terbit sejak 16 agustus 1948 perintis k. nadha
HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
16 HALAMAN
NOMOR 24 TAHUN KE 72 Online:http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418
Pengemban Pengamal Pancasila
Senin Paing, 9 September 2019
balipost http://facebook.com/balipost
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pustu Timpag Rusak Berat
Peserta Maraton Meninggal
Perbaikan Drainase Tak Dilanjutkan
Bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan, rusak berat. Pemkab Tabanan berencana melakukan pembangunan ulang.
Seorang pria asal Jepang, Atsushi Ono, peserta Maybank Marathon mengembuskan napas terakhirnya saat mengikuti rute lari full marathon, Minggu (8/9) kemarin.
Gara-gara waktu mepet, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPerkim) Kabupaten Bangli pesimis bisa melanjutkan perbaikan saluran drainase di wilayah Kota Bangli tahun ini.
GIANYAR | HAL. 9
TABANAN | HAL. 7
BANGLI | HAL. 14
Lingkungan di Pelabuhan Benoa Rusak
Kemenko Maritim Minta Maaf
KEMENKO Maritim menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak atas permasalahan lingkungan di sekitar area penumpukan material pengerukan Pelabuhan Benoa, Denpasar yang menimbulkan dampak berupa penyebaran sedimen ke luar area Dumping Site 2 hingga mengakibatkan matinya tanaman mangrove di sekitar kawasan tersebut. Permintaan maaf itu disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur
MINTA MAAF - Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Maritim Ridwan Djamaluddin (tengah) bersama Gubernur Bali Wayan Koster dan Direktur Utama Pelindo III Doso Agung (kanan), di Rumah Jabatan Gubernur Jayasabha Denpasar, Sabtu (7/9), seusai konferensi pers terkait permohonan maaf Kemenko Maritim atas kerusakan lingkungan di Pelabuhan Benoa.
Atasi Ketidakadilan Solusi Masalah Papua Biak (Bali Post) – Akademisi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Biak Dr. Muslim Lobubun, M.H. mengusulkan beberapa hal yang perlu dilakukan pemerintah pusat sebagai solusi dalam mengatasi masalah di Tanah Papua terutama terkait ketidakadilan bagi masyarakat asli Papua. Menurut Muslim Lobubun di Biak, Minggu (8/9) kemarin, pertama, terkait hubungan kewenangan antara pemerintah pusat dan pemda dalam pengelolaan sumber daya alam terutama tambang dan hutan yang belum menciptakan keseimbangan (equilibrium). ‘’Pemerintah provinsi tidak lagi sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah dan tidak lagi bersifat subordinal akan tetapi kewenangan itu dikembalikan kepada pemerintah kabupaten/kota,’’ ujarnya. Kedua, kebijakan yang perlu dilakukan pemerintah pusat untuk mencegah konflik di Papua adalah pengaturan sistem pengelolaan sumber daya alam tambang dan hutan. Muslim menilai, sebenarnya adanya peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang sumber daya alam pertambangan dan kehutanan telah mengakomodir prinsip keadilan sosial termasuk masyarakat adat setempat. Namun faktanya di lapangan masyarakat pemilik hak ulayat tidak mendapatkan hasil pengelolaannya. ‘’Yang lebih miris lagi ada kerusakan lingkungan dampak eksploitasi lingkungan tambang dan hutan sebagai mata rantai kehidupan orang asli Papua,’’ ujar alumni doktor ilmu hukum Unhas Makassar tahun 2018 itu. Ketiga, kebijakan yang perlu segera dilakukan pemerintah pusat, yakni merevisi undang-undang mengenai kewenangan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota serta UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otsus Papua terkait pemberian izin pengelolaan sumber daya alam tambang dan hutan. Ketika undang-undang satu dengan lainnya berjalan baik, menurut Muslim, maka implementasinya akan terwujud keharmonisan karena pemerintah daerah tidak lagi menitikberatkan pada pemerintah pusat. (ant)
Kemenko Maritim Ridwan Djamaluddin saat konferensi pers bersama Gubernur Bali Wayan Koster dan Direktur Utama Pelindo III Doso Agung, di Rumah Jabatan Gubernur Jayasabha Denpasar, Sabtu (7/9). Ridwan menyampaikan, untuk menangani masalah tersebut, PT Pelindo III tidak akan melanjutkan rencana perluasan pelabuhan, melainkan akan mulai menata, memitigasi dampak dan merestorasi kondisi lingkun-
’’Di luar kepentingan itu, tidak ada bentuk pembangunan lain seperti hotel, restoran dan lain-lain. Sisa lahan yang tersedia akan diperuntukkan menjadi kawasan terbuka hijau.’’ Wayan Koster Gubernur Bali
Jakarta (Bali Post) – Penyelamatan masa depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi tanggung jawab seluruh komponen bangsa. Karena itulah, selain meminta ketegasan sikap dari Presiden Jokowi, siapa pun dari latar belakang apa pun yang memiliki kepedulian akan Indonesia yang bebas korupsi wajib menolong KPK. Permohonan pertolongan disampaikan pegawai KPK dalam aksinya di Jakarta, Minggu (8/9) kemarin. Ada dua hal yang menjadi ancaman pembunuh KPK yakni calon pimpinan (capim) KPK bermasalah dan revisi UU KPK.
Bali Post/ant
DITUTUP KAIN HITAM - Wakil Ketua KPK Saut Situmorang bersama pegawai KPK melakukan aksi simbolik menutup logo KPK dengan kain hitam di Gedung Merah Putih Jakarata, Minggu (8/9) kemarin. Aksi tersebut sebagai wujud menolak capim KPK dan revisi UU KPK.
Bali Post/kmb
’’Prajuru’’ LPD Dibimtek
LPD di Karangasem dinilai sebagai lembaga paling kuat dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi di desa. Karena itu, LPD terus didorong agar bisa lebih maju. Apa saja yang dilakukan?
www.bisnisbali.com
tindak lanjut pengembangan Pelabuhan Benoa. Menurut Ridwan, rekomendasi tindak lanjut akan disusun dengan memperhatikan kepentingan nasional, kepentingan daerah dan kearifan lokal. ‘’Terhadap kondisi yang berkembang saat ini, kami minta maaf kepada semua pihak. Kita semua hendaknya bersamasama mengusung masalah ini ke arah yang positif. Jangan masalahnya yang kita kembangkan, tapi solusinya yang perlu kita dilakukan,’’ ujar pejabat yang adalah alumni ITB itu. Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, apa yang disampaikan Deputi Kemenko Maritim merupakan respons positif terhadap surat Gubernur Bali yang telah disampaikan pada 26 Agustus lalu. Hal. 15 Tetap Berlanjut
KPK Membutuhkan Pertolongan
Aksi Damai
AKSI IMMAPA BERLANGSUNG DAMAI - Sejumlah mahasiswa menggelar aksi damai di Bundaran Renon, Denpasar, Jumat (6/9) mulai pukul 10.00 12.00 Wita. Aksi digelar IMMAPA tersebut berjalan dengan damai tanpa disertai pengibaran bendera Bintang Kejora. Pengamanan dilakukan aparat Polresta Denpasar. Peserta aksi berjumlah sekitar 25 orang.
gan perairan dan kawasan di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali. ‘’Selanjutnya, PT Pelindo III bersama-sama dengan KSOP Benoa akan meninjau kembali dokumen Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Benoa yang berlaku saat ini, dan akan mengusulkan rencana terinci dengan memperhatikan RIP yang berlaku, kondisi saat ini, dan arahan Gubernur Bali,’’ kata Ridwan. Ridwan mengatakan, pemerintah melalui Kemenko Maritim membentuk Tim Koordinasi Pemantauan yang terdiri atas para pejabat dan pakar dari kementerian, lembaga, pemerintah daerah dan perguruan tinggi untuk mengumpulkan data dan informasi terkait masalah lingkungan yang timbul, serta menyampaikan masukan dan rekomendasi kepada pemerintah, Pemerintah Provinsi Bali dan Pelindo III mengenai kondisi dan
‘’Para pegawai berharap Presiden agar melakukan fungsinya sebagai kepala negara untuk mencegah KPK ‘mati’ dengan tidak meloloskan capim terduga pelanggar etik dan menolak revisi UU KPK,’’ kata pegawai KPK Christie Afriani di sela aksi simbolik menutup logo KPK. Untuk itu, menurut Christie, pegawai KPK berinisiatif untuk meminta bantuan dari siapa pun dan di mana pun tanpa memandang latar belakang selama mempunyai visi dan kebencian atas korupsi yang merajalela. ‘’Bunga dan leaflet permintaan tolong dari KPK dibagikan oleh 500 pegawai KPK di sekitar Bundaran HI Jakarta, Minggu,’’ ucapnya. Permintaan tolong kepada masyarakat itu, katanya, karena hingga hari ini Presiden belum bertindak untuk secara tegas menolak capim bermasalah dan menolak
revisi UU KPK tersebut. Ia menyatakan rangkaian proses pemintaan tolong tersebut diakhiri dengan seremoni penutupan gedung KPK dengan kain hitam sebagai lambang kesuraman dan duka. ‘’Serangan terhadap KPK secara sistematis menyempurnakan serangan dari dalam dan luar sehingga paripurna membuat KPK ‘mati’ karena tidak berfungsi,’’ ujar Christie. Dipilih Presiden ‘’Ini hanya simbol saja ditutup dengan kain hitam mengingatkan bahwa ada jalan panjang yang harus kita lalui di negeri ini. Daripada sekadar membahas UU KPK yang kita harap tadinya kalaupun ada perubahan itu memperkuat bukan memperlemah,’’ ucap Wakil Ketua KPK Saut Situmorang yang juga ikut aksi simbolik itu. Hal. 15 Penunjukan Langsung
Wali Kota Rai Mantra Jadi Pembicara di Markas PBB Austria Paparkan Keberhasilan Pembangunan Berlandaskan Tri Hita Karana
KEBERHASILAN Pemerintah Kota Denpasar di bawah kepemimpinan Wali Kota Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara dalam pembangunan Smart City berlandaskan Tri Hita Karana mendapat apresiasi beragam kalangan. Bahkan, keberhasilan ini menjadikan Denpasar sukses menyabet penghargaan Indeks Kota Cerdas Indonesia (IKCI) nomor satu di Indonesia kategori kota besar dari Litbang Kompas. Atas keberhasilan tersebut, Kota Denpasar menjadi daya tarik dunia internasional. Di mana, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra diundang
menjadi pembicara di Markas Perserikatan BangsaBangsa (PBB) di Vienna. Austria serangkaian Bridge For Cities 4.0 Connecting Cities Throught The New yang dibuka langsung Direktur Jenderal UNIDO Mr. Li Yong, beberapa waktu lalu. Hadir dalam kesempatan tersebut Duta Besar Indonesia untuk Austria Darmansjah Djumala. Turut mendampingi Wali Kota Denpasar, Kepala Bappeda I Putu Wisnu Wijaya Kusuma, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Made Erwin Suryadarma Sena, Kabag Kerja Sama Laxmy Saraswati, dan Kabid Ekonomi Kreatif I Wayan Hendaryana. Hal. 15 Hubungan Harmonis
NARASUMBER DI PBB – Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat menjadi narasumber dalam acara Bridge City 4.0 United Nation Industry Development Organization (UNIDO) di Gedung PBB di Wina-Austria, beberapa waktu lalu.
Senin Paing, 9 September 2019
”Timing” Penurunan Suku Bunga Acuan Dinilai Tidak Tepat Denpasar (Bali Post) Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan dari 5,75 persen menjadi 5,50 persen. Penurunan ini menjadi sinyal bagus untuk dunia usaha. Di sisi lain, timing penurunan suku bunga ini dinilai tidak tepat karena penurunan suku bunga acuan dilakukan saat pelambatan ekonomi terjadi sudah cukup lama, sehingga kebijakan ini dinilai lambat. Pengamat ekonomi dan perbankan Viraguna Bagoes Oka megatakan hal itu, belum lama ini. Menurut Viraguna Bagoes Oka, penurunan suku bunga ini tidak secara otomatis membuat perbankan menurunkan suku bunga kreditnya. Karena yang dilakukan perbankan lebih awal adalah segera menurunkan suku bunga deposito. “Karena cost of money-nya harus dia tekan, karena basisnya turun,” ungkapnya. Viraguna Bagoes Oka menambahkan, suku bunga kredit tidak bisa diturunkan dengan cepat karena setiap bank memiliki manajer keuangan (treasury) yang harus menstabilkan antara aset dengan liability (kewajiban). “Treasury ini harus menjaga kestabilan antara asset side dan liability side. Kalau asset side buruburu diturunkan, liability-nya akan terganggu. Maka kewajiban ini yang harus diturunkan dulu supaya dia dapat keuntungan,” ujarnya. Jika tidak stabil, likuiditas perbankan akan terganggu, karena yang menyimpan dana akan merasa tidak nyaman dengan penurunan ini. “Bunga yang didapat nasabah dari menyimpan dana juga menurun. Sehingga ada potensi uang itu ditarik, dikhawatirkan likuiditasnya terganggu,” bebernya. Viraguna Bagoes Oka mengatakan, situasi pelemahan ekonomi dan perang dagang antara ASChina ini m e -
nyebabkan pertumbuhan ekonomi hampir di semua negara mengalami penurunan. Perbankan saat ini menghadapi tantangan dan risiko. Di tengah situasi ekonomi global, BI menurunkan suku bunga, sementara perbankan berupaya agar likuiditasnya terjaga dengan memberikan bunga simpanan yang cukup menguntungkan bagi penyimpan dana. Di sisi lain dunia usaha diuntungkan dengan penurunan suku bunga ini. Perbankan pun mengalami dilema. Loan to Deposit Ratio (LDR) perbankan hampir 80 persen, yang berarti rasio antara dana yang diterima dengan dana yang disalurkan porsinya 80 persen. “Itu artinya lebih banyak DPK (Dana Pihak Ketiga - red)),” ungkapnya. Dengan adanya penurunan suku bunga ini, kata Viraguna Bagoes Oka, bank khawatir terjadi pemindahan dana atau penarikan dana oleh nasabah untuk ditempatkan di tempat investasi yang lain atau digunakan untuk usaha, mengingat potensi usaha semakin lebar dan mudah. “Sementara begitu orang mau narik, uangnya ini masih dipakai untuk memberi kredit pada nasabah yang lain,” katanya. Maka dari itu, ia mengatakan perbankan saat ini dalam posisi yang paling menyulitkan. Dalam situasi ini, perbankan harus melakukan efisiensi besar-besaran. Paling tidak untuk menekan lending rate. Karena komponen penting dari harga uang yang dijual (cost of money) adalah keuntungan, profisi, komisi. Menurut Viraguna Bagoes Oka, regulator perlu langkah-langkah luar biasa untuk memperbaiki kondisi perbankan ini. Misalnya diberikan aturan yang memperlunak kredit yang tertunggak sekian bulan tidak masuk NPL atau diberikan KUR. Selain itu perbankan juga perlu dibantu, namun dipilih dan dipilah perbankan yang sehat. (kmb42)
Bali Post/eka
TIRTHA NING - Puri Agung Kesiman bersama krama enam Banjar Pekandelan, Desa Pekraman Kesiman melaksanakan prosesi Manah Toya Ning di Pura Beji Musen Kesiman, Denpasar, Minggu (8/9) kemarin.
Ida Sang Ayu Kompiang Tutup Usia Guru yang Siswanya Banyak Jadi Sulinggih
TOKOH tiga zaman dari Puri Agung Kesiman, Ida Sang Ayu Kompiang tutup usia pada usia 101 tahun, Jumat (30/8) lalu. Beliau banyak memberi sumbangsih dalam dunia pendidikan di Denpasar karena dikenal sebagai guru yang disiplin. Saat itu guru disiplin sering disebut guru yang keras demi masa depan murid-muridnya. Minggu (8/9) kemarin dilakukan upacara Manah Toya Ning ke Pura Musen Kesiman, dilanjutkan dengan upacara Ngaskara. Upacara di-puput Ida Pedanda Gede Argha Griya Kelodan, Ujung dan Ida Pedanda Gede Ngurah, Ujung. Upacara Minggu kemarin juga dihadiri para panglingisir puri di Denpasar serta sejumlah pejabat. Sementara itu, upacara Ngajum akan di-puput Ida Pedanda Purwa dari Griya Kelodan. Sementara upacara Palebon tingkat mewangun dilaksanakan di Setra Ganda Mayu Kesiman, Selasa (10/9) besok. Upacara akan di-puput Ida Pedanda Gede Ngurah. Manggala karya yang juga Panglingsir Puri Agung Kesiman A.A. Ngurah Gede Kusuma Wardana mengungkapkan, Sang Ayu Kompiang
yang lahir pada Agustus 1918 silam adalah istri kedua Anak Agung Penggawa Lingsir (setingkat camat zaman itu,red). Beliau bernama lengkap Ida I Gusti Ngurah Made Kesiman Pemecutan. Penguasa wilayah Kesiman saat itu dengan wilayah paling utara adalah Peguyangan, sisi timur adalah Batubulan, dan selatan hingga ke Bualu. Sang Ayu Kompiang adalah guru SD penuh disiplin, memiliki dua anak yakni A.A. Ngurah Bagus Ariman dan A.A. Sagung Ayu Arimanik. Sambil menjadi guru, Sang Ayu Kompiang juga membantu suami melawan penjajah di zaman Belanda dan Jepang, serta zaman pergerakan Kemerdekaan. Bahkan sering membantu perjuangan pahlawan I Gusti Ngurah Rai di Puri Kesiman. Sebagai soerang guru di SDN 1 Kesiman, Ida Sang Ayu Kompiang banyak berjasa memberantas buta aksara di Kesiman. Warga Kesiman usia sekolah yang tak mau belajar dan sekolah dibina secara khusus. Bahkan Puri menjadi ’sekolah’ bagi masyarakat. Namun, kata A.A. Gede Ngurah Kusuma wardana, model pendidikannya zaman
itu sangat keras yang zaman sekarang identik dengan guru yang disiplin. Usai menjadi guru, Sang Ayu Kompiang menjadi pengabdi keraton yang setia mendampingi sang suami di Puri Agung Kesiman. Beliau bisa mencapai usai 101 tahun karena disiplin dalam hidup, termasuk dalam memilih menu makanan. Bahkan pada usia menjelang dipanggil Yang Maha Kuasa masih tetap disiplin menyapu di Puri. Sementara itu, Pangabih dan Penasihat Puri Agung Kesiman Ida Bagus Gede Pidada menambahkan, semasa menjadi guru bersama pendiri yayasan Dwijendra Guru Reta, banyak siswa Sang Ayu Kompiang yang menjadi sulinggih. Di antaranya Ida Pedanda Ngurah dari Griya Tegeh, Ujung. Juga Ida Pendanda Nabe Puseh Timbul, Ida Bagus Oka Natha dari Sanur dan lain-lain. Termasuk banyak menghasilkan pejabat di pemerintahan. ‘’Sang Ayu Kompiang sebagai istri kedua punggawa, aturan dari para Dewa Gumi Kebonkuri,’’ tegasnya. (sue)
95,6 Hektar Tanaman Padi di Bali Alami Puso Korban Minta Terdakwa Kasus Perusakan Dituntut Maksimal
Denpasar (Bali Post) Pemeriksaan saksi-saksi dan terdakwa sudah didengarkan dalam persidangan kasus dugaan perusakan dengan terdakwa Doni Yudianto (27) dan Adi Sastra (37). Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pimpinan Dewa Budi Watsara, kini tinggal menunggu sidang pembacaan tuntutan dari JPU Ni Luh Oka Ariani Adikari. “Perusakan yang dilakukan terdakwa dilakukan secara sistematis. Ini bentuk dan cara-cara premanisme,” ujar Ira Chandra Wirayang melalui kuasa hukumnya I Made Somya Putra dan I Wayan Wija Negara, Minggu (8/9) kemarin. Guna mendukung program dan keinginan Polda Bali dalam memberantas segala bentuk premanisme, pihak korban sangat mendukung dan berharap pihak kejaksaan maupun hakim dalam memutus perkara ini memberikan hukuman yang maksimal bagi pelaku. Apalagi hingga saat ini, kata Somya Putra korban masih khawatir dan merasa ketakutan atas peristiwa yang dialaminya. Somnya menambahkan, kasus perusakan yang sedang dalam persidangan di PN Denpasar itu dilaporkan tanggal 13 Juli 2017. “Terdakwa sempat masuk DPO dan tidak kooperatif,” ujarnya. Terdakwa, kata dia saat kejadian masuk ke rumah korban secara bersama-sama tanpa izin lalu mengedor pintu depan. “Karena sulit, lalu menaiki pintu samping dan merusak gemboknya,” sambung pihak korban. Atas peristiwa itu, I Made Somya Putra mengaku sangat khawatir terdakwa dituntut dan dihukum ringan. Informasi lain yang didapat, terdakwa masuk ke rumah korban karena alasan tertentu. Yakni mengambil dokumen bekaitan dengan dokumen milik almarhum ayah terdakwa Doni. Sehingga pihak Doni juga ingin mempertahankan yang diklaim sebagai miliknya. “Dengan melihat proses penyelidikan hingga persidangan, semoga ada keadilan bagi korban dan pelaku bisa dihukum maksimal,” tandas Somya Putra. Sementara dalam dakwaan JPU Luh Oka Ariani Adikari sebelumnya menjerat terdakwa dengan Pasal 170 ayat (1) dan ayat (2) ke-1 KUHP. Peristiwa perusakan itu terjadi di Jalan Pulau Batanta Nomor 12, Denpasar. (kmb37)
Bali Post/kmb37
BERKAS - I Made Somya Putra menunjukkan beberapa berkas terkait masalah dugaan perusakan yang kasusnya sedang dalam persidangan.
Topik : 95,6 Hektar Tanaman Padi di Bali Alami Puso
Denpasar (Bali Post) Pada musim tanam April-September atau musim tanam kemarau, tercatat 95,6 hektar tanaman padi di Bali mengalami gagal panen atau puso karena kekeringan. Kejadian puso ini ada di wilayah Buleleng, Jembrana, dan Karangasem. Sementara tanaman padi yang mengalami kerusakan ringan, sedang dan berat karena musim kemarau ini juga terjadi di wilayah Tabanan dan Badung. Secara total luas kekeringan lahan sawah di Bali mencapai 359,9 hektar.
Kepala UPT BPTPH (Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura) Provinsi Bali Ir. I Nyoman Suastika mengatakan, hingga 31 Agustus 2019 untuk periode tanam April-September tercatat luas kekeringan yang terjadi di lahan sawah Bali untuk komoditi padi mencapai 359,9 hektar. Adapun rinciannya di Kabupaten Buleleng seluas 181,5 hektar dengan intensitas kerusakan ringan 85,5 hektar, sedang 37 hektar, berat 10,40 hektar dan puso atau gagal panen 48,6 hektar. Kekeringan juga terjadi di Jembrana dengan luas 124 hektar masing-masing dengan intensitas kerusakan ringan 41 hektar, sedang 13 hektar, berat 24 hektar dan puso 46 hektar. Untuk Tabanan terjadi kekeringan untuk komoditas padi dan jagung. Untuk padi seluas 42,4 hektar dengan intensitas kerusakan ringan 36 hektar, sedang empat hektar dan berat 2,4 hektar. Sementara kekeringan komoditas jagung terjadi di Kecamatan Selemadeg Timur,
Tabanan seluas 17 hektar dengan intensitas kerusakan ringan. Kabupaten Badung juga mengalami kekeringan untuk komoditas padi seluas lima hektar dengan intensitas kerusakan ringan sementara kekeringan komoditas padi di Karangasem seluas tujuh hektar dengan intensitas kerusakan ringan satu hektar, berat lima hektar dan puso satu hektar. Sehingga total kekeringan lahan sawah untuk komunitas padi di Bali adalah 359,9 hektar dengan intensitas ringan 168,5 hektar, sedang 54 hektar, berat 41,80 hektar dan puso 95,6 hektar. Suastika menambahkan, untuk intensitas kerusakan ringan dan sedang ini masih bisa diselamatkan jika ramalan dari BMKG mengenai musim hujan yang akan turun pada Oktober terjadi. ‘’Menurut ramalan BMKG, musim kemarau masih berlangsung pada September ini dengan curah hujan 0 hingga 20 milimeter. Sementara pada Oktober diramalkan
akan hujan di sebagian wilayah Bali dengan curah hujan lebih dari 100 milimeter. Jika benar, maka kekeringan dengan intensitas kerusakan ringan hingga sedang masih bisa diselamatkan dan tidak sampai puso,’’ jelasnya. Menurut Suastika, tanaman padi yang mengalami kerusakan berat agar tidak terjadi gagal panen perlu dilakukan tindakan pemberian air segera. Salah satu langkah yang ditawarkan adalah dengan menerapkan sistem gilir pemberian air dari satu subak dengan subak lainnya. Untuk jangka panjangnya terutama dalam hal kesiapan menghadapi musim kemarau yang akan datang, pemerintah pusat berencana memberikan bantuan untuk Bali dalam hal pembuatan sumur bor bagi daerah sawah berpotensi untuk tanam dan memiliki sumber air tanah. ‘’Bantuan ini pendanaannya rencananya di APBN perubahan. Sehingga untuk mengatasi kekeringan yang terjadi saat ini dilakukan sistem bergilir antara satu subak dengan subak yang lain,’’ ujarnya. Dilihat dari jumlah luasan kekeringan, kata Suastika masih di bawah estimasi BPTPH, dimana dalam hal perlindungan, kekeringan tidak boleh melebihi tiga persen dari luas tanam sawah. Sementara untuk Bali luas sawahnya sekitar 79.000 hektar dengan luas tanam sawah
sekitar 150 ribu hektar, sehingga luas kekeringan yang terjadi saat ini masih jauh di bawah estimasi. Meski demikian, tetap terjadi kerugian pada petani. Apalagi saat ini harga gabah mencapai Rp 4.700 sampai Rp 5.000 per kilogram. Jika dengan kejadian puso seluas 95,6 hektar dengan rata-rata produksi enam ton per hektar, maka bisa diperkirakan kerugian petani mencapai sekitar Rp 2,8 miliar. Sayangnya lagi, untuk kejadian kekeringan hingga gagal panen ini tidak semua terdaftar dalam Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). ‘’Padahal, AUTP ini membantu petani jika terjadi kerusakan pada tanaman padinya, sehingga tidak terlalu merugi. Sayangnya masih ada petani yang enggan mengikuti AUTP,’’ ujarnya. Dengan pengalaman ini, Suastika berharap akan semakin banyak petani di Bali mengikuti AUTP sebagai jaminan saat terjadinya kerusakan pada tanaman padinya hingga tidak banyak merugi. (kmb24) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Belasan Pelaku Kasus Narkoba ”Dipamerkan” di CFD Denpasar (Bali Post) Guna memunculkan efek jera, 17 pelaku kasus narkoba tangkapan Satresnarkoba Polresta Denpasar dipamerkan kepada masyarakat umum saat Car Free Day (CFD). Ekspos kasus tersebut dilaksanakan di depan Patung Padarakan Rumeksa Gardapati (PRG), Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Minggu (8/9) kemarin. Wakapolresta Denpasar AKBP Benny Promono mengatakan, pihaknya kembali memamerkan pelaku narkoba khusus narkoba dari kurir dan pengedar di ruang publik. Selain itu, juga ditunjukkan berbagai jenis narkoba. Menurut Benny Promono, pengungkapan kasus ini dilakukan tiga bulan terakhir. “Salah satu tersangka berstatus residivis kasus sama yaitu narkotika,” tegasnya. Barang bukti yang disita Satresnarkoba Polresta bersama Satgas CTOC Polda Bali yaitu sabu-sabu seberat 3.227 gram, ekstasi 16 butir, ganja 74,29 gram, kokain 1,9 gram dan pil koplo sebanyak 1.316 butir. “Pelaku membeli barang terlarang ini dari seseorang yang tidak dikenal. Mereka ini sebagian merupakan sindikat, tapi ada juga karena faktor ekonomi,” ujar Benny Promono didampingi Kasat Resnarkoba AKP Mikael Hutabarat. Mantan Wakapolres Badung ini menegaskan, narkoba sangat membahayakan bagi penggu-
Bali Post/ist
NARKOBA - Wakapolresta Denpasar AKBP Benny Pramono merilis pengungkapan kasus narkoba di depan Patung Padarakan Rumeksa Gardapati, Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandi, Minggu (8/9) kemarin. nanya. “Jadi bapak-bapak dan ibu-ibu tolong awasi anak maupun anggota keluarganya. Jangan sampai mereka menggunakan apalagi menjadi pengedar narkoba. Dengan pengung-
kapan ini, Satresnarkoba Polresta Denpasar bersama Satgas CTOC Polda Bali berhasil menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika sekitar 50 ribu jiwa,” ujarnya. (kmb36)
Senin Paing, 9 September 2019
Ujian Tugas Akhir Karya Seni Program Doktor ISI Surakarta
Agung Rahma Putra Pentaskan ”We Beji Langon” ANAK Agung Gede Agung Rahma Putra mementaskan karya seni bertajuk “We Beji Langon: Air Dalam Budaya dan Religi” di Beji Langon, Desa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, Badung, Senin (9/9) malam ini. Pementasan karya seni berbentuk site specific dance yang terinspirasi dari budaya air di sumber air suci Beji Langon ini merupakan salah satu persyaratan untuk menuntaskan pendidikan di Program Doktor Penciptaan dan Pengkajian Seni Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. “Sampai saat ini, sumber air ini masih dijaga kelestariannya oleh masyarakat di Desa Adat Kapal. Sebagai sebuah ikon peradaban, air di kawasan Beji Langon ini memiliki tiga fungsi. Yakni, air sebagai yeh yang digunakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, sebagai toya untuk berbagai kebutuhan upacara ritual agama Hindu dan sebagai tirtha untuk penyucian spiritual,” ujar Agung Rahma Putra di sela-sela geladi resik, Sabtu (7/9) malam. Menurut peraih Silpakara Nugraha kategori Kreativitas dan Inovasi Masyarakat di Bidang Ipteks dan Teknologi Tahun 2019 dari Bappeda Litbang Provinsi Bali ini, karya dengan durasi sekitar satu jam ini pada intinya meru-
pakan sebuah implementasi perenungan konsep-konsep abstrak dari penggunaan air dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Hindu Bali sebagaimana yang banyak disinggung dalam lontarlontar Bali. “Selain itu, karya seni ini merupakan hasil eksplorasi saya terhadap budaya air di kalangan masyarakat Bali yang belakangan ini banyak dilupakan,” ujar dosen IKIP PGRI Bali ini. Agung Rahma Putra menegaskan, ‘‘We Beji Langon’’ yang dihasilkan berdasarkan practise based research ini bertujuan untuk mengangkat nilai-nilai kearifan lokal Bali, yaitu sentral dan esensialnya peran air dalam kehidupan sosial, kultural dan religius masyarakat Hindu Bali. “Melalui karya seni ini saya bermaksud untuk mengingatkan masyarakat di sekitar lokasi ini untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kesucian air beserta kelestarian sekitarnya,” katanya seraya menambahkan, karya seni yang melibatkan sekitar 120 talent ini akan diuji oleh enam profesor dan tiga doktor seni, Senin malam ini. Agung Rahma Putra menambahkan, tempat pementasan akan menggunakan tiga area di Beji Langon. Babak I menggambarkan
Bali Post/ian
KARYA - Salah satu komposisi gerak dalam garapan “We Beji Langon” karya Anak Agung Gede Agung Rahma Putra yang akan diujikan, Senin (9/9) malam ini. tentang yeh yang di dalamnya mengangkat isu lingkungan menggunakan areal di Sungai
Penet. Babak II menggambarkan toya sebagai sumber air yang dikeramatkan dan juga
Tekan Inflasi TPID Kembangkan Tiga Pangan Utama Mangupura (Bali Post) -
Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Badung tengah mengembangkan Tri Pura. Program unggulan ini mengembangkan tiga pangan utama dan strategis. Hal itu diungkapkan Asisten Administrasi Umum Setda Badung Cokorda Raka Darmawan. Menurutnya, tiga komoditi yang dikembangkan adalah telur ayam ras, cabai dan bawang merah. Ketiga komoditi ini termasuk penyumbang utama inflasi di Kabupaten Badung. ‘’Program kerja selanjutnya adalah melanjutkan program atau kegiatan tahun 2018 mengembangkan klaster ayam pedaging di Desa Taman, Kecamatan Abiansemal,’’ ujarnya. Program tersebut merupakan kerja sama antara Pemkab Badung dengan kelompok peternak Jaya Mandiri Perkasa dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali. ‘’Ini meningkatkan produksi perikan-
an melalui inovasi fish go, merupakan sinergi antara Badan Litbang dengan Dinas Perikanan serta pemasangan informasi perkembangan harga pada pasar-pasar tradisional,’’ katanya. Sebelumnya, Wakil Bupati
Badung Ketut Suiasa mengatakan, pembentukan TPID merupakan upaya akselerasi pencapaian inflasi yang rendah dan stabil. Inflasi yang rendah dan stabil merupakan harapan semua pihak karena akan mampu menjadi pondasi
yang kokoh untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. ‘’Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan langkahlangkah strategis sebagai upaya pengendalian inflasi,’’ ujarnya. Disebutkan Suiasa, kegiatan-kegiatan pengendalian inflasi yang dilakukan oleh TPID Kabupaten Badung adalah merujuk pada pencapaian 4K. Pencapaian dimaksud yaitu di bidang ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga dan komunikasi yang efektif. (kmb27)
Tambah Daya Tarik Wisata
Pura Taman Ayun Dilengkapi Teater Mini Mangupura (Bali Post) Pura Taman Ayun, Mengwi kini dilengkapi dengan teater mini. Tak hanya itu, salah satu Warisan Budaya Dunia yang diakui UNESCO ini juga dilengkapi dengan galeri foto hingga sketsa, guna menarik pengunjung. Panglingsir Puri Ageng Mengwi Anak Agung Gde Agung, belum lama ini mengungkapkan, kunjungan wisatawan ke Pura Taman Ayun lumayan meningkat. Sebelumnya rata-rata per
hari mencapai seribu wisatawan. ‘’Dengan adanya tambahan galeri foto, sketsa, hingga teater mini, terjadi peningkatan. Ya sekitar 1.100 hingga 1.200 per hari,’’ ujarnya. Menurutnya, selain wisatawan dapat melihat warisan budaya berupa Pura Taman Ayun di dalam galeri, pengunjung juga dapat melihat foto-foto bersejarah terkait keberadaan Pura Taman Ayun di masa silam. Bahkan
ada foto yang menampilkan kedatangan Presiden Soekarno bersama tamu kenegaraan. Kedatangan sang proklamator disambut Tjokorda Mengwi dan ritual yang dipimpin sulinggih. ‘’Ditampilkan juga maket Pura Taman Ayun. Dari maket ini wisatawan bisa melihat secara utuh denah pura yang dikelilingi kolam tersebut. Ini dulu saya pesan khusus dari Bandung,’’ jelasnya. Disebutkan Gde Agung,
menghadirkan mitos Pancoran Dedari menggunakan Jaba Tengah Beji Langon.
Sedangkan babak III menggambarkan tentang proses pembuatan tirtha menggu-
nakan areal di tegalan Puri Muncan yang berlokasi di dekat Beji Langon. (ian)
Pembatasan Plastik Diterapkan di Event Musik Internasional Mangupura (Bali Post) Pembatasan timbulan sampah plastik sesuai Pergub Bali Nomor 97 Tahun 2018 tidak hanya diterapkan pada instansi-instansi pemerintah maupun swasta, namun kini mulai diterapkan pada event musik. Seperti perhelatan musik terbesar di Asia Tenggara, Soundrenaline yang dilaksanaan 7-8 September 2019 di GWK, Ungasan. Kampanye pengurangan sampah plastik sekali pakai membuat penyelenggara Soundrenaline mencoba meminimalisir penggunaan material plastik, baik berupa plastik makanan dan minuman. Perwakilan dari Level 7 selaku penyelenggara Soundrenaline 2019, Andhika Adiputra alias Chocky, panitia sudah mengimbau para tenant untuk meminimalisir penggunaan material plastic, terutama sedotan, gelas dan bungkus makanan. Ada sekitar 30 tenant yang ikut dalam Soundrenaline, baik itu di bidang food and beverage, merchandise dan yang lainnya. Bah-
kan penonton diharapkan membawa tumbler untuk efisiensi sampah gelas minuman, karena disediakan refill station. ‘’Kampanye pengurangan sampah plastik dari Gubernur Bali ini kita coba angkat dan menerapkannya. Kami mengajak semua yang terlibat dalam Soundrenaline 2019 untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai,’’ katanya belum lama ini. Pada pelaksanaan Soundrenaline ke-17 yang bertema “The Spirit of All Time”, berbagai penampilan musik lintas genre dihadirkan berbalut karya seni instalasi dan pertunjukan. Layaknya ruang inspirasi seni, event ini hadir bukan hanya terkait event musik, melainkan juga pertunjukan seni yang memiliki idealisme dan tersebar di kawasan panggung Soundrenaline, yaitu A Stage, Celebration Stage, All Time Stage, dan Creators Stage. Seperti instalasi berbentuk passion-field music, video atau fotografi dan visual art yang memiliki pesan tersendiri. Untuk panggung utama
yaitu A Stage, kesan modern dan megah sangat terasa dengan pendekatan new media art yang penuh elemen LED, tata cahaya dan luminious motion berskala besar. Sedangkan Celebration Stage di area terbawah sangat kental akan urban culture dan karya ‘’The Monument’’ setinggi 11,8 meter. Panggung All Time Stage di Amphitheater GWK berisi berbagai elemen Bali karya Silakarang Art Crew. Sementara Creators Stage tampil dengan percampuran elemen industrial dan Bali yang dirancang khusus oleh I Made Aswino Aji. Di kawasan tersebut terdapat patung penari Baris Tunggal oleh Agus Mediana dan I Putu Edi Kharisma. Selain itu, di sepanjang area Creators Stage hingga All Time Stage terdapat pula beberapa kejutan dari sejumlah musisi yang berkeliling untuk ngamen secara mendadak dan berinteraksi dengan pengunjung. Serta ada area A Camp untuk para pengunjung yang telah membeli paket camping ground. (kmb23)
dari puluhan sketsa berbagai jenis masing-masing sketsa menampilkan spot tertentu di Pura Taman Ayun. Nah, yang menarik adalah mini teater. Dalam teater tersebut diputar film pendek seputar keberadaan Pura Taman Ayun, termasuk ritual yang sempat digelar di dalamnya. ‘’Jadi ini adalah bagian dari komitmen kami, sebagai salah satu wujud keseriusan dalam melestarikan budaya kita,” tegasnya. (kmb27)
Wabup Suiasa Hadiri Sosialisasi Empat Pilar MPR-RI di Badung
Nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan Patut Dipahami Guna Perkokoh NKRI MPR-RI bekerja sama dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Badung menggelar sosialisasi empat pilar MPR-RI, Jumat (6/9) lalu, di ruang Kertha Gosana Puspem Badung. Sos-
ialisasi dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa dan Ketua PGRI Badung I Wayan Tur Adnyana, serta diikuti 300 peserta dari guru dan pengawas sekolah anggota PGRI Badung. Sosialisasi
SOSIALISASI - Wabup Badung I Ketut Suiasa saat menghadiri sosialisasi empat pilar Jumat (6/9) lalu di ruang Kertha Gosana, Puspem Badung.
menghadirkan lima orang narasumber dari anggota Badan Sosialisasi MPR-RI, yaitu H. Hardisoesilo, Yoseph Umarhadi, Muhammad Toha, Eni Sumarni Saptani, dan Almuzzammil Yusuf. Wabup Suiasa memberikan apresiasi dan penghargaan atas terlaksananya sosialisasi empat pilar oleh tim MPR-RI di Kabupaten Badung. Terlebih sosialisasi ini diberikan kepada para guru di Badung. Suiasa berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan dan Pemkab Badung akan siap untuk bersinergi dengan MPR-RI dalam rangka sosialisasi empat pilar ini. Melalui sosialisasi diharapkan para guru dapat meneruskan nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar kebangsaan kepada anak didik dan generasi muda. ‘’Nilai empat pilar kebangsaan teramat penting untuk dipahami demi terwujudnya Negara Kesatuan Repub-
lik Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur ke depannya,’’ jelasnya. Anggota Badan Sosialisasi MPR-RI H. Hardisoesilo mengatakan, kegiatan sosialisasi secara rutin telah dilaksanakan tim MPR-RI ke daerah-daerah di Indonesia. Disebutkan, empat pilar yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. Diharapkan melalui sosialisasi tersebut para guru dapat mentransformasikan pengetahuan yang didapatkannya ke anak didik dan keluarga. Dengan demikian, gelombang informasi dan ketebalan atas keyakinan terhadap empat pilar kebangsaan semakin kokoh. (ad304)
Bali Post/edi
KURANG PLASTIK - Penyelenggara Soundrenaline menjelaskan upaya pengurangan plastik dalam event musik tersebut.
Senin Paing, 9 September 2019
A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Pasemetonan Agung Tegeh Kori Gelar Pra-Mahasabha Agung III
RSD Mangusada Rayakan Puncak HUT Ke-17
Brigjen Pol. (Purn) Nyoman Suweta dan Luncurkan Aplikasi Ceting dan Tari Maskot Pranajaya Dr. Gusti Wedakarna Aklamasi Pimpin PANDBTK 2019-2024 PASEMETONAN Agung Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori (PANDBTK) kembali menggelar karya besar yakni Mahasabha Agung III dengan sejumlah rangkaian yakni pelaksanaan lokasabha madya tingkat kabupaten/ kota se-Bali (18 – 31 Agustus), praMahasabha III (1 September) dan Mahasabha Agung (9 September). Kegiatan mahasabha ini, menurut hasil keputusan Mahasabha I tahun 2009 di Kertagosa Klungkung, wajib dilaksanakan setiap 9 September sebagai pengingat sejarah lahirnya organisasi PANDBTK (999). Karenanya, organisasi PANDBTK dikenal sebagai salah satu organisasi pasemetonan di Bali yang paling disiplin, rapi dan juga terukur kinerjanya. Tentunya, hal itu tidak lepas dari kebersatuan semeton Tegeh Kori untuk meneladani sifat-sifat mulia leluhur Ida Batara Raja I Gusti Tegeh Kori yang merupakan putra dari Raja Bali Sri Aji Kresna Kepakisan. Demikian diungkapkan Ketua Umum PANDBTK Brigjen Pol. (Purn) Nyoman Gde Suweta, M.H. saat membuka pra-Mahasaba Agung III di Aula UPTD Bapelkesmas. ‘’Sejarah Tegeh Kori tidak bergantung pada sejarah puri per puri, tapi sejarah leluhur Dewa Anom Pemayun bergantung pada Kawitan Dalem Benculuk Tegeh Kori yang ada di Tonja. Kesetiaan pratisentana Ida Batara Kawitan adalah mutlak dan itulah yang melandasi dibentuknya organisasi PANDBTK. Kini warih-nya sudah memiliki banyak intelektual yang wikan dan terpelajar serta di sana saatnya kita menegakkan sejarah sendiri,’’ kata Nyoman Gde Suweta yang juga mantan Wakapolda Bali ini. Hal senada juga diungkapkan Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya
WARIH DALEM – Pengurus PANDBTK usai acara sidang praMahasabha III tahun 2019. Wedakarna MWS III (Sekjen PANDBTK). Ia menjelaskan, sejak 10 tahun didirikan, PANDBTK telah banyak menuntaskan tugastugas, baik terkait sekala maupun niskala untuk keberlangsungan organisasi serta penataan duwe. ‘’Di acara pra-mahasabha ini sudah dibacakan pertanggungjawaban pengurus kabupaten dan kota serta pusat terkait kinerja lima tahun terakhir. Astungkara cetak biru (desain) dari organisasi sudah terlaksana secara bertahap dan berhasil. Selain pelaksanaan ngenteg linggih di Pura Kawitan, organisasi juga berhasil menata aset seluas hampir 1 hektar di daerah Tonja dan juga aset tidak bergerak lainnya. Begitu juga, PANDBTK sudah memiliki aset berupa gedung sekretariat yang megah di kawasan Pura Kawitan dan kini tinggal dilanjutkan dengan penataan saja. Begitu juga dengan pelaksanaan upacara wali/piodalan yang kini sudah berlangsung dengan gotong
royong. Sesana untuk keberadaan Sri Bhagawan dalam upacara yadnya sudah jelas. Begitu juga panitia karya sudah kompak solid dan terpenting keuangan organisasi juga sudah transparan. Ini adalah wujud jika warih Ida Dalem sudah memiliki kualitas yadnya dan semua pengurus organisasi hadir murni untuk ngayah demi kesucian nama baik leluhur. Jika ini dipertahankan, astungkara organisasi ini akan menjadi teladan. Ini sesungguhnya tugas dari para Arya (Ksatria) untuk menjadi teladan,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang juga Senator DPD-RI terpilih 2019–2024. Dalam pra-Mahasabha 2019 ini, terpilih secara aklamasi Nyoman Gde Suweta sebagai Ketua Umum dan Dr. Gusti Arya Wedakarna sebagai Sekjen untuk periode 2014–2019 dan akan dikukuhkan pada puncak Mahasabha Agung III PANDBTK di Wantilan DPRD Bali pada 9 September 2019 (hari ini - red). (ad307)
RUMAH Sakit Daerah (RSD) Mangusada merayakan puncak HUT ke-17 pada Minggu (8/9) kemarin. Pada puncak perayaan itu hadir Wakil Bupati Badung, Ketua DPRD Badung, Sekda Kabupaten Badung, dan TP PKK Kabupaten Badung. Perayaan HUT dibuka dengan tari maskot RSD Mangusada Kabupaten Badung yaitu tari Pranajaya Mangusada. Tari ini perdana ditarikan pada perayaan HUT ke-17 RSD Mangusada. Direktur RSD Mangusada dr. I Nyoman Gunarta, MPH. mengatakan rangkaian perayaan HUT sudah dilaksanakan mulai bulan Juli. Mulai dari pemberian CSR, fun run dan lomba inovasi antarunit dan video inovasi. Pengumuman pemenang dilaksanakan pada puncak perayaan HUT. Bazaar UKM juga menjadi penyemarak pada hari itu. Puncak HUT yang jatuh pada 4 September diadakan tali kasih dengan mengunjungi pasien berusia di bawah dua tahun yang sedang dirawat di RSD Mangusada. ‘’Kenapa kita mengunjungi anak-anak usia di bawah dua tahun? Untuk mendukung program Garba Sari Bapak Bupati, Gerakan Badung Sehat di 1.000 Hari Pertama Kelahiran,’’ jelasnya. Sesuai tema ‘’Mangusada Krenovatif, yang Muda Kreatif dan Inovatif’’, maka pada hari itu juga diluncurkan tari maskot RSD Mangusada yakni tari Pranajaya yang merupakan karya dari staf RSD Mangusada dr. Mulyana dan keluarga. Pada hari itu juga diluncurkan aplikasi Mangusada Cegah Stunting (Ceting). Aplikasi ini untuk mendukung program Garba Sari, sehingga RSD Mangusada dapat ikut serta berperan menyuskseskan program Bupati Badung. Dari sisi pelayanan, RSD Mangusada berkomitmen meningkatkan sarana dan prasarana. Peningkatan sarana-prasarana ini juga diikuti dengan peningkatan SDM. Pen-
erapan standar–standar pelayanan juga harus terus digelorakan, agar selalu menerapkan SOP yang telah disepakati. Dalam rangka meningkatkan pelayanan, RSD Mangusada juga akan mengejar akreditasi pada Oktober nanti. Secara simbolik, pada hari itu juga dilakukan cap tangan bersama sebagai bentuk komitmen selalu memberikan mutu pelayanan terbaik pada pasien–pasien RSD Mangusada. Ke depan ia berharap RSD Mangusada selalu menjadi rumah sakit terdepan yang mampu memberikan pelayanan memuaskan pada seluruh masyarakat. ‘’Karena goal kita semua adalah patient safety dan pasien merasa nyaman seperti di rumah sendiri,’’ imbuhnya. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mengatakan, tujuan nasional negara adalah mencapai kesejahteraan rakyat. Masyarakat bisa sejahtera jika kebutuhan dasarnya terpenuhi dengan baik dan layak. Salah satu kebutuhan dasar itu adalah pemenuhan dalam bidang kesehatan. Oleh karena itu, pemerintah dan rumah sakit pemerintah harus meningkatkan kapasitas dan kualitas terhadap kesehatan masyarakat. Menurutnya, konsep bernegara
sangat sederhana namun yang sulit adalah menerjemahkan dalam bentuk nyata. ‘’Yang paling sulit buat kita adalah membangun karakter dari personal–personal yang kita ajak. Kalaupun sebuah konsep tatanan negara telah ada dan kita pahami, tapi kalau tidak terbangun karakter personal maupun secara kelembagaan, maka cita–cita luhur atau tujuan bernegara itu akan sulit kita capai,’’ jelasnya. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh komponen di RSD Mangusada untuk meningkatkan karakternya, baik secara personal maupun secara kelembagaan agar dapat bersinergi dengan keluarga besar di Pemerintahan Kabupaten Badung. Ia yakin, RSD Mangusada telah memiliki iktikad untuk mencapai karakter yang sejalan dengan Pemerintah Kabupaten Badung. Diakui, saat ini persepsi masyarakat terhadap RSD Mangusada telah memberikan level kepercayaan yang sangat baik. ‘’Kendati kita tidak bisa mungkiri kesalahan, kekeliruan pasti akan terjadi, apalagi cakupan yang dilayani tidak terbatas. Siapa pun, kapan pun dan jenis layanan kesehatan apa pun harus dilayani, ditambah dengan membangun karakter personal SDM-nya,’’ pungkasnya. (ad292)
SMAN 4 Singaraja Siap Songsong Revolusi Industri 4.0 Usai Laksanakan Lomba Teknologi Informasi Nangun Sat Kerthi Loka Bali (MTF) 2019 Diskominfos Provinsi Bali Kembali Gulirkan Roadshow dengan Menerapkan ’’Blended Learning’’ Literasi Media ke Kabupaten/Kota Se-Bali
PERKEMBANGAN internet dan teknologi digital telah mendorong terjadinya revolusi industri 4.0. Dalam bidang pendidikan, perkembangan internet dan teknologi digital harus dimanfaatkan untuk mereformasi proses pendidikan. Salah satu cara untuk melakukan reformasi proses pendidikan adalah dengan menerapkan blended learning. SMAN 4 Singaraja sebagai salah satu sekolah favorit di Bumi Panji Sakti siap menghadapi tantangan revolusi industri 4.0. Untuk itu, SMAN 4 Singaraja telah melaksanakan pelatihan blended learning. Pelatihan ini diberikan oleh Prof. Dr. I Wayan Redhana, M.Si. bersama Dr. I Nyoman Suardana, M.Si. (dosen Undiksha) pada Rabu lalu. Kegiatan ini dibuka Kepala SMAN 4 Singaraja Dr. Putu Gede Wartawan, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, Wartawan menaruh harapan yang sangat tinggi kepada guru-guru SMAN 4 Singaraja agar serius menerapkan blended learning dengan memanfaatkan keahlian narasumber. Tantangan ke depan sangat kompleks, guru-guru harus harus memiliki literasi digital. Pelatihan blended learning diawali dengan workshop pembuatan RPP dengan pendekatan saintitif. Setelah itu, dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan konten online menggunakan google class room. Untuk mengimplementasikan blended
learning dalam pembelajaran, telah dipilih lima mata pelajaran sebagai pilot project. Kelima mata pelajaran tersebut adalah Kimia, Fisika, Biologi, Bahasa Inggris, dan Agama. Pemilihan kelima mata pelajaran ini didasarkan atas kesiapan guruguru pengampu mata pelajaran. Guru-guru lain akan belajar dari lima guru-guru pengampu mata pelajaran dijadikan sebagai pilot project. Ada sejumlah keuntungan dari penerapan blended learning ini. Keuntungan tersebut antara lain penggunaan waktu pembelajaran di kelas lebih efektif, pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa, bimbingan lebih optimal, penger-
jaan tugas-tugas lebih semangat dan lebih tuntas, peningkatan aktivitas belajar siswa dan peningkatan kreativitas siswa. ‘’Begitu juga persiapan belajar siswa lebih baik, pengembangan keterampilan abad ke-21, pekerjaan tanpa kertas (paperless), semua sumber belajar dan pekerjaan siswa disimpan secara online dengan aman, biaya operasional pembelajaran murah, keterlibatan orangtua dalam belajar anak, fleksibilitas dalam hal tempat dan waktu, tantangan pengalaman siswa, ketersediaan sumber-sumber belajar yang banyak, pemahaman yang lebih mendalam, komunikasi yang lebih efektif, dan belajar lebih otonom,’’ kata Dosen Undiksha I Wayan Redhana. (ad311)
SETELAH pelaksanaan Lomba Teknologi Informasi Nangun Sat Kerthi Loka Bali (Millenial Techno Fiesta) 2019 yang digelar Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali, di mana kegiatan tersebut diakhiri dengan ditetapkannya pemenang pada masing-masing kategori lomba. Diskominfos Provinsi Bali kembali melaksanakan roadshow literasi media ke kabupaten/kota se-Bali. Kepala Diskominfos Provinsi Bali Ir. I Nyoman Sujaya, M.T. menyampaikan roadshow literasi media ini sejatinya sudah dimulai sejak awal tahun 2019. Diawali dari Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, dan Kabupaten Buleleng. Setelah diselingi dengan pelaksanaan Lomba Teknolgi Informasi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, roadshow literasi media akan dilanjutkan ke Kabupaten Gianyar, Karangasem, Klungkung dan Kabupaten Bangli. Sujaya menegaskan upaya-upaya untuk meningkatkan kecerdasan masyarakat dalam memanfaatkan kemajuan teknologi informasi harus terus digalakkan. Sejatinya upaya literasi media yang sudah dilakukan sejak beberapa periode lalu menunjukkan hasil yang positif. Hal tersebut dapat dilihat dari rendahnya dampak berita-berita hoaks terhadap masyarakat di Provinsi Bali. Hingga saat ini, masyarakat atau krama Bali tidak terlalu mudah dipengaruhi informasi-informasi yang bertujuan untuk menimbulkan keresahan di tengahtengah masyarakat. Namun demikian ancaman berita hoaks yang bertujuan untuk menciptakan keresahan di tengah-tengah masyarakat harus tetap diantisipasi sedini mungkin melalui upaya-upaya preemtif yaitu dengan memberikan pembinaan dan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat. Dengan demikian masyarakat mampu secara cerdas menghadapi kemajuan teknologi informasi, terutama dalam menghadapi informasi negatif di media sosial
I Nyoman Sujaya yang marak belakangan ini. Ditambahkan, pelakasanaan literasi media ini melibatkan Cyber Crime Polda Bali, PWI Provinsi Bali, Komisioner Komisi Informasi Provinsi Bali, Diskominfo Kabupaten/Kota se-Bali dan institusi terkait lainnya. Diharapkan dengan dilaksanakan roadshow literasi media ini dapat mendorong masyarakat menggunakan teknologi informasi secara produktif dan pada gilirannya akan meningkatkan peran serta masyarakat dalam mendukung pelaksanaan pembangunan di Provinsi Bali yang terangkum dalam Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Bali Era Baru. Sujaya mengimbau kepada masyarakat supaya mendukung kegiatan literasi media ini sebagai bagian dari peran serta masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bali. (ad295)
IAI Bali Award 2019
Penghargaan Tertinggi bagi Insan Arsitek Pulau Dewata IKATAN Arsitek Indonesia (IAI) Bali menggelar IAI Bali Award 2019 di Rama Shinta Ballroom, Grand Inna Bali Beach Hotel, Sanur, Denpasar, Sabtu (7/9). Malam penghargaan ini diisi dengan international talkshow bertajuk ‘’The Contribution of Traditional and Vernacular Architecture on the Hospitality Product’’. Talkshow menghadirkan pembicara Ar. Sathirut (Nul) Tandanand, Past President ARCASIA, HON, Fellow of the American Institute of Architect dan Ir. Nyoman Popo Piyatna Danes, IAI., AA., Director of Popo Danes Architect. ‘’Award tahun 2019 merupakan kegiatan kedua kalinya, setelah pernah sebelumnya diadakan pada tahun 2016,’’ ujar Ketua Panitia Penyelenggara I Gede Harimurti, S.T., IAI. Menurut Harimurti, ada dua penghargaan dalam IAI Bali Award 2019, yakni Trofi Adhi Prajana Nugraha dan Trofiy Widya Prajana Nugraha. Tercatat ada 75 karya terdiri dari 93 panel yang disubmit para arsitek. Terbanyak ada pada kategori akomodasi pariwisata. Para arsitek harus melewati tahapan pendaftaran, penyerahan karya dan kurasi, penjurian dan penetapan nominasi, sebelum akhirnya digelar malam penganugerahan penghargaan IAI Bali Award 2019. ‘’Antusias arsitek untuk ikut men-submit karya mereka pada
kegiatan IAI Bali Award 2019 ini meningkat daripada kegiatan sebelumnya,’’ imbuhnya. Harimurti menambahkan, karya arsitektur yang dapat diajukan mesti memenuhi sejumlah kriteria. Dua di antaranya harus menerapkan prinsip-prinsip arsitektur Bali dan memenuhi kaidah peraturan bangunan gedung di Pulau Dewata. Ketua IAI Bali Kadek Pranajaya, S.T., M.T., IAI., A.A. mengatakan, IAI Award 2019 merupakan ajang penghargaan tertinggi yang diberikan kepada insan arsitek, karya arsitektur anggota IAI yang berlokasi di Bali, serta tokoh yang memberikan perhatian dan mengabdikan waktu serta pikirannya untuk perkembangan arsitek dan arsitektur di Bali. ‘’Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk dapat mendokumentasikan dan memberi penghargaan kepada arsitek terbaik IAI Bali yang telah berkarya untuk perkembangan arsitektur di Bali,’’ ujarnya. Dengan demikian, lanjut Pranajaya, penghargaan ini dapat memberikan motivasi dan ide-ide kreatif untuk generasi penerus agar menghasilkan karya arsitektur terbaik dan beretika. Demikian pula dengan perkembangan seni budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi dan terlebih lagi dengan adanya dukungan pemerintah Republik Indonesia
yang sangat baik pada dekade terakhir ini. Khusus di Bali, bagaimana agar profesi arsitek dapat selaras dengan visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Ketua Umum IAI Ahmad Djuhara, IAI. mengatakan Bali memiliki posisi khusus dalam arsitektur Indonesia. Masyarakat Indonesia, bahkan internasional pasti kenal dengan arsitektur Bali yang begitu kuat dihidupi budaya oleh masyarakatnya. Di tengah perkem-
bangan arsitektur saat ini, IAI Bali perlu menyampaikan bagaimana semestinya arsitektur yang ada di Bali. Untuk penghargaan Adhi Prajana Nugraha, ada 13 kategori di dalamnya. Kategori Bangunan Gedung Perkantoran-Pemerintah diraih Komang Suardika, S.T., IAI. (nama karya: Gedung Perkasa Raga Garwita (PRG) Polda Bali), kategori Bangunan Gedung PerkantoranSwasta diraih Prof. Dr. Ir. Putu
Rumawan Salain, M.Si., IAI. (LPDBalai Desa-TK Karang KemanisanLegian), kategori Rumah TinggalSederhana diraih Herry Palguna, S.T., IAI. (Rumah Baturiti) dan kategori Rumah Tinggal-Menengah diraih I Ketut Siandana, S.T., IAI. (Hayam Wuruk Residence). Sementara kategori Rumah Tinggal-Mewah diraih I Made Sukarmayasa, S.T., IAI. (Rumah Tinggal Bapak I Made Dapir), kategori Akomodasi Pariwisata-Villa diraih Ratna Setyaningsih, S.T. (Villa Tanjung), kategori Akomodasi Pariwisata-Hotel diraih Ratna Setyaningsih, S.T. (Alantara Sanur), kategori Akomodasi PariwisataRestaurant diraih SHL Asia (Folk Pool & Garden), kategori Bangunan Gedung Pelayanan Kesehatan-Rumah Sakit diraih Ir. Didi Haryadi, IAI. (RS Provinsi Bali Mandara) dan kategori Pusat PerbelanjaanPasar diraih I Wayan Agus Novi Dharmawan, S.T., M.T., IAI. (Pasar Blahkiuh). Sementara kataegori Pusat Perbelanjaan-Mall diraih I Gde Ngurah Widiadnyana, S.T., IAI. (Krisna Oleh-oleh Blangsinga), kategori Bangunan Gedung Sosial Budaya diraih Made Eka Wijaya, S.T., IAI. (Bale Banjar Binoh Kelod), dan kategori Bangunan Gedung Pelayanan Publik diraih I Wayan Agus Novi Dharmawan, S.T., M.T., IAI. (Ge-
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
dung Satlantas Polres Badung). Sementara itu, Widya Prajana Nugraha merupakan penghargaan yang diberikan kepada pihak-pihak yang memberi kontribusi positif pada perkembangan arsitektur di Bali. Pemberian penghargaan dikategorikan menjadi dua yaitu penghargaaan kepada tokoh/individu/perorangan dan kepada lembaga/institusi baik pemerintah maupun swasta. Antara lain diberikan kepada Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si. (Pemerhati Arsitektur), Drs. Dewa Made Beratha (Birokrat), Dr. Ir. Ngakan Made Anom Wiryasa, S.T., M.T., IPM. (Inovasi Material), Ir. Made Widnyana Sudibya, IAI. (Konservasi Arsitektur), Popo Danes Arsitek (Kantor/Konsultan Arsitek), Ir. I Ketut Artana, IAI. (Praktisi Arsitektur), Desa Adat Guwang (Lembaga Masyarakat), Pemilik & Pengelola Tandjung Sari Hotel (Pemilik dan Pengelola Bangunan), Taman Budaya Bali (Art Center Denpasar) (Bangunan Gedung Sosial Budaya), Pasar Badung dan Kawasan Tukad Badung (Ruang Publik), GKPB Pniel Blimbingsari (Rumah Ibadah), Desa Tenganan Pegringsingan (Perumahan Permukiman Tradisional), dan Bandar Udara International I Gusti Ngurah Rai (Bangunan yang Memperhatikan Desain Universal). (ad291)
Senin Paing, 9 September 2019
SMK TI Bali Global Denpasar Bertaburan Prestasi Pangempon Pura Dang Kahyangan Petitenget Juara I dan III Nasional Desain Poster Digital Gelar Upacara Tawur Balik Sumpah Utama
SISWA SMK TI Bali Global Denpasar tak pernah berhenti mengukir prestasi. Sekolah ini dikenal bertaburan prestasi. Tak hanya berprestasi di lomba berbasis teknologi juga di ajang lomba sastra (teater) dan karikatur. Kepala SMK TI Bali Global Denpasar Drs. I Gusti Made Murjana, M.Pd. tersenyum mengembang menerima sejumlah piala dari anak didiknya. Sebagai suport sekolah, para orangtua siswa yang meraih prestasi diundang khusus ke sekolah oleh Kasek Gusti Made Murjana, Jumat (6/9) lalu, untuk mendampingi siswa berprestasi menerima penghargaan dari sekolah. Prestasi teranyar diraih siswa SMK TI Bali Global Denpasar adalah juara I dan III lomba desain poster tingkat nasional memperingati Hari Anak Nasional di ISI Denpasar. Juara I diukir oleh Dimas Cahyo (XII MM 1), sedangkan juara III diraih oleh I Made Galih Indrawan (XII MM 5). Prestasi lain, Team Globaliti sukses meraih juara I lomba short movie PEON (Pentium 7 Computing) Cup 2019 se-Bali yang diselenggarakan SMAN 7 Denpasar. Team Globaliti juga membukukan prestasi short movie editing terbaik di lomba short movie Dosmen Techno 2019 seBali yang digelar SMAN 1 Gianyar. Prestasi berikutnya meraih peringkat ke-4 lomba WEB E-Commers (Kewirausahaan) se-Bali yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Provinsi Bali. Prestasi ini diukir oleh Adrian, siswa kelas XII RPL 4. Siswa SMK TI Bali Global juga mengukir prestasi juara I dan II lomba
SISWA BERPRESTASI – Kepala SMK TI Bali Global Denpasar I Gusti Made Murjana foto bersama dengan siswa berprestasi juara nasional lomba desain poster digital dan prestasi lainnya. karikatur Book Fair se-Bali 2019. Prestasi juara I diukir oleh Satria Wibawantara, dan juara II diraih Dewa Gede Ari Yoga. Di bidang seni, Teater Bagol SMK TI Bali Global Denpasar juga mempersembahkan juara I lomba teater di Honda Putih Abu Festival Pelajar 2019. Orangtua siswa I Made Galih Indrawan, Ni Nyoman Sri Mudani, mengaku sangat senang dan sumringah atas prestasi yang diraih anaknya. Prestasi ini membuktikan SMK TI Bali Global Denpasar telah memberikan pelayanan pendidikan dan pembinaan prestasi yang terbaik, serta membuktikan sekolah mampu menggali potensi siswa dengan baik. Kasek Gusti Made Murjana mengucapkan terima kasih kepada orangtua siswa, guru, serta pembimbing. Sebab, dengan jerih payah dan pembinaan mereka, siswa-siswi SMK TI Bali Global
Denpasar bisa berprestasi. ‘’Kami berkeyakinan (prestasi) ini tidak instan, tapi melalui proses penjang, perjuangan, dan pengabdian,’’ terangnya. Dia menjelaskan, hebat itu tidak jatuh dari ruang kosong. Hebat itu melalui proses. Karena itu, dia yakin orangtua siswa itu hebat, lingkungannya hebat, dan pendidikannya juga hebat. ‘’Kami berterima kasih yang sedalam-dalamnya kepada orangtua yang telah mendidik anaknya menjadi generasi luar biasa,’’ tambah Murjana. Kasek murah senyum ini mengatakan tidak main-main dalam pendidikan dan memajukan SMK TI Bali Global Denpasar yang berada di bawah naungan Yayasan Widya Dharma Shanti. Ia berkomitmen melahirkan lulusan SMK TI Bali Global Denpasar sebagai generasi masa depan yang hebat untuk Indonesia hebat. (ad300)
Gaungkan Program ’’Ayo Cek KLIK Sebelum Belanja’’
BBPOM di Denpasar Sasar Ritel Ayu Nadi BALAI Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar menyelenggarakan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Ritel, Sabtu (7/9) lalu di Ayu Nadi Supermarket, Jalan Dewi Sartika, Tuban. KIE Ritel merupakan program nasional ‘’Ayo Cek KLIK Sebelum Belanja’’ dengan bentuk kegiatan berupa talkshow edukasi, simbolisasi pemasangan materi edukasi, dan galeri edukasi. Di Bali program nasional ini bertemakan ‘’Ayo Cek KLIK, Pilih Obat dan Makanan Aman!’’ Narasumber dalam kegiatan KIE Ritel di Provinsi Bali yakni Kepala BBPOM di Denpasar Aprindo (Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia), YLPK (Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen), dan public figure. Materi yang dibawakan yaitu peran Badan POM dalam pengawasan obat dan makanan, kewajiban pelaku usaha ritel dalam perlindungan konsumen, hak-hak konsumen dan sharing public figure. Kepala BBPOM di Denpasar Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Apt. mengatakan, pada hari itu BBPOM di Denpasar me-launching program ‘’Ayo Cek KLIK Obat dan Makanan’’ di lima provinsi yaitu Palembang, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, Manado, dan Jakarta. Program ini untuk menggaungkan masyarakat bisa cerdas memilih sebelum membeli, sehingga mendapatkan produk yang benarbenar aman untuk kesehatan. Program cek KLIK sudah lama digaungkan, namun masih banyak masyarakat yang belum melakukan ini ketika membeli produk. Kesadaran masyarakat perlu terus digaungkan, apalagi di zaman serba cepat dengan berkembangnya jual-beli produk secara online. ‘’Dari hasil pengawasan, masih banyak kita temukan produk kedaluwarsa. Jadi kalau masyarakat tidak Cek KLIK, kan bisa terkena
UPACARA - Ribuan krama pangempon Pura Dang Kahyangan Petitenget mengikuti prosesi upacara Tawur Balik Sumpah Utama, Minggu (8/9) kemarin. dan sejahtera. ‘’Dengan digelarnya upacara karya agung ini, ke depannya kondisi masyarakat kami tenang dan sejahtera. Apabila ada sesuatu secara niskala mengganggu keamanan wilayah kami bisa sirna,’’ ujar Ngurah Putera. Apalagi, dikatakan, dalam upacara Tawur Balik Sumpah Utama ini beberapa hewan suci dikurbankan. Seperti kerbau, sapi, kamping, babi, dan hewan kurban lainnya. Hal ini bertujuan agar sifat-sifat yang ada dalam hewan kurban tersebut bisa dibersihkan, sehingga lahir dengan sifat-sifat terbaiknya. Bendesa Adat Kerobokan A.A. Putu Sutarja, S.H. menambahkan, upacara Tawur Balik Sumpah Utama dilakukan karena Pura Dang Kahyangan Petitenget beberapa kali dilakukan pemugaran, baik palinggih maupun palemahan-nya yang membawa dampak tersendiri. Oleh karena itu, sangat perlu dilakukan penyucian dari bawah agar kesucian pura bisa kembali seperti semula. ‘’Tawur ini dipersembahkan kepada bhuta kala, khususnya di Pura Dang
Kahyangan Petitenget ini, supaya semua mereka itu (bhuta kala - red) menjadi kekuatan positif, sehingga bisa dilaksanakan kegiatan berikutnya,’’ tandas Sutarja. Dikatakan, upacara serupa juga pernah dilakukan sebelumnya pada tahun 1996. Namun, tingkatan karya agung kali ini semuanya utama. Sebab, Pura Dang Kahyangan Petitenget ini disungsung oleh 50 banjar adat dan untuk biaya upacara menghabiskan dana sebesar Rp 6 miliar lebih. Untuk terlaksananya upacara ini, pihaknya dibantu oleh pemerintah dan sejumlah donatur. ‘’Harapan kami selaku desa adat supaya keharmonisan yang sudah terjalin baik selama ini bisa terus ditingkatkan, sehingga bisa menjadi satu-kesatuan yang utuh di Desa Adat kerobokan,’’ harapnya. Sebelumnya, rentetan karya agung juga telah dilaksanakan sejak bulan Agustus lalu. Mulai dari matur puining karya, nyikut genah karang, nanceb, negtegang, ngingsah, melaspas hingga upakara melasti, pakelem, tawur labuh gentuh, dan segara kertih. (ad296)
Desa Pakraman Serangan Gelar Upacara Pasupati Pelawatan Ida Batara
LAUNCHING - BPOM saat me-‘’launching’’ program ‘’Ayo Cek KLIK Sebelum Belanja’’ di Ayu Nadi Supermarket. nih, merugikan masyarkat karena tidak sengaja membeli produk kedaluwarsa,’’ ujarnya. Selain cek KLIK, BPOM saat ini telah menyiapkan aplikasi untuk membantu konsumen. Aplikasi ini dapat di-download di android berupa aplikasi Cek BPOM dan BPOM Mobile. ‘’Cek BPOM untuk mengecek benar atau tidak izin edarnya asli atau fiktif. Kita tinggal memasukkan nama produk atau nomor registrasi. Aplikasi kedua adalah BPOM Mobile, melakukan pengecekan dengan menggunakan barcode. Ini bekerja sama dengan produsen. Produsen memberi barcode pada kemasannya dan BPOM melalui aplikasi BPOM mobile dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengeceknya langsung,’’ jelasnya. Sekretaris DPD Aprindo Bali I Gede Landep mengatakan, pelaku usaha ritel sangat terbantu dengan adanya program dan aplikasi dari BPOM untuk melindungi konsumennya. ‘’Aplikasi ini adalah terobosan yang baru dan sangat baik, memudahkan kami di pelaku usaha ritel dalam memberikan edukasi dan
memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa untuk mengecek keabsahan atau benar tidaknya suatu izin produk, sudah ada aplikasi cek KLIK itu,’’ imbuhnya. Aprindo, dalam hal perlindungan konsumen ada dua hal perlindungan yaitu harga dan kualitas produk. Perlindungan harga ini dilakukan agar harganya kompetitif dan tidak melampaui harga eceran tertinggi (HET). Perlindungan kedua adalah kualitas produk yang berkaitan dengan izin dari Badan POM sesuai dengan ketentuan. Ia berharap konsumen cerdas dan teliti sebelum membeli produk. Sementara itu, Direktur YLPK Putu Armaya menyampaikan dengan di-launching-nya Cek KLIK ini sangat membantu konsumen. Mengingatkan konsumen sebelum berbelanja, mengecek kemasan dan mengingatkan label, izin edar dan kedaluwarsa. ‘’Karena selama ini konsumen berbelanja tidak mementingkan hal-hal seperti itu. Dengan adanya program BPOM ini sangat memudahkan konsumen dalam melakukan Cek KLIK,’’ terangnya. (ad027)
’’Sweeping’’ Tempat Hiburan Malam
BNNK Badung Jaring Sembilan Pengguna Narkoba PEREDARAN narkoba di wilayah Kabupaten Badung, khususnya di tempat hiburan malam (THM), masih mengkhawatirkan. Guna menekan dan mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan, prekusor serta peredaran gelap narkotika THM, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung melaksanakan sweeping P4GN empat THM, Jumat (6/9) lalu. Kegiatan tersebut melibatkan 34 personel BNNK Badung di-back up anggota BNNP Bali, Kodim 1611/Badung, Polresta Denpasar, Satpol PP Badung, Badan Kesbangpol Badung dan Pos Binda Badung. Sebelum bergerak ke lapangan, diawali dengan Apel Pengecekan Personel dipimpin Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini, S.H., M.H. didampingi Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Badan Kesbang Pol. Badung I Made Arnaya, S.Sos., Kasi Intel BNNP Bali Kompol Saifudin Jufri, S.H., M.H. dan Pasi Intel Kodim 1611/Badung Lettu Inf. Ida Made Putra. Kepala BNNK Badung AKBP Masmini saat memberikan arahan menyampaikan, Indonesia saat ini dalam kondisi darurat narkoba, yang dalam penyebarannya tidak lagi mengenal batasan usia dan profesi. Oleh karena itu perlu ditanggulangi bersama dengan melibatkan seluruh komponen bangsa dan lapisan masyarakat. ‘’Tempat hiburan malam sebagai salah satu tempat yang berpotensi terjadinya penyalahgunaan dan peredaran narkoba secara gelap, perlu diantisipasi dengan cara melakukan kegiatan yang salah satunya seperti yang kita laksanakan pada malam
SERANGKAIAN Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung, Tawur Balik Sumpah Utama lan Segara Kertih di Pura Dang Kahyangan Petitenget yang puncaknya akan dilaksanakan pada Buda Wage Merakih, Rabu (11/9) mendatang, pangempon pura dan krama Desa Adat Kerobokan menggelar upacara Tawur Balik Sumpah Utama, Minggu (8/9) kemarin. Prosesi upacara di-puput oleh 5 orang sulinggih Siwa dan Buda. Tiga sulinggih pada upacara tawur yaitu Ida Pedanda Putra Bajing dari Geria Tegal Jingga, Ida Pedanda Buda Gede Jelantik dari Geria Sari Ubud, dan Ida Rsi Bhujangga W. Kertha Bhuwana dari Geria Batur Giri Murti, Gelogor, Denpasar. Sementara dua sulinggih yaitu Ida Pedanda Putraka Timbul dari Geria Kesiman dan Ida Pedanda Gede Made Karang Geria Tampak Gangsul muput upacara pedanan yang dilangsungkan secara bersamaan. Upacara yang berlangsung sejak pukul 09.30 Wita ini dihadiri Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa beserta jajaran, Ketua DPRD Badung beserta beberapa anggota, Ketua PHDI Badung, Camat Kuta Utara, Bendesa Adat Kerobokan, Lurah Kerobokan Kelod, dan ribuan krama pangempon Pura Dang Kahyangan Petitenget. Pamucuk Karya I Gusti Ngurah Putera menjelaskan, upacara Tawur Balik Sumpah Utama merupakan rangkaian upacara Karya Agung di Pura Dang kahyangan Petitenget yang puncaknya akan digelar pada Rabu (11/9) mendatang. Makna dari upacara Tawur Balik Sumpah Utama ini untuk pembersihan Bhuana Alit di Bhuana Agung, sehingga perbuatan yang tidak berkenan bisa dibersihkan dan melahirkan sesuatu yang terbaik melalui upakara. Dengan harapan krama Desa Adat Kerobokan dan sekitarnya bisa hidup aman, tenang
SWEEPING - Tim gabungan dipimpin Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini ketika menggelar ‘’sweeping’’ di THM. hari ini (sweeping),’’ ujarnya. Setelah apel, tim langsung menuju Dalam kegiatan ini, Masmini sasaran ke wilayah Badung Selaminta kepada seluruh personel yang tan. Personel berjumlah 100 orang terlibat agar mengedepankan etika tersebut dibagi dua, Tim I menyasar dan bersikap sopan kepada pengun- Karaoke Kuta Timur di Jalan Byjung. Selain itu, dalam pelaksanaan pass Ngurah Rai, Kuta dan Wirama pemerikasaan agar perhatikan faktor Karaoke di Jalan By-pass Ngurah keamanan dalam perjalanan dan di Rai, Nusa Dua. Sedangkan Tim II melokasi kegiatan, tidak boleh bertindak nyasar Delta Karaoke & Spa di Jalan sendiri-sendiri. Melakukan komu- Dewi Sri, Kuta dan Legong Bali Cafe nikasi dan koordinasi yang baik di di Jalan LBC Sunset Road, Kuta. lapangan sesuai dengan prosedur dan Selain pemeriksaan fisik, petugas mekanisme yang telah ditetapkan. melakukan tes urine kepada pengun‘’Apabila ada indikasi pelaku peny- jung dan karyawan THM. Dari 50 alahgunaan narkoba dikoordinasikan orang yang diambil sampel urinenya dengan baik dan diarahkan ke Kantor ternyata sembilan orang positif menBNNK untuk di-assessment. Namun gonsumsi sabu-sabu. ‘’Kesembilan bila ditemukan barang bukti berupa orang yang terindikasi penyalah guna narkoba langsung dibawa ke BNNK narkoba tersebut diarahkan untuk Badung untuk dilakukan proses ses- datang ke Kantor BNNK Badung, Kauai ketentuan hukum yang berlaku,’’ pal, untuk dilakukan assessment dan ungkap mantan Kabag Sumda Polres ditindaklanjuti dengan melakukan Badung ini. rehabilitasi,’’ ungkapnya. (ad305)
DESA Pakraman Serangan melaksanakan upacara pasupati Ida Ratu Ayu, Ida Dewa Rangda dan Ida Jero Luwih di Pura Puseh/Pura Dalem Cemara Desa Pakraman Serangan, Denpasar, Sabtu (7/9). Upacara ini dilangsungkan mengingat ketiga pelawatan Ida Batara di Pura Dalem Kahyangan Desa Pakraman Serangan tersebut usai diperbarui, yang mana proses tersebut dilakukan di Puri Singapadu, Gianyar. Menurut Penyarikan Desa Pakraman Serangan Wayan Sujana, upacara awal dimulai dengan ritual pamunggelan, kemudian dilakukan perancangan dudonan karya. Persiapan upacara telah dilakukan dari tiga bulan yang lalu. Yang dimulai pada Juni 2019 dengan upacara nuasen karya. Kemudian diikuti dengan mencari pregina, mapauruk sandar, topeng, barong rangda. Yang selanjutnya melatih pregina tersebut selama tiga bulan, dan tepan pada 7 September 2019 dilangsungkanlah puncak karya pasupati. Untuk rangkaian puncak karya pasupati, Sujana memaparkan bahwa ritual awal dilakukan prosesi ngeratep, kemudian diikuti dengan nuedin yang dilakukan di tiga tempat, yakni pelawatan Ida Batara Jero Luwih dilakukan di Suwung Kauh, kemudian Ida Dewa Rangda di Pura Patpayung, dan Ida Ratu Ayu (barong) prosesi dilakukan di pinggir laut. Prosesi ritual untuk ketiga pelawatan Ida Batara tersebut telah dilaksanakan mulai Jumat (6/9) hingga Sabtu (7/9) pagi hari. ‘’Sudah kita laksanakan dari kemarin, tanggal 6 dan tanggal 7 pagi hari,’’ terang Sujana saat didampingi Bendesa Desa Pakraman Serangan Made Sedana bersama para pemangku dan panitia karya.
Pada sore harinya, sekitar pukul 15.00 Wita, ritual puncak pasupati dilangsungkan. Prosesi ini di-puput dua sulinggih yakni Ida Pedanda Manuaba dari Geria Kutat Lestari Sanur dan Ida Pedanda Gede Wayan Jelantik Pradnya Putra dari Geria Wanasari Kalibeng Sidemen, Karangasem. Setelah upacara pasupati, Sujana menuturkan, ritual dilanjutkan dengan prosesi penyucian atau ngerehang. Ritual ini dilakukan pada malam hari di dua tempat yang berbeda. Yakni Ida Dewa Rangda di Pura Patpayung, sedangkan Ida Jero Luwih di Pura Mrajepati. Setelah selesai ritual tersebut, pelawatan Ida Batara dari Pura Dalem Cemara kembali ke Pura Dalem Kahyangan dan nyejer selama tiga hari. Selama nyejer ini, enam banjar adat yang ada di Desa
Pakraman Serangan, seperti Banjar Ponjok, Banjar Kaja, Banjar Tengah, Banjar Kawan, Banjar Peken, dan Banjar Dukuh secara bergiliran menghaturkan upacara prani dan pangayaran. Kemudian saat panyineban pada 10 September 2019 digelar Calonarang. Dengan digelarnya ritual pasupati pelawatan Ida Batara, diharapkan masyarakat Serangan dikaruniai berkah, kesejahteraan, tenang, damai dan selalu bersatu. ‘’Setelah beliau ngerajegang Desa Adat Serangan, supaya beliau memberikan suatu berkah, kesejahteraan. Masyarakat supaya bisa tenang, bisa damai, paras paros salunglung sabayantaka. Jauh dari marabahaya, jauh dari malapetaka, dan kita hidup damai, tenteram dan sejahtera,’’ harapnya. (ad157)
MANAJEMEN SMK Penerbangan Cakra Nusantara telah dinyatakan kompeten sebagai assessor Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sebanyak 19 orang manajemen dan guru SMK Penerbangan Cakra Nusantara mengikuti Pelatihan Assessor Kompetensi di salah satu Hotel di Kota Denpasar. LSP SMK Penerbangan Cakra Nusantara pun ditunjuk sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dalam proses lisensi. Manfaat dilaksanakannya pelatihan assessor ini adalah berhak melakukan assessment secara nasional yang diakui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang merupakan satu-satunya badan sertifikasi profesi di Indonesia. Kemudian memberikan keahlian dalam uji kompetensi di perusahaan maupun luar perusahaan dan mampu membuat materi uji kompetensi (MUK). Ketua LSP SMK Penerbangan Cakra Nusantara Ni Putu Yuning Sari Parwati, M.Pd. mengatakan tujuan melaksanakan pelatihan assessor ini adalah sebagai salah satu syarat untuk mendirikan LSP SMK Penerbangan Cakra Nusantara. Sebab, pihaknya sudah mempersiapkan dokumen-dokumen untuk mendapatkan lisensi dari BNSP. ‘’Jadi kekurangannya adalah assessor, sehingga kita melaksanakan pelatihan ini dan harapan kami mencetak assessor yang berkompetensi di bidangnya,’’ katanya. Master Assessor BNSP menyampaikan materi diberikan tentunya yang pertama adalah unit-unit
kompetensi sebagai seorang assessor berkompetensi. Kedua ada internalisasi yang artinya pemahaman terhadap sertifikasi kompetensi itu apa yang di Indonesia ini seperti apa. Kemudian juga terkait BNSP itu apa dan kebijakan-kebijakan itu apa, sehingga nanti diharapkan para peserta ini memiliki kompetensi yang benar-benar kompeten sesuai dengan bidangnya yaitu assessor berkompeten. LSP SMK Penerbangan Cakra Nusantara sudah membuka pendaftaran Pelatihan Assessor Kompetensi dan Sertifikasi BNSP untuk masyarakat dan umum. Untuk pelaksanaanya dimulai 21 – 24 Oktober 2019 pukul 08.00 Wita sampai selesai dan assessment dilaksanakan pada 25 Oktober 2019. Silakan hubungi 082219995889 atau melalui email: lspsmkpenerbangan@gmail.com dan kunjungi website: www.lspsmkpenerbangan.com atau bisa langsung datang ke Jalan Drupadi No. 25, Renon untuk menda-
patkan informasi lebih lanjut. SMK Penerbangan Cakra Nusantara saat ini sudah terakreditasi A dengan nomor 761/BANP-SM/LL/ XII/2018. Dalam mengimbangi tuntutan pasar dunia kerja khususnya dalam bidang penerbangan dengan melalui program sekolah berbasis kelas industri penerbangan dengan empat program keahlian. Di antaranya Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (Bandara), Pemeliharaan dan Perbaikan Motor dan Rangka Pesawat Udara (Airframe Pwer Plant), Pemeliharaan dan Perbaikan Instrumen Elektronika Pesawat Udara (Electrical Avionics), Teknik Telekomunikasi (Penerbangan). Dengan empat program tersebut, dipastikan Taruna-Taruni SMK Penerbangan Cakra Nusantara semakin mampu mengikuti perkembangan dunia industri penerbangan dengan mengunjungi website www.smkpenerbangan.sch.id atau hotline 0361 4742600 / 081237098090. (ad302)
PASUPATI - Prosesi upacara pasupati pelawatan Ida Batara yang digelar Desa Pakraman Serangan di Pura Dalem Cemara Desa Pakraman Serangan, Denpasar, Sabtu (7/9) lalu.
Manajemen SMK Penerbangan Cakra Nusantara Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Assessor Kompetensi BNSP
Senin Paing, 9 September 2019 Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Menjadikan Bali Bebas Polusi, Mampukah? KEMENTERIAN ESDM pada era Sudirman Said mencanangkan Bali sebagai pusat energi bersih pertama di Indonesia. Ia memberi alasan bahwa Bali masih cukup luas untuk membangun pusat teknologi energi bersih. Namun apa yang disampaikan di awal pemerintahan Jokowi itu, memang belum terwujud. Namun bukan berarti gagal. Sebab, program tersebut rupanya juga menjadi tekad Gubernur Wayan Koster. Pada malam pesta rakyat berkaitan dengan HUT ke-71 Bali Post, Koster menyampaikan tekadnya menjadikan Bali bersih dari polusi. Tidak saja menyangkut pemanfaatan sumber listrik, juga kendaraan yang akan menghiasi jalan-jalan di Bali. Bila mengamati potensi energi bersih di Bali, memang relatif banyak. Misalnya energi tenaga surya, angin dan air serta panas bumi. Ada sejumlah air terjun di Bali memungkinkan untuk pembangkit listrik walau energi dihasilkan relatif kecil. Ada juga energi surya, energi angin dan panas bumi. Tiga potensi energi pertama belum ada tanda-tanda akan digarap, kecuali panas bumi di Bedugul. Bahkan di proyek ini sudah dibangun paling tidak tiga sumur bor. Proyek ini juga sudah lama mandek karena mendapat penolakan dari masyarakat Bali. Dengan adanya rencana menjadikan Bali sebagai pusat energi bersih pertama di Indonesia, maka sah-sah saja masyarakat mempertanyakan apa yang akan dilakukan terhadap Bali. Kita tentu salut pada perhatian pusat terhadap Bali. Tentu juga diharapkan tidak hanya sebagai objek proyek yang pada akhirnya dapat merusak alam dan budaya Bali. Jangan pula Bali sampai terlena dan tunduk hanya dengan kata-kata manis, disanjung-sanjung, tetapi mempunyai dampak yang kurang baik bagi daerah ini. Selama ini memang Bali memerlukan listrik sangat besar di tengah kemajuan pariwisata. Bahkan sumber pendapatan negara sangat besar ‘’disumbangkan’’ Bali. Terus ketika kemudian Bali yang merupakan satu provinsi di NKRI ini perlu listrik, haruskah proyek energinya juga dibangun di daerah ini? Bila bicara energi bersih dan benar-benar bersih tanpa polusi, aliran energi masuk Bali dari wilayah NKRI lainnya rupanya paling pas dan menarik. Bali yang kecil ini nantinya benar-benar dialiri energi bersih di tengah alamnya yang bersih tanpa ada perusakan bumi, termasuk tidak adanya pembabatan hutan sampai pencemaran air. Pemerintah pusat rupanya sangat paham akan hal tersebut. Maka direncanakanlah Jawa Bali Crossing. Namun kembali mendapat penolakan. Sama seperti proyek geothermal Bedugul. Bedanya, kalau PLTPB Bedugul ditolak oleh para pemerhati lingkungan dan kalangan agama, sementara Jawa-Bali Crossing ditolak dengan tegas oleh PHDI. Alasannya, kabel yang rencananya melintang di atas laut tersebut akan menjadikan Bali terhubung. Selain itu tiang pancangnya berada di kawasan suci Pura Segara Rupek. Atas kondisi itu maka program Gubernur Koster tentang green energy menjadi hal yang sangat penting dipersiapkan secara bertahap. Mewujudkan green energy ini tidaklah mudah, apalagi murah. Perlu waktu yang panjang untuk mewujudkan ini hingga Bali menjadi mandiri energi. Kedua cita-cita mulia itu perlu ditapaki secara bertahap dengan roadmap yang jelas. Kenyataan yang terjadi saat ini adalah sistem ketenagalistrikan Bali tidak andal, karena pasokan listrik kurang. Bali membutuhkan pasokan saat ini minimal 70,51 MW, dengan asumsi tidak terjadi pertumbuhan konsumen listrik. Faktanya adalah perekonomian Bali tumbuh 5,1% pada tahun 2017. Pertumbuhan perekonomian pasti akan diikuti oleh pertumbuhan pemanfaatan energi listrik. Jika pasokan listrik untuk Bali tidak segera ditambah, hal ini berpeluang terjadinya gangguan atas pertumbuhan ekonomi Bali, dan mengganggu hak-hak masyarakat untuk dapat memanfaatkan listrik. Dengan demikian, maka Bali sebenarnya saat ini terjadi darurat listrik. Sambil meniti roadmap green energy dan Bali mandiri energi, saat ini perlu solusi tentang pasokan energi listrik. Ketersediaan pasokan dan keandalan sama-sama penting dengan green dan mandiri energi. PLN harus bahu-membahu bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali, pemerintah kabupaten/kota, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat, untuk mewujudkan pembangunan tower 500 kV Jawa Bali Crossing.
S URAT PEMBACA Gerakan Menjaga Kawasan Hulu Gerakan menjaga alam Bali kini menjadi atensi Pemerintah Provinsi Bali. Hal ini dipayungi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Tak hanya laut, danau dan sumber mata air yang dijaga juga mengarah pada keharmonisan. Sebagai krama Bali saya mendukung gerakan ini. Saya mengusulkan agar kawasan hulu juga dijaga. Kabupaten/kota mestinya juga mendukung gerakan ini. Sinergi juga layak dibangun. Saya juga berharap pemerintah kabupaten selektif mengeluarkan perizinan di kawasan hulu. Jangan sampai kawasan hulu menjadi kawasan pariwisata. Jika perlu, gerakan penghijauan kawasan hulu dibangkitkan. Pengusaha yang selama ini menikmati keuntungan di
Pengembangan Listrik Energi Terbarukan Kasus padamnya listrik di sebagian wilayah Pulau Jawa mestinya menjadi pelajaran bersama. Publik bereaksi keras lantaran tidak bisa beraktivitas seharian. Berhentinya pasokan listrik ini membuat layanan publik terganggu. Dunia kelistrikan nasional masih terus mengalami sengkarut pengelolaan. Mulai dari kerugian, korupsi, kerusakan, layanan minimalis, dan lainnya. Tantangan kelistrikan ke depan semakin berat. Ketersediaan bahan baku energi semakin terbatas, sedangkan permintaan terus melonjak. Solusi dan komitmen telah ditetapkan pemerintah, yaitu penyediaan pembangkir listrik bersumber energi baru dan terbarukan (EBT).
Oleh Ribut Lupiyanto
T
ragedi pemadaman listrik yang lama diungkapkan PLN karena terjadi black out atau gangguan di sejumlah transmisi. Gangguan sisi transmisi terjadi di Ungaran dan Pemalang 50 kV serta transmisi Sutet 500 kV. Sedangkan lamanya penanganan disebabkan adanya titik panas saat pendistribusian listrik ke Jakarta dan sekitarnya. Gangguan terdapat pada satu transmisi di arah Cibinong ke Gandul. Energi listrik mempunyai peranan vital dan strategis. Vital terkait hajat hidup orang banyak, dan stategis karena menunjang pembangunan nasional. Konsekuensinya, listrik mesti diwujudkan secara andal, aman dan ramah lingkungan. Andal dengan jaminan kontinuitas, serta aman terhadap manusia dan lingkungan. Permasalahan ketenagalistrikan banyak sekali, antara lain ambivalensi regulasi, keterbatasan dana, BPP yang lebih tinggi daripada harga jual, ketidakpastian pasokan sumber energi primer (BBM, gas, batu bara), dominasi penggunaan BBM sebagai sumber energi primer, pertumbuhan demand yang lebih tinggi dibanding supply, tantangan geografis, permasalahan pemanfaatan dan lain-lain. Proyeksi kebutuhan listrik pada tahun 2019 mencapai 59.863 MW. Di sisi lain, pemerintah mencanangkan proyek 35.000 MW. Jika proyek tersebut terealisasi, maka akan terpasang 88.585 MW. Kondisi nantinya akan ada sekitar 40 persen kapasitas listrik yang menganggur. Data PLN (2017) menyebutkan bahwa saat ini pelanggan listrik terbagi 34 golongan. Antara lain terdiri dari rumah tangga ada tujuh golongan, bisnis tujuh go-
longan, golongan sosial sebanyak tujuh golongan, golongan industri tujuh golongan, dan publik ada enam golongan. Jumlah total pelanggan listrik sampai Agustus 2017 mencapai 66 juta pelanggan. Angka ini meningkat dari 50 juta pada tahun 2012. PT PLN (Persero) mencatatkan laba bersih pada kuartal I-2019 sebesar Rp 4,2 triliun. Sedangkan pada periode yang sama tahun lalu perusahaan rugi Rp 6,49 triliun. Laba bersih ini ditopang oleh pertumbuhan penjualan, peningkatan kinerja operasi dan keuangan, serta efisiensi. Upaya PLN masih belum mampu menyelesaikan masalah listrik. Banyak wilayah yang bahkan masih belum tersentuh listrik. Wilayah yang sudah terpasang jaringan juga tidak sedikit yang mesti setiap hari merasakan pemadaman bergilir. Kondisi faktual kelistrikan ini membutuhkan upaya yang cepat dan solutif. Energi terbarukan menjadi solusi yang harus segera direalisasikan. Pemerintah telah berkomitmen
PLN mesti menyisihkan anggarannya guna pengembangan energi alternatif untuk listrik. Dalam skala nasional, PLN mesti ikut mendukung dan mengupayakan terwujudnya pembangkit tenaga nuklir yang terus mengalami polemik. Energi alternatif ramah lingkungan juga mesti banyak diciptakan, terutama di wilayah potensial dan yang sudah terjangkau instalasi listrik PLN.
Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Bali mestinya dilibatkan. Dewa Sebudi Putra Denpasar, Bali
Gerakan Kebersihan Saat ini saya merasakan pencanangan gerakan Bali Bersih oleh Gubernur Bali Wayan Koster tampaknya sudah ditindaklanjuti oleh pemerintahan desa. Desa sebagai pemerintahan terbawah dan bersentuhan langsung dengan masyarakat, bisa menjadi gerakan terdepan dalam menjabarkan Bali Bersih. Setidaknya kepala desa atau perbekel bisa mencanangkan gerakan gotong royong Bali Bersih ditiap banjar. Saya yakin Bali Bersih ini jika dijabarkan dengan gerakan ter-
dalam Paris Agreement Lewat Capaian Target EBT (Energi Baru Terbarukan) 2025. Komitmen komposisi EBT untuk bauran energi tahun 2025 sebesar 23 persen, akan dipenuhi melalui PLTA 10,4 persen, dan PLTP dan EBT lainnya sebesar 12,6 persen. Untuk memenuhi tercapainya Bauran Energi 23 persen sesuai dengan kebijakan energi nasional di tahun 2025, pemerintah telah menerbitkan beberapa kebijakan, antara lain: Permen ESDM Nomor 50 Tahun 2017 tentang Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik. Lalu, Permen ESDM Nomor 49 Tahun 2018 tentang Penggunaan Sistem Pembangkit Tenaga Surya Atap oleh Konsumen PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), serta Kepmen ESDM No. 39 K/20/ MEM/2019 tentang Pengesahan RUPTL PLN 2019-2028. Melalui RUPTL 2019-2028 PT PLN (Persero), Kementerian ESDM telah menginstruksikan PLN agar terus mendorong pengembangan energi terbarukan.
padu hasilnya akan lebih efektif. Jadi, gerakan dengan berbasis banjar di bawah kendali kepala desa akan membuat gerakan ini menjadi budaya. Artinya, tak perlu lagi gubernur harus turun tangan mengedukasi masyarakat untuk menjaga kebersihan Bali. Gubernur sudah menginisiatori gerakan ini dengan mengajak berbagai kalangan. Sekarang tinggal kita menumbuhkan kesadaran menjaga Bali. Gerakan Bali Bersih ini saya yakin bisa menjadi kebiasaan dan tanggung jawab moral jika ke depan jadwal gotong royong dilakukan lebih sering di tiap banjar. Kepala desa hendaknya menjabarkan gerakan ini. Jika kegiatan ini memerlukan anggaran, saya pikir dana desa bisa dialokasikan untuk ini. Putu Suparta Gianyar, Bali
Dalam RUPTL terbaru ini, target penambahan pembangkit listrik dari energi terbarukan hingga 2028 adalah 16.765 MW. Sebanyak 36 pembangkit energi baru terbarukan berkapasitas total 837 MW rencananya akan beroperasi komersial atau Commercial Operation Date (COD) tahun 2019 ini. Pembangkit tersebut terdiri dari 28 proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berkapasitas total 726 MW, satu Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) berkapasitas 72 MW, lima pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas total 35 MW, serta satu Pembangkit Listrik Tenaga Bio Gas (PLTBG) dan satu pembangkit Listrik Tenaga Bio Massa (PLTBM) berkapasitas masing-masing 0,8 MW dan 3,5 MW. Wanhar (2019) mengemukakan bahwa peluang Pengembangan EBT di Indonesia masih terbuka lebar. Beberapa kondisi yang memperlihatkan peluang tersebut antara lain: pertama, rasio elektrifikasi di daerah Timur Indonesia masih bisa ditingkatkan. Kedua, harga solar panel yang akan semakin kompetitif. Ketiga, pembangunan PLTB skala kecil yang cocok untuk daerah kepulauan. Keempat, feedstock (untuk biomass/biogas) masih melimpah di beberapa daerah. Kelima, keterlibatan masyarakat dalam penyediaan feedstock. Keenam, penerapan teknologi mesin diesel dengan bahan bakar nabati (BBN). Pengembangan EBT juga menghadapi beberapa tantangan. Seperti BPP di beberapa wilayah Indonesia yang sudah relatif rendah, sehingga harga keekonomian pembangkit EBT umumnya di atas BPP. Beberapa daerah memiliki install capacity yang kecil sehingga pembangkit EBT intermittent (PLTS dan PLTB) hanya mendapatkan porsi/kuota MW yang kecil. PLN mesti menyisihkan anggarannya guna pengembangan energi alternatif untuk listrik. Dalam skala nasional, PLN mesti ikut mendukung dan mengupayakan terwujudnya pembangkit tenaga nuklir yang terus mengalami polemik. Energi alternatif ramah lingkungan juga mesti banyak diciptakan terutama di wilayah potensial dan yang sudah terjangkau instalasi listrik PLN. Sumber energi tersebut misalnya mikrohidro, angin, gelombang,
bioetanol, panas matahari, panas bumi dan lainnya. Kompleksitas permasalahan mesti diurai secara sistematis dan berkelanjutan. Kebutuhan listrik ke depan mesti dijamin dengan pengembangan listrik berbasis EBT yang masif. Satu tantangan terbesar yang sudah lama diimpikan namun belum terealisasikan adalah pengembangan listrik bertenaga nuklir yang berskala besar, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Penulis, Deputi Direktur Center for Public Capacity Acceleration (C-PubliCA)
POJOK Tekan inflasi, TPID Badung kembangkan komoditi telur, cabai dan bawang. - Ayo sejahterakan rakyat. *** Pembatasan plastik diberlakukan di event musik internasional. - Dari segala penjuru selamatkan Bali. *** Karena kekeringan, 95,6 hektar padi di Bali puso. - Ayo selamatkan petani Bali.
Warung Global
Jokowi Diyakini Perkuat KPK KPK merupkan lembaga negara yang independen dan bebas dari pengaruh kekuasaan mana pun. Hal ini dimaksudkan agar dalam memberantas korupsi, KPK tidak mendapatkan intervensi dari pihak mana pun. Terbentuknya KPK juga merupakan jawaban atas tidak efektifnya kinerja lembaga penegak hukum selama ini dalam memberantas korupsi yang terkesan berlarut-larut dalam penanganannya bahkan terindikasi ada unsur korupsi dalam penanganan kasusnya. Kewenangan penuntutan yang ada pada KPK sudah tepat karena lembaga ini bergerak secara independen tanpa intervensi kekuasaan mana pun. Namun rupanya ada yang tak suka dengan sepak terjang lembaga ini, sehingga ada saja upaya untuk melemahkannya. Atas upaya yang terus-menerus ini, rakyat pun meminta Jokowi selamatkan KPK dengan memperkuat KPK. Lalu bagaimana tanggapan pendengar setia Radio Global 96,5 FM? Berikut rangkuman opini Kawan Global selengkapnya.
Suardana di Tanah Pegat Gubug mengatakan, jika sebagai anggota Dewan, pasti akan setuju revisi ini karena yang sering ditangkap melakukan korupsi adalah yang duduk di kursi dewan. Ini tentu berdasarkan kepentingan. Kalau dari kacamata rakyat, ia menilai Dewan kurang kerjaan. Revisi UU KPK tidak perlu, bila perlu beri kewenangan KPK seluas-luasnya sehingga korupsi bisa cepat diberantas. Budiada di Tabanan tentu sangat setuju jika mengubah untuk mengurangi korupsi. Ia berharap Presiden teliti, jika ada pasal koruptor dihukum berat, setuju. Korupsi menghambat kemajuan negara. jika ada upaya melemahkan KPK, itu tidak tepat. Jokowi tak bisa sendiri selamatkan KPK. Demikian pernyataan Ketut Mursi di Denpasar. Jika saja KPK dan perangkat hukum bersatu berantas korupsi, ia menyampaikan Jokowi masih konsisten, masih bisa
dipercaya untuk mengambil keputusan yang didukung oleh rakyat dalam menyelamatkan KPK. Harapan terakhir memang ada di tangan Presiden. Semoga saja Jokowi konsisten, demikian Werdha di Tegallalang. Ujian lagi buat Jokowi. Ia pribadi setuju jika UU KPK direvisi, direvisi untuk dikuatkan bukan justru melemahkan KPK dengan poin-poin yang diusulkan oleh DPR. Dalam upaya pencegahan korupsi, memiskinkan koruptor yang sering dia usulkan bisa dilakukan. Ini upaya untuk mencegah korupsi. KPK memang harus diperkuat di tengah perilaku korupsi yang nyaris membudaya. Demikian menurut Yuli di Tabanan. Becik di Tuban menyampaikan, tanpa diminta pun Jokowi pasti akan selamatkan KPK. Berilah waktu untuk memikirkan materi revisi UU KPK, karena kewenangan merevisi KPK ada di tangan DPR-RI. (sikha)
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Senin Paing, 9 September 2019
Asap Tetap Mengepul Pompa Damkar Sempat Meledak Tabanan (Bali Post) Petugas pemadam kebakaran masih berjibaku menangani kebakaran di TPA Mandung. Berbagai kendala dihadapi petugas di lapangan. Salah satunya pompa angin pemadam kebakaran meledak akibat difungsikan non stop selama beberapa hari. Kabid IV Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Tabanan Ketut Suardi mengatakan, sampai Minggu (8/9) kemarin asap akibat kebakaran sampah di TPA Mandung masih belum bisa dimatikan total. Hal ini dikarenakan faktor angin yang cukup kencang, dan bara api meresap ke dalam tumpukan sampah yang mengering. Petugas pun sudah bekerja maksimal siang dan malam bersama petugas TPA. ‘’Sebenarnya di bagian selatan sempat padam, namun muncul titik api baru,’’ ujarnya. Penanganan kian terhambat lantaran selang pompa angin meledak karena panas akibat difungsikan non stop. Apalagi pengambilan air dari sungai menggunakan pompa, kemudian ditransfer ke mobil pemadam, lalu disalurkan ke selang sepanjang 300 meter. Petugas juga kewalahan akibat asap tebal. ‘’Penanganan kebakaran kami ambil dari
atas,’’ tegasnya. Pada proses penanganan kebakaran, dikerahkan anggota per shiff sebanyak 18 orang, dibantu petugas TPA dan sopir alat berat. Dengan cara kerja, alat berat mengeruk titik kebakaran barulah dilakukan penyemprotan. Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan Made Subagia menyatakan, api sudah mati tetapi asapnya belum padam. Lokasi kebakaran masih di titik sebelumnya. ‘’Masih di titik itu saja, tidak meluas,’’ jelasnya. Ditegaskannya, penanganan kebakaran melibatkan tiga unit armada Damkar dan dua alat berat. Alat berat mengeruk titik kebakaran dan pemadam kebakaran menyemprotkan air. ‘’Ini adalah cara efektif untuk memutus pergerakan api,’’ katanya sembari menambahkan, pihaknya menggelar persembahyangan di Padmasana TPA Mandung untuk memohon hujan sore kemarin. TPA Mandung terbakar sejak Rabu (4/9) sore. Sejak saat itu seluruh petugas pemadam kebakaran dan petugas TPA Mandung berjibaku memadamkan api. (kmb28)
Bali Post/bit
DITUTUP - Jalan Gajah Mada pada Senin (9/9) hari ini mulai pukul 12.00 Wita akan ditutup untuk kegiatan parade kontingen peserta Porprov.
Pembukaan Porprov
10 Ruas Jalan Ditutup Siswa Dipulangkan Lebih Awal
Tabanan (Bali Post) -
Penutupan sejumlah ruas jalan di kawasan Kota Tabanan akan diberlakukan untuk kelancaran upacara pembukaan Porprov Bali XIV tahun 2019, Senin (9/9) hari ini. Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan Tabanan, ada 10 titik ruas jalan yang akan ditutup selama defile kontingen Porprov dengan rute kantor Bupati Tabanan menuju Garuda Wisnu Serasi (GWS).
Bali Post/dok
RUSAK BERAT - Pustu Timpag yang rusak berat dan rencananya akan dibangun ulang di lahan milik desa adat.
Ruas jalan yang ditutup adalah Jalan Pahlawan, Jalan Gajah Mada, Jalan Gunung Agung, Jalan Gunung Batur, Jalan Gunung Semeru, Jalan Danau Toba, Jalan Mawar, Jalan Melati, Jalan Kenyeri dan Jalan Kamboja. ‘’Penutupan dan pengalihan jalan akan kami lakukan mulai Senin (hari ini - red) pukul 12.00 Wita sampai dengan selesai,’’ terang Plt. Kepala Dinas Perhubungan Tabanan I Made Agus Harthawiguna, Minggu (8/9) kemarin. Asisten III Setda Tabanan menyatakan akan ada pula perubahan arus lalu lintas selama prosesi pembukaan. Untuk arus lalu lintas dari arah Denpasar menuju Kota Tabanan, diarahkan melalui Jalan By-pass Soekarno menuju Jalan Teratai, Jalan Pulau Menjangan dan Jalan Pulau Batam. Sedangkan yang
menuju Marga melalui Jalan Ngurah Rai menuju Simpang Rindam ke utara. Untuk arus lalu lintas dari arah Penebel menuju Kota Tabanan, diarahkan melalui Desa Subamia, Jalan Rajawali, Jalan Pulau Batam dan Jalan Cenderawasih. Sedangkan dari arah Tuakilang diarahkan untuk melalui Jalan Gunung Agung, Jalan Merak (dua arah) dan Jalan Kasuari (dari utara). Arus lalu lintas menuju Penebel dialihkan ke Jalan Pulau Nias, Jalan Rajawali dan Desa Subamia. ‘’Agar masyarakat tidak bingung nantinya disiagakan sejumlah personel. Ada pula pemasangan papan petunjuk,’’ ucap Agus Harthawiguna. Lebih lanjut dikatakannya, akses ke rumah sakit diberikan skala prioritas. ‘’Jadi bagi pasien,
akses jalan ke BRSUD tetap dibuka, koordinasi saja dengan petugas,’’ tegasnya. Di sisi lain, siswa sekolah dari TK hingga SMA yang berada di wilayah Kota Tabanan hari ini dipulangkan lebih awal. ‘’Benar, informasi dari Dinas Pendidikan, jalan-jalan di kota ditutup mulai 12.00 Wita, maka anak-anak pulang pukul 10.00 Wita untuk lingkungan kota,’’ terang salah seorang guru SD di wilayah Desa Dauh Peken. Hal itu pun dibenarkan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Wayan Miarsana. Dikatakannya, pemulangan siswa lebih awal atas dasar permohonan KONI. ‘’Benar, khusus sekolah yang ada di sekitar dan melewati ruas jalan kantor Bupati sampai di gedung I Ketut Maria lewat Gajah Mada, dipulangkan lebih awal,’’ ucapnya.
Sementara itu, defile kontingen Porprov akan dikolaborasikan dengan kesenian khas Kabupaten Tabanan. Upacara pembukaan akan diawali kegiatan parade melibatkan 4.000 sampai 5.000 peserta dimulai pukul 16.30 Wita. Tema Porprov tahun 2019 adalah “Sport Tourisem and Culture,” maka dalam upacara pembukaan tidak hanya diselipkan tradisi olahraga saja, tetapi budaya lokal Tabanan. Ketua KONI Tabanan Dewa Gede Ary Wirawan mengatakan, iring-iringan parade diisi barisan marching band, bendera merah putih dan cabor serta benderabendera kontingen. Di setiap barisan, kontingen yang jumlahnya 200 orang per kontingen diawali sekaa kesenian khas Tabanan. Mulai dari Okokan Kecamatan Kediri, baleganjur, mandolin Pupuan, baleganjur dan tektekan Kerambitan. Usai parade baru dilanjutkan acara inti yakni penyalaan api obor di Patung Siteng yang terbuat dari anyaman bambu di Garuda Wisnu Serasi. (kmb28)
Rusak Berat, Pustu Timpag Dagang Rujak Ikut Pilkel Desa Lumbung akan Dibangun Ulang
Tabanan (Bali Post) Bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan, merupakan salah satu fasilitas kesehatan di Tabanan yang usianya sudah terbilang tua. Saat ini kondisi bangunan sudah rusak berat dan tidak representatif digunakan untuk pelayanan ke masyarakat. Tahun ini Pustu Timpag masuk dalam list renovasi oleh Pemkab Tabanan. Soal lahan, Pemerintah Desa Timpag telah menyiapkan lahan milik desa adat seluas empat are untuk pembangunan pustu yang baru. ‘’Untuk lahan kami sudah siapkan, karena pustu yang lama tidak akan dimanfaatkan lagi dan akan diganti dengan pustu baru. Informasinya tahun ini pengerjaan,’’ ujar Sekretaris Desa Timpag Nyoman Gempar Pariadi, belum lama ini. Kata Pariadi, dinas terkait sudah turun ke lapangan melakukan verifikasi. Selain itu, juga sudah ada pengecekan lahan dan akses jalan. ‘’Pengecekan sudah, hanya saja eksekusinya belum tahu. Kami harapkan bisa tahun ini, karena memang sudah dijanjikan tahun ini,’’ jelasnya. Gempar menambahkan, pihak desa
dan desa adat sangat mendukung program perbaikan pustu, terlebih lagi akan dibangun baru. Bahkan pihaknya berharap bisa dilengkapi dengan ruang bersalin karena Pustu Timpag sebelumnya memang terkenal dilengkapi ruang bersalin. ‘’Minimal ada ruang bersalin seperti dulu lagi, karena banyak warga yang datang, ditambah warga dari desa sebelah,’’ katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Tabanan Nyoman Suratmika mengakui sudah ada pengecekan langsung ke Pustu Timpag. Dari pengecekan tersebut, pustu tersebut dinyatakan sudah layak direnovasi atau dibangun ulang. ‘’Kalau tidak salah anggarannya sekitar Rp 500 juta. Sudah sempat saya cek ke lapangan, dan tidak lama lagi akan segera dibangun karena saya sudah tanda tangan kontrak,’’ kata Suratmika. Selain Pustu Timpag, Suratmika menyebutkan tahun ini juga akan melakukan renovasi terhadap sejumlah puskesmas dan renovasi ringan sejumlah pustu. ‘’Saya tidak hapal data pastinya. Yang jelas puskesmas induk ada empat yaitu Puskesmas Pupuan II, Selemadeg Timur II, Kerambitan I di Mandung dan Kediri III,’’ ucapnya. (kmb28)
Tabanan (Bali Post) Pemilihan perbekel (pilkel) serentak di 98 desa di Kabupaten Tabanan akan digelar Oktober mendatang. Ratusan orang telah mendaftar, baik petahana maupun pendatang baru. Pesta demokrasi ini pun turut diramaikan calon perempuan. Seperti Ni Wayan Muliyawati yang asal Desa Lumbung Kecamatan Selemadeg Barat. Bagi sebagian warga Kota Tabanan, pastilah sangat mengenal sosok perempuan ini. Ia dikenal lewat usaha rujak yang diberi nama Muliya Rujak 168 Sastramas yang berlokasi di Jalan Pahlawan, Tabanan. Setiap hari warungnya ramai pembeli. Usaha ini dirintisnya sejak tujuh tahun lalu. Ia sempat bekerja di bank, sebelum akhirnya memilih banting setir berwirausaha. Ia juga aktif manyama braya dalam setiap kegiatan di Desa Lumbung, Selemadeg Barat. Tak salah bila akhirnya perempuan asal Banjar Dinas Dajan Sema ini dipilih untuk ikut dalam bursa Pilkel Desa Lumbung. Di Desa Lumbung ada lima calon yang akan bersaing pada Pilkel 2019. Empat calon diusung
atau ditunjuk oleh masyarakat banjar adat dan dinas desa setempat, dan satu calon lagi merupakan calon independen. ‘’Walaupun perempuan, haknya kan sama. Kita berhak memilih dan berhak untuk dipilih mewujudkan demokrasi. Apalagi saya diusung oleh krama banjar. Saya ingin menunjukkan kalau perempuan juga memiliki potensi,’’ ujar Muliyawati, Minggu (8/9) kemarin. Keikutsertaan Muliyawati dalam bursa Pilkel Desa Lumbung tidak terlepas dari keinginannya memotivasi perempuan lainnya untuk bangkit dan ikut berpartisipasi dalam setiap perhelatan atau pemilihan apapun, tidak hanya di kancah politik namun juga di tingkat desa. Muliyawati mendapat dukungan keluarga besarnya, terutama suaminya, I Wayan Ardikayasa, S.H., yang merupakan PNS di Satpol PP Tabanan. Tentu saja amanah dan kepercayaan masyarakat di Desa Lumbung merupakan modal utamanya. ‘’Astungkara dengan banyaknya dukungan saya siap dan yakin. Perjuangan tidak boleh setengah-setengah,’’ terang perempuan berusia 42 tahun ini.
Lebih lanjut dia mengaku ingin mewujudkan tata kelola desa menjadi lebih baik, transparan dan akuntabel. Terpenting menjadikan Desa Lumbung lebih bermartabat dan keberadaannya lebih dikenal oleh masyarakat luas, dengan memaksimalkan pengelolaan potensi desa. Bermartabat, lanjut Muliyawati, mengandung makna Ber-
satu, Maju, Realistis, Transparansi berbasis Masyarakat. ‘’Upayakan persatuan dan lebih bersatu lagi, baru pikirkan bersama kemajuan secara realistis dan nyata ke depan apa yang dilakukan dengan program desa yang diatur oleh pemerintah dan mengelola secara transparansi berbasis masyarakat,’’ tegasnya. (kmb28)
Ni Wayan Muliyawati
Bali Post/ist
Senin Paing, 9 September 2019
Gubernur Koster Terima Penyampaian Kesepakatan Pemanfaatan Lahan ”Duwe” Desa Kubutambahan sebagai Lokasi Bandara Bali Utara KABAR gembira terkait rencana pembangunan Bandara Internasional Bali Utara itu datang dari kediaman Gubernur Bali, di Jayasabha, Denpasar, Minggu (8/9) kemarin. Masyarakat Desa Adat Kubutambahan yang pada kesempatan itu diwakili
Bendesa Adat Kubutambahan Jero Pasek Ketut Warkadea bersama beberapa prajuru lainnya menyampaikan surat Kesepakatan Penyerahan Pemanfaatan Lahan Duwe Pura Desa Kubutambahan seluas kurang lebih 370 hektar kepada Pemprov Bali dan instansi
terkait lainnya. Lahan duwe desa itu diharapkan sebagai lokasi pembangunan bandara internasional kedua di Bali. Gubernur Bali Wayan Koster pun menyambut antusias dan mengapresiasi maksud baik masyarakat Desa Adat Kubutambahan tersebut, yang diharapkan bisa mempercepat proses penetapan lokasi dibangunnya bandara di Bumi Panji Sakti tersebut. “Saya ucapkan terima kasih atas antusiasme masyarakat Desa Adat Kubutambahan menyampaikan kesepakatan ini. Jika disetujui semoga hal itu dapat mempercepat penetapan lokasi (penlok), sehingga bandara baru bisa segera dibangun. Tentu nantinya bisa membawa dampak pemerataan pembangunan
dan pemerataan peningkatan ekonomi bagi masyarakat Bali Utara, yang saat ini lebih dominan di Bali Selatan,” cetus Gubernur asal Sembiran, Buleleng ini. Lebih jauh, Gubernur Koster menyampaikan hal ini sebagai kabar yang menggembirakan pascaturunnya Tim Teknis dan Evaluasi dari Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub. Tim Teknis itu datang ke lokasi untuk mengecek titik koordinat Bandara Internasional Bali Utara di Desa Kubutambahan dan Desa Bukti, Kamis, 5 September 2019. Selanjutnya kesepakatan itu akan disampaikan Gubernur Koster, Senin (9/9) hari ini di hadapan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, se-
Singaraja (Bali Post) – Pembangunan infrastruktur berskala besar di Kabupaten Buleleng mendapat atensi jajaran TNI. Kebijakan pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan pemerintah daerah itu mendapat dukungan optimal dari jajaran TNI-AD. Salah satu bentuk dukungan itu, jajaran Kodam IX/Udayana mengoperasikan kesatuan setingkat kompi bantuan, dengan berkedudukan di Desa Sumberkelampok, Kecamatan Gerokgak.
Dukungan TNI itu juga dilakukan secara dini, dengan cara mengantisipasi kemungkinan munculnya gangguan kewilayahan. Apalagi dari pengamatan dan kajian teknis, Buleleng termasuk kabupaten yang dilintasi mobilisasi perkembangan penduduk dari Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan. Wujud dukungan TNI, dalam waktu dekat ini akan menata kesatuan yang ada di daerah. Kebijakan ini dilakukan lewat pengembangan kompi bantuan (Kompiban) di Desa Sumberkelampok, Kecamatan Gerokgak. Rencananya, di ujung Buleleng barat itu dijadikan pengembangan Kompi 741 yang sekarang bermarkas di Negara, Jembrana. (kmb38)
bagai bahan pertimbangan. Itu dilakukan saat dirinya bersama Bupati Buleleng Agus Suradnyana diundang ke Jakarta, membahas lebih lanjut rencana pembangunan bandara tersebut. Di sisi lain, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana yang kala itu turut mendampingi rombongan prajuru Desa Adat Kubutambahan menyampaikan hal serupa. Kesepakatan itu akan disampaikannya di hadapan Menteri Perhubungan. Tentunya hal itu menjadi pertimbangan yang memperkuat penetapan lokasi di Kubutambahan itu. “Jika masyarakat sudah setuju dan sepakat, sudah tentu akan dapat memperkuat keputusan pusat. Sekarang tergantung hasil Feasibil-
ity Study (FS) layak dan tidaknya. Semua tergantung keputusan pusat. Tetapi saya dan Pak Gubernur akan terus berjuang. Semoga bisa gol, kami mohon doa semeton Bali semuanya,” ujar Agus Suradnyana. Bendesa Adat Kubutambahan Jero Pasek Ketut Warkadea menjelaskan, penyampaian kesepakatan itu untuk mempercepat terealisasinya pembangunan bandara di Bali Utara. Sehingga nantinya diharapkan bisa memberikan dampak peningkatan ekonomi khususnya krama Desa Adat Kubutambahan. Lebih jauh, ia menyampaikan kendala yang dihadapi terkait keberadaan lahan duwe Pura Desa tersebut yang sudah disewakan kepada PT Pinang Propertindo
dengan status Hak Guna Bangunan (HGB). “Terkait aspek legalitas kami serahkan sepenuhnya kepada pemerintah pusat, provinsi, kabupaten yang berwenang. Terkait kondisi lahan itu saat ini. Agar dimediasi penyelesaian perjanjian sewa kontrak itu. Apakah nantinya disepakati ganti rugi, atau penyertaan modal karena sudah memiliki hak atas HGB dan sebagainya. Nantinya Pemprov Bali bersama PT Pinang yang bermusyawarah. Semoga ditemukan jalan keluar terbaik. Tentunya semuanya demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kami,” tutur Warkadea yang kala itu turut didampingi Wakil Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra. (kmb)
TNI Beri Dukungan Optimal Pembangunan Infrastruktur Skala Besar di Buleleng Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto usai menutup Pendidikan Pertama Tamtama TNI-AD Gelombang I Tahun 2019 mengatakan hal itu di Sekolah Calon Tamtama (Secata) Rindam IX/Udayana akhir pekan lalu. Tahun ini, sebanyak 375 prajurut TNI dari Provinsi Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Provinsi NTB dilantik. Ratusan prajurit itu dikukuhkan setelah mereka menuntaskan pendidikannya. Mereka dinyatakan lulus 100 persen.
Kemudian mereka berhak mengikuti proses pendidikan lanjutan. Pangdam mengatakan, kebijakan pembangunan Nasional melalui pembangunan infrastruktur di Buleleng belakangan ini telah berjalan relatif baik. Kebijakan infrastruktur itu seperti pembangunan jalan baru batas Kota Singaraja – Menguwitani, atau yang lebih dikenal dengan istilah shortcut. Selain itu, rencana pembangunan Bandara Internasional Bali Utara di
Desa Kubutambahan dan proyek prestisius lainnya. Menyusul kebijakan itu, Pangdam Mayjen Benny Susianto menyebutkan, pembangunan infrastruktur itu secara otomatis menimbulkan dinamika sosial. Mengantisipasi jangan sampai perkembangan dinamika sosial itu melebar memicu halhal yang tidak diinginkan, bahkan menganggu penjabaran kebijakan itu, TNI ada digaris terdepan, karena TNI turut mendukung kebijakan pemerintah pusat tersebut.
Truk Tabrak Tiga Sepeda Motor Empat Pengendara Terluka Singaraja (Bali Post) – Nasib nahas dialami empat pengendara sepeda motor saat melintas di jalan kilometer 30 Banjar Dinas Kelod, Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu, Sabtu (7/9) lalu. Keempatnya terluka dan dirawat di rumah sakit setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan truk. Kapolsek Busungbiu AKP Made Agus Dwi Wirawan sei-
zin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK mengatakan, kejadian ini berawal ketika truk DK 9531 MC yang dikemudikan I Komang Setiawan (18) dari Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung datang dari arah Pupuan, Tabanan menuju Seririt. Di lokasi kejadian itu, pengemudi bermaksud mendahului sepeda motor di depannya yang tidak diketahui identitasnya. Saat truk melintas di jalur
Bali Post/ist
OLAH TKP – Unit Lalulintas (Lantas) Polsek Busungbiu melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan empat pengendara sepeda motor terluka.
yang berlawanan, tiba-tiba datang tiga sepeda motor dengan beriringan. Karena tidak bisa menghindar, truk itu menabrak ketiga sepeda motor, yakni DK 3660 FI dikendarai Gede Darmayasa (16), membonceng temannya, Ketut Mudayana (17), sepeda motor DK 5330 ZI yang dikendarai Gede Ngurah Ari Wibawa (16), ketiganya merupakan pelajar SMKN 1 Busungbiu, dan sepeda motor DK 5237 UAK dikendarai Ni Luh Erayani (27) asal Desa Sepang, Kecamatan Busungbiu. Saat tabrakan itu, pengendara ini terjatuh dari sepeda motornya. Keempatnya mengalami luka serius, sehingga harus dirawat di rumah sakit. Satu korban lainnya menjalani perawatan ke paranormal (balian). “Benar terjadi lakalantas melibatkan tiga sepeda motor dengan truk. Kasusnya sedang ditangani untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya. Menurut Dwi Wirawan,
berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi-saksi, diduga kecelakaan ini akibat kelalaian pengemudi truk itu. Saat akan mendahului kendaraan di depannya, pengemudi truk kurang hati-hati. Dia sama sekali tidak memperhatikan situasi arus kendaraan dari arah berlawanan. Diduga, truk itu tidak menghindar kemudian menabrak tiga sepeda motor yang melintas dari arah berlawanan. Terkait pengemudi truk yang nekat mengemudikan truk tanpa membawa SIM itu, Dwi Wirawan mengakui hal itu masih diselidiki lebih lanjut oleh penyidik Satlantaas Polres Buleleng. “Dari keterangan saksi dan oleh TKP, sopir truk itu tidak melihat situasi dari depan ketika menyalip. Kemudian menabrak ketiga sepeda motor yang datang dari arah berlawanan. Demikian juga kenapa tidak membawa SIM, hal itu juga masih didalami lebih lanjut,” jelasnya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
PRAJURIT DILANTIK – Sebanyak 375 prajurit TNI dilantik Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto di Secata Rindam IX/Udayana, akhir pekan lalu. Ratusan prajurit TNI itu dinyatakan lulus 100 persen setelah mengikuti pendidikan selama lima bulan penuh.
Operasi Patuh Agung Tindak 920 Pelanggaran Singaraja (Bali Post) – Operasi Patuh Agung Tahun 2019 telah dijalankan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Buleleng. Dari 10 kali pelaksanaan operasi di beberapa lokasi, Polres telah menindak sebanyak 920 pelanggaran. Dari ratusan pelanggaran itu, sebagian besar pengendara melakukan pelanggaran tanpa membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yakni 734. Disusul perilaku pegendara yang nekat berkendara tanpa membawa Surat Izin Mengemudi (SIM) sebanyak 145. Selain itu, polisi menyita kendaraan bermotor. Menariknya, dari puluhan kendaraan yang disita itu, satu di antaranya merupakan kendaraan pelat merah (milik pemerintah - red). Kendaraan itu disita karena tidak membayar pajak dan pengendara tidak memiliki SIM. Kasat Lantas AKP Putu Diah Kurniawandari didamp-
ingi Kepala Sub Bagian (Kasubag Humas) Iptu Gede Sumarjaya seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. usai memimpin evaluasi Operasi Patuh Agung. Minggu (8/9) kemarin, mengatakan, dengan hasil operasi ini dirinya menilai tingkat pelanggaran pengendara tergolong tinggi. Karena itu, perlu perhatian semua pihak. Tidak saja jajaran kepolisian, namun stakeholders terkait agar mereka sadar
berperilaku tertib saat berkendara di jalan raya. ‘’Perilaku tidak disiplin, seperti tidak memakai helm SNI atau tidak punya SIM. Keteledodaran itu tidak cukup sanksi tilang saja. Namun, perlu kesadaran dan kepatuhan pengendara menggunakan helm untuk keselamatannya sendiri dan membawa SIM menunjukkan tertib aturan perundang-undangan,’’ tegas perwira wanita asal Jembrana itu. (kmb38)
Senin Paing, 9 September 2019
Pengesahan APBD Perubahan 2019 Lambat
Pilkel Serentak Diundur hingga 2020
Gianyar (Bali Post) -
Pemilihan perbekel (pilkel) secara serentak yang diagendakan terselenggara akhir tahun ini, diperkirakan akan mundur hingga awal 2020 mendatang. Hal ini terjadi lantaran Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Gianyar masih menunggu anggaran dari APBD Perubahan 2019. Kepala DPMD Gianyar Dewa Ngakan Ngurah Adi mengatakan hal itu, Minggu (8/9) kemarin. Ngurah Adi mengungkapkan, ada dua kendala yang mengakibatkan pilkel di 29 desa di Kabupaten Gianyar berpeluang diundur hingga 2020 mendatang. Pertama, pihaknya terbentur pengesahan anggaran APBD Perubahan tahun ini yang hingga awal
September 2019 ini belum ketok palu. “Kami terbentur pengesahan anggaran perubahan. Kemungkinan ditetapkan Oktober 2019,” katanya. Keterlambatan anggaran itu juga diduga karena DPRD Gianyar baru saja dilantik.
“DPRD perlu menunggu pembentukan alat kelengkapan. Jadi, kami menunggu anggaran itu,” jelasnya. Dengan waktu yang tidak memungkinkan untuk menggelar pilkel akhir tahun ini, kata Ngurah Adi, maka akan diakali. Yakni, anggaran pada
Maybank Marathon Kembali Makan Korban
Pelari Asal Jepang Tewas Gianyar (Bali Post) Tidak hanya dikeluhkan oleh banyak pengguna jalan, penyelenggaraan Maybank Marathon tahun ini juga kembali memakan korban jiwa. Kali ini seorang pria asal Jepang, Atsushi Ono, mengembuskan napas terakhirnya saat mengikuti rute lari full marathon, Minggu (8/9) kemarin. Pria berusia 58 tahun ini sempat dilarikan ke RSU Kasih Ibu Saba, namun nyawanya tetap tidak tertolong. Informasi yang dihimpun di lapangan, Atsushi Ono mengikuti ajang lari tahunan itu dengan nomor dada 1117. Awal dia mengikuti ajang lari ini tidak ada tanda-tanda mencurigakan, namun saat melintasai Jalan Raya Wisma Gajah Mada, tepatnya di selatan Puri Ageng Blahbatuh, Desa Blahbatuh, pelari ini terlihat sempoyongan. Lantaran tetap memaksakan untuk berlari, Atsushi Ono akhirnya terjatuh sekitar pukul 08.45 Wita. Petugas PMI yang melihat kejadian ini langsung melakukan penanganan. Kepala Markas PMI Gianyar I Made Gede Lokayasa menjelaskan, pihaknya menangani pelari itu bersama empat orang petugas PMI. Saat jatuh, petugas PMI tersebut langsung mengevakuasi korban ke trotoar untuk diberikan penanganan medis. “Kami tangani berempat termasuk dengan dokternya. Saat jatuh
kami pindahkan korban ke pinggir jalan, ke tempat yang agak teduh, periksa jalan napas, dan periksa urat nadi,” paparnya. Lokayasa mengatakan, saat pengecekan itu korban sudah tidak ada denyut nadi, dan tidak bernapas. Melihat kondisi itu, pihaknya melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) pijit jantung. “Pijit jantung lima siklus dalam satu menit, dan diberi oksigen. Setelah korban mulai bernapas, kami pindahkan ke dalam ambulans dan kembali melakukan RJP sampai di RS Kasih Ibu, Saba, Blahbatuh. Namun, sampai di sana korban dinyatakan meninggal dunia,” terangnya. Dikonfirmasi terpisah, Dirut RSU Kasih Ibu Saba dr. Ngurah Buana membenarkan bahwa pelari yang meninggal itu dibawa ke RSU Kasih Ibu Saba. Namun, pelari asal Jepang itu tidak sempat diberikan penanganan di rumah sakit tersebut. Atsushi Ono saat datang sudah dalam keadaan meninggal dunia. “Itu belum sempat dirawat, datang-datang sudah meninggal dunia. Tidak ada penanganan apa-apa, hanya saja ingin membuktikan kalau korban sudah meninggal,” tandasnya. Selanjutnya jenazah korban akan diurus oleh konsulat asal negaranya. Selain itu, teman-teman korban juga sudah ada yang mengurusnya.
“Selain korban yang meninggal dunia itu, pihaknya juga menangani beberapa pelari yang pingsan. Kami fokuskan juga di finis, karena banyak yang pingsan. Penyebabnya karena kelelahan,” ujarnya. Kapolsek Blahbatuh Kompol I Ketut Dwikora membenarkan salah satu peserta lari Maybank Marathon meninggal dunia pascajatuh di selatan Puri Blahbatuh. Penyebabnya diduga karena korban kelelahan dan jantungnya lemah saat lari terlalu jauh. “Ya, tadi ada peserta yang meninggal dunia setelah jatuh di selatan Puri Blahbatuh. Langsung ditolong oleh PMI Gianyar,” imbuhnya. Perlu diketahui, Maybank Marathon 2018 lalu juga memakan korban jiwa seorang pelari asal Jakarta, Denny Handoyo. Korban berusia 50 tahun itu diketahui terjatuh sekitar 100 meter sebelum garis finis. Korban sempat mendapat pertolongan, namun nyawanya tidak tertolong. Saat itu, sejumlah peserta juga terluka karena dikejar anjing lokal. Selain memakan korban jiwa dan luka-luka, acara Maybank Marathon ini juga banyak dikeluhkan pengguna jalan. Pasalnya, akibat kegiatan yang menggunakan badan jalan ini, sejumlah jalur harus ditutup. Pengguna jalan mengeluh karena mengakibatkan mereka lambat dalam beraktivitas. (kmb35)
APBD Perubahan 2019 akan dianggarkan 30 persen untuk tahapan pilkel. “Itu terdiri dari pembentukan panitia, sampai sosialisasi. Jadi, Desember ini baru ketahuan siapa calonnya,” jelasnya. Kemudian pada ABPD Induk 2020 akan dianggarkan 70 persen. Anggaran itu meliputi anggaran untuk menggelar pemilihan pada Februari, hingga dilanjutkan dengan pelantikan pada Maret 2020. Anggaran yang diperlukan untuk pilkel secara keseluruhan sebesar Rp
3,4 miliar. “Jadi, anggaran itu terdiri dari anggaran yang bersumbar dari APBD Perubahan 2019 dan APBD Induk 2020,” jelas Ngurah Adi. Mengingat pilkel molor, kata Ngurah Adi, maka akan ada penunjukkan penjabat perbekel bagi desa yang masa kepemimpinan perbekelnya habis. Selain itu juga ada penambahan waktu untuk penjabat yang sudah ditetapkan. “Tentu akan ada penjabat perbekel. Sekarang ini sudah ada juga,” katanya. (kmb35)
Bupati Tingkatkan Bantuan ”Ngaben Kanimbulan” Gianyar (Bali Post) Bantuan masyarakat untuk kegiatan upacara Atiwa-tiwa (Ngaben Kanimbulan) di setiap desa adat di Kabupaten Gianyar jumlahnya ditingkatkan. Hal itu ditegaskan Bupati Gianyar I Made Mahayastra saat menghadiri upacara Ngaben Kanimbulan di Desa Adat Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Minggu (8/9) kemarin. Bertepatan dengan prosesi upacara Ngaskara, Mahayastra hadir didampingi sejumlah pimpinan SKPD Pemkab Gianyar, anggota DPRD Kabupaten Gianyar, dan anggota DPRD Provinsi Bali. Sebelumnya, anggota DPR-RI Nyoman Parta juga menyempatkan diri hadir pada saat prosesi Ngaskara berlangsung. Mahayastra mengatakan, peningkatan bantuan masyarakat dalam upacara Ngaben Kanimbulan ini sebagaimana janjinya sebelumnya saat kampanye pada saat pilkada. “Jika sebelumnya besar bantuan hanya sebesar Rp 2 juta, kini ditingkatkan menjadi Rp 4 juta,” katanya dan menambahkan, tujuan peningkatan bantuan ini untuk meringankan beban masyarakat dalam melaksanakan kegiatan upacara. Sementara itu, Bendesa Desa Adat Keramas I Nyoman Puja Waisnawa mengatakan, Ngaben Kanimbulan yang diselenggarakan di Desa Adat keramas diikuti oleh 52 sawa, tersebar di enam banjar adat. Puncak upacara ini Selasa (10/9) besok, dan prosesi Ngayut ke pantai, Rabu (11/9). (kmb16).
Bali Post/kmb16
PERSIAPAN - Suasana persiapan serangkaian upacara Atiwa-tiwa (Ngaben Kanimbulan) di Desa Adat Keramas.
Made Ada Siapkan Karya Besar untuk Warisan MENYIAPKAN karya seni untuk koleksi menjadi hal penting bagi seorang seniman yang sudah memasuki usia lanjut. Tidak hanya sebagai warisan, karya tersebut juga disiapkan agar seorang seniman bisa dikenang dari masa ke masa. Maestro Pematung Garuda I Made Ada mengatakan hal itu, belum KOLEKSI - I Made Ada menunjukkan koleksi patungnya yang tersimpan di museum miliknya di Desa Kedisan, Tegallalang.
lama ini. Menurut Made Ada, sebagai seorang seniman, merupakan hal yang penting menyiapkan koleksi yang bisa bertahan untuk generasi penerus. Terlebih, saat ini usianya sudah menginjak 70 tahun lebih. “Saya ingin menyiapkan karya warisan yang nantinya tidak akan dijual, melainkan hanya dikoleksi untuk dipamerkan di museum ini,” ujarnya. Made Ada mengakui, saat ini dirinya hanya memiliki beberapa karya ukuran besar yang tersimpan di museum miliknya di Banjar Pakudui, Desa Kedisan,
Kecamatan Tegallalang. “Sekarang yang tersimpan di museum ada sekitar sembilan karya saja yang ukuran besar. Itu semua karya ukuran besar yang tidak akan saya jual,“ katanya. Kini, Made Ada tengah menyiapkan karya baru dengan ukuran besar. Guna merealisasikan karya tersebut, ia mengaku sudah memesan kayu ukuran sepanjang 7 meter dengan lebar 1,5 meter. Kayu itu akan dibentuk dalam karya seni tunggal yang diletakkan di areal belakang museum tersebut. “Maunya nanti saya taruh kayunya di be-
lakang, sudah saya siapkan ruangan yang cukup luas menampung karya dengan tinggi sekitar 7 meter itu,” tegasnya. Menurut Made Ada, karya tersebut masih berkisar pada kisah Ramayana. Sehingga terdapat garuda, Sita dan Rahwana. “Ini nanti untuk koleksi dan tidak dijual. Mudah-mudahan, bisa memberi manfaat untuk generasi penerus,” ujarnya. Sementara saat ini, karya yang dikoleksi di museum miliknya rata-rata dengan ukuran tinggi 3,5 meter hingga 4,5 meter. Karya
itu dominan mengisahkan tentang garuda dari berbagai cerita. “Kalau karya ini dominan bisa dipecah. Dulu sengaja saya buat, kalau dijual untuk memudahkan pengiriman. Tapi, sekarang saya maunya ini dikeloksi saja,” tegasnya. Sementara karya dengan kayu tunggal, kata Made Ada, selama ini dominan pada patung dengan ukuran kecil. Hal ini dilakukan untuk memudahkan konsumen bila ingin membeli patung tersebut. “Kalau yang panjangnya 7 meter ini kemungkinan akan saya buat tunggal,” katanya. (nik)
Senin Paing, 9 September 2019
Serahkan Sarana-Prasarana Perikanan Bupati Artha Minta Gunakan Secara Optimal Sarana dan Prasarana (Sarpras) perikanan diserahkan kepada kelompok usaha perikanan di Kabupaten Jembrana, bertempat di Gedung Mendopo Kasari, Sabtu (7/9). Bantuan sarpras yang diserahkan Bupati I Putu Artha untuk berbagai jenis usaha kelompok perikanan, seperti usaha perikanan budi daya, usaha pengolahan dan pemasaran serta bantuan sarpras untuk usaha perikanan tangkap. Total bantuan yang bersumber dari APBD tahun 2019 itu sebilai Rp 3.307.807.441. Di hadapan ratusan anggota kelompok penerima bantuan, Bupati I Putu Artha yang didampingi Wabup I Made Kembang Hartawan, Kadis Perhubungan dan Perikanan I Made Dwi Maharimbawa meminta agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal. “Tentu sangat disayangkan kalau
anggaran sanpras yang cukup besar ini tidak dapat difungsikan secara optimal bagi para kelompok penerima bantuan itu sendiri. Untuk itu saya berharap manfaatkan segera sanpras ini, gunakan serta rawat dengan baik sehingga dapat memberikan manfaat untuk peningkatan kesejahteraan nelayan,” harapnya. Kepada penerima bantuan, Artha juga menegaskan agar mereka mampu bertanggung jawab. Hal ini mencegah permasalahan timbul di kemudian hari atas bantuan yang bersumber dari APBD itu. “Saya tidak menginginkan maksud baik pemerintah untuk membantu warga masyarakat justru di kemudian hari timbul permasalahan. Kelompok penerima bantuan ini agar betul-betul memanfaatkannya dengan baik. Selain itu, melalui Dinas terkait juga agar melakukan pendampingan
Gas Melon Meledak, Pentra Luka Bakar Negara (Bali Post) – Nahas dialami Made Pentra (60), warga Banjar Pasar, Yehembang, Kecamatan Mendoyo. Niat lansia menggoreng telur di dapur rumahnya, Minggu (8/9) sore berakibat fatal. Pentra mengalami luka bakar di kedua kaki dan mukanya lantaran gas 3 kilogram yang digunakan untuk memasak meledak. Informasi yang dihimpun, meledaknya gas melon itu saat korban sedang menggoreng telur untuk lauknya. Sore sekitar pukul 16.15 Wita, korban masuk ke dapur dan menghidupkan kompor gas. Saat memasak hampir matang, tiba-tiba di sekitar dapur tercium bau gas. Korban yang sudah curiga, tidak bisa berbuat banyak. Sebab gas tersebut langsung meledak. Akibatnya, korban yang mengenakan celana pendek mengalami luka bakar di hampir seluruh tubuh. Di antaranya di kedua kaki hingga lutut, dua lengan tangan dan wajah serta rambut hangus. Korban yang sudah tua itu lantas dilarikan di Puskesmas Mendoyo untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. “Hampir sekujur kulit tubuh, kecuali yang mengenakan pakaian,” ujar I Ketut Jagra, salah seorang keluarga. Dari hasil pengecekan keluarga, diduga api menyambar akibat selang tabung gas yang bocor. Selain korban, sejumlah perabot dapur juga ikut terbakar. Hingga kemarin sore, polisi dari Polsek Mendoyo masih melakukan penyelidikan di lokasi rumah korban. (kmb26)
dan pengawasan serta setiap akan menjelang akhir tahun dilakukan evaluasi,” tegas Bupati Artha. Sementara Kadis Perhubungan, Kelautan dan Perikanan, I Made Dwi Maharimbawa mengaku, kalau Sarpras untuk kelompok perikanan yang diserahkan, selain untuk meningkatkan jumlah sarana dan prasarana kelautan dan perikanan juga untuk mengembangkan, mengendalikan sekaligus keamanan hasil usaha perikanan. “Tercatat dalam database tahun 2019 terdapat 486 kelompok atau sebanyak 6.564 orang. Untuk sarpras tahun ini diberikan pada jenis usaha perikanan budi daya, usaha pengelola dan pemasar serta usaha perikanan tangkap. Sehingga total anggaran untuk jenis-jenis usaha itu secara keseluruhan berjumlah Rp 3.307.807.441,” pungkasnya. (ad308)
SERAHKAN BANTUAN - Bupati Artha menyerahkan bantuan sarana dan prasarana perikanan bagi kelompok usaha perikanan di Jembrana akhir pekan lalu.
Deklarasi Gerakan Anak Bali Cinta Damai Puluhan Pemuda Tanda Tangan di Kain Merah Negara (Bali Post) Sejumlah persoalan yang memicu gesekan hingga konflik akhir-akhir ini mengundang keprihatinan kalangan pemuda di Gumi Makepung. Para pemuda dari berbagai elemen dan desa di Jembrana melakukan deklarasi gerakan Anak Bali Cinta Damai (ABCD), Minggu (8/9) kemarin. Para pemuda-pemudi dari golongan pelajar, mahasiswa serta remaja ini menggelar deklarasi ini menyusul keprihatinan akan maraknya konflik yang dipicu tidak menghargai perbedaan. Melalui deklarasi yang ditandai dengan tanda tangan pada kain merah ini, mengajak seluruh komponen pemuda membangkitkan semangat persatuan dan jiwa nasionalisme. Juga menguatkan rasa toleransi menjaga kebinekaan Indonesia.
Bali Post/olo
Tanda tangan – Sejumlah pemuda di Jembrana membubuhkan tanda tangan tinta putih di kain merah deklarasi gerakan anak Bali cinta Damai.
“Kita melakukan aksi ini dengan tanda tangan tinta putih di kain merah. Kami mengajak kepada para pemuda untuk tidak mudah terprovokasi,” terang I Komang Edi Febriana, Koordinator aksi. Menurutnya, tak sedikit generasi muda dari kalangan terpelajar yang ikut terlibat dalam peristiwa yang mengganggu ketentraman kehidupan berbangsa. Karena itu, pihaknya bersama para pemuda lain dalam aksi itu mengajak generasi muda dapat mencontoh ketentraman kehidupan masyarakat Bali khususnya di Jembrana. Meskipun mayoritas masyarakat Bali, tapi bisa menjadi taman sarinya kebinekaan. Jembrana yang berada di perbatasan Bali dan Jawa memiliki masyarakat yang heterogen. Meski demikian kebinekaan tetap terjaga dan dijaga. “Kami di Bali cinta damai,” terang Edi.
Para pemuda generasi penerus bangsa diharapkan juga dapat mengaplikasikan empat konsensus berbangsa dan bernegara dalam setiap aspek kehidupan di masyarakat. Yakni, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Menurutnya ini bukan hanya dibaca dan dihafal. Namun harus benar-benar diterapkan dalam berkehidupan sehari-hari. Ketua Umum Forum Komunikasi Remaja Hindu (FKRH) Jembrana Ni Made Sovi Riantini mengatakan, gerakan ini tidak lain bertujuan mengokohkan semangat prularisme di kalangan anak muda. Meskipun menjadi generasi milenial, tidak selayaknya mempersoalkan perbedaan. “Justru semestinya kita menjaga dan menghargai perbedaan. Kita harus bangga pada kekayaan budaya bangsa Indonesia,” terangnya. (olo)
Dies Natalis Ke-35 UT Denpasar di Jembrana Mengukuhkan Konektivitas Bangsa di Era Siber Dies Natalis ke-35 Universitas Terbuka (UT) Denpasar digelar di Lapangan Negara, Jembrana, Minggu (8/9) kemarin. Dies Natalis yang digelar Kelompok Belajar (pokjar) Jalak Putih ini dihadiri ribuan mahasiswa UT Dies Natalis ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Direktur UT Denpasar Dra. B Esti Pramuki, S.K., M.Pd. didampingi para pengelola Pokjar UT di Jembrana. Selain itu, sejumlah kegiatan lomba yang melibatkan mahasiswa dan pokjar digelar dan puncaknya fashion show anak-anak (PAUD) dengan diikuti puluhan peserta. Direktur UT Denpasar Dra B Esti Pramuki, S.K., M.Pd. mengatakan sesuai
Potong Tumpeng - Direktur UT Denpasar Dra. B Esti Pramuki, S.K., M.Pd. bersama Pengelola UT Pokjar Jembrana I Komang Gede Santika Yasa dan jajaran usai potong tumpeng memperingati Dies Natalis UT ke-35 di Lapangan Negara kemarin.
dengan tema Dies Natalis UT tahun ini, yakni “Mengukuhkan Konektivitas Bangsa di Era Siber”, diharapkan ke depan UT semakin terdepan dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan semakin eksis di masyarakat. Apalagi, UT diberikan mandat Kementerian Ristekdikti untuk memperkenalkan sistem pembelajaran online. Bahkan saat ini sudah banyak Universitas yang belajar ke UT tentang sistem PJJ ini. Di samping akademik, UT belum lama ini juga menggelar Disporseni (Diskusi Ilmiah dan Pekan olahraga dan Seni) yang diikuti kontingen dari seluruh UT di Indonesia (39 UT dan satu UT Luar Negeri). Selain itu Disporseni UT juga diikuti 8 Universitas di Indonesia. “Ini bukti kami UT berani bersaing di bidang IT, Olahraga dan Seni. Kami memiliki banyak kegiatan kemahasiswaan. Baik akademik maupun non-akademik. Dan bila berprestasi kami dorong bisa sampai ke tingkat nasional,” ujarnya. Diharapkan ke depan UT semakin dewasa, eksis dan tetap menjadi pioner dari PJJ. Khusus untuk di Jembrana, pi-
haknya berharap Kabupaten Jembrana juga memberikan pendampingan dalam beasiswa. Saat ini, UT juga telah memberikan 50 beasiswa, di antaranya 25 dari bidikmisi dan 25 dari CSR. “Secara IPK, tidak kalah dengan universitas lain. Saya inginkan Kabupaten Jembrana menjadi kabupaten yang terdepan secara pendidikan dan memberikan support,” katanya. Esti Pramuki juga menambahkan, mulai semester depan UT membuka jenjang belajar S-3 Ilmu Manajemen dan Administrasi Publik. Hal ini menunjukkan bahwa UT semakin lama, semakin matang. Dibukanya jenjang S-3 ini setelah Kemenristek Dikti RI memberikan izin operasional kepada UT saat puncak Dies Natalis 4 September lalu. Pengelola UT Pokjar Jembrana, I Komang Gede Santika Yasa mengatakan, pada Dies Natalis tahun ini mahasiswa berperan aktif dalam kegiatan. Dan diharapkan ke depan, UT Jembrana semakin eksis dan tetap menjadi pilihan masyarakat Jembrana menempuh perguruan tinggi. (ad312)
Senin Paing, 9 September 2019
Rencana Sekwan Dimutasi, Dewan Sebut Labrak UU
Eksekutif Diminta Fokus Selesaikan KUA-PPAS ADANYA wacana sekretaris dewan (sekwan) akan dimutasi. Rencana itu disikapi serius DPRD Karangasem. Dewan menyebut eksekutif melabrak undang-undang terkait mutasi. Karena itu Dewan meminta eksekutif agar lebih fokus membahas KUA-PPAS 2020 daripada melakukan mutasi sekwan. Terlebih eksekutif belum pernah melakukan koordinasi dengan DPRD soal rencana mutasi sekwan. Ketua DPRD Karangasem I Gede Dana didampingi wakil I Nengah Sumardi mempertanyakan rencana mutasi sekwan tersebut. Pihaknya menilai eksekutif bukan saja tidak memiliki etika. Bahkan rencana mutasi dinilai melabrak undang-undang yang ada. Mengacu Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Pasal 205 ayat (3), disebutkan Gede
Dana, Sekretariat DPRD kabupaten/kota sebagaimana dimaksud pasal 204 ayat (1) dipimpin seorang sekretaris DPRD kabupaten/kota yang diangkat dan diberhentikan atas putusan bupati/wali kota dengan persetujuan pimpinan DPRD kabupaten/kota. Begitu juga Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD pasal 420 ayat (2) yang berbunyi, Sekretariat DPRD Kabupaten/ Kota sebagaimana dimaksud ayat (1) dipimpin sekretaris dengan keputusan bupati/wali kota atas persetujuan pimpinan DPRD kabupaten/kota. “Undang-undanglah yang mengatur semuanya itu. Kami berbicara aturan sesuai undang-undang yang ada. Jangan melakukan sesuatu yang melabrak undang-undang yang ada. Di samping itu, kami juga belum pernah diajak komunikasi
pihak eksekutif terkait rencana mutasi ini,” tegas Gede Dana. Sebab, keputusan mutasi itu harus dapat persetujuan pimpinan dewan. Pihaknya juga belum tahu bagaimana kualitas sekwan yang ditunjuk menggantikan sekwan lama. ‘’Kalau mutasi itu jadi, maka jelas lembaga dewan sendiri akan kelabakan,” tambah Gede Dana. Di tengah situasi seperti itu, kata Gede Dana, pihaknya prihatin KUA/PPAS Induk 2020 belum dibahas. Pasalnya, sekda tidak ada. Begitu pula KUPA/PPAS Perubahan 2019 keberadaannya belum jelas. Atas realitas itu, diharapkan bupati fokus menyelesaikan hal tersebut. Sebab, kalau semua itu tidak dibahas, maka hal itu dapat mengancam tidak tuntasnya APBD Perubahan. “Mutasi sekda sampai saat ini belum selesai, sekarang ditambah memutasi sekwan. Jadi hal
itu justru menambah masalah baru,’’ ujar Gede Dana. Kalau Pemkab Karangasem ingin berjalan baik, maka mau tidak mau etika juga dijalankan. Ketua Dewan Karangasem meminta ada upaya riil saling menghargai. ‘’Kalau hubungan antara eksekutif dan legislatif tidak harmonis, lalu bagaimana suatu pemerintahan bisa berjalan dengan baik,” paparnya. Sebelumnya Dewan tidak mempermasalahkan jika bupati akan melakukan mutasi pejabat tinggi (Pjt). Asalkan mutasi yang dilakukan sesuai aturan. Sudah yang urgen perlu ditaati agar tidak boleh melabrak aturan yang sudah ada. Rencana memutasi Sekwan I Wayan Ardika, kata Gede Dana, harus memperhatikan undang-undang yang mengatur mutasi sekwan. ‘’Bahkan kami curiga terkait rencana mutasi sekwan itu bisa menghambat
kinerja DPRD,’’ tambahnya. Seandainya sekwannya baru, lembaga dewan nantinya akan cukup kelabakan jika harus menerima sekwan baru itu. Pasalnya, dewan baru saja selesai dilantik. Padahal sejauh ini kinerja sekwan cukup bagus. Karena itu sekwan masih dibutuhkan. ‘’Kami di dewan ada pertanyaan, kenapa kami baru dilantik tiba-tiba sekwan mau diganti. Jadi kami curiga ada apa ini,’’ Tanya Gede Dana. Wakil DPRD I Nengah Sumardi menambahkan, dalam proses mutasi di dewan atau pemerintahan harus ada etika, logika, dan estetika. “Undangundang yang mengatur,” kata Sumardi. Alasannya, posisi sekwan sangat strategis. Karena itu ada atura yang mengkhusus. Bukan seperti pejabat eselon biasa. Karena sekwan sejatinya melayani DPRD. Sekwan-lah
menghubungkan antara pihak eksekutif dengan legislatif. “Kalau sekwan mau dimutasi, marilah ikuti undang-undang yang ada. Jangan main labrak aturan saja,” ujarnya keras. Sumardi menambahkan, pihaknya mengapresiasi adanya regenerasi pejabat. Hanya sepanjang hal itu sesuai aturan yang ada maka tidak
masalah. Namun, Sumardi mencontohkan, ASN yang belum layak menjabat sudah promosi, jadi hal itu sebetulnya tidak baik. Ketika ada aturan yang dilanggar, dewan juga berperan melakukan fungsi-fungsi pengawasan yang baik. Dewan punya kewenangan untuk itu terkait menjalankan fungsi pengawasan. (ad293)
Ketua DPRD Karangasem I Gede Dana (menggunakan pakaian adat) didampingi Wakil DPRD I Nengah Sumardi.
Senin Paing, 9 September 2019
Camat Nusa Penida Gagas Inovasi Desa Semarapura (Bali Post) -
Kantor Kecamatan Nusa Penida kini jadi lebih sibuk dari biasanya. Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah inovasi digagas camat yang baru, untuk mendekatkan pelayanan dan memberikan manfaat lebih kepada masyarakat. Mulai dari safari ke desa-desa hingga pelayanan administrasi desa, di mana permohonan dari desa bisa segera diambil di kecamatan.
Bali Post/gik
Camat dan pejabat lainnya saat turun ke Desa Suana.
Pekan lalu, Safari Kecamatan Sambangi Desa (SKSD), menyasar Desa Suana. Camat Nusa Penida I Komang Widyasa Putra, Minggu (8/9) kemarin mengatakan, program SKSD sebagai turunan dari agenda temu wirasa/bedah desa yang dilakukan Bupati Klungkung. Ini sebagai salah satu cara dalam menyerap aspirasi masyarakat dan pemecahan masalah bersama, terhadap suatu persoalan yang ada di desa. Camat turun langsung bersama ke Kantor Perbekel Desa Suana, bersama Kanit
langsung dalam proses penggarapannya, dengan melibatkan personel vokal lainnya, seperti Jro Mangku Suar, Yuli, Bintang, Dian, Mang Srik, Hendra dan Sang Tu. “Saya sengaja ajak pemuda ikut berpartisipasi di dalam menggarap lagu ini, selain berkreativitas lewat lagu, penggarapan ini juga mengajarkan mereka untuk mencintai desa sendiri,” ungkap Margie, Minggu (8/9) kemarin, saat ditemui di kediamannya di lingkungan Banjar Suka Duka Nagi, Desa Akah. Lagu terbarunya ini, sarat pesan moral dan makna mendalam, sebagai wujud kecintaan terhadap desa. Sebagai penanaman terhadap seni
program pembangunan dan kendala-kendala yang mungkin tengah dihadapi masyarakat di lingkup desa. “Saya ingin sedikit mengubah pola komunikasi, dengan turun langsung ke desa. Kali ini, menyambangi Desa Suana untuk menggali aspirasi dan potensi desa maupun usulan pembangunan prioritas. Kami akan jembatani sampai ke atasan untuk mendapat solusi terbaik,” papar Widyasa Putra, yang baru bertugas selama 3 bulan 16 hari. Khusus kepada warga Su-
lembaga terkait, termasuk komunikasi lintas pimpinan dengan Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. “Semoga pelayanan birokrasi Kecamatan Nusa Penida dapat berjalan semakin efektif, efisien dan memberikan manfaat lebih bagi masyarakat,” tegasnya. Perbekel Desa Suana I Putu Rai Sudarta mengatakan, safari seperti ini mampu mewujudkan komunikasi dua arah. Sehingga, desa nampak lebih diperhatikan. Selain masyarakat menjadi lebih leluasa memberikan aspirasinya, perangkat desa juga lebih mengetahui program yang dapat disingkronkan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. (kmb31)
Jadikan Donor Darah sebagai Pola Hidup Sehat
Desa Akah Jadi Inspirasi ”Single” Baru Margie
Musisi Bali I Ketut Margiana kembali mengeluarkan single baru. Namun, kali ini penyanyi yang populer dengan nama Margie ini merilis single yang tidak biasa. Ide langka itu dia peroleh lewat Desa Akah, yang notabene adalah kampung halamannya, guna membangun semangat kalangan pemuda dalam upaya membangun desa dan menjaga seni budaya dan tradisi leluhur setempat. Penyanyi yang mengawali popularitasnya di radio dengan lagu “Ubad Tatu” ini mengatakan, single ini sebagai bentuk kecintaannya terhadap Desa Akah. Sehingga penyanyi asal Banjar Tengah, Desa Akah ini, baru-baru ini merilis lagunya berjudul “Akah Nyujuh Dasar Ibu Pertiwi”, lengkap dengan garapan video klip yang cukup apik. Margie menyampaikan pembuatan video klip lagu tersebut sudah digarap sejak 27 Agustus 2019 lalu. Tim mengambil tempat menarik di sekeliling Desa Akah, seperti Pura Dalem, Pura Beji, Tukad Babakan dan di depan areal Pura Puseh Desa Akah. Sebagai musisi, Margie mencoba memberikan dampak positif bagi desa, lewat penggarapan lagu ini. Ia memotivasi para pemuda di Desa Akah untuk berkegiatan yang positif, sehingga berpartisipasi
Bimtas Polsek Nusa Penida Ngakan Putu Putra, Kasi Tata Pem Kecamatan Nusa Penida I Wayan Sudarma, Kasubag Kepeg I Dewa Gde Sudana Yuliasa, Bhabinkamtibmas Desa Suana I Gede Mahendra, Perangkat Desa Suana, BPD Suana, Klian Adat se-Desa Suana, serta tokoh masyarakat setempat. Menurut camat asal Nusa Lembongan ini, safari sebagai bentuk upaya komunikasi antara pihak kecamatan dengan pihak desa, di samping menggali informasi tentang
ana, ia menyampaikan beberapa rancangan program awal di Kecamatan Nusa Penida. Sehingga dapat menyingkronkan program tersebut di Desa Suana. Di antaranya menata taman kota kecamatan, penataan lapangan kecamatan, penataan halaman Kantor Kecamatan Nusa Penida dan mengembangkan inovasi pelayanan administrasi ‘Pede dan Asik’ yaitu permohonan dari desa dan hasil akhirnya dapat diambil di kecamatan. Namun, seperti apa teknis, belum dijelaskan. Sebab, inovasi ini akan diajukan dalam program inovasi OPD Pemkab Klungkung. Untuk mewujudkan beberapa program dan inovasi itu, pihaknya mengaku sedang mengupayakan dengan
budaya dan adat tradisi yang menjiwai Bali. Lewat lagu ini pula Margie menegaskan bahwa karya ini sebagai cerminan mengajarkan generasi mudanya selalu menjaga kelestarikan adat dan tradisi budaya leluhur. Selain itu, yang terpenting mengingatkan masyarakatnya akan pentingnya menjaga tali persaudaraan untuk bersama-sama membangun desa. Sehingga lagu ini bisa menjadi motivasi dalam menjaga kekompakan bersama untuk membangun Desa Akah. “Semoga lagu ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat Desa Akah, agar senantiasa selalu dalam spirit persaudaraan,” tegasnya. (gik)
Bali Post/gik
KLIP - Margie dan sejumlah pemuda saat terlibat dalam penggarapan video klip.
Kebutuhan darah dalam penanganan medis cukup tinggi. Situasi demikian membutuhkan stok darah yang cukup setiap saat. Sehingga, PMI Klungkung harus memastikan stok darah aman. Masyarakat pun diminta rutin donor darah. Selain membantu persediaan stok darah PMI, juga membangun pola hidup sehat. “Dengan donor darah, akan diketahui kondisi kesehatan sejak dini. Karena dari darahnya, dapat diketahui potensi penyakit yang diderita. Seperti HIV, hepatitis, spilis, atau bahkan pengaruh narkoba. Secara kesehatan, juga sangat bagus, karena darah yang keluar dari tubuh akan membuat tubuh melakukan regenerasi, memproduksi darah baru,” kata anggota DPRD Klungkung dari Partai Gerindra, Komang Suantara, saat kegiatan donor darah kader Gerindra, Minggu (8/9) kemarin. Dalam membantu PMI memenuhi stok darahnya, seluruh kader Partai Gerindra tergerak untuk melakukan donor darah. Bahkan itu dilakukan rutin setiap tiga bulan sekali. Suantara menyampaikan sebanyak 60 orang hadir langsung untuk menyumbangkan darahnya. Dari upaya ini berhasil terkumpul 53 kantong darah. “Kami tidak bisa memberi uang, tetapi kami bisa berikan darah. Ini sudah sembi-
lan tahun berjalan. Jadi, setiap tiga bulan, kami kumpul dan melakukan donor darah,” kata Suantara. Hal ini sebagai upaya membantu PMI dalam menyediaan stok darah. Sebab, darah berbagai golongan setiap harinya sangat dibutuhkan. Ini juga untuk menggugah kelompok masyarakat lain untuk mau menyumbangkan darahnya. Sehingga, setiap saat stok darah di PMI selalu aman. Suantara juga ingin budaya donor darah ini meluas ke kelompok masyarakat lain. Bahkan, bisa ke setiap desa adat. “Maka, datanglah kepada kelompok masyarakat yang menggelar donor darah. Masyarakat harus terbiasa menyumbangkan darahnya, untuk masyarakat lain yang nanti membutuhkan. Budaya saling bantu ini harus terus tumbuh dan terbangun sebagai salah satu bagian hidup bermasyarakat,” tegasnya. Ketua PMI Klungkung Made Kasta pernah menyampaikan bahwa tugas utama PMI adalah menyediakan darah yang aman dan berkualitas terhadap masyarakat yang memerlukan. Tentu ini tak bisa berjalan, tanpa ada relawan yang mau donor darah. Sehingga, sosialisasi tentang donor darah gencar dilakukan agar masyarakat nantinya menyadari tentang pentingnya darahnya bagi orang lain. “Darah itu tidak bisa dibeli, tidak ada yang menjual di
pasar. Mari donorkan darah secara rutin minimal tiga bulan sekali,” tegasnya. Menurut Made Kasta, PMI didorong untuk terusmenerus mengembangkan kapasitasnya, memperbaiki pelayanan, melakukan harmonisasi dengan pemerintah serta masyarakat, di dalam melaksanakan kegiatan kemanusiaan. Made Kasta yang
juga Wakil Bupati Klungkung ini, juga mendorong dan mengajak generasi muda sejak dini, agar dikenalkan dengan kepedulian tinggi dalam menolong sesama manusia secara tulus ikhlas. Membantu mereka yang membutuhkan tanpa membeda-bedakan ras, suku, bangsa, golongan dan agama dengan prinsip kemanusiaan. (gik)
Bali Post/gik
DONOR - Salah satu peserta saat melakukan donor darah.
Senin Paing, 9 September 2019
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 72 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
JOB VACANCY LOWONGAN KERJA
CrGuru&Adm,BimbaaiueoMulawarmanTedungGianyar,081999847454
Dcr Karyawan/ti kerja serabutan Hub.081338085868
Dcari Segera 1 Orang Bartender Hub:085737930084
Dcr Sales&Sopir kanvas L300 Gaji,UM+Instv Hub:081338085868
Dcr Driver Par,Handle Langsung English.KrmCVWA:082282277700
B.BP.001.09.19.0000063
B.BP.001.09.19.0000062
!!Dcr 2 Karywati, 2 Sopir SIMB1 Mekar Abadi Bangunan, Jl.By Pass 777 Jimbaran (Dekat SPBU)
B.BP.004.09.19.0000249
BVC Krj Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan resto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692 B.BP.004.09.19.0000269
Cr: Waiter/ss u.RM di Legian. BisaInggris.HP/WA:081236109808
B.BP.001.09.19.0000286
B.BP.001.09.19.0000236
B.BP.001.09.19.0000283
Dcr Sopir SIM A Prbd Hub.Pulau Kawe Kartika II/1, 08123954306
B.BP.001.09.19.0000267
Dcr Sopir u/ BPR Adiartha Sempidi. HP 0895413568886 B.BP.004.09.19.0000246
Dcr Sopir u/Shuttle,Gj UMK+Bns Royal Orchid Spa,T.08214470889 B.BP.001.09.19.0000280
Dicari Tkng masak utk daerah Amed Karangasem, Gaji bersih 1,5jt, Hub.081805599263 B.BP.001.09.19.0000175
B.BP.004.09.19.0000282
SERVICE
Dcr sgr T.Serabutan pria max. 25th/Svr Checking peng min 5th Garment Gj menarik Krm Lam cv Yogi n Boo/081337242055/754085
B.BP.154.09.19.0000276
Dcr Staff Notaris wanita SMA sdrjt be computer 081999752758 B.BP.154.09.19.0000277
Dicari OB/OG.Lamaran ke Gastro Jl.Sunset Road.Tlp:8477330/440 B.BP.001.09.19.0000228
Dicari Pembantu RT Gaji 1,6Jt Plus Bonus.Hub:085857085888 B.BP.001.09.19.0000092
Dibth sgr Sales u/ke Htl,Villa ldry komersil&Staf Gdg Wnt (bs word,Exel)Min.SMA,Peng min 1th T.422235, Fas:GP.Komisi,UM, U.lembur,instf,bp.Bw Lam sgr Jl. Nangka Utr Gg.Belibis 38 Jm krj B.BP.001.09.19.0000279
RUPA-RUPA
BENGKEL LAS BIRO JASA
Free
RUPA-RUPA
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
Griya Santrian Urgently needs FOM,SPA Therapist,Room Boy, Bell Boy,Mini Bar Taker,fluent in English Have experience 1 year.WA:085953865994 Send to hrm-griya@santrian.com/bring CV to Jl.Danau Tamblingan No.47 Sanur (0361-288181) B.BP.001.09.19.0000156
Koperasi Butuh Bagian Kredit Min SMU.Telpon:0361-736606 B.BP.001.09.19.0000232
Looking for Spa therapist n Beautician for a Spa In Country Maldives,salary negotiable, Interested pls contact Bu Ketut 08123890647 Email: reyyy_2003@yahoo.com B.BP.001.09.19.0000229
Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818 G.01
SMK Akr A di Dps Bth:-Driver -Programer,-Manager Koperasi, -Staf LPS,Syarat Min:SMK,Team Work,Fokus HR Menarik N Keluar Kota/Negeri Gratis Hub:tugasbali@yahoo.com B.BP.803.09.19.0000196
Sales Marketing,Adm Penagihan Welder Las Pipa: 085103167222 B.BP.001.09.19.0000094
DIJUAL MOBIL DAIHATSU
Mobil Luxio Type M Hitam 2010 Tangan Pertama Hp.081237872116 B.BP.001.09.19.0000285
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
PROPERTY
PROPERTY
DIJUAL RUMAH
DIJUAL TANAH
Perum Strategis Area Sesetan LT:160,LB:150 Hub.081237872116
Tnh:26A SS.Road Seminyak, 15A Cargo Indah 4 Dps.085100867168
B.BP.001.09.19.0000284
PROPERTY DISEWAKAN GUDANG
DikontrakanGudang+Toko+Kantor LT 13 Are,PLN 3500 Murah. Jl.Ayani Utara.Hp:085238063577 B.BP.001.09.19.0000044
PROPERTY DIJUAL TANAH
Dijual Tnh & Bgnan 3Lt,Jl.Raya Kuta,Bali SHM LT: 1.075m2 Cck utk Hotel & Kantor, Dpn Gelael Hrg 32M Peminat Lgsg Hub: 08161876272 (Pemilik) B.BP.031.09.19.0000260
B.BP.004.09.19.0000289
PROPERTY KONTRAKTOR
Servis vila/rmh,borng bangunan design,ijin IMB,081239902757
B.BP.004.09.19.0000060
PROPERTY DIJUAL RUKO
Ruko Kertha Wijaya A1, Buluh Indah 26C Dps Hub:085100867168
B.BP.004.09.19.0000290
RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.412815 / 085337370228
B.BP.001.09.19.0000008
Senin Paing, 9 September 2019
Carles Minta Anggaran Difokuskan untuk Kepentingan Masyarakat Bangli (Bali Post) – Anggota DPRD Bangli punya pendapat berbeda soal kondisi gedung dewan saat ini. Jika sebelumnya Ketua DPRD Bangli sementara I Wayan Diar menilai gedung dewan sudah tidak representatif sehingga harus dibangun baru, pendapat sebaliknya diungkapkan anggota DPRD Bangli Komang Carles. Menurut Carles, gedung DPRD Bangli yang diresmikan tahun 90-an tersebut, saat ini masih cukup layak ditempati. Kerusakan yang terjadi pada beberapa bagian gedung, hanya butuh perbaikan ringan. Ditemui usai rapat di DPRD Bangli belum lama ini, Carles tidak sependapat dengan pernyataan Wayan Diar sebelumnya di media, soal keinginan pembangunan gedung dewan baru. Sebab menurutnya, kondisi gedung dewan yang saat ini rusak pada beberapa bagian bangunan terutama atap, masih bisa diperbaiki atau direnovasi. “Lebih baik anggaran yang ada lebih diutamakan untuk kepentingan masyarakat. Kalau soal gedung kita ini yang bocor-bocor cukup renovasi sederhana saja,” kata Carles. Menurutnya, masih banyak kegiatan lain yang lebih penting dan butuh anggaran. Seperti pembangunan Pasar Kintamani dan perbaikan jalan yang rusak akibat dampak bencana alam. Hal-hal tersebut harus diperhatikan dan difokuskan, karena menyangkut kepentingan masyarakat. “Lebih baik itu yang difokuskan. Biar bupati tidak berhutang di akhir masa jabatannya,” ungkapnya. Pembangunan gedung dewan yang baru, kata Carles, untuk saat ini belum begitu penting. Memang diakuinya selain rusak, gedung dewan saat ini masih kekurangan beberapa ruangan untuk rapat dan fraksi-fraksi. Kekurangan itu, menurutnya bisa diatasi dengan melakukan penambahan ruangan secara bertahap di areal belakang gedung dewan saat ini. “Jadi tidak perlu gedung ini dibongkar dan dibangun baru. Gedung ini biarkan ada. Hanya perlu perluasan saja ke belakang. Kalau penyiapan DED, okelah saya setuju,” kata Carles. Meski demikian, kalau saat rapat pembahasan nanti, lebih banyak anggota dewan yang setuju soal pembangunan gedung dewan baru, mau tidak mau ia harus menerimanya. “Nanti kan ada mekanisme di pembahasan, kalau memang 2/3 anggota sudah setuju, saya tidak bisa ngomong apa. Kalau saya berharap diutamakan untuk kepentingan masyarakat,” imbuhnya. Sebagaimana yang sempat diberitakan sebelumnya, kondisi gedung DPRD Bangli yang lumayan memprihatinkan rupanya membuat sejumlah anggota dewan selama ini sering merasa minder saat menerima kunjungan tamu dari luar daerah. Hal itu diakui Ketua DPRD Bangli Sementara I Wayan Diar. Karenanya, pihaknya menginginkan agar gedung DPRD Bangli bisa segera dibangun baru dan lebih representatif. (kmb40)
Dinas PUPRPerkim Pesimis Bisa Lanjutkan Perbaikan Drainase Bangli (Bali Post)-
Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPerkim) Kabupaten Bangli pesimis bisa melanjutkan perbaikan saluran drainase di wilayah Kota Bangli tahun ini. Masalahnya, waktu yang tersisa untuk pengerjaan perbaikan drainase sangat mepet.
GEDUNG - Kondisi gedung DPRD Bangli.
Bali Post/kmb40
Sekretaris Dinas PUPRPerkim Kabupaten Bangli Made Soma mengatakan, sesuai rencana, saluran drainase yang bakal diperbaiki berada di Jalan Brigjen Ngurah Rai sebelah barat, tepatnya dari SPBU Kota Bangli hingga Patung Adipura. Selain di sisi barat, perbaikan juga akan dilakukan di sisi timur jalan, mulai dari Patung Adipura hingga depan Kan-
Bupati Tak Kunjung Tunjuk Plt. Kadis PKP Bangli (Bali Post) – Bupati Bangli I Made Gianyar tak kunjung menunjuk pelaksana tugas (Plt.) untuk mengisi kekosongan posisi Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli pascaditinggal pensiun pejabat sebelumnya. Dampaknya, kegiatan di dinas tersebut menjadi mandek. Tak hanya itu, kosongnya posisi kadis juga mengakibatkan para pegawai tak bisa menerima gaji sejak dua bulan terakhir. Informasi yang dihimpun, Minggu (8/9) kemarin menyebutkan, posisi Kadis PKP mulai kosong per 31 Juli lalu, lantaran ditinggal pensiun oleh pejabat sebelumnya, Wayan Sukartana. Meski sudah sebulan lebih kosong, sampai saat ini Bupati tak kunjung mengisi posisi kadis di dinas itu dengan menunjuk Plt. Awalnya, santer dikabarkan orang yang akan ditunjuk Bupati untuk menjadi Plt. adalah Wayan Sarma yang merupakan Sekretaris Dinas PKP. Namun kenyataannya sampai sekarang, posisi kadis masih dibiarkan kosong. Akibat lowongnya posisi tersebut, sejumlah kegiatan yang sudah dirancang menjadi tidak bisa terlaksana. “Semua kegiatan jadi mandek,” ungkap seorang pegawai yang enggan disebutkan namanya. Parahnya lagi, lowongnya posisi kadis juga membuat para pegawai tak bisa menerima gaji dan tambahan perbaikan penghasilan (TPP), sejak dua bulan terakhir. Gaji biasanya cair setiap tanggal satu. Sementara TPP cair setiap bulan pada minggu pertama atau kedua. “Jadi sudah dua bulan ini kami belum dapat TPP dan gaji,” ujarnya. Kondisi ini tentu sangat dikeluhkan pegawai di dinas tersebut. Terutama mereka yang hanya mengandalkan biaya hidup dari gaji. Banyak pegawai yang merasa ditelantarkan. Karenanya para pegawai mengharapkan Bupati segera mengatasi persoalan ini dengan melakukan pengisian Plt. “Harapannya biar segera ditunjuk Plt., kalau memang belum ada mutasi kadisnya. Biar kegiatan bisa jalan, gaji dan TPP yang jadi hak pegawai juga bisa cair,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra dihubungi siang kemarin tak menampik kondisi itu. Ia mengakui kekosongan posisi kadis di Dinas PKP telah menyebabkan kegiatan mandek dan gaji pegawai tak bisa cair. Namun demikian, saat ini Bupati, kata Giri Putra sudah menunjuk Gede Suryawan, Kepala Badan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BKPAD) untuk menjabat sebagai Plt. Kadis PKP. Hanya saat ini SK Plt. untuk Suryawan masih sedang diproses. Giri Putra tak bisa
Bali Post/kmb40
DRAINASE - Saluran drainase di Kota Bangli yang belum diperbaiki.
menyampaikan secara pasti apa yang menjadi pertimbangan Bupati menunjuk Suryawan, dibanding menunjuk sekretaris Dinas PKP Wayan Sarma. “Kalau soal itu saya tidak bisa jawab. Silakan tanya langsung kepada Bapak Bupati,” ujarnya. Setelah nantinya ada pengisian Plt., dipastikan semua kegiatan akan bisa berjalan. Demikian juga gaji bagi para pegawai juga bisa dicairkan sebagaimana mestinya. “Mengenai gaji nanti akan dirapel. Pasti dapat, karena itu menjadi hak pegawai,” imbuhnya. (kmb40)
tor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) di Jalan Lettu Lila. Total panjang saluran drainase yang akan diperbaiki mencapai 1 kilometer lebih. Untuk melanjutkan kegiatan perbaikan saluran drainase tersebut, pihaknya sudah menyiapkan anggaran Rp 5 miliar dalam APBD Induk 2019. Akan tetapi, karena persoalan kekurangan angga-
ran, pengerjaannya terpaksa ditunda. “Ditunda sampai APBD Perubahan,” ujarnya, Minggu (8/9) kemarin. Soma mengaku pesimis, perbaikan drainase bisa tuntas dikerjakan pada anggaran perubahan. Mengingat waktu yang tersisa sangat mepet. Sebelum proyek itu bisa dikerjakan di lapangan, ada serangkaian proses yang harus dilalui, salah satunya lelang
di ULP yang memakan waktu kurang lebih sebulan. Belum lagi untuk mendatangkan material trotoarnya, rekanan juga butuh waktu yang cukup lama. Karenanya, kalau memang rencana kelanjutan perbaikan drainase kembali tak bisa masuk dan dikerjakan pada anggaran perubahan, maka pihaknya akan menunda kembali perbaikan drainase tersebut hingga tahun depan. “Terpaksa kita tunda kalau tidak bisa. Ketimbang bermasalah,” imbuhnya. Sebagaimana yang diketahui Pemkab Bangli telah
melakukan perbaikan saluran drainase di wilayah Kota Bangli mulai tahun 2017 lalu. Namun, proyek yang menelan anggaran miliaran rupiah pengerjaannya molor hingga kemudian dilanjutkan tahun 2018. Saat ini saluran drainase yang sudah diperbaiki baru sebagian. Lantaran belum tuntasnya penataan drainase tersebut, sampai sekarang masalah banjir di Kota Bangli belum bisa diatasi sepenuhnya. Setiap diguyur hujan, jalan terutama di depan SPBU Kota Bangli selalu kebanjiran. (kmb40)
Mobil Terperosok ke Jurang Penumpang Selamat Bangli (Bali Post) – Sebuah mobil terperosok ke jurang sedalam 20 meter di Desa Songan, Kintamani. Mobil yang dikendarai Agus Amik Santosa (32) asal Banjar Celuk Kapal, Badung itu terperosok saat menanjak di Banjar Hulundanu menuju Dusun Alengkong. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu. Kecelakaan mengakibatkan mobil mengalami penyok pada bagian belakang. Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi pada Sabtu (7/9) petang. Awalnya, mobil DK 1263 ON yang mengangkut dua penumpang masing-masing Adit (23) dan I Wayan Edi (27) asal Banjar Pemogan, Denpasar datang dari arah Penelokan menuju tempat kemping di Dusun Alengkong. Saat tiba di tanjakan pertama dari arah Hulundanu, tibatiba mobil warna putih itu mengalami mati mesin. Sang sopir sempat menarik rem tan-
gan untuk menghentikan laju mobil. Namun sia-sia. Mobil tetap melaju mundur di jalan turunan hingga terperosok ke jurang sedalam 20 meter. Beruntungnya, ketiga orang yang ada di dalam mobil berhasil selamat. Dibantu warga, kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kintamani. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi, Minggu (8/9) kemarin mengatakan, sopir dan dua penumpang yang ada di dalam mobil itu tidak mengalami luka dan masih dalam keadaan sadar. Sementara kondisi mobil, mengalami kerusakan parah pada bagian belakang, kaca pecah dan bodi penyok. Kejadian itu mengakibatkan korban mengalami kerugian puluhan juta. “Mobil yang terperosok sudah dievakuasi oleh korban menggunakan mobil derek dibantu masyarakat,” kata Sulhadi. (kmb40)
Bali Post/ist
JURANG - Sejumlah warga membantu mengevakuasi mobil yang terperosok ke jurang.
Senin Paing, 9 September 2019
Gojek Ajak Pelaku UMKM Masuk Platform Digital PELAKU UMKM yang masuk ke platform digital masih sangat sedikit. Padahal lewat platform digital, jangkauan konsumen dan pengembangan bisnis menjadi lebih besar. Demikian dikemukakan VP of Corporate Affairs Gojek Michael Reza Say, Sabtu (7/9), sebelum berbicara dalam forum ‘’Gerakan 1.000 Startup, Ignite the Nation’’ di GOR Lila Buana. Ia mengatakan jumlah pelaku UMKM di Indonesia sangat besar. Hal ini bisa dilihat pada mitra usaha Gojek. ‘’Di Indonesia lebih dari 300 ribu UMKM tergabung di Gojek. Mitra usaha, driver, juga kami sebut wirausaha dengan jumlah saat ini sekitar 1,7
juta orang,’’ sebutnya. Ia juga mengatakan Gojek sebagai aplikasi yang menawarkan solusi digital mampu berkontribusi hingga Rp 55 triliun pada 2018. Kontribusi itu diperoleh dari keterlibatan mitra Gojek dan transaksi konsumen. Saat ini saja sekitar 80 persen mitra yang tergabung di GoFood masuk kategori UMKM. Jika ini terus didorong, ia optimis akan lebih banyak lagi UMKM yang bisa masuk dalam platform digital. Ia memaparkan, berdasarkan hasil riset LD FEB UI pada 2018, setelah bergabung dengan Gojek, rata-rata penghasilan mitra pengemudi GoRide mening-
kat 45 persen. Sedangkan rata-rata penghasilan mitra pengemudi GoCar meningkat 42 persen. Sementara 93 persen mitra Gojek yakin dapat menyejahterakan keluarga mereka. Disebutkannya, Denpasar merupakan salah satu market yang sangat penting untuk Gojek. Gojek berkontribusi Rp 1,9 triliun pada perekonomian Kota Denpasar di 2018. Kontribusi GoRide pada 2018 meningkat hingga lebih dari dua kali lipat dari 2017. Kontribusi GoFood pada 2018 meningkat lebih dari 60 persen dari 2017. Sementara mitra GoCar berkontribusi sebesar Rp 190 miliar pada 2018 dan GoLife berkontribusi sebesar Rp 48
miliar pada 2018. Sementara itu, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang hadir dalam ‘’Gerakan 1.000 Startup’’ yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyambut baik upaya menjadikan generasi muda bersiap menghadapi revolusi industri 4.0. ‘’Ini merupakan kesempatan bagi startup untuk bisa menjadikan usaha yang dimilikinya berkembang,’’ sebutnya. Sebab, dalam program ini startup yang dianggap memiliki potensi untuk dikembangkan akan didanai serta ada promotor dan pembimbingnya. ‘’Kalau sudah ada program seperti ini, tentu tidak akan ada lagi kendala
CCI Bali Dewata Tepis ’’Image’’ Negatif Anak Motor Denpasar (Bali Post) Berawal dari maraknya anak muda mengendarai motor sport jenis CBR Honda dan adanya image negatif jika anak motor lebih kepada kebutkebutan, terbentuklah CCI (CBR Club Indonesia) Bali Dewata tiga tahun yang lalu. Club CBR ini merangkul anak muda sehobi dan memberikan wadah untuk menyalurkan hobi mereka ke arah yang positif. Dengan kegiatan-kegiatan positif dan berguna untuk lingkungan sekitar, CCI mampu menepis image negatif dari anak motor dan menggantinya dengan hal positif. Pada Sabtu (7/9), CCI Bali Dewata merayakan tahun ketiganya bergabung dengan CCI pusat. Dalam perayaan tahun ke-3-nya ini diisi dengan hal-hal yang berguna bagi masyarakat mulai dari lomba hingga bakti sosial. Acara Sabtu (7/9) dipusatkan di Gedung
Nari Graha Renon dan diikuti tidak hanya member CCI Bali Dewata tetapi juga dari seluruh Indonesia. Ketua CCI Bali Dewata Adi Wiratama saat ditemui di selasela acara mengatakan, CCI Bali Dewata saat ini memiliki 90 orang anggota. Untuk bisa menjadi anggota CCI syaratnya tentu harus memiliki motor sport CBR Honda, rasa kebersamaan yang tinggi dan satu hobi dalam hal ini touring. Setiap tahunnya, CCI Bali Dewata rutin menggelar setidaknya acara bakti sosial sebanyak dua kali, touring wajib sekali dan touring lokal sebanyak tiga kali. Kegiatan-kegiatan ini diharapkan memberikan wadah bagi para penggemar motor sport khususnya CBR Honda untuk bisa menyalurkan hobinya ke arah yang positif. Dalam kegiatan aniversary yang ke-3 ini, lanjut Adi, selain anggota CCI Bali Dewata,
‘’Saya sudah sepakat dengan poin-poin itu, karena sudah sesuai dengan spirit dan visi dari surat gubernur yang telah disampaikan,’’ kata Gubernur yang juga Ketua DPD PDI Perjungan Provinsi Bali ini. Gubernur Koster menyebutkan, pembangunan di kawasan Pelabuhan Benoa tetap berlanjut, namun hanya untuk fasilitas yang mendukung fungsi utama pelabuhan, seperti terminal untuk BBM, terminal gas alam cair dan dukungan avtur untuk bandara. ‘’Di luar kepentingan itu, tidak ada bentuk pembangunan lain seperti hotel, restoran dan lain-lain. Sisa lahan yang tersedia akan diperuntukkan menjadi kawasan terbuka hijau,’’ kata Gubernur Koster menjelaskan. Gubernur Koster menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak bermaksud me-
nentang kebijakan pemerintah pusat, karena sama-sama melaksanakan fungsi pemerintahan. Meski demikian, setiap kebijakan pusat hendaknya selalu disinkronkan dan diharmonisasi dengan pemerintah daerah. Sementara mengenai penghentian reklamasi di Pelabuhan Benoa, lanjut Gubernur yang juga jebolan ITB ini, telah menjadi materi yang disepakati bersama antara pemerintah pusat yang diwakili oleh Deputi Infrastruktur Menko Kemaritiman dan Pelindo III, dengan Gubernur Bali. Kesepakatan itu merupakan respons pemerintah pusat terhadap surat Gubernur Bali yang ditujukan kepada Dirut PT Pelindo III berkenaan dengan reklamasi yang dilaksanakan di areal Dumping 1 dan Dumping 2 dalam rangka pengembangan Pelabuhan Benoa. Namun perlu disay-
Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih, Mamungkah Padudusan Agung, Menawa Ratna Tawur Masapuh Agung (4) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Ball Krishna(2) Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Bali TV Shop Solusi Alternatif Marion Sam Seputar Bali Terkini Lejel Homeshopping Seputar Bali Terkini
11:05 Wita 11:30 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:00 Wita 14:05 Wita 14:30 Wita 15:30 Wita 16:00 Wita 16:05 Wita 16:30 Wita
Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shopping Dharma Wacana Karya Mamungkah, Mupuk Padagingan, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung, Pedanan lan Ngusaba Pitra (1) Berita Siang Klip Bali Ocydia Home Shopping Seputar Bali Terkini Klip Bali Yowana Live Yang Muda Yang Berprestasi Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping DW TV
sistem digital. ‘’Membangun bangsa dengan mimpi besar merupakan solusi bagi bangsa dan dunia, mulai
dari 1.000 mimpi, 1.000 karya, 1.000 digital entreprise untuk satu Indonesia,’’ ungkapnya. (kmb18)
Timnas U-23 Raih Trofeo Hamengkubuwono X Cup 2019 Timnas U-23 Indonesia menjadi juara di Trofeo Hamengkubuwono X Cup 2019 setelah mengalahkan PSIM Yogyakarta dan Bali United. Timnas U-23 Indonesia berhasil menyabet gelar juara di turnamen persahatan Trofeo Hamengkubuwono X Cup 2019 di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Minggu (8/9) kemarin.
CCI BALI - Perayaan aniversary ke-3 CCI Bali Dewata, Sabtu (7/9). juga dimeriahkan oleh anggota CCI dari seluruh Indonesia. Mereka datang dengan motor sport CBR nya masing-masing. ‘’Kelihatan jarak tempuhnya jauh dan jika orang tidak hobi maka tentu akan capek. Tetapi karena sudah hobi, jarak jauh sudah biasa,’’ ujarnya. Ia berharap ke depan CCI
angkan bahwa pelaksanaan reklamasi tidak sesuai dengan standar teknis, sehingga limbah materialnya meluber ke areal mangrove, yang kemudian berakibat pada tanaman yang adalah ‘’benteng’’ bagi pesisir pantai tersebut menjadi banyak yang mati. Atas kejadian tersebut, pemerintah mengakui adanya kesalahan dalam pelaksanaan, dan memohon maaf kepada segenap komponen masyarakat Bali. Selanjutnya, pemerintah membuat kesepakatan sebagai komitmen untuk menyikapi surat Gubernur Bali. Banyak pihak menyambut positif sebuah langkah berani yang telah diambil Gubernur Koster yang dengan gigih melakukan langkah-langkah menjaga dan mempertahankan kelestarian alam, termasuk adat dan budaya yang tumbuh di Bumi Dewata. (kmb)
Senin, 9 September 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita 10:00 Wita 10:05 Wita 11:00 Wita
Bali Post/iah
Yogyakarta (Bali Post) –
Tetap Berlanjut
Dari Hal. 1
dari sisi permodalan. Masalahnya saat ini cuma di minat saja,’’ ujar pria yang akrab disapa Gus Rai ini. Staf Khusus Menteri Bidang PMO dan Ekonomi Digital Kemkominfo RI sekaligus selaku konseptor program 1.000 Startup Digital, Lis Sutjiati, meng a t a k a n d e n g a n b e r g e raknya pelaku UMKM ke pasar digital, ada peluang besar untuk mengembangkan perekonomian Indonesia. Apalagi Indonesia memiliki target besar soal ekonomi digital untuk 2020. Ia menyebutkan, upaya menciptakan perusahaan rintisan digital di Indonesia itu akan makin sinergis dengan melibatkan semua pihak untuk membangun eko-
17:00 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 20:30 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:30 Wita
Dialog Putra SBA Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Folk Song Diabemed Taksu I Wayan Bawa Antara, Karya Lukisan Realis Sarat Makna dan Pesan Kehidupan Seputar Bali Terkini Solusi Alternatif Proaktif Bentraf Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Bali Channel Tourist TV
Bali Dewata akan terus semakin kuat, baik dalam segi kebersamaan maupun dalam hal memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. ‘’Karena pembentukan CCI ini awalnya untuk wadah penyaluran hobi dan melakukan kegiatan positif serta menepis image negatif anak motor,’’ ujar Adi. (san)
Dari Hal. 1 Di hadapan 800 perwakilan kota dunia yang tergabung dalam United Nation Industry Development Organization (UNIDO), Wali Kota Rai Mantra menjelaskan tentang filosofi budaya Tri Hita Karana yang menjadi dasar pijakan dalam melaksanakan pembangunan di Kota Denpasar. Di samping itu, bagaimana Denpasar mampu menjalin hubungan yang harmonis dan sinergis dengan tetap memperkuat budaya dan menyambut hangat hadirnya teknologi di era 4.0 ini. Di mana Tri Hita Karana merupakan tiga sebab kebahagiaan sejati dengan membangun harmonisasi komponen manusia, alam/lingkungan dan Tuhan. ‘’Tri Hita Karana ini sebagai pemandu kami untuk melaksanakan pembangunan berkelanjutan di Kota Denpasar yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs),’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakan,
Tim arahan Indra Sjafri itu resmi menjadi juara setelah mengalahkan Bali United dan PSIM Yogyakarta dalam laga yang berlangsung 3x45 menit itu. Pada laga pertama timnas U-23 Indonesia menang tipis dengan skor 1-0 atas Bali United. Sani Rizki menjadi satu-satunya pencetak
gol pada laga tersebut. Adapun pada laga kedua timnas U-23 Indonesia sukses memetik kemenangan 4-1 atas tuan rumah PSIM Yogyakarta. Gol PSIM dicetak oleh Aditya Putra Dewa lewat titik penalti. Sementara itu satu laga lain antara PSIM dan Bali United dimenangi Laskar
Mataram lewat babak adu penalti. Kemenangan timnas U-23 Indonesia itu menjadi modal berharga dalam mempersiapkan tim menuju SEA Games 2019 November nanti. Tim Garuda Muda ditargetkan meraih medali emas di turnamen multi-event terbesar se-ASEAN itu. (ant)
Penunjukan Langsung
Dari Hal. 1 Selain itu, Saut Situmorang mengusulkan pemilihan lima pimpinan KPK ditentukan langsung oleh Presiden Joko Widodo. ‘’Saya katakan kalau mau keren Undang-
undang KPK memperkuat itu pimpinannya ditentukan oleh Presiden, lebih enak,’’ katanya. Saut menyatakan di beberapa negara juga sudah ada yang menerapkan penunjukan lang-
sung pimpinan lembaga antikorupsi oleh presiden. ‘’Jadi, kalau ada apa-apa tinggal presiden bertanggung jawab, di negara lain kayak begitu,’’ ujar Saut. (ant/kmb14)
Hubungan Harmonis SDGs dicapai melalui inovasi pembangunan Denpasar Smart City yang identik dengan upaya menyejahterakan masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki secara bijak. Dalam konsep ini juga mengandung makna efisiensi, transparansi, akuntabilitas dengan tetap mengutamakan pelayanan prima bagi masyarakat. Berbagai inovasi pelayanan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan inovasi baru seperti halnya sistem pengelolaan lingkungan dengan melibatkan pemerintah, NGO, swasta, bank, masyarakat dan sekolah yang dikenal dengan Si Darling. ‘’Jadi Si Darling ini tujuannya membangun kesadaran bersama agar peduli terhadap lingkungan,’’ kata Rai Mantra yang disambut riuh tepuk tangan dari peserta. Selain Denpasar Smart City, fokus pembangunan juga
diarahkan pada Denpasar Creative City dan Denpasar Haritage City. ‘’Di samping Smart City, Denpasar Creative City membangun ekosistem ekonomi kreatif dengan melibatkan semua pihak dan membangun infrastruktur ekonomi kreatif. Denpasar Haritage menjaga budaya yang bersifat tangiable dan intangiable sebagai modal dasar pembangunan, sehingga terciptanya ekosistem yang saling menguatkan antara pengembangan pariwisata dan pemajuan kebudayaan,’’ ungkap Rai Mantra. Dikatakan bahwa hadirnya Badan Kreatif (Bekraf) di Kota Denpasar juga sangat memperkuat ekonomi kreatif dan digitalisasi. ‘’Itulah sebabnya dalam acaranya ini Kota Denpasar juga terlibat dalam pameran inovasi 4.0 dengan menampilkan creative economy dan digitalisasi yang sudah diterapkan di Den-
pasar,’’ ungkapnya. Salah satu perserta Chairman World Trade Center Warsawa Polandia, Jaques Tourel, memberikan apresiasi kepada Wali Kota Denpasar atas keberhasilan pembangunan di Kota Denpasar. Bahkan pihaknya berkeinginan menjalin kerja sama dengan Pemkot Denpasar, khususnya dalam bidang pariwisata dan budaya. ‘’Tentunya kami berencana melaksanakan kerja sama Sister City terkait misi budaya dan promosi pariwisata Kota Krakow Polandia dengan Kota Denpasar,’’ ungkapnya. Sementara apresiasi juga turut datang dari Managing Director Eco Consulting and Enginering Vienna Austria, Dr. Yousef Mesimani, di mana pihaknya sangat mengagumi program manajemen sampah dan lingkungan Si Darling dan Eco River di Kota Denpasar. (ad299)
SENIN PAING, 9 September 2019
Puluhan Atlet Jemparingan Ikuti ’’Bali Post Cup’’
Lestarikan Tradisi Melalui Olahraga Panahan Tradisional OLAHRAGA panahan tradisional (jemparingan) sedang menggeliat. Peminatnya mulai dari anak-anak hingga kalangan dewasa. Panahan tradisional menyelaraskan olahraga dan olahrasa. Jemparingan juga bisa meningkatkan fokus dan konsentrasi. Serangkaian HUT ke-71, Bali Post menyelenggarakan Lomba Panahan Tradisional ‘’Bali Post Cup’’ di halaman Gedung Pers Bali K. Nadha, Minggu (8/9) kemarin. Lomba diikuti 78 pemanah tradisional dari seluruh Bali. Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha mengatakan, melalui olahraga panahan tradisional ini dapat melestarikan tradisi sekaligus meraih prestasi. ‘’Event ini juga untuk mempererat tali persaudaraan sesama pemanah tradisional. Memotivasi pemanah untuk berjiwa sportif, sekaligus memperkuat mental,’ ujarnya. Kategori yang dilombakan antara lain TK, jarak 5 meter (face target), SD A (kelas I-III) jarak 10 meter (bandulan), SD B (kelas IV-VI) jarak
15 meter (bandulan), SMP jarak 20 meter (bandulan), SMA dan Umum jarak 20 meter (bandulan). Pemenang mendapatkan hadiah piala, piagam penghargaan, uang pembinaan dan bingkisan. Panahan tradisional memiliki keunikan dibandingkan panahan modern. Panahan tradisional menggunakan busur dari kayu dan bambu serta anak panah terbuat dari bambu. Posisi para pemanah tradisional ini duduk bersila bagi laki-laki dan bersimpuh bagi perempuan. Pakaian yang dikenakan juga pakaian tradisional. Di Jawa, panahan disebut gladhen. Jika skala kecil atau lokal disebut gladhen alit, sedangkan skala besar atau tingkat nasional disebut gladhen ageng. Di Bali disebut pacentokan alit dan pacentokan agung. Panahan tradisional merupakan olahraga yang bisa menjadi terapi. Memanah memerlukan fokus, konsentrasi serta pengaturan napas dan tenaga. Kalau semua ini bisa dikombinasikan hasilnya akan maksimal. (wan)
Pengusaha Satukan Visi dan Misi Proteksi Ekonomi Masyarakat Bali
DISKUSI - Marsekal TNI (Purn) Ida Bagus Putu Dunia didampingi I Gede Wirata, Ketut Mardjana dan pengusaha lainnya saat berdiskusi di Ja’an Restauran Bali, Seminyak, Kuta, Badung, Sabtu (7/9) malam. PEMIKIRAN sejumlah pengusaha Bali dalam menyikapi tata perekonomian yang terjadi saat ini, sungguh mempunyai nilai luhur. Yakni untuk memproteksi kegiatan ekonomi guna menjadikan masyarakat Hindu di Bali lebih sejahtera. Sebaliknya tidak terlelap atau tenggelam diserbu pengusaha luar. Untuk mewujudkan keinginan luhur tersebut, sejumlah pengusaha ternama di Bali bertekad menyatukan visi dan misi melalui wadah PT Dewata Janardhana Kerthi (PT DJK), sehingga terjadi proteksi dan regulasi yang disinergikan antara desa adat, pemerintah dan dimotori oleh para pengusaha Bali. Dalam pertemuan ketiga antarpengusaha sukses di Ja’an Restaurant Bali, Jalan Seminyak, Kuta, Sabtu (7/9) malam, hadir sejumlah pengusaha, akademisi, senior consultant & trainer, konsultan bisnis dan entrepreneur dan kalangan pengusaha retail. Mereka adalah I Gede Wirata, Ketut Mardjana, I Gde Made Sadguna, I Gede Bagia Arta, Ida Bagus Kade Perdana, Surya, tokoh besar masyarkat
Bali, Marsekal TNI (Purn) Ida Bagus Putu Dunia, dan pengusaha muda sukses lainnya seperti Nengah Natyanta. Para pengusaha ini mengajak sekaligus menggali integritas masyarakat Bali dalam berbinis, para entrepreneur yang menciptakan usaha baru sekaligus menemukan jiwa entrepreneur masyarakat Bali. Juga menggali potensi yang belum digarap masyarakat. Tentu untuk mengarah ke sana, juga melibatkan peran pemerintah melalui kelembagaan dengan regulatornya. ‘’Regulasi sejatinya sudah ada yang dibangun di tahun pertama kepemimpinan Gubernur Wayan Koster. Ada 34 regulasi, lima rancangan perda dan ada juga pergub. Ini menjadi fondasi dalam berbagai program nanti. Contohnya Pergub No. 99, yang mengatur imbauan menggunakan produk lokal oleh katering, hotel, restoran dan lainnya. Jadi, jalan sudah dibuka. Tinggal pengusaha yang meresponsnya,’’ ucap I Gde Made Sadguna. I Ketut Mardjana, pengusaha sukses sekaligus penggagas yang ingin mengangkat
derajat ekonomi masyarkat Hindu Bali dalam dunia usaha itu, mengatakan untuk memproteksi ekonomi masyarakat Bali, disepakati ada tiga hal awal yang ingin dibentuk. Yakni, yayasan yang bergerak dalam aspek sosial, keagamaan dan kemanusiaan. Kedua adalah koperasi, membangun ekonomi yang berlandaskan kekeluargaan. Ketiga, adalah PT yang permodalannya dibagi dalam bentuk saham. Mardjana berharap masyarakat Hindu Bali dapat menjadi fasilitator dan katalisator pembangunan dan pengembangan bisnis unggulan, melalui kecermatan berinvestasi kemitraan dan pengelolaan bisnis yang efektif, produktif dan kompetitif. ‘’Juga menggali, mengembangkan dan memberdayakan potensi yang ada untuk menuju pada kedaulatan masyarakat Hindu di Bali,’’ ujar Mardjana, yang juga owner Toya Devasya ini. Sehingga, ke depan, diharapkan bahwa masyarkat Bali tidak menjadi penonton di tanah kelahiran sendiri, namun menjadi sejahtera dan menjadi motor, menjadi setir, menjadi tuan rumah di tanah
warisan para leluhur. Kunci dalam mengawal hal tersebut, kata tokoh Bali lainnya, adalah SDM. Yakni menjadi masyarakat Hindu Bali yang profesional, dilandasi jiwa entrepreneurship, memiliki jiwa pemimpin yang kuat dan transformasional, beradaptasi pada standar industri dengan tata kelola yang baik. Marsekal TNI (Purn) Ida Bagus Putu Dunia mengatakan, yang pertama harus ditajamkan adalah SDM Bali, selain spiritualitas. I.B. Kade Perdana menambahkan, membangun lembaga bisnis PT DJK ini, diharapkan bisa menjadi dinamisator dan katalisator penguatan ekonomi umat sedharma masyarakat Hindu Bali, selain memperkuat adat budaya Bali, menuju kehidupan masyarakat Bali yang sejahtera, bahagia lahir batin yakni moksartham jagadhita ya ca iti dharma. I Gede Wirata menambahkan bahwa selain regulasi, pemerintah mesti didampingi para praktisi dalam membangun konsep ketahanan ekonomi Bali. Dia mengatakan contoh kecil kebutuhan bunga sehari yang mencapai 15 truk. Bahkan di bulan purnama bisa 20 truk, karena orang Bali yang paling banyak membutuhkan bunga, sementara lahannya terbatas. ‘’Saya kira regulasi sudah ada, dan pemerintah sudah banyak yang memberikan masukan. Namun penajaman yang belum jelas. Sehingga perlu adanya pendamping dari praktisi,’’ tandas Gede Wirata. Gede Bagia Arta, Konsultan Bisnis dan Entrepreneur, memandang masih ada ruang kosong yang masih belum dikonsep. Yakni bagaimana membangun jiwa entrepreneur. Kita harus ada apresiasi lebih, yakni membagun karakter entrepreneur. (ad294)
BALI RESIK - Pelaksanaan acara CSR HardysPeduli Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik di Pantai Kuta, Bali, Sabtu (7/9).
CSR HardysPeduli Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik di Pantai Kuta
HARDYSCORP yang didirikan putra Bali Gede Hardy dan Ketut Rukmini Hardy pada 11 Juli 1997, sangat mendukung program Pemerintah Provinsi Bali untuk mewujudkan citacita dalam menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali. Yakni, menciptakan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia sekala maupun niskala yang terkonsep dalam visi Gubernur Bali Wayan Koster yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Implementasi dari konsep Tri Hita Karana ini juga tercantum dalam 9 Pilar HardysCorp, CSR HardysPeduli yang dilaksanakan melalui HardysFoundation. HardysCorp yang saat ini telah melepaskan seluruh aset unit bisnisnya guna untuk penyelesaian kewajiban kepada seluruh krediturnya, melalui CSR HardysPeduli ikut melaksanakan secara nyata pro-
gram Pemerintah Provinsi Bali yaitu Gerakan Semesta Berencana: Bali Resik Sampah Plastik yang merupakan implementasi Pergub Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. CSR HardysPeduli kali ini yakni melaksanakan kegiatan bersih Pantai Kuta dari sampah plastik, Sabtu, 7 September 2019. Pantai Kuta dengan pasir putihnya sebagai destinasi favorit pengunjung berwisata ke Pulau Dewata Bali harus terus dijaga kualitasnya bebas dari sampah, terutama sampah plastik. Kegiatan CSR HardysPeduli ini dilaksanakan dan dihadiri oleh perwakilan keluarga HardysCorp, rekanan bisnis dan masyarakat setempat dengan mengajak anak-anak karyawan, serta generasi muda HardysCorp, Hillary Angelina Gardenia Hardy, Lilly Harmony Hardy, dan
Jasmine Lovely Hardy, untuk mendapatkan edukasi secara nyata di lapangan. Konsep CSR HardysPeduli adalah mengutamakan pemberian bantuan dalam bentuk jnana yadnya melalui proses edukasi kepada masyarakat yang dilaksanakan setiap akhir pekan. Meskipun telah ada teknologi Beach Cleaner atau mesin pembersih pantai yang berfungsi sebagai penyaring pasir dari sampah plastik atau kotoran yang berada di permukaan maupun di dalam pasir, pada titik yang tidak dijangkau mesin diperlukan juga kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan sekitar. Melalui CSR HardysPeduli diharapkan mampu membangun partisipasi masyarakat terutama generasi muda untuk berperan aktif dalam perlindungan lingkungan hidup. (ad298)
Yudisium 75 Mahasiswa
Fakultas Sastra Unwar Siap Bersaing di Pasar Kerja PRODI Bahasa dan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Warmadewa (Unwar) dituntut mencetak para lulusan yang berkualitas dan mandiri. Terlebih lagi dengan ketatnya persaingan di lapangan kerja di era global sehingga dituntut mampu mencetak lulusan yang siap bersaing. ‘’Lulusan kami siap bersaing di lapangan kerja termasuk bersaing secara global. Sebab, dalam proses perkuliahan sampai akhirnya tamat, mahasiswa kami sudah dibekali pengetahuan yang memadai,’’ ujar Dekan Fakultas Sastra Unwar Prof. Dr. Nyoman Kardana, M.Hum. dalam acara Yudisium dan Pelepasan Sarjana ke-60 di Griya Agung Ballroom Prime Plaza Hotel
Sanur, Denpasar pada Sabtu, 7 September 2019. Menurutnya, proses belajar mengajar yang dilaksanakan di Fakultas Sastra menunjukkan efektivitas yang tinggi serta berjalan dengan baik. Meningkatnya jumlah lulusan merupakan ciri-ciri efektivitas dan tata kelola perguruan tinggi yang mengacu pada Permen Dikti. Dikatakan lebih jauh, salah satu ciri atau indikator lainnya adalah kualitas lulusan pada periode ini IPK rata-rata lulusan di atas 3,52. ‘’Jadi dengan demikian kami jajaran dosen dan juga pegawai di Fakultas Sastra merasa bangga karena untuk ke depannya untuk menghadapi era globalisasi dan kompetisi global kita memang harus
betul-betul menyiapkan diri,’’ paparnya. Prof. Kardana menambahkan, dalam pelaksanaan proses perkuliahan di kampus sudah menghasilkan output lulusan yang mampu menguasai bahasa Inggris dengan baik, baik secara teori ataupun praktis, sehingga ketika nanti para mahasiswa di dalam dunia kerja dapat bersaing dengan tenaga kerja lainnya untuk merebut peluang kerja secara global. ‘’Untuk penguasaan bahasa Inggris mereka sudah tidak ada masalah lagi, tetapi mereka perlu nanti meningkatkan kemampuannya di bidang ilmu tersebut, barangkali nanti berbekal dengan bahasa Inggris yang baik dapat dijadikan modal utama dalam merebut peluang kerja.
Saya yakin lulusan kami di Fakultas Sastra berkompeten di bidangnya,’’ tegasnya. Dekan Prof. Kardana juga mengatakan, dalam upaya menciptakan lulusan yang berkualitas pihaknya selalu berupaya meningkatkan sumber daya manusia khususnya peningkatan kualitas pendidikan dosen. ‘’Saat ini kami di Fakultas Sastra sudah memiliki satu orang guru besar kemudian delapan orang doktor, tujuh orang sedang menempuh studi S-3. Saya harapkan dengan SDM dan tenaga pendidik yang sudah berkompeten dapat meningkatkan kualitas lulusan,’’ katanya. Sementara itu, Ketua Panitia Drs. I Nyoman Djuana, M.Si. mengatakan bahwa jumlah yudisiawan dan yudi-
siawati pada periode september 2019 berjumlah 75 orang. Terdiri dari 39 orang laki-laki dan 36 orang perempuan dari Program Reguler A dan Reguler B. Mahasiswa dengan lulusan IPK tertinggi diraih oleh Ni Komang Anik Nagita Novianti dengan IPK 3,84 dan mahasiswa dengan lulusan tercepat diraih oleh Ni Putu Gita Rezkia dengan masa studi 3 tahun 10 bulan 19 hari. Hadir dalam acara itu Dekan Fakultas Sastra Universitas Warmadewa, Wakil Dekan 1, Wakil Dekan 2, Wakil Dekan 3 Fakultas Sastra Universitas Warmadewa, Kaprodi Sastra Inggris Unwar beserta sekretaris dan para dosen di lingkungan Fakultas Sastra Unwar, staf Fakultas Sastra Unwar. (ad301)
YUDISIUM - Yudisium sarjana ke-60 Fakultas Sastra Unwar, Sabtu (7/8).