Skip to main content

Edisi Sabtu 10 Agustus 2019 | balipost.com

Page 1

Bali Post

balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Mega Kantongi Lebih dari 10 Nama Menteri Denpasar (Bali Post) Megawati Soekarnoputri yang baru dikukuhkan kembali sebagai Ketua Umum PDI-P periode 2019-2024 dalam Kongres V, Kamis (8/8) malam, disebut sudah mengantongi nama-nama menteri untuk kabinet Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Hal itu disampaikan oleh Ketua DPP PDI-P demisioner Puan Maharani kepada awak media, di Sanur, Denpasar, Jumat (9/8) kemarin. Ketika ditanya siapa saja namanama yang dimaksud, putri dari Megawati ini enggan menyebutnya. ‘’Nama-nama sudah ada

dong, partai sebesar ini masak enggak punya nama. (Siapa contohnya?) Ya...banyak,’’ ujarnya. Puan malah balik bertanya kepada wartawan, siapa kira-kira yang cocok menjadi menteri. ‘’Contoh dari kalian siapa yang pantas? Bingung kan menjawabnya. Ya udah, nanti aja lihat,’’ sambungnya. Puan menambahkan, nama menteri sudah ada di kantong ketua umum. Hal itu sudah dibahas secara terbatas dan tertutup. Namun, nama-nama itu masih akan diumumkan nanti. Hal. 15 Lebih Banyak

Denpasar (Bali Post) Kongres V PDI-P di Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar telah memutuskan beberapa hal penting setelah dibuka Kamis (8/8) hingga Jumat (9/8) kemarin. Pertama, kembali menetapkan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDI-P periode 2019-2024 pada Kamis (8/8) malam. Megawati juga diberikan mandat penuh sebagai formatur tunggal untuk menyusun struktur dan personalia DPP periode 2019-2024. Hari ini, Sabtu (10/8), akan diumumkan susunan pengurus DPP PDI-P. Pimpinan Sidang Kongres V PDI-P Wayan Koster saat memberikan keterangan pers, Jumat kemarin, mengatakan dalam penutupan akan dilakukan pelantikan pengurus DPP PDI-P. ‘’Selain itu juga telah diputuskan mengenai penajaman program-program partai, termasuk dana abadi partai yang akan diatur oleh Ketua

Umum dan DPP partai,’’ ujar Wayan Koster saat memberikan keterangan pers. Sabtu hari ini ada satu paripurna dengan agenda acara penyerahan keputusankeputusan Kongres V dan palu pimpinan Kongres V kepada Ketua Umum PDI-P terpilih. Menurut Koster, saat penutupan Sabtu ini juga diumumkan pelantikan dan pengambilan sumpah janji pengurus DPP PDI-P 2019-2024 oleh Ketua Umum PDI-P terpilih. Ditegaskan, bila struktur dan personalia DPP masih sama seperti periode sebelumnya yakni terdiri dari 27 pengurus. Dalam hal ini tidak ada ketua harian dan wakil ketua umum. Di sisi lain, kongres juga memberikan sanksi bagi sekitar 60 orang yang tidak disiplin mengikuti jadwal acara kongres. Tiga di antaranya masuk dalam kategori pelanggaran berat. Hal. 15 Melihat Foto

Hari Ini Susunan DPP Diumumkan

Bali Post/Setkab.go.id

TETAP PAYAS AGUNG — Presiden Joko Widodo usai menghadiri pembukaan Kongres V PDI-P di Sanur, Bali langsung terbang ke Malaysia guna menghadiri acara kenegaraan. Jokowi ternyata tetap menggunakan pakaian adat Bali hingga turun dari pesawat dan menerima penyambutan dari tuan rumah. Busana adat yang dikenakan Jokowi termasuk ‘’payas agung’’ di mana ‘’udeng’’ dan ‘’saput’’ berbahan songket, dilengkapi dengan keris yang terselip di punggung. Jokowi dalam sambutannya di kongres menjelaskan penggunaan pakaian Bali tidak lepas dari kemenangannya di Bali saat di pilpres mencapai lebih dari 91 persen. Selain itu, Jokowi juga mengatakan penggunaan pakaian adat Bali untuk menunjukkan bahwa Indonesia itu beragam.

Rekomendasikan Pancasila Jadi Mata Pelajaran

Denpasar (Bali Post) Keseriusan PDI-P dalam mengawal Pancasila sebagai ideologi bangsa diwujudkan dalam salah satu rekomendasi di kongres. Isi rekomendasinya, menjadikan Pancasila sebagai mata pelajaran di semua jenjang pendidikan yang ada. Selain itu, pemerintah diminta tegas kepada pihak-pihak yang anti-Pancasila. Pembumian Pancasila di Indonesia diharapkan dapat dilakukan dengan lebih masif.

MENUNJUK FOTO - Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri nampak menunjuk salah satu foto dirinya bersama Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yang dipajang dalam pameran foto serangkaian Kongres V PDI-P.

Tidak Terbit Sehubungan hari raya Idul Adha 1440 Hijriah yang juga merupakan hari libur nasional, Bali Post pada Minggu (11/8) besok tidak terbit. Bali Post akan kembali hadir seperti biasa mulai Senin (12/8). Untuk itu kepada para pelanggan dan relasi iklan mohon maklum. Penerbit

Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Pengarah (Steering Committe) Kongres V PDIP Djarot Saiful Hidayat di sela-sela Kongres V PDI-P di Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Jumat (9/8) kemarin. Menurut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini, jiwa partai sejatinya terletak

pada pembahasan di Komisi I terkait ideologi dan Tri Sakti. Terlebih, tantangan ke depan bagi seluruh kader tidak lain meneladani ideologi Pancasila. Khususnya dalam membangun masyarakat Indonesia yang berketuhanan sehingga muncul toleransi di dalamnya. Sebab, dengan toleransi maka perbedaan pilihan dalam demokrasi tidak perlu lagi dibumbui dengan ujaran kebencian, caci maki, fitnah maupun hoax. ‘’Rekomendasi Komisi I adalah, satu, Pancasila itu harus dikembalikan menjadi mata pelajaran sejak dini. Sejak di PAUD, TK, sampai perguruan tinggi dengan tingkatannya

masing-masing,’’ ujarnya. Dengan demikian, lanjut Djarot, seluruh warga negara dididik sejak awal. Jangan sampai ketika kecil malah ditanamkan paham untuk saling membenci s a t u sama

lain. Mengingat sekarang, paham-paham seperti itu justru sudah masuk ke berbagai macam institusi. Maka tugas pemer-

intah ke depan harus semakin berani dan menindak tegas pihak-pihak yang membawa paham anti-Pancasila. Hal. 15 Lebih Diperkuat

’’Rekomendasi Komisi I adalah, satu, Pancasila itu harus dikembalikan menjadi mata pelajaran sejak dini. Sejak di PAUD, TK, sampai perguruan tinggi dengan tingkatannya masing-masing.’’ Djarot Saiful Hidayat Ketua Panitia Pengarah Kongres V PDI-P

Dhamantra Ditangkap KPK Koleganya Kaget dan Prihatin Denpasar (Bali Post) Kasus dugaan korupsi yang membelit anggota DPR-RI Fraksi PDI-P, I Nyoman Dhamantra, mengejutkan semua pihak, termasuk rekan sesama kader moncong putih. Selain itu, kasus yang menimpa wakil Bali di Senayan tersebut menuai keprihatinan. Terlebih, partai sejak awal sudah mewantiwanti para kader agar tidak melakukan tindakan melawan hukum seperti korupsi. Sebab,

sanksinya adalah pemecatan dan tidak bisa direhabilitasi. ‘’Iyalah (kaget - red). Saya tahu dari Pak Hasto waktu geladi pembukaan Kongres jam 10 pagi,’’ ujar kader PDIP yang juga anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana di sela-sela Kongres V PDI-P di Sanur, Denpasar, Jumat (9/8) kemarin. Adhi Ardhana mengatakan, komunikasi langsung dengan Dhamantra terakhir

dilakukan beberapa tahun lalu. Yakni saat rapat PHRI sekitar 2013 dan rapat pembahasan mengenai Undang-undang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah pada 2015 lalu. ‘’Pastilah sebagai kenalan, kita dalam satu partai, pasti kita kaget dengan situasi dan kondisi seperti ini. Apalagi sudah jelas diingatkan oleh Ibu Ketua Umum sejak awal. Masuk di partai bukan untuk mencari makan,’’

sambungnya. Namun kembali lagi, lanjut Adhi Ardhana, mungkin saja ada pancingan atau peluang terkait posisi Dhamantra sebagai anggota dewan di pusat. Apalagi, memang tidak ada manusia yang sempurna. Politisi asal Kota Denpasar ini mengaku prihatin karena Dhamantra dinilai sangat nasionalis. Selain itu, menaruh perhatian lebih pada masalahmasalah lingkungan dan budaya di Bali.

Adhi Ardhana juga menyayangkan kasus dugaan korupsi kali ini justru melibatkan orang Bali dan dari PDI-P. Sedangkan konsekuensi di partai sudah pasti pemecatan. Meski demikian, kasus ini tetap dijadikan pelajaran. Khususnya oleh para kader di Bali untuk tidak ikut terjerumus dan melakukan hal yang sama. Sesama anggota DPR-RI dari Fraksi PDI-P, I Made Urip mengaku selama ini jarang berkomunikasi dengan Dhamantra lantaran komisi yang berbeda. Dhamantra duduk di Komisi VI, sedangkan dirinya di Komisi IV. Politisi asal Tabanan ini mengaku prihatin dan juga cukup kaget. Sebab, baru kali ini ada politisi PDI-P dari Bali yang masuk dalam praktik dugaan korupsi. ‘’Partai itu sudah jauh-jauh hari mengingatkan para kadernya di seluruh tanah air supaya tidak melakukan praktik-praktik yang koruptif. Kita sangat menyayangkan sekali hari ini masih ada orang berani melakukan itu,’’ ujarnya. (kmb32)

Bali Post/ADE

ROMPI TAHANAN - Anggota Komisi VI DPR-RI dari PDI-P I Nyoman Dhamantra mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan penyidik KPK di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (9/8) kemarin.

Ditahan di Rutan Polres Jaktim

Jakarta (Bali Post) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan anggota Komisi VI DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan I Nyoman Dhamantra di Rumah Tahanan (Rrutan) Polres Jakarta Timur usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Gedung KPK sejak Kamis (8/8) hingga Jumat (9/8) kemarin. KPK juga telah resmi menetapkan anggota DPR dari daerah pemilihan Bali itu sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap impor

bawang putih tahun 2019. Nyoman Dhamantra tampak mengenakan rompi oranye khas KPK. Ia hanya menundukkan kepala dan bungkam ketika memasuki mobil tahanan. KPK melakukan penahanan selama 20 hari pertama terhadap Nyoman Dhamantra di Polres Jakarta Timur. ‘’Kami tahan I Nyoman di Polres Jakarta Timur,’’ ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jumat kemarin. Hal. 15 Meminta Fee


2

Sabtu Paing, 10 Agustus 2019

Jelang Idul Adha

Kesehatan Hewan Kurban Diperiksa

HEWAN - Petugas saat melakukan pemeriksaan hewan kurban.

Pembunuh SPG Ditangkap di Minahasa Tenggara Denpasar (Bali Post) Tiga hari melakukan perburuan, akhirnya Tim Resmob Polresta Denpasar dan Ditreskrimum Polda Bali berhasil meringkus pembunuh Sales Promotion Girl (SPG) Ni Putu Yuniawati (39). Pelakunya Bagus Putu Wijaya (33) asal Desa Sinabun, Kecamatan Sawan, Buleleng. Pelaku dibekuk di rumah pacarnya di wilayah Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Kamis (8/8) pukul 21.00 Wita. ‘’Dari Bali, pelaku kabur ke Sulawesi Utara naik pesawat. Di sana kan ada pacarnya juga,’’ kata Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol. Andi Fairan, Jumat (9/8) kemarin. Namun, Kombes Andi Fairan enggan menjelaskan lebih detail proses penangkapan pelaku.

‘’Nanti dijelaskan Kapolresta, ya,’’ ucapnya. Saat didesak terkait motif kasus tersebut, Andi mengatakan, dugaan awal karena pembagian uang. ‘’Informasinya mobil itu (Ertiga) kan sewaan. Mungkin pembagian hasil sewa itu. Mereka ini kan pacaran. Tapi pelaku punya pacar lagi di Sulawesi Utara,’’ ungkapnya. Pekerjaan pelaku apa? ‘’Tidak jelas. Masih didalami kasus ini oleh penyidik Polresta,’’ kata Andi Fairan. Sebelumnya, perburuan pembunuh SPG kendaraan bermotor Ni Putu Yuniawati (39) sedang dilakukan Tim Resmob Polresta Denpasar. Polisi telah mengantongi ciri-ciri pelaku dan diburu ke luar Bali. (kmb36)

Ditetapkan, Caleg Terpilih DPRD Denpasar

Denpasar (Bali Post) Tahap demi tahap Pemilu 2019 telah dilalui oleh KPU Denpasar. Bahkan rapat pleno penetapan perolehan kursi partai politik dan calon terpilih anggota DPRD Denpasar telah dilakukan, Jumat (9/8) kemarin. Penetapan ini sedikit molor, sehingga berdekatan dengan jadwal pelantikan anggota dewan baru ini. Kondisi ini tidak terlepas dari adanya sengketa pemilu yang diajukan salah satu partai politik ke MK. Ketua KPU Denpasar Wayan Arsa Jaya mengatakan, pihaknya baru bisa menyelenggaragakan rapat pleno penetapan, karena sebelumnya masih menunggu hasil keputusan MK terhadap gugatan yang diakukan partai politik. Namun kini semua sudah selesai, sehingga sudah bisa dilakukan penetapan ini. Dalam rapat pleno penetapan kemarin, selain dihadiri seluruh komisioner KPU, juga dihadiri perwakilan partai politik, Bawaslu, unsur Pemerintah Kota Denpasar, serta sejumlah caleg yang berhasil lolos. Arsa Jaya mengatakan, KPU-RI sudah menurunkan Surat Edaran (SE) No. 1027 tentang Penetapan Perolehan Kursi dan Penetapan Calon Terpilih. Hal ini juga diperkuat dengan surat dari MK No. 1844 beserta lampirannya. Berhubung

perkara yang diajukan ke MK sudah diputus, maka pihaknya sudah bisa melakukan penetapan. Pada rapat tersebut, komisioner KPU Made Widia membacakan perolehan kursi partai politik pada Pemilu 2019. Selain itu, juga dibacakan tentang jumlah kursi yang diperoleh oleh masing-masing partai politik di DPRD Denpasar. Seperti PDI-P mendapat perolehan kursi 22, disusul Golkar sebanyak 8 kursi, Demokrat dan Gerindra masing-masing 4 kursi, NasDem 3 kursi, Hanura dan PSI masing-masing 2 kursi. “Sehingga total 45 kursi di DPRD Denpasar sudah terisi,” ujar Widia. Terkait hasil yang dipaparkan tersebut, masing-masing perwakilan partai peserta pemilu semua menyatakan menerima. Tidak ada keberatan atau sanggahan terhadap hasil yang diplenokan. “Semua bisa menerima, jadi kolom keberatan kami kosongkan,” ujar Arsa Jaya saat menutup rapat pleno, kemarin. Sementara itu, Sekretaris DPRD Denpasar Putu Gede Dharma Wiyasa mengatakan, pelantikan dewan baru dipastikan akan berlangsung, Senin (19/8) mendatang. Waktunya siang, sekitar pukul 13.00 Wita. Karena paginya ada kegiatan di MA, sehingga Ketua Pengadilan baru bisa melakukan pelantikan siang hari. (kmb12)

Bali Post/kmb12

Denpasar (Bali Post) – Hari Idul Adha yang jatuh pada Minggu (11/8) besok, identik dimaknai oleh umat Islam dengan melaksanakan kurban. Di mana sebagian besar umat Islam turut menyembelih hewan kurban seperti sapi dan kambing. Karenanya, Pemkot Denpasar melalui Dinas Pertanian dan UPT Rumah Potong Hewan (RPH) mengimbau masyarakat agar memeriksa kesehatan hewan sebelum dan sesudah disembelih. Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar I Gede Ambara Putra didampingi Kabid Perternakan dan Kesehatan Hewan Made Ngurah Sugiri menjelaskan, seluruh masyarakat diharapkan turut memperhatikan kesehatan hewan sebelum disembelih menjelang hari Idul Adha. Bahkan pihaknya telah turun ke lapangan untuk mengecek kesehatan hewan kurban. Pengecekan ini menyasar para pedagang hewan, 134 masjid dan mushola yang berada di Kota Denpasar. ‘’Semua pihak agar selalu meningkatkan koordinasi, informasi dan edukasi agar pengolahan daging dapat dilakukan dengan baik dan benar sesuai dengan aturan sanitasi yang ada, serta kepada konsumen agar tidak mengonsumsi daging mentah (belum dimasak), sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam mengonsumsi daging saat perayaan Idul Adha ini,’’ ujar Ambara Putra, Jumat (9/8) kemarin. Ambara menambahkan, pengawasan dalam bentuk pemeriksaan hewan sebelum dipotong (antemortem) maupun pemeriksaan daging hasil pemotongan (postmortem) sebagai upaya memberikan jaminan kesehatan daging bagi masyarakat. ‘’Kami akan cek keseluruhan hewan dalam keadaan sehat, namun pascapemotongan akan dilaksanakan pengecekan kembali. Setelah itu baru terlihat apakah daging tersebut sehat dan dapat dikonsumsi atau tidak, serta diimbau kalau nanti ditemukan hewan yang mengandung zat berbahaya saat pengecekan postmortem, maka disarankan untuk tidak dikonsumsi,’’ jelasnya. Ambara Putra menambahkan, saat ini dalam

rangka menyambut hari Idul Adha pihaknya akan melaksanakan pengecekan hewan kurban dengan jadwal, yakni antemorthem pada 10 Agustus dan postmorthem dilaksanakan setelah penyembelihan/ pemotongan pada 11 Agustus. Namun sebelum itu, pengecekan kesehatan hewan telah dilaksanakan dengan menyasar pedagang hewan kurban di seputaran Kota Denpasar. Selain itu, kata Ambara Putra, pihaknya turut menyiagakan 32 orang tenaga kesehatan hewan dari Dinas Pertanian, khususnya Bidang Kesehatan Hewan yang menangani pemeriksaan antemortem (hewan sebelum disembelih) dan postmortem (hewan setelah disembelih). Pada perayaan Idul Adha tahun ini, Distan Kota Denpasar dibantu 100 mahasiswa Kedokteran Hewan dari Universitas Udayana, Dosen FKH, dan BBVET yang seluruhnya dilengkapi dengan surat tugas. ‘’Masyarakat yang akan menyembelih sendiri diharapkan berkoordinasi dengan RPH jika penyembelihan tidak dilaksanakan di RPH, sehingga kesehatan, hyginietas dan sanitasi dari hewan yang akan disembelih dapat tetap terjaga,’’ katanya. Dikonfirmasi terpisah, Kasubag Umum UPT RPH Kota Denpasar A.A. Gede Mayun mengatakan, RPH Kota Denpasar dalam menunjang kelancaran pemotongan hewan jelang hari besar keagamaan senantiasa melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap kesehatan hewan yang akan disembelih. Sehingga hewan yang disembelih nantinya menghasilkan daging yang aman dan sehat untuk dikonsumsi. Terkait dengan jumlah pemotongan, kata Mayun, hingga kemarin terdapat 24 ekor hewan kurban yang akan disembelih. Kondisi ini dikarenakan banyak masyarakat yang memilih menyembelih di masjid atau mushola terdekat. ‘’Bagi masyarakat yang akan menyembelih hewan kurban sendiri, diharapkan tetap mengutamakan kebersihan dan kesehatan hewan sebelum dan sesudah disembelih dalam upaya memastikan kesehatan daging kurban,’’ tambahnya. (kmb12)

Tak Hanya Jumlah Kunjungan

”Spending of Money” Wisman Juga Turun Denpasar (Bali Post) Tidak hanya penurunan jumlah kunjungan, pariwisata Bali juga menghadapi tantangan turunnya spending of money rata-rata wisatawan mancanegara. Berdasarkan hasil survei perilaku wisman yang dilakukan oleh Bank Indonesia, diperoleh hasil bahwa spending of money rata-rata wisman mengalami penurunan dari Rp 13,47 juta per orang per kunjungan di tahun 2016, menjadi Rp 12,45 juta per orang per kunjungan.

Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Provinsi Bali Trisno Nugroho memaparkan, data ini sejalan dengan data dari Dinas Pariwisata Provinsi Bali. Rata-rata spending of money wisman menurun dari USD 143,45 per orang per hari pada 2016 menjadi USD 118,98 per orang per hari. Penurunan spending ini tentunya akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Bali secara keseluruhan. Menurut Trisno Nugroho, kondisi ini akan diperparah jika tidak ada penambahan kapasitas pintu masuk Bali yaitu di Bandara Ngurah Rai. Keterbatasan kapasitas optimum

Bandara Ngurah akan terjadi pada 2026 bila tidak dilakukan upaya pengembangan dan peningkatan kapasitas. “Padahal, hampir 95 persen kunjungan wisatawan khususnya wisman ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai. Kondisi ini tentunya menjadi tantangan pariwisata Bali dari sisi akses,” ungkapnya. Mengatasi tantangan itu, Trisno Nugroho mengusulkan agar Bali juga menggarap pariwisata minat khusus seperti MICE, sport tourism, retired tourism, dan medical tourism. Selain itu, zonasi destinasi wisata menurutnya salah satu kebijakan yang patut dilaksanakan dengan mendorong

pemerataan pariwisata pada seluruh kabupaten/kota di Bali. “Tentunya sesuai dengan karakter dan keunggulan dari masing-masing daerah dan dalam satu kesatuan koordinasi di tingkat provinsi. One Island One Management,” ungkapnya. Menurut Trisno Nugroho, kebijakan ini diharapkan dapat mendorong optimalisasi pengembangan dan penataan pariwisata Bali. Pada akhirnya kesinambungan pertumbuhan ekonomi akan terjadi. Kebijakan ini diharapkan juga dapat mengurangi akses dari over tourism yaitu kemacetan dan sampah yang dikeluhkan selama ini oleh para wisman. Trisno Nugroho menambahkan, pengembangan pasar-pasar potensial wisman secara selektif juga perlu untuk dilakukan melalui upaya promosi secara efektif dan efisien. Beberapa negara potensial wisman antara lain Eropa Tengah, Eropa Timur, Timur Tengah, dan Afrika. Sementara di internal Bali sendiri mengalami

masalah over supply kamar. Over supply kamar ini juga mempengaruhi kondisi sektor properti di Bali. Sedangkan di sisi lain, investasi masih tetap dibutuhkan Bali. Dengan konsep One Island One Management, Trisno Nugroho berharap Gubernur Bali dan bupati/wali kota di Bali bersinergi untuk menentukan kebutuhan di mana perlunya dibangun pariwisata. Karena Bali tidak hanya Denpasar dan Badung, tapi ada juga tujuh kabupaten lainnya. Sehingga pembangunan Bali tidak hanya terkonsentrasi pada dua atau tiga kabupaten, bisa ke tempat lain yang juga bagus untuk dikembangkan. (kmb42) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Bali Post/kmb37

MEMPERLIHATKAN - John Korassa, kuasa hukum pemohon praperadilan terhadap Kejari Denpasar, memperlihatkan bukti permohonan dan jawaban pihak kejaksaan atas SKP2 kasus dana hibah Yayasana Al-Ma’ruf.

Terbitkan SKP2

Kejari Denpasar Dipraperadilankan Bali Post/kmb12

PLENO - Suasana rapat pleno penetapan perolehan kursi dan caleg lolos ke DPRD Denpasar, Jumat (9/8) kemarin.

Topik : TRANSMIGRAN MINTA GURU TARI

Denpasar (Bali Post) Setelah gagal dan dikalahkan kasus Tukad Mati di praperadilan dalam kasus penyidikan dugaan korupsi, untuk kedua kalinya Kejari Denpasar kembali digugat ke pengadilan dalam urusan dugaan korupsi. Lantaran menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2) atas perkara dugaan korupsi dana hibah Yayasan Al-Ma’ruf hasil bidikan Polresta Denpasar, Kejari Denpasar dipraperadilankan ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Jumat (9/8) kemarin. Sebagai pihak pemohon adalah Pembina Yayasan Al-Ma’ruf, melalui kuasa hukumnya Esera Gulo, John Korassa Sonbai dan kawan-kawan. Ditemui di PN Denpasar usai mendaftarkan permohonan praperadilan dengan termohon Kejari Denpasar, John Korassa mengatakan, kasus dugaan korupsi dana hibah Yayasan Al-Ma’ruf, bahwa Kejaksaan mesti legowo dan menuntaskan kasus ini sampai penuntutan di Pengadilan Tipikor Denpasar. ‘’Kejaksaan sebagai panglima dalam pemberantasan

korupsi, seharusnya tidak menerbitkan SKP2. Menurut pendapat saya, sangat tidak benar. Karena kerugian negara sudah dilakukan audit oleh BPKP Perwakilan Bali, dan dari hasil audit sudah ditemukan kerugian keuangan negara hingga Rp 200 juta,’’ tandas John Korassa. Tim kuasa hukum Pembina Yayasan ini menyampaikan, alasan kedua syarat formal dan materiil yang disyaratkan kejaksaan sudah dipenuhi oleh penyidik Polresta Denpasar, sehingga dilakukan P21 dan pelimpahan tahap II pada 6 September 2018. ‘’Sehingga tidak ada alasan kejaksaan menerbitkan SKP2 ini, karena semua sudah dinyatakan lengkap oleh kejaksaan,’’ tandas John Korassa. Pihaknya sangat mendukung pihak kejaksaan dalam memberantas korupsi hingga dilakukan penuntutan. Lantas, bagaimna hasil koordinasi dengan kejaksaan? John Korassa mengatakan, pihaknya sudah sempat bersurat ke kejaksaan untuk mempertanyakan soal SKP2 tersebut. Dalam jawaban

yang diterima dari pihak kejaksaan, melalui surat yang ditandatangani oleh Kasipidsus Kejari Denpasar I Nengah Astawa, bahwa pihak kejaksaan membenarkan telah menerbitkan SKP2, dengan alasan kerugian keuangan negara tidak lagi dapat dibuktikan oleh jaksa penuntut umun (JPU). ‘’Ini alasan yang tidak benar. Karena sudah jelas ada audit BPKP Perwakilan Bali dan ditemukan kerugian keuangan negara Rp 200 juta,’’ tandas John Korassa. Saat disinggung soal adanya niat baik tersangka bahwa mereka telah mengembalikan kerugian keuangan negara, John Korassa menyatakan bahwa sesuai Pasal 4 UU Tipikor, telah dengan tegas mengatakan bahwa pengembalian kerugian keuangan negara atau perekonomian negara tidak menghapus dipidananya pelaku tindak pidana. Atas dasar itu, pemohon praperadilan meminta hakim atau pengadilan untuk melanjutkan dan melimpahkan berkas perkara beserta ketiga tersangka ke pengadilan. Ketiga tersangka yang dimaksud adalah H. Muhamad Saifudin, Supeni

Mayang Sari alias Bu Jero dan H. Miftah Aulawi. Beberapa waktu lalu, Kajati Bali Amir Yanto (kini mantan) mengatakan, setelah menerima tahap II dari kepolisian, yakni menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti, pihaknya menerima dokumen pengembalian kerugian keuangan negara. Sehingga atas dasar berbagai pertimbangan, pihak kejaksaan menghentikan penuntutan dan mengeluarkan SKP2 akhir 2018. Kajati Amir Yanto tidak menampik bahwa salah satu alasan dikeluarkannya SKP2 itu adalah sudah ada pengembalian kerugian keuangan negara. Atas praperadilan itu, Kasiintel dan Humas Kejari Denpasar Agung Ary Kesuma yang diminta tanggapannya atas SKP2 itu mengatakan, pihaknya masih menunggu pemberitahuan resmi dari pihak pengadilan. ‘’Jika sudah kami terima praperadilan itu, kami akan pelajari seperti apa materinya. Sampai saat ini kami belum terima pemberitahuan itu,’’ tegasnya. (kmb37) CMYK


Sabtu Paing, 10 Agustus 2019

BADUNG

3

Meriahkan HUT Proklamasi Ke-74

Organisasi Wanita Badung Gelar Berbagai Lomba

LOMBA - Ketua TP PKK Ny. Seniasih Giri Prasta bersama organisasi wanita di Kabupaten Badung mengikuti lomba di Puspem Badung dalam rangka menyambut HUT Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-74.

Profil

berlangsung meriah. Ibuibu PKK begitu bersemangat mengikuti jalannya lomba. Ketua TP PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan persatuan dari organisasi wanita di Badung. ‘’Selain memeriahkan HUT ke-74 RI, kegiatan ini guna mempersatukan dan meningkatkan kebersamaan, di antara organisasi wanita di Badung,’’ jelasnya. Wabup Suiasa menyampaikan, apresiasi dan sangat mendukung lomba dari organisasi wanita ini. Hal ini sebagai upaya memupuk kebersamaan dan kekeluargaan di antara organisasi baik itu PKK, DWP, WHDI, Gatriwara, Perumda, RS Daerah, IBI, PKK kecamatan se-Badung dan yang lainnya. Kegiatan ini juga untuk lebih menggelorakan

semangat patriotisme dan nasionalisme dalam rangka menyambut HUT Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-74. Di bagian lainnya, Wabup Suiasa kembali mempertegas terkait akan dilaksanakannya Gerakan Serentak (Gertak) Badung Bersih minggu pertama setiap bulan di seluruh desa/kelurahan di Badung. ‘’Karena hari ini (kemarin - red) ada lomba kewanitaan, kegiatan Gertak akan kita mulai Jumat 16 Agustus 2019, sesuai lokasi yang telah ditetapkan untuk masingmasing OPD,’’ jelasnya. Ada beberapa hal yang harus dilakukan OPD di lokasi pelaksanaan Gertak. Pertama, OPD bersangkutan wajib melakukan pembinaan dan pendampingan dalam hal terwujudnya tempat pembuangan sampah sementara.

Kedua, dalam menggelorakan inovasi Badung Anti Kantong Plastik (Batik) yang sudah masuk top 45 Sinovik bersama aplikasi Fish go, maka tugas OPD selanjutnya yaitu melakukan pendampingan kepada desa dan desa adat untuk terwujudnya kawasan anti sampah plastik di desa/ kelurahan. Ketiga, untuk absensi, karyawan-karyawati tidak perlu ke kantor absensi rekam wajah, cukup dengan tanda tangan dan harus dibuktikan foto wajah bagi yang hadir di lokasi Gertak. ‘’OPD yang melaksanakan pelayanan publik diharapkan tetap menempatkan pegawainya untuk pelayanan minimal selama Gertak. Selesai Gertak, wajib kembali ke kantor melaksanakan pelayanan maksimal,’’ tambahnya. (ad286)

Rawan Gempa dan Tsunami

Sumbangsih ke Masyarakat PEMBENAHAN kawasan Tanjung Benoa, Kuta Selatan akan terus dilakukan. Tahun ini penataan yang belum sempat dilakukan akan kembali dirancang. Bendesa Adat Tanjung Benoa I Made Wijaya, Kamis (8/8), menyampaikan pihaknya yang kembali terpilih menjadi anggota DPRD Badung akan terus memperjuangkan hal itu. Termasuk terkait kontribusi PAD yang belum masuk ke Tanjung Benoa. Selain rencana penataan kawasan pantai timur Tanjung Benoa, pihaknya juga ingin memberikan sumbangsih melalui garapan wisata bahari. Menurutnya, sumber dolar di Kabupaten Badung berasal dari Kuta Selatan, selain Kuta, Legian, Seminyak dan Canggu. Untuk itu, pihaknya ingin fokus melanjutkan penataan yang belum terwujud, termasuk di pinggir pantai timur Tanjung Benoa yang sudah dirancang tahun 2018. Rencana ini sudah disampaikan baik di tingkat kelurahan maupun musrenbang kecamatan. ‘’Kelanjutan penataan sama seperti yang ada di Nusa Dua,’’ jelasnya. Selain penataan kawasan, pihaknya juga akan terus memperjuangkan rencana pembangunan jalan lingkar. Tentu ini untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di Tanjung Benoa. Untuk periode kali ini, pihaknya ingin mulai membuka lembaran baru. Pihaknya ingin benar-benar memberikan kontribusi yang bisa dirasakan masyarakat Badung, khususnya Ta n j u n g B e n o a . Meski sebelumnya sempat diterpa masalah, dia mengaku tidak ingin menjadikan hal tersebut penghalang untuk memberikan sumbangan pemikiran bagi kemajuan Badung. Dia percaya, kerja nyata akan berdampak positif terhadap kepercayaan masyarakat. ‘’Kita serahkan semua kepada masyarakat. Bahkan buktinya kepercayaan masyarakat masih tinggi,’’ ungkap Wijaya. (edi)

Harga Cabai Tinggi Petani di Abiansemal Sumringah Mangupura (Bali Post) Bencana alam umumnya membawa dampak negatif di segala lini. Hal ini tak berlaku bagi petani cabai di Kabupaten Badung, tepatnya di Desa Sangeh Kecamatan Abiansemal. Petani di daerah ini justru menuai berkah dari bencana alam yang terjadi di Jawa dan Bali. Seperti yang dirasakan I Made Suendi, salah seorang petani cabai di Desa Sangeh, Abiansemal. Ditemui Jumat (9/8) kemarin, Suendi terlihat berseri-seri menuturkan hasil panen cabai yang laku dengan harga tinggi di pasaran. ‘’Ini sebenarnya berkah alam karena di Jawa banjir, di Bali Gunung Agung meletus, sehingga pasokan cabai dari Jawa sedikit, sedangkan di daerah Kintamani petani tidak bisa menanam cabai akibat letusan Gunung Agung. Ini membuat harga cabai yang kami tanam di sini tinggi,’’ ungkapnya. Pria asal Desa Sobangan, Mengwi ini mengaku sangat bersyukur karena harga cabai masih tinggi. Terlebih adanya pengaruh hari raya Galungan dan Kuningan yang lalu dan kini menyambut Idul Adha. ‘’Tingginya harga cabai jarang terjadi. Biasanya harga cabai tinggi menjelang hari raya. Namun saya biasanya dalam setahun bisa prediksi harga cabai, yakni saat hari raya Galungan, Idul Adha, Natal, dan Tahun Baru, itu pasti meningkat,’’ terangnya. Lonjakan harga cabai cukup tinggi, hingga mencapai 50 persen. Biasanya ia menjual cabai dengan harga Rp 20 ribu per kilogram. Namun, kini dia

DALAM rangka memeriahkan HUT ke-74 Proklamasi Kemerdekaan RI, organisasi wanita Kabupaten Badung menggelar berbagai lomba yang dipusatkan di lapangan Puspem Badung, Jumat (9/8) kemarin. Kegiatan yang dirangkaikan dengan Krida ini dibuka Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa. Tampak hadir Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, Ketua TP PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, Wakil Ketua TP PKK Badung Ny. Kristiani Suiasa, Gatriwara, WHDI, DWP dan organisasi wanita lainnya. Lomba yang dilaksanakan meliputi tarik tambang, lari kelerang, memindahkan karet estafet, menangkap belut, memindahkan air ke ember, makan kerupuk, menjunjung jun, balon cinta, lari karung dan terompah panjang. Lomba

menjual hasil panennya dengan harga Rp 40 ribu per kilogram. ‘’Peningkatan harga ini terjadi dari menjelang Galungan kemarin. Usai Kuningan, harga cabai kembali turun namun tidak tinggi, hanya Rp 10 ribu perkilonya. Jadi saya menjual dengan harga Rp 30 ribu per kilogram,’’ jelasnya. Dia mengaku, hasil panennya tersebut dijual ke pengepul yang biasa menjual cabai di Pasar Mengwi. Dengan harga yang meningkat, pihaknya terpaksa harus memberikan obat cabainya untuk bisa panen lebih awal. ‘’Dengan luas lahan 40 are ini saya panen cabai bisa tiga kali sehari. Cabai pun saya beri obat agar cepat panen saat harga tinggi,’’ katanya. Pria yang menekuni profesi petani hingga 15 tahun ini menjelaskan, peningkatan harga cabai terjadi hanya dalam sepekan menjelang hari raya. ‘’Jadi kalau harga tinggi kita semprot cabai yang sudah tua namun masih hijau. Setelah disemprot, tiga harinya kemudian akan menjadi merah dan siap panen,’’ ungkapnya. Dengan luas tanah 40 are, ia harus menyiapkan dana sebesar Rp 35 juta untuk menjadi petani cabai. Di luas tanah tersebut, ia mampu menghasilkan 500 kilogram cabai sekali panen. Biaya produksi digunakan untuk membeli bibit cabai, biaya pemeliharaan, pupuk, racun hama dan yang lainnya. ‘’Dari tanam hingga panen bisa menghabiskan Rp 35 juta,’’ ungkapnya seraya menambahkan, awal penanaman cabai hingga panen menghabiskan waktu 110 hari. (kmb27)

BPBD Gencarkan Simulasi Bencana

Mangupura (Bali Post) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung, gencar melaksanakan simulasi penanggulangan bencana. Hal itu dilakukan agar masyarakat mengetahui dengan baik cara menanggulangi bencana dan upaya antisipasinya. Terlebih kabupaten terkaya di Bali ini memiliki bentangan pantai yang luas, sehingga rawan gempa bumi akibat pergeseran lempeng bumi dan tsunami. Kabid Pencegahan dan Kesiapsigaan BPBD Badung Wayan Netra menjelaskan, pihaknya terus berupaya melakukan sosialisasi ke masyarakat dengan menyasar generasi muda di tingkat SD hingga perguruan tinggi. ‘’Badung cukup berisiko terhadap bencana seperti gempa dan tsunami. Wilayah yang cukup rawan adalah kawasan pesisir Badung Selatan. Untuk itu perlu penyadaran masyarakat sejak dini ikut siaga dalam bencana yang setiap saat akan datang,’’ ujar Netra, Jumat (9/8) kemarin. Pihaknya rutin melakukan sosialisasi penanggulangan bencana. Kali ini, BPBD Badung bekerja sama dengan lembaga pendidikan Monach Bali di Dalung. ‘’Kami berikan sosialisasi sekitar 800 mahasiswa terkait penanggulangan gempa dan tsunami. Mulai dari menyelamatkan dirinya sendiri hingga memberikan pertolongan kepada orang lain saat bencana terjadi serta pascabencana,’’ ujarnya. Diterangkan, sosialisasi juga dilaksanakan pada siswa SD dan SMP. Saat ini pihaknya telah memiliki sekitar 19 sekolah tanggap bencana. Itu terbentuk dari tahun 2013 hingga 2018. ‘’Tahun ini kami akan bentuk lagi 5 sekolah di Badung. Sementara untuk 13 sekolah itu letaknya di kawasan pesisir Badung,’’ ucapnya. Dikatakan, pembentukan sekolah siaga bencana berkerja sama dengan berbagai United Nations Development Program (UNDP). ‘’Kegiatan sosialisasi dan simulasi seperti ini sangat diperlukan oleh pihak sekolah, khusus wilayah Badung Selatan yang sebagian besar berada di pesisir,’’ tegasnya. (kmb27)

Bali Post/dok

SIMULASI BENCANA - Simulasi bencana di Kabupaten Badung yang digelar beberapa waktu lalu.

Bali Post/par

PETANI - Petani cabai di Badung sumringah lantaran harga cabai di pasaran tergolong tinggi.

CMYK


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Sabtu Paing, 10 Agustus 2019

Honda ADV150 Resmi Hadir di Bali BPM Unwar Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Auditor Internal Evaluasi Instrumen APT 3.0 & APS 4.0 Diharapkan Jadi Tulang Punggung Penjualan

DALAM upaya meningkatkan kualitas mutu perguruan tinggi, Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Warmadewa (Unwar) menggelar sosialisasi dan pelatihan Auditor Internal tentang Borang Baru Instrumen APT 3.0 dan APS 4.0, termasuk LED, LKPT, dan LKPS di Ruang Sri Kesari Warmadewa Mandapa, Jumat (9/8) kemarin. Sosialisasi dan pelatihan ini menghadirkan Assesor BAN-PT Prof. Djoko Suhardjanto, M.Com. (Hons)., Ph.D., Ak. yang juga merupakan Dekan FEB Universitas Sebelas Maret selaku narasumber. Pelatihan ini tidak hanya diikuti para auditor di lingkungan Unwar, namun juga dari perguruan tinggi di Bali dan Nusa Tenggara yang bernaung di bawah LLDikti Wilayah VIII Bali-Nusra. Kepala BPM Unwar I Wayan Gede Merta, S.E., M.Si. mengatakan mulai tahun 2019, borang akreditasi perguruan tinggi menggunakan instrumen baru, yaitu APT 3.0 dan APS 4.0 atau yang dikenal dengan 9 kriteria. Berdasarkan Peraturan BAN-PT Nomor 59 Tahun 2018,

borang yang dibuat berupa Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Perguruan Tinggi (LKPT). Dalam praktiknya atau implementasi di lapangan ternyata mengisi borang maupun pembuatan LED dan LKPT masih dirasa sulit dan cukup ‘’menjelimet’’. Sebab, terdapat persepsi yang berbeda dan tidak konsistennya pertanyaan dan pernyataan yang ada di instrumen. Oleh karena itu, mengingat tugas auditor internal yang sangat penting untuk menghasilkan luaran SPMI yang unggul, maka pemahaman dan kompetensi auditor perlu terus diupdate sesuai dengan peraturan dan perubahan instrumen akreditasi. ‘’Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan audit untuk LED, APT 3.0 dan APS 4.0 mudah-mudahan dapat meingkatkan pemahaman dan skill para auditor internal perguruan tinggi masing-masing dan bahkan dapat menjadi assessor di perguruan tinggi yang bersangkutan,’’ ujar Gede Merta. Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. mengatakan saat ini isu tentang

SOSIALISASI - Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. (2 dari kiri) bersama Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. (kiri), Kepala BPM Unwar I Wayan Gede Merta, S.E., M.Si. (kanan), dan narasumber saat membuka sosialisasi dan pelatihan Auditor Internal tentang Borang Baru Instrumen APT 3.0 dan APS 4.0, Jumat (9/8) kemarin.

mutu, relevansi dan aksesibilitas pendidikan tinggi sedang hangat diperbincangkan. Mutu dalam perguruan tinggi khususnya di Indonesia masih menjadi masalah besar. Oleh karenanya, kualitas mutu pendidikan menjadi sangat penting untuk ditingkatkan. Apalagi, bagi Unwar mutu tersebut telah dituangkan dalam visi Unwar, yaitu bermutu, berwawasan ekowisata, dan bersaing global di tahun 2034. Lebih jauh dikatakan, penjaminan mutu yang berkualitas apabila memiliki auditor-auditor internal yang andal. Oleh karena itu, para auditor internal sangat perlu diberikan pelatihan. Sehingga mereka paham dan memiliki kapasitas kompetensi yang lebih baik, serta mampu melakukan audit mutu untuk meningkatkan mutu pendidikan di Unwar pada khususnya, dan di perguruan tinggi lainnya di Indonesia. Dengan harapan, apa yang menjadi kendala dalam mutu di perguruan tinggi Indonesia dapat diselesaikan secara perlahan, namun pasti. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. mengatakan pelatihan auditor internal sangat penting dan strategis dilakukan dalam upaya meningkatkan pemahaman para auditor internal. Sebab, setiap perguruan tinggi maupun prodi akan selalu diakreditasi dan diaudit, baik audit internal maupun eksternal. Namun, sebelum diaudit secara eksternal, maka harus diawali dengan audit internal. Oleh karena itu, pemahaman terhadap indikator-indikator atau instrumen-instrumen yang diaudit menjadi penting untuk dipahami para auditor internal. Sehingga para auditor internal bisa menjadi solusi dalam menyelesaikan dan menyamakan persepsi tentang instrumen-instrumen yang nanti akan menjadi standar penilaian borang akreditasi. (ad284)

Pisah Pamit Mahasiswa CLI di UNR Pentaskan Seni Pencak Silat

ACARA pisah pamit Program Musim Panas Critikal Language Institute (CLI) Arizona State University (ASU) dengan Civitas Akademika Universitas Ngurah Rai (UNR) dilaksanakan di aula Kampus UNR, Penatih, Denpasar Timur, Jumat (9/8) kemarin. Selama sebulan, tujuh mahasiswa dan mahasiswi CLI-ASU mampu berbahasa Indonesia dan menguasai seni pencak silat Bakti Negara. Pelaksanaan program tersebut ditutup oleh Rektor Universitas Ngurah Rai Dr. Drs. Nyoman Sura Adi Tanaya, M.Si. ‘’Ini kan masalah pembelajaran bahasa Indonesia. Jadi bahasa Indonesia ini harus juga bisa dikenal di luar negeri, terutama kepada mahasiswa-mahasiswa universitas besar di Amerika. Kenapa pembelajaran bahasa Indonesia ini penting, karena negara kita kan negara besar, negara yang kekayaannya luar biasa,’’ ujar Rektor Universitas Ngurah Rai Dr. Drs. Nyoman Sura Adi Tanaya, M.Si. Oleh karena itu, kata Sura Adi, perlu pengenalan budaya Indonesia khususnya Bali. Di dalam mengembangkan budayabudaya itu, mahasiswa luar negeri

harus lebih dulu belajar bahasa Indonesia. Dengan sendirinya mereka akan memahami budayabudaya itu dan akan mengetahui perilaku-perilaku bangsa Indonesia yang didasari Pancasila dan penuh kedamaian, tidak suka konflik dan sebagainya. ‘’Dengan belajar bahasa Indonesia diharapkan mereka bisa menyebarkan virus-virus kedamaian, kebahagiaan kepada dunia yang sudah kita lakukan tiap saat di Bali,’’ ujarnya. Sura Adi mengaku sangat mengagumi kemampuan mahasiswa CLI ini yang sangat luar biasa. Mereka belajar bahasa Indonesia di Arizona selama dua bulan, kemudian dilanjutkan di Bali selama sebulan. Meski dalam waktu singkat, ternyata mereka mampu presentasi dengan baik menggunakan bahasa Indonesia. Ini berarti ketertarikan mereka terhadap penguasaan bahasa Indonesia sangat tinggi. Oleh karena itu perlu disebarkan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang taat beragama, hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dan lingkungan juga bagus. Sehingga kita bisa sebarkan filosofi-filosofi kehidupan daripada

PISAH PAMIT - Pelaksanaan acara pisah pamit Program Musim Panas Critikal CLI Arizona State University dengan Civitas Akademika Universitas Ngurah Rai (UNR) di kampus setempat.

bangsa Indonesia, termasuk Bali bisa terlaksana. ‘’Saya bercita-cita bagaimana membuat sistem pembelajaran bahasa Inggris kepada seluruh mahasiswa Universitas Ngurah Rai seperti model CLI, dalam tiga bulan bisa menguasai bahasa Inggris dan berani presentasi. Guruguru bahasa Indonesia dipimpin Bapak Nyoman Riasa mempunyai kemampuan luar biasa. Itu diakui dunia internasional terutama universitas-univesitas besar di Amerika,’’ tandasnya. Dia mengaku bangga dengan mahasiswa CLI karena hanya satu bulan mampu menguasai pencak silat Bakti Negara. ‘’Ada keinginan saya agar Bapak Nyoman Riasa dan James Edmondsc (Presiden Direktur CLI) menjadi penyebar budaya Bali, utamanya Bakti Negara ini. Kalau itu bisa tersebar di universitas besar yang ikut di program ini, saya kira merupakan hal sangat bagus dalam memperkuat persaudaraan dunia,’’ ungkapnya. Kepala Pusat Bahasa UNR Drs. Nyoman Riasa, M.Ed. berharap ada program lain yang lebih strategis untuk mahasiswa UNR dan perlu digarap lebih serius. Strategi yang diterapkan yaitu Metode Celup Total yakni di kelas, keluar kelas, makan siang, bertemu guru silat, tutor dan dijemput orangtua asuh menggunakan bahasa Indonesia. ‘’Selama di Bali mereka tinggal di rumah orangtua asuh. Makan, tidur dan aktivitas lain di rumah orangtua asuh. Bagaimana menerapkan metode Celup Total ini untuk mahasiswa Indonesia. Jadi tiga bulan sudah bisa,’’ ungkapnya. Presiden Direktur CLI James Edmondsc menyampaikan Rektor UNR sangat baik, termasuk orang Bali. Civitas Akademika UNR sangat mendukung program ini. ‘’Apalagi guru silatnya sangat sabar,’’ tandasnya. (ad281)

HONDA ADV150 yang menjadi skutik penjelajah jalanan handalan dari Honda, resmi diluncurkan di Bali. Bertempat di Mal Bali Galeria, peresmian dilakukan jajaran Manajemen Astra Motor Bali, Jumat (9/8) kemarin. Kehadiran skutik penjelajah yang canggih ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya wilayah Bali yang memiliki aktivitas tinggi dalam melintasi berbagai kondisi jalan raya. Selain itu, kehadiran skutik penjelajah ini diharapkan bisa menjadi tulang punggung penjualan sepeda motor di Bali. Hal itu ditegaskan Marketing Manager Astra Motor Bali Thomas Pradu di sela peluncuran. Penegasan itu, menurutnya, bukan tanpa alasan. Pasalnya, sejak 20 Juli lalu sampai sekarang, jumlah SPK sudah mencapai 759 unit. Dari jumlah itu, diakuinya, untuk tipe CBS memang lebih banyak mencapai 60 persen, dibandingkan tipe ABS. Dengan antusias ini, pihaknya menargetkan penjualan Honda ADV150 tiap bulannya bisa mencapai 1.000 unit. Sementara untuk konsumen yang akan memesan Honda ADV150, tidak perlu kawatir inden lama. Pihaknya memastikan paling lambat dua minggu. ‘’Untuk inden, kami pastikan tidak akan nyampe satu bulan. Jangan takut kalau seandainya teman-teman mau inden, buat di Bali,’’ yakinnya. Honda ADV150 dipasarkan dengan dua tipe, ABS-ISS dan CBS-ISS dengan total 6 varian warna yang futuristik dan manly. Tipe ABS-ISS dipasarkan Rp 38.050.000 (on the road Bali) ini tersedia dalam dua warna, yakni Advance Red dan

LUNCURKAN - Jajaran Manajemen Astra Motor Bali meluncurkan secara resmi Honda ADV150 di Mal Bali Galeria, Jumat (9/8) kemarin. Advance White. Sementara itu tipe CBS-ISS yang dipasarkan seharga Rp 35.250.000 (on the road Bali), mendapat empat pilihan warna yakni Tough Matte Brown, Tough Silver, Tough Matte Black, dan Tough Red. Ditambahkan, selama tiga hari, mulai 8-10 Agustus, Astra Motor Bali sebagai Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Bali, menggelar exhibition Honda ADV150 di Mal Bali Galeria. Tidak hanya itu, berbagai program menarik yang ditawarkan saat pembelian on the spot. Selain itu, konsumen juga dapat merasakan performa responsive Honda ADV150, di lokasi parkir Mal Bali Galeria yang telah tersedia di booth Riding Test. Berbagai hiburan akan mewarnai kehadiran produk teranyar Honda ini di antaranya band competition, dance competition, games seru, fotography contest, dan juga akan kedatangan Yudist Ardhana, youtuber yang

sedang digandrungi anak muda untuk saling sharing berbagai hal tentang media sosial dan youtube. Tidak ketinggalan komunitas Honda pun akan turut meramaikan kehadiran Honda ADV150, dan puncak acara tidak tanggungtanggung artis Nasional Andra and the Back Bone akan menghiasi kemeriahan hadirnya Honda ADV150. Hadir dengan desain bodi yang futuristik dan manly, Honda ADV150 sesuai dengan karakter pengendara yang aktif. Skutik ini dibekali mesin 150cc eSP (enhanced Smart Power) yang menyuguhkan performa responsif untuk penggunaan harian maupun beraktivitas dengan menyenangkan dalam mengeksplorasi pengalaman baru setiap saat. Berbagai fitur canggih yang disematkan pun menjadikan Honda ADV150 sebagai partner berkendara terbaik dalam penyaluran hobi dan aktualisasi diri di jalan raya. (bns2)

Mitsubishi Motors Resmikan Dealer Kendaraan Penumpang Pertama di Indramayu PT MITSUBISHI Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), distributor resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan di Indonesia dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC), meresmikan dealer kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi Motors pada 8 Agustus 2019 yaitu PT Suryaputra Sarana-Indramayu. Dealer ini merupakan fasilitas resmi kendaraan penumpang Mitsubishi pertama di Indramayu. PT Suryaputra Sarana-Indramayu merupakan fasilitas ke-4 atas kerja sama Mitsubishi dan Suryaputra Sarana. Dealer baru ini diresmikan Michimasa Kono selaku Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI serta Rachmat Sumadiharja selaku Direktur Utama PT Suryaputra Sarana. PT Surya Putra Sarana-Indramayu terletak di area potensial, di mana saat ini banyak tumbuh industri kecil dan menengah, di samping sektor pertanian dan perkebunan. Selain itu, wilayah karesidenan Cirebon (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) juga memiliki iklim dunia usaha yang dinamis serta adanya pembangunan sarana transportasi seperti jalan tol dan Bandara Internasional Kertajati. Kehadiran dealer baru ini ditujukan tidak hanya untuk memberikan layanan penjualan saja, tetapi juga memenuhi kebutuhan layanan purnajual untuk existing customer di wilayah Indramayu dan sekitarnya. ‘’Pada ajang GIIAS 2019, kami baru saja meluncurkan beberapa produk terbaru yang telah dilengkapi dengan fitur dan teknologi terdepan untuk menunjang mobilitas masyarakat. Bertambahnya jajaran produk Mitsubishi Motors di Indonesia, tentunya perlu didukung dengan layanan dealer yang dapat memfasilitasi segala kebutuhan konsumen. Kami terus berupaya memberikan kemudahan kepada konsumen dalam memenuhi kebutuhannya untuk mendapatkan layanan penjualan dan purnajual di seluruh Indonesia. Dengan pembukaan dealer baru ini, kami harap konsumen mendapatkan pengalaman terbaik mereka dalam seluruh proses kepemilikan kendaraan Mitsubishi, baik dari performa produk juga layanan yang berkualitas,’’ ungkap Michimasa Kono.

MITSUBISHI - (Dari kiri ke kanan) Teten Herawati (Komisaris Utama PT Suryaputra Sarana), Rachmat Sumadiharja (Direktur Utama PT Suryaputra Sarana), Michimasa Kono (Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI), Setia Hariadi (Head of 3S Network Development Dept. PT MMKSI). Dealer Mitsubishi Suryaputra Sarana-Indramayu PT Suryaputra Sarana-Indramayu hadir dilengkapi dengan line-up kendaraan penumpang Mitsubishi Motors yang terdiri dari Xpander, Pajero Sport, dan L-300. Mitsubishi Pajero Sport mendapatkan penerimaan positif dengan pangsa pasar sebesar 47 persen di wilayah Indramayu pada periode Januari-Juni 2019. Sedangkan Xpander di wilayah karesidenan Cirebon berhasil meraih pangsa pasar sebesar 26 persen pada periode Januari-Juni 2019. Hasil positif juga dicapai kendaraan niaga ringan Mitsubishi L-300 yang mendominasi dengan pangsa pasar sebesar 81 persen pada periode Januari-Juni 2019 di wilayah Indramayu. Dealer Mitsubishi Suryaputra Sarana-Indramayu merupakan dealer dengan layanan 3S (sales, service, spare parts) khusus kendaraan penumpang. Dealer kendaraan penumpang Mitsubishi pertama di Indramayu ini berlokasi di Jalan Gatot Subroto No. 503, Kabupaten Indramayu. Berdiri di bidang seluas 1.994 m2 dengan total luas bangunan 1.523 m2 yang dilengkapi area showroom seluas 288 m2 dan luas area workshop 671 m2. Waktu operasional dealer ini yakni Senin-Jumat pukul 08.00 – 16.00 WIB dan Sabtu-Minggu pukul 08.00 – 14.30 WIB. Untuk mempermudah dalam merencanakan perawatan kendaraan, konsumen dapat

menghubungi dealer resmi Mitsubishi Suryaputra Sarana-Indramayu untuk melakukan service booking di nomor telepon 0234-7122224. Sebagai dealer khusus kendaraan penumpang dengan fasilitas 3S, Mitsubishi Suryaputra Sarana-Indramayu memiliki layanan penjualan yang lengkap dan nyaman, meliputi display car, sales consultant dan sales lounge. Dealer juga menyediakan fasilitas test drive untuk memberikan kesempatan bagi calon konsumen untuk merasakan langsung impresi berkendara dengan line-up kendaraan penumpang Mitsubishi. Dealer Mitsubishi Suryaputra Sarana-Indramayumemiliki kapasitas perbaikan kendaraan hingga 25 kendaraan per hari yang ditunjang dengan 4 stall untuk fasilitas servis umum kendaraan penumpang, 1 stall servis umum kendaraan niaga ringan, 1 stall inspection line dan 2 stall Mitsubishi Quick Pit (MQP), yaitu layanan perbaikan ringan dengan waktu kurang dari 60 menit khusus kendaraan penumpang, yang meliputi pemeriksaan secara umum seperti pembersihan air filter, penggantian oli kendaraan dan lainnya. Selain layanan service booking, juga tersedia layanan HSK (Home Service Kit) bagi konsumen dalam kondisi mendesak yang membutuhkan servis di lokasi tertentu. Dealer ini juga siap memenuhi kebutuhan konsumen akan ketersediaan suku cadang lini kendaraan penumpang Mitsubishi. (bns1)

Platelet Rich Plasma: Sehat dengan Darah Sendiri DENGAN semakin berkembangnya ilmu pengetahuan, semakin berkembang pula inovasi baru dalam terapi kedokteran. Salah satunya adalah semakin meningkatnya penggunaaan platelet rich plasma dalam dunia kedokteran. Platelet rich plasma merupakan produk autologus yang diproduksi dari wholeblood melalui proses sentrifugasi sehingga menghasilkan konsentrasi platelet yang tinggi dalam volume plasma yang rendah. Platelet rich plasma memiliki konsentrasi platelet 3 sampai 5 kali di atas nilai normal konsentrasi platelet pada wholeblood. Platelet rich plasma dikemukakan pertama kali tahun 1970-an oleh ahli hematologi sebagai salah satu produk darah untuk mengatasi trombositopenia dan akhir-akhir ini penggunaannya di bidang

kulit dan kecantikan semakin meningkat. Metode Pembuatan Platelet Rich Plasma Sebelum prosedur ini dilakukan, pasien akan diminta untuk tidak mengonsumsi obat seperti golongan kortikosteroid dalam 3 minggu terakhir, tidak mengonsumsi obat NSAIDs seperti ibuprofen dalam 1 minggu terakhir dan tidak mengonsumsi obat antikoagulan dalam 5 hari terakhir. Pasien yang akan menjalani terapi platelet rich plasma, pertama akan diambil darah pada vena kemudian dimasukkan ke tabung dengan antikoagulanacidcitratedextrose. Kemudian, darah tersebut akan dimasukkan ke alat pemutar yang dinamakan centrifuge untuk memisahkan komponen yang ada

di dalamnya. Proses ini memerlukan dua kali proses sentrifugasi. Platelet rich plasma yang sudah siap kemudian disuntikkan pada bagian tubuh yang diinginkan. Manfaat Terapi Platelet Rich Plasma Terapi platelet rich plasma dapat memberi manfaat pada beberapa kondisi sebagai berikut: 1. Peremajaan Kulit. Platelet rich plasma telah banyak digunakan untuk meremajakan kulit. Penelitian Redaellidkk tahun 2010 melaporkan serial kasus peremajaan kulit wajah dan leher dengan platelet rich plasma, di mana hampir semua pasien mengalami perbaikan tekstur dan elastisitas kulit sebesar 65 persen. 2. Kerontokan Rambut. Platelet rich plasma diduga dapat men-

gaktivasi folikel rambut. Faktor pertumbuhan seperti VEGF, adalah mediator utama pertumbuhan folikel rambut. VEGF meningkatkan proses vaskularisasi sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan rambut, jumlah folikel yang tumbuh, dan ukuran rambut yang tumbuh. 3. Osteoartritis. Pada sendi yang terkena osteoarthritis terjadi gangguan metabolisme. Pada kartilago sendi, Platelet Rich Plasma menurunkan katabolisme dan menaikkan anabolisme. Selain itu, sitokin-sitokin yang menyebabkan inflamasi dan nyeri juga dihambat oleh Platelet Rich Plasma sehingga dapat mengurangi gejala dan keluhan nyeri. l dr. Putu Mita Wulandari, S.Ked.

PRODUK - Platelet rich plasma, produk autologous yang diproduksi menggunakan sentrifugasi.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Sabtu Paing, 10 Agustus 2019

5

Legong Tombol dan Legong Pengeleb Tarian Langka Asli Buleleng

Bali Post/mud

Workshop – Pencipta tari Legong Pengeleb Made Kranca didaulat menarikan tari ciptaannya dalam workshop kesenian di Singaraja, Kamis (8/8).

LEGONG Tombol yang berkembang di Dauh Jung (Buleleng Barat) dan Legong Pengeleb di Dangin Jung (Buleleng Timur) merupakan dua tarian langka di Buleleng. Dua tarian ini ‘’dibedah’’ dalam Workshop Kesenian serangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ke-7 tahun 2019, Kamis (8/8). Tampil sebagai narasumber pencipta tari Legong Pengeleb Made Kranca dan rekonstuktor tari Legong Tombol Ida Ayu Wimba Ruspawati, dosen Istitut Seni Indonesia (ISI) Denpasar. Sebelum kedua tarian ini dibahas, peserta workshop dihibur dengan penampilan tari

Legong Tombol dan Legong Pengeleb. Penampilan para penari ini diiringi penabuh dari Sanggar Santhi Budaya Singaraja. Made Kranca menjelaskan, tari Legong Pengeleb terlahir di Desa Menyali Kecamatan Sawan. Karakteristik tari ini sangat berbeda dengan tari Legong yang berkembang di Bali Selatan. Karekteristik itu terletak pada iringan tabuh yang lebih cenderung kekebyaran. Sementara gerak penarinya cenderung lebih atraktif dan penuh kegembiraan. Tari Legong Pengeleb memiliki makna dalam setiap penampilannya. Tari

ini menunjukkan bagaimana perjuangan emansipasi wanita. Kaum perempuan yang kebebasannya dibatasi, namun berkat perjuangan Raden Ajeng Kartini akhirnya perempuan diperlakukan sama dengan laki-laki. Perempuan pun seolah keluar dari belenggu. Perasaan bebas ini dituangkan dalam tari Legong Pengeleb yang mencerminkan suasana bebas mengisi kehidupan dan diposisikan sama dalam suasana ceria. Sementara itu, rekonstuktor tari Legong Tombol Dauh Jung Ida Ayu Wimba Ruspawati menjelaskan, tari yang direkonstruksi tahun 2012 ini

adalah karya seni asli dari Desa Banyuatis Kecamatan Banjar. Secara tabuh sama dengan tari Legong Pengeleb Dangin Jung, namun karekteristik yang membedakan adalah kostum, gelungan dan tariannya memakai aliran abstrak (tidak mengusung tema). Dari segi pakaian, penarinya menggunakan kain berbahan beludru merah marun dengan ornamen disulam (bukan diprada). Sedangkan pada gelungan ini memakai hiasan kembar di mana setiap ujungnya memakai bunga delima konta. Hiasan gelungan yang kembar ini mempresentasikan nama Legong Tombol di mana maknanya kembar

(dua yang sama). Ruspawati menyebut tari Legong Tombol memakai tema abstrak (tidak mengikuti tema yang diciptakan). Meski demikian, sosok penarinya mencerminkan seorang wanita cantik, dengan penampilan centil. Selain itu, gerakan tari ini memakai panji semirang, pepeson, pengadeg, pengecet, dan pekaad. Kepala Dinas Kebudayaan Buleleng Gede Komang mengatakan, workshop ini penting dilakukan untuk memberikan pencerahan dan pemahaman kepada seniman muda dan generasi muda untuk mengetahui dan mencintai warisan tari langka Buleleng. (mud)

Ricuh, Manajer Diskotek Sky Garden Dianiaya Mangupura (Bali Post) Kericuhan terjadi di Diskotek Sky Garden di Jalan Legian, Kuta, Kamis (8/8) lalu. I Putu Gede Ambara Sadewa (56) yang berstatus manager dianiaya hingga giginya goyang. Selain itu, korban juga diancam dibunuh. Usai dianiaya, korban langsung melapor ke Polsek Kuta. Selanjutnya korban asal Tabanan ini divisum ke rumah sakit. Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Putu Ika Prabawa saat dikonfirmasi, Jumat (9/8) kemarin, membenarkan adanya laporan tersebut. ‘’Sudah kami amankan pelakunya,’’ ujarnya. Hingga saat ini, kata Ika, pelaku masih diinterogasi. ‘’Sabar masih didalami,’’ tandasnya. Sementara Polsek Kuta juga mengakui menerima laporan pensiunan polisi, Suwarno (62), selaku Direktur Sky Garden, Jumat (9/8)

kemarin. Laporan itu terkait kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di lantai dua diskotek tersebut. Kasus tersebut terjadi pada Kamis (8/8) lalu. ‘’Kalau laporan ini masih dalam penyelidikan,’’ ucap Iptu Ika. Kuasa hukum Direktur Sky Garden Suwarno, H.M. Rifan, mengatakan sekitar pukul 17.30 Wita, puluhan pria berbadan kekar datang ke TKP. Mereka mengancam membunuh dua staf Sky Garden tersebut. ‘’Direktur Sky Garden Brigjen (Purn) Suwarno juga diancam dihabisi dengan ditembak kepalanya kalau tidak diberikan kunci brankas dan KTP-nya,’’ ujarnya. Karena ketakutan dan merasa terancam, Suwarno menyerahkan KTP dan kunci brankas. Selanjutnya pelaku mengambil uang Rp 180 juta dari brankas tersebut. (kmb36)

Sambut HUT Ke-74 Kemerdekaan RI

Puluhan Rambu Lalin Dibersihkan

Denpasar (Bali Post) – Menyambut dan menyemarakan HUT ke-74 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2019 mendatang, beragam kegiatan dilakukan komponen masyarakat, termasuk instansi pemerintah dan swasta. Seperti dilakukan PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali beserta jajarannya membersihkan puluhan rambu lalu lintas (lalin) di beberapa titik se-Bali. Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali Huntal Paruhan Simanjuntak, Jumat (9/8) kemarin, mengatakan dilaksanakan kegiatan tersebut

merupakan salah satu wujud kepedulian pihaknya dengan lingkungan. ‘’Ada sekitar 30 rambu lalin yang dibersihkan di seluruh Bali. Ramburambu tersebut dibersihkan untuk keselamatan berlalu lintas,’’ ujarnya. Adapun rambu yang dibersihkan di antaranya di Jalan By-pass Dharma Giri, simpang empat Polres Gianyar, Nusa Penida, Jalan Kapal - Beringkit - Terminal Mengwi, jaluar Selemadeg Timur - Tabanan - Kediri, Takmung- Batutabih - Galiran, Jalan Kartini, Denpasar, Jalan Merdeka Bangli, Kuta, Renon, Gianyar dan Singaraja. (kmb36)

Bali Post/dok

SEMBAKO - Salah satu pedagang sembako di pasar tradisional.

Juli 2019, NTUP Bali Naik 1,57 Persen

Denpasar (Bali Post) -

Kondisi Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) pada Juli 2019 tercatat mengalami kenaikan setinggi 1,57 persen, dari 111,71 pada bulan sebelumnya menjadi 113,46. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho mengatakan, kenaikan indeks NTUP tercatat pada hampir semua subsektor, kecuali subsektor tanaman perkebunan rakyat. Subsektor yang mengalami kenaikan paling tinggi yaitu hortikultura dengan kenaikan setinggi 2,57 persen. Kenaikan tercatat pada indeks yang diterima petani merupakan sumbangan dari naiknya indeks harga pada semua kelompok sayur-sayuran dan kelompok buah-buahan, masing-masing sebesar 3,39 persen dan 2,75 persen. ‘’Sedangkan pada kelompok tanaman obat mengalami penurunan -2,03 persen,’’ tandasnya, belum lama ini. Adapun beberapa komodi-

tas yang tercatat menyumbang kenaikan pada indeks yang diterima petani, antara lain pisang, tomat, cabai merah, bawang merah, mentimun, cabai rawit. Sementara itu, kenaikan pada indeks yang dibayar petani disebabkan naiknya indeks kelompok konsumsi rumah tangga sebesar 0,48 persen dan kenaikan indeks BPPBM (biaya produksi dan penambahan barang

modal) setinggi 0,36 persen. Subsektor peternakan juga mengalami kenaikan setinggi 2,19 persen, subsektor perikanan 1,62 persen, dan subsektor tanaman pangan 1,12 persen. Sementara itu, subsektor tanaman perkebunan rakyat tercatat mengalami penurunan NTUP -0,12 persen. Apabila dilihat NTUP subsektor perikanan lebih rinci, terlihat NTUP perikanan

tangkap (nelayan) tercatat naik 2,55 persen, sebaliknya perikanan budidaya tercatat turun -0,15 persen. Sementara NTP Bali pada Juli 2019 juga tercatat naik 1,27 persen, dari 103,58 pada Juni 2019, menjadi 104,89. Dari sisi indeks yang diterima petani (It) tercatat naik 1,86 persen, sedangkan indeks yang dibayar petani (Ib) tercatat mengalami kenaikan yang lebih rendah yaitu 0,58 persen. Dilihat menurut subsektornya, kenaikan indeks NTP Juli 2019 tercatat pada empat subsektor, dengan kenaikan tertinggi pada subsektor hortikultura sebesar 2,48 persen. Disusul subsektor peternakan

1,86 persen, subsektor tanaman pangan 0,58 persen dan subsektor perikanan sebesar 0,49 persen. Sementara itu, subsektor tanaman perkebunan rakyat menjadi satu-satunya subsektor yang mengalami penurunan indeks NTP, yaitu -0,28 persen. NTP merupakan salah satu indikator proksi untuk melihat tingkat kemampuan/ daya beli petani di pedesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar dari produk pertanian terhadap barang dan jasa yang diperlukan petani untuk biaya produksi usaha pertaniannya maupun untuk konsumsi rumah tangganya. (kmb42)

Warung Global

Negara Harus Menumpas Perongrong Pancasila PANCASILA saat ini hanya menjadi hafalan belaka. Sebetulnya sila-sila dalam Pancasila hampir punah dari kehidupan masyarakat, terutama di kalangan remaja dilihat dari perilaku maupun gaya hidup sehari-hari. Sebab, Pancasila itu sendiri tidak diamalkan dengan baik oleh masyarakat Indonesia. Jika tidak, Pancasila dalam ancaman kepunahan. Tak jarang kelompok-kelompok yang ingin mengganti ideologi Pancasila dengan yang lain. Ancaman ini harus ditumpas. Demikian rangkuman pendapat yang mengemuka dalam acara Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM.

Bali Post/ist

RAMBU LALIN - Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali Huntal Paruhan Simanjuntak membersihkan rambu lalin.

Werdha di Gianyar menyoroti di kalangan pejabat ada yang belum hafal dengan butir-butir Pancasila. Bagaimana menghayati dan mengamalkan? Hafal saja

belum. Di zaman orba ada penataran P4, kini ada Badan Penyelamat Ideologi Pancasila/BPIP. Apa yang sekiranya bagus bisa diterapkan kembali. Ia sepakat negara harus

menindak tegas pihak yang ingin merongrong Pancasila, apalagi mengatasnamakan agama. Fera di Tabanan juga sepakat. Generasi penerus bangsa terus diajarkan sejak dini untuk mencintai Pancasila. Misalnya dengan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan kita. Febri di Denpasar turut menambahkan, generasi penerus bangsa harus diluruskan ke haluan-haluan yang benar. Sebab, saat ini menurutnya sudah keluar dari haluan. Sementara Nyoman Mastra di Gianyar menyarankan agar Pancasila tak akan pernah

Kulit Kering Bisa Dialami Siapa Saja! S E B A G I A N dari kita mungkin pernah mengalami kulit kering atau istilah medis dikenal dengan xerosis kutis yaitu keadaan kulit yang tidak normal akibat hilangnya atau berkurangnya kadar air di dalam lapisan kulit. Meski bisa dialami semua usia, keadaan ini biasanya lebih banyak dialami orang tua karena seiring bertambahnya usia kelenjar keringat dan kelenjar minyak menjadi kurang aktif akibat perubahan hormonal. ‘’Biasanya penderita kulit

kering datang ke puskesmas dengan keluhan gatal, terutama pada daerah lengan dan tungkai bawah. Kemudian kulit teraba kasar dan bersisik, bahkan terkadang datang dengan beberapa luka garukan dan kulit pecahpecah yang menimbulkan rasa nyeri,’’ ungkap dr. Laksmi. Dokter yang bertugas di Puskesmas Tembuku 1 Bangli ini mengatakan selain perubahan hormonal ada beberapa hal yang dapat mengakibatkan kulit menjadi

kering yaitu kebiasaan mandi dengan air dengan suhu yang terlalu panas, mandi dengan durasi waktu terlalu lama, lebih dari 10 menit, dehidrasi atau kurangnya minum air, penggunaan pengharum dan pelicin pakaian, terpapar sinar matahari yang terlalu lama, dan penggunaan beberapa jenis obat. Untuk mencari penyebabnya, biasanya akan ditanyakan secara detail mengenai awal timbul keluhan. Halhal apa saja yang membuat xerosis membaik atau mem-

buruk, bentuk perawatan kulit yang dilakukan (hingga kebiasaan mandi), pola diet, serta memeriksa kemungkinan adanya penyakit lain yang diderita oleh pasien. Selain memeriksa kesehatan pasien, dokter juga akan menanyakan kondisi lingkungan penderita xerosis yang dapat memicu munculnya penyakit tersebut. Dokter Laksmi juga mengungkapkan pentingnya mengedukasi penderita untuk mengembalikan kelembaban kulit dengan menggunakan

emolien atau moisturizer yang mengandung asam laktat dan urea secara teratur, membatasi durasi mandi cukup 5-10 menit, memilih sabun yang mengandung tambahan minyak di dalamnya, konsumsi air putih secara cukup setiap hari. Apabila keadaan kulit kering dibiarkan akan menjadi semakin parah dan berkepanjangan akibat mengalami infeksi jamur atau bakteri. l dr. I Gusti Ayu Agung Mini Laksmi

punah jika tidak dibedah dulu sebelum dipahami. Dalam pelaksanaan dan pengamalan Pancasila butuh landasan-landasan, salah satunya adalah melalui Keluarga Berencana (KB). Demikian saran Made Jemet di Denpasar. Mengapa demikian? Jika dalam sebuah keluarga banyak anggotanya, untuk mengisi perut saja susah, sulit rasanya memberikan pemahaman dan pengamalan nilainilai Pancasila itu. Sebab, menurutnya, pengamalan nilai luhur Pancasila dimulai dari keluarga kecil dulu. Terdiri dari ayah, ibu dan dua anak.

Dari mana kajiannya sehingga bisa menyimpulkan bahwa Pancasila dalam ancaman kepunahan? Ketut Dawi di Abiansemal menganggap ini pernyataan yang bisa meresahkan. Pancasila akan punah jika negara Indonesia ini sudah tidak ada, demikian menurutnya. Ia juga setuju negara harus menumpas habis bagi perongrong Pancasila. Nyoman Dharma berkomentar melalui facebook, bicara soal ancaman sudah dari dulu. Hanya dulu ditangani dengan tegas. Disikat habis dan dihanguskan. (sikha)


OPINI

6

Sabtu Paing, 10 Agustus 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Harmoni dalam Keragaman Mengawal Pancasila KEBINEKAAN telah menjadi identitas bangsa ini. Kebinekaan juga telah memberi warna pada kehidupan kita dalam berbangsa. Tanggung jawab merawat kebinekaan tentu juga harus menjadi bagian tak terpisahkan dari semua golongan yang ada di negeri ini. Memasuki usia 74 tahun, mengawal kebinekaan dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mestinya sudah menjadi budaya dan menguat. Tentu menjadi ironis ketika ancaman terhadap kebinekaan menguat ketika berhadapan pada pilihan politik yang muaranya hanya untuk kekuasaan temporer. Kita harus mengabaikan semua kepentingan kelompok apalagi personal yang bertendensi pada runtuhnya kebersamaan dalam konteks nasionalisme. Kini memasuki usia ke-74 tahun NKRI, kita mestinya sudah mempererat rasa toleransi dan menjauhkan diri dari niat mengubah ideologi negara. Kita tak boleh menjauh dari spirit perjuangan dan mestinya harus tetap setia pada keragaman dalam bingkai NKRI. Maka sangatlah wajar jika kebinekaan kita posisikan sebagai salah satu pilar pengawal NKRI. Bhinneka Tunggal Ika hendaknya tetap menjadi spirit berbangsa. Kita sadari bersama juga bahwa Indonesia harus menghadapi berbagai macam cobaan akhir-akhir ini. Serangan teroris manusia telah terjadi sejak tahun 2001 ketika terjadi bom Bali. Teroris bunuh diri itu memilih sasaran yang paling strategis industri wisata Indonesia. Belum tuntas masalah teroris manusia itu ditangani pemerintah, kini guncangan sosial muncul lagi dengan adanya gangguan-gangguan pada bidang hubungan antarsuku, ras dan agama di Indonesia. Dalam konteks negara dan kemasyarakatan, persoalannya tidak sekadar serangan siber tersebut. Akan tetapi, berbagai serangan yang dilakukan melalui dunia maya ini telah mendapatkan predikat yang sama dengan apa yang terjadi di dunia nyata, yaitu teroris dan pembajakan. Ini menandakan tingkat kekhawatiran sosial sudah tinggi terhadap ancaman siber itu. Mereka yang menyerang disebut dengan teroris karena datangnya tiba-tiba dan menyerang bagian vital dari unsur kehidupan manusia. Misalnya data orang sakit, data perbankan, rahasia negara dan sebagainya. Serangan terhadap unsur-unsur tersebut jelas mampu mengguncang mental dan psikologis individual, kelompok, lembaga, dan negara. Secara individual misalnya, orang akan khawatir kalau data-data sakitnya di rumah sakit bisa hilang dan disandera. Demikian juga halnya data perbankan, apalagi rahasia negara. Sedangkan penahanan dan “pelenyapan” data di komputer akibat ulah sang teroris itu, disebut pembajakan. Ini disebabkan karena sang penyerang akan mampu mengembalikan data itu apabila ada bayaran atau tebusan yang diberikan. Mencermati beragam serangan terhadap eksistensi NKRI termasuk potensi keretakan internal akibat menguatnya fanatisme, maka salah satu kekuatan yang harus diteguhkan dan dikukuhkan adalah jiwa nasionalisme. Momentum peringatan hari kemerdekaan ini hendaknya menjadi perekat kembali, bahwa bersatu adalah hal paling mendesak yang harus kita wujudkan dalam menjaga NKRI. Kita tak boleh abai dalam hal ini apalagi terseret pemikiran pragamatis. Pesta politik negeri ini yang telah berakhir dengan kedamaian, juga patut kita syukuri. Kesadaran para elite politik untuk tetap haramoni dalam perbedaan politik adalah kekuatan baru dalam mengawal NKRI. Mudahmudahan apa yang dipertunjukkan di muka publik terkait dengan silaturahmi politik ini bukan kamuflase belaka. Mudah-mudahan juga harmonisasi ini bukan berorientasi kekuasaan semata. Jauh dari itu, harmoni dalam perbedaan pilihan politik adalah bentuk terbangunnya kesadaran menjaga NKRI.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Pilkada 2020 Semoga Damai Tahun 2020, pilkada di sejumlah kabupaten di Bali akan digelar. Mungkin bagi calon-calon yang akan maju sudah menyiapkan diri namun belum tampil atau diinformasikan secara terbuka kepada publik. Mudah-mudahan, pilkada pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020 ini memberikan harapan baru bagi Bali terutama dengan lahirnya pemimpin-pemimpin yang peduli Bali. Saya juga yakin partai politik sudah menyiapkan kader terbaiknya untuk jabatan bupati dan wakil bupati ke depan. Mudah-mudahan juga pilkada serentak kali ini tak menimbulkan gesekan sosial di masyarakat Bali. Kampanye hendaknya dilakukan dengan cara-cara yang lebih damai dengan tidak menebarkan isu-isu SARA dan hoax. Saya juga berharap, tim sukses bekerja dengan semangat ngayah agar pilkada berjalan dengan biaya murah dengan hasil yang bagus. Harapan saya, para calon bupati dan wakil bupati yang maju lebih sering memperkenalkan program kerjanya untuk rakyat, bukan semata-mata jadi petugas partai. Yang saya tahu, anggaran pemilihan bupati dan wakil bupati ini ditalangi oleh APBD. Untuk itu, saya harapkan jangan sampai memotong anggaran pendidikan dan anggaran kemasyarakatan. Jika memungkinan bisa diambilkan dari pos dana studi banding DPRD dan eksekutif. Dengan demikian, ada keberpihakan pada kepentingan publik. Transparansi pengelolaan anggaran pilkada juga harus disampaikan secara rutin. Mudah-mudahan, Pilkada 2020 berjalan damai. I Dewa Sanjaya Putra Denpasar, Bali

Menguatkan Kebinekaan demi Kerukunan Bangsa Indonesia dikenal dengan negara yang berideologi Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Dengan adanya Pancasila tersebut membuat kita bangsa Indonesia bisa bersatu dan hidup rukun seperti saat ini, meski kadang ada sesuatu hal yang membuat konflik. Akan tetapi, itu dapat diatasi bila ada komunikasi dan penyelesaian masalah dengan baik.

Oleh

Juandi Manullang anyak pula daerah di Indonesia ini yang sangat mengedepankan keberagaman atau kebinekaan dalam hidup berbangsa dan bernegara. Salah satunya adalah Provinsi Bali yang dikenal dengan kebinekaannya. Hal itu disampaikan oleh Pimpinan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPR-RI Cucun Ahmad Syamsulrijal yang menyebutkan Bali sebagai salah satu simbol kebinekaan yang perlu dijaga keragaman, keindahan budaya, dan tradisinya. Apa yang disampaikan itu patut menjadi contoh juga buat daerah-daerah yang masih dikenal dengan tingkat keberagamannya yang rendah. Bali bisa jadi contoh yang baik dalam membina kebinekaan tersebut. Apalagi dalam hal keragaman kultur dan tradisi, maka Bali dapat menjadi contoh yang tepat

buat daerah-daerah di Indonesia. Sebuah kebanggaan bagi Pemerintah Provinsi Bali atas apresiasi tersebut dan menjadi kekuatan untuk terus menjaga kebinekaan di Bali. Menyebarluaskan Paling penting kita harapkan di negeri ini adalah semangat kebinekaan itu semakin luas. Ada tokoh-tokoh di setiap daerah yang mau menyebarluaskan kebinekaan itu agar masyarakat di akar rumput mengikutinya. Sudah pasti makna dan nilai-nilai luhur yang termaktub dalam Pancasila itu dibagikan dan ditanamakan secara kuat dan utuh agar di Pancasila selalu tebersit dalam ingatan setiap orang. Pancasila itulah yang menjadi dasar kita untuk membina kebinekaan saat ini. Pancasila itulah yang punya kesaktian

dalam menyejukkan kehidupan berbangsa dan bernegara dan Pancasila pula yang mengamanatkan agar kita tetap melestarikan dan menjaga keragaman budaya ataupun tradisi yang ada. Setiap tarian daerah, baju daerah, nyanyian daerah dan semua yang berbau dengan budaya dilindungi oleh Pancasila dan peraturan yang ada saat ini. Oleh sebab itu, kita harus mengedepankan Pancasila dan jangan berbuat untuk mengganti Pancasila dengan ideologiideologi lain. Setiap pihak yang ingin menggantikan Pancasila dengan ideologi lain dan mencoba merusak kebinekaan, maka bersiaplah untuk mendapatkan sanksi yang berat sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tentunya, tak ada sebenarnya yang mau mendapatkan

sanksi ataupun hukuman akibat perbuatannya, tetapi kadang ada provokator yang suka menghasut dan mengajak oknum tertentu untuk merusak kebinekaan tersebut. Karena itulah, perlu penguatan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika dalam diri setiap orang agar terciptanya benteng kokoh yang mampu menolak hasutan dan ajakan tersebut. Begitu pula, butuh tokohtokoh yang dapat menjadi contoh dalam membina kebinekaan itu. Perlu juga daerah-daerah yang menjadi contoh dari kebinekaan itu. Sudah jelas bahwa Bali dapat menjadi contoh bagi setiap daerah di Indonesia dalam membina dan menguatkan kebinekaan. Perlu penelitian, pengamatan, dan tinjauan langsung terkait kebinekaan yang tertanam di Bali. Dengan begitu akan semakin jelas bagaimana sebenarnya kebinekaan yang ada di Bali tersebut dan bagaimana mewujudkan daerah yang berbineka. Hal itu harus dilakukan saat ini agar kita tetap bersatu padu sebagai sebuah bangsa dan negara. Buat daerah-daerah yang masuk dalam kota dengan skor toleransi terendah versi Setara Institute tahun 2018, yakni

Menyelaraskan Target Kognitif dan Praktik PADA saat ini, bangsa Indonesia sedang menghadapi banyak masalah, terutama masalah pendidikan. Yang masih ramai dibicarakan adalah terkait kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), tentang sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru (PPDB). Banyak orangtua murid yang merasa keberatan dengan kebijakan tersebut; karena merasa kesulitan dalam mendaftarkan anaknya, serta kualitas sekolah yang masih belum sama memadai. Bagi penulis, kebijakan ini tidak sama sekali bijak dan proporsional jika diterapkan pada saat sekarang. Karena masih banyak syarat yang harus dipenuhi, baik dalam hal pengajar maupun infrastruktur pendidikan. Sebaliknya, terdapat masalah yang lebih penting dan harus segera diatasi. Yakni terkait dengan sistem pendidikan yang sama sekali belum benar dan baik. Padahal ini merupakan sumber utama masalah yang ada di Indonesia. Bagaimana mungkin sistem pendidikan dikatakan sudah baik, jika di kemudian hari melahirkan penyebar hoax bahkan sarjana-sarjana maling (koruptor). Realita di lapangan menunjukkan, sistem pendidikan di Indonesia memang cenderung fokus pada masalah kognitif namun abai dalam hal praktik. Misalnya, seperti sistem Ujian Akhir Sekolah (UAS). Hampir semua sekolah membuat soal ujian suatu mata pelajaran hanya bersifat tertulis, bahkan dalam beberapa sekolah, pelajaran olahraga pun bersifat tertulis. Maka kecerdasan siswa cenderung fokus dan terbangun karena paksaan dalam menghafal teks, dan sangat kurang dengan pemahaman pelajaran, apalagi dalam pengaplikasiannya. Sebagai contoh, pada saat berada di bangku SD sampai dengan SMA, penulis sangat tidak menyukai pelajaran matematika, dan sangat menyukai pelajaran olahraga. Hal ini dikarenakan tidak ada satu pun guru pengampu yang member tahu tentang apa tujuan pelajaran

Oleh

Ahmad Kholikul Khoir tersebut, dan bagaimana mempraktikannya pada kehidupan sehari-hari. Sedangkan dalam pelajaran olahraga, hampir setiap guru memberikan pengajaran tentang hal tersebut - seperti manfaatnya bagi kesehatan - serta langsung mempraktikannya di lapangan. Ditambah hampir setiap hari, televisi di Indonesia menyuguhkan tayangan olahraga. Sehingga, pada saat itu, teman laki-laki penulis banyak yang bercita-cita menjadi seorang olahragawan. Salah satu usaha pemerintah untuk menanamkan karakter yang luhur pada anak bangsa adalah melalui pendidikan agama, maka dibuatlah Undang-undang No. 20 Tahun 2003 pasal 12 (1) butir a yang berisi amanat agar setiap peserta didik mendapat pendidikan agama sesuai dengan keyakinan masingmasing. Selain itu, untuk memperkokoh nasionalisme pada anak bangsa, maka dibuatlah aturan Undang-undang No. 12 Tahun 2012, yang mewajibkan bagi setiap perguruan tinggi untuk menjadikan Pancasila, Agama, dan Kewarganegaraan sebagai mata kuliah wajib. Mirisnya, meskipun kebijakan terkait pendidikan agama sudah direalisasikan pada setiap sekolah, namun masih banyak tindak kriminal yang dilakukan oleh para remaja, seperti tawuran, narkoba, sampai hubungan seksual. Ironisnya lagi, pernah terjadi kasus korupsi yang dilakukakn oleh seorang Menteri Agama. Dan yang masih melekat di otak kita, adalah kasus ketua umum partai Islam yang melakukan suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). Kemudian, apakah mereka tidak mengerti tentang nilai-nilai agama? Tentunya sangatlah paham dan mengerti. Oleh karena itu, mulai sejak dini seharusnya pemerintah sudah aware pada masalah tersebut dan segera mencarikan langkah preventifnya.

Fakta di lapangan menunjukkan, bahwa implementasi pendidikan agama hanyalah bentuk pengajaran agama, sehingga hanya menghasilkan orang-orang yang hanya pandai bicara agama, namun belum melaksanakan pendidikan agama, yang dituntut menerapkan nilai-nilai luhur agama dalam akal dan hati nurani manusia. Misalnya, hampir setiap agama mengajarkan bahwa setiap insan diperintahkan untuk menolong saudaranya dalam kebaikan, serta toleransi pada yang berbeda agama dengannya. Kemudian, apakah setiap lembaga pendidikan sudah mengimplementasikanya? Apakah sudah ada sekolah yang mengajak muridnya berkunjung ke sekolah saudaranya yang berbeda agama? Misalnya untuk bersua atau saling mengerti dan memahami. Padahal secara psikologis, suatu implementasi dapat meningkatkan kualitas kepribadian individu. Untuk menghilangkan masalah tersebut pada remaja, pendidikan tidak hanya harus dilakukan melewati pendekatan kognitif, namun perlu pengimplementasian dan praktik. Bahkan dalam Agama Islam, selalu diajarkan bahwa lallilmu illa bil amal yang artinya tidak ada ilmu kecuali dengan mempraktikkannya. Praktik yang perlu dilakukan dalam hal ini adalah dialog dan diskusi antar-agama, dengan tujuan agar setiap mahasiswa mengenal dan memahami secara mendalam agama saudaranya, sehingga radikalisme dapat terminimalisasi. Memang, para pemangku kebijakan sering menyuarakan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, namun juga pada aspek psikomotorik dan afektif. Namun pada realitanya, pendidikan di Indonesia masih sangat terfokus pada aspek kognitif.

Sabang, 3.757, Medan, 3.710, Makassar, 3.637, Bogor, 3.533, Depok, 2.490, Padang, 3.450, Cilegon, 3.420, Jakarta, 2.880, Banda Aceh, 2.830, Tanjung Balai, 2.817 bisa mencontoh Bali sebagaimana referensi daerah tersebut dalam hal kebinekaan. Dengan demikian, kita akan menjadi negara yang seluruh daerahnya dapat menjaga dan menguatkan kebinekaan, meski beragam suku, agama, ras, dan antargolongan yang ada. Pancasila sebagai ideologi kita yang sangat dijunjung tinggi dan dicintai bisa tetap kokoh berdiri dan sakti dalam proses membina kebinekaan. Pancasila menjadi tidak rapuh, apalagi punah karena ulah masyarakat sendiri. Semoga saja harapan besar kita menjadi negara yang kuat dengan berideologi Pancasila dan Berbhinneka Tunggal Ika tetap dijaga dan dijadikan pedoman hidup, meski ada tantangan dan rintangan yang menghadang. Segala konflik yang ada mampu teratasi tanpa membawa suku, agama, ras, dan antargolongan. Penulis, alumnus Universitas Katolik Santo Thomas Sumatera Utara dan penulis lepas tinggal di Medan

POJOK Kongres PDI-P rekomendasikan Pancasila jadi mata pelajaran. - Pancasila jatidiri bangsa Indonesia. *** Pemkab Gianyar pastikan tak terbitkan izin kafe remang-remang. - Selamatkan budaya Bali. *** Bupati Artha janji minimalisir kebocoran PAD. - Demi rakyat.

Penulis adalah Mahasiswa S1 Program Studi Psikologi, Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta. Aktif dalam kegiatan literasi menulis ilmian dan jurnalistik.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7 TABANAN P2M Undiksha Berikan Pelatihan Pembuatan Angkak Beras Merah Sabtu Paing, 10 Agustus 2019

Sasar Ibu PKK dan UMKM di Desa Mengesta

PELATIHAN - Tim P2M Undiksha berfoto bersama peserta pelatihan pembuatan angkak beras merah di Desa Mengesta, Penebel.

Tahun 2020, Pemkab Terapkan E-Kinerja

Tabanan (Bali Post) -

Pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Tabanan ke depannya akan semakin ketat. Mulai tahun 2020, para PNS wajib mengirimkan laporan kerja harian yang dituangkan ke dalam aplikasi e-Kinerja, yang saat ini sistemnya tengah dibangun Pemkab dengan menggandeng Universitas Udayana. Aplikasi e-Kinerja ini dimaksudkan sebagai alat pengukur kinerja pegawai secara lebih objektif. ‘’Saat ini masih menggunakan pola kehadiran atau absensi. Tahun depan sudah mulai diterapkan dengan aplikasi e-Kinerja. Sekarang masih berproses pembangunan aplikasi, serta tahap pembuatan rincian kegiatan,’’ beber Kabid Formasi BKPSDM Luh Putu Mahadi Santi Dewi, Jumat (9/8) kemarin. Dengan adanya e-Kinerja, lanjut Mahadi, akan ada kepastian bagi pegawai yang menunjukkan kinerja baik, bisa mendapatkan apresiasi yang baik pula. Demikian juga sebaliknya, bagi pegawai dengan kinerja kurang, tentunya mendapatkan imbalan yang kurang juga. Ekinerja akan menjadi salah satu acuan pemberian TPP secara berkeadilan. Lebih lanjut dia mengakui, terdapat sejumlah kelemahan dalam sistem penilaian kinerja dengan pola lama. ‘’Kerja ataupun tidak kerja

pasti dapat (TPP-red), yang penting hadir atau absen. Kalau dengan sistem, sudah pasti seandainya tidak hadir langsung dipotong, ataupun tidak melaporkan. Artinya, setiap kegiatan yang melekat pada seorang PNS wajib membuat laporan harian ke dalam sistem yang terbentuk itu sebagai dasar diberikannya TPP,’’ terangnya. Pemberian tunjangan dibagi dua yakni bersifat statis dan dinamis. Statis yakni 40 persen sesuai jabatan, sementara dinamis 60 persen disesuaikan dengan kegiatan yang dilakukan. Ada kegiatan umum dan kegiatan teknis yang mendukung renstra masing-masing perangkat daerah. ‘’Aplikasi ini nanti akan terintegrasi dengan dinas Kominfo. Di Bali aplikasi ini sudah diterapkan di Kabupaten Klungkung. Tabanan astungkara menyusul,’’ ucapnya. (kmb28)

KOMODITI beras merah organik yang menjadi produk unggulan di Desa Mengesta Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, tidak hanya bisa diolah menjadi teh beras merah saja. Terbaru beras merah organik ini juga bisa didiversifikasi menjadi produk bermanfaat bagi kesehatan, seperti angkak beras merah dan pewarna alami untuk jajan upakara. Inovasi hasil penelitian yang dilakukan tim Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) ini coba diperkenalkan ke pelaku UMKM dan ibu-ibu PKK di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Somya Pertiwi, Banjar Wongaya Betan, Desa Mengesta, Penebel, Jumat (9/8) kemarin. Ketua Pelaksana P2M Undiksha Dr. Ni Nyoman Par-

wati, M.Pd. menerangkan, program pengembangan produk unggulan daerah, dalam hal ini beras merah di Desa Mengesta diharapkan bisa membantu pemberdayaan masyarakat yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. ‘’Jadi, selama satu hari ini mereka diberi pelatihan bagaimana mengolah beras merah menjadi angkak beras merah maupun pewarna makanan alami. Mengingat di sini (Wongaya Betan) juga ada sentra jajanan upakara,’’ terangnya. Untuk pewarna makanan yang dihasilkan, kata Parwati lebih bersifat organik dan alami. Dengan demikian, masyarakat tidak akan lagi beralih kepada pewarna kimia. Terkait proses pembuatan angkak beras merah, salah seorang anggota P2M Undik-

sha Prof. Dr. Ni Putu Ristiati, M.Pd. menambahkan, hanya membutuhkan waktu sekitar tujuh sampai empat belas hari, tergantung jenis beras. Karena sifatnya fermentasi, proses pembuatannya harus steril atau kondisi bersih agar tidak terkontaminasi. ‘’Setelah fermentasi selama dua hari kemudian dioven. Kalau untuk pewarna alami digiling supaya menjadi serbuk halus. Ada tiga warna yang bisa dihasilkan yakni kuning, jingga, dan merah,’’ terangnya. Sementara itu, Ketua LPPM Undiksha Prof. Dr. I Gede Astra Wesnawa, M.Si. yang membuka kegiatan pelatihan pembuatan angkak beras merah menyampaikan, pihaknya bertugas turun melakukan cek lapangan dan monitoring, terkait program pengabdian pada masyarakat.

Ini juga sejalan dengan adanya perbedaan paradigma yang sebelumnya dilaksanakan sekali seperti pelatihan dan ceramah dan selesai begitu saja, sekarang pengabdian pada masyarakat lebih kepada menghasilkan produk yang mengarah komersialisasi. Tentu saja hasilnya bermuara ke khalayak sasaran atau masyarakat. ‘’Jika pelatihan tidak dibarengi dengan upaya pemberdayaan serta peningkatan kapasitas program, tentu tidak ada gunanya dan mubazir,’’ tegasnya. Diharapkan ke depannya produk hasil penelitian tim dari Undiksha ini bisa diadopsi di daerah lain, sehingga benar-benar memiliki kebermaknaan dalam rangka pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat. (ad282)

Program Bali Resik Diisi Pelepasan Tukik

Tabanan (Bali Post) Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik oleh Pemkab Tabanan Jumat (9/8) kemarin, mengambil lokasi di Pantai Pengasahan, Selemadeg Barat. Kegiatan yang dikoordinir Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan ini juga diisi gerakan peduli lingkungan lainnya, seperti penanaman puluhan pohon langka dan pelindung pantai, serta pelepasan 65 ekor tukik jenis penyu lekang. Kepala DLH Tabanan I Made Subagia mengatakan, kegiatan ini merupakan komitmen Pemkab Tabanan dalam membantu mensukseskan program Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik yang dicanangkan Gubernur Bali I Wayan Koster. Di Tabanan kegiatan ini melibatkan berbagai komponen masyarakat. Tujuannya agar semua komponen di Tabanan sadar pentingnya kebersihan dan bahaya sampah plastik bila terus menerus dibiarkan karena akan mengancam

CMYK

seluruh ekosistem. Kegiatan ini juga menitikberatkan pada objek wisata, fasilitas umum, pasar, pantai, tempat ibadah dan wewidangan desa pakraman. Setelah pertama kali dibuka dan digelar di Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, ke depan, gerakan ini akan secara berkelanjutan dilakukan di Kabupaten Tabanan dengan program Taktik (Tabanan Anti Kantong Plastik) lalu melalui edukasi Lisa (Lihat Sampah, Ambil), serta dirangkaikan dengan kegiatankegiatan lainnya berkaitan dengan sampah plastik. Seperti gerakan membuat ecobrick. Seluruh sekolah dan masyarakat belum lama ini telah diinstruksikan untuk membuat satu ecobrick, yakni memasukkan sampah plastik ke dalam botol mineral dan dipadatkan. Botol yang penuh sampah plastik ini sementara telah dikirimkan ke salah satu SD di Kecamatan Selemadeg Timur, yakni SDN 1 Mambang untuk membuat

Bali Post/bit

LEPAS TUKIK - Pelepasan tukik serangkaian Bali Resik Sampah Plastik di Kecamatan Selemadeg Barat. tembok panyengker. Sekolah ini memang dikenal sebagai pelopor gerakan mengurangi sampah plastik. ‘’Ke depan mungkin untuk kanstin (pembatas) taman bisa menggunakan

botol plastik ini. Bisa portable dan mudah dibersihkan. Pokoknya bagaimana bisa memanfaatkan sampah plastik ini dengan baik, agar tidak menggunung di TPA,’’ tegasnya. (kmb28)


BULELENG

8

Sabtu Paing, 10 Agustus 2019

18 Regu Gerak Jalan Kocak dan Kreatif Jadi Hiburan Warga Kota Singaraja Singaraja (Bali Post) – Suasana perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019 ini mulai terasa semarak. Salah satu agenda yang digelar adalah perlombaan gerak jalan. Agenda itu sudah menjadi bagian tradisi peringatan HUT Kemerdekaan. Lomba gerak jalan itu cukup menjadi primadona. Sebab, lomba yang didesain berbeda dengan lomba umumnya yakni gerak jalan kocak dan kreatif. Sebanyak 18 regu gerak jalan yang ambil bagian Jumat (9/8) kemarin, tampil menghibur warga Kota Singaraja yang memadati sepanjang rute yang dilewati peserta lomba ini. Lomba itu dibuka Sekkab Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. Sekkab menyambut baik KONI Buleleng menggelar lomba yang mengadu kreativitas warga. Setiap komponen masyarakat diberikan media ikut menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini. Tujuan utamanya tidak berkompetisi sengit, tetapi justru tampil dengan nuansa

yang lucu. Mayoritas regu menampilkan tema garapan dengan mengampanyekan menjaga lingkungan dari pencemaran sampah plastik. Keseriusan mereka ditunjukkan dengan pemakaian kostum peserta menggunakan bahan nonplastik. Ketua Umum KONI Buleleng Nyoman Artha Widnyana didampingi Wakilnya Ketut Wiratmaja mengatakan, lomba gerak jalan kocak dan kreatif ini ternyata sudah dua kali digelar KONI Buleleng. Sesuai temanya KONI mengharuskan peserta tampil lucu. Dengan cara itu diyakini mampu menghibur penonton yang memadati rute gerak jalan itu. Tingkat kelucuan dan kesesuaian dengan tema yang dibawakan menjadi paramater penilaian. Beberapa kriteria sudah ditentukan dewan juri sebagai penentu regu gerak jalan yang dianggap layak sebagai pemenang. “Gerak jalan dengan tema kocak dan kreatif itu sudah dua kali kita gelar. Lomba ini tidak sekadar mencari

dengan leluasa,” jelasnya. Koordinator Dewan Juri Putu Satria Kusuma mengatakan, ada sejumlah kriteria yang menjadi konsentrasi dewa juri untuk menentukan para pemenang. Kriteria itu di antaranya kemampuan peserta menampilkan garapan kocak dan kreatif. Selain itu, unsur etika, artistik, tata rias, fashion yang bebas pemakaian plastik. Selain itu, keutuhan formasi juga menjadi unsur penilaian. Tidak ketinggalan, kesesuaian tema setiap peserta menjadi poin penting pihaknya dalam menentukan regu yang dinyatakan menjadi pemenang dalam lomba itu. “Secara umum unsur penilaian yang sudah ditentukan itu menjadi penentu siapa regu yang menjadi pemenang. Kalau soal tema tidak dibatasi harus bernuansa 17 Agustusan, tetapi tema lain termasuk kampanye menjaga lingkungan dari pencemaran sampah plastik ditampilkan. Tema itu menjadi perhatian kami dalam memberikan penilaian,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

MENGHIBUR – Tercatat 18 regu mengikuti lomba gerak jalan kocak dan kreatif Jumat (9/8) kemarin. Lomba ini digelar kedua kalinya untuk memberikan hiburan dan juga ruang kreatif menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

Terkendala Topografi Daerah

SOSOK Batasi Plastik di ”Pasar Malam” PEMKAB Buleleng menyuguhkan pameran pembangunan dan hiburan rakyat untuk menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia dari 14 Agustus sampai 27 Agustus 2019 ini. Hajatan yang sudah menjadi tradisi ini selain menyuguhkan materi pameran dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Buleleng, juga menyediakan hiburan untuk anak-anak dan orang dewasa. Arena ini lebih dikenal dengan sebutan Pasar Malam. Aktivitas hiburan itu terpusat di Lapangan Bhuana Patra, Singaraja. Gelaran Pasar Malam tidak bisa dihindari dari persoalan sampah terutama plastik. Sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah belakangan ini, secara khusus dalam arena Pasar Malam ini dilakukan pembatasan pemakaian plastik satu kali pakai. Camat Buleleng Gede Dody Oktavia Askara, Jumat (9/8) kemarin, mengatakan khusus untuk pameran UMKM dan stan pedagang konfeksi dipastikan menggunakan plastik satu kali pakai. Untuk itu, selama arena Pasar Malam dibuka, pihaknya melarang pemakaian plastik satu kali pakai tersebut. Pedagang atau peserta pameran diwajibkan menyiapkan tas belanjaan. “Khusus untuk konfeksi dan produk UMKM lain kami larang memakai plastik satu kali pakai. Kecuali untuk kuliner masih dibijaksanai. Ini tidak lain untuk menjabarkan kebijakan pemerintah melarang pemakaian plastik satu kali pakai,” katanya. Mantan Sekretaris Kecamatan Kubutambahan ini menambahkan, tidak hanya melakukan larangan, namun selama Pasar Malam, pihaknya menurunkan anggota Forum Anak Daerah (FAD) Kecamatan dan Kabupaten Buleleng untuk mengedukasi dan mengampanyekan kebijakan pemerintah melarang pemakaian plastik satu kali pakai ini. Dari sudut edukasi, FAD ini mensosialisasikan daur ulang sampah plastik menjadi produk bermanfaat. “Selain mengampanyekan untuk mengurangi sampah plastik, kami melibatkan FAD untuk mengampanyekan daur ulang plastik menjadi produk bermanfaat,” jelas Mantan Sekretaris KPU Buleleng ini. (mud)

Mobil Terjun ke Jurang

Tiga Wisatawan China Terluka Singaraja (Bali Post) – Lima orang wisatawan asal China terpaksa dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Buleleng. Ini karena mobil yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Jalan Singaraja – Bedugul Km 8-9, tepatnya di Dusun Pumahan Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Jumat (9/8) kemarin. Mobil DK 1528 ET yang mengangkut kelima wisman itu terjun ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar empat meter. Informasi dikumpulkan di lapangan, kelima korban lakalantas itu masing-masing Lyu Haiyang (51), Pan Yi (22), dan Sheng Yafei (50). Sedangkan, ua korban lagi maing-masing Yu Yehua (19), dan Huang Ying (22) dinyatakan selamat dan dalam kondisi sehat. Kasat Lantas AKP Putu Diah Kurniawandari seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. membenarkan terjadi lakalantas itu. Menurutnya, sebelum lakalantas itu kelima

pemenang. Namun, kami ingin memberikan ruang kepada pelajar, organisasi pemerintahan, dan kelompok masyarakat lain untuk berekspresi optimal. Para peserta kami yakini dapat mengibur masyarakat dalam suasana menyambut HUT Kemerdekaan kita,” katanya. Setelah dua kali menggelar hajatan itu, Mantan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Buleleng ini mengaku KONI berusaha memberikan kesempatan kepada warga untuk puas menonton penampilan peserta. Tidak saja menumpuk di panggung kehormatan, namun warga bisa menikmati hiburan kocak dan kreatif ini di dua lokasi panggung yang sudah disiapkan yakni di depan Gedung Pramuka, Jalan Pramuka Singaraja dan di garis finis di Eks Pelabuhan Buleleng. “Dari pengalaman tahun lalu, penonton terpaku di panggung kehormatan untuk menyaksikan aksi kocak peserta. Tahun ini, kita siapkan dua lokasi panggung, sehingga warga bisa menikmati hiburan ini

wisatawan itu menginap di salah satu hotel di Denpasar. Kemarin, mereka diantar tour ke Lovina menumpang mobil DK 1528 ET yang dikemudikan Ahmad Hermanto (27), warga Pedungan, Denpasar Selatan (Densel). Dalam perjalanan rombongan wisatawan ini nyaris tidak ada masalah. Namun tiba-tiba memasuki di lokasi kejadian, pengemudi mobil itu kehilangan kontrol. Sudah berusaha mengendalikan kendaraannya dan mengurangi kecepatan namun tetap gagal. Kendaraan pun akhirnya melaju liar ke luar jalur. Mobil terjun ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar empat meter. Di dasar jurang, posisi mobil terbalik dengan roda menghadap ke atas. Akibat kejadian itu, tiga wisatawan terluka dan langsung ditolong warga untuk diantar berobat ke IGD RSUD. Sementara, dua wisatawan lain yang juga menumpang mobil nahas itu selamat dan dinyataan dalam kondisi sehat. (kmb38)

Bali Post/ist

LAKALANTAS – Tiga dari lima wisatawan asal China terluka setelah mobil yang ditumpangi mengalami lakalantas hingga terjun ke jurang dengan kedalaman empat meter di jalan Singaraja – Bedudul Km 8-9 wilayah Dusun Pumahan, Desa Gitgit, Sukasada, Jumat (9/8) kemarin.

Pemasangan 215 Wi-Fi Gratis Terganjal Singaraja (Bali Post) – Pemasangan 215 titik Wi-Fi (Akses Internet Gratis - red) di seluruh desa dan kelurahan di Buleleng masih mengalami hambatan. Buktinya, dari ratusan titik Wi-Fi yang direncanakan sampai sekarang baru terpasang sebanyak 118 titik. Lambatnya, pemasangan ini bukan karena masalah anggaran atau material, namun, topografi Buleleng yang berbukit. Hal itu yang menyulitkan pihak rekanan membangun jaringan Wi-Fi gratis tersebut. Meski demikian, pihak rekanan dituntut dapat menuntaskan pekerjaan ini hingga akhir tahun ini. Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Kominfo-Sandi) Buleleng dr. Ketut Suweca di sela-sela persiapan pameran pembangunan dan pasar malam HUT Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019, Jumat (9/8) kemarin, mengatakan pemasangan Wi-Fi gratis ini merupakan kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali yang disalurkan melalui program Bali Smart Island (BSI). Sesuai kebijakan itu, setiap desa/kelurahan, puskesmas, dan daerah tujuan wisata (DTW) mendapatkan jatah masing-masing satu titik Wi-Fi. Akses internat gratis ini memakai jaringan kabel fiber optik. Dengan menggunakan kabel fiber optik, dipercaya kecepatan akses di setiap titik tersebut sebesar 20 MBBPS. Di kabupaten Buleleng total BSI yang diberikan 215

titik. Untuk pemasangan dan pemeliharaan anggaran programnya mencapai Rp 1,18 miliar lebih. Setelah mulai digarap hingga saat ini baru terpasang 118 titik Wi-Fi gratis dan sudah beroperasi. “Mulai tahun 2018 lalu, kita diberikan 215 titik Wi-Fi melalui dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemprov Bali. Sampai sekarang masih proses pemasangan. Sesuai perencanaan semua desa/kelurahan, puskesmas dan daerah tujuan wisata dipasangi akses Wi-Fi gratis ini,” katanya. Sejak pihak rekanan melaksanakan pekerjaannya, kata Suweca, terjadi hambatan serius. Hambatan itu berdampak pada target pemasangan Wi-Fi gratis di daerahnya. Persoalan topografi daerah Buleleng yang berbukit dan lembah menjadi kendala. Sehinga kondisi ini memerlukan

waktu cukup lama bagi rekanan memasang perangkat jaringannya. Bukan saja waktu pengerjaannya memerlukan waktu yang cukup, juga material jaringan yang memakai kabel fiber optik itu juga memerlukan tambahan investasi. Meskipun rekanan mengalami hambatan teknis di lapangan, Kominfo-Sandi optimis rekanan dapat menuntaskan pemasangan seluruh titik Wi-Fi yang sudah ditenderkan itu. Dari jumlah titik Wi-Fi sebanyak 215, saat ini yang sudah terpasang 118 titik. Sisa titik Wi-Fi yang belum terpasang itu ditargetkan harus sudah tuntas sampai tutup tahun 2019 mendatang. Apalagi, program yang sama akan kembali digulirkan tahun 2020 mendatang dengan titik Wi-Fi gratis yang sama dengan tahun ini. Hanya kecepatan aksesnya akan

ditambah. “Karena kami sebagai pengguna, tentunya tetap menunggu pihak ketiga menuntaskan sisa titik WiFi yang belum terpasang tersebut,” jelasnya. Tarkait pemeliharaan jaringan, Suweca menyebut sesuai perencanaan program BSI pemprov ini sepenuhnya ditanggung pemprov. Artinya, mulai pengadaan material, pemasangan, dan pemeliharaan jaringannya akan dilakukan pemprov melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfos) Bali. (kmb38)

dr. Ketut Suweca

Dugaan Peredaraan Upal di Seririt Belum Berhasil Diungkap Polisi Masih ingat laporan dugaan peredaran uang palsu (upal) di wilayah Kecamatan Seririt? Sejak kejadian itu dilaporkan hingga sekarang, kasusnya belum terungkap jelas. Padahal, Satuan Reskrim Polres Buleleng sudah mendengarkan enam keterangan saksi. Dugaan siapa yang mengedarkan upal itu belum bisa diungkap. Kondisi ini diperparah lagi, hasil uji laboratorium forensik (labfor) terhadap puluhan uang pecahan Rp 100.000 belum bisa diterbitkan untuk menentukan uang itu palsu atau uang asli yang disita polisi tersebut. Sejauh ini, hingga di manakah hasil penyelidikan upal itu yang dilakukan pihak Sat. Reskrim Polres Buleleng? KBO Reskrim Iptu Dewa Putu Sudiasa seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. beberapa waktu lalu membenarkan kasus dugaan peredaran upal itu belum terungkap. Menurutnya, upaya polisi mengungkap kasus ini sudah dilakukan optimal. Namun, pengedar uang yang diduga palsu itu belum teridentifikasi. Saat ini, pihaknya sudah menggali keterangan dari enam saksi yang diduga mengetahui kejadian itu. Saksi ini ermasuk petugas teller Bank BRI Unit Seririt yang melayani ketika korban mencairkan dana tabungannya. Selain itu, seorang operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Seririt juga telah didengarkan keterangannya. Saksi itulah yang menolak menerima uang pecahan Rp 100.000 yang digunakan korban untuk membayar saat membeli BBM. “Kami sudah bekerja secepatnya mengungkap siapa pelaku kasus ini. Namun, dari keterangan enam saksi yang sudah kami periksa belum

mengarah pada terduga pelaku peredaran upal itu,” katanya. Untuk mendapatkan keterangan tambahan, Sudiasa berjanji dalam waktu dekat ini, penyidik akan memanggil Kepala BRI Unit Seririt. Keterangan dari pengelola bank ini penting karena dari keterangan saksi yang sudah diperiksa mengatakan kalau puluhan uang pecahan Rp 100.000 tersebut didapatkan oleh korban saat mencairkan tabungannya. Selain itu, pihaknya juga terus mengintensifkan untuk berkoordinasi ke Labfor Polda Bali. Hal itu dilakukan untuk memastikan kapan hasil penelitian barang bukti yang diduga upal itu diterbitkan. Kalau hasil ini sudah keluar dan hasilnya jelas, maka penyidik akan memiliki bukti kuat untuk mengusut siapa pihak yang bertanggung jawab atas dugaan kasus ini. “Dalam waktu dekat, kami panggil pimpinan BRI Unit Seririt untuk mencocokkan keterangan saksi sebelumnya dari mana uang itu didapat korban ketika mencairkan tabungan-

nya. Dan kami juga menunggu hasil uji labfor, sehingga bisa dipastikan apakah uang itu asli atau palsu,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, kasus dugaan peredaran uang palsu ini dilaporkan seorang nasabah Bank BRI Unit Seririt atas nama Selamat asal Desa Gerokgak, Kecamatan Gerokgak. Korban menemukan 28 lembar uang masing-masing pecahan Rp 100.000 yang diduga palsu setelah mencairkan tabungan 26 Juni 2019 lalu. Kasus ini berawal ketika korban menarik tabungan miliknya senilai Rp 50 juta. Setelah transaksi di bank, kor-

ban menyimpan uang tersebut di rumahnya. Namun, pada 30 Juni 2019, korban membeli bahan bakar di SPBU di Seririt. Korban membayar dengan uang pecahan Rp 100.000. Setelah menunggu kembalian, petugas SPBU menolak menerima uang tersebut karena diduga uang itu palsu. Mengetahui hal itu, korban kembali ke rumah memastikan uang tabungan yang sudah dicairkan di bank tersebut. Saat itu, dia menemukan 28 lembar uang pecahan Rp 100.000 dengan ciri yang sama seperti uang yang diduga palsu saat dipakai membeli

bahan bakar di SPBU. Pada hari yang sama, korban datang ke kantor bank tempatnya menarik tabungan untuk menukarkan uang yang diduga palsu itu. Atas pengaduan itu, pihak bank tidak melayani penukaran uang tersebut karena sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) bank, batas waktu transaksi sudah lewat lebih dari satu hari. Atas kejadian itu, korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Seririt 8 Juli 2019 lalu. Namun, penanganan kasus ini dilimpahkan ke Satuan Reskrim (Satreksrim) Polres Buleleng. (mud)


Sabtu Paing, 10 Agustus 2019

GIANYAR

9

Pilkel Serentak Dianggarkan Rp 3,4 Miliar

Gianyar (Bali Post) -

Kabupaten Gianyar dipastikan akan menggelar pemilihan perbekel (pilkel) serentak sebelum akhir tahun ini. Proses sosialisasi untuk 29 desa yang akan menggelar pilkel ini sudah mulai dilaksanakan. Untuk seluruh rangkaian kegiatan pilkel serentak tersebut, Pemkab Gianyar menyiapkan anggaran Rp 3,4 miliar. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Dewa Ngakan Ngurah Adi mengatakan hal itu, Jumat (9/8) kemarin. Bali Post/kmb35

SEMANGAT - Peserta gerak jalan inovasi tampak mengikuti lomba dengan penuh semangat, Jumat (9/8) kemarin.

Gerak Jalan Inovasi Tarik Perhatian Wisatawan Gianyar (Bali Post) Gerak Jalan Inovasi dalam rangka memeriahkan HUT ke-74 Proklamasi Kemerdekaan RI kembali digelar di Kecamatan Tegallalang, Jumat (9/8) kemarin. Kegiatan yang menonjolkan kreativitas ini banyak mengundang gelak tawa masyarakat bahkan wisatawan. Kegiatan ini mengambil titik awal atau start di depan Objek Wisata Ceking. Camat Tegallalang I Nyoman Darmawan mengatakan, peserta sangat antusias mengikuti lomba gerak jalan tersebut. Tahun lalu, gerak jalan inovasi itu dimulai dari depan Kantor Camat Tegallalang. Sedangkan tahun ini, posisi start digeser di depan Objek Wisata Ceking. “Kami geser ini karena untuk memberikan hiburan menarik juga kepada para wisatawan. Peserta gerak jalan inovasi ini terdiri atas PKK Desa, anggota karang

taruna, partisipasi guru SD, SMP, SMA, dan dari pegawai Kantor Camat,” katanya. Pria asal Desa Tegallalang ini mangungkapkan, total peserta yang terlibat dalam kegiatan ini 35 peleton, dengan menempuh jarak sekitar dua kilometer. Yakni dari Jalan Raya Ceking sampai finish di Lapangan Umum Tegallalang. Sepanjang rute itu, mereka harus menampilkan sesuatu yang inovatif dan unik yang berkaitan kemerdekaan Indonesia. “Melalui kegiatan 17 Agustusan ini, kami berharap muncul rasa empati kepada para pahlawan dari masyarakat Tegallalang. Bukan dengan cara memperingati secara wah, tapi dengan cara sederhana namun penuh makna,” tegasnya. Disinggung soal hadiah, Darmawan mengatakan akan mencari juara I hingga IV. Secara nominal, nilai hadiahnya tidak besar. Sehingga pi-

haknya menekankan kepada para peserta ikut memeriahkan peringatan HUT Proklamasi RI dengan rasa tulus ngayah untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan. “Kami memang tidak menyiapkan hadiah yang besar, tapi kami siapkan konsumsi berupa snack dan minuman. Di sinilah kita harus berkoorban dalam berpartisipasi, semua ngayah dengan rasa tulus ikhlas,” ujarnya. Salah satu peserta, I Kadek Bayu Eka Putra, mengaku latihan gerak jalan inovasi itu sudah dilakukan sejak sepekan lalu. Mulai dari yel-yel, gerakan yang serentak dan konsep pakaiannya hanya dikerjakan selama satu pekan. “Kami konsepnya adalah pahlawan di zaman penjajahan. Makanya kami tidak pakai baju dan menggunakan senjata bambu runcing,” katanya. (kmb35)

Pemkab Pastikan Tak Terbitkan Izin Kafe Remang-remang Gianyar (Bali Post) Keributan yang berujung aksi penganiayaan memang kerap terjadi pada tempat hiburan malam, khususnya kafe remang-remang. Tidak terkecuali di Kabupaten Gianyar, aksi kekerasan saat mabuk minuman di kafe yang berujung pada tindak pidana sudah beberapa kali terjadi. Sementara itu, Pemkab Gianyar memastikan tidak pernah menerbitkan izin untuk kafe remang-remang yang beroperasi di wilayah Gianyar. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gianyar Dewa Alit Mudiarta menegaskan, Pemkab Gianyar tidak pernah menerbitkan izin untuk kafe remang-remang. “Kalau kafe remang-remang, kami memang tidak ada mengeluarkan izin. Di Gianyar tidak ada izin kafe itu,” tegasnya. Menurut Alit Mudiarta,

selama ini pihaknya hanya mengeluarkan izin kafe sejenis restoran. Izin itu hanya diperuntukkan pada wilayah pariwisata. Terkait maraknya keributan yang berujung kasus penganiayaan di kafe remangremang, ia mengaku akan menindaklanjutinya. “Kami akan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja Gianyar,” tegasnya. Alit Mudiarta menambahkan, keberadaan kafe remang-remang memang tidak memberi kontribusi berupa Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk pemerintah. Bahkan lebih dominan memberi citra negatif, karena digunakan untuk pesta minuman keras yang kerap berujung pada pelanggaran pidana. Alit Mudiarta menegaskan, setiap usaha kafe, restoran, dan bar yang akan beroperasi, harus terlebih dahulu mengajukan izin sebelum

membangun usaha. Izin itu juga terkait dengan makanan dan minuman apa yang akan dijual, ditekankan semestinya semua hal ini terdapat izin yang jelas. “Contohnya, ada yang mencari izin membuka bar di kawasan pariwisata, mereka juga harus mencari izin terkait izin menjual minuman beralkohol,” paparnya. Alit Mudiarta menegaskan, apabila ada suatu perusahaan mengajukan izin bangunan dan izin usaha pasti akan diverifikasi terlebih dahulu. Jika tidak sesuai peruntukan dan peraturan daerah, pasti akan ditolak permohonan izinnya. Dikatakan, selama ini kafe yang ada sudah sering menjadi sasaran sidak oleh petugas Satpol PP Gianyar. Namun dalam sidak itu, yang disasar pada penyalahgunaan narkoba dan penduduk pendatang. Sementara izin bangunan tersebut kerap diabaikan. (kmb35)

Menurut Ngurah Adi, proses pilkel serentak ini akan dilaksanakan menggunakan anggaran pada APBD Perubahan 2019. Ditegaskan ada 29 desa yang akan melaksanakan pilkel tahun ini. “Untuk tahap sosialisasi ke desa yang melaksanakan Pilkel sudah selesai kita laksanakan. Jadi, awal Agustus ini sudah selesai sosialisasi,” katanya. Untuk tahap pertama pilkel ini, kata Ngurah Adi, pihaknya melakukan pendataan jumlah data pemilih tetap (DPT). Untuk pendataan ini, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum Gianyar. “Kami sudah koordinasi dengan KPU dan intansi terkait lainnya untuk pemutakhiran data pemilih tetap di 29 desa tersebut,” ujarnya. Ngurah Adi menegaskan, data pemilih tetap ini dinilai sangat penting, karena berkaitan dengan anggaran pelaksanaan pilkel di masing-masing desa. Dikatakan, setiap desa akan mendapat anggaran pilkel sesuai jumlah DPT yang ada. “Kami sudah rancang dan ajukan kajian ke Bapak Bupati, pilkel dianggarkan

berdasarkan DPT. Setiap desa beda anggaran, satu DPT dianggarkan Rp 20 ribu. Misal, di satu desa ada seribu DPT, tinggal dikalikan Rp 20 ribu,” katanya. Namun untuk estimasi kesuluruhan anggaran, kata Ngurah Adi, pihaknya sudah menyiapkan anggran pilkel pada APBD Perubahan 2019 sebesar Rp 3,4 miliar. Selanjutnya dana itu akan disalurkan lewat Bantuan Keuangan Khusus (BKK). “Nanti kami buatkan juknis anggaran sebesar itu boleh digunakan untuk apa saja. Kalau total anggaran pilkel untuk 29 desa itu, kami siapkan Rp 3,4 miliar. Itu akan disalurkan lewat BKK dan anggaran langsung masuk ke APBDes,” jelasnya. Ngurah Adi mengakui, persiapan pilkel ini masih berproses. Diperkirakan, pencoblosan akan berlangsung pada awal Desember. “Proses kampa-

nye pilkel sampai dengan puncak pencoblosan, dari Oktober sudah mulai kerja. Awal Desember diperkirakan pencoblosan akan dilaksanakan serentak di 29 desa,” tegasnya. Lantas kapan dilaksanakan pelanti-

kan? Ngurah Adi mengatakan, pelantikan akan difasilitasi oleh Dinas PMD Gianyar. Anggaran untuk pelantikan nanti akan disiapkan oleh Dinas PMD Gianyar. “Kemungkinan pelantikan perbekel terpilih dilakukan oleh Bapak Bupati per Januari 2020,” katanya. (kmb35)

Belandang Kocokan Dibekuk Polisi Gianyar (Bali Post) Judi kocokan kerap kali menyeret anak-anak untuk ikut serta. Hal ini mengundang keluhan para orangtua, sehingga akhirnya sampai ke aparat kepolisian. Alhasil, seorang belandang judi kocokan Made Raka digiring ke Mapolsek Blahbatuh untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kanit Reskrim Polsek Blahbatuh Iptu I Ketut Merta mengakui memang awalnya menerima informasi dari keluhan masayarakat, terkait judi kocokan yang marak melibatkan anakanak. ‘’Ya, ada keluhan orangtua karena berkaitan dengan anak-anak ini. Masyarakat merasa resah dan kita tindak lanjuti informasi itu,’’ ujar Merta, Jumat (9/8) kemarin. Polisi akhirnya turun ke lokasi judi kocokan tersebut di Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh pada umanis Kuningan lalu. Tepat di kediaman Made Raka sedang dilaksanakan judi kocokan yang memang melibatkan anak-anak. ‘’Hiburan untuk anak-anak, sekitar 15 orang

cmyk

dewasa juga ikut. Saat kita datang, mereka sudah lari,’’ kata Merta. Berdasarkan penggerebekan itu, Raka lantas digiring ke Mapolsek Blahbatuh. Dalam pemeriksaan, Raka

mengaku membuka judi kocokan hanya saat momentum hari raya. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, Raka dikenakan pasal 303 KUHP tentang perjudian, dengan ancaman 10 tahun

penjara. Kini polisi masih melakukan penyelidikan aksi perjudian serupa di kawasan lain. ‘’Kami lidik lagi, kemungkinan masih ada judi seperti ini,’’ tegas Merta. (kmb35)

Bali Post/kmb35

BARANG BUKTI - Kanit Reskrim Polsek Blahbatuh Iptu I Ketut Merta (tengah) saat menunjukkan barang bukti judi kocokan.


JEMBRANA

10

Sabtu Paing, 10 Agustus 2019

Rapat Paripurna Dewan

Bupati Artha Janji Minimalisir Kebocoran RAPAT Paripurna dewan masa persidangan III tahun sidang 2018/2019 yang mengagendakan jawaban Bupati terhadap pandangan umum fraksi, digelar di ruang Sidang Utama DPRD, Jumat (9/8) kemarin. Sidang yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Jembrana I Wayan Wardana dan Wakil Ketua III I Kade Darma Susila, terdapat 26 poin usulan pandangan serta saran dari fraksi. Di antaranya terkait dengan pembangunan gedung RSU Negara serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2019. Bupati I Putu Artha dengan tegas mengatakan sepakat dengan usul, saran dan pandangan fraksi di DPRD, yakni janji minimalisir kebocoran. Pandangan fraksi terkait dengan pembangunan gedung RSU Negara, Bupati I Putu Artha menyatakan pembangunan RSU sampai saat ini telah rampung 82,67 persen. ‘’Terhadap imbauan dewan yang terhormat terkait mengenai pembangunan gedung RSU Negara dengan pola multiyers, sampai saat ini secara fisik sudah mencapai 82,67 persen dan pihak penyedia memastikan pembangunan akan selesai sesuai dengan batas waktu kontrak,’’ ujarnya. Untuk memastikan pembangunan RSU Negara berjalan lancar, Pemerintah Kabupaten Jembrana bersama tim TP4D selalu mengawalnya.

‘’Kami bersama tim TP4D akan selalu mengawal agar proses pembangunan berjalan lancar dan selesai tepat waktu,’’ ungkap Bupati Artha. Terkait dengan standar mutu pelayanan dan manfaat gedung yang sudah terbangun, Bupati I Putu Artha telah menganggarkan pembelian sarana dan prasarana pendukungnya. ‘’Itu sudah dilengkapi dengan sarana dan prasarana pendukungnya, seperti alat kesehatan, penambahan daya listrik, belanja alat rumah tangga dan peralatan kantor, serta penambahan SDM secara bertahap melalui anggaran DAK dan Badan Layanan Umum

Daerah (BLUD)/APBD,’’ tegasnya. Sementara untuk PAD, Putu Artha juga memberikan tanggapan atas pandangan umum fraksi, khususnya dalam pemungutan pajak dan retribusi daerah. ‘’Kami sepakat untuk meminimalisir kebocoran, mengoptimalkan kinerja pemungutan pajak dan retribusi daerah, serta melaksanakan inovasi guna memenuhi target yang telah ditetapkan secara maksimal,’’ ujarnya. Langkah-langkah yang dilakukan, kata Bupati Artha, meningkatkan fungsi dan peran perangkat daerah pengelola PAD baik pajak maupun retribusi daerah dalam melaksanakan tugas menggali dan memetakan seluruh potensi PAD. ‘’Ini secara terus-menerus kita upayakan, baik melalui program ekstensifikasi maupun intensifikasi pemungutan. Selain itu, melakukan pengawasan terhadap petugas pemungutan dengan mengembangkan sistem online dalam transaksi pajak daerah,’’ pungkasnya. (ad285)

RAPAT PARIPURNA - Rapat Paripurna DPRD Jembrana dengan agenda jawaban Bupati Jembrana terhadap pandangan fraksi-fraksi, kemarin.

Rangkaian HUT Kemerdekaan RI

Pupuk Nasionalisme Lewat Gerak Jalan Negara (Bali Post) – Puluhan regu siswa SD dan MI di Jembrana mengikuti gerak jalan, Jumat (9/8) kemarin. Gerak jalan dengan jarak tempuh 8 kilometer ini menyusuri kota Negara. Lomba gerak jalan yang melibatkan ratusan siswa SD ini sengaja diselenggarakan setiap tahun menjelang HUT Kemerdekaan RI. Para peserta yang masih anakanak ini sangat antusias dan sebelumnya sudah berlatih kurang lebih sebulan.

Bali Post/olo

Hibah 2018 Cair pada Perubahan 2019 Negara (Bali Post) – Belum cairnya dana hibah 2018 untuk masyarakat, dipastikan akan dicairkan pada APBD Perubahan tahun 2019 ini. Hal tersebut ditegaskan Sekda Jembrana I Made Sudiada, Jumat (9/8) kemarin. Diakui, dana hibah kurang lebih senilai Rp 3 miliar di tahun anggaran 2018 sempat tersendat dipicu keterlambatan administrasi. Tetapi hal itu sudah ada solusi dan dipastikan akan dicairkan melalui APBD Perubahan 2019 ini. “Ya kita pastikan dicairkan pada tahun ini, tadi juga disampaikan dalam sidang paripurna,” terang Sudiada. Terkait dana hibah ini sebelumnya juga menjadi salah satu pokok pertanyaan sejumlah fraksi di DPRD Jembrana. Fraksi Golkar melalui peman-

dangan umum yang dibacakan I Wayan Suardika meminta kepada eksekutif untuk menjelaskan terkait dana hibah 2018 yang sampai pertengahan tahun 2019 ini belum dicairkan. “Ini menjadi pertanyaan di masyarakat karena mereka menunggu. Sampai akhir anggaran 2018, masyarakat belum menerima,” terangnya. Terlebih para penerima dana hibah ini sudah menandatangani dokumen pencairan. Pertanyaan serupa juga dilontarkan Fraksi Demokrat. Dalam pemandangan umumnya, Fraksi Demokrat bahkan membeberkan proposal sudah sesuai dengan SK Bupati. Karena itu fraksi ini mendesak agar dana hibah yang terlambat pencairan ini dituntaskan tahun ini. Poin pertanyaan Fraksi DPRD ini bukan sekali ini saja. Dalam rapat-rapat paripurna sebelumnya di awal tahun 2019, belum cairnya dana hibah juga sering dipertanyakan (kmb26)

Kesehatan Hewan Kurban Diperiksa Negara (Bali Post) Puluhan ekor hewan kurban diperiksa kesehatannya oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana, Jumat (9/8) kemarin. Pemeriksaan antemortem ini guna memastikan hewan kurban sehat dan siap untuk dipotong. Petugas dari Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan-Kesmavet) disebar di lima kecamatan di Jembrana dengan tugas memeriksa hewan kurban. Di salah satu pedagang hewan kurban di Banyubiru Kecamatan Negara, petugas memeriksa sedikitnya 5 ekor sapi 21 ekor kambing. Kabid Keswan-Kesmavet I Wayan Widarsa mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan fisik itu seluruh hewan kurban dipastikan sehat. Pemeriksaan antemortem hewan kurban meliputi fisik keseluruhan. Mulai dari mata, pernapasan, pencernaan, bentuk fisik hingga alat reproduksi. Perlunya diperiksa alat reproduksi, guna memastikan hewan

Pameran Inkra Dilarang Gunakan Kantong Plastik Negara (Bali Post) Pameran industri dan kerajinan (Inkra) yang rutin digelar menjelang HUT Kota Negara pada tahun ini sedikit berbeda. Baik para peserta pameran dan pengunjung dilarang menggunakan kantong plastik (tas kresek). Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Jembrana selaku leading sector memberlakukan larangan itu untuk menindaklanjuti instruksi Bupati Jembrana I Putu Artha, berkenaan implementasi Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Selain tanpa plastik, di masing-masing stan pameran juga diimbau memajang papan nama dilengkapi tulisan aksara Bali. Kadis Koperindag Jembrana I Komang Agus Adinata, belum lama ini mengungkapkan, ketentuan itu dilakukan untuk mendukung dan membiasakan masyarakat pembatasan sampah

plastik. Poin aturan ini menurutya juga akan dimasukkan ke dalam tata tertib pelaksanaan Inkra Jembrana. Dinas mengharapkan agar para peserta mengikuti ketentuan ini. Khususnya berkaitan dengan tidak menyediakan kantong plastik. Para pengunjung pameran juga diimbau membawa tas sendiri.

GERAK JALAN - Salah satu regu siswa SD mengikuti gerak jalan menempuh jarak 8 kilometer. Mereka sebelumnya menjalani latihan bermingguminggu sebelum akhirnya tampil dalam lomba ini.

‘’Bukan sekadar rutinitas menjelang HUT Kemerdekaan RI, tapi di balik itu untuk menumbuhkembangkan rasa nasionalisme sekaligus disiplin bagi siswa SD, seperti yang dicontohkan oleh para pejuang kita di masa perjuangan,’’ ujar Bupati Jembrana I Putu Artha di sela-sela gerak jalan kemarin. Anak-anak SD yang nantinya menjadi penerus bangsa ini sejak dini dipupuk rasa nasionalisme. Bupati Artha salut pada upaya yang dilakukan para siswa termasuk guru yang sudah berlatih keras selama sebulan ini. Total ada 92 regu, di antaranya 46 regu peserta laki-laki dan 46 regu peserta perempuan. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang sebanyak 90 regu. (kmb26)

Dari pendataan sementara awal, Inkra yang akan diselenggarakan di areal parkir Pemkab Jembrana ini diikuti ratusan peserta pemeran. Terdiri 123 pengrajin Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), 17 kuliner UMKM, dan 21 perusahaan maupun instansi Pemerintah. (kmb26)

Bali Post/olo

PAMERAN - Areal parkir Pemkab Jembrana yang digunakan untuk pameran Inkra mulai dikosongkan dan dipasang sekat-sekat untuk stan pameran.

tidak dikebiri, sehingga dapat dipastikan hewan kurban yang dipotong normal. ‘’Pemeriksaan ini penting dilakukan, agar tidak ada penyakit,’’ terangnya. Penyakit yang harus dihindari untuk sapi misalnya penyakit Jembrana desease dan diare. Begitu pula kambing dipastikan tidak terserang penyakit pneumonia dan penyakit pernapasan. Pemeriksaan fisik atau antermortem ini baru awal. Setelah ini, sebelum daging disebarkan ke masyarakat juga akan ada pemeriksaan organ dalam atau postmortem. Daging dan organ dalam hasil sembelih juga akan dilakukan pemeriksaan guna memastikan tidak ada masalah dan layak dikonsumsi. Untuk itu, Dinas akan menyebar petugas di masingmasing kecamatan pada saat penyembelihan. Dari pendataan jumlah masih belum bisa dipastikan. Sebab, dipastikan selain di pasjid pemotongan juga akan dilakukan di kelompok masyarakat. (kmb26)

Bali Post/olo

PERIKSAA – Petugas dari Keswan-Kesmavet memeriksa fisik hewan kurban yang nantinya akan disembelih. Hewan-hewan ini dipastikan agar sudah sesuai dan tidak berpenyakit.

Pascakeracunan Massal

Hasil Sampel Negatif Mengandung Bahan Berbahaya Negara (Bali Post) – Dugaan keracunan massal puluhan warga Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo saat rangkaian Porcam sudah terungkap. Dari hasil pengujian sampel bahan makanan oleh Dinas Kesehatan, tidak mengandung bahan berbahaya. Polres Jembrana yang menyelidiki mengaku akan menggelar perkara guna memastikan kelanjutan kasus dugaan keracunan ini. Hasil pengujian laboratorium bahanbahan makanan yang diduga pemicu warga mengalami sakit perut, lemas dan mual menyebutkan negatif. Kepala Dinas Kesehatan Jembrana Putu Suasta, Jumat (9/8) kemarin, membenarkan telah menerima hasil uji laboratorium sampel bahan makanan yang sebelumnya diambil. Dinas sebelumnya juga melakukan investigasi begitu menerima laporan banyaknya warga mengalami gejala yang sama. Hingga akhirnya merujuk pada satu sumber yakni makanan yang dikonsumsi bersama berupa nasi bungkus. Berdasarkan penelusuran itu, Dinas mengambil sejumlah sampel bahan makanan guna memastikan melalui uji

laboratorium. Selain untuk memastikan, pengambilan bahan baku untuk sampel ini guna mencegah korban lainnya. ‘’Hasilnya negatif. Bahan makanan itu tidak ditemukan kuman ataupun bahan kimia yang berbahaya,’’ terang Suasta. Dengan kejadian secara massal itu dipastikan ada penyebabnya. Tetapi belum bisa ditemukan pasti karena makanan yang dikonsumsi juga sudah tidak ada. Sehingga petugas mengambil sampel dari bahan makanan. Di sisi lain, terkait penyelidikan kasus dugaan keracunan ini, Kasatreskrim Polres Jembrana AKP Yogie Pramagita mengaku akan menggelar perkara. Hal ini dilakukan guna memutuskan kelanjutan kasus tersebut. Reskrim juga telah menerima hasil dari UPTD Labo-

ratorium Dinas Kesehatan Provinsi melalui Dinas Kesehatan Jembrana. ‘’Nanti kita gelar dulu,’’ ujar Yogie. Polisi juga tidak melakukan uji laboratorium forensik Mabes Polri Cabang Denpasar karena tidak ada laporan. Menurut Yogie, dasar uji labfor berdasarkan laporan polisi dari pihak korban. Sementara terkait kasus keracunan beberapa waktu lalu itu tidak dilaporkan. Para korban yang di antaranya dirawat di puskesmas dan RSU tidak mempermasalahkan. Diberitakan sebelumnya, puluhan warga di Desa Mendoyo Dauh Tukad yang sebagian besar mengikuti kegiatan Porcam mengalami sakit perut dan mualmual. Warga termasuk perangkat desa juga ada yang mendapatkan perawatan inap di RSU dan puskesmas. (kmb26)


Karangasem

Sabtu Paing, 10 Agustus 2019

11

Festival Tulamben

’’Recovery’’ Pariwisata Pasca-erupsi Gunung Agung JUTAAN wisatawan tiap tahun menginjakkan kaki ke Pulau Bali. Namun, sebagian besar wisatawan masih berkumpul di area Bali Selatan. Padahal, Bali bagian timur keindahannya tidak kalah menarik. Terutama wisata baharinya. Salah satunya terdapat di Kawasan Tulamben, Karangasem. Dalam upaya menarik wisatawan ke Tulamben, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggagendakan Festival Pesona Tulamben 2019. Kadis Pariwisata I Ketut Sedana Merta, Jumat (9/8) kemarin, menyampaikan event ini dikemas dalam bentuk pelestarian seni budaya yang menampilkan potensi Desa Tulamben dan sekitarnya. Aktivitas lainnya ditampilkan kegiatan edukatif. Kegiatan ini melibatkan para siswa se-Kecamatan Kubu berupa workshop edukasi lingkungan hidup. Temanya mengusung nyegara gunung oleh Cll untuk siswa SD/SMP. Selain itu, diisi pula workshop propagantion guna menggugah rasa cinta

pada lingkungan melibatkan yayasan Reef Chek Indonesia dan Cll dalam pelestarian terumbu karang. Kegiatan Jukung Race dan Fishing Tournament yang melibatkan nelayan Kecamatan Kubu merupakan ikon dari acara itu. “Ini salah satu upaya recovery pariwisata Karangasem pascaerupsi Gunung Agung. Tujuannya meningkatkan kunjungan wisatawan, khususnya ke Tulamben. Agenda ini diharapkan berdampak pada kesejahteraan masyarakat sekitar,” katanya. Kecamatan Kubu sebagai lokasi Festival Tulamben memiliki banyak potensi yang harus diperkenalkan dan dipasarkan secara luas untuk kesejahteraan masyarakat. Salah satunya, Tulamben dikenal secara luas sebagai tempat menyelam yang eksotis. Salah satu yang menarik adanya bangkai kapal perang milik Amerika USS Liberty. Keindahan alam bawah laut Tulamben yang terjaga dengan baik. Bagi kalangan penyelam,

Tulamben itu merupakan destinasi favorit yang mesti dikunjungi. Sehingga, Festival Tulamben 2019 ini untuk mengingatkan kembali kepada dunia internasional akan keberadaan Karangasem sebagai bagian dari Pulau Bali, dengan potensi wisata, khususnya wisata bahari, yang tidak kalah menarik di Bali. “Saat ini, Karangasem tetap aman dikunjungi wisatawan baik domestik ataupun internasional. Penginapan dan hotelhotel dengan fasilitas terbaik pun ada di sini,” ujarnya. Setelah pembukaan, berikutnya Sabtu (10/8) ini, puluhan perahu jukung menghiasi Pantai Tulamben, setelah dilepas kemarin. Warna-warni layar perahu menyajikan pemandangan kontras dengan eksotisme pantai yang biru. Juga lomba memancing yang diikuti puluhan nelayan setempat dan pemancing profesional, akan menambah kuat animo wisatawan dan masyarakat datang menyaksikan Festival Tulamben itu. (gik)

Bali Post/gik

LOMBA JUKUNG - Hari Pertama Festival Tulamben diisi Pelepasan Lomba Jukung Race di Pantai Tukad Abu Tulamben.

Perencanaan Tak Matang

SOSOK Semangat Nasionalisme MENYAMBUT Hari Kemerdekaan RI yang ke-74, sejumlah kegiatan tahunan digelar untuk memeriahkannya di Karangasem. Seperti aneka lomba gerak jalan pelajar yang dilaksanakan Jumat (9/8) kemarin. Aktivitas itu membuat suasana Kota Amlapura semarak dengan nuansa kemeriahan merebut kemerdekaan. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri mengatakan, kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan RI. Agenda itu sebagai momentum untuk terus-menerus berupaya memupuk semangat nasionalisme. Spirit nasionalisme itu harus digetoktularkan kepada setiap generasi, agar putra bangsa ini mampu memaknai kemerdekaan yang sesungguhnya, di tengah perkembangan dunia yang semakin cepat. “Dengan lomba gerak jalan ini, akan dapat semakin memupuk semangat nasionalisme. Masyarakat semakin mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Bupati Mas Sumatri. Menurutnya, peringatan kemerdekaan ini harus diisi dengan membangun sumber daya yang berkemajuan. Membangun segala bidang itu harus senantiasa didasari semangat nasionalisme. Diawali dari hati dan pikiran, baru diturunkan kepada gerak serta langkah peserta. “Di birokrasi, sikap nasionalisme itu harus diisi dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Di bidang kepemimpinan selalu hadir agar tidak ada jarak dengan siapa pun,” pinta Bupati. Sementara untuk para guru, diingatkan Bupati Mas Sumatri, nasionalisme harus menghadirkan pendidikan yang berkeadilan dan memberikan keteladanan kepada siswa. Kemerdekaan ini wajib diisi dengan semakin giat belajar guna menjadi manusia unggul. Komitmen pembangunan mengacu pada semangat nasionalisme itu harus menjadi tujuan ideal. Hal itu penting agar nantinya dapat menciptakan daya saing Indonesia ke depan lebih baik. (gik)

Serapan Dana Desa Rendah Amlapura (Bali Post) Dari 75 desa di Karangasem ternyata ada 28 desa yang serapan dana desanya masih di bawah 75 persen. Bahkan, masih ada desa dengan serapan dana desa sangat rendah yakni baru 16 persen saja. Demikian evaluasi secara menyeluruh dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (PMD) terkait serapan dana desa di seluruh Karangasem. Evaluasi dilakukan di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Kamis (8/8) lalu. Kepala Dinas PMD Nengah Mindra mengatakan, serapan dana desa rendah terbanyak ada di desa Kecamatan Sidemen. Total,

Nengah Mindra

ada dua belas desa. Lima desa ada di Kecamatan Manggis dan Kubu, tiga desa di Kecamatan Abang dan Bebandem. Masing–masing, dua desa di Kecamatan Rendang dan Karangasem. Sementara, untuk Kecamatan Selat, serapan anggaran seluruh desa setempat, dikatakan sudah di atas 75 persen. Dia mengakui memang 28 desa di Karangasem serapan anggaran dana desanya masih kurang dari 75 persen. Padahal, semestinya memasuki Agustus, serapan anggaran itu seharusnya sudah mencapai lebih dari 75 persen.

Evaluasi itu dilakukan untuk mengetahui lebih jauh, apa sesungguhnya kendala setiap desa, sehingga serapan anggarannya menjadi masih rendah. Karena itu, Mindra perlu tanggapan langsung dari perbekel yang bersangkutan. Respons dari perbekel itu penting untuk merumuskan langkah berikutnya agar bisa dicarikan solusi lebih efektif. Kita bersama membedah secara terbuka apa yang menjadi masalah di desa. Evaluasi itu menjadi krusial untuk mengetahui apakah desa itu sudah punya perencanaan, agenda yang jelas apa belum. “Realisasi serapan anggaran dari dana desa semestinya di atas 75 persen. Tetapi, 28 desa tersebut serapannya di bawah 75 persen. Bahkan, ada desa serapan anggarannya sangat rendah yakni baru mencapai 16 persen,” katanya. Setelah mendengar masukan dari para perbekel dalam

evaluasi tersebut, Mindra mengatakan, mayoritas rendahnya serapan anggaran dana desa itu karena kurang cermatnya desain perencanaan yang dibuat desa itu. Salah satu permasalahan yang muncul, adalah merancang pembangunan tetapi di lahan atau tanah yang belum bisa dibebaskan. Sehingga inilah yang membuat anggaran di dalam dana desa tidak bisa dipergunakan. Selain evaluasi terhadap serapan anggaran dana desa, pihaknya juga meminta agar perbekel di 21 desa yang menggelar pilkel untuk tetap merancang APBDes Perubahan sebelum perbekel itu mengajukan cuti. Pihaknya mendorong agar sebelum perbekel bertarung lagi, APBDes itu sudah selesai. Sehingga perbekel yang telah usai menjabat tidak terpengaruh dan ada masalah lagi dengan program pembangunan di desanya. (kmb31)

Jumat Berkah

Persit Kartika Chandra Kirana Bagikan Bantuan Amlapura (Bali Post) Ketua dan Pengurus Persit KCK Cabang XXXVIII Kodim 1623/Karangasem menggelar Jumat Berkah dengan berbagi kasih, Jumat (9/8) kemarin. Kegiatan Jumat Berkah kali ini dipimpin langsung Ketua Persit KCK Cabang XXXVIII Kodim 1623/ Karangasem Nyonya Rika Bima Santosa didampingi Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf. Bima Santosa, Danunit Intel Dim 1623/ Karangasem Letda Inf I Ketut Gedur. Mereka membagikan ratusan nasi kotak dan sembako kepada kaum dhuafa yang kurang mampu serta anak-anak yatim di Karangasem. Ditemui di sela-sela kegiatan, Nyonya Rika Bima Santosa mengatakan sasaran berbagi sedekah Jumat Berkah kali ini antara lain, di Pasar Kota Amlapura Timur. Kemudian,

dilanjutkan menuju Masjid Nurjanah Banjar Tiying Jangkrik Desa Bukit Kecamatan Karangasem, di Yayasan LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak) Widhya Asih, Jalan Jenderal Sudirman No. 25X Kelurahan Subagan, di Panti Asuhan Yayasan Yassika (Yayasan Sosial Silaturahmi Karangasem) Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Subagan Amlapura dan terakhir di LP (Lembaga Permasyarakatan) Wanita Jalan Serma Natih Kecamatan Karangasem. Jumat berkah ini dilaksanakan dengan memberikan bantuan berupa perlengkapan sekolah, makanan dan sembako kepada bapak, ibu, serta adik-adik yang tidak beruntung. Tujuannya, meringankan beban hidup mereka. “Kegiatan ini juga merupakan bagian penyambung tangan Ibu Kasad memberikan ban-

tuan Jumat berkah. Dengan harapan bisa meringankan keperluan bapak, ibu, dan adik sekalian,” katanya. Hal senada dengan Nyonya Rika Bima Santosa, Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf. Bima Santosa mengatakan, kegiatan ini merupakan program Ibu-ibu Persit KCK Cabang XXXVIII Kodim/1623/ Karangasem dalam rangka pemberian sembako Jumat berkah. Ini sebagai wujud kepedulian kepada sesama. Tujuan utamanya jelas, membantu meringankan keperluan hidup mereka agar bisa hidup semakin layak di lingkungan sekitarnya. Kesempatan ini juga merupakan wujud silaturahmi keluarga besar Kodim 1623/Karangasem kepada masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, di Lapas Kelas 2B Karangasem, Kasubag Lapas Kelas 2B

Karangasem menyampaikan terima kasih atas kehadiran jajaran Kodim 1623/Karangasem, khususnya Dandim dan Ketua Persit serta Pengurus Persit KCK XXXVIII Kodim

1623/Karangasem dalam acara silaturahmi dan penyerahan bantuan berupa bingkisan. Niat baik berupa bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi warga di dalam lapas. (kmb31)

Bali Post/kmb31

BAGI SEMBAKO - Persit Kartika Chandra Kirana saat membagikan sembako kepada kaum dhuafa.

Tutup KKN, Bupati Minta Undiksha Bantu Kembangkan Potensi Desa Bupati Karangasem I G.A. Mas Sumatri akhirnya menutup kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) tahun 2019 di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Jumat (9/8) kemarin. Agenda KKN itu ditutup setelah sekitar 500 mahasiswa yang disebar ke sejumlah desa itu untuk melaksanakan sejumlah program konstruktif. Programnya bersinergi dengan misi pemerintah daerah. Bupati Mas Sumatri mengaku merasakan manfaat kehadiran mahasiswa Undiksha itu. Lalu, bagaimanakah harapan Bupati terkait KKN Undiksha di Karangasem?

Bali Post/gik

KKN UNDIKSHA - Bupati Mas Sumatri saat tutup agenda KKN Undiksha.

BUPATI Karangasem I G.A. Mas Sumatri meminta agar kerja sama ini dapat berjalan berkesinambungan, khususnya program yang berkontribusi dalam pengembangan potensi desa. Penu-

tupan itu dihadiri 546 orang mahasiswa yang mengikuti KKN di Karangasem. Penutupan diisi kegiatan penyerahan secara simbolis dari perwakilan kepala desa yang diwakili I Nengah Karyawan

diserahkan kepada Bupati Mas Sumatri dan selanjutnya diberikan kembali ke perwakilan Rektor Undiksha Dr. Gede Ratnaya, M.T. Bupati mengatakan agar kenangan dan pengalaman yang didapat mahasiswa Undiksha di Karangasem selama melaksanakan KKN ini bisa menjadi bahan pemikiran sekaligus pembelajaran mahasiswa setelah berada di kampus. Bupati sangat mengharapkan Undiksha ke depannya dapat terus bekerja sama dengan pemerintah daerah. Kerja sama itu penting apalagi ada desain program riil pengembangan potensi desa di Karangasem. Penting ke depan, Karangasem menjadi kabupaten yang semakin unggul, terutama di bidang pendidikan dan karakter.

“Seluruh mahasiswa Undiksha telah turut menginventarisasi dan mengembangkan potensi di desa-desa yang ada Karangasem. Selanjutnya, mari bersama-sama mengembangkannya dengan lebih baik,” pinta Bupati. Sekretaris Pusat KKN Undiksha sekaligus Ketua Panitia, Putu Ananda Citra, menyampaikan, penempatan mahasiswa selama ini tersebar di 26 desa di tiga kecamatan, yaitu di Kecamatan Abang, Kubu, dan Bebandem. Mahasiswa KKN Undiksha ini telah melaksanakan kegiatannya selama 6 minggu atau selama satu setengah bulan bersinergi dengan program desa. Yang ikut KKN adalah semua jurusan S-1 Kampus Undiksha semester V. Keseluruhan mahasiswa yang diturunkan

ke masing-masing kabupaten di Bali, totalnya mencapai 2.276 mahasiswa. Untuk Kabupaten Karangasem sebanyak 500 mahasiswa atau 1 desa 20 sampai 21 orang mahasiswa. Selama sebulan penuh pelaksanaan KKN di Karangasem, tim panitia terus melakukan monitoring dan mengevaluasi pencapaian program yang direncanakan. Dari hasil monitoring itu secara umum, semua program yang direncanakan oleh mahasiswa saat pelaksanaan KKN berjalan lancar sesuai rencana. “Kerja sama ini bukan akhir, tetapi awal dari kerja sama. Terima kasih atas apresiasi dan dukungan pemerintah daerah. Kami akan berkontribusi kembali pada agenda berikutnya,” ucapnya. (gik)


KLUNGKUNG

12

Sabtu Paing, 10 Agustus 2019

Inovasi TOSS Dapat Diterapkan di Seluruh Bali

Bali Post/win

SAMPAH - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ikut memungut sampah saat kegiatan Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik, bertempat di Penataran Agung Catur Parahyangan Ratu Pasek Linggih Ida Bhatara Mpu Ghana, banjar Punduk Dawa, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung, Jumat (9/8).

BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Ny. Suwirta menghadiri kegiatan Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik bertempat di Penataran Agung Catur Parahyangan Ratu Pasek Linggih Ida Batara Mpu Ghana, Banjar Punduk Dawa, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung, Jumat (9/8) kemarin. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali I Made Teja selaku Ketua Panitia melaporkan Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik kali ini merupakan yang ke-5 kalinya. Sebelumnya, di-launching di Batur Kintamani pada tanggal 7 April 2019, kegiatan ini serentak dilakukan oleh kabupaten/kota. Pada periode ke-5, kegiatan ini dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bali, dan untuk provinsi dipusatkan di Kabupaten Klungkung, Jumat (9/8) kemarin. Kegiatan dipusatkan di sekitar Penataran Agung Catur Parahyangan Ratu Pasek Linggih Ida Batara Mpu Ghana, di Banjar Punduk Dawa, Pesinggahan, Dawan, Klungkung. Kegiatan ini serentak dilaksanakan di pura,

pantai, sungai, danau, hutan, pasar dengan jumlah peserta kurang lebih 13.750 orang. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyatakan bahwa acara ini merupakan komitmen masyarakat Klungkung dalam penanganan sampah plastik di Provinsi Bali. Untuk di Kabupaten Klungkung, kegiatan Bali Resik ini sudah diadakan setiap sebulan sekali. Selain itu, Klungkung juga mempunyai inovasi terkait penanganan sampah, yakni Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) yang berhasil masuk TOP 40 Inovasi pelayanan publik dalam ajang Top 40 Inovasi Pelayanan Publik 2018. Bupati juga menyatakan bahwa Pemkab Klungkung juga sudah mengupayakan dari kantor, rumah dinas untuk membuat lubang daur ulang sampah (Bang Daus) dengan sasaran agar sampah organik dapat langsung diolah di tempat sehingga dapat mengurangi volume sampah yang dibuang sehari-harinya. “Agar kegiatan ini tidak hanya dilakukan hari ini saja, tetapi bisa dilakukan untuk seterusnya,” harap Bupati

Suwirta. Dalam sambutan Gubernur Bali yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Provinsi Bali I Wayan Suarjana menyampaikan, hari ini seluruh komponen masyarakat di seluruh kabupaten/kota di Bali secara serentak melakukan kegiatan Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik. Hal ini sebagai wujud komitmen masyarakat dalam mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana. Dalam sambutannya, Gubernur menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Bali sangat serius terhadap penanganan sampah palstik dan telah menerbitkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Langkah ini adalah langkah yang baik untuk mewujudkan Bali bebas plastik sekali pakai, seperti kantong plastik, sedotan plastik, dan stereofoam. ‘’Saya berharap Bapak/Ibu dan peserta yang hadir pada kesempatan ini, mampu menjadi agen perubahan perilaku, mulai dari diri sendiri, rumah

sendiri, lingkungan sendiri, dengan mulai memilah dan mengolah sampah kita sendiri,’’ tandas Gubernur Wayan Koster. Asisten Administrasi Umum Provinsi Bali I Wayan Suarjana atas nama Pemerintah Provinsi Bali mengapresiasi inovasi TOSS yang dimiliki oleh Pemkab Klungkung, dan mengharapkan agar Program Inovasi Pemkab Klungkung yakni TOSS dapat disosialisasikan kepada kabupaten/kota di Provinsi Bali dan dilaksanakan juga, agar penanganan sampah hasil rumah tangga masing-masing dapat diolah dengan baik. Sebelum kegiatan dimulai, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama dengan Asisten Administrasi Umum Provinsi Bali I Wayan Suarjana melakukan penyerahan tanaman secara simbolis yang diterima masyarakat setempat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung Anak Agung Kirana dan masyarakat Kabupaten Klungkung serta undangan terkait lainnya. (ad283)

Pelantikan DPRD, Anggota Dapat ’’Udeng’’ dan ’’Saput’’ Semarapura (Bali Post) – Anggota DPRD Klungkung 2019-2024 akan dilantik Rabu (14/8) mendatang. Jumlahnya 30 morang. Pada acara pelantikan nanti, para anggota dewan dan undangan dipastikan mengenakan busana adat Bali. Meskipun ada surat edaran dari Kemendagri yang mengimbau agar pelantikan mengenakan Pakaian Sipil Lengkap (PSL). “Kami telah berkoordinasi dengan Kemendagri dan Provinsi Bali, bahwa pelantikan anggota DPRD terpilih nanti tetap akan menggenakan pakaian adat Bali,” ujar Sekwan Klungkung I Wayan Sudiarta, Jumat (9/8) kemarin. Menurut Sudiarta, dalam Pergub sudah jelas jika hari Purnama, Tilem, Kamis, serta HUT Provinsi Bali diharuskan menggenakan pakaian adat. Sementara saat pelantikan nanti, Rabu (14/8), kebetulan bersamaan dengan HUT Provinsi Bali. Jadi saat pelantikan, anggota DPRD Klungkung nanti mengenakan busana adat Bali. “Kami di Bali kan ada kearifan lokal.

Jadi, dipersilakan mengenakan pakaian adat Bali. Sementara arahan pakaian PSL dari Kemendagri sifatnya hanya imbauan,” katanya. Terkait busana adat yang akan dipakai pelantikan, anggarannya diambil dari pengadaan seragam anggota DPRD yang rutin diberikan setiap tahun. Namun, busana adat yang diberikan nanti saat pelantikan tidak semuanya. Saat pelantikan anggota DPRD Klungkung yang terpilih hanya mendapatkan udeng dan saput dari Sekretariat Dewan Klungkung. “Kami hanya berikan udeng dan saput. Kalau untuk pakaian safari dan kamen, dibebankan secara swadaya ke masing-masing anggota dewan terpilih,” ungkapnya. Pelantikan akan dilaksanakan di Balai Budaya Ida I Dewa Istri Kanya, Rabu (14/8) nanti. Sebelum dilantik, anggota DPRD terpilih akan dilakukan ritual majaya-jaya di Kantor DPRD Klungkung sekitar pukul 07.00 wita. (kmb)

Bali Post/win

KEBERSIHAN - Ratusan petugas kebersihan di Kabupaten Klungkung saat mendengar arahan Bupati I Nyoman Suwirta, Jumat kemarin.

Bupati Ultimatum Petugas Kebersihan

Diberhentikan Jika Tetap Malas DINAS Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung, Jumat (9/8) kemarin mengumpulkan semua petugas kebersihan. Pada pertemuan itu Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta pun dihadirkan. Bupati memberikan arahan kepada 400 orang petugas kebersihan bertempat di Wantilan Pura Watu Klotok. Nyoman Suwirta menyatakan, menjadi petugas kebersihan merupakan pekerjaan yang sangat mulia, karena tanpa petugas kebersihan maka Kabupaten Klungkung akan menjadi kumuh dan kotor. Ia pun menugaskan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung untuk melakukan inventarisir dan pemetaan terhadap lokasi dan waktu bekerja dari para

petugas kebersihan. Selain itu, Suwirta juga menugaskan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung agar mengawasi kinerja petugas kebersihan. ‘’Mulai besok agar mengawasi kinerja mereka,’’ tegasnya. Bupati mengharapkan agar petugas kebersihan dapat bekerja dengan baik dan menjaga serta merawat tanaman yang ada di taman Kota, pinggir jalan di Kabu-

paten Klungkung. ‘’Cintailah pekerjaan yang anda kerjakan,’’ tegasnya. Dalam arahannya, Bupati secara tegas menyatakan tidak akan ada lagi toleransi terhadap petugas kebersihan yang malas, apabila petugas tersebut merupakan ASN maka akan diberikan peringatan berupa lisan maupun tertulis. ‘’Untuk yang berasal dari tenaga kontrak, dan sudah diberikan peringatan, tetapi masih malas

bekerja kontraknya akan diberhentikan. Sedangkan untuk petugas yang bekerja dengan baik akan dijadikan contoh dan mendapatkan reward,’’ katanya. Kepada petugas yang bekerja pada bagian taman kota, Bupati Suwirta berpesan agar dapat menjaga dan merawat taman untuk tetap kelihatan indah. Jika ditemukan tanaman yang sudah tua jangan dibiarkan melainkan harus dicabut. Ia juga berpesan kepada petugas TOSS agar meningkatkan ketelitian dalam memilah sampah. Jangan

sampai bahan-bahan di luar bahan yang bisa diolah masuk ke dalam alat pencacah. Selesai memberikan arahan, Bupati Suwirta menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada beberapa petugas kebersihan. Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung Anak Agung Kirana, Kepala Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Klungkung I Ketut Suadnyana serta semua Kepala Bagian di Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung. (win)

Manfaatkan SDA untuk Kesejahteraan Rakyat

I Wayan Sudiarta

Bali Post/kmb

BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta menghadiri kegiatan Seminar Revolusi mental untuk Peningkatan Wawasan Kebangsaan pada ASN Kabupaten Klungkung bertempat di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Jumat (9/8) kemarin. Seminar Revolusi Mental ini untuk Peningkatan Wawasan Kebangsaan pada

ASN Kabupaten Klungkung serangkaian memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam sambutannya mengajak masyarakat Klungkung dan ASN untuk mencoba memahami arti sebuah wawasan kebangsaan, wawasan nusantara, dan menanamkan semua

itu mulai dari diri sendiri di Kabupaten Klungkung. Bupati Suwirta berpesan agar Para ASN juga harus bisa memahami tugasnya masing-masing dan bekerja dengan baik berdasarkan bidang tempat ASN bekerja. Dengan melakukan hal tersebut, ASN sudah dapat menerapkan wawasan kebangsaan yang diterjemah-

kan dalam bentuk instansi dan kementerian. Bupati Suwirta berpesan kepada ASN di Pemkab Klungkung agar bekerja dengan baik dan manfaatkan potensi sumber daya alam (SDA) yang ada di Kabupaten Klungkung untuk menyejahterakan masyarakat Klungkung. Pemberian materi seminar diisi oleh unsur kepoli-

sian, Kodim 1610, dan FKUB Klungkung. Acara Seminar dimeriahkan oleh hiburan musik dari Rutan Klungkung. Turut hadir dalam Seminar tersebut, Kasdim 1610 Mayor Infanteri Hari Sulasto, Wakapolres Klungkung Kompol Ida Bagus Dedi Januartha, S.H., M.H. dan undangan terkait lainnya. (win)

Bertemu Wabup Kasta, Transmigran Minta Guru Tari dan Beasiswa

WAKIL Bupati Klungkung Made Kasta didampingi Ny. Sri Kasta menghadiri undangan mengisi acara dharma wacana di Wantilan Pura Jagatnatha Kecamatan Besaran, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Kamis (8/8). Kehadiran rombongan Wabup Kasta disambut ratusan warga transmigran bersama perwakilan Pemerintah Kabupaten Kapuas. Di antaranya Kadispora Drs. Tatang Lesmana dan anggota Forkompinda. Jumlah warga transmigran asal Nusa Penida di daerah itu mencapai 1.068 KK dengan jumlah 4.272 jiwa. Mereka telah transmigrasi sejak 1963, tepat ketika Gunung Agung meletus. Khusus di Kecamatan Basarang terdapat 2.996 orang dengan jumlah 749 KK.

Mereka terbagi dalam 7 banjar. Mayoritas pekerjaannya sebagai petani tradisional. Namun kini sudah banyak keluarga transmigran yang berprofesi sebagai ASN mulai dari guru, polisi serta tenaga kesehatan. Wabup Made Kasta yang didampingi Kepala Kesbangpolinmas, Kabag Umum, Kabag Kesra dan Ketua FKUB ini menceritakan pesatnya perkembangan pembangunan di Kabupaten Klungkung hingga ke Kecamatan Nusa Penida. Ia pun mengajak para transmigran untuk berbangga diri karena saat ini Nusa Penida sudah menjadi tujuan wisata favorit, baik turis lokal maupun mancanegara. Selain itu, kepada seluruh warga transmigran Wabup Made Kasta juga mengingat-

kan agar selalu ingat dengan Ida Batara Ssesuhunan, para leluhur serta senantiasa menjaga toleransi antarumat beragama. ‘’Tingkatkan rasa kekeluargaan kuatkan persaudaraan namun tidak lupa untuk selalu memupuk toleransi terhadap umat yang lain,’’ ujar Wabup Kasta. Sementara itu, Pemkab Kapuas yang diwakili Kadisbpora Drs. Tatang Lesmana mengatakan, kehadiran warga transmigran asal Bali, khususnya Nusa Penida, menambah khazanah dan budaya Kabupaten Kapuas. Selain itu warga transmigran ini juga diakui memiliki etos kerja yang sangat ulet dan tangguh, sehingga saat ini dianggap sudah sangat sejahtera. Menjadi kebanggaan juga karena warga transmigran sudah banyak berprofesi

sebagai polisi, guru, tenaga kesahatan dan profesi formal lainnya. Sekertaris PHDI Kapuas Wayan Sindra dalam sesi dialog berharap kepada Pemkab Klungkung membantu memfasilitasi guru tari dan pelatih tabuh gong karena selama ini hanya belajar dari kaset dan video. Selain itu, ia juga berharap beasiswa sekolah/kuliah di Bali untuk anak-anak mereka yang berprestasi. Serta berharap didatangkan narasuber atau pelatihan kepemangkuan/pinandita dan srati banten. Atas semua permohonan tersebut, Wabup Made Kasta berupaya akan mencarikan jalan keluar. Bersama Bupati Suwirta, dirinya mengaku akan melaporkan semua kebutuhan warganya yang berada di perantauan. (r)

Bali Post/ist

TRANSMIGRAN - Wakil Bupati Klungkung Made Kasta foto bersama dengan warga transmigran asal Nusa Penida di wantilan Pura Jagatnatha Kecamatan Besaran, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Kamis (8/8). Kehadiran rombongan Wabup Kasta disambut ratusan warga transmigran bersama perwakilan pemerintah Kabupaten Kapuas. Di antaranya Kadispora Drs. Tatang Lesmana dan anggota Forkompinda. CMYK


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Paing, 10 Agustus 2019

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA

Dicari PRT,untuk Batubulan Rumah/Vila pribadi 08123806901

Dcr Pembantu Rmh Tangga niat kerja,jujur Hub.081236760188

“Dcr Driver & Sales Counter bs Bhs.Inggris hub.Merrys Tour 08123837314

Dcr Sales & Marketing Property Hub:08971426471 (Dwi)

B.BP.001.08.19.0000277

B.BP.004.08.19.0000202

“Dcr Sgr! SPG Gj 2.250Jt+Bonus ditoko Syang Jl.Monkey Forest Ubud telp Pak Leo-082145548444

B.BP.004.08.19.0000273

Bth Sopir Pribadi,Dps Timur Usia Min 50th, KTP Bali,bs Matic 0811913832

B.BP.004.08.19.0000112

Dicari Supir bisa Alphard Matic. Untuk rumah Dps. SMS WA data ke 0816571027 B.BP.004.08.19.0000245

Dibthkan Sopir SIM A & Drafter Hub.082113195951 / 461350 email: nuansabali1@yahoo.com B.BP.001.08.19.0000224

SERVICE

Dcr : Sopir B1, Salesman/Girl Income +-10Jt,Bedahulu 4 No.12 Dps,Email:erfintricahyo@gmail.com Telp.081939800617 B.BP.004.08.19.0000267

Dcr Arsitek&Sipil min.S1 08786 2801736 E:teamadm8@gmail.com B.BP.004.08.19.0000274

Dcr Pegawai Salon,Jl.Hangtuah 11 Sanur Telp/WA:085237836645

B.BP.004.08.19.0000200

B.BP.001.08.19.0000257

B.BP.001.08.19.0000172

Dcr Sales TO air minum Hub 081805625285

Dicari Guru SD & OB Max 30Th BsKerjaTeam.Hub:082145707300

Dcr cpt Manager Produksi &Asst Mngr utk Divine Diva Garmen Seminyak,pglm min3th,B.Inggris good salary. Krm lmrn ke email divinediva_189@hotmail.com

Dicari Karyawan Roti Boy Tiara Dewata Hub.(0361)254265

B.BP.004.08.19.0000201

B.BP.001.08.19.0000271

Dcr staf Advertising, lulusan apa saja 081805477951

B.BP.004.08.19.0000266

Dcri Kary Laki Bag.Pengiriman Gn.Andakasa max 35th. Hub.081237 811808 (jam kerja) Jaya Bersama B.BP.001.08.19.0000175

Dicr Kepala Bag.Kredit & AO Lam ke Jln.Prof DR I.B Mantra 88X Dps.Hub:467745/085931238388

B.BP.001.08.19.0000167

B.BP.001.08.19.0000261

DIJUAL MOBIL

KURSUS

BIRO JASA

BENGKEL LAS Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

SERVICE

Dibutuhkan 2org Admin,laki/wnt Umr 23-30th ditjkan ke PT Dua Berjaya Jl.Gurita Utama No.22 Sesetan Denpasar Selatan Hub. HP.081237777772(Lmr diBw Lsg)

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

BIRO JASA

B.BP.001.08.19.0000147

B.BP.001.08.19.0000259

Dicari Sales Pria SLTA,D1,fasl Gaji pokok,Insentife,UM,Transp Bns,THR Dll.Lam:PT.Inti Buana Permai Jl Ayani Slt No.101 Dps

B.BP.001.08.19.0000258

Dicari Staff Engineering utk Villa di Canggu H:081236488050 B.BP.166.08.19.0000278

Dicari Tenaga TPA (Tempat Penitipan Anak).Hub:081239938871 B.BP.001.08.19.0000263

Dicari segera Pengepul Sequin Jl.Imam Bonjol No.607 T.755204 B.BP.004.08.19.0000240

Dicari Tenaga/Karywn Pelaksana STM Bangunan & Tehnik Mesin Lamaran.Tujukan Ke Jln.Tukad UndaNo.10Dps.Tlp(0361)228667

B.BP.001.08.19.0000116

Dicari wanita Pembantu RT Tinggal dalam untuk rumah Imam Bonjol Dps.Gaji 2 Juta SMS/WA 0816571027

B.BP.004.08.19.0000269

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Villa in Canggu is looking for maid who know to Cook western food and Driver can do little Gardening and Pool.Good englis No calls only on whatsapp 081339561607

B.BP.001.08.19.0000211

PROPERTY DIJUAL RUMAH

Sekretaris dibutuhkan.Bisa berbahasa Inggris dasar.Lokasi kerja di Negara.Kirim lamaran ke yuni@paradisedesign.asia

Jl Cpt Rmh(TP),Br Kaja,Buduk, 70/100, 2KT, 2KM,Grs Luas,Gudang 2200W,650 Ng.HP:082237300302

Sopir u/Spa(antar jemput tamu) Hub.081246400852/081529427339

Rmh Mnmalis Kota Gianyar,340Jt Nego. Hub:WA.081.338.560.869

Tukang Kebun & ART untuk Villa Pribadi, Gaji Menarik, WA:085100050706

PROPERTY

B.BP.004.08.19.0000270

B.BP.001.08.19.0000206

B.BP.004.08.19.0000265

Dicari Sopir Pariwisata u/ travel Jl.gelogor Carik No.3 Kuta Hub.08113980682 B.BP.004.08.19.0000275

B.BP.031.08.19.0000268

B.BP.004.08.19.0000264

DIJUAL TANAH

3A bs ambil 1A Jl.Glogor Carik Gg.Kangguru No.2. 085101818655

B.BP.154.08.19.0000276

Dijual Tanah Jl.Tukad Bilok 1 Are,SHM Hub: 081246050899 TP

B.BP.001.08.19.0000150

Djl Tnh Kav 1A 375Jt Nego/Are Jl.GoaGongUngasan,08123909622

B.BP.001.08.19.0000256

Jual Kav SHM 480M2 3,6M (Nego) JimbaranTmn.Griya-08119707272

B.BP.004.08.19.0000041

Jual Tanah 3.5A di Tegal Cupek Kerobokan.Cck unt Villa @Rp 900Jt/A Hub:08179965168

B.BP.001.08.19.0000233

Tanah 2,21 Are Jl.Lapangan Celuk(Jalan 6 Meter) Harga 490Jt/Are Nego H:081237044471 B.BP.001.08.19.0000236

Tanah d Teras Ayung Blok B,LT 672m2.Harga 12 juta/m2. Hub.0811393910 TP B.BP.004.08.19.0000197

PROPERTY DIJUAL VILLA

Jual Villa 2lt di Pererenan 3Kmr Tdr Bsr/Pool/Open Liv Kitc/Garden/Garase/LT274/ LB300-SHM IMB Hub:08179965168 B.BP.001.08.19.0000232


BANGLI

14

Sabtu Paing, 10 Agustus 2019

SOSOK Gugah Semangat Masyarakat JALAN santai menjadi salah satu kegiatan yang sering dilaksanakan untuk memperingati hari Kemerdekaan RI. Selain menyehatkan, jalan santai bisa memupuk rasa kebersaman. Seperti jalan santai bernuansa merah putih di Kecamatan Susut, Jumat (9/8) kemarin, yang diikuti ribuan peserta dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), siswa SD, SMP, SMA dan SMK, Perbekel dan staf desa se-Kecamatan Susut. Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra menyampaikan, jalan santai dapat menggugah semangat masyarakat. Khususnya pelajar untuk lebih memaknai dan menghargai semangat juang pahlawan. “Sehingga dalam suasana hari kemerdekaan ini, masyarakat bisa mengisinya dengan hal-hal yang positif,” kata Giri Putra, Jumat (9/8) kemarin. Dikatakan Giri Putra, sesuai dengan arahan pemerintah pusat, pasca pemilihan Presiden yang cukup menguras energi bangsa ini, seluruh komponen bangsa harus kembali Bersatu. Guna membangun negeri tercinta ini, agar lebih baik ke depan. Sesuai dengan edaran Menteri Sekretaris Negara RI, peringatan HUT ke-74 RI di Bangli dilaksanakan selama satu bulan penuh. Peringatan hari kemerdekaan diisi berbagai lomba-lomba dan kegiatan lainnya. Pejabat asal Geria Bukit, Bangli ini juga sudah mengeluarkan edaran, agar kantor pemerintahan dan masyarakat, memasang ornamen bertemakan merah putih. Baik dengan pemasangan bendera, pelengkungan, maupun umbul-umbul per tanggal 31 Juli 2019. (ina)

Bali Post/kmb40

PROTES - Salah seorang pangempon Pura Penataran Er Malet protes dengan tumpukan sampah pasar yang berada persis di jaba pura setempat.

’’Pangempon’’ Geram

Sampah di Jaba Pura Penataran Er Malet Tak Kunjung Diangkut Bangli (Bali Post) -

Bali Post/ina

Pimpinan Dewan Sementara

PDI-P Tunjuk Wayan Diar Golkar Belum Beri Jawaban Bangli (Bali Post) – Sebanyak 30 calon anggota DPRD Bangli yang terpilih saat Pemilu 2019 akan dilantik dan diambil sumpah janjinya pada Senin (12/8) mendatang. Pascapelantikan, kursi pimpinan anggota DPRD Bangli periode 20192024 akan dijabat oleh pimpinan sementara hingga ditetapkannya pimpinan DPRD definitif. Sesuai ketentuan, pimpinan dewan sementara Bali Post/kmb40 dipilih oleh masA.A. Panji Awatarayana ing-masing partai politik (parpol) yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua saat pemilu April lalu. Sekretaris DPRD Bangli A.A. Panji Awatarayana, Jumat (9/8) kemarin, mengatakan sejauh ini Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata sudah menyurati dua parpol pemenang pemilu yakni PDI-P dan Golkar. Dalam surat itu, dua parpol tersebut diminta menunjuk salah satu anggotanya yang terpilih sebagai pimpinan sementara. ‘’Sejauh ini, baru PDI-P yang sudah memberi jawaban. Yang ditunjuk Wayan Diar. Sementara Golkar belum. Masih kami tunggu,’’ kata Agung Panji. Lanjut dikatakannya, penetapan dua pimpinan sementara tersebut akan dilakukan saat acara pelantikan dan pengambilan sumpah di Gedung DPRD Bangli. Pimpinan sementara nantinya akan bertugas memimpin lembaga hingga selesai pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD) dan pimpinan DPRD definitif. Berbeda dengan pimpinan sementara, komposisi pimpinan dewan definitif ada tiga orang terdiri atas satu ketua dan dua wakil ketua. Sama halnya seperti komposisi pimpinan yang sudah ada saat ini. Karena komposisinya terdiri dari tiga orang, posisi wakil ketua definitif satunya lagi akan ditambah dari Partai Demokrat sebagai partai peraih suara terbanyak ketiga. ‘’Ada aturannya. Kalau jumlah anggota DPRD 30, komposisi pimpinannya terdiri dari satu ketua dan dua wakil ketua. Kalau lebih, misalnya 50 orang, bisa jadi wakil ketuanya bertambah lagi satu jadi empat,’’ imbuh Agung Panji. Sebagaimana yang diketahui, sejumlah persiapan telah dilakukan pihak Sekretariat DPRD Bangli jelang acara pelantikan anggota DPRD Bangli periode 20192024, Senin (12/8) mendatang. Total anggaran yang disiapkan pihak Sekretariat DPRD Bangli untuk membiayai acara pelantikan anggota dewan baru mencapai Rp 600 juta. Anggaran tersebut nantinya dipergunakan untuk membiayai beberapa pos kegiatan. Di antaranya untuk pengadaan pakaian sipil lengkap (PSL) bagi 30 anggota dewan yang akan digunakan saat pelantikan nanti. Untuk pengadaan satu setel PSL, masing-masing anggota dewan disiapkan anggaran Rp 4 juta. Jika dikalikan seluruh jumlah anggota dewan, total anggaran untuk pengadaan PSL mencapai Rp 120 juta. Selain pengadaan PSL, anggaran tersebut sebagian juga dialokasikan untuk pembuatan lencana/insigne emas untuk masing-masing anggota dewan. Total anggaran yang disiapkan untuk pembuatan lencana sebesar Rp 270 juta. Tak hanya itu, masing-masing anggota dewan nantinya juga akan dibuatkan satu buah papan nama. Untuk pengadaan papan nama tersebut, pihak Sekretariat Dewan menganggarkan Rp 1 juta per satu buah papan nama. Anggaran tersebut juga akan digunakan untuk membiayai konsumsi, sewa tenda, sewa meja kursi, dan lainnya. (kmb40)

Sampah pasar yang menumpuk persis di jaba Pura Penataran Er Malet di Banjar Pule, Kelurahan Kawan, Bangli sejak lebih dari seminggu terakir, membuat pihak pangempon pura geram. Bahkan saking kesalnya, salah seorang warga pangempon melakukan aksi protes dengan menyerakkan tumpukan sampah ke jalanan. Pantauan di lokasi Jumat (9/8) siang kemarin, sampah tampak menggunung di jaba Pura Penataran Er Malet. Tingginya tumpukan sampah berupa plastik dan sisa sayuran itu membuat areal depan pura menjadi kumuh. Salah seorang warga pangempon, Made Darma, yang ditemui di lokasi tampak sangat geram karena areal jaba pura yang di-empon-nya sangat kumuh dan menjadi tempat pembuangan sampah pasar. Ia mengatakan, tumpukan sampah di jaba

Pura Penataran Er Malet sudah ada sejak Kamis sebelum hari raya Kuningan. Namun sampai sekarang tak kunjung diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). ‘’Untuk apa saya harus melapor ke DLH lagi. Ini kan memang jadi tugasnya DLH membersihkan sampah di sini (di belakang Pasar Kidul),’’ jelasnya. Darma mengaku heran dengan kinerja DLH Bangli yang membiarkan tumpukan sampah hingga semingguan lebih. Apalagi sampah yang

dibiarkan menumpuk itu lokasinya berada persis di depan pura. Tak hanya kumuh, tumpukan sampah itu juga menimbulkan bau. Pria yang tinggal di Banjar Pule ini mengaku selama ini dirinya sudah berusaha mematuhi ketentuan DLH untuk membuang sampah rumah tangga di bak penampungan sampah yang disediakan pemerintah di depan Pasar Kidul. ‘’Saya minta pemerintah memerhatikan soal sampah di sini,’’ katanya. Warga pangempon lainnya,

Made Dibia, juga mengatakan bahwa sampah yang menumpuk di depan Pura Penataran Er Malet tak kunjung diangkut sejak seminggu lebih. Hal itu, diakuinya, membuat kondisi depan pura menjadi kumuh. Ia meminta instansi terkait segera membersihkannya dan menempatkan satu buah tong sampah di dekat lokasi. Dikonfirmasi terkait adanya protes warga tersebut, Kepala DLH Kabupaten Bangli Ida Ayu Yudi Sutha mengaku segera menindaklanjutinya. ‘’Hari ini kami tindak lanjuti. Petugas lainnya yang ada di pasar sudah saya perintahkan melaksanakan gotong royong di lokasi tersebut. Saya sudah perintahkan Kabid Limbah untuk mengawasi

di sana,’’ jelasnya. Yudi Sutha beralasan pihaknya belakangan ini belum bisa membersihkan sampah di areal timur Pasar Kidul tersebut lantaran petugas yang selama ini ditugaskan di sana sedang sakit dan menjalani operasi di sebuah rumah sakit. Mengenai adanya permintaan warga setempat agar DLH menempatkan tong sampah di dekat lokasi, pihaknya akan menyanggupinya. ‘’Nggih akan disiapkan. Yang terpenting hanya warga di sana saja yang memanfaatkan. Karena berdasarkan pengalaman di lapangan, setelah ditaruh tong sampah akan meluber jadi TPA. Dari tong sampah 1 kubik menjadi 5 kubik bahkan lebih,’’ ujarnya. (kmb40)

Warga Keluarkan Biaya Mahal untuk Membeli Air Bersih Bangli (Bali Post) – Sejumlah dusun/desa di Bangli hingga saat ini masih banyak yang belum terjangkau layanan air bersih dari PDAM. Salah satunya Banjar Langkan, Desa Landih, Bangli. Untuk bisa memenuhi kebutuhan air bersih, warga di banjar tersebut selama ini harus membeli air tangki dengan biaya yang cukup mahal. Rata-rata pengeluaran warga per bulan hanya untuk membeli air mencapai hampir setengah juta rupiah. Anggota DPRD Bangli Nengah Darsana mengakui hal itu. Ia mengungkapkan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga di Banjar Langkan harus mendapatkannya

dengan cara membeli air tangki dan menampung air tadah hujan. Sebagian lainnya ada yang mengambil air ke sungai. Dijelaskannya, untuk membeli air tangki, biaya yang harus dikeluarkan warga lumayan mahal. Satu rumah tangga rata-rata menghabiskan dua truk air tangki dalam sebulan. Sementara biaya yang dikeluarkan untuk membeli satu truk air tangki sekitar Rp 200 ribu. ‘’Sementara ini warga tidak kesulitan air, tetapi perlu biaya tinggi untuk mendapatkan air. Satu rumah tangga rata-rata mengeluarkan biaya Rp 400 ribu dalam sebulan hanya untuk air bersih,’’ ungkapnya, Jumat (9/8) kemarin.

Demikian juga warga yang mengambil air dari sungai. Butuh biaya dan tenaga untuk mendapatkan air bersih, sebab lokasi sumber airnya jauh berada di bawah. Belum lagi jika musim kemarau, ketersediaan air tidak mencukupi untuk memenuhi semua kebutuhan air warga. Darsana mengatakan tak hanya Banjar Langkan, mahalnya biaya untuk mendapatkan air bersih juga dirasakan warga di tiga banjar lainnya di Desa Landih, yakni Penaga, Buayang dan Banjar Landih. ‘’Dari lima banjar, sekarang ini baru di Banjar Palak Tiying saja yang sudah terlayani PDAM,’’ kata Darsana. Selama ini, wakil rakyat asal Landih ini mengaku sudah mengu-

sulkan ke PDAM untuk membuat program agar layanan air bersih bisa menjangkau wilayah Desa Landih dan desa lain di sekitarnya. Program yang dimaksud misalnya dengan membuat bak penampungan di Penelokan, sehingga wilayah yang ada di selatannya bisa terlayani. ‘’Kita sudah usulkan dari dulu. Tapi sampai sekarang belum bisa direalisasikan,’’ terangnya. Sampai saat ini pihaknya masih berharap besar PDAM bisa memprogramkan agar layanan air bersih sampai ke wilayah Landih. ‘’Kalau tidak tertangani kasihan masyarakat harus keluarkan uang banyak hanya untuk dapatkan air bersih,’’ harapnya. (kmb40)

Truk Terguling Timpa ’’Palinggih’’, Sopir Selamat Bangli (Bali Post) Sebuah truk pengangkut pasir terguling di jalur Culali, Desa Batur Selatan, Kintamani, Jumat (9/8) pagi kemarin. Kecelakaan tersebut mengakibatkan sebuah palinggih rusak tertimpa truk. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Pengemudi truk I Gede Dana asal Banjar Bukit Tungtung, Desa Songan selamat dan hanya mengalami luka lecet. Peristiwa kecelakaan truk bernomor polisi DK 8917 PQ terjadi sekitar pukul 10.30 Wita. Saat itu truk bermuatan pasir tersebut datang dari arah timur. Truk hendak naik ke tanjakan pertama namun gagal. Sopir truk tidak bisa menguasai kendaraannya sehingga mengakibatkan truk meluncur mundur dan terguling ke kanan lalu menimpa sebuah palinggih yang ada di dekat lokasi. Sejumlah warga yang berada di lokasi langsung menolong korban. Kasat Lantas Polres Bangli AKP I Nengah Sona yang dikonfirmasi siang kemarin membenarkan adanya truk terguling di jalur Culali. Setelah mendapat informasi tersebut, pihaknya langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan beberapa saksi. Dikatakan Sona, tidak ada korban jiwa dalam musibah kecelakaan tersebut. Sopir truk hanya mengalami luka lecet pada siku tangan kanannya. Sebagaimana yang diketahui, kasus truk terguling di jalur Culali selama ini cukup sering terjadi. Beberapa kasus di antaranya ada yang sampai memakan korban jiwa. Curamnya medan menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan di jalur itu. (kmb40)

TERGULING - Kondisi truk yang terguling di jalur Culali, Kintamani.

Bali Post/kmb40

CMYK


Sabtu Paing, 10 Agustus 2019

Piala Guntur

16 Tim U-12 Melaju

Denpasar (Bali Post) Tercatat 16 tim Sekolah Sepak Bola (SSB) U-12 melaju ke babak 16 besar pada hari kedua turnamen memperebutkan Piala Guntur 2019 di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (9/8) kemarin. Ke-16 tim tersebut adalah Putra Hanoman, Putra Mengwi, Bangli United Hitam, Wistra, Porba, Badak Putra, Putra Astina, Bina Putra C, Bina Putra B, Putra Tresna, Guntur Hotel, Damar Cakti, Guntur Lenju, PFA, Semarapura United, dan Putra Mumbul Merah. Sementara pada kategori U-10, tim-tim yang lolos antara lain Damar Cakti, MIFA, Putra Mumbul Merah, Porba, Putra Astina, Bebek Bengil A, Guntur Arjuna, dan Putra Dewata Bali (PDB). Babak 16 besar hingga final digulirkan Sabtu (10/8) ini. Ketua Panpel Wayan Gading Sugiarta mengemukakan, kejuaraan ini bertujuan mengasah teknik dan mental para pemain muda yang selama ini ditempa di SSB masing–masing. Turnamen ini mengikuti program PSSI yang sedang menggeliatkan pembinaan sepak bola usia dini dari berbagai kategori umur. Tim U-10 dan U-12 masing-masing diperkuat tujuh pemain di lapangan yang bertanding 2 x 10 menit. Tiap kontestan bisa mendaftarkan 15 pemain. Pertandingan menggunakan sistem setengah kompetisi di grup. Tim juara dan runner-up grup berhak melenggang ke babak 16 besar. Kejuaraan U-12 diikuti 32 tim, sedangkan U-10 melibatkan 26 tim. Menurut pemilik SSB Guntur, AAN Alit Wiartha alias Gung Guntur, turnamen ini diharapkan berhasil menelorkan pemain guna memperkuat Perseden Denpasar. Ia ingin jebolan SSB Guntur dan Perseden bisa berkostum timnas Merah-Putih. SSB Guntur bernaung di bawah Askot PSSI Kota Denpasar. (022)

Catur Berpeluang Tambah Emas Jakarta (Bali Post) – Tim catur Indonesia berpeluang menambah pundi medali emas pada 4th Eastern Asia Youth Chess Championship di Bangkok, Thailand. Tiga pecatur muda Merah-Putih duduk di puncak klasemen sementara nomor catur klasik hingga babak kedelapan. ‘’Tim Indonesia berhasil menjadi pemimpin klasemen sementara untuk U-10 lewat Arjuna Satria Pamungkas, U-14 melalui Nayaka Budhidarma dan U-18 lewat Gilbert Elroy Tarigan,’’ kata Wakil Ketua Kontingen Indonesia Merry Damayanti dalam keterangan resmi yang diterima media di Jakarta, Jumat (9/8) kemarin. Selain menguasai puncak klasemen, terdapat beberapa pecatur Indonesia lainnya yang berada di lima besar klasemen. Handaru Juan Izz di posisi kelima nomor U-12 dan FM Daniel Lumban Tobing di peringkat keempat nomor U-16. Pecatur putri Cecilia Natalie berada di posisi kedua U-14, WFM Christine Elisabeth di tempat ketiga G-18, dan Armenia Zendy di ranking ketiga G-12. Demi memacu semangat pecatur muda, beberapa PB Percasi mendukung secara langsung, di antaranya Dewan Pembina PB Percasi Ir. Eka Putra Wirya dan Kabid Binpres PB Percasi Kristianus Liem. ‘’Memainkan babak akhir diharapkan pecatur bisa tampil fokus untuk tambahan medali dan bisa mencapai target,’’ ujar Eka Putra Wirya.(ant)

OLAHRAGA

Hotspur Perkuat Lini Tengah London – Tottenham Hotspur memimpin pada hari terakhir bursa transfer pemain Liga Utama Inggris, Jumat (9/8) kemarin. Spurs mendatangkan pemain tengah Giovani Lo Celso dan Ryan Sessegnon, sedangkan Arsenal memperkuat pertahanan dengan membeli Kieran Tierney dan David Luiz. Transfer striker Manchester United Romelu Lukaku ke Inter Milan juga selesai setelah MU dilaporkan menyetujui kesepakatan senilai 80 juta euro (90 juta dolar AS). Ketua Spurs Daniel Levy berada di bawah tekanan manajer Mauricio Pochettino untuk membangun kemajuan di dalam dan di luar lapangan setelah Tottenham pindah ke stadion baru berkapasitas 62.000 dan mencapai final Liga Champions musim lalu. Setelah membuat rekor klub dari pembelian pemain tengah Prancis Tanguy Ndombele, penandatanganan Lo Celso dan Sessegnon menambah kedalaman skuad Spurs yang selama 18 bulan sebelumnya tanpa rekrutan baru. Gelandang Lo Celso (Argentina) bergabung dengan kesepakatan pinjaman selama musim dari Real Betis dengan opsi transfer permanen musim panas mendatang. Sementara pemain Inggris U-21 Sessegnon bergabung dari Fulham dalam kesepakatan 25 juta poundsterling selama enam tahun. ‘’Kurasa ini saat yang tepat bagiku untuk datang ke sini. Ini tim muda dan bersemangat. Menarik bagi saya untuk bergabung dan saya pikir tim

Meminta Fee Selain Dhamantra, lima tersangka lainnya juga ditahan yakni Chandry Suanda alias Afung, pemilik PT Cahaya Sakti Argo (PT CSA) selaku pemberi suap, juga

nampak memakai rompi tahanan dengan tangan diborgol. Afung ditahan di Rutan Klas I Cabang KPK C-1 Jakarta Selatan. Dhamantra diduga meminta jatah fee sebesar Rp 3,6 miliar dan Rp 1.700-1.800 tiap kilogram lewat tersangka

Mirawati untuk mengurus izin kuota 20 ton bawang putih. Uang tersebut berasal dari Dody dan Chandra. Uang tersebut telah disita KPK. Di mana Dhamantra mendapatkan jatah Rp 2 miliar melalui transfer rekening money changer. (kmb4)

Lebih Banyak ‘’Nantilah, masih Oktober kok. Masih lama,’’ jelasnya. Menurut Puan, ada lebih dari 10 nama menteri yang sudah dikantongi Mega. Apalagi saat pembukaan Kongres V PDI-P, Presiden RI Joko Widodo sudah menyatakan bila PDI-P akan mendapatkan posisi menteri lebih banyak. Ini lantaran perolehan suara PDI-P memang lebih banyak dan menjadi partai pemenang Pemilu 2019. Puan sendiri sempat memposting foto di instagram prib-

adinya. Di dalam foto tersebut antara lain ada Megawati Soekarnoputri, Joko Widodo, Ma’ruf Amin serta ketua-ketua partai koalisi. Santer beredar saat itu ada pembahasan soal jatah menteri di kabinet Jokowi-Ma’ruf lima tahun mendatang. ‘’Enggaklah, itu lagi nunggu masuk ke pembukaan ya...kita duduk bareng. Ya... ngobrolngobrol aja. Masak baru duduk aja udah harus ngomong koalisi. Masak setiap duduk ngomongin menteri,’’ bantahnya. Masalah menteri, lanjut Puan, sebetulnya bukan soal bagi-bagi jatah. Tetapi sebagai

partai yang ikut dalam pemilu, tujuannya adalah meraih kepercayaan rakyat dan meraih suara terbanyak dari rakyat untuk bisa mendapatkan kursi. Oleh karena itu, PDI-P sebagai partai pemenang Pemilu 2019 disebut wajar dan tidak berlebihan saat meminta jatah menteri lebih banyak. ‘’Jadi kalau kemudian kita punya suara, yang lain tidak punya suara ya...sudah sewajarnya bahwa kemudian yang mempunyai suara yang lebih diperhatikan dari yang tidak mendapatkan suara. Ini bukan bagi-bagi jatah lho ya,’’ terangnya. (kmb32)

Lebih Diperkuat ‘’Kalau ASN ya… dipecat. Kalau ada yang tidak mau mengakui Pancasila, dia tidak boleh hidup di sini. Suruh saja ke luar. Rekomendasi-rekomendasi ini tadi dibicarakan di Komisi I,’’ jelas mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini. Selain itu, lanjut Djarot, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) akan lebih diperkuat dan membuat konten

sesuai kelompok sasarannya agar ideologi Pancasila mudah dipahami. Termasuk memasukkan Pancasila ke dalam kurikulum. Kemudian mengaktifkan Badan Kesbanglinmas dan guru-guru. Baik guru di sekolah negeri, swasta maupun guru di sekolah agama yang diorganisir Kementerian Agama. Hari kedua Kongres V PDIP diisi dengan pembahasan sidang-sidang komisi. Tercatat ada lima komisi dalam kongres. Komisi I yang membahas ide-

Pasalnya, mereka memakai nama orang lain sehingga langsung dibebastugaskan dari jabatannya. Ada yang menjabat ketua dan bendahara DPC. ‘’Tidak dipecat, tapi dicopot dari jabatannya. Sanksi diberikan supaya menjadi kader yang disiplin dan tertib dalam menjalankan tugas-tugas kepartaian. Tujuannya kan

kongres, bukan santai-santai,’’ paparnya. Sementara itu, Megawati Soekarnoputri sempat melihatlihat foto yang dipajang di area kongres. Di hadapan awak media, Presiden ke-5 RI itu menunjuk foto dirinya bersama Prabowo Subianto dari sekian foto yang ada. Di dalam foto tersebut, Megawati tengah tertawa dan Prabowo memegangi perutnya. Tampak senyum tersung-

Melihat Foto

ologi dan Tri Sakti, Komisi II membahas politik legislasi, anggaran dan pengawasan sebagai guideline bagaimana kebijakan politik didorong sebagai upaya pembumian Pancasila. Komisi III membahas kebudayaan, Komisi IV membahas pemenangan pemilu, dan Komisi V membahas tata kelola partai. ‘’Jadi semua dalam satu napas mewujudkan sebagai partai pelopor,’’ ujar Panitia Pengarah Kongres V PDI-P Hasto Kristiyanto. (kmb32) ging dari bibir Megawati yang bahkan tak segan menunjuk lagi foto tersebut untuk bisa diabadikan media. ‘’Saya senang aja,’’ katanya. Megawati juga mengucapkan terima kasih kepada media yang telah memberikan semangat dan bantuan terkait pelaksanaan Kongres V PDI-P. ‘’Selamat malam dan selamat tidur ya,’’ ujarnya sembari berlalu meninggalkan area kongres. (kmb32)

Sabtu, 10 Agustus 2019 05:00 Wita Gayatri Mantram 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Karya Agung Mamungkah Ngenteg Linggih Mapadudusan Agung Manawa Ratna Tawur Agung Ngusaba Desa Ngusaba Nini(3) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07:35 Wita Sehat & Bugar Aerobik Mix 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 08:30 Wita Ocydia Home Shopping 09:00 Wita Seputar Bali Terkini 09:05 Wita Kartun Sabha Parwa(3) 09:30 Wita Belajar Menggambar Menggambar Burung

10:00 Wita Seputar Bali Terkini 10:05 Wita Galeri Musik 11:00 Wita Seputar Bali Terkini 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 11:30 Wita Ocydia Home Shopping 12:05 Wita Dharma Wacana Karya Agung Mamungkah Ngenteg Linggih Mapadudusan Agung Manawa Ratna Tawur Agung Ngusaba Desa Ngusaba Nini(4) 12:30 Wita Bali Channel Tourist TV 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Folk Song 14:00 Wita Seputar Bali Terkini 14:05 Wita Ocydia Home Shopping 14:30 Wita Yowana Magz Komunitas Sastra Dermaga Seni Buleleng, Lestarikan Satra Melalui Puisi dan Teater 15:00 Wita Seputar Bali Terkini

15

15:05 Wita Parameter 16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Lila Cita Sanggar Tari dan Tabuh Taman Suci (1) 17:00 Wita Bunda Arsaningsih Karma dan Reinkarnasi 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali Malam 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Lipsus Paruman Agung Desa Adat Sebali dan Deklarasi Pembentukan Majelis Desa Adat Provinsi Bali 21:00 Wita Classic Bali TV 22:00 Wita Seputar Bali Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Rarung Duta, Sanggar Kama Sutra (1) 23:00 Wita Seputar Bali Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping 23:30 Wita Folk Song

ini memenangkan hal-hal besar di masa depan,’’ kata Sessegnon. Namun, Spurs gagal mendatangkan Paulo Dybala (Juventus) yang membuat kekurangan dukungan untuk Harry Kane di depan. Arsenal yang sangat membutuhkan rekrutan untuk menopang lini belakang yang kebobolan 51 gol di Liga Primer musim lalu, mendapatkan Tierney dari Celtic. The Gunners kemudian menghadirkan bek tengah David Luiz dari Chelsea. ‘’David memiliki pengalaman besar dan saya berharap dapat bekerja dengannya lagi. Dia adalah pemain terkenal dan menambah kekuatan pertahanan kami,’’ kata bos Arsenal Unai Emery. Manchester City membawa kiper veteran Scott Carson dengan status pinjaman dari Derby sebagai cadangan Ederson dan Claudio Bravo, setelah sebelumnya mengontrak Rodri, Angelino dan Joao Cancelo. Sementara Liverpool mendatangkan pemain remaja Sepp van den Berg, Harvey Elliott, dan kiper cadangan Adrian. Watford memecahkan rekor transfer untuk mendatangkan pemain internasional Senegal Ismaila Sarr se-

harga 35 juta euro. Sebaliknya harapan Wilfried Zaha pindah dari Crystal Palace dikecewakan karena Everton tidak bisa menyaingi harga yang diminta klub London itu. Brighton memperkuat opsi lini tengah dengan penandatanganan pemain Australia Aaron Mooy yang berstatus pinjaman. Mantan pemain Inggris Andy Carroll kembali ke Newcastle dari West Ham. The Magpies juga mengamankan pemain belakang Swedia Emil Krafth. Leicester menggunakan sebagian dari 80 juta euro yang diterima dari Manchester United untuk Harry Maguire dengan membeli gelandang Dennis Praet (Sampdoria). Burnley mendapatkan layanan dari Danny Drinkwater dengan status pinjaman dari Chelsea. mb/afp)

Akbar Tofan Rebut Piala Danrem Negara (Bali Post) Pembalap asal Jateng Akbar Tofan berhasil merebut Piala Danrem 163/Wira Satya setelah menjuarai kelas bergengsi sport trail sampai dengan 250cc pada Kejurnas Grasstrack Region III (Bali, NTB, NTT) putaran pertama di Sirkuit Perancak, Negara, Jembrana, Minggu (4/8) lalu. Sementara kelas bebek modif 4 tak 125cc junior dijuarai Arya DP (Badung) dari tim MD Squad 788 OM Dian MX, disusul Alen Panie (Mataram/tim Star Motor Giligent MX), dan M. Toriq (Pandeglang Banten/tim SMR MX Shop Bali). Kelas

bebek modif 4 tak 125cc senior dimenangkan Akbar Tofan Caesar (Salatiga/tim MD Squad 788 OM Dian MX), diikuti Lippo (Blitar/ tim GEL Marley K87 Design One Kaytama KCT DR MOR, dan Yahmani (Badung/tim Panama MX). Pada kelas FFA (bebek, sport, trail) sampai dengan 225cc open, Lippo (Blitar/ tim K87 Design One Police Balap Blitar) tampil sebagai juara. Ia dibayangi Akbar Tofan Caesar (Salatiga/tim MD Squad 788 OM Dian MX), dan Alen Panie (Mataram/ tim Star Motor Giligent MX). Ketua Juri PP IMI Ustav

Shasa menyebutkan, kejurnas ini melibatkan 112 pembalap dan 187 starter. Peserta berdatangan dari

NTB yang diwakili delapan pembalap, NTT (1), Jawa (10) dan sisanya pembalap Bali. (022)


@balipostcom http://twitter.com/balipostcom @balipost_com http://instagram.com/balipostcom

balipost http://facebook.com/balipost

Sabtu Paing, 10 Agustus 2019

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

DISKUSI - Siswa Ajeg Bali 2019 saat berdiskusi soal Tantangan Bali ke Depan, yang dipandu Guru Ajeg Bali Ida Bagus Pawana Suta, Kamis (8/8) malam.

Bali Post/asa

Diskusi Siswa Ajeg Bali

Masalah Lingkungan dan Teknologi Tantangan Bali ke Depan ’’Lawan diskusi adalah teman terbaik dalam bertukar pikiran’’. Itulah ucapan brilian siswi Ajeg Bali Dewa Ayu Dyana Santi Sahadewi. Untaian kata penutup dalam diskusi ringan mengenai ‘’Tantangan Bali ke Depan’’ itu cukup membuat para finalis Siswa Ajeg Bali 2019 tertegun. Apalagi siswi dari SMPN 2 Semarapura bersama kawan-kawannya dari seluruh perwakilan pelajar di Bali itu mampu mempresentasikan diskusi persoalan Bali yang akan dihadapi ke depan. Dipandu moderator Guru Ajeg Bali Ida Bagus Pawana Suta, ada 18 siswa mulai dari tingkat SD, SMP

hingga SMA/SMK diajak berdiskusi ringan di Pasraman Dalem Ketut, Lumajang, Samsam, Tabanan, Kamis (8/8) malam. Begitu ditanya sang moderator, satu per satu siswa Ajeg Bali spontan menjelaskan hal yang akan dihadapi Bali. Ada tiga hal utama yang menurut mereka dihadapi Bali ke depan yakni masalah lingkungan, teknologi dan tata busana adat ke pura. Atas pendapat tersebut, Ida Bagus Pawana Suta membagi tiga kelompok pelajar untuk mendiskusikan masalah tersebut, termasuk solusinya. Para siwa ini kemudian merumuskan segala persoalan, mencatatnya dengan seksama, mendiskusikan dan menganalisis. Selanjutnya dipresentasikan pada guru Ajeg Bali yang mengawasi diskusi mereka. Kelompok I membahas

soal lingkungan. Dalam diskusinya, mereka berpendapat di Bali masih banyak sampah plastik. Masyarakat dinilai belum banyak yang mengetahui dampak negatif penggunaan plastik. Padahal jika dibuang sembarangan, bisa menyumbat gorong-gorong yang menimbulkan banjir. Jika dibuang ke laut dapat merusak biota laut. Jika dibuang sembarangan bisa menimbulkan dampak negatif lainnya seperti kerusakan ekosistem dan dampak lainnya. Pelajar ini pun memberikan sejumlah solusi, khususnya soal implementasi Pergub Bali No.97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Siswa ini mengusulkan jika ada orang belanja tidak membawa tas, barangkali bisa dibuat kesepakatan dari pedagang

atau supermarket untuk menaikkan harga tas hingga 50 persen. Dengan harga yang berlipat, cenderung konsumen akan enggan membeli kantong belanja, sehingga masyarakat mau membawa tas nonplastik dari rumah. Efeknya, pergub pembatasan penggunaan kantong plastik lebih efektif. Solusi lain pembatasan penggunaan plastik adalah dengan berkoordinasi dengan pabrik snack dan pabrik lainnya yang masih menggunakan plastik. Harus ada MoU dengan pabrik dalam hal penggunaan plastik dalam kemasan produknya. Jika makanan cepat saji, bisa menggunakan daun atau kertas. Dalam diskusi itu, tidak hanya plastik yang dijadikan ‘’tersangka’’ dalam aspek lingkungan. Namun juga soal alih fungsi la-

ha n y a ng sa ng a t d ikha watirkan. Sehingga Siswa Ajeg Bali mengusulkan soal pelestarian subak. Untuk mempertahankan tanah Bali, pemerintah diharapkan dapat menurunkan pajak untuk mengurangi niat masyarakat Bali menjual tanahnya. Kelompok Siswa Ajeg Bali berikutnya mempresentasikan penataan busana adat Bali ke pura. Dalam Pergub Bali juga sudah diatur tentang penggunaan busana adat dan busana Bali. Yakni Pergub No.79 Tahun 2018 tentang Penggunaan Busana Adat Bali. Para siswa sepakat bahwa soal tata busana, khususnya yang mau sembahyang mesti kembali ke pribadi masingmasing. Yakni dalam penataan busana sebaiknya yang rapi, sopan, beretika, dan baiknya menggunakan kain (kamen) hingga bawah mata

kaki. Sebagai edukasinya juga diusulkan ada program tentang cara berbusana adat Bali yang benar. Sosialisasi digencarkan, sehingga Pergub Bali ini dapat dijalankan dengan baik. Masalah lainnya adalah teknologi. Contoh kecil, kadang banyak orang yang membeli smarthphone namun tujuannya dipamerkan di medsos. Bukan sebaliknya memanfaatkan dampak positif teknologi itu. Pengaruh negatif lainnya selain mengganggu aktivitas belajar karena kecanduan game, mengakses yang berbau forno, juga bisa menghambat kegiatan kecil di rumah. ‘’Disuruh nyapu, malah selfie dulu, lalu ngapload fotonya. Jadi kerjaannya otomatis terhambat,’’ jelas siswa lainnya. Pelajar Ajeg Bali lainnya juga menyoroti banyak masyarakat yang asyik

bermain gadget saat paruman di banjar atau paruman lainnya. Dalam rapat, hanya sebagian kecil yang serius, sementara mereka yang jadi peserta banyak keasyikan sendiri bermain ponsel, sehingga dapat melunturkan konsep manyama braya. Atas tiga persoalan yang menurut mereka berpotensi di Bali, yakni lingkungan, teknologi dan berbusana ke pura, kesimpulannya ada empat kunci keterampilan yang harus dipegang dalam menghadapi masalah tersebut. Yakni dengan melakukan suatu kegiatan dan eksekusi yang terencana (planning), bersikap cerdas dan SDM yang kritis, adanya kolaborasi dalam pemikiran yang positif dan komunikasi yang bagus, sehingga makin banyak gagasan dan persoalan yang bisa diselesaikan. (asa)

HARI kedua Pasraman Siswa Ajeg Bali (SAB) dan Guru Ajeg Bali (GAB), Jumat (9/8) kemarin, diisi dengan meditasi penyucian diri, meditasi usadha dan kesehatan, asana yoga. Juga diskusi soal penguatan pendidikan bahasa asing bagi SDM Bali oleh Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. Selain itu juga diberikan diskusi wawasan soal ajeg Bali oleh A.A. Dalem Mahendra dari Paguyuban Guru Ajeg Bali. Sejak pukul 04.15 Wita 36 nominator pemilihan SAB dan GAB 2019 sudah bangun pagi. Mereka dilatih bangun lebih awal

sebelum matahari terbit. Mulai pukul 05.00 peserta diajak melakukan meditasi penyucian diri dibimbing Guru Ajeg Bali Ida Bagus Pawana Suta. Meditasi ini dibagi dua yakni penyucian fisik dan penyucian mental. Dengan tertib dan penuh keseriusan peserta meditasi pertama kali diajak untuk menyalakan lilin, kemudian memandang cahaya lilin tanpa berkedip selama setengah jam. Saat itu air mata peserta mengalir dengan derasnya, hingga hidung mengeluarkan ingus. Mereka dilatih melakukan konsentrasi dan mengatasi

sakit sendiri. Hal ini, kata Ida Bagus Pawana Suta, termasuk model gurah yang dilakukan tetua Bali zaman dulu. Dengan meditasi penyucian diri ini badan akan semakin sehat. Hal ini perlu dilatih lebih intensif. Sangat baik untuk kesehatan diri. Setelah meditasi penyucian fisik, dilanjutkan dengan meditasi penyucian mental. Hal ini dilakukan dengan melakukan konsentrasi hingga bergerak mengarahkan dagu ke pertiwi yang disebut penghormatan terhadap Rudra. Hal ini memberi makna bahwa ibu pertiwi dan akasa tak boleh

dilupakan melainkan harus dihormati. Meditasi selama satu jam ini masih belum selesai. Dilanjutkan dengan bimbingan yoga asanas versi yang terbaru. Para siswa dan guru yang mengikuti Pasraman SAB dan GAB merasakan ada hal-hal baru yang belum pernah dia lakukan diperoleh di pasraman ini. I Putu Sumandiyasa dari Buleleng mengatakan akan menyebarkan semua ilmu meditasi terbaik ini untuk keluarga, siswa di sekolah hingga ke masyarakat. Dengan demikian kita ikut memberi kontribusi menyehatkan SDM Bali. (sue)

Ikuti Meditasi Penyucian Diri

Bali Post/wan

BAHASA ASING - Diskusi penguatan pendidikan bahasa asing bagi SDM Bali oleh Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd.

Generasi Muda Bali Harus Bisa Berbahasa Asing

SELAIN tetap mengajegkan Bali, generasi muda juga harus berani tampil merebut peluang yang ada. Keterampilan berbahasa asing mesti ditingkatkan sehingga generasi Bali bisa merebut peluang–peluang yang ada. Terlebih lagi Bali sebagai tujuan wisata, generasi Bali harus bisa berbahasa asing. Hal tersebut disampaikan Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. saat membawakan materi pada sesi kedua kegiatan Pasraman Siswa Ajeg Bali (SAB) dan Guru Ajeg Bali (GAB)

di Pasraman Dalem Ketut, Lumajang, Samsam, Tabanan, Jumat (9/8) kemarin. Dalam merebut peluang tersebut, budaya luar yang kini banyak masuk ke Bali harus difilter. Jangan justru larut pada budaya luar yang tidak baik secara etika untuk Bali. ‘’Budaya mana yang sesuai, mana yang tidak harus disaring. Tidak semua budaya luar lalu diimpor,’’ katanya. Budaya dan tradisi harus tetap dipertahankan, jika tidak masuk logika harus dilakukan perubahan. Hal

inilah untuk mengantisipasi kemajuan. Budaya-budaya apa yang harus ditiru, budaya mana yang harus dibuang. Sementara dalam mendukung SDM Bali untuk mengajegkan Bali, sebagai lembaga akademisi, Unmas siap menerima calon mahasiswa dari krama Bali yang kurang mampu namun cerdas. Tahun ini jatah beasiswa Bidikmisi Unmas sebanyak 50 orang namun baru diisi 17 orang. Unmas membuka diri untuk krama Bali bisa memilih semua program studi, kecuali FKG. (dar)

Bali Post/sue

MEDITASI PENYUCIAN - Meditasi penyucian diri dengan lilin dalam kegiatan Pasraman SAB dan GAB, dilanjutkan dengan yoga asanas. cmyk


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook