Skip to main content

Edisi Minggu 10 Maret 2019 | balipost.com

Page 1

Bali Post

SEJAK 1948

Pengemban Pengamal Pancasila

Gunung Agung Erupsi

Umat Tetap Semangat ’’Ngayah’’

Amlapura (Bali Post) Secara visual Gunung Agung terlihat tenang. Di balik ketenangan itu, pada pukul 00.47 wita, Sabtu (9/3) kemarin, gunung tertinggi di Bali itu kembali mengalami erupsi. Erupsi terjadi di tengah pelaksanaan upacara besar Karya Agung Panca Wali Krama di Pura Besakih. Kendati kembali erupsi, tidak mengganggu aktivitas pamedek yang tangkil maupun ngaturang bakti penganyar dan pelaksanaan karya tetap berjalan seperti biasa. Kepala Pos Pantau Rendang, I Dewa Made Mertayasa, Sabtu (9/3) kemarin, mengatakan, setelah sempat tenang, Gunung Agung pada Sabtu dini hari, pukul 00.47 wita, kembali mengalami erupsi. Kata dia, untuk erupsi kali ini secara visual tinggi kolom abu tidak teramati akibat tertutup awan. “Erupsi kali ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 21 mm dan durasi ± 3 menit 50 detik,”

ujarnya. Dewa Mertayasa menambahkan, dengan sistem Gunung Agung yang sudah terbuka, maka potensi untuk terjadinya erupsi susulan masih berpotensi terjadi. Hanya, kalau dilihat aktivitasnya saat ini, letusan yang terjadi masih dengan intensitas kecil. Bila melontarkan lava pijar masih di areal 4 kilometer di puncak. “Di status Level III (Siaga) wajar gunung mengalami erupsi. Karena aktivitas vulkaniknya masih cukup tinggi. Oleh karena itu, kita tetap mengimbau warga tak melakukan aktivitas di radius empat kilometer. Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan. Hal. 11 Menjelang Puncak Karya

DUDONAN TAWUR AGUNG PANCA WALI KRAMA 1 Maret 2019 Nedunang Pralingga Ida Batara 2 Maret 2019 Memargi Melasti 3 Maret 2019 Melasti 4 Maret 2019 Ida Batara Mawali ke Pura Agung Besakih 5 Maret 2019 Mapepada Tawur Agung Panca Wali Krama

6 Maret 2019 Puncak Tawur Agung Panca Wali Krama 7 Maret 2019 Panganyar 19 Maret 2019 Mapepada Batara Turun Kabeh 20 Maret 2019 Puncak Karya Ida Batara Turun Kabeh 12 April 2019 Panganyar/Panyineban BPM/nan

NGAYAH - Kendati Gunung Agung kembali mengalami erupsi, umat Hindu tetap semangat ngayah di Pura Agung Besakih, Sabtu (9/3) kemarin.

KPK Tanggapi Dingin Pernyataan Prabowo

Jakarta (Bali Post) Capres Prabowo Subianto berjanji akan mengejar koruptor sampai ke Antartika jika menang Pilpres 2019. Pernyataan Probowo ini ditanggapi dingin oleh Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. “Itu perumpamaan saja. Kenyataannya nggak usah jauh-jauh (mencari), koruptor itu ada di sekeliling kita, nggak sampai ribuan kilometer,” kata Saut saat dimintai tanggapan Sabtu (9/3) kemarin. Saut menegaskan pemberantasan korupsi akan lebih mudah dilakukan dengan jujur dan berintegritas. Artinya, berantas korupsi itu menjadi lebih mudah bila law and order-nya jujur dan in line dengan sistem nilai serta berintegritas. ‘’Kepas-

tian untuk semua orang,’’ tegas Saut. Diberitakan sebelumnya, Prabowo menegaskan, apabila terpilih sebagai presiden, ia akan memberantas korupsi hingga akarnya. Hal. 11 Sedang Sakit

Bali Belum Bebas dari ’’Stunting’’ Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama, akibatnya anak bertubuh pendek. Penyebabnya karena asupan makan yang tidak sesuai kebutuhan gizi. Stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia dua tahun. Bagaimana dengan kondisi di Bali?

KITA di Bali masih bersyukur karena angka stunting di Bali di bawah rata–rata nasional yaitu 19,8%. Kriteria WHO, angka stunting di bawah 20% adalah tergolong baik sehingga Provinsi Bali sudah sesuai dengan kriteria WHO. Meski demikian, angka stunting di lima kabupaten di Bali masih di atas 20%. Kabupaten tersebut yaitu Jembrana, Gianyar, Bangli, Karangasem, dan Buleleng. Ini artinya, Bali tak bebas dari kasus stunting. Semua komponen masih perlu bekerja keras agar bisa menurunkan angka stunting di lima daerah tersebut. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Kadek Iwan Darmawan, Sabtu (9/3) kemarin, membeberkan, pada 2013, angka stunting di Bali 32,6%, pada 2015 angka stunting turun

menjadi 20,7%, pada 2016 turun lagi menjadi 19,7%, pada 2017 menjadi 19,1% dan pada 2018 sedikit meningkat menjadi 19,8%. Secara total, angka stunting di Bali di bawah 20%. Namun, lima kabupaten di Bali dari 2015 sampai 2017 menunjukkan di atas 20%. Di Jembrana angka stunting pada 2015 yaitu 25,5%, pada 2016 yaitu 23,1%, pada 2017 menjadi 25,2%. Buleleng angka stunting pada 2015 yaitu 25,3%, pada 2016 menjadi 24,2%, pada 2017 naik lagi yaitu 29%. Karangasem pada 2015 yaitu 27,5%, pada 2016 yaitu 26,1%, pada 2017 turun menjadi 23,6%. Angka stunting di Bangli pada 2015 yaitu 28,6%, pada 2016 mencapai 25,7%, dan pada 2017 menjadi 20,4%. Hal. 11 Di Klungkung

GIZI - Asupan gizi anakanak desa di Bali perlu diperhatikan.

Anak–anak di Susut, Taburia Saja Tidak Cukup Bangli Kekurangan MPASI dari Bahan Pangan Lokal Harus Dioptimalkan Kalsium dan Zing SEKALI merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. Selain mendapatkan informasi baru dari penggunaan taburia, Kadek Tresna Adhi juga menemukan kasus defisiensi kalsium dan zing pada anak–anak di delapan desa di Kecamatan Susut, Bangli. Sebelum melakukan intervensi pada anak–anak di delapan desa di Kecamatan Susut, Bangli, ia melakukan survei kondisi gizi anak–anak di daerah tersebut. Ditemukan, problem nutrien di daerah itu yaitu kekurangan kalsium, zing dan zat niasin (vitamin B yang bersifat parsial). “Tapi

yang paling bersifat absolut adalah zing dan kalsium sehingga memengaruhi pertumbuhan anak dan nafsu makan, mungkin juga menjadi penyebab stunting,” ungkap Kadek Tresna Adhi. Kadar kalsium dalam tubuh dikatakan memang sulit untuk dicapai dengan makanan atau bahan pangan lokal sehingga harus ditambah dengan sumber makanan lain. “Tapi asalkan sudah mencukupi 60% saja kecukupan gizinya, itu sudah bagus. Jadi, enggak mesti banyak,” tandasnya. Hal. 11 Model Makanan

PADA 2006, pemerintah pusat mengeluarkan program pemberian fortifikasi rumahan taburia untuk anak–anak. Terutama di daerah Indonesia bagian timur seperti NTT, NTB, dan Papua. Tujuannya untuk mengatasi anemia. Namun sekarang, taburia ditujukan untuk mengatasi stunting/anak pendek, gizi kurang, kurus karena angkanya masih tinggi di Indonesia. Walaupun pada 2018, ada penurunan angka stunting di Bali, namun masih ada lima daerah di Bali di atas standar WHO sehingga menjadi masalah kesehatan masyarakat. Fortifikasi rumahan taburia adalah zat mikro nutrien powder yang diberikan pada

anak dengan ditabur pada makanan anak. Diberikan seminggu tiga kali untuk mengatasi stunting, gizi buruk dan gizi kurang. Kadek Tresna Adhi, SKM., M.Kes., seorang peneliti dari Departemen Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Udayana mengungkapkan, pemberian taburia tanpa optimalisasi MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu) pada anak usia 6 bulan tidak lebih baik daripada pemberian MPASI yang dioptimalkan. Bahkan dalam penelitiannya itu juga menemukan efek samping dari pemberian taburia yaitu mengganggu sistem pencernaan pada anak. Bakteri baik

yang seharusnya ada pada usus anak yang berfungsi menjaga dan mengembalikan fungsi usus seperti semula menjadi berkurang manfaatnya. Karena mikro nutrien taburia yang notabene tinggi zat besi dan zing tersebut dapat mengganggu perkembangbiakan bakteri baik. Selain itu, zat besi dan zing in organik itu juga sulit diserap oleh tubuh. Kata dia, pemberian taburia saja tidak cukup, harus dengan MPASI yang dioptimalkan. Optimalisasi harus sesuai dengan daerahnya yaitu sumber pangan yang tersedia di daerah itu. Apa pun jenis sumber pangan di daerah tersebut dimanfaatkan

untuk memenuhi kebutuhan gizi anak. “Bahan pangan lokal adalah bahan makanan apa yang ada di sekitar daerah itu, apa yang khas di situ, itu

yang dipakai dan dimanfaatkan untuk mengoptimalkan status gizi anak itu,” ujarnya. Hal. 11 Penelitian Disertasi

Setelah Dewasa Bisa Alami Kesulitan Belajar KAUM ibu di Bali mesti cermat mengawasi asupan gizi makanan pada anak. Mereka adalah generasi Bali yang perlu dipersiapkan sejak dini kesehatannya. Tinggi badan tak kalah penting un-

tuk dipantau. Banyak yang tidak menyadari bahwa stunting adalah permasalahan gizi buruk yang banyak dialami oleh anak-anak Indonesia. Hal. 11 Gangguan Pertumbuhan


2

Minggu Wage, 10 Maret 2019

Aksi Pungut Sampah Plastik di Pantai Biaung Denpasar (Bali Post) Suasana Pantai Biaung, Desa Kesiman Kertalangu Kecamatan Denpasar Timur, Sabtu (9/3) kemarin, tampak ramai. Berbagai komponen masyarakat ini melakukan aksi peduli lingkungan berupa membersihkan sampah plastik. Ikut terlibat dalam kegiatan ini, Ketua TP PKK Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra. Sebelum aksi bersih-bersih sampah plastik ini, juga diisi dengan kegiatan senam sehat. Aksi bersama ini juga didukung masyarakat setempat yang melakukan kegiatan berolahraga di pantai setempat. Menyusuri lingkungan pantai setempat tampak para peserta aksi lingkungan ini mengorek sampah organik yang tercampur dengan sampah plastik. “Banyak kita temukan sampah plastik seperti sedotan plastik, styrofoam terpotong-potong, hingga minuman kemasan,” ujar istri Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra ini. Lebih lanjut menurut Ny. Selly, kegiatan dengan melibatkan para komunitas ini sangat tepat dilakukan dalam aksi peduli bersama. Tentu ini menjadi sebuah edukasi tidak saja sebagai kegiatan pelestarian, kepariwisataan dan

lingkungan, juga menjadi edukasi bersama dalam keberlangsungan lingkungan ke depan. Terlebih disiplin masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan terus disosialisasikan Pemkot Denpasar. Langkah sosialisasi dalam kegiatan TP PKK Denpasar juga melakukan edukasi lewat terbentuknya kampung hijau bersama pihak kelurahan/desa serta kecamatan. Di samping itu, pihaknya juga memunculkan gagasan kreatif untuk menyulap sampah p la st ik, terutama bekas pembungkus makanan untuk dijadikan tamiang. Sampah plastik bekas makanan tersebut dipadukan dengan janur ataupun ental, sehingga tampilan tamiang menjadi menarik dan dapat digunakan sebagai hiasan dalam acara-acara resmi, seperti pernikahan, hiasan panggung kreativitas seni dan lainnya. Sementara salah satu anggota komunitas KNSP, Yudya Putri, mengaku dari aksi ini paling banyak mendapatkan sampah sedotan plastik. “Paling banyak sedotan plastic. Semoga masyarakat semakin sadar dalam mengelola sampahnya sendiri untuk keasrian lingkungan dan bumi kita,” ujarnya. (kmb12)

BPM/kmb40

JALAN - Kondisi paving di Penelokan yang banyak dikeluhkan pengguna jalan.

Dewan Minta Kerusakan Paving di Penelokan Segera Diperbaiki

Bangli (Bali Post) –

Kerusakan jalan paving di Penelokan, Kintamani cukup mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Tak sedikit pengendara roda dua dan roda empat yang terpaksa mengambil jalur berlawanan, demi menghindari lubang jalan. Terkait kondisi itu, Wakil Ketua DPRD Bangli, Komang Carles, meminta pemerintah segera melakukan perbaikan terhadap jalan paving yang rusak dan berlubang. Carles mengatakan, perbaikan terhadap jalan paving yang diketahui merupakan kewenangan pemerintah pusat itu, mesti segera dilakukan, demi kenyamanan dan keselamatan pengendara yang melintas di lokasi. Untuk perbaikan jalan itu, dia berharap Pemkab Bangli melalui Dinas PUTRPerkim segera mengusulkannya ke instansi terkait di pusat yang perwakilannya ada di Bali. “Mumpung sekarang sedang ada pelebaran jalan nasional

di Toya Bungkah. Kalau bisa kan biar sekalian diperbaiki,” ujarnya Sabtu (9/3) kemarin. Menurut politisi Demokrat asal Batur ini, secara teknis, instansi terkait yang berwenang memperbaiki jalan paving itu pastinya sudah punya kajian, apakah jalur tersebut cocok dipaving atau dihotmik. Jika memang cocok dipaving, dia mengharapkan dalam perbaikannya nanti menggunakan material paving yang memiliki ketebalan tertentu dan berkualitas bagus,

sehingga dapat tahan lama. “Belum lama ini setahu saya sempat diperbaiki, bersamaan dengan pembangunan peninjoannya. Tapi perbaikannya tidak menyeluruh, hanya beberapa titik yang diganti. Saya harapkan pemerintah dapat segera memperbaiki lagi kondisi paving yang sekarang rusak menggunakan anggaran pemeliharaan. Jangan sampai seperti beberapa tahun lalu, karena lama tak diperbaiki, sampai polisi lalu lintas yang turun tangan memperbaiki,”

terangnya. Sebagaimana yang diketahui, jalan berpaving di Penelokan kondisinya banyak yang rusak dan berlubang hingga mengganggu kenyamanan pengendara saat melintas. Berdasarkan pantauan belum lama ini, kerusakan jalan paving di Penelokan terlihat di beberapa titik. Tak hanya retak, paving blok yang terpasang sudah banyak yang copot. Untuk menghindari lubang jalan, sejumlah pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas. Beberapa pengendara roda dua dan roda empat bahkan ada yang terpaksa mengambil jalur berlawanan untuk menghindari jalan paving yang berlubang. Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Peruma-

han dan Permukiman (PUTRPerkim) Kabupaten Bangli, Made Soma, yang sempat dikonfirmasi belum lama ini mengatakan, bahwa perbaikan terhadap kerusakan jalan paving itu bukan merupakan kewenangan Pemkab Bangli, melainkan kewenangan pemerintah pusat. Sejak beberapa tahun terakhir, jalan di Penelokan sudah beralih status menjadi jalan nasional dan telah menjadi aset pemerintah pusat. Terkait kerusakan jalan paving di Penelokan saat ini, Soma ketika diwawancarai mengaku belum melaporkannya ke pusat. Alasannya, karena pihaknya tidak tahu di mana alamat kantor instansi terkait yang menjadi perpanjangan pemerintah pusat di Bali. (kmb40)

Wave Festival

Gugah Jiwa Kewirausahaan Kaum Muda Peduli Lingkungan

BPM/ist

SAMPAH - Suasana aksi bersih-bersih sampah plastik di Pantai Biaung, kemarin.

Bali Berpotensi Terdampak Bencana Hidrometeorologi Denpasar (Bali Post) Madden-Julian Oscillation (MJO) yang tumbuh dan berkembang di Samudera Hindia sejak beberapa hari lalu, memberikan dampak berupa peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia bagian barat. Saat ini, MJO diprakirakan mulai bergerak merambat ke wilayah timur memasuki wilayah Indonesia. Pada periode 8-14 Maret 2019, diprakirakan potensi hujan lebat akan terkonsentrasi di sebagian wilayah Pulau Jawa, wilayah Indonesia Bagian Tengah dan Timur. Di antaranya, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua. Pada periode yang sama, diprediksikan akan terdapat beberapa sirkulasi siklonik dan daerah konvergensi yang juga dapat meningkatkan potensi curah hujan meski cenderung memiliki waktu kejadian yang relatif lebih singkat. Daerah yang berpotensi hujan lebat akibat fenomena ini, antara

lain Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, dan DKI Jakarta. Sementara itu, potensi gelombang tinggi 2,5 hingga 4,0 meter diperkirakan terjadi di Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Jawa hingga Lombok, Selat Bali hingga Selat Lombok bagian selatan, Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTB, perairan utara Kepulauan Kangean, Laut Jawa bagian timur, Selat Makassar bagian selatan, Laut Sumbawa, Perairan Kepulauan Sangihe - Talaud, Laut Flores, Laut Banda, Perairan Barat Kepulauan Kei, Perairan Utara Kepulauan Tanimbar, Perairan Manokwari hingga Biak. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Drs. R. Mulyono R. Prabowo, M.Sc., dalam siaran persnya Sabtu (9/3) kemarin, mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologis terusan akibat curah hujan tinggi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, petir, dan jalan licin. (win)

Denpasar (Bali Post) Pertama kalinya, Kota Denpasar akan menjadi tuan rumah sekaligus pilot project pelaksanaan Wave Festival of Social and Sustainable Enterpreneurship. Kegiatan yang mengedepankan bagaimana seorang wirausaha mampu membangkitkan kepedulian terhadap lingkungan ini digelar selama dua hari, Sabtu (9/3) hingga Minggu (10/3) ini, di Rumah Pintar, Denpasar. “Ini merupakan ajang untuk menggugah kaum muda Bali khususnya Denpasar untuk menjadi sosok wirausaha yang tidak hanya mementingkan keuntungan, melainkan turut andil dalam menginventarisasi permasalahan serta menciptakan solusi, utamanya masalah lingkungan dan alam,” ujar Koordinator Act Global sekaligus penye-

lenggara kegiatan, Aini, di Denpasar, Jumat (8/3) lalu. Dijelaskan, Act Global adalah organisasi pemuda internasional bersifat non-profit yang berbasis di Indonesia dan Inggris. Sejak 2012, Yayasan Act Global aktif mengembangkan dan melaksanakan proyek internasional bagi anak-anak muda dan bekerja sama dengan banyak organisasi, baik dalam skala lokal maupun internasional. Kegiatan Act Global secara khusus fokus dalam tiga hal yakni perubahan iklim, pengentasan kemiskinan, dan kohesi sosial. Aini mengatakan bahwa Wave Festival merupakan momen puncak dari proyek tentang keberlanjutan alam dan kewirausahaan sosial yang telah berlangsung selama lima bulan oleh empat relawan dari Eropa. Dalam

kurun waktu tersebut, keempat relawan berkeliling Bali untuk mencari organisasi kreatif yang memiliki visi kuat dan perhatian khusus terhadap lingkungan di sekitar mereka. “Para relawan sama sekali tidak kecewa, Bali khususnya Denpasar adalah kota yang penuh dengan gagasan, Act Global berhasil menemukan orang-orang yang menginspirasi dan ide yang inovatif, didorong oleh keinginan besar untuk keuntungan alam dan masyarakat sekitar,” ujarnya. Wave Festival juga turut menampilkan beragam aktivitas. Pada Sabtu (9/3) kemarin, menghadirkan beberapa orang wirausaha yang bergerak di bidang sosial dan keberlanjutan alam untuk berbagi pengalaman mengenai kisah kewirausahaan mereka dan juga menun-

jukkan proyek yang telah mereka lakukan. Pada hari Minggu (10/3), narasumber yang akan hadir lebih dikhususkan bagi wirausaha yang bergerak di bidang sosial. Kedua kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai fakta-fakta menarik terkait dengan kewirausahaan di Bali dan memberi kesempatan bagi siswa-siswi di Bali untuk mengambil pelajaran dari mereka. Dalam dua hari tersebut, Aini mengatakan turut dilaksanakan lokakarya untuk anak-anak tentang daur ulang kretif dan keberlanjutan. Sebagai salah satu perhatian utama saat ini. “Kami percaya sikap untuk menghargai alam dan pengurangan limbah harus diajarkan sejak usia dini. Kemudian pada malam hari, akan ada

penampilan band, sebanyak tiga band akan tampil di tiap malamnya,” katanya. Sementara, Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, mengatakan bahwa secara umum Pemkot Denpasar sangat mendukung pelaksanaan Wave Festival Of Social and Sustainable Enterpreneurship ini. Hal ini sejalan dengan visi dan misi pembangunan Kota Denpasar yang sangat concern dalam mendukung perkembangan wirausaha yang peduli terhadap lingkungan. “Bapak wali kota dan wakil wali kota sangat mendukung kegiatan ini, semoga ke depan dapat terus berlanjut dan menjadi wahana untuk menggugah generasi muda yang peduli terhadap lingkungan dan alam,” paparnya. (kmb12)

Kapolresta-Tokoh Agama Gaungkan Tolak Paham Radikalisme Denpasar (Bali Post) Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan terus menggandeng tokoh agama untuk bersama-sama menggaungkan tolak paham radikalisme, intoleransi dan berita bohong atau hoax. Apalagi dalam waktu dekat digelar Pilpres dan Pileg 2019. Di hadapan para Takmir Masjid dan Mushola se-Kota Denpasar, Kuta dan Kuta Selatan, Badung, Kapolresta Kombes Ruddi, Sabtu (9/3) kemarin, mengatakan, menghadapi Pemilu 2019, ia berharap agar tidak ada niat untuk mengganti ideologi yang dilakukan oleh orangorang tertentu. Masalah berita hoax, mantan Kapolres Badung ini menyampaikan menjadi topik utama dalam pemilu kali ini. “Seperti halnya tempat-tempat yang dianggap suci oleh masyarakat digunakan sebagai tempat kampanye. Oleh karena itu, masyarakat sekarang jangan sampai termakan hasutan hoax,” tegasnya di Aula Lantai III Gedung Pesat Gatra Mapolresta Denpasar. Ia juga menyampaikan

kasus narkoba dulu mencapai 60 % dari kalangan masyarakat dan semenjak ia menjadi Kapolresta mengalami penurunan sebanyak 37%. Mantan Wadir Ditreskrimsus Polda Bali ini menekankan kepada masyarakat dan generasi muda biar tidak kena narkoba. Jauhi berita bohong karena bisa membuat persatuan dalam keagamaan serta kesatuan bangsa bisa terpecah belah. “Mohon dukungan masyarakat terutama Takmir Masjid di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Sebagai Kapolresta, saya mempunyai program yaitu Suling (Subuh Keliling) dan Juling (Jumat Keliling),” ujarnya. Sambutan Ketua MUI Kota Denpasar dibacakan Ashari Muslih selaku sekretaris, pada intinya mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap kondusif menjelang Pileg dan Pilpres. Menciptakan suasana yang kondusif menjadi tanggung jawab masyarakat itu sendiri, terutama Takmir Masjid. “Dalam pemilu perbedaan bisa terjadi hanya di bilik

suara, setelah keluar dari bilik suara atau di luar tetap memegang rasa persatuan dan kesatuan,” ujarnya. Negara harus ada presiden yang akan dipilih oleh rakyat. Untuk itu, maka masyarakat diharapkan datang ke TPS

dan memberikan hak suaranya sesuai dengan hati nurani. Ia pun sepakat masjid tidak digunakan sebagai tempat politik praktis. “Jangan sekali-sekali masjid dipakai sebagai tempat mengondisikan masyarakat,” tegasnya.

Keanekaragaman dan perbedaan harus tetap dipertahankan serta dijaga. Jangan karena perbedaan itu dipakai untuk menjatuhkan fondasi bangsa dan negara yang sudah kuat karena adanya banyak perbedaan tersebut. (kmb36)

BPM/ist

SILATURAHMI - Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan mengadakan acara silaturahmi dengan para Takmir Masjid dan Mushola se-Kota Denpasar, Kuta, dan Kuta Selatan, Badung.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


3

Minggu Wage, 10 Maret 2019

Truk Mogok Picu Kemacetan Sepanjang 14 Kilometer

BPM/ist

MOGOK - Tak kuat nanjak, truk mogok di tanjakan Desa Samsam.

Danamon Raih Laba Rp 3,9 Triliun ber pendapatan, memperkuat layanan nasabah, serta menerapkan solusi berbasis teknologi dan digital secara komprehensif,” kata I Gusti Agus Indrawan, Regional Head Bank Danamon untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara, beberapa waktu lalu. Portofolio kredit perbankan UKM tumbuh 10persen menjadi Rp 31,2 triliun. Portofolio Enterprise Banking terdiri dari perbankan korporasi, komersial dan institusi keuangan, tumbuh 11 persen menjadi Rp 41,5 triliun. Sementara kredit consumer mortgage tumbuh 29 persen menjadi Rp 7,8 triliun. Untuk pembiayaan kendaraan bermotor Adira Finance tumbuh 13 persen secara keseluruhan menjadi Rp 51,3 triliun pada akhir 2018. Kemudian dua digit ini didukung oleh pembiayaan baru Adira Finance yang tumbuh masing–masing sebesar 15 persen dan 23 persen untuk kendaraan roda dua dan roda empat. Di luar perbankan mikro, total portofolio kredit dan trade finance tumbuh 12 persen menjadi Rp 137,2 triliun dibandingkan setahun sebelumnya. (kmb42)

Sosialisasi Perwali Sasar Pasar Sindu Denpasar (Bali Post)Guna terus menyebarluaskan informasi tentang Perwali 36 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar beserta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar bersinergi dengan berbagai komponen melaksanakan secara berkelanjutan melakukan sosialisasi. Bukan hanya sosialisasi, namun juga dilakukan pembagian tas belanja ramah lingkungan. Sedikitnya 450 tas belanja kepada masyarakat yang berbelanja serta pedagang yang berada di Pasar Sindu Sanur, belum lama ini. Plt. Kadis Perindag Kota Denpasar, I.B. Anom Suniem yang ditemui saat sosialisasi mengatakan, kegiatan sosialisasi Perwali 36 Tahun 2018 ini dilaksanakan dalam upaya mewujudkan Denpasar yang berwawasan budaya, khususnya budaya bersih secara berkesinambungan. Untuk itu diperlukan partisipasi berbagai pihak untuk menjaga dan meningkatkan kelestarian lingkungan. Selain melakukan pembagian tas, juga dilaksanakan sosialisasi mengenai kriteria penilaian Pasar Rakyat Award yang akan dilakukan oleh Pemerintah Pusat. Dimana, pasar rakyat di Denpasar juga akan di nilai, untuk itu di harapkan pasar-pasar rakyat di Denpasar harus bersiap-siap. Yang

Wita terjadi peningkatan jumlah kendaraan, sehingga antrean cukup panjang. Dari arah barat terjadi kemacetan sejauh 14 kilometer, mulai dari Desa Antosari, Selemadeg, Tabanan sedangkan dari arah timur terjadi kemacetan sejauh lima kilometer mulai dari Desa Gerokgak, Tabanan. Dan setidaknya sebanyak tiga mobil derek diterjunkan untuk proses evakuasi. Kapolres pun berharap adanya kerja sama dari Dishub agar menghentikan kendaraan kelebihan muatan sejak berada di wilayah Jembrana. “Harapan kami, seharusnya kendaraan-kendaraan yang melebihi kapasitas harusnya dari Jembrana sudah dihentikan, kemudian diturunkan, bila perlu dikandangkan. Agar kendaraan yang melalui jalur Denpasar-Gilimanuk bisa sesuai dengan muatan,” harapnya. Dan selama proses evakuasi pihak Kepolisian menerapkan sistem buka tutup jalur DenpasarGilimanuk. (kmb28)

Lestarikan Tradisi

Tumbuh Dua Digit

Denpasar (Bali Post)Bank Danamon membukukan laba bersih setelah pajak (NPAT) sebesar Rp 3,9 triliun pada 2018, atau tumbuh 7 persen dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan laba didorong oleh pertumbuhan dua digit di sejumlah segmen kunci, antara lain Perbankan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Consumer Mortgage, Enterprise Banking, serta pembiayaan kendaraan bermotor melalui Adira Finance. Bank juga mencatatkan kualitas asset yang lebih baik, ditandai dengan turunnya rasio biaya kredit sebesar 30 basis poin menjadi 2,5 persen. “Sejumlah hal penting terjadi atas Bank Danamon pada 2018, ditandai dengan masuknya investasi dari salah satu institusi keuangan terbesar di dunia, MUFG. Hal ini menempatkan Bank Danamon sebagai bagian dari bank kelas dunia, serta merefleksikan keyakinan dan optimisme MUFG atas potensi pertumbuhan Indonesia ke depan. Bank Danamon terus membukukan pertumbuhan laba dari inisiatif transformasi jangka panjang kami, dalam melakukan diversifikasi sum-

Tabanan (Bali Post)Kemacetan panjang terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Lumajang, Desa Samsam, Kerambitan, Sabtu (9/3) kemarin. Sebuah truk bermuatan besi tower sebanyak 12 ton dan snack sebanyak satu ton dari Surabaya tak kuat nanjak lantaran kelebihan muatan. Alhasil kemacetan sampai terjadi hingga 10 jam. Dari informasi yang dihimpun, truk dari Surabaya tersebut hendak menuju Denpasar. Namun tiba dilokasi truk tidak kuat nanjak langsung melaju mundur. Proses evakuasi pun dipantau langsung Kapolres Tabanan AKBP Made Sinar Subawa. Dikatakan Kapolres Tabanan, kemacetan terjadi hampir 10 jam mulai Sabtu dini hari pukul 04.00 Wita. “Kendaraan ini tidak kuat menaiki tanjakan karena bebannya melebihi kapasitas normal tujuh ton tetapi ini bermuatan 13 ton,” katanya. Apalagi pada pukul 08.00

mana pasar rakyat yang di nilai berdasarkan tiga kategori, yakni Pasar Ramah Lingkungan, Pasar ramah Difabel dan Pengelola Pasar Rakyat Terbaik. Dimana di denpasar sendiri ada empat pasar yang ikut serta dalam Pasar Rakyat Award ini yakni, Pasar Badung, Pasar Agung, Pasar Kerta Waringin Sari, dan Pasar Sindu. “Seluruh pasar rakyat di Denpasar wajib bergegas dan bersiap-siap untuk penilaian Pasar Rakyat Award dari pemerintah pusat, sehingga pasar rakyat mampu bersaing dan menjadi wahana peningkatan harkat dan martabat pedagangan, serta UMKM,” jelasnya. Sementara Kabid Pengolahan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kota Denpasar Ketut Adi Wiguna menambahkan, terkait sosialisasi Perwali 36 Tahun 2018 sudah terus dilaksanakan, yang mana kali ini sosialisasi ini dilaksanakan di Pasar Sindu Sanur. Sosialisasi ini memang harus terus dilaksanakan agar masyarakat mengerti dan tahu tentang penggunaan kantong plastik yang dapat menyebabkan permasalahan lingkungan, mengganggu kesehatan manusia dan makhluk hidup lainnya, sehingga dilakukan pengendalian terhadap penggunaan kantong plastik. “Sosialisasi ini akan terus berlanjut di seluruh pasar rakyat yang ada di Kota Denpasar, agar masyarakat menjadi terbiasa untuk tetap membawa tas belanja sendiri dari rumah,” ujarnya. (kmb12)

BPM/ist

PERWALI - Sosialisasi Perwali tentang pengurangan sampah plastik yang diisi dengan pembagian tas belanja ramah lingkungan.

Honda untuk Bali Konsisten Dukung ”Sesetan Heritage Omed-omedan Festival 2019”

OMED-omedan atau medmedan dapat diartikan tarik menarik, dimana tradisi ini dilaksanakan setiap setahun sekali, tepatnya di hari ngembak geni sehari setelah hari raya Nyepi. Tradisi ini sudah diwariskan sejak tahun 1900an dan hanya dilaksanakan di Banjar Kaja, Sesetan. Sebagai bentuk dukungan dan komitmen terhadap tradisi budaya Bali, Astra Motor selaku Main Dealer Resmi sepeda Motor Honda wilayah Bali kembali berpartisipasi melalui Corporate Social Responsility (CSR) Honda untuk Bali dalam festival Omed-omedan sebagai rangkaian perayaan hari Nyepi Çaka 1941, yang dilaksanakan oleh Sekaa Teruna Satya Dharma Kerti Banjar Kaja Sesetan pada Jumat, 8 Maret 2019. Bentuk dukungan yang dipersembahkan Honda dalam festival ini berupa support seragam pemuda pemudi, membuka booth Honda Mobile Cafe yang tentunya menyediakan berbagai

macam fasilitas menarik bagi pengunjung yang dapat menunjukkan kartu Semeton Honda Bali. Fasilitas yang diberikan di antaranya: gratis minuman dingin, snack, dan merchandise menarik yang kesemuanya itu didapatkan dengan mengunjungi booth tersebut. Tercatat 150 pengunjung yang membawa kartu semeton berbondong-bondong datang untuk mendapatkan fasilitas yang ditawarkan tersebut. Festival Omed-omedan 2019 bertema Cakrabawa. Cakra yang selalu berputar mampu menjadi acuan pemuda Banjar Kaja untuk terus melestarikan tradisi ini secara turun-temurun. Menampilkan parade seni tradisional, suasana Omedomedan ramai yang diikuti sekaa teruna dari banjar lain dan komunitas seni di wilayah Sesetan dengan menyuguhkan keunikan dan keistimewaan masing-masing. Selain itu, masyarakat juga dapat menikmati aneka

makanan khas Bali dalam peken paiketan karma Sesetan dengan total pedagang 100 stan, selain makanan juga di lengkapi dengan berbagai pakaian Bali, lukisan Bali, dan pernak-pernik serta perlengkapan sembahyang. Support dan partisipasi seniman lokal Bali antusias mendukung festival tahunan ini, di antaranya Joni Agung&Double T, ada juga Nano Biru, Bali Metal Band, Logaritma dan dihibur oleh Bondres 3G. Menurut beberapa pengunjung, tradisi unik ini memang dinanti warga kota, termasuk masyarakat luar Bali dan wisatawan yang kebetulan lewat wilayah Sesetan. Ketua Sekaa Truna Satya Dharma Kerti Br. Kaja Sesetan I Made Widya Sura Putra, menyebutkan seiring dengan perkembangan zaman, tradisi ini dikemas lebih terarah. Karena berkaitan dengan ritual agama, harapannya tradisi ini tetap lestari dan dapat menarik

pariwisata. “Bali kaya dengan budayanya, kegiatan Omed-omedan ini sangat positif karena merupakan salah satu bagian dari tradisi budaya Bali, kehadiran kami di sini sebagai wujud komitmen Honda untuk Bali mendukung budaya Bali,” ungkap Wahyudi Saputra selaku Region Head Astra Motor Bali.

Tidak kalah ramainya, pada booth pameran Honda terlihat pengunjung begitu antusias melihat unit yang di pajang dan mencari informasi mengenai program dan promosi yang berlaku, dan tercatat 25 prospek yang berminat dengan berbagai tipe motor, di antaranya Honda PCX, Scoopy, Vario series dan Beat FI. (bns)

Permainan ”Magoak-goakan” Diusulkan Menjadi WBTB Singaraja (Bali Post)– Magoak-goakan adalah satu-satunya warisan permainan yang diciptakan Raja Buleleng Ki Anglurah Panji Sakti. Permainan

ini kini tetap lestari dan dikenal di semua kalangan warga di Desa Panji, Kecamatan Sukasada. Bahkan, permainan ini rutin dipertontonkan usai hari raya

Nyepi atau saat Ngembak Geni setiap tahun. Untuk membentengi warisan adi luhung itu, pemerintah diminta mengusulkan permainan Magoak-goakan itu

BPM/mud

MAGOAK-GOAKAN - Pemuda di Desa Panji, Kecamatan Sukasada rutin mementaskan permainan magoak-goakan usai perayaan Nyepi setiap tahun.

menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Permainan magoakgoakan sendiri tidak pernah absen dipentaskan. Terutama saat hari Ngembak Geni, Jumat (8/3) lalu. Hampir semua anak-anak dan pemuda dari semua dusun di Desa Panji memamerkan permainan ini. Seperti dilakukan pemuda di Banjar Dinas Kelod Kauh. Mereka bermain di area jaba Pura Dalem Desa Pakraman Panji. Atraksi permainan tradisional itu mengundang perhatian para pengguna jalan. Apalagi lokasi pementasannya di tepi jalan raya. Arus lalu lintas sedikit tersendat, lantaran banyak pengguna jalan yang menepi sekadar menyaksikan atraksi permainan rakyat tersebut. Ketua Karang Taruna Desa Panji Wayan Ganesha mengatakan, permainan rakyat magoak-goakan diyakini tercipta pada abad ke-17. Pada masa itu permainan magoak-goakan menjadi sarana bagi Raja Buleleng Ki Anglurah Panji Sakti mengumpulkan pasukan. Begitu pasukan

terkumpul, mereka kemudian dijadikan pasukan untuk menyerang Kerajaan Blambangan. Hasilnya, semangat permainan itu membuahkan hasil, di mana Blambangan berhasil ditaklukkan menjadi wilayah kekuasaan Kerajaan Buleleng. Sejak saat itu permainan magoakgoakan terus dilestarikan oleh pemuda setempat. Permainan itu selalu dimainkan pada hari Ngembak Geni. Sejalan dengan perkembangan zaman sekarang ini, magoak-goakan dimainkan sebagai bentuk suka cita merayakan Nyepi. Menurut Ganesha, permainan magoak-goakan kini telah didaftarkan oleh Dinas Kebudayaan (Disbud) Buleleng sebagai WBTB. Sejumlah dokumen, terkait permainan ini sudah dilengkapi. Dari upaya yang dilakukan pemerintah, Ganesha berharap magoakgoakan menjadi WBTB, sehingga keberadaannya akan semakin lestari dan tidak ada pihak yang menjiplak. “Kami berharap permainan ini bisa ditetapkan jadi warisan budaya,” katanya. (kmb38)

Usulkan Perpanjangan Batas Usia Kendaraan

Denpasar (Bali Post)Persatuan Angkutan Wisata Bali (Pawiba) mengusulkan agar batas usia kendaraan khususnya angkutan pariwisata bisa diperpanjang menjadi 15 tahun, yang sebelumnya 10 tahun. Ini berdasarkan pertimbangan, angkutan parwisata di Bali tidak terlalu menempuh jarak panjang untuk mengantar tamu. Ketua DPU Pawiba I Nyoman Sudiartha mengatakan, sampai saat ini usia armada anggota Pawiba berada di kisaran 20 tahun. Sedangkan sesuai UU, batas usia kendaraan adalah 10 tahun. Namun

Pawiba mengajukan revisi agar batas usia kendaraan sampai 15 tahun. Pertimbangannya dari susu bisnis dan wilayah. Dari sisi wilayah, Bali adalah daerah yang jaraknya pendek–pendek. Berbeda dengan angkutan antar-provinsi atau bus malam yang bisa mencapai ratusan kilometer. “Sedangkan jarak kita (Pawiba) tidak melebihi dari bus malam itu,” tandasnya. Perjuangan Pawiba dengan angkutan antarprovinsi pada prinsipnya sama. Asosiasi angkutan antar-provinsi malah mengajukan agar masih bisa

mengantongi izin hingga usia kendaraan 25 tahun. “Kami mengusulkan sama dengan angkutan provinisi, dengan pertimbagnan tidak melalui pariwisata saja, bahwa kita sama–sama mengangkut orang, nyawa, perlu keamanan dan kenyamanan,” pungkasnya. Dalam pelayanan angkutan pariwisata melihat dari tiga aspek, yaitu keamanan, kenyamanan, dan zero komplain. Dari sisi keamanan agar tidak terjadi lagi kecelakaan seperti tahun– tahun sebelumnya, maka harga jasa angkutan dinaikkan. Karena menyangkut supply and demand. “Pelay-

anan akan diikuti dengan standarisasi harga. Untuk layanan murah, tentu investasinya murah,” ujarnya. Revisi UU usia angkutan kendaraan telah diajukan. Menurutnya saat ini tinggal menunggu lampu hijau dan penetapan. Selain itu, yang menjadi concern Pawiba adalah angkutan pariwisata yang notabene plat hitam. Kendaraan plat hitam menurutnya belum tentu melebihi batas umur kendaraan terutama menyangkut masalah perizinan. Ada juga yang memiliki mobil baru tapi belum memiliki izin prinsip dari Dirjen Perhubungan, se-

mentara digunakan plat hitam. Itu belum tentu ilegal. Sedangkan mobil tidak baru tapi menggunakan plat hitam, melakukan kegiatan pariwisata memang ada. “Kita tidak menutup mata di lapangan,” tandasnya. Maka dari itu, Pawiba bersama Organda dan dinas perhubungan gencar melakukan sidak kendaraan yang plat luar beroperasi di Bali. Tak dipungkiri anggota Pawiba pun ada yang memiliki unit kendaraan plat luar. Karena tingginya biaya balik nama, pajak kendaraan, dan menyangkut masalah perizinan. (kmb42)


4

Minggu Wage, 10 Maret 2019

Penanganan Asma pada Anak BENGEK atau mengi dapat kita temukan pada pasien anak setiap hari dalam kehidupan sehari–hari. Asma adalah penyakit saluran pernapasan karena peradangan lama dan berulang yang mengakibatkan sumbatan dan peningkatan kegiatan saluran pernapasan dengan tingkat yang berbeda–beda. Seberapa sering anak akan mengidap asma? Jumlah anak penderita asma bervariasi antarnegara berkisar 1-18%. Asma pada anak paling banyak diderita oleh anak–anak di negara berkembang. Angka kejadian asma di Indonesia berdasarkan penelitian tahun 2002 pada anak usia 13-14 tahun sebanyak 6,7%. Apa penyebab asma dan dapatkah dicegah ? Penyebab asma karena, polusi udara, asap rokok, makanan cepat saji, berat lahir, bahan bakar memasak ( kayu bakar, dll ), rendahnya pendidikan ibu, ventilasi rumah yang tidak memadai, merokok di dalam rumah, dan tidak adanya ventilasi, riwayat atopi/ alergi pada ayah atau ibu, kebiasaan merokok pada ibu. Pencegahan dengan menghindari faktor pencetus berupa tungau/ kutu debu rumah, asap rokok, debu, kecoak, binatang peliharaan, tikus, hirupan zat-zat lain, allergen makanan, rhinitis, sinusitis, dan infeksi virus lainnya, olahraga berat. Pemberian ASI juga dapat mencegah terjadinya asma pada anak. Apa tanda – tanda anak sedang

atau mengalami asma? Gejala dapat berupa batuk, wheezing, sesak napas, dada tertekan yang muncul berulang kali dan sering, reversible/ kembali normal dengan obat–obatan, cenderung memberat pada malam atau dini hari, dan biasanya timbul jika ada pencetus. Gejala Gambaran mengarah ke asma adalah: - Gejala timbul secara berulang atau dalam kurun waktu tertentu. - Intensitas gejala bervariasi dari waktu ke waktu, bahkan dalam 24 jam. Biasanya gejala lebih berat pada malam hari (nocturnal). - Gejala dapat membaik secara spontan atau dengan pemberian obat pereda asma. - Timbul bila ada faktor pencetus. - Iritan : asap rokok, asap bakaran sampah, asap obat nyamuk, suhu dingin, udara kering, makanan minuman dingin, penyedap rasa, pengawet makanan, pewarna makanan. - Allergen : debu, tungau debu rumah, rontokan hewan, serbuk sari - Infeksi pernapasan karena virus.

- Aktivitas fisik : berlari, berteriak, menangis, atau tertawa berlebihan. - Adanya riwayat alergi pada pasien atau keluarga. Pemeriksaan Pemeriksaan fisik lain yang ditemukan pada pasien seperti dermatitis atopi atau rhinitis alergi,dan dapat dijumpai tanda alergi seperti allergic shiners atau geographic tongue. Mendiagnosa asma berdasarkan kombinasi dari adanya gejala yang khas, pemeriksaan fisik, respons terhadap bronkodilator/ pelega pernapasan, dan telah disingkirkan kemungkinan penyebab yang lain. Apa yang dapat diperiksa pada penderita asma? Uji fungsi paru dengan spirometry; uji cukit kulit (skin prick test); uji darah ( eosinophil, analisa gas darah dan IgE Spesifik ); uji peradangan saluran pernapasan; uji picu saluran napas dengan olahraga, obat-obatan, atau larutan garam pekat. Jenis Asma Asma ringan sedang: Bicara dalam kalimat, lebih senang duduk dari-

Waspadai Katarak Mata adalah salah satu indera yang penting bagi manusia, melalui mata manusia menyerap informasi visual yang digunakan untuk melaksanakan berbagai kegiatan. Namun gangguan terhadap penglihatan banyak terjadi, mulai dari gangguan ringan hingga gangguan yang berat yang dapat mengakibatkan kebutaan. Salah satu penyakit mata yang dapat menyebabkan kebutaan permanen dan sering ditemukan di masyarakat adalah katarak. Penyebab Katarak adalah kekeruhan yang terjadi pada sebagian maupun keseluruhan lensa mata. Hal ini menyebabkan berkurangnya kemampuan penglihatan dari penderita, karena keruhnya lensa mata membuat cahaya menjadi sulit mencapai retina. Katarak merupakan penyebab kebutaan terbanyak di seluruh dunia, diikuti oleh penyakit glaukoma. Hampir sebagian besar kasus katarak terjadi akibat dari proses degeneratif karena usia. Oleh karena itu, setiap orang yang menginjak usia lanjut ( usia di atas 40 tahun ) berisiko menderita katarak pada satu maupun kedua mata. Selain karena proses penuaan, katarak memiliki beberapa jenis. Di antaranya adalah katarak kongenital atau katarak yang ditemukan pada anak. Katarak traumatika atau katarak yang terjadi karena benturan benda tajam maupun tumpul, katarak komplikata atau katarak yang timbul pascainfeksi, pemakaian steroid

dalam jangka waktu panjang, Diabetes Melitus yang tidak terkontrol, dan paparan langsung radiasi sinar ultraviolet. Gejala Penyakit katarak dapat terjadi tanpa munculnya gejala, atau dapat pula ditemukan secara kebetulan pada saat dilakukan pemeriksaan mata pasien. Katarak jarang menimbulkan rasa sakit namun dapat membuat penglihatan bagian sentral/tengah menjadi hilang bahkan dapat sampai pada terjadi kebutaan. Salah satu keluhan awal yang dirasakan pasien adalah penglihatan silau atau tidak tahan terhadap cahaya yang cukup terang, contohnya sinar matahari langsung atau sinar lampu dari kendaraan bermotor. Kemudian, penglihatan pada jarak jauh maupun jarak dekat akan mulai terganggu. Keluhan lain yang dapat timbul berupa penglihatan yang berkabut seperti melihat asap, penglihatan pada warna menjadi tidak jelas, atau penglihatan ganda. Pengobatan Pembedahan katarak dilakukan jika kekeruhan lensa telah mengganggu pekerjaan sehari-hari atau mengakibatkan kebutaan pada penderitanya. Dulu operasi katarak dilakukan bila katarak sudah matang.

KATARAK - Katarak tidak dapat dicegah tetapi dapat disembuhkan hanya dengan operasi/ pembedahan. Katarak yang disebabkan oleh faktor risiko lain dapat diusahakan pencegahannya, misalnya dengan memberikan perlindungan khusus pada mata, seperti topi atau kacamata untuk menghindari radiasi sinar ultraviolet secara langsung.

Tetapi sekarang dilakukan demi memberikan kemudahan bagi orangorang dengan pekerjaan halus seperti pengrajin, pelukis, penjahit dan ahli bedah mikro. Sehingga mereka dapat melakukan pekerjaan sehari-hari dengan mudah. Tetapi jika pasien ditemukan dalam kondisi kataraknya sudah matang, sebaiknya dilakukan operasi secepatnya, karena bila terlambat akan mengakibatkan penyulit atau komplikasi akibat lensa yang terlalu matang. Penyulit yang akan timbul berupa peradangan bola mata (uveitis) dan terjadinya gangguan keseimbangan pengaliran cairan dalam bola mata yang akan menaikkan tekanan bola mata (glaukoma sekunder). Hal ini akan memberikan keluhan mata merah tanpa kotoran dengan rasa sakit pada mata tersebut dan dapat berakhir dengan kebutaan permanen. Sebaiknya operasi dilakukan pada satu mata saat mata yang lain masih dapat dipergunakan. Pencegahan Berdasarkan pengetahuan yang berkembang akhir–akhir ini, tidak ada upaya pencegahan katarak dan memperlambat kebutaan yang berarti, terutama untuk katarak akibat usia tua. Katarak tidak dapat dicegah tetapi dapat disembuhkan hanya dengan operasi/ pembedahan. Katarak yang disebabkan oleh faktor risiko lain dapat diusahakan pencegahannya, misalnya dengan memberikan perlindungan khusus pada mata seperti topi atau kacamata untuk menghindari radiasi sinar ultraviolet secara langsung. Penyakit Diabetes Mellitus harus diobati secara teratur untuk mencegah katarak komplikata dan menghindari cedera pada mata atau perilaku merokok dan minum alkohol. Upaya pencegahan ini dibutuhkan untuk menghindari datangnya katarak pada usia dini. Jika Anda merasakan gejala atau tanda dari penyakit katarak yang sudah dijelaskan di atas dan termasuk kelompok yang rentan mengalami katarak, alangkah baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis mata secara berkala untuk dilakukan pemeriksaan oleh dokter dan jika memang terdiagnosis katarak, dapat dilakukan tindakan yang cepat dan tepat sehingga kebutaan permanen dapat dicegah.

ASMA - Jika tidak ditangani dengan baik, asma dapat menurunkan kualitias hidup anak, membatasi aktivitas sehari–hari, mengganggu tidur, meningkatkan angka absensi sekolah, dan menyebabkan prestasi akademis di sekolah menurun. Asma yang tidak terkendali akan meningkatkan pengeluaran biaya. pada berbaring, tidak gelisah, jumlah napas meningkat, nadi cepat, tarikan dinding dada minimal. Asma berat : Bicara dalam kata, duduk bertopang lengan, gelisah, napas cepat, nadi cepat, tarikan dinding dada jelas. Asma dengan ancaman henti napas: semua gejala asma berat ditambah mengantuk, kebingungan/ linglung, suara napas tak terdengar Pengobatan Pengobatan terbaik dan ideal bagi penderita asma melalui hirup/ inhalasi, berupa: nebulisasi/ uap. MDI (Metered Dose Inhaler), untuk anak usia < 8 tahun MDI + Spacer. DPI ( Dry Powder Inhaler ), untuk usia > 5 tahun. Adapun obat yang diminum berupa pelega napas dan anti radang/ steroid untuk membantu agar angka kekambuhan terkendali.

Rubrik “Bugar” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post, Jl. Kepundung 67 A Denpasar (80232) atau hubungi Adolfina Grace Tangkudung, Sekolah Senam Lala Studio, Jl. Veteran 66E, Puri Satria Denpasar, telp. 08123843259. Cantumkan kupon “Bugar” di sudut kiri amplop.

1

2

Tidak ada alasan bagi yang ingin memiliki bentuk tubuh ideal misalnya lengan yang kencang, paha yang padat berisi, pinggang yang ramping, atau postur tubuh yang tegak. Latihan dengan posisi duduk di kursi dapat menjadi

3

Gb. I : Posisi duduk di kursi dengan kedua kaki tutup rapat dan kedua siku lengan ditekuk depan dada. Arahkan kedua lengan ke samping kanan/ kiri seperti yang nampak pada gambar. Ulangi gerakan hingga 4x8 hitungan dan pastikan posisi badan tetap tegak.

Gb. II : Tetap pada posisi duduk tegak, kedua lengan ditekuk menyiku depan dada. Kaki kanan ditekuk sedangkan kaki kiri lurus. Naik-turunkan kaki kiri dengan mempertahankan posisi badan tetap tegak. Lakukan pada hitungan 2x8. Setelah itu lakukan juga pada kaki kanan dengan hitungan y a n g sama.

pilihan yang baik, khususnya bagi yang pekerjaan sehari-harinya lebih banyak dengan posisi duduk di kursi. Ikuti contoh peragaan berikut ini bersama instruktur Ayu Trisna, lulusan Lala Studio yang telah memiliki sertifikat kompetensi. Gb. III : Dengan posisi badan tetap tegak, kedua kaki tutup rapat dan jinjit. Kedua siku lengan ditekuk menyiku depan dada, lalu naik-turunkan kedua siku lengan hingga terasa tarikan otot biceps dan lakukan pada hitungan 2x8.

Gb. IV : Mengombinasikan latihan lengan dan kaki, dapatlah mengambil posisi seperti yang nampak pada gambar. Tahan pada hitungan 1 x 8, yaitu mendorong badan ke depan, lalu rilekskan. Ulangi hingga 1x8 hitungan setelah itu lakukan juga pada kaki satunya dengan cara yang sama.

4 Kupon Selamat berlatih bagi yang mendambakan bentuk tubuh ideal, serta salam bugar dari Lala Studio.

Menstruasi Bikin Jadi ”Moody”

Hallo sahabat Kisara. Perkenalkan aku Pramita, 17 tahun dan masih bersekolah. Aku mau berbagi cerita dengan kakak-kakak di Kisara. Aku punya kebiasaan ekstrem tiap pertengahan bulan, yaitu moody atau mood swing yang ekstrem banget Kak. Biasanya aku akan jadi sensitif kalau lagi datang bulan atau menstruasi. Nah, gimana sih Kak tips-tips biar bisa mengatasi perubahan mood yang ekstrem saat menstruasi? Mohon dijawab Kak. Terima kasih. Hai Pramita, terima kasih sudah mengirimkan pertanyaanmu ke Kisara ya dan terima kasih sudah mau berbagi pengalaman dengan kami. Sekarang mari kita bahas seputar perubahan emosi/mood swing saat menstruasi. “Moody” berasal dari kata “mood” di dalam bahasa Inggris. “Mood” jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia artinya adalah “suasana hati, keadaan jiwa, keadaan hati, keadaan pikiran”. Sedangkan kata “Moody” jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia memiliki arti “Murung,

masker atau mulut, dilanjutkan episode kedua seperti yang pertama, dengan sebelumnya mengocok MDI. Setiap sebelum menyemprot, alat MDI harus selalu dikocok. Pemberian sampai 4 episode sama dengan 1 kali nebulisasi/ uap, tunggu 30 menit, jika membaik kurang dari 4 episode pemberian, boleh distop, jika tidak membaik setelah 4 episode. Berikan 4 episode lagi, dengan cara yang sama. Jika sudah 2 kali 2 – 4x semprotan tidak membaik, segera bawa anak ke fasilitas kesehatan/ UGD rumah sakit. Jika tidak ditangani dengan baik, asma dapat menurunkan kualitias hidup anak, membatasi aktivitas sehari–hari, mengganggu tidur, meningkatkan angka absensi sekolah, dan menyebabkan prestasi akademis di sekolah menurun. Asma yang tidak terkendali akan meningkatkan pengeluaran biaya. lDr. Cunito Apryanto, S.Ked.

Asyiknya Berlatih Duduk di Kursi

ldr. Ayu Diah Permatasari, S. Ked.

Kisara

Serangan Apa yang harus dilakukan saat anak mengalami serangan asma di rumah? Tetap tenang. Jika baru pertama kali mengalami yang dicurigai asma, longgarkan pakaian anak, bawa pasien ke fasilitas kesehatan/ UGD rumah sakit dengan posisi nyaman pasien. Jika menggunakan nebulizer/ alat uap. Berikan uap obat asma 1 kali dan dilihat apakah membaik setelah 30 menit. Jika tidak membaik, berikan uap obat asma 1 kali lagi. Jika total pemberian uap sudah 2 kali tetap sesak, segera membawa pasien ke fasilitas kesehatan atau UGD Rumah Sakit. Jika menggunakan MDI ( Metered Dose Inhaler ) + Spacer. Berikan episode pertama obat dengan menyemprot obat sebanyak 2 – 4x semprotan ke dalam spacer, diikuti menarik napas 6 – 8x melalui sambungan

muram, atau yang berubah suasana hatinya” . Salah satu kemungkinan penyebab mood swing adalah ketidakseimbangan hormon dan senyawa kimia otak yang berhubungan dengan pengaturan suasana hati. Ini pun tergantung pada banyak faktor berbeda. Mood swing saat menstruasi terkait dengan naik-turunnya kadar hormon estrogen di sepanjang siklus menstruasi. Estrogen mulai naik secara perlahan setelah menstruasi terakhir usai, kemudian mencapai puncaknya

dua minggu kemudian mendekati jadwal menstruasi selanjutnya. Setelah itu, kadar estrogen dalam tubuh mulai menurun tajam sebelum mulai naik perlahan dan turun lagi menjelang siklus baru dimulai. Naik dan turunnya kadar hormon ini jugalah yang menyebabkan gejala PMS (Pre Menstruasi Sindrom) lainnya. Gejala PMS memang sulit dihindari, tapi bukan berarti tidak bisa diatasi. Seperti dikutip dari Female First, ‘obat’ terbaik untuk mengusir stres adalah meluangkan waktu untuk santai sendirian atau istilah populernya ‘me time’. Setelah menikmati kesendirian, kita bisa melanjutkannya dengan bermain bersama teman-teman, kemudian berolahraga. Aktivitas fisik cukup efektif menghilangkan bad mood karena akan meningkatkan produksi

hormon endorphin. Hormon ini membuat perasaan menjadi lebih baik, menurunkan gejala depresi, meningkatkan energi serta membantu tetap tenang dan lebih fokus saat menghadapi stres. Makanan yang dikonsumsi juga bisa membantu mengatasi emosi yang labil dan kondisi fisik yang kurang fit akibat PMS. Sebaiknya hindari makanan dengan kadar gula tinggi seperti cokelat, es krim atau cake karena efek ‘bahagia’-nya hanya sementara dan setelah efeknya hilang, stres justru bisa semakin bertambah parah. Rob Hobson, seorang ahli nutrisi dari Healthspan menyarankan untuk banyak mengonsumsi makanan yang kaya vitamin B6, karena akan meningkatkan produksi serotonin (hormon bahagia) secara alami. Perbanyaklah makan buah dan sayuran,

hindari makanan tinggi sodium (garam), cukupi asupan kalsium, zinc dan lemak sehat seperti omega-3. Asam lemak ini akan membantu menstabilkan produksi prostaglandin yang bisa mengurangi pembengkakan pada tubuh, perut kembung dan melancarkan haid. Disarankan juga mengompres tubuh dengan handuk atau botol berisi air hangat. Suhu yang hangat bisa menjadi terapi ringan yang menenangkan tubuh maupun pikiran. Bisa juga dengan mencoba mandi air hangat untuk efek relaksasi. Nah, Pramita kurang lebih itu merupakan beberapa cara untuk mengatasi Mood Swing saat mentruasi ya, semoga bermanfaat dan kalau para pembaca ada pertanyaan yang lagi ngeganjel banget di hati, kirim aja pertanyaan kamu ke sosial media Kisara.


5

Minggu Wage, 10 Maret 2019

Capricorn Tak perlu meratapi segala kegagalan ataupun yang kurang berkenan di hati, karena yang terpenting adalah usaha dan motivasi telah dikerahkan. Terimalah realita yang ada ini dengan hati gembira dan penuh suka cita. Asmara: Tidak ada gunanya teriak-teriak, itu tidak akan menyelesaikan masalah, justru dengan kata-kata lembut, itu akan benar-benar bisa menyentuh hatinya. Aquarius Di minggu ini Anda harus bisa lebih disiplin lagi dalam melaksanakan segala rencana yang telah Anda buat sendiri, agar segalanya bisa berjalan menurut schedule yang ada dan tidak sampai meleset jauh. Mengenai kesehatan mudah sekali jatuh sakit, untuk itu Anda harus berhatihati terutama dalam mengkonsumsi makanan, sebaiknya benar-benar diperhatikan kebersihannya. Asmara: Yang tahu dirilah dengan tidak menuntutnya secara berlebihan. Pisces Di minggu ini segalanya cukup berjalan lancar, hanya saja cobalah untuk berhati-hati dari segala kemungkinan buruk yagn bisa terjadi, karena ada sentimen dari orang terdekat Anda. Untuk itu jangan mudah begitu percaya dengan omongan orang sebelum Anda melihat bukti-bukti yang ada. Asmara: Hilangkan segala keluh kesah bila berada di sampingnya, agar tidak semakin menambah pusing dirinya. Aries Tidak ada ruginya mengalah demi kemenangan, itu adalah langkah yang tepat dan harus dipikirkan di minggu ini. Tidak perlu memaksakan diri, jika keadaan mengharuskan Anda untuk mengalah dulu, ya lakukan saja. Di minggu ini saat yang tepat untuk observasi agar dapat mengetahui situasi yang sebenarnya. Asmara: Mengalah sajalah, buat apa bersikap ingin menangnya sendiri hanya untuk urusan yang sepele. Taurus Di minggu ini perjalanan Anda mulai mengalami hambatan, walaupun sinar matahari sudah menampakkkan sinarnya, tetapi angin kencang harus lebih diwaspadai. Itu perlambang bahwa di balik kemujuran tersebut muncul hambatan-hambatan, sehingga dalam melangkahkan kaki harus lebih berhati-hati. Asmara: Cobalah pahami segala keinginannya, selama tidak melanggar prinsip yang ada mengapa tidak Anda penuhi saja. Gemini Angin ribut sudah menyingkir jauh dari perbintangan Gemini sehingga hari-hari tetap cerah dan tenang dan jauh dari marabahaya. Suasana yang berprospek cerah ini sebaiknya benar-benar bisa dimanfaatkan jangan hanya mengandalkan bisnis yang sudah ada, galilah lubang yang banyak sehingga pemasukan bisa datang dari banyak lubang. Asmara: Tidak semua perkataannya keluar dari lubuk hatinya, itu semua muncul karena terbawa oleh suasana hati yang masih kacau. Cancer Cobaan yang lumayan berat mulai menerpa kehidupan Anda terutama segi emosi yang tampak terus diganggu. Ini memang merupakan ujian untuk bisa meraih kesuksesan di masa mendatang. Hadapilah semua itu dengan sabar. Tak perlu dimasukkan hati omongan orang yang terkadang memang membikin telinga panas. Asmara: Dengan sabar dan menghindari dari perkataan yang kasar, maka hari-hari yang Anda lalui bersamanya akan terasa indah dan romantis. Leo Di minggu ini perbintangan Leo memang lagi bersinar sehingga segala rencana akan dapat berjalan lancar. Hanya saja Anda harus mampu bergerak cepat bila ada peluang datang, jangan sampai enak-enakan dan terkesan santai karena itu akan sangat merugikan sekali. Asmara: Terkadang sikap mengalah akan bisa melunakkan hatinya dan membikin si dia bertambah sayang pada Anda. Virgo Berkonsentrasilah terhadap suatu masalah yang benar-benar penting jangan sampai pikiran terpecah oleh suatu hal yang seharusnya tidak perlu terlalu dipikirkan. Dalam mengambil keputusan sebaiknya Anda tetap mendahulukan rasio daripada perasaan. Asmara: Usahakan untuk tidak membicarakan setiap permasalahan kepada pihak ketiga, karena hanya akan memicu permasalahan baru saja. Libra Di minggu ini bintang Libra harus mau sabar dalam meniti lika-liku kehidupan, walaupun harapan terasa masih di angan-angan, tetapi hanya dengan kerja keraslah maka semua itu akan bisa teraih. Asmara: Persoalan kecil tak perlu dimasukkan hati, cobalah bisa bersikap lebih dewasa agar hubungan tetap tenang dan jauh dari cekcok mulut. Scorpio Jangan panik terhadap berbagai persoalan yang sekilas memang cukup rumit, jika Anda tetap tenang maka tidak akan sulit untuk menemukan jalan keluarnya. Tak perlu takut untuk melakukan inovasi, walaupun itu cukup aneh orang menganggapnya selama Anda yakin dengan semua itu maka jalan saja. Asmara: Suasana indah dan romantis bisa saja tercipta di minggu ini. Sagitarius: Bersabar merupakan kunci yang harus dijalankan bintang Sagitarius untuk menjawab berbagai permasalahan yang bermunculan di minggu ini. Apa mau dikata jika medan yang harus Anda lalui saat ini memang cukup berat, tak perlu berhenti teruslah berjalan dengan penuh kewaspadaan. Asmara: Agar suasana tidak bertambah panas saja, alangkah baiknya jika Anda mencoba untuk bersikap manis.

Diasuh Oleh : Putri Wong Kam Fu Berlaku : 10 - 16 Maret 2019

Berteman dengan Teman Seluruh Makhluk na risyettvatatah sakha (Rg Veda 1.91.8)

Redaktur Khusus

“Ya Tuhan, kapan pun teman Anda tidak akan pernah binasa.”

WAKYA

Dalam bahasa Sanskerta, terdapat banyak istilah untuk menyebut teman, kawan, atau sahabat seperti mitra, sakha, suhrt (suhrd), bandhu, dan lain-lain. Berbagai sebutan memberikan berbagai arti dan makna pertemanan. Pada mantra di atas, abdi Tuhan menyebutkan bahwa teman Tuhan tidak akan pernah binasa. Mereka yang menjadikan Tuhan sebagai teman tidak akan pernah mengalami kebinasaan. Pernyataan tersebut adalah kebenaran yang disampaikan oleh abdi Tuhan yang sudah menempatkan diri sebagai teman bagi Tuhan. Selain ia adalah doa, pernyataan, juga ia adalah kebenaran sraddha dari seorang abdi Tuhan yang berteman dengan Tuhan. Hal yang sama atau kebenaran yang sama juga disampaikan oleh Tuhan sendiri: “na me bhaktah pranasyati”, abdi Tuhan tidak akan pernah binasa. Pustaka suci Taittiriya Upanishad menjelaskan bahwa Tuhan adalah rasa: “raso vai sah, rasam hy evayam labdhvanandi bhavati” - Tuhan adalah Rasa, pusat dari rasa, tujuan dari rasa, dan rasa dari rasa itu sendiri. Ketika orang berada dalam lautan rasa yang dinamakan Bhavasagara, maka ia akan mengalami kebahagiaan tiada batas, ia akan berenang dalam lautan kebahagiaan Anandasagara. Terdapat penjelasan indah tentang berbagai hubungan rasa dengan Tuhan yang dinamakan bhava, seperti Santa-bhava, Madhurya-bhava, Vatsalya-bhava, Dasya-bhava, Kanta-bhava, dan Sakhya-bhava. Seluruh bhava tersebut merupakan tingkatan bhakti yang sudah maju. Ia adalah keadaan kesadaran tinggi spiritual dalam pencapaian pengalaman rasa bhakti, keadaan kesadaran

weda

Darmayasa

berbeda dalam penyampaian rasa bhakti kepada Tuhan. Santa-bhava merupakan bhava yang menerima diri sebagai anak dan Tuhan sebagai orang tua. Santa yang berarti tenang damai ditunjukkan oleh rasa bhakti menerima Tuhan sebagai orang tua. Pada jenis kesadaran rasa bhakti ini, Tuhan memberikan jaminan rasa tenang damai kepada abdi-Nya yang menganggap diri sebagai anak. Sebagaimana orang tua menjaga dan memelihara anak-anaknya, segala keperluan dipenuhi oleh orang tua sehingga anak merasa damai tanpa kecemasan sedikit pun karena sudah ada orang tua yang menjaga dan memenuhi segala keinginannya. Itulah kesadaran rasa bhakti dalam santa-bhava. Menurut Swami Sivananda, kesadaran rasa bhakti seperti ini biasanya dimiliki oleh para Sannyasi dan Jñani. Bhakta Dhruva dan Prahlad merupakan contoh abdi Tuhan dalam Santa-bhava. Pada kesadaran Vatsalyabhava, yang merupakan kebalikan dari Santa-bhava, para penyembah Tuhan menyentuhkan rasa bhaktinya kepada Tuhan melalui kesadaran sebagai orang tua dan Tuhan sebagai anak. Yasoda, Devaki, Kausalya dan lain-lain merupakan contoh untuk vatsalya-bhava. Pada kesadaran rasa bhakti madhurya-bhava, penyembah Tuhan akan menempatkan Tuhan sebagai kekasih. Madhurya-bhava yang mengandung pengertian rasa manis memberikan rasa bhakti tiada terhingga kepada penyembah Tuhan. Mereka mengenggap Tuhan sebagai kekasih dan menyayangi serta mencintai Tuhan sebagai seorang kekasih.

Yang terkenal berada dalam hubungan cinta kasih bhakti dengan Tuhan dalam madhuryabhava adalah para gopi, yaitu para wanita gembala sapi. Para gopi itu adalah kelahiran para Resi. Hubungan gopi dengan Tuhan adalah hubungan spiritual, bukan hubungan badan atau cinta dunia. Selain itu, juga kesadaran bhaktinya luar biasa. Zaman sekarang tidak akan mungkin ada orang yang mampu mencapai bhakti seperti para gopi. Sebaiknya tidak ada yang coba-coba meniru. Di India ada sejumlah lelaki yang mencoba meniru-niru para gopi dengan berpakaian sebagai gopi dan menyanyi atau mengagungkan nama-nama Tuhan, tetapi banyak yang meragukan mereka sudah sampai pada level rasa bhakti dimaksud. Cinta kasih madhurya-bhava bukanlah cinta kasih sebagai seorang kekasih dalam dunia material melainkan ia adalah rasa bhakti, rasa spiritual. Orang mengingat dan merindukan Tuhan dan mereka mendapatkan rasa bahagia spiritual tidak terhingga. Madhurya-bhava tidak dapat disamakan dengan hubungan cinta manusia yang cendrung bersifat badani, yang bahkan ditentukan oleh sejauh mana orang dapat memuaskan kebutuhan keinginan dan badan. Sedangkan dalam madhurya-bhava, ia adalah rasa bhakti yang merindukan Tuhan dalam kesadaran seorang kekasih. Selain para gopi, tidak terhitung para Resi Muni yang menyentuhkan rasa bhaktinya kepada Tuhan melalui madhurya-bhava. Dasya-bhava merupakan kesadaran rasa bhakti seorang penyembah Tuhan dalam bentuk sebagai pelayan. Dasa artinya pelayan, dasya artinya sebagai pelayan. Berbeda dengan dasa yang berarti sepuluh. Hanūman merupakan contoh luar biasa dalam dasya-bhava ini. Kanta-bhava adalah tingkat kesadaran rasa bhakti seorang abdi Tuhan dalam hubungan sebagai istri dengan suami. Contoh dalam hal ini adalah Satyabhama, Rukmini, dan lain-lain.

Sakhya-bhava merupakan hubungan rasa cinta kasih bhakti kepada Tuhan melalui kesadaran Tuhan sebagai teman. Arjuna dan Sudama (di India Selatan dikenal dengan nama Kuchela) merupakan contoh abdi Tuhan dalam sakhyabhava. Walaupun Arjuna sudah mencapai tingkatan rasa bhakti tinggi sakhya-bhava, tetapi dikarenakan ketundukan hatinya, dalam Bhagavad-gita Arjuna menyampaikan penyesalannya bahwa ia terlanjur menganggap Tuhan sebagai kawannya (he sakheti). Sakhya-bhakti merupakan salah satu dari 9 jalan Bhakti yang dinamakan Nava-Vidha Bhakti, yaitu: sravanam (mendengarkan Nama dan Keagungan Tuhan), kirtanam (mengagungkan Nama dan Keagungan Tuhan), smaranam (mengingat Nama dan Keagungan Tuhan), pada-sevanam (melayani Kaki Padma Tuhan), arcanam (memuja Tuhan melalui pemujaan Arca), vandanam (mengagungkan Tuhan melalui stuti, stava, stotra dan pembacaan kitab suci Veda), dasyam (melayani dan mengabdi pada Tuhan), sakhyam (menerima Tuhan sebagai sahabat), atma-nivedanam (penyerahan diri sepenuhnya pada Tuhan). Khusus mengenai hubungan pertemanan dengan Tuhan patut dipupuk oleh setiap insan Tuhan. Rasa cinta kasih bhakti yang disentuhkan kepada Tuhan melalui sakhya-bhava merupakan cara yang sah dan dianjurkan oleh kitab suci. Menerima Tuhan sebagai teman merupakan tingkatan bhakti yang maju, tentu saja asal ia memang benar-benar pencetusan rasa bhakti murni dan bukan kepura-puraan. Tuhan sendiri menyebutkan diri-Nya sebagai teman bagi seluruh makhluk hidup: suhrhdam sarvabhūtanam, Aku adalah teman bagi seluruh makhluk hidup. Hyang Paramatma menyebutkan diri sebagai suhrt yang berarti seorang teman yang selalu memikirkan kesejahteraan dan kemuliaan temannya. Sedangkan sakha berarti seorang teman yang berteman karena kasih sayang dan tidak menginginkan balasan apa pun

dari temannya. Sebagai suhrt atau teman sudah dipastikan Tuhan selalu menginginkan kesejahteraan dan kemuliaan hidup teman-Nya. Permasalahan sekarang ada pada diri masing-masing, apakah sudah menjadikan diri sebagai teman Tuhan ataukah belum?! Pustaka suci Purana memberikan doa indah: tvam eva mata ca pita tvam eva tvam eva bandhus ca sakha tvam eva, tvam eva vidya dravinam tvam eva tvam eva sarvam mama deva deva, yang artinya: Wahai Tuhan, Engkau adalah Ibu dan juga Bapak, Engkau adalah Teman dan juga Sahabat, Engkau adalah Pengetahuan, Engkau adalah Harta Milik, Engkau adalah Segalanya, dan wahai Tuhan, Engkau adalah Tuhan-Nya Tuhan bagiku. Jika meyakini Tuhan selalu menginginkan kesejahteraan dan kemuliaan hidup setiap makhlukNya sakala-niskala, lahir batin, maka orang hendaknya berusaha menjadikan diri sebagai teman dari Tuhan. Ketika mendapat kesempatan berteman dengan orang tertentu, artis atau Ade Rai misalnya, maka orang akan merasa bangga. Berteman dengan Tuhan merupakan kebanggaan tersendiri. Bagi orang yang menyadari hal ini, akan senantiasa berusaha mempersiapkan diri untuk menjadi teman Tuhan karena Tuhan merupakan teman dari seluruh makhluk ciptaanNya. Sebagai makhluk ciptaanNya, orang seharusnya selalu dan tanpa lelah mempersiapkan diri dalam segala hal agar layak menjadi teman Tuhan. Berteman dengan Tuhan sangat jauh berbeda dengan pertemanan dunia. Kebanyakan teman akan meninggalkan temannya ketika mengalami keterpurukan. Bukan hanya itu, bahkan ada yang akan menjadi “pahlawan” dalam mendorong temannya ke jurang keterpurukan. Tidak demikian dengan Tuhan sebagai Teman Sejati. Tuhan sebagai Suhrt atau Teman Sejati akan senantiasa dan setiap saat menemani teman-Nya, merangkul dan mengambil segala kedukaan teman-Nya. Tetap setia berteman dalam suka, juga dalam duka, dan dalam segala keadaan tidak akan pernah meninggalkan teman-Nya.

MIMBAR AGAMA setempat yang bersukacita sambil melambai-lambaikan daun palma. Namun, hanya sedikit dari mereka yang menyadari bahwa Yesus datang ke Yerusalem untuk wafat guna menebus dosa-dosa mereka (dan juga dosa kita). Minggu Hari Pesta, Jumat Hari Metanoia Lima hari Minggu dalam Masa Prapaskah tidak terhitung dalam masa 40 hari tersebut. Sebab, hari Minggu adalah hari Kebangkitan Kristus. Jadi, tidak tepatlah kalau hari Minggu dipergunakan untuk berpuasa dan menyesali dosa-dosa. Pada hari Minggu kita wajib bersuka ria merayakan Kebangkitan Kristus demi keselamatan kita. Maka, hari Minggu sepanjang tahun adalah hari pesta. Karena hari Jumat adalah hari untuk mengenang wafat Kristus demi menebus dosa-dosa kita, maka hari Jumat sepanjang tahun merupakan hari metanoia (metanoia = berrtobat). Itulah hari yang dianjurkan untuk menerima Sakramen Tobat atau Sakramen Rekonsiliasi (dulu disebut Sakramen Pengakuan Dosa). Empat Puluh Hari Masa Prapaskah berlangsung 40 hari lamanya, sebab 40 hari adalah angka yang diyakini dalam Kitab Suci sebagai waktu untuk pendisiplinan diri, penyembahan dan persiapan. Contohnya, Musa tinggal di gunung Sinai selama

40 hari (Kel 24:18; 34:28), Elia mengembara selama 40 hari (1Raj 19:8), Niniwe diberi waktu selama 40 hari untuk bertobat (Yun 3:4), dan Yesus selama 40 hari di padang gurun untuk berdoa dan berpuasa sebelum memulai karya pewartaan-Nya (Luk 4:2) Saatnya Berpuasa Sejatinya, Hari Rabu Abu bukan sekadar hari ditandainya dahi kita dengan abu, melainkan hari puasa juga (bahkan pantang dan puasa). Sebab, Masa Prapaskah adalah masa untuk berdoa dan berpuasa. Selama 40 hari Kristus berdoa dan berpuasa untuk mempersiapkan karya pewartaanNya. Jadi, selayaknyalah umat Katolik mengikuti teladan-Nya dengan berdoa dan berpuasa selama 40 hari untuk mempersiapkan perayaan puncak karya-Nya di dunia ini, yaitu ‘Disalibkan-Nya dan Wafat-Nya’ pada Hari Jumat Agung, serta KebangkitanNya pada Hari Minggu Paskah . Katekismus Gereja Katolik (KGK) menyatakan: “‘Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa’ (Ibr 4:15). Oleh masa puasa selama empat puluh hari setiap tahun, Gereja mempersatukan diri dengan misteri Yesus di padang gurun.”(KGK 540). Berpantang Makan Daging Berikut ini dasar Kitab Suci yang mengatakan bahwa berpantang daging adalah tan-

Aksi Puasa Pembangunan (APP) Selama Masa Prapaskah, di samping melakukan hal-hal tersebut di atas, umat juga diwajibkan melaksanakan APP, melakukan amal kasih, melakukan pendalaman iman dalam pertemuan di komunitas basis, dan terutama menjauhi perbuatan dosa. Buku panduan dan bahan guna pendalaman iman untuk empat kali pertemuan sudah disiapkan oleh Pusat Pastoral Keuskupan masingmasing. Jadwal pertemuan dan para pembimbing/fasilitatornya juga sudah dipilih dan ditentukan oleh Pastor Paroki masingmasing. Semua itu kita lakukan demi keagungan dan kemuliaan Allah . Ad Maiorem Dei Gloriam (AMDG).

keberatan ketika penerbangan dari dan ke Bali ditiadakan pada hari suci tersebut. Malah kalau ada yang tidak suka kesepian, mereka keluar dari Bali sehari, kemudian balik lagi. Agaknya mereka paham, hak budaya yang diwarisi masyarakat dan diatur undang-undang harus dihormati dan wajib diikuti. Namun tidak sedikit orang asing yang mengagumi perayaan agama dan budaya unik yang hanya ada di Bali. Di tempat lain untuk menghentikan aktivitas seperti tercantum dalam Catur Brata Penyepian dalam beberapa menit saja sulit,“ ulas Rubag. “Benar, saat mobilitas masyarakat tidak sepadat sekarang, para leluhur kita sudah memikirkan, bumi dan isinya perlu istirahat. Sebab mereka sadar, manusia saja perlu tidur di malam hari agar bisa bertindak adil terhadap tubuh yang penat kerja di siang hari. Dua hari sebelum Nyepi, ada rangkaian upacara yang dilakukan yakni Makiyis atau Melasti yakni menyucikan sarana atau alat-alat upacara

Pura di laut. Kemudian sehari sebelum Nyepi, pada pagi hari dilaksanakan Tawur Agung Kesanga yang bertujuan menyucikan bumi dan semesta. Selanjutnya di masing-masing banjar atau komunitas adat diadakan persembahyangan yang diakhiri makan bersama yang disebut Maprani. Petang hari di setiap pekarangan rumah dihaturkan sesajen khusus untuk bhuta kala yang selanjutnya dipersilakan keluar dari pemukiman dengan memukul berbagai macam bunyibunyian untuk mengiringinya dan acara tersebut disebut Ngerupuk. Berakulturasi dengan budaya, Ngerupuk dirangkai dengan Pawai Ogoh-Ogoh keliling desa atau kota. Di sini jelas kegiatan agama dan budaya di Bali sangat lekat, tidak bisa dipisahkan bahkan terkadang. Sulit dibedakan,“ tutur Nyoman Sudiantara. “Menyimak penuturanmu, Nyepi dan rangkaian upacaranya, menurutku, adalah wujud Tri Hita Karana yang asli. Para leluhur mengajarkan kita sebagai

manusia untuk berdamai dengan alam atau bumi beserta isinya dan Sang Pencipta. Bahkan dengan Bhuta Kala pun kita tidak disuruh bermusuhan namun lewat Ngerupuk mempersilakan mereka menuju dunianya dan tidak saling usik sebagai sesama ciptaan Tuhan. Lalu seperti kata Rubag, Nyepi yang bertujuan mulat sarira, mengajarkan kita untuk berdamai dengan hati atau hasrat. Minta kesediaan hati untuk mengalah di hari suci itu, agar mengurangi egoisme, ambisi, arogansi dan nafsunya supaya keharmonisan kosmos terwujud. Sebab manusia yang sangat bangga dengan sebutan makhluk paling sempurna dan terunggul di antara semua makhluk, sangat kejam menyiksa alam bahkan sesamanya. Kalau saja masyarakat dunia suatu saat merayakan hari semacam Nyepi, apa pun nama dan dasar keyakinannya, kukira, tidak akan ada lagi keluhan terhadap perang, pemanasan global dan hutanhutan yang gundul, “ komentar Made Surjanegara.

Mengapa Kita Harus Berpuasa Ignatius Suharto Oleh masa puasa selama empat puluh hari setiap tahun, Gereja mempersatukan diri dengan misteri Yesus di padang gurun.”(Katekismus Gereja Katolik 540). Bacaan Injil hari ini, Minggu Prapaskah I (10/3), diambil dari Lukas 4:1-13, tentang Yesus dibawa oleh Roh Kudus ke padang gurun. Di situ Ia tinggal 40 hari lamanya, dan dicobai iblis. Selama di situ Yesus tidak makan apa-apa (berpuasa) . Rabo Abu Awal Masa Prapaskah Pada Rabu (6/3) menjelang Hari Raya Nyepi baru-baru ini, umat Katolik merayakan Hari Rabo Abu, hari ketika umat beriman Katolik menerima ‘tanda salib’ dari abu di dahinya. Pada hari itu dimulailah Masa Prapaskah. Masa Prapaskah adalah masa 40 hari sebelum Paskah, yang merupakan momentum Gereja untuk mempersiapkan diri dalam merayakan Kebangkitan Tuhan kita Yesus Kristus pada hari Minggu Paskah. Masa Prapaskah berakhir pada Sabtu Suci siang hari, menjelang malam Vigili Paskah. Tanda Salib dengan Abu

Pada Hari Rabo Abu orang Katolik ditandai dengan tanda salib mggunakan abu pada dahinya. Menurut Injil tanda di dahi adalah lambang kepemilikan seseorang. Tanda salib di dahinya merupakan identitas bahwa orang tersebut adalah milik Yesus Kristus. Tanda itu juga serupa dengan gambaran orang-orang benar dalam Kitab Wahyu: “Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka!” (Why 7:3) Abu Abu juga melambangkan kematian. Dengan demikian, tanda abu mengingatkan kita akan kefanaan atau ketidakabadian kita, serta mengingatkan kita akan pentingnya bertobat sebelum akhir hidup kita di dunia ini untuk menghadap Sang Pencipta. Maka, ketika imam / prodiakon menorehkan abu di dahi umat, ia berkata, “Ingatlah, manusia berasal dari debu dan akan kembali menjadi debu”. (cf. Kej 3:19, Ayb 34:15; Mzm 90:3 dan 104:29; Pengkhotbah 3:20). Abu yang digunakan pada Hari Rabo Abu berasal dari bakaran daundaun palma yang dipakai pada hari Minggu Palma tahun sebelumnya. Sebab, hari Minggu Palma adalah peringatan saat Yesus memasuki Yerusalem dengan jaya, disambut penduduk

Tri Hita Karana yang Asli! Bila di tempat lain orang sulit menyelenggarakan Free Car Day atau Hari Bebas Mobil, di Bali sudah ribuan tahun masyarakatnya seharian melakukan Silence Day. Dalam bahasa daerah disebut Hari Nyepi. Hari khusus dan unik yang berarti menyepikan diri, merupakan warisan leluhur dilaksanakan sekali dalam setahun, mengawali pergantian Tahun Çaka. Kali ini jatuh pada Kamis, 7 Maret 2019. yang disebut Tahun Baru Çaka 1941. “Guna menyepikan diri yang berhakikat mawas diri atau mulat sarira, para leluhur membuat aturan yang diberi nama Catur Brata Penyepian. Amati lelungan, tidak bepergian. Amati lelanguan, tidak bersenang-senang. Amati geni, tidak menghidupkan api atau penerangan. Amati karya, tidak melakukan pekerjaan. Bahkan ketika dunia memasuki era digital yang memuat informasi dan komunikasi, dit-

brolan BALE BANJAR ARIDUS ambah lagi dengan amati televisi dan amati internet. Tambahan anyar ini sempat menimbulkan polemik dan protes, tapi karena disetujui secara aklamasi oleh masyarakat yang didukung pemerintah daerah, akhirnya reda juga perdebatan. Padahal masyarakat internasional pun mengapresiasi dan menghormati fenomena yang cuma ada di Bali ini, sehingga tidak ada yang

da tobat. “Pada waktu itu aku, Daniel, berkabung tiga minggu penuh: makanan yang sedap tidak kumakan, daging dan anggur tidak masuk ke dalam mulutku dan aku tidak berurap sampai berlalu tiga minggu penuh.” (Daniel 10:1-3). Dengan berpantang halhal yang enak serta menolaknya, kita tergugah untuk bersikap rendah hati, membebaskan diri dari keterikatan kepada hal-hal tersebut, mengembangkan disiplin rohani dengan bersedia melakukan silih pribadi, serta mengingatkan diri kita akan pentingnya hal-hal rohani di atas hal-hal duniawi. Karena Gereja Katolik hanya menetapkan pantang pada harihari tertentu, jelaslah bahwa Gereja tidak melarang umatnya menyantap daging.


Bali

6

Redité Wage, 10 Maret 2019

Ogoh-ogoh ring Pangrupukan

Niyasa Bhuta Hita, Patut Kairingang antuk Baleganjur

OGOH-OGOH - Pinaka sinalih tunggil budaya tetamian para panglingsir i nguni, majanten para yowanané ngaryanin tur ngiderin punika sawewidangan banjar wiadin désané. Asapunika taler tetabuhan pangiringangnyané wantah patut ngawigunayang gegambelan baleganjur

Ngamedalang Parikrama Seni Para Yowana OGOH-ogoh wantah sarana sané majanten kapanggihin tatkala nyanggra rerahinan Nyepi. Nénten akidik sané nganggén ogoh-ogoh pinaka jalaran nyinahang kawagedan seni. Yadiastun akéh taler krama sané maosang yéning kawéntenan ogoh-ogoh wantah sarana sané nelasnelasang prabéa kémanten antuk kawéntenannyané sayan akéh kapanggih antuk rupa taler wangun sané sayan rimit saha kasinahang sayan nglimbak. Manut I Gd. Anom Ranuara S.Pd., S.Sn., M.Si., sinalih tunggil tetuek sajeroning Agama Hindu wantah amerih sarining kalangon utawi “ngrereh daging kaluwihan” sané prasida kapanggihin antuk ngawigunayang sarana marupa kaluwihan inucap sinalih tunggilnyané antuk ngamargiang kasenian. Punika mawinan krama Hindu utamanipun ring Bali raris ngaturang sekancan sarana sané luwih sané raris ngranjing ring uparengga utawi panyangkep kaluwihan pinaka jalaran ngamaggihin unteng kaluwihan inucap saha ngamolihang pangalang manah sané ring kawéntenané mangkin pamekas ring pangrupukan marupa ogoh-ogoh. Malih kabaosang, ring Lontar Siwagama kabaosang gumawé ta sira menmen didini arja ta bhatara… tegesipun; “Ida makarya lelanguan, dumogi Ida Bhatara prasida marasa bagia…” Punggelan sastra inucap ngeninin indik Ida Bhatari Durga sané durung prasida mawali ka Swargaloka sangkaning kantun marupa kala utawi Panca Durga sadurung prasida dados bhuta hita utawi mapakiyaunan seneng sané prasida kapanggihin malarapan antuk sarana marupa kasenian. “Sangkaning punika ogoh-ogoh inucap wantah panyangkep saking kaluwihan pidabdab acara agama ring pangrupukan saha manados sarana ngamedalang parikrama seni para yowana mangda nénten gelis krodha. Duaning antuk kasidhian miwah pikayunan para yowana sakadi punika sinah prasida gelis krodha sajabaning pikayunan ipun kamedalang ring parikrama sané becik minakadi kasenian mangda prasida dados degdeg tur nénten gelis krodha,” Anom Ranuara nartayang. (was)

Kruna AKSARA BALI

1. bianglalah 1.

nyané, duaning sampun kamargiang parikrama tawur. Ring tattwanipun, risampuné madasar antuk hita utawi pikayunan liang, sinah bhuta kalané prasida maigel-igelan, nénten dados ngarebéda ring kauripan krama. Sios punika, ring angga sekaa truna-truni sané ngaryanin tur ngiderang taler patut kadasarin antuk hita utawi pada liang saha melah maparikrama sané kasinahang antuk becik sesolahan utawi tetegenan ogoh-ogohnyané. “Sakadi punika kawigunan ogohogoh utamanipun ring sekaa trunatruniné, tios kawigunayang pinaka uparengga taler dados jalaran para yowana ngamedalang seni,” baos dané. Malih dané maosang, ngiderang ogoh-ogoh sapatutné karingang antuk gegambelan baleganjur. Indik tattwanipun, kawéntenan gegambelan punika wantah sangkaning kawéntenan aksara inggih punika ekaksara dados dwi aksara sané tatkala kamedalang ka gegambelan dados Semara lan Ratih, sané ngamedalang laras Pelog miwah Sléndro sané raris kabinayang malih dados Semara Patangian lan Semara Pagulingan. Sios punika, wénten taler tetuek Sapta Rsi manados Sapta Nada tur Panca Déwata manados Panca Nada sané madaging ring gegambelan sané kadasarin antuk laras Pelog miwah Slendro. Tetabuhan utawi gegambelan punika nénten pinaka tembang tradisional kémanten, sajabaning taler niyasa saking panca déwata. Ngeninin

indik tembang sané kaanggén tatkala punika, Anom Ranuara maosang patut kaadungang sareng pidabdab ogoh-ogoh inucap. Sangkaning nyinahang bhuta kala sinah nénten adung yéning kairingang antuk tembang sané alon, alus tur banban sajabaning patut nganggén tembang sané keras. Sios punika ngawigunayang gegambelan baleganjur prasida nincapang rasa lan pisarat krama utawi para yowana sané negen tur ngiderang ogoh-ogoh inucap mangda sayan sarat maparikrama kantos puput. Ngeninin indik ngawigunayang house music tatkala ngiderang ogohogoh, minab punika wantah sangkaning krama inucap meled ngiringang ogoh-ogoh antuk suara tembang utawi musik sané keras sakéwanten nénten uning tur resep ring tembang sané adung kasuarayang. Punika satmaka ngrereh ramiannyané kémanten nanging nénten uning ring tetuek sané patut taler kamedalang. “Tembang baleganjur pinaka tembang tradisional sareng house music wantah mabinayan pisan. Napi malih “tempo” utawi lelambatan tembang baleganjur wantah mabinayan saha madue tetueknyané soang-soang tur majanten nénten kadruénang olih house music. Yéning jagi ngiringang parindikan sima dresta utawi budaya, becikan ngawigunayang gegambelan tradisional pinaka pangiringnyané,” dané nartayang. (was)

Parikrama Mabuu-buu

Bencingah

Basa Bali

NYEPI wantah sinalih tunggil rerainan sané pangrauhipun setata kajantosang olih krama Hindu ring Bali wiadin ring dura désa sajebag Nusantara. Yadiastun kahanan Nyepi nénten nyinahang kahanan ramia sakadi rerainan tiosan minakadi Galungan, nanging araina sadurungnyané, raina Pangrupukan kamargiang antuk pidabdab sané ramia. Duaning tatkala punika, tios saking ngamargiang pacaruan utawi tawur Kasanga, krama utamanipun para yowana ngiderang ogoh-ogoh ring sawewidangan banjar utawi désa sané ketah jagi katunjel wusan kaiderang. Kawéntenan ogoh-ogoh punika wantah sarana sané sampun majanten jagi kapanggihin ring rainan Pangrupukan. Ogoh-ogoh sané ketah kabakta ngider sajebag wewidangan wusan krama ngamargiang tawur Kasanga boya ja sarana utama ring parikrama tawur. Mawinan nénten iwang manawi wénten banjar utawi désa sané nénten mrasidayang makarya ogoh-ogoh. Yadiastun asapunika, ogoh-ogoh kantun pinaka uparengga utawi jejangkepan ring pidabdab upacara Agama Hindu. Manut I Gd. Anom Ranuara S.Pd., S.Sn., M.Si., budayawan taler Tim Juri Lomba Ogoh-ogoh Kota Denpasar 2019, ngaryanin tur ngiderang saha ngigelang ogoh-ogoh wusan tawur Kasanga wantah niyasa saking bhuta hita utawi bhuta sané sampun marasa liang tur nénten malih ngulgul kahanan krama ring parikrama Nyepi benjang-

Ngamargiang Magobok ring Sajeroning Pakarangan PANGRUPUKAN wantah raina sané rauhnyané nepet raina Tilem sasih Kasanga utawi araina sadurung Nyepi. Ring rainané puniki, pidabdabnyané kamargiang antuk kahanan sané ramia duaning kadagingin antuk negen utawi ngiderang ogoh-ogoh sané sampun kakaryanin olih krama utawi yowana. Satios ngamargiang parikrama tawur miwah ngiderang ogohogoh, wénten taler parikrama sané kamargiang ring raina pangrupukan inggih punika parikrama mabuu-buu. Mabuu-buu inggih punika parikrama sané kamargiang ring pangrupukan olih krama ring soang-soang wewidangan paumahan. Tetujon upacara inucap kamargiang manut I Gd. Anom Ranuara S.Pd., S.Sn., M.Si. wantah ngresikang utawi ngrebu saha nyomya sekancan leteh tur kaon ring wewidangan paumahan sané raris kalanturang antuk parikrama pacaruan. Ring upacara mabuu-buu punika, wénten sané kawastanin antuk magobok. Parikramannyané ngawigunayang api antuk sarana marupa obok utawi obor sané kaendihang

tur kabakta maidehan. Ring wewidangan tiosan wénten sané ngawigunayang danyuh sané katunjel. Satios punika, wénten taler ngawigunayang sarana sané kawastanin antuk Tri Ketuka inggih punika tetiga daging tetanduran sané ngamedalang ambu sané keras. Tetanduran inucap luiré, bawang utawi kesuna, mesui miwah jangu utawi tetanduran sané ketah kaanggén daging ring basa genep. Makatetiga punika kapakpak tur kasimbuhang ring genah-genah pakarangan. Wénten taler sarana marupa kulkul sané kagebug sinambi mamargi nyarengin obok miwah tri ketuka i wawu. Kulkul punika kasuarayang antuk tetujon nyomya kahanan kaon ring palemahan, duaning ring pikayunan dané kahanan gelombang eléktromagnetik tatkala raina punika kasinahang nénten becik napi malih tatkala sandikala sané pinaka pepalihan masa sajeroning raina. Sangkaning punika patut “kawales” antuk suaran kulkul sané keras mangda gelombang inucap prasida degdeg. “Ngawigunayang sarana

Dura désa

sané masuara miwah mambu keras tatkala nyomya kahanan kaon bhuta kala punika wantah sangkaning parisolah karaksasan utawi kala inucap wantah sujatinnyané keras. Mangda prasida masikian tur becik kasomya, sinah patut ngawigunayang sarana sané masuara keras taler mambu sakadi punika,” baos dané. Tios punika, wénten taler dresta tios sané ring kahanané mangkin sampun nénten malih kamargiang olih krama, inggih punika magegambelan ring raina Ngembak Geni tatkala suryané wawu endag. Sakadi sané munggah ring Lontar Usana Bali ; Geni wenang pinapagan déning tetangguran kalaning ngembak geni sané artos ipun “tatkala raina ngembak geni patut pisan kapapag antuk iur suara sarana gegambelan tetanguran” minakadi kulkul wiadin sarana baleganjur ring galah semeng sinarengan antuk Ida Sang Sulinggih mapuja nyurya sewana. Tetujonipun wantah ngwaliang malih gelombang suara ring jagat utawi palemahan sangkaning puyung ri kala pamargi Nyepi. Dané maosang,

pelangi

2. biapara

2.

bêpr,

bingung

3. bibit

3.

bibit/,

bibit

4. bidak

4.

bidk/,

layar

5. biket

5.

bik)t/,

barut

6. bilih

6.

bili;,

kalau

7. bincuh

7.

bizǡ;,

sibuk

8. binih

8.

bini;,

bibit

9. birat

9.

birt/,

tipu

10. bhisama

10. vism,

ring ilmu fisika, kecepatan kapertama wantah kecepatan sinar sané wawu kalanturang antuk kecepatan suara. Tetujon parikrama punika wantah mangda sunaran galang punika katugtug antuk suara mangda nénten ngraris jagaté sepi. “Yadiastun ring masané mangkin, suara gegawéan krama sané jagi kapiragiang kapertama ring raina inucap

wantah suara motor, nanging nénten iwang yéning tetamian panglingsir punika kamargiang malih. Sinah jagi becik pisan iusan sané karasayang yéning ring raina Ngembak Geni, sekaa gong ring sajebag Bali sinarengan nabuh ring soang-soang banjarnyané kasarengin antuk kulkul ring soang-soang paumahan,” dané nartayang. (was)

”Sesiru Matak Pade Rau”, Dresta Désa Beriri Jarak sané Patut Kalestariang

MATAK Pade Rau utawi sané kasengguh manyi wantah sinalih tunggil dresta lokal krama Suku Sasak pamekas ring Désa Beriri Jarak sané kauripang malih kahananipun. Kawéntenan dresta Sesiru Matak Pade Rau

puniki patut kalestariang. Dresta inucap taler prasida kadadosang daya tarik wisata sané ngulangunin. Manggala Désa Beriri Jarak, Lalu Pauzi maosang, Matak Pade Rau sampun manados dresta sané kamar-

giang krama turun tumurun. Pangaptin dané, pamargin dresta inucap tetep kalestariang. Para yowana pinaka generasi penerus patut nglestraing dresta inucap, sapisanan ngemit kahanan palemahan mangda tetep asri.

BAhAsa INDONESIA

bê*ll;,

MABUU-BUU – Tios saking ngamargiang upacara tawur kesanga miwah ngiderang ogoh-ogoh, ketah kramané jagi ngamargiang parikrama mabuu-buu ring wewidangan pakarangan paumahannyané antuk tetujon jagi nyomya sahananing bhuta kala mangda prasida degdeg tur becik kahananipun

aturan BPM/ist

Pamargin dresta Matak Pade Rau puniki kasinahang malarapan pamargin festival. Tetujonnyané, nyinahang majeng krama indik ngubah tatacara ngolah carik. Utamanipun ngolah sané tadahan sabeh antuk jimbar 273 hektare. Kapilih komuditas sané katandur wantah varietas beras merah. Katlatarang, wénten budaya sesiru sané sampun leket ring kahuripan krama. Sesiru mateges saling tulungin. Krama sané madué carik ri nuju manyi pastika saling wantu. Beriri Jarak wantah désa sané ngasilang beras merah. Beras merah puniki kaptiang nerus kalimbakang santukan madaging gizi sané becik. Satios pangargannyané taler mael. Riwusan manyi, ngolah pantun merah matiosan sareng ngolah pantun sané lumrah. Pantun beras merah puniki nénten prasida kagiling antuk mesin. Santukan wénten dresta/tradisi nujak utawi nebuk padi sinarengan. Nénten kagiling antuk mesin santukan prasida ngawi kualitas rasa ical. “Yéning kagiling antuk mesin, warnané

pacang putih,” baosnyané. Dresta nebuk padi sareng ramia puniki pacang nerus kalimbakang pinaka sinalih tunggil utsaha ngukuhang kawéntenan asil pamupu beras merah saking Beriri Jarak. Wénten taler piranti tradisional sané patut tetep kaupapira kawéntenanipun. Dresta nebuk padi kabaosang sayan ical sangkaning panglimbak teknologi sané ngawinang krama dangan ngamargiang pakaryan, pamekas nebuk antuk galah sané gelis. Produksi beras merah antuk tatacara nebuk sakadi ring Beriri Jarak kaaptiang tetep lestari. Napimalih manggihin kualitas beras merah becik pisan. Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Lotim, Muhir maosang, Matak Pade Rau sané kamargiang krama Désa Beriri Jarak Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur (Lotim) puniki becik pisan kapikukuhang. Nilainilai budaya sané sampun sué taler sayan ical patut kalestariang. Sinalih tunggilnyané antuk ngamargiang makudang-kudang acara tradisional sakadi ring Beriri Jarak. (rus/kmb)


Nyastra

Redité Wage, 10 Maret 2019 ANGINÉ sliyag-sliyog di selag-selagan don kayuné, banban aris lakar macelep ka tengah kubuné uli di selagselagan dingdingé, ngusuh-ngusuhin ragan Wayahan Supaté makukud ané tan paklambi tan pasaput. Mirib té ten gati Wayahan Supat ngrasaang dingin. Slegenti leguné ngencegin, ngisep getih kanti bengkang baan lebihan betek, mara laut makeber. Baat-baged gati-gati pakeber leguné. Ten gati makrisikan Wayahan Supat. Ten gati-gati. Leplep gati masaré, makebat tikeh ental dogén abidang, wék driki wék drika. Galengné kampil lad wadah rabuk mapenpenin getep-getepan muncuk bulih né ampun tuh aking. “Bangun malu, Yan.” Patelan, lemuh, neket di keneh. Makliyud mauwadan Wayahan Supat, kari tileh ngidem. “Madaaran kéto malu. Demen gati ngenta basang. Dedaaran ada, pedalem naar, mani ada pasilin. Nagihang nilas pican Widhi kéngkén?” Makesyab Wayahan Supat, ngadébras bangun, masila tiding di baléné. Kitak-kituk Wayahan Supat. Nyaplir gati! Ampun uling itelun mesenang kaponakan pang ngabaang baas ka cariké. Kaponakan ten gati teka, baas déréng masih teked. Aget kari wénten kangkung, muncuk canging, don paku né lakar ketus. Aget tabiané né di samping kubuné kari misi buah ané bengah-bengah. Aget masih kari ngelah uyah putih, kari masih ngelah sera ané lakar anggon masanin. “Kaling ada lakar pasilin, né lakar lebengin suba sing ada gati. Suba uling ipuan telah gati-gati baasé. Matalang gati wadah baasé, tulén pané silap-silapin méng.” Tingtinganga lima kenawanné, tlektekanga jamné. Mara gati liwat tengah lemeng gedéné. Biin Wayahan Supat mabahan. Kedot-kedot sakit bongkol inan batisné ané di kébot beseh. Kedotkedot sakit pagelangan limanné beseh né di kébot masih. Kadung maan enten, numanin ketil gati biin nyidaang masaré. Kijap-kijap kanti tuh rasanné batun paningalanné. Kenehné ngramang nglakulaku, magenep bakat rambanga. Ipidan taén Gedé Sukat, kaponakan Wayahan Supaté, ngajakin mulih. “Jumah ja nongos, Tuwa, sambilang ngempu cucuné, maan ka tegalé maglindengan.” “Tuwa mulih, énggal ya Tuwa nganas di batan puléné pragatang kompor.” Papenga Gedé Sukat, tanggar kadéna nyen medpedang pang énggal anaké tua kapegatan angkihan. Kapi kénten abet Wayahan Supaté nampénin, ten masih kapok Gedé Sukat. Durinan biin ajakina mulih, kari tileh masih Wayahan Supat ten nyak. “Jumah madaaran, dini masih madaaran. Jumah masaré, dini masih masaré. Pada patuh masih.” “Ampun pada patuh, gih naké mulih. Kalahin ja kubuné niki. Jumah wénten ajak tiang ngorta di kapahé.” Bengong Wayahan Supat mabalih endihan sundih sentiré élag-élog ampehang angin, cara mabalih lawat sundih bléncong kena ampehan wayang igelang dalang. Yén baret té anginé, mati baana ngampehang endihan sundih sentiré. “Idup amun kénéan dogén. Sangetang tetep amun kéné, saru-saruang masih amun kéné. Jani peteng, mani lemah, teka peteng, biin teka lemah. Pragat kéto dogén. Awaké sayan raya, nanging

Mulih Komang Berata nu dogén marasa ceteng.” Tegak kubun Wayahan Supaté nika ipidané bukitan di tengah cariké. Nyama brayané di Juwukmanis, Glumpang, Pangi, Batannyuh, Belong, Susuan ngadanin bukitané nika Bukit Kambing, matonya gegendu, kambing mabatis tetelu. Kénten koné. Di tekan Tumpek Ngatagé, drika tongos Luh Suraté, mémén Wayahan Supaté, ngunggahang banten pangatag. Kénten masih di tekan rainané ané lénan. Uli drika ngacep suung nglungsur sarin pagaé. Bukitané nika dadi tegak kubu sekat Wayahan Supat ngelah kanténan leket uli di Bungaya madan Madé Suwat. Mirib ngelah bekel ané cager Madé Suwat sangkan kanti lagas nyujukang kubu drika. Ten takut tekén gegendu. “Da ja ditu nyujukang kubu, Yan, bes gegendu té tonyané ditu.” Mémén Wayahan Supaté, maan metu inget satmaka nyapatin Wayahan Supat. Pedalema anak cerikné ané kari truna ulihan ten gati nyak makurenan joh ngubu. Yén ngubu, nekeh laut ngubu, kapah tepukina anak cerikné. Wayahan Supat ten rungu, ten gati nyak ngisinin pangidih méménné ané matapa lara meting-meting apang pait getihné. Mangkin Wayahan Supat ampun mirib matuuh pitung dasa, ulung dasa tiban. Ten seken tawanga. “Dugas Jepangé suba lekad,” kénten panawangné ulihan tuturina tekén méménné. Mémé bapan Wayahan Supaté ampun makelo gati ten

kari. Wayahan Supat marasa tekén raga ampun tua. Bayu ampun enduk, awak ten cari ceteng cara ipidané. Matekap di cariké matundénan tekén sandingan. Ngarit padang nyidaang ngaba aketekaketek. Sampi kapah mapandusang. Bedak sampiné, abaang yéh ka kubunné. Endihan sundih sentiré kari tileh élag-élog ampehang angin. Ngidem Wayahan Supat. Orahang ngipi, ten ngipi. Orahang ngendusin, ten ngendusin. Niki mirib ané madan behenen. Baat gati rasan ukudanné kanti ten dadi baana makrisikan. Seken gati pirenga raos Luh Suraté, nanging ten tepukina jujukné. “Ajakina mulih, mulih naké, Yan. Kapi ja kaponakan, men nyén bin lakar kipekin? Kaponakan inget, kaponakan jagjagin. Magenep koné bakat kenehang.” “Ampun kéné baan nyemak gaé, ten masih nyidaang baan ngenjuhin panak, cucu. Jengah baana idup. Ten gati magetih tampak limané.” “Babuk kodokan limané, aketek bakat baan nyalud yéh. Dalem kodokan limané, liunan bakat baan nyalud yéh. Aget buncul sing dadi lungsur sing dadi aturang. Munjuk lungsur sing dadi kepungin sing dadi kelidin. Yén dadi baan, pastu idupé pang sugih, pang aget, pang misi kitané.” “Dong ampun té kénten.” “Kéwala ingetang gati, Yan, da kanti bangkéné ngungkulin Bhatari Sri. Bhatari Sri jani sedekan mayoga, ngyasaang

cai masih.” Sagét iing rasaanga ragan Wayahan Supaté. Ampun semengan, ampun endag ainé. Cara anak ten ngelah pakéweh, bangun Wayahan Supat nyemak kétél, ampun uling ibi turuhina yéh, laut tungguhanga di tumangé. Wayahan Supat ngaé yéh anget, kari ngelah kopi, kari ngelah gula. Nyongkok Wayahan Supat di malun tumangé, ngidu, pang angetan raganné. Maluab yéh angeté, Wayahan Supat nyemak lumur gedah, nyemak sidu, nyemak kopi asidu, nyemak gula atengah sidu, seduha, aduk-adukanga, sinduka asidu, turuhanga di malun tumangé. Ngejot kopi mirib. Déréng telah atenga baana kopiné, sagét Gedé Sukat, kaponakan Wayahan Supaté nika, nyeleg di malun pamesun kubunné. “Mai laku, seduhanga kopi.” “Ten, Tuwa. Bakat ampun jumah ngopi.” “Men kén baasé?” “Kari jumah.” “Bes suba makatelun té Tuwa sing naar panadian baas. Yén nyidaang bin ban Tuwa, pedi Tuwa nyemak baas mulih. Sing apa Tuwa kanti mabesen ngidih tulung.” “Niki nasi babelian, niki daar malu.” “Ngejot kéto malu.” Jemet gati Wayahan Supat makinyukan. Nunas pican Widhi, ngiring Bhatari Sri, kamula ugi jemet, uleng kahyuné mapangiring, ten gati dadi nyaru-nyaru. “Mangkin Tuwa masugi malu, kedasang masih lima batisé. Uling driki lakar lantengang ngajak Tuwa ka UGD.” “Tuwa nyak mulih, da bin Tuwa ajaka kija-kija.” “Lima beseh, batis beseh, baang dokteré mreténin.” “Tuwa balian.” “Ten maboya Tuwa balian, liu anaké seger baan ida danéné. Panak, mantu, cucu seger masih baan Tuwa. Ragan Tuwané ané ten seger-seger baan.” “Ajak Tuwa jani mulih.” “Nglanteng ka UGD lakar ajak.” Mendep jana Wayahan Supat. Ngrawa kenehné ideh-ideh. Sikut jokan liwat ngandang nganjuh di keneh. “Baang suba Tuwa mati dini. Padalem Tuwa ngelah kaponakan ngelah cucu lakar matepetin Tuwa.” Ten ngelah embung baana Gedé Sukat. Cara Délem pegat jangat. “Mémé, sira nika ané gandonga teken I Gedé? Sangkan jeg lemet kénten té? Lima nglénténg, batis nglénténg, baong léklok, cara anak ampun ten maplawanan.” Wayahan Supat nakonin Luh Surat ané selun-selun sagét ampun majujuk di samping Wayahan Supaté. “Sangkan maboya té, Wayahan ento.” “Aruuh, meme…. Bas karuan tiang driki majujuk, ngujang laut tiang bisa magandong drika?” “Suba panumaya.” Jranah-jrunuh Gedé Sukat ngandong Wayahan Supat. Patelan gati mirig pundukan tegeh-tegeh, beneng kauh uli Bukit Kambing, ngliwatin Tukad Janga, drika parkir mobil né silihanga lakar anggona ngatehang Wayahan Supat mulih. -0-

Ida Ayu Made Purnamaningsih

Satua

Kayun Malajahang Raga

I Sigir Jlema Tuah Asibak (6) Kaketus saking Satua-satua Bali (I) I SIGIR matur, “Ratu, titiang ngiring, mangkin titiang mapamit.” Jani ia suud madan I Sigir, sakéwala madan I Truna Bagus. Tan kacarita di jalan, teked ia jumahné kala peteng. Dapetanga koriné makancing, lantas togtoga sambilanga gelur-gelur. “Mémé, Mémé, ampakang jelanané, icang teka!” Masaut méménné, “Nyén ento kamémé-mémé nogdog jelanan kali jani, umah icangé suung!” Masaut I Sigir, “Icang pianak Mémé.” Masaut méménné, “DIja pianak mémé teka, ia lantas suba makelo. Méh ia suba mati di jalan-jalan.” Masaut I Sigir, “Nah ampakang té jelanané, icang suba pianak Mémé. Kéto masi singina baan méménné,” pragat ampakina jelanan baan méménné, abaanga suluh. Marah tolihA anak bagus magun tur ménak gobanné, maketketan ia ka déwa ratu gigian. “Mimih Déwa Ratu, sapa sira puniki? Titiang tan uning, anak Déwa, anak Ratu, anak Agung. Titiang tan ngelah panak sapuniki bagusné, panak titiang anak mala tuah asibak. Masaut pianakné, “Sing, icang suba pianak Mémé, né apa kules icangé malu. Jani icang suba maan panglukatan uli Ida Bhatara Surya ané ngardi ukudan icangé.” Ditu lantas édénganga kulesné saluka buin magoba asibak buka ané suba. Ditu kendel méménné, geluta pianakné pangelingina tur usap-usapa sayanganga pesan. “Teka saja I Déwa cening, nah sadian mémé, meneng jani I Déwa jumah tongosin mémé, pang mémé panesin ajeng-ajengan I Déwané!” Ditu I Sigir buin ngelus kulesné tur buin dadi I Truna Bagus. Lantas ia ngortaang pajalané luas, uli panyumu kayang kanti pamragat pangandikan Ida Bhatara Surya tekén awakné. Tutugan satuané, né suba makelo I Truna Bagus jumahné, ngomong ia tekén méménné kéné, “Mémé jani icang suba kelih, icang makeneh tekén anak luh. Alihang icang tuah anak luh!” (Masambung)

DAWEG alit dané meled dados dokter. Nanging, sangkaning seneng ngajeng sanganan (kue), ngawinang dané meled prasida makarya sanganan. Dané ngrereh resep saha ngawit malajah makarya sanganan. Mangkin, risampuné tamat S-2 Jurusan Komunikasi Insitut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar, dané prasida sukses madué utsaha kue sané kasub. Ring tengahing kabincuhané nulis taler ngamargiang penelitian, dané tetep ngadol sanganan sané kakaryanin. Dané mapeséngan Ida Ayu Made Purnamaningsih,S.Sos.H.,M.IKom., anak istri sané kantun nerus nglimbakang makudang-kudang soroh sanganan taler cake. “Tiang makarya cake sangkaning seneng. Dumun, daweg kantun SD tiang seneng pisan ring sanganan, pamekas cake. Yén polih bekel saking Aji, atenga anggén numbas cake, malih atenga katabungang,” satuan dané. Sané mangkin, Dayu Purnama—sakadi punika dané ketah kasambat makarya makudang-kudang soroh kue, makudang-kudang soroh sanganan, inggian pinaka sarana upacara, kundangan, utawi sané tiosan. Kabaosang, dané ngawit makarya sanganan ri kala kantun kuliah semester I ring Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar. “Tiang sareng rakan tiangé seneng pisan ngamik, pamekas seneng ring cake. Mawit punika tiang malajah makarya preragan,” baosnyané. Salanturnyané, Dayu Purnama sayan meled makarya cake antuk resep-resep anyar. Wénten sané mesen taler kaadol ring medsos. Sangkaning akéh sané mesen, kreasi taler rasa patut katincapang malih. Saking irika dané ketah nonton chanel masak kue ring televisi, nglantur ngrereh resep ring majalah. “Modal utama wantah kayun taler seleg magarapan. Kayun

malajahang raga, nénten gelis nyerah taler nénten takut gagal. Mangkin tiang makarya soroh sanganan kering miwah basah minakadi, bronis, bolu, caramel, blackforest, donat, miwah sané tiosan. Tiang makarya kue antuk rasa taler ngawigunayang bahan sané becik,” baos anak istri sané embas ring Denpasar 27 Februari 1992 puniki. Satios makarya sanganan, istri Ida Bagus Putu Arcana,S.S., M.Pd. puniki taler ngajahin anak tios sané kayun malajah makarya sanganan. Ring tengahing kabincuhané makarya kue, dané taler tetep nulis tur ngamargiang penelitian. “Tiang seneng nulis. Akéh tulisan tiangé sané sampun kamuat ring Bali Post miwah media tiosan. Tiang taler ketah nulis asil penelitian,” baosnyané makenyem. Satios waged makarya sanganan, Dayu Purnama taler naen molihang prestasi ring widang akademisi, minakadi pinaka Juara I Penulisan Jurnal Penelitian Ilmiah (2013), Juara I Pemuda Pelopor Pendidikan Prov. Bali (2016), Juara II Wirausha Muda Berprestasi Prov. Bali (2017), Juara Harapan I Karya Tulis Bali Mandara (2017), Juara Nasional Jurnal Penelitian Ilmiah Nasional, miwah sané tiosan. Anak istri sané sadaweg alit meled dados dokter puniki ngwewehin, pangawit nénten pisan wénten kayun dados wirausaha. Pangapti saking alit wantah dados dokter, santukan pinaka dokter prasida ngwantu anak tios sané sedeng sungkan. Nanging, risampuné yowana, dané manggihin peluang wirausaha pinaka peluang sané becik. “Napi sané dados angen-angen daweg alit, nénten harus sakadi punika. Samian prasida masalin nganutin kahanan saha pamargin kauripan. Kahanan daweg alit pacang setata dados kenangan taler prasida ngawi jengah mangda prasida ngamar g i a n g kauripan sayan becik,” dané nguntatin. (kmb)

7 Cerakén Lengkara Punggelan geguritan puniki kanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Cokli sané kakawi olih Djelantik Santha. Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti

pupu;s)mrnÑn. Pupuh Semarandana 47.eyn&hun&senk)kli;,

Yéning uning sané kekalih, rÙviendenekocp/,

rwa bhinédané kocap, hiw*ptutã)cikÐehon/, iwang patut becik kaon, siy*dlumkmiw;, siang dalu maka miwah, senm\win*tu\Ðs/, sané mangawinang tungkas, sikiy*rsenptu;, sikiang rasané patuh, pm(ginuæ*sniys. pamargin sang saniyasa.

Saking Langit Bali Bibih Gebuh dasar bungut, éh bibih gebuh aruuuhhh… sing pesan ngelah éwuh pakéwuh yata ring sang wreda sepuh kumuh jumbuh raos ngapak ngacuh sat segara campuh mancuh tan mupuh matutuk ikuh tulén anak buduh sakit puruh sing nawang kangin-kauh wit kepuh sinengguh ageng nanging tan sandang ubuh sami katarka inguh wantah ipun sané wruh ih wong ébuh… sing benya taén masuluh di banyuné keruh I Made Suarsa

Redaksi nerima sesuratan sastra (Cerpen & Puisi) miwah reriptan profil mabasa Bali miwah Indonésia. Naskah mangda kakirim ring alamat : Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email : bali.orti@yahoo.com


8

Minggu Wage, 10 Maret 2019 JANJI CALEG

MEME Meme….. Mangkin wawu titiang uning Sapunapi pirasat meme Miara sikian titian Saking kantun taluh

Sajak-sajak I Nyoman Nuadiana, S.Pd., S.Si.

Meme…….. Titian eling budal saking maplalian Babak belur gelar-gelur Meme gupuh nyasad cendana Ngolesin tur mapasihin Saha nutur mangasih-asih

Meme……. During polih titian yasa Meme matilar matulak Inggih Ratu Betare sami Mogi Ratu ngincen genah

BUNGAN SANDAT

Mula iluh tuah luih Sebenge alep nyurnyur manis Luir guka madu jeroning tala Dedaunanne gadang lumlum Ambunnyane miyik sumirit Luir pudak sategal Ngantosang arum icenana Lan taru menyan sumarganda

GALANG BULAN Sangkaning tulus sadulur Kalulurung dening kaledangan Danagn antuk makardi Ngardo ayuning galang apadang Pada ayu mulaning sarat

Sarat kayun ngajap Widhi Widhi asih sida asung Asung kerta wara nugraha I sasih manggawe girang

Girang ipun I sekar gadung Ngandang daunnyane mangawe Ngawe suaraning ati Ati suci nagpti Widhi Kasunarin galang bulan

BELOG

WONG SAMAR

Tulya ipin I bungan sandat Tuna goba tuna sari Nanging selayu layune miyik Ento nguda tuara talad Bikas ia I bungan sandat Tuna goba nanging utama

Beloge kapondong Beloge magandong Beloge musuhe utama Beloge ngranang sengsara Apang sida kapuceh Karang deweke patut tandurin Dasarion antuk manah jengah Sida wastu dados waras Setata jemetang malajah Ajahin deweke sastra Sastrane rumasat urip Uripe apang maguna Gunane dadi manusa Sesanane apang manut Maturing beloge Beloge patut kateteh Tetehin baan kabisaan Bisane apang dadi anggo Anggon ajak makejang Jangkepin antuk dasa bayu Bayune apang tegteg

Tan marupa Tan maambu Tan merasa Tanpa sarira Nika samoun biasa… Endep cepag Gede gangsiuh Barak makaeber Poleng di tarune Nika sampun biasa Ritatkala sanikala Ipun masesta nadah mangsa Sakewala wantah niskala irage tan merse Nika sambun biasa……. Hauuuuu.. haooooooo Tegeh peteng Kongkongan cicing setra Magulun-ulun nyejehin ati Nika sampun biasa. Wong samre kasambatang Wanten ring wawidanganne Sareng-sareng ring gumine Sampunang kausak-asik Ipun pacing ngerebeda Nika sampun biasa…..

Tetujone mamuas ngilis Gumanti maan tegakan ane tis Kantong kembung mobil melengis Disubane maan kursi

Minab lacur dewek numadi Ring jagat lintang mabudi Sarwa wighna tan patepi Karahayuan sane kaapti

Dening tuane tua tuuh Katutug surya sendeh kauh Masa rahina syan dauh Tidong tindake pati kacuh

BALI

Ruruhang manahe mangumbara Tuyuhang pitinggalne ngujuh ambara Sauhang baose nunas ampura Tumbuhang tandange ninggal wicara

Liu ana ngelong janji Ngutamang dewek padidi Pongahe tidong gigis Masan sangkep engkis-engkis Tuara kimud kasorot TV

BEKEL IDUP

TAN PAGUNA

Baliho spanduk makenyem manis Ngebekin rurung maderet mabaris Masimakrama mecik manggis Mapalas janji-janji manis

Nirguna dahane nuju lingsih Lungsur wayah tan padana Nirgawe gunane nuju lengser Longsor kulinane tanpa guna

Minab paduman ring marcapada Setata mondong sengsara Tan keni baan narka Idupe sakadi panes bara Yening sujati tlektekang Punika wantah bekel uripe Tan luputing suka-suka Lara muah pati

Bali kaiter antuk pura Tabuh, solah lan wirama driki masikian Kaidupang antuk manah suci Juru kidung matimbuh ngiupang pupuh Maaayunan manah titiange

Lebur masikian dados siki Mgiring mangkin sikiang ragane Ngajegang warisan leluhur Anggen senjata urip

Warisang ring Prati sentana Seni budaya kasucian manah Idupang ring pasukan-dukan Mangda salulung sabayantaka

Kudiang titian sane mangkin Stata kalurug duhkita Sarwa lepete ngebektin Ngawi sekancan duhkita

runalong deepSMSoliloquy ... in the longrun longsilent..., run, sail

Coming on Age in Balidwipamandala...

16 Agustus 2019

l CUKUP 3 Baris Puisi Besar SP-1928 untuk 90 tahun membelai dan dibelai Nafas Kita... l Spirit

16 Agustus 2020

Ruh Bangsa, Tes Ke-Indonesiaan Raya Kita

CAKRA Yadnya EDUKASI (H) Cinta Nusantara 2019 l

JKPemerdekaan-109, Pijakan Start Ke-rasadiri-an

Januari-Rememberance 53 in 61…, 61 in 53

l Sangkan Paraning Dumadi, yang Terpanggil Sepenanggungan Road to Homecoming 230 Years Old Denpasart! Langsung Aktif menghubungi Wajengki Sunarta dkk via Facebook dua(2) Minggu sebelum KOMUNITAS ANDA wentenplay di JKP-109 dr. Ketut Ngurah

Fotografi

Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.

I Wayan Nuriarta

Achmad Cholid

Bagong Soebardjo

Pentingnya Etika dalam Memotret Acara Keagamaan dan Budaya Sanghyang Gandrung karya Gabriella Okki Alfian ACARA keagamaan dan budaya senantiasa menjadi objek pemotretan yang menarik dan fotogenik untuk diabadikan. Tak ayal, di setiap acara keagamaan dan budaya selalu dikerumuni para fotografer. Sayangnya, tidak semua fotografer melengkapi dirinya dengan etika yang baik sehingga kehadirannya di acara tersebut justru seringkali menjadi pengganggu bagi kekhusyukan acara yang sedang berlangsung. Dalam memotret acara keagamaan dan budaya, etika bersifat mutlak dan harus ditempatkan di atas segala-galanya. Jangan memaksakan diri mendapatkan foto bagus, tapi dengan melabrak etika dan aturan yang ditetapkan oleh panitia acara. Ingat, acara keagamaan dan

budaya patut dihormati oleh siapapun termasuk oleh fotografer. Usahakan jangan hilir-mudik di tempat acara yang potensial mengganggu perhatian dan kekhusyukan umat yang sedang bersembahyang. Hormati tempat suci, orang-orang yang disucikan dan perlengkapan upacara. Artinya, tempatkan diri kita sebagai umat yang bersembahyang yang tentunya tidak ingin diganggu ketika sedang memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Mahakuasa. Taati Aturan Panitia Pada upacara keagamaan dan kegiatan budaya tertentu, ada larangan bagi fotografer untuk mengambil gambar dari jarak dekat. Menyikapi kondisi seperti ini, gunakanlah lensa tele agar tak perlu mendekat yang berisiko mengganggu umat yang sedang

Ngaben Berdebu karya Sang Nyoman Widraputra

Perjalanan Panjang Melasti karya Tjandra Hutama Kurniawan sembahyang. Gunakanlah lampu kilat atau flash jika sangat diperlukan. Apalagi, banyak upacara keagamaan dan budaya yang melarang penggunaan flash karena kilatan cahaya dapat mengganggu konsentrasi orang yang sedang sembahyang atau melakukan prosesi budaya. Upayakan membawakan peralatan fotografi yang benarbenar diperlukan. Satu-dua lensa sudah cukup, sehingga Anda tidak perlu membawa tas berukuran besar. Jangan sampai tas Anda menyenggol umat, apalagi merusak perlengkapan upacara. Hal ini juga sekaligus meminimalisasi kemungkinan Anda kehilangan alat. Potretlah momen dengan segera dan lekas menghilang. Tak perlu berlama-

lama di tempat yang sama, agar tak mengganggu upacara yang sedang berlangsung. Kreatiflah mengeksplorasi tempat dan sudut pemotretan serta pergunakan waktu seefektif mungkin. Sebelum memotret, carilah informasi mengenai acara yang akan difoto. Rencanakan waktu pemotretan, dan prediksi sudutsudut pemotretan yang bagus tapi tak mengganggu prosesi upacara tersebut. Gunakanlah pakaian yang sama seperti umat lainnya dan hormati acara agama yang sedang berlangsung. Dengan begitu, kehadiran sebagai fotografer tak terlalu menarik perhatian. Tak kalah pentingnya, patuhi instruksi panitia dan taati aturan yang sudah ditetapkan oleh panitia. (ian)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Minggu Wage, 10 Maret 2019

9

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA COOK

SMK Pariwisata Jurusan Boga untuk Staf Cook. Lamaran ke Warung 63 Jl. Veteran 86 Denpasar G.01

Cook, Waiter Untuk Shankara Kuta depan Burger King Jl. Bakung Sari, Kuta Square Blok D33 HP/WA : 081939020448 G.02

SEKRETARIS

KASIR

Sekretaris D1/S1 Berbagai Jurusan, Baru Tamat Lamaran ke SDM Bali TV Email : sdm@balitv.tv SMS/WA: 08113962168

Akuntansi SMEA/Diploma untuk Kasir Administrasi Shankara Sanur Jl. Danau Toba 7 Sanur Lamaran ke HP/WA : 081939020448

G.04 GARDENER

Gardener, Kebersihan untuk Hotel di Kuta Lamaran ke HP/WA : 081939020448 G.05

G.06

Dicari: Tukang Kebun (Bisa Nyetir) & ART untuk Villa Pribadi di Canggu, Hub Call/WA: 085100050706

B.BP.004.03.19.0000170

Cari Sopir Srbt bs matik + PRT Wnt tinggal dlm. 085238127777

B.BP.004.03.19.0000207

Dcr Admin u Coklat Min.SMA Sederajat Hub:085100619419

Jurnalis, Produser acara event. Lamaran ke Bali TV Jl.Kebo Iwa 63A Denpasar. email: sdm@balitv.tv

Wr.Makan Nasi Lemak Singapore Mencari Full Time Cook.Krm CV ke ibulemak@gmail.com atau WA : 087850525757

Dcr SPG u Kopi Pnmplan Menarik Min SMA Sdrjt Hub:085100619419

G.03

B.BP.004.03.19.0000202

B.BP.001.03.19.0000182

JURNALIS

BIRO JASA

RUPA-RUPA

DIJUAL RUMAH

B.BP.001.03.19.0000181

Dcr Serabutan/Pecking Cewek Jl.Patih Nambi 7A. HP:085100061049

Dicari SPG Toko Gaji UMR+BPJS +Bonus Hub.082238254676

Dcr Waiter/ss,Bar yg lancar Bhs Inggris, Kitchen, di Santa Fe Rest Jl.Camplung Tanduk 11 Hub. 731147 E:santafe_bar@yahoo.com

Dicari Segera House keeping, team work,Kerja Keras,Jujur Krm CV : hrdbali2019@gmail.com

B.BP.001.03.19.0000097

B.BP.154.03.19.0000216

Di Cr Karyawati untuk Warung Makan, Masuk Siang. 081999564725

B.BP.001.03.19.0000203

Dicari 2 Orang Asisten Teknisi AC Mobil Hub.08164709353

B.BP.001.03.19.0000208

Dicari Karyawan Konter Hub.081906374255 B.BP.001.03.19.0000196

Dicr Sales Berpengalaman Lamaran ke Jln.Siulan-Penatih Hub:087860810128/0361-14761410 B.BP.001.03.19.0000195

B.BP.004.03.19.0000201

B.BP.001.03.19.0000214

Segera Dbthkn Karyawati Salon di Blahbatuh, Gj Memuaskan Hub.081237765162 B.BP.001.03.19.0000204

Sgr Dicr S1/D3 Listrik/Mesin Lk Max 35Th u/Teknisi Lift Akan Dikursuskan di JKT.0811395185 B.BP.001.03.19.0000098

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

DIJUAL MOBIL

PROPERTY

SUZUKI

DIJUAL TANAH

Jimny Katana’95 Hijau Metalik Hub:08123869191

Tnh kavling di Buduk & Sempidi Hub.081337141817

B.BP.001.03.19.0000177 TOYOTA

Avanza 1.5 Veloz AT Th 2014 Tgn1 KM 32Rb Hitam 087862270180 B.BP.001.03.19.0000213

Avanza’14 Warna Silver,Manual Hub : 085101623292 / 081805677457 B.BP.001.03.19.0000210

B.BP.001.03.19.0000199

PROPERTY DIJUAL RUMAH

Rumah 2 lantai , 1 master room + 2 room di belakang bangunan induk ada satu bangunan dgn 1 room + dapur + taman belakang, luas tanah 4 are, Jl.Kusuma Dewa Denpasar Hub.0852 1867 9944 G.07

DIJUAL MOBIL KIA

Picanto 2013 Bln 7 Merah AT As Bali KM20rb 081337325630 B.BP.004.03.19.0000215

PROPERTY DIJUAL TANAH

Dijual Tanah 4 Are Jl.Ratna No.28 Negara Hub:08123981553 B.BP.001.03.19.0000192

BIRO JASA Bantu Lapor Pajak SPT Tahunan BulananSIUPNPWP 081338344155 B.BP.001.02.19.0000579


10

Minggu Wage, 10 Maret 2019

Mendatar: 1. Kain katun tipis bahan pakaian 4. dan 8. Kebun binatang di Jogja 9. Kain pembebat penutup pada wanita 10. Rambut palsu 11. Gerakan kemanusiaan Indonesia 12. Setengah sen 15. Luak 17. Lembaga penegak hukum narkoba pemerintah federal AS 18. Musang bulan 20. Tidak tahu 21. Ikut serta dengan tidak usah membayar 22. Mudah terkena penyakit 23. Asuransi tenaga kerja 24. Rumah toko 26. Permohoan kepada Tuhan 27. Selaput bening mata 29. Rumah raja 32. Gembira 33. Betina (Bali) 34. Anak bambu 36. Bangsawan (Bali) 37. Minuman tradisional Indonesia 38. Tidak mau (Bali)

Nutrisi bagi Tubuh

TERLAMPAU sering gizi (nutrisi) menjadi persoalan. Kekurangan nutrisi salah satu faktor penyebab gangguan pertumbuhan pada janin yang dapat berdampak terjadinya gangguan otak/kecerdasan, tubuh pendek (stunting) 1 dari 3 balita yang lahir di Indonesia, di mana tidak ada kesesuaian antara panjang badan/tinggi badan terhadap umurnya, disamping ada peran lain, seperti: pola asuh, dan sanitasi. Nutrisi sebagai kebutuhan dasar (basic need) setiap makhluk hidup memiliki peran sentral bagi berjalannya siklus hidup. Tanpa nutrisi yang memadai pertumbuhan dan perkembangan tubuh tidak dapat berjalan normal dan memicu penyakit tidak menular (PTM). Betapa pentingnya peran nutrisi bagi kehidupan. Di tengah rutinitas kehidupan dalam mengkonsumsi makanan sering yang dipentingkan adalah jumlah makanan (kuantitas) bukan kandungan gizi (kualitas). Makan asal perut kenyang

dan lapar hilang, seperti makan junk food (makanan cepat saji) secara terus menerus yang dominan mengandung karbohidrat dan tidak diimbangi sumber vitamin dan mineral (sayur dan buah). Padahal tubuh sendiri untuk melakukan aktivitasnya dan bisa tegak berdiri membutuhkan berbagai jenis zat gizi yang mesti di konsumsi dalam jumlah dan jadwal tertentu, namun sering terabaikan dan tergadaikan oleh kesibukan. Nutrisi bagi tubuh secara kuantitas dan kualitas adalah terpenuhinya 3J (Jumlah, Jenis, Jadwal). Berapa jumlah/takaran yang harus dimakan, Makan makanan yang berkualitas tidak cukup hanya makanan yang mengenyangkan dan mengenakkan saja, juga diperlukan diet lengkap dan seimbang, yakni: terpenting dari nutrisi adalah komposisi, bukan bentuknya, misalnya: Karbohidrat, tidak harus nasi, dapat diganti roti, jagung, kentang, ubi. Protein, bila tidak bisa mengkonsumsi daging, jangan dipaksakan, dapat diganti dengan protein nabati, seperti: tahu, tempe, ikan, kacang-kacangan, dan sebagainya. Lemak di komsumsi dalam jumlah tidak berlebihan terutama pada ibu hamil dengan mual, dan muntah. Juga Vitamin dan mineral terkandung dalam

sayur-sayuran, buah-buahan wajib di konsumsi. Betapa pentingnya pengaturan nutrisi melalui pola 3J: pengaturan kebutuhan nutrisi didasarkan pada jenis, jumlah, dan jadwal. Nutrisi yang baik tentu mengacu pada gizi lengkap dan seimbang let’s paint your plate yaitu terpenuhinya semua zat gizi sesuai dengan kebutuhan dan takaran yang seimbang diistilahkan pula sebagai isi piringku. Menciptakan generasi sehat berkualitas (generasi emas) dimulai dari pemberian nutrisi yang baik bagi ibu hamil sejak janin dalam kandungan, dan 2 tahun ketika bayi. Penelitian terbaru mengungkapkan, apa yang di makan seorang ibu pada masa kehamilan bisa memengaruhi apakah anaknya akan mengindap penyakit di kemudian hari, seperti PTM ; penyakit jantung, kegemukan/ obesitas, stroke, hipertensi, dan diabetes beberapa tahun kemudian, ketika anak sudah tumbuh dewasa. Di samping itu, dapat terjadi gangguan pada otak kecerdasan dan tubuh fisik berupa gangguan pertumbuhan panjang/tinggi badan (stunting) ketika tidak terpenuhinya nutrisi yang dibutuhkan di 3 tahun pertama kehidupan janin/bayi, sehingga berdampak pada kerusakan baik pada tubuh fisik, psikis/mental, sosial,

Menurun: 2. Setuju 3. Menang ; Dapat ; Sukses (Bali) 4. Alga 5. Tidak menepati 6. Tidak mudah putus 7. Simbol kecil di layar komputer yang melambangkan sutau program 9. Ganti rugi 10. Guru 13. Satuan muatan listrik negative 14. Arena 16. Bersinar ; Memancarkan sinar 19. Orang yang dilahirkan di atau orang yang berasal dari 20. Lezat 22. Dibalik ; Tabiat ; Watak 25. Perayaan di pura (Bali) 28. Potongan harga 30. Imbang 31. Siksa Tuhan karena melanggar larangannya 35. Betah (Bali) bahkan spiritual yang sifatnya permanen. Padahal kondisi sehat sesuai Undang-undang Kesehatan No. 36 tahun 2009 adalah kondisi sejahtera secara fisik, mental, sosial, dan spiritual yang produktif secara sosial ekonomi. Nutrisi yang baik selama awal kehidupan, ke depan sangat menentukan status sosial ekonomi si anak. Dengan memberikan nutrisi yang tepat selama kehamilan, ibu hamil mengkonsumsi nutrisi lengkap dan seimbang tadi, dalam enam bulan setelah bayi lahir ibu memberikan ASI eksklusif (Air Susu Ibu saja), dan ketika bayi berumur di atas enam bulan mulai diperkenalkan makanan pendamping ASI (MPASI), dimana ASI tetap diberikan, bayi mulai diperkenalkan dengan makanan padat (bubur, nasi tim, buah, sayur, dll). Tujuan hidup salah satunya menjaga kehidupan agar terus bertumbuh, bukan mengabaikannya. Sel Tubuh ter-

Ketentuan Menjawab

Pemenang TTS No. 387

Jawaban TTS No. 387

1. Ni Putu Indah Setia Dewi Br.Anggasari, Desa Ekasari, Kec.Melaya, Kab.Jembrana (HP:089-690-824-XXX) 2. Putu Yogi Pardita Br.Subuk, Desa Subuk, Kec.Busungbiu, Kab.Buleleng (HP:081-239-677-XXX) 3. Made Kuat Jl.A.Yani Gg.Mawar No.7, Kel.Subagan, Kec.Karangasem, Kab.Karangasem (HP:083-114-280-XXX) 4. Ida Ayu Putu Rukmini Jl.Merdeka Raya No.10 Pegesangan, Mataram, Lombok, NTB (HP:081-757-863-XXX) 5. Ni Nyoman Jati Br.Tangguntiti, Kel.Tonja, Denpasar (HP:081-237-471-XXX)

Jawaban ditulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 389 dan cantumkan identitas lengkap serta nomor telepon/ HP. Kirim ke Sekretariat Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 16 Maret 2019. Pemenang diumumkan pada Koran Bali Post Minggu 24 Maret 2019. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang (@Rp.200.000,-) dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga (2 dewasa + 2 anak). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos.

Menurun: 1. KUNTUM 2. IMUN 3. KLEM 4. DAMKAR 5. FRAKTUR 6. RANAH 7. TETANGGA 8. IPRIT 12. VAK 14. RAE 15. UFO 17. ULOS 18. ABO 19. FANATISME 21. NERO 22. REFORMIS 24. LEGO 25. KARUNIA 26. SINDIR 27. KRONIS 29. USE 31. BESAN 34. SOAK

Mendatar: 1. KRITIK 4. DISFAVOR 7. TERMINASI 9. TANDEM 10. PMA 11. AVATAR 13. MARTAPURA 16. KURATIF 20. GNEGGNOR (RONGGENG) 23. OLOK (OLOK-OLOK) 26. SAK 28. FUSE 30. ADA 31. BOGI 32. RAOS 33. RESOLUSI 35. SARDEN 36. INA 37. NEKROSIS 38. KARATE

diri dari berbagai substansi, sebagian besar terdiri atas air (70%), di samping kebutuhan nutrisi yang lengkap dan seimbang, tubuh memerlukan air dalam jumlah yang cukup. Minumlah air setidaknya 2,5-3 liter sehari. Banyak peran air dalam kehidupan makhluk, tidak hanya menghindari dari kekurangan cairan tubuh/ dehidrasi, juga membantu proses metabolism, termasuk menormalkan suhu tubuh. Betapa pentingnya peran air bagi kehidupan yang menjadikannya bagian penting dalam nutrisi. Makhluk hidup masih mungkin dapat bertahan dari rasa lapar, namun tidak dari rasa haus (air). dr. I Gusti Ngurah Made Bayuningrat, Sp.OG-K, M.M. Dosen Fakultas Kedokteran & Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa Founder BBM, BincangBincang Medis

Hutan Orangutan Terancam Alih Lahan KETUA Yayasan Borneo Nature Foundation, Juliarta Bramansa Ottay, menyebut spesies langka di sejumlah wilayah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terancam punah. “Melalui penelitian yang kami lakukan, terungkap keragaman satwa liar, termasuk sejumlah spesies langka, kini terancam,” kata Juliarta Bramansa Ottay di Palangka Raya, Jumat (8/3). Dia menerangkan, penelitian yang dilakukan tersebut meliputi bentang wilayah sungai Rungan yang berada Kota Palangka Raya, Kabupaten Gunung Mas, dan Pulang Pisau Kalimantan Tengah. Juliarta mengatakan, melalui pengamatan kamera jebakan dan survei fauna, pihaknya berhasil mendokumentasikan sebanyak 34 spesies mamalia yang 19 di antaranya dilindungi oleh hukum dan 108 spesies pohon yang 12 di antaranya rentan dan terancam. Kemudian sebanyak 118 spesies burung yang

27 di antaranya dilindungi oleh hukum, 20 spesies reptil dan amfibi yang lima di antaranya dilindungi oleh hukum serta 20 spesies ikan. World Conservation Union mengklasifikasikan dua dari spesies ini statusnya sangat terancam punah, yakni Orangutan Kalimantan dan Ibis Berbahu Putih. Kemudian empat lainnya berstatus terancam punah dan 16 dalam kondisi rentan. “Mereka semua menghadapi ancaman kepunahan yang tinggi di masa depan, makanya penting bagi kita untuk melestarikannya,” jelasnya. Juliarta menjelaskan, rangkaian penelitian berkualitas tinggi sengaja dilakukan untuk menyediakan informasi berbasis bukti ilmiah bagi pengelolaan dan strategi pelestarian serta pembuatan kebijakan di masa mendatang terhadap bentang alam Rungan. Khususnya berupa identifikasi, deskripsi dan

penelitian potensi konservasi, serta menghasilkan rencana konservasi untuk wilayah tersebut bersama masyarakat, pemerintah dan pihak terkait lainnya. Sementara itu, pada penilaian kelayakan habitat dan populasi orangutan tahun 2016 yang dilakukan KLHK dan FORINA, lanskap Rungan berada pada urutan ke-4 prioritas konservasi orangutan dengan proyeksi meta-populasi sebanyak 2.260 orangutan. “Hutan Rungan merupakan salah satu lokasi populasi orangutan terbesar di dunia, berada di wilayah yang tidak dilindungi, serta memiliki rencana alih lahan hutan,” ungkap Juliarta. Diharapkan melalui sejumlah upaya yang telah dan sedang dilakukan, mampu melindungi keanekaragaman hayati dan mencegahnya dari berbagai potensi kerusakan maupun upaya perusakan dari oknum tidak bertanggung jawab. (ant)

1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket bisa langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Nama: Gede Eko Frimayana Alamat: Jl.Palguna No.130, Br.Luglug, Gianyar (HP:081-741-912-XXX)

BPM/ant

DILEPASKAN - Dua dari enam individu orangutan bergelantungan di pohon setelah dilepaskan di dalam kawasan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR), Kabupaten Melawi, Kalbar, Kamis (14/2).

Ditemukan dari Warga

Dua Jenis Kakatua Dirawat oleh BBKSDA NTT

DUA jenis burung Kakatua dirawat di lokasi penangkaran milik Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Nusa Tenggara Timur, di Kota Kupang. Kepala BBKSDA NTT Timbul Batubara kepada wartawan di Kupang, belum lama ini mengatakan bahwa dua jenis burung Kakatua yang dirawat itu adalah Kakatua Jambul kuning (Cacatua Sulphurea) dan Kakatua Maluku (Cacatua Moluccensis). “Ada dua jenis yakni Kakatua Jambul Kuning satu pasang yang habitatnya ada di NTT, dan satu pasang lagi adalah Kakatua Maluku yang habitatnya ada di Maluku,” jelasnya. Ia menjelaskan, bahwa dua jenis Kakatua yang dirawat di tempat penangkaran sementara itu adalah Kakatua yang ditemukan ditangan warga. Ia memberi contoh sepasang Kakatua Maluku yang dirawat saat ini adalah Kakatua yang ditemukan di atas sebuah kapal dari Maluku saat tiba di Kupang. “Saat ditemukan jumlahnya belasan. Tetapi sebagian sudah dikirim kembali ke Maluku agar kembali ke habitatnya, sementara dua Kakatua Maluku ditinggalkan di Kupang untuk dirawat terlebih dahulu,” tambah dia. Sejumlah Kakatua itu, tambah dia nantinya akan dilepas ke habitatnya jika memang sudah dirasa perlu untuk dilepas. “Kami juga khawatir jika dilepas nanti ada yang memburunya lagi, tentu jadi masalah baru lagi,” tambahnya. Selain dua jenis Kakatua yang dirawat di kandang penangkaran BBKSDA, ada juga burung Nuri Merah juga dirawat di tempat penangkaran itu. (ant)


Minggu Wage, 10 Maret 2019

Gangguan Pertumbuhan

BPM/ant

Korban Longsor Manggarai Belum Tersentuh Bantuan DIUNGSIKAN - Korban banjir dan longsor di Manggarai sedang diungsikan ke tempat yang aman.

Manggarai (Bali Post) Bencana tanah longsor yang terjadi di Kampung Culu, Desa Tondong Belang Kecamatan Mbeliling Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur memaksa ratusan warga mengungsi ke gereja. Pastor Marselinus Barus O.Carm yang mengatur proses pengungsian menjelaskan bahwa warga diungsikan karena kondisi kampung mereka (Culu)

terancam terjadinya longsor susulan, terlebih banyak ditemukan rekahan di atas kampung apalagi curah hujan masih tinggi.

“Sebanyak 250 jiwa terpaksa diungsikan dan dihimpun di Gereja Melo tapi sejak Sabtu sudah disebarkan ke sejumlah rumah penduduk di Kampung Melo,”

Sumber kalsium dan zing di daerah tersebut bisa diperoleh dari telur dan ikan. Namun bukan ikan laut, mengingat daerah tersebut jauh dari laut. Sehingga bisa diganti dengan ikan mujair dan pindang. Menurutnya, asupan gizi anak tidak perlu mewah atau mahal. Cukup dengan memberi asupan gizi yang

seimbang dengan bahan pangan lokal yang ada di sekitarnya. Seperti tahu, tempe, mujair, daging ayam, sayuran dan buah yang ada di sekitarnya. Selain itu, kunci lain untuk dapat memenuhi angka kecukupan gizi anak dengan memvariasikan menu makan anak untuk mendapatkan gizi yang optimal. (may)

Di Klungkung Sementara Klungkung sempat menginjak angka stunting di atas 20% yaitu pada 2016 dengan angka stunting 20,3%. Demikian juga Gianyar pada 2017 angka stunting-nya 22,5%. Angka stunting terendah yaitu di Kota Denpasar yaitu pada 2015 yaitu 18,4%, pada 2016 yaitu 16,1%, dan pada 2017 yaitu 9,5%. Untuk menangani kasus stunting ini, pemerintah dae-

rah Provinsi Bali telah memiliki program peningkatan gizi dari sejak kehamilan yaitu 1.000 hari pertama kehidupan anak yaitu dari hamil sampai anak usia 2 tahun atau 370 hari dalam kandungan dan 630 hari dari kelahiran. Yang dilakukan adalah pemeriksaan rutin selama kehamilan, persalinan, pemberian imunisasi lengkap pada anak, pemberian makanan tambahan termasuk juga pemberian vitamin dan suplemen dalam bentuk taburia. Taburia diberikan pada anak

dr. Kadek Iwan Darmawan

dr. Kadek Tresna Adhi

usia 6 bulan sampai usia 5 tahun. Penelitian terbaru dari peneliti dari Departemen Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (Unud) Kadek Tresna Adhi, SKM., M.Kes. mengungkapkan, status gizi di Bali cukup baik, namun diakuinya ada beberapa daerah yang masih ada gizi kurang dan gizi buruk. Ia mengungkapkan, status gizi anak terganggu/drop pada saat diberikan MPASI yaitu usia 6 bulan. “Pada saat diberikan MPASI, status gizinya cenderung menurun, tren status gizinya menurun pada saat mulai diberikan MPASI,” ungkapnya. Pemerintah telah memiliki program yaitu pemberian taburia pada makanan anak. Namun sekian lama pemberian taburia, dia heran angka stunting masih tinggi. Ada gizi kurang, ada gizi buruk, bahkan stunting. “Kenapa taburia tidak digabung atau dikombinasikan dengan MPASI yang sudah dioptimalkan zat gizinya, yang menggunakan bahan pangan lokal,” selorohnya. (may)

Minggu, 10 Maret 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:00 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:30 Wita

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Widya Jnana Kerti Mephala Sukertaning Pemangku (2) Bali Channel Tourist TV Klip Anak Sehat & Bugar Senam Kebugaran Jasmani Seputar Bali Pagi Akhir Pekan Kartun Khrisna Garuda (3) Belajar Menggambar

10:05 Wita 10:30 Wita 11:00 Wita 11:30 Wita 12:00 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:30 Wita 15:30 Wita 16:05 Wita

Membuat Burung Hantu Bali Channel Tourist TV Mahadewi Loloh Untuk Kesehatan Bali Channel Tourist TV Folk Song Puja Trisandya Dharma Wacana Widya Jnana Kerti Mephala Sukertaning Pemangku (3) Bali Channel Tourist TV Wirasa Peduli Sesama Lejel Homeshopping Tembang Bali Bali Channel Tourist TV Harmoni Bali Pentingnya Penyangga

urunan masyarakat hampir habis. Kami berharap segera ada bantuan,” katanya. Pastor yang memimpin umat Paroki Longgo Mbeliling ini menjelaskan, sejumlah pihak memang mengonfirmasi akan mengirimkan bantuan untuk kebutuhan dapur umum para pengungsi. “Tadi, pihak Keuskupan Ruten (kmb)

Menjelang Puncak Karya

Model Makanan Setelah menemukan defisiensi yang dialami anak– anak di Kecamatan Susut, Bangli, ia kemudian menyusun model makanan yang sesuai kebutuhan gizi anak di daerah tersebut. Terutama makanan yang mengandung kalsium dan gizi yang tinggi.

kata Pastor Marsel Barus. Dikatakan Pastor Marsel, kebutuhan para pengungsi seperti makan dan minum serta pakaian merupakan swadaya umat Katolik Paroki Melo dan masih aman. Sementara bantuan dari luar termasuk dari Pemerintah Manggarai Barat belum ada. “Kita sangat membutuhkan sembako. Stok beras hasil

17:00 Wita 17:30 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:30 Wita

Jaringan Gigi Inovator Kartun Krisna Karna Puja Trisandya Seputar Bali Banjar Bali Quis Kris Samatra Artis Bali Trisna STE dan Dian Indi Band Generation Aditya Kameshwara Berita dan Bincang Terkini Lila Cita Calonarang Cetik Durga Maya(1) Berita dan Bincang Terkini Folk Song

Sementara itu, Ketua Panitia Karya Jro Mangku Widiartha mengatakan erupsi Gunung Agung tidak mengganggu aktivitas warga setempat. Termasuk tidak mengganggu pelaksanaan Karya Agung Panca Wali Krama. Karena

krama tetap ngaturang ayah menjelang puncak karya pada 20 Maret mendatang. “Pamedek cukup ramai melakukan persembahyangan. Termasuk kabupaten/kota yang mendapatkan giliran untuk ngaturang bakti penganyar tetap menjalankan tugasnya dengan baik,” ujar Widiartha. (kmb41)

Penelitian Disertasi Pada penelitian untuk disertasinya yang berjudul “Promosi Optimalisasi MPASI Disertai atau Tanpa Fortifikasi Rumahan Taburia Mencegah Penurunan Asupan dan Densitas Zat Gizi, Kadar Ferritin dan Zing, serta Z-score Indeks Antropometri Anak Balita” dilakukan penelitian di Kecamatan Susut, Bangli. Penelitian ini dilakukan pada anak usia 6 bulan – 11 bulan. Selama 6 bulan anak tersebut diikuti perkembangan gizinya. Anak–anak di delapan desa di Kecamatan Susut, Bangli dibagi menjadi empat kelompok. Kelompok I diberikan makanan kombinasi, MPASI dan taburia, kelompok II dan III hanya diberikan MPASI, kelompok IV hanya diberikan taburia. Dilihat dari status gizi baik

berat badan, panjang badan, kadar mikro nutrien, asupannya dari sebelum dan sesudah intervensi, didapatkan hasil dari Kelompok I dan Kelompok II bagus. “Kelompok I ini bukan berdasarkan anjuran pemerintah yaitu diberikan taburia seminggu 3 kali. Data itu dianalisis dengan optifood dari WHO, taburia diberikan seminggu sekali,” ungkapnya. Kelompok lain terutama kelompok taburia, status gizinya malah menurun. Ini artinya dengan taburia saja tidak cukup, perlu dikuatkan dengan MPASI atau dikuatkan dengan MPASI yang dioptimalkan. Optimalkan artinya zat–zat gizinya ditingkatkan dengan bahan pangan lokal, frekuensinya ditambah dan divariasikan. Misalnya dalam satu minggu tidak hanya telur, ada ikan, daging, tahu bisa dengan tempe dan lain-lain. (may)

Stunting adalah kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan ia lebih pendek ketimbang teman-teman seusianya. Banyak yang tak tahu kalau anak pendek adalah tanda dari adanya masalah pertumbuhan si kecil. Apalagi, jika stunting dialami oleh anak yang masih di bawah usia dua tahun. Hal ini harus segera ditangani dengan tepat. Kondisi ini disebabkan oleh tidak tercukupinya asupan gizi anak, bahkan sejak ia masih di dalam kandungan. Dokter ahli penyakit dalam RS Puri Raharja, dr. Julius Daniel Tanasale, mengatakan Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa 20% kejadian stunting sudah terjadi ketika bayi masih berada di dalam kandungan. Kondisi ini diakibatkan oleh asupan ibu selama kehamilan kurang berkualitas, sehingga nutrisi yang diterima janin sedikit. Akhirnya, pertumbuhan di dalam kandungan mulai terhambat dan terus berlanjut setelah kelahiran. Selain itu, stunting juga

b i s a t e r j a d i a k i b a t a s upan gizi saat anak masih di bawah usia dua tahun tidak tercukupi. Bisa jadi akibat idak diberikan ASI eksklusif ataupun MPASI (makanan pendamping ASI) yang diberikan kurang mengandung zat gizi yang berkualitas. Dikatakannya, tandatanda stunting adalah tubuh pendek di bawah rata-rata. Berat badan tidak naik, bahkan cenderung menurun, perkembangan tubuh terhambat, seperti telat menarche (menstruasi pertama anak perempuan) dan anak mudah terkena penyakit infeksi. ‘’Makanya rutinlah memeriksakan anak ke pelayanan kesehatan sehingga lebih awal bisa dicegah,’’ tegasnya. Jika sudah dewasa, anak stunting akan mengalami kesulitan belajar, kemampuan kognitifnya lemah, mudah lelah, dan tak lincah dibandingkan dengan anakanak lain. Bahkan, mereka berisiko terkena penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, kanker, dan lain-lain di usia dewasa. Bahkan, anak pendek akan memiliki tingkat produktivitas yang rendah dan sulit bersaing di dalam dunia kerja. (kmb)

Sedang Sakit Hal itu disampaikan saat berpidato di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) Bandung. “Kondisi Indonesia, menurut saya, sedang sakit. Korupsi sudah luar biasa buruknya, di setiap lapisan korupsi. Nanti ada yang tanya mana buktinya,” kata Prabowo Jumat (8/3). Prabowo melanjutkan, apabila terpilih sebagai presiden, dia akan mengeluarkan bukti-bukti tersebut. Bahkan, eks Danjen Kopassus itu siap memberantas korupsi hingga Antartika. “Saudara-saudara, begitu saya dilantik jadi Presiden RI, jika memang saya menerima mandat dari rakyat, pada saat itu saya akan cari bukti-bukti korupsi. Pada saat itu, mulai saat itu saya akan kejar

koruptor-koruptor itu. Bila perlu sampai Antartika, sampai ke padang pasir paling jauh, akan saya kejar,” tegas Prabowo. Di bagian lain, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin berharap janji tersebut ditepati meskipun yang tersangkut korupsi adalah kubu sendiri. “Keren ini. Yang penting bukan janji sekadar janji yang dilupakan nantinya, apalagi bila nanti yang terkena janji adalah pendukungnya sendiri,” kata anggota TKN Jokowi-Ma’ruf, Daniel Johan, kepada wartawan, Sabtu kemarin. Daniel menyebut masih banyak kasus korupsi besar yang tidak selesai. Karena itu, rakyatlah yang nantinya akan menilai. ’’Rakyat akan melihat konsistensi setiap janji yang ada,” ujar politikus PKB ini. (kmb)


balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Minggu Wage, 10 Maret 2019

Arsenal Vs Manchester United

The Gunners Butuh Kemenangan London–

Peringkat 5 Arsenal akan menjamu peringkat 4 Manchester United di Emirates Stadium pada matchweek 30 Premier League, malam nanti. Dua tim ini hanya terpisah satu poin. Jika menang, Arsenal bisa menggusur rivalnya tersebut dari empat besar. Namun mampukah The Gunners melakukannya? Jika pertandingan terakhir masing-masing yang dijadikan acuan, maka Arsenal sepertinya berada dalam bahaya. Tengah pekan kemarin Arsenal main tandang melawan Rennes di leg pertama babak 16 besar Liga Europa. Pasukan Unai Emery menyerah 1-3. Sementara itu, anak-anak asuh Ole Gunnar Solskjaer meraih kemenangan dramatis 3-1 di markas PSG dan memastikan diri lolos ke perempat final Liga Champions, padahal mereka kalah 0-2 di Old Trafford pada leg pertama. Kemenangan di Paris itu sendiri terbilang sangat mengejutkan. Pasalnya, United tak diperkuat sederet pemainnya yang cedera, juga Paul Pogba yang terkena hukuman kartu merah. Namun brace Romelu Lukaku dan penalti menit akhir Marcus

Rashford sukses membawa United melakukan sebuah comeback bersejarah. Dengan hasil itu, berarti United telah memenangi kesembilan laga tandangnya bersama Solskjaer di semua ajang. Melawan Arsenal, ada peluang rekor itu bertambah panjang. Arsenal tanpa kemenangan dalam dua laga terakhirnya. Sebelum ditekuk R e n n e s d i L ig a E urop a , mereka juga cuma bermain imbang 1-1 di liga melawan Tottenham. “Duel melawan Manchester United bukanlah pertandingan yang menentukan, kami berada di jalur ke arah konsisten. Kami memiliki 38 pertandingan dan laga melawan Manchester United adalah pertandingan menghadapi tim yang juga berjuang dalam 38 per-

tandingan,” ujar Emery, Sabtu (9/3) kemarin. “Penting untuk berpikir mengenai hal ini, karena tiga poin bisa menjadi milik kami atau mereka. Kami perlu menunjukkan penampilan terbaik pada Minggu agar dapat mengambil lebih banyak kemungkinan untuk finis di empat besar,” lanjutnya. Fans Arsenal menggerutu seusai pertandingan kontra Rennes. Hasil akhir tidak terlalu dipersoalkan, para suporter justru lebih menyoroti bagaimana pertahanan tim yang begitu keropos dan mudah dilewati klub Ligue 1 Prancis itu. Berondongan tiga gol yang dicetak anak-anak Rennes harusnya cukup untuk membuat Emery sadar terhadap barisan belakang timnya. Persoalan cedera

yang menimpa para defender di skuadnya sepanjang musim ini seyogianya jadi perhatian serius. Melawan United, Arsenal tak bisa diperkuat gelandang Lucas Torreira yang terkena skorsing. Ini merupakan situasi yang cukup sulit. Pasalnya, Arsenal bakal membutuhkan semua pemain terbaiknya untuk coba meraih hasil positif di laga nanti. Emery pun sepertinya bakal memilih salah satu di antara Pierre-Emerick Aubameyang atau Alexandre Lacazette untuk jadi starter di lini serang. Itu diperlukan demi menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan. Arsenal tergolong kuat di kandang. Namun musim ini mereka sudah dikalahkan United di Emirates Stadium, yakni dengan skor 1-3

”Crosser” Diva Ikuti Kejuaraan di Kuwait

Denpasar (Bali Post)Crosser Bali asal Badung I Gusti Ngurah Diva Ismayana bakal mengikuti Kejuaraan Internasional Motocross di Kuwait pada 15-16 Maret nanti. Selain Diva, crosser Indonesia lainnya Delvintor Alfarizi juga di undang mengikuti event serupa. Kabid roda dua Pengprov IMI Bali Cok Vicky, Sabtu (9/3) kemarin menjelaskan, selama ini Diva rutin berlatih di Sirkuit Tengkudak ditangani duet pelatih dirinya bersama Kamerun. “Jadi, selama ini Diva rutin latihan,” ujar Cok Vicky yang juga Technical Delegate (TD) cabor balap motor Porprov Bali. Dikemukakan, Diva bertolak ke Kuwait tanpa membawa motor, sebab sudah disiapkan panpel setempat motor kawasaki SE 250 cc. Pada bagian lain, Technical Delegate (TD) cabor balap motor Porprov Bali Gede Gordon Sukarna, di Denpasar Sabtu (9/3) kemarin mengemukakan, pihaknya berniat menggelar rapat bersama Pengkab dan Pengkot IMI se-Bali di KONI Tabanan pekan depan. Tujuannya untuk mensosialisasikan nomer pertandingan grasstrack dan motocross, di ajang Porprov Bali XIV, di Sirkuit Tengkudak September mendatang. Gordon menyatakan untuk grasstrack rencananya di lombakan kelas 150 cc standart U- 17 dan diatas 17 tahun perorangan dan beregu. “Yang dimaksud standart di sini bukan standart pabrikan, tetapi motor tetap di modifikasi dan tidak lebih dari 150 cc,” ungkap Gordon. Sementara untuk, motocross kelas yang di lombakan Special Engiene (SE) 250 cc perorangan dan beregu. “Kami menanyakan kepada Pengkab dan Pengkot IMI se-Bali, apakah memiliki motor SE 250 cc, sebab harganya cukup mahal,” ujar Gordon. Sejauh ini kata dia informasi nomer yang di lombakan pada PON XX/2020 di Papua juga masih belum jelas. Informasi ada yang menyebutkan motocross dan roadrace yang dipertandingkan, namun kabar lain menyebutkan yang di lombakan grasstrack dan motocross. (022)

ketika bertemu di putaran keempat Piala FA. Waktu itu, strategi Solskjaer mampu membuat Arsenal tak berdaya. Itu bisa saja terulang. (kmb33/ afp)

PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN Arsenal (4-2-3-1): Leno; Kolasinac, Koscielny, Sokratis, Maitland-Niles; Xhaka, Guendouzi; Iwobi, Ramsey, Mkhitaryan; Lacazette. Manajer: Unai Emery. United (4-3-1-2): De Gea; Shaw, Lindelof, Smalling, Young; Pogba, McTominay, Fred; Pereira; Rashford, Lukaku. Manajer: Ole Gunnar Solskjaer.

Juve Dekati Juara Turin– Juventus sudah dapat melihat “garis finis” setelah membuka selisih 19 poin di puncak klasemen. Hal ini berkat keberhasilan Juventus memukul Udinese 4-1. Pelatih Massimiliano Allegri tidak ragu men gakui tim asuhannya telah maju selangkah lebih dekat menuju Scudetto kedelapan berturut-turut. Juventus masih terlalu kuat untuk Udinese, kendati turun tanpa Cristiano Ronaldo dalam laga lanjutan Serie A Italia di Allianz Stadium, Sabtu (9/3) k e -

”Free Practice” GP Qatar

Quartararo Buat Kejutan DohaSebagai pendatang baru, Fabio Quartararo membuat kejutan di free practice MotoGP Qatar 2019. Rider Petronas Yamaha SRT itu melesat di latihan. Quartararo merupakan pendatang baru di MotoGP 2019. Setelah musim lalu finis ke-10 di Moto2 2018, ia diangkut Petronas Yamaha SRT, tim satelit Garpu Tala, ke kelas tertinggi. Sebagai ‘anak baru’ di MotoGP, Quartaro pun langsung unjuk gigi dalam free practice MotoGP Qatar. Di Sirkuit Losail, Doha, Qatar, Sabtu(9/3) kemarin ia bercokol di peringkat lima dalam free practice kedua. Ia memperbaiki catatan waktunya setelah di free prac-

tice pertama masih berada di luar 10 besar, yakni di peringkat 11. Usai latihan ia pun mengaku terkejut bisa melesat meski sempat membuat sedikit kesalahan. “Kami telah berhasil mempertahankan kecepatan yang baik dan khususnya waktu putaran cepat,” kata Quartararo. “Saya merasa tidak enak di ban pertama, tetapi saya memiliki tangki penuh saat itu. Setelah itu kami mencoba ban lain dan saya benar-benar membuat beberapa kesalahan pada putaran cepat saya, jadi itu sebuah kejutan melihat saya bisa mencatat waktu 54.1 detik, yang berarti saya bisa mendekati 53 detik atau lebih rendah dari 54 detik,”

jelasnya. Sementara itu, Marc Marquez jadi pembalap tercepat di sesi latihan bebas kedua. Tak cuma paling cepat, Marquez juga memecahkan rekor lap. Marquez mencatatkan waktu terbaik 1 menit 53:380 detik. Catatan waktu tersebut 0,3 detik lebih cepat daripada rekor putaran sebelumnya. Marquez unggul nyaris hingga 0,5 detik atas Maverick Vinales yang ada di urutan kedua. Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh Jack Miller. Valentino Rossi yang sempat jadi yang tercepat di sesi latihan bebas pertama hanya ada di urutan ke-17 di sesi kedua. Rider Monster Yamaha itu lebih lambat 1,757 detik daripada Marquez. (kmb33/afp)

Nadal Siap Tampil Lagi

I Gusti Ngurah Diva Ismayana

BPM/ist

London– Setelah absen di BNP Paribas Terbuka tahun lalu karena cedera pinggul kanan, Rafael Nadal bersiap untuk hadir di Indian Wells tahun ini. Petenis Spanyol peringkat kedua dunia ini akan membuka perjuangannya melawan Jared Donaldson atau kualifikasi Jepang Tatsuma Ito di turnamen tersebut. Dia pun

mengungkapkan bagaimana perasaannya kala harus tersingkir di Acapulco dan Australia Terbuka, seperti dilansir ATPTour.com, Sabtu (9/3) kemarin. “Saya ingin sekali memenangi Australia Terbuka dan Acapulco, tetapi cedera terjadi. Saya seharusnya tidak bahagia setelah semua yang saya alami selama 4 atau 5 bulan terakhir,” kata Nadal. Dia kembali beraksi pada Januari setelah absen 4 bulan

karena cedera di perut, lutut kanan, dan pergelangan kaki kanan. Mengingat cederanya yang sangat beragam, dia pun mengaku senang menjadi sehat dan mampu bersaing lagi. “Ada terlalu banyak masalah yang terjadi pada tubuh saya selama satu setengah tahun terakhir, tetapi saya telah berhasil dengan baik untuk tetap kompetitif dan masih berjuang untuk turnamenturnamen paling penting,” kata Nadal. (kmb33/afp)

marin. Di tengah absennya Ronaldo yang sengaja disimpan untuk persiapan partai Liga Champions kontra Atletico Madrid, penyerang remaja Moise Kean tampil sebagai bintang kemenangan lewat sumbangan dua gol. Emre Can juga masuk papan skor melalui titik putih, dan satu gol lain Juventus dicetak Blaise Matuidi. Hasil ini membuat Juventus membuka keunggulan yang sangat jauh di puncak klasemen atas Napoli, yang baru akan bermain pada Minggu menghadapi tuan rumah Sassuolo. Meski musim masih menyisakan 11 laga, Allegri mengakui garis finis sudah terlihat bagi Bianconeri.

“Sekarang kami memiliki 75 poin, sudah memungkinkan untuk melihat garis finis, dan itu sangat penting,” kata Allegri seusai pertandingan. “Kami tampil hebat, menang 4-1. Kean mencetak dua gol, kami bermain dengan banyak pemain muda. Hans Nicolussi melakukan debutnya hari ini. Kami melakoni malam luar biasa, sesuai yang saya minta. Kami masih punya waktu sebelum Selasa malam ketika kami menghadapi Atletico,” imbuhnya. Saat menjamu Los Colchoneros, Juventus wajib memetik kemenangan dengan margin minimal tiga gol bersih untuk lolos ke perempat-final Liga Champions setelah menyerah 2-0 pada pertemuan pertama di Spanyol. (kmb33/afp)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook