Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 193 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

sabtu wage, 10 maret 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Percepat Pembangunan Klungkung

Alasan Satu Jalur Menangkan Koster-Ace dan BAGIA

WARGA Desa Aan Kecamatan Banjarangkan dan Desa Kusamba Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung menyatakan kebulatan tekad mendukung, memenangkan dan memilih calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace). Tak hanya untuk Koster-Ace, mereka juga menyatakan kebulatan tekad satu jalur untuk mendukung, memenangkan dan memilih calon Bupati dan Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Bagus Oka-I Ketut Mandia (BAGIA). Bukan tanpa alasan kebulatan tekad itu dikumandangkan. Warga Desa Aan sadar untuk konsistensi dan percepatan pembangunan mesti satu visi dan satu pengelolaan kebijakan. Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace dan BAGIA Kabupaten

Klungkung Anak Agung Gede Anom menjelaskan, kesadaran itu yang membuat warga memutuskan memilih Koster-Ace di Pilgub Bali dan paket BAGIA pada Pilkada Klungkung yang digelar serentak 27 Juni mendatang. ‘’Kesadaran warga akan pentingnya satu jalur pengelolaan pemerintahan untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Klungkung membuat mereka membulatkan tekad mendukung, memenangkan dan memilih Koster-Ace dan paket BAGIA pada 27 Juni mendatang,’’ ujar Anom, Kamis (8/3). Mendapat dukungan demikian, Koster mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan warga. Menurutnya, kampanye kali ini sengaja dimanfaatkan untuk merebut suara masyarakat Kabupaten Klungkung. ‘’Terima kasih atas dukungan yang tulus seh-

ingga terlaksana acara hari ini. Sengaja kami laksanakan kampanye putaran pertama di bulan Maret di Klungkung,’’ ujarnya. Hal. 19 Bagi Diri DEKLARASI - Wayan Koster berada di tengah-tengah warga Desa Aan Kecamatan Banjarangkan dan Desa Kusamba Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung. Warga adat tersebut menyatakan kebulatan tekad mendukung, memenangkan dan memilih calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1 Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (KosterAce) dan calon Bupati dan Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Bagus Oka-I Ketut Mandia (BAGIA).

Bali Post/kmb

Luhut Soal Bandara di Bali Utara

Pemerintah Pusat Tak Menolak, World Bank Nilai Tak Layak Jakarta (Bali Post) – Keberatan DPRD Bali dan Gubernur Mangku Pastika soal batalnya rencana pembangunan bandara di Bali Utara, ditanggapi Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. Kata Luhut, pemerintah pusat tidak menolak pembangunan bandara di Bali Utara, namun atas kajian World Bank, proyek tersebut tidak feasible. ‘’Saya tidak menolak pembangunan bandara di Buleleng. Namun saya menyampaikan hasil kajian Bank Dunia bahwa bandara tersebut tidak layak. Termasuk pembangunan kereta api,’’ tegasnya di hadapan Kadin Bali dan Bali Post, Jumat (9/3) kemarin.

Bali Post/kmb

BANDARA - Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan saat memberi penjelasan terkait rencana pembangunan bandara di Bali Utara. Berdasarkan hasil studi World Bank, rencana pembangunan bandara di Bali Utara tidak layak. Demikian pula pembangunan kereta api yang direncanakan mengelilingi Bali dinilai tidak mendukung keindahan alam Bali yang mengandalkan pariwisata budaya.

Diduga Terkait Pilkada

PPATK Mencatat 1.119 Transaksi Mencurigakan Jakarta (Bali Post) – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat sebanyak 1.119 laporan transaksi mencurigakan yang masuk pada akhir 2017 hingga awal 2018, diduga terkait Pilkada 2018. ‘’Laporan transaksi mencurigakan ke kita itu ada sekitar 53 transaksi melalui transfer, terus yang melalui transaksi tunai sekitar 1.066 laporan,’’ ujar Wakil Kepala PPATK Dian Ediana Rae di Kantor PPATK, Jakarta, Jumat (9/3) kemarin. Ia menambahkan, dari total 1.119 laporan aliran dana mencurigakan itu, ada beberapa transaksi yang jumlahnya mencapai puluhan miliar rupiah. ‘’Ini terkait pilkada yang jelas, secara otomatis juga berkaitan dengan calon-calon kepala daerah itu,’’ ungkap Dian. Menurutnya, laporan-laporan tersebut selanjutnya akan diidentifikasi PPATK, agar kemudian bisa dilaporkan kepada pihak yang berwenang. ‘’Kalau terkait pemilu kami bawa ke Badan Pengawas Pemilu, korupsi ke Komisi Pemberantasan Korupsi, kalau hanya pidana biasa ke kepolisian,’’ tutur Dian. Sebelumnya diberitakan, PPATK memantau adanya transfer dana dalam jumlah besar terkait Pilkada 2018. ‘’PPATK akan memonitor dalam rangka pilkada ini, sekiranya ada transfer-transfer dana besar yang terkait dengan orang-orang, baik yang jadi calon ataupun pendukungpendukungnya. Jadi, nanti segera ditelusuri juga,’’ kata Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo setelah bertemu pimpinan dan jajaran PPATK untuk membahas tindak pidana pencucian uang (TPPU) di gedung KPK, Jakarta. Hal. 19 Bersama Bawaslu

Untuk menyeimbangkan dan mempercepat pemerataan pembangunan di Bali Utara, kata Luhut, Bank Dunia telah memberikan sejumlah rekomendasi. Di antaranya pembangunan jalan tol DenpasarBuleleng dan pengoperasian kapal roro dari Banyuwangi ke Celukan Bawang, Buleleng. Dua infrastruktur itu dianggap paling feasible dalam mempercepat peningkatan ekonomi masyarakat Buleleng. Lalu bagaimana dengan pembangunan kereta api yang akan mengelilingi Bali? Luhut menyebutkan, atas kajian World Bank juga, rencana tersebut juga tidak layak. Sebab, dinilai akan mengurangi keindahan alam Bali dan budaya Bali. Jadi ketidaklayakan bandara karena alasan ekonomi, sementara untuk kereta api ketidaklayakannya karena budaya Bali. ‘’Sekali lagi ini adalah hasil kajian World Bank yang juga telah minta pendapat dari sejumlah ahli di Unud. Sekarang terserah masyarakat Bali,’’ tegas Luhut. Ketua Kadin Bali AAN Alit Wira-

putra menyatakan sangat memahami alasan pemerintah terkait dengan rencana pembangunan Bandara Bali Utara. Apalagi studi telah dilakukan Bank Dunia dengan melibatkan konsultan dari Universitas Udayana. Ia menilai, yang perlu dilakukan pemerintah daerah saat ini adalah mempercepat akses jalan dari Bali Selatan menuju Bali Utara. Selain itu, Benoa juga akan dikembangkan menjadi pelabuhan untuk turis dan peti kemas. ‘’Ada juga masukan soal Pelabuhan Tanah Ampo yang diperluas untuk dijadikan pelabuhan penumpang,’’ tambahnya. Pada pertemuan tersebut, terungkap rencana pembangunan akses jalan Bali Selatan ke Bali Utara akan mulai dilakukan pada tahun ini. ‘’Payung hukumnya sudah ada, tinggal sosialisasi ke masyarakat. Entah nanti akan dibangun jalan berbayar atau tidak, yang jelas tahun ini proses pembangunannya diharapkan sudah dimulai,’’ ungkapnya. Hal. 19 Bertemu Kemenhub

Keponakan Setya Novanto Ditahan Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Irvanto Hendra Pambudi, keponakan dari Setya Novanto, yang telah ditetapkan tersangka tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan KTP berbasis nomor induk kependudukan secara nasional (e-KTP). ‘’Ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur untuk 20 hari ke depan,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jumat (9/3) kemarin. Saat keluar dari gedung KPK Jakarta setelah menjalani pemeriksaan, Irvanto memilih bungkam saat dikonfirmasi awak media perihal penahanannya tersebut. Irvanto yang sudah mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK langsung masuk ke dalam mobil tahanan yang telah

menunggunya. KPK pun pada Jumat telah memeriksa Irvanto untuk kedua kalinya sebagai tersangka dalam kasus korupsi e-KTP. ‘’Karena diperiksa sebagai tersangka untuk yang kedua kalinya tentu kami konfirmasi beberapa peristiwa terkait dengan aliran dana, perpindahan uangnya bagaimana, komunikasi dengan money changer misalnya atau pertemuan-pertemuan lain, itu pasti kami konfirmasi pada tersangka. Itu kami gali lebih dalam,’’ ucap Febri. KPK mengumumkan Irvanto sebagai tersangka kasus korupsi proyek e-KTP pada Rabu (28/2) lalu. Irvanto diduga sejak awal mengikuti proses pengadaan e-KTP dengan perusahaannya yaitu PT Murakabi Sejahtera dan ikut beberapa kali per-

temuan di ruko Fatmawati bersama tim penyedia barang proyek e-KTP. Ia juga diduga telah mengetahui ada permintaan fee sebesar lima persen untuk mempermudah proses pengurusan anggaran e-KTP. Irvanto diduga menerima total 3,4 juta dolar AS para periode 19 Januari - 19 Februari 2012 yang diperuntukkan kepada Novanto secara berlapis dan melewati sejumlah negara. Wali Kota Kendari Sementara itu, KPK telah menemukan uang Rp 2,8 miliar terkait kasus suap pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kota Kendari 2017-2018. Hal. 19 Pihak Perantara

Bali Post/ant

BARANG BUKTI - Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (kiri) memperhatikan penyidik KPK memperlihatkan barang bukti uang yang disita KPK dari pengembangan operasi tangkap tangan KPK terhadap Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra dan ayahnya calon gubernur Sultra Asrun di gedung KPK, Jakarta, Jumat (9/3) kemarin.

Irvanto Hendra Pambudi


denpasar

2

Sabtu Wage, 10 Maret 2018

figur Sasar Pelajar SMA/SMK PEREKAMAN data KTP elektronik atau e-KTP belum sepenuhnya dilakukan warga Denpasar. Ribuan warga Denpasar belum melakukan perekaman data. Mengejar ketertinggalan tersebut, Dinas Pencatatan Sipil dan Kependudukan (Capil) Denpasar melakukan terobosan dengan menerapkan pola jemput bola. Plt. Kadis Capil Denpasar A.A. Istri Agung mengatakan hal itu, Kamis (8/3) lalu. Jika sebelumnya pihaknya menyasar warga lanjut usia di masing-masing banjar, kini warga wajib KTP pemula juga disasar. Mereka merupakan siswa SMA/SMK. Pola jemput bola ini sudah dilakukan sejak Januari lalu yang diawali menyasar siswa SMKN 1 Denpasar. “Siswa SMA/SMK yang telah mencapai umur 17 tahun kami upayakan dengan pelayanan jemput bola,” ujarnya. Ia menambahkan, tahun ini pihaknya menyasar 26 SMA/SMK di Kota Denpasar. Dengan pola ini, jumlah warga yang belum melakukan perekaman semakin menurun. Kendati masih ada yang belum melakukan perekaman yang jumlahnya fluktuatif karena adanya penambahan penduduk yang beranjak 17 tahun ke atas. Umur tersebut merupakan pemilih pemula yang juga harus disasar. “Kami menerapkan pola jemput bola khusus untuk pelajar SMA agar saat pemilihan kepala daerah, Juni mendatang mereka bisa ikut memberikan hak suara,” katanya. Selain menyasar SMA/ SMK, pihaknya juga mengupayakan perekaman pada desa/kelurahan di seluruh kecamatan di Kota Denpasar. Sejak program jemput bola digulirkan dari tanggal 1 Januari hingga 28 Februari lalu, baik yang dilakukan di sekolah maupun desa/kelurahan sudah dilakukan perekaman sebanyak 925. “Peran serta warga juga sangat diharapkan untuk melancarkan perekaman. Menjelang pilgub ini, kami terus berupaya agar seluruh masyarakat Denpasar bisa melakukan perekaman. Sebab, jika ada yang tidak melakukan perekaman, maka mereka terancam tidak bisa memilih. Untuk bisa memilih, mereka minimal harus punya surat keterangan jika memang e-KTP belum dapat,” jelasnya. Ia juga mengimbau masyarakat agar proaktif mencari tempat perekaman. Saat ini setiap Sabtu dan Minggu pihaknya menyediakan perekaman di desa/ kelurahan di seluruh kecamatan. Dengan begitu, kemudahan akses melakukan perekaman bisa didapatkan masyarakat. Selain itu, masyarakat yang berbeda kecamatan tempat tinggalnya bisa melakukan perekaman di kecamatan lain. “Masyarakat dipermudah lagi. Jika mereka dari Kecamatan Denpasar Selatan berada di Denpasar Utara, mereka bisa melakukan perekaman di Denpasar Utara, begitu juga sebaliknya. Mereka bisa melakukan perekaman di seluruh layanan Dinas Capil,” ujarnya. (ara)

Bayi Telantar Dilaporkan ke Dinas Sosial

Denpasar (Bali Post) Sejak tahun 2011, RSUP Sanglah mulai menemukan titik cerah dari menangani bayi-bayi telantar. Sebelum tahun itu, RSUP Sanglah merawat sendiri bayi-bayi telantar tersebut. Bahkan ada bayi yang dirawat hingga bertahun-tahun. ‘’Ada yang sampai enam tahun tinggal di RSUP Sanglah. Kami urunan membelikannya pakaian, pampers dan sebagainya,’’ ujar Kasubbag Humas RSUP Sanglah Dewa Ketut Kresna, Jumat (9/3) kemarin. Dari sisi kesehatan, kata Kresna, anak di bawah 12 tahun yang sehat sebenarnya tidak diperbolehkan untuk ke rumah sakit. Bayi telantar yang telah dinyatakan pulih kondisinya secara umum, seharusnya segera dipulangkan agar tidak terkena infeksi nosochomial. Syukurnya tahun 2011 berdiri Yayasan Sayangi Bali. Yayasan ini bekerja sama dengan Dinas Sosial. Bayi-bayi telantar di RSUP Sanglah pun selanjutnya dilaporkan ke Dinas Sosial. ‘’Yayasan itu merupakan yayasan pertama yang menerima bayi telantar. Jadi, bayi-bayi telantar di RSUP Sanglah oleh Dinas Sosial dibawa ke Yayasan Sayangi Bali untuk dirawat,’’ kata Kresna. Kresna menambahkan, saat ini RSUP Sanglah hanya sebatas merawat. Bayi telantar yang diterima langsung dilaporkan ke Dinas Sosial dan kepolisian. ‘’Tentunya kami berupaya melakukan pelacakan orangtua bayi tersebut dengan melibatkan kepolisian. Pihak kepolisian nantinya yang akan menentukan telantar atau tidak. Karena ada bayi yang dilahirkan di RSUP Sanglah kemudian ditinggalkan. Ada juga yang sengaja ditinggalkan di sini. Tapi ada juga bayi yang ditinggalkan di jalan, kemudian dibawa ke sini. Tidak jarang juga ada orangtuanya akhirnya datang menjemput,’’ katanya dan menambahkan, kehadiran Yayasan Sayangi Bali menjadi jalan keluar dalam menangani bayi-bayi telantar tersebut. Tahun 2015, kata Kresna, yayasan serupa berdiri yaitu Yayasan Metta Mama dan Maggha. Jadi, begitu kondisi bayi telantar itu baik, pihaknya akan menghubungi Dinas Sosial. Begitu pula dengan biaya perawatannya dikoordinasikan dengan Dinas Sosial. ‘’Biaya perawatan sesuai kesepakatan. Kalaupun penangguhan, itu antarinstansi. Kami dan Dinas Sosial berkoordinasi. Ada kemungkinan juga pihak pengadopsi nantinya yang akan membayar biaya perawatan di rumah sakit,’’ katanya. (kmb42)

OGOH-OGOH - Tim juri saat menilai ogoh-ogoh bertemakan ‘’Segehan Panca Warna’’ karya ST Eka Dharma Canti, Banjar Yangbatu Kauh, Denpasar, Jumat (9/3) kemarin.

Penilaian Ogoh-ogoh Berakhir

Bentuk Makin Variatif dengan Cerita yang Jelas Denpasar (Bali Post) – Penilaian lomba ogoh-ogoh di Kota Denpasar yang dilakukan tim juri, Jumat (9/3) kemarin berakhir. Kecamatan yang terakhir disasar adalah Kecamatan Denpasar Timur. Di kecamatan ini, sedikitnya terdapat 58 ogoh-ogoh milik sekaa teruna yang mengikuti lomba yang digelar Dinas Kebudayaan Kota Denpasar ini. Salah seorang anggota tim juri Dr. Ketut Sudita mengatakan, tampilan ogoh-ogoh tahun ini mengalami banyak perkembangan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bentuknya makin variatif dan tokoh yang diambil lebih banyak dari sebuah cerita

yang sudah ada. ‘’Artinya, wujud yang ditampilkan dalam bentuk ogoh-ogoh merupakan bagian dari sebuah cerita yang jelas,’’ kata Sudita saat ditemui di sela-sela penilaian ogoh-ogoh di Banjar Yangbatu Kauh, Desa Dangin Puri Kelod, Jumat (9/3) kemarin. Menurut Sudita, pembuatan ogoh-ogoh kali ini lebih banyak dilakukan secara gotong royong karena bahan yang digunakan harus dari ulat-ulatan sehingga harus digarap oleh banyak orang. Berbeda dengan beberapa tahun lalu yang banyak menggunakan sterofoam atau gabus. ‘’Kalau bahan seperti itu hanya

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

berikan ruang bagi seluruh masyarakat untuk melakukan kreativitasnya. Salah satunya memberikan ruang pada sekaa teruna untuk mengekspresikan kreativitas melalui pembuatan ogoh-ogoh yang berkaitan dengan perayaan hari raya Nyepi Çaka 1940. Sedikitnya 182 ogohogoh ikut lomba yang digelar Dinas Kebudayaan Denpasar. Dari jumlah tersebut, pesertanya terdiri dari 48 peserta dari Kecamatan Denpasar Utara, 38 peserta dari Kecamatan Denpasar Barat, 38 peserta dari Kecamatan Denpasar Selatan dan 58 peserta dari Kecamatan Denpasar Timur. (kmb12)

Pria Asal Cepu Dituntut 18 Tahun Penjara Denpasar (Bali Post) Raynaldi Pangestiko dituntut hukuman penjara selama 18 tahun. Pemuda kelahiran Cepu tahun 1994 ini diduga terlibat jaringan narkoba yang sumber barangnya dari Lapas Kelas II A Denpasar di Kerobokan. Tuntutan itu dibacakan JPU D.I Rindayani di depan persidangan yang dipimpin majelis hakim I Wayan Sukanila. Selain dituntut hukuman 18 tahun penjara, jaksa dari Kejati Bali itu juga menuntut supaya terdakwa didenda Rp 10 miliar. Atas tuntutan itu, terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya (Suroso) tampak menangis. Bahkan terdakwa sempat ditenangkan keluarganya termasuk pengacaranya. Jumat (9/3) kemarin, Suroso

selaku kuasa hukum terdakwa memastikan akan mengajukan pledoi atas perkara 600 gram lebih narkoba itu. Jaksa dalam amar tuntutannya di depan persidangan menguraikan sejumlah keterangan saksi yang dinilai suatu fakta. Termasuk di antaranya keterangan polisi. Salah satunya adalah keterangan saksi polisi. Di mana saat petugas menggeledah kos terdakwa di kamar 20 Pondok 828 Jalan Raya Pemogan, Banjar Jaba Jati, Pemogan, Denpasar

Selatan, ditemukan sejumlah barang bukti. Yakni bungkusan plastik yang berisi enam paket sabu-sabu dengan berat kotor 603,91 gram atau berat bersih 599,41 gram. Selain itu, juga ditemukan 23 paket dengan berat bersih 19,36 gram. Polisi juga mendapatkan plastik berisi daun, batang dan biji ganja kering dibungkus kertas aluminium foil dengan berat bersih 2,21 gram. Di samping itu, petugas juga menemukan ekstasi dengan berat 1,10 gram dan sisa barang

yang sudah ditempel (diedarkan - red). ‘’Setelah barang (narkoba) dipecah, lalu paket itu ditempel atas perintah Beny,’’ jelas jaksa. Menurut jaksa, saat ditangkap terdakwa Raynaldi Pangestiko mengaku sabu-sabu, ekstasi dan ganja itu didapat dari Ernest alias Joko dan Beny. Dikatakan, Ernest dan Beny saat ini mendekam di Lapas Kerobokan. Orang dalam lapas itu, menurut keterangannya di muka persidangan, juga mempunyai orang yang tidak dikenal oleh terdakwa. Namun terdakwa hanya tahu pria itu bernama Mas dan logat bicaranya orang Jawa. Dia dua kali melakukan komunikasi.

Ribut Saat Main Kartu

Tukang Ojek Tebas Temannya

FM 96,5

web E-mail

I Ratu Nyoman Sakti Pengadangan dan I Ratu Ketut Petung. Kelimanya dalam perwujudannya sebagai Sang Panca Sanak, yakni Anggapati, Merajapati, Banaspati, Banaspati Raja dan Sang Buta Dengen. Ketua ST Eka Dharma Canti Agus Yuliawan mengakui bila pembuatan ogoh-ogohnya kali ini dilakukan bersama-sama. Mulai dari mencari bahan sampai merakitnya, semua dilakukan bersama rekan-rekannya. Bahkan di hari-hari menjelang penilaian, beberapa rekannya sampai tidur di balai banjar. Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkot Denpasar mem-

Terlibat Jaringan Narkoba Lapas

081 337 032 965, (0361) 819446

Topik : Bentrok, ’’Sekaa Teruna '' Terancam Tak Dapat Bantuan Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5

dikerjakan oleh satu orang. Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong yang muncul dalam pembuatan ogoh-ogoh kali ini,’’ ujarnya. Seperti ogoh-ogoh yang ditampilkan ST Eka Dharma Canti Banjar Yangbatu Kauh. Banjar ini mengambil tema ‘’Segehan Panca Warna’’. Dalam kepercayaan masyarakat Hindu di Bali, segehan panca warna yang terbuat dari nasi dengan warna yang berbeda (lima warna) dipersembahkan kepada Hyang Panca Maha Buta yang bermanifestasi sebagai I Ratu Ngurah Tangkeb Langit, I Ratu Wayan Tebeng, I Ratu Made Jelawung,

Bali Post/ist

DITAHAN - Kadek Jaya ditahan di Polsek Kuta karena menebas temannya dengan parang.

KERICUHAN terjadi di Jalan Werkudara, tepatnya di depan Hotel Jayakarta, Legian, Kuta Badung, Jumat (9/3) kemarin. Kadek Jaya (23) yang berprofesi sebagai tukang ojek menebas temannya, Ketut Ngarta (45), yang kesehariannya sebagai karyawan money changer. Pelaku menebas pinggang dan paha kiri korban menggunakan parang. Akibatnya, kondisi korban kritis dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Informasi yang diperoleh di lapangan, kejadiannya sekitar pukul 13.00 Wita. Kesaksian Mega Fila Herofiqah (20), karyawan Mini Mart, awalnya pelaku dan korban yang sama-sama berasal dari Karangasem ini bermain kartu remi mulai pukul 10.00 Wita. Sebagai taruhannya, pihak yang kalah telinganya dijepit menggunakan jepitan jemuran. Sekitar pukul 13.00 Wita, korban dan pelaku ribut atau berselisih paham. Berselang beberapa menit kemudian mereka kejar-kejaran. Sementara Kadek Ngurah Candra Wiguna mengatakan, dia melihat korban lari ke arah utara disusul pelaku. Setibanya di depan Coffee Cutters Shop pelaku langsung menebas korban dengan menggunakan parang. Warga berusaha melerai dengan cara melempar pot bunga ke arah pelaku. Selanjutnya warga mengkrip leher pelaku dan

membantingnya ke tanah. Pelaku langsung diamankan dan korban dilarikan ke rumah sakit menggunakan mobil milik hotel dekat TKP. ‘’Banyak turis yang menyaksikan kejadian itu,’’ kata sumber. Setelah menerima laporan kejadian itu, Panit I Polsek Kuta Iptu I Putu Budi Artama bersama anggotanya langsung ke TKP. Setibanya di sana, petugas mengamankan pelaku dan langsung dibawa ke Polsek. Saat diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya yaitu menebas korban menggunakan parang. Korban ditebas sebanyak dua kali yaitu di pinggang dan paha kiri. Tukang ojek yang beralamat di Jalan Sriwijaya Gang Gerembeng, Legian, Kuta ini menerangkan, kejadian itu berawal dari bermain kartu remi dengan taruhan jepit kuping. Saat itu korban kalah, sehingga membuatnya emosi dan menantang pelaku. Ditantang seperti itu, pelaku langsung pulang ke kos untuk mengambil parang. Setelah itu, pelaku balik ke TKP dan langsung menyerang korban. Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Ario Seno saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, pelaku sedang diperiksa intensif. ‘’Nanti kalau sudah selesai pemeriksaan, kami informasikan datanya,’’ tegasnya. (rah)

Dalam perkara ini, Raynaldi Pangestiko dijerat dalam dakwaan primer Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 111 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Terdakwa dinyatakan terbukti secara sah melakukan tindak pidana tanpa hak dan melawan hukum menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan I jenis metamfetamina/ sabu-sabu seberat 618,77 gram, ekstasi dan daun biji ganja kering. (kmb37) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Terlibat Kasus 62 Gram Sabu-sabu

Ardi Dibui 12 Tahun

Denpasar (Bali Post) Majelis hakim pimpinan Ida Ayu Nyoman Adya Dewi menghukum Maulid Ardiyanto alias Ardi (29) dengan pidana penjara selama 12 tahun dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Jumat (9/3) kemarin. Terdakwa dijerat atas kasus sabu-sabu seberat 62,24 gram. Atas putusan itu, terdakwa langsung menerimanya. Vonis hakim itu lebih rendah dari tuntutan jaksa. Sebelumnya JPU Putu Oka Surya Atmaja menuntut supaya majelis hakim menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 15 tahun. Majelis hakim dalam amar putusannya mengatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman yang beratnya melebihi lima gram, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Selain hukuman fisik, terdakwa Maulid Arduanto juga diganjar dengan denda Rp 800 juta subsider enam bulan kurungan. Terdakwa awalnya dibekuk petugas Polresta Denpasar saat melintas di Jalan Pulau Bungin Gang 9X Banjar Geladang, Desa Pedungan, Denpasar, tanggal 4 Oktober 2017 lalu. Saat digeledah, ditemukan barang bukti berupa dua plastik klip berisi kristal bening diduga sabu-sabu pada saku kanan dan kiri jaket sweater yang dipakai terdakwa. Terdakwa kemudian diajak ke kamar kosnya di Jalan Pulau Singkep, Gang IX Banjar Kepisah, Pedungan, Denpasar Selatan. Di sana ditemukan barang bukti berupa sembilan plastik klip berisi kristal bening diduga sabu-sabu, satu buah timbangan elektrik, satu buah bong, dua buah bendel plastik klip, dua buah korek api gas yang semunya ditemukan di dalam laci meja TV milik terdakwa. Terdakwa mengaku mendapat barang bukti sabu-sabu tersebut dari seseorang bernama Bracuk (DPO) yang hanya dikenalnya lewat HP. (kmb37)


Sabtu Wage, 10 Maret 2018

Terkait Perubahan Kelurahan Jadi Desa

Eksekutif Diminta Persiapkan Secara Matang

Mangupura (Bali Post) – Penetapan status belasan kelurahan menjadi desa di Kabupaten Badung hampir final. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Badung memastikan 20 hari setelah tanggal 28 Februari atau setidaknya tanggal 20 Maret dipastikan kelurahan resmi menjadi desa. Penetapan 16 kelurahan menjadi desa tersebut menjadi perhatian jajaran wakil rakyat di DPRD Badung. Mereka meminta eksekutif mempersiapkan dengan matang perubahan status tersebut. Wakil Ketua DPRD Badung Nyoman Karyana mengatakan, perubahan status ini merupakan keputusan besar, di mana di dalamnya akan ada perombakan total semua infrastruktur terutama sumber daya manusia (SDM) yang ada di desa. ‘’Untuk itu kami meminta eksekutif mempersiapkan perubahan ini secara matang. Kami tidak ingin justru setelah status berubah justru timbul masalah,’’ ujar Karyana, Jumat (9/3) kemarin. Politisi asal Nusa Dua ini juga meminta pemerintah terutama DPMD Badung melakukan pendampingan terhadap belasan kelurahan yang akan menjadi desa, seperti infrastruktur dan perangkatnya harus siap. ‘’Sosialisasi harus digencarkan agar semua masyarakat dan komponen di desa tahu. Jadi, tidak cukup hanya diganti begitu saja,’’ ujarnya. Karyana mengingatkan, perangkat kelurahan yang menjadi desa harus siap. Selain itu, meminta pejabat dan aparatur PNS yang ada di kelurahan juga diperhatikan. ‘’Jangan sampai setelah resmi menjadi desa, aparatur kelurahan ini sampai nganggur,’’ katanya mengingatkan. Seperti diberitakan sebelumnya, perubahan status kelurahan menjadi desa di Kabupaten Badung dipastikan akan terealisasi 20 Maret mendatang. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) setempat Gede Sridana mengatakan, sesuai dengan tahapan-tahapan yang dilalui, bahwa seluruh persyaratan untuk mengubah status 16 kelurahan menjadi desa telah sampai di Pemprov Bali. ‘’Dapat dipastikan mulai tanggal 20 Maret mendatang kelurahan sudah dapat dipersiapkan menjadi desa,’’ ujarnya. (kmb27)

BADUNG

3

Bentrok Saat Arak Ogoh-ogoh

Sekaa Teruna Terancam Tak Dapat Bantuan

Mangupura (Bali Post) – Dinas Kebudayaan (Disbud) Badung akan memberi sanksi kepada sekaa teruna (ST) yang berbuat onar saat mengarak ogoh-ogoh. Tak tanggung-tanggung Disbud mengancam tidak akan memberikan bantuan kepada ST yang bertindak anarkis saat perayaan malam Pangerupukan atau sehari menjelang hari raya Nyepi. Kepala Disbud Badung Ida Bagus Anom Bhasma mengimbau masyarakat turut membantu pemerintah dalam menjaga keamanan dan kenyamanan dalam merayakan Hari Suci Nyepi yang dirayakan setahun sekali. Dikatakan, kondusivitas pada malam pangerupukan atau sehari sebelum Nyepi menjadi atensi khusus Disbud Badung. Instansi ini bahkan sampai mengeluarkan ancaman tidak akan memberikan bantuan lagi kepada sekaa teruna yang terlibat tawuran atau bentrok saat mengarak ogoh-ogoh. “Jika sampai ada masalah, apalagi terjadi bentrok, maka kami akan kenakan sanksi. Tahun depan tidak akan kami beri bantuan lagi,” tegas Anom

Bhasma, Jumat (9/3) kemarin. Birokrat asal Desa Taman, Abiansemal itu tidak ingin umat yang akan melaksanakan Catur Brata Panyepian terganggu oleh riak-riak yang terjadi pada malam pangerupukan. Oleh karena itu, pihaknya telah mengeluarkan imbauan agar saat mengarak ogoh-ogoh kondusivitas tetap dijaga. “Tahun lalu pawai ogoh-ogoh sangat tertib. Saya berharap, perayaan tahun ini juga sama yakni kondusivitas atau keamanan dijaga bersamasama,” ujarnya. Guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama malam pangerupukan, Anom Bhasma meminta sekaa teruna di seluruh

Badung tidak menyalakan mercon, kembang api dan sejenisnya. Sebelum dan saat mengarak ogoh-ogoh, sekaa teruna juga dilarang keras minum minuman keras. “Agar semuanya berjalan aman dan tertib, pawai ogoh-ogoh tidak boleh ada kembang api, pengeras suara, apalagi diisi dengan minum minuman beralkohol,” tegasnya. (kmb27) MENGAMATI - Seorang warga mengamati ogohogoh di Banjar Tegaljaya, Dalung, Badung, Jumat (9/3) kemarin. Ogoh-ogoh karya ST Amerta Prawitha ini mengambil tema “Caru Kucit Butuan”.

Jaga Kualitas Air

PDAM Kuras Reservoar IPA Estuary Dam

Bali Post/kmb23

DITATA - Kawasan estuary dam Suwung yang merupakan pemasok air baku PDAM Badung saat ini mulai ditata.

Mangupura (Bali Post) Gangguan pasokan air bersih di wilayah Keca matan Kuta dan Kuta Selatan akan kembali terjadi, mulai Sabtu (10/3) hari ini hingga Senin (12/3) mendatang. Gangguan ini diakibatkan adanya kegiatan pengurasan reservoar di Istalasi Pengolahan Air (IPA) Estuary Dam Suwung. Dihubungi Jumat (9/3) kemarin, Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mangutama Ketut Golak membenarkan hal tersebut. Dikatakan, pengurasan res-

ervoar ini memang merupakan kegiatan rutin. Hal ini sebagai langkah untuk memberikan layanan dengan kualitas air yang bagus untuk pelanggan. “Ini memang pekerjaan rutin untuk menjaga kualitas air yang akan disalurkan kepada pelanggan,” ujarnya. Demi kenyamanan pelanggan, kata Golak pengurasan reservoar tidak dikerjakan pagi hari atau jam sibuk. Namum, pengurasan akan dilakukan mulai pukul 22.00 hingga pukul 04.00 Wita. “Pengerjaan dilakukan malam hari sehingga

pelanggan tidak terganggu melakukan aktivitas pada paginya,” jelasnya. Golak mengingatkan, selama pengurasan dilakukan akan ada gangguan pasokan air di beberapa wilayah. Seperti di Kecamatan Kuta dan Kuta Selatan, mulai Sabtu (10/3) hingga Senin (12/3) mendatang. Daerah gangguan di wilayah Kuta meliputi Legian Kelod, Kuta dan sekitarnya. Sementara untuk di wilayah Kuta Selatan yaitu Kompleks Unud, Ungasan, Kampial, Kutuh, Pecatu, Masuka, Balangan, Nusa Dua dan sekitarnya. (kmb23)


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Sabtu Wage, 10 Maret 2018

STPBI-SPB Gelar Tes Seleksi Pensisba Gelombang I

Siapkan Tes ’’Online’’ untuk Calon Mahasiswa dari Luar Bali

Drs. I Nyoman Urbanus, M.Si., CHT. SEKOLAH Tinggi Pariwisata Bali Internasional dan Sekolah Perhotelan Bali (STPBI-SPB) menggelar tes seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Pensisba) Tahun Akademik 2018/2019 Gelombang I di kampus setempat, Jumat (9/3) kemarin. Pada hari pertama, seleksi diisi tes tulis bahasa Inggris sekaligus penjelasan program di STPBI-SPB. Sementara tes hari kedua, Sabtu (10/3) ini, diisi wawancara. ‘’Gelombang I ini kami buka untuk seluruh program, karena kami memiliki banyak program. STPBI mempunyai tiga prodi yaitu S-1 Pariwisata, D-4 dan D-3. Kemudian ada SPB yang satu tahun dan dua tahun,’’ ujar Ketua Panitia Pensisba Drs. I Nyoman Urbanus, M.Si., CHT. Menurut Urbanus, 540 calon mahasiswa baru mengikuti seleksi gelombang I. Tes bahkan sampai dilakukan dalam dua shift. Peserta yang mendapat giliran tes shift

kedua menerima penjelasan program terlebih dulu. Sebaliknya, peserta tes shift pertama baru mendapat penjelasan program setelah tes berakhir. ‘’Mereka diberikan penjelasan program supaya setiap calon mengerti seluruh program yang kami laksanakan di STPBI. Jadi, mereka dapat memilih program yang sesuai dengan keinginan, kemampuan dan hal-hal lain yang terkait dengan pembelajaran,’’ jelasnya. Urbanus menambahkan, tes tertulis hanya mengujikan bahasa Inggris karena di dalam pariwisata, bahasa internasional itu memegang peranan penting. Kemudian tes wawancara untuk memastikan jurusan atau program yang dipilih calon mahasiswa baru. Masing-masing peserta diwawancarai selama kurang lebih 10 menit oleh dosen-dosen di STPBI-SPB. ‘’Dalam wawancara, mereka juga dites bahasa Inggrisnya seperti apa

untuk mengetahui levelnya. Sebab, nanti di awal-awal kuliah mereka akan mendapat dua level kursus bahasa Inggris secara gratis. Ini untuk membantu mahasiswa yang memang bahasa Inggrisnya kurang sehingga mampu belajar pariwisata lebih baik,’’ paparnya. Hasil tes seleksi Pensisba Gelombang I diumumkan Senin (12/3). Selanjutnya akan kembali dibuka pendaftaran gelombang II yang tes seleksinya berlangsung 11-12 Mei 2018. Pendaftaran diikuti seleksi gelombang III pada Juli 2018 sifatnya situasional, lantaran setiap tahunnya STPBI-SPB hanya menerima sekitar 1.200 mahasiswa baru. ‘’Pengalaman sebelumnya, kami menerima 1.600 pendaftar dan yang bisa ditampung sekitar 1.200 sehingga sekitar 400 orang lagi tidak bisa diterima. Setiap tahun jumlah pendaftar naik. Tahun ini kami prediksi bisa mencapai 2.000 pendaftar, tapi tetap kapasitas 1.200. Jadi, persaingan cukup ketat untuk bisa masuk,’’ terangnya. Urbanus melanjutkan, pendaftar berasal dari seluruh Indonesia. Sekitar 40 persen datang dari luar Bali, sehingga kampus tak ubahnya Indonesia Mini. Mulai tahun ini juga disiapkan tes online untuk calon mahasiswa baru dari luar Bali. Sekitar 20 hingga 30 orang akan mengirim video dengan materi yang sudah ditentukan. Secara umum calon mahasiswa baru paling banyak tertarik dengan jurusan tata boga untuk bisa menjadi cook atau chef. ‘’Peminatnya cukup tinggi sehingga kami kadang kelabakan karena fasilitas terbatas. Tahun lalu kami sampai menambah fasilitas dapur,’’ imbuhnya. Perkuliahan tahun ajaran 2018/2019 akan dimulai pertengahan Agustus 2018. Diawali program orientasi yang disebut Pembinaan Sikap Dasar Profesi selama satu minggu, dengan harapan mahasiswa baru siap menjadi mahasiswa pariwisata yang mengutamakan disiplin. ‘’Di pariwisata, disiplin nomor satu, sebab mereka akan memberi pelayanan,’’ tandasnya. (ad499)

PEMBUKAAN - Ketua BSBI Dr. Mohamad Fadhil Hasan bersama Dekan I FEB Unud Prof. Dr. Ni Nyoman Kerti Yasa dan narasumber foto bersama saat pembukaan seminar di Kampus FEB Unud, Denpasar, Jumat (9/3) kemarin.

BSBI-FEB Unud Selenggarakan Seminar Nasional

BADAN Supervisi Bank Indonesia (BSBI) bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (FEB-Unud) menyelenggarakan seminar nasional di lantai empat Gedung FEB, Jalan Jenderal Sudirman, Denpasar, Jumat (9/3) kemarin. Seminar yang berkaitan dengan dunia perbankan kali ini temanya ‘’Peran dan Tata Kelola Kantor Perwakilan Bank Indonesia dalam Pengembangan Ekonomi Daerah’’. Empat pembicara dihadirkan dalam seminar yang dihadiri ratusan peserta dari kalangan dosen, mahasiswa dan pihak perbankan ini. Mereka adalah I Gusti Agung Rai Wirajaya, Tutik Kusuma Wardhani dari Komisi XI DPR-RI, Hikmahanto Juwana dari BSBI dan Prof. I Komang Gde Bendesa dari akademisi Unud. Pembantu Dekan I FEB Unud

Prof. Dr. Ni Nyoman Kerti Yasa, S.E., M.S. mengatakan, seminar ini merupakan bagian dari bidang akademik dan terselenggara atas kerja sama BSBI dengan FEB Unud. Ia menilai seminar nasional tentang Peran dan Tata Kelola Kantor Perwakilan BI dalam Pengembangan Ekonomi Daerah ini sangat relevan dengan bidang yang ada di FEB Unud, sehingga dosen dan mahasiswanya dilibatkan. Dijelaskannya, BI mempunyai peranan yang sangat luas, namun pada tahun 2013 terjadi perubahan UU tentang pengawawan sehingga sebagian tugas dialihkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tetapi BI tetap mempunyai peran pengawasan untuk memajukan perekonomian daerah. Sementara itu, Ketua BSBI Dr. Mohamad Fadhil Hasan mengungkapkan, BSBI mengawasi beberapa

aspek di BI, di antaranya aspek keuangan, operasional, esfektasi dan tata kelola. Pengawasan dalam hal ini yakni sejauh mana tata kelola kantor perwakilan BI di daerah. Pasalnya, BI mempunyai fungsi menjaga kestabilan harga dan mengendalikan inflasi. Untuk itulah peran Kantor Perwakilan BI sangat penting, sehingga BSBI mendorong dengan adanya Kantor Perwakilan BI daerah guna memajukan ekonomi daerah. Pembicara Agung Rai Wirajaya, anggota Komisi XI DPR-RI, membawakan materi terkait inflasi dan digital money dalam pengembangan UMKM serta perekonomian Bali. Sementara Tutik Kusuma Wardhani menyampaikan tentang sinergi DPR-RI bersama BSBI untuk optimalisasi pengawasan terhadap BI. (ad473)

Jelang Nyepi

Penumpang Diperkirakan Meningkat 10 Persen Banyuwangi (Bali Post) Penumpang dari Gilimanuk, Jembrana, ke Ketapang, Banyuwangi, diperkirakan meningkat hingga 10 persen dibanding hari biasa pada 15-16 Mei mendatang menjelang hari raya Nyepi yang jatuh pada 17 Maret 2018. Mengantisipasi hal itu, PT Indonesia Ferry (ASDP) Ketapang-Gilimanuk menyiagakan sedikitnya 32 kapal dan menyiapkan tiga kantong parkir di sekitar Pelabuhan Ketapang. Jadwal penutupan penyeberangan saat Nyepi dari Bali dimulai Jumat (16/3) pukul 00.00 Wita, sedangkan dari Ketapang pada Jumat siang pukul 12.00 WIB. ‘’Jadi, Pelabuhan Ketapang ditutup lebih dulu, sedangkan dari Gilimanuk ditutup tengah malam. Penyeberangan akan dibuka kembali setelah Nyepi pada Minggu (18/3) pukul 05.00 WIB,’’ kata Gen-

eral Manager PT Indonesia Ferry (ASDP) Ketapang-Gilimanuk Elvi Yosa usai rapat koordinasi persiapan Nyepi di Pelabuhan Ketapang, Kamis (8/3) lalu. Mengantisipasi lonjakan penumpang dari Bali sebelum Nyepi, pihaknya mengerahkan 32 kapal, dari 52 kapal yang beroperasi di Ketapang-Gilimanuk. ‘’Lonjakan dari Bali biasanya tak terlalu tajam. Yang banyak adalah antrean dari Ketapang ketika pelabuhan ditutup,’’ jelasnya. Pihaknya bersama Polres Banyuwangi sudah menyiapkan tiga kantong parkir untuk menampung antrean kendaraan masing-masing di Terminal Bus Kapuran, lahan Stasiun Kereta Api Banyuwangi Baru dan lahan Bulusan milik ASDP. Saat antrean, jalur di depan Pelabuhan Ketapang akan ditutup total. Hanya khusus kendaraan

yang akan menyeberang ke Bali. Sementara itu, seluruh kapal yang beroperasi di Ketapang-Gilimanuk dicek oleh Balai Pengelola Transportasi Jawa Timur. Semua kelengkapan kapal diperiksa, mulai pelampung, skoci penyelamat, dokumen kapal hingga toilet. Aksi ini untuk memberikan pelayanan maksimal kepada penumpang selama musim libur Nyepi. ‘’Kami ingin memastikan seluruh kapal yang beroperasi dalam kondisi aman dan nyaman bagi penumpang,’’ ujar Rocky M. Surentu, Koordinator Satuan Pelayanan Ketapang Balai Pengelola Transportasi 11 Jatim. Pengecekan kapal juga dilaksanakan selama pelayaran. Hal ini dilakukan mengingat daya tempuh dan pelayanan ABK selama pelayaran dari Ketapang-Gilimanuk dan sebaliknya. (kmb30)

TKW Asal NTT Lari dari Malaysia Kupang (Bali Post) – Santi Yatni Asmada Bahan (25), seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), melarikan diri dari Malaysia, setelah 1,6 tahun tidak digaji oleh majikannya sebagai pembantu rumah tangga. Direktur Pengembangan Inisiatif Advokasi Rakyat (PIAR) NTT Sarah Lery Mboik kepada wartawan di Kupang, Jumat (9/3) kemarin, mengatakan saat melarikan diri, Santi langsung ke KBRI Malaysia di Kuala Lumpur untuk melaporkan kejadian tersebut. Santi, perempuan asal Desa Laob, Kecamatan Polen, Kabupaten Timor Tengah Selatan, direkrut oleh

seorang sponsor bernama Yanto Nale pada 2015 untuk dipekerjakan di Malaysia sebagai pembantu rumah tangga. Saat berangkat dari Kupang menuju Malaysia, ia malah diterbangkan menuju Medan, Sumatera Utara, untuk dibuatkan paspornya agar bisa masuk ke negeri jiran sebagai TKW dari Indonesia. Menurut Sarah, saat tiba di Malaysia, Santi dibawa ke Prestij Bistari, sebuah agensi tenaga kerja untuk beberapa hari lamanya. Tak lama kemudian ia langsung melakukan penandatangan kontrak kerja dengan seorang majikan dengan gaji per bulan RM 750 atau sekitar Rp 2,5 juta. Namun, dalam perjalanan, sang majikan menyangkali kontrak

kerja tersebut dan tidak membayar upahnya selama sekitar 1,6 tahun itu. ‘’Alasan sang majikan karena Santi bukan merupakan TKW legal melainkan pekerja ilegal yang diselundupkan ke Malaysia untuk mencari pekerjaan,’’ katanya. Pihak KBRI Kuala Lumpur di Malaysia akhirnya memulangkan Santi kembali ke Indonesia dan seterusnya ke kampung halamannya di Desa Laob, Kecamatan Polen, Kabupaten Timor Tengah Selatan, pada Februari lalu. Dalam menghadapi situasi sulit seperti itu, Santi masih berharap kepada majikannya untuk membayar upahnya selama 1,6 tahun bekerja sebagai pembantu rumah tangga. (ant)

Lombok Barat (Bali Post) – Investor menantikan beroperasinya marina di Gili Gede, Nusa Tengara Barat (NTB). Investor yang ingin membangun marina di beberapa provinsi sudah ada, tetapi mereka menunggu Marina Del Ray menyelesaikan marina di Gili Gede. Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Agung Kuswandono mengatakan itu ketika meninjau pembangunan marina di Gili Gede, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Kamis (8/3) lalu. Menurutnya, Indonesia memiliki banyak lokasi yang cocok untuk membangun marina, di antaranya Raja Ampat (Papua), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Selayar (Sulawesi Selatan) Mentawai (Sumatera Barat), Nias (Sumatera Utara), Bali dan NTB. Seluruh perairan yang cocok untuk membangun marina tersebut sudah diincar para investor. Namun, mereka menunggu marina Gili Gede beroperasi karena dianggap menjadi

pioner marina berkelas internasional yang ada di Indonesia. ‘’Kalau itu selesai dibangun dan benar-benar beroperasi serta didatangi banyak yacht, berarti Indonesia dianggap oleh investor memang serius membangun,’’ ujarnya. Agung menambahkan, dari total luas Indonesia, lebih dari 76 persennya adalah lautan dengan pesona yang eksotik dan sebagai salah satu tempat terbagus di dunia yang dilirik investor. Hal itu dibuktikan dengan adanya pembangunan marina di Gili Gede Indah, Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. PT Marina Del Ray selaku investor dari Australia menganggap pulau kecil tersebut memiliki daya tarik tersendiri, sehingga cocok sebagai lokasi pembangunan pelabuhan khusus untuk kapal pesiar dilengkapi dengan prasarana yang dibutuhkan. Pasar untuk tempat parkir yacht atau perahu layar pesiar berukuran kecil cukup bagus. Pasalnya, jumlah yacht di dunia mencapai jutaan unit. Namun, yang masuk ke Indonesia

hanya seribuan dan hanya singgah beberapa hari. ‘’Yang parkir di Indonesia satu dua saja. Padahal parkir sebetulnya duitnya luar biasa mencapai Rp 11 juta per bulan satu kapal. Pajak masuk ke negara juga luar biasa, kemudian ekonomi masyarakat akan bergerak luar biasa juga,’’ ucap Agung. Kemenko Maritim akan berupaya memberikan kemudahan bagi investor yang ingin membangun marina, khususnya dari sisi perizinan. Selama ini investor selalu dianggap sebagai objek. Pandangan ini harus diubah dengan cara menjadikan investor sebagai subjek yang akan membangun daerah dan memberikan penerimaan bagi negara dan daerah. ‘’Perizinan pembangunan Marina Gili Gede prosesnya terlalu lama sampai tahunan. Ini harus diubah. Makanya kami datang ke Lombok untuk berdiskusi dengan semua pihak membahas bagaimana menangani investor dengan pola zaman sekarang, bukan zaman dulu lagi,’’ tegasnya. (ant)

Investor Nantikan Marina di Lombok Barat

BERSAMA – Peserta berfoto bersama sebelum mengikuti FGD pengembangan elektronifikasi transaksi dalam lingkungan pemerintah daerah di Gedung BI Kantor Perwakilan Bali, Jumat (9/3) kemarin.

TNT Wajib Per 1 Januari 2018

BPD Bali Laksanakan FGD Pengembangan Elektronifikasi Transaksi di Lingkungan Pemda

BANK BPD Bali bersama Bank Indonesia (BI) melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) pengembangan elektronifikasi transaksi dalam lingkungan pemerintah daerah (pemda) di Gedung Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi Bali, Jumat (9/3) kemarin. FGD dihadiri pengelola pasar, pengurus koperasi, Dinas Pendidikan di Bali serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Kepala Divisi Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah (SPPUR) Teguh Setiadi mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, acara ini merupakan tahapan yang cukup strategis dalam program Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT) melalui pengelolaan keuangan daerah. Transaksi yang saat ini masih dalam bentuk tunai diharapkan nantinya penerimaan daerah dapat diterima secara nontunai melalui perbankan dan cukup diakses melalui QR code, baik itu berupa tabungan, payment system, upload tagihan melalui mobile banking, internet banking, transfer, ATM maupun laku pandai. Dengan begitu, transaksi menjadi lebih praktis, cashless, cepat, akurat, aman dan andal. Jika sebelumnya masyarakat atau pedagang pasar membayar retribusi pasar dengan menggunakan uang tunai dan antre dengan elek-

tronifikasi, diharapkan ke depan para pedagang dan masyarakat umum cukup menggunakan QR code berbasis rekening tabungan untuk melakukan pembayaran retribusi pasar, baik retribusi harian maupun tahunan. Implementasi penerimaan dan pengeluaran pemda selain memberikan kemudahan kepada masyarakat, juga memberikan manfaat kepada pemerintah daerah. Ini mencegah penerimaan uang yang diragukan keasliannya, mengontrol, menghindari salah hitung dan transaksi tercatat secara otomatis, mengurangi fraud atau penyalahgunaan wewenang, aman, akurat, efisien dan memudahkan pengawasan. ‘’Kami ikut bangga atas terobosan, langkah-langkah yang ditempuh selama ini khususnya kepada bank Pemerintah Daerah Bali guna mewujudkan sistem penerimaan dan pengeluaran tata kelola yang lebih efektif dan efisien,’’ ungkap Teguh Setiadi. Kepala Divisi Teknologi, Informasi dan Akuntansi (TIA) Bank BPD Bali Ida Bagus Gede Setiayasa memaparkan tentang proses penerimaan secara nontunai yang akan dilakukan Bank BPD Bali. Penerimaan Pemerintah Daerah Bali melalui BPD Bali seperti pajak, retribusi pasar, parkir dan penerimaan lainnya. Sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 910/1866/SJ

dan 910/1867/SJ, mulai 1 Januari 2018 seluruh transaksi wajib dilaksanakan secara non-tunai untuk penerimaan daerah dan melaksanakan transaksi non-tunai (TNT) untuk pengeluaran daerah. Menurutnya, tujuan pengembangan elektronifikasi transaksi ini adalah untuk menindaklanjuti kebijakan nontunai sesuai SE Mendagri dan Bank Indonesia, meningkatkan peran/kontribusi Bank BPD Bali dalam sistem pengelolaan sistem penerimaan dan pengeluaran daerah, memberikan layanan standardisasi sistem retribusi dan bansos berbasis TNT serta meningkatkan akses layanan inklusi keuangan ke sektor UMKM khususnya untuk transaksi pembayaran. Untuk mengembangkan elektronifikasi transaksi itu, BPD Bali telah melakukan beberapa tahapan yaitu pengembangan sistem QR code guna membuat billing retribusi dan terintegrasi dengan produk tabungan Bank BPD Bali. Bank BPD Bali menggunakan produk tabungan BSA untuk penerbitan kewajiban retribusi. Setelah regulasi standardisasi ditetapkan oleh BI, Bank BPD Bali akan menggunakan QR code sebagai media transaksi pembayaran retribusi. Interoperabilitas sistem pembayaran dengan Bank BPD Bali sebagai gateway ke CA Nasional. (ad505)

Tim Sergab NTB Kawal Stabilitas Harga Gabah Mataram (Bali Post) – Tim Serapan Gabah Nusa Tenggara Barat (NTB) berkomitmen mengawal stabilitas harga gabah agar petani tidak mendapatkan harga rendah ketika musim panen raya padi mulai Maret-April 2018. Tim melakukan pemantauan harga di lapangan setiap hari, kemudian informasi tersebut dikirim ke pusat. Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) NTB selaku Koordinator Tim Serapan Gabah (Sergab) NTB Hj. Budi Septiani di Mataram, Kamis (8/3), mengatakan pemantauan harga gabah di kabupaten/kota dilakukan oleh petugas enumerator. Mereka memantau dan memberikan laporan terkait pergerakan harga gabah di tingkat petani setiap hari. Informasi harga tersebut kemudian diteruskan kepada seluruh anggota Tim Sergab NTB yang terdiri atas DKP NTB dan kabupaten/kota, Dinas Pertanian-Perkebunan NTB

dan kabupaten/kota, Perum Badan Urusan Logistik (Bulog), Komando Distrik Militer (Kodim) dan Komando Rayon Militer (Korem) 162/Wira Bhakti. Sejauh ini harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani tergantung kualitasnya, namun masih rata-rata Rp 4.200 per kilogram (kg). Harga tersebut juga sanggup dibeli oleh Bulog meskipun di atas harga pembelian pemerintah (HPP) GKP Rp 3.750/kg. ‘’Bahkan, ada yang mencapai Rp 5.100/kg di salah satu daerah di Kabupaten Sumbawa. Itu tergolong harga yang cukup tinggi,’’ ujar Budi Septiani. Tim Sergab NTB juga memastikan harga beras akan cenderung stabil jika harga GKP di tingkat petani pada musim panen raya di atas Rp 4.000/kg. Artinya, jika harga beras kualitas medium di pasaran Rp 9.200/ kg, pedagang masih memperoleh keuntungan yang layak.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Sementara itu, Sekretaris DKP NTB Ibnu Fiqhi menyebutkan, target serapan gabah yang harus dilakukan oleh Bulog Divisi Regional (Divre) NTB pada 2018 sesuai perhitungan Kementerian Pertanian sebanyak 97.752 ton setara beras dari total estimasi produksi beras NTB 1,48 juta ton dengan total luas panen gabah mencapai 490.572 hektar. Bulog Divre NTB memilik target serapan gabah lebih tinggi dari perhitungan Kementerian Pertanian yakni 150.000 ton setara beras pada 2018. Beban target serapan gabah tersebut diberikan kepada Kantor Divre Bulog NTB sebanyak 57.000 ton, Sub Divre Sumbawa 40.500 ton, Sub Divre Bima 30.000 ton dan Sub Divre Lombok Timur 22.500 ton. Bulog NTB sudah melakukan pembelian beras dengan harga komersial Rp 9.000-Rp 9.400/ kg. Pembelian per hari mencapai 400 ton sesuai dengan arahan Kementerian Pertanian. (ant)


Sabtu Wage, 10 Maret 2018

daerah

5

Dikeluhkan, Jalan Longsor di Subak Sari Belum Diperbaiki Mangupura (Bali Post) – Sudah dua bulan jalan longsor di Jalan Subak Sari, Kuta Utara, Badung, belum mendapat penanganan pemerintah setempat. Warga sekitar mengeluhkan kondisi jalan dekat Batu Belig tersebut lantaran membahayakan pengguna jalan. Gede, salah seorang warga, mengatakan jalan yang menghubungkan Berawa, Batu Bolong, Echo, Canggu Raya dan lainnya yang mengalami kerusakan sepanjang hingga 10 meter itu merupakan jalur utama pariwisata. ‘’Sudah hampir dua bulan longsor. Padahal jalan utama yang menghubungkan daerah Canggu, tapi belum ada tindak lanjut dari Pemda Badung,’’ ujarnya, Jumat (9/3) kemarin. Menurutnya, jebolnya separuh badan jalan akibat hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Badung dan sekitarnya Januari lalu itu kerap memakan korban. Pasalnya, tidak ada rambu-rambu yang menunjukkan bahwa terdapat kerusakan jalan atau pelang pembatas. ‘’Sangat berbahaya, sudah beberapa kali kecelakaan dan bikin macet.

Kami mohon perhatian pemerintah untuk segera melakukan perbaikan,’’ ungkapnya. Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung Sang Nyoman Oka Permana saat dikonfirmasi tidak menampik adanya kerusakan jalan tersebut. ‘’Kami tengah melakukan koordinasi untuk mengambil langkah perbaikan. Pasti kami perbaiki. Kami harap masyarakat bersabar,’’ ucapnya. Jalan Subak Sari longsor pada 24 Januari lalu yang menghilangkan separuh badan jalan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung telah menerjunkan tim untuk memasang papan imbauan agar masyarakat yang melintas berhati-hati. (kmb27) LONGSOR - Sejumlah pengendara melintas di Jalan Subak Sari, Kuta Utara, yang sebagian longsor pada 24 Januari lalu. Foto diambil Jumat (9/3) kemarin. Bali Post/wan

Mandi, Siswa Hanyut Soal Imbauan Matikan Internet Saat Nyepi Gianyar (Bali Post) – Seorang bocah 12 tahun, I Komang Andika, hanyut saat mandi di Sungai Ayung, Desa Sayan, Ubud, Gianyar, Jumat (9/3) sore kemarin. Warga setempat bersama petugas Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar masih melakukan pencarian korban hingga Jumat malam. “Pertama menerima laporan, langsung saya kerahkan petugas ke lokasi,” ucap Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya. Hingga Jumat malam jajarannya bersama warga belum menemukan siswa yang diketahui masih duduk di bangku SMP itu. Informasi yang dihimpun, awalnya korban asal Karangasem itu bersama enam orang temannya mandi di Sungai Ayung pada Jumat sore sekitar pukul 17.30 Wita. Saat tengah asyik mandi, Komang Andika diketahui terseret arus sungai. Dua orang teman korban, Ketut Wahyu (13) dan Komang Aan Kusuma (12), berupaya melakukan penyelamatan. Namun, akibat derasnya arus sungai, upaya dua bocah asal Ubud ini tidak berhasil. (kmb35)

Bidan Delima di Bali Makin Berkurang

Denpasar (Bali Post) Sejak tahun 2005, pemerintah pusat mencanangkan program Bidan Delima. Bidan Delima adalah bidan dengan kemampuan lebih dibandingkan bidan lainnya. Pada 2016 Bidan Delima di Bali berjumlah 416 orang, namun kini tinggal 388 karena ada yang meninggal dan alasan lainnya. Jumlah ini tergolong minim mengingat di Pulau Dewata terdapat lebih dari 5.000 bidan, 1.736 di antaranya telah melakukan praktik mandiri. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. I Ketut Suarjaya, MPPM. mengatakan, Bidan Delima adalah bidan unggulan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dalam memberi pelayanan yang berkualitas, berstandar dan memberi kepuasan pelanggan. Untuk menjadi Bidan Delima harus mendapatkan lisensi dan bersertifikat serta melengkapi persyaratan Bidan Praktik Mandiri (BPM) terlebih dahulu mengacu pada Permenkes Nomor 28 Tahun 2017. Bidan Delima juga harus melalui tahapan prakualifikasi dan divalidasi oleh fasilitator. Jika lulus selanjutnya mengisi kajian mandiri. ‘’Kalau lulus baru dikukuhkan menjadi Bidan Delima dan mendapatkan sertifikat,’’ bebernya, Kamis (8/3) lalu. Menurutnya, Bidan Delima telah memiliki SOP dan pelayanan standar. Kompetensinya plus, jadi kualitas pelayanannya lebih bagus. Setelah mendapatkan sertifikat Bidan Delima, dapat menjadi provider BPJS Kesehatan dan jejaring dokter. Ketua Unit Pelaksana Bidan Delima (UPBD) Ni Ketut Nuriasih, S.ST., M.M. menyatakan setiap tahun anggotanya dimonitoring dan dievaluasi (monev) oleh IBI Provinsi, Pusat dan fasilitator. Setiap lima tahun sertifikatnya diperbarui. Sementara kegiatannya setiap enam bulan dilaporkan ke pusat, sehingga kondisi nyatanya di lapangan terdata. Bidan Delima sebelum dikukuhkan oleh IBI Pusat, disurvei terlebih dahulu. Dari sisi prasarana harus memiliki ruang tunggu, konseling, ruang periksa, ruang bersalin dan ruang tindakan. (kmb42)

RSUP Sanglah Buka Lowongan Pegawai Kontrak

Denpasar (Bali Post) RSUP Sanglah kembali membuka lowongan pegawai tidak tetap non-PNS BLU (kontrak) tahun 2018. Pegawai yang dibutuhkan sebanyak 40 orang terdiri atas lima perawat ahli, 10 orang perawat terampil, satu apoteker, administrator kesehatan, fisikawan medis, dua perekam medis, dua radiografer, satu orang inspektur sarana dan prasarana fasilitas pelayanan kesehatan, dua teknisi elektromedis, dua analis kepegawaian ahli, lima pranata komputer ahli, satu analis keuangan, dua pranata hubungan masyarakat dan lima pengadministrasian umum. Kasubbag Humas RSUP Sanglah Dewa Ketut Kresna, Jumat (9/3) kemarin, mengatakan penerimaan pegawai kontrak ini dalam rangka memenuhi kebutuhan pegawai pada unit-unit pelayanan kesehatan di lingkungan RSUP Sanglah. RSUP Sanglah juga melakukan pengembangan pelayanan pada beberapa unit kerja, sehingga membuka kesempatan bagi WNI untuk mengikuti seleksi penerimaan pegawai kontrak. ‘’Tahun ini RSUP Sanglah mengembangkan pelayanan radioterapi dan pelayanan talasemia one day care. Pelayanan radioterapi rencananya melayani di luar jam kerja. Jadi, sistem kerjanya shift,’’ ungkapnya. Dibukanya layanan tersebut tentu berimbas pada tenaga lainnya yaitu tenaga nonmedis. Jadwal pengiriman berkas 12-13 Maret, seleksi administrasi 14-15 Maret, pengumuman kelulusan seleksi administrasi 19 Maret, pengambilan nomor ujian 20 Maret, pelaksanaan tes tulis dengan metode CAT 22-23 Maret, pengumuman hasil ujian tertulis 26 Maret, pelaksanaan tes MMPI 27 Maret, pelaksanaan tes wawancara 28 Maret, tes kesehatan 29 Maret dan pengumuman kelulusan 30 Maret. (kmb42)

Paiketan Krama Bali Temui Ketua PHDI Bali Denpasar (Bali Post) Pro dan kontra terkait imbauan pemutusan jaringan internet saat hari raya Nyepi pada 17 Maret mendatang, mengundang keprihatinan sejumlah tokoh di Bali. Untuk meredam permasalahan tersebut, Paiketan Krama Bali, Jumat (9/3) kemarin mendatangi Ketua PHDI Bali Prof. I G.N. Sudiana guna mengetahui pokok permasalahan sampai munculnya imbauan yang cukup banyak mengundang komentar dari masyarakat Bali dan luar daerah. Ketua I Paiketan Krama Bali Bidang Parahyangan Ir. Ketut Darmika mengatakan, munculnya kesepakatan para tokoh agama di Bali tentang imbauan pemutusan jaringan internet saat Nyepi nanti baru pertama kali diusulkan. Jika ini dipandang kurang baik mohon agar dievaluasi kembali. “Kita

semua dalam proses pembelajaran menuju yang lebih baik. Jika ada kebijakan pemerintah atau lembaga publik yang merugikan kepentingan masyarakat tentu menjadi tugas Paiketan Krama Bali untuk mengkritisi sekaligus mencari jalan keluar yang terbaik,” ujarnya. Ia minta semua elemen masyara-

Diduga Curi Data Nasabah Bank

kat menyampaikan pendapat dengan santun agar tidak menambah masalah. “Paiketan Krama Bali secara spirit siap mengawal aspirasi masyarakat yang tujuannya untuk kebaikan,” tambah Ketut Darmika. Sementara itu, Ketua PHDI Bali Prof. IGN Sudiana menyatakan tidak ada maksud lain terkait keputusan yang telah disepakati untuk Nyepi tahun ini. Keputusan tersebut bermaksud mengajak umat Hindu untuk semakin khusyuk melaksanakan Catur Brata Nyepi. Umat Hindu harus menjadi contoh yang baik dalam melaksanakan kewajiban agamanya. Tokoh-tokoh agama lain di Bali mendukung penuh agar

pelaksanaan Catur Brata Panyepian lebih khusyuk dan fokus. “Saya tidak paham internet. Mohon pro-kontra tentang keluarnya surat kesepakatan bersama para tokoh agama ini agar disudahi,’’ tandasnya. Menurut Rektor IHDN Denpasar ini, PHDI sebagai majelis agama hanya memohon kepada penyedia layanan internet agar meng-off-kan selama 24 jam agar umat Hindu bisa lebih fokus menjalankan kewajiban agamanya. Tujuan keluarnya kesepakatan bersama ini juga bentuk mencegah beredarnya berita hoax seperti Nyepi tahun 2017 yang berakibat kurang kondusif bagi pelaksanaan Nyepi di Bali. (win)

Dinsos Titip Bayi Telantar di Yayasan

Tiga WN Turki Ditangkap Adopsi Tak Bisa Dilakukan Begitu Saja

Mangupura (Bali Post) Tim Opsnal Subdit III Ditreskrimum Polda Bali mengungkap kasus pencurian data nasabah bank yang melibatkan warga negara asing (WNA), Jumat (9/3) kemarin. Pelakunya tiga orang warga negara (WN) Turki berinisial KT, MMA dan KD. Mereka ditangkap di wilayah Canggu, Kuta Utara dan Kuta, Badung. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja mengatakan, penangkapan dilakukan sekitar pukul 00.15 Wita, dipimpin Kasubdit III AKBP Komang Sudana. Awalnya ditangkap KT dan MMA di ATM Mandiri, Jalan Batu Mejan, Canggu. Mereka dibekuk saat melakukan skimming. Penangkapan itu langsung dikembangkan dan kedua pelaku menyebut ada temannya lagi. Petugas lalu menangkap KD di salah satu hotel di Jalan Dewi Sartika, Kuta. “Pengakuan

tersangka, mereka mencuri data nasabah bank. Kami masih dalami terkait perampokan ATM di Kuta dan Kuta Selatan,” tegasnya didampingi AKBP Sudana. Polda Bali dan jajaran sudah beberapa kali mengungkap kasus serupa yang melibatkan WNA. Akhir Januari 2017, anggota Polsek Kuta Utara menangkap WN Turki berinisial EG (47) dan AOA (36). Kedua tersangka diduga mencuri data ATM BNI di Canggu Mart Echo Beach, Jalan Batu Mejan. Modusnya, pelaku mengambil alat copy data di atas kotak ATM. Sementara tim Cyber Crime Dit. Reskrimsus Polda Bali dipimpin Kanit Kompol Wisnawa Adiputra mengungkap kasus pembobolan data nasabah bank oleh WN Bulgaria, Boris Georgiev dan Marian Bogidarof Serafinoff. (kmb36)

Gantung Diri di Pohon Kopi Bangli (Bali Post) Kasus bunuh diri dengan cara gantung diri kembali terjadi di Kabupaten Bangli. Kali ini korbannya I Nyoman Teken (74) asal Banjar Penglumbaran, Susut, ditemukan tewas di pohon kopi di tegalan milik Wayan Cemeng. Berdasarkan informasi yang dihimpun Jumat (9/3) kemarin, korban pertama kali ditemukan oleh Wayan Cemeng sekitar pukul 17.00 Wita dalam kondisi sudah meninggal dunia. Kaget melihat mayat bergantung di pohon kopi, Cemeng kemudian memanggil warga lainnya dan anak korban Wayan Kempel. Korban

langsung diturunkan dan dibawa ke rumah duka di Banjar Penglumbaran. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi seizin Kapolres AKBP I G.N. Agung Ade Panji Anom mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan tim medis dari Puskesmas Susut I, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. ‘’Barang bukti yang diamankan seutas tali plastik warna biru sepanjang 120 sentimeter. Motif korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri masih didalami pihak kepolisian,’’ ucap Sulhadi. (kmb41)

Denpasar (Bali Post) – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Bali saat ini melindungi 23 bayi telantar. Bayi-bayi itu dititipkan pada dua yayasan lantaran dinas tidak memiliki panti atau rumah perlindungan sendiri. Tujuh bayi dititipkan di Yayasan Sayangi Bali dan 16 bayi di Yayasan Metta Mama & Maggha. ‘’Manakala memang telantar, perlu pengasuhan, Dinas Sosial memiliki tanggung jawab terhadap itu. Kami bekerja sama dengan dua yayasan. Kami titipkan di situ atas nama Pemprov Bali, dalam hal ini Dinas Sosial,’’ ujar Kepala Dinsos Provinsi Bali I Nyoman Wenten di kantornya, Jumat (9/3) kemarin. Dalam menangani penyandang masalah kesejahteraan sosial, termasuk bayi telantar, pihaknya memang mengajak partisipasi sosial, baik perorangan, kelompok maupun lembaga melalui yayasan. Bayi-bayi yang dititip merupakan bayi telantar yang tidak diketahui siapa orangtuanya serta bayi yang diserahkan orangtuanya karena miskin dan tidak mampu merawat. Wenten menambahkan, tak sedikit masyarakat yang ingin mengadopsi bayi-bayi tersebut, namun proses adopsi tetap harus mengikuti peraturan yang berlaku. Calon orangtua adopsi mesti mengajukan surat permohonan ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (perizinan).

Setelah itu, Tim Pertimbangan Perizinan Pengangkatan Anak akan meneliti secara administrasi dan mengecek kelayakannya. ‘’Ada syaratnya minimal menikah lima tahun, penghasilannya berapa, rumahnya layak tidak, bagaimana kondisi rumah tangga dan keluarganya. Tim terdiri atas 14 anggota, ada dari polisi, dinas sosial dan sebagainya yang akan menilai. Tidak gampang itu, kami sudah lapisi rambu-rambunya,’’ jelasnya. Selain calon orangtua, lanjut Wenten, bayi yang akan diadopsi juga dicek kesehatannya. Terutama yang tidak diketahui siapa ibu yang melahirkannya. Jangan sampai setelah melepas bayi telantar justru muncul masalah baru. Termasuk menghindarkan bayi tersebut ditelantarkan kembali setelah diadopsi. ‘’Apalagi orang Bali kan sistem patrilinial, jadi kami harus detail. Keluarganya harus sepakat semua untuk mengangkat anak, karena erat kaitannya dengan kewajiban,’’ imbuhnya. Calon orangtua juga diberi kesempatan mengasuh bayi yang akan diadopsi selama enam bulan. Selama itu pula, ada pemantauan dari dinas untuk melihat kecocokan di antara mereka. Keseriusan calon orangtua untuk mengadopsi bayi juga dilihat oleh yayasan. Bahkan, yayasan harus mengantongi biografi calon orangtua itu. (kmb32)


OPINI

6

Sabtu Wage, 10 Maret 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Rakyat Fokuslah pada Pilkada TERKESAN berlebihan kalau dilihat dari sisi masyarakat bahwa pembicaraan Pilpres 2019 sudah ramai sejak kini. Padahal, 2018 ini ada pilkada. Secara sosial, pilkada inilah yang mesti diperbincangkan. Artinya, bukan diperbincangkan untuk membikin panas suasana tetapi untuk dilihat kemungkinan-kemungkinan kelemahan yang ada. Dari sisi umur pemilih misalnya, dapat saja kita diskusikan seberapa banyak nantinya pemilih akan bertambah menjelang hari pencoblosan sebagai akibat golongan muda telah berusia 17 tahun. Bukankah umur ini yang menjadi patokan. Atau soal logistik juga dapat didiskusikan kesiapannya. Belum lagi soal pemilihan penempatan tempat pemungutan suara. Daerah seperti di Bali mungkin tidak masalah soal penempatan TPS ini. Bali mempunyai sarana transportasi dan alat transportasi yang relatif bagus. Jaraknya dari rumah penduduk juga tidak terlalu jauh. Namun, bagaimana dengan kondisi di daerah Papua, Maluku dan sejenisnya. Yang kurang mendapat perhatian adalah jumlah pemilih manula. Kita dapat saja memertanyakan bagaimana sebaiknya teknis pemilihan untuk manula. Apa sebaiknya diantar ke rumah kertas suara atau manula dijemput atau biarkan tidak mendapat pilihan. Yang terakhir ini jelas pilihan yang tidak demokratais dan tidak adil. Maka, pilihan untuk menjemput atau mengantar ini menjadi rasional. Karena itu pula diperlukan sarana dan teknik untuk itu. Di situlah kita harus pikirkan tentang teknis pemilu. Bukan itu saja, teknologi yang semakin maju memungkinkan bagi masyarakat untuk semakin mudah melakukan pilihan dan semakin rahasia. Memilih menggunakan komputer misalnya, merupakan salah satu cara paling bagus pada masa depan. Dengan cara seperti ini, akan banyak dapat dipercepat. Tidak perlu menunggu hasil jajak pendapat untuk mengetahui hasil, tetapi begitu waktu selesai pemilihan di seluruh Indonesia, dalam waktu setengah jam sudah dapat diketahui hasilnya. Ini cita-cita, yang bukan tidak mungkin akan dilakukan oleh negara maju. Dengan mulai ributnya pemilihan presiden dan terkesan melangkahi pilkada, maka sesungguhnya kita telah disuguhi oleh pengetahuan baru tentang kondisi politisi kita. Mereka seolah-olah mementingkan posisinya, bukan melihat pada posisi masyarakat. Padahal, politisi itu merupakan alat untuk membantu masyarakat menyuarakan suaranya di tingkat publik. Politisi yang terlalu memikirkan politik sebagai sebuah posisi atau jabatan, amat berpotensi tidak mampu membuat kebijakan. Pertanyaan kita, untuk apa kemudian memilih politisi yang tidak mampu membuat kebijakan. Kita khawatir, tugas-tugas kerakyatan dan kenegaraan dari politisi itu hilang sebagian (bahkan lebih) karena mereka justru telah berkoar-koar soal politik jauh-jauh hari. Memang secara politik, pembicaraan soal presiden itu layak dilakukan sekarang. Berbagai perhitungan perlu dilakukan demi tujuan-tujuan politik. Tujuan politik itu adalah merebut kekuasaan dan akhirnya menempatkannya dalam jabatan. Namun, begitu mengisi jabatan tersebut, hal kepolitikan itu hilang. Yang ada adalah kebijakan untuk rakyat, bukan kebijakan untuk kelompok. Apa yang menjadi tugas masyarakat sekarang? Hemat kita, berposisilah terlebih dahulu kepada pilkada karena itu ada di depan kita. Ratusan daerah di Indonesia dengan puluhan bahkan ratusan juga penduduknya, bertanggung jawab atas pelaksanaan, kualitas dan pilihan dari pilkada ini. Masyarakat harus berkonsentrasi dan mencermati para kandidat yang ditawarkan di dalam pilkada. Pada iklim otonomi seperti yang kini dicanangkan di Indonesia, pemimpin daerahlah yang mempunyai tanggung jawab besar karena berdekatan langsung dengan masyarakat dan berdekatan juga dengan sumber daya yang dimiliki.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Penantian Panjang Penyelesaian Kasus LPD Kapal

Lebih dari setahun lamanya, para nasabah Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Kapal, Kabupaten Badung menanti dengan penuh harapan penyelesaian kasus lembaga keuangan desa tersebut yang penanganannya telah dilimpahkan ke jalur hukum Polda Bali setelah didemo oleh massa. Puluhan miliar rupiah dana masyarakat yang terkumpul diduga telah disalahgunakan dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat setempat saat ini berharap dan mohon kepada yang terhormat Bapak Kapolda Bali untuk mendorong agar kasus ini cepat selesai sehingga tidak lagi menimbulkan keresahan yang berkepanjangan di masyarakat. I Gede Mertana Banjar Muncan, Desa Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung

Hari Wanita Internasional

Perayaan Hari Wanita Internasional diperingati setiap Kamis (8/3). Perayaan hari wanita ini tentu memberikan makna bahwa kita harus lebih menghormati kaum wanita. Ajakan ini menurut saya harus terus digaungkan dengan harapan agar kedamaian dunia bisa terjaga dan wanita memiliki peran yang lebih strategis dalam mengelola peradaban dunia. Saya sebagai kaum lelaki, secara khusus memberikan apresiasi terhadap perayaan hari wanita ini. Mudah-mudahan hari wanita ini bisa membuat dunia lebih menghargai perempuan sebagai salah satu inspirator pembangunan dan perdamaian. I Gede Wikrama Denpasar, Bali

Poros Ketiga dan Budaya Politik Indonesia Poros Ketiga tampaknya menjadi kata penting akhir-akhir ini, sekaligus menyingkap bagaimana pentingnya 2019 “dibanding” 2018. Indonesia akan menyelenggarakan pemilihan presiden tahun 2019 sedangkan pilkada serentak tahun 2018. Akan tetapi, kini pencalonan presiden dan wakil presiden telah mulai berkibar di angkasa. Poros Ketiga yang dimaksudkan adalah calon presiden atau pasangan presiden dan wakilnya, di luar Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Hingga kini, baik elektabilitas maupun partai politik pendukung, baru dia calon itu saja yang muncul dan berani muncul. Sedangkan calon ketiga masih belum kelihatan.

Oleh GPB Suka Arjawa residen Joko Widodo mengatakan bahwa semakin banyak calon akan semakin baik. Partai politik kiranya masih menunggununggu jika kemungkinan dalam perjalanan pemilihan presiden, tiba-tiba muncul “satria piningit” sehingga masih belum berani mencalonkan calon lain di luar dua calon presiden di atas. Sebagian partai politik telah merapatkan barisan mendukung Joko Widodo dan sebagian lagi diperkirakan akan mendukung Prabowo Subianto. Soal wakil presiden, masih belum ada kepastian sosoknya. Kalau dilihat dari sisi pilihan yang lebih mudah bagi masyarakat, dua pasangan adalah kondisi yang paling bagus. Bagi rakyat ini akan lebih memudahkan untuk memilih dan terkumpul pengetahuan yang maksimal untuk dua kandidat tersebut. Artinya, m a s y a r a ka t a ka n m e nc a r i informasi yang terkait dengan dua kandidat tersebut, sehingga lebih mudah menjatuhkan pilihan dan memberikan improvisasi atas keduanya. Tentu ini lebih mudah dibanding dengan lebih banyak pilihan.

P

Persoalan pemilihan presiden sangat terkait dengan budaya politik masyarakat. Biasanya budaya politik itu dapat dikaitkan dengan kondisi pendidikan (politik) masyarakat. Budaya politik adalah kepercayaan-kepercayaan politik yang dimiliki oleh masyarakat, berdasarkan pengetahuan yang mereka miliki. Kepercayaan politik itu sering juga disebut dengan nilai-nilai yang melekat pada diri mereka. Dalam melakukan pilihan, nilai dan kepercayaan ini sangatlah memengaruhi untuk menjatuhkan coblosan, baik dalam pemilihan kepala daerah, anggota legislatif maupun presiden. Dalam hal pemilihan presiden, budaya politik itu memiliki kecenderungan pengaruh oleh berbagai media yang ada. Kini, adalah televisi dan untuk golongan anak muda, dipengaruhi oleh media sosial dan internet. Dengan demikian, jika ada dua kandidat presiden, akan memudahkan bagi masyarakat untuk menjatuhkan pilihannya karena pengetahuan dan informasi yang dimiliki tentang politik (calon presiden), mengerucut pada dua kandidat tersebut. Secara umum, budaya politik itu terbagi menjadi tiga, yaitu parochial yang merupa-

kan tingkat paling sederhana. Pada tingkat seperti ini, keterikatan masyarakatnya masih sederhana, masih tradisional dan tidak terlalu aktif untuk melihat-lihat latar belakang kandidat. Yang kedua adalah budaya politik subjek, di mana di sini partisipasi untuk ikut berpolitik, termasuk mencoblos cukup aktif tetapi tidak terlalu mampu memberikan masukanmasukan dalam politik. Dan ketiga adalah budaya politik partisipan. Dalam hal ini, anggota masyarakat bukan saja mampu memberikan pilihan tetapi juga memberi masukanmasukan kepada sistem politik. Masyarakat yang mempunyai budaya politik partisipan, akan kritis. Terhadap masyarakat seperti ini, lebih dari lima calon presiden pun akan coba dianalisis oleh masyarakat untuk kemudian menjatuhkan pilihan itu berdasarkan berbagai pertimbangannya. Budaya politik masyarakat Indonesia masih campuran, baik yang tradisional, semipartisipan dan partisipan. Komposisi yang paling banyak diperkirakan mempunyai budaya politik parochial, di mana kecenderungan politiknya masih sederhana. Karena itulah paling cocok kalau misalnya dua kandidat sudah

cukup. Dengan dua kandidat itu mereka akan terdorong untuk mengumpulkan berbagai informasi soal calon tanpa harus rumit mencari informasi tambahan bagi kandidat yang lain. Tanpa bermaksud untuk mendukung siapa pun, terpilihnya Joko Widodo sebagai presiden, memperlihatkan adanya budaya politik parochial tradisional pada masyarakat Indonesia itu. Pada pihak lain, masyarakat intelek Indonesia sekarang masih belum jelas ke mana petanya dalam pemilihan presiden. Mereka yang mempunyai kecerdasan yang cukup tinggi, bisa-bisa tidak melakukan pilihannya karena tidak mempunyai preferensi yang cocok dengan kandidat yang ada, meskipun juga mereka mengetahui bagaimana kualitas sosial Indonesia. Artinya, bisa jadi ia mempunyai pikiran bahwa dengan kondisi masyarakat “masih mengambang” maka bagaimanapun tingkat intelektual calon presiden, tidak akan mampu mendorong prestasi ke arah yang lebih baik. Kondisi “mengambang” yang dimaksudkan adalah masyarakat yang suka korupsi, percaya takhayul, kurang rasional, boros, suka menjual tanah, kurang mampu menambung. Jika sifat-sifat seperti ini adalat diubah, maka secara mudah akan dibentuk masyarakat sesuai dengan visi keadilan sosial bagi Indonesia. Jadi, demi kemanfaatan politik yang lebih aman untuk masa depan Indonesia, dibiarkan saja kondisi yang ada sekarang, yaitu dengan dua calon presiden itu. Politisi Indonesia juga mempunyai sifat yang “parochial”. Artinya, mereka masih bersikap sangat tradisional dalam berpolitik.

Melaksanakan Nyepi dan Saraswati

Bertepatan dengan Saraswati pelaksanaan Nyepi berjalan seperti biasa. (Bali Post, Kamis Kliwon, 1 Maret 2018). Mengapa PHDI Bali dan PHDI Pusat tidak mengatakan begitu, atau tidak mengeluarkan petunjuk tentang “pelaksanaan Nyepi yang bersamaan dengan hari Saraswati”. Jadi masingmasing provinsi di Indonesia, masing-masing kabupaten/kota, kecamatan, desa pakraman, banjar adat, dan masing-masing individu umat agama Hindu di Bali akan berbeda-beda dalam menyikapinya. Kalau petunjuk ogoh-ogoh bhuta kala, kok bisa lengkap, detail, dengan berbagai imbauannya; tidak menyinggung soal pilkada, tidak boleh minum minuman keras, tidak boleh mengarak ogoh-ogoh melewati batas wilayah, dan tidak boleh, tidak boleh lainnya. Hampir semua umat Hindu telah mengetahui, meyakini bahwa ogoh-ogoh bhuta kala tersebut tidak berkaitan sama sekali, tidak termasuk dalam sarana upakara serangkaian hari suci Nyepi (dalam mebuubuu, pangerupukan), kok dibahas panjang lebar, menggebu-gebu dan anggarannya sangat besar

Oleh I Bagus Putu Sudarmaya pula. Setiap atau masing-masing rerahinan, hari suci, hari raya agama Hindu dibagi dalam tiga periode/hari, baik yang berdasarkan sasih, berdasarkan wuku, dan demikian juga HUT yang berdasarkan kalender. Pelaksanaannya dipilih dari salah satu periode dari hari tersebut. Untuk tanggal 17 Maret 2018 ini maka hari Saraswati dan hari ulang tahun dibagi menjadi tiga yaitu : 1. Pusuh/kuncup (tanggal 16), 2. Nedeng/mekar/kembang (tanggal 17), 3. Mayang/hampir layu (tanggal 18). Dikonotasikan dengan sekuntum bunga, sekar. Pusuh, mekar, mayang, ketiga hari tersebut sama baiknya untuk dilaksanakan. Menyikapi pelaksanaan Nyepi dan Saraswati ini saya mencoba merujuk pendapat nenek saya. Maka hari suci Saraswati dilaksanakan pada Sukra Kliwon wuku Watugunung Jumat (16/3), sehari sebelum Nyepi, nenek saya menyebutnya Saraswati pusuh. Rentang waktunya 24

jam penuh dari jam 06.00 Wita s.d. 06.00 Wita, esok harinya 17 Maret 2018. Setelah 06.00 Wita maka catur brata panyepian harus dilaksanakan 24 jam. Jadi, pelaksanaan Saraswati versi nenek saya tidak mengganggu catur brata panyepian. Pengaturan Nyepi sudah merupakan keputusan pemerintah dengan SK Gubernur Provinsi Bali dengan segala ketentuan dan pelaksanaannya, tidak bisa digeser hari dan tanggalnya. Hari ulang tahun ayu cantik cucu kesayangan nenek, akan dirayakan dengan akbar meriah pada hari Minggu tanggal 18 Maret 2018, setelah jam 06.00 wita dan pelaksanaan catur brata panyepian sudah selesai. Dengan rentang waktu dari pukul 06.00 s.d. 24.00 Wita (tengah malam) = 18 jam, sudah lebih dari cukup untuk persiapan, pelaksanaan, merayakan HUT. Dalam sebuah buku Upedeca yang berisi tentang ajaran agama Hindu, saya pakai sebagai buku bacaan utama, mata pelajaran agama Hindu sewaktu di Seko-

lah Rakyat (SR/SD) pada tahun 60-an, dalam buku tersebut tercantum kalimat sebagai berikut; “sembah baktimu dalam bentuk apa pun, kapan pun, di mana pun, bagaimanapun, berapa pun tetap pasti AKU (Ida Sang Hyang Widhi Wasa) terima. Demikianlah pemikiran nenek saya yang lugu dengan ajin beloge anggone, lagian nenek tidak bisa calistung (baca tulis hitung) pendapatnya dapat saya terima dan pahami untuk dimengerti dan gampang dilaksanakan. Daripada menunggu terlalu lama petunjuk dari yang berwenang tentang pelaksanaan hari suci Saraswati yang bertepatan jatuh pada hari yang sama dengan pelaksanaan catur brata panyepian tidak kunjung ada pedomannya atau tuntunannya untuk umat Hindu, bagaimana kalau mengikuti cara nenek saya dalam melaksanakan hari suci, rerahinan-rerahinan agama Hindu. Umat Hindu di kampungnya semuanya meniru dan mengikuti cara nenek dalam menyikapi rerahinan numput, dempet. Penulis tinggal di Jl. Sentanu No.20 A, Ben Biyu, Peguyangan Kaja, Denpasar Utara

Politik bukan dilihat sebagai tigas mengabdi tetapi demi mendapatkan keuntungan dan menumpuk kekayaan. Menumpuk uang dan kekayaan adalah sifat politik tradisional, bahkan kembali ke zaman kuno. Karena itulah, mereka disebut “parochial” juga budaya politiknya. Jika elit politik Indonesia mempunyai sifat seperti itu, mustahil akan muncul politisi yang cerdas dan berani mencalonkan diri meskipun belum popular. Namun pencalonannya itu merupakan langkah awal untuk menjadi popular. Membiarkan calon sebanyak dua orang itu merupakan pilihan yang cukup rasional untuk menjaga keamanan di Indonesia karena tidak akan ada kelompok lagi di masyarakat. Pengelompokan adalah cikap bakal konflik. Malah dengan dua orang calon saja, justru dapat mengirit banyak biaya. Tentu tidak akan dilakukan lagi putaran ketiga dan secara sederhana, kertas dan biaya foto untuk calon secara nasional juga akan dapat diirit dalam jumlah yang signifikan. Pekerjaan yang sedikit tersisa bagi Indonesia sekarang adalah memilih wakil presiden. Inilah yang harus cepat-cepat diperhitungkan oleh dua calon yang kini sudah mulai mengungkapkan diri. Lebih awal memilih calon presiden, maka lebih awal juga masyarakat yang akan mampu memberikan penilaian, lebih awal pula calon wakil presiden ini dapat menyesuaikan diri dengan pola politik yang ada di Indonesia. Penulis, staf pengajar FISIP Universitas Udayana

POJOK Jokowi sampaikan kelangkaan pupuk pada Menteri BUMN. - Tak ada ancaman dicopot ya? *** Menko Kemaritiman nyatakan tak menolak Bandara Bali Utara. - WB nyatakan tak layak. *** Terkait pilkada, PPATK catat 1.119 transaksi mencurigakan. - Yang tunai bisa lebih banyak.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Sabtu Wage, 10 Maret 2018

7

TABANAN

Tampil pada Kampanye di Tabanan

Cok Rat: Mantra-Kerta Bebas dari Sangkut Paut KPK

TURUN berkampanye di Banjar Gaduh, Desa Kaba-kaba, Kecamatan Kediri, Tabanan, Jumat (9/3) kemarin, Mantra-Kerta mendapat dukungan dari ratusan warga desa tersebut. Para warga desa tersebut menyatakan kebulatan tekad untuk memenangkan Mantra-Kerta di pPilgub nanti. Hadir pada kesempatan itu, sesepuh PDI-P yang juga dikenal sebagai Panglingsir Puri Satria A.A. Ngurah Oka Ratmadi alias Cok Rat, Ketua Koalisi Rakyat Bali (KRB) Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra, Wakil Ketua DPD Golkar Bali IGP Wijaya, Ketua DPD Golkar Tabanan Ketut Arya Budi Giri, anggota fraksi parpol dari KRB, dan seluruh perwakilan parpol koalisi. Ketua Tim Kampanye Mantra-Kerta Tabanan Ketut Arya Budi Giri menjelaskan, mayoritas warga di Desa Kaba-kaba bekerja di sektor pertanian dan jasa. ‘’Warga di sini mayoritas bekerja di sektor pertanian dan jasa, Astungkara bulat ke Mantra-Kerta,’’ ujarnya. Mendapat dukungan demikian, Sudikerta mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan warga. Ia meminta kepada seluruh warga untuk bekerja keras memenangkan Mantra-

Kerta di Pilgub Bali ini. ‘’Matur suksma dukungannya. Ngiring sareng-sareng memenangkan Mantra-Kerta,’’ katanya. Ia juga mengatakan bahwa apabila terpilih pihaknya akan memajukan sektor pertanian. Salah satunya dengan peningkatan teknologi pertanian di tingkat petani Bali. Ia juga mengatakan bahwa pihaknya juga menawarkan Kartu Tani Nawacandra (KTN) yang salah satu isinya ialah penyediaan pupuk organik oleh pemerintah provinsi dan pendampingan para petani untuk peningkatan tersebut. ‘’Di dalam Nawacandra ada sembilan program prioritas. Salah satunya, penyediaan pangan dan peningkatan produksi pangan yang baik bagi masyarakat, salah satunya ada program Kartu Tani Nawacandra, melalui pupuk organik untuk menekan penggunaan pupuk kimia, ini perlu dikonversi ke pupuk organik untuk membuat kesuburan. Ini akan dapat meningkatkan APBD kita,’’ paparnya. Selain itu, Wakil Gubernur Bali ini mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen apabila terpilih akan menggalakkan sektor-sektor ekonomi kerakyatan melalui berbagai program insentif sep-

PPK dan PPS Diingatkan agar Jujur dan Adil Tabanan (Bali Post) Tahapan demi tahapan pesta demokrasi, yakni pemilihan legislatif (pileg) 2019 terus dijalankan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Di Tabanan, Jumat (9/3) kemarin dilaksanakan pelantikan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) bertempat di Lapangan Tenis Alit Saputra Banjar Dangin Carik, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan. Pelantikan ini sebagai persiapan pemilihan legislatif Juni 2019 mendatang. Usai dilantik, mereka diingatkan kembali agar dalam menjalankan tugas senantiasa menaati peraturan, di samping saling menjaga keterbukaan informasi. Pengambilan sumpah pelantikan PPK dan PPS dilakukan langsung Ketua KPU Tabanan Luh Darayoni, beserta seluruh anggota komisioner lainnya. Hadir pula anggota KPU Divisi Keuangan Umum dan Legislatif KPU Provinsi Bali I Wayan Jondra, serta pejabat dari Pemda Tabanan. Darayoni mengatakan, total PPK yang dilantik berjumlah 30 orang, di mana masing-masing kecamatan terdapat tiga orang petugas. Sementara PPS yang dilantik sebanyak 399 orang, dengan rincian sama yakni tiga orang di tiap desa, sehingga total PPK dan PPS yang dilantik berjumlah 429 orang. “Mereka inilah yang nantinya bertugas menyelenggarakan pemilihan di tingkat desa dan kecamatan atau perpanjang tangan dari KPU,” ungkapnya. Ditambahkan Darayoni, ada perubahan komposisi jumlah keanggotaan di masingmasing kecamatan sesuai aturan pusat, dari yang semula lima orang pada pemilihan tahun 2018, jadi tiga anggota pada pemilihan 2019. Oleh karena itu, pihaknya tidak melakukan rekrutmen terbuka akan tetapi mengevaluasi sesuai dengan petunjuk KPU-RI. “Jadi hasilnya ini sesuai dengan urutan ranking. Sementara untuk PPS kami tetapkan pada pemilihan sebelumnya karena tidak ada perubahan, ini juga sesuai dengan petunjuk KPU-RI bisa ditetapkan kembali,” tegas Darayoni. Terkait honor PPK dan PPS tentunya disesuaikan dengan aturan. Untuk PPK perbulan mendapatkan honor sebesar Rp 1.800.000, sementara PPS perbulan mendapatkan honor Rp 800.000. Dana ini sumbernya dari APBN untuk pemilu dan untuk pilkada bersumber dari hibah APBD. (kmb28)

Jelang Nyepi, Warga Mulai Tebus Perhiasan di Pegadaian Tabanan (Bali Post) Digelarnya upacara Melasti serangkaian hari raya Nyepi ternyata memberikan kontribusi terhadap peningkatan transaksi khususnya penebusan gadai oleh nasabah di Pegadaian Tabanan. Kebanyakan aksi tebus yang dilakukan nasabah adalah jenis penebusan perhiasan emas. Warga akan menggunakan perhiasan emas yang telah ditebus dalam ritual melasti. Kepala Pegadaian Cabang Tabanan Gusti Nyoman Arka, Rabu (7/3), mengatakan kenaikan yang signifikan terkait penebusan perhiasan emas di Pegadaian Tabanan kemungkinan terjadi seminggu sebelum Nyepi saat proses melasti. ‘’Saat ini memang belum ada kenaikan. Tetapi kemungkinan akan ada peningkatan seminggu sebelum Nyepi,’’ ujarnya. Arka menerangkan, dari pengalaman serupa tahun sebelumnya, peningkatan transaksi penebusan perhiasan emas terjadi seminggu menjelang Nyepi karena nasabah hendak mengenakan perhiasan tersebut pada kegiatan melasti. Mengenai antisipasi untuk lonjakan aksi tebus ini, pihaknya akan berusaha memaksimalkan layanan termasuk menginformasikan lebih awal kepada nasabah yang memiliki kredit jatuh tempo pada Nyepi yang dibarengi dengan libur. ’’Kami menginformasikan kepada nasabah yang kreditnya jatuh tempo agar melakukan pembayaran kredit pada saat sebelum momen Nyepi. Berhubung hari raya Nyepi kali ini jatuh di hari libur,’’ ujarnya. Terkait taksiran harga emas untuk gadai, menurut Arka, saat ini terus mengalami lonjakan. Hal ini seiring dengan meningkatnya harga emas internasional. Harga taksiran emas untuk Kredit Cepat Aman (KCA) mengalami lonjakan ke posisi Rp 544.495 per gram dari harga Rp 538.105 per gram. Peningkatan harga ini berlangsung dalam tiga hari terakhir. (kmb24)

erti bedah warung, memfasilitasi Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan pengembangan ekonomi kreatif di pedesaan. ‘’Permodalan juga kita akan galakkan melalui KUR, dan subsidi pemerintah nanti, melalui penyediaan anggaran. Pengembangan ekonomi kreatif juga akan kita kembangkan. Ini perlu bagi para generasi muda,’’ terangnya. Sementara itu, sesepuh PDI-P Cok Rat di depan seluruh warga kembali menegaskan komitmennya untuk memenangkan Mantra-Kerta. Ia mengatakan bahwa ia mendukung MantraKerta untuk menyelamatkan demokrasi di Bali yang menurutnya mulai rusak akibat banyaknya praktik-praktik intimidasi. ‘’Saya sangat mendukung dan pasang badan untuk Mantra-Kerta untuk menyelamatkan demokrasi di Bali,’’ paparnya di depan warga. Anggota DPD-RI ini juga mengaku bahwa Mantra-Kerta merupakan pasangan yang bersih dari korupsi. Bahkan, ia meminta masyarakat Bali agar tidak salah pilih di pencoblosan nanti. ‘’Saya mendukung calon pemimpin yang terbebas dari sangkut paut KPK,’’ tukasnya disambut tepuk tangan warga. (kmb)

DUKUNGAN - Cok Rat dan Ketut Sudikerta bersama warga Banjar Gaduh, Desa Kaba-kaba, Kecamatan Kediri, Tabanan, Jumat (9/3) kemarin, Mantra-Kerta mendapat dukungan dari ratusan warga desa tersebut. Para warga desa tersebut menyatakan kebulatan tekad untuk memenangkan Mantra-Kerta di pilgub nanti.

Dinsos Perjuangkan 65 Penyandang Disabilitas Berat Dapatkan Bantuan Pusat Tabanan (Bali Post) Tabanan saat ini memiliki 164 penyandang disabilitas berat yang masuk dalam warga Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Dari 164 warga penyandang disablitas berat ini, 65 orang di antaranya belum mendapatkan bantuan pusat berupa bantuan uang sebesar Rp 300 ribu per bulan. Jumlah yang saat ini diperjuangkan Pemkab Tabanan, dalam hal ini Dinas Sosial untuk mendapatkan bantuan tersebut. Kepala Dinas Sosial Tabanan I Nyoman Gunawan, Jumat (9/3) kemarin, mengatakan PKMS dapat diartikan seseorang atau keluarga yang karena suatu hambatan, kesulitan atau gangguan tidak dapat melaksanakan fungsi sosialnya dan karenanya tidak

dapat menjalin hubungan yang serasi dan kreatif dengan lingkungannya, sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan demikian, yang masuk PKMS tidak hanya penyandang disabilitas berat tetapi juga orang gila, anak terlantar dan warga

lainnya yang memiliki masalah kesejahteraan sosial. Khusus untuk penyandang disabilitas berat, pemerintah pusat memberikan bantuan per bulan sebesar Rp 300 ribu. Untuk Tabanan sendiri dari 164 penyandang disabilitas berat

yang didata, baru 99 yang sudah mendapatkan bantuan ini. Gunawan melanjutkan, sambil menunggu proses pengajuan disetujui pusat, 65 orang penyandang disabilitas berat mendapatkan bantuan baik dari Pemprov maupun Pemkab berupa pemberian makanan tambahan dalam, hal ini sembako. Pemrov Bali melalui BK3S, Kamis (8/3) menyalurkan bantuan makanan tambahan kepada lima warga PMKS Tabanan yang merupakan penyandang disablitas berat.

Sementara untuk Pemkab Tabanan, bantuan yang diberikan juga berupa pemberian makanan tambahan kepada warga penyandang cacat berat, di mana untuk tahun ini disediakan anggaran Rp 20 juta. ‘’Bantuan pemberian makanan tambahan ini kita fokuskan pada warga PKMS penyandang disablitas berat yang belum mendapatkan bantuan pusat. Mereka juga akan didata dan kemudian diajukan ke pusat untuk mendapatkan bantuan,’’ ujar Gunawan. (kmb24)

FIB Unud Gelar Pengabdian Masyarakat di SMAN 1 Tabanan MELAKSANAKAN dharma ketiga dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) menggelar pengabdian kepada masyarakat, Jumat (9/3) kemarin. Tahun ini kegiatan yang sekaligus ajang memperkenalkan program studi yang tersedia di FIB ini dilakukan di SMAN 1 Tabanan. Dekan FIB Unud Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A. menjelaskan, untuk di Kabupaten Tabanan dipilih SMAN 1 sebagai salah satu sekolah berprestasi dan telah menghasilkan lulusan yang sanggup bersaing di era global. Selain itu, SMAN 1 juga salah satu SMA yang menaruh perhatian besar terhadap pengembangan dan pelestarian budaya Bali. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMAN 1 Tabanan dikemas dalam berbagai bentuk pelatihan, seperti pelatihan bahasa Indonesia yang dilaksanakan oleh Program Studi (Prodi) Sastra Indonesia, pelatihan mageguritan dan mawirama serta nyurat aksara Bali oleh Prodi Sastra

Jawa Kuno dan Prodi Sastra Bali. Pelatihan bahasa dan budaya Jepang oleh Prodi Sastra Jepang, pelatihan berbahasa Inggris oleh Prodi Sastra Inggris, pelatihan konservasi lontar oleh UPT Lontar FIB Unud, dan pelatihan kelas Budaya oleh Prodi Sejarah, Arkeologi dan Antropologi. ‘’Kami libatkan semua dosen dan mahasiswa untuk memberi pelatihan tersebut,’’ ucap Sutjiati. Tidak hanya pelatihan, para siswa juga dididik agar memiliki jiwa berwirausaha, yakni membuat produk seni yang dapat menghasilkan uang seperti cara membuat dan menggambar prasi, gantungan kunci, kartu nama dan sebagainya. ‘’Salah satu contoh angka di jam dinding bisa ditulis dalam bentuk aksara Bali, dari sana siswa dapat kembali belajar bagaimana menulis mulai dari angka satu dengan aksara Bali. Intinya, kalau bukan generasi muda yang melestarikan budaya yang kita miliki siapa yang akan menjaga kelestarian budaya kita,’’ terang Sutjiati. Terkait dengan maraknya

prodi yang ditawarkan di berbagai perguruan tinggi, Sutjiati mengatakan sampai saat ini prodi yang ada di FIB Unud masih menjadi pilihan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Terbukti dengan terpenuhinya seluruh kuota jumlah mahasiswa yang dibuka di tiap-tiap program studi yang dimilikinya. Bahkan rencananya tahun depan ada dua prodi lagi yang akan dikembangkan oleh FIB, yakni Prodi Bahasa Prancis dan Bahasa Mandarin. Ini melihat volume kunjungan wisatawan ke Bali yang didominasi wisatawan dari Cina. ‘’Kalau untuk bahasa Prancis, karena memang kami sudah memiliki SDM untuk itu, semoga tahun depan bisa terealisasi,’’ ucapnya. Sementara itu, Kepala SMAN 1 Tabanan I Made Jiwa menyambut baik dipilihnya SMAN 1 sebagai lokasi pengabdian masyarakat dari FIB Unud. Menurutnya, ajang ini bisa menjadi embrio terbentuknya jurusan bahasa seperti yang dicita-citakan selama ini. Mengingat kecenderungan

CENDERAMATA - Dekan FIB Unud Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A. menyerahkan cenderamata untuk Kepala SMAN 1 Tabanan I Made Jiwa serangkaian kegiatan pengabdian masyarakat FIB Unud. siswa lebih memilih jurusan IPA. ‘’Jurusan IPS tiap tahun hanya 19 persen, kami harap tahun

ajaran berikutnya bisa terbentuk jurusan Bahasa di sekolah kami,’’ pungkasnya. (ad503)

Dana Subsidi Sembako Murah Diharapkan Ditambah

Bali Post/kmb24

PASAR MURAH - Warga yang antre untuk membeli sembako saat pasar murah di Taman Kota, Jumat (9/3) kemarin.

Tabanan (Bali Post) Dana subsidi untuk sembako dalam pasar murah di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tabanan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) induk 2018 sebesar Rp 200 juta. Jumlah dana sebesar ini dinilai masih kurang, karena dalam setiap digelar pasar murah jumlah warga yang berminat melebihi kuota yang disediakan. Untuk itu diharapkan ada tambahan anggaran sehingga makin banyak warga yang bisa dibantu. Tingginya minat terhadap sembako dengan setengah harga dari harga normal terlihat dari ludesnya sebanyak 500 paket sembako yangditawarkan di pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tabanan, Jumat (9/3) kemarin di Taman Kota hanya dalam waktu satu jam. Adapun paket sembako berupa beras, minyak, gula dan telur seharga Rp 100.000 ini hanya dibeli warga seharga Rp 50.000. Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tabanan I Ketut Suarsana didampingi Kabid Perdagangan Primayani memaparkan, pasar murah ini digelar untuk menyambut hari raya Nyepi sekaligus untuk membantu warga mendapatkan sembako dengan harga murah. Digelarnya pasar murah ini juga sebagai usaha untuk menurunkan harga beras medium yang masih di atas harga HET. Suarsana melanjutkan, paket sembako ini mendapatkan ban-

tuan subsidi, di mana anggarannya berasal dari APBD Induk. Tahun 2018 ini untuk pergelaran pasar murah Disperindag mendapatkan dana sebesar Rp 200 juta. Dana ini dalam satu tahun dibagi menjadi empat kali pasar murah yaitu saat perayaan Galungan, Nyepi dan Idul Fitri. ‘’Jadi harga sembako Rp 100.000. Dapat subsidi dari Pemkab sebanyak Rp 50.000, sehingga warga hanya cukup bayar Rp 50.000,’’ ujarnya. Banyaknya warga yang berminat untuk membeli sembako jelang hari raya keagamaan ini, membuat pihak Disperindag Tabanan berharap dana untuk subsidi sembako bisa ditambah anggarannya, sehingga sembako yang disiapkan bisa lebih banyak lagi. ‘’Berharap dana bisa ditambah sehingga masyarakat yang dapat juga lebih banyak. Tadi disediakan 500 masih ada yang belum dapat,’’ tutur Suarsana. Agar tidak terjadi pembelian yang berlebih, menurut Suarsana, pihaknya mengatur dengan pembelian kupon. Warga yang hendak membeli sembako hanya boleh membeli satu kupon. ‘’Satu orang hanya boleh satu kupon. Beli kuponnya dulu baru ditukar dengan sembako,’’ imbuhnya. Selain menggelar penjualan sembako, dalam acara pasar murah tersebut juga dibuka stan yang diikuti oleh UKM yang ada di Tabanan, baik itu UKM produk makanan, pande besi sampai konveksi. (kmb24)


KARANGASEM

8

Sabtu Wage, 10 Maret 2018

Soal Nyepi Tanpa Internet

Wabup Artha Dipa Minta Patuhi Seruan Majelis Umat Amlapura (Bali Post) Menanggapi pro-kontra hari raya Nyepi tanpa internet seperti yang diserukan Majelis Umat Hindu, Wakil Bupati Karangasem Artha Dipa mengajak jajaran birokrasi dan masyarakat di Karangasem untuk mematuhinya. Kalaupun perlu dilakukan evaluasi, diharapkan dilakukan saat menghadapi hari raya Nyepi tahun depan sehingga tidak perlu berpolemik saat ini. Hal tersebut disampaikan Artha Dipa saat mengajak seluruh Kepala OPD dan pegawainya melakukan aksi bersih-bersih di Taman Budaya Candra Bhuana, Amlapura, Jumat (9/3) kemarin. Dia meminta seluruh pimpinan OPD dan pegawainya mematuhi seruan tersebut, demi aman dan tertibnya pelaksanaan Nyepi di Bali. Nyepi tahun ini jatuh bertepatan dengan hari Saraswati pada Saniscara Umanis Wuku Watugunung, 17 Maret nanti. Ia menekankan, seluruh perangkat daerah dan jajarannya juga masyarakat agar bisa mengikuti imbauan yang telah beredar. Salah satunya imbauan terkait permintaan mematikan jaringan internet selama 24 jam selama pelaksanaan Nyepi di Bali. Imbauan ini berasal dari Seruan Bersama Majelis-majelis Agama dan Keagamaan Provinsi Bali. Seruan bersama tersebut merupakan hasil rapat bersama antara Kanwil Kementerian Agama Bali, Pemprov Bali, Polda Bali, Korem Bali, Forum Kerukunan Umat Beragama dan instansi lainnya pada 15 Februari 2018. Jadi, Wabup Artha Dipa meminta agar bisa menghormati keputusan yang telah dibuat bersama tersebut. ‘’Kesimpulannya, apa yang sudah disampaikan oleh pemerintah, kami berharap kita bisa menjadi terdepan dalam memberikan contoh untuk mengikuti aturan tersebut. Kalau perlu evaluasi, mari kita evaluasi tahun depan. Kita beri masukan kepada pemerintah provinsi dan pusat, apa negatifnya dan apa positifnya, karena kita harus wajib mengikutinya,’’ tegasnya. Menurut Artha Dipa, tidak ada gunanya meributkan seruan yang telah dibuat bersama lembaga yang berwenang dan pemerintah. Dia yakin, seruan tersebut sudah diputuskan dengan pertimbangan yang matang, demi kebaikan pelaksanaan Nyepi nanti. Oleh karena itu, dia berharap masyarakat Karangasem dapat mematuhinya dan khusyuk melaksanakan catur brata panyepian. Terkait dengan perayaan Nyepi 17 Maret nanti, sesuai dengan amanat pada sastra Nyepi, Wabup Artha Dipa mengimbau agar semua masyarakat melakukan catur brata panyepian. Ia mengajak semua lapisan masyarakat untuk benar-benar menunaikan catur brata panyepian, amati gni (tidak menyalakan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelanguan (tidak menghadiri atau melakukan hiburan), dan amati lelungan (tidak bepergian). ‘’Semoga melalui catur brata panyepian, kita tingkatkan solidaritas sebagai perekat keberagaman menjaga keharmonisan mewujudkan Bali shanti dan jagadhita berlandaskan Tri Hita Karana,’’ tegasnya. (kmb31)

Bali Post/kmb31

BERSIH-BERSIH - Seluruh OPD saat melakukan aksi bersih-bersih di Taman Budaya Candra Bhuana, Amlapura.

Atasi Serbuan ke Kebun Warga

Pasebaya Galang Donasi Siapkan Makanan Monyet

Amlapura (Bali Post) Serbuan kawanan monyet (kera) ke kebun warga terutama di Banjar Sogra dan Badeg Dukuh mengundang perhatian Pasemetonan Jagabaya (Pasebaya) Gunung Agung. Kebun warga saat ini merupakan satu-satunya sumber penghasilan yang masih tersisa. Untuk mengatasi serbuan tersebut, Pasebaya sedang menggalang donasi berupa makanan untuk monyet. Rencananya Minggu (11/3) besok sejumlah relawan kembali akan dikerahkan mendekat ke habitat asli monyetmonyet liar tersebut. Misinya adalah membawa makanan berupa buah-buahan sehingga dengan demikian, diharapkan kawanan monyet tidak turun jauh sampai ke kebun ataupun permukiman penduduk. Ketua Pasebaya I Gede Pawana, Jumat (9/3) kemarin, mengaku mendapat sejumlah laporan tentang serangan monyet yang merusak tanaman warga. Serangan satwa gunung itu di antaranya terjadi di Banjar Sogra dan Badeg Dukuh, Desa Sebudi, Kecamatan Selat. Kawanan monyet tak hanya masuk sampai ke permukiman penduduk, tetapi merusak tanaman di kebun-kebun warga. ‘’Perkiraan kita, monyet turun jauh karena makanan di habitan aslinya langka,’’ ungkapnya. Perbekel Desa Duda Timur Kecamatan Selat ini mengatakan relawan Pasebaya sudah bersiap-siap untuk terjun melaksanakan misi penyelamatan satwa khas Gunung Agung itu. Saat ini relawan sedang mengumpulkan donasi dalam bentuk buah-buahan mulai dari pisang, apel, salak maupun jenis buah-buahan lainnya. ‘’Sekarang (kemarin red), stok di posko (Posko Pasebaya - red) terbatas. Untuk misi hari Minggu saya yakinkan ada,’’ ujarnya. Untuk misi tersebut, Pawana sudah menginformasikannya melalui jaringan radio amatir relawan Pasebaya. Cukup banyak relawan yang menyatakan kesiapannya melaksanakan misi ‘’kemanusiaan’’ tersebut. Namun, Pawana mengatakan misi mengantarkan makanan untuk monyet-monyet liar itu tetap mempertimbangkan faktor keamanan. Sementara itu, Kepala Wilayah Banjar Badeg Dukuh I Ketut Raja mengatakan, kawanan monyet memasuki perkampungan sejak beberapa minggu terakhir. Dia juga menduga migrasi kawanan monyet itu bukan karena cuaca panas di daerah atas tapi karena terbatasnya sumber makanan. ‘’Kawanan monyet umumnya merusak kebun pisang padahal itu merupakan satu-satunya hasil kebun yang tersisa saat ini,’’ ucapnya. (kmb)

Hadapi Pemilu Serentak, Tugas PPK dan PPS Lebih Berat Amlapura (Bali Post) Setelah melantik PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan PPS (Panitia Pemungutan Suara) untuk Pilgub Bali 6 November 2017 lalu, giliran PPK dan PPS untuk pemilu 2019 yang dilantik, Jumat (9/3) kemarin. Tugas PPK dan PPS Pemilu 2019, tampaknya lebih berat dibandingkan Pilgub Bali, karena melaksanakan tugas untuk Pileg dan Pilpres 17 April 2019. Ketua KPU Karangasem Made Arnawa meminta PPK dan PPS yang dilantik ini, nantinya dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Hal itu disampaikan Arnawa usai pelantikan PPK dan PPS Pemilu 2019 yang dipusatkan di Gedung UKM Center, Amlapura. Adapun jumlah PPK dan PPS yang di-

lantik di antaranya 24 orang PPK dan 234 orang PPS seKarangasem. PPK dan PPS Pemilu 2019, komposisi dan tugasnya tentu berbeda. Jika Pilgub Bali, PPK sebanyak 5 orang dan PPS 3 orang, sementara untuk Pemilu 2019, PPK dan PPS masing-masing sebanyak tiga orang. ‘’Jadi, kami sebelumnya melakukan evaluasi terhadap PPK Pilgub yang lima orang menjadi tiga orang,’’ kata Arnawa. Evaluasi mengedepankan penilaian antar-anggota. Jadi, semua anggota PPK di satu kecamatan, menilai empat anggota yang lain. Hal ini untuk menjaga soliditas tim, karena tugas sebagai PPK Pemilu 2019 menjadi lebih berat, karena dengan jumlah anggota yang hanya tiga orang. Pemilu 2019 akan menghadapi dua agenda be-

0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483

semoga PPK dan PPS ini nantinya dapat melaksanakan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya, kredibel, dan profesional sehingga hasilnya dapat dipercaya publik. Sebelum bicara Pemilu 2019, Bupati Mas Sumatri ingin Pilgub Bali 27 Juni 2018 nanti lebih dulu terlaksana dengan baik. Dalam melaksanakan tugas sebagai penyelenggara pemilihan, PPK dan PPS memiliki beban yang cukup berat. Mereka harus menghadapi banyak tantangan, bahkan ancaman yang bersifat fisik, tekanan, intimidasi, godaan atau iming-iming yang dapat menggoyahkan integritas sebagai penyelenggara pemilu. Untuk itu, sebagai anggota PPK dan PPS Bupati Mas Sumatri meminta harus memiliki komitmen dalam

menjaga kredibilitas, serta terus berupaya memperkuat kapasitas sebagai bagian dari penyelenggara pemilihan. ‘’PPK dan PPS memiliki tugas yang sangat vital, dalam setiap tahapan dan dituntut untuk bersifat independen, tidak memihak serta tidak diskriminatif, jujur, dan adil,’’ katanya. Selain itu, Bupati Mas Sumatri menyebutkan netralitas aparat pemerintah daerah juga merupakan salah satu bentuk dukungan yang real, guna suksesnya penyelenggaraan pemilu yang independen. ‘’Partisipasi dan kebersamaan semua pihak sangat diharapkan untuk mencegah dan menghindarkan hal-hal yang dapat memicu persoalan dan menghambat kelancaran pesta demokrasi,’’ tegas Bupati Mas Sumatri. (kmb31)

Amlapura (Bali Post) -

Konflik horizontal setelah adanya depo pasir di Tianyar Barat Kecamatan Kubu semakin memuncak ditandai dengan adanya saling hadang sesama sopir galian C. Situasi demikian membuat khawatir kalangan DPRD Karangasem. Sehingga Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi bersama legislator lainnya dari Kubu melakukan sidak ke lokasi, Kamis (8/3) lalu, untuk mengetahui situasi terkini, dan mencarikan solusi terbaik untuk semua pihak. Rombongan DPRD langsung menyasar lokasi depo galian C di Desa Tianyar Barat, Kubu, Karangasem. Sidak DPRD Karangasem dilakukan usai kunker dari Besakih. Rombongan dewan, kata Nengah Sumardi, menuju lokasi depo langsung melewati Desa Ban dari jalur Besakih ke Pempatan karena lebih dekat. Sumardi khawatir situasi yang terjadi sekarang bisa berdampak lebih besar terhadap keamanan di wilayah setempat sehingga persoalan ini harus ada penyelesaian yang riil. Ketua Komisi IV DPRD Karangasem Nyoman Musna Antara yang juga ikut dalam rombongan sidak itu menyampaikan, pihaknya di dewan merasa mendesak perlu melihat situasi terkait depo galian C di dekat perbatasan Kubu Tianyar dan Desa Tem-

bok, Tejakula, Buleleng itu. Soalnya, selain sudah menjadi sorotan publik hingga media nasional, juga sangat ramai di medsos. Bahkan, dilihat dari komentar masyarakat di medsos, situasinya sudah sangat panas antara sopir galian C yang biasa membeli pasir di usaha galian C di Kubu dengan sopir truk galian C dari Buleleng. Kesannya sudah terjadi saling hadang di jalan. Ini jelas tidak baik bagi keamanan wilayah Kubu maupun dunia usaha yang justru terjadi saling jegal di lapangan. Musna Antara mengatakan, dewan dalam waktu dekat ini akan kembali mengundang pihak-pihak terkait, yakni pengurus depo pasir, serta pihak atau perwakilan sopir truk galian C yang keluar dari depo. Tujuannya menyamakan persepsi agar

tidak terjadi saling hadang. Saat ini pihak depo pasir minta agar stok pasir cor di depo di perbatasan itu dihabiskan dulu, karena masih ada stok sekitar 3.000 truk. Hal ini karena dulu terdapat kesepakatan bahwa depo pasir dibuat dalam suasana gawat atau awas Gunung Agung. Jika sekarang pihak depo ditinggalkan dan tak ada yang membeli pasirnya, sehingga pengelola depo menanggung kerugian. Musna Antara mengatakan, dewan berinisiatif memfasilitasi dan mempertemukan kedua belah pihak, agar jangan sampai sesama saudara sendiri terus berkonflik. Pihaknya berharap dengan upaya dewan menengahi persoalan tersebut, nantinya permasalahannya dapat diselesaikan dengan baik. (kmb31)

GUNA meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan, DPRD Karangasem sepakat pungutan retribusi ataupun tiket masuk ke kawasan wisata Besakih maksimal Rp 75 ribu. Dengan retribusi sebesar itu,

wisatawan sudah mendapatkan pelayanan jasa ojek, sarung, dan pemandu wisata. Besaran retribusi masuk Besakih merupakan salah satu klausul revisi Perda Karangasem No. 16 Tahun 2016 tentang Retribusi Tempat

Wisata dan Olahraga yang disahkan DPRD Karangasem dalam sidang paripurna, Jumat (9/3) kemarin. Penetapan retribusi untuk objek daya tarik wisata (ODTW) Lingkungan Pura Besakih sudah berdasarkan kajian dari Universitas Udayana. Sebelum menyetujui rancangan tersebut, anggota dewan juga sudah turun langsung bertemu dengan tokoh masyarakat dan pelaku wisata di Besakih. Pada draf, retribusi tempat wisata dirancang maksimal Rp 50 ribu. Namun, nilai itu tidak memungkinkan diterapkan di Besakih karena di Besakih ada jasa-jasa tambahan yang tidak ada di objek wisata lain yaitu jasa ojek, jasa sewa sarung, dan pemandu wisata. Keenam fraksi di DPRD Karangasem menyetujui nilai maksimal yang sudah melalui pembahasan di tingkat komisi tersebut. Namun sebelum diterapkan, pemkab diharapkan mengintensifkan sosialisasi. Lebih

Nengah Sumardi

Bali Post/kmb31

Dewan Sahkan Tiket Masuk Besakih Maksimal Rp 75 Ribu

kARANGASEM Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

sar, yakni Pileg dan Pilpres 17 April 2019. Agenda yang begitu padat, tampaknya akan terasa lebih berat dari Pilgub Bali. Apalagi dengan jumlah PPK yang lebih sedikit. Tetapi, Arnawa yakin, dengan PPK yang ada sekarang, semua agenda ini akan bisa dikawal dengan baik, sesuai petunjuk teknis yang ada. Tugas pertama PPK dan PPS yang sudah sukses dilaksanakan adalah pemutakhiran data pemilih. Itu menurutnya pekerjaan yang paling berat, tetapi sudah dilakukan dengan sangat bagus. Sehingga Provinsi Bali dijadikan provinsi terbaik pertama dalam pemutakhiran data pemilih. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri juga berkesempatan hadir dalam acara tersebut. Dia berharap

Sopir Truk Galian C Ricuh, Ketua DPRD Sidak Depo

Telepon Penting Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya

Bali Post/kmb31

DILANTIK - PPK dan PPS Pemilu 2019 saat dilantik di Gedung UKM Center Amlapura.

DISAHKAN - Sidang Paripurna DPRD Karangasem pengesahan revisi Perda Karangasem No. 16 Tahun 2016 tentang Retribusi Tempat Wisata dan Olahraga. Salah satunya mengatur tentang retribusi tiket masuk Besakih maksimal Rp 75 ribu.

penting dari itu, pemungutan retribusi dilaksanakan setelah pemkab menyiapkan fasilitas yang memadai. ‘’Dalam pelaksanaannya nanti, pemunguntan retribusi itu agar tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,’’ tegas anggota Fraksi Hanura Ni Putu Sriani yang membacakan laporan gabungan komisi dan pendapat akhir fraksi-fraksi. Berdasarkan perda terbaru hasil revisi, tiket masuk ODTW untuk wisatawan asing dewasa maksimal Rp 75 ribu dan anak-anak Rp 35 ribu. Sedangkan untuk wisatawan nusantara dewasa maksimal Rp 40 ribu dan anak-anak Rp 10 ribu. Bupati IGA Mas Sumatri mengatakan, pengenaan retribusi akan menyesuaikan pasar dan teknisnya akan diatur melalui peraturan bupati. Penyusunan peraturan teknisnya juga akan dikomunikasikan dengan pihak terkait seperti pelaku

pariwisata dan lainnya. Soal aspirasi pencairan uang jasa tambahan di Besakih bisa dilakukan setiap hari, pihaknya mengaku tetap akan mengacu pada ketentuan perundangan. ‘’Kita lihat aturan, yang jelas kita tidak menyalahi aturan. Sepanjang ada yang membolehkan, kita taat hukum,’’ ujarnya. Kadis Pariwisata I Wayan Astika menambahkan, lahirnya perda baru melahirkan beragam konsekuensi. Untuk Besakih, misalnya, tak menutup kemungkinan perlunya dilakukan revisi atas sistem kerja sama yang berlaku saat ini dengan Desa Adat Besakih. Perlu dilakukan penyesuaian namun tetap pada misi awal yaitu mengakomodir pemberdayaan masyarakat. ‘’Tetap kerja sama dengan pihak ketiga, dalam hal ini Desa Adat Besakih. Kita juga perlu susun komponen pendukungnya sebagai terjemahan dari perda,’’ ujarnya. (ad498)


GIANYAR

Sabtu Wage, 10 Maret 2018

9

Diskes Gencarkan Vaksinasi JE Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar secara serentak melakukan vaksinasi Japanese Encephalitis (JE) mulai 5 Maret lalu. Sasaran imunissi JE adalah anak umur 9 bulan sampai 15 tahun dengan jumlah 105.948 orang. Plh. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Gianyar Nyoman Astawa di sela-sela pemberian imunisasi JE di SMPN 2 Gianyar, Jumat (9/3) kemarin, mengatakan imunisasi ini dilakukan serentak melalui 13 Puskesmas di Kabupaten Gianyar. Pihaknya optimis bisa mencapai target dengan mengerahkan semua petugas kesehatan di masing-masing Puskesmas. Agar cakupan kampanye imunisasi JE dapat mencapai di atas 95 persen, perlu ada upaya aktif dan dukungan dari berbagai komponen masyarakat. ‘’Saya harap masyarakat aktif berpartisipasi dalam kampanye ini untuk mengajak semua sasaran dibawa ke pos pelayanan imunisasi terdekat untuk memperoleh imunisasi JE,’’ kata Astawa Dijelaskannya, jumlah pos pelayanan imunisasi JE di Kabupaten Gianyar untuk sekolah terdiri dari PAUD dan TK sebanyak 227 buah, SD sebanyak 295 buah dan SMP sebanyak 44 buah. Sedangkan untuk posyandu sebanyak 571 buah, pustu sebanyak 63 buah dan puskesdes lima buah. Astawa menambahkan, JE merupakan penyakit zoonosa yang dapat menyebabkan terjadinya radang otak pada manusia. Penyakit ini bersifat arbovirus karena ditularkan melalui hewan kepada manusia melalui gigitan nyamuk. Penyakit ini telah menyebar di Asia bagian timur, seperti Jepang, Korea dan negara-negara di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. ‘’JE ini dapat menimbulkan kematian, gejala sisa berat termasuk kelumpuhan dan keterbelakangan mental,’’ ujarnya. Sampai saat ini belum ada obat untuk JE. Imunisasi adalah cara paling efektif untuk mencegah JE pada manusia. Oleh karena itu, Astawa menegaskan, perlu adanya upaya sungguh-sungguh untuk mensukseskan kampanye imunisasi JE. (kmb35)

AREAL PARKIR - Eks Blok A Pasar Ubud yang kini berubah fungsi menjadi areal parkir sementara

Eks Blok A Pasar Ubud Dijadikan Areal Parkir Gianyar (Bali Post) Kawasan Pasar Ubud mulai ditata. Bangunan Blok A yang terbakar tahun lalu sudah dibongkar dan dialihfungsikan sebagai lahan parkir sementara untuk menyambut event IMF tahun ini. Pendirian pasar di lokasi tersebut rencananya dianggarkan di APBD 2019. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar I Wayan Suamba, Jumat (9/3) kemarin, mengatakan pembongkaran bangunan Blok A Pasar Ubud dilakukan Februari lalu. Sisa material bangunan itu pun sudah dilelang oleh Bagian Aset Setda

Gianyar. ‘’Berapa dilelang, itu Bagian Aset yang menghitung,’’ katanya. Setelah bangunan dibongkar, Disperindag memasang paving di kawasan tersebut. Prosesnya sudah rampung. ‘’Anggaran pemasangan paving itu sekitar Rp 190-an juta,’’ ucapnya.

23 Personel Satpol PP Ikuti Prosesi Pembaretan

Gianyar (Bali Post) Upacara pembaretan terhadap 23 personel baru dilakukan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gianyar, Jumat (9/3) kemarin. Sebelum diresmikan menjadi personel, mereka digembleng secara fisik oleh jajaran Kodim 1616/Gianyar dan kepolisian. ‘’Kami baru tahun ini bisa menggelar pembaretan. Sejak tiga tahun lalu tidak pernah pembaretan,’’ jelas Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Gde Agusnawa di Lapangan Astina. Selama proses pembaretan, personel dilatih pengamanan layaknya militer. Dimulai dari latihan dasar baris-berbaris, olah fisik hingga keterampilan bertarung. Personel juga dilatih ketangkasan. Salah satunya masuk ke dalam got. Ini untuk mengajari mental para personel dalam menghadapi segala medan. Tidak itu saja, para personel juga mendapat latihan keterampilan menggunakan senjata berupa pentongan. Bahkan personel baru juga diajari cara menggunakan borgol dalam situasi mengamankan lawan yang rusuh. ‘’Kami latih mereka sejak tiga hari lalu. Ada 23 orang, termasuk perempuan sebanyak enam orang itu latihan,’’ jelasnya. Setelah melalui itu semua, kemarin 23 orang ini resmi menjadi personel Satpol PP. Upacara ditutup dengan pemasangan baret atau topi berwarna cokelat dengan lambang Satpol PP Gianyar. ‘’Situasi yang dihadapi personel saat ini adalah tahun politik. Di Gianyar ada pemilihan Gubernur Bali dan pemilihan bupati. Mereka harus siap mengamankan itu,’’ tegasnya. (kmb35)

Penjabat Bupati Rochineng Kunjungi Warga Miskin

PENJABAT Bupati Gianyar Dr. I Ketut Rochineng, S.H., M.H. di sela-sela kesibukannya menyempatkan diri mengunjungi warga miskin di Kabupaten Gianyar, Jumat (9/3) kemarin. Kunjungannya ini berawal dari ketidakpercayaannya mendengar laporan adanya 4,066 persen warga miskin di Kabupaten Gianyar. Kabupaten Gianyar yang merupakan daerah pariwisata, kecil kemungkinannya memiliki warga miskin dalam jumlah tersebut. Berdasarkan pemikiran tersebut, Penjabat Bupati Rochineng ingin mengetahui secara langsung kondisi warga miskin. Selain kondisi, dia juga ingin tahu di daerah mana saja kantongkantong kemiskinan. Ia pun mengunjungi dua desa yakni Desa Sidan dan Desa Siangan. Ada dua warga yang dikunjunginya. Melihat kondisi rumah kedua warga miskin, yaitu Pande Made Sukamba asal Banjar Bukit Sari Desa Sidan dan I Wayan Tinggal, warga Banjar Roban Desa Siangan, Rochineng merasa iba dan langsung memberikan bantuan rumah layak huni. ‘’Kalau menunggu terlalu lama, kasihan warga. Sambil menunggu program dari Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam pengentasan kemiskinan, kita akan upayakan penanggulangan

sementara secara swadaya,’’ tegas Rochineng. Rochineng menambahkan, dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Gianyar yang merupakan daerah pariwisata, pihaknya akan bersinergi dengan pihak-pihak yang berkompeten, baik BUMD maupun swasta. Begitu juga dengan mendorong partisipasi warga sekitar dalam hal pembangunan yang bisa dilakukan dengan cara gotong-royong. Kondisi rumah Pande Made Sukamba sungguh memprihatinkan. Bangunan tempat tinggal yang selama ini ditempatinya rata dengan tanah dihantam angin kencang dan hujan awal Januari lalu. Dilihat dari konstruksi tempat tinggal yang roboh, bisa dikatakan belum layak dikatakan sebagai rumah. Bagiamana tidak, konstruksinya sebagian besar dari bambu yang sudah mulai lapuk dengan tembok terbuat dari anyaman bambu. Tempat tinggalnya tak kuat menahan terjangan angin sehingga roboh. Beruntung, kejadian tersebut tak sampai menimbulkan korban jiwa. Sukamba bersama istri-nya, Ni Made Mustini, dan satu anaknya, Pande Made Sastrawan, menumpang tinggal di rumah Klian Banjar Dinas Bukit Sari, Agus Suminarsa. Penghasilan Sukamba dan istri yang ke-

Topik : Barong Batubulan Meredup

KUNJUNGI WARGA - Penjabat Bupati Gianyar Dr. I Ketut Rochineng, S.H., M.H. menyerahkan bantuan kepada warga miskin di Kabupaten Gianyar, Jumat (9/3) kemarin sehariannya pekerja serabutan, hanya mampu digunakan untuk memenuhi kebutuhan seharihari. Penderitaan keluarga ini ditambah dengan musibah yang menimpa anaknya beberapa pekan lalu saat bekerja memo-

SOLUSI untuk mengatasi merosotnya pertunjukan kesenian khususnya barong dance di Desa Batubulan menjadi fokus paslon Tjokorda Raka Kerthayasa-Pande Istri Maharani Primadewi (Kertha-Maha). Seperti disampaikan Ketua Tim Pemenangan Kertha-Maha, I.B. Nyoman Rai, solusi atas kondisi ini yang ditawarkan KerthaMaha yakni dengan pengurangan pajak pertunjukan keramaian

Bali Post/nik

tong dahan pohon di wilayah Desa Beng. Kejadian tersebut membuat tangan kirinya nyaris terpotong oleh mesin sensor yang membuatnya kini tak leluasa beraktivitas. Kondisi serupa dialami I

Wayan Tinggal di Banjar Roban Desa Siangan. Tempat yang selama ini ditinggalinya belum layak disebut rumah. Hal inilah yang mendasari perlunya pemberian bantuan rumah layak huni. (ad504)

perspektif

Turunkan Pajak Keramaian

PEMBARETAN - Ritual pembaretan yang dipimpin Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Agusnawa di Lapangan Astina Raya Gianyar.

meter ke arah utara. ‘’Ya mungkin lewat sedikit ke utara melihat faktor keamanan saat digali. Kalau kita pikirkan jangka panjang, nanti bisa disambung. Maksudnya dilakukan konekting dengan bangunan lain. Tetapi ini harus secara bertahap,’’ ucapnya. Meski sudah ada rencana pembiayaan dibebankan ke APBD 2019, namun Suamba menyebutkan, pihaknya tetap berupaya mengajukan bantuan ke pemerintah pusat. (kmb35)

Percepat Pengentasan Kemiskinan

Bali Post/nik

IMUNISASI - Imunisasi JE yang dilakukan di SMPN 2 Gianyar, Jumat (9/3) kemarin.

Dijelaskannya, pemasangan paving dilakukan untuk menambah ruas parkir di kawasan Pasar Ubud. Dengan begitu, akan ada penambahan sekitar 20 lebih areal parkir kendaraan roda empat. Lebih lanjut Suamba meminta masyarakat bersabar karena

setelah event IMF, kawasan tersebut akan kembali difungsikan sebagai pasar. Rencananya akan dibangun pasar lengkap dengan basement. ‘’Itu saja dulu sementara sambil menunggu anggaran yang ada. Kan perencanaannya sudah ada. Jadi nanti bila sudah dibangun pasar yang baru, akan ada basement untuk tambahan parkir,’’ ungkapnya. Rancangan basement tidak hanya seluas yang ada saat ini, namun juga melebar beberapa

Bali Post/nik

bagi penyelenggara pertunjukan . ‘’Nilai pajak ini akan diatur agar bisa diturunkan, sehingga ini juga bisa menjadi sebuah stimulus untuk para seniman barong,’’ kata politisi Partai Gerindra ini. Pajak keramaian selama ini dipotong dari tiket masuk kunjungan wisatawan. Jika pajak ini dikurangi dengan dibuatkannya peraturan baru, diharapkan para pemilik pertunjukan barong dance di Gianyar tidak lagi terbebani. ‘’Agar mereka tidak dibebani pajak yang mahal. Kalau misal pajak sebelumnya 10 persen dari harga tiket, ini akan diturunkan,’’ kata pria yang akrab disapa Gus Rai ini. Upaya lain, lanjut Gus Rai, bisa dilakukan dengan melakukan pendekatan lebih baik dengan para travel agent. Hal ini pun menjadi prioritas paslon KerthaMaha sehingga pariwisata di Kabupaten Gianyar bisa terus tumbuh. ‘’Pendekatan ke agent akan dilakukan paslon Kertha-Maha agar beberapa tunjuan wisata ini bisa lebih ramai dikunjungi,’’ katanya. (kmb35)

Perlu Satukan Komitmen

DESA Batubulan Kecamatan Sukawati dahulu terkenal dengan pertunjukan barong dance. Kawasan ini pun menjadi tujuan wajib wisatawan yang berlibur ke Bali. Namun kini kondisinya berubah drastis. Tidak banyak wisatawan yang menikmati pertunjukan tersebut. Seniman pun menjerit. Calon Bupati Gianyar Made Mahayastra tidak menampik problematika yang kini dihadapi pada seniman di Desa Batubulan. ‘’Nah di sinilah kita ingin melakukan upaya langkah-langkah untuk sekaa barong agar ke depan bisa mendapatkan pendapatan yang layak,’’ katanya. Ia memastikan akan mengumpulkan stakeholder khususnya pemilik akomodasi pariwisata hingga travel agent. Tujuannya

untuk menyatukan persepsi dalam mempromosikan barong dance Batubulan. ‘’Kita ingin kasih penyadaran agar seni tidak jadi barang obrolan. Jadi kita akan kumpulkan stakeholder, nanti kita bekerja bersama mencari solusi terbaik,’’ ucapnya. Dia juga mengajak seluruh seniman menyatukan komitmen agar tidak tampil jika dibayar murah. Seniman harus lebih menghargai kemampuan dan nilai seni itu sendiri. ‘’Kita ingin yakinkan bahwa pertunjukan barong itu pasti akan dicari oleh tamu. Dan kita harus bersabar, jangan sekadar tampil membanting harga. Segera kita akan kumpulkan semua potensi barong yang ada di Gianyar, termasuk sekaa tari,’’ tegasnya. (kmb35)


JEMBRANA

10

Sabtu Wage, 10 Maret 2018

Pencuri Ipad Diamankan Negara (Bali Post) Seorang pemuda pengangguran asal Pohsanten, Kecamatan Mendoyo diamankan Polsek Mendoyo lantaran melakukan pencurian. Pelaku IKAJ (21) diketahui mencuri di rumah Ni Luh Mas Arsini (37) di Banjar Dangin Marga, Desa Delodberawah, Rabu (1/3) lalu. Pelaku yang sudah biasa berada di rumah korban untuk makan, diamankan petugas seminggu setelah aksi pencurian. Korban sebelumnya melaporkan telah kehilangan sejumlah barang berharga, di antaranya sebuah Ipad dan satu buah jam tangan. Diduga pelaku masuk dengan leluasa, lantaran saat penyelidikan tidak ada satupun tanda-tanda pintu maupun jendela rumah korban dicongkel. Pelaku masuk ke rumah korban pukul 03.30 Wita dini hari. Korban saat itu tidak berada di rumahnya. Dari kamar korban pelaku mengambil satu buah Ipad dan satu buah jam tangan. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 12,5 juta. Setelah melakukan penyelidikan dan olah TKP, terungkap pelaku mengarah ke IKAJ. Kapolsek Mendoyo Kompol Gusti Agung Sukasana dikonfirmasi, Jumat (9/3) kemarin, membenarkan adanya kasus pencurian tersebut. Pelaku diamankan beberapa hari setelah laporan diterima. Dari tangan pelaku diamankan barang bukti Ipad dan jam tangan yang belum sempat dijual. Dan dari interogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 363 KUHP. (kmb26)

Anggota PJR Tambal Jalan Berlubang di Melaya

Negara (Bali Post) Meski lubangnya sudah sedikit besar, namun jalan raya di jalur Denpasar-Gilimanuk hingga kini belum mendapat penanganan. Padahal kondisi jalan berlubang dan rusak itu sangat berpotensi menyebab kecelakaan, khususnya terhadap pengendara kendaraan roda dua. Apalagi saat ini sering turun hujan yang membuat jalan berlubang itu digenangi air. Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Induk III Gilimanuk pun melakukan penambalan lubang di sepanjang jalan di wilayah Banjar Klatakan, Melaya, Jumat (9/3) kemarin. Lubang jalan itu ditambal dengan koral dan di atasnya disemen. Ini langkah perbaikan darurat untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Kepala Induk III PJR Gilimanuk AKP Ketut Suryawan mengatakan, perbaikan dilakukan karena lubangnya sudah terlihat besar. Lubang-lubang itu berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Dengan demikian, dilakukan perbaikan darurat dengan penambalan. Ia menjelaskan, perbaikan ini dilakukan secara swadaya. Ia pun berharap bisa bertahan sampai pihak terkait melakukan penanganan. (kmb)

Bali Post/olo

DERMAGA – Dermaga di Pulau Menjangan yang biasanya ramai dengan perahu wisata, baik dari pelabuhan rakyat di Buleleng maupun Banyuwangi. Saat Nyepi nanti, seluruh aktivitas penyeberangan di Selat Bali. termasuk ke TNBB ditutup.

Hari Raya Nyepi

Penyeberangan Selat Bali Ditutup 24 Jam Negara (Bali Post) –

Penyeberangan Selat Bali selama pelaksanaan Nyepi, Sabtu (17/3) mendatang akan dihentikan selama 24 jam. Hal tersebut berlaku juga pada boat maupun perahu mesin yang biasanya melintasi Selat Bali menuju wilayah Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Kepala Balai TNBB Agus Ngurah Kepakisan, Jumat (9/3) kemarin, mengatakan seluruh aktivitas di areal TNBB saat Nyepi ditutup. Hal tersebut juga berlaku untuk seluruh objek wisata dan akomodasi di kawasan TNBB. Sedangkan untuk resort wisata di antaranya Pelataran, Menjangan Re-

sort dan Nusa Bay juga ditutup. “Kami juga telah membuat surat edarannya,” katanya. Resort wisata diminta tetap mengikuti aturan atau ketentuan yang dikeluarkan pemerintah terkait Nyepi. Aktivitas penyeberangan wisata juga dilarang menuju ke Pulau Menjangan. Boat

maupun perahu mesin yang biasanya melayani diminta tidak beroperasi, seperti di Labuan Lalang, Banyumandi, Sumberkima (Kabupaten Buleleng) dan Brangsing (Kabupaten Banyuwangi). Penutupan kegiatan wisata alam dan kunjungan lainnya ke TNBB, selain Nyepi juga sebagai upaya

pemulihan ekosistem di kawasan konservasi itu. Selain itu, penyeberangan Ketapang-Gilimanuk juga ditutup selama 24 jam mulai Sabtu (17/3) pukul 05.55 Wita. Manajer Usaha ASDP Gilimanuk Heru Wahyono mengatakan, saat Nyepi seluruh kapal penumpang akan berada di perairan Ketapang. Penutupan pelabuhan ini, menurutnya mengikuti imbauan dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali. Selain

penutupan ini untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang akan keluar Bali, ASDP menyiagakan 32 unit kapal penyeberangan. Untuk mempercepat, pengoperasian kapal penyeberangan dengan mempersingkat waktu bongkar-muat barang (port time) dan waktu berlayar (sailing time). Percepatan ini nantinya menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Harapannya, seluruh kendaraan bisa dilayani dan tidak ada tersisa di pelabuhan. (kmb26)

Tanpa Sertifikat Karantina

Polisi Sita 7,5 Ton Ikan Layang Beku di Gilimanuk

Bali Post/kmb

PENAMBALAN - Penambalan lubang jalan dilakukan jajaran PJR Induk III Gilimanuk, Jumat (9/3) kemarin.

Temuan Orok Gegerkan Warga Pebuahan

Negara (Bali Post) – Warga di Dusun Pebuahan, Desa Banyubiru, Jumat (9/3) kemarin digegerkan dengan temuan orok di pinggir pantai. Orok yang sudah tidak utuh itu ditemukan seorang nelayan, Subhan (40). Selanjutnya dilaporkan ke ibunya, Mukarana (62) lalu ke aparat desa. Kasus ini pun kini ditangani Satuan Reskrim Polres Jembrana. Penemuan ini berawal ketika Subhan melintas di pinggir pantai sekitar warung kuliner sekitar pukul 13.00 Wita. Tiba-tiba ia melihat benda menyerupai bayi. Namun sudah tak berwujud dengan kepala nampak hancur. Subhan selanjutnya menyampaikan hal tersebut kepada ibunya, Mukarana. Ia kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan apakah itu memang bayi atau tidak. Setelah meyakini itu merupakan mayat bayi, Mukarana menggendongnya ke rumah. Diperkirakan bayi ini sudah lebih dari sehari terendam di laut. Hingga sejumlah bagian tubuhnya sudah tidak utuh. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A. Sooai saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan orok tersebut. Petugas dari Identifikasi Polres Jembrana selanjutnya membawa mayat bayi tersebut ke RSU Negara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan pemeriksaan dokter RSU Negara dr. Adi, beberapa bagian tubuh sudah tidak utuh. Seperti daun telinga yang hilang dan lutut kaki. Dari pemeriksaan fisik disebutkan bayi tersebut sudah berambut dengan panjang kurang lebih 1 cm dan berat bayi 700 gram. Selain itu, tinggi dari kepala hingga lutut 30 cm. Tak hanya bagian itu yang hilang, tapi kepalanya juga sudah hancur. Kini aparat kepolisian masih menyelidiki kasus ini. (kmb26)

Bali Post/olo

DIPERIKSA – Mayat bayi yang ditemukan di Pantai Pebuahan diperiksa di RSU Negara, Jumat (9/3) kemarin.

Bali Post/olo

PELANTIKAN - Ratusan petugas PPK dan PPS Pemilu 2019 diambil sumpahnya saat pelantikan di Mendopo Kesari, Jumat (9/3) kemarin. Mereka dituntut untuk melakukan tugasnya sesuai aturan dan tidak nyambi ikut berpolitik.

PPK dan PPS Diharapkan Tidak Ikut Berpolitik

Negara (Bali Post) – Petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kabupaten Jembrana diharapkan untuk melakukan tugas mereka sesuai dengan aturan yang berlaku. Para petugas penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan ini juga diminta untuk tidak nyambi ikut berpolitik. Hal tersebut ditegaskan Ketua KPU Jembrana I Gusti Ngurah Agus Darma Sanjaya di sela-sela pelantikan PPK dan PPS Pemilu 2019 se-Kabupaten Jembrana di Mendopo Kesari, Jumat (9/3) kemarin. Ketua KPU mengatakan nyambi yang dimaksud misalnya menjadi tukang pengumpul suara pemilu ataupun tukang timbang pemilu. “Bekerja sesuai peraturan yang berlaku. Jangan berkreativitas atau mengambil tindakan sendiri. Kalau ada semacam itu, diskusikan dengan kami,” katanya. KPU Kabupaten sangat membutuhkan kritik

dan saran dari para petugas di kecamatan dan desa. Kritik diperlukan untuk jalannya penyelenggaraan pemilu. Pihaknya juga mengharapkan kepada para PPK dan PPS agar jangan tegang dalam bekerja. Berkaca pengalaman saat pencocokan dan penelitian (coklit) belum lama ini, banyak petugas yang terlihat tegang. “Asalkan sesuai aturan, kawan-kawan tidak perlu tegang. Bekerja dengan gembira,” ucap Darma Sanjaya. Dengan dilantik dan diambil sumpahnya, maka PPK dan PPS dituntut untuk netral. Sementara itu, Asisten III Sekretariat Daerah Jembrana I Nengah Ledang yang mewakili Bupati Jembrana, mengharapkan hal yang sama. Dalam sambutannya, para PPK dan PPS ini diminta mengedepankan tugas sebagai penyelenggara, tidak nyambi ikut berpolitik seperti yang disampaikan Ketua KPU. Ledang meyakini para

PPK dan PPS ini memiliki integritas dalam mengawal pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia (luber) dan jujur dan adil (jurdil). “Saya melihat para PPK dan PPS ini merupakan wajah-wajah lama. Ini membuktikan mereka memang memiliki integritas. Tetaplah seperti itu, walaupun honornya kecil,” ujar mantan Camat Melaya ini. Di masing-masing kecamatan terdapat tiga PPK, sehingga lima kecamatan jumlah total yakni 15 PPK. Sedangkan di desa/kelurahan masingmasing juga tiga PPS, atau totalnya 153 petugas untuk di 51 desa/kelurahan. Setelah diambil sumpahnya disaksikan Muspida, ratusan PPS ini juga langsung mengikuti Bimtek. Jumlah PPK dan PPS ini memang terjadi pengurangan dibandingkan pemilu serentak untuk Pilgub Bali tahun 2018. Sebelumnya jumlah PPK per kecamatan maupun PPS per desa masing-masing lima orang. (kmb26)

Negara (Bali Post) Banyaknya aksi penyelundupan komoditi yang digagalkan petugas di Pelabuhan Gilimanuk, rupanya tidak membuat kapok pelaku lainnya. Hal ini dibuktikan dengan diamankannya 7,5 ton ikan layang beku oleh jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Jumat (9/3) kemarin. Komoditi ini diketahui tanpa sertifikat karantina, sehingga dianggap ilegal. Kapolsek Gilimanuk Kompol I Nyoman Subawa melalui Kanit Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk AKP I Komang Muliyadi mengatakan pihaknya secara rutin melakukan pemeriksaan di pintu keluar-masuk Pelabuhan Gilimanuk. Dalam pemeriksaan itu, sasarannya barang berbahaya seperti narkotika, senjata tajam, senjata api, bahan peledak dan lain-lainnya. Dalam pemeriksaan itu tak hanya barang bawaan. Orangnya dan kelengkapan diri pun tak luput menjadi bidikan pemeriksaan. Nah, berkat pemeriksaan yang ketat itu pihaknya berhasil mengamankan truk boks Isuzu nopol W 9597 NL yang dikemudikan

Joko Sutrisno (33) asal Rembang. Truk ini mengangkut komoditi ikan layang beku. Belakangan diketahui barang yang diangkut itu tidak dilengkapi dengan sertifikat karantina asal. “Pada saat dilakukan pemeriksaan di pintu masuk Bali (Pelabuhan Gilimanuk - red), sopir tidak bisa menunjukkan sertifikat kesehatan karantina. Jadi, kami amankan barang tersebut dan sopirnya kami periksa lebih lanjut,” kata AKP Muliyadi. Dari pengakuan sopir, kata AKP Muliyadi, ikan tersebut beratnya 7,5 ton dikemas dalam kardus sebanyak 756 buah. Barang itu merupakan milik PT GPS (Global Prima Sentosa) Cabang Surabaya. Rencananya komoditi itu akan dikirim ke Benoa, Bali. Atas perbuatan ini, pelaku dinilai melanggar pasal 3, PP No. 15 Tahun 2002 tentang Karantina Ikan. Guna penanganan lebih lanjut, sopir dan komoditi yang dibawa itu diamankan di Unit Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk. Nantinya kasus ini akan dilimpahkan ke Kantor Karantina Ikan wilayah kerja Gilimanuk agar diambil tindakan sesuai pelanggarannya. (kmb)

Bali Post/kmb

TUNJUKKAN - Sejumlah petugas menunjukkan barang bukti berupa 7,5 ton ikan layang beku yang tidak dilengkapi dengan sertifikat karantina. Barang ilegal ini telah diamankan di Unit Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk.


BALI DWIPA

Sabtu Wage, 10 Maret 2018

11

PNS Gadungan Tipu Pemilik Toko Elektronik Puluhan TV Diamankan Denpasar (Bali Post) Aksi Ida Bagus Gede Afri Wibawa (34) terbongkar. Tersangka ditangkap tim Resmob Polresta Denpasar awal bulan lalu di wilayah Kecamatan Dawan, Klungkung. Mengaku sebagai pegawai UPT Dinas Tanaman Pangan Hortikultural dan Perkebunan Provinsi Bali, Afri menipu Robin Indra Bayu, pemilik toko elektronik CV Widjadja Agung Perkasa di Jalan Raya Puputan, Renon, Denpasar Timur. Dari kasus tersebut, polisi mengamankan puluhan TV. Modusnya pelaku menggunakan nota pesanan barang palsu. “Di tempat korban saja, pelaku mengambil 113 unit TV dan 40 unit speaker. Pelaku juga beraksi di toko lainnya,” kata Kasatreskrim Polresta Denpasar, Kompol I Wayan Arta Ariawan, Jumat (9/3) kemarin. Pelaku beraksi sejak September 2017 hingga Februari 2018. Hasil penyidikan kasus tersebut, pelaku mengaku membuat nota pesanan barang palsu mengatasnamakan UPT Dinas Tanaman Pangan Hortikultural dan Perkebunan Provinsi Bali. Selanjutnya, pelaku mengambil barang–barang elektronik di toko milik korban. Korban percaya karena pelaku mengaku pegawai UPT tersebut. “Jumlah TV yang diambil sampai 113 tapi belum ada dibayar. Lama-kelamaan, korban curiga lalu melaporkan kasus itu ke Polresta Denpasar. Bermodal nota itu saja, aksi pelaku berjalan mulus,” ungkap mantan Kasatresnarkoba Polresta Denpasar ini. Selanjutnya, barang-barang tersebut dijual ke beberapa toko elektronik di wilayah Denpasar dan kabupaten lainnya. Pengakuan pelaku, ia beraksi sejak September 2017 hingga Februari 2018 sebanyak 14 TKP. Rinciannya di wilayah Denpasar sebanyak 12 TKP, Tabanan 1 TKP, dan Gianyar 1 TKP. Terkait kasus ini, polisi menyita 18 unit TV LED 43 inci, 40 unit TV LED 32 inci, dan 5 speaker. “TV tersebut dijual murah dan uangnya dipakai biaya hidup sehari-hari,” tegas Arta. (kmb36)

APRON - Sebuah alat berat digunakan untuk pengerjaan proyek apron sisi timur Bandara Ngurah Rai, Jumat (9/3) kemarin.

Bali Post/kmn23

Pengerjaan Apron Sisi Barat Bandara Masih Persiapan

Mangupura (Bali Post) Mendukung pelaksanaan IMF Annual Meeting Oktober mendatang, pengerjaan perluasan bandara terus dikebut. Namun, perluasan apron atau area parkir pesawat di sisi barat bandara sampai saat ini belum ada pengerjaan konstruksi. Saat ini, masih menunggu proses izin lingkungan, karena ada beberapa tahap yang harus dilalui baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat. “Saat ini, masih persiapan saja, seperti pemagaran area

pekerjaan. Kan ini pekerjaan design and built. Untuk konstruksi tidak dalam waktu dekat. Semua paralel, sambil kita akan sidang amdal pengurusan izin, dan public hearing ke masyarakat,” kata Communication Head and Legal Section Head Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, saat dikonfirmasi Jumat (9/3) kemarin. Diakuinya, untuk perluasan apron di sisi barat, saat ini masih menunggu izin lingkungan tambah-

an. Karena, selama ini, pihaknya mengaku sudah mempunyai izin lingkungan terkait reklamasi tersebut, namun hanya seluas 1,5 hektar pada tahun 2014. Sedangkan untuk luasan lahan 47,25 hektar tersebut harus disusul dengan izin baru, sebab ada penambahan lokasi dari izin semula yang dikantongi. Dikatakan Arie, untuk luasan apron di sisi barat, nantinya dikembangkan seluas 47,25 hektar. Namun, untuk mendukung pelaksa-

naan IMF Annual Meeting pada Oktober mendatang, pihak Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai akan menyelesaikan dahulu seluas 4,8 hektar saja. “Memang dari total kontrak yang akan dikerjakan yaitu seluas 47,25 hektar. Tapi, akan ada tambahan untuk jalan dan pendukung lain sehingga total menjadi 58 hektar,” ujarnya. Dalam pengembangan perluasan bandara ini, ada tiga paket pengerjaan. Di antaranya, perluasan apron

sisi barat bandara, pembangunan apron di sisi timur bandara, dan pembangunan gedung VVIP pada sisi timur bandara. Ketiga paket tersebut saat ini sedang dalam tahap Detail Engineering Design (DED). Sementara, untuk Paket II atau pembangunan apron timur, saat ini pengerjaannya sudah mencapai 2,4 persen. “Per tanggal 4 Maret 2018, pengerjaan paket II apron timur sudah mencapai 2,4 persen,” tambahnya. (kmb23)

Reklamasi Perluasan Bandara Ngurah Rai

Bupati Badung Enggan Komentar

Mangupura (Bali Post) –

Bupati Badung Nyoman Giri Prasta enggan berkomentar terkait rencana reklamasi perluasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Orang nomor satu di Kabupaten Badung ini berdalih proyek perluasan membangun apron tambahan dengan mereklamasi laut sisi barat bandara oleh pihak PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola bandara internasional merupakan kebijakan pusat.

Bali Post/ist

DITANGKAP - PNS gadungan ditangkap terkait kasus penipuan.

“Bukan urusan kami yang itu (reklamasi perluasan bandara – red), kami harus berpikir tentang kewenangan pusat, kewenangan provinsi, dan kewenangan kabupaten. Saya tidak mau berkomentar

tentang hal itu nanti kami salah berbicara,” ungkap Giri Prasta usai mengikuti sidang paripurna, Rabu (7/3) lalu. Politisi asal Desa Pelaga, Petang itu mengatakan, Undang-undang No. 1 Tahun

2014 tentang Pengelolaan Daratan, Pantai dan Pulaupulau Kecil telah mengatur kewenangan pemerintah daerah. “Kalau yang namanya daratan ya.. bupati (berwenang – red), kalau namanya pantai sampai

tidak naik kelas, malah dikenai tambahan iur biaya oleh rumah sakit. Kemudian, pihak rumah sakit juga kerap mengatakan tidak ada kamar dan menggiring pasien untuk naik kelas. Untuk beberapa kasus bahkan meminta pasien BPJS beralih menjadi pasien umum. “Seringnya dibilang alat tidak ada atau kosong, dan harus menunggu lama pembelian alat. Misalnya, beli alat di Surabaya. Tapi kalau pasien mau jadi pasien umum, langsung alatnya tersedia,” jelas politisi PDI-P asal Guwang, Gianyar ini. Masalah lain, lanjut Parta, ada pula rumah sakit yang terkesan menyulitkan pasien umum yang ingin beralih ke BPJS. Padahal, pasien tersebut sedang dalam kondisi kritis. Lalu, pasien dengan keluhan khusus mata masih harus menggunakan surat rujukan. “Padahal di fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas atau dokter umum, tidak melayani sakit mata,” tandasnya. (kmb32)

Bali Post/ist

KUNJA - Komisi IV DPRD Bali saat melakukan kunjungan kerja (kunja) di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jumat (9/3) kemarin.

Soal Nyepi Tanpa Internet

Kemenkominfo Hanya Bisa Stop TV ’’Streaming’’ dan ’’Game Online’’

Ketut Tama Tenaya

Bali Post/rin

Denpasar (Bali Post) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan menerjunkan timnya ke Bali, Senin (12/3) mendatang. Mereka akan berkoordinasi dengan Polda Bali dan tokoh-tokoh agama terkait Nyepi tanpa internet. Kendati mendukung Nyepi tanpa internet, secara teknis masih perlu dipelajari lagi untuk menghindari salah tafsir. “Hari Senin, Kominfo turun langsung ke Bali. Pada prinsipnya oke, mendukung. Cuma secara teknis perlu dipelajari dulu masalah internet ini biar tidak nanti salah tafsir. Internet ada batas-batasnya juga. Ada yang bisa disetop, ada juga yang tidak bisa disetop,” ungkap Ketua Komisi I DPRD Bali Ketut Tama Tenaya melalui

Kendati demikian, politisi PDI Perjuangan itu mengaku belum menerima informasi secara resmi rencana perluasan pelataran pesawat yang digunakan sebagai tempat parkir pesawat terbang di Bandara Ngurah Rai. “Kami harus berkomunikasi bagaimana kita membicarakan tentang hal ini, dan selama ini secara resmi belum ada. Nanti kalau sudah resmi kami beri tahu,” ujarnya. (kmb27)

Ancaman Nilai-nilai Kebangsaan Sulit Diprediksi

Layanan BPJS Kesehatan Banyak Menyimpang di Lapangan Denpasar (Bali Post) Komisi IV DPRD Bali menyampaikan banyaknya persoalan terkait layanan BPJS Kesehatan langsung ke Kantor Pusat BPJS Kesehatan di Jakarta, Jumat (9/3) kemarin. Menariknya, pihak BPJS Kesehatan juga mengakui adanya beberapa penyimpangan di rumah sakit dalam melayani pasien jaminan kesehatan nasional itu. “Mereka (BPJS Kesehatan Pusat) juga sudah menyadari banyak penyimpangan di lapangan dalam pelaksanaan layanan BPJS. Seperti adanya iur biaya tambahan dan klaim-klaim fiktif. Mulai tahun ini, mereka bekerja sama dengan KPK, ICW, dan Kejaksaan untuk mengatasi penyimpangan tersebut,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta yang dikonfirmasi via telepon kemarin. Menurut Parta, BPJS Kesehatan selama ini masih lemah dalam mensosialisasikan hak dan kewajiban pasien. Sering kali pasien yang sebetulnya

250 mil dan beberapa pulaupulau kecil gubernur dan pusat. Jadi, kami tidak ini dulu (komentar – red) nanti kita lihat,” katanya. Ditanya apakah Pemerintah Kabupaten Badung mengikuti kebijakan pusat terkait rencana reklamasi perluasan apron? Giri Prasta balik bertanya apakah kabupaten berani enggak melawan pusat? ‘‘Kita lihat kewenangannya dulu,” tegasnya.

sambungan telepon usai berkonsultasi dengan KPI Pusat dan Kemenkominfo di Jakarta, Jumat (9/3) kemarin. Dari hasil konsultasi, lanjut Tama, kementerian sejauh ini hanya bisa memblok TV streaming dan games online pada saat Nyepi. Namun untuk media sosial seperti facebook dan whatsapp sulit untuk diblok lantaran jangkauannya internasional. Belum lagi, penyedia media sosial itu juga berada di luar negeri. “Kita tidak mau gegabah asal nutup, biar enggak ada salah informasi di bawah. Makanya dalam pertemuan hari Senin nanti akan dibuka mana yang ditutup, mana yang tidak,” papar politisi PDI-P ini. (kmb32)

Denpasar (Bali Post) Tantangan dan ancaman terhadap nilai-nilai kebangsaan semakin kompleks serta sulit diprediksi. Oleh karena itu, seluruh komponan masyarakat harus solid dan memiliki komitmen yang kuat terhadap tegak serta kokohnya NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Hal itu disampaikan Kepala Staf Korem 163/Wira Satya Letkol Kavaleri Jonny Hariyanto G. saat membacakan sambutan Danrem Kolonel Arh. I Gede Widiyana pada acara silaturahmi dengan Kelurga Besar TNI (KBT), Jumat (9/3) kemarin, di Aula Makorem, Denpasar. Dalam sambutannya, diselenggarakannya kegiatan ini selain untuk bersilaturahmi, juga saling berkoordinasi dan saling memberi informasi antara para sesepuh atau purnawiran dengan generasi muda penerus bangsa. Di samping itu, hakikat dari kegiatan ini adalah sebagai momentum untuk meningkatkan soliditas antara TNI-AD dengan KBT guna mendukung pelaksanaan tugas pokok.

“Melalui acara ini dapat tercipta kesamaan cara pandang, utamanya dalam mengelola potensi yang dimiliki bangsa Indonesia untuk mewujudkan dan mendukung pembangunan serta tetap tegaknya NKRI,” ujarnya. KBT sebagai organisasi nonpartisan yang tumbuh dan berkembang seiring dinamika perjuangan bangsa Indonesia yang bertekad menjaga dan menegakkan kedaulatan negara, tentu sangat menjiwai nilai-nilai perjuangan bangsa. Ia menilai organisasi ini sangat solid dan memiliki komitmen yang kuat terhadap tegak serta kokohnya NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Kekuatan karakter inilah yang saat ini menjadi salah satu harapan untuk menghadapi berbagai tantangan dan ancaman terhadap nilai-nilai kebangsaan yang semakin kompleks dan sulit diprediksi. Kegiatan tersebut diikuti 125 orang dari PPAD, Pepabri, LVRI, PIVERI, PERIP, PPM, FKPPI, Unit Korpri TNI, Dharma Pertiwi, Persit KCK, Jalasenastri, PIA Ardhya Garini dan beberapa undangan lainnya. (kmb36)

Bali Post/ist

PERTEMUAN - Korem 163/Wira Satya menggelar pertemuan dengan KBT.


KLUNGKUNG

12

Sabtu Wage, 10 Maret 2018

Kepungan Sampah di Perairan Nusa Penida

SOSOK Jangan Langsung ”Share” PERKEMBANGAN teknologi semakin pesat. Hal tersebut memudahkan mengakses informasi, salah satunya berupa berita. Namun belakangan aparat keamanan telah menemukan sejumlah informasi palsu alias hoax. Supaya tak ikut larut dalam hal itu, masyarakat harus lebih bijak dalam menerimanya. Harus dicerna dalam-dalam. Bukan langsung main share. “Harus waspada informasi hoax,” ungkap Kasat Intel Polres Klungkung AKP Wayan Sueca, Jumat (9/3) kemarin. Informasi palsu salah satunya rentan terjadi saat hajatan politik pemilihan kepala daerah (pilkada). Ini sebagai upaya untuk menggembosi salah satu kubu lawan untuk bisa menyabet kemenangan. Jika hal ini tak terkendali, berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat dan berujung pada perpecahan hingga dapat mempengaruhi situasi kamtibmas di wilayah Klungkung. “Jangan langsung disebarkan. Tetapi perlu adanya cek, ricek, croscek dan final cek,” katanya. Berita hoax sangat pantas untuk diperangi. Yang bergerak tak hanya aparat keamanan saja. Namun juga perlu peran aktif tokoh-tokoh masyarakat dalam memberikan pemahaman bijak dalam bermedia sosial yang dimulai dari lingkungan keluarga, banjar, sekolah dan masyarakat luas, sehingga tidak menimbulkan situasi yang tidak kondusif. Selain itu, juga bisa datang dari tokoh politik. Bila perlu langsung ditunjukkan dengan deklarasi. “Semua lapisan masyarakat harus bersatu memerangi hoax. Mulai dari tokoh masyarakat, agama, maupun politik. Hal negatif seperti itu jangan dibiarkan,” tandasnya. (sos)

Bali Post/dok

PIPA PUTUS - Pipa PDAM Klungkung yang putus tiga bulan lalu setelah diterjang banjir lumpur yang membawa material erupsi Gunung Agung. Perbaikannya masih menunggu rekanan.

Tiga Bulan Putus

Perbaikan Pipa PDAM di Rendang Tunggu Rekanan

Semarapura (Bal Post) Perbaikan pipa di wilayah Kecamatan Rendang, Karangasem yang putus akibat diterjang banjir lumpur saat erupsi Gunung Agung segera dilakukan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Klungkung. Hal ini tinggal menunggu rekanan. Perbaikan itu dinilai sangat penting untuk meminimalisasi pembengkakan biaya operasional. Direktur PDAM Klungkung I Nyoman Renin Suyasa, Jumat (9/3) kemarin mengungkapkan, perbaikan sudah memungkinkan untuk dilakukan. Sebab, cuaca sudah mulai membaik dan banjir lumpur pada Tukad Unda sudah berakhir. “Pemantauan ke lokasi sudah. Cuaca juga sudah baik. Ini segera kami perbaiki. Tinggal menunggu rekanan saja,” sebutnya. Melihat kondisi di lapangan, perbaikan itu membutuhkan waktu beberapa hari. Pasalnya, ada sejumlah pipa yang putus tertimbun material berupa pasir. Saat menyambung, mengharuskan adanya penggalian. “Ini akan ditelusuri juga. Di mana saja yang putus,” katanya. Pria asal Nusa Penida ini menyatakan, perbaikan sangat penting dilakukan untuk meminimalisasi biaya operasional. Sebab, pendistribusian air bersih untuk pelanggan di kota Semarapura mengandalkan tenaga listrik untuk sembilan pompa yang tersebar di sejumlah lokasi. Pembayarannya setiap bulan sekitar Rp 150 juta. “Kalau dengan teknik gravitasi, kemungkinan seluruh pompa tidak dipakai lagi. Ini secara otomatis mengurangi biaya operasional,” ungkapnya. Seperti berita sebelumnya, pipa yang mengalirkan air dari sumber dengan debit 120 liter per detik itu putus diterjang banjir lumpur yang membawa material erupsi Gunung Agung pada November 2017. Itu menyebabkan sekitar 15 ribu pelanggan PDAM di Kota Semarapura krisis air bersih. Perbaikannya tak bisa dilakukan secara cepat lantaran cuaca dan situasi yang belum mendukung. Menyikapi itu, PDAM bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida membangun sejumlah sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air sementara. (kmb45)

Topik : Menyetarakan harga kebutuhan pokok

Dispar Sebut Tak Pengaruhi Wisata Bahari Semarapura (Bali Post) Kepungan sampah di perairan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung yang beredar di media sosial belum hilang dari publik. Namun demikian, hal tersebut diklaim belum berdampak pada aktivitas wisata bahari. Seluruhnya masih berjalan seperti biasa. “Kunjungan wisatawan di permukaan tidak terpengaruh. Tamu justru banyak. Begitu juga yang diving,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Klungkung I Nengah Sukasta saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (9/3) kemarin. Pejabat asal Lingkungan Kemoning, Semarapura Klod ini menyebutkan kunjungan demikian didapatkan setelah melakukan pemantauan secara langsung ke lokasi. Ini diperkuat dengan pengakuan sejumlah pelaku pariwisata. Saat bersamaan pula dilakukan peninjauan ke Manta Point yang dikabarkan terkepung sampah hingga memicu kesan kumuh. “Pengamatan di permukaan tidak melihat sampah banyak. Kalau menyelam, kami belum. Rencananya setelah Nyepi,” katanya. Disampaikan lebih lanjut, jikapun sampah itu benar adanya, diyakini tak sepenuhnya berasal dari wilayah Nusa Penida maupun Klungkung daratan. Namun juga kiriman dari perairan lain akibat gelombang. “Sebulan lalu ada yang menyelam. Malah laut bersih. Untuk penanganan sampah sudah sering dilakukan. Tapi baru dipantai,” jelasnya.

Kunjungan wisatawan di kepulauan yang dijuluki The Blue paradise Island itu, setiap bulannya sekitar dua ribu orang yang didominasi asing. Data ini berasal dari penjualan tiket speed boat yang dikenakan retribusi oleh Pemkab. “Itu yang baru berhasil kami data setiap bulan. Pintu masuk ke Nusa Penida kan banyak. Kami perkirakan kunjung sekitar tujuh ribuan. Kami belum memiliki data akurat,” sebut mantan Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan informatika Klungkung ini. Guna memastikan sampah tersebut, Polres Klungkung juga turut meninjau. Di bawah pimpinan Kapolres AKBP Bambang Tertianto, tim melihat kawasan Manta Point dalam keadaan bersih. Demikian pula saat dilakukan penyelaman. Seperti berita sebelumnya, kepungan sampah di perairan itu beredar di medsos berupa vidio. Kepala Dinas Lingkun-

PEKAN Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Klungkung ditutup secara resmi Kadisbudpora Nyoman Mudarta di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Jumat (9/3) kemarin. Pada acara tahunan ini, peserta Kecamatan Klungkung berhasil bertengger sebagai juara umum. Penutupan ini ditandai dengan penyerahan piala kepada para atlet siswa terbaik dari tingkat SD sampai dengan SMA/SMK. Tingkat SD putra diraih Kadek Angga Pradita yang merupakan atlet cabor karate dari SD 2 Semarapura Kangin dengan meraih tiga medali emas. Kategori putri diraih Luh Made Budiartini Bandem dari cabor renang. Siswa SDN 1 Semarapura Tengah ini meraih dua medali emas dan sekaligus memecahkan rekor untuk nomor 50 meter gaya punggung dan 50 meter gaya bebas. Tingkat SMP putra diraih Komang Indrawan dari cabor atletik yang merupakan siswa SMPN 4 Nusa Penida, dengan meraih empat medali emas dan memecahkan rekor untuk nomor lompat jangkit. Untuk putri diraih Ni Putu Ayu Meita Dewi dari SMPN

peralatan dan petugas menjadi penyebab hal tersebut. Menurutnya, itu harus dilakukan dari kawasan hulu. Demikan pula keterlibatannya harus bersama-sama dengan kabupaten lain. “Ini harus dilakukan secara bersama-sama. Tidak hanya Klungkung saja,” imbuhnya. Kepala UPT Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Nusa Penida Komang Kariawan menyampaikan kondisi tersebut rutin terjadi setiap tahun,

Bali Post/ist

PORSENIJAR - Penutupan Porsenijar Kabupaten Klungkung, Jumat (9/3) kemarin. Kecamatan Klungkung berhasil sebagai juara umum. 1 Semarapura. Ni Putu Ayu Meita Dewi yang merupakan atlet dari cabor catur meraih tiga medali emas dan satu perunggu. Sementara untuk tingkat SMA putra diraih I Wayan Eka Semara Dewata yang merupakan atlet cabor catur dari SMAN 1 Semarapura dengan meraih empat medali emas dan putri diraih Putu Pu-

SOLUSI

masyarakat. Terlebih yang kondisi perekonomiannya menengah ke bawah. Ini pun akan bermuara pada tingkat kesejahteraannya. Hal demikian, oleh kedua pasangan calon yang bertarung di Pilkada serentak sepakat untuk ditangani. Apa strateginya? Cabup Tjokorda Bagus Oka mengatakan itu sangat mudah dilakukan. Strateginya dengan memperlancar transportasi laut. Dalam hal ini, perlu didukung deng an memungsikan

Pelabuhan Gunaksa dengan terlebih dahulu mengusulkan adanya review ke pemerintah pusat. “Kita akan kaji di mana tidak benarnya ini. Kalau itu kita laksanakan pada 2013, selama setahun sudah dapat solusinya. Mungkin sekarang sudah bisa berfungsi,” ungkapnya. Review itu kembali ditegaskan harus dlakukan oleh tim ahli. Ini bisa didapatkan dari instituasi yang memiliki bidang pelabuhan. Bukan hanya mengandalkan kebijakan bupati. “Siapa yang bisa mengatakan itu. Apakah bupati? Kan tidak.

Yang bisa adalah ahlinya. Ini harus dicari secara jeli,” tegas akademisi Universitas Udayana ini. Pengiriman barang melalui pelabuhan yang terbangun sejak 2006 itu dapat dilakukan dengan kapal roro. Ini akan mampu mengangkut barang lebih banyak, sehingga ketersediaannya di Kepulauan Nusa Penida bisa stabil. Hal itu secara otomatis berdampak pada kestabilan harga. “Ini juga akan memberikan harga lebih murah dari sebelumnya. Sangat tepat kalau pelabuhan Gunaksa difungsikan,” tegasnya. (sos)

mahal. Jual berasnya lebih murah. Ini secara otomatis akan berdampak pada harga di Nusa Penida. Harga beras akan lebih murah juga,” katanya. Ia yang perpasangan dengan Cawabup I Made Kasta menyebutkan perbedaan harga kebutuhan pokok juga akibat panjangnya alur pendistribusian dari perusahaan induk maupun pabrik. Ini perlu diputus dengan membentuk holding yang

difasilitasi Pemkab. “Dengan ini, kita bisa memotong minimal satu alur pendistribusian. Sehingga harga yang didapatkan bisa lebih murah. Ini secara otomatis berdampak ke Nusa Penida,” sebutnya. Strategi ini, sambungnya, juga sebagai bentuk perlindungan terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), kar-

ena persaingan harga bisa semakin sedikit. “Ini banyak efeknya,” tandasnya. (sos)

Bangun ”Holding” Berbeda halnya dengan yang diutarakan Cabup I Nyoman Suwirta. Menyamakan harga kebutuhan pokok tak semata-mata bisa dengan memperlancar transportasi maupun memberikan subsidi biaya pengangkutan. Namun perlu ada langkah lain. Seperti halnya beli mahal jual murah yang difokuskan dalam produksi beras. “Kita bekerja sama dengan KUD membeli gabah petani dengan harga lebih

gan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Klungkung Anak Agung Kirana tak menampik hal tersebut. Namun, ditegaskan, sampah organik dan anorganik itu tidak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Klungkung, baik daratan maupun Kepulauan Nusa Penida. “Sampah ini juga kiriman dari daerah lain. Bukan dari Klungkung saja,” tegasnya. Penanganannya memang sulit dilakukan. Keterbatasan

bertepatan musim hujan dan gelombang pasang, salah satunya di Manta Point. Ia pun mengakui penanganannya sulit dilakukan, bahkan bisa dikatakan kewalahan. “Biasanya banyak Maret dan Agustus. Untuk pembersihan di pesisir berjalan setiap hari. Yang di laut hanya sewaktu-waktu saja dengan cara manual. Petugas khusus penanganan tidak ada. Sampah ini banyak kiriman,” jelasnya. (kmb45)

Porsenijar Ditutup, Kecamatan Klungkung Sabet Juara Umum

Fungsikan Pelabuhan Gunaksa

HARGA sejumlah kebutuhan pokok di Nusa Penida lebih mahal dari pada Klungkung daratan. Hal tersebut disebabkan adanya biaya pengiriman yang melewati jalur laut. Kondisi demikian berpotensi membebani

Bali Post/dok

WISATA BAHARI - Wisata bahari di Nusa Penida. Informasi kepungan sampah diklaim tidak memengaruhi aktivitas. Masih berjalan normal.

tri Mega Mahayani dari cabor panjat tebing. Siswa SMAN 1 Semarapura ini telah meraih tiga medali emas. Pada acara tahunan ini, bidang olahraga, juara umum I tingkat SD diraih Kecamtan Klungkung dengan raihan 46 emas, 43 perak, 56 perunggu, tingkat SMP diraih SMPN 1 Semarapura dengan 31 emas,

24 perak, 27 perunggu serta tingkat SMA/SMK diraih SMAN 1 Semarapura dengan meraih 21 emas,19 perak dan 23 perunggu. Bidang seni, juara umum I tingkat SD diraih Kecamatan Klungkung dengan raihan lima emas, dua perak, dua perunggu, tingkat SMP diraih SMPN 1 Semarapura dengan raihan

empat emas, satu perak, tiga perunggu, tingkat SMA/SMK diraih SMAN 1 Semarapura dengan raihan enam emas, satu perak, satu perunggu. Kadisbudora Klungkung I Nyoman Mudarta menyampaikan, porsenijar hasil dari pelaksanaan kegiatan ini akan diseleksi kembali untuk mencari atlet maupun seniman terbaik, untuk selanjutnya mewakili Klungkung ke tingkat Provinsi. Dirinya juga berharap kepada sekolah yang belum mendapatkan juara agar lebih meningkatkan prestasinya dimasa yang akan datang. Sementara itu,Pjs. Bupati Klungkung I Wayan Sugiada dalam sambutannya mendorong supaya kegiatan pengembangan diri lebih diefektifkan sebagai ajang pencarian bibit atlet dan seniman. Menggali sebanyak mungkin potensi siswa sehingga pada kegiatan tahun selanjutnya akan lebih banyak lagi yang berpartisipasi. “Dengan semakin banyaknya anak didik yang terlibat, maka semakin banyak pula bibit atlet dan seniman yang akan bersaing. Tentunya akan sangat baik bagi perkembangan prestasi olahraga dan seni,” tandasnya. (ad500)


Sabtu Wage, 10 Maret 2018

EKONOMI

13

Petani Keluhkan Harga dan Ketersediaan Pupuk Tuban (Bali Post) – Presiden Joko Widodo mengaku sering mendapat keluhan dari petani mengenai ketersediaan dan mahalnya harga pupuk. ‘’Saya sering dengar itu, pupuknya mahal dan barangnya tidak ada. Di sini ada Bu Menteri BUMN, biar mendengarkan kalau pupuk mahal dan barang tidak ada, padahal dari PT pupuk barang harusnya ada, ini yang dicari Bu Menteri ke mana barang itu?’’ kata Presiden Joko Widodo di Desa Ngimbang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat (9/3) kemarin. Salah satu petani yang menyampaikan keluhannya kepada Presiden adalah Sukari, petani penerima Surat Keputusan Perhutanan Sosial dari Malang. ‘’Saya dapat lahan 2 hektar, ditanami kelapa, alpukat, jagung, dan kayu mahoni tua di tepi,’’ kata Sukari. ‘’Apa jagungnya sudah dipanen?’’ tanya Presiden. ‘’Sudah, tapi kurang bagus, ongkosnya mahal, pupuknya tidak ada, kadang-kadang di kelompok ada, kalau pupuk urea, itu kadang ada sedikit-sedikit Pak,’’ jawab Sukari. ‘’Jagungnya berapa ton?’’ tanya Presiden. ‘’Paling 1 ton, campur-campur dengan mahoni, pete di tengah sama alpukat, jagung di bawahnya, terakhir panen jagung 3 ton,’’ jawab Sukari. ‘’Dijual laku berapa?’’ tanya Presiden. ‘’Rp 2.900 per kilogram, kalau di pasar bisa laku Rp 3.100,’’ jawab Sukari. ‘’Lho kenapa tidak jual ke pasar?’’ tanya Presiden. ‘’Sudah ngutang ke bakul (rentenir) jadi dibelinya Rp 2.900,’’ jawab Sukari. Sementara Sukiyem dari Desa Ngimbang juga mengaku menjual panen jagungnya ke tengkulak. ‘’Harga per kilogram Rp 3.000, kalau bagus bisa Rp 3.200, jualnya ke tengkulak,’’ kata Sukiyem. ‘’Kenapa tidak ke Bulog? Kan cuma sedikit. rugi bawa kendaraannya, dan jagungnya sebelum panen sudah pinjam uang ke tengkulak,’’ ucap Sukiyem. Namun saat ini Sukiyem mengaku mendapat Kredit Usaha Rakyat (KUR) sejumlah Rp 8,5 juta dari BNI. ‘’Dulu-dulu tidak ada KUR, setelah SK dari Pak Jokowi dapat SK dan KUR, bisa utang sama KUR, dulu tidak pernah KUR, jadi utang ke tengkulak saja, tapi KUR-nya belum dikembalikan karena belum panen,’’ kata Sukiyem. ‘’Hati-hati, pinjaman harus dikembalikan,’’ pesan Presiden. (ant)

Bali Post/ant

PANEN - Presiden Joko Widodo memanen jagung bersama petani saat panen raya jagung di Perhutanan Sosial, Ngimbang, Tuban, Jawa Timur, Jumat (9/3) kemarin. Jagung yang dipanen raya tersebut merupakan hasil budi daya pertanian oleh petani penggarap hutan penerima KUR dari BNI.

Jangan Bagi Terus untuk yang Gede-gede

PRESIDEN Joko Widodo membagikan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial yang sudah dipergunakan sebagai ladang jagung oleh masyarakat di Desa Ngimbang, Kecamatan Palang, Tuban, Jawa Timur. ‘’Pemerintah sekarang ini terus membagikan lewat SK pengelolaan hutan untuk perhutanan sosial. Saya selalu kejar Menteri Kehutanan, segera bagikan hak pengelolaan, SK pengelolan, jangan dibagikan ke yang ‘gede-gede’ terus, yang kecil-kecil segera dibagi sebanyakbanyaknya,’’ kata Presiden di Desa Ngimbang, Tuban, Jawa Timur, Jumat (9/3) kemarin. Presiden Joko Widodo bersama dengan Ibu Iriana Joko Widodo didampingi Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan sejumlah pejabat lainnya menghadiri pembagian SK Perhutanan Sosial sekaligus panen jagung. ‘’Kemarin saya bagi-bagi tambak di Muaragembong Kabupaten Bekasi, ada 11 ribu hektar tambak yang dulu dikelola oleh yang gede-gede. Sekarang diambil alih dibagikan kepada masyarakat di sana, petani maupun petambak, tapi baru 80 hektar. Saya katakan segera 11 ribu hektar itu dibagikan semuanya cepat, jangan ditunda-tunda,’’ ungkap Presiden. Hasil pembagian dari tambak tersebut, menurut Jokowi, juga ia terus pantau, sama seperti hasil dari pembagian lahan untuk ladang jagung di Tuban tersebut. ‘’Jangan pikir saya bagi-bagi ke sini tidak saya cek lagi, tapi yang ke sini itu intelijen, apa hanya basa basi atau tidak? Dicek kerja atau tidak? Kalau sama saya pasti ketahuan kerja atau tidak, setuju gak? Yang begini-begini pak gubernur pasti seneng, Pak De Karwo pasti senang,’’ tambah Presiden menyebut nama Gubernur Jawa Timur Sukarwo yang juga hadir dalam acara tersebut. Menurut Menko Perekonomia Darmin Nasution, Desa Ngimbang tersebut sudah ditanami pohon jati sejak 1999. ‘’Diharapkan bisa berjalan dengan baik masing-masing. Perhutanan Sosial modal dasarnya adalah kita memberikan akses kepada petani terhadap lahan negara, akses bukan setahundua tahun tapi 35 tahun, jadi tidak usah menjadi milik pun itu sama saja sudah milik,’’ ungkap Darmin. Namun, setiap lima tahun akan ada penilaian apakah benar diusahakan atau tidak. ‘’Kalau benar diteruskan, tapi kalau tidak benar akan diminta orang lain yang akan mengusahakannya,’’ ungkap Darmin. Panen raya di Desa Ngimbang tersebut diusahakan oleh kelompok tani Ngimbang Makmur yang sudah mendapat surat keputusan perhutanan sosial seluas 177 hektar dengan 147 kepala keluarga. ‘’Saat ini sudah menanam jagung di antara tegakan sengon dan jati, jadi tumpang sari dari awal. Hari ini dipanen dan hasilnya 33,7 ton jagung untuk 7,5 hektar atau 4,5 ton per hektar belum tinggi sekali, karena kalau jagung hibrida yang sudah mapan bisa 7 ton per hektar dengan harga Rp 3.000-Rp 3.200 per kilogram, tergantung kadar airnya,’’ ungkap Darmin. (ant)

Waktu Impor Bandara Alternatif Mendesak Dibangun di Bali Beras Tak Tepat Jakarta (Bali Post) – Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menilai kebijakan mengimpor 500.000 ton beras guna menstabilkan harga di dalam negeri pada Februari 2018 tidak efektif karena waktu yang tidak tepat. Ketua Dewan Pembina CIPS Saidah Sakwan, di Jakarta, Jumat (9/3) kemarin, menyatakan impor beras dilakukan saat Indonesia belum memasuki masa panen raya. Sedangkan Indonesia biasanya memasuki masa paceklik beras pada September 2017 hingga Januari 2018. Saidah juga mengemukakan bahwa pada periode Februari hingga Agustus 2018, Indonesia mulai memasuki masa panen. Pada saat beras impor mulai memasuki Indonesia, yang dimulai pada Februari dan masih berjalan hingga Maret, Indonesia belum memasuki panen raya, baru beberapa daerah saja yang mengalami panen. ‘’Akibatnya daerah-daerah yang mengalami panen ini diserbu dan hal ini membuat harga beras stok menjadi mahal. Misalnya saja saat Demak sedang panen, maka pedagang akan menyerbu Demak. Besoknya kalau ada daerah lain yang panen, maka mereka akan menyerbu daerah tersebut,’’ ungkapnya. Untuk itu, ujarnya, ada sejumlah hal yang harus dibenahi pemerintah terkait tata niaga beras, antara lain perlunya pembenahan dalam manajemen stok beras dan neraca beras nasional, karena hingga saat ini masih ada kesenjangan antara data produksi dan konsumsi. Saidah menyatakan pemerintah harus berhati-hati dalam melakukan intervensi melalui kebijakan karena hal tersebut dinilai bakal memengaruhi harga beras di pasar. Ia mencontohkan, seperti saat ini di saat akan panen raya harga beras tetap tinggi karena ada kebijakan fleksibilitas harga pembelian oleh Bulog sebesar 20 persen. ‘’Problemnya, Bulog diperbolehkan untuk menggunakan flksibilitas harga sebesar 20 persen dari HPP. Harga Bulog itu menjadi referensi secara nasional. Lalu bagaimana kalau harganya tinggi atau di atas HPP? Hal ini akan berakibat pada kenaikan harga beras di pasar karena semua akan ikut naik menyesuaikan harga Bulog,’’ katanya. Saidah mengingatkan bahwa ketika harga Bulog mahal maka hal ini akan memengaruhi harga di tingkat konsumen. Ia juga menyoroti persoalan data terkait beras yang seringkali berbeda-beda antara satu institusi dengan institusi lainnya. Sebelumnya, Ketua Bidang Ekonomi Keuangan, Industri, Teknologi dan Lingkungan Hidup DPP PKS Memed Sosiawan menyatakan jika data dari Kementerian Pertanian akurat maka seharusnya tidak perlu impor beras. ‘’Jika data dari Kementan ini tepat dan akurat, tidak ada alasan bagi Pemerintah untuk meneruskan kebijakan impor beras,’’ kata Memed Sosiawan. Memed mengingatkan, pada periode akhir Januari hingga Maret 2018 para petani sedang memasuki masa panen raya beras di beberapa lokasi sentra produksi beras, seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan dan beberapa daerah lainnya di seluruh Indonesia. Ia juga mengingatkan, berdasarkan data Kementan, produksi padi selama panen raya antara bulan Januari hingga Maret 2018 akan melimpah. Diperkirakan pada Januari 2018 produksi padi diprediksi mencapai 4,50 juta ton dengan ketersediaan beras sebanyak 2,80 juta ton dan konsumsi beras 2,50 juta ton. (ant)

Mangupura (Bali Post) Pembagunan bandar udara (bandara) alternatif selain Bandara I Gusti Ngurah Rai sangat urgen dibangun. Karena lalu lintas penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai sudah sangat padat. Selain itu, Bali perlu jalur evakuasi lain jika terjadi bencana alam yang terpaksa menutup Bandara I Gusti Ngurah Rai. Begitu juga dari kalangan pariwisata sangat membutuhkan adanya bandara alternatif ini. Wakil Ketua DPP Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) I Made Ramia Adnyana mengatakan, kalangan pariwisata sangat membutuhkan adanya bandara alternatif di Bali selain Bandara Ngurah Rai. ‘’Karena jika dengan jembatan roro, maka hub-nya bukan di sini (Bali),’’ ujarnya, Jumat (9/3) kemarin. Bandara kedua harus dipersiapkan untuk membuat perencanaan mitigasi bencana. Jika seandainya ada bencana seperti gunung meletus yang belum lama ini dialami Bali, maka dengan adanya bandara kedua akan mempermudah proses evakuasi. Dengan adanya bandara kedua, akses menuju dan dari Bali juga akan semakin mudah. Sehingga target kunjungan wisatawan 7 juta ke Bali bisa tercapai. Selain itu target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia juga bisa tercapai, dengan Bali sebagai hubnya. Dengan begitu, pemerataan pembangunan pariwisata akan lebih cepat. Menurutnya, rencana pembagunan bandara ini sudah sangat lama, sehingga sangat mendesak dilakukan pembangunan bandara alternatif ini. ‘’Kalau sudah diputuskan penetapan lokasinya, realisasinya baru bisa 5-10 tahun lagi. Karena perlu proses pembangunannya. Kalau tidak

dimulai dari sekarang, kapan lagi,’’ selorohnya. Dunia akan melihat bahwa di Bali ada dua alternatif bandara, sehingga dari sisi konsumen juga akan lebih menguntungkan. ‘’Karena seperti Singapura sudah ada empat bandara. Bali memerlukan paling tidak dua. Jika Ngurah Rai ditutup, kan kita sudah tahu sendiri dampaknya seperti apa, exit-nya juga susah. Coba kalau ada dua,’’ pungkasnya. Polemik penetapan lokasi (penlok) bandara antara di darat dan di laut juga masih terjadi. Kalangan pariwisata hanya ingin bandara yang lebih aman untuk penumpang. Selain itu, dengan kondisi lahan di Bali yang sempit, ia lebih cenderung dengan pembangunan bandara di tengah laut. ‘’Karena ini sudah dilakukan di beberapa negara. Seperti di Shanghai, Korea yang membangun di laut. Dengan catatan dikaji secara mendalam terkait aspek lingkungan dan sebagainya, sehingga tidak merusak alam. Ini juga sudah lazim dilakukan di beberapa negara karena lebih aman kalau landing dari perspektif penerbangan,’’ tandasnya.

Terbitkan Penlok Sementara itu, PT Pembari (Pembangunan Bali Mandiri) mendesak pemerintah segera menerbitkan penetapan lokasi (penlok) Bandara di Bali Utara. Meskipun rencana pembangunan Bali Utara masih terus diperjuangkan Pemprov Bali. PT Pembari yang mengusulkan pembangunan bandara di darat, tepatnya di wilayah Kubutambahan, Buleleng optimis bisa memenangkan. Karena PT Pembari telah melakukan feasibility study (FS/ uji kelayakan). Tidak main-main, FS dilakukan dengan melibatkan konsultan berkelas internasional yang telah membangun puluhan bandara

di dunia. Chairman PT Pembari (Pembangunan Bali Mandiri) Ketut Maha Baktinata Suardhana mengapresiasi Pemerintah Provinsi Bali yang telah memperjuangkan pembangunan bandara di Bali utara. Ada dua alternatif usulan lokasi pembangunan bandara, yaitu di tengah laut/offshore dan satu lagi di daratan Kubutambahan, Buleleng. PT Pembari mengusulkan pembangunan di darat, sedangkan PT BIBU mengusulkan pembangunan di tengah laut. Menurutnya, polemik pembangunan bandara baru di Bali Utara antara di darat dan di tengah laut sebenarnya tidak perlu terjadi. Karena Kementerian Perhubungan sangat mumpuni dalam mengambil keputusan untuk memilih suatu lokasi bandara baru. ‘’Kami PT Pembari sangat berharap dan percaya bahwa pemerintah pusat akan mengambil keputusan dengan bijak, sesuai aturan yang berlaku,’’ ujarnya saat press conference Kamis (8/3). Menurutnya, pemerintah telah ahli dalam menentukan lokasi yang layak untuk pembangunan bandara. Yaitu, memilih lokasi yang paling layak secara operasional penerbangan dan layak secara teknik pembangunan bandara. Selain itu, layak keekonomian dan finansialnya. PT Pembari sendiri telah memenuhi 38 item persyaratan untuk bisa membangun bandara di Bali Utara. ‘’Karena itulah kami berproses tiada henti cukup lama sejak bulan Desember tahun 2009. Semua aspek harus dikaji dan mengacu pada tata ruang provinsi, tata ruang kabupaten, dan tata ruang nasional,’’ tegas lulusan kedirgantaraan ITB itu. Semua regulasi untuk membangun di darat telah dilaluinya. Hingga pada tanggal 2 Juni 2014 sudah mendapat persetujuan dari Dirjen Perhubun-

gan Udara yang dilanjutkan dengan persetujuan atau rekomedasi dari Gubernur Bali pada 2 Juli 2014. Setelah surat persetujuan Dirjen keluar, maka ia secara bertahap melakukan pengadaan lahan dan sosialisasi ke masyarakat. ‘’Sebenarnya sejak rapat koordinasi 4 pihak (Dirjen Perhubungan Darat, Pemprov Bali, Pemkab Buleleng, dan PT Pembari) telah disepakati dan disetujui titik koordinat lokasi bandara yang dipilih adalah tidak menggusur pura, tidak menggeser situs sejarah dan tidak memindahkan pemukiman penduduk,’’ ungkapnya. Bahkan pihaknya telah melakukan studi kelayakan (feasibility study/FS) melibatkan konsultan berkelas internasional. Konsultan tersebut telah mengerjakan proyek bandara di dunia. Dengan studi kelayakan itu, menyatakan lokasi darat di Kubutambahan layak untuk dibangunnya bandara. Sesuai kajiannya, untuk satu runway menghabiskan lahan 320 hektar. Lahan itu telah dipersiapkan pihaknya. Jika memperhatikan proses perizinan yang sudah berjalan hampir 9 tahun, maka sudah selayaknya Kementerian Perhubungan mengambil sikap tegas dengan menetapkan lokasi bandara ‘’Yang penting setelah dievaluasi oleh tim ahli, lokasi tersebut dinyatakan paling layak ditinjau dari segi operasi penerbangan dan memenuhi syarat secara teknik konstruksi pembangunan bandara serta asas keekonomiannya,’’ tandasnya. Selain itu, untuk menghindari harga tanah yang terus naik. Mengingat program ini lama tertunda, maka perlu diperhatikan agar konstruksinya bisa selesai dengan segera. Paling lama tiga tahun sesuai dengan pengalaman membangun di beberapa bandara yang ada selama ini di seluruh Indonesia. (kmb42)

Mahasiswa Harus Produktif

Mataram (Bali Post) – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengajak para mahasiswa dan anak-anak muda Nusa Tenggara Barat untuk melihat masa depan secara lebih optimis dan produktif.

‘’Benar bahwa ada banyak masalah di sekeliling kita, tapi kalau mau melihatnya secara berbeda, kita dapat menjadikan masalah-masalah tersebut sebagai peluang dan kesempatan,’’ kata Moeldoko di

depan sekitar 650 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Mataram, NTB, yang hadir memenuhi Auditorium DOME Universitas Mataram, Jumat (9/3) kemarin. Ia juga mengajak anak-

anak muda untuk menyambut tantangan zaman dengan berinovasi. ‘’Berinovasilah atau mati,’’ tegasnya. Menurutnya, perubahanperubahan yang terjadi di dunia ini berlangsung sangat cepat, mulai dari teknologi robot, kecerdasan buatan, dan sebagainya. Karenanya, Moeldoko menegaskan bahwa Presiden Jokowi mendorong terciptanya ekosistem yang tepat untuk menumbuhkan sikap adaptif dan responsif terhadap perubahan. Dalam konteks itu, katanya, Presiden Jokowi sangat mengapresiasi aksi-aksi dan langkah-langkah nyata yang dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak muda yang lain dalam merespons perkembangan pada era ekonomi digital. ‘’Dalam sistem sosial politik seperti sekarang ini, terbuka kesempatan bagi siapa pun dan menjadi apa pun,’’ katanya. Moeldoko menjelaskan apa saja yang telah dikerjakan oleh pemerintahan Jokowi. Ia menunjukkan beberapa komitmen pemerintah pusat terhadap Provinsi NTB.

‘’Sekarang ada tiga kawasan di NTB yang dapat didorong untuk menjadi lebih besar dan lebih baik, yakni Mandalika, Samota (Teluk Saleh, Pulau Moyo, dan Gunung Tambora), serta Global Hub Kayangan,’’ terangnya. Ajakan untuk membangun sikap optimis dan sikap positif juga datang dari Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi. ‘’Jika ada orang lain memberikan hal baik kepada kita, kita harus membalasnya dengan yang lebih baik. Mari kita berlomba-lomba untuk menjadi inovatif dan optimis,’’ kata Gubernur. Karena itu, ia menilai jika tiga kawasan itu dikembangkan secara baik, ekonomi NTB memang akan tumbuh lebih baik. Pertumbuhan ekonomi NTB di luar tambang saat ini mencapai 7,1 persen. ‘’Selain ekonomi, pembangunan di bidang sosial dan lingkungan juga menjadi salah satu perhatian penting yang harus diperhatikan dalam konteks membangun NTB,’’ tandas Tuan Guru Bajang (TGB) sapaan akrab Gubernur NTB. (ant)


BULELENG

14

Sabtu Wage, 10 Maret 2018

Juli 2018, Pemprov Bali Ambil Alih PPI Sangsit

Bali Post/kmb38

MASUK JURANG – Mobil boks pengangkut air mineral terjun ke jurang di Jalan Singaraja–Bedugul Km 12 – 13 Dusun Pereranan Bunut, Desa Gitgit, Jumat (9/3) kemarin.

Mobil Boks Terjun ke Jurang di Gitgit Pengemudi Hanya Luka Lecet

Singaraja (Bali Post) – Mobil boks DK 9869 AN mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas) out of control (OC - red) di jalan Singaraja–Bedugul Km 12 – 13 wilayah Dusun Pererenan Bunut, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Jumat (9/3) kemarin, pukul 12.30 Wita. Mobil boks yang mengangkut air mineral dalam kemasan itu terjun ke jurang sampai nyaris menimpa rumah warga, Komang Sri Ardana. Bagian depan mobil boks ringsek dan muatan air mineral berhamburan di sekitar lokasi kejadian. Meski terjun ke jurang cukup dalam, pengemudinya, M. Ervan Erlianto (40) asal Jembrana hanya mengalami luka lecet. Dia pun dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan luka di tangan kirinya itu. Salah seorang warga di lokasi kejadian, Made Nardiasih, menuturkan sebelum kejadian, lalu lintas ramai lancar. Saat itu dia berada di pekarangan rumahnya dan tiba-tiba mendengar suara kendaraan mengeram dengan keras. Tidak berselang lama diikuti dengan suara benturan. Saat ditengok dari seberang jalan, dia melihat

mobil boks terjun ke jurang di sisi jalan. Kendaraan itu nyaris menimpa rumah tetangganya, Sri Ardana. Beruntung, mobil boks nahas itu tertahan pada tanah yang sudah disender tidak jauh dari pekarangan rumah Sri Ardana. Hampir bersamaan dengan kejadian itu, terjadi tabrakan beruntun tak jauh dari lokasi kejadian. Diduga, karena iring-iringan kendaraan di belakang mobil boks berusaha mengerem, sehingga kendaraan di belakangnya bertabrakan. Namun, tabrakan itu tidak sampai mengakibatkan korban jiwa. Melihat kejadian itu, warga membantu mengeluarkan sopir dari dalam mobil. Setelah ditolong, sang sopir mengalami luka di lengan kiri

dan mengeluarkan darah. Warga membantu sopir untuk berobat ke rumah sakit. “Saya lihat mobil terjun ke bawah dan tertahan di teras. Kalau tidak tertahan di sana mungkin sampai mengenai rumah di bawahnya. Rumah itu kebetulan kosong. Saya lihat sopir dibantu warga ditolong dan hanya luka pada lengannya,’’ ujarnya. Warga lain mengaku, di lokasi lakalantas ini cukup sering memakan korban. Bahkan, medan jalan yang berliku dan di sisi jalan berbatasan dengan jurang disebut satu lokasi langganan lakalantas. Sebenarnya, sisi jalan ini sudah dipasangi pengaman jalan. Hanya, pengaman itu rusak saat kejadian lakalantas

terdahulu, dan belum juga dipasangi pengaman yang baru. “Lokasinya tepat di tikungan tajam lalu lintas ramai terkadang ngeri melihat kalau pas ada kendaraan besar melintas. Pengaman jalan juga sudah lama tidak dipasang,” sebut salah seorang warga. Sementara itu, Kapolsek Sukasada Kompol Gede Juli seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. membenarkan telah terjadi lakalantas OC tersebut. Kompol Juli mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal diduga lakalantas ini karena kurang hati-hatinya pengemudi mobil boks saat melintas di jalur Singaraja – Begudul yang dikenal dengan jalur ekstrem dan rawan terjadi lakalantas. Untuk sementara, pengemudi masih dirawat di rumah sakit. Mobil boks dan muatannya masih dibiarkan di lokasi kejadian dan menunggu proses evekuasi. (kmb38)

KPU Lantik 27 PPK dan 444 PPS

Singaraja (Bali Post) – KPU Buleleng melantik 27 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan 444 Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilu 2019, Jumat (9/3) kemarin, di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja. Unsur penyelengara di kecamatan dan desa/kelurahan ini dilantik oleh Ketua KPU Buleleng Gede Suardana. Turut menyaksikan unsur pejabat Muspida Buleleng dan Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Buleleng. Gede Suardana mengatakan, PPK dan PPS yang dilantik dituntut bekerja dengan memegang teguh independen, profesional dan bertang-

Bali Post/ist

DILANTIK – Sebanyak 27 orang PPK dan 444 PPS dilantik, Jumat (9/3) kemarin di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja. gung jawab sesuai peraturan perundang-undangan. Hal ini penting karena tugas

PPK dan PPS itu sendiri bisa dibilang berat terutama pada tahapan pemungutan dan

penghitungan suara. Untuk itu, Suardana menghimbau jika menemukan persoalan atau ketidakjelasan terkait regulasi, PPK atau PPS yang senantiasa mengedepankan koordinasi, sehingga sekecil apa pun permasalahan bisa dicegah agar tidak sampai memicu terganggunya tahapan pemilu. Setelah mengikuti pelantikan, ratusan penyelenggara pemilu ini langsung mendapatkan pengarahan dengan materi kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara pemilu. Selain dua meteri itu, mereka juga diberikan pemahaman terkait tahapan Pemilu 2019. (kmb38)

FPLA Gelar Kegiatan Gebyar Keagamaan

Singaraja (Bali Post) – Organisasi baru terbentuk di Buleleng. Sejumlah tokoh perempuan dari lintas agama menyatukan diri. Mereka mengukuhkan diri dalam wadah Forum Perempuan Lintas Agama atau disingkat FPLA. Organisasi anyar ini diketuai Ny. Ayu Wardhani

Sutjidra. Di awal terbentuknya organisasi ini, FPLA Buleleng Jumat (8/3) kemarin menggelar kegiatan bertajuk ‘’Gebyar Keagamaan’’ untuk menyambut hari raya Imlek yang telah lewat dan menjelang hari raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1940. Kegiatan

Bali Post/kmb38

BARONGSAI – Kesenian Barongsai memeriahkan Gebyar Keagamaan yang digelar FPLA Buleleng di Taman Kota Singaraja, Jumat (9/3) kemarin.

ini dipusatkan di Lapangan Taman Kota Singaraja. Sejumlah kesenian dari lintas agama dipentaskan dalam acara ini. Tidak ketinggalan, pasar aneka produk olahan makanan khas Buleleng turut meramaikan kegiatan ini. Asisten Adminsitrasi Umum Drs. Ketut Asta Semadi, M.M. mewakili Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan, gebyar keagamaan ini momentum positif meningkatkan pemahaman dan juga penerapan sikap toleransi dan menjaga keharmonisan umat beragama di daerahnya. Dia pun ingin gebyar keagamaan dan dan juga lahirnya FPLA memberi vibrasi kepada masyarakat agar tetap sadar terhadap ajaran agama, mencintai dan melestarikan warisan seni dan budaya. Upaya ini penting di tengah pengaruh era globalisasi sekarang yang bisa saja menimbulkan dampak tidak baik terhadap kehidupan masyarakat. ‘’Kerukunan antarumat beragama bisa terus ditingkatkan, dengan

demikian konflik antarumat beragama bisa kita tangkal. Saya menyambut baik lahirnya organisasi seperti FPLA ini yang membantu pemerintah menanamkan nilai toleransi beragama, sehingga agama apa pun atau kepercayaan apa pun bisa hidup berdampingan,’’ tegasnya. Ketua FPLA Ny. Ayu Wardhani Sutjidra mengatakan, organisasi yang dipimpinnya ini merangkul tokoh lintas agama di Buleleng. Organisasi ini mewadahi para tokoh lintas agama di daerahnya sebagai panutan dalam menanamkan nilai toleransi beragama dan mempertebal persatuan. ‘’Karena kami baru dibentuk ya… momen menjelang Nyepi dan juga hari raya Imlek yang sudah lewat kita rayakan lewat gebyar keagamaan ini. Mudah-mudahan ini awal dan siapa pun tokoh lintas agama kami wadahi untuk menjadi panutan untuk memperdalam pemahaman toleransi dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari,’’ katanya. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Setelah dua tahun lebih tidak ada kepastian pengalihan pengelolaan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) di Dusun Pabean, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, dipastikan Juli 2018 mendatang, Dinas Perikanan Provinsi Bali akan mengelola PPI tersebut. Meski pengalihannya sudah diatur dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Bali, kerusakan fasilitas terutama putusnya dermaga akibat cuaca ekstrem beberapa waktu lalu itu belum ada kepastian akan diperbaiki. Menurut informasi, tahapan perbaikannya baru tahap persiapan dokumen Detail Engineering Design (DED). Kepala Dinas Perikanan Buleleng Ni Made Arnika usai menghadiri kegiatan gelar keagamaan di Lapangan Umum Taman Kota Singaraja, Jumat (9/3) kemarin, mengatakan sejak lama aset PPI sudah siap diserahkan ke provinsi. Saat itu, Buleleng juga sudah membentuk tim yang ditugaskan untuk menghitung seluruh nilai aset PPI. Tim aset kemudian menetapkan bahwa PPI yang sebelumnya dibangun bertahap dengan dana APBD Buleleng, sekarang total asetnya tercatat lebih dari Rp 14,6 miliar. Selain menghitung keseluruhan asetnya, tim juga melengkapi dokumen yang menunjukkan kondisi real semua unit fasilitas di PPI. Dari dokumen itu, memang ada fasilitas yang kondisinya rusak ringan, sedang, dan berat. Salah satu kerusakan berat adalah dermaga PPI yang putus. Kerusakan dermaga ini

Bali Post/kmb38

PPI – Dinas Perikanan Provinsi Bali dipastikan akan mengambi alih pengelolaan PPI di Dusun Pabean, Desa Sangsit, Juli 2018 ini. akibat terjangan gelombang pasang belum lama ini. Selain itu, unit penjualan bahan bakar khusus nelayan atau disebut dengan istilah SPDN, pengoperasiannya telah ditutup beberapa tahun lalu. Ini karena lembaga yang ditunjuk mengelolanya menelan kerugian dan diperparah lagi ketentuan pembelian bahan bakar terkesan sulit dipenuhi oleh nelayan dan pemilik kapal. “Rapat terakhir di provinsi sudah ada keputusan dan Juli 2018 ini, PPI akan diambil alih. Kami sudah siap menyerahkan data nilai aset dan kondisi setiap unit fasilitas di PPI itu sudah lengkap,” jelasnya. Menurut Arnika, selain kepastian pengalihan aset, pihak pemprov dikabarkan mulai menyusun program perbaikan terhadap unit fasilitas yang sekarang rusak parah. Hanya, perbaikannya itu baru tahapan penyusunan DED. Meski demikian, pihaknya berharap

perbaikan fasilitas itu bisa dilakukan setelah PPI dikelola penuh oleh pemprov. Hal ini karena siapa pun pengelolanya, PPI merupakan fasilitas milik pemerintah untuk membantu usaha di bidang perikanan khususnya di Buleleng dan Bali pada umumnya. Di sisi lain, Arnika mengatakan, sejak kewenangan pengelolaan kelautan diambil alih provinsi, Buleleng saat itu juga sudah mencabut keberadaan pengelola PPI yang sebelumnya dibentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). Pejabat dan pegawai kontrak di bawah UPTD tersebut juga sudah ditarik ke Dinas Perikanan. Saat ini, hanya diisi enam pegawai kontrak dan satu PNS yang masih ditugaskan di PPI sampai nantinya PPI diambi alih Pemprov Bali. Terhadap pegawai tersebut, Buleleng akan mengusulkan ke provinsi, agar dialihkan statusnya menjadi pegawai pemprov. (kmb38)

gistik BPBD Buleleng I Ketut Sensus di lokasi kejadian mengatakan, pembersihan tanah bersama warga ini merupakan langkah awal setelah bencana tanah longsor menimpa rumah korban Kamis (8/3) lalu sekitar pukul 16.00 Wita. Selain itu, pihaknya membantu korban untuk mengevakuasi peralatan rumah tangga yang bisa diselamatkan dan kembali difungsikan. BPBD sudah mengumpulkan data dan kronologis kejadian tanah longsor. Selanjutnya, data itu akan dilengkapi dengan usulan permohonan bantuan perbaikan rumah korban ke BPBD Provinsi Bali. Kalau tidak ada halangan, usulan itu diharapkan akan mendapat persetujuan dalam pertengahan tahun ini. “Bersama warga kami membantu membersihkan tanah yang merusak rumah korban dan memang kalau kita perkirakan pembersihannya bisa sampai satu atau dua hari. Mudah-mudahan tidak turun hujan. Perbaikannya nanti kami usulkan ke Provinsi Bali dan mudah-mudahan dalam

waktu dekat ini bisa disetujui,” katanya. Di sisi lain, birokrat asal Desa Busungbiu ini mengatakan, untuk membantu meringankan beban korban dan keluarganya, BPBD telah menyerahkan bantuan paket sembako, dan peralatan rumah tangga. Bantuan diterima langsung oleh korban di lokasi kejadian. Sensus berharap, bantuan pemerintah ini bisa dimanfaatkan dengan baik, sehingga setelah kejadian ini, korban dan keluarga bisa kembali mengisi aktivitas seharihari. Dia pun mengingatkan, para korban tanah longsor tetap waspada karena curah hujan yang kemungkinan masih tinggi. Sementara itu, menantu Made Mudarsa, Putu Ari Ardianti, yang ditemui di lokasi kejadian menuturkan, untuk sementara dia bersama suami, anak dan kedua mertuanya akan tinggal di rumah keluarganya di pusat Desa Bebetin. Ini karena kamar dan perlengkapan rumah tangga sudah rusak akibat tertimbun tanah longsor. Selama menumpang di rumah keluarganya, dia bersama suaminya masih berusaha memperbaiki kerusakan rumahnya, sehingga kembali bisa ditempati. Seperti diberitakan sebelumnya, rumah milik Made Mudarsa, warga Dusun Tabang, Desa bebetin tertimbun tanah longsor pada Kamis (8/3) lalu. Diduga karena tergerus hujan, tanah di atas rumah korban dengan ketinggian sekitar sepuluh meter tiba-tiba longsor dan menimbun setengah bagian rumah korban. Beruntung, korban dan keluarganya dengan cepat menyelamatkan diri, sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. (kmb38)

Dibantu Warga, BPBD Bersihkan Tanah Longsor di Bebetin Singaraja (Bali Post) – Warga bersama personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng membersihkan tanah longsor yang menimbun rumah Made Mudarsa, warga Lingkungan Bebengan Dusun Tabang, Desa Bebetin, Kecamatan Sawan, Jumat (9/3) kemarin. Tanah itu dibersihkan dengan cara menyemprotkan air dan dibuang ke aliran sungai yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Warga bersama personel BPBD bergotong royong sekitar pukul 08.00 Wita. Dengan menggunakan cangkul dan peralatan lain, warga dan personel BPBD berbaur membantu korban untuk membersihkan tanah yang menimbun bagian belakang rumahnya. Satu unit mobil tangki air milik BPBD dan mesin pompa air serta selang air dikerahkan agar lebih cepat membersihan gundukan tanah itu. Namun, karena volume tanah yang menimbun rumah korban cukup banyak, pembersihan direncanakan hingga satu atau dua hari ke depan. Kabid Kedaruratan dan Lo-

Bali Post/kmb38

GOTONG ROYONG – Warga bersama personel BPBD Buleleng membersihkan tanah longsor yang menimbun rumah Made Mudarsa, warga Lingkungan Bebengan, Dusun Tabang, Desa Bebetin, Jumat (9/3) kemarin.


15

Sabtu Wage, 10 Maret 2018 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Spanyol --------------------------------------Sabtu (10/3) malam Eibar vs Real Madrid Minggu (11/3) dini hari Sevilla vs Valencia Getafe vs Levante Malaga vs Barcelona Minggu (11/3) malam Espanyol vs Real Sociedad Senin (12/3) dini hari Atletico Madrid vs Celta de Vigo Las Palmas vs Villarreal Athletic Club vs Leganes Selasa (13/3) dini hari Deportivo Alaves vs Real Betis --------------- Liga Inggris -----------------------------------------Sabtu (10/3) malam Manchester United vs Liverpool Everton vs Brighton & Hove Albion Huddersfield Town vs Swansea City Newcastle United vs Southampton West Bromwich Albion vs Leicester City West Ham United vs Burnley Minggu (11/3) dini hari Chelsea vs Crystal Palace Minggu (11/3) malam Arsenal vs Watford Senin (12/3) dini hari AFC Bournemouth vs Tottenham Hotspur Selasa (13/3) dini hari Stoke City vs Manchester City --------------- Liga Italia --------------------------------------------Minggu (11/3) dini hari Hellas Verona vs Chievo Minggu (11/3) malam Fiorentina vs Benevento Bologna vs Atalanta Cagliari vs Lazio Crotone vs Sampdoria Sassuolo vs SPAL Juventus vs Udinese Senin (12/3) dini hari Genoa vs Milan Internazionale vs Napoli --------------- Liga Jerman ------------------------------------------Sabtu (10/3) malam Bayern Munich vs Hamburg SV Hoffenheim vs Wolfsburg Hertha BSC vs Freiburg Hannover 96 vs Augsburg Bayer Leverkusen vs Borussia M’gladbach Minggu (11/3) malam Stuttgart vs RB Leipzig Senin (12/3) dini hari Borussia Dortmund vs Eintracht Frankfurt

De Gea Tak Permudah Upaya Salah Manchester -

Jika Mohamed Salah, Sabtu (10/3) malam ini mampu mencetak gol di Old Trafford, maka penyerang asal Mesir itu melengkapi keberhasilannya menjebol enam tim top Liga Utama Inggris. Upaya itu tidak akan menjadi lebih mudah terlebih bila kiper Manchester United (MU) David De Gea tampil di depan pendukungnya sendiri. Salah bertengger di puncak daftar pencetak gol terbanyak Liga Inggris dengan koleksi 24 gol, sama seperti penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane. Keberhasilan penyerang berusia 25 tahun itu termasuk di antaranya dengan merobek gawang Manchester City, Tottenham Hotspur, Chelsea dan Arsenal Pada Oktober lalu, dia gagal memanfaatkan peluang saat MU berhasil menahan the Reds 0-0 di Anfield. Pada laga itu De Gea berulang kali membuat penyelamatan sekaligus menggagalkan gol Liverpool. ‘’Kami akan menghadapi Manchester United dan De Gea. Dia penjaga gawang hebat dan ini menjadi satu-satunya tim yang belum saya jebol gawangnya musim ini di kelompok enam besar. Jadi saya akan mencobanya,’’ ujar Salah kepada Sky Sports. Pertandingan besar Liga Inggris, Sabtu malam itu, menjadi kesempatan besar bagi Liverpool untuk menggeser posisi rivalnya itu dari posisi kedua klasemen sementara. MU mengumpulkan 62 poin dari 29 pertandingan, sementara Liverpool baru 60 poin. Bek Liverpool Virgil van Dijk yang direkrut Januari lalu dengan harga 75 juta pound (103,79 juta dolar AS) yakin timnya bisa mengatasi MU dan memperbaiki rekor 7 kemenangan beruntun termasuk lima clean sheets. ‘’Saya mendengar banyak cerita tentang seberapa besar pertandingan ini. Jika anda melihat klasemen, maka pertandingan ini bagi kami semua merupakan pertandingan penting bagi kami, fans dan pemirsa seluruh denia,’’ jelas pemain timnas Belanda itu. (kmb39/rtr)

Bali Post/rtr

Penyerang Liverpool Mohamed Salah.

Bali Post/rtr

Turnamen Jenesys 2018 Pebulu Tangkis Korsel Garuda Muda Raih Kemenangan Kedua Chung Meninggal Seoul Pebulutangkis Korea Selatan (Korsel) Chung Jae-sung, yang meraih medali perunggu pada Olimpiade London 2012, meninggal dunia dalam usia 35 tahun, demikian dikatakan asosiasi bulu tangkis Korsel pada Jumat (9/3) kemarin. Chung ditemukan meninggal oleh istrinya di rumah mereka pada Jumat pagi. Seorang pejabat bulu tangkis lewat telepon menambahkan bahwa penyebab kematiah itu masih belum diketahui dan akan dilakukan autopsi pada Sabtu ini. Kantor berita Yonhap mengutip polisi setempat yang mengatakan bahwa Chung tiga tahun lalu didiagnosis mengidap aritmia dan dia mengeluhkan sakit pada saat itu. Chung berpasangan dengan Lee Yong-dae dalam merebut posisi ketiga di London pada 2012 itu lewat kemenangan mereka atas pasangan Malaysia Koo Kien Keat dan Tan Boon Heong. Kematiannya membuat sedih seluruh komunitas bulu tangkis. ‘’Saya sedih mendengar berita ini, dia seorang pemain yang super sehat,’’ kata seorang bintang bulu tangkis Malaysia Tan Boon Heong kepada koran The Star.

Sementara itu, mantan pebulutangkis nomor satu dunia Lee Chong Wei mengatakan, ‘’Ini berita buruk, saya ucapkan belasungkawa kepada istri dia dan dua anaknya dan saya berdoa agar keluarga dia tetap tabah.’’ Pesepakbola Muda Thomas Rodriguez, pemain dari akademi muda di klub Ligue 2 Tours FC, ditemukan meninggal dunia. Liga Prancis (LFP) mengumumkan berita duka itu Jumat kemarin tanpa menjelaskan penyebab kematiannya. ‘’Dalam konteks ini, LFP telah memutuskan untuk menunda pertandingan Tours vs Valenciennes yang dijadwalkan pada 9 Maret dan harus mengheningkan cipta di setiap stadion Ligue 1 dan Ligue 2 akhir pekan ini,’’ sebuah pernyataan LFP mengatakan. Surat kabar lokal La Nouvelle Republique mengatakan bahwa bek berusia 18 tahun itu ditemukan meninggal di tempat tidurnya pada Jumat pagi. Kematiannya terjadi lima hari setelah kapten Fiorentina Davide Astori (31) ditemukan meninggal di kamar hotelnya di Udine menjelang pertandingan Serie A Liga Italia. (rtr/ant)

Jakarta (Bali Post) Pelatih Tim Nasional U-16 Indonesia Fakhri Husaini mengatakan, kecepatan pemain menjadi kunci kemenangan skuadnya atas Kamboja dengan skor 5-0 pada laga terakhir di Grup B Turnamen Jenesys 2018 di Jepang, Jumat (9/3) kemarin. ‘’Pada babak pertama kami menguasai pertandingan, tetapi pada paruh kedua lawan bertahan degan baik dan bermain kompak. Itu menyulitkan, tetapi kami berhasil membongkarnya dengan kecepatan dua pemain sayap,’’ ujar Fakhri dikutip dari website resmi PSSI di Jakarta, Jumat kemarin. Kemenangan itu pun menjadi yang kedua beruntun Indonesia di Grup B dan membuat timnas U-16 berhasil melaju ke semifinal kompetisi yang diikuti 12 negara tersebut. Timnas U-16 kembali mengulang penampilan apik di laga kontra Kamboja usai menaklukkan Filipina dengan skor 7-1 di pertandingan perdana Grup B, Kamis (8/3). Meski tak ada jeda hari setelah partai sebelumnya, tim berjuluk Garuda Asia itu tetap bermain cepat dan langsung mencetak gol ke gawang Kamboja di menit kedua melalui penyerang Sutan Zico. Pemain sayap Hamsa Lestaluhu kemudian menambah keunggulan Indonesia di menit ke-30 dan membuat skor menjadi 2-0 sampai babak pertama berakhir.

Penyerang sayap lainnya Mochammad Supriadi kemudian mencetak dua gol tambahan untuk Indonesia di paruh kedua laga masing-masing di menit ke71 dan ke-73. Di menit ke-78, Hamsa Lestaluhu menjadikan skor 5-0 lewat gol keduanya yang bertahan hingga pertandingan usai. ‘’Ini adalah kemenangan tim. Gol-gol dari para pencetak gol itu tidak mungkin terjadi tanpa bantuan dari rekan-rekan yang lain. Saya melihat koordinasi dan komunikasi antarpemain terus berkembang baik,’’ tutur Fakhri. Di semifinal, timnas U-16 akan menghadapi tuan rumah Jepang yang menjadi juara Grup A. Di penyisihan grup, Jepang menaklukkan Timor Leste 22-0 dan Malaysia 2-1. Turnamen Jenesys (Japan-East Asia Network of Exchange for Students and Youths) 2018 diikuti 12 negara yaitu tuan rumah Jepang dan 11 negara Asia Tenggara yaitu Indonesia, Myanmar, Malaysia, Filipina, Kamboja, Thailand, Singapura, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos dan Timor Leste. Timnas U-16 Indonesia menganggap Turnamen Jenesys sebagai pemanasan sebelum berlaga di dua turnamen penting pada 2018 yaitu Piala AFF U-16 2018 pada 30 Juli-1 Agustus 2018 di mana Indonesia sebagai tuan rumah dan Piala Asia U-16 2018 di Malaysia, 20-30 September 2018. (ant)

The Gunners Balikkan Prediksi

Petenis AS Serena Williams.

Bali Post/rtr

Debut Williams Hasilkan Kemenangan

Washington Serena Williams kembali bertanding pascamelahirkan dengan meraih kemenangan 7-5, 6-3 atas Zarina Diyas pada pertandingan putaran pertama BNP Paribas Open di California, Jumat (9/3) kemarin. Setelah 14 bulan sejak kemenangannya di Australia Terbuka 2017 dan kemudian absen karena hamil, William tampil sangat mengesankan di depan penonton yang menyaksikan penampilan perdananya di lapangan. Serena yang dalam pertandingan itu mencetak 34 pukulan kemenangan permainan, cukup mudah baginya bermain di lapangan keras di Indian Wells. Dia hanya kecolongan dua poin di set pertama, dan menunjukkan bahwa dirinya pantas meraih gelar tunggal 23 grand slam. Setelah mengambil napas dalam, Willilam melancarkan servis kedua yang sangat keras yang memaksa petenis dengan tinggi badan 172 cm dari Kazakhstan Diyas harus bersusah payah mengembalikan bola, namun tidak berhasil. Saat memegang servis dalam kedudukan sama kuat 5-5, Williams kembali mematahkan lawan pada game berikutnya. Pada pertarungan set kedua tidak jauh beda, William kembali mendominasi permainan dengan poin besar. Williams (36) melahirkan anak perempuan bernama Alexis Olympia pada 1 September lalu, namun mengatakan pascamelahirkan itu dia mengalami komplikasi termasuk pendarahan. Sekarang dia telah bugar kembali namun terpaksa harus melewatkan Australia Terbuka 2017 karena pertimbangan dirinya tidak siap untuk turnamen itu. (rtr/ant)

Milan Manajer Arsenal Arsene Wenger mengekspresikan rasa leganya setelah timnya membalikkan semua prediksi dan mengalahkan AC Milan di ajang Liga Europa, Jumat (9/3) kemarin. Kemenangan itu amat penting bagi the Gunners setelah melewati pekan berisi mimpi buruk. ‘’Saya senang dengan spirit dan respons yang kami berikan,’’ kata pria Prancis itu setelah kemenangan 2-0 di San Siro pada pertandingan pertama babak 16 besar di San Siro. ‘’Tentu saja ini merupakan kemenangan penting setelah kami menjalani pekan yang berisi mimpi buruk,’’ tambah Wenger, yang timnya menuju ke Milan setelah kalah dua kali dari pemuncak klasemen Liga Inggris Manchester City dan Brighton and Hove Albion. Gelandang Arsenal asal Jerman Mesut Ozil menyebut kemenangan di Milan sebagai penampilan tandang terbaik untuk beberapa waktu. Sedangkan Aaron Ramsey, yang mencetak gol kedua, menyebutnya sebagai ‘’respons hebat’’ timnya ditengah keterpurukan di kompetisi domestik. Arsenal tertinggal 13 poin dari zona Liga Champions di klasemen Liga Inggris. Namun the Gunners kini membuka peluang untuk memenangi turnamen Liga Europa yang sekaligus tiket lolos ke kompetisi klub elite Eropa itu. Pelatih Milan Gennaro Gattuso jauh dari bahagia menyaksikan laju 13 pertandingan tanpa terkalahkan-

nya akhirnya terhenti di kandang sendiri. ‘’Kami melakukan terlalu banyak kesalahan,’’ ucapnya. ‘’Kami tidak pernah bermain sebagai tim yang kompak dan mereka layak untuk menang. Setiap kali mereka menyerang, mereka dapat mencetak gol. Bermain di level ini adalah sesuatu yang baru untuk para pemain kami namun ada terlalu banyak kesalahan,’’ Kata Gattuso yang lebih diunggulkan untuk memenangkan laga ini. Bagaimanapun, pelatih eksplosif itu menolak melempar handuk. ‘’Di sepak bola, Anda tidak pernah berkata mustahil,’’ ucapnya. ‘’Kami akan pergi ke London untuk berusaha dan menang, kami tidak akan melakukan ekskursi. Ini adalah Milan dan ini adalah kaos yang harus kami hormati.’’ Kepercayaan Diri Arsenal membuka keunggulan pada menit ke-15 setelah Ozil memberi umpan Henrikh Mkhitaryan di sisi kiri kotak penalti. Pemain Armenia itu mencetak gol melalui tembakan yang terdefleksi. Setelah menemukan kembali kepercayaan dirinya, Arsenal memainkan sepak bola yang mengalir ketika mereka berulang kali menggebrak Milan melalui serangan balik dan membuat marah Gattuso di tepi lapangan. Mkhitaryan melepaskan tembakan yang membentur mistar gawang sebe-

Bali Post/rtr

MENANG - Gelandang Arsenal Henrikh Mkhitaryan membuka gol pertama timnya atas AC Milan pada pertandingan pertama babak 16 besar Liga Europa, Jumat (9/3) kemarin. Laga di San Siro itu dimenangi Arsenal 2-0. lum Ozil kembali mengirimkan operan bagus yang kali ini tertuju kepada Ramsey. Ia mengecoh kiper Gianluigi Donnarumma untuk menambahi gol kedua pada menit ke-45. Milan mengerahkan segala upaya pada babak kedua, namun Arsenal mampu mempertahankan keunggulan dengan kegigihan yang belakangan hilang dari penampilannya. Pada laga lain Valon Berisha mencetak dua gol pada awal babak kedua untuk membawa juara Aus-

tria Salzburg menang 2-1 di markas Borussia Dortmund. Tuan rumah membalas melalui Andre Schuerrle namun gagal untuk mendapatkan gol yang menyamakan skor. Atletico Madrid menang 3-0 atas Lokomotiv Moscow melalui gol-gol dari Saul Niguez, Diego Costa, dan Koke. Sedangkan Olympique Lyon tampil di bawah cuaca dingin untuk menang 1-0 di markas CSKA Moscow berkat gol Marcelo di babak kedua. (kmb39/rtr/ant)


olah raga

16

Sabtu Wage, 10 Maret 2018

Indonesia Bidik Peringkat Ketujuh Asian Para Games Jakarta (Bali Post) -

Bali Post/ist

KAPOLDA CUP - Polda Bali menggelar Kapolda Cup 2018 di GOR Diviacita, Asrama Brimob Tohpati, Denpasar.

Kapolda Cup 2018 Jaring Atlet Andal Tenis Meja

Denpasar (Bali Post) Dalam rangka menjaring atlet andal tenis meja, Polda Bali menggelar turnamen Kapolda Cup 2018 yang dibuka Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, Jumat (9/3) kemarin di GOR Diviacita, Asrama Brimob Tohpati, Denpasar. Kejuaraan yang digelar selama tiga hari 9-11 Maret 2018 diikuti 291 peserta. Pelaksanaannya terbagi menjadi 6 kategori dan pesertanya mulai dari pejabat provinsi dan kabupaten se-Bali, pejabat utama Kodam/IX Udayana dan Polda Bali beserta jajarannya, termasuk para atlet serta perwakilan dari masyarakat dan pasangan calon pilkada. Dalam sambutannya, Kapolda Golose menyampaikan selain bertujuan mendukung program Pengprov PTMSI Bali dalam mencari atlet-atlet andal di cabang tenis meja, kejuaraan ini dilaksanakan juga sebagai momen untuk dapat mengajak seluruh pejabat daerah dan provinsi meningkatkan silahturahmi dalam melaksanakan tugas. Dengan demikian terjalin sinergitas antara pejabat daerah dengan stakeholders dalam pelaksanaan pilkada serentak 2018. Di tengah pelaksanaan pilkada yang saat ini memasuki tahap kampanye, suhu politik semakin meningkat yang dapat berimplikasi pada stabilitas keamanan dalam negeri, perlu melakukan upaya atau langkah untuk mendinginkan situasi. ‘’Melalui olahraga merakyat ini, mari kita bersama-sama menjaga situasi Bali agar tetap harmonis. Mari kita tingkatkan rasa kebersamaan, sportivitas, menjunjung tinggi fair play, memperkokoh persatuan dan kesatuan demi menyongsong pilkada yang damai,’’ ucapnya. (kmb36)

Bali Post/wan

TERJATUH - Demi meraih kemenangan seorang pebulu tangkis sampai harus jatuh-bangun saat menjangkau shuttlecock pada Sirkuit Nasional Bulu Tangkis Daihatsu Astec Terbuka 2018, di GOR Lila Bhuana, Jumat (9/3) kemarin.

Daihatsu Astec Terbuka 2018

Wahyu Arisanti ke Final Tunggal dan Ganda Denpasar (Bali Post) Pebulu tangkis Ni Putu Wahyu Arisanti (Porwaja Denpasar) berhasil melenggang ke babak final nomor tunggal pemula dan ganda setelah mengalahkan lawanlawannya pada babak semifinal Sirkuit Nasional Bulu Tangkis Daihatsu Astec Terbuka 2018,di GOR Lila Bhuana, Jumat (9/3) kemarin. Di nomor tunggal, Wahyu Arisanti menghentikan perlawanan Mega Sedna (Rimba Raya Hadi Sport Banyuwangi) dengan skor 21-16, 21-10. Pada semifinal lainnya, Annisa Fitriani Harsari (Nikko Steel Malang) menekuk Ni Komang Anggun Pratiwi (Anugerah Denpasar) 21-13, 21-7. Dengan demikian, Wahyu Arisanti jumpa Annisa pada laga pamungkas. Sementara di nomor ganda pemula, Wahyu Arisanti/ Made Puspa Riastini (Bima Sakti Denpasar) menundukkan Evengelia Cindy Sebastiane/Hannatasyah Fatima Azzahra (Jaya Raya Jakarta Pusat) dengan skor 2111, 21-19. Semifinalis lainnya, Chelsea Putri Mairera Sensa/Mega Sedna (Rimba Raya Hadi Sport Banyuwangi) yang menundukkan Annisa Fitriani Harsari (Nikko Steel Malang)/Dhealita Inasya Zahrani (Jaya Raya Abadi), 21-11, 18-21, dan 21-15. Usai laga, Wahyu Arisanti mengemukakan, dirinya bertekad mengawinkan gelar tunggal dan ganda pemula putri. Diakuinya, dirinya juga pernah latih-tanding melawan Annisa di Lapangan Porwaja Wangaya Kaja, dua hari lalu. ‘’Astungkara, doakan saja saya bisa merebut dua gelar tunggal dan ganda,’’ katanya. Sementara pasangannya di ganda Made Puspa Riastini juga mematok target memenangkan laga pamungkas. ‘’Saya ingin juara di ganda,’’ katanya. Pelatihnya, Romadhan, mengakui Wahyu Arisanti dan Made Puspa Riastini, meskipun berbeda klub binaan, tetapi mereka sudah lama ditandemkan. ‘’Saya kira mereka sudah padu,’’ tegas Romadhan. Ia menilai suasana latihan dan pertandingan euforianya berbeda. ‘’Saya harap dukungan suporter Bali, pebulu tangkis tuan rumah bisa menjuarai sirnas ini,’’ jelas Romadhan. Di sisi lain, Annisa yang merupakan lawan Wahyu Arisanti di final juga mematok juara. Apalagi, dirinya mengakui sudah mengenal gaya permainan Wahyu Arisanti. ‘’Saat sparring melawan Wahyu Arisanti, saya bisa mengalahkannya, mudah-mudahan bisa terulang lagi di final, Sabtu (10/3) ini,’’ katanya. Sekum PBSI Bali Made Darmiyasa mengemukakan, pola pembinaan bulu tangkis di Bali tidak kalah dibandingkan luar Bali. Hanya, atlet Bali kurang fokus dan sekolah, sedangkan klub-klub di Jawa, pebulu tangkis hanya konsentrasi berlatih dan bertanding sejak bangun pagi. (022)

Komite Paragame Indonesia membidik peringkat tujuh dalam kejuaraan multi-cabang olahraga Asian Para Games (APG) 2018 yang akan berlangsung di Jakarta pada 6-13 Oktober. ‘’Kami menargetkan 19 medali emas untuk mencapai peringkat tujuh dari cabang angkat besi, atletik, bulu tangkis, catur, renang, dan tenis meja,’’ kata Ketua Komite Paragame Indonesia (NPC Indonesia) Senny Marbun selepas mengikuti Rapat Persiapan Pelaksanaan Asian Para Games di Jakarta, Jumat (9/3) kemarin. Atlet-atlet difabel Indonesia, menurut Senny, telah mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Surakarta, Jawa Tengah, sejak awal Januari 2018 sebagai persiapan mengikuti APG ke-3. ‘’Atlet-atlet kami sudah berlatih sebelum Januari di daerah masingmasing dan kami hanya perlu mematangkan hasil latihan mereka itu,’’ ujar Senny. NPC Indonesia belum menerima anggaran program pelatnas jelang Asian Para Games 2018 meskipun program telah berjalan sejak Januari untuk 300 atlet nasional. ‘’Kami mengajukan anggaran pelatnas APG 2018 sebesar Rp 130 miliar yang akan dipakai untuk membeli peralatan latihan, program pemusatan pelatihan, serta keikutsertaan dalam uji coba di luar negeri,’’ ujar Senny. Namun, Senny mengaku program pelatnas atlet-atlet difabel nasional tidak terpengaruh anggaran pelatnas NPC Indonesia yang belum turun dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). ‘’Semua program sudah jalan sesuai jadwal dan kami sudah menalangi

biaya sampai saat ini. Kemenpora menyebut anggaran akan segera turun,’’ tutur Senny. Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan kontingen paragames Indonesia punya peluang besar untuk mencapai target medali menyusul posisi sebagai tuan rumah. ‘’Kita punya modal juara umum ASEAN Para Games selain pemusatan latihan yang sudah lama dilakukan,’’ ucap Menpora. Menpora menambahkan, pemerintah telah menggelontorkan anggaran baik untuk atlet-atlet pelatnas Asian Games maupun alet-atlet pelatnas Asian Para Games. ‘’Sekarang, dana juga sudah digelontorkan sejak awal,’’ ujar Menpora. Uji Coba Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC) memastikan cabang bulu tangkis akan tetap termasuk dalam penyelenggaraan kejuaraan uji coba Asian Para Games pada 30 Juni - 3 Juli 2018 di Jakarta. ‘’Ya, bulu tangkis akan tetap masuk. Tapi, arena pertandingan mungkin pindah dan

Bali Post/ant

PIMPIN RAPAT - Menko PMK Puan Maharani (tengah) memimpin rapat tingkat menteri disaksikan Ketua Panitia Penyelenggara Asian Para Games (INAPGOC) Raja Sapta Oktohari (kiri), Menpora Imam Nahrawi (kedua kiri) dan Menkes Nila F Moeloek (kanan) di Jakarta, Jumat (9/3) kemarin. Rapat itu membahas persiapan Asian Para Games 2018. tidak di Stadion Istora Senayan,’’ kata Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari. INAPGOC, lanjut Okto, menghadapi tantangan waktu persiapan penyelenggaraan yang semakin sempit selain tantangan payung hukum dari pemerintah yang belum diterbitkan. ‘’Kami masih menghadapi tantangan antara lain instruksi presiden yang masih dibahas dan peraturan presiden tentang pengadaan barang dan jasa termasuk infrastruktur,’’ kata

Stapac Menangi Laga Perdana ’’Playoff’’

Jakarta (Bali Post) Tim Stapac Jakarta menaklukkan Pacific Caesar Surabaya dengan skor 77-69 di laga perdana playoff Divisi Putih Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Pertalite 2017-2018 yang digelar di DBL Arena, Surabaya, Jumat (9/3) kemarin. Kemenangan itu membuat Stapac untuk sementara unggul 1-0 di playoff yang berformat best of three. Artinya, tim yang sebelumnya bernama W88.News Aspac Jakarta itu hanya memerlukan satu kemenangan lagi untuk lolos ke semifinal. Stapac langsung unggul 6-3 begitu tip off dilakukan melalui dua tembakan tiga angka point guard asal Amerika Serikat (AS) Dominique Williams. Pemain impor Pacific Caesar Surabaya David Seagers kemudian membawa timnya menyamakan kedudukan 6-6. Namun, setelah itu praktis pertandingan berada di bawah kendali Stapac yang terus melaju dan menutup kuarter itu dengan skor 24-12. Kuarter kedua, Stapac tetap mendominasi pertandingan dengan performa apik dari duet pemain berkewarganegaraan AS, Dominique Williams dan cen-

ter Kore White. Meski Pacific sempat mempersempit jarak menjadi 27-34 setelah dua tembakan bebas center asal AS Anton Davon Waters masuk, Stapac tetap menyudahi paruh pertama laga dengan keunggulan 38-32. Keadaan tidak berubah usai jeda. Stapac yang dilatih Ramos Geraldo Villalon tidak membiarkan Pacific Caesar berkembang dan tetap memimpin di kuarter ketiga dan keempat masingmasing dengan skor 63-49 dan 77-69. Dominique Williams menjadi yang terbaik di kubu Stapac dengan membuat 24 poin, sembilan rebound dan empat assist di partai tersebut. Sementara kompatriotnya Kore White menorehkan double-double dengan 19 poin, 14 poin dan tiga assist. Di kubu Pacific Caesar, David Seagers mencatatkan perolehan tertinggi dengan 33 poin, tujuh rebound dan tiga assist. Anton Waters menjadi yang terbaik kedua di timnya dengan 14 poin, 13 rebound dan satu assist. Laga kedua playoff Divisi Putih akan digelar pada Sabtu (10/3) di DBL Arena, Surabaya. (ant)

Denpasar (Bali Post) Petenis unggulan pertama Kadek Anandini Oktavia menantang lawannya Putu Widia Santi untuk tunggal KU-10 dalam turnamen Piala Wali Kota IX/2018 pascamenundukkan lawannya pada babak semifinal, di Lapangan Tenis KONI, Jumat (9/3) kemarin. Pada babak empat besar, Anandini mengalahkan Kadek Elena 8-6, sedangkan Putu Widia Santi menundukkan Reva Citra Destiarta dengan skor 9-8 (5). Di sektor putra, KU-10 semifinal menampilkan Gung De Agung melawan Komang Sujana, dan Komang Gosain meladeni Arya Dhika. Untuk KU-12 putri, semifinalis mempertemukan Kadek Ema melawan Ni Kadek Vina Surya P, dan Ida Ayu Tirta Maheswari P melawan Ni Putu Satya Rikayanti. Pada bagian putra, Ngurah Surya bertemu Oliver Jonson, dan Gede Agus Permana meladeni Kadek Krisna Budi W. Di KU-14 putri, Komang Gina melaju ke semifinal melawan Dewa Ayu Diah

Manik R, dan Tria Mulyani bertemu Ni Made Sinta Junia. Di bagian putra, Lucky Valencia melawan Putu Agasi Pranata N dan Aryel Wahyu melawan Kevin Candra. Pada KU-16 putri, semifinal mempertemukan Desak Monica meladeni Ni Made Oni Martines dan Desak Made Dwi Krisna S bertemu Made Adnyani, sedangkan putranya Akda Wijaya melawan Putu Anandana Adiguna, serta Ratu Rangga jumpa Nanda Saputra. Untuk KU-18 putri, Desak Cantika melawan Tjiu Erika Hestia dan Komang Sri Maryati bertemu Gilda Ramadani H. Pada bagian putra, Agus Satria melawan Tim Baker, dan K. Suma Indrawan melawan Ari Sanjaya. Ketua Harian Pengkot Pelti Denpasar Made Sumarsana mengemukakan, pihaknya berniat menggelar event Piala Wali Kota levelnya lebih luas lagi. Dikemukakan, untuk tahun depan, Piala Wali Kota dipakai ajang menjaring tim skuad Porprov, dan pada Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar, Denpasar mendulang dua emas. (022)

Kadek Anandini Jumpa Widia di Final

KEMBALIKAN BOLA - Seorang petenis mengembalikan bola kepada lawannya dalam turnamen Piala Wali Kota IX/2018, di Lapangan Tenis KONI Bali, Jumat (9/3) kemarin. Bali Post/wan

Okto. Pada akhir Januari, INAPGOC menetapkan penyelenggaraan kejuaraan uji coba APG untuk lima cabang olahraga yaitu bola basket kursi roda, bulu tangkis, para atletik, para renang, dan tenis meja kursi roda. Namun pada Senin (5/3), Wakil Sekretaris Jenderal INAPGOC Ferry Juniarto Kono menyatakan cabang bulu tangkis akan dibatalkan menyusul waktu penyelenggaraan kejuaraan yang

bersamaan dengan turnamen bulu tangkis Indonesia Terbuka 2018. ‘’Kami tidak dapat memundurkan jadwal penyelenggaraan kejuaraan uji coba karena wisma atlet Kemayoran sudah harus dipersiapkan untuk Asian Games,’’ ujar Ferry. Asian Para Games 2018 akan menggelar pertandingan untuk 576 nomor dari 18 cabang olahraga. APG ke-3 diikuti oleh lebih dari 5.000 atlet dari 43 negara kontingen para games di Asia. (ant)

Bali Post/ist

MENANG - Petinju junior Denpasar Jaliyah Niami (kanan) yang turun di kelas 42 kg putri menaklukkan lawannya Sarmilah Juniwati (NTB) pada hari pertama Kejuaraan Tinju Piala Wali Kota IX/2018, di Panjer, Jumat (9/3) kemarin.

Petinju Denpasar Jaliyah Tundukkan Sarmilah dari NTB

Denpasar (Bali Post) Petinju putri junior Kota Denpasar Jaliyah Niami yang turun di kelas 42 kg berhasil menundukkan lawannya Sarmilah Juniwati (NTB) pada hari pertama Kejuaraan Tinju Piala Wali Kota IX/2018, di Panjer, Jumat (9/3) kemarin. Hasil lainnya, Anggita (Denpasar) di kelas 49 kg, menundukkan M. Said (Banyuwangi), Bagus S (SMP Dwijendra Denpasar, di kelas 46 kg, mengalahkan Petrus (Denpasar). Sementara Hendrawan (Jembrana) di kelas 44 kg, menundukkan Dinggar (Banyuwangi). Hananta (Banyuwangi) di kelas 69 kg, mengalahkan Arta Ginting (Denpasar). Untuk kategori senior, Wilcan (Badung) di kelas 52 kg, menang atas Angga (Indie Denpasar). Kristiano (Klungkung), di kelas 52 kg, unggul atas Kristofer (Denpasar), serta Ricky (Badung) yang turun di kelas 56 kg, mengalahkan Ad-

itya (Jembrana). Ketua Harian Pengkot Pertina Kota Denpasar Gede Rizky Pramana menyatakan, pihaknya menggelar turnamen ini bertujuan menjaring bibit-bibit petinju dari Kota Denpasar, termasuk kabupaten lainnya. ‘’Kami ingin mengembalikan zama kejayaan dunia du jotos di Pulau Dewata,’’ kata Rizky. Dikemukakan, pembinaan tinju di Denpasar, makin menggeliat, dan diharapkan ke depan, makin berprestasi di leve nasional dan internasional. Pada bagian lain, Ketua Panpel Miftachur Rohman menyatakan, event ini melibatkan 39 petinju, termasuk 10 putri dari NTB (8) Denpasar (2). Sementara putra Jembrana (6), Banyuwangi (5), Klungkung (3), Badung (2), dan SMP Dwijendra (1). ‘’Tuan rumah totalnya menerjunkan 18 petinju,’’ terang Miftachur Rohman. (022)

PON 2020 Pertandingkan 44 Cabor

Jayapura (Bali Post) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua menyatakan Pemprov Papua telah menyetujui tujuh cabang olahraga tambahan pada ajang PON XX pada 2020. Total 44 cabor akan dipertandingan di Bumi Cenderawasih itu. Sekretaris KONI Provinsi Papua Kenius Kogoya, di Jayapura, Papua, Jumat (9/3) kemarin, mengatakan ketujuh cabang olahraga tersebut yakni muaythai, rugby, gateball, woodball, petanque, tarung derajat dan dansa. ‘’Cabang olahraga tambahan ini sudah disetujui oleh Pemprov Papua, dan KONI setempat sudah menyurati KONI Pusat untuk ditetapkan pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI se-Indonesia, pada 6 April 2018,’’ katanya. Menurut Kenius, dengan demikian cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada PON 2020 sebanyak 44 cabang olahraga. 38 cabang olahraga sebelumnya yang

sudah ditetapkan oleh KONI, ditambah dengan cabor usulan tuan rumah yang berpotensi menyumbangkan medali bagi kontingen Papua pada PON XX. ‘’Memang ada kemungkinan bisa berkurang atau bertambah, tapi bukan itu masalahnya, yang paling penting itu jumlah cabang olahraganya,’’ ujarnya. Dia menjelaskan, pekan depan KONI Papua akan melakukan pertemuan dengan pusat di Jakarta untuk membahas cabang olahraga tambahan tersebut. ‘’Meskipun sebelumnya ada usulan pada Musprov KONI Papua sebanyak 10 cabang olahraga, namun ternyata ketika dikaji, yang lainnya tidak masuk karena pertimbangan ketiadaan standar penilaian seperti misalnya untuk olahraga drum band,’’ katanya lagi. Dia menambahkan, yang jelas tujuan utama adanya 44 cabang olahraga, dapat memaksimalkan perolehan medali untuk kontingen Papua pada PON XX. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Wage, 10 Maret 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Distributor Ban&Oli Membutuhkan sales&MD Umur Max.30Th Laki-Laki Pendidikan Minimal SMU.Bawa Lamaran ke Jl.Buluh Indah 75 Dps Toko Ban Goodyear Tlp:08113977520

B.BP.001.03.18.0000266

Dibthkn GRO(Villa Coord) Good Performent,Good English,Good Salary.Telp:0361-4490319.CV to asavillasproperty@gmail.com

B.BP.001.03.18.0000303

Dcr Karyawan Arsitek/Sipil utk Pengawas Lapangan,bhs.Inggris di Gili Air-Lombok.08123997278 Kirim CV:qtutz@rocketmail.com

B.BP.001.03.18.0000349

Dcr Operation Admin & Sopir u/ Travel Agent Tlp.081337099369

B.BP.154.03.18.0000480

Dcr Sopir serabutan tahu area Denpasar Hub:082144877778

B.BP.001.03.18.0000383

Dcr Staff Villa,Laki2 Kirim CV ke reservation.kampungcanggu@ gmail.com Hub.081805578456

B.BP.166.03.18.0000492

Di cari Tenaga Serabutan Hub:0811399072/081337659964 B.BP.001.03.18.0000356

Dibthkn Tenaga House Keeping u.Villa Area Seminyak Pribd Baik Pekrj keras.Gj Menarik,CV Krm ke:asavillasproperty@gmail.com Telp.(0361) 4490319

B.BP.001.03.18.0000301

Dibutuhkan Tukang Jahit Exp Lycra bisa bahasa Inggris berminat Tlp.08553900508/Email ani@menikmatidistribution.com

B.BP.004.03.18.0000458

Sgr Marketing Online,Webdesign CV nugreenworld@gmail.com WA:085333124775

B.BP.004.03.18.0000475

Dicari Kasir,Waiter/SS,Cook U/Resto Di Renon.081916420095

B.BP.001.03.18.0000454

Dicari Kerjasama UKM utk Toko Oleh2 di Bali Hub:081236772457

B.BP.001.03.18.0000437

Dicari Sales,Wanita max 40thn Min tmtn SMA,lebih baik bisa Bhs Mandarin,Penmpln mnrik, rjn,jjr,Gj 4/jt brtggjwb,pnmptn Discovery Shopping Mall,Kuta Hub.Lusi 0361-769780

Dcr Sgr Therapist GP+Kms+UM+ Bns Home Base Spa Jl.Camplung TandukSeminyakHp082188689710 B.BP.001.03.18.0000489

Sendok Hotel Bar&Rest Senggigi Lombok,need Rest Mgr/Floor Mgr have exp working in the same field, age 50 years, application can be sent by Email to: sendok.office@gmail.com B.BP.001.03.18.0000332

Red Carpet Champagne Bar is looking for a Cleaner. Experince and good English is a pre Good Salary, BPJS and lunch payment!!!! Your CV to:jakko@ redcarpetchampagnebar.com

B.BP.001.03.18.0000462

Dcr Mrktng Digital Print,SIM C Design Grphs,Wanita Bs AI Crel Pshop,Clng Srvc H.081237201410

B.BP.001.03.18.0000184

Dicari Karyawati Pnglmn Bidang Admin&Pembukuan.H:081353070199 Email:yoesmaradewi@gmail.com B.BP.001.03.18.0000428

Staff required for new cafe. Must speak English.Min 1 year experience. Email CV to: sudiadnyana.putu@yahoo.com

B.BP.004.03.18.0000427

Dibutuhkan Staf Adm & Customer Service untuk Bali & Surabaya Min D2 B.Inggris,Komp.Etos Kerja Tinggi & Disiplin.Kirim CV ke:hrdsil2011@gmail.com B.BP.004.03.18.0000384

Low 30 Pria Kebun New Zealand, Proses 1 Bln Berangkat, PT. Maindo 081291616474 Bpk Bangun B.BP.031.03.18.0000494

Dicari Karyawan Adm Dps-Gyr Hub. 081246757777 B.BP.004.03.18.0000484

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.02.18.0001079

B.BP.001.03.18.0000351

Need Secretary Min 3yrs Exp. Req’d English,Computer Skills Prefer Secr.Academy Grad. CV to:maria.odilia@kjpphwr.com B.BP.004.03.18.0000320

PT.Diba Sura Abadi mbthkan sgr Sales Eksekutif & Motoris H:081908884034GajiUMR+Bonus B.BP.001.03.18.0000127

B.BP.154.03.18.0000479

Yaris New 12 Matic Hitam DK Istmw 0818-0561-3699 Ng 139

B.BP.001.03.18.0000490

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk

B.BP.001.03.18.0000493

Sopir SIM A/B1,Sales,Koord Area Min.SMA.Acct,S1.Kirim ke Bali Cepat,Buluh Indah 99x/ hrdbtt@gmail.com / 08113961427

B.BP.031.03.18.0000496

Red Carpet Champagne Bar is looking for a Bartender.Experince and good English is a pre Good Salary, BPJS and lunch payment!!!! Your CV to:jakko@ redcarpetchampagnebar.com

B.BP.164.03.18.0000485

Jual Cpt!Royal Garden Res,Tmn Giri-Mumbul Baru Siap Huni LT 113m LB 50m 2KT TP*0818328708

B.BP.031.03.18.0000465

Rumah L520x157 LT4 H.4,7M Nego Full Furniture HP.088219124095 B.BP.001.03.18.0000376

DISEWAKAN RUMAH Rmh3KT,1RT,1KM,Dpr&GaraseBTN Lukluk Indah A/14.08123669751 B.BP.001.03.18.0000464

B.BP.001.03.18.0000478

DIJUAL MOBIL HONDA

Honda Jazz RS Th’11 Ptih As’DK Tgn 1,Mlus.464948/081999315168

B.BP.001.03.18.0000470

DICARI TANAH Dicari Tanah/Rumah Strategis Denpasar utk Di-develop/Dijual Kembali.Budget Rp.5-10 Milyar Hub Purnama:085881515449

B.BP.820.03.18.0000483

BIRO JASA

BENGKEL LAS n

Desig

Money Back Guarantee

ALUMINIUM

RUPA - RUPA

2 UNIT RUKO DIJUAL TK. YEH AYA RENON LB . 318 M2 LT . 300 M2

SERTIFIKAT HAK MILIK

�0811613807

C.0000917-DJR

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA

C 0000051 bkl

BIRO JASA

DIJUAL RUKO

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

SERVICE

SPA

B.BP.001.03.18.0000457

Djl Tnh Canggu 12A.3,25A.1,25A Tbn 16A Hubungi:087861693357

B.BP.001.03.18.0000295

Jual Tnh 1A Celuk Gianyar H:315Jt Hub.087862858258

B.BP.001.03.18.0000488

Tnh 2A,3A,5A Temukus Barat Krisna Hp.0811398154 B.BP.001.03.18.0000482

DISEWAKAN VILLA Dikontrkan Villa di Taman Gria Jimbaran,Harga 150Jt/Thn Nego Hub.081333333728/087887777706 B.BP.001.03.18.0000469

DISEWAKAN RUKO Dikontrakan Ruko 3Lt Jln.Imam Bonjol Dkt Kimia Farma.LB 5x20 Hub.081805313888 B.BP.001.03.18.0000203

B.BP.001.03.18.0000431

DIJUAL RUMAH

Dijual Tanah Kampial 112m2 Hubungi:085100502442 BU

B.BP.001.03.18.0000068

Hanya Dg595 sdh dpt Rmh S.huni Jl.Siulan Penatih, 081558041018

Free

SERVICE

B.BP.164.03.18.0000486

B.BP.001.03.18.0000369

B.BP.001.03.18.0000463

Gardener Villa area Seminyak, Good Perform,Good English,Good Salary.Telp:0361-4490319.CV to asavillasproperty@gmail.com

B.BP.001.03.18.0000468

Rush’2011 G Silver Tangan 1 As Bali Jimbaran08123761963, 157Jt

B.BP.153.03.18.0000409

Djl Rmh kontrakan 2LT terdiri dari 6kmr dgn fasilitas lngkap Jln.Celagi Basur-Jimbaran,Link tenang,Hub.0811386044 (WA)

B.BP.001.03.18.0000433

B.BP.001.03.18.0000302

Djl Tanah 1,5A 1,15A Blayu Tabanan dkt Induk,082147454248

B.BP.001.03.18.0000363

B.BP.001.03.18.0000355

Dicr Sales&PRT Jl.SekarTunjung XVI No.123 AA.Telp:0362-467605

Dcr Krywn RotiBoy Tiara Dewata Hub:0361-254265/087761444898

Lexus RX 270 Face Lift Th’14 Htm Low Km,Vellfire 2.4 Th’11 HtmAs’DKKm38Rb/081238116467

Dijual Rumah Kost Jln Mecutan, Jimbaran,Blkg Kampus Poltek LT 2Are,7Kmr No SMS No Perantara Hubungi:087861418878 (BU)

B.BP.001.03.18.0000429

B.BP.001.03.18.0000327

DIJUAL VILLA Villa Munggu SHM 1131M2+500M2 Sewa4KT,5KM,IMB518M2,Pool,Ktcn Hrg 8.950M Nego Hub.0811392181

DIJUAL RUMAH

Dicr Admin Stock Pria/Wnt.Lam ke PT.Ultranindo Sedayu Jl .T. Umar288X.Telp:8476144/8447020

Dist Prodk Nestle/KAO Cr:Sales TO/Spv/TF,Sopir SIM A/B1,Adm, MD,Tng Srbt/Gdg u/Dps,Ngr,Klk, K.Asem.Krm Jl.Ry Sempidi 2 Dps

DIJUAL TANAH Tanah 1Are Perum Mekar Pemogan Hub.082146606918

TOYOTA

45/92,Blhbth,SHM,IMB,2KT1KM,Jl 5M,mnmls,525Jt,081339662277BU

B.BP.001.02.18.0001458

Dibthkn Tenaga IT,Bpglamn Web Design,Good Salary,Kirim CV ke asavillasproperty@gmail.com Telp.(0361) 4490319

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Djl Avanza G Lux’14 Kond Istmw Hrg 138Jt Hub.08124118228

B.BP.001.03.18.0000477

Dicari Teknisi AC&Salon Mobil Lamrn Ditujukan Ke:PT.Jillbert Kreasindo Kurnia.Jl Patih Nambi No.44 Ubung Kaja-Dps Telp:082183248461

Dcr Accounting untuk Art Shop Lokasi Sanur Hp.081238311096

Informasi pasang iklan Telepon

DIJUAL TANAH

DISEWAKAN GUDANG

Dijual tanah 14are (1.400 m2) 36mx38m,daerah Ungasan kurang dari 5 menit dari Nirmala Ungasan.Cocok untuk Kost/ Homestay Hub.Eva 081246962379 / 082145355599

Disewakan Gudang di Gn. Andakasa 2unit,Hub:08123876111 B.BP.004.03.18.0000247

RUPA-RUPA Cuci Gudang Alat Fitnes Second HP:08123634805/082131234798

B.BP.004.03.18.0000300

B.BP.001.03.18.0000131

Tnh Pinggir Pantai 40A/Rp.25jt /A,NgPandanWangi/088219124095

Saya Siap Bantu Nyusun Laporan Pajak SPT Tahunan 082146461910

B.BP.001.03.18.0000372

DIJUAL RUKO Jl Cpt Ruko 4Lt By Pas-Kdr Tbn Jl Rugi 1,4m 081915707322 Sgr B.BP.001.03.18.0000474

B.BP.001.03.18.0000005

KEHILANGAN Hlg Sertifikat SHM No .7789, SHM No. 7790, SHM No. 7791 & SHM No .7792 / 0811389918 B.BP.154.03.18.0000481


BANGLI

18

Sabtu Wage, 10 Maret 2018

Bupati dan Wabup Ikuti Kejuaraan Tenis Meja Kapolda Cup 2018 BUPATI Bangli I Made Gianyar, S.H., M.Hum. bersama Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, S.E. ikut ambil bagian dalam Kejuaraan Tenis Meja ‘’Kapolda Cup Tahun 2018, Menyongsong Pilkada Damai’’ yang digagas Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose, M.M. di Gedung Olahraga Divia Cita Asrama Brimob Tohpati, Denpasar, Jumat (9/3) kemarin. Selain diikuti oleh atlet tenis meja

profesional, kejuaraan tenis meja ini juga diikuti oleh pasangan calon (Paslon) gubernur dan bupati se-Bali. Bupati Bangli I Made Gianyar sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Kapolda Bali tersebut. Terlebih kaitannya dengan menyongsong pilkada damai, Juni 2018 mendatang. Made Gianyar berharap kejuaraan tenis meja yang diselenggarakan Kapolda bisa menjadi ajang untuk menga-

TENIS - Bupati Bangli Made Gianyar mengikuti Kejuaraan Tenis Meja Kapolda Cup 2018.

sah sekaligus pembinaan atlet-atlet muda potensial, di samping sebagai media menyosialisasikan pilkada damai kepada masyarakat. ‘’Kita sangat mengapresiasi kejuaraan ini. Di samping sebagai media sosialisasi pilkada damai, karena melibatkan langsung calon yang akan bertarung pada Pilkada Juni 2018 mendatang, kegiatan ini juga sangat baik untuk membina atlet-atlet tenis meja potensial,’’ ucapnya. Hal senada disampaikan Wabup Sedana Arta. Menurut Sedana Arta, dengan mengundang langsung calon gubernur dan wakil gubernur maupun calon bupati dan wakil bupati yang akan bertarung pada pilkada, diharapkan bisa mengurangi tensi politik di masyarakat. Apalagi pelaksanaan pilkada serentak tinggal beberapa bulan lagi. ‘’Dalam kejuaraan ini kita bisa saksikan semua calon yang akan bertarung pada Pilkada Bali bulan Juni mendatang begitu akrab. Mudah-mudahan suasana keakraban ini bisa terus berlangsung, sehingga pelaksanaan Pilkda Bali mendatang bisa berjalan dengan baik,’’ katanya. (ad501)

Pemkab Dorong Peningkatan Kualitas UMKM

Bangli (Bali Post) Pengembangan UMKM merupakan langkah strategis dalam upaya peningkatan perekonomian masyarakat. Di Kabupaten Bangli, jumlah UMKM terus meningkat tiap tahunnya. Hal ini menunjukkan kesadaran masyarakat dalam menggeluti sektor ini sudah cukup baik. Namun, kuantitas saja tidak cukup. Sebab, pengembangan UMKM bukan perkara mudah. Pemkab Bangli pun terus mendorong peningkatan kualitas UMKM. Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli I Wayan Manik, Jumat (9/3) kemarin, menjelaskan dibutuhkan

mindset untuk membangun jiwa wirausaha. Jika tidak begitu, usaha yang dibangun terlebih lagi dari nol, akan sangat rapuh. Pelaku UMKM harus memiliki tekad dan kemauan menjadi wirausahawan sukses. Sebab, untuk menjadi wirausahawan sukses, tantangannya sangat besar. ‘’Kita mendorong masyarakat supaya benarbenar ingin menjadi wirausaha yang tahan banting dan tidak sekadar ingin berwirausaha. Banyak tantangan yang harus dilewati apalagi persaingan semakin ketat,’’ jelasnya. Dia mengungkapkan, untuk berwirausaha, masyarakat juga harus

memiliki wawasan yang luas untuk melihat celah usaha apa yang bakal dilakoni, termasuk melihat pangsa pasar. ‘’Kalau bisa, usaha yang dibuat pemasarannya gampang dan banyak dibutuhkan di masyarakat. Dengan begitu, dalam pemasarannya tidak sulit,’’ katanya. Terkait kendala, Manik menyebut, permodalan bukan satu-satunya hambatan utama. Yang paling penting justru kemauan dan tekad untuk menjadi wirausahawan. ‘’Kalau masalah modal, kini perbankan sudah memfasilitasi lewat bunga yang cukup rendah. Jadi, itu bisa dimanfaatkan untuk membuka usaha,’’ tegas Manik. (kmb41)

Bali Post/jay

BANJIR - Banjir lumpur di Banjar Hulundanu belum lama ini.

Jalan Berlumpur di Songan Tak Kunjung Ditangani

Bangli (Bali Post) -

Jalan utama Desa Songan, Kintamani tepatnya di Banjar Hulundanu kerap dilanda banjir. Setiap hujan, jalan berstatus jalan nasional itu sulit dilalui kendaraan karena tertutup lumpur cukup tebal. Meski kondisi itu sudah terjadi selama bertahun-tahun, sampai sekarang persoalan tersebut tak kunjung mendapat penanganan. Salah seorang warga di Desa Songan, Jero Salin Muliawan, mengatakan jalan di Banjar Hulundanu selalu menjadi langganan banjir saat hujan. Banjir tersebut berasal dari air bah yang datang dari wilayah sekitarnya yang lebih tinggi seperti Banjar Munduk Lantang dan Kayupadi. Jika hujan sudah reda dan bajir mulai surut, jalan kemudian akan berubah menjadi tumpukan lumpur. ‘’Setiap tahun seperti itu kondisinya,’’ ujarnya, Jumat (9/3) kemarin. Diakui Jero Salin, jalan berlumpur cukup mengganggu aktivitas masyarakat setempat. Banyak kendaraan yang kesulitan melintas akibat terjebak lumpur. Tak hanya dirasakan masyarakat

setempat, tebalnya lumpur di jalan tersebut juga menyulitkan pamedek yang hendak menuju Pura Tri Khayangan Jagat Hulundanu Batur Desa Pakraman Songan. Dia pun berharap pemerintah bisa segera menangani persoalan tersebut. Warga lainnya, Jero Gede Tindih, juga mengakui hal yang sama. Dikatakannya, selama ini banjir yang menggenangi jalan akan menyisakan lumpur tebal. Pemerintah harus mencari jalan keluar untuk mengatasi itu. Selain melakukan pengerukan lumpur, pemerintah baik daerah maupun pusat diharapkan memikirkan penyebab banjir dan mencari solusinya. Saluran air dari hulu

menuju Danau Batur harus dibuat agarair hujan dari hulu bisa mengalir dengan baik tanpa melalui badan jalan. ‘’Selain itu, pemerintah juga harus membangun kesadaran masyarakat. Agar masyarakat yang punya tanah tidak sembarangan membangun rumah yang menghalangi jalannya air,’’ kata mantan anggota DPRD Bangli itu. Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bangli Putu Widagunawan mengatakan, meski ruas jalan yang selama ini menjadi langganan banjir bestatus sebagai jalan nasional, pihaknya selama ini tidak

hanya berpangku tangan. Pihaknya sudah menyampaikan persoalan itu ke pemerintah pusat melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII yang berkantor di Surabaya. Rencananya, endapan lumpur dan material pasir yang menumpuk di jalan tersebut akan dikeruk. Pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Perbekel setempat untuk mencarikan lokasi pembuangan pasir hasil pengerukan. Rencananya pengerukan akan dilakukan setelah musim hujan. ‘’Jalan tersebut sudah beberapa kali dikeruk. Tapi sejak berstatus jalan nasional, baru sekali dilakukan pengerukan,’’ ujarnya. Mengenai pembutan saluran pembuangan air, Widagunawan mengungkapkan, pihaknya masih memikirkannya. Pihaknya juga mengaku telah diminta oleh pusat untuk membuat kajian jalan alternatif. (kmb40)

KPU Pecat Lima Anggota PPS

Bali Post/nan

SANGGAH - Salah satu UMKM di Bangli yakni usaha pembuatan sanggah di Desa Jehem, Tembuku.

Cegah Penyakit Mematikan Sejak Dini Bangli (Bali Post) Penyakit seperti kanker, diabetes, dan stroke merupakan penyakit tidak menular namun mematikan. Guna mencegah penyakit tersebut, masyarakat diminta melakukan pemeriksaan sejak dini. Kabid Pencegahan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Bangli Ni Luh Made Eka Sasiani, Jumat (9/3) kemarin, menyampaikan berdasarkan data di Dinas Kesehatan Bangli, masyarakat yang menderita penyakit mematikan tidak menular cukup tinggi. Penderita hipertensi 6.043 orang, diabetes melitus atau kencing manis (940), obesitas (1.671), kanker (78), jantung (573), dan stroke 107 orang. Melihat data itu, pihaknya berharap masyarakat lebih sadar memeriksakan kesehatan sejak dini untuk mencegah penyakit-penyakit tersebut. Hal ini mengingat kesadaran masyarakat memeriksakan kesehatan masih sangat rendah. ‘’Lakukan pencegahan sebelum terkena penyakit itu. Sementara bagi yang sudah kena, kita bisa lakukan perawatan agar tidak semakin berat,’’ ucapnya. Khusus perempuan, biasanya rentan terkena kanker payudara dan kanker serviks.

Kesehatan telah melakukan berbagai upaya, seperti penyuluhan maupun sosialisasi ke sekolah dan masyarakat. ‘’Kini tinggal kesadaran dari masyarakat saja agar lebih dini mau memeriksakan kesehatan mereka,’’ tegasnya. (kmb41)

Bali Post/nan

Ni Luh Made Eka Sasiani

Maka dari itu, diharapkan perempuan berumur 30-59 tahun mengikuti IVA test dan pap smear di puskesmaspuskesmas terdekat. ‘’Di semua puskesmas sudah melayani IVA test maupun pap smear. Selama ini, kanker serviks cenderung baru diketahui oleh penderita setelah menginjak stadium lanjut karena tidak ada keluhan yang dirasakan oleh penderita. Makanya, mereka tidak mau memeriksakan kesehatannya,’’ jelasnya. Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat memeriksakan kesehatan, Dinas

Bangli (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli memecat lima orang anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang ditugaskan sebagai penyelenggara Pilgub 2018. Kelima anggota PPS tersebut diberhentikan lantaran jarang ngantor dan tidak mampu menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tugas. Pemberhentian lima anggota PPS tersebut diungkapkan Ketua KPU Bangli, Dewa Agung Lidartawan, saat ditemui usai melakukan pengambilan sumpah dan pelantikan anggota PPK dan PPS se-Kabupaten Bangli untuk Pemilihan Umum tahun 2019 di Balai Pesamuhan Desa Pakraman Kubu, Jumat (9/3) kemarin. Lidartawan menyebutkan, kelima anggota PPS yang dipecat tersebut merupakan anggota PPS di Kelurahan Cempaga Kecamatan Bangli, Desa Abuan Kecamatan Susut, Desa Langgahan, Desa Songan B dan Desa Sukawana Kecamatan Kintamani. Mereka terpaksa diberhentikan secara tidak hormat karena berdasarkan hasil rapat evaluasi penyelenggara yang dilakukan KPU, kelima anggota PPS tersebut diketa-

hui jarang ngantor dan tidak menyelesaikan tugas sebagaimana mestinya. Namun, mereka tetap mengambil gaji sebagai anggota PPS. ‘’Tanggal 5 lalu, kita lakukan evaluasi penyelenggara. Dari evaluasi itu, kita tahu bahwa ada anggota PPS yang dilaporkan tidak bagus kerjanya, dan langsung kita ganti,’’ terangnya. Lebih lanjut dijelaskannya, anggota PPS yang baru sebagai pengganti, dilantik bersamaan dengan pelantikan anggota PPK dan PPS kemarin. Saat pelantikan itu pun, pihaknya menekankan kepada seluruh anggota PPK dan PPS untuk bekerja dengan fokus, serius, dan disiplin. Dia juga mengingatkan bahwa potensi terjadinya

konflik pada Pemilu 2019 sangat besar karena Pileg dan Pilpres dilaksanakan secara bersamaan. ‘’Saya minta mereka tetap concern mengerjakan sesuatu supaya prestasi dan suasana kondusif tetap terjaga. Kuncinya fokus dan disiplin,’’ tegasnya. Dia menyebutkan, terjadi penciutan anggota PPK yang dilantiknya kemarin dengan anggota PPK yang dilantik sebelumnya sebagai penyelenggara Pilgub 2018. Dalam pelantikan kemarin, jumlah anggota PPK yang dilantik hanya tiga orang per kecamatan, sementara sebelumnya lima orang. Penciutan ini sesuai UU No. 7 tahun 2017. ‘’Jadi, total anggota PPK yang kami lantik ada 12

Bali Post/ina

Dewa Agung Lidartawan

orang. Per kecamatan tiga orang. Sementara anggota PPS yang kami lantik 216 untuk 72 desa,’’ kata Lidartawan. (kmb40)


19

Sabtu Wage, 10 Maret 2018

Perempuan Harus Tampilkan Watak Politik Beradab Jakarta (Bali Post) Politisi perempuan sudah saatnya menampilkan jati dirinya sebagai perempuan Indonesia sesungguhnya yaitu watak politik yang beradab. Hal itu bisa diwujudkan dengan menjalankan politik yang penuh dengan nilai-nilai kemanusiaan, berkebudayaan, toleransi, gotong royong, dan dedikasi untuk rakyat. Penegasan disampaikan Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat membuka Pendidikan Kader Khusus Perempuan Nasional (PKKPN) di Wisma Kinasih, Depok, Jawa Barat, Jumat (9/3) kemarin. Hasto mengaku membawa pesan moral itu dari Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri yang berhalangan hadir. ‘’Di tangan kaum perempuan sebenarnya kita bisa melihat bagaimana sebenarnya kehidupan nilai-nilai kemanusiaan itu hadir. Oleh karena itu, semakin banyak kaderisasi perempuan yang dilakukan oleh PDI Perjuangan untuk upaya membawa politik pada watak peradaban,’’ kata Hasto. Dia meyakini, politik yang beradab dan berkebudayaan bisa dilakukan apabila sungguh-sungguh dilakukan bersama-sama. ‘’Di tangan perempuanlah jalan politik yang berkebudayaan itu dapat diwujudkan. Sebab, perempuan adalah sumber kebudayaan,’’ kata Hasto di hadapan 158 kader perempuan PDI Perjuangan peserta PKKPN. Hasto mengatakan, pendidikan yang dilakukan juga tidak harus ditujukan kepada kader perempuan yang ingin mencalonkan diri sebagai anggota legislatif (DPR dan DPRD), tetapi secara umum untuk mempersiapkan mereka sebagai pemimpin untuk

rakyat. Namun khusus untuk para bakal caleg, kata Hasto, selain diberikan materi ideologi, kepemimpinan, pemahaman terhadap fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan, juga akan dilakukan psikotes. ‘’Kami benar-benar menyiapkan pemimpin untuk rakyat. Dengan keterlibatan kaum perempuan di politik maka politik dalam keseharian akan hadir. Sebab, politik juga menyentuh aspek yang sederhana seperti menata lingkungan agar bersih, asri dengan tanaman dan perawatan lingkungan yang baik,’’ kata Hasto. Untuk hal-hal kecil seperti itu, Hasto mengaku terkadang di akar rumput kurang menaruh kepedulian, hal-hal kecil di masyarakat seperti kepedulian membersihkan selokan dari sampah, perbaikan sanitasi yang tidak memadai, dan kepedulian akan lingkungan adalah persoalan sehari hari yang ditemui. ‘’Hal-hal seperti itulah yang harus dijawab melalui politik,’’ ujarnya. Hasto mengaku khawatir, wajah politik hanya berorientasi kekuasaan dengan menghalalkan segala cara apabila dari akar rumput saja, partai tidak mampu menampilkan watak politik yang beradab dan berkebudaaan. ‘’Di sinilah PDI Perjuangan menjawab tanggung jawabnya untuk memersiapkan perempuan Indonesia untuk menjadi pemimpin.

Pemimpin yang mampu membawa perubahan bagi hadirnya politik yang berkeadaban,’’ tegasnya. Dia mengaku prihatian karena saat ini, politik di Indonesia kerap disuguhi dengan politik yang menghalalkan segala cara demi kekuasaan. Itu bisa dilihat dari politik yang penuh intrik melalui propaganda, berita bohong alias hoax, ujaran kebencian, dan berbagai bentuk adu domba hanya karena kekuasaan. ‘’Maka kehadiran perempuan dalam politik sangatlah penting,’’ kata Hasto. Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak, Sri Rahayu, mengatakan pendidikan politik yang dilakukan partainya bukan sekadar untuk memenuhi kuota 30 persen perempuan sebagaimana yang diamanatkan undangundang, tetapi lebih pada membangun dan memberdayakan perempuan mulai dari tataran ideologi dan juga soft skill. ‘’Sehingga ke depan diharapkan pada para kader perempuan ini mampu menjadi mata dan telinga partai yang melihat dan mendengar jeritan hati rakyat. Mampu tertawa dan menangis bersama rakyat,’’ ujarnya. Para politisi perempuan, kata Sri, harus mampu mengembangkan diri tidak semata-mata untuk kepentingan jangka pendek, apalagi sekadar memenuhi kuota perempuan pada pemilu. ‘’Namun diharapkan para kader perempuan ini mampu menjadi kader partai yang juga siap ditempatkan di tingkat struktur partai,’’ tandasnya. (kmb4)

WARUNG GLOBAL

Matikan Internet Bukan Hal Aneh RAPAT bersama Majelis Agama Provinsi Bali sepakat meminta Kementerian Telekomunikasi dan Informatika untuk mematikan internet di seluruh Pulau Bali pada saat Nyepi, 17 Maret mendatang. Saat Nyepi, umat Hindu harus melakukan Catur Brata Panyepian, yaitu tidak melakukan empat hal. Yang pertama adalah amati geni atau tidak menyalakan api, amati karya atau tidak bekerja, amati lelungan yaitu tidak bepergian, dan amati lelanguan yang berarti menjauhkan diri dari hiburan. Tidak menggunakan internet termasuk dalam menjauhkan diri dari hiburan. Selama 24 jam saat Nyepi, seluruh warga Bali tidak boleh menyalakan listrik dan api, tak mendengarkan musik, tak bepergian dan tinggal di dalam rumah. Kini ada kemungkinan kondisi itu ditambah dengan tidak ada internet. Bagaimana reaksi Kawan Global yang turut beropini dalam acara Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM? Berikut rangkuman selengkapnya. Zaman sekarang sepertinya semua sudah ketergantungan dengan internet. Menurut Beratayasa di Sangeh, internet sepertinya sudah menjadi kebutuhan pokok dan vital, jika bisa dan alangkah baiknya jika satu hari penuh selama perayaan Nyepi tidak menggunakan internet. Ia setuju dengan imbauan PHDI ini. Namun yang seru justru di media sosial, ada aksi saling hujat, cenderung memprovokasi, padahal kita menjunjung tinggi agar saat Nyepi berlangsung khusyuk. Sementara itu, Febri di Denpasar tetap menghormati toleransi antara umat beragama saat perayaan Nyepi, jika memang ini sebuah keharusan, mau tak mau harus dijalankan. Meskipun sebagai non-Hindu, ia tetap akan mengikuti apa pun aturannya. Ia berharap pada pereayaan Nyepi tahun ini berjalan dengan aman dan kondusif. Bagi Made Torek di Denpasar, internet untuk pelayanan publik masih normal merupakan jalan tengah, setelah ramai dikomentari oleh masyarakat di medsos. Apa pun itu, menurutnya, memakai internet adalah hal yang pribadi. Sementara dalam perayaan Nyepi, umat Hindu melaksanakan Catur Berata Panyepian yang mana itu lebih kepada pengendalian diri secara internal. Jadi terlalu berlebihan rasanya jika sampai mematikan internet, meskipun pada akhirnya internet paket data bagi pengguna gawai saja yang dinonaktifkan sementara pelayanan publik

masih normal. Imbuhnya lagi bahwa pelaksanaan catur brata panyepian-lah yang mesti ditingkatkan lagi kualitasnya. Baginya usulan mematikan internet ini justru pemikiran yang aneh dan terlalu berlebihan. Lain halnya Gung Derah di Denpasar, internet dimatikan hanya 24 jam saja. Ia malah berharap bukan hanya lokal bali saja, bila perlu secara internasional dimatikan. Yang dihidupkan hanya untuk pelayanan publik saja, selain itu menurutnya internet mengganggu kekhusyukan saat Nyepi. Ujaran kebencian, hujatan, dan lainnya sering muncul di media sosial, apalagi saat pelaksanaan Nyepi, itu sering terjadi. Menurut Jaya Pamungkas di Tabanan, internet pada paket data hanya dimatikan 24 jam saja, baginya itu tak lama. Mematikan internet juga merupakan sarana pengendalian diri. Melalui facebook, Agung Kayika di Tabanan berpendapat bahwa pada intinya tidak sepaham dengan pemutusan internet karena terlalu berlebihan. Pada hakikatnya Nyepi artinya umat Hindu memang harus mengendalikan diri. Jika mematikan internet gara-gara kekhawatiran selfie atau lainnya seharusnya tidak mematikan internet. Ia berharap agar umat Hindu bisa saling memahami dulu makna Nyepi itu sendiri dengan catur brata panyepian yang sudah ada. (sikha)

Bersama Bawaslu Dari Hal. 1

Dalam kesempatan sama, Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin menyatakan bahwa lembaganya bersama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga akan membentuk tim pengawasan dana kampanye Pilkada 2018. ‘’Kami bersama Bawaslu sedang membentuk timnya. Nanti, kami akan kerjakan ya, itu ada PPATK bersama Bawaslu,’’ ungkapnya.

Saat dikonfirmasi daerah mana yang rawan transaksi keuangan dengan nilai besar, ia belum bisa menyampaikannya lebih lanjut. ‘’Kami belum bisa menyampaikan itu karena kami belum mendapatkan data yang konkret,’’ kata Badar. Ia pun memastikan dalam penyelenggaraan pilkada, PPATK akan mengawasi mulai dari tahap pendaftaran, kampanye, pemungutan suara, penghitungan suara, dan pengesahan suara. (ant)

Pihak Perantara Dari Hal. 1

‘’Saat itu diduga telah terjadi penyerahan uang sebesar Rp 2,8 miliar dari PT SBN yang merupakan rekanan kontraktor jalan dan bangunan di Kendari kepada Wali Kota Kendari melalui beberapa pihak perantara,’’ kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Jumat kemarin. Dalam kasus itu, KPK telah menetapkan empat tersangka, yaitu Direktur Utama PT Sarana Bangun Nusantara (SBN) Hasmun Hamzah (HAS), Wali Kota Kendari 2017-2022 Adriatma Dwi Putra (ADR), Asrun (ASR) ayah dari Adriatma juga mantan Wali Kota Kendari dan calon Gubernur Sulawesi Tenggara serta swasta yang juga mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kendari Fatmawati Faqih (FF). ‘’Tim KPK saat itu terus mendalami dugaan suap tersebut, melalui serangkaian kegiatan tim di lapangan dan atas informasi dari masyarakat dan organisasi masyarakat sipil di Kendati, tim berhasil menemukan lokasi disembunyikannya uang tersebut,’’ ucap Basaria. Basaria pun menjelaskan kronologi terkait pergerakan uang Rp 2,8 miliar yang diduga dilakukan atas perintah Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra. Setelah terjadi penarikan Rp 1,5 miliar dari Bank Mega di Kendari oleh staf PT SBN pada Senin (26/2), uang itu dibawa ke sebuah tempat milik pengusaha HAS, Direktur PT SBN. ‘’HAS diduga menambahkan Rp 1,3 miliar sehingga uang menjadi Rp 2,8 miliar dan mengemasnya dalam sebuh kardus,’’ kata Basaria. Uang tersebut kemudian pada Senin (26/2) malam diserahkan kepada W untuk dibawa ke lapangan, yaitu tempat yang telah disepakati antara HAS dengan ADR. ‘’Di tempat yang disepakati tersebut,

W memindahkan kardus uang dari mobilnya ke mobil K perantara lainnya. Kejadiannya sekitar pukul 23.00 Wita, lampu mobil dimatikan,’’ katanya. Selanjutnya, K kemudian membawa uang tersebut ke rumah I yang merupakan orang dekat ADR di Kendari. ‘’I yang sedang berada di Jakarta saat itu menghubungi S yang sedang berada di rumah dan meminta S untuk menerima kardus berisi uang tersebut. K dan S kemudian mengganti kardus pembungkus uang tersebut dengan kardus lain dan memasukkan kardus berisi uang itu ke dalam kamar I,’’ kata Basaria. Atas perintah ADR, Basaria mengungkapkan, uang tersebut tetap disimpan di dalam kamar I hingga tim menemukannya pada Rabu (7/3) sekitar pukul 11.00 Wita. ‘’Tim kemudian mengamankan uang pecahan Rp 50 ribu senilai total Rp 2.789.300.000 tersebut dan sebuah mobil yang digunakan K untuk membawa uang tersebut. Saat ini mobil disita dan dititipkan di Polda Sultra untuk kebutuhan pembuktian dalam penanganan perkara,’’ ungkap Basaria. Dalam konferensi pers tersebut, tim KPK juga memperlihatkan barang bukti uang senilai Rp 2.789.300.000 yang telah dimasukkan ke dalam troli. Sementara itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan pihaknya akan mendalami kembali faktafakta soal adanya selisih dari uang suap tersebut. ‘’Jadi, estimasinya waktu itu Rp 2,8 miliar setelah kami hitung di depan pihak-pihak yang menguasai uang itu dan setelah dihitung dengan mesin penghitung nilainya memang masih selisih Rp 1,7 juta. Ini bisa disebabkan oleh banyak hal karena memang ada perpindahan uang yang sejak awal memang ada beberapa bagian yang kurang lembar-lembarnya atau penyebab-penyebab lain. Fakta-fakta itu tentu akan kami dalami lagi,’’ ucap Febri. (ant)

Bertemu Kemenhub Dari Hal. 1

Sementara itu, Komisi III DPRD Bali, Jumat kemarin, bertemu pejabat di Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait kelanjutan pembangunan Bandara Bali Utara dan rencana perluasan Bandara Ngurah Rai. Pertemuan dipimpin Ketua Komisi III Nengah Tamba, S.H. Rombongan diterima Asri Wahyuniati, Kasi Tata Bandara Subdit Tatanan Kebandarudaraan dan Lingkungan Direktorat Bandar Udara Kementerian Perhubungan. Pada pertemuan itu, Komisi III DPRD Bali menyampaikan aspirasi terkait pembangunan Bandara Internasional Bali Utara yang dibatalkan pemban-

gunannya. Atas pembatalan tersebut, pemerintah akan memperluas Bandara Ngurah Rai dan akan ada kapal roro dari Banyuwangi ke Celukan Bawang, Buleleng. Atas masukan tersebut, Asri menyatakan bahwa kajian tersebut merupakan hasil studi yang dilakukan World Bank. Ia juga menyebutkan PP No. 13/2017 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional dan Peraturan Menteri Perhubungan No. 69 Tahun 2013 tentang Tatanan Kebandaraudaraan Nas ional. Demikian pula berdasarkan UU No. 1 Tahun 2009 tentang penetapan lokasi akan dilakukan kajian dan akan berkoordinadi dengan Menko Kemaritiman.(kmb)

Bagi Diri Dari Hal. 1

Koster percaya warga sudah mengenal baik Tjokorda Bagus Oka dan I Ketut Mandia. Pada pertemuan hari ini sengaja ia lakukan bersama-sama untuk menunjukkan soliditas dan pentingnya satu jalur. Di sisi lain, Koster meminta kepada seluruh kader membagi diri menyosialisasikan paket Koster-Ace maupun BAGIA di Klungkung daratan dan Klungkung kepulauan. ‘’Fokus ke wilayah yang menjadi binaannya langsung. Silakan kader membagi diri di darat dan kepulauan,’’ ujarnya. Ia menjelaskan, paket BAGIA adalah sosok tepat untuk memimpin Kabupaten Klungkung. BAGIA, ia melanjutkan, memiliki kemampuan konsep dan implementasinya. BAGIA di mata Koster adalah sosok teruji. Keduanya bersinergi berdasarkan perannya masing-masing untuk membangun Klungkung. ‘’Tjok Bagus merupakan sosok yang paten di bidang konsep. Sementara Ketut Mandia di bidang kemasyarakatan. Saya yakin masyarakat sudah tahu kiprah keduanya. Dengan pola satu jalur dengan Koster-Ace, maka persoalan Klungkung lebih cepat diatasi,’’ katanya. ‘’BAGIA, utamanya Tjok Bagus harus turun datang kepada rakyat. Harus merakyat. Tidak boleh rakyat yang datang ke puri, harus turun. Sudah tidak zamannya feodal. Saya lihat sekarang puri amat solid,’’ demikian Koster. Sementara itu, pada kebulatan tekad di Kusamba, Koster menyebut akan sulit pembangunan di Kabupaten Klungkung akan dipercepat jika hanya mengandalkan PAD. ‘’Jadi, kalau hanya pembangunan diandalkan dari PAD tak bisa berubah cepat ke depan pembangunannya, baik adat istiadat, pendidikan, kesehatan, pertanian, maupun budayanya,’’ ujarnya. Ia ingin meningkatkan taraf hidup

masyarakat Klungkung agar dapat beranjak menuju kesejahteraan. ‘’Klungkung ini satu kategori dengan Jembrana, Buleleng, Karangasem dan Bangli. Bangli dan Jembrana sudah naik peringkat, tinggal Klungkung dan Bangli,’’ tambah Koster. Koster melihat belum ada figur yang memiliki gebrakan progresif membangun Klungkung di semua sektor. ‘’Kendala utamanya, uangnya tidak ada. Anggarannya tidak cukup. Padahal banyak yang perlu dibenahi di Klungkung ini,’’ tuturnya. Ia melanjutkan, dalam sepuluh tahun ke depan Kabupaten Klungkung masih membutuhkan support dari pemerintah di atasnya yakni pemerintah pusat dan provinsi untuk melaksanakan pembangunan. Solusinya, diperlukan kepemimpinan satu jalur antara pusat, provinsi dan kabupaten. ‘’Jawaban percepatan pembangunan di Klungkung diperlukan kepemimpinan satu jalur antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. Dengan begitu, pembangunan di semua sektor bisa disinergikan soal prioritas maupun sumber pendanaannya. Untuk mempercepat proses pembangunan diperlukan pola satu jalur, satu alur, satu pengelolaan pembangunan di Klungkung. Kalau BAGIA dan Koster-Ace jadi bupati dan gubernur, saya sudah komitmen akan memprioritaskan pembangunan Klungkung,’’ demikian Koster. Pada kesempatan itu, selain membacakan deklarasi kebulatan tekad, warga juga mensimulasikan proses pencoblosan surat suara kedua kandidat pada Pilgub Bali 27 Juni mendatang. Hadir pada kesempatan itu, Sekretaris Tim Pemenangan Koster-Ace Provinsi Bali IGN Alit Kesuma Kelakan, perwakilan Partai Hanura, PKPI, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Klungkung dan tokoh se-Kecamatan Banjarangkan. (kmb)


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Sabtu wage, 10 maret 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

koperasi selat telu

Ringankan Beban Ekonomi Warga Selat

KOPERASI Selat Telu di Desa Selat, Kecamatan Susut, menjadi salah satu koperasi di Bangli yang kondisinya baik dan sehat. Didirikan sejak tahun 2015, koperasi yang beranggotakan 150 orang krama pangarep Desa Selat ini terus berkembang. Kehadiran Koperasi Selat Telu selama ini telah mampu meringankan beban ekonomi masyarakat terutama dalam hal biaya kegiatan adat dan

agama di Desa Selat. Ketua Pengawas Koperasi Selat Telu, Ketut Pradnya, mengatakan pendirian Koperasi Selat Telu memiliki spirit yang sama dengan pendirian Koperasi Seken yang ada di Banjar Selat Peken Desa Selat. Yakni sama-sama untuk meringankan beban krama/ masyarakat. Selama ini, keuntungan bersih yang didapat dari Koperasi Seken telah mampu menutupi biaya yang dibu-

Bali Post/ian

TERBANTU - Koperasi Selat Telu menginginkan agar beban ekonomi anggotanya bisa terbantu dengan keberadaannya.

Bali Post/ina

KOPERASI - Anggota Koperasi Selat Telu dilayani petugas koperasi. Koperasi Selat Telu di Desa Selat, Kecamatan Susut, menjadi salah satu koperasi di Bangli yang kondisinya baik dan sehat. setahun sejak didirikan, Koperasi Selat Telu telah mampu meringankan beban krama di Desa Selat. Sebagian keuntungan bersih yang selama ini didapat dari Koperasi Selat Telu di-

pakai untuk menutupi 50 persen biaya yang dibutuhkan untuk kegiatan adat dan agama di Desa Selat. “Kami cukup bersyukur dan bangga, karena baru beberapa tahun berdiri, Kop-

SEMPAT menghilang kurang lebih dua tahun dari jagat hiburan musik Bali, kini penyanyi cantik Putu Diari kembali hadir menyapa para penggemaranya. Kehadirannya tahun ini sedikit berbeda. Pasalnya, genre musik yang dihadirkannya berbeda dari genre musik single sebelumnya. Genre pop bernuansa dangdut dipadukan dengan apik pada single teranyarnya yang diberi judul “Tiang Sing Pelakor”. Putu Diari mengungkapkan jika dirinya sangat senang karena akhirnya bisa kembali berkarya dan menghibur masyarakat dan pencinta musik pop Bali. “Hampir dua tahun, saya harus meninggalkan dunia nyanyi karena fokus menjalani kehamilan, melahirkan, dan membesarkan si kecil. Di samping itu, juga sibuk pada pekerjaan. Nah baru saat ini, saya bisa kembali ke dunia nyanyi ini. Saat ini, anak saya sudah mulai bisa ditinggal dan ini menurut saya merupakan waktu yang tepat untuk saya kembali menghibur masyarakat khususnya penggemar lagu pop Bali,” ujar perempuan kelahiran Klungkung, 5 Maret 1986 ini. Single “Tiang Sing Pelakor” yang diciptakan oleh Bayu Krisna dan diaransemen apik oleh Dek Artha Hartapro ini menceritakan tentang kisah seorang perempuan yang didekati oleh seorang laki-laki. Namun, si perempuan tegas menolak, lantaran si laki-laki itu sudah memiliki istri. Untuk itulah, peremuan itu tidak mau dicap sebagai pelakor (perebut laki orang). “Pastinya lagu ini sesuai seperti yang lagi viral. Setiap perempuan pastinya, menurut saya tidak mau dirinya disebut sebagai pelakor. Untuk itu lewat lagu ini, saya mau mengingatkan kepada seluruh perempuan untuk hati-hati dalam menjalin sebuah hubungan dengan laki-laki. Kalaupun mau menjalin sebuah hubungan, harus dipastikan dulu bahwa laki-laki itu benar-benar lajang,” ujar pemilik nama lengkap Putu Diah Kasningsih itu. Dalam proses penggarapan single terbarunya ini, ia banyak dibantu para kerabatnya, seperti Widi Wikan selaku manajer dan produser Belog Polos Productions, Bayu Krisna selaku pencipta lagu, Dek Artha selaku penata musik dan Yasa Sega sang video director. Rencananya, penggarapan video klipnya akan dilakukan bulan depan yang dipercayakan kepada Yasa Sega. (win)

Washington (Bali Post) Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengatakan ia siap bertemu dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un. Jika ini terwujud, akan menjadi yang pertama kalinya pimpinan kedua negara bertatap muka. Kim telah berkomitmen melakukan penghapusan penggunaan senjata nuklir (denuklirisasi) dan menyetop tes rudal dan nuklirnya, kata pimpinan Kantor Keamanan Nasional Korea Selatan (Korsel), Chung Eui-Yong usai bertemu dengan Presiden AS, Kamis lalu. “Sebuah pertemuan sedang direncanakan,” cuit Trump di Twitter setelah berbicara

dengan Chung. Chung mengatakan Trump setuju untuk bertemu pada bulan Mei sebagai respons dari undangan Kim. Seorang pejabat senior AS mengatakan pertemuan kemungkinan akan terjadi dalam beberapa bulan ini, tetapi jadwal dan waktu pertemuan belum ditentukan. Presiden Korsel, Moon JaeIn, yang memimpin upaya

pendekatan dengan Korut saat Korsel menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin sebulan lalu, mengatakan, pertemuan tingkat tinggi itu akan membicarakan tentang pelucutan senjata nuklir di Semenanjung Korea, demikian juru bicara Presiden Korsel menyatakan. Sementara pejabat Korsel lainnya mengatakan Trump setuju bertemu dengan Kim tanpa

adanya prasyarat. Trump sebelumnya pernah mengatakan bahwa dirinya akan bertemu dengan Kim dalam situasi yang tepat namun tidak mengindikasikan kapan pertemuan akan digelar. Ia juga mencemooh Sekretaris Negara AS, Rex Tillerson, yang pada Oktober dianggap “membuang-buang waktu” berusaha melakukan pembicaraan dengan Korut. “Kim Jong-Un berbicara tentang pelucutan senjata dengan perwakilan Korsel, bukan hanya membekukannya,” cuit Trump pada Kamis

malam waktu setempat. “Juga, tidak akan ada tes rudal yang dilakukan Korut untuk periode ini. Kemajuan yang hebat tapi sanksi tetap berlaku sampai sebuah kesepakatan dibuat,” katanya. Sebuah pertemuan antara Kim dan Trump, yang kerap kali bertukar hinaan sehingga menyebabkan kekhawatiran timbulnya perang, merupakan titik balik yang sangat besar setelah setahun lamanya Korut melakukan sejumlah percobaan rudal nuklir yang disebut bisa mencapai daratan AS. (iah/rtr)

Rosa Rai Djalal

Habiskan Waktu dengan Anak

PRODUSER Rosa Rai Djalal mengaku memilih menghabiskan waktu bersama anak-anaknya ketimbang melakukan perawatan kulit dan wajah layaknya para perempuan pada umumnya. “Kadang saya melihat ibuibu lain ada hari perawatan. I don’t have it. Saya tidak ada tuch. Buat saya, saya lebih baik menghabiskan waktu dengan anak-anak,” kata dia belum lama ini. Rosa yang juga berkarier sebagai dokter gigi dan aktivis di yayasan perempuan itu mengatakan selalu meluangkan waktu bersama anak-anaknya. “Saya harus ke sekolah, ngurusin anak, kembali kerja. Kalau tidak bisa jem put saya sel alu menyempatkan diri untuk tetap mengajar anak saya

Bali Post/ist

membuat pekerjaan rumah. Anak saya tidak suka pakai tutor. Mereka terbiasa saya mengajar dari kecil,” ujarnya. Berada di tengah kesibukan sehari-harinya di luar rumah, terkadang membuat Rosa berpikir menjadi ibu rumah tangga sepenuhnya. Dia bahkan menegaskan, jika anak-anak memintanya di rumah, dia akan melakukannya. “Rasa bersalah mungkin ada sedikit, saya enggak bisa ful banget. Tetapi kalau mereka minta saya jadi ibu rumah tangga, saya akan lakukan itu. Saya mau mereka bahagia. Saya tidak mau kehilangan momen saya,” kata Rosa, istri diplomat senior Dino Patti Djalal ini. “Anak-anak itu tidak

akan kembali ke masa kecil. Dan pada saat mereka SMA, mungkin mereka tidak memerlukan saya lagi. Sekarang kan masih peluk-peluk. Masih mau diajak-ajak ke mana-mana,” imbuh dia. Pada akhir pekan, Rosa menyempatkan diri berolahraga, tentu tetap bersama keluarga. Kawasan Ragunan menjadi pilihannya. Sekaligus rekreasi, kata dia. “Jadi, kalau olahraga, nemenin Mas Dino deh. Paling suka CFD hari Minggu sambil sepedaan di Ragunan. Kan Ragunan naik turun tuh (treknya, red) dan anak-anak seneng. Apalagi binatang-binatangnya belum pada bangun. Sambil olahraga kami rekreasi. Itu sering banget. Dekat rumah,” katanya. (ant)

Barack Obama

Garap Produksi Netflix yang terlibat dalam diskusi itu tanpa menyebutkan identitas sumbernya. Netflix belum merespons laporan itu. Sementara juru bicara Obama, Katie Hill, menolak untuk mengomentari laporan tersebut. Sementara penasihat senior Obama, Eric Schultz, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pasangan Obama percaya dengan kekuatan bercerita yang bisa men-

titik nol,” ujarnya. Ditambahkannya bahwa keberhasilan pengelolaan Koperasi Selat Telu telah mendapat apresiasi dari masyarakat dan pemerintah Kabupaten Bangli. (ina)

Trump Sebut Korut akan Stop Pengembangan Nuklir

Rilis ”Tiang Sing Pelakor”

MA N TA N P r e s i d e n Amerika Serikat (AS), Barack Obama, dan Netflix dilaporkan sedang bernegosiasi untuk proyek yang melibatkan Obama dengan istrinya, Michelle, dalam sebuah produksi eksklusif untuk layanan streaming itu. Pembicaraan terkait kesepakatan itu dilaporkan pada Jumat waktu setempat oleh The New York Times. The New York Times mengutip dari orang-orang

erasi Selat Telu telah mampu meringankan beban krama hingga 50 persen. Ke depan kami harapkan bisa semakin membaik pendapatannya dan selanjutnya bisa meringankan beban krama hingga

Siap Bertemu Kim Jong-Un

Putu Diari

Putu Diari

tuhkan untuk kegiatan adat dan agama di banjar setempat. Sehingga masyarakat di Banjar Selat Peken tidak lagi dikenai kewajiban membayar urunan untuk biaya kegiatan adat dan agama. “Atas keberhasilan Koperasi Selat Peken itu, Koperasi Selat Telu kami didirikan. Kami menginginkan keberhasilan Koperasi Selat Peken tersebut bisa diterapkan dengan keanggotaan dan ruang lingkup yang lebih luas,” katanya saat ditemui di Desa Selat belum lama ini. Pradnya menjelaskan, Koperasi Selat Telu didirikan dengan modal awal Rp 26 juta dari krama ditambah Rp 200 juta dari modal donatur. Dengan pengelolaan yang serius dan profesional, Koperasi Selat Telu terus mengalami perkembangan yang membanggakan. Disebutkan Pradnya, sesuai hasil rapat anggota tahunan (RAT) terakhir, Koperasi Selat Telu telah memiliki omzet Rp 4,5 miliar, dengan keuntungan bersih Rp 350 juta lebih. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2016, omzet Koperasi Selat Telu hanya Rp 3,66 miliar dengan keuntungan Rp 233 juta. Disampaikan Pradnya, yang membanggakan bahwa

ginspirasi. Schultz mengatakan pasangan itu terus mengeksplorasi cara-cara baru untuk membantu orang lain dengan membagi cerita-cerita mereka. Dilaporkan Obama tidak bermaksud untuk menggunakan acara di Netflix sebagai upaya merespons secara langsung kritik dari Presiden Donald Trump ataupun pihak konservatif lainnya. (iah/ap)

Barack Obama

Bali Post/rtr

Rosa Rai Djalal

Bali Post/ist

Edisi 10 Maret 2018 | Balipost.com  

Headline : Pemerintah Pusat Tak Menolak, World Bank Nilai Tak Layak

Edisi 10 Maret 2018 | Balipost.com  

Headline : Pemerintah Pusat Tak Menolak, World Bank Nilai Tak Layak

Advertisement