16 HALAMAN
NOMOR 136 TAHUN KE 71
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Senin Paing, 7 Januari 2019
LPD Berubah Nama, Berarti Tunduk pada UU LKM
Wacana penggantian nama Lembaga Perkreditan Desa (LPD) menjadi Labda Pacingkreman Desa, menjadi sorotan. Alasannya, jika tidak lagi bernama lembaga perkreditan desa maka lembaga keuangan desa adat tersebut harus tunduk pada Undang-undang Lembaga Keuangan Mikro (LKM). Padahal selama ini, LPD termasuk lembaga keuangan yang dikecualikan pada UU LKM. Selain itu, LPD satu-satunya lembaga keuangan Bali berasaskan kearifan lokal dan punya prinsip pang pada payu. Mantan Pansus LPD I Nyoman Parta, S.H. belum lama ini mengatakan, banyak yang belum paham dengan UU LKM (Lembaga Keuangan Mikro). UU LKM tidak mengatur LPD secara teknis. Karena dalam UU LKM, LPD mendapat anugerah bahwa LPD tidak tunduk pada UU ini. ‘’Kalau tunduk pada UU ini ada persyaratan pendaftaran pendirian perusahaan, ada perizinan, ada modal tertentu, ada OJK. Karena kita tidak tunduk berarti
kita tidak ikut. Maka kalau namanya diganti berarti kita ikut. Karena di UU itu disebut lembaga perkreditan desa,’’ pungkasnya. Pengamat ekonomi Bali Viraguna Bagoes Oka mengatakan, yang paling utama yang menjadi kepedulian semua pihak adalah apakah LPD hingga saat ini sudah menjalankan fungsinya berdasarkan asas kepatutan sesuai perda. Maka diperlukan masukan komprehensif apakah keberadaan LPD
telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bali. Saat ini LPD yang ada di Bali sedang menghadapi persoalan mendasar atas kinerjanya yang masih terbelah atas tiga kelompok kepentingan. Antara lain, LPD kelompok beraset besar yang berjalan sendiri, kelompok LPD menengah yang berada dalam koordinasi BKS, dan kelompok LPD lainnya tanpa suatu koordinasi yang memadai. Sehingga saat ini diperlukan suatu pemetaan
ulang secara nyata dan komprehensif atas keberadaan LPD yang jumlahnya ribuan tersebut. Dengan demikian bisa diketahui secara terukur atas kondisi riil seluruh LPD di Bali secara akuntabel, transparan, tanggung jawab, independensi dan kewajarannya sebagai LPD yang berkinerja baik dan sehat. Ketentuan tentang LPD secara nasional, keberadaannya di luar kendali peraturan OJK tentang Lembaga Keuangan Mikro (LKM). Oleh karena itu, seyogianya LPD harus lebih waspada dan hati-hati serta harus mampu mengelola dirinya secara sehat dan professional, agar ke depannya tidak menimbulkan potensi risiko yang dapat merugikan ma-
syarakat atau menjadi LPD bermasalah yang dapat menimbulkan terganggunya sistem keuangan mikro dan perbankan. Sehingga pengaturannya tidak akan dapat diambil alih oleh OJK selaku otoritas keuangan nasional. Apabila diambil alih pengaturan oleh OJK akan merugikan Bali dalam penyaluran kredit pedesaan yang saat ini sangat didambakan dan bermanfaat bagi masyarakat Bali. Karena LPD satu-satunya lembaga keuangan Bali berazaskan kearifan lokal dan prinsip pang pada payu. Oleh karena itu, perubahan nama LPD menjadi Labda Pacingkreman Desa sebaiknya bersamaan atau paling tidak setelah tiga butir di atas sudah dilaksanakan. (kmb42)
’’…yang menjadi kepedulian semua pihak adalah apakah LPD hingga saat ini sudah menjalankan fungsinya berdasarkan asas kepatutan sesuai perda. Maka diperlukan masukan komprehensif apakah keberadaan LPD telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bali.’’
’’Kalau tunduk pada UU ini ada persyaratan pendaftaran pendirian perusahaan, ada perizinan, ada modal tertentu, ada OJK. Karena kita tidak tunduk berarti kita tidak ikut. Maka kalau namanya diganti berarti kita ikut. Karena di UU itu disebut lembaga perkreditan desa.’’
Viraguna Bagoes Oka
Nyoman Parta
Kasus Prostitusi
Artis Vanessa Angel Minta Maaf Sultan Muhammad V
ARTIS Vanessa Angel menyampaikan permintaan maafnya usai tertangkap dalam penggerebekan kasus prostitusi daring yang dilakukan Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur di salah satu hotel di Surabaya, Sabtu (5/1). Vanessa Angel yang keluar dari ruang penyidik Subdit V Seber Crime Polda Jatim, Minggu (6/1) kemarin, meminta maaf karena telah merugikan banyak orang. ‘’Saya menyadari bahwa kesalahan dan kekhilafan yang saya lakukan telah merugikan banyak orang,’’ kata Vanessa. Vanessa juga mengucapkan banyak terima ka-
Bali Post/afp
Raja Malaysia Mundur Kuala Lumpur – Raja Kelantan Sultan Muhammad V telah menyatakan mengundurkan diri sebagai Yang Dipertuan Agong atau Raja Malaysia ke-15 terhitung Minggu, 6 Januari 2019. Menurut Pengawas Keuangan Istana Negara Datuk Wan Ahmad Dahlan Ab Aziz, baginda telah menyampaikan pengunduran diri tersebut secara resmi kepada para raja melalui surat yang dikirim ke Sekretaris Majelis Raja-raja. ‘’Baginda Tuanku meletakkan jabatan sebagai Yang Dipertuan Agong ke-15 terhitung 6 Januari 2019 bersamaan 29 Rabiulakhir 1440 H selaras dengan perkara 32 (3) Perlembagaan Perseku-
Penjambret Sasar Ibu-ibu Walau banyak sudah ditangkap bahkan kakinya ditembak, tidak membuat pelaku penjambretan lainnya kapok. Kasus tersebut terjadi di Jalan Jepun, Denpasar Timur, Jumat (4/1) lalu dan korbannya Ni Ketut Werti (43) asal Tabanan. Halaman 2 Dilarang ’’Nunas Tirta’’ Pakai Plastik Pamedek di Pura Luhur Uluwatu, Badung pada pujawali mendatang diminta membawa tempat tirta dari rumah masing-masing, bukan dari bahan plastik seperti toples kecil. Halaman 3
tuan (Konstitusi Federal),’’ katanya. Pasal 32 (3) menyatakan: ‘’Yang Dipertuan Agong akan dipilih oleh Konferensi Para Raja untuk masa jabatan lima tahun, tetapi setiap saat dapat mengundurkan diri dari istana dengan menulis dengan tulisannya secara langsung yang ditujukan kepada Konferensi Para-raja atau dicopot dari jabatannya oleh Konferensi Para-raja dan akan berhenti memegang jabatan setelah berhenti menjadi raja’’. Wan Ahmad mengatakan, Sultan Muhammad V juga telah memberi tahu para raja yang lain tentang keputusannya. Hal. 15 Pemersatu Rakyat
Seorang petani garam di dekat Pelabuhan Rakyat Tri Buana, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, tetap beraktivitas mengolah air laut bercampur air tawar agar menjadi garam bermutu tinggi. Belakangan, aktivitas mereka terganggu karena cuaca buruk, yakni hujan lebat disertai angin kencang. Halaman 12
sih kepada kepolisian yang memperlakukannya dengan baik selama penyidikan sebagai saksi dalam kasus ini. ‘’Saya berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah membantu saya dan memperlakukan saya dengan baik selama ini selama menjalani pemeriksaan sebagai saksi korban,’’ katanya. Selain itu, Vanessa bersedia kooperatif untuk menjalani pemeriksaan lanjutan yang dilakukan Polda Jatim. ‘’Ke depan saya akan mengikuti prosedur pemeriksaan yang telah ditetapkan oleh pihak kepolisian. Terima kasih,’’ katanya. Hal. 15 Satu Jam
Bali Post/ant
KORBAN - Vanessa Angel keluar dari ruang pemeriksaan (kiri). Ia diperiksa sebagai saksi kasus prostitusi daring. Sementara Avriellia Shaqqila (foto kanan) dikawal petugas usai pemeriksaan. Avriellia Shaqqila juga diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang sama.
Keluaran Pendidikan Berbasis Hindu
Jangan Hanya Beretika, tetapi Cerdas dan Paham Teknologi Sejumlah kabupaten di Bali kini berlomba-lomba membentuk lembaga pendidikan berbasis Hindu. Lembaga itu nantinya diharapkan menjadi pelopor utama dalam mencetak SDM Bali yang berkualitas. Tidak hanya paham akan agama Hindu dan budaya Bali, namun juga memiliki kecerdasan dalam pengetahuan dan penguasaan teknologi. Apalagi, saat ini SDM Bali tergusur dari berbagai sektor lapangan kerja oleh SDM luar yang memiliki kompetensi sesuai kriteria pasar global. Pengamat Pendidikan Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H. mengatakan sekolah maupun perguruan tinggi berbasis Hindu dan budaya Bali pada dasarnya bertujuan baik. Antara lain agar SDM Bali memiliki karakter Hindu yang kuat dan diharapkan tercermin dalam pola pikir dan perilakunya yang berbudaya dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, dalam konteks realitas saat ini, daya saing dan keunggulan kuali-
tas manusia bukan hanya berdasar pada sikap dan keyakinan saja. Banyak kompetensi yang harus dikuasai jika ingin menang berkompetisi. Di antaranya, penguasaan keilmuan yang mantap, ketekunan dan keuletan (persistensi), ketangguhan terhadap godaan maupun kegagalan, ketetapan hati (determinasi) mengejar cita-cita dan menjadi terbaik. Oleh karena itu, sekolah berbasis Hindu dan budaya Bali harus bisa menonjolkan
beberapa ciri terpenting keHindu-an. Apalagi, orang Hindu adalah orang yang kuat dalam keyakinannya terhadap karmaphala dan peran penting leluhur dalam kehidupan dan pencapaian kebenaran sejati. ‘’Karakter yang menghargai perbedaan, namun tetap kuat dalam dharma, ini mesti jadi keunggulan tambahan SDM orang Hindu dalam menghadapi persaingan global,’’ tandas Radendra. Selain itu, kata Ketua Yayasan Pendidikan Handayani Denpasar ini, sekolah maupun perguruan tinggi berbasis Hindu dan budaya Bali harus unggul dalam semua kompetensi bidang ilmu dan keterampilan. Jangan hanya menjadi ahli agama, tetapi juga harus unggul dalam sains dan teknologi. ‘’Justru semangat Satyam Eva Jayate harus jadi pembakar semangat anak Hindu untuk mencapai dan menjadi yang terbaik.
Karena Jnana Marga dan Karma Marga juga jalan yang sah menuju pada-Nya,’’ ujarnya. Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. mengatakan, meskipun Unhi Denpasar sebagai lembaga pendidikan tinggi berbasis agama Hindu dan Kebudayaan, namun dikembangkan juga bidang ilmu sains dan teknologi yang mengacu pada kurikulum nasional. Bahkan, dalam pengembangan sains dan teknologi, Unhi Denpasar menjadikan agama dan budaya sebagai acuan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi, berkarakter, berbudaya, beretika dan berwawasan global yang belum tentu dimiliki oleh lulusan perguruan tinggi lainnya. Apalagi banyak teknologi Hindu yang bisa diterapkan untuk mewarnai ilmu pengetahuan dan perkembangan teknologi, sehingga lulusan
tidak hanya menyerap ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi mampu menjadikan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut untuk memperkuat nilai-nilai agama dan budaya Hindu ke depannya. Selain itu, di tengah perubahan dunia pendidikan yang begitu pesat di era revolusi industri 4.0 ini, pihaknya berharap lembaga pendidikan berbasis agama dan budaya Hindu agar menyempurnakan dan meningkatkan mutu dan tata kelola lembaganya dengan mengubah program dan layanan ke arah teknologi digital (online). Di samping juga harus aktif menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional. ‘’Hal ini penting dilakukan agar lulusan SDM kita di Bali mampu memiliki pengalaman-pengalaman dan wawasan yang mendunia, tidak hanya paham agama
dan budaya tetapi bagaimana menjadikan agama dan budaya itu kelebihan kita dalam menyerap ilmu pengetahuan dan teknologi untuk merebut pasar yang ada,’’ tandas Prof. Damriyasa. Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Widya Kerthi selaku penyelenggara pendidikan tinggi Unhi Denpasar Prof. Dr. Phil. I Ketut Ardhana, M.A. mengatakan, pada prinsipnya pendidikan tinggi berbasis agama dan budaya di Bali tidak menutup diri dengan agama dan budaya lainnya, apalagi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebab, membuka diri akan lebih memperkaya pemahaman diri dalam beragama, berbudaya, serta menambah wawasan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Sehingga timbul rasa saling pengertian di dalam mencari modal sosial dan ekonomi dalam melanjutkan pembangunan. (win)
IB Radendra Suastama
I Made Damriyasa
I Ketut Ardhana
DENPASAR
2
Senin Paing, 7 Januari 2019
CR 21 for Jokowi Bertekad Menangkan Jokowi-Mar’uf Amin Denpasar (Bali Post) Ratusan masyarakat dan relawan CR 21 for Jokowi berkumpul di rumah tokoh masyarakat I Nyoman Gede ‘’Ponglik’’ Sudiantara di Jalan Yudistira Nomor 31 Denpasar, Minggu (6/1) kemarin. Warga yang mengenakan pakaian adat madya tersebut berbaur antara relawan A.A. Ngurah Oka Ratmadi atau Cok Rat yang kembali maju mencalonkan diri untuk duduk di DPD-RI wakil Bali dengan nomor urut 21, dan relawan pemenangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. ‘’Sebenarnya acara ini merupakan rangkaian menyambut Galungan dan Kuningan serta Tahun Baru 2019 serangkaian kontestasi pemilihan legislatif dan juga pemilihan presiden,’’ ujar penggagas acara sekaligua tuan rumah, Nyoman ‘’Ponglik’’ Sudiantara. Menurut Sudiantara, tema yang diambil dalam ramah tamah sekaligus komitmen dalam memenangkan Joko Widodo-Ma’ruf Amin adalah CR 21 for Jokowi. ‘’Ya, CR 21 for Jokowi. Ini sekaligus bahwa kandidat anggota DPD nomor 21 sepenuhnya mendukung Bapak Jokowi sebagai presiden untuk kedua kalinya. CR itu adalah Cok Rat. Kita dukung penuh karena sudah terbukti kinerjanya,’’ tegas pria yang juga praktisi hukum ternama itu. Di momen tahun politik ini, kata Sudiantara, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kondusivitas, ketenteraman dan ketenangan masyarakat Indonesia, Bali dan Denpasar pada khususnya. ‘’Jangan sampai kontestasi akbar dalam tahun politik ini membuat bangsa dan negara ini terpecah-pecah. Bagaimanapun juga Indonesia negara besar, dan kami yakini akan menjadi negara yang dibanggakan dunia pada saatnya nanti,’’ katanya seraya mengajak seluruh masyarakat Bali untuk memberi contoh yang baik pada dunia, bahwa masyarakat Bali sudah dewasa dalam berpolitik. Sudiantara menambahkan, kedewasaan dalam berpolitik, menjaga keamanan di tahun politik adalah harapan CR 21 for Jokowi. ‘’Tidak perlu juga gontok-gontokan. Jokowi sudah jelas kinerjanya. Cot Rat juga jelas hasil kerjanya. Karenanya, di sini CR 21 for Jokowi, jelas tujuannya yakni mengantar Bapak Jokowi menjadi presiden untuk kedua kalinya,’’ tegasnya. (kmb37)
Bali Impor Produk Kapal Angkutan Laut untuk Gas Denpasar (Bali Post) Impor Bali pada November 2018 naik 516,57 persen (yoy). Peningkatan impor ini didominasi oleh impor dari Tiongkok. Kontribusi yang cukup tinggi atas impor Tiongkok ini didominasi oleh impor produk kapal laut dan bangunan terapung berupa kapal angkutan laut untuk gas (LNG). Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho mengatakan, nilai impor Provinsi Bali pada November 2018 tercatat mencapai USD 77 juta. Jika dibandingkan dengan Oktober 2017 (mtm) yang tercatat mencapai USD 19 juta, maka peningkatannya 2.228 persen. Jika dibandingkan November 2017 (yoy) yang tercatat mencapai USD 12 juta, maka impor Bali November 2018 mengalami peningkatan hingga ratusan persen yaitu 516,57 persen (yoy). Menurut Adi Nugroho, peningkatan impor November 2018 didominasi oleh peningkatan impor dari Tiongkok mencapai USD 63 juta. Kontribusi yang cukup tinggi atas Tiongkok dalam peningkatan impor didominasi oleh impor produk kapal laut dan bangunan terapung berupa kapal angkutan laut untuk gas (LNG), yang sebelumnya tercatat tidak ada impor produk tersebut. Selain Tiongkok, kata Adi Nugroho, negara asal impor yang juga mengalami peningkatan hingga ribuan persen antara lain New Zealand yang didominasi oleh produk mesin dan perlengkapan mekanik. Impor dari Tiongkok mendominasi barang yang diimpor Bali yaitu sebesar 84,97 persen. Yang lainnya impor dari Hongkong 4,91 persen, Amerika Serikat (AS) 4,09 persen, Australia 1,43 persen, Thailand 0,79 persen, Singapura 0,75 persen, Jerman 0,55 persen, Perancis 0,33 persen, Italia 0,23 persen, New Zealand 0,22 persen. Komoditas utama yang diimpor pada November 2018 didominasi oleh produk kapal laut dan bangunan terapung sebesar 81,07 persen. (kmb42)
Bali Post/kmb37
TEKAD - Nyoman Sudiantara bersama sejumlah tokoh masyarakat Denpasar yang tergabung dalam relawan CR 21 for Jokowi bertekad dan berkomitmen memenangkan Jokowi-Mar’uf Amin.
Tiga Tahun Tak Gelar RAT, 68 Koperasi Dibekukan Denpasar (Bali Post) –
Jumlah koperasi di Kota Denpasar yang masih aktif saat ini tercatat 1.064 koperasi dari jumlah sebelumnya 1.128 koperasi. Sedangkan 68 koperasi sudah dibekukan badan hukumnya sekaligus dibubarkan oleh Kementerian Koperasi dan UKM karena tidak pernah menggelar Rapat Akhir Tahun (RAT) selama tiga tahun berturut-turut. Bahkan, ada koperasi sudah tidak beroperasi dan alamat kantornya tidak jelas.
Penjambret Sasar Ibu-ibu
Denpasar (Bali Post) Walau banyak sudah ditangkap bahkan kakinya ditembak, tidak membuat pelaku penjambretan lainnya kapok. Kasus tersebut terjadi di Jalan Jepun, Denpasar Timur, Jumat (4/1) lalu dan korbannya seorang ibu, Ni Ketut Werti (43) asal Tabanan. Akibat kejadian itu, korban kehilangan tas berisi surat-surat penting, handphone dan uang tunai jutaan rupiah. Informasi yang diperoleh, Minggu (6/1) kemarin, kasus tersebut terjadi pukul 06.00 Wita. Saat itu korban berangkat ke tempat kerjanya mengendarai sepeda motor. Saat melintas di TKP, korban yang berlamat di Jalan Tukad Pakerisan Gang IX, Panjer, Denpasar Selatan itu dipepet pengendara motor tidak dikenal. Selanjutnya, pelaku merampas tas yang dibawa korban. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian Rp 5,5 juta dan melaporkan kasusnya ke Polsek Denpasar Timur. ‘’Tas itu berisi KTP, SIM, STNK motor dan uang tunai Rp 3,3 juta,’’ kata sumber. Sementara itu, Kapolsek Dentim AKP Nyoman Karang Adiputra belum bisa dimintai konfirmasi terkait kejadian ini. (kmb36)
Tabungan Dibobol Rp 20 Juta Denpasar (Bali Post) Yenti (23) kaget bukan kepalang karena saldo tabungannya berkurang hingga Rp 20 juta, beberapa waktu lalu. Diduga pelakunya teman korban sehingga tahu nomor PIN ATM-nya. Selanjutnya, kasus ini dilaporkan ke Polsek Denpasar Barat (Denbar). Saat melapor, Sabtu (5/1) lalu, wanita asal Jawa Timur yang tinggal di Jalan Teuku Umar, Denpasar ini menduga pekakunya berinisial TT. Pelaku diduga mencuri kartu ATM korban di kamar kos saat korban tertidur. Kartu ATM tersebut dicuri setelah korban membayar tiket via transfer di mesin ATM. Setelah kasus ini dilaporkan, anggota Polsek Denbar melakukan penyelidikan. Termasuk memeriksa rekaman CCTV di lokasi kejadian yaitu di ATM di Jalan Teuku Umar Gang Merpati, Denbar. Selain itu, polisi juga berkoordinasi dengan pihak bank. Kanitreskrim Polsek Denbar Iptu Aji Yoga Sekar membenarkan adanya laporan kasus itu. ‘’Masih kami selidiki dulu,’’ tegasnya. (kmb36)
819446 / 081337032965
Topik : PENDIDIKAN BERBASIS HINDU
Made Erwin Suryadarma Sena
Bali Post/dok
Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Diskop UMKM) Kota Denpasar Made Erwin Suryadarma Sena, S.E., M.Si. mengatakan hal itu, Minggu (6/1) kemarin. Ia menegaskan, RAT sangat penting bagi gerakan koperasi dalam rangka mempertanggungjawabkan sejauh mana kinerja pengurus yang dimandatkan oleh anggota. Apakah koperasi tersebut mengalami kemajuan atau kemunduran. Ia menambahkan, RAT digelar sebagai ajang evaluasi roda usaha koperasi yang dijalankan selama setahun untuk menentukan langkah dan program-program ke depan. Oleh karena itu, RAT tersebut wajib hukumnya diilakukan oleh seluruh gerakan koperasi. ‘’RAT bertujuan untuk mempertanggungjawabkan pengelolaan koperasi kepada anggotanya. Selain itu, mengukur kinerja
pengurus koperasi sejauh mana progres dari sisa hasil usaha, asetnya, modal dan lainnya. Begitu juga membandingkan neraca yang dulu dengan sekarang untuk melihat posisi dari performa keuangan koperasi tersebut,’’ tegasnya. Lebih lanjut, Erwin Suryadarma Sena meminta kepada gerakan koperasi mulai Januari hingga Maret 2019 sudah menggelar RAT. Selaku pembina koperasi, pihaknya mengingatkan agar segera melaksanakan RAT setelah tutup buku tahun 2018. ‘’Hal ini sesuai dengan Undang-undang Koperasi RI Nomor 25 Tahun 1992 pasal 35 di mana setelah tahun buku koperasi ditutup, pengurus wajib menyelenggarakan RAT yang memuat sekurang-kurangnya perhitungan tahunan yang terdiri dari neraca akhir tahun buku yang baru
lampau dan perhitungan hasil usaha dari tahun yang bersangkutan serta penjelasan atas dokumen tersebut dan keadaan usaha koperasi serta hasil usaha yang dapat dicapai,’’ ujarnya. Mantan Kabag Humas Setda Kota Denpasar ini menambahkan, Peraturan Menteri Koperasi Nomor 19 Tahun 2012 mengisyaratkan, koperasi primer paling lambat sampai akhir Maret sudah melakukan RAT. Sedangkan koperasi skunder melaksanakan RAT paling lambat sampai Juni 2019. ‘’Kami sudah melayangkan surat ke seluruh gerakan koperasi untuk meminta melaksanakan RAT mulai Januari ini,’’ katanya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965
Rai Mantra Buka Lomba Mancing di Tukad Bindu Serangkaian HUT Ke-3 UBD, Gaungkan Pengurangan Sampah Plastik
SERANGKAIAN menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 United Bali Driver (UBD) atau Driver Pariwisata Bali, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Panglingsir Puri Satria A.A. Ngurah Oka Ratmadi serta Panglingsir Puri Kesiman A.A. Ngurah Gede Kusuma Wardana membuka lomba mancing di Tukad Bindu, Denpasar Timur, Minggu (6/1) kemarin. Pembukaan lomba ini ditandai dengan pelepasan ikan lele. Tampak ribuan pemancing berlomba untuk mendapatkan ikan lele terberat yang disediakan oleh panitia lomba. Ketua Panitia Yogi Ananta Wijaya mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan serangkaian menyambut HUT ke-3 UBD. Selain itu, pihaknya sangat mengapresiasi serta sangat mendukung upaya Pemerintah Kota Denpasar dalam menanggulangi pengurangan sampah plastik. ‘’Kami yang bergerak di bidang pariwisata sangat mendukung upaya Pemerintah Kota Denpasar dalam upaya mengurangi pemakaian plastik yang nantinya juga akan menjadi sampah plastik yang sangat merugikan semua ekosistem,’’ katanya. Yogi Ananta Wijaya menambahkan, apabila banyak ada sampah plastik tentunya
hal ini akan sangat berimbas pada kepariwisataan di Denpasar dan Bali pada umumnya, mereka tentunya akan sangat tidak senang melihatnya. Pihaknya menyambut baik ide serta gagasan dari Wali Kota Rai Mantra terkait pengurangan penggunaan sampah plastik, di mana hal ini dimulai dari hulu yakni sungai dengan harapan bisa meminimalisasi sampah plastik tersebut yang sangat susah terurai. Tercatat 1.000 peserta mancing ikut ambil bagian untuk berlomba memenangkan hadiah utama berupa sepeda motor. ‘’Kami berharap semua sungai di Bali bisa seperti ini sehingga ada sebuah destinasi baru untuk kepariwisataan kita di Bali, dan ini merupakan program yang sangat bagus,’’ ujarnya. Sementara itu, Wali Kota Rai Mantra sangat mengapresiasi lomba mancing kali deras ini terlebih lagi mengangkat tema mewujudkan sungai indah bebas dari sampah plastik, dengan harapan seluruh elemen masyarakat serta stakeholder yang ada ikut berpartisipasi dalam hal memerangi sampah plastik. Selain itu, pihaknya berharap semua elemen masyarakat turut dapat menjaga ekosistem sungai dari sampah plastik karena air itu murupakan sa-
MELEPAS – Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Panglingsir Puri Satria A.A. Ngurah Oka Ratmadi serta Panglingsir Puri Kesiman A.A. Ngurah Gede Kusuma Wardana dan tokoh masyarakat setempat melepas ikan lele secara simbolis di Tukad Bindu serangkaian HUt ke-3 UBD, Minggu (6/1) kemarin. rana yang disakralkan. ‘’Sekarang bagaimana kita bersama dapat menjaga kelestarian sungai, sehingga tetap bersih serta terjaga kesakralannya, dan yang terpenting jangan membuang sampah ke sungai terlebih sampah plastik. Jika sampah plastik sampai di laut, otomatis ekosistem laut
juga akan terganggu tidak saja kepariwisataan namun juga perekonomian kita juga otomatis terganggu,’’ katanya mengingatkan. Rai Mantra berharap, dengan diterbitkannya Perwali Nomor 36 Tahun 2018 tentang Pengurangan Sampah Plastik, segenap komponen
masyarakat dapat memahami serta mengurangi pemakaian plastik. Pada kegiatan ini, panitia juga menyediakan berbagai hadiah serta doorprize menarik lainnya. Kegiatan semakin meriah dan semarak dengan dipandu MC Hai Puja Banana. (ad186)
BADUNG
Senin Paing, 7 Januari 2019
3
Sampah Kiriman Mulai Serbu Pantai Kedonganan
Mangupura (Bali Post) -
Memasuki musim angin barat, kawasan Pantai Kedonganan mulai diserbu sampah kiriman. Hal ini pun sangat mengganggu kenyamanan warga maupun wisatawan. Menurut Bendesa Adat Kedonganan Dr. Wayan Mertha, S.E., M.Si., saat musim angin barat seperti saat ini, Badan Pengelola Kawasan Pariwisata Pantai Kedonganan (BPKP2K) turut dilibatkan untuk menangani sampah. Selain mengerahkan karyawannya, BPKP2K juga mengajak
pengelola kafe setempat untuk melakukan pembersihan pantai. ‘’Tidak hanya itu, selain berkoordinasi dengan DLHK Badung, anak-anak sekolah maupun banjar juga ikut dilibatkan,’’ katanya, Minggu (6/1) kemarin. Selain masalah sampah, angin kencang dan gelombang
tinggi juga mengakibatkan tergerusnya pasir pantai. Ini lantaran vegetasi setempat sudah hilang. Dulu, di sekitar Pantai Kedonganan tumbuh subur rumput teki. Ini sangat membantu menahan pasir. Sementara dalam rangka pembersihan secara sekala dan niskala, serta ucapan
terima kasih kepada Sang Pencipta, Desa Adat Kedonganan kemarin, menggelar upacara nangluk merana dan ngaturang hidangan. Prosesi ini rutin dilangsungkan setiap tahun yang bertepatan dengan Tilem Kapitu, atau sehari setelah hari raya Siwaratri. ‘’Prosesi ini bermakna sebagai ucapan rasa syukur kepada Sang Pencipta atas kesejahteraan dan semua penghidupan di laut,’’ tegasnya. (kmb23)
Selama ’’Piodalan’’ di Pura Uluwatu
Umat Dilarang ’’Nunas Tirta’’ dengan Wadah Plastik
SAMPAH - Pantai Kedonganan dipenuhi sampah kiriman.
Bali Post/edi
Melawan, Anggota Komplotan Spesialis Curanmor Ditembak Mangupura (Bali Post) Tim Opsnal Reskrim Polsek Kuta Selatan (Kutsel) mengungkap kasus curanmor, Jumat (4/1) lalu. Pelakunya dua orang yaitu Moch. Nizar Al Bazir dan Bibit Tunggal Pasiwanto. Mereka ditangkap usai beraksi di kompleks Gunung Lawu, Kutsel. Tersangka Nizar terpaksa kakinya ditembak petugas karena melakukan perlawanan. Kapolsek Kutsel AKP Doddy Monza didampingi Kanitreskrim Iptu A. Muh. Nurul Yaqin, Minggu (6/1) kemarin, mengatakan korbannya adalah Nurwanto (51). Kronologinya, pada Rabu (2/1) pukul 00.01 Wita, korban tiba di kompleks Gunung Lawu. Selanjutnya, dia memarkir sepeda motornya di
depan kandang babi di Jalan Teges Nunggal, Bualu, Kutsel. ‘’Sebelum pergi, korban mengunci sepeda motornya itu,’’ tegasnya. Sekitar pukul 00.30 Wita, korban hendak pulang. Setibanya di tempat parkir tersebut, ternyata sepeda motornya tidak ada. Atas kejadian tersebut, korban melapor ke Polsek Kutsel. Setelah menerima laporan, Iptu Yaqin bersama anggotanya melakukan penyelidikan. Petugas berhasil mengantongi ciri-ciri pelaku dan langsung melakukan pengejaran. Alhasil, tersangka Nizar asal Magetan ini dibekuk di depan tempat pijat Timung Jaya di Jalan By-pass Ngurah Rai, Nusa Dua. Selanjutnya, pelaku
PADA Anggara Kasih Medangsia, Selasa (15/1) nanti, perhatian umat Hindu di Bali tertuju pada Pura Luhur Uluwatu, Badung. Saat itu, puncak piodalan di Pura Uluwatu dan Ida Batara katurang masineb pada Jumat (18/1) mendatang. Ada yang menarik dari hasil paruman komponen Desa Adat Pecatu dengan pangempon Puri Agung Jrokuta, Minggu (6/1) kemarin. Disepakati, selama piodalan umat Hindu dilarang nunas tirta menggunakan kantong plastik atau wadah berbahan plastik. Panglingsir Puri Agung Jrokuta selaku pangempon Pura Uluwatu A.A. Ngurah Jaka Pratidnya usai paruman persiapan piodalan menjelaskan, sebaiknya umat membawa tempat tirta dari rumah masing-masing, bukan dari bahan plastik seperti toples kecil. Para pemangku juga tidak melayani dan menyiapkan tirta yang dibungkus dengan plastik. Langkah ini dilakukan karena pangempon dan pangemong Pura Luhur Uluwatu berkomitmen mengurangi penggunaan bahan plastik dalam kehidupan beragama. Kebijakan ini pun akan dilanjutkan usai piodalan. Kedua, para pedagang sekitar pura juga dilarang menggu-
nakan tas plastik saat melayani konsumen. Dengan demikian, Pura Uluwatu yang pertama kali menerapkan kebijakan ini ikut mengedukasi umat menjaga lingkungan dan kebersihan. Terkait kebersihan, dalam paruman juga disepakati umat langsung membawa bekas sarana pamuspan ke bak sampah yang sudah disiapkan. Hal ini untuk mendidik umat secara mandiri menjaga kebersihan pura. Sedangkan untuk mengantisipasi ganasnya serangan monyet penghuni Alas Kekeran, Pecatu, pangempon sudah menyiapkan petugas dan upacara secara niskala sehingga umat bisa bersembahyang dengan nyaman. Bagi warga atau lembaga yang ingin ngayah mareresik, pangempon dan pangemong menjadwalkan setelah pujawali selesai. Bendesa Adat Pecatu Made Sumerta, S.H. mendukung langkah pengurangan plastik dalam kehidupan beragama. Sejak dini, umat perlu diajarkan hal positif. ‘’Jika tidak mulai sekarang kita bina umat, kapan lagi. Dari Pura di Pecatu agar kebijakan ini bisa diterapkan di Bali,’’ tegasnya. Di sisi lain, dia mengingatkan agar umat Hindu yang tangkil ke Pura Uluwatu mengenakan
Bali Post/par
busana adat ke pura secara benar baik kaum laki-laki maupun perempuan. Pujawali di Pura Uluwatu akan diawali dengan mundut Ida Batara Sakti dari Pura Parerepan dengan berjalan kaki menuju Pura Luhur Uluwatu pada pukul 09.00 hingga 11.00 Wita. Puncak karya di-puput Ida Pedanda Gede Made Karang dan Ida Pedanda Gede Sari Arimbawa saking Geria Sari Denpasar. Selama Ida Batara nyejer, juga katurang bhakti panganyar secara bergiliran oleh umat. Upacara panganyar Rabu hingga Kamis di-puput
Ida Pedanda Gede Wayahan Wanasari dan Ida Pedanda Gede Alangkajeng. Sementara upacara panyineban dimulai pukul 10.00 Wita di-puput Ida Pedanda Gede Ngurah Telaga dari Geria Tegal Denpasar. Jaka Pratidnya yang akrab dipanggil Turah Joko ini meminta masyarakat untuk berhati-hati ketika pedek tangkil ke Puru Uluwatu terutama saat prosesi mundut Ida Batara. Para pengemudi mobil truk dan proyek diminta memberikan prioritas pada umat yang akan tangkil menuju ke Pura Luhur Uluwatu. (025)
SOSOK ’’Backlog’’ MBR Masih Tinggi
diajak menunjukkan tempat motor hasil curiannya. Saat diinterogasi, Nizar mengaku melakukan pencurian bersama Bibit alias Gondrong. Polisi langsung memburu Bibit dan berhasil membekuknya di tempat kerjanya di Jalan Teges Nunggal. Pelaku telah mengakui mengambil motor milik korban dengan cara memotong kabel stop kontak, lalu disambung kembali untuk menghidupkan motor. Selain itu mereka juga mengambil motor Yamaha Jupiter menggunakan kunci palsu. ‘’Tersangka Nizar sempat melawan makanya kakinya ditembak. Kami masih mengembangkan kasus ini, siapa tahu ada TKP lain,’’ tegasnya. (kmb36)
DIAMANKAN - Pelaku curanmor diamankan anggota Polsek Kutsel.
Mangupura (Bali Post) Berkunjung ke objek wisata menjadi tujuan utama masyarakat Bali terutama di Kabupaten Badung dalam merayakan libur Umanis Kuningan pascahari raya Kuningan, Minggu (6/1) kemarin. Warga terlihat berduyun-duyun mengunjungi wisata alam Sangeh, Taman Ayun, dan Taman Mumbul. Keindahan panorama alam seakan menjadi magnet bagi para pengunjung, baik warga asal kabupaten setempat maupun wisatawan lokal dari kabupaten/kota lainnya di Bali untuk mengisi liburan Umanis Kuningan. Mereka ada yang sekadar duduk santai bersama keluarga maupun sahabat hingga berfoto untuk mengabadikan momen tersebut. Ketut Sadia, salah seorang pengunjung Taman Ayun, mengatakan sengaja datang bersama keluarga karena ingin menikmati liburan. Menurutnya, Taman Ayun tempatnya cukup
nyaman, sehingga betah berlama-lama. ‘’Dari dulu memang di sini ramai. Galungan, Umanis Galungan, Kuningan, dan Umanis Kuningan, selalu ramai. Setelah Nyepi juga ramai,’’ ucapnya. Pengelola Objek Wisata Taman Ayun Made Suandi mengungkapkan, sudah menjadi tradisi setiap enam bulan sekali, Taman Ayun diserbu pengunjung. Biasanya, wisatawan yang mendomimasi setiap Umanis Galungan dan Kuningan di objek wisata tersebut adalah wisatawan lokal. Ramainya kunjungan pada Umanis Kuningan juga dipengaruhi adanya pasar dadakan di sebelah barat Taman Ayun. Sejumlah pedagang makanan menjajakan dagangan tepat di depan Museum Yadnya. ‘’Untuk pedagang ini hanya sehari, besok (hari ini - red) saja sudah hilang. Karena sifatnya sementara. Begitu juga parkir sementara. Nanti hari biasa normal kembali. Supaya ada
Bali Post/ist
Umanis Kuningan, Taman Ayun Dipadati Pengunjung
TAMAN AYUN - Masyarakat khususnya di Kabupaten Badung memanfaatkan libur Umanis Kuningan, Minggu (6/1) kemarin, untuk berwisata di Taman Ayun.
Bali Post/sue
PARUMAN - Panglingsir Puri Agung Jrokuta AAN Jaka Pratidnya (kanan) dan Bendesa Adat Pecatu Made Sumerta saat paruman persiapan piodalan di Pura Uluwatu, Minggu (6/1) kemarin.
kontribusi kepada masyarakatlah,’’ jelasnya. Dia mengakui, ada ribuan pengunjung saat Umanis Kuningan. Karena itu, pihaknya berharap, para pengunjung menjaga kebersihan dan keindahan. ‘’Jika ramai seperti sekarang, kita harus toleransi kepada masyarakat karena sifatnya sementara saja,’’ katanya. Terkait tingkat kunjungan di hari biasa juga mengalami peningkatan. Kunjungan wisatawan mancanegara per harinya mencapai 1.000 orang lebih. Wisatawan domestik juga per harinya mencapai 250 orang lebih. Untuk tiket masuk, wisatawan mancanegara dikenakan Rp 20 ribu per orang, sedangkan wisatawan domestik Rp 10 per orang. ‘’Memang tingkat kunjungan mengalami kenaikan 10 persen. Ini sudah mulai kenaikan dari seminggu yang lalu. Ya, semoga terus mengalami kenaikan,’’ ujarnya. (kmb27)
PERMINTAAN rumah atau backlog untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Bali masih cukup tinggi. Dari data, pada akhir tahun 2017, ada sekitar 400.000 backlog untuk MBR di Bali. Permintaan tersebut belum bisa dipenuhi seluruhnya. Menurut Ketua DPD Himperra Bali Wayan Jayantara, untuk memenuhi kebutuhan rumah MBR di Bali, memang ada sejumlah kendala. Salah satunya persoalan harga dasar tanah yang cukup tinggi. Meski demikian, pihaknya berharap permasalahan ini tidak mengurangi semangat untuk mendukung program pemerintah mewujudkan 1 juta rumah. Untuk itu, pihaknya menargetkan bisa terus berkontribusi dalam mewujudkan rumah untuk MBR. Tahun ini, pihaknya menargetkan membangun rumah untuk MBR sebanyak 3.000 unit. ‘’Tahun lalu, kami sudah mewujudkan sebanyak 1.400 rumah MBR untuk Bali. Untuk mewujudkan MBR, kami dari Himperra tidak hanya membangun di Bali, namun juga ke luar Bali,’’ ucapnya. Sebagai asosiasi yang baru berdiri, Himperra DPD Bali akan mengadakan Musda yang pertama pada tanggal 25 Januari nanti. Saat ini, anggota Himperra Bali berjumlah 80 orang tersebar di delapan kabupaten di Bali. Dalam musda ini diagendakan pemilihan ketua dan penyusunan pengurus yang baru. Selain itu, akan ada penyerahan tiga unit rumah untuk yang berhak menerima. ‘’Nanti akan diserahkan secara simbolis kepada Gubernur, yaitu satu unit di Jembrana dan di Singaraja ada dua unit,’’ tambahnya. (edi)
info seremonial
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Prodi MKn dan MIH PPs Unwar Gelar Kuliah Tamu ”Asas Hukum Kontrak’’ PROGRAM Studi (Prodi) Magister Kenotariatan (MKn) dan Magister Ilmu Hukum (MIH) Program Pasacasarjana Universitas Warmadewa (PPs Unwar) menggelar Kuliah Tamu dengan tema ‘’Asas-asas Hukum Kontrak dan Metode Pengujian Keabsahan Kontrak’’ di Ruang Sidang Sri Ksari Mandapa Unwar, Kamis (3/1) lalu. Kuliah tamu ini menghadirkan pakar hukum kontrak Prof. Dr. A. Yudha Hernoko, S.H., M.H., Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Airlangga yang juga merupakan Kaprodi MIH Universitas Airlangga yang dimoderatori Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum. dan Kaprodi MKn PPs Unwar. Acara dibuka Direktur PPs Unwar Prof. Dr. Ir. I Gede Suranaya Pandit, M.P., yang dihadiri Sekretaris PPs Unwar, Kaprodi dan Sekprodi MKn, Sekprodi MIH, Dosen Prodi MKn dan MIH PPs Unwar, dan mahasiswa semester I dan III Prodi MKn dan MIH. Direktur PPs Unwar Prof. Suranaya Pandit mengatakan tujuan kuliah umum ini adalah untuk menambah wawasan mahasiswa Prodi MKn dan MIH mengenai hukum kontrak dan asas-asas yang terkait dengan hukum kontrak. Seperti yang diketahui bahwa dalam perjanjian kontrak perlu adanya asas-asas untuk menilai keabsahan kontrak. Saat ini berbagai masalah terkait dengan kontrak banyak bermunculan, seperti kontrak bodong dan penyalahgunaan perjanjian kontrak. Dengan perkembangan teknologi yang semakin maju memungkinkan untuk memanfaatkan teknologi tersebut dalam pembuatan perjanjian kontrak. Oleh karena itu, hal ini perlu dikaji dan diketahui para mahasiswa, sehingga dalam membuat perjanjian kontrak tetap absah
KULIAH UMUM - Direktur PPs Unwar Prof. Dr. Ir. I Gede Suranaya Pandit, M.P. (lima dari kanan) didampingi Sekretaris PPs Unwar, Kaprodi dan Sekprodi MKn, Sekprodi MIH berfoto bersama narasumber Prof. Dr. A. Yudha Hernoko, S.H., M.H. (empat dari kanan) pada acara Kuliah Umum ‘’Asas Hukum Kontrak’’, Kamis (3/1) lalu. secara hukum dan tetap mengikuti perkembangan teknologi. ‘’Di tengah kemajuan teknologi seperti saat ini, kuliah tamu ini sangat tepat diadakan sesuai dengan keperluan masyarakat dalam pengesahan perjanjian kontrak,’’ kata Prof. Suranaya Pandit. Dikatakan, kuliah tamu seperti ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan PPs Unwar. Selain untuk menambah wawasan dan menyiapkan mahasiswa dengan pengetahuan khusus yang nantinya dapat diterapkan di masyarakat, juga sebagai langkah aktif PPs Unwar dalam menyelanggarakan proses akademik. Dengan harapan stakeholder lebih yakin untuk memilih PPs Unwar sebagai tempat untuk melanjutkan studinya. Dengan rutinnya kegiatan
seperti ini, diharapkan Prodi MKn dan MIH mampu menjadi prodi unggul yang siap berkompetisi dan bersaing secara global, sehingga visi misi PPs Unwar dapat tercapai, yaitu go global di tahun 2034 mendatang. Selain itu, kuliah tamu kontrak hukum ini juga diharapkan mampu memberikakan pengetahuan tentang kontrak hukum dan kaidahkaidah kontrak hukum kepada mahasiswa. Sebab, dalam pembuatan perjanjian hukum tidak boleh terjadi kesalahan dan harus bersifat sah sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. ‘’Banyak kontrak hukum di masyarakat seperti kontrak penjualan tanah, kontrak sewa, dan lain-lain yang masih memerlukan sosialisasi dalam penyelenggaraannya,’’ ujarnya. (ad184)
Unhi Denpasar Gelar Persembahyangan Siwaratri
Momen Memperkuat Nilai-nilai dan Budaya Agama Hindu
MEMAKNAI hari perenungan suci Siwaratri yang bertepatan dengan perayaan hari raya Kuningan, seluruh civitas akademika Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menggelar persembahyangan bersama di Pura Maha Widya Mandira Kampus setempat, Sabtu (5/1) malam. Seperti tahun-tahun sebelumnya, persembahyangan Siwaratri dibagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama, dilakukan pada pukul 18.00 Wita yang dipuput Ida Pedanda Gede Wayahan Keniten dari Geria Tengah Semarapura, Klungkung. Tahap kedua dilaksanakan tepat pukul 00.00 Wita yang di-puput Ida Rsi Putra Sara Sri Satya Jyoti dari Geria Sesetan, Denpasar dan tahap ketiga dilakukan pukul 04.00 Wita dengan pembakaran Siwa Lingga dilarung ke Pantai Padanggalak. Rektor Unhi Denpsar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. mengatakan, persembahyangan hari suci Siwatari rutin dilakukan setiap tahun yang melibatkan seluruh civitas akademika Unhi Denpasar. Menurutnya, malam perenungan Siwaratri merupakan momen untuk instrospeksi diri tentang apa yang telah diperbuat dan apa yang akan dilakukan ke depan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Unhi Denpasar. Apalagi, perayaan hari suci Siwaratri kali ini berbarengan dengan perayaan hari raya Kuningan yang hanya terjadi setiap 30 tahun sekali. Oleh karena itu, momen ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk merenungkan bagaimana cara mencapai kemakmuran dan kesejahteraan dalam hidup melalui dharma. ‘’Pendidikan kita lakukan untuk kesejahteraan umat manusia. Oleh karena itu, ke depan nilainilai Hindu di Unhi akan kami jadikan pedoman dalam pengembangan sains dan teknologi untuk kemakmuran masyarakat. Apalagi banyak teknologi Hindu yang bisa kita terapkan, sehingga kita
Senin Paing, 7 Januari 2019
Senator Wedakarna Hadiri HUT Kaisar Jepang
Minta Warga Bali Tiru Disiplin dan Etos Kerja Orang Jepang
HUBUNGAN berbasis budaya Siwa Budha antara Indonesia dan Jepang dianggap menjadi salah satu faktor penguat, khususnya jika dihubungkan dengan keberadaan Bali yang menjadi destinasi wisata utama Jepang, selain pusat investasi. Warga Bali diharapkan dapat meniru kebaikan-kebaikan dari budaya Jepang, khususnya terkait disiplin serta etos kerja yang mampu membuat Jepang sebagai negara maju di dunia. Demikian disampaikan Senator DPD-RI utusan Provinsi Bali di sela-sela menghadiri acara Hari Kelahiran Kaisar Jepang yang diadakan Konsul Jenderal Jepang. ‘’Walau di masa lalu Jepang pernah menjajah Indonesia, tapi ada hal-hal baik yang perlu ditiru, khususnya bagi generasi milenial di Bali. Coba lihat etos kerja orang Jepang. Mereka sangat disiplin, sangat konsisten, terukur dan juga profesional. Padahal negara Jepang pernah hancur saat Perang Dunia (PD) II, pernah dibom atom. Tapi kenapa Jepang kini bisa lebih hebat dari banyak negara di Asia. Karena sistem jengah itu dilakukan dengan konsisten dan aksi nyata. Jepang ini mirip dengan Bali, sama-sama berbasis budaya yang kuat, memiliki akar agama yang dalam. Tapi kenapa justru di Jepang bisa lebih maju? Karena faktor karakter manusianya. Setinggi apa pun kebudayaan kita, jika faktor mentalnya tidak baik, tetap negeri itu tidak bisa maju, bahkan bisa kedewandewan. Kini kita berharap Bali bisa berdaulat secara politik, ekonomi, budaya (Tri Sakti Bung Karno) bisa terwujud. Atas nama pribadi dan lembaga negara DPDRI, saya ucapkan selamat hari kelahiran Kaisar. Semoga Yang Mulia Kaisar Jepang diberikan kesehatan dan umur panjang,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Selain itu, terkait dengan agenda dengan Jepang, Senator Arya Wedakarna juga memenuhi undangan seorang peneliti Jepang yakni Aiko Kurasawa untuk berdiskusi tentang tragedi G-30-S/PKI. Terkait dengan hal ini, Senator Arya Wedakarna mengapresiasi kerja sama akademis antara Jepang dan Indonesia, khususnya dalam hal penelitian yang bermanfaat demi ilmu pengetahuan dan sejarah. ‘’Saya mengapresiasi buku-buku karya Aiko Kurasawa. Ini bukti bahwa
MARHAENIS – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Aiko Kurasawa (peneliti Jepang), Konsul Jepang dan Wagub Bali saat HUT Kaisar Jepang. sejarah Indonesia sangat kaya dan menarik untuk dibedah, dikaji dan juga didalami. Sebagai seorang akademisi, hal-hal begini sangat baik untuk kerja sama di bidang science, dan menjadi salah satu prioritas kerja kami. Semoga hasil penelitian ini bisa mempererat hubungan akademik Indonesia dan Jepang,’’ ucap Dr. Arya Wedakarna yang mantan Rektor Universitas Mahendradatta Bali ini. Terkait tragedi G-30-S/PKI, Arya Wedakarna mengakui bahwa ada sejarah yang dibelokkan terkait dengan kejadian itu di Bali, khususnya terkait dengan kejadian-kejadian di beberapa tempat di Bali yang masih terbawa oleh generasi yang dianggap keturunan PKI. ‘’Sikap saya sudah jelas, bahwa PKI adalah terlarang di Indonesia. Negara belum mencabut keputusan itu dan apa pun tentang PKI harus kita lawan hingga ke akar-akarnya. Di Bali, saya akui masih ada luka, dan orang Bali, khususnya dari kalangan keturunan PNI masih terus diadu-domba oleh keturunan PKI. Ada cerita-cerita yang sengaja dibuat-buat oleh penguasa zaman orde baru agar
orang Bali tidak bersatu. Korban kekejaman Gestok di Bali juga fantastis hingga ratusan ribu jiwa dan tidak semuanya bersalah. Ayah saya, Shri Wedastera Suyasa (alm), sebagai pimpinan PNI saat itu bahkan sempat diamankan Bung Karno karena situasi chaos. Bagi saya ada upaya genosida terhadap orang Hindu, kaum kejawen di Indonesia, ada yang menunggangi saat Gestok. Kita tahu selain oknum militer, ada oknum ormas berbau agama yang membantai orang Bali di zaman itu. Saya salut dengan ayah saya yang menyelamatkan ribuan nyawa saat ada pembantaian PKI saat itu. Putri Bung Karno, Ibu Sukmawati Soekarno, juga menjadi saksi tentang sejarah perjuangan keluarga Puri Tegeh Kori yang menjadi simbol PNI yang nasionalis melawan PKI saat itu. Yang penting, isu PKI sudah tuntas, sudah jadi ideologi yang mati namun tetaplah waspada. Seperti yang dikatakan Bung Karno jangan sesekali meninggalkan sejarah (Jas Merah),’’ ungkap Gusti Wedakarna yang juga President The Sukarno Center Tampaksiring ini. (ad183)
SMK Penerbangan Cakra Nusantara Terakreditasi A
Jadikan Transformasi Pendidikan sebagai Karakter dan Solusi Daya Saing Lulusannya SEMBAHYANG - Civitas akademika Unhi Denpasar yang dipimpin Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. menggelar persembahyangan hari suci Siwaratri di Pura Maha Widya Mandira Kampus Unhi Denpasar, Sabtu (5/1) malam. Persembahyangan dihadiri Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Prof. Dr. Phil. I Ketut Ardhana, M.A. bersama Sekretaris Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Kol. (Purn) Dr. Drs. Dewa Ketut Budiana, M.Fil.H. tidak hanya menyerap sains dan teknologi, tetapi bagaimana kita mewarnainya dengan teknologi agama, sehingga kemajuan teknologi itu tidak membuat degradasi budaya-budaya Hindu yang ada, melainkan teknologi itu bisa memperkuat nilai-nilai dan budaya Hindu,’’ kata Prof. Damriyasa. Selain itu, momen yang jarang terjadi ini juga harus dijadikan era baru bagi Bali untuk menginstal ulang sistem-sistem yang baru sesuai dengan perkembangan zaman untuk Bali yang makmur dan sejahtera dengan cara yang damai. ‘’Momen ini adalah titik tolak kita ke depan untuk membangun Bali yang lebih maju. Karena jarang sekali Siwaratri bersamaan dengan hari raya Kuningan, mungkin perlu periode 30 tahunan antara Siwaratri dengan Kuningan bisa bertemu di hari yang sama,’’ ujarnya. Ketua Dewan Pengurus Yayas-
an Pendidikan Widya Kerthi Prof. Dr. Phil. I Ketut Ardhana, M.A. didampingi Sekretaris Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Kol. (Purn) Dr. Drs. Dewa Ketut Budiana, M.Fil.H. mengatakan malam perenungan Siwaratri harus dijadikan momentum untuk kebangkitan dari kegelapan dalam diri, sehingga tercipta karakter yang berkarisma dengan moral yang baik, mental yang kuat, berani, pintar dan cerdas, serta arif, dan bijaksana. Dengan demikian, Unhi Denpasar sebagai lembaga pendidikan yang berbasis ajaran agama dan budaya bisa menyiapkan dan mencetak kader-kader bangsa dan umat yang benar-benar bisa mengaplikasikan dharma negara dan dharma agama melalui pendidikan, pelatihan, dan pengajaran. Dengan harapan Unhi Denpasar bisa menjadi pelopor untuk mengajegkan nilai-nilai dan budaya agama Hindu ke depannya sesuai dengan ajaran dharma. (ad185)
TRANSFORMASI pendidikan selalu terjadi seiring berjalannya waktu. SMK Penerbangan Cakra Nusantara siap dalam perubahan proses pendidikan tersebut dengan dukungan teknologi yang memadai. Proses transformasi pendidikan adalah sebuah siklus, proses yang terus berjalan dan teknologi dapat mempercepat proses ini serta memastikan perubahan yang dibuat relevan dan efektif dalam meningkatkan mutu hasil capaian taruna-taruni. Dengan menggunakan teknologi ter-update dan relevan sehingga mendukung kegiatan pembelajaran menjadikan transformasi pendidikan sebagai karakter dan solusi daya saing lulusan SMK Penerbangan Cakra Nusantara. Beberapa prinsip penyelenggaraan pendidikan kejuruan menjadi efektif dan efisien di SMK Penerbangan Cakra Nusantara di antaranya tugas-tugas latihan dilakukan dengan cara alat dan mesin yang sama seperti yang ditetapkan di tempat kerja. Kemudian, peserta didik dilatih dalam kebiasaan berpikir dan bekerja seperti yang diperlukan dalam pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. Tak hanya itu, juga guru telah mempunyai pengalaman yang sukses dalam penerapan keterampilan dan pengetahuan pada operasi dan proses kerja yang akan dilakukan. Selain itu, sejak awal latihan sudah ada
pembiasaan perilaku yang akan ditunjukkan dalam pekerjaannya dan terakhir pelatihan diberikan pada pekerjaan yang nyata. Pembelajaran yang didukung dengan e-learning juga menjadi solusi pendidikan teori dari sekolah selama taruna-taruni melaksanakan on job training atau praktik kerja industri yang tersebar di seluruh bandara di Indonesia. Pembelajaran SMK Penerbangan Cakra Nusantara menggunakan kurikulum nasional 2018 kejuruan yakni 30% teori dan 70% praktik. Praktik langsung berhadapan dengan pesawat asli yang masih aktif dan dengan teknologi ter-update yang tersedia langsung di seluruh
bandara di Indonesia. SMK Penerbangan Cakra Nusantara memiliki empat jurusan di antaranya Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (Bandara), Pemeliharaan dan Perbaikan Motor serta Rangka Pesawat Udara (Airframe Power Plant), Pemeliharaan dan Perbaikan Instrumen Elektronika Pesawat Udara (Electrical Avionics), Teknik Telekomunikasi (Penerbangan). ‘’Kami mengajak putra-putri Bali khususnya dan seluruh Indonesia pada umumnya untuk berkarier di dunia ke Jalan Drupadi No. 25 Denpasar atau kunjungi website kami di www.smkpenerbangan.sch.id atau hotline 0361 4748124/081237098090.’’ (ad182)
Di Badung, Capres Prabowo-Sandiaga Nihil Sumbangan Mangupura (Bali Post) Laporan penerimaan sumbangan dana kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden tingkat Kabupaten Badung, terlihat sangat timpang. Berdasarkan laporan yang diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badung, pasangan nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin memperoleh sumbangan senilai Rp 25.000.000. Sebaliknya, pasangan nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno justru nihil sumbangan. Ketua KPU Kabupaten Badung I Wayan Semara Cipta menerangkan dalam penyampaian Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK), pihaknya tidak memberikan sanksi bagi peserta pemilu. Penerimaan dokumen LPSDK dilakukan tim pemeriksa pelaporan dana kampanye. Sama seperti saat periode penyampaian laporan awal dana kam-
panye, ada tiga parpol yang tidak menyampaikan pelaporan LPSDK yaitu Partai Garuda, PAN dan PKP Indonesia. ‘’Namun menjadi suatu catatan khusus jika peserta pemilu terlambat ataupun tidak menyampaikan pelaporan dalam periode ini. Sebab, hasil pencermatan LPSDK dituliskan dalam kertas kerja pemeriksaan sudah ataupun belum memenuhi kelengkapan dokumen. Catatan tersebut akan menjadi penilaian bagi KAP saat melakukan audit,’’ ungkap Semara Cipta, Minggu (6/1) kemarin. Menurutnya, tim pemeriksa bersama dengan LO parpol dan/atau tim kampanye memastikan kelengkapan dokumen dan kesesuaian format LPSDK sesuai dengan pencermatan pada kertas kerja yang sudah disiapkan. KPU Badung telah
menerima laporan penerimaan sumbangan dana kampanye partai politik peserta pemilu anggota DPRD Badung. ‘’Hasil dari peserta pemilu dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Badung mendominasi sumbangan dana kampanye yakni Rp 3.857.723.750. Dana kampanye PDI-P Badung pun mengalahkan dana kampanye PDI-P Provinsi Bali yang terkumpul Rp 1.294.372.050,’’ paparnya. Setelah PDI-P Badung, lanjut Semara Cipta, disusul Partai Golongan Karya (Golkar). Dana kampanye terkumpul Rp 537.904.000, Partai Demokrat Rp 414.507.000, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Rp 230.190.000, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Rp 25.380.000. Namun untuk sumbangan dana kampanye partai politik lainnya masih sampai batas terakhir penerimaan
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
sumbangan dana kampanye pada 1 Januari 2019. ‘’Data LPSDK Model LPSDK1-Parpol dan Model LPSDK1-Pilpres selanjutnya satu hari setelah penerimaan dipublikasikan pada website dan papan pengumuman KPU Badung. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat dapat melihat kesesuaian dana dengan aktivitas kampanye yang dijalankan,’’ katanya. Seperti diketahui, parpol harus membuat tiga laporan dalam penerimaan sumbangan dana kampanye. Pertama Laporan Awal Dana Kampanye (LADK). Setelah itu, parpol membuat Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK). Kemudian terakhir parpol wajib menyetorkan laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye (LPPDK). Terkahir setelah masa kampanye berakhir parpol wajib menyetorkan laporan terakhir LPPDK. (kmb27)
Senin Paing, 7 Januari 2019
daerah
5
Satpol PP Cek Izin Toko Modern di Desa Bondalem Singaraja (Bali Post) – Adanya pengaduan beberapa pedagang terkait toko modern di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula yang diduga belum berizin ditindaklanjuti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Buleleng. Untuk melengkapi data dan kronologi beroperasinya toko modern tersebut, petugas Satpol PP berkoordinasi dengan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Buleleng. Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Putu Dana belum lama ini mengatakan, pihaknya baru menerima informasi lisan terkait keberadaan toko modern tersebut. Kalau belum berizin, seharusnya manajemen toko belum bisa dioperasikan. Untuk mendapatkan kepastian data, pihaknya akan melakukan pengecekan di lapangan, sehingga kelengkapan perizinan itu bisa diketahui dengan detail sebagai pedoman penanganan masalah lebih lanjut. ‘’Kami akan telusuri dulu. Nanti kami akan koordinasikan dengan Dinas Perizinan. Dan kita cek dulu ke lapangan,’’ katanya. Sebelumnya, beberapa pedagang mempertanyakan beroperasinya toko modern di Desa Bondalem Kecamatan Tejakula. Setelah bertemu dengan Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu Putu Karuna, toko modern itu diketahui belum berizin. Data lainnya menyebutkan, pihak manajemen baru mengusulkan Pendaftaran Penanaman Modal (PPM) kepada Bupati. (kmb38)
Soal Ganti Rugi Pembebasan Lahan ”Shortcut’’
Lagi, Satu Pemilik Belum Dibayar
Singaraja (Bali Post) – Pembayaran ganti rugi tanah milik warga Desa Pegayaman Kecamatan Sukasada yang terkena jalur proyek pembangunan shortcut ternyata belum tuntas. Buktinya, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Buleleng belum membayar ganti rugi untuk satu pemilik tanah lainnya. Penyebabnya, pada pembayaran ganti rugi tahun 2018 lalu, sertifikat tanah masih dijadikan jaminan dan pemiliknya sendiri tinggal di luar Bali. Dengan demikian, Dinas PUPR kembali mengalokasikan anggaran ganti rugi tanah itu dalam APBD 2019. Kepala Dinas PUPR Buleleng Ketut Suparta Wijaya, Minggu (6/1) kemarin, mengatakan seharusnya ganti rugi untuk satu bidang tanah dari 30 bidang yang dibebaskan itu dibayar tuntas setahun lalu. Tetapi, pemilik tanah belum menyetorkan Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah seluas 15 are karena dijadikan jaminan. Panitia pembebasan tanah meminta pemilik menyetor SHM-nya, namun yang bersangkutan tinggal di luar Bali. ‘’Panitia sudah bekerja dan memang waktu pembayaran ganti rugi pada Desember 2018 lalu sangat pendek, ditambah SHM tanahnya masih digadiakan. Rencananya, pemilik lahan baru balik ke Singaraja pada Februari 2019,’’ katanya. Menurut Suparta Wijaya, panitia pembebasan lahan kemudian menitipkan dana ganti rugi untuk satu bidang tanah ke Pengadilan Negeri (PN) Singaraja dengan cara konsinyasi. Sesuai hasil perhitungan tim appraisal, ganti rugi tanah tersebut senilai Rp 477 juta. Karena sudah lewat satu tahun, anggaran yang sudah dialokasikan setahun lalu itu dikembalikan ke kas daerah menjadi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa). Untuk menuntaskan ganti rugi tanah tersebut, Dinas PUPR kembali mengusulkan anggaran dengan nilai sama pada APBD 2019. Sebelum nanti ganti rugi dibayarkan oleh pemerintah daerah, pemilik tanah akan mengikuti persidangan di PN Singaraja. ‘’Dikembalikan (uangnya - red) ke kas daerah dan tahun ini sudah kita pasang lagi anggarannya untuk dibayarkan kepada pemilik tanah,’’ tegasnya. (kmb38)
TERGULING - Truk dengan nomor polisi (nopol) P 8531 mengalami kecelakaan lalu lintas out of control (OC) di jalan Seririt - Gilimanuk Km 38.400, wilayah Desa Patas Kecamatan Gerokgak, Minggu (6/1) kemarin. Truk pengangkut pakan babi itu hingga terguling lantaran ban sebelah kiri pecah. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, namun sempat terjadi kemacetan di TKP.
Pascabanjir Bandang
Ratusan Warga Dusun Madan Manfaatkan Sumber Air di Pura Taman
Singaraja (Bali Post) – Banjir bandang yang melanda Desa Musi, Kecamatan Gerokgak, Buleleng beberapa waktu lalu berdampak pada kehidupan warga. Pascabanjir bandang itu, ratusan warga Dusun Madan kini terpaksa memanfaatkan air dari sumber mata air (kelebutan - red) di Pura Taman. Hal ini dilakukan lantaran air bersih dari saluran irigasi Sungai Sente belum berfungsi secara normal setelah rusak disapu banjir. Pihak desa hingga sekarang masih menunggu bantuan pipa yang diusulkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Perbekel Desa Musi Nyoman Arya Suwabawa, Minggu (6/1) kemarin, mengatakan akibat terjangan banjir bandang tersebut, saluran irigasi rusak berat. Krama subak dan perangkat desa pun bergotong royong memperbaiki kerusakan irigasi tersebut. Karena minimnya peralatan, proses perbaikan belum berjalan optimal. Meski demikian, warga sudah berhasil membuat saluran baru dengan menempatkan
batu kali sebagai dinding saluran. Air sungai yang berhasil dialirkan debitnya masih kecil. Bahkan, ketika turun hujan, airnya menjadi keruh. Atas kondisi ini, ia pun menyarankan warganya untuk tidak mengonsumsi air tersebut. Untuk sementara, warga diminta mengambil air bersih dari sumber mata air (kelebutan) di sekitar areal Pura Taman, Desa Musi. ‘’Warga tidak berani mengonsumsi air
itu karena keruh. Kami perintahkan warga mencari air di sumber mata air, sembari menunggu perbaikan saluran,’’ katanya. Sementara itu, Camat Gerokgak Made Juwartawan menjelaskan untuk membantu penanganan darurat, pihaknya sudah mengusulkan bantuan pipa kepada BPBD. Pihak desa mengusulkan delapan batang pipa dengan ukuran delapan dim. Pipa itu dipasang untuk mengalirkan air seperti sedia kala. Sedangkan, perbaikan permanen senderan saluran air perlu ditangani dengan pemasangan kawat batu beronjong. Konstruksi ini diakuinya lebih tahan ketika terjadi peningkatan volume air sungai dibandingkan dengan senderan biasa. Ia menambahkan, keputusan rapat koordinasi antara BPBD, pihak kecamatan, desa dan kelompok subak,
pemasangan kawat batu beronjong ini ditangani melalui APBDes. ‘’Dengan surat resmi atau lisan kepada BPBD sudah kami usulkan bantuan pipa untuk penanganan darurat. Guna menunggu itu, warga sudah gotong royong namun salurannya belum berfungsi dengan baik,’’ ucapnya. Juwartawan menambahan, pihaknya berharap mendapat bantuan pengerjaan normalisasi alur sungai dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida. Hal ini lantaran saluran irigasi itu tertimbun batu dan tanah dengan volume besar. Satu-satunya cara adalah normalisasi dengan alat berat. ‘’Karena itu menyangkut sungai, dari koordinasi kami ke Dinas PUPR disarankan normalisasi sungai diusulkan ke BWS. Mudah-mudahan segera mendapat bantuan,’’ imbuhnya. (kmb38)
Sejumlah Rumah di Ban Upacara ”Segara Kertih’’ Digelar di Pura Tirta Segara Rupek Belum Teraliri Listrik
Bali Post/udi
TUMBANG - Pohon trembesi raksasa di Dusun Krajan, Desa Tampo, Kecamatan Cluring, yang tumbang dan menimpa dua rumah warga.
Diguyur Hujan, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga Banyuwangi (Bali Post) Hujan yang mengguyur Kabupaten Banyuwangi, Minggu (6/1) siang hingga sore, memicu musibah. Pohon trembesi raksasa di Dusun Krajan, Desa Tampo, Kecamatan Cluring, tumbang. Pohon tua tersebut menimpa dua rumah warga. Tak ada korban jiwa dalam musibah ini. Ambruknya pohon ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Sejak siang, hujan lebat mengguyur seluruh wilayah Banyuwangi. Akibatnya, pohon berdiamater sekitar 1 meter ini mendadak tumbang. Rantingnya menghantam tiang listrik dan dua rumah. Masing-masing milik Heru dan Solikin. Kebetulan, rumah keduanya persis di dekat lokasi pohon. Kedua rumah tersebut rusak parah. Beruntung, saat kejadian, penghuni rumah sedang siaga, sehingga mereka bisa menyelamatkan diri. Bagian atap rumah rusak terkena hantaman ranting pohon. Informasi di lapangan menyebutkan, hujan lebat mulai mengguyur sekitar pukul 12.00 WIB. Bahkan, hingga pukul 17.30 WIB, hujan masih terus mengguyur kota Banyuwangi. ‘’Hujannya memang sangat lebat, pohon trembesi di pinggir jalan raya mendadak tumbang dan menimpa rumah warga,’’ kata Abi, salah satu warga. Begitu pohon ambruk, warga bersama petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan TNI/Polri melakukan evakuasi. Petugas membersihkan pohon tumbang yang menimpa rumah warga. ‘’Begitu ada laporan, kami langsung terjunkan tim reaksi cepat ke lokasi bencana,’’ kata Kabid Kedaruratan BPBD Banyuwangi Eka Muharam. Tak hanya pohon tumbang, hujan lebat juga memicu musibah banjir. Sejumlah bendungan meluap. Airnya merendam rumah warga. Seperti di bendungan DAM Singir, Desa Blambangan, Kecamatan Muncar. Air nyaris meluap di sekitar bendungan. Luapan aliran DAM ini merendam rumah warga di Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. Diduga debit air tak mampu tertampung di sekitar jembatan desa setempat, sehingga naik ke perkampungan. Banjir juga melanda Dusun Curahsawo, Desa Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo. Pemicunya, air di sungai DAM Gringsing di desa setempat meluap. Lalu, menggenangi persawahan. Sekitar 40 hektar persawahan terendam air. (udi)
Negara (Bali Post) – Dilatarbelakangi sejumlah bencana yang terjadi di laut belakangan ini, sejumlah desa pakraman di Jembrana, Minggu (6/1) kemarin menggelar upacara Segara Kertih ngaturang pacaruan alit dan mulang pakelem di Pura Tirta Segara Rupek, Penginuman, Gilimanuk. Kegiatan yang diinisiasi I Nengah Tamba ini diikuti ratusan krama, baik di Desa Pakraman Gilimanuk maupun pamucuk sejumlah desa pakraman di Jembrana. Segara Kertih dengan ngaturang pakelem ini, menurut Tamba, meskipun alit (kecil), dilakukan secara ikhlas dan suci untuk kepentingan semua. Upaya ini didasari atas pemikiran bersama dengan adanya beberapa peristiwa alam yang menyedihkan tahun lalu hingga menelan ribuan korban jiwa seperti gempa bumi, tsunami hingga kapal jatuh. ‘’Semoga dengan upacara Segara Kertih ini, Pulau Bali dibentengi. Tidak ada musibah seperti di luar
Bali. Memang ini skup yang kecil, tapi kita juga ingin menggugah pemerintah dan pemangku kekuasaan untuk melanjutkan ini (lebih besar),’’ tandas Tamba. Anggota DPRD Bali asal Peh, Kaliakah ini juga telah berkoordinasi dengan rekanrekannya guna memasang anggaran rutin. Semestinya Segara Kertih ini harus terus dilakukan untuk kepentingan bersama. ‘’Ini untuk Bali. Bukan untuk bendesa atau saya, tidak. Tetapi untuk alam semesta. Cinta kita kepada alam, ikhlas untuk kepentingan semua,’’ kata Tamba. Dipilihnya Pura Kanjeng Ratu, Tirta Segara Rupek tidak lepas dari cikal bakal serta dekat dengan segara. Majelis Alit Pakraman Melaya Made Sekar yang hadir mengaku sangat mendukung Segara Kertih di Penginuman, Gilimanuk ini. Dengan ngaturang bhakti pakelem diharapkan muncul kehidupan yang harmonis dan bersinergi. ‘’Selama ini Segara Kertih memang berjalan, tapi
kita perlu memaksimalkan. Yang penting kita berbuat tanpa pamrih,’’ ujarnya. Hal senada juga disampaikan Majelis Alit Desa Pakraman Kecamatan Negara, Nengah Sudama. Dalam konteks upacara Segara Kertih ini merupakan yadnya agar jagat rahayu rahajeng. Pihaknya juga berharap kegiatan semacam ini bisa berlanjut. Bukan hanya di Gilimanuk, tetapi juga di laut-laut lainnya termasuk di Negara. Bendesa Pakraman Gilimanuk I Ketut Galung mengatakan dengan Segara Kertih ini bisa menetralkan semesta bhuana agung dan bhuana alit. Khususnya di laut Pura Tirta Segara Rupek supaya bersih suci. ‘’Dengan upacara ini di wewidangan Desa Pekaraman Gilimanuk disucikan, tidak ada lagi kotor yang mampir di laut Segara Rupek,’’ ucapnya. Pacaruan yang di-puput dua sulinggih dari Gilimanuk dan Sidakarya ini bisa berlangsung dengan lancar. (kmb26)
Bali Post/olo
PAKELEM – Mulang pakelem digelar di Selat Bali kemarin serangkaian Segara Kertih di Pura Tirta Segara Rupek, Penginuman, Gilimanuk.
Amlapura (Bali Post) Sejumlah rumah warga terutama yang bermukim di daerah atas pegunungan dan perbukitan seperti di Ban Kubu, Karangasem sampai saat ini belum teraliri listrik. Kondisi itu, disebabkan gardu listrik jaraknya jauh dari rumah warga yang belum teraliri listrik itu. Kepala PLN Cabang Karangasem Dewa Gede Surya Mastra mengatakan KK di Ban, Kecamatan Kubu yang belum teraliri listrik itu lokasinya di atas bukit. Memang, belum ada jaringan masuk yang sebetulnya bukan saja di Desa Ban dan Baturinggit, Desa Dukuh, Kecamatan Kubu juga di Desa Besakih Kecamatan Rendang. Jarak gardu listrik ke rumah warga yang tidak teraliri listrik itu diperkirakan sekitar 1-2 kilometer. Karena alasan jarak yang relatif jauh itu, mereka sulit mendapat aliran listrik. ‘’Melalui perangkat desa, sebetulnya sejumlah warga yang belum teraliri listrik itu telah mengusulkan ke Perusahaan Listrik Negara (PLN) agar
dibangun jaringan listrik baru di lokasi warga bersangkutan. Dalam waktu dekat, usulan akan disampaikan ke pimpinan di kementerian. Semoga usulan ini bisa direalisasikan pada tahun 2019 ini,’’ harap Surya Mastra. Surya Mastra menambahkan, PLN Karangasem baru menerima usulan sekitar lima tempat yakni di Desa Ban, Baturinggit, Dukuh, Gumang, dan Desa Besakih. Berapa KK yang belum teraliri listrik, sudah punya titik terang aliran listrik akan sampai ke rumahnya, setelah PLN pusat menyetujui usulan tersebut. PLN Karangasem dalam waktu dekat akan menggelar sosialisasi ke desa bersangkutan, dan meminta izin pemasangan jaringan baru. Semoga proses pemasangan listrik itu bisa berjalan lancar, sesuai yang diinginkan. ‘’Kami akan berusaha agar warga mendapat aliran listrik. Jumlah pelanggan PLN di Karangasem saat ini 109.000 pelanggan,’’ jelasnya. (kmb41)
Lakalantas di Manggis, Satu Meninggal Dunia
Amlapura (Bali Post) Jalur jalan raya utama Manggis-Karangasem lagi-lagi menelan korban jiwa. Kali ini lakalantas terjadi di Jalan Raya Pura Andekasa menuju Desa Antiga tepatnya di Banjar Dinas Pakel, Desas Gegelang, Manggis. Yang menjadi korban adalah Ni Made Sukraningsih (62). Korban yang berasal dari Denpasar itu dinyatakan meninggal dunia dalam perjalan menuju Klinik Penta Medica Manggis. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa lakalantas itu terjadi Sabtu (5/1) sekitar pukul 15.15 Wita. Sebuah sepeda motor Honda Vario warna hitam nopol DK 8527 DX dikendarai oleh I Made Rai Suastika dengan membonceng Ni Made Sukraningsih. Mereka datang dari arah Pura Andakasa menuju Desa Antiga tepatnya di Banjar Dinas Pakel, Desa Gegelang, Manggis. Setibanya di TKP, sepeda motornya tiba-tiba mengalami rem blong, sehingga membuat sepeda motor terjatuh, pengendara berikut yang dibonceng juga ikut terjatuh ke sebelah kiri jalan raya. Akibat kejadian itu pengendara mengalami luka lecet pada dahi, pipi kanan, punggung tangan kanan, pergelangan kaki kiri. Sedangkan yang dibonceng luka-luka lebih berat hingga mengeluarkan darah dari kedua hidungnya, telinga kanan dan kiri bahkan kemudian tidak sadarkan diri. Dan korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju ke Klinik Penta Medica Manggis. Kasat Lantas Polres Karangasem AKP Ni Putu Annei Parwisti mengatakan lakalantas yang terjadi itu merupakan out control (OC). (kmb41)
OPINI
6
Senin Paing, 7 Januari 2019
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Mewujudkan Bali Hijau
BALI Crossing kini masih menjadi perdebatan. Ada yang pro dan kontra. Mereka yang setuju beralasan, dengan Bali Crossing akan terwujud Bali yang hijau. Sebab tidak perlu membangun pembangkit di Bali. Bali terima energi bersih dari Jawa. Itu argumen mereka yang setuju. Mereka yang tidak juga punya alasan. Salah satunya, Bali Crossing dengan kabelnya melintang di atas laut akan menyebabkan Bali secara sekala tesambung. Hal itu sangat bahaya bagi Bali ke depan. Sebab ada pastu yang menyebutkan ketika Bali dan Jawa terhubung secara langsung maka akan membawa petaka bagi Bali. Selain itu, dengan Bali Crossing yang kapasitasnya sangat besar, maka diperlukan tiang pancang yang tinggi sehingga mengganggu kesucian dan keindahan Bali. Itu argumentasinya. Atas dua kutub tersebut, hingga saat ini belum jelas solusi yang akan dijalankan. Apakah Bali Crossing diterima atau ditolak dengan mendirikan pembangkit baru di Bali. Sekali lagi, sampai saat ini belum jelas. Namun, pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM berencana menjadikan Bali sebagai pusat energi bersih pertama di Indonesia. Bahkan ditargetkan, Bali akan menjadi pulau dengan mayoritas energi bersih. Alasannya, Pulau Bali yang mengunggulkan sektor pariwisata harus disokong dengan energi yang tidak menimbulkan polusi. Bila mengamati potensi energi bersih di Bali, memang relatif banyak. Misalnya energi tenaga surya, angin dan air serta panas bumi. Ada sejumlah air terjun di Bali memungkinkan untuk pembangkit listrik walau energi yang dihasilkan relatif kecil. Ada juga energi surya, energi angin, dan panas bumi. Tiga potensi energi pertama belum ada tanda-tanda akan digarap, kecuali panas bumi di Bedugul. Bahkan di proyek ini sudah dibangun paling tidak tiga sumur bor. Proyek ini juga sudah lama mandek karena mendapat penolakan dari masyarakat Bali. Kita tentu salut pada perhatian pusat terhadap Bali. Tentu juga diharapkan tidak hanya sebagai objek proyek yang pada akhirnya dapat merusak alam dan budaya Bali. Jangan pula Bali sampai terlena dan tunduk hanya dengan kata-kata manis, disanjung-sanjung, tetapi mempunyai dampak yang kurang baik bagi daerah ini. Tentu saja tidak elok menerapkan pribahasa ‘’ada udang di balik batu’’ dalam upaya mewujudkan keinginan pusat. Pemerintah sudah semestinya tidak memaksakan kehendak bila proyek dibangun nantinya ditolak masyarakat. Selama ini, Bali memerlukan listrik sangat besar di tengah kemajuan pariwisata. Bahkan, sumber pendapatan negara sangat besar ‘’disumbangkan’’ Bali. Terus ketika kemudian Bali yang merupakan satu provinsi di NKRI ini perlu listrik, haruskah proyek energinya juga dibangun di daerah ini? Bila bicara energi bersih dan benar-benar bersih tanpa polusi, aliran energi masuk Bali dari wilayah NKRI lainnya rupanya paling pas dan menarik. Bali yang kecil ini nantinya benar-benar dialiri energi bersih di tengah alamnya yang bersih tanpa ada perusakan bumi, termasuk tidak adanya pembabatan hutan sampai pencemaran air. Harus diakui, Bali selalu diuntungkan kalau bicara soal listrik. Daerah lain masih berkutat untuk mengalirkan listrik ke pelosok-pelosok desa, namun Bali sudah tidak lagi berpikir soal itu. Sebab, semua desa sudah teraliri listrik. Tinggal sekarang yang diperlukan andalah keandalan pasokannya. Ada banyak solusi yang diberikan. Dua di antaranya adalah membangun pembangkit dan menerima Bali Crossing sebagai solusi. Namun kalau dilihat dari keandalan, keamanan, serta terhindarkannya Bali dari polusi pembangkit, tentu pilihannya adalah Bali Crossing.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Sosialisasi Pergub Plastik Gebrakan untuk menyelamatkan lingkungan dari sampah plastik mendekati kenyataan. Setidaknya adanya pergub dan respons para bupati untuk mendukung langkah ini sangatlah positif. Saya pribadi tentu sangat mendukung adanya regulasi ini. Paling tidak sudah ada niat dan komitmen menangani sampah plastik. Saya berharap pergub ini disosialisasikan secara lebih terbuka dan luas. Ini penting agar kepedulian menjaga lingkungan terbangun. Para guru setiap masuk kelas tentu bisa menyisipkan ajakan agar menjaga lingkungan dari sampah plastik. Sekolah harus bisa menjadi pionir kesadaran ini. Selain sekolah gerakan ini juga berbasis banjar. Terlebih kini desa-desa di Bali sudah punya petugas kebersihan desa. Selain itu, para pengusaha yang masih menggunkan kantong plastik agar ikut peduli gerakan ini. Jangan hanya cari keuntungan. Mudah-mudahan dengan sosialisasi yang intensif kesadaran terbangun. Jika ada pengusaha yang bandel tentu bisa dikenakan sanksi. I Nyoman Murda Gianyar, Bali
Menuju Bali Mandiri Listrik Bali membutuhkan Jawa Bali Crossing, karena defisit daya listrik sebesar 70,51 MW, jika terjadi perbaikan/pemeliharaan/gangguan PLTU Celukan Bawang (pembangkit terbesar di Bali), sehingga masyarakat tidak dibuat kelimpungan karena pemadaman listrik pada saat beban puncak antara pukul 18.00-20.00 Wita. Beberapa minggu ini, pemadaman bergilir dilakukan karena terjadinya perawatan berkala terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Celukan Bawang. Terjadi pengurangan suplai daya untuk Bali dari 1.270 MW dikurangi 380 MW menjadi 890 MW. Jika efisiensi sistem ketenagalistrikan Bali 90%, maka hanya tersedia daya 801 MW, sedangkan beban puncak 871,51 MW, sehingga defisit daya pada sistem kelistrikan Bali sebesar 70,51 MW.
Oleh
Dr. I Wayan Jondra ali memiliki daya mampu listrik sebesar 1.270 MW dari sejumlah pemasok. Kondisi kelistrikan tersebut dipasok oleh transmisi kabel laut dari Jawa menuju Bali sebesar 340 MW, PLTU Celukan Bawang 380 MW, Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Pesanggaran 340 MW, PLTG Gilimanuk 130 MW, dan PLTG Pemaron 80 MW. Dalam kondisi normal, beban puncak listrik di Bali hanya 871,51 MW. Artinya, Bali masih mampu menambah beban puncak (1.270 MWx0,9)871,51 MW = 1.143-871,51 = 271,49 MW atau 31,15% dari beban puncak yang ada sekarang. Jika beban puncak 80% dari daya terpasang, sistem kelistrikan Bali masih dapat menambah konsumen listrik 271,49 MW dibagi 80% yaitu 339,36 MW, dengan catatan semua pemasok dalam kondisi normal. Permasalahan akan muncul apabila terjadi kondisi abnormal (gangguan/pemeliharaan/ perbaikan) pada pemasok daya listrk yang memiliki kapasitas lebih besar dari 271,49 MW. Adapun sumber pemasok daya listrik lebih besar dari itu antara lain : kabel laut Jawa-Bali =
340 MW, PLTU Celukan Bawang = 380 MW, PLTG Pesanggaran = 340 MW. Jika salah satu pemasok tersebut terjadi kondisi abnormal karena gangguan atau pemeliharaan atau perbaikan, dipastikan sistem kelistrikan Bali tidak andal. Konsekuensinya adalah pemadaman bergilir. Saat ini, keandalan sistem ketenagalistrikan hanya mampu terjaga apabila terjadi gangguan pada pasokan oleh PLTG Gilimanuk = 130 MW dan/atau PLTG Pemaron = 80 MW. Kondisi abnormal ini masih dapat ditanggulangi oleh pemasok lainnya. Dengan demikian, tidak akan terjadi pemadaman bergilir terhadap konsumen di Pulau Bali ini. Kondisinya akan berubah jika terjadi pertumbuhan beban/konsumen. Beberapa hari yang lalu saat terjadi pemeliharaan terhadap PLTU Celukan Bawang, kosumen mengalami pemadaman bergilir pada saat beban puncak yaitu pada pukul 18.00 s.d. 20.00 Wita. Perlu disadari bahwa kabel laut juga sudah tua, kemungkinan rusak sangat tinggi, sehingga akan mengancam keandalan sistem ketenagalistrikan Bali. Terlebih-lebih jika terjadi kondisi
abnormal dalam PLTU Celukan Bawang, PLTG Pesanggaran, maka keandalan listrik Bali akan terancam. Program Gubernur Koster tentang green energy menjadi hal yang sangat penting dipersiapkan secara bertahap. Mewujudkan green energy ini tidaklah mudah apalagi murah. Perlu waktu yang panjang untuk mewujudkan ini hingga Bali menjadi mandiri energi. Kedua cita-cita mulia itu perlu ditapaki secara bertahap dengan roadmap yang jelas. Kenyataan yang terjadi saat ini adalah sistem ketenagalistrikan Bali tidak andal, karena pasokan listrik kurang. Bali membutuhkan pasokan saat ini minimal 70,51 MW, dengan asumsi tidak terjadi pertumbuhan konsumen listrik. Faktanya adalah perekonomian Bali tumbuh 5,1% pada tahun 2017. Pertumbuhan perekonomian pasti akan diikuti oleh pertumbuhan pemanfaatan energi listrik. Jika pasokan listrik untuk Bali tidak segera ditambah, hal ini berpeluang terjadinya gangguan atas pertumbuhan ekonomi Bali, dan mengganggu hak-hak masyarakat untuk dapat memanfaatkan listrik. Dengan demikian, maka Bali
sebenarnya saat ini terjadi darurat listrik. Sambil meniti roadmap green energy dan Bali mandiri energi, saat ini perlu solusi segera tentang pasokan energi listrik. Ketersediaan pasokan dan keandalan samasama penting dengan green dan mandiri energi. PLN harus bahu-membahu bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali, pemerintah kabupaten/ kota, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat, untuk mewujudkan pembangunan tower 500 kV Jawa Bali Crossing. Pembangunan Jawa Bali Crossing lebih sejalan dengan program Gubernur Koster untuk mewujudkan Bali green energy, dibandingkan dengan menambah pembangkit baru. Penambahan pembangkit baru akan menambah polutan terhadap udara Bali, sehingga menjauhkan Bali dari green energy. Sebagai contoh pengoperasian PLTD Gas Pesanggaran, walaupun berbahan bakar gas, bukanlah nihil polutan. Beroperasinya PLTD Gas Pesanggaran adalah menurunkan kebisingan dan getaran, menurunkan emisi CO2 gas buang, sebelumnya emisi yang dihasilkan sebesar 978.448 ton emisi per tahun menjadi 694.170 ton emisi per tahun. Pemanfaatan Jawa Bali Crossing ini hanya sifatnya sementara. Sembari Bali mempersiapkan green energy dan mandiri energi. Tatkala Bali telah siap dengan green energy dan mandiri energi, jika dianggap tidak perlu Jawa Bali Crossing dapat saja dibongkar. Membangun Jawa Bali Crossing lebih green bagi Bali dibanding dengan membangun
Waspada Bencana, Musim Hujan Belum Habis
CATATAN tahun 2018 menyisakan ingatan kejadian banjir bandang yang terjadi di Kelurahan Tegal Cangkring, Kabupaten Jembrana pada 23 Desember 2018 yang berdampak pada rusaknya rumah warga, dan terputusnya arus transportasi DenpasarGilimanuk. Sebelumnya juga sempat terjadi banjir di Kota Denpasar pada 8 Desember 2018 dan kota Negara beberapa hari sebelumnya yaitu 28 November 2018. Ketiga kondisi tersebut dipicu oleh tingginya curah hujan yang terjadi. Tingginya curah hujan normal terjadi pada periode musim hujan seperti saat ini. Bulan September – Oktober – November biasanya menjadi periode awal musim hujan di wilayah Bali. Sedangkan puncaknya biasanya terjadi pada bulan Desember – Januari – Februari. Berdasarkan kebiasaan tersebut, maka awal tahun ini hingga dua bulan ke depan masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas lebat di seluruh Wilayah Bali. Bahkan, pada periode tersebut, hujan berpotensi dibarengi dengan petir dan angin kencang. Untuk saat ini, belum ada teknologi yang mampu mengendalikan hujan sepenuhnya, sehingga cara terbaik untuk antisipasi bencana adalah dengan mengendalikan diri. Curah hujan tinggi bukan menjadi faktor tunggal dalam
Oleh
I Wayan Andi Yuda, S.Tr. kejadian bencana yang menimpa manusia seperti banjir dan tanah longsor. Faktor lain seperti kondisi luasnya daerah aliran sungai yang kritis, kerusakan lingkungan, degradasi sungai, mampatnya saluran drainase, tinggin-
Untuk saat ini belum ada teknologi yang mampu mengendalikan hujan sepenuhnya, sehingga cara terbaik untuk antisipasi bencana adalah dengan mengendalikan diri. Curah hujan tinggi bukan menjadi faktor tunggal dalam kejadian bencana yang menimpa manusia seperti banjir dan tanah longsor.
ya kerentanan dan masih terbatasnya mitigasi struktural dan nonstruktural di masyarakat menyebabkan bencana terus meningkat. Oleh sebab itu, pengendalian diri untuk tidak merusak alam harus segera dilakukan. Pengendalian diri sederhana yang dapat dilakukan masing–masing orang adalah menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Kegiatan ini remeh tetapi masih harus terus diingatkan karena masih banyak orang sembarangan yang membuang sampah tidak pada tempatnya. Pada skala lebih luas, perencanaan pembangunan oleh pemerintah harus mengutamakan kepentingan lingkungan. Kawasan–kawasan resapan air harus dilindungi jangan malah dialihfungsikan demi keuntungan ekonomi. Keuntungan ekonomi dari merusak tatanan sistem alam hanya akan bersifat sementara karena ancaman hujan lebat akan terus ada. Musim hujan tidak akan habis dan akan berulang setiap tahun. Apakah kita akan mengulang bencana atau memilih mengalah untuk memberikan ruang kepada hujan untuk meresap dan mengalir?
pembangkit konvensional. Dengan demikian, Jawa Bali Crossing ini perlu segera diwujudkan dengan memerhatikan kearifan lokal masyarkaat Bali. Jika selama ini membangun jaringan listrik baik transmisi, distribusi primer, distribusi sekunder, bahkan saluran rumah yang melintasi rumah warga yang sudah disucikan, sementara jaringan tersebut tidak pernah disucikan/diprayascita/pelaspas, sehingga mengganggu kesucian Bali. Ke depan, setiap apa pun yang dibangun di Bali wajib disucikan/di-prayascita/pelaspas. Semoga ada solusi lain dari orang-orang suci di Bali, untuk nyupat sarana-prasarana listrik yang profan ini menjadi suci, untuk tetap menjaga kesucian Bali ini, tanpa mengganggu ketersediaan energi listrik. Solusi itu pasti ada karena agama Hindu, sebagai agama mayoritas penduduk adalah agama yang sanathana dharma (kebenaran yang abadi). Ajaran Hindu di Bali pasti mampu menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang sepanjang zaman, termasuk pada zaman milenial ini. Penulis adalah dosen Teknik Elektro, Politeknik Negeri Bali dan Ketua Harian Pergerakan Sanathana Dharma Nusantara
POJOK Inflasi pedesaan di Bali pada Desember 2018 tertinggi di Indonesia. - Akibat desa dijepit pariwisata. *** Pendidikan berbasis Hindu juga hasilkan SDM cerdas teknologi. - Hasil akhir SDM tangguh. *** Di Pura Uluwatu, pamedek dilarang nunas tirta memakai plastik. - Astungkara kembali ke alam.
Penulis, analis iklim BMKG Stasiun Klimatologi Negara-Bali
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Selbar Gali Potensi Desa Tabanan (Bali Post) Potensi alam dan wisata yang dimiliki Kabupaten Tabanan diharapkan bisa menjadi andalan untuk mengangkat taraf hidup masyarakat. Apalagi di era yang semakin maju, semakin banyak banyak pula cara dan strategi untuk mengangkat potensi wisata di suatu daerah. Pemkab Tabanan melalui Dinas Pariwisata pun terus mendorong lahirnya desa wisata. Hasilnya, di sepuluh kecamatan di Tabanan, sudah banyak muncul desa wisata dengan beragam potensi. Di kecamatan Selemadeg Barat (Selbar), kata Camat Selbar I Gede Ketut Suyana Putra, dari 11 desa yang ada, sebagian sudah mengembangkan diri menjadi desa wisata dan sebagian lagi masih berproses untuk mencari potensi yang bisa diangkat. ‘’Kalau di Selemadeg Barat, untuk di daerah pantai yaitu Desa Lalanglinggah terutama Banjar Pengasahan, sudah berkembang banyak vila. Dengan diperbaikinya perbatasan, mudah-mudahan menjadi menarik,’’ ucapnya, Minggu (6/1) kemarin. Tidak hanya itu, untuk daerah Selbar bagian dalam, desa setempat sedang gencar menggarap potensi alam, misalnya Lumbung Kauh yang sudah termasuk binaan Nikosake atau Desa Antosari, Desa Bengkelsari dan yang lainnya dengan sektor pertaniannya. Ke depan, diharapkan semua desa di Selbar saling mendukung pengembangan wisata alam melalui Badan Kerja Sama Antara Daerah (BKAD). ‘’Mudahmudahan dengan Dana Desa nantinya terutama sarana pendukung bisa dibuat seperti jalan menuju air terjun, persinggahan, kuliner, promosi. Semua itu sedang berjalan, dikoordinir oleh BKAD,’’ terangnya. Seperti diketahui, Pemkab Tabanan terus mendorong seluruh desa menjadi desa wisata untuk mengantisipasi alih fungsi lahan pertanian sehingga Tabanan dapat mempertahankan status lumbung pangan Bali. Keberadaan desa wisata juga sangat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat. Kabupaten Tabanan memiliki potensi pertanian dan pariwisata yang luar biasa sehingga kedua potensi ini patut disinergikan. (kmb28)
7
TABANAN
Senin Paing, 7 Januari 2019
PUSKESMAS - Puskesmas Selemadeg Barat yang akan membuka layanan rawat inap tahun ini.
Bali Post/san
2021, Tiap Kecamatan Ditargetkan Miliki Puskesmas Rawat Inap Tabanan (Bali Post) Setiap kecamatan di Kabupaten Tabanan ditargetkan memiliki puskesmas rawat inap pada tahun 2021. Saat ini, dari sepuluh kecamatan, baru ada lima puskesmas rawat inap dan tambahan satu lagi yang akan diresmikan tahun ini. Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Tabanan I Wayan Triana, Minggu (6/1) kemarin, mengatakan saat ini puskesmas rawat inap sudah ada di lima kecamatan yaitu Kecamatan Tabanan dengan Puskesmas Tabanan III, Kecamatan Selemadeg (Puskesmas Selemadeg), Kecamatan Pupuan (Puskesmas Pupuan
I), Kecamatan Baturiti (Puskesmas Baturiti I), dan Kecamatan Penebel dengan Puskesmas Penebel I. ‘’Tahun ini, menyusul diresmikan Puskesmas Selemadeg Barat di Kecamatan Selbar,’’ ujar Suratmika. Tahun ini juga akan dibangun puskesmas rawat inap di Kecamatan Kerambitan yakni Puskesmas Kerambitan I. Pada 2020, ditargetkan dua
puskesmas di dua kecamatan ditingkatkan statusnya menjadi puskesmas rawat inap yaitu Puskesmas Marga I dan Puskesmas Seltim I. Untuk 2021, ditargetkan di Kecamatan Kediri. ‘’Untuk puskesmasnya masih belum ditentukan apakah Puskesmas Kediri I atau Puskesmas Kediri III,’’ ujar Triana. Sementara itu, Kepala
Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika mengatakan, Puskesmas Selbar yang siap menjadi puskesmas rawat inap tahun ini, masih kekurangan SDM. ‘’Gedung serta sarana prasarana sudah siap. Hanya, dokter yang belum cukup dan masih kekurangan,’’ ujarnya. Idealnya, puskesmas rawat inap memiliki enam dokter. Sementara di Puskesmas Rawat Inap Selbar saat ini hanya memiliki tiga orang dokter. Oleh karena itu, Pemkab Tabanan melalui Dinas Kesehatan Ta-
banan membuka lowongan tenaga dokter kontrak yang akan ditempatkan di Puskesmas rawat inap Selbar. Menurut Suratmika, dana untuk gaji dokter kontrak sudah tersedia dan pihaknya sedang menunggu lamaran yang masuk. Selain Puskesmas Rawat Inap Selbar yang masih kekurangan tenaga dokter, Puskesmas Pupuan I juga masih belum ideal yakni hanya memiliki lima orang dokter. Sementara puskesmas rawat inap lainnya sudah memiliki enam orang dokter. (kmb24)
Pasang-Surut Air Laut Saat ’’Pujawali’’ di Pura Tanah Lot
I Gede Ketut Suyana Putra
Bali Post/bit
Tabanan (Bali Post) Rangkaian pujawali di Pura Luhur Tanah Lot akan dilangsungkan pada 9 hingga 12 Januari nanti. Agar dapat pedek tangkil dengan lancar, Panitia Pangemong Pura Luhur Tanah Lot meminta umat Hindu memerhatikan pasang-surut air laut. Menurut Ketua I Panitia Pange-
mong Pura Luhur Tanah Lot I Ketut Toya Adnyana, pada Rabu (9/1) air laut pasang pada pukul 21.00 hingga 03.00 Wita dan pada pkl. 10.00 hingga 16.00 Wita. Air surut pada pukul 04.00 hingga 09.00 Wita dan 17.00 hingga 20.00 Wita. Pada Kamis (10/1), pasang terjadi pada pukul 21.00 hingga 03.00 Wita dan pada 11.00 hingga 16.00 Wita. Air surut pada
’’Barrier Gate’’ di Pasar Tabanan Mulai Dioperasikan Tabanan (Bali Post) Sejak Minggu (6/1) kemarin, sistem barrier gate atau pembayaran parkir secara elektronik di areal parkir transit Pasar Tabanan mulai dioperasikan. Beragam opini pun muncul terkait sistem ini. Ada yang menilai program ini baik untuk mencegah kebocoran retribusi, ada pula yang menganggap sistem ini merepotkan lantaran harus antre saat membayar. Menurut warga Sanggulan, Mahmudi, sistem tersebut sebenarnya sangat bagus. Tetapi dia khawatir akan terjadi antrean panjang saat pembayaran karcis parkir. ‘’Kemungkinan akan lebih macet nantinya jelang hari raya tertentu. Kalau saat ini masih sepi, jadi lancar saja,’’ ucapnya.
Hal serupa juga dilontarkan Wayan Adi, warga Marga. Dia menyebut, sistem ini cukup merepotkan. ‘’Lebih ribet. Biasanya bayar langsung saat masuk, pulangnya lancar,’’ ucapnya. Di sisi lain, Gus Arya asal Marga mengaku sistem ini sudah lumrah diberlakukan di daerah lain. Jadi, dia menganggap hal ini sebagai sesuatu yang biasa saja. Karena ini terobosan baru, Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan selaku leading sector tetap menyiagakan petugas pendamping juru parkir di lokasi tersebut. Dalam sehari, disiapkan empat petugas pendamping. Salah satu petugas pendamping, Novi, mengatakan, hari pertama pemberlakuan barrier gate di areal parkir transit
Pasar Tabanan memang banyak pengendara yang bingung. Bahkan, sejumlah pengendara mempertanyakan nominal tarif parkir mengingat tarifnya yang progresif. ‘’Jadi, ada yang masih bertanya, kenapa bayarnya lebih. Setelah kami beri informasi, mereka mulai paham. Wajar karena ini sistem baru bagi sebagian warga,’’ ucapnya. Sementara khusus para pedagang, kata Novi, diberlakukan tarif khusus tiga jam. ‘’Untuk pedagang terpasang stiker di kendaraan mereka sebagai penanda memudahkan transaksi di sistem. Sebelumnya, kami sudah mendapatkan datanya dari Kepala Pasar,’’ ucapnya. Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Tabanan
Drs. I Made Agus Hartawiguna mengatakan, ke depan, pihaknya akan terus melakukan penyesuaian sesuai dengan kondisi lapangan, sehingga didapat formulasi pembayaran parkir yang baik. Terkait kekhawatiran terjadinya kemacetan di areal parkir saat hari-hari tertentu, Agus menyatakan, inilah yang akan diantisipasinya. ‘’Jikapun ada antrean panjang, sepanjang di areal parkir, saya kira tidak masalah. Petugas yang akan mengatur antrean tersebut,’’ terangnya. (kmb28) BARRIER GATE - Sistem barrier gate di parkir transit Pasar Tabanan mulai dioperasiokan, Minggu (6/1) kemarin.
pkl. 04.00 hingga 10.00 Wita dan 17.00 hingga 20.00 Wita. Kemudian pada Jumat (11/1), pasang terjadi pada pukul 22.00 hingga 04.00 Wita dan 11.00 hingga 17.00 Wita. Air surut pada pkl. 05.00 hingga 10.00 Wita dan 18.00 hingga 21.00 Wita. Sementara pada Sabtu (12/1) atau saat Ida Batara masineb, air laut pasang pada pkl. 22.00
hingga 04.00 Wita dan 11.00 hingga 17.00 Wita. Sementara air surut pada pkl. 05.00 hingga 10.00 Wita dan 18.00 hingga 21.00 Wita. ‘’Bila air laut pasang, persembahyangan dapat dilaksanakan di Palinggih Pengayatan di madya mandala. Informasi pasang-surut air laut dapat dilihat pada www.INDOSURF. COM.AU,’’ ujarnya. (kmb)
BULELENG
8
Senin Paing, 7 Januari 2019
Kapal ’’Rescue’’ Dihempas Ombak hingga ke Daratan
Perlu Dana Perbaikan hingga Rp 100 Juta Singaraja (Bali Post) –
Kapal rescue milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng mengalami kerusakan. Ini karena kapal bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu dihempaskan gelombang setinggi sekitar 3 meter hingga ke daratan, Jumat (4/1) tengah malam lalu. Untuk memperbaiki kerusakan kapal BPBD itu memerlukan biaya antara Rp 50 juta sampai Rp 100 juta.
Sebelum kapal diempaskan ombak pasang, BPBD menambatkan kapal seharga Rp 2 miliar itu di kawasan Pantai Camplung, Kelurahan Banyuasri, Singaraja. Kapal yang dilengkapi peralatan elektronik canggih ini ditambatkan sekitar 50 meter ke tengah laut. Setiap hari, kapal diawasi personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Buleleng. Kapal ini rencananya dipindahkan ke kawasan
Pelabuhan Barang Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak karena memasuki musim cuaca buruk. Rencananya, Sabtu (5/1) lalu, kapal itu dipindah. Namun, Jumat (4/1) tengah malam, terjadi gelombang pasang. Gelombang laut setinggi 3 meter itu menggulung kapal sampai terdampar di daratan. Bagian bawah kapal tertimbun pasir yang cukup dalam, sehingga kapal bisa ditarik ke tengah laut kalau air laut pasang.
Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Ida Bagus Suadnyana didampingi Sekretaris BPBD Ketut Susila di lokasi kejadian, Minggu (6/1) kemarin, mengatakan dari pendataan, atap kapal pecah akibat kerasnya terjangan ombak pasang. Selain itu, air laut juga merendam peralatan elektronik yang terpasang di dalam kapal. Beruntung, perangkat GPS lebih awal dievakuasi, sehingga selamat dari empasan air laut.
Namun, dua unit mesin pendorong kapal terkena empasan air laut. Sekarang kedua mesin itu tidak bisa dihidupkan. Diduga perangkatnya tidak berfungsi akibat pengaruh air laut. Atas kerusakan ini, BPBD memperkirakan perlu dana perbaikan paling rendah Rp 50 juta dan paling mahal Rp 100 juta. “Dari laporan staf TRC pertama kapal tertarik ke tengah sampai tali jangkar putus. Staf sempat mengikat kapal pada jangkar, namun tengah malam itu ombak ganas itu memutus tali jangkar kemudian kapal terlempar ke daratan. Beruntung kapal terlempar ke barat, coba kalu ke timur, mungkin
kerusakannya akan lebih parah lagi,” katanya. Menurut Mantan Camat Buleleng ini, mencegah kerusakan lebih parah, kemarin, TRC BPBD mengevakuasi perangkat yang terpasang pada kapal. Dua unit mesin dilepas. Kemudian dikirim ke salah satu bengkel khusus di Denpasar untuk diperbaiki. Sementara kapal itu dibiarkan di lokasi dan tetap diawasi oleh personel TRC BPBD. Setelah air laut pasang, kapal baru akan ditarik ke darat. Menunggu keputusan kapan, kapal akan diperbaiki, Suadnyana berjanji akan melaporkan kerusakan kapal kepada pemerintah daerah. (kmb38)
Bali Post/kmb38
EVAKUASI KAPAL – Personel TRC BPBD Buleleng mengevakuasi kapal rescue yang dihempaksan gelombang pasang hingga ke daratan, Minggu (6/1) kemarin.
GIANYAR
Senin Paing, 7 Januari 2019
9
Sejumlah THL Dipastikan Dipangkas
2,7 Juta Wisatawan Kunjungi Gianyar
Gianyar (Bali Post) Proses seleksi terhadap kinerja seluruh Tenaga Harian Lepas (THL) di Pemkab Gianyar masih berlangsung di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sejumlah THL yang selama ini sering bolos dan bekerja ganda dipastikan akan dipangkas oleh pemerintah. Sekda Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya mengatakan, pihaknya hingga kini masih melakukan seleksi para THL, dengan meng-input data di masingmasing OPD. ‘’Makanya, kepala OPD kita mintai data, baik itu absensi dan kinerja masing-masing THL,’’ kata Wisnu Wijaya, Minggu (6/1) kemarin. Wisnu Wijaya mengatakan, pihaknya menerima informasi cukup banyak THL yang hanya mengabsen saja, tetapi tidak kerja di kantor. ‘’Ini terkait disiplin jam masuk yang memengaruhi pekerjaan,’’ katanya. Wisnu Wijaya menjelaskan, evaluasi ini dilakukan untuk meningkatkan disiplin kerja para THL, sehingga ke depannya seluruh THL dibayar memang sesuai kebutuhan. ‘’Ini rutin tiap tahun, tidak sekarang saja. Mungkin akan banyak yang tidak dilanjutkan kontraknya,’’ tegasnya. Sebelumnya, Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengatakan, sampai saat ini perpanjangan kontrak untuk THL memang belum ditandatangani. Hal ini disebabkan lantaran pihaknya masih melakukan seleksi sebagai bentuk evaluasi dari kinerja THL selama ini. ‘’Yang infonya ada yang membekingi masuk, namun tidak pernah ngantor, itu mau kita bersihkan,’’ katanya. Mahayastra mengakui pihaknya sudah sejak lama menerima laporan terkait kinerja miring sejumlah THL di beberapa OPD. Seperti THL yang hanya tercantum namanya di salah satu OPD, jarang masuk kantor namun rutin dapat gaji. Selain itu, pihaknya juga menerima laporan terkait THL yang kerja ganda. ‘’Orang yang juga bekerja di Denpasar masak bisa jadi THL di Gianyar. Selama ini laporannya banyak, sehingga itu kita bersihkan,’’ ungkapnya. Mahayastra menambahkan, selama ini anggaran untuk menggaji THL mencapai puluhan miliar rupiah. Tentu sangat disayangkan jika anggaran yang bersumber dari APBD itu digunakan untuk menggaji tenaga yang tidak pernah masuk kantor. ‘’Tentunya itu sangat membebani APBD. Kasihan uang rakyat,’’ ujarnya. Mahayastra memastikan saat ini proses evaluasi sudah berjalan di masing-masing OPD. Januari ini dipastikan proses tersebut sudah rampung. Apabila proses evaluasi sudah rampung, pihaknya akan langsung menandatangani kontrak dari para THL. (kmb35)
Gianyar (Bali Post) Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Gianyar terus mengalami peningkatan. Sepanjang 2018 lalu, tercatat 2,7 juta wisatawan berkunjung ke objek-objek wisata di Gianyar. Jumlah kunjungan wisatawan tersebut sudah melampaui target yang dipatok Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar. Tahun ini, Pemkab Gianyar kembali memasang target peningkatan kunjungan wisatawan, dengan menyiapkan sejumlah program. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar A.A. Bagus Ari Brahmanta mengatakan, dari target 2,6 juta kunjungan pada 2018 lalu, wisawatan yang datang melampaui target, yakni mencapai 2,7 juta wisatawan. Sementara tahun ini, pihaknya optimis kembali terjadi peningkatan kunjungan. Jumlah kunjungan ditargetkan meningkat 13,3 persen dari sebelumnya. “Kami optimistis target ini bisa tercapai,” ujar Ari Brahmanta, Minggu (6/1) kemarin. Pejabat asal Ubud ini mengatakan, saat ini kegiatan berwisata sudah menjadi kebutuhan yang penting bagi sebagian besar kalangan masyarakat, baik itu di luar maupun di dalam negeri. “Selain itu, akomodasi pariwisata terus tumbuh baik dari sisi kuantitas maupun kualitas, sehingga dapat menarik minat lebih banyak wisatawan untuk berkunjung ke Gianyar,” jelasnya. Menurut Ari Brahmanta, sejumlah program, baik yang sudah rutin maupun terobosan baru, akan dilaksanakan. Salah satu fokus promosi pariwisata yaitu melalui pemanfaatan teknologi informasi. Berbagai platform pada era digital, informasi mengenai atraksi dan objek wisata di Gianyar dapat tersebar luas di seluruh dunia. “Pemanfaatan sarana inilah yang akan dimaksimalkan tahun ini,” jelasnya. Ari Brahmanta menambahkan, pihaknya berharap tidak ada peristiwa luar biasa yang dapat mengancam sektor pariwisata Gianyar seperti bencana alam. Sebab, pariwisata sangat rentan terhadap berbagai isu. Seperti bencana Gunung Agung yang terjadi beberapa waktu lalu. Seperti diberitakan sebelumnya, Kabupaten Gianyar memiliki 54 objek wisata. Rinciannya, 10 objek wisata dikelola Pemkab Gianyar bersama desa pakraman. Sebanyak 24 objek wisata hanya dikelola desa pakraman, 19 objek wisata buatan dikelola swasta dan satu objek wisata dikelola pemerintah pusat melalui Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB). (kmb35) WISATAWAN - Sejumlah wisatawan berkunjung ke objek wisata Pura Desa Batuan yang dikelola Desa Adat Batuan, Kecamatan Sukawati.
Revitalisasi Pasar Umum Gianyar
Pengerjaan Fisik Dimulai November 2019
Gianyar (Bali Post) Memasuki awal tahun ini, Pemkab Gianyar mulai mmpersiapkan berbagai tahapan untuk revitalisasi Pasar Umum Gianyar. Megaproyek yang dirancang menghabiskan anggaran hingga Rp 250 miliar dari APBD Gianyar ini diperkirakan mulai dikerjakan pada November 2019 mendatang. Sementara untuk relokasi para pedagang diperkirakan dilakukan pertengahan tahun ini.
I Made Gede Wisnu Wijaya
Bali Post/kmb35
Menurut Bupati Gianyar I Made Mahayastra, pengerjaan revitalisasi Pasar Umum Gianyar memang memakan waktu cukup panjang, yakni dirancang dalam dua tahun anggaran yakni 2019 dan 2020. Sementara awal tahun ini, megaproyek tersebut sedang mempersiapkan perencanaan selama enam bulan ke depan. “Setelah perencanaan itu diaudit, prosesnya sampai dua bulan,” ujar Mahayastra, belum lama ini.
Mahayastra yang juga Ketua DPC PDI-P Gianyar ini mengatakan, usai proses audit, akan dilanjutkan ke tahap tender selama 1,5 bulan. Melihat panjangnya proses tersebut, diperhitungkan pengerjaan fisik baru akan dimulai pada November tahun ini. “Perkiraan pengerjaan fisik mulai November. Revitalisasi Pasar Umum Gianyar ini memang relatif panjang prosesnya, dikerjakan dalam dua tahun anggaran,” jelasnya.
Terkait proses relokasi pedagang, Mahayastra berharap sudah tuntas sebelum pengerjaan fisik dimulai. Bupati yang dua kali menjabat Ketua DPRD Gianyar ini memperkirakan relokasi akan berlangsung selama Juli dan Agustus. “Agustus relokasi sudah rampung, sehingga September dan Oktober itu mulai pembersihan lahan,” katanya. Mahayastra mengatakan, pemerintah awalnya sudah
Lakalantas, Remaja 14 Tahun Tewas
Gianyar (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang memakan korban jiwa terjadi di By-pass I.B. Mantra, tepatnya di wilayah Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Minggu (6/1) kemarin. Seorang remaja, Putu Dika Astra, yang masih berusia 14 tahun harus meregang nyawa akibat kecelakaan ini. Kasus ini masih ditangani jajaran Sat Lantas Polres Gianyar. Awalnya, Putu Dika Astra dibonceng oleh orangtuanya, I Wayan Sara. Mereka mengendarai sepeda motor Honda Vario dari arah Karangasem menuju Den-
pasar. Saat itu, mereka melaju beriringan dengan truk bermuatan oli dengan nomor polisi DR 8556 AG yang dikemudikan oleh Muhamad Sukun. Truk yang tangkinya bertuliskan “PT Anugrah Mandiri Jaya Energi” itu dari Mataram menuju Jawa. Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya sekitar 100 meter dari simpang empat Desa Saba, sepeda motor yang dikendarai orangtua korban terjatuh. Akibat kejadian itu, keduanya terpental berlawanan arah. “Bapaknya terpental ke kiri dan anaknya jatuh ke kanan,” ujar Kasat Lantas Polres Gianyar
AKP Udayani Addi. Ironisnya, Dika yang terpental ke kanan jatuh tepat mengenai roda kiri belakang truk tersebut. Akibatnya, pelajar 14 tahun ini pun terlindas roda truk. Korban yang mengalami luka berat langsung meninggal di tempat kejadian. Sementara itu, Wayan Sara hanya mengalami luka lecet. “Bapaknya karena jatuh ke kiri hanya mengalami luka lecet,” terangnya. Warga yang kebetulan melintas kemudian memanggil polisi dan lokasi kejadian langsung diamankan. Sembari menunggu datangnya am-
bulans, tubuh korban yang sudah meninggal ditutupi kain. “Setelah memperoleh ambulans, korban selanjutnya dibawa ke RS Sanjiwani Gianyar,” ujar Udayani Addi. Setelah kejadian tabrakan, kata Udayani Addi, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi juga mengamankan truk dan motor yang terlibat lakalantas tersebut. Mengenai kelanjutan kasusnya, polisi masih mendalami lebih lanjut. “Kami masih tangani dulu, mintai keterangan dulu sopir truknya dan pengembangan sambil mencari saksi,” tegasnya. (kmb35)
menyiapkan dua lokasi berbeda untuk relokasi selama proses revitalisasi. Rencana awal relokasi pedagang disiapkan pada dua lokasi berbeda, yakni antara Setra Beng dan sebuah lahan di wilayah Samplangan yang bakal dikontrak pemerintah. Namun, pihaknya sempat menerima masukan dari kalangan dewan terkait informasi pelaksanaan karya agung yang kemungkinan bersamaan, maka Pemkab Gianyar pun mengomunikasikan lebih lanjut dengan pihak terkait mengenai rencana relokasi ke Setra Beng. Mahayastra menambahkan, luas lahan Pasar Gianyar mencapai 1,6 hektar dengan jumlah pedagang 1.099 pedagang, 586 di
antaranya merupakan pedagang pelataran. Selain itu, dengan bangunan enam lantai, dua lantai di antaranya basemant, maka dapat menampung sekitar 400 mobil. Berbagai fasilitas akan melengkapi bangunan pasar dengan enam lantai itu, salah satunya dilengkapi dengan eskalator untuk menghubungkan setiap lantai. Selain itu, Pemkab Gianyar juga sudah memperhitungkan penataan di setiap lantai. “Penataan pedagang nanti akan menyesuaikan dengan jenis dagangannya. Artinya, pedagang daging di lantai berapa, pedagang kain di lantai berapa dan sebagainya. Itu nanti akan diatur dan ditata sedemikian rupa,” tegasnya. (kmb35)
Bali Post/ist
LAKALANTAS - Jasad korban lakalantas di By-pass I.B. Mantra.
JEMBRANA
10
Senin Paing, 7 Januari 2019
Cuaca Buruk, Pelabuhan Gilimanuk Buka-Tutup Negara (Bali Post) – Penyeberangan dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur selama sepekan ini mengalami beberapa kali penundaan. Seluruh kapal penumpang yang hendak bertolak baik ke Jawa maupun sebaliknya dihentikan sementara lantaran cuaca di jalur penyeberangan buruk. Sistem buka-tutup ini ditempuh guna memastikan keselamatan penyeberangan di jalur transportasi laut yang cukup padat tersebut. Selama sepekan terakhir, tercatat sudah lebih dari dua kali dilakukan penundaan di sore hari karena hujan deras di Selat Bali. Meski ombak tidak terlalu tinggi, namun derasnya hujan mengakibatkan jarak pandang kapal terbatas, khususnya di tengah sehingga dilakukan penundaan penyeberangan hingga kondisi kembali normal dan aman untuk pelayaran. Minggu (6/1) sore kemarin juga dilakukan penundaan penyeberangan selama 30 menit. Kepala Unit Pelaksana Pelayaran (UPP) Kelas III Gilimanuk Nyoman Suryantha dikonfirmasi sore kemarin membenarkan adanya penutupan penyeberangan di Selat Bali lantaran cuaca buruk. Penundaan dilakukan selama kurang lebih 30 menit, dimulai pukul 14.30 Wita hingga 15.15 Wita. Hujan deras disertai kabut yang mengharuskan kapal untuk tidak berlayar dulu. Kabut di Selat Bali itu berdampak pada jarak pandang yang terbatas dari nakhoda, sehingga dikhawatirkan kapal mengalami tabrakan atau kandas. Menurut Syahbandar, penutupan ini merupakan yang kesekiankalinya selama sepekan ini. ‘’Cuaca buruk memang tidak bisa kita prediksi. Karena itu kita minta nakhoda untuk selalu waspada dan mengikuti imbauan. Kami juga memantau posisi kapal dari menara pengawas,’’ ujar Suryantha. Sejak Selasa (1/1) lalu, tercatat sudah tiga kali terjadi penundaan penyeberangan dipicu cuaca buruk. Meskipun posisi koordinat kapal bisa terpantau melalui radar, namun penundaan merupakan antisipasi yang terbaik dan harus diikuti masing-masing kapal penyedia jasa. Sebab, keselamatan harus diutamakan dalam transportasi laut antarpulau ini. Penyeberangan Selat Bali yang menghubungkan Pulau Bali dan Pulau Jawa ini merupakan salah satu jalur terpadat. Dari data di ASDP Cabang Ketapang, dalam satu hari pada masa normal rata-rata mencapai 220 trip, baik dari Ketapang maupun Gilimanuk. Sedangkan di masa padat seperti pada libur Natal dan Tahun Baru lalu, dalam sehari mencapai 283 trip dari 32 kapal yang melayani penyeberangan. (kmb26)
KERUK GOT - Sejumlah warga sedang mengeruk saluran got di Banjar Biluk Poh yang tersumbat akibat lumpur sisa banjir bandang. Saluran got yang tersumbat mengakibatkan rumah korban banjir bandang kembali kebanjiran, Sabtu (5/1).
Korban Banjir Bandang Biluk Poh Kembali Kebanjiran
Negara (Bali Post) -
‘’Airnya setinggi paha. Air sampai masuk ke dalam dapur. Sumur yang sebelumnya kami sudah kuras karena banjir bandang kini kembali kotor karena banjir lagi,’’ kata Nyoman Poni Minggu (61), seorang warga Biluk Poh Kangin, yang merajan-nya hancur dan rumahnya tertimbun lumpur karena banjir bandang. Nyoman Poni dan kelu-
arga baru saja selesai gotong royong membersihkan rumahnya dari genangan lumpur yang cukup tinggi, namun Sabtu malam kembali kotor karena banjir. Bahkan, areal di sebelah utara rumahnya lumpurnya juga kembali basah dan licin. Made Ruti, suami Nyoman Poni, juga mengaku sudah menghubungi kepala lingkungan terkait banjir terse-
but sehingga bisa ditangani. ‘’Bantuan alat berat datang dan BPBD Jembrana juga datang. Kami gotong royong untuk membuat saluran pembuangan air ke sungai. Got dikeruk lagi untuk memperlancar air agar tidak terjadi banjir lagi,’’ katanya. Air yang sempat merendam sejumlah rumah dialirkan ke sungai dengan membongkar saluran drainase yang terendam lum-
pur banjir bandang. Ketut Joni. warga lainnya. yang juga korban banjir bandang mengaku waswas karena hujan lebat terjadi Sabtu malam. Rumahnya sempat tergenang banjir lagi itu karena beberapa saluran air tertimbun lumpur. ‘’Kami semalaman begadang tidak bisa tidur. Khawatir banjir bandang besar terjadi lagi,’’ katanya khawatir. Sementara dari pengamatan Minggu siang kemarin, air Sungai Biluk Poh cukup tinggi dan airnya keruh dan menghanyutkan batang-batang kayu kembali. ‘’Ini menandakan penebangan masih marak terjadi di hutan. Ini
UPACARA Pujawali Ida Batara yang berstana di Pura Agung Blambangan dimulai sejak 8 Desember hingga 8 Januari 2019. Sehari setelah puncak karya, Sabtu (5/1), Pemerintah Kabupaten Jembrana yang dipimpin langsung Bupati I Putu Artha bersama Sekda I Made Sudiada serta para pimpinan OPD ngaturang Bhakti Panganyar di pura yang berlokasi di Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwang, Provinsi Jawa Timur, Minggu (6/1) kemarin. Kedatangan rombongan Pemkab Jembrana disambut panitia karya Hadi Kusmanto di Utama Mandala Pura. Prosesi bhakti panganyar yang dituntun oleh Ida Rsi
Purba Adinata Darma dari Geria Tegal Sari, Dusun Kaligesing, Desa KarangmulyoBanyuwangi, diawali dengan upacara Pangresikan oleh para pemangku pura setempat. Selain itu prosesi upakara karya dilanjutkan dengan menghaturkan pangubaktian bersama yang diawali dengan Puja Tri Sandhya dengan Panca Sembah. Usai persembahyangan, Bupati I Putu Artha didampingi Ny. Ari Sugianti Artha, Sekda I Made Sudiada, Asisten III Nengah Ledang yang juga didampingi oleh istri menyerahkan punia dari Pemerintah Kabupaten Jembrana sebesar Rp 10 juta yang diterima Ketua Panitia Hadi Kusmanto serta punia
spontanitas dari rombongan Pemkab Jembrana yang diserahkan langsung oleh Sekda I Made Sudiada. Di sela-sela persembahyangan, Bupati Artha mengaku kalau bhakti panganyar yang dilaksanakan itu merupakan salah satu wujud sradha bhakti kehadapan Ida Batara yang berstana di Pura Agung Blambangan. ‘’Dengan menghaturkan bakti kehadapan Ida Hyang Widhi Wasa khususnya di Pura Agung Blambangan ini kita harapkan umat akan selalu diberikan keteduhan, kenyamanan, keharmonisan termasuk limpahan rezeki, sehingga kehidupan kita di alam semesta ini senantiasa damai,’’ kata Artha. (ad180)
PUNIA – Bupati Artha menyerahkan punia kepada Ketua Panitia Hadi Kusmanto saat Pemkab Jembrana ‘’ngayarin’’ di Pura Agung Blambangan, kemarin.
(BKSDM) Kabupaten Jembrana Made Budiasa, Minggu (6/1) kemarin, membenarkan sudah terpenuhinya semua formasi yang diikuti ribuan peserta saat Seleksi Kompetisi Bidang (SKB) akhir tahun lalu. Dari 190 formasi yang turun awal, ada sembilan yang belum terisi sebagian besar untuk tenaga kesehatan. Dari berbagai tahapan seleksi, mulai pendaftaran hingga seleksi akhir, ada yang kosong pelamar hingga gugur. Awalnya di tahap pengumuman ada tujuh formasi yang
kosong (tanpa pelamar) yakni tiga dokter spesialis (dokter spesialis patologi anatomi, dokter spesialis radiologi dan dokter spesialis penyakit dalam) serta empat tenaga medis di RSU Negara dan puskesmas. Seperti tenaga Teknis Elektromedis dan Pranata Lab Kesehatan (S-1 Analis Kesehatan) dan Penyuluh Kesehatan Masyarakat. ‘’Sejak awal itu memang kosong, total ada sembilan yang masih belum terpenuhi tenaga medis,’’ terang Budiasa. Kemudian, pada seleksi ad-
ministrasi gugur satu formasi juga pada tenaga kesehatan. Memang formasi itu ada empat pelamar, namun semuanya tidak sesuai dengan gelar yang disyarakatkan. Dan terakhir saat Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), satu formasi lagi kosong karena satu-satunya pelamar tidak hadir. Terkait masih adanya formasi yang kosong itu, katanya, BKSDM mengajukan kembali untuk pembukaan CPNS tahun 2019 ini. Bahkan dari koordinasi terakhir dengan pusat, formasi yang kosong
Beberapa keluarga yang menjadi korban banjir bandang Sungai Biluk Poh Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Sabtu (5/1) malam kembali kebanjiran. Penyebabnya bukan air sungai yang meluap, namun air got menuju sungai yang salurannya mampet akibat genangan lumpur dan tanah sisa banjir bandang lalu. Akibatnya sejumlah rumah di pinggir jalan DenpasarGilimanuk di rumah warga yang terdampak banjir bandang kebanjiran.
harus disikapi serius,’’ jelas sejumlah warga. Klian Banjar Anyar Kelod Kadek Winastra mengatakan pihaknya kini juga selalu siaga banjir karena juga khawatir air sungai kembali meluap. Apalagi di timur sungai khususnya selatan jembatan yang kini semakin rendah dan jalan terkikis air yang semakin mengkhawatirkan. Perkebunan dan tanah warga juga hancur lebur di terjang banjir. Demikian juga rumah seorang lansia Gusti Biang Rai/Gusti Biang Selamet rumahnya tenggelam karena banjir bandang, sehingga kini mengungsi ke rumah anaknya. (kmb)
Pemkab Jembrana ’’Nganyarin’’ di Pura Agung Blambangan
Bali Post/olo
BUKA-TUTUP – Cuaca buruk di Selat Bali yang mengharuskan pola buka-tutup pada jasa penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Dalam sepekan terakhir, sudah tiga kali dilakukan penundaan karena cuaca buruk
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana (0365) 3944 Kejari Negara (0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135
Kantor Agama (0365) 41087 Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110
Bali Post/olo
Sembilan Formasi CPNS yang Kosong Diajukan Kembali Tahun Ini Negara (Bali Post) – Pengumuman Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Jembrana akhirnya dilaksanakan pada awal pekan lalu. Dari semua formasi yang diseleksi melalui ujian, semuanya terisi. Namun dari 190 formasi awal, masih ada sembilan formasi yang belum terisi dan sebagian besar merupakan tenaga kesehatan. Rencananya formasi kosong ini akan diajukan kembali di tahun 2019. Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia
tahun ini akan ditambahkan dalam formasi CPNS selanjutnya. Setelah pengumuman itu, BKSDM Kabupaten Jembrana juga mulai melakukan tahap pemberkasan (daftar ulang) bagi para CPNS yang diterima. ‘’Mulai besok (Senin - red) sampai tanggal 16 (Januari) mulai pemberkasan. Meski sudah lewat online, tetap kita pemberkasan,’’ terang Budiasa. Dengan adanya penambahan CPNS ini, maka Pemkab Jembrana mendapatkan tambahan CPNS 181 orang. (kmb26)
Senin Paing, 7 Januari 2019
KARANGASEM
11
Usaba di Pura Dalem Puri ’’Nyejer’’ Enam Hari
’’Pamedek’’ Membeludak, Puncak Karya 8 Januari Usaba di Pura Dalem Puri, Desa Besakih, Rendang. Pelaksanaan usaba tahun ini lebih lama dari tahun sebelumnya, yang hanya dilangsungkan tiga hari. Namun, pada pujawali tahun ini, Ida Batara nyejer enam hari. Puncak usaba dilaksanakan Selasa (8/1) besok dan kasineb Minggu (13/1) mendatang. Meski demikian, sejak tiga hari lalu, pamedek sudah banyak yang tangkil melakukan persembahyangan bersama keluarganya. Lalu, mengapa pujawali tahun ini dilangsungkan lebih lama, enam hari?
Bali Post/kmb41
SEMBAHYANG - Sejumlah pamedek saat tangkil melakukan persembahyangan ke Pura Dalem Puri Besakih.
PANGEMONG Pura Dalem Puri I Gusti Mangku Ngurah Kubayan didampingi I Gusti Aji Mangku Mantra, Minggu (6/1) kemarin mengungkapkan, tahun ini pelaksanaan usaba di Pura Dalem Puri Besakih memang sedikit lebih lama dari tahun lalu. Tahun lalu, usaba hanya berlangsung tiga hari, sedangkan usaba tahun ini nyejer enam hari. ‘’Pelaksanaan usaba diperpanjang tiga hari, untuk memberikan ruang kepada pamedek yang hendak tangkil melakukan persembahyangan. Meningkatnya warga yang
sembahyang setiap tahunnya merupakan satu alasannya. Bila waktu usaba cukup singkat maka saat pujawali pamedek-nya terlalu membeludak,’’ ujar Jero Mangku Ngurah Kubayan. Dengan ditambahnya waktu usaba tahun ini, maka pamedek dapat lebih leluasa melakukan persembahyangan sehingga tidak sampai berdesak-desakan seperti sebelum-sebelumnya. Mangku Kubayan menambahkan, menjelang puncak usaba, pihaknya telah melakukan persiapan intensif. Persiapan antara lain memasang umbul-
umbul, ider-ider di semua pura serta persiapan lainnya. Pada Minggu kemarin dilaksanakan upacara nedunang Ida Batara. Sedangkan Senin (7/1) ini, katuran ayaban dan Selasa (8/1) besok merupakan puncak usaba. Kemudian Rabu (9/1) sampai Sabtu (12/1) panganyar dan Minggu (13/1) Ida Batara kasineb. ‘’Pamedek sudah mulai ramai tangkil melakukan persembahyangan sejak tiga hari lalu. Sekarang tampak jauh lebih ramai dari sebelumnya. Biasanya pamedek membeludak hingga menimbulkan kemacetan saat puncak usaba berlangsung hingga Ida Batara kasineb,’’ tambahnya. Kalau sebelumnya memang pamedek yang tangkil sedikit lantaran Gunung Agung erupsi. Kala itu pamedek masih waswas melakukan persembahyangan. Tetapi sekarang ini, kendati aktivitas Gunung Agung masih level III (Siaga), rasanya tidak terlalu memengaruhi pamedek. Dipastikan pamedek yang tangkil membeludak,’’ jelas Mangku Kubayan.
Berdasarkan pantauan kemarin, para pedagang yang hendak mengadu peruntungan mulai ramai menjajakan dagangannya. Tak hanya pedagang dari luar, pedangan asli warga Besakih juga sejak jauh-jauh hari telah membangun warung sehingga bisa jualan pada usaba nanti. Masyarakat yang berjualan hampir penuh sepanjang bibir jalan di sebelah kanan dan kiri menuju Pura Dalem Puri. Ada yang jualan pakaian, makanan, mainan anak-anak dan lainnya. Salah seorang pedagang, I Nyoman Remini, mengungkapkan jika dirinya mulai kemarin membantu keluarganya berjualan saat Usaba Dalem Puri. Dagangan yang akan dijual sudah dibelinya beberapa hari lalu. ‘’Jenis dagangan yang dijual bervariasi. Macamnya mulai minuman, jajan dan lainnya. Saya juga jualan bakso. Setiap usaba saya memang menjual bakso karena banyak pamedek yang senang bakso. Semoga jualan saya ramai dibeli pamedek nanti,’’ harapnya. (eka)
Siwaratri, Ketua DPRD Sumardi Serahkan Busana kepada Pemangku BERTEPATAN dengan momen hari raya Kuningan dan Siwaratri, Sabtu (5/1), Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi menyerahkan bantuan busana kepada para pemangku se-Desa Adat Sibetan. Bantuan busana kepemangkuan secara rutin diberikan setiap hari raya Siwaratri. Penyerahan 59 stel busana pemangku bertempat di Pura Bale Agung, Desa Adat Sibetan yang disaksikan krama Desa Adat Sibetan. Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi mengatakan, penyerahan bantuan busana kepemangkuan ini secara rutin diberikan dalam rangka hari raya Siwaratri. Apalagi, untuk saat ini Siwaratri bertepatan dengan hari raya Kuningan yang tentunya merupakan hari yang sangat baik. Ia juga mengatakan, para pemangku se-Desa Adat Sibetan yang tergabung di dalam Pasraman Pemangku Jnana Mekar ini menerima bantuan untuk kesekian kalinya. ‘’Ini program rutin saya sebagai Ketua DPRD,’’ ujar Sumardi. Ia menambahkan, dalam menjalankan tugas dharmaning agama bersifat ngayah, sehingga bantuan busana diharapkan dapat meringankan beban
dalam menjalankan tugas kepemangkuan. Bantuan skala kecil ini, harap Sumardi, para pemangku tidak perlu lagi membeli busana kepemangkuan. ‘’Mereka ngayah tidak digaji, sudah sepantasnya kita sebagai umat membantu beliau meringankan bebannya,’’ jelasnya. Selain 59 stel busana pemangku, sebut Sumardi, ia juga menyerahkan satu unit wirelles yang nantinya bisa difungsikan untuk menunjang kegiatan-kegiatan yang berkaiatan dengan kepemangkuan yang dilaksanakan oleh pemangku yang ada di Desa Adat Sibetan. ‘’Jika dibandingkan dengan tugas beliau, ini sangat kecil. Tapi kami berharap bisa bermanfaat,’’ papar Ketua DPRD asal Desa Sibetan ini. Sementara itu, Ketua Pasraman Pemangku Jeyana Mekar Jro Mangku Suyasa mengatakan, program Ketua DPRD tersebut memang telah menjadi rutinitas. Anggota Pasraman Pemangku Jnana Mekar sendiri berjumlah 62 orang. Pihaknya juga sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan ini. ‘’Ya, ini program rutin beliau, kami sangat berterima kasih atas bantuan ini,’’ ujarnya. (ad181)
JALAN PUTUS - Jalan menuju Rumah Pohon terputus akibat diguyur hujan lebat.
Banjir Bercampur Lumpur di Tulamben Jalan ke Rumah Pohon Terputus
Amlapura (Bali Post) Hujan deras yang terjadi di wilayah Karangasem, Minggu (6/1) kemarin, sempat membuat jalur utama jalan Karangasem-Singaraja terputus beberapa jam. Hal itu lantaran banjir yang deras mengalir di Tukad Tulamben itu juga bercampur lumpur, sehingga masyarakat tidak berani melewatinya. Hujan deras itu juga membuat jembatan menuju rumah pohon di Tulamben ikut amblas.
SERAHKAN BANTUAN - Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi saat menyerahkan bantuan busana kepada para pemangku se-Desa Adat Sibetan.
Bali Post/kmb41
Salah seorang warga, I Nengah Dendo Winata, Minggu kemarin, mengatakan pihaknya tidak berani melewati air yang cukup besar di sungai yang membelah jalan AmlapuraSingaraja itu. Bahkan, kata Dendo Winata, banjir cukup besar itu terjadi sudah sejak
pukul 13.00 Wita. Karena air bercampur lumpur itu cukup besar, pengendara juga tidak berani lewat. Mereka terpaksa menepikan mobil dan kendaraan roda duanya di kiri jalan. ‘’Tidak ada yang berani lewat, karena airnya besar apalagi bercampur lumpur,’’ jelas Winata.
Winata mengatakan, air sungai baru mengecil setelah hampir 3 jam terjadi antrean panjang. Saat ini, sebutnya, jalan sudah bisa dilewati kendaraan meskipun air masih belum surut. ‘’Airnya sudah mengecil. Memang sempat mobil dan kendaraan roda dua terjebak macet sampai tiga jam,’’ sebutnya. Kepala Pelaksana BPBD Karangasem I.B. Arimbawa ketika dihubungi membenarkan air di sungai Tulamben itu meluap. Dikatakannya, hal itu sangat rutin terjadi ketika musim hujan lantaran belum ada jembatan penghubung.
‘’Banjir itu terjadi karena hujan sangat deras di lereng Gunung Agung itu,’’ ujarnya. Selain menyebabkan air Sungai Tulamben meluap, hujan yang mengguyur Karangasem itu juga memicu bencana jalan amblas menuju objek wisata Rumah Pohon di Tulamben. Pihaknya menerima laporan terjadinya pohon tumbang di Pura Yeh Ketupat, Besakih. Pohon tumbang juga terjadi di jalan menuju Besakih, tepatnya di atas jembatan arca. ‘’Pohon yang tumbang itu sudah bisa dibersihkan TRC Kecamatan Rendang,’’ jelasnya. (kmb41)
KLUNGKUNG
12
Senin Paing, 7 Januari 2019 SEORANG petani garam di dekat Pelabuhan Rakyat Tri Buana, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, tetap beraktivitas mengolah air laut bercampur air tawar agar menjadi garam bermutu tinggi. Belakangan, aktivitas mereka terganggu karena cuaca buruk, yakni hujan lebat disertai angin kencang. Cuaca tak menentu, diakui cukup menghambat proses produksi garam di wilayah setempat. Sebab, untuk memproduksi garam yang berkualitas, sangat dibutuhkan sinar penuh dari matahari. Petani garam berharap cuaca kembali normal, sehingga proses pembuatan garam bisa berjalan lebih cepat. (gik)
Polres Sebar 212 Personel
Perayaan Kuningan dan Siwaratri Berjalan Lancar Semarapura (Bali Post) Hari raya Kuningan tetap menjadi fokus pengamanan jajaran Kepolisian. Sebab, pelaksanaan Kuningan yang bersamaan dengan Siwaratri, Sabtu (5/1) malam, membuat sejumlah pura di Klungkung padat pamedek. Polres Klungkung yang menyebar 212 personel menjadikan pelaksanaan persembahyangan berjalan lancar dan aman hingga Umanis Kuningan, Minggu (6/1) kemarin. Banyaknya personel yang diterjunkan juga untuk mengantisipasi Umanis Kuningan, yang biasanya diisi dengan liburan oleh mayoritas masyarakat Bali. Sehingga, banyak personel polisi terlihat siaga di setiap ruas jalan yang padat aktivitas warga. Seperti jalan menuju pura, pantai dan pasar. ‘’Setiap titik kumpul masyarakat ini harus mendapat pengamanan,’’ kata Kabag Ops Polres Klungkung Kompol I Nyoman Suarsika, Minggu (6/1) kemarin. Kompol Suarsika meminta setiap personelnya untuk bertugas dengan
sungguh-sungguh. Sebab, pelaksanaan aktivitas umat harus berjalan lancar. Demikian juga, mengantisipasi padatnya aktivitas masyarakat pada sejumlah titik kumpul di atas, setelah memasuki Umanis Kuningan. ‘’Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran kami, untuk memberi rasa aman. Sehingga saya minta setiap personel bertugas dengan sungguhsungguh,’’ katanya. Saat malam Siwaratri, personel banyak disebar ke tempat ibadah langganan umat Hindu dari semalam suntuk hingga larut pagi. Seperti Pura Goa Lawah, Pura Watu Klotok, Pura Dasar Buana di Desa Gelgel dan Pura Agung Kentel Gumi. Begitu padatnya aktivitas umat, Kompol Suarsika menegaskan, penting bagi jajaran kepolisian memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Klungkung dan Bali pada umumnya dalam melakukan aktivitas persembahyangan. Karendal Ops ini juga menjelaskan, selain di tempat-tempat ibadah, pers-
onel Polres Klungkung juga melaksanakan pengamanan di tempat-tempat wisata pantai seperti di Pantai Kusamba, Pantai Goa Lawah, Pantai Karangdadi, dan Pantai Klotok. Sebab, tempat-tempat tersebut dimanfaatkan sebagai tempat favorit saat Umanis Kuningan. ‘’Terutama di Pantai Kusamba, maka sebagian besar personel Polres Klungkung bersama jajaran Polsek Dawan diterjunkan di sana, untuk mengamankan kegiatan masyarakat,’’ tegasnya. Ditambahkan, dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, diharapkan kepada masyarakat Klungkung untuk selalu tertib berlalu lintas di jalan raya. Baik itu bagi pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat. Sebab, sebagaimana pengalaman sebelumnya, di tengah ramainya aktivitas umat, kerap terjadi kecelakaan lalu lintas, akibat lalai menjalankan tata tertib aturan berlalu lintas. (kmb31)
Desa Paksebali Jadikan Tempat Pengolahan Sampah Daya Tarik Wisata Semarapura (Bali Post) Tumpukan sampah selalu menjadi sumber masalah di setiap wilayah. Kabupaten Klungkung menjawab permasalahan itu dengan berbagai inovasi. Setelah terbilang sukses dengan program TOSS (Tempat Olahan Sampah Setempat) yang mengolah sampah jadi pelet (bahan baku pengganti batu bara) untuk PLN, muncul lagi ide baru yakni dengan mengolah sampah menjadi premium. Inovasi dalam pengolahan sampah ini yang diintegrasikan dengan desa wisata dapat menjadi daya tarik yang cukup kuat. Inovasi percontohan mengolah sampah, khususnya sampah plastik menjadi premium, tercetus dari Desa Paksebali, Kecamatan Dawan. Pihak desa setempat, ingin mengintegrasikan pengelolaan desa wisata setempat dengan ikon Kali Unda itu, dengan inovasi pengolahan sampah ini. Proses pengolahan sampah mulai menjadi daya tarik wisata, karena saat ini persoalan sampah begitu mengglobal dan perlu berbagai pemikiran inovasi untuk menjadikan sampah kembali bernilai dan memiliki manfaat. Ini salah satu alasan, mengapa orang luar datang kemudian ingin belajar setelah melihat dampak positifnya
bagi kehidupan masyarakat sekitarnya. Perbekel Desa Paksebali Putu Ariadi, Minggu (6/1) kemarin, mengungkapkan saat ini Desa Paksebali telah memiliki TPS 3R dan Tempat Olah Sampah Setempat yang siap diintegrasikan sebagai daya tarik wisata. Desa Paksebali akan dijadikan tempat percontohan pengolahan sampah plastik menjadi premium oleh PLN. Dia berharap proses percontohan ini berjalan lancar, layaknya TOSS yang sukses mengolah sampah jadi pelet seperti di Desa Gunaksa. Jika ini berjalan sesuai rencana, dia yakin proses integrasi dengan desa wisata, akan semakin
menambah daya tarik wisata untuk membuat wisatawan semakin tertarik melihat lebih dekat Desa Paksebali. Untuk diketahui, setiap bulannya ada ribuan wisatawan mengunjungi Desa Paksebali. Kali Unda merupakan salah satu daya tarik wisata yang banyak menarik wisatawan. Tidak hanya menikmati tempatnya yang mulai ditata, juga dilengkapi dengan kuliner dan spot foto wedding yang cukup terkenal di Bali dengan objek di bawah water fall tersebut. Dalam pengembangan pariwisata di Desa Paksebali, masyarakat kurang mampu juga turut dilibatkan. Sehingga ini juga salah satu cara menekan masyarakat
kurang mampu di desa tersebut. Pada tahun 2016, jumlah keluarga kurang mampu di Desa Paksebali, tercatat mencapai 212 KK. Namun, saat ini data terakhir menunjukkan tinggal sekitar 41 KK. ‘’Pariwisata dan inovasi menjadi kolaborasi yang efektif, dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Kami ingin garap ini dengan serius,’’ kata Ariadi. Berbagai persiapan dan kerja sama mulai dijalin pihaknya untuk merealisasikan rencana ini dengah menciptakan inovasi baru. Membuat inovasi-inovasi baru merupakan sebuah keharusan jika tidak ingin ditinggalkan dalam persaingan. Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, pihaknya berharap kunjungan wisatawan ke Desa Paksebali terus meningkat, sehingga sejalan dengan meningkatnya perekonomian masyarakat dan perkembangan desa secara keseluruhan. (kmb31)
Ritual ’’Nyenuk’’ Serangkaian Karya Agung
Simbol Peran Pura Dasar Buana sebagai Pemersatu Seluruh ’’Soroh’’ Setelah pelaksanaan puncak karya, rangkaian karya agung di Pura Dasar Buana Gelgel dilanjutkan dengan prosesi nganyarin. Di tengah prosesi nganyarin ini, Minggu (6/1) kemarin digelar upacara Nyenuk dan Makebat Daun Mangun Ayu di Pura Dasar Buana Gelgel. Ini sebagai tahapan upacara ke-27 dari Karya Agung Mamungkah, Nubung Padagingan, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung Tawur Panca Wali Krama dan Mahayu Jagat Marisudha Bumi dari total 33 rangkaian upacara.
Koordinator pelaksanaan karya Dewa Ketut Soma di sela-sela pelaksanaan ritual menyampaikan pelaksanaan nyenuk ini artinya majenukkan. Rangkaian majenukkan mengandung makna madelokkan atau masikrama. Ini mengandung nilai luhur dari pelaksanaan ritual keagamaan Hindu Bali yang sarat budaya leluhur, sebagai upaya nyejerang dresta masemeton. Artinya, dari pelaksanaan ritual dimaksudkan agar umat Hindu di Bali selalu memperkuat persatuan. Ini sebagai wujud peran Pura Dasar Buana sebagai tempat pemersatu umat dari seluruh soroh dan garis keleluhuran. Dewa Soma menegaskan, pada saat inilah dikatakan Ida Batara khususnya Panca Dewata mengutus iring-iringannya menuju Pura Dasar Buana, yang bisa dimaknai dari warna busana para pangiring-nya ma-
nut warna panca dewata. ‘’Sehingga sarana yang dibawa saat majenukkan itu adalah persembahan berupa palebungkah, palegantung, palerambat dan lainnya, yang dipersembahkan sebagai sarining upakara kepada para dewata,’’ kata Dewa Ketut Soma. Setelah kehadiran Panca Dewata ke Pura Dasar Buana dan pura lainnya yang juga katuran karya, banten panyenuk-nya baru dihaturkan di masing-masing palinggih. Sementara iring-iringan Ida Batara malinggih di natar Pura Bale Agung, untuk selanjutnya katuran sesajen dan persembahan lainnya. Setelah itu terlaksana dengan baik, baru upacara nyenuk, makebat daun mangun ayu, dilaksanakan bersama-sama dengan ribuan umat yang sudah tangkil ke Pura Dasar Buana. Ribuan warga dari seluruh Bali, begitu
antusias mengikuti rangkaian karya ini, yang bertepatan dengan Umanis Kuningan. Pelaksanaan upacara dipusatkan di enam pura dengan pamuput karya dari sulinggih yang berbeda-beda. Seperti di Pura Dasar Buana, yakni kapuput Ida Pedanda Gde Putra Tembau dan Ida Pedanda Gde Jelantik Sogata. Pelaksanaan upacara di Pura Bale Agung kapuput Ida Pedanda Gde Jumpung P. Keniten dan Ida Dalem Surya Darma Sogata. Sementara di Pura Melanting, yakni kapuput Ida Pedanda Gde Agra Kemenuh. Pelaksanaan upacara di Pura Taman Beji oleh Ida Pedanda Gde Oka Wadani, di Pura Puseh oleh Ida Pedanda Gde Made Tembau dan Ida Pedanda Gde Wayan Darma. Terakhir, di Pura Yasa kapuput Ida Pedanda Gde Rai Pidada. Seluruh pelaksanaan karya berjalan dengan tertib
dan lancar, di tengah antusias ribuan umat Hindu yang tinggi terhadap keberadaan Pura Dasar Buana sebagai simbol pemersatu rakyat Bali. Setelah pelaksanaan puncak karya, pada 31 Desember lalu dilanjutkan dengan rangkaian nganyarin, Ida Batara di Pura Dasar Buana ini katur nyejer selama sebelas hari. Selama nyejer ini, setiap pemerintah kabupaten melaksanakan bakti panganyar, sebelum masineb pada 11 Januari 2019 nanti. Seperti Minggu (6/1) kemarin, bhakti panganyar dilaksanakan Pemkab Klungkung. Dihadiri seluruh pimpinan OPD, dipimpin langsung Bupati Klungkung Nyoman Suwirta dan Wakil Bupati Made Kasta. Setelah pelaksanaan bhakti panganyar, baru nanti diilanjutkan dengan ritual maajar-ajar pada 14 Januari 2019. (gik)
NGAYAH - Umat Hindu saat ‘’ngaturang ayah’’ di Pura Dasar Buana dalam rangkaian upacara ‘’nyenuk dan makebat daun mangun ayu’’.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Senin Paing, 7 Januari 2019
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya z Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Drafter / Arsitek Junior Hb.081338146376
B.BP.001.01.19.0000178
Butuh Kasir untuk daerah AbiansemalHub.081237172650WA
B.BP.004.01.19.0000137
Dcr Cleaning Servis, Spv, Sopir SIM A Hub.081946579415
B.BP.001.01.19.0000177
Sgr Dbthkn Drafter, wanita, bs.skectup / autocad, Bhs.Ing Krm CV: info@loutchou.com
Admin/Kasir P/W Usia 18-35th Min.SMU/SMKWA:081999575838
B.BP.001.01.19.0000098
BPR Kertiawan Mcr Analis Krdit UMR+Bonus.IBMantra/Hub.461327
B.BP.001.01.19.0000119
Butuh Cepat!!! Driver Laundry, SIM A Pd.Sambian 081519808010
B.BP.001.01.19.0000173
Butuh Cepat!!! Teknisi Laundry Pd.Sambian 081519808010 B.BP.001.01.19.0000174
B.BP.004.01.19.0000147
Dcr 1 Tng SMK Listrik, Jl.Cokro Gg.Garuda No.5 Dps(0361)426189
B.BP.033.01.19.0000160
Dcr Teknisi u/ Laundry di Kuta pendidikan SMK T.081238569294
Staff Cargo min SMA 18-27 th Jl.Pulau Kawe No.61 Dps
*Dcr Receptionist,Therapist,OB Reborn Spa,Jl.SunsetA1 P:766744 B.BP.001.01.19.0000172
Resto Krobokan,Cr Laki2 Baker, Pastry,Tanpa Pglmn dilatih dg Cara Profesional, 087861378730 B.BP.001.01.19.0000131
B.BP.001.01.19.0000075
B.BP.001.01.19.0000069
Dcr karyawan u/villa: Gardener, Steward,Cook,Bartender,Waitres Spa Therapist,T.270260 CV ke hrsanur@kayumanis.com Jl.Tirta Akasa 28 Sanur Hp.081936268622 B.BP.001.01.19.0000127
SERVICE
Dcr 5 Satpam diutmkan Gada Pratama u/ Htl*5 di Seminyak,Gaji UMK,BPJS,THR,Gam.Hub.Pdg.Griya 12 H.081338780555-AgusMahendra B.BP.001.01.19.0000169
Dicari Accounting Staf Wanita max.27th min.S1 Akuntansi, tdk keberatan dgn jam kerja yg panjang,kemampuan komunikasi dan presentasi yg baik. Gaji besar, lokasi Gianyar. Kirimkan CV ke 081999919777 WA Only kutuskutusbali@gmail.com B.BP.001.01.19.0000158
Dicari Pengawas S1 lapangan proyek villa WA:085100883990 B.BP.004.01.19.0000170
Dicari Sopir Hub.Hp 082144875930/081999113774 B.BP.001.01.19.0000088
Dicari pembantu rumah tangga pengalaman Hub:085100883990 B.BP.004.01.19.0000171
RUPA-RUPA
BIRO JASA RUPA-RUPA
DIJUAL RUMAH
Dcri Krywn/Kryti Utk Toko, Jln Sunset Road Kuta.081239995037
B.BP.001.01.19.0000076
Dibutuhkan Terapis Spa Wanita Hub.085829396892/081529293028
B.BP.001.01.19.0000025
Dicari staff Notaris min.SMA, max.28th di Dps H.081338349797
B.BP.001.01.19.0000168
Dicari:Karyawati Utk Admin max 28 thn,Minimal SMA/SMK untuk bekerja di perusahaan corrugated carton box. Jl.Sekar Sari No.23 Kesiman Kertalangu Hub Segera:081337070443
B.BP.001.12.18.0000697
Drafter AutoCad,Sales Mrkting, Surveyor Lapangan:085103167222
B.BP.001.12.18.0000807
Sopir SIM A untuk catering antar jemput tamu. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88, Hp.081238553358 Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com G.03
Satpam Waker. Lamaran datang langsung ke Jl.Danau Toba 7 Sanur, Hp. 0818621818 G.07
Waiter, Kasir, SMEA SMK ke Bali Pizza Jl.Danau Toba 7 Sanur, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com G.04
SMK di Dps Bth:GR BK,Pengembangan Kurikulum,Bag.Kerjasama S:Team Work & Berdedikasi F:HR Menarik THT BPJS & Pendidikan Lanjutan E-tugasbali@yahoo.com B.BP.001.01.19.0000079
Tukang masak bebek goreng. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88 Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com
G.02
Waiter, Kasir SMEA SMK ke Shankara Kuta Jl.Bakung Sari depan Matahari Dept.Store Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com
G.05
Informasi pasang iklan Telepon z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Langsung Kerja!!! Tenaga Laundry Kerobokan 081319007572 B.BP.001.01.19.0000175
Satpam /Waker. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com
G.01
Cook Indonesia/India. Lamaran Shankara Kuta Jl.Bakung Sari Kuta Square Blok D33 depan Matahari Dept. Store, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com
G.06
DIJUAL MOBIL DAIHATSU
Xenia Xi Family th 2007 asli Bali tgn I, Hub.087862270180 B.BP.001.01.19.0000099
DIJUAL RUMAH
Cpt Rmh S2Lt L2A Br.Tojan Blahbatuh Gnyr H:085737545615 Nego
B.BP.001.01.19.0000120
Hot..Dijual Rumah Elit di area elit (harganya super) Jl.Sekar Tunjung,30 menit dari airport. Hub:08123830201/089691533919 B.BP.001.01.19.0000099
DIJUAL TANAH
Djl Tnh 2 Are Timur Polresta Dps 400Jt/A Nego.08123602374 B.BP.001.01.19.0000167
Tnh 34 are view Bdgl,SHM,aspek Perum,Harga Nego,085857442601
B.BP.001.01.19.0000146
Tnh Pgr Jl By Pass Kediri Tbn 18,26/680Jt/A,Ng /088219124095
B.BP.001.01.19.0000122
RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.412815 / 085337370228 B.BP.001.01.19.0000106
BIRO JASA Bantu Lapor Pajak SPT Tahunan BulananSIUPNPWP081338344155 B.BP.001.12.18.0000879
BANGLI
14
Senin Paing, 7 Januari 2019
Terkendala Lahan, Puskesmas Rawat Inap Belum Bisa Dibangun
Bangli (Bali Post) Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli sejatinya ingin mengembangkan Puskesmas Bangli Utara menjadi puskesmas rawat inap. Tujuannya agar mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya yang ada di Kecamatan Bangli. Namun, untuk pengembangannya masih terkendala lahan yang belum memadai.
Bali Post/kmb40
SAMPAH - Tumpukan sampah yang dibuang warga di pinggir Jalan Brigjen Ngurah Rai, Bangli.
Bak Penampungan Ditarik, Warga Bingung Buang Sampah Bangli (Bali Post) Warga yang tinggal di wilayah kota Bangli akhir-akhir ini kebingungan membuang sampah. Masalahnya, beberapa bak penampungan sampah yang dulunya disediakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di pinggir jalan, kini telah ditarik. Lantaran tak ada bak penampungan sampah, warga pun terpaksa membuang sampah di pinggir jalan. Seperti yang terpantau di wilayah Kelurahan Bebalang, Minggu (6/1) kemarin. Sampah yang terbungkus plastik terlihat menumpuk di beberapa titik, salah satunya di depan tempat penitipan anak (TPA) yang lokasinya berada di utara tugu Adipura. Selain di lokasi itu sampah yang menumpuk juga terlihat di dekat kantor Lurah Bebalang. Bahkan, sampah di depan kantor kelurahan itu terlihat berserakan lantaran diseret anjing.
Salah seorang warga setempat, Wayan Arsana, mengaku beberapa bak sampah yang dulunya disediakan DLH Bangli di pinggir jalan dan di atas trotoar kini telah ditarik. Kondisi itu membuat warga kebingungan mencari tempat untuk membuang sampah. ‘’Karena tidak ada bak sampah lagi, warga sekarang bingung kemana harus buang sampah. Kalau dibuang di pinggir jalan sebenarnya tidak enak rasanya mengotori jalan. Tapi karena tidak ada tempat sampah, ya terpaksa kita tumpuk di pinggir jalan,’’ ujarnya. Dirinya pun mempertanyakan alasan DLH menarik bak penampungan sampah yang ada. Mengingat bak sampah yang dulunya disediakan di pinggir jalan depan rumahnya kondisinya masih bagus. Penarikan bak penampungan sampah itu tak disertai pemberitahuan dari dinas terkait
mengenai ke mana dan bagaimana seharusnya warga membuang sampah. ‘’Karena tidak ada pemberitahuan kita kan ragu-ragu jadinya. Takutnya pas taruh sampah di pinggir jalan, kita ditegur dan dilarang. Kita harapkan dinas bisa menyediakan bak sampah kembali,’’ katanya. Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Bangli Ida Ayu Yudi Sutha yang dikonfirmasi belum lama ini mengatakan, sejumlah bak penampungan sampah yang ada di wilayah Kota Bangli sengaja ditarik. Alasannya, karena bak penampungan sampah itu tidak hanya dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitar lokasi, namun dari masyarakat luar. Bahkan tak sedikit orang dengan mengendarai mobil carry membuang sampah di bak penampungan itu dengan jumlah banyak sehingga menyebabkan volume sampah meluber. ‘’Sampah-
sampah tersebut sudah kami angkut, tapi tidak lama, penuh lagi. Jadi seolah-olah, kami tidak bekerja. Tidak ngangkut sampah,’’ ungkapnya. Kini setelah bak penampungan sampah diambil, Yudi Sutha mengklaim sudah tidak ada lagi pemandangan kotor, sampah meluber di lokasi bak pembuangan sampah sebelumnya. Dia mencontohkan seperti di depan SMPN 2 Bangli, tepatnya di bawah pohon leci. Dia juga mengatakan, sebagai ganti ditariknya beberapa bak sampah di wilayah perkotaan, pihaknya kini memberikan pelayanan pengangkutan sampah. Dalam pelayanan itu, warga hanya diminta menaruh sampah yang telah dibungkus plastik/karung di depan rumah setiap sore hari. Sampah-sampah itu nantinya akan diangkut setiap pagi hari oleh truk pengangkut sampah DLH. (kmb40)
Siwaratri di Pura Kehen
Kendalikan Diri agar Tak Terjerumus Tujuh Kegelapan PERAYAAN Siwaratri yang bertepatan dengan Hari Suci Kuningan diisi dengan persembahyangan bersama di Pura Kehen, Sabtu (5/1). Acara yang dipimpin Sekda Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra dihadiri pimpinan Forkompinda, OPD di lingkungan Pemkab Bangli, pengurus PHDI Bangli dan siswa SD, SMP dan SMA di lingkungan Kota Bangli. Sekda Giri Putra menjelaskan, pada hakikatnya tujuan pelaksanaan brata Siwaratri untuk mengendalikan hawa nafsu dan introspeksi diri akan perbuatan dan tujuan kehidupan di dunia ini. Melalui momentum rahina suci Siwaratri, Sekda Giri Putra mengajak seluruh umat se-Dharma khususnya masyarakat Bangli, untuk bisa mengendalikan dan mengenali diri, agar tidak terjerumus pada tujuh kegelapan diri. Lebih lanjut Sekda Giri Putra menjelaskan, malam purwaning tilem kapitu yakni hari dilaksanakannya rahina Siwaratri, merupakan malam yang paling gelap di antara malam. ‘’Di alam nyata dunia mengalami kegelapan, dalam pikiran manusia juga mengalami tujuh kegelapan (Sapta Timira) yang membuat kita lupa diri,’’ terangya. Yang dimaksud dari Sapta Timira yaitu Surupa yakni mabuk karena wajah atau rupa yang tampan, Dhana yakni mabuk karena harta benda, Guna mabuk karena kepintaran, Kulina mabuk karena keturunan, Yowana mabuk karena masa muda, Sura yakni mabuk karena minuman keras dan Kasuran yakni mabuk karena memiliki keberanian. ‘’Melalui tapa, brata, yoga lan semadi, mari kita memohon sinar suci kehadapan Ida Batara Siwa agar menghilangkan tujuh kegelapan dalam diri kita,’’ jelasnya. Ketua Harian PHDI Bangli I Nyoman Sukra mengimbau umat se-Dharma bisa menjalankan brata Siwaratri dengan melaksanakan jagra (tidak tidur), monobrata (tidak berbicara) dan upawasa (tidak makan). Dijelaskan bahwa jagra penuh dalam brata Siwaratri adalah tidak tidur selama 36 jam. Namun kalau tidak bisa, jagra bisa dilaksanakan selama 24 jam. Atau kalau masih tidak bisa 12 jam, juga tidak masalah. Asal dilaksanakan dengan niat dan kesungguhan. Sama halnya dengan
monobrata, kata Sukra, kalau memang tidak bisa dilaksanakan, tidak masalah, asal tidak membicarakan keburukan orang dan lebih banyak berbicara tentang agama dan kebaikan. Begitu juga dengan upawasa, kalau tidak bisa 36 jam, umat bisa melaksanakanannya selama 24 jam, atau kalau masih belum bisa 12 jam juga tidak masalah, asal dilaksanakan dengan niat yang tulus dan ikhlas. ‘’Dalam agama Hindu tidak ada kata harus. Harus begini harus begitu, karena agama merupakan keseimbangan. Kalau bisa jalankan upawasa, monobrata dan jagra selama 36 jam penuh sangat baik. Kalau hanya bisa 24 jam atau 12 jam juga tidak masalah, asal dilaksanakan dengan tulus ikhlas,’’ kata Sukra. (ina)
Bali Post/ina
SIWARATRI - Sekda Ida Bagus Giri Putra saat memimpin perayaan Siwaratri di Pura Kehen, Sabtu (5/1) malam.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli dr. Nengah Nadi, Minggu (6/1) kemarin menyebutkan, saat ini total jumlah puskesmas yang ada di Kabupaten Bangli sebanyak 12 unit. Lima di antaranya berstatus puskesmas rawat inap yakni Puskesmas Susut I di Kayuambua, Puskesmas Tembuku II di Banjar Metra Desa Yangapi, Puskesmas Kintamani I, Puskesmas Kintamani III di Desa Belantih, dan Puskesmas Kintamani V di Desa Songan. Rencananya, jumlah puskesmas rawat inap yang sudah ada akan kembali ditambah. Penambahan akan dilakukan khusus untuk di Kecamatan Bangli. ‘’Sesuai dengan visi dan misi Gubernur, semua kecamatan harus punya puskesmas rawat inap. Kita di sini yang belum punya hanya di Kecamatan Bangli,’’ ungkapnya. Nadi mengatakan, dari dua puskesmas yang ada di Kecamatan Bangli, pihaknya merencanakan akan mengembangkan Puskesmas Bangli Utara sebagai puskesmas rawat inap. Alasannya karena Puskesmas Bangli yang ada di Desa Tamanbali lokasinya relatif dekat dengan rumah sakit, sehingga akan mubazir jika Puskesmas Bangli dikembangkan menjadi puskesmas rawat inap. ‘’Kenapa puskesmas yang di Pengotan kita rencanakan jadi rawat inap, karena kalau yang di Bangli kan mubazir karena dekat dengan rumah sakit. Tujuan pngembangan rawat
inap kan untuk mendekatkan pelayanan ke masyarakat,’’ terangnya. Meski demikian, untuk bisa mengembangkan Puskesmas Bangli Utara menjadi puskesmas rawat inap, dr. Nadi mengaku masih terkendala lahan. Idealnya pembangunan puskesmas rawat inap membutuhkan lahan minimal 30 are. Sementara luas lahan Puskesmas Bangli Utara saat ini hanya 15 are. Terkait kekurangan lahan itu, pejabat asal Karangasem ini mengaku sedang berupaya memohon ke pemerintah provinsi agar bisa memanfaatkan lahan milik Pemprov yang ada di dekat Puskesmas Bangli Utara. ‘’Sudah kita usulkan ke provinsi, karena itu kan tanah provinsi.
Kita usulkan pemanfaatannya seluas 15 are,’’ terangnya. Lantaran belum adanya kepastian soal permohonan lahan tersebut, dr. Nadi pun belum berani memasang target kapan Puskesmas Bangli Utara bisa dikembangkan jadi puskesmas rawat inap. ‘’Kalau ditargetkan, tapi tanahnya belum ada kan sulit. Kita sekarang sedang berproses,’’ ujarnya. Nantinya setelah ada kepastian soal lahan, barulah pihaknya akan mengembangkannya dengan membangun gedung, serta menambah peralatan medis, dan SDM. Nadi menyebutkan, jumlah tenaga medis yang dibutuhkan di puskesmas rawat inap minimal tiga orang dokter umum, dan empat tenaga bidan. (kmb40)
Bali Post/kmb40
PUSKESMAS - Puskesmas Bangli di Desa Tamanbali. Puskesmas ini tidak direncanakan menjadi puskesmas rawat inap lantaran lokasinya yang dinilai dekat dengan RSU Bangli.
Penjambret Bawa Kabur Kalung Emas Bangli (Bali Post) – Kasus penjambretan terjadi di Jalan Raya Petung, Desa Batur Tengah, Kintamani saat hari raya Kuningan, Sabtu (5/1) siang. Pelaku jambret berhasil membawa kabur kalung emas milik korban Ni Komang Risa Tamara (18), warga Banjar Petung, Desa Batur Tengah. Saat ini kasus tersebut masih ditangani Polsek Kintamani. Berdasarkan informasi Ming-gu (6/1) kemarin, kasus penjambretan terjadi saat korban melintas di lokasi usai bersembahyang di Pura Batur, sekitar pukul 11.20 Wita. Ketika itu, korban berboncengan bersama ibunya, Ni Ketut Aspirasi. Sebelum kejadian, korban sudah mencurigai seorang pengendara sepeda motor terus membuntutinya. Benar saja, sesampainya di TKP, pengendara tersebut langsung memepet korban dan menarik paksa kalung yang digunakan korban di lehernya hingga putus. Melihat kejadian itu, paman korban I Wayan Yarka sempat berusaha mengejar pelaku. Namun sayang di pertengahan jalan, Yarka kehilangan jejak. Pelaku kabur ke arah selatan. Sementara korban yang kehilangan kalung emasnya, kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Kintamani.
Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi saat dikonfirmasi kemarin membenarkan adanya kasus penjambretan tersebut. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian Rp 6 juta. Dikatakan Sulhadi, laporan kasus jambret itu telah ditindaklanjuti polisi dengan melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar TKP. Untuk mengungkap pelaku, polisi juga telah memeriksa rekaman CCTV yang terpasang di
sepanjang jalur yang diduga sempat dilalui pelaku. Sejauh ini polisi telah mengantongi ciri-ciri pelaku berdasarkan keterangan saksi dan rekaman CCTV. ‘’Dengan adanya kasus ini, kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dan kalau memakai perhiasan ataupun barang berharga lainnya agar tidak mencolok. Apalagi saat mengendarai kendaraan bermotor melewati tempat yang sepi agar lebih berhati-hati,’’ kata Sulhadi. (kmb40)
OLAH TKP - Pihak kepolisian melakukan olah TKP kasus penjambretan di Kintamani.
15
Senin Paing, 7 Januari 2019
Terkait Kasus Dugaan Suap dan Korupsi DAK
Sejumlah Pejabat Disdikbud Cianjur Jadi Saksi
Bali Post/ant
IKAN - Warga menjemur ikan di pinggir Pantai Mamboro, Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (6/1) kemarin. Setelah tiga bulan tidak bekerja karena tersapu gelombang tsunami 28 September 2018, sejumlah warga di sekitar pantai itu kembali melakukan aktivitas usahanya.
Debat Capres
KPU Kombinasikan Metode Setengah Terbuka dan Tertutup Jakarta (Bali Post) -
Komisioner KPU Pramono Ubaid Thantowy mengatakan Debat Capres-Wapres adalah mengedepankan penyampaian gagasan, bukan pertunjukan. ‘’Lagi pula debat kandidat bukanlah acara kuis atau reality show yang penuh tebak-tebakan. Karena bukan itu substansinya. Toh, yang lebih dibutuhkan pemilih adalah gagasannya, visi-misinya. Bukan show-nya,’’ katanya di Jakarta, Minggu (6/1) kemarin. Namun, lanjutnya, bukan berarti KPU sama sekali mengabaikan aspek pertunjukannya karena bagaimanapun, debat kandidat adalah kegiatan yang disiarkan secara luas oleh stasiun TV. Karena itu, maka soal-soal yang diberikan tidak sepenuhnya terbuka. KPU mengombinasikan metode setengah terbuka dan tertutup. Untuk setiap segmen, katanya, KPU menggunakan metode setengah tertutup, yakni masing-masing pasangan calon diberikan 5 soal yang sama dan
masing-masing pasangan calon akan diundi untuk mengambil salah satu di antara 5 soal itu. ‘’Jadi bukan dikasih tahu satu soal seminggu sebelumnya yang pasti akan ditanyakan dalam debat. Karena itu maka setiap paslon harus tetap menyiapkan diri dengan serius. Karena mereka tidak tahu, soal yang mana yang harus mereka jawab. Metode ini akan dilakukan untuk beberapa segmen,’’ katanya. Dalam salah satu segmen KPU juga menerapkan metode
pertanyaan tertutup, yakni antar-paslon bisa saling mengajukan pertanyaan. Tentu pertanyaan yang sifatnya rahasia. Namun tidak boleh keluar dari tema utama hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. ‘’Dan terakhir, timses kedua paslon setuju dengan format seperti ini,’’ katanya. Ia juga menambahkan, kesepakatan antara KPU dan kedua tim sukses pasangan capres-cawapres untuk memberikan kisi-kisi soal kepada kandidat seminggu sebelum
debat kandidat guna mengembalikan debat kekhitahnya, sebagai salah satu metode kampanye. Kampanye menurut UU Pemilu adalah kegiatan peserta pemilu untuk meyakinkan pemilih dengan menawarkan visi, misi, dan program dan/atau citra diri peserta pemilu, katanya. ‘’Dengan memberikan soal sebelummya, maka gagasan yang disampaikan oleh pasangan calon bisa lebih diuraikan dengan jelas dan utuh. Apa visinya jika terpilih, apa misinya untuk membangun bangsa, dan apa programnya untuk mengatasi berbagai masalah rakyat. Sehingga publik bisa memberikan penilaian bukan berdasarkan informasi yang sepotong-sepotong,’’ katanya. (ant)
Inflasi Pedesaan di Bali Tertinggi di Indonesia
Denpasar (Bali Post) Berdasarkan pengamatan indeks konsumsi rumah tangga petani di pedesaan pada bulan Desember 2018, inflasi pedesaan Bali tertinggi dari 33 provinsi. Namun memang semua provinsi mengalami inflasi. Inflasi pedesaan di Provinsi Bali tercatat 1,25%. Sedangkan inflasi terendah tercatat di Provinsi Sumatera Utara dengan besaran 0,06%. Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho, belum lama ini. Pada Desember 2018, Provinsi Bali tercatat mengalami inflasi pedesaan sebesar 1,25% yang disebabkan oleh naiknya rata-rata harga barang pada semua kelompok. Inflasi tertinggi tercatat pada kelompok bahan makanan yang mencapai 2,82%, disusul kelompok kesehatan 1,12%, kelompok transportasi dan komunikasi sebesar 0,22%, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,14%, kelompok sandang 0,09%, kelompok perumahan 0,08%, serta ke-
lompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,02%. Komoditas konsumsi yang memberikan andil terhadap inflasi pedesaan di bulan Desember antara lain bawang merah, daging ayam ras, biaya kamar rumah sakit, sawi hijau, cabai rawit, tongkol, cabai merah, dan daging babi. Meskipun harga beras tidak masuk dalam daftar yang memberikan sumbangan inflasi, namun berdasarkan hasil pencatatan harga gabah di 7 kabupaten yaitu Jembrana, Tabanan, Badung, Gianyar, Klungkung, Karangasem, dan Buleleng selama bulan Desember 2018 menunjukkan harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani mengalami kenaikan. Kenaikannya sebesar 0,51%, dari Rp 4.706 per kilogram pada bulan sebelumnya menjadi Rp 4.730 per kilogram pada Desember 2018. Demikian pula rata-rata harga GKP di tingkat penggilingan naik sebesar 0,56% dari Rp 4.791 per kilogram menjadi Rp 4.817 per kilogram. Namun harga beras di pasaran cukup
stabil. Inflasi yang terjadi di Singaraja, misalnya, memang disumbang oleh beras dari kelompok bahan makanan, namun sumbangannya sangat kecil yaitu 0,0793%. Inflasi dan kenaikan harga gabah tersebut menyebabkan kondisi NTUP (Nilai Tukar Usaha Petani) pada Desember 2018 juga tercatat mengalami kenaikan sebesar 1,29%. Kenaikan indeks NTUP tercatat pada empat subsektor. Kenaikan tertinggi tercatat pada subsektor hortikultura sebesar 2,24%, disusul peternakan 1,92%, tanaman pangan 1,29% dan perikanan 0,06%. Sebaliknya NTUP subsektor tanaman perkebunan rakyat tercatat mengalami penurunan sebesar 0,91%. ‘’Jika dilihat NTUP subsektor perikanan lebih rinci, terlihat bahwa NTUP perikanan tangkap tercatat menurun sebesar 0,07%, sebaliknya NTUP perikanan budi daya naik sebesar 0,30%,’’ ungkapnya. Deputi Direktur Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KPw) Provinsi Bali Azka A.
Subhan mengatakan, ternyata memang kenaikan inflasi di pedesaan Desember 2018 di Bali cukup merata di berbagai sektor. Untuk itu produksi dan distribusi barang dan komoditas di pedesaan perlu ditingkatkan. Salah satu upaya antisipasi bisa dilakukan dengan program Desa Peduli Inflasi. Kepedulian kepada inflasi bisa dimulai dari pedesaan. ‘’Program ini menjadi program unggulan Kabupaten Bangli ketika meraih penghargaan TPID Terbaik di tingkat kabupaten untuk wilayah Jawa dan Bali di tahun 2017 yang diterima tahun 2018 lalu,’’ ungkap Azka. Lanjutnya, inflasi pedesaan khususnya untuk komoditas pertanian bisa menguntungkan petani jika benar-benar memang harga yang baik diterima oleh petani. Namun jika keuntungan harganya justru diterima oleh tengkulak atau pedagang perantara, kenaikan harga tidak bermanfaat untuk petani tetapi dinikmati oleh pedagang. (kmb42)
Pemersatu Rakyat Dari Hal. 1 ‘’Sepanjang tugasnya sebagai Yang Dipertuan Agong, Yang Mulia telah bekerja dengan memenuhi tanggung jawab dan kepercayaannya sebagai kepala negara dan memainkan perannya sebagai tulang punggung stabilitas, sumber keadilan, inti untuk persatuan dan pemersatu rakyat,’’ katanya. Wan Ahmad mengatakan, Sultan Muhammad V juga mengucapkan terima kasih
Dari Hal. 1 Sementara itu, selang satu jam setelah Vanessa keluar, Avriellia Shaqqila keluar dari ruang penyidikan. Sambil terisak dia turut meminta maaf kepada masyarakat atas tindakan yang dia lakukan. ‘’Saya Avriellia meminta maaf kepada seluruh publik dan seluruh awak media yang selama ini sudah dengan saya. Mengenai saya yang telah membuat sebuah kesalahan dan kekhilafan khususnya saya meminta maaf kepada kepolisian atas tindakan yang tidak patut dicontoh,’’ ujarnya. Sebelumnya, Polda Jatim mengungkap kasus prostitusi daring yang melibatkan artis ibu kota Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila. Polisi telah
karena memilihnya sebagai Yang ke-Pertuan Agong ke-15 pada 13 Desember 2016. ‘’Dia juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada perdana menteri dan pemerintah atas kerja samanya dalam memerintah negara. Sebagai otoritas tertinggi angkatan bersenjata, keagungannya juga bangga atas pengorbanan dan kesetiaan mereka kepadanya dan negara,’’ katanya. Kepada warga Malaysia,
ujarnya, Seri Paduka Baginda Tuanku meminta mereka untuk tetap bersatu dalam menjaga persatuan, toleransi untuk menegakkan tugas mereka kepada negara, sehingga Malaysia yang berdaulat akan terus damai dan harmonis. Wan Ahmad mengatakan bahwa Sultan Muhammad V akan kembali ke Kelantan untuk bersama orang-orangnya. Sejak Minggu lalu telah muncul desas-desus bahwa Sultan Muhammad V akan
Satu Jam
menetapkan dua tersangka, yakni mucikari berinisial ES (37) dan TN (28) asal Jakarta Selatan. Direskrimsus Polda Jawa Timur Kombes Akhmad Yusep menyatakan cukup banyak artis yang terlibat dalam prostitusi daring terutama di bawah naungan dua tersangka mucikari ES (37) dan TN (28) asal Jakarta Selatan. ‘’Untuk yang terkait di dalam (prostitusi daring) cukup banyak. Masih dalam pendalaman. Nanti kita sampaikan lebih lanjut,’’ ujar Akhmad Yusep di Mapolda Jatim di Surabaya, Minggu kemarin. Modus operandi yang dipakai dua mucikari itu adalah mempromosikan artis atau selebgram melalui media sosial Ins-
tagram untuk melakukan jasa layanan prostitusi bagi oknum yang berminat dari selebgram yang ada. ‘’Kemudian memfasilitasi komunikasi dan melakukan transaksi. Aturan mainnya 30 persen dibayar di muka melalui rekening,’’ katanya. Sebelumnya, Polda Jatim mengungkap kasus prostitusi daring yang melibatkan artis Ibu Kota berinisial VA. Artis tersebut diperkirakan mendapat bayaran Rp 80 juta dari pelayanan yang diberikan kepada pelanggannya. Selain artis berinisial VA, polisi juga mengamankan seorang foto model berinisial AS. AS disebut-sebut mendapatkan bayaran Rp 25 juta untuk sekali kencan. (ant)
mengundurkan diri sebagai raja. Perdana Menteri Dr. Mahathir Mohamad pada Jumat mengatakan dia juga telah mendengar desas-desus tetapi belum menerima pernyataan resmi. Pada November lalu beredar foto pernikahannya dengan mantan Miss Moscow Oksana Voevodina, tetapi istana negara tidak memberikan penjelasan, demikian pula Perdana Menteri Mahathir tidak memberikan pernyataan resmi. (ant)
Cianjur (Bali Post) – Sejumlah pejabat di lingkungan Disdikbud Cianjur, Jawa Barat menjadi saksi dalam kasus dugaan suap dan korupsi DAK pendidikan SMP dengan tersangka Bupati Cianjur Irvan Roivano Muchtar dan tiga orang lainnya. ‘’Semua jajaran di Disdikbud sudah saya sampaikan untuk mengikuti prosedur, jadi tidak mungkin akan ada yang mangkir. Kemarin itu hanya masalah teknis. Oleh karena itu, sudah dijadwalkan kembali,’’ kata Sekretaris Disdikbud Cianjur Asep Saepurrohman di Cianjur, Minggu (6/1) kemarin. Mereka yang dipanggil sebagai saksi staf Sarana dan Prasaranan Bidang SMP Disdibud Cianjur Lutfi Hilari, Kasi Sarana dan Prasarana SD Hendra Munadi serta dua PNS Disdikbud Cianjur masing-masing Budiman dan Dani Nurjaman Al Habsi. Namun, keempat orang tersebut tidak dapat hadir pada panggilan pertama karena surat pang-
gilan yang terlambat sampai dan dijadwalkan kembali pemanggilan ulang pada pekan ini. Jadi, bukan mangkir seperti yang diberitakan. Sebelumnya, Sekretaris Disdukbud Asep Saepurrohman dan Kasubag Keuangan Disdikbud Mugiana sudah diperiksa KPK dengan status saksi dan seorang operastional manager dan asisten direktur hotel di Cipanas. Asep Saepurrohman mengaskan bahwa keempat saksi tersebut bukan mangkir dari panggilan, melainkan surat panggilan baru tiba pada Kamis sore, sementara pemanggilan dijadwalkan pada hari yang sama. Terkait dengan pemeriksaan dirinya sebagai saksi bersama Kasubag Keuangan selama lima jam beberapa waktu lalu, dia ditanya seputar prosedur dan tahapan DAK mulai dari pengajuan proposal, perencanaan, hingga penyaluran. ‘’Saya menjawab tim penyidik sesuai dengan apa yang saya tahu terkait den-
gan prosedur DAK pendidikan. Saya dimintai keterangan secara terpisah selama lima jam,’’ katanya. Informasi dihimpun, rencanya pada pekan depan sejumlah saksi lainnya akan dipanggil KPK terkait dengan kasus DAK pendidikan tersebut. Bahkan, menurut Asep, sejumlah nama baru akan dipanggil sebagai saksi dalam kasus yang menyeret bupati, kepala dinas, kabid, dan kakak ipar bupati itu. Seperti diberitakan, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar terkait dengan dugaan pemerasan dan suap DAK pendidikan SMP. Irvan ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya, Cecep Sobandi (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan), Rosidin (Kepala Bidang SMP), dan Tubagus Cepy (kakak ipar bupati). KPK mengamankan uang Rp 1.556.700.000 dalam mata uang rupiah pecahan 100 ribu, 50 ribu, dan 20 ribu. (ant)
Bengkulu (Bali Post) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memasang target pertumbuhan sektor industri agro sebesar 7,10 persen pada tahun 2019, lebih tinggi dibandingkan tahun lalu sekitar 6,93 persen. Kinerja sektor industri agro diproyeksi terdongkrak karena akan adanya lonjakan dari permintaan domestik pada momentum pemilihan umum (pemilu), seperti produk makanan dan minuman. ‘’Di tahun politik ini, ada beberapa sektor yang bakal meraih peluang besar, di antaranya industri makanan dan minuman,’’ kata Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono lewat keterangannya diterima di Bengkulu, Minggu (6/1) kemarin. Pada kuartal III/2018, industri agro mencatatkan pertumbuhan di angka 7,23 persen secara tahunan. ‘’Kami optimistis, realisasi pertumbuhan industri agro
di tahun 2019 akan lebih besar dari target 7,10 persen,’’ imbuhnya. Selama ini, industri agro menjadi sektor andalan dalam memacu kinerja industri pengolahan nonmigas, yang juga turut menopang pertumbuhan ekonomi nasional. ‘’Pertumbuhan tersebut didukung oleh tumbuhnya masing-masing subsektor, seperti industri makanan dan minuman, industri hasil tembakau, industri pengolahan kayu, bambu dan rotan, industri kertas dan berbahan kertas, serta industri furnitur,’’ papar Sigit. Pada semester I tahun 2018, industri agro menyumbang hingga 49,11
persen dari total produk domestik bruto (PDB) sektor nonmigas. Di periode yang sama, ekspor dari industri agro berkontribusi mencapai 23,26 miliar dolar AS atau 26,43 persen terhadap total ekspor nasional. ‘’Artinya, produk-produk agro kita telah mampu berdaya saing global,’’ ungkapnya. Bahkan, investasi di industri agro juga menjadi motor penggerak pertumbuhan sektor manufaktur di Indonesia. Pada semester I-2018, penanaman modal dalam negeri (PMDN) di industri agro mencapai Rp 24,32 triliun, sedangkan penanaman modal asing (PMA) menembus angka 1,1 miliar dolar AS. (ant)
Kemenperin Targetkan Industri Agro Tumbuh 7,10 Persen
’’Di tahun politik ini, ada beberapa sektor yang bakal meraih peluang besar, di antaranya industri makanan dan minuman.’’ Plt. Dirjen Industri Agro Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono
WARUNG GLOBAL
Melestarikan Kebudayaan Bukan Tugas Masyarakat Saja MENJAGA dan melestarikan kebudayaan, bukan tugas masyarakat saja. Pemerintah yang harusnya lebih banyak mengambil peran. Hal itu terungkap dalam acara Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Sabtu (5/1). Berikut rangkumannya. Darsa di Tabanan mengatakan, pada hakikatnya desa adat memiliki nilainilai budaya yang luhur dan kekayaan yang tak ternilai. Nilai-nilai itu adalah gotong royong, ramah, alam lingkungan yang indah, seni tradisi dan budaya. Semua ini sebagai modal atau aset sebagai pusat kebudayaan. Astika di Gianyar menyampaikan, eksistensi desa adat yang ada sekarang ini muncul dan berkembang berdasarkan kegiatan turun-temurun yang menjadi unggulan di desa tersebut. Untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan, tentu
bukan tugas masyarakat saja. Pemerintah yang harusnya lebih banyak mengambil peran sehingga desa adat dapat berkembang, terus berinovasi dan tetap eksis. Kerta Dana di Mengwi menambahkan, masingmasing desa adat punya pelaku seni yang berbakat, ini perlu dibina sehingga tetap memiliki regenerasi. Di sinilah peran pemerintah sangat dibutuhkan dengan memfasilitasi para pelaku seni. Tujuannya agar budaya, tradisi dan seni bisa tetap terjaga dengan baik. Sarja di Denpasar mengatakan, situasi kondisi
yang menciptakan perubahan budaya sesuai dengan perkembangan zaman. Namun tidak terlihat adanya kepunahan kesenian dan budaya Bali karena masyarakatnya memang tidak bisa terlepas dengan hal tersebut walaupun tata cara pelaksanaan sedikit berbeda, yang jelas esensinya sama. Desa adat bisa melaksanakan berbagai atraksi kesenian dan budaya, dikemas untuk kepentingan wisata untuk mempertahankan budaya Bali. Bhaskara di Denpasar sependapat bahwa kebudayaan Bali diakui dan dihargai serta berkembang sampai ke luar negeri. Bali kini terdesak oleh kebutuhan ekonomi yang menyebabkan sebagian besar masyarakatnya makin sulit mengatur antara kerja dan budaya. Kelompok seni dan budaya harus dikuatkan dengan membuat beragam kegiatan. (dika)
balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost
Senin Paing, 7 Januari 2019
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Chelsea Melaju, Fabregas Berpisah London – Alvaro Morata mencetak dua gol untuk Chelsea dalam usaha memulai mempertahankan Piala FA dengan kemenangan 2-0 atas Nottingham Forest di Stamford Bridge, Minggu (6/1) dini hari kemarin. Dalam pertandingan ini, Cesc Fabregas menangis karena akan berpisah dengan sepak bola Inggris.
Ni Putu Melvin Widya Handayani
Chelsea melaju ke babak keempat Piala FA bersama pembunuh raksasa Gillingham yang mengalahkan Cardiff 1-0, Bristol City (1-0 Huddersfield), Crystal Palace (1-0 Grimsby), Arsenal (3-0 Blackpool), Everton (2-1 Lincoln), Manchester United (2-0 Reading) dan Portsmouth (1-0 Norwich). Morata dan Fabregas dikaitkan dengan kepindahan dari Stamford Bridge pada bursa transfer Januari ini. Fabregas dilaporkan akan bergabung dengan Monaco yang dikelola oleh mantan rekan setimnya di Arsenal, Thierry Henry. Harian olahraga L’Equipe melaporkan, Fabregas diperkirakan ke Monaco kemarin untuk menegosiasikan transfer ke klub Ligue 1 Prancis itu. Ia dan agennya Darren Dein akan bertemu dengan wakil presiden Monako, Vadim Vasyliev, meskipun sebuah sumber mengatakan kepada AFP bahwa langkah itu belum selesai. Fabregas (31) bermain empat musim di Arsenal dari 2003-2007 bersama pelatih Monaco saat ini, Thierry Henry. Dia pindah ke Chelsea pada 2014 tetapi baru bermain enam kali sepanjang
Bali Post/ist
Melvin dan Margoz Turun di Kejurnas Denpasar (Bali Post) Dua pegolf junior Bali, Ni Putu Melvin Widya Handayani dan Margoz, dijadwalkan berlaga pada Kejurnas Golf Junior di Lapangan Golf Gading Raya, Serpong, Jakarta, mulai Senin (7/1) hingga Selasa (8/1) besok. Baik Melvin maupun Margoz sudah melakukan persiapan matang. Melvin turun pada kategori usia 12-13 tahun, sedangkan Margoz berlaga pada kategori umur 9-10 tahun. ‘’Mereka memiliki jam terbang lumayan di level nasional,’’ tutur pelatih Komang Darmawan di Denpasar, Minggu (6/1) kemarin. Darmawan optimis pegolf asuhannya mampu menembus minimal peringkat lima besar, sedangkan Margoz bisa mencapai juara III. ‘’Kami mengamati latihan keduanya. Prestasi mereka lumayan di tingkat nasional. Selama 2018 lalu, keduanya tercatat beberpaa kali tampil di ajang kejurnas,’’ ujarnya. Melvin dan Margoz sebelumnya ambil bagian pada kejuaraan Asia Pasifik di Lapangan Golf Pondok Indah serta mengikuti turnamen di Senayan. Prestasi mereka cukup diperhitungkan di tingkat nasional pada kategori usianya. (022)
Warriors dan Kings Cetak Rekor Tripoin
Sacramento – Stephen Curry mencetak 42 poin saat Golden State Warriors mengalahkan tuan rumah Sacramento Kings dengan skor 127-123 dalam lanjutan pertandingan kompetisi NBA, Minggu (6/1) kemarin. Kedua tim menghasilkan 41 tembakan tiga angka, memecahkan rekor tripoin yang terjadi Februari lalu dalam laga antara Minnesota Timberwolves (19) dan Cleveland Cavaliers (21). Curry membuat 20 poinnya di kuarter terakhir dan menghasilkan sepasang lemparan bebas pada sembilan detik tersisa. Kevin Durant menambahkan 29 poin, 9 assist dan 5 rebound serta Klay Thompson mencetak 20 poin untuk Warriors. Buddy Hield mencetak 32 poin untuk Kings, tertinggi sepanjang kariernya. Di tempat lain, Kawhi Leonard dan Pascal Siakam masing-masing mencetak 30 poin ketika Toronto Raptors mengalahkan Milwaukee Bucks 123-116. Leonard dan Siakam mendapat banyak bantuan dari rekan-rekannya saat Raptors merebut komando di kuarter kedua dan ketiga serta kemudian selamat gempuran Bucks di kuarter keempat. Serge Ibaka menambahkan 25 poin dan 9 rebound, Fred Van Vleet memiliki 21 poin serta Danny Green menyumbang 12 poin dan 9 rebound untuk Raptors yang menaklukkan Bucks untuk pertama kalinya musim ini. ‘’Kami tidak memainkan pertahanan yang hebat. Kami ingin tampil agresif, mengoper bola dan mendapatkan beberapa tembakan terbuka yang masuk malam ini,’’ kata Leonard. Giannis Antetokounmpo mencetak 43 poin dan 18 rebound, Malcolm Brogdon menambah 15 poin serta Khris Middleton dan Eric Bledsoe masing-masing memiliki 14 poin untuk Bucks yang datang dengan kemenangan beruntun dalam lima pertandingan. Di Portland, Jusuf Nurkic mencetak 25 poin dan 15 rebound untuk Portland Trail Blazers yang berhasil mematahkan 40 poin beruntun James Harden dengan kemenangan 110-101 atas Houston Rockets. Harden mencetak 38 poin, padahal dalam enam pertandingan beruntun sebelumnya mampu membuat 40 poin atau lebih. Dalam laga lainnya, Cleveland Cavaliers ditundukkan New Orleans 98-133, San Antonio Spurs mengalahkan Memphis 108-88, Philadelphia 76-ers menaklukkan Dallas Mavericks 106-100, Detroit Pistons dihentikan Utah Jazz 105-110 dan Denver Nuggets menang atas Charlotte Hornets dengan skor 123-110. (afp/kmb)
musim ini di bawah pelatih Maurizio Sarri. Manajer Chelsea, Mauricio Sarri, mengaku tidak tahu pasti ketika ditanya apakah Fabregas telah memainkan pertandingan terakhirnya untuk The Blues. ‘’Aku pribadi tidak tahu. Dia (Fabregas) luar biasa untuk tim-tim yang dibelanya. Kontribusi yang dia berikan kepada klub ini dan bagi tim ini luar biasa. Cesc adalah pemain top,’’ tuturnya. United MU melanjutkan momentum positif yang terjadi sejak kedatangan pelatih interim Ole Gunnar Solskjaer dengan memastikan lolos ke putaran keempat Piala FA usai menyingkirkan tamunya Reading lewat kemenangan 2-0 di Stadion Old Trafford. United mencetak dua gol sebelum babak pertama melalui Juan Mata dan Romelu Lukaku. Hasil itu meneruskan catatan sempurna United selalu meraih kemenangan dalam lima pertandingan di bawah Solskjaer di semua kompetisi. Kendati tak seeksplosif di empat laga sebelumnya, United tak begitu kesulitan mengatasi klub kasta kedua sepak bola Inggris tersebut. ‘’Anda tidak bisa meminta lebih dari sekadar melewatinya, tetapi cara kami bermain bukanlah yang terbaik,’’ kata Solskjaer kepada BBC. Joel Willock, satu dari empat remaja di tim Arsenal, mencetak dua gol sebelum babak pertama. Alex Iwobi menambahkan gol ketiga di akhir pertandingan. ‘’Kami memaksakan kualitas kami pada permainan dan itu bagus untuk melihat para pemain muda melakukannya dengan baik hari ini,’’ kata manajer Arsenal, Unai Emery, setelah debutnya di Piala FA. Dalam laga lainnya, Brighton menyingkirkan Bournemouth lewat kemenangan 3-1 di Stadion Vitality. Burnley menang tipis 1-0 atas Barnsley di Turf Moor dan West Ham mengalahkan Birmingham City 2-0. Gol-gol West ham dihasilkan Marko Arnautovic dan Andy Carroll. Ini merupakan gol pertama Carroll sejak April tahun lalu. (afp/kmb)
Julia Goerges Pertahankan Gelar
Julia Goerges
Diva Ismayana Juara FFA 250 CC
Negara (Bali Post) Pembalap Diva Ismayana yang membela Bali MX Bakery 149 Denpasar keluar sebagai juara kelas free for all (FFA) sampai 250 cc terbuka, pada Perancak Grasstrack dan Motocross di Sirkuit Perancak, Negara, Minggu (6/1) kemarin. Juara II direbut Hongky (Keipoint Japan Negara) disusul Tona (KCK PW Jatimas K24 Singaraja) di posisi ketiga, Surya Kacel (KCK PW Jatimas K24 Singaraja) di peringkat keempat dan Ditha (Bedugul) bercokol di
tempat kelima. Ketua Harian Pengprov IMI Bali Tony Susiartono melontarkan, event ini digelar berkaitan dengan perayaan hari raya Kuningan. ‘’Kejuaraan ini diselenggarakan selama dua hari sejak Sabtu (5/) lalu,’’ jelasnya ketika dikontak dari Denpasar. Kejuaraan diikuti pembalap se-Bali sebagai ajang pemanasan bagi pembalap sebelum berlaga pada Porprov Bali XIV di Tabanan yang digelar di Sirkut Tengkudak, September mendatang. Ajang ini sekaligus untuk menggairahkan
kembali Sirkuit Perancak yang lama tidak dipakai menggelar lomba. Menurutnya, peserta cukup membeludak. Pada hari pertama turun 50 pembalap dan hari kedua melibatkan 80 pembalap atau total 130 kontestan. Ke depannya kejuaraan ini levelnya akan ditingkatkan menjadi terbuka Jawa dan Bali. ‘’Kami yakin animo peserta makin banyak, sebab hampir seluruh kroser nasional pernah mencicipi Sirkuit Perancak yang medannya menantang,’’ jelas Tony. (022)
Bali Post/afp
Auckland – Julia Goerges memanfaatkan pengalamannya untuk mempertahankan gelar WTA Auckland Classic ketika mengakhiri perjalanan menakjubkan petenis remaja Kanada Bianca Andreescu. Petenis Jerman berusia 30 tahun itu unggul 2-6, 7-5, 6-1 di final, Minggu (6/1) kemarin. ‘’Kemenangan ini sangat berarti bagi saya karena tidak semuanya berjalan dengan baik di awal. Saya menggunakan pengalaman saya hari ini dan benar-benar melakukannya untuk saat-saat penting. Pelatih saya datang dan membantu saya menemukan beberapa solusi,’’ kata Goerges yang membutuhkan semua pengalaman dan kesabarannya untuk pulih setelah kalah pada set pertama. Di bagian lain, Karolina Pliskova menjuarai turnamen Brisbane International setelah menundukkan Lesia Tsurenko dari Ukraina di final. Pliskova yang tidak diunggulkan menang dengan skor 4-6,7-5, 6-2. Ia mematahkan servis Tsurenko dua kali untuk menyelesaikan final dalam waktu 2 jam 12 menit pada set ketiga. Gelar Brisbane adalah yang ke-12 dalam karier petenis nomor delapan dunia asal Ceko ini menjelang turun pada turnamen Australia Terbuka. Prestasi terbaik Pliskova (26) di ajang grand slam adalah runner-up di bawah Angelique Kerber pada AS Terbuka 2016. (afp/kmb)
Bali Post/ist
PERANCAK - Kejuaraan Perancak Grasstrack dan Motocross di Sirkuit Perancak, Negara.
Piala Asia
Penalti Selamatkan UEA
Bali Post/afp
RAYAKAN – Pemain UEA merayakan gol yang dicetak Ahmed Khalil (11) dari titik penalti ke gawang Bahrain.
Abu Dhabi – Uni Emirat Arab (UEA) hanya mmapu bermain imbang 1-1 dengan Bahrain dalam pertandingan pembukaan Grup A Piala Asia yang dimainkan di Stadion Zayed Sports City, Abu Dhabi, UEA, Minggu (6/1) dini hari kemarin. Bahrain unggul terlebih dahulu melalui gol Mohamed Al Rohaimi pada menit ke-78. Ahmed Khalil menyelamatkan wajah tim tuan rumah melalui eksekusi penaltinya pada menit ke-88. Wasit Yordania Adham Makhadmeh menunjuk titik putih setelah pemain Bahrain menyentuh bola dengan tangannya. Khalil yang membela tim
nasional untuk ke-100 kalinya menembakkan tendangan penalti ke sudut atas dalam duel yang disaksikan 33.000 penonton. Gol itu menandai penampilan Khalil ke-100 di timnas UEA. Ia kini hanya terpaut dua gol untuk menyamai rekor pemain tersubur UEA Adnan Al Talyani yang mengoleksi 52 gol. ‘’Kerumunan itu seperti orang ke-12 bagi kami, jadi saya berharap kami bisa memberi mereka kemenangan. Tetapi kami harus mengambil pelajaran ini dan melanjutkan. Yang penting berevolusi secara bertahap dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya,’’ kata pelatih UEA Alberto Zaccheroni. Di bawah pelatih asal
Italia ini, UEA hanya mencetak 10 gol dalam 18 pertandingan. Pelatih Bahrain, Miroslav Soukup, menolak mengkritik wasit. ‘’Anda mungkin bisa mengatakan itu adalah keberuntungan. Saya tidak melihatnya dan saya belum melihat videonya, tetapi para pemain di ruang ganti mengatakan itu bukan bola tangan yang disengaja. Jadi, itu nasib buruk,’’ ujar pria asal Ceko ini. Zaccheroni kini harus mempersiapkan timnya dengan maksimal untuk pertandingan krusial melawan India, sedangkan Soukup memimpin Bahrain berhadapan dengan Thailand pada Kamis lusa. (afp/kmb)