar-benar melayani masyarakat, bahkan selalu ada di tengah masyarakat. ‘’Ini yang membuat masyarakat merasa aman dan terlindungi. Polisi selalu ada di tengah masyarakat,’’ jelasnya. Pihaknya mencontohkan Babinkamtibmas Desa Tegaldimo yang mampu menggerakkan warga menggelar program bedah rumah dan penerangan jalan umum (PJU). Pelayanan personel polisi ini mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat di pelosok. Menurutnya, makin banyak Babinkamtibmas berprestasi, tingkat kepercayaan masyarakat ke kepolisian akan makin baik. Hasil catatan Lemkapi, kata Edi, banyak personel Babinkamtimas yang dicintai masyarakat, tersebar di banyak daerah di Indonesia. (udi)

GULA - Perajin gula merah di Desa Temuasri, Kecamatan Sempu, Banyuwangi sedang mencetak gula, Jumat (11/1) kemarin.

Bali Post/udi

Musim Hujan, Produksi Gula Merah Merosot Banyuwangi (Bali Post) Musim hujan membuat perajin gula merah di Banyuwangi tak bisa sumringah. Pemicunya, akibat diguyur hujan, hasil panen nira merosot. Imbasnya, produksi gula merah ikut turun. Anjloknya produksi gula merah langsung diikuti naiknya harga komoditi ini. Dalam kondisi normal, perajin bisa memproduksi gula merah hingga 30 kilogram per hari. Akibat hujan, produksi turun tipis, maksimal 28 kilogram

per hari. ‘’Biasanya, kita bisa dapat 5 jeriken nira per hari. Kini, turun hingga 4 jeriken. Kebanyakan berisi air, sehingga produksi gulanya sedikit,’’ kata Ginah (54), perajin gula merah di Dusun Awu-awu, Desa Temuasri, Kecamatan Sempu, Jumat (11/1) kemarin. Musim hujan, lanjut Ginah, membuat kandungan nira menyusut. Saat dimasak, hasil gulanya cukup banyak menyusut. Padahal, nira menjadi bahan utama

gula merah. Untungnya, kata Ginah, harga gula merah sedikit naik. Dari Rp 11.000 menjadi Rp 12.500 per kilogram. Namun, belum membuat perajin sumringah. Sebab, naiknya harga di saat produksi gula merah tak bisa maksimal. Menurut Ginah, musim hujan terus mengguyur sejak sebulan terakhir, sehingga perajin juga kesulitan memanen nira. ‘’Kalau hujan, kita kesulitan memanen nira. Kalaupun bisa, niranya tak banyak

mengandung gula,’’ jelasnya. Rata-rata setiap perajin bisa memanen hingga 50 pohon. Di desa ini sejak lama dikenal sebagai pusatnya perajin gula merah. Total, lebih dari 100 perajin. Mereka menggarap lahan secara kerja sama. Ginah menambahkan, gula merah produksi perajin banyak dikirim ke luar daerah. Mulai Jakarta, Surabaya dan Bali. Perajin hanya tinggal memproduksi, sudah ada pengepul yang menampung produksi gula.

‘’Dahulu, kami kerja sama dengan pabrik makanan. Kini, tidak lagi,’’ ujarnya. Wanita yang menjadi perajin sejak tahun 1980 ini berharap, musim hujan segera mereda, sehingga produksi gula merah segera normal. Apalagi, gula merah menjadi penopang ekonomi warga setempat. Perajin biasanya memproduksi gula mulai pukul 09.00 WIB. Usai nira dipanen, direbus hingga 7 jam lebih. Lalu dicetak. (udi)

Observasi ke Nusa Penida

Komisi II DPRD Klungkung Soroti 2019, DPRD Banyuwangi Infrastruktur Pariwisata dan Jalan Bali Post/udi

PENGHARGAAN - Penghargaan Babinkamtimas peduli masyarakat di Polres Banyuwangi.

Berharap Tak Ada Utang Banyuwangi (Bali Post) Defisit anggaran dalam APBD Banyuwangi tahun 2017 dan 2018, mendapat perhatian serius DPRD. Mereka berharap, tahun 2019 tak ada utang lagi dalam APBD. Sehingga anggaran bisa normal, tanpa defisit. Dewan juga berharap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak dan restribusi bisa tercapai maksimal. Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Ruliono mengatakan munculnya aksi terkait defisit anggaran dari kelompok masyarakat adalah hal biasa. Hal itu, katanya, menunjukkan jika masyarakat Banyuwangi peduli dengan kemajuan daerah. ‘’Karena itu, kami berharap tidak ada lagi defisit anggaran, termasuk utang dalam APBD 2019,’’ kata politisi Golkar tersebut, Kamis (10/1). Pihaknya juga mengapresiasi adanya jaminan mundur dari Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banyuwangi jika tahun 2019 muncul defisit lagi. Ruliono menambahkan, defisit anggaran harus disikapi bijaksana oleh semua pihak. Apalagi, hasil rapat anggaran antara DPRD dan Pemkab menghasilkan konstruksi APBD yang sehat. ‘’Kami sempat rapat anggaran hingga 7 jam dalam membahas APBD 2019. APBD kita sehat,’’ tegasnya. Dia mencotohkan persoalan PAD yang ditaksir mencapai Rp 600 miliar. Target itu sudah dianggarkan untuk kebutuhan belanja dalam APBD. Celakanya, ketika belanja Pemkab sudah dilakukan, namun PAD tak terlampaui, munculah kesulitan keuangan. Karena itu, pihaknya mengajak para wajib pajak sadar. Terutama, para pengusaha yang mera-

sakan dampak kemajuan pariwisata. ‘’Diakui atau tidak, mereka (pengusaha - red) harus berterima kasih ke Pemkab. Dengan kemajuan pariwisata, kuliner dan akomodasi lainnya laris. Ini seharusnya menyumbang PAD yang besar,’’ tegasnya. Terpisah, Kepala BPKAD Samsudin menjelaskan persoalan, defisit tidak bisa dilihat sepihak. Menurutnya, dalam laporan keuangan pemerintah daerah terbagi dalam neraca laporan arus kas dan laporan operasional. Dalam laporan keuangan ini, meski kekurangan kas hingga Rp 200 miliar, secara operasional surplus hingga Rp 370 miliar. Bahkan, kondisi ini sudah lolos audit dari BPK. ‘’Tahun 2017, kekurangan arus kas, sesuai legal formal dapat pinjaman bank, sehingga bisa menutup arus kas,’’ jelasnya. Persoalan deficit, katanya, juga dipicu tidak adanya transfer dana dari pusat. Padahal, alokasi belanja sudah dianggarkan, sehingga untuk menutupi kekurangan diambilkan dana dari sumber lain. (udi)

Semarapura (Bali Post) -

Komisi II DPRD Klungkung secara khusus melakukan observasi ke Nusa Penida. Mereka secara khusus menyoroti kondisi infrastruktur Nusa Penida, khususnya dari aspek pariwisata. Komisi II melihat banyak kelemahan yang harus segera disempurnakan. Salah satu anggota Komisi II DPRD Klungkung Gede Artison Andarawata, Jumat (11/1) kemarin, mengatakan infrastruktur yang mendukung pariwisata masih sangat kurang. Visi pariwisata di Nusa Penida, menurutnya, berjalan tanpa arah. Padahal, kedatangan wisatawan ke Nusa Penida sudah membeludak. ‘’Inovasi pariwisata dari Dinas Pariwisata seperti auto pilot. Berjalan tanpa arah,’’ kata politisi Partai Demokrat ini. Anak dari pelukis legendaris Bali Nyoman Gunarsa ini mengatakan, salah satu masalah kecil yang memicu penilaian demikian adalah minimnya rambu-rambu pariwisata. Padahal, ini modal awal untuk memperkenalkan tempat yang akan dituju, sehingga wisatawan tidak bingung saat tiba di Nusa Penida. Padahal objek wisatanya cukup banyak. ‘’Pos pariwisata ini akan menunjukkan wisatawan ke objek wisata yang akan dituju,’’ tegasnya. Dia mengaku sejak awal

sudah menyoroti itu. Setelah melakukan observasi lagi ke Nusa Penida, ternyata tidak banyak ada perubahan, sehingga kinerja Dinas Pariwisata disorot oleh Komisi II DPRD Klungkung. Selain minimnya rambu objek pariwisata, pihaknya juga menyoroti jalan di Nusa Penida yang peruntukannya sebagai jalan kabupaten, justru dilewati kendaraan yang melebihi beban. Ini tidak sesuai kelas jalan, sehingga bisa mengakibatkan jalan cepat rusak. Ini harus mendapat perhatian serius pemerintah daerah, agar jalan di Nusa Penida yang sudah bagus tidak cepat rusak. Ini sebenarnya sudah berulang kali diperingatkan oleh Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. Sehingga pihaknya meminta Dinas Perhubungan proaktif mengontrol situasi tersebut. ‘’Juga untuk beberapa desa masih belum merata sinyal telepon. Makanya kita ingin pastikan untuk jaringan wifi/ internet di setiap desa, biar

Bali Post/gik

BERBINCANG - Gede Artison saat berbincang dengan warga setempat sambil mengecek kondisi pipa distribusi air. tidak program e-Tukin tidak cuma jadi wacana saja,’’ tegas Artison. Komisi II juga melanjutkan observasi ke mata air Guyan-

gan, guna melihat langsung proses pergantian pipa PVC dengan besi galvanis. Komisi II juga sekaligus ingin memastikan debit mata air tersebut.

Pihaknya berharap debit air ini mampu dimaksimalkan untuk memenuhi kebutuhan air di sejumlah desa di Nusa Penida. (kmb31)

Sempat Dikira Potongan Mayat

Bungkusan Sampah Gegerkan Warga Kediri Tabanan (Bali Post) Warga Kecamatan Kediri, Jumat (11/1) kemarin sempat digegerkan penemuan bungkus kain warna hitam yang diletakkan di depan SD 1 Kediri, tepanya di timur traffic light Patung Soekarno. Bahkan bungkusan tersebut sempat menyita perhatian warga yang melintas. Awalnya benda tersebut diduga berisi bayi ataupun potongan mayat karena di luar bungkusan terlihat ulat. Namun setelah dibuka oleh

anggota Shabara Polres Tabanan ternyata bungkusan tersebut hanya berisi sampah. Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sumarjaya seizin Kapolres Tabanan AKBP I Made Sinar Subawa mengatakan, kejadian yang sempat membuat heboh warga dan polisi itu terjadi sekitar pukul 06.30 Wita. Saat itu benda mencurigakan yang terbungkus kain hitam tersebut tiba-tiba sudah ada. ‘’Semua saling tanya,

antara warga dan polisi. Tetapi tidak ada yang mengetahuinya,’’ ungkapnya. Bahkan, sejumlah orangtua yang hendak menjemput anaknya pun merasa waswas. Usai mendapat laporan, jajaran Polsek Kediri turun ke lokasi penemuan benda tersebut. Benda tersebut berada di selatan SDN 1 Kediri di atas trotoar. Bahkan karena terlihat ada ulat di bagian luar dikira di dalam bungkusan itu ada bayi atau potongan mayat. ‘’Selanjut-

nya saya lapor ke Kapolres biar tidak salah, sehingga Wakapolres Kompol Rahmawati Izmail yang turun ke lapangan,’’ tegasnya. Demi keamanan, sejumlah pasukan Dalmas dan Shabara Polres Tabanan turun ke lokasi lengkap dengan alat pendeteksi. Di lokasi juga sempat dipasangi garis polisi. Bahkan saat diteksi benda mencurigakan itu menggunakan alat, terdengar suara yang menunjukkan ada logam. ‘’Setelah

dirasa aman dan diputus bungkusan plastik tersebut ternyata hanya berisi sampah,’’ tegasnya. Kapolsek pun memprediksi bahwa ada orang yang ingin membuang sampah, namun kelupaan dan meninggalkan benda itu di trotoar jalan. ‘’Jadi memang sempat geger, apalagi memang tidak ada yang melihat siapa yang menaruh ataupun yang meninggalkan barang tersebut,’’ tandas Kompol Sumarajaya. (kmb28)


OPINI

6

Sabtu Paing, 12 Januari 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Bekerja Keras Tekan Kemiskinan KEMISKINAN merupakan musuh dari setiap keluarga, umat manusia, dan negara. Tetapi selama kehidupan sosial itu bergerak, kemiskinan pasti selalu ada. Ada teori yang mengatakan bahwa kemiskinan dari mana pun seginya itu, merupakan wujud dari kekalahan. Artinya, tidak mampu bersaing atau memperbaiki kondisi diri dengan perubahan sosial dan perkembangan zaman yang ada. Idonesia berjuang mengatasi kemiskinan sejak zaman penjajahan. Di luar kontroversinya, transmigrasi itu adalah upaya untuk menekan kemiskinan. Namun sampai sekarang, kemiskinan itu tidak pernah lari dari Indonesia. Kurang lebih jumlah masyarakat miskin di Indonesia mencapai 25 juta. Jumlah ini tidak sembarangan karena di dunia ini banyak negara yang berpenduduk kurang dari jumlah tersebut. Bagi pemerintah tidak mudah menurunkan angka kemiskinan ini. Kita maklumi karena kemiskinan itu melekat dengan karakter sosial. Sekadar perumpamaan, apabila di dalam satu kampung itu seluruh masyarakatnya miskin, akan sulit memperbaiki kondisi mereka. Karena kondisi sosialnya sama maka mereka tidak merasa miskin. Justru mereka merasakan senasib dan sepenanggungan. Satu saja keluarga yang mencoba bergerak untuk beranjak dari kemiskinan di wilayah itu, maka akan mendapatkan reaksi dari anggota masyarakat lainnya. Inilah kondisi di Indonesia. Ada yang mengatakan bahwa kemiskinan di Indonesia itu adalah sebuah kesalahan. Negara kita ini demikian kaya dengan berbagai sumber daya. Tetapi penduduknya masih ada yang hidup di bawah garis kemiskinan. Secara teori, seharusnya tidak ada masyarakat yang miskin. Karena itulah, kemiskinan di Indonesia disebut sebuah kesalahan. Mungkin pemerintahnya yang salah dalam mengelola sumber daya atau masyarakatnya yang tidak bisa mengelola sumber daya itu. Sekali lagi, seluruh potensi sumber daya yang mampu memproduktifkan manusia ada di Indonesia. Air, angin, minyak, tambang, laut, sinar matahari, budaya, pemandangan, hutan, tanah, seluruhnya ada. Negara lain sampai cemburu dengan keberadaan sumber daya tersebut. Lalu bagaimana cara mengelola itu? Di sinilah barangkali kelemahan bangsa kita. Tidak adanya kreativitas yang tinggi untuk mengelolanya, termasuk keberanian untuk melakukan terobosan. Katakanlah misalnya untuk tanah dan air. Tidak banyak warga yang mau mengelola tanah dan air secara lebih baik. Menanam padi dengan baik adalah perpaduan pengelolaan tanah dengan air. Tetapi toh kita sampai sekarang mengimpor beras dari negara lain. Padahal, Indonesia merupakan negara luas dengan daerah persawahan yang juga teramat luas. Jadi, ada yang keliru dengan pengelolaan sumber daya kita. Ke depan, harus ada sinergi yang benar antara pemerintah dengan masyarakat untuk mengelola sumber daya kita. Masalah kemiskinan memang selalu ada di setiap negara. Adalah benar juga jika kemiskinan itu tidak dapat dihilangkan. Tetapi yang jelas, kemiskinan dapat ditekan sampai batas yang paling rendah. Jumlah kemiskinan yang sampai 10 persen dari jumlah penduduk negara yang 250 juta tersebut masih dirasa cukup besar. Maka akan menjadi pekerjaan yang cukup menantang di masa depan untuk menekan agar kemiskinan ini semakin kecil lagi. Pemerintah sudah menyediakan sarana yang cukup untuk itu. Jalan raya telah mulai dibangun, sekolah sudah sampai ke pelosok dan aliran listrik sudah juga mulai banyak di Indonesia. Satu yang harus ditekankan adalah kesadaran agar kita dapat bekerja keras memanfaatkan segala sarana agar dapat terlepas dari kemiskinan.

S URAT PEMBACA

Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Menunggu Respons Pasar Swalayan Pergub dan Perwali soal sampah plastik merupakan terobosan sarat tantangan untuk menjaga Bali. Langkah ini saya apresiasi karena memang Bali harus berbuat dan segera bersikap mengatasi tumpukan sampah plastik. Tanpa pendekatan yang bijak terhadap lingkungan, bisa jadi manusia di Bali akan berdampingan dengan sampah dalam menjalani hidupnya. Masalahnya selain penduduk tetap yang mencapai 4 juta orang, Bali juga kedatangan wisatawan yang jumlahnya hampir sama setiap tahunnya. Artinya, di pulau yang kecil ini, kita hidup dan berebut sandang dan pangan dengan 8 juta orang lebih. Melihat begitu banyaknya manusia yang ada di Bali, maka bisnis pun maju termasuk menjamurnya swalayan dan toko berjaringan. Terkait dengan penerapan Pergub sampah plastik dan Perwali ini, saya tentu menunggu respons pengelola pasar swalayan. Jika nantinya masih kami temukan ada swalayan yang menyerahkan kantong plastik setelah enam bulan masa transisi, apakah rakyat boleh melaporkannya? Lalu apa sanksinya bagi swalayan atau toko berjaringan yang tak mematuhi pergub dan perwali ini? Kami berharap sosialisasi secara intensif terus dilakukan. Sekolah bisa menjadi gerbang utama untuk komitmen menolak sampah plastik di Bali. Para pengusaha juga harus dilibatkan dalam sosialisasi ini. Solusi harus segera dipikirkan dan petugas harus melakukan langkah nyata untuk mengamankan pergub ini. Mari kita dukung Bali bebas sampah plastik dengan segala tantangannya di babak awal. Ni Wayan Purnamiasih Gianyar, Bali

KEMISKINAN DAN PEMISKINAN DI BALI

Kemiskinan merupakan fenomena yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan sosial. Ia merupakan pembawaan dan sangat tergantung dari karakter masyarakat, keluarga, dan watak manusia. Karena itu, selalu dijumpai kemiskinan di tengah-tengah masyarakat.

Oleh GPB Suka Arjawa

A

da yang menyebutkan bahwa di Bali saat ini tidak ada yang miskin. Gelontoran pariwisata yang menjadin penopang kehidupan sosial ekonomi Bali dinilai sebagai faktor utama yang menjadi pendorong kesejahteraan. Akan tetapi, seperti yang diutarakan di atas, kemiskinan itu pembawaan yang sangat tergantung dari karakter masyarakat dan lingkungan alamnya. Maka sesungguhnya kemiskinan tetap dijumpai di Bali. Tidak hanya di daerah pegunungan Bali tengah dijumpai kemiskinan itu, bahkan di lokasi-lokasi industri pariwisata yang paling pesat pun masih dijumpai. Bahkan, sangat ironis. Silakan jalan-jalan ke daerah Bukit dan tempat pariwisata di Bali. Dengan demikian yang paling mungkin dilakukan pemerintah sebagai pembuat kebijakan adalah menekan jumlah kemiskinan. Cara inilah bentuk rasionalitas pemerintah untuk kebijakan politik yang dilakukan. Jadi, kalau Gubernur Bali hendak menekan kemiskinan sampai titik kisaran satu persen, karena itulah kebijakan yang paling mungkin dapat dilakukan. Akan tetapi, yang harus diperhatikan bahwa dalam konteks kemiskinan, teori dan pola pemahaman tentang kemiskinan tersebut sering menjebak. Akibatnya, antara fakta dengan teori dan pemahaman sering kali tidak nyambung dan mengejutkan. Batasan kemiskinan sering kabur. Misalnya secara seder-

hana, masyarakat miskin adalah mereka yang mempunyai rumah dengan lantai dan tembok dari tanah. Mungkin mereka itu miskin tetapi bisa jadi mereka yang memiliki rumah seperti itu disiplin membersihkan rumah sehingga terhindar dari penyakit. Dengan definisi seperti itu, mereka yang mempunyai gubuk terbuat dari bata dan lantai dari bata dengan ukuran 6 x 5 meter misalnya, tidak masuk orang miskin. Padahal, itulah satu-satunya lahan yang dimiliki. Termasuk juga mereka yang mempunyai atau menempati tempat tinggal di perumahan yang sangat sederhana. Banyak dari mereka yang tinggal di tempat ini berlokasi di kota dan pola hidupnya sangat semrawut. Pengukuran kemiskinan dengan memakai asupan gizi dan kalori per hari, merupakan cara yang baik untuk melihat kondisi kemiskinan masyarakat. Miskin dapat disebabkan oleh kekurangan asupan gizi dan kalori sehingga masyarakat tidak dapat beraktivitas secara maksimal. Maka diasumsikan jika asupan ini mencukupi, masyarakat akan dapat bekerja dengan baik dan dengan demikian akan mampu menghilangkan kemiskinannya secara mandiri. Kelemahannya, cara ini rumit dan kontinuitasnya kurang terjamin. Belum tentu asupan gizi tersebut berlangsung konstan setiap hari bahkan setiap minggu. Demikian juga dengan pengukuran kemiskinan yang didasarkan pada penghasilan bulanan. Dengan demikian, yang diperlukan sekarang adalah justru

kontinuitas observasi dan survei kemiskinan oleh cabang pemerintahan yang paling bawah, yang paling bersentuhan dengan masyarakat. Survei tahunan terhadap kemiskinan perlu dilakukan oleh pemerintah, diumumkan secara terbuka dan dengan itulah dibuat kebijakan-kebijakan baru terhadap daerah yang disurvei. Dengan cara seperti ini akan dapat “diobati” masyarakat atau keluarga yang tetap miskin, tergelincir menjadi miskin atau bertambah miskin. Sebaliknya akan didapatkan model untuk menekan dan mencegah kemiskinan apabila dilihat anggota masyarakat yang telah mampu meningkatkan kesejahteraannya. Di Bali, secara geografis relatif mudah melakukan survei ini karena jarak antardesa tidak terlalu jauh dari pusat pemerintahan dan juga sarana untuk mencapai rumah-rumah penduduk tersebut tidak terlalu jauh. Bandingkan dengan tempat-tempat lain di luar Bali yang posisi geografisnya sangat jauh dari pusat pemerintahan. Ada hal lain yang perlu diperhatikan, yang jauh lebih berbahaya dari kemiskinan itu sendiri, yaitu pemiskinan. Di Bali, pemiskinan inilah yang harus diwaspadai. Kemiskinan adalah sebuah keadaan, kondisi di mana seseorang atau keluarga yang hidupnya berada di bawah kondisi layak menurut ukuran yang sudah ada. Tetapi pemiskinan adalah sebuah proses yang dalam hal ini adalah proses menuju miskin yang dapat dilihat dan dirasakan secara langsung atau tidak langsung. Bahkan,

pemiskinan ini dapat berlangsung secara sistematis, dapat digerakkan oleh tangan dan pikiran yang tidak kelihatan. Pemiskinan yang tidak dirasakan merupakan kondisi yang paling berbahaya. Kemiskinan merupakan kondisi nyata yang bukan tidak mungkin telah memunculkan kesadaran kepada mereka yang miskin. Dengan adanya kesadaran, akan mudah melakukan pemberantasan kemiskinan dan mudah mengedukasi orang untuk beranjak dari kemiskinan. Akan tetapi, orang yang mengalami pemiskinan tidak mempunyai perasaan seperti itu sehingga susah sekali untuk menyadarkannya. Mereka merasa selalu mampu dengan sumber daya yang dimiliki. Padahal di sekitar dan melekat padanya, proses pemiskinan justru sedang terjdi. Ini banyak dan mungkin masif terjadi di Bali. Penurunan jabatan pegawai pemerintah yang kedapatan korupsi dan penyitaan harta kekayaannya, tidak sekadar sebagai bentuk penghukuman tetapi merupakan proses untuk memiskinkannya secara sistematis. Dan secara global, negara-negara yang mendapat bantuan dana dengan syarat lunak dari lembaga donor, bisa jadi juga sebuah proses pemiskinan yang tidak kelihatan karena lembaga ini berwenang mengatur pembangunan di negara bersangkutan. Secara mikro, kita harus hati-hati juga menerima kredit apa pun yang murah dengan berbagai syarat karena berpotensi menguras sumber daya yang kita miliki. Ini merupakan proses pemiskinan tidak kelihatan. Yang paling mengkhawatirkan di Bali adalah penjualan tanah yang kini seolah menjadi kebiasaan. Dalam konteks pembelajaran “kaya-miskin”, hasil penjualan tanah ini benar-benar menipu. Perasaan kaya mempunyai uang tetapi sesungguhnya sumber daya utama dalam keluarga itu hilang. Tanah bukan saja memberi

Resonansi Pileg 2019

Aroma pertempuran Pemilu Legislatif 2019 kian memanas. Dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan, masing-masing barisan partai politik turun gunung untuk mempermak jagoannya yang akan bertarung ide, gagasan, dan kepentingan di arena pileg. Berbagai siasat dan strategi diracik sedemikian rupa demi meraih target perolehan kursi di parlemen. Sangat mudah kita temukan ragam pemberitaan di media massa yang penuh sesak dengan tingkah dan perilaku kampanye calon anggota DPR yang terkadang dapat memantik nalar kritis publik. Dengan ditetapkannya 41 anggota DPRD Kota Malang di pengujung tahun 2018 dalam kasus suap seakan menjadi potret buram sepanjang sejarah perpolitikan tanah air. Perlu kita sadari bersama, bahwa pola marketing politik yang dianut calon anggota DPR hari ini kebanyakan masih bersifat pragmatis. Pragmatisme seakan menjadi ideologi baru di kalangan masyarakat. Kita bisa lihat masih banyak calon anggota DPR yang seakan memberikan apa yang diminta masyarakat. Sehingga tak ayal demi memenuhi janji-janji terhadap konstituen, mereka rela merogoh kocek pribadi lebih dalam. Tanpa disadari, pola kampanye semacam itu adalah sesuatu yang sangat keliru. Begitu jauh dari konsep pen-

Oleh Komang Divo Mahayakti Heriadi didikan politik untuk warga masyarakat. Sebagai calon anggota DPR, seharusnya ia memiliki visi dan misi dalam rangka peningkatan kualitas demokrasi Indonesia. Janjijanji politik yang disampaikan saat kampanye, idealnya bukan berupa materi seperti yang lazim dipraktikkan sebagian calon legislatif. Calon anggota DPR tidak memiliki kewajiban langsung untuk memberikan sebuah materi yang sifatnya sandang, pangan, dan papan kepada warganya. Akan tetapi, dituntut untuk memberi undangundang, memberi pengawasan terhadap kinerja pemerintah yang memungkinkan seluruh praktik kenegaraan ini berjalan sesuai dengan relnya, dan memberikan anggaran kepada pemerintah guna menunjang kebutuhan praktik kenegaraan. Kalau kita masih disuguhkan calon anggota DPR yang dalam setiap orasi politiknya kerap menjanjikan pembangunan seperti misalnya rumah ibadah, rumah aspirasi dan perbaikan jalan, itu bagi saya adalah suatu janji yang tidak sepatutnya diperjanjikan. Kendati demikian, harus diakui bahwa masyarakat kita hari ini terdapat kecenderungan sikap

hidup yang pragmatis dan kapitalis. Segala urusan dihitung dengan nominal uang. (Hazwan Iskandar Jaya: 2017). Dalam guyonan Bahasa Jawa biasa orang menyebut dengan istilah NPWP (Nomor Piro Wani Piro). Ketika dihadapkan dalam situasi yang demikian, seorang calon anggota DPR hanya tinggal memilih apakah tetap teguh menjalankan pola pendidikan politik yang sehat kepada masyarakat atau malah takluk dengan pola kebiasaan yang sudah usang. Pada level lembaga tinggi negara, mereka seharusnya membangun paradigma agar publik sadar dan mengerti akan fungsi-fungsi lembaga legislatif yang di antaranya, fungsi legislasi, fungsi anggaran (budgeting) dan fungsi pengawasan. Indonesia sebagai negara hukum penganut tradisi hukum Eropa Kontinental, fungsi legislasi merupakan fungsi utama. Melalui fungsi tersebut, para wakil rakyat menentukan bagaimana kehidupan berbangsa dan bernegara dijalankan sesuai konstitusi. Begitu juga dengan fungsi budgeting. Melalui pembahasan anggaran dalam setiap program dan kegiatan pemerintah, anggota DPR ikut menentukan dan menjaga agar

program dan kegiatan pemerintah yang telah dianggarkan benarbenar diarahkan untuk kepentingan rakyat sesuai dengan amanat dan aspirasi rakyat yang diwakili. Fungsi terakhir yang tak kalah penting yaitu fungsi pengawasan. Dari sudut politik ketatanegaraan, fungsi pengawasan DPR adalah untuk menjaga agar tidak terjadi konsentrasi kekuasaan dan penyalahgunaan kekuasaan. Fungsi tersebut diperlukan untuk menjamin berjalannya prinsip saling mengawasi dan mengimbangi antarcabang kekuasaan (Janedjri M. Gaffar: 2012). Menjadi seorang calon anggota DPR yang amanah dan teguh dalam memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara memang sulit, di tengah arus pragmatisme dan kepentingan yang bercabang. Kawan kadang jadi lawan, begitu juga sebaliknya lawan bisa jadi kawan. Namun, saya percaya di luar sana masih ada calon anggota DPR yang penuh integritas, berkarakter dan berbekal semangat membawa napas baru di dalam gedung milik rakyat. Pada akhirnya, pemilihan legislatif 2019 sudah di depan mata, mari kita pilih calon wakil rakyat yang mampu mengemban kemuliaan dirinya dan juga kemuliaan rakyatnya.

penghasilan tetapi justru dapat memberi pijakan bagi manusia untuk berpikir dan mengembangkan nalar. Inilah sumber utama kehidupan itu. Penjualan tanah merupakan proses pemiskinan yang sangat kentara tetapi sangat tidak dirasakan oleh masyarakat. Berkaitan dengan tanah tersebut, ada dua hal yang juga menjadi sumber pemiskinan sosial. Yang pertama adalah pembiaran tanah lahan. Di sebagian (besar) daerah di Bali banyak terlihat sawah dan ladang terbengkalai. Kondisinya sudah mirip belantara. Pembiaran ini adalah proses pemiskinan yang memengaruhi sikap, dan selanjutnya keturunan. Sikap akan berubah menjadi pesimis dan akhirnya berkeinginan menjual tanah. Jika tanah terjual, sumber daya keturunan pasti berkurang. Padahal, apabila tanah diolah dengan manajemen modern, akan mempunyai pendapatan yang jauh lebih besar dibanding pegawai hotel. Yang kedua adalah gengsi untuk bekerja mengelola tanah. Gengsi ini membuat tanah jadi terbengkalai dan dari situlah kemudian memunculkan tanah yang terbengkalai tersebut. Jangan dilupakan, upacara besar-besaran yang hanya memamerkan simbol tanpa tahu maknanya, juga adalah proses pemiskinan. Sejak saat ini, masyarakat harus rajin mencari makna ritual dan berani memutuskan untuk menyederhanakan ritual. Dana, tenaga, waktu yang dihabiskan untuk ritual adalah komponen pemiskinan yang paling nyata di sana. Maka, jika ingin menekan kemiskinan di Bali, pemiskinan inilah yang harus dibenahi terlebih dahulu. Dihapus! Tanpa itu, pada masa depan akan banyak terjadi kemiskinan di Bali. Apalagi nanti satu keluarga mempunyai empat anak. Penulis, staf pengajar Sosiologi FISIP Universitas Udayana

POJOK

Dipengaruhi faktor eksternal dan internal, rupiah terus menguat.

- Rupiah kuat, ekonomi Indonesia kuat. *** Pemprov Bali akui ada rencana keruk pasir laut dari Canggu sampai Kediri. - Gubernur Bali pasti tak berpangku tangan. *** DPRD ingatkan, hati-hati eksplorasi pesisir jangan sampai Bali tak punya pantai. - Jangan berpangku tangan wakil rakyatku!

Penulis, alumni Magister Kenotariatan Universitas Udayana

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda , Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Sabtu Paing, 12 Januari 2019

Kesadaran Petani Ikut AUTP Masih Rendah Tabanan (Bali Post) -

Tabanan setiap tahunnya mendapatkan target cukup besar dari pemerintah pusat untuk program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Tahun 2018 dan 2019 targetnya sama-sama 10.000 hektar. Namun pada 2018 hanya tercapai 2.000 hektar lebih. Masih jauhnya pencapaian target ini dikarenakan kesadaran petani untuk mengikuti AUTP masih rendah.

Bali Post/dok

PANEN - Petani di Tabanan saat memanen padi. Untuk memberikan perlindungan kepada petani yang mengalami gagal panen, pemerintah menggulirkan program AUTP. Sayangnya program ini belum banyak diminati petani.

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Tabanan I Nengah Mawan, belum lama ini mengungkapkan, rendahnya kesadaran petani untuk ikut AUTP dikarenakan mereka merasa berat untuk mengeluarkan biaya premi. Meskipun dalam hal ini petani hanya membayar sebesar 20 persen dari jumlah premi dan 80 persennya dibayarkan pemerintah pusat. ‘’Namun petani tetap merasakan jumlah ini masih berat sehingga respons untuk mengikuti ini juga tidak banyak,’’ ujarnya. Padahal, kata Mawan, banyak manfaat yang bisa didapatkan petani ketika ikut AUTP. Manfaatnya antara lain mendapatkan perlindungan jika terjadi kerusakan pada tanaman padinya sehingga petani tidak menderita kerugian yang besar. Meski dengan keuntungan ini, namun setelah berjalan sejak tahun 2016 peningkatan kepesertaan petani masih belum signifikan. ‘’Selain itu ada kecenderungan petani agar program AUTP ini tidak dibebani kepada mereka. Dengan pertimbangan, petani sudah mengeluarkan biaya operasional yang tidak sedikit,’’ imbuhnya. Sementara soal distribusi pupuk bersubsidi di Kabupaten Tabanan, Mawan menilai sudah terpenuhi dengan baik. Ini terlihat dari kebutuhan pupuk untuk keperluan pada musim tanam tercukupi dan tidak adanya laporan permasalahan kelangkaan pupuk terutama urea. Bahkan kesannya ketersediaan pupuk jenis ini berlebih, meskipun pengadaannya sesuai kebutuhan. Dapat diartikan petani saat ini tidak terlalu bergantung pada pupuk urea tetapi sudah mulai mengadopsi pola pemupukan dengan cara pupuk berimbang sesuai anjuran pemerintah. ‘’Sebelumnya petani cenderung hanya fokus menggunakan urea saja. Namun pola tersebut pelan-pelan sudah bergeser, di mana petani mulai menggunakan pupuk organik dan NPK untuk budi daya, sehingga serapan urea akhirnya berkurang dari sebelumnya,’’ tegasnya. (kmb24)

Permintaan SKCK Meningkat

SOSOK Peningkatan Sarana dan Prasarana TAHUN ini ditargetkan seluruh masyarakat Indonesia terjangkau layanan JKN atau Universal Health Coverage (UHC). Agar bisa melayani masyarakat terutama terkait layanan primer, Dinas Kesehatan Tabanan akan fokus pada peningkatan sarana dan prasarana kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika mengatakan, Tabanan mendapatkan bantuan DAK setiap tahunnya untuk meningkatkan puskesmas menjadi puskesmas rawat inap. Tahun ini Puskesmas Selbar diresmikan dan Puskesmas Kerambitan I menyusul menjadi puskesmas rawat inap. ‘’Secara bertahap setiap kecamatan akan punya puskesmas rawat inap,’’ ujar Suratmika. Tidak hanya dari DAK, Tabanan tahun ini juga mendapatkan BKK untuk perbaikan tiga puskesmas dengan besaran dana masingmasing Rp 3 miliar. ‘’Dana ini akan dialokasikan untuk Puskesmas Pupuan II, Selemadeg II dan Kediri III. Selain perbaikan gedung, juga akan menerima bantuan ambulan desa,’’ jelasnya. Suratmika berharap peningkatan sarana dan prasarana ini juga nantinya diikuti tercapainya cakupan JKN di Tabanan. Tahun ini Tabanan dan Pemprov Bali melakukan sharing dana untuk menanggung premi JKN bagi masyarakat yang belum ter-cover JKN. ‘’Lewat dana sharing ini nantinya ditargetkan 95

persen masyarakat Tabanan ter-cover JKN. Lima persen sisanya diharapkan bisa mandiri,’’ jelas Suratmika. Untuk bisa mencapai target ini ia berharap setiap instansi terkait terutama perangkat desa mulai mendata warganya yang belum ter-cover JKN dan diajukan ke Pemkab Tabanan untuk diproses dan mendapatkan kartu JKN. (san)

Tabanan (Bali Post) Permintaan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) meningkat. Hal ini mengingat SKCK menjadi salah satu dokumen persyaratan pemberkasan bagi peserta yang telah lulus tes CPNS tahun seleksi 2018. Sebagaimana diketahui, pascapengumuman kelulusan CPNS tahun seleksi 2018, peserta yang lolos kini mempersiapkan diri untuk tahapan pemberkasan. Sejumlah persyaratan seperti surat lamaran, SKCK, keterangan sehat dari dokter PNS, keterangan bebas narkoba serta dokumen lainnya harus disetorkan mulai 16 sampai 31 Januari mendatang. Oleh karena itulah permintaan SKCK dan sidik jari di Polres Tabanan belakangan

ini mengalami peningkatan. Peningkatan diperkirakan hingga 40 persen dari rata-rata jumlah pemohon di hari biasa. Kasatintel Polres Tabanan AKP Sri Subakti, Jumat (11/1) kemarin mengatakan, di hari biasa jumlah pemohon ratarata 20 hingga 30 orang, namun dalam sepekan ini naik menjadi 60 sampai 80 pemohon SKCK. Mengingat animo pemohon SKCK terus mengalami peningkatan, pihaknya juga membuka layanan SKCK Mobile Weekend. Pelayanan ini dibuka setiap Sabtu malam. SKCK Mobile Weekend yang merupakan terobosan intel bertujuan memberikan pelayanan prima di luar jam dinas. ‘’Lumayan banyak juga pemohon yang terbantu dengan terobosan

ini, khususnya mereka yang paginya bekerja, dan tidak ada waktu mengurus ke layanan kami di Polres,’’ terangnya. Terkait kesiapan blangko, Subakti yang mantan Kapolsek Penebel ini menyampaikan, sangat memadai bahkan sampai di jajaran Polsek. Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang hendak membuat SKCK agar melengkapi segala persyaratan sebagai pemohon agar para petugas dapat menerbitkan SKCK dengan cepat. ‘’Ikuti aturan sesuai prosedurnya saat mau membuat SKCK. Apabila sudah ada, pergunakanlah sebagaimana mestinya, jangan disalahgunakan,’’ jelasnya. Terobosan lainnya menyasar kalangan siswa SMA yakni SKCK goes to school. Tujuan-

nya mendata siswa SMA kelas 3 yang akan ikut perekrutan Polri. Sementara itu, Kabid Pengembangan BKPSDM Tabanan Ni Luh Putu Mahadi Santi Dewi seizin Kepala BKPSDM I Wayan Sugatra mengatakan, dalam jeda waktu yang diberikan paling tidak mereka yang telah dinyatakan lulus CPNS segera menyiapkan diri dan melengkapi berkas yang telah dipersyaratkan. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan pada tahapan pemberkasan CPNS ada yang digugurkan. Misalnya saja yang bersangkutan tidak bisa menunjukkan berkasnya. ‘’Misal berkas yang dikirim kurang, apalagi yang mengeluarkan penetapan NIP dari BKN,’’ ucapnya. (kmb28)

DTW Tanah Lot Naikkan Target Kunjungan 3 Persen Tabanan (Bali Post) Pengelola Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot tahun ini menaikkan target kunjungan wisatawan sebanyak tiga persen dari target 2018. Tahun lalu objek wisata yang berada di selatan Kabupaten Tabanan ini menargetkan 3.011.013 wisatawan. Manajer DTW Tanah Lot I Ketut Toya Adnyana, Jumat (11/1) kemarin mengatakan, peningkatan target kunjungan tahun ini sebenarnya turun dari rata-rata kenaikan target tiap tahunnya yang mencapai tujuh persen. Pertimbangannya, 2019 adalah

tahun politik sehingga dikhawatirkan berdampak pada minat berwisata. ‘’Tahun politik ini kami tidak berani menarget terlalu banyak, meskipun Desember 2018 per hari kunjungan sempat di angka 13 ribu - 14 ribu dan melampaui target,’’ tuturnya. Menurutnya, tahun politik 2019 tidak hanya mempengaruhi kunjungan di Tanah Lot saja, namun berpotensi berpengaruh pada Bali secara keseluruhan. Selain itu, dipengaruhi juga oleh situasi alam yang belum bisa diprediksi. Untuk tahun 2018, kunjungan di DTW Tanah Lot

mencapai 3.335.882 wisatawan atau melampaui target. Namun dibandingkan pada 2017, angka tersebut menurun. Pada 2017 kunjungan mencapai 3.497.825 wisatawan. Penyebab penurunan kunjungan, karena adanya beberapa faktor seperti banjir di Jawa dan kunjungan wisatawan Tiongkok yang menurun drastis. Sementara untuk tahun ini, hingga sekarang jumlah kunjungan sebanyak 79.217 wisatawan. Terdiri dari wisatawan domestik sebanyak 45.071 orang dan wisatawan mancanegara sebanyak 34.146 orang. (kmb24)

Bali Post/san

BERBAUR - Wisatawan dan pamedek berbaur di Pura Luhur Tanah Lot.

SKCK - Pemohon SKCK yang tengah mendapatkan pelayanan di Polres Tabanan.

Bali Post/bit

Disperindag Imbau Toko Modern Batasi Kantong Plastik Tabanan (Bali Post) Pemkab Tabanan mendukung penuh pelaksanaan Pergub No. 97 Tahun 2018. Dalam waktu dekat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Kabupaten Tabanan akan mengeluarkan surat edaran yang ditujukan ke Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) dan pelaku usaha. Dalam surat tersebut, seluruh toko modern di Tabanan diminta segera mengikuti program pembatasan kantong plastik sekali pakai. ‘’Surat imbauan sudah kami buat. Tinggal diedarkan Senin (14/1) besok,’’ kata Kepala Disperindag Tabanan I Gusti Nyoman Arya Wardana, Jumat (11/1) kemarin. Menurut Arya Wardana, surat edaran tersebut sifatnya sementara sebelum terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) sebagai payung hukum tindak lanjut Pergub 97/2018 di Tabanan.

‘’Kami akan turun langsung bersama Satpol PP dan DLH untuk mengecek sejauh mana mereka mau melaksanakannya,’’ terangnya. Tidak hanya toko modern, mantan Kepala Dinas Perizinan ini menyatakan hal serupa juga akan diterapkan di pasar tradisional. Imbauan pengurangan penggunaan kantong plastik sekali pakai sudah diinformasikan ke masing-masing kepala pasar, agar selanjutnya diteruskan kepada pedagang dan pembeli. ‘’Nanti juga dengan segera kami edarkan imbauan Pergub 97 ke pasar tradisional,’’ katanya. Diakuinya, di pasar tradisional masih menggunakan plastik sekali pakai. Wardana berharap secara bertahap pembeli bisa membawa sendiri keranjang yang tidak berbahan plastik. Hal ini harus terus dibiasakan. Sebelumnya, Kepala Di-

nas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan Anak Agung Raka Icwara bersama jajarannya memantau dan mengumpulkan informasi untuk menyusun Perbup sebagai pendukung Pergub 97/2018. Perbup ditargetkan disusun dalam jangka waktu satu bulan. ‘’Setelah Perbup usai disusun, barulah dilakukan sosialisasi dan memanggil stakeholder,’’ ujarnya. Raka mengakui, selama ini Tabanan memang belum memiliki peraturan soal pembatasan pemakaian plastik sekali pakai. Tabanan baru memiliki Perda No. 6 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. ‘’Dalam perda ini diatur soal aturan pembuangan sampah serta pengelolaan sampah rumah tangga. Jadi belum spesifik ke plastik,’’ jelasnya. (kmb28)

Bali Post/bit

I Gusti Nyoman Arya Wardana


BULELENG

8

Sabtu Paing, 12 Januari 2019

Belum Kantongi Izin

Toko Modern di Bondalem Disarankan Tak Beroperasi Singaraja (Bali Post) – Jajaran Polisi Pamong Praja (Pol. PP) Pemkab Buleleng telah menelusuri keberadaan toko modern berjejaring di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula. Hasilnya, pihak manajemen mengakui kalau belum mendapat izin dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP). Atas kondisi itu, Pol. PP menyarankan pihak manajemen untuk sementara menggantikan operasional sampai pemerintah memberikan keputusan apakah akan menerbitkan izin itu atau tidak. Kepala Satuan (Kasat) Pol. PP Putu Dana, Jumat (11/1) kemarin, mengatakan sejak perwakilan pedagang bersama aparat desa mempertanyakan izin toko modern itu, pihaknya menurunkan tim menelusuri kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan manajemen. Pihak manajemen sejauh ini telah mengurus permohonan izin kepada pemerintah daerah. “Saat ini, berkas tersebut masih dalam proses mendapatkan Izin Usaha Toko Modern (IUTM),” katanya. Menurut birokrat asal Desa Penglatan, Kecamatan Buleleng ini, menghindari munculnya konflik di tengah masyarakat, pihaknya menyarankan sementara manajemen tidak beroperasi sampai izin terbit. Sebaliknya, jika pemerintah daerah menolak permohonan izin, manajemen pun diminta legowo membatalkan usahanya di Desa Bondalem. “Kami minta usaha itu ditutup sementara. Kalau izinnya sudah terbit, dan situasi di masyarakat mendukung, ya silakan beroperasi. Apa pun alasannya, kalau izin belum keluar jangan beroperasi dulu,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa perwakilan pedagang di Desa Bondalem mempertanyakan keberadaan toko modern di wilayahnya. Perwakilan pedagang ini menanyakan proses permohonan izin ke DPMPPTSP Buleleng. Kepala DPMPPTSP Putu Karuna mengatakan, pihak manajemen sejauh ini baru mengajukan Pendaftaran Penanaman Modal (PPM) kepada Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Sedangkan, berkas permohonan izin belum diajukan ke DPMPPTSP, sehingga dia memastikan toko modern itu belum mengantongi izin. (kmb38)

Bali Post/kmb38

JEMBATAN - Proyek pembangunan jembatan di atas Sungai (Tukad - red) Batu Pulu mendekati rampung. Kontraktor yang mendapat perpanjangan waktu pelaksanaan itu telah menyelesaikan pengerjaan konstruksi jembatan itu dan tinggal menyelesaikan atap jembatan dengan AMP.

Jembatan Tukad Batu Pulu Tinggal Di-’’hotmix’’

Singaraja (Bali Post) –

Proyek pembangunan jembatan di atas Sungai (Tukad) Batu Pulu pengerjaanya mendekati rampung. Sebagian besar konstruksi jembatan sudah terbangun sesuai dokumen perencanaan. Pelaksanaan proyek ini tinggal pengaspalan menggunakan hotmix dan merampungkan konstruksi atap jembatannya. Pantauan di lapangan, Jumat (11/1) kemarin, beberapa pekerja masih tampak merampungkan pekerjaan yang tertunda. Pekerja itu tinggal merapikan pelengkap konstruksi jembatan. Pemadatan atap jembatan sudah selesai dilakukan. Sesuai perencanaan, konstruksi atap jembatan itu dikerjakan dengan Aspal Maxing Plant (AMP). Perlu material AMP sebanyak 47 ton. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Buleleng Ketut Suparta Wijaya

mengatakan, setelah kontrak proyek berakhir pelaksana proyek CV Arya Dewata Utama diberikan perpanjangan waktu pelaksanaan selama 50 hari dari tanggal kontrak berakhir. Meski demikian rekanan dikenakan denda yang dihitung 1 per mil dari nilai kontrak setiap hari sampai masa perpanjangan pelaksanaan. Sejak masa perpanjangan pelaksanaan itu berlaku, pelaksana proyek telah mengerjakan sisa proyeknya dengan baik. Bahkan, realisasi pelaksanaanya relatif

cepat. Bahkan saat ini tinggal menyelesaikan konstruksi atap jembatan saja. ‘’Kemajuan cepat sekali. Sekarang sudah hampir rampung. Pelaksana sudah menunjukkan pekerjaannya meski tidak mampu menyelesaikan pekerjaan sampai tanggal kontrak berakhir,’’ katanya. Masa perpanjangan pelaksanaan itu, kata Suparta Wijaya, masih berlaku. Kalau dalam masa perpajangan ini kontraktor tinggal mengupayakan AMP saja untuk

menyelesaikan konstruksi atap jebatan, maka proyek itu tuntas 100 persen. Hanya, dirinya sedikit ragu dalam sisa perpanjangan pelaksanaan itu, kontraktor kesulitan mendapat material AMP. Alasannya, paket pekerjaan di awal tahun ini belum ada yang berjalan, sehingga otomatis pengadaan material AMP itu juga belum ada. Meski demikian, Suparta Wijaya tetap yakin kalau kontraktor sedang berupaya menuntaskan semua pekerjaannya sampai kontrak perpajangan pelaksanaan itu berakhir. ‘’AMP ini yang agak sulit dicari. Pasalnya di awal tahun ini belum ada paket pekerjaan memakai AMP, namun perusahaan masih mencari

dan mudah-mudahan di masa perpanjangan pelaksanaan ini bisa diselesaikan 100 persen,’’ tegasnya. Terkait pembayaran sisa termin pekerjaan, ia mengatakan, proyek pembangunan jembatan ini pelaksanaannya melewati tahun anggaran. Itu artinya, pembayaran sisa termin baru bisa dibayarkan pada APBD Perubahan Tahun 2019. ‘’Skema kita kalau proyek ini tidak tuntas 100 persen, akan diusulkan kembali pada anggaran induk. Namun sekarang sudah mendekati rumpung. Jadi pelaksanaannya sudah kelar. Karena melebihi tahun anggaran. Sisa termin itu baru kita bayarkan pertengahan tahun ini,’’ katanya. (kmb38)

Ditemukan Debu Vulkanik Gunung Agung

Peduli Lansia

KOMUNITAS Jurnalis Buleleng (KJB) kembali melakukan aksi sosial, Jumat (11/1) kemarin. Sejumah wartawan yang bertugas di Buleleng itu kemarin menyerahkan sejumlah paket bantuan perlengkapan kepada 66 orang lanjut usia (lansia) yang diasuh Panti Sosial Tresna Werda Jara Mara Pati di Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar. Bantuan yang disumbangkan seperti kain, obat-obatan, pempers untuk orang dewasa, hingga kursi roda. Ketua KJB Buleleng Ketut Wiratmaja mengatakan, aksi peduli lansia ini sudah menjadi agenda rutin KJB. Dengan mengumpulkan donasi dari pihak yang tidak mengikat, kemudian bantuan itu disalurkan untuk meringankan para lansia yang diasuh di panti sosial kawasan wisata Lovina itu. ‘’Mudah-mudahan ini bisa dimanfaatkan dan aksi ini wujud bakti kami kepada para orang tua yang diasuh di sini,’’ katanya. Koordinator Panti Sosial Tresna Werda Jara Mara Pati Nyoman Wijaksana mengatakan, lansia yang diasuh di panti yang dipimpinnya itu berasal dari beberapa desa di Buleleng. Sisanya dari beberapa kabupaten lain di Bali. Selama tahun 2018 lalu, tercatat 12 lansia telah meninggal dunia dan diupacarai masing-masing keluarganya. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Sejumlah daerah di Buleleng terpapar semburan debu vulkanik akibat erupsi Gunung Agung, Kamis (10/1) malam. Warga di daerah ini menemukan sebaran debu dengan intensitas tipis. Kebanyakan ditemukan di atas jok sepeda motor, kaca dan bodi mobil yang diparkir di halaman rumah. Kadek Kariana, warga Jalan Gajah Mada Singaraja, menemukan abu-abu halus di bodi mobil anaknya yang diparkir di halaman rumah. Merasa ganjil dengan temuan itu, Kariana mencoba membersihkan bodi mobil menggunakan kain halus. Setelah kain diusapkan pada kaca dan bodi mobil, justru lap putih itu terlihat kotor akibat

debu halus. Temuan ini pun dibarengi beredarnya informasi dan berita terkait erupsi Gunung Agung. Sehingga dirinya semakin yakin kalau debu itu diterbangkan angin ketika erupsi terjadi. “Kamis (10/1) malam, sekitar pukul 23.00 Wita, saya lap mobil ternyata ada debu halus. Banyak juga dapat info kalau Gunung Agung erupsi dan debunya sampai ke Buleleng,” katanya. Selain itu, Kariana juga menemukan sebaran debu menempel di atas bodi sepeda motor miliknya. Sepeda motor DK 6411 UAD miliknya itu dipenuhi debu halus. Dia pun mencurigai sebaran debu itu juga berasal dari Gunung Agung di Karangasem. Sekretaris Badan Penanggu-

Bali Post/kmb38

Bali Post/ist

DEBU TIPIS - Sebaran debu dengan intensitas tipis diduga akibat erupsi Gunung Agung Kamis (10/1) malam lalu itu ditemukan di Kota Singaraja.

Desa Pakraman Digenjot Susun ’’Pararem’’ Antinarkoba Peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang masih tergolong tinggi di Bali membuat jajaran Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali menggenjot partisipasi pemberantasan narkoba. Salah satu caranya melalui penyusunan pararem awig-awig. Ini dilakukan karena produk hukum di desa pakraman lebih mengikat dibandingkan hukum nasional. Untuk itu, BNNP Bali memasuki tahun ini menargetkan lebih banyak lagi desa pakraman menyusun pararem awig-awig antinarkoba. Lalu, apakah sanksi adat melalui pembuatan pararem itu benar-benar efektif dapat mencegah warga tidak menyentuh narkoba?

AKSI SOSIAL – KJB melakukan aksi peduli sosial dengan menyerahkan paket perlengkapan dan obatobatan untuk 66 lansia yang diasuh Panti Sosial Tresna Werda Jara Mara Pati di Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Jumat (11/1) kemarin.

langan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng Ketut Susila membenarkan, pihaknya mendapatkan informasi dari warga yang menemukan sebaran abu vulkanik Gunung Agung. Dari laporan yang masuk ke BPBD, wilayah perkotaan dan desa-desa di Buleleng Timur, banyak warga melaporkan paparan debu vulkanik akibat erupsi Gunung Agung. “Laporan yang masuk wilayah kota dan Buleleng Timur terutama desa-desa yang lokasinya agak ke selatan. Di desa itu ditemukan paparan debu vulkanik. Kami masih melakukan pemantauan sebelum nanti kami lakukan antisipasi dengan pembagian masker, kalau memang ada sebaran debu yang lebih tebal,” katanya. (kmb38)

KEPALA BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa mengatakan hal itu usai membuka outbound bagi jajaran Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) se-Bali di lapangan Sekolah Polisi Negara (SPN) Singaraja, Jumat (11/1) kemarin. Menurutnya, sejak beberapa tahun terakhir, beberapa desa pakraman di Bali sudah menyusun pararem awig-awig antinarkoba. Itu berhasil dilakukan karena komitmen perangkat di desa pakraman sangat mendukung program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Aturan adat yang disusun itu telah mencantumkan pemberlakuan sanksi adat bagi pelaku penyalah guna narkoba. Aturan ini pun rupanya efektif karena sanksi adat itu lebih “ditakuti” dan mampu mengikat warga tidak mencoba-coba meny-

alahgunakan narkoba. “Dari evaluasi yang sudah kami lakukan pararem awigawig ini efektif mendukung kita melakukan pemberantasan penyalahgunaan narkoba. Desa pakraman yang sudah menyusun pararem awig-awig ini saya kira sudah memiliki kekuatan memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba itu sendiri,” katanya. Brigjen Putu Gede Suastawa menambahkan, desa pakraman itu sudah mulai menyusun pararem awig-awig antinarkoba sejak 2017 lalu. Hal itu membuat pihaknya terus menggenjot desa pakraman lain melakukan hal serupa. Mulai tahun ini, BNNP Bali menargetkan lebih banyak lagi desa pakraman di Bali segera menyusun pararem awigawig antinarkoba. Target itu dicanangkan 15 desa pakraman di kabupaten dan kota di Bali segera akan me-

nyusun pararem awig-awig antinarkoba. “Untuk Buleleng mulai Maret ini ada 15 desa pakraman lanjut ke Karangasem diikuti desa pakraman lainnya, sehingga kalau ini semakin masif dilakukan, saya yakin P4GN ini semakin optimal dan narkoba bisa kita berantas sampai ke akarakarnya,” jelasnya. Di sisi lain, Brigjen Putu Gede Suastawa mengatakan, menyusul keberhasilan jajaran kepolisian menggagalkan pengiriman narkoba ke Bali,

merupakan bukti pelaku kejahatan ini membidik Bali sebagai pasar yang potesial buat peredaran narkoba. Situasi ini menjadi ancaman dan perlu ada gerakan yang masif untuk memberantas peredarannya. “Mereka (pelaku kejahatan narkoba -red) masih membidik Bali untuk menjalankan roda bisnis haramnya itu. Ini tantangan semua elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif memberantas dan tidak mencoba-coba memakai narkoba,” jelasnya.

Terkait program outbound itu, jajaran BNNK se-Bali tambah Putu Gede Suastawa, memang sengaja memusatkan outbound itu di SPN Singaraja. Ini karena SPN merupakan lembaga yang memiliki kompetensi tinggi memberikan penyegaran kepada jajaran BNNK dalam melaksanakan P4GN. Dengan outbound ini, jajaran BNNK se-Bali diingatkan agar tetap solid, setia, dan mampu bekerja secara tim dalam melancarkan P4GN di daerah ini. (mud)

Bali Post/mud

OUTBOUND – Jajaran BNNK se-Bali mengikuti outbound di lapangan SPN Singaraja, Jumat (11/1) kemarin.


GIANYAR

Sabtu Paing, 12 Januari 2019

9

PENAMBANGAN - Polisi saat melakukan penggerebekan di lokasi penambangan batu padas ilegal di tepi Sungai Misil.

Polisi Gerebek Penambangan Batu Padas Ilegal

Gianyar (Bali Post) Jajaran Sat Reskrim Polres Gianyar kembali menggerebek aksi penambangan batu padas ilegal, Kamis (10/1). Penggerebekan kali ini dilakukan pada penambangan ilegal di Sungai Misil, Banjar Peninjoan, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati. Seorang bos tambang bersama buruh diamankan. Sejumlah perlengkapan penambangan batu padas juga disita untuk barang bukti. Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Deni Septiawan menerangkan, penggerebekan dilakukan Tim Unit IB Satuan Reskrim Polres Gianyar. Awalnya polisi mendapatkan

informasi dari masyarakat mengenai aktivitas penambangan batu padas ilegal. “Kami mendapat info di tepi aliran Sungai Misil, di sebelah barat Banjar Peninjoan ada

penambangan batu padas tanpa izin,” ujar Deni Septiawan, Jumat (11/1) kemarin. Akibat penambangan liar itu, kata Deni Septiawan, tepi aliran Sungai Misil menjadi

sempit karena banyaknya material sisa penambangan yang dibuang ke sungai. “Ada keluhan air sungai menjadi keruh, tebing menjadi longsor yang dapat merugikan diri sendiri ataupun lingkungan,” terangnya. Berdasarkan laporan itu, tim kemudian melakukan penyelidikan ke lokasi penambangan tersebut, Kamis (10/1) sekitar pukul 10.00 Wita. Ada

64 Desa akan Miliki Mobil Operasional Biaya Pengadaan Rp 250 Juta Per Unit

Gianyar (Bali Post) Seluruh desa di Kabupaten Gianyar akan memiliki mobil operasional mulai tahun anggaran 2019. Tercatat 64 mobil Expander Exceed A/T hitam sudah dipesan oleh Forum Perbekel Kabupaten Gianyar kepada PT Bumen Radja Abadi. Setiap desa yang memesan mobil ini harus menyiapkan anggaran sebesar Rp 250 Juta. Dikonfirmasi Jumat (11/1) kemarin, Sekda Kabupaten Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya membenarkan adanya pemesanan mobil oleh Forum Perbekel Kabupaten Gianyar. Dikatakan, pengadaan mobil ini untuk operasional di kantor desa. “Itu anggarannya sudah di masing-masing desa. Mobil itu nantinya untuk operasional di desa,” ujar Wisnu Wijaya didampingi Kabid Bina Pemerintahan Desa I Wayan Gede Subayasa. Sementara itu, Subayasa menjelaskan, anggaran untuk pengadaan mobil Expander Exceed itu berasal dari bagi hasil pajak (BHP) Kabupaten Gianyar. Total BHP untuk seluruh desa di Kabupaten Gianyar pada 2019 sudah meningkat signifikan dari tahun sebelumnya. “Bagi hasil pajak tahun 2018 Rp 53 miliar, sementara tahun ini menjadi Rp 72 miliar lebih. Jumlah naik sekitar Rp 19 miliar,” katanya. Menurut Subayasa, seluruh BHP

Bali Post/kmb35

I Made Gede Wisnu Wijaya

yang mencapai Rp 72 miliar lebih itu sudah dibagi ke seluruh desa di Kabupaten Gianyar. Tentunya dengan nilai yang bervariasi dari Rp 900 juta hingga Rp 1 miliar lebih. Pemberian BHP yang bervariasi ini sesuai dengan tingkat geografis, jumlah penduduk dan tingkat kemiskinan setiap desa. Sementara untuk pengadaan mobil ini, setiap desa menganggarkan sekitar

Rp 250 juta. Disinggung harga pasti untuk satu unit mobil Expander Exceed, Subayasa mengaku belum mengetahui pasti. “Tentunya nanti akan dirapatkan dalam forum untuk dicari tipe mobil yang harganya di bawah itu. Kan pasti Expander itu ada tipenya,” jelasnya. Subayasa menambahkan, pengadaan mobil operasional untuk seluruh desa di Kabupaten Gianyar ini memang menjadi kebijakan Bupati Mahayastra. Harapannya, agar setiap desa memiliki kendaraan operasional untuk mendukung Gianyar sebagai Kota Layak Anak dan Desa Siaga. “Nanti proses pengadaannya menggunakan e-katalog lewat Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintahan. Itu dianggarkan di masing-masing desa,” imbuhnya. Subayasa mengatakan, mobil tersebut akan dimasukkan sebagai aset desa, dengan memakai plat merah dengan nomor plat berdasarkan SK Bupati. Ia mengingatkan, mobil ini bukan kendaraan pribadi untuk perbekel. Namun khusus untuk operasional di desa, sehingga memudahkan mobilitas setiap ada kegiatan di desa. “Nanti mobil itu bisa dimanfaatkan masyarakat. Misalnya untuk mendak Pedanda, mengantar peserta lomba dan sebagainya, sehingga tidak lagi pakai mobil pribadi,” tegasnya. (kmb35)

BERJUALAN - Suasana tempat berjualan para pedagang pascaterbakarnya Pasar Bona.

Bali Post/kmb35

Berjualan di Tempat Relokasi

Pedagang Pasar Bona Mengeluh Sepi Pembeli Gianyar (Bali Post) Pascakebakaran Pasar Bona sebulan lalu, para pedagang kini berjualan di tempat relokasi. Selama berjualan di Wantilan Pura Desa yang berada di sebelah timur pasar yang terbakar, para pedagang mengeluhkan sepi pembeli. Mereka berharap bangunan pasar yang terbakar segera direvitalisasi. Nyoman Warti, seorang pedagang Pasar Bona yang ditemui Jumat (11/1) kemarin, mengeluhkan lokasi berjualan saat ini terlalu masuk ke timur. Menurutnya, lokasi tersebut membuat pembeli sedikit yang

datang berbelanja. “Ini karena terlalu masuk ke timur,” keluhnya. Warti mengaku sudah sejak tahun 2012 berjualan di Pasar Bona. Sebelum terjadi musibah kebakaran, pembeli yang berbelanja di Pasar Bona cukup ramai. “Saya berjualan di sana dari modal nol rupiah sampai usaha saya berkembang. Namun musibah kebakaran itu membuat semuanya ludes tidak tersisa. Saya rugi hingga ratusan juta rupiah,” keluhnya. Ia berharap Pasar Bona yang terbakar secepatnya direnovasi oleh pemerintah. Sehingga ia

bersama pedagang lainnya bisa berjualan seperti sebelumnya. “Biar kembali normal. Biar saya bisa jualan lagi normal seperti dulu,” katanya penuh harap. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar Wayan Suamba mengungkapkan, para pedagang memang tidak memperoleh asuransi. “Karena itu adalah pasar desa. Kecuali pedagang pakai asuransi swadaya baru bisa,” ujarnya. Terkait proses renovasi bangunan pasar yang terbakar, Suamba mengatakan pihaknya

sudah mengusulkan ke Kementerian Perdagangan RI di tahun 2019. “Kami sudah mohonkan dana di pusat. Mudah-mudahan bisa terealisasi,” katanya. Di bagian lain, polisi juga sempat mengusut kasus kebakaran yang menghanguskan puluhan kios di Pasar Bona tersebut. Kapolsek Blahbatuh Kompol Dwikora mengakui petugas dari laboratorium forensik sempat turun mengecek pemicu kebakaran. “Belum ada hasil. Memang cukup lama hasilnya. Nanti kami kabari,” katanya singkat. (kmb35)

tiga orang yang diamankan dari penggerebekan ini. Mereka adalah bos tambang liar berinisial IKS dan dua orang buruh harian berinisial WW dan NWM. Mereka langsung dibawa ke Mapolres Gianyar untuk dimintai keterangan. Polisi juga menyita perlengkapan tambang berupa cangkul, palu dan lainnya. Polisi juga menyita batu padas hasil penambangan se-

banyak 200 keping. Perlengkapan itu lalu diamankan di Mapolres sebagai barang bukti. “Setelah dilakukan interogasi, yang bersangkutan mengakui telah melakukan aktivitas penambangan sejak satu tahun lalu di tepi aliran Sungai Misil, Sukawati,” jelasnya. Selama menambang hampir setahun, pemilik tambang tidak mampu menunjukkan

maupun tidak memiliki izin penambangan dari pemerintah yang berwenang. Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kasus tersebut. “Pelaku dijerat Pasal 158 UU RI Nomor 4 Tahun 2009 tentang Penambangan Mineral dan Batu Bara. Ancaman hukuman 10 tahun dan denda Rp 10 miliar,” tandasnya. (kmb35)

Tekan Kebocoran, PDAM Intensifkan Pemeliharaan DMA Gianyar (Bali Post) Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kabupaten Gianyar terus berupaya menekan kebocoran atau kehilangan air. Upaya ini dilakukan dengan pemeliharaan Distrik Meter Area (DMA) yang tersebar di tujuh kecamatan. Dalam setiap pengerjaan proyek, PDAM Gianyar juga memastikan setiap proyek galian maupun pemeliharaan jaringan mengutamakan safety atau keselamatan. Direktur Teknik PDAM Gianyar I Wayan Suastika menjelaskan, pemeliharaan jaringan DMA tersebut merupakan langkah PDAM menanggulangi kehilangan air. Tidak saja di satu lokasi, melainkan ditargetkan sebanyak 180 titik lokasi DMA sejak tahun 2016 hingga tahun ini. Sebarannya di tujuh kecamatan, baik itu pada jalan nasional, provinsi, kabuaten maupun jalan lingkungan. ‘’Pembangunan DMA itu kami lakukan secara bertahap sejak tahun 2016. Sampai sekarang sudah terbangun 130 unit, dari 180 yang direncanakan,’’ jelasnya. Dalam pengerjaannya, kata Suastika, pihaknya mengaku selalu berkoordinasi dengan petugas pengawas lapangan.

Diketahui, tahun ini terjadi penurunan kehilangan air sebesar 4 persen. Dari awalnya 39 persen menjadi 35 persen. ‘’Jadi, program utama kita memang menekan kehilangan air,’’ jelasnya. Menurut Suastika, kehilangan air itu disebabkan oleh beberapa faktor. Di antaranya usia pipa yang tidak memadai, jenis pipa dan posisi pipa di bawah tanah yang terjepit akar, ditanam kurang dalam, hingga kena bebatuan. ‘’Jadi, kegiatan yang kami lakukan tidak bisa lepas dari galian. Kegiatan kami banyak berinteraksi dengan jalan, namun kami selalu berusaha normalisasi penger-

Bali Post/kmb35

I Wayan Suastika

jaan. Usahakan sesuai standar PU, uruk, padatkan secara bertahap, hingga kerjasama dengan pihak ketiga untuk pengembalian aspal. PU intens mengawasi,’’ ujarnya. Meski sudah memprioritaskan keselamatan, Suastika tetap meminta maaf kepada masyarakat, baik pelanggan dan pengguna jalan, jika ada pengerjaan PDAM yang mengganggu kenyamanan. Selain itu dari segi waktu pengerjaan, pihaknya memastikan berkisar antara tiga hingga empat hari. ‘’Ada pengawasan melekat di setiap galian, agar semaksimal mungkin dipercepat. Kami selalu berkoordinasi dengan pihak rekanan,’’ jelasnya. Suastika menambahkan, tahun 2019 ini pihaknya punya program lanjutan, berupa pembangunan interkoneksi 43 unit, steptes 48 kali, pembangunan zona DMA 33 titik di tujuh kecamatan, dan sejumlah pemasangan teknis lainnya. Maka dari itu, ada potensi beberapa galian akan tetap dilakukan. ‘’Juga ada penyempurnaan rehabilitasi jaringan sepanjang 7,7 kilometer di wilayah Gianyar, Blahbatuh, Sukawati dan Ubud. Memang banyak jaringan yang perlu direhab atau diganti,’’ tegasnya. (kmb35)


JEMBRANA

10

Sabtu Paing, 12 Januari 2019

SOSOK Terminal Negara PEMBANGUNAN Terminal Negara di pinggir jalan DenpasarGilimanuk, Desa Baluk, kembali dilanjutkan tahun ini. Di tahap akhir ini pembangunan terminal dianggaran Rp 5,4 miliar. Kepala Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan (PKP) Jembrana I Made Dwi Maharimbawa mengatakan, saat ini untuk terminal baru itu sudah tergarap untuk bangunan fisik utama. Namun secara keseluruhan belum seperti pembangunan pagar dan beberapa tahap finishing lainnya. Dan dipastikan akan dilanjutkan tahun ini. Nantinya selain berfungsi sebagai terminal penumpang, juga akan digunakan untuk terminal kendaraan barang atau terminal kargo. Tujuannya untuk mengantisipasi truk-truk yang parkir di pinggir jalan di dalam kota. Sejatinya sudah ada terminal Kargo di pinggir jalan Sudirman. Namun luasnya terbatas dan sering overload. “Truk-truk yang tidak tertampung di Terminal Kargo Negara sudah bisa dialihkan ke sana,” ujar Maharimbawa. Sementara untuk relokasi Terminal Negara lama masih tahap sosialisasi. Nantinya areal terminal lama Negara itu akan digunakan untuk lahan parkir Pasar Umum Negara. Bila pembangunan tahap akhir ini lancar, kemungkinan relokasi sudah bisa dilakukan pada semester kedua tahun ini. (olo)

Bali Post/olo

PARKIR TRUK – Jalan di depan ACJN Rambut Siwi yang diperlebar kini dimanfaatkan untuk tempat parkir truk. Sementara sudah setahun lebih selesai, ACJN Rambut Siwi belum difungsikan dan masih tertutup.

Cuaca Buruk, Nelayan di Pengambengan Enggan Melaut Negara (Bali Post) – Sejumlah nelayan di Pengambengan dan Perancak belakangan enggan melaut lantaran cuaca buruk. Selain cuaca buruk yang datang tak menentu, meskipun mereka nekat melaut, hasil tangkapan ikan juga jarang. Sehingga beberapa nelayan memilih bertahan di darat, sambil memperbaiki alat tangkap mereka. Seperti yang diungkap Madek (35) salah seorang nelayan di Pengambengan. Selama dua pekan terakhir, cuaca di tengah laut sering tak mendukung untuk melakukan aktivitas tangkap ikan. Kendatipun cuaca di pinggir masih cerah, tetapi situasi berbeda ketika mereka di tengah laut. “Tidak tentu, gelombang juga cenderung tinggi. Terpaksa diam saja dulu,” terang bapak dua anak ini. Untuk mengisi waktu di darat, selain memperbaiki jaring alat tangkap, Madek juga melakukan aktivitas lainnya seperti menjadi buruh bangunan. Hal itu dilakukan untuk mengisi waktu yang kosong agar mendapatkan pendapatan lain. Sebelum nantinya ia kembali melaut mencari ikan. Hal senada juga diungkapkan Apik (37), salah seorang anak buah perahu Selerek asal Tegalbadeng. Menurutnya, belakangan ini tangkapan ikan cenderung menurun. “Sudah seminggu ini tak melaut, tangkapan jarang. Walaupun tetap melaut,” akunya. Namun beberapa kapal selerek tetap beroperasi mencari titik-titik tangkapan di luar perairan Jembrana. Tidak seperti menjelang akhir tahun lalu, di mana tangkapan ikan jenis Tongkol melimpah. Dari data yang dihimpun di TPI Pengambengan beberapa waktu lalu, pada bulan September hingga November hasil tangkapan meningkat drastis. Dalam sebulan retribusi yang terkumpul saat itu bisa mencapai Rp 111 juta dengan total tangkapan 1.280.654 kilogram. Sedangkan retribusi terendah terjadi pada bulan Januari 2018, yakni Rp 1,1 juta dengan total berat tangkapan 10.058 kilogram. Namun meskipun hasil tangkapan melimpah, justru saat itu harga jual ikan merosot. Kepala TPI Pengambengan Putu Adi Astawa dikonfirmasi membenarkan memasuki bulan Januari ini tangkapan ikan sejatinya masih ada. Tetapi dilihat dari jumlahnya tidak seperti bulan-bulan sebelumnya saat tangkapan melimpah. Sebelumnya di TPI Pengambengan ini ditargetkan untuk pendapatan retribusi jual beli ikan sebesar Rp 900 juta. (kmb26)

Bali Post/olo

TAK MELAUT – Sejumlah perahu nelayan bersandar di pinggir dermaga di Pengambengan. Beberapa perahu tidak melaut karena cuaca buruk

Tak Kunjung Beroperasi, Jalan Depan ACJN Jadi Lahan Parkir Truk

Negara (Bali Post)–

Setelah hampir setahun rampung, rest area Rambut Siwi berupa Anjungan Cerdas Jalan Nasional (ACJN) hingga kini belum dimanfaatkan. Jalan masuk utama di depan ACJN sudah diperlebar, justru dimanfaatkan untuk parkir truk. Seperti yang terlihat awal pekan lalu, di depan ACJN truk berderet untuk parkir. Beberapa di antaranya tidak ada sopir atau kernet, artinya truk memang sengaja ditinggal untuk parkir di sana. Padahal jelas dari rencana awal, tidak ada sama sekali

jalan masuk ke AJN tersebut digunakan untuk parkir truk. ‘’Memang tidak mengganggu lalu lintas, tapi terkesan itu hanya untuk parkir. Itu pun di pinggir jalan,’’ tandas salah seorang warga. Adanya bangunan yang tak pernah dioperasikan ini

juga sering mengundang pertanyaan warga yang melintas. Sejatinya difungsikan untuk apa bangunan-bangunan tersebut. Sebab, sudah setahun lebih bangunan tersebut tak pernah digunakan ataupun akses masuk dibuka. Pelebaran jalan dan per-

baikan saluran drainase di depan ACJN memang baru dikerjakan setelah pembangunan areal Anjungan selesai. Jalan yang sebelumnya hanya dua lajur itu kini lebih lebar. Dan air yang sebelumnya sering menggenangi jalan setiap hujan deras, sudah jarang terjadi lagi. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan

Permukiman (PUPRPKP) Jembrana I Wayan Darwin sebelumnya kepada wartawan mengatakan, pelebaran jalan itu memang dilakukan selain untuk tempat parkir juga penanganan banjir yang sering terjadi di jalan tersebut. Rekonstruksi jalan yang dilakukan karena jalan nasional di depan ACJN itu dinilai sempit. Sehingga kini akses lebih luas dan kendaraan bisa leluasa melintas. (kmb26)

Cegah Wantilan Digerus Banjir

Pihak Desa Rekayasa Alur Sungai Yehembang Kangin Negara, (Bali Post) Banjir bandang di wilayah Mendoyo, Jembrana belum lama ini tidak hanya terjadi di Sungai Biluk Poh Kelurahan Tegalcangkring dan Penyaringan. Namun juga terjadi di sejumlah sungai lainnya, yakni Sungai Yehembang dan Yehembang Kangin juga di Yeh Sumbul. Kerusakan yang diakibatkan di Sungai Yehembang Kangin bahkan mengancam fondasi wantilan setempat. Aparat desa pun melakukan rekayasa alur sungai dari awalnya menikung menjadi lurus. Banjir bandang tersebut mengakibatkan jembatan gantung di Desa Yehembang Kangin yang baru selesai dibangun hancur. Termasuk jalan desa yang ada di sebelah jembatan gantung jebol sepanjang 10 meter. Jalan penghubung Desa Yehembang Kangin dan Desa Yehembang yang ada di Banjar Tegak Gede sepanjang 20

meter juga jebol. Kini tanah “penaku” (tanah di luar fondasi) wantilan Pura Puseh Desa Pekraman Yehembang Kangin amblas dihantam banjir dan kayu besar. “Tanahnya amblas kanan kiri wantilan sepanjang 80 meter,” kata Perbekel Yehembang Kangin Gede Suardika, Jumat (11/1) kemarin. Selain itu, saat banjir bandang juga ada 9 KK yang rumahnya terendam banjir baik di Banjar Tibu Sambi dan Banjar Sumbul. Melihat wantilan pura rawan jebol dan khawatir banjir bandang susulan terjadi lagi, pihak desa dinas dan desa pakraman Yehembang Kangin menggelar rapat. Rapat itu diputuskan Sungai Yehembang Kangin diluruskan dan dikeruk. “Jadi awalnya alur air menikung dan sampai dibawah wantilan dan kini kami luruskan sehingga nantinya alur air lurus dan wantilan lebih aman,” kata Suardika didampingi Klian

Banjar Sumbul Alit Wiryana. Pihaknya meminjam alat berat di Pemkab Jembrana dan biayanya ditanggung desa dinas bersama desa pakraman. “Rencana alat berat kerja selama seminggu dan ini baru empat hari. Ini tadi kami juga baru memotong kayu besar yang hanyut sehingga tidak menjadi penghalang air di sungai,” katanya. Langkah itu dilakukan, katanya, untuk mengamankan wantilan Pura Puseh Yehembang Kangin dan rumah-rumah warga di pinggir sungai Yehembang Kangin. Pihaknya juga sudah bersurat ke Balai Penida agar dibantu pembangunan bronjong atau pengaman sungai di beberapa titik yang jebol. “Kami harapkan agar dibantu. Karena kami tidak punya wewenang melakukan penanganan. Yang kami lakukan sekarang hanya penanganan sementara dan jelas tidak maksimal/tidak bertahan lama,” tandasnya. (kmb)

TERGERUS - Tanah fondasi Wantilan Pura Puseh Desa Yehembang Kangin yang tergerus karena banjir bandang dan dikhawatirkan berdampak lebih parah.

Bali Post/kmb

Penataan Teluk Gilimanuk

Jadi DTW, Agendakan Festival Tiap Tahun Teluk Gilimanuk yang sebelumnya terkesan kumuh, mulai dibenahi dan ditata. Kawasan pantai di Teluk ini menjadi salah satu unggulan Daerah Tujuan Wisata (DTW) Gilimanuk. Selain menawarkan pemandangan alam dan keunikan wilayah perbatasan, tiap tahun diagendakan Festival Teluk Gilimanuk.

DALAM Festival yang digelar pada November tahun lalu sejumlah kegiatan ditampilkan. Festival Teluk Gilimanuk (FTG) ini merupakan yang keduakalinya dan akan digelar setiap tahunnya. Festival sendiri diisi den-

gan berbagai kegiatan sosial, perlombaan, serta kesenian dan hiburan khas dari bumi mekepung Jembrana. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan I Nengah Alit mengatakan, FTG ini merupakan salah satu event tahunan yang diselenggarakan guna mempromosikan keindahan alam, seni budaya dan kuliner khas Jembrana. Kegiatan ini sebagai penunjang keindahan alam di Teluk Gilimanuk. Berada di tepian Teluk Gilimanuk terlihat gugusan pulau dengan hutan musim. Hijau saat musim penghujan dan kering ketika musim kemarau. Kawasan ini berbatasan langsung dengan Taman Nasional Bali Barat (TNBB).

Bahkan di beberapa titik kawasan Teluk Gilimanuk hingga Pantai Karangsewu masih menjadi habitat burung Curik Bali atau Jalak Bali. Keindahan Teluk ini kini juga bisa langsung terlihat ketika melintas dari Pelabuhan Gilimanuk. Selain pemandangan Teluk, pengunjung disuguhi penataan Taman Siwa tepat di depan Teluk. Dinas Pariwisata dan Budaya Jembrana saat ini juga menempatkan petugas untuk pelayanan Tourist Information Center (TIC). Penataan kawasan Teluk Gilimanuk ini mampu menyedot pengunjung meskipun hanya singgah. Khususnya saat akhir pekan atau hari libur. Suasana di Pintu masuk

Bali tersebut terasa atmosfer Bali. Para pengunjung yang masuk Bali lebih leluasa bisa melihat pemandangan Teluk Gilimanuk. Selain pengunjung, juga banyak warga yang datang untuk memancing. Pemandangan indah Teluk Gilimanuk dari pinggir pantai juga bisa dinikmati dengan trip transportasi laut naik jukung tradisional melintasi gugusan pulau di sekitar Teluk Gilimanuk. Pihak pengelola dari masyarakat juga melayani mengantar perjalanan ke Pulau Menjangan maupun ke Prapat Agung dan Segara Rupek. Perjalanan dari Teluk Gilimanuk menuju Pulau Menjangan yang berada di kawasan TNBB dari Gilimanuk tak

memakan waktu yang lama. Dengan alat transportasi jukung bermesin tempel 25 PK, perjalanan menyita waktu sekitar satu jam. Di sepanjang perjalanan para pengunjung juga bisa mengunjungi sejumlah Pura lainnya, yakni seperti Pura Segara Rupek dan Pura Prapat Agung. Belakangan juga sudah mulai banyak pamedek yang tangkil ke sejumlah pura tersebut melalui jalur ini. Terutama untuk ke Prapat Agung yang bisa ditempuh hanya beberapa menit. Penataan kawasan ini masih terus dilakukan hingga nantinya terhubung hingga ke Museum Manusia Purba Gilimanuk dan Pantai Karangsewu yang masuk kawasan TNBB. (olo)

Bali Post/olo

TELUK GILIMANUK – Teluk Gilimanuk yang berada di pintu masuk Bali bagian Barat mulai tertata dan menjadi salah satu DTW di Bali Barat.


Karangasem

Sabtu Paing, 12 Januari 2019

11

GUNUNG AGUNG BERSIH - Visual Gunung Agung terlihat bersih pasca-erupsi Kamis (10/1) lalu.

Bali Post/kmb41

Titik Api di Kawah Gunung Agung Bertambah

Fluida Magmatik Tinggi ke Permukaan Amlapura (Bali Post) Aktivitas vulkanik Gunung Agung sampai detik ini masih belum stabil. Hal itu ditunjukkan dengan kembali terjadi erupsi, Kamis (10/1) malam. Pascaterjadinya erupsi akhir tahun 2018, hotspot atau titik api di kawah gunung tertinggi di Bali itu malah bertambah. Hal itu mengindikasikan masih ada pergerakan fluida magmatik bertemperatur tinggi menuju ke permukaan. Kepala Sub-Bidang Mitigasi Pengamatan Gunung Berapi Wilayah Timur PVMBG Devy Kamil Syahbana menjelaskan, dari pantauan satelit, pada 8 Januari sebelumnya sentinel di dalam kawah Gunung Agung masih terekam. Ada titik panas atau hotspot di sana. Jumlah titik panas bertambah dari terpantau dua titik sebelumnya. Pasca-erupsi akhir tahun 2018 titik api terpantau jadi empat titik. Hal itu menunjukkan masih adanya dinamika pergerakan fluida magmatik bertemperatur tinggi, dari

dalam menuju ke permukaan kawah. ‘’Aktivitas Gunung Agung masih tinggi dan belum stabil. Karena itu masih berpotensi erupsi. Namun volume magma yang bergerak belum signifikan. Volume magma rendah, ada di bawah 1 juta m3,’’ ujarnya Dengan volume magma di bawah 1 juta m3 itu artinya masih jauh lebih rendah dari pergerakan magma SeptemberOktober 2017 lalu yang mencapai lebih dari 40 juta m3. Atau akhir Juni-Juli 2018 lalu yang

Jalur Evakuasi di Ban Rusak Berat Amlapura (Bali Post) Akses jalan di sejumlah dusun di Desa Ban, Kubu, Karangasem kondisinya rusak berat. Realitas itu membuat warga waswas karena jalur tersebut merupakan askes evakuasi satu-satunya ketika aktivitas Gunung Agung meningkat. Perbekel Desa Ban, I Wayan Potag, mengatakan sebagian besar akses jalan yang menghubungkan antardusun hingga ke pusat pedesaan di wilayah ini hancur. Sudah pasti hal itu sangat membahayakan warga yang melintas. Bahkan, akses jalan yang rusak ini hampir semuanya merupakan jalur evakusai warga. Bila terjadi erupsi Gunung Agung, pasti sangat membahayakan jika terjadi pergerakan warga besarbesaran menuju pengungsian terutama saat malam hari. “Kondisi kerusakannya sudah sangat parah. Banyak warga kami terjatuh saat melintas di ruas jalan itu. Sedikitnya, sembilan dusun akses jalannya hancur. Dusun itu adalah Manik Aji - Dusun Dlundungan, Dusun Temakung -Dusun Jati Tuu, Darmaji-Jati Tuu, Akses jalan Dusun Bonyoh, Dusun Belong dan Dusun Pucang,’’ ujarnya. Dari seluruh akses jalan tersebut, kerusakan terparah terjadi di akses jalan Dlundungan-Manik Aji, Bonyoh, Belong dan Pucang. Karena terlalu parah, warga yang melintas di sana harus ekstra hati-hati, jika sembrono bisa bertaruh nyawa. Alasannya, mereka

bisa tergelincir bahkan bukan tidak mungkin terjun bebas ke jurang. Potag mengatakan, pada saat musim kemarau, akses jalan tersebut berdebu. Situasi itu membahayakan kesehatan warganya. Banyak warga mengeluh sesak napas apalagi debu bercampur paparan abu vulkanik. Saat musim hujan seperti sekarang ini, akses jalan itu jadi lebih membahayakan lagi bagi warga yang melintas, karena jalan itu sangat licin. “Waktu terjadi erupsi beberapa waktu lalu, ada warga tergelincir bahkan mengalami patah tulang saat berangkat akibat jalan rusak. Jadi, saat aktivitas Gunung Agung mengalami peningkatan seperti sekarang ini, warga di sembilan dusun itu sangat waswas. Sebab, pergerakan mereka menuju pengungsian pasti akan lambat karena terhambat akses jalan yang hancur. Atas kondisi itu, Potag berharap Pemkab Karangasem segera melakukan perbaikan akses jalan yang rusak tersebut. Pasalnya, sejak jalan dibangun tahun 80-an lalu, akses jalan di desanya itu kurang mendapatkan perhatian berupa perbaikan dari pemerintah. “Kami sudah beberapa kali mengusulkan perbaikan akses jalan itu karena itu merupakan jalan kabupaten. Tapi sampai sekarang ini, usulan kami itu belum mendapatkan respons pemerintah,” ujar Wayan Potag. (kmb41)

mencapai lebih dari 4 juta m3. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang. Pasca-erupsi akhir tahun 2018, Gunung Agung pada Kamis (10/1) malam kembali erupsi. Hanya ketinggian kolom abu tidak terpantau secara visual akibat tertutup kabut. Abu vulkanik yang disemburkan mengarah ke barat laut, sehingga sejumlah wilayah terpapar abu vulkanik dengan intensitas tipis. Sebelum kembali erupsi, gunung tertinggi di Bali itu sempat terjadi emburan be-

berapa kali. Alat seismograf juga masih merekam adanya gempa-gempa vulkanik. Pascaterjadinya erupsi, Gunung Agung bila diamati dari Pos Pemantaun Rendang masih beberapa kali mengeluarkan embusan yang intensitasnya kecil. Begitu juga alat seismograf masih merekam gempa-gempa embusan maupun gempa vulkanik dalam. Terdengar Suara Gemuruh Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kamis malam, informasi dari Sebun pukul 20.05 Wita teramati embusan keabuabuan. Sedangkan ketinggian mencapai sekitar 600 meter. Begitu juga informasi warga Badeg, bahwa sekitar pukul 20.07 Wita teramati letupan api kecil. Tetapi juga terden-

gar suara gemuruh. Termasuk informasi seputaran Kubu secara visual tidak teramati. Namun laporan Kawil Daya, pada pukul 20.23 Wita terjadi hujan abu tipis. Di kabupaten lain seperti Abang Batudinding, Kintamani dan Kubu Tambahan, Singaraja juga terpapar abu dengan intensitas tipis. Kepala Pos Pantau Gunung Agung I Made Dewa Mertayasa mengatakan, Gunung Agung pukul 19.55 Wita memang kembali erupsi. Hanya, ketinggian kolom tidak teramati akibat gunung diselimuti kabut tebal. Sehingga kepulan asap yang dikeluarkan tidak dapat dilihat secara visual. ‘’Erupsi ini terekam di seismogram. Amplitudo maksimum 22 mm, dengan durasi ± 4 menit 26 detik. Paparan abu vulkan-

iknya mengarah ke barat laut,’’ ujarnya. Dewa Mertayasa mengatakan, dengan sistem pipa magma terbuka seperti saat ini, untuk terjadinya erupsi kembali berpotensi terjadi. Karena erupsi tidak lagi membutuhkan gempa-gempa vulkanik yang banyak seperti tahun lalu. ‘’Gunung Agung bisa erupsi kapan saja. Tidak bisa diprediksi dan terduga. Intinya aktivitas vulkanik Gunung Agung masih fluktuatif,’’ jelasnya. Sampai saat ini status Gunung Agun, itu masih level III (Siaga) dengan rekomendasi radius bahaya 4 kilometer. Masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki/ pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan pendakian dan juga aktivitas apa pun di

Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari kawah puncak Gunung Agung. Zona Perkiraan Bahaya itu sifatnya dinamis. Zona itu terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung. Termasuk warga yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung itu agar mereka tetap waspada dari potensi ancaman bahaya sekunder, berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama saat musim hujan. Jika material erupsi itu masih terpapar di area puncak. Area landaan aliran lahar hujan itu mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung. (kmb41)

Tumpukan Sampah Pura Dalem Puri Dibersihkan Amlapura (Bali Post) Pascadikeluhkan oleh para pamedek, tumpukan sampah saat Usaba Pura Dalem Puri Besakih, Rendang, Karangasem yang mengeluarkan bau tak sedap dan mengganggu umat melakukan persembahyangan, akhirnya mulai dibersihkan oleh para petugas Jumat (11/1) kemarin. Pengangkutan sampahsampah itu dilakukan untuk memberikan kenyamanan kepada para pamedek yang hendak melakukan persembahyangan. Bendesa Adat Besakih Jro Mangku Widiartha, Jumat (11/1) kemarin, mengungkapkan pengangkutan sampah itu dilakukan oleh petugas gabungan. Bukan saja petugas dari Dinas PUPR kecamatan, juga petugas staf Camat Rendang, petugas kebersihan Pura Agung Besakih, dan pangayah di Pura Dalem Puri. Para petugas kompak dan bersemangat melakukan kerja bakti, gotong royong mengangkut tumpukan sampah itu. “Pengangkutan sampah ini mulai dilakukan sejak pukul 06.00 Wita. Ada puluhan petugas mengangkut sampah-sampah tersebut. Karena sampah itu memang cukup banyak,’’ tambah Jero Mangku Widiartha. Sampah yang ada di sudut-sudut tertentu yang menumpuk itu diangkut lebih dulu. Dengan cara seperti itu, tidak mengganggu

kekhusyukan pamedek yang hendak sembahyang. Sampai siang, kata Jero Mangku Widiarta, petugas masih bekerja melakukan pengangkutan sampah yang berjubel di areal Pura Dalem Puri itu. Pembersihan itu dilakukan supaya pamedek yang tangkil melakukan persembahyangan itu tidak terganggu tumpukan sampah. Terlebih sampah yang tidak diangkut beberapa hari ini sudah mengeluarkan bau tidak sedap. Jelas hal itu secara langsung mengganggu kekhusyukan pamedek sembahyang. “Pembersihan terus dilakukan. Petugas masih menunggu pamedek yang masih banyak melakukan persembahyangan. Kalau pamedek sudah berkurang dan ada celah, maka petugas kembali melakukan pembersihan,’’ tambahnya. Sampah-sampah itu diangkut menggunakan truk langsung dibawa menuju TPA di Batusesa. Di sana sampah itu dipilah-pilah antara sampah plastik dan sambah organik bekas sarana upacara. Lebih lanjut dikatakannya, pembersihan ini akan terus dilakukan sampai upacara usaba kasineb. “Sekarang ini, usaba masih berlangsung sampai dua hari ke depan, karena usaba baru masineb 13 Januari. Dan usai usaba areal Pura Dalem Puri itu pasti bersih kembali,” ujar Widiartha. (kmb41)

Bali Post/kmb41

ANGKUT SAMPAH - Petugas saat mengangkut sampah di areal Pura Dalem Puri. Sampah-sampah itu dibawa dengan truk ke TPA Batusesa.

Pascaputus Diterjang Banjir

Jalan Alternatif di Batudawa Sudah Bisa Dilewati Akses jalan menuju objek wisata Rumah Pohon di Banjar Apad Sari, Desa Batudawa Kaja, Tulamben, Kecamatan Kubu putus akibat terjangan banjir lahar saat hujan beberapa hari lalu. Sempat lama tidak tertangani, namun kini kendaraan roda dua maupun roda empat sudah dapat melintas di lokasi tersebut. Hal itu sudah bisa diatasi, setelah petugas BPBD maupun Dinas PUPR membuka jalan alternatif. Lalu, di manakah jalan alternatif itu dibuka, sehingga arus lalu lintas bisa kembali normal?

Bali Post/eka

JALAN ALTERNATIF - Pascaputus diterjang banjir, kini warga di Desa Batudawa Kaja, Kubu sudah dapat melintas setelah dibuatkan jalan alternatif.

PERBEKEL Desa Tulamben, I Nyoman Ardika, mengungkapkan amblasnya jalan menuju Banjar Apad Sari itu memaksa sejumlah petugas BPBD dan Dinas PUPR Karangasem memberikan respons cepat. Petugas langsung turun ke lokasi guna membuka akses jalan alternatif. Caranya,

tanah di sekitar sungai itu dikeruk menggunakan alat berat. Hal itu dilakukan agar masyarakat di Banjar Apad Sari itu bisa melewati jalan alternatif setelah jalan yang putus masih dalam penanganan. “Dengan dibukanya jalan alternatif ini, paling tidak sementara ini masyarakat

di Banjar Adat Apad Sari sudah bisa melewati jalan itu setelah sempat terisolasi. Dengan akses jalan alternatif itu, masyarakat di Desa Batudawa Kaja sudah bisa melaksanakan kegiatan perekonomiannya,’’ ujarnya. Para petani bisa memasarkan hasil pertanian mereka ke sejumlah pasar di Kubu, Abang termasuk di pasar Kota Amlapura. Sebelum dibukanya jalan alternatif, sempat sekitar 150 KK warga Banjar Apad Sari terisolasi. Mereka tidak bisa melakukan aktivitas perekonomiannya. Termasuk belasan mobil wisatawan yang saat itu tengah berwisata ke Rumah Pohon di Banjar Apad Sari juga terjebak. Kemudian kendaraan mereka bisa jalan

ke kota setelah jalan alternatif tersebut dibuka Dinas PU dan BPBD. “Itu merupakan satu-satunya akses jalan utama warga kami di Banjar Adat Apad Sari. Kami berharap pemerintah bisa membangun kembali jembatan penghubung yang terputus akibat terjangan banjir bandang tersebut,” ujarnya. Apalagi jalan tersebut juga merupakan satu-satunya akses utama menuju objek wisata Rumah Pohon. Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengaku sudah menggelar rapat dengan instansi terkait Kamis (10/1). “Itu masuk prioritas utama karena akses jalan itu merupakan satu-satunya

jalur evakuasi warga jika terjadi erupsi Gunung Agung,” ucapnya. Pada rapat itu diputuskan perbaikan atau pembangunan jembatan itu akan dianggarkan dari dana belanja tak terduga, ataukan dengan cara menggeser anggaran yang ada. Sebab, tanggap darurat itu ada batas waktunya. Pasti pihaknya berupaya membangun atau memperbaiki akases jalan terputus itu sesegera mungkin. “Kalau Gunung Agungnya landai sih kita masih punya waktu cukup banyak. Tetapi takutnya tiba-tiba aktivitas Gunung Agung itu meningkat, jadi mau tidak mau kita harus bergerak cepat membuka akses evakuasi warga itu,” tegasnya. (eka)


KLUNGKUNG

12

Sabtu Paing, 12 Januari 2019

MUPUT - Salah satu sulinggih saat muput rangkaian ritual Nuwek, Mendem Bagia Pulakerti dan Panyejeg Gumi di Pura Kahyangan Jagat Dasar Bhuana Gelgel.

SOSOK Perlu Kejujuran AWAL tahun ini, Pemkab Klungkung mulai menerapkan e-Tukin (Tunjangan Kinerja Elektronik). Kebijakan ini mengarahkan para ASN (Aparatur Sipil Negara) untuk melaporkan seluruh aktivitas kinerjanya secara real time melalui aplikasi yang dipantau langsung masingmasing pimpinannya. Dengan demikian, seluruh kegiatan ASN, capaiannya terukur, karena menggunakan sistem poin. Dalam penerapannya, ASN juga diarahkan untuk berperilaku jujur dalam menyampaikan pelaporan. Demikian disampaikan Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra saat ditemui di sela-sela apel sebelum jam pulang kerja dinas. Menurutnya, sistem yang dibangun untuk meningkatkan kinerja masing-masing ASN sudah berjalan efektif. Karena mampu merangsang setiap ASN berkinerja baik, agar berpengaruh pada tunjangan kinerjanya. Meski demikian, dia juga mengakui, sistem ini perlu terus disempurnakan dengan terus melakukan langkah evaluasi. “Evaluasi tetap kami lakukan. Misalnya, ada pengiriman foto yang ‘salah kamar’, dari ASN ke OPD lain. Nah, setiap persoalan kita evaluasi untuk langkah penyempurnaan,” kata pejabat yang dikenal telaten ini. Penerapan Tunjangan Kinerja Elektronil (e-Tukin) diharapkan tidak menjadi ukuran para ASN untuk menghadiri atau mengikuti suatu kegiatan. Tetapi pengabdian yang dilandasi kejujuran diharapkan selalu tertanam pada diri masing-masing pegawai. Selain eTukin, pelaksanaan pelaporan melalui aplikasi lainnya, seperti aplikasi e-Surat, juga terus dalam proses evaluasi, agar bisa disempurnakan. Saat ini, dikatakan pelaksanaannya juga cukup efektif. Tinggal menyempurnakan disposisi suratnya yang dalam pelaksanaannya masih kerap kesasar. (gik)

Bali Post/kmb31

”Masineb”, Karya Agung di Pura Dasar Bhuana

Semarapura (Bali Post) Setelah nyejer selama sebelas hari, Karya Agung Mamungkah, Nubung Pedagingan, Ngenteg Linggih, Pedudusan Agung, Tawur Panca Wali Krama, Mahayu Jagat dan Marisudha Gumi, akhirnya masineb Jumat (11/1) kemarin. Rangkaian ritual ke-32 dari 33 rangkaian karya ini berjalan lancar, bersamaan dengan pelaksanaan ritual Nuwek,

Mendem Bagia Pulakerti dan Panyejeg Gumi di Pura Kahyangan Jagat Dasar Bhuana Gelgel. Pangenter upacara Dewa Ketut Soma mengatakan upacara Nyineb, Nuwek, Mendem Bagia Pulakerti lan Panyejeg Gumi ini dilaksanakan secara bersamaan di Pura Bale Agung, Melanting, Pusering Jagat, Pura Yasa dan Taman Beji. Prosesi ritual di-puput oleh

tujuh sulinggih. Dua sulinggih di Pura Dasar Buana dan sisanya setiap sulinggih muput di setiap pura tersebut. Setelah pelaksanaan upacara karya yang merupakan tingkat utamaning utama ini, diharapkan senantiasa tercipta kedamaian, mengembalikan vibrasi pura untuk menjaga keajegan Desa Gelgel, jagat Bali dan nusantara pada

umumnya. Setelah karya masineb, selanjutnya tinggal digelar rangkaian karya terakhir, yaitu ritual maajar-ajar pada 14 Januari 2019. Dalam rangkaian masineb Jumat kemarin, hadir ribuan umat Hindu dari seluruh Bali. Bupati Klungkung Nyoman Suwirta juga hadir dalam rangkaian panyineban ini. Seluruh rangkaian upacara karya utama ini

diharapkan akan tercipta kedamaian terhadap seluruh umat manusia serta alam dan isinya. Sekaligus mampu mengembalikan vibrasi Pura Dasar Bhuana untuk kedamaian umat di nusantara. Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen, akan selalu mendukung setiap kegiatan upacara yadnya, sesuai kemampuan pemerintah daerah. (kmb31)

Perayaan Nyepi Saat Masa Kampanye

Dewan Berharap Pembuatan Ogoh-ogoh Tak Dilarang

Semarapura (Bali Post) Menjelang perayaan Nyepi dua bulan lagi, sejumlah kelompok pemuda yang tergabung dalam sekaa teruna teruni (STT) mulai berencana membuat ogohogoh. Akan tetapi, mereka ragu, karena belum ada kepastian dari pemerintah daerah. Sebab, perayaan Nyepi tahun ini, sangat berdekatan dengan pemilu legislatif dan presiden, yang dikhawatirkan rentan ditunggangi kepentingan politik praktis. Wakil Ketua DPRD Klungkung I Wayan Buda Parwata, Jumat (11/1) kemarin, mengatakan pembuatan ogoh-ogoh sudah menjadi tradisi dalam kehidupan adat budaya di setiap banjar hingga desa. Dia sepakat, masyarakat khususnya kalangan pemuda butuh kepastian dari pemerintah daerah agar tidak dirugikan, jika tiba-tiba nanti ada kebijakan pelarangan ketika ogoh-ogoh sudah dibuat. ‘’Kami menyarankan eksekutif, khususnya bupati, untuk memberikan kepastian, sekaligus sebagai dukungannya terhadap kreativitas generasi muda,’’ kata

politisi Hanura ini. Buda Parwata menilai, Bupati Suwirta memiliki kedekatan khusus dengan STT di desa. Ini setidaknya dapat dibuktikan dari kesediaan bupati hadir dalam setiap kegiatan STT di sejumlah desa. Bahkan, dalam setiap kehadirannya itu, Bupati Suwirta juga sering menyampaikan apresiasinya terhadap kreativitas generasi muda. Dia berharap dukungan ini dapat diimplementasikan dengan tidak ada kebijakan pelarangan membuat ogoh-ogoh menyambut pelaksanaan Nyepi Maret nanti. Kreativitas anak

muda, menurutnya, sejalan dengan misi pemerintah daerah yang mengendepankan inovasi. Sebab, dasar inovasi, tentu adalah kreativitas yang tinggi yang dibina sejak dini. ‘’Saya berharap pemerintah bisa memberikan ruang kreativitas anak muda di Klungkung, meski memasuki tahun politik 2019. Klungkung selama ini tetap damai dengan digelorakannya program Gema Santi,’’ ujarnya. Dia mengakui, tahun politik sangat rentan dengan adanya pergerakan massa. Apalagi, berkaitan dengan kegiatan

tradisi dalam adat dan budaya. Namun, walaupun ada sedikit kekhawatiran dengan tahun politik ini, pemerintah menurutnya bisa melarang pembuatan ogoh-ogoh yang bermuatan politik. Peran desa kakraman dan jajaran pemerintah desa juga harus memberikan dukungan terhadap pelestarian adat dan budaya Bali, sehingga sekaa teruna bisa lebih kreatif menampilkan seni dan budaya warisan leluhurnya. ‘’Dengan dukungan semua komponen termasuk Kepolisian dan TNI, kegiatan ogoh-ogoh kita pastikan bisa berjalan kondusif dan aman,’’ katanya. Dihubungi terpisah, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, Jumat (11/1) kemarin, mengaku sudah mendengar harapan generasi muda agar diperbolehkan membuat ogoh-ogoh. Namun, untuk kepastiannya

diperbolehkan atau tidak, dia mengaku akan berbicara lebih dulu dengan PHDI dan MMDP sebelum membuat keputusan. Dia meminta semua pihak yang ingin membuat ogoh-ogoh menunggu informasi lebih lanjut. ‘’Saya akan rapatkan dulu dengan PHDI dan MMDP. Rencana kami bertemu hari Senin. Setelah dirapatkan akan segera disampaikan hasilnya,’’ katanya. (kmb31)

I Wayan Buda Parwata

’’Nyenuk’’ PSNKK ke Pura Dasar Bhuana

Tradisi Luhur Mempererat Persatuan dan Menjaga Bali Pratisentana Sri Nararya Kresna Kepakisan (PSNKK) melaksanakan prosesi upacara nyenuk, Jumat siang (11/1) kemarin. Nyenuk merupakan penyingkatan dari kata majenukkan yang dalam tradisi Bali bermakna mengunjungi. Lebih luas lagi, nyenuk menjadi prosesi bermakna persaudaraan yang menjadi dasar dari persatuan. UPACARA nyenuk merupakan rangkaian menjelang berakhirnya seluruh prosesi Karya Mamungkah, Mapedudusan Agung, Matawur Balik Sumpah Agung di Dalem Agung Pura Kawitan Pratisentana Shri Nararya Kresna Kepakisan, yang puncaknya digelar 5 Januari lalu. Nyenuk dilaksanakan dengan prosesi mapeed dari Pura Dalem Agung PSNKK ke Pura Agung Dasar Bhuwana

Gelgel. Iring-iringan nyenuk diawali barisan Lelontekan, Canang Rebong, sejumlah Banten Tebasan, Perangkatan dan Jauman. Disusul kemudian barisan pala bungkah, pale gantung yang berwarna putih, barak, kuning, selem dan poleng. Kemudian iringan pasepan dan suara bajra pemangku disertai kidung Wargasari, tapakan palinggih, peed istri dan bungan janje, gambelan baleganjur dan sejumlah

pengiring. Upacara nyenuk mengandung makna majenukan atau masimakrama. Upacara ini mengandung nilai luhur dari pelaksanaan ritual keagamaan Hindu Bali yang sarat budaya leluhur. Dari pelaksanaan nyenuk ini dimaksudkan agar umat Hindu di Bali khususnya Pratisentana SNKK selalu memperkuat persatuan, sebagaimana wujud peran Pura Agung Dasar Buana sebagai tempat pemersatu umat dari seluruh soroh dan garis keleluhuran yang ada di Bali. Di samping itu dari sisi niskala, pada saat upacara nyenuk inilah dikatakan Ida Batara khususnya Panca Dewata mengutus iring-iringannya turun ke bumi, yang disimbolkan dari warna busana para pangiring-nya manut

warna Panca Dewata. Upacara nyenuk di-puput dua sulinggih. Ida Pedanda Geria Jumpung muput upacara di Bale Agung Dasar Bhuana, Gelgel, dan Ida Pedanda Geria Kutuh, Klungkung muput upacara di Pura

Dalem Kawitan PSNKK, setelah kembali dari Pura Agung Dasar Bhuana. Sejumlah tarian sakral juga dipentaskan dalam upacara nyenuk. Seperti Topeng, Rejang Dewa, Rejang Renteng, Baris Wayang, diiringi den-

RITUAL NYENUK - Pelaksanaan upacara nyenuk dilaksanakan dengan prosesi mapeed dari Pura Dalem Agung PSNKK ke Pura Agung Dasar Bhuana Gelgel.

gan gamelan. Manggala Karya I Gusti Agung Ngurah Sudarsana, S.H., M.H. mengatakan, upacara nyenuk masih merupakan bagian dari prosesi karya di Pura Dalem Dukuh Kawitan Pratisentana Shri Nararya Kresna Kepakisan. Prosesi nyenuk diikuti Pratisentana Shri Nararya Kresna Kepakisan yang ada di Bali maupun Lombok. Sebelum upacara nyenuk, terlebih dahulu dilaksanakan upacara nganyarin. Untuk seluruh rangkaian karya mamungkah akan berakhir pada 15 Januari 2019 dengan prosesi Panyineban. Sedangkan untuk upacara Nyegara Gunung dilakukan 19 Januari 2019 di Pura Goa Lawah. Sementara di Pura Agung Dasar Bhuana, upacara nyenuk disambut Ida Dalem

Semarapura. Ida Dalem menyambut baik kedatangan Pratisentana Shri Nararya Kresna Kepakisan yang menggelar upacara nyenuk ke Pura Dasar Bhuana. ‘[‘Hubungan Sri Aji Kresna Kepakisan (leluhur Ida Dalem) dengan Shri Nararya Kresna Kepakisan mempunyai hubungan yang sangat erat. Keduanya samasama ditugaskan Kerajaan Majapahit untuk menjaga Bali,’’ katanya. Sri Aji Kresna Kepakisan menjadi Adipati Bali (Raja Bali) beristana di Samprangan sekitar tahun 1352 - 1380 Masehi, dan Shri Nararya Kresna Kepakisan sebagai Patih Kerajaan. Sedangkan bersamaan upacara nyenuk ini di Pura Dasar Bhuana juga diselenggarakan upacara panyineban, dan nuek bagia pulakerti. (gik)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Paing, 12 Januari 2019

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Dibthkan Sales Engineer, Teknisi AC, WA: 081808251133 Email: hrd@microchem.co.id

B.BP.004.01.19.0000453

Private Villa Looking for Female Housekeeping Age 30Max Able to Speak English Call: Location Merta Agung Kerobokan H.087863979699 or 085237256305

B.BP.141.01.19.0000397

Canggu. Dibth.Therapis Spa, pnglmn/kursus. Hub.08113804020

B.BP.004.01.19.0000210

Sardine Restaurant Looking for Hostess Must Speak English Jl.Petitenget 21 T.0361733617 Mail:sardine@sardinebali.com

B.BP.141.01.19.0000396

Distributor Bth:Salesman/Girl Penghasilan Mencapai 10Juta Rp Jl.Bedahulu IV No.12 Dps Email: herryy.hr@gmail.com

B.BP.004.01.19.0000452

Bth Pelaksana Sipil & MEP Krm CV ke: sdmsastramas@gmail.com Telp:0361-410720 Denpasr Barat

B.BP.001.01.19.0000367

CV.SIP Jl.Gatsu 1 No.5 Mmbthkn 2Sopir pglmn Max 33th T:412288

B.BP.001.01.19.0000363

Dbhtkn 6 Pegwi& 2Tukg Msak Wr. Demung Sibang Kaja 08123913958 B.BP.001.01.19.0000300

Dcr Adm,Acct,Estimasi&PlaksSipil,cvnusamandiribali@gmail.com B.BP.001.01.19.0000380

Dcr Guru PAUD Senang Anak,Bisa Kerja Team,S1(Kependdkan+Non) Hub.082145707300/085237089296

B.BP.001.01.19.0000280

Dcr Guru SMK Jurusan Pemasaran Lmaran ke SMK Prshanti Nilayan Jln.Kubu Anyar No.21 Kuta. Telp(0361)754516,081805477339. 085739735122 B.BP.001.01.19.0000417

Dcr Krywati Admin,Min SMK,Bisa Komp Hub.CV.Agro Tani Lestari HayamWuruk42A,Hp.081999301360 B.BP.001.01.19.0000438

Dcr Krywati Depot Ayumi,Jl.Cok Tresna 6D Renon H.081238507285 B.BP.001.01.19.0000427

BIRO JASA

Dcr Penjarit Borongan Sebanyak Banyaknya.Fasilitas:Mes,BPJS, Bonus,Uang Makan.Kirim CV ke Paul Ropp,Jl.Pengubengan Kauh No.1X Kerobokan Telp:(0361) 730023/731002

Dibutuhkan PRT Cewek/Cowok utk RumahdiSanurSMS:08123877799

Dicr Tukang Potong Kain BrpglmanHb.254662/254672/0811398959

Dicari Admin Stock Wanita Max 30Th SMK/D3 Akuntansi CV ke 08123853981

Driver TravelAgent bs B.Inggris khusus Mbl Alphard/Camry/Audi Hub.Merrys Tour 0361-235700

Dcr Pnjahit,T.Bordir,T.Krawang T.Sablon u/Grment 081338139998

Dicari Arsitek,STM Mesin,EMarketing,Sopir SIM B1,Admin Wnt Bisa Komputer.Hub:425082-3

Garment Production Assistant, Hub:Call/WA : 085100050706, Email: hrd@buddhawear.com

Dicari Engineering untuk Villa di Seminyak Hub.(0361)732596

Perusahaan Finance Konsultan Cari Staff Perwakilan Bali Pria/Wanita Umur Max.45 Tahun Pengalaman Marketing di Perusahaan Finance / Bank. Pendidikan S1.Salary,Bonus dan Karir KA.CAB. CV Kirim ke : humanresource. unisisindonesia@gmail.com

B.BP.001.01.19.0000430

B.BP.001.01.19.0000346

Dcr Sales,Driver SIM B,Adm,OB, Spv Gudang Jl.Tukad Batanghari 117 Dps T.085100465033/261824

B.BP.001.01.19.0000432

Dcr Sopir Pribadi Manual&Matic Jjur Pnglmn Tl/WA.085238966662

B.BP.001.01.19.0000249

Dcr Sopir SIM A & Wanita Min SMU Bag.Stock Kirim Lamaran ke Jl.Imam Bonjol 555 F-G Dps (0361) 499371 / 081239974265

B.BP.001.01.19.0000316

Dcr Sopir SIM A Hub.Pertokoan Grand Sudirman Blok B-25 Dps

B.BP.001.01.19.0000393

B.BP.001.01.19.0000244

B.BP.001.01.19.0000414

B.BP.001.01.19.0000332

Dicari General Manager hotel Hotel Bintang 3 di Legian min 5 tahun pengalaman Tlp.08119305332

B.BP.004.01.19.0000143

Dicari Perempuan untuk mengurus Orang Sakit dan Membersihkan Rumah di Wilayah Seminyak. Telp.0361 736674

B.BP.004.01.19.0000444

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

B.BP.004.01.19.0000445

Perusahaan Online di Denpasar Mencari Admin&Marketing.Kirim Lamaran ke:info@kelikasset.com

Dcr Tenaga Serabutan Cewek utk Garmen.Hub:081236735204 Dcr Tng Wnt Lulus SMA,Tdr Dlm+ Mkn,Gaji 1,4Jt,HP:082145530990

Dicari Sales,Admin Penjualan CV:hrdpersonalia788@gmail.com

Satpam Waker. Lamaran datang langsung ke Jl.Danau Toba 7 Sanur, Hp. 0818621818

B.BP.001.01.19.0000441

B.BP.001.01.19.0000413

B.BP.001.01.19.0000412

Dcri Sales,Sopir SIM B1,Helper dan Admin No Tlp.081237726794 B.BP.001.01.19.0000442

B.BP.803.01.19.0000324

B.BP.001.01.19.0000037

Dicari Sopir SIM B1 Hub:(0361) 234296

B.BP.001.01.19.0000340

Dibth Segera Perawat/Bidan Max 30th u.Klinik Dokter Spesialis Kulit (081238205400/8466341)

Dicari Tenaga Security Sebyk 3 orang Hub.082111032679 Lsg ke:Jl.Danau Poso 35 Sanur

Dibthkan sgr Tkang Mote,Gj Bgus Hub.081999422918

Dicr HSKeeping Vila di Umalas Hub:081338908041(Jam 9-4 Sore)

B.BP.004.01.19.0000275

B.BP.004.01.19.0000334

Dibthkn Segera Penjaga Gudang Umur Max 30’th Bawa Lamaran ke PT.Banoli Motor Jl.Buluh Indah 75 Dps Telp : 413964/418642 B.BP.001.01.19.0000257

Dibthkn Sgr Mekanik Utk Buka Pasang Ban Mobl Max 30’th,Gaji & Insentif,Bawa Lamaran ke: PT.Banoli Motor Jl.Buluh Indah 75 Dps Telp : 413964/418642 B.BP.001.01.19.0000255

DIJUAL RUMAH

B.BP.004.01.19.0000203

B.BP.001.01.19.0000418

B.BP.001.01.19.0000399

G.07

Sekolah di Jimbaran Cari: Guru Matematika,Bhs.Ing.,IPA, Komputer,Sejarah,Olah Raga (W) Guru PAUD,Guru PGSD,Helper, Administrasi,Maintenance. Sent:schoolhrdbali@hotmail.com

B.BP.004.01.19.0000271

Dicr Sgr Therapis Pria&Wanita Bersedia Ditempatkan di Canggu Atau Denpasar Kota,Pengalaman diutamakan,Gaji&Bonus Menarik Hub:081239621123(Massaji SPA)

Tulen Restaurant looking for Restaurant Manager (5 Mil), Cook (4,5 Mil),Waiter/Waitress (3 Mil),Steward (2 Mil), Gardener. Please send CV to tulenrestoran273@gmail.com or Call (0361) 982544

Sopir SIM A untuk catering antar jemput tamu. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88, Hp.081238553358 Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com

Waiter, Kasir SMEA SMK ke Shankara Kuta Jl.Bakung Sari depan Matahari Dept.Store Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com

B.BP.001.01.19.0000420

B.BP.001.01.19.0000039

G.03

RUPA-RUPA

DIJUAL RUMAH

Free

B.BP.004.01.19.0000386

Prshn Berkembang Bth 3Tng Pria Gaji Lumayan Min SLTA Umur Max 35Thn + Jaminan Kesehatan. Hubungi:Telp/SMS 085934243382

Dcr Sopir bs Bw Colt Diesel pny SIM B+PRT H.087861836250

BIRO JASA

BENGKEL LAS

B.BP.801.01.19.0000359

Dicari Sales Wilayah Denpasar Syarat:1.Pria/Wanita,Max.30 th 2.Min.SLTA, Berpengalaman 3.Jujur, Ulet ,Disiplin Lamr Kirim ke: Jl.Kedinding Tengah 2/6 Surabaya

B.BP.001.01.19.0000439

DIJUAL MOBIL

SERVICE

B.BP.001.01.19.0000434

B.BP.004.01.19.0000217

G.05

Tukang masak bebek goreng. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88 Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com

G.02

Sales Mrkting Instlasi Gas LPG Gaji+BBM+Bonus.WA:085103167222 B.BP.001.01.19.0000436

Dicr Tkg Masak Indonesian Food Seafood&Grill,Pnglmn Min2Th u/ di Pesanggaran.HP:081238707147

B.BP.001.01.19.0000423

Waiter, Kasir, SMEA SMK ke Bali Pizza Jl.Danau Toba 7 Sanur, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com

G.04

Urgent! 7 Tori Restoran,Mcr Staf & Freelance Kitchen & Waitre/s.Lamaran Bw ke Jln. Sunset Road kav.8 sebelah Kantor Pos.Hub (0361) 8475933 / 081237294563

B.BP.004.01.19.0000390

Satpam /Waker. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com

G.01

Cook Indonesia/India. Lamaran Shankara Kuta Jl.Bakung Sari Kuta Square Blok D33 depan Matahari Dept. Store, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com

G.06

Dibutuhkan cepat: Accounting, Admin, Marketing (min D3, perempuan, usia max.30), Manager (L/P, berpengalaman, suka tantangan, percaya diri, usia max.45). Kirim CV ke Info@RakaDewiBali.com atau WA 081353976118.

G.08

DIJUAL MOBIL ISUZU

Dijual Cepat Izuzu Panther Turbo Touring Hitam 2015 Fulvar Hub:087765495394 B.BP.004.01.19.0000388 TOYOTA

Djl/Lanjut Kredit Yaris E/2016 Abu2,KM1400.DP 150Jt Angs 2,8 Jt/Bln.Msh 22X.HP:081337801224

B.BP.001.01.19.0000134

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

DIJUAL MOTOR HONDA

PT.Dipo Star Finance.Djl Vario 08,Vario’11 Lihat Motor 14-17 Jan,Penawarn 18 Jan19 T:265007 B.BP.001.01.19.0000377

DIJUAL RUMAH Dijual Rmh Kuta Residence Lt2.Jl.Bay Pass Ngurah Rai, Pesanggaran,Dps.H.0361 228667. B.BP.004.01.19.0000451

Djl Rmh LT192M2,LB:lt1=63.22m2 Lt2=56.51m2 Hub:081337261333 B.BP.001.01.19.0000197

Jl/Kont Rmh 5KT,2KM,Luas 410M2 Jl.Keboiwo Sel.Hub:08123811557 B.BP.001.01.19.0000416

DISEWAKAN RUMAH Dkntrkn: Rmh Lt2.Jl.Tukad Gangga Dps.Hub.0361 228667. B.BP.004.01.19.0000448

Kntrk Rmh Jl.P.Ayu V/12 Dps,3KT RT,RK,Grs,PAM,PLN081238329881 B.BP.004.01.19.0000456

Sewa Rmh Puri Gading Jimbaran Unfurnish,50jt/th 082221700208 B.BP.001.01.19.0000428

Diktrk Rmh 2Lt 4KM,2Kmd complet AC/Heater Jl.Jepun Kuning Gatsu Timur, H.0811391359 B.BP.030.01.19.0000463

DISEWAKAN RUKO Dkntrkn 2 unit ruko Lt3, di Grand Sudirman Blok A No.39 sama No.40 Dps.H.0361 228667 B.BP.004.01.19.0000449

DIJUAL VILLA Vila 2Lt br LT510M2 LB320m2,7KT lkp pool Tkd.Badung 11C Renon 7,2M081311301953,081239192016 B.BP.001.01.19.0000440

DIJUAL TANAH Dijual Tnh Umalas,Tk.Badung,Jl Ratna.H.08123940424(Pemilik)TP

Dijual murah:Tnh Kap.Jl.Gunung Salak,Tegal Lantang, Hub.0361 228667. B.BP.004.01.19.0000450

Djl Tnh pgr Pantai,Grokgak, Sngrja 1.50A Tlp.081805625285 B.BP.004.01.19.0000101

Tanah Oberoi 5A dan Batu Belig 3A Hub.081239393866 Segera B.BP.001.01.19.0000458

RUPA-RUPA Jual Alat Cuci Spd Mtr Lengkap Pakai Koletor Baru.08176927407 B.BP.001.01.19.0000419

KEHILANGAN Hilang Document ME,Sondir Tnh, Struktur Bangunan AN.Bali Paragon Hotel. B.BP.001.01.19.0000431

Hlg 1Lmbr Kartu Pgws Mbl Taksi Wahana No.024/TX/KWD/2002. B.BP.001.01.19.0000426

Hlg BPKB No M01516577-O A/N Wati DK 7913 OU/081936343814 B.BP.154.01.19.0000383

Hlg Srtfkt No.Hak:HM 02758 a/n Ujang Hendarto.SH dan No.Hak: HM 01274 a/n I Nyoman Deresta B.BP.001.01.19.0000437

KERJASAMA Kerjasama Mitra Ventura Membutuhkan Dana atau Jaminan Bank untuk Proyek atau Transaksi Export/Import.Info Lebih Lanjut Contact Email: operationheadyk. unisisindonesia@gmail.com B.BP.004.01.19.0000447

BIRO JASA Bntu Lpor/Byar Pajak SPT Thnan Bulanan,SIUP,NPWP,087887729409 B.BP.001.12.18.0000878

JASA

Djl Tnh Kav 2are,3are di Jl.Gn PayungUmeduiHub.081246364488

Kontraktor PT.BIPN Desain Bangun Baru/Renov & Pengawasan Gudang/Pabrik,Konstruksi Baja, Ruko,Pasar,Hotel,Pondasi Mesin dll.Email:ptbipn@gmail.com Website: www.bangunindah.com , WA / HP:08165402967

B.BP.001.01.19.0000429

B.BP.031.01.19.0000443

B.BP.001.01.19.0000421

Djl Tnh 1 Are Jl.Batu Intan III Batubulan Hub.081338797212 B.BP.004.01.19.0000459


BANGLI

14

Sabtu Paing, 12 Januari 2019

Dampak Erupsi Gunung Agung

Sejumlah Desa di Kintamani Dilanda Hujan Abu Bangli (Bali Post) –

Hujan abu dan pasir melanda sejumlah desa di Kabupaten Bangli, Kamis (10/1) malam. Hal itu akibat dampak dari erupsi Gunung Agung di Karangasem. Berdasarkan informasi yang dihimpun Jumat (11/1) kemarin, desa-desa yang dilanda hujan abu dan pasir sebagian besar berada di wilayah Kecamatan Kintamani, di antaranya Desa Terunyan, Desa Abang Batudinding, Desa Kedisan, Songan, Bantang, Satra, Dausa dan beberapa desa lainnya yang ada di wilayah Kintamani Barat. Hujan abu dan pasir terjadi pukul 20.40 Wita dan berlangsung selama beberapa menit. Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli Ketut Agus Sutapa seizin Kalak BPBD Wayan Karmawan saat dikonfirmasi mengatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya, hujan abu dan pasir akibat dampak erupsi Gunung Agung kali ini dirasakan warga di sejumlah desa di wilayah Kintamani. Sementara desa di kecamatan lainnya seperti Tembuku yang pada erupsi tahun lalu sempat terdampak, cukup aman.

Tidak ada yang terkena paparan abu dan pasir. ‘’Hanya di daerah Kintamani. Itu pun tidak semua desa kena dampak,’’ terangnya. Menurut Agus, adanya paparan abu dan pasir hingga ke wilayah Kintamani dipengaruhi karena embusan angin mengarah ke arah barat laut yang kemudian membawa material erupsi mengikuti arah angin. Meski ada beberapa desa yang terpapar abu, namun Agus mengatakan hal tersebut tidak sampai memicu kepanikan dan mengganggu aktivitas masyarakat. Hingga siang kemarin, Agus mengaku belum ada rencana membagikan masker untuk warga yang wilayahnya terpapar abu vulkanik. Alasannya karena paparan abu hanya terjadi sesaat atau tidak secara periodik. Namun, di Posko BPBD Bangli pihaknya telah menyiagakan belasan ribu masker. Sementara itu, Perbekel Desa Abang Batudinding Made Diksa saat ditemui

pagi kemarin mengatakan, dari seluruh banjar yang ada di desanya, hanya wilayah Banjar Dukuh yang terpapar hujan abu dan pasir. Banjar lainnya yang ada di wilayah atas (dekat dengan kantor desa) diakuinya aman. Menurutnya, hujan abu dan pasir kali ini dirasakan paling parah sejak Gunung Agung mulai mengalami erupsi 2017 lalu. Diksa mengatakan, saat hujan abu melanda wilayah Banjar Dukuh, dirinya langsung mengimbau warganya lewat media sosial dan pengeras suara di balai banjar agar tetap waspada. Warga ketika itu diimbau untuk tidak keluar rumah saat hujan abu terjadi untuk menghindari paparan langsung. Bagi warga yang beraktivitas di luar rumah, disarankan untuk mengenakan alat pelindung diri. Untuk mengantisipasi dampak abu bagi kesehatan warga, pihaknya berharap BPBD Bangli dapat mendroping masker bagi warganya di Banjar Dukuh. (kmb40)

Bali Post/kmb40

ABU - Kondisi tanaman cabai di Banjar Dukuh, Desa Abang Batudinding, yang tertutup abu material erupsi Gunung Agung.

Warga Khawatir Tanaman Cabainya Rontok

Bali Post/kmb40

KENDARAAN - Perbekel Desa Abang Batudinding Made Diksa menunjukkan abu yang menempel di kendaraan warga.

HUJAN abu disertai pasir yang melanda sejumlah desa di wilayah Kintamani, Kamis (10/1), membuat sejumlah petani khawatir. Pasalnya, abu vulkanik yang menempel pada daun dapat menyebabkan tanaman mengalami kerontokan. Berdasarkan pantauan di Banjar Dukuh, Desa Abang Batudinding, Jumat (11/1) kemarin, hujan abu dan pasir mengakibatkan seluruh tanaman milik warga kotor. Daun tanaman yang berwarna hijau, terlihat putih karena tertutup abu yang cukup tebal. Ketut Teres adalah salah seorang

petani yang mengaku khawatir dengan dampak hujan abu pada tanamannya. Untuk menghilangkan abu yang menempel pada tanaman cabainya, dirinya terpaksa membersihkannya dengan cara menyemprotkan air. Hal ini dilakukannya lantaran tidak ingin dampak abu vulkanik menyebabkan daun pada tanaman cabainya rontok yang berujung kerugian. ‘’Kalau tidak dibersihkan daunya bisa rontok, lama-lama buahnya juga rontok. Rugi jadinya,’’ ujarnya. Untuk menyemprot tanaman cabainya, Teres memanfaatkan air Da-

nau Batur yang ditarik menggunakan mesin. Hujan abu yang melanda tanaman diakuinya bukan kali pertama dialaminya. Pada saat erupsi Gunung Agung beberapa waktu lalu, tanaman pertaniannya juga sempat terpapar abu. ‘’Tapi kalau dibandingkan dengan dulu, hujan abu yang sekarang lebih parah,’’ katanya. Kini dengan sudah dibersihkan menggunakan air, Teres berharap tanaman cabainya bisa tumbuh normal hingga panen nanti. Paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Agung juga dikhawatirkan oleh para peternak sapi. Kadus Ban-

tang Nyoman Sukadana mengatakan, lantaran banyak rerumputan dan dedaunan yang terpapar abu, peternak kini bingung mencari pakan untuk sapi mereka. Peternak khawatir, rumput yang terpapar abu dapat berpengaruh pada kesehatan hewan ternak. ‘’Banyak peternak yang bertanya-tanya apa boleh diberikan ke sapinya,’’ ujarnya. Karena tak ada pilihan lain, beberapa peternak terpaksa tetap memberikan sapinya pakan rumput yang terpapar abu. Hanya dengan cara dicuci terlebih dahulu menggunakan air bersih. (ina)

SOSOK Cita-cita Jadi Petani

Bali Post/kmb40

WISATAWAN - Sejumlah wisatawan sedang menikmati panorama alam Gunung dan Danau Batur dari objek wisata Penelokan Kintamani.

Badan Pengelola Pariwisata Terbentuk

Bangli (Bali Post) Badan Pengelola Pariwisata Batur Unesco Global Geopark telah terbentuk akhir Desember lalu. Lembaga yang dibentuk dengan tujuan untuk mengelola dan memajukan pariwisata di Kintamani secara profesional itu, sudah mulai ditugaskan bekerja sejak awal Januari 2019. Informasi yang dihimpun Kamis (11/1) menyebutkan, SK penetapan Badan Pengelola Pariwisata Batur Unesco Global Geopark sudah dikeluarkan Bupati Bangli per 31 Desember lalu. Struktur kelembagaannya terdiri atas direktur, sekretaris, dewan pengawas, dan wakil direktur. Lembaga tersebut juga terdiri atas enam kepala

divisi yang membawahi beberapa bidang. Adapun yang ditetapkan sebagai direktur dalam lembaga tersebut yakni I Gede Wiwin Suyasa. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangli Wayan Adnyana saat dikonfirmasi siang kemarin, membenarkan bahwa Badan Pengelola Pariwisata Batur Unesco Global Geopark kini sudah terbentuk. Dia mengatakan saat ini lembaga tersebut belum bekerja secara efektif, karena masih dalam proses persiapan. ‘’Masih persiapan, kan ada penyerahan nanti soal pengelolaan dari dinas ke badan pengelola,’’ jelasnya. Dijelaskannya, pembentu-

kan badan pengelola ini spiritnya adalah untuk mengelola dan memajukan pariwisata di Kintamani secara lebih profesional. Lembaga ini tak hanya bertugas memungut retribusi. Lebih dari itu, mereka bertugas untuk menjaga kebersihan, keamanan, kenyamanan dan lainnya sesuai sapta pesona, serta bersinergi dengan destinasi wisata yang ada di Kintamani. Dikatakannya, kantor Sekretariat Badan Pengelola Pariwisata Batur Unesco Global Geopark akan disiapkan di Pasar Seni Geopark. Sebagaimana yang diketahui, Pemkab Bangli telah merencanakan pembentukan Badan Pengelola Pariwisata sejak beberapa tahun lalu.

Namun, baru sekitar tahun 2018, Pemkab memulai proses pembentukannya. Mengawali pembentukan badan pengelola, Pemkab membuat tim transisi pada bulan Mei 2018 lalu. Tim yang diketuai Bagus Sudibya ini ditugaskan memproses penyusunan organisasi chart (struktur organisasi) serta menyiapkan sejumlah nama personel untuk diajukan menduduki posisi/jabatan penting dalam organisasi tersebut. Keberadaan Badan Pengelola Pariwisata dibentuk untuk kemajuan pariwisata di Kintamani. Dalam mengelola pariwisata di Kintamani, badan pengelola nantinya akan bertanggung jawab langsung terhadap bupati. (kmb40)

Pererat Persatuan dan Kesatuan

Polres Gelar Acara ’’Magibung’’ di Masjid

Bali Post/kmb40

MAGIBUNG - Acara ‘’magibung ria’’ yang digelar Polres Bangli di Masjid Agung Bangli, Jumat (11/1) kemarin.

Bangli (Bali Post) – Polres Bangli menggelar acara magibung ria di Masjid Agung Bangli, Jumat (11/1) kemarin. Dalam acara yang dihadiri para pengurus dan jamaah tersebut, Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo mengajak seluruh umat Muslim di Bangli untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Acara magibung ria digelar setelah pelaksanaan Salat Jumat. Suasana keakraban dan kekeluargaan sangat nampak dalam acara yang dihadiri kurang lebih 500 orang tersebut. Para peserta magibung menikmati makanan secara bersama-sama dengan beralaskan daun pisang. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres AKBP Agus Tri Waluyo mengajak umat Muslim di Bangli untuk sama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Terlebih jelang Pileg dan Pilpres 2019. ‘’Mari kita ciptakan suasana yang

aman damai dan sejuk,’’ ujarnya. Pada acara itu, Kapolres juga membagikan kaos secara simbolis yang bertuliskan kalimat ajakan untuk menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan serta ajakan untuk memegang teguh empat konsesus dasar yakni Pancasila, UUD Negara Repunlik Indonesia 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Acara magibung ria yang digelar ini, kata Kapolres, merupakan gagasan dan implementasi dari Commander Wish Kapolda Bali yakni untuk menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan masyarakat Bali dalam bingkai NKRI serta menjaga, mengamankan, dan menyukseskan pesta demokrasi tahun 2019 yang aman, damai, dan sejuk. ‘’Acara ini merupakan rencana aksi dari Kebijakan Bapak Kapolda Bali, untuk mempererat persatuan dan kesatuan serta menciptakan pemilu yang aman, damai, dan sejuk,’’ ujarnya. (kmb40)

PADA masa kecil, banyak masyarakat yang bercita-cita menjadi pilot, dokter, dan insinyur. Namun, tidak demikian bagi I Wayan Sugiarta. Pria yang menjabat sebagai Kabag Pembangunan Setda Bangli ini memiliki cita-cita yang unik dan berbeda dari orang pada umumnya. Sejak kecil, pria kelahiran 26 November 1970 ini bercita-cita menjadi seorang petani. “Waktu kecil kan sering ditanya cita-citanya apa sama orangtua. Kalau kakak saya bercita-cita jadi insinyur, adik jadi pilot. Kalau saya sejak kecil pingin jadi petani,” ungkapnya kepada Bali Post, Jumat (11/1) kemarin. Pejabat asal Luwus, Tabanan ini mengaku tidak tahu mengapa dirinya bisa memiliki impian menjadi petani sejak kecil. Yang pasti, dirinya mengaku sangat senang jika menghabiskan waktunya untuk bercocok tanam. Setiap ada waktu luang

dan hari libur, selama ini dirinya yang tinggal di Denpasar ini selalu menyempatkan diri pulang ke kampung halamannya untuk berkebun. Berbagai jenis tanaman mulai dari buah-buahan maupun tanaman hias sudah ditanam di kebunnya. Tak hanya di kampung halaman, hobinya berkebun juga dibawanya ke kantor. Di dalam ruangan kantornya ditempatkan beberapa pot yang berisi tanaman hias. “Fashion saya di pertanian. Jadi kalau sudah pegang cangkul, sabit, dan tanaman itu saya senang. Mumet bisa hilang,” ujar pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Pelaksana BPBD Bangli itu. Meski saat ini belum bisa diwujudkannya, pria yang pernah mengenyam pendidikan di STPDN ini masih tetap menggantungkan cita-cita masa kecilnya itu. Dirinya berharap bisa merealisasikannya saat sudah pensiun nanti. (ina)


15

Sabtu Paing, 12 Januari 2019

Presiden Silaturahmi dengan PGSI

Ada Guru Dapat Honor Rp 150 Ribu

Jakarta (Bali Post) Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan silaturahmi dengan Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) membahas peran penting guru dan persoalan dihadapinya. ‘’Pertama-tama saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas pengabdian dan rasa berkorban bapak ibu karena telah dengan sabar mendidik generasi muda kita tanpa pamrih,’’ kata Presiden saat acara silaturahmi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (11/1) siang. Menurutnya, peran guru di seluruh Indonesia sangat penting karena pendidikan sebagai

pintu masuk sebuah kemajuan. Presiden menyebutkan bangsa yang terdidik, cerdas dan berahlak, serta menguasai ilmu pengetahuan akan menjadi bangsa yang maju dan sejahtera. Dalam diskusi tersebut Presiden juga berdialog dengan salah satu anggota PGSI bernama Megayanti asal Pemalang, Jawa Tengah. Megayanti mengabdi sebagai guru sejak 2009. Dia

menceritakan honornya mengajar selama 9 tahun sebagai guru hanya sebesar Rp 50 ribu. Kemudian sejak 2016, honor Megayanti naik menjadi Rp 150 ribu. Presiden juga meminta Megayanti mengemukakan persoalan yang dialami guru-guru honorer secara terbuka. Dalam diskusinya, Megayanti menyampaikan sejumlah masalah yang dihadapi seperti kuota sertifikasi, honor, dan pembatasan usia pengajar untuk sertifikasi. Mendapati hal tersebut, Presiden menjelaskan dirinya akan membahas sejumlah persoalan itu dengan menteri ter-

kait seperti Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, serta Menteri Agama. ‘’Nanti saya cek betul apakah itu SK Dirjen atau peraturan menteri itu lebih mudah,’’ ujarnya. Dalam acara itu, para guru yang tergabung dalam PGSI dipimpin oleh Ketua Dewan Pembina PGSI Abdul Kadir Karding dan Ketua Umum PGSI Mohamad Fatah. Presiden didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (ant)

Indonesia dan Malaysia Jajaki Pertukaran Guru

Jakarta (Bali Post) Menteri Pendidikan Malaysia Maszlee Malik mengatakan pihaknya berupaya menjajaki kerja sama pertukaran guru antara Indonesia dan Malaysia. ‘’Selama ini, kami melakukan pertukaran guru dan siswa dengan Singapura, Jepang, Inggris dan Korea tetapi tidak dengan Indonesia. Setelah ini, kita akan kerja sama erat yang saling menguntungkan,’’ ujar Maszlee dalam ceramah singat di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jakarta, Ju-

mat (11/1) kemarin. Ia menyebutkan kerja sama ini seperti simbiosis mutualisme, yang saling menguntungkan. Meskipun ia mengakui baik Indonesia dan Malaysia masing-masing memiliki kekurangan. Dalam kesempatan itu, Maszlee menjelaskan pentingnya penyelenggaraan pendidikan yang mengedepankan aspek-aspek nilai untuk menciptakan peradaban dunia yang lebih baik. ‘’Pendidikan yang terpisah dengan nilai hanya akan melahirkan generasi tak

Wahyu mengatakan sebelumnya KPU sudah memberikan tenggat waktu kepada para pasangan capres-cawapres untuk mengubah atau memperbaiki dokumen visi-misi.

Tahapan perbaikan itu kini sudah selesai. Dia menekankan selain menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tahap pencalonan, sejauh ini KPU RI juga telah mempublikasikan visi-misi kedua kandidat melalui website serta alat peraga sosialisasi yang lain kepada

masyarakat luas untuk diketahui. ‘’Dokumennya sudah tidak bisa diubah,’’ jelasnya. Dia mengatakan setiap pasangan capres-cawapres sudah tidak bisa mengubah dokumen visi-misinya yang telah diserahkan kepada KPU. Namun dalam konteks gagasan-

gagasan, ide-ide baru tersebut disampaikan atau dikomunikasikan kepada masyarakat, hal tersebut merupakan hak setiap pasangan. ‘’Dalam konteks dokumen resmi sudah tidak bisa diubah. Tapi untuk dikomunikasikan kepada masyarakat itu hak pasangan,’’ jelasnya. (ant)

Upacara nganyarin Kamis (31/1) dan Jumat (1/2), dilanjutkan dengan upacara Nganyarin, Ngeremek, Kebat Daun lan Mangun Ayu Sabtu (2/2). Upacara Nganyarin Senin (4/2) dan Selasa (5/2), dilanjutkan dengan upacara Ngeremek, Nyenuk, Masesapan pada Rabu (6/2).

Upacara Nganyarin Rsi Bojana Kamis (7/2). Upacara Nyineb lan Nuwek Bagia dilangsungkan Jumat (8/2), dilanjutkan dengan Munggah Gedong Penyimpenan pada Sabtu (9/2). Made Sarwa didampingi Made Arya Amitaba, Ketut Suaryadala, A.A. Eka D. Kesumawati dan Wayan Subratha berharap untuk mendukung kelancaran yadnya ini dan

penataan palemahana (areal) pura, para bhakta ikut madana punia. Dukungan umat ini diperlukan untuk menjaga kawasan pura dan kelancaran yadnya yang digelar setiap 30 tahun sekali. ‘’Kami berharap para bhakta ikut mendukung prosesi karya dan rencana jangka panjang kami menata palemahan areal pura. Dukungan bisa disalurkan via reken-

Sedangkan versi lainnya memaparkan nama pura diambil dari kata we jeruti (we berarti air/er) dan (jeruti menjadi kata jeruk), kemudian dari we jeruti menjadi air/er jeruk. Pemaparan lebih lugas bisa ditemui di Lontar Dwijendra Tatwa, yang di dalamnya ada menjelaskan bahwa Pura Er Jeruk dibangun ketika Dang Hyang Nirartha melakukan dharmayatra dari Uluwatu menuju Goa Lawah. Sebelum tiba di Goa Lawah, Beliau mampir di sebuah tempat yaitu Subak Leba. Beliau diterima dengan senang hati oleh petani Subak Leba dan menjamu dengan suguhan air jeruk. Kemudian pura yang dibangun di lingkungan sawah Subak Leba Pura Er Jeruk. Sedangkan sejarah pendirian pura

bila merujuk kepada sumbersumber yang telah dibaca, bahwa Pura Er Jeruk dibangun dan direnovasi dalam beberapa tahapan. Berdasarkan penuturan Panitia Karya Upacara Karya Padudusan, Tawur Balik Sumpah Agung lan Mupuk Padagingan saat masimakrama ke Redaksi Bali Post, pura yang di-empon 1.500 krama subak ini berawal dari Balidwipa dipimpin oleh Sri Wira Dalem Kesari Warmadewa sekitar abad ke-10 Masehi. Berkenaan dengan status, Pura Er Jeruk pernah berstatus sad kahyangan, yang keberadaannya selalu dikaitkan dengan Empu Kuturan. Empu Kuturan bagi kalangan umat Hindu di Bali dikenang sebagai tokoh yang mendeklarasikan kahyangan tiga. Dengan demikian, ketika Bali dipimpin oleh Dharma Udayana Warmadewa abad ke-11 Masehi, Pura Er Jeruk

diposisikan sebagai kahyangan jagat. Dijelaskan juga bahwa dalam bentangan waktu yang relatif panjang, ketika pemerintahan Dalem Waturenggong (abad ke-15/16 Masehi), hadir seorang tokoh agama dari Majapahit yaitu Dang Hyang Nirartha. Beliau dikenal sebagai tokoh yang banyak mengadakan pembaruan terhadap bangunan pura. Pura Er Jeruk merupakan salah satu pura hasil pembaruan yang dilakukannya. Di samping itu, Beliau juga banyak membangun pura dan sebagian besar memilih tempat di pesisir pantai, termasuk Pura Er Jeruk. Pura (tempat suci) yang dibangun terkait dharmayatra-Nya termasuk ke dalam kelompok pura dang kahyangan. Untuk diketahui, baik sad kahyangan maupun dang kahyangan statusnya sama sebagai kahyangan jagat. (kmb)

ing BRI No 0815-01-021583-539 atas nama I Made Mustika dan bank BPD Bali dengan nomor rekening 0300202087933 atas nama I Made Mustika. Pihaknya juga mengaku akan memberdayakan sekitar 258 krama subak di sekitar pura untuk menjaga kawasan pura. Pembinaan juga dilakukan untuk membangun daya saing dan regenerasi petani ke depan. Pihaknya berharap di tengah tantangan menjaga keberlangsungan subak, semua elemen ikut melakukan langkah nyata untuk mengawal subak dan pertanian Bali. (kmb)

manusiawi yang hanyak akan menciptakan banyak konflik, perpecahan, ketamakan, dan kehancuran,’’ katanya lagi. Maszlee juga memuji pendekatan pendidikan di Indonesia yang lekat dengan kebudayaan lokal. Kebudayaan merupakan sarana efektif dalam menyampaikan nilainilai. Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Suharti berharap kerja sama pertukaran guru tersebut dapat diwujudkan.

Sudah Selesai

Medana Punia

We Jeruti

Sabtu, 12 Januari 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita

06:35 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Karya Agung Tawur Balik Sumpah Melaspas Ngenteg Linggih Mupuk Padagingan lan Penilepatian (4) Seputar Bali Pagi Akhir Pekan Sehat & Bugar Bali Channel Tourist TV Kartun Ball Hanoman Belajar Menggambar

10:05 Wita 11:05 Wita 11:30 Wita 12:05 Wita

12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:00 Wita 14:30 Wita 15:00 Wita 16:00 Wita

Membuat Magicone Galeri Musik Indonesia Bali Channel Tourist TV Dunia Kita Dharma Wacana Karya Agung Tawur Balik Sumpah Melaspas Ngenteg Linggih Mupuk Padagingan lan Penilepatian (5) Bali Channel Tourist TV Klip Bali Folk Song Klip Bali Yowana Magz Parameter Lila Cita Sanggar Sari Surya Candra

Puri Gede Karangasem (1) 17:00 Wita Nangun Yadnya Keluarga Besar Pasek Tangkas Kori Agung Br. Sigaran-Badung 17:30 Wita Kartun Ball Hanuman (3) 18:000 Wita Puja Trisandya 18:30 Wita Seputar Bali Malam 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Satu Jam 21:00 Wita Classic Bali TV 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Sanggar Aswini Kembar Renon (1) 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:30 Wita Folk Song

Kerja sama itu baru diinisiasi pada saat pertemuan Mendikbud Muhadjir Effendy dan Menteri Pendidikan Malaysia Maszlee Malik. Suharti berharap kerja sama itu dapat menguatkan hubungan masyarakat Indonesia dan Malaysia. ‘’Kami akan mencari mekanisme yang pas untuk kerja sama ini,’’ kata Suharti. Suharti menjelaskan bahwa sekolah Indonesia di Malaysia sudah sering melakukan kerja sama dengan pemerintah Malaysia. (ant)

Bali Post/ant

GURU - Presiden Joko Widodo berdialog dengan perwakilan guru, Megayanti, saat silaturahmi dengan Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) di Istana Negara Jakarta, Jumat (11/1) kemarin.

WARUNG GLOBAL

Kota Sehat, Warganya Juga Harus Sehat KOTA Denpasar memiliki segudang prestasi, patut dibanggakan. Prestasi teranyar, Kota Denpasar masuk 10 kota tersehat di dunia. Prestasi Kota Denpasar ini mendapat apresiasi dari pendengar Radio Global 96,5 FM dalam acara Warung Global, Jumat (11/1) kemarin. Berikut rangkuman selengkapnya. Selaku warga Kota Denpasar, Ketut Mursi turut bangga atas prestasi ini meskipun menempati ranking ke-9. Ia berharap Kota Denpasar tetap ditata dengan baik, ditingkatkan lagi kebersihannya, selain sehat kotanya, warganya juga ikut sehat. ‘’Luar biasa,’’ demikian Febri, warga Denpasar, menanggapi prestasi ini. Sebagai warga kota, ia sangat bersyukur. Dengan adanya predikat ini, sebaiknya dijadikan motivasi. Jangan hanya mendapat rangking baik, lalu tidak berbenah diri. Warga Denpasar lainnya, Arya, menyampaikan bahwa

bukan ranking yang diinginkan masyarakat, tetapi lihat kondisi di lapangan. Apakah layak mendapatkan prestasi ini? Dari mana lembaga yang memberikan ranking ini? Meskipun bukan warga Denpasar, Werdha hanya melihat bahwa aspek dari perankingan ini sepertinya lucu. Ia awalnya berpikir jika perankingan soal tersehat di dunia ini dilakukan oleh lembaga WHO. Tapi dari mana pun lembaga yang meneliti ini harus disikapi positif. Jadikan hal ini sebagai motivasi dan memacu diri bagi kota lain yang belum masuk kriteria sehat. Ia mengharapkan perankingan

Masih Bias

‘’Jadi itu gambaran positif buat rupiah sendiri yang mengalami apresiasi year to date 1,8 persen,’’ ujar Dody. Kendati pada awal tahun ini rupiah menunjukkan tren positif, namun risiko ketidakpastian global masih ada. Dody menyebutkan pertumbuhan ekonomi di Eropa

sendiri masih bias ke bawah dan Cina juga melakukan koreksi pertumbuhan ekonominya. Sementara Amerika Serikat, pertumbuhan ekonominya masih cukup solid meski diperkirakan tidak akan secepat pada tahun lalu. ‘’Jadi ketidakpastian masih harus kita kalkulasi meski di awal-awal tahun ini kalkulasi kita masih cukup positif dari sisi pasar keuan-

ini tidak ada permainan. Suardana di Tabanan juga menyampaikan pendapat yang sama. Sementara Dek Waras di Tabanan turut berbangga dan memberikan apresiasi dan menjadikan prestasi ini sebagai pemacu atau motivasi bagi kota lainnya. Senada dengan itu, warga Tabanan lainnya, Ari, hanya menyarankan dari mana pun lembaga penelitinya tak usah dipersoalkan dan membanding-bandingkan dengan kota lainnya. ‘’Kotanya sehat, warganya juga harus sehat,’’ demikian Ayu di Petang dan Fera di Tabanan. (sikha p) gannya. Kita berharap saja dukungan ekonomi domestik akan memberikan sentimen positif ke pasar. Itu yang kita harapkan, karena kalau kita lihat perekonomian domestik, kita lihat angka cadev terus membaik, inflasi turun, dan mudah-mudahan angka pertumbuhan ekonomi di triwulan keempat juga cukup baik,’’ kata Dody. (ant)


balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost

Sabtu Paing, 12 Januari 2019

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Dijamu Brighton

Piala Asia 2019 Hasil Kamis (10/1) Malam Uni Emirat Arab vs India 2-0 Thailand vs Bahrain 1-0 Yordania vs Suariah 2-0

Liverpool Bertekad Bangkit

Klasemen Sementara Grup A UEA India Thailand Bahrain

2 2 2 2

1 1 1 0

1 0 0 1

0 1 1 1

3-1 4-3 2-4 1-2

4 3 3 1

Grup B Yordania Palestina Suriah Australia

2 1 2 1

2 0 0 0

0 1 1 0

0 0 1 1

3-0 0-0 0-2 0-1

6 1 1 0

Pesenam Porprov Dibatasi 16-18 Tahun

Liverpool – Liverpool bertekad bangkit kembali dengan cepat dalam upaya mendapatkan gelar pertama selama 29 tahun. Usaha Si Merah dimulai saat berkunjung ke kandang Brighton pada pekan ke-22 kompetisi Liga Utama Inggris, Sabtu (12/1) malam ini.

Denpasar (Bali Post) Cabang olahraga senam dicoret alias tidak dipertandingkan pada Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar. Cabor ini kembali dilombakan dalam Porprov Bali XIV di Tabanan, September mendatang. Pengprpv Persani Bali mengusulkan supaya tidak ada pembatasan usia atlet. Jajaran Pengprov Persani Bali mendatangi Sekretariat KONI Bali di Denpasar, Jumat (11/1) kemarin. Kehadiran mereka untuk memberikan masukan agar usia para pesenam tidak dibatasi di ajang Porprorv. Akan tetapi usulan ini ditolak oleh KONI Bali. ‘’Kami tak bisa menerima saran Persani Bali,’’ tutur Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi. Ia beralasan Porprov bukan lagi ajang pembinaan atlet, tetapi orientasinya sudah prestasi. Sebab, juara Porprov selanjutnya mewakili Bali ke ajang Pra-PON dan kalau lolos berlaga pada PON XX/2020 di Papua. Usia pesenam Porprov dibatasi 16 sampai 18 tahun. ‘’Soal pembinaan, pembibitan dan regenerasi atlet mutlak di tangan Pengprov Persani Bali,’’ tegasnya. Porprov 2019 di Tabanan bakal mempertandingkan 37 cabor plus dua cabor ekshibisi yaitu muay thai dan selam, sedangkan sepak bola pantai masih diusulkan. Renang akan dilombakan di Blahkiuh (Badung), tembak alternatifnya di Tohpati (Denpasar) atau Sembung (Badung) sedangkan panjat tebing belum diputuskan. (022)

PENUH - Roberto Firmino akan bermain penuh untuk Liverpool di kandang Brighton dalam kompetisi Liga Inggris pada Sabtu (12/1) malam ini.

Atlet senam Bali.

Bali I Post/dok

Pembalap Indonesia Tambah Perak Jakarta (Bali Post) – Pasangan atlet para-sepeda Indonesia Ni’mal Magfiroh/Sri Sugiyanti meraih medali perak nomor 3.000 meter pursuit individu B putri paracycling pada ajang Asian Track Championship 2019 di Jakarta International Velodrome, Jumat (11/1) kemarin. Ni’mal sebagai pilot dan Sri harus mengakui keunggulan pasangan Malaysia Nur Azlia Syafinaz Mohd Zais/Nurul Suhada Zainal (pilot) di babak final perebutan medali emas. Pasangan Indonesia itu mencatatkan waktu 4 menit 7,889 detik, selisih sekitar lima detik dari pembalap Malaysia. Medali perunggu diraih Nur Syahida Tajudin/Noraidilina Adilla J. Sam (Malaysia). Sri mengaku kurang puas dengan hasil tersebut karena setelah Asian Para Games (APG) 2018 lalu sempat jeda latihan dan hanya berlatih dalam waktu sekitar tiga minggu sebelum ATC. ‘’Lebih bagus di APG kemarin. Tidak bisa dibohongi tiga minggu latihan dibandingkan 10 bulan,’’ kata Sri usai perlombaan. Catatan waktu terbaik Ni’mal/Sri di APG lalu berada angka 4 menit 3 detik. Tantangan terbesar bagi mereka sekarang adalah bagaimana meneruskan latihan agar memiliki tenaga seperti pembalap Malaysia yang menjadi rivalnya. Pelatih NPC Paracycling Indonesia Fadilah Umar melihat anak asuhannya tampak lebih percaya diri ketika di APG dibandingkan di kejuaraan tingkat Asia tahun ini. ‘’Setelah jeda itu kita pulihkan kondisi di awal saja. Walaupun bisa, mereka merasa sedikit dipaksakan,’’ ujar Umar. (ant)

Liverpool telah tersingkir dari Piala FA setelah dipermalukan Wolverhampton 1-2 di babak ketiga. Saat itu pelatih Juergen Klopp mengistirahatkan Alisson Becker, Andrew Robertson, Virgil van Dijk, Trent Alexander-Arnold, Georginio Wijnaldum dan Sadio Mane. Sementara Mohamed Salah dan Roberto Firmino hanya tampil selama 20 menit terakhir. Setelah bertandang ke Amex, pasukan Klopp memiliki tiga pertandingan kandang melawan Leicester, Crystal Palace dan Bournemouth ditambah perjalanan ke West Ham sebelum menghadapi Bayern Munich di Liga Champions. Kelima pertandingan ini akan memberi Liverpool pijakan kembali dalam perburuan gelar setelah kekecewaan karena kehilangan rekor tak terkalahkan di tangan Manchester City di Liga Inggris. ‘’Ini tentang bagaimana Anda merespons. Saya pikir pada awal musim ini kami tidak memainkan yang terbaik tetapi mendapatkan hasil. Saya telah melihat karakter dalam skuad dalam beberapa tahun terakhir untuk kami bangkit kembali,’’ kata gelandang James Milner, Jumat (11/1) kemarin. Klopp akan memanggil kembali sebagian besar pemain kuncinya yang melewatkan tugas Piala FA. Tetapi cedera Dejan Lovren membuat pelatih asal Jerman ini kekurangan opsi di bek tengah mengingat Joe Gomez dan Joel Matip juga absen. Oleh karena itu Fabinho mungkin harus bermain di pertahanan sekali lagi di samping kehadiran Van Dijk. Brighton saat ini berada 10 poin di atas zona degradasi, sebagian besar berkat raihan poin di kandang. Hanya Tottenham Hotspur

pemusatan latihan nasional PBSI. ‘’Kami menilai para atlet masih tampil segar di Thailand sebagai turnamen pembuka. Perubahan status atlet di pelatnas sebagai atlet magang tentu juga mempengaruhi penampilan mereka,’’ kata Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Achmad Budiharto di Jakarta. Menurutnya, Firman juga akan turun pada turnamen Indonesia Masters 2019 yang akan berlangsung di Stadion Istora Senayan, Jakarta, 22-29 Januari 2019. Ia masuk lewat babak kualifikasi karena pemain-pemain peringkat atas dunia juga akan turun. (ant)

Barcelona Barcelona menelan kekalahan 1-2 di markas Levante dalam laga pertama putaran 16 besar Piala Raja di Stadion Kota Valencia, Spanyol. Hasil buruk ini diderita saat mereka tak diperkuat dua bintangnya, Lionel Messi dan Luis Suarez. Barcelona membutuhkan hadiah tendangan penalti yang dieksekusi Philippe Coutinho untuk membalas dua gol tuan rumah lewat Erick Cabaco dan Borja Mayoral. Dalam laga lainnya, Sevilla menundukkan tuan rumah Athletic Bilbao 3-1. Pertandingan kedua digelar 18 Januari nanti. (afp/kmb/ant/rtr)

Bali Post/dok

Firman Takluk di Perempatfinal

Jakarta (Bali Post) – Atlet bulu tangkis tunggal putra Indonesia Firman Abdul Kholik ditaklukkan pemain Cina Lu Guangzu pada pertandingan babak perempatfinal turnamen Thailand Masters 2019 di Bangkok, Thailand, Jumat (11/1) kemarin. Seperti dipantau di Jakarta dari situs resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Firman kalah dengan skor 15-21, 17-21 dalam waktu 42 menit. Ini merupakan kekalahan kedua Firman dari pemain peringkat 31 dunia itu. Catatan kedua pemain pun menjadi 0-2 bagi atlet Merah-Putih. Firman berstatus magang dalam

dan Chelsea yang muncul sebagai pemenang di sana dalam 10 pertandingan Liga Primer musim ini. Mereka hanya kalah tipis 1-0 di Anfield pada Agustus lalu. Manajer Brighton, Chris Hughton, memuji dampak Klopp dalam mengubah Liverpool menjadi apa yang ia yakini sebagai tim terbaik di Liga Inggris. ‘’Saat ini Liverpool adalah tim terbaik di liga. Klopp luar biasa. Musim ini menunjukkan betapa hebatnya pekerjaan yang dia lakukan. Liverpool lebih siap dan semuanya dipimpin olehnya,’’ ujarnya. Sementara itu, pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer memastikan gelandang Paul Pogba dalam keadaan bugar saat timnya menghadapi Tottenham Hotspur di Stadion Wembley, London, Minggu (13/1) besok. Pogba menderita cedera ketika United mengalahkan Newcastle United dalam pekan ke-21. Hal itu disampaikan Solskjaer dalam jumpa pers sekembalinya tim dari pemusatan latihan di Dubai. ‘’Dia terlihat baik-baik saja hingga akhir pemusatan latihan, dia akan bugar,’’ sebutnya. Kendati demikian, Solskjaer mengakui Pogba sempat mengalami masalah dalam beberapa sesi pemulihan.

ATLET - Atlet Kota Denpasar bersama Wali Kota Ida Bagus Rai Mantra.

KONI Denpasar Siap Gulirkan Piala Wali Kota Denpasar (Bali Post) KONI Kota Denpasar siap menggulirkan Piala Wali Kota bagi 38 cabang olahraga (cabor) yang bernaung di bawahnya pada Februari sampai awal Maret mendatang. Penyelenggaraan Piala Wali Kota diawali dengan rapat kerja (raker) pada akhir Januari. Humas KONI Kota Denpasar Dewa Gede Rai, Jumat (11/1) kemarin menjelaskan, pada pelaksanaan Piala Wali Kota tahun lalu tiap cabor

diguyur dana Rp 30 juta. Sementara untuk Piala Wali Kota tahun ini belum diputuskan nilai bantuannya. Atlet Porprov Denpasar akan diambil dari hasil Piala Wali Kota ditambah 217 atlet yang masuk program Denpasar Emas dan atlet yang menghuni pelatnas. Seluruh cabor diharapan bisa menggelar Piala Wali Kota. Jika skuad Porprov sudah terbentuk, pola pembinaannya diselaraskan dengan progam KONI Denpasar. ‘’Kami juga

memberikan kesempatan kepada atlet untuk mengikuti berbagai kejuaraan sebagai ajang uji coba,’’ ucapnya. Ditambahkannya, kontingen Kota Denpasar yang terus-menerus bertengger di posisi kedua bertekad menaikkan peringkat pada Porprov Bali 2019 di Tabanan. ‘‘Kami ingin juara umum dengan menjunjung tinggi sportivitas, fair-play dan menurunkan murni atlet lokal hasil pembinaan sendiri,’’ ungkap Dewa Rai. (022)

Aldridge Bukukan 56 Poin

LaMarcus Aldridge

Bali Post/afp

San Antonio – LaMarcus Aldridge membukukan 56 poin, tertinggi dalam kariernya, ketika San Antonio Spurs mengatasi Oklahoma City Thunder dengan skor 154-147 dalam lanjutan kompetisi NBA, Jumat (11/1) kemarin. Performa apik Aldridge membuatnya melampaui rekor sebelumnya 45 poin yang ditunjukkannya saat melawan Utah Jazz pada Maret lalu. ‘’Aku berusaha menjadi dominan. Kami harus tetap tenang, menyelesaikan dan melakukannya. Kami mencoba bermain luar dan berhasil

malam ini,’’ kata Aldridge usai pertandingan. Ini merupakan kemenangan ke-1.222 bagi pelatih Spurs, Gregg Popovich, melampaui Jerry Sloan. Di kubu Thunder, Russell Westbrook membuat triple double yaitu 24 poin, 24 rebound dan 13 assist. Paul George selesai dengan 30 poin dan Jerami Grant memiliki 25 poin dan 12 rebound. Di American Airlines Arena, Miami, Dwyane Wade keluar dari bangku cadangan untuk mencetak 19 poin dan Justise Winslow mengumpulkan 13 poin dan

11 assist ketika Miami Heat menggebuk Boston Celtics 115-99. Setengah lusin pemain tuan rumah mencetak angka ganda di depan 19.600 penonton. ‘’Kami mulai mencari cara untuk menang melawan tim-tim bagus di kandang kami,’’ kata Wade. Josh Richardson mengumpulkan 18 poin dan Derrick Jones mencetak 14 untuk Heat yang rekor menangkalahnya menjadi 20-20 musim ini. Point guard Kyrie Irving mencetak 22 poin dan Marcus Smart membuat 18 poin untuk Celtics. Dalam laga lainnya, Sac-

ramento Kings menundukkan Detroit Pistons 112102, sedangkan Denver Nuggets yang memimpin Wilayah Barat meraih kemenangan beruntun ke-11 di kandang dengan mengalahkan Los Angeles Clippers 121-100. Nikola Jokic menciptakan 18 poin, 14 rebound dan 10 assist, Jamal Murray mencetak 23 poin, sedangkan Mason Plumlee menambahkan 17 poin 12 rebound untuk Nuggets. Lou Williams memimpin Clippers dengan 19 poin dan Danilo Gallinari menghasilkan 18 poin. (afp/kmb)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook