Skip to main content

Edisi Kamis 9 Mei 2019 | balipost.com

Page 1

Bali Post

balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Gubernur Koster Ajak Anggota Dewan Terpilih Bersama-sama Membangun Bali GUBERNUR Bali Wayan Koster mengajak anggota dewan yang telah terpilih turut berkontribusi dalam pembangunan Bali ke depan. ‘’Para anggota dewan terpilih ini hendaknya betul-betul bisa mendedikasikan diri, bersamasama membangun Bali, bisa mendukung kebijakan dan visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’. Saya kira semuanya membutuhkan kerja sama dan gotong royong,’’ kata Gubernur di hadapan awak media di sela Rapat Rekapitulasi Hasil Perhitungan Perolehan Suara Tingkat Provinsi yang digelar Komisi Pemilihan umum (KPU) Provinsi Bali di Prime Plaza Hotel Sanur, Denpasar, Rabu (8/5) pagi. Gubernur juga mengucapkan selamat kepada partai dan calon legislatif (caleg) yang lolos ke kursi dewan perwakilan

rakyat. ‘’Terutama bagi para caleg yang lolos ke DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Bali, saya ucapkan selamat. Saya kira kebersamaan semua partai politik yang ada diperlukan dalam membangun Bali ke depan,’’ ujar Gubernur Koster. Secara umum, pria asal Sembiran, Buleleng ini juga melihat proses dan tahapan pemilu di Bali berlangsung dengan baik dan lancar. ‘’Saya harap juga hasil rekapitulasi nantinya bisa diterima semua pihak, khususnya peserta pemilu. Sejauh ini yang saya amati di semua tingkatan berjalan dengan baik,’’ katanya. Terkait hasil hitung cepat pilpres yang menunjukkan keunggulan telak calon petahana di Bali, Koster mengaku tetap masih harus menunggu hasil resmi dari KPU. ‘’Kita ikuti hasil (resmi) KPU saja.

Saya pikir tidak akan beda jauh karena sistem aplikasi yang digunakan sudah sangat baik,’’ ujar Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini. Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPU Bali Dewa Agung Lidartawan menyebutkan, dalam berbagai tahapan pemilu yang telah terlaksana, pihak KPU Bali sudah melakukan banyak upaya untuk menjamin proses pemilu berlangsung dengan baik. ‘’Kita sudah membuka keran selebar-lebarnya untuk setiap masalah agar terselesaikan dengan sebaikbaiknya. Mulai dari tahapan di TPS, kecamatan, kabupaten/ kota dan kini tingkat provinsi, semuanya berjalan lancar. Juga dari sisi keamanan, dari semua berita acara yang diterima, seluruh KPU kabupaten/kota menyatakan tidak ada tekanan apa pun yang diterima, kecuali

masalah kelelahan,’’ ujar Lidartawan. Pelaksanaan rapat pleno terbuka KPU tersebut selain dihadiri dan disaksikan Gubernur dan jajaran Pemerintah Provinsi Bali, juga dihadiri Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose serta perwakilan Kodam IX/Udayana. Selain itu turut pula dihadiri para saksi dari seluruh partai hingga calon DPD Dapil Bali yang berkontestasi di Pemilu 2019. (kmb) RAPAT - Gubernur Bali Wayan Koster bersama Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose saat Rapat Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Provinsi yang digelar KPU Bali, Rabu (8/5) pagi.

Kapolda Golose Sebut Krama Bali Sangat Menghargai Proses Demokrasi

RAPAT pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara di tingkat provinsi oleh KPU Bali dilaksanakan di Prime Plaza Hotel, Sanur, Rabu (8/5) kemarin. Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose didampingi Wakapolda Brigjen Pol. I Wayan Sunartha mengecek pengamanan rapat tersebut. Yang paling diantisipasi Polda terkait proses pemilu serentak 2019 adalah pembakaran Kantor KPU, seperti yang terjadi di provinsi lain. ‘’Kami harus siap serta bersiaga dalam berbagai situasi sampai penetapan keputusan

Pengembalian Setelah OTT Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin terkait penerimaan uang Rp 10 juta sebagai kompensasi atas terpilihnya Haris Hasanuddin sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur. Selain itu, KPK juga mengonfirmasi Lukman soal temuan uang di laci meja saat penggeledahan di ruang kerja yang bersangkutan. ‘’Penyidik mengonfirmasi mengenai dan temuan uang di laci meja saksi saat penggeledahan dan laporan gratifikasi dari saksi sebesar Rp 10 juta,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Rabu (8/5) kemarin. Menurut Febri, laporan penerimaan uang Rp 10 juta tersebut baru dilakukan setelah operasi tangkap tangan (OTT) terjadi, yaitu sekitar lebih dari seminggu setelah OTT terjadi pada 15 Maret 2019 lalu di Hotel Bumi Surabaya City Resort, Surabaya. Saat OTT itu, tim KPK turut mengamankan Romahurmuziy, Haris Hasanuddin, dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ). Ketiganya kemudian ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Febri mengatakan sesuai prinsip dasar pelaporan gratifikasi dan aturan yang berlaku Peraturan KPK Nomor 2 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelaporan dan Penetapan Status Gratifikasi jika terdapat kondisi laporan tersebut baru disampaikan jika sudah dilakukan proses hukum dalam hal ini OTT, maka laporan tersebut dapat tidak ditindaklanjuti sampai penerbitan surat keputusan (SK). (ant)

oleh KPU. Kami juga menyiagakan peralatan keamanan dari Satuan Brimob dan Sabhara yang dilengkapi dengan peralatan pemadam kebakaran yang sewaktu-waktu diperlukan,’’ tegas Irjen Golose. Di samping senjata, pihaknya juga menyiapkan pemadam kebakaran (damkar) portabel. ‘’Meskipun sampai sekarang tidak ada indikasi ke sana (pembakaran), tapi kita sudah siap. Pengamanan ini kami laksanakan sampai pelantikan presiden dan wakil presiden, 22 Oktober 2019,’’ ungkapnya. Pengamanan prioritas dilakukan di Kantor KPU. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kejadian di provinsi lain. ‘’Saya sudah perintahkan kepada anggota terutama (anggota) Brimob wajib membawa damkar portabel, sehingga bisa diantisipasi sebelum kejadian. Kalaupun ada yang berniat melakukan hal-hal itu, kita jaga dan siapkan alat pemadam. Jadi bukan hanya personel pengamanan, tapi juga

antisipasi kebakaran,’’ tandasnya. Apakah ada indikasi pembakaran? ‘’Enggak ada. Tapi di provinsi lain terjadi. Melihat hal itu, dari awal kita sudah kondisikan dan siapkan antisipasinya. Kami akan mengurangi niat tersebut dan tidak akan memberikan kesempatan untuk itu,’’ ucap lulusan Akpol 1988 ini. Oleh karena itu, di mobil patroli polisi disiapkan damkar portabel. Selain senjata, personel yang terlibat pengamanan pemilu juga membawa damkar portabel. Kapolda Golose mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Bali yang amat sangat dan luar biasa menghargai proses demokrasi ini. Selain itu sangat menunjukkan kualitas kebudayaannya yang luar biasa dari kearifan lokal. ‘’Kami dari kepolisian merupakan bagian dari pengamanan bersama stakeholder yang lain. Karena ini adalah pleno di tingkat provinsi maka saya bertanggung jawab. Secara berjenjang melakukan pengamanan mu-

lai dari KPPS, kemudian ke kabupaten/kota, sekarang di tingkat provinsi. Saya ikut hadir untuk memberikan pengamanan,’’ tegasnya. Pihaknya tidak mencampuri proses yang dilakukan oleh KPU, namun memberikan pengamanan baik fisik dan juga keselamatan. Sampai sejauh ini, Golose tidak melihat ada hal-hal yang mengganggu dan proses pesta demokrasi ini berjalan dengan baik. ‘’Kita bersyukur di Bali tidak ada hal-hal yang menonjol. Kalau hanya jumlah perolehan suara, itu bisa diselesaikan KPU dan Bawaslu. Itu urusan mereka,’’ tandasnya. Seperti yang dia janjikan sebelum proses demokrasi ini, bahwa Polda Bali akan menjamin keamanan. Sampai saat ini pesta demokrasi berlangsung aman dan kondusif. ‘’Kita bersyukur bahwa tidak ada hal-hal yang menonjol seperti di tempat-tempat lain,’’ kata jenderal bintang dua di pundak ini. (rah)

Kasus Pengisian Jabatan Menag Akui Terima Rp 10 Juta Jakarta (Bali Post) – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengaku sudah mengembalikan uang Rp 10 juta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diduga diberikan oleh Haris Hasanuddin sebagai kompensasi atas terpilihnya Haris sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur. ‘’Jadi yang terkait dengan uang Rp 10 juta itu saya sudah sampaikan kepada penyidik KPK bahwa sudah lebih dari sebulan yang lalu uang itu sudah saya laporkan pada KPK,’’ kata Lukman usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Rabu (8/5) kemarin.

Bali Post/ade

BERSAKSI - Lukman Hakim Saifuddin usai diperiksa KPK sebagai saksi kasus Romahurmuziy.

KPK pada Rabu kemarin memeriksa Lukman sebagai saksi untuk tersangka anggota DPR-RI 2014-2019 M Romahurmuziy (RMY) dalam penyidikan kasus suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI tahun 2018-2019. Dalam pemeriksaannya itu, Lukman juga mengaku telah menunjukkan bukti pelaporan bahwa dirinya telah mengembalikan uang Rp 10 juta itu. ‘’Jadi, saya tunjukkan tanda bukti pelaporan yang saya lakukan bahwa uang itu saya serahkan kepada KPK karena saya merasa tidak berhak untuk menerima uang itu,’’ ungkap Lukman. Namun saat dikonfirmasi soal materi pemeriksaannya kali ini, Lukman enggan mem-

beberkannya lebih lanjut. ‘’Hal lain yang terkait dengan materi perkara, saya mohon dengan sangat kepada seluruh temanteman media para jurnalis untuk sebaiknya menanyakan langsung kepada KPK, karena merekalah yang paling tahu untuk memilah dan memilih mana hal-hal yang layak untuk konsumsi publik dan mana yang tidak karena proses ini masih berlangsung,’’ tuturnya. Ia mengatakan bahwa tidak etis jika dirinya membeberkan hal-hal yang sifatnya materi perkara. ‘’Oleh karenanya, saya harus menghargai dan menghormati proses yang sedang berlangsung, sehingga saya merasa tidak pada tempatnya, tidak etis kalau saya membeberkan hal-hal yang si-

fatnya materi perkara hukum yang sedang ditangani,’’ ucap Lukman. Sebelumnya, KPK telah menggeledah ruang kerja Menag di gedung Kemenag Jakarta pada Senin (18/3) dan menyita uang senilai Rp 180 juta dan 30 ribu dolar AS. Selain itu, dalam persidangan praperadilan yang diajukan Rommy juga terungkap bahwa dalam jawaban tim Biro Hukum KPK disebut Menag menerima Rp 10 juta dari Haris Hasanuddin. Uang itu diberikan pada saat kegiatan kunjungan Menag ke salah satu Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang sebagai kompensasi atas terpilihnya Haris Hasanuddin sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur. (ant)

Lokasi Ibu Kota, Jokowi Sebut Gunung Mas Paling Siap JOKOWI rupanya tak mau berlama-lama soal lokasi ibu kota pascapindah dari Jakarta. Presiden pun meninjau langsung sejumlah lokasi di Provinsi Kalimantan Tengah. ‘’Saya ini ke lapangan hanya satu, mencari feeling-nya atau perasaannya saja dulu,’’ kata Jokowi didampingi Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan pihak terkait lainnya di Bukit Nyuling, Kelurahan Tumbang Talaken Kecamatan Manuhing Kabupaten Gunung Mas, Rabu (8/5) kemarin. Kata Presiden, terkait lahan untuk ibu kota baru di Gunung Mas paling siap. ‘’Kalau dari sisi keluasan, di sini mungkin paling siap. Mau minta 300 ribu hektar ya… siap di sini. Kalau Bali Post/ant kurang masih tambah lagi juga siap,’’ KAWASAN HUTAN - Presiden Joko Widodo berjalan di kawasan hutan saat meninjau salah kata Presiden di lokasi peninjauan satu lokasi calon ibu kota negara di Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Rabu (8/5) kemarin. yang berada di kawasan Kabupaten

Gunung Mas Provinsi Kalimantan Tengah. Presiden menyambangi ‘’kawasan segitiga’’ yang menjadi calon wilayah ibu kota yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Gunung Mas di Kalimantan Tengah. Wilayah di antara kota dan kabupaten tersebut sebelumnya disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebagai calon ibu kota baru. Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno pernah memiliki visi untuk menjadikan salah satu wilayah di provinsi itu yakni di Kota Palangka Raya sebagai ibu kota. Menurut Presiden, terdapat alasan khusus dari Presiden Soekarno memilih Palangka Raya sebagai lokasi calon ibu kota. ‘’Beliau dulu memilih kemungkinan kan juga pasti ada alasan-alasan

khusus dan alasan besar. Itu yang juga dilihat. Enggak mungkin sebuah keputusan disampaikan tanpa sebuah argumentasi data dan fakta lapangan yang matang,’’ demikian Kepala Negara dalam siaran pers dari Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin. Presiden juga menilai kawasan tersebut memiliki risiko bencana yang kecil. Namun, ia menjelaskan untuk pembangunan kesiapan infrastruktur harus dibangun dari awal. ‘’Saya ini ke lapangan hanya satu (tujuan), mencari feeling-nya. Biar dapat feeling-nya. Kalau sudah dapat feeling-nya nanti kalkulasi dan hitung-hitungan dalam memutuskan akan lebih mudah. Kalau ke lokasi saja belum, dapat feeling dari mana,’’ ujar Presiden. (ant)


DENPASAR

2

Kamis Wage, 9 Mei 2019

FIGUR Rawat Keberagaman BANGSA Indonesia adalah bangsa yang beragam. Bahkan keberagaman ini menjadi identitas yang paling menonjol dari Bangsa Indonesia. Namun, akhir-akhir ini keberagaman itu mendapat tantangan dengan berkembangnya paham radikal. Hal tersebut menjadi salah satu pergulatan dari perguruan tinggi. Padahal keberagaman merupakan suatu hal yang sangat bernilai, karena tidak hanya untuk disyukuri, tetapi harus dan layak diperjuangkan terus menerus. Apalagi keberagaman menjadikan kita mempunyai kesempatan untuk saling belajar dan saling menumbuhkan toleransi satu dengan yang lain sesama anak bangsa. Oleh karena itu, perguruan tinggi sebagai pencetak lulusan SDM harus mampu menciptakan generasi muda yang bertanggung jawab merawat keberagaman tersebut. “Kami di Unhi Denpasar hadir dengan pola ilmiah pokoknya agama dan kebudayaan memiliki tanggung jawab dalam merawat keberagaman tersebut. Sebagaimana diajarkan oleh Agama Hindu tentang Tatwamasi, Wasudewa Kutumbakam, Rwa Bhineda, Tri Hita Karana, dan masih banyak lagi nilai-nilai filosofi yang lainnya,” ujar Wakil Rektor I Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar Prof. Dr. I Putu Gelgel, S.H., M.Hum., Selasa (7/5) kemarin. Ia menilai radikalisme telah berkembang di lingkungan perguruan tinggi. Tentunya hal ini bertentangan dengan nilai-nilai, etika, dan prinsip-prinsip yang diperjuangkan oleh perguruan tinggi yang mencakup objektivitas, keterbukaan, dan kejujuran nilai-nilai yang diusung oleh perguruan tinggi tersebut. “Oleh karena itu, menjadi semakin penting dan mendesak bagi kita semua, terutama bagi generasi muda terpelajar untuk terus mengingat, menghidupi dan memperjuangkan nilai-nilai keberagaman tersebut,” tegasnya. Menghadapi keberagaman, kata dia, sangat erat kaitannya dengan penghargaan keluhuran martabat manusia. Sebab, martabat manusia akan meningkat jika kekhasan yang dimiliki selalu mendapat tempat dan dihargai, meskipun jumlah kelompoknya kecil. Apalagi penghargaan t e r h a d a p keberagaman sangat terkait dengan perjuangan keadilan. “Upaya menangkal radikalisme di Unhi Denpasar telah kami lakukan dengan memasukkan mata kuliah Pancasila, sehingga nilainilai keberagaman telah dipahami oleh mahasiswa kami,” ujarnya. (win)

Kasus Korupsi Biogas di Nusa Penida

Anggota Dewan dan Istri Dihukum Setahun Penjara

Denpasar (Bali Post) Anggota DPRD Klungkung, terdakwa Gede Gita Gunawan (42) dan istrinya Thiarta Ningsih (35) selaku Dirut CV Buana Raya, dijatuhi hukuman satu tahun penjara dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (8/5) kemarin. Mereka dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek energi terbarukan biogas. Majelis hakim pimpinan Wayan Sukanila menjatuhkan hukuman pada Gede Gita Gunawan selama setahun penjara dan denda Rp 50 juta, subsider satu bulan kurungan. Sedangkan istrinya Thiarta Ningsih juga dipidana yang sama. Yang membedakan, sang istri diwajibkan mengganti uang kerugian negara sebesar Rp 792.912.654. Bilamana tidak mau membayar, maka dipidana tambahan selama tiga bulan. Dalam perkara ini, pasutri ini dijerat Pasal 3 jo Pasal 18 UU No.31/1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU No.20/2001 tentang Perubahan Atas UU No.31/ 1999 tentang Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Kasus ini mencuat berawal dari temuan tahunan BPK. Temuan tersebut menyatakan bahwa ada proyek tidak termanfaatkan di Kecamatan Nusa Penida. Setelah didalami, proyek tersebut merupakan pemasangan proyek energi terbarukan biogas senilai Rp 896.870.700 yang bersumber dari DAK Kementerian ESDM dan dana pendamping dari Pemkab Klungkung 10 persennya. Proyek tersebut leading sector-nya di Badan Pemerdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, dan KB saat itu. Kasus ini juga menyeret I Made Catur Adnyana (56) selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Pria yang didampingi kuasa hukumnya Wayan Sumardika, I Made Sonder dan Lee Fransisco ini juga divonis bersalah dan dihukum selama satu tahun penjara oleh hakim Tipikor, juga pimpinan Wayan Sukanila. Terdakwa juga dikenakan denda Rp 50 juta, subsider satu bulan kurungan. Menyikapi putusan itu, terdakwa menyatakan pikir-pikir. Putusan tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa dari Kejari Klungkung. Ketiga terdakwa sebelumnya dituntut dengan pidana penjara selama satu tahun dan enam bulan. Yang menarik, tim kuasa hukum terdakwa, Gede Gita Gunawan tetap kukuh bahwa yang paling bertanggung jawab dalam perkara ini adalah CV Sari Indah Karya selaku pemenang tender. Dikatakan, dana itu masuk ke rekening rekanan, yakni CV Sari Indah Karya. Disebutkan juga, sesuai dengan Perpres Nomor 70 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua Perpres Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, di mana pihak-pihak yang terkait adalah satu organisasi pengadaan barang dan jasa yang terdiri dari PA/ KPA, PPK, ULP, panitia atau pejabat penerima hasil pekerjaan. (kmb37)

Bali Post/kmb37

DIVONIS - Gita Gunawan dan istrinya, Thiarta Ningsih, divonis masing-masing selama satu tahun penjara.

Topik : Tiga “Guide” Ilegal Didenda Rp 25 Juta

Bali Post/eka

KENDARAAN UMUM - Rencana penurunan tarif BBNKB I untuk kendaraan umum direspons positif oleh Gubernur Bali Wayan Koster.

Gubernur Sepakati Rencana Penurunan Tarif BBNKB I

Denpasar (Bali Post) -

Gubernur Bali Wayan Koster sepakat dengan inisiatif DPRD Bali untuk merevisi Perda tentang Pajak Daerah. Utamanya terkait rencana penurunan tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) I untuk kendaraan umum dari semula 15 persen menjadi 10 persen. Sebab, besaran tarif 15 persen selama ini justru membuat Bali kalah bersaing dengan provinsi lain. “Itu dulu kan perda-nya dibuat dalam rangka untuk menaikkan PAD (Pendapatan Asli Daerah - red) sehingga besaran tarif BBNKB I dinaikkan. Tapi ternyata kan berbalik, kalah saing kita sama Jawa Timur,” ujar Koster di sela-sela menghadiri Rapat Pleno Terbuka KPU Bali di Sanur, Rabu (8/5) kemarin. Menurut Koster, masyarakat akhirnya banyak membeli kendaraan di luar Bali lantaran tarif BBNKB I di provinsi lain lebih rendah. Bukannya

menaikkan, PAD Bali dari pajak kendaraan justru menjadi turun karena hal itu. “Jadi, saya sepakat tarif BBNKB I diturunkan. Harus bersaing dengan tetangga,” jelas Ketua DPD PDI-P Bali ini. Di sisi lain, Koster juga mendukung upaya penagihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) secara aktif terhadap wajib pajak yang menunggak. Selama ini, Pemprov sudah melakukan upaya tersebut yang hasilnya dapat dilihat pada APBD Perubahan Tahun 2018. “Itu

signifikan angkanya, 50 persen sudah didapat dari yang nunggak. Sekarang lagi dikejar,” imbuhnya. Kendati demikian, Koster menyebut tidak perlu sampai ada pengaturan lebih lanjut dalam Peraturan Gubernur terkait penagihan agar memiliki kekuatan hukum memaksa. Yakni, penagihan PKB dengan surat paksa sampai pada penyitaan sebagaimana yang akan diatur dalam ranperda inisiatif dewan tentang Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 1

Tahun 2011 tentang Pajak Daerah. “Tidak perlu pergub lagi, perda cukup,” jelasnya. Terkait rencana perubahan interval tarif progresif khususnya untuk urut milik keempat, Koster mendukung sebagai salah satu bentuk pengendalian kendaraan bermotor di Bali. Dikatakan, saat ini lalu lintas Bali sudah dibanjiri oleh mobil dan sepeda motor. Selain itu, skema tentang pajak progresif memang dikembangkan secara nasional dan ada undang-undang yang mengatur. “Sekarang ini Bali sudah terlalu padat lalu lintasnya, macet. Saya sepakat untuk pengendalian kendaraan bermotor, sambil kita juga sedang akan merubah pola transportasi kita di Bali,”

tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, tarif progresif untuk kepemilikan kendaraan roda dua dan roda tiga 250 cc ke atas, serta kendaraan bermotor roda empat atau lebih akan direvisi. Khususnya milik keempat yang sebelumnya lima persen menjadi enam persen. Dengan demikian, intervalnya adalah milik kedua tiga persen, milik ketiga 4,5 persen, milik keempat enam persen, milik kelima dan seterusnya 7,5 persen. (kmb32)

(Unud). Sementara Jennifer Louisa juga sudah diterima di Fakultas Kedokteran Unud. Kepala SMAN 1 Denpasar Made Rida, S.Pd., M.Pd. mengaku bangga dengan prestasi yang diraih kedua siswanya tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa apa yang ditekankan di sekolah, terutama kedisiplinan, ketekunan dan kerajinan siswa yang disinergikan dengan orangtua siswa telah dilaksanakan dengan baik. Bahkan, beberapa waktu lalu anak didiknya berhasil lolos Olimpiade Sains nasional mewakili Bali yang akan digelar Juni mendatang di Kota Manado, Sulawesi Utara. “Kami sangat bangga kepada kedua siswa kami ini. Kesehariannya memang berprestasi. Mereka tidak jauh dari ranking III umum dari jurusan masing-masing. Bahkan Jennifer Louisa pernah mewakili Indonesia dalam Lomba Kuis ASEAN yang dilaksanakan di Bali dan diikuti seluruh negara ASEAN. Sedangkan Putu Sri Rejeki mengikuti lomba-lomba karya tulis dan pernah mendapatkan juara I lomba karya tulis,” ujar Made Rida, Rabu (8/5) kemarin. Ni Putu Sri Rejeki Panca Dewi mengaku bersyukur

dan tidak menyangka bisa meraih nilai UN tertinggi Program IPS se-Bali. Dalam menghadapi UN, gadis kelahiran 30 Maret 2011 ini mempersiapkan diri semaksimal mungkin dengan mempelajari kumpulan soal-soal UN tahun lalu. “Saya juga mengikuti bimbingan belajar selama dua kali dalam seminggu selama sebulan,” ujar putri kelima dari pasangan Ir. Kadek Suratmini dan Ir. I Nyoman Swastika, M.T. ini. Hal senada diungkapkan Jennifer Louisa. Menurutnya, Program IPA tidaklah begitu sulit, asal ada niat dan bakat. Ia sengaja memilih Program IPA karena bercita-cita menjadi Dokter. Saat mengikuti SNMPTN, ia memilih Prodi Pendidikan Dokter di Fakultas Kedoteran Unud dan sudah dinyatakan diterima. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa mengatakan, nilai UN tidak menentukan kelulusan siswa. Ditegaskan, kelulusan siswa sepenuhnya ditentukan oleh pihak sekolah pada tanggal 13 Mei mendatang. “Nilai UN tidak menentukan kelulusan, namun peserta wajib ikut,” ujarnya. (win)

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Siswa SMAN 1 Denpasar Raih Nilai UN Tertinggi Program IPS

Bali Post/win

TERTINGGI - Ni Putu Sri Rejeki Panca Dewi (kiri) peraih nilai UN tertinggi Program IPS bersama rekannya Jennifer Louisa yang meraih nilai UN tertinggi kedua se-Bali untuk Program IPA.

Denpasar (Bali Post) Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Bali telah menyerahkan hasil Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/ SMK dan sederajat kepada pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) kabupaten/kota se-Bali, Selasa (7/5) lalu. Total siswa yang mengikuti UN tingkat SMA/ SMK sebanyak 26.637 siswa. Siswa SMAN 1 Denpasar berhasil memperoleh nilai UN tertinggi se-Bali untuk Program IPS. Sedangkan untuk Program IPA, siswa SMAN 1 Denpasar berada di peringkat kedua. Sementara untuk nilai rata-rata sekolah pada Program IPA, SMA negeri favorit yang berlokasi di kawasan Jalan Kamboja ini juga sukses menjadi yang terbaik di Bali. Kedua siswa SMAN 1 Denpasar yang meraih prestasi membanggakan itu adalah Ni Putu Sri Rejeki Panca Dewi dari Program IPS dengan jumlah nilai akumulatif UN 381,50. Sedangkan rekannya Jennifer Louisa dari Program IPA meraih nilai UN 391,50. Saat ini Ni Putu Sri Rejeki Panca Dewi telah diterima di Program Studi Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Rai Mantra Pimpin Rapat Evaluasi Pembangunan Triwulan I Pemkot Denpasar Ingatkan Target Realisasi Pembangunan, Dorong Inovasi Berikan Kemanfaatan Masyarakat SEBAGAI upaya untuk memastikan pelaksanaan program yang tepat sasaran dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan, Pemkot Denpasar menggelar Rapat Evaluasi Pembangunan Triwulan I. Kegiatan yang diikuti seluruh pimpinan OPD dan BUMD di lingkungan Pemkot Denpasar ini dipimpin Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Denpasar I Made Toya, dan Asisten Administrasi Umum IGN Eddy Mulya di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar, Rabu (8/5) kemarin. Rapat evaluasi diawali dengan laporan dari Kabag Administrasi Pembangunan Setda Kota Denpasar I Gede Cipta Sudewa Atmaja yang menjelaskan realisasi program kerja di Pemkot Denpasar. Adapun tema yang diangkat kali ini “Melalui Rapat Koor-

dinasi dan Evaluasi Triwulan I Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019, Kita Tingkatkan Presentase Realisasi Fisik dan Keuangan Sesuai Perencanaan untuk Mewujudkan Pelaksanaan Kegiatan yang Tepat Waktu, Tepat Mutu, dan Tepat Sasaran”. Cipta Sudewa menjelaskan, pelaksanaan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pembangunan Triwulan I ini dilaksanakan sesuai dengan amanat Keppres Nomor 20 Tahun 2015 tentang Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) yang diturunkan dalam Keputusan Wali Kota Denpasar Nomor 188.45/129/HK/2019. “Tentunya evaluasi ini dilaksanakan guna memastikan seluruh program baik fisik dan keuangan yang tertuang dalam APBD Kota Denpasar Tahun 2019 ini dapat terlaksana sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” terangnya. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di-

dampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara menegaskan, seluruh OPD wajib memahami dan fokus terhadap target yang telah ditetapkan. Sehingga dalam pelaksanaannya nanti seluruh target capaian dapat terlaksana, baik secara fisik maupun keuangan. Kendati demikian, seluruh program dan inovasi yang dilaksanakan harus dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat. “Saya minta seluruh OPD di lingkungan Pemkot Denpasar dapat bekerja dan berinovasi yang tentunya harus memperhatikan target realisasi baik fisik maupun keuangan, sehingga inovasi dan pembangunan dapat terlaksana dengan tepat mutu, tepat guna dan tepat sasaran, serta memberikan kemanfaatan bagi masyarakat,” ujarnya. Rai Mantra menekankan, komitmen Kota Denpasar untuk dapat meraih nilai SAKIP dengan predikat A harus mendapat dukungan seluruh OPD. Hal ini dapat dilak-

RAPAT EVALUASI - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara saat memimpin Rapat Evaluasi Pembangunan Triwulan I Tahun 2019 di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar, Rabu (8/5) kemarin. sanakan dengan penyusunan berbagai program dan inovasi yang tepat sasaran dan ada sinergitas antara program yang satu dengan program lainnya. “Kami juga mengingatkan seluruh pimpinan OPD untuk terus berupaya

menyusun program dan inovasi yang tepat sasaran, dan memberikan kemanfaatan dengan laporan yang sesuai dengan standar, sehingga komitmen peningkatan nilai SAKIP menjadi A dapat terwujud,” jelasnya. (ad384)


BADUNG

Kamis Wage, 9 Mei 2019

3

Badung Bangun Taman Delta di Dalung

SEGITIGA - Dataran segitiga yang ada di aliran Tukad Yeh Poh di wilayah Dalung, Badung, Rabu (8/5) kemarin.

Ida Pedanda Putra Mas Waisnawa ’’Lebar’’

Ida Pedanda Putra Mas Waisnawa (alm)

Mangupura (Bali Post) Kabut duka kembali menyelimuti Geria Mas Samping Abiansemal, Badung. Pasalnya, setelah kepergian Ida Pedanda Istri Mas Waisnawa yang telah di-palebon 26 April lalu, kini disusul Ida Pedanda Putra Mas Waisnawa. Ida Bagus Made Wirawan, putra almarhum, mengatakan kepergian ayahanda diakibatkan penyakit komplikasi yang diderita. Ida Pedanda Putra Mas Waisnawa sempat dirawat di Rumah Sakit Sanglah selama 16 hari. “Ida lebar menyusul Pedanda Istri, Senin (6/5) lalu pada pukul 21.00 Wita setelah dirawat di RS Sanglah selama 16 hari karena komplikasi infeksi paru,” katanya. Rencananya Ida Pedanda Putra Mas Waisnawa yang lebar pada usia 89 tahun akan di-palebon. Hanya masih menetukan hari baik. “Kami masih nunas pamutus (mohon petunjuk) kepada nak lingsir terkait dudonan palebonn-ya,” tegasnya. (kmb27)

Penurunan Kabel Utilitas Terpadu Bawah Tanah

Pemilik Diberi Waktu hingga Bulan Juni Mangupura (Bali Post)Pascarampungnya pengerjaan proyek utilitas terpadu bawah tanah di ruas jalan Banjar Basangkasa hingga Banjar Pering sepanjang 1,8 km, untuk penataan perangkat (utilitas) kabel listrik dan kabel telekomunikasi yang tidak beraturan di kawasan Seminyak, kini tinggal menunggu penurunan kabel oleh pemilik utilitas. Sampai saat ini, sebanyak lima utilitas yang diturunkan dan dipasang pada utilitas terpadu bawah tanah. Seperti kabel milik PLN, Telkom, dan sejumlah kabel lain. Me nurut Ka d is PUP R Kabupaten Badung I.B. Surya Suamba saat dikonfirmasi, Rabu (8/5) kemarin, pemasangan kabel sudah dilakukan sejak bulan April lalu. Dari lima utilitas yang sudah diturunkan, masih ada beberapa kabel Fiber Optic (FO) milik beberapa provider yang masih belum diturunkan. Untuk itu, pihaknya memberikan batas waktu untuk

penurunan kabel hingga bulan Juni mendatang. Bila mereka pemilik utilitas belum juga melakukan penurunan, maka pihaknya akan mencabut paksa tiang penyangganya. Dengan demikian, otomatis kabelnya juga akan terpengaruh. Pihaknya menyebutkan, apabila semua kabel sudah diturukan, maka akan lebih jelas, mana yang sudah berizin. “Yang jelas estetika juga akan lebih indah. Ketentuan penurunan kabel ini ada di perda utilitas terpadu. Perda ini mulai berlaku sejak tahun 2016,” terangnya. Kembali ditegaskannya, untuk penurunan kabel pihaknya akan memberikan kesempatan kepada pemilik utilitas, hingga bulan Juni. Sedangkan pada bulan Juli, apabila masih ada yang belum menurunkan kabel, pihaknya akan melakukan pencabutan tiang. Setelah seluruh utilitas terpasang di bawah, barulah mereka akan dikenakan retribusi sesuai dengan ketentuan dalam perda aset daerah. Semen-

tara untuk biayanya akan dikaji dulu dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). “Saat ini kami harapkan agar kabel diturunkan dulu, setelah itu baru akan dikenakan retribusinya. Untuk pengenaan retribusi ditarget tahun ini. Tentunya menggunakan appraisal juga untuk besaran harga,” kata Surya Suamba. Setelah seluruh kabel ini terpasang, pengerjaan utilitas terpadu bawah tanah akan dilanjutkan ke Selatan. Yaitu ke kawasan Seminyak, Legian, Jalan Pantai Kuta, Jalan Melasti, Jalan Sriwijaya, dan Patih Jelantik. Diungkapkannya, pengerjaan lanjutan akan dilakukan tahun ini dan tahun depan. Untuk pengerjaannya nanti akan ditawarkan ke pihak swasta. Saat ini sudah proses ke pihak swasta melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). “Sekarang mau ditenderkan, tender KPBU kita sudah berproses di Pusat melalui Bappenas,” bebernya. (kmb23)

Bali Post/eka

Mangupura (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten Badung akan membangun taman delta di Dalung, Kuta Utara. Penataan taman seluas 36 are ini akan menjadi tempat objek wisata alternatif bagi masyarakat. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung Ida Bagus Surya Suamba, Rabu (8/5) kemarin, mengatakan pembangunan taman yang berdampingan dengan sungai tersebut merupakan inisiasi dari masyarakat. ‘’Kami bangun taman delta konsepnya seperti taman kota. Ini usulan dari masyarakat,’’ ujarnya. Menurutnya, pembangunan taman delta satu paket dengan penataan sungai yang ada di sebelah taman. Proyek Belanja Modal Jalan, Irigasi dan Jaringan-Pengadaan Bangunan Pelengkap Irigasi Konsultansi PerencanaanPenyusunan DED Pembangunan Taman Delta di Desa Dalung kini dalam proses tender di LPSE setempat. ‘’Di taman ini nanti ada patung Dewi Gangga. Patung ini juga usulan dari masyarakat, jadi kami hanya mengerjakan saja,’’ katanya. Dikatakan, taman yang berada persis di jalur utama Dalung-Sempidi ini diperkirakan menelan total anggaran Rp 13 miliar. ‘’Sekarang masih ada review desain, kalau perencanaan saja Rp 5 miliar, tapi total keseluruhan menghabiskan Rp 13 miliar,’’ pungkasnya. (kmb27)

Selesaikan Polemik Sari Club

Konsul Australia Datangi Bupati Badung Mangupura (Bali Post) –

Pemerintah Australia melalui perwakilan di Bali terus berupaya menyelesaikan polemik pembangunan usaha restoran pada lahan bekas Sari Club, Jalan Legian Kuta. Bahkan, pihak Australia mendatangi kediaman Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta guna mencari solusi atas permasalahan tersebut. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat ditemui Rabu (8/5) kemarin, membenarkan telah bertemu Konsul Jenderal Australia Dr. Helena Studdert dan Ketua Bali Peace Park Association (BPPA) David Napoli di rumah jabatan, Selasa (7/5) lalu. “Konsul Australia dan pihak yayasan (BPPA) telah menemui saya. Intinya saya siap memfasilitasi dan juga mediasi. Kami tinggal berkoordinasi ke depan dengan pemilik lahan, bagaimana mencari win-win solution,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Pemkab Badung sejatinya hanya memediasi dan mencarikan solusi yang terbaik antara kedua belah pihak. Artinya, negosiasi antara dua pihak tidak saling merugikan tetapi sama-sama menguntungkan. “Jangan sampai di situ ada polemik saya masuk, tidak boleh itu. Kami hanya mediasi dan mencarikan solusi yang terbaik,” katanya. Pertemuan antara Bupati Badung dengan Konsul Jenderal Australia juga diunggah dalam akun resmi media

sosial Instagram resminya, Selasa (7/5). Dalam akun tersebut Bupati Giri Prasta tampak foto bersama dengan Dr. Helena didampingi sejumlah orang seperti I Gusti Ayu Agung Inda Trimafo Yudha dan Chairman Bali Peace Park Association David Napoli. Selanjutnya harus didengarkan pula pendapat dari pemilik lahan eks Sari Club, Legian. Agar ditemukan titik tengah demi kebaikan bersama. “Kami pemerintah sebagai fasilitator berharap

pihak-pihak dapat mengambil keputusan bersama dengan hati yang jernih. Karena yang kita perjuangan pada hakikatnya adalah sama, nilai-nilai kemanusiaan yang universal,” katanya. Dihubungi terpisah, Konsul Jenderal Australia Dr. Helena Studdert mengatakan, pemerintah Australia telah berkomitmen menyediakan dana untuk mendukung pendirian Peace Park, dengan catatan sepanjang pemerintah setempat dapat membebaskan lahan eks Sari Club. “Pembicaraan (upaya negosiasi – red) akan terus dilakukan dan kemungkinan masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan,” tegasnya. (kmb27)

Ditangkap, Pengedar Narkoba Melawan

Bali Post/ist

DITAHAN - I Putu Nik Santiana Putra ditahan di BNNK Badung karena jadi pengedar narkoba.

Mangupura (Bali Post) Makelar tanah I Putu Nik Santiana Putra (35) asal Nusa Lembongan, Nusa Penida, ditangkap anggota BNNK Badung dan sempat melawan, Senin (6/5) lalu. Pelaku yang menikah dengan janda, tertangkap tangan saat menempel paket sabu-sabu (SS) di pintu gerbang kos Tara Bali Residence di Jalan Muding Sari, Gang IX, Kerobokan Kaja, Kuta Utara. “Pelaku ini asli dari Nusa Lembongan. Statusnya sudah menikah dan punya rumah di Dalung Permai Blok J3, tapi dia kos di TKP,” kata Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini, Rabu (8/5) kemarin. Kronologinya, kata Masmini, Tim Berantas BNNK Badung bergerak menuju TKP karena ada informasi akan ada transaksi di sana. Sekitar pukul 20.00 Wita petugas melihat pelaku dengan gelagat mencurigakan. Saat itu pelaku sedang menaruh sesuatu di barat pintu gerbang kos. “Saat itu juga anggota kami menangkap pelaku. Dia sempat berontak. Tapi

setelah tahu yang menangkapnya anggota BNNK Badung, pelaku langsung menyerah,” ujarnya. Saat dilakukan penggeledahan di tubuh pelaku, hasilnya nihil. Namun di pintu gerbang tersebut ditemukan dua sabu-sabu (SS) terbungkus rapi. Pelaku mengakui SS itu miliknya dan sengaja ditaruh di sana karena akan diambil pelanggannya. Penggeledahan dilanjutkan di kamar nomor 6 yang ditempati pelaku. Di lubang ventilasi kamar mandi, petugas mengamankan satu paket SS, satu buah pipa kaca dan satu pipet plastik. Saat diperiksa di Kantor BNNK Badung di Jalan Abianbase, Mengwi, pelaku mengakui semua barang tersebut miliknya. Untuk SS dibeli dari temannya bernisial Jh di Denpasar. Dia membeli barang terlarang itu untuk dijual lagi. “Pelaku juga mengonsumsi sabusabu. Apakah pelaku ini juga beraksi di kampungnya? Masih kami dalami,” ungkap mantan Kabag Sumbda Polres Badung ini. (kmb36)

Bupati Giri Prasta Hadiri Karya di Pura Dalem Penataran Desa Pakraman Kepaon Denpasar BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Mendem Padagingan, Tawur Balik Sumpah di Pura Dalem Penataran Desa Pakraman Kepaon, Denpasar Selatan, Selasa (7/5). Kedatangan Bupati Badung disambut dengan tarian Sekar Jepun. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Kabag Humas Setda Badung Putu Ngurah Thomas Yuniarta, Panglingsir Puri Agung Jro Kuta A.A. Ngurah Joko, para tokoh adat, tokoh masyarakat, serta krama Desa Pakraman Kepaon Denpasar. Bendesa Adat Desa Pakraman Kepaon I Gusti Ketut Wirya dalam sambutannya menyampaikan, atas nama krama dan pangempon Pura Dalem Penataran Desa Pakraman Kepaon mengucapkan

terima kasih kepada Pemkab Badung dalam hal ini Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta beserta rombongan atas kehadirannya, dan ikut secara langsung dalam prosesi upacara Mamungkah, Ngenteg Linggih, Mendem Padagingan yang dilaksanakan hari ini (kemarin - red) di Pura Dalem Penataran Desa Pakraman Kepaon. Dijelaskan pula, renovasi dan perluasan Pura Dalem Penataran Kepaon ini sudah dilaksanakan sejak awal 2018, dan selesai pembangunannya di bulan Februari 2019. Pura penataran ini di-empon oleh tujuh banjar dengan 2.800 KK lebih, dengan menghabiskan dana sebesar Rp 8,2 miliar yang diperoleh dari Pemerintah Kota Denpasar, para donator, serta urunan dan sumbangsih masyarakat Desa Kepaon. ‘’Dengan selesainya pembangunannya, maka

kami melaksanakan yadnya ini. Kami berharap dengan pelaksanaan upacara yadnya ini masyarakat Kepaon mendapatkan keselamatan dan kerahayuan,’’ imbuhnya. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Badung sangat mengapresiasi masyarakat Kepaon dalam melaksanakan upacara yadnya seperti ini, di mana kegiatan yadnya ini merupakan upaya melestarikan adat seni dan budaya Bali, apalagi dilaksanakan dengan segilik seguluk selunglung sebayantaka dan didasari dengan hati yang tulus ikhlas apalagi dilakukan dengan bergotong royong. ‘’Kehadiran kami di tengah masyarakat Desa Pakraman Kepaon adalah murni untuk berbagi dan meringankan beban krama dalam membangun yadnya, apalagi upacara

seperti ini merupakan bagian penting dalam menghidupkan arti yadnya Hindu itu sendiri, dan ini juga menjadi napas umat sedharma untuk keajegan Bali,’’ imbuhnya. Pada kesempatan tersebut, Bupati I Nyoman Giri Prasta bersama undangan melaksanakan persembahyangan serta menyerahkan hibah sebesar Rp 500 juta yang diterima langsung oleh Bendesa Adat Desa Pakraman Kepaon I Gusti Ketut Wirya. (ad385) MAMUNGKAH - Bupati Nyoman Giri Prasta menghadiri Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Mendem Padagingan, Tawur Balik Sumpah, serta menyerahkan bantuan di Pura Penataran Desa Pakraman Kepaon Denpasar Selatan, Selasa (7/5).


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Kamis Wage, 9 Mei 2019

Usung Tema ’’Nasti Satyat Paro Dharma’’

Fakultas Brahma Widya IHDN Denpasar Lepas Calon Wisudawan FAKULTAS Brahma Widya Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar melepas 13 orang calon wisudawan di aula IHDN Denpasar, Rabu (8/5) kemarin. Para calon wisudawan tersebut dari Jurusan Filsafat Timur (7 orang) dan Jurusan Teologi (6 orang). Pelepasan XXIV ini mengusung tema ‘’Nasti Satyat Paro Dharma’’, tidak ada dharma yang lebih tinggi dari satya. Kegiatan yang diselenggarakan BEM Fakultas Brahma Widya tersebut dihadiri Dekan Fakultas Brahwa Widya IHDN Denpasar Dr. Drs. I Made Girinata, M.Si., Wakil Dekan I Dr. Drs. I Made Sugata, M.Ag., Wakil Dekan II Jro Ayu Ningrat, S.Ag., M.Ag., Wakil Dekan III Dr. I Ketut Gunarta, S.Ag., M.Ag. dan sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Brahma Widya IHDN Denpasar Dr. Girinata menyampaikan pelepasan ini merupakan ungkapan atau ucapan terima kasih mahasiswa kepada Tuhan dan lembaga, dalam hal ini Fakultas Brahma Widya karena telah menyelesaikan masa perkuliahan. Begitu juga sebaliknya, sebagai ungkapan terima kasih lembaga kepada para mahasiswa yang telah menyelesaikan masa studi. Dan ungkapan terima kasih lembaga kepada para orangtua mahasiswa yang telah mempercayakan pendidikan pada putra-putrinya di IHDN Denpasar. Meski jumlah lulusan dari Fakultas Brahma Widya pada periode ini tidak terlalu banyak dibandingkan dengan fakultas yang lainnya di IHDN Denpasar, diharapkan para

PELEPASAN - Pelepasan XXIV calon wisudawan Fakultas Brahma Widya IHDN Denpasar, Rabu (8/5) kemarin.

calon wisudawan tidak berkecil hati. Karena di masyarakat kelulusan tidak hanya dilihat dari segi kuantitas saja, namun kualitas lulusan juga menjadi ukuran. Dengan jumlah lulusan yang tidak terlalu banyak ini, maka dapat dimaknai bahwa proses pembelajaran yang dilaksanakan di Brahma Widya sangat ketat dan selektif. Setelah lulus, Dekan Fakultas Brahma Widya IHDN Denpasar berharap agar nantinya para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Dapat menunjukkan kualitas diri pada masyarakat luas, terutama tetap menjaga nama baik almamater. ‘’Sebagaimana yang menjadi tema dari pelepasan kali ini yaitu ‘Nasti Satyat Paro Dharma’ yaitu tak ada dharma yang lebih tinggi daripada satya,’’ terang Girinata. Penekanan dari tema ini diharapkan para lulusan dapat mengemban dengan baik, bahwa kesetiaan itu sangatlah penting yang dimulai dengan kesetiaan dengan diri sendiri, kemudiaan kepada almamater. Maka dari itu, para lulusan diharapkan untuk tetap meningkatkan kualitas diri, terus belajar, dan secara bersama-sama memberikan kontribusi untuk memajukan IHDN Denpasar. Upacara pelepasan XXIV calon wisudawan Fakultas Brahma Widya IHDN Denpasar dilakukan dengan pengalungan dan penyerahan simbol kelulusan kepada para calon wisudawan. Selain itu, juga memberikan penghargaan kepada para lulusan terbaik yakni Dewi Yunairi, S.Fil. dari Jurusan Filsafat Timur yang meraih IPK 3,97, dan Darma Prastyo, S.Ag. dengan IPK 3,95 dari Jurusan Teologi. (ad383)

SD Saraswati 1 Denpasar Menjadi Sekolah Ramah Anak Siswanya Wakili Bali ke OSN Tingkat Nasional

SD SARASWATI 1 Denpasar kini sedang naik daun dalam hal prestasi. Segudang prestasi diraih sekolah ini hingga ke tingkat nasional. Kini sekolah di bawah naungan Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar ini menjadi sekolah ramah anak. Kepala SD Saraswati 1 Denpasar Ni Made Kuaci Sukerti, S.Pd., Rabu (8/5) kemarin menegaskan, SD yang dipimpinnya mendeklarasikan Sekolah Ramah Anak. Kasek dan gurunya sudah terlibat dalam workshop ramah anak. Termasuk memiliki yel-yel sekolah ramah anak. Bahkan, Kuaci Sukerti termasuk yang mendapat program pertukaran kasek di Jakarta. Dia ditugaskan di Lombok selama tiga bulan untuk mengimbas sekolah lain sebagai pilot project K-13 dan sekolah berprestasi. Sementara itu, 123 siswa kelas VI sejak Senin hingga Rabu (8/5) kemarin mengikuti Ujian Sekolah (US) bersama secara berintegritas. Mereka mengikuti US secara disiplin dengan kehairan 100 persen. Untuk US tahun ini, sekolah menyiapkan tujuh ruang kelas melibatkan 14 pengawas Gugus I Gusti Ngurah Jelantik. Siswa kelas VI sejak pertengahan semester I diberikan program pengayaan tiga kali seminggu. Menjelang USBN dan US lebih diintensifkan dengan try out bersama bimbel. Hasil try out dianalisis dengan model pembinaan. Uniknya, program pengayaan ini gratis bagi siswa. Makanya lulusannya dikenal berkualitas dan 80 persen diterima di SMP negeri. Kasek Kuaci Sukerti didampingi Waka Kurikulum Dra. Ni Ketut Sumawati, Kaur Kesiswaan I Made Bawa Astika, S.Pd., Kaur Sarpras Yayuk Rahayu, S.E. dan Kaur Humas Ni Nyoman Murniati, S.Pd. juga memaparkan prestasi siswan-

ya di akademis dan nonakademis. Di PSR Kota Denpasar siswanya meraih juara II tari Bali. Di Porjar Dentim dan Kota, Brahmanta meraih emas dan perunggu. Indira meraih perunggu di renang, Gangga meraih emas di gaya estafet 100 meter. Arya Indratma meraih emas estafet, di karate Aji Kesawa meraih perak. Sementara Ni Kadek Intan Dwi Laksmiantari juara I nyanyi di SMPN 3 Denpasar. Di akademis, Putu Dianti Audina sukses meraih predikat siswa berprestasi Kota Denpasar 2018. Tahun ini, Putu Gede Bayu Eka Pradipa meraih juara I Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Matematika Kota Denpasar. Dia juga lolos menjadi duta Bali ke OSN tingkat Nasional. Sementara itu nilai-nilai pendidikan karakter dibina lewat 15 ekstra. MB sekolah ini meraih Piala Presiden di GPJB, dan juara umum I JOMC tingkat

Iinternasional. Anak-anak SD Saraswati 1 Denpasar juga dikenal kreatif. Siswa bersama guru membuat Eco Break. Makanya wajar SD Saraswati 1 Denpasar yang akrab dipanggil Rasone dipakai sebagai barometer kualitas pendidikan SD di Denpasar. Dia menegaskan lulusannya adalah SDM yang berkualitas, beretika, dan berkarakter. Makanya pada PPDB 2019 SD Saraswati 1 Denpasar sukses merekrut tiga kelas siswa baru dengan 32 siswa tiap kelas. Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. ikut berbangga karena prestasi anak-anak SD Saraswati 1 Denpasar semakin meningkat. Ke depan yayasan fokus menjadikan sekolah ini bermutu dimulai dari mutu gurunya. Ini sesuai dengan visi Yayasan Saraswati Pusat Denpasar menghasilkan anak yang cerdas dan berkarakter. (ad390)

UJIAN SEKOLAH - Kepala SD Saraswati 1 Denpasar Ni Made Kuaci Sukerti bersama kaur dan siswa berfoto bersama usai melakukan ujian sekolah.

EXIT MEETING - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Bali ketika melakukan exit meeting dengan Gubernur Bali Wayan Koster dan jajaran, Rabu (8/5) kemarin.

Gubernur Koster Minta BPK Tak Ragu Berikan Opini Berdasarkan Kondisi Riil

SETELAH menyelesaikan proses pemeriksaan di Pemerintah Provinsi Bali, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Bali melakukan exit meeting dengan Gubernur Bali Wayan Koster dan jajaran. Exit meeting dilakukan di ruang tamu Gubernur Bali, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (8/5) kemarin. Kepala BPK RI Perwakilan Bali Sri Haryoso mengatakan setelah pemeriksaan ini pihaknya akan melakukan pembahasan secara internal untuk membuat laporan akhir yang akan disampaikan kepada Pemprov Bali dan DPRD Provinsi Bali. Rencananya

laporan akhir akan diserahkan pada 27 Mei 2019 mendatang. Gubernur Koster memberikan apresiasi atas pemeriksaan BPK RI di Pemprov Bali yang telah berlangsung dengan lancar. Ia berharap pemeriksaan ini menghasilkan opini yang memang berkualitas dan mencerminkan kondisi riil atau sesungguhnya. ‘’Saya sudah meminta kepada Pak Sekda dan jajaran agar betulbetul memberikan pelayanan informasi yang akurat sehingga mencerminkan situasi yang sesungguhnya,’’ kata Gubernur Koster. Gubernur yang juga Ketua DPD PDI-P Provinsi Bali ini

meminta BPK RI tidak ragu dalam membuat laporan akhir pemeriksaan di Pemprov Bali. Ia mengaku senang jika memang BPK menyampaikan ada hal-hal yang perlu dirapikan dan ditata lagi di Pemprov Bali. ‘’Saya harap Bapak tidak perlu ragu, karena memang kita butuh pengukuran kinerja administrasi secara baik,’’ ujarnya. Dalam pertemuan ini tampak hadir Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, Inspektur Provinsi Bali Wayan Sugiada, Kepala BPKAD Provinsi Bali Dewa Sunarta, Kepala Bapenda Provinsi Bali Made Santha serta tim pemeriksa BPK RI. (kmb)

Gede Sedana Dilantik Jadi Rektor Undwi Yayasan Targetkan Semua Prodi Raih Akreditasi B

UNIVERSITAS Dwijendra (Undwi) Denpasar memiliki rektor baru. Rektor Undwi periode 20192023 Dr. Ir. I Gede Sedana, M.Sc., M.MA., Selasa (7/5) malam dilantik oleh Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar Dr. Ir. Ketut Wirawan S.H., M.Hum. Upacara pelantikan disaksikan Ketua LLDikti Wilayah VIII Prof. Nengah Dasi Astawa dan Ketua Pembina Yayasan Dwijendra Ida Bagus Erwin Ranawijaya, S.H., M.H. Usai dilantik menjadi rektor, Gede Sedana langsung melantik sejumlah pejabat struktural di lingkungan Undwi. Pejabat tersebut antara lain Dr. Suar Adnyana sebagai WR I, Drs. I Made Sila, M.Pd. sebagai WR II dan Drs. I Made Sutika, M.Si. sebagai WR III. Jabatan Dekan Fakultas Teknik oleh Frysa Wiriantari, S.T., M.T. Ir. Ni Ketut Karyati, M.P. menjadi Dekan FP, Drs. I Wayan Kotaniarta, S.H., M.H., M.Ikom. sebagai Dekan Fikom, Drs. Made Kartika, M.Pd. sebagai Dekan FKIP, Dr. A.A. Sagung Indradewi sebagai Kaprodi Magister Ilmu Hukum dan Dr. I Wayan Arka, S.H., M.H. sebagai Dekan FH. Gede Sedana usai dilantik menegaskan akan menggunakan momentum kepemimpinannya untuk memajukan Undwi. Termasuk menekankan keseimbangan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dia akan tetap melanjutkan program rektor sebelumnya yang dianggap bermanfaat bagi pengembangan lembaga. Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar Dr. I Ketut Wirawan, S.H., M.Hum. mempercayakan kepemimpinan Undwi kepada Gede Sedana karena diyakini akan mampu membawa kemajuan dan perubahan. Gede Sedana yang berpengalaman menempuh pendidikan di Filipina dan Thailand serta sering menjadi pembicara internasional soal subak dan pertanian Bali, dipercaya sepenuhnya menyusun kabinet di fakultas dan perangkatnya. ‘’Kami yayasan tak

DILANTIK - Rektor Undwi Gede Sedana berserta istri foto bersama dengan Ketua Yayasn Ketut Wirawan dan Pembina I.B. Erwin Ranawijaya usai dilantik menjadi Rektor Undwi 2019-2023. mau ikut campur karena rektorlah yang tahu banyak soal potensi universitas,’’ tegasnya. Dia juga menargetkan kepemimpinan Gede Sedana bisa menaikkan sejumlah prodi yang masih aktreditasi C, minimal menjadi B. Kerja sama internasional perlu diperkuat, namun tak hanya di atas kertas. Pertahankan predikat Undwi sebagai kampus multi-etnis, kuat nasionalismenya namun tetap berbasiskan agama Hindu. Rasa toleransi antarumat beragama tetap dijaga, sehingga Undwi menjadi contoh kampus Pancasila. Untuk itu, dia mengatakan pejabat yang diberi emban mampu menjalankan tugas penuh dengan keikhlasan, bekerja tidak dalam suasana tertekan dan nikmati apa yang harus dikerjakan. Semua masalah diselesaikan dengan baik dan tak ada istilah anak emas dan anak loyang. Mahasiswa pun bisa komplain jika ada dosen hanya

papan nama saja. Semua pimpinan unit mengedepankan kejujuran karena mengemban nama besar dan mulia Dang Hyang Dwijendra. ‘’Menjadi pintar itu penting, namun menjadi orang baik jauh lebih penting,’’ tegasnya. Ketua LLDikti Wilayah VIII Prof. Nengah Dasi Astawa menekankan Undwi tak boleh kalah dengan PTS lain. Apalagi di era 4.0, harus berpacu dengan perubahan. Tak eranya lagi adu kekuatan, melainkan berlomba dalam kecepatan melayani jika tak mau digilas oleh kemajuan zaman. Selain bermodalkan kejujuran, pemimpin Dwijendra harus menjadi teladan dalam disiplin, memiliki banyak networking dan perbanyak kerja sama dengan PT di luar negeri. Pemimpin, katanya, harus berani bekerja keras, kerja lugas, tuntas dan berkualitas serta ikhlas. ‘’Jangan mencari kekayaan dari jabatan menjadi pemimpin,’’ ucapnya. (ad388)

Yudisium Ke-60 FEB Unwar

Tingkatkan Kualitas Kompetensi Lulusan, Siap Bentuk LSP FAKULTAS Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa (FEB Unwar) menggelar upacara yudisium dan lepas pesan calon wisudawan periode Mei tahun 2019 di Inna Grand Bali Beach Hotel, Sanur, Rabu (8/5) kemarin. Yudisium ke-60 ini diikuti sebanyak 435 orang calon wisudawan yang terdiri dari 33 orang Prodi Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP), 314 orang Prodi Manajemen Reguler A dan B, dan 88 orang Prodi Akuntansi. Hingga saat ini jumlah alumni FEB sebanyak 10.834 orang. Lulusan terbaik masing-masing prodi diraih Made Yuni Emitha Upadiyanti dari Prodi IESP dengan IPK 3.85, I Gusti Ngurah Agung Aditya Pramana dari Prodi Manajemen Reguler A dengan IPK 3.89, I Wayan Widarba dari Prodi Manajemen Reguler B dengan IPK 3.81, I Kadek Adhi Pramana dari Prodi Akuntantsi Reguler A dengan IPK 3.87 dan I Nyoman Wasa

dari Prodi Akuntansi Reguler B dengan IPK 3.81. Para yudisiawan dilepas Dekan FEB Unwar Dr. I Made Sara, S.E., M.P. bersama para Wakil Dekan, yang dihadiri para anggota Senat FE Unwar, Pimpinan Bank Pembanguan Daerah (BPD) Bali, Pimpinan BNI 46 Cabang Renon, Kaprodi beserta jajaran di lingkungan FEB Unwar, dan seluruh mahasiswa calon wisudawan. Dekan FEB Unwar Made Sara mengatakan sebagai institusi pendidikan FEB Unwar terus berupaya untuk memenangkan persaingan yang semakin kompetitif di era milenium industri 4.0. Upaya tersebut dilakukan dengan terus melaksanakan peningkatan sistem manajemen mutu dan memperbaiki tata kelola fakultas sesuai dengan prisnsip-prinsip manajemen mutu yang diterapkan Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali dan Unwar. Di antaranya mutu pelayanan terh-

adap pelanggan (customer service), mutu kepemimpinan (leadership), mutu semua personel (involvement of people), mutu pendekatan proses (process approach), mutu pendekatan sistem (system approach), dan berkesinambungan (continual improvement). Semua keputusan itu diambil berasarkan fakta dan hubungan yang baik dengan stakeholder. Ke depan, dengan Statuta dan OTK (Organisasi dan Tata Kelola) yang baru dan telah disahkan yayasan wajib dilaksanakan universitas dan fakultas untuk menjadikan prodi yang bermutu, berwawasan ekowisata dan unggul secara global di tahun 2034 mendatang. Sampai saat ini, dengan upaya maksimal yang telah dilakukan FEB Unwar baru mampu meraih nilai akreditasi B untuk ketiga prodi yang ada. Kendati demikian, pihaknya tetap mempunyai mimpi dan target dalam dua tahun ke

depan semua prodi di bawah FEB Unwar mampu meraih nilai akreditasi A (unggul). Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang baik, kerja keras, disiplin, mampu mengubah mindset, serta meningkatkan kerja sama dalam semua hal. Sementara itu, dalam rangka meningkatkan kualitas kompetensi lulusan pihaknya telah menjalin kerja sama MoU dengan berbagai pihak terkait. Di antaranya Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI), Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) wilayah BaliNusra, Perbarindo Bali, Ashepi Bali, dan Jamskrida Bali. Selain itu, untuk mendapatkan sertifikat profesi sebagai pendamping ijazah, telah dilakukan MoU dan MoA dengan LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) Nusantara. Di samping juga sedang mempersiapkan pembentukan LSP dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Jakarta. (ad387)

YUDISIUM - Dekan FEB Unwar Dr. I Made Sara, S.E., M.P. (kanan) didampingi Ketua Panitia Dr. Ni Made Wahyuni, S.E., M.Agb. (kiri) berfoto bersama yudisiawan berprestasi pada acara yudisium dan lepas pesan calon wisudawan ke-60 di Inna Grand Bali Beach Hotel, Sanur, Rabu (8/5) kemarin.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Kamis Wage, 9 Mei 2019

DAERAH

Senator RI dan Istri Gubernur Hadiri Pagelaran di UC Silver

Sita Wedastiti Ciptakan Peluang Bisnis Jutaan Dolar dari Pagelaran Bali Mode 2019 SENATOR DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III mengapresiasi prestasi anak muda Bali, khususnya komunitas dunia adibusana yang selalu konsisten dalam menggelar perhelatan ekonomi kreatif. Salah satunya pagelaran Bali Mode 2019 yang digagas Teen Models Agency pimpinan Fernando Almanto dan Sita Wedastiti. Dalam pagelaran pembuka yang berlangsung di UC Silver Batubulan, Gianyar, menampilkan karya-karya dari desain muda Bali yakni IGA Sita Wedastiti dan Ali Kharisma. Tampak hadir Senator DPD-RI Arya Wedakarna (AWK), Ny. Putri Koster (istri Gubernur Bali) dan Wayan Suteja (Owner UC Silver) dan ratusan undangan dari berbagai kalangan. Ditemui di sela-sela pagelaran fashion show, Senator AWK mengapresiasi peran dari komunitas Bali Mode 2019 yang selalu konsisten melaksanakan kegiatan ini. ‘’Tempo hari pagelaran dihadiri Cok Ace, Wakil Gubernur Bali. Hari ini dihadiri istri Gubernur Bali Ny. Putri Koster. Ini bagus sekali, menandakan Pemerintah Provinsi Bali peduli dengan komunitas adibusana. Semoga konsistensi acara yang diadakan sejak 2015 ini, tetap bisa dilaksanakan dengan baik. Untuk memperkuat market dan segmentasi, memang setiap fashion designer harus konsisten mengadakan pagelaran. Di sana letak quality assurance-nya selain kualitas produk tentunya,’’ kata Senator AWK. Selain itu, ia berharap agar Bali bisa segera menempatkan dirinya untuk sejajar dengan kota-kota besar di dunia, khususnya dalam hal ikon mode. ‘’Bali tidak boleh selamanya tergantung pada dunia pariwisata. Bali harus menciptakan pusat-pusat ekonomi kreatif yang mumpuni. Bali harus melahirkan generasi pengambil risiko (risk taker generation), generasi yang mau ambil risiko dalam berusaha. Dunia fashion ini adalah salah satu alternatif bagi ekonomi kreatif Bali. Apalagi di bawah pemerintahan

KEHORMATAN – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Ny. Putri Koster (istri Gubernur Bali) dan IGA Sita Wedastiti Wedasteraputri Suyasa sesaat sebelum pagelaran adibusana di UC Silver, Gianyar. Presiden Joko Widodo sedang giatgiatnya mendorong anak muda untuk memimpin ekonomi kreatif. Khusus untuk adibusana ini adalah bisnis jutaan dolar yang bisa menghidupi pedagang, pabrik, penjahit, tukang prada, EO dan tentunya seniman model. Ini membanggakan. Saya tunggu gebrakan agar Bali muncul di katalog advertising dunia seperti Paris, Milan, Italia, London, Tokyo, Rio dan New York. Ayo bermimpi dan wujudkan mimpi itu,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang juga Duta Besar UMKM Dunia (WUSME) yang berbasis di San Morino. Terkait dengan kegiatan Bali Mode 2019 ini, Sita Wedastiti menyampaikan rasa salutnya pada kerja tim yang seluruhnya adalah generasi milenial. ‘’Sudah lima tahun penyelenggaraan event, dan ini sangat menyenangkan sekali bekerja

sama dengan banyak SDM, talent dan sponsor. Semoga ke depan citacita menyelenggarakan Royal Bali Fashion Week bisa terwujud. Bali Mode ini sebagai trial kami untuk acara yang lebih besar ke depannya. Terima kasih juga atas dukungan dan kehadiran Ibu Putri Koster yang sudah hadir di acara ini. Kami mendapatkan dukungan moral yang sangat baik juga dari Gubenur Bali Wayan Koster dan Senator Bali Dr. Arya Wedakarna. Kita optimis dunia fashion di Bali akan maju,’’ harap Sita Wedastiti yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Bidang Ekonomi. Untuk selanjutnya acara puncak akan diadakan pada 7, 8, 9 Juni 2019 di Level 21 Mall yang akan menampilkan belasan produk disainer, pameran mode dan talkshow dari pengusaha muda Bali. (ad381)

BERBAGI KASIH - Pelaksanaan kegiatan CSR berbagi kasih di Panti Asuhan Semara Putra Klungkung bersama karyawan HardysCorp, UMKM serta generasi muda dan penerus Hardys Group.

Kembangkan Kreativitas Anak dengan Program ABSB Bersama HardysFunzone

SEMPAT mengalami tutup operasional di beberapa center pada tahun 2018, HardysFunzone kembali menunjukkan eksistensinya. Sebagai perusahaan yang menyediakan pusat rekreasi keluarga yang fun dan edukatif dan game menarik, dari jenis wahana softplay yang aman dan nyaman hingga jenis wahana yang memacu andrenalin seperti bom-bom car. HardysFunzone hadir hampir di seluruh kabupaten di Bali. 10 center di antaranya HardysFunzone Negara, HardysFunzone Gianyar, HardysFunzone Amlapura, HardysFunzone Tabanan, HardysFunzone Seririt, HardysFunzone Gatsu, HardysFunzone Nusa Dua, HardysFunzone Surapati Singaraja, HardysFunzone Kuta dan HardysFunzone Panjer. HardysFunzone merupakan salah satu unit bisnis di bawah

HardysCorp yang didirikan Ir. I Gede Agus Hardiawan dan Ni Ketut Rukmini, S.P. Dalam perkembangannya, HardysFunzone sangat mendukung pendidikan anak usia dini, menumbuhkan kreativitas dan mental anak. HardysFunzone memiliki program unggulan yaitu Asyiknya Bermain Sambil Belajar (ABSB) dengan mengajak adik-adik PG dan TK dalam kegiatan cooking class, lomba mewarnai, pengenalan buah dan sayur serta masih banyak lagi kegiatan menarik lainnya. Pada kesempatan kali ini, HardysFunzone kembali melaksanakan program CSR bidang kemanusiaan di Panti Asuhan Semara Putra yang beralamat di Jalan Dewi Sartika, No. 12, Semarapura Tengah, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung dengan Ketua Panti Asuhan Ni Made Gu-

nasih (0813-5317-1420). Pelaksanaan CSR di Panti Asuhan Semara Putra ini dilaksanakan pada 14 Februari 2019, bertepatan dengan Hari Kasih Sayang yang diikuti karyawan HardysCorp, rekanan bisnis (UMKM) serta generasi muda dan penerus Hardys Group (Hillary Angelina Gardenia Hardy, Lilly Harmony Hardy, dan Jasmine Lovely Hardy). Bukan hanya bantuan berupa barang dan materi, HardysFunzone hadir langsung untuk memberikan pendidikan melalui permainan yang edukatif dan merangsang kreativitas untuk membangkitkan spirit belajar adik-adik di panti. Kegiatan kemanusiaan ini dilakukan dengan tujuan memupuk kepedulian generasi muda dengan harapan dapat menginspirasi untuk berbagi kasih kepada sesama yang membutuhkan. (ad379)

Warung Global

Perda Perlindungan Naker Lokal Perlu Diperjelas RENCANA untuk membuat Rancangan Perda (Ranperda) tentang Perlindungan Tenaga Kerja Lokal mulai dibahas eksekutif dan legislatif di DPRD Bali. Keberadaan perda tersebut dinilai penting dan mendesak lantaran ada banyak masalah ketenagakerjaan di Bali. Regulasi ini sekaligus untuk melengkapi aturan tentang ketenagakerjaan di tingkat nasional. Hal inilah menjadi topik di siaran Radio Gobal 96,5 FM. Bagaimana pendapat para pendengar Kawan Global? Berikut ulasannya. Menurut Jemet di Denpasar, tenaga kerja jangan dibedakan, baik lokal maupun luar agar dapat berdaya saing. Pemerintah daerah bisa menjalankan dan mengawasi perlindungan tenaga kerja sehingga terjadi kepatuhan terhadap pelaksanaan perda oleh perusahaan atau pelaku usaha. Febri di Denpasar mengatakan perlu diperjelas perda perlindungan tenaga kerja lokal terkait upah atau jam kerja. Regulasi dari perusahaan sudah bagus. Terkait upah bisa disesuaikan dengan kemampuan perusahaan. Kalau terlalu dipaksakan, perusahan bisa bangkrut. Berata Yasa di Sangeh menjelaskan, UU Ketenagakerjaan sudah

bagus, tetapi masih ada celah dan kelemahan yang bisa dimanfaatkan perusahaan untuk tidak memberikan hak karyawan. Outsourcing menyakitkan bagi masa depan karyawan karena tidak terikat pada aturan ketenagakerjaan. Werda di Tegallalang mengaku perlu sekali, namun yang lebih perlu sudahkah aturan diterapkan dengan maksimal? Penerapannya sering lemah. Aturan atau perda dalam tahap pelaksanaannya perlu pengawasan supaya tidak hanya menjadi macan kertas. Dalam membuat perda agar dipertimbangkan menerapkannya. Sementara Budiada di Tabanan mengharapkan tenaga kerja lokal

didukung oleh eksekutif dan tidak dikesampingkan. Pengusaha harus berkontribusi menyerap warga lokal untuk dipekerjakan. Tenaga kerja lokal dapat bersaing karena skill yang dimiliki sudah ada spesifikasi masing-masing. Gus Dark menambahkan, UU Ketenagakerjaan sudah ada sejak lama dan sudah bagus. Hanya masih ada bolong-bolongnya. Salah satu pasal di mana dibuka pintu seluas-luasnya untuk perusahaan membuat aturan sendiri dalam mem-PHK karyawan secara sepihak. Begitu juga tidak kena pasal pembayaran pesangon. Selain itu, penegakan hukum untuk membela kaum marginal seperti buruh atau bahasa modernnya karyawan masih kurang di Bali. Tak ada sidak yang benarbenar ditujukan untuk memberi shock therapy ke lapangan. Lucunya di Bali tak satu pun mau dianggap buruh. Padahal buruh dan karyawan itu sama, sama-sama bekerja untuk investor atau pemegang modal. (dika)

5

Pelantikan dan Serah Terima Jabatan di Universitas Udayana UNIVERSITAS Udayana (Unud) menggelar pelantikan dan serah terima jabatan, kemarin. Acara yang berlangsung di Ruang Nusantara Gedung Agrokompleks Kampus Sudirman Denpasar ini dihadiri Rektor, Wakil Rektor, para Dekan, Ketua Lembaga, Dharma Wanita Persatuan Unud dan seluruh pejabat di lingkungan Unud. Diharapkan pejabat baru dalam melaksanakan tugasnya agar senantiasa profesional, bebas dari intervensi politik dan bersih dari praktik korupsi. Pelantikan pejabat dilakukan Rektor Unud Prof. Anak Agung Raka Sudewi. Menurut Raka Sudewi, pelantikan ini dilaksanakan karena berakhirnya masa jabatan pejabat lama atau adanya jabatan yang lowong karena pejabat sebelumnya pensiun. Mutasi dan promosi pengisian jabatan Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Teknik dan pejabat struktural eselon IV kali ini telah melalui penilaian berdasarkan kompetensi, pengabdian, dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab kepada negara dengan seleksi secara ketat. Bagi pejabat yang baru dilantik diharapkan bisa menyesuaikan diri di lingkungan tugasnya yang baru. Mengutamakan kepentingan organisasi dalam memajukan Unud. Begitu juga menjadi roda penggerak organisasi untuk bergulirnya fungsi-fungsi manajemen dan administrasi, baik yang dilakukan secara sinergis, paralel maupun

PELANTIKAN - Acara pelantikan dan serah terima jabatan di Universitas Udayana. Acara yang berlangsung di Ruang Nusantara Gedung Agrokompleks Kampus Sudirman Denpasar ini dihadiri Rektor, Wakil Rektor, para Dekan, Ketua Lembaga, Dharma Wanita Persatuan Unud dan seluruh pejabat di lingkungan Unud. parsial oleh unit-unit kerja. Serta menjalankan tugas dan fungsinya agar selalu mensinergiskan seluruh program terkait dalam satu arah kebijakan yang strategis. Dalam kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan secara simbolis naskah berita acara sumpah jabatan oleh Dekan Fakultas Teknik terpilih Prof. Ngakan Putu Gede Suardana bersama Kasubbag Perencanaan Program dan Penganggaran BPKU Putu Eka Putrawan Yuliana. Serta penandatanganan secara simbolis naskah serah terima jabatan dari pejabat lama kepada pejabat baru dan disaksikan Rektor Unud. Dekan Fakultas Teknik Unud

yang kembali dilantik untuk periode kedua, Prof. Gede Suardana, mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan segala hal di Fakultas Teknik dan yang terpenting adalah peningkatan mutu yakni akademik dan SDM. Dengan demikian program-program kerja yang dicanangkan Kementerian Ristekdikti yang diturunkan ke Unud melalui rektor yang dilanjutkan ke fakultas sejalan. Ia akan mendorong kualifikasi dosen, sampai saat ini Fakultas Teknik mempunyai dosen sekitar 43 persen kualifikasi S-3. Di pengujung acara dilakukan pemberian ucapan selamat kepada dekan dan seluruh pejabat yang baru dilantik. (ad380)

SD Saraswati 3 Denpasar

Menjadi Sekolah Kebanggaan Masyarakat Bali SD SARASWATI 3 Denpasar kini menjadi sekolah kebanggaan masyarakat Bali. SD swasta favorit di Bali, tepatnya di Jalan Moh. Yamin I No. 1 Renon ini menjadi barometer kualitas pendidikan SD di Bali. Ini semua berkat budaya mutu dan PBM berkualitas di sekolah ini. Sejak Senin hingga Rabu (8/5) kemarin sebanyak 204 siswa kelas VI sekolah ini mengikuti Ujian Sekolah (US) bersama secara berintegritas dengan kehadiran 100 persen. Sekolah menyiapkan 11 ruang belajar melibatkan 22 pengawas dari SD sekitar Denpasar. Yang menarik, di tengah-tengah US, sekolah ini banyak didatangi masyarakat yang ingin anaknya sekolah di SD Saraswati 3 Denpasar. Namun sejak Januari sekolah ini telah memenuhi kuota (128 siswa) untuk empat kelas siswa baru, dengan memprioritaskan lulusan TK 2 Saraswati. Tiap rombel diisi 32 siswa. Untuk itu, Kepala SD Saraswati 3 Denpasar Dra. Cok. Istri Murniati minta maaf kepada masyarakat tak bisa memenuhi semua kepercayaan karena terbatasnya kuota untuk tiap rombel yang diatur Permendikbud. Untuk mengantarkan siswanya meraih prestasi, SD Sraswati 3 Denpasar sejak Desember atau begitu memasuki semester II siswa kelas VI sudah diberi pengayaan tiap hari. Menjelang USBN dan US diberikan try out sebanyak dua kali. Selama ini, sekolah ini dikenal sarat dengan pendidikan karakter. Aplikasinya melalui budaya 5-S yakni salam, sopan, santun, senyum dan sapa. Cok. Istri Murniati juga rutin menggelar pasraman kilat, sembahyang bersama tiap pagi, yoga dan meditasi. Penguatan pendidikan karakter di sekolah ini juga dimantapkan lewat

GEMBIRA - Kepala SD Saraswati 3 Denpasar Cok. Istri Murniati bersama kaur dan siswa kelas VI tampak gembira usai menghadapi ujian sekolah. 30 jenis ekstra. Ekstra unggulan yakni MB Genta Mahardika yang sering meraih juara umum nasional kini disiapkan mengikuti Langgam Indonesia 2019. Sementara sekaa gong wanita SD Saraswati 3 Denpasar yang semuanya didukung 33 guru juga tetap ajeg. Kasek Cok Istri Murniati didampingi Kaur Jurikuum Trisna Wahyuning Kristianti, S.Pd., Kaur Kesiswaan I Made Sukarda, S.Sn., S.Pd., Kaur Sarpras Ni Ketut Eri Parwanti, S.Pd. dan Kaur Humas Drs. I Wayan Wardana juga memaparkan berbagai prestasi siswanya. Ribuan prestasi dan piala diraih siswanya. Yang teranyar di tingkat nasional adalah juara I membaca puisi tingkat nasional oleh Komang Aulia Anantaputri. Juara II renang pra-SEA Games di Jakarta oleh Made Wira Subali Dirgantara. Di tingkat Provinsi Bali antara lain juara II Seni Tari Kreasi Baru FLS2N oleh Sang Ayu Putu Janardana Rari, Putu Bunga Cantika Dewi dan

Nyoman Wahyu Darmaningrum. Sementara di ajang PSR Kecamatan Dentim, siswanya meraih 8 emas, di PSR Kota Denpasar meraih enam emas dan di Porja meraih 3 emas. Ketua Yayasan PR Saraswatai Pusat Denpasar Bagus Ketut Lodji, M.S. mengaku bangga siswa, kasek dan guru SD Saraswati berbuat banyak untuk mengharumkan nama baik Saraswati di kancah nasional dan internasional. Ini semua berkat kerja keras guru serta kasek dan harmonisnya hubungan dengan orangtua siswa. Di sisi lain Bagus Ketut Lodji mengingatan sekarang eranya persaingan dengan munculnya sekolah internasional. Pelayanan SD Saraswati 3 Denpasar tak boleh ketinggalan. Untuk itu, yayasan menjawab persaingan itu dengan mutu dan pendidikan karakter. Yayasan akan menggenjot mutu guru guna mengemban kepercayaan masyarakat. ‘’Jangan takut bersaing, kita lawan dengan pendidikan bermutu,’’ tegasnya. (ad389)

Prodi Akreditasi Kedaluwarsa

Kemenristekdikti Ancam Stop PT jika Menggelar Wisuda Mangupura (Bali Post) Kemenristekdikti RI, Rabu (8/5) kemarin mengakui seribu lebih program studi (prodi) di Indonesia dengan akreditasi yang sudah kedaluwarsa. Jika tak segera terakreditasi, pihaknya mengancam menyetop perguruan tinggi (PT) yang prodinya kedaluwarsa tersebut jika menggelar wisuda. Hal itu diungkapkan Menristekdikti Moh. Nasir usai membuka rapat kerja wilayah (rakerwil) pimpinan yayasan dan PTS di lingkungan LLDikti Wilayah XIV Papua-Papua Barat. Rakerwil yang mengembil tema ‘’Otimalisasi kinerja LLDikti dan peningkatan kualitas PTS yang mandiri dan berdaya saing tinggi’’ juga dihadiri pimpinan PTS di Bali. Menteri juga menekankan jangan sampai ada konflik PT dengan yayasan. Jika terjadi dipastikan merugikan mahasiswa dan kualitas PT tersebut akan turun. Ancamannya PT tersebut tidak akan mendapat pelayanan dari LLDikti. Ia menegaskan kini kementeriannya fokus pada peningkatan mutu dan akreditasi unggul (A). Hal ini sangat penting agar rakyat menikmati pendidikan yang terbaik. Makanya dulu akses pendidikan diutamakan, kini fokus pada mutu. Presiden Jokowi pun sepakat percepatan pembangunan SDM Indonesia. Sebab, Angka Partisipasi Kasar (APK) masuk ke PT masih rendah yakni 34,58, sementara negara tetangga seperti Malaysia 40 ke atas, Singapura (82) dan Korsel (92). Masalah utama yang dihadapi yakni lulusan PT ratarata belum bisa menyetuh dunia industri dan usaha.

Bali Post/sue

ATRIBUT PAPUA - Menristekdikti Moh. Nasir bersama Surriel S. Mofu mengenakan atribut khas Papua saat membuka Rakerwil LLDikti Wilayah XIV, Rabu (8/5) kemarin. Mereka lulus, namun tak terserap di lapangan kerja. Presiden pun setuju semua PTS akan dibantu dalam infrastruktur dan SDM dosen. Sejumlah pimpinan PTS di Papua mendesak Menteri memberikan beasiswa bagi mahasiswa dan dosen Papua. Sebab, selama ini mereka terkendala soal biaya pendidikan. Seperti diungkapkan Ketua LLDikti Wilayah XIV Papua-Papua Barat Dr. Surriel S. Mofu, S.Pd., M.Ed., TEFL.Phil.(Oxon) yang mengadakan penelitian dari 60.000 mahasiswa Papua, 37 ribu tak bisa kuliah karena tak ada uang. Dia mengadu bahwa kondisi Papua memang memprihatinkan. Baru 4 persen mendapatkan beasiswa Bidikmisi. PTS pun tak bisa hidup dari SPP mahasiswa. Moh. Nasir sepakat untuk memperbanyak kuota beasiswa Bidikmisi bagi LLDikti Wilayah XIV (Papua dan Papua Barat) dan pengangkatan

dosen. Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bisa didorong di Politeknik dan D-3 vokasi. Hal ini dilakukan karena selama ini terjadi ketimpangan APK ke PT antara wilayah barat, tengah dan timur. Selain itu, juga membangun pertumbuhan ekonomi dan pembelajaran di Papua (SDSMA-SMK) serta prodi yang menggerakan ekonomi dan kesehatan. ‘’Ini juga sudah menjadi perhatian Presiden Jokowi,’’ ujarnya. Sementara itu, Ketua LLDikti Wilayah XIV Surriel S. Mofu menambahkan, rakerwil selama tiga hari juga membahas kebijakan pengembangan kelembagaan, bidang SDM dan iptek, kemahasiswaan, penguatan riset dan inovasi. Tujuanya untuk meningkatkan pelayanan LLDikti dan PTS lebih berkualitas di Indonesia. Peserta juga diajak studi tiru pada PTS unggulan di Bali. Di antaranya Unmas, IKIP PGRI Bali, Unwar, STP Bali, Itekes Bali dan Undiksha. (025)


OPINI

6

Kamis Wage, 9 Mei 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Mengawal Peradaban Bangsa Lewat Pendidikan PENDIDIKAN yang berbasis budaya merupakan sebuah padanan yang sangat ideal. Untuk itulah Indonesia yang memiliki aneka ragam budaya semestinya sangat merasa beruntung dan berbangga dengan kondisi ini. Penerapan local genius, local wisdom kepada anak-anak didik membuat mereka nantinya mempunyai dasar kuat dalam konteks pembentukan karakter bangsa. Budaya membuat pendidikan itu semakin humanis. Semakin berkelas dan berderajat tinggi. Pendidikan tinggi dengan dasar budaya yang kental membuat sosok seseorang akan menjadi jauh lebih punya visi. Punya pemikiran yang luhur dan tidak mudah terombang-ambing. Mereka punya dasar serta karakter lokal yang kuat. Kombinasi idealnya adalah agama, budaya, pendidikan, serta ilmu pengetahuan. Dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau-pulau yang sangat kaya akan budaya. Mereka menjiwai segenap lika-liku kehidupan masyarakat setempat. Ini semacam modal dasar yang sangat mahal. Jangan disia-siakan. Masukkan itu ke dalam kurikulum tambahan. Muatan lokal akan sangat berguna. Semakin berguna kalau itu dipraktikkan. Sangat berpengaruh terhadap perjalanan bangsa ini ke depan. Sebab, budaya daerah itu hampir semua adiluhung. Hampir semua mengagungkan rasa universalisme. Egalitarian dan ini yang lebih penting kebanyakan dijiwai semangat spiritual. Ini yang jarang dimiliki oleh bangsa-bangsa lain di dunia. Pendidikan yang humanis, humaniora membuat manusia semakin bermartabat, sadar dan semakin sadar dirinya berada dalam pusaran kehidupan bersama makhluk lainnya. Bali hanyalah satu contoh di mana pendekatan budaya memasuki setiap denyut napas kehidupan masyarakatnya. Dengan kontak yang lebih sering dengan masyarakat dengan latar belakang budaya yang berbeda, maka pembekalan budaya itu mesti lebih intens. Begitu juga dengan daerah lain, meskipun intensitas bersentuhan dengan budaya asing relatif lebih jarang, maka setidaknya hal itu merupakan suatu kelebihan yang mesti dimanfaatkan. Budaya membuat manusia lebih humanis dalam memandang lingkungan di sekelilingnya. Yang jelas, Bali yang dikenal dengan budayanya yang kental di setiap sudutnya harus membangun dan mengembangkan karakter budaya ini kepada generasinya. Tentu ada banyak pihak yang harus dilibatkan. Pengembangan budaya berbasis sekolah tak serta merta peran pihak lain menjadi menipis. Justru peran lingkungan dan tokoh masyarakat adat dan budayawan, serta semua elemen harus dioptimalkan. Setidaknya, pencapaian target pengembangan budaya dan pewarisannya agar jelas-jelas terkoneksi dengan sasaran yang ingin dicapai. Kita pahami bersama bahwa peran budaya sungguh sangat memengaruhi pembangunan daerah, bahkan bangsa ini. Pembangunan generasi muda bangsa lewat pendidikan hendaknya mencakup nilai-nilai kehidupan yang melandasi sebuah tatanan kehidupan masyarakat. Bali harus tumbuh dan tetap mampu sebagai salah satu contoh keberhasilan masyarakat Indonesia dalam membangun kehidupan seharihari yang berdasarkan nilai budaya dan tradisi masyarakatnya.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Penjelasan Zonasi dan Domisili Tahun ajaran baru mulai banyak menyita perhatian orangtua siswa. Penjelasan tentang teknis masuk sekolah juga makin banyak beredar. Namun masih banyak hal yang memerlukan penjelasan lebih detail agar kami sebagai orangtua siswa bisa lebih nyaman dalam menghadapi tahun ajaran baru mendatang. Masalahnya, saat ini sistem zonasi yang diterapkan diinformasikan memiliki perbedaan dengan sistem sebelumnya. Katanya, kini bisa mendaftarkan anak di sekolah tujuan di zonasi yang sama dengan sistem cepatcepatan mendaftar. Ini penjelasannya seperti apa? Apa bisa sudah mendaftar mulai sekarang atau menunggu anak-anak dapat bukti kelulusan? Batasan zonasi saat ini seperti apa? Hal lainnya, jika menggunakan prestasi bagaimana rujukannya. Apakah ada prioritas khusus bagi anak berorientasi dalam bidang olahraga, seni dan lainnya untuk dapat bangku sekolah? Jika tidak apa solusinya? Mohon hal ini terus dijelaskan oleh Kadis Pendidikan dan kepala sekolah agar jangan sampai masalah muncul saat menjelang pendaftaran sudah dibuka. Lalu, apa jaminan pemerintah jika nantinya ada banyak anak–anak tak dapat di sekolah yang dekat zonasinya? Sementara sebagai orangtua yang asli Tabanan kini tinggal dan berkerja di Denpasar, apakah saya bisa menggunakan domisili, karena KK saya di Tabanan? Apakah saya harus pindah KK untuk mendapatkan domisili hanya untuk memastikan anak saya bisa masuk sekolah di lingkungan terdekat dengan tempat saya menyewa rumah? Mohon pemerintah bisa membantu dan memastikan generasi muda Bali yang ingin melanjutkan sekolah mendapat layanan informasi yang utuh. Jika memungkinkan ada jaminan bahwa ada kepastian untuk melanjutkan pendidikan tak sulit mendapatkan sekolah. Ni Luh Supadmi Tabanan, Bali

Bali: Budaya dan Pendidikan adalah Satu Siapa yang tidak mengetahui Bali dengan sejuta pesonanya? Bali selalu masuk dalam bahasan sekolah sewaktu guru geografi menceritakan tentang daerah-daerah di Indonesia. Tidak hanya itu, bahkan bisa dikatakan Indonesia dikenal di luar negeri dengan satu kata yaitu Bali. Bahkan ada cerita yang cukup menggelitik sewaktu saya mengikuti kuliah pertukaran pelajar di Jepang, mahasiswa di sana bertanya asal saya dari mana? Sewaktu saya jawab Indonesia, mereka malah melongo. Lalu dia bertanya apakah Indonesia dekat dengan Bali? Spontan saya tertawa dan menjelaskan kalau Bali itu ialah Indonesia dan Indonesia memiliki daerah bernama Bali. Lantas saya bertanya-tanya mengapa ingatan mereka dengan Bali begitu melekat sampai-sampai mereka sangat kagum dan bahkan berharap untuk selalu dapat liburan ke Bali. Pertanyaan saya pun akhirnya terjawab sewaktu saya berhasil mengunjungi kota Bali.

Oleh Christina Ester, M.H.

B

ali merupakan salah satu daerah yang punya pesona luar biasa di Indonesia. Pulau indah yang menyimpan budaya di setiap sudutnya. Pulau yang memiliki pemandangan sunrise dan sunset yang eksotis dan mengagumkan. Perpaduan alam dan budaya yang melekat satu sama lain mampu memikat para wisatawan lokal atau mancanegara. Pergantian pengunjung dari waktu ke waktu tidak pernah menghasilkan komentarkomentar negatif yang melunturkan pesona Bali. Bahkan, Presiden Joko Widodo dalam satu kesempatan di pawai Pesta Kesenian Bali ke-38 mengungkapkan bahwa tanpa pembangunan kebudayaan, baik itu kesenian, sastra, tradisi lokal ataupun pemikiran budaya, sebuah bangsa akan kehilangan spirit dan roh kehidupan masyarakatnya. Bali dikenal dengan budayanya yang kental di setiap sudutnya. Peran budaya sungguh sangat memengaruhi pemban-

gunan bangsa, di mana hal ini mencakup nilai-nilai kehidupan yang melandasi sebuah tatanan kehidupan masyarakat. Bali pun dianggap sebagai salah satu contoh keberhasilan masyarakat Indonesia dalam membangun kehidupan sehari-hari yang berdasarkan nilai budaya dan tradisi masyarakat. Salah satu negara yang juga terkenal dengan drama dan K-pop-nya ini juga merupakan daerah yang menjaga kebudayaannya tetap melekat pada masyarakatnya, yaitu Korea Selatan. Negara tersebut merupakan salah satu contoh nyata di mana kebudayaan mereka berhasil dikapitalisasi menjadi produk industri kreatif. Nilai budaya yang telah mengakar kuat menjadikan tradisi dan budaya menjadi landasan dalam setiap aspek kehidupan. Pendidikan pun begitu. Budaya yang dibalut dengan pendidikan yang tinggi membuat budaya itu semakin melekat anggun. Ibaratnya perpaduan antara budaya dan pendidikan itu ibarat pantai dan ombak, saling meleng-

kapi dalam memberikan pesona terbaik. Nilai budaya yang kuat dan didukung dengan pendidikan yang tinggi tidak serta merta membuat masyarakat Bali menutup diri, melainkan hal tersebut membuat identitas bali semakin kuat dan kental. Masyarakat Bali mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan era milenial anak muda. Salah satunya dengan aktif mengadakan seminar dan simposium pendidikan. Tahun lalu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengadakan satu event besar berupa International Symposium On Open, Distance and E-Learning 2018 (ISODEL) yang mengusung tema ‘’Making Education 4.0 for Indonesia’’. Kemendikbud melihat bahwa di era global ini, Teknologi Informasi Komunikasi menjadi satu peluang dan tantangan yang harus bisa dikenal baik oleh masyarakat. Dengan begitu, Indonesia terkhususnya masyarakat Bali dapat menggunakan peluang itu dalam

Peran budaya sungguh sangat memengaruhi pembangunan bangsa, di mana hal ini mencakup nilai-nilai kehidupan yang melandasi sebuah tatanan kehidupan masyarakat. Bali pun dianggap sebagai salah satu contoh keberhasilan masyarakat Indonesia dalam membangun kehidupan sehari-hari yang berdasarkan nilai budaya dan tradisi masyarakat. pekerjaan sehari-hari demi menghasilkan kinerja yang efektif dan efisien. Kesadaran masyarakat akan pendidikan membuat para orangtua juga melek terhadap pendidikan putra-putri mereka. Mereka tidak membiarkan generasi mereka tumbuh dan berkembang tanpa pendidikan yang tinggi. Hal tersebut terlihat dari tersedianya wadah pendidikan yang berkualitas seperti sekolah dan universitas di Bali. Putra-putri Bali dipersiapkan untuk memiliki prinsip dan integritas, sehingga mereka tidak mengalami krisis karakter dan kepemimpinan. Untuk itulah pendidikan menjadi modal bagi mereka untuk tidak tergerus meskipun Bali tetap terbuka dengan para pendatang yang membawa budaya baru. Melalui pendidikan, kawula muda mampu menjaga prinsip dan integritas yang sudah ada sejak dulunya.

Mengenal Sirkulasi Siklonik Pembawa Cuaca Buruk

PETA prakiraan angin lapisan 3.000 feet yang setiap hari dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada website resmi BMKG. Dengan adanya peta prakiraan angin tersebut kita dapat mengetahui bagaimana prakiraan arah dan kecepatan angin yang berada di wilayah kita. Gambar yang berupa garis dan tulisan kecepatan angin pada setiap garisnya memiliki arti sendiri. Apabila adanya garis yang semakin lama semakin rapat menunjukkan adanya konvergensi. Sebaliknya, apabila garis pada peta prakiraan angin tersebut semakin melebar, menandakan adanya divergensi. Lalu tidak jarang juga kita temui pola garis angin berbentuk melingkar yang biasa disebut dengan sirkulasi siklonik, yang dapat berubah menjadi siklon tropis apabila didukung oleh efek dari regional atau lokal pada wilayah itu. Selama empat hari berturutturut mulai tanggal 30 April 2019 terdapat pola sirkulasi siklonik di sekitar Laut Banda, Maluku. Lalu pada tanggal 1 Mei 2019 hingga 3 Mei 2019 pola sirkulasi angin tersebut masih berada di sekitar wilayah Laut Banda, Kepulauan Kei dan Aru. Pola siklonik ini sendiri merupakan suatu pusaran angin yang mengajak massa udara atau uap air sebagai faktor utama pembentuk awan yang akan bergerak ke arah pusaran angin tersebut. Sirkulasi siklonik ini menandakan juga adanya tekanan rendah di wilayah tersebut. Di mana angin bergerak dari tekanan tinggi menuju teka-

Oleh Rino Wijatmiko Saragih nan rendah, sehingga hal ini memicu berkumpulnya massa udara di wilayah tersebut dan mengakibatkan bertumbuhnya awan signifikan. Lalu apakah memang selamanya sirkulasi siklonik membawa cuaca buruk untuk wilayah yang dilewatinya? Hal ini dapat dilihat dari jumlah takaran curah hujan yang ada di sekitar wilayah siklonik tersebut. Salah satu wilayah terdapat dengan sirkulasi siklonik tersebut adalah Kepulauan Kei, Maluku Tenggara. Data curah

hujan dari Stasiun Meteorologi Dumatubun Tual pada 30 April 2019 adalah 0.8 mm per hari. Hal ini menandakan adanya hujan dengan intensitas ringan pada wilayah tersebut. Pada tanggal 1 Mei 2019 curah hujan tercatat 62 mm per hari, hal ini menandakan curah hujan di wilayah Kep. Kei telah terjadi hujan lebat. Pada 2 Mei 2019 jumlah curah hujan sebesar 8.8 mm per hari merupakan intensitas curah hujan ringan. Sehingga memperlihatkan bahwa sirkulasi siklonik dapat

Pentingnya kepedulian masyarakat untuk mengetahui bagaimana prakiraan arah pergerakan angin yang dikeluarkan oleh BMKG. Peta prakiraan angin, prakiraan cuaca, peta prakiraan gelombang signifikan setiap hari diperbarui pada website BMKG. Ini diharapkan agar masyarakat dapat lebih mewaspadai berbagai perubahan cuaca atau fenomena cuaca yang dapat berubahubah dalam waktu yang cukup singkat. Selalu perbarui informasi prakiraan cuaca pada website resmi BMKG.

membawa cuaca buruk seperti hujan dengan intensitas yang cukup tinggi pada wilayah yang dilalui. Selain membawa cuaca buruk seperti hujan dengan intensitas ringan bahkan sampai lebat, sirkulasi siklonik juga dapat mengakibatkan peningkatan ketinggian gelombang. Dari peta prakiraan tinggi gelombang maksimum yang dikeluarkan BMKG, wilayah yang di sekitar sirkulasi siklonik seperti Kepulauan Kei dan Aru. BMKG maritim mengeluarkan saran untuk setiap ketinggian gelombang, yaitu risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran: Perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), kapal feri (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m). Pentingnya kepedulian masyarakat untuk mengetahui bagaimana prakiraan arah pergerakan angin yang dikeluarkan oleh BMKG. Peta prakiraan angin, prakiraan cuaca, peta prakiraan gelombang signifikan setiap hari diperbarui pada website BMKG. Sehingga hal ini diharapkan masyarakat dapat lebih mewaspadai berbagai perubahan cuaca atau fenomena cuaca yang dapat berubah-ubah dalam waktu yang cukup singkat. Selalu perbarui informasi prakiraan cuaca pada website resmi BMKG.

Pendidikan dan kebudayaan adalah bagian komplit yang tidak bisa dipisahkan. Dengan adanya kebudayaan bangsa ini memiliki ciri khas dan kekayaannya tersendiri. Begitupun pendidikan. Pendidikan menjadi tiang penyokong dan pengokoh terhadap kebudayaan yang sudah dilestarikan sejak dahulu. Indonesia kaya dan luhur, begitupun Bali. Segala yang terbentang di seluruh pelosok kota Bali, dari sekarang sampai kelak nanti akan dijaga oleh penerus bangsa yang berpendidikan dan berakhlak luhur. Siapkah kamu anak muda menanggung tanggung jawab itu? Kalau begitu persiapkanlah dirimu dan belajarlah dengan benar. Berbanggalah dengan budayamu, dan berbanggalah dengan pendidikanmu, karena kita satu. Penulis, alumni Pascasarjana ITB dan pegiat sosial

POJOK Kapolda Golose nilai krama Bali sangat menghormati demokrasi. - Tatwamasi. *** Gubernur Koster ajak caleg terpilih bersama-sama bangun Bali. - Bela rakyat, bukan investor. *** Harga bawang putih impor di Tabanan turun jadi Rp 35 ribu/kg. - Pedagang tetap untung.

Penulis, forecaster Stasiun Meteorologi Dumatubun-Tual

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


‘

7

TABANAN

Kamis Wage, 9 Mei 2019

Korban Selamat Jembatan Perean Berangsur Membaik Dua Rekannya ’’Makingsan di Geni’’

Dampuk mengaku bersyukur masih diberi kesempatan hidup, lantaran dirinya akan sama nasibnya jika material beton yang ada tepat di atas kepalanya longsor. ‘’Tidak ada firasat atau tanda apa pun, bahkan sempat bekerja meratakan tanah sambil ngobrol sama kedua korban, dan jatuh begitu saja, dan pas di atas kepala saya waktu itu ada beton tetapi tersangkut kawat. Kalau itu jatuh, saya pasti mati,’’ terangnya. Kejadian diperkirakan terjadi pukul 08.00 Wita, atau baru 30 menit krama mulai bekerja dan memang belum sepenuhnya krama subak datang ke lokasi kerja bakti. Subak Palian sendiri memiliki sekitar 70 anggota krama subak. ‘’Waktu itu ada sekitar 10 orang kerja di atas jem-

batan, bahkan saya sempat lihat tanah retak dan seketika amblas,’’ ucap Dampuk. Untuk pengerjakan perbaikan jembatan ini, sudah dilakukan selama tiga hari secara bergiliran karena sifatnya swadaya, awalnya melibatkan krama subak, dilanjutkan krama adat dan ketiga kalinya kembali oleh krama subak. Dan malam sebelum kejadian, memang di wilayah tersebut hujan deras. ‘’Tidak bisa dibayangkan, kalau kejadiannya Senin pasti banyak warga yang jadi korban, karena saat itu krama adat banyak yang berada di atas jembatan,’’ pungkasnya. Putri kedua Dampuk Ni Made Ernawati (33) yang setia mendampingi ayahnya pascakejadian, juga masih belum bisa melupakan kejadian yang nyaris membuat dirinya kehilangan sosok ayah. Dengan mata berkaca-kaca, Ernawati mengatakan, saat mendapat informasi dari keluarga bahwa jembatan jebol dan salah satu korban adalah ayahnya, ia langsung kaget dan segera

pulang ke rumah dari lokasi tempatnya berjualan di pasar. ‘’Saya baru merasa lega, ketika tahu bapak dalam kondisi selamat. Saat dengar ada kejadian itu, saya sudah tidak bisa berpikir lagi, hanya bisa menangis,’’ ucapnya.

menjalani proses akreditasi tahun 2019 ini berbeda dengan akreditasi sebelumnya yang masih menggunakan akreditasi versi 2012. ‘’Sekarang menggunakan SNARS (Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit) yang ditetapkan oleh KARS (Komisi Akreditasi Rumah Sakit). Jadi karena versinya berbeda, rumah sakit harus mulai dari awal lagi,’’ jelasnya. Pihaknya sudah mengajukan surat permohonan untuk jadwal survei dari KARS pada pertengahan Maret lalu. Namun pihak KARS meminta RSU Kasih Ibu Tabanan untuk melengkapi beberapa dokumen dan persyaratan. Saat ini RSU Kasih Ibu Tabanan sedang melengkapi dokumen dan persyatan yang diminta, dan rencananya akan bersurat kembali ke KARS pada pertengahan bulan Mei ini. ‘’Diharapkan awal Juni sudah ada jawaban dan kami mendapatkan jadwal survei dari KARS,’’ jelas Sumiarta. (kmb24)

Tabanan (Bali Post) Kemacetan panjang terjadi di jalur Denpasar-Baturiti, tepatnya Desa Luwus, Kecamatan Baturiti. Pasalnya, kecelakaan hebat terjadi melibatkan dua unit mobil tepat di depan kantor LPD Banjar Sekargula, Desa Mekarsari, Baturiti, Rabu (8/5) kemarin. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hanya, salah satu sopir (korban) sempat terjepit dengan bodi depan mobil. Dari pantauan dilapangan, tampak seorang petugas tengah berusaha mengurai kemacetan panjang dengan sistem buka-tutup jalan. Kemacetan terjadi lantaran dua mobil yang terlibat lakalantas masih ada di tengah ruas jalan utama, dan menunggu mobil derek yang didatangkan jajaran satlantas Polres Tabanan. Begitupun para pengendara juga melambat lantaran ingin melihat kondisi mobil yang ringsek. Kondisi kedua mobil tersebut ringsek bagian depan akibat benturan keras saat lakalantas terjadi. Selain

mengevakuasi kedua sopir kendaraan untuk bisa segera dibawa ke rumah sakit terdekat, sejumlah warga pun juga menurunkan karungkarung berisi bumbu dapur, muatan dari mobil pick-up yang terlibat lakalantas agar bisa memindahkan bangkai mobil ke pinggir. Informasi yang dihimpun, lakalantas terjadi sekitar pukul 13.30 Wita, ketika satu unit mobil jenis Xenia berwarna putih DK 1713 AM yang dikemudikan Henry Arman (44) asal Banyuwangi melaju dari arah utara jurusan Singaraja menuju Denpasar. Setibanya di Banjar Sekargula, Mekarsari, hendak mendahului kendaraan yang ada di depannya yang identitasnya tidak diketahui dengan mengambil haluan kanan penuh, bahkan hingga melewati marka as jalan. Karena jarak yang cukup dekat, kecelakaan tidak bisa dihindari, mobil Xenia putih ini menghantam kendaraan pick-up P-9551 EA yang datang dari arah Denpasar pada jalurnya, tepatnya di

Tabanan (Bali Post) -

Kejadian jebolnya jembatan penghubung Banjar Puseh Desa Perean dengan Banjar Bunyuh Desa Perean, Selasa (7/5), yang menewaskan dua krama subak Palian, Banjar Puseh, Desa Perean membawa duka tersendiri bagi salah satu korban selamat I Wayan Dampuk (61). Ditemui dirumahnya, Rabu (8/5) kemarin, Dampuk mengaku masih terbayang akan kejadian yang juga nyaris merenggut nyawanya itu. Bahkan pascakejadian, Dampuk sempat trauma melihat rekannya yang tertimbun material tepat di depan matanya, namun kini diakuinya kondisinya mulai berangsur membaik. Hanya kaki sebelah kirinya masih terasa sakit. Bahkan, Dampuk tetap ingin mengantarkan kedua sahabatnya yang menjadi korban, I Ketut Sudana alias Pak Aris (50) dan I Wayan Budi (50) yang Rabu kemarin dilakukan upacara makingsan di geni, Setra Desa Pakraman Puseh. Ditemani putri keduanya, Dampuk kembali menceritakan kejadian yang membuatnya tidak bisa tidur semalaman pascakejadian. Apalagi posisi Ketut Sudana (Pak Aris - red) tertimbun hanya berada satu meter dari posisinya. ‘’Tiang hanya lihat tangan Pan Aris

bergerak-gerak ke atas seakan meminta tolong, sementara hampir seluruh tubuh hingga kepalanya tertimbun material jembatan,’’ ucapnya. Bahkan dalam kondisi setengah badannya yang tertimbun, Dampuk meminta agar Sudana bisa ditolong terlebih dahulu, minimal agar kepalanya terlihat terlebih dulu agar bisa bernapas. Krama pun berusaha mencari tangga untuk bisa turun ke lokasi korban tertimbun. Dengan alat seadanya, bahkan ada pula yang menggali dengan tangan, sayangnya Sudana tidak bisa diselamatkan. ‘’Jebolnya sedalam sumur, ada sekitar delapan meter, saat itu hanya dua orang krama yang berani turun menolong, karena memang kondisi tanah labil,’’ terangnya.

Diskes Pastikan RS di Tabanan Tetap Layani Pasien JKN

Tabanan (Bali Post) Dalam melayani pasien JKN, salah satu syarat yang harus dipenuhi layanan kesehatan adalah akreditasi. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Rabu (8/5) kemarin mengatakan, hingga saat ini di Tabanan rumah sakit yang melayani JKN baik itu rumah sakit tipe C dan RS tipe B sudah terakreditasi. Tahun ini Tabanan bahkan menambah satu layanan kesehatan lagi, yaitu RS Nyitdah untuk melayani pasien JKN, dimana persiapan untuk akreditasi sedang berjalan. Ia melanjutkan merujuk dari surat Menteri Kesehatan RI mengenai perpanjangan kerja sama rumah sakit dengan BPJS adalah rumah sakit harus terakreditasi. Sehingga rumah sakit yang sudah terakreditasi dan mendekati batas waktu masa akreditasinya diharapkan mengurus akreditasi kembali. Masa berlaku akreditasi rumah sakit adalah tiga tahun.

Suratmika mengatakan, selama masa berlaku akreditasi ini belum lewat, pihak rumah sakit masih bisa melayani pasien JKN. Dan tentunya harus melakukan proses perpanjangan akreditasi kembali, dan diharapkan bisa terakreditasi sebelum masa berlaku akreditasinya habis. Saat ini dalam melayani pasien JKN, Tabanan dilengkapi 20 puskesmas dan lima RS swasta yang melayani BPJS dan semuanya bertipe C serta satu RS bertipe B dalam hal ini BRSU Tabanan. Semua ini dikatakan Suratmika sudah terakreditasi. Sementara itu Direktur RSU Kasih Ibu Tabanan, dr. Ketut Sumiarta mengatakan, RSU Kasih Ibu Tabanan memiliki akreditasi yang masa berlakunya akan habis pada 19 Agustus 2019 ini. Pihaknya sejak awal sudah melakukan proses perpajangan dengan menyiapkan segala persyaratan yang dibutuhkan. Diakuinya, dalam

Bali Post/kmb28

KORBAN - Dua korban jembatan Perean saat diupacarai ‘’makingsan di geni’’. Sementara itu, Klian Dinas Banjar Puseh Nyoman Suda mengatakan, setelah petugas berhasil menemukan kedua korban, selanjutnya krama dibagi dua melakukan persiapan upakara untuk kegiatan upacara makingsan di geni.

Ratusan krama pun tampak dalam iring-iringan kedua jenazah menuju setra sekitar pukul 13.00 Wita. ‘’Keduanya langsung hari ini juga (Rabu kemarin - red) telah dilakukan upacara makingsan di geni,’’ terangnya. (kmb28)

Tabrak ”Pick-Up”, Xenia Ringsek

Bali Post/kmb28

LAKALANTAS - Kondisi dua kendaraan usai lakalantas yang terjadi di Banjar Sekargula, Desa Mekarsari, Baturiti. badan jalan sebelah barat dari marka as jalan. Bahkan karena terbentur keras, mobil Xenia sampai berputar hingga ke arah berlawanan. Salah seorang saksi, Kadek Rendra (24), mengatakan saat kejadian arus lalu lintas tidak terlalu padat. Dan saat itu kendaraan Xenia memang hendak menyalip. Diduga kurang hati-hati, justru menabrak kendaraan yang melaju dari arah berlawanan.

Akibat lakalantas tersebut, dikatakannya, sopir Xenia mengalami luka di bagian kepala akibat terbentur kaca depan, sementara sopir pickup terjepit dibagian kaki. Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Ida Ayu Made Kalpika Sari mengatakan, lakalantas terjadi lantaran pengemudi Daihatsu Xenia lalai dan kurang hati- hati, serta tidak memperhatikan kendaraan yang ada di depannya. (kmb28)

TPID Pantau Bawang Putih

Stok Kembali Normal, Harga Mulai Turun

Bali Post/kmb24

PANTAU - TPID Tabanan melakukan pemantauan harga bawang putih, Rabu (8/5) kemarin setelah adanya kenaikan harga secara signifikan di Tabanan.

Tabanan (Bali Post) Adanya kenaikan harga bawang putih yang cukup signifikan di Tabanan menyebabkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Tabanan turun ke lapangan untuk memantau harga di pasar-pasar dan pengepul. Hasilnya, harga bawang putih saat ini mulai turun karena kondisi stok yang mulai normal. Ketua Pelaksana TPID Tabanan Gusti Putu Ekayana, Rabu (8/5) kemarin mengatakan, dengan adanya info

kenaikan harga bawang putih, tim TPID telah melakukan monitoring dan evaluasi (monev) dari Jumat (3/5) hingga Rabu (8/5). ‘’Pada tanggal 3 Mei lalu monev dilakukan di Pasar Bajera dan saat itu harga masih terpantau Rp 40.000 per kilogramnya sampai Rp 50.000 per kilogram,’’ ujar Ekayana. Pihak TPID kemudian melanjutkan monev pada Senin (6/5), Selasa (7/5) dan Rabu (8/5) di tiga pasar yaitu Pasar Kediri, Pasar Dauh Pala, dan Tabanan untuk

memantau pergerakan harga bawang putih di Tabanan. Pada Senin (6/5) terpantau harga bawang putih menyentuh harga Rp 75.000 per kilogramnya. Terakhir pada Rabu (8/5) kemarin TPID juga melakukan monev dibeberapa pengepul bawang putih yaitu yang berlokasi di Jalan Bypass Soekarno, pengepul di Jalan Teratai, dan pengepul di sebelah utara Pasar Tabanan. ‘’Dari monev terakhir yaitu Rabu (8/5), sudah ada penurunan harga. Ini berdasarkan pantauan di beberapa penge-

pul,’’ ujar Ekayana. Untuk di pengepul yang berlokasi di Jalan By-pass Soekarno harga terpantau Rp 35.000 per kilogram, untuk pengepul di Jalan Teratai harga terpantau Rp 35.000 per kilogram dan pengepul di sebelah utara Pasar Tabanan terpantau Rp 33.000 per kilogram. Dari tiga pengepul ini juga terpantau stok bawang putih sudah kembali normal. Dari monev yang dilakukan, dapat disimpulkan Ekayana, kenaikan harga bawang putih pada seminggu

terakhir dikarenakan stoknya yang kurang. Namun saat ini tepatnya Rabu (8/5) kemarin daerah penghasil bawang putih yang biasanya menyuplai ke Tabanan sudah mengirimkan bawang putih secara normal kembali. Meski sudah terjadi penurunan harga, kata Ekayana pihaknya terus melakukan pemantauan. Jika kembali terjadi kenaikan harga selama tujuh hari berturut-turut, maka pihaknya akan mengajukan ke pimpinan daerah untuk menggelar pasar murah. (kmb24)


BULELENG

8

Kamis Wage, 9 Mei 2019

Lagi, Rumah di Permukiman Padat Penduduk Terbakar Singaraja (Bali Post) – Kebakaran terjadi di kawasan permukiman padat penduduk di kota Singaraja, Rabu (8/5) kemarin. Akibatnya, rumah milik pasangan suamiistri Dewa Putu Cakra (76) dan Jro Padma (72), warga Lingkungan Kali Baru, Kelurahan Banjar Jawa, Kecamatan Buleleng itu luluh-lantak diamuk si jago merah. Selain bangunan rumah semipermanen terbakar, juga perlengkapan rumah tangga, sepeda motor, sepeda gayung, peralatan elektronik dan sejumlah tabung elpiji yang biasanya dijual korban. Saat ini hanya tersisa puing-puing kebakaran. Beruntung pasutri dan keluarganya meninggalkan rumah, sehingga tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu. Seorang saksi di lokasi kejadian, Gede Wantah (61), menuturkan saat sedang istirahat sekitar pukul 12.00 Wita, tiba-tiba dia melihat asap hi-

tam mengepul di dalam ruang kamar rumah korban yang dalam keadaan kosong. Ketika didekati, saksi terkejut karena dengan cepat api sudah membesar. Saat itu juga, dia beteriak kebakaran, sehingga membuat warga sekitar berhamburan mendatangi lokasi. Tidak berselang lama, api semakin membesar membakar perlengkapan rumah tangga milik korban. Bahkan, di saat api berkobar lima kali terdengar ledakan. Diduga ledakan itu berasal dari tabung elpiji yang tersimpan di dalam rumah. “Saya baru saja selesai makan siang. Tiba-tiba saya melihat asap di dalam rumah itu. Saat keluar rumah api sudah membesar membakar barang termasuk sepeda motor yang parkir di halaman rumah. Tabung elpiji juga terbakar dan terdengar lima kali ledakan,” katanya. Warga semakin panik setelah api terus membesar. Se-

bab warga khawatir api itu merembet ke bangunan di sebelah utara dan selatan. Beruntung, petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Buleleng cepat tiba di lokasi kejadian. Tiga unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi kejadian, sehingga api berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelah kejadian. Pemilik rumah Dewa Putu Cakra bersama istrinya, Jro Padma, di lokasi kejadian mengatakan, sebelum kejadian kompor atau dupa bekas sembahyang di rumahnya sudah dipadamkan. Bahkan, korban juga memastikan alat-alat listrik dan jaringan kabel listrik di rumahnya dalam kondisi baik. Namun ketika ditinggal beraktivitas tidak lama dirinya mendapat kabar, kalau rumahnya terbakar. Setelah ditengok pasutri yang sudah lanjut usia ini tercengang melihat rumah yang ditinggali bersama keluarganya itu hanya

meninggalkan puing-puing kebakaran. “Kalau Bapak pergi ngojek dan saya ngayah di pura. Kompor sudah padam semua. Demikian juga dupa bekas sembahyang juga padam. Saya benar-benar kaget setelah diberi tahu rumah kami terbakar,” katanya. Dewa Putu Cakra mengaku selama ini dia tinggal bersama anak-anaknya dalam bangunan terpisah. Dirinya menempati satu rumah agak di depan yang sekaligus tempat menaruh beberapa tabung elpiji yang dijual. Di lokasi ini anaknya juga sering menaruh sepeda motor. Sedangkan anaknya menempati dua ruang kamar di bangunan yang agak di belakang. Diduga, saat kebakaran, api dengan cepat membesar karena barang mudah terbakar. “Sempat ada ledakan mungkin dari tabung elpiji dan sepeda motor milik anak kami yang tidak bisa diselamatkan karena

saat saya balik ke rumah api sudah membesar,” katanya. Pascakebakaran, Dewa Putu Cakra dan Jro Padma hanya bisa pasrah dengan musibah yang dialaminya. Bahkan, pasutri ini mengaku hanya tinggal memiliki baju yang melekat di badannya saja. Semua perlengkapan rumah tangga dan barang berharga lainnya sudah berubah menjadi arang. Pemilik rumah tidak bisa berpikir di mana harus tinggal sementara. “Tidak tahu ke mana harus tinggal. Kami menunggu anak-anak yang merantau di Denpasar, mencari tempat tinggal sementara,” katanya. Aparat kepolisian hingga kemarin masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran di permukiman padat penduduk itu. Pihaknya sejauh ini sudah mengumpulkan keterangan saksi-saksi dari yang mengetahui kejadian itu. (kmb38)

Bali Post/kmb38

TERBAKAR – Rumah milik pasutri Dewa Putu Cakra dan Jro Padma di Lingkungan Kali Baru, Kelurahan Banjar Jawa, Singaraja terbakar, Rabu (8/5) kemarin.


GIANYAR

Kamis Wage, 9 Mei 2018

9

Tiga ”Guide” Ilegal Didenda Rp 25 Juta

Gianyar (Bali Post) Tiga orang pramuwisata atau guide ilegal harus mengikuti persidangan tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan Negeri (PN) Gianyar, Rabu (8/5) kemarin. Mereka mengikuti persidangan lantaran sebelumnya terciduk petugas Satpol PP saat mengantar wisatawan tanpa memiliki Kartu Tanda Pengenal Pramuwisata (KTPP). Dalam sidang tipiring itu, hakim tunggal PN Gianyar Wawan Edi Prastiyo menjatuhkan hukuman denda Rp 25 juta atau subsider tiga bulan kurungan.

Bali Post/kmb35

PERSIDANGAN - Tiga guide ilegal yang mengikuti persidangan di PN Gianyar, Rabu (8/5) kemarin.

SOSOK Tetap Jaga Kotak Suara POLISI sudah mengamankan keseluruhan proses kampanye, hingga bisa berjalan dengan tertib dan lancar. Namun belum berakhir sampai di situ, kini polisi masih melakukan pengamanan terhadap kotak suara yang tersimpan di gudang KPU Gianyar yang berlokasi di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo mengatakan, pihaknya tetap menjaga kotak suara yang disimpan di gudang KPU. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi jika terjadi gugatan oleh peserta pemilu ke Mah-

kamah Konstitusi. “Sebagai antisipasi, tetap kita jaga kotak suara yang ada di gudang KPU Gianyar,” ujarnya, belum lama ini. Dikatakan, proses pengamanan ini akan terus dilakukan hingga proses pemilu final, yakni pada pelantikan para calon pemenang pemilu. Sebelum pelantikan itu, polisi akan terus melakukan pengamanan selama 24 jam. “Dipastikan tetap dijaga. Kami sudah membuat posko tenda di dua titik, yakni sisi utara dan selatan. Itu kami jaga selama 24 jam,” tegasnya. Perwira dengan melati dua di pundaknya ini berharap, para pendukung caleg maupun capres/cawapres bersabar menunggu finalnya penghitungan KPU pusat, hingga nanti diumumkan secara serentak pada 22 Mei mendatang. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang sudah menggunakan hak pilihnya. “Saya juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aksi berlebihan saat nanti menerima hasil penghitungan yang dilakukan oleh KPU. Tolong tetap ditingkatkan kerja samanya, ikuti apa yang menjadi ketentuan. Kalau ada yang tidak puas, silakan dilaporkan ke Panwaslu atau Mahakmanh Konstitusi,” katanya. (nik)

Peternakan Sapi Sangat Prospektif Gianyar (Bali Post) Peternakan sapi di Kabupaten Gianyar sudah menunjukkan diri sebagai sektor yang memiliki ketangguhan dalam menghadapi situasi krisis. Hal ini pula memberikan indikasi bahwa sektor peternakan ini sangat prospektif jika terus dikembangkan. “Pemerintah akan terus memotivasi peternak meningkatkan kualitas ternaknya dengan menyediakan sapisapi unggul. Ini dalam rangka peningkatan mutu sapi Bali dengan selalu menjaga kemurnian dan pelestariannya,” ujar Bupati Gianyar I Made Mahayastra, belum lama ini. Berdasarkan data Dinas Pertanian Gianyar yang juga membidangi masalah peternakan, populasi sapi Bali di Kabupaten Gianyar sudah menyentuh angka puluhan ribu ekor. Komoditi ini berkembang pesat hampir di seluruh kawasan Kabupaten Gianyar. Namun, populasi sapi tertinggi ada di kawasan utara, seperti Kecamatan Payangan

dan Tegallalang. Menurut Mahayastra, kondisi ini terjadi karena di kawasan Gianyar utara cuacanya sangat mendukung yang mempengaruhi ketersediaan pakan ternak yang cukup berlimpah. Hal ini juga mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat yang menjadikan sapi sebagai tolak

ukur kemampuan ekonomi. Dikatakan, di Kecamatan Payangan dan Tegalalang hampir setiap kepala keluarga memelihara sapi. Selain dua kecamatan itu, populasi sapi yang cukup tinggi juga berada di Kecamatan Tampaksiring yang memiliki struktur iklim dan sosial masyarakat yang hampir sama. (kmb35)

Bali Post/kmb35

SAPI BALI - Bupati Mahayastra saat mengecek kondisi sapi Bali, belum lama ini.

Tiga orang terdakwa dalam kasus ini adalah Nicky, Soepowi dan Jonson. Mereka telah terbukti secara sah melakukan tindak pidana, yakni tidak memiliki KTPP saat bekerja sebagai pemandu wisata. “Hakim menjatuhkan pidana denda Rp 25 juta atau subsider tiga bulan kurungan,” ujar hakim PN Gianyar Wawan Edi Prastiyo dalam persidangan kemarin. Atas putusan hakim tersebut, ketiga terdakwa memilih untuk menerima dan membayar denda. Dalam persidangan itu, hakim juga memerintahkan barang bukti KTP dikembalikan kepada para terdakwa. ”Majelis hakim juga membebankan kepada para terdakwa untuk membayar biaya perkara sebesar lima ribu rupiah,” imbuhnya. Ketiga terdakwa tersebut diajukan ke persidangan tipir-

ing PN Gianyar oleh Satpol PP Provinsi Bali. Senin (22/4) lalu, mereka memandu wisatawan Tiongkok di objek wisata Pura Puseh Batuan, Kecamatan Sukawati tanpa memiliki KTPP. Perbuatan para terdakwa melanggar Perda Provinsi Bali Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pramuwisata, sehingga para terdakwa diperiksa oleh Tim Gabungan Penegakan Perda Provinsi Bali. Penyidik PNS Satpol PP Provinsi Bali Kadek Hermayadi mengatakan, putusan hakim PN Gianyar tersebut sesungguhnya masih di bawah hukuman maksimal yang berlaku sesuai Perda Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pramuwisata, yakni sebesar Rp 50 juta. “Putusan seperti ini untuk di Gianyar pernah terjadi tahun 2018 lalu, sama dihukum Rp 25 juta. Tapi, saat sidang beberapa bulan lalu

di Denpasar, malah hanya kena sekitar Rp 500 ribu. Makanya, ini tergolong tinggi ketimbang di Denpasar,” katanya. Berkaca dari putusan ini, kata Hermayadi, pihaknya berharap para guide bisa mencari lisensi ke Dinas Pariwisata Provinsi Bali, dengan persyaratan berusia di atas 19 tahun, harus ikut uji kompetensi tentang Bali dan persyaratan lainya. “Saya harap, semua guide memiliki lisensi ini,” ujarnya. Hermayadi mengaku sangat menyayangkan justru travel besar yang memakai jasa tiga guide ilegal tersebut. Mendapati temuan tersebut, pihaknya berencana mendatangi travel tersebut untuk memberikan sosialisasi terkait lisensi guide. “Aneh, ini kok justru travel besar tidak mempertimbangkan lisensi guide,” katanya

menyesalkan. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Satpol PP Provinsi Bali I Dewa Nyoman Rai Dharmadi mengatakan, ketiga guide ilegal itu terjaring dalam sidak rutin yang digelar untuk menegakkan Perda Provinsi Bali Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pramuwisata. Tentunya dalam rangka mewujudkan pariwisata yang berkualitas sebagaimana harapan Gubernur Bali. “Satpol PP Provinsi Bali tidak pandang bulu dan melaksanakan pengawasan penegakan perda, khususnya perda menyangkut pariwisata,” ujarnya. Rai Dharmadi mengaku sangat mengapresiasi denda yang dikenakan oleh PN Gianyar lantaran cukup besar jika dibandingkan di kabupaten/ kota lain. Bagi guide ilegal, sanksi ini jelas akan menimbulkan efek jera. (kmb35/kmb32)

Gianyar (Bali Post) Proses pembongkaran bangunan lama Pasar Seni Sukawati sudah dimulai. Ironisnya, material proses pembokaran itu ada yang terpental hingga merusak perabotan milik warga. Seperti tiga buah mesin cuci dan bangunan milik A.A. Putra Wijaya yang rumahnya bersebelahan dengan lokasi pembongkaran. Ditemui Rabu (8/5) kemarin, Putra Wijaya memperkirakan buruh proyek yang melakukan pembongkaran tersebut akan bekerja profesional, dengan mempertimbangkan posisi rumah warga yang bersebelahan dengan proyek tersebut. Ternyata, dugaannya keliru. “Saya tidak menduga. Saya pikir pasti yang bekerja ini sudah orang profesional,” katanya menye-

salkan. Menurut Putra Wijaya, sebelum dilakukan pembongkaran tidak ada pemberitahuan untuk menggeser barang miliknya. Sehingga, ia membiarkan begitu saja mesin cucinya yang ada di sebuah bangunan tepat pada perbatasan tembok pasar dengan rumahnya. “Pemberitahuan memang tidak ada. Tapi, informasinya sudah ada perjanjian sebelumnya, bila ada rumah pendamping jadi korban akibat pembongkaran, pemerintah dan pemborong katanya akan ganti rugi,” terangnya. Putra Wijaya mengatakan, rusaknya tiga mesin cuci itu membuatnya mengalami kerugian Rp 6 juta. Tidak hanya itu, bangunan tempat mencuci sepanjang tiga meter juga terkena lontaran beton. Bahkan,

pipa aliran air yang terhubung ke rumahnya mengalami kebocoran akibat lontaran beton tersebut. “Pipa ini juga kena lontaran beton, sehingga saya sulit cari air untuk mandi dan mencuci. Istirahat juga tidak bisa, karena alat berat yang digunakan dampaknya seperti gempa. Mereka bekerja dari pukul 08.00 sampai 16.00 Wita, setelah itu tidak terasa getaran lagi,” katanya. Putra Wijaya berharap pihak pemborong bertanggung jawab atas keteledoran mereka saat bekerja. Mengingat perjanjian sebelumnya, jika ada warga menjadi korban akan diganti rugi. “Tadi sudah ada dari pihak pemborong ke sini, katanya akan diganti rugi. Tapi, mereka bilang mau berkoordinasi dulu dengan kepala desa,” paparnya.

Kepala Pasar Seni Sukawati Anak Agung Raka mengatakan, warga yang rumahnya terkena dampak pembongkaran dipastikan akan mendapat ganti rugi. Namun, proses tersebut akan dilakukan oleh Bagian Aset Pemkab Gianyar. “Nanti kan warga mengusulkan, lalu prosesnya di Bagian Aset. Tidak ribet,” katanya. Sebelum pembongkaran dilakukan, kata Raka, pihak-pihak terkait termasuk para penyanding menghadiri rapat di Kantor Camat Sukawati. “Saat itu disepakati apabila bongkaran menimpa rumah warga, baik itu kena genteng atau apapun, nanti diganti. Penyanding sudah tahu itu. Itu juga atas usul penyanding,” ujarnya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Di lingkungan Pemkab Gianyar tercatat masih ada sembilan OPD yang belum memiliki pucuk pimpinan. Sementara pendaftaran lelang jabatan setingkat eselon II untuk mengisi kekosongan tersebut belum dibuka hingga Rabu (8/5) kemarin. Hal ini karena masih menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Ketua Tim Pansel Pemkab Gianyar Wayan Sudamia mengatakan, hingga Rabu kemarin proses pendaftaran untuk lelang jabatan eselon II memang belum dimulai. Sampai saat ini, pihaknya baru tahap pelaporan Jabatan Pimpinan Tinggi (JBT) yang kesong ke KASN. “Memang belum mulai proses pendaftarannya,” kata Sudamia, Rabu (8/5) kemarin.

Selain pelaporan JPT, pihaknya juga memohon rekomendasi izin proses pengisian melalui seleksi terbuka ke KASN. Apabila rekomendasi sudah turun dari KASN, barulah pihaknya bisa membuat jadwal untuk proses berikutnya. “Ya, setelah itu baru kita membuat jadwal proses berikutnya secara lengkap,” katanya. Sudamia memperkirakan, proses pelaporan ke KASN akan berlangsung selama Mei ini. Jika awal Juni proses lelang bisa dimulai, diperkirakan akhir Juni pengisian jabatan sudah bisa dilakukan oleh Bupati Gianyar I Made Mahayastra. “Sesuai harapan Bapak Bupati, perkiraan kita Juni sudah bisa digelar pengisian OPD yang kosong,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, lelang jabatan

eselon II ini disiapkan untuk mengisi pucuk pimpinan OPD yang saat ini tengah kosong. Pimpinan OPD yang kosong itu, meliputi Badan Pendapatan, keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Gianyar, Dinas Pariwisata, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Sosial, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan Inspektorat Kabupaten Gianyar. (kmb35)

Material Bongkaran Pasar Seni Sukawati Rusak Perabotan Warga

Pengisian Jabatan Lowong Tunggu Rekomendasi KASN


10

JEMBRANA

Kamis Wage, 9 Mei 2019

Anggaran Pilkel Serentak Dibebankan ke APBDes Negara (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten Jembrana mengalokasikan anggaran untuk pemilihan perbekel serentak di 35 desa yang digelar September ini. Pelaksanaan pemilihan serentak ini berbeda dengan periode sebelumnya, terutama terkait dengan logistik yang dipastikan memerlukan pengadaan. Selain surat suara, juga terkait kotak suara yang digunakan. Untuk anggaran akan menggunakan dana desa dan bantuan Pemkab Jembrana. Hal tersebut disampaikan Ketua Forum Perbekel/Lurah Jembrana I Gede Suardika I Gede Sujana dikonfirmasi, Rabu (8/5) kemarin. Namun untuk besaran, pihaknya belum mengetahui pasti. Sebab setiap desa berbeda-beda, tergantung jumlah pemilih dan luas wilayah. “Ada beberapa logistik yang nantinya diperlukan. Seperti kotak suara dan surat suara. Tergantung jumlah pemilih di desa,” tandas Perbekel Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo ini. Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Jembrana, I Gede Sujana, dikonfirmasi terpisah membenarkan selain ada panitia dari desa, juga panitia kabupaten yang diketahui Asisten Setda Jembrana. Untuk anggaran pelaksanaan di desa, menurutnya sudah dialokasikan dan masuk ke masingmasing APBDes total sekitar Rp 1,8 miliar untuk 35 desa. Diperkirakan, alokasi untuk per desa, berkisar antara Rp 50 – Rp 60 juta. Anggaran inilah yang digunakan panitia guna penyediaan logistik termasuk kotak suara dan surat suara. “Alokasi per desa berbeda, tergantung jumlah penduduk atau pemilih,” ujar pejabat asal Tabanan ini. Mantan Camat Mendoyo ini menambahkan untuk panitia di kabupaten menurutnya tidak ada anggaran. Namun, kemungkinan akan dianggarkan pada APBD Perubahan nanti, mengingat pelaksanaan pilkel serentak ini digelar masih bulan September mendatang. Dalam Pilkel yang diselenggarakan secara bersamaan dalam satu hari ini nantinya akan dilakukan di 35 desa di lima kecamatan. Belasan desa, pada Mei ini masa jabatan perbekel berakhir dan mulai digantikan dengan penjabat yang ditunjuk dari kecamatan. (kmb26)

MELANGGAR- Satpol PP Jembrana menurunkan salah satu spanduk yang melanggar, Rabu (8/5) kemarin.

Bali Post/kmb26

Puluhan Reklame Berutang Mengatasnamakan Sekretaris DPRD, Oknum Melanggar Diberangus ASN Dipolisikan

Negara (Bali Post) – Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Sekretariat DPRD dipolisikan terkait dugaan pidana penipuan, Rabu (8/5) kemarin. ASN berinisial DA ini dilaporkan soal utang piutang yang digunakan untuk kepentingan jabatan. Pelapor yang tidak lain juga ASN di Pemkab Jembrana KKD menyampaikan surat resmi ke Polres Jembrana melalui kuasa hukumnya I Wayan Sudarsana. Pelaporan ini berkaitan dengan pinjaman uang Rp 400 juta atas nama Sekretaris DPRD Jembrana yang dilakukan oleh DA pada November 2017 lalu. Dalam kuitansi disebutkan peruntukan pinjaman uang di luar untuk perjalanan dinas anggota DPRD Jembrana pada tahun 2017. Pelapor terpaksa melaporkan kasus ini karena dalam upaya menagih selalu gagal. Sudarsana mengatakan, laporan itu disampaikan dalam bentuk surat ke Polres Jembrana dan ditembuskan kepada Kapolda Bali dan Kepala Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Bali. Dalam surat laporan tersebut, sejatinya beberapa kali pihak pelapor telah melayangkan somasi kepada terlapor. Pertama pada 4 Januari 2019 dan somasi kedua pada 16 Februari lalu. Tetapi somasi tersebut tidak ditanggapi. Bahkan pihak pelapor juga melakukan pengaduan kepada Ketua DPRD Jembrana pada Maret lalu, juga tidak ada tanggapan. Karena itu, kasus ini akhirnya dilaporkan ke Polres Jembrana. “Pelaporan atas dugaan penipuan dengan pasal yang dilanggar 378 KUHP,” terang Sudarsana. Menurutnya, ada unsur kesengajaan dari pelaku untuk menipu orang lain untuk menguntungkan diri sendiri dan melawan hukum. Selain itu, diduga kuat memenuhi unsur adanya tindak pidana korupsi. Sebab, menurutnya, terlapor merupakan PNS yang menerima gaji dari keuangan negara dan adanya melawan hukum, memperkaya diri atau orang lain, serta menyalahgunakan wewenang dan jabatan yang dapat merugikan keuangan negara. Dengan adanya pinjaman uang di luar ini, diduga ada uang atau anggaran pemerintah yang semestinya diperuntukkan untuk kegiatan di DPRD Jembrana, telah hilang atau disalahgunakan dengan cara melawan hukum. Di sisi lain, Sekretaris DPRD Jembrana I Made Sudantra mengatakan, DA memang sebelumnya sebagai Bendahara DPRD Jembrana. Tetapi karena permasalahan itu, DA sudah digeser menjadi staf. Terkait permasalahan utang piutang itu merupakan masalah pribadi yang bersangkutan dan tidak ada hubungan dengan Sekretariat DPRD Jembrana. Pihaknya juga menerima banyak aduan terkait permasalahan itu dan telah memanggil yang bersangkutan. “Sudah berulangkali kami panggil,” ujar Sudantra. Terkait adanya laporan itu, pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum. Sebab, menurutnya, yang bersangkutan dalam melakukan upaya meminjam itu memakai nama lembaga. (kmb26)

Negara (Bali Post) – Satpol PP Jembrana, Rabu (8/5) kemarin melakukan penertiban reklame di sepanjang jalan Denpasar-Gilimanuk. Penertiban yang menyasar di dua kecamatan, yakni Pekutatan dan Mendoyo kemarin, mengamankan puluhan reklame berbagai jenis. Di antaranya spanduk, banner, baliho dan pamflet. Petugas menurunkan beragam reklame itu lantaran selain diketahui tidak berizin, juga dipasang di media yang melanggar seperti dengan dipaku di pohon dan ditempel di tiang listrik. Operasi penertiban

yang dipimpin Kepala Bidang Trantib Satpol PP Jembrana I Kadek Arianta ini mengamankan puluhan jenis reklame. Kepala Satpol PP Jembrana I Gusti Rai Budi melalui Kabid Tran-

GUNA memperlancar tugas serta kegiatan PHDI dan Majelis Desa Adat, Pemkab Jembrana menyerahkan dua unit kendaraan operasional Toyota Avanza yang diserahkan langsung oleh Bupati Jembrana I Putu Artha di depan lobi kantor Bupati Jembrana, Rabu (8/5) kemarin. Acara juga dihadiri Sekda Jembrana I Made Sudiada, para Asisten dan pimpinan OPD di lingkup Pemerintahan Jembrana. Dalam penyerahan yang diterima Ketua PHDI Jembrana dan Majelis Desa Adat, Bupati Artha berharap, dengan diserahkannya kendaraan operasional tersebut bisa dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik oleh PHDI maupun Majelis Adat Jembrana. “Saya harap dengan diberikannya fasilitas berupa dua unit kendaraan operasional ini dapat membantu meringankan kegiatan-kegiatan di PHDI dan Majelis Desa Adat Jembrana. Karena kami paham tugas-tugas mereka khususnya dalam pelayanan umat dan desa adat cukup berat,” Kata Artha. Ia juga berharap bantuan kendaraan itu bisa dimanfaatkan dengan baik. ‘’Kami juga berharap tentunya PHDI maupun Majelis bisa memeliharanya

dengan baik mengingat bantuan diserahkan dengan sistem pinjam pakai, sehingga kewajiban pemeliharaan ada di sana,’’ tambah Artha usai penyerahan. Kepala Bagian Perlengkapan I GP Anom Saputra mengatakan, dua unit kendaraan operasional Toyota Avanza dengan nopol DK 1083 XZ dan DK 1653 XZ berpelat merah tahun 2019. Fasilitas yang diberikan dengan status pinjam pakai dan menjadi tanggung jawab penerima. Penerima, I Komang Arsana, yang merupakan Ketua PHDI Jembrana menyampaikan terima kasihnya kepada Pemkab Jembrana dengan diberikannya kendaraan operasional tersebut. ‘’Dengan adanya bantuan kendaraan operasional ini tentu akan sangat bermanfaat dan memudahkan tugas-tugas kami di PHDI selanjutnya,’’ ungkapnya. Hal senada juga diungkapkan penerima Nengah Subagia dari Majelis Desa Adat Kabupaten Jembrana yang mengaku bersyukur dan merasa terbantu dengan adanya fasilitas yang diberikan. “Tentu dengan adanya fasilitas ini kami bisa lebih efisien dan lebih baik lagi dalam bertugas,” tuturnya.

tib Kadek Arianta mengatakan, penertiban ini dilakukan secara rutin untuk ketertiban. Sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2011 serta Peraturan Bupati Nomor 29 Tahun 2011, puluhan reklame yang terpasang itu melanggar. Karena itu Satpol PP melakukan penertiban dengan menurunkan dan mengamankannya ke kantor Satpol PP. Menurut Kadek Arianta, penertiban akan dilanjutkan lagi di kecamatan lain yang diketahui masih ada

reklame melanggar. Beberapa di antara reklame itu kondisinya juga sudah rusak dan justru membahayakan. Total ada puluhan berbagai jenis reklame yang ditertibkan. Seperti di Pekutatan, 3 baliho, 39 banner, 4 spanduk, dan 3 pamflet. Sedangkan di Kecamatan Mendoyo diamankan 5 banner, 1 spanduk, dan 9 pamflet. “Sebagian besar dipasang di tempat yang tidak semestinya dan melanggar Perda,” terang Arianta. (kmb26)

Bupati Artha Serahkan Kendaraan Operasional PHDI dan Majelis Desa Adat (ad386)

PENYERAHAN MOBIL – Bupati Jembrana I Putu Artha menyerahkan bantuan mobil operasional bagi PHDI Jembrana dan Majelis Desa Adat Kabupaten Jembrana.


KARANGASEM

Kamis Wage, 9 Mei 2019

11

Diduga Depresi Nenek Kasih Tewas Gantung Diri

Amlapura (Bali Post) -

HADIRI LOMBA POKDARWIS - Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa saat menghadiri Kegiatan Lomba Pembinaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tingkat Provinsi Bali yang diselenggarakan di Desa Wisata Lontar Dukuh, Penaban, Rabu (8/5) kemarin.

Wabup Artha Dipa Sambut Baik Lomba Pokdarwis

Diharapkan Berperan Aktif Kembangkan Program Kepariwisataan Karangasem WAKIL Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran masyarakat. Artinya segenap pihak diharapkan mampu mewujudkan setiap unsur Sapta Pesona dalam mendukung konsep Pembangunan Pariwisata berkelanjutan. Penekanan itu disampaikan ketika menghadiri Kegiatan Lomba Pembinaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tingkat Provinsi Bali yang diselenggarakan di Desa Wisata Lontar Dukuh, Penaban, Rabu (8/5) kemarin. Artha Dipa mengatakan, Kabupaten Karangasem merupakan salah satu destinasi pariwisata di Bali. Karangasem menyimpan keragam potensi daya tarik wisata. Bukan saja bentangan alam nan indah, juga kekhasan alias keunikan budayanya. Karena itu sangat strategis dikembangkan sebagai daya tarik wisata. Sebab, daerah ujung Bali paling timur ini berpotensi tinggi menarik kunjungan wisatawan, baik domestik maupun asing. ‘’Pada intinya, masyarakat perlu diberdayakan agar mereka mempunyai kemampuan berperan aktif dalam pengembangan program kepariwisataan. Sejatinya keterlibatan atau partisi-

pasi masyarakat lokal menjadi penting dalam upaya keberlanjutan pariwisata itu sendiri, sehingga bisa dimanfaatkan secara ekonomomi demi untuk kesejahteraan masyarakat,’’ ujar Artha Dipa. Potensi itu mencakup perlindungan alam lingkungan, budaya dan adat istiadat. Ke depan kegiatan Lomba Pokdarwis itu, kata Artha Dipa, dapat menjadi perhatian dan agenda bersama di tingkat kabupaten, provinsi bahkan nasional. Karena itu harus benar-benar dipersiapkan dengan baik serta dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga implementasinya mampu berkembang jadi bagian budaya yang melekat dalam keseharian. Sebab, hal itu berdampak signifikan terkait citra, kualitas destinasi pariwisata Karangasem. ‘’Kelompok Sadar Wisata merupakan suatu organisasi yang dibentuk di suatu destinasi wisata yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan pariwisata. Kami berharap Pokdarwis ini dapat berkontribusi aktif dalam pembangunan pariwisata,’’ harapnya optimis. Untuk menggairahkan dan mengaktifkan tugas dan fungsi Kelompok Sadar Wisata itu, diharapkan peran serta pariwisata Bali guna

meningkatkan pembangunan pariwisata itu sendiri. Hematnya, perlu upayaupaya motivasi ke arah itu. Salah satunya melalui kegiatan Lomba Kelompok Sadar Wisata ini. Kadis Pariwisata I Wayan Astika mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wabup Artha Dipa. Kehadiran Wabup dinilai sebagai wujud dukungan dan komitmen Pemerintah Daerah Karangasem terhadap eksistensi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Dinas Pariwisata Karangasem selaku Pembina Pokdarwis itu sejauh ini telah melakukan langkah dan upaya-upaya menyiapkan Pokdarwis Dukuh Penaban Kelurahan Karangasem. Di antaranya memberikan pendampingan, pembinaan, memfasilitasi setiap kegiatan pembinaan di sana. Selain itu juga turut berpartisipasi pada setiap aksi bersih-bersih menuju areal Pusaka Lontar Dukuh Penaban. ‘’Penilaian dilakukan melalui interview kepada pengurus Pokdarwis yang terbagi menjadi tiga kelompok meja. Sesuai pendekatan masing-masing kami berharap aspek administrasi, aspek SDM dan aspek fisik nantinya dinilai,’’ katanya. (ad382)

Seorang nenek Ni Wayan Kasih (84) yang belakangan ini diduga depresi tanpa diperkirakan kemudian melakukan tindakan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pohon melila di kebun salak, Selasa (7/5). Wanita asal Banjar Dinas Pengawan, Desa Sibetan, Bebàndem itu ditemukan sudah tidak bernyawa tergantung di ranting pohon melila di kebun salak, Selasa (7/5) sekitar pukul 06.00 Wita. Korban nekat mengakhiri hidupnya lantaran diduga depresi. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, Selasa (7/5) pagi sekitar pukul 06.00 Wita, I Wayan Sadru saat itu hendak pergi ke pasar. Saat tiba di TKP (belakang rumah korban) saksi melihat tangga bersender di pohon kayu melila. Dia bertambah heran setelah dilihat sandal jepit warna merah serta lampu senter warna kuning tergeletak di tanah.

Setelah itu saksi mencoba melihat ke arah atas. Betapa kagetnya saksi melihat korban sudah tergantung dengan posisi tubuh menghadap ke pohon. Melihat kejadian itu, saksi langsung memanggil keluarganya. Anak kandung korban, I Made Pasek Wiranata, menuturkan sebelum meninggal, ibunya sempat berpesan kepada cucunya Koming (8)

agar mengambil bekal sekolah di bawah bantal. Selain itu, tambah Wiranata, ibunya juga sempat berpesan kepada menantunya, Ni Kadek Supadmi, kalau dirinya tidak bisa mengikuti upacara persembahyangan di Pura Penyimpenan. Ia meminta supaya pura itu dipralina dan di-lebar ke laut. Kapolsek Selat AKP I Made Sutirta mengatakan,

petugas kepolisian mengamankan barang bukti di TKP berupa tali berwarna biru. Tali dengan panjang 188 cm itulah dipergunakan korban menggantung lehernya. ‘’Dugaan sementara korban gantung diri karena depresi. Sejak dua tahun lalu korban sempat menggarap lahan sawah. Namun anak-anak korban menyuruh istirahat saja jangan mengambil kerja berat lagi karena sudah tua. Setelah dilarang ke sawah, otomatis korban tidak memiliki kesibukan apa-apa lagi. Jadi, lebih banyak diam saja di rumah,’’ jelas Sutirta. (kmb41)

Pemkab Bentuk Tim Inventarisasi Cagar Budaya Amlapura (Bali Post) Hampir setiap desa di Karangasem memiliki cagar budaya peninggalan para leluhur. Hanya, sampai saat ini belum semua cagar budaya diinventaris dengan baik. Melalui Dinas Kebudayaan, Pemkab membentuk tim gabungan cagar budaya. Nantinya tim itu yang mengemban tugas melakukan penelitian sebelum ditetapkan sebagai cagar budaya. Kepala Dinas Kebudayaan Karangasem Putu Arnawa mengatakan, jumlah anggota tim cagar budaya itu terdiri dari lima orang. Kelima orang tim itu ahli dan mumpuni tentang cagar budaya. Arnawa menambahkan, pembentukan tim cagar budaya itu direncanakan di diseluruh desa di Karangasem. Sebab, diduga nyaris di seluruh desa punya warisan cagar budaya. Bahkan, beberapa peninggalan

sudah ditetapkan sebagai cagar budaya. Acuan pembentukan tim cagar budaya itu juga tidak lepas dari Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. ‘’Ada undang-undang yang mengatur tentang cagar budaya nah... itulah landasannya,’’ ujar Arnawa, belum lama ini. Kelima orang yang akan menjadi tim cagar budaya itu, kata Arnawa, selain dirinya sendiri, juga Gusti Nyoman Parnawa dari akademisi, Ni Nengah Rustini dari budayawan, Gede Pawana tokoh masyarakat, Gede Prama Saputra unsur arkeolog. ‘’Anggota tim berasal dari akademisi, budayawan, arkeolog, tokoh masyarakat. Mereka itulah nantinya yang menentukan sekaligus menginventarisir apakah unsure-unsur cagar budaya itu memang sudah terpenuhi atau tidak,’’ ujarnya. (kmb41) Putu Arnawa

Penunggu Pasien Empat Bulan Tak Dapat Santunan Makan

Gagal Tender, Program Jalan Pertengahan Mei Program pemberian santunan kepada penunggu pasien kelas III di RSUD Karangasem ternyata hingga memasuki pertengah Mei ini belum berjalan. Hal itu disebabkan program itu mengalami gagal tender. Atas kondisi itu, selama empat bulan lebih penunggu pasien itu justru tidak dapat santunan makanan yang diagendakan sebelumnya. Lalu bagaimanakah sebetulnya mekanisme pemberian santunan makanan bagi penunggu pasien di RSUD Karangasem itu?

I Wayan Suardana

Bali Post/kmb41

DIREKTUR RSUD Karangasem I Wayan Suardana, Rabu (8/5) kemarin mengakuai kalau program pemberian santunan makanan kepada penunggu pesien kelas III di RSUD Karangasem itu hingga kini belum berjalan. Program itu belum aktif karena sebelumnya sempat gagal tender. ‘’Januari kita sudah proses pengadaannya. Februari kita terima SK penetapan Pokja Kabupaten.

Awal Maret masuk ULP. Tapi sayang, gagal tender karena penawarannya jauh di atas,’’ ujarnya Kembali dilakukan tender ulang kedua. Sekarang sudah ada pemenangnya. ‘’Karena itu kita harap pertengahan Mei ini, program itu sudah dapat berjalan kembali,’’ ujarnya. Suardana menambahkan, anggaran yang digelontorkan Pemerintah Kabupaten

Karangasem mendukung program ini sebesar Rp 600 juta. Nominalnya hampir sama dengan tahun sebelumnya. Santunan untuk penunggu pasien itu, kata Suardana, tidak diberikan berupa uang, melainkan nasi bungkus kepada satu penunggu pasien. ‘’Kenapa diberikan nasi bungkus? Pernah sebelumnya diberikan uang, tetapi uangnya hilang dan dibelikan untuk keperluan lainnya,’’ tegasnya. Memang hanya diberikan makan satu kali sehari. Makannya itu diantarkan pada pagi harinya. Karena pagi-pagi pasien cukup kesulitan mencari makan. Nasi yang diberikan sesuai standar

layak dikonsumsi. ‘’Ke depannya kita berharap dianggarkan lebih besar, sehingga kita dapat memberikan makan tiga kali mulai pagi, siang dan sore,’’ harapnya. Untuk pengadaan makanan itu, kata Wayan Suardana, pihaknya tetap melakukan pengecekan terhadap dapur. Pengecekan itu terutama bagaimana higienitas pembuatan makanan. Itu dilakukan supaya pihaknya mengetahui bagaimana proses pembuatan makanan itu. Sebab, RSUD Karangasem sama sekali tidak ingin terjadi apa-apa dengan penunggu pasien yang mendapatkan jatah makanan itu. ‘’Kita punya tim gizi yang melakukan pengecekan makanan itu.

Makanan akan diberikan langsung kepada penunggu pasien berbarengan dengan pemberian makan kepada pasien,’’tegas Suardana. Disinggung selama empat bulan ini apakah ada keluhan dari penunggu pasien akibat belum dapat santunan makanan ini, Suardana menegaskan, kalau selama ini belum ada penunggu pasien yang menanyakan hal ini. Karena, pihaknya telah menyosialisasikan kepada penunggu pasien terkait keterlambatan itu. ‘’Kita sudah sosialisasikan hal itu. Mereka paham namun kita juga tidak berani memaksakan. Sebab, nantinya bisa dicap menyalahi aturan,’’ pungkasnya. (nan)


KLUNGKUNG

12

Kamis Wage, 9 Mei 2019

Monitoring Antisipasi Kebakaran

SOSOK Sempurnakan Data Sulinggih SEBAGAI bentuk perhatian terhadap sulinggih, pemerintah daerah telah menanggung biaya kepesertaan sulinggih dalam program JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat). Program ini sudah diterapkan sejak dua tahun lalu. Bahkan, pemerintah daerah menanggungnya di dalam kelas perawatan VIP. Program ini disambut baik. Tetapi, permasalahannya masih ada sulinggih yang tercecer. Guna memaksimalkan program tersebut, PHDI Klungkung kini terus melakukan penyempurnaan data. Ketua PHDI Klungkung Putu Suarta, Rabu (8/5) kemarin, menyampaikan total ada sekitar 200 sulinggih. Data tersebut diperoleh dari PHDI setelah sebelumnya sang sulinggih berproses melakukan diksa pariksa dan tentu terdata di PHDI. Namun, menyikapi informasi ada sulinggih yang belum masuk daftar, PHDI tetap akan mengkomunikasikannya dengan pemerintah daerah. “Kalaupun belum terdaftar dalam kesertaan JKNKIS, seandainya sulinggih itu sakit, tetap akan ditanggung saat dirawat di rumah sakit. Kami akan keluarkan rekomendasi kepada pemerintah daerah agar ditanggung biayanya. Selanjutnya baru diurus kepesertaannya dalam JKN-KIS,” kata Suarta asal Lingkungan Pagending, Kelurahan Semarapura Kauh ini. Sesuai data Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Klungkung, total ada 143 sulinggih yang sudah terdaftar. Dari jumlah itu, di antaranya di Kecamatan Klungkung ada 64 orang, Banjarangkan 40 orang, Dawan 29 orang dan Nusa Penida 10 orang. Namun, jumlah sulinggih yang sudah masuk dalam kepesertaan JKN-KIS sebanyak 84 orang. Pemerintah daerah membayar iuran setiap bulannya mencapai Rp 80 ribu per orang. Tahun ini untuk tanggungannya pemerintah daerah sudah memasang anggaran Rp 80.640.000. “Ini bentuk perhatian real pemerintah terhadap sulinggih. Masalah data, kami akan bantu sempurnakan lagi, agar semua tercover,” tegasnya. (gik)

Ditemukan APAR Tak Penuhi Standar

Semarapura (Bali Post) -

Mengantisipasi adanya kebakaran, Satpol PP dan Damkar Klungkung melakukan monitoring kondisi gedung, instalasi listrik dan persediaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) di setiap unit gedung, Rabu (8/5) kemarin. Proses ini dilakukan secara berkala, mengingat ada beberapa unit gedung sudah tua. Hasil monitoring itu, salah satunya ditemukan sarana APAR sudah tidak memenuhi standar kelayakan. Kepala Satpol PP dan Damkar Klungkung Putu Suarta mengatakan, dari seluruh unit gedung di Setda Klungkung, terdapat tujuh sarana APAR. Di antaranya, di lorong Bagian Humas dan Protokol ada 1 ukuran kecil hanya 3 kg, di Ruang Tunggu Bupati ada 1 ukuran sama, namun selangnya sudah retak. Sisanya di ruang tunggu Wakil Bupati ada 1 ukuran sama, di gedung tua peninggalan zaman Belanda ada 1 ukuran sama, di Ruang Rapat Praja Mandala dan Widya Mandala ada 3. “Semuanya masih aktif, tetapi ukurannya belum memenuhi standar. APAR ukuran gedung minimal 6 kg - 15 kg,” kata Suarta. Pihaknya mengaku sudah menyampaikan temuan tersebut kepada Bagian Umum, agar segera diganti dengan

yang standar, sebagai upaya pencegahan. Sebab, APAR dengan kondisi selang sudah retak, justru membahayakan. Setelah melakukan monitoring, pihaknya mengaku akan memberikan pelatihan kepada setiap penghuni gedung kantor agar bisa melakukan penanganan sendiri saat dalam kondisi darurat. Dengan penanganan lebih dini dan lebih cepat, dapat mencegah kebakaran melebar dan mencegah kerugian lebih besar. “Nanti akan ada simulasi, bagaimana mengenali tanda bahaya dan melakukan antisipasi. Nanti biar tidak bingung, sudah ada APAR tetapi malah tidak dipakai saat kejadian. Agar tidak begitu,” tegasnya. Pihaknya juga merencanakan agar di setiap unit gedung dipasang alat indra

Mengungkap Kasus Narkoba

Bali Post/kmb31

APAR - Petugas Damkar saat memeriksa salah satu APAR, agar selanjutnya diganti dengan yang standar. proteksi kebakaran. Panelnya akan menyala, apabila di sekitarnya ada asap yang mengepul. Selain itu, di sejumlah ruang kerja beberapa unit kantor, ditemukan pemasangan jaringan yang kurang rapi dan aman. Demikian juga penggunaan komputer

dan laptop dengan sistem jaringan listrik yang kurang aman atau pemasangannya bercabang-cabang. Kondisi demikian bisa menimbulkan adanya korsleting listrik yang bisa memicu terjadinya kebakaran. Apalagi, jika gedungnya penuh dengan arsiparsip penting, ini jelas sangat

membahayakan. Temuan itu sudah ditindaklanjuti langsung agar diperbaiki dengan standar pemasangan jaringan listrik di dalam ruangan. Pihaknya menegaskan, proses monitoring demikian tidak hanya dipusatkan di Setda Klungkung. Tetapi juga di gedung OPD lain. (kmb31)

Tebing Devil’s Tears Sering Makan Korban

Tanpa Barang Bukti ”Guide” Diminta Jangan Tinggalkan Turis TO Bisa Tantang Balik MENGUNGKAP kasus narkoba terasa kian sulit. Modusnya terus berubahubah, seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi. Sampai kepada keputusan melakukan penangkapan, TO (Target Operasi) harus dipastikan memegang barang bukti. Ini menjadi syarat mutlak ketika meringkus pemakai, pengedar, kurir atau bandar narkoba sekalipun. Menurut Kasat Narkoba Polres Klungkung AKP I Gusti Ngurah Yudiastira, Selasa (7/5), proses pengintaian bisa berlangsung berminggu-minggu. Mulai dari menemukan orangnya, mempelajari pasarnya, menemukan jaringannya, sampai pada momen memastikan TO-nya memegang barang bukti. Jika tidak ada barang bukti, maka seluruh proses penyelidikan akan sia-sia. “Pengintaian kami cukup lama. Dari proses surveilen sampai pada keputusan menangkap. Bila tidak mengantongi barang bukti, TO-nya justru bisa menantang balik polisi, untuk membuktikan kecurigaan itu,” kata Yudistira, usai kembali berhasil meringkus tiga orang pemakai dan pengedar narkoba, Putu Mahardika alias Liang (42), Gede Sudiarsana alias Botak (38) dan I Wayan Sukarta alias Step (38), belum lama ini. Dalam proses pengungkapan kasus, menurutnya

ini yang paling dihindari terjadi. Sebab, jika menangkap kemudian TO tidak memegang barang bukti, selanjutnya pasti akan terasa lebih sulit. Karena TO tentu akan semakin waspada dan mengubah pola modus operandinya dalam perannya, baik sebagai pengedar maupun pemakai narkoba. “Mengungkap kasus narkoba memang rumit. Kami harus terus bergerak dan memantau, mengidentifikasi siapa orangnya,” tegasnya. Disinggung mengenai Lembongan yang dianggap sebagai pasar narkoba terbesar di Klungkung, Yudistira tak menampik anggapan tersebut. Tetapi sekali lagi, ungkapan itu butuh pembuktian. Meski Sat Narkoba Polres Klungkung sudah berulang kali mengungkap peredaran gelap narkoba di sana, aktivitas peredaran yang dimaksud diyakini tetap ada. Mengingat pasarnya cukup tinggi, karena pesatnya perkembangan pariwisata. “Kalau Lembongan itu, pemasoknya mayoritas langsung dari Denpasar. Masuk melalui pelabuhan penyeberangan di Sanur, langsung ke Lembongan. Ini kadang cukup menyulitkan kami, karena setelah kami tangkap, barangnya datang lagi,” tegasnya. Khusus di Klungkung, pasar narkoba seperti tidak ada habisnya. Meski satu per satu kasusnya terungkap, para pelakunya juga sudah ditangkap, tetapi peredaran

narkoba tidak pernah berhenti. Kapolres Klungkung AKBP Komang Sudana, cukup normatif menanggapi perkembangan kasus narkoba di Klungkung. Sepanjang masih ada ditemukan peredaran gelap narkoba, pihaknya juga tetap melakukan penindakan dengan tegas. Meski demikian, pihaknya juga menyampaikan melakukan sejumlah upaya preventif, bekerjasama dengan BNNK (Badan Narkotika Nasional Kabupaten) Klungkung. Melakukan sosialisasi bahaya narkoba ke desa-desa hingga ke sekolahsekolah, untuk memproteksi generasi muda. Sebelumnya, BNNK Klungkung pernah mengumpulkan para bendesa adat se-Klungkung, belum lama ini. BNNK ingin mendorong percepatan proses pembuatan perarem lepas di setiap desa adat, sebagai bagian upaya desa adat terlibat langsung dalam menekan peredaran gelap narkoba di desa. Ini sebagai salah satu opsi ideal yang bisa diterapkan di Bali, untuk semakin mempersempit ruang gerak para pengguna dan pengedar narkoba. Kepala BNNK Klungkung AKBP Dewa Made Alit Artha menyatakan, pempercepat adanya perarem ini, sebagai salah satu program pemberdayaan penggiat antinarkoba di lingkungan masyarakat, untuk semakin mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkoba. (gik)

Semarapura (Bali Post) Tebing Devil’s Tears di Banjar Kawan Desa Lembongan, Nusa Penida, sudah banyak memakan korban. Ada yang selamat dengan luka-luka setelah dihantam ombak, ada pula yang langsung terjatuh dan hilang terseret arus. Meski sudah dipasang papan pengumuman peringatan tanda bahaya di sekitar tempat itu, tetapi aktivitas wisatawan tetap ramai. Kepala Dinas Pariwisata Klungkung Nengah Sukasta, Rabu (8/5) kemarin, mengatakan menyikapi banyaknya peristiwa serupa, sejak awal sudah diantisipasi dengan pemasangan tanda bahaya. Selain itu, pihaknya juga mengaku sudah berbicara langsung dengan para guide, agar memberi penjelasan bahwa areal sekitar tebing yang menjulur ke

laut itu berbahaya. Sebab, ombak besar bisa menerjang tiba-tiba. Tetapi, wisatawan tetap datang ke tempat itu. Parahnya tanpa ditemani guide-nya. “Kami dulu sempat kumpulkan para guide. Saat itu kami sudah tegaskan, kalau tamunya ke Dream Beach (sebelah Devil’s Tears), mohon ditemani. Jadi, kalau setelah dari sana, tamunya pergi ke tebing Devil’s Tears, guide-nya bisa melarang,” kata Sukasta. Seringnya ada kejadian seperti itu diakui kerap menjadi sorotan banyak pihak. Bahkan, sudah ada beberapa lembaga swasta yang berencana membantu pemasangan pagar di dekat tebing. Tetapi, sampai sekarang belum ada yang jadi. Dinas Pariwisata Klungkung pun secara khusus pergi ke objek wisata

Tanah Lot Tabanan untuk menemukan tipe pagar apa yang cocok. Di sana, pihaknya mendapat gambaran, pagar yang cocok adalah jenis kayu yang dihubungkan dengan tali. Sebab, kalau pakai jenis besi, akan cepat keropos, karena terpapar air laut. “Kami sudah siapkan anggaran Rp 60 juta untuk pemasangan pagar itu tahun ini,” tegasnya. Rencananya pagar ini akan dipasang di dekat tebing, sebagai batas wilayah aman dan wilayah berbahaya. Anggaran sebesar itu, diperkirakan hanya mampu memagar sekitar 50 meter. Ini jelas tidak cukup, melihat hamparan tebing ini cukup panjang sekitar 500 meter. Meski demikian, Sukasta menegaskan ini akan dilakukan secara bertahap. Di sisi lain, Kasubag Humas Polres Klungkung, AKP

I Putu Gede Ardana, Rabu (8/5) kemarin, mengatakan, proses pencarian terhadap WNA India Kausal Aditya (24) yang hilang terseret arus, masih dilakukan di sekitar perairan tersebut. Pencarian melibatkan Basarnas, Sat Polair Polres Klungkung, Polsek Nusa Penida, SAR Samapta Polda Bali dan TNI. Namun, hingga sore kemarin, korban WNA asal India tersebut belum ditemukan. Seperti diberitakan sebelumnya, ganasnya ombak di sekitar Tebing Batu Belek atau dikenal wisatawan dengan nama Devil’s Tears, kembali memakan korban, Selasa (7/5) siang. Seorang wisatawan asing asal India, Kausal Aditya (24) seketika hilang dari atas tebing, setelah tersambar ganasnya ombak yang naik ke atas tebing itu. (kmb31)

Bali Post/kmb31

MEMBAHAYAKAN - Polisi saat mengingatkan turis bahwa wilayah di sekitar Tebing Devil’s Tears membahayakan.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Wage, 9 Mei 2019

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA Cari Supir pribadi Hub.081353004000 B.BP.004.05.19.0000322

Dcr Karyawan/wati resto 17-25 th SMA/SMK, H.0823-5935-2500 B.BP.001.05.19.0000372

Cr PRT tinggal dlm tdk takut anjing ada libur Gj UMR + Bns 089520935692 hanya SMS B.BP.154.05.19.0000373

Dcr 1 org Kasir,1 org CS Cowok 1 org Sopir,Hub.087862383760 B.BP.001.05.19.0000279

Dcr Input Data,Cek Stok,Label Stok,pny spd sdri,082237466110 B.BP.001.05.19.0000287

Dcr Adm sopir B1,Teknisi.Gj + Bns+Kms+BPJS,Lam PT.PMA Jl.Bedahulu XVII/7,Dps

B.BP.821.05.19.0000293

Dcr Koki wanita untuk rumah di Imam Bonjol Dps,Tinggal dalam, Pengalaman, pintar masak Gaji 4jt SMS/WA 0816571027

B.BP.004.05.19.0000374

Dcr Sgr Cleaning Service P/W & Sopir Pariwisata SIM B1 Umum Lam Bw:PT.Golden Kris Tours. Jl.By Pass Ngurah Rai No.7 Sanur B.BP.001.05.19.0000360

Dist Prodk Nestle/KAO Cr:Sales TO/Spv/TF,Sopir SIM A/B1,Admin MD,Tng Srbt/Gdg u/Dps,Ngr,Klk, Krgsem.Krm Jl.Ry Sempidi 2 Dps B.BP.001.05.19.0000142

DIJUAL MOBIL

RUPA-RUPA

DIJUAL MOBIL

DIJUAL RUMAH

Dibutuhkan Pramuniaga,Kasir, Akunting, Admin & Terima DW. CV.Dayuhsini HUb.085792825977

B.BP.001.05.19.0000059

Dicari Courier Motor Operasional, Sopir (Max28Th), Krm Jl Gn.Soputan I/107.Tl:8466317

B.BP.001.05.19.0000357

DIJUAL MOBIL DAIHATSU

BUC Grand Max 2015 No AC PS Asli Bali,PL Bangli,Wrn Putih, 82Jt Nego Hub.081237677786

B.BP.001.05.19.0000351

MERCEDEZ

Perush Spa membutuhkan terapis pria, siap untuk di training, max 35 tahun, pengalaman tdk diutamakan dan Reception yang sudah berpengalaman, maksimal 35 tahun, bs Bhs Inggris, computer skill, bisa email. Minat, Hub Jari Menari, Phone 0361-736740 or email ke jarimenari@jarimenari.com

SLK200LTD’10AsDK ML13R+S350’08 CLS350’05/06ML19RB 087855560399

BIRO JASA

SERVICE

B.BP.004.05.19.0000014

B.BP.001.05.19.0000370 TOYOTA

(3)Alphard12KM35RB+11/12KM43RB +’12NIK11PSKM42RB 0878-55560399 B.BP.001.05.19.0000371

Djl Toyota Fortuner th 2005 facelift 4x4 (V Model) 225Jt Nego Hub.081246766611 B.BP.004.05.19.0000364

TOYOTA

Land Cuiser’95&Pajero Sport’10 Samsat Baru.Hub:081338543499

B.BP.001.05.19.0000361

PROPERTY DIJUAL RUMAH

Jl Rmh Perum.Andika Graha B.20 Lt2/80m2,700jt nego & Kebun Cengkeh, HM, 64are siap panen,Ds.Cempaga Singaraja H.081240022262

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

PROPERTY DIJUAL TANAH

Dijual Kav Samplangan Gnyar DP 10% Bunga Krd 0.83% / Bln Hub:087862017342/081805374433 B.BP.004.04.19.0000532

Dijual Murah 3,6M Kavling SHM 480m2 Taman Griya Jimbaran Nusa Dua.Hub Rini 08119707272 B.BP.004.04.19.0000943

DISEWAKAN RUMAH

Jual tanah view 30Are 700Jt Nego Jl.Panjisakti Sawe Rangsasa Jembrana Ngr HP.082339060548

Dikont Rmh Lt2,Full Furnis, Jl.Tk.Pakerisan Gg.XVIII/2 Panjer Hub.08179790033 (pemilik)

Tanah 1Ha di Kristal Bay View Nusa Penida,SHM,H.081236296636

B.BP.001.05.19.0000355

PROPERTY

B.BP.001.05.19.0000356

SERVICE

BALI JAYA TEKNIK KULKAS M. CUCI FREZZER W.HEATER

Service panggilan BERGARANSI

082331838863 C.0000936-SRV

B.BP.159.05.19.0000367

B.BP.001.05.19.0000362

1,5A Jl.Glogr Carik, G.Kangguru No.2 sdh tmbk kllg.085101818655 B.BP.154.05.19.0000376

RUPA-RUPA *Simpanan Koperasi 16% / Th S &K berlaku aman Hub:081239011111 B.BP.001.05.19.0000340

KEHILANGAN Hlg BPKB DK 6308 HS No.G.1858. 182-O AN Ni Nengah Suparwini B.BP.167.05.19.0000366

Hlg Buku Keur No.BPKB O033751 68-O DK8507DF An.I Wyn Sudira B.BP.001.05.19.0000352

Hlg surat izin kndaraan No.Pol DK1128FS, By Pass Ngr Rai Nusa2 B.BP.154.05.19.0000375


14 Bawakan Adik Ganja ke Rutan Haqi DS Dibekuk Polisi Bangli (Bali Post) – Rencana Haqi DS (27), pria asal Lumajang, Jawa Timur membawakan ganja untuk adiknya yang mendekam di Rutan Bangli, digagalkan tim Sat Resnarkoba Polres Bangli. Haqi DS dibekuk di halaman parkir Rutan Kelas II B Bangli. Dari tangannya, polisi menyita satu paket ganja yang disimpan di dalam sebuah bungkus rokok. Wakapolres Bangli Kompol Made Krisnha didampingi Kasubag Humas AKP Sulhadi dan Kasatres Narkoba Iptu I Gede Sudiarna Putra, Rabu (8/5) kemarin menjelaskan, pelaku ditangkap Selasa (7/5) pukul 12.30 Wita. Dari hasil penggeledahan yang dilakukan petugas, pelaku kedapatan menyimpan narkotika golongan I jenis ganja sebanyak satu plastik klip di dalam bungkus rokok. Rokok tersebut disimpan pelaku di dalam saku celana sebelah kanan yang digunakannya. Kepada polisi, pelaku yang wiraswasta itu mengaku ganja yang dibawanya hendak diberikan kepada adiknya berinisal AM di dalam rutan. Berdasarkan barang bukti tersebut, tim selanjutnya melakukan penggeledahan di rumah kos pelaku di wilayah Panjer, Denpasar. Dari rumah kos itu, tim berhasil mengamankan ganja yang dibung-

kus dengan satu lembar kertas dalam sepatu ket milik pelaku. Total barang bukti ganja yang berhasil diamankan seberat 7,05 gram bruto atau 6,45 gram netto. Selain ganja, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya yakni satu buah handphone, tiga buah kertas rokok/ papir, satu buah sepatu merek DC, satu buah celana, satu lembar kertas pembungkus ganja, dan satu bungkus rokok. Kasatres Narkoba Iptu I Gede Sudiarna Putra menambahkan, berdasarkan pengakuan pelaku, barang bukti ganja tersebut didapat dengan membelinya dari seseorang berinisal AD. Modusnya, pelaku melakukan transaksi untuk membeli barang tersebut lewat HP dan kemudian mengambilnya di wilayah Sanur dengan sistem tempel. “Ganja yang dibelinya itu setelah sampai di rumah dipecah jadi dua. Satunya rencananya dibawa untuk diberikan ke adiknya yang ada di dalam rutan, satu lainnya dikonsumsi,” kata Sudiarna. Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku mulai menjadi pemakai sejak setahun terakhir. Soal rencana membawakan ganja untuk adiknya di dalam rutan, juga diakui pelaku baru pertamakali dilakukan. (kmb40)

Bali Post/kmb40

KASUS - Wakapolres Bangli Kompol Made Krisnha didampingi Kasubag Humas AKP Sulhadi dan Kasatres Narkoba Iptu I Gede Sudiarna Putra menjelaskan kronologi kasus penangkapan Haqi DS, Rabu (8/5) kemarin.

BANGLI

Warga Subaya Harapkan Perbaikan Jalan Menuju Pura Beji Bangli (Bali Post) -

Warga Desa Subaya, Kintamani mengharapkan adanya perbaikan terhadap akses jalan menuju Pura Beji, di wilayah desa setempat. Perbaikan jalan sangat dibutuhkan warga untuk memudahkan mengambil air bersih dan menuju perkebunan penduduk.

Bali Post/ist

JALAN - Kondisi Jalan Tirta Dedari Tirta Pemujaan di Desa Subaya, Kintamani yang mengalami kerusakan.

yang sekarang disebut PNPM Mandiri. Adapun besaran dana UEP yang dikucurkan ke LPD Desa Pakraman Selat nilainya mencapai Rp 300 juta. Sementara itu dari informasi yang dihimpun, dua orang yang ditetapkan tersangka dalam kasus itu, yakni Ketua LPD berinisial LN dan MR selaku bendesa/pengawas LPD. Meski keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak pertengahan 2018, namun hingga sekarang pihak Kejari belum juga menuntaskan penanganan kasus tersebut. Made Suardika Adnyana, kuasa hukum tersangka LN, Rabu (8/5) kemarin mengaku sudah sempat mempertanyakan perkembangan kasus ini ke Kejari Bangli. Jawaban yang didapat, pihak Kejari belum menuntaskan perkara kasus ini karena masih ada pemilu dan kegiatan lain. Pihaknya juga sempat mempertanyakan hal ini ke Kejati dan Kejaksaan Agung dan memin-

Salah seorang warga Desa Subaya, Wayan Windia, Rabu (8/5) kemarin mengungkapkan, jalan yang bernama Jalan Tirta Dedari Tirta Pemujaan Subaya tersebut mengalami kerusakan parah sejak 2017 lalu. Tepatnya saat bencana alam longsor yang terjadi di Desa Songan. Panjang jalan yang rusak mencapai 1 kilometer lebih dari 1,7 km total panjang jalan yang ada. “Sebagian jalan yang rusak akibat tergerus air,” ungkapnya. Jalan berstatus kabupaten itu, kata Windia merupakan akses jalan menuju Pura Beji. Jalan itu banyak dimanfaatkan warga untuk mengambil

air bersih di wilayah Pura Beji. Selain itu jalan tersebut juga menjadi akses warga untuk menuju perkebunan di Subak Abian Yeh Pengalapan. “Jalan itu juga menuju rumah warga. Di ujung jalan itu ada 15 KK yang tiggal di sana,” terang pria yang merupakan Kelian Subak Abian Yeh Pengalapan itu. Saat ini kondisi jalan Tirta Dedari Tirta Pemujaan Subaya tak bisa dilalui kendaraan roda empat. Hanya kendaraan roda dua yang melintas di jalan itu. Untuk mengangkut hasil perkebunan, petani pun terpaksa bolak-balik menggunakan motor.

Windia mengatakan, pihak desa sudah mengajukan permohonan perbaikan ke Dinas PU dan menyampaikannya ke anggota dewan. Namun sampai sekarang belum mendapat penanganan. “Dinas PU setahu saya sudah tiga kali turun ke lokasi,” ujarnya. Karena keberadaan jalan tersebut sangat penting dan dibutuhkan warga, dirinya berharap pemerintah dapat segera melakukan perbaikan. “Jalan itu sangat dibutuhkan warga. Saat ada upacara di Pura Puseh, Pura Dadia, Pura Bale Agung, semuanya masucian ke Pura Beji dan melintasi jalan itu,” imbuhnya. (kmb40)

Pro-Kontra Soal Maskot

Tari Gumitir Dipentaskan Saat Puncak HUT Kota Bangli Bangli (Bali Post) Di tengah munculnya prokontra terkait rencana menjadikan bunga gumitir sebagai maskot Kabupaten Bangli, Pemkab akan mementaskan tarian bunga tersebut pada puncak peringatan HUT ke-815 Kota Bangli, Jumat (10/5) mendatang. Tarian baru yang lahir dari gagasan Bupati Bangli I Made Gianyar itu akan dibawakan oleh 21 orang penari. Kabid Kesenian Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangli Nyoman Wiradana, Rabu (8/5) kemarin menjelaskan, tari bunga gumitir merupakan tarian baru hasil garapan seniman I Nyoman Cerita. Tari Bunga Gumitir dibuat dan dirancang menjadi tari maskot Kabupaten Bangli. Tarian ini aslinya dibawakan oleh tujuh orang penari. Namun dalam pe-

Dipertanyakan, Penanganan Kasus Dugaan Penyelewengan Dana UEP Bangli (Bali Post) Penanganan kasus dugaan penyelewengan dana usaha ekonomi produktif (UEP) di LPD Desa Pakraman Selat, Susut yang selama ini ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangli terkesan jalan di tempat. Sebab sudah setahun lebih penanganan kasus itu tak kunjung tuntas dan dilimpahkan ke pengadilan. Dalam kasus tersebut, pihak Kejari telah menetapkan dua orang tersangka. Kasus dugaan penyelewengan dana UEP di LPD Desa Pakraman Selat sudah mulai ditangani pihak Kejari Bangli sejak awal 2018 lalu. Puluhan saksi sempat diperiksa dalam kasus itu. Sekitar pertengahan tahun 2018, Kejari Bangli menetapkan dua orang pengurus LPD sebagai tersangka. Di mana dana UEP yang diduga diselewengkan di LPD Desa Pakraman Selat bersumber dari program pengembangan kecamatan (PPK) tahun 2014

Kamis Wage, 9 Mei 2019

ta supaya mensupervisi kasus itu mengingat penanganannya sudah berjalan cukup lama. Diungkapkan Suardika, dari informasi yang didapatnya, penyidikan terhadap tersangka MR telah dihentikan atau di SP3-kan. Sebab dari hasil penyidikan yang dilakukan Kejari Bangli, tersangka MR dianggap tidak melakukan pemalsuan tanda tangan terkait permohonan bantuan UEP. Suardika mengatakan bahwa kliennya memang mengakui telah memalsukan tanda tangan MR. Namun menurut Suardika, sebagai pengawas LPD, secara moral dan hukum punya tanggung jawab mengarahkan keuangan LPD. Saat LPD mengalami masalah, pengawas mestinya jangan justru lempar tanggung jawab hanya kepada ketua LPD. Sementara itu, Kasipidsus Kejari Bangli Bagus belum bisa dikonfirmasi terkait perkembangan penanganan kasus LPD Selat. (kmb40)

mentasan perdana saat puncak peringatan HUT Kota Bangli nanti, tarian ini akan dibawakan oleh 21 orang penari. “Karena nanti tarian ini dipentaskan di lapangan yang cukup luas, maka akan dibawakan oleh tiga kelompok,” ujarnya. Penari dan penabuh yang akan membawakan tarian ini seluruhnya merupakan siswa SMKN 4 Bangli. Tari Bunga Gumitir ini akan ditarikan sebelum apel bendera peringatan HUT Kota Bangli dimulai. Wiradana mengatakan tari Bunga Gumitir mengandung mitologi, filosofi dan estetika Hindu. Mengenai adanya pro kontra di masyarakat saat ini terkait rencana Pemkab menjadikan bunga gumitir sebagai maskot, ia menanggapi itu sebagai hal biasa. “Apa pun yang dilakukan pasti ada pro kontra. Ini sudah berdasarkan kajian.

Senin lalu juga sudah kita laksanakan FGD,” pungkasnya. Sebagaimana diketahui, tari Bunga Gumitir sempat diuji coba di wantilan Desa Wisata Penglipuran akhir Januari lalu. Bupati Bangli I Made Gianyar kala itu mengaku akan segera membuat Peraturan Daerah (Perda) untuk menjadikan Bunga Gumitir sebagai maskot Kabupaten Bangli. Pihaknya tidak mau lagi kecolongan dalam memilih bunga sebagai maskot kabupaten. Diakui sebelumnya Bangli sempat gagal menjadikan Bunga Pucuk Bang dan Sandat sebagai maskot Kabupaten Bangli karena kalah cepat dari kabupaten lainnya. Alasan dipilihnya gumitir sebagai maskot, karena gumitir tak hanya memiliki warna yang indah, namun juga memiliki makna yang mendalam. Selain melam-

Bali Post/ist

TARI - Uji coba perdana tari maskot bunga gumitir di Wantilan Desa Wisata Penglipuran, Januari lalu. bangkan kesederhanaan, gumitir juga memiliki banyak manfaat. Bunga gumitir tahan lama, tidak mahal, dan yang tidak kalah penting, gumitir sangat cocok hidup di daerah sejuk seperti Kabupaten Bangli. Di samping memiliki fungsi ekonomi, agama dan

seni, gumitir, menurutnya, juga mempunyai nilai religius, kemuliaan, keindahan dan kemasyarakatan. Dengan memilih bunga gumitir sebagai maskot, ia berharap segala sesuatu yang baik dan berguna tidak sulit didapatkan di Kabupaten Bangli. (kmb40)


OLAHRAGA

Kamis Wage, 9 Mei 2019

15

Liga Champions

Liverpool Bermental Raksasa Liverpool Liverpool memiliki mentalitas raksasa sehingga mampu melakukan hal yang luar biasa dalam sejarah Liga Champions, Rabu (8/5) dini hari kemarin. The Reds menghancurkan favorit juara Barcelona dengan skor telak 4-0 (1-0) pada laga kedua semifinal untuk mencapai final tahun kedua berturut-turut.

Bali Post/ist

AAN Garga Candra Gupta

Candra Gupta Didukung 14 Pemilik Suara Denpasar (Bali Post) Ketua Umum Klub Sepak Bola Damar Cakti Denpasar AAN Garga Candra Gupta bakal maju dalam pemilihan Ketua Umum Askot PSSI Kota Denpasar masa bakti 2019-2023 pada Muskot, Kamis (9/5) ini. Mantan pemain yang akrab disapa Tu Rah Mantri ini didukung 13 klub anggota Perseden plus satu pemilik suara dari Asosiasi SSB Kota Denpasar. Ke-14 pemilik suara yang sudah membubuhkan tanda tangan di atas materai yakni Guntur FC, Guntur Generation, Damar Cakti, Kundalini, Kertalangu, POSKA Sidakarya, POR Sanur, Kaswari, POPP Pegok, Wisnu Putra (Wistra), Minggir United, Yosa Abian Timbul, Panjer dan Asosiasi SSB Kota Denpasar. Tu Rah Mantri merupakan kandidat kuat Ketum Askot PSSI Kota Denpasar. Apalagi dalam muskot ini pemilik suara hanya 19 sampai 21. Oleh karena itu, ia diprediksi melenggang mulus menduduki kursi orang nomor satu di induk persatuan sepak bola di Kota Denpasar. Mantan libero Perseden itu dihubungi Rabu (8/5) kemarin menyatakan ingin membawa angin segar dengan memajukan persepakbolaan di Denpasar. Manajer tim futsal Porprov Denpasar ini siap menggulirkan sederet program unggulan seperti kompetisi mulai U-8, U-12, U-13, U-18, kompetisi senior mulai Divisi II, Divisi I, hingga Divisi Utama. ‘’Klub anggota Perseden peserta kompetisi tidak dipungut biaya,’’ tuturnya. Tu Rah Mantri juga bertekad transparansi anggaran dalam setiap kegiatan, subsidi fasilitas terhadap kegiatan klub, bank data pemain di semua jenjang kelompok umur, mewajibkan klub anggota memiliki jenjang pembinaan usia dini serta membantu kursus kepelatihan dan kursus wasit. (022)

Striker cadangan Divock Origi dan pemain pengganti Georginio Wijnaldum sama-sama mencetak dua gol, sehingga Lionel Messi dan kawan-kawan membuang keunggulan 3-0 pada pertama dan tersingkir di Stadion Anfield yang hirukpikuk. Kemenangan Liverpool ini cepat dibandingkan dengan final Liga Champions 2005 di Istanbul ketika kembali dari ketinggalan 0-3 untuk mengalahkan AC Milan melalui adu penalti. Pasukan Juergen Klopp akan melawan Ajax atau Tottenham Hotspur di Madrid pada 1 Juni dalam usaha menjadi raja Eropa untuk keenam kalinya. Liverpool memasuki pertandingan tanpa dua senjata serang, Mohamed Salah dan Roberto Firmino, karena cedera. Origi dan Wijnaldum mampu menjadi pengganti sepadan buat keduanya. ‘’Anak-anak ini adalah raksasa berbakat. Ini tidak bisa dipercaya. Kemenangan itu sulit tetapi dengan clean sheet, saya tidak tahu bagaimana mereka melakukannya,’’ ujar Klopp. Wijnaldum mengaku terpojok karena dipaksa memulai dari bangku cadangan dan merasa memiliki poin untuk dibuktikan. ‘’Sekali lagi kami menunjukkan bahwa semuanya mungkin dalam sepak bola. Saya benar-benar marah dicadangkan, tetapi saya harus melakukan sesuatu untuk membantu tim ketika masuk. Orangorang dari luar (klub) pikir itu tidak mungkin, tetapi kami berhasil melakukan ini,’’ katanya. Pemain berusia

24 tahun itu telah membuat kebiasaan mencetak gol-gol penting dalam tantangan Liverpool untuk gelar Liga Utama Inggris pertama dalam 29 tahun. Ia membuat gol pertamanya di Liga Champions pada menit ke-7 menerkam bola rebound setelah kiper Marc-Andre ter Stegen menggagalkan upaya awal Jordan Henderson. Messi yang mendominasi laga pertama den-

gan dua gol, tampil tidak seperti biasanya dan mengibaskan jarinya di wajah bek Liverpool Andy Robertson. Tuan rumah mendapat pukulan lain karena Robertson tidak bisa melanjutkan pertandingan, tetapi penggantinya Wijnaldum memiliki dampak yang dramatis. Di sisi lain, kiper Alisson Becker melakukan penyelamatan penting terhadap usaha Luis Suarez. Pelatih Barca Ernesto Valverde yang mati-matian berusaha menyelamatkan timnya, menggantikan mantan pemain Liverpool Philippe Coutinho dengan Nelson Semedo. Perubahan singkat ini berdam-

pak, tetapi Barca yang lamban dibuat terlihat bodoh oleh tendangan sudut AlexanderArnold yang tepat mengarah ke Origi untuk membuat gol keempat Liverpool. Ini adalah kekalahan telak tahun kedua berturut-turut yang dialami Barcelona. Mereka juga menyerahkan kepemimpinan laga pertama tahun lalu sehingga disingkirkan AS Roma di perempatfinal. Kondisi ini membuat masa depan Valverde bisa suram di Nou Camp. ‘’Saya tidak tahu bagaimana itu akan memengaruhi saya. Tapi di sinilah kita, pelatih harus bertanggung jawab,’’ kilahnya. (afp/kmb)

Los Angeles – Toronto Raptors mengatasi Philadelphia 76ers dan Denver Nuggets mendominasi Portland Trail Blazers pada pertandingan kelima putaran kedua babak playoff NBA, Rabu (8/5) kemarin. Kemenangan ini membawa Raptors dan Nuggets samasama memimpin 3-2 atas lawannya. Raptors mengalahkan 76ers dengan skor 125-89 di Wilayah Timur. Raptors akan memesan tempat di final wilayah j i k a menang pada gim keenam di Philadelphia pada Jumat besok. Pascal Siakam mencetak 25 poin untuk memimpin enam pemain Raptors dalam angka ganda. Kawhi Leonard membuat 21 poin dan meraih 13 rebound. ‘’Saya tentu tidak mengharapkan pertandingan seperti itu malam ini. Jelas kami

senang dengan hasilnya. Kami melakukan banyak hal baik,’’ ungkap pelatih Raptors Nick Nurse. Kyle Lowry mencetak 19 poin, Danny Green menyumbang 17 poin dan Marc Gasol membuat 11 poin untuk Raptors. Jimmy Butler mencetak 22 poin dan membagikan tujuh assist buat 76ers. Nuggets yang dipimpin Nikola Jokic lewat sumbangan 25 poin dan 19 rebound mengalahkan Blazers 124-98 di Wilayah Barat. Nuggets juga untuk menyelesaikan pertandingan wilayah kalau mampu mengungguli Blazers pada kaga keenam. Enam pemain Nuggets mencetak angka ganda dan empat mencetak setida knya 16 poin. Paul Millsap mencetak 12 poin di kuarter pertama dan Jamal Murray membuat 11 di kuarter kedua. ‘’Dalam seri ini dia sangat fenomenal. Dia memengaruhi permainan dalam banyak hal. Saya pikir dia memainkan pertahanan yang cukup bagus juga,’’ kata pelatih Denver Mike Malone tentang Murray. (afp/kmb)

Raptors dan Nuggets Memimpin 3-2

KONI Bali Apresiasi Prestasi Atlet Selam

Aldraneza Fabian Kanigara

Bali Post/wan

Fabian Sumbang Enam Emas

ATLET selam Bali merebut 9 medali emas, 17 perak dan 7 perunggu pada Kejurnas Selam Nomor Kolam 2019 di Jakarta. Dari jumlah medali tersebut, 6 emas disumbangkan oleh Aldraneza Fabian Kanigara. Atlet kelahiran Banjar Pekandelan, Kelurahan Sading, Mengwi, Badung pada 8 Juli 2010 ini berjaya pada nomor bifins dan surface 50, 100 dan 200 meter. Bukan hanya Fabian yang menjadi andalan Bali. Sang kakak, Aldarin Fajria Kaniazahra, juga memberikan andil untuk kesuksesan kontingen selam Pulau Dewata. Atlet kelahiran 20 Januari 2006 ini mempersembahkan 1 perak dan 1 perunggu. Sementara tiga emas kontingen Bali lainnya dihasilkan oleh I Gusti Agung Lely P. (2) dan Ista Wirya Ardhani (1). Fabian mengawali kariernya dari cabang olahraga renang. Belajar renang sejak TK B, ia bergabung di klub Toya Ening mulai tahun 2017. Anak kedua pasangan Ali Ibrahim dan Rini Irandari ini pertama kali mengikuti kejuaraan renang terbuka di Gresik pada 2018 tanpa medali. Selanjutnya ia tampil pada kejuaraan di Surabaya (2018) dengan hasil yang sama. Medali mulai diperolehnya pada POR Pelajar Kecamatan Mengwi 2018 yaitu 3 perunggu. Pada POR Pelajar Mengwi 2019 meningkat menjadi 3 perak, selajutnya turun pada Porjar Badung 2019 mendapat 1 perak dan pada kejuaraan KU Antar-Sekolah dan Perkumpulan se-Bali, NTB, Jatim 2019 mengantongi 1 perak. Setelah itu, Fabian mulai bergelut dengan selam nomor kolam (finswimming). Kejurnas Selam Nomor Kolam 2019 merupakan penampilan pertamanya di ajang nasional. Turun perdana, siswa kelas III SD BIMS (Bina Insan Mandiri Sejahtera) Abianbase, Mengwi ini langsung unjuk kebolehan lewat kontribusi 6 emas untuk Bali. ‘’Saya akan fokus di selam. Saya ingin menjadi atlet nasional,’’ kata Fabien yang sehari-harinya berlatih di Kolam Tirta Bayu atau Dharmapala. (mw)

Denpasar (Bali Post) – Tim cabang olahraga selam Bali sukses mendulang 9 medali emas, 17 perak dan 7 perunggu pada Kejurnas Selam 2019 di Jakarta yang berakhir Minggu (5/5) lalu. Prestasi ini membawa kontingen Pulau Dewata menempati peringkat ketiga di bawah sang juara umum Jatim dan ranking kedua Jabar. Keberhasilan itu diapresiasi oleh Ketua Umum KONI Bali I Ketut Suwandi saat menerima atlet selam, Rabu (8/5) kemarin. Para atlet datang bersama sejumlah orangtua, pelatih, pembina dan pengurus dipimpin Ketua Pengprov Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Bali Mayor Laut Bagus Partha Wijaya. ‘’’Saya

11:00 Wita Solusi Alternatif Soman 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Upacara Rsi Yadnya (3) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Solusi Alternatif Marion Sam 14:05 Wita Seputar Bali Terkini 14:05 Wita Klip Bali 14:30 Wita DW TV 15:00 Wita Seputar Bali Terkini 15:05 Wita Dunia Kita 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Ocydia Home Shopping 16:30 Wita Taman Sari PAUD Putra Cempaka 17:00 Wita Diabemed

mampu berprestasi di ajang lebih tinggi. ‘’Kejurnas sudah lewat, jangan terlena.,’’ ujar Suwandi. Bagus Partha Wijaya melaporkan, POSSI Bali mengirim 19 atlet putra-putri ke kejurnas yang sebagian besar berasal dari Badung. Jauh di bawah Jatim yang diperkuat 121 atlet. Peralatan yang digunakan juga tidak maksimal. Meski begitu, atlet Bali ditakuti dan disegani daerah lain. Biaya mengikuti kejurnas berasal dari KONI Bali, POSSI Bali, POSSI Badung dan sumbangan orangtua atlet. Menurutnya, lima atlet (3 putri dan 2 putra) akan diterjunkan pada Pra-PON di Jatim yang berlangsung Oktober mendatang. ‘’Kami

Bali Post/wan

BERSAMA – Atlet selam Bali bersama Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, Ketua POSSI Bali Bagus Partha Wijaya, pengurus dan pelatih di Gedung KONI Bali, Denpasar.

Kamis, 9 Mei 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Upacara Rsi Yadnya (2) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Adi Parwa (2) 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 08:30 Wita Ocydia Home Shopping 09:00 Wita Seputar Bali Terkini 09:05 Wita Agrobisnis Ikan Koi Kian Diminati Masyarakat 09:30 Wita Ocydia Home Shopping 10:00 Wita Seputar Bali Terkini 10:05 Wita Bali Channel Tourist TV

mengapresiasi perjuangan para atlet, pelatih, pengurus dan orangtua atlet. Terima kasih kepada orangtua atlet atas bimbingan dan arahannya untuk putra-putrinya sehingga mampu berprestasi,’’ katanya. Ia minta atlet selam Bali terus meningkatkan disilipin, berlatih kerkesinambungan dan menjaga kondisi fisik. Sebab, dengan prestasi akan terbuka kesempatan dalam mencari sekolah dan mendapatkan penghasilan. Tetapi olahraga bukan hanya mengejar prestasi melainkan juga untuk membina karakter, kesehatan dan bebas dari pergaulan negatif. Sementara pelatih dan pengurus diharapkan terus mengembangkan potensi atlet agar

17:30 Wita Nangun Yadnya Karya Padudusan Alit Pura Dadia Para Gotra Sentana Dalem Tarukan Br. Gadung,Gulingan,MengwiBadung 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali Malam 19:30 Wita Giliran Anda 20:00 Wita Orti Bali 20:30 Wita Lipsus Pawai Budaya HUT Gianyar 21:00 Wita Talk Show Merah Putih Menanti Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping 23:30 Wita Bali Channel

menargetkan 10 medali emas. Rival utama kami tetap Jatim dan Jabar. Kami juga mengincar 10 emas pada PON 2020 di Papua,’’ jelasnya

seraya mengingatkan atlet selam Bali agar tidak berpuas diri, tetap disiplin berlatih dan mematuhi petunjuk pelatih. (052)


balipost http://facebook.com/balipost

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

kamis Wage, 9 Mei 2019

Partisipasi Pemilih di Bali Lampaui 80 Persen Bali Post/kmb16

PELNO KPU BALI - Suasana rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pemilu 2019 yang dilaksanakan KPU Provinsi Bali di Prime Plaza Sanur, Rabu (8/5) kemarin.

Koreksi dan Catatan Warnai Rapat Pleno Rekapitulasi KPU Bali Denpasar (Bali Post) Rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pemilu 2019 yang dilaksanakan KPU Provinsi Bali di Prime Plaza Sanur, Rabu (8/5) kemarin, diwarnai dengan koreksi dan catatan atas proses rekapitulasi yang dilakukan saat penghitungan suara di tingkat kecamatan yang dinilai banyak kejanggalan. Untuk koreksi terjadi pada data pemilih di Kabupaten Tabanan. Bawaslu dalam hal ini meminta penjelasan atas banyaknya koreksi yang terjadi di Tabanan. Selain Tabanan, koreksi juga terjadi di beberapa kabupaten lainnya, seperti di Kabupaten Jembrana. Menurut penjelasan dari KPU Tabanan, koreksi yang terjadi ini lebih banyak kesalahan data jenis kelamin, yang mestinya masuk di jenis kelamin laki-laki namun masuk dalam data jenis kelamin perempuan. Sementara Ketua KPU Jembrana Ketut Gede Tangkas mengatakan perbedaan data terjadi di daftar pemilih tetap untuk DPD-RI. Namun setelah dijelaskan, perbedaan pemilih dapat diselesaikan, dan perolehan suara disetujui. Selain itu, ketegangan dalam rapat pleno juga terjadi saat dilakukan rekapitulasi perolehan suara untuk Kabupaten Gianyar. Interupsi dilakukan oleh saksi Partai Gerindra Cornelis Fabian. Cornelis menyampaikan adanya perbedaan akumulasi perolehan suara dari tingkat kecamatan berdasarkan atas kesalahan input C1. Ditemukan ada kenaikan perolehan suara tidak wajar. Adanya kejanggalan dalam rekapitulasi kecamatan di Gianyar juga diungkapkan saksi dari Partai Golkar Muammar Kaddafi. ‘’Adanya kejanggalan yang diungkapkan agar dijelaskan dan ditindaklanjuti dalam rapat pleno KPU Bali,’’ katanya. Namun terhadap hal itu, Ketua KPU Gianyar I Putu Agus Tirta meluruskan seluruh rangkaian rekapitulasi suara di PPK yang juga termasuk dihadiri Gerindra sah dan ditandatangani oleh saksi Gerindra. Saat itu tidak ada saksi Gerindra yang protes. Dengan demikian, kata Agus Tirta, tidak ada masalah. Sementara itu, Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan atas interupsi saksi Gerindra itu membuka diri apabila saksi dari Gerindra mempunyai data dalam bentuk Db1 agar disampaikan dalam rapat dan akan ditindaklanjuti. Akan tetapi, karena rekapitulasi tingkat kecamatan telah selesai, maka interupsi tersebut akan menjadi catatan KPU Bali atas kinerja penyelenggara pemilu di Gianyar. Ditunda Selain soal di Gianyar, interupsi berkali-kali dari saksi Partai Gerindra Cornelis Fabian terjadi saat penghitungan suara DPR-RI Dapil Karangsem. Akibatnya rapat pleno penghitungan suara DPR-RI dapil Karangsem ini ditunda. Menurut Cornelis Fabian, kesalahan yang terjadi bukan lagi soal kelalaian input data tetapi kesalahan penjumlahan. Pihak Partai Gerindra meminta agar hal ini menjadi catatan bagi penyelenggara pemilu. Namun guna menghindari kesan yang tidak baik atas penyelenggaraan pemilu, akhirnya Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan mengambil kebijakan menunda sementara penghitungan suara untuk DPR-RI dapil Karangsem. Selanjutnya pihak KPU Karangasem diminta mengambil data yang tersimpan dalam kotak suara terutama yang dari Kecamatan Abang. Sementara rekapitulasi penghitungan suara tingkat provinsi dijadwalkan selama dua hari. Hingga berita ini ditulis penghitungan masih berlangsung. (kmb16)

Megawati Tentukan Pimpinan DPRD dari PDI Perjuangan Denpasar (Bali Post) Kader-kader PDI Perjuangan dipastikan mengisi sejumlah jabatan pimpinan dewan, baik di provinsi maupun kabupaten/ kota. Di internal PDI Perjuangan, penunjukan calon pimpinan dewan khususnya ketua rupanya menjadi kewenangan dan hak prerogatif Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. ‘’Untuk calon pimpinan DPRD provinsi maupun kabupaten/ kota (dari PDI Perjuangan) itu adalah kewenangan DPP dan hak prerogatif Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri. Kami hanya mengusulkan,’’ ujar Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster, di Denpasar, Rabu (8/5) kemarin. Menurut Koster, nama-nama yang diusulkan dengan yang akhirnya ditetapkan oleh DPP pada umumnya tidak jauh berbeda. Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dinilai sangat memperhatikan usulan dari daerah. Sepanjang usulan tersebut memang benar. ‘’Tentu yang diusulkan itu yang ada di struktur partai. Kan ada ketua, ada sekretaris, ada bendahara. Itu otomatis,’’ jelas pria yang juga menjabat Gubernur Bali ini. Koster menambahkan, calon pimpinan dewan dari PDI Perjuangan tidak ditentukan oleh perolehan suara. Namun lebih mempertimbangkan kompetensi serta pengalaman di dalam legislatif dan karier di partai. ‘’Tidak bisa dong baru ikut berpartai sebulan tiba-tiba mau jadi ketua, itu namanya melanggar etika, norma kepartaian,’’ pungkasnya tanpa menyebut siapa saja nama-nama yang diusulkan ke DPP untuk menjadi pimpinan dewan. Sementara itu di DPRD Bali sendiri, sedikitnya ada tiga nama yang berpeluang besar menjadi ketua dewan. Masing-masing I Nyoman Adi Wiryatama, Putu Mangku Mertayasa, dan I Kadek Diana. Di struktur partai, Adi Wiryatama kini menjabat Sekretaris Dewan Pertimbangan Daerah (Deperda) PDI Perjuangan Bali. Bicara kompetensi dan pengalaman di legislatif, Wiryatama sejak 2014 hingga sekarang merupakan Ketua DPRD Bali. Sedangkan Putu Mangku Mertayasa adalah Bendahara DPD PDI Perjuangan Bali. Posisinya juga cukup kuat lantaran Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster kini menjabat Gubernur dan Sekretaris IGN Jaya Negara masih aktif sebagai Wakil Wali Kota Denpasar. Kemudian I Kadek Diana, saat ini dipercaya sebagai Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik DPD PDI Perjuangan Bali. Di DPRD Bali, Diana tercatat sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan. (kmb32)

Denpasar (Bali Post) Angka partisipasi pemilih diperkirakan melampaui target KPU Provinsi Bali sebesar 80 persen. Mengenai faktor-faktor yang mendukung capaian tersebut, Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan mengaku akan melakukan evaluasi terlebih dulu. ‘’Partisipasi pemilih berkisar di 82 persen, berarti target kita sudah lewat dan di atas rata-rata pusat,’’ ujarnya di sela-sela Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara di Tingkat Provinsi Pemilu Tahun 2019 di Sanur, Denpasar, Rabu (8/5) kemarin. Menurut Lidartawan, kesadaran pemilih milenial untuk menggunakan hak pilihnya kemungkinan menjadi salah satu faktor meningkatnya angka partisipasi pemilih bila dibandingkan Pilgub Bali 2018. Di samping faktor lain seperti kemungkinan sosialisasi yang sudah berjalan dengan baik. ‘’Apa mungkin karena ingin memilih presiden, bisa jadi. Tapi kita nanti akan evaluasi. Kita akan ajak universitas untuk mengecek data ini,’’ imbuhnya. Terkait proses rekapitulasi, Lidartawan mengakui masih adanya beberapa perbaikan. Namun, per-

baikan-perbaikan itu hanya bersifat administratif. Misalnya, sempat ada perbaikan data pemilih disabilitas yang tidak sama antara DPRD kabupaten, provinsi, dan DPR-RI. ‘’Itu salah pencatatan saja, hanya perbaikan-perbaikan di situ dan juga perputaran pemilih laki-laki dan perempuan. Jadi tidak ada mengubah antara orang yang masuk ke TPS dengan total suaranya, itu semua sama,’’ jelasnya. Lidartawan juga membantah adanya penggelembungan suara. Isu itu muncul karena sempat ada kesalahan mem-

baca data sementara. Kalau memang ada indikasi penggelembungan suara, mestinya sudah muncul pada saat rekapitulasi di tingkat kabupaten/kota. ‘’Kami hanya merekap. Mestinya di kabupaten mereka protes dong. Saya lihat tidak ada protes sama sekali,’’ tegas mantan Ketua KPU Kabupaten Bangli ini. Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster mengamati proses rekapitulasi di setiap tingkatan telah berjalan dengan lancar. Kepada para peserta pemilu yang lolos di kursi DPD-RI, DPR-RI, DPRD Bali dan DPRD kabupaten/kota, ke depan diharapkan betulbetul mendedikasikan dirinya untuk secara bersama-sama membangun Bali. Termasuk melaksanakan kebijakan Gubernur yaitu visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. ‘’Saya kira itu membutuhkan kerja sama dan gotong royong, kebersamaan dari semua partai politik yang ada di Bali untuk membangun Bali ke depan,’’ ujarnya. (kmb32)

I Dewa Agung Gede Lidartawan

Gianyar Tertinggi, Buleleng Terendah KABUPATEN Gianyar menempati peringkat tertinggi dalam hal partisipasi pemilih dalam Pemilu 2019. Hal ini terungkap dari rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di tingkat Provinsi Bali, yang diselenggarakan KPU Provinsi Bali, Rabu (8/5) kemarin, di Prime Plaza Sanur, Bali. Berdasarkan data yang dihimpun dari masing-masing KPU kabupaten/kota, partisipasi pemilih di Kabupaten Gianyar saat Pemilu 17 April 2019 mencapai 89 persen. Disusul kemudian Kabupaten Tabanan 87,91 persen, Bangli 86,49 persen, Badung 84 persen, Klungkung 82 persen, Jembrana 79,93 persen, Karangasem 78 persen, Denpasar 77,33 persen dan paling rendah Buleleng yakni 75,51 persen. Jika dilihat dari partisipasi pemilih masing-masing kabupaten, jumlahnya lebih tinggi dibandingkan dengan partisipasi pemilih saat

Pilkada 2018. Ketua KPU Gianyar I Putu Agus Tirta Suguna membenarkan tingginya partisipasi masyarakat Gianyar yang mempunyai hak pilih untuk melakukan pencoblosan pada pemilu lalu. Bahkan, menurutnya, jumlah ini jauh lebih tinggi dari Pilkada 2018. Sementara itu, Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta mengatakan bahwa untuk partisipasi masyarakat Badung telah memenuhi target. ‘’Target KPU Badung sendiri atas partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2019 hanya 80 persen, lebih banyak dibandingkan dari partisipaai pimilih saat pilkada yang hanya 77,7 persen,’’ katanya. Sementara untuk tingkat Provinsi Bali, partisipasi pemilih di Pemilu 17 April 2019 diperkirakan mencapai 80 persen. Jumlah itu lebih banyak daripada Pilkada Bali 2018, yang saat itu partisipasi pemilih mencapai 71,96 persen. (dar)

Tingkat Partisipasi Pemilu 2019 Per Kabupaten/Kota di Bali

Buleleng 75,51%

Bangli 86,49% Karangasem 78,29%

Klungkung 82,06% Gianyar 89,00%

Jembrana Tabanan 79,93% 87,91% Badung 84,00%

Partisipasi Pemiih di Bali PEMILU 2014 77,25%

Denpasar 77,31%

PILKADA BALI 2018 71,96%

PEMILU 2019 82,27%

Keterwakilan Perempuan di DPRD Badung

Yayuk Agustin Raih Suara Terbanyak, Luh Sekarini dengan 543 Suara KETERWAKILAN perempuan di DPRD Badung meningkat. Hasil pleno rekapitulasi perolehan suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badung, Senin (6/5) lalu menetapkan delapan dari 40 kursi yang tersedia akan diduduki perempuan. Sebelumnya, caleg (calon legislatif) perwakilan perempuan hanya menduduki tiga kursi. Namun, dari delapan caleg perempuan yang dipastikan lolos parlemen, ada tiga srikandi berhasil mendulang suara signifikan di daer a h pemilihannya, yakni Yayuk Agustin Lessy (Dapil Kuta Utara), IGA Agung Inda Trimafo Yudha (Dapil Petang) dan Ni Putu Yunita Oktarini (Dapil Kuta). Sebagai peraih suara tertinggi di antara srikandi y a n g terpilih

adalah Yayuk Agustin Lessy. Caleg newcome r dari

Kuta Utara ini berhasil meraih 7.087 suara. Posisi Yayuk berada satu tingkat di bawah Ketua DPRD Badung Putu Parwata yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung dengan memperoleh 8.879 suara. Posisi kedua diraih IGA Agung Inda Trimafo Yuda. Cucu Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Raih ini dengan menggunakan kendaraan PDI Perjuangan berhasil meraih suara 5.818. Newcomer asal Puri Carangsari ini terpaut sekitar 400 suara dari pemimpin puncak perolehan suara Dapil Petang yakni I Gusti Lanang Umbara dengan 6.287 suara. Sedangkan di posisi ketiga baru diraih srikandi petahana Ni Putu Yunita Oktarini dengan perolehan angka 5.158 suara atau di bawah perolehan suara Ketua Fraksi PDI-P DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti dengan 5.586 suara di Dapil Kuta. Yang menarik dari delapan srikandi yang melenggang ke gedung Dewan Badung, Ni Luh Sekarini muncul sebagai srikandi PDI Perjuangan Dapil Abiansemal. Ibu rumah tangga (IRT) ini hanya bermodal 543 suara untuk dapat melenggang ke DPRD Badung. Jumlah suara

Sekarini ini otomatis menempatkan politisi newcomer asal Darmasaba ini berada di urutan paling buncit perolehan suara caleg yang lolos ke parlemen. Sementara empat srikandi lainnya yang juga dipastikan ikut lolos masing-masing Ni Luh Putu Gede Rara Hita Sukma Dewi (PDI-P, Dapil Mengwi) 3.734 suara, Ni Komang Triani (PDI-P, Dapil Mengwi) 2.945 suara, Ni Ketut Sueni (Golkar, Dapil Kuta Selatan) 3.498 suara dan Ni Luh Gede Mediastuti (Golkar, Dapil Kuta) 1.906 suara. Selaku srikandi peraih suara terbanyak, Yayuk Agustin Lessy yang dikonfirmasi, Rabu (8/5) kemarin, membenarkan raihan suaranya mencapai 7.087 di Dapil Kuta Utara. Pada saat kampanye, dirinya hanya ditarget menyumbang 6.000 suara. Namun, menjelang dan saat pencoblosan dukungan masyarakat justru terus mengalir, sehingga dirinya kini bisa meraih suara tertinggi untuk kuota perempuan. Dengan raihan suara ini, ia pun mengucapkan terima kasih kepada PDI Perjuangan karena telah memberikan kesempatan untuk maju ke DPRD Badung dengan menggunakan kendaraan banteng moncong putih. Selain itu, pihaknya juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Kuta Utara,

karena telah memberikan d u kungan dan pilihan, sehingga berdasarkan hasil Pileg 17 April lalu, dirinya bisa meraih suara tertinggi nomor dua di Kuta Utara dan suara ter-

tinggi kuota perempuan se-Badung. ‘’Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kuta Utara, karena sudah memberikan kepercayaan dan dukungan sehingga saya bisa duduk memperoleh suara signifikan,’’ ujarnya. Menurutnya, sebagai kader partai, ke depan setelah duduk di parlemen siap mengawal program dan kebijakan Bupati Badung dan memfasilitasi segala kebutuhan masyarakat Kuta Utara. ‘’Terima kasih Bapak Ketua DPC PDI-P Badung, Bapak Nyoman Giri Prasta, karena sudah memberikan kesempatan dan dukungan sehingga bisa maju sebagai caleg Dapil Kuta Utara. Saya akan berupaya mengemban tugas-tugas d e n g a n sebaikbaiknya,’’ pungk a s nya. (par)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Kamis 9 Mei 2019 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu