terbit sejak 16 agustus 1948 perintis k. nadha
HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
12 HALAMAN
NOMOR 174 TAHUN KE 72
Online:http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418
Pengemban Pengamal Pancasila
Senin Umanis, 10 Februari 2020 Ratusan Babi Siap Potong Diperiksa Petugas Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung menjelang hari raya Galungan ini menyiapkan ratusan petugas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan keamanan daging babi. Badung | HAL. 3
balipost http://facebook.com/balipost
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Jalur Pelintas di Dusun Butus Putus
Banjir Bandang Rusak Lahan Pertanian
Jalan pelintas di Dusun Butus, Desa Buana Giri, Bebandem putus akibat diterjang banjir bandang. Fondasi Kantor LPD Butus yang ada di dekat lokasi juga tergerus. Karangasem | HAL. 8
Sejumlah lahan pertanian milik warga di Desa Songan, Kintamani rusak akibat diterjang banjir bandang. Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli akan mendata total keseluruhan lahan pertanian terdampak. Bangli | HAL. 9
Selamatkan Danau Batur
OPINI
Tantangan Kepemimpinan BUMN di Tengah Ancaman Krisis Multidimensi oleh: Viraguna Bagoes Oka
DI TENGAH situasi ancaman krisis multidimensi yang sedang dihadapi 140 BUMN di Indonesia serta pergeseran perilaku pasar yang serba tidak pasti dan sulit untuk ditebak, kembali kita dikejutkan oleh kegaduhan kepemimpinan salah satu instansi BUMN Nasional dambaan masyarakat luas yang telah berkinerja buruk sebagai akibat rekayasa laporan keuangan yang defisit maupun tata kelola (governance) yang buruk serta perilaku/ karakter pemimpinnya yang menyimpang dari asas kepatutan. Persoalan paling mendasar yang dihadapi oleh penempatan pemimpin pemerintahan/badan usaha milik negara sebagai pejabat publik umumnya karena diabaikannya empat prinsip dasar atau simpul-simpul kerawanan tata kelola (governance) antara lain: (1) Terabaikannya syarat mutlak dalam penentuan pejabat yang profesional, kompeten, kredibel, dan rekam jejak yang teruji dan terpercaya yang bebas berbagai kepentingan pribadi, kelompok, golongan dan parpol. (2) Tidak diterapkannya target kerja yang harus disepakati di awal jabatan dalam bentuk kontrak manajemen. Hal. 11 Asta Brata
DANAU Batur tower airnya tanah Bali. Air dari danau yang merupakan kawah gunung purba ini mengalir ke lahan pertanian dan sumber-sumber mata air yang menghidupi manusia Bali. Ada juga yang menyebut Danau Batur adalah asal mula peradaban manusia Bali. Ironisnya, kini Danau Batur makin terancam. Banjir bandang Jumat (7/2) lalu menggelontorkan lumpur di kawasan Songan memberi sinyal kuat ancaman pendangkalan. Danau Batur harus segera diselamatkan. Selama ini ancaman kerusakan Danau Batur sesungguhnya sudah disadari. Pemerintah pusat telah menunjukkan 11 kementerian dan Bappenas untuk menangani 15 danau di Indonesia yang mengalami kerusakan. Salah satunya Danau Batur sebagai danau dengan kerusakan terparah di Bali. Sayangnya, langkah penyelamatan hanya berhenti sebatas rencana. Ketua Forum Danau Nusantara Dr. Luh Kartini menuturkan, sejak tahun 2009 telah membentuk Germadan (Gerakan Penyelamatan Danau). Dalam gerakan itu pun sudah tersusun rencana penyelamatan danau selama lima tahun yaitu sampai 2014. Hanya tidak begitu banyak yang bisa dilakukan, sehingga tahun 2016 dievaluasi, tidak begitu banyak rencana bisa dijalankan. Akhirnya pada 2017, ada gerakan kembali yang disebut Rencana Penyelamatan Danau. ‘’Seharusnya 2018 sudah dilakukan aplikasi, tetapi juga tidak terlalu banyak yang bisa kita lakukan. Danau sudah menjadi tanggung jawab penanganan negara
dan daerah, mengingat Danau Batur ada Kabupaten Bangli, sehingga yang mempunyai tanggung jawab penuh adalah Pemkab Bangli dan juga Gubernur Bali. Di pemerintah pusat juga ada 11 menteri yang juga bertanggung jawab terhadap danau,’’ bebernya, Minggu (9/2) kemarin. Banyak masalah yang terjadi di Danau Batur. Daerah tangkapan air yaitu di bagian atas danau ada hutan konservasi yang banyak dialihfungsikan menjadi tanaman tahunan. Pohon pun telah banyak dirambah oleh masyarakat di sana dijadikan kebun. Di sekitar danau, pertanian juga sangat intensif, tidak mengindahkan konservasi karena tidak membuat terasering untuk pertaniannya. Ditambah semakin banyaknya penebangan pohon. Daerah bebatuan yang tidak ada tanah diisi tanah kemudian ditanami, namun begitu hujan, menjadi longsor dan hanyut. Danau Batur juga belum memiliki barier sehingga antara daratan dan danau tidak ada pembatas. Sempadan yang tidak jelas batasnya membuat masyarakat melakukan usaha pertanian
sampai ke danau. Barier tersebut bisa berupa tanaman atau yang lainnya. Tujuannya agar tanah tidak langsung masuk ke danau. Apalagi jenis tanah yang ada di sana adalah lempung berpasir yang mudah hanyut. Pengelolaan sampah hingga kini belum baik. Pengelolaan limbah cair dari permukiman dan akomodasi pariwisata belum dibuatkan IPAL. Keberadaan keramba juga menyumbang kerusakan. Tidak seharusnya di danau dibangun keramba-keramba ikan. ‘’Dalam danau yang terkungkung seperti Danau Batur seharusnya tidak boleh ada keramba, karena menyebabkan kerusakan danau akibat airnya tercemar. Apalagi kemarin air Danau Batur sempat berwarna hijau,’’ imbuhnya. Koordinasi yang kurang antara pemda, pemerintah pusat dan pemprov membuat upayaupaya penyelamatan tidak berjalan mulus. Konsisten dan fokus pengerjaan juga kurang, sehingga penyelamatan danau tak kunjung selesai. Hal. 11 Danu Kerthi
BANJIR bandang yang Meskipun upaya secara membawa lumpur di Songan, niskala sudah dilakukan denKintamani tidak saja meny- gan yadnya utama, namun, isakan kerusakan harta ben- implementasi Danu Kertih da penduduk. Danau Batur dengan pendekatan teknologi sebagai sumber mata air Bali berupa pengerukan sedimen juga terdampak karena pen- dan penataan aliran drainase dangkalan atau sidementasi di sekitar Danau Batur juga akan semakin parah. Selama perlu dilakukan. ‘’Salah saini, salah satu persoalan besar tunya dengan membuat banyang dihadapi danau-danau gunan penghalang lumpur di di Bali termasuk Danau Ba- sepanjang pinggiran danau,’’ tur adalah sedimentasi. Jika kata Dharma Putra. tak ditanggulangi, kemamHal. 11 puan danau menyediakan Mudah air yang cukup akan semakin Longsor berkurang. Menurut Ketua Pusat Studi Pembangunan Berkelanjutan Unud Dr. Ketut Gede Dharma Putra, M.Sc., terjadinya banjir bandang di Songan, Kintamani, Bangli menyebabkan sidementasi Danau Batur semakin hebat. Oleh karena itu harus ada upaya-upaya yang dilakukan agar tidak mengganggu biota Ketut Gede Dharma Putra dalam danau.
Kinerja Sektor Keuangan Bali Nusa Tenggara Membaik
OJK Fokus Lima Area Kebijakan dan Inisiatif di Tahun 2020
Harian Bisnis Bali Fokus OJK Tahun 2020 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara menyatakan kinerja sektor jasa keuangan selama 2019 di Bali dan Nusa Tenggara membaik. Apa targetnya pada 2020 ini? www.bisnisbali.com
Harian DENPOST Pilot dan Awak Kabin Dilarang Turun Bandara Ngurah Rai melepas penerbangan pesawat penjemput WN Tiongkok yang masih tersisa di Bali. Dalam kesempatan itu, pilot dan awak kabin dilarang turun di bandara. www.denpostnews.com
Tak Cukup Cara ’’Niskala’’
BERSAMA - Foto bersama OJK dengan Pemda dan DPR dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) Bali dan Nusa Tenggara 2020 pada Jumat (7/2) di BNDCC, Nusa Dua.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara menyatakan kinerja sektor jasa keuangan selama 2019 di Bali dan Nusa Tenggara membaik seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang positif di tiga provinsi yaitu Bali, NTB dan NTT. Demikian disampaikan Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara Elyanus Pongsoda dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) Bali dan Nusa Tenggara 2020 pada Jumat (7/2) di BNDCC, Nusa Dua. PTIJK Bali dan Nusa Tenggara 2020 yang mengangkat tema ‘’Ekosistem Keuangan Berdaya Saing Tinggi untuk Pertumbuhan Berkualitas’’ dihadiri Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nurhaida serta Wakil
Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati. Hadir pula anggota Komisi XI DPR-RI I Gusti Agung Rai Wirajaya, S.E., M.M. dan Dra. Hj. Wartiah, M.Pd., Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kepala OJK Regional VIII Bali Nusa Tenggara Elyanus Pongsoda menjelaskan, selama tahun 2019, industri perbankan mengalami pertumbuhan yaitu total aset di Bali sebesar Rp 147,73 triliun, tumbuh 6,32 persen, NTB sebesar Rp 55,13 triliun, tumbuh 12,46 persen, dan NTT sebesar Rp 43,19 triliun, tumbuh 15,75 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan aset perbankan nasional yang tumbuh 6,19 persen. Hal. 11 Lebih Tinggi
Senin Umanis, 10 Februari 2020
Dukung Pelestarian Lingkungan Terintegrasi dan Berkelanjutan
Rai Mantra-Jaya Negara Tanam Pohon Tabebuya di Banjar Tegeh Sari Bali Post/kmb37
KOMITMEN - Kejaksaan Negeri Denpasar berkomitmen mewujudkan Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih Melayani.
Kejaksaan Gemakan Pelayanan Tanpa Korupsi Denpasar (Bali Post) Kejaksaan Negeri Denpasar berkomitmen mewujudkan Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain melakukan kegiatan rutin dalam hal penuntutan dan juga pencegahan tindak pidana korupsi, kejaksaan juga kerap membantu pelaku narkoba yang membutuhkan pelayanan medis. “Ini sudah komitmen kejaksaan untuk memberikan pelayanan yang baik pada masyarakat. Yang korupsi silakan mundur,” ucap Kasi Intel Kejari Denpasar IGN Ary Kesuma bersama Kasipidum Kejari Denpasar, Wayan Eka Widanta, Minggu (9/2) kemarin. Salah satu yang saat ini dilakukan Kejaksaan adalah
merawat tahanan narkoba berinisial Dy yang sesak napas di Rumah Sakit Sanglah. “Terdakwa berhak mendapatkan perawatan kesehatan. Karena ada terdakwa kasus narkotika sakit, kita harus berikan pelayanan maksimal,” sambung Kasipidum Eka Widanta. Dikatakan, beberapa waktu lalu, ada tahanan meninggal dunia. Dari urusan ambulans, hingga biaya administrasi, pihak kejaksaan yang menanggung, apalagi tahanan itu status sosialnya kurang mampu. Sementara itu, puluhan jaksa Kejari Denpasar bertekad mewujudkan Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Mereka semangat memberikan palayanan yang baik tanpa ada korupsi. (kmb37)
SEBAGAI upaya untuk menjaga keseimbangan lingkungan serta menyambut HUT ke-232 Kota Denpasar, Banjar Tegeh Sari, Kelurahan Tonja turut menggelar bakti sosial penanaman pohon, perompesan dan penggelontoran got di lingkungan sekitar, Minggu (9/2) kemarin. Kegiatan yang juga dirangkaikan dengan diskusi bersama masyarakat ini dihadiri langsung Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara. Tampak pula Pimpinan OPD, Kelurahan Tonja serta masyarakat Banjar Tegeh Sari. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Rai Mantra dan Wakil Wali Kota Jaya Negara turut melaksanakan penanaman pohon tabebuya serta meninjau mesin pencacah sampah organik dan pressting sampah plastik Bank Sampah Tegeh Sari Lestari bantuan dari Kementerian KLH RI.
Dengan kehadiran Gek Diva dalam memberikan pelatihan kepada para guru TK, diharapkan dapat menjadi semangat dan motivasi bagi ibu-ibu bahwa anak zaman now tidak cukup hanya berbekal pengetahuan akademik namun juga harus memiliki keahlian. Pembicara lain dalam workshop tersebut, Dr. dr. Anak Ayu Sri Wahyuni, Sp.KJ., ahli kedokteran jiwa/psikiater, mengatakan membangun keluarga yang sehat mental harus dimulai dari komunikasi. Jadi kunci dalam membangun keluarga yang sehat mental adalah komunikasi, yang baik antara anggota keluarga. Dengan komunikasi yang baik, akan saling memahami dan mengerti satu sama lain. Ketua PKG Denpasar Selatan Ketut Anggraeni, S.Pd. mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan LKP Agung melaksanakan workshop tata rias ini karena saya ingin para guru setidaknya bisa merias diri sendiri sesuai dengan profesinya sebagai guru. Ketua WHDI Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengatakan dalam rangka HUT ke-32, WHDI bekerja sama dengan LKP Agung melibatkan guru-guru PAUD Denpasar Selatan melaksanakan sosialisasi tentang sanggul dan busana adat Bali. “Ini sesuai dengan visi WHDI, yaitu membangun keluarga yang sukinah bawantu, yaitu keluarga yang bahagia dan sejahtera diharapkan nanti melahirkan anak yang suputra. Guru PAUD ini adalah bagian dari catur guru, kami harapkan dari tangan mereka lahirlah anak-anak yang suputra, mereka harus meningkatkan kualitas dirinya baik melalui pendidikan formal dan nonformal,” tuturnya. (kmb)
Bali Post/kmb
TATA RIAS - Workshop Tata Rias untuk Diri Sendiri, Busana Adat Bali, Pusung Tagel dan Tengkuluk Lelunakan.
Topik : selamatkan danau batur
komitmen besar dalam bidang lingkungan. Hal ini didasari kesadaran untuk mencari solusi bersama, terutama penanganan sampah di Kota Denpasar. Di lingkungan Banjar Tegeh Sari sendiri beragam upaya jangka panjang telah dilaksanakan. Mulai dari mencanangkan Bank Sampah yang terintegrasi dengan Inovasi Si-Darling, Aksi World Clean Up, Pasraman Hijau, Program Pendampingan Eco School, Eco Banjar dan Eco Tample. Secara khusus untuk menyambut HUT ke-232 Kota Denpasar turut dilaksanakan kegiatan berbasis lingkungan yang dikemas dalam penanaman pohon, perompesan dan penggelontoran got. Pada kegiatan ini sedikitnya 35 pohon tabebya ditanam untuk mendukung penghijauan di lingkungan Banjar Tegeh Sari. Sehingga ke depannya lingkungan sekitar dapat asri dan rindang serta indah dengan tanaman bunga yang nantinya
tumbuh. “Tentu kami berharap program ini dapat terlaksana secara berkelanjutan untuk mendukung kelestarian lingkungan serta menjadi solusi atas permasalahan prioritas
perkotaan, yakni penanganan sampah yang terintegrasi dan meminimalisasi sampah masuk TPA dengan pengolahan dan penanganan yang maksimal dari hulu,” paparnya. (ad233)
BAKTI SOSIAL – Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara saat melaksanakan bakti sosial penanaman pohon, perompesan dan penggelontoran got, Minggu (9/2) kemarin.
Hanya 1,6 Persen, Peserta JKN Mandiri Turun Kelas Denpasar (Bali Post) -
Pemerintah menaikkan tarif premi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) per 1 Januari 2020. Dengan adanya kenaikan premi ini diprediksi banyak peserta JKN mandiri khususnya kelas I dan kelas II akan turun kelas. Namun berdasarkan data hingga 23 Januari 2020, di wilayah Bali Nusra (NTT dan NTB) tidak banyak peserta JKN mandiri yang turun kelas. Hanya sekitar 1,6 persen. Hal ini dipaparkan Deputi BPJS Kesehatan Wilayah Bali, NTT dan NTB dr. Fachrurrazi, M.M., AAK., di ruang kerjanya, Jumat (7/2).
Tata Rias untuk Diri Sendiri Denpasar (Bali Post) Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Agung menggelar Workshop Tata Rias untuk Diri Sendiri, Busana Adat Bali, Pusung Tagel dan Tengkuluk Lelunakan, Minggu (9/2) kemarin di Gedung Pers Bali Ketut Nadha Denpasar. Kegiatan ini digelar serangkaian HUT WHDI dan Porseni PAUD Denpasar Selatan 2020. Pimpinan LKP Agung Dr. Dra. Anak Agung Ayu Ketut Agung, M.M. didampingi sang putri, A.A. Sagung Diva Wastuningtyas, memberikan pelatihan tata rias untuk diri sendiri. Anak Agung Ayu Ketut Agung mengatakan sebagai pensiunan pengawas TK/SD di Kota Denpasar, pihaknya ingin memberikan sumbangsih dalam Porseni PAUD Denpasar Selatan 2020. “Kebetulan saya menguasai di bidang ini. Jadi ini yang bisa saya bantu untuk temanteman, supaya bisa disebarluaskan bagaimana memakai kamben dan berbusana adat Bali yang baik dan benar. Bagaimana batasan-batasan, karena sangat penting untuk diketahui dan dipahami oleh guru-guru kita. Ini sebagai salah satu cara saya untuk ngayah kepada masyarakat Bali,” ujar Pimpinan Tempat Uji Kompetensi (TUK) Agung ini. Sementara itu, A.A. Sagung Diva Wastuningtyas memberikan pelatihan tata rias untuk diri sendiri. Siswi SMA Negeri 1 Denpasar tersebut memang sejak kecil tertarik pada tata rias karena kesehariannya selalu melihat kiprah sang ibu dalam pelestarian budaya Bali khususnya tata rias pengantin Bali, bersama Viva Cosmetics yang dalam setahun melakukan 30 kali road show untuk menyosialisasikan tentang tata rias pengantin Bali yang sesuai dengan pakem.
Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi sebesar-besarnya melihat tingginya partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan. Hal ini tentu harus didukung bersama sebagai wujud pelestarian terintegrasi dan berkelanjutan. “Semua sudah terintegrasi dalam bidang lingkungan di Banjar Tegeh Sari, mulai dari penanaman pohon, pengolahan sampah, serta edukasi tentang lingkungan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Ini harus terus dilaksanakan bersinergi dengan Si-Darling secara berkelanjutan,” paparnya. Sementara itu, Klian Adat Banjar Tegeh Sari Putu Gede Himawan Saputra didampingi Kepala Lingkungan Nyoman Suparta menjelaskan bahwa Banjar Tegeh Sari memiliki
Sejak Desember 2019 hingga 23 Januari tercatat peserta JKN yang turun kelas dari kelas I ke kelas II sebanyak 3.619, kelas I ke kelas III 6.383 dan kelas II ke kelas III sebanyak 11.512.
Menurut data, kepesertaan JKN mandiri Bali Nusra tercatat 1.343.679 orang, terdiri atas peserta kelas I sebanyak 364.953, kelas II 342.409 dan kelas III sebanyak 636.317. ‘’Sejak Desember 2019 hingga 23 Januari tercatat peserta JKN yang turun kelas dari kelas I ke kelas II sebanyak 3.619, kelas I ke kelas III 6.383 dan kelas II ke kelas III sebanyak 11.512,’’ ujarnya. Jika ditotal, jumlah peserta JKN Mandiri Bali Nusra yang turun kelas sebanyak 21.513 atau jika dipersentasekan hanya 1,6 persen. ‘’Jadi jika dilihat secara persentase, perpindahan atau turun kelas ini tidak begitu banyak,’’ ujarnya. Data ini menggambar-
kan jika kebanyakan peserta JKN mandiri tetap berada di kelas tanggungannya atau ada kemungkinan naik kelas. Untuk memudahkan peserta JKN mandiri mengubah status kelas kepesertaannya, lanjut Fachrurrazi, pihak BPJS Kesehatan telah mengeluarkan program praktis dan super praktis. Untuk program super praktis sudah berakhir bulan Januari lalu, dimana peserta yang hendak mengubah kelasnya bisa langsung berlaku keesokan harinya. ‘’Jadi misalkan urus pindah kelas tanggal 20 Januari maka hak dan kewajiban sesuai kelas yang dipilih langsung berlaku keesokan harinya,’’ ujarnya. Sementara untuk program praktis, hak dan kewajiban kelas yang
baru akan berlaku di bulan berikutnya. Program praktis ini akan berlangsung hingga April 2020 mendatang. Jika lewat dari bulan April, menurut Fachrurrazi, peserta yang hendak pindah kelas, statusnya akan berlaku tahun depan. ‘’Jadi jika ada yang ingin pindah kelas, disarankan diurus sebelum bulan April. Sebab lewat dari bulan itu, jika ingin merubah kelas, maka statusnya akan berlaku satu tahun berikutnya,’’ jelas Fachrurrazi. (san)
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965
Perkuat Agen Pemulihan untuk Optimalkan Pascarehabilitasi Narkoba
Denpasar (Bali Post) BNNP Bali menggelar rapat koordinasi (rakor) melibatkan perwakilan dinas kesehatan, dinas sosial, kecamatan, puskesmas, kantor kepala desa dan petugas PBM di Sanur, Jumat (7/2) lalu. Rakor ini bertujuan memperkuat agen pemulihan demi meraih hasil optimal layanan pascarehabilitasi bagi pecandu narkoba. “Rapat koordinasi pascarehabilitasi tersebut mengusung tema pengenalan layanan agen pemulihan atau AP dalam program Intervensi Berbasis Masyarakat atau IBM tahun 2020,” kata Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa saat dikonfirmasi
pada Minggu (9/2) kemarin. Menurut Brigjen Suastawa, IBM merupakan serangkaian aktivitas yang dilakukan masyarakat di
bidang rehabilitasi pengguna narkoba. IBM ini memanfaatkan fasilitas dan potensi masyarakat sejak perencanaan, pelaksanaan
Bali Post/ist
RAKOR - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa menghadiri rakor di Sanur.
hingga pemantauan kegiatan dengan menggunakan pendekatan kearifan lokal. Pada kesempatan tersebut, jenderal bintang satu di pundak ini menekankan mengenai kebijakan yang seimbang dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba (P4GN). “Maksudnya adalah mencegah kejahatan penyalahgunaan narkoba. Memberantas kejahatan peredaran gelap narkoba dan merehabilitasi penyalah guna serta pecandu narkotika,” ucapnya. Untuk program rehabilitasi dan pascarehabilitasi, peran serta masyarakat serta stakeholder dalam P4GN telah diatur dalam undang-
undang, peraturan pemerintah, peraturan daerah dan surat edaran menteri. “Perlu adanya peningkatan kemampuan program intervensi berbasis masyarakat dan agen pemulihan di Provinsi Bali. Pelaksana kegiatan harus mampu mendorong lembaga rehabilitasi yang melaksanakan program rehabilitasi untuk melaksanakan IBM dan memperkuat agen pemulihan. Hal ini adalah bentuk penguatan dan pengawasan di Bidang rehabilitasi,” tutupnya. Narasumber lain yang diundang pada kegiatan tersebut, yaitu Kasi Pascarehabilitasi Ni Nyoman Sukerni dan Kasi Penguatan Lembaga Rehabilitasi Luh Gede Idayanti. (kmb36)
Kedepankan Mitigasi Bencana Minimalkan Dampak Berulang
MASYARAKAT diharapkan mengenali penyebab banjir, memahami tindakan yang harus dilakukan sebelum, pada saat dan setelah terjadi banjir. Dengan demikian masyarakat selalu siap siaga di lingkungan dengan risiko bencana. Hal tersebut menjadi catatan ke depan dalam upaya mitigasi bencana yang berulang terjadi, seperti di kawasan Songan, Bangli. Menurut Kalaksa BPBD Provinsi Bali I Made Rentin, Minggu (9/2) kemarin, banjir bandang yang terjadi di Banjar Hulu Danu Songan, Desa Songan A, Kecamatan Kintamani, Jumat (7/2) akibat perpaduan dari cuaca ekstrem dengan tata ruang lahan yang berubah. Intensitas hujan tinggi di bagian atas bukit dari Banjar Kayu Padi, Desa Belandingan serta Desa Pinggan mengakibatkan banjir bandang dengan membawa lumpur setinggi 1 meter. Menurut Rentin, perubahan tata ruang lahan men-
gakibatkan potensi bencana semakin meningkat. Songan, Bangli adalah daerah perbukitan di kawasan Gunung Batur dengan kawasan permukiman dan perkebunan mengakibatkan menjadi kawasan risiko bencana ditandai dengan frekuensi bencana yang sering terjadi kawasan
Kami menyediakan infografis kejadian di Provinsi Bali bulan Januari 2020 sebagai upaya diseminasi informasi serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat Bali khususnya menghadapi fenomena cuaca
ekstrem.
tersebut. BPBD Provinsi Bali bersama Muspida Bangli, TNI/ Polri, Kementerian PU Bina Marga Jalan Nasional Bali Timur, BPBD Kabupaten Bangli dan instansi terkait lainnya bersama masyarakat, bergotong-royong dibantu alat berat melakukan pembukaan akses jalan Kintamani menuju Pura Hulun Danu Songan dan membersihkan lingkungan rumah warga yang terkena lumpur. “Kami hadir bersama masyarakat Bangli dalam semangat kekeluargaan sebagai bagian tugas kemanusiaan. Mobil ambulans kami siagakan pula sebagai antisipasi masyarakat yang membutuhkan penanganan kegawatdaruratan,” ujarnya. Sementara itu, BMKG memperkirakan bulan Februari 2020, intensitas curah hujan mencapai puncaknya di Bali. Masyarakat Bali diimbau mewaspadai dampak cuaca ekstrem tersebut. “Kami menyediakan in-
Bali Post/ist
SINERGI - BPBD Bali dan Bangli bersinergi menanggulangi banjir bandang di Songan. fografis kejadian di Provinsi Bali bulan Januari 2020 sebagai upaya diseminasi informasi serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat Bali khususnya menghadapi fenomena cuaca ekstrem,” ujar I Made Rentin. Berdasarkan data, di awal tahun 2020, Provinsi Bali mengalami 126 kejadian bencana dengan didominasi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem. Dampak yang ditimbulkan cuaca ekstrem terjadi di seluruh kabupaten/ kota se-Bali berupa pohon tumbang dengan 201 kejadian, tanah longsor 3 kejadian, banjir 31 kejadian dan bangu-
nan roboh 4 kejadian dengan estimasi Rp 650 juta rupiah dan luka ringan sejumlah 10 orang. Di samping bencana hidrometeorologi, menurut Rentin, potensi bencana geologi gunung api pada status siaga tetap harus diwaspadai khususnya di areal 4 km dari puncak. Masyarakat juga hendaknya mewaspai aliran lahar hujan di sekitar aliran-aliran yang berhulu di Gunung Agung. Masyarakat diharapkan selalu siap siaga akan kebencanaan, dan dapat menghubungi BPBD Kabupaten/Kota terdekat. (kmb16)
Senin Umanis, 10 Februari 2020
Wabup Suiasa Hadiri ’’Piodalan’’ di Pura Gunung Payung Kecamatan Kuta Selatan WAKIL Bupati Badung, I Ketut Suiasa, menghadiri rangkaian karya piodalan di Pura Luhur Gunung Payung, Desa Adat Kutuh Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (8/2). Karya yang bertepatan dengan Purnama Sasih Kaulu, Saniscara Pahing Wuku Ukir ini di-puput oleh Ida Pedanda Putu Mas Sidemen saking Geria Taman Sari Sanur. Dalam kesempatan tersebut, Wabup Suiasa melakuPIODALAN - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri rangkaian karya piodalan di Pura Luhur Gunung Payung, Desa Adat Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (8/2).
kan persembahyangan bersama jajaran beserta pamedek desa setempat yang dilanjutkan dengan menyerahkan dana aci sebesar Rp 100 juta kepada Bendesa Adat Kutuh Jro Nyoman Mesir disaksikan masyarakat setempat. Turut juga hadir Kepala Dinas Kebudayaan yang diwakili oleh Kabid Sejarah dan Cagar Budaya I.B. Gd Arjana, sesepuh Desa Adat Kutuh sekalian sebagai Bendesa Adat Kutuh Jro Nyoman Mesir, Camat Kuta Selatan Ketut Gede Artha, Pj. Perbekel Kutuh I Wayan Badra, serta tokoh masyarakat Desa Adat Kutuh. Wabup Suiasa dalam sambutannya mengatakan, berkaitan dengan dilaksanakannya upacara pu-
jawali di Pura Gunung Payung Desa Adat Kutuh sudah berjalan dengan sangat baik. ‘’Kehadiran kami di sini untuk ikut menyaksikan upacara pujawali di sini, maka dari itulah hal yang terpenting, kami semuanya di sini bersama masyarakat Desa Adat Kutuh untuk mendoakan seluruh umat manusia, khususnya Bhuana Agung dan Bhuana Alit agar seimbang dan alam semesta agar menjadi damai,’’ ungkap Wabup Suiasa. Sementara itu, Bendesa Adat Kutuh, Jro Nyoman Mesir, mengatakan upacara yang dilaksanakan di Pura Gunung Payung bertepatan pada Purnamaning Kaulu, Sabtu (8/2), merupakan pujawali Ida Pelingsir di Pura
Gunung Payung. ‘’Untuk itu, upacara ini di ulu menggunakan upacara bebangkit dan di sor menggunakan caru panca sata. Upacara ini dilaksanakan mulai Sabtu (8/2) sampai dengan Selasa (11/2) dilanjutkan dengan upacara panyineban. Upacara ini bertujuan untuk mempersembahkan sraddha bhakti kepada Tuhan yang berstana di sini agar diberikan kemakmuran, kesejahteraan, keselamatan terhadap masyarakat di seluruh umat Hindu. Di samping itu, Bendesa Adat Kutuh juga mengimbau kepada para pamedek agar tidak menggunakan plastik saat melaksanakan persembahyangan di Pura Gunung Payung,’’ tegasnya. (ad246)
Bahas Pemberian Dana Kelurahan di Badung
Made Sunarta Harapkan Bisa Diwujudkan Dalam APBD Perubahan 2020
I Made Sunarta GUNA memberikan ke- nan Sarana dan Prasarana Keadilan penganggaran anta- lurahan dan Pemberdayaan Mara pemerintahan desa dan syarakat di kelurahan, dalam pemerintahan kelurahan di pasal 10 ayat 2 sudah jelas Kabupaten Badung, Dewan menerangkan anggaran untuk Badung terus mendorong pem- daerah kota yang tidak memiliki bentukan aturan daerah agar desa sebagaimana dimaksudkan pemerintahan kelurahan bisa pada ayat (1) huruf a dialokasimendapatkan dana yang sama kan paling sedikit 5 persen dari dengan pemerintahan desa. APBD setelah dikurangi dana Bahkan, aturan tersebut di- alokasi khusus, ditambah Dana harapkan bisa direalisasikan Alokasi Umum (DAU) Tampada APBD Perubahan Tahun bahan yang ditetapkan sesuai 2020, atau paling lambat pada dengan ketentuan peraturan APBD 2021. perundang-undangan. “Di ayat Wakil Ketua II DPRD Ba- 3 juga menyebutkan anggaran dung, Made Sunarta, yang di- untuk daerah kabupaten yang hubungi Minggu (9/2) kemarin memiliki kelurahan dan kota mengungkapkan, sesuai dengan yang memiliki desa sebagaimaPermendagri 130 Tahun 2018 na dimaksud pada ayat (1) huruf tentang Kegiatan Pembangu- b dialokasikan paling sedikit
sebesar dana desa terendah yang diterima oleh desa di kabupaten/kota, ditambah DAU Tambahan yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Hal ini sangat jelas aturannya kelurahan mendapatkan dana dari APBD sehingga Kabupaten Badung bisa melakukan penganggaran untuk kelurahan,” ujarnya. Lebih lanjut koordinator anggaran DPRD Badung ini juga mengatakan, di Badung ada 16 kelurahan dan anggarannya sangat timpang dengan desa. “Dengan adanya aturan daerah yang nantinya memayungi dana kelurahan ini, maka kelurahan yang ada di Badung bisa membuat program seperti di pemerintahan desa. Namun untuk pembagian dana kelurahan ini tidak mesti sama di 16 kelurahan, tetapi melihat sejumlah aspek juga sama seperti pemberian dana desa,” paparnya sembari menambahkan, pemerintah diminta agar membuat perbup serta juklak dan juknis mengenai anggaran kelurahan. Politisi Demokrat ini juga mengatakan, dengan adanya kucuran dana kelurahan ini, program-program kelurahan akan maksimal. “Kerusakan infrastruktur yang ada di kelurahan seperti jalan lingkungan maupun lainnya bisa segera ditangani dari dana tersebut,” ungkapnya. (ad249)
Hukum
Pascadilaporkan Terduga Pecandu Narkoba
Mental Relawan ’’Ngedrop’’, Aparat Diminta Berikan Jaminan Hukum
KETERANGAN PERS - Ketua Forum Kadus Ketut Budiarta didampingi Kadus Banjar Kajeng I Wayan Sugita, Kelian Banjar Dukuh Tangkas Wayan Wardana dan Pendiri Yayasan Bali Samsara Made Belgi saat memberikan keterangan pers. KEPALA BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H., Selasa, 19 November 2019 lalu, telah mengukuhkan 94 relawan antinarkoba dari 17 banjar di Pemogan, Denpasar Selatan. Sebelumnya, Deputi Bidang Rehabilitasi BNN RI menjadikan Desa Pemogan sebagai pilot project Intervensi Berbasis Masyarkat (IBM), yang sudah diresmikan oleh Kepala BNN RI Komjen Drs. Heru Winarko, S.H. pada tanggal 15 Mei 2019 di Lingkungan Banjar Dukuh Tangkas, Desa Pemogan, Denpasar Selatan, guna menjadikan desa yang bersinar, yakni bersih narkoba, menuju Indonesia Emas. Pascadikukuhkannya relawan itu, banyak bandar atau kurir yang melakukan penempelan tertangkap oleh relawan. Sehingga transaksi narkoba di wilayah yang disebut zona merah itu turun hingga 50%. Namun, hati relawan itu kini semakin ngedrop dan merasa waswas pascadilaporkan kasus dugaan pemerasan, penyekapan hingga membuat perasaan tidak enak, walau semua itu sudah terbantahkan. ‘’Yang membuat kami trauma, sampai ada relawan yang sempat
ditahan,’’ ujar salah seorang relawan antinarkoba di Pemogan Denpasar Selatan, Minggu (9/2) kemarin. Ngedrop dan rasa ketakutan relawan antinarkoba dibenarkan oleh pendiri Yayasan Bali Samsara Made Darmayasa atau yang familiar dipanggil Made Belgi. Menurunnya niat kerja relawan juga dibenarkan Ketua Forum Kadus Pemogan Ketut Budiarta alias Pak Tut Jarot yang juga Kadus Banjar Gelogor Carik, bersama Kadus Banjar Kajeng I Wayan Sugita dan diakui Kelian Banjar Dukuh Tangkas, Desa Pemogan Wayan Wardana. ‘’Dengan dilaporkannya relawan dan sempat ditahan, warga kami sedikit mengurangi jiwa kesatria kami untuk memberantas yang namanya narkoba. Masyarakat semakin kurang percaya diri,’’ ujar Budiarta. Kendati demikian, kata pria yang akrab dipanggil Jarot itu, dia akan kembali memberikan semangat pada warganya untuk ikut membantu polisi dan BNN dalam hal pemberantasan narkoba di Pemogan. ‘’Murni warga kami ngayah, walau tahu ada risiko yang akan di-
hadapi,’’ jelasnya. Harapannya, tidak ada lagi terjadi kasus relawan yang dipolisikan, tidak ada relawan ditahan. ‘’Jujur dengan adanya Yayasan Bali Samsara dan relawan antinarkoba, di Pemogan jauh berkurang peredaran narkoba itu. Pecandu, pemakai, pengedar berkurang hingga 4550 %,’’ sambungnya. Namun dengan adanya peristiwa beberapa waktu lalu (pelaporan relawan oleh pecandu), kepercayaan masyarakat jadi menurun. Ke depannya diharapkan ada koordinasi antarpetugas, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman. ‘’Pemaksaan maupun penyekapan itu saya yakin tidak ada,’’ tegasnya. Oleh karena itu, walau bekerja sosial, pihak relawan minta perlindungan hukum, demi bangsa, negara, dan Pemogan bebas dan bersih dari narkoba. Ke l i a n B a nja r Dukuh Tangkas, Desa Pemogan Wayan Wardana menambahkan, yang sangat disayangkan, sebelum peristiwa pelaporan relawan oleh terduga pecandu narkoba, semangat relawan berapi-api. ‘’Namun pascakejadian kemarin, semangatnya ngedrop, down,’’ sambungnya. Sementara itu, Kelian Dusun Banjar Kajeng I Wayan Sugita menambahkan, banyak masyarakat yang menanyakan peristiwa itu. Bahkan, awalnya ada yang mempunyai tanggapan negatif atas peristiwa itu. ‘’Setelah saya konfirmasi ke Kelian Dukuh, Yayasan Samsara disebut memeras, ada relawan yang meminta mundur. Ternyata itu tidak benar. Saya semangati relawan, jangan mundur. Tetap ngayah demi Pemogan ini bersih dari narkoba,’’ ujarnya. Untuk memulihkan kepercayaan relawan, BNN diminta turun memberikan semangat, menguatkan kembali keyakinan masyarakat untuk memberantas yang namanya narkoba. (ad247)
PEMERIKSAAN - Suasana pemeriksaan ratusan babi yang akan dipotong pada Penampahan Galungan di Desa Ayunan, Minggu (9/2) kemarin.
Ratusan Babi Siap Potong Diperiksa Petugas Mangupura (Bali Post) –
Merebaknya penyakit yang menyebabkan ratusan babi di Bali mati mendadak membuat kelimpungan para peternak dan masyarakat menjadi waswas serta takut mengonsumsi daging babi. Untuk memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung menjelang hari raya Galungan ini menyiapkan ratusan petugas yang akan diterjunkan ke masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan keamanan daging babi. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, I Wayan Wijana, mengungkapkan hal itu usai melakukan pemeriksaan ratusan babi yang akan dipotong pada Penampahan Galungan di Desa Ayunan, Kecamatan Abiansemal, Minggu (9/2) kemarin.
Menurut Wijana, petugas yang akan diterjunkan langsung ke tempat-tempat pemotongan babi di masing-masing desa/kelurahan terdiri dari penyuluh, puskeswan dan dokter hewan bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Hewan Unud. Mereka akan memberikan edukasi kepada masyarakat sehari sebelum dan saat Penampahan.
Mantan Kabag Organisasi ini mengatakan, sejak merebaknya penyakit yang diduga disebabkan oleh sejenis virus ini pihaknya bersama Gabungan Usaha Peternak Babi Indonesia (GUPBI) Bali sangat gencar memberikan edukasi kepada masyarakat tentang penyakit babi yang tergolong baru serta cara-cara untuk mencegah penyebaran-
nya. Pihaknya juga memberi pemahaman kepada masyarakat bahwa penyakit ini tidak menular kepada manusia dan daging yang berasal dari babi yang sehat dan diolah dengan baik sangat aman dikonsumsi masyarakat. Di rumah salah satu peternak babi di Desa Ayunan, I Wayan Subandra, petugas kesehatan hewan dari UPT
Kecamatan Abiansemal dan Kabupaten Badung mengecek secara seksama kesehatan babi yang akan dipotong. Mulai masuk kandang, petugas telah memakai perlengkapan sesuai SOP dan disemprot desinfektan. Pemeriksaan sebelum dipotong (amtemortem) dilakukan kepada 35 ekor babi untuk tahap awal dari 130 ekor yang rencananya dipotong. Hasil pemeriksaan semua babi dalam kondisi sehat dan layak dipotong. Setelah itu akan dilanjutkan pemeriksaan pasca dipotong (postmortem) guna memastikan kondisi daging aman dikonsumsi. “Upaya ini kami lakukan guna menjamin masyarakat mendapat daging babi yang aman, sehat dan utuh,” ujarnya.(kmb23)
Senin Umanis, 10 Februari 2020 Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Menduniakan Arak TATA kelola minuman fermentasi dan/atau destilasi khas Bali kini telah diatur melalui peraturan gubernur (pergub). Banyak yang menyambut baik pergub yang pertama diluncurkan pada tahun 2020. Mereka menilai Gubernur Koster mangambil langkah berani. Berani berbeda dengan aturan yang selama ini dianggap ‘’keramat’’. Sebab regulasi ini sebelumnya tidak mungkin dibuat karena dalam Perpres No.39 Tahun 2014, minuman khas Bali ini masuk dalam daftar negatif investasi. Namun di sisi lain Bali dibanjiri berjuta-juta liter minuman beralkohol dari luar negeri untuk dikonsumsi oleh wisatawan asing yang datang ke Bali. Itu rupanya yang menjadi landasan berpikir para pengambil keputusan di Bali. Mereka merasa tak adil memperlakukan para perajin arak yang semestinya diberdayakan bahkan seharusnya menjadi tuan di Bali. Selain mengangkat budaya Bali, pelegalan arak juga berdampak secara ekonomi. Para perajin arak akan bisa bernapas lega. Selain tercipta pasar secara jelas juga tidak lagi kucing-kucingan dengan aparat kepolisian. Sebab, jika dikelola dengan baik akan memberikan benefit yang luar biasa. Seperti dikatakan Koster; dengan pergub ini, kita bisa melakukan tata kelola untuk mengatur produk khas Bali dari hulu sampai hilir. Saya kira ini satu produk baru sebagai basis ekonomi kerakyatan sesuai dengan kearifan lokal yang sejalan dengan visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Terbitnya pergub arak ini akan memberi peluang yang sangat besar akan terciptanya lapangan pekerjaan. Utamanya di pedesaan. Artinya akan semakin banyak tumbuh perajin arak. Dengan demikian semakin banyak tercipta lapangan pekerjaan. Tinggal bagaimana pemerintah mengatur, sehingga tata kelolanya semakin baik. Baik menyangkut produksi maupun pemasarannya, sehingga produk arak mempunyai daya saing global. Untuk mewujudkan hal tersebut, tentu tidak cukup hanya keluarnya pergub, dorongan dan dukungan para pelaku pariwisata sangat penting dan dominan. Merekalah yang sekarang bertugas untuk menjadikan arak mendunia. Caranya, memperkenalkan minuman khas Bali itu kepada tamu yang menginap di hotelnya. Apalagi arak bisa dijadikan sebagai welcome drink sebagaimana harapan Gubernur Koster. Tentu dampaknya akan sangat masif. Selain itu, perajin juga harus mampu menjaga kualitas produknya dan berkelanjutan. Tentu ini bukan hal mudah. Pemerintah harus mengambil peran dalam hal ini. Salah satunya mengoordinasikan mereka dalam bentuk kelompok. Mengedukasi mereka untuk membuat produk yang baik dan higienis. Selain itu, pemerintah juga mesti merencanakan membuat pabrikasi yang bisa menstandarkan kualitas serta rasa arak Bali. Dengan demikian akan menjadikan arak Bali punya standar tunggal yang bisa diterima pasar secara luas.
POJOK Selamatkan Danau Batur dari kerusakan. - Yang ini harus segera. *** Banyak WNA di Buleleng langgar izin tinggal.
Tinjau Ulang Penanganan Gepeng KEBERADAAN gepeng seakan tak pernah ada habisnya. Meski penertiban rutin dilakukan, mereka masih saja nekat beraksi. Belum ada efek jera mengingat gepeng yang terciduk didominasi wajah lama. Hasil mengemis yang tergolong besar jadi alasannya. Bayangkan, per hari satu orang gepeng bisa mengumpulkan Rp 300 ribu alias Rp 9 juta per bulan. Ini jauh lebih besar dari UMK seluruh kabupaten/kota di Bali. Reaksi netizen atas pemberitaan mengenai penghasilan gepeng yang fantastis tersebut cukup beragam. Di akun Facebook @balipost, ada beberapa netizen menyatakan hendak beralih profesi jadi gepeng karena penghasilan menggiurkan. Tetapi tentu saja itu sekadar lelucon sindiran. Netizen tetap berharap masalah gepeng segera dituntaskan. Persoalan ini sudah sangat meresahkan, apalagi di dalamnya anak-anak bahkan bayi dilibatkan. Metode penanganan gepeng perlu ditinjau ulang karena terbukti kurang efektif. Pengawasan, pembinaan dan penindakan mesti terpadu melalui kerja sama antardaerah. Publik juga diharapkan tidak mudah memberikan sesuatu kepada gepeng. Kalaupun ingin berderma, gunakan saluran yang tepat atau pola yang lebih memberikan manfaat. Berikut beberapa komentar netizen. Gede Sova Bali Kalah UMK Badung. Tenaga kontrak di Bali bisa beralih profesi. Made Merta Sariada Ah, jangan dijustifikasi begitu. Dibilang enak dan sebagainya. Dia itu tidak berkehendak jadi gepeng dengan mengorbankan harga diri dan martabatnya. Kalau ada yang berpendapat enaknya jadi gepeng, saya undang saudara, mau enggak jadi gepeng? Saya setiap hari kasih Rp 5 ribu. Karena gepeng juga belum tentu dikasih segitu, paling juga seribu. I Dewa Made Suweker Walau bagaimanapun, masih lebih baik tangan di atas (memberi) daripada di bawah menengadah (meminta-minta).
Roi Setiawan Harga diri. Tapi menurut dia benar, sahsah saja. Berani berbuat berani diciduk. Ada risiko yang harus ditanggung. Rosa Rosalina Akan banyak yang beralih profesi jadi gepeng kalau seperti ini. Miris lihat pendapatannya kalah saing. Gede Adi Sutrisna Kitanya yang harus bisa berderma. Mana yang patut kita berikan bantuan, mana yang tidak. Tony Partha Koruptor semenit dapat sekian M.
Tarois Lebih baik memberi daripada meminta. Dewa Ariawan Lebih kaya gepeng daripada kita. Mardita Ho Q Celluler Rp 9 juta sebulan tanpa libur. Sulistiawan Made Gepeng lebih makmur. 300 x 30 = Rp 9.000.000/bulan. KPR dan kredit mobil. Profesi yang menggiurkan. Kadek Arisa Semalam aku tumben pergi ke senggol bb sama teman. 7 tahun tidak pernah ke sana padahal rumah dekat. Di
sana aku lihat banyak anak-anak minta-minta dan ada ibu-ibu yang mengawasi. Yang aku lihat sambil nungguin anak main odong-odong, anehnya anaknya itu seperti maaf, tingkahnya liar. Lalu, ada 2 anak diawasi sama ibu-ibu sedang hamil. Biasanya aku sangat iba memberi gepeng, tapi tumben semalam aku tidak ingin memberi karena aku benar-benar tumben melihat orang ngemis seperti itu. Tapi biasanya kalau orang tua ke rumah saya, saya selalu memberi, kadang uang kadang makanan. Tut FicKar Saya sudah kerja keras tidak dapat sehari Rp 100 ribu. Ary Sulastika Tangkap yang bawa balita. Surya Dharma Pantas banyak peminatnya.
Pendidikan
SMP Dwijendra Denpasar Diserbu 2.200 Siswa Kelas VI SD Ikuti ’’Tryout’’ Siap Ujian Akhir SMP Dwijendra di Jalan Kamboja Denpasar, Minggu (9/2) kemarin diserbu 2.200 siswa kelas VI SD se-Kota Denpasar. Mereka diantar langsung oleh guru dan para orangtuanya guna mengikuti tryout ‘’Siap Ujian Akhir SD 2020’’. Tercatat 2.200 siswa dari 100 SD di Kota Denpasar mengikuti tryout selama tiga jam di sekolah ini. Jumlah ini terus bertambah menjelang ujian dimulai karena banyak orangtua datang dengan anaknya namun belum mendaftar. Hal itu tetap dilayani Kepala SMP Dwijendra Denpasar Dra. Ni Wayan Nadi Supartini, M.Pd. bersama wakasek dengan penuh kekeluargaan. Sebab, kata Nadi Supartini, tujuan tryout ini yakni ikut mempersiapkan siswa SD menghadapi Ujian Akhir serta mencerdaskan anak bangsa. ‘’Kami di SMP Dwijendra tak pernah berpikir sempit, semua siswa yang datang kami layani dengan baik toh mereka anak bangsa,’’ tegasnya. Sekalipun mengeluarkan dana banyak, Kasek yang dikenal akrab dengan siswa ini justru bangga ajang tryout ini membeludak. Dia menyiapkan 54 ruang belajar untuk tryout bahkan peserta terbaik disiapkan hadiah utama sepeda gunung.
Dikatakannya, program tryout Ujian Akhir bagi siswa SD rutin digelar SMP Dwijendra ikut berkontribusi dalam mempersiapkan siswa SD menghadapi ujian di SD untuk tiga mata pelajaran yakni Matematika, IPA dan Bahasa Indonesia. Makanya dalam tryout kemarin siswa dihadapkan pada suasana ujian sebenarnya termasuk kualitas soal yang berbasis komputer. Kedua, untuk mengevaluasi hasil belajar dan memberi input bagi sekolah untuk mengatasi kelemahan siswa. Selain itu penting untuk melatih mental siswa, beradaptasi dengan kondisi ujian sebenarnya. Dengan demikian siswa mendapat pengalaman berharga dari tryout ini. Yang penting lagi adalah SMP Dwijendra memperkenalkan fasilitas sekolah seperti meja kaca, karena SMP Dwijendra biasa menggelar ulangan berbasis komputer. Sedangkan soal-soalnya dibuat oleh guru SMP Dwijendra dan guru GO. Selain itu, dia ingin memperkenalkan suasana SMP Dwijendra yang nyaman dan menyejukkan dengan predikat Sekolah Ramah Anak tingkat Nasional satu-satunya di Bali. Ini artinya SMP Dwijendra adalah sekolah yang paling baik untuk pertumbuhan dan
perkembangan anak usia sekolah. Kepala SMP Dwijendra Dra. Ni Wayan Nadi Supartini, M.Pd. didampingi Wakasek I Made Yoga Mahendra Andika, S.Pd., M.Pd., I Made Ari Merthayasa, S.Pd., M.Pd. dan Ida Bagus Putra Arsana, S.Pd. menjelaskan, pada PPDB tahun ini, SMP Dwijendra Denpasar yang mengedepankan disiplin dan berbasis Hindu akan menerima 450 siswa baru. PPDB SMP Dwijendra dimulai akhir Februari ini hingga Juli mendatang. Hal ini sengaja dibatasi untuk menjaga mutu serta menerapkan lima hari jam belajar yakni full day school karena semua siswa masuk pagi. Mulai tahun ini SMP Dwijendra menggelar UNBK. Para juara diberikan hadiah langsung ke sekolah dan diumumkan lewat website dan FB SMP Dwijendra. Yang menarik selama siswa mengerjakan USBN, orangtuanya mendapat informasi soal memaksimalkan potensi anak, menyiapkan mental, fisik, gizi dan kesehatan anak menghadapi USBN dan ujian akhir sekolah. Dengan demikian siswa peserta tryout bisa meraih nilai ujian tinggi dan diterima di sekolah favorit. Dia juga memaparkan selama ini SMP Dwijendra selain dikenal
unggul dalam akademis dan nonakademis juga terkenal dengan pendidikan karakter, budaya dan seninya. Kini siswa diberikan program budaya. Juara I diraih I Dewa Gede
Agung Saty (SD Saraswati 5), juara II oleh I Wayan Wahyu Amerta (SD Saraswati 4) dan juara III oleh Ni Kadek Belinda juga dari SD Saraswati Denpasar. (ad235)
didate As The Estafet To Save The Country Revenue’’. Olimpiade dibuka oleh Wakil Rektor III Unhi Denpasar Dr. Ir. I Wayan Muka, S.T., M.T. bersama Wakil Dekan FEBP Unhi Denpasar I Wayan Sudiana, S.E., M.Si. Ak., CA. dan Kaprodi Akuntansi FEBP Unhi Denpasar Sang Ayu Putu Arie Indraswarawati, S.E., M.Si.Ak., CA. Sebanyak 76 peserta dari 23 SMA dan 53 SMK seBali berkompetisi adu kecerdasan untuk memperebutkan piala dan piagam penghargaan. Ketua Panitia Ni Luh Heppy Monika Santya Dewi mengatakan persiapan lomba Olimpiade Akuntansi dan Pajak ke-10 ini telah dilakukan jauh-jauh hari. Mulai dari mengirim proposal ke SMA dan SMK seluruh Bali agar mereka mempersiapkan siswa/ siswi mereka untuk mengikuti olimpiade yang rutin diselenggarakan tiap tahun. ‘’Tujuan dari olimpiade ini untuk meningkatkan pengetahuan bidang akuntansi dan pajak kepada siswa
maupun sekolah-sekolah, karena dalam dunia kerja pengetahuan tentang akuntansi dan pajak sangat dibutuhkan,’’ ujar mahasiswi semester IV Jurusan Akuntansi FEBP Unhi Denpasar ini. Wakil Rektor III Unhi Denpasar Dr. I Wayan Muka mengatakan Olimpiade Akuntansi dan Pajak tersebut bertujuan memberikan ruang dan kesempatan kepada siswa-siswi SMA dan SMK untuk meningkatkan kemampuan, khususnya di bidang ilmu akuntansi dan pajak. Sebab, kemampuan yang dimiliki oleh siswa akan stagnan apabila tidak diasah dalam sebuah kompetisi yang tingkatannya lebih luas. Apalagi, ilmu akuntansi dan pajak sangat penting dalam kehidupan, terutama dalam mengelola keuangan. Pada kesempatan ini, Wayan Muka mengatakan, peserta yang meraih juara I, II, dan III, apabila nanti melanjutkan studi di Unhi Denpasar akan dibebaskan biaya SPP dari semester I – VIII,
meskipun mengambil jurusan di luar FEBP Unhi Denpasar. Sebab, saat ini Unhi Denpasar telah mengembangkan 18 prodi. Hal ini dilakukan sebagai apresiasi kepada siswa SMA dan SMK yang memiliki prestasi, sehingga mereka bisa melanjutkan pendidikannya tanpa harus dibebankan biaya SPP. Pada Olimpiade Akuntansi dan Pajak ke-10 ini, juara umum kategori SMA diraih oleh SMAN 1 Ubud dan juara umum kategori SMK diraih SMKN 1 Mas Ubud. Sementara juara I, II, dan III kategori SMA diraih Gusti Ayu Desy Raennita (SMAN 1 Ubud), Dewa Gede Putra Mahayana (SMAN 1 Ubud) dan Ni Made Oka Risnawati (SMAN 1 Ubud). Sedangkan juara I, II, dan III kategori SMK diraih oleh Ni Putu Ayu Febi Octanea Desswita (SMKN 1 Mas Ubud), Tjok Istri Putri Prami Saraswati Pemayun (SMK Dwijendra Denpasar) dan Ni Putu Risma Jayanti (SMKN 1 Gianyar). (ad232)
TRYOUT - Kepala SMP Dwijendra Ni Wayan Nadi Supartini berbaur bersama siswa peserta tryout Ujian Akhir di SMP Dwijendra Denpasar.
Jurusan Akuntansi FEBP Unhi Denpasar Gelar Olimpiade Akuntansi dan Pajak Ke-10
- Bagaimana kerja imigrasi? *** Songan kerap dilanda banjir bandang, Bupati Bangli rencanakan bangun tanggul. - Jangan hanya sebatas wacana.
Made Widana Dengan memberi uang ke gepeng apalagi yang masih usia produktif sama juga mengajari mereka malas.
JUARA - Para juara Olimpiade Akuntansi dan Pajak ke-10 didampingi pembina masing-masing berfoto bersama panitia seuasi penyerahan piala dan piagam penghargaan. HIMPUNAN Mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata Universitas Hindu Indonesia (FEBP Unhi) Denpasar menggelar Olimpiade Akuntansi dan
Pajak ke-10 tingkat SMA dan SMK se-Provinsi Bali di Aula Rektorat lantai tiga Kampus Unhi Denpasar, Sabtu (8/2). Olimpiade bertema ‘’Upgrading The Quality Of Accountant Can-
Bali Community - Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita. Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Koordinator Liputan: Nyoman Winata Redaktur Eksekutif: ParwataSekretaris Redaksi: Diah Dewi Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Ngurah Kertanegara, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya, Nyoman Winata, Ketut Winata, Wira Sanjiwani. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati. Jakarta: Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: IB. Wirawan Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Senin Umanis, 10 Februari 2020
CSR HardysPeduli Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik di Kutuh Kelod Samsam Kerambitan Tabanan HARDYSCORP yang didirikan putra Bali Gede Hardy dan Ketut Rukmini Hardy pada 11 Juli 1997, saat ini telah melepaskan seluruh aset unit bisnisnya, guna penyelesaian kewajiban kepada seluruh krediturnya. Walau demikian, HardysCorp tetap melakukan CSR HardysPeduli yang dilaksanakan melalui HardysFoundation untuk mendukung program Pemerintah Provinsi Bali, mewujudkan cita-cita menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali yang terkonsep dalam visi Gubernur Bali Wayan Koster yakni ‘‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Itu merupakan implementasi konsep Tri Hita Karana yang berlandaskan Tri Kaya Parisuda yang juga tercantum dalam 9 Pilar HardysCorp. Melalui CSR HardysPeduli ikut melaksanakan secara nyata program Pemerintah Provinsi Bali, yaitu Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik. Gerakan itu menunjukkan bukti nyata Bali terus berbenah terkait masalah sampah plastik di tengah masifnya pemberitaan media asing yang mencantumkan Bali dalam daftar destinasi wisata yang tidak layak dikunjungi di tahun 2020. CSR HardysPeduli kali ini melaksanakan kegiatan di Lingkungan Kutuh Kelod,
CSR HARDYSPEDULI - Pelaksanaan kegiatan CSR HardysPeduli Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik di Lingkungan Kutuh Kelod, Desa Kutuh, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Sabtu (8/2). Desa Kutuh, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Sabtu (8/2). Kegiatan CSR HardysPeduli ini dihadiri Perbekel Desa Samsam Dewa Made Sukma Medya, S.Sos., Kepala Dusun/Lingkungan Kutuh Kelod Made Artawan, Perwakilan Keluarga HardysCorp, rekanan bisnis, masyarakat setempat dengan mengajak anak-anak karyawan, generasi muda HardysCorp, Hillary Angelina Gardenia Hardy (Hillary Hardy yang saat ini sedang bersekolah di Grade 11 UWC SEA Singapore), Lilly Harmony Hardy, dan Jasmine Lovely Hardy yang saat ini keduanya bersekolah di GMIS Bali, untuk mendapatkan edukasi secara nyata di lapangan. Konsep CSR HardysPeduli
adalah mengutamakan pemberian bantuan dalam bentuk Jnana Yadnya melalui proses edukasi kepada masyarakat. Tidak hanya dilaksanakan di publik area atau kawasan wisata, HardysCorp juga melaksanakan CSR di tempat ibadah. Melalui CSR HardysPeduli diharapkan mampu membangun partisipasi masyarakat terutama generasi muda untuk berperan aktif dalam perlindungan lingkungan hidup dan pentingnya menjaga keseimbangan alam dalam ajaran Tri Hita Karana yang berlandaskan Tri Kaya Parisuda, yaitu ketika kita memberi pelayanan kepada alam semesta, maka alam semesta akan memberi pelayanan terbaiknya kepada kita. (ad234)
Ditetapkan, Harga Babi Rp 26.000/Kg Tabanan (Bali Post) Simpang-siurnya harga babi di pasaran akibat merebaknya isu virus African Swine Fever (ASF) menjadi perhatian kalangan dewan. Apalagi, dalam waktu dekat ini ada hari raya Galungan dan Kuningan, yang semestinya membawa berkah tersendiri bagi para peternak babi. Khusus di Kecamatan Kerambitan, tabel harga babi ditetapkan di level Rp 26 ribu per kilogram. Penetapan patokan harga babi digagas anggota DPRD Tabanan asal Kerambitan, I Ketut Arsana Yasa. Penetapan harga itu disepakati bendesa adat se-Kecamatan Kerambitan, Sabtu (8/2). Dalam acara itu dihadiri dinas terkait. Penetapan patokan harga itu, kata Arsana Yasa, mengacu pada harga jual babi yang berlaku di sejumlah kabupaten/kota di Bali saat ini. Penetapan harga babi di tingkat peternak Rp 26 ribu per kilogram. Hal itu dilihat dari biaya produksi yang ditanggung peternak. Dengan harga segitu peternak untungnya tipis. Sebab kondisi normal harga babi berada di
level Rp 27 ribu – Rp 28 ribu per kg. “Di Kabupaten Badung dan Jembrana ada di level Rp 26 ribu per kg, sehingga harga ini kami tetapkan juga untuk di Kerambitan menjelang Galungan dan Kuningan,” terangnya, Minggu (9/2) kemarin. Dengan adanya tabel harga babi ini, tentu saja dapat mencegah kesimpangsiuran info mengenai harga babi di tengah merebaknya kasus babi mati mendadak yang sampai saat ini belum diketahui pasti penyebabnya. Peternak merugi lantaran muncul kekhawatiran sejumlah masyarakat mengonsumsi daging babi sehingga terjadi penurunan permintaan daging babi. Di satu sisi sejumlah peternak takut jikalau babi mereka mati mendadak. Mau tidak mau mereka menjual babi lebih cepat. Namun akhirnya membuat harga babi di pasaran jadi turun. Tidak aneh dalam kondisi sehat ada peternak yang menjual babi di bawah Rp 20 ribu per kg. Selain menetapkan tabel harga babi jelang Galungan dan Kuningan di Kecamatan Kerambitan, pada momen itu
juga diisi sosialisasi pencegahan virus maupun penyakit babi oleh Dinas Pertanian Tabanan. Juga santap siang babi guling dengan harapan agar para bendesa adat se-Kecamatan Kerambitan itu nantinya meneruskan informasi yang benar terkait kesimpangsiuran penyebab kematian babi secara mendadak yang faktanya telah terjadi di sejumlah daerah itu. “Kami ingin masyarakat tidak ragu lagi mengonsumsi daging babi, khususnya menjelang Galungan dan Kuningan nanti,” tegasnya. Bendesa Adat Tista, Kerambitan I Made Kertia, S.T. menyambut baik adanya penetapan tabel harga babi untuk hari raya Galungan yang ditetapkan Rp 26 ribu per kilogram itu. Dari penetapan itu akan disosialisasikan di desa. Khusus desa Adat Tista, dari harga standar yang ditetapkan itu akan dikenakan tambahan biaya Rp 1.000 untuk pembeli. “Tambahan biaya ini istilahnya pinjam tempat bagi si pembeli. Sebab, pembeli biasanya meminjam tempat untuk melakukan proses pemotongan di lokasi,” terangnya. (kmb28)
Wisatawan Menurun Akibat Kasus Corona
Dibahas, Upaya Tingkatkan Kunjungan Wisdom
Tabanan (Bali Post) Upaya meningkatkan target PAD di Kabupaten Tabanan khususnya dari sektor pariwisata menjadi tantangan berat akibat imbas isu wabah virus Corona itu. Kurang lebih sepekan, tingkat kunjungan wisatawan ke sejumlah DTW juga terdampak terjadi penurunan, khususnya untuk wisatawan mancanegara. Apalagi wisatawan Tiongkok selama ini dominan berkunjung ke Bali. Hal itu menjadi perhatian kalangan dewan, khususnya Komisi II DPRD Tabanan yang salah satunya membidangi bidang pariwisata. Ketua Komisi II DPRD Tabanan, I Wayan Lara, mengatakan untuk bisa mengatasi menurunnya tingkat kunjungan wisman dari luar negeri, dinas terkait, yakni dinas pariwisata disarankan menggenjot tingkat kunjungan pariwisata dalam negeri (wisdom). Karena itu pihaknya segera melakukan koordinasi, baik dengan dinas pariwisata maupun para pelaku pariwisata. Koordinasi itu untuk mencari solusi atau langkah-langkah efektif apa yang harus dilakukan agar bisa meningkatkan tingkat kunjungan wisata domestik (lokal) itu. “Munculnya kasus itu tentu tidak bisa diprediksi kapan datangnya karena sifatnya musibah. Memang dari laporan yang kami terima, banyak wisatawan asing yang cancel berkunjung ke Bali. Tidak pelak hal itu juga berimplikasi di objek wisata di Tabanan,” terangnya, Minggu (9/2) kemarin. Agar kunjungan wisatawan meningkat, sangat efektif menarik wisatawan domestik (lokal). Namun,
WISMAN - Suasana kunjungan di salah satu objek wisata di Kabupaten Tabanan, diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan domestik pasca-adanya penurunan kunjungan wisman khususnya Tiongkok. kata Wayan Lara tentunya diperlukan inovasi atau terobosan promosi yang diharapkan mampu menarik perhatian wisatawan lebih banyak lagi, sehingga mereka mau datang bertamasya ke objek wisata di Bali maupun di Tabanan. “Tentunya yang bisa diharapkan untuk bisa menutupi penurunan tingkat kunjungan tamu mancanegara khususnya Tiongkok ini, minimal kunjungan domestik lebih meningkat lagi,” sarannya. Seperti diketahui, kasus virus Corona itu berdampak adanya penurunan di sejumlah DTW di Tabanan. Misalnya saja di DTW Danau Beratan, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, sebelum adanya kasus Corona, per hari kunjungan wisatawan asal Tiongkok mencapai 200-250 orang atau sekitar 20 persen. “Secara global kunjungan wisman itu biasanya di angka 1.500. Na-
mun sekarang hanya 1.000. Itu artinya penurunannya sampai 25 persen,’’ beber Manager DTW Ulun Danu Beratan, I Wayan Mustika, belum lama ini. Dirinya pun hanya berharap penyebaran virus ini tidak sampai berpengaruh terhadap negara lain. “Jika berpengaruh bahaya juga, pariwisata kita bisa lumpuh,” ucapnya. Kondisi serupa juga terjadi di DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri. Manager Operasional DTW Tanah Lot, I Ketut Toya Adnyana, mengakui kunjungan wisatawan Tiongkok memang turun. “Isu virus itu memang berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan. Biasanya banyak wisatawan Tiongkok sebelumnya. Namun sekarang sepi, bahkan tidak terlihat sama sekali. Hanya wisatawan asal negara lain saja seperti India, Eropa dan lainnya,” ucap Ketut Toya Adnyana. (kmb28)
KENDALA HUJAN - Proses pencarian korban sedikit mengalami kendala lantaran hujan dan air sungai yang deras, Minggu (9/2) kemarin.
Hendak Nyeberang, Babinsa Timpag Terseret Arus Sungai Yeh Ho
Tabanan (Bali Post) -
Peltu I Ketut Susila Adnyana, yang bertugas sebagai Babinsa Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan, Minggu (9/2) siang kemarin hanyut terseret arus Sungai (Tukad) Yeh Ho di Banjar Belumbang. Anggota Koramil Kerambitan itu diduga terpeleset saat hendak menyeberang sungai. Pasalnya hari itu volume air sungai cukup deras setelah hujan lebat mengguyur sejak pagi hari. Dari informasi yang dihimpun, proses pencarian korban Peltu Susila itu sempat mengalami kesulitan lantaran volume air sungai relatif deras. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.30 Wita. Sebelum kejadian, korban bersama dua rekannya pergi ke Desa Mambang Kecamatan Selemadeg Timur guna menyabit rumput. Setelah selesai dan hendak kembali ke rumah di Blumbang, mereka melewati jembatan darurat kecil di atas Tukad Yeh Ho yang menghubungkan kedua desa itu. Saat itu hujan deras dan air sungai sedang tinggi. Tiba di tengah jembatan, korban diduga terpeleset kemudian jatuh ke sungai terseret arus Tukad Yeh Ho yang sangat deras. Sementara dua
rekannya selamat sampai seberang. Kedua saksi selanjutnya memberi tahu kejadian ini kepada warga dan anggota Polsek Kerambitan termasuk rekan korban di Koramil 1619-05 /Kerambitan. Petugas dan warga kemudian berusaha mencari korban. Namun, karena arus sungai sedang deras dan tinggi, warga hanya bisa memantau dari pinggir sungai. Keberadaan korban masih belum diketahui. Kapolsek Kerambitan, Kompol I Dewa Gede Putra, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga terpeleset saat menyeberangi jembatan Tukad Yeh Ho, perbatasan antara Desa Blumbang, Kerambitan dengan
Desa Mambang, Selemadeg Timur. “Korban terpeleset saat menyeberang sungai darurat kemudian terseret arus sungai yang deras,” jelasnya. Pihaknya bersama warga dan anggota TNI terus melakukan penyisiran di Tukad Yeh Ho dan berharap korban dapat ditemukan selamat. Terkait salah seorang anggotanya yang terseret arus sungai juga dibenarkan Danramil Kerambitan Kapten Inf. Wongso, S.H. “Pencarian sedikit terkendala, karena hujan dan aliran sungai memang cukup deras,” ucapnya. Bagi Kapten Inf. Wongso, anggotanya ini memiliki sosok baik dan disiplin serta loyalitas tinggi. “Apa pun saya perintahkan tidak pernah dibantah. Peltu Ketut Susila
memang sosok anggota yang disiplin dan berkepribadian baik,” ucapnya. Hal senada disampaikan salah satu tokoh warga Desa Timpag, Gusti Sukewahana. Menurutnya, Peltu Susila memang dikenal polos dan sederhana. Bahkan saat dirinya masih menjabat Perbekel Desa Timpag, banyak membantu Peltu Susila di bidang pertanian. Apalagi basic yang bersangkutan memang ahli di pertanian. “Kami banyak koordinasi terkait pertanian. Bahkan saat ada program baik dari Kodim ataupun Koramil khususnya terkait pengembangan pertanian, Peltu Susila sering terlibat di dalamnya,” pungkasnya. Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus dilakukan. Pencarian dibagi dalam skema lima titik. Hanya petugas dan warga belum menemukan Peltu Susila, lantaran mengalami kendala arus sungai semakin deras akibat air semakin besar. (kmb28)
Senin Umanis, 10 Februari 2020
Sikapi Tingginya Kematian Babi
Peternak Diminta Perketat ”Biosecurity”
Gianyar (Bali Post) -
Tingginya kematian babi yang dialami para peternak akhirnya ditanggapi Bupati Gianyar I Made Mahayastra. Bahkan, orang nomor satu di Gianyar ini menyebarkan surat edaran terkait imbauan biosecurity agar diberlakukan secara ketat. Sementara Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Gianyar masih terus berupaya melakukan pendataan terkait kematian babi di wilayah kerjanya. Dalam surat edaran Bupati Gianyar nomor 524/389/Distan/2020 itu, masyarakat khususnya peternak babi diminta meningkatkan kewaspadaan dengan sejumlah langkah. Poin pertama, ternak babi yang sudah mati harus dikubur. Poin kedua, tidak diperkenankan menjual ternak yang sakit untuk mencegah penularan. Poin ketiga, dijabarkan terkait pencegahan dengan menerapkan biosecurity ketat, meliputi menjaga kebersihan dan senitasi kandang serta melakukan penyemprotan desinfektan dua kali dalam sehari. Pengawasan yang ketat terhadap setiap orang yang keluar masuk
kandang, sebelum keluar masuk kandang harus sudah didesinfektan. Poni imbauan lainnya, semua peralatan seperti pakaian, sepatu, mobil, keranjang babi, dan peralatan lainnya harus didesinfektan. Selain itu juga mencegah masuknya hewan liar ke dalam kandang. Dalam surat edaran yang ditandatangani Bupati Gianyar itu juga ditegaskan bahwa masih aman mengonsumsi daging babi jika berasal dari babi yang sehat dan dimasak sampai matang. Sementara itu, Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Gianyar, I Made Santi Arka Wijaya,
menerangkan, surat edaran Bupati Gianyar tersebut sudah disampaikan kepada para peternak. “Sudah terus kita sampaikan, terutama terkait biosecurity di areal kandang babi,” katanya. Santi Arka Wijaya menambahkan, pihaknya masih berupaya melakukan pendataan terkait kepastian jumlah babi yang mati. Sampai saat ini pihaknya masih lambat menerima laporan, sehingga sulit dilakukan pendataan. “Misal babi mati tiga minggu lalu, ini yang sulit kami data untuk memenuhi form, sehingga sampai saat ini kematian babi yang kami data jumlahnya masih puluhan,” katanya.(kmb35)
Rektor Dwijendra University Berikan Kuliah Umum di Universiti Tungku Abdul Rahman Malaysia DWIJENDRA University Denpasar terus memperkuat kerja sama internasionalnya. Rektor Dwijendra University Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc., M.MA. ke Kuala Lumpur, Malaysia untuk menindaklanjuti MoU yang telah disepakati dengan Universiti Tungku Abdul Rahman (UTAR), Kuala Lumpur, Malaysia. Pertemuan diawali dengan diskusi tentang kerja sama di antara kedua lembaga di Ruang Meeting UTAR, Jumat (7/2). Tim Dwijendra University diterima penuh dengan kekeluargaan oleh petinggi UTAR yang dipimpin oleh Vice President for Research and Development and Commercialization Prof. Ts. Dr. Faidz Abd Rahman didampingi oleh Dr. Lim Poh Im, Dr. Lai Soon On, Ts. Tan Kok Hong, Irene Wong Hong Lei, Su Wan Ruh. Dari Malaysia, Rektor Dwijendra University Gede Sedana melaporkan bahwa sejumlah kerja sama yang diprogramkan adalah collaborative research, students exchange, guest lecture dan aktivitas pendidikan lainnya. Salah satu bentuk kerja samanya yang sudah dilakukan adalah penyelenggaraan kuliah umum. Saat itu Gede Sedana yang didampingi oleh Ketua
Yayasan Dwijendra Denpasar Dr. Ketut Wirawan, S.H., M.Hum. dan Dekan Fakultas Teknik Frysa Wiriantari, S.T., M.T. memberikan kuliah umum di Universiti Tungku Abdul Rahman seusai pembahasan kerja sama. Sebagai dosen tamu, Gede Sedana menyampaikan materi tentang ‘‘Universal Values of Bali’s Landscape and Culture: Case of Subak System’’. Acara kuliah umum dihadiri oleh 120 orang yang terdiri dari mahasiswa dan dosen UTAR. Dalam paparannya, Gede Sedana menyajikan video tentang subak dan menyampaikan nilai-nilai budaya pertanian dan lanskap subak di Bali yang perlu dipertahankan. Wirawan dan Frysa selanjutnya menambahkan tentang hukum adat dan nilainilai budaya arsitektur tradisional Bali. Selain memberikan kuliah umum, pihak Dwijendra University juga membahas rencana kerja sama ke depan dalam bentuk collaborative research dan pertukaraan mahasiswa serta penyelenggaraan internasional workshop. Wirawan selaku Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar di hadapan petinggi UTAR menyambut baik dan mendorong adanya kerja sama tersebut dalam upaya untuk
UTAR - Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar Ketut Wirawan, Rektor Gede Sedana dan Frysa Wiriantari saat diterima pimpinan UTAR, Malaysia. mengembangkan Dwijendra University sebagai lembaga pendidikan di bawah Yayasan Dwijendra yang semakin berkualitas. Bahkan, ke depan akan disiapkan beasiswa untuk mengikuti short course di UTAR. Dalam dua bulan ke depan, perwakilan dari UTAR akan kembali mengunjungi Dwijendra University untuk membahas kerja sama riil yang akan dilaksanakan bersama. Pada bagian lain, Rektor Dwijendra Unversity Gede Sedana mengungkapkan Dwijendra University mulai
membuka pendaftaran calon mahasiswa baru. Dia berharap lulusan SMA dan SMK tahun ini bisa menentukan pilihan di Fakultas Teknik (Arsitektur), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) meliputi Prodi PPKn, Bahasa Indonesia dan Bahasa Daerah Bali, Bahasa dan Sastra Inggris, PGSD. Juga tersedia Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) dan Fakultas Pertanian. Info lebih lengkap silakan datang ke kampus Undwi di Jalan Kamboja Denpasar. (ad241)
Politik
Senator Bicara ”Omnibus Law” di Serikat Pekerja Kupu Kupu Barong Hadiri Peresmian Kantor, Pengurus United Bali Driver Beri Kado Lukisan Wedakarna SENATOR DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa menunjukkan kelasnya sebagai pemimpin Bali. Salah satunya dengan membeludaknya undangan dari krama Bali untuk hadir di program kerakyatan, salah satunya bisa terekam dari kehadiran Senator Arya Wedakarna (AWK) dalam acara Pelantikan Serikat Pekerja Mandiri (SPM) di Hotel Kupu Kupu Barong di Ubud, Gianyar. Dalam acara yang digagas oleh SPM Kupu Kupu Barong, Senator AWK menyamSATYAGRAHA – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna saat peresmian Sekretariat UBD dan hadir di peresmian SPM Kupu Kupu Barong Ubud.
paikan sudah seharusnya perusahaan untuk mengayomi kaum pekerja dengan menyediakan dan mengizinkan adanya serikat pekerja sesuai dengan amanat undangundang dan pihak DPD-RI sangat mengapresiasi jika ada perusahaan di Bali yang mengayomi hal ini. “Terima kasih kepada perusahaan yang berkenan memberikan kesempatan kepada para pekerja untuk membentuk SPM dan saya kira SPM ini salah satu serikat pekerja paling disiplin, rapi organisasi dan jelas program kerjanya. Makanya, tiang hadir terus di acara SPM dan DPD menghargai setiap perusahaan yang berkenan meresmikan serikat pekerja, ini sebuah tindakan Pancasila,” ungkap Senator AWK. Terkait dengan sejumlah harapan agar hak-hak peker-
ja lebih dilindungi oleh UU, Senator AWK meminta dukungannya pada masyarakat Bali agar program rancangan Omnibus Law sebagaimana usulan pemerintah Presiden Joko Widodo dapat berjalan dengan sempurna. “Di tengah kontroversi terkait Omnibus Law, saya minta masyarakat percaya dengan pemerintah. Kita kawal benar dari Senayan, agar tidak ada pasal-pasal yang merugikan pekerja. Omnibus Law ini diperlukan agar para pekerja dilindungi sekaligus iklim investasi didorong dengan baik. Karena saat ini UU dan peraturan benar-benar tumpang-tindih. Astungkara akan selesai segera. Bali berkepentingan dengan UU ini,” ungkap Gusti Wedakarna yang juga President The Sukarno Center Tampaksiring ini. Hal senada juga disam-
paikan oleh AWK saat hadir di peresmian Sekretariat United Bali Driver (UBD) di daerah Padangsambian, Denpasar bertepatan dengan hari jadi UBD ke-5. Dalam sejarahnya, Senator AWK juga menjadi saksi berdirinya organisasi UBD dan mendukung keberadaan eksistensi organisasi transportasi konvensional. “Saya salut UBD ternyata menjadi organisasi yang serius. UBD juga membuktikan dirinya sebagai contoh dari ekonomi Satyagraha Hindu yang sudah mendirikan koperasi dengan aset hampir Rp 2 miliar. Ini hikmahnya saat pemimpin Bali belum bisa memberikan solusi atas kebijakan tranportasi online dan transportasi konvensional, maka UBD hadir merekatkan semeton yang senasib,” ungkap Gusti We-
dakarna. Dalam kesempatan itu, AWK juga menyampaikan bahwa pengaturan kebijakan transportasi online dan konvensional ada di tangan eksekutif, yakni gubernur dan semua pihak diminta untuk menunggu kebijakan pusat. “Saya dengar saat ini aturan terkait sedang dimintakan izin di Mendagri. Semoga tembus nggih. Selangkah lagi akan ada solusi konkret. Keberpihakan tiang di transportasi konvensional tetap konsisten,” ungkap AWK yang mantan Rektor Universitas Mahendradatta. Sebagai kehormatan, Ketua UBD Yogi Namaste memberikan lukisan Wedakarna kepada AWK, dan sebaliknya Senator AWK memberikan lukisan Bung Karno untuk memperindah Sekretariat UBD. (ad240)
Senin Umanis, 10 Februari 2020
Seminar HPN 2020
Bupati Suwirta: Turunkan Harga Dirimu, Maka Orang Lain akan Menaikkan Harga Dirimu BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta dipercaya sebagai narasumber (pembicara) dalam seminar serangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2020 bertajuk “Seminar Best Practices Kepemerintahan yang Baik”, yang diselenggarakan Panitia HPN 2020. Seminar HPN itu bekerja sama dengan Kementerian PAN-RB di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (7/2) lalu. Bupati Suwirta yang didaulat sebagai pembicara dalam acara itu membagi pengalamannya pada peserta seminar. Khususnya terkait inovasiinovasi yang telah dibuatnya untuk masyarakat Klungkung hingga sampai diakui secara nasional. Bupati juga berbagi pengalamannya tentang
bagaimana seharusnya pelayanan publik dalam menunjang produktivitas pembangunan. Penting pelayanan yang baik dilakukan di lingkungan kepemerintahan. Di hadapan peserta seminar, Bupati Suwirta menyatakan membuat inovasi tidaklah susah, cukup mengetahui potensi dan masalah yang mengemuka. Sebagai pelayan masyarakat memang sudah seharusnya bersosialisasi dan mendekatkan diri kepada masyarakat. Selain itu penting menurunkan ego dan harga diri. “Turunkan harga dirimu maka orang lain yang akan menaikkan harga dirimu. Janganlah menaikkan harga dirimu, karena orang lain yang akan menjatuhkan dirimu,” ujarnya
di hadapan peserta seminar. Bupati juga menyampaikan inovasi-inovasi yang dibuatnya selalu dilandasi spirit Gema Santi atau Gerakan Masyarakat Santun dan Inovatif. Dimana makna yang bisa diambil adalah membangun saling bergandengan tangan, saling tersenyum, gali sumber daya manusia dan sumber daya alam “Sesuai arahan Bapak Presiden melalui Bapak Menteri PAN RB, diamanatkan melanjutkan pembangunan terkait reformasi birokrasi. Karena itu kuncinya harus senantiasa meningkatkan pelayanan publik. Hal itu menjadi visi Kementerian PAN-RB meningkatkan akutanbilitas dalam melaksanakan program kegiatan tersebut,” kata Bupati Suwirta.
Dia menambahkan, di era disrupsi teknologi, masyarakat membutuhkan pelayanan publik yang memudahkan akses untuk mendapatkan pelayanan inovasi publik melalui pemanfaatan teknologi yang ada saat ini. “Penguatan sumber daya manusia merupakan hal paling penting dalam meningkatkan efektivitas pembangunan dalam konteks reformasi birokrasi, bukan hanya perampingan eselonisasi saja,” imbuhnya. Turut hadir dalam acara tersebut Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo, Penanggung Jawab HPN 2020 Atal S. Depari, Sekda Provinsi Kalimantan Selatan Abdul Haris, jajaran SKPD Provinsi dan Kota Kalimantan Selatan. (ad237)
PEMBICARA - Bupati Suwirta saat menjadi pembicara dalam agenda HPN 2020.
Senin Umanis, 10 Februari 2020
Diterjang Banjir Bandang
Jalur Pelintas di Dusun Butus Putus Amlapura (Bali Post) -
Hujan lebat yang mengguyur wilayah Karangasem mengakibatkan akses jalan pelintas di Dusun Butus, Desa Buana Giri, Bebandem putus akibat diterjang banjir bandang. Selain mengakibatkan jalan putus, banjir juga menggerus fondasi Kantor LPD Butus yang ada di dekat lokasi. Kalak BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan, pasca-akses jalan pelintas kembali putus akibat diterjang banjir bandang, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan OPD terkait untuk melakukan assessment. Selain memutus akses jalan, banjir bandang juga menggerus fondasi Kantor LPD yang lokasinya berdekatan dengan aliran sungai. ‘’Senderan LPD Butus ikut tergerus akibat besarnya TANGGUL - Proses pembuatan tanggul sementara agar fondasi LPD Butus tidak makin parah tergerus banjir.
Astra Motor Bali Beri Kejutan kepada Insan Media di Hari Pers
APRESIASI - Astra Motor Bali menggulirkan program ‘’Astra Motor Sahabat Pers’’ sebagai wujud apresiasi kepada insan pers. KEBANYAKAN awak media selalu melakukan tugasnya di luar kantor dengan menggunakan kendaraan dan terkadang jarang melakukan perawatan. Sebagai bentuk apresiasi dan sekaligus turut berpartisipasi di Hari Pers Nasional 2020, Astra Motor Bali kembali memberikan kejutan kepada insan media di wilayah Bali. Kejutan yang sangat istimewa ini berupa program yang bertajuk ‘’Astra Motor Sahabat Pers’’.
Adapun kejutan istimewanya yaitu memberikan voucher servis untuk rekan media massa. Voucher servis ini dapat dimanfaatkan untuk melakukan perawatan sepeda motor Honda berupa servis dan ganti oli gratis khusus berlaku di AHASS Astra Motor Cokroaminoto Denpasar, pada periode tanggal 9 – 14 Februari 2020. Rekan-rekan jurnalis dapat mengunjungi AHASS yang berlokasi di Jalan Cokraminoto dengan membawa motor Honda un-
tuk dilakukan servis serta menunjukkan kartu pers. Kepala Wilayah Astra Motor Bali Wahyudi Saputra mengatakan, awak media adalah bagian yang perlu mendapatkan perhatian khusus, peranan yang besar dalam menyebarkan informasi yang tepat, akurat dan membangun perlu mendapatkan apresiasi. Terlebih lagi, selama ini para jurnalis telah membantu Honda dan Astra Motor untuk menyebarkan berita baik kepada masyarakat Bali. ‘’Untuk itu, sebagai bentuk terima kasih kepada kalangan pers, kami ingin semakin dekat dengan rekan-rekan media melalui program Astra Motor Sahabat Pers. Dengan kendaraan yang prima sebagai teman berkendara sehari-hari, kami berharap dengan memberikan voucher servis ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh awak media untuk perawatan dan ganti oli agar sepeda motor terawat dengan baik, dapat mendukung kinerja para jurnalis saat mengejar berita,’’ ujar Wahyudi. Tidak hanya berlangsung di Denpasar, program ini juga dilakukan serentak di 12
kota lainnya, mulai dari Bali, Semarang, Bengkulu, Palembang, Jakarta, Yogyakarta, Mataram, Pontianak, Samarinda, Balikpapan, Makassar, hingga Jayapura yang di dukung oleh AHM Oil. Selain itu, bentuk layanan yang dimiliki Honda untuk memanjakan konsumen berupa Honda Mobil Keliling Service untuk grup customer, instansi, sekolah, kampus dan lain-lain. Apabila konsumen mengalami road emergency saat menggunakan motor Honda, misalnya motor mati, ban kempes maupun servis di rumah, maka layanan Honda Care siap untuk menjemput dan mengatasi masalah konsumen. Cukup hubungi telp 0361-438008, agen Honda Care siap meluncur ke lokasi. ‘’Value dan benefit yang kami berikan kepada konsumen sebagai salah satu upaya servis jemput bola ini dilakukan semata-mata bertujuan membuat konsumen nyaman memakai Honda. Semoga dalam rangka Hari Pers ini, media beserta Honda bisa terus Satu Hati wujudkan mimpi masyarakat,’’ tegas Wahyudi. (bns)
air dari hulu Gunung Agung. Untuk menanggulangi sementara fondasi bangunan yang tergerus, pihak LPD Butus membangun tanggul sementara agar fondasi tidak semakin tergerus,’’ ujar Arimbawa, Minggu (9/2) kemarin. Kepala Desa Bhuana Giri I Nengah Diarsa mengatakan, hujan lebat membuat akses jalan kembali putus. Jalan yang putus panjangnya mencapai 30 meter dengan kedalaman sekitar 10 meter. Kondisi itu sempat membuat warga sama sekali tidak dapat melintasi jalur tersebut. ‘’Untuk sementara harus dibuatkan jalan darurat agar siswa dan masyarakat bisa
melintas di jalan ini untuk melakukan aktivitas. Untuk pembuatan jalan darurat ini diterjunkan alat berat, karena harus mengeruk sisa material yang dibawa banjir karena mengendap,’’ ujarnya. Menurut Diarsa, akses jalan darurat yang dibuat itu bersifat sementara. Sebab, ketika kembali diguyur hujan lebat, dipastikan jalan kembali akan putus diterjang banjir. ‘’Saya berharap pemerintah segara membangun jembatan, mengingat jalan ini merupakan akses satusatunya di lereng Gunung Gunung dalam melakukan setiap aktivitas,’’ katanya. (kmb41)
Diduga Akibat Korsleting
Tiga Unit Bangunan Terbakar Amlapura (Bali Post) Kebakaran rumah milik warga kembali terjadi di wilayah Karangasem. Tiga unit bangunan milik I Wayan Karang di Banjar Dinas Babakan, Desa Peringsari, Kecamatan Selat dilalap si jago merah, Minggu (9/2) kemarin. Kebakaran diduga akibat korlesting listrik. Kejadian ini mengakibatkan korban mengalami kerugiaan puluhan juta rupiah. Berdasarkan informasi
yang dihimpun di lapangan, kebakaran terjadi sekitar pukul 03.30 Wita. Kejadian itu menghanguskan tiga unit bangunan, yakni rumah, gudang dan toilet. Kebakaran menghanguskan semua isi rumah yang ada di dalamnya. Kadis Damkar Karangasem I Nyoman Tari mengungkapkan pihaknya menerjunkan belasan petugas untuk memadamkan api. Upaya pemadaman api juga dibantu oleh personel BPBD,
perbekel, petugas PLN, TNI, polisi dan masyarakat setempat. ‘’Kami menerjunkan 11 personel dan dua unit armada dari Pos Damkar Selat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian material yang dialami oleh pemilik rumah mencapai puluhan juta rupiah. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Pihak PLN sudah melakukan pengecekan kondisi listrik di lokasi kebakaran,’’ katanya. (kmb41)
Bali Post/kmb41
KEBAKARAN – Musibah kebakaran yang menimpa rumah milik I Wayan Karang, Minggu (9/2) kemarin.
Senin Umanis, 10 Februari 2020
Ekonomi RAT KPN Rejeki RSUD Klungkung
Sukses Bukukan SHU Rp 840 Juta Bergerak Maju dengan Minimarket Baru Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Rejeki RSUD Klungkung kembali menggelar RAT (Rapat Anggota Tahunan), Sabtu (8/2) pagi. RAT tahun ini terasa istimewa, karena sekaligus memilih pengurus dan pengawas baru mulai tahun buku 2020. KPN Rejeki ini juga nampak semakin bergerak maju, setelah membukukan SHU sebesar Rp 840 juta, Koperasi Pegawai Negeri ini juga meresmikan gedung minimarket baru dari unit Waserda. Minimarket baru itu untuk menyerap segala potensi pasar di RSUD atas kebutuhan anggota maupun pasien. Direktur RSUD Klungkung dr. Nyoman Kesuma mengatakan masih banyak potensi besar yang bisa digarap KPN Rejeki, agar SHU terus meningkat. Tahun 2020 ini, KPN Rejeki diminta memperluas usaha dan mampu menyerap anggaran dari BLUD yang mencapai Rp 75 miliar. Potensi yang masih bisa diharap, seperti kebutuhan makan minum, penyediaan ATK, fotokopi, sembako, alat kebersihan dan lainnya. Sehingga pejabat pengadaan lebih mudah melakukan koordinasi, asalkan seluruh aturan dapat terpenuhi. “Tahun buku berikutnya SHU harus bisa naik menjadi lebih dari Rp 1 miliar,” kata dr. Kesuma. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Luh Ketut Ari Citrawati mewakili Bupati Klungkung Nyoman Suwirta memberikan apresiasi tinggi kepada pengurus dan anggota atas terselenggaranya RAT ini. RAT mutlak digelar, karena ini menjadi semangat yang harus terus hidup, dimana anggota sebagai pemegang kekuasaan tertinggi. “Selain mengevaluasi ca-
PASCABANJIR - Kondisi jalan dan rumah warga di Desa Songan pascabanjir bandang.
Songan Kerap Dilanda Banjir Bandang
Bupati Rencanakan Bangun Tanggul di Beberapa Desa BUKA MINIMARKET - Asisten II Luh Ketut Citrawati saat membuka secara resmi gedung minimarket di RSUD Klungkung yang dikelola KPN Rejeki. paian, dan program kerja 2020, kami mengimbau kepada setiap gerakan koperasi untuk meningkatkan jumlah anggota dan modal sendiri, termasuk KPN Rejeki,” kata Ari Citrawati. Meski SHU sudah terus meningkat, ada beberapa hal diingatkan Luh Citrawati, seperti kecermatan dan kehatihatian harus ditingkatkan. Kemudian upayakan memupuk modal sendiri, senantiasa mengembangkan usaha, tingkatkan kualitas SDM yang tersertifikasi dan tingkatkan kerja sama dengan koperasi lainnya, baik terkait pengembangan usaha dan peningkatan kualitas SDM. “Tadi saya juga sudah membuka gedung minimarket baru. Sediakan segala kebutuhan anggota dan pasien di minimarket ini. Ingat, konsep kita dari untuk dan oleh anggota, sehingga keuntungannya tidak keluar,” tegasnya. Ketua KPN Rejeki RSUD
Klungkung Gusti Lanang Ngurah mengatakan jumlah anggota koperasi tiap tahun terus meningkat. Kini, sudah mencapai 837 orang, dengan SHU Rp 840 juta lebih, naik sebesar Rp 240 juta lebih, dari capaian SHU tahun 2018 sebesar Rp 599 juta lebih. Seluruh masukan dalam sidang RAT itu, diharapkan mampu ditindaklanjuti pengurus baru. Seperti meningkatkan kemitraan kerja, kualitas SDM, maupun SHU, agar KPN Rejeki semakin maju. Sementara itu, Ketua Badan Pengawas I Komang Parwata mengatakan, pengelolaan koperasi sudah berjalan cukup baik. Dia mengingatkan agar seluruh target tahun 2020, dapat dieksekusi maksimal. Dalam RAT ini, juga disiapkan berbagai hadiah undian menarik untuk anggota yang hadir. Termasuk, hadiah utama satu unit sepeda motor. (ad238)
DESA Songan, Kintamani selama ini kerap dilanda banjir bandang. Bencana banjir menyebabkan aktivitas warga terganggu lantaran fasilitas jalan, rumah dan lahan pertanian terendam air bercampur lumpur. Untuk mengatasi permasalahan itu, Pemkab Bangli berencana membangun tanggul di beberapa desa di wilayah hulu. Bagaimana cara efektif untuk mengatasi banjir di Songan? Bupati Bangli I Made Gianyar mengatakan banjir yang melanda Desa Songan terjadi akibat besarnya volume air dari wilayah atas di sekitar Desa Songan, Penulisan, Pinggan dan Belandingan. Diakuinya, banjir di Desa Songan itu sudah menjadi masalah tahunan bagi warga. Pihaknya telah merencanakan membuat tanggul di wilayah hulu guna mengatasi masalah tersebut. Penanganan banjir di hulu menurutnya jauh lebih bagus dari penanganan banjir di hilir. “Karena ini masalah tahunan. Kita sudah perintahkan Bapedda dan Dinas PU untuk buat studi kelayakan (FS/ feasibility study) berikutnya DED. Nanti di beberapa desa, di tiap aliran sungainya kita buatkan tanggul,” terangnya ditemui di sela-sela memantau dampak banjir di Songan, Sabtu (8/2) sore. Tanggul tersebut nantinya
akan berfungsi menampung kiriman air dan lumpur dari wilayah atas ketika terjadi banjir. Saat air dan lumpur telah memenuhi satu tanggul, maka air dan lumpur yang tak tertampung akan tumpah ke tanggul lainnya. “Sehingga di hilir, tidak akan terjadi banjir lumpur, tapi hanya banjir air,” terangnya. Menurut Made Gianyar, selain mampu mengatasi permasalahan banjir di Desa Songan, pembuatan tanggul itu juga dapat bermanfaat untuk pertanian di sekitarnya. Air dan lumpur yang tertampung di tanggul dapat dimanfaatkan bagi petani ketika musim kemarau. “Kalau air yang tertampung habis, nanti petani bisa ambil tanahnya (lumpurnya). Tanahnya itu kan subur, karena humus di permukaan tanah-tanah di hutan itu tergerus sehingga tanah yang datang ke sini itu subur,” jelasnya.
Diakuinya, pembuatan beberapa tanggul untuk mengatasi banjir bandang di Songan adalah pekerjaan besar. Mengingat kemampuan keuangan Bangli masih terbatas, Made Gianyar merencanakan memohon bantuan pembiayaan ke pemerintah pusat, provinsi dan beberapa kabupaten lainnya, seperti Badung, Denpasar dan Gianyar. “FS dan DED-nya kita yang buat. Kita tidak bisa menyelesaikan semua. Berat itu. Nanti kita berbagilah. Kalau Bangli punya uang banyak, tentu kita yang akan ambil (pekerjaan) semua,” tandasnya. Diberitakan sebelumnya, banjir bandang melanda Desa Songan, Jumat (7/2) lalu. Banjir bandang itu mengakibatkan banyak rumah dan kendaraan milik warga terendam air serta lumpur. Empat kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya. Tidak ada korban jiwa akibat banjir
bandang tersebut. Sehari pascabanjir bandang, petugas gabungan dari TNI/ Polri, Kementerian PU Bina Marga Jalan Nasional Bali Timur, BPBD Provinsi, BPBD Kabupaten bersama masyarakat sejak Sabtu (8/2) pagi melaksanakan operasi dalam upaya penanganan dampak banjir bandang itu. Secara bahu membahu petugas bersama masyarakat melakukan pembersihan di akses-akses yang tergenang air pekat bercampur lumpur. Pembersihan dilakukan pada akses jalan yang tertutup material lumpur hampir setinggi 1 meter. Beberapa alat berat diturunkan di lokasi untuk membersihkan endapan lumpur. Petugas gabungan juga berjibaku melakukan pembersihan lumpur yang merendam rumah warga. Petugas melakukan penyedotan air, pengerukan endapan lumpur yang ketinggian hampir sepinggang orang dewasa. Hingga Minggu (9/2) kemarin, upaya pembersihan masih terus dilakukan dibantu ASN, TNI/Polri dan relawan. (ina)
Banjir Bandang Rusak Lahan Pertanian Dinas PKP Masih Lakukan Pendataan
Bangli (Bali Post) – Sejumlah lahan pertanian milik warga di Desa Songan, Kintamani rusak akibat diterjang banjir bandang. Banjir terjadi saat hujan deras melanda wilayah desa setempat, Jumat (7/2) lalu. Seperti yang terpantau pada lahan pertanian milik Wayan Suardana di Banjar Hulundanu. Pascabanjir, lahan pertaniannya seluas kurang lebih 25 are itu kini rusak tertimbun material lumpur hingga satu meter lebih. Lahan pertaniannya juga dipenuhi sampah kayu dan bambu yang terbawa banjir. Kondisi seperti ini, kata Suardana, sudah biasa terjadi setiap musim hujan. “Setiap hujan banjirnya pasti lari ke lahan pertanian saya,” ungkapnya. Namun, beruntung dalam kejadian banjir kali ini, lahan pertaniannya sedang kosong, tidak berisi tanaman. Biasanya lahan pertaniannya diisi tanaman bawang, tomat atau cabai. Ia mengaku sengaja
mengosongkan lahannya karena sudah belajar dari pengalaman tahun sebelumnya. Di mana setiap musim hujan akan terjadi banjir. “Jadi biar tidak rugi banyak saya sengaja kosongkan,” terangnya. Agar bisa digarap kembali, material lumpur dan sampah yang menutup lahannya tersebut nantinya harus dikeruk. Karena material yang menimbun lahan pertaniannya itu sangat tebal, maka untuk mengeruknya ia harus menyewa alat berat. “Tahun lalu saya harus keluarkan Rp 3 jutaan untuk biaya alat berat,” katanya. Kerusakan lahan pertanian akibat banjir bandang juga dialami warga lainnya. Jero Widiarta, warga Banjar Hulundanu, mengungkapkan terjangan banjir membuat lahan pertanian milik pamannya itu hancur. Tomat yang sudah siap panen itu rusak terkena lumpur. “Kurang lebih ada 4.500 pohon tomat yang rusak,” ujarnya. Akibat
kejadian itu, pamannya kini harus menanggung kerugian yang tidak sedikit. Terlebih harga tomat saat ini sedang bagus, yakni Rp 7 - 8 ribu per kilogram. Sementara pada lahan pertanian miliknya, kata Jero Widiarta, tidak terlalu banyak mengalami kerugian. Sebab, lahannya hanya dilalui air. Ia pun tidak banyak merugi karena tanaman cabainya sudah selesai dipanen. “Saya sudah antisipasi, karena dari tahun ke tahun setiap bulan Februari biasanya ada banjir. Makanya saya tanam mendahului biar tidak rugi,” terangnya. Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli, Wayan Sarma, mengaku masih akan mendata total keseluruhan lahan pertanian milik warga yang terdampak banjir bandang. Pendataan dilakukan by name by address. Nantinya dari data itu, pihaknya mengajukan usulan bantuan ke pemerintah pusat.
“Selama ini usulan yang kami ajukannya ditindaklanjuti pusat. Paling tidak, dibantu benih,” ujarnya. Bagi petani yang usahanya memanfaatkan kredit bank, Dinas PKP Bangli juga akan membantu memberikan surat rekomendasi/keterangan yang menyatakan lahan pertanian mereka sedang terkena musibah. Sehingga dengan demikian petani diharapkan bisa diberikan tenggang waktu pembayaran kredit oleh pihak bank. (kmb40)
RUSAK - Kondisi lahan pertanian yang rusak akibat banjir bandang.
Senin Umanis, 10 Februari 2020
WNA Melanggar Izin Tinggal Singaraja (Bali Post) Keberadaan WNA yang tinggal di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II Singaraja belakangan ini cukup banyak. Para WNA di Kabupaten Karangasem, Buleleng, dan Kabupaten Jembrana justru banyak yang melakukan pelanggaran administrasi keimigrasian. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Singaraja, I Gusti Agung Komang Artawan, akhir pekan lalu mengatakan, dari pengawasan dan juga laporan masyarakat, para WNA ini banyak yang tidak melengkapi diri dengan izin tinggal kunjungan atau Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS). Bahkan, ada satu WNA yang diketahui tinggal di Buleleng sekitar 3 tahun, namun setelah dicek WNA bersangkutan tidak membawa paspor. Terhadap pelanggaran tersebut, Imigrasi Kelas II
Bali Post/kmb38
I Gusti Agung Komang Artawan
menjatuhkan sanksi pemulangan WNA itu ke negara asal. “Kebanyakan yang melanggar izin tinggal, seperti
tindakan Projustisia yang kita lakukan terhadap WNA yang tinggal di Jembrana sudah tiga tahun bolak balik Indonesia, namun kita cek tidak membawa paspor,” katanya. Selain pelanggaran izin tinggal atau KITAS, Komang Artawan menyebut ada WNA yang terlibat kasus hukum. Salah satunya adalah seorang WNA yang diadukan ke polisi karena diduga melakukan peruskan palinggih. Sesuai SOP, terhadap WNA yang melakukan tindakan kriminal, maka sanksi keimigrasian baru dijalankan setelah yang bersangkutan menjalani hukuman badan sesuai keputusan pengadilan. “Karena bule yang terlibat kasus pidana, maka saksi pidananya dijalani dulu, dan setelah itu baru kita akan memberi sanksi administrasi sesuai SOP yang ada,” jelasnya. (kmb38)
Diperbaiki, Jembatan Putus Akibat Banjir Bandang 2017
Singaraja (Bali Post) Dua jembatan rusak parah akibat banjir bandang tahun 2017 lalu dipastikan akan diperbaiki pada tahun 2020. Satu jembatan berlokasi di Desa Pakisan- Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan dan satu jembatan di Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan. Jembatan itu putus setelah diterjang banjir bandang dua tahun silam. ‘’Tahun ini kedua jembatan tersebut akan diperbaiki setelah usulan dana oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng disetujui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),’’ ujar Kepala BPBD Buleleng I.B. Suadnyana, Minggu (9/2) kemarin. Dikatakannya, sebenarnya pascabencana pemerintah daerah sudah mengusulkan dana perbaikan ke pemerintah pusat. Namun, karena masih ada penanggulangan pascabencana di daerah lain, realisasi usulan bantuan itu ditunda. Setelah terunda dua tahun, akhirnya usulan BPBD disetujui, sehingga dipastikan kedua jembatan itu akan dibangun kembali. “SOP di pusat itu mewajibkan setiap realisasi bantuan pascabencana yang sudah diterima harus dipertangungjawabkan dengan tuntas. Kebetulan setelah kedua jembatan itu putus, BNPB mengucurkan bantuan pascabencana di Buleleng barat dan sekarang itu sudah
JOB VACANCY LOWONGAN KERJA Dbthkan Tng Sales pglmn khusus dibid. pengolahan daging utk ke hotel & mall,diprioritaskan mampu menguasai bahasa Inggris Hub.Lina 081805551455
B.BP.001.02.20.0000140
Dcr Staff Laundry sebanyak2nya Jl.Kerobokan 78X, 081236015546 B.BP.001.02.20.0000175
SERVICE
tuntas, sehingga tahun ini kita diberikan dana untuk membangun kedua jembatan itu,” katanya. Menurut mantan Camat Buleleng ini, sesuai usulan proposal, BNPB menyetujui usulan perbaikan jembatan yang menghubungkan Desa Pakisan dengan Desa Bontihing Rp 2,7 miliar. Sedangkan, usulan kebutuhan dana untuk membangun jembatan di Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan menelan anggaran hingga Rp 4,5 miliar. “Karena infrastruktur itu rusak berat memang anggaran yang diperlukan besar. Sebelumnya pemerintah sudah membangun jembatan darurat, sehingga bisa dilalui sepeda motor dan kendar a n kecil,” jelasnya. (kmb38)
Dcr Sopir SIM A, Lmr bw Rest Renon Jl.Cok A.Tresna 85 Dps T.264498 B.BP.001.02.20.0000213
Warga Desak Polisi Ungkap Kasus Pencurian Kayu di Sanggalangit
Singaraja (Bali Post) -
terungkap sampai sekarang. “Seorang warga itu katanya bertangung jawab atas penebangan kayu hutan, waktu itu ditawarkan perdamaian, tapi tidak berhasil karena tidak ada inisiatif baik dari yang bersangkutan, sehingga temuan itu kami adukan ke polisi,” katanya. Ketua RT VI Dusun Wanasari Desa Sanggalangit, Made Suartana, membenarkan warganya resah, karena kasus ini tidak terungkap. Padahal, barang bukti yang diserahkan ke polisi sudah cukup. Untuk itu, pihaknya ber-
Dcr laki-laki D3 umur max. 30th Hub:085100636609-0361-237066
DIJUAL MOBIL
PROPERTY
MITSUBISHI
DIJUAL TANAH
Dicr Guru Bhs Bali & SD Hub:089 77357234
PT ArthaasiaFinance Lelang unt MitsubishiPE-71-PS LT+Bak besi tahun 2019 Hub.0361-4781601
Dijual Tnh Kavling Dekat Bypas Tohpati Kesiman Kertalanggu Hubungi:081337141817
B.BP.001.02.20.0000108
Dicari segera, Tenaga STM / Pelaksana 2 orang, untuk proyek villa yang sedang berjalan. Lamanya proyek kurang lebih 2,5 Tahun. Lamaran bawa ke Jl.Tukad Unda No.10 Renon. Tlp. 0361-228667
Dicari PRT pengalaman tdr dlm Hub:0361221617 - 082147068989
Fortuner TRD 2013 Manual, Diesel,Hitam Hub:081237654448, Jl.Tunggul Ametung III No.8
BIRO JASA
BENGKEL LAS
DIJUAL MOTOR
B.BP.004.02.20.0000121
B.BP.001.02.20.0000194
Dicari Accounting segera, min SMK, email ke balirecruitment20 20@gmail.com
B.BP.004.02.20.0000227
B.BP.001.02.20.0000236
n
Desig
Money Back Guarantee
BIRO JASA
harap, para penegak hukum memberikan atensi serius atas dugaan pencurian kayu di hutan lindung tersebut. “Masyarakat sangat resah, sudah ada barang bukti kenapa tidak ditindaklanjuti,” katanya. Sementara itu, Kapolsek Gerokgak Kompol Made Widana seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Sinar Subwa mengatakan, pengaduan warga atas dugaan pencurian kayu di hutan itu sudah ditangani. Dari pengaduan itu, sekitar pukul 20.00 Wita masyarakat melakukan peng-
gerebekan ke tengah hutan. Di lokasi ditemukan seorang warga berinisial K. Dari hasil pemeriksaan, oknum warga tadi mengaku memiliki perkebunan di sekitar hutan. Selain itu, ada 7 saksi sudah dimintai keterangan, namun hasilnya oknum yang diadukan itu tidak memenuhi unsur telah melakukan pelanggaran pidana. Terkait temuan sepeda motor, setelah diperiksa terungkap pemiliknya dari Jembrana. Sedangkan, satu unit motor lagi rusak berat, sehingga nomor mesinnya tidak terlacak. “Kita lakukan konfrontasi, jadi semua yang ada di sana kita kumpulkan dan lakukan pemeriksaan. Untuk sementara belum ada yang menyebutkan siapa yang memiliki kayu, sepeda motor, dan sinso itu,” katanya. (kmb38)
BIRO JASA
RUPA-RUPA
Sy Siap Bantu bayarkan,Laporkn Pajak Hotel & Restaurant,Toko NPWP,SIUP. HP:081.338.344.155
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat
Tak saja di Desa Pangkung Paruk, dugaan pencurian kayu di kawasan hutan lindung terjadi di Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak. Aparat desa bersama warga sempat menggerebek aksi tersebut. Di lokasi, ditemukan belasan balok kayu Sonokeling, mesin sinso dan tiga unit sepeda motor. Namun, setelah warga melapor dan menyerahkan barang bukti, sampai sekarang kasus itu belum terungkap siapa pelakunya. Anggota LPM Desa Sanggalangit, Made Bagiarsa, akhir pekan lalu mengatakan, gerah dengan maraknya aksi pencurian kayu di tengah hutan lindung, aparat desa dan anggota Bhabimkamtibmas dan Babinsa melakukan penyergapan ke tengah hutan pada 25 November 2019. Di tengah hutan, ada seorang warga yang menyebut bertangung jawab atas penebangan kayu hutan itu. Selain itu, ada 19 balok kayu Sonokeling, 3 unit sepeda motor, sinso dan jeriken minyak. Cukup lama dilaporkan, kasus itu belum
Free
SERVICE
Bali Post/ist
BARANG BUKTI - Balok kayu sonokeling yang diduga ditebang di tengah hutan lindung Desa Sanggalangit disita saat aparat desa dan warga menggerebek aksi tersebut.
B.BP.004.02.20.0000205 TOYOTA
B.BP.001.02.20.0000228
B.BP.001.02.20.0000210
RUPA-RUPA
Djl Tanah 200m2 Jl.Turi Gg.Beji Kesiman 375jt/A 087861524618
Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Talang,Dll(Daris) 085102796346
B.BP.001.02.20.0000219
RUPA-RUPA
B.BP.001.02.20.0000207
B.BP.001.01.20.0000815
Djl Tnh Kav Jl.Sekar Tunjung & Penamparan 0811398086 / 245460
B.BP.001.02.20.0000222
Telp.412815 / 08123985172
B.BP.001.02.20.0000229
KEHILANGAN Hlg BPKB DK 9853 HB, Nosin MA17617 a/N Ni Komang Yuliani B.BP.001.02.20.0000185
Senin Umanis, 10 Februari 2020
Rampung Dibangun Auditorium Jembrana Di-’’pelaspas’’ BERTEPATAN dengan Purnama Kaulu, Sabtu (8/2), Pemkab Jembrana melaksanakan upacara Pamelaspasan Gedung Auditorium di Jalan Mayor Sugianyar 1, kawasan Civic Center Pemkab Jembrana, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana. Hadir dalam acara tersebut, Bupati Jembrana I Putu Artha, Sekda Jembrana I Made Sudiada, para Asisten, Camat dan segenap pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Jembrana. Upacara pamelaspasan di-puput oleh Ida Pandita Mpu Taman Sari Baler Bale Agung dengan banten bebangkit tingkat Rsi Gana. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) Jembrana I Wayan Darwin mengatakan, gedung auditorium dengan kapasitas 750 orang tersebut dibangun dengan dua tahap menggunakan APBD Jembrana. ‘’Tahap pertama tahun 2018 yang meliputi pekerjaan struktur dan pekerjaan atap, sedangkan tahap kedua dimulai pada tahun 2019 yang meliputi pekerjaan finishing dan penataan
halaman,’’ kata Darwin. Sementara untuk tahun ini, pembangunan masih dilanjutkan dilengkapi dengan AC, genset, bangunan Padmasana, serta penataan sisi timur auditorium. Gedung ini berdiri di atas lahan seluas 1.15 hektar, memiliki luas area serta sirkulasi parkir 4.400 m2, serta luas bangunan utama 2.500 m2. Gedung auditorium ini, sambung Darwin, akan dimanfaatkan untuk kegiatan pemerintah maupun kegiatan umum.
‘’Nanti dalam pertengahan tahun ini akan diresmikan, menyusul dengan peraturan dalam pemanfaatan gedung auditorium ini,’’ sambungnya. Sementara itu, Bupati Jembrana usai mengikuti persembahyangan bersama mengatakan, gedung auditorium ini dibangun dengan tujuan memberikan kemudahan masyarakat mengakses dan berintegrasi antarinstansi pemerintah mengingat lokasinya yang cukup strategis, terletak di
Kesehatan
dr. Maximiliano Agustian Mahardhika
BERKURANGNYA pendengaran pada orang berusia lanjut yang terjadi secara perlahan-lahan seiring bertambahnya usia merupakan hal yang umum terjadi, keadaan tersebut dikenal dengan istilah presbikusis. Presbikusis sendiri secara definisi merupakan tuli saraf pada usia lanjut yang terjadi karena proses degeneratif (penuaan) pada organ pendengaran. Kurang lebih sekitar 30-35% orang yang berusia di atas 65 tahun mengalami penurunan pendengaran. Sedangkan sekitar setengah dari lansia yang berusia di atas 75 tahun diperkirakan mengalami penurunan pendengaran. Presbikusis ini dapat terjadi dikarenakan adanya proses penuaan pada organ-organ di telinga luar, telinga tengah dan telinga dalam maupun pada saraf-saraf yang berfungsi dalam proses pendengaran. Selain itu terdapat pula beberapa hal yang dapat berkontribusi terhadap terjadinya presbikusis ini, seperti sering terpapar dengan suara yang bising dan keras; menggunakan obat-obatan yang bersifat ototoksik atau merusak telinga (seperti aspirin, antibiotik aminoglikosida dan obat antimalaria); memiliki kebiasaan merokok; serta memiliki riwayat penyakit tertentu (seperti kencingmanis, darah tinggi dan penyakit jantung). Faktor keturunan juga mungkin dapat berperan. Gejala dari penyakit ini biasanya terjadi pada kedua telinga dan memberat secara perlahan-lahan, sehingga penderita penyakit ini umumnya tidak menyadari bahwa dirinya mengalami presbikusis. Gejala yang pertama kali muncul biasanya adalah penderita akan kesulitan untuk mema-
hami pembicaraan orang lain, walaupun penderita dapat mendengar pembicaraan tersebut. Keluhan ini akan semakin nampak saat pembicaraan terjadi dengan latar belakang yang bising. Hal tersebut dikarenakan suara yang didengar oleh penderita terdengar seperti bergumam dan tidak jelas. Penderita juga seringkali meminta lawan bicaranya untuk mengulangi pembicaraannya, dan saat lawan bicaranya berbicara lebih keras, penderita malah akan merasa kesakitan. Penderita juga akan merasa kesulitan untuk mendengar dan membedakan suara bernada tinggi, sehingga suara pria lebih mudah didengar dari pada suara wanita yang bernada tinggi. Selain itu penderita biasanya berbicara dengan suara yang lebih keras karena kesulitan mendengarsuaranya sendiri. Keluhan lain yang mungkin menyertai adalah timbulnya tinitus, yaitu sensasi suara mendengung, mendesis atau menderu pada telinga. Meskipun gangguan ini tergolong wajar pada usia tua, kita tidak boleh menganggap remeh keadaan ini. Hal tersebut dikarenakan gangguan pendengaran yang terjadi dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang. Penderita
yang mengalami gangguan ini akan merasa kesulitan dalam berkomunikasi dengan orang lain, sehingga dapat menyebabkan penderitanya merasa sendiri dan bahkan bisa sampai mengalami depresi. Penanganan pada penderita presbikusis ini biasanya tergantung dari penyebab dan tingkat keparahan penyakit. Salah satu metode yang paling sering digunakan adalah dengan memberikan alat bantu dengar pada penderitanya. Pada kasus yang parah pemasangan implan kokle dapat dilakukan. Selain itu, terapi membaca gerak bibir juga diberikan untuk membantu mengatasi masalah pendengaran yang ada. Hal-hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya presbikusis adalah dengan menghindari faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya penyakit ini. Beberapa contohnya adalah dengan mengurangi paparan terhadap suara yang keras dan bising, serta menerapkan gaya hidup sehat. Pemeriksaan telinga dan pendengaran secara berkala ke dokter spesialis THT pada orangorang lanjut usia juga perlu dilakukan, mengingat bahwa banyak penderita yang tidak menyadari bahwa dirinya mengalami gangguan pendengaran ini. (ad231)
Pertumbuhan kredit perbankan per provinsi juga masih lebih tinggi dari pertumbuhan kredit nasional yaitu Provinsi Bali tumbuh 7,76 persen, dengan pertumbuhan kredit bank umum 7,81 persen (yoy) dan BPR 7,41 persen (ytd). Pertumbuhan kredit Provinsi NTB 17,23 persen, dengan pertumbuhan kredit bank umum 17,29 persen (yoy) dan BPR 15,57 persen (ytd). Pertumbuhan kredit di NTT 12,28 persen, dengan pertumbuhan kredit bank umum 12,32 persen (yoy) dan BPR 9,92 persen (ytd). Adapun porsi kredit yang disalurkan ke segmen UMKM sebesar Rp 68,43 triliun atau 39,79 persen dari total kredit. Penyaluran kredit ke segmen UMKM ini tumbuh 10,08 persen. OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara senantiasa mendukung program pemerintah, baik pusat maupun daerah, dalam meningkatkan perekono-
mian melalui program-program yang bersinergi dengan Industri Jasa Keuangan (IJK) seperti program ketahanan pangan melalui Asuransi Usaha Tani Padi, Asuransi Usaha Ternak Sapi, Asuransi Nelayan serta mendukung program Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui peluncuran website www.kurbali.com oleh TPAKD Provinsi Bali untuk mempermudah UMKM dalam mengakses KUR di Bali. Dalam rangka meningkatkan indeks inklusi dan literasi di daerah OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara serta OJK NTB dan NTT senantiasa melakukan kegiatan edukasi kepada masyarakat serta berperan aktif dalam Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dan Tim Kerja Satgas Waspada Investasi bersama dengan stakeholders di daerah. Dalam sambutannya, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK
Ibu Nurhaida menyatakan bahwa OJK meninjau kembali arah kebijakan sektor jasa keuangan untuk lima tahun ke depan dalam Master Plan Sektor Jasa Keuangan tahun 20202024 yang akan difokuskan pada lima area kebijakan yaitu, penguatan ketahanan dan daya saing yang akan dilakukan dengan mengakselerasi konsolidasi dan penguatan permodalan lembaga jasa keuangan, akselerasi transformasi digital, percepatan pengembangan ekosistem sektor jasa keuangan untuk mempercepat pendalaman pasar, perluasan literasi keuangan dan integritas pasar dan lembaga jasa keuangan dalam rangka memperbaiki market conduct dan perlindungan konsumen, percepatan dan perluasan penerapan pengawasan berbasis teknologi. Nurhaida mengajak semua pihak berkolaborasi dan berinovasi untuk mewujudkan sektor jasa keuangan yang berdaya saing dan berperan optimal dalam
mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas. Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Bali mengapresiasi langkah OJK di Bali dalam mengembangkan website kurbali.com dan diharapkan dapat membantu masyarakat Bali dalam mengakses KUR di daerah. Hal ini sejalan dengan program Pemerintah Daerah Provinsi Bali yang menyediakan internet di seluruh desa di Bali. Kerja sama antara Pemerintah Provinsi Bali dengan OJK hendaknya terus ditingkatkan dalam rangka memperkuat akses keuangan, utamanya bagi para pelaku UMKM, petani dan nelayan, termasuk upaya pencegahan dan penanganan dugaan tindakan melawan hukum di bidang perhimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi agar tidak terulang kembali munculnya investasi ilegal yang banyak merugikan masyarakat. (ad230)
Dari Hal. 1
Asta Brata
memberikan semangat dan kekuatan pada kehidupan yang penuh dinamika dan sebagai sumber energi. (4) Candra Brata: seorang pemimpin hendaknya memiliki sifat-sifat seperti bulan yaitu mampu memberikan penerangan bagi rakyatnya yang berada dalam kegelapan/kebodohan dengan menampilkan wajah yang penuh kesejukan dan penuh simpati, sehingga masyarakatnya merasa tenteram dan hidup nyaman.(5) Vayu Brata: seorang pemimpin hendaknya ibarat angin (Maruta), senantiasa berada di tengahtengah masyarakatnya, memberikan kesegaran dan selalu turun ke bawah untuk mengenal denyut kehidupan masyarakat yang dipimpinnya. (6) Bhumi Brata: seorang pemimpin hendaknya memiliki sifat-sifat utama dari bumi yaitu teguh, menjadi landasan berpijak dan memberi segala yang dimiliki untuk kesejahter-
aan masyarakatnya. (7) Varuna Brata: seorang pemimpin hendaknya bersifat seperti samudera yaitu memiliki wawasan yang luas, mampu mengatasi setiap gejolak dengan baik, penuh kearifan dan kebijaksanaan. (8). Agni Brata: seorang pemimpin hendaknya memiliki sifat mulia dari api yaitu mendorong masyarakatnya untuk berpartisipasi dalam pembangunan, tetap teguh dan tegak dalam prinsip dan menindak/ menghanguskan yang bersalah tanpa pilih kasih. Kepemimpinan panutan (role model) merupakan hal yang sangat terkait dengan etika. Sifat dan sikap yang dimiliki seorang pemimpin merupakan penentu berhasil atau tidaknya seorang dalam menjalankan roda pemerintahan.
(3) Tidak berfungsinya sistem pengawasan yang ketat (check and balance) oleh stakeholder untuk memastikan pejabat publik dan pemimpin tersebut terbebas intervensi dalam menjalankan tugasnya. (4) Tidak optimalnya fungsi pengawasan oleh dewan pengawas yang harusnya mampu menangani dan mengelola ancaman kegaduhan manakala terjadi potensi gangguan tata kelola akibat eksternal maupun internal intervensi yang dilakukan oleh kekuatan penguasa di atasnya secara komprehensif sejak dini. Apa yang telah menjadi keprihatinan kita bersama atas apa yang terjadi pada instansi BUMN Garuda bisa memberikan pelajaran mahal bagi kita semua bahwa sebagai pemimpin ataupun pejabat publik budaya malu, jiwa samurai alias mundur sebelum dipecat, meminjam istilah Menteri
BUMN, untuk bisa kembali dijadikan landasan utama. Selain itu, mereka harusnya terus bisa mulatsarira (introspeksi) dalam menerapkan prinpsip etika dan kepatutan sebagai pejabat publik berbasis Asta Brata secara konsekuen, konsisten dan terpercaya. Asta Brata tersebut adalah (1) Indra Brata: seorang pemimpin hendaknya seperti hujan yaitu senantiasa mengusahakan kemakmuran bagi rakyatnya dan dalam setiap tindakannya membawa kesejukan dan penuh kewibawaan. (2) Yama Brata: seorang pemimpin hendaknya meneladani sifatsifat Dewa Yama yaitu berani menegakkan keadilan menurut hukum atau peraturan yg berlaku demi mengayomi masyarakat. (3) Surya Brata: seorang pemimpin hendaknya memiliki sifat-sifat seperti matahari (surya) yang mampu
Penulis, mantan Direktur Pengawasan Bank Indonesia/ Pengajar Magister Kajian Stratejik (KSI) UI
Senin, 10 Februari 2020
Danu Kerthi
Mudah Longsor
Dari Hal. 1
Dari Hal. 1
‘’Dalam koordinasi dan sinergi diperlukan orang yang betul-betul concern menangani ini. Semua OPD yang terkait bisa bekerja menangani danau,’’ ungkapnya. Pemerintah Provinsi Bali harus mendorong upaya penyelamatan danau ini karena rencana penyelamatan danau sudah diterima. Menurutnya, Gubernur juga yang harus mengoordinasikan dengan 11 kementerian. Upaya penyelamatan danau sangat sesuai dengan visimisi Gubernur Bali yaitu ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ yang di dalamnya terdapat Danu Kerthi. Ia meminta tindak semua yang melanggar hukum yang ada di sekitar danau, dan membuat sempadan danau agar jelas batas danau dan daratan. ‘’Semua perambahan hutan dihentikan, jalankan tindakan hukum, ada bangunan di dalam danau agar ditindak, ada pelanggar sempadan itu semua diselesaikan,’’ bebernya. Sistem pertanian organik harus secara cepat dilakukan, sehingga kualitas air danau bisa cepat terselesaikan. Perilaku masyarakat juga harus mendukung k e s e l a m a t a n d a n a u . D ikatakan, belum semua masyarakat menyadari danau itu sangat penting. Upaya jangka panjang yang bisa dilakukan adalah pendidikan. (kmb42)
MELASPAS - Bupati Jembrana I Putu Artha bersama jajaran saat ‘’melaspas’’ Auditorium Jembrana di areal Civic Center Pemkab Jembrana, Sabtu (8/2). Gedung yang difungsikan untuk pertemuan dan berbagai kegiatan publik ini telah rampung dan bisa digunakan.
Lebih Tinggi
Dari Hal. 1
Pendengaran Semakin Berkurang Seiring Bertambahnya Usia, Apakah Wajar? Oleh :
Civic Centre tepatnya di depan rumah jabatan bupati. ‘’Auditorium ini nanti sudah mulai kita manfaatkan setelah nanti diresmikan pada pertengahan tahun ini,’’ kata Artha. Gedung ini juga diharapkan sebagai tempat pertemuan yang representatif selain Gedung Kesenian Ir. Soekarno dan Gedung Mendopo Kesari. ‘’Terkait pemanfaatannya, nanti akan dibuatkan peraturannya sesuai SOP. Diharapkan auditorium ini nanti bisa untuk berbagai kegiatan publik seperti dalam menyambut porprov yang akan datang maupun kegiatan perkantoran seperti musrembang, pelantikan, perpisahan sekolah ataupun resepsi pernikahan,’’ ujar Artha. (ad239)
Pembangunan terus juga harus diimbangi dengan pendekatan ekonomi yang memberikan pendampingan kepada masyarakat agar melakukan penanaman tanaman keras di sepanjang pinggiran danau. Sehingga tidak lagi menanam jenis sayuran yang menyebabkan tanah di pinggir danau mudah mengalami longsor. ‘’Hentikan pembangunan di sempadan danau agar tidak ada perambahan areal pinggiran danau untuk kegiatan
lain selain reboisasi dengan tanaman keras,’’ tegasnya. Selain itu, penerapan peraturan zonasi wilayah perairan danau secara ketat juga perlu dilakukan. Dengan tujuan agar tidak terjadi overkegiatan keramba ikan di wilayah yang bukan peruntukan budi daya perikanan. Sebab, pemberian pakan ikan yang berlebihan akan memicu terjadinya pencemaran danau yang akhirnya mematikan biota perairan. (win)
05:00 Wita 05:30 Wita 05:52 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita
Bali TV Shop Kalung Omkara Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Melalui Pujawali Kita Tingkatkan Pelembgaan Ajaran Agama Hindu (1) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Wirata Parwa (3) Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Bali TV Shop
09:30 Wita 10:00 Wita 10:05 Wita 11:00 Wita 11:05 Wita 11:30 Wita 12:00 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:00 Wita 14:05 Wita
Kalung Omkara Solusi Alternatif Marion Sam Seputar Bali Terkini Lejel Homeshopping Seputar Bali Terkini Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shopping Puja Trisandya Bali TV Shop Kalung Omkara Berita Siang Bali TV Shop Punggung Ocydia Home Shopping Seputar Bali Terkini Klip Bali
14:30 Wita 15:30 Wita 16:00 Wita 16:05 Wita 16:30 Wita 17:00 Wita 17:05 Wita 17:30 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita
Yowana Live Gemilang Prestasi SMAN 1 Ubud Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Bali TV Shop Kalung Omkara Sansekerta Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Bali TV Shop Kalung Omkara Puja Trisandya Seputar Bali Bali TV Shop Kalung Omkara Orti Bali
20:00 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 22:30 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:30 Wita 00:05 Wita
Wanita Bali Bicara Bali TV Shop Kalung Omkara Taksu Tjokorda Gede Agung Mas Khanaka, Seniman Pejuang dan Tokoh Pendidikan Seputar Bali Terkini Bali TV Shop Kalung Omkara Folk Song Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Bali TV Shop Kalung Omkara Bali Chanel
Senin Umanis, 10 Februari 2020
Biodinamik, Sistem Pertanian Organik Plus
PERTANIAN biodinamik mulai diujicobakan melalui sebuah demplot di lahan Pasraman Lumajang, Tabanan oleh Komunitas Penggiat Biodinamik Bali. Sistem pertanian ini dinilai memiliki keunggulan lebih daripada pertanian organik biasa karena lebih murah dan mengadopsi kearifan lokal Bali yang bernilai universal. Dalam berproduksi sepenuhnya memanfaatkan unsur-unsur biologis atau energi kehidupan sebagai pendorongnya. Metode biodinamik sama sekali tidak terkandung bahan kimia, sebagaimana masih ada unsur kimia yang diterapkan pada pertanian organik. Yang jadi keunggulan spesifik sistem biodinamik ini adalah memberdayakan organisme hidup sebagai bagian produksi tani itu. Hal inilah yang membuat sistem biodinamik sering disebut pertanian organik plus. Apa kelebihan sistem biodinamik ini? Metode pertanian biodinamik ini tidak hanya memperhatikan unsur-unsur yang terkandung di dalam tanah saja. Namun metode biodinamik juga mengaplikasikan unsur-unsur alam atau energi kosmik di alam ini. Dipercaya unsur energi kosmik di alam ini dapat mendukung pertumbuhan tanaman akan jauh lebih baik dalam segala segi.
Hal itu diterangkan Ketua Komunitas Penggiat Biodinamik Bali, dr. Ida Bagus Kesnawa Manuaba, usai penanaman beberapa jenis bibit sayuran di Kerambitan, Tabanan, Minggu (9/2) kemarin. Menurutnya, metode pertanian ini pada dasarnya memakai potensi material yang ada di alam. Untuk di Bali, material pendekatan model biodinamik itu sangat
mudah didapatkan. “Ini sebuah konsep yang luar biasa. Tentunya tidak hanya membuat sehat atau keseimbangan ekosistem yang baik, tetapi juga membuat pertanian menjadi murah,” papar Kesnawa. Dengan metode biodinamik ini ke depannya diharapkan banyak anak muda tertarik terjun ke dunia pertanian. Metode ini dapat menekan masalah petani terkait biaya berproduksi. Dengan biaya yang lebih murah, diharapkan nantinya banyak orang tertarik kembali bertani. Untuk pengembangan ini, komunitas penggiat biodinamik yang terdiri atas akademisi, penggiat, dan pelaku pertanian bekerja sama dengan Yayasan Dharma Naradha (YDN) membuat sebuah bidi senter di Pesraman Lumajang, Samsam, Kerambitan, Tabanan. Tujuan bidi senter itu sebagai pusat pengembangan, diskusi dan belajar sistem pertanian biodinamik. Akademis Unud I Dewa Gede Raka menjelaskan, per-
tanian biodinamik bukanlah metode baru. Metode ini telah lama ada bahkan sudah banyak negara yang menerapkannya. Penggunaan metode ini diharapkan mampu mengurangi biaya dalam pertanian, sehingga dapat meningkatkan daya saing yang lebih tinggi. Karena, selain secara kuantitas yang lebih memungkinkan, juga ada upaya peningkatan kualitas produk pertanian itu sendiri. Konsep-konsep itulah dikembangkan melalui teknologi ini. Sehingga teknologi ini disebut bioteknologi, yang memanfaatkan mikro organisme di dalam tanah, maupun kondisi di luar tanah. ”Manfaat yang sebenarnya di sini memang memerlukan proses. Tetapi manfaatnya adalah ada keberlanjutan sistem pertanian dengan biaya murah. Itu inti biodinamik ini sebenarnya,” terangnya disetujui dua akademisi lainnya dari IKIP PGRI Bali, Dr. Nyoman Suanda dan Fakultas Pertanian Unud, Mega Adnyana. (eka)
Bali Post/eka
BIODINAMIK - Komunitas Penggiat Biodinamik Bali menanam beberapa jenis bibit sayuran di lahan pertanian Pasraman Lumajang, Samsam, Kerambitan, Tabanan, Minggu (9/2) kemarin.
Nangun Sat Kerthi Loka Bali
Bangun PAUD Bernuansa Hindu, Desa Adat Sembung Gede Koordinasi dengan Desa Dinas PROGRAM penguatan eksistensi desa adat sebagai bentuk implementasi nyata dari visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, mulai diterapkan seluruh desa adat secara bertahap. Dengan berbagai potensi adat yang dimiliki, desa adat khususnya di Kecamatan Kerambitan, Tabanan sudah mulai merancang konsep untuk bisa mewujudkan program tersebut. Salah satunya di Desa Ada Sembung Gede, Kerambitan, Tabanan. Mendukung program Pemerintah Provinsi Bali meliputi kegiatan menggali dan membina seni wali dan seni bebali, kegiatan pasantian, pembinaan atau pelatihan sekaa, begitupun kegiatan bulan bahasa, aksara dan sastra Bali, tahun 2020 ini sudh dirancang konsepnya. Termasuk pengembangan PAUD/TK bernuansa Hindu.
Bendesa Adat Sembung Gede I Gusti Made Supardi menyampaikan, Desa Adat Sembung Gede terdiri atas tiga banjar yakni Sembung Gede Kaja, Sembung Gede Tengah dan Sembung Gede Kelod, dengan krama sebanyak 237 KK. Krama adat banyak bergelut di sektor pertanian, kemudian swasta dan PNS. Termasuk peter-
nak babi, tukang bangunan, usaha dagang, usaha rumah tangga yang sifatnya masih perorangan seperti jajan Bali dan banten upacara. Terkait program Gubernur Bali, kata Gusti Supardi, pada pertengahan Januari 2020 sudah dibentuk sekaa santhi adat untuk menunjang kegiatan upacara piodalan di Pura Tri Kahyangan dan
Pura lainnya, termasuk pamelaspasan dan pacaruan di desa adat. Sementara di bidang pendidikan, khususnya PAUD/ TK bernuansa Hindu yang juga merupakan program prioritas, Desa Adat Sembung Gede akan berkoordinasi dengan desa dinas. ‘’Jika ada anggaran ke arah sana, kemungkinan kami di desa adat bisa membantu pengadaan bukunya. Karena sudah ada PAUD bentukan desa dinas tapi sifatnya masih pendidikan formal,’’ terangnya. Demikian halnya penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali, aksara dan sastra Bali
Rutin Gelar Donor Darah
Partai Gerindra Pemasok Darah Terbanyak ke PMI Klungkung AKSI donor darah cukup rutin digelar di Kabupaten Klungkung. Ini membuat kebutuhan darah berbagai jenis golongan selalu terpenuhi. Bahkan, dengan aksi donor darah yang rutin, Klungkung tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan darah daerahnya, tetapi juga membantu kebutuhan darah di daerah lain, seperti kebutuhan darah di RSUP Sanglah maupun Karangasem. Salah satu pemasok darah secara rutin datang dari aksi donor darah Partai Gerindra yang digelar setiap tiga bulan sekali. Gerindra sebagai salah satu pemasok darah terbesar bagi PMI Klungkung terus menggerakkan pengurus hingga simpatisan untuk melakukan donor darah. Bahkan, gerakan donor darah
ini juga masuk ke desa-desa menyasar generasi muda, agar ikut tergerak menyumbangkan darahnya. Seperti yang dilakukan Minggu (9/2) pagi, ratusan pendonor darah datang langsung ke Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya. Dari 328 pendonor yang terdaftar, aksi donor darah serangkaian HUT ke-12 Partai Gerindra ini, menghasilkan 152 kantong darah yang layak disimpan. Ketua DPC Gerindra Klungkung Wayan Baru mengatakan aksi donor darah ini sebagai aksi nyata misi sosial partai yang sangat efektif, karena kebutuhan darah di PMI cukup tinggi. ‘’Sejak kami konsisten melakukan ini, PMI Klungkung tidak pernah kekurangan darah. Hanya kami yang rutin melakukannya. Tidak hanya bantu stok
darah, kami juga khusus menyiapkan orang-orang dengan golongan darah langka. Kalau yang langka, darahnya baru diambil dari orangnya saat dibutuhkan,’’ tegas Baru. Setiap aksi donor darah rata-rata menghasilkan sekitar 50 kantong darah. Ini sudah digalakkan sejak lima tahun terakhir. Setelah bergerak, rupanya respons masyarakat dirasakan cukup antusias. Sebab, pendekatan yang dilakukan Gerindra, yakni dengan memberikan edukasi pentingnya donor darah bagi kesehatan maupun darah bagi orang lain yang membutuhkan. ‘’Kami tetap lakukan ini secara rutin. Kami selalu menggandeng generasi muda sebagai kaum milenial untuk terlibat langsung. Ini juga sebagai salah satu kegiatan positif untuk menjauhkan
DARAH - Petugas saat mengambil darah dari beberapa pendonor darah di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya.
mereka dari pengaruh negatif, seperti seks bebas dan narkoba,’’ tegas Baru. Ketua PMI Klungkung I Made Kasta, Minggu (9/2) kemarin, saat hadir dalam kesempatan itu mengatakan masyarakat Klungkung sudah semakin sadar untuk melakukan donor darah berkat gerakan konsisten Partai Gerindra. Mereka sangat paham manfaat besarnya bagi orang lain yang membutuhkan. Selain itu, donor darah juga menjadi kebiasaan baru untuk menjaga kesehatan. Karena dengan donor darah, sumsum tulang belakang akan memproduksi darah baru yang baik untuk kesehatan. ‘’Sekarang kami tidak pernah kekurangan darah. Malah, darah hasil donor darah di Klungkung juga kerap diminta daerah lain yang kekurangan darah, seperti dari RSUP Sanglah dan Karangasem. Kami apresiasi tinggi Partai Gerindra, yang sudah begitu peduli dengan kebutuhan darah melalui misi sosialnya ini,’’ kata Kasta. Stok darah berbagai jenis selalu aman. Tidak terkecuali darah dengan tipe langka, seperti golongan darah B dan AB. Karena donor darah selalu digelar rutin, gerakan donor darah ini juga dilakukan oleh kalangan generasi milenial, melalui sekaa teruna-teruni. Mereka secara rutin menjadi sukarelawan berkat dorongan Partai Gerindra. (ad248)
juga mendapat perhatian desa adat. ‘’Kemungkinan setelah hari raya Galungan akan dilaksanakan kegiatan ini. Karena ini program baru, jadi masih akan dicarikan teknis pelaksanaannya. Sebab, selama ini desa adat belum pernah melakukannya,’’ ucapnya. Begitupun untuk pasraman nonformal, akan dirancang pasraman untuk siswa SD pada liburan tahun ajaran baru. Sementara di bidang ekonomi khususnya agar bisa terbentuk BUPDA, masih dikaji dan akan dibahas terlebih dahulu dengan Sabha Desa dan Kerta Desa. ‘’Mungkin di bidang apa nanti yang cocok dengan potensi desa,’’ ujarnya. Desa Adat Sembung Gede sudah memiliki LPD dan sudah berjalan 10 tahun dengan perkembangan aset tahun ini meningkat hingga mencapai Rp 6 miliar lebih. ‘’Sampai saat ini pertanggungjawaban tahun buku 2019 termasuk sehat,’’ ujarnya. Dikatakannya, Desa Adat Sembung Gede juga berencana membuat
jalan setapak dari setra ke sungai untuk prosesi nganyut saat upacara pengabenan sepanjang 100 meter. Termasuk penataan setra dengan membuat senderan di pinggir jalan utara setra.
Terkait pengelolaan sampah, desa adat belum bisa menangani langsung. Selama ini ada jasa pemungut sampah dari pihak perorangan. ‘’Selama ini warga mengumpulkan sampah kemudian menaruh di pinggir jalan. Kemudian sampah itu diambil pihak jasa pemungut sampah,’’ terangnya. Di bidang seni, Desa Adat Sembung Gede memiliki sekaa gong/tabuh dan seni wali. ‘’Kami punya warisan leluhur berupa Dewa Ayu sareng Jro Gede yang dipentaskan pada saat upacara pujawali jelih di Pura Kahyangan Dalem,’’ terangnya. (bit) I Gusti Made Supardi