Skip to main content

Edisi 06 Juni 2018 | balipost.com

Page 1

16 HALAMAN

NOMOR 273 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Jadi Pelayan Masyarakat, Bangun Birokrasi Sederhana dan Bekerja Cepat Menyemut, Warga Desa Taro dan Bonbiu Gianyar Sambut Koster-Ace

Menang 6,4 Persen, Mantra-Kerta Ajak Waspadai Kecurangan Pilkada PENCOBLOSAN Pilgub Bali 2018 tinggal dalam hitungan hari. Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketut Sudikerta (MantraKerta), dalam hasil survei lembaga survei independen terpercaya menunjukkan unggul atas lawannya. Penasihat Koalisi Rakyat Bali (KRB) Made Mudarta dalam keterangannya di Denpasar, Selasa (5/6) kemarin, menyatakan dalam survei, pasangan calon nomor urut 2 (Mantra Kerta ) unggul 6,4% atau 53,2% suara dibandingkan dengan calon lain dengan jumlah swingvoter

atau pemilih yang belum menentukan pilihan 14,8%. ‘’Jika pada hari pencoblosan 27 Juni 2018 pemilih yang belum menentukan pilihan (14,8%) terbagi merata secara proporsional, maka sudah dapat dipastikan MantraKerta sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih untuk memimpin Provinsi Bali 2018-2023,’’ ucap Mudarta. Menurut Mudarta, dari sisi peraturan perundangundangan yang berlaku yaitu dengan selisih kemenangan dengan persentase sebesar 6,4% tidak bisa digugat di Mahkamah Konstitusi. Hal. 15 Lebih Kecil

MANTRA-KERTA - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta).

Jumlah Sepeda Motor di Bali Turun 500.000

SIAP MEMENANGKAN - Warga Desa Pakraman Bonbiu Kecamatan Blahbatuh, Gianyar menyatakan siap memenangkan Koster-Ace. MEMASUKI tahap akhir kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2018, dukungan terhadap Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace), bukannya menyurut, sebaliknya justru makin menguat. Terbukti, saat menghadiri simakrama di Desa Taro Kecamatan Tegallalang dan Desa Bonbiu Kecamatan Blahbatuh Kabupaten Gianyar, Senin (4/6), paslon yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, PKB, PPP, PAN dan PKPI disambut oleh ribuan warga serta belasan baleganjur. Sekitar lima ribu warga se-Kecamatan Tegallalang terlihat begitu antusias menyambut pasangan calon pemimpin Bali periode 2018-2023. Akibat membeludaknya warga, Koster-Ace harus berjalan kaki menuju tempat acara sejauh 500 meter di Wantilan Desa

Taro Kaja. Di sebelah kanankiri jalan, warga berdiri berjejer mengelu-elukan KosterAce. Ikut mendampingi Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Kabupaten Gianyar I Wayan Tagel Winarta, Korwil Partai Hanura Wilayah Bali Kadek ‘’Lolak’’ Arimbawa, Kadek Diana (anggota F-PDI Perjuangan DPRD Bali), Made Budastra (anggota F-PDI Perjuangan DPRD Bali), Nyoman Parta (FPDI Perjuangan DPRD Bali), serta pengurus partai pengusul dan pendukung. Tokoh masyarakat Desa Taro I Nyoman Ondo Wirawan menyatakan optimis KosterAce akan terpilih sebagai Gubernur-Wakil Gubernur Bali periode 2018-2023. ‘’Beliau bukan lagi calon tapi sudah gubernur. Karena apa? KosterAce sudah menang mutlak di delapan kabupaten. Kami di Desa Taro yang terdiri dari 14 banjar sudah bulat mendu-

Subsidi Solar Rp 2.000/Liter Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan keputusan penambahan subsidi solar menjadi Rp 2.000 per liter sudah sesuai dengan pembahasan dan kesepakatan dari berbagai pihak terkait. ‘’Itu akan cukup memadai dikombinasikan dengan beberapa langkah yang dilakukan oleh Menteri ESDM dan Menteri BUMN di dalam menjaga Pertamina melalui beberapa blok produksinya bisa mendapatkan tambahan penerimaan,’’ kata Sri Mulyani ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (5/6) kemarin. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menyatakan bahwa kebijakan penambahan subsidi tersebut telah dihitung bersama dengan Pertamina, PLN, Menteri ESDM, dan Menteri BUMN dengan mempertimbangkan tiga hal, yaitu masyarakat, kondisi BUMN dan kesehatan APBN. ‘’Dari hitungan kebutuhan konsumsi maupun harga yang sekarang ini berlaku di pasar dibandingkan dengan harga penetapan yang ada di dalam APBN, kami memperkirakan bahwa untuk Pertamina perlu ditingkatkan supaya kondisi keuangannya tetap bisa berjalan secara baik,’’ katanya. Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan pemerintah telah menetapkan kenaikan subsidi untuk BBM jenis solar dari Rp 500 menjadi Rp 2.000 per liter. ‘’Kalau dulu untuk solar dibantu pemerintah Rp 500 sekarang ada tambahan Rp 1.500 menjadi Rp 2.000. Nah ini dengan APBN yang sekarang bisa dilakukan dengan rambu-rambu yang ada dalam UU APBN sudah dipastikan bisa,’’ ujar Rini Soemarno. (ant)

kung Koster-Ace,’’ tegasnya. Selanjutnya, Ondo Wirawan mengharapkan agar setelah Koster-Ace terpilih ikut membantu pelestarian lembu putih Taro yang disakralkan oleh umat Hindu di Bali. ‘’Memang sudah ada bantuan dari kabupaten seluruh Bali, tapi masih kurang. Kami di sini tiap bulan mesti mengeluarkan Rp 50 juta. Setelah Pak Koster terpilih, kami mohon agar nanti dibantu juga dari Pemprov Bali,’’ harapnya. Di lokasi kedua, Desa Bonbiu, Wayan Koster juga disambut antusias lima ribuan warga yang berjubel sepanjang jalan menuju Wantilan Desa Pakraman Bonbiu. Warga yang sebagian besar mengenakan pakaian berwarna merah membuat pemandangan di sekitar lokasi simakrama bagai lautan merah. Hal. 15 Pemimpin Cerdas

Pemprov Genjot Pendapatan dari Sewa Aset PENDAPATAN Asli Daerah (PAD) Provinsi Bali selama ini didominasi oleh Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Tahun 2018 ini, pendapatan dari PKB diproyeksikan sebesar Rp 1,254 triliun, sedangkan BBNKB Rp 1,141 triliun. Data Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali per 31 Desember 2017, tercatat ada 2.988.356 unit kendaraan aktif di Bali. Dari jumlah itu, sebanyak 2.501.217 unit adalah sepeda motor. Jumlah sepeda motor ini terhitung lebih rendah bila dibandingkan tahun 2015. Pada tahun itu jumlahnya 3.015.287 unit. Penurunan jumlah sepeda motor itu, tentu berimplikasi pada PAD dari PKB maupun BBNKB. Pemprov Bali saat ini mencoba untuk menggenjot PAD dari sektor lain.

Dimulai dengan mengajukan dua ranperda ke DPRD Bali beberapa waktu lalu. Yakni Ranperda tentang Penggunaan Tanah Penguasaan Pemerintah Daerah dan Raperda tentang Hasil Pengolahan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan, dan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah. Ranperda tentang Penggunaan Tanah Penguasaan Pemerintah Daerah erat kaitannya dengan optimalisasi aset milik Pemprov Bali. ‘’Ranperda ini kita akan bahas lebih lanjut karena ada banyak permasalahan aset di Bali. Nanti dari sewamenyewa maupun bagi hasil itu akan diatur zonasinya, mana daerah bisnis, daerah pariwisata, mana daerah pertanian,’’ ujar Ketua Pansus Ranperda tentang Penggunaan Tanah Penguasaan Pemerintah Daerah, I Ketut Tama Tenaya, Selasa (5/6)

kemarin. Untuk daerah pertanian, lanjut Tama, akan diberikan semurah-murahnya asalkan tetap difungsikan untuk mempertahankan pertanian. Dengan demikian, pertanian Bali tetap terjaga dan tidak habis. Sedangkan untuk daerah bisnis dan pariwisata, akan ada tim appraisal yang diminta melakukan audit. ‘’Kita minta mengaudit dulu nilainya, strategis tempatnya. Nanti besar nilai nominalnya itu diatur dalam peraturan gubernur lebih lanjut. Kalau perda sekarang (Perda No.2 Tahun 1992) kan sama nilainya, makanya murah,’’ jelas politisi PDI-P ini. Sementara itu, Ketua Pansus Ranperda tentang Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan, dan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah, Tjok Gede Asmara Putra Sukawati, mengatakan, ranperda

ini untuk mengoptimalkan pendapatan di luar pajak. Untuk hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dibagi dalam dua kategori. Yakni, laba atas penyertaan modal pada BUMD seperti Perusda, RS Puri Raharja, Jamkrida Bali Mandara, termasuk PT Bali Semesta Mandiri (BSM) dan PT Mergantaka Mandala (RPH Temesi), serta laba atas penyertaan modal pada perusahaan milik swasta seperti BPD Bali, Asuransi Bangun Askrida, dan Jasamarga Bali Tol. ‘’Khusus BPD yang masuk dalam kategori perusahaan milik swasta masih akan kita konsultasikan ke Kemendagri,’’ imbuhnya. Sementara objek lain-lain pendapatan asli daerah yang sah terdiri dari 16 item, di antaranya penerimaan jasa giro, bunga, komisi dan pendapatan denda. (kmb32)

Pemda Harus Umumkan jika Tak Mampu Bayar THR Jakarta (Bali Post) – Sejumlah pemerintah daerah kini masih sibuk menghitung anggaran Tunjangan Hari Raya (THR). Bahkan banyak di antaranya sedang menelisik pos anggaran yang bisa diseplit untuk THR. Sebab, dalam APBD 2018 tidak dicantumkan pos untuk THR. Atas kondisi itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta kepala daerah untuk mengumumkan kepada pegawai negeri sipil (PNS) di pemda yang tidak mampu menyediakan anggaran THR. ‘’Tentu (daerah) harus mengusahakan itu. Kalau memang tidak bisa, ya… coba disampaikan kepada pegawai bahwa pemda tidak sanggup,’’ kata Jusuf Kalla, Selasa (5/6) kemarin. Wapres menegaskan, pemerintah pusat sudah memberikan dana alokasi umum (DAU) kepada daerah, yang salah satunya digunakan untuk membayar gaji kepala daerah, pimpinan dan anggota DPRD, serta PNS pemda. ‘’Pusat sudah mengalokasikan dana (DAU); jangan lupa bahwa alokasi untuk pemda itu sudah lebih tinggi dibandingkan alokasi untuk kementerian dan lembaga pemerintah non-kementerian (K/L),’’ tambahnya. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2018 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya kepada PNS, TNI, Polri, tunjangan yang diberikan meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan dan tunjangan kinerja atau tambahan penghasilan. Bagi bupati-wakil bupati, wali kota-wakil wali kota, pimpinan dan anggota DPRD, nilai THR meliputi gaji pokok atau uang representasi, tunjangan keluarga dan tunjangan jabatan. Hal. 15 Tidak Mencukupi

Kalau anggaran THR dan gaji ’’ke-13 belum disediakan daerah,

kami (Kemendagri) memandu bahwa sumbernya itu bisa dari tiga unsur; bisa diambil dari anggaran Belanja Tidak Terduga, kalau belum cukup juga bisa melakukan penjadwalan ulang kegiatan, dan kalau masih belum cukup juga, ya… mengambil uang yang tersedia di kas daerah.

’’

Syarifuddin Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri

Menyoal Turis Cina ke Bali

Dominasi Agen Lokal dan Trik ’’Karantina’’ JUMLAH WISATAWAN CINA KE BALI 1.500.000 1.200.000 900.000

300.000

1.280.000

425.396

600.000 975.152

menindak agen maupun guide ilegal. Kami mengusulkan kepada pemerintah memberdayakan orang Bali yang baru tamat SMU belajar bahasa Cina secara gratis untuk mengurangi ketergantungan guide Cina yang datang dari luar Bali, sehingga nantinya budaya Bali akan tetap terjaga,’’ ungkapnya. Ketua Asita Bali Ketut Ardana mengatakan hal serupa. ‘’Memang, ada beberapa pelaku pariwisata yang kurang senang dan malah tidak mau meng-handle turis Cina. Bukan hanya travel agent saja, tapi ada komponen lain juga kurang berkenan menerima turis Cina,’’ ungkapnya. Hal. 15 Laris Manis

688.469

diajak ke artshop dengan cara tamunya dikarantina di dalam artshop agar bisa belanja. Atau tamunya shopping tidak shopping kalau sudah melebihi dari satu jam maka artshop bersangkutan harus membayar kepada agennya USD 35/50,’’ bebernya. Tak hanya itu, rata-rata artshop baru di Bali menjual barang-barang dari Cina seperti sutera, pisau, panci, rokok, snack, dll. Dengan demikian tentu mengurangi penjualan produk/barang kerajinan asal Bali. Menurutnya, Bali tidak perlu volume tamu Cina yang banyak. Tetapi yang diinginkan Bali adalah kualitas tamu Cina. ‘’Pemerintah harus pula menegakkan aturan dengan

585.922

inilah yang akan direbut Indonesia karena ekonomi Cina dipercaya tetap bertumbuh. Ketua DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali I Nyoman Nuarta menyampaikan, wisatawan Cina yang datang ke Bali trennya terus naik. Meski tinggi, namun tak kontributif. Multiplier effect untuk masyarakat lokal Bali belum terkontribusikan dengan baik dibandingkan wisatawan yang lain. Selain itu, market Cina tidak pernah berbanding lurus dengan tagline Bali sebagai pariwisata budaya. Baik travel dan guide jarang sekali menceritakan budaya Bali. Mereka fokus pada orientasi profit. ‘’Contoh kasus, tamu Cina yang datang ke Bali

387.533

Banyak kalangan pariwisata khususnya di Bali mengeluhkan turis Cina. Utama ‘’agen lokal’’ yang meng-handle-nya dari Cina. Banyak trik yang dilakukan. Akibatnya kontribusi terhadap ekonomi Bali tidak maksimal. Padahal sejatinya tamu Cina hobi belanja utamanya terhadap produk lokal. Tetapi kesempatan itu jarang diberikan. Mereka lebih diarahkan ke usaha yang dikelola bukan oleh orang lokal. Namun di satu sisi, pemerintah pusat tetap ngotot ingin menggenjot kunjungan turis Cina ke Indonesia. Pemerintah percaya potensi pasar turis Cina besar. Karena ada 118 juta wisatawan Cina yang bepergian ke luar negeri tahun 2015 dan tahun 2017 ada 133 juta. Pasar

317.165

Di dunia pariwisata Bali dikenal istilah ‘’jual-beli kepala’’. Artinya belanja atau tidak, artshop harus membayar kepada agen yang membawa wisatawan. Besarnya bervariasi. Tergantung asal wisatawan. Kini muncul istilah baru, karantina. Wisatawan ‘’dikarantina’’ sejam di dalam artshop. Belanja atau tidak, artshop harus bayar 30-50 dolar AS. Ini sering terjadi pada turis asal Tiongkok. Seperti apa triknya?

0

2012

2013

2014

2015

2016

2017

*(2018

*) Periode Januari - April 2018

Sumber: BPS Bali/Bandara Ngurah Rai


denpasar

2

Rabu Paing, 6 Juni 2018

figur Seperti Yatim Piatu PERJUANGAN lima tahun menolak reklamasi Teluk Benoa dengan ketiadaan dukungan dari lembaga-lembaga yang merupakan representasi politik rakyat Bali di pemerintahan menjadikan, gerakan Bali Tolak Reklamasi (BTR) seperti yatim piatu. “Gerakan BTR seperti yatim piatu, tidak ada satu pun lembaga resmi pemerintahan yang merupakan representasi politik rakyat menggunakan kekuatan politiknya mendukung penolakan,” kata Koordinator ForBali I Wayan ”Gendo” Suardana. Memang diakui pria yang juga berprofesi sebagai pengacara ini, ada klaim dari partai politik yang menyatakan sejumlah kader mereka yang merupakan bendesa-bendesa adat masuk dalam barisan Pasubayan Desa Adat yang menolak reklamasi. Namun, kapasitasnya tentu saja tidak atas nama politik melainkan suara krama di masing-masing desa pakraman. Padahal, dalam memperjuangkan penolakan reklamasi sangat dibutuhkan dukungan politik, karena keputusan jadi tidaknya reklamasi berkaitan dengan kekuasaan. Hingga kini, tidak satu pun lembaga formal pemerintahan eksekutif maupun legislatif yang secara resmi menyatakan ikut menolak reklamasi Teluk Benoa. Karena itulah ketika musim Pilgub Bali datang, dan isu tolak reklamasi dimainkan, pria yang sejak mahasiswa telah menjadi aktivis gerakan perlawanan ini mengajak publik berpikir secara kritis. Selama ini belum ada satu pun dari pasangan kandidat cagub baik melalui partai politik pengusung maupun dalam jabatan publiknya melakukan tindakan nyata menolak reklamasi. Lebih banyak para pasangan cagub hanya beretorika untuk menaikkan elektabilitas. Pria kelahiran Desa Peliatan Ubud ini mengatakan bahwa BTR akan terus berjuang meski belum ada lembaga resmi di pemerintahan yang berani bersikap. “Gerakan kami ini adalah bagian dari ngayah kepada Ida Sesuhunan yang bersemayam di Teluk Benoa dan juga kepada Ibu Pertiwi tanah Bali,” tegasnya. (nata)

Jelang Pertemuan IMF-World Bank

Bali Siapkan Rp 1 Miliar untuk Pawai Seni Budaya

Denpasar (Bali Post) Pemprov Bali menyiapkan anggaran Rp 1 miliar untuk kegiatan pawai seni budaya, memeriahkan pertemuan IMFWorld Bank. Kegiatan menyerupai pawai Pesta Kesenian Bali (PKB) itu merupakan permintaan Presiden RI Joko Widodo. Pasalnya, Presiden yang akrab disapa Jokowi ini mengaku terkesan dengan pawai PKB. “Gubernur sudah mendisposisi untuk menyiapkan anggaran Rp 1 miliar,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha usai Rapat Pleno Persiapan PKB ke-40 di Denpasar, Selasa (5/6) kemarin.

Dicek, Makanan yang Dijual Pedagang di Pasar Sanglah Denpasar (Bali Post) – Sejumlah makanan yang dijual para pedagang di Pasar Sanglah dicek kandungan zat yang digunakannya, Selasa (5/6) kemarin. Beberapa jenis makanan dan jajan bebantenan dites kandungan di dalamnya. Sedikitnya lima petugas yang terlatih dari PD Pasar Denpasar mengambil beberapa sampel makanan di pedagang, terutama yang ada warnanya. Direktur Utama PD Pasar Denpasar I.B. Kompyang Wiranata di temui disela-sela pemeriksaan makanan mengatakan, kegiatan ini merupakan program baru di PD Pasar. Mengingat, pihaknya sudah memiliki lima tenaga yang sudah mendapat pelatihan untuk melakukan pemeriksaan makanan. Tindakan ini, kata Kompyang Wiranata untuk memberikan jaminan kepada pembeli agar barang yang mereka beli di pasar benar-benar sehat. Tidak mengandung zat berbahaya bagi kesehatan tubuh. “Kita akan terus lakukan ini untuk menghindari penggunaan zat berbahaya pada makanan,” kata mantan Ketua Komisi II DPRD Denpasar ini.

Dari pemeriksaan yang dilakukan kemarin, terdapat dua jenis makanan yang terindikasi mengandung zat pewarna (rhodamin B). Dua jenis makanan yang mengandung zat berbahaya itu, yakni terasi dan jajan begina. Untuk jajan begina ini ditemukan pada hiasan pewarnanya. Sedangkan makanan lainnya yang juga dilakukan pengetesan, semuanya nihil. Beberapa jenis makanan yang diuji kemarin, di antaranya tahu, jajan gipang, dawet biji,

jajan uli, serta cincau. “Setelah dilakukan pengecekan kandungan zat berbahaya seperti borak, rhodamin, serta formalin, hanya ada dua makanan yang terindikasi,” jelasnya. Atas temuan ini, pihak PD Pasar akan melakukan pendekatan kepada pedagang dan juga produsennya. Pihaknya hanya bisa mengimbau agar pedagang tidak lagi menjual makanan yang ada kandungan zat berbahaya. (kmb12)

Bali Post/ara

TES - Petugas PD Pasar sedang melakukan tes kandungan zat berbahaya pada makanan yang dijual di Pasar Sanglah.

Penyelundup Gergaji ke Rutan Diamankan Denpasar (Bali Post) Perburuan lima tahanan Polsek Denpasar Barat (Denbar) yang kabur terus dilakukan. Setelah dilacak pelariannya, akhirnya ditangkap satu tahanan yaitu M. Panzuri Akbar di depan masjid di wilayah Panjer, Denpasar Selatan, Senin (4/6) lalu. Sementara orang yang diduga menyelundupkan gergaji ke rutan, Mohamad Yasin, sudah diamankan dan sedang diperiksa di Mapolda Bali. Yasin juga menyelundupkan satu bendel plastik. “Pelaku (Akbar - red) ditangkap sekitar pukul 18.30 Wita oleh tim gabungan Polresta Denpasar, Polda Bali dan Satgas CTOC Polda Bali,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo, Selasa (5/6) kemarin. Sementara itu, menurut Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, pengejaran terhadap pelaku dilakukan dari wilayah Sanur. Ternyata pelaku melarikan diri ke arah Panjer dan akhirnya berhasil ditangkap polisi. Sedangkan pelaku lainnya sedang diburu ke wilayah Jawa Timur (Jatim). Bahkan tim khusus pemburu tahanan kabur sudah berangkat ke Jatim. “Tim gabungan yang melakukan perburuan berpencar,” ujarnya. Kombes Hengky Widjaja didampingi Kasubdit III Dit. Reskrimum Polda Bali AKBP Komang Sudana mengatakan, setelah menerima laporan kaburnya lima tahanan di Mapolsek Denbar, tim Tiger Jatanras Polda Bali yang mem-back-up Polresta Denpasar dan Polsek Denbar

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Pemudik Diprediksi Naik 5 Persen Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Kendati demikian, lanjut Beratha, pawai inisiatif Presiden Jokowi ini masih dibahas oleh Sekretariat Pelaksana Nasional di Kementerian Keuangan dan akan dikoordinasikan dengan pihak IMF. Pasalnya, seluruh jadwal pertemuan IMF-World Bank dibuat oleh pihak IMF. “Hasil koordinasi terakhir kami, masih dibahas. Tapi kita di Bali tetap mempersiapkan karena ini adalah permintaan Bapak Presiden,” jelasnya. Beratha menambahkan, materi pawai juga masih belum ditentukan. Apakah mengangkat kearifan lokal Rambut Sedana, sesuai dengan IMF-World Bank. Atau me-

nampilkan upacara Panca Yadnya, seperti misalnya Manusa Yadnya (pernikahan), Dewa Yadnya (mapeed), Pitra Yadnya (ngaben) dan lainnya. “Nanti kita akan bicarakan dengan Listibya dan tim kalau sudah ada kepastian,” imbuhnya. Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, pawai dalam pertemuan IMF-World Bank merupakan kesempatan untuk lebih aktif menunjukkan seni dan budaya Bali kepada dunia. Lokasi pawai bisa dilakukan di seputaran Renon, Denpasar atau Nusa Dua yang menjadi lokasi pertemuan itu. “Kemungkinan besar di Nusa Dua, tapi kalau di

Nusa Dua berarti skalanya lebih kecil karena tidak bisa seperti di Renon. Nanti tergantung, kalau yang hadir misalnya semua delegasi, itu 15 ribu, bisa saja di Renon,” ujarnya. Sementara itu, berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Pesta Kesenian Bali ke-40 yang dibuka Sabtu (23/6), semakin diintensifkan. Sejumlah pekerja tampak menyelesaikan pembuatan gapura stan pameran PKB 2018 di Taman Budaya Bali, Denpasar, Selasa kemarin. Proses persiapan stan pameran ini telah rampung sekitar 60 persen. (kmb32)

Pemudik Diprediksi Naik 5 Persen

Denpasar (Bali Post) Jumlah pemudik diprediksi meningkat selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2018. Prediksi ini melihat realisasi pergerakan moda penumpang keluar-masuk Bali selama angkutan Lebaran tahun 2016-2017. Masingmasing 2.779.491 penumpang di tahun 2016 dan 2.919.929 penumpang di tahun 2017. Kepala Bidang Keterpaduan Moda Dinas Perhubungan Provinsi Bali Standly Suwandhi mengatakan hal itu seusai memimpin rapat koordinasi dengan instansi terkait dan mitra kerja perhubungan mengenai kesiapan angkutan Lebaran 2018 di Kantor Dishub Bali, Selasa (5/6) kemarin. Menurut Standly Suwandhi, ada sejumlah langkah antisipasi yang disiapkan untuk mendukung kelancaran dan keselamatan selama masa angkutan Lebaran 2018. Selain membentuk posko dan menyiapkan armada, dilakukan pula pengawasan kelaikan kendaraan. Kesehatan awak angkutan umum juga diperiksa. Jika terjadi lonjakan penumpang, akan dilakukan penerbitan izin insidentil. Selain itu, mengatur pembatasan operasional angkutan barang, menjadikan jembatan timbang sebagai rest area, dan mengatur mudik gratis. “Untuk larangan kendaraan angkutan barang beroperasi,

langsung melakukan penyelidikan. “Sekitar pukul 19.30 Wita ada informasi salah satu tahanan yakni M. Panzuri Akbar dan temannya yang membantu Muhamad Yasin berada di wilayah Panjer, Denpasar Selatan. Akhirnya, mereka berhasil ditangkap,” bebernya. Pengakuan Akbar, mereka bisa kabur dari Rutan Polsek Denbar berkat bantuan Mohamad Yasin. Modus purapura membesuk, Mohamad Yasin membawa makanan untuk saudaranya, M. Zubair. Saat menjenguk, sambung Kombes Hengky, Mohamad Yasin membawa satu bendel plastik dan geregaji besi yang disembunyikan di balik pakaiannya. Petugas jaga tidak curiga karena Momahad Yasin sangat sering membesuk Zubair. “Saat petugas jaga lengah, Panzuri Akbar memotong besi di kamar mandi dengan gergaji besi. Sedangkan plastik digunakan pelaku untuk membakar plafon dari triplek agar bisa dijebol,” bebernya. Mantan Kasatreskrim Polres Gianyar ini mengungkapkan, Panzuri Akbar diserahkan ke Polresta Denpasar untuk proses lebih lanjut. Sedangkan Mohamad Yasin masih menjalani pengembangan di Polda Bali. “Tim terus mencari keberadaan para tahanan lainnya di Bali. Ada juga anggota yang telah berangkat ke Surabaya dan Lombok,” imbuh perwira asal Sidoarjo, Jawa Timur ini. Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) AKBP Made Suyasa saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah menyarankan tahanan Polsek Denbar dititipkan di Polda Bali, selama rutan dalam perbaikan. Pada Selasa kemarin baru dua tahanan wanita yang dititipkan di Rutan Mapolda. Saat dikonfirmasi terkait diamankannya penyelundup gergaji, AKBP Suyasa mengakui mendapat laporan hal tersebut. “Informasinya masih dikembangkan. Mudahmudahan semua pelaku secepatnya ditangkap,” ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, anggota Polsek Denpasar Barat (Denbar) dibantu Polresta Denpasar bekerja keras memburu lima tahanan kabur, Senin (4/6). Tahanan tersebut melarikan diri setelah membobol plafon kamar mandi Rutan Polsek Denbar. Tahanan yang kabur tersebut, yaitu M. Rifai (pencurian), M. Zubair (kasus penipuan), M. Alfah (pencurian), Wilson Kennedy (pencurian) dan M. Akbar (pencurian). (kmb36)

efektif mulai tanggal 12 Juni hingga 14 Juni pukul 00.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB dan tanggal 22 Juni hingga 24 Juni pukul 24.00 WIB sesuai Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 34 Tahun 2018,” ujarnya. Standly Suwandhi menjelaskan, jenis angkutan barang yang dilarang beroperasi adalah kendaraan pengangkut bahan bangunan, truk tempelan, truk gandengan, kendaraan kontainer, dan kendaraan pengangkut barang dengan sumbu lebih dari dua. Namun, larangan ini dikecualikan bagi kendaraan angkutan barang yang mengangkut BBM, hewan ternak, bahan pokok, pu-

puk, susu murni, barang antaran pos, barang ekspor impor dari dan ke pelabuhan ekspor impor, dan motor untuk angkutan mudik gratis. Standly Suwandhi menambahkan, pihaknya berharap keberhasilan yang dicapai pada masa angkutan Lebaran 2017 bisa dipertahankan, bahkan ditingkatkan karena bisa berjalan tertib, lancar, dan tidak terjadi penumpukan kendaraan. “Kalau toh ada sedikit antrean, itu bukan kemacetan. Secara keseluruhan sesungguhnya apa yang kita lakukan di 2017 itu menunjukkan hasil yang sangat luar biasa. Bali bahkan menjadi satusatunya provinsi yang justru

deflasi, ini yang kita pertahankan,” jelasnya. Standly Suwandhi menambahkan, armada kapal yang disiapkan di Gilimanuk tahun ini berjumlah 56 plus 1 kapal cadangan, dan di Padang Bai sebanyak 36 plus 1 kapal cadangan. Kemudian Organda menyiapkan 168 AKAP, 50 bus pariwisata, dan 76 angkutan AJAP. Puncak arus mudik diprediksi pada 9-10 Juni, sedangkan puncak arus balik pada 20-21 Juni 2018. (kmb32)

FM 96,5

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Hadiri Buka Puasa Bersama di Masjid Al-Hikmah

Jaya Negara Ajak Semua Pihak Tetap Jaga Kerukunan Umat Beragama

PEMKOT Denpasar dalam upaya memperkuat jalinan silaturahmi serta menjaga kerukunan antarumat beragama, senantiasa turut serta dalam tradisi dan kebudayaan berbagai agama yang ada di Kota Denpasar. Hal ini tampak saat Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara mengikuti acara buka puasa bersama warga muslim di Masjid Al-Hikmah, Desa Kesiman Kertalanggu, Senin (4/6) petang. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo, anggota DPRD Kota Denpasar Himun Nabi, Plt. Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara, Camat Denpasar Timur Dewa Made Puspawan, Perbekel Desa Kesiman Kertalangu I Made Suena, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar dan warga Muslim Masjid Al-Hikmah Desa Kesiman Kertalanggu. Sejak menjelang waktu buka puasa, ratusan umat muslim silih berganti memasuki masjid dengan konsep bangunan arsitektur Bali. Sembari menunggu waktu berbuka tiba, tampak anak-anak asyik bermain, para tetua bercerita serta tak jarang ada yang memilih saling bersalaman yang menambah khidmat suasana Bulan Ramadan. Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara mengatakan momentum buka puasa bersama ini merupakan wujud harmonisnya hubungan antarumat beragama di Kota Denpasar. Hal ini lantaran hubungan baik dengan asas manyamabraya antarsemua elemen bangsa harus tercipta dalam

BUKA PUASA - Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara saat menghadiri buka puasa bersama di Masjid Al-Hikmah, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar, Senin (4/6). rangka menunjang kelancaran pembangunan nasional, khususnya di Kota Denpasar. Jaya Negara mengajak seluruh umat beragama yang ada di Denpasar agar menjaga persatuan dan kesatuan, serta saling toleransi atarumat beragama, sehingga kerukunan antar dan intern umat beragama di Kota Denpasar dapat terus tercipta. “Semoga kita semua diberkati dan bertambah iman di bulan suci ini, dengan ketakwaan dan iman yang kuat sehingga kerukunan antar dan intern umat beragama dapat tercipta serta dapat ikut serta dalam berbagai program pembangunan, khususnya di Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara. Sementara itu, Ketua Masjid Al-Hikmah H. Muhamad Suwarno dalam kesempatan tersebut menekankan, kehadiran Plt. Wali

Kota Jaya Negara beserta jajarannya dalam buka puasa bersama ini sebagai momentum untuk lebih merekatkan hubungan silaturahmi antarumat beragama dengan jajaran pemerintah. Dikatakan, hubungan harmonis umat Muslim dan masyarakat lokal Bali yang mayoritas beragama Hindu hingga saat ini masih tetap terjaga. Seperti halnya Jumpa Berlian, di mana seluruh masyarakat berbaur untuk bersama dalam membersihkan lingkungan. “Terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kota Denpasar, khususnya bapak Plt. Wali Kota yang sudah berkenan hadir dalam acara buka puasa bersama ini, sehingga rasa manyamabraya yang berkembang di Bali dapat kita ciptakan dalam berbagai kegiatan sebagai cerminan budaya lokal,” ungkapnya. (ad254)


Rabu Paing, 6 Juni 2018

BADUNG

3

150 RTS Dijatahkan Bedah Rumah Anggaran Rp 8,2 Miliar Lebih

Mangupura (Bali Post) – Program bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Badung terus digulirkan. Pemkab Badung melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman telah menganggarkan dana sebesar Rp 8,2 miliar lebih untuk membedah rumah 150 Rumah Tangga Sasaran (RTS) pada APBD Induk 2018. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Badung A.A. Ngurah Bayu Kumara Putra mengatakan, program bedah rumah akan dianggarkan kembali pada APBD Perubahan 2018 dengan menyasar lagi 565 unit. ‘’Di anggaran induk ada sebanyak 150 rumah tangga sasaran. Sisanya nanti diusulkan kembali pada APBD Perubahan 2018 sebanyak 565 unit lagi,’’ ujar Bayu Kumara Putra, Selasa (5/6) kemarin. Menurut Bayu Kumara Putra, jumlah peneriman bedah rumah merupakan usulan dari desa dan verifikasi di lapangan. Sedangkan untuk 150 unit bedah rumah ini sudah dalam proses penyelesaian administrasi, karena masih ada beberapa persyaratan yang belum dilengkapi. ‘’Untuk tahap pertama masih proses penyelesaian administrasi dan belum ditransfer dana ke masyarakat. Targetnya, Juli mendatang sudah bisa direalisasikan,’’ jelasnya. Bayu Kumara Putra menjelaskan, persyaratan untuk mendapat bantuan bedah rumah secara umum, yakni harus warga negara Indonesia yang sudah/pernah berkeluarga, berdomisili dan memiliki KK dan e-KTP Badung. Memiliki atau menguasai tanah secara fisik serta memiliki legalitas, tidak dalam status sengketa, dan sesuai tata ruang dengan status milik sendiri, warisan orangtua, duwe tengah atau ayahan desa, dilengkapi dengan surat pernyataan/ keterangan terkait. ‘’Belum memiliki rumah (masih menumpang - red) atau memiliki dan menempati rumah satu-satunya dengan kondisi yang tidak layak huni juga jadi syarat,’’ ungkapnya. Selain itu, para penerima bedah rumah juga diharuskan belum pernah memperoleh bantuan rumah dari pemerintah (pusat atau daerah) dan pihak swasta (CSR) dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Berpenghasilan di bawah upah minimum Kabupaten Badung, dilengkapi dengan surat keterangan penghasilan. Membuat surat pernyataan yang antara lain berisi bersedia bertanggung jawab dalam pemanfaatan bantuan dan bersedia mengikuti ketentuan Bantuan Rumah Layak Huni Kabupaten Badung serta siap berswadaya agar bangunan memenuhi persyaratan layak huni. Terakhir, masuk dalam daftar hasil musyawarah desa/kelurahan sebagai usulan calon penerima yang layak dan memenuhi kriteria di atas. ‘’Besaran untuk bedah rumah yakni Rp 50 juta per unit. Jadi, semua data dari desa yang mengusulkan di tahun 2017 yang kami tangani sekarang,’’ ujarnya. Seperti diberitakan sebelum, bedah rumah bantuan Pemkab Badung di tahun 2017 lalu telah tuntas untuk 625 RTS. Sementara untuk tahun 2018 sebanyak 150 RTS. Sisanya yang belum sebanyak 717 RTS akan diprogramkan pada tahun 2019. Dari 625 penerima bantuan rumah layak huni di tahun 2017 lalu, untuk Kecamatan Petang mendapat alokasi bantuan sebanyak 111 RTS, Abiansemal 264 RTS, Mengwi 244 RTS, Kuta Utara tiga RTS dan Kuta Selatan tiga RTS yang berasal dari 45 desa/kelurahan di Kabupaten Badung dengan masing-masing anggaran bedah rumah sebesar Rp 55 juta. (kmb27)

’’Siat Geni’’ Diboyong ke Arena PKB Mangupura (Bali Post) – Ritual perang api atau yang dikenal dengan Siat Geni akan memeriahkan pawai Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40 di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Sabtu (23/6). Ritual yang hanya dapat disaksikan setiap Pujawali Purnamaning Kapat di Pura Dalem Kahyangan Desa Adat Tuban Kabupaten Badung ini sesuai dengan tema PKB ke-40 ‘’Teja Dharmaning Kauripan’’

yang diartikan ‘’Api Spirit Penciptaan’’. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung Ida Bagus Anom Bhasma mengatakan, Siat Geni merupakan tradisi unik yang masih dilestarikan oleh semua masyarakat Desa Adat Tuban. Oleh karena itu, pihaknya mendaftarkan Siat Geni sebagai warisan budaya tak benda ke pemerintah pusat. ‘’Siat Geni merupakan tradisi unik dan sesuai dengan

Ratusan Lembar Surat Suara Pilgub Rusak

Mangupura (Bali Post) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung telah menyelesaikan proses pelipatan surat suara untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018. Berdasarkan catatan, total ada 179 lembar surat suara rusak dari 367.348 lembar surat suara. Ketua KPU Badung A.A. Gede Raka Nakula mengatakan, surat suara yang rusak akibat robek bagian pinggirnya, ada gambar paslon yang terpotong dan tidak ada kolom tanda tangan KPPS di surat suara. Kini pihaknya melakukan penghitungan terhadap surat suara yang telah selesai dilipat. ‘’Tahapan ini untuk persiapan sebelum surat suara tersebut dimasukkan ke dalam sampul. Pelipatan surat suaranya sendiri sudah selesai tanggal 24 Mei

2018 kemarin. Target kita tanggal 18 Juni 2018 sudah packing,’’ ujar Raka Nakula, Selasa (5/6) kemarin. Menurut Raka Nakula, seluruh surat suara kini ditempatkan di Gedung KPU Badung di Jalan Raya Kebo Iwa Nomor 39 Denpasar. Untuk memastikan keamanan surat suara tersebut, pengamanan dibantu oleh jajaran kepolisian dan pihak terkait lainnya. ‘’Kami masih lakukan penghitungan ulang, barangkali ada tercecer. Yang jelas, batas

akhir pelaporan itu tanggal 12 Juni 2018. Jadi sebelum itu kami akan laporkan ke KPU Provinsi,’’ katanya. Pejabat asal Gianyar ini mengatakan, apabila seluruh persiapan selesai, tinggal tahapan pendistribusian logistik ke 579 TPS yang ada di wilayah Badung. Adapun jadwal pendistribusian yakni pada H-2 sebelum hari pencoblosan tanggal 27 Juni 2018. Seperti diberitakan sebelumnya, pelipatan surat suara Pemilihan Gubernur

(Pilgub) Bali di Kabupaten Badung mulai dikerjakan, Selasa (22/5) lalu. Sedikitnya 50 tenaga khusus pelipatan dilibatkan yang direkrut dari masyarakat setempat. Proses pelipatan surat suara ini mendapat penjagaan ketat dari aparat kepolisian. Surat suara yang dilipat sebanyak 367.348 lembar. Surat suara tersebut disimpan dalam 148 boks. Selama proses pelipatan surat suara berlangsung, tak hanya petugas dari KPU Badung saja yang melakukan pengawasan. Namun, pihak Panwaslu Badung serta personel dari kepolisian juga turut melakukan pengamanan dan penjagaan. (kmb27)

Bupati Dukung Pencanangan Zona Integritas Polres Badung

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta mendukung Pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi di lingkungan Polres Badung. ‘’Kami memberikan apresiasi kepada Bapak Kapolres Badung beserta jajarannya, yang telah melaksanakan penandatanganan pencanangan zona integritas berkenaan dengan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN),’’ tegas Bupati Giri Prasta saat menghadiri penandatanganan Pencanangan Zona Integritas Polres Badung di Aula Polres Badung, Mengwi, Selasa (5/6) kemarin. Pencanangan ditandai dengan penandatanganan zona integritas oleh Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta bersama Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Panglingsir Puri Ageng Mengwi Anak Agung Gde Agung, dan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Badung Sunarko. Penandatanganan zona integritas dilakukan dalam sebuah apel bersama yang diikuti jajaran pejabat di lingkungan Polres Badung. Bupati Giri Prasta menekankan bahwa selaku Pemerintah Kabupaten Badung mendukung sepenuhnya pencanangan zona integritas di Polres Badung. Karena disadari bersama, masyarakat membutuhkan kondisi yang aman dan

MENANDATANGANI - Bupati Giri Prasta saat menandatangani Pencanangan Zona Integritas Polres Badung di Aula Polres Badung, Mengwi, Selasa (5/6) kemarin. nyaman. Untuk itu, kehadiran Polri di tengah-tengah Negara Kesatuan Republik Indonesia sangat dibutuhkan masyarakat secara umum. Pemkab Badung juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polres Badung yang telah mampu menegakkan peraturan perundang-undangan serta memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat Badung. Untuk ke depan, Bupati Giri Prasta menegaskan bahwa Pemkab Badung wajib membantu kebutuhan dari Polres Badung, termasuk kebutuhan Polsek dan Bhabinkantibmas. ‘’Kami butuh aman dan nyaman, apa yang menjadi kebutuhan Polres Badung, Polsek maupun Babin kami

siap membantu. Terlebih sinergitas yang terbangun antara Pemkab Badung dan Polres Badung amat sangat bagus sekali,’’ tambah Giri Prasta. Sementara itu, Kapolres Badung Yudith Satriya Hananta mengatakan, keberhasilan zona integritas ini sangat ditentukan oleh kapasitas dan kualitas masing-masing individu yang memiliki relevansi dalam peningkatan kapasitas dan kualitas integritas dari organisasi, di mana individu berada dan melaksanakan kegiatannya. Zona integritas adalah predikat yang diberikan organisasi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan

wilayah bebas dari korupsi melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam pencegahan korupsi dan meningkatkan pelayanan publik. ‘’Kami mengajak seluruh jajaran Polres Badung agar secara bersama-sama membangun integritas individu dan integritas organisasi di lingkungan kerja masingmasing agar dapat menjadi lembaga yang bersih dan bebas dari tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme,’’ tegasnya. Dijelaskan, dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan, lembaga kepolisian/ Polri melakukan berbagai langkah reformasi birokrasi dengan capaian kinerja dan prestasi, yaitu Polri meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh BPK atas audit keuangan tahun 2017. Polres Badung meraih nilai AKIP 73,72 dengan predikat B dari Polda Bali. Penilaian pelayanan publik dari Kemen-PAN RB tahun 2017, Polres Badung mendapat nilai C plus. ‘’Pada tahun ini, KemenPAN juga melakukan penilaian pelayanan publik pada Polres Badung, semoga mendapat nilai terbaik. Kami ingatkan kepada jajaran Polres Badung untuk mempersiapkan dokumen penilaian pelayanan publik, karena tim penilai akan melakukan penilaian pada pertengahan Juni ini,’’ jelasnya. (ad247)

tema PKB, yakni Api Spirit Penciptaan. Tradisi ini juga akan kami daftarkan sebagai warisan budaya tak benda ke pemerintah pusat. Siat geni akan kami tampilkan saat pawai pembukaan nanti,’’ ujar Anom Bhasma, Selasa (5/6) kemarin. Menurut Anom Bhasma, pihaknya akan memboyong ribuan seniman di Badung untuk mengikuti setiap rangkaian perhelatan budaya ta-

hunan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Bali di Ardha Candra Art Center, Denpasar. ‘’Saat pawai pembukaan saja akan ada 500 seniman yang dilibatkan. Total ada 4.650 seniman yang dilibatkan yang terdiri dari 27 sekaa atau kelompok seni. Yang jelas, sesuai pesan Bapak Bupati Badung, semua kategori kami ikut serta,’’ terangnya. Birokrat asal Desa Taman, Abiansemal itu mengatakan,

dana yang dianggarkan untuk mendukung PKB 2018 ini mencapai Rp 8.178.655.900,00. Angka ini mengalami peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp 3.515.416,00. ‘’Anggaran tahun ini meningkat hampir dua kali lipat, kalau dulu sekaa gong kebyar dapat Rp 400 juta, sekarang dapat Rp 950 juta. Ini agar tidak ada sekaa yang sampai berutang gara-gara tampil di PKB,’’ tegasnya. (kmb27)

DUA orang Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam pengadaan kapal ikan, terdakwa Minhadi Noer Sjamsu dan I Gusti Ngurah Made Sumantri (dalam sidang dan penuntutan terpisah - red), Selasa (5/6) kemarin diberikan kesempatan untuk mengajukan pledoi. Mereka sebelumnya dituntut oleh JPU dari Kejati Bali dengan pidana penjara masing-masing 22 bulan atau setahun 10 bulan. Pertama yang didudukkan di kursi pesakitan adalah Minhadi Noer Sjamsu. Pria yang sudah lama mengabdi sebagai PNS di Kementerian KKP itu selain mengajukan pembelaan melalui kuasa hukumnya, dia juga mengajukan pembelaan tersendiri. Dia menceritakan loyalitasnya

sebagai pegawai di sana, walau awalnya tidak ada niat menjadi PNS. Selama hampir 19 tahun sebagai PNS, dia mengaku tidak ada niatan untuk melakukan korupsi. Dengan berbagai pertimbangan, dia juga minta dibebaskan dari jeratan hukum. Jika majelis hakim punya pendapat berbeda, dia minta hukuman yang seringan-ringannya. Hal yang sama juga disampaikan PPK dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali I Gusti Ngurah Made Sumantri. Selain melalui kuasa hukumnya, dia menyampaikan pembelaan tersendiri. Salah satu yang disampaikan adalah bahwa dia sebagai tulang punggung keluarga, dan masih dibutuhkan pihak keluarga. Sehingga dia

minta hukuman yang seringanringannya jika dalam perkara ini dia disalahkan. Sebelumnya, Gusti Sumantri oleh jaksa disebut bersalah secara bersama-sama dengan tujuan menguntungkan diri sendiri, orang lain atau korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya, karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara. Atas pertimbangan itu, terdakwa dijerat Pasal 3 Undangundang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (asa)

PPK Pengadaan Kapal Minta Keringanan Hukuman


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Rabu Paing, 6 Juni 2018

Gubernur Pastika Minta Panitia PKB Bank BRI Bagikan 2.000 Paket Sembako Gratis Tindak Lanjuti Hasil Pengawasan Tim Independen Berbagi Bahagia di Bulan Ramadan

DALAM rangka bulan Ramadan, Bank Rakyat Indonesia (Bank BRI) Kantor Wilayah (Kanwil) Denpasar menyelenggarakan kegiatan BRI Peduli bertajuk ‘’Berbagi Bahagia Bersama BRI’’ di The Trans Resort Seminyak, Badung, Senin (4/6) lalu. Pada hari itu dilakukan buka puasa bersama dan santunan kepada lebih dari 200 anak yatimpiatu. Anak-anak yatim-piatu dari panti asuhan Muslim, Hindu dan Kristen dibagikan santunan dan tas sekolah oleh BRI. Tampak raut wajah sumringah anak-anak panti asuhan ketika mendapat bagian tas sekolah. Selain itu, ada 2.000 paket sembako gratis yang dibagikan kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Bali, Mataram dan Kupang. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Corporate Banking Bank BRI Kuswiyoto serta Manajemen Kantor Wilayah dan Kantor Inspeksi BRI Denpasar. Pemimpin BRI Kanwil Denpasar Dedi Sunardi mengatakan, kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan oleh Bank BRI sebagai wujud tanggung jawab sosial Bank BRI kepada masyarakat. ‘’Sama seperti tahun lalu, tahun ini kami juga ingin berbagi dengan para anak yatim-piatu. Tahun ini kami membagikan 2.000 paket sembako untuk kaum duafa

BERSAMA - Manajemen Kanwil BRI Denpasar bersama penerima bantuan setelah penyerahan bantuan dan santunan. dan 200 santunan untuk anak yatim,’’ ujarnya. Pada Ramadan kali ini, kegiatan bagi sembako gratis dilaksanakan di wilayah Bali, Mataram dan Kupang. Untuk Wilayah Bali dipusatkan di lima kabupaten/kota yakni Denpasar, Buleleng, Jembrana, Karangasem dan Tabanan. Total ada 1.000 paket sembako. Sementara 1.000 paket lagi dialokasikan untuk wilayah Mataram dan Kupang. Satu paket sembako berisi 5 kg beras, 2 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, sirup dan kecap manis. Walaupun acara ini dilakukan di bulan Ramadan, bukan berarti

dikhususkan bagi umat yang melaksanakan ibadah puasa. BRI juga memberikan santunan bagi umat yang beragama Hindu dan Kristen. Direktur Corporate Banking Bank BRI Kuswiyoto berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan untuk menularkan kebahagiaan dan kesejahteraan kepada masyarakat. Bulan Ramadan merupakan bulan penuh berkah dan ampunan bagi umat Muslim di seluruh dunia. Bulan suci yang datang setiap satu tahun sekali ini dimanfaatkan oleh umat Muslim untuk mendekatkan diri tidak hanya kepada Tuhan, namun juga dengan sesama. (ad256)

Mahasiswa Ners Stikes Bali Akhiri PKL di Tegal Harum Ikut Pecahkan Masalah Kesehatan Kaum Ibu

SETELAH enam minggu terjun ke masyarakat, 187 mahasiswa program Ners Stikes Bali mengakhiri PKL di Desa Tegal Harum, Denpasar Barat, Selasa (5/6) kemarin. Penutupan PKL ditandai penyerahan mahasiswa oleh Camat Denbar A.A. Ngurah Wijaya kepada Ketua Stikes Bali diwakili Pembantu Ketua (Puket) III Stikes Bali Ns. I Ketut Alit Adianta, S.Kep., M.Ns. Penutupan PKL diawali Musyawarah Desa (Musdes) II yakni membahas dan mendiskusikan masalah yang ditemui di lapangan serta rencana tindak lanjut kegiatan. Menurut Alit Adianta, pada Musdes I lalu ditemukan berbagai problema kesehatan di desa ini yang segera ditangani. Di antaranya masalah kaum ibu seperti kesuburan bagi usia produktif, kanker serviks dan kesejahteraan lansia. Alit Adianta menyatakan, pada Musdes II ditetapkan bersama semua komponen desa bentuk rencana dan pelaksanaannya sekaligus mengevaluasi program bersama. Programnya bersifat promotif dan preventif. ‘’PKL ini bentuk tanggung jawab dan kepedulian dunia perguruan tinggi terhadap upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Kampus Stikes Bali ingin berperan untuk masyarakat termasuk masyarakat perkotaan,’’ ujarnya. Perbekel Tegal Harum I Wayan Sunarta, S.Sos. menyambut baik kehadiran mahasiswa Stikes Bali yang mampu memotivasi warganya untuk meningkatkan derajat kesehatan. Kanker serviks, gizi keluarga dan kesuburan diakuinya menjadi masalah warga perkotaan yang perlu mendapat penangangan tersendiri lewat APBDes. Hasil

ARAHAN – Gubernur Bali Made Mangku Pastika (tengah) memberikan arahan pada Rapat Pleno Pemantapan Penyelenggaraan PKB ke-40 Tahun 2018. digali, stan pameran yang berada di bawah panggung terbuka Ardha Candra agar ditata dengan baik sehingga tidak terlihat kumuh khususnya pada etalase kaca depan. Bagian teknis seperti sound system, lighting, dekorasi panggug, pengaturan parkir, kebersihan toilet dan stan kuliner juga menjadi catatan khusus untuk panitia penyelenggara agar lebih baik lagi. Meski demikian, ia mengapresiasi panitia pelenggara yang telah berusaha memberikan yang terbaik kepada masyarakat. ‘’Pelaksanaan PKB tahun 2017 sudah berjalan baik dan lancar. Pawai sudah berjalan baik, namun untuk pengamanan selama pawai bisa lebih ditingkatkan agar penonton tidak mengganggu arak-arakan,’’ ungkap Wija. Ketua Panitia PKB ke-40 Tahun 2018 Dewa Putu Beratha yang juga Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali dalam laporannya menyampaikan, PKB ke-40 yang mengambil tema ‘’Teja Dharmaning

Kauripan’’ -– Api Sirit Penciptaan akan digelar 23 Juni hingga 21 Juli 2018. Pawai PKB dilaksanakan di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, mulai pukul 14.00 Wita. Pembukaan berlangsung di panggung terbuka Ardha Candra, Taman Budaya, pukul 20.00 dengan menampilkan pergelaran sendratari kolosal ‘’Kresna Duta’’ persembahan ISI Denpasar. PKB ke-40 akan menampilkan 271 kelompok seni. Selain dari Bali, PKB juga diikuti oleh partisipan asal DKI Jakarta, Jawa Barat, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Temanggung, Kota Blitar, Kota Batu-Malang, ISI Yogyakarta, Kalimantan Timur, Kota Tangerang, Kabupaten Bima, Kabupaten Baru, Kabupaten Gunung Kidul dan ISBI Tanah Papua. Tidak ketinggalan partisipan dari luar negeri di antaranya kesenian Jepang, India, Peru dan Tiongkok. Pawai dan pembukaan PKB ke-40 Tahun 2018 rencananya dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo. (ad257)

Tingkatkan Pelayanan pada Masyarakat

Tahun Ini, Seluruh Puskesmas di Denpasar Terakreditasi

PKL – Puket III Stikes Bali Ketut Alit Adianta didampingi Camat Denbar A.A. Ngurah Wijaya dan Kadek Nuryanto saat penutupan PKL Ners di Desa Tegal Harum. musdes ini akan dijadikan dasar penyusunan program kesehatan di masa mendatang. Di sisi lain, dia setuju semua banjar di Denpasar diberikan tenaga kesehatan berupa bidan dan perawat sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Camat Denbar A.A. Ngurah Wijaya juga mengacungkan jempol atas partisipasi mahasiswa Stikes Bali selama PKL di Tegal Harum. Dia minta program ini berkelanjutan sehingga masyarakat mendapat pelayanan secara terpadu dan ikut serta dalam memecahkan masalah kesehatannya sendiri. Tugas mahasiswa adalah menggugah partisipasi dan kerja sama masyarakat serta semua komponen desa untuk meningkatan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas). Menurutnya, di Denbar masih banyak kantong-kantong yang perlu mendapat penanganan masalah kesehatan, apalagi banyak

warga urban. Makanya dia sangat mendukung jika bidan dan perawat serta tenaga kesehatan lainnya diterjunkan ke setiap banjar. Tidak seperti sekarang hanya disiagakan di setiap puskesmas. Soal temuan pentingnya masalah kesuburan dan penanggulangan kanker serviks, bisa dijadikan acuan untuk didanai lewat APBDes serta dapat diintegrasikan lewat program lansia dan posyandu di tiap banjar. Ketua Panitia PKL A.A. Ayu Yuliati Darmini, S.Kep., Ns., M.Ns. didampingi Penanggung Jawab PKL Gusti Putu Ngurah Arya Mahendra mengungkapkan, sebelum diterjunkan mahasiswa program Ners ini diberi pembekalan pada 16-21 April lalu. Mereka dilibatkan sejak penentuan lokasi PKL, pembekalan, survei, musdes hingga evaluasi program. Program ini diarahkan untuk menjadikan masyarakat sehat dari, oleh dan untuk masyarakat. (ad248)

SD Taman Rama School Gelar ”Graduation Ceremony’’ Ke-19

Penting Bangun Sinergi yang Solid antara Orangtua dan Sekolah di Era Milenium SEBAGAI ungkapan rasa syukur kepada siswa kelas VI yang telah menyelesaikan pendidikannya di jenjang Sekolah Dasar, SD Taman Rama School Denpasar melepas 52 orang siswa kelas VI SD/CP yang terdiri atas 26 siswa dari SD Nasional dan 26 siswa dari Cambridge Programme di Hotel Aston, Denpasar, Selasa (5/6) kemarin. Acara yang dikemas dalam ‘’Graduation Ceremony’’ ke-19 ini dihadiri oleh Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikpora Kota Denpasar, Ketua KKPS Kecamatan Denpasar Utara, Sekretaris Gugus Kol. I Gusti Ngurah Rai, Ketua Komite Sekolah Taman Rama School, Administrator Yayasan Taman Mahatma Gandhi, para Kepala Sekolah dari section TK, SMP, SMA, Cambrigde Sekolah Taman Rama, para guru SD Taman Rama, orangtua murid, serta seluruh siswa kelas VI SD/CP Taman Rama School. Kepala SD Taman Rama School Dra. Ni Ketut Santini, M.Pd. mengatakan, acara Graduation Ceremony merupakan tradisi tahunan hang dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh orangtua siswa yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di Sekolah Taman Rama School Denpasar. Acara ini juga sebagai simbolisasi penyerahan kembali pembinaan dan pengawasan siswa kepada para orangtua siswa. Dari 52 siswa yang dilepas, 92% telah mendaftarkan diri di SMP Taman Rama dan Cambrigde. Hal ini membuktikan bahwa orangtua siswa masih tetap mempercayakan pendidikan putra-putrinya di satuan pendidikan di bawah Yayasan Taman Mahatma Gandhi. ‘’Sebagai ujung tombak pendidikan, kami berkomitmen terus meningkatkan layanan pendidikan.

PESTA Kesenian Bali (PKB) yang digelar selama sebulan penuh menjadi wahana penggalian, pelestarian dan pengembangan seni budaya telah memberikan kontribusi dan motivasi yang tinggi kepada masyarakat dalam mengapresiasi dan meningkatkan mutu seni budaya Bali. Melalui pelaksanaan PKB, diharapkan dapat menjaga peradaban Bali yang adiluhung dan berdampak positif bagi generasi muda penerus bangsa. Dari tahun ke tahun, pelaksanaan PKB sudah menunjukkan peningkatan sehingga tidak lagi monoton. Meski demikian, masih banyak hal yang harus dibenahi dan ditingkatkan agar event tahunan ini bisa lebih baik lagi. Hal tersebut disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam arahannya pada Rapat Pleno Pemantapan Penyelenggaraan PKB Ke-40 Tahun 2018 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Selasa (5/6) kemarin. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Pastika minta Panitia Penyelenggara PKB ke-40 Tahun 2018 menindaklanjuti hasil pengawasan yang dilakukan oleh tim independen pada PKB ke-39 tahun 2017. Tim independen dalam laporannya yang disampaikan oleh Ketut Wija menyatakan beberapa hal hasil pengawasan selama pelaksanaan PKB ke-39 tahun 2017. ‘’Karena masih ada waktu, saya minta panitia PKB menindaklanjuti apa yang disampaikan oleh tim independen,’’ ujar Pastika. Beberapa poin masukan yang disampaikan di antaranya kesenian yang hampir punah agar kembali

NYANYI - Siswa-siswi kelas VI SD Taman Rama School menyanyikan lagu ‘’Follow Your Heart’’ dan ‘’Setinggi Langit’’ pada acara Graduation Ceremony untuk siswa kelas VI SD/CP. Setiap awal tahun pelajaran yayasan selalu melakukan perbaikan dan penambahan fasilitas belajar. Dalam tahun pelajaran 2018/2019 semua kelas yang kami miliki (17 rombongan belajar - red) telah dilengkapi dengan smartboard dan reading corner. Fasilitas yang telah ada juga diperbaiki,’’ ujar Santini. Menurutnya, dalam usaha meningkatkan layanan pendidikan, SD Taman Rama mempunyai program sporting class, yaitu program pelajaran tambahan dalam bahasa Inggris bagi siswa-siswi yang masih terhambat dalam belajar keterampilan berbahas Inggris. Di samping itu, program ekstrakurikuler ditambah dengan program-program baru. Sementara itu, guna mempertahankan dan meningkatkan prestasi akademik dan nonakademik, sinergi yang kuat antara orangtua dan

sekolah terus diupayakan. Apalagi tantangan yang dihadapi dalam dunia pendidikan di era milenium saat ini sangat nyata. Sikap dan perilaku siswa sangat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi komunikasi, baik pengaruh positif maupun negatif. Jadi, peran orangtua sangat diharapkan dalam penerapan tata terbit sekolah dan pengawasan dalam penggunaan teknologi tersebut dengan harapan teknologi bisa berdaya guna terhadap prestasi dan perilaku anak-anaknya. ‘’Tidak kalah pentingnya orangtua selalu menyediakan waktu yang cukup untuk berkomunikasi dengan anak-anak, sehingga kemajuan teknologi tidak membuat anak-anak terlena dengan fitur-fitur seperti game offline atau online yang dapat mengurangi motivasi dan kemauan belajar mereka,’’ tegas Santini. (ad258)

DARI 11 puskesmas yang ada di Kota Denpasar sudah delapan yang telah diakreditasi oleh Kementerian Kesehatan RI. Tiga puskesmas yang belum terakreditasi akan dilaksanakan paling lambat Juni tahun ini, mengingat akreditasi merupakan tolok ukur untuk memberikan pelayanan pada masyarakat. Demikian disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. IGAA Mas Widiastuti mewakili Plt. Wali Kota IGN Jaya Negara saat menerima tim Akreditasi Kementerian Kesehatan RI di Puskesmas I Denpasar Selatan, Selasa (5/6) kemarin. Saat ini dua puskesmas yang akan dievaluasi akreditasi yaitu Puskesmas I Denpasar Selatan dan Puskesmas I Denpasar Barat. Diharapkan dua puskesmas yang dievaluasi akreditasinya dapat tingkatan yang terbaik. Untuk delapan puskesmas yang telah diakreditasi, satu meraih predikat Paripurna yaitu Pukesmas II Denpasar Barat, lima mendapat predikat Utama dan dua menyabet predikat Madya. Ada empat kategori tingkatan akreditasi yaitu paripurna, utama, madya dan dasar. Mas Widiastuti menambahkan, Pemerintah Kota Denpasar sangat komitmen terhadap ketiga dasar pembangunan termasuk bidang kesehatan. Tanpa ada kesehatan sangat mustahil melaksanakan pembangunan lainnya. ‘’Bapak Wali Kota terus menyiapkan mulai dari sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana hingga meningkatkan peran serta masyarakat untuk pembangunan kesehatan,’’ ujarnya.

PUSKESMAS - Suasana penerimaan Tim Akreditasi Kementerian Kesehatan RI di Puskesmas I Denpasar Selatan. Ketua Tim Akreditasi Kementerian Kesehatan RI drg. Tini Suyanti Suhandi, M.Kes. mengapresiasi Pemerintah Kota Denpasar yang memberikan perhatian serius terhadap pembangunan kesehatan terutama di puskesmas. ‘’Kami mengapresiasi Pemkot Denpasar yang telah serius memperhatikan kesehatan masyarakat, yakni dengan pembangunan kelengkapan fasilitas puskesmas,’’ katanya. Dikatakannya, di Provinsi Bali baru Denpasar yang puskesmasnya mendapatkan akreditasi Paripurna yaitu Puskesmas II Denpasar Barat. Sementara di Indonesia hanya empat puskesmas yang berhasil meraih akreditasi Paripurna yakni Denpasar, Jakarta, Jawa Timur dan Lampung. ‘’Akreditasi puskesmas merupakan tolok ukur dalam memberikan pelayanan pada masyara-

kat, sehingga semua puskesmas dari Sabang sampai Merauke memiliki sistem operasional prosedur (SOP) pelayanan yang sama,’’ tandasnya. Kepala Puskesmas I Denpasar Selatan dr. AAN Gde Dharmayuda, M.Kes. menambahkan, survei akreditasi yang dilakukan Tim Kementerian Kesehatan untuk melihat pelayanan yang dilakukan puskesmas mulai dari pelayanan perorangan, pelayanan masyarakat hingga pelayanan administrasi. Dharmayuda lebih lanjut mengatakan, survei akreditasi yang dilakukan untuk memastikan pelayanan di puskesmas sesuai dengan aturan yang telah ditentukan. Pelayanan puskesmas dapat memberikan kenyamanan dan keselamatan pada masyarakat atau pasien serta keselamatan bagi yang memberikan pelayanan. (ad255)

Pelepasan 247 Siswa Kelas IX SMP Nasional Denpasar

Lulus 100 Persen, Berprestasi di Bidang Nonakademik SEBANYAK 247 siswa kelas IX SMP Nasional Denpasar mengikuti acara pelepasan tahun pelajaran 2017/2018 di Hotel Nirmala, Selasa (5/6) kemarin. Kendati merupakan sekolah swasta, siswa-siswi SMP Nasional lulus 100 persen dengan hasil akademik memuaskan. Di sisi lain, sekolah ini juga mengantongi sejumlah prestasi di bidang nonakademik. ‘’Baik nilai UN (Ujian Nasional) maupun USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional), hasilnya secara umum untuk siswa yang dilepas sekarang cukup memuaskan. Walaupun sekolah swasta, kami masih bisa bersaing,’’ ujar Kepala SMP Nasional Ni Putu Supadmi, S.Pd. di sela-sela acara. Menurut Supadmi, kelulusan siswa ditentukan oleh nilai USBN dan nilai rata-rata rapor. Sementara nilai UN digunakan untuk mencari sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Hasil memuaskan yang diraih siswa tidak lepas dari kegiatan pengayaan sejak awal September 2017 lalu hingga menjelang UN yang dilaksanakan berbasis kertas dan pensil. Para siswa kelas IX diberikan pengayaan setelah jam mata pelajaran mulai pukul 15.00 hingga 16.30 Wita. ‘’Ke depan, jelas kami harus lebih giat lagi, fokus dengan anak-anak. Mungkin memberikan les tambahan kepada mereka agar bisa lebih bagus daripada hasil yang diraih sekarang. Walaupun hasil yang sekarang sudah cukup memuaskan, kami tidak boleh berpangku tangan,’’ jelasnya. Tenaga guru juga akan disiapkan

PELEPASAN - Prosesi pelepasan siswa kelas IX SMP Nasional Denpasar tahun pelajaran 2017/2018 di Hotel Nirmala, Denpasar. untuk lebih meningkatkan kualitas lulusan SMP Nasional Denpasar. Saat ini tercatat ada 35 orang guru mata pelajaran dan 15 guru ekstrakurikuler di bidang olahraga dan seni. SMP Nasional Denpasar yang telah mendapatkan predikat sebagai sekolah keluarga sangat mengunggulkan pendidikan karakter. ‘’Dari segi akademik kami juga bisa bersaing, tapi kami utamakan karakter mereka itu agar lebih bagus lagi. Dengan karakter yang baik, otomatis pendidikan juga bisa lebih baik,’’ ungkap Supadmi. Di bidang nonakademik, siswasiswi SMP Nasional juga menorehkan sejumlah prestasi membanggakan, terutama di bidang olahraga dan seni. Di antaranya

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

berhasil meraih juara I Senam Sunlife tingkat provinsi, juara I futsal Smanela Cup, juara III futsal Wali Kota Cup, juara I kriket tingkat provinsi, juara II slogan KSPAN tingkat Kota Denpasar, serta sukses menyabet 6 medali emas, 5 perak dan 5 perunggu dalam Porsenijar Denpasar. Bagi siswa kelas IX yang dilepas, Supadmi berpesan agar mereka belajar lebih giat lagi. Raih citacita setinggi mungkin dan tentu saja jangan sampai melupakan SMP Nasional. Dari pantauannya, mayoritas lulusan melanjutkan ke jenjang lebih tinggi baik SMA maupun SMK. Saat ini, SMP Nasional tengah melakukan penerimaan calon siswa baru. (ad251)


Rabu Paing, 6 Juni 2018

daerah

5

Sikap Bali Tentang Radikalisme di Acara Komnas Anak

Shri Arya Wedakarna Dukung Aksi Densus 88 di Unri dan Pencopotan Dosen Undip

Bali Post/ist

LANTIK - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa (kiri) memimpin upacara pelantikan di Kantor BNNP Bali, Kereneng, Denpasar Timur.

Pastika Jabat Kabag Umum BNNP Bali Denpasar (Bali Post) Mutasi jabatan kembali dilakukan di lingkungan BNNP Bali, BNNK Gianyar dan BNNK Denpasar. Kepala BNNK Gianyar AKBP Made Pastika dipercaya sebagai Kabag Umum BNNP Bali. Penggantinya adalah Kabag Umum sebelumnya, AKBP Sang Gede Sukawiyasa. Upacara sertijab dipimpin Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa, Selasa (5/6) kemarin. Saat bersamaan juga dilantik Sylvia Yunita Ningrum sebagai Kepala Seksi Rehabilitasi BNN Kota Denpasar. ‘’Pelantikan pejabat baru merupakan bagian dari dinamika organisasi dalam rangka memperkuat langkah BNN Provinsi Bali dalam melaksanakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Pelantikan juga merupakan bagian dari upaya penyegaran dalam rangka meningkatkan kinerja di lingkungan

BNN Provinsi Bali dan BNN Kabupaten,’’ tegas Brigjen Suastawa. Kepada para pejabat yang baru, Suastawa menekankan agar senantiasa memegang sumpah jabatan yang telah diucapkan dengan penuh tanggung jawab, integritas serta mampu berbaur dengan lingkungan. Di samping itu, para pejabat yang baru didorong agar segera mengenali persoalan yang dihadapi dan mampu mengambil langkah inovatif dalam melaksanakan P4GN di lingkungan kerja masing-masing. ‘’Para pejabat yang baru kami harapkan mampu memperkuat jajaran internalnya dan menjalin kerja sama yang sinergis dengan pihak pemerintah provinsi dan kabupaten. Selain itu, senantiasa menjunjung komitmen dan semangat juang yang tinggi,’’ ungkap jenderal bintang satu asal Desa Gulingan, Mengwi, Badung ini. (kmb36)

Mayat Sopir Traktor Nyangkut di Gorong-gorong Mangupura (Bali Post) Supriyadi (47), sopir traktor sawah yang menghilang sejak Senin (21/5) lalu, akhirnya ditemukan Selasa (5/6) kemarin. Mayat buruh asal Banyuwangi, Jawa Timur ini ditemukan nyangkut di gorong-gorong di tengah sawah Subak Babakan, Desa Gulingan Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung. Menurut petugas Polres Badung, Selasa pukul 08.00 Wita, I Wayan Anda (65) bermaksud memperbaiki dan membersihkan gorong-gorong (saluran air) sawah yang diperkirakan tersumbat oleh sampah menggunakan se-

batang bambu. Karena tidak berhasil akhirnya diputuskan membongkar pertengahan gorong-gorong tersebut. Setelah membongkar selebar kurang lebih 60 sentimeter, Wayan Anda mencium bau busuk serta melihat tumpukan sampah dan sepasang kaki manusia. Penemuan tersebut kemudian disampaikan kepada warga masyarakat yang ada di sawah sekitar TKP. Beberapa menit kemudian anggota Polres Badung dan Polsek Mengwi tiba di sana. Pukul 11.15 Wita dilakukan pembongkaran gorong-gorong menggunakan palu dan panyong

agar bisa mengangkat korban. Sekitar satu jam, korban berhasil dievakuasi. Kondisi korban telah membusuk dan mengeluarkan bau busuk. Tangan kirinya terlepas dari badan dan tinggal tulang. Rambutnya juga terlepas dari kepala. Korban mengenakan baju kaos merah dan celana hitam. Mayat korban selanjutnya dibawa ke Kamar Jenazah RSUP Sanglah, Denpasar menggunakan Ambulans BPBD Kabupaten Badung. Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta saat dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat tersebut. (kmb36)

Bawa Pisau Lipat, Residivis Ditangkap Mangupura (Bali Post) Residivis kasus pengeroyokan, Gerson Tanggela alias Soni (30), ditangkap di Jalan Raya Legian, depan Indomart, Kuta, Badung, Sabtu (2/6) lalu. Pasalnya, Soni yang pernah ditahan di Polsek Denpasar Barat (Denbar) kedapatan membawa pisau lipat. Kapolsek Kuta Kompol Nyoman Wirajaya, Selasa (5/6) kemarin mengatakan, seperti biasa Kanitreskrim Iptu Aan Saputra bersama anggotanya melakukan atensi wilayah khususnya tempat hiburan malam di seputaran Jalan Legian, Kuta. Saat itulah pelaku melintas di depan Indomart dan langsung diamankan. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan tas pinggang yang dibawa pelaku dan ternyata ditemukan satu pisau lipat stainless. Saat ditanyakan terkait izin, pelaku tidak bisa menunjukkan. ‘’Di tas pinggang pelaku juga ditemukan kartu anggota ormas. Kami masih dalami keterangan pelaku,’’ tegas Aan Saputra. Selain itu, Kapolsek Wirajaya merilis penangkapan pencuri HP, Elena (47).

Tahanan Kabur Dibekuk Denpasar (Bali Post) Perburuan tahanan yang kabur dari Rutan Polsek Denpasar Barat (Denbar), Senin (4/6) lalu, membuahkan hasil. Selasa (5/6) kemarin, tim gabungan berhasil membekuk Muhammad Zubair di Terminal Purabaya, Surabaya, Jawa Timur. Selanjutnya pelaku dibawa ke Bali. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja mengatakan, pelaku kasus penipuan ini ditangkap sekitar pukul 14.00 Wita. ‘’Pelaku ditangkap tim gabungan dari Subdit III Ditreskrimum Polda Bali, Polresta Denpasar, Polsek Denbar dan Satgas CTOC,’’ ujarnya. Pelaku dibekuk setelah dilakukan pengembangan terhadap Mumahad Yasin. Yasin membantu kelima tahanan kabur dengan memasukkan gergaji ke dalam tahanan. Zubair ditangkap sesaat akan melanjutkan pelarian menuju Jakarta dan sudah memesan tiket bus tujuan Ibu Kota. (kmb36)

Pelaku beraksi di depan Toko Zee Baby di Jalan Raya Kuta, Badung. Korbannya Ade Renaldi (22). Menurut korban, pada Minggu (20/6) pukul 03.30 Wita, dirinya bersama teman-temannya bermalam di TKP dan menaruh barang-barang di atas tas. Saat bangun sekitar pukul 05.30 Wita, korban tidak melihat handphone Xiaomi miliknya. Berbekal informasi dari pelapor dan beberapa saksi,

tim Opsnal berhasil mengidentifikasi ciri-ciri pelaku. Akhirnya pada Sabtu (2/6) pukul 17.30 Wita, Panit I Iptu Putu Budiartama berhasil mengamankan pelaku di salah satu salon kecantikan di Jalan Bunisari, Kuta. ‘’Kami juga ungkap kasus perampasan bernama Kadek Mandha Astawa. Pelaku merampas barang korban dan sepeda motor. Korban juga dipukuli,’’ ujar mantan Kapolsek Ubud, Gianyar, ini. (kmb36)

TOKOH Nasionalis Indonesia, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, menyatakan bahwa tragedi bom di sejumlah gereja di Surabaya, Jatim, yang melibatkan keluarga dan anak–anak, baik sebagai pelaku maupun korban, telah menjadi perbincangan dunia internasional mengingat hal ini mengganggu konvensi internasional hak anak. Setiap keluarga di Indonesia diharapkan mewaspadai potensi yang memanfaatkan anak–anak bangsa sebagai pengagum ajaran radikalisme khususnya melalui pengaruh media sosial. ‘’Saya kira teror bom Surabaya membawa sejumlah perspektif baru dari sisi kontra-intelijen dan proxy war, tidak sekadar meledakkan bom fisik. Di antaranya, teroris internasional ingin agar basis ISIS bisa dipindah ke Asia Tenggara. Setelah gagal di Filipina dan Myanmar, mereka menganggap Indonesia potensi menjadi sarang radikal, karena di negara Timur Tengah sudah ada perpecahan di antara pemimpin agama dan kelompok teror. Indonesia dianggap potensial karena urusan SARA sudah masuk ke ranah politik dan terkristal. Ini menguntungkan kelompok radikal, termasuk adanya tokoh nasi-

SEMINAR – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III pada Seminar Nasional Komnas Anak di Gedung Nari Graha, Denpasar. onal kita bahkan parpol yang seolah–olah mendukung radikalisme. Tapi syukurlah negara cepat membentuk Pasukan Gabungan TNIPolri serta disahkannya UU Terorisme,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Pemilihan tempat di Jatim juga menjadi sinyal bahwa sel-sel teroris sudah melumpuhkan simbol toleransi terkuat di Indonesia yakni Kota Surabaya. ‘’Di Indonesia, dari pengamatan saya, kota yang paling toleransi itu Surabaya. Itu simbol Mojopahit, simbol daerah tua sekaligus simbol pahlawan. Surabaya juga sangat kuat NU-nya yang dikenal nasionalis religus dan pendukung NKRI. Ini sinyal teroris untuk membuat malu pemerintah Jokowi bahwa

Surabaya sudah jebol, Mako Brimob Depok juga sudah jebol, pesannya mudah kuasai Indonesia. Termasuk anakanak kecil pun dilibatkan sebagai pengantin bom. Ini artinya aksi teror model Suriah, Palestina, Irak dan Lebanon sudah masuk Indonesia,’’ jelas Gusti Wedakarna. Ia minta mewaspadai pusat-pusat pendidikan di Bali yang bisa menghasilkan anak–anak berjiwa radikal. ‘’Saya dapat masukan di Bali sudah ada perguruan tinggi yang punya UKM berhaluan radikal, ini sedang kita awasi. Jangan sampai ada dosen, rektor yang berpaham anti-Pancasila. Begitu juga di tingkatan SD, SMP dan SMA/SMK, saya minta kepala sekolah mengawasi ekstr-

akurikuler dan kelompokkelompok yang bisa menjadi bibit radikalisme. Ini penting karena penularan bibit radikalisme akan sangat mudah lewat lembaga pendidikan. Desa adat di Bali juga harus tingkatkan sense of intelligence terhadap kelompok pendatang yang sekiranya anti-Pancasila,’’ tegas Gusti Wedakarna. Terkait aksi Polri dan Densus 88 yang menggagalkan upaya terorisme di Kampus Universitas Riau (Unri) dan pencopotan guru besar Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yang diduga mendukung radikalisme, pihaknya sangat mengapresiasi. ‘’Saya dukung 100 persen. Demi keamanan nasional, silakan saja sisir kampus– kampus Indonesia yang diduga ada bibit radikalisme. Saya juga dukung tindakan Undip yang tegas mencopot pejabat pro-radikal. Saya berharap Kemenristekdikti RI mencabut gelar guru besar dari oknum yang diduga pro-radikal. Saya melalui lembaga The Sukarno Center memberikan dukungan kepada negara, apalagi sudah ada UU Terorisme. Negara tinggal gerak saja. Saya setuju tumpas sampai ke akar-akarnya,’’ tandas Gusti Wedakarna yang juga anggota DPD-RI ini. (ad261)

Lima Remaja Dianiaya Pria Gangguan Orang Mabuk Jiwa Tebas Warga Tabanan (Bali Post) Kasus penganiayaan terjadi di Setwilkum Polsek Tabanan. Lima orang remaja menjadi korban penganiayaan oleh pelaku I Putu PW alias Raju (20) di sebuah warung di Banjar Bongan Pala, Desa Bongan, Tabanan, Selasa (5/6) kemarin. Kelima remaja mengalami luka di bagian wajah karena pelaku memukul membabi-buta lantaran pengaruh alkohol. Dari informasi yang dihimpun, kasus penganiayaan ini terjadi pukul 01.30 Wita. Saat itu kelima korban masing-masing I Made Sujana (19), I Putu Yudi Putra Utama (13), Dicky Permana Putra (16), I Gede Made Dwi Kurniawan (17) dan I Putu Gede Trisna Putra (16) asal Banjar Bongan Pala, Desa Bongan, Kecamatan Tabanan, sedang bermain game menggunakan HP memanfaatkan wifi gratis di teras depan pemilik

warung. Tiba-tiba datang pelaku mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dengan membonceng temannya. Pelaku kemudian turun dan mendekati para korban sembari menanyakan keberadaan seseorang. Salah satu korban menjawab tidak tahu. Tak terima dengan jawaban itu, pelaku asal Banjar Dangin Jelinjing, Desa Belalang, Kecamatan Kediri ini lalu melayangkan pukulan secara bergantian kepada korban. Warga yang ada di TKP berusaha melerai. Selanjutnya pelaku diamankan dan dilaporkan ke Polsek Tabanan. Kapolsek Tabanan Kompol I Gede Made Surya Atmaja membenarkan peristiwa itu. ‘’Pelaku dalam keadaan mabuk karena dari mulutnya tercium bau alkohol. Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Tabanan,” jelasnya. (kmb28)

Semarapura (Bali Post) Nasib apes dialami warga Desa Jumpai Kecamatan Klungkung, I Ketut Ada. Pria 65 tahun ini ditebas dengan blakas oleh seorang pemuda, I Wayan Darmawan (22), penyandang gangguan kejiwaan, Selasa (5/6) siang kemarin. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 14.00 Wita. Diawali korban bersama warga lain, I Nyoman Suparta (46) dan I Komang Kariastana (59), tiduran di poskamling. Saat bersantai, datanglah I Wayan Sadia dan memintanya lari karena pelaku keluar rumah membawa blakas. Hal tersebut dituruti. Namun, baru melangkah, korban jatuh. Saat itulah blakas tajam menghujani punggung, tangan kiri dan kepala belakang hingga bersimbah darah. Seorang warga mencoba melerai. Pelaku langsung membuang blakas dan melarikan diri. Korban yang kesakitan dilarikan ke RSUD Klungkung

untuk mendapat pertolongan. Kejadian ini dibenarkan Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP I Made Agus Dwi Wirawan. Pascakejadian, pelaku yang berada tak jauh dari TKP langsung diamankan Satpol PP Klungkung dan dibawa ke RSJP Bali di Bangli. ‘’Katanya sampai disediakan sel di rumahnya. Dia dikurung kalau kumat. Korban dan pelaku tidak ada ikatan keluarga. Saat kejadian, tidak ada yang menjadi pemicu. Pelaku keluar begitu saja bawa blakas,’’ jelas mantan Kasat Narkoba Polres Buleleng ini. Adik pelaku, Komang Daryana (30), mengatakan kakaknya sudah sekitar 15 tahun menderita gangguan jiwa. Sudah berkali-kali menjalani perawatan di RSJ dan terakhir dua bulan lalu. Saat kondisinya baik, pelaku yang masih lajang biasa keluar rumah membeli rokok. Sementara itu, adik korban, I Nengah Pawantun (59), menyatakan kakaknya menjalani operasi, Rabu ini. (kmb45)


OPINI

6

Rabu Paing, 6 Juni 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Berpikir Biasa-biasa Saja KONSEP orang Bali bahwa hidup biasa-biasa dogen (berpikir biasa-biasa saja - red) kadang ada benarnya. Terutama dikaitkan dengan upaya menghindari stres. Hidup ini sudah susah mengapa disusahkan lagi dengan hal-hal yang tak mungkin kita raih. Hal ini juga bisa berlaku di tengah iklim politik yang memanas yang sering membuat pikiran kita jadi terpecah belah. Sering kali juga membuat hati kita penuh amarah dan keprihatinan, walau kita tidak terlibat langsung dalam percakapan politik di media sosial, tempat kerja atau meja makan. Stres bisa diartikan terpenguruhnya emosi kita akibat kondisi tertentu. Misalnya akibat ditinggal yang tercinta, tak mendapat target yang diinginkan atau akibat gagal mencapai cita-cita. Pemicu stres juga banyak baik internal maupun eksternal. Secara teori, stres juga berhubungan dengan daya adaptasi dari otak, neurotransmiter, ataupun hormonal. Faktor biologis kebanyakan dipengaruhi oleh genetika sehingga tidak bisa diubah. Sementara itu, faktor psikologis berhubungan dengan kedewasaan berpikir. Di dunia politik membuktikan 51 persen penduduk AS, kata sebuah penelitian membuat warga AS stres. Stres dalam menentukan pilihan, stres calon yang diunggulkan tak terpilih alias kalah. Nah, kalau sudah berhubungan dengan urusan kalah dan menang dipastikan stres ada di antaranya. Jika tidak kuat mental, bukan tidak mungkin kita akan stres. Makanya perlu mental yang kuat selama musim pemilihan pemimpin publik. Kata ahli, stres juga tergantung pada pola berpikir kita sendiri. Makanya jangan gantungkan harapan 100 persen bahkan lebih pada pasangan tertentu yang diunggulkan. Kedua, apa nilai manfaat yang diperoeh dari proses itu. Jika hanya biasa-biasa saja alias tak akan mendapat kedudukan penting secara politis, lebih baik bersikap biasa-biasa dogen. Ini cara ampuh menangkal stres. Bukankah di politik tak ada lawan dan tak ada kawan. Siapa yang membantu kita dia adalah kawan. Makanya di Pilkada Bali mendatang kita harus berpikir realistis soal masa depan. Kita jangan ikut-ikutan di AS, jika paslon yang kita usung gagal naik, kita stres. Orang Bali dikenal memiliki toleransi stres yang tinggi. Anggaplah itu pilkada hal biasa dan rutin datang tiap lima tahun sekali. Habis nyoblos, ya sudah jatuhkan pikiran untuk bekerja dan bekerja lagi. Itu juga bisa disebut sikap politik. Ingatlah sikap kita itu tidak sepenuhnya bergantung pada terpilih atau tidak terpilihnya calon favorit kita. Makanya orang Bali sering nyeletuk namun positif. ’’Masih amunian, nyen terpilih nu amuniki (masih segini saja, siapa terpilih juga begini)’’. Anggapan ini asal jangan membuat kita pasif, tetap gunakan hak pilih. Urusan selanjutnya terserah mereka. Dewasa ini semakin banyak masyarakat kelas bawah, sadar berpolitik. Mereka tak lagi ngotot soal bendera parpol yang dipasang dan mau diajak tawuran gara-gara beda pilihan. Sering kali, tinggal diam atau tidak melayani pembicaraan yang memanas, dapat melestarikan hubungan kita. Kita juga tidak harus mendengarkan pendapat politik orang lain, terutama jika iklimnya menjadi agresif atau bermusuhan. Jika teman kita mendorongdorong situasi yang panas di media sosial, tekan tombol unfollow. Ketika seseorang mencoba untuk mengubah percakapan manjadi bermuatan politik, katakanlah bahwa kita tak tertarik. Bagi elite politik, agar tak stres diperlukan adanya kedewasaan berpolitik. Hal ini ditandai dengan kedewasaan berpikir, termasuk kemampuan untuk menerima keputusan. Dengan bersikap menerima keputusan, maka seseorang akan lebih sanggup menghadapi stresor dan tetap sehat secara kejiwaan. Mereka yang bisa disebut sukses mengelola stres jika menang tampil biasa-biasa saja, jika kalah juga tampil biasa-biasa dogen. Nah, mampukah kita bersikap demikian?

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Pengaturan Pemasangan Baliho Calon Legislatif Setelah pilgub nanti, Bali saya prediksi akan diwarnai banyak baliho calon legislatif (caleg) termasuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Melihat jumlah caleg dan calon anggota DPD yang begitu banyak, saya khawatir ruang di Bali akan dipenui baliho. Untuk itu, hal ini mohon segera diatur oleh KPU. Pengaturan lokasi dan teknis pemasangan baliho caleg dan DPD ini saya juga anggap penting disosialisasikan agar masyarakat bisa ikut mengawasi. Hal penting lain dari pengaturan ini adalah untuk menjaga agar Bali tetap indah walaupun ada pada tahapan pesta politik. Sebagai warga negara, saya juga berkepentingan agar para calon legislatif dan DPD yang bertarung nanti bisa dikenal publik. Jika memungkinkan agar mereka melakukan sosialisasi menggunakan media massa, sehingga ada hal yang bisa dicatat. Selebihnya, saya mohon agar para calon nanti menyiapkan foto-foto yang simpatik dan pesannya jangan berpotensi membangun konflik. Pesan dalam baliho agar tetap membangun kedamaian dan keharmonisan. Drs. I Gede Widana Denpasar, Bali

Stres pada Tahun Politik Pada tahun politik 2018 ini diprediksi banyak orang yang bakal stres. Sekurangkurangnya 50% dari 171 pasangan calon (paslon) yang meliputi paslon gubernur-wakil gubernur, wali kota-wakil wali kota, dan bupati-wakil bupati, usai pilkada serentak 27 Juni mendatang. Prediksi ini didasarkan pada “ilmu” pertarungan atau kompetisi, dan separuh akan menang, separuhnya lagi (sekurang-kurangnya 50%) pasti kalah. Mereka yang kalah inilah bakal menuai stres. Belum lagi “gerbong-gerbong” yang ada pada setiap paslon seperti tim sukses, relawan, dan para penyandang dana. Bahkan di luar yang disebutkan ini sudah banyak terjadi stres yang dialami oleh masyarakat. Misalnya, ditinggal pacar bisa stres, keadaan ekonomi memburuk bisa stres, menganggur terlalu lama bisa juga stres. Dalam bentuk ekstrem, stres bisa berkesudahan dengan stroke dan bunuh diri.

Oleh Romi Sudhita

P

enulis beranggapan bahwa stres adalah suatu kondisi ketegangan yang memengaruhi emosi, proses berpikir dan kondisi seseorang. Stres yang terlalu besar dapat mengancam kemampuan seseorang untuk menghadapi lingkungannya. Oleh karena itu, pada diri orang tersebut akan berkembang berbagai macam gejala stres yang dapat mengganggu pelaksanaan tugas dan pekerjaan mereka. Dengan demikian, stres dapat merusak prestasi dan dalam hal-hal tertentu stres bisa juga sebagai pemicu dan pemacu kemajuan. Menurut pandangan Robbins (2001), stres dapat diartikan sebagai suatu kondisi yang menekan keadaan psikis seseorang dalam mencapai suatu kesempatan di mana untuk mencapai kesempatan itu terdapat batasan atau

penghalang. Jadi, stres itu sendiri merupakan suatu kondisi yang memengaruhi keadaan fisik dan psikis seseorang karena adanya tekanan dari dalam maupun dari luar dirinya. Oleh karenanya, stres dapat dilihat dari dua segi yaitu segi positif dan segi negatif, tergantung dari sudut mana orang itu memandang dan seberapa jauh dapat mengatasi kondisi yang menekannya. Dengan kata lain, stres bisa dibedakan menjadi dua macam yakni eustress dan distress. Pada eustress, jelas memberikan manfaat yang baik dalam melahirkan perasaan gembira, dan mampu menguasai keadaan, serta mampu menyelesaikan tugas-tugas yang ada di pundaknya. Sedangkan distress, dapat berakibat tidak baik. Malah kualitas sumber stres itu tergolong berat dan

berlangsung lama sehingga tubuh tidak kuat menahannya, lalu membahayakan emosi dan fisik orang tersebut. Sumber Stres Sumber-sumber stres, masih menurut Robbins, disebut dengan istilah stressor. Pada stressor yang sama dapat dipersepsi dengan cara yang berbeda yaitu dapat berupa peristiwa yang positif dan tidak berbahaya. Sebaliknya, dapat juga menjadi peristiwa yang berbahaya dan mengancam keamanan dirinya. Penilaian diri individu dalam hal ini tampaknya sangat menentukan apakah stressor itu dapat berakibat positif atau negatif. Penilaian itu sangat berpengaruh terhadap respons yang akan muncul. Penilaian seseorang terhadap stres sangat bersifat individual (individual differences), yang terkandung

maksud memiliki perbedaan khas pada setiap diri individu. Perbedaan ini disebabkan oleh banyak faktor, baik yang berasal dari dalam dirinya (internal) maupun yang berasal dari luar dirinya (faktor eksternal). Di pihak lain, ada pula yang mengelompokkan bahwa sumber stres itu meliputi empat kelompok yakni; kelompok pertumbuhan fisiologis, konflik, frustrasi, dan kelompok ancaman. Tidak dibelikan HP (handphone) oleh orang tuanya, seorang pelajar bisa mengalami stres berat. Manfaat Stres Stres sesungguhnya sangat diperlukan oleh seseorang agar timbul motivasi, perkembangan dan pertumbuhan, serta mampu bertahan di dalam menghadapi tantangan hidup kekinian. Dengan adanya stres sebagai akibat dari ketidakmampuan kita membeli sembako (sembilan bahan pokok), maka kita akan tertantang atau termotivasi agar pada kesempatan-kesempatan lain dapat mengusahakan sembako tersebut. Orang Bali bilang, nindihin rasa jengah (malu tidak bisa berusaha) untuk membeli sembako. Dalam hal pertumbuhan fisik anakanak yang menginjak ke masa remaja (misalnya tumbuh bulu ketiak/alat kemaluan, perubahan suara, dll) sering terjadi gejolak, dan kegelisahan pada anak tersebut. Namun dengan kondisi seperti itu yang ber-

Menyemai Persatuan Melalui Puasa

Puasa tidak hanya aktivitas fisik yang berarti menahan lapar dan haus dari subuh sampai dengan petang hari. Lebih dari itu, puasa merupakan aktivitas lahir dan batin yang jika dilakukan dengan benar maka manfaatnya akan sangat terasa. Puasa dapat digunakan untuk melatih disiplin dalam mengelola emosi dan hawa nafsu. Jika melihat sisi kebermanfaatan puasa tersebut, rasanya jika dilakukan secara benar maka seluruh persoalan tentu tidak perlu dihiraukan karena hampir seluruh persoalan yang terjadi di dunia terjadi karena nafsu manusia. Sehingga dengan melakukan ibadah puasa, maka nafsu brutal manusia yang dapat berujung pada petaka bisa dicegah. Indonesia yang merupakan negara yang mengakui perbedaan suku, agama, dan ras memiliki peluang sekaligus tantangan tersendiri. Jika membicarakan peluang, tentu ada peluang besar yang bisa diraih dari perbedaan tersebut. Sering didengungkan bahwa Indonesia adalah harmoni yang kuat karena keragamannya. Gotong royong ialah kata kuncinya, tradisi dan semangat masyarakat Indonesia dalam memecahkan persoalan melalui musyawarah tentu sudah melegenda sampai ke seluruh penjuru dunia. Dari banyaknya perspektif yang

Oleh Thoriq T. Prabowo ditawarkan melalui forum musyawarah, akan muncul satu keputusan yang diamini oleh seluruhnya. Begitulah gambaran dari semangat unity in diversity yang diimplementasikan oleh masyarakat Indonesia. Selain peluang, tentu tantangan juga melekat di tengah-tengah masyarakat yang plural. Baru-baru ini aksi teror terjadi di beberapa tempat. Belum sembuh luka masyarakat Indonesia atas diserangnya Mako Brimob, tidak berselang lama terjadi teror lagi dua hari berturut-turut secara beruntun di Surabaya. Dalam aksi tersebut dikabarkan beberapa orang meninggal dunia. Ironisnya, penyerangan dilakukan di tempat ibadah yang notabenanya adalah tempat suci. Selain dampak fisik dan psikis, tindakan teror tersebut sangat berpotensi merusak toleransi antarumat yang sudah dibina selama ini. Pasalnya, mayoritas peneror melakukan serangan atas dasar paham keagamaan radikal yang mereka percayai. Perdebatan demi perdebatan yang kontraproduktif selalu bermunculan di dunia maya pascatragedi, alih-alih memikirkan solusi atas perma-

salahan yang tengah dihadapi para warganet justru berebut klaim kebenaran. Fanatisme yang berlebihan tersebut akan sangat membahayakan persatuan bangsa. Jika hal yang demikian terus dibiarkan maka disintegrasi bangsa sudah di depan mata, ditambah dengan intervensi dari asing yang sengaja memanfaatkan konflik lokal dan nasional untuk mencapai tujuan mereka. Singkatnya, permasalahan besar yang tengah dihadapi masyarakat Indonesia sebenarnya ialah kurangnya kemauan untuk memahami. Memahami yang dimaksud ialah pemahaman atas kenyataan bahwa Indonesia bineka sejak dahulu kala. Tidak ada individu, kelompok, atau golongan tertentu yang lebih unggul dibanding yang lainnya. Pernyataan bahwa puasa bisa menjadi salah satu solusi untuk permasalahan kontemporer Indonesia ialah karena puasa akan menumbuhkan kesalehan sosial. Sebagai contoh, dengan menahan lapar dan dahaga, seseorang akan mengerti penderitaan orang lain yang kesulitan mendapatan makanan sehari-harinya. Dengan demikian akan tumbuh empati antara satu orang

dengan yang lain. Selain itu, puasa juga bertujuan untuk mengendalikan hawa nafsu. Dalam kehidupan social, hawa nafsu sering dilakukan dengan egoisme yaitu merasa paling benar dan paling unggul dibanding orang atau kelompok lain. Menyemai empati dan toleransi yang ditularkan oleh orang yang menjalankan ibadah puasa akan memberikan pengaruh yang signifikan untuk persatuan Indonesia. Berdasarkan sensus penduduk Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2010 saja penduduk Muslim Indonesia mencapai angka 207 juta lebih. Jika semuanya berpuasa dengan niatan untuk mencapai kesalehan spiritual dan juga sosial, maka persoalan kontemporer Indonesia tidak mustahil untuk diselesaikan. Bukan hanya persoalan kontemporer, juga permasalahan pada masa yang akan datang pun sangat mungkin diselesaikan. Menjadikan puasa sebagai momentum untuk berbenah agar Indonesia semakin damai karena masyarakatnya saling memahami, selain dapat mendekatkan diri kepada Tuhan juga membuat persatuan antarmasyarakat Indonesia semakin kokoh.

sangkutan sebetulnya sudah berhasil melampaui masamasa kritis pertumbuhan sebagai orang normal, meski sebelumnya sempat stres. Stres pada umumnya dapat menjadi penyebab terjadinya gangguan jiwa, seperti antara lain; skizofrenia (gila atau buduh), gangguan depresi, cemas, psikosomatis (penyakit fisik yang ditimbulkan oleh psikis terganggu), dan susah tidur atau insomnia. Boleh jadi hal ini akan dialami oleh mereka (paslon) yang gagal meraih mimpinya untuk menjadi seorang kepala daerah, sebagaimana yang sudah disinggung pada uraian terdahulu. Uniknya, meski stres itu dapat mengakibatkan gangguan jiwa, namun apabila dikelola secara baik maka stres tersebut tak menjadi beban bagi yang bersangkutan. Cara mengelola stres yaitu dengan jalan mengubah persepsi kita tentang hidup dan kehidupan, menghindari stres, dan beberapa langkah mitigasi seperti; mengatur pola makan (diet), tidur yang teratur, olahraga yang cukup, rekreasi, relaksasi, dan tertawa sepuaspuasnya. Teorinya memang mudah tapi pelaksanaannya amat sulit. Namun begitu tak ada salahnya dicoba. Sebab, kalau tidak dicoba kita tidak tahu hasilnya seperti apa. Penulis, pemerhati pendidikan dan pengamat perilaku

POJOK Jumlah sepeda motor di Bali alami penurunan. - Pajaknya naik terus. *** Wisatawan Cina di Bali diarahkan belanja ke pedagang luar. - Pedagang lokal gigit jari. *** Jumlah pengangguran di Bali paling rendah tingkat nasional. - Bukan sekadar kerja.

Penulis, dosen Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


TABANAN

Rabu Paing, 6 Juni 2018

7

Puluhan Lembar Surat Suara Rusak Terbanyak, Tak Ada Gambar Paslon

Bali Post/kmb28

SURAT SUARA - Para relawan saat melakukan sortir dan pelipatan surat suara Pilgub Bali di areal halaman parkir KPU Tabanan.

Tabanan (Bali Post) Proses sortir dan pelipatan surat suara menjelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 27 Juni 2018, telah dilakukan KPU Tabanan selama empat hari dan berakhir Selasa (5/6) kemarin. Hasilnya, dari 367.483 lembar surat suara yang diterima, ditemukan sebanyak 78 lembar rusak. Komisioner KPU Tabanan Bidang Logistik Ketut Narta, seizin Ketua KPU Tabanan Ni Luh Gede Darayoni mengaku, proses sortir sudah sesuai ketentuan yang diharapkan oleh KPU. Bahkan sebelumnya relawan juga sudah dibekali cara mensortir dan melipat surat suara, sehingga benarbenar akurat. “Total surat suara yang baik setelah dilipat sebanyak 367.483 lembar dan rusak 78 lembar,” ucapnya. Kerusakan itu karena sobek, lecek, potongan tidak simetris dan terparah adalah

tidak ada gambar pasangan calon (paslon). “Terbanyak memang tidak ada gambar paslon, kalau yang lecek sedikit masih bisa kami pakai,” katanya. Surat suara yang dinyatakan rusak selanjutnya akan dilaporkan ke KPU Provinsi, menunggu petunjuk lebih lanjut. “Yang rusak disimpan dulu dan kalau ada pengecekan dari KPU Provinsi atau rekanan, sebagai bukti. Hari ini kami laporkan kekurangan ke KPU provinsi,” ucapnya. Surat suara yang rusak nantinya akan dilakukan pemusnahan yang disaksikan oleh pengawas pemilu, tim kampanye pasangan calon, dan aparat keamanan. Seperti diketahui, jumlah surat suara yang diterima KPU Tabanan dari p er cetakan sebanyak 367.483 lembar. Sementara jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 358.154 orang.

Jumlah surat suara yang datang disesuaikan dengan jumlah pemilih yang terdata yakni sebanyak 358.154 ditambah 2,5 persen untuk surat suara cadangan. “Surat suara yang sudah dilipat kemudian akan dikemas dan disampul. Selanjutnya baru akan didistribusikan ke masing-masing TPS yang ada di Tabanan nantinya H-1 sebelum waktu pelaksanaan pemilihan,” pungkas Narta. Selain logistik surat suara, KPU Tabanan dalam persiapan Pilgub Bali juga sudah menerima tinta pada tanggal 15 Mei lalu. Sebanyak 1.560 botol tinta sudah diterima yang nantinya akan dibagikan ke 780 TPS. Tiap TPS akan menerima sekitar dua botol tinta. Narta menambahkan, KPU Tabanan dalam persiapan Pilgub Bali sesuai dengan anggaran DIPA, KPU Tabanan dikucurkan dana sebesar Rp 24 miliar. (kmb28)

Penerimaan Peserta Didik Baru

Fraksi PDI-P Tegaskan Tak Ada ’’Surat Sakti’’ Tabanan (Bali Post) -

Dalam penerapan Kurikulum 13 (K-13), siswa baru yang diterima di SMP paling banyak 11 kelas. Jumlah siswa tiap kelas maksimal 32 orang. Alhasil, untuk Kecamatan Tabanan dan Kecamatan Kediri akan ada sekitar 311 orang siswa yang kemungkinan tidak bisa diterima di SMP negeri, mengingat jumlah lulusan SD lebih banyak dibandingkan jumlah SMP yang ada. Salah satu solusi yang dilakukan dewan dan eksekutif yakni regrouping. Akan ada penambahan dua unit SMPN di dua kecamatan tersebut, yakni SMPN 5 Kediri tepatnya di gedung SDN 5 Abiantuwung yang selanjutnya di-regrouping ke SDN 1 Abiantuwung, dan SMPN 6 Tabanan di SD 3 Dajan Peken. Tiga SD yakni SD 2, SD 5 dan SD 3 sebelumnya akan dijadikan satu

menjadi SD 2 Dajan Peken. Terkait hal ini, jajaran Fraksi PDI-P dan Komisi IV DPRD Tabanan juga telah melakukan rapat internal mengundang dinas pendidikan selaku leading sector di eksekutif, serta sejumlah kepala sekolah, Selasa (5/6) kemarin. Ketua Fraksi PDI-P Tabanan I Nyoman Arnawa menegaskan pihaknya bersama jajaran yang

I Nyoman Arnawa bersama I Made Dirga.

Bali Post/kmb28

duduk di Komisi IV DPRD Tabanan komit akan mentaati aturan terkait penerimaan peserta didik baru (PPDB), baik yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat ataupun pimpinan daerah. Bahkan tahun ini tegas dikatakannya tidak akan ada ‘’surat sakti’’. Rencana regrouping untuk menampung lulusan SD juga telah disetujui. Bahkan selaku Ketua Fraksi PDI-P, Arnawa mendesak jajarannya yang duduk di Komisi IV DPRD bersama Dinas Pendidikan segera turun ke lapangan untuk melihat kelayakan sekolah yang akan dijadikan SMP baru. “Saya sudah perintahkan ketua Komisi IV turun bersama Disdik melihat kelayakan sekolah yang akan di-regrouping. Jangan sampai sudah ada solusi justru ke depan timbul masalah lagi,” terangnya. Sekolah baru ini dikatakannya dibuat agar tidak ada lagi sekolah menerapkan double shiff, sekaligus mengikuti zonasi yang telah diatur pusat. Sementara itu, Ketua Komisi

IV DPRD Tabanan I Made Dirga menambahkan, dua unit sekolah yang dibangun di Kecamatan Kediri dan Kecamatan Tabanan akan memanfaatkan sekolah SD dengan jumlah siswa sedikit dan akan di-regrouping. Dirga menjelaskan, untuk Kecamatan Tabanan dan Kediri sebenarnya kekurangan sekitar 22 rombel. Hanya dengan ditambah pembangunan dua sekolah tersebut, dinilai sudah cukup, karena akan ada 13 rombel. Sisanya sekitar sembilan rombel, itu bisa diakomodir ke luar kabupaten dekat dengan lokasi sekolah SD atau diakomodir ke sekolah swasta. “Harapan kami terkait PPDB terus adanya koordinasi dan komunikasi. Supaya ke depanya tidak sampai ada yang dilanggar,” tegasnya. Dihubungi terpisah Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Gede Susila menjelaskan, rencananya SDN 1 Kediri dipinjam kelasnya untuk siswa sekolah yang dirancang SMPN 5 Kediri untuk belajar siang. Namun karena sarana tidak maksimal sehingga dipindah ke SDN 5 Abiantuwung. Siswa di SDN 5 Abiantuwung berjumlah sekitar 52 orang di-regrouping ke SDN 1 Abiantuwung. “Sekarang sudah pasti di sana tempatnya, sudah final,” ucapnya. (kmb28)

Sehari, BRSU Hasilkan 60 Meter Kubik Limbah Cair Tabanan (Bali Post) Selain limbah padat, rumah sakit juga menghasilkan limbah cair. Sama seperti limbah padat, jika tidak diolah terlebih dahulu, limbah cair ini bisa mengancam kelestarian lingkungan. BRSU Tabanan rata-rata menghasilkan 30 meter kubik hingga 60 meter kubik limbah cair setiap harinya. Dalam mengelola limbah cair ini, BRSU telah memiliki Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). Direktur BRSU Tabanan dr. Nyoman Susila, Selasa (5/6) mengatakan rumah sakit melakukan berbagai kegiatan yang menghasilkan berbagai jenis limbah cair, seperti kegiatan di laboratorium, gizi, laundry, rontgent, rawat inap dan unit-unit pelayanan kesehatan. Dilihat dari karakteristiknya, limbah kegiatan RS berbahaya sehingga perlu mendapat pengelolaan khusus. ‘’Limbah cair rumah sakit kemungkinan mengandung mikro-organisme. Bila tidak ditangani dengan baik akan

dapat mencemari lingkungan sekitarnya dan bisa menyebabkan infeksi nosokomial. Maka dari itu, air limbah rumah sakit harus diolah sebelum dibuang ke badan air,’’ jelasnya. Sumber-sumber limbah cair di BRSU Tabanan berasal dari pelayanan medik meliputi ruang rawat inap, ruang rawat jalan, unit gawat darurat, ICCU, ruang bedah, ICU, NICU, PICU, ruang bersalin dan ruang haemodialisis. Sementara limbah cair yang berasal dari layanan penunjang medik meliputi layanan lab, farmasi, pencucian linen/laundry, dapur/gizi, radiologi, pemulasaran jenazah dan sterilisasi (CSSD). Limbah cair juga berasal dari layanan administrasi dan fasilitas sosial meliputi ruang kantor, kantin, tempat ibadah, dan worksop/bengkel. Dalam mengelola limbah cair ini, BRSU menggunakan sistem gravitasi dan memakai pompa. Sistem gravitasi dapat dilakukan bila ada perbedaan tinggi permukaan tanah an-

Bali Post/kmb24

LIMBAH - Tangki penampungan dan pengelolaan limbah cair di BRSU Tabanan. tara sumber dan pengolahan, dengan syarat kemiringan minimal 2,5 persen, dan setiap jarak 15 meter atau pada setiap perubahan aliran dipasang bak kontrol. Sementara sistem pemakaian pompa diterapkan jika letak sumber limbah cair sama atau lebih rendah dari tempat pengolahan. Susila melanjutkan, pengelolahan limbah klinis cair yang digabung dengan air limbah umum menggunakan

system aerobic bio filter yaitu pengolahan air limbah melalui proses pembusukan anaerobic dengan menambahkan EM4 (mikroorganisme) dan aerobic (proses reduksi BOD dan COD) melalui suatu filter/saringan. BRSU Tabanan saat ini memiliki tiga tangki IPAL. Limbah cair ditampung ke dalam tangki tersebut kemudian diolah sesuai sistem sebelum dibuang ke badan air. (kmb24)

Bali Post/kmb28

DIREGROUPING - SD 5 Abiantuwung yang akan diregrouping dan dijadikan SMPN 5 Kediri.

Atasi Sampah Plastik, PDDS Gandeng BUMDes SAMPAH plastik saat ini mendapat perhatian banyak pihak karena berdampak buruk terhadap lingkungan. Karenanya, Tabanan lewat pihak ketiga menyiapkan pabrik pengelolaan sampah plastik. Dalam memenuhi bahan bakunya, perusahaan ini menggandeng BUMDa atau PDDS Tabanan. Agar bisa memenuhi bahan baku tersebut, PDDS akan menggandeng bank sampah maupun BUMDes di Tabanan. Direktur PDDS Tabanan Putu Sugi Darmawan, Selasa (5/6) kemarin mengatakan penandatanganan MoU awal dengan perusahaan pengelolaan sampah plastik dalam hal ini PT Hasura Mitra Gemilang telah dilakukan Senin (4/6). Dalam MoU tersebut PT Hasura Mitra Gemilang yang akan membangun pabrik pengolahan sampah plastik, sedangkan PDDS akan memasok bahan baku sampah plastik.

Sugi melanjutkan, kapasitas pabrik yang akan dibangun di Kabupaten Tabanan ini mampu mengolah sembilan sampai dengan 16 ton sampah plastik per hari. Untuk pencampuran pengolahan sampah plastik ini dibutuhkan sekam atau kulit padi sebagai bahan penguat. Sekam atau kulit padi ini juga banyak ada di Tabanan. Pihak PDDS sudah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan mengenai bank sampah yang sudah ada di Kabupaten Tabanan. Nantinya bank sampah ini akan dijadikan partner oleh PDDS dalam pengadaan bahan baku sampah plastik. ‘’Kami juga menggandeng BUMDes yang usahanya berkecimpung dalam hal pengolahan sampah plastik atau bahan baku sekam. Kami juga akan menggandeng penyosohan beras yang ada di Tabanan untuk bahan baku sekamnya,’’ ujar Sugi.

Sementara bagi desa yang belum memiliki bank sampah maupun BUMDes, jika ingin ikut serta untuk mengumpulkan sampah plastic, menurut Sugi akan difasilitasi lewat kerja sama dengan DLH atau membentuk pengepul sampah di bawah arahan klian dinas atau adat setempat. Selain berkoordinasi dengan DLH dan BUMDes, sebagai langkah awal kerja sama ini, PDDS akan membentuk Pokja Sampah Plastik. Lewat Pokja ini akan dikaji tentang kapasitas sampah plastik yang dibutuhkan, termasuk jenisjenis sampah plastik yang ada, termasuk juga potensi sampah plastik masyarakat lainnya yang belum terserap oleh bank sampah. Survei harga sampah plastik juga akan dikaji, agar masyarakat juga bisa mendapatkan manfaat lebih dari segi ekonomi selain untuk pelestarian lingkungan. (san)

Ratusan Seniman Tampil di PKB Kabupaten Tabanan (Bali Post) Pemerintah Kabupaten Tabanan menggelar Pesta Kesenian Bali (PKB) tingkat kabupaten dengan tema “Teja Dharmaning Kauripan”. Sedangkan PKB Provinsi Bali digelar mulai 23 Juni mendatang di Taman Budaya Bali, Art Center, Denpasar. Kegiatan tahunan yang diselenggarakan selama dua hari ini diikuti ratusan seniman Tabanan dan dibuka Bupati Tabanan yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Pemerintahan I Wayan Ariawan, Senin (4/6) malam di Panggung Terbuka Garuda Wisnu Serasi (GWS). Ketua Panitia Supanji mengatakan dipilihnya tema ‘’Teja Dharmaning Kauripan’’ yang artinya Api Spirit Penciptaan dengan maksud untuk memacu

kreativitas seniman. PKB ini dalam rangka pelestarian, penggalian dan pengembangan seni budaya dan sebagai ajang uji coba sebelum pentas di PKB Provinsi Bali. Selain untuk ajang uji coba, kegiatan ini juga diharapkan dapat melahirkan kesan yang positif, seiring dengan dinamika dan perkembangan zaman. Dan dapat tampil lebih baik nantinya, dengan sentuhan kreatif menuju Tabanan Serasi, yakni Sejahtera, Aman dan Berprestasi. Menyimak laporan Ketua Panitia, I Wayan Ariawan selaku perwakilan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengapresiasi berbagai upaya dan inovasi yang telah dilakukan untuk melaksanakan PKB yang lebih baik, dinamis dan memiliki nilai tersendiri.

Dengan mengangkat tema itu, hendaknya bisa menjadi ilham bagi substansi materi kesenian yang akan ditampilkan pada event PKB ini, dan nanti pada PKB Provinsi Bali. Sehingga makna kesenian yang tampil dapat selaras dengan makna tema yang dicanangkan. “Pesta Kesenian Bali yang digelar setiap tahun merupakan wahana sekaligus media untuk melakukan evaluasi dan introspeksi bagi insan budaya dan seni. Sejauh mana kita dapat melestarikan warisan budaya dan seni yang adiluhung, serta dapat menciptakan kreasi dan inovasi baru dalam memperkaya khasanah budaya dan seni di daerah yang kita cintai ini,” tegasnya. Pada PKB Provinsi, Tabanan akan diwakili oleh para seniman yang tampil pada

acara ini, di antaranya Sekaa Gong Kebyar Anak-anak Tunas Mekar, Banjar Lebah, Marga, Sekaa Gong Kebyar Dewasa Sanggar Seni Bumi Sari Nadi, Banjar Tegeh, Angseri, Baturiti, Sekaa Gong Kebyar Wanita Rama Dewa, Kukuh, Kerambitan, Sekaa Joged Bumbung Cobra, Angseri Baturi, Sekaa Barong Bangkung Desa Delod Peken, Penyanyi Bali Remaja/Anak-anak oleh Gita Music Study Tabanan, Dalang Remaja Kempli Beser, Banjar Wani, Kerambitan, Sekaa Arja Kirtya Kencana Budaya, Bengkel. Ada juga Topeng Panca Sanggar Seni Shanti Werdhi Gita, Suraberata, Workshop Banten oleh Ibu-ibu PKK Tabanan, Sekaa Bleganjur anak-anak Sanggar Pucil Mekembang Banjar Ole, Marga,

Sekaa Gender Wayang Tunjuk, Peserta Nyastra, Sekaa Bondres Werda Tama, Tabanan, Tembang Girang Sanggar Pucang Wangi, Buahan, Tabanan, Janger oleh Karang Taruna Desa Dajan Peken, Tabanan, dan Parade Gamelan Inovatif oleh Hari Dwipa Gamelan Group Tabanan. Dalam acara tersebut juga diisi penyerahan hadiah lomba yang diselenggarakan sebelumnya, minggu (3/6). Di antaranya Lomba Masatwa Bali kategori Putra dan Putri, Lomba Macecimpedan, Lomba Pidarta Bali, Lomba Nyurat Aksara Bali di Lontar kategori Putra dan Putri, Lomba Gatra Bali, Lomba menulis Puisi kategori Putra dan Putri, Lomba melukis Poster, Lomba menulis Cerpen Bali Modern, dan Lomba Kuliner. (kmb28)

Bali Post/ist

PKB - Pesta Kesenian Bali (PKB) tingkat Kabupaten Tabanan digelar di panggung terbuka Garuda Wisnu Serasi.


KARANGASEM

8

Rabu Paing, 6 Juni 2018

Sempat Dinyatakan Hilang

SOSOK Jangan Hanya Duduk MENGHADAPI Pilgub Bali, Panwaslu dapat tambahan personel di tingkat desa. Selain Panitia Pengawas Lapangan (PPL), juga ada tambahan satu orang pengawas di setiap TPS. Mereka diminta fokus melaksanakan tugas selama pelaksanaan pilgub. Diharapkan, jangan hanya duduk-duduk dan sekadar hadir. Ketua Panwascam Bebandem Made Dharma Wiguna mengharapkan hal itu saat mengisi acara pembekalan bagi Pengawas TPS yang baru dilantik dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Karangasem, Bebandem, dan Manggis, di Gedung UKM Center Amlapura, Selasa (5/6) kemarin. Dengan adanya pengawas di tingkat TPS, ini dinilai akan membuat pengawasan lebih berjalan maksimal. Sehingga kerja PPL nantinya tinggal mengoordinasikan pelaporan dari pengawas TPS ke PPL, dan diteruskan ke Panwascam masing-masing. “PPL dan Pengawas TPS harus fokus. Jangan hanya duduk dan diam. Kalau ada proses yang berjalan tidak benar, harus berani bertindak. Caranya, segera dilaporkan ke Panwascam,” pinta Dharma Wiguna asal Banjar Pengawan, Desa Sibetan ini, bersama Ketua Panwascam Karangasem Putu Juniada dan Ketua Panwascam Manggis Nengah Sudiarta. Ketua Panwascam Bebandem yang akrab disapa Mangku Dharma itu juga meminta seluruh Pengawas TPS menunjukkan netralitasnya. Jangan sampai satu Pengawaa TPS yang tak paham tupoksinya, merusak kerja tim pengawas lain yang sudah bekerja maksimal. Demi kredibilitas pengawasan pilgub, berjalan baik baik tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan, desa hingga di setiap TPS. Ini penting, agar proses tahapan pilgub itu dapat dijaga bersama, agar berlangsung jujur dan adil. Untuk memastikan semua Pengawas TPS itu paham tupoksi, mereka akan menjalani diklat, sebelum bertugas pada hari H pencoblosan nanti. (gik)

Willem, Penyelam ”Spearfishing” Ditemukan Tewas

Amlapura (Bali Post) Seorang penyelam spearfishing yang sempat dinyatakan hilang, akhirnya ditemukan Selasa (5/6) pagi. Korban bernama Putu Willem Siertsema ini ditemukan dalam keadaan meninggal di tengah laut perairan Banjar Nusu, Desa Sukadana, Kecamatan Kubu, oleh Tim SAR Gabungan Dit. Polairda Polda Bali, Sat. Polair Polres Karangasem, Basarnas Karangasem, BPBD, Balawista, dan para relawan. Kasat Polair Polres Karangasem AKP I Made Wartama mengatakan, korban ditemukan dalam posisi tengadah di kedalaman 38 meter di bawah permukaan air laut, sekitar pukul 09.30 Wita. Saat ditemukan, korban juga masih menggunakan perlengkapannya. Seperti baju selam panjang warna hitam, snorkel, masker, pin, dan sabuk pemberat. Saat ditemukan, persis seperti saat korban terakhir menyelam di TKP. “Setelah ditemukan, untuk tindak lanjut jenazah korban dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan ke pantai. Kemudian mayat korban diantar ke Puskesmas Kubu I untuk dilakukan visum luar,” katanya. Tim SAR Gabungan saat itu juga langsung menghubungi pihak keluarga korban. ‘’Atas permintaan pihak keluarga, jenazah langsung dikirim ke

rumah duka untuk diproses ritual keagamaan lebih lanjut. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi,” tegas Wartama. Lantaran menolak diautopsi, maka belum diketahui penyebab tewasnya korban. Apakah karena ada masalah pada peralatannya, problem pada organ tubuhnya atau memang situasi di tengah laut kala itu tidak mendukung dirinya melakukan spearfishing. Wartama berharap ke depan agar lebih berhati-hati berwisata di tengah laut. Terlebih, di tengah cuaca tak menentu seperti sekarang ini. Sebelumnya, korban I Putu Willem Siertsema (24) terakhir dilihat teman-teman ketika menyelam sekitar 50 meter dari bibir pantai, Senin (4/6) lalu. Spearfishing merupakan teknik menangkap ikan menggunakan tombak, tanpa menggunakan

Bali Post/kmb31

KORBAN TENGGELAM - Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi korban tenggelam di perairan Banjar Nusu, Desa Sukadana, Kecamatan Kubu. umpan. Kemarin, pria asal Banjar Lebah, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Buleleng itu melakukan spearfishing menggunakan speargun atau senapan khusus yang dirancang untuk menambakkan tombak pada ikan. Korban bersama enam orang rekannya mulai turun ke laut sekitar pukul 07.30 Wita. Mereka start dari pantai Banjar Lebah, Desa Sukadana.

Satu jam setelah sama-sama menyelam, salah seorang rekan korban sempat melihat posisi korban di kedalaman 20 meter, sekitar 50 meter dari bibir pantai. Namun setelah itu, korban tidak diketahui posisinya. Sekitar pukul 09.10 wita, rekan korban I Putu Ngurah Arika Wiguna (35) hanya menemukan speargun korban di dasar laut. Saat itu pula, Arika Wiguna

kembali ke darat. Namun, korban tidak ditemukan di darat. Di sana, Arika Wiguna hanya bertemu dengan empat rekannya lainnya yang sejak awal mereka tidak ikut menyelam. Curiga korban dalam keadaan bahaya, para penghobi spearfishing itu pun berusaha melakukan pencarian. Sampai akhirnya, mereka menyerah dan memutuskan melapor ke Pos Polair Kubu. (kmb31)

Bupati Sumatri Hadiri Pelepasan Siswa PAUD, Ketua DPRD Sumardi Serahkan 98 Genta Kejar Paket B dan C di SKB Karangasem Dukung Kegiatan Keagamaan

KETUA DPRD Karangasem I Nengah Sumardi mengadakan simakrama dengan sejumlah panglingsir dan jero mangku Pasemetonan Pratisentana Sira Arya Kanuruhan di Banjar Kreteg, Desa Sibetan, Bebandem, Karangasem, Senin (4/6) lalu. Pada kesempatan itu, Sumardi menyerahkan bantuan 98 genta kepada jero mangku Dadia Arya Kanuruhan se-Kecamatan Abang. Bantuan genta itu merupakan salah satu bentuk dukungan kepada umat khususnya dari Pasemetonan Arya Kanuruhan dalam melaksanakan kegiatan keagamaan. Selain itu, bantuan sarana kepemangkuan itu diharapkan dapat lebih meningkatkan rasa kebersamaan dan persatuan di lingkungan Pasemetonan Pratisentana Sira Arya Kanuruhan. Sumardi mengatakan ban-

tuan yang diserahkan itu merupakan tindak lanjut aspirasi dadia. Melalui bantuan tersebut, pihaknya berharap rasa persaudaraan yang selama ini sudah terjalin dengan baik, diminta terus bisa dipupuk dan juga ditingkatkan. ‘’Genta merupakan salah satu sarana penting dalam pelaksanaan yadnya. Genta itu sangat erat kaitannya dengan kepemangkuan saat menjalankan swadharma-nya sehari-hari,’’ ungkapnya. Penyerahan bantuan genta itu diawali persembahyangan bersama di Pura Tangkas Kori Agung, Banjar Kreteg, Sibetan. Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah panglingsir dan tokoh muda Pasemetonan Sira Arya Kanuruhan seperti I Wayan Geredeg, Ni Putu Yuli Artini, dan I Wayan Artha Dipa. Selain menyerahkan bantuan genta tersebut, simakrama itu juga diisi diskusi membahas

keberadaan umat terutama dari Pasemetonan Arya Kanuruhan. Diskusi juga membedah persiapan upacara ngaben dan ngeroras massal tingkat Kabupaten Karangasem Pasemetonan Arya Kanuruhan. Ritual pitra yadnya itu yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, dipusatkan di Banjar Kreteg, Sibetan. Artha Dipa yang juga Wabup Karangasem menyampaikan apresiasinya atas dedikasi dan dukungan Sumardi, khususnya dalam membangun spiritualitas umat. Menurutnya, sumbangsih baik berupa pemikiran, tenaga, apalagi dalam bentuk materi memang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan semangat umat dalam menjalankan aktivitas keagamaan. Sesungguhnya, yadnya itu merupakan bagian penting yang tak terpisahkan dalam ajaran agama Hindu. (ad260)

BANTUAN GENTA - Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi didampingi Wabup Wayan Artha Dipa menyerahkan bantuan 98 genta kepada jero mangku Pasemetonan Sira Arya Kanuruhan Kecamatan Abang di Banjar Kreteg, Sibetan, Bebandem.

BUPATI Karangasem IGA Mas Sumatri menghadiri pelepasan Siswa PAUD, Kejar Paket B dan juga Paket C di Wantilan SKB Jasri Karangasem, Selasa (5/6/) kemarin. Pada kesempatan tersebut, Mas Sumatri menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Satuan Pendidikan Nonformal SKB, yang telah berpartisipasi membangun serta memajukan Kabupaten Karangasem khususnya di bidang Pendidikan Nonformal. Pemerintah Kabupaten Karangasem memiliki komitmen yang tinggi terhadap keberlangsungan Pendidikan Nonformal khususnya Paket A, Paket B dan juga Paket C. Turut hadir pada acara itu, Staf Ahli Bupati, Asisten III Pemkab Karangasem, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan olahraga Kabupaten Karangasem, Kepala SPNF SKB Kabupaten Karangasem, Kepala Lingkungan Jasri Kaler. Ketua Panitia Drs. I Wayan Oka menyampaikan latar belakang Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) SKB Karangasem itu merupakan Satuan Pendidikan Nonformal Negeri, yang sesuai Peraturan Bupati Nomor 13 Tahun 2017. SKB Karangasem, mempunyai tugas dan fungsi penyelenggaraan program pendidikan nonformal, penyelenggaraan program percontohan pendidikan nonformal. Selain itu, juga sebagai pelaksanaan program pengabdian masyarakat di bidang pendidikan nonformal, pelaksanaan dan pembinaan hubungan kerja sama dengan

BERIKAN BINGKISAN - Bupati Mas Sumatri saat memberikan bingkisan kepada anak-anak dalam acara pelepasan Siswa PAUD, Kejar Paket B, dan C di SKB Karangasem. orang tua peserta didik dan masyarakat, pelaksanaan administrasi pada satuan PNF SKB, usia dini, dan pendidikan masyarakat. SKB juga sebagai pusat penyelenggaraan penilaian program pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat, melaksanakan pengendalian mutu program pendidikan anak usia dini, dan juga pendidikan masyarakat. Wilayah kerja unit Satuan PNF SKB Kabupaten Karangasem itu meliputi seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Karangasem. Wayan Oka menambahkan, program yang dilaksanakan di SPNF SKB Kabupaten Karangasem itu adalah program PAUD dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas). Di antaranya, Program PAUD dengan layanan KB dan TK. Dikmas program layanan kesetaraan yaitu, Paket B dan Paket C dan

program life skill. Dalam kegiatan hari ini dari program PAUD dan kesetaraan itu dilaporkan PAUD (KB, 5 orang dan TK, 43 orang), Paket B (kelas VII 14 orang, kelas VIII 15 orang, kelas IX 33 orang), Paket C (kelas X 18 orang, kelas XI 19 orang, kelas XII 13 orang). Dari program paket B dan C yang terdaftar UN tahun 2018 yaitu, Paket B 33 orang Paket C 13 orang, 1 orang tidak ikut sejak awal. Alasannya sudah tidak aktif dalam proses KBM. Nantinya, semua peserta mempunyai peluang bisa melanjutkan ke jenjang berikutnya seperti KB ke jenjang TK, TK ke jenjang SD, paket B ke jenjang SMA atau yang sejenis, paket C ke jenjang perguruan tinggi bagi yang melanjutkan. Bupati Karangasem Mas Sumatri mengatakan, pendidikan sangat penting seba-

gai bekal hidup, karena itu penting dijalani sejak usia dini hingga dewasa. Sebab, melalui pendidikan, dipercaya akan mampu bersaing dengan daerah lainnya. Ada empat aspek anak yang menjadi perhatian bersama, yaitu hak anak mendapat pengasuh, hak anak mendapat pendampingan, hak anak mendapatkan pelayanan kesehatan, dan hak anak mendapatkan perlindungan hukum. “Kita masih prihatin dengan kondisi yang terjadi saat ini. Menurutnya, masih banyak orangtua yang belum mengetahui tentang hak anak tersebut. Untuk itu saya berharap kepada orangtua yang hadir saat ini agar dapat menyosialisasikan tentang hak anak tersebut supaya anak kita terpenuhi haknya,” tegasnya. Karangasem memiliki komitmen tinggi terhadap keberlangsungan pendidikan nonformal khususnya Paket A, Paket B, dan Paket C dengan memberikan beasiswa berupa Kartu Karangasem Cerdas (KKC) yang besaranya untuk siswa Paket A 800.000/tahun, siswa Paket B 1.000.000/tahun dan siswa Paket C 1.200.000/tahun, sesuai visi Kabupaten Karangasem Cerdas, Bersih dan Bermartabat berlandaskan Tri Hita Karana. Salah satu misi Kabupaten Karangasem adalah membentuk sumber daya manusia yang cerdas, sehat, bermartabat dan unggul melalui rencana wajib belajar sembilan tahun dan pelayanan kesehatan yang terjangkau, murah dan juga ramah. (ad252)

Purwakerthi Mulai Membangun Jembatan Akses ’’Shortcut’’ Saat Jalan Utama Ditutup

Setelah sempat terjadi gejolak terkait rencana pembangunan pasar desa yang mengundang beragam interpretasi dan persepsi, pihak Desa Purwakerthi, Abang kemudian mulai melakukan pembangunan akses jembatan. Pembangunan jembatan itu juga dinilai vital untuk menjawab keperluan warga setempat dan pengembangan wilayah Desa Purwakerthi dan desa tetangga lainnya, secara menyeluruh. Bagaimanakah pembangunan jembatan itu mendapat respons dan juga diapresiasi oleh masyarakat? PERBEKEL Desa Purwakerthi Nengah Karyawan, Senin (4/6) lalu, mengatakan keperluan jembatan dan akses jalan tidak kalah mendesak segera harus dibangun. Selain rencana pembangunan pasar desa yang kemudian mengundang pro-kontra itu. Hingga saat ini, rencana pembangunan pasar desa itu menjadi polemik. Mengemukanya permasalahan yang mengundang apresiasi beragam itu lantaran status tanah untuk pasar itu masih dalam sengketa. Dua pihak antara Desa Pakraman Tukad Besi dan Desa Pakraman Culik masih belum mendapatkan titik temu. Karena itu, fokus pembangunan langsung dialihkan ke skala prioritas

berikutnya yakni jembatan. Pembangunan itu sangat penting agar anggaran dari dana desa itu bisa tetap terserap. Karyawan menegaskan, jembatan ini sudah lama ditunggu masyarakat Tukad Liki. Jembatan ini akan menjadi akses satu-satunya ke Setra dan wilayah pengembangan daerah pariwisata yang baru. Ini juga akan menjadi akses shortcut, pada saat ada penutupan akses jalan utama ketika ada ritual Tawur Kasanga. “Kalau sampai akses jalan tertutup, wisatawan yang hendak ke Amed juga akan terganggu. Karena itu, perlu jembatan alternatif untuk akses jalan yang lain,” kata Karyawan.

Sebelum ada jembatan, Karyawan menambahkan anak-anak pun kesulitan pergi ke sekolah. Ini biasanya terjadi saat memasuki musim hujan, karena air sungai meninggi. “Sekarang tak ada alasan lagi untuk tidak berangkat ke sekolah disebabkan banjir,” tegasnya. Jembatan ini juga dapat dimanfaatkan oleh warga dari desa lain. Seperti warga Desa Culik, maupun Desa Labasari. Sebab, ini merupakan akses jalan lingkar tembus. Melihat vitalnya akses jembatan itu, masyarakat setempat antusias turun ke lokasi membantu pengerjaannya, Minggu (3/6). Tidak hanya warga setempat, jajaran TNI dan Polri juga turut membantu di lapangan. Dia berharap pembangunan jembatan dan akses jalan itu dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat. Sebab, inilah salah satu bentuk pemanfaatan dana desa di lapangan, sesuai kebutuhan masyarakatnya.

Seperti diberitakan, Desa Purwakerthi sebelumnya, memutuskan menunda pembangunan Pasar Desa di atas tanah pelaba Pura Segara. Keputusan itu diambil untuk menenangkan situasi kedua belah pihak yang bersengketa. Setelah melalui Musyawarah Desa (Musdes) dan Musrenbangdes, telah diputuskan dananya akan dialihkan untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan itu dipusatkan pada akses jalan setempat yang menghubungkan tiga desa. Jembatan itu menghubungkan jalan ke Setra Tukad Besi, hingga langsung tembus ke jalan Setra Culik. Panjang jembatan yang dibangun mencapai 10 meter dari akses jalan sepanjang sekitar 200 meter. Sedangkan lebarnya 6 meter. Dana yang dihabiskan untuk pembangunan akses jalan dan jembatan itu sama besarannya dengan rencana pembangunan Pasar Desa sebelumnya, yakni Rp 863 juta. (gik)

Bali Post/gik

SELESAIKAN JEMBATAN - Masyarakat Desa Purwakerthi saat bergotong royong membantu mempercepat penyelesaian jembatan di Tukad Liki.


9 GIANYAR DLH Imbau Masyarakat Kelola Sampah Rumah Tangga

Rabu Paing, 6 Juni 2018

Gianyar (Bali Post) Pengelolaan sampah rumah tangga dinilai sebagai tugas yang paling penting oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar. Oleh karena itu, DLH terus berupaya membangun partisipasi masyarakat. Hal itu diungkapkan Kepala DLH Gianyar I Wayan Kujus Pawitra saat sosialisasi pengelolaan sampah di kantor Desa Sukawati, Selasa (5/6) kemarin. Dikatakannya, sampah merupakan permasalahan kompleks yang menjadi tanggung jawab bersama. Guna menangani sampah, program 3R (Reuse, Reduce dan Recycle) merupakan cara terbaik. Hal ini mengingat pengelolaan sampah dengan prinsip 3R dapat dilakukan oleh siapa

saja, kapan saja, di mana saja serta tanpa biaya. ‘’Hanya dibutuhkan sedikit waktu dan kepedulian kita,’’ katanya. Lebih lanjut Kujus Pawitra menjelaskan, sosialisasi terkait pengelolaan sampah di masyarakat terus dilakukannya. Kegiatan ini bukanlah sekadar seremonial, melainkan merupakan program pemerintah daerah dalam mewujudkan Gianyar yang bersih dan nyaman. ‘’Sosialisasi akan terus dilakukan ke desa-desa. Sekarang kami mulai dari Desa Sukawati yang bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup,’’ imbuhnya. Pihaknya pun mengapresiasi desa yang telah mampu mengelola sampah dengan baik. Dalam hal ini, Kujus

Pawitra mengapresiasi langkah-langkah Desa Sukawati untuk mendirikan bank sampah, serta komunitas Saiber yang terus bergerak sosialisasikan pengolahan sampah bahkan terjun langsung untuk memungut sampah. Sementara itu, Kepala Desa Sukawati Dewa Gede Dwi Putra mengajak semua instansi untuk secara bersama menggaungkan pengelolaan sampah demi menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman. ‘’Harapannya, dengan mengikutsertakan para tokoh masyarakat, PKK dan klian, mampu menjadi penyambung lidah atau perpanjangan tangan dari daerah ke desa dan ke seluruh masyarakat,’’ tegasnya. (kmb35)

Bali Post/ist

SIDAK - Sidak yang dilakukan jajaran Pemkab Gianyar dengan menyasar pekerja anak di sejumlah perusahaan.

Pastikan Gianyar Bebas Pekerja Anak

P3AP2KB Sidak Sejumlah Perusahaan Gianyar (Bali Post) -

Pemkab Gianyar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Gianyar mengadakan sidak mendadak ke sejumlah perusahaan, Selasa (5/6) kemarin. Sidak tersebut dalam rangka pencegahan dan penanggulangan trafficking dan pekerja anak di Kabupaten Gianyar. Sidak juga melibatkan Dinas Sosial dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar dengan menyasar dua perusahaan yakni PT Sorga Indah yang berada di Banjar Kalah Desa Peliatan, Kecamatan Ubud dan CV Tegun di Jalan Hanoman, Padang Tegal, Ubud. Kabid Perlindungan Anak Dinas P3AP2KB Kabupaten Gianyar Anak Agung Istri Sri Laksmi Paramita Dewi mengatakan, sidak semacam ini telah dilakukan sejak Mei lalu. Sasarannya terutama

perusahaan-perusahaan besar di Kabupaten Gianyar. ‘’Sejak Mei lalu, sekitar 12 perusahaan telah dikunjungi,’’ katanya. Dari sidak tersebut belum ditemukan adanya perusahaan yang mempekerjakan anak di bawah umur. Malahan beberapa di antara perusahaan-perusahaan tersebut telah mempekerjakan penyandang disabilitas. ‘’Ini sesuai dengan aturan yang berlaku, di mana perusahaan diwajibkan menampung pekerja penyandang disabilitas.

Minimal dari 100 pekerja, satu di antaranya penyandang disabilitas,’’ ujarnya. Selain untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan, kegiatan ini juga dilakukan dalam rangka memberikan sosialisasi Peraturan Bupati Gianyar Nomor 86 Tahun 2014 tentang Pencegahan dan Penanganan Korban Perdagangan Orang serta Peraturan Bupati Gianyar Nomor 31 Tahun 2015 tentang Kabupaten Bebas Pekerja Anak. Sementara itu, Ni Made

Yuliantini dari Bagian Administrasi Keuangan PT Sorga Indah mengatakan, selama ini pihaknya memang tidak pernah mempekerjakan anak di bawah umur. Selama ini perusahaannya mempekerjakan 19 tenaga yang sebagian besar merupakan pekerja lokal setempat, di mana lima di antaranya adalah perempuan dan 14 laki-laki. Upah yang diberikan menyesuaikan dengan UMR Kabupaten Gianyar, yakni sebesar Rp 2,4 juta. ‘’Kalau kita tidak memenuhi aturan yang berlaku, pihak perusahaan asing juga tidak mau kerja sama dengan kita. Termasuk pemenuhan hak terhadap karyawan,’’ terang Yuliantini. (kmb35)

Perangi ”Hoax”, Polres Gelar Lomba Pidato Gianyar (Bali Post) Belasan anggota polisi mengikuti lomba pidato yang digelar di lobi Mapolres Gianyar, Selasa (5/6) kemarin. Lomba pidato dengan tema ‘’Anti-Hoax’’ ini digelar serangkaian Hari Bhayangkara ke-72. Lomba ini juga bertujuan meningkatkan kemampuan polisi dalam memberikan ceramah di masyarakat, khususnya dalam memerangi hoax. Kabag Sumda Polres Gianyar Kompol Ketut Dana menerangkan, lomba pidato ini diselenggarakan atas inovasi jajaran Polres Gianyar dalam kaitannya menangani maraknya hoax yang beredar di media sosial. ‘’Kita berupaya mengambil langkah memerangi berita hoax yang kini dengan mudah beredar di media sosial, salah satunya melalui lomba pidato ini,’’ katanya. Lomba pidato diikuti 19 anggota kepolisian dari tujuh Polsek dan lingkungan Polres Gianyar. Dalam menyampaikan pidato anti-hoax, para polisi tampil dengan beragam gaya unik. Ada yang menyampaikan dengan gaya bertutur yang penuh humor, ada juga yang masih grogi. Dana menegaskan, lomba

ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personel Polres Gianyar dalam memberikan ceramah anti-hoax. Selanjutnya pidato-pidato yang dibawakan dalam lomba tersebut bisa disampaikan ke masyarakat. Diharapkan dengan itu masyarakat tidak mudah terprovokasi hoax di media sosial. Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk cerdas dalam memilah informasi. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah membagikan berita atau informasi yang bersifat menghasut dan provokatif. ‘’Berita hoax itu sumber tidak jelas, berisi hasutan, hujatan dan ajakan untuk melakukan sesuatu yang sifatnya anarkis. Penggiringan opini juga, persekusi, mem-bully,’’ ungkapnya. Lomba pidato melibatkan tiga orang dewan juri yakni Ipda Eka Jaya (KBO Sat Intel), Iptu Yuliana Lomi (KBO Binmas) dan Ipda A.A. Anom (Kasi Uas). Personel terbaik dalam lomba pidato mendapatkan penghargaan dari Polres Gianyar. ‘’Kita berikan penghargaan sebagai bagian dari motivasi,’’ tegasnya. (kmb35)

Bali Post/ist

PIDATO - Suasana lomba pidato ‘’Anti-Hoax’’ di Mapolres Gianyar, Selasa (5/6) kemarin.

PKB, Gianyar Ikuti 20 Kegiatan Gianyar (Bali Post) Kabupaten Gianyar tengah bersiap mengikuti Pesta Kesenian Bali (PKB) yang akan berlangsung dalam waktu dekat. Para seniman yang menjadi duta Gianyar dipersiapkan untuk mengikuti 20 kegiatan dalam PKB. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar Gusti Ngurah Wijana, Selasa (5/6) kemarin. Ngurah Wijana mengatakan, persiapan untuk tampil dalam ajang setahun sekali ini sudah dimatangkan. Persiapan sudah berlangsung sejak perayaan HUT Kota Gianyar April lalu. ‘’HUT kota y a n g telah

berlalu sekaligus kami jadikan sebagai gladi persiapan PKB,’’ ucapnya. Diungkapkannya, dari 23 materi, hanya tiga yang tidak bisa diikuti Kabupaten Gianyar yakni Janger malelampahan, angklung kreasi dan pementasan kesenian sekaa sanggar. ‘’Tahun ini ada tujuh materi baru yang ditawarkan, empat di antaranya bisa kita ikuti. Sementara tiga lainnya belum. Mungkin tahun depan bisa ikut semua,’’ jelasnya. Sementara empat materi baru yang diikuti duta Gianyar yakni tarian inovatif, kesenian penampilan bintang-bintang, tabuh dan tari pelegongan klasik serta kesenian khas kabupaten Gianyar. ‘’Tiga event tidak ikut karena belum masuk dalam anggaran. Keburu ketok palu,’’ jelasnya. Absennya Gianyar dalam tiga materi ini karena dampak rasionalisasi anggaran. ‘’Potensinya ada. Tapi materi baru ini muncul setelah ketok palu. Jadi tidak sempat dianggarkan, terlebih ada rasionalisasi,’’ jelasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

SOSIALISASI - Sosialisai pengelolaan sampah di Kantor Desa Sukawati.

Jalani Sidang Perdana

Terdakwa Pembunuh Anak Kandung Menangis

Gianyar (Bali Post) Terdakwa kasus pembunuhan anak kandung, Ni Luh Putu Septyan Permadani, akhirnya menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri Gianyar, Selasa (5/6) kemarin. Usai sidang dengan agenda pembacaan dakwaan dari jaksa penuntut umum (JPU), wanita 33 tahun itu langsung meneteskan air mata. Septyan yang mengenakan seragam orange, memasuki ruang sidang sekitar pukul 12.15 Wita. Awalnya tidak nampak raut sedih saat terdakwa yang didampingi keluarga memasuki ruang persidangan. Sidang kasus pembunuhan tiga bocah itu dipimpin hakim ketua Ida Ayu Sri Adriyanthi Astuti dengan anggota Wawan Edi Prastiyo dan Diah Astuti. Sedangkan di kubu penasihat hukum ada 11 pengacara. Namun lantaran minimnya tempat duduk, penasihat hukum yang mendampingi terdakwa selama sidang hanya tiga orang yakni Nyoman Yudara, Arif Ramayanti dan Ni Luh Sukawati. Sementara Echo Aryanto duduk sebagai JPU yang membaca dakwaan seorang diri. Dalam dakwaan itu, jaksa membacakan tentang kronologi kejadian pembunuhan tiga anak hingga percobaan bunuh diri oleh terdakwa di Bajar Palak Desa/Kecamatan Sukawati. Pembunuhan itu diawali cekcok antara terdakwa dengan suaminya, Putu Muh Diana Putra. Usai cekcok, terdakwa mengajak tiga anaknya pulang ke rumah bajang di Banjar Palak Desa Sukawati. Dia kemudian membekap wa-

Bali Post/nik

TERDAKWA - Terdakwa kasus pembunuhan tiga anak usai menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Gianyar, Selasa (5/6) kemarin. jah tiga anaknya satu per satu menggunakan tangan. ‘’Terdakwa sempat mengecek nadi anaknya selama 10 menit untuk memastikan tiga anaknya meninggal,’’ ujar jaksa. Dalam dakwaan, jaksa mencantumkan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP dan Pasal 80 ayat (3) dan (4) UU No. 35 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Usai pembacaan surat dakwaan, Septyan langsung menunduk dan menitikkan air mata. Sementara pengacara terdakwa, Nyoman Yudara, menegaskan akan mengajukan eksepsi atas dakwaan tersebut. Usai sidang, nampak air mata terdakwa berjatuhan. Wanita kurus ini nampak tak berdaya. Bahkan, ia langsung menyandarkan kepalanya ke bahu salah satu pengacara. Terdakwa kembali dititipkan di Rutan Gianyar diiringi oleh pihak keluarga. Somya Putra, salah satu penasihat hukum Septyan,

mengatakan saat ini kondisi kliennya masih rapuh. Diungkapkan pula, selama persidangan terdakwa tak banyak bicara karena masih bersedih. ‘’Dia menangis setelah persidangan. Itu menunjukkan jiwanya,’’ jelas Somya. Dijelaskannya, mengenai langkah eksepsi yang ditempuh, itu dimaksudkan untuk mengungkap fakta yang sesungguhnya mengenai penyebab kejadian. ‘’Eksepsi ini supaya hakim bisa memberikan keputusan yang objektif dan bisa menimbang setelah mengetahui langsung fakta yang sesungguhnya,’’ katanya. Selanjutnya, sidang akan ditunda hingga 26 Juni mendatang dengan agenda pembacaan eksepsi. Lamanya proses sidang lantaran ada cuti bersama hari raya Idul Fitri. Otomatis, masa penahanan Septiyani diperpanjang. ‘’Agenda sidang akan dilanjutkan 26 Juni mendatang,’’ tegasnya. (kmb35)


JEMBRANA

10 SOSOK

Rabu Paing, 6 Juni 2018

Hobi Donor Darah KEBIASAAN mendonorkan darah sejatinya membuat tubuh tetap sehat dan energik. Bagi sebagian orang, kebiasaan ini malah dijadikan hobi dan gaya hidup. Seperti yang dilakoni I Gusti Ngurah Bagus Artawan selama beberapa tahun belakangan ini. Bahkan pria yang menjabat Kepala BPD Bali Cabang Negara ini memiliki klub khusus untuk menyalurkan hobi mendonorkan darah tersebut. Klub tersebut hampir setiap dua hingga tiga bulan sekali bersama-sama mendonorkan darah. “Kalau sudah terbiasa sebenarnya justru kita merasa sehat. Darah yang kita donorkan juga tidak akan mengganggu metabolisme tubuh. Selain itu juga sosial kemanusiaan kepada sesama yang membutuhkan,” ujar pejabat asal Puri Carangsari, Petang, Badung ini. Berkaca dari hobinya ini, Artawan juga mengajak para karyawan di lingkup BPD Bali untuk ikut donorkan darah. Sedikitnya 50 orang karyawan dilibatkan dalam kegiatan kemanusiaan ini. “Kebetulan momen peringatan HUT ke-56 BPD Bali, sengaja saya ajak karyawan untuk donor darah. Saya harapkan ini menjadi kebiasaan karena di samping menyehatkan juga ada misi kemanusiaan,” tandasnya. Hobi donor darah ini diharapkan bisa juga ditularkan kepada para karyawan. Sehingga tidak hanya berkutat dengan keuangan atau pekerjaan, tetapi juga memiliki rasa kemanusiaan. (olo)

Bali Post/olo

PENYEBERANGAN – Suasana penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Pada angkutan Lebaran tahun ini, sesuai PM Perhubungan, operasional kendaraan barang dibatasi.

Saat Arus Mudik dan Balik

Operasional Truk Dibatasi Negara (Bali Post) – Arus kendaraan barang menjelang arus mudik diperkirakan akan terus meningkat menjelang arus mudik dan arus balik mendatang. Pascaterbitnya Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 34 Tahun 2018 tentang Pengaturan Lalu Lintas pada masa angkutan Lebaran 2018, truk-truk yang memuat di luar sembako dan BBM, operasionalnya dibatasi. Pembatasan operasional, termasuk truk ini meliputi mobil barang dengan jumlah berat yang diizinkan (JBI) lebih dari 14 ribu kilogram, mobil barang dengan tiga sumbu atau lebih serta truk gandeng. Kendaraan barang yang mengangkut material (bahan tambang dan bahan bangunan) seperti besi, kayu dan semen tidak boleh melintas mulai 12 Juni 2018 (H-3) sampai 14 Juni 2018 (H-1). Selain operasional truk juga dilakukan penutupan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) atau jembatan timbang. Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) UPPKB Cekik I Ketut Iriana melalui Penyidik PPNS, Putu Bagus Mudita, Selasa (5/6) kemarin mengatakan sesuai Peraturan Menteri Perhubungan, UPPKB selama ditutup akan difungsikan sebagai rest area atau tempat peristirahatan. Selain itu juga untuk menampung truk atau kendaraan barang yang kedapatan melanggar ketika arus mudik. “Sementara arus untuk kendaraan barang masih normal, bahkan cenderung menurun,” terangnya. Untuk pembatasan operasional kendaraan barang, jalur nasional Denpasar-Gilimanuk juga ditetapkan masuk salah satu ruas jalan yang tidak boleh dilintasi kendaraan barang selama arus mudik dan arus balik. Dari koordinasi terakhir, ada penambahan waktu untuk pembatasan operasional kendaraan barang itu mulai H-7 atau Jumat (8/6). “Koordinasi terakhir kami, tujuh hari atau H-7,” terangnya. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Yoga Widyatmoko menegaskan arus kendaraan barang yang masih boleh melintas sesuai Peraturan Menteri Perhubungan di antaranya sembako, BBM dan BBG, ternak, pos dan uang serta sepeda motor dalam rangka mudik dan balik gratis. Namun, truk atau kendaraan barang tersebut harus dilengkapi surat muatan yang ditempel kaca depan sebelah kiri. Bilamana ada yang melanggar, Polres menyiapkan sejumlah kantong-kantong parkir untuk truk parkir selama arus mudik tersebut. Manajer Usaha ASDP Gilimanuk Heru Wahyono terkait arus kendaraan barang ini menurutnya masih cenderung normal. Tetapi diperkirakan akan ada lonjakan akhir pekan ini apalagi adanya pembatasan operasional kendaraan barang di jalur DenpasarGilimanuk. “Mungkin kendaraan barang masih berada di sekitar Denpasar dan NTB. Kalau sekarang arus kendaraan barang masih normal, mungkin akhir pekan akan padat menjelang arus mudik,” terangnya. Untuk arus mudik tahun ini, ASDP menurutnya juga satu unit kapal besar untuk mengangkut pemudik. Kendati tidak sebesar kapal portlink yang pernah dioperasikan sebelumnya, namun kapal ini lebih besar dibandingkan kapal yang beroperasi di Gilimanuk-Ketapang. Kapal itu KMP Derajat Paciran yang diharapkan bisa menyedot antrean kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk. (kmb26)

Polisi Gagalkan Penyelundupan Puluhan Penyu di Melaya Negara (Bali Post) -

Jajaran Polres Jembrana rupanya serius menindaklanjuti adanya banyak temuan penyu di pesisir pantai. Setelah ditemukan seekor penyu mati membusuk di Pantai Cupel, polisi mengintensifkan giat patroli. Baik di laut maupun di darat. Hasilnya, pasukan Satreskrim Polres Jembrana berhasil menggagalkan upaya penyelundupan puluhan penyu, Senin (4/6) malam. Pasukan yang dipimpin Kanit IV Ipda Made Suharta Wijaya menggerebek sebuah tempat yang digunakan untuk menampung penyu di Pangkung Dedari, Melaya. Sedikitnya, 27 penyu hijau ditemukan polisi dari tempat ini. Tak hanya itu, pelaku penyelundupan berinisial MU (63) juga diamankan dan kini tengah menjalani pemeriksaan di Polres Jembrana. Pengungkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat. Di mana disebutkan di salah satu rumah

warga di Pangkung Dedari digunakan sebagai tempat menampung penyu. Pasukan Satreskrim langsung bergerak dan melakukan penggerebekan di rumah pelaku sekitar pukul 21.00 Wita. Di sana ditemukan puluhan penyu yang seluruh kakinya diikat dengan tali plastik. Kabag Ops. Polres Jembrana Kompol M. Didik Wiratmoko didampingi Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A. Sooai, Selasa (5/6) kemarin membenarkan telah mengamankan 27 ekor

penyu hijau tersebut. Dari keterangan pelaku, puluhan hewan dilindungi itu dibeli dari seseorang di Madura dengan harga keseluruhan senilai Rp 15 juta. Rencana, penyu itu akan dijual di Denpasar. Dengan keberhasilan menggagalkan upaya penyelundupan itu, puluhan penyu berbagai ukuran tersebut selanjutnya akan langsung dilepasliarkan. Beberapa ekor akan direhabilitasi di kolam. “Semua penyu ini jenis penyu hijau.

Ini bukan jenis yang biasa kita temukan di perairan Jembrana. Ada dua jantan dan sisanya betina,” kata petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Jembrana Wayan Suamba. Untuk penanganan lebih lanjut, penyu-penyu ini akan dicek kondisinya dan bila memungkinkan dilepasliarkan. Melihat ukuran, sebagian besar sudah berumur lebih dari 40 tahun. Bila kondisinya masih sakit akan direhabilitasi di kolam atau tempat pelestari penyu yang ditunjuk BKSDA. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 21 ayat 2 huruf a, jo Pasal 40 ayat 2 atau Pasal 40 ayat 4 UU RI Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi

Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Sementara penangkapan penyelundupan penyu ini juga mengundang keprihatinan dari kalangan pelestari penyu di Jembrana. I Wayan Anom Astikajaya, koordinator Kelompok Pelestari Penyu (KPP) Kurma Asih Perancak mengaku prihatin masih adanya perdagangan penyu. Ini merupakan yang terbanyak ditemukan di Jembrana. Pihaknya mengapresiasi kinerja kepolisian yang telah mengungkap sindikat ini. “Artinya perdagangan penyu masih terjadi, ini yang menjadi konsen kami. Penyu-penyu ini kalau dilihat jenisnya bukan dari perairan Bali,” terangnya. (kmb26)

Resmikan Balai Penyuluhan KB

Bupati Artha Harapkan Petugas Maksimal Berikan Pemahaman Program KB BUPATI Jembrana I Putu Artha meresmikan Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) di Kecamatan Negara, bertempat di Kantor Kecamatan Negara, Selasa (5/6). Didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPA-PPKB) Ni Kade Ari Sugianti, prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita. Hadir pula dalam peresmian tersebut para Asisten dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup pemerintah Kabupaten Jembrana serta para camat se-Kabupaten Jembrana dan para perbekel/lurah se-Kecamatan Negara. Dengan diresmikannya Balai Penyuluhan KB di Negara, tiap kecamatan di Jembrana kini sudah memiliki kantor balai penyuluhan masing-masing. Bupati Artha berharap, dengan diresmikannya balai penyuluhan KB, Artha berharap semua petugas yang

terlibat dalam penyuluhan bisa lebih maksimal dalam memberi pemahaman tentang program KB. Ia juga mengatakan untuk mewujudkan keluarga yang sejahtera dan berkualitas dapat dilakukan dengan mengatur jarak kelahiran, menunda kelahiran khususnya pada usia dini dengan menghindari 4 terlalu. “Terlalu muda untuk melahirkan, terlalu tua untuk melahirkan, terlalu dekat jarak melahirkan dan terlalu sering melahirkan,” sebut Artha. Di samping itu, Balai Penyuluhan KB ini juga dapat difungsikan masyarakat untuk melakukan konsultasi tentang program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga. “Dengan dibangunnya Balai Penyuluhan KB ini saya harapkan kepada jajaran Dinas PPPA-PPKB dapat memanfaatkan dan memaksimalkan fungsi sebagai wahana untuk pelaksanaan operasional penyuluhan dan pembinaan program kepen-

dudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga,” ucap Artha. Usai peresmian, Bupati Artha juga meninjau langsung masing-masing ruangan yang ada di gedung Balai Penyuluhan KB tersebut. Sementara Kepala Dinas PPPA-PPKB Ni Kade Ari Sugianti dalam laporannya menyampaikan tujuan dibangunnya Balai Penyuluhan KB adalah untuk meningkatkan akses dan pelayanan KB yang merata dan berkualitas. Selain itu guna menguatkan advokasi dan pemberian Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) tentang pelayanan KB dan kesehatan reproduksi di seluruh wilayah. Diharapkan juga ketersediaan dan kualitas data dan informasi kependudukan yang memadai, akurat serta tepat waktu dapat diwujudkan. “Sumber dana yang digunakan untuk pembangunan Balai Penyuluhan KB adalah bersumber dari dana DAK Sub Bidang

RESMIKAN – Bupati Jembrana I Putu Artha memotong pita di pintu masuk Balai Penyuluhan KB Kecamatan Negara. Pemotongan ini menandai diresmikannya balai penyuluhan tersebut. Keluarga Berencana tahun 2018 pada Dinas PPPA-PPKB Kabupaten Jembrana sebesar Rp 399.000.000 untuk 2 balai penyuluhan (Kecamatan Neg-

ara dan Mendoyo). Sehingga masing-masing balai penyuluhan menghabiskan anggaran sebesar Rp 199.500.000,” ungkap Ari Sugianti. (ad250)

Soal Proyek Pipanisasi di Bendungan Benel

Pengurus Subak Nilai Sosialisasi Tak Menyeluruh

Bali Post/olo

KUMPUL – Sejumlah pengurus subak di bawah Subak Gede Pegubugan ketika kumpul di kantor Bendungan Benel, Selasa (5/6) kemarin.

Negara (Bali Post) – Puluhan pengurus subak di bawah Subak Gede Pegubugan, Selasa (5/6) kemarin menggelar rapat di Kantor Operasional Bendungan Benel. Mereka menyatukan persepsi terkait proyek pipanisasi yang akan mengambil air dari Bendungan Benel. Intinya, sepuluh subak tetap menolak pembangunan sistem penyediaan air baku dari bendungan yang dibangun tahun 2007 itu. Namun, para klian subak masih memberi ruang komunikasi untuk mendapatkan solusi yang terbaik. Dalam rapat yang dipimpin Klian Subak Gede Pegubugan Wayan Astawa itu, seluruh subak dengan tegas menolak bila air bendungan di-

manfaatkan untuk pipanisasi. Namun, bila air pelimpahan dari bendungan yang digunakan, mereka tak keberatan. Menurut Astawa, pemasangan di bendungan bukan solusi, sebab berdampak pada air irigasi. Petani akan merasakan dampak karena padi puso tak dapat air. Menurut mereka, selama ini sosialisasi yang disampaikan pihak pelaksana, baik dari Kementerian Pekerjaan Umum lewat Balai Wilayah Sungai Bali Penida maupun Dinas Pekerjaan Umum Jembrana dinilai tidak menyeluruh. Klian Subak Tegal Berkis Ketut Budiasa mengatakan, sosialisasi tidak menjelaskan ketika ada kekeringan, apa solusi yang

harus diambil. Sehingga muncul persepsi dari krama subak, sosialisasi ini terkesan dipaksakan tanpa memperhatikan aspirasi masyarakat. Pihaknya yakin bila ada sosialisasi dan menyeluruh, maka pastinya akan ada jalan keluar. Tetapi sampai saat ini, para petani belum mendapatkan jawaban sama sekali. “Misalnya, kalau seandainya padi kami kering, siapa yang didahulukan,” tandasnya. Prinsipnya hanya satu, yakni para petani bisa terpenuhi kebutuhan air untuk irigasi. Para klian subak meminta agar nantinya proyek pipanisasi itu menggunakan air pelimpahan dan membuat penampungan. Air itulah yang

nantinya diolah menjadi air baku. Diberitakan sebelumnya, rencana pembangunan sistem penyediaan air baku di Bendungan Benel dari Kementerian PUPR mendapat penolakan dari sejumlah subak. Bahkan saat sosialisasi dua pekan lalu di Subak Benel, sempat ricuh dan para krama subak memilih bubar sebelum acara rampung. Mereka khawatir bila ini dilanjutkan akan membuat lahan pertanian sawah kekurangan air. Sekarang saja sejumlah subak masih kekurangan air. Sementara tahap pembangunan ini sudah tender senilai Rp 14.639.297.000 dan akan segera dikerjakan. (kmb26)


BULELENG

Rabu Paing, 6 Juni 2018

11

Jelang Pilgub Bali

Penyandang Tunanetra Belajar Nyoblos Singaraja (Bali Post) – Sekitar 40 orang penyandang cacat tunanetra di Buleleng mengikuti sosialisasi dan simulasi mencoblos Pilgub Bali, Selasa (5/6) kemarin, di Sekretariat Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Buleleng di Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar. Penyandang tunanetra yang sudah tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) ini diajar nyoblos menggunakan alat bantu template berisi huruf braille. Komisioner KPU Buleleng Divisi Sosialisasi dan Sumber Daya Manusia (SDM) Gede Sutrawan mengatakan, upaya ini dilakukan karena KPU ingin melayani semua segmen pemilih agar bisa menyalurkan hak suaranya pada pilgub 27 Juni 2018 mendatang. Selain itu, latihan nyoblos menggunakan template braille ini dilakukan agar penyandang tunanetra bisa memilih dengan mandiri dan menghindari upaya pihak tertentu yang mencoba memengaruhi ketika mendampingi mereka ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). “KPU melayani semua segmen pemilih. Hari ini, kami melakukan simulasi pencoblosan menyasar rekan

kita yang mengalami cacat tunanetra. Karena ini menggunakan alat bantu, sehingga perlu dilatih. Dengan demikian, mereka akan bisa nyoblos dengan mandiri,” katanya. Menurut Sutrawan, untuk melayani penyandang cacat tunanetra dalam pencoblosan nanti, KPU menyiapkan template braille sebanyak 1.088 sesuai jumlah TPS di Buleleng. Seribuan tamplate braille itu digunakan berkali-kali sesuai dengan pemilih yang menderita cacat tunanetra di TPS bersangkutan. “Kami sudah siapkan template ini di masing-masing TPS. Nanti bisa digunakan berkali-kali dan caranya cukup menyelipkan surat suara dalam template kemudian pemilih bisa meraba braille untuk mencari nomor urut pasangan calon yang sudah dilengkapi lubang untuk dicoblos,” katanya. Sementara itu, Ketua Pertuni Buleleng Nyoman Edi mengatakan, setelah mengikuti simulasi pencoblosan menggunakan template, dirinya mengaku tidak sulit nyoblos. Template yang yang dilengkapi braille dapat membantunya, sehingga surat suara bisa dicoblos dengan benar dan

dukungan suaranya sah untuk pasangan calon yang dipilih. “Dengan latihan seperti ini, kami terbantu sekali, sehingga pada pemilihan nanti bisa nyobos. Dari latihan tadi tidak ada masalah dan bisa mengenali pasangan calon yang akan kita pilih,” katanya. Di sisi lain, Edi mengatakan, dalam pemilihan nanti, dirinya khawatir kalau rekanrekannya yang berjumlah sampai 70 orang tersebar di 9 kecamatan tidak bisa memilih karena kesulitan akses dari rumah tinggal ke TPS. Apalagi, pada jam pencoblosan angkutan umum atau transportasi lain tidak bisa melayani. Dirinya berharap agar ada pihak yang memfasilitasi para penyandang cacat tunanetra agar bisa datang ke TPS tepat waktu, sehingga mereka bisa memilih calon pemimpin yang dikehendaki. “Seperti sekarang ini sebenarnya masih banyak yang bisa ikut, tapi karena kendala transportasi jadi tidak semua anggota bisa ikut. Kami khawatir kalau hari pemilihan nanti tidak ada yang bantu kami untuk datang ke TPS bisa saja tidak bisa nyoblos,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

OPERASI PASAR - Lima desa di Buleleng dipilih sebagai lokasi operasi pasar elpiji tiga kilogram, Selasa (5/6) kemarin.

Operasi Pasar Elpiji 3 Kg Sasar Lima Desa

Singaraja (Bali Post) –

Lima desa di Buleleng menjadi sasaran operasi pasar (OP) elpiji tiga kilogram, Selasa (5/6) kemarin. Kelima desa tersebut yakni Desa Banyupoh (Kecamatan Gerokgak), Busungbiu (Kecamatan Busungbiu), serta Desa Tegalinggah, Panji, dan Desa Sambangan (Kecamatan Sukasada). Ini dilakukan karena sejak Selasa (29/5) lalu peredaran elpiji bersubsidi itu sempat langka akibat tingginya permintaan di pasaran.

Bali Post/kmb38

TUNANETRA – Sebanyak 40 orang penyandang tunanetra mengikuti sosialisasi dan simulasi pencoblosan Pilgub Bali dengan template braille di Sekretariat Pertuni Buleleng, Selasa (5/6) kemarin.

Pemkab Siapkan THR dan Gaji Ke-13 Singaraja (Bali Post) – Dalam minggu ini, pemerintah daerah akan membayar tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 bagi Bupati, Wakil Bupati, dan PNS di daerah. Selain itu, pimpinan dan anggota dewan juga dijatah mendapatkan tambahan penghasilan. Membayar hak kepala daerah, wakil kepala daerah, DPRD, dan PNS tersebut, diperlukan anggaran Rp 75 miliar. Pemberian tambahan penghasilan ini mengacu Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri tanggal 30 Mei 2018 tentang Pembayaran THR dan Gaji ke-13 yang bersumber dari APBD. Poin dua pada SE itu diatur bahwa pembayaran THR diupayakan pada minggu per-

tama bulan Juni 2018 sebesar penghasilan pada bulan Mei 2018. Sedangkan, pemberian gaji ke-13 diupayakan untuk dibayarkan pada minggu pertama bulan Juli 2018 sebesar pengahsilan bulan Juni. Komponen yang dibayarkan pada kedua jenis penghasilan tambahan itu terdiri atas gaji pokok atau uang representasi, tunjangan keluarga, dan tunjangan jabatan. Plt. Kepala Bidang Penyusunan Anggaran Badan Keuangan Daerah (BKD) Buleleng I Dewa Putu Banjar, S.E., Selasa (5/6) kemarin, mengatakan total dana yang dibutuhkan untuk membayar THR dan gaji ke-13 sebesar Rp 75 miliar. Bulan ini akan direalisasikan THR, sedangkan untuk gaji ke-13

Dewa Putu Banjar, S.E.

Bali Post/kmb38

akan direalisasikan bulan Juli mendatang. Sekarang pihaknya masih memproses pencairan THR sebesar Rp 37,3 miliar. Pada Kamis (6/6), tunjangan itu telah masuk ke masing-masing OPD untuk selanjutnya ditransfer ke rekening masing-masing PNS dan anggota dewan. “Jumlah dana yang dibayarkan itu termasuk kepala daerah, wakil kepala daerah, pimpinan dan anggota DPRD serta PNSD sebanyak kurang lebih 8.600 orang. Sesuai amanat SE dari Mendagri paling lambat minggu pertama bulan Juni,” katanya. Menurut Putu Banjar, sumber pendanaan untuk membayar THR dan gaji ke-13 tersebut dari Dana Alokasi Umum (DAU) yang merupakan dana perimbangan pemerintah pusat. Sedangkan untuk membayar tambahan beban kerja dialokasikan dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Buleleng sebesar Rp 16,8 miliar. “Dalam SE tersebut diharuskan daerah mengubah penjabaran APBD untuk mengakomodir nomenklatur baru untuk merealisasikan THR dan gaji ke-13. Pada APBD Induk Buleleng 2018 belum dicantumkan nomenklatur sesuai dengan SE. Kami telah melakukan perubahan penjabaran APBD, selanjutnya paling lambat satu bulan setelah ditetapkan kami akan melaporkan kepada DPRD,” katanya. (kmb38)

Truk Terguling di Gitgit Singaraja (Bali Post) – Truk dengan nomor polisi N 9878 UK yang mengangkut wortel terguling di jalan Singaraja-Bedugul kilometer 17 Dusun Wirabuana, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada Selasa (5/6) kemarin. Diduga, kecelakaan lalulintas (lakalantas) out of control (OC) karena pengemudi truk menghindari proyek pembuatan got di piggir jalan. Dalam kejadian ini, pengemudi truk Imam HIdayat (38) asal Malang,

Jawa Timur (Jatim) hanya mengalami luka ringan. Kasatlantas AKP Putu Diah Kurniawandari seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatakan, lakalantas ini berawal dari truk datang dari arah Denpasar menuju Singaraja. Saat memasuki tikungan truk mengambil haluan ke kanan untuk menghindari proyek pembuatan got di pinggir jalan. Dari arah berlawanan datang mobil boks. Penge-

mudi kaget dan tidak sengaja posisi persneling bergeser menjadi netral. Pengemudi berusaha mengendalikan kendaraan, namun gagal. Truk sarat muatan itu akhirnya terguling ke sebelah kanan jalan. Arus lalu lintas dari kedua arah sempat terganggu. Arus lalu lintas kembali normal, setelah polisi tiba di lokasi untuk mengurai kemacetan. Sementara truk masih di lokasi kejadian. (kmb38)

Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian (Disdagprin) Buleleng Ketut Suparto mengatakan, keputusan menggelar operasi pasar elpiji setelah pihaknya berkoordinasi dengan pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) dan Pertamina. Dari situ diketahui stok elpiji tiga kilogram tersedia cukup. Hal itu terbukti, dari kuota elpiji tiga kilogram di Buleleng sebanyak 75 metrix ton atau setara dengan 25 ribu tabung per hari. Elpiji ini dipasok ke sepuluh agen elpiji. Selain itu, Pertamina menyiapkan cadangan pasokan elpiji untuk hari-hari tertentu, sehingga kuota sejumlah itu mampu memenuhi kebutuhan.

Namun, karena tingginya permintaan sejak Galungan dan bersamaan dengan bulan puasa Ramadan 2018, permintaan elpiji dari konsumen terus meningkat. Peningkatan ini kebanyakan terjadi di perkotaan yang banyak menyerap elpiji, sehingga pasokan ke desa-desa menjadi berkurang. Hal ini menimbulkan kesan elpiji langka. “Sebenarnya, kuota itu sudah cukup bahkan melebihi. Hanya karena banyak muncul permintaan untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dadakan di bulan puasa ini dan masih ada pengguna elpiji subsidi ini warga yang sudah mampu, kuota itu terserap habis dan ini kebanyakan di kota,

sehingga ke desa pasokannya kurang,” katanya. Dari koordinasi itu, Suparto kemudian meminta para agen elpiji tiga kilogram di lima desa untuk melakukan operasi pasar. Ini dilakukan untuk menstabilkan kembali peredaran elpiji di tingkat pangkalan dan pedagang pengecer. Ini juga untuk menghindari terjadinya peningkatan harga di atas harga yang sudah ditetapkan pemerintah. Sesuai mekanisme, operasi pasar elpiji bersubsidi dilakukan dengan sangat ketat. Setiap konsumen hanya dijatah membeli satu elpiji dengan harga Rp 14.500 per tabung. Untuk mencegah penimbunan, setiap konsumen diwajibkan

menyerahkan fotokopi KTP agar bisa ikut operasi pasar kali ini. “Pelaksanaannya ketat agar tepat sasaran dan peredaran elpiji di konsumen kembali stabil,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, peredaran epiji tiga kilogram langka sejak Selasa (29/5) hingga Minggu (3/6) lalu. Warga di beberapa desa di Buleleng kesulitan mencari elpiji. Situasi ini terjadi karena SPBE yang bisa melayani pengisian elpiji tiga kilogram tutup karena libur Galungan. Biasanya, agen mendapat dua kali pengiriman tabung elpiji setiap hari terpaksa tidak beroperasi. Situasi ini mengakibatkan stok di pangkalan dan pedagang pengecer kosong, hingga warga kesulitan mendapatkan elpiji tiga kilogram. Sejak Senin (4/6) lalu, agen mulai mendapatkan pasokan elpiji. Hanya, permintaan masih tinggi, sehingga kuota tersebut belum bisa mengembalikan peredaran di konsumen. (kmb38)

Bali Post/ist

DIRUSAK - Palinggih di depan ruko di RT Mumbul, Kelurahan Banjar Jawa, Singaraja dirusak oknum mahasiswa, Selasa (5/6) kemarin.

Rusak ’’Palinggih’’, Mahasiswa Diamankan Singaraja (Bali Post) – Seorang oknum mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Buleleng, AH (22), diamankan polisi, Selasa (5/6) kemarin. AH asal Probolinggo, Jawa Timur ini diduga merusak palinggih di areal rumah toko (ruko) milik I Gede Sura Wiratama (23) di RT Mumbul, Kelurahan Banjar Jawa, Kecamatan Buleleng. Selain itu, pelaku juga merusak palinggih milik Komang Remida asal Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan. Palinggih itu dibangun di areal rumah kos yang disewa oleh teman pelaku di RT Mumbul, Kelurahan Banjar Jawa. Bagian palinggih yang dirusak pada atapnya saja. Aksi nekat ini dilakukan karena AH mengaku melihat penampakan wanita di areal palinggih itu.

Aksi perusakan tersebut dilihat langsung oleh saksi Made Arnawa (52), warga setempat. Saat itu sekitar pukul 05.30 Wita ketika bangun tidur saksi mendengar suara benda jatuh di luar rumah. Bersamaan dengan itu, istrinya akan pergi ke pasar dan langsung memberi tahu ada perusakan palinggih. Setelah menyusul keluar, saksi menemukan AH berusaha merusak fondasi palinggih Penunggu Karang dengan tangan kosong. Saat itu, dia menanyakan kepada AH maksud perusakan itu, namun tidak dijawab dengan jelas. Dia kemudian mengamankan AH sambil memberi tahu pemilik ruko. Tidak berselang lama, pemilik ruko bersama polisi tiba di lokasi dan langsung mengamankan AH ke Mapolres Buleleng. “Saya tanya kenapa meru-

sak tempat sembahyang, dia (AH) menjawab seperti orang bingung. Khawatir akan diketahui warga, saya suruh diam di rumah dan langsung beri tahu pemilik ruko untuk melaporkan kejadian ini dan dia dibawa ke polisi,” katanya. Pemilik ruko, I Gede Sura Wiratama, mengaku kondisi ruko memang sedang kosong, tak dihuni. Setelah diberi tahu tetangganya, Sura langsung mendatangi ruko yang palinggih-nya dirusak. Atas aksi tersebut, dia mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 3 juta dan untuk biaya upacara. KBO Satreskrim Iptu Dewa Putu Sudiasa seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatakan, polisi masih mengembangkan kasus tersebut. Setelah mengamankan AH, pihaknya

masih kesulitan untuk mendapatkan keterangan terkait motif perusakan dua palinggih itu. Karena saat diperiksa, AH menunjukkan gelagat orang yang mengalami gangguan jiwa. Untuk itu, polisi sudah meminta bantuan dokter Rumah Sakit Angkatan Darat (RSAD) untuk memeriksa kondisi mental AH. Dari keterangan sementara, AH mengaku sempat melihat penampakan wanita di sekitar lokasi kejadian. “Kita masih mengamankan yang bersangkutan dan keterangan terkait motif belum jelas, karena belum bisa menjawab pertanyaan polisi dengan jelas. Hanya menyebut ada wanita di sekitar lokasi. Kami sudah berkoordinasi dengan RSAD untuk memeriksa kondisi mental yang bersangkutan,” katanya. (kmb38)


KLUNGKUNG

12

Rabu Paing, 6 Juni 2018

Kajian Penyesuaian Tarif Roro Masih Bergulir

Semarapura (Bali Post)Wacana penyesuaian tarif penumpang kapal roll on roll off (Roro) Nusa Jaya Abadi yang melayani penyeberangan Nusa Penida, Klungkung – Pelabuhan Padangbai, Karangasem oleh Pemkab Klungkung masih berhembus. Hal tersebut masih dalam kajian. “Itu masih kajian di internal,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan I Nyoman Sucitra, Selasa (5/6) kemarin. Pejabat asal Desa Tusan Kecamatan Banjarangkan ini menyebutkan, kajian tersebut harus dilakukan secara komprehensif dan melibatkan pihak ketiga. Langkah tersebut memerlukan anggaran yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. “Anggarannya baru memungkinkan diusulkan di anggaran perubahan,” katanya. Penyesuaian tersebut hanya dilakukan pada tarif dari Pelabuhan Nusa Penida. Pasalnya, itu lebih murah dengan Pelabuhan Padangbai. Misalnya orang, untuk dewasa membayar Rp 27.300 per orang. Sedangkan penumpang dari Padangbai Rp 31 ribu. Perbedaan itu terjadi karena perbedaan komponen, salah satunya jasa pelabuhan yang tidak tercantum. “Soal tarif juga harus melihat Pergub. Jadi harus dilihat mendetail,” katanya. Berdasarkan hitung-hitungan kasar, kenaikan tersebut di kisaran 17 persen. Ditegaskan, kebijakan ini untuk mengimbangi berbagai perubahan, salah satunya inflasi. “Tarif saat ini sudah berlaku sejak 2014. Jadi wajar melakukan evaluasi, penyesuaian tarif,” imbuhnya. Seperti berita sebelumnya, tarif kapal roro yang beroperasi sejak 2006 ini juga menjadi bidikan Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung. Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Meyer Volmar Simanjuntak mengatakan, setelah dilakukan penyelidikan ditemukan beberapa komponen tidak sesuai dengan tarif dasar yang tertuang dalam peraturan gubernur (pergub). Sesuai perhitungan kasar, kerugian yang ditimbulkan dalam dugaan penyimpangan ini kisaran belasan juta rupiah per tahun. Namun mengingat sudah berlangsung lama, jumlahnya menjadi cukup besar. Guna mengungkap titik terang, pihaknya telah meminta keterangan dari sejumlah pejabat Dinas Perhubungan Klungkung maupun mantan kepala dinas. (kmb45)

KUR Berkembang, KSP Terancam Semarapura (Bali Post) Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM terus berjalan. Di balik perannya yang digadang-gadang untuk mendukung pertumbuhan usaha kerakyatan itu justru menyodok Koperasi Simpan Pinjam (KSP) di Kabupaten Klungkung. “KUR memang memengaruhi pertumbuhan koperasi. Itu ada subsidi dari pemerintah. Sesuai evaluasi, volume pinjamannya menurun. Ini otomatis berdampak pada sisa hasil usaha yang juga turun,” ungkap Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung I Wayan Ardiasa di sela-sela pembahasan Rencana Kerja Strategis Pemerintah Daerah di ruang Praja Mandala Kantor Bupati, Selasa (5/6) kemarin. Alasan masyarakat untuk mencari KUR di perbankan

tak lain karena tergiur bunga yang ditawarkan tergolong kecil, hanya 9,0 persen per tahun. Berbeda halnya dengan koperasi kisaran 12 persen. “Besaran bunga ini yang memengaruhi. Bahkan ada informasi, warga sengaja mencari KUR untuk melunasi pinjaman di koperasi,” sebut pejabat asal Jembrana ini. Disampaikan lebih lanjut, kondisi demikian telah memengaruhi kondisi koperasi, dari sehat menjadi cukup sehat. Bahkan, ancaman sakit berpeluang terjadi. Hal

tersebut juga menyebabkan pemkab untuk menunda penyertaan modal tahun ini yang jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah. “Karena situsi seperti ini, kami lebih fokus peningkatan kualitas dulu. Untuk penyertaan modal ditunda. Tetapi kalau ada yang mau modal, bisa mencari di Lembaga Pengelola Dana Bergulir,” jelasnya. Berdasarkan data terakhir, di bumi serobotan tercatat ada 123 koperasi aktif. Sebagian besar telah melakukan upaya untuk menjaga jumlah

nasabah tetap stabil. “Sudah melakukan hal supaya nasabah tidak keluar. Jelang Galungan, ada pemberian kebutuhan pokok. Kami belum menemukan solusi lain. Ini persoalan nasional dan sudah sempat disampaikan ke pusat,” sebutnya. Dampak demikian dirasakan Koperasi Unit Desa (KUD) Jaya Werdi, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan. “Memang ada dampaknya. Tapi baru dari beberapa bulan. Peminjamnya yang lama-lama saja,” ungkap Manager I Nyoman Landra. Saat ini, koperasi yang bergelut pada usaha pertanian ini memiliki 400 nasabah dan 2.000-an anggota yang berasal dari beberapa subak. “Untuk pinjaman paling besar sepuluh juta,” im-

buhnya. Manager Koperasi Pasar Srinadi Nengah Sujena mengatakan sampai saat ini jumlah anggota dan nasabahnya tergolong stabil. “Untuk KUR memang ada pengaruhnya. Tetapi untuk di Kopas Srinadi, tidak besar. Simpan pinjam masih berjalan,” sebutnya. Ditambahkan, pihaknya telah melakukan langkah untuk mengantisipasi kelesuan. Salah satunya dengan mempermudah persyaratan dalam urusan simpan-pinjam. “Untuk bunga masih kisaran 1,5 sampai 2,5 persen per bulan. Memang lebih tinggi dari KUR. Tetapi nasabah ada yang melihat dari sisi kemudahan mencarinya,” tandasnya. (kmb45)

Cerita Cabup Disibukkan dengan Kampanye

Bali Post/sos

KAPAL RORO - Kapal Roro Nusa Jaya Abadi sedang bersandar di Pelabuhan Nusa Penida. Pemkab tengah mengkaji penyesuaian tarif menuju Pelabuhan Padangbai, Karangasem.

Tiga Pekan Jelang Pilkada

Persiapan Logistik Baru Capai 50 Persen Semarapura (Bali Post) Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Klungkung dan Gubernur Bali tinggal tiga pekan lagi. Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung terus memantapkan persiapan, salah satunya logistik. Hingga Selasa (5/6) kemarin persiapan baru mencapai 50 persen. Ketua KPU I Made Kariada mengatakan, logistik yang sudah dipersiapkan yakni surat suara, bantalan, paku, bilik maupun kotak suara. Sementara untuk sampul khusus Pilkada, masih tahap pengadaan. “Untuk persiapan Pilgub dan Pilkada tidak jauh berbeda. Hanya pada surat suara. Kalau sampul, untuk pilgub sudah datang. Untuk pilkada baru masuk penawaran. Khusus untuk persiapan logistik, sudah selesai 50 persen,” sebutnya. Disampaikan lebih lanjut, pihaknya tengah berupaya melakukan percepatan. Hari libur pun tetap bekerja. Ditargetkan, seluruhnya sudah siap seratus persen, tiga hari sebelum pemilihan (H-3). Optimis itu bisa tercapai. “Seka-

rang terus bekerja. Ada pengecekan ulang surat suara, maupun lainnya. Untuk pilkada serentak ini tidak seperti Pileg. Itu jauh lebih banyak persiapannya,” jelasnya. Pendistribusian ke desadesa, khusus untuk Nusa Penida dilaksanakan dua hari sebelum pemilihan dan Klungkung daratan sehari sebelumnya. Ini pun sudah dikoordinasikan dengan kepolisian terkait pengawalan. “Untuk di Nusa Penida karena kepulauan. Kalau di daratan, jaraknya dekat,” sebut pria asal Desa Jungutbatu, Nusa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida ini. Sementara itu, khusus untuk persiapan secara umum yang bergulir sejak tahapan awal, sudah mencapai 75 persen. Kini, yang tengah konsen dipersiapkan, salah satunya debat putaran kedua yang berlangsung di Inna Grand Bali Beach, Sanur Denpasar, 18 Juni mendatang. “Untuk debat yang pertama sudah dievaluasi dan berharap lebih baik lagi pada putaran kedua,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

PELIPATAN - Sejumlah warga melakukan pelipatan surat suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Klungkung.

Dari Tak Sempat Mandikan Anjing hingga Harus Dipijat PERHELATAN Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klungkung telah berjalan tiga bulan lebih. Selama itu, pasangan calon yang bertarung sibuk menyambangi masyarakat. Memaparkan berbagai program, menjadi senjata mendulang suara. Lalu bagaimana dengan aktivitas yang menjadi rutinitas sebelumnya? Bagaimana pula cara menjaga kesehatannya? Hajatan politik lima tahunan itu di Bumi Serombotan sejak awal berjalan cukup kondusif. Mulai dari pendaftaran pasangan calon ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung sampai deklarasi dukungan yang berlangsung di Lapangan Puputan Klungkung. Dalam simakrama juga cukup menarik. Pasangan calon disambut ratusan massa berbagai usia. Di beberapa tempat, ada pula dipermanis pementasan kesenian. Baleganjur salah satunya. Menariknya, itu tak hanya berlangsung pagi maupun sore. Tetapi juga malam. Suasana yang sebelumnya sepi, pun berubah ramai. Momen ini dimanfaatkan kandidat untuk “menjual” berbagai program. Terutama yang menjadi unggulan. Ada bidang infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, kesehatan hingga pendidikan. Sejak awal ber-

Bali Post/sos

Bali Post/sos

I Nyoman Suwirta

Tjokorda Bagus Oka

jalan, berbagai hal menarik dialami. Bahkan, itu tak sungkan untuk diceritakan. Cabup nomor 1, Tjokorda Bagus Oka, mengaku simakrama telah membuatnya lebih banyak mengetahui persoalan yang membelit masyarakat. “Saya sangat menikmati, karena bisa bertemu dan berkomunikasi dengan masyarakat. Tahu apa permasalahan yang dihadapi,” ungkapnya, Selasa (5/6) kemarin. Saat di Nusa Penida, ia pun sempat langsung mengemudikan mobil. Melaju dari wilayah Sampalan sampai Sompang. Butuh waktu sampai satu jam lebih. Meski cukup melelahkan, itu juga memberikan pengalaman tersendiri. Bisa mengetahui sensasi jalan yang berkelokkelok. “Kan jadi tahu, in-

frastrukturnya seperti apa,” tuturnya. Tak dimungkiri, di tengah kesibukannya itu, beberapa hal yang menjadi hobi tak bisa dijalani seperti sebelumnya. Misalnya, memandikan anjing Kintamani. Hewan kesayangannya yang dipelihara sejak lama. Biasanya tiga hari sekali. Kini menjadi seminggu sekali. “Tidur juga seperti itu. Biasanya maksimal jam sebelas malam. Sekarang bisa jam satu dini hari,” ucap cabup yang berpasangan dengan I Ketut Mandia ini. Waktu berkumpul bersama keluarga pun turut tersita. Tetapi itu sudah dimengerti. Saat waktu luang, sebiasa mungkin berkumpul. Sekadar bercanda, berbagi tawa. “Keluarga sudah terbiasa melihat saya sibuk. Dulu waktu masih

ngajar (di Unud-red), kan sering ditinggal ke Denpasar,” jelasnya. Meyakinkan masyarakat, rasa lelah, letih dan lesu sudah pasti menggerogoti. Ia tetap bersyukur. Sakit belum pernah menghampiri. Soal menjaga kesehatan juga tak sungkat diceritakan. Hanya cukup beristirahat rutin. Tidak harus minum vitamin. Apalagi jamu tradisional sebagai penambah stamina. “Kadang dikasi vitamin, tidak mau,” imbuhnya diselingi tawa. Tak jauh berbeda dengan yang dirasakan Cabup nomor 2, I Nyoman Suwirta. Di tengah masa cutinya ini, berat badannya naik sekilo. “Sekarang tambah sibuk. Tetapi kegiatan fisik berkurang. Jadinya berat badan naik,” katanya. Waktu beristirahatnya juga turut terpangkas. Rata-rata baru berlangsung

pukul 23.30 Wita. “Terutama pada malam hari, sejak awal banyak permintaan masyarakat untuk simakrama. Jadi waktu istirahat berkurang. Tetapi saya tetap menikmati,” terangnya. Cabup yang berpasangan dengan I Made Kasta ini pun tak malu mengaku kangen dengan suasana sebelum cuti menjadi bupati. Selalu berkeliling memantau pembangunan maupun sekadar melihat situasi di lapangan. “Kebiasaan waktu menjabat seperti itu. Ada rasa kangen seperti itu lagi,” akunya. Berbeda dengan Tjokorda Bagus Oka. Menjaga kesehatan dilakukan dengan mengkonsumsi vitamin secara rutin. Bahkan, beberapa kesempatan harus dipijat dan akupuntur. “Tetap jaga kesehatan. Kalau untuk keluarga, sudah mengerti,” sebutnya. (sos)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Paing, 6 Juni 2018

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Dcr,Sales,Teknisi SMK Gj+ Bns+Kms+BPJS.Lam PT.PMA Bedahulu XVII/7,Dps B.BP.821.06.18.0000215

B.BP.004.06.18.0000249

**Dcr Manager Marketing Cargo, Klinik Hotel Villa.08123831288

B.BP.166.06.18.0000232

*Dicari Kary Administrasi,Asst Accounting Cargo,081916224131

B.BP.004.06.18.0000220

B.BP.166.06.18.0000231

Yamaha Bisma Dicari:1.Sopir 2.Kepala Cabang(S1 Ek) Hubungi:Teuku Umar 142 Dps

BPR. SEN mncr AO, Kabag.Krd,Opr, max35th.H:425207,Jl.Thamrin 23

B.BP.001.06.18.0000129

B.BP.001.06.18.0000234

Dcr Karyawn/ti Lulusan SMA/SMK Krm CV ke Rinjani Foto Studio Jl.Gn.Rinjani Blok8/3 B MM Dps Hub : (0361) 482074 / 085237869326 B.BP.001.06.18.0000136

Cr Pembantu RT,Bersih2,Gatsu I Tdr Luar H.081237839796 Dps B.BP.001.06.18.0000226

Dcr Butler/HK Hub:081337460096 Bali Life Jl Bumi Ayu V/88 Sanur B.BP.001.06.18.0000210

Dcr Sgr Admin Lam:Ekwan Wito Jl.Trenggana 179x Br.Anggabaya Penatih Dps,Smp Psr Phn Brngin

B.BP.001.06.18.0000193

Dcr 1Sopir Pariwista + 1Sopir Prbdi Dmsli DPS / WA : 08123841130 B.BP.001.06.18.0000192

Dcr tng Salon yg berpengalaman Hub.081337333616,082147761995 B.BP.001.06.18.0000073

Dibutuhkan:1.Purchasing, 2.Admin Gudang,3.Marketing, 4.Penanggungjawab Teknis. Syrt:Usia Max 30Th,Pendidikan 1,2,3 Min D3 dan 4.Min D3 Farmasi,Hub.082145142086 PT.Wahyu Artha Medika B.BP.001.06.18.0000120

Dicari KOKI Masakan Bali dan Jawa Untuk Rumah Tangga Hubungi:085100556511 B.BP.001.06.18.0000213

Dicari Sopir Forklip + Mekanik Hubungi:0361-425082/3

B.BP.001.06.18.0000211

Dicari karyawati Bag.Keluar Sim C Hub . 081246555739 No. SMS

B.BP.001.06.18.0000217

Dicari:Therapist Sebanyak2nya, P,Min SMU(2,5Jt+16rb/Jam Instv Cleaning Service,L/P(2,5Jt + 500rb Instv)Pnglmn Min 1Th.Bw Lam ke Bodyworks Spa Jl Kayu Jati No.2 Petitenget 735058

B.BP.001.06.18.0000188

Dicr Receptionst English Spkng dan Therapist utk Salon & SPA Sanur.Hubungi:081238438863

B.BP.001.06.18.0000205

Dicr Segera Karyawati Bersih2 Utk Villa Rental di Legian Hubungi:081337967727

Dcr Tng Pria/Wnt Hub Jaya Nata Laundry,Krobokan/081239036432

Dicari Pengirim Brng u/Farmasi 2 Pria SMA Max 25 Th.Lam ke PT BKS Jl.Bung Tomo V Dps

Kantor Kons. Pajak Butuh SMK / D3 Acct/Pajak,429125/083114616550

B.BP.001.06.18.0000198

B.BP.001.06.18.0000222

B.BP.001.06.18.0000204

B.BP.001.06.18.0000191

BIRO JASA

Jazz AT’05 As DK Merah KM 78Rb Jok Kulit,V-Cool.085100419389

B.BP.001.06.18.0000103

Dcr Design Grafis bisa Corel Draw & Photoshop H. 081328275959

B.BP.001.06.18.0000156

Rest di Sanur Cr:Waiter pemula Hub.Md.Darsana 08123614559 Very busy Cafe in Seminyak Looking for: -Head Chef -Operations Manager -Senior Accountant -Cooks -Barista and Bar Staff -Waiter and Waitress Experience Required for all Positions.Please Send CV to: kyndcommunity@gmail.com

B.BP.001.06.18.0000168

Dcr K.Wati Akunting,Kasir,Auditor Syrt:Ijzah Akuntansi/Miyob jujur,Karya Prima 081338344155

Brio E A/T Pth’14 Agya Pth’14 Mercy C200’97 + 04 H 085319188988

B.BP.001.06.18.0000190

*Cr Waitress Ing untuk Resto Seminyak Hub.081 999 048 175

Dcr DW Waitress Restoran lulusan SMK/SMU,Hotel Puri Cendana Seminyak Hub.732947

Looking For Tourism Driver Max 32th Good English,081916567566

SERVICE

B.BP.001.06.18.0000196

FOTO COPY

Dicari Marketing,wanita/pria, maks 25th, penampilan menarik,mudah bergaul,semangat kerja tinggi,kerja Tim, kirim lamaran ke: Jl. Kepundung No.67 A Denpasar/ Email: konvergensiiklan@gmail.com iklanbp@yahoo.co.id

G.01

DIJUAL MOBIL BMW

Djl BMW X5 XDrive 301AT Abu2 Metalik KM41200 Th’2009 Istmwa Jarang Pakai Hub.08123812222 B.BP.153.06.18.0000241 HONDA

*Honda Jazz RS Th’2011 Putih* *Wrangler Sahara 3.6’14 LowKM* *Mercy E260 Th’04 Hitam AsDK* *Honda Accord VTiL Th’07Hitam* *Hub.0361-464168,081999315168* B.BP.141.06.18.0000223

DIJUAL RUMAH

DIJUAL MOBIL

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

DISEWAKAN GEDUNG Dikontrakan Gedung+Gudang Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan LT / LB 3500 / 3900 m2, 08123812222

B.BP.001.06.18.0000238

B.BP.153.06.18.0000240

B.BP.001.06.18.0000229

DIJUAL RUKO

NISSAN

XTrail 2010 Tipe 2.5 CVT XT/AT Hb : Jl.Gadung No.81 Kreneng-Dps

Ruko Lt2 Jln.Utama Gatsu Timur LT.210m LB.175m H. 085319188988

B.BP.001.06.18.0000138

B.BP.001.06.18.0000237

TOYOTA

Avanza G’2010 Silver Pajak Baru Mulus T.081353111099

RUPA-RUPA

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.08123985172/085337370228

B.BP.001.06.18.0000243

Innova Diesel V Manual’15 AsDK Putih Low KM.081236009045/Krdt

B.BP.001.06.18.0000095

Jual Kursi Foodmassage 3 Set, Bhn Kayu,Hub.08127770446

B.BP.001.06.18.0000228

Vellfire ZG Th’2012 Hitam Mulus Jok Kulit H.081238116467

B.BP.004.06.18.0000218

KEHILANGAN

B.BP.141.06.18.0000225

BPKBNo.L12136559-ODK5308 OT An.Ariyanto Viligius Nono

DIJUAL RUMAH

B.BP.001.06.18.0000194

BUC.Dijual Rumah Perum Dalung III.Hubungi:081936264166

Hlg BPKB DK 7225 KP Nosin:54P963 634 An.IA Kt Alit Puspita Dewi

B.BP.001.06.18.0000203

B.BP.001.06.18.0000227

Rmh LT = 1,33 Are LB = 100m2 Panjer Tkd Pancoran 085100937334 Prbd

Hlg BPKB N0 2854052-0,DK4632 AAC an Ni Luh Komang Adnyani B.BP.001.06.18.0000224

B.BP.001.06.18.0000244

Hlg BPKBNo.F0721666-ODK8917 DN An.Ida Ayu Dewi Pratiwi P

DIJUAL TANAH BUC,Tanah Area Dps,Jl.Sentanu Peguyangan Kaje,Luas 2,82Are Hrg.300JT/AreHub.081236788999

Tanah Nempil,Jl.Besakih Pondok Citra Pemogan Dps,08123871809

B.BP.001.06.18.0000128

B.BP.001.06.18.0000214

Djl Cpt 7/4 a Jln Raya Sidayu Br.Losan lsg Pmlk 085953874476

Tn5A Tk.Badung/A 815jt Ng view sawahLb.dpn16m 087861722981

B.BP.001.06.18.0000199

B.BP.001.06.18.0000239

Djl 1,80Are Harga 1,6M Ng Global Jl Gatsu I.HP:087860156001 B.BP.001.06.18.0000202

Jual Tanah 600m2 di Jl.Ciung Wenara II Renon (200m Selatan Mon Bajrasandi),H:087745432250 B.BP.033.06.18.0000163

BENGKEL LAS

RUPA-RUPA

ALUMINIUM

DICARI TANAH Dicari!!! Tanah Strategis di Ubud untuk Di-develop/Dijual Kembali,Budget 10-20 Milyar Hub:Purnama 085881515449 B.BP.821.06.18.0000216

B.BP.001.06.18.0000189

Hlg BPKBNo.N02842895-ODK5424 AAD a.n Ni Ketut Partining B.BP.001.06.18.0000201

Hlg Buku KIR Suzuki DK 9843 EG DPR.64109K a/n.Debrina Alihadi B.BP.001.06.18.0000200

SHM No.Hak HM 64 Sibang Kaja Ds. Sibang Kaja Abiansemal A/N:Drs I Wayan Pageh Hub.08123663196 B.BP.001.06.18.0000245

BIRO JASA Bntu Lap Pajak SPT Tahunan PKP NPWP SIUP Pasport 081338344155 B.BP.001.06.18.0000230


BANGLI

14

Rabu Paing, 6 Juni 2018

Proyek Dinas PUTRKP Belum Ada yang Dikerjakan

Bali Post/nan

I Made Soma

Bangli (Bali Post) Hingga saat ini, belum ada satupun dari puluhan proyek yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUTRKP) Bangli yang sudah berjalan. Berbagai faktor dituding sebagai penyebab lambannya pelaksanaan kegiatan. Sekretaris Dinas PUTRKP Bangli I Made Soma, Selasa (5/6) kemarin mengungkapkan, untuk kegiatan di bidang Bina Marga tercatat ada 81 kegiatan yang bakal dijalankan. Untuk kegiatan yang nilainya di atas

Rp 200 juta ada sebanyak 39 kegiatan. Sementara kegiatan yang nilainya di bawah Rp 200 juta sebanyak 42 kegiatan. Kata Soma, dari 39 kegiatan yang nilainya di atas Rp 200 juta, ada empat kegiatan yang sudah masuk kontrak dengan rekanan. Sedangkan dari 35 kegiatan itu, 30 kegiatan sudah masuk Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan 5 kegiatan masih memenuhi kelengkapan administrasi di Dinas PUTRKP. ‘’Dari 81 kegiatan itu, 4 di antaranya dananya bersumber dari Dana Alokasi Khusus. Dan sisanya bersumber dari PHR dan Dana Alokasi Umum,’’ ucapnya. Dikatakan Soma, untuk proyek irigasi ada sebanyak tujuh kegiatan. Untuk nilai kegiatan di atas Rp 200 juta ada sebanyak 6 kegiatan. Sedangkan di bawah Rp 200 juta hanya 1 kegiatan. Kegiatan di bidang Cipta Karya hanya ada 1 kegiatan yang nilainya di atas Rp 200 juta yang kini juga sudah masuk ULP yakni

kegiatan pembuatan air bersih di Banjar Sanda Desa Selulung, Kintamani. Lebih lanjut dikatakannya, pelaksanaan proyek tahun ini mengalami sedikit keterlambatan. Pihaknya sebenarnya menargetkan Mei sudah ada kegiatan besar yang berjalan, namun kenyataannya hingga awal Juni belum ada satupun proyek yang berjalan. Menurutnya, keterlambatan disebabkan beberapa faktor seperti adanya tender ulang dan perubahan sejumlah perbaikan dokumen. Selain itu, ada juga akibat tidak ada penawaran dari rekanan, lantaran proyek berada di lokasi yang sulit dicapai. ‘’Meskipun pengerjaan proyek mengalami keterlambatan, namun kita optimis proyek bisa diselesaikan di akhir tahun. Kita juga harapkan pengerjaan proyek dapat diselesaikan tepat waktu sesuai waktu kontrak. Kita tidak ingin ada lagi perpanjangan waktu pengerjaan. (kmb41)

PETANI IKAN - Petani ikan di Danau Batur saat mengecek ikan di keramba.

Pemkab Tak Bisa Kucurkan Dana untuk Petani Ikan

Bangli (Bali Post) -

Sesuai Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014, sektor perikanan dan kehutanan tidak lagi menjadi kewenangan daerah. Akibatnya, Pemkab Bangli dalam hal ini Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) tidak lagi bisa memberikan bantuan dana untuk petani ikan.

Bali Post/ina

RUSAK - Petugas dan Komisioner KPU Bangli memperlihatkan surat suara yang rusak.

KPU Temukan Ratusan Surat Suara Rusak Bangli (Bali Post) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli telah melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara Pilgub Bali 2018. Dalam proses tersebut, KPU menemukan ratusan surat suara yang kondisinya rusak dan tak layak pakai. Rencananya, seluruh surat suara yang rusak akan dimusnahkan, sementara kekurangannya akan diganti oleh rekanan. Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan, Selasa (5/6) kemarin mengatakan, total surat suara rusak sebanyak 407 lembar dari total 188.862 lembar surat suara yang diterima KPU Bangli. Kerusakannya ada yang

berupa robek, tidak jelas dan terdapat semacam tanda. Pemusnahan surat suara yang rusak akan dilakukan bersama Panwaslu, kepolisian dan pihak terkait. Sementara untuk mengganti kekurangan surat suara yang rusak, KPU akan meminta surat suara yang baru ke pihak rekanan. ‘’Ada banyak filter yang kami lakukan. Setelah proses pelipatan ini, kita akan lakukan sortir kembali dengan melibatkan PPK dan PPS untuk memastikan sebelum didistribusikan ke masing-masing TPS,’’ jelasnya. Penyortiran dan pelipatan surat suara dilaksanakan di

kantor KPU mulai 31 Mei hingga 3 Juni lalu. Dalam proses pelipatan, surat suara yang dikeluarkan dari dalam dus disortir terlebih dahulu. Tujuannya, memastikan tidak ada kerusakan pada kertas suara. Selain surat suara, logistik lainnya berupa kotak dan bilik suara sejauh ini juga sudah disiapkan KPU Bangli. Di masing-masing TPS, disiapkan masing-masing 1 kotak dan 4 bilik suara. Sementara total TPS yang disiapkan sebanyak 467 TPS dengan jumlah DPT 184.040 pemilih. ‘’Tinta dan bantalan untuk mencoblos juga sudah ready,’’ imbuh Lidartawan. (kmb40)

Bangli Siap Tampil di PKB

Bali Post/nan

I Nyoman Wiradana

Bangli (Bali Post) Duta Kabupaten Bangli menyatakan siap tampil di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) pada 23 Juni sampai 21 Juli mendatang. Untuk melihat kesiapan seluruh peserta, Disparbud bakal melaksanakan rapat pleno saat cuti bersama pada 12 Juni nanti. Kabid Kesenian Disparbud Bangli I Nyoman Wiradana seizin Kadisparbud I Wayan Adnyana, Selasa (5/6) kemarin mengungkapkan, pihaknya mengundang semua sekaa dan sanggar dalam rapat pleno nanti. Semua yang terlibat harus dipastikan kesiapannya mengikuti PKB khususnya pada acara pembukaan. Sebelum tampil di PKB, sejumlah kesenian yang bakal ditampilkan seperti gong kebyar dewasa, anakanak dan wanita sudah diujicobakan pada HUT Kota Bangli beberapa waktu lalu. Selain itu, juga ada pembinaan dari tim kabupatan maupun provinsi terhadap semua materi yang diikuti dalam PKB. ‘’Di sisa waktu yang ada, kita hanya mematangkan kesiapan saja karena semua materi yang akan dibawakan dalam PKB sudah siap semuanya,’’ tegasnya. (kmb41)

Soal Toko Modern Bodong di Cempaga

Disperindag Pertimbangkan Penerbitan Rekomendasi Izin Bangli (Bali Post) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bangli akan mempertimbangkan penerbitan rekomendasi izin untuk toko modern di Kelurahan Cempaga. Pasalnya, lokasi toko modern yang proses pembangunannya telah disetop petugas Satpol PP itu jaraknya berdekatan dengan pasar tradisional. Kepala Disperindag Kabupaten Bangli Nengah Sudibya, Selasa (5/6) kemarin, mengatakan sejauh ini pihaknya belum menerima permohonan rekomendasi izin toko modern di Cempaga tersebut. Untuk mengeluarkan rekomendasi izin toko modern, tidak bisa sembarangan. Pihaknya harus mempertimbangkan sejumlah hal, salah satunya menyangkut jarak toko modern dengan pasar tradisional. Dijelaskannya, sesuai Perda tentang Penataan Pasar Tra-

disional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern, jarak antara pusat perbelanjaan atau toko modern dengan pasar tradisional paling sedikit 500 meter. Sementara toko modern di Cempaga jaraknya kurang dari 500 meter dari pasar tradisional. ‘’Itu akan kita jadikan salah satu pertimbangan. Di dekat sana kan ada pasar tradisional, walaupun dikelola desa,’’ ujarnya. Di samping itu, pihaknya juga harus memastikan persetujuan masyarakat atas pendirian toko modern berjaringan tersebut. Jangan sampai setelah toko modern tersebut beroperasi, justru muncul masalah dan penolakan dari masyarakat. Lebih lanjut Pejabat asal Penglipuran ini menyebutkan, untuk di Kecamatan Bangli terdata 19 unit toko modern dengan rincian 7 toko modern berjaringan dan 12 nonberja-

ringan. Sementara di Kecamatan Kintamani terdata 4 toko modern berjaringan dan 1 toko modern nonberjaringan. Di Kecamatan Susut, terdata 2 toko modern berjaringan dan 4 toko modern nonberjaringan. Sedangkan di Kecamatan Tembuku, toko modern berjaringan masih nihil, sementara toko modern nonberjaringan sudah ada 3 unit. Dijelaskan Sudibya, sesuai Perbup Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Perda Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Penataan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern, pemerintah telah mengatur jumlah maksimal toko modern di setiap kecamatan. Untuk di Kecamatan Bangli, jumlah toko modern maksimal 25 unit, Kecamatan Kintamani maksimal 12 unit, Kecamatan Susut 10 unit dan Kecamatan Tembuku maksimal 6 unit. (kmb40)

Bali Post/nan

Kepala Dinas PKP Bangli I Wayan Sukartana didampingi Kabid Penyuluhan dan Pengembangan SDM I Nyoman Sarya, Selasa (5/6) kemarin, mengatakan sektor perikanan menjadi prioritas mengingat sebagian masyarakat Bangli khususnya di Kintamani berprofesi sebagai petani ikan. Namun, jika kewenangan sektor tersebut berada di pusat, Pemkab tidak bisa berbuat banyak dalam membantu petani ikan. Persoalan ini sempat mencuat dalam rapat pansus DPRD

Bangli yang membahas Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Dijelaskan Sukarta, lantaran bukan kewenangan daerah, pihaknya akan sangat berhatihati dalam menganggarkan bantuan untuk petani ikan. Pihaknya khawatir, bantuan ke petani ikan justru akan menjadi temuan sehingga berimbas ke petani. ‘’Kita nanti akan dihadapkan pada posisi sulit. Kalau tidak menganggarkan untuk petani ikan, maka dikatakan tebang pilih. Namun kalau

dianggarkan, tentu akan berbenturan dengan peraturan,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya berharap anggota Pansus yang menangani Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani kembali berkonsultasi dengan Pemerintah Pusat guna mencari solusi atas persoalan ini. Pihaknya berharap ada penjelasan, apakah sektor perikanan nantinya akan ditangani OPD di Bangli atau ditangani oleh UPT khusus. Sebelumnya, Wakil Ketua

DPRD Bangli I Komang Carles didampingi Ketua Pansus II I Nyoman Budiada mengungkapkan, sejalan dengan penggodokan Ranperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, pihaknya telah mengadakan konsultasi ke Kementerian Pertanian. Dari konsultasi ini diketahui, kewenangan di bidang perikanan dan kehutanan dalam ranperda justru berbenturan UU No. 23 Tahun 2014. ‘’Jika bidang perikanan menjadi kewenangan pusat, maka kita berharap agar pusat benarbenar memberikan perhatian terhadap sekian kelompok petani ikan di Danau Batur. Terlebih kelompok-kelompok petani ikan telah mau menata kerambanya,’’ tegas Carles. (kmb41)

HLUN dan Hari Tanpa Tembakau Sedunia Diperingati di Bangli Libatkan 800 Lansia

PEMERINTAH Provinsi Bali bersama Pemerintah Kabupaten Bangli menggelar peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) dan Hari Tanpa Tembakau Se-Dunia di Lapangan Kapten Mudita, Bangli, Selasa (5/6) kemarin. Sedikitnya 800 orang lanjut usia (lansia) dilibatkan dalam acara itu. Selain diisi senam lansia bersama dan makan buah bersama, peringatan HLUN dan Hari Tanpa Tembakau se-dunia juga diisi dengan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan penyerahan alat bantu disabilitas bagi lansia kurang mampu. Acara peringatan HLUN dan Hari Tanpa Tembakau SeDunia dihadiri Bupati Bangli I Made Gianyar, Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Ketua TP PKK Kabupaten Bangli Ny. Erik Gianyar, Ketua Gabungan Organisasi Wanita Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bangli Ny. Ida Ayu Giri Putra dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bangli. Sementara dari Pemerintah Provinsi Bali, hadir Kabid Kesmas Dinkes Provinsi Bali

dr. Made Adi Wiguna. Ketua Panitia Acara Peringatan HLUN dan Hari Tanpa Tembakau Sedunia dr. Nengah Nadi mengatakan, kegiatan tahun ini mengambil tema ‘’Lansia Sejahtera, Masyarakat Bahagia’’. Acara ini tujuannya memperkuat hubungan lintas generasi dalam mewujudkan lansia yang sehat, mandiri dan produktif. Bupati Bangli I Made Gianyar yang membuka acara kemarin menyampaikan, kehidupan manusia dapat dibagi menjadi tiga fase yang disebut tri bina, meliputi bina keluarga balita, bina keluarga remaja dan bina keluarga lansia. Pada fase lansia, seseorang biasanya akan kembali sifatnya seperti anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih. Sebuah keluarga ingin bahagia, harus mensejahterakan orang tua atau lansia. Caranya dengan menjaga dan merawatnya dengan baik dan penuh kasih sayang. Menurut Gianyar, lansia harus dirawat layaknya merawat bayi sehingga di pengujung usianya, para lansia bisa panjang umur. Mengenai peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Bupati Made Gianyar

SENAM LANSIA - Senam bersama lansia yang digelar serangkaian peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) dan Hari Tanpa Tembakau Sedunia di Lapangan Kapten Mudita, Bangli, Selasa (5/6) kemarin. mengimbau masyarakat untuk menghentikan kebiasaan merokok. Kalaupun belum bisa, disarankan untuk tidak merokok di sembarang tempat karena dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan orang lain. ‘’Ayo pelihara kesehatan kita dengan menjauhi asap rokok. Karena panjang umur saja tidak cukup kalau kita sakit. Tetapi panjang umur harus dibarengi dengan sehat,’’ kata Gianyar. Sementara itu, Kabid Kesmas Dinkes Provinsi Bali dr. Made Adi Wiguna menjelas-

kan, kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Hal yang menjadi fokus Germas adalah sosialisasi tidak merokok, banyak konsumsi buah dan sayur serta olah fisik. ‘’Harapan dari kegiatan ini adalah dengan semakin banyak masyarakat terlibat serta paham pola hidup bersih dan sehat maka umur harapan hidup masyarakat bisa meningkat dan penyakit tidak menular bisa turun secara perlahan,’’ katanya. (ad259)


15

Rabu Paing, 6 Juni 2018

Rendah, Tingkat Pengangguran di Bali Denpasar (Bali Post) -

Pengangguran di Provinsi Bali termasuk yang terendah di Indonesia yakni hanya 0,86 persen. Ini berarti dari 2.607.288 jiwa angkatan kerja di Bali, hampir 99,14 persen telah bekerja. Sektor informal menjadi penyerap tenaga kerja paling besar yakni 51,88 persen. Sementara berdasarkan tingkat pendidikan, jumlah lulusan SMA menjadi yang terbanyak menyumbang angkatan kerja yang menganggur yakni 1,66 persen. Demikian data yang disampaikan Badan Pusat Statistik Provinsi Bali berdasarkan Sakernas awal 2018 terkait ketenagakerjaan di Bali. Persentase tingkat pengangguran terbuka (TPT) yang berada di angka 0,86 persen menunjukkan terjadinya penurunan mencapai 0,42 poin dibandingkan Februari 2017 dan 0,62 poin dibandingkan Agustus 2017. Pada Februari 2017 angka pengangguran di Bali ada di angka 1,28 persen dan Agustus 2017 ada di angka 1,48 persen. Sementara itu, berdasarkan lapangan pekerjaan, bidang perdagangan besar dan eceran

menjadi yang paling banyak menyerap tenaga kerja yakni mencapai 19,74 persen. Disusul bidang pertanian yang menyerap angkatan kerja sebesar 18,17 persen. Di urutan ketiga adalah bidang industri pengolahan. Bidang pariwisata yang dalam data statistik termasuk dalam lapangan kerja penyedia akomodasi dan makan minum berada di urutan keempat sebagai sektor terbanyak menyerap angkatan kerja. Keempat lapangan pekerjaan tersebut rata-rata mengalami kenaikan jumlah tenaga yang mampu diserap. Catatan penting dari renda-

Pemimpin Cerdas Tokoh masyarakat Desa Pakraman Bonbiu Made Karmaya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wayan Koster. ‘’Pertama, Pak Koster adalah pemimpin yang cerdas dan merakyat juga kontribusi beliau selama menjadi anggota DPR-RI terhadap masyarakat sudah terbukti. Salah satunya adalah wantilan yang berdiri kokoh ini. Jika saja tidak ada perjuangan Pak Wayan (Koster), mungkin lagi sepuluh tahun pun kami tak punya wantilan semegah ini,’’ sebutnya disambut riuh tepuk tangan warga yang hadir. Kedua, lanjutnya, pendamping Koster yakni Cok Ace, selama sebagai Bupati Gianyar

sudah terbukti sangat berhasil dalam membangun Kabupaten Gianyar. ‘’Kami sangat yakin Pak Koster bersama Pak Cok Ace akan terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur. Kami juga yakin, Bali akan sejahtera jika Pak Koster yang jadi gubernur. Maka itu kami dukung Pak Koster jadi gubernur dua periode,’’ tegasnya. Sementara itu, Wayan Koster mengungkapkan merasa sangat bahagia mendapat dukungan antusias dari warga Taro. ‘’Suksma sampun nyarengin titiang. Tiang lascarya siap ngayah sekala lan niskala, setulus-tulusnya dan seluruslurusnya untuk membangun alam, manusia dan budaya Bali,’’ tegasnya. Terkait opini yang berkembang di masyarakat Bali sep-

Lebih Kecil Karena jumlah selisih perolehan suara lebih besar dari 1,5%. ‘’Sementara yang bisa digugat ke MK manakala selisih perolehan suara lebih kecil dari 1,5% untuk Pilgub Provinsi Bali,’’ jelasnya. Populasi survei ini, kata Mudarta, adalah warga negara Indonesia di Provinsi Bali yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun ke atas atau sudah menikah. Survei dilakukan terhadap mereka yang memiliki e-KTP atau suket. Jumlah sampel sebanyak 1.200 orang yang dipilih dengan metode multistage random sampling dengan jumlah proporsional. ‘’Toleransi kesalahan (margin of error) survei diperkirakan plus minus 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%,’’ ulasnya. Potensi Kecurangan Dalam rangka mengawal hasil survei dan mengamankan suara saat pencoblosan dan penghitungan suara, Tim Pemenangan Mantra-Kerta terus menyiapkan langkah strategis. Untuk itu sejumlah relawan yang tergabung dalam Poros Muda menggelar diskusi bertajuk ‘’Mengawal Pilkada Bali yang Bersih, Jujur, Adil, dan Bermartabat’’ di Warung Bendega Denpasar, Selasa (5/6) kemarin, tampil

sebagai pembicara Ketua Badan Pengamanan Saksi Koalisi Rakyat Bali (KRB) I Gusti Putu Wijaya. Dalam pemaparannya, Wijaya menekankan mengenai modus operandi kecurangan baik sebelum, saat dan setelah pencoblosan. Politisi Golkar ini menekankan ada beberapa modus kecurangan saat pencoblosan. Pertama, pembagian surat undangan mencoblos (C6) tidak terdistribusi dengan baik. Menurut Wijaya, berdasarkan pengamatan dari waktu ke waktu C6 yang tidak terbagikan bisa mencapai 30 persen. ‘’Formulir C6 ini sering disalahgunakan pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan kecurangan,’’ kata Wijaya. Kadang pemilih menjadi apatis hanya karena tidak mendapat C6. Walau bisa mencoblos mengunakan KTP tetapi tidak cukup membantu, karena waktunya terbatas, setelah pukul 12.00 Wita. Kedua, kecurangan dari sisi letak bilik suara. Di mana bilik suara berada pada posisi yang sulit terpantau. Demikian pula dengan letak kotak suara. Ketiga, saat perhitungan suara tidak diperkenankan surat suara ditumpahkan sekaligus. Kerapkali saat ditumpahkan sekaligus lalu dibuka untuk mengetahui apa yang dicoblos pemilih. Peng-

hnya angka pengangguran di Bali adalah masih banyaknya mereka yang bekerja di sektor informal. Pasalnya sektor informal dinilai masih memiliki produktivitas yang lebih rendah dibandingkan sektor formal yakni dengan bidang pekerjaan sebagai buruh, karyawan atau pegawai. Terlebih lagi, dalam data statistik kategori sektor informal juga memasukkan pekerja tidak dibayar atau pekerja keluarga. Masih banyaknya tenaga kerja yang bekerja di sektor informal menunjukkan besar kemungkinan secara ekonomi mereka yang termasuk bekerja

sesungguhnya belum produktif. Memang benar mereka tidak menganggur, namun belum tentu dari pekerjaan yang dilakukan di sektor informal tersebut mendapatkan penghasilan yang mencukupi kebutuhan hidup. Demikian pula pekerja di lapangan pekerjaan formal yang masih banyak menggunakan sistem harian (daily working) seperti yang lazim digunakan di bidang penyedia jasa akomodasi pariwisata. Jadi besar data statistik tentang jumlah pengangguran yang rendah, tidak menunjukkan secara ekonomi penduduk Bali telah sejahtera. (kmb14)

erti dilontarkan Ondo Wirawan bahwa Koster-Ace akan memenangkan perhelatan Pilgub Bali pada 27 Juni 2018 nanti, Wayan Koster juga mengaku merasa terharu atas dukungan yang diberikan warga Desa Pakraman Bonbiu. ‘’Suksma sampun nyarengin titiang. Astungkara tiang terpilih, lascarya siap ngayah sekala lan niskala membangun Bali,’’ ujarnya. Ia juga menegaskan tak akan menjalankan pemerintahan dengan penuh formalitas. Rupanya Koster tak suka birokrasi yang berbelit-belit, apalagi jika menyangkut hajat hidup orang banyak. Karena, menurutnya, birokrasi adalah pelayan masyarakat. ‘’Jadi kalau misalkan nanti wakil gubernur turun ke desa membuka acara ya, dia yang akan langsung bicara, bukan membacakan sambutan gu-

bernur. Kerja, kerja dan kerja cepat,’’ terang Koster. Pun halnya berkaitan dengan aspirasi dan problematika yang timbul di tengah masyarakat. Misalkan warga memerlukan bantuan untuk pengadaan gong dan gamelan serta wantilan, Koster meminta jajarannya menyelesaikan persoalan langsung di tengah masyarakat. ‘’Jadi, tidak ada lagi bahasa akan kami tampung dulu, diskusikan dulu dengan gubernur. Begitu ada aspirasi, selesaikan di tempat,’’ tegasnya. Bukan tanpa alasan hal itu dilakukan. Menurutnya, segala hal yang berkaitan dengan kepentingan rakyat harus menjadi perhatian utama. ‘’Jadi begitu nanti kerja saya. Saya ingin kerja cepat dalam hal kepentingan masyarakat. Yang terpenting segala target tercapai,’’ tutupnya. (kmb)

hitung suara yang curang akan merusak suara dengan menekan kukunya ke surat suara sehingga jadi tidak sah. Keempat, intimidasi di luar TPS. Intimidasi adalah pola kecurangan yang sering terjadi. Di mana ada orang tidak bertanggung jawab memaksakan pilihan pada paslon tertentu. Intimidasi dapat menimbulkan rasa takut, sehingga batal mencoblos paslon yang didukung atau keengganan datang ke TPS. Kelima, tata letak dibuat sedemikian rupa sehingga saksi memunggungi papan perhitungan C1 Plano. Sehingga meskipun disebut nomor paslon tertentu tetapi yang ditulis perolehan suara paslon lain. Keenam, pemanggilan pemilih tanpa menyebut nama. Kemungkinan yang memilih tersebut adalah joki. Karena itu saksi berhak mendapat daftar pemilih tetap dari KPPS. Sehingga antara daftar pemilih dan orang yang mencoblos sesuai. ‘’Nama pemilih wajib disebutkan, karena saksi juga berhak meminta daftar pemilih. Jika tidak diberikan maka bisa dipersoalkan,’’ kata Wijaya. Ketujuh, letak formulir C1 yang tidak terlihat saksi. Kedelapan, penulisan C1 plano tidak sesuai formulir C1. Padahal C1 pleno yang akan digunakan untuk perhitungan di tingkat kecamatan. Apabila tidak sesuai maka

dapat dipastikan telah terjadi penyimpangan-penyimpangan. Wijaya mengatakan, berbeda dengan tahun sebelumnya, saat ini Bawaslu menempatkan pengawas sampai ke tingkat TPS. Hal ini untuk memastikan pilkada dapat berjalan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan dan adil (luber dan jurdil). Masyarakat juga diharapkan berpartisipasi aktif mengawasi jalannya pencoblosan. ‘’Mari kita awasi bersamasama sehingga kedaulatan rakyat dalam menyampaikan suara sesuai undang-undang dapat berjalan baik tanpa adanya kecurangan,’’ kata Wijaya. (kmb)

Pelemahan Rupiah Tak Berdampak Inflasi Jakarta (Bali Post) Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memastikan dampak pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kepada inflasi pada periode Mei 2018 sangat kecil. ‘’Ini bukti bahwa pass through dampak perlemahan nilai tukar ke inflasi kecil,’’ kata Perry, Senin (4/6). Ia mengatakan, inflasi pada Mei tidak mendapatkan pengaruh yang cukup berarti dari pergerakan kurs rupiah terhadap dolar AS yang terdampak

oleh tekanan eksternal. Ia memastikan inflasi yang terkendali pada periode awal Ramadan ini juga terjadi karena koordinasi yang baik antara pemerintah dengan bank sentral untuk menjaga pasokan pangan. Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto menambahkan, laju inflasi pada Mei yang hanya tercatat 0,21 persen karena harga pangan tidak mengalami lonjakan tinggi menjelang Lebaran. Ia juga mengatakan faktor depresiasi

rupiah tidak berpengaruh kepada pergerakan inflasi, apalagi inflasi inti relatif terjaga pada kisaran 0,21 persen. ‘’Biasanya depresiasi berpengaruh kalau terjadi lama, paling lama setahun dan depresiasinya dalam. Kalau dilihat di sini depresiasinya tidak dalam,’’ kata Suhariyanto. Sementara itu, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (5/6) sore, bergerak melemah sebesar dua poin menjadi 13.880 per dolar AS.(ant)

WARUNG GLOBAL

Petugas TPS Harus Netral PARADIGMA pengawasan pilkada serentak kali ini mengalami perubahan. Pengawasan tidak lagi seperti zaman dulu yakni menemukan pelanggaran sebanyak-banyaknya. Kini lebih difokuskan kepada tindakan pencegahan pelanggaran. Ditekankan pula pengawas TPS agar mengedepankan militansi, menjaga kepercayaan publik, jujur, adil dan berintegritas dalam bekerja di lapangan saat Pilgub 2018 berlangsung. Demikian opini yang berkembang dalam acara Warung Global yang disiarkan Radio Global FM 96,5 Bali, Selasa (5/6) kemarinb dengan topic ‘’Pengawas TPS Diminta Jaga Integritas’’. Berikut rangkuman selengkapnya. Bu Fera menegaskan apa pun jabatan kita semuanya harus bekerja atas dasar kejujuran agar pilkada berjalan lancar dan tidak terjadi keributan. Jika tidak aman maka roda perekonomian masyarakat terganggu. Pengawas TPS juga supaya melarang para pendukung paslon saling ejek dan menghina. Pengawas harus tegas bertindak tanpa pandang bulu jika terjadi pelanggaran pilkada. Jaya Pamungkas dan Febri meminta pengawas TPS hendaknya mencegah kecurangan dengan mengefektifkan semua saksi. Mereka juga mesti lebih ketat mengawasi dan mela-

Alasannya, karena biaya bepergian atau spending moneynya murah. Meski demikian, ia menyadari bahwa peningkatan jumlah kunjungan yang bisa diharapkan adalah Cina. Karena jumlah penduduknya 1,4 miliar dan kemampuan ekonominya bagus. Mereka telah travelling ke mana-mana

rang money politics. Pengawas harus bekerja dengan baik tidak pilih kasih. Jika ditemukan ada oknum yang memihak kepada salah satu calon agar diberikan sanksi tegas oleh Bawaslu. Sugi juga sependapat dengan hal itu. Ia mengharapkan pengawas TPS selalu menjaga integritas dan netral dalam menjalankan tugas yang telah dipercayakan kepadanya. Tidak boleh memihak kepada salah satu calon, jujur dan bertanggung jawab demi mewujudkan Pilgub Bali 2018 yang benar-benar bebas dan jurdil. (arya adhikara)

Laris Manis

termasuk Bali yang menjadi favorit destinasi mereka. Tambah Ardana, wisatawan Cina merupakan tipe turis yang menyukai aktivitas air. Maka dari itu Nusa Penida, Nusa Lembongan menjadi laris manis bagi turis Cina. Wisatawan Cina juga sejatinya suka wisata

belanja di mana pun milik orang lokal. Namun karena wisata bergrup, maka rencana perjalanannya termasuk wisata belanja untuk suvenir diatur oleh travel agent lokalnya (travel agent Cina) atau guide-nya dibawa ke tokotoko bukan milik orang lokal. (kmb42)

Tidak Mencukupi Sebelumnya, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Syarifuddin mengatakan sumber anggaran THR untuk kepala daerah, anggota DPRD dan PNS dapat disesuaikan khususnya bagi daerah yang APBD-nya tidak mencukupi. ‘’Kalau anggaran THR dan gaji ke-13 belum disediakan daerah, kami (Kemendagri) memandu bahwa sumbernya itu bisa dari tiga unsur; bisa diambil dari anggaran

Belanja Tidak Terduga, kalau belum cukup juga bisa melakukan penjadwalan ulang kegiatan, dan kalau masih belum cukup juga, ya… mengambil uang yang tersedia di kas daerah,’’ kata Syarifuddin. Terkait akan hal itu, sejumlah pemda keberatan untuk memberikan THR karena anggaran pendapatan mereka tidak mencukupi, meskipun dilakukan penggeseran anggaran, penjadwalan ulang kegiatan maupun menggunakan kas daerah. Apabila dengan tiga

cara itu pemda masih tidak memiliki cukup anggaran, maka pemberian THR tersebut bisa dilakukan di bulan berikutnya. ‘’Kemampuan keuangan daerah harus diperhatikan, artinya kalau pemda tidak mampu jangan juga dipaksakan, tapi namanya PP, itu harus dilaksanakan. Di PP sendiri dikatakan kalau daerah mempunyai keterbatasan dalam penyediaan anggarannya, maka THR bisa dibayarkan pada bulan-bulan berikutnya,’’ ujar Syraifuddin. (ant)


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Rabu Paing, 6 Juni 2018

Honda dan Pedrosa Resmi Berpisah

London – Perpisahan Repsol Honda dengan Dani Pedrosa akhirnya benar terjadi. Honda memastikan Pedrosa tidak lagi menjadi pembalapnya setelah musim 2018. Seperti diberitakan sebelumnya, Honda menginginkan alternatif setelah performa Pedrosa di musim ini dianggap tidak cukup bagus. Dalam enam balapan pertama, posisi terbaik yang bisa dicapai rider Spanyol itu hanya finis kelima di Le Mans, Prancis. Kini Pedrosa tertinggal jauh dari rekan setimnya, Marc Marquez. Pedrosa baru mengumpulkan 29 poin, terpaut 66 poin dari Marquez yang memuncaki klasemen sementara. Pedrosa mengungkapkan, dirinya mencari tantangan baru. ‘’Saya ingin berterima kasih kepada HRC (Honda Racing Corporation) atas tahun-tahun yang penuh sukses besar,’’ ucap Pedrosa, Selasa (5/6) kemarin. ‘’Saya telah berkembang tidak hanya sebagai seorang rider, tapi juga sebagai pribadi bersama mereka. Saya akan selalu memiliki HRC di dalam kenangan saya dan hati saya. Di dalam hidup, kita semua perlu tantangan baru dan saya rasa saat ini adalah waktu yang tepat untuk berubah. Terima kasih, HRC,’’ imbuhnya. Pedrosa akan meninggalkan Honda setelah bekerja sama di tiga kelas balapan: 125cc, 250cc, dan MotoGP. Sejak tampil di kelas premier pada 2006, Pedrosa telah mencetak 31 kemenangan, 112 podium, dan 31 pole position dalam 205 start.

‘’Hari ini adalah hari yang menyedihkan bagi saya,’’ timpal Presiden HRC Yoshishige Nomura. ‘’Atas nama HRC, saya ingin berterima kasih kepada Dani atas kerja keras dan suksesnya, dan untuk menunjukkan terima kasih kami selama dua dekade bersama. Kami juga ingin mengharapkan yang terbaik dan kesuksesan untuk dia. Terima kasih, Dani,’’ katanya lagi. Pembalap Repsol Honda lainnya, Marc Marquez, yang menyatakan ingin mendapat rekan satu tim yang kuat. Pernyataan Marquez tersebut tentunya tidak benar-benar ia sepakat dengan keputusan kalau posisi Pedrosa akan digantikan oleh pembalap lain. Hanya, Marquez menginginkan siapa pun yang menjadi rekan setimnya, haruslah pembalap kuat, seperti halnya Pedrosa. Meski pada saat ini performa Pedrosa sedang menurun, Marquez tetap memandang hormat rekan setimnya tersebut. ‘’Saya selalu mengatakan kalau saya ingin mempunyai rekan setim yang paling kuat. Saya dengar beberapa pembalap mengatakan ‘tidak’ pada tawaran Repsol Honda,’’ terang Marquez. ‘’Kami telah memenangkan beberapa balapan tahun ini, namun yang lainnya bisa melihat kalau Honda bukan motor yang mudah dan Anda harus memacu motornya dengan kuat. Anda harus balapan hingga

mencapai batas dan itu sulit,’’ imbuhnya. Nama Johann Zarco yang pertama kali muncul justru menolak untuk menjadi tandem Marc Marquez dan lebih memilih bergabung dengan KTM. HRC (Honda Racing Corporation) juga dikabarkan sempat mempertimbangkan Jorge Lorenzo sebagai kandidat, namun mendapat penolakan dari Marquez. Beberapa saat kemudian, Honda dikabarkan telah melakukan kesepakatan prakontrak dengan Joan Mir, namun tidak diaktifkan. Joan Mir akhirnya lebih memilih bergabung dengan tim Suzuki Ecstar sebagai pelabuhannya pada MotoGP 2019. Setelah tiga kandidat pengganti Dani Pedrosa itu gugur satu per satu, kini muncul nama baru yang tidak kalah menjanjikan. Nama Franco Morbidelli muncul ke permukaan sebagai salah satu kandidat pengganti Dani Pedrosa. Pembalap yang merupakan anak didik Valentino Rossi itu pada saat ini memiliki kontrak dengan tim Marc VDS yang baru akan kedaluwarsa pada akhir musim 2019. Patut dinanti nama yang terpilih nanti untuk menjadi tandem Marquez. (kmb33/afp)

Ida Ayu Komang Devi Trisna Vijayanti

Emas Lompat Jangkit di Kejurnas POSTUR tubuh atlet lompat jangkit Bali Ida Ayu Komanng Devi Trisna Vijanati sama sekali tak mencerminkan seorang atlet. Berbekal tinggi hanya 156 cm dan berat 53 kg, atlet yang akrab disapa Dayu Gek ini menyabet emas di nomor lompat jangkit pada Kejurnas Antar-Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar (PPLP) dan Sekolah Khusus OLahraga (SKO) 2018, di Stadion Merdeka Gorontalo, April lalu. Dayu Gek mampu melompat sejauh 11.35

BP/ist

Ida Ayu Komang Devi Trisna Vjayanti

meter. Padahal, siswi kelas II IPS 2 SMAN 2 Denpasar (Resman) ini harus puas meraih medali perunggu pada Kejurnas PPLP dan SKO 2017 di Papua. Sedangkan event serupa di Jakarta 2016, Dayu Gek harus puas menduduki peringkat keempat. ‘’Saya memang jengah, dan harus bisa mendulang emas pada event kejurnas,’’ tutur atlet kelahiran Denpasar, 20 September 2001 ini. Dia sendiri mulai berlatih atletik sejak duduk di bangku kelas IV SDN 14 Pemecutan. ‘’Awalnya saya diajak berlatih atletik ke Stadion Ngurah Rai, tetapi belum serius,’’ kenang putri ketiga pasangan Ida Bagus dan Ida Ayu Putu Nuh Widiatmini ini. Baru setahun berlatih atletik, Dayu Gek ketika duduk di bangku kelas V SD, ikut Porjar Denpasar, dan mengawinkan emas lari 60 meter serta lompat jauh. Dayu Gek melanjutkan sekolah ke SMPN 2 Denpasar melalui jalur prestasi, termasuk saat meneruskan studi ke SMAN 2 Denpasar, dia juga melalui jalur prestasi atletik. Bagi dia, atletik tetap digelutinya dan ingin menjadi atlet nasional. Ia pun bercita-cita ingin menjadi anggota polwan. ‘’Saya kira menjadi anggota polisi wanita gagah dan keren, namun tetap berlatih atletik,’’ jelasnya. Dayu Gek hampir tiap hari berlatih atletik, termasuk penggenjotan fisik di Pantai Sanur. Ia mengakui sempat grogi dan tak percaya diri ketika tampil pada Kejurnas Antar-PPLP dan SKO di Gorontalo. Apalagi tak didampingi pelatihnya sejak kecil A.A. Alit Ardana, Dayu Gek merasa tak ada pembimbing maupun yang mengevaluasi kesalahannya. ‘’Pascamendulang emas, rasa kepercayan diri (self confidence) saya baru bangkit,’’ ucapnya. Dayu Gek ingin tampil pada Porprov Bali XIV di Tabanan 2019, mengusung bendera Kota Denpasar. (nel)

Balipost/afp

Pisah - Dani Pedrosa ketika memacu Honda di ajang MotoGP. Honda resmi mencoret nama Pedrosa dari line-up 2019 mendatang.

Bali Tuan Rumah Turnamen Tenis WTA Asia Pasifik

Denpasar (Bali Post) Bali menjadi tuan rumah turnamen tenis khusus putri Women’s Tennis Association (WTA) kelompok umur U-16 dan U-14 bertajuk ‘’WTA Future Stars’’ di Lapangan Tenis KONI Bali, 19-23 Juni mendatang. Bagi petenis yang jura behak melaju pada WTA Finals Singapore, Oktober mendatang. Humas Pengprov Pelti Bali Agung Surya di Denpasar, Selasa (5/6) kemarin

menjelaskan, pihaknya berharap petenis muda Bali bisa ambil bagian walaupun harus merangkak dari babak kualifikasi dulu, sebelum tampil di babak utama. ‘’Turnamen ini mempertandingkan nomor tunggal dan ganda,’’ jelas Agung Surya, mantan petenis Porprov Kota Denpasar ini. Dikemukakan, agenda ini sengaja digelar bertepatan liburan sekolah, sehingga animo para siswi diharapkan

antusias berlaga pada kejuaraan ini. Di sela-sela turnamen juga bakal diisi Kids Clinic yang menghadirkan Melissa Pine (WTA Finals Tournament Director and WTA Vice President Asia Pacific). Selain Melissa Pine, katanya, Yayuk Basuki (WTA Finals Ambassador) juga akan memberikan materi teknik bermain tenis kepada peserta. ‘’Kids Clinic ini digelar di Lapangan Tenis KONI Bali pada Kamis (21/6) nanti,’’ terangnya. (022)

Asean Shooting Competition 2018

Golose dan Tim Sabet Juara Umum I

Denpasar (Bali Post) Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose dan timnya mewakili Polri mengikuti Asean Shooting Competition 2018 di di Cha Am, Huahin, Thailand. Kompetisi tersebut berlangsung dua hari, dari tanggal 2 hingga 4 Juni. Selain negaranegara di Asean, tim penembak dari Australia, Jepang, Tiongkok dan Korea Selatan juga turut berlaga.

Irjen Golose selaku Ketua Delegasi Kontingen Indonesia mengirim hasil pertandingan via WA, Senin (4/6) pukul 23.38 Wita. Menurut Golose, tim menembak Polri meraih Juara Umum I dengan rincian Divisi Stock Service Pistol (SSP) juara I, Divisi Concealed Carry Pistol (CCP) juara I, Juara Overall (semua divisi) dan juara III IPSC VIP. “Polisi Indonesia luar biasa,” tegasnya. (kmb36)

MENANG - Daniel Ricciardo merayakan kemenangannya di GP Monako, beberapa waktu lalu.

Balipost/afp

Ricciardo Ditunggu Penalti di Kanada Monako – Usai merebut kemenangan keduanya musim ini di GP Monako, Daniel Ricciardo malah ditunggu penalti di seri Kanada. Driver Red Bull ini minimal dihukum 10 grid. Ricciardo tampil sebagai pemenang di seri Monako lalu, mengungguli Sebastian Vettel dan Lewis Hamilton. Ini jadi kemenangan keduanya setelah di Tiongkok. Tetapi Ricciardo menuntaskan balapan dengan kerusakan pada pada bagian MGU-K mobilnya. Ini merupakan bagian mobil yang menyimpan dan memulihkan energi kinetik, ketika mobil berada di tahap pengereman. Kerusakan itu membuat Red Bull

mesti melakukan pergantian MGU-K untuk kali ketiga sebelum waktu yang diizinkan, yang berarti penalti 10 grid di seri berikutnya. Problemnya adalah, masalahnya diperkirakan tak cuma berakhir di kerusakan MGU-K. Red Bull masih mencari tahu apakah ada kerusakan pada baterai dan komponen kontrol elektronik di mobil Ricciardo. Jika dua-duanya juga harus diganti, masing-masing akan mendatangkan penalti lima grid. ‘’Dia jelas akan mendapatkan sejumlah penalti di Montreal, kami cuma belum mendengar saja saat ini berapa banyak penaltinya,’’ kata Kepala Teknis Red Bull Adrian Newey, Selasa (5/6) kemarin.

‘’Salah satu yang perlu dicari tahu adalah apakah baterainya rusak atau tidak di Monako. Jadi sampai kami mendengar jelas soal ini dari Renault, kami tak tahu pasti apa yang kami hadapi. Tentang kerusakan MGU-K, itu jelas sebuah penalti,’’ tambahnya. Ini bukan masalah reliabilitas yang pertama untuk Ricciardo. Dia sebelumnya mengalami masalah mesin di GP Bahrain dan gagal finis. Secara keseluruhan Ricciardo sudah dua kali tak menuntaskan balapan, dengan satu insiden lainnya adalah kecelakaan dengan rekan setimnya, Max Verstappen, di Azerbaijan. Dia finis keempat di Australia dan kelima di Spanyol. (kmb33/afp)

Pertemuan PT LIB dengan Persija dan Persebaya Tak Menghasilkan Keputusan

Bali Post/ist

JUARA - Kapolda Bali Irjen Golose bersama timnya menyabet Juara Umum I Asean Shooting Competition 2018.

Jakarta (Bali Post) – Operator kompetisi Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak, PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah menggelar rapat dengan Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya, Selasa (5/6) kemarin. Ketiganya membahas batalnya pertandingan Persija vs Persebaya yang seharusnya bergulir di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (3/6) lalu. Pertandingan kedua tim terpaksa ditunda karena kerusuhan yang terjadi sebe-

lum pertandingan. Kelompok suporter kedua klub, Jakmania dan Bonek, terlibat bentrok di luar stadion. Sebelumnya, PT LIB berjanji akan memutuskan status pertandingan tersebut pada hari ini. Hanya, tidak ada keputusan berarti setelah PT LIB bertemu dengan Persija dan Persebaya. PT LIB belum memutuskan status pertandingan Persija melawan Persebaya. Apakah akan dijadwalkan bertemu ulang atau sebagainya. ‘’Kami

telah meminta keterangan kepada Panpel Persija untuk mencari fakta terkait batalnya laga melawan Persebaya. Sebenarnya kami juga sudah mendapatkan laporan dari match commissioner (pengawas pertandingan). Tapi kami ingin mencari fakta baru dari sumber yang berbeda,’’ ujar CEO PT LIB Risha Adi Widjaya dilansir dari laman resmi Liga 1, Selasa kemarin. Dalam pertemuan tersebut, PT LIB hanya menampung keterangan kedua tim.

Termasuk kronologi peristiwa yang menjadi penyebab batalnya pertandingan. ‘’Kami akan segera melakukan internal meeting untuk secepatnya memberikan keputusan terkait status laga tersebut Persija melawan Persebaya,’’ kata Risha. Risha juga tidak menutup kemungkinan pertandingan tersebut bakal masuk ke ranah Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Itu bila ditemukan adanya pelanggaran yang berkaitan dengan kode etik disiplin. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook