Skip to main content

Edisi Kamis 8 Agustus 2019 | balipost.com

Page 1

Bali Post

balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Festival Ulundanu 2019

Jaga Persatuan Bangsa, Bupati Eka akan Pentaskan Wayang dan Topeng Gajah Mada BUPATI Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti bertekad senantiasa mengajarkan nilai-nilai persatuan Indonesia. Setelah sukses menyelenggarakan Tabanan Harmony Festival beberapa bulan yang lalu, saat ini dalam rangka menanamkan edukasi nilai persatuan bangsa, maka dalam Festival Ulundanu Beratan 2019 akan dipentaskan Seni MAPEKELING - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat bertandang dan ‘’mapekeling’’ ke Geria Peling Padang Tegal, Ubud, Gianyar melakukan ‘’atur piuning’’ di kediaman Ida Pedanda Gede Jungutan Manuaba agar diberikan kepercayaan mementaskan seni Wayang dan Topeng Gajah Mada dalam Festival Ulundanu Beratan 2019.

Alit Wiraputra Dituntut 3,5 Tahun Denpasar (Bali Post) Sidang dugaan penipuan pengurusan perizinan pengembangan reklamasi kawasan Pelabuhan Benoa dengan terdakwa Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra, Rabu (7/8) kemarin memasuki tahap tuntutan. JPU I Gede Raka Arimbawa di hadapan majelis hakim pimpinan Ida Ayu Adnya Dewi menuntut terdakwa yang mantan Ketua Kadin Bali itu dengan pidana penjara selama tiga tahun enam bulan (3,5 tahun). ‘’Menyatakan terdakwa Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra, S.H., M.H. telah terbukti secara sah dan meyakinkan, bersalah melakukan tindak pidana penipuan, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 378 KUHP, sebagaimana dalam dakwaan alternatif pertama,’’ tuntut JPU Raka Arimbawa. Atas pasal itu, jaksa kemudian menuntut terdakwa dengan pidana tiga tahun enam bulan, dikurangi sepenuhnya selama terdakwa berada di dalam tahanan. Sebelum pada kesimpulan dalam amar tuntutan, jaksa dari Kejati Bali itu juga menyampaikan sejumlah pertimbangan. Yang memberatkan, kata jaksa, perbuatan terdakwa merugikan Sutrisno Lukito Disastro dan terdakwa telah menikmati hasil kejahatannya kurang lebih Rp 2,5 miliar. Kedua terdakwa tidak memiliki iktikad baik untuk mengembalikan kerugian materiil saksi korban, walau sudah diminta saksi korban Sutrisno Lukito Disastro. Sementara pertimbangan yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum, bersikap sopan, terdakwa masih muda dan masih mempunyai banyak kesempatan untuk memperbaiki diri, dan terdakwa sebagai tulang punggung keluarga yang masih mempunyai tanggungan istri dan anak-anaknya. Atas tuntutan itu, terdakwa melalui kuasa hukumnya, Ali Sadikin, bakal mengajukan pledoi dalam sidang Senin pekan depan. Sedangkan Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra terlihat kecewa. ‘’Kurang objektif,’’ tandas pria yang kemarin mengenakan pakaian adat berbaju putih dan udeng putih itu. Kekecewaan itu juga terlihat manakala Gung Alit meyakini bahwa perizinan itu sudah keluar sebagaimana disampaikan mantan Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Dan memang, bukti koran itu sempat ditunjukkan dalam persidangan oleh kuasa hukum terdakwa, Ali Sadikin. (kmb37)

TUNTUTAN - Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra saat mendengarkan tuntutan dari JPU Raka Arimbawa. Terdakwa dalam kasus ini dituntut tiga tahun enam bulan.

Wayang dan Topeng Gajah Mada. Bupati Eka memiliki keyakinan bahwa Wayang dan Topeng Gajah Mada adalah salah satu sarana pemersatu bangsa di tengah situasi bangsa Indonesia pascahajatan pesta demokrasi beberapa bulan silam. Untuk menyukseskan pementasan kesenian tersebut pada festival tahunan milik Kabupaten Tabanan, Bupati Eka bertandang dan mapekeling ke Geria Peling Padang Tegal, Ubud, Gianyar. Guna melakukan atur piuning atau mohon restu di kediaman Ida Pedanda Gede Jungutan Manuaba, agar diberikan kepercayaan mementaskan kesenian sakral tersebut, Rabu (7/8) kemarin. Didampingi Sekda Kabupaten Tabanan I Gede Susila, Asisten Perekonomian dan Pembangunan A.A. Dalem Tresna Ngurah, salah satu

anggota DPRD Kabupaten Tabanan I Nyoman Suadiana serta Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Tabanan I Putu Dian Setiawan, Bupati Eka memohon kepada Ida Pedanda Gede Jungutan Manuaba agar bersedia mementaskan Topeng dan Wayang Emas Mahapatih Gajah Mada Majapahit pada pagelaran Festival Ulundanu 2019. Bupati Eka memandang penting mementaskan seni Wayang dan Topeng Emas sakral tersebut dengan harapan bisa menebarkan vibrasi positif untuk merekatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa di bawah bingkai Pancasila. Dan diharapkan juga dengan pementasannya nanti akan benar-benar dapat membawa Tabanan dan Indonesia pada umumnya ke arah yang lebih baik lagi. ‘’Ada spirit perjuangan yang besar yang saya rasakan,

bagaimana kita mempersatukan Nusantara. Jadi, Mahapatih Gajah Mada dengan Sumpah Palapa-nya di zaman itu bisa menyatukan Indonesia. Nah artinya sekarang pun kita harus bisa bersatu. Karena kalau kita sudah bersatu pasti kita akan sejahtera,’’ sebut Bupati Eka. Keinginan yang luhur dari Bupati Eka disambut baik oleh Ida Pedanda Gede Jungutan Manuaba yang saat itu didampingi oleh sang penari sekaligus Dalang Wayang dan Topeng Emas sakral tersebut yakni Bagus Wastika. Apalagi festival ini akan menghadirkan petinggi dan orang penting di Indonesia, sehingga bisa menampilkan di mata dunia bahwa Bali masih memiliki dan sangat menjaga bendabenda sejarah zaman Kerajaan Majapahit. Hal. 15 Cakra Dunia

PDI-P Menuju Partai Modern Denpasar (Bali Post) Hari ini, Kamis (8/8), Kongres V PDI-P akan dibuka dengan pidato Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum. Tema Kongres ‘’Solid Bergerak untuk Indonesia Raya’’ dengan subtema ‘’PDI Perjuangan Menuju Partai Pelopor dan Modern’’. PDI-P mungkin hingga kini belum sepenuhnya menjadi partai modern, mengingat kultus individu masih begitu kuat melekat seorang Megawati. Ada harapan, melalui Kongres V yang digelar di Bali, akan menjadi sejarah nyata, PDI-P benar-benar menuju partai modern.

MALAM BUDAYA — Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri tiba di acara Malam Budaya Nusantara yang menampilkan seni dan budaya dari beberapa daerah di Indonesia, Rabu (7/8) kemarin, di Grand Inna Bali Beach serangkaian Kongres V PDI-P.

Kental Nuansa Bali Kurangi Penggunaan Plastik

PESERTA Kongres V PDI Perjuangan sudah mulai berdatangan ke Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar sejak Rabu (7/8) kemarin. Ketua Panitia Pelaksana (Organizing Committee) yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster pun terlihat memantau venue kongres yang akan dibuka Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Kamis (8/8) ini. Setiap kali ditanya, Koster menyatakan Kongres V PDI Perjuangan sudah siap dilaksanakan. ‘’Sudah siap,’’ tegasnya kepada wartawan. Menurut Koster, kongres kali ini berbeda dari biasanya karena mengikuti dua pergub yang berlaku di Bali. Yakni Pergub tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai dan Pergub tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali. Untuk Pergub Sampah Plastik, bisa dilihat dari pembagian tumbler (botol minuman) kepada peserta kongres, seluruh atribut partai, dekorasi ter-

masuk boma pada panggung pentas budaya menggunakan bahan-bahan alami seperti janur, bunga, dan daun, serta tenda untuk kegiatan ramah tamah yang terbuat dari bambu dan anyaman janur. ‘’Untuk busana adat Bali, para peserta mengenakan destar di kepala. Kalau panitia pelaksana, semua memakai busana adat Bali,’’ imbuh Gubernur Bali ini. Koster menyebut pelaksanaan kongres 8-10 Agustus akan memberikan dampak secara ekonomi. Sebagai contoh, bahan-bahan dekorasi seperti penjor, panggung, hingga atribut saja dipesan dari masyarakat lokal. Kemudian travel yang mengantar peserta kongres juga memakai travel lokal milik orang Bali. Sementara untuk agenda kongres, pemilihan ketua umum memang termasuk di dalamnya. Namun di PDI Perjuangan, Kongres V hanya tinggal menetapkan Megawati Soekarnoputri untuk kembali

menjadi ketua umum. ‘’Beliau (Megawati - red) dimohon menjadi ketua umum lagi oleh struktur partai, DPD, DPC se-Indonesia, memohon Ibu Ketua Umum berkenan memimpin lagi PDI Perjuangan lima tahun ke depan,’’ jelasnya. (kmb32)

Ketua DPP PDI-P Djarot Saiful Hidayat yang juga Ketua Steering Commitee (SC) dalam jumpa pers, Rabu (7/8) kemarin, mengatakan menjadi partai modern adalah keniscayaan. Dijelaskan Djarot, tahun 2024 adalah puncak regenerasi menyeluruh sehingga ada sekitar 70 persen pemilih pemula di bawah usia 30 tahun. PDI Perjuangan harus bisa beradaptasi menjadi partai modern. Dalam hal ini, mampu memberikan konten kepada anak-anak muda tentang arah perjuangan bangsa sesuai dengan Proklamasi Kemerdekaan RI dan Pembukaan UUD 1945. Pembahasan mengenai peta jalan menuju partai modern akan dibahas dalam komisi terkait. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menyebutkan dalam kongres nanti akan ada lima komisi. Masing-masing Komisi I tentang ideologi dan Tri Sakti,

Komisi II tentang politik legislasi, Komisi III tentang kebudayaan, Komisi IV tentang pemilu, dan Komisi V tentang tata kelola partai yang modern. Selain lima komisi tersebut, masih ada dua subkomisi yakni Komisi Rehabilitasi dan Komisi Kepala Daerah. ‘’Tahun 2020 kita menghadapi pilkada serentak di 270 kabupaten/kota, maka harus dipersiapkan khusus untuk itu (lewat Komisi IV - red). Kita akan berusaha meraih kemenangan di 60 persen. Kemudian, tata kelola partai yang modern itu yang mengikuti perkembangan zaman dan mengembangkan partai digital,’’ paparnya. Sementara untuk Komisi Rehabilitasi sebagai wadah bagi kader yang diduga telah melakukan pelanggaran untuk membela diri. Hal. 15 Agenda Acara

Pertumbuhan Kedatangan Wisman Minus, Ekonomi Bali Melambat EKONOMI Bali berada di salah satu titik terlemah. Pertumbuhan triwulan II 2019 melambat cukup dalam. Hal ini dipicu sektor pariwisata yang mengalami pertumbuhan negatif. Ini terjadi untuk pertama kalinya. Sebelumnya pertumbuhan kunjungan wisman hampir selalu positif. Jika kondisi ini terus berlangsung, perekonomian Bali

dikhawatirkan memburuk. Semester I 2019 ekonomi Bali tumbuh 5,80 persen (yoy). Dibandingkan semester I 2018, terjadi perlambatan yang tidak terlalu besar karena triwulan I 2018, ekonomi Bali tumbuh 5,82 persen. Namun secara triwulanan, triwulan II 2019 ekonomi Bali tumbuh 5,64 persen. Jika dibandingkan triwulan II 2018, ekonomi Bali mengalami perlambatan yang cukup dalam karena triwulan II 2018 pertumbuhannya 6,25 persen. ‘’Dilihat data dari 2010, baru kali ini pariwisata kita mengalami pertumbuhan negatif secara y o y. Pertumbuhan wisman yang minus 4,85 persen baru kali ini terjadi yaitu di triwulan II 2019. Sebelum-sebelumnya pertumbuhan itu selalu positif,’’ ungkap Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Agus Gede Hendrayana Her-

mawan, S.E., M.Si. saat rilis resmi BPS, beberapa waktu lalu. Agus Gede mengatakan, pertumbuhan wisatawan mancanegara (wisman) Bali sudah mengalami penurunan sejak Maret, April, Mei 2019. Hanya Juni kemarin yang tercatat meningkat dan menghasilkan rekor baru yang lebih tinggi dari bulan Juni tahun–tahun sebelumnya. Jika dicermati angkanya, pada Juni kemarin, pertumbuhan kedatangan wisman hanya tumbuh 1 persen (yoy). Padahal sebelumnya, Juni 2018 maupun Juni 2017, pertumbuhannya selalu di atas 5 persen, 8 persen pada Juni 2018 bahkan tahun 2017 di atas 20 persen. Langkah Antisipasi Kondisi melemahnya kunjungan wisatawan ini menuntut langkah antisipasi segera. Ketua BTB Bali I.B. Agung Partha Wijaya mengatakan, Bali masih berharap wisatawan leisure, sementara MICE belum digarap optimal. ‘’Lima bulan yang kosong ini harus diisi MICE,’’ ungkapnya. Cara menggarap MICE adalah dengan good government dari pemerintah.

Pemerintah harus memikirkan ekosistem. Menurutnya, jika hanya mengandalkan wisatawan leisure, Bali akan tetap segini. Itu pun proporsi wisatawan leisure hanya 20 persen. Harusnya digarap wisatawan MICE karena 4 – 6 kali lebih besar spendingnya daripada wisatawan leisure. Pariwisata ada tiga yaitu MICE 60 persen, leisure 20 persen, 10 persennya corporate. Jika market MICE sudah bergerak, menurutnya, Bali akan kekurangan kamar. Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Putu Astawa mengatakan, penanganan wisatawan tidak bisa dilakukan dengan cara–cara lama. ‘’Karena sekarang tuntutan wisatawan itu sudah berubah juga, apalagi kita bersaing dengan negara–negara lain. Sehingga nanti dari pelayanan di bandara, travel dan hotel itu kualitasnya harus yang berkaliber internasional,’’ ungkapnya. Menurutnya, sinergi pelaku–pelaku pariwisata baik secara vertikal maupun horizontal belum terjadi. Sementara sinergi dengan konsep one island one management sangat diperlukan. (kmb42)


2

Kamis Kliwon, 8 Agustus 2019

FIGUR Menggarap Karakter Guru SETELAH sukses memimpin SMAN 3 Denpasar, kini Drs. Ketut Suyastra, M.Pd. dinilai sukses membawa SMAN 8 Denpasar ke gerbang kemajuan. Dengan serba keterbatasan, Suyastra mampu menjadikan sekolah paling muda di Denpasar ini sejajar prestasinya dengan sekolah negeri lainnya di Denpasar. Salah satu target yang ingin diraih Suyastra, yakni menjadi sekolah berintegritas. Artinya, sekolah yang unggul dalam karakter, antikorupsi, sekolah bebas sampah plastik dan sekolah unggulan. ‘’Kata kuncinya adalah bersama kita bisa,’’ tegasnya, Rabu (7/8) kemarin. Ia pun menggabungkan konsep padma kuncup dan padma kembang. Selain berkiprah untuk warga sekolah, namun juga berperan kepada masyarakat Denpasar bahkan Bali seperti melakukan aksi kebersihan sampah plastik. Siswa dan guru digugah lebih banyak lagi berpartisipasi untuk mencapai tujuan bersama. Prinsipnya, pada usia SMAN 8 Denpasar ke-13 tahun ini, ia ingin menjadikan siswa dan guru yang berkarakter. Ia mulai menggarap gurunya. Karena guru yang cerdas akan menghasilkan siswa yang cerdas, guru yang berkarakter akan mampu mencetak siswa yang berkarakter juga. Banyak hal yang bisa dilakukan warga sekolah untuk mencapai kemajuan di akademik, dan penanaman pendidikan karakter. Termasuk di dalamnya menumbuhkan kerja keras, kerja ikhlas serta semangat gotong royong. Dikatakan, ia tidak mau 100 persen memindahkan manajemen di SMAN 3 Denpasar untuk kemajuan SMAN 8 Denpasar. Model pengelolaan school base management tetap diutamakan disesuaikan dengan sikon sekolah. Makanya, kerja pertamanya yakni menggarap karakter guru. (sue)

Tekan Lakalantas

Dishub Dorong Siswa Tertib Berlalu Lintas

Denpasar (Bali Post) – Angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) cukup tinggi di Denpasar. Ironisnya, kasus kecelakaan ini cukup besar terjadi di kalangan pelajar. Guna menekan jumlah angka kecelakaan di kalangan pelajar, Dinas Perhubungan (Dishub) Denpasar melakukan langkah antisipasi melalui kegiatan pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas. Dikonfirmasi, Rabu (7/8) kemarin, Kepala Dishub Kota Denpasar I Ketut Sriawan mengatakan, angka kecelakaan yang masih tinggi perlu dilakukan antisipasi. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan antisipasi kasus kecelakaan yang menimpa pelajar. Dalam kegiatan ini, pihaknya melibatkan sebanyak 40 siswa SMA di Kota Denpasar. Mereka ini berasal dari 20 sekolah yang ada di kota ini. Sriawan berharap, kegiatan ini juga mampu menekan angka kecelakaan pada remaja khususnya siswa. “Yang jelas dengan kegiatan ini bagaimana mengurangi dan menekan angka kecelakaan. Melalui pelajar pelopor ini diharapkan bisa memberikan informasi kepada lingkungan sekolah bahkan mengharapkan pelajar ini jadi jembatan Dishub dan kepolisian untuk memberikan informasi kepada masyarakat,” ujar Sriawan. Sementara itu, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan, permasalahan yang sering dihadapi di Kota Denpasar, yakni kemacetan, kebersihan, kependudukan dan pedagang kaki lima, serta pencemaran udara. Dampak yang paling banyak dihadapi di perkotaan dengan bergesernya fungsi lahan di beberapa ruas jalan, akibat perkembangan dari pembangunan yang sulit dibendung. Denpasar merupakan jalur lalu lintas dari kabupaten lainnya, sehingga menimbulkan berbagai persoalan, seperti meningkatnya kepemilikan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat dari tahun ke tahun. (kmb12)

Korupsi Pengadaan Kapal Inka Mina

Direktur F1 Perkasa Dituntut Enam Tahun

Denpasar (Bali Post) Terdakwa Suyadi (50) selaku Direktur PT F1 Perkasa, Rabu (7/8) kemarin, dituntut pidana penjara selama enam tahun. Ia dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana korupsi, yakni melakukan penyelewengan dana pengadaan empat unit kapal penangkap ikan, dengan ukuran lebih besar, yakni 30 GT. JPU Wayan Suardi melalui jaksa Agung Wisnu di hadapan majelis hakim pimpinan Wayan Sukanila dengan hakim anggota Hartono dan Sumali mengatakan, perbuatan terdakwa Suyadi sudah memenuhi unsurunsur sebagaimana dalam dakwaan primer. Yakni terdakwa melanggar Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor, sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi. Selain dituntut pidana penjara selama enam tahun, oleh jaksa dari Kejati Bali itu terdakwa asal Banyuwangi itu juga dituntut membayar uang pengganti Rp 800 juta. Dengan ketentuan, apabila dalam waktu selama satu bulan setelah perkara ini mempunyai kekuatan hukum tetap terdakwa tidak membayar, maka harta bendanya dapat disita untuk dilelang. Dalam hal tidak mempunyai harta benda yang cukup, maka diganti dengan pidana penjara selama tiga tahun. Masih dalam tuntutan jaksa, bahwa dalam pidana dugaan korupsi pengadaan empat kapal Inka Mina itu, jaksa juga menuntut terdakwa membayar denda Rp 200 juta, subsider dua bulan kurungan. Sebelum pada pembacaan kesimpulan dalam surat tuntutan tersebut, jaksa terlebih dahulu membacakan beberapa pertimbangan. Yang memberatkan, perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah yang sedang gencar memberantas pidana korupsi. Perbuatan terdakwa merugikan keuangan negara. Sedangkan yang meringankan, terdakwa menyesali perbuatannya dan bersikap sopan dalam persidangan. Mendengar tuntutan itu, terdakwa didampingi kuasa hukumnya I Ketut Bakuh dan kawan-kawan bakal mengajukan pembelaan. Suyadi diadili atas perkara dugaan pidana korupsi pengadaan empat unit kapal penangkap ikan, Inka Mina. Dalam pengadaan ini, terdakwa selaku Direktur PT F1 Perkasa dipercaya mengerjakannya. Seiring perjalanan, kasus ini muncul mana kala pihak terdakwa membuat laporan progres pengerjaan kapal sudah 55,64 persen agar terdakwa menerima pembayaran pekerjaan kapal itu sebanyak Rp 3,586 miliar. Kondisi inilah dipandang menyebabkan kerugian keuangan negara, karena pada kenyataan empat unit mesin kapal merek Shanghai Dong Feng 6135AZCa3-1 190HP yang menjadi progres pengerjaan 55,64 persen belum dibayarkan lunas kepada distributor, sehingga empat unit mesin itu belum menjadi hak terdakwa maupun pemerintah. Atas kondisi itu, negara dirugikan Rp 200 juta dikali empat atau dirugikan sebesar Rp 800 juta. (kmb37)

Bali Post/ist

APEL - Polda Bali menggelar apel kesiapan pengamanan Kongres V PDI Perjuangan.

Polresta ”All Out’’ Amankan Kongres PDI Perjuangan Denpasar (Bali Post) Kongres V PDI Perjuangan di Hotel Grand Inna Bali Beach (GBB) akan digelar mulai Kamis (8/8) hingga Sabtu (10/8) mendatang. Terkait acara yang akan dihadiri Presiden RI Ir. H. Joko Widodo itu, Polresta Denpasar all out dalam hal pengamanan. Polresta juga diback-up oleh Polda Bali. ‘’Fokus pengamanan di GBB. Polresta mengerahkan 700 personel. Kegiatan kongres maraton, selain di Sanur, juga diadakan di tempat lain,’’ Waka Polresta Denpasar AKBP Benny Pramono, Rabu (7/8) kemarin. Benny Pramono menyampaikan, hingga saat ini banyak peserta dan simpatisan yang

sudah tiba. Diprediksi jumlahnya akan terus bertambah. Oleh karena itu, Polresta akan melakukan pengamanan optimal terkait pelaksanaan kegaitan tersebut. ‘’Semoga kegiatan ini berjalan dengan aman, lancar dan masyarakat juga nyaman dalam melakukan aktivitasnya. Kami mengantisipasi kemacetan dan berupaya menciptakan kenyamanan berlalu lintas,’’ kata mantan Wakapolres Badung ini. Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja menyampaikan, Polda Bali mengerahkan 610 personel. Untuk sarana dan prasarana yang diterjunkan, di antaranya mobil pengawalan 10 unit, sepeda motor 10 unit, Raimas 5 unit, Barakuda 1 unit

dan anjing pelacak. Pada Rabu (7/8) pagi dilaksanakan apel pengecekan kesiapan personel di Lapangan Mapolda Bali. Apel tersebut dipimpin Direktur Sabhara Kombes Pol. Drs. I Wayan Pinatih. Dalam arahannya, Kombes Pinatih menyampaikan Polda Bali bersama Kodam IX/Udayana melakukan pengamanan ketat terhadap pelaksanaan kongres tersebut. Pihaknya juga mengerahkan Polwan terlatih untuk mengawal tamu-tamu VIP wanita yang ikut kongres tersebut. ‘’Nanti akan ditempatkan Polwan Motoris Ditlantas Polda Bali pada titik-titik tertentu. Untuk tamu VIP wanita akan dikawal oleh Polwan yang sudah terlatih ini,’’ ujarnya. (kmb36)

Informasi Lowongan Kerja Wajib Dilaporkan ke Disnaker Denpasar (Bali Post) Informasi tentang lowongan pekerjaan kini wajib dilaporkan kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). Dengan demikian, tidak ada lagi lowongan kerja yang sifatnya tertutup atau sembunyi-sembunyi. Terobosan ini tercantum dalam Ranperda tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan yang tengah dibahas di DPRD Bali. “Wajib lapor informasi kebutuhan lowongan kerja. Itu wajib. Jadi, tidak bisa lagi lowongan kerja ini tertutup, sembunyi-sembunyi, akhirnya Disnaker tidak tahu,” ujar Ketua Pembahasan Ranperda tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan di DPRD Bali I Nyoman Parta, Rabu (7/8) kemarin. Informasi yang dimaksud, lanjut Parta, antara lain menyangkut jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan perusahaan dan untuk pekerjaan apa saja. Selain masalah lowongan kerja, lemahnya data ketenagakerjaan juga disinggung pada saat pembahasan. Misalnya, soal tenaga kerja Bali di luar negeri yang belum terdata dengan baik karena adanya egosektoral. Padahal, lemahnya data berimbas pada lemahnya perlindungan terhadap tenaga kerja di luar negeri. “Ini akan kita satukan dengan membuat data terpadu dan sistem informasi ketenagakerjaan di Provinsi Bali,” jelasnya. Menurut Parta, pekerja migran

atau TKI/TKW harus melapor ke Disnaker. Baik yang berangkat melalui mekanisme Disnaker, PJTKI, maupun manning agency. Hal ini untuk mendapatkan data akurat jumlah pekerja migran di luar negeri. Kemudian menyangkut pekerja harian lepas atau DW (Daily Worker), hanya boleh dilakukan selama tiga bulan dan paling lama 20 hari. Jika itu dilanggar, pekerja bersangkutan otomatis akan menjadi pekerja dengan waktu tidak tertentu. Selanjutnya, terkait pekerja dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), juga sudah diatur dalam ranperda boleh melakukan perpanjangan hanya sampai tiga tahun. “Jadi, waktu bekerjanya hanya tiga tahun. Perpanjangan tidak boleh masa waktunya lebih panjang dengan perjanjian yang pertama dan hanya boleh dilakukan perpanjangan satu kali. Jika pertama satu tahun, tahun kedua hanya lagi satu tahun, tidak bisa lagi diperpanjang,” paparnya.

Bali Post/ist

KETENAGAKERJAAN - Suasana rapat pembahasan Ranperda tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan di DPRD Bali, Rabu (7/8) kemarin. Menurut Parta, ketentuan dibuat lebih rinci agar pekerja lebih paham aturan main ketika mereka masuk ke dunia kerja. Terakhir, menyangkut tentang pekerja tetap atau pekerja dengan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) sudah diatur jika pekerjaannya berlanjut, mereka harus diangkat

dengan membuat surat keputusan. (kmb32) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Perampok ”Money Changer” Ditahan di Ruang Tahanan Polsek Dentim

Topik : PERTUMBUHAN KEDATANGAN WISMAN MINUS Bali Post/ist

DITAHAN - Perampok berpistol, Rohmat Yeni Rianto, ditahan di Polsek Dentim.

Denpasar (Bali Post) Aksi perampokan kembali terjadi di wilayah Denpasar. Kali ini money changer PT Azzahra Maulana di Jalan WR Supratman, Denpasar Timur (Dentim) disasar perampok berpistol, Rohmat Yeni Rianto (47), asal Pati, Jawa Tengah. Pelaku yang bekerja sebagai karyawan kapal pesiar ini sempat menembak kaca kasir menggunakan pistol airsoft gun. Namun, karyawan money changer melakukan perlawanan dan akhirnya pelaku berhasil ditangkap warga. Terkait kasus ini, penyidik Polsek Dentim memeriksa empat saksi. Rinciannya, dua karyawan money changer, juru parkir dan anggota Brimoda Bali. Dari keterangan karyawan money changer, Yonita Djaralodu (26) dan Aprianus Huru Hadi (26), pistol yang dibawa pelaku itu sempat meletus dua kali. “Pelaku asal Jawa Tengah ini tinggal di Perum Grya Multi Jati Blok 8, Sanggulan, Tabanan,” kata sumber. Saat di dalam money changer, sambil menodongkan pistol pelaku menyuruh karyawan tersebut mengeluarkan uang. Jika tidak, mereka akan dibunuh. Saat itu Aprianus belum yakin bahwa kejadian yang dialami adalah perampokan. Namun setelah pelaku menembak kaca kasir, Aprianus takut. Merasa terancam, dia lalu mengambil uang yang ada di dalam laci. Uang Rp 50 juta tersebut langsung diserahkan pada pelaku. Pelaku kembali meminta uang

di atas meja. Yonita secara spontan berusaha merampas senjata pelaku. Aprianus turut membantu. Saat perebutan senjata antara pelaku dengan kedua karyawan itu, senjata kembali memuntahkan amunisinya ke arah plafon. Akhirnya senjata dari tangan pelaku berhasil dirampas oleh Yonita. Pelaku langsung kabur. “Yonita berteriak rampok dan minta tolong,” kata sumber. Nyoman Yasa (47), juru parkir di TKP, melihat pelaku keluar dan langsung berusaha menangkapnya. Waktu itu pelaku berlari menuju tempat parkir sepeda motornya. Pada saat bersamaan, anggota Brimobda Bali Brigpol I Gusti Made Agus Tena (30) melintas di sana. Dia langsung berhenti karena mendengar teriakan masyarakat ada rampok. Agus bergegas turun dari kendaraannya dan langsung mengamankan pelaku. “Pelaku sempat diamankan di Markas Brimob, lalu diambil anggota Polsek Dentim,” ungkapnya. Dari kasus ini, polisi mengamankan satu pucuk pistol airsoft gun, tiga lakban, dua HP, jam tangan, sepeda motor dan uang Rp 50 juta. Pelaku yang beralamat di Perum Grya Multi Jati Blok 8, Sanggulan, Tabanan ini mengaku pistol airsoft gun dibeli lewat online. Wakapolresta Denpasar AKBP Benny Pramono saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengungkapan kasus itu. “Nanti disampaikan Bapak Kapolresta Denpasar,” tegasnya. (kmb36)


BADUNG 3 Wabup Suiasa Pimpin Rapat Majelis Pertimbangan Kelitbangan Badung Kamis Kliwon, 8 Agustus 2019

WAKIL Bupati Badung I Ketut Suiasa memimpin rapat Majelis Pertimbangan Kelitbangan Kabupaten Badung terkait gini ratio Kabupaten Badung, di Ruang Rapat Rektorat Universitas Udayana, Jimbaran, Kuta Selatan, Rabu (7/8) kemarin. Rapat dihadiri Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kabupaten Badung I Wayan Suambara, Rektor Unud Prof. Dr. dr. Anak Agung Raka Sudewi, Sp.S(K)., Majelis Pertimbangan Kelitbangan Badung, Tim Kelitbangan Kabupaten Badung, Fungsional Analis Kebijakan, Kepala BPS Kabupaten Badung Ir. Ni Putu Minarni S, M.MA. serta instansi terkait di lingkungan Pemkab Badung. Kepala Badan Litbang Badung I Wayan Suambara dalam kesempatan tersebut mengatakan, Badan Litbang Badung beserta Majelis Pertim-

bangan Kelitbangan Badung, Tim Kelitbangan, Fungsional Analis Kebijakan dan BPS Badung melaksanakan kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Badung dengan metode penghitungan gini ratio dan sejauh mana program Pemerintah Kabupaten Badung sudah tepat sasaran dan dapat dinikmati masyarakat. Selain itu, ketimpangan-ketimpangan dalam pemetaan program dan kebijakan selama ini dari Badung Utara sampai Badung Selatan dan keberpihakkan kepada masyarakat Badung sesuai dengan program Pemerintah Kabupaten Badung. Berdasarkan rilis BPS Provinsi Bali, gini ratio di Kabupaten Badung mengalami peningkatan dari 0,32 pada tahun 2017 menjadi 0,34 pada tahun 2018. Hal ini menunjukkan adanya kecenderungan terjadinya peningkatan kesenjangan distribusi pendapa-

tan di kalangan masyarakat Kabupaten Badung. Kondisi ini tentu memerlukan kewaspadaan guna menghindari tingkat kesenjangan yang lebih tinggi, yang tentu tidak sesuai dengan tujuan dan kebijakan pembangunan di Kabupaten Badung selama ini. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa dalam sambutannya menekankan, Pemerintah Kabupaten Badung mengapresiasi kegiatan seperti ini yang diprakarsai Badan Litbang untuk memberikan hal yang positif dalam perkembangan pembangunan yang merata dan adil di Badung. Hal ini tentu menjadi perhatian yang serius bagi Pemerintah Kabupaten Badung. Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa menambahkan, fenomena yang terjadi dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Badung telah berdampak kepada kehidupan masyarakat Badung dari Badung Utara sampai Badung Selatan. ‘’Apa

yang terjadi terkait gini ratio di Kabupaten Badung saat ini mengingat Badung dengan pertumbuhan ekonominya yang cukup tinggi tentu ketimpangan tidak terjadi, walaupun ada nilainya pasti kecil,’’ ucapnya. Sementara itu, Kepala BPS Badung Putu Minarni menjelaskan, untuk mengukur ketimpangan atau kesenjangan pengeluaran penduduk, BPS menggunakan indikator gini ratio dan distribusi pengeluaran menurut World Bank. Koefisien gini didasarkan pada Kurva Lorenz, yaitu sebuah kurva pengeluaran komulatif yang membandingkan distribusi dari nilai pengeluaran konsumsi dengan distribusi seragam yang mewakili persentase komulatif penduduk. ‘’Gini ratio digunakan untuk mengukur kesenjangan pendapatan di antara penduduk. Ini merupakan stardar nasional yang dipakai oleh BPS di seluruh Indonesia,’’ jelasnya. (ad215)

RAPAT - Wabup Badung I Ketut Suiasa didampingi Sekda Wayan Adi Arnawa dan Kepala Badan Litbang Wayan Suambara saat rapat Majelis Pertimbangan Kelitbangan Kabupaten Badung di Ruang Rapat Rektorat Universitas Udayana, Jimbaran, Kuta Selatan, Rabu (7/8) kemarin.

NasDem Merapat ke Golkar

Gerindra-Demokrat Siap Jadi Oposisi Mangupura (Bali Post) -

Partai peraih kursi DPRD Badung mulai merancang strategi guna mengimbangi partai peraih kursi terbanyak, PDI-P. Seperti halnya Partai NasDem yang memutuskan merapat ke Partai Golkar, sedangkan Partai Gerindra dan Demokrat sepakat berkoalisi dengan membentuk Fraksi Badung GeDe. Kehadiran NasDem disambut gembira Golkar. Masuknya I Gede Suardika selaku satu-satunya kader NasDem yang kembali lolos ke parlemen Badung diharapkan bisa menambah daya gedor fraksi berlambang pohon beringin di DPRD Badung, meskipun sejatinya tanpa berkoalisi Golkar dapat membentuk fraksi sendiri. Plt. Ketua DPD Partai Golkar Badung I Wayan Suyasa mengatakan, keputusan NasDem ini sudah diterima dengan baik oleh semua rekannya sesama kader beringin di DPRD Badung. ‘’NasDem sudah putuskan gabung ke

Fraksi Golkar. Kami di Fraksi Golkar juga sudah siap bersama dengan NasDem. Jadi, total Fraksi Golkar DPRD Badung sekarang dapat tambahan anggota, dari 7 menjadi 8 anggota,’’ ujar Suyasa, Rabu (7/8) kemarin. Politisi yang kini diplot sebagai Wakil Ketua I DPRD Badung dari Golkar ini menerangkan, sebagai fraksi terbesar kedua di parlemen Badung setelah PDI-P, Golkar menunjuk I G.N. Shaskara sebagai ketua fraksi. Kemudian, untuk Sekretaris Fraksi dipercayakan kepada AAN Ketut Agus Nadi Putra. Untuk komposisi di alat keleng-

kapan dewan (AKD), Fraksi Golkar memasang pola 2:2:2:1 yaitu untuk menempati alat kelengkapan 4 komisi. ‘’Karena jumlah anggota Fraksi Golkar 8 orang, kemudian satu jadi Wakil Ketua (Wakil Ketua DPRD), maka yang tujuh itu kita akan bagi untuk pos di masing-masing komisi. Nanti, komposisinya 2:2:2:1. Cuma karena ada 4 komisi, maka ada satu komisi yang diisi satu Fraksi Golkar. Komisi yang mana, kita lihat nanti,’’ terangnya. Yang jelas, kata politisi asal Penarungan ini, meski PDI-P menyoritas dengan 28 kursi, Golkar sebagai

partai pemenang kedua juga memiliki komitmen untuk membangun dan menyejahterakan masyarakat Badung. Mengenai keputusan PDI-P menyapu bersih semua pimpinan AKD DPRD Badung, Suyasa mengaku tak mempermasalahkannya. Menurutnya, partai moncong putih sah-sah saja merebut semua pimpinan AKD karena dari segi kursi sangat memungkinkan. ‘’Kami hormati keputusan PDI-P,’’ tegasnya. Namun, lanjut Suyasa, Golkar juga punya sikap politik yakni akan menjadi partai penyeimbang pemerintah bersama Fraksi Badung GeDe. Secara terpisah, politisi NasDem I Gede Suardika membenarkan dirinya memilih gabung ke Golkar. Menurutnya, keputusan pindah

Bali Post/ist

EVAKUASI - Sejumlah personel SAR melakukan evakuasi warga Prancis Mathieu Obispo yang terjatuh saat bermain paragliding di dasar tebing Pantai Bali Cliff Ungasan, Selasa (6/8) malam.

Jatuh Saat Main Paragliding Warga Prancis Patah Tulang

Mangupura (Bali Post) Warga negara asing (WNA) asal Prancis, Mathieu Obispo (48), terjatuh saat bermain paragliding di dasar tebing Pantai Bali Cliff, Ungasan, Selasa (6/8) malam. Beruntung, Mathieu selamat dan hanya menderita cedera patah tulang paha kanannya. Menurut Pelaksana Harian Kepala Kantor Basarnas Bali I Made Junetra, pihaknya menerima laporan sekitar pukul 19.30 Wita atau 30 menit setelah kejadian. Selain

mengerahkan personel, Junetra juga menurunkan Rapid Deployment Land SAR Unit. Diungkapkannya, setiba di lokasi, korban ditemukan masih dalam kondisi sadar dan mengeluhkan sakit pada bagian kaki. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, diduga korban mengalami cedera patah tulang paha kanannya. Pertolongan pertama yang dilakukan yakni membidai bagian paha kanannya agar meminimalisir pergerakan. ‘’Pembidaian ini sangat

diperlukan sebelum korban dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans. Karena jika bagian yang patah ini banyak pergerakan, bisa memperparah cederanya,’’ ujarnya. Setelah pertolongan pertama selesai dilakukan, sekitar pukul 21.05 Wita korban dilarikan ke RSUP Sanglah dengan menggunakan Ambulans KBS Badung. Selama upaya pertolongan, turut melibatkan tenaga medis dari RS BIMC Kuta, keluarga korban dan masyarakat setempat. (kmb23)

Mangupura (Bali Post)Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai kembali menggelar pemusnahan ribuan barang-barang dilarang atau prohibited items, Rabu (7/8) kemarin. Barang yang dimusnahkan yaitu 217 unit power bank, 112 unit korek api, 855 unit tongkat swafoto atau tongsis serta 1 karung berisi benda tajam seperti gunting, pisau dan cutter. Kegiatan pemusnahan prohibited items kali ini merupakan yang kedua kalinya tahun ini. Pada pelaksanaan di akhir Februari lalu, telah dilakukan pemusnahan barang dilarang berupa 268 unit power bank, 1 kardus korek api, dan 1 kardus berisi benda tajam. Menurut Airport Security

Senior Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Ngurah Rai, I Made Sudiarta, sebelumnya prohibited items yang dimusnahkan tersebut disita dari penumpang yang hendak menggunakan jasa transportasi pesawat. Barang tersebut disita karena tidak sesuai aturan tentang barang yang diperbolehkan untuk dibawa masuk ke dalam pesawat. Prosedur penyitaan barang dilarang tersebut, kata Sudiarta, didasari pada Permenhub No. PM 80 Tahun 2017 dalam poin 6.2.8 a. Intinya, jika dalam pemeriksaan keamanan ditemukan barang dilarang yang dibawa oleh penumpang atau di dalam bagasi kabin, harus dilakukan penyitaan oleh personel keamanan bandara. ‘’Jadi penyitaan ini telah sesuai den-

gan ketentuan, dan sah secara hukum,’’ katanya. Terkait pemusnahan, dalam Permenhub dinyatakan, prohibited items yang ditahan atau disita dapat disimpan selama satu bulan sebelum dimusnahkan. ‘’Prohibited items yang dimusnahkan merupakan barang yang disita selama periode Maret hingga Mei 2019,’’ tegasnya. Guna meningkatkan kesadaran penumpang terhadap aturan tersebut, pihaknya terus memberikan penyuluhan dan informasi kepada para penumpang terkait ketentuan dalam membawa serta barangbarang ke dalam pesawat udara. Pengetahuan penumpang akan ketentuan prohibited items juga turut menjadi faktor kunci dalam mewujudkan keamanan dan keselamatan penerbangan. (kmb23)

Bandara Ngurah Rai Musnahkan Ribuan ’’Prohibited Items’’ Sitaan

CMYK

dari Fraksi PDI-P ke Fraksi Golkar karena arahan induk partai. ‘’NasDem resmi gabung Fraksi Golkar. Di Fraksi Golkar saya sebagai anggota fraksi,’’ jelasnya. Secara pribadi dirinya memilih loncat dari Fraksi PDIP ke Fraksi Golkar karena ingin mencari suasana baru. Apalagi, katanya, 40 anggota dewan Badung adalah keluarga besar yang memiliki tujuan sama yakni menjadi wakil rakyat Badung. ‘’Bagi saya, di fraksi mana pun sama saja,’’’ ucapnya. Sementara itu, Fraksi Badung GeDe siap bertindak sebagai oposisi. Informasi yang dihimpun, keanggotaan fraksi ini terdiri dari empat orang yakni dua dari Gerindra dan dua dari Demokrat. Sebagai nakhoda atau Ketua Fraksi dipercayakan kepada

I Made Wijaya dari Gerindra. Sedangkan struktur kepengurusan lainnya seperti I Made Sunarta (Demokrat) selaku penasihat fraksi, I Made Retha (Demokrat) sebagai sekretaris dan I Gede Aryantha (Gerindra) sebagai bendahara. Selain itu, fraksi ini juga dipastikan tidak bisa mengawal semua alat kelengkapan atau komisi-komisi yang ada di DPRD Badung. Dari empat komisi yang ada, satu komisi dipastikan lowong tanpa diisi oleh anggota Fraksi Badung GeDe. Sebab, dari empat anggota, salah satunya I Made Sunarta dari Demokrat sudah diplot menduduki kursi Wakil Ketua II DPRD Badung. I Made Wijaya membenarkan bahwa pembentukan Fraksi Badung GeDe yang terdiri dari Gerindra dan

Demokrat sudah final. Politisi yang akrab disapa Yonda ini pun menjelaskan, fraksi ini hanya terdiri dari empat anggota, namun tetap akan memberikan dorongan dan kritik yang konstruktif kepada pemerintah. Selaku fraksi kecil, pihaknya mengaku tahu diri dan siap berada di luar pemerintahan. ‘’Kami sudah putuskan Gerindra dan Demokrat bergabung membentuk satu fraksi, yakni Fraksi Badung GeDe,’’ tegas Wijaya didampingi I Gede Aryantha, Made Sunarta dan Made Retha. Kendati sebagai oposisi, politisi asal Tanjung Benoa ini tetap berharap suara Fraksi Badung GeDe bisa didengar. Mengingat motto Bupati Badung Giri Prasta yakni bersama membangun Badung. (kmb27)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Kamis Kliwon, 8 Agustus 2019

Made Urip Perjuangkan Bantuan Rp 550 Juta

Petani Kini Punya Pabrik Pupuk dan Bank Pesona

LPCW - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (Unud) menggelar acara Lepas Pesan Calon Wisudawan (LPCW) periode I tahun akademik 2019/2020, Selasa (6/8) lalu.

LPCW FEB Unud

Alumni Siap Berkontribusi Mengurai Permasalahan Ekonomi dan Bisnis di Masyarakat FAKULTAS Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (FEB Unud) menggelar acara Lepas Pesan Calon Wisudawan (LPCW) periode I tahun akademik 2019/2020, Selasa (6/8) lalu. Acara ini digelar untuk memberikan pesan dan mengingatkan calon wisudawan bahwa langkah ke depan adalah tantangan awal bagi mereka terjun ke masyarakat untuk memberikan kontribusi terbaik dalam mengatasi permasalahan yang ada terutama di bidang ekonomi dan bisnis, baik makro maupun mikro. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana Dr. I Nyoman Mahaendra Yasa, S.E., M.Si. mengatakan tujuan acara ini digelar untuk melepas calon wisudawan secara formal di tingkat fakultas. Substansi acara ini juga adalah lepas pesan sehingga dalam momentum yang baik ini, pihak fakultas hendak memberikan pesan kepada semua calon wisudawan, baik yang sudah bekerja maupun belum, bahwa ini adalah awal untuk memberikan kontribusi yang terbaik kepada masyarakat. ‘’Mereka ditunggu kontribusi serta tindakannya dalam menghadapi permasalahan yang ada, terutama dari segi ekonomi dan bisnis, baik dari sisi

mikro maupun makro,’’ ujarnya. Mengenai kesiapan alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis untuk menghadapi permasalahan ekonomi di masyarakat, lanjut Mahaendra, mereka sangat siap. Sebab, pihak fakultas dari sisi kurikulum dan proses pembelajaran dirancang dengan baik mengacu standar mutu dan dinamika tuntutan pasar kerja sehingga kompetensi yang alumni miliki nanti betul-betul sesuai dengan tuntutan masyarakat yang ada. ‘’Proses pembelajaran yang mengacu ke standar mutu di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unud berjalan baik. Salah satu indikasinya bisa dilihat pada S-1 kita, di mana tiga prodinya yaitu Ekonomi Pembangunan, Manajemen dan Akuntansi semuanya sudah terakreditasi A. Bahkan tiga Prodi S-1 ini kita dorong untuk tersertifikasi internasional AUNQA dan program MM terakreditasi ABEST 21 sehingga lulusan ke depan tidak hanya bisa bersaing di dalam negeri tetapi juga di Asia Tenggara, bahkan global,’’ ujarnya. Dalam LPCW ini juga diharapkan para alumni ke depan ikut berkontribusi dalam kemajuan proses pembelajaran di Fakultas Ekonomi dan Bisnis terutama

dalam memberikan masukan untuk perbaikan kurikulum yang sesuai dengan tantangan perubahan. Wakil Dekan 1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana Prof. Dr. Ni Nyoman Kerti Yasa, S.E., M.S. mengatakan untuk LPCW kali ini dilepas 384 wisudawan. Hingga saat ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unud mencatat mahasiswa aktif sebanyak 5.001 orang. Pada tahun ini diprediksi akan meluluskan sebanyak 1.300 orang. ‘’Pada perhelatan LPCW bulan Agustus ini, total mahasiswa yang lulus sudah tercatat 1.001 orang dan hingga akhir tahun 2019 diprediksi lulusan akan mencapai 1.300 orang,’’ ujarnya. Adapun mahasiswa terbaik dari masing-masing Strata adalah untuk D-3 lulusan terbaik adalah Ni Made Peramini Sagita Wiranata dengan IPK 3,94. Untuk strata S-1 lulusan terbaik adalah Debi Carolina dengan IPK 3,82. Untuk strata PPAk lulusan terbaik adalah I Gusti Agung Bagus Putra Prameswara dengan IPK 4,00. Untuk Strata S-2 lulusan terbaik adalah Rr. Maria Yulia Dwi Rengganis dengan IPK 3,97 dan untuk strata S-3 lulusan terbaik adalah I Nengah Aristana dengan IPK 3,95. (ad950)

Di Usia Ke-13 Tahun

SMAN 8 Denpasar Deklarasikan ’’Bebas Sampah Plastik’’ BARU satu setengah tahun Drs. Ketut Suyastra, M.Pd. memimpin SMAN 8 Denpasar, sekolah ini kini menambah predikat sebagai sekolah ramah anak dan sekolah bebas sampah plastik. Serangkaian HUT ke-13, 1.500 siswa dan guru Smapan meneken deklarasi sebagai sekolah bebas sampah plastik. Deklarasi dilakukan di Pantai Padanggalak, ditandai dengan penandatangan siswa dan guru di atas kain putih sepanjang 200 meter, Rabu (7/8) kemarin. Tak kecuali Kasek Ketut Suyastra ikut menggoreskan tanda tangannya di atas kain putih tersebut. Selanjutnya siswa dan guru melakukan aksi bersih-bersih sampah plastik dari Pantai Padanggalak hingga Pantai Mertasari. Kelas yang sukses mengumpulkan sampah plastik terbanyak diberikan hadiah utama sebuah sepeda gunung. Kepala SMAN 8 Denpasar Drs. I Ketut Suyastra, M.Pd. tampak tersenyum melihat kegembiraan dan antusias civitas akademikanya menyukseskan aksi sosial ini. Dia mengakui agenda ini dikoordinir OSIS Smapan. Sementara puncak HUT dilaksanakan Kamis (8/8) ini. Aksi ini, kata Ketut Suyastra, untuk menunjukkan eksistensi Smapan sebagai sekolah peduli lingkungan dan sarat dengan pendidikan karakter. Apalagi sekolah ini menyandang predikat sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Bali yang bertekad dia tingkatkan menjadi Adiwiyata Mandiri. Sangat pas dengan tema HUT tahun ini ‘’Bila Kita Sayang Alam Ini, Ayo Kita Stop Penggunaan Plastik’’. Dia mengatakan selain peduli dengan sampah plastik sekitar lingkungan utamanya pantai, civitas akademika Smapan juga sudah

DEKLARASI - Kepala SMAN 8 Ketut Suyastra saat menyaksikan siswa dan gurunya menandatangani deklarasi bebas sampah plastic, Selasa (7/8) kemarin. menjalankan bebas sampah plastik di sekolah. Semua produk makanan dan minuman dikemas non-plastik. Begitu juga memberikan edukasi kepada masyarakat soal bahayanya sampah plastik yang bisa dihancurkan dalam waktu ratusan tahun. Di HUT ke-13 ini, SMAN 8 Denpasar membantu mewujudkan Denpasar dan Bali Bersih. Untuk itu, dia mengajak siswa dan guru memperkuat komitmen ‘’Bersama Kita Bisa’’. Banyak hal yang bisa dilakukan warga sekolah untuk mencapai kemajuan di akademik dan penanaman pendidikan karakter. Termasuk di dalamnya menumbuhkan kerja keras, kerja ikhlas serta semangat gotong royong. Saat itu Kasek Ketut Suyastra yang didampingi para Wakasek Ni Wayan Megawati, S.Pd., M.Pd., Ni Komang Yastini, S.Pd., I Nyoman Nuadiana, S.Pd., S.Si. dan Drs. I Wayan Arnawa menjelaskan SMAN 8 Denpasar memiliki student body 1.372 orang didukung 59 guru PNS dan 27 guru kontrak dan honorer.

Dari jumlah itu 20 persen sudah berkualifikasi S-2. Ketua Komite SMAN 8 Denpasar Dr. Drs. Made Gede Putra Wijaya, S.H., M.Si. mengakui di bawah kepemimpinan Ketut Suyastra banyak hal mengalami peningkatan di Smapan. Di antaranya makin menonjolnya nuansa pendidikan karakter di sekolah ini. Ini semua berkat pengalaman Suyastra saat memimpin SMAN 3 Denpasar (Trisma). Sementara itu, Ketua Panitia HUT Ni Made Murniasih menambahkan, HUT kali ini diisi dengan aneka lomba melibatkan siswa Smapan dan siswa SMP se-Bali. Di antaranya lomba makendang tunggal, lomba vlog dan film dokumenter, penyerahan penghargaan kepada seniman, Futsal Liga Astana, jalan sehat dan aksi kebersihan. Terakhir diadakan pagelaran seni kolosal Calonarang di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Puputan Badung pada 11 Agustus mendatang. (ad220)

TIDAK kenal kata lelah dan menyerah untuk membantu memperjuangkan nasib petani. Itulah ungkapan yang paling tepat bagi salah satu anggota Komisi IV DPRRI dari PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. yang dijuluki sebagai Bapak Pertanian di Bali. Karena berkat kerja keras anggota dewan yang juga dikenal sebagai wakil rakyat ‘’sejuta traktor itu’’ kini para petani punya pabrik pupuk organik dan Bank Pesona yang bisa dikelola sendiri. Hal itu terungkap saat anggota Badan Anggaran (Bangar) MPR-RI itu menggelontorkan bantuan Program UPPO (Unit Pengolahan Pupuk Organik) dan Bank Pesona senilai total Rp 550 juta yang diserahkan di Kelompok Tani Ternak Sarwa Nadi Mandiri, Banjar Kebayan, Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Tabanan, Senin (5/8) siang. Saat itu juga hadir menyaksikan perwakilan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Tabanan, Dinas Peternakan Tabanan dan ratusan anggota kelompok tani ternak dan Bank Pesona. Usai menerima bantuan, Ketua Kelompok Tani Ternak Sarwa Nadi Mandiri I Wayan Artana mengakui sebagai masyarakat kecil di sektor pertanian merasa sangat bersyukur atas perhatian Made Urip, sehingga kelompok tani bisa merasakan langsung bantuan dari pusat. ‘’Mudahmudahan tahun berikutnya dapat bantuan yang sama untuk kelompok lain. Karena selama ini bantuan Pak Urip sangat banyak dan rasanya kesulitan kita selama ini seolaholah mendapat titik terang, karena beliau (Made Urip - red) telah membantu persoalan di sektor pertanian selama ini,’’ bebernya, seraya menyebut bantuan yang diperjuangkan Made Urip juga sangat dirasakan membantu petani. Jadi cita-cita pertanian organik di Bali bisa diwujudkan, sesuai dengan arahan Gubernur Bali menjadikan Bali Pulau Organik. ‘’Karena itu, perhatian Made Urip sebagai bukti wujud kesetiaannya memperjuangkan nasib petani di Bali,’’ imbuhnya, sekaligus ditambahkan Ni Wayan Dewi Astuti, mewakili KWT Wedhi Rahayu, juga mengaku sangat antusias mendapat bantuan dari Made Urip. ‘’Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan Pak Urip bagi kelompok wanita tani. Program yang digelontorkan akan dilaksanakan dengan baik untuk membantu masyarakat agar menjadi lebih baik,’’ paparnya.

BANTUAN - Anggota Komisi IV DPR-RI dari PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. saat memberi pakan sapi bantuan Program UPPO Kelompok Tani Ternak Sarwa Nadi Mandiri, Banjar Kebayan, Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Tabanan. Di sisi lain, bantuan yang diserahkan Made Urip berupa Program UPPO untuk Kelompok Tani Ternak Sari Nadi Mandiri dan Godel Bali senilai Rp 400 juta. Sementara bantuan Bank Pesona untuk Kelompok Wanita Tani (KWT) Pudak Sari, KWT Werdhi Rahayu dan KWT Cempaka Putih sebesar Rp 150 juta. Saat itu, Made Urip menyampaikan penyerahan bantuan dari APBN tahun 2019 ini dilaksanakan untuk memperkuat sektor pertanian sebagai program unggulan guna meningkatkan produktivitas subsektor peternakan. Selain bisa untuk penggemukan sapi, juga ada UPPO untuk memperbaiki kualitas hara tanah yang sebelumnya dibombardir pupuk kimia. ‘’Bantuan ini juga untuk mengembalikan unsur hara tanah dengan pupuk organik, karena jika dibandingkan kesuburan tanah sekarang sangat jauh dan berbeda dengan masa sebelumnya. Karena itu, pemerintah bersama DPR bekerja sama mendorong penggunaan pupuk organik, agar ditingkatkan untuk mengurangi pupuk kimia di seluruh Indonesia,’’ beber anggota DPR-RI yang kembali terpilih lima periode itu, sekaligus menyampaikan sudah mendorong terbentuknya Petroganik untuk menyiapkan pupuk organik yang disubsidi. ‘’Ini tugas negara untuk mensubsidi petaninya, seperti subsidi pupuk Rp 20 triliun per tahun, jika tidak harga pupuk sangat tinggi dan memberatkan petani membeli pupuk,’’ jelasnya. Made Urip mengaku akan berusaha keras meringankan beban petani, sehingga target menyejahterakan petani bisa tercapai.

Salah satunya melalui bantuan Bank Pesona untuk KWT, agar bisa digunakan dengan baik terutama dari sisi akuntanbilitasnya. Bantuan ini bisa digunakan untuk membeli bibit babi agar bisa berkembang. ‘’Saya sebagai anggota DPR akan sangat gembira jika kelompok-kelompok itu bisa maju dan berkembang dengan baik. Jangan jadi kelompok saru geremeng dan saya tidak minta apa-apa. Jadi gunakan dengan baik bantuan itu untuk menyejahterakan petani. Apalagi sekarang kontrak saya diperpanjang lima tahun (anggota DPR-RI - red) dan saya tidak akan ke mana-mana dan akan terus berjuang untuk membantu petani di Bali,’’ tegasnya. Apalagi anggaran di daerah tidak akan cukup untuk membantu para petani, padahal sebagai pahlawan pangan untuk meningkatkan produktivitas pertanian. ‘’Makanya saya carikan bantuan di pusat, seperti Tabanan bahkan defisit sekitar Rp 37 miliar, sehingga saya akan terus berjuang untuk membantu sektor pertanian,’’ ungkapnya, termasuk berupaya menyelamatkan aset sapi Bali agar tidak punah. Karena semen beku sapi Bali bisa saja dijual ke negara lain. Bisa-bisa kita kalah dengan negara lain, sehingga sebagai masyarakat Bali yang punya sapi Bali harus diselamatkan. ‘’Mudah-mudahan program Simantri yang diganti dengan Sipadu jangan sampai dihapus oleh Pak Gubernur. Kalau nama saja diganti tidak apa, tapi inovasi untuk perkembangan dan penyelamatan sapi Bali ini harus tidak boleh dihilangkan,’’ tutupnya. (ad222)

Tingkatkan Jiwa Kewirausahaan Lulusan pada Pelepasan Bersama FT Unud FAKULTAS Teknik Universitas Udayana (FT Unud) menggelar kegiatan meningkatkan jiwa kewirausahaan lulusan pada pelepasan bersama. Kegiatan yang diikuti sekitar 175 orang lulusan tersebut dilaksanakan di Aula Suastika Gedung Teknologi Informasi FT Unud, Jimbaran, Rabu (7/8) kemarin. Menurut Wakil Dekan (WD) I Bidang Akademik dan Perencanaan FT Unud I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D., kegiatan meningkatkan jiwa kewirausahaan lulusan saat pelepasan bersama seperti ini rutin dilakukan. Ini bertujuan agar para lulusan mendapatkan tambahan bekal dan kiat-kiat supaya nantinya mampu menjadi job creator. Ditambahkannya, meskipun di setiap perkuliahan telah diberikan kewirausahaan, namun di akhir mahasiswa di FT Unud, pihak fakultas tetap mengingatkan agar lulusan mampu mengembangkan kewirausahaan nantinya. ‘’Sekecil apa pun insan-insan dari pada lulusan Fakultas Teknik ini nantinya akan jadi job creator,’’ harap Sudarsana. Terkait narasumber yang diundang, Sudarsana menerangkan bahwa setiap kegiatan yudisium dan berkaitan dengan pengembangan jiwa kewirausahaan, fakultas secara bergilir mengundang alumni dari FT Unud. Di mana FT Unud sendiri memiliki 5 bidang ilmu, yakni Teknik Arsitektur, Sipil, Elektro, Mesin dan Teknologi Informasi. Dengan mengundang alumni untuk membagikan pengalamannya, diharapkan para lulusan mendapatkan tambahan inspirasi untuk menjadi pelaku usaha. ‘’Secara bergantian kita mengundang dari prodi-prodi itu, untuk berbagi pengalaman beliau setelah kuliah dan mengembangkan usaha-usahanya,’’ paparnya.

PENGHARGAAN - WD I Bidang Akademik dan Perencanaan FT Unud I Ketut Sudarsana menyerahkan penghargaan pada lulusan terbaik di FT Unud, Jimbaran, Rabu (7/8) kemarin. Pada periode Agustus 2019, FT Unud melepas lulusan sebanyak 175 orang. Mereka terdiri dari 1 orang program Doktor (S-3) Ilmu Teknik, 35 orang Magister (S-2), dan 139 orang Sarjana. Di mana predikat dengan pujian yang dicapai lulusan sebanyak 29 orang, sangat memuaskan 100 orang, memuaskan 17 orang, dan tanpa predikat 28 orang. Itu disampaikan WD II FT Unud Dr. Ir. I Ketut Gede Sugita, M.T. saat membacakan laporan WD I. Sementara IPK rata-rata FT Unud untuk Program Studi (Prodi) Doktor (S-3) Ilmu Teknik adalah 3,95 dengan lama studi 3 tahun 6 bulan. Kemudian untuk IPK rata-rata Prodi Magister (S-2) FT

Unud adalah 3,71 dengan lama studi rata-rata 3 tahun 10 bulan, dan IPK rata-rata program Sarjana (S-1) FT Unud 3,49 dengan lama studi rata-rata 4 tahun 5 bulan. Sehingga jumlah lulusan FT Unud dari 1987 hingga periode Agustus 2019 sekitar 11.574 orang, dengan rincian 1 orang Prodi Doktor Ilmu Teknik, 111 orang Pprodi Magister Arsitektur, 329 orang Magister Teknik Sipil, 196 orang Magister Teknik Elektro, dan 58 orang Magister Teknik Mesin. Kemudian 2.975 orang program Sarjana Arsitektur, 3.850 orang Sarjana Teknik Sipil, 1.873 orang Sarjana Teknik Elektro, 1.752 orang Sarjana Teknik Mesin, dan 429 orang Sarjana Teknologi Informasi. (ad218)

Penanganan Adiksi ’’Game Online’’ pada Remaja INTERNET gaming atau game online sangat digemari berbagai kalangan, termasuk anak-anak hingga dewasa. Salah satu jenis game online yang populer adalah Massively Multiplayer Online Role-Playing Games (MMORPGs) karena pemain bebas untuk bermain dengan karakter yang diciptakan sendiri melalui ponsel atau komputer. Game online membebaskan pemain untuk menciptakan karakter yang disukai sehingga dia menjalani hidupnya sebagai ‘’orang lain’’ dan melupakan sejenak kenyataan yang dihadapi

sehari-hari. Game online juga menggantikan interaksi sosial yang seharusnya terjadi dan menyalurkan keinginan yang tidak dicapai di dunia nyata. Remaja memiliki risiko tinggi mengalami adiksi game online karena emosi yang kurang stabil seperti kecemasan dan kesedihan saat ia terpapar masalah dan kurangnya pengawasan penggunaan ponsel oleh orangtua. Bermain game akan menjadi jalan keluar untuk menyalurkan emosi serta melarikan diri dari kehidupan nyata. Akibatnya, remaja terobsesi

menyelesaikan tantangan dalam game online dan menghabiskan waktunya di depan komputer maupun ponsel. Sikap yang tidak

terkendali ini akan menimbulkan beberapa dampak negatif yang dalam dunia kedokteran disebut sebagai internet gaming disorder. Remaja dengan gangguan ini akan duduk di depan komputer berjam-jam setiap hari untuk bermain dan menolak melakukan aktivitas lain seperti makan, tidur, dan sekolah. Pikirannya akan dipenuhi dengan fantasi bermain game bahkan saat belajar di sekolah sehingga prestasi belajar menurun. Selain itu, ia merasa gelisah, mudah marah, dan sedih ketika tidak diperbolehkan

bermain game. Bila sebelumnya ia memiliki hobi lain, ia tidak lagi tertarik melakukan hobi tersebut. Obsesi terhadap game menyebabkan terganggunya hubungan dengan orangtua dan teman-teman, kurang perhatian terhadap lingkungan, menjadi agresif, dan prestasi akademik rendah. Prestasi yang menurun menjadi salah satu tanda bahwa gangguan sangat berat sehingga perlu penanganan yang tepat. Penanganan adiksi game online terdiri dari obat dan non-obat. Obat-obatan yang dipilih sesuai

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

dengan dampak psikologis yang ditimbulkan bisa berupa anticemas, antisedih, atau antidepresi, dan obat yang memperbaiki perilaku yang tidak terkendali. Terapi non-obat berupa memperbaiki komunikasi dalam keluarga, memberi dukungan yang positif, memberikan pengalihan aktivitas yang menyenangkan selain game, serta menemukan hal-hal yang menjadi alasan mengapa game online menjadi sumber kesenangannya. l dr. Ni Wayan Pradiumnati Pritiariesti, S.Ked.


Kamis Kliwon, 8 Agustus 2019

Info Seremonial

Unmas Gelar ’’Workshop’’ Sister City Pemkot-Perth

5

Senator RI Hadiri Kegiatan Sanggar Seni di Menanga dan Antiga Karangasem

Wedakarna Minta Pemerintah di Bali Segera Terbitkan Aturan Rektor Dorong Dosen Hasilkan Riset Ekonomi Kreatif Turunan tentang UU Pemajuan Kebudayaan agar Seniman Terayomi

GUNA memberi masukan dan riset program sister city antara Pemkot Denpasar dan Perth, Australia, Universitas Maharaswati (Unmas) bekerja sama dengan Pemkot Denpasar menggelar workhsop sister city. Workshop diikuti 70 pejabat di lingkungan Unmas, dihadiri Wali Kota Denpasar I.B. Dharmawijaya Mantra. Workshop ini dilaksanakan guna membentuk tim perumus program sister city sesuai dengan keperluan pemerintah. Selain itu juga mendorong dosen Unmas melakukan penelitian bidang ekonomi kreatif guna mendukung program sister city Denpasar-Perth. Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. didampingi WR I Dr. Made Gede Wiryawan, S.H., M.H., WR II Dr. Nengah Landra, S.E., M.M., WR III Ir. I Made Sastra Wibawa, M.Erg. mengaku bangga Wali Kota Rai Mantra untuk kali pertama bisa berbicara di kampus Unmas. Dia siap mendukung program sister city Denpasar-Perth melalui ide kreatif civitas akademika. Hal ini guna menunjukkan Unmas sebagai gudangnya ilmuwan yang keilmuannya aplicated. Dari workshop ini diharapkan terbentuk tim perumus untuk di-link-kan dengan Pemkot Denpasar dan Kota Perth, Australia. Saat itu, Rektor memaparkan kondisi Unmas saat ini yang sukses menggabungkan dua PT yakni STIBA Saraswati dan Akademi Farmasi ke Unmas. Dengan penggabungan dua PT ini, kini Unmas memiliki delapan fakultas dan 22 prodi, dua di antaranya prodi

SISTER CITY - Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Rektor Unmas Made Sukamerta saat workshop sister city Denpasar-Perth. pascasarjana. Dari jumlah itu, enam terakreditasi A. Made Sukamerta juga bertekad menjadikan Unmas sebagai PTS pertama di LLDikti Wilayah VIII yang meraih akreditasi A di AIPT. Makanya dia mengatakan Wali Kota tak salah bekerja sama dengan Unmas. Dikatakan demikian karena Unmas sebagai kampus tertua di Bali yang LPPM-nya berstatus madya yakni terunggul di PTS di Indonesia Timur. Bahkan seorang peneliti FE Unmas meraih dana Pemkot Denpasar bidang ekonomi kreatif. Lewat workshop ini dia mendorong makin banyak dosennya menghasilkan karya ekonomi kreatif sister city Denpasar-Perth. Dengan demikian Wali Kota segera mengeluarkan izin untuk pembangunan kampus baru di Padanggalak. Hal ini juga berguna untuk mengurai kemacetan di Kota Denpasar. Terkait dengan izin, Wali Kota Rai Mantra mengungkapkan, Pemkot sudah menyetujui, tinggal dibahas oleh anggota DPRD yang menunggu dilantik. Wali Kota

mendukung relokasi kampus Unmas, termasuk kampus lainnya. Sebab, FKG Unmas bisa dijadikan program pendukung sektor pariwisata. Dikatakanya, program sister city dengan Perth, awalnya bidang pariwisata, berkembang ke pendidikan dan ekonomi kreatif. Kerja sama sister city ini harus ditindaklanjuti dengan program riil ekonomi kreatif berbasis pendidikan formal dan vocational. Hal ini dilakukan Perth setelah menghitung penerimaan tambangnya kian menyusut. Ini membuka peluang bagi Unmas karena ekonomi kreatif bukan saja dalam bentuk tari dan kerajinan juga hasil riset. Di Perth, tiap perguruan tinggi memiliki inovation centre, rutin menggelar pameran dan lomba. Hasilnya dibawa ke pemerintah dan dunia usaha. Dari situ dibuat inkubator, tempat berkumpulnya semua komponen ekosistem yakni pemerintah, swasta, penyandang dana, komunitas dan perguruan tinggi. (ad221)

Ketawa Bareng di Festival Komedi Daihatsu Jicomfest 2019 TAHUN ini, Daihatsu bekerja sama dengan KapanLagi Youniverse (KLY) mengadakan festival komedi kekinian yang pertama dan terbesar di Indonesia berjudul ‘’Jakarta Indonesia Comedy Festival’’ (Jicomfest) 2019. Daihatsu mendukung acara festival komedi terbesar di Indonesia dan Asia ini, karena popularitas stand up comedy yang terus meningkat di Indonesia dengan mayoritas penggemarnya anakanak muda atau milenial. Bagi Daihatsu, acara ini juga merupakan kelanjutan dari kegiatan GIIAS 2019 yang telah diadakan sebelumnya dengan tema ‘’Funtastic GenerasiON’’, yang berarti Daihatsu juga ingin lebih mendekatkan diri kepada generasi milenial. Acara festival komedi terbesar di Indonesia ini berlangsung di Jakarta International Expo (JI-Expo) Kemayoran sukses menghibur para pecinta komedi selama dua hari berturut-turut pada 3-4 Agustus 2019. Tak hanya komedian lokal, Jicom-

fest 2019 juga menampilkan komedian asing. Acara ini juga menghadirkan komedi-komedi kocak nan menghibur di empat panggung (stage) berbeda. Daihatsu Stage menjadi salah satu panggung yang paling mendapat perhatian karena lebih banyak komika yang tampil sekaligus menjadi panggung Spesial Show para komika terkenal dalam dan luar negeri di panggung ini. Pada Jicomfest 2019 terdapat

juga beberapa kategori yang disajikan mulai dari komedi stand up, video, musik, tradisional, dan kompetisi komedi berdiri di skala nasional. ‘’Melalui acara komedi terbesar di Indonesia ini, mari kita lupakan rutinitas sejenak dan tertawa bahagia bersama. Semoga dengan acara ini Daihatsu dapat semakin dekat, serta membahagiakan Sahabat, khususnya Sahabat Milenial,’’ ujar Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM). (bns1)

ANGGOTA DPD-RI terpilih periode 2019-2024 Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menyatakan komitmennya untuk menjadi garda terdepan dalam hal pengembangan budaya Bali, khususnya kesenian yang dilandasi dengan filosopi Weda membina sekaa pesantian, palawakya dan kekidungan yang memiliki minat khusus dalam menyayikan sastra Weda. Hal ini diungkapkan Senator Arya Wedakarna (AWK) saat hadir di acara yang diselenggarakan Pasraman Taman Tirta Desa Menanga, Kabupaten Karangasem dan Sanggar Semara Wijaya Dusun Bengkel Desa Antiga, Kecamatan Manggis, Karangasem. Dalam kesempatan berbeda tersebut, AWK menyatakan perhatian pemerintah terhadap sanggar seni di Bali dianggap kurang maksimal. Hal ini bisa dilihat dari tingkat kesejahteraan para seniman di Bali yang masih dianggap cukup rendah, selain bantuan infrastruktur dianggap masih minim. Menurut AWK, diperlukan adanya komitmen di antara para pemimpin di Bali untuk lebih memberdayakan para seniman. ‘’Saya kira pemberdayaan seniman itu tidak sebatas diundang tampil pada ajang seni seperti Pesta Kesenian Bali (PKB) misalnya. Tapi juga lebih pada kebijakan untuk menaikkan taraf hidup seniman itu. Jadi memang perlu proteksi sistem dan saya akui langkah yang diambil pemerintah dirasa

masih sangat minim. Padahal Indonesia telah memiliki UU Pemajuan Kebudayaan. Ke depan kita tata kembali terutama hak-hak para seniman,’’ kata Gusti Wedakarna. Ia memberikan contoh, bagaimana seniman di Bali seharusnya dilindungi dari sisi perang tarif yang tidak adil, diberikan panggung secara kontinu, mengembalikan lagi kesenian dipentaskan di panggung-panggung desa, termasuk fasilitasi pemberian BPJS Ketenagakerjaan misalnya. ‘’Di tingkatan teknis, saya juga pengkritik jika ada seniman di Bali yang masih diangkut menggunakan truk saat pentas. Ini harus menjadi perhatian kita semua bahwa seniman adalah aset bangsa dan perlakukanlah seniman dengan bermartabat, dengan dignity dan juga wibawa. Ini tugas besar siapa pun pemimpin Bali ke depan,’’ tegas Senator AWK. Maka dari itu, ia mengingatkan pemerintah Bali untuk segera menurunkan aturan turunan dari UU No. 5 Tahun 2017 tentantg Pemajuan Kebudayaan, baik dalam bentuk perda, atau peraturan gubernur. ‘’Ini akan sangat membantu para seniman, selain memang diperlukan stimulus berupa bantuan hibah, infrastruktur kepada para seniman Bali,’’ ungkap AWK yang juga President The Hindu Center of Indonesia ini. Terkait dengan maraknya

KANKER menjadi salah satu penyakit yang paling ditakuti dan cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Berbagai upaya dilakukan pemerintah dalam pencegahan dan penanggulangan, salah satunya menyasar anak-anak sekolah untuk mengenali ancaman sekitar melalui deteksi dini yang menjadi pemicu kanker. Untuk meningkatkan pengetahuan mengenai kanker di tingkat anak sekolah ini, pemerintah menggelar lomba pelaksana terbaik Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) tingkat sekolah tahun 2019. Tahap penyeleksian tingkat SD dan SMP dalam lomba ini sedang berlangsung di Kota Denpasar, dan pada Rabu (7/8) kemarin Tim Evaluasi PKTP Denpasar melakukan evaluasi ke SMP Sapta Andika yang mana merupakan sekolah mewakili Kecamatan Denpasar Barat. Untuk sekolah pelaksana terbaik PKTP tingkat sekolah tahun 2019 di Kota Denpasar ini, baik SD dan SMP, juara pertama nantinya akan menjadi perwakilan Kota Denpasar ke tingkat provinsi tahun 2020 mendatang. Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra mengatakan sosialisasi

mengenai kanker pada anak sekolah, baik dari SD, SMP maupun SMA dipandang penting. Dengan mengetahui sejak dini apa itu kanker, bahayanya dan bagaimana pencegahannya, tentu kasus kanker di masyarakat ke depan akan bisa ditekan. ‘’Terlebih anakanak saat ini sangat menyukai makanan cepat saji yang banyak mengandung pewarna ataupun zat pemicu kanker. Karenanya pengetahuan sejak dini mengenai kanker ini penting,’’ ujarnya. Di samping itu, anak-anak juga dibiasakan untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Sebab, sejatinya PHBS bisa menekan kejadian kasus kanker, terutama kanker serviks dan kanker payudara. Langkah lain dalam hal pencegahan kanker sejak dini yang dilakukan Pemerintah Kota Denpasar, lanjut Ny. Selly Mantra, adalah adanya program vaksinasi kanker serviks yang dimulai sejak tahun 2013 lalu. ‘’Kita ketahui jika kanker serviks dan kanker payudara adalah jenis kanker yang paling banyak diderita oleh perempuan. Sehingga perhatian Pemerintah Kota Denpasar dalam hal mencegah dini kanker yaitu kanker serviks adalah dengan adanya program vaksinasi kanker serviks,’’

SATYAGRAHA – Senator Dr. Arya Wedakarna disambut seniman dari Sanggar Pesraman Menanga dan Sanggar Desa Antiga saat kunjungan kerja. kegiatan sekaa santi dan sanggar di Bumi Lahar Karangasem, pihak AWK menyambut baik dan mendorong sanggar-sanggar di Bali Timur berjaya kembali. ‘’Selama ini kalau berbicara seni, seakan-akan dimonopoli oleh Gianyar ya. Saya harap agar seniman Karangasem bisa jengah terhadap hal ini. Biasanya situasi terdiskriminasi, situasi termaginalkan dan situasi serba kekurangan ini akan membawa dampak positif bagi pelaku seni.

Misalnya mereka lebih kreatif, mereka lebih berdaya dan lebih kuat menghadapi situasi. Jadi walau di Karangasem banyak kekurangan, anggaran minim, tapi semoga tidak mengurangi semangat semeton. Doakan enggih, semoga UU Pemajuan Kebudayaan segera terealisasi di Bali melalui aturan yang dijiwai agama Hindu,’’ pungkas AWK yang mantan Rektor Universitas Mahendradatta Bali ini. (ad223)

SMP Sapta Andika Dievaluasi Tim PKTP Denpasar

PROFIL SEKOLAH - Kepala SMP Sapta Andika Wayan Sutarjana saat memberikan profil sekolah kepada Ketua YKI Kota Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra dalam evaluasi pelaksana terbaik PKTP Tingkat Sekolah tahun 2019 oleh tim evaluasi PKTP Kota Denpasar, Rabu (7/8) kemarin. ujarnya. Pada tahun 2013 vaksinasi kanker serviks diberikan pada siswa SMP kelas VII dan mulai tahun 2018 lalu vaksin kanker serviks ini diberikan kepada siswa SD kelas V. Mengenai kesiapan SMP Sapta Andika dalam hal mengikuti lomba pelaksana terbaik PKTP tingkat sekolah tahun 2019 di Kota Denpasar, Kepala SMP Sapta Andika Wayan

Sutarjana mengatakan sudah sangat siap. Menurutnya, selain dilakukan pembinaan jauh-jauh hari ini, pihak sekolah sudah kerap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat kepada para siswanya. ‘’Terlebih untuk makanan di kantin sekolah. Kita berikan pembinaan untuk menjual makanan yang sehat dan bebas dari bahan pewarna dan pengawet,’’ ujarnya. (ad219)

Awas! Bahaya Pemijatan pada Patah Tulang Baru TENTU kita setuju patah tulang merupakan kejadian yang menakutkan dan dapat mengganggu aktivitas hidup sehari-hari. Namun apa yang sebenarnya terjadi pada kondisi tulang yang patah? Apakah diperbolehkan pemijatan pada patah tulang baru? Patah tulang dapat terjadi akibat sebuah benturan keras yang melebihi kemampuan dan ketahanan tulang seseorang. Selain mengakibatkan tulang yang patah, akibat benturan tersebut turut serta merusak atau mencederai otot di sekitar area tulang dan menyebabkan lebam, bengkak ataupun sobek pada otot tersebut. Bengkak dan lebam merupakan sebuah reaksi tubuh adanya kerusakan jaringan. Seperti halnya anggota badan kita terbentur meja yang dapat menyebabkan lebam dan bengkak. Namun pada patah tulang, bengkak dan lebam yang ditimbulkan lebih hebat hingga dapat menyebabkan otot mengalami kekurangan asupan darah dan berpotensi untuk menimbulkan kerusakan permanen jaringan otot tersebut. Dengan adanya kondisi tersebut, kerusakan permanen jaringan otot dapat menimbulkan kecacatan sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Pemijatan pada kasus patah tulang baru dapat mempercepat proses kerusakan jaringan otot di sekitar tulang. Sisi patahan tulang yang tajam dapat menusuk ke dalam otot, pembuluh

Gambar ilustrasi patah tulang pada paha A. Patah tulang tanpa adanya luka sobek B. Patah tulang disertai adanya luka sobek. darah dan saraf. Pemijatan otot pada area tersebut dapat menyebabkan otot tersobek hingga menim bulkan kematian jaringan otot. Seperti kita ketahui otot berfungsi sebagai penggerak tubuh, apabila terjadi kerusakan yang berat akan m e ni m bulkan kecacatan

yang bersifat permanen. Hal yang lebih membahayakan apabila pemijatan tersebut menimbulkan kerusakan pembuluh darah atau saraf. Cedera pembuluh darah harus ditangani secara cepat dan tepat di rumah sakit karena cedera tersebut menyebabkan per-

darahan yang aktif yang dapat menimbulkan ancaman nyawa hingga kematian. Cedera saraf dapat menyebabkan kelumpuhan total bila tidak ditangani secara baik. Oleh karena itu gerakan pemijatan otot tidak dianjurkan pada patah tulang, melihat risiko kecacatan yang ditimbulkan sangat besar hingga kematian. Pemijatan menggunakan ramuan minyak urut pada kondisi patah tulang disertai adanya luka sobek sangat berbahaya karena partikel benda asing dalam kandungan minyak, debu dan kuman dapat masuk ke dalam tubuh kemudian menyebar sesuai dengan gerakan arah pijatan otot. Apabila dibiarkan kondisi tersebut dapat menyebabkan infeksi pada tulang dan jaringan sekitar. Infeksi tulang ditandai dengan demam tinggi, rasa sakit hebat, munculnya produksi cairan berwarna putih (nanah) yang berbau busuk pada luka, bengkak, kematian jaringan otot dan kulit. Infeksi yang berat menimbulkan sebuah kondisi yang mengancam nyawa bagi penderita. Bagaimana dengan patah tulang pada anak? Selain seperti dijelaskan di atas, patah tulang pada anak membutuhkan perhatian lebih khusus dibandingkan dengan dewasa. Pada anak-anak memiliki masa pertumbuhan dan perkembangan tubuh dan tulang. Pada masa ini, tulang pada anak akan aktif untuk tumbuh memanjang disertai

juga dengan pertumbuhan dan perkembangan jaringan otot. Tulang pada anak memiliki lapisan yang sangat aktif untuk bertumbuh yang disebut dengan ‘’lempeng pertumbuhan’’ atau dalam istilah medis Epiphyseal Growth Plate. Pemijatan pada area pertumbuhan tulang pada anak dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan tulang. Lapisan ini lebih lemah dibandingkan struktur tulang lainnya, sehingga penekanan yang berlebihan dapat merusak atau mengubah posisi lapisan ini. Dampak yang ditimbulkan bersifat jangka panjang, seiring dengan proses pertumbuhan pada anak. Proses pertumbuhan tulang yang terganggu membuat tulang menjadi bengkok atau bahkan gagal untuk tumbuh. Sehingga menjelang masa dewasa, anak dengan permasalahan ini akan terlihat berbeda dengan anak lainnya seperti terlihat lebih pendek, tulang yang bengkok dan tidak sama panjang, dan gangguan gerak pada otot. Edukasi dan pemahaman yang baik oleh orangtua mengenai permasalahan ini sangat penting karena masa depan anak ditentukan oleh keputusan orangtua. Pemeriksaan lebih lanjut dokter disarankan pada kasus patah tulang anak. Oleh karena kondisi tersebut, pemijatan pada kondisi patah tulang baru tidak dianjurkan baik pada kasus orang dewasa maupun anak-anak. Masase

otot yang berlebihan akan memperberat kerusakan otot dan tulang yang sudah cedera. Segera periksakan ke dokter apabila keluarga

dan kerabat menjumpai permasalahan di atas. Salam sehat. l dr. Andi Setiadi


OPINI

6

Kamis Kliwon, 8 Agustus 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Bijak Melakukan Pungutan Pajak CARA paling mudah bagi pemerintah untuk meningkatkan pendapatan atau mencari objek pendapatan adalah meningkatkan pajak, mencari objek pajak baru serta mengeluarkan regulasi baru soal retribusi. Rasanya tidak perlu berpikir keras, ibarat memancing ikan di kolam. Tetapi masalahnya, ini soal benefit bukan soal profit. Bedakan kedua terminologi ini. Benefit mengacu kepada pemanfaatan suatu kondisi serta situasi tertentu. Hal tersebut berdampak positif bagi banyak orang. Sedangkan profit itu semata-mata bermakna keuntungan yang dinikmati sekelompok orang tertentu. Dalam konteks kebijakan publik, tentu domain yang lebih banyak mesti dibicarakan adalah bagaimana hal itu mempunyai benefit. Bagaimana kebijakan itu mampu memberikan stimulus baru bagi pergerakan kehidupan masyarakat ke arah yang lebih baik. Mampu menimbulkan inovasi serta kreasi baru dalam memanfaatkan situasi serta keadaan secara positif. Pajak tinggal memungut. Retribusi tinggal mengambil. Namun seberapa jauh itu memberikan benefit kepada masyarakat? Ini perlu dikaji secara matang. Memang, harus juga dipahami, disadari bahwa pajak serta retribusi itu merupakan modal untuk menggerakkan pembangunan. Berbagai proyek dibiayai oleh pajak yang dipungut dari rakyat. Tetapi ya itu tadi, lahirnya pemikiran serta kebijakan untuk mengenakan pajak itu mestinya hati-hati, penuh pertimbangan, matang, cerdas serta berbagai pertimbangan lain. Masalahnya ini menyangkut hidup orang banyak dengan kondisi yang sangat beragam. Memang, karena ini kebijakan politis, tidak semua bisa disenangkan. Tidak semua bisa bahagia dengan keputusan ini. Tetapi, banyak celah mengarahkan agar keputusan politis ini menjadi populis. Sepanjang itu ada integritas serta kepekaan dalam menjaga harmoni antara pemerintah dengan rakyatnya. Dalam konteks pusat-rakyat maupun pemda-rakyat, resepnya sama, menjaga pera-saan serta tetap dalam koridor semuanya untuk kepentingan rakyat. Kalau kemudian ada pemerintah daerah yang melakukan langkah inovatif dengan membebaskan rakyatnya dari pajak tertentu dengan syarat-syarat tertentu juga, mestinya hal ini diacungi jempol dan patut ditiru. Kalaupun memang ada unsur politisnya, tetapi sepanjang itu populis, toh tidak masalah. Semuanya merasakan benefit-nya. Di satu sisi, profit juga dirasakan oleh pemerintah bersangkutan. Di Bali, pemerintah kabupaten juga kini sedang giatnya melirik sumber-sumber pemasukan baru. Alhasil, sebagai contoh, beberapa objek wisata baru mulai dikenakan retribusi. Sedangkan yang lama, setelah melalui berbagai pertimbangan, retribusinya ada yang ditingkatkan. Sebenarnya tidak ada masalah. Sepanjang itu dikaji secara matang dengan melibatkan stakeholder terkait. Ada waktu sosialisasi sehingga tidak terkesan dadakan yang membuat banyak pihak kelabakan. Selain itu, lagi-lagi utamakan juga soal benefit. Ada berbagai keuntungan, kemudahan, serta nilai tambah dari pengenaan restribusi tersebut. Objek wisata semakin ditata soal kebersihan, keindahan, serta soal hospitality secara keseluruhan sehingga tertanam kesan bahwa patutlah mengenakan retribusi kepada pengunjung. Sepadan dengan apa yang mereka rasakan dan peroleh ketika berkunjung ke tempat tersebut. Bukan semata-mata mencari pemasukan yang memberatkan pihak lain. Kebijakan itu mestinya mengandung kebajikan.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Dana Punia Pura Puncak Sari (Bhur, Bwah, Swah)

Dalam rangka menginformasikan dan menghimpun dana pembangunan di Pura Puncak Sari (Bhur, Bwah, Swah Loka) yang terletak di Banjar Adat Peninggaran, Desa Pakraman Seraya, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem dengan ini kami mengajukan permohonan bantuan ke hadapan para umat untuk ikut madana punia untuk mendukug pembangunan pura. Dengan adanya dukungan dari umat dalam hal ini akan sangat besar manfaatnya untuk pengembangan dan mendukung kebutuhan serta penyelesaian sarana dan prasarana fisik pembangunan pura ini. Salah satu upaya untuk melestarikan agama, adat istiadat, dan seni budaya yang diharapkan dapat meningkatkan sradha bhakti ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi (Tuhan Yang Maha Esa). Sehubungan dengan hal tersebut di atas, kami pangempon Pura Puncak Sari, Desa Pakraman Seraya sangat mengharapkan bantuan dari umat. Bantuan dapat disalurkan ke Rekening Panitia Pembangunan Pura Puncak Sari No. Rek. 4614-01-019031-53-6 BRI Unit Subagan. Demikianlah permohonan ini kami sampaikan ke hadapan Bapak/Ibu. Atas bantuannya, kami sampaikan terima kasih. Kelian Desa Pakraman Seraya I Made Salin

Mewujudkan Kebijakan PBB-P2 yang Berkeadilan Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) belakangan ini kembali menjadi topik hangat di beberapa daerah. Mayoritas wajib pajak mengeluhkan adanya kenaikan PBB-P2 yang diklaim melonjak signifikan apabila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Bertolak belakang dengan pemberitaan lonjakan tersebut, di sisi lain beberapa daerah justru memberlakukan kebijakan pengurangan hingga pembebasan seluruhnya PBB-P2.

Oleh Made Satria Pramanda Putra, A.Md., S.E., S.H., M.M.

P

BB-P2 merupakan pajak atas bumi dan/atau bangunan yang dimiliki, dikuasai, dan/atau dimanfaatkan oleh orang pribadi atau badan. Tidak termasuk kawasan yang digunakan untuk kegiatan usaha perkebunan, perhutanan, dan pertambangan. Dalam penerapannya, perhitungan PBB-P2 terutang dilakukan oleh Pemerintah (Official Assessment System). Dengan sistem seperti ini, pemerintah melalui otoritas pajak bersifat aktif untuk menetapkan, menerbitkan, dan menyampaikan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB-P2 kepada wajib pajak. Walaupun demikian, masyarakat selaku wajib pajak tidak senantiasa bersikap pasif menunggu terbitnya SPPT PBB-P2. Peran aktif dapat dilakukan dengan melaporkan objek pajak miliknya yang belum terdata dalam database perpajakan atau telah mengalami perubahan peruntukan. Berdasarkan peraturan perundangan berlaku, yang menjadi dasar pengenaan PBB-P2 adalah Nilai Jual Objek Pajak atau lebih familiar dikenal dengan istilah NJOP. Oleh Kepala Daerah, besarnya NJOP ditetapkan setiap tiga tahun. Pengecualian untuk objek pajak tertentu dapat ditetapkan setiap tahun sesuai dengan perkembangan wilayah masing-masing. Penentuan besarnya NJOP tanah dan/atau

bangunan dilakukan melalui suatu proses yang disebut dengan proses penilaian. Penilaian dilakukan untuk mengestimasi nilai tanah dan/atau bangunan sebagai objek PBB. Nilai yang dihasilkan dalam proses penilaian selanjutnya dilakukan konversi ke dalam klasifikasi tanah atau bangunan. Hasil konversi tersebut menjadi klasifikasi tanah atau bangunan untuk kemudian ditentukan besarnya NJOP per meter persegi. Merujuk pada Undang-undang No. 28 Tahun 2009 tentang Pajak dan Retribusi Daerah, pemerintah memberikan batasan tarif tertinggi PBB-P2 ditetapkan maksimal 0,3%. Secara kasatmata tarif pajak efektif tersebut tentu tidak dapat dikatakan tinggi. Apalagi dalam proses perhitungan pajak terutang masih mendapat pengurang berupa Nilai Jual Tidak Kena Pajak (NJTKP). Walaupun demikan, ketika proses administrasi pemungutan berlangsung masih terdapat wajib pajak yang menyampaikan keluhan dan berkeberatan atas tingginya nominal pajak yang masih harus dibayar. Ternyata, meskipun dikenakan tarif yang relatif kecil dan mendapat pengurangan NJTKP, nilai NJOP yang menjadi dasar pengenaan terus mengalami penyesuaian secara linier dari waktu ke waktu mengikuti beberapa faktor seperti perkembangan, pertumbuhan, dan investasi, serta transaksi jual

beli pada suatu daerah. Berangkat dari hal tersebut, keluhan wajib pajak di beberapa daerah atas penetapan PBB-P2 terutang sangatlah wajar dan dapat dipahami. PBB-P2 adalah jenis pajak objektif dan merupakan bagian dari property tax (pajak atas kepemilikan kekayaaan). Artinya, penekanan utama dalam pengenaan pajak ada pada kondisi objek pajak dibandingkan keadaan subjek. Karena sifatnya objektif, saat proses pemungutan tidak jarang ditemui kondisi wajib pajak yang sudah tidak memiliki kemampuan ekonomis tetap harus menanggung nominal pajak tertentu. Guna memenuhi rasa keadilan dan tanpa menghilangkan manfaatnya, pemungutan PBB-P2 sebagai pajak objektif tidak serta merta secara absolut meniadakan kondisi dan kemampuan finansial wajib pajak. Peraturan perundangan telah memberikan ruang pada pemerintah daerah untuk menyusun kebijakan mengenai mekanisme pengurangan atau pembebasan. Fokus utama dalam penyusunan kebijakan adalah dengan mempertimbangkan aspek kemampuan membayar (ability to pay) dari wajib pajak. Sebagai contoh, pemerintah DKI Jakarta melalui Peraturan Gubernur Nomor 42 Tahun 2019, memberikan pembebasan seluruhnya sebesar 100% atas PBBP2 yang terutang kepada wajib pajak orang pribadi tertentu. Wa-

jib pajak tertentu yang dimaksud antara lain profesi guru dan dosen termasuk pensiunannya, veteran, pahlawan nasional, penerima tanda kehormatan, mantan presiden dan mantan wakil presiden, mantan gubernur dan mantan wakil gubernur; purnawirawan dan orang pribadi pensiunan. Mekanisme pemberian pembebasan dilakukan berdasarkan permohonan dari wajib pajak. Atas permohonan tersebut kemudian diproses dengan penelitian dan dilanjutkan dengan penerbitan Surat Keputusan Pembebasan bagi wajib pajak yang memenuhi kriteria. Sementara itu, pendekatan yang berbeda dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Badung sejak tahun 2017. Melalui penerbitan Peraturan Bupati No. 24 Tahun 2017 mulai memberlakukan pengurangan sebesar 100% atau pembebasan PBB-P2 seluruhnya bagi objek pajak yang memenuhi kriteria. Kebijakan yang digagas Pemda Kabupaten Badung dinilai sebagai program strategis prorakyat yang diharapkan bermuara pada peningkatkan kesejahteraan masyarakat. Landasan utama kebijakan ini dikarenakan tempat tinggal merupakan kebutuhan dasar manusia dalam rangka mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin penghuninya. Selain itu, kebijakan ini juga diterbitkan guna melindungi tanah pertanian di wilayah Kabupaten Badung dari alih fungsi lahan sehingga tetap berfungsi sesuai dengan peruntukannya. Apabila pada kebijakan di atas Pemerintah DKI Jakarta fokus pada kriteria profesi wajib pajak yang mendapat pengurangan, Pemda Badung lebih menitikberatkan pada kriteria pemanfaatan dan penguasaan objek. Kriteria tersebut adalah objek PBB-P2 berupa rumah yang berfungsi sebagai tempat tinggal dan objek PBB P2 tanah pertanian

Menuju Kematangan Demokrasi PEMILU 2019 sudah berjalan lancar tanpa ada hambatan, gangguan dan aksi teror yang meruntuhkan nilai demokrasi kita. Dan, tidak ada juga pelarangan untuk tidak memberikan hak suara ke TPS (Tempat Pemungutan Suara). Meski ada sedikit masalah bagi beberapa pihak, tetapi itu tidak mengganggu proses demokrasi kita. Semuanya bisa diselesaikan melalui jalur hukum yaitu menggugat hasil pemilu ke Mahkamah Konstitusi. Berawal dari itulah, dapat kita apresiasi dan berbangga bahwa Data Badan Pusat Statistik merilis Indeks Demokrasi Indonesia 2018 tercatat 72,39 poin, naik tipis jika dibandingkan dengan tahun 2017. Bila disimak tahun 2015, indeks yang menunjukkan perkembangan demokrasi di tanah air itu cenderung terus naik. Hanya pada 2016 menurun. Namun, apa pun itu, tetap kita harus mengamini bahwa demokrasi di Indonesia sudah cukup baik dan berjalan sesuai dengan keinginan kita. Cuma dibenahi empat indikator terburuk meliputi ancaman atau penggunaan kekerasan oleh masyarakat yang menghambat kebebasan berpendapat. Minimnya persentase perempuan terpilih di DPRD. Selain itu, demonstrasi yang bersifat kekerasan serta

Oleh Juandi Manullang lemahnya penyediaan APBD oleh pemerintah. Keempat indikator itu perlahan harus kita benahi agar indeks demokrasi kita terus menanjak naik semakin baik dan sampai sangat baik. Tentu hal itu dapat kita wujudkan sebagai negara yang menjunjung tinggi demokrasi. Patut kita akui bahwa Indonesia masih minim keikutsertaan perempuan dalam pemerintahan. Hal itu nyata bila melihat pemerintahan sekarang ini. Cuma, secara perlahan perempuan sudah mulai diikutsertakan dalam pemerintahan demi membangun bangsa dan negara. Dalam hal kebebasan berpendapat di media sosial, secara lisan maupun tulisan, Indonesia sudah cukup baik. Lihatlah demonstrasi yang akhir-akhir ini sering terjadi. Pemerintah tidak ada melarang demonstrasi karena itu bagian dari menyuarakan pendapat maupun pandangan masyarakat. Apa yang kurang dari kinerja dan program pemerintah dapat disuarakan melalui demonstrasi tanpa ada larangan dan tindakan yang melanggar hukum. Cuma, demonstrasinya harus tetap sesuai dengan aturan, ni-

lai, dan norma yang ada. Tidak bisa sesuka hatinya saja berdemonstrasi, seperti memainkan kekerasan atau ricuh. Merusak fasilitas dan mengganggu aktivitas masyarakat. Tentu itu demonstrasi yang salah dan keliru. Bersuaralah sesuai dengan aturan yang ada tanpa merusak. Selanjutnya, pada era digital ini, masyarakat diberikan kebebasan juga menyuarakan aspirasi maupun pandangannya di internet ataupun di media sosial. Setiap orang berhak untuk mengkritik pemerintah tanpa larangan. Asalkan tidak menyebarkan fitnah, hoax, dan kebencian. Hal itu telah membuktikan bahwa indeks demokrasi kita pantas naik dari tahun sebelumnya. Kita apresiasi data tersebut sebagai bentuk kematangan demokrasi bangsa Indonesia. Kita sudah mulai bisa memaknai demokrasi dengan baik tanpa harus melarang, mengintimidasi maupun membuat konflik. Kondisi inilah yang patut kita pertahankan untuk ke depannya. Tahun depan, kita akan mengikuti kontestasi pilkada di sejumlah daerah di Indonesia, akan ada suasana pa-

nas pula di masa kampanyenya. Bukan tidak mungkin akan kembali hoax menyerang, kebencian, dan kampanye hitam. Sebab itu, patut jangan kita nodai indeks demokrasi yang naik ini dengan tindakan yang tidak terpuji atau melukai demokrasi kita. Tahun 2020, pilkada harus berjalan demokratis dan semakin meningkatkan indeks demokrasi kita. Mari setiap masyarakat menunjukkan bahwa kita adalah manusia yang menjunjung tinggi demokrasi sebagai sebuah nilai pada masa reformasi ini. Tidak ada satu pihak pun yang bisa melukai demokrasi dengan cara apa pun. Pancasila dan UUD 1945 sudah melindungi seluruh bangsa untuk berdemokrasi dengan baik. Karena itu, manfaatkanlah itu untuk semakin matang dalam berdemokrasi. Jangan pernah melukai demokrasi Indonesia dan demokrasi Pancasila kita. Bila itu tetap dilakukan, maka bersiaplah untuk menerima konsekuensi hukum atas tindakan itu. Semoga indeks demokrasi yang naik pada tahun 2018 dapat semakin naik lagi pada tahun berikutnya dengan tindakan bangsa Indonesia itu sendiri. Penulis adalah alumnus Universitas Katolik Santo Thomas Sumatera Utara dan penulis lepas tinggal di Medan.

yang seutuhnya tetap berfungsi sesuai dengan peruntukannya. Sedangkan pengurangan sebesar 100% dikecualikan terhadap objek PBB-P2 pada rumah dan tanah pertanian yang dimiliki, dikuasai dan/atau dimanfaatkan oleh wajib pajak perseorangan atau badan usaha yang tujuannya untuk komersial, investasi atau pengembangan usaha dan modal. Efektif mulai tahun 2014, kewenangan pemungutan PBB-P2 yang semula ada pada pemerintah pusat telah dialihkan pada pemerintah kota/kabupaten. Dengan pengalihan tersebut, masing-masing daerah memiliki kewenangan penuh dalam penerapan kebijakan pemungutan PBB-P2 sepanjang tidak bertentangan dengan undangundang di atasnya. Melihat fakta dan realita bahwa masih ada warga yang tidak memiliki kemampuan untuk melaksanakan kewajiban tidak serta menjadi dasar argumentasi untuk menolak atau menyatakan PBB-P2 tidak memenuhi rasa keadilan. Karena dengan kewenangan yang dimiliki persoalan tersebut dapat diatasi oleh pemerintah daerah dengan mengeluarkan kebijakan dan diskresi perihal pemungutan PBB-P2. Kebijakan dan diskresi untuk memungut, tidak memungut, memberikan pengurangan atau pembebasan berdasarkan pada kondisi dan potensi masingmasing daerah otonom. Di luar berbagai pandangan perihal kebijakan di atas, apresiasi patut diberikan kepada pemerintah daerah yang telah memiliki inisiatif menerbitkan regulasi untuk mengatasi berbagai persoalan dalam administrasi pemungutan PBB-P2. Khususnya, keberpihakan kepada wajib pajak yang semakin terhimpit karena kesulitan atau tidak memiliki kemampuan untuk membayar. Penulis, praktisi Perpajakan

POJOK Pertumbuhan kedatangan wisatawan minus, ekonomi Bali melambat. - Masa sulit. ***

Pencaplokan tanah negara marak di Gianyar. - Rakyat semakin berani. ***

Ekspor perdana mangga harum manis Buleleng ke Rusia. - Bukan perdana dan terakhir.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Kamis Kliwon, 8 Agustus 2019

7 TABANAN Iring-iringan ’’Pamedek’’ Tambah Daya Tarik Pura Tanah Lot

PUJAWALI - Suasana pujawali di Pura Luhur Tanah Lot.

Pemkab Ajak Masyarakat Konsumsi Olahan Pangan Lokal Tabanan (Bali Post) – Pemkab Tabanan berharap masyarakat memaksimalkan konsumsi pangan lokal sebagai solusi pemenuhan gizi yang seimbang. Terlebih, pengembangan olahan lokal juga dapat mendorong kreativitas masyarakat. Atas pertimbangan itulah, Pemkab Tabanan menggelar Festival Pangan Lokal Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA). Festival dibuka Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tabanan A.A. Dalem Tresna Ngurah, di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Rabu (7/8) kemarin. Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Tabanan I Made Suganda menjelaskan, kegiatan ini merupakan agenda nasional yang setiap tahunnya digelar di tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional. Tujuannya, meningkatkan pemahaman masyarakat dalam penerapan keberagaman pangan, bergizi dan seimbang, dengan memanfaatkan olahan pangan lokal untuk mendorong kreativitas serta memotivasi masyarakat

Bali Post/bit

FESTIVAL - Festival pangan lokal B2SA di Gedung Kesenian Ketut Maria. dalam pengembangan olahan lokal yang mempunyai nilai komersial. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tabanan A.A. Dalem Tresna Ngurah mengatakan, kegiatan ini sangat penting diadakan, sebagai sarana memacu kreativitas dan memotivasi masyarakat untuk mengonsumsi pangan lokal yang mengandung gizi berimbang. Hal ini selaras dengan visi dan

misi Kabupaten Tabanan. Di sisi lain, katanya, saat ini rawan terjadi penyempitan lahan pertanian. Tak hanya itu, penduduk kian bertambah dan kebutuhan pangan semakin meningkat sehingga mengharuskan masyarakat semakin kreatif dan berinovasi dengan pangan lokal. Dengan begitu, optimalisasi lahan pertanian di daerah, akan menjadikan masyarakat mandiri pangan. (kmb28)

Bali Post/ist

Tabanan (Bali Post) Pujawali di Pura Luhur Tanah Lot, Kediri, dimulai Buda Wage Langkir, Rabu (7/8) kemarin, dan akan nyejer sampai 10 Agustus. Umat Hindu yang berasal dari berbagai daerah di Bali memadati pura di tengah laut ini. Antrean memuncak saat pagi dan malam hari. Sehari sebelumnya, atau Selasa (6/8) malam, sudah mulai banyak pamedek yang bersembahyang. Piodalan di Pura Tanah Lot bersamaan dengan piodalan di Pura Batu Bolong dan Pura Penataran di kawasan DTW Tanah Lot. Iring-iringan pamedek menambah keindahan DTW Tanah Lot. Tak jarang, wisatawan berburu mengabadikan momen langka tersebut. Menjelang sore, arus wisa-

tawan semakin bertambah. Mereka ikut berbaur di bibir pantai bersama para pamedek. Menurut Manajer Operasional DTW Tanah Lot Toya Adnyana, piodalan menambah daya tarik wisata. Karena itu, banyak yang menunggu upacara ini untuk menikmati kawasan DTW Tanah Lot. Bahkan, wisatawan rela menunggu seharian untuk mengabadikan momen ini. ‘’Wisatawan sangat antusias melihat langsung prosesi keagamaan di DTW Tanah Lot,’’ ujarnya. Menurutnya, teruna-teruni dari Desa Pakraman Beraban ngaturang ayah secara bergilir. Mereka mulai ngayah sebelum hari raya Kuningan sampai pujawali masineb 10 Agustus. ‘’Masing-masing banjar adat di Desa Pakraman Be-

raban secara bergiliran sekaa teruna-teruninya ngaturang ayah di Pura Luhur Tanah Lot,’’ jelasnya. Jika air laut sedang pasang, panitia akan memasang tali sepanjang area beji yang fungsinya membantu pamedek yang akan bersembahyang ke luhur ataupun yang akan mapamit selesai bersembahyang. ‘’Kita juga menyiapkan rubber boat untuk antisipasi,’’ tambahnya. Sementara itu, pada 6 Agustus dilaksanakan upacara ngebejian di Beji Kaler Pura Luhur Tanah Lot. Upacara itu dilaksanakan pukul 17.00 wita untuk menyucikan atau membersihkan semua pratima yang akan dipakai dalam piodalan dengan air suci dari beji di Pura Luhur Tanah Lot. (kmb)

6.765 PBI JKN Dinonaktifkan Tabanan (Bali Post) -

Sekitar 5,2 juta kartu peserta BPJS-JKN-KIS di seluruh Indonesia yang merupakan Penerima Bantuan Iuran (PBI) nasional, telah dinonaktifkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial. Dari jumlah tersebut, 6.765 di antaranya warga Kabupaten Tabanan. Guna menindaklanjuti kebijakan tersebut, Dinas Sosial Tabanan bersurat pada masing-masing Perbekel untuk mendata warganya dinonaktifan. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tabanan I Nyoman Gede Gunawan, Rabu (7/8) kemarin menyampaikan, penghapusan tersebut dikarenakan adanya validasi data penerima PBI pusat yang sebelumnya merujuk data tahun 2011 dan dimutakhirkan pada 2015. Hasil validasi, jumlah peserta BPJS Kesehatan yang menerima PBI pusat berkurang. ‘’Ada validasi data penerima PBI pusat dan ada 6.765 kartu peserta BPJS Kesehatan di Tabanan dinonaktifkan,’’ terangnya. Dia mengaku telah bersurat ke

tiap desa melalui Camat untuk kembali mengecek data warga yang dinonaktifkan oleh pusat. Selain itu, para peserta juga bisa

mengecek langsung ke rumah sakit, untuk mengetahui apakah kartu mereka masih aktif atau sudah dinonaktifkan pusat. ‘’Dicek dulu dan didata, sehingga diketahui warga yang dinonaktifkan dan desa melakukan rapat untuk menentukan siapa saja yang berhak mendapatkan PBI,’’ sebut Gunawan. Dikatakannya lebih lanjut, di Tabanan sebanyak 110.659 warga mendapatkan PBI pusat dan 6.765 dinonaktifkan. Sementara yang sudah tercatat masuk dalam basis data terpadu per Januari 2019 sebanyak 161. Dengan adanya validasi data di desa, kemungkinan ada yang masih tetap masuk PBI pusat. Meski demikian, pihaknya I Nyoman Gede Gunawan

berupaya mengantisipasi hal tersebut. Pasalnya, Pemkab Tabanan juga menyiapkan PBI daerah yang dananya bersumber dari APBD. Jumlah peserta PBI yang tercatat sampai Juli 2019 sebanyak 114.266 peserta. Sementara, kuota yang disiapkan untuk PBI daerah Tabanan sebanyak 127.080 peserta. Dengan demikian masih ada sisa kuota 12.814 peserta. ‘’Nantinya setelah divalidasi, data peserta yang dinonaktifkan pusat akan dialihkan ke daerah karena kuota masih mencukupi,’’ katanya. Ditambahkan, dengan adanya validasi data lewat musyawarah desa (musdes), akan diketahui warga yang berhak mendapatkan PBI. Kemungkinan, kata Gunawan, dari data 6.765 peserta itu tidak masuk lagi kategori yang berhak mendapat PBI karena sudah tidak lagi masuk data penduduk miskin atau tergolong sudah mampu. Tetapi tidak menutup kemungkinan justru ada peserta baru yang berhak mendapatkan PBI daerah. (kmb28)

KKN di Kecamatan Penebel

666 Mahasiswa Unhi Disebar ke 72 Desa Adat

MENGIMPLEMENTASIKAN salah satu tri darma perguruan tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat, sebanyak 666 orang mahasiswa Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar disebar ke 72 desa adat di Kecamatan Penebel dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Upacara pelepasan peserta KKN dilakukan Rabu (7/8) kemarin, di lapangan umum Penebel, Kabupaten Tabanan. Hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten III Setda Tabanan Drs. I Made Agus Harthawiguna, Rektor Unhi Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S., para Pembantu Rektor serta jajaran Muspika Penebel. Ketua Panitia KKN Unhi tahun 2019 Ida Bagus Purwa Sidemen mengatakan, KKN tahun ini mengambil tema ‘’Bayu Pramananing Bhuwana’’ atau bayu (angin) sebagai sumber kehidupan alam semesta. Tema ini, sangat erat kaitannya den-

gan kondisi alam di Kecamatan Penebel, yang masyarakatnya sebagian besar bergelut di sektor pertanian sebagai sumber kehidupan. ‘’Mahasiswa dibagi dalam 18 kelompok dan selama dua bulan akan mengimplementasikan teori yang didapat di bangku kuliah dan berinteraksi serta berkolaborasi dengan masyarakat di Kecamatan Penebel. Penebel memiliki 18 desa dinas dan 72 desa adat, jumlah yang sangat banyak,’’ ucapnya. Hal senada disampaikan Rektor Unhi Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. Menurutnya, dipilihnya Kecamatan Penebel sebagai lokasi KKN tahun ini sesuai dengan visi Unhi yaitu menjadi pusat pengembangan dan pengkajian kebudayaan Hindu Bali. Ini sejalan dengan program prioritas Provinsi Bali lima tahun ke depan terutama penguatan tata kelola dan SDM desa adat. ‘’Program KKN ini khusus basisnya

adalah desa adat, bagaimana nanti sinergi mahasiswa dengan prajuru adat di Kecamatan Penebel,’’ terangnya. Selama dua bulan berbaur di masyarakat, para mahasiswa akan di-back-up oleh dosendosen Unhi, terutama dosen Program Studi Hukum Adat. Program studi ini baru dimiliki oleh Unhi dan belum ada di universitas lainnya. KKN ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas manajemen dan SDM terkait desa adat. ‘’Banyak sekali yang bisa dibantu oleh mahasiswa seperti tata kelola pemerintahan desa adat dan tata kelola keuangan desa adat yang terkait dengan awig-awig dan pararem,’’ jelasnya. Sebagai ucapan terima kasih untuk warga setempat, Rektor Unhi menawarkan program khusus. Rektor memberikan kesempatan bagi warga Penebel yang ingin belajar tata kelola

desa adat, tata keloka keuangan desa adat, peningkatan potensi dan awig-awig pararem desa adat di Unhi. Ini sejalan dengan Program Studi Hukum Adat yang telah dimiliki oleh Unhi. Ditawarkan pula gerakan orang tua mahasiswa asuh. Sementara itu, Asisten III Setda Tabanan Drs. I Made Agus Harthawiguna yang mewakili Bupati Tabanan, menyambut positif kegiatan ini. Apalagi fokus kegiatan mahasiwa lebih banyak di desa adat, yang tentunya peran desa adat ke depan semakin penting dalam menjaga keajegan Bali. Proses pembelajaran bagi mahasiswa dengan masuk ke adat memberikan nilai tambah, setelah menyelesaikan tugas di bangku kuliah. ‘’Harapan kami, mereka bisa memberikan masukan dan inovasi terkait dengan kompetensi di tengah-tengah masyarakat Penebel,’’ ujarnya. (ad217)

CMYK

KKN - Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. melepas peserta KKN yang disebar di 72 desa adat di Kecamatan Penebel, Tabanan, Rabu (7/8) kemarin.


BULELENG

8

Kamis Kliwon, 8 Agustus 2019

Perdana, Mangga Harum Manis Buleleng Diekspor ke Rusia

Bali Post/kmb38

PENGOBATAN GRATIS – Puluhan personel Polwan Polres Buleleng melaksanakan pengobatan gratis menyasar nelayan Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Rabu (7/8) kemarin.

Puluhan Polwan Gelar Baksos di Pantai Penimbangan

Singaraja (Bali Post) – Tercatat 26 anggota Polisi Wanita (Polwan) Polres Buleleng melaksanakan bakti sosial (baksos)m Rabu (7/8) kemarin di kawasan Pantai Penimbangan Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng. Agenda peduli kemanusiaan yang dipimpin Kasatlantas AKP Putu Diah Kurniawandari itu memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Program baksos Polwan Polres itu menyasar para nelayan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sari Segara Pantai Penimbangan. Sejak kegiatan dimulai sampai selesai, tercatat 45 warga yang mendapatkan pemeriksaan termasuk pemberian obat dengan cuma-cuma. Mereka yang dilayani itu terdiri dari orang dewasa dan beberapa anak-anak. Dengan baksos ini, warga yang kesehariannya di tepian laut merasa terbantu, karena bisa memeriksakan kesehatannya. Apalagi juga mendapat obat gratis. Aksi sosial yang dilakukan anggota Polwan ini diharapkan bisa berlanjut. Dipercaya, semakin sering dilakukan, maka derajat kesehatan para nelayan akan semakin baik.

Kasatlantas AKP Kurniawandari mengatakan, pihaknya sengaja melakukan baksos melibatkan personel Polwan di jajaran Polres. Ini dilakukan untuk mengisi perayaan HUT Kemerdekaan RI tahun 2019. Alasannya memilih nelayan, karena nalayan itu sering berhadapan dengan situasi laut. Mereka pastinya memerlukan kondisi kesehatan badan yang bagus. Selain itu, kesehatan pada anak-anak dan kesehatan pelajar juga diperiksa. Edukasi melalui ceramah terkait keselamatan berkendara di jalan raya juga diberikan. Ceramah itu penting untuk mengingatkan para pelajar yang menggunakan sepeda motor ke sekolah agar tetap memerhatikan rambu lalu lintas dan tata tertib berkendara di jalan raya. Untuk mendukung keselamatan berkendara, pihaknya menyerahkan bantuan helm SNI kepada perwakilan tiga anak-anak. ‘’Agenda ini merupakan wujud simpati Polwan Polres Buleleng kepada masyarakat yang memerlukan pengobatan. Juga sebagai bagian pendekatan keberadaan Polwan di tengah-tengah masyarakat,’’ jelasnya. (kmb38)

MENTERI Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman untuk pertama kalinya melepas ekspor komoditas unggulan Bali sebanyak 2,5 ton mangga harum manis asal Buleleng ke Rusia, Rabu (7/8) kemarin. Selain mangga harum manis juga beberapa produk lainnya ke beberapa negara. Pelepasan komoditas itu ditandai pemecahan kendi di Area Kargo Logistik Angkasa Pura I. Ke depan, Mentan menargetkan 100 ton ekspor buah mangga asal Bali itu mampu memenuhi pasar Rusia tahun 2019 ini. Ekspor pertanian RI ke Rusia, kata Menteri Amran Sulaiman, baru mencapai 368,4 ribu ton. Jenis komoditas yang diekspor antara lain air kelapa, bambu, salak, dan kacang tanah. Kementan akan terus mendorong volume ekspornya bertambah. “Saya mengajak pemuda tani Indonesia, ayo kita mulai ekspor ke Rusia. Harganya bagus. Dengan cara mengekspor komoditas itu, maka pastinya para petani akan meningkatkan kesejahteraannya,” ujarnya. Komoditas lainnya yang diekspor, kata Mentan, adalah paprika, handicraft dari batok kelapa selain jerami dan eceng gondok. Namun tujuannya Belanda. Sedangkan

daun bawang menyasar Taiwan, vanili tujuan USA, rempah-rempah diterima negeri Swiss. Selain itu, komoditas peternakan berupa anak ayam umur sehari (DOC) sebanyak 44.500 diekspor ke Timor Leste dan beberapa produk hewan lainnya. Total keseluruhan ekspornya bernilai Rp 13,5 miliar. Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil menjelaskan, dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Pertanian No. 19/2019 tentang Akselerasi Ekspor, pihaknya telah melakukan beberapa aksi strategis. Selain penerapan e-Cert dan inline inspection, juga menggagas Agro Gemilang dan sosialisasi aplikasi peta komoditas pertanian ekspor atau IMACE pada awal tahun 2019. Sejauh ini, Unit Pelaksana Teknis Karantina Pertanian Denpasar telah membuahkan hasil. Bahkan, ada peningkatan volume dan negara tujuan. Tercatat Juli 2018, diekspor ke 40 negara. Sedangkan pada bulan Juli 2019 bahkan naik menjadi 50 negara. Itu artinya, ada peningkatan 25%. Melalui program Agro Gemilang, Juli 2018 telah diikuti 65 eksportir. Sedangkan bulan Juli 2019 meningkat menjadi 78 eksportir yang

sudah mampu mengekspor alias sudah ada peningkatan 11%. Nilai ekspor per sub-sektor yakni komoditas hortikultura mengalami peningkatan pesat. Pada Juli 2018 sebanyak Rp 17,6

miliar, sedangkan Juli 2019 naik menjadi Rp 87,9 miliar. Ekspor komoditas perkebunan juga mengalami peningkatan dari Rp 18,7 miliar Juli 2018 menjadi Rp 42,6 miliar Juli 2019. (edi)

Bali Post/kmb23

EKSPOR MANGGA - Menteri Pertanian Amran Sulaiman melepas ekspor komoditas unggulan Bali berupa 2,5 ton mangga harum manis asal Buleleng ke Rusia dan beberapa produk lainnya ke beberapa negara, Rabu (7/8) kemarin.

Residivis Curanmor Ditangkap

Jual Motor Curian untuk Beli Miras

Singaraja (Bali Post) -

Tersangka FR (23) yang merupakan residivis pencurian kendaraan bermorot (curanmor) ditangkap anggota Buru Sergap (Buser) Satreskim Buleleng. Tersangka yang berasal dari Jalan Manggis Gang Baiturahman, No. 04, Kelurahan Kampung Kajanan, Singaraja itu tercatat sudah beberapa kali terlibat curanmor dan pencurian dengan pemberatan (curat). Mirisnya, hasil kejahatannya itu digunakan untuk membeli minuman keras (miras - red). Sebelum ditangkap, polisi menerima laporan Fatanah (67), warga Jalan Anggur, Kelurahan Kampung Bugis pada 20 Juli 2019 lalu. Dia melaporkan sepeda motor miliknya DK 6186 VW telah hilang. Sepeda motornya itu diketahui hilang pada 19 Juli 2019, setelah diparkir di depan warung miliknya. Setelah kasus ini diselidiki, keterangan saksi menunjukkan kalau sepeda motor itu dicuri tersangka FR. Mendapat bukti itu, polisi kemudian menangkap tersangka FR di rumahnya pada 20 Juli 2019. Mengetahui didatangi polisi, tersangka FR ini mencoba melarikan diri. Tahu buruannya, FR, nekat kabur, polisi langsung mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak betis pelaku. Akibatnya, tersangka tidak berkutik dan langsung ditahan untuk proses lebih lanjut. KBO Reskrim Iptu Dewa Sudiasa seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. Rabu (7/8) kemarin, mengatakan dari pemeriksaan tersangka FR telah mengakui mengambil sepeda motor korban itu. Awalnya, tersangka FR menemukan sepeda motor korban itu diparkir di depan warung dengan kunci kontak masih nyantol. Saat itu, tersangka mencabut kunci kontak kemudian kembali ke rumahnya. Keesokan harinya, sekitar pukul 02.00 Wita, tersangka FR kembali ke lokasi kejadian.

Saat itu, sepeda motor masih diparkir di sana. Melihat situasi masih sepi, tersangka FR yang masih bujangan itu langsung membawa kabur sepeda motor korban. Menghindari kejaran polisi, sepeda motor itu kemudian dititipkan di rumah kerabatnya di Desa Sidatapa,

Kecamatan Banjar. ‘’Dari pemeriksaan saksi dan sepeda motor kita temukan di Desa Sidatapa. Namun, tersangka kita tangkap di rumahnya. Sempat akan melarikan diri, sehingga anggota lebih dulu menembek betisnya. Saat ini, tersangka langsung kami tahan,’’ katanya. Aksi tersangka FR, kata Sudiasa, bukan kali ini saja. Namun, tahun 2017 dan 2018 lalu, tersangka terlibat kasus curanmor. Satu kali terlibat kasus curat. Atas kasus yang dilakukan itu, tersangka FR ditetapkan sebagai residivis. Dengan alasan berkali-kali melakukan kejahatan yang sama, polisi menjerat dengan pasal 363 KUHP. Ancaman hukumannya tujuh

Bali Post/kmb38

RESIDIVIS CURANMOR – Buser Satreskrim Polres Buleleng membekuk residivis tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

tahun penjara. ‘’Karena FR itu sudah residivis, maka kami pasang pasal dengan ancaman hukuman lebih tinggi. Strategi ini sebagai efek jera bagi pelaku curanmor itu,’’ jelasnya. Di sisi lain, Sudiasa mengatakan, modus operandi curanmor dengan kunci nyantol masih tergolong tinggi. Ini tidak lepas karena perilaku warga masih sering lalai meninggalkan sepeda motor dengan membiarkan kunci masih nyantol. Untuk itu, pihaknya mengingatkan siapa pun pemilik sepeda motor agar tetap waspada. Pengendara bukan saja harus membiasakan mencabut kunci. Bahkan, wajib juga mengunci stang kemudi. Tindakan itu dipercaya bisa mencegah kasus curanmor berulang. ‘’Di mana pun itu termasuk parkir di halaman rumah kami minta agar mencabut kunci dan juga mengunci stang kemudi. Perilaku disiplin seperti itu bisa mencegah kasus curanmor,’’ jelasnya. Sementara itu, tersangka FR mengakui aksi mencurian sepeda motor itu dilakukan karena ia tidak memiliki pekerjaan sehari-hari. Waktu luang itu digunakan mengincar calon korbannya. Jika sudah berhasil mencuri, sepeda motor hasil curiannya itu dijual kepada seseorang yang tidak dikenalnya dengan harga Rp 2 juta. Hasil penjualan itu kemudian digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, juga untuk membeli minuman keras (miras). ‘’Kalau kasus sebelumnya, sepeda motornya saya jual. Uangnya saya pakai membeli minuman. Namun, untuk kasus ini maunya saya jual juga agar tidak diketahui. Sementara saya titipkan dulu di rumah teman. Kalau sudah aman baru dijual,’’ katanya sembari menundukkan kepala. (kmb38)

Bangun Ikon Kesenian

Taman Yoana Asri Dilengkapi Patung Penari Truna Jaya

Bali Post/kmb38

IKON BULELENG – Dinas Perkimta Buleleng memasang patung penari Truna Jaya di RTH Taman Yoana Asri, Kelurahan Banyuasri, Singaraja. Patung ini dijadikan ikon Buleleng sebagai tempat lahirnya tari Truna Jaya.

Ikon Buleleng berdiri asri dan megah di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Yoana Asri Kelurahan Banyuasri Singaraja. Patung Penari Truna Jaya itu sudah tuntas dibangun Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Buleleng untuk menunjukkan Buleleng sebagai cikal bakal lahirnya tari Truna Jaya di gumi Den Bukit. Apa kira-kira alasan patung penari Truna Jaya itu ditempatkan di RTH itu? PEMBUATAN patung penari Truna Jaya sekaligus pemasangan dilakukan dengan metode Penunjukan Langsung (PL). Soalnya, nilai proyeknya di bawah

Rp 100 juta alias hanya Rp 75 juta. Setelah dilakukan penunjukan, paket pekerjaan akhir ini ditawar Rp 73,9 juta lebih oleh CV Graha Arya Grup. Kemudian CV itu ditunjuk sebagai rekanan yang menerima tanggung jawab pekerjaan itu. Pengerjaannya dimulai dari 3 Juli 2019 dan berakhir 1 Agustus 2019 lalu. Patung itu merupakan karya pematung asal Gianyar yang sebelumnya menyelesaikan kuliahnya di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja. Patung dibuat menggunakan bahan campuran beton dengan tinggi dari fondasi 2,5 meter. Patung dipasang di depan areal taman dengan dilengkapi beberapa patung pemain kendang dan suling di kanan dan kirinya. Agar tidak menghalangi estetika, pohon perindang tepat

cmyk

di depan patung itu ditebang. Selain itu, tampak depan patung ini masih terhalangi bentangan kabel milik PT Telkom dan beberapa operator seluler lain. Rencananya, bentangan kabel itu akan digeser agar tidak mengganggu tampak depan patung itu. Nantinya, Dinas Perkimta akan bersurat kepada pemilik kabel agar memindahkan bentangan kabel tersebut. Kepala Dinas Perkimta Ni Komang Surattini didampingi Sekretarisnya Gede Melandrat, Rabu (7/8) kemarin, mengatakan pemasangan patung penari Truna Jaya itu merupakan bagian akhir paket pekerjaan RTH Taman Yoana Asri. Sesuai perencanaan, RTH yang menyulap tanah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali itu dilakukan pada tahun 2016, 2017, 2018, dan terakhir 2019 ini.

Mengapa patung penari Truna Jaya itu dipasang di RTH itu, Surattini menegaskan alasan patung itu ditempatkan di sana karena Buleleng menjadi cikal bakal lahirnya tari Truna Jaya. Tidak saja bermaksud memberikan edukasi, juga penghormatan kepada karya seni seniman di Bali Utara. Karena itu, pihaknya melengkapi RTH Taman Yoana Asri itu dengan patung penari Truna Jaya. Selain itu, eksistensi patung itu dipercaya dapat menunjukkan tari Truna Jaya sebagai ikon Buleleng. “Dengan selesainya pekerjaan pada tahun ini, maka tuntas sudah proyek RTH itu. Patung itu kami pilih sengaja ingin membuat ikon Buleleng sebagai cikal bakal lahirnya tari Truna Jaya itu,” tegas Surattini sembari diiyakan Sekretarisnya, Melandrat. (mud)


GIANYAR

Kamis Kliwon, 8 Agustus 2019

9

Pencaplokan Tanah Negara Marak

Satpol PP Koordinasi dengan BPN Gianyar (Bali Post) Pencaplokan tanah negara marak terjadi di Kabupaten Gianyar. Menyikapi kondisi ini, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Gianyar menggelar rapat koordinasi dengan Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Gianyar, Rabu (7/8) kemarin. Rapat itu memetakan tanah negara yang banyak dicaplok oleh oknum. Kepala Satpol PP dan Damkar Gianyar Made Watha mengatakan, dalam rapat bersama BPN itu, pihaknya melakukan pemetaan tanah negara di seluruh kawasan Kabupaten Gianyar. ‘’Pemetaan tidak hanya di Jalan By-pass I.B. Mantra. SIDAK - Petugas saat menggelar sidak di kawasan By-pass I.B. Mantra, Rabu (7/8) kemarin.

Bali Post/kmb35

Cuma yang di I.B. Mantra kan agak blank (kabur red),’’ ujarnya. Menurut Watha, blank yang dimaksud adalah tidak adanya kejelasan batas tanah negara dengan aset milik warga setempat. ‘’Blank dalam arti badan jalan itu kan dari provinsi belum memberikan kejelasan batas. Itu soalnya proyek nasional. Secara umum, kami sudah tahu batas-batasnya. Apalagi ada pelang bertulis-

kan tanah negara,’’ jelasnya. Watha menegaskan, petugas akan menertibkan para oknum yang selama ini mencaplok tanah negara. Namun, penertiban ini akan dilakukan secara bertahap. ‘’Akan diawali dengan pemberian pembinaan, teguran dan sebagainya. Kalau membandel, barangnya kami ambil. Itu standarnya, berikan peringatan,’’ jelasnya. Dari sekian banyak tanah negara di By-pass I.B. Mantra, kata Watha, ada yang dikuasai sejumlah desa. Padahal, di wilayah itu masih ada pelang tanah negara, namun berisi beberapa pedagang. Para pedagang ini mengaku menyerahkan setoran rutin kepada oknum terkait di desa. ‘’Waktu ini, perbekel belum ada bilang

begitu. Tapi sepanjang ada komunikasi dengan bendesa, dan memang itu milik negara akan kami bicarakan lagi,’’ jelasnya. Watha menilai untuk tanah negara yang dikuasai oleh desa pakraman selama ini tidak masalah. Hal ini akan manjadi kasus bila dipungut oleh oknum untuk kepentingan pribadi. ‘’Apalagi untuk kepentingan desa pakraman, untuk kepentingan umum sifatnya. Kalau dana masuk untuk kepentingan umum kan tidak masalah. Kecuali untuk kepentingan pribadi,’’ jelasnya. Watha menegaskan, pihaknya akan melakukan penataan terkait tanah negara yang dicaplok tersebut. ‘’Kami tata ke depan,’’ tegasnya. (kmb35)

Pilkel 2019

KPU Minta Desa Anggarkan Pengadaan Kotak Suara

Gianyar (Bali Post) Sebanyak 29 desa di Kabupaten Gianyar akan menggelar pemilihan perbekel (pilkel) serentak pada akhir 2019 ini. Dalam pilkel tahun ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gianyar tidak bisa meminjamkan sarana pilkel seperti kotak suara. Melihat kondisi ini, setiap desa pun diharapkan menyiapkan anggaran untuk pengadaan sarana tersebut. Ketua KPU Gianyar Putu Agus Tirta Suguna mengungkapkan, untuk pilkel serentak tahun lalu, pihaknya memang meminjamkan sarana terkait pencoblosan, termasuk kotak suara. “Itu kotak suara yang digunakan saat pilkel, berbahan aluminium sehingga masih bisa digunakan untuk pilkel serentak 2018 lalu,” katanya, Rabu (7/8) kemarin. Sesuai aturan KPU, kata Agus Tirta Suguna, untuk Pemilu 2019 lalu harus menggunakan kotak suara berbahan kardus. Sementara itu, kotak suara berbahan aluminium yang dipergunakan pada 2018 itu harus dilelang. “Kalau kotak suara alumunium sudah kita lelang kemarin di balai pelelangan, anggarannya sudah kita serahkan ke kas negara,” katanya. Sementara itu, kotak suara berbahan kardus yang digunakan pada Pemilu 2019 lalu hanya bisa dipergunakan sekali. Sehingga, desa diminta menyiapkan anggran pengadaan kotak suara untuk penyelenggaraan pilkel yang berlangsung akhir tahun ini. “Sekarang, kotak berbahan kardus tidak bisa dipergunakan lagi. Jadi, masing-masing desa mohon menganggarkan pengadaan kotak suara untuk pilkades serentak ini,” katanya. Agus Tirta Suguna menambahkan, selain kotak

suara, pihaknya masih memiliki bilik pemilih yang berbahan aluminium. Bilik suara ini bisa dipinjam oleh desa yang akan menyelenggarakan pilkades. “Kecuali bilik masih bisa kita bantu, bilik kita ada hampir 400 lebih yang tersimpan di gudang KPU Gianyar. Itu bisa dipinjam untuk pilkades, “ katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Gianyar Dewa Ngakan Ngurah Adi mengatakan, terkait sarana pendukung pilkel seperti kotak suara, pihaknya memang berencana meminjam di KPU Gianyar. Namun, ia mengaku baru tahu jika kotak suara yang berbahan aluminium sudah dijual dalam lelang. “Kita selama ini intens komunikasi, tetapi belum ada komunikasi sampai ke sana (kotak suara -red). Mungkin nanti ini akan kita bahas lagi,” katanya. Menurut Adi, selama ini pihaknya memang bertahap melakukan pembahasan dengan KPU terkait pelaksanaan pilkel serentak pada 29 desa di Gianyar itu. Terakhir, pihaknya berkoordinasi terkait data jumlah pemilih tetap. “Kita koordinasi juga pakai tahapan, kemarin baru tahap berapa jumlah pemilih tetap, karena itu berkaitan dengan besaran anggaran di masing-masing desa. Nanti masalah kotak suara rencananya koordinasi lagi,” katanya. Adi menambahkan, anggaran pilkel untuk masing-masing desa bervariasi, dihitung dari jumlah pemilih tetap di setiap desa yang menggelar pilkel pada akhir tahun ini. Untuk satu orang pemilih tetap dianggarkan Rp 20 ribu. “Jadi, nilai itu tinggal dikalikan dengan jumlah pemilih tetap di masing-masing desa. Hasilnya, sejumlah itulah anggaran pilkel pada desa tersebut,” tegasnya. (kmb35)

Pukul Pengunjung Kafe

Ariandika Diamankan Polisi

Gianyar (Bali Post) Suasana kafe remangremang di seputaran Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh mendadak tegang karena terjadi keributan antarpengunjung, Selasa (6/8). Kala itu, pelaku Dewa Made Ariandika memukul pengunjung kafe M. Khasan. Akibat pemukulan itu, pelaku berusia 31 tahun itu kini harus berurusan dengan aparat kepolisian. Informasi yang dihimpun di lapangan, perkelahian itu berawal saat pelaku dan korban sama-sama berkunjung ke kafe itu. Saat menikmati musik diduga terjadi kesalahpahaman, hingga pelaku asal Kelurahan Bitera, Kecamatan Gianyar melayangkan dua kali pukulan ke arah korban yang mengenai bibir dan pipi kanan korban.

Dewa Made Ariandika Akibat pukulan itu, korban asal Jawa Timur itu mengalami sejumlah luka di wajah. Korban mengalami bengkak pada pipi sebelah kanan. Bahkan, satu gigi seri korban lepas. Satu gigi

korban lainnya tampak goyang. Korban juga merasa sakit pada bagian rahang dan pipi kanan. Dikonfirmasi Rabu (7/8) kemarin, Kapolsek Blahbatuh Kompol Ketut Dwikora membenarkan kejadian itu. Dikatakan, kejadian itu diduga terjadi akibat kesalahpahaman karena pelaku sudah mabuk minuman beralkohol. “Itu karena minum,” katanya. Menerima laporan itu, polisi langsung menuju lokasi kejadian untuk mengamankan pelaku. Setelah dilakukan pemeriksaan saksi hingga pengumpulan alat bukti, polisi menetapkan Dewa Made Ariandika sebagai tersangka. “Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 KUHP,” tegas Dwikora. (kmb35)

Bali Post/kmb35

KOTAK SUARA - Kotak suara berbahan kardus yang dipersiapkan untuk pelaksanaan Pemilu 2019 lalu. Untuk Pilkades tahun ini, KPU Gianyar meminta pihak desa menganggarkan pengadaan kotak suara.

Todongkan ”Airsoft Gun” ke Bos Kafe

Oknum Anggota Ormas Diringkus Polisi Gianyar (Bali Post) Polisi kembali mengamankan oknum anggota ormas bersenjata api yang melakukan keributan di salah satu kafe remang-remang di wilayah Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Selasa (6/8). Pria berinisial Dewa K. itu ditangkap karena menodongkan airsoft gun ke arah bos kafe. Kini, pelaku berusia 26 tahun asal Kelurahan Bitra Kecamatan Gianyar ini diamankan di Mapolsek Blahbatuh. Dikonfirmasi Rabu (7/8) kemarin, Kapolsek Blahbatuh Kompol Ketut Dwikora membenarkan jajarannya mengamankan oknum anggota ormas yang membawa airsoft gun. Awalnya, pelaku datang ke kafe remang-remang di Desa Blahbatuh itu pada Selasa dini hari sekitar pukul 00.30 Wita. Namun, di dalam kafe itu kebetulan sedang

ada keributan. Supaya keributan tidak bertambah panjang, akhirnya pelaku sempat dilarang masuk kafe. Namun, pelaku marah ketika langkahnya dihadang. “Terlapor mengancam bos kafe dengan cara menodongkan senjata airsoft gun merek Walther ke arah dada korban,” ujar Dwikora. Selain menodongkan senjata api, kata Dwikora, pelaku juga melontarkan kata-kata ancaman kepada korban. Saat mengancam, pelaku juga mengaku sebagai salah satu anggota ormas. “Akibat kejadian tersebut, korban akhirnya melapor ke Polsek Blahbatuh,” ujarnya. Berdasarkan laporan itu, Tim Reskrim Polsek yang dipimpin Kanit Iptu I Ketut Merta dan Panit Opsnal Ipda Ngakan Erawan langsung menuju ke kafe remang-remang itu sekitar pukul 02.00 wita. “Semula pelaku mengelak

tentang perbuatannya. Setelah diinterograsi lebih mendalam, pelaku mengakui semua perbuatannya,” jelasnya. Usai penangkapan dan pengumpulan barang bukti, polisi langsung melakukan gelar perkara. “Hasil gelar perkara, pelaku ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara pengancaman dan membawa senjata tanpa izin. Sebagaimana dimaksud dalam pasal 335 KUHP dan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951,” katanya. Terkait bukti airsoft gun, kata Dwikora, kala itu ternyata sudah dititipkan kepada temannya yang lebih dulu pulang dari kafe tersebut. Sedangkan barang bukti pisau disembunyikan di bawah tripleks di luar kafe. “Tim akhirnya menemukan barang bukti. Lalu pelaku dibawa ke Polsek untuk penyidikan lebih lanjut,” jelasnya. (kmb35)


JEMBRANA

10

Kamis Kliwon, 8 Agustus 2019

Volume Air Bendungan Palasari Kritis Negara (Bali Post) Memasuki musim kemarau, air di Bendungan Palasari di Desa Ekasari, Kecamatan Melaya surut. Dari informasi, Bendungan yang diresmikan Presiden Soeharto tahun 1989 ini volume airnya sudah dalam posisi kritis. Sehingga tidak bisa digunakan untuk keperluan pengairan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Jembrana I Wayan Darwin, Rabu (7/8) kemarin mengatakan, volume air bendungan pertama di Jembrana ini tersisa 5 juta m3 dan posisi elevasi 70. Level kritis masuk pada posisi 5,8 juta m3. Sehingga saat ini sudah kritis dan masa pemulihan stok air. Jadi tidak diperbolehkan dibuka untuk pengairan. Subak-subak yang teraliri air dari bendungan diimbau untuk menanam palawija yang tidak memerlukan air sebanyak padi. Diakui, dengan turunnya volume air itu, membuat sedimentasi di pinggir-pinggir bend-

ungan terlihat. Air bendungan surut sehingga menggeser genangan air lebih ke dalam, tanah sedimentasi terlihat lebih luas. Dan di antaranya nampak pecah-pecah dan kering. Turunnya volume ini selain dipicu kemarau, juga sumber mata air yang sudah mengecil. Menurutnya surutnya air ini juga bukan hanya di Bendungan Palasari saja, juga terjadi di Bendungan Benel di Desa Manistutu, Kecamatan Melaya. Dari pengamatan di Bendungan Palasari kemarin, selain air genangan bendungan nampak menyusut di pinggiran bendungan (green belt) juga terlihat kering. Termasuk pohon-pohon di sekitar bendungan terlihat mulai layu. Kondisi ini mulai terjadi sejak dua bulan ini. Warga yang berkunjung bahkan bisa turun melakukan aktivitas di tanah sedimentasi dalam areal genangan bendungan. Seperti memancing bahkan bermain bola di pinggiran genangan air. (kmb26)

Bali Post/olo

KRITIS - Bendungan Palasari di Desa Ekasari, Melaya.

Dua Fraksi Soroti Pengelolaan KR Jagatnata

Eksekutif Bantah Larang Umat Sembahyang

Negara (Bali Post) – Sejak beberapa bulan terakhir pascapembangunan Kebun Raya (KR) Jagatnata, kawasan tersebut ditutup untuk umum. Dua pintu masuk baik dari sisi selatan maupun barat ditutup. Kondisi tersebut menyulitkan akses pamedek yang hendak sembahyang di Pura Jagatnata. Bahkan beberapa waktu lalu pada rangkaian hari raya Galungan dan Kuningan, ada pamedek yang hendak tangkil terkesan dihalangi oleh satpam.

Bali Post/kmb26

Pura Jagatnata – Pintu masuk bagian barat areal Pura Jaganata.

Dalam Rapat Paripurna VI DPRD Jembrana masa persidangan III, Rabu (7/8) kemarin, kejadian ini juga menjadi sorotan sejumlah fraksi di DPRD Jembrana. Dua fraksi yakni Fraksi Demokrat Sejahtera dan Fraksi Golongan Karya menuangkan dalam poin pandangan umum fraksi. Fraksi Demokrat Sejahtera yang dibacakan I Ketut Catur

dalam salah satu poin catatan untuk eksekutif meminta agar kejadian ini tidak terulang lagi, koordinasi yang baik antara pengelola KR Jagatnata dan pangempon pura. “Jangan sampai ada penolakan terhadap masyarakat yang hendak melakukan persembahyangan baik dari depan maupun dari samping menuju Pura Jagatnata,” ujar Catur.

Saran serupa juga dikemukakan Fraksi Golkar yang dibacakan Ketua Fraksi, I Wayan Suardika. Fraksi Golkar menilai hal itu merupakan kesalahpahaman antara petugas dengan pamedek, dimana petugas melarang pamedek masuk dari pintu selatan. Wajar bila pamedek bersikeras ingin masuk, karena bagaimanapun juga pintu barat maupun pintu selatan merupakan bagian dari pintu masuk menuju Pura Jagatnata. “Dan dua-duanya bisa dipergunakan,” jelas Suardika. Terkait hal tersebut, kedua fraksi ini meminta agar pemerintah daerah memberikan penjelasannya. Di sisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH)

Terkait Sanksi Denda Uang

Disdikpora Segera Panggil Kasek dan Komite Negara (Bali Post) Aturan sanksi denda uang kepada siswa yang melanggar di SD Negeri 2 Banyubiru, Dusun Pebuahan, Kecamatan Negara disikapi Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Jembrana. Dinas akan meminta klarifikasi dari pihak sekolah terkait penerapan aturan itu. Kepala Dinas Dikpora Jembrana Ni Nengah Wartini, Rabu (7/8) kemarin, mengungkapkan sanksi dalam bentuk uang yang diterapkan di sekolah tingkat dasar tidak mendidik dan tidak dibenarkan. Dengan metode sanksi uang bisa menjadi celah penyalahgunaan. Ada berbagai cara lain yang lebih mendidik anak di usia tersebut.

Contohnya, sanksi membawa tanaman ke sekolah atau hal lainnya yang sifatnya menumbuhkan sikap anak lebih baik. “Jangan dalam bentuk uang,” ujar mantan Irban Inspektorat ini. Apalagi, sampai benar ada yang mengambil uang tetangga hanya karena tidak berani menyampaikan ke orangtua atas pengenaan denda tersebut. Terkait hal ini, Dinas Dikpora akan memanggil kepala sekolah dan komite untuk mendapatkan informasi yang lebih detail terkait denda uang. “Ini juga sebagai bentuk pembinaan kepada sekolah,” jelas Wartini. Selain sanksi itu, Dinas juga tidak membenarkan sanksi apapun dalam bentuk fisik apalagi

sampai muncul kekerasan. Kalaupun ada kenakalan ada sanksi yang lebih mendidik dan kreatif dan positif. Karena tujuannya menumbuhkan kesadaran siswa bahwa dirinya melakukan kesalahan. Sebelumnya sejumlah orangtua siswa mengeluhkan adanya aturan dari SD Negeri Banyubiru yang menerapkan sanksi denda uang kepada anak didik yang melanggar tata tertib sekolah atau melakukan kenakalan. Sementara itu pihak sekolah membenarkan adanya aturan tersebut. Dijelaskan pula bahwa aturan tersebut sudah dirapatkan dengan komite dan disetujui. (kmb26)

Jembrana Wayan Sudiarta dikonfirmasi terkait hal ini menegaskan, bahwa tidak pernah melarang orang bersembahyang. Tetapi yang dilakukan pengaturan adalah terkait kendaraan yang masuk ke dalam. Pihak pengelola meminta khususnya para pamedek memarkir kendaraan di luar baik mobil dan sepeda motor, kecuali bagi pamangku dan kendaraan pembawa banten. “Kita mengatur agar orang ke Pura tertib. Kendaraan parkir di luar, kalau semua kendaraan masuk, situasinya kacau berapa ratus orang yang masuk dan tanaman di kebun raya bisa rusak,” terangnya. Pihak pengelola KR Jagatnata memang menerapkan protap tidak membuka pintu

karena berkaitan dengan pembangunan dan pemeliharaan KR Jagatnata. Tujuannya agar masyarakat di luar kepentingan persembahyangan, tidak leluasa masuk. Berkaca pada pengalaman sebelumnya, sejumlah bagian taman mengalami kerusakan karena akses terbuka. Dan bagi pamedek tetap memiliki akses masuk ke Pura, namun kendaraan harus parkir di luar. “Hari-hari raya kita buka semua pintu (selatan dan barat). Untuk hari-hari biasa juga kami buka di sisi pojok selatan dan di sana juga dijaga Satpam Kebun Raya. Kalau sudah masuk pakai pakaian adat (ke Pura) tidak ada larangan,” tutup Sudiarta. (kmb26)

Mucikari Dipenjara Empat Bulan

Negara (Bali Post) Terdakwa asal Probolinggo, Jawa Timur, Karlina (39), dinyatakan terbukti bersalah terkait kasus mucikari dalam sidang di PN Negara, Rabu (7/8) kemarin. Dalam putusan majelis hakim yang diketuai Haryuning Respanti itu, terdakwa diganjar 4 bulan penjara. Putusan majelis hakim ini lebih ringan dua bulan dari tuntutan JPU. Berdasarkan fakta dan bukti di persidangan, terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 296 KUHP. Dalam persidangan terungkap terdakwa menjadi mucikari sudah sebulan dan memiliki satu anak buah sebagai pekerja seks komersial (PSK). Proses transaksi dilakukan di sebuah warung

kopi. Dalam warung tersebut juga disediakan kamar untuk kencan. Karlina memasang tarif Rp 100 ribu sekali kencan. Dari tarif itu, Karlina selaku mucikari dan penyedia tempat mendapatkan 20 persen. Mendengar putusan majelis hakim tersebut, terdakwa menyampaikan menerima. Ia juga berjanji tobat dan tidak menjalani lagi pekerjaan tersebut. Terdakwa juga mengaku akan pulang ke kampungnya setelah menjalani sisa hukuman. Sejak proses penyidikan hingga ke meja hijau, terdakwa telah menjalani penjara selama 3 bulan. Dengan putusan tersebut terdakwa masih harus mendekam di penjara sekitar 1 bulan lagi. (kmb26)


Kamis Kliwon, 8 Agustus 2019

KARANGASEM

11

Adnya Mulyadi Pascadinonjobkan dari Sekda Ngantor di Ruang Sekpri Wakil Bupati Amlapura (Bali Post) Meski telah dinonjobkan dari posisinya sebagai Sekda Karangasem menjadi staf biasa, I Gede Adnya Mulyadi seperti biasa tetap melaksanakan kewajibannya sebagai ASN. Seorang birokrat yang dikenal cerdas, lugas dan telaten dalam mencermati regulasi ini, mengisi waktu berdinasnya dengan membaca sumber bacaan yang berkaitan dengan berbagai regulasi pemerintahan. Hal itu dilakukan untuk memperkaya pengetahuannya. Selain itu, dia juga mengisinya dengan membaca buku-buku hukum dan administrasi pemerintahan. Awalnya, Adnya Mulyadi sempat bingung harus ngantor di mana. Setelah harus meninggalkan ruang sekda dan menjadi staf biasa

begitu menerima SK mutasi dari Bupati dan menolak dilantik. Sempat diarahkan ngantor ke BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM), tetapi di sana sudah tidak ada lagi ruangan yang memadai. Sempat pula diarahkan ke ruangan staf ahli, tetapi kemudian Adnya Mulyadi langsung didegradasi lagi menjadi staf biasa. Sebuah keputusan yang mengagetkan para pejabat dan ASN lainnya. Meski dalam situasi tertekan, lantaran diperlakukan demikian tanpa kesalahan mendasar, Adnya Mulyadi nampak tetap tenang dan sabar. Dia berusaha melewati permasalahan ini, untuk menjaga kehormatan sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara), sambil mempertimbangkan upaya hukum yang bisa ditempuh. Karena,

perlakuan yang dia terima dianggap cacat hukum dan tanpa dasar jelas. “Saya tetap berdinas seperti biasa. Saya tidak perlu ruangan khusus. Asalkan ada tempat duduk. Hal itu sudah cukup,” kata Adnya Mulyadi saat ditemui Selasa (6/8) lalu. Dukungan Rekannya Di tengah situasi ini, Adnya Mulyadi mengaku banyak mendapat dukungan moril dari sesama rekannya di dunia birokrat. Tidak hanya di dari sekda di Bali, juga rekan pejabat lainnya di sejumlah daerah dalam keluarga besar ASN Indonesia. Rekanrekannya melihat permasalahan itu sebagai bentuk ketidakadilan. Tidak terkecuali, para juniornya di Pemkab Karangasem. Keluarga dan sahabat terus memberi dukungan

cmyk

terhadapnya, untuk menghadapi permasalahan itu dengan tabah. Tidak sedikit mendorong agar menempuh jalur hukum. “Saya sudah membentuk tim hukum. Selanjutnya, seperti apa upaya hukum itu, saya serahkan kepada mereka. Saya hanya ingin, permasalahan ini tidak menjadi preseden buruk bagi sekda lainnya atau bahkan ASN lain. Penting agar tidak diperlakukan sewenangwenang,” tegas pejabat asal Bebandem ini. Saat ini, Tim Hukum Adnya Mulyadi yang diisi enam advokat itu sedang merumuskan upaya hukum yang akan ditempuh. Termasuk menyiapkan sejumlah dokumen penting. Pastinya, dokumen yang berkaitan dengan proses mutasi.

Disinggung, apakah Tim Hukum Adnya Mulyadi ini akan membawa masalah ini ke PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara) agar permasalahanmya segera ada kepastian hukum? Koordinator tim hukumnya Made Bandem Dananjaya menegaskan sedang mempertimbangkannya. “Sudah merupakan tindakan sewenangwenang. Kami sedang pertimbangkan (upaya hukum). Memang sangat substansif sekali. Tentu kami harus bicarakan dulu dengan rekanrekan satu tim hukum,” tegas I Gede Adnya Mulyadi Bandem. (kmb31)

Bali Post/kmb31


KLUNGKUNG

12

Kamis Kliwon, 8 Agustus 2019

’’Ditemukan’’ Air Terjun Tirta Tiyasa Udayana

Pelaksanaan Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 di Klungkung, Kamis ini akan berakhir. Kegiatan yang berlangsung sebulan penuh itu telah berhasil membangun akses jalan untuk memudahkan pengakutan hasil panen. Selain itu juga “menemukan” air terjun yang selama ini tersembunyi. Program TMMD ke-105 Tahun 2019, khususnya di wilayah Kodim 1610/Klungkung di Desa Nyanglan, memerlukan terobosan untuk membuka akses jalan, karena letaknya yang berada di sekitar perbukitan. Dengan pembukaan akses jalan ini diharapkan komoditi pertanian dan mobilitas penduduk bisa menjadi lebih lancar. Hal ini merupakan salah satu program dalam pemberdayaan masyarakat seperti yang tengah gencar dilakukan Pemerintah Kabupaten Klungkung. Kapendam IX/Udayana

Kolonel Kav. Jonny Harianto G, S.IP. dalam siaran persnya, Rabu (7/8) kemarin, mengungkapkan bahwa sasaran TMMD ke-105 berupa fisik dan nonfisik. Khusus sasaran fisik difokuskan pada pembukaan badan jalan, bedah rumah warga tidak mampu, serta pembuatan fasilitas MCK. Sasaran fisik pembukaan badan jalan sepanjang 2,2 KM dengan lebar 5 M di Desa Nyanglan. Jalan baru ini nantinya akan membuka akses transportasi darat Desa Nyanglan menuju Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan. TMMD yang dilaksanakan mulai 10 Juli 2019 ini sebelumnya juga telah digelar pra-TMMD sejak 5 Juni 2019. Pada pra-TMMD progres pengerjaan fisik berupa pembukaan jalan sudah mencapai 40% atau sekitar 1,8 Km. Pembukaan badan jalan ini dengan melewati beberapa subak. Dengan adanya ruas jalan baru ini maka masyara-

Guru Berprestasi Putra Astawa Diundang ke Istana Negara

Semarapura (Bali Post) Sebanyak empat orang guru berprestasi di lingkungan Kabupaten Klungkung melakukan audiensi dengan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Rabu (7/8) kemarin. Kehadiran para guru yang dipimpin Kadisdik Klungkung Dewa Gede Dharmawan ini bertujuan untuk melaporkan prestasi yang telah diukir di tingkat provinsi pada ajang Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan berprestasi, berkreativitas dan berdedikasi tahun 2019. Mereka di antaranya I Gusti Lanang Gede Putra Astawa, S.Pd.,SD. dari SDN 1 Semarapura Tengah yang berhasil meraih peringkat I sebagai Guru Berprestasi Tingkat SD, Pande Nyoman Budiarta, S.Pd.,M.Pd. dari SMPN 2 Semarapura peraih juara II sebagai Guru Berprestasi Tingkat SMP, Kusmiati, S.Pd.,M.Pd. asal TK Bhayangkari 5 Klungkung peraih juara II sebagai Kepala Sekolah Berprestasi TK dan Ni Made Astiti, S.Pd.,M.Ag. asal SDN 1 Semarapura Klod peraih juara III sebagai Kepala Sekolah Berprestasi Tingkat SD. Dari Keempat guru ini, I Gusti Lanang Gede Putra Astawa, S.Pd.SD., yang berhasil meraih juara I sebagai Guru Berprestasi Tingkat SD akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti lomba di tingkat nasional mewakili Bali pada 12-17 Agustus mendatang. Bahkan, berkat prestasinya tersebut, I Gusti Lanang Gede Putra

Astawa juga akan diundang ke Istana Negara untuk mengikuti upacara pengibaran bendera pada 17 Agustus nanti. I Gusti Lanang Gede Putra Astawa berhasil meraih juara I berkat karya tulisnya yang mengangkat inovasi meningkatkan kompetensi literasi digital siswa melalui Aplikasi Widiasanti. Widiasanti merupakan majalah online sekolah. Dimana siswa dapat mengirimkan karya yang mereka buat ke majalah tersebut. Latar belakang I Gusti Lanang Gede Putra Astawa membuat aplikasi tersebut, melihat banyaknya siswa yang membawa smartphone, namun tidak dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan diri. Dikatakan, siswa cenderung menggunakan gadget ke hal kesenangan, seperti bermain game dan media sosial (medsos). “Tentu hal ini kalau tidak diantisipasi dengan gebrakan inovasi akan berdampak buruk bagi perkembangan siswa. Atas dasar itulah saya mempunyai ide untuk menciptakan inovasi berupa Aplikasi Widiasanti guna untuk meningkatkan kompetensi literasi digital siswa,” ujar I Gusti Lanang Gede Putra Astawa, Rabu (7/8) kemarin. Atas prestasi tersebut, Bupati Suwirta mengaku bangga sekaligus memberikan ucapan selamat. Sebab, dengan prestasi yang ditorehkan ini akan memberi out come yang dirasakan manfaatnya. (win)

Bali Post/win

GURU BERPRESTASI - Bupati Suwirta saat menerima audiensi guru-guru berprestasi di lingkungan Kabupaten Klungkung, Rabu (7/8) kemarin.

CMYK

kat bersama TNI sekaligus memfungsikan kembali subak tersebut termasuk memperbesar dan mengalihkan aliran air dari subak tersebut. “Tak hanya membuka akses jalan sepanjang 2 Km, namun saat warga bersama Satgas TMMD ke-105 bersama melaksankan PraTMMD dengan melakukan pembersihan dan pembukaan badan jalan, mereka justru menemukan sebuah air terjun yang selama ini tersembunyi sekitar 500 meter dari lokasi badan jalan yang akan dibuka dalam kegiatan TMMD tersebut,” ungkap Jonny Harianto. Lokasi air terjun tersebut berada di sebelah barat Tukad Jinah yang berbatasan dengan Desa Pesaban, Kabupaten Karangasem. Ketinggian air terjun ini mencapai 25 meter dan memiliki tiga trap. Untuk mencapai air terjun itu pun medannya lumayan sulit. Warga dan Satgas TMMD harus melewati kawasan hu-

tan kecil dan lembah dengan semak belukar yang masih lebat. Objek wisata berupa air terjun itu sebelumnya tidak mampu dieksploitasi secara optimal akibat sulitnya akses ke lokasi. Kapendam menambahkan, air terjun yang ‘ditemukan’ ini memiliki spot yang bagus dan indah, sangat berpotensi menjadi sumber air bersih dan tempat wisata baru. Sebab kawasan sekitar air terjun itu masih sangat alami. Warga berharap bisa menjadikan air terjun tersebut sebagai objek wisata baru yang memberikan manfaat untuk kesejahteraan masyarakat dengan keberadaannya. “Kemudian atas kesepakatan masyarakat Desa Nyanglan melalui hasil musyawarah dengan pemuka desa setempat, maka air terjun ini dinamakan ‘Tirta Tiyasa Udayana’, yang artinya air suci bersih dari Udayana,” tegas Kapendam. (win)

Bali Post/win

TIYASA UDAYANA - Air Terjun Tirta Tiyasa Udayana ditemukan pada pelaksanaan TMMD ke-105 Kodam IX/Udayana tahun 2019 di Desa Nyanglan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung.

Pendidikan Karakter akan Tumbuhkan Sikap Antikorupsi Semarapura (Bali Post) -

Setelah memberikan kesempatan berupa edukasi pemahaman kepada sekolahsekolah di wilayah Kabupaten Klungkung untuk menyampaikan aspirasinya mengenai KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme), Gratifikasi dan Pungli, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta kembali memberikan sosialisasi pendidikan antikorupsi, Rabu (7/8) kemarin. Bertempat di Ruang Rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, sosialisasi kali ini menyasar tenaga pendidik di tingkat pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Bali Post/win

ANTIKORUPSI - Tenaga pendidikan di tingkat SD dan SMP mengikuti sosialisasi pendidikan antikorupsi oleh tim Deputi Bidang Pencegahan Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK RI, Rabu (7/8) kemarin.

Sosialisasi yang diselenggarakan oleh tim Deputi Bidang Pencegahan Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI ini, merupakan salah satu kegiatan dari Roadshow Bus KPK 2019 “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi” di Kabupaten Klungkung. Bupati Suwirta mengatakan, pemahaman tentang pendidikan antikorupsi di usia sekolah sangat penting diberikan untuk mendidik anak-anak agar tidak mengambil yang bukan haknya. Sebab, apabila pemahaman antikorupsi mampu ditanamkan kepada generasi muda bangsa sejak dini, niscaya saat mereka menjadi pemimpin bangsa nanti tidak akan terjerumus

ke dalam KKN. Oleh karena itu, pada kesempatan tersebut Suwirta menginstruksikan Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung dan tenaga pendidik untuk menyelipkan pendidikan karakter dalam setiap jam-jam pelajaran. Selain itu, Suwirta juga meminta agar tenaga pendidik untuk mengajak anak didiknya membuat wadah ekonomi kekeluargaan/kebersamaan. Sehingga, siswa memiliki kreativitas yang inovatif serta memiliki nilai jual. Dengan harapan mereka bisa lebih kreatif dan ke depan bisa menjadi caloncalon entrepreneur. “Dengan praktik ini, maka akan timbul pemikiran untuk tidak mengambil yang bukan haknya,”

tandas Suwirta. Ramah Handoko selaku narasumber mengatakan, sosialisasi pendidikan antikorupsi yang menyasar tenaga pendidik di tingkat SD dan SMP ini tiada lain untuk memberikan pemahaman betapa pentingnya jiwa antikorupsi harus dimiliki generasi penerus bangsa. Sebab, apabila jiwa antikorupsi telah tertanam pada setiap siswa, maka ke depan bangsa ini akan bebas dari KKN. Sehingga, kemajuan bangsa dan negara bisa terwujud untuk kesejanteraan masyarakatnya. “Di sinilah peran tenaga pendidikan untuk mengarahkan dan menanamkan jiwa antikorupsi kepada anak-anak didiknya sejak di bangku sekolah dasar,” pungkasnya. (win)

Kamis Ini, TMMD Ke-105 Kodim 1610/Klungkung Ditutup Semarapura (Bali Post) Program Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 Tahun 2019 Kodim 1610/Klungkung di Desa Nyanglan, Banjarangkan, ditutup, Kamis (8/8) hari ini. Sesuai rencana, Program TMMD akan ditutup Irdam IX/Udayana, Kolonel Kav. Taufik Budi Santoso. Terkait acara penutupan itu, sejumlah personel Kodim 1610/Klungkung melakukan sejumlah persiapan, Rabu (7/8) kemarin. Selain itu juga menggelar apel kesiapan dan gladi upacara penutupan TMMD Reguler ke-105 Tahun 2019. Pelaksanaan gladi kotor dan gladi bersih kali ini dilaksanakan di lapangan Pau Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan pada pukul 15.00 Wita. Pasalnya, lapangan tersebut dijadikan tempat berlangsungnya upacara penutupan TMMD. “Menjelang pelaksanaan upacara penutupan TMMD ke-105 tentunya

banyak persiapan yang akan dilakukan, baik sarana dan prasarana yang akan digunakan, seperti pemasangan baliho, umbul-umbul, pembersihan di sekitar lapangan Pau,” ujar Kepala Staf Kodim 1610/Klungkung Mayor Inf. Hari Sulasto. Hari Sulasto mengatakan, untuk mendukung dan mensukseskan upacara penutupan Program TMMD ke-105 tahun 2019 ini, seluruh personel Kodim 1610/Klungkung secara bersama-sama melaksanakan pembersihan dan merapikan lapangan, sekaligus mempersiapkan tempattempat yang akan dijadikan upacara penutupan. Selain itu juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan masyarakat setempat. “Harapannya pada saat pelaksanaan upacara penutupan TMMD Reguler ke-105 besok (hari ini-red) cuaca mendukung dan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar,” harapnya. (win/k100)

Bali Post/win

PENUTUPAN - Seluruh personel Kodim 1610/Klungkung melakukan sejumlah persiapan menjelang penutupan TMMD Reguler ke-105 Tahun 2019, Rabu (7/8) kemarin.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Kliwon, 8 Agustus 2019

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA Dcr Waiter/Waitress Lls Min SMA/SMK.CV LngkapPuriCendana Seminyak H.081212886674 / 732947 B.BP.001.08.19.0000111

“Dcr Driver & Sales Counter bs Bhs.Inggris hub.Merrys Tour 08123837314 B.BP.004.08.19.0000202

“Dcr sgr! Serabutan Gj 2jt di Jl.Mertasari No.151 Kerobokan Denpasar Telp Pak Leo 082145548444"

Bth Sgr:1.MT Kolektor,2.Bag. Pengiriman.Syrt 1&2:Pendd.SLTA Semangat,Loyalitas,Komunikasi Baik & Jujur. Bagi yg berminat, bw lam ke Columbus, Jl.Thamrin No.75 Dps Telp:081999960519 B.BP.001.08.19.0000152

Bth Sopir+Resv Ing+Comp, Telp:287555/madehilly@yahoo.com.au B.BP.001.07.19.0000892

Dcr Admnistrasi SMK/DII wanita /bisa komputer Hb.081999660972 B.BP.001.08.19.0000199

Dcr Karyawati Bisa Masak untuk Wr. Makan di Renon, 081999564725

B.BP.004.08.19.0000213

BVC Krj Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan resto Pasti Brangkat Line WA 081375409869 & 087754689692 B.BP.004.08.19.0000046

Dcr Operator Mesin Offset toko utk Percetakan 087761044118

B.BP.001.08.19.0000153

Dcr Lulusn SMA,SMK Bangunan & Informatika,S1Sipil,Supervisor, Mekanik Hub 087760070441 B.BP.001.08.19.0000176

Dcr Pelaksana Proyek Lap&Sopir Pengalaman 4Th.min SMK kirim lam.ke adhigrahajaya@gmail.com atau hub.085225972222

B.BP.004.08.19.0000203

B.BP.001.08.19.0000205

SERVICE

Dcr Pembantu Rmh Tangga niat kerja,jujur Hub.081236760188

B.BP.004.08.19.0000200

Dcr Sgr QS/Estimator fresh graduate utk kontraktor min.D1 Bangunan Hub.081805585472/Email: hakersenbali@yahoo.co.id

B.BP.001.08.19.0000204

Dcr Sopir SIM A/B1 dapat BPJS Kes & KK Hub.081999660972

B.BP.001.08.19.0000198

Dcr tenaga utk pabrik:Pria maks. 30th.min SMK perkayuan pglmn min2th di perkayuan & bersedia ditempatkan di Bali WA: 081237 787734//ktbali.hr@gmail.com B.BP.031.08.19.0000194

Dcr:FO,B.Boy,HK,Driver,Laundry Engineering,Scurity,Garden:new arenahotelkutabali@gmail.com B.BP.164.08.19.0000036

Dicari Karyawan Sopir u/Antar/ Jemput Anak2 Sekolah,Gaji2,5Jt Hub:08123804473 (Jln.Tukad Barito 17X Panjer) B.BP.001.08.19.0000171

BIRO JASA

BENGKEL LAS SERVICE

Free

BIRO JASA

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

Dcr Sopir SIM A+Helper usia max 35th kirim Jl.Arjuna 12 Banjar CabeDharmasaba,081218194657

B.BP.033.08.19.0000196

Dcri Kary Laki Bag.Pengiriman Gn.Andakasa max 35th. Hub.081237 811808 (jam kerja) Jaya Bersama

B.BP.001.08.19.0000175

Dibutuhkan 2org Admin,laki/wnt Umr 23-30th ditjkan ke PT Dua Berjaya Jl.Gurita Utama No.22 Sesetan Denpasar Selatan Hub. HP.081237777772(Lmr diBw Lsg)

B.BP.001.08.19.0000172

Dicari Cook Helper & Waiter/ss u/Restoran d Ubud Hub 08123837333/081237768888

B.BP.154.08.19.0000209

Dicari Guru SD & OB Max 30Th BsKerjaTeam.Hub:082145707300

B.BP.001.08.19.0000147

Dicari Segera: Helper & Sopir Hubungi:426276,081999561887

B.BP.001.08.19.0000155

Dicari Sopir SIM B1. Hub:PT.GIEB Gatsu.Telp:437996

B.BP.001.08.19.0000163

BIRO JASA

Dicari:Receptionist,Therapist, Cleaning Service.Syarat: Perempuan,Min SMU,Pengalaman Min 1th.Lam ke Bodyworks Spa, Jl.Kayu Jati No.2 Petitenget

B.BP.001.07.19.0000854

Garmen Bth Sgr Sopir Brpnglman SIM A & Tng Prod Pria Sbnyk2nya Hub.08179728394,237757

B.BP.001.08.19.0000165

Sopir u/Spa(antar jemput tamu) Hub.081246400852/081529427339

B.BP.001.08.19.0000206

Turtle Rest at Kuta look for Waitress call/WA 081338702266

B.BP.154.08.19.0000208

DIJUAL MOBIL FORD

Ford Escape’2005, 2.3cc veleg 20"Srius WA 08123966825 H.65jt

B.BP.001.08.19.0000210

SUZUKI

Futura PU Th’2011 Prbd Canggu 75Jt, Tnh 2A Dlng,081999231333 B.BP.164.08.19.0000212

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

TOYOTA

All New Rush’18 SA/T Trd Putih AsDK over Kredit 08123969166 B.BP.001.08.19.0000214

Innova V 2.0’2016 putih matic as Bali Low KM,081999675175 B.BP.001.08.19.0000207

PROPERTY DIJUAL RUMAH

Rmh Jl.Imambonjol Perum Mutiara, 087860846839/081805531078 B.BP.164.08.19.0000035

Perumahan Elite Nuansa Soka Style Vila,OneGate System,Scurity24Jam, Jl Lingk 10M,Jl.Soka Dentim.08123948199(Cash/kredit B.BP.001.08.19.0000159

PROPERTY DIJUAL TANAH

Dijual Tnh 5Are Sukasada Bllng DP 10% Bunga Krd 0.83% / bln Hub:082236881191/081805374433 B.BP.004.07.19.0000081

DIJUAL TANAH Tanah 2HA/Payangan,BuahanKaje Gnyr Rp.85Jt/Are Hp:0811398154

B.BP.001.08.19.0000160

PROPERTY DIJUAL TOKO

Dijual Toko Jl.Diponogoro No.115 Denpasar Hub.0811397117 B.BP.001.08.19.0000164

PROPERTY DIJUAL RUKO

Disewakan murah Ruko 2lt diCokroaminoto dkt McD 087856227779 B.BP.033.08.19.0000195

RUPA-RUPA 16%/Thn SimpananKoperasi,S&K Berlaku Detail WA:081239011111 B.BP.001.08.19.0000156

KEHILANGAN Hilang BPKBNo.O04498562-ODK 3447 FAL An.Drs Petrus Sutadi B.BP.001.08.19.0000151


BANGLI

14 Suplai Air Bersih ke Pelanggan

PDAM Pinjam Mobil Tangki ke Gianyar

Bangli (Bali Post) – PDAM Bangli mendistribusikan air bersih ke pelanggan di wilayah Desa Tamanbali Bangli menggunakan mobil tangki. Hal itu dilakukan untuk mengatasi ngadatnya pasokan air bersih akibat menurunnya debit air sejak beberapa hari terakhir. Dalam pendistribusian air bersih, Rabu (7/8) kemarin, pihak PDAM meminjam mobil tangki milik PDAM Gianyar. Plt. Direktur PDAM Bangli Nyoman Terus Arsawan mengatakan, pendistribusian air bersih dengan menggunakan mobil tangki mulai dilakukan pagi kemarin. Hingga siang, jumlah air bersih yang sudah disuplai mencapai empat tangki. Untuk mendistribusikan air bersih ke pelanggan, pihaknya menggunakan dua unit mobil tangki yang dipinjam dari Dinas Sosial Bangli dan PDAM Kabupaten Gianyar. “Karena kita kan tidak memiliki mobil tangki. Jadi kita pinjam ke Dinsos dan ke Gianyar,” jelasnya. Pihaknya tidak bisa memastikan sampai kapan suplai air bersih dengan mobil tangki ke pelanggan di wilayah Tamanbali akan dilakukan. Tergantung debit air di sumber mata air. “Kalau pasokan masih belum normal, tentu akan terus kita layani dengan mobil tangki,” terangnya. Disebutkannya, total jumlah pelanggan PDAM di Unit Tamanbali sebanyak 1.699 orang. Wilayah yang belakangan ini terkena dampak penurunan debit air, yakni di Banjar Sidawa. Di samping menyuplai air

bersih menggunakan mobil tangki, untuk mengatasi ngadatnya pasokan air akibat debit air menurun, pihaknya juga saat ini melakukan upaya pengaturan waktu pendistribusian air. Pasokan air bersih dialirkan ke sejumlah wilayah secara bergilir setiap 12 jam. “Untuk sementara ini, permintaan suplai air dari wilayah lain selain Tamanbali belum ada. Kalau ada permintaan, tentu akan kita upayakan bantu dengan suplai menggunakan mobil tangki,” jelasnya. Sebelumnya diberitakan, pelayanan PDAM Bangli belakangan ini kembali dikeluhkan sejumlah pelanggan. Masalahnya pasokan air ke wilayah Tamanbali ngadat sejak hampir dua pekan lalu. Kondisi itu mengakibatkan warga kelimpungan untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Menurut pihak PDAM, terganggunya pasokan air disebabkan karena terjadinya penurunan debit air. Di samping juga karena adanya masalah kebocoran pipa. Untuk memenuhi kebutuhan air ke pelanggan, upaya yang dilakukan PDAM Bangli saat ini adalah dengan melakukan pengaturan waktu pendistribusian air. Pasokan air dialirkan secara bergilir setiap 12 jam. Mulai jam 6 pagi hingga jam 6 sore, pasokan air akan dialirkan ke wilayah Sidawa dan Siladan. Selanjutnya dari jam 6 sore hingga jam 6 pagi keesokan harinya, pendistribusian air akan dilakukan ke wilayah di Guliang Kangin, Kawan, Bunutin, Dukuh Prayu, Selati dan Tamanbali. (kmb40)

Bali Post/ist

AIR - PDAM Bangli menyuplai air bersih menggunakan mobil tangki untuk pelanggan di wilayah Tamanbali.

Kamis Kliwon, 8 Agustus 2019

Belum Ada Desa Manfaatkan TP4D Bangli (Bali Post) –

Keberadaan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) yang dibentuk Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangli belum pernah dimanfaatkan pemerintah desa. Sejak dibentuk beberapa tahun lalu, TP4D hanya dimanfaatkan oleh sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Bangli untuk mengawal pelaksanaan kegiatan pembangunan. Kasi Intel Kejari Bangli Ronald Peroniko ditemui, Rabu (7/8) kemarin mengatakan, hingga saat ini belum ada satu pun permohonan dari pemerintah desa

ke TP4D untuk membantu mengawal pelaksanaan kegiatan di desa. Meski selama ini dalam setiap kesempatan pertemuan dengan masyarakat di desa, pihak Kejari Bangli selalu menyisipkan sosialisasi tentang keberadaan TP4D. Menurutnya ada kemungkinan pemerintah desa di Bangli seluruhnya sudah memahami tentang peraturan dan tidak menemukan masalah dalam pelaksanaan kegiatannya, sehingga tidak membutuhkan pendampingan TP4D. Di sisi lain, kemungkinan masih ada rasa keengganan pemerintah desa untuk mengajukan permohonan pengawalan pelaksanaan kegiatan ke TP4D. “Mungkin masih ada yang enggan kalau ketemu jaksa,” kata Peroniko didampingi Kasipidsus I Dewa Mahendra. Dijelaskannya, tujuan dibentuknya TP4D adalah untuk mengawal dan mengamankan

keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah. TP4D dibentuk untuk mencegah terjadinya penyimpangan yang berpotensi menimbulkan kerugian negara. “Tujuannya untuk preventif. Supaya kegiatan yang dilaksanakan tepat mutu, tepat guna dan tepat sasaran,” jelasnya. Pemanfaatan TP4D untuk menghindari keragu-raguan dan kekhawatiran pemerintah dalam menjalankan kegiatan. Selama ini, TP4D telah dimanfaatkan beberapa OPD di lingkungan Pemkab Bangli. Pada tahun ini, OPD yang telah mengajukan permohonan pendampingan dalam pelaksanaan kegiatan, di antaranya Dinas PUPRPerkim, Disperindag, RSU dan PDAM Bangli. Terkait permohonan tersebut, Peroniko mengatakan akan mempertimbangkan kegiatan OPD yang akan diberi pendampingan. “Kita lihat kegiatannya. Kalau masuk skala prioritas seperti pembangunan pasar kami dampingi,” jelasnya. (kmb40)

Bantuan Bibit Jagung Terbatas Hanya Subak Pecala yang Dapat

Bangli (Bali Post) Kerusakan tanggul Munduk Bebengan di Banjar Tegalalang, Kelurahan Kawan beberapa bulan lalu berdampak luas pada areal sawah di Subak Tampedeha, Kelurahan Bebalang. Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli mencatat, total luas lahan sawah di Subak Tampedeha yang terdampak mencapai 112 hektar. Untuk mengatasi adanya lahan yang tak termanfaatkan, Dinas PKP telah menggelontorkan bibit jagung hibrida. Namun, jumlah bibit yang digelontor terbatas untuk 27 hektar. Sekretaris Dinas PKP Kabupaten Bangli Wayan Sarma, Rabu (7/8) kemarin, menyebutkan total bibit jagung hibrida yang digelontor ke petani sebanyak 450 kilogram. Bantuan bibit jagung tersebut bersumber dari APBN. Mekanisme turunnya bantuan bibit tersebut berawal dari usulan petani yang selanjutnya diverifikasi Dinas PKP. “Bantuan bibit sudah diserahkan ke petani,” ujarnya. Karena jumlahnya terbatas, Sarma mengakui bantuan tersebut belum bisa mengcover seluruh lahan pertanian di Subak Tampedeha. Melainkan hanya bisa untuk para petani di Subak Pecala yang merupakan bagian dari Subak Tampadeha. Luas lahan di Subak Pecala 27 hektar.

“Masih banyak yang belum dapat bantuan. Sementara kita hanya bisa imbau petani untuk memanfaatkan lahannya,” kata Sarma. Dijelaskannya, dampak jebolnya bendungan Munduk Bebengan beberapa waktu lalu telah menyebabkan sebanyak 112 hektar lahan pertanian di Subak Tampadeha mengalami kekeringan. Kondisi tersebut kian diperparah dengan musim kemarau seperti sekarang. Struktur tanah pertanian di wilayah subak setempat menjadi semakin padat sehingga menyusahkan petani mengolah tanah. Namun demikian, Sarma mengatakan dampak musim kemarau sejauh ini belum terlalu signifikan berpengaruh terhadap lahan pertanian di

subak lainnya. Berdasarkan laporan dari petugasnya di lapangan, di beberapa desa masih sering hujan meski intensitasnya tidak terlalu tinggi. “Jadi belum ada dampak signifikan terhadap lahan pertanian di Bangli,” ujarnya. Meski demikian sebagai langkah antisipasi dampak kemarau, Sarma telah mengimbau petani agar mengambil langkah strategis mengantisipasi dampak kekeringan yang puncaknya diperkirkaan bulan AgustusSeptember. Petani diimbau membudidayakan tanaman yang mempunyai nilai ekonomis dan tidak membutuhkan banyak air, serta mengoptimalkan pola tanam sehingga penggunaan air irigasi lebih efisien dan efektif. (kmb40)

Bali Post/kmb40

LAHAN - Kondisi lahan di Subak Pecala pascarusaknya tanggul Munduk Bebengan di Banjar Tegalalang, Kelurahan Kawan beberapa bulan lalu.

Direktorat Jenderal PKTN Cek Takaran SPBU

Bangli (Bali Post) – Beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Bangli dicek langsung Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN), Rabu (7/8) kemarin. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kepatuhan para pemilik SPBU terkait UU No. 2 Tahun 81 tentang metrologi legal. SPBU yang dicek kemarin yakni SPBU Desa Bunutin, Bangli dan SPBU Kota Bangli. Di Dua SPBU tersebut petugas melakukan cek fisik dan pengecekan bejana ukur BBM. Kabid Standardisasi, Pemberdayaan dan Tertib Usaha Disperindag Bangli, Nasarudin, didampingi Kasi Metrologi Disperindag Bangli Ni Made Widyantari mengatakan, dari 2 SPBU tersebut, belum ditemukan adanya pelanggaran. “Hasilnya masih normal,” ujarnya. Dijelaskan Widyantari, kegiatan pengecekan akan dilakukan pihak Direktorat ke delapan SPBU yang ada di Bangli selama dua hari hingga Kamis (8/8). Disperindag Bangli belum bisa melaksanakan pengecekan alat ukur SPBU. Selama ini Disperindag tidak bisa melakukan pengawasan SPBU karena memang tidak mempunyai kewenangan untuk itu. “Selain itu, kita juga belum punya alatnya

dan tenaga pengawas yang bersertifikat. Selama ini, kita baru bisa melakukan pengawasan tera saja,” jelasnya. Karenanya untuk pengawasan metrologi pihaknya bekerja sama dengan Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga. Sementara itu petugas Pengawas Metrologi Unang Abdul Salam mengatakan, dari dua SPBU yang diperiksa kemarin, pihaknya tidak menemukan adanya tindakan yang mengarah dugaan metrologi ilegal. “Hasilnya masih di ambang batas nor-

mal. Belum ditemukan adanya pelanggaran atau permainan nakal,” jelasnya. Jika ada yang melanggar, maka akan langsung disegel pompa ukur bahan bakar minyak (BBM) di SPBU tersebut. Dijelaskannya selama ini pengawasan SPBU dilakukan secara rutin di Indonesia. Khusus di Bali, ada sebanyak 24 petugas yang diterjunkan ke seluruh Kabupaten/Kota. Pihaknya dalam kesempatan kemarin mengimbau kepada para pemilik SPBU untuk tidak merusak segel di pompa ukur BBM. (kmb40)

Bali Post/kmb40

SPBU - Pengecekan SPBU oleh petugas dari Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Rabu (7/8) kemarin.

CMYK


OLAHRAGA

Kamis Kliwon, 8 Agustus 2019

Kejurnas Atletik 2019

Maria Londa Juara Lompat Jangkit Bogor (Bali Post) – Atlet senior lompat jangkit putri, Maria Natalia Londa, tak memiliki pesaing berarti di lompat jangkit di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik 2019. Maria pun mengantongi emas. Atlet asal Bali ini tampil di Stadion Atletik Pakansari, Cibinong, Bogor, Rabu (7/8) kemarin. Ini adalah penampilan keduanya, setelah akhir pekan lalu dia turun di lompat jauh dan juga meraih medali emas. Di nomor lompat jangkit, dia menghadapi empat pelompat dari Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, dan Kalimantan Barat. Dari enam kali percobaan lompatan, hanya dua lompatan jangkitnya yang dianggap sah oleh juri. Dia membukukan lompatan terbaiknya sejauh 13,27 meter. ‘’Bersyukur karena sudah bisa lompat segitu. Apalagi terakhir kali lompat itu saat SEA Games 2017, tadi itu cuma berpikir bagaimana supaya awalannya baik. Sebab, lompat jangkit dan lompat jauh itu beda. Lompat jangkit itu ada tiga tahapannya hop-step-jump, itu yang bikin jadi lebih berat,’’ kata Maria usai lomba. Bagi Maria, kembali melakoni lompatan jangkit merupakan perdana sejak SEA Games 2017 Malaysia. Maria me-

nepi dua tahun karena trauma dengan cedera yang dialaminya belakangan. Tak mengherankan, persiapan menuju Kejurnas tahun ini pun hanya dia lakukan secara intens selama dua bulan. Selebihnya, dia lebih fokus ke lompat jauh. ‘’Saya turun lagi di nomor ini keputusan pribadi karena menurut saya lompat jangkit menunjang prestasi saya di lompat jauh. Jadi kakinya lebih seimbang karena lompat jauh tumpunya di kanan, sementara lompat jangkit tumpunya di kaki kiri,’’ dia menjelaskan. Maria juga mengatakan saat ini kepercayaan dirinya semakin besar untuk kembali turun di nomor lompat jangkit. ‘’Tentu semakin percaya diri karena setelah tanding masih diberi sehat dan enggak ada keluhan, itu yang membuat saya tambah yakin,’’ ujarnya. ‘’Sekarang pun trauma takut cedera lagi juga sudah memudar. Artinya semakin berani dibandingkan kemarin saat latihan saya masih merasa takut,’’ tutupnya. (kmb33/ant)

EMAS - Atlet Maria Natalia Londa asal Bali melakukan lompatan pada final lompat jangkit senior putri dalam Kejuaraan Nasional Atletik 2019 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (7/8) kemarin. Maria Londa meraih medali emas dengan jarak lompatan 13,27 meter.

14 Regu Ikuti Lomba Gerak Jalan Peringatan HUT RI

GERAK JALAN - KONI Buleleng menggulirkan lomba gerak jalan dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019, Rabu (7/8) kemarin.

Singaraja (Bali Post) – Tercatat 41 regu yang berasal dari SMA/SMK, perguruan tinggi, ASN dan organisasi kewanitaan mengikuti lomba gerak jalan sejauh 17 km kategori dewasa putrid, Rabu (7/8) kemarin. Lomba ini masih rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019. Lomba ini dilepas Sekkab Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. mewakili Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS). Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. mengatakan, lomba ini membangkitkan kembali jiwa dan semangat perjuangan pahlawanan, sehingga para generasi muda memiliki jiwa

Cakra Dunia Bagus Wastika selaku penari sekaligus dalang seni sakral tersebut menanggapi dengan serius keinginan dari Bupati Eka. Ia mengatakan bahwa beliau sangat menantikan hari ini, di mana Bupati Eka meminta izin untuk mementaskan seni Wayang Topeng Gajah Mada ini di Festival Ulundanu, apalagi Ulundanu merupakan salah satu cakra dunia. ‘’Tanpa disadari dan tanpa Bu Eka meminta untuk mementaskan di sana, sebenarnya itu yang saya tunggu. Ini untuk dunia, karena salah satu simpul cakra dunia itu ada di Bedugul itu. Bukan kita yang menyatakan itu, itu adalah pernyataan praktisi dari spiritual dunia,’’ ungkapnya. Sang dalang juga mengatakan bahwa wayang dan

topeng sakral tersebut dimandatkan kepadanya dari pihak Jawa langsung. Dan dicuci atau dirawat sesuai dengan weton yakni saat Tumpek Wayang. ‘’Kadang-kadang kalau ada perasaan sesuatu, kepingin sih saya nyuci, biar jam berapa pun, hari apa pun saya bersihkan,’’ jelasnya. Dikatakannya juga bahwa wayang dan topeng ini mempunyai sejarah yang sangat dalam dan ada berbagai macam nama dan arca. ‘’Satu wayang saja sangat dalam. Maka di sini konsepnya Majapahit kan Siwa Sidantha. Maka di sini didominankan adalah Wayang Siwa dan Arca Siwa. Arca Siwa ada bermacam-macam. Ada Arca Siwa Meditasi, Emas Putih Emas Kuning, dan setiap wayang mempunyai peranan masing-masing,’’ imbuhnya. Bagus Wastika mengaku tidak bisa mementaskan

09:05 Wita Agrobisnis Hobi yang Bernilai Ekonomi 09:30 Wita Ocydia Home Shopping 10:00 Wita Seputar Bali Terkini 10:05 Wita Bali Channel Tourist TV 11:00 Wita Solusi Alternatif Soman 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Karya Agung Mamungkah Ngenteg Linggih Mapadudusan Agung Manawa Ratna Tawur Agung Ngusaba Desa Ngusaba Nini(2) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Siaran Langsung Kongres V PDI-P 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV

sebelumnya. Jika tahun lalu penilaian untuk seluruh regu, tetapi tahun ini penilaian dibedakan dalam kategori pelajar, perguruan tinggi, dan organisasi kewanitaan. Sebelumnya, panitia juga sudah menggulirkan lomba yang sama yakni jarak 8 kilometer tingkat SD dan tingkat SMP. Lomba gerak jalan ini menarik perhatian warga kota Singaraja. Di sepanjang rute, tampak diramaikan oleh penonton maupun seporter dari masing-masing regu. Tak heran, akibat ramainya penonton di sepanjang rute, arus lalu lintas pun terganggu. Meski demikian, berkat kerja keras kepolisian, gangguan lalu lintas dapat diatasi. (kmb38)

Agenda Acara benda sakral itu di sembarang tempat, namun pasti akan mementaskan ini di Festival Ulundanu, apalagi merupakan permintaan Bupati Eka. ‘’Ya, dan ini sangat lucu. Ibu Bupati Eka ingin mementaskan dan dulu saya juga ingin mementaskan. Dan saya tidak mau mengumbar, namun siapa yang terketuk hatinya dia yang berhak,’’ tambahnya lagi. Setelah diusut, dirinya menyatakan bahwa Bupati Eka mempunyai garis tentang sejarah Wayang dan Topeng Gajah Mada ini. ‘’Who is She kan terlihat dari garisnya ke atas siapa, seperti yang diceritakan. Kalau tidak begitu tidak mungkin saya bersedia mementaskan. Karena orang yang tidak mempunyai garis dan sejarah dengan ini, dikasi lihat saja sudah tidak ada tarik-menariknya,’’ sambungnya. (ad216)

Kamis, 8 Agustus 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Karya Agung Mamungkah Ngenteg Linggih Mapadudusan Agung Manawa Ratna Tawur Agung Ngusaba Desa Ngusaba Nini(1) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Sabha Parwa(1) 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 08:30 Wita Ocydia Home Shopping 09:00 Wita Seputar Bali Terkini

patriotisme dan rasa nasionalisme tinggi. Selain itu, tidak lupa juga Pemerintah Kabupaten Buleleng mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara yang terdiri dari berbagai unsur terkait atas kerja keras dan dukungannya sehingga pelaksanaan lomba gerak jalan ini dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar sesuai harapan bersama. Sekda Puspaka menambahkan, lomba gerak jalan ini juga bertujuan untuk menjaga kesehatan, dan memupuk kebersamaan. Ketua KONI Buleleng Nyoman Artha Widnyana mengatakan, penjurian dalam lomba ini berbeda dari tahun

16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Ocydia Home Shopping 16:30 Wita DW TV 17:00 Wita Diabemed 17:30 Wita Kartun Sabha Parwa(2) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali Malam 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog Interaktif Profit Indonesia 21:00 Wita Talk Show Merah Putih Menjaga Keseimbangan Lingkungan Hidup di Bali Melalui Wirausaha Inovatif 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping 23:30 Wita Bali Channel

‘’PDI Perjuangan adalah partai yang sangat demokratis. Ketika ada kader melakukan kesalahan fatal dan dilakukan pemecatan, bisa menyampaikan pembelaan diri di komisi rehabilitasi,’’ imbuhnya. Namun rehabilitasi itu, kata Djarot, tidak berlaku bagi kader yang melakukan tindak pidana korupsi serta menginjak-injak atau melecehkan simbol partai. Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto mengatakan pembukaan Kongres V PDI-P diagendakan di Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Kamis (8/8)

siang. Pidato politik Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menjadi agenda utama pembukaan. Setelah itu, Presiden RI Joko Widodo akan memberikan sambutan sekaligus dalam kapasitasnya sebagai kader PDI Perjuangan. ‘’Rapat paripurna yang pertama diharapkan dapat dimulai pukul 16.30 Wita, dengan agenda pengesahan peserta kongres yang terdiri dari peninjau dan utusan, pengesahan jadwal dan tata tertib kongres, kemudian laporan pertanggungjawaban DPP masa bakti 2015-2020,’’ ujar Hasto. (kmb32)

15 Tim Putri Perseden U-17 Dikalahkan Papua Barat

Denpasar (Bali Post) Kesebelasan putri Perseden Denpasar U-17 kalah tipis 0-1 atas lawannya Papua Barat dalam lanjutan turnamen Piala Menpora Seri Nasional grup A di Lapangan Pusdikpom, Cimahi, Bandung, Jabar, Rabu (7/8) pagi kemarin. Sorenya, di tempat yang sama tim putri Jateng menekuk lawannya Jatim dengan skor 3-0. Atas hasil ini, Papua Barat memastikan lolos ke babak 16 besar dari grup A, sementara satu tim pendampingnya masih ditentukan antara Perseden sebagai wakil Bali dengan Jateng. Alasannya, Papua Barat mengemas poin 9, sedangkan Perseden dan Jateng sama–sama meraup poin 4. Bahkan, selisih gol sama–sama memasukkan 3 butir gol dan kebobolan 1 gol. Termasuk head to head saat Perseden melawan Jateng yang berakhir tanpa gol dan skor akhir 0-0. Koordinator Provinsi Piala Menpora Tim Putri U-17 H. Samsudin menyatakan pihaknya masih menunggu hasil keputusan Panpel, mengingat kedua tim poin dan selisih gol sama. Samsudin menjelaskan, tim Perseden kalah tipis 0-1 ketika meladeni Papua Barat, lantaran kondisi bek kiri tim Laskar Catur Muka Rere didera cedera. ‘’Padahal dari segi permainan, anak–anak mampu mengimbangi permainan lawan,’’ ucap Samsudin. Sebutir gol Papua Barat terjadi saat pemain belakang Perseden lengah, hingga penyerang Papua Barat melepaskan tembakan keras dan gagal dihalau kiper Perseden Cahya. Sampai dengan kemarin petang, penentuan tim runner-up grup A masih dirapatkan Panpel. (022)


@balipostcom http://twitter.com/balipostcom @balipost_com http://instagram.com/balipostcom

balipost http://facebook.com/balipost

KAMIS KLIWON, 8 agustus 2019

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Tingkatkan Perilaku Nutrisi Melalui Emo-Demo

KULINER

KULINER

KESEHATAN SEBUAH metode inovatif untuk meningkatkan perilaku nutrisi melalui pelatihan emotional-demonstration (Emo-Demo) terus dikembangkan di Indonesia. Emo-demo ini tujuan utamanya mengubah perilaku ibu maupun pengasuh anak-anak. Perilaku yang dimaksud adalah pemberian makan kepada bayi dan anakanak. Selain itu juga perilaku ibu hamil dalam mengonsumsi makanan bergizi selama masa kehamilan. Country Director Global Alliance of Improved Nutrition (GAIN) Indonesia

TOP IN VASI

WONDERFUL BALI

Ravi K. Menon mengatakan, Emo–Demo ini adalah kolaborasi antara GAIN dengan London School of Hygiene and Tropical Medicine (LSHTM) dan Kementerian Kesehatan RI. ‘’Di Indonesia metode ini telah dipresentasikan di 18 kabupaten dan kota dengan melibatkan 500 ribu perempuan. Serta telah berhasil meningkatkan perilaku orangtua terhadap gizi anak, termasuk pemberian ASI eksklusif,’’ katanya saat ditemui di sela-sela Asian Congress of Nutrition (ACN) 2019, Selasa (6/8) di Nusa Dua. Pihaknya berharap peserta ACN yang ikut dalam sesi pelatihan Emo-Demo, lanjut mengenalkan dan mereflikasi hal ini ke negara masing-masing. Sementara itu, Senior Program Manager GAIN In-

KESEHATAN

donesia Agnes Mallipu menambahkan, target dari modul pelatihan Emo-Demo sebenarnya digunakan kader untuk memberikan penyuluhan di posyandu yang dulu disebut penyuluhan. Tetapi, ini lebih mudah digunakan oleh petugas kesehatan karena modul ini dibuat sesederhana mungkin. Ditambahkannya, 18 kabupaten/kota yang sudah menerapkan yaitu sebagian besar di Jawa Timur sebagai target intervensi GAIN sesuai arahan Kemenkes RI. Untuk Bali sendiri, pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan 15 universitas atau perguruan tinggi negeri. Dua di antaranya adalah Unud dan Stikes Bali yang penerapannya dimasukan ke dalam materi ajar. (edi)

TOP IN VASI WONDERFUL BALI

KULINER

KESEHATAN

BUDAYA

Ayu Sumiasih Kembangkan Keripik Gonda BUDAYA

TOP IN VASI

PENDIDIKAN

YANG suka camilan, tentu tak asing lagi dengan keripik. Selain murah meriah, citarasa yang disajikan juga beraneka ragam sesuai dengan bahan baku yang digunakan. Sebut saja keripik singkong, keripik tempe, keripik kacang, keripik bayam dan sebagainya. Inovasi para pengusaha keripik untuk mengembangkan citarasa camilan ini pun terus muncul. Seperti yang dilakukan salah satu warga Banjar Beluluk, Desa Timpag, Kerambitan, Tabanan, Ni Made Ayu Sumiasih. Ibu rumah tangga ini mencoba membuat keripik gonda. Alhasil, meski baru dilakoninya selama beberapa bulan, produksi keripik gonda buatannya sudah cukup diterima masyarakat khususnya di Kecamatan Kerambitan. Bahkan untuk lebih memperkenalkan keberadaan keripik gonda ini ke masyarakat luas, ia kerap diikutkan pameran maupun festival. ‘’Awalnya saya sekadar mencoba untuk konsumsi sendiri, karena sayur gonda banyak di Desa Timpag dan rasanya enak. Lalu saya coba perbanyak dan coba pasarkan,’’ ucapnya, Selasa (6/8). Namun sayang, produksi keripik gonda buatan Ni Made Ayu Sumiasih selama satu bulan terakhir mandek. Ini terjadi karena bahan baku berupa sayuran gonda sulit didapat. Ia pun kini hanya memproduksi rempeyek kacang

WONDERFUL BALI

SENIMAN

BUDAYA

yang sudah sejak lama dilakoni. ‘’Gonda masih langka,’’ terangnya. Proses pembuatan keripik gonda hampir sama dengan keripik lainnya. Hanya dalam proses merebus sayur gonda, tingkat kelunakannya sangat dijaga agar tidak terlalu lembek. ‘’Kalau terlalu lembek kurang baik saat proses penepungan dan rasanya kurang gurih, jadi tingkat kelunakan gonda memang harus terjaga,’’ terangn y a . Pembuatan keripik gonda ini sebelumnya juga telah melalui pembinaan dari kabupaten untuk persiapan lomba desa. (bit)

PENDIDIKAN

Bali Post/bit

KERIPIK - Ni Made Ayu Sumiasih saat memperkenalkan produksi keripik gonda.

SENIMAN

Desa Belatungan Hasilkan Kopi Organik PETANI kopi di Desa Belatungan, Pupuan sejak 10 tahun lalu telah menerapkan sistem organik dalam budi daya tanaman kopi. Untuk menyuburkan tanaman kopi, petani setempat menggunakan pupuk organik dari kotoran kambing. Pupuk ini dipercayai dapat meningkatkan produksi kopi serta menjaga keseimbangan unsur hara tanah dalam jangka waktu yang lama. Kelebihan sistem organik inilah yang ditawarkan Desa Belatungan untuk produksi kopi robustanya. Ketua BUMDes Widya Parta, Desa Belatungan, Desak Putu Sikiasih mengatakan, ciri khas kopi robusta yang ditawarkan adalah cita rasa kopi organik. Produksi kopi di Desa Belatungan rata-rata mencapai tiga ton per hektar untuk kualitas berat kering. Kopi bubuk robusta Desa Belatungan yang ditawarkan ke konsumen diambil dari produk kopi yang dihasilkan kelompok binaan BUMDes. Saat ini ada lima kelompok binaan BUMDes yang menjadi pemasok produk kopi bubuk robusta organik Desa Belatungan. ‘’Penjualannya masih terbatas. Rata-rata per bulan BUMDes baru bisa mengambil 10 kilogram kopi bubuk dari lima kelompok binaan ini,’’ ujarnya, belum lama ini. Pemasaran kopi organik Desa Belatungan ini masih memenuhi pasar lokal. Pihak BUMDes sempat membuat terobosan berupa kopi jahe dan kopi pandan. Namun peminat kedua jenis kopi ini masih terbatas, sehingga hanya dibuat jika ada pesanan saja. (san)

Bali Post/san

KOPI - Produk kopi robusta Desa Belatungan.

Bali Post/kmb23

PELATIHAN - Suasana pelatihan Emo-Demo dalam rangkaian kegiatan ACN 2019 di Bali International Convention Centre, Nusa Dua, Selasa (6/8).

PENDIDIKAN Mr. Rayen Hadirkan Lagu Galau

HANYA berselang sebulan setelah meluncurkan single ‘’Sky and Love’, solois asal Jembrana Mr. Rayen kembali membuktikan produktivitasnya dalam bermusik. Pada Senin (5/8) lalu, ia kembali merilis single ‘’Percuma’’ ke pecinta musik Tanah Air. Single berbahasa Indonesia ini menjadi lagu ke-10 sepanjang kariernya di dunia musik profesional dan telah diunggah di akun YouTube-nya. Dibandingkan lagu-lagu sebelumnya, single ‘’Percuma’’ diakui sebagai lagu berbahasa Indonesia pertama yang dikemas dengan nuansa ‘’galau’’. Kisah yang disuguhkan juga tak berhenti di satu lagu, melainkan akan bersambung di lagu yang dijadwal akan dirilis bulan depan. ‘’Lagu ini menceritakan tentang sebuah hubungan percintaan yang dikhianati. Lelaki tersebut sebenarnya sudah tahu kondisi itu, tapi berusaha tegar dan sabar menjalaninya, sambil menunggu waktu yang tepat untuk mengambil keputusan,’’ ujarnya di Denpasar, Rabu (7/8) kemarin. Sama dengan video klip lagu lainnya, video klip ‘’Percuma’’ masih digarap Nova Adikusuma, sedangkan sebagai arranger adalah Abel Dipayana. Penggarapan video klip dilakukan di Denpasar. ‘’Pada video klip saya juga beradu akting langsung dengan istri, Ana Dwipayanti alias Miss Ana. Karena akting bersama istri langsung, tentu feel-nya berbeda sekali,’’ tandasnya. Sebelum ‘’Percuma’’, lagu yang sudah dirilis meliputi ‘’Jaman Mewah’’, ‘’Piteket’’, ‘’Demi Iluh’’, ‘’Jokowi Lagi’’, ‘’Gara-gara Hoax’’, ‘’Cang Jak Ci’’, ‘’Sirik’’, ‘’Gek Ayu Sayang’’, dan ‘’Sky and Love’’. Dari sekian karya musik yang dihasilkan selalu disajikan dengan karakter musik yang berbeda-beda. Baik dari segi bahasa maupun gaya musiknya. ‘’Saya berupaya bisa konsisten berkarya dan menshare ke masyarakat. Sebagai musisi, tentu kita berharap lagu kita dapat diterima masyarakat dan diharapkan turut didukung, karena dengan dukungan ini akan terus memacu kita untuk berkarya,’’ pungkasnya. (win)

SENIMAN

Banyuwangi Pacu Perkembangan Pariwisata

Bali Post/kmb23

KETERANGAN - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (dua kiri) saat memberikan keterangan di Sanur, Rabu (7/8) kemarin.

Citilink Indonesia akan membuka rute penerbangan Denpasar-Banyuwangi pergipulang mulai Jumat (9/8). Ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Banyuwangi dan memacu pariwisata daerah ini. ‘’Bali adalah gerbang utama pariwisata Indonesia. Tiap tahun ada 5-6 juta wisatawan mancanegara menuju Bali. Kalau Banyuwangi dapat 5 persen saja, minimal sudah dapat 250.000 wisman. Pada 2018 ini wisman ke Banyuwangi sebanyak 127.000 orang,’’ ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Rabu (7/8) kemarin di Sanur. Penerbangan tersebut dari Bandara Banyuwangi menuju Bandara Ngurah Rai Denpasar dengan pesawat jenis cmyk

Airbus 320 (A-320), kapasitas 180 penumpang. Keberangkatan dari Banyuwangi pukul 08.00 WIB, dan mendarat di Ngurah Rai pukul 09.40 Wita. Selanjutnya, pesawat akan bertolak dari Ngurah Rai menuju Banyuwangi pada pukul 10.05 Wita. Anas menambahkan, selain menggerakkan ekonomi, rute baru ini tentu akan semakin memperkuat relasi Bali dan Banyuwangi yang selama ini selalu harmonis. ‘’Sekaligus ini menjalin relasi kebudayaan Bali dan Banyuwangi, di mana sebenarnya secara historis ada hubungan yang sangat dekat antara warga Bali dan Banyuwangi,’’ pungkasnya. Dengan jalur DenpasarBanyuwangi, rute yang dilayani Bandara Banyuwangi semakin lengkap, mulai dari

Jakarta, Surabaya hingga Kuala Lumpur. Dengan terhubungkannya Banyuwangi dengan pusatpusat pertumbuhan ekonomi dan wisata di Indonesia, Anas optimis kunjungan wisatawan akan semakin meningkat. Sebentar lagi, rute Banjarmasin-Banyuwangi dilayani Xpress Air pada 10 Agustus 2019. Jumlah penumpang di Bandara Banyuwangi meningkat dari 7.826 orang pada 2010 menjadi lebih dari 366.164 pada 2018. Kunjungan wisatawan nusantara melonjak dari 500 ribu wisatawan pada 2010 menjadi 5,3 juta orang pada 2018. Jumlah wisatawan mancanegara naik dari kisaran 7.000 (2010) menjadi 127.420 wisman pada 2018. Tingkat kepuasan wisman

di Banyuwangi khususnya Kawah Ijen, berdasarkan big data TripAdvisor cukup tinggi, yaitu 76 persen wisman memberi nilai excellent. Capaian itu di atas rata-rata destinasi lain di Indonesia. District Sales Manager Citilink Denpasar Raden Cahyo Katon menjelaskan, rute Denpasar-Banyuwangi mempunyai prospek cerah. Terbukti, penerbangan perdana sudah dijejali penumpang. Selain karena pasar wisatawan, juga didorong kuatnya relasi ekonomi hingga kebudayaan Bali dan Banyuwangi. ‘’Banyuwangi juga punya Kawah Ijen dengan eksotika api biru yang telah mendunia. Apalagi, fasilitas di Banyuwangi semakin lengkap dengan banyaknya hotel berbintang,’’ ujarnya. (edi)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook