Skip to main content

Edisi Rabu 11 Maret 2020 | balipost.com

Page 1

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis k. nadha

HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

12 HALAMAN

NOMOR 202 TAHUN KE 72

Online:http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

rabu umanis, 11 Maret 2020

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

balipost http://facebook.com/balipost

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Begal Dihajar Massa

Longsor di Sulangai

Pelempar Mobil

Setelah di Gianyar, kasus begal terjadi di Kota Denpasar, tepatnya di Jalan Cekomaria, Senin (9/3) lalu. Untung saja warga berhasil mengamankan pelakunya, Daneil Bokol (27) asal NTT. Pelaku nyaris tewas dihajar massa.

Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Badung dan sekitarnya, Senin (9/3) lalu, mengakibatkan sejumlah titik di Desa Sulangai, Petang diterjang longsor. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung mencatat sebanyak tiga titik di Banjar Abing dan dua titik di Banjar Wanakeling. BADUNG | HAL. 3

Enam pelaku pelemparan mobil sudah ditangani Polsek Sukawati. Para pelaku semua di bawah umur. Sampai saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan dan para pelaku juga dalam pembinaan.

DENPASAR | HAL. 2

PKK agar Ikut Berperan Cegah Dampak Corona

Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster mengajak seluruh Tim Penggerak PKK untuk ikut berperan melakukan sosialisasi upaya pencegahan tanpa membuat kepanikan dan memperkeruh keadaan dalam menyikapi perkembangan virus Corona atau Covid-19. Kader PKK agar melakukan sosialisasi di tengah masyarakat dalam upaya pencegahan dengan tetap menjaga kesehatan dan kebersihan, sebagaimana tercakup dalam 10 Program Pokok PKK.

KULKUL - Gubernur Bali Wayan Koster dan Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster bersama undangan lainnya memukul kulkul ketika membuka Jambore kader PKK serangkaian Hari Kesatuan Gerak PKK ke-48 tahun 2020, di Ksirarnawa, Selasa (10/3) kemarin.

OPINI

Cerdas Menata Kota Oleh : Agung Kresna BANJIR besar yang melanda kawasan Jakarta, Depok, Tangerang, Banten, dan Bekasi beberapa kali dalam waktu kurang dari satu bulan, menyisakan banyak pertanyaan bagi para pakar penataan kota. Mengapa hal itu bisa terjadi pada wilayah kota yang telah berusia ratusan tahun. Apa yang salah dengan tata kota dan pengelolaan kota di kawasan tersebut hingga hal itu dapat terjadi. Tentu kondisi ini perlu dicermati lebih jauh, utamanya terkait dengan penataan kota di kawasan tersebut agar segenap warga kota tidak mengalami musibah lagi. Tata kota memang menjadi kata kunci dalam memberikan kenyamanan, kesejahteraan dan perlindungan bagi segenap warga kotanya. Kota yang kebijakan penataannya tidak tepat, acapkali memberi dampak yang kurang menyenangkan bagi segenap warga kotanya dalam menjalani kehidupan kesehariannya. Memang hal ini baru terlihat dalam jangka panjang. Sehingga tidak salah jika pakar tata kota Prof. Eko Budihardjo menyatakan bahwa kota yang tidak lagi memiliki jejak-jejak sejarah masa lalunya adalah bagaikan seorang manusia gila yang kehilangan ingatannya. Melalui jejak sejarah yang ada pada sebuah kota, kita belajar bagaimana menata kota itu dengan baik demi kesejahteraan warga kotanya. Bagi Kota Jakarta, berbagai jejak peninggalan yang menyiratkan kebijakan masa lalu dalam menata kota guna antisipasi terhadap bencana banjir, sudah tidak dapat dilihat lagi oleh warga kotanya saat ini. Berbagai setu/embung sebagai area penampung air saat banjir sekaligus area cadangan air saat kemarau telah berubah menjadi area terbangun dengan hutan betonnya. Hal. 11 Memimpin Kerajaan

Pasien Positif Corona 27 Orang Jakarta (Bali Post) – Pasien yang terkonfirmasi positif terpapar virus Corona jenis baru di Indonesia bertambah delapan orang dari sebelumnya 19, sehingga tercatat total 27 orang positif Covid-19. ‘’Kemarin kita sudah mengumumkan pasien kode 01-19, dan ada penambahan delapan pasien,’’ kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes sekaligus juru bicara penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (10/3) kemarin. Yurianto merincikan kode pasien yang terkonfirmasi positif yaitu pasien kasus 20, perempuan berusia 70 tahun, WNI, bagian dari tracing subklaster Jakarta. Pasien kasus 21, perempuan, 47 tahun, WNI, bagian dari tracing subklaster Jakarta. Lalu pasien kasus 22, perempuan, 36 tahun, WNI, imported case (terkena di luar negeri). ‘’Pasien 23, perempuan, 73 tahun, WNI, imported case, kondisinya saat ini sedang menggunakan ventilator karena faktor komorbid cukup banyak, kondisi stabil,’’ ungkap Yurianto. Pasien kasus 24, laki-laki, 46 tahun, WNI, imported case. Pasien kasus 25, perempuan, 53 tahun, WNA, imported case, saat ini dalam kondisi stabil. Selanjutnya, pasien kasus 26, laki-laki, 46 tahun, WNA, stabil, imported case. ‘’Pasien kasus 27, laki-laki, 33 tahun, WNI, kondisi stabil, kami menduga ini local transmission yang sedang kami tracking, bukan impor dan belum jelas bagian dan klaster yang lain,’’ ungkap Yurianto. (ant)

GIANYAR | HAL. 6

H

al tersebut disampaikan Ny. Putri Koster, menindaklanjuti harapan Gubernur Bali Wayan Koster, ketika membuka Jambore kader PKK serangkaian Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-48 Tahun 2020, di Ksirarnawa, Selasa (10/3) kemarin. Menurut Ny. Putri Koster, Covid-19 atau Corona merupakan persoalan dunia yang sudah ditangani oleh para ahlinya. Terkait imbas dari isu Corona ini terhadap penurunan atas permintaan hasil kerajinan yang digeluti oleh ibu-ibu PKK merupakan sebagai sebuah dampak. Dalam mengatasi kondisi ini, tidak bisa dilakukan sendiri oleh PKK, namun secara bersama-sama, baik pemerintah dan masyarakat itu sendiri. Hal. 11 Sejalan dengan

’’…bergerak melakukan program-program PKK dengan baik dan benar serta mengimplementasikan di tengah masyarakat secara nyata, itu artinya kita sudah mewujudkan masyarakat Bali yang sehat bahagia lahir batin, sekala dan niskala.’’ Ny. Putri Suastini Koster Ketua TP PKK Provinsi Bali

Kekerasan Saat Penjajahan

Raja Belanda Sampaikan Penyesalan RAJA Belanda Willem Alexander didampingi Ratu Belanda Maxima Zorreguieta Cerruti menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf kepada Indonesia atas kekerasan yang berlebihan dari bangsa Belanda pada masa penjajahan. ‘’Selaras dengan pernyataan pemerintahan saya sebelumnya, saya ingin menyampaikan penyesalan saya dan permohonan maaf untuk kekerasan yang berlebihan dari pihak Belanda di tahun-tahun tersebut,’’ kata Raja Belanda Willem Alexander dalam pernyataan pers bersama Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (10/3) kemarin. Raja Belanda mengatakan bahwa di tahun-tahun setelah diumumkannya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia terjadi sebuah perpisahan yang menyakitkan dan mengakibatkan banyak korban jiwa. Oleh karena itulah, pemerintahannya merasa perlu menyampaikan permohonan maaf. ‘’Saya melakukan ini dengan kesadaran penuh bahwa rasa sakit dan kesedihan keluarga-keluarga yang terdampak masih dirasakan sampai saat ini,’’ katanya. Raja Belanda menambahkan, 75 tahun lalu pada 17 Agustus 1945, Indonesia mengumumkan Proklamasi, dan menuntut tempatnya di antara negara-negara yang

bebas dan merdeka. ‘’Pemerintah Belanda secara tegas telah mengakui hal ini, baik secara politik maupun secara moral, 15 tahun yang lalu. Hari ini kami dengan penuh kehangatan mengucapkan selamat pada rakyat Indonesia pada saat perayaan 75 tahun kemerdekaan,’’ katanya. Menurutnya, merupakan tanda yang sangat menjanjikan bahwa dua negara yang sebelumnya pernah berada di pihak yang berlawanan dapat menjalin hubungan yang semakin erat dan mengembangkan sebuah hubungan baru berdasarkan rasa hormat, saling percaya, dan persahabatan. ‘’Ikatan di antara kita semakin erat dan beragam. Ini sungguh menggembirakan saya. Dan saya tahu di Belanda banyak yang merasakan hal yang sama. Banyak orang di Belanda merasakan ikatan yang kuat dengan Indonesia,’’ katanya. Dalam kunjungannya selama empat hari, Raja dan Ratu Belanda mengaku sangat menantikan beberapa hari mendatang itu. ‘’Kunjungan kami mempunyai program yang menarik dan berorientasi ke masa depan. Pada saat yang bersamaan, merupakan sesuatu yang baik bila kita tetap menghadapi sejarah kita. Masa lalu tidak bisa dihapus, dan perlu diakui setiap generasi pada waktunya,’’ katanya. (ant)

Bali Post/ant

KERIS - Presiden Jokowi dan Raja Belanda Willem Alexander didampingi Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti berfoto di samping keris Pangeran Diponegoro, Selasa (10/3) kemarin.

Keris Diponegoro Dikembalikan

KERIS milik Pangeran Diponegoro akhirnya dikembalikan oleh Raja dan Ratu Belanda yang tengah berkunjung ke Indonesia. Pengembalian pusaka milik Pangeran Diponegoro yang sempat hilang itu, dilakukan seiring dengan kunjungan kenegaraan Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti ke Istana Kepresidenan di Bogor, Jawa Barat, Selasa

Jaga Ketahanan Ekonomi Bali Covid-19 telah merebak di berbagai negara. Tidak hanya menimbulkan korban jiwa, juga berimplikasi terhadap perilaku masyarakat akibat kekhawatiran dan kepanikan. Bukan hanya kepanikan medis, tetapi juga kepanikan perilaku ekonomi. Tren peningkatan harga-harga barang pun melonjak, sehingga ada kemungkinan berpengaruh terhadap inflasi dan kesejahteraan. Hal ini pun terjadi di Indonesia, termasuk Bali, yang hanya mengandalkan pendapatan dari sektor pariwisata. Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (FEB Unud) Prof. Dr. Made Kembar Sri Budhi, M.P.

mengatakan, untuk menjaga ketahanan ekonomi Bali terhadap dampak inflasi yang terjadi akibat dampat virus Corona, maka pengusaha dan pemerintah harus berperan proaktif. Pengusaha harus tetap berproduksi agar peredaran barang stabil, dengan mencari mitra kerja baru yang mampu menyediakan bahan baku yang diperlukan (konsep diversifikasi). Sementara pemerintah harus memberikan insentif pada sektor produksi, seperti kemudahan pajak, penurunan suku bunga dan yang terpenting menggalakkan industri yang menghasilkan produk substitusi impor. Hal. 11 Akan Menurunkan

Made Kembar Sri Budhi

(10/3) kemarin. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim terlihat menjelaskan perihal keris tersebut kepada Presiden Jokowi dan Raja Belanda. Keris itu dikabarkan sempat hilang dan pada akhirnya ditemukan di Museum Volkenkunde, Leiden, Belanda. Setelah melalui penelitian panjang yang mendalam yang juga diperkuat ahli dari kedua

negara. Sebelumnya, keris itu didapatkan pemerintah Belanda saat penangkapan Pangeran Diponegoro setelah perang besar antara 1825-1830. Kolonel Jan-Baptist Cleerens kemudian memberikan keris Pangeran Diponegoro itu sebagai hadiah untuk Raja Willem I pada tahun 1831. Hal. 11 Raja Membawa

Segera Hitung Daya Dukung Bali BALI dinilai telah mengalami overtourism atau kelebihan kedatangan wisatawan. Namun harus diakui hingga hari ini Bali belum memiliki perhitungan pasti mengenai berapa daya dukung (carrying capacity), sehingga berapa jumlah wisatawan ideal juga tidak dapat dipastikan. Selain itu, pembangunan akomodasi pariwisata terutama kamar hotel nyaris terus dilakukan, padahal melebihi titik jenuh. Penilaian Bali mengalami overtourism disampaikan Ketua BTB Agung Partha Adnyana. Bahkan juga dise-

butkan tiga dampak yang muncul dari overtourism yaitu dampak sosial, lingkungan, dan ekonomi. Pengamat pariwisata Bagus Sudibya, Selasa (10/3) kemarin mengatakan, untuk menentukan daya tampung Bali, harus dihitung dengan benar berdasarkan beberapa hal. Penghitungannya dimulai dengan menghitung jumlah penduduk Bali dan luasan wilayah Bali. Jumlah penduduk Bali 4,3 juta dan luas wilayah pulau Bali 5.780,06 km2. Hal. 11 Penting Menjaga


Rabu Umanis, 11 Maret 2020

Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-48 Tahun 2020

TP PKK Kota Denpasar Juara I Padus Keenam Kalinya TIM Penggerak PKK Kota Denpasar kembali sukses meraih juara I Lomba Paduan Suara (Padus), juara II Lomba Penyuluhan Tertib Administrasi PKK dan juara III Lomba Penyuluhan PAAR (Pola Asuh Anak dan Remaja) Cinta Kasih Sayang Dalam Keluarga pada Jambore serangkaian Hari Kesatuan Gerak PKK ke-48 Tingkat Provinsi Bali Tahun 2020 yang dilaksanakan di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Centre Denpasar, Selasa (3/10) kemarin. Hal ini menjadikan PKK Kota Denpasar meraih juara I Lomba Paduan Suara untuk keenam kalinya secara berturut-turut. Dalam kegiatan tersebut hadir Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra, Wakil Ketua TP PKK Ny. Antari Jaya Negara, serta Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Kerti Rai Iswara.

Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra mengucapkan syukur karena PKK Kota Denpasar tahun ini berhasil meraih juara I di bidang Lomba Paduan Suara dengan perolehan nilai 724.33, juara II Lomba Penyuluhan Tertib Administrasi PKK yang diraih oleh Ni Luh Eka Suari Ketua TP PKK Desa Sanur Kaja, Kecamatan Densel, dengan perolehan nilai 841 dan juara III Lomba Penyuluhan Paar Cinta Kasih Sayang Dalam Keluarga diraih Ni Made Sulastri, Kader TP PKK Desa Dangin Puri Kelod, Kecamatan Dentim, dengan perolehan nilai 800. Dalam Lomba Paduan Suara Kota Denpasar, PKK Kota Denpasar sudah berhasil meraih juara I enam kali berturut-turut. “Kami bersyukur dengan raihan juara saat ini, ke depannya akan terus menampil-

FIGUR Miliki Kantor Notaris SEBAGAI salah satu program studi (prodi) yang dikembangkan Program Pascasarjana Universitas Warmadewa (Unwar), Prodi Magister Kenotariatan (MKn) telah mampu bertransformasi menjadi prodi unggulan. Kualitas prodi ini bisa dibuktikan dari jumlah alumnusnya yang berhasil menjadi anggota luar biasa Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan lolos sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dari angkatan pertama hingga keempat. Prodi MKn Unwar juga telah bekerja sama dengan Pengurus Wilayah Ikatan Notaris Indonesia (Pengwil INI) Provinsi Bali dan Pengwil Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Provinsi Bali. “INI dan IPAT Bali ibarat laboratorium mahasiswa kami untuk belajar dan menggembleng diri sehingga mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Kaprodi MKn Unwar, Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum., Selasa (10/3) kemarin. Kerja sama tersebut didukung sarana prasarana yang mumpuni di kampus. Selain itu, seluruh tenaga pengajar 100 persen berpredikat doktor dan profesor. “Notaris merupakan sebuah profesi, sehingga kualitas kompetensinya harus benar-benar dijaga. Oleh karena itu, kami telah memiliki kantor notaris di kampus yang kami manfaatkan untuk menggali profesionalitas mahasiswa, sehingga lulusan kami memiliki keahlian dalam bidang kenotariatan,” tandasnya. Menyikapi isu bahwa kebutuhan notaris di Bali sudah overload, ia tidak berkomentar banyak. Sujana berpandangan notaris yang berkualitas pasti dicari oleh klien. “Jadi, tak usah dihiraukan. Terpenting bangun kualitas diri, pasti mendapatkan apa yang menjadi haknya. Contohnya S-1 Fakultas Hukum, polisi, jaksa, hakim dan pengacara sudah banyak, tapi Fakultas Hukum tetap laris,” pungkas Sujana. (win)

Distribusi Air Bersih Terganggu

Denpasar (Bali Post) Kondisi pelayanan air bersih dari Perumda Air Minum Tirta Sewaka Dharma (PDAM) Denpasar kembali terganggu. Masalahnya, hujan yang mengguyur Bali sehari penuh Senin (9/3), berdampak hingga Selasa (10/3) kemarin. Selain air baku yang digunakan Perumda Tirta Sewaka Dharma keruh, muncul persoalan lain lagi. Kini saluran air milik salah satu perusahaan daerah Kota Denpasar ini dipenuhi pasir. Direktur Teknik Perumda Tirta Sewaka Dharma, Putu Yasa, mengakui aliran air bersih ke pelanggan saat ini mengalami gangguan, terutama di wilayah Denpasar Barat dan Denpasar Utara. “Saat ini kami terjunkan puluhan petugas ke bawah untuk mengeruk pasir agar air yang mengalir ke dalam terowongan menuju kanal bisa lebih besar,” ujarnya. Menurutnya, setelah dilakukan pengerukan pasir, tingkat kekeruhan air sudah berkurang. Hanya, karena ada tumpukan pasir proses penjernihan masih memerlukan waktu yang cukup lama. Sementara itu, salah satu pelanggan di Denbar, I.B. Putra, mengatakan sejak beberapa hari belakangan aliran air Perumda Sewaka Dharma terganggu. Bahkan beberapa hari sempat mati. “Untung saya punya sumur bor,” ungkap suplayer kelapa muda ini. (kmb12)

kan dan melakukan yang lebih baik lagi,” kata Selly Mantra. Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya selalu meningkatkan kualitas dalam memberikan pelayanan dan pembinaan kepada masyarakat serta terus berinovasi untuk Kota Denpasar. Dari berinovasi tersebut, Kota Denpasar selalu meraih juara baik di tingkat provinsi maupun nasional. Menurutnya, juara bukanlah menjadi hal yang utama bagi PKK Kota Denpasar, tetapi kreativitas dan inovasi yang utama untuk kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar. Ketua Panitia Lomba Jambore PKK Ny. Sri Satria Naradha mengatakan, tujuan dilaksanakannya Lomba Jambore PKK ini untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan keterampilan para anggota TP PKK dalam program pembangunan khu-

susnya 10 program pokok PKK sehingga mampu memberikan pembinaan hingga penyuluhan kepada masyarakat. Lebih lanjut dikatakannya, lomba atau kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan derajat kesehatan, kesejahteraan masyarakat, pengetahuan serta wawasan para peserta atau kader. ‘’Antara lain Lomba Penyuluhan Tertib Administrasi PKK, Lomba Penyuluhan Pola Asuh Anak dan Remaja dengan Penuh Cinta dan Kasih Sayang dalam Keluarga, Lomba Penyuluhan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga melalui UP2K PKK, Lomba Penyuluhan Pemanfaatan Lahan Pakarangan melalui Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman (HATINYA) PKK, Lomba Penyuluhan Pencegahan Stunting pada Balita dan Lomba Paduan Suara,’’ ujarnya. (ad292)

BERSAMA - Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra foto bersama Tim Padus PKK Kota Denpasar di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Art Centre Denpasar, Selasa (10/3) kemarin.

Produk UKM dan Pariwisata Terdampak Corona

Denpasar (Bali Post) -

garap wisatawan domestik.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari, mengakui ada dampak yang sangat mengkhawatirkan yang dialami UKM di Denpasar. Selain menurunnya pesanan, beberapa malahan ada yang sudah membatalkan pesanan. “Ini yang dialami beberapa pelaku usaha kecil,” ujarnya, Selasa (10/3) kemarin. Menurutnya, bila dipersentasekan bisa sampai 40-50 persen produksinya turun. Ironisnya, malah ada yang dibatalkan pesanannya. Oleh karenanya kini pihaknya meminta pelaku UKM dan IKM melakukan promosi online. Meski produk UKM terdampak, beruntung kebutuhan pokok masih aman. Harga masih stabil. Hanya gula pasir dari

Rp 13 ribu naik menjadi Rp 16 ribu per kilogram kemungkinan karena pabrik tidak bisa berproduksi maksimal lantaran tebu dipengaruhi cuaca. Sementara yang lainnya stabil. Hal yang sama juga dialami sektor pariwisata. Meski sampai saat ini rata-rata okupansi hotel di Denpasar masih mencapai 50 persen, ironisnya pembatalan wisatawan yang berkunjung terus berlanjut. “Hingga Mei mendatang banyak tamu yang sudah cansel,” ungkap Kadis Pariwisata Denpasar, MA Dezire Mulyani. Dezire menyatakan, langkah-langkah dalam mengantisipasi menurunnya kunjungan wisatawan dengan mengintensifkan kalender event yang menyasar wisatawan MICE.

Perbankan Wabah virus Corona (Covid-19) juga berdampak ekonomi Bali. Pada triwulan I, ekonomi Bali khususnya sektor perbankan terpengaruh. Persoalan yang muncul tidak jauh dari non performing loan (NPL) perbankan. Demikian disampaikan Direktur Utama BPR Kanti, Made Arya Amitaba, Minggu (8/3) lalu. Kondisi itu dinilai akan membebani perbankan. Dampak pada perbankan tidak bisa dihindari, karena perbankan khususnya BPR tidak hanya membiayai usaha di bidang pariwisata tetapi juga sektor pendukung pariwisata. ‘’Kalau pariwisata kena dampak, tentu sektor pendukungnya juga kena dampak,’’ ujarnya. Meski perbankan di Bali lebih banyak membiayai segmen UMKM dan perdagangan, segmen tersebut tidak bisa dilepaskan dari sektor pariwi-

MASYARAKAT yang majemuk merupakan kekayaan Bangsa Indonesia yang harus diakui, diterima, dihormati, dan dijaga bersama-sama. Namun saat ini nilai-nilai religius budaya bangsa mulai terkikis, sehingga orang ingin serba instan, tidak sabar, pragmatis, materialistis, individualis, hingga tingkat krisis kemanusiaan yang berbahaya. Hal itu dilontarkan Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 1611/Badung Mayor Inf. Putu Sukadana mewakili Dandim saat membuka Pembinaan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang dihadiri ratusan siswa-siswi SMA, tokoh masyarakat dan agama se-Kabupaten Badung di Puspem Badung, Selasa (10/3) kemarin. Mayor Sukadana mengatakan, pemahaman wawasan kebangsaan ini penting karena merupakan bentuk pengokohan eksistensi sebagai bangsa yang kuat, bersatu, dan berdaya saing, serta terjaganya sejarah dan kecintaan terhadap tanah air. ‘’Dihadap-

kan permasalahan tersebut, maka kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada seluruh komponen bangsa, bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki ciri kas kebhinnekaan ras, suku, budaya, dan agama,’’ tegasnya. Perlu dipahami, lanjut Sukadana, kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan ini dilatarbelakangi beberapa kondisi, antara lain ada fenomena bahwa kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia secara alamiah mengalami suatu pergeseran atau perubahan yang signifikan dari semua sendi kehidupan. Heterogenitas dan keragaman bangsa Indonesia merupakan suatu keniscayaan yang diciptakan Tuhan, tetapi ketidakmampuan untuk mengelola serta pengaruh berkelanjutan politik kolonial devide et impera (pecah belah dan kuasai - red) telah mengakibatkan terjadinya berbagai gejolak

Kasus virus Corona mulai berdampak pada beberapa sektor di Kota Denpasar. Seperti yang dialami sektor pariwisata dan usaha kecil dan mikro (UKM). Kedua sektor ini sudah merasakan adanya penurunan produksi dan kunjungan wisatawan ke kota dengan tagline ‘’Kotaku Rumahku’’ ini. Misalnya, target pasar pangsa domestik, baik pemerintah maupun DPRD menggelar kegiatan ke Bali terutama Denpasar. Pada Mei nanti ada event dari Kementerian Perhubungan, kemudian Juli, Juni, Agustus ada jurnal event menghadirkan musik jazz cukup besar di Alaya. Di sisi lain, Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar, Wayan Suadi Putra, minta Dinas Pariwisata melakukan langkah-langkah strategis untuk mengantisipasi menurunnya tingkat kunjungan ke Denpasar. Anggota dewan lainnya Wayan Gatra minta Dinas Pariwisata menggarap wisatawan domestik. Oleh karena wisatawan mancanegara sudah tidak memungkinkan lagi, maka lebih baik fokus meng-

sata. Hal itu juga akan berpengaruh terhadap usaha mereka ketika Covid-19 merebak. ‘’Walau tidak langsung membiayai bidang usaha pariwisatanya seperti hotel, restoran, dan sebagainya, sektor pendukung lainnya juga dibiayai oleh BPR,’’ imbuhnya. Perbankan dan OJK telah mempersiapkan regulasi yang akan memberikan relaksasi pada perbankan. Bali pun telah menempuh langkah pemulihan yang dikomandoi langsung oleh Gubernur Bali. Upaya ini diyakini dapat menutupi dampak Covid-19 pada semester II. Program recovery dari Gubernur Bali juga akan berdampak pada ekonomi Bali secara keseluruhan pada 2020. (kmb12/kmb42) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Nilai Budaya Terkikis, Picu Krisis Kemanusiaan

Bali Post/ist

WASBANG - Kodim 1611/Badung menggelar Pembinaan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di Puspem Badung. atau konflik yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa. ‘’Penguatan rasa nasionalisme atau rasa kebangsaan sebagai bagian dari identitas bangsa yang bermartabat adalah hal yang penting untuk memberikan kesadaran bahwa bangsa In-

donesia adalah bangsa yang besar dengan potensi alam dan penduduknya yang wajib dijaga dari upaya-upaya pelemahan dan penguasan oleh bangsa lain,’’ ujarnya. Sementara itu, Ketua Penyelenggara Wawasan Kebangsaan Mayor Inf. Made

Mustika mengatakan tujuan kegiatan ini untuk memantapkan dan memberikan pemahaman kepada komponen bangsa tentang empat konsensus dasar bangsa, bela negara, bahaya narkoba, dan pergaulan seks bebas. (rah)

Begal Nyaris Tewas Dihajar Massa

Bali Post/ist

PWI BALI - Jajaran pengurus PWI Bali periode 2019-2024 bertemu Gubernur Bali Wayan Koster di Jaya Sabha, Selasa (10/3) kemarin. Pada pertemuan tersebut, Ketua PWI Bali IGMB Dwikora Putra memaparkan sejumlah program utamanya terkait penguatan SDM anggota PWI Bali. Pada kesempatan itu juga dimohon kesediaan Gubernur Wayan Koster melantik pengurus baru tersebut pada 20 Maret mendatang.

Topik : Jaga ketahanan ekonomi bali Bali Post/ist

INTEROGASI - Petugas menginterogasi begal yang ditangkap di Jalan Cekomaria, Denpasar.

Denpasar (Bali Post) Setelah di Gianyar, kasus begal terjadi di Kota Denpasar, tepatnya di Jalan Cekomaria, Senin (9/3) lalu. Untung saja warga berhasil mengamankan pelakunya, Daneil Bokol (27) asal NTT. Pelaku nyaris tewas dihajar massa. Menurut sumber, korbannya Abdulrahman (42), buruh asal Bondowoso, Jawa Timur. Kronologisnya, pukul 20.00 Wita korban yang tinggal di Cekomaria Gang Tomat, Desa Peguyangan Kangin, Denpasar, datang dari kampungnya. Korban dijemput temannya mengendarai sepeda motor. Saat itu korban hendak ke proyek bangunan rumah milik I Nyoman Wirawan. Pukul 20.15 Wita saat melintas di TKP, tiba-tiba datang pelaku membawa sepeda motor Honda Supra dan langsung menghadang korban. Pelaku memukul korban menggunakan helm, lalu merampas HP milik korban merek Oppo A71. Setelah berhasil mengambil HP korban, pelaku langsung kabur. Korban mengejar pelaku sambil minta pertolongan warga. “Akhirnya pelaku berhasil ditangkap oleh warga dan sempat dihajar. Selanjutnya pelaku diamankan di Kantor Desa Peguyangan Kangin,” ucap sumber. Beberapa menit kemudian datang polisi dan anggota TNI di TKP. Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Denpasar Barat (Denbar). “Sampai saat ini (pelaku) belum bisa dimintai keterangan karena dalam keadaan mabuk. Perkembangannya akan kami sampaikan,” kata Kanitreskrim Polsek Denpasar Barat (Denbar), Iptu Aji Yoga Sekar, Selasa (10/3) kemarin. (kmb36)


Rabu Umanis, 11 Maret 2020

Hadiri Puncak Karya Pura Luhur Uluwatu

Wabup Suiasa Dukung Langkah Pengurangan Kantong Plastik

PUJAWALI - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Sekab Badung I Wayan Adi Arnawa saat prosesi mulang pakelem serangkaian puncak Karya Pujawali di Pura Luhur Uluwatu, Desa Adat Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Selasa (10/3) kemarin.

WAKIL Bupati I Ketut Suiasa melaksanakan persembahyangan bersama serangkaian puncak Karya Pujawali di Pura Luhur Uluwatu, Desa Adat Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Selasa (10/3) kemarin. Diawali dengan persembahyangan bersama, Wabup Suiasa didampingi Sekab Badung I Wayan Adi Arnawa turut dalam pelaksanaan bhakti pakelem yang dilakukan secara bersama-sama dengan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Sekot Denpasar A.A. Rai Iswara, para pemangku serta Panglingsir Jro Kuta Denpasar. Turut hadir dalam pujawali tersebut seluruh Pimpinan OPD Pemerintah Kabupaten Badung, anggota DPRD Badung I Made Sumerta, Camat Kuta Selatan I Gede Artha, Panglingsir Jro Kuta Denpasar Anak Agung Ngurah Joko, tokoh adat, serta masyarakat pamedek sedharma. Selain melakukan persembahyangan, Wabup Suiasa juga berkesempatan untuk mapunia sebesar Rp

200 juta. Pelaksanaan pujawali yang berbeda dari sebelumnya, untuk kali ini penerapan untuk pengurangan sampah plastik terus dilakukan. Bahkan pamedek yang tangkil diharapkan untuk tidak membawa sarana upacara dengan kantong plastik. Terkait upaya tersebut, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mendukung langkah dari panitia pujawali. Mengingat, langkah ini juga untuk mengimplementasikan pergub dan juga perbup terkait pengurangan kantong plastik. ‘’Kami sangat mendukung langkah dari panitia untuk mengampanyekan pengurangan kantong plastik,’’ katanya. Wabup Suiasa berharap melalui pelaksanaan pujawali ini, dengan menghaturkan rasa bhakti sebagai umat sedharma, selalu mendapat kerahayuan dan kesejahteraan, di tengah keprihatinan dan merebaknya wabah Corona. ‘’Dengan astiti bhakti kehadapan Sang Hyang Widhi Wasa dapat memberikan tuntu-

nan dan keselamatan bagi semua masyarakat. Tentunya dengan dilaksanakannya pujawali ini dapat memberikan vibrasi kesucian yang positif termasuk memberikan penyadaran kepada kita untuk melaksanakan hari suci dengan berbekal pikiran yang suci, tulus, dan iklas,’’ ucapnya. Sementara itu, Panglingsir Puri Agung Jro Kuta selaku Pangempon Pura Luhur Uluwatu I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya atau yang sering dipanggil Turah Joko mengatakan, pelaksanaan pujawali ini rutin dilaksanakan setiap enam bulan sekali yang digelar pihak puri bersama Desa Adat Pecatu. Puncak pujawali yang jatuh pada hari Selasa (10/3) akan nyejer selama tiga hari dan akan nyineb pada Jumat (13/3) mendatang. Pelaksanaan pujawali kali ini, menurutnya tetap mengacu pada apa yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Bali yakni ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ yang betulbetul harus diimplementasikan. Terutama terkait hal-hal yang

berkaitan dengan plastik betulbetul harus dikurangi. Seperti pada pujawali sebelumnya di areal pintu masuk panitia sudah menyiapkan petugas yang akan mengecek barang bawaan. Apa bila pamedek masih membawa sarana upacara menggunakan plastik, pecalang meminta untuk menitipkan plastiknya, sehingga saat masuk ke areal Pura Luhur Uluwatu sudah bersih. Bendesa Adat Pecatu Made Sumerta menambahkan, kepada pamedek diimbau untuk membawa sarana upakara tanpa menggunakan kantong plastik. Kalaupun masih ada pamedek yang membawa sarana upacara dengan kantong plastik, pihaknya sudah menyiapkan sarana pengganti berupa keben atau sok untuk tempat sarana upacara. Keben ini, katanya, boleh dipinjam selama melaksanakan persembahyangan. ‘’Ini bisa dipinjam sebagai sarana pengganti plastik. Setelah selesai sembahyang, bisa dikembalikan lagi,’’ ujarnya. (ad280)

Desa Sulangai Diterjang Longsor

Mangupura (Bali Post) – Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Badung dan sekitarnya, Senin (9/3) lalu mengakibatkan sejumlah titik di Desa Sulangai, Petang diterjang longsor. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung mencatat sebanyak tiga titik di Banjar Abing dan dua titik di Banjar Wanakeling. Secara rinci, tiga titik bencana longsor di Banjar Abing meliputi longsor tepat setelah Pura Dalem Purwa di mana material longsoran menutupi setengah badan jalan, longsor pada jalan gang permukiman Munduk Dungus (campuran) yang sudah ditangani secara gotong royong oleh warga serta longsor dan pohon kecil tumbang yang menimpa kabel milik PLN dan Fiber Optik. Sedangkan titik longsor di Banjar Wanakeling, meliputi longsor di jalan menuju Pura Pucak Tedung yang menutupi sebagian badan jalan raya, tanah hanyut dan mengendap di depan rumah warga, serta longsor disertai oleh pohon, batu, dan semak. Titik bencana satu lagi di Banjar Wanakeling, yakni setelah Pura Pucak Pegametan-sebelum Pura Pucak Tedung. Longsor menutupi seluruh badan jalan disertai pohon tumbang yang kemungkinan menimpa kabel milik PLN. Dikonfirmasi Selasa (10/3) kemarin, Kepala BPBD Badung Bagus Nyoman Wiranata mengatakan, tim BPBD berjibaku menangani tanah longsor yang

menutupi akses jalan di Desa Sulangai, Kecamatan Petang. Bahkan dalam penanganan tanah longsor, BPBD Badung dibantu oleh BPBD Provinsi Bali untuk membersihkan material longsor khususnya di daerah Desa Sulangai. ‘’Tanah longsor terjadi pada Senin, tapi penanganannya baru bisa kami lakukan hari Selasa ini (kemarin - red). Material tanah longsor di Desa Sulangai yang kami bersihkan sekarang,’’ ujarnya. Menurutnya, pembersihan material longsor sejatinya telah dilakukan sejak Senin (9/3) lalu dan berlanjut hingga Selasa kemarin. ‘’Hanya longsor kemarin kami pasangi police line dulu agar pengguna jalan diarahkan mencari jalur alternatif,’’ katanya. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung dr. Ermy Setiari mengatakan pembersihan material longsoran dilakukan selama tiga jam lebih. Dikatakan, pihaknya bersinergi dengan aparat terkait dalam pembersihan material longsoran tersebut. ‘’Pembersihan material longsoran di Desa Sulangai tidak bisa dikerjakan oleh pihak

BPBD sepenuhnya. Karena dari lima titik longsor yang ada, beberapa titik tingkatannya cukup parah dan banyak material yang berat,’’ terangnya. Menurut Ermy Setiari, pihaknya melakukan pembersihan dengan BPBD Provinsi di titik satu, dua, dan tiga. ‘’Sedangkan untuk titik yang keempat dan kelima, kami terpaksa menggunakan lowder atau alat berat,’’ jelasnya. Disinggung mengenai penyediaan alat berat tersebut, kata Ermy Setiari, pihaknya bekerja sama dengan aparat desa. Jadi, lowder yang digunakan disewa oleh desa setempat. ‘’Sebenarnya kami sudah berkoordinasi dengan PUPR, namun lowder PUPR digunakan di Kedonganan sehingga kami harus sewa,’’ tegasnya. Ermy Setiari menambahkan, seluruh material longsoran yang ada sudah bisa dibersihkan kemarin. Bahkan jalan yang licin juga dibersihkan oleh Damkar Badung. ‘’Damkar ikut membersihkan dan menyemprot jalan agar tidak licin,’’ tegasnya. (kmb27)

Bali Post/ist

LONGSOR - Desa Sulangai, Petang diterjang longsor di lima titik yang mengakibatkan tim BPBD Badung cukup kewalahan.

Satpol PP Sisir Pelanggaran Jalur Hijau Disbud Cek Pemanfaatan Dana Ogoh-ogoh

Mangupura (Bali Post) – Pesatnya perkembangan sektor pariwisata di Kabupaten Badung berimplikasi terhadap menyusutnya lahan hijau. Tidak sedikit pengusaha maupun masyarakat yang menutup mata dengan mendirikan usaha di jalur hijau tersebut. Kondisi itu menjadi atensi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung. I GAK Suryanegara selaku Kepala Satpol PP Badung mengakui telah menurunkan tim untuk menyisir kawasan jalur hijau yang banyak dilanggar, seperti di wilayah Munggu dan Mengwi. Meskipun telah ditetapkan sebagai jalur hijau, tetapi tetap saja ada pembangunan. ‘’Kami telah menindak pelanggar jalur hijau dengan menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan penindakan terhadap pelanggar khususnya pembangunan di jalur hijau,’’ ujar

Suryanegara, Selasa (10/3) kemarin. Menurutnya, pelanggar jalur hijau yang terjaring akan diberikan pembinaan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Bila pelanggar dalam pembinaan masih tetap membandel atau meneruskan pembangunan di jalur hijau akan diberikan sanksi tegas. ‘’Jika bandel, kami tidak segan-segan untuk mengajukan ke Pengadilan Negeri untuk tindak pidana ringan (tipiring),’’ tegasnya. Birokrat asal Denpasar ini mengakui, dari segi peraturan, perda jalur hijau sejatinya sudah terlalu lama penerapannya dari tahun 1992. Tentu ini sudah waktunya dievaluasi sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini. Karena harus ada unsur HAM menjadi pertimbangan untuk penerapan ke depan. Selain itu, legislatif sudah membahas dalam RDTR

masing-masing kecamatan. ‘’Tentu kami menunggu perkembangannya. Untuk pelanggaran sampai ke pembongkaran menunggu keputusan bupati,’’ ungkapnya. Di sisi lain, Ketua DPRD Badung Putu Parwata menegaskan, melabrak perda tentang larangan mendirikan bangunan-bangunan pada daerah jalur hijau di Kabupaten Badung merupakan tindakan melanggar hukum. ‘’Karena itu, kami minta Satpol PP bertindak tegas tanpa ada toleransi, karena jelas itu tindakan melawan hukum,’’ tegasnya. Menurutnya, pihaknya tidak alergi dengan investasi, terlebih pendapatan Badung bertumpu pada sektor pariwisata. Hanya ada koridor hukum yang harus ditaati oleh setiap pengusaha dalam berinvestasi di Gumi Keris. ‘’Kami welcome dengan investasi, tapi tolong perhatikan regulasi yang

ada. Jangan sampai apa yang dibangun di Badung justru memberikan dampak negatif terhadap lingkungan yang ujung-ujungnya memengaruhi iklim pariwisata,’’ tegasnya. Politisi asal Dalung, Kuta Utara ini menerangkan, investasi sangat penting untuk stabilitas pendapatan daerah, sehingga pembangunan berkelanjutan bisa dilaksanakan. Karena itu, Badan Investasi penting untuk merancang dan melaksanakan jenis-jenis investasi dan peluang-peluang pendapatan yang bisa diraih oleh Badung. ‘’Dengan adanya investasi di luar sektor pariwisata, pendapatan Badung akan stabil. Jika pendapatan stabil dipastikan pembangunan berkelanjutan di Badung bisa berjalan dengan baik. Dengan begitu, kesejahteraan di kalangan masyarakat akan cepat tercapai,’’ katanya. (kmb27)

Mangupura (Bali Post) – Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung akan mengecek pemanfaatan dana kreativitas pemuda untuk sekaa teruna (ST). Upaya ini guna memastikan dana pembuatan ogoh-ogoh ini dimanfaatkan sesuai program Pemkab Badung. Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Badung I Gde Eka Sudarwitha mengatakan pemerintah telah memberikan dana kreativitas pemuda untuk ST. ‘’Kami akan mengecek pemanfaatan dana ogoh-ogoh, apakah sudah sesuai. Jangan sampai mereka membeli ogoh-ogoh,’’ ujar Eka Sudarwitha, Selasa (10/3) kemarin. Menurutnya, jumlah dana yang diserahkan untuk masing-masing penerima Rp 40 juta. Namun setelah dipo-

tong pajak 15 persen, yang masuk ke rekening penerima hanya Rp 34 juta. Sementara ada total 563 penerima, terdiri dari 535 ST dan 28 yowana. ‘’Dengan dana yang diberikan itu, mereka harus menyesuaikan dengan kriteria yang ada dan kesepakatan sekaa teruna saat rapat penyampaian kriteria teknis di Ruang Kertha Gosana Puspem,’’ tegasnya. Dikatakan, pihaknya tidak mau main-main dengan program dana kreativitas pemuda untuk ST. Bahkan jika ada yang kedapatan membeli ogoh-ogoh akan dikenakan sanksi tegas. ‘’Kalau kami temukan ada sekaa teruna maupun yowana yang membeli ogoh-ogoh atau bukan membuat, kami akan didiskualifikasi dari lomba ogoh-ogoh,’’ katanya.

Eka Sudarwitha mengimbau agar parade ogoh-ogoh yang diselenggarakan pada Tawur Kasanga atau sehari sebelum perayaan Nyepi bebas dari minuman berakohol. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan elemen desa adat untuk menjaga kondusivitas wilayahnya saat perayaan tersebut. ‘’Para bendesa sudah kami imbau agar melarang sekaa teruna minum minuman beralkohol sebelum tawur. Kalau sampai ditemukan ada yang seperti itu, ogohogohnya didiskualifikasi dan tidak ikut pawai,’’ katanya mengingatkan. Eka Sudarwitha menambahkan, pihaknya telah menyiapkan tim khusus yang berisi pakar adat dan budaya yang terdiri dari empat kelompok. (kmb27)

Ikuti Jambore Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-48 Tahun 2020

TP PKK Kabupaten Badung Tampilkan Aneka Kreasi dan Inovasi Kader PKK TIM Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Badung di bawah komando Ny. Seniasih Giri Prasta dan Ny. Kristiani Suiasa didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Komang Budi Argawa, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat I.B. Yoga Segara menghadiri Jambore PKK Provinsi Bali di Gedung Ksirarnawa Art Center Denpasar, Selasa (10/3) kemarin. Kegiatan Jambore PKK digelar dalam rangka peningkatan kapasitas, wawasan dan motivasi kader PKK sekaligus sebagai bentuk media interaksi dalam menunjang dan terwujudnya keluarga

sejahtera serta memberikan reward kepada kader yang berprestasi dalam pelaksanaan 10 program pokok PKK. Jambore Kader PKK Tahun 2020 diikuti oleh seluruh TP PKK kabupaten/kota yang ada di wilayah Provinsi Bali. Serangkaian kegiatan acara pada lomba parade Hari Kesatuan Gerak oleh peserta masing-masing kabupaten/kota di antaranya dilaksanakan lomba yel-yel, paduan suara, penyuluhan dan senam. Dalam Jambore tahun ini, PKK Kabupaten Badung menampilkan aneka kreasi dan inovasi kader PKK yang diintegrasikan dengan berbagai produk UMKM. Pelaksanaan jambore ini

adalah untuk memberikan kesempatan kepada kader PKK Kabupaten Badung meningkatkan mutu pengetahuan dan kemampuan melalui alih pengetahuan dan memperkuat rasa persatuan dan kesatuan antarkader PKK. Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta mengatakan keikutsertaan TP PKK Kabupaten Badung dalam kegiatan ini adalah sebagai sarana bagi kader TP PKK Badung untuk berkenalan, silaturahmi, meningkatkan kebersamaan dan kekeluargaan dengan TP PKK daerah lain yang ada di lingkungan Provinsi Bali. ‘’Apresiasi yang tinggi kami berikan kepada seluruh peser-

ta Jambore PKK Kabupaten Badung yang hadir ke tempat Jambore ini dengan modal semangat dan gotong royong. Jambore ini merupakan media untuk bertukar informasi dan mempererat silaturahmi,’’ tutur Seniasih Giri Prasta. Lebih lanjut dijelaskan, TP PKK Kabupaten Badung merupakan mitra pemerintah kabupaten dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui program strategis dan aksi-aksi nyata. ‘’TP PKK Kabupaten Badung merupakan organisasi sosial yang mengedepankan rasa tulus ikhlas untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Di bidang pem-

JAMBORE - Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta bersama Ny. Kristiani Suiasa saat menghadiri Jambore PKK Provinsi Bali di Gedung Ksirarnawa Art Center Denpasar, Selasa (10/3) kemarin. berdayaan perekonomian masyarakat, kita bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan Dekranasda untuk menumbuhkembangkan UMKM di bidang kesehatan kita juga bekerja sama dengan pusat-pusat kesehatan masyarakat untuk mensosial-

isasikan gerakan pola hidup sehat, salah satunya melalui gerakan Badung mencegah stunting. Melalui kegiatan ini kita harapkan akan tumbuh generasi penerus yang sehat, kuat, dan unggul di Kabupaten Badung,’’ ungkapnya. Jambore Hari Kesatuan

Gerak TP PKK Provinsi Bali tahun ini digelar dengan tema ‘’Melalui Jambore Kita Tingkatkan Kinerja Kader PKK untuk Mewujudkan Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana untuk Menuju Bali Era Baru’’. (ad282)


Rabu Umanis, 11 Maret 2020 Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Hidup di Kota yang Nyaman

MENATA kota yang baik tidak saja menyangkut infrastruktur secara fisik namun juga menyangkut pembangunan SDM warganya dan sistem pelayanan. Semua kota di Indonesia termasuk terlambat menata kotanya karena terburu dikejar masalah urban. Maka jadilah banyak dampak pertambahan demografi seperti makin sempitnya lahan, hilangnya lahan hijau terbuka dan masalah permukiman kumuh serta lambatnya pelayanan segala hal. Kota-kota besar di Bali seperti Denpasar kini mulai berbenah diri. Namun kendalanya tetap ada yakni berbenturan dengan aspek sosial lainnya. Namun segala yang dilakukan sejumlah bupati dan wali kota di Bali sudah menuju kota yang indah dan smart. Namun belum ada yang sampai sukses membuat kota dalam hutan, bukan hutan dalam kota. Artinya di tengah-tengah hutan yang rindang sebagian kecil wilayahnya sebagai kota beserta kelengkapan dan permukiman warganya. Sedangkan hutan dalam kota hanya ditemukan sejumlah pusat penghijauan di tengah-tengah kota yang sumpek. Tentu diperlukan usaha ekstra keras serta perencanaan yang mendetail di setiap sektornya. Bali harusnya bisa menjadi contoh bagi daerah lain, baik dari segi tata perkotaannya hingga kualitas manusia yang hidup di dalamnya. Namun faktanya hampir semua kota di Bali tiap tahun terancam masalah banjir, birokrasi semrawut, kesehatan, pendidikan, perekonomian, transportasi, penataan kota, sosial dan berbagai permasalahan lainnya yang begitu kompleks. Untuk menyelesaikan segala permasalahan itu, bupati dan wali kota harus berani dan memiliki solusi yang terintegrasi dan pemetaan permasalahan yang tepat, sehingga kepuasan rakyat tercapai. Untuk menjadi kota yang baik perlu dilakukan segala terobosan. Fokus utama dalam menata kota bukanlah pada fisiknya, melainkan pada mental para pejabatnya. Melalui reformasi birokrasi yang bekerja secara profesional dan benar-benar melayani warga. Warga menginginkan pelayanan yang mudah dan efisien dari segi waktu alias smart. Melalui izin online, antar-jemput izin dan izin keliling diharapkan mempermudah warganya. Di samping itu, menyempurnakan sistem perencanaan e-musrenbang dan e-budgeting, sehingga proses perencanaan semakin terkendali dan tepat sasaran. Laksanakan amanat undang-undang pendidikan gratis berkualitas sampai tingkat SLTA. Segala kebutuhan sekolah, seperti buku, seragam, alat tulis dan sebagainya bisa terpenuhi. Bukan hanya siswa, semua perangkat pendidikan seperti kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidik lainnya mendapatkan tunjangan. Penataan kota juga mesti fokus kesehatan gratis bagi semua warga. Barulah ke sektor perekonomian. Melalui penguatan BUMDes pemerintah memprioritaskan pembangunan di bidang ketahanan pangan, hunian layak, infrastruktur, dan transportasi. Dengan demikian, nantinya pemerintah akan mengontrol penuh ketersediaan sembilan bahan pokok yang selama ini banyak dipermainkan oleh para kartel. Mewujudkan kota yang smart memerlukan kerja keras dan langkah berani asalkan bertujuan baik. Tidak boleh setengah hati namun memerlukan waktu yang cukup panjang juga.

S URAT PEMBACA

Hukum Berat Remaja Penjahat KASUS pelemparan mobil di Jalan By-pass Ngurah Rai, Denpasar Timur, mengejutkan publik. Dari hasil penyelidikan polisi, para pelaku yang merupakan komplotan remaja ini telah beraksi lebih dari sekali di beberapa tempat berbeda. Tak hanya itu, mereka juga terlibat pencurian mobil. Terkait kasus ini, netizen menyampaikan keprihatinannya melalui akun Facebook @balipost. Mereka menilai ini sudah bukan kenakalan remaja, melainkan kasus kriminal. Maka, penegak hukum harus bertindak tegas agar ada efek jera bagi para pelaku yang masih berusia belasan tahun tersebut. Netizen memandang, hukuman ringan justru berpotensi menimbulkan kebanggaan pada diri pelaku kejahatan, sebab mereka sudah menunjukkan eksistensi diri. Di sisi lain, netizen juga mempertanyakan pola pendidikan dari para orangtua dan guru di sekolah. Sebab, jika remaja melakukan pelanggaran hukum serius, ada kemungkinan pemicunya kurangnya perhatian dari keluarga maupun di sekolah. Ke depan, semua pihak harus memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan anak-anak terutama saat mereka menginjak remaja. Jangan sampai pendidikan terabaikan, sehingga mereka mengalihkan kegiatan ke hal bersifat negatif. Era digital membawa perubahan besar terhadap perilaku manusia. Arus informasi yang begitu deras jika tidak mampu diimbangi kecerdasan emosional, lambat laun membuat remaja makin tertutup, egois dan bereksperimen di luar batas. Fajar Atjeh Status pelajar, usia di bawah umur, polisi mikir-mikir kalau ditindaklanjuti bakalan ada nanti bayang-bayang HAM. Ditindak tegas katanya polisi enggak punya hati. Enggak ditindak tegas, mereka buat onar, polisinya yang bingung. Bagaimana menurut sameton Bali hukuman apa yang tepat untuk anak seumuran mereka biar ada efek jera?

Gede Eka Putra Ini ditangkap sekarang, lalu lagi sebulan Geng Dongki bebas lalu ditangkap lagi, lalu yang ini dan yang lain lagi beraksi. Lalu kapan selesainya? Gede S Dana Dapat inspirasi dari Geng Dongki yang hanya dapat 2 sampai 2,5 bulan penjara.

Ibg Surya Peradantha Coba cek keluarganya juga, jangan-jangan ini anak-anak yang dibesarkan dari keluarga broken home. Tapi tetap dibina ya, bagaimanapun ini sudah pidana. Rudy Theyrck Di sekolah apa tidak ada ekstrakurikuler lempar lembing? Kok murid-murid ini lempar-lempar batu di jalanan. Coba Dinas Pendidikan di Bali dicek lagi di sekolah-sekolah apa programprogram dari sekolah sekarang terhadap muridnya. Made Budana Singkirkan dulu UU Perlindungan Anak karena ini sudah kriminal. Proses secara hukum dan profesional biar ada efek jeranya kalau masih sekolah. Sekolah juga harus memberi sanksi apakah dikeluarkan atau tidak dinaikkan kelasnya biar tidak terulang terus dan menjadi tren di kalangan anak-anak dan remaja sep-

erti Geng Dongki. Pak polisi, patroli malam mohon ditingkatkan. Suksma dan salam shanti. Kadek Smiley Entah apa yang merasuki otak-otakmu anak-anak? Baru umur segitu perilakumu sudah jelek. Semoga kamu semua mendapat pelajaran dan semoga kamu semua tahu mana yang benar. Putu Arix Dipenjarakan saja itu para pelaku karena ulah mereka banyak pengendara mobil yang resah dan waswas, jangan dikasih minta maaf saja. Kasih mereka efek jera agar tidak melakukan kriminal lagi. Buat para orangtua juga agar mengawasi pergaulan anak-anak jangan sampai salah pergaulan dan melakukan tindakan kriminal. Sugianta Nirawana Di bawah umur melakukan hal yang seenaknya merugikan

Saya awalnya sangat tertarik mengikuti pemberitaan soal pemilihan kepala daerah (pilkada) di sejumlah kabupaten/kota di Bali. Namun, setelah virus Corona merebak, berita-berita soal pilkada melemah. Media juga sangat minim informasi soal pilkada. Jika isu Corona dan dampaknya terhadap perekonomian Bali sudah mereda, saya berharap pers memuat berita-berita soal pilkada. Saya senang membaca berita pilkada untuk mengetahui calon-calon yang akan bertarung. Informasi tentang figur dan kualitas calon serta dukungan terhadap calon penting untuk diketahui publik. Selain pilkada, saya juga mengusulkan agar kasus-kasus berkaitan dengan Bali juga mendapat atensi. Kebijakan menata Bali juga perlu disuarakan agar semua pihak bangkit kesadarannya menjaga Bali. Jangan sampai kita di Bali sibuk menjaga Bali, ada banyak pihak malah ingin terus-terusan mencari untung di Bali. Maksud saya, jika memang Bali perlu kita jaga bersama-sama dan kita cintai bersama-sama, mari kita samakan persepsi. Pers atau media massa harus punya peran yang jelas dalam hal ini.

POJOK

I Ketut Winata Denpasar, Bali

Daya dukung alam Bali mesti segera dihitung. - Jangan hanya hitung dolar. *** Raja Belanda sesalkan kekerasan saat penjajahan. - Sejarah tak bisa dihapuskan. *** Corona mewabah, Bali mesti jaga ketahanan ekonomi. - Bukan sekadar hidup.

Edy Janu Winarta Tindakan pidana perusakan oleh anak wajib diganti kerugiannya oleh orangtua dan atau pengasuhnya. Saiful Truefighter Hunter Harus ada hukuman biar mereka tahu kalau yang dilakukan membahayakan orang lain. Apalagi kasusnya yang terakhir ada anak kecilnya yang kena. Gusde Borya Di mana peran orangtuanya? Hal seperti ini orangtuanya juga perlu dibina. Deckparie Kenakalan remaja, tapi terlalu berbahaya nakalnya. Dewa Sadia Penjarakan saja. Di sana dia akan dapat pengalaman pahit. Di sana dididik.

Pendidikan

Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Informasi Pilkada Kalah Gaung

orang lain. UU Perlindungan Anak mendesak dilakukan perubahan.

Universitas Bali Internasional Gelar ’’Training Of Trainer’’ Metodologi Penelitian MENINGKATKAN mutu, kemampuan dan keterampilam dosen dalam melakukan penelitian, Universitas Bali Internasional (UNBI) mengadakan Training of Trainer (TOT) Metodologi Penelitian yang dilaksanakan setiap hari Sabtu, mulai hari Sabtu 7 Maret sampai dengan 27 Juni 2020. Peserta TOT adalah dosen di lingkungan UNBI sebanyak 70 Orang yang tergabung dalam 10 program studi. Kegiatan ini dilaksanakan di UNBI yang beralamat di Jalan Seroja, Gang Jeruk No. 9A, Kelurahan Tonja,

Denpasar Utara. Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD.(KHOM), Rektor Universitas Bali Internasional, dalam sambutannya menyampaikan tujuan dilaksanakan TOT ini adalah meningkatkan kualitas d osen d a la m m ela ku kan riset sesuai kaidah ilmiah. Menurut Prof. Made Bakta, ‘’Training of Trainer (TOT) Metodologi Penelitian sangatlah penting dilaksanakan karena penelitian merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sehingga kami memberikan bekal kepada dosen untuk

dapat menjadi peneliti yang baik dan yang kedua adalah bagaimana agar dosen dapat mengajarkan metode penelitian itu kepada mahasiswa.’’ TOT ini dirancang secara komprehensif dari pemberian konsep dasar terkait riset, desain riset, dan pendekatan kualitatif, kuantitatif dan mixed method. Peserta akan belajar tentang cara menentukan topik penelitian berdasarkan fenomena, menyusun proposal, menyusun instrumen penelitian, mengumpulkan dan mengolah data serta menyusun laporan hasil penelitian.

Adapun tiga narasumber yang mengisi kegiatan ini yakni Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD. (KHOM), Prof. Dr. IKG Bendesa, MADE. sebagai Dekan Fakultas Bisnis, Teknologi, Sosial, Humaniora UNBI dan Drs. I Ketut Tunas, M.Si. sebagai Dosen Statistik dan Metodelogi Penelitian. Selain meningkatkan kemampuan dan keterampilan dosen dalam melakukan penelitian dan pengajaran metodologi penelitian, kegiatan ini dilakukan untuk memacu para dosen di lingkungan UNBI untuk mengikuti hibah penelitian yang

didanai oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi dan mendorong meningkatkan jumlah publikasi

Edukasi Kaum Milenial

hasil riset para dosen, serta meningkatkan diseminasi hasil penelitian dalam bentuk publikasi di jurnal. (ad284)

BPOM Denpasar dan Loka POM Buleleng Bersinergi dengan Komisi IX DPR-RI BPOM di Denpasar dan Loka POM di Kabupaten Buleleng kembali bersinergi dengan anggota Komisi IX DPR-RI I Ketut Kariyasa Adnyana, S.P. untuk mengedukasi generasi milenial. Kegiatan yang dilaksanakan Selasa (10/3) kemarin menyasar siswa-siswi SMAN Bali Mandara terkait ‘’Obat dan Pangan Aman’’. Kegiatan berlangsung di aula SMAN Bali Mandara. Dalam laporan yang disampaikan oleh Kepala Balai Besar POM di Denpasar Ni GAN Suarning-

sih, bahwa kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat terutama generasi muda yang cenderung sangat dekat dengan pembelian produk secara online. Saat ini sudah ada aplikasi bpom mobile untuk memastikan keamanan mutu, manfaat dan keamanan produk obat dan makanan. Kegiatan ini dibuka Ketut Kariyasa. Dalam sambutannya, wakil rakyat Dapil Bali ini mengatakan, pada era 4.0 yang penuh dinamika dalam

perkembangan teknologi, segudang informasi termasuk iklan obat, obat tradisional, kosmetik dan makanan, banyak yang tidak memenuhi ketentuan bahkan termasuk kategori hoax yang menyesatkan. Karenanya sebagai generasi muda harus jeli dan pintar untuk menangkal hoax ini. Acara yang dikemas dalam bentuk talkshow ini, mendapat respons yang sangat antusias. Bahkan seluruh siswa disiplin mengikuti acara tersebut. Hal ini tergambar dari

pertanyaan yang dilontarkan serta kemampuan menjawab saat diberikan pertanyaan oleh narasumber. Edukator dalam kegiatan ini anggota Komisi IX DPR-RI, Kepala Balai Besar POM di Denpasar, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng. Kepala SMAN Bali Mandara I Nyoman Darta dan Kepala Desa Kubutambahan I Gede Pariadnyana sangat berterima kasih dengan kegiatan ini dan sangat mengharapkan adanya kegiatan yang berkelanjutan. (ad285)

Bali Community - Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hubungi bagian iklan Hp/WA : 081802411818, Telp. : 0361-225764 atau redaksibalipost@yahoo.com; Naskah maksimum 2000 karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita. Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Nyoman Winata Redaktur Eksekutif: Parwata Sekretaris Redaksi: Diah Dewi Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Ngurah Kertanegara, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya, Ketut Winata. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati. Jakarta: Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: IB. Wirawan Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Rabu Umanis, 11 Maret 2020

Usia Bangunan Tua 44 SD Kondisinya Rusak

Bali Post/kmb28

PENINGGALAN BELANDA - Salah satu bangunan gedung SD peninggalan Belanda berusia 100 tahun di Kabupaten Tabanan yang masih tampak kokoh berdiri, kini masih difungsikan menjadi SDN 1 Baturiti, Desa Baturiti. Tabanan (Bali Post) Keterbatasan anggaran daerah tidak menyurutkan Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan berupaya mencari celah bantuan khususnya menangani Sekolah Dasar (SD) yang sudah dalam kondisi rusak. Dari data yang ada, hingga tahun 2020 ini jumlah total SD negeri dan swasta di Kabupaten Tabanan mencapai 319 sekolah. Dan sebanyak 44 SD yang tersebar di seluruh kecamatan itu dalam kondisi rusak berat, sedang dan ringan. Rencananya tahun ini 13 sekolah dari 44 SD itu mendapat alokasi DAK. Total anggaran yang dikucurkan untuk perbaikan sekitar Rp 5 miliar. Untuk perbaikan atap roboh yang terjadi di SDN 1

Babahan, Kecamatan Penebel, Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Nyoman Putra, Selasa (10/3) kemarin, mengatakan pihak sekolah akan melapor kepada Dinas Pendidikan dan BPBD. Pelaporannya itu secara tertulis dalam bentuk telaahan staf. Nantinya dilaporkan ke pimpinan. Kemudian BPBD memberi pernyataan kejadian itu diakibatkan bencana. Skema pelaporannya seperti itu untuk bisa mendapat atensi bantuan anggaran. ‘’Memang setelah dicek gedung tersebut kondisinya sudah tidak aman digunakan. Kemudian tempat belajar anak-anak dipindahkan ke sekolah lain yang terdekat. Strategi itu dilakukan sembari menunggu proses perbaikannya,’’ terangnya.

Dari data sarana dan prasarana bidang SD Dinas Pendidikan Tabanan, puluhan SD yang kondisinya rusak itu dikarenakan bangunan SD di Tabanan banyak berusia tua. Bahkan ada yang berasal dari zaman Belanda. Kondisi kerusakan pun beragam. Ada di bagian kelas, dinding, atap maupun ruangan. Namun rata-rata kerusakan terbanyak dialami di bagian atap sekolah. Hanya kondisi itu tidak sampai mengganggu proses belajar mengajar. Sebelumnya, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Tabanan I Made Sukanitera pernah mengusulkan di BKK provinsi, upaya perbaikan sekolah itu juga menggunakan DAK. Untuk memperoleh bantuan DAK tiap sekolah itu harus membuat pelaporan melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik). ‘’Nah, permasalahan sekarang ada sekolah yang belum paham mengisi data Dapodik. Sehingga tidak melaporkan secara rinci sekolahnya yang kebetulan mengalami kerusakan, ringan, sedang dan rusak berat. Padahal jika dilaporkan akan memperoleh bantuan pusat,’’ terangnya. Dengan kondisi tersebut otomatis ada sekolah yang tidak ter-cover dan belum mendapat bantuan. Padahal sekolah itu benar-benar perlu penanganan. ‘’Kami terus dorong kepala sekolah dan dukung pengisian Dapodik itu. Tidak perlu takut mengisi data Dapodik,’’ harap Sukanitera. (kmb28)

Harga Jahe dan Kunyit Naik

Tabanan (Bali Post) Harga jahe dan kunyit di sejumlah pasar tradisional belakangan ini dikabarkan mengalami kenaikan. Kenaikan dipicu tingginya permintaan lantaran beredarnya informasi komoditi ini dianggap bisa menangkal virus Corona. Menindaklanjuti informasi itu, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tabanan pun turun melakukan pengecekan harga di sejumlah pasar. Kegiatan ini juga dilaksanakan jelang hari raya Nyepi. Hasilnya, harga jahe memang mengalami kenaikan di samping pula harga gula pasir. Pejabat Pelaksana Tek-

nis Kegiatan (PPTK) TPID Tabanan Ida Bagus Kade Hardana, Selasa (10/3) kemarin, mengatakan kenaikan cukup signifikan terjadi pada gula pasir dan jahe. Gula pasir naik dari harga Rp 12.500 jadi Rp 17.000 per kilogramnya. Jadi naik sekitar 26 persen. Sedangkan jahe dari Rp 30.000 jadi Rp 40.000 per kilogramnya atau sekitar 25 persen. Kenaikan juga terjadi pada kunyit dari Rp 8.000 jadi Rp 10.000 per kilogram, bawang putih dari Rp 35.000 menjadi Rp 40.000 per kilogram, serta bawang merah dari Rp 28.000 menjadi Rp 30.000 per kilogram. Alasan kenaikan harga komoditas

Bali Post/kmb28

PENGECEKAN - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tabanan turun melakukan pengecekan harga di sejumlah pasar.

itu, menurut Hardana, karena stok terbatas di pasaran. ‘’Khususnya untuk gula pasir, info dari pedagang stok terbatas,’’ ujarnya. Terjadinya kenaikan harga pada sejumlah komoditi bahan pokok ini, kata Kepala Bagian Perekonomian Setda Tabanan I Gusti Putu Ekayana, lantaran beberapa kebutuhan pokok yang masuk ke Tabanan masih tergantung produk pertanian Tiongkok. Seperti bawang putih. Dengan adanya keterbatasan impor dari Tiongkok, lantaran wabah virus Corona itu, tentu menjadikan stok kebutuhan pokok yang datang dari negara itu berkurang di pasaran. Hal itu menyebabkan harga merangkak naik. ‘’Sebenarnya ada dampak positif dan negatifnya. Dampak positifnya petani lokal punya kesempatan memenuhi kekurangan ini, apalagi Tabanan daerah pertanian,’’ ujar Ekayana. Namun, kata Ekayana, sekarang tergantung petani pintar-pintar melihat peluang ini. Mau tidak mau petani harus berinovasi untuk bisa memenuhi kebutuhan. Untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok yang merangkak naik ini, khususnya gula pa sir, menurut Ekayana, pihaknya segera melakukan koordinasi dengan Bulog untuk menggelar pasar murah di Tabanan. Pasar murah ini selain membantu masyarakat membeli kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar, juga sebagai pemberitahuan kepada distributor dan pedagang jika stok gula pasir dan kebutuhan pokok lainnya masih bisa disediakan pemerintah lewat Bulog dengan harga lebih murah. Cara ini dilakukan mengantisipasi kemungkinan adanya penimbunan dari oknum tertentu. (kmb28)

SERANGAN TIKUS - Kondisi lahan pertanian di Kabupaten Tabanan akibat serangan tikus.

Bali Post/kmb28

Tikus Serang 122 Ha Tanaman Padi 31 Hektar Sudah Mengalami Puso

Tabanan (Bali Post) -

Serangan hama tikus di sejumlah wilayah di Kabupaten Tabanan mulai meluas. Hewan pengerat itu kini mulai menyerang tanaman padi di Kecamatan Penebel. Dari data Dinas Pertanian Tabanan, jika sebelumnya serangan tikus ini terjadi di lahan sawah seluas 101 hektar (ha). Kini jumlahnya meluas menjadi 122 hektar. Faktor cuaca musim penghujan dan kondisi lingkungan areal persawahan yang kurang bersih, dipercaya memicu berkembangbiaknya tikus. Tikus merupakan salah satu hama yang menghantui para petani Tabanan. Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Tabanan Nengah Durmita seizin Kepala Dinas Pertanian Nyoman Budana, Selasa (10/3) kemarin mengatakan, dari data bulan Januari hingga Februari tercatat ada dua hama yang menyerang lahan sawah milik petani. Selain penggerek batang juga tikus. Namun dari dua hama tersebut, didominasi serangan hama tikus. Di mana sampai saat ini dari 122 hektar lahan sawah yang diserang, 31 hektar sudah mengalami puso (gagal panen). Beruntung petani yang sudah gagal panen itu sudah terdaftar pada AUTP

(Asuransi Usaha Tani Padi) sehingga proses klaimnya bisa langsung diajukan. ‘’Sampai saat ini terdata serangan di 122 hektar lahan sawah mulai menyasar Penebel. Sebelumnya di Tabanan, Kediri, dan Kerambitan. Kemungkinan angka luasan serangan bisa bertambah,’’ ucapnya. Selain puso, luas lahan yang diserang tikus antara lain 46 hektar serangan ringan, 13 hektar serangan sedang, dan 32 hektar serangan berat. Sedangkan serangan hama penggerek batang terjadi di lahan seluas 18 hektar, Namun masih skala ringan. Kian pesatnya luasan serangan serangga itu, kata Durmita, dikarenakan kebersihan lingkungan yang kurang. Apalagi areal sawah dekat dengan kandang ayam atau telabah (sungai). Faktor cuaca musim penghujan saat ini membuat rumput liar mulai

tumbuh rimbun. Rumput itu sebagai persembunyian tikus, termasuk tempat berkembang biaknya. ‘’Apalagi makanan terpenuhi, sehingga kembang biak tikus sangat cepat,’’ ucapnya. Terkait hal ini, selain dinas telah memberikan pembinaan dan bantuan, juga terus memberikan imbauan pada para petani untuk senantiasa menjaga lingkungan sekitar lahan sawah mereka. Di samping itu juga pengendalian serangan tikus harus dilakukan secara rutin. Kompak seperti pengumpanan dengan pestisida dan pengropyokan. ‘’Ini harus kompak, jika hanya dilakukan sendiri maka hasilnya tidak maksimal,’’ terangnya. Durmita mengakui serangan hama tidak hanya terjadi pada saat musin penghujan saja. Sebelumnya saat musim kemarau panjang petani juga dibuat kewalahan dengan serangan sejumlah hama.

Seperti hama penggerek batang dan hama trip (sejenis kutu hitam yang menghisap cairan tanaman). Di tengah banyaknya serangan hama yang menghantui para petani, jumlah petugas pengendali organisme pengganggu tumbuhan (POPT) Dinas Pertanian Tabanan justru minim. Idealnya jumlah petugas pemantau hama ini satu kecamatan 2-3 orang. Itu tergantung luasan wilayah pertanian dan medan. Kenyataannya, saat ini hanya ada satu petugas untuk satu kecamatan. ‘’Bahkan tahun ini ada tiga petugas kami memasuki masa pensiun. Jadi ya… jumlahnya terus berkurang. Padahal tugas memantau keberadaan serangan hama dan penyakit di lapangan harus diketahui cepat dan juga dikendalikan. Hal itu harus dilakukan agar hasil produksi tidak terpengaruh,’’ terangnya. Terkait keterbatasan petugas itu, dikatakannya, sudah dikoordinasikan dengan pimpinan dinas terkait agar bisa ditindaklanjuti. (kmb28)

Rekomendasi KASN Belum Turun

Tabanan (Bali Post) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabanan telah merampungkan seluruh tahapan seleksi terbuka pejabat kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Hasilnya, sudah ada tiga nama yang lolos tiga besar. Mereka itu yang berpeluang memperebutkan jabatan eselon IIB tersebut. Namun sampai kini rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) belum turun. Kepala BKPSDM Tabanan, I Wayan Sugatra, mengatakan pihaknya sudah

mengirimkan proses seleksi kepada KASN sesuai aturan yang berlaku. Berikut tiga besar peraih nilai tertinggi hasil seleksi kepada pimpian dan KASN. Namun sampai kini rekomendasi dari KASN dikatakannya belum turun. Pihaknya berharap rekomendasi segera turun. “Belum turun, kemungkinan kesibukan di KASN. Apalagi saat ini sedang proses perekrutan CPNS,” kata Sugatra, Selasa (10/3) kemarin. Sugatra mengakui tiga nama yang masuk tiga besar itu merupakan peraih nilai tertinggi seluruh tahapan seleksi. Mereka itu sudah memenuhi kualifikasi men-

Dampak Corona

duduki jabatan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Dimana sekretaris Bakeuda Ni Wayan Mariati meraih nilai tinggi disusul dr. Luh Gede Sukardiasih dan IGAN Supartiwi. “Namun itu kembali lagi, semua kewenangan berada di Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk menentukan pejabat yang ditunjuk sesuai kepentingan daerah,” jelas Sugatra. Seperti diketahui, proses seleksi calon pejabat eselon IIB untuk jabatan Kepala Dinas PP-KB sudah selesai. Dari enam kandidat yang ikut bersaing, yakni Kabag

Humas I Ketut Ridia, Irban Inspektorat I Nengah Wisnu Wardana, Sekretaris Dinas Perizinan I Wayan Sukandrayasa, Sekretaris Bakeuda Ni Wayan Mariati, Wadir Pelayanan BRSU Tabanan dr. Luh Gede Sukardiasih, dan Camat Penebel IGAN Supartiwi. Setelah proses seleksi kemudian terpilih tiga besar yang merupakan trio srikandi, Ni Wayan Mariati, dr. Luh Gede Sukardiasih, dan IGAN Supartiwi. Mereka menyingkirkan tiga kandidat lainnya yang kesemuanya pria. Kini ketiganya menunggu hasil akhir di tangan Bupati Tabanan. (kmb28)

Pendapatan Daerah Berpotensi Hilang Rp 140 Miliar DAMPAK virus Corona benar-benar dirasakan Pemkab Tabanan. Pemkab kini harus memperhitungkan kembali target pendapatan serta program-program yang akan diprioritaskan. Sebab, dari perhitungan Bapelitbang pendapatan daerah berpotensi lost Rp 140 miliar akibat dampak virus Corona. Bagaimanakah strategi efisiensi sebagai priortas harus dilakukan untuk menimilisasi pengeluaran itu? Seperti disampaikan Kepala Bapelitbang Tabanan Ida Bagus Wiratmaja, saat ini seluruh daerah dipastikan terdampak akibat berbagai persoalan yang terjadi. Kasus virus Corona berdampak pada penurunan kunjungan wisatawan ke Daerah Tujuan Wisata (DTW). Babi yang banyak mati itu diduga karena virus flu

babi (ASF). Selain itu, karena adanya kebijakan pemerintah pusat terkait pembatasan PHR. Tidak mau hanya berdiam diri, sejumlah dinas terkait yang digagas Bapelitbang, telah menggelar rapat khusus. Rapat itu dilakukan agar ada solusi efektif mengantisipasi keberlangsungan program pemerintah daerah di tengah

kondisi keuangan daerah tengah Karut-marut. ‘’Dari hasil rapat, rencananya audiensi ke DPRD untuk menyampaikan kendala yang dihadapi. Hanya saat rapat kemarin belum semua OPD bisa hadir. Tentu kami akan rapatkan kembali sehingga ada skema kebijakan dari eksekutif untuk disampaikan dan dikaji bersama kalangan dewan selaku pemegang hak budgeting,’’ terangnya, Selasa (10/3) kemarin. Lost anggarannya diperkirakan sekitar Rp 140 miliar. Hasil perhitungan Bapelitbang, kata I.B. Wiratmaja, didapatkan dari kebijakan pusat untuk pembatasan PHR. PHR sendiri berpeluang hilang sebesar Rp 38 miliar. BKK Badung sebe-

sar Rp 50 miliar pesimis bisa didapatkan lantaran kondisi saat ini. Sedangkan silpa yang dipasang sesuai anggaran tahun lalu sekitar Rp 50 miliar. ‘’Ada kemungkinan penurunan target Rp 106 miliar terhadap DTW tahun ini juga tidak tercapai akibat dampak virus itu. Sebab, turunnya kunjungan wisatawan sampai 40 persen. Padahal hitunghitungan sebelumnya optimis bisa masuk Rp 140 miliar,’’ terangnya. Dari semua perhitungan yang dilakukan, diakui Wiratmaja, tampaknya sangat sulit melakukan pelampauan pendapatan di beberapa sektor utama, yakni PHR, BKK Badung dan DTW. Terkait perhitungan lost

anggaran tersebut, Bapelitbang sendiri memiliki dua skema yang akan diajukan sebagai bahan kajian dan kebijakan yang akan diambil pimpinan daerah maupun kalangan dewan. Dua pilihan skema reposisi itu adalah penundaan kegiatan atau skema pembayaran digeser tahun 2021. ‘’Menunda kegiatan sudah barang tentu kita cari mana yang sekiranya tidak urgen dan berdampak besar pada masyarakat. Salah satunya perjalanan dinas. Kedua mungkin tunjangan kinerja pegawai akan dipertimbangkan kembali. Hanya itu jadi alternatif lain, siapa tahu dari OPD lainnya ada skema sebagai bahan masukan,’’ terangnya. (bit)


Rabu Umanis, 11 Maret 2020

Bupati Mahayastra Pimpin ’’Panganyaran’’ di Pura Penataran Sasih Pejeng BUPATI Gianyar I Made Mahayastra bersama Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati didampingi Sekda Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya, dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Gianyar melaksanakan panganyaran Karya Padudusan di Pura PenaKARYA - Bupati Gianyar I Made Mahayastra bersama Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati didampingi Sekda Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Gianyar melaksanakan ‘’panganyaran’’ karya padudusan di Pura Penataran Sasih Pejeng, Selasa (10/3) kemarin.

taran Sasih Pejeng, Selasa (10/3) kemarin. Panganyaran kali ini di-puput oleh Ida Pedanda Geria Sanding Lingsir. Puncak karya padudusan sudah terlaksana pada Senin (9/3) lalu. Dalam puncak karya tersebut, Ratu Gede Singapadu, Ida Batara Pengukir-Ukur, Ida Batara Manca-Manca dan Ida Batara Samuan Tiga lunga (datang) ke Pura Penataran Sasih. Selain dari Kabupaten Gianyar, pangayaran juga dilaksanakan oleh kabupatenkabupaten lain yang ada di Bali. Mengingat Pura Penataran Sasih merupakan salah satu pura yang memiliki peninggalan sejarah yang sangat kental, berupa nekara perunggu yang disebut juga Nekara Pejeng yang dipercaya memiliki nilai

simbolis magis. Ketua Panitia Karya Padudusan Dewa Ngakan Nyoman Suardita mengatakan, panganyaran kali ini dilakukan oleh Pemkab Gianyar dan Pemprov Bali. ‘’Pemprov Bali jadwal panganyaran tanggal 11 Maret, namun karena kesibukan sehingga dimajukan menjadi 10 Maret, berbarengan dengan Pemkab Gianyar,’’ kata Ngakan Suardita. Selain melaksanakan panganyaran, Bupati Gianyar menyerahkan bantuan berupa punia panganyar yang diberikan rutin setiap terlaksananya karya di Pura Penataran Sasih. ‘’Punia ini merupakan hasil pengajuan proposal, di mana pengajuannya terlaksana sebelum karya padudusan ini dilaksanakan,’’ terang Dewa Suardita.

Dewa Suardita mewakili segenap masyarakat Desa Adat Pejeng mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Gianyar yang sudah meluangkan waktunya datang dan melaksanakan bhakti panganyaran di Pura Penataran Sasih Pejeng. Masyarakat yang ikut menyaksikan maupun yang sedang melaksanakan persembahyangan, kali ini akan merasa diayomi dan selalu merasa diperhatikan oleh pimpinannya. Diharapkan, karya padudusan kali ini terlaksana dengan lancar dan masyarakat selalu mendapatkan keselamatan jasmani maupun rohani, tidak hanya masyarakat dari Kabupaten Gianyar saja, melainkan masyarakat yang ada di Bali secara keseluruhan. (ad278)

Kasus Pelemparan Mobil dengan Batu

Baru Satu Korban Melapor ke Polsek Sukawati Gianyar (Bali Post) Kanit Reksirm Polsek Sukawati, Iptu IGN Jaya Winangun, mengatakan sampai saat ini baru satu korban yang melapor ke Polsek Sukawati terkait kasus pelemparan mobil dengan batu tersebut. Namun, ia mengakui ada juga korban lain yang melaporkan kejadian serupa ke Polsek Dentim, Denbar hingga Polresta Denpasar. ‘’Para pelaku semua di bawah umur, ada enam orang. Sampai saat ini masih kami laksanakan penyelidikan. Masih pemeriksaan,’’ ujar Iptu Jaya Winangun, Selasa (10/3) kemarin. Motif sementara hasil pemeriksaan, kata Jaya Winangun, awalnya para pelaku ini berkumpul di suatu tempat, kemudian melakukan kegiatan melempari kaca mobil yang melintas dengan batu. ‘’Kurang lebih jarak satu meteran dari mobil yang lewat. Jadi, ada batu di TKP. Itu diambil kemudian dilemparkan ke mobil yang melintas,’’ katanya. Dari rekam jejak yang dilakukan polisi, para pelaku ini juga sempat melakukan pencurian biasa, yakni dengan menyasar warung lantas mengambil uang milik pedagang. Mengingat para pelaku ini anak-anak atau masih di bawah umur, polisi juga melakukan pebinaan. ‘’Kami berikan mereka siraman rohani, bahwa apa yang diperbuat itu tidak benar. Saat

sembahyang, mereka berjanji tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi. Mereka menyadari dan menangis di pura,’’ katanya. Jaya Winangun menambahkan, polisi juga merapikan rambut para pelaku. Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa baru kepada para pelaku. ‘’Para pelaku ini rambutnya dirapikan untuk memberikan rasa baru kepada mereka, agar setelah kejadian ini mereka nanti ada perubahan,’’ imbuhnya. Sementara itu, Kapolsek Sukawati AKP Suryadi mengatakan proses penyelidikan untuk enam pelaku pelemparan batu yang tergolong masih anak-anak ini tetap berlanjut. Polisi juga sudah memanggil orangtua para pelaku. ‘’Kemarin orangtua mereka datang mendampingi dan dimintai keterangan. Menurut pengakuan orangtua mereka, pas ditinggal kerja, anak-anak ini keluar tanpa pamit. Ternyata ada di Polsek ini, jadi pihak keluarga kaget,’’ katanya.

Suryadi menegaskan, para pelaku yang masih anakanak ini tidak ditahan oleh polisi. Sebab, ada yang masih sekolah, apalagi saat ini sudah menjelang ujian. ‘’Ada anak yang masih sekolah, nanti kami koordinasi dengan sekolah supaya diterima lagi dan dibina bersama,’’ tegasnya. Ajakan Teman Salah satu pelaku berinisial BM mengaku merasa hidup baru setelah rambutnya dirapikan oleh aparat kepolisian. Ia mengakui kesalahannya dan berjanji tidak mengulangi kenakalan seperti ini. ‘’Menyesal, saya berjanji tidak mengulangi lagi,’’ ujarnya saat ditemui di ruangan Kanit Reskrim Polsek Sukawati Iptu IGN Jaya Winangun. BM mengaku nekat melakukan aksi pelemparan batu ke mobil yang melaju di sejumlah ruas jalan karena ajakan teman. Pertama kali dia melakukan aksi tersebut di seputaran Jalan Gatot

SOSOK

Subroto, Denpasar. ‘’Pertama diajak, eh… rasanya seru. Lagi sekali yuk,’’ ceritanya saat mengajak temannya yang lain. BM akhirnya mengulangi aksi serupa di seputaran Jalan Gatot Subroto, Denpasar dan By-pass I.B. Mantra. Aksi ini telah merusak sejumlah mobil yang melintas. ‘’Saya melempar mobil tiga kali, di Gatsu (Jalan Gatot Subroto - red) dua kali, tapi tempatnya berbeda, dan Biaung (By-pass I.B. Mantra - red) sekali,’’ ujarnya. Kepada orangtuanya, selama ini BM mengaku pergi ke balai banjar untuk membuat ogoh-ogoh. Orangtuanya pun mengizinkan, namun tidak mengetahui ternyata BM bersama temannya melakukan aksi melempari batu ke pengguna jalan, hingga melakukan aksi pencurian. ‘’Keluar bilang saja membuat ogoh-ogoh, keluar jauh tidak dimarahi oleh orangtua. Yang penting sudah minta izin,’’ katanya. Tidak berhenti di situ, sebelumnya BM mengakui sudah beberapa kali melakukan aksi pencurian. Ironisnya, pencurian pertama yang dilakukannya merupakan perintah dari sang paman, adik dari bapaknya. ‘’Awal-

Bali Post/kmb35

SEMBAHYANG - Iptu Winangun saat bersembahyang bersama para pelaku di Padmasana Mapolsek Sukawati, Selasa (10/3) kemarin. nya disuruh mencuri HP, dapat HP dibawa sama paman. Sementara saya dikasi uang seratus ribu rupiah. Lalu paman saya itu kabur ke Bandung,’’ katanya. Aksi pencurian yang berujung ke kantor polisi itu berdampak besar terhadap BM yang kala itu duduk di bangku kelas V salah satu SD di Denpasar. Terutama di sekolah, dia malah di-bully,

tidak hanya oleh teman sesama pelajar, namun oleh guru di sekolah tersebut. ‘’Kata guru waktu itu, anak-anak semua dengarkan bapak. Dia (BM - red) anak nakal, jangan dekat sama dia. Pulang saja sana, setelah dibegitukan ya… saya pulang. Lalu seminggu setelah saya tidak sekolah, saya dicari ke rumah oleh guru. Tak giniin gurunya, ngapain saya seko-

lah, mau-maluin saya lagi di sekolah,’’ ujar BM. Usai kejadian itu, BM berhenti sekolah hingga saat ini. Namun, BM mengaku ada niat untuk kembali menempuh pendidikan, tentunya di sekolah yang berbeda. Selain itu, dia juga punya cita-cita menjadi seorang polisi. ‘’Saya mau sekolah lagi, supaya besar bisa jadi intel (polisi red),’’ katanya. (kmb35)

Terkait ’’Tawur Agung’’ di Desa Adat Gianyar

Ingatkan Peran Orangtua ENAM remaja yang menjadi pelaku pelemparan batu hingga pencurian di wilayah Polsek Sukawati patut menjadi pembelajaran untuk semua komponen masyarakat, khususnya para orangtua. Sebab, anak yang memasuki usia labil sedang membutuhkan perhatian dan bimbingan khusus. ‘’Berkaitan dengan kasus ini, para orangtua harus lebih peduli dengan anak-anak atau putra-putrinya,’’ ujar Kapolres Gianyar, AKBP I Dewa Made Adnyana, Selasa (10/3) kemarin. Ia mengingatkan agar orangtua lebih care terhadap anak-anaknya yang tengah memasuki usia labil. Upaya ini penting dilakukan dengan menyikapi perubahan prilaku anak. ‘’Harus care dan mau mengecek, tentunya juga memperhatikan berbagai perilaku putra-putri kita, lingkungan pergaulannya supaya anak kita tidak ada yang salah pergaulan,’’ katanya. Bila ada perilaku anak yang mulai menyimpang, seperti keluar hingga tengah malam, patut untuk mendapat respons cepat dari orangtua. ‘’Jadi, penting untuk mengarahkan agar anak tidak menjadi anak nakal. Itu menjadi tanggung jawab kita bersama, bagaimana mengarahkan generasi ini menjadi anak yang baik,’’ tegasnya. (nik)

Krama Diajak Hormati Keputusan ’’Paruman’’ Gianyar (Bali Post) Polemik Tawur Agung Kasanga di Desa Adat Gianyar yang akan digelar 24 Maret mendatang, dipastikan sudah mulai mereda. Krama Desa Adat Gianyar diajak menghormati keputusan paruman, terkait Tawur Kasanga yang di-puput tri sadaka dengan melibatkan sarwa pandita. ‘’Jadi, saat tawur nanti di-puput oleh tri sadaka dengan melibatkan sarwa pandita,’’ ujar Bendesa Adat Gianyar I Dewa Made Swardana, Selasa (10/3) kemarin. Dia mengakui, dalam hal ini memang terjadi perubahan dresta terkait pelaksanaan Tawur Kasanga dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dikatakan, perubahan itu sudah diterima oleh seluruh krama di Desa Adat Gianyar. ‘’Tanggapan krama sudah positif, dan

memang itu yang menjadi harapan krama. Kalau menyatu, berarti itu (tawur - red) bisa dilaksanakan dengan damai,’’ katanya. Swardana kembali membacakan lima poin hasil paruman prajuru Desa Adat Gianyar pada Rabu, 12 Februari 2020 lalu. Pertama, pelaksanaan upacara Tawur Kasanga tahun 2020 di wilayah Desa Adat Gianyar hanya di satu tempat yakni di Catus Pata Desa Adat Gianyar. Poin selanjutnya pelaksanaan tawur sepenuhnya diatur oleh Desa Adat Gianyar dan dilaksanakan oleh krama Desa Adat Gianyar. Poin ketiga, Desa Adat Gianyar menerima penganjuh dari Bupati Gianyar untuk melibatkan sarwa pandita dengan tetap berpedoman pada tri sadaka sebagai tunggul pamuput dan mengutamakan sulinggih yang ada di Desa Adat Gianyar. Poin keempat menetapkan Ida Pedanda Geria Hy-

ang Api sebagai Yajamana Tawur Kasanga tahun ini dan sebagai tunggul pamuput ring sadaka Siwa, untuk sadaka Budha akan nuwur dari luar Desa Adat Gianyar dan Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Giri Mahendra dari Geria Anyar Batus Sengguan Kangin sebagai Sadaka Bujangga. Poin terakhir untuk teknis pelaksanaan akan dibicarakan lebih lanjut di dalam paruman prajuru Desa Adat Gianyar. Swardana menambahkan, dari tri sadaka yang sudah ditetapkan sebagai pamuput, sesuai kesepakatan akan ditambahkan keterlibatan empat sarwa pandita dalam Tawur Kasanga 24 Maret mendatang. Sehingga akan ada tujuh sulingih yang dilibatkan dalam upacara setahun sekali itu. ‘’Jadi, sarwa pandita ini nanti ikut mapuja ngerastitiang upacara Tawur Kasanga,’’ imbuhnya. (kmb35)

TP PKK Kabupaten Gianyar Borong Empat Gelar Juara di Jambore PKK Provinsi Bali TP PKK Gianyar memborong empat gelar juara pada lomba Jambore PKK serangkaian Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-48 Provinsi Bali Tahun 2020, di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Bali, Selasa (10/3) kemarin. Jambore PKK dibuka Gubernur Bali I Wayan Koster didampingi Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster, dan dihadiri Ketua TP PKK kabupaten/kota se-Bali. Dalam jambore kali ini materi yang diperlombakan antara lain lomba penyuluhan tertib administrasi PKK yang diikuti oleh Ketua TP PKK desa/kelurahan, lomba penyuluhan pola asuh anak dan remaja dengan penuh cinta dan kasih sayang dalam keluarga, lomba penyuluhan pemberdayaan ekonomi keluarga melalui UP2K PKK, lomba penyuluhan pemanfaatan lahan pakarangan melalui halaman

asri, teratur, indah dan nyaman (Hatinya) PKK, lomba penyuluhan pencegahan stunting pada balita, lomba paduan suara (Mars PKK, Nangun Sat Kerthi Loka Bali dan lagu Bali Merah Putih), lomba senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, serta lomba defile atau yel-yel 10 program Pokok PKK. Sama seperti tahun sebelumnya, pada jambore kali ini wakil Kabupaten Gianyar cukup diperhitungkan. Terbukti dengan raihan juara, di antaranya juara II lomba yelyel 10 Program Pokok PKK, juara II lomba koor PKK, juara I lomba penyuluhan pemberdayaan ekonomi keluarga melalui UP2K PKK, dan juara III lomba penyuluhan pemanfaatan lahan pekarangan melalui halaman asri, teratur, indah, dan nyaman (Hatinya) PKK, dan pada lomba koor juga meraih predikat dirigen terbaik.

Atas raihan prestasi ini, Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra yang turut hadir mendampingi peserta menyatakan rasa syukurnya atas capaian prestasi ini. Menurutnya, ini adalah buah dari hasil kerja keras semua pihak, bukan hanya TP PKK, namun masyarakat Kabupaten Gianyar. Ditambahkan, prestasi ini bukanlah instan. Namun hal ini merupakan sebuah kegiatan rutin yang dilakukan berkesinambungan, di mana dari tahun ke tahun selalu dievaluasi. Sehingga ketika lomba seperti saat ini, dan ada hasilnya juga akan dievaluasi, kekurangannya di mana, begitu juga keunggulannya di mana. Sehingga saat tampil di provinsi, TP PKK Gianyar bisa menampilkan yang maksimal. ‘’Jadi, hasil ini adalah buah kerja

keras kita bersama. Dari tahun-tahun sebelumnya, setiap mengikuti lomba selalu kita evaluasi bersama, setiap kekurangan kita perbaiki dan setiap kelebihan kita upayakan pertahankan dan terus ditingkatkan,’’ ujar Ny. Surya Adnyani Mahayastra. Ditambahkan, tahun ini memang ada penambahan lomba di samping lomba rutin lainnya, seperti penyuluhan 10 program pokok PKK di masing-masing pokja, kemudian ditambah lagi ada yel-yel 10 program, koor PKK dan sekarang tahun ini ditambah lagi lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Ini baru ada tahun ini, dan menurutnya pihaknya sudah mempersiapkan matang melalui kaderkader PKK di desa. ‘’Selain PKK, OPD terkait juga dilibatkan. Di sini sudah membentuk satu kesatuan, jadi istilahnya saling support. Saling mendu-

JUARA - TP PKK Gianyar memborong empat gelar juara pada lomba Jambore PKK serangkaian Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-48 Provinsi Bali Tahun 2020, di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Bali, Selasa (10/3) kemarin. kung dan saling memberikan masukan,’’ terang istri Bupati Gianyar Made Mahayastra. Turut hadir pada Jambore PKK ke-48, Kepala DPMD

Gianyar Dewa Ngakan Ngurah Adi, S.E., M.Si., Wakil Ketua 1 TP PKK Kabupaten Gianyar Ny. Diana Dewi Agung Mayun, Wakil Ketua 2

TP PKK Kabupaten Gianyar Ny. Dwikorawati Wisnu Wijaya, dan pengurus TP PKK kabupaten maupun kecamatan. (ad286)


Rabu Umanis, 11 Maret 2020

Pertahankan Juara Umum, TP PKK Klungkung Boyong Delapan Juara di Jambore PKK

TERIMA PIALA - Ayu Suwirta saat menerima piala setelah TP PKK Klungkung menjadi juara umum. TIM Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Klungkung kem-

bali mempertahankan juara umum setelah memboyong delapan juara dalam perlombaan serangkaian Hari

Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-48 Tingkat Provinsi Bali Tahun 2020. Lomba itu dilaksanakan di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Centre Denpasar, Selasa (10/3) kemarin. Keberhasilan TP PKK Klungkung tahun ini merupakan kali keempat setelah sebelumnya di tahun 2015, tahun 2017 dan tahun 2019 berhasil memboyong piala yang sama. Capaian ini diraih kembali TP PKK Klungkung yang dipimpin Ny. Ayu Suwirta bersama Ny. Sri Kasta setelah menyapu bersih delapan juara dari total delapan perlombaan yang digelar Tim Penggerak PKK Provinsi Bali. Adapun jenis lomba yang

dimenangkan oleh TP PKK Klungkung di antaranya, juara I lomba yel-yel 10 program pokok PKK, juara I lomba penyuluhan tertib administrasi, juara I lomba senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, juara II lomba pola asuh anak dan remaja dengan penuh cinta kasih sayang dalam keluarga, juara II lomba penyuluhan pemberdayaan ekonomi keluarga melalui UP2K PKK, juara II lomba penyuluhan p em a nfa a t a n La ha n Pe karangan melalui halaman asri teratur indah dan nyaman (HATINYA) PKK, juara III pencegahan stunting pada balita dan juara III lomba paduan suara. Ketua TP PKK Klungkung, Ny. Ayu Suwirta,

mengatakan tampil kembali untuk mempertahankan dan meraih juara umum bukanlah tujuan utama TP PKK Klungkung. Melainkan mampu memberikan pembinaan kepada anggota maupun kader PKK di bawah serta berani tampil dan bersaing di tingkat provinsi. Prestasi ini tidak terlepas dari kerja sama semua anggota maupun kader PKK dan dukungan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, selaku Pembina TP PKK Klungkung. “Piala Bergilir Gubernur Bali kembali lagi ke Klungkung. Lebih sulit mempertahankan daripada meraihnya, itu menjadi motivasi kami dalam mempersiapkan kader,” ujarnya.

Ayu Suwirta berharap dengan capaian ini, bisa memotivasi anggota maupun kader PKK berani tampil dan bersaing di tingkat nasional nanti. Ini merupakan piala bergengsi bagi Kabupaten Klungkung, kota yang paling kecil yang ada di Provinsi Bali itu, bisa membawa nama baik di tingkat provinsi maupun tingkat nasional. “Capaian ini bisa menggugah hati para kader lain untuk semangat mengikuti perlombaan dan memacu semangat kader hingga ke desa,” pinta istri Bupati Suwirta ini didampingi Ny. Sri Kasta. Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Ny. Putri Suastini Koster me-

ngatakan, kegiatan ini akan direkam dan akan dijadikan bahan pada saat Kader PKK melakukan sosialisasi, dengan tujuan PKK itu ada, PKK itu bergerak untuk masyarakat Bali. “Para kader PKK sudah tampil prima dalam mengikuti setiap perlombaan yang dilaksanakan pada Jambore PKK Provinsi Bali Tahun 2020 ini,” ujarnya. Gubernur Bali Wayan Koster berharap ke depan kegiatan PKK di tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa betul-betul dapat bermanfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat dan dapat menyelesaikan permasalahan di masyarakat secara real sesuai tupoksinya. (ad293)

SOSOK ’’Wraspati Nuluh Guna’’ BANYAK inovasi yang bisa dilakukan sekolah untuk menanamkan visi Gubernur Bali ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Seperti di SMAN 2 Semarapura, sebagai implementasi Pergub Nomor 80 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa dan Aksara Bali, sekolah ini menciptakan program Wraspati Nuluh Guna. Melalui inovasi ini, siswa jadi semakin terpacu belajar bahasa dan aksara Bali. Demikian disampaikan Kepala SMAN 2 Semarapura, Wayan Janiarta, Selasa (10/3) pagi. Program Wraspati Nuluh Guna itu dilaksanakan setiap Kamis pagi. Sebelum memulai kegiatan belajar mengajar, setiap siswa diberikan kesempatan menunjukkan kemampuannya. Bisa dalam bentuk Mapidarta Bahasa Bali, Dharma Wacana, Puisi Bahasa Bali, Masatua Bali, Mawirama Sekar Alit atau Sekar Madya dan bentuk potensi seni budaya Bali lainnya. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu menunjukkan dan mengembangkan potensi dirinya. Khususnya di bidang bahasa dan sastra Bali. ‘’Wraspati Nuluh Guna itu artinya Kamis Mencari Bakat. Jadi, kami berikan kesempatan siswa menunjukkan bakatnya. Sekaligus dapat melestarikan bahasa dan sastra Bali,’’ kata Janiarta. Sebagai sekolah favorit di Bumi Serombotan, siswa SMAN 2 Semarapura setiap Kamis, dikatakan, cukup antusias menunjukkan kemampuannya. Sehingga siswa setiap kelas digilir tampil di wantilan sekolah selama 30 menit. Hal itu dilakukan sebelum memulai kegiatan belajar di kelas. Bahkan, siswa sering masatua Bali dengan hasil karya sendiri. ‘’Siswa SMAN 2 Semarapura sangat disiplin soal waktu. Jadi, seluruh program sekolah, termasuk inovasi Wraspati Nuluh Guna ini dapat berjalan baik. Tidak sampai mengganggu kegiatan belajar di kelas,’’ tegas Janiarta yang baru setahun memimpin SMAN 2 Semarapura, menggantikan kepala sekolah sebelumnya Gusti Lanang Puji yang sudah pensiun. (gik)

140 Atlet Pelajar Turun dalam KOSN Semarapura (Bali Post) Kabupaten Klungkung kembali menggelar KOSN (Kompetisi Olahraga Siswa Nasional), Selasa (10/3) pagi. Kompetisi untuk pelajar jenjang SD dan SMP ini dipusatkan di GOR Swecapura, Desa Gelgel. Sebanyak 140 atlet turun pada kompetisi ini untuk bersaing menjadi yang terbaik dalam beberapa cabang olahraga. Sekretaris Daerah, I Gede Putu Winastra, mewakili Bupati Klungkung membuka kompetisi bersama Ketua KONI Klungkung, Wayan Subamia, Kadis Pendidikan Dewa Gde Dharmawan, kepala sekolah serta guru pendamping. Winastra mengatakan, KOSN ini guna memberikan wadah bagi para peserta didik mengembangkan minat dan bakatnya, khususnya pada bidang olahraga. Selain itu, juga mampu menumbuhkan nilai-nilai pendidikan karakter melalui kedisiplinan, kreativitas, daya juang, jujur, sportif, kompetitif, solidaritas dan bertanggung jawab. “Selain menumbuhkan pendidikan karakter KOSN juga memberikan pengalaman belajar. Seperti belajar kerja sama, mematuhi aturan, mengakui kelemahan diri sendiri dan belajar

menghargai kekuatan lawan serta mampu memotivasi diri,” ujar Winastra. Seb a gai pesan Bupati K l u n g k u n g N y o m a n S uwirta, Winastra berharap tahun ini Kabupaten Klungkung bisa lebih banyak menorehkan prestasi di tingkat provinsi maupun nasional. Sehingga kegiatan ini agar terus berkelanjutan, sampai terpilih peserta didik terbaik dalam bidang olahraga yang nantinya menjadi bibit atlet unggul. Kepala Dinas Pendidikan Klungkung, Dewa Gde Darmawan, mengatakan KOSN tahun ini sebagai wadah kompetisi antarsiswa SD dan SMP untuk cabang atletik, renang, bulutangkis, pencak silat dan karate. Total, diikuti sebanyak 140 atlet dari perwakilan kecamatan dan sekolah. KOSN berlangsung dari 10 Maret sampai 12 Maret, diikuti 84 orang atlet SD dari empat kecamatan dan 56 orang atlet SMP dari sebelas sekolah. “Ini sebagai kesempatan membina dan mempersiapkan atlet berprestasi sejak usia dini. Sekaligus mengembangkan jiwa sportivitas, kompetitif, rasa percaya diri dan rasa tanggung jawab serta mengembangkan budaya hidup sehat dan gemar olahraga,” jelas Darmawan. (kmb31)

KOSN - Pembukaan KOSN di GOR Swecapura.

Bali Post/kmb31

Bali Post/kmb31

RUMPUT LAUT - Salah satu petani rumput laut di Lembongan saat memilah hasil panen.

Terdampak Isu Covid-19

Harga Rumput Laut Lembongan Anjlok Saat Panen

Semarapura (Bali Post) -

Petani rumput laut di Desa Lembongan Kecamatan Nusa Penida sudah memulai panen. Mereka berharap dapat harga tinggi. Justru saat ini harganya malah anjlok. Turunnya harga rumput laut itu sudah sampai pada harga di bawah Rp 15 ribu per kilogram. Harga segitu sudah pasti sangat rendah. Sebab harga sebelumnya mencapai Rp 18 ribu per kilogram. Bendesa Adat Lembongan, Made Sukadana, Selasa (10/3) kemarin mengatakan anjloknya harga rumput laut itu merupakan imbas isu virus Corona atau Covid-19 yang terus meluas. Padahal, masyarakat setempat sudah mau terjun lagi bertani rumput laut, setelah lama vakum. ‘’Rumput laut itu soalnya barang ekspor. Jadi isu Corona ini jelas memengaruhi pasar. Kami tetap harus bersabar sambil berharap situasi segera kembali

normal,’’ harap Sukadana. Anjloknya harga rumput laut itu, kata Sukadana, membuat para petani rumput laut memilih melakukan opsi, yakni menstok hasil panennya, ketimbang mengambil tindakan praktis menjual murah. Para pengepul rumput laut juga dikatakan tidak banyak bergerak, setelah melihat situasi pasar seperti sekarang. Semangat di awal, warga kembali terjun ke petani rumput laut, juga untuk

memberikan daya dukung pariwisata. Tetapi, saat pariwisata sedang terpuruk, petani juga dihadapkan pada situasi sulit. Ada sekitar 200 KK warga Desa Lembongan yang terjun langsung melakukan budi daya. Hasil produksinya bervariasi. Ada yang menghasilkan rata-rata 300 kilogram sampai 500 kilogram per bulan dalam musim panen terakhir. Bahkan, kalau musimnya bagus bisa menghasilan 700 kilo-

gram per bulan. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung, Wayan Durma, Selasa kemarin mengaku sudah mengetahui dampak ini. Untuk memulihkan situasi di kalangan petani rumput laut itu, Durma mengaku sudah menjalin komunikasi dengan dua perusahaan pengelola rumput laut dari Singaraja dan Jumpai, sehingga hasil pertanian warga bisa diambil langsung pihak pengolah. Bukan lagi lewat pengepul. Jangan sampai ada rantai yang panjang antara petani, pengepul dan pengolah, sehingga ini dianggap sangat merugikan petani. ‘’Kami sudah berkomunikasi. Rencananya April

turun ke Nusa Penida untuk mengecek langsung ke petani. Mereka siap membeli rumput laut yang masih dalam kondisi basah itu,’’ kata Durma. Disinggung ada keluhan penyakit ice-ice yang melanda areal pertanian rumput laut itu, Durma mengaku hama ini memang sulit diatasi karena sudah pengaruh iklim. Ice-ice ini biasanya muncul pada periode Desember-April. Dia berharap setelah April hama yang selalu mengganggu petani rumput laut itu segera hilang, sehingga semangat petani mulai terbangun di kalangan petani rumput laut itu tidak kemudian malah surut. (kmb31)

Petinggi The Sukarno Center Sambangi Markas TNI-AD

Sukmawati Minta Jenderal Andika Perkasa Siapkan Diri Jadi Pemimpin Nasional Tahun 2024

JAS Merah Bung Karno, pada tahun 2012 silam, saat Joko Widodo masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, salah seorang putri Bung Karno, Kanjeng Ibu Sukmawati Soekarno Putri mengundang Jokowi ke The Sukarno Center Tampaksiring dan memberikan amanat dalam pertemuan di Tampaksiring, bahwa untuk menyelamatkan bangsa dan negara, maka Jokowi diminta menyiapkan diri menjadi Presiden RI di 2014. Saat itu, Sukmawati memberikan dorongan moral agar Jokowi percaya diri demi ideologi nasionalisme Indonesia. Dan kini, dawuh itu muncul lagi di Jakarta, saat Ibu Sukmawati Soekarno meminta kepada Jenderal TNI Andika Perkasa yang saat ini menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) untuk menyiapkan diri menjadi pemimpin bangsa khususnya suksesi nasional tahun 2024. ‘’Tanpa mendahului kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa, saya melihat sosok Jenderal Andika Perkasa ini sebagai figur tangguh yang sangat nasionalis dan membumi. Hampir mirip seperti Jokowi. Dan ibu kok berkeyakinan

ya bahwa Jenderal Andika ini bisa menjadi kuda hitam di Pilpres 2024. Jujur saja, dibanding capres-capres yang beredar saat ini, rakyat perlu sosok yang segar. Jadi mulailah Jenderal Andika bergaul dengan rakyat dan ibu titip amanat ini. Semua demi Pancasila apalagi di tahun 2024 gerakan Khilafah akan mencari panggung karena Jokowi tidak bisa nyalon akibat keterbatasan UU. Siapkan diri,’’ ungkap Sukmawati Soekarno yang merupakan Ketua Dewan Pembina The Sukarno Center Tampaksiring ini. ‘’Saat ini, pimpin dulu TNI-AD, selanjutnya semoga bisa menjadi Panglima TNI dan pasca itu, jadilah pemimpin nasional. Ibu rasa Jenderal Andika akan dibutuhkan oleh negara dan akan terus dicari untuk memimpin. Tetapi karena sekarang masih TNI aktif, ya… laksanakan tugas dulu sebagai prajurit. Nanti saatnya akan diminta bangsa dan negara dan tetap siapkan diri. Momentumnya tepat karena Indonesia saat ini sedang krisis figur,’’ ungkap Sukmawati Soekarno yang juga Ketua Umum DPP PNI Marhaenisme. Hal senada disampaikan

oleh tokoh Sukarnois Bali yakni Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang mendukung langkah Sukmawati Soekarno untuk menyiapkan kader-kader pemimpin bangsa. ‘’Saya sudah 20 tahun digembleng politik oleh Kanjeng Ibu Sukmawati Soekarno. Pemikiran dan prediksinya selalu tepat. Beliau bisa datangkan Jokowi ke Tampaksiring lho. Dan juga Presiden SBY juga hadir di Tampaksiring. Saya yakin, ketua umum partai dan elite politik di pusat juga pasti mendengar aspirasi ini. Dan The Sukarno Center akan terus memberikan pemikiran tentang suksesi nasional. Kita berkepentingan memunculkan figur nasionalis. Figur yang mengerti minoritas, figur yang gagah perkasa dan berani berhadapan dengan musuh Pancasila dan figur itu ada di Jenderal Andika Perkasa. Kita sounding terus,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang juga anggota DPD-RI paling populer dari Bali ini. Dan dalam waktu dekat, The Sukarno Center akan mengundang Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa ke Bali khususnya ke The Sukarno

SUKARNOIS – Sukmawati Soekarno, Dr. Arya Wedakarna, Ibnu Prakoso dan A.A. Gede Agus F Pramesta saat bertemu Jenderal Andika Perkasa di Mabes TNI-AD di Jakarta. Center Tampaksiring untuk menerima pusaka Istana Mancawarna Tampaksiring dan juga penghargaan kepada Jenderal TNI Andika

atas usaha dan pengabdiannya terhadap bangsa. Penghargaan yang sama pernah diterima Jokowi dulu. Astungkara. (ad291)


Rabu Umanis, 11 Maret 2020

Ketua DPRD Gede Dana Cek Tumpukan Sampah di Pasar Bebandem Minta DLH Cari Solusi agar Sampah Tak Lama Menumpuk KETUA DPRD Karangasem, I Gede Dana, didampingi Wakil I Nengah Sumardi dan I Wayan Parka mengecek tumpukan sampah yang ada di dekat Pasar Bebendem, Selasa (10/3) kemarin. Dalam pengecekan itu, juga turut dihadiri Perbekel Desa Bebandem I Gede Partadana, Camat Bebandem Gusti Ayu, serta Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah Beracun dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karangasem I Wayan Sandi. Ketua DPRD I Gede Dana didampingi Nengah Sumardi dan Wayan Parka mengatakan, sampah menumpuk tidak diangkut sejak Panampahan Galungan, beberapa waktu lalu. Akibatnya, tumpukan sampah itu mengeluarkan bau tak sedap yang mengganggu masyarakat yang berjualan di dekat lokasi dan pengendara yang melintas. Agar

sampah bisa diangkut, pihaknya meminjamkan satu alat berat milik pengusaha lokal asal Bebandem untuk menaikkan sampah ke truk. ‘’Permasalahan sampah adalah tanggung jawab bersama. Namun, semestinya dinas terkait jangan membiarkan sampah tidak terangkut berminggu-minggu seperti ini. Jelas ini mengganggu kenyamanan masyarakat. Termasuk para pedagang yang berjualan di dekat tempat sampah ini, karena baunya menyengat. Kami tidak menyalahkan siapa-siapa atas kondisi ini. Kalau seperti ini sudah pasti tanggung jawab pemerintah,’’ ujarnya. Gede Dana menambahkan, saat musim penghujan seperti sekarang ini, jika sampah terus dibiarkan menumpuk seperti ini pasti akan menimbulkan persoalan baru. Mulai dari got tersumbat, sampahnya meluber sampai ke jalan raya dan

menjadi sumber penyakit. ‘’Bila terus seperti ini, kita sebagai daerah tujuan pariwisata malu dengan wisatawan yang berkunjung kalau melihat sampah seperti ini,’’ jelasnya. Dia menjelaskan, semestinya sistem penanganan sampah dapat dirancang dengan baik. Dia mencontohkan, misalnya produksi sampah sebanyak 50 meter kubik di kota Amlapura saja, petugas sudah tentu kesulitan menangani sampah. Ditambah belum lagi tenaga pengangkut sampah tidak gajian. Ini jelas akan memengaruhi kinerja petugas angkut sampah. ‘’Kami meminta supaya sistem DLH harusnya menghitung dengan cermat, berapa operasional, berapa tenaga yang diperlukan, sehingga tidak sampai kekurangan anggaran dan tenanga,’’ tegasnya. I Nengah Sumardi menambah-

kan, dengan volume sampah yang dihasilkan, memang tidak cukup dengan memakai tenaga manusia, namun harus juga memakai alat berat, sehingga harus dirancang dengan baik oleh DLH. ‘’Kami di DPRD Karangasem tidak pernah mempermasalahkan saat eksekutif merancang anggaran penanganan sampah, berapa pun rancangannya kami selalu setujui,’’ tegasnya. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah Beracun dan Peningkatan Kapasitas DLH Karangasem I Wayan Sandi mengatakan, armada yang dimiliki memang sangat terbatas. Pihaknya memakai shift untuk mengangkut sampah. Namun, hal itu tidak bisa mengangkutnya karena sampah overload. ‘’Ini pelayanan dasar, tapi kami kekurangan dana operasional, armada juga tidak cukup,’’ tegasnya. (ad290)

MENGECEK - Ketua DPRD Karangasem, I Gede Dana, didampingi wakil I Nengah Sumardi dan I Wayan Parka mengecek tumpukan sampah di dekat Pasar Bebendem, Selasa (10/3) kemarin.

Tertimpa Pohon

Rumah Warga Kurang Mampu Rusak Berat Amlapura (Bali Post) Bencana pohon tumbang kembali mengakibatkan kerusakan rumah warga, Senin (9/3) malam. Rumah milik warga kurang mampu I Ketut Budiarta asal Banjar Dinas kebung, Desa Telaga Tawang, Kecamatan Sidemen, Karangasem rusak berat akibat tertimpa pohon. Sementara satu penghuni rumah mengalami luka-luka. Untuk sementara, pemilik rumah harus mengungsi ke rumah tetangga karena tak memiliki rumah lagi untuk ditempati.

RUSAK - Rumah I Ketut Budiarta rusak berat akibat tertimpa pohon.

tinggal di rumahnya. Sebab, kondisi rumahnya rusak parah. ‘’Karena rusak berat, untuk sementara pemilik rumah terpkasa numpang tidur di rumah tetanggga karena tidak memiliki rumah lagi. Korban merupakan warga kurang mampu,’’ jelasnya. Perbekel Desa Telaga Tawang, Sidemen, I Komang Mujan Arsana, mengatakan saat kejadian korban sedang tidur di dalam kamar sendiri. Sedangkan istri dan dua anaknya sedang berada di rumah tetangga. ‘’Korban tak keluar karena hujan deras. Korban memilih istirahat. Pas istirahat itulah pohon tumbang menimpa rumah korban. Atas kejadian ini, korban mengalami luka di bagian kepala belakang dan depan, tangan serta kaki,’’ katanya. Muja Arsana nenambahkan, pihaknya berharap Pemkab Karangasem termasuk pihak ketiga memberikan bantuan kepada korban. Terlebih, korban merupakan KK kurang mampu. ‘’Karena rumahnya rusak berat, sementara korban tinggal di rumah tetangga,’’ tegasnya. (kmb41)

Pembangunan Pasar Subagan Dianggarkan Rp 17 Miliar

Agama ’’Piodalan’’ Pura Dalem Tugu Gelgel Klungkung

Warih Sira Arya Kubontubuh Gelar Melasti dan Persembahkan Tari Pependetan PELAKSANAAN aci piodalan di Pura Kawitan/Padharman Dalem Tugu Gelgel-Klungkung yang jatuh pada rahina Anggarkasih Medangsia, berlangsung khidmat. Pura tua yang memiliki nilai sejarah terhadap keberadaan peradaban Bali di zaman Raja Bali Dalem Ketut Kresna Kepakisan sejak pagi sudah dipadati pamedek yang datang dari berbagai penjuru Bali dan Nusantara. Selain topeng sakral Sidakarya dan Wayang Lemah, upacara piodalan juga dimeriahkan dengan berbagai tari Pependetan seperti tari Rejang Teratai Putih dan tari Rejang Renteng oleh ibu-ibu PPSAKK se-Bali, Selasa (10/3) kemarin. Berdasarkan catatan sejarah, Pura Dalem Tugu Gelgel Klungkung sudah ada sejak bertahtanya Raja Bali Dalem Ketut Kresna Kepakisan tahun 1349 di Samprangan. Yang kemudian di-upapira oleh Kyai Klapodhyana atau Arya Kubontubuh keturunan dari Arya Kuthawaringin atas perintah Raja Dalem Ketut Kresna Kepakisan. Sehari sebelum puncak karya digelar upacara Melasti ke Segara Klotok. Menurut Ketua Paiketan Pratisentana Sira Arya Kubontubuh-Kuthawaringin (PPSAKK) Pusat Prof. Dr. I Ketut Mertha, S.H., M.Hum., kedua pura baik Pura Dalem Tugu maupun Pura Merajan Agung Kawitan Gelgel Klungkung merupakan pura Kawitan/ Padharman warih Sira Arya Kubontubuh-Kuthawaringin di seluruh Bali dan Nusantara. Dijelaskan, berkat dukungan dari semua warih Ida Batara, pura yang dulunya hanya seluas 3 are kini sudah berubah megah, baik dari sisi luasnya maupun ornamennya. Prof. Mertha juga mengungkapkan rasa bangganya bahwa tujuan organ-

Bali Post/kmb41

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan, pohon tumbang terjadi Senin (9/3) sekitar pukul 18.00 Wita. Saat kejadian, wilayah tersebut dilanda hujan lebat. ‘’Akibat kejadian tersebut, rumah hancur. Atap dan tembok rumah rusak berat,’’ ujar Arimbawa, Selasa (10/3) kemarin. Akibat kejadian itu, katanya, satu pemilik rumah yakni I Ketut Budiarta mengalami luka-luka di bagian kepala dan kaki akibat ditimpa pohon dan material bangunan. Sedangkan istrinya, Ni Nengah Mertayanti, dan anak-anaknya I Gede Adi Saputra, Ni Kadek Mariani Saputri selamat karena kebetulan tidak ada di rumah saat kejadian. ‘’Saat kejadian Budiarta sendirian di rumah. Istri dan dua anaknya sedang keluar. Korban setelah kejadian langsung dibawa ke puskesmas terdekat untuk diobservasi dan mengecek luka dalam di bagian kepala. Hari ini (kemarin - red), korban akan dirontgen,’’ katanya. Arimbawa menjelaskan, akibat kejadian ini, pemilik rumah tidak bisa

PIODALAN - Salah satu kegiatan serangkaian aci piodalan di Pura Kawitan/Padharman Dalem Tugu Gelgel-Klungkung yang jatuh pada rahina Anggarkasih Medangsia, Selasa (10/3) kemarin. isasi telah tercapai, yakni pelaksanaan upacara dilaksanakan bersamaan baik di Pura Merajan Agung maupun Pura Dalem Tugu. ‘’Ini momentum yang luar biasa bagi persatuan dan kesatuan PPSAKK ke depan,’’ terangnya. Beberapa tokoh yang juga merupakan keturunan dari Sira Arya Kubontubuh, seperti Prof. Dr. I Nengah Duija (mantan Rektor IHDN), Dr. Wirawan (mantan Rektor dan Ketua Yayasan Universitas Dwijendra), Prof. Dr. Nengah Sudipa (Dosen Penguji Pascasarjana Universitas Udayana), Dr. I Wayan Rumega (Wakil Ketua Pengadilan Negeri Denpasar) juga tampak berbaur dengan krama pamedek. Sementara itu, Klian Pura Dalem Tugu, I Wayan Suparta, didampingi Jro Mangku Gd Semaya (Mangku Merajan Agung) mengatakan, upacara kali ini merupakan momentum bersatunya seluruh trah Sira Arya Kubontubuh baik yang ada di Merajan Agung maupun Dalem Tugu. ‘’Melalui upacara ini, kami berkomitmen untuk terus membangun dan menjaga persatuan dan kesatuan PPSAKK. Hal ini dibuktikan saat upacara melasti yang mana sebelumnya dilakukan sendiri-

sendiri kini seluruh warih Ida Batara bersatu untuk bersamaan lunga ke segara ngiring Ida Batara masucian dan semoga tradisi ini bisa terus dipertahankan,’’ ujarnya. Hal ini dibenarkan pula oleh Ketua Bidang Mental Spritual Prof. Dr. I Nengah Duija. Dikatakan, ini adalah momentum untuk ngarumaketang pasemetonan pada warih Sira Arya Kubontubuh-Kuthawaringin di seluruh Bali dan Nusantara. Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum Prof. Mertha mengajak seluruh krama di mana pun berada untuk pedek tangkil ngaturang bhakti mulai Selasa (10/3) puncak karya piodalan hingga panyineban pada Jumat (13/3). Selain pedek ngaturang bhakti, selama karya pamedek juga disuguhi berbagai pertunjukan kesenian. Prof. Mertha juga mengimbau krama yang pedek tangkil agar tertib dengan memarkir kendaraannya pada tempat yang telah ditentukan, termasuk menjaga kebersihan lingkungan pura dengan membuang sampah pada tempatnya. Upacara karya piodalan di-puput Ida Bhagawan dan Ida Pedanda Gde Keniten Geria Kediri Kamasan. (ad289)

Amlapura (Bali Post) Penataan pasar sebagai pusat perputaran perekonomian masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Karangasem lewat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karangasem. Setelah sebelumnya membangun Pasar Amlapura Barat yang saat ini dalam proses pengerjaan, Disperindag tahun ini juga bakal membangunan Pasar Subagan, Karangasem. Untuk pembangunan pasar

tersebut, Disperindag menganggarkan dana sebesar Rp 17 miliar. Kepala Disperindag Karangasem I Wayan Sutrisna mengungkapkan, saat ini proses pembangunan pasar tersebut sudah masuk dalam pengusulan tahapan lelang perencanaan. Untuk pembangunan pasar tersebut, pihaknya telah menganggarkan dana Rp 17 miliar. ‘’Bentuk Pasar Subagan rencananya dibuat seperti di Pasar Amlapura Barat.

Saat ini sedang melakukan lelang perencanaan di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Untuk perencanaannya, prosesnya diperkirakan sampai Maret. Setelah itu akan dilakukan proses lelang untuk pengadaannya. Kami harapkan Juni proyek sudah bisa mulai digarap,’’ ujar Sutrisna, Selasa (10/3) kemarin. Sutrisna mengatakan, sebelum proses pengerjaan bangunan pasar dilakukan, pihaknya akan melakukan so-

sialisasi kepada seluruh pedagang. Termasuk, mencarikan lokasi untuk menempatkan para pedagang sementara selama proses pembangunan pasar berlangsung. ‘’Kami nanti akan carikan tempat untuk para pedagang berjualan. Bila memungkinkan, nanti bisa saja terminal yang ada di sana dipakai sementara untuk berjualan. Dengan begitu, mereka tidak lagi kebingungan mencari lokasi untuk berjualan,’’ katanya. (kmb41)


Rabu Umanis, 11 Maret 2020

Curi ’’Sesari’’, ABG dan Nenek Diamankan

Bangli (Bali Post) Aksi pencurian sesari yang terjadi di Pura Dalem Kuta, Desa Adat Selulung, Kintamani selama dua bulan terakhir ini, berhasil diungkap polisi. Pelakunya seorang ABG berinisial IGPS (14) dan seorang nenek-nenek berusia 67 tahun berinisial KS. Keduanya diamankan setelah aksi pencuriannya terekam kamera CCTV yang terpasang di areal pura itu. Terungkapnya kasus pencurian itu berawal saat seorang warga setempat Jro Bayan Selamat, hendak bersembahyang di Pura Dalem Kuta, Januari lalu. Kala itu dia mendapati kotak sesari yang di dalamnya berisi uang itu terbongkar dan uangnya sudah raib. Mendapati hal itu, Jro Bayan Selamat kemudian menghubungi Kelian Adat Desa Selulung I Putu Santosa. Untuk mengecek kebenaran

informasi itu, Santosa selanjutnya mendatangi pura itu. Dia mendapati kotak sesari itu sudah dalam keadaan terbuka dan rusak. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Kintamani. Aparat Polsek Bangli yang mendapat laporan itu langsung bergerak melakukan olah TKP dan penyelidikan di sekitar TKP. Polsek juga membentuk tim gabungan dengan Polres Bangli. Berdasarkan hasil olah TKP dan rekaman CCTV yang dipasang polisi di sekitar areal Pura Dalem Kuta itu, polisi akhirnya berhasil mengamankan dua pelaku yakni IGPS dan KS Minggu (8/3). Dari kedua pelaku itu, diamankan beberapa barang bukti. Di antaranya uang tunai Rp 96 ribu dan beberapa barang hasil curian. Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi, Selasa (10/3) kemarin mengatakan, berdasarkan hasil

pemeriksaan, kedua pelaku itu mengakui perbuatannya mencuri uang sesari di Pura Dalem Kuta. Aksi pencurian itu dilakukan pada pagi hari hampir setiap dua hari sekali. ‘’Kedua pelaku tidak saling kenal. Keduanya mencuri secara bergantian. Pelaku IGPS hampir setiap hari mencuri uang di kotak sesari itu. Kalau nenek itu kadang dua hari sekali,’’ terangnya. Selama melakukan aksi pencurian, masing-masing pelaku berhasil mengambil uang hingga Rp 4 juta. Pelaku IGS mengaku uang hasil curiannya itu dipakai membeli seragam dan jajan. Sedangkan pelaku KS mengaku uang hasil curiannya itu digunakan membayar cicilan pinjaman koperasi. ‘’Sebagian digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,’’ kata Sulhadi. Kedua pelaku itu tidak ditahan. Masing-masing dikenakan wajib lapor. Alasannya karena salah satu pelaku itu masih di bawah umur. Sedangkan satu pelaku lainnya usianya sudah tua dan juga sakit-sakitan. Untuk mencegah agar kejadian serupa tidak terjadi di tempat lain, Kapolsek Kintamani, Kompol Made Raka Sugita, secara terpisah mengimbau agar para pangempon pura mengaktifkan kegiatan makemit. Kalau uang di dalam kotak sesari itu sudah banyak, agar diambil uangnya dan disimpan di tempat aman. (kmb40)

Bangli (Bali Post) – Pemkab Bangli tahun ini hanya bisa mengandalkan dana dari pemerintah pusat untuk perbaikan gedung sekolah yang rusak. Itu dikarenakan anggaran yang dimiliki terbatas. Tahun ini dana Pemkab banyak tersedot untuk membiayai kegiatan Pilkada dan jaminan kesehatan masyarakat. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli, Nengah Sukarta, mengakui hal itu Selasa (10/3) kemarin. Dia mengatakan dana Pemkab tahun ini sangat terbatas. Karenanya tidak ada alokasi anggaran untuk kegiatan perbaikan gedung sekolah rusak. “Karena mendesak, perbaikan gedung serba guna itu hanya ada satu di SMPN 3

Tembuku,’’ ujarnya. Dikatakan Sukarta, tahun ini Bangli menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat senilai Rp 5,48 miliar lebih. Dana tersebut digunakan untuk kegiatan rehabilitasi ruang kelas, pembangunan toilet termasuk pengadaan alat permainan edukatif di 38 sekolah. Rinciannya untuk PAUD Rp 705.166.000, untuk SD Rp 2.660.484.000, dan SMP Rp 2.118.236.000. Sekolah yang mendapat DAK tersebut tersebar di empat kecamatan, paling banyak di Bangli dan Kintamani. Mantan Kadisos Bangli itu tidak bisa menyebutkan secara pasti berapa jumlah data sekolah di Bangli yang masih rusak dan butuh perbaikan. Dia mengatakan data soal itu ada di neraca pendidikan

daerah yang bisa dilihat oleh semua daerah. Sukarta mengatakan sesuai imbauan Bupati, untuk perbaikan gedung rusak yang sifatnya sementara itu, sebaiknya menggunakan anggaran yang releven seperti dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk rehab ringan. Secara aturan pemanfaatan dana BOS itu untuk rehabilitasi bangunan boleh dilakukan maksimal 15 persen. “Jangan sampai akibat pembiaran kerusakan justru semakin parah,” ujarnya. Ia mencontohkan seperti yang terjadi di SDN 4 Songan. Lantaran tak diperbaiki saat kerusakannya masih ringan, plafonnya jebol. Akibatnya mengganggu kegiatan belajar siswa di dalam kelas. (kmb40)

Bali Post/ist

CURI SESARI - Polisi mengamankan pelaku pencurian sesari.

Anggaran Terbatas, Perbaikan Sekolah Andalkan Dana Pusat

Dua Bulan, 57 Warga Terjangkit DB Bangli (Bali Post) -

Dalam dua bulan terakhir ini, sedikitnya 57 warga di Bangli terjangkit penyakit demam berdarah (DB). Jumlah tersebut meningkat dibanding periode sama tahun sebelumnya. Untuk mencegah merebaknya penyakit yang diakibatkan oleh nyamuk aedes aegypti itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli kembali mengimbau masyarakat untuk ikut berperan melakukan langkah pencegahan. Caranya dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara rutin. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli tercatat, bulan Januari tahun ini warga Bangli yang terjangkit DB mencapai 22 orang. Kemudian di bulan Februari 35 orang. Jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, angka kasus tahun ini mengalami peningkatan. Sebab Januari tahu 2019 lalu, jumlah warga yang terkena DB hanya 13 orang dan 17 orang di bulan Februari. Puluhan warga yang terke-

na DB itu tersebar di beberapa desa. Di antaranya di Desa Kutuh, Kintamani, Banjar Selat Peken, Susut, Petak Kelurahan Bebalang, Kelurahan Cempaga, Banjar Tanggahan Gunung, Banjar Brahmana Bukit, Sidembunut, Pengotan, Susut Kaja, Pengiangan Kawan, Desa Bangbang. Banjar Kawan, dan Banjar Tegal. Mereka telah mendapat penanganan di rumah sakit. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli, dr. Nengah Nadi, didampingi Kasi

Penanggulangan Penyakit Menular, Nyoman Sudarma, Selasa (10/3) kemarin mengatakan, faktor cuaca seperti sekarang sangat mendukung perkembangbiakan nyamuk. Karenanya pihaknya melalui puskesmas-puskesmas telah menyosialisasikan sekaligus mengimbau agar seluruh masyarakat melakukan upaya pencegahan dengan melakukan PSN. Menurutnya, untuk mencegah DB bukan saja tugas orang kesehatan, namun seluruh masyarakat.

‘’Masyarakat harus selalu memperhatikan kebersihan. PSN harus rutin dilakukan apalagi musim seperti sekarang yang sebentar hujan sebentar terang,’’ terangnya. Dalam menekan perkembangbiakan nyamuk itu, Dinkes Bangli melalui puskesmas juga telah membagikan bubuk abate. Fogging juga sudah dilakukan pada wilayahwilayah yang warganya ada terjangkit DB. Untuk mencegah merebaknya penyakit DB di Bangli itu, Dinkes Bangli akan membentuk satu juru pemantau jentik (jumantik) di masingmasing rumah. Yang dijadikan jumatik, salah satu anggota keluarga di masing-masing rumah. ‘’Dengan itu semua rumah terbebas dari jentik nyamuk,’’ imbuhnya. (kmb40)

Terseret Arus Saluran Irigasi, Mudri Tewas

Bangli (Bali Post) Ni Nengah Mudri (64), warga Banjar Manuk Desa Susut, Bangli, tewas terseret arus saluran irigasi di subak banjar setempat, Selasa (10/3) sore. Korban ditemukan dalam kondisi tanpa busana dan tersangkut di goronggorong. Sebelum ditemukan meninggal, saksi I Wayan Lanus sekitar pukul 14.00 Wita sempat melihat korban hendak mandi di sekitar saluran irigasi. Saat itu saksi melintas di sana untuk membawa gabah. Ketika kembali dari membawa gabah, Lanus dipanggil oleh Jero Mangku Merta. Lanus diberitahukan tentang kondisi korban yang tenggelam di saluran irigasi.

Keduanya kemudian menuju TKP. Di lokasi, kedua saksi menemukan korban sudah meninggal dunia tanpa busana. Ketika ditemukan, posisi korban telentang dan tersangkut gorong-gorong. Dibantu warga sekitar, mayat korban kemudian dibawa pulang ke rumahnya. Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi, mengatakan korban terseret arus karena kondisinya sakit-sakitan sehingga tidak kuat menahan arus saluran irigasi yang deras. Berdasarkan keterangan keluarga korban, diketahui korban sering linglung. Korban juga sering meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan keluarga. (kmb40)

Bali Post/ist

TEWAS - Terseret arus saluran irigasi, Nenek Nengah Mudri ditemukan tewas.

Salah Parkir, Kendaraan Ditempeli Stiker

Bangli (Bali Post) Pelanggaran rambu larangan parkir masih sering terjadi di Bangli. Untuk menertibkannya, Satlantas Polres Bangli kini menerapkan cara baru dengan memasangi kendaraan yang melanggar dengan stiker bertuliskan ‘’Anda salah parkir’’. Dalam stiker tersebut tertulis juga nomor kendaraan yang melanggar sudah tercatat. Sehingga diharapkan

pelanggaran ini dilakukan untuk terakhir kalinya. Diterangkan juga dalam stiker itu terkait pasal yang dilanggar, serta besaran dendanya. ‘’Penempelan stiker pada kendaraan yang melanggar rambu ini sudah kami lakukan mulai Maret ini,’’ ungkap Kasatlantas Polres Bangli, AKP I Nengah Sona, Selasa (10/3) kemarin. Sejauh ini sudah ada puluhan kendaraan parkir

sembarangan yang ‘’dihadiahi’’ stiker. Disebutkan AKP Sona, lokasi yang sering terjadi pelanggaran rambu larangan parkir, yakni di Jalan Brigjen Ngurah Rai dan di jalur Jalan Raya Kintamani sekitar Pura Ulun Danu Batur. Penempelan stiker ini tentunya bertujuan mengingatkan pengendara agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Demi terciptanya

keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Cara seperti itu diharapkan bisa efektif. Perwira asal Seraya Karangasem itu menambahkan, apabila kendaraan yang sudah sempat ditempeli stiker itu, nantinya kembali ditemukan melanggar rambu parkir, maka petugas Satlantas akan langsung melakukan penilangan, bahkan bila perlu akan diderek. (kmb40)

Pohon Milik Kehutanan Jalur Kintamani Tak Boleh Ditebang JALUR Kintamani-Singaraja tepatnya di kawasan hutan lindung rawan pohon tumbang. Terlebih saat musim hujan seperti sekarang. Agar keberadaan pohon tak membahayakan pengendara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli diharapkan melakukan koordinasi intensif dengan pihak kehutanan. Bagaimanakah cara mengatasi pohon-pohon yang sudah sangat rindang di kawasan hutan lindung itu sehingga tidak membahayakan pengendara? Ketua DPRD Bangli, I Wayan Diar, Selasa (10/3) kemarin, mengakui keberadaan pohon yang tumbuh di kawasan hutan itu tidak boleh sembarangan ditebang. Sebab pohon itu ada di kawasan hutan lindung. Namun di sisi lain banyak pohon yang sudah tua kondisinya miring ke jalan dan rawan roboh. Hal itu diakuinya cukup mengkhawatirkan pengguna jalan termasuk dirinya yang sering lewat jalur itu. Karenanya pihaknya meminta BPBD Bangli agar melakukan koordinasi dengan pihak kehutanan yang mengelola hutan lindung tersebut. “Kalau bisa agar ada kerja sama antara Pemkab Bangli me-

lalui BPBD dengan pihak kehutanan itu, menangani pohon yang rawan tumbang,” ujarnya. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bangli, I Ketut Agus Sutapa, secara terpisah mengatakan, untuk langkah kesiapsiagaan agar tidak sampai memakan korban di saat musim cuaca ekstrem seperti saat ini. Pihaknya sudah hampir setiap rapat/ pertemuan melakukan koordinasi. Pihaknya sudah memohon agar pohon yang sekiranya membayakan bisa dilakukan pemangkasan/ pemotongan. Pihaknya di BPBD siap dilibatkan. “Terhadap usulan kita temanteman di BKSDA maupun Kehutanan provinsi sangat

menyambut baik. Namun karena sesuai aturan mereka harus membuat telaahan ke pimpinan. Seperti apa bentuknya? Kita masih menunggu sifatnya karena kewenangan bukan di ranah kami,” terangnya. Agar tidak memacetkan jalur jika terjadi bencana pohon tumbang, Agus menambahkan pihaknya selama ini selalu koordinasi dengan tim reaksi cepat Kementerian PU dan TRC Provinsi. Sebab di jalur di Kintamani, jalannya ada berstatus aset nasional dan provinsi. “Sehingga saat ada sesuatu kita tinggal info mereka sesuai kewenangannya,” terangnya. Kepala UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Bali

Timur, I Made Warta, menjelaskan bahwa pohon yang ada di hutan lindung itu memang tidak boleh ditebang. Tapi kalau sudah rebah boleh disingkirkan. Namun biomasanya harus tetap dbiarkan membusuk di dalam kawasan hutan. Jadi meski ada pohon yang miring ke jalan pihaknya tidak bisa menebangya. “Tidak boleh. Tetapi kalau sudah rebah kita bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Bangli untuk penanganannya,” kata Warta. (ina) POHON - Kondisi pohon milik kehutanan di jalur Kintamani-Singaraja tidak boleh ditebang.


Rabu Umanis, 11 Maret 2020

Longsor, Rumah Petani Tertimbun Singaraja (Bali Post) -

Rumah semipermanen milik Ketut Sosiawan (45), warga Dusun Munduk Tengah, Desa Tista, Kecamatan Busungbiu, tertimbun tanah longsor, Senin (9/3) malam lalu. Longsor ini dipicu hujan deras. Beruntung korban yang sehariharinya menjadi petani bersama keluarganya berhasil menyelamatkan diri. Kepala Pelaksana Badan Pennggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng Ida Bagus Suadnyana mengatakan, dari hasil asesmen di lapangan, tanah di belakang rumah dengan tinggi sekitar 6 meter dan lebar sekitar 8 meter longsor karena tergerus air hujan dengan intensitas tinggi. Tanah terjal itu

tidak mampu menahan beban kemudian amblas dan menimbun tembok belakang rumah korban. Lumpur sampai masuk ke ruang kamar sehingga merusak perlengkapan rumah tangga. Selain itu, satu lagi titik longsor menimbun jalan setapak menuju rumah korban. Badan jalan ini tertinbun

karena tanah di atasnya tidak kuat menahan gerusan hujan. “Dari penelusuran di lapangan, rumah rusak berat, perlengkapan rumah tangga tertimbun dan jalan masuk tertutup longsor,” katanya. Pascakejadian itu, warga bersama aparat desa dan Muspika Busungbiu gotong royong

RSUD Gelar Simulasi Penanganan Pasien Covid-19 Singaraja (Bali Post) RSUD Buleleng telah menyiapkan peralatan medis dan ruang isolasi untuk menangani wabah virus Corona. Manajemen RSUD juga melaksanakan simulai penanganan pasien yang diskenariokan telah terjangkit Covid-19. Simulasi digelar di Instalasi Gawat Darurat (IGD), Selasa (10/3) kemarin, melibatkan dokter spesialis paru, penyakit dalam dan perawat. Simulasi disaksikan Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. bersama Direktur Utama (Dirut) RSUD Buleleng dr. Gede Wiartana, M.Kes. Dalam simulasi diskenariokan seorang pasien yang menunjukkan suhu badan di atas normal. Pasien laki-laki itu diketahui sebelumnya memiliki riwayat kontak dengan seseorang di negara yang sudah terpapar Covid-19. Suhu tubuh pasien itu diukur dengan alat khusus dan langsung menjalani pemeriksaan awal di ruang isolasi IGD RSUD. Dokter dan perawat yang sudah menggunakan Alat Pelidung Diri (APD) lengkap kemudian melakukan penanganan awal di ruang isolasi. Selanjutnya pasien dipindahkan ke ruang perawatan di Ruang Leli diangkut mobil ambulans. Gede Wiartana mengatakan, atas instruksi pimpinan pihaknya melaksanakan simulasi penanganan pasien terjangkit Covid-19. Ini penting di tengah meluasnya penyebaran virus Corona. Dengan penguasaan teknik mengoperasikan alat kesehatan (alkes) dan standar operasional prosedur (SOP), diharapkan RSUD bisa melakukan pertolongan kepada pasien menunjukkan gejala terjangkit Covid-19. “Lewat simulasi ini kami ingin melatih kesiapan para dokter dan perawat untuk menangani kalau ada pasien atau wisatawan asing yang menunjukkan gejala terjangkit virus Corona. Bukan hanya penanganan, melalui simulasi ini kami juga ingin memastikan bahwa petugas

membantu korban membersihkan tanah yang menimbun rumahnya. Dengan peralatan manual, tanah yang sebelumnya menimbun bagian belakang dan samping rumah bisa disingkirkan. Badan jalan setapak yang tertimbun tanah longsor juga telah dibersihkan, sehingga korban kembali bisa menempati rumahnya. Aparat desa diminta untuk melakukan pendataan untuk mengusulkan korban mendapat bantuan perbaikan rumah karena bencana alam. (kmb38)

Ekonomi

TERTIMBUN - Rumah semipermanen warga Desa Tista, Kecamatan Busungbiu, tertimbun tanah longsor, Senin (9/3) malam. Bali Post/ist

Bank BJB Salurkan KPR Nasabah di Bali Wujudkan Impian Kepemilikan Hunian Sejahtera

Bali Post/kmb38

SIMULASI - RSUD Buleleng melaksanakan simulasi penanganan pasien terindikasi tertular virus Corona. medis terlindungi dari paparan virus membahayakan itu,” katanya. Sementara itu, Wakil Bupati Nyoman Sutjidra mengatakan, dengan penguasaan teknik penanganan dan memastikan keamanan para petugas medis di RSUD, diharapkan pasien bisa ditangani dengan maksimal, sehingga virus yang belum ditemukan obatnya itu tidak menular. Ia menyebut manajemen RSUD menyiapkan ruang isolasi dan ruang perawatan dengan kapasitas 10 tempat tidur. Jumlah ini diakuinya cukup kalau sewaktu-waktu ada pasien baik warga lokal maupun wisatawan yang menunjukkan gejala terjangkit virus Corona. Selain itu, perlengkapan untuk para dokter dan perawat terus diupayakan ditambah, sehingga menjamin keselamatan siapa pun dokter atau perawat yang akan menanganai pasien. “Sarana dan keamanan petugas sudah kami siapkan. Sekarang dengan simulasi ini kami harap penanganan pasien virus Corona bisa ditangani dengan SOP yang ada, sehingga hal-hal tidak inginkan bisa dicegah untuk keselamatan bersama,” jelasnya. (kmb38)

NASABAH Bank BJB Kantor Cabang (KC) Denpasar menandatangani akad Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang dilaksanakan di Kantor PT Krisna Agung, Jalan Sudirman, Singaraja, Selasa (10/3) kemarin. Akad kredit dihadiri Pemimpin Bank BJB KC Denpasar, Dian Kurniawan, beserta jajarannya. Sementara dari pihak pengembang perumahan, hadir Komisaris PT Krisna Agung, I Gusti Putu Sudiarta dan Ni Luh Made Sudaryanti, Direktur PT Krisna Agung, I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri, serta Notaris Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Gde Pandu Karta Wiguna. Nasabah yang mengakses KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) ini adalah debitur perorangan yang berasal dari kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Seluruh penerima manfaat menyepakati kredit pemilikan rumah sejahtera ini dengan plafon dan tenor bervariasi antara 13 sampai 20 tahun. Direktur PT Krisna Agung, I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri, mengatakan proses dari awal pengajuan kredit sampai akad kredit sangat dimudahkan dengan kualitas layanan Bank BJB. Bahkan,

Bank BJB datang langsung ke lokasi meskipun jarak tempuh cukup jauh untuk bisa membantu proses pengajuan kredit konsumennya. ‘’Kita ketahui bersama Bank BJB memiliki kualitas pelayanan memuaskan debitur, sehingga kami sangat senang bekerja sama dengan BJB. Sebelas pembeli rumah kami ini dilayani dengan fasilitas kredit yang memuaskan,’’ ujarnya. Sementara itu, Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB Widi Hartoto mengungkapkan, penyaluran kredit ini merupakan wujud nyata komitmen perseroan untuk memberi kemudahan akses pembiayaan bagi masyarakat yang membutuhkan hunian sejahtera. Langkah ini juga bukti kesungguhan Bank BJB mendukung program pemerintah ‘’Satu Juta Rumah’’. ‘’Sebagai mitra pemerintah, kami senantiasa mendukung berbagai langkah kebijakan demi menciptakan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik. Kami menyadari, hunian menjadi salah satu kebutuhan mendasar dalam menopang kesejahteraan keluarga. Karena itu, diharapkan fasilitas pembiayaan yang kami berikan dapat meringankan serta memberi

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA

Dcr PRT u/Villa Jl.Kesambi Indah 22 Kerobokan,081337542061

Dcr Asisten Rmh Tngga,KTP Bali Hub. 08123854425

PROPERTY KOST KOST

DIJUAL TANAH

*Dcr Receptionist,SpaTherapist REBORNspa,Jl.SunsetA1P:766744

Dcr PRT utk Jaga Anak Denpasar Hub.087860336360/081805551299

Dicari Therapist Spa & Salon, Hub. 087 860 600 877

Kost Single 700/Bl(3x4)H.Wuruk G.PuraPanti 7 Dps/085100852239

L.158 M2,SHM Jl.Pantai Purnama Sukawati Hrg 180Jt 08123829471

Bth Marketing,SIM C,Komputer Hub:(0361)484526 PT.Ayu Orchid

Dibthkan Sgr Karywn&Staf Kedai usia max 30th,CV Krm ke Kedai Kemu-Lan Jl.Gatot Subroto Tengah No.89C Hub.08123888637

B.BP.001.03.20.0000213

B.BP.001.03.20.0000236

Cr Staf Money Changer (pria) Hub.08123636456,085100453973

B.BP.001.03.20.0000271

Dcr Engineering berpengalaman min 1th,Gaji UMK Badung+Bonus 1,5jt. Lam ke Bodyworks Spa Jln.Kayu Jati No.2 :Petitenget Tlp.0361-735058/08123945606

B.BP.001.03.20.0000262

B.BP.001.03.20.0000274

B.BP.001.03.20.0000261

B.BP.001.03.20.0000265

Dibthkan Terapis Nail & Eyelashes.Pglmn kerja min 1 thn/082237816776

B.BP.004.03.20.0000267

Dibutuhkan SMK/SMA/D3/S1 Hubungi: 0817344224 B.BP.004.03.20.0000242

B.BP.004.03.20.0000268

B.BP.001.03.20.0000259

B.BP.154.03.20.0000283

Job Luar Negeri Pesiar dan darat pria wanita pembiayaan dibantu unt semua usia/Pasutri 082146165889

PROPERTY

B.BP.001.03.20.0000260

PROPERTY DIJUAL TANAH

B.BP.004.03.20.0000218

Cpt Mrh Tnh 3A.250Jt Cau Blayu ViewSwh,AirTerjun.085792285632 B.BP.001.03.20.0000258

Djl Tnh luas 40are cocok untuk perumahan dan 2 bidang tnh luas 16 are pinggir Jln.Sesetan dan 22 are ada kos2an Hub.081353004000 Ketut

DIJUAL MOBIL DAIHATSU

TeriosTX A/T Th’14,abu,DK.1Thn KM70 rrb Hp. 08159210668

SERVICE

BIRO JASA Sy siap Bntu Bayarkan Laporkan Pajak Blnan,SPT Tahunan HP/WA 087887729409 & 081.338.344.155 B.BP.001.03.20.0000203

RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.412815 / 085337370228

B.BP.004.03.20.0000288

B.BP.004.03.20.0000266

AKAD KREDIT - Direksi Bank BJB bersama pengembang PT Krisna Agung melaksanakan akad KPR, Selasa (10/3) kemarin. kemudahan kepada masyara- 102.500 unit rumah baru. kat yang tengah merajut Sebagai mitra setia pemerharapan demi mewujudkan intah, Bank BJB turut serta kesejahteraan yang lebih memberikan dukungan demi berdaya di masa yang akan menunjang kelancaran redatang,’’ katanya. alisasi program Satu Juta Pemenuhan kebutuhan Rumah tersebut. Untuk penyakan hunian yang laik meru- aluran tahun 2020, Bank BJB pakan salah satu program dipercaya mendapatkan kuota prioritas pemerintah di bawah sebesar Rp 364 miliar atau sekepemimpinan Presiden Joko tara dengan 3.400 unit rumah Widodo dan Wakil Pres- dengan total portofolio Rp 480 iden Ma’ruf Amin. Tercatat miliar. Sementara itu, sepanprogram Satu Juta Rumah jang 2019, Bank BJB berhasil hingga akhir 2019 sudah di- menyalurkan 110 persen FLPP realisasikan 1.257.852 unit dari target unit rumah semula. rumah. Tahun 2020, pemer- ‘’Besarnya angka penyaluran intah sudah mengalokasikan kredit ini membuat perseroan dana Rp 11 triliun untuk dipercaya mendapat penambaprogram FLPP. Anggaran han kuota sebanyak tiga kali tersebut direncanakan untuk sepanjang 2019,’’ tegas Widi memfasilitasi pembangunan Hartoto. (ad279)

B.BP.001.03.20.0000004

BENGKEL LAS Free

n

Desig

Money Back Guarantee

BIRO JASA

Print & On Line Radio

HARIAN DENPOST - RADIO GENTA 96,1 FM web: www.denpost.id

denpost.id dan denpost.post

denpost

Terbit/disiarkan : Selasa, Rabu, dan Jumat

GENTA BALI gentabalifm

genta bali

JENIS PAKET

HARIAN DENPOST

RADIO GENTA

PAKET

1 kolom x 45 mm Bronze 12 x siar / bulan 300.000,- / bulan 1 kolom x 100 mm Silver 24 x siar / bulan 400.000,- / bulan 1 kolom x 150 mm Gold 36 x siar / bulan 800.000,- / bulan BAGIAN IKLAN JL. KEPUNDUNG 67 A DENPASAR : email: iklanbp@yahoo.co.id atau iklan@balipost.com atau WA: 081082411818 Telp. (0361) 225764

- OTOMOTIF - FASHION - TRAVEL AGEN - PROPERTY - SALON/SPA - FURNITURE - HOTEL - ASESORIS - LIFE STYLE - KULINER - LOWONGAN


Rabu Umanis, 11 Maret 2020

Bupati Artha dan Men-PAN RB Tanda Tangani Komitmen Penyelenggaraan MPP

BUPATI Jembrana I Putu Artha melakukan penandatanganan komitmen penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik (MPP) dengan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Birokrasi (Men-PAN RB) Tjahjo Kumolo bertempat di Aula Kantor Kemen-PAN RB, Jakarta, Selasa (10/3) kemarin. Penandatanganan komitmen ini merupakan wujud keseriusan proses pembangunan mal pelayanan publik di daerah. Selain itu untuk memfasilitasi terjalinnya komunikasi, penyampaian informasi di antara kabupaten/kota dalam proses pembangunan mal pelayanan publik. Selain Jembrana, acara ini juga dihadiri oleh 48 kabupaten/kota lainnya yang menyelenggarakan mal pelayanan publik di daerah masing-masing. Bupati Artha seusai acara men-

gatakan, penandatanganan komitmen pada Selasa (10/3) merupakan keseriusan Pemkab Jembrana untuk mewujudkan penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik. MPP ini nantinya akan memusatkan pelayanan, baik instansi di internal maupun instansi luar vertikal lainnya. ‘’Mal Pelayanan Publik merupakan langkah strategis sebagai bentuk perbaikan dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Acara hari ini wujud komitmen proses pelayanan, termasuk penganggarannya MPP ke depan,’’ papar Artha. Menurut Artha, banyak keuntungan dari berdirinya MPP yang rencananya beroperasi tahun depan. ‘’Dari sisi pengurusan bisa lebih cepat, termasuk memangkas alur permohonan. Masyarakat juga dipermudah karena pelayanan tersentral,’’ terang Artha.

Raja Membawa 100 Pengusaha Keberadaan keris tersebut sempat menjadi teka-teki setelah Koninklijk Kabinet van Zeldzaamheden (KKZ) bubar. KKZ merupakan tempat koleksi khusus kabinet Kerajaan Belanda. Momentum kunjungan Raja dan Ratu Belanda menjadi kesempatan baik bagi pemerintah Belanda untuk mengembalikan benda pusaka tersebut kepada Indonesia. ‘’Ini merupakan kesempatan yang baik bekerja sama untuk sebuah hubungan masa depan antara Indonesia dan Belanda. Saya sangat bersyukur bahwa sebagian besar anggota kabinet Belanda hadir bersama saya di sini,’’ kata Raja Belanda saat pernyataan pers bersama Presiden Jokowi di Istana Bogor. Presiden Joko Widodo menyatakan Indonesia menyambut baik kerja sama antara

Indonesia dan Belanda, termasuk sejumlah kerja sama bisnis mencapai sekitar 1 miliar dolar AS atau Rp 14,3 triliun. ‘’Sejumlah kerja sama antarbisnis juga dilakukan dengan nilai yang cukup besar mencapai kurang lebih 1 miliar dolar Amerika,’’ kata Presiden Jokowi. Kerja sama tersebut meliputi berbagai bidang dan sebelumnya juga telah ditandatangani kerja sama yang dinilai baru dan penting antara kedua negara. Raja Belanda dan Ratu mengajak lebih dari 100 pengusaha dari negaranya ke Indonesia untuk menjajaki kerja sama bisnis dan investasi dengan para pelaku usaha di Indonesia. ‘’Lebih dari 100 perusahaan bergabung dengan saya dalam kunjungan ini, karena mereka melihat pentingnya hubungan dan masa depan hubungan antara Indonesia dan Belanda,’’ kata Raja Willem Alexander. (ant)

Sejalan dengan Visi Pemprov Bali ‘’Dalam menghadapi ketidaktentuan atas dampak Corona, para perajin juga harus waspada, sehingga ketika ada guncangan ekonomi seperti ini juga agar bisa mengatasinya,’’ harapnya. Selain itu, Ny. Putri Koster menegaskan bahwa program yang terkandung dalam 10 Program Pokok PKK sangat sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Bali yakni ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Tiga aspek penting yang meliputi alam, budaya dan manusia, tercakup dalam 10 Program Pokok PKK. ‘’Dengan bergerak melakukan program-program PKK dengan baik dan benar serta mengimplementasikan di tengah masyarakat secara nyata, itu artinya kita sudah mewujudkan masyarakat Bali yang sehat bahagia lahir batin, sekala dan niskala,’’ katanya. Sementara itu, Gubernur Bali selaku Ketua Pembina TP PKK Provinsi Bali dalam sambutannya menegaskan peran penting dan strategis dari PKK dalam menyukseskan pelaksanaan dari programprogram pemerintah di tengah masyarakat. Sebagai organisasi dengan struktur yang jelas dari tingkat pusat hingga dasa wisma, PKK berperan penting dalam menyosialisasikan serta mengimplementasikan program pemerintah. ‘’Seperti mendukung program Gubernur dalam hal pembatasan timbulan plastik sekali pakai, pengolahan sampah berbasis sumber, hingga penggunaan busana adat Bali setiap hari purnama-tilem, hari Kamis serta peringatan HUT Pemerintah Provinsi Bali,’’ katanya.

Rabu, 11 Maret 2020 05:00 Wita 05:30 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita

06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita 10:00 Wita 10:05 Wita 11:00 Wita 11:05 Wita 11:30 Wita 12:00 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita

Bali TV Shop Kalung Omkara Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Karya Padudusan Agung Mamungkah Ngenteg Linggih Lan Ngusaba Desa (5) Seputar Bali Pagi Bali Channel Indonesian Network Bali Channel Tourist TV Berita Terkini Bali TV Shop Kalung Omkara Solusi Alternatif Marion Sam Berita Terkini Lejel Homeshopping Berita Terkini Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shooping Puja Trisandya Dharma Wacana Yadnya Dan Karma (1) Berita Siang

Untuk itu, Gubernur berkomitmen untuk memberi perhatian serius terhadap suksesnya realisasi program-program Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, termasuk tetap memfasilitasi kegiatankegiatan yang dilaksanakan serta bersinergi dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten/ Kota, sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat. ‘’Perhatian serius terhadap PKK direalisasikan dengan dukungan fasilitasi penganggaran yang terus mengalami peningkatan mulai tahun 2019, 2020 dan semoga pada tahun berikutnya lebih meningkat lagi,’’ katanya. Dalam Jambore PKK kali ini, sebagaimana laporan Panitia A.A. Sri Utari, diperlombakan delapan jenis lomba. Antara lain lomba Penyuluhan Tertib Administrasi PKK oleh Ketua TP PKK Desa/Kelurahan, lomba Penyuluhan Pola Asuh Anak dan Remaja dengan Penuh Cinta dan Kasih Sayang dalam Keluarga, lomba Penyuluhan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga melalui UP2K PKK, lomba Penyuluhan Pemanfaatan Lahan Pekarangan melalui Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman (HATINYA) PKK, lomba Penyuluhan Pencegahan Stunting pada Balita, lomba Paduan Suara (Mars PKK, Nangun Sat Kerthi Loka Bali dan Lagu Bali Merah Putih), lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali serta lomba Defile/Yelyel 10 Program Pokok PKK. Selanjutnya para pemenang pertama lomba-lomba tersebut, mewakili Provinsi Bali mengikuti lomba yang sama di tingkat nasional, kecuali lomba Paduan Suara dan Lomba Senam. (kmb16) 13:00 Wita Bali TV Shop Lutut 13:30 Wita Ocydia Home Shooping 14:00 Wita Klip Bali 14:30 Wita Ocydia Home Shooping 15:00 Wita Berita Terkini 15:05 Wita Bali TV Shop Kalung Omkara 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Berita Terkini 16:05 Wita Folk Song 16:30 Wita Bali TV Shop Kalung Omkara 17:00 Wita Berita Terkini 17:05 Wita Kreasi Anak Pelangi Production 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Bali TV Shop Kalung Omkara 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog Bank Indonesia 21:00 Wita Wirasa Peduli Sesama 21:30 Wita Bali TV Shop Kalung Omkara 22:00 Wita Berita Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Madri Duta, Desa Adat Tegaltamu (3) 23:00 Wita Berita Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shooping 23:30 Wita Bali TV Shop Kalung Omkara 00:00 Wita Bali Chanel

Men-PAN RB Tjahjo Kumolo dalam sambutannya mengatakan, hingga tahun ini telah hadir 24 MPP di Indonesia. Pihaknya mengapresiasi komitmen dari pemerintah daerah yang senantiasa mendukung upaya percepatan pembangunan mal pelayanan publik. ‘’Kehadiran MPP diharapkan mampu menjawab kemudahan berusaha serta untuk peningkatan investasi. Dengan bergabungnya berbagai unit pelayanan yang berkaitan dengan pelayanan perizinan, seperti DPM-PTSP, Badan Pertanahan Nasional, BPJS Ketenagakerjaan, PT PLN, dan dinas-dinas teknis terkait lainnya, proses penerbitan izin usaha akan semakin mudah,’’ kata Tjahjo Kumolo. Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMPTSPTK) Jembrana I

Komang Suparta mengatakan kesiapan MPP yang berlokasi di Jalan Udayana, Kelurahan Baler Bale Agung, Negara terus dimatangkan. Di antaranya bangunan fisik serta kesiapan jaringan. ‘’Untuk fisik tahun ini masuk tahap II. Pengerjaan meliputi pengurukan halaman, pagar dan bangunan Padmasana. Sedangkan fisik gedung sudah dibangun pada tahap I tahun lalu,’’ kata Suparta. Rencananya 13 OPD, 6 instansi vertikal, dan 7 BUMN/BMUD yang akan membuka pelayanan di MPP Jembrana. MPP Jembrana sudah efektif beroperasi 2021. (ad281) MOU - Bupati Artha bersama Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo seusai penandatanganan MoU Mal Pelayanan Publik.

Suhu Tubuh Penumpang Kapal Diperiksa

Negara (Bali Post) Sejak merebaknya kasus Corona masuk ke Indonesia, para penumpang kapal atau pengguna jasa Gilimanuk-Ketapang dilakukan pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas. Khusus di Pelabuhan Gilimanuk, pemeriksaan suhu tubuh dengan termometer infrared ini dilakukan bagi pengguna jasa pejalan kaki yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa. ‘’Begitu juga sebaliknya, penumpang pejalan kaki yang masuk ke Bali diperiksa di Ketapang. Ini SOP kami bersama petugas Kesehatan Pelabuhan,’’ ujar Manager Operasional ASDP Pelabuhan Gilimanuk Agus Supriyatno seusai rapat koordinasi antarinstansi terkait Corona di Pelabuhan Gilimanuk, Selasa (10/3) kemarin. Menurut A g us, A SDP mengintensifkan pemeriksaan suhu tubuh ini selama 24 jam melibatkan petugas dan Kesehatan Pelabuhan. Dua alat pendeteksi tubuh infrared disediakan untuk pemeriksaan itu. Pemeriksaan dilakukan seusai para penumpang pejalan kaki masuk ke lobi loket tiket pelabuhan. Di lobi tersebut juga terdapat pos kesehatan

pelabuhan yang juga menyediakan ruang pemeriksaan kesehatan. SOP ini berlaku bagi seluruh penumpang khususnya pejalan kaki yang hendak menyeberang ke Banyuwangi. ‘’Termasuk turis yang hendak ke luar Bali kita lakukan pengecekan suhu tubuh itu,’’ ujar Agus. Yang menjadi perhatian petugas adalah penumpang yang diketahui suhu tubuhnya

lebih dari 38 derajat Celsius. Ketika hal itu ditemukan maka akan dilakukan pemeriksaan medis oleh petugas kesehatan pelabuhan dan dilakukan pendataan. Bilamana memang ada riwayat atau ciri virus (suspect) yang dimaksud maka akan ditindaklanjuti lebih lanjut. Tetapi bila dari riwayat tidak mengarah pada virus yang dimaksud maka penumpang

diperbolehkan melanjutkan perjalanan tetapi tetap akan dilakukan pendataan. Seperti Senin lalu, saat pemeriksaan suhu tubuh ada pengguna jasa yang panasnya 38,1 derajat, setelah diperiksa ternyata memang diketahui ada sakit dan sudah berobat di Denpasar. ‘’Sekarang sudah melanjutkan ke Jawa dan sudah disarankan dari KKP (Kesehatan Pelabuhan),’’

tambahnya. Rapat koordinasi yang dilakukan Selasa kemarin di Gilimanuk diikuti lintas sektoral di pelabuhan. Termasuk dari kepolisian, TNI-AL, syahbandar dan instansi lain yang terkait di pelabuhan. Menurutnya, rapat koordinasi ini untuk menyamakan persepsi terkait antisipasi Corona di jalur pelabuhan khususnya Gilimanuk. (kmb26)

Kesehatan

Mengenal Infeksi Saluran Kemih dan Pencegahannya Oleh: dr. Lindia Prabhaswari INFEKSI saluran kemih (ISK), sesuai dengan namanya, merupakan infeksi yang terjadi pada saluran kemih, yang mencakup ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Berawal dari ginjal, zat sisa di dalam darah disaring dan dikeluarkan dalam bentuk air seni (urine). Selanjutnya, urine dialirkan dari ginjal melalui ureter menuju ke kandung kemih. Setelah ditampung di kandung kemih, urine kemudian dibuang dari tubuh melalui saluran pelepasan yang disebut uretra hingga bermuara ke lubang kencing. Infeksi dapat terjadi pada salah satu bagian saja dari saluran kemih tersebut, namun bisa juga terjadi bersamaan pada beberapa bagian. Berdasarkan bagian yang terinfeksi, ISK dibagi menjadi ISK atas dan ISK bawah. ISK atas merupakan infeksi yang terjadi pada saluran kemih bagian atas, yaitu ginjal dan ureter. Sedangkan ISK bawah menyerang kandung kemih dan uretra, yang merupakan saluran kemih bagian bawah. Kendati bisa terjadi pada siapa saja, ISK lebih sering dialami oleh

perempuan, karena saluran uretra perempuan lebih pendek dibandingkan laki-laki, sehingga perpindahan bakteri dari luar ke kandung kemih terjadi lebih mudah dan cepat. ISK umumnya disebabkan oleh bakteri, meskipun dalam beberapa kasus juga dapat disebabkan oleh virus maupun jamur. Lazimnya, ISK disebabkan oleh bakteri Eschericia coli yang berpindah dari anus ke vagina, namun dapat juga disebabkan oleh bakteri jenis lain. Kemungkinan besar terjadi karena gerakan membasuh area genital dari arah belakang (anus) ke depan, sehingga menyebabkan bakteri tersebut berpindah dan mengakibatkan infeksi di saluran kemih. Gejala dan tanda ISK sangat beragam, ada yang gejalanya jelas dan khas, namun ada pula yang tidak spesifik atau samar-samar. Gejala ISK dapat berbeda sesuai dengan lokasi infeksinya. Gejala ISK bawah meliputi rasa panas atau nyeri saat berkemih, sering buang air kecil namun dalam jumlah yang sedikit, air seni berwarna keruh, gelap, berdarah, atau berbau aneh, serta nyeri di perut bagian bawah. Sedangkan gejala ISK atas antara lain demam, menggigil, mual, muntah, cepat merasa lelah, serta nyeri di pinggang.

ISK atas cenderung lebih berbahaya dibandingkan ISK bawah dan berpotensi untuk berkembang menjadi kondisi yang lebih serius dan fatal apabila tidak ditangani dengan tepat. Penanganan utama ISK adalah dengan pemberian obat-obatan, salah satunya adalah antibiotik, yang jenis dan dosisnya disesuaikan dengan kondisi pasien. Namun harus dipastikan untuk menghabiskan antibiotik yang diresepkan oleh dokter dengan benar, meskipun kondisi sudah mulai membaik. Pasien juga biasanya diberikan obat pereda nyeri (analgesik) untuk mengurangi rasa nyeri saat berkemih serta penurun demam apabila ada keluhan demam. Jika ditangani dengan baik, ISK umumnya tidak menimbulkan komplikasi. Gejala biasanya menghilang beberapa hari setelah konsumsi antibiotik. Namun, jika tidak ditangani dengan tepat, ISK dapat memberikan komplikasi yang serius, meliputi infeksi berulang, kerusakan ginjal permanen, infeksi yang lebih luas yang berpotensi mengancam jiwa (sepsis), serta apabila terjadi pada wanita hamil dapat menimbulkan berbagai dampak buruk, seperti peningkatan risiko untuk kelahiran prematur atau melahirkan bayi dengan

berat badan lahir rendah. ISK dapat dicegah melalui berapa cara, di antaranya dengan memperbanyak konsumsi air putih, menjaga kebersihan area genital, membersihkan organ vital sebelum dan setelah berhubungan intim, menerapkan kebiasaan membasuh dari depan ke belakang setelah buang air kecil dan buang air besar, tidak menahan kencing, menghindari penggunaan produk kewanitaan beraroma, serta menggunakan celana dalam berbahan katun dan pakaian longgar untuk menjaga area genital tetap kering. (ad287)

Penting Menjaga Ketersediaan Air

Luas wilayah Bali itu idealnya terdiri dari 70 persen lahan terbuka hijau, baik sawah, ladang, kebun, hutan. Hanya 30 persen yang boleh dikelola untuk kehidupan masyarakat atau

industri yang nonpertanian, termasuk pariwisata. Lahan terbuka hijau ini penting untuk menjaga ketersediaan air. Untuk menghitung carrying capacity di Bali, didapatkan dengan menghitung jumlah penduduk, ketersediaan air, infrastruktur

jalan, alat transportasi, dll. Set ela h m eng hit ung ke butuhan masyarakat Bali, baru kemudian menghitung sumber daya yang ada untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ketersediaan sumber daya dikurangi kebutuhan inilah yang kemudian menjadi kapasitas un-

tuk menerima wisatawan. Untuk mencari wisatawan juga perlu dihitung karakteristik lama tinggal wisatawan. Meski perhitungan daya dukung tersebut penting dilakukan, namun juga perlu diperhitungkan terkait pengelolaan wisatawannya.

Karena berkaca dari Singapura yang luasnya lebih kecil dari Bali mampu menangani wisatawan lebih dari 10 juta. Hal itu, menurut Bagus Sudibya, karena Singapura bisa menghitung kapasitas jalan, traffic, air, infrastruktur, angkutan publik, kamar hotelnya.(kmb42)

Menurutnya, inflasi sepanjang dalam tahap toleransi biasanya diperkenankan untuk mendorong kegiatan sektor riil. Namun, apabila kenaikan harga tersebut tidak

wajar, maka jelas merugikan dan menurunkan kesejahteraan masyarakat. Peningkatan harga yang tidak diimbangi dengan peningkatan pendapatan masyarakat, faktor penyebab kesejahteraan masyarakat menurun. Apalagi, masalah sosial, poli-

tik dan ekonomi berkaitan sangat erat dan saling memengaruhi. Oleh karenanya, besarkecilnya pengaruh yang ditimbulkan, tergantung pada kemandirian suatu daerah/ negara. Jika ketergantungan tinggi pada daerah lain,

maka gejolak suatu daerah akan berdampak besar pada daerah tergantung. ‘’Seperti hubungan ekonomi Indonesia-Tiongkok, yang mana Indonesia masih sangat besar ketergantungannya terhadap produk dan bahan baku dari Tiongkok dan sebaliknya.

Begitu Tiongkok mengalami masalah (virus Corona - red) maka pasokan produk dan bahan baku dari Tiongkok dan sebaliknya terganggu. Salah satu faktor pendorong kenaikan harga adalah kelangkaan bahan baku dan produk,’’ tandasnya.(win)

Sementara aliran sungai yang mengalir melintasi kota juga telah berkurang kedalamannya akibat terjadinya sedimentasi serta tumpukan sampah yang dibuang sembarangan. Sedangkan Daerah Aliran Sungai (DAS)-nya telah berubah menjadi kawasan terbangun sebagai area hunian warganya. Akibatnya sungai tidak berfungsi maksimal sebagai sarana drainase kota. Bagaimana dengan Kota Denpasar yang telah berusia 232 tahun. Sejak I Gusti Ngurah Made Pemecutan memimpin Kerajaan Badung dari tahtanya di Puri Denpasar pada tahun 1788, Kota Denpasar telah tumbuh dan berkembang seiring dengan dinamika sebuah kota pusaka dalam menghadapi perkembangan zaman.

Barangkali kita perlu belajar dari Kota Surabaya dalam menangani secara cerdas atas penataan kotanya. Tampilan Kota Surabaya yang berubah total dalam jangka waktu kurang dari satu dasawarsa, merupakan bukti keseriusan para penentu kebijakan perkotaan dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi Kota Surabaya. Warga Kota Surabaya merasakan kenyamanan berada di kotanya dan menikmati layanan birokrasi yang lebih baik. Aneka fasilitas saranaprasarana publik perkotaan dapat diakses dan dinikmati warga Kota Surabaya secara gratis. Sarana transportasi massal publik yang terintegrasi dan bertarif murah juga mudah dijumpai. Berbagai jenis taman kota beserta kolamnya tersebar di pelosok kota. Selain berfungsi sebagai sarana hiburan gratis bagi

warga kota, juga berfungsi sebagai kawasan serapan air guna mengendalikan terjadinya banjir. Bagi Kota Denpasar, berbagai penghargaan yang telah diterima atas prestasi di lingkungan birokrasi atas layanannya pada warga kotanya; merupakan langkah awal yang baik dalam menata kota secara komprehensif. Selanjutnya diperlukan upaya cerdas menata kota yang hasilnya dapat dirasakan warga kota secara langsung, meski mereka tidak berurusan dengan birokrasi pemerintahan. Masih diperlukan penataan fisik fasilitas sarana-prasarana kota yang menyangkut hajat hidup keseharian warga kotanya. Penataan bantaran Tukad Badung dapat menjadi contoh cerdas menata Kota Denpasar. Selain menyediakan sarana rekreasi bagi warga kota, penataan ini sekaligus

membantu pengendalian banjir serta membangun kepedulian warga atas lingkungan kesehariannya. Kota harus ditata dengan cerdas agar siap menghadapi berbagai perkembangan dan perubahan yang akan terjadi pada saat ini maupun di masa depan. Segenap insan dan stakeholders kota harus belajar dari jejak sejarah kota di masa lalu guna melanjutkan langkah menapaki koridor masa depan. Melakukan identifikasi dan dokumentasi atas potensi kota harus dilakukan secara komprehensif. Langkah ini diperlukan guna mengetahui opportunity (peluang) dan constraint (batasan) yang dimiliki suatu kota, sehingga pada kelanjutannya akan dapat ditentukan langkah cerdas yang paling tepat dalam menata kota. Pengelola maupun warga kota harus mengenal sejarah kotanya dan bangga akan warisan

yang dimiliki kotanya. Agar pada gilirannya segenap warga kota maupun pengelola kota secara sadar akan melakukan langkah cerdas dalam menata kota sekaligus melestarikan warisan kotanya. Pada akhirnya, harmoni dalam pertumbuhan kota tetap harus terjaga. Sarana-prasarana kota pada prinsipnya harus dikelola dengan cerdas guna kenyamanan dan kesejahteraan seluruh warga kotanya. Bagi Kota Denpasar, sudah sewajarnya kalau lebih memancarkan nuansa budaya dibandingkan warna ekonominya. Namun juga harus diingat bahwa nuansa budaya pada kota pusaka Denpasar harus tetap memberikan kesejahteraan ekonomi bagi warganya.

Akan Menurunkan Kesejahteraan Rakyat

Memimpin Kerajaan Badung

Penulis, Arsitek, Senior Researcher pada Centre of Culture & Urban Studies (CoCUS) Bali, tinggal di Denpasar


Rabu Umanis, 11 Maret 2020

Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Desa Adat Lembongan Kawal Pariwisata Budaya DESA Adat Lembongan sangat populer sebagai salah satu tujuan wisata di Klungkung. Suasananya yang tenang ditambah alam bawah lautnya yang indah, membuat Lembongan begitu berkesan bagi setiap pengunjungnya. Meski demikian, Desa Adat Lembongan menyadari bahwa pariwisata tak selamanya membawa hal positif. Pihak Desa Adat Lembongan pun membentengi wilayahnya dengan konsep pariwisata budaya. Setelah Pemprov Bali meluncurkan visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’, maka aspek seni budaya tradisi dan pemberdayaan masyarakat menjadi aspek vital. Ini untuk membetengi manusia Bali dari pengaruh luar yang membuat jati diri manusia Bali semakin redup. Sejalan dengan Pemprov Bali yang mengendepankan budaya, ini sangat relevan dengan konsep pariwisata budaya yang dipertahankan Lembongan. Bendesa Adat Lembongan Made Sukadana, Senin (9/3) lalu, mengatakan untuk memperkuat budaya tradisi yang sudah ada harus dibangkitkan kembali. Selanjutnya dilestarikan sebagai identitas masyarakat adat yang banyak mewariskan tradisi dan pengetahuan adiluhung. Setiap tradisi diyakini memiliki muatan pengetahuan yang dapat diteladani, sebagai petunjuk hidup bermasyarakat dalam kehidupan sekarang. Seperti pelaksanaan tradisi Aci Sang Hyang Grodog, dilakukan setiap dua tahun sekali, khususnya pada tahun genap. Konsep

‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ ini, menurutnya, akan semakin memperkuat misi desa adat untuk terus melestarikan tradisi leluhur ini. Pelaksanaan aci ini memiliki tujuan mulia untuk mengharmonisasi alam semesta sekaligus dianggap sebagai cara memohon hujan saat kemarau dan ritual penolak bala. Sementara pada tahun ganjil dilakukan ngaben bersama untuk meringankan beban krama. Pihaknya juga concern dengan aspek pemberdayaan, sehingga terus dilakukan pembinaan terhadap masyarakat sesuai kelompok yang digeluti, seperti sekaa pesantian. Apalagi Lembongan sebagai daerah pariwisata maka akan terbangun pariwisata budaya. Ada sinergi yang saling mendukung, bukan malah saling membunuh. ‘’Misalnya kalau turis melakukan party di setiap hotel, tetap tunduk pada aturan desa adat. Tidak boleh lewat dari pukul 24.00. Kalau party-nya besar, bisa kami kerahkan pecalang,’’ katanya Desa Adat Lembongan kini juga mulai

RUMPUT LAUT - Warga Lembongan mengumpulkan hasil panen rumput laut. membangun kembali identitasnya sebagai penghasil rumput laut terbaik di Bali. Banyak warga kini mulai menggeluti pertanian rumput laut sebagai penopang masyarakat lokal ketika pariwisata mengalami krisis. Disinggung mengenai dukungan Pemprov Bali berupa BKK sebesar Rp

Cita Rasa Siokee Siobak Sate Babi Suli BERBICARA masalah kuliner tidak ada habisnya di Kota Denpasar. Cita rasa adalah persaingan yang mesti disuguhkan untuk menonjolkan kekhasan masakan mereka. Salah satu yang membuat lidah ngiler adalah bumbu sedap yang diracik Agung Nugroho. Ya, pria kelahiran 1982 ini mewarisi orangtuanya dalam menggeluti usaha kuliner. Dia sudah bisa ‘’menghipnotis’’ pencipta daging babi dari Jakarta, Bandung, Surabaya dan kota-kota besar lainnya. Suguhan itu adalah Siokee Siobak Sate Babi Suli. Di Bali banyak penikmat Siokee Siobak Sate Babi Suli yang beralamat di Jalan Suli No.28, Denpasar. ‘’Racikan bumbu menjadi ciri khas kami,’’ tandas Agung Nugroho, Selasa (10/3) kemarin. Selain itu, yang doyan makan di tempat ini dimanjakan dengan wifi. Mengandalkan tiga karyawan, di sana tersedia juga berbagai olahan seperti babi panggang, sate babi, siobak panggang manis. ‘’Khasnya di sini yang membedakan dengan yang lain adalah bumbunya. Kualitas rasanya berbeda,’’ jelasnya. Agung Nugroho juga menyediakan Siokee yang bahannya dari ayam dengan kualitas yang bagus. ‘’Ada saja pelanggan yang makan di sini. Biasanya pas liburan Lebaran, banyak pelanggan yang datang dari Jakarta dan Surabaya,’’ ucap Agung yang sudah membuka Siokee Siobak Sate Babi Suli sejak tahun 1994. Sebagai pelayanan tambahan, para pelanggan bisa memesan lewat Gojek atau Grab. Hanya, pihak pemilik masih membatasi waktu buka karena keterbatasan karyawan. Siokee Siobak Sate Babi Suli buka pukul 09.00 sampai 17.00 Wita. (asa)

Delegasi FIFA Batal ke Bali Gianyar (Bali Post) – Utusan Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) dijadwalkan tiba Bali pada Rabu (11/3) ini. Akan tetapi mereka batal berkunjung ke Pulau Dewata akibat kasus virus Corona yang mewabah ke seluruh pelosok dunia. Menurut Ketua Umum Asprov PSSI Bali Ketut Suardana, kunjungan delegasi FIFA belum diagendakan sampai batas waktu yang tidak ditentukan. ‘’Kami masih menunggu informasi kedatangan delegasi FIFA dari PSSI Pusat,’’ jelasnya di Ubud, Gianyar, Selasa (10/3) kemarin. Kedatangan utusan FIFA ke Bali bertujuan melihat secara langsung kondisi Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, yang bakal dipakai hajatan Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang. FIFA juga meninjau lima lapangan pendamping yang dipakai pemain berlatih dan melakukan pemanasan. Kelima lapangan pendamping tersebut adalah Stadion Ngurah Rai, Lapangan Kapten Japa Padanggalak (aset Pemprov Bali), Stadion Samudra Kuta, Stadion Tri Çakti Legian (milik Pemkab Badung) serta Stadion Kompyang Sujana (milik Pemkot Denpasar). Direktur Kompetisi PSSI Bali Gede Made Anom Prenatha menambahkan, sebelumnya PSSI Pusat sudah melakukan inspeksi ke stadion dan lapangan sepak bola di Bali yang akan dipakai pada Piala Dunia U-20 2021. Namun, layak tidaknya stadion dan lapangan tersebut akan diputuskan oleh FIFA. (022)

300 juta setiap desa adat, Sukadana menyampaikan terima kasih karena bantuan ini sangat dirasakan oleh Desa Adat Lembongan. Dana ini dimanfaatkan untuk berbagai program pemberdayaan yang dipaparkan di atas, seperti pelaksanaan Bulan Bahasa Bali, mareresik sampah, membina sekaa,

Bali Post/gik

kegiatan upacara di setiap pura, termasuk dana intensif prajuru desa adat dan kegiatan lainnya. Ini sudah diatur dalam juklak dan juknis pemanfaatan BKK. ‘’Pemanfaatan dananya harus lolos verifikasi dulu dari Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Pemprov Bali,’’ tutup Sukadana. (gik)

Keputusan MA Pengaruhi Keberlanjutan BPJS Kesehatan

Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan, keputusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan uji materi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan akan memengaruhi keberlangsungan BPJS Kesehatan. ‘’Kita melihat keputusan tersebut bahwa Perpres BPJS pengaruhnya ke seluruh rakyat Indonesia. Keputusan batalkan satu pasal saja itu memengaruhi seluruh sustainability BPJS Kesehatan,’’ katanya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu, Jakarta, Selasa (10/3) kemarin. Sri Mulyani memahami kebijakan kenaikan iuran tersebut tidak dapat memuaskan semua pihak, namun dirinya memastikan pembentukan Peraturan Presiden Nomor 75

Bali Post/ant

Sri Mulyani

Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan telah mempertimbangkan seluruh aspek. Ia menyebutkan, aspek yang dipertimbangkan di antaranya keberlangsungan program Jaminan Kesehatan Nasional

(JKN) yang mengupayakan jasa kesehatan harus dapat dinikmati seluruh rakyat Indonesia. Berikutnya mengenai aspek keadilan yaitu pemerintah mempertimbangkan 96,8 juta penduduk miskin agar dapat menggunakan fasilitas kesehatan dengan meminta masyarakat yang memiliki kemampuan finansial untuk membantu. Menteri Keuangan mengaku akan terus memantau dampak keputusan MA tersebut karena memengaruhi keseluruhan sistem JKN, sehingga tidak dapat dilihat sepenggal-sepenggal. Ia juga minta pihak BPJS Kesehatan selalu transparan dalam menyampaikan laporan keuangan mulai dari terkait biaya operasi, gaji hingga defisit agar masyarakat mengetahui masalah yang sedang terjadi. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Rabu 11 Maret 2020 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu